Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-BRIS-att2.pdf

Other Text extracted BRIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 182

Page 1
      MENUJU AKSI
KEBERLANJUTAN YANG UNGGUL




     LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024
        PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
Page 2

          
Page 3
2024
LAPORAN KEBERLANJUTAN



                                                               “The Best Global Islamic Bank Based
                                                               on Implementation of Sustainable
                                                               Finance.” Dalam perjalanan menuju
                                                               keberlanjutan, BSI terus melangkah
                                                               melalui kolaborasi dan inovasi untuk
                                                               menjadi sahabat finansial, sahabat
                                                               sosial, dan sahabat spiritual bagi
                                                               nasabah dan masyarakat. Bagi
                                                               kami, keberlanjutan sesungguhnya
                                                               merupakan aksi mulia yang ditujukan
                                                               untuk     mencapai     kemaslahatan
                                                               bersama.

                                                               BSI mengambil peran aktif dalam
                                                               implementasi keuangan berkelanjutan
                                                               yang sejalan dengan Maqashid Syariah.
                                                               Dengan jaringan bisnis yang kuat
                                                               serta kapabilitas dalam menyediakan
                                                               berbagai produk dan jasa keuangan,
                                                               BSI dapat berperan dalam penerapan
                                                               keuangan berkelanjutan yang selaras


MENUJU AKSI
                                                               dengan prinsip syariah dengan
                                                               membantu nasabah menjalankan
                                                               aktivitas bisnis yang berkelanjutan dan


KEBERLANJUTAN
                                                               memberikan dampak positif terhadap
                                                               lingkungan dan sosial.




YANG UNGGUL
                                                               Tahun 2024, BSI terus meningkatkan
                                                               pertumbuhan         bisnis     keuangan
                                                               berkelanjutan     dan      tata   kelola
                                                               Perusahaan terkait Environmental,
                                                               Social,   &      Governance       (ESG),
                        Tahun 2024 merupakan tahun yang        diantaranya dengan penetapan visi
                        istimewa untuk PT Bank Syariah         keberlanjutan, penguatan kerangka
                        Indonesia Tbk (BSI). BSI telah         kerja, pembentukan unit ESG & Data
Manusia diberi                                                 Protection. Hal ini menjadi momentum
                        mencanangkan untuk “Level Up To
amanah sebagai          The Next Journey” setelah melewati 3   bagi BSI untuk “Menuju Aksi
                        (tiga) tahun pertama dengan berbagai   Keberlanjutan yang Unggul.” Dengan
khalifah di dunia                                              langkah strategis ini, BSI berkomitmen
                        pencapaian yang patut disyukuri.
ini sehingga wajib      Level up ini dilakukan dari berbagai   untuk terus memperkuat integrasi
                        sisi baik kompetensi dan kapabilitas   prinsip keberlanjutan dalam setiap
memakmurkan                                                    aspek      bisnis       operasionalnya,
                        pegawai serta kinerja keuangan BSI
bumi.                   agar dapat bersaing di pasar global.   menciptakan dampak positif bagi
                        Setelah berhasil memperkuat fondasi    masyarakat dan lingkungan, serta
                        dengan bersinergi, kini BSI mulai      menjaga tata kelola perusahaan yang
                        melaju, berkembang, dan bergerak       transparan dan bertanggung jawab,
                        maju demi memberikan kontribusi        guna mewujudkan masa depan yang
                        bagi negeri. BSI telah menetapkan      berkelanjutan dan berdaya saing
                        visi keberlanjutan, yaitu menjadi      tinggi.




                                                                    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                     1
Page 4
Pencapaian
Penting

                                                     Milestone ESG BSI


                     2021                                             2022                                            2023


        • Langkah awal bersinergi bersama            • Penetapan Visi dan Misi Keberlanjutan.           • Pembangunan Green Building
          mempersembahkan beragam                    • Implementasi Sustainability KPI.                   Landmark BSI Aceh.
          layanan dan produk perbankan               • Melaksanakan ESG Scoring sebagai                 • Pelaporan data Taksonomi Hijau
          syariah di bawah entitas                     bagian dari pengajuan pembiayaan.                  Indonesia untuk 450 debitur
          PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).                                                            terbesar.
                                                     • Program Green Campaign dan
                                                       Eco-Lifestyle.




                                                                      2024
        • Peningkatan aktivitas Green Campaign
          (115 Electric Vehicle, 6 Unit Charging Station
          dan 1 (satu) Green Building Landmark Aceh
          Certification).
        • Dibentuknya ESG Group.
        • Pengembangan Digital Carbon Tracking untuk
          mendapatkan baseline emisi karbon.
        • Penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan
          Keberlanjutan Berkelanjutan I BSI Tahap I
          Tahun 2024.




ESG RISK RATING BERDASARKAN                       CGPI                         SUSTAINABLE BANKING ASSESSMENT
SUSTAINALYTICS                                                                 (SUSBA)

                                 27,3
                                                                               "1    dari       39
                                                                                   Bank di ASEAN”
                                                                                                             yang berpartisipasi dalam Sustainable
                                                                                                             Banking Assessment (SUSBA)
                           MEDIUM RISK            Sangat Terpercaya
                                                                               Dedikasi BSI terhadap keberlanjutan ditunjukkan dengan partisipasi
                                                                               BSI sebagai salah satu dari 39 bank di kawasan ASEAN dalam SUSBA.
ACGS                                              BLOOMBERG
                                                                               Keterlibatan ini bukan hanya mengukuhkan komitmen BSI dalam
                                                                               mengembangkan praktik-praktik yang mendukung keberlanjutan
                                                                               finansial dan ekologis, tetapi juga memposisikan BSI sebagai pelopor
                                                                               inisiatif keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN.

                                                             PERINGKAT         Pada tahun 2024, terdapat 3 (tiga) indikator yang mengalami
BSI telah menerapkan sebesar lebih dari 80%         3,9      4 GLOBAL          peningkatan yaitu pada indikator Public Statements on Specific
praktik tata kelola yang telah mengadopsi                    ISLAMIC           Sectors, Assessing E&S Risks in Client & Transaction Approvals dan
pada prinsip-prinsip yang diatur dalam ASEAN                 BANK              Disclosure of E&S Risk Exposure and Targets.
Corporate Governance Scorecard (ACGS).




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
                                         Kinerja 3 (Tiga) Pilar Strategi


           Sustainable                                 Sustainable                      Sustainable Beyond
            Banking                                     Operation                            Banking




1. Penyempurnaan fundamental                  1. Operasional Ramah Lingkungan:        1. Peningkatan BSI Agen sebesar
   ESG, diantaranya visi                         a. Pembangunan gedung                   38% dibandingkan dengan tahun
   keberlanjutan, komitmen, dan                     Landmark BSI Aceh dengan             2023.
   aktivitas pada masing-masing pilar.              konsep green building.            2. Penghimpunan Zakat, Infaq,
2. Penyusunan kebijakan dan                      b. Penggunaan solar panel di            Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF)
   prosedur terkait ESG, yaitu                      Gedung BSI                           meningkat 12,22% dari tahun
   ESG Guiding Principle dan SPO                 c. Penerapan water treatment di         2023 sebesar Rp1.523 miliar
   Keuangan Berkelanjutan.                          gedung/kantor BSI.                   menjadi sebesar Rp1.709 miliar di
3. Pembentukan Sub-Komite ESG di                                                         tahun 2024.
                                                 d. Menggunakan 100% lampu LED
   bawah Komite Manajemen Risiko.                   yang memiliki efisiensi energi
4. Penerapan Climate Risk and                       yang lebih baik
   Management Scenario Analysis                  e. Menggunakan teknologi
   dengan melakukan Climate Risk                    inverter dan refrigerant volume
   Stress Testing (CRST).                           pada pendingin ruangan
5. Penerbitan Sustainability Sukuk               f. Menggunakan 115 electric
   Rp3 triliun.                                     vehicle yang terdiri dari 113
6. Penyaluran pembiayaan                            motor dan 2 (dua) mobil
   berkelanjutan sebesar Rp66,49                 g. Sistem pendingin ruangan
   triliun atau 23,88% dari                         di kantor-kantor BSI telah
   keseluruhan portofolio, mencakup                 menggunakan teknologi
   Rp52.4 triliun social financing dan              inverter dan refrigerant volume
   Rp14.1 triliun green financing.                  yang mampu menghemat listrik
                                                    hingga 50%.
                                                 h. Penggunaan Pembangkit
                                                    Listrik Tenaga Surya (PLTS) di
                                                    beberapa lokasi operasional BSI
                                              2. Digital Carbon Tracking
                                              3. Green Business Culture
                                              4. Turnover Pegawai turun dari 3,77%
                                                 menjadi 3,21%
                                              5. ISO/IEC 27001:2022 tentang
                                                 Sistem Manajemen Keamanan
                                                 Informasi
                                              6. Rating Scorecard BSI predikat “A”
                                                 terkait Pengamanan Siber
                                              7. Peluncuran SuperApp BYOND by
                                                 BSI




                                                                                       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                             3
Page 6
Daftar Isi
Menuju Aksi Keberlanjutan                   Profil Perusahaan                          Tata Kelola
yang Unggul
                                            Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan   40   Struktur dan Komposisi Tata
                                                                                                                          64
                                            Identitas Perusahaan                  44   Kelola
Pencapaian Penting
                                            Skala Perusahaan                      46   Conflict of Interest               65

Daftar Isi                                    Informasi Mengenai Pegawai          46   Nominasi dan Seleksi Dewan
                                                                                       Komisaris, Dewan Pengawas          66
                                              Wilayah Operasional                 50
                                                                                       Syariah dan Direksi
Tentang Laporan                             Produk, Layanan dan Kegiatan
                                                                                  51   Penilaian Kinerja Dewan
                                            Usaha yang Dijalankan
Proses Penentuan Topik Material        09                                              Komisaris, Dewan Pengawas          66
                                            Rantai Pasok                          52
                                                                                       Syariah dan Direksi
Pengelolaan Topik Material             10
                                            Entitas Hilir dan dan Relasi Bisnis
                                                                                  52   Kebijakan Remunerasi Dewan
                                            Lainnya                                                                       67
                                                                                       Komisaris dan Direksi
Strategi Keberlanjutan                      Keanggotaan Asosiasi                  52
                                                                                       Aktivitas Lobi dan Kontribusi
                                                                                                                          68
                                            Perubahan Perusahaan yang                  Politik
Penjelasan Strategi Keberlanjutan      14                                         53
                                            Bersifat Signifikan pada Organisasi
Policy Commitment                      25                                              Penerapan Program Anti
                                                                                       Pencucian Uang (APU),
Proses untuk Memulihkan
                                       28   Penjelasan Direksi                         Pencegahan Pendanaan Terorisme
Dampak Negatif                                                                                                            68
                                                                                       (PPT) dan Pencegahan Pendanaan
                                            Mewujudkan Visi Keberlanjutan
                                                                                       Proliferasi Senjata Pemusnah
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan              BSI: The Best Global Islamic Bank     55
                                                                                       Massal (PPPSPM)
                                            Based On Sustainable Finance
                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan          68
Kinerja Aspek Ekonomi                  32   Penerapan Keuangan
                                                                                  56     Penanggung Jawab Penerapan
Kinerja Aspek Lingkungan Hidup         34   Berkelanjutan BSI                                                             68
                                                                                         Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Aspek Sosial                   36   Tanggung Jawab Laporan
                                                                                  60     Pengembangan Kompetensi
                                            Keberlanjutan                                                                 71
                                                                                         Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                         Manajemen Risiko atas
                                                                                         Penerapan Keuangan               77
                                                                                         Berkelanjutan
                                                                                         Hubungan dengan Pemangku
                                                                                                                          80
                                                                                         Kepentingan
                                                                                         Permasalahan Terhadap
                                                                                         Penerapan Keuangan               81
                                                                                         Berkelanjutan




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
4      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
Kinerja Keberlanjutan                      Aspek Keanekaragaman Hayati     108   Verifikasi Tertulis dari Pihak
                                                                                                                      142
                                           Aspek Emisi                     108   Independen
Kegiatan Membangun Budaya
                                    84     Aspek Limbah dan Efluen         112   Lembar Umpan Balik                   143
Keberlanjutan
                                           Aspek Pengaduan Terkait               Tanggapan Terhadap Umpan Balik
Kinerja Ekonomi                     85                                     114
                                           Lingkungan Hidup                      Laporan Keberlanjutan Tahun    144
  Perbandingan Target dan                                                        2023
  Kinerja Produksi, Portofolio,          Kinerja Sosial                    114
                                                                                 Daftar Pengungkapan Sesuai
  Target Pembiayaan, atau           85     Komitmen untuk Memberikan
                                                                                 Peraturan Otoritas Jasa
  Investasi, Pendapatan dan Laba           Layanan atas Produk dan/                                                   144
                                                                           114   Keuangan
  Rugi                                     atau Jasa yang Setara Kepada
                                                                                 Nomor 51/POJK.03/2017
  Perbandingan Target dan                  Konsumen
                                                                                 Indeks Isi Consolidated Set of GRI
  Kinerja Portofolio, Target               Aspek Ketenagakerjaan           118                                      146
                                                                                 Standard
  Pembiayaan, atau Investasi               Aspek Masyarakat                132
                                    87                                           Indeks Sustainability Accounting
  Pada Instrumen Keuangan atau             Privasi dan Keamanan Data
                                                                           139   Standard Board (SASB) Standards 152
  Proyek yang Sejalan dengan               Nasabah
                                                                                 Commercial Bank
  Keuangan Berkelanjutan
                                         Tanggung Jawab Pengembangan
                                                                                 Tautan Standar GRI dengan TPB        153
  Meningkatkan Ekosistem Islam      95
                                         Produk dan/atau Jasa              141
  Nilai Ekonomi Langsung yang            Keberlanjutan
                                    95
  Dihasilkan dan Didistribusikan           Inovasi dan Pengembangan
  Kewajiban Program Pensiun                Produk/Jasa Keuangan            141
  Manfaat Pasti dan Program         96     Berkelanjutan
  Pensiun Lainnya                          Produk/Jasa yang Sudah
  Bantuan Finansial dari                   Dievaluasi Keamanannya Bagi     141
                                    96
  Pemerintah                               Pelanggan
  Praktik Pengadaan Barang dan             Dampak Produk/Jasa              141
                                    97
  Jasa                                     Jumlah Produk yang Ditarik
                                                                           142
  Anti Korupsi                      98     Kembali
Kinerja Lingkungan Hidup           103     Survei Kepuasan Pelanggan
                                                                           142
  Aspek Umum                       103     Terhadap Produk dan/atau Jasa
  Aspek Material                   103

  Aspek Energi                     103

  Aspek Air                        106




                                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                        5
Page 8
           TENTANG
           LAPORAN                  [GRI 2-2, 2-3, 2-4]




    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
6   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
01




PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                7
Page 10
TENTANG
LAPORAN




Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan oleh BSI tahun 2024          Laporan Keberlanjutan BSI tahun 2024 menyajikan informasi
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                yang berasal dari kantor pusat di Jakarta dan semua cabang yang
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                    tersebar di wilayah Indonesia. BSI tidak memiliki entitas anak
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan               sehingga Laporan Keberlanjutan ini mencakup entitas BSI saja
Perusahaan Publik serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan         sebagaimana entitas dalam Laporan Keuangan.
Nomor 16/SEOJK.04/2021 Tentang Bentuk dan Isi Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan ini juga disusun     Laporan ini diterbitkan oleh BSI setiap tahun bersamaan dengan
sesuai dengan (“in accordance to”) Consolidated GRI Standards       diterbitkannya Laporan Tahunan Bank. Periode pelaporan pada
2021 serta berpedoman pada GRI G4 Sector Disclosures                laporan ini yaitu sejak 1 Januari sampai 31 Desember 2024,
Financial Services, International Financial Reporting Standards     sesuai dengan periode Laporan Keuangan BSI. Pada Laporan
(IFRS) S1 dan S2, ASEAN Corporate Governance Scorecard              Keberlanjutan ini tidak terdapat informasi yang disajikan
(ACGS) dan Sustainability Accounting Standards Board (SASB)         kembali. Laporan ini dipublikasikan pada 23 Maret 2025.
Standards.
                                                                    Informasi lebih lanjut yang bisa didapatkan mengenai laporan
                                                                    ini, para pemangku kepentingan dapat menghubungi kontak di
                                                                    bawah ini.




                                  Rima Dwi Permatasari                           PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
                                                                                 Head Office
                                                                                 Gedung The Tower
                                                                                 Jl. Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi,
                                  Senior Vice President                          Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12930
                                  Environmental, Social, & Governance Group      Telepon    : +62 21 30405999
                                                                                 Fax        : +62 21 30421888
                                                                                 Email      : esg.group@bankbsi.co.id




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
8      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
Proses Penentuan
Topik Material [GRI 3-1, 3-2]

Berdasarkan hasil identifikasi, evaluasi dan telaah yang telah              pendidikan, pada tahun 2024 BSI sudah memiliki kompetensi
dilakukan oleh Manajemen BSI bersama stakeholder dan ahli/                  sumber daya manusia yang telah dibutuhkan melalui pelaksanaan
expert, serta telah mendapat persetujuan dari Direksi Bank,                 pelatihan dan pendidikan yang baik yang telah dilakukan. Privasi
diputuskan bahwa topik material BSI di tahun 2024 yaitu kinerja             nasabah menjadi topik material yang ditambahkan di tahun
ekonomi, portofolio produk dan privasi nasabah. Berbeda dengan              2024, karena terdapat potensi risiko terkait kesalahan maupun
topik material di tahun 2023 yaitu kinerja ekonomi, portofolio              kelalaian oleh BSI dalam pemrosesan data pribadi nasabah.
produk, kesehatan dan keselamatan kerja, serta pelatihan                    Namun, BSI senantiasa melakukan pengelolaan risiko tersebut
dan pendidikan. Pada tahun 2024, terkait kesehatan dan                      dengan baik, agar tidak terdapat kesalahan maupun kelalaian
keselamatan kerja BSI telah memiliki mekanisme K3 yang baik.                oleh BSI dalam pemrosesan data pribadi nasabah.
Mekanisme penerapan K3 BSI telah tercantum dalam Standar
Prosedur Operasional Human Capital dan Peraturan Perusahaan                 Proses penentuan topik material telah melewati tahapan-
Bank Syariah Indonesia yang selalu diperbarui sesuai ketentuan              tahapan yaitu:
perundang-undangan. Demikian pula dengan pelatihan dan




   Penelaahan isu keberlanjutan            Identifikasi dampak aktual             Penilaian signifikansi             Melakukan prioritasi
    (ekonomi, lingkungan, sosial             dan potensial (ekonomi,                    dampak                   dampak signifikan yang akan
   termasuk hak asasi manusia)            lingkungan, sosial termasuk                                             dilaporkan dalam Laporan
   terhadap aktivitas dan relasi            hak asasi manusia) terkait                                                  Keberlanjutan
           bisnis Bank                   aktivitas dan relasi bisnis Bank




                                                                  Pemangku
    Topik
                                   Isu Utama                   Kepentingan yang            Alasan Bersifat Material                TPB
   Material
                                                                  Terdampak

 Kinerja          • Nilai ekonomi langsung yang               • Pemegang saham        Kinerja ekonomi BSI yang tumbuh
 Ekonomi            dihasilkan dan didistribusikan oleh       • Pegawai               positif selama tahun 2024 merupakan
                    BSI                                                               wujud nyata komitmen BSI dalam
                  • Implikasi finansial serta risiko dan                              mengelola aspek ekonomi dengan
                    peluang lain akibat dari perubahan                                baik dan konsisten. Oleh karenanya,
                    iklim                                                             BSI harus terus mempertahankan dan
                  • Kewajiban program pensiun manfaat                                 meningkatkan pertumbuhan kinerja
                    pasti dan program pensiun lainnya                                 ekonominya agar dapat tumbuh secara
                                                                                      berkelanjutan di masa yang akan
                                                                                      datang.
 Portofolio       • Persentase dari portofolio untuk lini     • Pemegang saham        Portofolio produk menggambarkan
 Produk dan         bisnis menurut wilayah, menurut           • Pegawai               komitmen BSI dalam menerapkan
 Jasa               ukuran dan menurut sektor                 • Nasabah               keuangan berkelanjutan. Di tahun
                  • Nilai moneter dari produk dan                                     2024, BSI memberikan dampak positif
                    layanan yang dirancang untuk                                      bagi seluruh pemangku kepentingan
                    memberikan keuntungan sosial yang                                 dengan meluncurkan Sustainability
                    spesifik untuk setiap lini bisnis                                 Sukuk yang merupakan sukuk yang
                  • Nilai moneter dari produk dan                                     dikhususkan    dalam     mendanai
                    layanan yang dirancang untuk                                      kegiatan yang berfokus pada tujuan
                    memberikan keuntungan lingkungan                                  keberlanjutan.
                    yang spesifik untuk setiap lini bisnis.




                                                                                                           PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                               9
Page 12
TENTANG
LAPORAN




                                                               Pemangku
      Topik
                               Isu Utama                    Kepentingan yang         Alasan Bersifat Material               TPB
     Material
                                                               Terdampak

 Privasi Nasabah   Pembahasan      terkait     pengaduan   Nasabah              Privasi nasabah merupakan wujud
                   nasabah tentang pelanggaran privasi                          komitmen nyata BSI dalam menjaga dan
                   dan hilangnya data nasabah.                                  melindungi data nasabah dari serangan
                                                                                pihak yang tidak bertanggungjawab.
                                                                                Pengelolaan privasi nasabah dengan
                                                                                baik    merupakan    suatu     bentuk
                                                                                komitmen Bank untuk meningkatkan
                                                                                kepercayaan dan reputasi Bank bagi
                                                                                seluruh pemangku kepentingan.




Pengelolaan
Topik Material [GRI 3-3]
Kinerja Ekonomi

BSI berkomitmen untuk senantiasa melakukan pengelolaan                  Komitmen pembiayaan pada sektor UMKM dan Kegiatan Usaha
kinerja ekonomi dengan baik. Komitmen BSI terkait pengelolaan           Berkelanjutan telah dituangkan dalam Rencana Aksi Keuangan
kinerja ekonomi dituangkan ke dalam Rencana Bisnis Bank (RBB)           Berkelanjutan (RAKB) yang dievaluasi ketercapaiannya setiap
yang disusun dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang               tahun. Dalam RAKB telah dituangkan kegiatan prioritas 1 (satu)
dapat mempengaruhi kinerja dan tujuan jangka panjang Bank.              tahun dan 5 (lima) tahun.
Pengelolaan kinerja ekonomi yang baik, akan memberikan
dampak positif jangka panjang bagi seluruh pemangku                     Pada tahun 2024, BSI juga telah meluncurkan Sustainability
kepentingan BSI terutama dalam hal peningkatan kepercayaan              Sukuk yang merupakan sukuk yang dikhususkan dalam mendanai
dan reputasi Bank di hadapan para pemegang saham.                       kegiatan yang berfokus pada tujuan keberlanjutan. Sustainability
                                                                        Sukuk yang diluncurkan oleh BSI di tahap 1 (satu) mendapat
Evaluasi efektivitas dari penerapan kinerja ekonomi BSI                 antusias besar dari pasar hingga mencapai oversubscribed
dilakukan melalui penilaian ketercapaian target yang dituangkan         sebanyak 3 (tiga) kali. BSI juga telah memiliki BSI Deposito
dalam RBB dengan realisasinya selama tahun 2024. Pihak yang             Wakaf yang merupakan produk investasi yang ditawarkan oleh
bertanggungjawab atas implementasi kinerja ekonomi BSI yaitu            BSI yang menggabungkan konsep deposito dengan prinsip
Strategic Planning & Performance Management Group.                      wakaf. Produk ini bertujuan untuk memfasilitasi nasabah yang
                                                                        ingin berinvestasi sambil tetap memberikan dampak positif bagi
                                                                        masyarakat melalui wakaf, yang dalam Islam dianggap sebagai
Portofolio Produk dan Jasa                                              amal jariyah (amal yang pahalanya terus mengalir).


Dalam menjalankan aktivitas bisnis, BSI senantiasa
meningkatkan upaya dalam menerapkan prinsip-prinsip                     Privasi Nasabah
keuangan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan dengan penyaluran
pembiayaan pada Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan                    Perkembangan teknologi yang kian pesat, memberikan
(KUBL) dan untuk menunjang prinsip inklusif yaitu pada                  dampak positif berupa kemudahan bagi seluruh pihak dalam
Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS). Pada tahun 2024,               mengakses hal apapun. Namun, di sisi lain hal tersebut juga dapat
BSI telah menyalurkan pembiayaan pada sektor UMKM sebesar               berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kerahasiaan
Rp52,4 triliun dan pada Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan           data Perusahaan apabila tidak dikelola dengan baik. Undang-
(KKUB) sebesar Rp66,5 triliun. Penyaluran pembiayaan ini telah          Undang Pelindungan Data Pribadi (PDP) telah berlaku efektif 17
memberikan dampak positif pada peningkatan usaha di sektor              Oktober 2024, mewajibkan Pengendali Data Pribadi, Prosesor
UMKM dan Kegiatan Usaha Berkelanjutan.                                  Data Pribadi dan pihak lain yang terkait dengan pemrosesan




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
10      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
data pribadi termasuk BSI untuk mengimplementasikan               4. Memberikan rekomendasi dan saran kepada unit, pejabat,
pelindungan data pribadi, baik dalam ruang lingkup produk,           atau pihak yang bertanggung jawab dalam keamanan
layanan dan aktivitas operasionalnya. BSI sebagai bagian dari        pemrosesan Data Pribadi yang diproses oleh Bank sebagai
industri perbankan nasional, konglomerasi keuangan Mandiri           Pengendali, Prosesor atau Pengendali Bersama Data Pribadi
group dengan jaringan global mempunyai peranan penting               agar penyelenggaraan keamanan pemrosesan Data Pribadi
untuk memastikan penerapan PDP atas seluruh produk jasa dan          sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
layanan yang digunakan baik oleh nasabah, pegawai, maupun
seluruh mitra stakeholdernya.                                     Sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, BSI sebagai
                                                                  Pengendali Data Pribadi berkewajiban untuk memastikan
Dalam era digital yang semakin berkembang, keamanan dan           pengumpulan Data Pribadi dilakukan secara terbatas dan
kerahasiaan Data Pribadi menjadi perhatian utama. BSI memiliki    spesifik, sah secara hukum, dan transparan. Pemrosesan Data
tanggung jawab yang besar dalam mempersiapkan kepatuhan           Pribadi harus dilakukan sesuai dengan tujuannya dan dilakukan
terhadap prinsip dan ketentuan Pelindungan Data Pribadi (PDP)     dengan menjamin hak Subjek Data Pribadi.
yang meliputi informasi identitas, informasi keuangan, riwayat
transaksi dan data pribadi lainnya yang dapat digunakan untuk     Persetujuan adalah salah satu dasar pemrosesan Data Pribadi.
mengidentifikasi individu, sesuai dengan visi dan misi BSI.       Oleh karena itu untuk mendukung salah satu fokus strategi bisnis
                                                                  BSI, maka form consent nasabah telah tersedia di dalam salah satu
Pelindungan Data Pribadi tidak hanya penting untuk menjaga        channel digital yaitu Byond.
kepercayaan nasabah, tetapi juga merupakan kewajiban hukum
yang harus dipenuhi oleh BSI sesuai dengan peraturan dan          Sebagai bagian dari transparansi dalamTata Kelola Pelindungan
perundang-undangan yang berlaku serta pemenuhan aspek             Data Pribadi, BSI telah menyusun Kebijakan Privasi atau Privacy
maqashid syariah. Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi          Notice yang memuat informasi tentang pemrosesan Data Pribadi
(UU PDP) yang telah diberlakukan di Indonesia dan berbagai        yang dilakukan oleh BSI, antara lain:
Negara lain menekankan pentingnya penerapan langkah-              1. Identifikasi data pribadi yang diproses
langkah pelindungan Data Pribadi yang ketat untuk mencegah        2. Analisis tujuan pengumpulan data
penyalahgunaan, pencurian dan pelanggaran Data Pribadi.           3. Pihak-pihak yang terlibat di dalam pemrosesan data pribadi
                                                                  4. Penentuan jangka waktu retensi
BSI menyadari bahwa kegagalan dalam melindungi Data               5. Identifikasi risiko
Pribadi nasabah dapat mengakibatkan risiko finansial dan risiko   6. Keamanan siber dan penanganan insiden
operasional yang signifikan, merusak reputasi dan berpotensi      7. Hak-hak subjek data
menimbulkan sanksi hukum. Oleh karena itu, BSI telah memiliki     8. Peninjauan dan pembaharuan
kebijakan internal sebagai wujud nyata penerapan standar          9. Pilihan saluran publikasi
prosedur yang komprehensif dan terintegrasi dalam tata kelola     10. Kontak informasi
Pelindungan Data Pribadi.
                                                                  Kebijakan Privasi tersebut dapat diakses di laman website
Dalam rangka menjalankan tata kelola Pelindungan Data Pribadi     corporate BSI www.bankbsi.co.id
dimaksud, maka Manajemen BSI telah membentuk unit kerja
Pejabat Pelindungan Data Pribadi pada bulan Juni 2024. Unit       Penguatan SDM untuk mendukung Tata Kelola Pelindungan Data
kerja tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:     Pribadi dilakukan dengan melaksanakan pelatihan/training untuk
1. Memantau dan memastikan kepatuhan Bank terhadap                seluruh unit kerja yang terlibat di dalam Tata Kelola tersebut.
    ketentuan peraturan perundang-undangan terkait aspek          Selain itu, pelatihan juga diberikan kepada pegawai baru BSI
    Pelindungan Data Pribadi, baik sebagai Pengendali Data        yang mengikuti Officer Development Program (ODP) pada
    Pribadi atau Prosesor Data Pribadi.                           bulan Desember 2024 sebanyak 141 pegawai. Selain pelatihan,
2. Merencanakan, menyusun, dan mengembangkan strategi             maka kegiatan sosialisasi awareness secara berkala dilakukan
    termasuk di dalamnya terkait tata kelola implementasi         kepada change agent melalui kegiatan Taujih Pekanan, video
    Pelindungan Data Pribadi bersama-sama dengan Unit             AKHLAK bertema Jaga Privasi, Lindungi Data Pribadi, dan juga
    Kerja Data yang membawahkan fungsi Kepatuhan, Risk            poster Kebijakan Privasi. Sosialisasi awareness kepada nasabah
    Management dan Unit Kerja terkait.                            juga dilaksanakan melalui beragam media, antara lain melalui
3. Berkoordinasi dan bertindak sebagai narahubung bagi Bank       customer gathering, informasi produk jasa Bank, akun media
    untuk isu yang berkaitan dengan aspek Pelindungan Data        sosial yang dikelola oleh Bank dan aktivitas operasional yang
    Pribadi.                                                      dijalankan.




                                                                                               PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                               11
Page 14
             STRATEGI
             KEBERLANJUTAN
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
12   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
02




PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                13
Page 16
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




Penjelasan
Strategi Keberlanjutan [OJK A.1, FS1, GRI 2-22, IFRS S1-STRATEGY,
IFRS S2-STRATEGY, IFRS S1-METRIC AND TARGET, IFRS S2-METRIC AND TARGET,
IFRS S1-RISK MANAGEMENT, IFRS S2-RISK MANAGEMENT]

Keberlanjutan menjadi salah satu tujuan BSI. Sebagai bank                        dan penerbitan ESG Guiding Principle. BSI juga memperkuat tata
syariah, BSI juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi                       kelola yang dilakukan dengan mengembangkan kerangka kerja
lingkungan dan memberikan manfaat sosial untuk masa depan.                       keuangan berkelanjutan yang didasarkan pada visi keberlanjutan
Hal ini sesuai dengan Maqashid Syariah yang meliputi Hifdz                       BSI yaitu “The Best Global Islamic Bank Based on Implementation
Ad-Din (menjaga agama), Hifdz An-Nafs (menjaga jiwa), Hifdz                      of Sustainable Finance.” Kerangka kerja keuangan berkelanjutan
Al'Aql (menjaga akal), Hifdz Al-Maal (menjaga kekayaan), Hifdz An-               terdiri dari 3 (tiga) pilar strategi yaitu Sustainable Banking,
Nasb (menjaga anak) dan Hifdz Al-Bi'ah (menjaga lingkungan).                     Sustainable Operation dan Sustainable Beyond Banking.


Sebagai bentuk komitmen BSI dalam menjalankan praktik                            Terkait dengan pilar sustainable banking, BSI memiliki komitmen
keberlanjutan yang sejalan dengan Maqashid Syariah,                              menjadi leader in sustainable product innovation. Selanjutnya,
BSI telah melakukan penguatan struktur tata kelola                               pada pilar sustainable operation BSI memiliki komitmen untuk
keberlanjutan dengan membentuk Environmental, Social, &                          mencapai net zero emission in operation by 2033. Pada pilar
Governance (ESG) Group yang berada di bawah supervisi                            sustainable beyond banking, komitmen BSI yaitu menjadi leader in
Wakil Direktur Utama sesuai dalam Surat Keputusan Direksi                        ZISWAF ecosystem for social impact to archive SDGs.
No.04/239-KEP/DIR      tentang      Pembentukan    Struktur
Organisasi Environmental, Social, & Governance (ESG) Group,                      Melanjutkan kesuksesan di tahun 2024, BSI berkomitmen
serta menetapkan ESG Sub-Committee berada di bawah Risk                          mengadopsi standar internasional, sebagaimana disebutkan
Management Committee. Penguatan tata kelola juga dilakukan                       dalam POJK No. 51 Tahun 2017, yaitu Principles for Responsible
dengan penyusunan dan penerbitan Standar Prosedur                                Banking (PRB) dan menjadi anggota United Nations Environment
Operasional (SPO) Keuangan Berkelanjutan, serta penyusunan                       Programme Finance Initiative (UNEP FI) pada tahun 2025.




                                       "The Best Global Islamic Bank Based on Implementation
                                                      of Sustainable Finance"


                 SUSTAINABLE                                         SUSTAINABLE                                       SUSTAINABLE
                   BANKING                                            OPERATION                                      BEYOND BANKING




          Leader in Sustainable Product                      Net Zero Emission in Operation                  Leader in ZISWAF Ecosystem for Social
                    Innovation                                         by 2033                                      Impact to Archive SDGs


      1. Integrating ESG Aspect in Business               4. Achieving NZE in Operations by 2033               7. Financial Inclusion
         Process (ESG Framework, Risk                        (Carbon Tracking. Green Business                  8. Distribution of ZISWAF
         Management & Policy)                                Culture)
      2. Develop Sustainable Product                      5. Digital Transformation
      3. Portfolio Management (Focus sector               6. Proactive Strategy on Data Privacy &
         and portfolio development)                          Security




                               Strengthening ESG Governance, Capacity Development, Collaboration, & Disclosure


               Hifdz Ad-Din (memelihara agama), Hifdz An-Nafs (memelihara jiwa), Hifdz Al-'Aql (memelihara akal), Hifdz Al-Maal (memelihara harta),
                                         Hifdz An-Nasl (memelihara keturunan), Hifdz Al-Biah (memelihara lingkungan)


        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
14      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 17
BSI telah mengembangkan Roadmap ESG tahun 2021 sampai 2025 untuk mengimplementasikan Visi dan Misi Keberlanjutan sebagai
berikut:



            2021                            2022                             2023                            2024                            2025

 1. Portofolio Green minimal     1. Portofolio Green minimal      1. Portofolio Green minimal     1. Portofolio Green tumbuh      1. Portofolio Green tumbuh
    Rp4,36 Triliun                  Rp7 Triliun                      Rp10,7 Triliun                  sesuai Rencana Bisnis           sesuai RBB
 2. 5% pegawai                   2. 60% pegawai                   2. 70% pegawai                     Bank (RBB)                   2. Reporting sukuk
    mendapatkan pelatihan           mendapatkan pelatihan            mendapatkan pelatihan        2. Penerbitan Sukuk                subordinasi atau
    sustainable finance             sustainable finance              sustainable finance             Subordinasi Rp5-7,5             sustainabilty sukuk
    awareness dan 5%                awareness dan 10%                awareness dan 20%               Triliun untuk modal Tier     3. 90% pegawai
    pegawai unit bisnis             pegawai unit bisnis              pegawai unit bisnis             2                               mendapatkan pelatihan
    dan rekanan mengikuti           dan rekanan mengikuti            dan rekanan mengikuti        3. 80% pegawai                     sustainable finance
    pelatihan mitigasi risiko       pelatihan mitigasi risiko        pelatihan mitigasi risiko       mendapatkan pelatihan           awareness dan 60%
    lingkungan                      lingkungan                       lingkungan                      sustainable finance             pegawai unit bisnis
 3. Tersedianya prosedur         3. Mengikuti Sustainable         3. Instalasi solar panel 1         awareness dan 40%               dan rekanan mengikuti
    sustainable finance             Banking Assessment               (satu) kantor cabang,           pegawai unit bisnis             pelatihan mitigasi risiko
 4. Terlaksananya 1 (satu)          (SUSBA)                          plasticpay untuk 27 titik,      dan rekanan mengikuti           lingkungan
    sub program Eco Life Style   4. Mengikuti indeks Saham           penanaman pohon dan             pelatihan mitigasi risiko    4. ESG Risk Rating
                                    SRI KEHATI                       green activity                  lingkungan                   5. Carbon Tracking
                                 5. Pemasangan panel surya                                        4. ESG Risk Rating              6. Green Campaign/Eco
                                    2 (dua) titik jaringan                                        5. Carbon Tracking                 Lifestyle
                                    kantor dan Reverse                                            6. Green Campaign/Eco           7. Aktivitas TJSL/CSR
                                    Vending Machine dan                                              Lifestyle (Green Building,
                                    Plasticpay Collection Point                                      Charging Station, Electric
                                    di 50 titik                                                      Vehicle, Green Culture,
                                 6. Implementasi E-DOC BSI                                           Penanaman Pohon)
                                                                                                  7. Aktivitas TJSL/CSR


BSI juga telah menetapkan program-program yang akan dilaksanakan dalam RAKB yang meliputi rencana 5 (lima) tahunan (2021 – 2025).


Target Jangka Panjang BSI Tahun 2021-2025

  Tahun                          Target Kegiatan Prioritas                                                    Indikator Keberhasilan

 2021        A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria                  A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria
                Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)                                        Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
                - Portofolio UMKM                                                          - Outstanding (OS) UMKM pada Desember 2021 minimal
                - Portofolio Green Financing/Portofolio Hijau Non UMKM                        Rp36,42 triliun
                   (segmen wholesale)                                                      - OS Portofolio Hijau Non UMKM pada Desember 2021
                                                                                              minimal Rp4,36 triliun
             B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:                                   B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:
                - Pelatihan mengenai Sustainable Finance Awareness                         - 5% pegawai mendapat pelatihan mengenai Sustainable
                - Pelatihan untuk pegawai dan rekanan (developer/nasabah)                     Finance Awareness
                   mengenai Mitigasi Risiko Lingkungan                                     - 5% pegawai unit bisnis dan rekanan (developer/nasabah)
                - Penyusunan E-Modul dan Digital Learning Sosialisasi                         mengikuti pelatihan Mitigasi Risiko Lingkungan
                   keuangan berkelanjutan untuk Unit Bisnis dan Support.                   - Tersedianya E-Modul dan Digital Learning Sosialisasi keuangan
                                                                                              berkelanjutan untuk Unit Bisnis dan Support.
             C. Peningkatan Tata Kelola Penyusunan Standar Prosedur                     C. Peningkatan Tata Kelola Tersedianya SPO/PTO Sustainable
                Operasional (SPO)/Petunjuk Teknis Operasional (PTO)                        Finance
                Sustainable Finance
             Aktivitas Pendukung                                                        Aktivitas Pendukung
             A. Green Campaign                                                          A. Green Campaign
                Menciptakan “Eco Life Style” dalam lingkungan kantor                       Terlaksananya 1 (satu) subprogram “Eco Life Style”
             B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                                    B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
                - Menjalankan program BSI Integrated Social Action dengan                  - Socio-economic: program pemberdayaan masyarakat berbasis
                   pendekatan untuk pengembangan di aspek socio-economic,                     desa (ex-legacy bank) di 14 desa
                   spiritual, people dan environment                                       - Spiritual: re-branding Mobil Musholla ex-BSM menjadi
                                                                                              branding BSI. Penambahan 1 (unit) Mobil Ambulance
                                                                                           - People: lanjutan program Islamic Sociopreneur Development
                                                                                              Program (ISDP) & pengadaan Test Swab/PCR/Genose/Vaksin
                                                                                              bagi masyarakat
                                                                                           - Environment: 3 (tiga) kali dalam setahun melakukan Green
                                                                                              Campaign




                                                                                                                       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                            15
Page 18
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




 Tahun                       Target Kegiatan Prioritas                                           Indikator Keberhasilan

2022       A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria         A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria
              Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)                               Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
              - Portofolio UMKM                                                 - OS UMKM pada Desember 2022 minimal Rp44,8 triliun
              - Portofolio Hijau Non UMKM                                       - OS Portofolio Hijau Non UMKM pada Desember 2022
              - Rasio Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan                          minimal Rp7 triliun
                                                                                - Rasio Pembiayaan Berkelanjutan terhadap Total Pembiayaan
                                                                                   minimal 22%
           B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:                          B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:
              - Pelatihan mengenai Sustainable Finance Awareness untuk          - Minimal 60% pegawai mendapat pelatihan mengenai
                 segenap pegawai                                                   Sustainable Finance Awareness
              - Pelatihan Green Financing dan Mitigasi Risiko Lingkungan        - Minimal 10% pegawai unit bisnis mengikuti pelatihan Green
                                                                                   Financing dan Mitigasi Risiko Lingkungan

           C. Peningkatan Tata Kelola                                        C. Peningkatan Tata Kelola
              Updating Ketentuan PTO Sustainable Finance                        - Updating & penyesuaian Kebijakan Pembiayaan pro Keuangan
                                                                                   Berkelanjutan (penambahan terkait Risiko Lingkungan,
                                                                                   Sosial, Tata Kelola/Iklim)
                                                                                - Penyempurnaan SPO & PTO terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                - Penyampaian kinerja keuangan berkelanjutan di public expose
                                                                                   triwulanan
           Aktivitas Pendukung                                               Aktivitas Pendukung
           A. Green Campaign                                                 A. Green Campaign
              Efisiensi – Go Green                                              Efisiensi – Go Green
              - Pemasangan Panel Surya                                          - Pemasangan Panel Surya di 2 (dua) titik lokasi Jaringan Kantor
              - Pemasangan Reverse Vending Machine dan Plasticpay               - Pemasangan Reverse Vending Machine dan Plasticpay
                  Collection Point                                                  Collection Point di 50 titik lokasi seluruh Indonesia
              - E-Doc BSI (digitalisasi korespondensi berbasis web) untuk       - E-Doc BSI (digitalisasi korespondensi berbasis web) untuk
                  pengurangan penggunaan kertas di Unit Kerja Kantor Pusat          pengurangan penggunaan kertas di Unit Kerja Kantor Pusat
                  dan Outlet                                                        dan Outlet sudah pilot project di Q1
           B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                           B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
               Menjalankan program BSI Integrated Social Action dengan          Socio-economic
               pendekatan untuk pengembangan pada aspek socio-economic,         - Penambahan Desa BSI minimal 5 desa
               spiritual, people dan environment
                                                                                Spiritual
                                                                                - Penyelesaian pembangunan Masjid BSI Bakauheni
                                                                                - Lanjutan Rebranding dan Maintenance Masjid
                                                                                - Tebar Hewan Qurban pada Momen Idul Adha 1443 H

                                                                                People
                                                                                - Lanjutan implementasi program “BSI Scholarship”
                                                                                - Launching program “BSI Enterpreneurship 2022 (ISDP)”

                                                                                Environment
                                                                                Penanaman pohon di daerah rawan bencana (Banten, Jawa Barat,
                                                                                & Kalimantan Barat) dengan total 1000 pohon

                                                                                Charity
                                                                                Pemberian donasi yang bersifat socio business
                                                                                Penyaluran dan pendistribusian TJSL direncanakan penyaluran &
                                                                                pendistribusian TJSL tahun 2021 melalui BAZNAS dan LAZNAS
                                                                                BSI MASLAHAT dengan menggunakan sumber dana sebagai
                                                                                berikut:
                                                                                - Dana Zakat: 2,5% dari laba tahun 2021 (EBT) – RKAT BAZNAS
                                                                                - Dana Sosial / TBDSP: + Rp 32 Miliar – RAKB OJK
2023       A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria         A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria
              Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)                               Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
              - Pembiayaan UMKM                                                 - OS UMKM pada Desember 2023 minimal Rp50,15 triliun
              - Green Financing (pada segmen wholesale)                         - OS Portofolio Hijau Non UMKM pada Desember 22 minimal
                                                                                   Rp10,7 triliun
                                                                                - Rasio Pembiayaan berkelanjutan terhadap Total pembiayaan
                                                                                   23%
           B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:                          B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:
              - Pelatihan mengenai Sustainable Finance Awareness                - Minimal 70% pegawai mendapat pelatihan mengenai
              - Pelatihan untuk pegawai dan rekanan (developer/nasabah)            Sustainable Finance Awareness
                 mengenai Mitigasi Risiko Lingkungan                            - Minimal 20% pegawai unit bisnis & rekanan (developer/
                                                                                   nasabah) mengikuti pelatihan Mitigasi Risiko Lingkungan
           C. Peningkatan Tata Kelola                                        C. Peningkatan Tata Kelola
              Penyempurnaan Sistem informasi debitur yang pro Sustainable       - Penyusunan Ketentuan Internal sebagai antisipasi terbitnya
              Finance                                                              POJK tentang Taksonomi Hijau Indonesia di tahun 2023
                                                                                - Menyelenggarakan FGD/workshop terkait kebijakan sektoral
                                                                                   berdasarkan pemetaan risiko tinggi environmental dan social
                                                                                   di tingkat portofolio. Secara lengkap (referensi: SUSBA
                                                                                   Sector)
                                                                                - Menyampaikan permohonan assessment Sustainable Banking
                                                                                   Asessment (SUSBA) untuk 8 (delapan) bank di setiap negara.
                                                                                - Penyampaian kinerja keuangan berkelanjutan di public expose
                                                                                   triwulanan




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
16     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 19
Tahun                      Target Kegiatan Prioritas                                       Indikator Keberhasilan

        Aktivitas Pendukung                                            Aktivitas Pendukung
        A. Green Campaign                                              A. Green Campaign
           Menciptakan “Eco Life Style” dalam lingkungan kantor           - Instalasi solar panel di 1 kantor Jaringan (Kantor Cabang
                                                                              Mataram) carry over dari 2022.
                                                                          - Penambahan mesin RVM minimal 27 titik di seluruh Indonesia
                                                                          - Penyampaian inisiasi Program “penanaman pohon untuk
                                                                              nasabah griya dan pegawai BSI”, total 5.000 pohon
                                                                          - Penyampaian inisiasi menu green activity dalam BSI Mobile
                                                                          - Lanjutan Implementasi E-Doc di kantor pusat & Outlet
        B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                        B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
           Menjalankan program BSI Integrated Social Action dengan        Socio-economic
           pendekatan untuk pengembangan diaspek socio-economic,          - Penambahan Desa BSI minimal 5 (lima) lokasi
           spiritual, people dan environment
                                                                          Spiritual
                                                                          Maintenance dan Optimalisasi Masjid BSI Tebar Hewan Qurban
                                                                          pada Momen Idul Adha 1443 H

                                                                          People
                                                                          Lanjutan implementasi program “BSI Scholarship” (1.000 peserta)

                                                                          Environment
                                                                          Pengadaan 1 Electric Vehicle Charging di Masjid BSI

                                                                          Charity
                                                                          Pemberian donasi Socio Business Rp6 miliar
2024    A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria      A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria
           Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)                            Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
           - Pembiayaan UMKM                                              - Pembiayaan UMKM pada Desember 2024, minimal mencapai
           - Green Financing (pada segmen wholesale)                         Rp54,19 Triliun
           - Pendanaan dengan Sukuk Berkelanjutan                         - Green Financing (pada segmen wholesale), pada Desember
                                                                             2024 minimal mencapai Rp13 Triliun
                                                                          - Rasio Pembiayaan berkelanjutan terhadap Total pembiayaan
                                                                             24%
                                                                          - Penerbitan Sustainability Sukuk
        B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:                       B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:
           - Pelatihan mengenai Sustainable Finance Awareness             - Minimal 80% pegawai mendapat pelatihan mengenai
           - Pelatihan untuk pegawai dan rekanan (developer/nasabah)         Sustainable Finance Awareness
              mengenai Mitigasi Risiko Lingkungan                         - Minimal 30% pegawai unit bisnis & rekanan (developer/
                                                                             nasabah) mengikuti pelatihan Mitigasi Risiko Lingkungan
        C. Peningkatan Tata Kelola                                     C. Peningkatan Tata Kelola
           Review Tata Kelola terkait Sustainable Finance                 Terlaksananya Review Tata Kelola Sustainable Finance
                                                                          - Update PTO TBDSP
                                                                          - Carbon tracking
                                                                          - ESG Rating
        Aktivitas Pendukung                                            Aktivitas Pendukung
        A. Green Campaign                                              A. Green Campaign
           Menciptakan “Eco Life Style” dalam lingkungan kantor           Terlaksananya 3 (tiga) subprogram “Eco Life Style”
                                                                          - Electric Vehicle
                                                                          - Penyediaan charging station
                                                                          - Green Building
                                                                          - Penanaman bibit pohon
        B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                        B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
           Menjalankan program BSI Integrated Social Action dengan        - Socio-economic: Optimalisasi Desa BSI dan penambahan
           pendekatan untuk pengembangan di aspek socio-economic,            minimal 3 (tiga) Desa BSI
           spiritual, people dan environment                              - Spiritual: maintenance dan pembangunan 1 masjid, pengadaan
                                                                             mobil mushola
                                                                          - People: lanjutan BSI Scholarship
                                                                          - Environment: Optimalisasi program charity dan environment
2025    A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria      A. Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai Kriteria
           Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)                            Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
           - Pembiayaan UMKM                                              - Pembiayaan UMKM tumbuh sesuai target RBB 2025
           - Green Financing (pada segmen wholesale)                      - Green Financing (pada segmen wholesale) tumbuh sesuai
           - Menerbitkan Sukuk Subordinasi                                   target RBB
           - Sustainable financing ratio                                  - Menerbitkan sukuk subordinary Rp 5-7,5 triliun untuk modal
                                                                             tier 2
                                                                          - Sustainable financing ratio >25%
        B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:                       B. Pengembangan Kapasitas Internal Bank:
           - Pelatihan mengenai Sustainable Finance Awareness             - Minimal 90% pegawai mendapat pelatihan mengenai
           - Pelatihan untuk pegawai dan rekanan (developer/nasabah)         Sustainable Finance Awareness
              mengenai Mitigasi Risiko Lingkungan                         - Minimal 50% pegawai unit bisnis & rekanan (developer/
                                                                             nasabah) mengikuti pelatihan Mitigasi Risiko Lingkungan
        C. Peningkatan Tata Kelola                                     C. Peningkatan Tata Kelola
           Review Tata Kelola terkait Sustainable Finance                 Review Tata Kelola terkait Sustainable Finance
                                                                          - Mengikuti Sri Kehati Index




                                                                                                    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                      17
Page 20
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




      Tahun                     Target Kegiatan Prioritas                                           Indikator Keberhasilan

              Aktivitas Pendukung                                               Aktivitas Pendukung
              A. Green Campaign                                                 A. Green Campaign
                 Menciptakan “Eco Life Style” dalam lingkungan kantor              Terlaksananya 4 (empat) subprogram “Eco Life Style”
                                                                                   - Electric Vehicle
                                                                                   - Penyediaan charging station
                                                                                   - Green Building
                                                                                   - Penanaman 10.000 bibit pohon
              B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                           B. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
                 Menjalankan program BSI Integrated Social Action dengan        - Socio-economic: Optimalisasi Desa BSI dan penambahan minimal
                 pendekatan untuk pengembangan pada aspek socio-economic,          3 (tiga) Desa BSI
                 spiritual, people dan environment                              - Spiritual: maintenance dan pembangunan 1 (satu) masjid,
                                                                                   pengadaan mobil mushola
                                                                                - People: lanjutan BSI Scholarship
                                                                                - Environment: Optimalisasi program charity dan environment


Tahun 2024 merupakan tahun keempat dari rencana jangka panjang memiliki target kegiatan prioritas meliputi pengembangan produk
dan/atau jasa yang sesuai kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) dengan penekanan pada pembiayaan UMKM, green financing
(pada segmen wholesale), Pendanaan dengan Sukuk Berkelanjutan; pengembangan kapasitas internal Bank dengan penekanan pelatihan
mengenai sustainable finance awareness, pelatihan untuk pegawai dan rekanan (developer/nasabah) mengenai mitigasi risiko lingkungan;
peningkatan tata kelola dengan penekanan melakukan review tata kelola terkait sustainable finance. BSI juga telah menetapkan target
kegiatan prioritas pada aktivitas pendukung yang meliputi green campaign yang menekankan untuk menciptakan “Eco Life Style” dalam
lingkungan kantor; serta tanggung jawab sosial dan lingkungan yang menekankan BSI untuk menjalankan program BSI Integrated Social
Action dengan pendekatan untuk pengembangan pada aspek socio-economic, spiritual, people, dan environment.


Pencapaian target keberlanjutan yang tertuang di dalam RAKB adalah sebagai berikut.



                                                                                                               September 2024

 No.                                      Uraian Aktivitas                                                                     Nominal
                                                                                                      Jumlah                 (Dalam Jutaan
                                                                                                                                Rupiah)

 I        Jumlah produk yang memenuhi kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
          a. Penghimpunan Dana Penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan                 1 Produk                     3.000.000
             Berkelanjutan I Bank Syariah Indonesia (BSI) Tahap I Tahun 2024
          b. Penyaluran Dana/Pembiayaan
             - UMKM                                                                                           -                  49.109.387
             - Portofolio Hijau (Non UMKM)                                                                    -                  13.434.928
          Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
          a. Total Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan                                                                       62.544.315
          b. Total Pembiayaan Non Kegiatan Usaha Berkelanjutan                                                                  204.522.694
          Total Pembiayaan                                                                                                      267.067.009
          Persentasi total pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total pembiayaan                                         23,42%
          bank (%)



                                                                                                    Nominal
       Jumlah dan kualitas pembiayaan berdasarkan kategori kegiatan usaha                                                          NPF
                                                                                                  (Dalam Jutaan
                                 berkelanjutan                                                                                     (%)
                                                                                                     Rupiah)

 a. Energi terbarukan                                                                                   701.541                     0,00
 b. Efisiensi Energi                                                                                              -                      -
 c. Pencegahan dan pengendalian Polusi                                                                            -                      -
 d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan                       6.665.872                     0,00
 e. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air                                                                -                      -
 f.    Transportasi Ramah Lingkungan                                                                     38.525                     0,00
 g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan                                                    77.432                     0,00
 h. Adaptasi Perubahan Iklim                                                                                      -                      -




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
18        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 21
                                                                                                        Nominal
        Jumlah dan kualitas pembiayaan berdasarkan kategori kegiatan usaha                                                           NPF
                                                                                                      (Dalam Jutaan
                                  berkelanjutan                                                                                      (%)
                                                                                                         Rupiah)

 i.     Produk yang dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit                5.551.905                   0,00
        Polusi (Eco-Efficient)
 j.     Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau Sertifikasi yang Diakui                   136.716                   0,00
        Secara Nasional, Regional, atau Internasional
 k. Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan                         262.936                   0,00
    Lainnya
 l.     Kegiatan UMKM                                                                                    49.109.387                   2,87



      No.            Uraian Aktivitas                                                        Pencapaian

      II    Pengembangan Kapasitas Internal       Telah dilaksanakan pengembangan kapasitas internal bank yang terdiri dari:
                                                  - 85% pegawai telah mendapat pelatihan Sustainable Finance Awareness
                                                  - 62% pegawai unit bisnis telah mengikuti mitigasi risiko lingkungan
      III   Peningkatan Tata Kelola               Telah dilaksanakan peningkatan tata kelola yang terdiri dari:
                                                  - Update Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Dana Tidak Boleh Diakui Sebagai Pendapatan (TBDSP)
                                                  - Pengembangan Digital Carbon tracking untuk mendapatkan baseline emisi carbon
                                                  - ESG Risk Rating dari Sustainalytic dengan skor 27,3 (medium risk)
                                                  - Dibentuknya ESG Group
      IV    Green Activity/Eco Lifestyle          Telah dilaksanakan aktivitas pendukung green campaign yang terdiri dari:
                                                  - 37 electric vehicle yang terdiri dari 35 motor dan 2 (dua) mobil
                                                  - Penyediaan 2 (dua) unit charging station (landmark Aceh dan Wisma Mandiri)
                                                  - Green Building Landmark Aceh Gold Certification
      V     Penyaluran Corporate Social           Telah dilaksanakan program TJSL yang terdiri dari:
            Responsibility (CSR)/Tanggung Jawab   - Penambahan 3 (tiga) Desa BSI (Aceh Besar, Bener Meriah dan Mojokerto)
            Sosial dan Lingkungan (TJSL)          - Pembangunan Masjid BSI di Landmark Aceh
                                                  - Maintenance 3 (tiga) Masjid BSI (Bromo, Cipali dan Cipularang)
                                                  - Penambahan 3 (tiga) Mobil Mushola
                                                  - Penyaluran BSI Scholarship dengan penambahan penerima manfaat sebanyak 2.300 orang
                                                  - Penyaluran charity senilai Rp29,7 miliar


Strategi dalam Pengelolaan Risiko dan Peluang Terkait Keberlanjutan
[IFRS S1-STRATEGY, IFRS S2-STRATEGY, IFRS S1-METRIC AND TARGET, IFRS S2-METRIC AND TARGET,
IFRS S1-RISK MANAGEMENT, IFRS S2-RISK MANAGEMENT, GRI 201-2]


Dalam mengembangkan strategi, BSI juga mempertimbangkan risiko dan peluang keberlanjutan termasuk risiko dan peluang terkait
perubahan iklim. Proses manajemen risiko iklim dikelola secara terintegrasi ke dalam sistem manajemen risiko Bank. Proses ini diawali
dengan identifikasi risiko dan peluang iklim; pengukuran risiko iklim dengan menetapkan beberapa metrik terkait risiko fisik dan risiko
transisi; selanjutnya menilai dampak risiko iklim terhadap finansial Bank; kemudian mengevaluasi dampak risiko iklim dan menyusun
langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk mengelola dampak dari risiko iklim tersebut. Adapun risiko dan peluang terkait
keberlanjutan termasuk risiko dan peluang terkait perubahan iklim serta dampaknya terhadap model bisnis dan rantai nilai, strategi, dan
kondisi keuangan di tahun 2024 disajikan sebagai berikut.




                                                                                                                PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                19
Page 22
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




        Jenis Risiko                         Dampak                      Potensi Implikasi Finansial                 Pengelolaan Risiko

Ekonomi
Risiko Kredit                     Peningkatan rasio kredit           Penurunan pendapatan Bank           BSI melakukan pengelolaan risiko kredit
Risiko akibat kegagalan           bermasalah (Non-Performing Loan/                                       melalui:
nasabah atau pihak lain           NPL)                                                                   • Arah ekspansi pembiayaan mengacu pada
dalam memenuhi kewajiban                                                                                    Portfolio Guideline.
kepada Bank sesuai dengan                                                                                • Penetapan metode acquisition dan
perjanjian yang disepakati.                                                                                 pengukuran risiko nasabah melalui
                                                                                                            originating system, Risk Acceptance Criteria,
Risiko Investasi                                                                                            scoring pembiayaan ritel dan financing risk
Risiko terkait pembiayaan                                                                                   rating pembiayaan SME lebih dari Rp1,5
dan investasi yang diberikan.                                                                               miliar dan pembiayaan wholesale.
                                                                                                         • Early       warning       system     dengan
                                                                                                            menggunakan watchlist tools yang dapat
                                                                                                            memberikan indikasi/deteksi secara dini
                                                                                                            kondisi nasabah.
                                                                                                         • Pengembangan Rescue tools sebagai
                                                                                                            alat bantu dalam memantau upaya
                                                                                                            yang dilakukan oleh Bank terhadap
                                                                                                            pembiayaan bermasalah yang masih
                                                                                                            mempunyai prospek usaha, kinerja,
                                                                                                            kemampuan membayar serta itikad
                                                                                                            baik, dengan tujuan meminimalkan
                                                                                                            kemungkinan timbulnya kerugian bagi
                                                                                                            Bank dan menyelamatkan kembali
                                                                                                            pembiayaan yang telah diberikan.
                                                                                                         • Pelaksanaan stress           test  terhadap
                                                                                                            kondisi ekstrem tetapi mungkin terjadi
                                                                                                            (plausible) baik secara berkala maupun
                                                                                                            insidentil     yang     bertujuan    untuk
                                                                                                            mengantisipasi kondisi terburuk apabila
                                                                                                            terjadi perubahan kondisi eksternal
                                                                                                            seperti makro ekonomi yang dapat
                                                                                                            mempengaruhi kinerja pembiayaan Bank.
                                                                                                         • Penetapan jangka waktu pembiayaan
                                                                                                            dengan       mempertimbangkan          jenis
                                                                                                            pembiayaan, imbal hasil, likuiditas dan
                                                                                                            potensi risiko.
                                                                                                         • Kajian/evaluasi kecukupan limit risiko.
                                                                                                            Penetapan sistem pengendalian internal
                                                                                                            yang terintegrasi dalam sistem dan
                                                                                                            prosedur pembiayaan.
Risiko Pasar                      Pergerakan variabel pasar          •    Kerugian pada Investasi dan    BSI mengelola Risiko Benchmark Suku Bunga
Risiko akibat perubahan           terhadap portofolio Bank.               Aset Keuangan                  melalui:
harga pasar, antara lain risiko                                      •    Kerugian dari Fluktuasi Mata   a. Identifikasi risiko pada produk dan
dari perubahan nilai aset                                                 Uang                               aktivitas bank melalui analisa risiko dan
yang dapat diperdagangkan                                                                                    memberikan rekomendasi kepada unit
atau disewakan. Risiko pasar                                                                                 bisnis dan manajemen.
terdiri dari dua jenis risiko:                                                                           b. Pengukuran risiko melalui metode
risiko nilai tukar dan risiko                                                                                Standard dan metode internal yaitu Value
benchmark suku bunga.                                                                                        at Risk (VaR).
                                                                                                         c. Pemantauan eksposur risiko secara
                                                                                                             harian, mingguan dan bulanan.
                                                                                                         d. Pengendalian risiko melalui penetapan
                                                                                                             limit trading surat berharga.

                                                                                                         BSI mengelola Risiko Nilai Tukar melalui:
                                                                                                         a. Identifikasi risiko pada produk dan
                                                                                                             aktivitas bank.
                                                                                                         b. Pengukuran risiko melalui tools Value at
                                                                                                             Risk (VaR).
                                                                                                         c. Pemantauan eksposur risiko dilakukan
                                                                                                             secara harian, mingguan dan bulanan.
                                                                                                         d. Pengendalian risiko dilakukan melalui
                                                                                                             penetapan limit dan squaring posisi valas.




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
20      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
        Jenis Risiko                       Dampak                   Potensi Implikasi Finansial                Pengelolaan Risiko

Risiko Likuiditas              Tidak terpenuhinya kewajiban        Peningkatan Biaya Dana          BSI mengelola likuiditas melalui:
Risiko akibat                  keuangan Bank                                                       a. Identifikasi risiko likuiditas pada produk
ketidakmampuan Bank untuk                                                                              dan aktivitas bank
memenuhi kewajiban yang                                                                            b. Penempatan dana pada aset likuid
jatuh tempo.                                                                                           berkualitas tinggi sebagai cadangan
                                                                                                       likuiditas
                                                                                                   c. Pengukuran        rasio-rasio     likuiditas,
                                                                                                       proyeksi cashflow, liquidity gap, Liquidity
                                                                                                       Coverage Ratio (LCR), dan Net Stable
                                                                                                       Funding Ratio (NSFR)
                                                                                                   d. Pemeliharaan akses ke pasar uang antar
                                                                                                       Bank Syariah
                                                                                                   e. Pelaksanaan stress test risiko likuiditas
                                                                                                       secara berkala.
                                                                                                   f. Penetapan limit risiko likuiditas sesuai
                                                                                                       kondisi internal dan ketentuan regulasi
                                                                                                       yang berlaku.
                                                                                                   g. Pemantauan rasio likuiditas secara rutin
                                                                                                   h. Penetapan Indikator Peringatan Dini
                                                                                                       dan Rencana Pendanaan Darurat atau
                                                                                                       Liquidity Contigency Plan (LCP) antara
                                                                                                       lain melalui penggunaan instrumen
                                                                                                       money market, penjualan surat berharga,
                                                                                                       peningkatan nisbah imbal hasil dana dan
                                                                                                       penggunaan fasilitas pinjaman dari Bank
                                                                                                       Indonesia.
                                                                                                   i. Pemantauan        pergerakan       indikator
                                                                                                       eksternal antara lain nilai tukar USD/
                                                                                                       IDR, yield, surat berharga pemerintah,
                                                                                                       tingkat imbal hasil pasar, harga emas dan
                                                                                                       informasi pasar terkini.
Risiko Operasional             Peningkatan eksposur risiko yang    Penurunan pendapatan Bank       •   Penyusunan manual produk, kebijakan,
Risiko kerugian yang           disebabkan faktor kesalahan                                             prosedur dan petunjuk teknis operasional
diakibatkan oleh proses        manusia, ketidakcukupan                                                 sebagai panduan dalam melaksanakan
internal yang kurang           prosedur internal, kegagalan                                            aktivitas     operasional     Bank      dan
memadai, kegagalan proses      sistem dan kejadian eksternal.                                          mensosialisasikannya secara memadai.
internal, adanya kesalahan                                                                         •   Pembentukan Senior Operasional Risk
manusia, kegagalan sistem,                                                                             Head (“SORH”) yang mengkoordinir
dan/atau adanya kejadian/                                                                              fungsi DCOR dan RBC dalam rangka
insiden eksternal yang                                                                                 pengelolaan risiko operasional di unit
mempengaruhi operasional                                                                               kerja Kantor Pusat dan unit jaringan.
Bank.                                                                                              •   Penyiapan tools yang digunakan dalam
                                                                                                       penerapan manajemen risiko operasional,
                                                                                                       antara lain Risk & Control Self Assessment,
                                                                                                       Key Risk Indicator, Loss Event Database,
                                                                                                       Laporan Profil Risiko Operasional, dan
                                                                                                       Control Testing.
                                                                                                   •   Pelaksanaan kajian & analisis risiko
                                                                                                       operasional atas produk baru yang
                                                                                                       diusulkan dan atau kegiatan yang akan
                                                                                                       diluncurkan oleh Bank.
                                                                                                   •   Penerapan        Business        Continuity
                                                                                                       Management (“BCM”) untuk memastikan
                                                                                                       kelangsungan operasional Bank secara
                                                                                                       terus     menerus     meskipun       terjadi
                                                                                                       gangguan (bencana) untuk melindungi
                                                                                                       kepentingan stakeholders.
                                                                                                   •   Menerapkan tata kelola IT secara
                                                                                                       baik dan memadai, antara lain melalui
                                                                                                       pembentukan IT Steering Committee,
                                                                                                       penerapan         mekanisme          System
                                                                                                       Development Life Cycle, penerapan
                                                                                                       standar keamanan IT dan manajemen
                                                                                                       akses, penerapan standar perangkat IT,
                                                                                                       dan penerapan Disaster Recovery Plan.
Risiko Imbal Hasil             Ketidakpastian perbedaan antara      •   Penurunan Profitabilitas   Review imbal hasil pendanaan
Risiko imbal hasil adalah      imbal hasil yang diharapkan dan      •   Penurunan Nilai Aset
risiko yang timbuln karena     hasil yang sebenarnya dari sebuah
adanya fluktuasi pasar,        investasi
perubahan ekonomi,
atau faktor lain yang bisa
memengaruhi keuntungan
atau kerugian dari investasi
yang dilakukan.




                                                                                                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                               21
Page 24
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




        Jenis Risiko                           Dampak                      Potensi Implikasi Finansial                     Pengelolaan Risiko

Lingkungan
Risiko Fisik                      Risiko fisik berpotensi memberikan      Risiko fisik dan risiko transisi       1. Penetapan framework manajemen risiko
Risiko akibat dampak              dampak yang signifikan terhadap         memiliki       potensi     implikasi      yang mempertimbangkan aspek LST/ESG
langsung dari bencana             risiko perbankan, diantaranya:          finansial dan operasional yang         2. Penetapan strategi manajemen
alam yang parah (risiko fisik     a. Risiko Kredit                        cukup signifikan terhadap Bank,           portofolio pembiayaan dengan
akut) dan risiko yang secara           Banjir dan kebakaran lahan         diantaranya:                              mempertimbangkan aspek LST melalui
bertahap terdampak oleh                berdampak pada:                    a. Risiko Kredit                          portfolio guideline.
perubahan iklim dalam jangka           1) Kerusakan fisik agunan/             1) Peningkatan Probability of      3. Secara bertahap, melakukan penurunan
panjang, misalnya kenaikan                 property nasabah yang                  Default (PD) dan Loss Given       limit penyaluran pembiayaan pada
temperatur permukaan air                   mengakibatkan penurunan                Default (LGD) sehingga            nasabah dengan sektor usaha yang
laut (risiko fisik kronis), dan            harga      agunan/property             berimplikasi meningkatkan         menghasilkan emisi karbon tinggi.
perubahan pola curah hujan.                yang berdampak pada                    biaya CKPN.                    4. Penyusunan kebijakan yang mendukung
                                           peningkatan Loss Given             2) Penurunan profit dan rasio         penyaluran pembiayaan ke arah green
                                           Default (LGD).                         kecukupan modal (CAR).            financing.
                                       2) Penurunan produktivitas         b. Risiko Pasar                        5. Pengukuran dan analisis risiko iklim
                                           lahan terutama pada sektor         Capital Charge dan ATMR risiko        melalui Climate Risk Stress Test (CRST).
                                           pertanian & Perkebunan             pasar berpotensi meningkat         6. Investasi pada surat berharga
                                           yang        mengakibatkan          sejalan     dengan     proyeksi       pemerintah dan surat berharga korporasi
                                           penurunan      kemampuan           peningkatan Probability of            pada sektor ramah lingkungan.
                                           bayar nasabah.                     Default surat berharga akibat      7. Peningkatan pendanaan melalui
                                  b. Risiko Likuiditas                        Risiko Iklim.                         penghimpunan dana pihak ketiga dengan
                                       Kebakaran hutan atau banjir        c. Risiko Likuiditas                      run off rate rendah sesuai komponen LCR
                                       berpotensi      mengakibatkan          Pengetatan likuiditas yang            dan penerbitan sukuk berkelanjutan.
                                       penarikan dana yang tak                tercermin dari penurunan           8. Investasi pada teknologi atau
                                       terduga, menghasilkan aliran           Liquidity Coverage Ratio (LCR)        infrastruktur baru yang berkelanjutan.
                                       keluar yang lebih besar dari           akibat penarikan dana yang         9. Peningkatan kompetensi pegawai terkait
                                       yang diperkirakan.                     tak terduga dalam jumlah yang         ESG dan risiko iklim.
                                  c. Risiko Operasional                       cukup besar.
                                       Banjir      dan      kebakaran     d. Risiko Operasional
                                       berpotensi merusak aset bank           1) Kerusakan       asset    dan
                                       seperti kantor cabang, ATM,                penurunan nilai property
                                       pusat data atau menghambat                 Bank.
                                       operasional     bank    secara             Tambahan              biaya
                                       keseluruhan. Hal tersebut                  operasional yang timbul
                                       akan meningkatkan potensi                  untuk kebutuhan training
                                       kerugian akibat penurunan                  pegawai mengenai risiko
                                       revenue yang dihasilkan karena             iklim dan/atau ESG, biaya
                                       bencana alam.                              pengembangan          green
                                                                                  building/investasi terkait
Risiko Transisi                   Risiko transisi juga memberikan                 teknologi       terbarukan,
Risiko yang muncul akibat         dampak yang signifikan terhadap                 biaya tenaga ahli terkait
perubahan arah kebijakan          risiko perbankan, diantaranya:                  pengelolaan risiko iklim/
pemerintah, kemajuan              a. Risiko Kredit                                ESG, dan biaya lainnya.
teknologi, dan dinamika sosial         1) Perubahan          kebijakan
seiring dengan bergesernya                regulasi oleh pemerintah/
tujuan perekonomian dunia                 otoritas yang lebih ketat
ke arah ekonomi rendah                    seperti pengaturan carbon
karbon.                                   emission, carbon tax, dan
                                          peralihan teknologi dapat
                                          mempengaruhi          kinerja
                                          keuangan nasabah dan
                                          kemampuan bayar nasabah
                                          kepada bank, terutama
                                          nasabah dengan bisnis yang
                                          sensitif atas peristiwa iklim
                                          ekstrem atau perubahan
                                          kebijakan iklim.
                                       2) Perubahan         preferensi
                                          konsumen                yang
                                          mengedepankan          aspek
                                          ESG, berdampak terhadap
                                          penurunan       pendapatan
                                          nasabah dan berujung
                                          meningkatkan risiko gagal
                                          bayar bagi nasabah yang
                                          tidak dapat menyesuaikan
                                          rencana bisnis dengan
                                          kebijakan transisi dan
                                          perubahan teknologi ke
                                          arah green.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
22     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
         Jenis Risiko                        Dampak                    Potensi Implikasi Finansial              Pengelolaan Risiko

                                 b. Risiko Pasar
                                    1) Peningkatan nilai tukar
                                        yang disebabkan oleh
                                        perubahan kebijakan iklim
                                        sehingga berpengaruh
                                        pada Posisi Devisa Neto
                                        (PDN) Bank.
                                    2) Perubahan customer
                                        behavior yang beralih ke
                                        produk ramah lingkungan
                                        dan berkelanjutan,
                                        berpotensi mengakibatkan
                                        penurunan permintaan
                                        surat berharga non-
                                        berkelanjutan yang
                                        berdampak pada
                                        penurunan nilai surat
                                        berharga.
                                    3) Peningkatan suku bunga
                                        atau perubahan asumsi
                                        makroekonomi lainnya
                                        bedasarkan scenario
                                        NGFS mengakibatkan
                                        peningkatan yield surat
                                        berharga pemerintah dan
                                        korporasi, serta penurunan
                                        harga pasar surat berharga
                                        saat dilakukan mark-to-
                                        market.
                                 c. Risiko Likuiditas
                                    Risiko transisi berdampak
                                    pada penurunan valuasi
                                    asset likuid berkualitas tinggi
                                    (HQLA), cash outflow, dan
                                    cash inflow Bank. Penurunan
                                    tersebut disebabkan oleh
                                    faktor penurunan valuasi surat
                                    berharga, peningkatan run off
                                    rate, dan inflow rate.
                                 e. Risiko Operasional
                                    Risiko transisi berdampak
                                    pada potensi tambahan biaya/
                                    cost yang harus dikeluarkan
                                    Bank untuk melakukan:
                                    1) investasi pada teknologi
                                        atau infrastruktur baru
                                        yang berkelanjutan.
                                    2) training pegawai terkait
                                        risiko iklim dan/atau ESG.
                                    3) rekrutmen pegawai baru
                                        untuk mengelola risiko
                                        iklim akan direkrut bank.
                                    4) implementasi pembiayaan
                                        atau pendanaan yang
                                        berkelanjutan.
                                    Inisiatif lain seperti jasa
                                    kerjasama dengan pihak ketiga
                                    pada pengelolaan risiko iklim.
Sosial
Risiko Reputasi                  1. Penurunan Kepercayaan             Penurunan pendapatan Bank      Penyelesaian pengaduan nasabah melalui
Risiko yang timbul akibat           Pelanggan                                                        Complaint Handling Management dan
adanya potensi kerugian yang     2. Kehilangan Pangsa Pasar                                          pengukuran risiko reputasi melalui Publicity
dapat terjadi ketika citra       3. Tantangan dalam                                                  Effectiveness Level (PEL), serta pemantauan
atau nama baik perusahaan           Mengembangkan Produk Baru                                        terhadap     pemberitaan-pemberitaan      di
terganggu di mata publik,                                                                            media.
pelanggan, investor, atau
pihak terkait lainnya. Hal ini
bisa terjadi akibat berbagai
faktor, baik yang berkaitan
langsung dengan operasi
perusahaan atau isu eksternal
yang memengaruhi persepsi
orang terhadapnya.




                                                                                                         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                             23
Page 26
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




          Jenis Risiko                         Dampak                      Potensi Implikasi Finansial                 Pengelolaan Risiko

 Tata Kelola
Risiko Stratejik                   Keputusan strategis yang kurang     •    Peningkatan biaya operasional   Evaluasi kinerja dan efektivitas strategi
Risiko yang muncul karena          baik dapat mengganggu hubungan      •    Penurunan Profitabilitas        melalui review kinerja secara berkala dan
potensi kerugian yang              dengan berbagai pemangku                                                 berjenjang.
timbul akibat keputusan            kepentingan, termasuk pemasok,
strategis yang kurang              mitra bisnis, atau investor. Hal
tepat atau gagal dalam             ini dapat menyebabkan kerugian
mengantisipasi perubahan           jangka panjang dalam hal kerja
pasar dan lingkungan bisnis.       sama dan kesempatan bisnis.
Risiko ini berkaitan langsung
dengan arah jangka panjang
perusahaan dan bisa berasal
dari faktor internal maupun
eksternal yang memengaruhi
posisi dan daya saing
perusahaan.
Risiko Kepatuhan                   Penurunan reputasi dan              •    Peningkatan Biaya               Dalam mengelola risiko kepatuhan, Bank
Risiko yang timbul dari            kepercayaan investor serta               Penyelesaian Kasus Hukum        melakukan tindakan di antaranya:
kegagalan Bank dalam               peluang bisnis                      •    Kehilangan Pendapatan atau      • Peningkatan pemahaman tentang GCG
mematuhi dan/atau                                                           Peluang Bisnis                     dan kode etik.
menerapkan peraturan                                                   •    Kehilangan Reputasi dan         • Penguatan pelaksanaan GCG dan
perundang-undangan yang                                                     Kepercayaan Investor               memastikan bahwa semua debitur
berlaku dan prinsip-prinsip                                                                                    pembiayaan untuk memenuhi semua
Syariah.                                                                                                       kebutuhan pembiayaan.
                                                                                                            • Penyusunan dan penyampaian laporan
                                                                                                               GCG kepada Otoritas Jasa Keuangan.
                                                                                                            • Persiapan dan peyerahan GCG to
                                                                                                               Financial Services Authority.
                                                                                                            • Peningkatan pelaksanaan Know Your
                                                                                                               Customer (“KYC”), Anti Pencucian Uang
                                                                                                               (“APU”), dan Pencegahan Pendanaan
                                                                                                               Teroris (“PPT”).
                                                                                                            • Peningkatan pelaksanaan compliance
                                                                                                               certification.
                                                                                                            • Pemastian kepatuhan Bank terhadap
                                                                                                               prinsip syariah melalui kerjasama dengan
                                                                                                               DPS.
                                                                                                            • Review dan analisis kepatuhan produk
                                                                                                               Bank/kegiatan dengan prinsip syariah
                                                                                                               secara berkala.
Risiko Hukum                       Menurunnya reputasi dan             •    Kehilangan Pendapatan atau      Dalam mengelola risiko hukum, Bank
Risiko akibat tuntutan hukum       kepercayaan investor serta               Peluang Bisnis                  melakukan tindakan di antaranya:
dan/atau kelemahan aspek           peluang bisnis                      •    Kehilangan Reputasi dan         • Review terhadap kebijakan dan prosedur
yuridis.                                                                    Kepercayaan Investor               operasi standar yang terkait dengan
                                                                       •    Peningkatan biaya perkara          pengelolaan risiko hukum sesuai dengan
                                                                                                               peraturan yang berlaku.
                                                                                                            • Pengembangan organisasi hukum yang
                                                                                                               kuat.
                                                                                                            • Standarisasi akad dan perjanjian kerja
                                                                                                               sama sesuai dengan peraturan yang
                                                                                                               berlaku.
                                                                                                            • Penetapan kebijakan cadangan perkara.
                                                                                                            • Penanganan dan pemantauan eksposur
                                                                                                               risiko hukum, baik perkara pidana
                                                                                                               maupun non pidana. Pengendalian risiko
                                                                                                               hukum dilakukan antara lain dengan
                                                                                                               membentuk cadangan kerugian untuk
                                                                                                               mengantisipasi potensi kerugian akibat
                                                                                                               tuntutan hukum. Apabila diperlukan,
                                                                                                               Bank menggunakan jasa external lawyer
                                                                                                               dalam membantu penanganan kasus-
                                                                                                               kasus hukum yang mengandung tuntutan
                                                                                                               ganti rugi.


Tabel Peluang Keberlanjtuan dan Potensi Dampak Finansial

           Jenis                        Peluang Perubahan Iklim                                      Potensi Dampak Finansial

 Ekonomi
     Pembiayaan               Peningkatan pembiayaan                              Meningkatkan pendapatan Pengelolaan Dana sebagai Mudharib
 Lingkungan
     Efisiensi penggunaan     Penurunan penggunaan energi dan air melalui         Menurunkan biaya operasional BSI
     sumber daya              green campaign BSI
     Sumber Energi            Menggunakan 115 electric vehicle dalam              •   Menurunkan biaya penggunaan listrik
                              menunjang aktivitas operasionalnya                  •   Mengurangi dampak dari kenaikan harga bahan bakar fosil di masa
                                                                                      depan.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
24       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 27
           Jenis                  Peluang Perubahan Iklim                                     Potensi Dampak Finansial

   Produk dan Jasa      Pengembangan produk keuangan berkelanjutan         Meningkatkan pendapatan
   Pasar                Akses pada pasar baru melalui penerbitan           Meningkatkan diversifikasi pada aset keuangan
                        Sustainability Sukuk
   Ketahanan            Penggunaan solar panel untuk menghasilkan          Meningkatkan valuasi pasar melalui rencana ketahanan
                        energi listrik
 Sosial
   Turnover Pegawai     Peningkatan produktivitas pegawai sebagai akibat   Meningkatkan pendapatan
                        rendahnya turnover
   Kepuasan Nasabah     Peningkatan loyalitas nasabah dan potensi          Meningkatkan pendapatan
                        bertambahnya nasabah baru


Strategi yang telah dikembangkan oleh BSI dalam ESG Roadmap maupun dalam RAKB telah didasarkan pada identifikasi risiko dan
peluang keberlanjutan di atas. Pada tahun 2024, BSI telah membentuk ESG Working Group yang berada di bawah Risk Management
Committee (RMC). ESG Working Group bertugas membantu RMC untuk mendukung komite dalam merumuskan usulan hingga menjadi
rekomendasi yang diputuskan oleh komite dalam rapat RMC. Sejak mulai disusunnya RAKB, BSI telah menyesuaikan model bisnis dengan
meningkatkan pembiayaan UMKM dan memfokuskan pada peningkatan pembiayaan berkelanjutan serta menerbitkan Sustainability
Sukuk. BSI juga melakukan penyesuaian dengan meningkatkan pengembangan kapasitas internal Bank.




Policy
Commitment [GRI 2-23, GRI 2-24, FS9]
Dalam menjalankan kegiatan usahanya BSI senantiasa                         8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 61/POJK.07/2020
berkomitmen untuk mematuhi berbagai peraturan perundang-                       Tahun 2020 tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian
undangan yang terkait dengan proses bisnis yang dijalankan, baik               Sengketa Sektor Jasa Keuangan.
peraturan nasional maupun internasional. Berbagai peraturan                9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 65/POJK.03/2016
perundang-undangan nasional yang menjadi landasan kegiatan                     tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum
usaha BSI di antaranya:                                                        Syariah dan Unit Usaha Syariah.
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun                            10. Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 20 Tahun 2023
    1999 tentang Pelindungan Konsumen berikut segala                           tentang Tata Cara Pelaksanaan Pelindungan Konsumen Bank
    perubahannya.                                                              Indonesia.
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 tanggal                         11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.07/2020
    16 Juli 2008 tentang Perbankan Syariah berikut segala                      tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan
    perubahannya.                                                              Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan oleh Otoritas Jasa
3. Undang-undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023                           Keuangan, sebagaimana telah diubah oleh Peraturan Otoritas
    Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.                        Jasa Keuangan No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan
4. Peraturan Presiden Nomor 111 tahun 2022 tentang                             Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
    Pelaksanaan      Pencapaian      Tujuan      Pembangunan               12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8 Tahun 2023
    Berkelanjutan.                                                             tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 Tahun 2024 tentang                   Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
    Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan                   Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor
    Unit Usaha Syariah.                                                        Jasa Keuangan.
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017                  13. Peraturan Bank Indonesia No. 3 Tahun 2023 tentang
    tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                      Pelindungan Konsumen Bank Indonesia.
    Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.                          14. Surat    Edaran    Otoritas    Jasa   Keuangan     Nomor
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.07/2018                        30/SEOJK.07/2017 tentang Pelaksanaan Edukasi dalam
    tentang Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa                          rangka meningkatkan Literasi Keuangan kepada Konsumen
    Keuangan, sebagaimana telah diubah sebagian oleh                           dan/atau Masyarakat.
    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22 Tahun 2023                     15. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 7/SEOJK.07/2015
    tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor                      tentang Pedoman Penilaian Lembaga Alternatif Penyelesaian
    Jasa Keuangan.                                                             Sengketa di Sektor Jasa Keuangan.



                                                                                                         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                         25
Page 28
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




16. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.07/2014                 Perseroan juga mengacu pada peraturan internasional di
    tentang Perjanjian Baku berikut segala perubahannya.                     antaranya United Nations (UN) Guiding Principles on Business
17. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.07/2018                 and Human Rights, United Nations Framework Convention on
    tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan Pengaduan                            Climate Change (UNFCCC), International Labour Organization
    Konsumen di sektor Jasa Keuangan.                                        (ILO) Declaration on Fundamental Principles and Rights at
18. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 3/SEOJK.03/2021                  Work yang juga telah diratifikasi dalam peraturan perundang-
    Tahun 2021 tentang Pelaporan dan Permintaan Informasi                    undangan nasional serta Undang-undang Nomor 16 tahun 2016
    Debitur Melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan.                       tentang Pengesahan Paris Agreement to The United Nations
19. Bye Laws 2023 tentang Penanganan Penundaan Transaksi                     Framework Convention on Climate Change.
    Transfer Dana Antar Bank.
                                                                             Selain peraturan nasional maupun internasional, BSI senantiasa
                                                                             memastikan bahwa aktivitas operasionalnya telah sesuai dengan
                                                                             standar internasional yang ditunjukkan dengan diperolehnya
                                                                             berbagai sertifikasi ISO sebagai berikut:



                                                                                                            Masa Berlaku
                                    Sertifikasi
                                                                                               Sejak                           Sampai

 ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi                            24 Maret 2024                    23 Maret 2027

 ISO 22301:2019 tentang Business Continity Management System                                5 Juni 2023                       4 Juni 2026

 ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu                                              4 Februari 2023                   3 Februari 2027

 ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (Anti-Bribery
                                                                                         17 Desember 2021                 16 Desember 2024
 Management System/ABMS)

 ISO 37301:2021 tentang Sistem Manajemen Kepatuhan                                       22 Desember 2022                 21 Desember 2025


Sebagai bentuk komitmen BSI dalam mematuhi berbagai peraturan perundang-undangan, BSI telah memiliki berbagai kebijakan internal
yang mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan usaha BSI tidak menimbulkan
dampak negatif bagi masyarakat dan memberikan penyelesaian yang sesuai jika terdapat dampak negatif dari kegiatan usaha BSI. Berbagai
kebijakan tersebut telah dilengkapi dengan uji tuntas (due diligence) dan prinsip kehati-hatian (precautionary principle). Penerapan prinsip
kehati-hatian juga tercermin dalam Kebijakan Manajemen Risiko BSI. Di dalam kebijakan tersebut menyatakan bahwa Bank senantiasa
melakukan fungsi pengendalian dan pengawasan secara melekat dalam setiap transaksi dan aktivitas operasional Bank.


Berikut adalah kebijakan internal dan proses uji tuntas yang diterapkan BSI.



            Kebijakan                                 Uji Tuntas                          Penanggungjawab                 Tanggal Terbit Terakhir

 Kebijakan Tata Kelola                  ISO    37301:2021     tentang    Sistem   1. Policy & Procedure Group             1 Februari 2021
                                        Manajemen Kepatuhan tersertifikasi pada   2. Compliance & Anti Money
                                        ruang lingkup Anti Money Laundering &        Laundering (AML) – Countering –
                                        Countering Financing of Terorism             Countering Financing of Terorism
                                                                                     (CFT) Group (CAC)

 Kebijakan Manajemen Risiko             Laporan Tingkat Kesehatan Bank dan        Enterprise Risk Management Group        31 Desember 2024
                                        Profil Risiko

 Kebijakan Sistem        Pengendalian   Pelaksanaan audit                         Satuan Unit Kerja Audit                 1 Februari 2021
 Intern (KSPI)

 Kebijakan Anti-Fraud                   Laporan Anti-Fraud yang disampaikan       International & Financial Institution   1 Februari 2021
                                        ke OJK pada setiap semester, ISO          Group
                                        37001:2016 tentang Sistem Manajemen
                                        Anti-Penyuapan (Anti-Bribery Management
                                        System/ABMS)

 Kebijakan Dana dan Jasa                Survei kepuasan nasabah                   1.   Retail Deposit Solution Group,     8 November 2024
                                                                                  2.   Wealth Management Group,
                                                                                  3.   Institutional Banking Group,
                                                                                  4.   Transaction Banking Wholesale
                                                                                       Group,
                                                                                  5.   Executive Business Officer,
                                                                                  6.   Corporate Transformation Office

 Kebijakan Teknologi Informasi          ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem         IT Strategic Planning Group             03 Juli 2023
                                        Manajemen Keamanan Informasi




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
26      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
            Kebijakan                             Uji Tuntas                          Penanggungjawab                  Tanggal Terbit Terakhir

 Kebijakan Treasury                 Evaluasi berkala                          1.   Treasury & Global Market Group,     05 April 2024
                                                                              2.   International     &    Financial
                                                                                   Institution Group

 Kebijakan Hukum, Kepatuhan,        ISO   37001:2016    tentang    Sistem     1.   Compliance Group,                   20 Februari 2024
 Anti Pencucian Uang, Pencegahan    Manajemen Anti-Penyuapan (Anti-Bribery    2.   Legal Group,
 Pendanaan      Terorisme     dan   Management System/ABMS)                   3.   Anti Money Laundering –
 Pencegahan Pendanaan Proliferasi                                                  Countering Financing of Terrorism
 Senjata Pemusnah Massal                                                           (AML - CFT) Group
 (APU, PPT dan PPPSPM)

 Kebijakan Pembiayaan               Evaluasi berkala                          1.  Consumer Business 1 Group            10 Januari 2024
                                                                              2.  Consumer Business 2 Group
                                                                              3.  Card Business Group
                                                                              4.  Gold & Pawning Business Group
                                                                              5.  Small Medium Enterprise (SME)
                                                                                  Business Group
                                                                              6. Micro Business Group
                                                                              7. Transaction Banking Wholesale
                                                                              8. Corporate Business 1 Group
                                                                              9. Corporate Business 2 Group
                                                                              10. Corporate Business 3 Group
                                                                              11. Corporate Finance & Solution
                                                                                  Group
                                                                              12. Commercial Business 1 Group
                                                                              13. Commercial Business 2 Group

 Kebijakan                          Evaluasi berkala                          Corporate Transformation Office          9 Februari 2022
 Penyertaan Modal dan
 Pengelolaan Perusahaan Anak

 Kebijakan Human Capital            Improvement survei Human Capital Policy   Human Capital Strategy & Policy          1 Februari 2021
                                                                              Group

 Kebijakan Akuntansi                Pelaksanaan audit                         Corporate   Finance   &   Accounting     1 Februari 2021
                                                                              Group

 Kebijakan Internal Audit           Pelaksanaan audit internal                Wholesale & Corporate Center Audit       24 Januari 2023
                                                                              Group

 Kebijakan Operasional              Evaluasi berkala                          1.   Procurement & Fixed Asset           20 September 2023
 yang didalamnya mencakup                                                          Group
 pengaturan mengenai:                                                         2.   Customer Care Group
 a. Prinsip Kehati-hatian                                                     3.   Strategic Planning & Performance
 b. Pengadaan dan pengelolaan                                                      Management Group
     aset                                                                     4.   Corporate Secretary Group
 c. Layanan dan Kerjasama                                                     5.   Data Protection Group
     dengan pihak ketiga                                                      6.   Compliance Group
 d. Pengelolaan Anggaran
 e. Tata Kelola Kesekretariatan
 f.  Pelindungan Data Pribadi
 g. Pemenuhan Prinsip Syariah
 h. Pelindungan dan Pengaduan
     Nasabah


Khusus terkait penegakkan terhadap hak asasi manusia, BSI telah memiliki Petunjuk Teknis Operasional (PTO) terkait implementasi
Pedoman Saling Menghargai Sesama Pegawai di Lingkungan Kerja (RWP). Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman bagi seluruh
insan BSI dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi, kekerasan dan pelecehan serta menciptakan lingkungan kerja
yang inklusif, menghargai perbedaan, kesetaraan termasuk dalam menghargai pegawai yang berkebutuhan khusus, serta menjunjung
tinggi hak asasi manusia untuk mendorong kinerja, pertumbuhan dan keberlangsungan Bank. Atas komitmen BSI terhadap penegakkan
HAM, sepanjang tahun 2024, tidak terdapat pelanggaran HAM pada seluruh aktivitas operasional BSI.


Seluruh kebijakan telah ditandatangani Direksi dan diberlakukan sesuai dengan lingkup kebijakan terkait. Beberapa kebijakan seperti
Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Anti-Fraud dan Kebijakan Hak Nasabah Dana telah disosialisasikan kepada seluruh pemangku
kepentingan melalui website resmi Bank yaitu www.bankbsi.co.id. Sedangkan, untuk kebijakan lain yang tidak diunggah ke dalam website
resmi Bank disosialisasikan melalui New Policy System (NPS) yang bisa diakses oleh jaringan internal BSI. Hal ini dikarenakan lingkup
kebijakan hanya untuk internal BSI. Khusus kebijakan yang diberlakukan kepada mitra bisnis yang tidak diunggah di dalam website,
disosialisasikan melalui pertemuan dengan mitra bisnis serta disampaikan melalui dokumen kontrak kerja dengan mitra bisnis.


Kebijakan-kebijakan tersebut kemudian diadopsi ke dalam Standar Prosedur Operasional dan Petunjuk Teknis Operasional yang
dijadikan oleh seluruh insan BSI sebagai pedoman kerja. Untuk memaksimalkan implementasi atas kebijakan yang dimiliki, BSI telah
menyelenggarakan berbagai pelatihan yang dibutuhkan agar kebijakan-kebijakan tersebut bisa dipahami dan diterapkan dengan baik.




                                                                                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                           27
Page 30
STRATEGI
KEBERLANJUTAN




Proses untuk
Memulihkan Dampak Negatif [GRI 2-25, 418-1]
Potensi dampak negatif yang mungkin terjadi dari kegiatan        Kebijakan Privasi ini merupakan bentuk upaya BSI untuk
usaha BSI adalah adanya kesalahan maupun kelalaian oleh BSI      melindungi setiap data nasabah termasuk Data Pribadi nasabah
dalam pemrosesan Data Pribadi nasabah. Terkait dengan hal ini,   baik yang teridentifikasi dan/atau dapat diidentifikasi secara
BSI telah memiliki Kebijakan Privasi PT Bank Syariah Indonesia   tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara
Tbk yang mengatur ketentuan terkait pemerolehan dan              langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik dan/
pengumpulan, pengolahan dan penganalisisan, penyimpanan,         atau non elektronik. Dalam kebijakan tersebut telah diatur hak
perbaikan dan pembaruan, penampilan, pengumuman, transfer,       nasabah di antaranya adalah dapat mengajukan ganti rugi, baik
penyebarluasan, pengungkapan, penghapusan atau pemusnahan        secara materiil maupun non materiil, apabila terbukti telah
data nasabah termasuk di dalamnya Data Pribadi nasabah oleh      terjadi pelanggaran atas kesalahan maupun kelalaian oleh BSI
BSI.                                                             dalam pemrosesan Data Pribadi.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
28     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 31
Mekanisme pemulihan dampak negatif dilakukan melalui saluran
pengaduan BSI Call 14040, Mobile banking, E-mail contactus@
bankbsi.co.id, kantor cabang dan kantor pusat. Dalam menangani
pengaduan, BSI berpedoman pada SPO Pelindungan dan
Pengaduan Nasabah, sehingga 84,69% pengaduan yang diterima
selama tahun 2024 dapat diselesaikan maksimal 4 (empat)
hari kerja, lebih cepat dari Service Level Agreement (SLA) yang
ditentukan oleh regulator. Berdasarkan jumlah pengaduan di
tahun 2024, sebanyak 99,97% pengaduan telah diselesaikan.
Proses pengaduan dilakukan dengan metode pemberian tiket
yang diberi nomor untuk memantau penyelesaian pengaduan.




                                                                  PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                  29
Page 32
             IKHTISAR KINERJA
             KEBERLANJUTAN           [OJK B]




     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
30   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
03




PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                31
Page 34
IKHTISAR
KINERJA KEBERLANJUTAN




Ikhtisar Kinerja
Keberlanjutan [OJK B]

Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]                                           2024
                                                                         Growth              2024                  2023            2022
                                                                          YoY


                                                  Dalam Miliar
       Total Pembiayaan                             Rupiah               15,88%            278.481               240.316         207.705

                                                  Dalam Miliar
          Pembiayaan pada Retail Banking            Rupiah               16,86%              49.381                42.258          37.632

                                                  Dalam Miliar
          Pembiayaan pada Wholesale Banking         Rupiah               14,38%              77.218                67.511          57.197

                                                  Dalam Miliar
          Consumer, Gold Business & Card            Rupiah               16,34%            151.883               130.547         112.875

                                                  Dalam Miliar
       Dana Pihak Ketiga                            Rupiah               11,46%            327.454               293.776         261.491

       Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai        Dalam Miliar
       Mudharib                                     Rupiah               13,69%              25.298                22.250          19.620

                                                  Dalam Miliar
       Pendapatan Usaha Lainnya                     Rupiah               32,16%                 5.556               4.204           3.701

                                                  Dalam Miliar
       Laba Bersih                                  Rupiah               22,83%                 7.006               5.704           4.260

       Total Penerima Manfaat CSR                   Individu             363,94%       1.544.913                 333.000         145.962

                                                    Lembaga              121,30%                2.255               1.019           1.594

                                                  Dalam Miliar
       Program CSR                                  Rupiah
                                                                         19,78%              305,57                255,10          187,57

       Penyaluran Zakat Perusahaan dan Pegawai    Dalam Miliar
       BSI kepada BAZNAS RI                         Rupiah               20,53%                 268,6                 223              173

       Pembiayaan sesuai Kriteria Kegiatan
       Usaha Berkelanjutan (KKUB)*
                                                  Dalam Miliar
          Green Financing Portofolio                Rupiah               15,11%              14.084                12.235           9.327

                                                  Dalam Miliar
          Social Financing Portofolio               Rupiah               15,28%              52.415                45.469          41.909

                                                 Dalam Pemasok/
       Total Pemasok dalam Negeri                    Vendor              41,08%                    413                701              310

                                                       %                  0,39%                 99,04               99,43           98,73

                                                                   Keterangan:
                                                                   * Pembiayaan Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) merupakan Produk
                                                                     Ramah Lingkungan Bank

Sustainability Sukuk


             Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial                     2024
             Dalam Rupiah
                                                                  1.787.234.209.784                                        Total
                                                                                                                        Dalam Rupiah


                                                                                                             3.000.000.000.000
             Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan                 2024
             Dalam Rupiah
                                                                  1.212.765.790.216



      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
32    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
Pembiayaan Sesuai Kriteria Kegiatan Usaha
Berkelanjutan (KKUB)

   Green Financing (KUBL)




Energi terbarukan                     Pengelolaan Sumber Daya                     Transportasi Ramah                       Pengelolaan Air dan Air
                                      Alam Hayati dan Penggunaan                  Lingkungan                               Limbah yang Berkelanjutan
                                      Lahan yang Berkelanjutan

                       (43%)                                       43%                                     574%                                         (3%)

  2024                 609                2024               6.865                  2024                   317               2024                       91
             Dalam Miliar Rupiah                      Dalam Miliar Rupiah                       Dalam Miliar Rupiah                        Dalam Miliar Rupiah




Produk yang Dapat                     Bangunan Berwawasan                         Kegiatan Usaha dan/
Mengurangi Penggunaan                 Lingkungan yang Memenuhi                    atau Kegiatan Lain dari
Sumber Daya dan                       Standar atau Sertifikasi yang               Kegiatan Usaha Berwawasan                Total Green Financing
Menghasilkan Lebih Sedikit            Diakui Secara Nasional,                     Lingkungan Lainnya                       (KUBL)
Polusi (Eco-Efficient)                Regional, atau Internasional

                           0%                                     (18%)                                        4%                                     15%

  2024              5.813                 2024                    134               2024                   256               2024             14.084
             Dalam Miliar Rupiah                      Dalam Miliar Rupiah                       Dalam Miliar Rupiah                      Dalam Miliar Rupiah




   Sosial Financing
   (KUBS)


                                      Pembiayaan UMKM

                                                                                  Total Sosial Financing                   ESG Financing/Pembiayaan
                                                         15%
                                                                                  (KUBS)                                   Berkelanjutan (KKUB)
                                   2024          52.415
                                            Dalam Miliar Rupiah
                                                                                                           15%                                        15%

                                                                                    2024            52.415                   2024             66.499
                                                                                              Dalam Miliar Rupiah                        Dalam Miliar Rupiah




BSI Agen


             Jumlah Agen                                              Jumlah Transaksi                                         Nilai Transaksi
             Agen                                                     Juta kali                                                Dalam triliun rupiah




  2024                     119.295                      2024                               26,9                     2024                          59,02
  2023                             86.200               2023                                 19,6                   2023                              43,80
  2022                             57.973               2022                               15,54                    2022                              38,04




                                                                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                               33
Page 36
IKHTISAR
KINERJA KEBERLANJUTAN




Kinerja Aspek Lingkungan Hidup [OJK B.2]

                                                                                     Penggunaan BBM
     2024
                                                                                     Liter                                   7.112.582*


               Penggunaan Listrik                                                    Penggunaan lampu LED
               kWh                                80.779.932*                        %                                                     100

                                                                                     Pengurangan Emisi GRK
               Penggunaan Air
               M3                                    48.401*                         Cakupan 1 dan 2                                             -
                                                                                     Ton CO2-eq



               Pengurangan Emisi GRK                                                 Pengurangan Limbah dan
               Cakupan 3                                14,07                        Efluen                 Data belum tersedia
               Ton CO2-eq                                                            Ton


                                                                      Keterangan:
               Pelestarian                                            * Data Penggunaan BBM, Listrik dan Air di tahun 2024 mencakup seluruh wilayah
               Keanekaragaman Hayati                  50.000            operasional BSI.
                                                                        Sampai dengan tahun 2024, BSI belum melakukan perhitungan atas limbah yang
               Pohon
                                                                        dihasilkan




Penggunaan BBM                          Penggunaan Listrik           Penggunaan lampu LED                      Penggunaan Air
Liter                                   kWh                          %                                         M3

   2023                281.983**           2023        2.117.285**         2023                    100              2023                 1.824**

   2022                 97.672**           2022        5.155.191**         2022                    100              2022                 1.905**



Pengurangan Emisi GRK                   Pengurangan Emisi GRK        Pengurangan Limbah dan                    Pelestarian Keanekaragaman
Cakupan 1                               Cakupan 2                    Efluen                                    Hayati
Ton CO2-eq                              Ton CO2-eq                   Ton                                       Pohon

   2023                     116,56         2023          2.547,08          2023     Data belum tersedia             2023                  39.329

   2022                             -      2022                  -         2022     Data belum tersedia             2022                  33.500



Keterangan:
** Data tahun 2023 dan 2022 hanya
   mencakup wilayah Kantor Pusat
   The Tower.
   Sampai dengan tahun 2024, BSI
   belum melakukan perhitungan
   atas limbah yang dihasilkan




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
34        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 37
                            Reverse Vending Machine (RVM) & Plasticpay Collection Point




                           2024             70 unit                21.432 kg               113,4 ton Co2eq
                                        di 70 titik lokasi     Reduksi Sampah Plastik       Reduksi Jejak Karbon




                                           Membangun                             Penggunaan Solar Panel
                                          Green Building                           Landmark BSI Aceh
                                      Landmark BSI Aceh yang
                                        Merupakan Gedung
                                         Tertinggi di Aceh

                                                                                2024    37,4 kWp



                                                             Electric Vehicle

                                                               2024   115 Electric Vehicle
                                                                      (113 motor dan 2 mobil)




                    Water Station Bank
                  Syariah Indonesia (BSI)



                                           Berkontribusi
                                            mengurangi
                          56.063
6 Fasilitas Air                          sampah air minum
                        Air Minum
Minum Gratis                             kemasan sebanyak
                        dalam Liter
                                           93.438 botol
                                              plastik




                                                                                  PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                  35
Page 38
IKHTISAR
KINERJA KEBERLANJUTAN




Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]

Dampak Positif




            Turnover Pegawai                     Jam Pelatihan                     Biaya Pelatihan
            Persentase                           Jam                               Dalam Miliar Rupiah




  2024                        3,21        2024             258.103          2024                  141,59
  2023                          3,77      2023              1.392.792       2023                         90,64
  2022                          4,57      2022              2.274.326       2022                         97,22




            Komposisi Pegawai                    Survei Kepuasan
                                                                                   UMKM Binaan
            Penyandang Disabilitas               Nasabah
                                                                                   UMKM
            Orang                                %



  2024                                7   2024       64,91 (Engaged)        2024                    4.478
  2023                                7   2023   60,60 (Rationally Royal)   2023                         3.009
  2022                                2   2022   52,50 (Rationally Royal)   2022                         1.517




      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
36    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
Dampak Negatif

Seperti sudah disampaikan pada bagian Pemulihan Dampak Negatif dalam Laporan keberlanjutan ini, dalam kegiatan usaha BSI, terdapat
potensi adanya kesalahan maupun kelalaian oleh BSI dalam pemrosesan data pribadi nasabah. Oleh karena itu, BSI telah memiliki
Kebijakan Privasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang mengatur ketentuan terkait pemerolehan dan pengumpulan, pengolahan
dan penganalisisan, penyimpanan, perbaikan dan pembaruan, penampilan, pengumuman, transfer, penyebarluasan, pengungkapan,
penghapusan atau pemusnahan data nasabah termasuk didalamnya data pribadi nasabah oleh BSI.


Potensi dampak negatif juga dimungkinkan terjadi karena pemahaman nasabah yang kurang terkait produk BSI, sehingga mengakibatkan
adanya keluhan-keluhan yang timbul dari nasabah. BSI telah mengakomodir dan memiliki ketentuan Pelindungan dan Pengaduan
Nasabah yang menjadi rujukan kebijakan Dana dan Jasa yang mengatur bahwa dalam setiap pemasaran produk dan layanan bank, hak
hak nasabah menjadi perhatian penting yang meliputi:



             Hak untuk mendapatkan penjelasan dari Bank                          Hak untuk mendapatkan informasi apabila
      1      mengenai istilah, frasa, dan/atau kalimat yang               3      terdapat perubahan, penambahan dan atau
             mudah dimengerti mengenai produk dan                                pengurangan yang dilakukan pada fitur
             layanan Bank.                                                       produk dan jasa layanan Bank maupun pihak
                                                                                 lain yang dipasarkan melalui Bank.


             Hak untuk mendapatkan informasi baik
      2      mengenai produk dana dan jasa yang                                  Hak untuk mengetahui karakteristik produk
             diterbitkan Bank maupun produk dan jasa                      4      dana dan jasa Bank atau pihak lain secara
             pihak lain yang dipasarkan melalui Bank.                            memadai terutama mengenai manfaat, risiko
                                                                                 dan biaya-biaya serta perhitungan nisbah/
                                                                                 bagi hasil yang melekat pada produk dan
                                                                                 jasa tersebut; serta hak untuk mengetahui
                                                                                 jaminan terhadap produk dan layanan yang
                                                                                 ditawarkan Bank.




                                                                                               PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                               37
Page 40
              PROFIL
              PERUSAHAAN             [OJK C]




     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
38   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
04




PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                39
Page 42
PROFIL
PERUSAHAAN




Visi, Misi, dan
Nilai Keberlanjutan [OJK C.1]


                           VISI
                           BSI


        "       Menjadi Top 10
                bank syariah global
                berdasarkan
                kapitalisasi pasar                                                                       5
                dalam waktu 5 tahun.”
                                                                                                        years




        VISI
        Keberlanjutan

BSI telah memiliki visi keberlanjutan yang tercantum di dalam ESG Guiding Principle, sebagai berikut:




                                                                             The Best Global
                                                                             Islamic Bank Based
                                                                             on Implementation of
                                                                             Sustainable Finance.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
40     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
                         MISI
                         BSI




                  1                                      2                                       3

       Memberikan akses solusi               Menjadi bank besar yang              Menjadi perusahaan pilihan dan
     keuangan Syariah di Indonesia          memberikan nilai terbaik bagi         kebanggaan para talenta terbaik
                                              para pemegang saham                           Indonesia




       MISI
       Keberlanjutan

BSI juga telah mengembangkan misi implementasi keuangan berkelanjutan yang selaras dengan misi BSI yaitu:




                 1                                       2                                         3



    Memberikan akses keuangan              Menjadi bank yang memberikan                Menjadi perusahaan yang
  berkelanjutan di Indonesia dengan           kontribusi terbaik kepada            memberdayakan seluruh pegawai
   produk dan layanan yang sesuai          ekonomi, lingkungan, dan sosial           agar memiliki kesadaran dan
     dengan kebutuhan nasabah.               dengan menjadi top 5 bank               perhatian dalam menerapkan
                                             di Indonesia dalam hal rasio           prinsip keuangan berkelanjutan
                                             pembiayaan berkelanjutan                pada operasional perbankan.
                                            dan implementasi CSR untuk
                                          memberikan kemanfaatan kepada
                                                   masyarakat luas.




                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                     41
Page 44
PROFIL
PERUSAHAAN




NILAI
Keberlanjutan
Keberlanjutan telah menjadi salah satu fokus utama bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Sebagai perbankan berbasis syariah,
sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk menjaga lingkungan dan memberikan manfaat sosial demi masa depan. Hal ini sejalan dengan
Maqashid Syariah yang terdiri dari Hifdz Ad-Din (memelihara agama), Hifdz An-Nafs (memelihara jiwa), Hifdz Al’Aql (memelihara akal), Hifdz
Al-Maal (memelihara harta), Hifdz An-Nasb (memelihara keturunan), dan Hifdz Al-Bi’ah (memelihara lingkungan).


Dalam implementasinya, BSI senantiasa berkomitmen dalam menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung jawab serta memberikan
nilai tambah yang berkelanjutan untuk kebaikan dunia dan akhirat. Internalisasi Nilai Keberlanjutan BSI terwujud dalam 3 (tiga) Pilar
Keberlanjutan, yakni:




                                Pilar Sustainable Banking:
                                leader in sustainable product innovation

                                Pada pilar pertama, BSI fokus dalam menjalankan aktivitas bisnis Bank yang berkelanjutan dengan komitmen
                                “Leader in Sustainable Product Innovation”. Hal ini diwujudkan melalui integrasi aspek ESG pada seluruh aktivitas
                                bisnis BSI yang mencakup pengelolaan aspek risiko dan aspek bisnis melalui pemgembangan produk/layanan
                                keuangan dan pengelolaan portofolio yang berkelanjutan termasuk membantu nasabah dapat berperan dalam
                                ekonomi rendah karbon dan aktivitas bisnis yang berkelanjutan.




                                Pilar Sustainable Operation:
                                net zero emission in operations by 2033

                                Pilar ini merupakan bentuk dukungan BSI pada target Net Zero Emission yang telah ditetapkan oleh Pemerintah
                                pada tahun 2060. Pada pilar kedua, dalam rangka mendukung pencapaian salah satu target keberlanjutan yaitu
                                Net Zero Emission pada operasional pada tahun 2033, BSI memastikan integrasi prinsip-prinsip ESG di seluruh
                                kegiatan bisnis yang mencakup aspek kesadaran (awareness), operasional ramah lingkungan, penerapan teknologi
                                untuk menjaga pelindungan data pribadi nasabah, mitigasi risiko atas perubahan iklim, hingga pengelolaan
                                sumber daya manusia (SDM) yang memperluas keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas (diversity, equality,
                                inclusivity/DEI) di lingkungan kerja. Pencapaian target Net Zero Emission pada operasional di tahun 2033 juga
                                didukung program digital transformation yang sejalan dengan strategi BSI. Digital tranformation mengintegrasikan
                                teknologi digital ke dalam seluruh aspek operasional, strategi, dan budaya organisasi untuk menciptakan nilai
                                tambah, meningkatkan efisiensi, dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan atau pemangku
                                kepentingan. BSI telah menerapkan Pelindungan Data Pribadi (PDP) yang mengacu pada Undang-Undang No. 27
                                Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, Undang-
                                Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah beserta perubahannya, dan peraturan perundang-
                                undangan lainnya di bidang pelindungan Data Pribadi dan jasa keuangan, serta regulasi yang diterbitkan oleh
                                Otoritas Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia. Komitmen BSI dalam pengelolaan data nasabah juga tercermin
                                dari telah dimilikinya ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi.




                                Pilar Sustainable Beyond Banking:
                                leader in ZISWAF ecosystem for social impact to achieve SDGs

                                Pada pilar ketiga, BSI memperluas komitmen terhadap keberlanjutan dengan melakukan penajaman kegiatan di
                                luar bisnis inti perbankan dan operasional dalam aspek sosial untuk meningkatkan skala ekonomi masyarakat
                                melalui berbagai program pemberdayaan dengan memberdayakan masyarakat serta komunitas dalam rangka
                                mencapai sinergi antara pertumbuhan bisnis dan kemaslahatan. Salah satu bentuk program tersebut adalah
                                dengan menyediakan titik akses melalui BSI Agen. BSI Agen merupakan agen Laku Pandai atau Layanan Keuangan
                                Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif. Terdapat 119 Kabupaten daerah blankspot yang sudah dilayani
                                oleh 3.040 BSI Agen. BSI Agen saat ini berjumlah 119.295 titik Agen yang tersebar di seluruh daerah Indonesia.
                                Jumlah BSI Agen meningkat 38% dibandingkan dengan tahun 2023 yang jumlahnya sebanyak 86.200 agen.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
42     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 45
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                43
Page 46
PROFIL
PERUSAHAAN




Identitas
Perusahaan [OJK C.2, GRI 2-1, GRI 2-6]




                                                                        NAMA PERUSAHAAN [GRI 2-1]

                                                                    PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK




                                                                             NAMA SINGKAT
                                                                               Bank BSI



          DASAR HUKUM PENDIRIAN                                              IZIN USAHA [GRI 2-1]

         •    Berita Negara RI No. 43 – 28 Mei 1971 No. 242            •   Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia
         •    Berita Negara RI No. 85-23 Oktober 2009                      No.10/67/KEP.GBI/DpG/2008 tanggal
              No. 26142                                                    16 Oktober 2008
         •    Berita Negara RI No. 96 – 1 Desember 2009                •   Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia
              No. 27908                                                    No.11/63/KEP.GBI/DpG/2009 tanggal
                                                                           15 Desember 2009

                   MODAL DASAR
                                                                                 BURSA EFEK
         Rp40.000.000.000.000
                                                                        Saham Perseroan dicatatkan di Bursa Efek
                                                                        Indonesia pada tanggal 9 Mei 2018

 MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR PENUH
                                                                           BIDANG USAHA [GRI 2-6]
         Rp23.064.630.069.000
                                                                        Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah

             JUMLAH PEGAWAI [OJK C.3]


         17.234 orang per 31 Desember 2024                    Informasi alamat kantor cabang dan kantor perwakilan
                                                              telah disajikan secara lengkap pada Laporan Tahunan
                                                              bagian Profil Perusahaan.



     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
44   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 47
                                                       BENTUK PERUSAHAAN

                                                  Perseroan Terbatas (PT) Terbuka




            TANGGAL PENDIRIAN                                         KODE SAHAM

               1 Februari 2021
                                                                          BRIS




Akses Informasi [GRI 2-1]                                     Kepemilikan [GRI 2-1]
Sekretaris Perusahaan                                         Saham Seri A Dwiwarna:
Wisnu Sunandar                                                Negara Republik Indonesia 1 Lembar
E-mail: corporate.secretary@bankbsi.co.id                     Saham Seri B Dwiwarna:
                                                              • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 51,47%
Investor Relation
                                                              • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 23,24%
Rizky Budinanda
                                                              • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 15,38%
E-mail: investor-relations@bankbsi.co.id
                                                              • Pemegang Saham Lainnya (termasuk Publik)
Kantor Pusat                                                     9,91%
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No.27, Karet Semanggi, Setiabudi,
Jakarta Selatan, 12930, Indonesia
Telepon      : 021-30405999                                   Data Jaringan Kantor
Faks         : (021) 30421888                                 Jaringan kantor terdiri dari:
Website      : www.bankbsi.co.id                              10 Kantor Wilayah
E-mail       : contactus@bankbsi.co.id                        153 Kantor Cabang (KC)
                                                              1 Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN)
Call Center
                                                              886 Kantor Cabang Pembantu (KCP)
14040
                                                              60 KCP Mobile (dhi: MKK)
1500789 (khusus melayani nasabah perusahaan
                                                              91 Kantor Fungsional (KF)
dan institusi)
                                                              23 Konter Layanan Priority
Media Sosial                                                  754 Konter Layanan Gadai
Instagram : @banksyariahindonesia, @lifewithbsi,              5.425 Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
              @BSIMobile
X (Twitter) : @bankbsi_id, @bsihelp
Facebook : Bank Syariah Indonesia
Youtube     : Bank Syariah Indonesia




                                                                              PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                              45
Page 48
PROFIL
PERUSAHAAN




Skala
Perusahaan [OJK C.3]
Rincian terkait skala perusahaan disajikan pada tabel di bawah ini:

        Uraian                 Satuan                    2024                          2023                          2022

 Pendapatan
 Pengelolaan Dana        Dalam Miliar Rupiah             25.298                        22.251                        19.620
 Sebagai Mudharib

 Laba Bersih             Dalam Miliar Rupiah              7.006                         5.704                         4.260

 Total Aset              Dalam Miliar Rupiah            408.613                       353.624                       305.727

 Total Liabilitas        Dalam Miliar Rupiah            105.647                        87.222                        73.655

 Dana Syirkah
                         Dalam Miliar Rupiah            257.924                       227.662                       198.566
 Temporer

 Total Ekuitas           Dalam Miliar Rupiah             45.041                        38.739                        33.505

                                               Saham Seri A Dwiwarna:        Saham Seri A Dwiwarna:        Saham Seri A Dwiwarna:
                                               Negara Republik Indonesia 1   Negara Republik Indonesia 1   Negara Republik Indonesia 1
                                               Lembar                        Lembar                        Lembar

                                               Saham Seri B Dwiwarna:        Saham Seri B Dwiwarna:        Saham Seri B Dwiwarna:
 Nama Pemegang                                 • PT Bank Mandiri (Persero)   • PT Bank Mandiri (Persero)   • PT Bank Mandiri (Persero)
 Saham dan                                        Tbk 51,47%                    Tbk 51,47%                    Tbk 51,47%
 Persentase                                    • PT Bank Negara Indonesia    • PT Bank Negara Indonesia    • PT Bank Negara Indonesia
                                                  (Persero) Tbk 23,24%          (Persero) Tbk 23,24%          (Persero) Tbk 23,24%
                                               • PT Bank Rakyat Indonesia    • PT Bank Rakyat Indonesia    • PT Bank Rakyat Indonesia
                                                  (Persero) Tbk 15,38%          (Persero) Tbk 15,38%          (Persero) Tbk 15,38%
                                               • Pemegang Saham Lainnya      • Pemegang Saham Lainnya      • Pemegang Saham Lainnya
                                                  (termasuk Publik) 9,91%       (termasuk Publik) 9,91%       (termasuk Publik) 9,91%

 Jumlah Pegawai          Dalam Orang                     17.234                        17.909                        18.581

 Jaringan ATM            Dalam Unit                       5.425                         2.571                         2.548




Informasi Mengenai Pegawai [OJK C.3, GRI 2-7, GRI 2-8]

Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI telah mempekerjakan sebanyak 17.234 orang pegawai yang terdiri dari 16.691 orang pegawai
tetap dan 543 orang pegawai tidak tetap/kontrak. Data pegawai yang dilaporkan pada Laporan Keberlanjutan ini merupakan total
pegawai BSI yang tersebar di seluruh area operasional di seluruh Indonesia per 31 Desember 2022, 2023, dan 2024. Metodologi yang
digunakan untuk menyusun data adalah menggunakan in head count dan merupakan kondisi pada akhir periode pelaporan. Seluruh
pegawai BSI merupakan pegawai penuh waktu. BSI tidak memperkerjakan non-guaranteed hours employee. Dalam Laporan Keberlanjutan
ini tidak terdapat fluktuasi yang signifikan baik selama periode tahun 2024 maupun selama 3 (tiga) tahun terakhir (antar periode).


Pada tahun 2024, BSI juga telah mempekerjakan pekerja bukan pegawai yaitu tenaga alih daya sebanyak 6.743 orang. Tenaga alih daya
ditempatkan pada bidang Business dan Support. Selain itu, BSI juga memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa tingkat akhir
untuk memenuhi kebutuhan studinya sebanyak 99 orang yang ditempatkan di Kantor Pusat. Sebagian besar tenaga magang ditempatkan
pada bidang Business, Risk dan Support.


Komposisi pegawai diuraikan sebagai berikut.


Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin					
                                                                                                                        (dalam satuan orang)


                             Jenis Kelamin                                    2024                 2023                   2022

 Pria                                                                        10.168               10.542                11.008

 Wanita                                                                       7.066                7.367                  7.573

 Jumlah                                                                      17.234               17.909                18.581



          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
46        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
                                             Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin


                     7.066 pegawai                                 7.367 pegawai                                  7.573 pegawai
                         41%                                           41%                                            41%




                       2024                                          2023                                           2022



                 10.168 pegawai                                  10.542 pegawai                               11.008 pegawai
                      59%                                             59%                                          59%

              Pria               Wanita                     Pria               Wanita                      Pria                  Wanita




Komposisi Pegawai Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin 		
                                                                                                                                (dalam satuan orang)


                                               2024                                2023                                  2022
         Level Jabatan
                                     Pria     Wanita    Total          Pria        Wanita     Total      Pria          Wanita             Total

 Senior Manager                        69         26       95             75             21      96          68             20               88

 Middle Manager                       371        112      483            352            103     455        333              96              429

 Manager                             1.785       578     2.363         1.702            538    2.240     1.703             515             2.218

 Officer                             3.587      2.189    5.776         3.679        2.148      5.827     3.919           2.169             6.088

 Staff                               4.356      4.161    8.517         4.734        4.557      9.291     4.985           4.773             9.758

 Jumlah                          10.168         7.066   17.234        10.542        7.367     17.909    11.008           7.573            18.581




Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin				
                                                                                                                                (dalam satuan orang)


                                               2024                                2023                                  2022
             Usia
                                     Pria     Wanita    Total          Pria        Wanita     Total      Pria          Wanita             Total

 < 25 tahun                            92        142      234             76            158     234          81            170              251

 25-30 tahun                         1.028      1.557    2.585         1.393        2.040      3.433     1.823           2.367             4.190

 30-35 tahun                         2.149      1.912    4.061         2.419        2.056      4.475     2.771           2.320             5.091

 35-40 tahun                         3.263      2.135    5.398         3.294        1.967      5.261     3.193           1.671             4.864

 40-45 tahun                         2.113       806     2.919         1.959            698    2.657     1.876             678             2.554

 45-50 tahun                         1.035       364     1.399         1.004            334    1.338       860             252             1.112

 > 50 tahun                           488        150      638            397            114     511        404             115              519

 Jumlah                          10.168         7.066   17.234        10.542        7.367     17.909    11.008           7.573            18.581




                                                                                                       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                  47
Page 50
PROFIL
PERUSAHAAN




Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin		
                                                                                                         (dalam satuan orang)


                                          2024                       2023                       2022
 Tingkat Pendidikan
                               Pria       Wanita    Total    Pria    Wanita    Total    Pria    Wanita           Total

Doktoral                          11          3        14        7       3        10        9        2               11

Magister                         693        323     1.016      652     291       943      632      268              900

Sarjana                        8.610       5.993   14.603    8.943    6.257   15.200    9.285    6.430          15.715

Diploma                          829        743     1.572      910     810     1.720    1.033      865            1.898

SMA                               25          4        29       30       6        36       49        8               57

Jumlah                        10.168       7.066   17.234   10.542    7.367   17.909   11.008    7.573          18.581




Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
                                                                                                         (dalam satuan orang)


                                          2024                       2023                        2022
 Status Kepegawaian
                               Pria       Wanita    Total    Pria    Wanita    Total    Pria    Wanita           Total

Tetap (PKWTT)                  9.860      6.831    16.691   10.220   7.025    17.245   10.572    7.064          17.636

Tidak Tetap (PKWT –             308         235      543      322      342      664      436      509              945
Kontrak)

Total                        10.168       7.066    17.234   10.542   7.367    17.909   11.008   7.573           18.581




Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah dan Jenis Kelamin			
                                                                                                         (dalam satuan orang)


                                          2024                       2023                        2022
     Wilayah Kerja
                               Pria       Wanita    Total    Pria    Wanita    Total    Pria    Wanita           Total

Kantor Pusat                   3.308       1.485    4.793    3.278    1.495    4.773    3.245    1.414            4.659

Region I – Medan               1.155        776     1.931    1.223     801     2.024    1.283      811            2.094

Region II – Palembang            570        427       997      598     454     1.052      637      470            1.107

Region III – Jakarta             787        571     1.358      830     594     1.424      882      626            1.508

Region IV – Bandung              600        671     1.271      640     707     1.347      693      766            1.459

Region V – Semarang              500        541     1.041      516     555     1.071      534      572            1.106

Region VI - Surabaya             558        445     1.003      609     464     1.073      679      477            1.156

Region VII – Indonesia
                                 686        525     1.211      714     562     1.276      767      587            1.354
Timur

Region VIII – Makassar         1.062        825     1.887    1.137     874     2.011    1.241      950            2.191

Region IX – Aceh                 400        368       768      425     399       824      451      425              876

Region X - Banjarmasin           542        432       974      572     462     1.034      596      475            1.071

Jumlah                        10.168       7.066   17.234   10.542    7.367   17.909   11.008    7.573           18.581




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
48        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
Komposisi Pegawai Tetap Berdasarkan Wilayah dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Tetap Berdasarkan Wilayah dan Jenis Kelamin		
                                                                                                      (dalam satuan orang)


                                 2024                          2023                            2022
     Wilayah Kerja
                         Pria    Wanita    Total     Pria     Wanita    Total       Pria      Wanita          Total

 Kantor Pusat            1.429    3.161     4.590     3.154     1.384    4.538       3.155      1.353          4.508

 Region I – Medan         648     1.030     1.678     1.084      647     1.731       1.071        551          1.622

 Region II – Palembang    426      565       991       594       453     1.047        626         457          1.083

 Region III – Jakarta     569      782      1.351      822       590     1.412        853         608          1.461

Region IV – Bandung       666      599      1.265      638       703     1.341        679         741          1.420

Region V – Semarang       533      497      1.030      512       553     1.065        527         560          1.087

Region VI - Surabaya      443      556       999       607       461     1.068        666         457          1.123

Region VII – Indonesia
                          524      686      1.210      713       554     1.267        762         576          1.338
Timur

Region VIII – Makassar    804     1.048     1.852     1.115      834     1.949       1.211        890          2.101

Region IX – Aceh          358      396       754       413       389      802         436         409            845

Region X - Banjarmasin    431      540       971       568       457     1025         586         462          1.048

Jumlah                   6.831    9.860    16.691    10.220     7.025   17.245      10.572      7.064         17.636




Komposisi Pegawai Tidak Tetap/Kontrak Berdasarkan Wilayah dan Jenis Kelamin

Tabel Komposisi Pegawai Tidak Tetap/Kontrak Berdasarkan Wilayah dan Jenis Kelamin
                                                                                                      (dalam satuan orang)


                                 2024                          2023                            2022
     Wilayah Kerja
                         Pria    Wanita    Total     Pria     Wanita    Total       Pria      Wanita          Total

 Kantor Pusat            147       56       203       124       111      236          90         61            151

 Region I – Medan        125      128       253       139       154      293         212        260            472

 Region II – Palembang     5        1         6         4         1        5          11         13              24

Region III – Jakarta       5        2         7         8         4       12          29         18              47

Region IV – Bandung        1        5         6         2         4        6          14         25              39

Region V – Semarang        3        8        11         4         2      236           7         12              19

Region VI - Surabaya       2        2         4         2         3        6          13         20              33

Region VII – Indonesia
                           -        1         1         1         8        5           5         11              16
Timur

Region VIII – Makassar    14       21        35        22        40        9          30         60              90

Region IX – Aceh           4       10        14        12        10       22          15         16              31

Region X - Banjarmasin     2        1         3         4         5        9          10         13              23

Jumlah                   308      235       543       322       342      664         436        509            945




                                                                                 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                      49
Page 52
PROFIL
PERUSAHAAN




Komposisi Pekerja yang Bukan Pegawai (Tenaga Alih Daya) Berdasarkan Jenis Kelamin dan
Penempatan [GRI 2-8]

Komposisi Pekerja yang Bukan Pegawai (Tenaga Alih Daya) Berdasarkan Jenis Kelamin dan Penempatan
                                                                                                                                (dalam satuan orang)


                                                2024                                  2023                              2022
      Wilayah Kerja
                                  Pria         Wanita          Total      Pria       Wanita     Total   Pria            Wanita          Total

 Kantor Pusat                      953            293          1.246       913            272   1.185    801              294           1.095

 Region I – Medan                  490              49              539    540             75    615     671               91             762

 Region II – Palembang             461            109               570    458            101    559     539              109             648

 Region III – Jakarta              492              52              544    525             91    616     630               91             721

 Region IV – Bandung               694            129               823    709            113    822     805              141             946

 Region V – Semarang               534              99              633    537            101    638     596              121             717

 Region VI - Surabaya              412              40              452    427            49     476     511               67             578

 Region VII – Indonesia
                                   449              29              478    482            61     543     552              106             658
 Timur

 Region VIII – Makassar            638              29              667    689            82     771     827              160             987

 Region IX – Aceh                  300              76              376    293            73     366     374               86             460

 Region X - Banjarmasin            326              89              415    303            72     375     371              102             473

 Jumlah                          5.749            994          6.743      5.876       1.090     6.966   6.677           1.368           8.045




Wilayah Operasional [OJK C.3, GRI 2-1]

Bank BSI beroperasi di berbagai wilayah di Negara Republik Indonesia dan juga di beberapa negara lain yaitu di negara Dubai, Uni Emirat
Arab. Per Desember 2024, Bank BSI memiliki 1 (satu) Kantor Pusat, 10 Kantor Wilayah, 153 Kantor Cabang, 1 (satu) Kantor Cabang Luar
Negeri (KCLN), 886 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 60 KCP Mobile (dhi: MKK), 91 Kantor Fungsional (KF), 23 Konter Layanan Priority,
754 Konter Layanan Gadai, dan 5.425 Anjungan Tunai Mandiri (ATM).


Tabel Jaringan Kantor BSI

                                Jenis Kantor                                      2024          2023            2022                 2021

 Kantor Wilayah                                                                     10             10             10                     10

 Kantor Cabang (KC)                                                                153            153            153                   272

 Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN)                                                    1              1               -                      -

 Kantor Cabang Pembantu (KCP)                                                      886            886            959                   985

 KCP Mobile (dhi: MKK)                                                              60             60             60                       -

 Kantor Fungsional (KF)                                                             91             91             96                     34

 Kantor Kas (KK)                                                                      -             -               -                    74

 Payment Point (PP)                                                                   -             -               -                  179

 Konter Layanan Priority                                                            23             20             16                     11

 Layanan Gadai                                                                     754            765            734                   530

 Anjungan Tunai Mandiri (ATM)                                                     5.425         2.571           2.548                2.618
Keterangan:
- PP tahun 2022 Reformat menjadi KFO (cfm. POJK No.16 Tahun 2022)
- KK tahun 2022 Reformat menjadi KCP (cfm. POJK No.16 Tahun 2022)




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
50        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
Tabel Jaringan Kantor Per Wilayah Tahun 2024

                                                                        Jenis Kantor

         Wilayah
                                                                                                    Konter Layanan
                               KC           KCLN           KCP       KCP Mobile           KF                               Layanan Gadai
                                                                                                       Priority

 Kantor Wilayah 1              16             0             137          1                7                2                      80

 Kantor Wilayah 2              15             0             80           7                7                2                      58

 Kantor Wilayah 3              16             0             87           8                2                1                      73

 Kantor Wilayah 4              15             0             111          10               11               5                      85

 Kantor Wilayah 5              15             0             84           2                7                5                      63

 Kantor Wilayah 6              12             0             68           6                0                2                      65

 Kantor Wilayah 7              13             0             91           7                13               3                      71

 Kantor Wilayah 8              20             0             119          10               26               1                     127

 Kantor Wilayah 9              16             0             53           5                0                1                      55

 Kantor Wilayah 10             15             0             56           4                18               1                      77

 TOTAL                        153             0             886          60               91               23                    754




Produk, Layanan dan
Kegiatan Usaha yang Dijalankan [OJK C.4, GRI 2-6]
Sesuai dengan Anggaran Dasar Nomor 37 tanggal 17 Mei 2024,
maksud dan tujuan BSI adalah menyelenggarakan usaha dalam                      Kategori                Jenis Produk dan Layanan
bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah dan ketentuan
                                                                       Digital Banking         SuperApps BYOND
perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencapai maksud
dan tujuan tersebut, BSI menjalankan kegiatan usaha utama dan          Kartu                   •   Kartu Pembiayaan
                                                                                               •   Kartu Debit
kegiatan usaha penunjang yang mendukung kegiatan utama.
Informasi lengkap terkait dengan kegiatan usaha utama dan
                                                                      Informasi terkait rincian jenis produk dan layanan beserta
kegiatan usaha penunjang yang mendukung kegiatan utama telah
                                                                      penjelasannya telah disajikan secara lengkap pada Laporan
disampaikan secara rinci pada Laporan Tahunan bagian Profil
                                                                      Tahunan bagian Profil Perusahaan.
Perusahaan. Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar
telah dijalankan oleh Bank.
                                                                      Pasar yang dilayani terdiri atas segmen usaha wholesale banking,
                                                                      segmen usaha hubungan kelembagaan, segmen usaha ritel serta
Sampai dengan akhir tahun 2024, BSI menyediakan beragam
                                                                      segmen usaha tresury banking dan kantor pusat.
produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan dan profil masing-
masing nasabah. Produk dan layanan tersebut terbagi dalam
4 (empat) kategori yaitu individu, perusahaan, digital banking dan      Segmen Usaha                           Pasar Dilayani
kartu. Rincian dari 4 (empat) kategori, sebagai berikut.
                                                                       Wholesale Banking       Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak
                                                                                               perusahaannya, Badan Usaha Milik Daerah
                                                                                               (BUMD) dan anak perusahaannya, lembaga
     Kategori                 Jenis Produk dan Layanan                                         negara, multinational company, serta bank dan
                                                                                               lembaga keuangan bukan bank (termasuk
                                                                                               modal ventura non linkage).
 Individu             •   Bisnis
                      •   Emas                                         Hubungan                Pengelolaan dana nasabah dan transaksi-
                      •   Haji dan Umroh                               Kelembagaan             transaksi lainnya milik nasabah Kementerian
                      •   Investasi                                                            Negara/Lembaga, BUMN, Perguruan Tinggi
                      •   Pembiayaan                                                           Negeri/Swasta, Rumah Sakit dan Swasta
                      •   Prioritas                                                            Bonafide.
                      •   Tabungan
                      •   Transaksi                                    Ritel                   Small Medium Enterprise (SME), Mikro dan
                                                                                               Konsumer.
 Perusahaan           •   Cash Management
                      •   Tresury                                      Tresury Banking dan     Melayani produk-produk di luar pembiayaan,
                      •   Service                                      Kantor Pusat            produk simpanan dan non simpanan.
                      •   Pembiayaan
                      •   Simpanan




                                                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                         51
Page 54
PROFIL
PERUSAHAAN




Rantai
Pasok [GRI 2-6]
Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, BSI bekerja sama dengan mitra pemasok yang berfungsi sebagai penyedia berbagai
kebutuhan, termasuk barang kantor, tenaga kerja, sarana transportasi, konsultan perencana, pelaksana dan pengawas infrastruktur,
serta jasa pendampingan lainnya. Hingga akhir Desember 2024, BSI telah melakukan pengadaan sejumlah 873 pengadaan dan telah
melakukan kerja sama dengan 417 pemasok.



                                Uraian                                   2024                   2023                  2022

 Pengadaan Barang dan Jasa IT                                             314                    449                    225

 Pengadaan Barang dan Jasa Non-IT                                         364                    438                    460

 Pengadaan Renovasi/Relokasi                                              195                     86                    237

 Total Pengadaan                                                          873                    973                    922


Jumlah Pemasok Barang dan Jasa

                                                                           Jumlah Pemasok

             Keterangan                           2024                          2023                             2022

                                         Jumlah            %           Jumlah             %             Jumlah                %

 Pemasok Dalam Negeri                     413            99,04            701           99,43             310            98,73

 Pemasok Luar Negeri                        4             0,96              4            0,57               4             1,27

 Total                                    417             100             705             100             314              100




Entitas Hilir dan
Relasi Bisnis Lainnya [GRI 2-6]
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI tidak memiliki entitas anak, entitas asosiasi dan hubungan bisnis dalam bentuk ventura bersama.




Keanggotaan
Asosiasi [OJK C.5, GRI 2-28]
Dalam rangka meningkatkan wawasan dan memperoleh                    serta profesi. Hingga akhir tahun 2024, BSI telah tergabung dalam
informasi terkini terkait perubahan industri perbankan syariah,     berbagai asosiasi pada tingkat nasional maupun internasional di
regulasi, kondisi ekonomi, dan kebutuhan nasabah, BSI telah         antaranya sebagai berikut.
berpartisipasi dalam berbagai asosiasi dan organisasi industri




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
52       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 55
  No.                                         Asosiasi                                          Posisi                    Skala

  1.    Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas)                                               Anggota                  Nasional

  2.    Pekumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo)                                         Ketua Umum                 Nasional

  3.    Islamic Financial Services Board (IFSB)                                                 Anggota                Internasional

  4.    Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK)             Anggota                  Nasional

  5.    Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)                                   Anggota                  Nasional

  6.    Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                                             Anggota                  Nasional

  7.    Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia (ABAPERDI)                         Anggota                  Nasional

  8.    Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                         Anggota                  Nasional

  9.    Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)                                                        Anggota                  Nasional

  10.   Ikatan Bankir Indonesia (IBI)                                                           Anggota                  Nasional

  11.   Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)                                              Anggota                  Nasional

  12.   Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD)                                                Anggota                  Nasional

  13.   Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK IJK)                                        Anggota                  Nasional

  14.   Forum Human Capital Indonesia (FHCI)                                                    Anggota                  Nasional

  15.   Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)                                        Anggota                  Nasional

  16.   Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN – MUI)                            Anggota                  Nasional

  17.   Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI)                                                  Anggota                  Nasional

  18.   Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)                         Anggota                  Nasional

  19.   Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)                                                 Anggota                  Nasional




Perubahan Perusahaan
yang Bersifat Signifikan pada Organisasi [OJK C.6, GRI 2-6]
Selama tahun 2024, tidak terdapat perubahan perusahaan yang               3 (tiga) Konter Layanan Priority, penutupan 11 Layanan Gadai
bersifat signifikan. Namun demikian, terdapat penambahan                  dan penambahan 2.854 unit mesin ATM.




                                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                       53
Page 56
PENJELASAN
DIREKSI




Penjelasan
Direksi                               [OJK D.1, GRI 2-22]




              BSI hadir menjadi
         denyut nadi keuangan
                    syariah yang
             mengintegrasikan
          keseimbangan aspek
          Environmental, Social,
            & Governance (ESG)
        dan nilai-nilai Maqashid
      Syariah, mendukung Asta
        Cita Pemerintah dalam
      mendorong kemandirian
       bangsa melalui ekonomi
                 hijau, bergerak
               bersama menuju
             aksi keberlanjutan
               yang unggul, dan
          menginspirasi dunia."



                Hery Gunardi
                    Direktur Utama




      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
54    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.                      bagi BSI dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan
                                                                     iklim, kemiskinan dan ketimpangan, tekanan sosial ekonomi, dan
Para pemangku kepentingan yang kami hormati,                         kebutuhan untuk membangun sistem ekonomi yang universal,
                                                                     modern, inklusif, dan terintegrasi.
Pertama-tama, izinkan kami mengucapkan terima kasih
atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan oleh              Kami memahami tanggung jawab besar tersebut tidak dapat
para pemegang saham, mitra usaha, dan seluruh pemangku               dicapai tanpa penguatan tata kelola yang baik. Sepanjang tahun
kepentingan kepada BSI. Dukungan dan kepercayaan tersebut            2024, BSI melakukan penguatan tata kelola sebagai fondasi
menjadi penyemangat kami untuk terus melanjutkan peran               dasar yang sangat penting dalam mewujudkan keberlanjutan,
strategis BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, yang       di antaranya penetapan visi keberlanjutan BSI menjadi
hadir sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual untuk         The Best Global Islamic Bank Based on Implementation of
memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku               Sustainable Finance. Melalui penetapan visi ini, BSI memperkuat
kepentingan.                                                         tujuan dan komitmennya dalam menjalankan setiap langkah
                                                                     untuk menjaga keseimbangan alam, sosial, dan ekonomi dalam
Puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu      bisnis dan operasionalnya. Selanjutnya, aspek ESG telah menjadi
Wata’ala, karena atas kehendak-Nya, BSI mampu memperoleh             salah satu penguatan Fundamental Enablers dalam Rencana Bisnis
capaian yang baik di tahun 2024. Kinerja keuangan BSI tahun          Bank 2025 - 2027.
2024 berada di atas pertumbuhan industri, dengan kualitas
yang sehat. Aset BSI tumbuh sebesar 15,55% year-on-year (YoY)        BSI juga melakukan penguatan struktur organisasi melalui
menjadi Rp409 triliun. DPK BSI tumbuh sebesar 11,46% YoY             pembentukan unit kerja khusus Environmental, Social,
menjadi Rp327 triliun. Hal ini memperkokoh CASA BSI menjadi          Governance (ESG) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan
Rp197 triliun. Di sisi lain, pembiayaan tumbuh 15,88% YoY            Direksi No.04/219-KEP/DIR pada tanggal 6 Juni 2024. Unit
menjadi Rp278 triliun. Fee Based Income BSI tumbuh double-digit      ESG berada di bawah supervisi langsung Wakil Direktur Utama
sebesar 32,58% YoY menjadi Rp5,51 triliun. Seluruh pencapaian        untuk memperkuat tata kelola organisasi BSI dalam pelaksanaan
ini membuat BSI mampu mencetak laba bersih sebesar                   keuangan berkelanjutan.
Rp7,01 triliun atau naik 22,83% YoY.
                                                                     Di samping itu, BSI melakukan penguatan dan perbaikan pada
Rekan-rekan sejawat, para pemegang saham, mitra usaha, dan           kerangka kerja ESG melalui tiga pilar utama: Sustainable Banking,
seluruh pemangku kepentingan, dengan penuh rasa tanggung             Sustainable Operation, dan Sustainable Beyond Banking. Pilar
jawab kami persembahkan Laporan Keberlanjutan BSI tahun              pertama, Sustainable Banking untuk mendukung pencapaian
buku 2024. Laporan ini merupakan bukti komitmen BSI untuk            BSI menjadi leader in sustainable product innovation. Pilar kedua,
mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam aktivitas bisnis     Sustainable Operation untuk mendukung pencapaian BSI dalam
dan operasional, berbagai tantangan yang dihadapi, program-          mencapai Net Zero Emission dalam operasional. Pilar ketiga,
program keberlanjutan yang telah dijalankan, serta pencapaian        Sustainable Beyond Banking untuk mendukung pencapaian BSI
kinerja, baik finansial maupun non-finansial. Melalui laporan ini,   dalam memperluas akses inklusi keuangan dan pemberdayaan
kami ingin menginformasikan berbagai inisiatif dan prestasi yang     aspek sosial lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan
telah dicapai dalam aspek Environmental, Social, & Governance        masyarakat.
(ESG) dan komitmen dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB).                                                 Sebagai bentuk komitmen BSI dalam menerapkan prinsip-
                                                                     prinsip keberlanjutan, BSI sangat memperhatikan keselarasan
                                                                     kegiatan usahanya dalam mendukung Tujuan Pembangunan
Mewujudkan Visi Keberlanjutan BSI:                                   Berkelanjutan (TPB) yang telah ditetapkan pada tiap-tiap pilar.
The Best Global Islamic Bank Based On                                Pilar Sustainable Banking memberikan kontribusi pada TPB
Sustainable Finance                                                  1 Tanpa Kemiskinan, TPB 2 Tanpa Kelaparan, TPB 3 Kehidupan
                                                                     Sehat dan Sejahtera, TPB 4 Pendidikan Berkualitas, TPB 5
Keberlanjutan merupakan komitmen dunia yang membutuhkan              Kesetaraan Gender, TPB 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, TPB
peran serta dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk sektor       7 Energi Bersih dan Terjangkau, TPB 8 Pekerjaan Layak dan
keuangan. Tahun 2024 merupakan tahun yang sangat penting             Pertumbuhan Ekonomi, TPB 9 Industri, Inovasi dan Infrastuktur,




                                                                                                  PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                   55
Page 58
PENJELASAN
DIREKSI




TPB 10 Berkurangnya Kesenjangan, TPB 11 Kota dan                        Penerapan Keuangan Berkelanjutan BSI
Pemukiman yang Berkelanjutan, TPB 12 Konsumsi dan Produksi
yang Bertanggung Jawab, TPB 13 Penanganan Perubahan Iklim,              Sustainable Banking
TPB 14 Ekosistem Lautan, TPB 15 Ekosistem Daratan, TPB 16               Pada pilar Sustainable Banking, BSI berkomitmen untuk terus
Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta               mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon
TPB 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.                                 melalui pengembangan produk berkelanjutan serta pembiayaan
                                                                        kepada kegiatan usaha yang mengintegrasikan prinsip-prinsip
BSI memasukkan ESG ke dalam Working Group Komite                        ESG. Nilai-nilai keberlanjutan tersebut menjadi dasar bagi BSI
Manajemen Risiko yang ditegaskan dalam Surat Keputusan                  dalam mewujudkan komitmennya terhadap keberlanjutan.
Direksi No.04/503A-KEP/DIR tentang Komite Manajemen
Risiko BSI tanggal 14 Oktober 2024. Penguatan tata kelola               BSI telah memiliki portofolio pembiayaan dan investasi
juga dilakukan oleh BSI dengan menerbitkan Standar Prosedur             pada instrumen keuangan yang sejalan dengan keuangan
Operasional (SPO) Keuangan Berkelanjutan pada tanggal                   berkelanjutan. Sesuai dengan Rencana Aksi Keuangan
2 Desember 2024 dan menerbitkan ESG Guiding Principle yang              Berkelanjutan (RAKB) yang telah ditetapkan, salah satu dari
telah ditandatangani seluruh Direksi sebagai bentuk komitmen            target kegiatan prioritas adalah Pengembangan Produk dan/atau
dan strategi BSI dalam mengintegrasikan aspek ESG dalam                 Jasa yang sesuai Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB).
aktivitas bisnis dan operasional di seluruh unit kerja.                 Kriteria KKUB yang digunakan oleh BSI mengacu pada Pedoman
                                                                        Teknis POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Sebagai upaya mendorong transformasi sektor keuangan, BSI               Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
bersama dengan enam bank lainnya menandatangani deklarasi               dan Perusahaan Publik yang mengatur tentang pembiayaan
komitmen bersama untuk mendukung pencapaian target Net                  berkelanjutan atau usaha berwawasan lingkungan BSI. Hingga
Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060 atau lebih cepat dalam         Desember 2024, pembiayaan berkelanjutan BSI mencapai
acara peluncuran Climate Risk Management and Scenario Analysis          Rp66,5 triliun, meningkat 15,2% year-on-year (YoY) yang
(CRMS) yang di inisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada          terdiri atas Pembiayaan Hijau (Green Financing) Rp14.1 triliun
tanggal 4 Maret 2024. Hal tersebut sebagai manifestasi upaya            meningkat sebesar 15,1% YoY dan Pembiayaan Sosial (Social
BSI dalam mendukung komitmen global terkait perubahan iklim.            Financing) Rp52,4 triliun, meningkat 15,2% YoY.

Bentuk dukungan BSI terhadap pencapaian target NZE Indonesia            BSI menerbitkan inovasi Sustainability Sukuk dengan nama Sukuk
juga diwujudkan melalui pengembangan platform Digital Carbon            Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank
Tracking, menjadikan BSI sebagai bank syariah pertama di                BSI Tahap I Tahun 2024 sebesar Rp3 triliun pada bulan Juni
Indonesia yang memiliki platform Digital Carbon Tracking. Platform      2024. Inisiatif ini merujuk pada POJK No.18 Tahun 2023 tentang
ini digunakan untuk mengukur, mengelola, dan melaporkan emisi           Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk
gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari kegiatan operasional          Berlandaskan Berkelanjutan yang diterbitkan pada tanggal
BSI di kantor pusat dan 1.130 outlet di seluruh Indonesia secara        10 Oktober 2023. Inovasi ini menjadikan BSI sebagai bank
digital.                                                                syariah pertama di Indonesia yang menerbitkan Sustainability
                                                                        Sukuk yang dikenal juga dengan ESG Sukuk, membuka jalan
BSI juga menjadi salah satu dari delapan belas bank yang                bagi penyelarasan yang lebih baik antara prinsip-prinsip syariah
berpartisipasi dalam Initial Phase Bottom Up Climate Risk Stress Test   dan keberlanjutan. Instrumen ini mendapatkan animo tinggi
(CRST) melalui surat Surat OJK No.S-16/PB.013/2023 tanggal              yang ditandai dengan tiga kali oversubscribed menunjukkan
26 Agustus 2023. CRST dilakukan untuk menilai ketahanan                 minat pasar terhadap investasi yang bertanggung jawab secara
Bank terhadap perubahan iklim yang terdiri atas risiko fisik dan        lingkungan dan sosial terus tumbuh. Alokasi penggunaan dana
risiko transisi. BSI melakukan analisis dampak risiko iklim pada        hasil Sustainability Sukuk dibagi menjadi 42% pada Kegiatan
51,63% total portofolio pembiayaan yang terdiri atas sektor             Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan 58% pada Kegiatan
mandatory dari OJK dan sektor opsional yang ditetapkan Bank             Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).
untuk memenuhi 50% portofolio. CRST BSI dilakukan dengan
menggunakan skenario banjir dan kebakaran hutan untuk risiko            Tidak hanya sukuk, sebagai barometer perbankan syariah
fisik dan skenario iklim mencakup skenario Current Policies,            di Indonesia, BSI juga mempelopori penerbitan produk BSI
Delayed Transition, dan Net Zero 2050 untuk risiko transisi yang        Deposito Wakaf yang menghubungkan aspek bisnis dan sosial.
disusun oleh Network for Greening the Financial System (NGFS).          BSI Deposito Wakaf merupakan salah satu inovasi produk BSI
                                                                        yang menggabungkan instrumen keuangan komersial syariah
BSI melakukan penetapan kebijakan pembiayaan berbasis                   dengan keuangan sosial syariah. Selain inovatif, Deposito
lingkungan sebagai salah satu strategi meminimalkan dampak              Wakaf memiliki kekhasan (unique preposition). Nilai pokok
risiko iklim dengan menambahkan negative list pada kebijakan            dari deposito berfungsi sebagai wakaf temporer dan bagi hasil
pembiayaan, pembatasan portofolio pada brown sector, serta              depositonya akan dimanfaatkan sebagai wakaf ke dalam proyek
memasukkan exclusion list pada standar prosedur pembiayaan              wakaf. Mekanisme ini membuktikan esensi keberlanjutan dalam
untuk mengintegrasikan penyaluran pembiayaan yang                       instrumen wakaf sekaligus peran bank syariah dalam penerapan
mendukung prinsip keberlanjutan.



        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
56      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
keuangan berkelanjutan. BSI telah menerbitkan BSI Deposito            belum terlayani (blankspot) oleh kantor cabang BSI. Akses layanan
Wakaf Seri I dan II dengan total pengumpulan dana sebesar             keuangan disediakan melalui BSI Agen yang merupakan agen
Rp30 miliar dan 3.352 wakif. Bagi hasil yang didapatkan dari          Laku Pandai atau Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka
deposito ini disalurkan untuk bantuan biaya pendidikan dengan         Inklusi Keuangan. Terdapat 119 kabupaten daerah blankspot
total penerima manfaat sebanyak 189 orang.                            yang sudah dilayani oleh 3.040 BSI Agen. Per tahun 2024, jumlah
                                                                      BSI Agen 119.295 yang tersebar di seluruh Indonesia (meningkat
Sustainable Operation                                                 38% dibandingkan dengan tahun 2023 yang berjumlah 86.200
Pada pilar Sustainable Operation, BSI mengembangkan platform          agen). Nilai transaksi mencapai Rp59,02 triliun meningkat 34%
Digital Carbon Tracking untuk menghitung emisi gas rumah kaca         dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp43,80 triliun
scope 1 & 2 yang dihasilkan dari seluruh outlet BSI. Dari hasil
perhitungan platform Digital Carbon Tracking ini telah didapatkan     Sejak merger s.d. 2024, BSI terus memberikan kontribusi terbaik
hasil baseline sebesar 83.404 Ton CO2-eq yang dihasilkan dari emisi   untuk negeri & umat. Tahun 2024, BSI telah membayarkan Pajak
scope 1 (Bahan Bakar Minyak/BBM) sebesar 17.685 Ton CO2-eq            Perusahaan sebesar Rp2.045 miliar (naik 20,57% yoy), Zakat
dan emisi scope 2 (Listrik) sebesar 65.719 Ton CO2-eq.                Perusahaan sebesar Rp232 miliar (naik 22,31%), Zakat Pegawai
                                                                      sebesar Rp36 miliar (naik 10,33%), serta Zakat Nasabah & Umum
BSI terus memperkuat implementasi aksi berkelanjutan dalam            sebesar Rp39 miliar (naik 11,55%). Selain inklusi keuangan, BSI
mendukung pelaksanaan kegiatan operasional rendah karbon              hadir sebagai sahabat sosial dan spiritual untuk meningkatkan
dengan melaksanakan program eco lifestyle yang terdiri atas           skala ekonomi dan spiritual masyarakat melalui berbagai
penggunaan 115 electric vehicle (meningkat 228 % dibanding            program pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf
tahun 2023), penyediaan 6 (enam) unit charging station                (ZISWAF) dengan memberdayakan masyarakat serta komunitas
(meningkat 500% dibanding tahun 2023), dan memiliki 1 (satu)          dalam rangka mencapai sinergi antara pertumbuhan bisnis dan
Green Building Landmark Aceh Gold Certification. Tahun 2024,          kemaslahatan.
BSI juga telah melaksanakan penambahan penanaman 10.671
pohon yang terdiri atas pohon buah dan pohon lainnya yang             Kehadiran BSI sebagai sahabat sosial dan spiritual dilakukan
tersebar di provinsi Lampung, Jawa Barat, Daerah Istimewa             melalui beberapa program, diantaranya pemberdayaan
Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan untuk              ekonomi masyarakat melalui penambahan tiga desa binaan
memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat.             BSI, yaitu di Aceh Besar, Bener Meriah, dan Mojokerto. Dalam
Dengan demikian, BSI telah ikut menghijaukan Indonesia dengan         bidang pendidikan, BSI melaksanakan program BSI Scholarship
menanam 50.000 pohon di seluruh Indonesia (2022-2024)                 dengan penambahan penerima manfaat sebanyak 2.300 orang
dengan estimasi penyerapan karbon sebesar 4.129 Ton CO2-eq.           (meningkat 39% dibandingkan tahun 2023). Total penerima
                                                                      manfaat sebanyak 5.456 orang di seluruh Indonesia sejak
Dalam operasionalnya, BSI berfokus untuk senantiasa                   tahun 2021. Dalam aspek spiritual, BSI telah melaksanakan
meningkatkan transformasi digital, diantaranya dengan                 pembangunan masjid BSI di Landmark Aceh, perawatan dan
meluncurkan SuperApps BYOND By BSI. BSI juga terus                    pemeliharaan 3 (tiga) masjid BSI, dan penambahan 3 (tiga)
menekankan pelindungan terhadap privasi data, antipencucian           mobil musala. Melalui berbagai program tersebut, BSI konsisten
uang, dan antikorupsi. Sebagai langkah konkret, BSI membentuk         dalam menciptakan kemaslahatan yang menjadi nafas dan jiwa
Pejabat Pelindungan Data Pribadi (PPDP) di bawah supervisi            kehadiran bank syariah dalam mewujudkan manfaat bagi alam
Direktur Kepatuhan & Sumber Daya Manusia yang ditetapkan              semesta.
melalui SK Direksi Nomor 04/219-KEP/DIR tanggal 6 Juni
2024. Dalam menjaga privasi data, BSI telah memiliki kebijakan        BSI berkolaborasi dengan dengan Badan Amil Zakat Nasional
Pelindungan Data Pribadi dan telah tersertifikasi ISO/IEC             (Baznas) telah meluncurkan inisiatif Green Zakat Framework
27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi.               pada tanggal 2 November 2024 dalam acara World Zakat and
Terkait dengan antikorupsi, BSI telah memiliki kebijakan anti-        Waqf Forum (WZWF). Green Zakat Framework merupakan
fraud tersertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen          kerangka kerja yang bertujuan untuk mengintegrasikan
Anti-Penyuapan (Anti-Bribery Management System/ABMS).                 nilai-nilai keberlanjutan dalam praktik zakat. Kerangka kerja
                                                                      tersebut didesain dengan pemahaman bahwa zakat tidak
Sustainable Beyond Banking                                            hanya sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, tetapi juga
Pada pilar Sustainable Beyond Banking, BSI menyadari peran            sebagai alat untuk mendukung pelestarian lingkungan dan
sentral sebagai lembaga jasa keuangan syariah yang merupakan          pembangunan berkelanjutan. Selanjutnya, pada tahun 2025 BSI
penggerak ekonomi syariah berkelanjutan. Untuk mendukung              akan melanjutkan implementasi Green Zakat bersama dengan
peran tersebut, BSI terus berupaya memberikan perluasan akses         Baznas dan United Nations Development Programme (UNDP)
layanan keuangan dan menjangkau masyarakat di daerah yang             sebagai landasan untuk program-program yang mendukung
                                                                      keberlanjutan dan memberikan dampak sosial dan lingkungan.




                                                                                                   PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                   57
Page 60
PENJELASAN
DIREKSI




Selain ketiga pilar tersebut, BSI juga berhasil mencapai berbagai    Penutup dan Apresiasi
prestasi selama tahun 2024, di antaranya:
1. BSI meraih penghargaan sebagai Indonesia’s Best Digital           Kesuksesan BSI tahun 2024 tentunya tidak terlepas dari
    Bank 2024 dari Euromoney Awards for Excellence.                  dukungan dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Kami
2. BSI masuk ke peringkat sembilan berdasarkan kapitalisasi          menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh
    pasar senilai Rp138,85 triliun yang menjadikan BSI satu-         pemangku kepentingan atas dukungan dan kepercayaan yang
    satunya bank syariah di Indonesia yang masuk ke dalam Top        terus diberikan kepada BSI. Berkat komitmen, dedikasi, dan
    10 Islamic Global Bank.                                          kolaborasi yang kuat, BSI berhasil mencapai berbagai raihan
3. BSI berhasil meraih penghargaan Indonesia Most Trusted            signifikan dalam menerapkan keuangan berkelanjutan.
    Companies dalam ajang Corporate Governance Perception
    Index (CGPI) Award 2024.                                         Kami menyadari bahwa perjalanan menuju keberlanjutan
4. BSI masuk ke dalam 30 besar World Most Trustworthy                bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan kerja sama dan
    Companies 2024 kategori Bank Versi Newsweek.                     komitmen bersama, kami percaya BSI dapat terus berkontribusi
5. Kenaikan peringkat ESG secara Global dalam Bloomberg ESG          pada pembangunan berkelanjutan dan memberikan manfaat
    Score ke level 3.86 dari sebelumnya 2.24, dan meningkat dari     jangka panjang bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan.
    kategori ‘ABOVE MEDIAN’ ke dalam kategori ‘LEADING’ di
    sektor bank komersial global. Atas capaian ini, BSI menduduki    Akhir kata, mewakili Direksi BSI, saya menyampaikan ucapan
    peringkat ke-4 Top Global Islamic Bank dalam implementasi        terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas
    ESG.                                                             kepercayaan, kerja sama, dan berbagai masukkan sehingga BSI
                                                                     dapat terus memperkuat langkah dan manfaat kehadiran kami di
                                                                     tengah masyarakat. Mari kita satukan langkah dan tujuan untuk
                                                                     memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi keberlanjutan dan
                                                                     pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.




                                         Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
                                                      Jakarta, 21 Maret 2025




                                                           Hery Gunardi
                                                            Direktur Utama




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
58     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                59
Page 62
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
Tahun Buku 2024 [GRI 2-14]


Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Laporan Keberlanjutan PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun buku
2024 telah disusun dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.


Semua informasi dalam Laporan ini telah dimuat secara lengkap sesuai regulasi tersebut dan kami bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.


Jakarta, 21 Maret 2025



                                                         DIREKSI




                                                      Hery Gunardi
                                                      Direktur Utama




         Bob Tyasika Ananta                       Harry Gusti Utama                        Tribuana Tunggadewi
          Wakil Direktur Utama                     Direktur Retail Banking           Direktur Compliance & Human Capital




        Ade Cahyo Nugroho                            Anton Sukarna                  Saladin Dharmanugraha Effendi
       Direktur Finance & Strategy              Direktur Sales & Distribution           Direktur Information Technology




  Grandhis Helmi Harumansyah                         Zaidan Novari                                Ari Rizaldi
        Direktur Risk Management           Direktur Wholesale Transaction Banking   Direktur Treasury & International Banking




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
                                                DEWAN KOMISARIS




                                         Muliaman Dharmansyah Hadad
                                    Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen




      Adiwarman Azwar Karim                       Komaruddin Hidayat                    Mohamad Nasir
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen          Komisaris Independen               Komisaris Independen




        Felicitas Tallulembang                           Suyanto                       Masduki Baidlowi
          Komisaris Independen                           Komisaris                            Komisaris




            Abu Rokhmad                                   Fauzi                            Nazaruddin
                Komisaris                                Komisaris                            Komisaris




                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 64
            TATA
            KELOLA
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
62   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65
06




PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                63
Page 66
TATA
KELOLA




Struktur dan
Komposisi Tata Kelola [GRI 2-9, GRI 2-11]
Struktur tata kelola BSI berlandaskan pada Undang-Undang                                 Perusahaan. Sedangkan, profil komite beserta tugas dan tanggung
Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan                                   jawab komite serta Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,
Terbatas yang terdiri dari organ utama dan organ pendukung                               dan Direksi telah disajikan secara rinci pada Laporan Tahunan
Perseroan serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2                                 bagian Tata Kelola Perusahaan.
Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Organ utama Perseroan                               Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu
meliputi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan                                         oleh organ pendukung yaitu Komite Audit, Komite Nominasi
Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi. Sementara                                dan Remunerasi serta Komite Pemantau Risiko. Sedangkan,
organ pendukung Perseroan dibentuk melalui komite-komite                                 Direksi dibantu oleh organ pendukung yaitu Sekretaris
di bawah Dewan Komisaris, komite-komite di bawah Dewan                                   Perusahaan, Satuan Kerja Audit Intern, dan Enterprise Risk
Pengawas Syariah, dan komite-komite di bawah Direksi. Total                              Management (Satuan Kerja Manajemen Risiko/SKMR) serta
anggota Dewan Komisaris sebanyak 10 orang yang terdiri dari                              komite di bawah Direksi meliputi Business Committee,
5 (lima) Komisaris Independen dan 5 (lima) Komisaris. Total                              Asset and Liability Committee, IT Steering Committee, Risk
anggota Dewan Pengawas Syariah sebanyak 5 (lima) orang.                                  Management Committee, Policy & Procedure Committee,
Sedangkan total Direksi sebanyak 10 orang.                                               Business Committee, dan Human Capital Committee. Dalam
                                                                                         struktur tata kelola BSI, Komisaris Utama dan Ketua Dewan
Profil lengkap Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan                              Pengawas Syariah merupakan ketua badan tata kelola tertinggi.
Direksi yang di antaranya adalah profil Komisaris Independen,                            Komisaris Utama merupakan Komisaris Independen.
masa jabatan, jenis kelamin, rangkap jabatan, serta pengalaman
kerja telah disajikan pada Laporan Tahunan bagian Profil                                 Struktur tata kelola BSI adalah sebagai berikut.


Struktur Good Corporate Governance
"BSI menggunakan Three Lines Model dalam membantu organisasi mengidentifikasi struktur dan proses yang efektif untuk
memungkinkan pencapaian tujuan, dan memfasilitasi tata kelola dan manajemen risiko yang kuat."

                                                                                  Annual General Meeting

                                                                                  Board of Commissioner

                                                                           Komite Pemantau Risiko         Komite Remunerasi & Nominasi             Komite Audit


                                                                                 Board of Sharia Oversight

                                                                                         Komite Syariah

                                                                         Board of Director

                                                                                          Komite                 Police &
                        Business                                  IT Streering                                                  Human Capital
                                               ALCO                                      Manajemen              Procedure
                       Committee                                  Committee                                                      Committee
                                                                                           Risiko               Committee

                                                        Identification, Measurement, Mitigation, Control
                                                                                                                                                          Internal
                                                                                                                                                           Audit
                     Business Unit                                                            Enterprice Risk
                                          Banking                            Senior Ops                             Financing
                       (Revenue                            Procurement                         Management                        Human Capital
                                         Operational                         Risk (SOR)                              Strategy
                      Generating)                                                                (SKMR)

                                                                            Decentralized                                          Compliance
                      Risk Taking        Operational       Information       Compliance                              Police &
                                                                                                  Legal                           (Satuan Kerja
                         Unit             Support          Technology        & Op. Risk                             Procedure
                                                                               (DCOR)                                              Kepatuhan)


                                                                                 1,5th
                                             1st Line                                                             2nd Line                                3rd Line
                                                                                 Line

                                            Risk Owner                                           Independent Risk Management                           Independent
                                                                                                                                                         Asurance



                                                                                  Delegation, Direction &                       Alignment, Communication,
                                     Accountability & Reporting
                                                                                  Oversight                                     Coordination & Collaborations




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
64       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 67
Conflict of
Interest [GRI 2-15]
Ketentuan tentang pencegahan Benturan Kepentingan (Conflict        Dalam menjalankan tugas, tanggung jawab dan fungsinya, Dewan
of Interest) telah ditetapkan dalam Kode Etik (Code of Conduct).   Pengawas Syariah dilarang untuk:
Benturan Kepentingan adalah kondisi dimana anggota Jajaran         1. Memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi,
Bank dalam menjalankan tugas dan kewajibannya mempunyai                keluarga dan/atau pihak lain yang dapat mengurangi aset
kepentingan di luar kepentingan dinas, baik menyangkut                 dan/atau keuntungan Perseroan.
kepentingan pribadi, keluarga, maupun kepentingan pihak-           2. Mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari
pihak lain yang memungkinkan anggota Jajaran Bank tersebut             Perseroan selain remunerasi dan fasilitas lainnya yang
kehilangan obyektivitasnya, dengan ruang lingkup bahwa Jajaran         ditetapkan oleh RUPS.
Bank.                                                              3. Merangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam
a. Wajib menghindarkan diri dari kegiatan yang dapat                   peraturan perundang-undangan yang berlaku.
     menimbulkan benturan kepentingan.
b. Bertindak terhormat dan bertanggung jawab serta bebas dari      Sampai dengan akhir periode pelaporan, seluruh anggota Dewan
     pengaruh yang memungkinkan hilangnya obyektivitas dalam       Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi tidak memiliki
     pelaksanaan tugas atau mengakibatkan Bank kehilangan          hubungan keuangan dan keluarga dengan anggota Dewan
     bisnis dan/atau reputasi.                                     Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan Direksi lainnya serta
c. Dilarang menyalahgunakan corporate identitiy Bank.              pemegang saham pengendali secara langsung maupun tidak
     Corporate identity hanya dapat digunakan untuk kepentingan    langsung, serta hubungan kepengurusan dengan perusahaan
     Bank dan dengan seizin Bank.                                  lain termasuk pemasok. Dewan Komisaris dan Direksi juga
                                                                   tidak memiliki kepemilikan saham pada pemasok perusahaan.
BSI telah memiliki kebijakan pengelolaan Bentuan Kepentingan       Kepemilikan saham mayoritas Bank dimiliki oleh PT Bank Mandiri
yang memuat:                                                       (Persero) Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 51,47%.
a. Identifikasi, mitigasi, dan pengelolaan atas benturan           Dengan demikian, Pemegang Saham Utama dan Pengendali Bank
    kepentingan termasuk yang berasal dari transaksi dengan        adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sehingga tidak terdapat
    pihak afiliasi dan transaksi intra group;                      Pemegang Saham Utama dan Pengendali secara tidak langsung.
b. Larangan bagi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
    mengambil tindakan yang dapat merugikan atau mengurangi        Pada tahun 2024, terdapat anggota Dewan Komisaris dan
    keuntungan Bank; dan                                           Direksi yang memiliki saham Perseroan. Merujuk pada POJK
c. Kewajiban mengungkapkan apabila terjadi benturan                Nomor 4 tahun 2024 dan didukung POJK Nomor 2 tahun 2024,
    kepentingan dalam setiap pengambilan keputusan.                selain Dewan Direksi & Komisaris, Dewan Pengawas Syariah
                                                                   (DPS) juga wajib melaporkan kepemilikan saham yang mencapai
Terkait kebijakan benturan kepentingan bagi Dewan Komisaris,       5% atau lebih, baik pada bank yang bersangkutan maupun pada
Direksi dan Dewan Pengawas Syariah, BSI telah memiliki             bank dan/atau perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam
ketentuan sebagai berikut.                                         dan di luar negeri. Seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi,
                                                                   dan DPS tidak memilki saham pada perusahaan lainnya yang
Apabila terjadi sesuatu hal di mana kepentingan Bank               mengandung benturan kepentingan. Tidak terdapat transaksi
bertentangan dengan kepentingan pribadi salah seorang anggota      yang memenuhi kategori transaksi benturan kepentingan.
Direksi, maka Bank akan diwakili oleh anggota Direksi lainnya      Pembahasan terkait kepemilikan saham Dewan Komisaris dan
yang tidak mempunyai benturan kepentingan dan dalam hal Bank       Direksi ini mengacu pada Laporan Tahunan bagian Tata Kelola
mempunyai kepentingan yang bertentangan dengan kepentingan         Perusahaan. Sedangkan, pembahasan terkait transaksi yang
seluruh anggota Direksi, maka dalam hal ini Bank akan diwakili     mengandung benturan kepentingan ini mengacu pada Laporan
oleh Dewan Komisaris atau seorang yang ditunjuk oleh Dewan         Tahunan bagian Analisis dan Pembahasan Manajemen.
Komisaris. Dalam hal tidak ada anggota Dewan Komisaris maka
RUPS mengangkat seorang atau lebih untuk mewakili Bank
dalam menjalankan tugas tersebut.




                                                                                              PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                              65
Page 68
TATA
KELOLA




Nominasi dan Seleksi
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,
dan Direksi [GRI 2-10]
Proses nominasi Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan             perundang-undangan lainnya yang mengatur mengenai hal
berdasarkan usulan Dewan Komisaris kepada RUPS                    tersebut. Pengangkatan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan
dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan              Pengawas Syariah wajib memenuhi persyaratan pada saat
Remunerasi. Para anggota Dewan Komisaris dan Direksi              diangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
diangkat dan diberhentikan oleh RUPS dengan memperhatikan
kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang berlaku pada           Pengangkatan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris,
Anggaran Dasar. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi harus         Direksi dan Dewan Pengawas Syariah mengedepankan komposisi
mendapatkan persetujuan dari otoritas yang berwenang              secara profesional, independensi, kesesuaian kompetensi, dan
(Otoritas Jasa Keuangan/OJK).                                     memperhatikan keberagaman, yang dibutuhkan secara tepat
                                                                  dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Informasi terkait
Proses nominasi Dewan Pengawas Syariah diangkat oleh RUPS         proses nominasi dan seleksi Dewan Komisaris, Direksi dan
atas rekomendasi Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama             Dewan Pengawas Syariah dan Keberagaman Dewan Komisaris,
Indonesia, dengan tetap memperhatikan ketentuan OJK atau          Direksi dan Dewan Pengawas telah disajikan secara lengkap
penggantinya, ketentuan Dewan Syariah Nasional dan peraturan      pada Laporan Tahunan bagian Tata Kelola Perusahaan.




Penilaian Kinerja
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,
dan Direksi [GRI 2-18]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas     RUPS dapat memberhentikan para anggota Dewan Komisaris
Syariah dilakukan dalam RUPS Tahunan. Dalam RUPS Tahunan          dan Direksi sewaktu-waktu dengan menyebutkan alasannya
Direksi menyampaikan Laporan Tahunan, sedangkan Dewan             yaitu anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang bersangkutan:
Komisaris menyampaikan laporan tugas pengawasan Dewan             1) tidak/kurang dapat memenuhi kewajibannya yang telah
Komisaris tahunan. Penilaian kinerja Dewan Pengawas Syariah           disepakati dalam kontrak manajemen;
(DPS) dilakukan secara self assessment yang dilaksanakan secara   2) tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik;
periodik setiap semester yang dilaporkan kepada OJK untuk         3) melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau peraturan
mendapatkan persetujuan. Pemenuhan penyampaian Laporan                perundang-undangan yang berlaku;
Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah yang disampaikan          4) melakukan tindakan yang melanggar etika dan/atau
secara semesteran kepada Departemen Perbankan Syariah                 kepatutan yang seharusnya dihormati sebagai anggota
OJK dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.               Direksi;
Implementasi ESG termasuk dalam hal ini implementasi              5) terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/atau
Keuangan Berkelanjutan merupakan salah satu Key Performance           negara;
Indicator (KPI) Direksi yang mendapatkan pengawasan dari          6) dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan yang
Dewan Komisaris. Setiap tahun, BSI telah menyampaikan                 mempunyai kekuatan hukum tetap;
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kepada OJK yang        7) alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi kepentingan
ditandatangani Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris.            dan tujuan Perseroan.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
66       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
Kebijakan Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-19, GRI 2-20, GRI 2-21]
Bank telah memiliki kebijakan Tata Kelola Remunerasi Dewan           2. Selanjutnya Komite Nominasi dan Remunerasi akan
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah mengacu/                  memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                        mengenai kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris.
No. 59/POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang                 3. Dewan Komisaris menyampaikan usulan rekomendasi
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi                   remunerasi berupa gaji/honorarium dan tantiem kepada
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Dalam kebijakan               Pemegang Saham Pengendali untuk mendapat persetujuan
tersebut, Bank telah mentapkan kebijakan remunerasi dan                 RUPS.
fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS antara lain meliputi:
1. Remunerasi yaitu penghasilan dalam bentuk keuangan (non
     natura) antara lain gaji, tunjangan (net), kompensasi dalam        Komite Nominasi dan            Dewan Komisaris     Rapat Umum Pemegang
                                                                           Remunerasi                                              Saham
     bentuk saham, bonus dan bentuk remunerasi lainnya.                  Membuat Kajian           Pembahasan Remunerasi    Menetapkan Remunerasi
                                                                           Penyusunan
2. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak dalam bentuk         Remunerasi

     keuangan (natura) bagi Dewan Komisaris dan Direksi, antara
     lain:
                                                                     Tantiem dan gaji/honorarium diputuskan di dalam RUPS
     a. Tunjangan Hari Raya
                                                                     Tahunan. Untuk tantiem dan gaji/honorarium telah diputuskan
     b. Tunjangan Purna Jabatan
                                                                     dalam Mata Acara Rapat Keempat RUPS Keempat dengan hasil
     c. Tunjangan Perumahan dan Utilitas
                                                                     pemungutan suara setuju sebanyak 43.117.263.201 suara atau
     d. Fasilitas Kendaraan dan Tunjangan Transportasi
                                                                     98,43% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam
     e. Fasilitas Kesehatan
                                                                     Rapat, abstrain 102.105.607 suara atau 0,23% dari seluruh
     f. Fasilitas Club Membership dan Anggota Perkumpulan
                                                                     saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat, serta tidak
          Profesi
                                                                     setuju 685.685.188 suara atau 1,57% dari seluruh saham dengan
     g. Fasilitas Biaya Komunikasi
                                                                     hak suara yang hadir dalam Rapat.
     h. Fasilitas Kantor Non Inventaris
     i. Fasilitas Perjalanan Dinas
                                                                     BSI juga melaporkan rasio total kompensasi tahunan rata-rata
     j. Fasilitas Bantuan Hukum
                                                                     Direksi dengan median total gaji tahunan untuk semua pegawai.
     k. Izin Cuti
                                                                     Total kompensasi pegawai merupakan jumlah dari seluruh
3. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak dalam bentuk
                                                                     kompensasi yang diterima oleh pegawai. Adapun rincian disajikan
     keuangan (natura) bagi Dewan Pengawas Syariah, antara
                                                                     sebagai berikut.
     lain:
     a. Tunjangan Hari Raya
     b. Tunjangan Purna Jabatan
                                                                                              Uraian                              Rasio
     c. Fasilitas Kesehatan
     d. Fasilitas Perjalanan Dinas                                    Rasio total kompensasi tahunan rata-rata Direksi
                                                                      terhadap median total gaji tahunan untuk semua             23,47 : 1
                                                                      pegawai
Dalam penentuan besaran remunerasi, BSI telah memperhatikan
                                                                      Rasio persentase kenaikan total kompensasi
beberapa indikator di antaranya kinerja keuangan, pemenuhan           tahunan rata-rata Direksi terhadap rasio
                                                                                                                                 (1,18) : 1
pembentukan penyisihan penghapusan aktiva, kewajaran dengan           peningkatan persentase median total gaji untuk
                                                                      semua pegawai
peer group, dan pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
BUS. Dalam penentuan remunerasi juga telah mempertimbangkan
kinerja ESG yang telah tercakup pada KPI ESG Group, salah
satunya adalah ketercapaian implementasi RAKB.


Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris, Direksi dan
Dewan Pengawas Syariah dilakukan melalui tahapan berikut:
1. Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi
   terhadap kebijakan remunerasi yang berlaku bagi Dewan
   Komisaris.




                                                                                                         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                              67
Page 70
TATA
KELOLA




Aktivitas Lobi dan
Kontribusi Politik
Aktivitas lobi merujuk pada upaya yang dilakukan untuk               BSI tidak terlibat pada aktivitas lobi. Di samping itu, BSI juga
mempengaruhi kebijakan publik, peraturan, atau keputusan             tidak terlibat dengan kontribusi politik dalam bentuk apapun
Pemerintah yang berdampak pada operasional atau kepentingan          sepanjang tahun 2024.
bisnis perusahaan. Namun demikian, selama tahun 2024,




Penerapan Program Anti Pencucian Uang
(APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme
(PPT) dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (PPPSPM)
Bank Syariah sebagai bagian dari industri perbankan nasional         dasar syariah. Penerapan program APU, PPT dan PPPSM di BSI
dengan jaringan nasional dan global mempunyai peranan                telah sejalan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
penting untuk memastikan integritas transaksi keuangan atas          dan International Best Practices yang mencakup 5 (lima) pilar APU
seluruh produk dan layanan yang digunakan oleh nasabah serta         PPT & PPPSPM yang meliputi pengawasan aktif Direksi dan
membantu penegakan hukum dalam menjalankan program                   Dewan Komisaris, kebijakan dan prosedur, pengendalian internal,
anti pencucian uang pencegahan pendanaan terorisme dan               sistem informasi manajemen serta sumber daya manusia dan
pendanaan proliferasi. Bagi BSI, hal ini tidak hanya sebagai wujud   pelatihan. Pembahasan terkait dengan program APU, PPT dan
pemenuhan komitmen kepatuhan atas regulasi, namun juga               PPPSM di BSI telah disampaikan pada Laporan Tahunan bagian
sebagai upaya merealisasikan kemaslahatan bagi manusia dan           Tata Kelola Perusahaan.
menghilangkan kemudorotan dengan memperhatikan nilai-nilai




Tata Kelola
Keberlanjutan [OJK E]

Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
[OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, GRI 2-13, IFRS S1-GOVERNANCE, IFRS S2- GOVERNANCE]


Bank telah memiliki struktur tata kelola keberlanjutan (ESG          untuk melakukan pengawasan aktif pada penerapan Keuangan
Governance Structure) yang tercantum dalam ESG Guiding               Berkelanjutan. Pengawasan aktif yang dilaksanakan mencakup
Principle. Dalam mengimplementasikan ESG, BSI melibatkan             penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, penyusunan
Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah                  Laporan Keberlanjutan, dan penetapan strategi keberlanjutan.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
68       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
                                                                           Group, Unit Kerja Koordinator ESG dan Unit Kerja Kontributor
  Dewan Komisaris/Komite                                                   ESG senantiasa mendasarkan pada identifikasi risiko dan peluang
                                     Dewan Pengawas Syariah
  Dewan Komisaris Terkait
                                                                           keberlanjutan dalam usulan yang diputuskan dalam rapat RMC
                                                                           serta dalam penyusunan kerangka kerja, visi, komitmen, strategi,
                Direksi / Komite Direksi Terkait
                                                                           dan inisiatif ESG.

                      ESG Working Group
                                                                           Sebagai perusahaan yang bergerak di industri jasa keuangan,
                                                                           fokus dari program ESG dituangkan dalam kegiatan Keuangan
                  Unit Kerja Koordinator ESG
                                                                           Berkelanjutan yang setiap tahun ditetapkan dalam RAKB. Tugas
                                                                           dan tanggung jawab Keuangan Berkelanjutan dialokasikan
                   Unit Kerja Kontributor ESG
                                                                           sebagai berikut.
 • Unit Bisnis                     • Unit Enabler                          1. Dewan Komisaris: memberikan arahan dan persetujuan atas
 • Unit Support                    • Regional Office                           usulan RAKB yang diajukan oleh Direksi. Pengawasan Dewan
                                                                               Komisaris atas implementasi pelaksanaan RAKB dilakukan
                                                                               melalui Komite Pemantau Risiko yang dilakukan setiap triwulan.
BSI telah membentuk ESG Working Group yang berada di bawah
                                                                           2. Direksi: memberikan arahan dan persertujuan atas strategi
Risk Management Committee (RMC) yang telah tercantum dalam
                                                                               dan implementasi keuangan berkelanjutan BSI yang sejalan
Surat Keputusan Direksi No. 03/219-KEP/DIR tanggal 6 Juni 2024
                                                                               dengan strategi dan implementasi keuangan berkelanjutan
tentang Pembentukan ESG Group di bawah supervisi Wakil Direktur
                                                                               BSI yang sejalan dengan strategi bankwide.
Utama & Penunjukkan Pejabat Pelindungan Data Pribadi (PPDP)
                                                                           3. Dewan Pengawas Syariah: memastikan program RAKB yang
di bawah supervisi Direktur Kepatuhan & SDM. ESG Working
                                                                               dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Group bertugas membantu RMC untuk mendukung komite dalam
                                                                           4. Subkomite ESG: menetapkan strategi, menyempurnakan
merumuskan usulan hingga menjadi rekomendasi yang diputuskan
                                                                               penerapan manajemen risiko, serta menetapkan hal-hal yang
oleh komite dalam rapat komite. Selain itu, BSI telah membentuk
                                                                               terkait dengan keputusan bisnis maupun operasional dalam
Unit Kerja Koordinator ESG yang berfungsi sebagai koordinator
                                                                               ruang lingkup Environmental, Social, & Governance.
dalam penyusunan kerangka kerja, visi, komitmen, strategi, dan
                                                                           5. Environmental, Social, & Governance Group: melakukan
inisiatif dalam rangka mengintegrasikan aspek ESG termasuk
                                                                               koordinasi dan konsolidasi bersama unit kerja terkait
implementasi keuangan berkelanjutan di seluruh aktivitas bisnis dan
                                                                               pelaksanaan program keuangan berkelanjutan, melakukan
operasional BSI. Integrasi aspek ESG dan impelementasi keuangan
                                                                               penyusunan Dokumen RAKB BSI tahun 2025 dan
berkelanjutan juga melibatkan Unit Kerja Kontributor yang secara
                                                                               menyampaikannya kepada regulator. ESG Group juga
aktif menjalankan strategi dan inistiatif ESG pada seluruh aktivitas
                                                                               melakukan pemantauan bulanan dalam implementasi
bisnis dan operasional sesuai cakupan masing-masing yang sejalan
                                                                               program RAKB.
dengan kerangka, visi dan komitmen ESG BSI yang telah ditetapkan.
                                                                           6. Seluruh Sumber Daya Manusia unit kerja yang terlibat dalam
Unit Kerja Kontributor ESG meliputi Unit Bisnis, Unit Support, Unit
                                                                               pelaksanaan program RAKB 2025.
Enabler dan Regional Office. Selain itu, untuk mewujudkan dampak
yang luas terhadap lingkungan dan sosial dari penerapan aspek
                                                                           Pihak yang menjadi penanggung jawab pelaksanaan program
ESG, diperlukan peran serta dari setiap pegawai BSI. ESG Working
                                                                           Keuangan Berkelanjutan adalah sebagai berikut.



                    Unit Kerja                                                                Fungsi

 Environmental Social, & Governance (ESG)            Menyusun kerangka kerja, strategi, roadmap, komitmen dan target terkait implementasi
                                                     keuangan berkelanjutan BSI

 Strategy Planning & Performance Management          Membuat strategi dan Rencana Bisnis Bank yang akan dijalankan setiap tahunnya.
 Group (SPM)                                         Pelaksana program:
                                                     1. Green Financing
                                                     2. Portofolio UMKM/Social Financing
                                                     3. Rasio Sustainable Financing

 Corporate Business:                                 a. Melaksanakan penyaluran pembiayaan sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan
 1. Corporate Business 1 Group                          (Green Financing dan UMKM/Social Financing)
 2. Corporate Business 2 Group                       b. Mengembangkan produk perbankan yang mendukung prinsip keuangan berkelanjutan
 3. Corporate Business 3 Group                       Pelaksana program:
                                                     1. Green Financing
                                                     2. Rasio Sustainable Financing

 Commercial Business:                                Pelaksana program:
 1. Commercial Business 1 Group                      1. Green Financing
 2. Commercial Business 2 Group                      2. Rasio Sustainable Financing

 Small Medium Enterprise (SME) Busines Group         Pelaksana program:
 (MBG)                                               1. Portofolio UMKM/Social Financing
                                                     2. Rasio Sustainable Financing

 Micro Busines Group (MBG)                           Pelaksana program:
                                                     1. Portofolio UMKM/Social Financing



                                                                                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                          69
Page 72
TATA
KELOLA




                     Unit Kerja                                                                  Fungsi

 Islamic Ecosystem Solution Group (ISE)                Pelaksana program:
                                                       1. Pengembangan produk

 International & Financial Institution Group (FIG)     Pelaksana program:
                                                       1. Pengembangan produk

 Treasury & Global Market Group (TGM)                  Pelaksana program:
                                                       1. Pengembangan produk

 Operational-Portfolio & Market Risk Group (ERM)       Pelaksana program:
                                                       1. Pilar Tata Kelola & Kebijakan

 Data & Decision Management Group (DDM)                Pelaksana program:
                                                       1. Green Financing
                                                       2. Portofolio UMKM/Social Financing

 Compliance & Anti Money Laundering (AML) –            Pelaksana program:
 Countering – Countering Financing of Terorism (CFT)   1. Pengembangan produk
 Group (CAC)

 Policy & Procedure Group (PPG)                        Pembuatan ketentuan internal untuk mendukung program keuangan berkelanjutan.
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Pilar Tata kelola dan Kebijakan

 Distribution Strategy Group (DSG)                     Mendukung terlaksananya implementasi program keuangan berkelanjutan berkelanjutan di
                                                       seluruh outlet BSI dan optimalisasi penyaluran pembiayaan ekosistem bisnis retail pada titik
                                                       tumbuh cabang yang telah ditetapkan.
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Digital Carbon Trading
                                                       2. Penyaluran pembiayaan berkelanjutan

 Corporate Secretary & Communication Group (CSG)       Menjalankan fungsi CSR dan komunikasi perusahaan.
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Signature campaign – BSI Sustainable Movement
                                                       2. 1 home 1 tree
                                                       3. Sustainability on Campus Collabs with BSI Rock
                                                       4. Green Business Culture Internal Campaign
                                                       5. ISO 26000 dan Perhitungan SROI
                                                       6. Desa Binaan BSI dengan Perhitungan dampak ESG
                                                       7. BSI Scholarship
                                                       8. Optimaliasi Distribusi Zakat
                                                       9. Waste Management Pilot Project (Circular Economy)
                                                       10. Pilot Project Green Zakat

 Bank Syariah Indonesia Corporate University           Menyelenggarakan pelatihan/program untuk meningkatkan kapabilitas pegawai dalam rangka
                                                       penerapan keuangan berkelanjutan.
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Sustainable finance awareness
                                                       2. Kewajiban pelatihan SF pengawasan dan pengurus BSI
                                                       3. Kewajiban pelatihan ESG
                                                       4. Green Business Culture Internal Campaign

 Marketing & Communication Group (MCG)                 Mendukung komunikasi pemasaran produk berdasarkan prinsip keuangan berkelanjutan
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Signature campaign – BSI Sustainable Movement

 Card Business Group (CBG)                             Pelaksana program:
                                                       1. Kartu Syariah Ramah Lingkungan

 Human Capital Strategy & Policy Group (HCP)           Pelaksana program:
                                                       1. Sustainable finance awareness
                                                       2. Kewajiban pelatihan ESG

 Procurement & Fixed Asset Group (PFA)                 Melakukan pengadaan infrastruktur yang mendukung implementasi keuangan berkelanjutan
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Green Building
                                                       2. Electric Vehicle
                                                       3. Charging Station
                                                       4. Solar Panel

 Corporate Finance & Accounting Group (CFA)            Konsolidasi laporan keuangan terkait degan portofolio keuangan berkelanjutan dan
                                                       penghimpunan dana zakat perusahaan.
                                                       Pelaksana program:
                                                       1. Optimalisasi Distribusi Zakat




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
70       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
                   Unit Kerja                                                                Fungsi

 BSI Maslahat                                      Mitra Lembaga sosial BSI yang berperan dalam melakukan penyaluran program-program
                                                   pendayagunaan zakat.
                                                   Pelaksana program:
                                                   1. Solar Panel
                                                   2. ISO 26000 dan perhitungan SROI
                                                   3. Desa binaan BSI dengan perhitungan dampak ESG
                                                   4. BSI Scholarship
                                                   5. Optimalisasi Distribusi Zakat
                                                   6. Waste Management Pilot Project (Circular Economy)
                                                   7. Pilot Project Green Zakat


Hasil pelaksanaan RAKB kemudian disampaikan kepada Direksi. Selanjutnya, hasil tersebut akan disampaikan kepada Dewan Komisaris
untuk mendapat arahan. ESG Working Group juga melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan prioritas RAKB per
triwulanan dan melaporkannya kepada RMC yang selanjutnya akan melaporkan Direktur Supervisi ESG Group dan Komite Audit. Hasil
pelaksanaan RAKB juga menjadi agenda pembahasan dalam Rapat Dewan Komisaris dan Direksi (Rakomdir). Kinerja keberlanjutan
Bank juga akan dilaporkan oleh BSI kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Seluruh pemegang saham
dapat menyampaikan pendapat terkait isu Environment, Social, and Governance (ESG) atau Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) dalam
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).


Penguatan tata kelola juga diwujudkan dengan penyelarasan aspek ESG dalam Arsitektur Kebijakan. BSI telah menyelaraskan aspek ESG
pada ketentuan penyaluran pembiayaan yang meliputi:
1. Negative List pada Kebijakan Pembiayaan
2. Portfolio Guideline
3. Exclution List pada Standar Prosedur Pembiayaan
4. Industry Acceptance Criteria



Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
[OJK E.2, GRI 2-17, FS4, IFRS-S1-GOV, IFRS-S2-GOV]


Implementasi ESG serta Keuangan Berkelanjutan membutuhkan kompetensi khusus terkait keberlanjutan. BSI menyadari bahwa
pengembangan kompetensi terkait keberlanjutan perlu dilakukan secara berkala. Pada tahun 2024, BSI telah melaksanakan berbagai
program pelatihan dan pengembangan kompetensi kepada pegawai. Hal ini juga dimaksudkan memberikan informasi kepada pegawai
terkait dengan perkembangan ilmu dan isu-isu terkini terkait keberlanjutan. Berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi
pegawai di bawah tanggung jawab Bank Syariah Indonesia Corporate University. Selama tahun 2024, sebanyak 8.420 pegawai BSI
telah mengikuti pendidikan dan pelatihan terkait materi Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance). Pelatihan ini juga mencakup
pemahaman terhadap ESG khususnya pada segmen SME dan Wholesale.


Sepanjang tahun 2024, BSI telah melaksanakan pengembangan kompetensi bagi Dewan Komisaris dan Direksi yang terkait dengan
pembangunan berkelanjutan. Adapun jenis pelatihan, materi dan penyelenggara pelatihan yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Dewan Komisaris

                                Jenis Pendidikan
    Nama          Jabatan                                  Materi Pendidikan dan Pelatihan                    Tanggal        Penyelenggara
                                 dan Pelatihan

 Felicitas      Komisaris       Sharing Forum      Sharing Session dengan Tema Sustaining Growth          28 Agustus 2024      Bank Mandiri
 Tallulembang   Independen                         Momentum Amid Global Uncertainties and Challenges

 Suyanto        Komisaris       Sharing Forum      Sharing Session dengan Tema Sustaining Growth          28 Agustus 2024      Bank Mandiri
                                                   Momentum Amid Global Uncertainties and Challenges

 Masduki        Komisaris       Sharing Forum      Sharing Session dengan Tema Sustaining Growth          28 Agustus 2024      Bank Mandiri
 Baidlowi                                          Momentum Amid Global Uncertainties and Challenges




                                                                                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                              71
Page 74
TATA
KELOLA




Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Direksi

                                   Jenis Pendidikan
     Nama            Jabatan                             Materi Pendidikan dan Pelatihan                Tanggal             Penyelenggara
                                    dan Pelatihan

 Hery Gunardi      Direktur       Workshop            Strategic Approach to Risk Management           19 Januari      Kementrian BUMN RI
                   Utama                              towards SOE's Business Sustainibility           2024

                                  Workshop            Level Up To The Next Journey                    20 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk,
                                                                                                      2024            Bank Syariah Indonesia
                                                                                                                      Corporate University,
                                                                                                                      Distribution Strategy Group
                                                                                                                      (DSG)

                                  Top Executive       Leadership Transformation                       26 Februari     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                  Learning Program                                                    2024            Bank Syariah Indonesia
                                  (TELP)                                                                              Corporate University

                                  Workshop            Foundation of Strategic Governance and          30              IMD Lausanne Swiss
                                                      Navigating Disruption                           September
                                                                                                      sampai 1
                                                                                                      Oktober
                                                                                                      2024

                                  Seminar             Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk            5-6 Juni 2024   Bankers Association for Risk
                                                      Direksi Pemegang Sertifikat Manajemen                           Management (BARA)
                                                      Risiko level 5

 Bob Tyasika       Wakil          Workshop            Strategic Approach to Risk Management           19 Januari      Kementrian BUMN RI
 Ananta            Direktur                           towards SOE's Business Sustainibility           2024
                   Utama
                                  Workshop            Level Up To The Next Journey                    20 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk,
                                                                                                      2024            Bank Syariah Indonesia
                                                                                                                      Corporate University,
                                                                                                                      Distribution Strategy Group
                                                                                                                      (DSG)

                                  Focus Group         Implementasi Strategi Pelaksanaan Kegiatan      26 Januari      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                                  Discussion (FGD)    Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2024        2024

                                  Top Executive       Leadership Transformation                       26 Februari     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                  Learning Program                                                    2024            Bank Syariah Indonesia
                                  (TELP)                                                                              Corporate University

                                  Sertifikasi         Sertifikasi Kompetensi Kualifikasi 7 - Bidang   24 Juni 2024    Lembaga Sertifikasi Keuangan
                                                      Manajemen Risiko Perbankan                                      Syariah (LSPKS)

                                  Workshop            Monitoring Implementasi ESG di Mandiri          25 Juli 2024    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                      Group dan Sharing Best Practice terkait ESG
                                                      Framewoork & Disclosure

                                  Focus Group         Enhancing Fraud Detection System to             27 Agustus      Bank Indonesia (BI)
                                  Discusson (FGD)     Strengthen Cybersecurity Resilience in the      2024
                                                      Payment System Industry

                                  Workshop            Championing The Future Admist Great             29 Agustus      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                      Challenge Through Transformational Leadership   2024

                                  Sharing Session     Collborative Future - Paving Pathways For       15 November     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                      Better Indonesia                                2024

                                  Seminar             Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi            20 Mei 2024     JMS Education
                                                      Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level 5

                                  Sertifikasi         Sertifikasi Kompetensi Kualifikasi 7 - Bidang   24 Juni 2024    Lembaga Sertifikasi Keuangan
                                                      Manajemen Risiko Perbankan                                      Syariah (LSPKS)




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
72       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
                               Jenis Pendidikan
   Nama           Jabatan                                 Materi Pendidikan dan Pelatihan              Tanggal             Penyelenggara
                                dan Pelatihan

Tribuana        Direktur       Refreshment             Mengelola Risiko Hukum,        Kepatuhan,     25 Januari      Bank Syariah Indonesia
Tunggadewi      Compliance     Manajement Risiko       Reputasi dan Stratejik                        2024            Corporate University, Maisa
                & Human        Perbankan Level 5                                                                     Edukasi
                Capital
                               Refreshment             Mengelola Risiko Asuransi, Risiko Transaksi   26 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                               Manajement Risiko       Intra Group, Stress & Back Testing dan        2024            Bank Syariah Indonesia
                               Perbankan Level 5       Menganalisa Kebutuhan Sistem Informasi                        Corporate University

                               Top Executive           Leadership Transformation                     26 Februari     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                               Learning Program                                                      2024            Bank Syariah Indonesia
                               (TELP)                                                                                Corporate University

                               Seminar                 Optimalisasi Peran Industri Keuangan Guna     29 April 2024   Forum Komunikasi Direktur
                                                       Pencegahan Green Financial Crime dan                          Kepatuhan Perbankan
                                                       Tindak Pidana Asal Lainnya                                    (FKDKP)

                               Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          Kamis, 7-8      Bankers Association for Risk
                                                       Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level    Mei 2024        Management (BARA)
                                                       5

                               Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          20 Mei 2024     Forum Komunikasi Direktur
                                                       Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level                    Kepatuhan Perbankan
                                                       5                                                             (FKDKP)

                               Seminar                 Kegiatan Edukasi Keuangan bagi Ibu/           25 Juni 2024    Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                                                       Perempuan
                                                       “Bundaku SiCantiks: Ibu Cerdas Keuangan,
                                                       Mewujudkan Keluarga Sejahtera”

                               Webinar                 Penanganan Kejahatan Siber termasuk           17 Juli 2024    Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                                                       Perjudian Daring sebagai Tindak Pidana Asal
                                                       Tindak Pidana Pencucian Uang

                               Workshop                Mandiri Leadership Forum Workshop             29 Agustus      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                                                     2024

                               Workshop                Workshop Wakil Menteri BUMN “SOE’s            13              Kementerian BUMN
                                                       Strategic Program and Risk Management for     September
                                                       Indonesia’s Future”                           2024

                               Conference              Employee & Industrial Relations Conference    20              Forum Human Capital
                                                       2024 Forum Human Capital Indonesia            September       Indonesia (FHCI) BUMN
                                                       (FHCI) BUMN                                   2024

                               Webinar FKDKP           Prospek Ekonomi Tahun 2025 Mencapai           11 Desember     Forum Komunikasi Direktur
                                                       Indonesia Emas 2045                           2024            Kepatuhan Perbankan
                                                                                                                     (FKDKP)

Anton Sukarna   Direktur       Workshop Digital &      Level Up To The Next Journey                  20 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                Sales &        Transaction Strategic                                                 2024            Bank Syariah Indonesia
                Distribution   Direction                                                                             Corporate University
                                                                                                                     Distribution Strategy Group
                                                                                                                     (DSG)

                               Refreshment             Mengelola Risiko Hukum,        Kepatuhan,     25 Januari      Bank Syariah Indonesia
                               Manajement Risiko       Reputasi dan Stratejik                        2024            Corporate University, Maisa
                               Perbankan Level 5                                                                     Edukasi

                               Refreshment             Mengelola Risiko Asuransi, Risiko Transaksi   26 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                               Manajement Risiko       Intra Group, Stress & Back Testing dan        2024            Bank Syariah Indonesia
                               Perbankan Level 5       Menganalisa Kebutuhan Sistem Informasi                        Corporate University, Maisa
                                                                                                                     Edukasi

                               Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          7-8 Mei 2024    Bankers Association for Risk
                                                       Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level                    Management (BARA)
                                                       5

                               Pelatihan               Program Pelatihan Steward Leadership Impact   11-15           Internal Bank
                                                                                                     November
                                                                                                     2024

Ade Cahyo       Direktur       Workshop                Strategic Approach to Risk Management         19 Januari      Kementrian BUMN RI
Nugroho         Finance &      Kementrian BUMN         towards SOE's Business Sustainibility         2024
                Strategy
                               Top Executive           Leadership Transformation                     26 Februari     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                               Learning Program                                                      2024            Bank Syariah Indonesia
                               (TELP)                                                                                Corporate University

                               Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          3-4 Juli 2024   Bankers Association for Risk
                                                       Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level                    Management (BARA)
                                                       5

                               Workshop                Mandiri Leadeship Forum Workshop              29 Agustus      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                                                     2024




                                                                                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                               73
Page 76
TATA
KELOLA




                                   Jenis Pendidikan
     Nama            Jabatan                                  Materi Pendidikan dan Pelatihan              Tanggal              Penyelenggara
                                    dan Pelatihan

 Zaidan Novari     Direktur        Workshop Digital &      Level Up To The Next Journey                  20 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                   Wholesale       Transaction Strategic                                                 2024            Bank Syariah Indonesia
                   Transaction     Direction                                                                             Corporate University
                   Banking                                                                                               Distribution Strategy Group
                                                                                                                         (DSG)

                                   Top Executive           Leadership Transformation                     26 Februari     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                   Learning Program                                                      2024            Bank Syariah Indonesia
                                   (TELP)                                                                                Corporate University

                                   Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          10              PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                           Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level    September       Bank Syariah Indonesia
                                                           5                                             2024            Corporate University

                                   Pelatihan               Executive Leadership: Executive Leadership:   7-20 Oktober    London     Business      School,
                                                           Perfomance People Skills for Leaders          2024            UK (Inggris)

 Saladin       Direktur            Workshop Digital &      Level Up To The Next Journey                  20 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
 Dharmanugraha Information         Transaction Strategic                                                 2024            Bank Syariah Indonesia
 Effendi       Technology          Direction                                                                             Corporate University
                                                                                                                         Distribution Strategy Group
                                                                                                                         (DSG)

                                   Top Executive           Leadership Transformation                     26 Februari     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                   Learning Program                                                      2024            Bank Syariah Indonesia
                                   (TELP)                                                                                Corporate University

                                   Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          05 - 06 Juni    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                           Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level    2024            Bank Syariah Indonesia
                                                           5                                                             Corporate University

                                   Sertifikasi             Resertifikasi Manajemen Risiko Level 7        17 Juli 2024    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                         Bank Syariah Indonesia
                                                                                                                         Corporate University

 Grandhis Helmi    Direktur Risk   Workshop Digital &      Level Up To The Next Journey                  20 Januari      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
 Harumansyah       Management      Transaction Strategic                                                 2024            Bank Syariah Indonesia
                                   Direction                                                                             Corporate University
                                                                                                                         Distribution Strategy Group
                                                                                                                         (DSG)

                                   Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          19-20 Juni      Bankers Association for Risk
                                                           Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level    2024            Management (BARA)
                                                           5

                                   Seminar                 Seminar Internasional Manajemen Risiko        27 Juni 2024    Bank Indonesia

                                   Konvensi                Rancangan Standar Kompetensi Kerja            08 Juli 2024    Otoritas Jasa Keuangan
                                                           Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang
                                                           Manajemen Risiko Perbankan

                                   Sertifikasi             Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7      17 Juli 2024    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                         Bank Syariah Indonesia
                                                                                                                         Corporate University

                                   Seminar                 Forum Edukasi dan Temu Bisnis Akses           23 Juli 2024    Otoritas Jasa Keuangan
                                                           Keuangan Syariah (FEBIS) dan Ekosistem
                                                           Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS)

                                   Seminar                 Nusantara Sharia Economic Forum 2024          30 Juli 2024    NET TV

                                   Seminar                 Risk & Governance Summit 2024                 26 November     Otoritas Jasa Keuangan
                                                                                                         2024

                                   Seminar                 AI for Leaders Leveraging Data Analytics      2-6             National University of
                                                                                                         Desember        Singapore
                                                                                                         2024

 Harry Gusti       Direktur        Seminar                 Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi          5-6 Juni 2024   Bankers Association for Risk
 Utama             Retail                                  Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level                    Management (BARA)
                   Banking                                 5

                                   Sertifikasi             Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen    26 Juni 2024    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                           Risiko Perbankan                                              Bank Syariah Indonesia
                                                                                                                         Corporate University
                                                                                                                         Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                                                                         Keuangan Syariah - LSPKS

                                   Pelatihan               Pelatihan Dasar Perbankan Syariah             4-5 Juli 2024   LPPI




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
74       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
                                      Jenis Pendidikan
     Nama               Jabatan                                 Materi Pendidikan dan Pelatihan                 Tanggal                Penyelenggara
                                       dan Pelatihan

 Ari Rizaldi          Direktur        Sertifikasi            Ujian Resertifikasi     Manajemen       Risiko   26 Juni 2024      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                      Treasury &                             Jenjang 7                                                          Bank Syariah Indonesia
                      International                                                                                             Corporate University
                      Banking                                                                                                   Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                                                                                Keuangan Syariah - LSPKS

                                      Seminar                Executive Overview of Islamic Banking            04 - 05 Juli      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                              2024              Bank Syariah Indonesia
                                                                                                                                Corporate University
                                                                                                                                Lembaga Sertifikasi
                                                                                                                                Profesional Perbankan (LSPP)

                                      Seminar                Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi             4-5               PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                             Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level       September         Bank Syariah Indonesia
                                                             5                                                2024              Corporate University
                                                                                                                                Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                                                                                Keuangan Syariah - LSPKS


Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Unit Penanggungjawab

          Nama                            Jabatan                Jenis Pelatihan           Materi Pelatihan                  Tanggal     Penyelenggara

                               Area Commercial Business                               Sustainable Financing
Yurista Pradana                                                 Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Manager                                                Wholesale

                               Area Commercial Business                               Sustainable Financing
Shelinda Rahman                                                 Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Relationship Manager                                   Wholesale

                                                                                      Sustainable Financing
R. Yogi Arieffiandi            Client Service Team Leader       Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                                                                                      Wholesale

                               Senior Commercial Risk                                 Sustainable Financing
Adi Supriadi                                                    Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Reviewer                                               Wholesale

Muhammad Ilham                 Senior Commercial Risk                                 Sustainable Financing
                                                                Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
Setiadi                        Reviewer                                               Wholesale

                               Corporate Business Senior                              Sustainable Financing
Exval Mahendra Saputro                                          Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Relationship Manager                                   Wholesale

Doli Ahdar Furqoni             Corporate Business Senior                              Sustainable Financing
                                                                Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
Matondang                      Relationship Manager                                   Wholesale

                               Corporate Business Sector 3                            Sustainable Financing
Aldida Safia Ruzis                                              Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Analyst                                                Wholesale

                               Corporate Business Sector 1                            Sustainable Financing
Winda Mega Permata                                              Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Analyst                                                Wholesale

                               Corporate Business Sector 2                            Sustainable Financing
Anggita Ferina Puteri                                           Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Senior Analyst                                         Wholesale

                               Corporate Account                                      Sustainable Financing
Asry Sofwan                                                     Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Maintenance Officer                                    Wholesale

                               Corporate Business Senior                              Sustainable Financing
Budi Septiawan                                                  Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Relationship Manager                                   Wholesale

                               Corporate Business Sector 1                            Sustainable Financing
Dita Puspitasari                                                Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Analyst                                                Wholesale

                               Corporate Business Sector 2                            Sustainable Financing
Muhamad Chusni Aziz                                             Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Analyst                                                Wholesale

                               Corporate Business Sector 2                            Sustainable Financing
Val Azura Abdurrahman                                           Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Analyst                                                Wholesale

                               Legal Wholesale Department                             Sustainable Financing
Tuti Aditama                                                    Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Head                                                   Wholesale

                               Value Chain Business                                   Sustainable Financing
Fierda Financyana                                               Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Department Head                                        Wholesale

                               Wholesale Business Strategy                            Sustainable Financing
Fenny Aslinda                                                   Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Department Head                                        Wholesale

Helga Pratiwi                  Corporate Financing Risk 1                             Sustainable Financing
                                                                Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
Anggraesti                     Senior Analyst                                         Wholesale

                               Corporate Financing Risk 3                             Sustainable Financing
Yondi Kharisma Saputro                                          Pelatihan Modular                                        1 Juli 2024      Internal Bank
                               Senior Analyst                                         Wholesale




                                                                                                                    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                          75
Page 78
TATA
KELOLA




          Nama                           Jabatan          Jenis Pelatihan          Materi Pelatihan           Tanggal      Penyelenggara

                                                                              Sustainable Financing
Rakhmad Syarifudin         Regional Analyst               Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                                                                              Wholesale

                           Portfolio Analytics                                Sustainable Financing
Eka Nurdiana Septiyani                                    Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                           Management Officer                                 Wholesale

                           Decentralized Compliance &
                                                                              Sustainable Financing
Zendy Prima                Operational Risk Team Leader   Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                                                                              Wholesale
                           - RMD

                           Corporate Business Sector 1                        Sustainable Financing
Septiana Sakti Praharani                                  Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                           Analyst                                            Wholesale

                           Corporate Business Sector 4                        Sustainable Financing
Muhammad Faisal                                           Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                           Analyst                                            Wholesale

                           Sustainable Finance                                Sustainable Financing
Aris Widi Setiawan                                        Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                           Department Head                                    Wholesale

                           ESG Strategy & Portfolio                           Sustainable Financing
Wulandari Syaputri                                        Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                           Management Senior Officer                          Wholesale

                           Funding & Liquidity
                                                                              Sustainable Financing
Aldi Rahadhika             Management Department          Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                                                                              Wholesale
                           Head

                           Senior Forex, Structured
                                                                              Sustainable Financing
Noviar Yulianti            Product & Treasury Overseas    Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                                                                              Wholesale
                           Analyst

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Abdul Gafur                SME Risk Department Head       Pelatihan Modular                                  1 Juli 2024    Internal Bank
                                                                              SME

Aditya David Bagus                                                            Sustainable Financing Segmen
                           SME Agribusiness Officer       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
Setyawan                                                                      Sme

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Aditya Sanjaya             SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                           Micro Business Distribution                        Sustainable Financing Segmen
Agus Rahmanto                                             Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                           Team Leader                                        SME

                           SME Senior Relationship                            Sustainable Financing Segmen
Agus Sudrajat                                             Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                           Manager                                            SME

                           Micro Product Risk Section                         Sustainable Financing Segmen
Arie Normandia                                            Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                           Head                                               SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Arif Budiman               SME Agribusiness Officer       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Arif Ridwan                SME Product Risk Officer       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Aris Rusdiyanto            SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Azmi Muhammad Sidqi        SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Deni Rezky                 SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                           Insurance & Guarantee                              Sustainable Financing Segmen
Denny Susetyo Wibowo                                      Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                           Management Officer                                 SME

                           SME Senior Relationship                            Sustainable Financing Segmen
Dian Kuntiasih                                            Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                           Manager                                            SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Diar Guntara               SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Eko Suprobo                SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

Firdaus Ario                                                                  Sustainable Financing Segmen
                           SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
Sukmalinata                                                                   SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Hidayat Syahrun            SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Hidayatullah               SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME

                                                                              Sustainable Financing Segmen
Kamalodi                   SME Relationship Manager       Pelatihan Modular                                  10-Sep-24          LPPI
                                                                              SME




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
76       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
         Nama                       Jabatan                Jenis Pelatihan          Materi Pelatihan           Tanggal      Penyelenggara

                                                                               Sustainable Financing Segmen
 Marwa Susilawati        SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                                                                               SME

                                                                               Sustainable Financing Segmen
 Mohamad Yasin           SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                                                                               SME

 Norman Adrian Gun                                                             Sustainable Financing Segmen
                         SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
 Repi                                                                          SME

                                                                               Sustainable Financing Segmen
 Nurhayati               SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                                                                               SME

                                                                               Sustainable Financing Segmen
 Nurina Ayu Ningtias     SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                                                                               SME

                         Strategy & Product                                    Sustainable Financing Segmen
 Nurita Afridiana                                          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                         Development Officer                                   SME

                                                                               Sustainable Financing Segmen
 Randi Kosim Siregar     SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                                                                               SME

                         SME Ecosystem & Fintech                               Sustainable Financing Segmen
 Rani Kusuma Wijayanti                                     Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                         Officer                                               SME

                                                                               Sustainable Financing Segmen
 Ratna Pradipta          SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
                                                                               SME

 Riyan Bahtera                                                                 Sustainable Financing Segmen
                         KUR Business Initiative Officer   Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
 Mutaqodim                                                                     SME

 Shofwan Muhammad                                                              Sustainable Financing Segmen
                         SME Relationship Manager          Pelatihan Modular                                  10-Sep-24           LPPI
 Rasyid                                                                        SME



                                                                          Pengelolaan risiko terkait iklim meliputi pengelolaan risiko fisik
Manajemen Risiko atas Penerapan
                                                                          dan risiko transisi. Risiko fisik merupakan risiko yang disebabkan
Keuangan Berkelanjutan [OJK E.3, FS2,
IFRS S1-RISK MANAGEMENT, IFRS S2-RISK MANAGEMENT,                         oleh kejadian alam akibat dari perubahan iklim. Risiko transisi
FN-CB-550a.1, FN-CB-550a.2]                                               merupakan risiko yang muncul akibat perubahan arah
                                                                          kebijakan pemerintah serta pemangku kepentingan, kemajuan
Manajemen risiko dalam penerapan keuangan berkelanjutan                   teknologi, dan dinamika sosial seiring dengan bergesernya
dilakukan sejalan dengan manajemen risiko bank. Proses                    arah perekonomian dunia menuju ekonomi rendah karbon.
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko              Oleh karenanya, perubahan tersebut menuntut BSI untuk
juga mencakup aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).            menyesuaikan arah kebijakan yang berpotensi memberikan
Risiko yang timbul dari penerapan keuangan berkelanjutan dapat            dampak pada bisnis, reputasi serta nilai dari asetnya.
dikelola secara efektif melalui empat pilar penerapan manajemen
risiko, yaitu (1) Pengawasan Aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan          Climate Risk Stress Testing
Dewan Pengawas Syariah; (2) Kecukupan kebijakan, prosedur,
dan penetapan limit; (3) Kecukupan proses manajemen risiko;               BSI telah berpartisipasi dalam Pilot Project Climate Risk
dan (4) Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.                     Management dan Scenario Analysis (CRMS) dalam mengelola risiko
                                                                          terkait iklim (climate related risk). Implementasi CRMS mengacu
Pada penerapannya, Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan                    pada panduan yang diterbitkan OJK. Penerapan dilakukan secara
Pengawas Syariah bertanggung jawab mengevaluasi risiko dan                bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan
peluang yang timbul akibat perubahan iklim secara berkala                 kepatuhan atas regulasi eksternal. Pada penerapan CRMS, BSI
melalui pengawasan pada penyusunan Rencana Aksi Keuangan                  melakukan Climate Risk Stress Testing (CRST) yang merupakan
Berkelanjutan, laporan keberlanjutan, dan strategi keberlanjutan.         proses komprehensif untuk mengevaluasi sejauh mana risiko
Bank juga memiliki fungsi khusus yang bertanggung jawab                   perubahan iklim dapat mempengaruhi kinerja keuangan, strategi,
memantau dan mengevaluasi risiko terkait LST. Pengelolaan                 tata kelola serta kerangka manajemen risiko Bank.
portofolio pembiayaan dilakukan dengan memperhatikan
aspek LST, salah satunya melalui pengaturan batas penyaluran              Pada tahun 2024, BSI menjadi salah satu Bank yang ditunjuk OJK
pembiayaan pada sektor-sektor yang menghasilkan emisi karbon              dan BI untuk melakukan 1st pilot project Climate Risk Stress Testing
tinggi. Manajemen risiko LST ini dituangkan dalam berbagai                (CSRT). CRST dilakukan untuk menilai ketahanan Bank terhadap
ketentuan, diantaranya Standar Prosedur Bisnis Portfolio                  perubahan iklim yang terdiri atas risiko fisik dan risiko transisi.
Guideline, Pentunjuk Teknis Operasional Industry Acceptance               Risiko iklim berpotensi memberikan dampak langsung pada
Criteria (IAC), dan Standar Prosedur Bisnis untuk masing-masing           risiko keuangan diantaranya yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko
segmen pembiayaan.                                                        likuiditas, dan risiko operasional. Pada fase 1st pilot project CRST,
                                                                          BSI melakukan analisis dampak risiko iklim pada 51,63% total




                                                                                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                           77
Page 80
TATA
KELOLA




portofolio pembiayaan yang terdiri atas sektor mandatory dari OJK dan sektor opsional yang ditetapkan Bank untuk memenuhi 50%
portofolio dengan menggunakan skenario banjir dan kebakaran hutan untuk risiko fisik dan skenario iklim yang disusun oleh Network for
Greening the Financial System (NGFS), yang mencakup skenario Current Policies, Delayed Transition, dan Net Zero 2050 untuk risiko transisi.



                          Disorderly                            Too little, too late
                                                                                            Current Policies: Mengasumsikan kebijakan iklim saat
     High




                                                                                       1
                                                                                            ini tidak berubah sehingga risiko fisik meningkat seiring
                                                                                            dengan kenaikan suhu global di atas 1,5°C atau 2°C,
                                                                                            sedangkan risiko transisi tetap rendah karena minimnya
                                         Delayed                                            perubahan dalam kebijakan dan teknologi.
                                        Transition
     Transition risk




                                                                                       2    Delayed Transition: Mengasumsikan bahwa emisi
                                                                                            tahunan tidak akan berkurang hingga tahun 2030. Namun,
                                                                                            setelah itu kebijakan yang lebih ketat akan diterapkan
                           Net Zero
                             2050                                                           untuk membatasi pemanasan global hingga 2°C dan
                            (15°C)                                                          mengendalikan pembuangan CO2.

                                                                          Current
                                                                          Policies     3    Net Zero 2050: Mengasumsikan langkah agresif diambil
     Low




                                                                                            untuk mencapai target emisi nol bersih pada 2050, dengan
                          Orderly                                Hot house world            kebijakan ketat dan perubahan ekonomi yang cepat untuk
                                                                                            membatasi kenaikan suhu global di bawah 1,5°C.
                             Low                Physical risk               High




BSI telah melakukan analisis skenario iklim yang mencakup 8 (delapan) sektor yang menyumbang 51,63% dari total portofolio
pembiayaan. Sektor tersebut meliputi Agriculture, Forestry and Fisheries, Mining and Quarrying, Electricity, Gas and Water, Construction,
Transportation, Warehousing and Communication, Manufacturing Industry, Household: Mortgage serta Health and Social Services. Adapun
rincian share berdasarkan sektor dapat dilihat pada tabel berikut.


Tabel Portofolio CRST

                                                                                              Jumlah
                                              Sektor                                                                                  %
                                                                                       (dalam Miliar Rupiah)

 Agriculture, Forestry and Fisheries*                                                         17.731,40                                7,38

 Mining and Quarrying*                                                                         2.380,25                                0,99

 Electricity, Gas and Water*                                                                   4.762,72                                1,98

 Construction*                                                                                19.808,46                                8,24

 Transportation, Warehousing and Communication*                                                8.325,66                                3,46

 Manufacturing Industry*                                                                      11.769,28                                4,90

 Household: Mortgage*                                                                         52.517,02                              21,85

 Health and Social Services**                                                                  6.812,10                                2,83

 Other Sector***                                                                             116.209,15                              48,36

 Total                                                                                       240.316,04                             100,00
Keterangan:
*Sektor Mandatory dari OJK
**Sektor optional yang ditetapkan Bank untuk memenuhi 50% portofolio
***Sektor yang tidak diperhitungkan pada CRST kali ini




                       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
78                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 81
            Agriculture, Forestry and Fisheries 7,38%
                                                                                                 Mining and Quarrying 0,99%

                                                                                                  Electricity, Gas and Water 1,98%

                                                                                                        Construction 8,24%

                                                                                                           Transportation, Warehousing
                                                                                                           and Communication 3,46%
          Other Sector 48,36%
                                                                                                            Manufacturing Industry 4,90%




                                                                                                    Household: Mortgage 21,85%




              Health and Social Services 2,83%




Hasil perhitungan CSRT menunjukkan risiko iklim berdampak            Pada pengukuran CRST risiko pasar, dilakukan pada seluruh
pada permodalan bank. Namun permodalan bank tetap memadai            skenario, baik short term maupun long term, terdapat peningkatan
untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi. Hal ini            beban modal risiko pasar. Pada long term, capital charge mengalami
tercermin dari rasio kecukupan modal berdasarkan hasil stress        peningkatan namun stabil untuk setiap skenario dan periode. Hal
test masih berada di atas nilai minimum kecukupan modal sesuai       tersebut karena periode data yang digunakan bersifat statis yaitu
regulator, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.           menggunakan posisi 31 Desember 2023. Perubahan nilai surat
Selain itu, risiko iklim juga berdampak pada pengetatan likuiditas   berharga FVTOCI meningkat di tahun 2040, khususnya skenario
Bank, namun kondisi likuiditas Bank masih di atas batas yang         delayed, karena kebijakan terkait iklim baru diimplementasikan.
ditetapkan regulator.
                                                                     Pada pengukuran CSRT risiko operasional, BSI melakukan
Pada pengukuran CRST terkait risiko kredit jangka pendek,            analisis dampak perubahan iklim terhadap risiko operasional.
BSI memperhitungkan dampak risiko transisi pada sektor               Penilaian dilakukan pada risiko fisik dan risiko transisi. Dampak
tertentu dan risiko fisik pada sektor agriculture dan pembiayaan     risiko fisik tidak terlalu signifikan terhadap penurunan properti.
kepemilikan rumah. Pada kondisi stress, portofolio Bank              Dampak risiko fisik yaitu sebesar Rp12.284,43 juta. Hal tersebut
mengalami penurunan kualitas dan penurunan CAR. Namun,               disebabkan sebagian besar kantor cabang BSI merupakan aset
rasio-rasio tersebut masih di atas batas yang ditetapkan             sewa sehingga kerugian akibat penurunan nilai menjadi risiko
regulator. Pada jangka pendek, BSI menggunakan neraca dinamis        pemilik atau perusahaan asuransi.
dengan data RBB sebagai data baseline.
                                                                     Pada dampak risiko transisi, BSI mengasumsikan terdapat
Pada CRST jangka panjang terkait risiko kredit, BSI hanya            tambahan biaya yang ditimbulkan dari biaya training pegawai
memperhitungkan dampak risiko transisi pada sektor tertentu          mengenai risiko iklim dan/atau ESG, biaya pembangunan green
dengan mengasumsikan total pembiayaan Bank statis/sama               building/investasi terkait teknologi terbarukan, biaya tenaga
dengan posisi Desember 2023. Portofolio BSI tidak terdampak          ahli terkait pengelolaan risiko iklim/ESG dan biaya lainnya.
pada scenario current policies karena pada skenario tersebut tidak   Dampak dari risiko transisi dan risiko fisik terhadap LCR adalah
terdapat risiko transisi.                                            penurunan LCR. Namun demikian, proyeksi LCR masih berada di
                                                                     atas threshold 100%.




                                                                                                  PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                     79
Page 82
TATA
KELOLA




Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [OJK E.4, GRI 2-29, FS5]

Pelibatan pemangku kepentingan merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan untuk keberlanjutan bisnis BSI. BSI menyadari
bahwa keterlibatan pemangku kepentingan dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Oleh karena itu, BSI melakukan
identifikasi pemangku kepentingan berdasarkan kedekatan dan pengaruhnya pada kelangsungan usaha. BSI juga melibatkan pemangku
kepentingan dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan program berdasarkan isu terkait keberlanjutan yang penting bagi Bank serta
memperhatikan umpan balik dan kebutuhan masing-masing pemangku kepentingan. Pelibatan pemangku kepentingan juga digunakan
BSI sebagai pertimbangan untuk menyusun isu-isu pada topik material. Proses identifikasi pemangku kepentingan yang dilibatkan
dilakukan oleh Divisi Corporate Secretary & Communication Group (CSG) berdasarkan Standar Prosedur Operasional Corporate
Secretary & Communication Group.


Pelibatan Pemangku Kepentingan, Topik Utama, dan Respons Bank

      Pemangku                Basis
                                                      Metode Pendekatan                                      Topik Utama
     Kepentingan           Identifikasi

 Pemegang saham dan      Tanggung jawab   1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) satu kali      1. Memperkokoh        Kinerja   keuangan dan
 investor                dan pengaruh        dalam satu tahun                                   keberlanjutan
                                          2. Rapat Umum Pemegang Saham Luar biasa            2. Menyelenggarakan RUPS dan RUPSLB
                                             (RUPSLB), sesuai kebutuhan                      3. Menyusun dan menyajikan laporan
                                          3. Publikasi laporan keuangan setiap triwulan      4. Pembagian deviden
                                          4. Laporan Tahunan, setiap tahun                   5. Publikasi dan keterbukaan informasi
                                          5. Laporan Keberlanjutan, setiap tahun             6. Pertemuan investor yang dilaksanakan oleh
                                                                                                unit kerja hubungan investor

 Pegawai                 Ketergantungan   1. Sarana komunikasi internal seperti e-mail dan   1. Hubungan industrial yang kondusif
                                             memo internal                                   2. Pemenuhan hak pekerja sesuai dengan
                                          2. Pelaksanaan sesuai kebutuhan                       ketentuan
                                          3. Pengembangan diri sesuai dengan jadwal          3. Kesetaraan      dalam  pengembangan    diri,
                                             pelatihan                                          pelatihan, karier
                                          4. Kesehatan, keamanan dan keselamatan kerja       4. Sarana kerja dengan memperhatikan keamanan,
                                          5. Kegiatan pegawai seperti olahraga dan hobi         kesehatan, dan keselamatan kerja
                                             Frekuensi secara berkala                        5. Pembahasan isu keberlanjutan

 Pemerintah dan          Pengaruh         1. Laporan kepatuhan, minimal satu kali setahun    1. Kepatuhan pada peraturan
 Regulator                                2. Menyerahkan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan       2. Menyusun dan menyampaikan RBB dan RAKB
                                             Laporan Realisasi RBB kepada Otoritas Jasa      3. Menyusun dan menyerahkan laporan sesuai
                                             Keuangan (OJK)                                     regulasi
                                          3. Menyerahkan     Rencana     Aksi     Keuangan   4. Menjalin komunikasi dengan pemerintah dan
                                             Berkelanjutan (RAKB) ke OJK                        regulator
                                          4. Menyerahkan laporan-laporan yang sesuai         5. Mematuhi hukum yang berlaku
                                             dengan peraturan yang berlaku. Frekuensi        6. Pelaksanaan kebijakan antikorupsi
                                             sesuai regulasi
                                          6. Kerja sama penyelenggaraan acara sesuai
                                             kebutuhan




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
80       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 83
     Pemangku               Basis
                                                      Metode Pendekatan                                        Topik Utama
    Kepentingan          Identifikasi

 Nasabah                Ketergantungan   1. Aktivitas transaksi perbankan syariah di kantor   1. Menyediakan informasi produk dan layanan
                                            atau jaringan Bank                                2. Penyediaan sarana penyelesaian kendala/
                                         2. Kontak center, baik melalui telepon maupun           keluhan (contact center 24 jam)
                                            sarana lain. Frekuensi setiap saat                3. Pengembangan jaringan, produk, dan layanan
                                         3. Produk dan layanan perbankan yang mudah,             perbankan yang aman, nyaman, dan terpercaya
                                            aman dan terpercaya                               4. Penerapan kebijakan anti korupsi dan antifraud
                                                                                              5. Implementasi kebijakan keamanan data
                                                                                                 nasabah
                                                                                              6. Melaksanakan survei kepuasan pelanggan

 Mitra Kerja/ Pemasok   Ketergantungan   1. Kontrak pengadaan barang dan jasa                 1. Mekanisme proses pengadaan yang adil dan
 Lokal                                   2. Penilaian mitra kerja secara transparan              transparan
                                         3. Penandatanganan pakta integritas                  2. Tidak ada pungutan biaya dan konflik
                                                                                                 kepentingan dalam proses pengadaan
                                                                                              3. Menjalankan sistem manajemen anti penyuapan

 Industri Sejenis       Pengaruh         1. Informasi     perkembangan,    peluang     dan    1. Kemudahan update perkembangan industri
                                            tantangan industri perbankan syariah                 melalui keanggotaan asosiasi industri dan
                                         2. Informasi regulasi terkait industri, khususnya       profesional
                                            perbankan syariah                                 2. Kerja sama dalam peningkatan kapabilitas dan
                                         3. Pertemuan secara periodik dengan asosiasi            daya saing
                                            industri perbankan dan perbankan syariah,         3. Mendukung pengembangan iklim persaingan
                                            serta asosiasi profesi                               usaha yang sehat

 Masyarakat dan         Pengaruh,        1. Pengembangan program Tanggung Jawab Sosial        1. Pembinaan hubungan yang harmonis dengan
 Lingkungan             Tanggung Jawab      dan Lingkungan (TJSL) sesuai rencana                 masyarakat
                                         2. Dukungan dalam program peningkatan                2. Pengembangan dan implementasi program TJSL
                                            kesejahteraan                                        untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.
                                         3. Kemudahan akses pada layanan perbankan            3. Melestarikan lingkungan
                                         4. Kerja sama dengan mitra penyalur ZIS dalam        4. Memberikan kesempatan kerja kepada
                                            kegiatan TJSL setiap tahun                           masyarakat sesuai kebutuhan dan ketentuan
                                                                                                 Bank
                                                                                              5. Melaksanakan program literasi keuangan
                                                                                              6. Meningkatkan pembiayaan KKUB




Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]

Dalam menerapkan keuangan berkelanjutan, BSI masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan aspek ESG secara menyeluruh
pada aktivitas bisnis dan operasional. Dalam menghadapi tantangan tersebut, BSI telah membentuk Unit Kerja Koordinator ESG yang
bertanggungjawab untuk menjadi koordinator dalam penyusunan kerangka kerja, visi, komitmen, strategi dan inisiatif dalam rangka
mengintegrasikan aspek ESG termasuk implementasi keuangan berkelanjutan di seluruh aktivitas bisnis dan operasional BSI, dan Unit
Kerja Kontributor ESG yang secara aktif menjalankan strategi dan inisiatif ESG pada seluruh aktivitas bisnis dan operasional sesuai
cakupan masing-masing yang sejalan dengan kerangka kerja, visi dan komitmen ESG BSI yang telah ditetapkan.




                                                                                                         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                            81
Page 84
              KINERJA
              KEBERLANJUTAN          [OJK F]




     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
82   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 85
07




PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  Laporan Keberlanjutan 2024
                                83
Page 86
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Kegiatan Membangun
Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Untuk mendukung penerapan keuangan berkelanjutan, BSI berkomitmen membangun budaya keberlanjutan yang melibatkan seluruh
insan BSI dan nasabah BSI. Untuk itu, BSI rutin melakukan serangkaian green campaign di kantor pusat dan cabangnya di seluruh
Indonesia. Green campaign merupakan kegiatan Bank yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi dan sumber daya alam,
menghindari penggunaan kantong plastik, tas, dan botol yang sulit terurai, serta mewujudkan gaya hidup ramah lingkungan. Adapun
program-program utama dalam Green Campaign BSI mencakup:




v


Selain itu, BSI juga telah memiliki kebijakan keberlanjutan yang   3. Implementasi E-DOC BSI, yakni digitalisasi korespondensi
di dalamnya telah mencakup fokus Bank untuk melakukan                 berbasis web untuk pengurangan penggunaan kertas di
penghematan kertas. Hal ini dikarenakan sumber terbesar               kantor pusat.
sampah di BSI berasal dari laporan, korespondensi bank dengan
klien, dan transaksi perbankan. Adapun pendekatan efisiensi        Selanjutnya, dalam membangun budaya keberlanjutan, BSI juga
penggunaan kertas yang dilakukan secara konsisten dan kontinu      telah menekankan bagi seluruh insan Bank untuk menggunakan
di BSI antara lain:                                                alat makan dan minum yang tidak sekali pakai. Hal ini dilakukan
1. Double sided printing dan penggunaan kertas bekas (duplex       sebagai salah satu langkah Bank dalam mengurangi sampah
    printing) yang masih kosong.                                   plastik yang dihasilkan dari sampah kemasan plastik dan sisa
2. Digitalisasi permintaan barang cetakan yang dilakukan           makanan dari fasilitas pantry pegawai.
    melalui aplikasi online dan proses pengadaan dilakukan
    secara digital melalui Procurement Management System.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
84     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 87
Kinerja
Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi [OJK F.2, IFRS S1-METRIC AND TARGET]

BSI telah berhasil merealisasikan pembiayaan, investasi, pendapatan margin dan bagi hasil, serta laba setelah pajak yang meningkat
dibandingkan dengan tahun 2023. BSI juga berhasil meningkatkan pembiayaan pada Retail Banking & Consumer, Whosale Banking dan
Dana Pihak Ketiga yang meningkat di tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023.


Tabel Realisasi Produksi, Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                                                                                                                  (Dalam Miliar Rupiah)


                                                    2024                  2024                2023                   2022
                      Uraian
                                                Growth YoY              Realisasi            Realisasi             Realisasi

 Dana Pihak Ketiga                                  11,5%               327.454              293.776               261.491

 Pembiayaan                                         15,9%               278.481              240.316               207.705

 Penempatan pada BI & SB                            16,0%               100.780               86.906                 71.141

 Pendapatan Margin dan Bagi Hasil                   13,8%                 25.216              22.169                 19.612

 Laba Setelah Pajak                                 22,8%                  7.006               5.704                  4.260

 Penyaluran UMKM                                    15,3%                 52.415              45.469                 41.909


Adapun rincian dari pembiayaan pada Retail Banking & Consumer, sebagai berikut.


Tabel Pembiayaan pada Retail Banking & Consumer 				
                                                                                                                  (Dalam Miliar Rupiah)


                                                    2024                 2024                 2023                  2022
                      Uraian
                                                Growth YoY              Realisasi           Realisasi             Realisasi

 Retail Banking & Consumer                         16,5%                201.263             172.805               150.508

 SME                                               11,8%                 21.635               19.346                18.892

 Mikro                                             21,1%                 27.746               22.912                18.740

 Bisnis Emas                                       78,2%                 12.825                7.198                 5.930

 Griya                                              8,2%                 56.834               52.517                48.070

 Oto                                               28,7%                  5.387                4.186                 2.761

 Mitraguna                                         16,8%                 59.984               51.336                42.732

 Pensiun                                            9,7%                 16.051               14.626                12.837

 Card                                              17,1%                    802                 684                    545




                                                                                               PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                  85
Page 88
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Selanjutnya, pembiayaan yang disalurkan BSI pada Whosale Banking, sebagai berikut.

Tabel Pembiayaan pada Wholesale Banking 				
                                                                                                                                (Dalam Miliar Rupiah)


                                                                   2024                 2024                    2023                   2022
                         Uraian
                                                               Growth YoY              Realisasi               Realisasi           Realisasi

 Corporate                                                          11,4%               58.720                  52.714                 46.139

 Commercial                                                         25,0%               18.498                  14.797                 11.058

 Total                                                              14,4%               77.218                  67.511                 57.197
*realisasi tahun 2023 dan 2022 menyesuaikan resegmentasi yang berlaku di tahun 2024


Sedangkan, rincian dana pihak ketiga sebagai berikut.

Tabel Dana Pihak Ketiga							
                                                                                                                                (Dalam Miliar Rupiah)


                                                                   2024                 2024                    2023                   2022
                         Uraian
                                                               Growth YoY              Realisasi               Realisasi           Realisasi

 Giro                                                                5,9%               56.336                  53.201                 44.521

 Tabungan                                                           12,7%              140.534                 124.726             116.484

   Tabungan Wadiah                                                  17,6%               55.280                  47.026                 44.214

   Tabungan Non Wadiah                                               9,7%               85.254                  77.700                 72.270

 Deposito                                                           12,7%              130.584                 115.848             100.486

Rincian pembiayaan per sektor diuraikan sebagai berikut.

Pembiayaan Berdasarkan Sektor Ekonomi				
                                                                                                                                (Dalam Miliar Rupiah)


                             Sektor                                       2024         %            2023            %       2022                %

 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan                                      23.550       8,46         17.124         7,13     13.396              6,45

 Perikanan                                                                    720      0,26           765          0,32       910               0,44

 Pertambangan dan Penggalian                                                2.976      1,07          2.393         1,00      3.778              1,82

 Industri Pengolahan                                                      12.765       4,58         11.806         4,91     10.810              5,20

 Listrik, Gas, dan Air                                                      6.756      2,43          4.768         1,98      4.034              1,94

 Konstruksi                                                               18.843       6,77         19.833         8,25     16.468              7,93

 Perdagangan Besar dan Eceran                                             19.747       7,09         17.484         7,28     16.924              8,15

 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum                            3.204      1,15          2.758         1,15      2.193              1,06

 Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi                                  8.647      3,11          8.346         3,47      5.597              2,69

 Perantara Keuangan                                                         5.807      2,09          5.870         2,44      5.090              2,45

 Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan                          5.299      1,90          3.868         1,61      4.067              1,96

 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
                                                                                 -     0,00                -       0,00            -            0,00
 Sosial Wajib

 Jasa Pendidikan                                                            4.929      1,77          4.499         1,87      3.903              1,88

 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                                         9.402      3,38          6.818         2,84      5.099              2,46

 Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan
                                                                            3.732      1,34          3.315         1,38      2.524              1,22
 Perorangan Lainnya

 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga                                   168      0,06           160          0,07       188               0,09

 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya                                            -     0,00          4.499         1,87            -            0,00

 Rumah Tangga                                                            151.918      54,55        130.481        54,30    112.677            54,25

 Bukan Lapangan Usaha Lainnya                                                  19      0,01            30          0,01        44               0,02

 Jumlah                                                                  278.481       100         240.316         100     207.705              100



          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
86        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 89
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
[OJK F.3, FS3, FS6, FS7, FS8, FS10, FN-CB-000.A, FN-CB-000.B, FN-CB-410a.2]


Pembiayaan Sesuai Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)

BSI telah memiliki portofolio, pembiayaan dan investasi pada instrumen keuangan yang sejalan dengan keuangan berkelanjutan. Sesuai
dengan RAKB yang telah ditetapkan, salah satu dari target kegiatan prioritas adalah Pengembangan Produk dan/atau Jasa yang sesuai
Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sesuai dengan RAKB. Kriteria KKUB yang digunakan oleh BSI mengacu pada Pedoman
Teknis POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik yang mengatur tentang pembiayaan berkelanjutan atau usaha berwawasan lingkungan BSI. Berdasarkan pedoman teknis
tersebut, BSI telah mengembangkan standar prosedur operasional dalam mengimplementasikan POJK No. 51/POJK.03/2017.


Untuk memberikan pembiayaan, BSI memiliki kriteria keuangan hijau. Setiap usaha calon debitur harus memenuhi kriteria analisis
dampak lingkungan berikut:




  Tidak ada pencemaran dalam              Tidak adanya polusi dan adanya    Tidak adanya pengaduan dari              Pemenuhan semua peraturan
  proses produksi                         pengolahan limbah sesuai          penghuni di lingkungan tempat            pemerintah yang berlaku,
                                          ketentuan                         usaha                                    seperti kepemilikan izin usaha




Setelah seluruh kriteria terpenuhi, selanjutnya Bank akan melaksanakan beberapa tahapan sebagai berikut:



           1                          2                       3                    4                         5                           6

  Melakukan evaluasi        Pengawasan dan           Jika hasilnya         Jika terdapat          Bank juga melakukan           Ke depan, Bank
  dan pengawasan            evaluasi dilakukan       memiliki potensi      nasabah yang           pengembangan                  berencana untuk
  perkembangan              melalui beberapa         risiko LST yang       berada dalam           kapasitas internal            memberikan
  usaha nasabah yang        media komunikasi         tinggi, Bank          pengawasan             dengan memberikan             program edukasi
  dilakukan setiap tiga     antara lain video        dapat melakukan       karena terindikasi     pelatihan mengenai            atau pelatihan
  bulan.                    conference, on           peninjauan ulang      masalah lingkungan     sustainable                   terkait LST kepada
                            the spot visit,          atas pembiayaan       atau sosial, Bank      finance awareness,            debitur.
                            pendampingan             yang diberikan.       akan memberikan        penyusunan
                            konsultan, watchlist                           pendampingan,          e-Modul, serta
                            quarterly review, dan                          watchlist review       pembelajaran digital
                            annual review.                                 per kuartal dan        sosialisasi keuangan
                                                                           tahunan.               berkelanjutan untuk
                                                                                                  Unit Bisnis dan
                                                                                                  Support.


Adapun pembiayaan dan investasi yang dilakukan oleh BSI pada kategori usaha berkelanjutan, sebagai berikut.


Portofolio pada Proyek Berwawasan Lingkungan			
                                                                                                                                    (Dalam Miliar Rupiah)


                                    Uraian                                       2024                       2023                       2022

 Sustainable Financing Portofolio                                               66.499                      57.704                     51.497

   Green Financing Portofolio                                                   14.084                      12.235                      9.327

   Social Financing Portofolio                                                  52.415                      45.469                     41.824




                                                                                                             PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                      87
Page 90
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Rincian pembiayaan pada green financing portfolio dan social financing portfolio diuraikan sebagai berikut.


Pembiayaan Pada Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan 		
                                                                                                                  (Dalam Miliar Rupiah)


                                   Uraian                                         2024               2023            2022

 Green Financing (KUBL)

 a. Energi terbarukan                                                                609              1.072           1.135

 b. Efisiensi Energi                                                                     -                    -                -

 c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi                                                   -                    -                -

 d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
                                                                                    6.865             4.806           3.095
    Berkelanjutan

 e. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air                                       -                    -                -

 f.   Transportasi Ramah Lingkungan                                                  317                 47               35

 g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan                                 91                 94             115

 h. Adaptasi Perubahan Iklim                                                             -                    -                -

 i.   Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan
                                                                                    5.813             5.807           4.845
      Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)

 j.   Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau
                                                                                     134                163             190
      Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional

 k. Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha
                                                                                     256                245             259
    Berwawasan Lingkungan Lainnya

 Total Green Financing (KKUB)                                                     14.084             12.235           9.327

 Social Financing (KUBS)

 l.   Kegiatan UMKM                                                               52.415             45.469          41.824

 Total Social Financing (KUBS)                                                    52.415             45.469          41.824

 ESG Financing/Pembiayaan Berkelanjutan (KKUB)                                    66.499             57.704          51.497

 Rasio ESG Financing (KKUB)
                                                                                  23,88%             24,07%         24,70%
 Pembiayaan Berkelanjutan terhadap Total Pembiayaan




Investasi Surat Berharga yang Sejalan dengan Keberlanjutan

BSI juga memiliki kebijakan untuk melakukan investasi yang bertanggungjawab (responsible investment) dengan melakukan investasi
pada Surat Berharga Syariah, sebagai berikut.
                                                                                                                  (Dalam Miliar Rupiah)


                                   Uraian                                         2024               2023            2022

 Investasi pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)                              1.572,91          1,372.91       365,91

 Surat Perbendaharaan Negara Sharia State Treasury Certificate Syariah
                                                                                  2.006,62               895               -
 (SPNS)

 Sukuk Bank Indonesia                                                              201,51             448,43               -

 Reksa Dana                                                                                  -           400               -

 Efek Beragun Aset Syariah - Sharia Asset Backed Securities - Surat Partisipasi
                                                                                     27,3               27,3               -
 (EBAS - SP)




Sustainability Sukuk

BSI berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan keuangan berkelanjutan dalam kegiatan usaha sebagai upaya perbaikan
kualitas hidup bagi ekosistem syariah. Sebagai wujud dari peran nyata komitmen BSI tersebut, BSI menjadi pionir dalam aktivitas
keuangan berkelanjutan syariah di Indonesia dengan melakukan penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 (Sustainability Sukuk) sebesar Rp3 triliun pada bulan Juni 2024 untuk mendukung




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
88       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 91
pendanaan pembiayaan yang akan membantu mewujudkan Indonesia yang lebih berwawasan lingkungan di masa depan. Inisiatif
penerbitan Sustainability Sukuk ini sejalan dengan POJK No.18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang
dan Sukuk Berlandaskan Berkelanjutan yang diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2023.


Uraian penyaluran per segmen pembiayaan berdasarkan underlying Sukuk mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
per Desember 2024 diuraikan sebagai berikut:



                                              Penggunaan Dana Hasil Penerbitan


    Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)                          Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)


                                                                             Layanan Infrastruktur Dasar yang Terjangkau Baik dari
              Energi Terbarukan
                                                                             Segi Akses Maupun Harga



              Efisiensi Energi                                               Akses terhadap Layanan Esensial



              Pencegahan dan Pengendalian Polusi                             Perumahan yang Terjangkau



              Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati & Penggunaan
                                                                             Penciptaan Lapangan Kerja
              Lahan yang Berkelanjutan



              Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air                 Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Berkelanjutan



              Transportasi Ramah Lingkungan                                  Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio- Ekonomi



              Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan



              Adaptasi Perubahan Iklim



              Produk yang Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan
              Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi



              Bangunan Berwawasan Lingkungan




                                                                                                                    (Dalam Miliar Rupiah)


                                                   Uraian                                              Per Desember 2024

 Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)

   Akses Terhadap Layanan Esensial                                                                              1.125

   Penciptaan Lapangan Kerja dan Program yang Dirancang untuk Mencegah dan/atau Mengurangi
                                                                                                                  384
   Pengangguran, termasuk Pembiayaan Usaha Kecil, Menengah dan Pembiayaan Mikro

   Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Berkelanjutan                                                               173

   Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi                                                                     105

 Total KUBS                                                                                                     1.787




                                                                                               PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                     89
Page 92
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                                                                                                  (Dalam Miliar Rupiah)


                                                    Uraian                                             Per Desember 2024

 Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan

     Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-
                                                                                                                764
     Efficient)

     Energi Terbarukan                                                                                          442

     Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan                                                                27

 Total KUBL                                                                                                    1.213




BSI Deposito Wakaf

BSI Deposito Wakaf adalah produk investasi yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), produk ini mengkombinasikan model
keuangan komersil syariah dengan konsep keuangan sosial islam. Produk ini merupakan basic produk Deposito yang nilai pokoknya
berfungsi sebagai Wakaf Uang Sementara, di mana imbal hasil dari Deposito akan dikelola oleh Nazir ke dalam program-program sosial
yang dikehendaki.


BSI Deposito Wakaf semangatnya adalah mengajak nasabah untuk berinvestasi akhirat dengan sifat hanya sementara (berwakaf tidak
hilang), namun pahalanya Insya Allah selamanya. Turut berkontribusi memberikan manfaat pada pembangunan sosial dan kesejahteraan
umat, sesuai dengan prinsip syariah yang mengutamakan kepentingan sosial dan keberlanjutan. Tujuan utama dari produk ini adalah
untuk memfasilitasi nasabah yang ingin berwakaf sementara sambil tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat dan keberkahan
untuk dirinya sendiri, yang dalam Islam dianggap sebagai amal jariyah (amal yang pahalanya terus mengalir).




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
90       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 93
     BSI Deposito Wakaf Seri 1

    Bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa/i salah satu universitas negeri
    yang kurang mampu


           Rp
              20M                          252                                133                                                     Wakaf
           Total BSI Deposito
                                           Wakif                              Penerima Manfaat
           Wakaf Seri 1




     BSI Deposito Wakaf Seri 2

    Bantuan biaya pendidikan bagi putra/i pegawai BSI
    yang kurang mampu


                                                                                                 BSI Deposito Wakaf merupakan salah satu inovasi
           Rp
              10M                          3.100                              56                 produk BSI yang memiliki uniqueness value dan
           Total BSI Deposito                                                                    bukti peran perbankan syariah dalam penerapan
                                           Wakif                              Penerima Manfaat
           Wakaf Seri 2                                                                          keuangan berkelanjutan.




Pembiayaan pada Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)


   BSI UMKM Center

   BSI memiliki UMKM Center yang tersebar di 4 kota besar yaitu Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. BSI juga berencana memperluas
   jangkauan UMKM Center ke berbagai daerah lain di Indonesia. Di tahun 2024, jumlah UMKM yang menjadi binaan BSI UMKM Center
   sebanyak 4.478 UMKM dengan mayoritas jenis usaha yang dijalani yaitu pada sektor food & beverage dan fashion.




BSI juga senantiasa memperkuat dukungannya terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan meningkatkan
pembiayaan dan pendampingan. Upaya strategis ini konsisten dilakukan BSI sebagai salah satu upaya mendorong ketahanan ekonomi
nasional.


Hal tersebut, dapat terlihat dari penyaluran pembiayaan BSI kepada UMKM yang sebesar Rp52,42 triliun, meningkat 15,28% secara
tahunan hingga Desember 2024. Pembiayaan UMKM ini disalurkan kepada >350 ribu nasabah atau meningkat 11,65%. Sedangkan
Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) BSI juga naik menjadi Rp97,82 triliun atau 35,23 persen, melampaui target regulator
sebesar 30 persen untuk akhir 2024.


BSI menyadari pentingnya peran UMKM dalam struktur ekonomi Indonesia. UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia,
BSI berkomitmen kuat untuk memberdayakan UMKM agar lebih tangguh dan mampu bersaing secara global. BSI juga terus berupaya
meningkatkan kontribusinya dalam memperkuat ekosistem UMKM di Tanah Air. BSI terus berupaya membuka akses pasar dan
pembiayaan untuk UMKM, serta memberikan pendampingan yang diperlukan agar sektor ini bisa terus berkembang dan naik kelas.


Sebagian besar pembiayaan UMKM BSI, yaitu sekitar 60 persen, disalurkan ke industri perdagangan dan eceran termasuk sektor food &
fashion, pertanian dan jasa kemasyarakatan. BSI juga memastikan akses pembiayaan syariah dapat dijangkau melalui jaringan outlet yang
tersebar di lebih dari 1.000 titik di seluruh Indonesia.




                                                                                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                            91
Page 94
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Portofolio UMKM Per Sektor						
                                                                                                                           (Dalam Miliar Rupiah)


                         Sektor                             2024        %           2023             %            2022                %

 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan                        11.422     21,79%         9.482        20,85%          7.684            18,33%

 Perikanan                                                     715      1,36%          757          1,67%            882              2,10%

 Pertambangan dan Penggalian                                   261      0,50%          253          0,56%            150              0,36%

 Industri Pengolahan                                          3.516     6,71%         3.057         6,72%          2.451              5,85%

 Listrik, Gas, dan Air                                         592      1,13%          163          0,36%            226              0,54%

 Konstruksi                                                   1.558     2,97%         1.548         3,40%          1.824              4,35%

 Perdagangan Besar dan Eceran                               16.527     31,53%        14.651        32,22%         14.813            35,35%

 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan
                                                              3.028     5,78%         2.452         5,39%          1.888              4,50%
 Minum

 Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi                    1.412     2,69%          983          2,16%          1.214              2,90%

 Perantara Keuangan                                           1.014     1,93%         1.198         2,63%          1.440              3,43%

 Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan            1.752     3,34%         1.653         3,64%          1.519              3,62%

 Jasa Pendidikan                                              3.350     6,39%         3.042         6,69%          2.775              6,62%

 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                           3.501     6,68%         2.961         6,51%          2.450              5,85%

 Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan
                                                              3.630     6,93%         3.133         6,89%          2.426              5,79%
 Perorangan Lainnya

 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga                    137      0,26%          136          0,30%            168              0,40%

 Jumlah                                                     52.415    100,00%       45.469        100,00%         41.909           100,00%



                   Uraian                            Satuan                 2024                   2023                      2022

 Penyaluran UMKM                             Dalam Triliun Rupiah           52,42                  45,47                      41,91

 UMKM Binaan                                 UMKM                           4.478                  3.009                      1.517

 Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat              Dalam Triliun Rupiah           25,69                  20,98                      15,94



Tidak hanya melalui pembiayaan, BSI juga aktif dalam                    Center sebanyak 4.478 UMKM dengan mayoritas jenis usaha
memberikan pendampingan dan pelatihan bagi para pelaku                  yang dijalani yaitu pada sektor food & beverage dan fashion.
UMKM. Saat ini BSI memiliki UMKM Center yang tersebar di
4 (empat) kota besar yaitu Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan              Sejalan dengan upaya tersebut, hingga Desember 2024 BSI telah
Makassar. Kedepannya, BSI berencana memperluas jangkauan                menyalurkan pembiayaan sebesar Rp79,5 miliar kepada UMKM
UMKM Center ke berbagai daerah lain di Indonesia.                       binaan melalui BSI UMKM Center. Pembiayaan ini difokuskan
                                                                        pada bisnis-bisnis yang resilient, kuat, dan berkelanjutan, dengan
UMKM Center menjadi inkubator bagi pelaku UMKM untuk                    tujuan agar UMKM dapat mengembangkan bisnisnya secara
memberikan pelatihan, pembinaan, dan pendampingan bisnis                modern dan terdigitalisasi, bahkan mampu menembus pasar
serta membantu mereka memperoleh legalitas usaha dan                    global.
sertifikasi halal. BSI juga mengikutsertakan UMKM-UMKM
Binaan di berbagai expo/bazar yang diselenggarakan baik di              Tidak hanya itu, BSI juga memanfaatkan teknologi digital untuk
dalam maupun luar negeri serta business matching dengan buyers          mendukung perkembangan UMKM. Platform seperti Portal
di luar negeri untuk menembus pasar global. Kehadiran UMKM              UMKM BSI dan Portal Salam Digital menjadi alat penting dalam
Center di berbagai daerah, merupakan bagian dari upaya BSI              ekosistem ini. Portal UMKM BSI dirancang untuk membantu
untuk menjaring dan melambungkan potensi-potensi UMKM                   pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk lokal agar
baru agar dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha.           dapat bersaing di pasar global, sementara Portal Salam Digital
Di tahun 2024, jumlah UMKM yang menjadi binaan BSI UMKM                 memudahkan masyarakat dalam mengajukan pembiayaan mikro
                                                                        secara digital.




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
92        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 95
Untuk memperluas akses pasar dan jaringan bisnis UMKM, BSI menyelenggarakan berbagai event seperti BSI UMKM Festival dan
BSI International Expo. BSI juga mengembangkan program Talenta Wirausaha BSI (TWB) dan BSI Aceh Muslimpreneur (AMP) untuk
meningkatkan kapasitas wirausaha muda dan Muslimpreneur di Indonesia.


Dengan berbagai program dan inisiatif yang telah diluncurkan, BSI berharap dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah
satu jalan mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing di kancah internasional.




 Penyaluran Pembiayaan                     Jumlah Nasabah                       Jumlah                              Jumlah Pembiayaan
        UMKM                              Pembiayaan UMKM                     UMKM Binaan                          kepada UMKM Binaan


   Rp
        52,42           triliun
                                               >
                                                350         ribu          4.478               UMKM
                                                                                                                       Rp
                                                                                                                            79,5         Miliar

        15,28% yoy                              11,65% yoy                       48,82% yoy                                 116,03% yoy


  Talenta Wirausaha BSI

  PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyelenggarakan Talenta          TWB telah diselenggarakan pada 2022 dan 2023. Jumlah pendaftar
  Wirausaha BSI (TWB) yang merupakan program kompetisi,                 TWB tahun 2024 sebanyak 9.961 Pendaftar atau meningkat dari
  pelatihan dan pembinaan talenta wirausaha muda berbakat.              8.386 Pendaftar tahun 2023 dan 5.416 Pendaftar tahun 2022.
  Program TWB dihadirkan sebagai wujud komitmen BSI                     Melalui program ini, BSI berharap dapat terus berkontribusi
  mendorong ekonomi di sektor usaha mikro kecil dan menengah            positif memperkuat ekosistem wirausaha syariah yang inklusif,
  (UMKM), melalui pengembangan para wirausaha muda dari                 berkelanjutan, dan berdaya saing global. Kami juga berharap
  seluruh Indonesia.                                                    para entrepreneur muda Indonesia menjadi motor penggerak
                                                                        pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru,
  Fokus BSI pada pemberdayaan UMKM mencerminkan komitmen                dan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk berkarya.
  kami untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai katalis utama
  pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan berbagai inisiatif              BSI secara berkelanjutan terus mendorong pemberdayaan sektor
  strategis salah satunya TWB, BSI memastikan bahwa UMKM tidak          UMKM nasional, baik melalui program pembiayaan, digitalisasi
  hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.          layanan hingga pengembangan kewirausahaan. Hal ini sejalan
  TWB     adalah   program        kompetisi,   pelatihan,   pemberian   dengan Asta Cita ke-3 dari pemerintahan Bapak Prabowo
  penghargaan dan bantuan modal usaha bagi generasi muda yang           Subianto yakni meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas,
  baru memulai usaha (start up) dan bagi yang ingin meningkatkan        mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan
  kapasitas usaha (scale up) untuk mencapai kebangkitan ekonomi         melanjutkan pengembangan infrastruktur.
  bagi generasi muda.


  Kategori wirausaha yang berhak mendaftar TWB yakni kategori
  pemula, rintisan, berdaya dan santri. Kategori pemula yakni
  wirausaha muda yang sedang merintis ide bisnis, wirausaha rintisan
  yakni yang sudah mencapai omzet Rp500 juta/tahun, kategori
  berdaya yakni wirausaha yang sudah mencapai omzet Rp500juta/
  tahun dan memiliki masa usaha minimal 2 (dua) tahun serta kategori
  santri yakni wirausaha yang berasal dari kalangan pesantren.


  Jenis usaha yang diperlombakan di antaranya makanan dan
  minuman, fashion, teknologi, ekonomi kreatif & jasa dan agribisnis.
  Beberapa proses dalam program ini yakni kick off, onboarding,          Image: Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Wakil Menteri UMKM RI Helvi
                                                                         Moraza, Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN RI
  workshop, selection & judging, bootcamp, grand final dan awarding.     Tedi Bharata, dan Komisaris Utama BSI Muliaman D Hadad pada acara Kick Off
                                                                         Talenta Wirausaha BSI 2024.




                                                                                                            PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                      93
Page 96
KINERJA
KEBERLANJUTAN




  BSI Aceh Muslimpreneur

  BSI Aceh Muslimpreneur (BSI AMP) adalah program yang                pada tahun 2024 mencapai 2.534 orang atau meningkat sebesar
  diselenggarakan BSI untuk memberdayakan wirausaha muda              13,43% dari 2.234 pendaftar tahun lalu, hal ini mencerminkan
  Aceh    dengan   pendampingan       dan   peningkatan   kapasitas   antusiasme yang tinggi dan komitmen wirausaha muda dalam
  berbasis syariah. Diselenggarakan sejak tahun 2023, BSI AMP         mengembangkan usahanya.
  mendorong pengembangan bisnis inovatif dan sesuai syariah,
  membantu UMKM Aceh "naik kelas" ke pasar global.                    BSI AMP diharapkan mampu menjadikan masa depan generasi
                                                                      wirausaha muda Aceh yang mandiri secara ekonomis terbuka
  Data dari BSI Institute menunjukkan Aceh memiliki 914 ribu          lebar. Program ini telah membuktikan bahwa pengembangan
  wirausaha muda, dengan 406 ribu di antaranya milenial berusia       kapasitas dan kewirausahaan dapat menciptakan dampak yang
  15-34 tahun. Potensi ini menjadikan Aceh sebagai area strategis     besar bagi para pengusaha UMKM Aceh.
  bagi pengembangan UMKM berbasis syariah.


  BSI AMP bertujuan untuk memperoleh bibit unggul yang
  diharapkan bisa menciptakan perubahan signifikan untuk ekonomi
  daerah dan nasional serta bersaing di pasar global. Kepesertaan
  program ini dibagi menjadi 3 (tiga) kategori yaitu Starter (ide
  bisnis), Scale-Up (beromzet ≤Rp200 juta dan lama usaha di bawah
  2 tahun) & Sustainable (beromzet >Rp200 juta dan lama usaha
  di atas 2 tahun) dengan proses seleksi mencakup kurasi ketat,
  pelatihan, dan pendampingan bisnis komprehensif.


  BSI terus mendukung pertumbuhan UMKM Aceh melalui berbagai
  program, seperti penyaluran pembiayaan UMKM, BSI UMKM                Image: Para pemenang BSI Aceh Muslimpreneur 2024
  Center, dan pendampingan bisnis. Jumlah pendaftar BSI AMP




Pembiayaan Electric Vehicle (EV)

 Sebagai salah satu portofolio yang sejalan dengan keuangan berkelanjutan, BSI memiliki pembiayaan EV.
 Pembiayaan EV disajikan sebagai berikut.




                                             2024                             2023                                        2022

                                        Dalam             NoA           Dalam              NoA                   Dalam       NoA
                                        Jutaan                          Jutaan                                   Jutaan
     Jenis Kendaraan                    Rupiah                          Rupiah                                   Rupiah


         Mobil Listrik                  171.862           635           41.406              131                   7.508          24
         Motor Listrik                      63             6                0                 0                      0           0

           Jumlah                       171.925           641           41.406              131                   7.508          24




      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
94    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 97
Meningkatkan Ekosistem Islam

Peningkatan ekosistem islam merupakan upaya BSI dalam mengembangkan ekosistem Islam di Indonesia, khususnya dalam bidang
keuangan dan perbankan syariah. BSI berupaya mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan bisnis syariah dunia. Upaya BSI
dalam mengembangkan ekosistem islam dilakukan dengan:
• Digitalisasi ekosistem haji dan umroh
• Pengembangan unique produk perbankan syariah seperti deposito wakaf
• Kerjasama berbagai stakeholder dalam hal kebijakan pemerintah dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat
• Memfasilitasi sertifikasi halal gratis (self declare) untuk pelaku UMKM


Adapun pencapaian atas upaya BSI dalam meningkatkan ekosistem islam di tahun 2024 secara keseluruhan meningkat dibandingkan
dengan tahun 2023 yang dirinci sebagai berikut.


Pencapaian Islamic Ecosystem BSI

                                                                                                         Pencapaian
                                 Uraian                                 Satuan
                                                                                               2024                     2023

 Zakat Perusahaan                                                 Dalam Miliar Rupiah             232                      190

 Zakat Pegawai                                                    Dalam Miliar Rupiah              36                       33

 Ziswaf                                                           Dalam Miliar Rupiah            1.709                   1.523

   Ziswaf Pemerintah & Non Pemerintah                             Nasabah                       57.195                  31.630

 Ekosistem Haji                                                   Dalam Miliar Rupiah           17.656                  14.638

   Jumlah outstanding ekosistem haji dan umroh                    Nasabah                    4.855.450                4.495.944

 Ekosistem Sekolah Islam                                          Dalam Miliar Rupiah            8.730                   5.588

   Jumlah outstanding ekosistem sekolah Islam                     Nasabah                     498.182                  331.305

 Ekosistem Masjid                                                 Dalam Miliar Rupiah            6.977                   4.674

   Jumlah outstanding ekosistem masjid                            Nasabah                    1.034.276                 550.303

 Ekosistem Pesantren                                              Dalam Miliar Rupiah            1.437                   1.122

   Jumlah outstanding ekosistem pesantren                         Nasabah                     134.076                   66.354

 Industri Halal                                                   Dalam Miliar Rupiah            1.565                     984

   Jumlah outstanding industri halal                              Nasabah                       97.393                  61.269




Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]

Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan manfaat ekonomi yang terukur secara langsung melalui aktivitas maupun sumber
daya yang dimiliki perusahaan. Sedangkan, untuk nilai ekonomi yang didistribusikan sendiri memiliki makna manfaat ekonomi yang
dibagikan atau dialokasikan di antara berbagai pihak atau kelompok dalam suatu sistem ekonomi. Nilai ekonomi yang dihasilkan BSI
berasal dari pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib dan pendapatan usaha lainnya. Nilai ekonomi yang didistribusikan berasal
dari beban usaha umum dan administrasi, beban usaha gaji dan tunjangan, pembagian dividen serta investasi masyarakat atau dana CSR.


Hasil pengurangan antara nilai ekonomi yang dihasilkan dengan nilai ekonomi yang didistribusikan menghasilkan nilai ekonomi yang
ditahan. Nilai ekonomi yang ditahan merupakan manfaat atau keuntungan ekonomi yang tidak langsung didistribusikan kepada Bank.
Nilai ekonomi yang ditahan di tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 15,5% yaitu menjadi sebesar Rp16.021.652 juta meningkat
dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp13.874.209 juta.




                                                                                                PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                  95
Page 98
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tabel Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan		
                                                                                                                                        (Dalam Jutaan Rupiah)


                                      Uraian                                                   2024                         2023*          2022*

 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan

 Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib                                                25.298.203                    22.251.743    19.622.865

 Pendapatan Usaha Lainnya                                                                     5.556.479                     4.204.466      3.701.111

 Jumlah Nilai Ekonomi Dihasilkan                                                             30.854.682                    26.456.209    23.323.976

 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

 Beban Usaha Umum dan Administrasi                                                            6.342.626                     5.169.938      4.856.436

 Beban Usaha Gaji dan tunjangan                                                               5.284.136                     5.035.215      4.948.942

 Dividen                                                                                        855.561                      426.018         757.051

 Beban Pajak                                                                                  2.044.507                     1.695.729      1.254.621

 Investasi Masyarakat (TJSL)*                                                                   305.573                      255.100         187.570

 Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan                                                        14.832.403                    12.582.000    12.004.620

 Nilai Ekonomi yang Ditahan                                                                  16.022.279                    13.874.209    11.319.356

Keterangan:
*Dana investasi masyarakat adalah penyaluran dana Ziswaf dan dana kebajikan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS)




Kewajiban Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Lainnya [GRI 201-3]

BSI senantiasa memberikan jaminan hari tua bagi pegawainya sesuai Undang-Undang yang berlaku. BSI telah memiliki program Dana
Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang diberikan untuk pegawai tetap melalui kontribusi iuran dari pegawai dan perusahaan setiap
bulannya, serta berbagai fasilitas lainnya untuk mendukung kinerja pegawai. Bank telah memberikan program pensiun yang meliputi
Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Iuran Pasti serta Program Jaminan Hari Tua. Program Jaminan Hari Tua (JHT)
merupakan bagian dari Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.


Pada Program Pensiun Iuran Pasti, iuran kepesertaan yang dibayarkan meliputi kontribusi pegawai sebesar 5% dari gaji netto dan 10%
dari gaji netto ditanggung oleh BSI. Pegawai yang mengikuti Program Jaminan Hari Tua diwajibkan membayar iuran sebesar 2% dari gaji
netto dan 3,7% dari gaji netto yang ditanggung oleh Bank.


Jumlah Pegawai yang Diikutsertakan dalam Program Pensiun

                                     Uraian                                                    2024                         2023           2022

 Program Pensiun Manfaat Pasti                                                                16.645                       17.151          17.257

 Program Pensiun Iuran Pasti                                                                  17.408                       17.871          17.679

 Program Jaminan Hari Tua                                                                     17.271                       17.855          18.637




Bantuan Finansial dari Pemerintah [GRI 201-4]

Sepanjang tahun 2024, BSI tidak menerima bantuan dari Pemerintah, baik berupa keringanan pajak, kredit pajak, subsidi, maupun
bantuan finansial lainnya.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
96       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 99
Praktik Pengadaan Barang dan Jasa [GRI 204-1, 414-1]

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, BSI senantiasa meningkatkan keterlibatan aktif pemasok dalam
negeri (lokal). Dalam laporan ini, pemasok lokal merupakan pemasok yang berdomisili dan menjalankan usahannya di wilayah negara
Republik Indonesia. Pelibatan pemasok dalam negeri memberikan dampak pada peningkatan roda perekonomian, terciptanya lapangan
pekerjaan baru, dan berkurangnya ketergantungan pada impor. Jumlah nilai kontrak pekerjaan yang keluarkan sebagai berikut.


Jumlah Nilai Kontrak Pekerjaan

                                                                                              2024

                          Keterangan
                                                                   Nilai Kontrak Pekerjaan                  Persentase
                                                                    (dalam Jutaan Rupiah)                       (%)

 Pemasok Dalam Negeri                                                    16.001.067                            99,89%

 Pemasok Luar Negeri                                                         16.954                              0,11%

 Total                                                                   16.018.021                           100,00%



BSI senantiasa menciptakan proses pengadaan yang adil dan         5. Transparan, Semua ketentuan dan informasi mengenai
transparan. Proses pengadaan pemasok menjadi tanggung jawab          pelaksanaan procurement, termasuk syarat teknis dan
Unit Kerja Procurement & Fixed Asset Group, dilaksanakan             administrasi, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, dan penetapan
sesuai dengan kebijakan pengadaan barang dan jasa nomor              calon Penyedia Barang dan Jasa, bersifat terbuka.
yaitu Standar Prosedur Operasional (SPO) Procurement Tahun        6. Adil dan Wajar, Memberikan perlakuan yang sama kepada
2024 dan Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Procurement               semua calon Penyedia Barang dan Jasa tanpa kecenderungan
Pengadaan Barang dan Jasa PT Bank Syariah Indonesia Tbk.             memberikan keuntungan kepada pihak tertentu.
BSI menegaskan pentingnya ketaatan mitra kerja terhadap           7. Akuntabel, Proses, hasil, dan pembayaran procurement dapat
persyaratan keberlanjutan sebagai langkah bersama dalam              dipertanggungjawabkan.
mencapai operasional yang bertanggung jawab. Perseroan            8. Tanggung jawab, proses procurement dilaksanakan dengan
memiliki panduan dan sistem kerja sama dengan pemasok, yang          hati-hati dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
menjadi pedoman dalam proses pengadaan, termasuk proses           9. Independen, keputusan procurement diambil secara objektif
seleksi, dan penerapan prinsip-prinsip berikut:                      dan bebas dari tekanan pihak manapun.
1. Syariah (Sharia Principle), Pemenuhan Prinsip Syariah
    menjadi fokus dalam kegiatan procurement.                     Dalam melakukan pemilihan pemasok, BSI mewajibkan pemasok
2. Efektif, Procurement harus sesuai dengan kebutuhan/rencana     untuk mematuhi kebijakan/regulasi/peraturan perundang-
    yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat optimal bagi     undangan. BSI juga melakukan penilaian melalui Lembaga
    Bank.                                                         Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terkait
3. Efisien, Proses procurement dilaksanakan untuk mencapai        track record pemasok yang menunjukkan bahwa pemasok
    kualitas sesuai dengan standar yang ditetapkan, dalam         tidak terlibat pada dampak negatif terkait K3, diskriminasi,
    waktu yang telah disepakati, dan dengan tingkat harga yang    pekerja anak, kerja paksa, serta memberikan upah sesuai upah
    terbaik                                                       minimum regional. Selain itu, pada lokasi Gedung Landmark
4. Kompetitif/Terbuka dan bersaing, Pelaksanaan procurement       Aceh, pemilihan pemasok dilakukan dengan mempertimbangkan
    terbuka bagi Penyedia Barang dan Jasa yang memenuhi           penggunaan material ramah lingkungan untuk pembangunan
    persyaratan, dengan persaingan yang sehat dan berdasarkan     gedung tersebut.
    ketentuan dan prosedur yang transparan.




                                                                                               PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                97
Page 100
KINERJA
KEBERLANJUTAN




     Survei Kepuasan Pemasok

     Dalam rangka memahami persepsi terhadap proses dan implementasi procurement di Perseroan, BSI telah menyelenggarakan survei
     kepuasan pemasok. Survei tersebut menggunakan metode penilaian skala likert sebagai pendekatan evaluasi. Berikut adalah tabel yang
     merinci kriteria penilaian:



                                Nilai Skala Likert                                                        Kategori

                                      < 1,00                                                          Tidak Memuaskan

                                    1,01 - 2,00                                                      Kurang Memuaskan

                                    2,01 - 3,00                                                       Cukup Memuaskan

                                    3,01 - 4,00                                                          Memuaskan

                                     4,01 - > 5                                                       Sangat Memuaskan


     Pada tahun 2024, skor survei kepuasan pemasok terhadap proses procurement mencapai nilai sebagai berikut.

                                        Indikator Penilaian                                           Skor                 Kategori

      Mekanisme Seleksi Rekanan                                                                         3,3        Memuaskan

      Pelaksanaan Tahapan Proses Pengadaan                                                              3,2        Memuaskan

      Proses penyelesaian pembayaran pekerjaan                                                         2,75        Cukup Memuaskan

      Lain-lain:
      1. Procurement & Fixed Asset Group (PFA) telah bertindak secara fair (tidak memihak
          salah satu vendor) pada proses pengadaan barang dan jasa.
      2. Pelayanan PFA dalam menyediakan fasilitas fisik kantor secara keseluruhan (penyediaan          3,3        Memuaskan
          ruang tunggu, ruang rapat, counter informasi, kebersihan, mushola, toilet, dan lainnya).
      3. Keamanan dan pelayanan secara umum di lingkungan PFA.




Anti Korupsi

Operasi-Operasi yang Dinilai Memiliki Risiko Terkait Korupsi [GRI 205-1]

BSI menyadari adanya potensi tindakan korupsi pada seluruh                        dapat mengarahkan seseorang melakukan pelanggaran fraud
aktivitas operasionalnya di seluruh unit kerja Bank. Di tahun                     dan korupsi. Untuk menghindari terjadinya peristiwa tersebut,
2024, manajemen BSI telah melakukan identifikasi atas bidang                      BSI telah memiliki ketentuan Petunjuk Teknis Operasional
kerja yang memiliki risiko tinggi pada tindakan korupsi. Bidang                   (PTO) Pengendalian Gratifikasi yang terus disosialisasikan di
kerja tersebut yaitu bidang pengadaan. Sedangkan, potensi                         lingkungan organisasi Bank.
risiko korupsi pada bidang penyaluran pembiayaan dikarenakan
kemungkinan adanya skema kredit fiktif.                                           Dengan implementasi pengendalian gratifikasi, maka diharapkan
                                                                                  seluruh jajaran pegawai dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:
Namun demikian, dalam memitigasi potensi risiko korupsi, BSI                      1. Membangun nilai-nilai Good Corporate Governance dan
memiliki program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi                          menanamkan value integrity.
praktik korupsi. Sesuai peraturan perundang-undangan tentang                      2. Tidak menerima dan/atau memberikan gratifikasi yang
pemberantasan tindak pidana korupsi, yaitu Undang-Undang                              berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan
No. 31 tahun 1999 yang kemudian diubah oleh Undang-                                   kewajiban atau tugasnya.
Undang No. 20/2002, tindakan korupsi didefinisikan sebagai                        3. Melaporkan setiap penerimaan gratifikasi yang berhubungan
penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri                                 dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau
atau orang/pihak lain melalui perbuatan melanggar hukum.                              tugasnya kepada Unit Pengendali Gratifikasi yang berada di
Gratifikasi merupakan salah satu tindakan yang dilarang yang                          bawah koordinasi Unit Kerja Compliance.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
98       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 101
Prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas            antibribery@bankbsi.co.id dan/atau melalui whaatsapp
jasa, fraud suap dan/atau gratifikasi, mencakup:                          dengan nomor 08118 451 451 paling lambat 10 (sepuluh)
1. Pengendalian gratifikasi merupakan tugas dan tanggung                  hari kerja sejak penerimaan gratifikasi dengan tembusan
    jawab seluruh Jajaran Bank                                            kepada Kepala Unit Kerja Pelapor.
2. Setiap jajaran Bank wajib menghindari dan menolak                   5. Unit Pengendali Gratifikasi melakukan review atas pelaporan
    pemberian gratifikasi dengan sopan yang dapat dianggap                penerimaan gratifikasi dan memutuskan jenis gratifikasi
    sebagai pemberian suap (baik itu pemberian dari pihak                 tersebut (menjadi kelolaan Bank atau dapat dimiliki oleh
    eksternal ataupun internal/sesama Jajaran Bank) yang                  Pelapor) dan menerbitkan Surat Keputusan Penetapan
    berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan                   Gratifikasi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja
    kewajiban dan tugasnya sebagai Pejabat Bank.                          sejak laporan gratifikasi diterima lengkap berserta dokumen
3. Apabila penerimaan gratifikasi tidak dapat ditolak pada                pendukungnya.
    kesempatan pertama, maka penerima gratifikasi wajib                6. Jajaran Bank wajib mengedukasi pemberi atau pihak yang
    melaporkan penerimaan gratifikasi tersebut dalam jangka               berpotensi memiliki benturan kepentingan dengan cara yang
    waktu selambat-lambatnya 24 jam sejak penerimaan kepada               baik dan sopan mengenai larangan penerimaan gratifikasi
    Unit Pengendali Gratifikasi (Anti Bribery-Compliance                  yang dianggap suap dan/atau gratifikasi lainnya yang
    & AML-CFT Group) disertai dengan bukti otentik                        dilarang.
    pengembalian gratifikasi, antara lain berita acara serah           7. Apabila Jajaran Bank mengetahui adanya penerimaan
    terima pengembalian barang gratifikasi yang ditandatangani            gratfikasi yang dianggap suap dan tidak dilaporkan oleh
    oleh penerima dan pemberi atau bukti setoran/transfer jika            penerima, maka yang bersangkutan dapat dilaporkan melalui
    penerimaan dalam bentuk uang.                                         sarana whistleblowing system (WBS).
4. Jajaran Bank yang melakukan penolakan/penerimaan
    Gratifikasi, maka penerima gratifikasi wajib melaporkan hal
    tersebut kepada Unit Pengendali Gratifikasi melalui e-mail




   Penerapan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)

   BSI telah meraih Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sejak tahun 2021 dan melaksanakan re-
   Sertifikasi di tahun 2024. ISO SMAP 37001:2016 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan dan pedoman yang
   membantu organisasi dalam mencegah, mendeteksi dan menangani praktik penyuapan. Penerapan Sertifikasi ISO SMAP 37001:2016
   menunjukan komitmen BSI dalam menerapkan prinsip-prinsip anti penyuapan (Good Coverage Governance) pada setiap kegiatan bisnisnya.
   Melalui ISO SMAP 37001:2016 BSI memperkuat integritas dan transparansi dalam proses bisnisnya. Adapun fungsi dari penerapan ISO
   SMAP 37001:2016 adalah:
   1.   Mencegah Praktik Penyuapan
   2.   Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Regulasi
   3.   Meningkatkan Reputasi Perusahaan
   4.   Meminimalkan Risiko Hukum
   5.   Menciptakan Lingkungan Bisnis yang Atis
   6.   Meningkatkan Pengawasan dan Akuntabilitas
   7.   Menambah Nilai Kompetitif
   8.   Memberikan Kepercayaan Kepada Investor dan Pemangku Kepentingan




                                                                                                    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                        99
Page 102
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi [GRI 205-2]
Pelaksanaan sosialisasi Pengendalian gratifikasi bertujuan                      1. Program Risk Awareness dan Anti-Fraud Campaign kepada
untuk meningkatkan pemahaman organisasi Bank terhadap                              seluruh pegawai melalui sosialisasi online dan offline, e-mail
Pengendalian Gratifikasi sehingga tercipta budaya Awareness                        blast, desktop komputer, poster, info grafis, video, media
Anti-Fraud yang mengacu pada Petunjuk Teknis Operasional                           sosial dan monitoring onsite. Rincian pelaksanaan kegiatannya
(PTO) Pengendalian Gratifikasi. BSI telah melakukan sosialisasi                    adalah sosialisasi konten/poster anti gratifikasi bekerja sama
kepada seluruh insan BSI termasuk kepada Direksi dan Dewan                         dengan Corporate Secretary & Communication Group (CSG)
Komisaris. BSI juga senantiasa melaksanakan sosialisasi anti-                      melalui e-mail blast, whatsapp blast, media sosial dan website
fraud kepada seluruh mitra bisnis melalui proses pengadaan                         perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
barang, dan jasa, vendor gathering, dokumen pakta integritas, dan
dokumen etika pengadaan bagi seluruh mitra di seluruh wilayah
operasional BSI. Terkait kebijakan anti fraud juga telah dilakukan
melalui website resmi BSI. Pada tahun 2024, program yang telah
direalisasikan sebagai berikut.



  No          Tanggal                                             Perihal                                                         Media

   1.    05 Februari 2024      Infografis: Jangan Takut untuk Menolak Gratifikasi                               Email Blast

                               Surat ke RO I-X No. 04/0038-3/CPG: Himbauan Larangan Gratifikasi Ramadhan
   2.    20 Maret 2024                                                                                          Surat
                               & Idul Fitri

                               Memo ke All Group No. 04/0371-3/CPG: Himbauan Larangan Gratifikasi
   3.    20 Maret 2024                                                                                          Memo
                               Ramadhan & Idul Fitri

                                                                                                                Website dan media sosial official
                               Poster: Larangan Pemberian Gratifikasi dalam Rangka Perayaan Hari Raya Idul
   4.    03 April 2024                                                                                          BSI, yaitu instagram, facebook, dan
                               Fitri 1445H
                                                                                                                twitter

   5.    12 Juni 2024          Infografis: Larangan Pemberian Gratifikasi dalam Rangka Hari Raya Idul Adha      Email Blast

                                                                                                                Website dan media sosial official
   6.    12 Juni 2024          Poster: Larangan Pemberian Gratifikasi dalam Rangka Hari Raya Idul Adha          BSI, yaitu instagram, facebook, dan
                                                                                                                twitter

                               Reminder batas pemberian hadiah sesama pegawai di BSI kepada Seluruh
   7.    02 Agustus 2024                                                                                        Nota ke All Group
                               Group di Kantor pusat melalui Nota Dir No. 04/124-2/DIR-CHC

                               Reminder batas pemberian hadiah sesama pegawai di BSI kepada Seluruh
   8.    02 Agustus 2024                                                                                        Surat ke All Region
                               Pegawai di Kantor Jaringan melalui Surat Dir No.DIR04/1429-3/DIR-CAC

   9.    06 Agustus 2024       Videografis: "Easy Step Pelaporan Gratifikasi"                                   Blast Email BSI

  10.                          Infografis: Awareness terkait Maulid Nabi Muhammad SAW                           Email Official Blast

         17 September 2024                                                                                      Website dan media sosial official
                               Imbauan kepada pihak eksternal - Infografis Awareness terkait Maulid Nabi
  11.                                                                                                           BSI, yaitu instagram, facebook, dan
                               Muhammad SAW
                                                                                                                twitter

                               Compliance & AML CFT Awareness terkait Perbedaan Hadiah, Gratifikasi, Suap
  12.    25 Oktober 2024                                                                                        Anti Bribery Bank BSI
                               & Pemerasan

  13.    28 Oktober 2024       Poster - Semangat Sumpah Pemuda dalam mencegah Gratifikasi dan Fraud             Email Official Blast

                               Awareness - Larangan Penerimaan Gratifikasi terkait Natal dan tahun baru
  14.    17 Desember 2024      kepada Seluruh Group di Kantor pusat melalui Nota Dir No. 04/0207-2/DIR-         Nota ke All Group
                               CAC

                               Awareness - Larangan Penerimaan Gratifikasi terkait Natal dan tahun baru
  15.    17 Desember 2024      kepada Seluruh Pegawai di Kantor Jaringan melalui Surat Dir No.4/02267-3/        Surat ke All Region
                               DIR-CAC

                               Infografis Internal - Larangan Penerimaan Gratifikasi terkait Natal dan tahun    Email Official Blast Anti Bribery Bank
  16.    19 Desember 2024
                               baru                                                                             BSI

                                                                                                                Website BSI dan Media sosial official
                               Imbauan kepada pihak eksternal - Infografis Awareness Larangan Pemberian
  17.    23 Desember 2024                                                                                       BSI, yaitu instagram, facebook, dan
                               Hadiah terkait Natal dan tahun baru melalui Website & Media Sosial (instagram)
                                                                                                                twitter




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
100     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 103
2. Sosialisasi Anti Gratifikasi (Laa Risywah) kepada seluruh pegawai Bank untuk mengimplementasikan Code of Conduct dan komitmen
   Good Corporate Governance (GCG) dengan rincian sebagai berikut:
   a. Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi melalui tatap muka baik media Offline dan Online:

                 Sasaran sosialisasi                      Tanggal                                      Peserta Sosialisasi

                                                   1.    20 Februari 2024      Region VII Semarang

                                                   2.    04 Maret 2024         Region IX Kalimantan

                                                   3.    07 Maret 2024         Distribution & Strategy Group (DSG)

                                                   4.    27 Maret 2024         DBO Group

                                                   5.    28 Maret 2024         ASP Group
         PIHAK INTERNAL                            6.    14 Mei 2024           Region VI bandung
         (Pegawai Organik dan Non Organik
         BSI)                                      7.                          HCS Group

                                                   8.    19 Juni 2024          HCP Group

                                                   9.                          HCBP 1

                                                   10.                         HCBP 2

                                                   11.   24 Juni 2024          BSU, HCP, HCS, SORH 1, PFA, CAC

                                                   12.   01 Juli 2024          Region III Palembang



                                                                               Rekanan Notaris, Asuransi, Penjaminan, KAP, KJPP, Balai Lelang dan
                                                   1.    14 Mei 2024
                                                                               Kantor Hukum di bawah koordinasi RO VI Bandung
         PIHAK EKSTERNAL
         (Rekanan, Vendor, Mitra kerja dan Pihak                               Rekanan Notaris, Asuransi, Penjaminan, KAP, KJPP, Balai Lelang dan
                                                   2.    01 Juli 2024
         ketiga lainnya)                                                       Kantor Hukum di bawah koordinasi RO III Palembang

                                                   3.    10 Oktober 2024       BSI Maslahat


   b.   Kunjungan ke Unit kerja dalam rangka monitoring atas sosialisasi yang dilakukan, dengan rincian sebagai berikut:

          No.               Tanggal                                            Unit Kerja                                       Region

         1.                                        Area Saharjo

         2.       19 Januari 2024                  KC Saharjo                                                         RO V Jakarta 2

         3.                                        KCP Tebet Barat

         4.       19 Februari 2024                 KCP Semarang Pandanaran

         5.                                        KCP Semarang MT Haryono

         6.                                        KC Semarang Pandanaran
                  20 Februari 2024
         7.                                        KC Semarang A Yani
                                                                                                                      RO VII Semarang
         8.                                        KCP Tentara Pelajar

         9.                                        KCP Semarang Sudiarto

         10.                                       KCP Semarang Majapahit

         11.      21 Februari 2024                 KCP Ungaran Diponegoro 1

         12.                                       KCP Tangerang Ciledug 1

         13.                                       KCP Kalideres                                                      RO IV Jakarta 1

         14.                                       KCP Kedoya

         15.                                       KCP Banjarmasin A. Yani
                  04 Maret 2024
         16.                                       KC Banjarmasin Lambung Mangkurat

         17.                                       KC Banjarmasin Banjar Baru

         18.                                       KC Martapura
                  05 Maret 2024                                                                                       RO IX Kalimantan
         19.                                       KCP Martapura Pasar Intan

         20.                                       KCP Banjarbaru A. Yani

         21.                                       Area Consumer Financing (ACF) Banjarmasin
                  06 Maret 2024
         22.                                       KCP Kayu Tangi




                                                                                                              PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                              101
Page 104
KINERJA
KEBERLANJUTAN




          No.              Tanggal                                        Unit Kerja                                  Region

         23.                                   KCP Jakarta PUPR

         24.      25 Maret 2024                KCP Kementrian Kehutanan (Kementan)                         RO V Jakarta 2

         25.                                   KCP ASABRI

         26.                                   KCP Buah Batu 2

         27.                                   KCP Rancaekek
                  13 Mei 2024
         28.                                   KCP Astana Ayar

         29.                                   KCP Ujung Berung 1
                                                                                                           RO VI Bandung
         30.                                   KC Suniaraja

         31.                                   KCP Bandung Setiabudi
                  15 Mei 2024
         32.                                   KCP Lembang

         33.                                   KCP Bandung UPI

         34.                                   KCP Palembang A. Rivai
                  01 Juli 2024
         35.                                   KCP Palembang Veteran

         36.                                   KCP OPI Jakabaring

         37.                                   KCP Palembang Sudirman

         38.                                   KCP Palembang Pasar Ilir
                  02 Juli 2024
         39.                                   KCP Palembang Demang                                        RO III Palembang

         40.                                   KCP Palembang Indralaya

         41.                                   KCP Palembang Jakabaring

         42.                                   KC Palembang Sudirman

         43.                                   KCP Palembang Patal
                  03 Juli 2024
         44.                                   KCP Palembang Kenten




Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang Diambil [GRI 205-3]

Selama tahun 2024, terdapat insiden fraud yang melibatkan 24
pegawai tetap dan 4 (empat) pegawai tidak tetap. Dari insiden                              Jumlah
                                                                             Keterangan                            Status
tersebut, terdapat 8 (delapan) pegawai tetap dan 2 (dua) pegawai                           (Orang)
tidak tetap yang ditindaklanjuti melalui proses hukum. Dari kasus                                    8     (delapan)     pegawai    tetap
                                                                           Pegawai tetap     24
yang terjadi, sebagian sudah ada yang terbukti secara hukum dan                                      ditindaklanjuti proses hukum
masih dalam proses penyelidikan & persidangan. Atas insiden                Pegawai tidak             2 (dua) pegawai tidak          tetap
                                                                                             4
fraud yang terjadi, seluruh pegawai yang terlibat diberhentikan.           tetap                     ditindaklanjuti proses hukum

Namun demikian, dari insiden fraud yang terjadi tidak terdapat
kontrak mitra kerja yang diakhiri serta tidak terdapat kasus fraud
yang diajukan oleh publik terhadap BSI maupun pegawai BSI.




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
102     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 105
Kinerja
Lingkungan Hidup

Aspek Umum                                                          •   Menggunakan material yang merupakan hasil daur ulang
                                                                        seperti besi baja tulangan
Biaya Lingkungan Hidup [OJK F.4, GRI 201-2]                         •   Menggunakan material modular atau prefab yang bertujuan
                                                                        untuk mengurangi sampah pada masa konstruksi, seperti
BSI memiliki komitmen untuk senantiasa berkontribusi                    material kaca facade dengan system unitize
terhadap lingkungan. Meskipun aktivitas operasional BSI tidak       •   Menggunakan material sintered stone, yang merupakan
bersinggungan langsung dengan lingkungan, namun demikian                campuran bahan mineral alam yang dipadatkan dan dibakar
BSI turut berkontribusi dalam mencegah kerusakan lingkungan             pada suhu tinggi yang digunakan untuk lantai maupun
melalui aktivitas penanaman pohon produktif di Desa Semoyo              dinding
Yogyakarta. Selain itu, BSI juga telah menggunakan kendaraan        •   Penggunaan marmoleum untuk material lantai BSI Tower,
listrik sebagai upaya pengurangan penggunaan BBM dan telah              marmoleum merupakan lantai alami yang terbuat dari bahan-
melakukan pemasangan charging station yang digunakan untuk              bahan yang alami
pengisian energi bagi kendaraan listrik. adapun biaya yang
dikeluarkan dirinci sebagai berikut.
                                                                    Aspek Energi
                                             (Dalam Rupiah Penuh)

                                                                    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                Keterangan                     Biaya                [OJK F.6, GRI 302-1, 302-2, 302-3]
 Penanaman pohon produktif di Desa
                                             430.000.000
 Semoyo Yogyakarta                                                  Dalam menjalankan aktivitas operasionalnya, BSI hanya
 Biaya sewa electric vehicle                 897.599.976            menggunakan 2 (dua) sumber energi yaitu energi listrik dan
 Biaya pemasangan wall charging              214.233.500            BBM. Energi listrik untuk menunjang operasional kantor
                                                                    dan BBM untuk menunjang kendaraan operasionalnya. Oleh
 Total                                     1.541.833.476
                                                                    karena BSI merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang
                                                                    perbankan, maka BSI tidak mengonsumsi dan menjual pemanas,
                                                                    pendingin dan uap, serta BSI belum melakukan pengukuran
Aspek Material
                                                                    energi yang berasal dari luar perusahaan. Di samping itu, BSI
                                                                    juga tidak menjual energi listrik. Metode yang digunakan BSI
Penggunaan Material yang Ramah
                                                                    untuk mengukur penggunaan energi yaitu mengumpulkan
Lingkungan [OJK F.5]
                                                                    penggunaan energi listrik dan BBM dari seluruh wilayah
                                                                    operasional BSI kemudian dikonversikan ke dalam gigajoule.
Dalam melakukan aktivitas operasionalnya, BSI senantiasa
                                                                    BSI juga telah menggunakan sumber energi terbarukan yang
memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Hal ini
                                                                    berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa
dilakukan untuk mengurangi penggunaan kertas yang kemudian
                                                                    lokasi operasional BSI meliputi Kantor Cabang Mataram, Kantor
digantikannya menjadi e-document. Selain itu, dalam menunjang
                                                                    Cabang Surabaya, Kantor Cabang Mayestik, Landmark Aceh dan
kegiatan bisnisnya, BSI telah menggunakan berbagai material
                                                                    sport center BSI Pejompongan.
ramah lingkungan seperti:
• Menggunakan recycled plastic pada top table meja kantor di
                                                                    Penggunaan energi di tahun 2024 bersumber dari pemakaian
    BSI Tower
                                                                    listrik dan BBM di seluruh wilayah operasional BSI. Adapun
• Papan MDF pada furniture custom
                                                                    besarnya penggunaan energi sebagai berikut.
• Kaca yang dapat mereduksi panas di Gedung Landmark Aceh
• Menggunakan refrigerant dengan ODP 0 seperti R134A dan
    APAR berbahan CO2 di BSI Tower




                                                                                                PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                103
Page 106
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tabel Intensitas Pemakaian Energi tahun 2024

                         Energi                                                    Satuan                                  2024*

 Listrik                                                    kWh                                                           80.779.932

                                                            Gigajoule                                                     290.807,76

 BBM                                                        Liter                                                          7.112.582

                                                            Gigajoule                                                     243.250,30

 Total                                                      Gigajoule                                                     534.058,06

 Total Produksi                                             Dalam Miliar Rupiah                                             278.481

 Total Pendapatan                                           Dalam Miliar Rupiah                                              25.298

 Total Pegawai                                              Orang                                                            17.234

 Intensitas Pemakaian Energi                                Pembiayaan: Gigajoule/Triliun Rupiah                                1,92

                                                            Pendapatan: Gigajoule/Triliun Rupiah                              21,11

                                                            Pegawai: Gigajoule/Orang                                          30,99

Keterangan:
*Pengukuran penggunaan energi dengan menggunakan digital carbon tracking
Convert kWh ke Gigajoule: convertunits.com
Convert Liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule



Penggunaan energi di tahun 2023 dan 2022 merupakan data yang berasal hanya dari kantor pusat The Tower. Adapun besarnya
penggunaan energi sebagai berikut.


Tabel Intensitas Pemakaian Energi tahun 2023 dan 2022

            Energi                                       Satuan                                         2023                       2022

 Listrik                         kWh                                                                2.117.285,90                5.155.191

                                 Gigajoule                                                              7.616,14                18.558,69

 BBM                             Liter                                                               157.329,41                     97.672

                                 Gigajoule                                                             6.027,41                    3.517,41

 Total                           Gigajoule                                                            13.643,55                 22.076,10

 Total Produksi                  Dalam Miliar Rupiah                                                    240.316                    207.705

 Total Pendapatan                Dalam Miliar Rupiah                                                     22.250                     19.620

 Total Pegawai                   Orang                                                                   17.909                     18.581

 Intensitas Pemakaian
                                 Pembiayaan: Gigajoule/Triliun Rupiah                                      0,06                        0,11
 Energi

                                 Pendapatan: Gigajoule/Triliun Rupiah                                      0,61                        1,13

                                 Pegawai: Gigajoule/Orang                                                  0,76                        1,19

Keterangan:
Convert kWh ke Gigajoule: convertunits.com
Convert Liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule



Tabel Pemakaian Energi yang Terbarukan

            Energi                                   Satuan                                  2024                  2023                2022

 Penggunaan Solar Panel
                                 kWp                                                         37,4                   -                     -
 di Landmark Aceh




           PT Bank Syariah Indonesia Tbk
104        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 107
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan                         7.   Sistem pendingin ruangan di kantor-kantor BSI telah
Penggunaan Energi Terbarukan                                           menggunakan teknologi inverter dan refrigerant volume yang
[OJK F.7, GRI 302-4, 302-5]                                            mampu menghemat listrik hingga 50%. Selain itu, pengaturan
                                                                       suhu ruangan di kantor pusat dan kantor cabang BSI juga
Guna mendukung penerapan keuangan berkelanjutan, melalui               telah mempertimbangkan optimalisasi efisiensi energi.
aktivitas operasionalnya BSI berkomitmen untuk terus              8.   Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di
melakukan efisiensi energi sebagaimana tertuang dalam dalam            beberapa lokasi operasional BSI meliputi Kantor Cabang
ESG Guiding Principle BSI. Hal ini dilakukan dengan tujuan Bank        Mataram, Kantor Cabang Surabaya, Kantor Cabang Mayestik,
untuk berperan aktif dalam implementasi Sustainable Operations.        Landmark Aceh dan sport center BSI Pejompongan.
Upaya BSI dalam melakukan efisiensi energi telah diwujudkan
dengan:                                                           Upaya pengurangan energi di atas belum bisa diukur
1. Pembangunan Gedung Landmark Aceh dengan konsep green           penurunannya karena pengukuran penggunaan energi di tahun
    building.                                                     2023 belum menggunakan Digital Carbon Tracking seperti yang
2. Penggunaan solar panel di Gedung BSI antara lain di Kantor     sudah dilakukan di tahun 2024.
    Cabang Mayestik, Lapangan Olahraga Pejompongan, dan
    Kantor Cabang Mataram.                                        Di tahun 2024, BSI menetapkan baseline dalam pengukuran
3. Penerapan water treatment di gedung/kantor BSI.                energi maupun emisi yaitu di tahun 2024. Hal ini dikarenakan
4. Menggunakan 100% lampu LED yang memiliki efisiensi             adanya pengembangan Digital Carbon Tracking untuk pencatatan
    energi yang lebih baik.                                       dan perhitungan energi dan emisi di seluruh jaringan BSI. Oleh
5. Menggunakan teknologi inverter dan refrigerant volume pada     karenanya, data penggunaan energi di tahun 2024 terlihat
    pendingin ruangan.                                            mengalami peningkatan yang disebabkan oleh data yang berasal
6. Menggunakan 115 electric vehicle yang terdiri dari 113 motor   dari seluruh jaringan BSI, sehingga tidak dapat dibandingkan
    dan 2 mobil.                                                  dengan periode sebelumnya.




   BSI memiliki Gedung Landmark BSI Aceh yang menggunakan konsep green building
   sebagai implementasi praktik ESG




           1                    2                     3                   4                      5                      6

  BSI Green Building
                                                                                        Pemanfaatan air
                        Pemanfaatan           Kaca selubung       Penghematan                                  pemanfaatan
  Concept                                     bangunan double
                                                                                        alternatif seperti
                        lampu LED yang                            energi dan air                               sistem AC yang
                                              glass dan high
                                                                                        air hujan dan air
                        efisien energi                            yaitu pemanfaatan                            hemat energi
                                              performance
                                                                                        daur ulang untuk
                        dengan nilai daya                         solar panel sebesar                          dengan nilai
                                                                                        siram taman dan
                        total lebih rendah                        37,4 kWp                                     coefficient of
                                                                                        flushing toilet
                        77,25% dari                                                                            performance (COP)
                        standar maksimum
                        SNI




                                                                                                PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                105
Page 108
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Aspek Air

Penggunaan Air [OJK F.8]

Dalam menunjang aktivitas operasionalnya, BSI menggunakan                                  treatment dapat digunakan kembali, antara lain untuk flush
air yang berasal dari pihak ketiga (PDAM) yang digunakan untuk                             toilet dan menyiram tanaman
kebutuhan domestik di kantor-kantor cabang dan data center BSI                          3. Memastikan kualitas air limbah yang dialirkan ke Instalasi
seperti untuk penggunaan toilet, dapur, wudhu dan lainnya. BSI                             Pengelolaan Air Limbah (IPAL) memenuhi baku mutu sesuai
senantiasa berkomitmen untuk menggunakan air secara bijak.                                 dengan regulasi yang berlaku
Hal ini dikarenakan BSI menyadari bahwa air merupakan salah
satu sumber daya alam terpenting bagi keberlanjutan kehidupan.                          BSI juga berupaya untuk melakukan efisiensi penggunaan air
Bank senantiasa berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan                              yang dilaksanakan melalui kampanye penghematan air di area
water balance melalui pendekatan pengelolaan air yang                                   operasional Bank antara lain melalui poster-poster himbauan
berkelanjutan. Pengelolaan air berkelanjutan dilakukan melalui                          yang ditempatkan di area toilet, wudhu, dan tempat cuci
penggunaan water treatment di gedung kantor BSI, serta mendaur                          tangan untuk menggunakan air secara tidak berlebihan. Inisiatif
ulang air bekas pakai gedung untuk air flush toilet pada gedung                         efisiensi air juga diterapkan di Masjid BSI Cipali, air bekas wudhu
baru. Proses daur ulang menggunakan Instalasi Pengelolaan                               dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di sekitar area Masjid.
Air Limbah (IPAL) yang dikoordinir langsung oleh pihak gedung.
Pengelolaan air yang dilakukan oleh Bank bertujuan untuk:                               BSI belum mengukur penggunaan air daur ulang dan limbah
                                                                                        cair yang dibuang. Pengukuran penggunaan air diasumsikan
                                                                                        atas biaya tagihan air berdasarkan dengan kategori IV B yaitu
                                                                                        gedung bertingkat tinggi dengan tarif dasar Rp12.550 per m3.
                                                                                        Penggunaan air di tahun 2024 merupakan penggunaan air yang
     MENGURANGI                MENGINGATKAN                 MEMASTIKAN
                                                                                        berasal dari Kantor Pusat The Tower, Wisma Mandiri, Graha
                                                                                        Mandiri dan Dana Reksa, sedangkan untuk tahun 2023 dan
1. Mengurangi pengambilan air baku dari badan air umum,                                 2022 hanya berasal dari Kantor Pusat BSI yang berasal dari
   dan sebisa mungkin tidak menggunakan air tanah secara                                The Tower. Hal ini dikarenakan di tahun 2023 dan 2022 belum
   berlebihan.                                                                          memungkinkan untuk menghitung penggunaan air di Kantor
2. Meningkatkan resirkulasi air melalui proses daur ulang air                           Pusat Wisma Mandiri, Graha Mandiri dan Dana Reksa. Adapun
   dan memastikan setiap fasilitas operasional BSI memiliki                             penggunaan air selama 3 (tiga) tahun, sebagai berikut.
   Water Treatment Plant sehingga air yang telah melalui proses



Tabel Konsumsi Air

                                                                        Pemakaian Air (m3)

                                     Sumber                                                   2024*                       2023**           2022**

 Air dari Pihak Ketiga                                                                        48.401                       1.824            1.905

 Jumlah                                                                                       48.401                       1.824            1.905
Keterangan:
*
 Penggunaan air di tahun 2024 mencakup penggunaan air yang berasal dari The Tower, Wisma Mandiri, Graha Mandiri dan Dana Reksa
**
   Penggunaan air di tahun 2023 dan 2022 hanya mencakup penggunaan air yang berasal dari Kantor Pusat The Tower




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
106       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 109
Water Station Bank Syariah Indonesia (BSI)

Water station Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah fasilitas yang menyediakan air layak minum kepada masyarakat. BSI memasang water
station di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat. Manfaat water station BSI Mendukung ketersediaan air bersih layak minum, Mengurangi
sampah botol plastik, Mengurangi emisi karbon, Mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 6 dan 11.
Cara kerja water station BSI:
1.   Mesin water station dapat mengolah air tanah maupun PDAM menjadi air layak minum.
2.   Air tanah diolah dengan teknologi filterisasi untuk membuang zat berbahaya.
3.   Setiap lokasi water station dilakukan uji laboratorium dan sertifikasi layak minum.
4.   Mesin water station dilengkapi sistem IOT yang memungkinkan monitoring kondisi air.



                                    Penggunaan Fasilitas Air Minum Gratis


                 Masjid BSI Rest Area Cipularang                                           Masjid BSI Rest Area Cipali
     1           KM 88A                                                        2           KM 116A


                                                Air Minum                                                                Air Minum
                                 7.424          dalam Liter                                               9.219          dalam Liter


                                                Air Minum                                                                Air Minum
                                12.404          dalam Kemasan                                          15.365            dalam Kemasan
                                                Ukuran 600 ml                                                            Ukuran 600 ml



                 Blok F, Pasar Tanah Abang,                                                Plaza Setda A, Gedung Sate,
     3           Jakarta Pusat                                                 4           Pemerintah Provinsi Jawa Barat


                                                Air Minum                                                                Air Minum
                                 2.947          dalam Liter                                               1.555          dalam Liter


                                                Air Minum                                                                Air Minum
                                 4.912          dalam Kemasan                                             2.591          dalam Kemasan
                                                Ukuran 600 ml                                                            Ukuran 600 ml




     5           Gasibu Running Track, Area VIP                                6           Masjid Agung Trans Studio Bandung


                                                Air Minum                                                                Air Minum
                                34.287          dalam Liter                                                   604        dalam Liter


                                                Air Minum                                                                Air Minum
                                57.146          dalam Kemasan                                             1.007          dalam Kemasan
                                                Ukuran 600 ml                                                            Ukuran 600 ml




                Total Konversi


                                                                                                   Total 6 (enam) Fasilitas Air Minum
                                                                                                   Gratis yang telah dihadirkan BSI dan BSI
                                                                                                   Maslahat sampai dengan Januari 2025
       56.063                   93.438                                                             telah berkontribusi mengurangi sampah
                                                                                                   air minum kemasan sebanyak 93.438
         Air Minum                Air Minum
                                                                                                   botol plastik.
         dalam Liter            dalam Kemasan




                                                                                                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                          107
Page 110
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Aspek Keanekaragaman Hayati

Dampak dari Wilayah Operasional yang
Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
Memiliki Keanekaragaman Hayati dan Usaha
Konservasi Keanekaragaman Hayati
[OJK F.9, F.10]


Sampai dengan akhir Desember 2024, tidak terdapat wilayah
operasi BSI yang berdekatan dengan wilayah konservasi atau
memiliki keanekaragaman hayati. Namun demikian, BSI tetap
senantiasa melakukan usaha konservasi berupa melakukan
penanaman pohon produktif sebanyak 10.671 di Desa Semoyo
Yogyakarta. Selain itu, BSI juga melakukan Program Sedekah
Pohon untuk Negeri Bersama BYOND by BSI yang ditujukan untuk penanaman pohon endemik di Taman Nasional Way Kambas,
Lampung sebagai upaya penyelamatan habitat Gajah Sumatera dan Satwa Endemik Lainnya. Penanaman pohon selama tahun 2024 yang
telah dilaksanakan oleh BSI yaitu sebanyak 50.000 pohon.



Aspek Emisi

Digital Carbon Tracking Initiative
“The First Sharia Bank in Indonesia Implemented Digital Carbon Tracking”


                                              DIGITAL CARBON TRACKING INITIATIVE

                        Regulatory Compliance                                                       Value Creation


              SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Pedoman Teknis                            Unggul sebagai Bank Syariah Pertama yang
       1                                                                     1
              Penyusunan Laporan Keberlanjutan                                    mengembangkan Digital Carbon Tracking

              BAB III F-11 & 12: Isi Laporan Keberlanjutan Kinerja
              Lingkungan Hidup Aspek Emisi
                                                                             2    Unique sejalan dengan nilai syariah
              Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan
              jenisnya dan upaya pencapaian pengurangan emisi yang
              dilakukan
                                                                                  Inovatif: perhitungan carbon tracking dilakukan otomasi &
                                                                             3
                                                                                  diakses oleh internal & eksternal
       2      RAKB BSI 2024

              Digital Carbon Tracking termasuk dalam aktivitas utama
              RAKB BSI 2024




      Regulatory Compliance
      Digital Carbon Tracking                                              Digital Carbon Tracking menggunakan
                                                                           Standar Perhitungan Emisi Karbon:
      Yaitu sistem aplikasi/platform pencatatan, perhitungan emisi
      karbon BSI secara bankwide dalam satuan Ton CO2-eq dan
      menjadi baseline dalam pembuatan Roadmap menuju
      Target Net Zero Emission
      (Saat ini dihitung emisi Scope 1 & 2)




                                       Past                                                            Now

            1. Perhitungan Data hanya Kantor Pusat oleh PFA                  1. Perhitungan Data menyeluruh seluruh jaringan BSI
            2. Pencatatan dilakukan manual                                   2. Dilakukan by system
                                                                             3. Dilakukan oleh Pihak Independen




           PT Bank Syariah Indonesia Tbk
108        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 111
            Region I Aceh
            10.901,80

                   Region II Medan
                   6.759,52
                                                                         Region IX Kalimantan
                                                                         7.747,22




                               Region V Jakarta 2
                                        7.878,98




Region III Palembang                            Kantor Pusat
             7.017,84                              5.873,57
                                                                  Region VIII Surabaya
                                                                  10.451,18
       Region IV Jakarta 1
                 9.233,33                                                                           Region X Makassar
                                                                                                    4.452,62

             Region VI Bandung
                       5.989,43

                         Region VII Semarang
                                     7.099,16




                                                                                         secara bankwide dalam satuan Ton CO2-eq dan menjadi baseline
                                        Emisi GRK Cakupan 1 dan 2                        dalam pembuatan Roadmap menuju Target Net Zero Emission di
             Wilayah
                                               ( Ton CO2-eq)                             tahun 2060.
  Kantor Pusat                                         5.873,57
                                                                                         Saat ini, platform tersebut baru mengukur emisi GRK Cakupan 1
  Region I Aceh                                      10.901,80
                                                                                         dan Cakupan 2 dari seluruh wilayah operasional BSI. Emisi GRK
  Region II Medan                                      6.759,52
                                                                                         Cakupan 1 merupakan emisi yang bersumber dari penggunaan
  Region III Palembang                                 7.017,84                          listrik di seluruh wilayah operasional BSI dan emisi GRK Cakupan
  Region IV Jakarta 1                                  9.233,33                          2 merupakan emisi yang bersumber dari penggunaan BBM di
  Region V Jakarta 2                                   7.878,98                          seluruh wilayah operasional BSI. Pengukuran emisi GRK diukur
                                                                                         dengan Global Warming Potential (GWP) yang mengacu pada
  Region VI Bandung                                    5.989,43
                                                                                         Green House Gas Protocol, Partnership for Carbon Accounting
  Region VII Semarang                                  7.099,16
                                                                                         Financials dan Climate Risk Management & Scenario Analysis
  Region VIII Surabaya                               10.451,18
                                                                                         Perbankan 2024. Ruang lingkup dari aplikasi Digital Carbon
  Region IX Kalimantan                                 7.747,22                          Tracking yaitu mencakup seluruh wilayah operasional BSI.
  Region X Makassar                                    4.452,62                          Namun demikian, BSI belum melakukan pengukuran emisi yang
  Total                                              83.404,57                           dihasilkan pada perusahaan debitur BSI.


 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan                                             Untuk emisi GRK cakupan 3 merupakan emisi yang dihasilkan
 Berdasarkan Jenisnya                                                                    dari perjalanan dinas yang dilakukan oleh seluruh karyawan
 [OJK F.11, GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, FN-CB-410b.1, FN-                            BSI. Metode pengukuran yang digunakan yaitu dihitung dengan
 CB-410b.2, FN-CB-410b.3, FN-CB-410b.4]                                                  kalkulator emisi karbon yang dikeluarkan oleh Organisasi
                                                                                         Penerbangan Sipil International (International Civil Aviation
 Penggunaan energi sebagai penunjang aktivitas operasional                               Organization/ICAO). Emisi dihitung berdasarkan kelas ekonomi
 BSI tentunya akan menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK).                              dan jarak perjalanan antara bandara keberangkatan dan tujuan.
 BSI telah menggunakan aplikasi/platform Digital Carbon Tracking                         Perjalanan dinas yang dilaporkan merupakan perjalanan dengan
 yang digunakan untuk pencatatan, perhitungan emisi karbon BSI                           menggunakan pesawat terbang yang dilakukan oleh seluruh
                                                                                         pegawai BSI, sebagai berikut.




                                                                                                                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                        109
Page 112
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 tahun 2024

                                  Keterangan                                                         Satuan                                     2024*

 Emisi GRK Cakupan 1                                                                  Ton CO2-eq                                           17.685,43
 Emisi GRK Cakupan 2                                                                  Ton CO2-eq                                           65.719,13
 Total Emisi GRK Cakupan 1 dan 2                                                      Ton CO2-eq                                           83.404,56
 Jumlah Pembiayaan                                                                    Dalam Miliar Rupiah                                     278.481
 Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib                                  Dalam Miliar Rupiah                                      25.298
 Total Pegawai                                                                        Orang                                                    17.234
 Intensitas Emisi GRK                                                                 Ton CO2-eq/Miliar rupiah                                     0,29
                                                                                      Ton CO2-eq/Miliar rupiah                                     3,24
                                                                                      Ton CO2-eq/Orang                                             4,84
Keterangan: Pengukuran emisi GRK diukur dengan Global Warming Potential (GWP) yang mengacu pada Green House Gas Protocol, Partnership for Carbon Accounting Financials dan
Climate Risk Management & Scenario Analysis Perbankan 2024. Ruang lingkup dari aplikasi Digital Carbon Tracking yaitu mencakup seluruh wilayah operasional BSI.



Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 tahun 2023 dan 2022

                                  Keterangan                                                    Satuan                         2023                       2022

 Emisi GRK Cakupan 1                                                                  Ton CO2-eq                                144,94                      261,5

 Emisi GRK Cakupan 2                                                                  Ton CO2-eq                              1.577,07                  4.124,15

 Total Emisi GRK Cakupan 1 dan 2                                                      Ton CO2-eq                              1.722,01                  4.385,65

 Jumlah Pembiayaan                                                                    Dalam Miliar Rupiah                      240.316                  207.705

 Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib                                  Dalam Miliar Rupiah                       22.250                    19.620

 Total Pegawai                                                                        Orang                                     17.909                    18.581

 Intensitas Emisi GRK                                                                 Ton CO2-eq/Miliar rupiah                     0,01                      0,02

                                                                                      Ton CO2-eq/Miliar rupiah                     0,10                      0,25

                                                                                      Ton CO2-eq/Orang                           0,096                       0,24
Keterangan: Di tahun 2023 dan 2022 emisi GRK diukur atas penggunaan energi untuk kantor pusat The Tower.



Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1, Cakupan 2 dan Cakupan 3 tahun 2024

                                  Keterangan                                                         Satuan                                      2024

 Emisi GRK Cakupan 1                                                                  Ton CO2-eq                                                 17.685
 Emisi GRK Cakupan 2                                                                  Ton CO2-eq                                                 65.719
 Emisi GRK Cakupan 3                                                                  Ton CO2-eq                                                 583,55
 Total Emisi GRK                                                                      Ton CO2-eq                                             83.988,11
 Jumlah Pembiayaan                                                                    Dalam Miliar Rupiah                                       278.481
 Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib                                  Dalam Miliar Rupiah                                        25.298
 Total Pegawai                                                                        Orang                                                      17.234
 Intensitas Emisi GRK                                                                 Pembiayaan:
                                                                                                                                                     0,30
                                                                                      Ton CO2-eq/Miliar Rupiah
                                                                                      Pendapatan Pengelolaan Dana
                                                                                      Sebagai Mudharib:                                              3,32
                                                                                      Ton CO2-eq/Miliar Rupiah
                                                                                      Pegawai:
                                                                                                                                                     4,87
                                                                                      Ton CO2-eq/Orang
Keterangan: Pengukuran emisi GRK diukur dengan Global Warming Potential (GWP) yang mengacu pada Green House Gas Protocol, Partnership for Carbon Accounting Financials dan
Climate Risk Management & Scenario Analysis Perbankan 2024. Ruang lingkup dari aplikasi Digital Carbon Tracking yaitu mencakup seluruh wilayah operasional BSI.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
110      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 113
Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1, Cakupan 2 dan Cakupan 3 tahun 2023 dan 2022

                           Keterangan                                             Satuan                   2023                       2022

 Emisi GRK Cakupan 1                                                   Ton CO2-eq                           144,94                       261,5

 Emisi GRK Cakupan 2                                                   Ton CO2-eq                          1.577,07                   4.124,15

 Emisi GRK Cakupan 3                                                   Ton CO2-eq                           597,62                      478,13

 Total Emisi GRK                                                       Ton CO2-eq                            2.320                       4.864

 Jumlah Pembiayaan                                                     Dalam Miliar Rupiah                 240.316                     207.705

 Jumlah Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib                   Dalam Miliar Rupiah                  22.250                      19.620

 Total Pegawai                                                         Orang                                17.909                      18.581

 Intensitas Emisi GRK                                                  Pembiayaan:
                                                                                                              0,01                        0,02
                                                                       Ton CO2-eq/Miliar Rupiah

                                                                       Pendapatan Pengelolaan
                                                                       Dana Sebagai Mudharib:                 0,10                        0,25
                                                                       Ton CO2-eq/Miliar Rupiah

                                                                       Pegawai:
                                                                                                              0,13                        0,26
                                                                       Ton CO2-eq/Orang
Keterangan: Di tahun 2023 dan 2022 emisi GRK diukur atas penggunaan energi untuk kantor pusat The Tower.




Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan [OJK F.12, GRI 305-5]

BSI menyadari bahwa penggunaan energi yang digunakan dalam menunjang aktivitas operasionalnya akan menghasilkan emisi GRK.
Namun demikian, BSI telah memiliki upaya pengurangan emisi yang dilakukan oleh BSI di antaranya melalui penggunaan solar panel,
penggunaan lampu LED yang merupakan lampu yang lebih ramah lingkungan, menggunakan 115 electric vehicle serta upaya lain
sebagaimana disampaikan dalam Aspek Energi di dalam Laporan Keberlanjutan ini.


Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa di tahun 2024, BSI telah menetapkan baseline dalam pengukuran maupun emisi
yaitu di tahun 2024. Hal ini dikarenakan adanya pengembangan Digital Carbon Tracking untuk pencatatan dan perhitungan energi dan
emisi di seluruh jaringan BSI untuk pengukuran emisi GRK cakupan 1 dan cakupan 2. Oleh karenanya, data emisi GRK cakupan 1 dan
cakupan 2 yang dihasilkan di tahun 2024 terlihat mengalami peningkatan yang disebabkan oleh data yang berasal dari seluruh jaringan
BSI, sehingga tidak dapat dibandingkan dengan periode sebelumnya.


Namun demikian, di tahun 2024, BSI berhasil telah menurunkan emisi GRK cakupan 3 yang dihasilkan dari perjalanan dinas yang dilakukan
menjadi sebesar 583,55 Ton CO2-eq menurun dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 597,62 Ton CO2-eq.




                                                      GRAFIK EMISI GRK CAKUPAN 3



                                                            583,55             597,62            478,13




                                                              2024               2023               2022                                     Ton CO2-eq




                                                                                                                  PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                  111
Page 114
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Pengendalian Emisi GRK dan Non GRK                                      Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
[GRI 305-6, 305-7]                                                      [OJK F.14, OJK F.15, GRI 306-2, 306-4, 306-5]


Sampai dengan Desember 2024, BSI tidak memproduksi,                     BSI memiliki komitmen untuk menjalankan aktivitas
mengimpor dan mengekspor Ozone Depleting Substance                      operasionalnya dengan berpedoman pada prinsip maqashid
(ODS). Untuk penunjang mesin pendingin Air Conditioner,                 syariah (tujuan syariah) yang salah satu prinsipnya yaitu Hifdz
BSI telah menggunakan refrigerant R232. Refrigerant R32                 Al-Bi’ah (memelihara lingkungan), maka BSI menjaga aktivitas
merupakan refrigerant yang dikategorikan sebagai refrigerant            operasionalnya agar tidak mencemari lingkungan. Limbah atau
ramah lingkungan karena memiliki nilai ODS 0 (nol) dengan               sampah utama yang dihasilkan dari kegiatan usaha Bank dapat
dengan indeks dingin mencapai hampir 2 (dua) kali lebih baik            digolongkan menjadi limbah Non B3 berasal dari kertas yang
dibandingkan refrigerant lainnya. Refrigerant R32 ini digunakan di      digunakan dalam kegiatan penyusunan laporan, korespondesi
seluruh sistem pendingin ruangan di kantor-kantor BSI.                  bank dengan nasabah, dan proses kegiatan transaksi perbankan,
                                                                        serta sampah plastik yang berasal dari kemasan plastik dan sisa
Di samping itu, sepanjang tahun 2024, BSI belum melakukan               makanan dari fasilitas pantry pegawai seperti sachet bumbu,
pengukuran emisi non GRK di seluruh wilayah operasionalnya.             dan alat makan plastik. Kategori sampah lain yang dihasilkan
                                                                        dari operasional BSI adalah B3 dalam bentuk limbah elektronik,
                                                                        kemasan tinta printer bekas, baterai bekas, dan lampu TL bekas,
Aspek Limbah dan Efluen                                                 botol bekas pengharum ruangan. Seluruh limbah yang dihasilkan
                                                                        dari aktivitas operasional BSI langsung diserahkan ke pihak
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan                                ketiga.
Berdasarkan Jenis [OJK F.13, GRI 306-1, 306-3]
                                                                        Oleh karenanya, tidak terdapat limbah yang didaur ulang,
BSI menyadari bahwa aktivitas operasionalnya senantiasa                 limbah dengan proses pembakaran, penimbunan maupun
menghasilkan sampah baik B3 maupun non B3. Sampah Non B3                operasi pembuangan lainnya. Khusus terkait dengan limbah
berasal dari kertas yang digunakan dalam kegiatan penyusunan            cair yang berasal dari penggunaan air, secara keseluruhan BSI
laporan, korespondesi bank dengan nasabah, dan proses kegiatan          berkoordinasi dengan pihak gedung untuk proses daur ulang
transaksi perbankan, serta sampah plastik yang berasal dari             menggunakan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Air yang
kemasan plastik dan sisa makanan dari fasilitas pantry pegawai          didaur ulang kemudian digunakan kembali untuk untuk air flush
seperti sachet bumbu, dan alat makan plastik. Kategori sampah           toilet.
lain yang dihasilkan dari operasional BSI adalah B3 dalam
bentuk limbah elektronik, kemasan tinta printer bekas, baterai          Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat tumpahan bahan kimia,
bekas, dan lampu TL bekas, botol bekas pengharum ruangan.               minyak, dan bahan bakar, di antara zat-zat lainnya yang dapat
Sepanjang tahun 2024, limbah yang dihasilkan dari aktivitas             berpotensi memengaruhi tanah, air, udara, keragaman hayati,
operasional tidak memberikan dampak negatif pada lingkungan             dan kesehatan manusia yang dihasilkan dari aktivitas operasional
dan masyarakat. Namun demikian, BSI belum melakukan                     Bank.
pengukuran limbah yang dihasilkan dari ativitas operasionalnya.




   Reverse Vending Machine (RVM)

   Khusus untuk sampah plastik, BSI telah berkolaborasi dengan PlasticPay untuk menempatkan mesin daur ulang sampah plastik di area-
   area publik yang dimulai di lokasi kantor-kantor BSI sejak tahun 2021. Pada implementasi tahap pertama, mesin daur ulang sampah
   Reverse Vending Machine (RVM) telah di tempatkan di Gedung BSI Wisma Mandiri 1 dan di sejumlah area di Jabodetabek.


   Secara garis besar, program kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar semakin peduli dan mengambil langkah aktif
   dalam pengelolaan sampah plastik. Melalui RVM, masyarakat didorong untuk mulai memilah dan mengolah sampah plastik dengan baik,
   sehingga dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi, tidak membebani TPA, serta tidak mencemari lingkungan. Adapun
   jenis sampah plastik yang dapat dibawa dan ditukarkan memalui mesin RVM dan platform digital PlasticPay adalah jenis sampah botol
   plastik bekas minuman. Melalui platform digital dari PlasticPay, BSI memastikan program ini dapat terukur dan dimonitor dengan baik.
   langkah mudah dalam mengurangi sampah plastik yaitu dengan:




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
112     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 115
                       Bawa sampah botol plastik minuman bekas ke PlasticPay Collection Point terdekat,
       01

                       Masukkan ke mesin RVM lalu scan barcode,
       02

                       Kumpulkan poin yang kemudian dapat ditukarkan dengan merchandise dari BSI dan
       03              Plasticpay Indonesia, di mana 1 poin senilai sama dengan Rp1. Untuk 1 botol ukuran 600 ml
                       setara dengan 56 poin atau Rp56, untuk 1 kg setara 2.968 poin atau senilai Rp3.000.




Pada tahun 2024, kolaborasi BSI dengan PlasticPay telah berhasil menempatkan Reverse Vending Machine (RVM) & PlasticPay
Collection Point terdapat 70 unit di 70 titik lokasi, berhasil mereduksi 235 Ton CO2-eq jejak karbon. Jumlah botol plastik terkumpul
yaitu sebesar 44.398 kg dan sebanyak 22.502 total masyarakat yang turut berpartisipasi mengumpulkan botol plastik. Adapun
barang yang dihasilkan dari pengelolaan botol plastik sebagai berikut.




Pada tahun 2024, kolaborasi BSI dengan PlasticPay telah berhasil menempatkan Reverse Vending Machine (RVM) & PlasticPay
Collection Point di:




          2024                   70 UNIT                         21.432 kg                    113,4 Ton CO2-eq
                              di 70 titik lokasi          Reduksi Sampah Plastik               Reduksi Jejak Karbon




          2023                   50 UNIT                         20.487 kg                    108,4 Ton CO2-eq
                              di 50 titik lokasi          Reduksi Sampah Plastik               Reduksi Jejak Karbon




          2022                    9 UNIT                          2.188 kg                     11,7 Ton CO2-eq
                               di 9 titik lokasi          Reduksi Sampah Plastik               Reduksi Jejak Karbon




                                                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                       113
Page 116
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup

Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan [OJK F.16]

Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat pengaduan terkait lingkungan hidup yang diterima oleh BSI.




Kinerja
Sosial
Komitmen untuk Memberikan Layanan                                   Dalam implementasinya BSI telah melakukan pemenuhan
atas Produk dan/atau Jasa yang Setara                               kepatuhan pelindungan konsumen diantaranya pemberian
Kepada Konsumen [OJK F.17, GRI 416-1, FS13, FS14,                   kesetaraan akses kepada setiap konsumen, layanan khusus
FS15, FS16, FN-CB-240a.4]                                           terkait konsumen penyandang disabilitas dan lanjut usia,
                                                                    pelindungan aset konsumen, pelindungan data dan informasi
BSI senantiasa memastikan produk dan layanan perbankan              konsumen dan secara berkala melakukan monitoring terhadap
syariah BSI dapat diperoleh dan dinikmati oleh seluruh nasabah,     implementasinya melalui penilaian sendiri (Self Assesment) yang
tanpa membedakan latar belakang baik gender, ras, suku,             kemudian dilaporkan baik kepada Manajemen maupun Regulator.
fisik dan keyakinan. Semua nasabah memiliki hak yang sama
dalam memanfaatkan produk dan layanan yang disediakan               BSI senantiasa berusaha untuk menciptakan produk dan layanan
melalui prosedur sesuai kebijakan dan peraturan yang berlaku.       yang memenuhi berbagai kebutuhan nasabah dengan melakukan
BSI berkomitmen mematuhi peraturan dan regulasi yang                inovasi pengembangan produk dan layanan digital yang
mengatur kesetaraan hak nasabah di antaranya Undang-Undang          memberikan kemudahan mengakses layanan keuangan kapan
No. 8 Tahun 1999 tentang Pelindungan Konsumen (Lembaran             saja dan di mana saja. Selain itu, BSI telah menyediakan sarana
Negara Republik Indonesia Tahun 1999 No. 22, Tambahan               pengaduan nasabah dan berkomitmen untuk menyelesaikan
Lembaran Negara Republik Indonesia No. 3821 dan Peraturan           pengaduan yang lebih cepat dari Service Level Agreement (SLA)
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22 Tahun 2023                   yang telah ditetapkan oleh regulator. Dalam menyampaikan
tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor               pengaduan, nasabah dapat menyampaikan pengaduan via BSI
Jasa Keuangan, Peraturan Bank Indonesia No.3 Tahun 2023             Call 14040, BYOND by BSI, BSI Mobile, E-mail contactus@
tentang Pelindungan Konsumen Bank Indonesia dan Peraturan           bankbsi.co.id, Kantor Cabang dan Kantor Pusat. Pembahasan
Anggota Dewan Gubernur No.20 Tahun 2023 tentang Tata Cara           terkait pengaduan nasabah yang diterima oleh BSI telah
Pelaksanaan Pelindungan Konsumen Bank Indonesia.                    disampaikan pada bagian Pengaduan Masyarakat pada Laporan
                                                                    Keberlanjutan ini.
BSI telah memiliki SPO Pelindungan dan Pengaduan Nasabah
yang terbit pada 22 Oktober 2024 sebagai pedoman dalam
pelaksanaan prinsip pelindungan konsumen untuk memastikan           BSI Agen
pemenuhan kepatuhan berdasarkan siklus produk dan layanan
mulai dari desain, penyediaan, penyampaian, pemasaran,              Dalam menjangkau masyarakat yang berada di daerah yang
penyusunan perjanjian, pemberian layanan serta penanganan           belum dilayani (blankspot) oleh kantor cabang BSI, BSI telah
pengaduan dan penyelesaian sengketa atas produk dan layanan.        menyediakan titik akses melalui BSI Agen. BSI Agen merupakan
                                                                    agen Laku Pandai atau Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam
                                                                    Rangka Keuangan Inklusif.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
114    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 117
                                                                          JENIS LAYANAN


                            Perbankan                                                           Pembayaran & Pembelian
                            Cek Saldo, Tarik Tunai, Transfer                                    Pulsa & Paket Data, Top Up e-wallet, BPJS,
                            & Setor Tunai                                                       PDAM & PBB, dan lainnya



                                                                        ISLAMIC ECOSYSTEM


                             Layanan Haji                                                       Donasi
                             Pendaftaran & Pelunasan Haji                                       Zakat & Infaq


                             Referral Produk                                                    Program Pemerintah
                             • Gadai                                                            •    Program Keluarga Harapan
                             • Pembukaan Rekening Tabungan Haji                                 •    Program Bantuan Sembako
                                                                                                •    Program PIP
                                                                                                •    Program Kartu Tani




BSI Agen saat ini berjumlah 119.295 Agen yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Jumlah BSI Agen meningkat 38% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang jumlahnya sebanyak 86.200 agen.

Tabel Jumlah BSI Agen

        Keterangan                           Satuan                         2024                              2023                          2022

 Jumlah Agen                     Agen                                       119.295                           86.200                         57.973

 Jumlah Agen Aktif               Agen                                        40.884                           86.200                         57.973

 Jumlah Transaksi                Juta kali                                     26,9                             19,6                          15,54

 Nilai Transaksi                 Dalam triliun rupiah                         59,02                            43,80                          38,04



                             Lokasi Agen                                                                Sebaran Jenis Usaha Agen
                    549                                 1.217                                        13.098                                   6.859
                     1%                                 1%                                             11%                                    5%
                                                            2.970                        15.212
                                                                                           13%                                                        2.266
      53.957                                                3%                                                                                        2%
        45%
                                                                  7.635
                                                                                          79.713
                                                                  6%
                                                                                            67%
                                                               52.967                                                                            2.147
                                                               44%                                                                               2%




        Kawasan Pemukiman                      Kawasan Pasar                               Toko kelontong                       Kedai Makanan & Minuman
        Pinggir jalan                          Kawasan Pendidikan                          Sentra Ponsel & Pulsa                Toko Pakaian & Fashion lainnya
        Kawasan Sentra Niaga &                 Kawasan Industri                            Lainnya                              Showroom / Bengkel Kendaraan
        Perkantoran




                          Sebaran Demografi
                                                                                                                   Lainnya (Top 6)
     107.908                                                       11.387             Toko ATK & Buku/Fotokopi/
        90%                                                        10%                                                                   1,40%
                                                                                      Percetakan

                                                                                      Kios Tani/Sawit                                    1,26%

                                                                                      Showroom/Bengkel Kendaraan                         1,15%

                                                                                      Laundry/Taylor/Konveksi                            0,92%

                                                                                      Mebel/Material/Elektronik                          0,84%

                          Non Urban               Urban                               Toko Kosmetik/Parfum/Salon                         0,78%




                                                                                                                       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                           115
Page 118
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                                      FITUR UTAMA

                                                    Setor/ Tarik/ Transfer BSI
                                                           & Bank Lain




                                                    Pembayaran & Pembelian




                                                          Layanan Haji
                                                  (Pendaftaran & Pelunasan Haji)




                                                             Donasi




                                                         Referral Produk
                                                       (Tabungan & Gadai)




Terdapat 119 Kabupaten daerah blankspot yang sudah dilayani
oleh 3.040 BSI Agen.                                                                                     Jumlah
                                                                       No.           Provinsi                          Jumlah Agen
                                                                                                        Kabupaten
Tabel Jumlah Agen pada Daerah Blankspot                                18.   Papua Barat                       4              20

                                    Jumlah                             19.   Sulawesi Barat                    2               7
 No.            Provinsi                       Jumlah Agen
                                   Kabupaten                           20.   Sulawesi Selatan                  5             240

  1.   Bali                             3            18                21.   Sulawesi Tengah                   8             301

  2.   Bengkulu                         5           493                22.   Sulawesi Tenggara                14             222

  3.   Gorontalo                        4            35                23.   Sulawesi Utara                    9             175

  4.   Jambi                            2            57                24.   Sumatera Barat                    4             155

  5.   Kalimantan Barat                 4            86                25.   Sumatera Selatan                  4             121

  6.   Kalimantan Selatan               1            10                26.   Sumatera Utara                    4              43

  7.   Kalimantan Tengah               10           555                            TOTAL                     119           3.040

  8.   Kalimantan Timur                 1             1
                                                                      Pada layanan BSI Agen, produk yang diberikan kepada nasabah
  9.   Kalimantan Utara                 2             4
                                                                      yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau tidak
       Kepulauan Bangka                                               mempunyai rekening bank adalah Basic Saving Account (BSA)
 10.                                    5            45
       Belitung
                                                                      atau tabungan dasar yang disediakan oleh bank penyelenggara
 11.   Kepulauan Riau                   2            84
                                                                      Layanan Keuangan Tanpa Kantor (Laku Pandai). BSA merupakan
 12.   Lampung                          3           252               bagian dari program Laku Pandai yang bertujuan untuk
 13.   Maluku                           2            39               mendukung keuangan inklusif. Dalam Tahun 2024 jumlah
 14.   Maluku Utara                     4            40               nasabah BSA yang dibuka melalui BSI Agen adalah 2.541
                                                                      nasabah meningkat 13% dari tahun 2023, dengan saldo Rp428
 15.   Nusa Tenggara Barat              1             6
                                                                      juta meningkat sebesar 103% dari tahun 2023. BSI Agen belum
 16.   Nusa Tenggara Timur              7            10
                                                                      melayani pembukaan rekening giro ritel tanpa biaya administrasi.
 17.   Papua                            9            21




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
116    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 119
Inklusi dan Literasi Keuangan                                        2. Program Mudik Bersama BUMN dengan total 144 orang
                                                                        pemudik disabilitas yang mendapatkan pengenalan produk-
Terkait dengan penyediaan layanan yang ramah penyandang                 produk keuangan syariah.
disabilitas, BSI senantiasa berupaya untuk meningkatkan akses        3. BSI Bersama BSI Maslahat juga mengadakan peringatan
layanan kepada nasabah penyandang disabilitas di seluruh                Hari Internasional Penyandang Disabilitas di Masjid BSI
wilayah operasional. BSI telah menyediakan area parkir                  Cipularang yang bekerjasama dengan Masjidpreneur serta
nasabah difabel, jalur landai, nomor antrian nasabah difabel,           komunitas tunanetra mengadakan pelatihan untuk para
fasilitas kursi roda, toliet difabel, serta area tunggu nasabah         tunanetra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra
difabel. Selain itu, pegawai BSI juga dibekali pelatihan layanan        Indonesia (Pertuni) kabupaten purwakarta. Tujuannya untuk
nasabah difabel sehingga mampu memberikan layanan terbaik.              meningkatkan engagement masyarakat terhadap kelompok
Dalam menjangkau nasabah penyandang disabilitas, BSI telah              disabilitas dan penguatan literasi terhadap produk-produk
menyelenggarakan berbagai program UMKM dan literasi                     keuangan syariah.
keuangan syariah yang meliputi:
1. UMKM DifaMart dan Peternakan Mithik adalah                        Selain itu, BSI senantiasa berupaya untuk meningkatkan
     program binaan BSI bersama BSI Maslahat yang berhasil           akses layanan keuangan bagi masyarakat kurang beruntung
     memberdayakan penyandang disabilitas untuk berwirausaha,        dan keluarga rentan, dengan membantu penyaluran program
     untuk mendukung penyandang disabilitas untuk bisa level up      pemerintah. Pada tahun 2024, BSI telah melakukan penyaluran
     sehingga mendapatkan akses layanan keuangan.                    program pemerintah kepada 1,9 juta Keluarga Penerima Manfaat
                                                                     (KPM) dengan total penyaluran sebesar 2,45 triliun.



                                                                                    Penyaluran Bantuan Pemerintah
 No.              Jenis Bantuan Program Pemerintah
                                                                        ∑ KPM                            Nilai Bantuan (Rp)

  1.     PKH                                                             302.610                                 637.101.748.907

  2.     Sembako                                                         493.021                               1.119.312.800.000

  3.     Atensi YAPI                                                        9.521                                 16.089.800.000

  4.     RST                                                                   62                                  1.240.000.000

  5.     Kartu Tani Digital                                              358.087                        Dalam Bentuk Kuota (Kg)

  6.     PIP Reguler                                                     600.700                                 428.209.575.000

  7.     PIP Madrasah                                                    132.665                                  85.558.650.000

  8.     PIP Pesantren                                                    15.361                                  13.767.550.000

  9.     BOS Madrasah                                                        710                                 113.339.681.853

  10.    BOS Pesantren                                                       108                                  22.941.824.000

  11.    BOP RA                                                              314                                   8.639.700.000

  12.    KIP Kuliah                                                         1.194                                 13.490.400.000

  13.    Beasiswa Unggulan                                                     10                                    126.750.000

                              Total                                    1.914.363                               2.459.818.479.760


Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, BSI telah menyelenggarakan Sosialiasi & Gathering kepada BSI
Agen dan Calon BSI Agen selama tahun 2024.



                                                     Waktu
                  Nama Kegiatan                                                                    Tujuan
                                                  Pelaksanaan

                                                                   Mengenalkan BSI Agen kepada Kelompok Koperasi Binaan PKK Melati Jaya
 Sosialisasi BSI Agen                                Mar-24
                                                                   Pondok Pinang Jakarta

 Gathering BSI Agen di Wilayah Makassar &                          Update fitur & Program BSI Agen untuk meningkatkan layanan & kinerja BSI
                                                     Apr-24
 Kalimantan                                                        Agen

 Sosialisasi BSI Agen kepada Sekolah, Pondok
                                                     May-24        Mengenalkan BSI Agen sebagai solusi untuk akses keuangan masyarakat
 Pesantren & BUMDes di Tasikmalaya

 Sosialisasi BSI Agen kepada Pengurus Pesantren                    Mengenalkan BSI Agen sebagai solusi untuk akses keuangan di Islamic
                                                     May-24
 se-Kabupaten Karawang                                             Ecosystem




                                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                      117
Page 120
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                                             Waktu
                  Nama Kegiatan                                                                                    Tujuan
                                                          Pelaksanaan

 Sosialisasi BSI Agen kepada Mitra Usaha LPDB
                                                              Mei-24               Mengenalkan BSI Agen sebagai solusi akses keuangan
 Kabupaten Tangerang

 Sosialisasi BSI Agen kepada UMKM KPP Setiabudi 3             Jun-24               Mengenalkan BSI Agen sebagai solusi akses keuangan

 Sosilasasi BSI Agen kepada UMKM Kecamatan
                                                              Jun-24               Mengenalkan BSI Agen sebagai solusi akses keuangan
 Cimanggis

 Sosialisasi dan Pendaftaran BSI Agen Anggota
                                                              Jul-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Anggota KOPABIN
 KOPABIN

 Sosialisasi BSI Agen kepada Mitra Usaha BPJS
                                                              Ags-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Mitra Usaha BPJS Tenaga Kerja
 Tenaga Kerja

 Sosialisasi Agen - Kopkar                                    Ags-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Kopersasi Nasabah BSI

 Sosialisasi BSI Agen kepada Mitra Usaha UMKM
                                                              Ags-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Mitra Usaha UMKM Genpro
 Genpro

 Sosialisasi Agen KJS MUI Bandung                             Sep-24               Mengenalkan BSI Agen kepada KJMS MUI Bandung

 Sosialisasi BSI Agen kepada Mitra Puskopar                   Sep-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Anggota Puskopar Jakarta Timur

 Sosialisasi BSI Agen kepada Mitra SRC Ciomas                 Sep-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Anggota Mitra SRC Ciomas

 Sosialisasi BSI Agen kepada Mitra SRC Sukaraja               Okt-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Anggota Mitra SRC Sukaraja

 Gathering BSI Agen di Wilayah Pekanbaru, NTB                                      Update fitur & Program BSI Agen untuk meningkatkan layanan & kinerja BSI
                                                              Okt-24
 dan Aceh                                                                          Agen

 Sosialisasi BSI Agen        kepada    Anggota   PKK
                                                              Nov-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Anggota PKK Kecamatan Cipulir
 Kecamatan Cipulir

                                                                                   Update fitur & Program BSI Agen untuk meningkatkan layanan & kinerja BSI
 Gathering BSI Agen di Wilayah Medan                          Nov-24
                                                                                   Agen

 Sosialisasi BSI Agen        kepada    Anggota   PKK
                                                              Des-24               Mengenalkan BSI Agen kepada Anggota PKK Kecamatan Tebet
 Kecamatan Tebet




Aspek Ketenagakerjaan

Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18, GRI 405-1, 202-2]

Dalam mengelola sumber daya manusianya, BSI senantiasa menghormati dan menjunjung tinggi keberagaman dan kesetaraan. BSI
selalu mendukung seluruh pegawai agar terus berkembang dan berinovasi tanpa membedakan keberagaman dari segi gender, golongan,
suku, agama, ras, kondisi fisik, dan sebagainya. BSI senantiasa berkomitmen untuk memberikan kesetaraan dalam kesempatan bekerja,
mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi, mendapatkan kesempatan yang sama untuk kenaikan jenjang
karir, remunerasi, dan lainnya termasuk memberikan kesempatan pada wanita untuk menduduki posisi manajerial. Di samping itu, BSI
juga memberikan kesempatan bagi masyarakat lokal untuk dapat berkarir di BSI. Sebanyak 66 Branch Manager dari 153 Kantor Cabang
(43%) berasal dari masyarakat lokal berdasarkan dari homebased pegawai. BSI memberikan kesempatan bekerja yang sama kepada seluruh
calon pegawai telah diatur dalam PTO Rekrutmen dan Seleksi BSI. BSI juga telah memiliki kebijakan terkait pendidikan dan pelatihan
untuk seluruh pegawai yang telah tertuang pada SPO Human Capital BSI dan PTO Pengelolaan Pembelajaran BSI serta kebijakan terkait
pengembangan karir pegawai yang telah tertuang pada PTO Penempatan dan Penugasan BSI serta PTO Promosi BSI. Seluruh PTO dan SPO
telah memuat kebijakan tentang untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan dan calon karyawan. Pelaksanaan SPO
dan PTO, khususnya terkait kesempatan kerja yang sama berada di bawah tanggung jawab Unit Kerja Human Capital Policy.


Keberagaman Manajemen dan Pegawai 2024 [GRI 405-1]			
                                                                                                                                                 (Dalam Orang)


                                          Jenis Kelamin                                                          Kelompok Usia
  Level Jabatan
                       Pria           %       Wanita      %            Total         <30        %        30-50        %          >51       %         Total

 Manajemen

 Dewan Komisaris              9       0,05%       1       0,01%           10             0     0,00%           0     0,00%        10     0,06%           10

 Dewan Pengawas
                              4       0,02%       0       0,00%                4         0     0,00%           0     0,00%         4     0,02%               4
 Syariah

 Direktur                     9       0,05%       1       0,01%           10             0     0,00%           3     0,02%         7     0,04%           10




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
118     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 121
                                             Jenis Kelamin                                                                    Kelompok Usia
   Level Jabatan
                       Pria          %          Wanita         %           Total           <30              %         30-50           %           >51        %         Total

 Executive
                              5     0,03%            1        0,01%                6          0          0,00%            1          0,01%          5   0,03%                  6
 Manager (PE)

 Sub Total               27         0,16%            3        0,02%           30              0          0,00%            4          0,02%         26   0,15%                30

 Pegawai

 Senior Manager          69         0,40%           26        0,15%           95              0          0,00%           62          0,36%         33   0,19%                95

 Middle Manager         371         2,15%         112         0,65%          483              0          0,00%          402          2,33%         81   0,47%               483

 Manager               1.785       10,34%         578         3,35%         2.363            41          0,24%         2.119     12,27%           203   1,18%           2.363

 Officer               3.587       20,78%        2.189       12,68%         5.776           675          3,91%         4.957     28,71%           144   0,83%           5.776

 Staff                 4.356       25,23%        4.161       24,10%         8.517          2.103       12,18%          6.397     37,05%            17   0,10%           8.517

 Sub Total            10.168       58,90%        7.066       40,93%        17.234          2.819       16,33%         13.937     80,73%           478   2,77%          17.234

 Grand Total          10.195       59,05%        7.069       40,95%        17.264          2.819       16,33%         13.941     80,75%           504   2,92%          17.264


Bank membuka peluang kepada penyandang disabilitas untuk berkarya sesuai dengan kemampuannya bersama BSI. Komitmen ini
selaras dengan yang tercantum pada Undang-Undang No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Proses rekrutmen penyandang
disabilitas diselenggarakan dengan prinsip kesetaraan dan kebersamaan melalui metode program bibit, yaitu program pendampingan
(tutor) untuk setiap pegawai, sehingga para kandidat dengan disabilitas dapat mengikuti proses rekrutmen dan berkarya dengan optimal.
Proses rekrutmen lainnya untuk penyandang disabilitas yakni melalui program magang di Change & Culture Academy. Pada tahun 2024,
BSI memiliki 13 orang pegawai disabilitas yang terdiri dari 7 (tujuh) pria dan 6 (enam) wanita yang ditempatkan pada posisi back office.

Komposisi Pegawai Penyandang Disabilitas [GRI 405-1] 		
                                                                                                                                                                  (Dalam Orang)


                                  Jenis Kelamin                                                                         Kelompok Usia
 Tahun
               Pria      %           Wanita          %             Total           <30             %            30-50           %            >51        %              Total

 2024           7       54%              6          46%             13             13              100            -              -            -          -              13

 2023           7       54%              6          46%             13             13              100            -              -            -          -              13

 2022           2       33%              4          67%             6                  6           100            -              -            -          -              6




Rekrutmen dan Perputaran Pegawai [GRI 401-1]

Dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang terbaik dan berkualitas, Bank telah melakukan rekrutmen dengan
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan, keadilan, transparansi, tanpa membeda-bedakan gender, usia, ras, agama, kondisi fisik, dan
perbedaan latar belakang lainnya. Pelaksanaan rekrutmen BSI mengacu pada PTO Rekrutmen dan Seleksi BSI. SDM yang unggul akan
mampu memberikan kontribusi secara maksimal bagi aktivitas bisnis dan kinerja operasional perusahaan. Untuk memperoleh calon
pegawai yang memiliki kompetensi dan kualitas terbaik, BSI telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak eksternal, seperti media,
pusat karier di sejumlah perguruan tinggi, dan juga melalui jasa pencari bakat (head hunter). Pada tahun 2024, BSI telah merekrut 609
pegawai baru yang meningkat 334 orang atau sebesar 121,45% dibandingkan dengan tahun 2023 yang jumlahnya sebanyak 275 pegawai
baru.


Komposisi Rekrutmen Pegawai Baru Berdasarkan Kelompok Usia
                                                                                                                                                                  (Dalam Orang)


                              Kelompok Usia                                                        2024                          2023                        2022

 21-30 tahun                                                                                        512                              229                         112

 31-40 tahun                                                                                           49                             24                          51

 41-50 tahun                                                                                           15                             17                          15

 >50 tahun                                                                                             33                              5                           6

 Total                                                                                              609                              275                         184




                                                                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                                         119
Page 122
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Komposisi Rekrutmen Pegawai Baru Berdasarkan Jenis Kelamin
                                                                                                                    (Dalam Orang)


                                 Uraian                                2024                 2023                 2022

 Pria                                                                   369                  147                  126

 Wanita                                                                 240                  128                   58

 Total                                                                  609                  275                  184


Komposisi Rekrutmen Pegawai Baru Berdasarkan Wilayah Kerja
                                                                                                                    (Dalam Orang)


                                Wilayah                                2024                 2023                 2022

 Jawa                                                                   586                  266                   86

 Luar Jawa                                                               23                    9                   98

 Total                                                                  609                  275                  184


Proses rekrutmen juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai yang timbul akibat pegawai yang berhenti bekerja, guna menjaga
kelancaran operasional Bank. Sepanjang tahun 2024, terdapat 566 orang pegawai yang berhenti bekerja. Jumlah tersebut menurun
sebesar 122 orang pegawai atau 17,73% dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar 688 orang pegawai.


Komposisi Pegawai Berhenti Bekerja Berdasarkan Kelompok Usia
                                                                                                                    (Dalam Orang)


                            Kelompok Usia                              2024                 2023                 2022

 21-30 tahun                                                            176                  212                  358

 31-40 tahun                                                            268                  323                  322

 41-50 tahun                                                             68                   96                  106

 >50 tahun                                                               54                   57                   63

 Total                                                                  566                  688                  849


Komposisi Pegawai Berhenti Bekerja Berdasarkan Jenis Kelamin
                                                                                                                    (Dalam Orang)


                                 Uraian                                2024                 2023                 2022

 Pria                                                                   280                  373                  460

 Wanita                                                                 286                  315                  389

 Total                                                                  566                  688                  849


Komposisi Pegawai Berhenti Bekerja Berdasarkan Wilayah Kerja
                                                                                                                    (Dalam Orang)


                                Wilayah                                2024                 2023                 2022

 Jawa                                                                   337                  464                  558

 Luar Jawa                                                              229                  224                  291

 Total                                                                  566                  688                  849


Perputaran pegawai terjadi karena beberapa sebab, mulai dari pegawai yang telah mencapai usia pensiun, berakhir masa kontrak,
diberhentikan, mengundurkan diri, hingga alasan kesehatan dan yang lainnya. Karyawan yang akan mengajukan pengunduran diri
harus menyampaikan informasi tersebut kepada atasan minimal 1 (satu) bulan sebelumnya. Hal ini mengacu pada Undang-Undang
Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 dan telah tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku.




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
120       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 123
Tingkat Perputaran Pegawai
                                                                                                                               (Dalam Orang)


                               Uraian                                        2024                    2023                   2022

 Pegawai Baru (Rekrutmen)                                                      609                     275                    184

 Mengundurkan Diri                                                             477                     606                    762

 Pensiun                                                                         72                     61                     61

 Meninggal Dunia                                                                 17                     21                     26

 Tingkat Perputaran (Turnover) Pegawai                                       3,21%                   3,77%                  4,57%


Tabel Turnover Pegawai Berdasarkan Usia

                               Uraian                                        2024                    2023                   2022

 21-30 tahun                                                                   176                    212                    358

 31-40 tahun                                                                   268                    323                    322

 41-50 tahun                                                                    68                     96                    106

 >50 tahun                                                                      54                     57                     63


Tabel Turnover Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin

                               Uraian                                        2024                    2023                   2022

 Pria                                                                         280                     373                    460

 Wanita                                                                       286                     315                    389


Tabel Turnover Pegawai Berdasarkan Wilayah Kerja

                               Uraian                                        2024                    2023                   2022

 Jawa                                                                         586                     266                     86

 Luar Jawa                                                                     23                      9                      98




Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi [OJK F.22, GRI 404-1, 404-2, 404-3]

BSI berkomitmen untuk mendorong setiap pegawai agar dapat mengoptimalkan potensi diri melalui berbagai program pengembangan
kompetensi kepemimpinan yang terstruktur, menyeluruh, dan berjenjang. Dalam implementasinya, program pengembangan pegawai di
BSI difokuskan pada kompetensi dasar, manajerial, dan kepemimpinan, dengan berbagai metode pengembangan yang beragam, seperti
pelatihan, mentoring, rotasi, pengembangan karir, pembinaan kepemimpinan, serta sesi umpan balik.


Berdasarkan SPO Human Capital Bab V Pelatihan dan Pengembangan, metode pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai
mengacu kepada pendekatan experience, engagement, dan education. Komposisi pengembangan disesuaikan dengan level dan kebutuhan
jabatan saat ini (current) maupun jabatan proyeksi (future).
a) Experience
    Pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai yang dilakukan melalui pengalaman kerja nyata atau penugasan lain yang
    dapat berbentuk antara lain: penempatan dan penugasan (rotasi/mutasi), penugasan sementara (detasering), penugasan ke dalam
    project strategis Bank, attachment (magang) ke perusahaan induk atau perusahaan lain di dalam group, on the job training dan role play.
b) Engagement
    Pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai dilakukan melalui interaksi individu antara pegawai dengan pihak lain yang
    ditunjuk oleh Bank, yang dapat berbentuk namun tidak terbatas kepada coaching, counselling, dan mentoring.
c) Education
    Program pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai secara sistematis yang dapat dilakukan secara mandiri maupun di
    dalam kelas sesuai jenis-jenis layanan pembelajaran.




                                                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                      121
Page 124
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Program pelatihan dan pengembangan kompetensi diselenggarakan dalam berbagai bentuk, seperti seminar, workshop, sharing knowledge,
sharing session, dan pelatihan. BSI senantiasa melakukan penilaian kerja melalui Training Needs Analysis untuk memastikan seluruh
program pengembangan dan pelatihan pegawai BSI berjalan tepat sasaran. Penilaian kerja melalui Training Needs Analysis mencakup
mekanisme performance planning, review, dan evaluation. Proses ini bertujuan agar program peningkatan kompetensi setiap pegawai
direncanakan dengan matang berdasarkan kinerja dan evaluasi pencapaian KPI, sehingga mampu mendukung personal development juga
career path projection para pegawai.


Tabel Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenjang Jabatan

                                                                                               Jumlah Peserta (dalam orang)
                             Jenjang Jabatan
                                                                                 2024                     2023                     2022

 Senior Manager                                                                    1.534                    2.369                    2.956

 Middle Manager                                                                    7.866                   13.381                   15.477

 Manager                                                                         73.023                    71.757                   89.096

 Officer                                                                        120.222                   178.424                  224.873

 Staff                                                                          167.341                   255.105                  300.651

 Total                                                                          369.986                   521.036                  633.053


Tabel Statistik Pelatihan dan Pengembangan Pegawai BSI

                      Uraian                             Satuan                  2024                     2023                     2022

 Program Pelatihan                               Jenis                                688                   1.118                     744

 Jumlah Kepesertaan Pelatihan                    Orang                          369.986                   521.036                  633.053

 Rata-Rata Durasi Jam Pelatihan Per Pegawai      Jam/Pegawai                             15                   78                    122,40

 Biaya Pelatihan                                 Dalam Miliar Rupiah              141,59                    90,64                    97,22


Tabel Rata-Rata Jam Pelatihan Pegawai Tahun 2024 [OJK F.22]

                      Jumlah Pegawai yang Memperoleh                                                       Rata-rata Jam Pelatihan Setiap
                                                                           Jam Pelatihan
                                 Pelatihan                                                                            Pegawai
        Uraian

                        2024          2023        2022            2024         2023            2022        2024        2023            2022

 Keseluruhan            17.308        17.862     18.581        258.103       1.392.792        2.274.326      15               78       122,40

 Berdasarkan Jenis Kelamin

 Pria                   10.228        10.543     11.008        141.623        594.990         1.023.628     13,8              56              93

 Wanita                   7.080        7.367      7.573        116.480        797.802         1.250.698     16,4          108                165

 Berdasarkan Kategori Jabatan

 Senior Manager              91             95       88             233        14.938           19.810        3        157,24          225,11

 Middle Manager            483             446      429            1.939       53.475           96.763        4        119,90          225,55

 Manager                  2.343        2.235      2.218           12.771      246.884          381.751        5        110,46          172,11

 Officer                  5.760        5.798      6.088        202.423        496.120          776.315       35         85,57          127,52

 Staff                    8.631        9.288      9.758           40.737      581.375          999.688        5         62,59          102,45

 Total                  17.308        17.862     18.581        258.103       1.392.792        2.274.326      15               78       122,40




           PT Bank Syariah Indonesia Tbk
122        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 125
            Jumlah Pegawai yang                                                                            Rata-rata Jam Pelatihan
                                                            Jam Pelatihan
            Memperoleh Pelatihan                                                                           Setiap Pegawai


  2024            2023              2022          2024           2023          2022               2024           2023             2022

  17.308         17.862         18.581           258.103       1.392.792 2.274.326                  15             78             122,40



Penurunan jam pelatihan disebabkan beberapa hal antara lain:
1. Pada tahun 2024 , kegiatan seperti Taujih/PHBI/podcast culture tidak dicatat sebagai pelatihan.
2. Jam belajar yang tercantum pada tahun 2024 hanya pelatihan masuk dalam kategori jenis layanan pembelajaran yang tercantum
   pada PTO Pembelajaran.
3. Jumlah Pegawai pada 2024 lebih sedikit daripada tahun sebelumnya.
4. Fokus strategi training yaitu pada bidang IT, Operation dan Sales, pelatihan dilakukan secara offiline dan memiliki cost pelatihan yang
   cukup besar.
5. Pelatihan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) untuk pegawai jaringan telah selesai dilakukan pada 2021
   sampai dengan 2023, pelatihan ini memiliki populasi peserta yang besar.


Selain itu, Bank juga memberikan program pelatihan atau pembekalan untuk pegawai yang akan memasuki masa purnabakti. Bank telah
menyusun kebijakan atas pelatihan tersebut agar pelatihan dapat dilaksanakan secara terstruktur dengan kriteria peserta dan waktu
yang jelas dan lebih terencana. Pelaksanaan pelatihan tersebut diikuti pula oleh pasangan pegawai. Pada tahun 2024, Bank mengadakan
program Pelatihan Persiapan Masa Pensiun yang diikuti oleh 216 pegawai BSI yang akan memasuki masa purnabakti. Pelatihan tersebut
ditujukan untuk memberikan pembekalan kepada pegawai agar lebih siap untuk menghadapi masa purnabakti.

Jumlah Peserta Pelatihan Persiapan Masa Pensiun

                                                                                       Jumlah Peserta (dalam orang)
                              Pelatihan
                                                                             2024                   2023                   2022

 Pelatihan Persiapan Masa Pensiun                                             216                     90                      -


BSI telah menerapkan kebijakan sistem penilaian kinerja pegawai prinsip transparansi dan akuntabilitas, bertujuan untuk mendukung
pencapaian tujuan Bank melalui kinerja pegawai, mengembangkan budaya kerja yang positif dan berfokus pada produktivitas, serta
meningkatkan engagement pegawai. Pelaksanaan penilaian kinerja pegawai mengacu pada Kebijakan terkait Sistem Penilaian Kinerja
Karyawan. Pengelolaan kinerja dilakukan secara berkelanjutan dengan memastikan adanya keselarasan, mulai dari penetapan Corporate
Goals yang diterjemahkan menjadi target dan sasaran unit kerja hingga ke level individu. Dengan demikian, keselarasan strategi dari
korporat ke individu terjaga serta ada keterkaitan antara kinerja individu terhadap kinerja Bank.


Siklus pengelolaan kinerja tahunan terbagi menjadi 3 (tiga) tahap, dimulai dengan perencanaan kinerja (performance planning) untuk
menetapkan KPI (key performance indicator) individu pegawai, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi pertengahan tahun (mid-year
review) untuk mengevaluasi kemajuan pencapaian KPI selama periode tersebut. Tahap terakhir adalah evaluasi akhir tahun (performance
evaluation) yang digunakan untuk menilai kinerja pegawai dari awal hingga akhir tahun.


Dalam pengelolaan kinerja pegawai, Bank mengutamakan komunikasi dua arah antara pegawai dan manajer untuk membangun hubungan
yang harmonis, dengan manajer memberikan saran perbaikan atau umpan balik guna meningkatkan kinerja pegawai. Seluruh proses
pengelolaan kinerja dilakukan secara online melalui sistem kepegawaian (Sistem Informasi Pegawai/SIP), yang memudahkan pegawai
dalam mengakses dan menyimpan informasi terkait kinerja pegawai. Umpan balik dari penilaian kinerja akhir tahun akan menjadi
dasar dalam merencanakan pengembangan pegawai pada tahun berikutnya. Pada tahun 2024, 17.234 orang pegawai telah menerima
performance and career development review yang terdiri dari 10.168 pegawai pria dan 7.066 pegawai wanita. Atas penilaian kinerja yang
telah dilakukan, terdapat 5.150 pegawai yang menerima promosi dan 5.699 pegawai yang menerima mutasi atau rotasi.




                                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                      123
Page 126
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tabel Tinjauan Rutin Pegawai dan Jenjang Karir

                                                                            Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karir
    Tahun           Jumlah Pegawai yang Mendapatkan Peninjauan
                                                                           Promosi               Mutasi/Rotasi               Demosi

 2024           100% (17.234 orang pegawai)                                  5.150                    5.699                      0

 2023           100% (17.909 orang pegawai)                                  2.435                    4.869                      0

 2022           100% (18.581 orang pegawai)                                  1.144                    5.690                      0




Kebebasan Berserikat [GRI 2-30, 402-1]

BSI senantiasa berupaya untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan memberikan berbagai manfaat bagi seluruh pihak yang
bekerja di lingkup operasionalnya. Dalam menciptakan hubungan yang harmonis, BSI telah membuka pintu komunikasi kepada seluruh
pegawai untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan pendapat kepada perusahaan. Hal ini merupakan wujud komitmen Bank dalam
menghargai dan memenuhi hak pegawai dan keadilan sosial. Selain itu, BSI juga memberikan kebebasan untuk berserikat, berkumpul,
serta mengutarakan pendapat sesuai koridor hukum dan peraturan yang berlaku. Bank telah membentuk Serikat Pekerja Bank Syariah
Indonesia. Di akhir periode pelaporan, jumlah anggota Serikat Pekerja sebesar 9.374 atau 54% dari total pegawai.


Jumlah Peserta Serikat Pekerja

                                            Jumlah Pegawai
         Serikat Pekerja                                                   Jumlah Anggota SP                           Persentase
                                           Per Desember 2024

 Anggota Serikat Pekerja BSI                       17.234                            9.374                                54%


Dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang berhasanah bagi seluruh pegawai, BSI telah memiliki aturan mengenai Keluh
Kesah melalui Pasal 55 Peraturan Perusahaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang menjadi acuan bagi pegawai untuk penyampaian,
penyelesaian keluh kesah, dan/atau mencari solusi dari perselisihan hubungan industrial secara musyawarah. Hal ini sejalan dengan
semangat BSI untuk membangun hubungan baik yang konstruktif, termasuk dalam hal penanganan keluh kesah pegawai. Berikut adalah
mekanisme penanganan keluh kesah pegawai.



                                                                                                                                  Setuju
                                                                                                                                atau Tidak
                          Tahapan                                            Mekanisme Penyelesaian



        Penyampaian Keluh Kesah                                Mekanisme Penyelesaian



        Tahap 1
        • Mengisi Formulir Keluh Kesah                         Pertemuan dengan Atasan Langsung
        • Pendampingan Serikat Pekerja (apabila
          diperlukan)


        Tahap 2
                                                                                                                                    Selesai




        • Mengisi Formulir Keluh Kesah Tahap 2                 Pertemuan dengan Atasan Langsung
        • Pendampingan Serikat Pekerja (apabila diperlukan)



        Tahap 3 (perundingan Bipartit)                         Perundingan Bipartit antara Pegawai dengan Pegawai
                                                               Perwakilan di tingkat Kantor Wilayah/ Group Supervisi
        • Mengisi Formulir Keluh Kesah Tahap 3
                                                               dengan sepengetahuan Unit Pengelola Sumber Daya
        • Pendampingan Serikat Pekerja (apabila diperlukan)
                                                               Manusia



        Tahapan 4                                              Proses Tripartit sampai dengan Pengadilan




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
124     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 127
Dalam membangun hubungan yang harmonis, BSI telah menetapkan pemberitahuan perubahan jam operasional telah diatur dalam SPO
Cabang PT. Bank Syariah Indonesia minimal 10 hari kerja kepada kantor pusat 10 (sepuluh) hari sebelum implementasi dan kepada
karyawan minimal 3 (tiga) hari kerja.



Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [OJK F.19]

BSI senantiasa berkomitmen untuk menentang mempekerjakan pekerja anak dan melakukan praktik kerja paksa. Hal ini telah tertuang
dalam kebijakan rekrutmen, kontrak kerja dan peraturan perusahaan yang telah disosialisasikan kepada seluruh insan BSI dan juga para
mitra kerja dan pemasok. Dalam kebijakan rekrutmen, BSI telah mengatur usia minimal calon pegawai yaitu 24 tahun. Selain itu, BSI juga
telah menetapkan jam kerja yang telah dituangkan dalam Peraturan Perusahaan yaitu selama 8 (delapan) jam kerja dalam 1 (satu) hari
dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja. Selain itu, dalam pemilihan pemasok, BSI memastikan seluruh pemasok
mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di antaranya adalah dalam proses pengadaan, rekanan menyerahkan dokumen
teknis yang di dalamnya menyatakan bahwa pemasok tidak memiliki tenaga kerja anak di bawah umur serta tidak melakukan kerja paksa.
Sehingga, sampai dengan akhir periode pelaporan, tidak terdapat operasi dan pemasok yang dianggap memiliki risiko signifikan terhadap
insiden pekerja anak dan kerja paksa serta tidak terdapat isu dampak sosial negatif.



Cuti Melahirkan [GRI 401-3]

Kebijakan cuti melahirkan BSI terdapat dalam PTO Cuti dan Ijin BSI, yang di-review secara berkala oleh Bank agar senantiasa sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan
Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (UU KIA). BSI memberikan cuti melahirkan kepada pegawai wanita selama 3 (tiga) bulan
kalender dan dapat diperpanjang mengacu pada Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak. BSI juga memberikan cuti bagi pria untuk
menemani istri melahirkan kepada pegawai pria selama 3 (tiga) hari bagi pegawai yang berada di homebase dan 5 (lima) hari kalender
untuk pegawai di luar homebase. Sepanjang tahun 2024, jumlah pegawai wanita yang mengambil hak cuti melahirkan sebanyak 391 orang
dan pegawai pria yang mengajukan cuti mendampingi istri melahirkan sebanyak 343 orang.



                                                                2024                        2023                           2022
                       Uraian
                                                     Wanita             Pria     Wanita             Pria        Wanita             Pria

 Jumlah pegawai yang berhak cuti                        5.719            9.206      5.816            9.438         5.736            9.613

 Jumlah pegawai yang mengambil hak cuti                   391             343         372             398            534              592

 Jumlah pegawai yang kembali setelah cuti                 388             343         368             398            522              592

 Jumlah pegawai yang tetap bekerja hingga 12 bulan
                                                          373             343         343             398            492              592
 setelah mengambil cuti

 Return to work rate                                  99,23%           100,00%     98,92%          100,00%        97,75%          100,00%

 Retention rate                                       96,13%           100,00%     93,21%          100,00%        94,25%          100,00%




Sistem Remunerasi Pegawai dan Upah Minimum Regional [OJK F.20, GRI 202-1, 401-2, 405-2]

BSI senantiasa berupaya untuk memenuhi hak-hak pegawai, termasuk memberikan remunerasi. BSI telah menerapkan pengelolaan
sistem remunerasi (reward) yang memberikan remunerasi kepada pegawai yang dapat bersifat finansial maupun non-finansial yang
kompetitif, namun tetap sesuai dengan kemampuan Bank. Kebijakan sistem imbalan Bank Syariah Indonesia adalah menyelaraskan posisi
remunerasi pegawai agar dapat lebih kompetitif terhadap market. Dalam memberikan remunerasi, BSI senantiasa mematuhi ketentuan
peraturan perundangan yang berlaku yang terkait dengan Upah Minimum Regional. Sampai dengan akhir periode pelaporan, BSI telah
memberikan remunerasi telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan berada di atas standar upah minimum yang berlaku di
seluruh wilayah operasional Perusahaan. Dalam memberikan upah, BSI tidak membedakan berdasarkan jenis kelamin di setiap level
pegawai. Adapun besaran upah minimum regional yang diberikan BSI sebagai berikut.




                                                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                       125
Page 128
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tabel Rasio Standar Upah Terendah Pegawai Tetap Dibandingkan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP)

                                                                                 Imbal Jasa Pegawai Tingkat
                     Provinsi                        UMP 2024 (Rp)                                                   Presentase
                                                                                        Terendah (Rp)

 Bali                                                    2.813.672                         3.800.000                     135%

 Banten                                                  2.727.813                         3.800.000                     139%

 Bengkulu                                                2.507.080                         3.800.000                     152%

 Daerah Istimewa Yogyakarta                              2.125.898                         3.800.000                     179%

 Daerah Khusus Ibukota Jakarta                           5.067.381                         5.067.381                     100%

 DI Yogyakarta                                           2.125.898                         3.800.000                     179%

 Gorontalo                                               3.025.100                         3.800.000                     126%

 Jambi                                                   3.037.122                         3.800.000                     125%

 Jawa Barat                                              2.057.495                         3.800.000                     185%

 Jawa Tengah                                             2.036.947                         3.800.000                     187%

 Jawa Timur                                              2.165.245                         3.800.000                     175%

 Kalimantan Barat                                        2.702.616                         3.800.000                     141%

 Kalimantan Selatan                                      3.282.813                         3.800.000                     116%

 Kalimantan Tengah                                       3.261.616                         3.800.000                     117%

 Kalimantan Timur                                        3.360.858                         3.800.000                     113%

 Kalimantan Utara                                        3.361.653                         3.800.000                     113%

 Kepulauan Bangka Belitung                               3.640.000                         3.800.000                     104%

 Kepulauan Riau                                          3.402.492                         3.800.000                     112%

 Lampung                                                 2.716.497                         3.800.000                     140%

 Maluku                                                  2.949.953                         3.800.000                     129%

 Maluku Utara                                            3.200.000                         3.800.000                     119%

 Nanggroe Aceh Darussalam                                3.460.672                         3.800.000                     110%

 Nusa Tenggara Barat                                     2.444.067                         3.800.000                     155%

 Nusa Tenggara Timur                                     2.186.826                         3.800.000                     174%

 Papua                                                   4.024.270                         4.024.270                     100%

 Papua Barat                                             3.393.000                         3.800.000                     112%

 Riau                                                    3.294.626                         3.800.000                     115%

 Sulawesi Barat                                          2.914.959                         3.800.000                     130%

 Sulawesi Selatan                                        3.434.298                         3.800.000                     111%

 Sulawesi Tengah                                         2.736.698                         3.800.000                     139%

 Sulawesi Tenggara                                       2.885.965                         3.800.000                     132%

 Sulawesi Utara                                          3.545.000                         3.800.000                     107%

 Sumatera Barat                                          2.811.450                         3.800.000                     135%

 Sumatera Selatan                                        3.456.874                         3.800.000                     110%

 Sumatera Utara                                          2.809.915                         3.800.000                     135%


BSI juga memberikan reward dengan mengedepankan prinsip competitiveness dan fairness yang berbasis kinerja dan risiko dengan
mempertimbangkan pelaksanaan best practice dalam industri perbankan. Untuk dapat mempertahankan market competitiveness, secara
reguler, Bank berpartisipasi dalam Survei Gaji Tahunan (Annual Salary Survey) di industri perbankan di Indonesia yang dilaksanakan oleh
lembaga survei independen yang kompeten. Dalam penentuan remunerasi, setiap pegawai memiliki hak yang sama tanpa perbedaan
atas latar belakang, seperti gender, ras, agama, suku, dan kondisi fisik tertentu. Kebijakan remunerasi BSI sendiri dilakukan dengan
mempertimbangkan prestasi, masa kerja, capaian key performance indicator (KPI), dan ketentuan standar upah dari pemerintah yang
selalu ditelaah setiap tahun.




          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
126       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 129
                                                          Sistem Penetapan Remunerasi 3P



   Pay for Position pegawai diberikan                  Pay for Person pegawai diberikan                      Pay for Performance pegawai
   kompensasi sesuai dengan posisi/                   kompensasi sesuai dengan keahlian                  diberikan kompensasi sesuai dengan
               jabatannya.                                        individunya.                                        kinerjanya




Remunerasi diberikan oleh Bank untuk memotivasi pegawai agar                 Indonesia dengan menumbuhkan nilai-nilai spiritual islami bagi
semakin optimal memberikan kinerja yang terbaik, baik untuk                  pegawai penerima apresiasi Umrah. Bank juga memberikan
pengembangan diri maupun Perusahaan, dapat mempertahankan                    fasilitas benefit dalam bentuk fasilitas antara lain suka cita dan
posisi kompetitif di pasar, dan meretensi (retention) para pegawai           duka cita, serta bantuan untuk pegawai yang mengalami musibah
talenta. Selain itu, pemberian reward tersebut sebagai upaya                 bencana alam dan kerusuhan.
menarik (attracting) talenta terbaik di industri yang dibutuhkan
Bank untuk mencapai tujuan bisnis dan menjaga kesinambungan                  Apresiasi lain yang berbentuk non-finansial juga diberikan dalam
usaha. Tak hanya gaji dan tunjangan pegawai, BSI juga                        bentuk recognition kepada unit kerja dan individu berdasarkan
memberikan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)                      inovasi terbaik yang berdampak kepada kinerja Bank.
yang diberikan untuk pegawai tetap melalui kontribusi iuran dari             Termasuk di dalamnya, pencapaian khusus unit atau individu
pegawai dan perusahaan setiap bulannya, serta berbagai fasilitas             yang memberikan dampak signifikan terhadap bisnis, kinerja
lainnya untuk mendukung kinerja pegawai.                                     maupun reputasi BSI. Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen
                                                                             akan kesejahteraan pegawai, manajemen melakukan annual
Bank memberikan reward yang bersifat finansial dan non-finansial.            increment, melanjutkan pemberian token bonus di tengah tahun,
Contoh reward yang bersifat finansial, yakni berupa bonus                    serta meluncurkan produk Fasilitas Pembiayaan Pegawai (FPP)
tahunan, fasilitas kesehatan, hari cuti, pembiayaan pegawai, dan             gelombang 2 untuk memberikan kemudahan pegawai dalam
penyediaan fasilitas lainnya yang diberikan berdasarkan kinerja              memenuhi kebutuhan akan rumah dan kendaraan.
Bank, unit kerja, dan kinerja tiap-tiap pegawai. Adapun contoh
reward yang bersifat non-finansial, seperti pemberian apresiasi              Adapun reward yang diberikan kepada pegawai tetap namun tidak
Umrah bagi pegawai terbaik BSI dengan memberangkatkan 814                    berikan pegawai kontrak adalah kesempatan memiliki saham. BSI
pegawai pada Quartal 1 (Q1) tahun 2023. Pemberian apresiasi                  memiliki program Employee Stock Option Program (ESOP) yang
Umrah tersebut merupakan Unique Value Proposition (UVP)                      merupakan program pemberian saham Bank kepada pegawai
dari BSI di market sebagai salah satu Bank Syariah terbesar di               terpilih sebagai salah satu bentuk apresiasi serta program retensi
                                                                             kepada pegawai.


                                   Bentuk Manfaat                                             Pegawai Tetap              Pegawai Kontrak

 Gaji pokok                                                                                          √                            √

 Asuransi Jiwa/BPJS Kesehatan                                                                        √                            √

 Tunjangan Kesehatan, termasuk tunjangan kelahiran                                                   √                            √

 Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Disabilitas – Termasuk dalam fasilitas BP Jamsostek              √                            √

 Jaminan Pensiun (JP) – Termasuk dalam fasilitas BP Jamsostek                                        √                            √

 Kesempatan Memiliki Saham                                                                           √                            -

 Tunjangan Hari Raya                                                                                 √                            √

 Tunjangan Cuti                                                                                      √                            √




Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman [OJK F.21]

BSI senantiasa berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja ideal yang mendukung terciptanya rasa aman serta nyaman bagi
para pegawai. Untuk itu, BSI berkomitmen untuk menjalankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari upaya
menciptakan kegiatan bisnis yang berkelanjutan dan mencapai zero accident di seluruh wilayah area operasional BSI. Program K3 tidak
hanya berfokus pada aspek fisik, tapi juga aspek psikis dan mental health pegawai. Selain itu, Bank juga memberikan fasilitas asuransi
kesehatan kepada seluruh pegawai maupun keluarga pegawai, mengikutsertakan pegawai ke dalam program BPJS Kesehatan, dan BPJS
Ketenagakerjaan.




                                                                                                            PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                            127
Page 130
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Selain menerapkan K3, dalam menciptakan lingkungan kerja yang            BSI telah memiliki program Risk and Threat Assessment (RTA)
aman, nyaman, dan harmonis, diperlukan pedoman perusahaan                yang berfungsi untuk mengidentifikasi jenis ancaman/bencana
serta dukungan dari semua pihak untuk berperilaku sopan dan              yang relevan dan memiliki tingkat risiko (dampak) yang harus
menghindari perilaku tidak hormat, termasuk pelecehan dan                diperhatikan untuk setiap lokasi unit kerja atau pengelola
kekerasan. BSI telah memiliki Kebijakan Respectful Workplace             gedung/kantor karena tiap lokasi memiliki profil risiko yang
Policy (RWP) yang harus diterapkan oleh Direksi, Dewan                   berbeda. Aktivitas Risk and Threat Assessment penting untuk
Komisaris/Dewan Pengawas, pegawai, dan pihak-pihak yang                  dilakukan sebagai upaya dalam melakukan pencegahan atau
berhubungan dengan perusahaan di seluruh lingkungan kerja                mitigasi risiko yang mungkin terjadi pada Bank. Program RTA
BSI. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan semua pihak dapat           dilakukan secara rutin setiap tahun ke seluruh Kantor BSI baik di
bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif             outlet jaringan maupun di Lokasi Kantor Pusat. Program dimulai
dan produktif.                                                           dari proses assessment, validasi, monitoring, pemetaan risiko,
                                                                         dan kesiapan menghadapi disaster serta monitoring terhadap
                                                                         tindak lanjut temuan perbaikan–perbaikan terhadap fasilitas
Kesehatan dan Keselamatan Kerja                                          seluruh kantor BSI agar dapat memenuhi standar K3 sesuai
[GRI 403-1, 403-2, 403-7, 403-8]                                         Standar Prosedur Operasional. Ruang lingkup RTA meliputi tata
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) BSI mengacu               cara dalam melaksanakan identifikasi risiko dan ancaman untuk
pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003                  mendukung kesiapan fasilitas secara umum, bangunan, pegawai
tentang Ketenagakerjaan, Landasan UU No.11 Tahun 2020                    dan pihak ketiga data center serta peralatan digital dalam
Tentang Cipta Kerja, serta Undang-undang No. 1 Tahun 1970                menghadapi suatu gangguan/bencana oleh unit kerja dan/atau
tentang Keselamatan Kerja. Pelaksanaan K3 yang dijalankan                pengelola gedung/kantor/kantor di seluruh wilayah Indonesia
BSI meliputi keselamatan dan kesehatan karyawan, pelanggan,              yang mencakup:
pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini telah                 1. Mengidentifikasi jenis ancaman yang relevan di setiap unit
tercantum dalam Standar Prosedur Operasional Human Capital                   kerja dan/atau pengelola gedung/kantor terkait sesuai
dan Peraturan Perusahaan Bank Syariah Indonesia yang selalu                  dengan profil risiko di setiap lokasi operasional Bank dan
diperbarui sesuai ketentuan perundang-undangan. Penerapan                    evaluasi strategi mitigasi risiko.
K3 wajib dipatuhi oleh seluruh pegawai, pelanggan, pemasok dan           2. Kesiapan fasilitas secara umum, bangunan, pegawai dan
pemangku kepentingan lainnya.                                                pihak ketiga, data center serta peralatan digital unit kerja
                                                                             dalam menghadapi suatu gangguan/bencana.



                                 Faktor Lingkungan & Prosedur                                  Faktor Manusia & Komunikasi

 Keselamatan         Program RTA memastikan fasilitas seluruh kantor BSI           Secara rutin melaksanakan komunikasi, kampanye program
                     memenuhi standar K3 sesuai Standar Prosedur Operasional       keselamatan, dan sosialisasi K3 rutin untuk seluruh pegawai
                     Human Capital, yaitu:                                         BSI terkait prosedur K3 dan prosedur evakuasi jika terjadi
                     • Alat Pemadam Api Ringan (APAR).                             kondisi kedaruratan, antara lain:
                     • Fire hydrant dan fire pump.                                 • Fire drill.
                     • Sistem pengendali asap.                                     • Meningkatkan pemahaman penggunaan APAR dan APAB
                     • Sistem alarm.                                                  dan first response saat terjadi kebakaran.
                     • Water sprinkle.                                             • Penanganan gempa bumi.
                     • Petunjuk jalur evakuasi.                                    • Penanganan kondisi ancaman terorisme.
                     • Pembuatan ERP (Emergency Response Plan).                    • Penunjukan Captain Floor perlantai.
                     • Penyediaan SOP (Standar Operasional Prosedur) tanggap       • Pembentukan ERT (Emergency Response Team).
                        darurat.                                                   • Pembuatan WhatsApp Group untuk sarana komunikasi.
                     • Memastikan Sistem proteksi gedung berfungsi secara          • Mengadakan training tanggap darurat.
                        Otomatis dan Terintegrasi saat General Alarm/Fire Drill.   • Mengadakan training penggunaan APAR.
                     • Memastikan Sarana evakuasi sudah dilengkapi dengan          • Melakukan simulasi keadaan darurat.
                        tanda penunjukan dan sudah memenuhi standar
                        operasional Gedung saat terjadi Gempa bumi, Kebakaran
                        dan Ancaman BOM.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
128    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 131
                                 Faktor Lingkungan & Prosedur                                  Faktor Manusia & Komunikasi

 Kesehatan           Memastikan kondisi seluruh kantor BSI nyaman dan sehat bagi   Melaksanakan berbagai kampanye kesehatan dan medical
                     pegawai dan seluruh pengunjung dan memastikan Standar         check up rutin bagi seluruh pegawai BSI, antara lain yang
                     Prosedur Operasional untuk maintenance lingkungan kerja       berfokus pada:
                     yang sehat dimiliki oleh kantor-kantor BSI yang mencakup,     • Kesehatan paru-paru dan saluran pernapasan
                     antara lain:                                                  • Mencegah penyakit jantung dan hipertensi
                     • Fogging berkala                                             • Kesehatan gigi
                     • Memasang UV-C Filter udara                                  • Masalah pencernaan, seperti GERD, maag, batu empedu
                     • Memastikan Sirkulasi Tata Udara Berfungsi dengan baik,         dan diare
                        termasuk SAG dan RAG                                       • Mencegah komplikasi diabetes gaya hidup sehat
                                                                                   • Kesehatan mata
                     Program Employee Wellbeing:                                   • Low back pain
                     • Psychological Wellbeing Program                             • Menjaga kesehatan di bulan Ramadan
                     • Financial Wellbeing Program
                     • Physical Wellbeing Program                                  Menyelenggarakan sosialisasi dan komunikasi kesehatan
                     • Workplace Wellbeing Program                                 seperti:
                                                                                   • Healthy Talk
                     Untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia              • Let’s Walk & Be Health
                     terbaik, BSI secara continue melaksanakan berbagai program    • News Letter dan Infosehat
                     untuk menciptakan pengalaman pegawai yang bermakna di BSI
                     seperti:
                     • Psychological wellbeing (contohnya: konseling kesehatan
                         mental dengan psikolog, klub-klub pegawai yang ingin
                         menyalurkan hobi, Forum LKS Bipartit)
                     • Physical wellbeing (contohnya: klinik kesehatan, wellness
                         atau program program edukasi kesehatan, dan layanan
                         medical check up in house)
                     • Financial Wellbeing (contohnya: program edukasi
                         perencanaan keuangan, dan paket remunerasi dan benefit
                         yang layak dan kompetitif bagi pegawai)
                     • Workplace Wellbeing (contohnya: tersedianya fasilitas
                         ruang laktasi, day care, serta fitness center)


Pelibatan Pegawai dalam K3 [GRI 403-4, 403-5]                            Wellness Program terdiri dari beberapa program dengan
Penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di BSI             penjelasan dari masing-masing program sebagai berikut:
terus dikembangkan dan dievaluasi kinerjanya secara berkala              1. Wellness Fair
dalam rapat-rapat manajemen untuk memastikan efektivitas dan                 Wellness Fair merupakan kegiatan-kegiatan berupa bazar
kesesuaian dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja                    yang telah dilaksanakan di Region Office dan Kantor Pusat.
yang berlaku. BSI juga memberikan kesempatan kepada Pegawai                  Kegiatan Wellness Fair antara lain:
BSI untuk memberikan pendapat dan masukan mengenai                           a. Sosialisasi Asuransi Kesehatan
peningkatan sistem K3 melalui berbagai saluran, seperti                      b. Tenant Pemeriksaan Kesehatan
employee care, logic, dan media sosial internal. Melalui saluran                 1) Mini MCU
ini memungkinkan pegawai untuk berpartisipasi aktif dalam                        2) Fisioterapi
mengembangkan dan meningkatkan sistem K3 di perusahaan.                          3) Pemeriksaan Refraksi Mata
Dalam meningkatkan pelibatan pegawai pada penerapan sistem                       4) Quantum Resonance Analyzer
K3, BSI telah menunjuk pegawai sebagai floor warden yang                         5) Konsultasi Gizi
bertugas untuk memastikan keselamatan seluruh insan BSI di                   c. Tenant Bazar Makanan dan Minuman Kesehatan
setiap lantai, dengan melakukan pengawasan dan memastikan                    d. Dokter Corner
prosedur keselamatan dilaksanakan dengan baik di area                        e. Olahraga Zumba/Aerobik
tersebut. Floor warden telah dilatih untuk melakukan emergency           2. MCU In House
response untuk penyelamatan kondisi darurat, seperti kebakaran,              Bank memberikan kesempatan kepada pegawai untuk
gempa bumi, atau situasi lainnya yang memerlukan respon cepat.               memeriksa kesehatan melalui Medical Check Up (MCU) yang
                                                                             bekerja sama dengan Rumah Sakit Provider di lokasi kantor
Program Kesehatan [GRI 403-3, 403-6]                                         baik di Kantor Pusat maupun Jaringan untuk memudahkan
BSI memberikan Fasilitas Asuransi Kesehatan untuk pegawai                    pegawai dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan.
beserta keluarga yaitu pasangan dan 3 (tiga) orang anak. Dalam           3. Let’s Walk & Be Healthy
rangka meningkatkan kualitas kesehatan pegawai, Bank memiliki                Let’s Walk & Be Healthy adalah program kompetisi virtual
Wellness Program yaitu program kesehatan yang disusun                        walk yang memiliki tujuan membiasakan pegawai hidup sehat
untuk penerapan gaya hidup sehat melalui berbagai edukasi,                   dengan berolahraga berjalan kaki untuk dapat meningkatkan
layanan kesehatan, coaching, dan kompetisi untuk mendukung                   kebugasan fisik dan produktivitas.
produktivitas pegawai.                                                   4. Health Talk
                                                                             Sebuah edukasi yang membahas terkait topik kesehatan
                                                                             dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan
                                                                             pengetahuan pegawai tentang kesehatan. Bank telah




                                                                                                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                        129
Page 132
KINERJA
KEBERLANJUTAN




   melakukan kegiatan Health Talk secara Hybrid dengan dokter            sekaligus menjadi wadah bagi pegawai untuk berbagi ide demi
   ahli dibidangnya. Tema-tema health talk diantaranya:                  meningkatkan kinerja Bank.
   a. Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadhan
   b. Every Step Counts for a Healthier and Productive Life              Pelatihan K3
   c. Healthier & Glowmax Skin                                           Dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan
   d. Tips Menjaga kesehatan Tubuh di Musim Pancaroba                    penyakit akibat kerja, BSI telah melakukan berbagai pelatihan
5. News Letter dan Infosehat                                             terkait K3 di antaranya.
   E-publikasi yang memberikan informasi tips kesehatan,                 1. Pembekalan dan sertifikasi Business Continuity Management
   konsultasi dokter, informasi provider baru, tanya jawab                   Contingency Plan (BCMCP)
   bersama Customer Relation Officer (CRO), sampai dengan                2. Wellness Program
   informasi kegiatan Wellness yang berjalan.                            3. Sertifikasi Disaster Leadership Management
                                                                         4. Pelatihan Petugas Keamanan yang meliputi:
BSI juga telah menyediakan BSI Medical Unit yang terletak di                 a. Penanganan Conflict
Lantai 10 Gedung The Tower dan diperuntukan bagi pegawai BSI.                b. Cara Pengamanan Kantor
BSI Medical Unit menawarkan layanan dokter dan perawatan                     c. Bencana gempa Bumi
untuk menangani kasus-kasus umum pada tingkat rawat jalan                    d. Penggunaan APAR
pertama. Kepedulian Bank dalam hal kesehatan tidak hanya                     e. Penanganan Aksi
bersifat preventif tetapi juga bersifat kuratif karena Bank
meyakini bahwa dengan memberikan dukungan penuh terhadap                 Kinerja K3 [GRI 403-9, 403-10]
kemudahan akses pelayanan kesehatan dapat menciptakan                    Atas berbagai upaya yang telah dilakukan oleh BSI untuk
ketenangan dan kepercayaan dari pegawai sehingga dapat                   mewujudkan lingkungan bekerja yang layak dan aman, selama
memberikan kontribusi yang optimal kepada Bank.                          tahun 2024, tidak terdapat insiden K3 (zero accident dan
                                                                         zero fatality) yang terjadi pada pegawai dan bukan pegawai
Selain itu, BSI memiliki BSI Club yang secara rutin mengadakan           (kontraktor, subkontraktor dan mitra kerja). Pada tahun 2024,
kegiatan berbagai olahraga. Klub ini berfungsi sebagai sarana            tidak terdapat penyakit akibat kerja yang dilaporkan kepada
untuk mempromosikan budaya hidup sehat di kalangan pegawai               Perusahaan dan tidak terdapat kasus kematian akibat kerja, baik
                                                                         pada pegawai, kontraktor, subkontraktor, dan mitra kerja.


Tabel Kinerja K3 Tahun 2022-2024

                                                                   Tingkat Kecelakaan Kerja
          Tahun
                                       Ringan                Sedang                          Berat                Fatal/Kematian

          2024                          Nihil                    Nihil                        Nihil                     Nihil

          2023                          Nihil                    Nihil                        Nihil                     Nihil

          2022                          Nihil                    Nihil                        Nihil                     Nihil




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
130    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 133
Creating Purpose for the Employee - BSI is more than just Financial
Institution but also has spiritual and social values




  B       BANK
          BSI Sahabat Finansial




   S      SYARIAH
          BSI Sahabat Spiritual




          INDONESIA

    I     BSI Sahabat Sosial,
          berkontribusi untuk Indonesia




                                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                      131
Page 134
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Aspek Masyarakat                                                  Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
                                                                  (OJK F.25, GRI 203-2, 413-1, 413-2]
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat
Sekitar [OJK F.23, GRI 203-1, 413-1, 413-2, 411-1]                Sebagai bentuk komitmen BSI dalam mendukung tercapainya
                                                                  tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), BSI melaksanakan
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, BSI senantiasa         program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
berupaya untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat        yang tujuan utamanya adalah untuk menebar manfaat bagi
sekitar wilayah operasional. Berbagai upaya yang telah            lingkungan operasional BSi masyarakat yang dilayani, dan para
diwujudkan dalam penyediaan lapangan kerja, terlaksananya         pemangku kepentingan. Sebagai entitas syariah, penyusunan dan
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang          pelaksanakan program TJSL BSI senantiasa menjunjung tinggi
mencakup program pengembangan masyarakat lokal. Kegiatan          prinsip Maqashid Syariah.
tersebut diharapkan memberikan dampak pada perekonomian
dan peningkatan kualitas SDM masyarakat, sehingga                 Dasar Hukum Pelaksanaan Program TJSL
kesejahteraan masyarakat sekitar meningkat. Pada tahun            • UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
2024, BSI telah melakukan berbagai program pengembangan           • UU No 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal
masyarakat diantaranya Program Desa BSI dan Sentra UMKM           • UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
BSI.                                                              • Standar Prosedur Operasional (SPO) dan Petunjuk Teknis
                                                                     Operasional (PTO)
Atas komitmen Bank untuk senantiasa memberikan dampak             • 123/DSN-MUI/XI/2018 Penggunaan Dana yang Tidak Boleh
positif dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, sampai            Diakui sebagai Pendapatan bagi Lembaga Keuangan Syariah,
dengan akhir tahun 2024, tidak terdapat kegiatan operasional         Lembaga Bisnis Syariah, dan Lembaga Perekonomian Syariah
BSI yang memberikan dampak negatif kepada masyarakat sekitar
serta tidak terdapat konflik dan insiden dengan masyarakat adat
setempat.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
132    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 135
Tujuan Pelaksanaan Program TJSL                                       BSI Maslahat menjalankan programnya untuk menyantuni dan
• Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan                 memberdayakan potensi para mustahik (penerima manfaat),
    dan masyarakat,                                                   sehingga mustahik memiliki peluang dan mampu bersaing
• Mendukung implementasi praktik bisnis yang transparan               mengangkat derajat kehidupan yang lebih baik lagi. Penerima
    dan bertanggung jawab,                                            manfaat program BSI Maslahat berdasarkan asnaf mencakup
• Membangun citra positif dan menggalang dukungan                     fakir, miskin, mualaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, dan ibnu
    masyarakat,                                                       sabil.
• Menggali dan memberdayakan potensi UMKM melalui
    penyaluran dana kemitraan,                                        Dalam penyaluran zakat, BSI Maslahat bekerja sama dengan
• Berpartisipasi pada program pelestarian lingkungan hidup,           Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI)
    peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kesejahteraan,        yang merupakan lembaga resmi pemerintah terkait pengelolaan
    kehidupan beragama, dan perbaikan sarana umum lainnya.            zakat secara nasional sebagaimana diatur dalam UU No. 23
                                                                      tahun 2011. Kemudian, BAZNAS membentuk Unit Pengumpul
Penerapan program sosial kemasyarakatan BSI dilaksanakan              Zakat Badan Amil Zakat Nasional PT Bank Syariah Indonesia
oleh Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat atau                 Tbk (UPZ BAZNAS BSI) pada tanggal 20 Mei 2021 melalui Surat
biasa disebut BSI Maslahat. Yayasan ini berdiri pada tanggal          Keputusan (SK) Ketua BAZNAS nomor 19 tahun 2021 tentang
21 November 2001 dengan nama Yayasan Bangun Sejahtera                 Pembentukan UPZ BAZNAS BSI. Tugas UPZ BAZNAS yaitu
Mitra Umat (Yayasan BSMU) yang berganti nama dan logo sejak           untuk membantu BAZNAS mengumpulkan zakat di lingkungan
tahun 2022 menjadi Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat                BSI, membantu pendistribusian, dan mendayagunakan zakat
(BSI Maslahat). Pembentukan BSI Maslahat diharapkan bisa              berdasarkan kewenangan dari BAZNAS RI.
memperkuat hubungan dengan berbagai mitra strategis dalam
mengelola dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf)              Segala upaya ini merupakan komitmen nyata Bank dalam
serta donasi sosial dan CSR dengan sasaran muzakki (donatur)          memastikan dana TJSL dan zakat yang disalurkan dikelola secara
perorangan maupun perusahaan.                                         profesional dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat
                                                                      yang optimal dan tepat sasaran bagi masyarakat yang menerima
                                                                      manfaat dari program ini.



Tabel Realisasi Penyaluran Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2022-2024

                               Uraian                                       2024                   2023                    2022

 Penyaluran Dana TJSL                                                 305.573.338.730         255.095.983.797         187.568.570.310


Tabel Realisasi Penyaluran Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)

   Sumber Dana              Zakat            Infak               Sosial             Upzbsi              Wakaf                 Total

 Pendidikan              2.076.590.959   10.810.047.742      296.700.000        56.750.027.762        171.560.934        70.104.927.397

 Kesehatan                531.534.100     2.162.541.603     1.032.500.000          4.313.131.568                 -        8.039.707.271

 Kemanusiaan             3.521.136.525   43.282.311.591    26.377.286.485       30.375.046.430        340.200.000       103.895.981.031

 Ekonomi                 6.292.534.030    3.429.015.940      145.000.000        58.873.700.861        121.461.177        68.861.712.008

 Dakwah Advokasi          144.098.000     8.157.368.525     5.503.136.000          3.529.745.806                 -       17.334.348.331

 Amil                    2.548.779.205   12.635.391.696     2.413.393.192       19.739.098.598                   -       37.336.662.691

 Total                  15.114.672.819   80.476.677.097    35.768.015.677      173.580.751.025        633.222.111       305.573.338.730




                                                                                                     PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                      133
Page 136
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tabel Kegiatan TJSL dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [GRI 413-1]

                         Tujuan
  Jenis Kegiatan
                      Pembangunan                         Penjelasan Kegiatan                                           Capaian
       TJSL
                      Berkelanjutan

 PILAR EKONOMI

 Desa BSI                              Desa BSI merupakan program pemberdayaan wilayah binaan            BSI    telah     berkontribusi     dengan
                                       yang difokuskan pada pengembangan ekonomi desa dengan             mengintervensi 2.083 KK/7.370 jiwa
                                       mengoptimalisasi sumber daya lokal, seperti pertanian,            kategori miskin melalui program Desa
                                       peternakan, dan perkebunan. Kemudian penguatan aspek              BSI sebanyak 23 Desa dari Periode 2018-
                                       kelembagaan dan pemasaran, serta penerapan teknologi              2024 (Mengintervensi 318 KK yang
                                       tepat guna. Program Desa BSI bertujuan untuk memberikan           berhasil keluar dari garis kemiskinan):
                                       kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan                   • 3 (tiga) Desa Exit (Tahun 2018-2021
                                       pembangunan sosial di desa-desa di Indonesia, di antaranya:           (jumlah 200 KK/728 Jiwa)
                                       1. Adanya pengembangan ekonomi desa melalui melalui               • 17 desa eksisting tahun 2021-2023
                                           penguatan sumber daya lokal        untuk meningkatkan             (Jumlah 1503 KK / 5.329 Jiwa )
                                           kesejahteraan masyarakat .                                    • 3 (tiga) Desa baru ditahun 2024
                                       2. Peningkatan pendapatan masyarakat (mustahik) dengan                (Jumlah 380 KK/1.313 Jiwa)
                                           megoptimalkan sumber daya ekonomi lokal melalui
                                           penerapan teknologi yang tepat guna.

                                       Melalui program Desa BSI, BSI dan BSI Maslahat bercita-cita
                                       untuk lebih banyak membangun desa-desa di Indonesia yang
                                       memiliki potensi sumber daya ekonomi, sehingga nantinya
                                       mampu menjadi desa yang berkembang, baik dari sisi ekonomi,
                                       sosial, dan spiritual. Dalam membantu desa binaan, BSI
                                       menerapkan strategi mulai dari aspek hulu hingga hilir. Mulai
                                       dari mengelola dan mendayagunakan dana ZIS kepada para
                                       mustahik penerima manfaat program, program pembinaan
                                       pengembangan klaster usaha, hingga akses pembiayaan dan
                                       kemudahaan akses ke pasar. Melalui program ini, BSI ingin
                                       memfasilitasi mustahik (penerima manfaat) melalui penguatan
                                       dan pengembangan sumber daya ekonomi lokal, sehingga
                                       dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

 SENTRA UMKM BSI                       Program ini bertujuan untuk membangun ketahanan terhadap          BSI   telah    berkontribusi   dengan
                                       bencana lingkungan, ekonomi dan sosial melalui peningkatan        mengintervensi 1.679 KK dalam program
                                       pendapatan sehingga lebih tahan banting saat ada krisis           UMKM di tahun 2022 - 2024 dan mampu
                                       dengan pemanfaatan sumber daya lokal.                             memberikan dampak dengan penerima
                                                                                                         manfaat keluar dari garis kemiskinan
                                                                                                         sebanyak 335 KK dari 54 Program
                                                                                                         UMKM.


 PILAR PENDIDIKAN

 PESANTREN                             Program Pesantren Berdaya bertujuan untuk meningkatkan            BSI telah mengintervensi 2.639 penerima
 BERDAYA BSI                           kemandirian pesantren melalui pengembangan sumber daya            manfaat santri Dhuafa yang berada di
                                       ekonomi dan kewirausahaan. Usaha yang dikembangkan                19 Kabupaten, 8 Provinsi dengan 35
                                       disesuaikan dengan potensi masing-masing pesantren, seperti       Pesantren dari tahun 2022-2023.
                                       usaha laundry dan lainnya.

 SAHABAT PELAJAR                       Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) merupakan salah satu program      BSI   telah   memberikan     beasiswa
 INDONESIA                             beasiswa yang diberikan kepada siswa yang tidak mampu di          pendidikan kepada 5.178 pelajar di 124
                                       tingkat SMP dan SMA. Pemberian beasiswa yang disiapkan            Sekolah (SMP, SMA, SMK) di seluruh
                                       Laznas BSM ditujukan untuk membentuk generasi yang baik           Indonesia.
                                       secara akademik dan spiritual, berakhlak islami, serta mandiri.

                                       Program ini bertujuan untuk:
                                       1. Menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata
                                          serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat
                                          untuk semua.
                                       2. Akses yang sama ke pendidikan teknis, kejuruan dan
                                          pendidikan tinggi.
                                       3. Mempeluas beasiswa pendidikan tinggi untuk negara
                                          negara berkembang.

                                       Adapun bentuk bantuan tersebut berupa:
                                       - Bantuan uang Pendidikan Rp300.000/bulan
                                       - Pembinaan aqidah dan akhlak
                                       - Program tahsin dan tahfidz
                                       - Pendampingan mentor, try out, dan bimbingan belajar
                                          untuk kelas 12
                                       - Pelatihan bela negara dan pengembangan diri
                                       - Pelatihan ilmu parenting untuk orang tua peserta




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
134    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 137
                       Tujuan
 Jenis Kegiatan
                    Pembangunan                         Penjelasan Kegiatan                                           Capaian
      TJSL
                    Berkelanjutan

BSI SCHOLARSHIP                     BSI Scholarship merupakan program beasiswa tingkat sarjana          BSI     telah    memberikan   beasiswa
                                    (S1) bertujuan untuk membentuk pemimpin masa depan                  pendidikan kepada 2.835 mahasiswa
                                    umat yang berkarakter, amanah, dan bisa menjadi teladan             selama 2022-2024 di seluruh Indonesia
                                    dalam membangun keumatan, khususnya di bidang industri              yang tersebar di seluruh Indonesia yang
                                    ekonomi syariah. Program ini terdiri dari BSI Inspirasi yang        terdiri dari 90 PTN.
                                    menggunakan dana zakat dan BSI Prestasi yang menggunakan
                                    dana infaq. Selain bantuan uang kuliah, program BSI Scholarship
                                    juga memiliki program pembinaan, seperti mentorship,
                                    literasi ekonomi syariah, pembinaan karakter, keislaman, dan
                                    kepemimpinan.

                                    Program ini bertujuan untuk:
                                    1. Menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata
                                       serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat
                                       untuk semua.
                                    2. Akses yang sama ke pendidikan teknis, kejuruan dan
                                       pendidikan tinggi.
                                    3. Mempeluas beasiswa pendidikan tinggi untuk negara
                                       negara berkembang.

                                    Program beasiswa BSI Scholarship ini terdiri dari dua jenis yaitu
                                    program BSI Scholarship Prestasi dan program BSI Scholarship
                                    Inspirasi. Program BSI Scholarship Prestasi merupakan program
                                    beasiswa yang ditujukan untuk mahasiswa berprestasi
                                    dari berbagai kampus dan jurusan yang telah ditetapkan.
                                    Sedangkan untuk Program BSI Scholarship Inspirasi adalah
                                    beasiswa yang ditujukan untuk pemerataan pendidikan bagi
                                    mahasiswa prasejahtera.

RUMAH TAHFIDZ                       Rumah Tahfidz BSI Maslahat merupakan program beasiswa               BSI telah memberikan pengajaran kepada
BSI                                 untuk pelajar lulusan SLTP sederajat dengan dua jurusan, yaitu      43 Santri akhwat dan ikhwan dari tahun
                                    Qur’an dan Entrepreneur.                                            2023-2024 untuk belajar Quran dan
                                    Program ini bertujuan untuk:                                        belajar pengetahuan terkait wawasan
                                    1. Meningkatkan taraf pendidikan mustahik.                          berbasis entreprenuer.
                                    2. Melahirkan lulusan Penghafal Qur’an dengan standar
                                       hafalan sesuai dengan kurikulum Rumah Qur’an BSI.
                                    3. Melahirkan lulusan Rumah Qur’an yang memiliki wawasan
                                       dan kemampuan entrepreneur sebagai bekal peningkatan
                                       peluang kerja dan pendapatan.

PILAR KESEHATAN

CARE AND RESCUE                     Program CARE AND RESCUE adalah inisiatif TJSL BSI yang              BSI    telah   berkontribusi dengan
                                    bertujuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan                  memberikan bantuan kepada 147 ribu
                                    penanggulangan bencana.                                             penerima manfaat dan 443 lembaga di
                                                                                                        seluruh Indonesia
                                    Program ini bertujuan untuk:
                                    1. Memenuhi kebutuhan darurat pada saat terjadi bencana.
                                    2. Membentuk kesiapsiagaan terhadap adanya potensi
                                       bahaya.
                                    3. Membantu pemulihan masyarakat dan wilayah pasca
                                       bencana.

PILAR KEMANUSIAAN

BANTUAN                             Program pemberian bantuan langsung merupakan bukti                  BSI telah memberikan manfaat kepada
LANGSUNG                            komitmen perusahaan dalam membangun ekonomi syariah                 1.498.240 jiwa peneriman manfaat
                                    yang bermanfaat bagi masyarakat, baik secara sosial maupun          selama tahun 2024 baik berupa Program
                                    ekonomi. Program ini bertujuan untuk memberikan fasilitas           Respons Bencana, Pelayanan Kesehatan
                                    pelayanan kesehatan dalam bentuk advokasi, pemeriksaan              Kemanusiaan seperti:
                                    dan pengobatan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan               1. Bantuan Air Minum Gratis di Mesjid
                                    langsung.                                                               BSI.
                                                                                                        2. Bantuan Dispenser Gratis untuk 45
                                                                                                            Masjid.
                                                                                                        3. Bantuan pembangunan sumber air
                                                                                                            pipa HDPE di Kabupaten Cianjur
                                                                                                            Kampung Barulega, Kecamatan
                                                                                                            Cugenang.
                                                                                                        4. Serta bantuan Palestina dan lainnya.




                                                                                                         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                          135
Page 138
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                         Tujuan
  Jenis Kegiatan
                      Pembangunan                           Penjelasan Kegiatan                                           Capaian
       TJSL
                      Berkelanjutan

PILAR DAKWAH DAN ADVOKASI

PEMBERDAYAAN                             Program Pemberdayaan Masjid bertujuan untuk menumbuhkan           BSI telah mengintervensi 183 KK dalam
MASJID                                   pemberdayaan ekonomi berbasis masjid agar berdaya dan             6 Masjid Binaan yang tersebar di wilayah
                                         mandiri dengan potensi yang dimiliki di sekitar masjid. Program   Indonesia melalui program Masjid BSI
                                         ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang         Empowerment (pemberdayaan ekonomi
                                         inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif       berbasis masjid).
                                         dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua.




Inspiration Story


  Muhammad Iqram Aswan - BSI Scholarship Mahasiswa

  Muhammad Iqram Aswan dari Fakultas Teknik, Prodi Teknik Mesin Universitas Indonesia. Dari kecil saya hidup menumpang di nenek saya
  dan bersekolah di kampung halaman nenek saya di Gowa, Sulawesi Selatan. Ketika nenek saya pensiun sebagai guru, saya tidak punya
  harapan bisa berkuliah. Ekonomi saya tidak begitu bagus, ya because I come from a broken family. Sejak kecil saya tidak pernah mengenal
  ayah, dia meninggalkan saya masih di dalam kandungan. Lantas apakah dengan hal itu saya menjadi putus asa? Oh tentu tidak, pastinya
  saya lebih termotivasi untuk mengangkat derajat keluarga saya. Alhamdulillah saya mendapatkan BSI Scholarship ketika saya Sekolah di
  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Gowa.


  Selama di sekolah bisa dibilang cukup aktif, baik dalam bidang akademik maupun ekstrakurikuler. Saya pernah mengikuti beberapa lomba
  KSM, OSN, dan juga lomba-lomba kepramukaan. Saya lolos SNBP dan keterima di UI itu benar-benar di luar dugaan saya. Saya dan nenek
  saya waktu itu langsung menangis, karena apa? Ya, karena kami dari pedesaan dan dari keluarga yang bisa dibilang tidak punya apa-apa
  bisa lolos ke salah satu PTN terbaik di Indonesia, dan menjadi orang kedua dari sekolah saya yang lolos ke UI. Mendengar berita tersebut,
  saya, ibu, nenek, dan juga guru-guru saya bangga dengan pencapaian saya. Namun permasalahan muncul terkait biaya kuliah dan biaya
  hidup saya selama kuliah, alhamdulillah BSI Scholarship juga hadir memberikan bantuan saya kuliah hingga lulus sehingga saya bisa fokus
  untuk menggapai prestasi selama kuliah.


  Iqram adalah salah satu dari ribuan penerima bantuan BSI Scholarship yang diberikan hingga tuntas kuliah. BSI Scholarship memberikan
  peluang yang besar dengan benefit beasiswa yang sangat besar. Alhamdulillah sekarang Iqram bisa berkuliah tanpa harus memikirkan
  tentang biaya kuliah itu sendiri. Iqram merupakan salah satu siswa dengan mimpi yang besar untuk meraih ketidakmungkinan dalam
  hidupnya, dan mampu menyebarkan banyak maslahat untuk sekitar.




      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
136   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 139
Perkumpulan Petani (PP) Gapsera – Kelompok Penerima Manfaat Desa BSI [413-1]

Salah satu program yang dijalankan oleh BSI Maslahat yaitu Program Desa Berdaya Sejahtera Indonesia atau “Desa BSI”. Program ini
dijalankan dengan pendekatan pemberdayaan kepada Masyarakat, salah satunya di Desa Rejo Asri yang dikelola oleh PP Gapsera.
PP Gapsera memiliki sasaran sebanyak 100 KK keluarga miskin dengan rincian 93 orang KK laki-laki dan 7 (tujuh) orang KK perempuan.
Anggota penerima manfaat juga dapat mengakses kepada bank sehingga diperoleh 152 NOA, dan asset yang dimiliki berkembang menjadi
4,2 Miliar.


Selain itu, program ini mampu melahirkan nilai dan jiwa sosial dari para penerima manfaat, yaitu dengan menjadi pembayar Zakat, Infak
dan Sedekah melalui BSI Maslahat, dan ada sebagian disalurkan kepada masyarakat sekitar. Total zakat yang ditunaikan oleh penerima
manfaat adalah 89 juta atau 20,2 ton.


Dari program Desa BSI, mampu meraih beberapa penghargaan seperti: Kalpataru untuk pertanian organik dan ramah lingkungan Tahun
2019, Duta Petani Millennial dan Duta Petani Andalan Pembangunan dari Kementan Tahun 2021, CSR Award untuk Program CSR dan
Leadership, Top CSR Award Tahun 2021, dan yang terbaru adalah Indonesian SDGs Awards (ISDA) yang diselenggarakan oleh Corporate
Forum for CSR Development (CFCD) meraih kategori terbaik.




                                                                                                   PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                   137
Page 140
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan [GRI 2-27, FN-CB-510a.1]

Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, BSI senantiasa                        mendapatkan 1 (satu) sanksi administratif peringatan tertulis.
berkomitmen untuk mematuhi regulasi dan peraturan                            Sanksi moneter yang dikenakan mengakibatkan kewajiban
perundang-undangan yang berlaku. Sepanjang tahun 2024,                       membayar yang harus dipenuhi oleh BSI. BSI telah melakukan
BSI mendapatkan 2 (dua) pengenaan sanksi moneter yang                        tindak lanjut dengan membayar kepada Regulator sesuai
dikenakan oleh Regulator kepada BSI yang diakibatkan oleh                    dengan ketentuan. Namun demikian, sanksi moneter maupun
kesalahan pelaporan serta 3 (tiga) pengenaan sanksi moneter                  administrasi yang dikenakan kepada BSI bukan merupakan kasus
yang dikenakan oleh Regulator kepada BSI yang diakibatkan                    ketidakpatuhan yang signifikan.
oleh keterlambatan penyampaian pelaporan. Selain itu, BSI juga


Tabel Sanksi Moneter yang Dikenakan BSI Tahun 2024
                                                                                                                             (Dalam Rupiah Penuh)


  No.                   Nama Sanksi                                       Instansi                               Jumlah Denda

   1.     Kesalahan Pelaporan - Jabatan di Laporan       Otoritas Jasa Keuangan                                           600.000
          SDM SMT

   2.     Kesalahan Pelaporan - Data SLIK                Otoritas Jasa Keuangan                                         5.500.000

   3.     Keterlambatan    Pelaporan     -   Realisasi   Otoritas Jasa Keuangan                                        50.000.000
          Implementasi Produk

   4.     Keterlambatan Pelaporan - Sanksi Laporan       Bank Indonesia                                                   300.000
          Bank Umum Terintergrasi (LBUT)

   5.     Keterlambatan Pelaporan - Keterlambatan        Otoritas Jasa Keuangan                                        24.000.000
          Pelaporan Transaksi Efek

 Total                                                                                                                 80.400.000


Total sanksi moneter tahun 2024 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp2.169.090.000 atau
menurun sebesar 96,29%.


Pengaduan Masyarakat [OJK F.24, GRI 2-16,                                    Perusahaan. Selama tahun 2024, BSI telah menerima sebanyak
GRI 2-26, FN-CB-510a.2]                                                      60 pengaduan whistleblowing system. Atas jumlah pengaduan
                                                                             tersebut, 20 pengaduan sudah ditindaklanjuti, 3 (tiga) sedang
BSI telah menyediakan sarana pengaduan pelanggaran                           ditindaklanjuti, 3 (tiga) pengaduan belum ditindaklanjuti serta 34
(Whistleblowing System/WBS) bagi para pemangku kepentingan                   pengaduan tidak layak ditindaklanjuti.
untuk melaporkan adanya dugaan tindakan yang bertentangan
dengan etika, integritas, dan norma-norma dan dugaan                         Selain itu, sebagai bentuk pelindungan konsumen, Bank juga
pelanggaran peraturan yang terjadi di Bank. Bank berkomitmen                 menyediakan sarana untuk nasabah menyampaikan pengaduan.
untuk memberikan pelindungan kepada pelapor dengan                           Saat ini, pengaduan nasabah yang diterima Bank dikelola
memberikan jaminan atas kerahasiaan identitas pribadi. Setiap                oleh Customer Care Group. Bank terus berkomitmen untuk
pelaporan bersifat rahasia, dan semua laporan akan diselidiki                memberikan respons yang cepat atas pengaduan nasabah.
secara menyeluruh sambil menghormati privasi dan hak semua                   Selanjutnya, terkait SLA Penyelesaian Pengaduan, BSI berhasil
individu yang terlibat. Dalam melaporkan dugaan tindakan                     menyelesaikan 84,69% pengaduan maksimal 4 (empat) hari kerja
penyimpangan, pelapor wajib menyampaikan informasi sesuai                    lebih cepat dari pada SLA Regulasi 10 hari kerja. Adapun channel
fakta, beritikad baik, kooperatif, serta bertanggung jawab atas              pengaduan yang dapat digunakan nasabah untuk menyampaikan
laporan yang tidak sesuai fakta atau bersifat fitnah. Mekanisme              pengaduan adalah sebagai berikut:
pelaporan WBS telah disampaikan secara rinci pada Laporan                    1. BSI Call 14040.
Tahunan bagian Tata Kelola Perusahaan.                                       2. BYOND by BSI
                                                                             3. BSI Mobile
Bank menyediakan beberapa saluran pelaporan penyimpangan                     4. E-mail contactus@bankbsi.co.id
yaitu melalui Whatsapp/telepon/SMS: 08119146146; E-mail                      5. Kantor Cabang
pengaduan@bankbsi.co.id & antibribery@ bankbsi.co.id; serta                  6. Kantor Pusat
melalui aplikasi GRC Compas. Lingkup tindakan penyimpangan
yang dilaporkan dalam Whistleblowing System telah disampaikan                Mekanisme pengaduan mengacu yang tersedia pada website
secara rinci dalam Laporan Tahunan bagian Tata Kelola                        bankbsi.co.id dan Annual Report adalah sebagai berikut.




         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
138      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 141
Penanganan Pengaduan Nasabah                                                                            Nasabah menyampaikan pengaduan secara

Bank Syariah Indonesia                                                                                  lisan melalui BSI Call 14040 dan menerima
                                                                                                        nomor pengaduan. Untuk pengaduan
                                                                                                        secara tertulis disampaikan melalui seluruh
                                                                        1                               kantor cabang Bank Syariah Indonesia,
                                                                                                        Kantor Pusat, BSI Mobile, BYOND by BSI
                                                                                                        dan Email: contactus@bankbsi.co.id




                                                                                                        Pengaduan nasabah akan diproses oleh unit
                                                                        2
                                                                                                        kerja pengaduan Bank Syariah Indonesia




                                                                                                        Nasabah akan menerima informasi
                                                                                                        penyelesaian pengaduan maksimal 10 hari
                                                                        3
                                                                                                        kerja dan dapat diperpanjang selama 10
                                                                                                        hari kerja berikutnya



  Syarat Penyampaian Pengaduan


             Jenis Pengaduan                                       Nasabah                                     Perwakilan Nasabah


  Lisan                                              Dokumen Pengaduan:                                  Belum
  (BSI Call 14040)                                   • Identitas Nasabah yang masih berlaku              Diperkenankan
                                                     • Dokumen lainnya terkait pengaduan




  Tertulis                                                                                               Dokumen Pengaduan:
  kantor cabang Bank Syariah Indonesia,                                                                  • Asli dan fotokopi bukti identitas
  Kantor Pusat, BSI Mobile, BYOND by BSI dan                                                               perwakilan nasabah yang berlaku
  Email: contactus@bankbsi.co.id                                                                         • Surat kuasa bermaterai yang menyatakan
                                                                                                           bahwa nasabah memberikan kewenangan
                                                                                                           kepada perseorangan, lembaga, atau
                                                                                                           badan hukum yang mewakilinya bertindak
                                                                                                           untuk dan atas nama nasabah
                                                                                                         • Dokumen lainnya terkait dengan
                                                                                                           pengaduan nasabah.


"Penanganan pengaduan juga dapat disampaikan oleh Nasabah melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS), layanan mediasi Bank Indonesia
  ataupun Otoritas Jasa Keuangan dengan kondisi pengaduan tersebut telah terlebih dahulu diupayakan penyelesaiannya oleh Bank Syariah Indonesia."


Sepanjang tahun 2024, terdapat 359.280 pengaduan nasabah yang diterima oleh BSI dan seluruh pengaduan telah selesai ditindaklanjuti.


Tabel Pengaduan Nasabah Berdasarkan Jenis Pengaduan

                                            2024                                    2023                                       2022

   Jenis Pengaduan
                                                   Status                                   Status                                     Status
                                Jumlah                                 Jumlah                                      Jumlah
                                                Penyelesaian                             Penyelesaian                               Penyelesaian

 Kejahatan Eksternal               8.390            Selesai                 5.150             Selesai                 5.988              Selesai

 Layanan                                -                 -                 1.118             Selesai                    847             Selesai

 Produk                          12.357             Selesai              28.461               Selesai                 3.862              Selesai

 Proses/Transaksi dan
                                338.533             Selesai            435.122                Selesai              324.993               Selesai
 Fasilitas

 Total                          359.280             Selesai            469.851                Selesai              335.690              Selesai




                                                                                                              PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                   139
Page 142
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Privasi dan Keamanan Data Nasabah                                 perundang-undangan lainnya di bidang pelindungan data pribadi
[GRI 418-1, FN-CB-230a.1, FN-CB-230a.2]                           dan jasa keuangan, serta regulasi yang diterbitkan oleh Otoritas
                                                                  Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia. Komitmen BSI dalam
BSI menyadari bahwa era digitalisasi semakin memberikan           pengelolaan data nasabah juga tercermin dari telah dimilikinya
kemudahan untuk mengakses informasi. Kemudahan akses              ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan
juga dapat meningkatkan potensi risiko kebocoran atau             Informasi.
penyalahgunaan data. Keamanan data nasabah menjadi aspek
yang sangat penting untuk dikelola dengan baik sehingga dapat     Sebagai upaya untuk melindungi Data Pribadi Nasabah, BSI telah
meningkatkan kepercayaan nasabah.                                 menerapkan standarisasi pengamanan data untuk menjamin
                                                                  keutuhan dan keakuratan Data Pribadi serta memastikan bahwa
Sebagai bentuk komitmen BSI untuk melindungi data pribadi         data tersebut tidak akan dicegat, diakses, diungkapkan, diubah,
nasabah, BSI telah memiliki Kebijakan Privasi Kebijakan Privasi   atau dihancurkan oleh pihak lain yang tidak berwenang, termasuk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang mengatur ketentuan terkait     melakukan mitigasi risiko keamanan akan kemungkinan faktor-
pemerolehan dan pengumpulan, pengolahan dan penganalisisan,       faktor di luar kendali BSI. BSI juga telah memiliki tim khusus yaitu
penyimpanan, perbaikan dan pembaruan, penampilan,                 Data Protection Group yang bertanggung jawab atas privasi
pengumuman, transfer, penyebarluasan, pengungkapan,               data nasabah. BSI membangun program yang efektif dengan
penghapusan atau pemusnahan data nasabah termasuk                 5 (lima) komponen dasar kerangka kerja Pelindungan Data
didalamnya data pribadi nasabah oleh BSI. Kebijakan Privasi       dan Privasi yang kuat. BSI senantiasa meningkatkan strategi
ini mengacu pada Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang          dengan pendekatan multi-segi termasuk tata kelola privasi data,
Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang No. 10 Tahun 1998         siklus pemrosesan data, dan proses pelindungan data (menilai,
tentang Perbankan, Undang- Undang No. 21 Tahun 2008 tentang       melindungi, merespons, dan mempertahankan).
Perbankan Syariah beserta perubahannya, dan peraturan




                                                                                       Relevant & Up-to date
                                                                                 01 Policy and Procedure


                     Robust Compliance,
                       Risk Management     02
                 & Methodology Structure




                                                                                 03 Solid Cooperation & Partnership



             Modern Technology & System    04



                                                                                 05 People Capability & Culture




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
140    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 143
Atas komitmen tersebut, selama tahun 2024, tidak terdapat                           BSI berkomitmen untuk dapat memenuhi kewajiban hukum
pengaduan terkait kehilangan data nasabah yang berdampak                            tersebut dengan melakukan gap assessment secara berkala
material serta tidak ada pelanggaran terhadap privasi nasabah.                      untuk mengukur kepatuhan terhadap UU PDP. Sebagai tindak
Bila terdapat pengaduan dari nasabah yang terkait dengan                            lanjut atas pemenuhan kepatuhan terhadap UU PDP, BSI
cybersecurity, BSI akan memvalidasi laporan tersebut untuk                          telah membentuk Project Management Office (PMO) pada
dilakukan eskalasi ke Kementerian Komunikasi dan Informatika                        bulan Februari 2024. Kemudian untuk melakukan penguatan
(KOMINFO). Selain itu, Bank juga bekerja sama dengan pihak                          tata kelola dan struktur organisasi, maka Direksi membentuk
ketiga untuk memonitor privasi nasabah dan akan dilaporkan                          Pejabat Pelindungan Data Pribadi (PPDP). Penunjukkan PPDP
secara berkala ke KOMINFO.                                                          telah tercantum dalam Surat Keputusan Direksi 03/219-KEP/
                                                                                    DIR tanggal 6 Juni 2024 tentang Pembentukan ESG Group di
Sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Nomor                          bawah supervisi Wakil Direktur Utama & Penunjukkan Pejabat
27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP),                            Pelindungan Data Pribadi (PPDP) di bawah supervisi Direktur
BSI sebagai pengendali dan pemroses data pribadi memiliki                           Kepatuhan & SDM. Dan, pada bulan September 2024, Direksi
kewajiban hukum antara lain:                                                        melalui Surat Keputusan Direksi No.04/425-KEP/DIR tanggal
1. Memiliki dasar pemrosesan Data Pribadi.                                          17 September 2024 tentang Struktur Organisasi PT Bank
2. Melakukan perekaman seluruh kegiatan pemrosesan Data                             Syariah Indonesia Tbk. memutuskan membentuk Unit Kerja Data
    Pribadi.                                                                        Protection (DPR) yang merupakan perubahan nama dari Pejabat
3. Melindungi dan memastikan keamanan serta menjaga                                 Perlindungan Data Pribadi (PPDP). Sejalan dengan hal tersebut,
    kerahasiaan Data Pribadi.                                                       BSI juga telah melakukan penguatan tata kelola Teknologi
4. Menunjuk Pejabat atau Petugas Pelindungan Data Pribadi.                          Informasi dan manajemen risiko yang ditujukan agar pemenuhan
5. Melakukan penilaian dampak Pelindungan Data Pribadi yang                         atas kewajiban hukum yang telah diatur dalam UU PDP bisa
    memiliki potensi risiko tinggi.                                                 tercapai di tahun 2025.
6. Melakukan pemrosesan Data Pribadi secara terbatas dan
    spesifik, sah secara hukum & transparan, serta sesuai dengan
    tujuan pemrosesan.
7. Menunjukkan bukti persetujuan Subjek Data Pribadi.



                                                             Struktur Tata Kelola PMO


                                                                    Steering Committee
                                                                       Steerco Lead
                                                                       Lead Director
                                                                     Co-Lead Director
                                                                     Director Member




                 Reviewer                                    Project Management Office Lead
                                                         Pejabat Pelindungan Data Pribadi (PPDP)
  Environment, Social, & Governance (ESG)
                                                                        Consultant
            IT & Fraud Risk (IFG)
                                                                Advisory & Tools Consultant




 Workstream            1. Operating Model                            2. IT                      3. Risk & Governance                  4. People & Culture


                  Pejabat Pelindungan Data Pribadi                                                                              Human Capital Strategy & Policy
     Lead                                             Data Decision Management (DDM)        Compliance & AML/CFT (CAC)                     (HCP)
                               (PPDP)

                 1. Customer Care (CCG)               1. IT & Fraud Risk (IFG)            1. Operational, Portfolio & Market   1. Human Capital Business Partner
   Member        2. Operational, Portfolio & Market   2. IT Strategic Planning (ISG)         Risk (OPR)                           1 (BP1)
                    Risk (OPR)                        3. Chief Information Security       2. Policy & Procedure (PPG)          2. Bank Syariah Indonesia
                 3. Procurement & Fixed Asset (PFA)      Officer Office (CSO)                                                     Corporate University (BSU)
                 4. Data Decision Management          4. IT Operation (IOG)                                                    3. Human Capital Services (HCS)
                    (DDM)                             5. IT & Digital Development (IDG)
                 5. Chief Information Security        6. IT Application Support (ASP)
                    Officer Office (CSO)
                 6. Corporate Development (CDG)
                 7. Legal (LGG)
                 8. Distribution Strategy (DSG)
                 9. Corporate Secretary &
                    Communication (CSG)




                                                                                                                       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                            141
Page 144
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tanggung Jawab Pengembangan Produk
dan/atau Jasa Keberlanjutan
                                                                 telah teruji keamanannya bagi nasabah. Sesuai Standar Prosedur
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa
                                                                 Operasional Produk dan/atau Aktivitas Baru (SPO PAB), BSI
Keuangan Berkelanjutan [OJK F.26]
                                                                 memberikan informasi yang jelas terhadap produk dan layanan
                                                                 yang ditawarkan, seperti informasi produk simpanan, pinjaman,
Pada tahun 2024, BSI telah menerbitkan instrumen ESG sukuk
                                                                 dan jasa perbankan. Informasi tersebut disampaikan melalui
pertama di Indonesia berupa Sustainability Sukuk BSI atau
                                                                 beberapa media komunikasi seperti website, media sosial, brosur,
Sukuk Mudharabah Keberlanjutan. Penerbitan instrumen
                                                                 dan sebagainya serta melalui customer service dan agen-agen
ESG merupakan wujud komitmen BSI untuk terlibat aksi
                                                                 perbankan BSI. Selain itu, Group Marketing Communication juga
mitigasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan
                                                                 mengembangkan strategi dan program komunikasi pemasaran
melalui program dan pembiayaan sustainable financing. Bank
                                                                 yang mengacu pada etika periklanan. Unit kerja ini turut
siap mendorong transisi menuju green economy melalui
                                                                 memantau isu di media terkait produk dan layanan Bank untuk
implementasi instrumen keuangan syariah yang fokus terhadap
                                                                 memitigasi risiko komunikasi produk dan layanan.
ESG. Efek syariah dengan aset (kegiatan usaha) yang menjadi
dasar (underlying sukuk) ini adalah pembiayaan dengan
                                                                 Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan
kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
                                                                 terhadap peraturan yang menyangkut pelabelan dan informasi
dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS). Instrumen
                                                                 produk dan jasa Perusahaan yang menghasilkan denda/hukuman
ini akan memberikan values berbeda bagi investor yakni
                                                                 dan peringatan. Tidak terdapat juga insiden ketidakpatuhan
memberikan manfaat besar dari sisi ekonomi, sosial maupun
                                                                 terhadap peraturan yang menyangkut komunikasi pemasaran,
lingkungan. Sustainability Sukuk menggabungkan kegiatan usaha
                                                                 termasuk periklanan, promosi, dan pensponsoran.
ramah lingkungan dan berwawasan sosial sehingga mendukung
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan sekaligus
dapat mendorong pencapaian target kontribusi pembiayaan
berkelanjutan yang ditentukan secara nasional.
                                                                 Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]

                                                                 BSI senantiasa mempertimbangkan dampak dan risiko yang
Selain itu, pada tahun 2024 BSI juga meluncurkan SuperApps
                                                                 mungkin timbul dari produk dan jasa yang diluncurkan guna
BYOND by BSI. Aplikasi BYOND by BSI merupakan aplikasi
                                                                 menjaga kualitas produk dan layanan. Salah satu dampak positif
terbaru yang menawarkan kemudahan transaksi finansial,
                                                                 dari produk dan layanan Bank adalah penyaluran pembiayaan
sosial, dan spiritual bagi para penggunanya. BYOND by BSI
                                                                 berkelanjutan atau usaha berwawasan lingkungan. Dalam hal
didukung oleh teknologi dan infrastruktur IT yang sangat kuat.
                                                                 ini, penyaluran pembiayaan kepada sektor-sektor usaha yang
Dengan fokus pada pengembangan teknologi baru, peningkatan
                                                                 memenuhi prinsip Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan
keamanan siber, dan infrastruktur yang terintegrasi, BYOND
                                                                 (KKUB). Dengan penyaluran pembiayaan ini, BSI secara tidak
dapat memberikan layanan yang lebih baik dan lebih aman untuk
                                                                 langsung turut berperan dalam pelestarian lingkungan dan
penggunanya. Hal ini mencakup upaya untuk menjaga sistem
                                                                 penanganan perubahan iklim. Selain itu, produk dan layanan
tetap mutakhir, memastikan data pengguna terlindungi dengan
                                                                 Bank juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dalam
baik, dan memanfaatkan teknologi terbaru untuk mendukung
                                                                 memberdayakan masyarakat, sehingga dapat mendukung
performa dan keandalan platform. Keamanan siber menjadi
                                                                 peningkatan perekonomian masyarakat.
aspek krusial dalam menjaga integritas data dan transaksi
yang dilakukan di platform tersebut. Oleh karenanya, BSI terus
                                                                 Meskipun demikian, BSI telah mengidentifikasi adanya potensi
melakukan inovasi dan transformasi IT untuk meningkatkan
                                                                 dampak negatif dari produk dan layanan yang diluncurkan.
keamanan data nasabah.
                                                                 Salah satu potensi dampak negatif yang diidentifikasi adalah
                                                                 kesalahan maupun kelalaian BSI dalam pemrosesan data
                                                                 pribadi nasabah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, BSI telah
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi
                                                                 menetapkan Kebijakan Privasi guna melindungi setiap data
Keamanannya Bagi Pelanggan
                                                                 nasabah, termasuk Data Pribadi yang teridentifikasi atau dapat
[OJK F.27. GRI 417-1, 417-2, 417-3]
                                                                 diidentifikasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, baik
                                                                 secara tersendiri maupun yang dikombinasikan dengan informasi
BSI senantiasa melakukan evaluasi keamanan pada seluruh
                                                                 lainnya, baik melalui sistem elektronik maupun non-elektronik.
produk dan layanan yang ditawarkan kepada nasabah. Seluruh
                                                                 Selain itu, BSI juga telah menyediakan informasi yang jelas dan
produk dan layan BSI telah memenuhi persyaratan dan telah
                                                                 lengkap mengenai setiap produk dan layanan yang ditawarkan,
mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga
                                                                 yang disampaikan secara transparan kepada calon nasabah.




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
142    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 145
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                      Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap
[OJK F.29]                                                              Produk dan/atau Jasa [OJK F.30]

BSI terus berkomitmen untuk memberikan produk dan layanan               BSI secara berkala melakukan survei kepuasan nasabah yang
yang berkualitas kepada nasabah. Produk dan layanan BSI telah           bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan, kesetiaan dan
memberikan kinerja yang baik sehingga tidak terdapat produk             keterlibatan pelanggannya dalam periode tahun tersebut. BSI
yang ditarik kembali di sepanjang tahun 2024.                           senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan
                                                                        dan memperkuat hubungan dengan pelanggan, yang akan
                                                                        berdampak positif pada kinerja dan pertumbuhan bisnis secara
                                                                        keseluruhan. Pada tahun 2024, indeks Satisfactory, Loyalty, and
                                                                        Engagement (SLE) tahun 2024 menunjukkan nilai 64,91% dengan
                                                                        kategori “Engaged”, meningkat dibandingkan dengan tahun 2023
                                                                        menunjukkan nilai 60,60% dengan kategori “Rationally Royal”.


Tabel Survei Kepuasan Pelanggan

                                                                   Kepuasan Nasabah (Dalam Persen)

          Keterangan                        2024                                 2023                                  2022

                                    Skor          Keterangan            Skor            Keterangan             Skor           Keterangan


 Satisfaction, Loyalty, and
                                   64,91%           Engaged             60,60%       Rationally Royal         52,50%        Rationally Royal
 Engagement (SLE) Index




Verifikasi Tertulis dari
Pihak Independen [OJK G.1, GRI 2-5]
BSI senantiasa terus meningkatkan kualitas laporan sesuai dengan        dalam bidangnya. BSI telah menunjuk PT BSI Group Indonesia
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.51/POJK.03/2017, Surat              untuk melakukan verifikasi Laporan Keberlanjutan ini. Proses
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021, dan                 verifikasi ini menggunakan AA1000 Assurance Standard v3
Consolidated Set of GRI Standard 2021. Laporan Keberlanjutan            Type 2 Moderate level of Asserance. BSI senantiasa memastikan
ini telah di verifikasi oleh pihak independen yang kompeten             bahwa tidak terdapat benturan kepentingan dalam proses
                                                                        verifikasi laporan ini.




                                                                                                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                        143
Page 146
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Lembar
Umpan Balik [OJK G.2 GRI 2-26]
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menerbitkan Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024 untuk memberikan gambaran atas kinerja
keberlanjutan dan penerapan keuangan berkelanjutan kepada pemangku kepentingan. Kami mengharapkan masukan, kritik dan saran
dari Bapak/Ibu/Saudara setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini dengan mengirim e-mail atau mengirim formulir ini melalui pos.


1. Mohon beri tanda ceklis (√) pada kolom setuju atau tidak setuju

                                              Pertanyaan                                                   Setuju           Tidak Setuju

      Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan
      lingkungan Perusahaan.

      Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap, transparan, dan berimbang.

      Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan.

      Laporan ini menarik dan mudah dibaca.


2. Mohon berikan nilai mengenai topik material yang terdapat dalam laporan Keberlanjutan ini (nilai 1 = paling penting,
   2 = penting, 3 = tidak penting, 4 = sangat tidak penting).

      …..    Kinerja Ekonomi

      …..    Portofolio Produk dan Jasa

      …..    Privasi Nasabah


3. Mohon berikan komentar/saran/usulan bagi laporan ini.
   ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
   ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
   ………………………....................


Identitas Pemangku Kepentingan
Nama                     : …………………………………………………………………………………………………………………
Pekerjaan                : …………………………………………………………………………………………………………………
Institusi/Perusahaan     : …………………………………………………………………………………………………………………
Kontak (telepon, e-mail) : …………………………………………………………………………………………………………………


Kategori Pemangku Kepentingan

…..      Pemegang Saham dan investor                                           …..    Media

…..      Pelanggan                                                             …..    Mitra Usaha

…..      Karyawan                                                              …..    Masyarakat dan Komunitas

…..      Pemerintah                                                            ….. Lainnya, mohon sebutkan:
                                                                               		..................

Saran dan tanggapan yang Anda berikan atas informasi yang disajikan dalam laporan ini mohon dikirimkan kepada:


Rima Dwi Permatasari                                                           Head Office
Senior Vice President                                                          Gedung The Tower
Environmental Social & Governance Group                                        Jl. Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)                                            Setiabudi, Jakarta Selatan 12930
                                                                               Telepon : +62 21 30405999
                                                                               Fax		      : +62 21 30421888
                                                                               Email      : esg.group@bankbsi.co.id




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
144     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 147
Tanggapan Terhadap Umpan Balik
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 [OJK G.3]
Sepanjang tahun 2024, BSI tidak menerima tanggapan atau masukan terhadap isi Laporan Keberlanjutan periode sebelumnya. Oleh
karenanya, tidak terdapat pula informasi tindak lanjut atas tanggapan tersebut.




Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]

 No Indeks                                                     Nama Indeks                                                        Halaman

     A        STRATEGI KEBERLANJUTAN

     A.1      Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                                       14

     B        IKHTISAR KINERJA ASPEK KEBERLANJUTAN

     B.1      Aspek Ekonomi                                                                                                           32

     B.2      Aspek Lingkungan Hidup                                                                                                  34

     B.3      Aspek Sosial                                                                                                            36

     C        PROFIL PERUSAHAAN

     C.1      Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                                     40

     C.2      Alamat Perusahaan                                                                                                       44

     C.3      Skala Usaha                                                                                                           46, 50

     C.4      Produk, Layanan dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                                                      51

     C.5      Keanggotaan Asosiasi                                                                                                    52

     C.6      Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                                         53

     D        PENJELASAN DIREKSI

     D.1      Penjelasan Direksi                                                                                                      54

     E        TATA KELOLA KEBERLANJUTAN

     E.1      Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                       68

     E.2      Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan                                                                  71

     E.3      Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                  77

     E.4      Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                                                    80

     E.5      Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                  81

     F        KINERJA KEBERLANJUTAN

     F.1      Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                                                 84

              KINERJA EKONOMI

     F.2      Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi       85

     F.3      Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau              87
              Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan




                                                                                                           PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                             145
Page 148
KINERJA
KEBERLANJUTAN




 No Indeks                                                             Nama Indeks                                         Halaman

                KINERJA LINGKUNGAN HIDUP

                Aspek Umum

      F.4       Biaya Lingkungan Hidup                                                                                       103

                Aspek Material

      F.5       Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                                    103

                Aspek Energi

      F.6       Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                                  103

      F.7       Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                                       105

                Aspek Air

      F.8       Penggunaan Air                                                                                               106

                Aspek Keanekaragaman Hayati

      F.9       Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman     108
                Hayati

      F.10      Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                       108

                Aspek Emisi

      F.11      Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                             109

      F.12      Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                                        111

                Aspek Limbah dan Efluen

      F.13      Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                                   112

      F.14      Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                                      112

      F.15      Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                                             112

                Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup

      F.16      Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan                                  114

                KINERJA SOSIAL

      F.17      Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen                      114

                Aspek Ketenagakerjaan

      F.18      Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                                118

      F.19      Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                                     125

      F.20      Upah Minimum Regional                                                                                        125

      F.21      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                                       127

      F.22      Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                                 121

                Aspek Masyarakat

      F.23      Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                                                   132

      F.24      Pengaduan Masyarakat

      F.25      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                             132

                TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN PRODUK/JASA BERKELANJUTAN

      F.26      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                                                  142

      F.27      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                                                 142

      F.28      Dampak Produk/Jasa                                                                                           142

      F.29      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                                           143

      F.30      Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan                               143

       G        LAIN-LAIN:

      G.1       Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                                                         143

      G.2       Lembar Umpan Balik                                                                                           144

      G.3       Tanggapan Terhada Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                                         145

      G.4       Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan          145
                Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
146     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 149
Indeks Isi
Consolidated Set of GRI Standard

                                                                                           yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                                                  No. Rujukan
Indeks Isi Standar
                                    Pengungkapan                           Hal      Persyaratan                                  Standar Sektor
       GRI
                                                                                     yang Tidak      Alasan      Penjelasan           GRI
                                                                                    Dicantumkan

Pernyataan           PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI untuk periode 1 Januari 2024
Penggunaan           hingga 31 Desember 2024 sesuai dengan (“in accordance”) pada Consolidated Set of GRI Standard

GRI                  GRI 1: LANDASAN 2021

Standar Sektor
                     G4 Suplemen Sektor Keuangan
GRI yang berlaku

GRI 2:               Organisasi dan Praktik Pelaporan
PENGUNGKAPAN
UMUM 2021            GRI 2-1       Detail organisasi                      44, 50

                                   Entitas yang termasuk dalam
                     GRI 2-2                                                8
                                   pelaporan keberlanjutan

                                   Periode pelaporan, frekuensi dan
                     GRI 2-3                                                8
                                   titik kontak

                                   Informasi    tentang      penyajian
                     GRI 2-4                                                8
                                   kembali

                     GRI 2-5       Jaminan Eksternal                       143

                     Aktivitas dan Pekerja

                                   Aktivitas, rantai pasok, dan relasi    44, 51,
                     GRI 2-6
                                   bisnis lainnya                           52

                     GRI 2-7       Karyawan                                 46

                     GRI 2-8       Pekerja yang bukan karyawan            46, 50

                     Tata Kelola

                                   Struktur    dan     komposisi   tata
                     GRI 2-9                                              64, 68
                                   kelola

                                   Nominasi dan pemilihan badan
                     GRI 2-10                                               66
                                   tata kelola tertinggi

                     GRI 2-11      Ketua badan tata kelola tertinggi        64

                                   Peran badan tata kelola tertinggi
                     GRI 2-12      dalam mengawasi pengelolaan              68
                                   dampak

                                   Pendelegasian tanggung jawab
                     GRI 2-13                                               68
                                   untuk mengelola dampak

                                   Peran badan tata kelola tertinggi
                     GRI 2-14                                               60
                                   dalan pelaporan keberlanjutan

                     GRI 2-15      Benturan kepentingan                     65

                     GRI 2-16      Komunikasi hal-hal penting              138

                                   Pengetahuan kolektif dari badan
                     GRI 2-17                                               71
                                   tata kelola tertinggi

                                   Evaluasi kinerja badan tata kelola
                     GRI 2-18                                               66
                                   tertinggi

                     GRI 2-19      Kebijakan remunerasi                     67

                                   Proses   untuk         menentukan
                     GRI 2-20                                               67
                                   remunerasi

                     GRI 2-21      Rasio kompensasi total tahunan           67




                                                                                                           PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                             147
Page 150
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                                                                            yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                                              No. Rujukan
 Indeks Isi Standar
                                      Pengungkapan                           Hal      Persyaratan                            Standar Sektor
        GRI
                                                                                       yang Tidak    Alasan     Penjelasan        GRI
                                                                                      Dicantumkan

                      Strategi, Kebijakan, dan Praktik

                                    Pernyataan tentang strategi
                      GRI 2-22                                               54
                                    pembangunan berkelanjutan

                      GRI 2-23      Komitmen kebijakan                       25

                                    Menanamkan               komitmen
                      GRI 2-24                                               25
                                    kebijakan

                                    Proses   untuk          memulihkan
                      GRI 2-25                                               28
                                    dampak negatif

                                    Mekanisme pemberian umpan              53, 138,
                      GRI 2-26      balik/saran dan menyampaikan
                                                                             144
                                    kekhawatiran

                                    Kepatuhan terhadap hukum dan
                      GRI 2-27                                               138
                                    peraturan

                      GRI 2-28      Keanggotaan asosiasi                     52

                      Keterlibatan Pemangku Kepentingan

                                    Pendekatan        keterlibatan
                      GRI 2-29                                               80
                                    pemangku kepentingan

                      GRI 2-30      Perjanjian kerja bersama                 124

                                    Proses      menentukan        topik
                      GRI 3-1                                                 9
                                    material
GRI 3: TOPIK
MATERIAL 2021         GRI 3-2       Daftar topik material                     9

                      GRI 3-3       Manajemen topik material                  9

TOPIK EKONOMI

KINERJA EKONOMI

                                    Nilai ekonomi langsung yang
                      GRI 201-1                                              95
                                    dihasilkan dan didistribusikan

                                    Implikasi finansial serta risiko dan
                      GRI 201-2     peluang lain akibat perubahan          19, 103
GRI 201: Kinerja                    iklim
Ekonomi 2016                        Kewajiban program           pensiun
                      GRI 201-3     manfaat pasti dan          program       96
                                    pensiun lainnya

                                    Bantuan finansial yang diberikan
                      GRI 201-4                                              96
                                    dari pemerintah

KEBERADAAN PASAR

                                    Rasio standar upah karyawan
                                    pemula     berdasarkan    jenis
GRI 202:              GRI 202-1                                              125
                                    kelamin terhadap upah minimum
Keberadaan Pasar                    regional
2016
                                    Proporsi manajemen senior yang
                      GRI 202-2                                              118
                                    berasal dari masyarakat setempat

DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG

                                    Investasi   infrastruktur      dan
GRI 203: Dampak       GRI 203-1                                             132
                                    dukungan layanan
Ekonomi Tidak
Langsung 2016                       Dampak ekonomi tidak langsung
                      GRI 203-2                                             132
                                    yang signifikan




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
148     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 151
                                                                                   yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                                      No. Rujukan
Indeks Isi Standar
                                  Pengungkapan                         Hal   Persyaratan                             Standar Sektor
       GRI
                                                                              yang Tidak    Alasan     Penjelasan         GRI
                                                                             Dicantumkan

PRAKTIK PENGADAAN

GRI 204: Praktik                 Proporsi pengeluaran        untuk
                     GRI 204-1                                         97
Pengadaan 2016                   pemasok lokal

ANTI KORUPSI

                                 Operasi-operasi yang dinilai
                     GRI 205-1                                         98
                                 memiliki risiko terkait korupsi

                                 Komunikasi     dan    pelatihan
GRI 205: Anti
                     GRI 205-2   tentang kebijakan dan prosedur        100
Korupsi 2016
                                 anti korupsi

                                 Insiden korupsi yang terbukti dan
                     GRI 205-3                                         102
                                 tindakan yang diambil

TOPIK LINGKUNGAN

ENERGI

                                 Konsumsi     energi    di   dalam
                     GRI 302-1                                         103
                                 organisasi

                     GRI 302-2   Konsumsi energi di luar organisasi    103
GRI 302: Energi
                     GRI 302-3   Intensitas energi                     103
2016
                     GRI 302-4   Reduksi konsumsi energi               105

                                 Pengurangan kebutuhan energi
                     GRI 302-5                                         105
                                 dari produk dan jasa

EMISI

                     GRI 305-1   Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)        109

                                 Energi tidak langsung (Cakupan
                     GRI 305-2                                         109
                                 2) Emisi GRK

                                 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
                     GRI 305-3                                         109
                                 langsung lainnya
GRI 305: Emisi       GRI 305-4   Intensitas Emisi GRK                  109
2016
                     GRI 305-5   Pengurangan emisi GRK                 111

                     GRI 305-6   Emisi zat perusak ozon (BPO)          112

                                 Nitrogen oksida (NOx), sulfur
                     GRI 305-7   oksida (SOx), dan emisi udara         112
                                 signifikan lainnya

LIMBAH

                                 Timbulan limbah dan dampak
                     GRI 306-1                                         112
                                 signifikan terkait limbah

                                 Pengelolaan dampak signifikan
                     GRI 306-2                                         112
                                 terkait limbah
GRI 306: Limbah
                     GRI 306-3   Limbah yang dihasilkan                112
2020
                                 Limbah     dialihkan           dari
                     GRI 306-4                                         112
                                 pembuangan

                                 Limbah     diarahkan            ke
                     GRI 306-5                                         112
                                 pembuangan




                                                                                                 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                 149
Page 152
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                                                                       yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                                         No. Rujukan
 Indeks Isi Standar
                                    Pengungkapan                        Hal      Persyaratan                            Standar Sektor
        GRI
                                                                                  yang Tidak    Alasan     Penjelasan        GRI
                                                                                 Dicantumkan

TOPIK SOSIAL

KEPEGAWAIAN

                                   Perekrutan karyawan baru dan
                      GRI 401-1                                         119
                                   perputaran karyawan

GRI 401:                           Tunjangan yang diberikan kepada
Kepegawaian                        karyawan tetap yang tidak
                      GRI 401-2                                         125
2016                               diberikan kepada karyawan
                                   sementara atau paruh waktu

                      GRI 401-3    Cuti Melahirkan                      125

HUBUNGAN TENAGA KERJA/MANAJEMEN

GRI 402:
Hubungan Tenaga                    Periode pemberitahuan minimum
                      GRI 402-1                                         124
Kerja/Manajemen                    terkait perubahan operasional
2016

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

                                   Sistem manajemen kesehatan
                      GRI 403-1                                         128
                                   dan keselamatan kerja

                                   Identifikasi bahaya, penilaian
                      GRI 403-2                                         128
                                   risiko, dan investigasi insiden

                      GRI 403-3    Layanan kesehatan kerja              129

                                   Partisipasi pekerja, konsultasi,
                      GRI 403-4    dan      komunikasi    tentang       129
                                   kesehatan dan keselamatan kerja

                                   Pelatihan   pekerja    tentang
                      GRI 403-5                                         130
                                   kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 403:
Kesehatan dan                      Peningkatan kualitas kesehatan
Keselamatan           GRI 403-6                                         129
                                   kerja
Kerja 2018
                                   Pencegahan      dan     mitigasi
                                   dampak-dampak       keselamatan
                      GRI 403-7    dan kesehatan kerja yang             128
                                   secara langsung terkait dengan
                                   hubungan bisnis

                                   Pekerja yang tercakup dalam
                      GRI 403-8    sistem manajemen keselamatan         128
                                   dan kesehatan kerja

                      GRI 403-9    Kecelakaan kerja                     130

                      GRI 403-10   Penyakit akibat kerja                130

PELATIHAN DAN PENDIDIKAN

                                   Rata-rata jam pelatihan per tahun
                      GRI 404-1                                        97, 121
                                   per karyawan

                                   Program untuk meningkatkan
GRI 404:
                      GRI 404-2    keterampilan karyawan dan            121
Pelatihan dan
                                   program bantuan peralihan
Pendidikan 2016
                                   Persentase     karyawan     yang
                      GRI 404-3    menerima tinjauan rutin terhadap     121
                                   kinerja dan pengembangan karir




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
150     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 153
                                                                                   yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                                      No. Rujukan
Indeks Isi Standar
                                  Pengungkapan                      Hal      Persyaratan                             Standar Sektor
       GRI
                                                                              yang Tidak    Alasan     Penjelasan         GRI
                                                                             Dicantumkan

KEBERAGAMAN DAN KESETARAAN KESEMPATAN

                                 Keberagaman badan tata kelola      118,
GRI 405:             GRI 405-1
                                 dan karyawan                       119
Keberagaman
dan Kesetaraan                                                      118,
                                 Rasio gaji pokok dan remunerasi
Kesempatan 2016      GRI 405-2
                                 perempuan terhadap laki-laki       125

HAK MASYARAKAT ADAT

GRI 411: Hak                     Insiden   pelanggaran    yang
Masyarakat Adat      GRI 411-1   melibatkan hak-hak masyarakat      132
2016                             adat

MASYARAKAT LOKAL

                                 Operasi dengan keterlibatan
                                 masyarakat  lokal, penilaian       132,
                     GRI 413-1
                                 dampak,     dan    program         137
GRI 413:                         pengembangan
Masyarakat Lokal
2016                             Operasi yang secara aktual dan
                                 yang berpotensi memiliki dampak
                     GRI 413-2                                      132
                                 negatif   signifikan   terhadap
                                 masyarakat setempat

KESEHATAN DAN KESELAMATAN PELANGGAN

GRI 416:
                                 Penilaian dampak kesehatan
Kesehatan dan
                     GRI 416-1   dan keselamatan dari berbagai      114
Keselamatan
                                 kategori produk dan jasa
Pelanggan 2016

PEMASARAN DAN PELABELAN

                                 Persyaratan untuk pelabelan dan
                     GRI 417-1                                      142
                                 informasi produk dan jasa

                                 Insiden         ketidakpatuhan
GRI 417:
                                 sehubungan dengan dampak
Pemasaran dan        GRI 417-2                                      142
                                 kesehatan dan keselamatan dari
Pelabelan 2016
                                 produk dan jasa

                                 Insiden ketidakpatuhan terkait
                     GRI 417-3                                      142
                                 komunikasi pemasaran

PRIVASI PELANGGAN

                                 Pengaduan      yang    berdasar
GRI 418: Privasi                 mengenai pelanggaran terhadap
                     GRI 418-1                                     28, 140
Pelanggan 2016                   privasi pelanggan dan hilangnya
                                 data pelanggan




                                                                                                 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                 151
Page 154
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                                                                 yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                                   No. Rujukan
 Indeks Isi Standar
                                    Pengungkapan                     Hal   Persyaratan                            Standar Sektor
        GRI
                                                                            yang Tidak    Alasan     Penjelasan        GRI
                                                                           Dicantumkan

G4 SUPLEMEN SEKTOR KEUANGAN

                                  Kebijakan dengan komponen
                                  lingkungan dan sosial yang
                      FS1                                            14
                                  spesifik yang diaplikasikan pada
                                  lini bisnis.

                                  Prosedur untuk memeriksa dan
                      FS2         menyaring risiko lingkungan dan    77
                                  sosial pada lini bisnis.

                                  Proses     untuk      memonitor
                                  implementasi dan kepatuhan
                      FS3         klien   terhadap     persyaratan   87
                                  lingkungan dan sosial, termasuk
                                  dalam perjanjian atau transaksi

                                  Proses untuk meningkatkan
                                  kompetensi      staf     untuk
                                  menerapkan     kebijakan   dan
                      FS4                                            71
                                  prosedur lingkungan dan sosial
                                  sebagaimana diterapkan pada lini
                                  bisnis.

                                  Interaksi dengan klien/penanam
                                  modal/mitra     bisnis   terkait
                      FS5                                            80
                                  risiko serta kesempatan terkait
                                  lingkungan dan sosial.

                                  Persentase dari portofolio untuk
                                  lini bisnis menurut wilayah,
                      FS6                                            87
                                  menurut ukuran (contoh: mikro/
                                  SME/besar), dan menurut sektor.

                                  Nilai moneter dari produk dan
                                  layanan yang dirancang untuk
G4 Suplemen           FS7         memberikan keuntungan sosial       87
Sektor Keuangan                   yang spesifik untuk setiap lini
                                  bisnis.

                                  Nilai moneter dari produk dan
                                  layanan yang dirancang untuk
                      FS8         memberikan          keuntungan     87
                                  lingkungan yang spesifik untuk
                                  setiap lini bisnis.

                                  Cakupan dan frekuensi audit
                      FS9                                            25
                                  serta prosedur penilaian risiko

                                  Persentase       dan     jumlah
                                  perusahaan yang dimiliki dalam
                                  portofolio institusi yang telah
                      FS10                                           87
                                  berinteraksi dengan organisasi
                                  yang melaporkan tentang isu
                                  lingkungan atau sosial

                                  Titik   akses      di   daerah
                                  berpenduduk rendah atau kurang
                      FS13                                           114
                                  beruntung     secara  ekonomi
                                  berdasarkan jenis.

                                  Inisiatif untuk meningkatkan
                                  akses ke layanan keuangan
                      FS14                                           114
                                  bagi orang-orang yang kurang
                                  beruntung.

                                  Kebijakan untuk rancangan dan
                      FS15        penjualan produk dan layanan       114
                                  yang adil.

                                  Inisiatif untuk meningkatkan
                      FS16        literasi keuangan berdasarkan      114
                                  jenis atau penerima manfaat.




        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
152     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 155
Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
Standards Commercial Bank

         TOPIC                                                         METRIC                                                     INDEX        HALAMAN

SUSTAINABILITY DISCLOSURE TOPICS & METRICS

Data Security                (1) Number of data breaches, (2) percentage that are personal data breaches, (3) number of        FN-CB-230a.1        140
                             account holders affected

                             Description of approach to identifying and addressing data security risks                         FN-CB-230a.2        140

Financial Inclusion &        Number of participants in financial literacy initiatives for unbanked, underbanked, or            FN-CB-240a.4        114
Capacity Building            underserved customers

Incorporation of             Description of approach to incorporation of environmental, social and governance (ESG)            FN-CB-410a.2         87
Environmental, Social, and   factors in credit analysis
Governance Factors in
Credit Analysis

Financed Emissions           Absolute gross financed emissions, disaggregated by (1) Scope 1, (2) Scope 2 and (3) Scope 3      FN-CB-410b.1        109

                             Gross exposure for each industry by asset class                                                   FN-CB-410b.2        109

                             Percentage of gross exposure included in the financed emissions calculation                       FN-CB-410b.3        109

                             Description of the methodology used to calculate financed emissions                               FN-CB-410b.4        109

Business Ethics              Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated with fraud, insider   FN-CB-510a.1        138
                             trading, antitrust, anticompetitive behaviour, market manipulation, malpractice, or other
                             related financial industry laws or regulations

                             Description of whistleblower policies and procedures                                              FN-CB-510a.2        138

Systemic Risk                Global Systemically Important Bank (GSIB) score, by category                                      FN-CB-550a.1         77
Management

                             Description of approach to integrate results of mandatory and voluntary stress tests into         FN-CB-550a.2         77
                             capital adequacy planning, longterm corporate strategy, and other business activities

ACTIVITY METRIC

                             (1) Number and (2) value of checking and savings accounts by segment: (a) personal and            FN-CB-000.A          87
                             (b) small business

                             (1) Number and (2) value of loans by segment: (a) personal, (b) small business, and (c)           FN-CB-000.B          87
                             corporate




                                                                                                                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                                         153
Page 156
KINERJA
KEBERLANJUTAN




Tautan Standar
GRI dengan TPB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen untuk berkontribusi dalam pencapaian TPB/SDGs di Indonesia. Dukungan disampaikan
melalui tautan antara program/kegiatan yang dilakukan BSI dengan GRI Standard dan SDGs, sesuai panduan SDG Compass yang
diterbitkan oleh GRI, United Nations Global Compact, dan World Business Council for Sustainable Development (WBCSD), sebagaimana
tabel di bawah ini:



                                             Relevansi GRI
    Logo            Tujuan                                         Disclosure                           Judul Indikator
                                               Standard

              Mengakhiri               GRI 413: Masyarakat Lokal     413-2      Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
              kemiskinan dalam         2016                                     dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
              segala bentuk di
              mana pun.                GRI 202: Keberadaan Pasar     202-1      Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis
                                       2016                                     kelamin terhadap upah minimum regional

                                       GRI 203: Dampak Ekonomi       203-1      Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
                                       Tidak Langsung
                                                                     203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan

                                       G4 Suplemen Sektor             FS6       Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut wilayah,
                                       Keuangan                                 menurut ukuran (contoh: mikro/SME/besar), dan menurut
                                                                                sektor.

                                                                      FS7       Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk
                                                                                memberikan keuntungan sosial yang spesifik untuk setiap lini
                                                                                bisnis.

                                                                     FS13       Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
                                                                                beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.

                                                                     FS14       Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan bagi
                                                                                orang-orang yang kurang beruntung.

                                                                     FS16       Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan
                                                                                jenis atau penerima manfaat.

              Mengakhiri               GRI 411: Hak Masyarakat       411-1      Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat
              kelaparan, mencapai      Adat                                     adat
              ketahanan pangan,
              memperbaiki nutrisi      GRI 413: Masyarakat Lokal     413-2      Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
              dan mempromosikan        2016                                     dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
              pertanian yang
              berkelanjutan.

              Menjamin kehidupan       GRI 305: Emisi 2016           305-1      Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
              yang sehat dan
              mendorong                                              305-2      Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
              kesejahteraan bagi
              semua orang di                                         305-3      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
              segala usia.
                                                                     305-6      Emisi zat perusak ozon (BPO)

                                                                     305-7      Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara
                                                                                signifikan lainnya

                                       GRI 203: Dampak Ekonomi       203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
                                       Tidak Langsung

                                       GRI 306: Limbah 2020          306-1      Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah


                                                                     306-2      Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah

                                                                     306-3      Limbah yang dihasilkan

                                                                     306-4      Limbah dialihkan dari pembuangan

                                                                     306-5      Limbah diarahkan ke pembuangan

                                       GRI 401: Kepegawaian 2016     401-2      Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang tidak
                                                                                diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu

                                       GRI 403: Kesehatan dan        403-6      Peningkatan kualitas kesehatan kerja
                                       Keselamatan Kerja 2018
                                                                     403-9      Kecelakaan kerja

                                                                    403-10      Penyakit akibat kerja




       PT Bank Syariah Indonesia Tbk
154    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 157
                                    Relevansi GRI
Logo          Tujuan                                       Disclosure                        Judul Indikator
                                      Standard

       Menjamin kualitas      GRI 404: Pelatihan dan         404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
       pendidikan yang        Pendidikan 2016
       inklusif dan merata
       serta meningkatkan
       kesempatan belajar
       sepanjang hayat
       untuk semua pada
       tahun 2030.

       Mencapai kesetaraan    GRI 2: Pengungkapan Umum        2-9       Struktur dan komposisi tata kelola
       gender dan             2021
       memberdayakan                                          2-10      Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
       semua perempuan
       dan anak perempuan.    GRI 202: Keberadaan Pasar      202-1      Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis
                              2016                                      kelamin terhadap upah minimum regional

                              GRI 203: Dampak Ekonomi        203-1      Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
                              Tidak Langsung

                              GRI 401: Kepegawaian 2016      401-1      Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan

                                                             401-2      Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang tidak
                                                                        diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu

                                                             401-3      Cuti Melahirkan

                              GRI 404: Pelatihan dan         404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                              Pendidikan 2016
                                                             404-3      Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
                                                                        kinerja dan pengembangan karir

                              GRI 405: Keberagaman dan       405-1      Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
                              Kesetaraan Kesempatan 2016
                                                             405-2      Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap laki-laki

       Memastikan             GRI 306: Limbah 2020           306-1      Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
       masyarakat
       mencapai akses                                        306-2      Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
       universal air bersih
       dan sanitasi.

       Menjamin akses         GRI 302: Energi 2016           302-1      Konsumsi energi di dalam organisasi
       energi yang
       terjangkau, andal,                                    302-2      Konsumsi energi di luar organisasi
       berkelanjutan, dan
       modern untuk semua                                    302-3      Intensitas energi
       lapisan masyarakat.
                                                             302-4      Reduksi konsumsi energi

                                                             302-5      Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa

       Berusaha               GRI 2: Pengungkapan Umum        2-7       Karyawan
       meningkatkan           2021
       pertumbuhan                                            2-8       Pekerja yang bukan karyawan
       ekonomi yang
       inklusif dan                                           2-30      Perjanjian kerja bersama
       berkelanjutan,
                              GRI 201: Kinerja Ekonomi       201-1      Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
       kesempatan kerja
                              2016
       yang produktif dan
       menyeluruh serta       GRI 202: Keberadaan Pasar      202-1      Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis
       pekerjaan yang layak   2016                                      kelamin terhadap upah minimum regional
       untuk semua.
                                                             202-2      Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat
                                                                        setempat

                              GRI 203: Dampak Ekonomi        203-2      Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
                              Tidak Langsung 2016

                              GRI 204: Praktik Pengadaan     204-1      Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
                              2016

                              GRI 302: Energi 2016           302-1      Konsumsi energi di dalam organisasi

                                                             302-2      Konsumsi energi di luar organisasi

                                                             302-3      Intensitas energi

                                                             302-4      Reduksi konsumsi energi

                                                             302-5      Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa

                              GRI 401: Kepegawaian 2016      401-1      Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan

                                                             401-2      Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang tidak
                                                                        diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu

                                                             401-3      Cuti Melahirkan




                                                                                              PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                155
Page 158
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                            Relevansi GRI
   Logo             Tujuan                                         Disclosure                           Judul Indikator
                                              Standard

                                      GRI 402: Hubungan Tenaga       402-1      Periode pemberitahuan         minimum      terkait   perubahan
                                      Kerja/Manajemen 2016                      operasional

                                      GRI 403: Kesehatan dan         403-1      Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                      Keselamatan Kerja 2018
                                                                     403-2      Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden

                                                                     403-3      Layanan kesehatan kerja

                                                                     403-4      Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi tentang
                                                                                kesehatan dan keselamatan kerja

                                                                     403-5      Pelatihan pekerja tentang kesehatan dan keselamatan kerja

                                                                     403-7      Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan
                                                                                dan kesehatan kerja yang secara langsung terkait dengan
                                                                                hubungan bisnis

                                                                     403-8      Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan
                                                                                dan kesehatan kerja

                                                                     403-9      Kecelakaan kerja

                                                                    403-10      Penyakit akibat kerja

                                      GRI 404: Pelatihan dan         404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                      Pendidikan 2016
                                                                     404-2      Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
                                                                                program bantuan peralihan

                                                                     404-3      Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
                                                                                kinerja dan pengembangan karir

                                      GRI 405: Keberagaman dan       405-1      Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
                                      Kesetaraan Kesempatan 2016
                                                                     405-2      Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap laki-laki

                                      G4 Suplemen Sektor              FS6       Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut wilayah,
                                      Keuangan                                  ukuran, dan sektor

                                                                      FS7       Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk
                                                                                memberikan keuntungan sosial yang spesifik untuk setiap lini
                                                                                bisnis.

                                                                     FS13       Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
                                                                                beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.

                                                                     FS14       Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan bagi
                                                                                orang-orang yang kurang beruntung.

                                                                     FS16       Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan
                                                                                jenis atau penerima manfaat.

             Membangun                GRI 201: Kinerja Ekonomi       201-1      Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
             infrastruktur            2016
             yang tangguh,
             meningkatkan             GRI 203: Dampak Ekonomi        203-1      Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
             industri inklusif dan    Tidak Langsung
             berkelanjutan, serta
             mendorong inovasi.       G4 Suplemen Sektor              FS6       Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut wilayah,
                                      Keuangan                                  ukuran, dan sektor

                                                                      FS7       Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk
                                                                                memberikan keuntungan sosial yang spesifik untuk setiap lini
                                                                                bisnis.




      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
156   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 159
                                   Relevansi GRI
Logo         Tujuan                                       Disclosure                         Judul Indikator
                                     Standard

       Mengurangi            GRI 2: Pengungkapan Umum        2-7       Karyawan
       Kesenjangan Intra     2021
       dan Antar Negara
                             GRI 401: Kepegawaian 2016      401-1      Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan

                             GRI 404: Pelatihan dan         404-1      Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                             Pendidikan 2016
                                                            404-3      Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
                                                                       kinerja dan pengembangan karir

                             GRI 405: Keberagaman dan       405-2      Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap laki-laki
                             Kesetaraan Kesempatan 2016

                             G4 Suplemen Sektor              FS1       Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial yang
                             Keuangan                                  spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis.

                                                             FS2       Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko lingkungan
                                                                       dan sosial pada lini bisnis.

                                                             FS3       Proses untuk memonitor implementasi dan kepatuhan klien
                                                                       terhadap persyaratan lingkungan dan sosial, termasuk dalam
                                                                       perjanjian atau transaksi

                                                             FS4       Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk
                                                                       menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan dan sosial
                                                                       sebagaimana diterapkan pada lini bisnis.

                                                             FS5       Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis terkait
                                                                       risiko serta kesempatan terkait lingkungan dan sosial.

                                                             FS7       Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk
                                                                       memberikan keuntungan sosial yang spesifik untuk setiap lini
                                                                       bisnis.

                                                             FS9       Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian risiko

                                                            FS10       Persentase dan jumlah perusahaan yang dimiliki dalam
                                                                       portofolio institusi yang telah berinteraksi dengan organisasi
                                                                       yang melaporkan tentang isu lingkungan atau sosial

                                                            FS13       Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
                                                                       beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.

                                                            FS14       Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan bagi
                                                                       orang-orang yang kurang beruntung.

                                                            FS15       Kebijakan untuk produk dan layanan keuangan yang adil

                                                            FS16       Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan
                                                                       jenis atau penerima manfaat.

       Menjadikan kota dan   GRI 203: Dampak Ekonomi        203-1      Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
       pemukiman inklusif,   Tidak Langsung
       aman, tangguh dan
       berkelanjutan         GRI 306: Limbah 2020           306-1      Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah

                                                            306-2      Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah

                                                            306-3      Limbah yang dihasilkan

                                                            306-4      Limbah dialihkan dari pembuangan

                                                            306-5      Limbah diarahkan ke pembuangan

                             GRI 203: Dampak Ekonomi        203-1      Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
                             Tidak Langsung

                             G4 Suplemen Sektor              FS7       Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk
                             Keuangan                                  memberikan keuntungan sosial yang spesifik untuk setiap lini
                                                                       bisnis.




                                                                                             PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                157
Page 160
KINERJA
KEBERLANJUTAN




                                            Relevansi GRI
   Logo            Tujuan                                        Disclosure                        Judul Indikator
                                              Standard

             Menjamin pola            GRI 302: Energi 2016         302-1      Konsumsi energi di dalam organisasi
             produksi dan
             konsumsi yang                                         302-2      Konsumsi energi di luar organisasi
             bertanggungjawab
                                                                   302-3      Intensitas energi

                                                                   302-4      Reduksi konsumsi energi

                                                                   302-5      Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa

                                      GRI 305: Emisi 2016          305-1      Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)

                                                                   305-2      Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK

                                                                   305-3      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya

                                                                   305-6      Emisi zat perusak ozon (BPO)

                                                                   305-7      Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara
                                                                              signifikan lainnya

                                      GRI 306: Limbah 2020         306-1      Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah

                                                                   306-2      Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah

                                                                   306-3      Limbah yang dihasilkan

                                                                   306-4      Limbah dialihkan dari pembuangan

                                                                   306-5      Limbah diarahkan ke pembuangan

                                      GRI 417: Pemasaran dan       417-1      Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa
                                      Pelabelan 2016

             Mengambil aksi           GRI 201: Kinerja Ekonomi     201-2      Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat
             segera untuk             2016                                    perubahan iklim
             memerangi
             perubahan iklim dan      GRI 302: Energi 2016         302-1      Konsumsi energi di dalam organisasi
             dampaknya karena
             perubahan iklim                                       302-2      Konsumsi energi di luar organisasi
             adalah tantangan
                                                                   302-3      Intensitas energi
             global yang
             memengaruhi setiap                                    302-4      Reduksi konsumsi energi
             orang.
                                                                   302-5      Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa

                                      GRI 305: Emisi 2016          305-1      Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)

                                                                   305-2      Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK

                                                                   305-3      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya

                                                                   305-6      Emisi zat perusak ozon (BPO)

                                                                   305-7      Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara
                                                                              signifikan lainnya

             Melestarikan dan         GRI 305: Emisi 2016          305-1      Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
             memanfaatkan
             secara berkelanjutan                                  305-2      Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
             sumber daya
             kelautan dan                                          305-3      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
             samudera untuk
                                                                   305-6      Emisi zat perusak ozon (BPO)
             pembangunan
             berkelanjutan                                         305-7      Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara
                                                                              signifikan lainnya

             Melindungi,              GRI 305: Emisi 2016          305-1      Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
             Merestorasi dan
             Meningkatkan                                          305-2      Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
             Pemanfaatan
             Berkelanjutan                                         305-3      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
             Ekosistem Daratan,
                                                                   305-6      Emisi zat perusak ozon (BPO)
             Mengelola Hutan
             Secara Lestari,                                       305-7      Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara
             Menghentikan                                                     signifikan lainnya
             Penggurunan,
             Memulihkan
             Degradasi lahan,
             serta Menghentikan
             Kehilangan
             Keanekaragaman
             Hayati




      PT Bank Syariah Indonesia Tbk
158   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 161
                                     Relevansi GRI
Logo         Tujuan                                         Disclosure                           Judul Indikator
                                       Standard

       Menguatkan              GRI 2: Pengungkapan Umum        2-9       Struktur dan komposisi tata kelola
       Masyarakat yang         2021
       Inklusif dan Damai                                      2-10      Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
       untuk Pembangunan
       Berkelanjutan,                                          2-11      Ketua badan tata kelola tertinggi
       Menyediakan
                                                               2-12      Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
       Akses Keadilan
                                                                         pengelolaan dampak
       untuk Semua,
       dan Membangun                                           2-15      Benturan kepentingan
       Kelembagaan yang
       Efektif, Akuntabel,                                     2-16      Komunikasi hal-hal penting
       dan Inklusif di Semua
       Tingkatan                                               2-23      Komitmen kebijakan

                                                               2-25      Proses untuk memulihkan dampak negatif

                                                               2-26      Mekanisme pemberian umpan balik/saran dan menyampaikan
                                                                         kekhawatiran

                                                               2-29      Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan

                               GRI 205: Anti Korupsi 2016     205-1      Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi

                                                              205-2      Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur
                                                                         anti korupsi

                                                              205-3      Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil

                               GRI 403: Kesehatan dan         403-4      Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi tentang
                               Keselamatan Kerja 2018                    kesehatan dan keselamatan kerja

                                                              403-9      Kecelakaan kerja

                                                             403-10      Penyakit akibat kerja

                               GRI 416: Kesehatan dan         416-1      Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai
                               Keselamatan Pelanggan                     kategori produk dan jasa

                               GRI 417: Pemasaran dan         417-2      Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan               dampak
                               Pelabelan 2016                            kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa

                                                              417-3      Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran

                               GRI 418: Privasi Pelanggan     418-1      Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap
                               2016                                      privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan

       Menguatkan Sarana
       Pelaksanaan dan
       Merevitalisasi
       Kemitraan Global
       untuk Pembangunan
       Berkelanjutan




                                                                                                 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
                                                                                                                                    159
Page 162
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 163
Statement No.: SRA - ID 824356



                   INDEPENDENT ASSURANCE OPINION STATEMENT
                PT Bank Syariah Indonesia Tbk Sustainability Report 2024


The British Standards Institution is independent to PT Bank Syariah Indonesia Tbk and has no financial
interest in the operation of PT Bank Syariah Indonesia Tbk other than for the assessment and verification of
the sustainability statements contained in this report.
This Independent assurance opinion statement has been prepared for the stakeholders of PT Bank Syariah
Indonesia Tbk only for the purposes of verifying its statements relating to its environmental, social and
governance (ESG), more particularly described in the Scope, below. It was not prepared for any other
purpose. The British Standards Institution will not, in providing this independent assurance opinion
statement, accept or assume responsibility (legal or otherwise) or accept liability for or in connection with
any other purpose for which it may be used, or to any person by whom the independent assurance opinion
statement may be read.
This Independent assurance opinion statement is prepared based on review by the British Standards
Institution of information presented to it by of PT Bank Syariah Indonesia Tbk. The review does not extend
beyond such information and is solely based on it. In performing such review, the British Standards
Institution has assumed that all such information is complete and accurate.
Any queries that may arise by virtue of this independent assurance opinion statement or matters relating to
it should be addressed to of PT Bank Syariah Indonesia Tbk only.


Scope
The scope of engagement agreed upon with of PT Bank Syariah Indonesia Tbk includes the following:
1)     The assurance covers the whole report and focuses on systems and activities during the 2024 calendar
       year at of PT Bank Syariah Indonesia Tbk focus for 1 Head Office in Jakarta, 10 Regional Offices, 153
       Branch Offices,1 Overseas Branch Offices, 886 Sub-Branch Offices, 60 KCP Mobile, 91 Functional Offices,
       23 Priority Service Counters, 754 Pawn Service Counters and 5,425 Automatic Teller Machines (ATMs)
2)     The Evaluation of the nature and extent of the PT Bank Syariah Indonesia Tbk adherence to all four
       AA1000 AccountAbility Principles and the reliability of specified sustainability performance information
       in this report as conducted in accordance with type 2 moderate level of AA1000AS v3 sustainability
       assurance engagement.

______________________________________________________________________________________________________________________________________________

PT BSI Group Indonesia                                     +62 21 80649 600
Talavera Office Suite 20th Floor                           info.indonesia@bsigroup.com
Jl. TB Simatupang Kav 22-26
Cilandak, South Jakarta, Indonesia 12430
bsigroup.com/en-ID

Registered address
The British Standards Institution
Incorporated by Royal Charter
Companies House number: ZC000202
Registered address: 389 Chiswick High Road, London, W4 4AL, United Kingdom
                                                                                                                     © 2024 BSI. All rights reserved.
Page 164
Opinion Statement
We conclude that the Sustainability Report Review provide a fair view of PT Bank Syariah Indonesia Tbk
programmes and performances during 2024. We believe that the PT Bank Syariah Indonesia Tbk economic,
environment and social performance indicators are fairly represented.
Our work was carried out by a team of sustainability report assurors in accordance with the AA1000
Assurance Standard v3. We planned and performed this part of our work to obtain the necessary information
and explanations we considered to provide sufficient evidence that PT Bank Syariah Indonesia Tbk’s
description of their approach to AA1000 Assurance Standard and their self-declaration of compliance with
the GRI 2021 standard were fairly stated.


Methodology
Our work was designed to gather evidence on which to base our conclusion. We undertook the following
activities:
•    a top-level review of issues raised by external parties that could be relevant to PT Bank Syariah Indonesia
     Tbk ’s policies to provide a check on the appropriateness of statements made in the report.
•    discussion with managers and staffs on PT Bank Syariah Indonesia Tbk’s approach to stakeholder
     engagement. However, we had no direct contact with external stakeholders.
•    Interviews with staffs involved in sustainability management, report preparation and provision of report
     information were carried out.
•    Review of key organizational developments.
•    Review of the findings of internal audits.
•    Review of supporting evidence for claims made in the reports.
•    An assessment of the company’s reporting and management processes concerning this reporting
     against the principles of Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and Impact as described in the AA1000
     AccountAbility Principles Standard (2018).


Conclusions
A detailed review against the AA1000 AccountAbility Principles of Inclusivity, Materiality, Responsiveness and
Impact and the GRI 2021 Standard is set out below:


Inclusivity
This report has reflected a fact that PT Bank Syariah Indonesia Tbk is seeking the engagement of its key
stakeholders. The participation of stakeholders has been initiated in developing and achieving an
accountable and strategic response to sustainability. The reporting systems are being developed to deliver
the required information. There are fair reporting and disclosures for economic, social, and environmental
information in this report, so that appropriate planning and target-setting can be supported. In our
professional opinion the report covers PT Bank Syariah Indonesia Tbk’s inclusivity issues.




                                                                                                                         2
Issue Date: 20 April 2024   Effective Date: 20 April 2024
                                                                                            © 2024 BSI. All rights reserved.
Page 165
Materiality
PT Bank Syariah Indonesia Tbk publishes sustainability information that enables its stakeholders to make
informed judgments about the company's management and performance. In our professional opinion the
report covers the PT Bank Syariah Indonesia Tbk ’s material issues.


Responsiveness
PT Bank Syariah Indonesia Tbk has implemented the practice to respond to the expectations and perceptions
of its stakeholders. An Ethical Policy for PT Bank Syariah Indonesia Tbk is developed and provides the
opportunity to further enhance PT Bank Syariah Indonesia Tbk’s responsiveness to stakeholder concerns. In
our professional opinion the report covers the PT Bank Syariah Indonesia Tbk ’s responsiveness issues.


Impact
PT Bank Syariah Indonesia Tbk has demonstrated a process on identifying impacts that encompass a range
of environmental, social and governance topics, and fairly represented the impacts in the report. In our
professional opinion the report covers the PT Bank Syariah Indonesia Tbk ’s impacts issues.


GRI-reporting
PT Bank Syariah Indonesia Tbk provided us with their self-declaration of compliance within GRI 2021
Standards (in accordance). Based on our review, we confirm that social responsibility and sustainable
development indicators with reference to the GRI Index are reported, partially reported or omitted. In our
professional opinion the self-declaration covers the PT Bank Syariah Indonesia Tbk’s social responsibility and
sustainability issues.


Assurance level
The Type 2 Moderate level assurance provided is in accordance with AA1000 Assurance Standard v3 in our
review, as defined by the scope and methodology described in this statement.


Responsibility
This Sustainability report is the responsibility of the PT Bank Syariah Indonesia Tbk’s CEO as declared in his
responsibility letter. Our responsibility is to provide an independent assurance opinion statement to
stakeholders giving our professional opinion based on the scope and methodology described.


Competency and Independence
The assurance team was composed of Lead Auditors and GHG Verifiers experienced in industrial sector, and
trained in a range of sustainability, environmental and social standards including AA1000 AS, ISO9001,
ISO14001, ISO45001, ISO14064-1, ISO 14068-1, ISO26001, BSI is a leading global standards and assessment
body founded in 1901.




                                                                                                                       3
Issue Date: 20 April 2024   Effective Date: 20 April 2024
                                                                                          © 2024 BSI. All rights reserved.
Page 166
                   For and on behalf of BSI:                ________________________________________________
                                                            Nolia Natalia, Country Manager, BSI Indonesia




Statement No.: SRA - ID 824356
13-03-2025




                                                                                                                                     4
Issue Date: 20 April 2024   Effective Date: 20 April 2024
                                                                                                        © 2024 BSI. All rights reserved.
Page 167
LAPORAN SUSTAINABILITY
SUKUK JANUARI 2025




 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
Page 168

          
Page 169
Daftar Isi

  Pendahuluan                                                                                        2



  Ringkasan Kerangka Kerja dan Penerbitan Sustainability Sukuk BSI                                   3



  Laporan Alokasi                                                                                    7



  Laporan Dampak                                                                                     9



  Kesimpulan                                                                                        11




                                                                     Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                    Januari 2025
                                                                                                     1
Page 170
PENDAHULUAN




Pendahuluan


PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebagai bank syariah             dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara inklusif
terbesar di Indonesia terus berupaya dalam pengembangan              sekaligus memberikan edukasi bagi setiap pegawai untuk
usaha sektor berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan melalui           mengedepankan prinsip keuangan berkelanjutan pada kegiatan
implementasi aktivitas bisnis ramah lingkungan yang diantaranya      operasional perbankan.
meliputi (1) penyediaan program pembiayaan ramah lingkungan,
(2) kegiatan operasional bank ramah lingkungan, dan (3)              BSI berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan
penerapan ekonomi hijau berdasarkan peraturan Otoritas Jasa          keuangan berkelanjutan dalam kegiatan usaha sebagai upaya
Keuangan (OJK). Pada aktivitas bisnis sosial, sejak didirikan pada   perbaikan kualitas hidup bagi ekosistem syariah. Sebagai wujud
tahun 2021, BSI telah memiliki perhatian pada pengembangan           dari peran nyata komitmen BSI tersebut, BSI menjadi pionir
pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah syariah.                 dalam aktivitas keuangan berkelanjutan syariah di Indonesia
                                                                     dengan melakukan penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan
BSI mengimplementasikan program untuk mencapai sasaran               Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024
kegiatan   usaha   berkelanjutan    sejalan   dengan    dokumen      (Sustainability Sukuk) sebesar Rp3 triliun pada bulan Juni 2024
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang dimiliki             untuk mendukung pendanaan pembiayaan yang akan membantu
oleh bank. Program tersebut termasuk upaya penyediaan                mewujudkan Indonesia yang lebih berwawasan lingkungan di
produk dan layanan keuangan berkelanjutan syariah yang               masa depan.
dirancang sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia. BSI
berkomitmen untuk menjadi salah satu dari 5 (lima) top bank          Adapun inisiatif penerbitan Sustainability Sukuk ini sejalan
penyedia produk dan layanan keuangan berkelanjutan disertai          dengan POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan
pula oleh pengembangan program Corporate Social Responsibility       Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan
(CSR) secara berkesinambungan. Diharapkan upaya tersebut             Berkelanjutan yang diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2023.




     Laporan Sustainability Sukuk
2    Januari 2025
Page 171
                                                                                                RINGKASAN KERANGKA KERJA
                                                                                    DAN PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK BSI




Ringkasan Kerangka Kerja
Penerbitan Sustainability Sukuk BSI

A. Kerangka Kerja Sustainability Sukuk BSI

  Sebelum Penerbitan Sustainability Sukuk pada bulan                 Sukuk tersebut telah mengacu pada ketentuan Peraturan
  Juni 2024, BSI telah mengembangkan Kerangka Kerja                  Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (POJK) Nomor 18 Tahun
  Sustainability Sukuk yang telah memperoleh opini “Ramah            2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat
  Lingkungan/Berkelanjutan” dari SDGs Hub Universitas                Utang dan Sukuk Berlandaskan Berkelanjutan.
  Indonesia. Proses penyelarasan kerangka Sustainability


  Berikut merupakan ringkasan Kerangka Kerja Sustainability Sukuk:


  Penggunaan Dana Hasil Penerbitan


    Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)


               Energi Terbarukan                                              Transportasi Ramah Lingkungan




               Efisiensi Energi                                               Pengelolaan Air dan Air Limbah berkelanjutan




               Pencegahan dan Pengendalian Polusi                             Adaptasi Perubahan Iklim




               Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati &                          Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber
               Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan                            Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi



               Konservasi Keanekaragaman
                                                                              Bangunan Berwawasan Lingkungan
               Hayati Darat dan Air




    Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)

               Layanan Infrastruktur Dasar yang Terjangkau
                                                                              Penciptaan Lapangan Kerja
               Baik dari Segi Akses Maupun Harga



                                                                              Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan
               Akses terhadap Layanan Esensial
                                                                              Berkelanjutan




               Perumahan yang Terjangkau                                      Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi




                                                                                              Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                                             Januari 2025
                                                                                                                             3
Page 172
RINGKASAN KERANGKA KERJA
DAN PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK BSI




     Proses Evaluasi dan Seleksi Proyek Sustainability Sukuk BSI

     Proses seleksi dilakukan dengan pendekatan Two Step Approach sebagai berikut:




    Langkah                                                                 Langkah
    Pertama                                                                  Kedua


                           Penetapan Pembiayaan                                                          Proses Seleksi
                           Oleh Unit Bisnis Terkait                                                    dan Evaluasi Proyek



                Proses asesmen awal kategori pembiayaan                                    Proses penetapan parameter, seleksi dan
                eksisting atau pembiayaan baru dalam kategori                              evaluasi atas potensial proyek sebagai underlying
                Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)                                Sustainability Sukuk melalui mekanisme Komite
                dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).                               Bisnis (Kombis).
                1. Portofolio KUBL                                                         Mengacu pada POJK Nomor 18 Tahun 2023
                   Pembiayaan Korporasi
                2. Portofolio KUBS
                   Pembiayaan Korporasi, Komersial, Konsumer,
                   Small and Medium Enterprise (SME), dan Mikro




     Asesmen kelayakan pembiayaan baru diproses menyesuaikan kebijakan internal bank berdasarkan segmentasi pembiayaan.




B. Manajemen Dana yang Diperoleh dari Hasil Penerbitan Sustainability Sukuk BSI

     Pengelolaan dana hasil penerbitan Sustainability Sukuk BSI dikelola oleh 3 (tiga) unit kerja diantaranya dengan uraian sebagai berikut:




                  Treasury dan                                    Corporate Finance                                   Operations
               Global Market Group                                Accounting Group                                 Development Group
       • Melakukan pengelolaan terhadap                 • Melaksanakan perhitungan imbal hasil           • Memproses pembukuan pencadangan
         jumlah bagi hasil dan pokok                      Sukuk setiap bulan,                              bagi hasil setiap bulan.
         Sustainability Sukuk yang akan                 • Melaksanakan pembentukan cadangan              • Melaksanakan pembayaran bagi hasil
         dibayarkan.                                      imbal hasil Sukuk secara periodik                dan/atau pokok Sustainability Sukuk
       • Memastikan penyaluran dana                       bulanan.                                         kepada KSEI sebelum tanggal jatuh
         Sustainability Sukuk agar sesuai               • Melaksanakan rekapitulasi perhitungan            tempo pembayaran.
         dengan kriteria yang telah ditetapkan.           bagi hasil Sustainability Sukuk.
       • Memastikan ketersediaan underlying
         pembiayaan KUBL dan KUBS hingga
         Sukuk jatuh tempo.




      Laporan Sustainability Sukuk
4     Januari 2025
Page 173
                                                                                                              RINGKASAN KERANGKA KERJA
                                                                                                  DAN PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK BSI




C. Pelaporan Sustainability Sukuk BSI

      Laporan Alokasi

      BSI akan menerbitkan laporan Sustainability Sukuk setiap tahun, dimulai selambat-lambatnya pada tanggal yang jatuh satu
      tahun setelah dana dari hasil penerbitan pertama diperoleh oleh BSI, untuk memberikan transparansi kepada investor dan
      regulator sehubungan dengan penerapan Kerangka Kerja.



      Laporan Dampak

      BSI akan menerbitkan laporan dampak lingkungan dan/atau sosial dari aset yang memenuhi syarat yang dibiayai dari
      Sustainability Sukuk yang diterbitkan. Adapun dampak positif kuantitatif dalam laporan Sustainability Sukuk BSI meliputi
      indikator-indikator sebagai berikut:




  Kategori Hijau


                      Jenis KUBL                                                           Indikator

                                             1. Estimasi pembangkitan energi terbarukan per tahun dalam MWh/GWh (listrik).
   Energi Terbarukan                         2. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam ton ekuivalen CO2.
                                             3. Kapasitas energi terbarukan yang dipasang dalam MW.

                                             1. Estimasi penghematan energi per tahun dalam MWh/GWh (listrik) dan GJ/TJ (energi lainnya).
   Efisiensi Energi
                                             2. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam ton ekuivalen CO2.

   Pencegahan dan Pengendalian Polusi        Jumlah ton atau m3 limbah yang dicegah, dikurangi, didaur ulang, dan digunakan kembali.

   Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan   1. Estimasi jumlah 14 asyara yang dilindungi dan/atau disertifikasi.
   Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan       2. Estimasi jumlah pohon yang ditanam dalam proyek reboisasi bersertifikasi FSC/PEFC.

   Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat    1. Estimasi jumlah mil laut yang dilindungi dan/atau disertifikasi.
   dan Air                                   2. Estimasi jumlah hektare yang dibeli/dilindungi dan disertifikasi .

                                             1. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam ton ekuivalen CO2.
                                             2. Jumlah kendaraan ramah lingkungan yang diluncurkan.
   Transportasi Ramah Lingkungan
                                             3. Estimasi kilometer dari jalur kereta/jalur khusus Bus, BRT, koridor LRT, dan jalur sepeda baru atau
                                                yang disempurnakan.

                                             1. Pengurangan konsumsi air dalam aktivitas ekonomi.
                                             2. Air limbah yang diolah menurut standar yang tepat, persentase total limbah yang dicegah,
   Pengelolaan Air dan Air Limbah yang
                                                diminimalkan, digunakan kembali, atau didaur ulang.
   Berkelanjutan
                                             3. Jumlah absolut penggunaan air per tahun sebelum dan sesudah proyek dilaksanakan.
                                             4. Jumlah populasi dengan akses air minum bersih.

   Adaptasi Perubahan Iklim                  Jumlah fasilitas, sistem, dan peralatan baru yang digunakan untuk mendukung ketahanan iklim.

   Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan   1. Jumlah limbah yang didaur ulang.
   Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih        2. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam ton ekuivalen CO2.
   Sedikit Polusi (Eco-efficient)            3. Jumlah bangunan berwawasan lingkungan yang memiliki sertifikasi bangunan hijau.

   Bangunan Berwawasan Lingkungan yang
   Memenuhi Standar atau Sertifikasi yang    1. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dihindari/dikurangi dalam ton ekuivalen CO2.
   Diakui Secara Nasional, Regional, atau    2. Persentase penggunaan energi yang dikurangi/dihindari.
   Internasional




                                                                                                               Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                                                              Januari 2025
                                                                                                                                                  5
Page 174
RINGKASAN KERANGKA KERJA
DAN PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK BSI




    Kategori Sosial


                       KUBS                                                                      Indikator

     Layanan Infrastruktur Dasar yang Terjangkau
                                                   Jumlah rumah tangga yang memiliki akses jaringan jalan, listrik, air, dan layanan sanitasi.
     Baik dari Segi Akses maupun Harga

                                                   1. Jumlah fasilitas layanan masyarakat yang diberikan pembiayaan.
                                                   2. Jumlah penduduk yang memiliki akses terhadap layanan kesehatan dengan harga terjangkau.
     Akses terhadap Layanan Esensial
                                                   3. Jumlah fasilitas masyarakat yang dibiayai.
                                                   4. Jumlah siswa yang dibantu.

                                                   Jumlah kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang memperoleh bantuan finansial untuk
     Perumahan yang Terjangkau
                                                   pembiayaan rumah yang terjangkau.

     Penciptaan Lapangan Kerja, dan Program
     yang Dirancang untuk Mencegah dan/            1. Jumlah UMKM yang diberikan pembiayaan.
     atau Mengurangi Pengangguran, Termasuk        2. Jumlah pekerja dari UMKM yang diberikan pembiayaan.
     Pembiayaan Usaha Kecil, Menengah, dan         3. Portofolio pembiayaan UMKM berdasarkan distribusi sektor.
     Pembiayaan Mikro

                                                   1. Jumlah area lahan dalam km2 dan persentase pertumbuhan lahan atau wilayah yang digunakan
     Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan               bagi pertanian atau kegiatan pemenuhan pangan ramah lingkungan.
     Berkelanjutan                                 2. Jumlah UMKM sektor pengolahan sistem dan pengelolaan pangan berkelanjutan dan/atau ramah
                                                      lingkungan.

     Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-
                                                   Jumlah UMKM atau individu yang dibiayai melalui program KUR.
     Ekonomi

     Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain         Memberikan dampak positif secara sosial mengacu pada parameter POJK atau ketentuan yang
     yang Berwawasan Sosial Lainnya                relevan lainnya.




D. Penerbitan Sustainability Sukuk BSI

    PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah melakukan                             Penerbitan Sustainability Sukuk tersebut memberikan
    penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan                          beberapa milestone bagi BSI, antara lain sebagai berikut:
    Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 (Sustainability                     • Penerbitan Sustainability Sukuk yang pertama yang
    Sukuk) pada tanggal 14 Juni 2024 dengan jumlah nominal                             dilakukan oleh Bank di Indonesia.
    pokok sebesar Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah) yang                  • Sustainability Sukuk BSI diminati oleh investor pada saat
    terdiri atas 3 (tiga) seri jangka waktu: Seri A untuk tenor 370                    bookbuilding, hal tersebut dibuktikan dengan perolehan
    hari, Seri B untuk tenor 2 tahun, dan seri C untuk tenor 3 tahun.                  oversubscribe sebesar 3 (tiga) kali.


    Struktur Sustainability Sukuk BSI

     Nama Instrumen                        :   Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024


     Struktur Akad                         :   Mudharabah

     Mata Uang                             :   Diterbitkan dalam mata uang rupiah
                                               Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah)
                                               • Seri A : Tenor 370 hari sebesar Rp1.700.000.000.000,- ekuivalen 6,65% pa.
     Total Penerbitan                      :   • Seri B : Tenor 2 tahun sebesar Rp220.000.000.000,- ekuivalen 6,70% pa.
                                               • Seri C : Tenor 3 tahun sebesar Rp1.080.000.000.000,- ekuivalen 6,80% pa.
                                               • Seri A : 24 Juni 2025
     Tanggal Jatuh tempo                   :   • Seri B : 14 Juni 2026
                                               • Seri C : 14 Juni 2027

     Rating                                :   idAAA(sy) Pefindo Final Rating

                                               Penyaluran dana pembiyaan kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan
     Tujuan Penggunaan                     :   Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)
     Listing                               :   PT Bursa Efek Indonesia




     Laporan Sustainability Sukuk
6    Januari 2025
Page 175
                                                                                                                                    LAPORAN
                                                                                                                                     ALOKASI




Laporan
Alokasi

Pada posisi akhir bulan Desember 2024, BSI telah mengalokasikan          BSI yang mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
seluruhnya (100%) dana hasil alokasi penerbitan Sustainability           Keuangan (POJK) Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan
Sukuk. Total dana hasil penerbitan Sustainability Sukuk telah            dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan
disalurkan pada 3 (tiga) dari 10 (sepuluh) kategori Kegiatan             Berkelanjutan yang diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2023.
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan 4 (empat) dari 6
(enam) kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)                  Berikut adalah detail alokasi penggunaan dana hasil penerbitan
berdasarkan Kerangka Kerja penerbitan Sustainability Sukuk               Sustainability Sukuk dapat disampaikan sebagai berikut



                   Kategori Berkelanjutan                                                Kategori Segmen Pembiayaan




                                                                                                          4%

                                                                                                                25%
                             60%     40%                                                           40%

                                                                                                               31%




         Kegiatan Usaha                  Kegiatan Usaha                         Small and Medium
                                                                                                    Korporasi         Komersial     Mikro
         Berwawasan Sosial               Berwawasan Lingkungan                  Enterprise (SME)




Uraian penyaluran per segmen pembiayaan berdasarkan underlying Sukuk mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
periode 2024 diuraikan sebagai berikut:



                                                                 Dalam Rupiah

  A.   Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)

        1.    Akses terhadap Layanan Esensial                                                                         1.124.845.667.482

              Penciptaan Lapangan Kerja dan Program yang Dirancang untuk Mencegah dan/atau Mengurangi
        2.                                                                                                             383.961.326.807
              Pengangguran, termasuk pembiayaan usaha kecil, menengah, dan pembiayaan Mikro

        3.    Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Berkelanjutan                                                         173.054.629.439

        4.    Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi                                                               105.372.586.056

 Total KUBS                                                                                                           1.787.234.209.784

  B.   Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan

              Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
        1.                                                                                                             763.967.438.036
              (Eco-Efficient)

        2.    Energi Terbarukan                                                                                        422.335.787.085

        3.    Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan                                                              26.462.565.095

 Total KUBL                                                                                                           1.212.765.790.216




                                                                                                           Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                                                          Januari 2025
                                                                                                                                            7
Page 176
LAPORAN
ALOKASI




Uraian keterangan penyaluran pembiayaan mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) dan BSI Sukuk Sustainability Framework
diuraikan sebagai berikut:



    Kunci Sustainable Development
                                                        Kategori Pembiayaan Eligible yang Telah Dibiayai oleh Bank
            Goals (SDGs)

                                     Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Korporasi dengan akad Musyarakah pada industri yang telah
                                     menghasilkan lebih sedikit polusi (eco-efficient) melalui pengenalan produk ramah lingkungan dengan eco-label
                                     atau sertifikasi lingkungan serta kemasan dan distribusi hemat sumber daya. Nasabah pembiayaan penerima
                                     dana diantaranya perusahaan pengolahan kertas dan perusahaan industri pupuk.

                                     Energi Terbarukan
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Korporasi dengan akad Musyarakah pada industri pembangkit
                                     listrik energi terbaharukan. Nasabah pembiayaan penerima dana berupa perusahaan pembangkit listrik
                                     tenaga minihidro.

                                     Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Korporasi dengan akad Musyarakah pada industri pengelolaan
                                     air dan air limbah yang berkelanjutan. Nasabah pembiayaan penerima dana berupa perusahaan pengolahan
                                     dan penyediaan air minum.



                                     Akses Terhadap Layanan Esensial
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial dan Small and Medium Enterprise (SME) dengan akad
                                     musyarakah yang bertujuan pada kesetaraan akses kesehatan, perawatan kesehatan, dan aktivitas usaha
                                     berkaitan dengan pendidikan. Nasabah pembiayaan penerima dana diantaranya rumah sakit, yayasan yang
                                     bergerak pada bidang kesehatan, perusahaan farmasi dan alat kesehatan, universitas, yayasan pemberdayaan
                                     masyarakat, pesantren, dan lembaga pendidikan.




                                     Penciptaan Lapangan Kerja dan Program yang Dirancang Untuk Mencegah dan/atau Mengurangi
                                     Pengangguran, Termasuk Pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial, Konsumer, dan Small and Medium Enterprise (SME)
                                     dengan akad Musyarakah yang bertujuan untuk penciptaan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.




                                     Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Berkelanjutan
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial dan Small and Medium Enterprise (SME) dengan
                                     akad Musyarakah yang bertujuan dalam upaya ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan. Nasabah
                                     pembiayaan penerima dana, dintaranya perusahaan pengolahan makanan dan perusahaan tata niaga makanan.



                                     Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi
                                     Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial, Small and Medium Enterprise (SME), dan Mikro
                                     dengan akad Musyarakah yang bertujuan pada kesetaraan akses dan penguasaan atas aset, layanan, sumber
                                     daya dan kesempatan serta kesetaraan partisipasi dan integrasi pada pasar dan masyarakat. Penyaluran dana
                                     khususnya bertujuan bagi kebutuhan usaha mikro, kecil, dan menengah.




      Laporan Sustainability Sukuk
8     Januari 2025
Page 177
                                                                                                                                   LAPORAN
                                                                                                                                    DAMPAK




Laporan
Dampak

Estimasi dampak lingkungan dan sosial dari pembiayaan eligible yang diantaranya dibiayai dari dana hasil penerbitan Sustainability
Sukuk diuraikan sebagai berikut:




                                   % Komposisi
                                                       Segmen
 No      Kategori Pembiayaan       Underlying                                          Deskripsi & Indikator Dampak
                                                     Pembiayaan
                                      Sukuk

 1.    Akses Terhadap Layanan         37.49%      Pembiayaan pada      Penyaluran pembiayaan segmen Komersial dan Small and Medium
       Esensial                                   segmen Komersial     Enterprise (SME) dengan akad Musyarakah khususnya pada kegiatan
                                                  dan Small and        usaha penyediaan (1) akses kesehatan dan (2) pendidikan.
                                                  Medium Enterprise    Hasil dari penyaluran dana dapat diinformasikan sebagai berikut:
                                                  (SME) dengan akad    a. Jumlah instansi yang telah memperoleh fasilitas sebanyak 152
                                                  Musyarakah              instansi yang terdiri atas 74 instansi pendidikan diantaranya dari
                                                                          tingkat TK, SD, MTS, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan bentuk
                                                                          fasilitas pendidikan lainnya dan 78 intansi kesehatan, diantaranya
                                                                          rumah sakit, klinik, dan bentuk fasilitas kesehatan lainnya.
                                                                       b. Jumlah penduduk yang memiliki layanan akses layanan kesehatan
                                                                          diperkirakan sebanyak 168.032 orang/bulan.
                                                                       c. Jumlah siswa atau penerima fasilitas pendidikan per Desember
                                                                          2024 diperkirakan sebanyak 80.222 siswa.

 2.    Penciptaan Lapangan            12,80%      Pembiayaan pada      Penyaluran pembiayaan pada sektor Komersial dan Small and Medium
       Kerja dan Program yang                     segmen Komersial,    Enterprise (SME) dengan akad Musyarakah pada kegiatan usaha
       Dirancang Untuk Mencegah                   dan Small and        dengan penyediaan lapangan kerja baik pada sektor pertanian,
       dan/atau Mengurangi                        Medium Enterprise    pengolahan, perdagangan dan penyediaan layanan jasa dengan
       Pengangguran termasuk                      (SME), dengan akad   keterangan sebagai berikut:
       Pembiayaan Usaha Kecil,                    Musyarakah           a. Penyaluran dana diantaranya disalurkan kepada 77 UMKM.
       Menengah, dan Pembiayaan                                        b. Prognosa jumlah pegawai yang dipekerjakan dari hasil penyaluran
       Mikro                                                              pembiayaan per Desember 2024 diperkirakan sebanyak 1.914 orang.
                                                                       c. Portfolio pembiayaan yang disalurkan pada penciptaan lapangan
                                                                          kerja dan program untuk mencegah dan/atau mengurangi
                                                                          pengangguran sebesar Rp.383.961.326.807,- yang terdiri atas
                                                                          sektor Komersial dan Small and Medium Enterprise (SME) masing-
                                                                          masing sebesar Rp 81.752.687.673,- dan Rp 302.208.639.134,-.

 3.    Ketahanan Pangan                5,77%      Pembiayaan pada      Penyaluran pembiayaan segmen Small and Medium Enterprise (SME)
       dan Sistem Pangan                          segmen Small and     dengan akad Musyarakah khususnya pada nasabah pembiayaan yang
       Berkelanjutan                              Medium Enterprise    bergerak dalam bidang penyediaan dan pengolahan pangan.
                                                  (SME) dengan akad    a. Jumlah lahan peternakan, perikanan, dan industri pengolahan
                                                  Musyarakah              makanan serta kapasitas produksi per Desember 2024 dapat
                                                                          diuraikan sebagai berikut:
                                                                          1) Lahan tambak udang dengan luas lahan +/- 10 hektar atau setara
                                                                             dengan 0,1 km2 berlokasi di provinsi Aceh. Kapasitas produksi
                                                                             diperkirakan sebesar 4,6 juta ton udang/tahun.
                                                                          2) Lahan usaha ayam petelur dengan luas lahan +/- 7 hektar atau
                                                                             setara dengan 0,07 km2 berlokasi di provinsi Sumatera Barat.
                                                                             Kapasitas produksi diperkirakan sebesar 1,2 ton per bulan.
                                                                          3) Lahan usaha pengolahan minyak goreng dengan luas lahan +/-
                                                                             10 hektar atau setara dengan 0,1 km2 berlokasi di provinsi Jawa
                                                                             Timur. Kapasitas produksi diperkirakan sebesar 72.000 liter
                                                                             minyak goreng.
                                                                       b. Jumlah UMKM diperkirakan lebih dari 100 UMKM yang bergerak
                                                                          dalam bidang perikanan, ayam petelur, dan tatakelola minyak goreng.

 4.    Peningkatan dan                 3,51%      Pembiayaan pada      a. Penyaluran pembiayaan segmen Mikro pada pembiayaan BSI
       Pemberdayaan Sosio-                        segmen Mikro            Usaha Mikro (BUM) dan Kredit Usaha Rakyar (KUR) dengan akad
       Ekonomi                                    dengan akad             Musyarakah.
                                                  Musyarakah           b. Penyaluran kepada 557 penerima yang terdiri atas 209 NOA BSI
                                                                          Usaha Mikro (BUM) dan 348 NOA Pembiayaan Kredit Usaha
                                                                          Rakyat (KUR).




                                                                                                        Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                                                       Januari 2025
                                                                                                                                            9
Page 178
LAPORAN
DAMPAK




                                     % Komposisi
                                                       Segmen
 No       Kategori Pembiayaan        Underlying                                         Deskripsi & Indikator Dampak
                                                     Pembiayaan
                                        Sukuk

5.      Energi Terbarukan              14,08%      Pembiayaan pada     Penyaluran pembiayaan pada 1 (satu) perusahaan Pembangkit Listrik
                                                   segmen Korporasi    Tenaga Minihidro (PLTMH) dan 1 (satu) perusahaan Pembangkit
                                                   dengan akad         Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan uraian sebagai berikut:
                                                   Musyarakah          a. Estimasi pembangkit energi terbarukan per tahun dalam MWh/
                                                                          GWh (listrik) dengan uraian sebagai berikut:
                                                                          1) Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) berlokasi
                                                                             di provinsi Bengkulu dengan perkiraan energi listrik yang
                                                                             dihasilkan per tahun 63.955 Mwh.
                                                                          2) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berlokasi di provinsi
                                                                             Bengkulu dengan perkiraan energi listrik yang dihasilkan per
                                                                             tahun 84.519 Mwh.
                                                                       b. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari
                                                                          dalam ton ekuivalen CO2 dengan uraian sebagai berikut:
                                                                          1) Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) berlokasi di
                                                                             provinsi Bengkulu dengan perkiraan pengurangan emisi gas
                                                                             rumah kaca tahunan dari pembangkit listrik 56.920 Ton CO2/
                                                                             MWh - eq per tahun.
                                                                          2) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berlokasi di provinsi
                                                                             Bengkulu dengan perkiraan pengurangan emisi gas rumah kaca
                                                                             tahunan dari pembangkit listrik 75.222 Ton CO2/MWh - eq per
                                                                             tahun.
                                                                       c. Kapasitas energi terbarukan yang dipasang dalam MW, dengan
                                                                          uraian sebagai berikut:
                                                                          1) Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) berlokasi di
                                                                             provinsi Bengkulu dengan Instalasi kapasitas terpasang 3 x 3,33
                                                                             MW.
                                                                          2) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berlokasi di provinsi
                                                                             Bengkulu dengan Instalasi kapasitas terpasang 4 x 4 MW.

6.      Pengelolaan Air dan Air         0.88%      Pembiayaan pada     a. Penyaluran pembiayaan pada 2 (dua) perusahaan dengan aktivitas
        Limbah Berkelanjutan                       segmen Korporasi       usaha sistem penyediaan air minum.
                                                   dengan akad         b. Jumlah air yang disalurkan diperkirakan sebesar 13.564 meter
                                                   Musyarakah             kubik/hari atau 157 liter/detik.
                                                                       c. Jumlah rumah yang terlayani atas instalasi penyediaan air minum
                                                                          diperkirakan sebesar 28.210 rumah. Dengan asumsi tersebut
                                                                          maka diperkirakan instalasi dapat memenuhi kebutuhan 84.630
                                                                          masyarakat.

7.      Produk yang Dapat              25.47%       Pembiayaan pada    a. Penyaluran pembiayaan segmen Korporasi dengan akad
        Mengurangi Penggunaan                       segmen Korporasi      Musyarakah bagi nasabah di mana dalam proses usahanya telah
        Sumber Daya dan                               dengan akad         memiliki sumber daya dan teknologi untuk menghasilkan lebih
        Menghasilkan Lebih Sedikit                     Musyarakah         sedikit polusi (eco-efficient). Penyaluran pada 2 (dua) nasabah yang
        Polusi (Eco-Efficient)                                            masing–masing bergerak pada bidang industri pengolahan kertas
                                                                          di provinsi Sumatera Selatan dan industri pupuk di provinsi Aceh.
                                                                       b. Jenis energi terbarukan yang digunakan oleh nasabah yang
                                                                          bergerak dalam bidang pengelolaan kertas berasal dari Pembangkin
                                                                          Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkin Listrik Tenaga Surya
                                                                          (PLTS).
                                                                       c. Estimasi penurunan timbunan limbah berbahaya dari proses
                                                                          operasional pabrik pupuk sebesar 37,65 ton/tahun.
                                                                       d. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dapat dihindari
                                                                          adalah sebanyak 45.149.820.294 tonCO2 eq yang terdiri dari
                                                                          nasabah yang bergerak dalam bidang pengolahan kertas sebesar
                                                                          12.541.621 tonCO2 eq dan nasabah yang bergerak dalam bidang
                                                                          industri pupuk sebesar 19.814 tonCO2 eq.
                                                                       e. Pada saat ini kedua nasabah belum memiliki bangunan yang
                                                                          memiliki sertifikasi bangunan hijau.




      Laporan Sustainability Sukuk
10    Januari 2025
Page 179
                                                                                                                          KESIMPULAN




Kesimpulan


PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyadari pentingnya            dekarbonisasi dan mengubah operasi nasabah menjadi bisnis
mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam visi dan misi   yang lebih bertanggung jawab, ramah lingkungan, dan lebih
Bank. Dengan menerapkan nilai-nilai Lingkungan, Sosial, dan         sedikit memiliki jejak karbon.
Tata Kelola pada kegiatan usaha, BSI bercita-cita berkontribusi
terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.                         Sebagai bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi lebih
                                                                    banyak terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan
Sebagai salah satu penggerak keuangan berkelanjutan utama           menyediakan pertanggungjawaban atas Sustainability Sukuk
dalam industri keuangan syariah di Indonesia, BSI senantiasa        yang diterbitkan, BSI akan terus melakukan pemantauan untuk
terus berkembang untuk mempromosikan praktik keuangan               memastikan transparansi penggunaan dana dan kredibilitas
syariah berkelanjutan, termasuk upaya untuk membantu                laporan tahunan. Terakhir, untuk menjamin kredibilitas Laporan
mencapai perekonomian rendah karbon. Komitmen tersebut              Sustainability Sukuk, BSI menunjuk SDGs Hub Universitas
ditunjukkan melalui dukungan BSI terhadap nasabah yang              Indonesia     untuk   memberikan      tinjauan   eksternal      yang
bergerak pada bidang sektor padat karbon dengan memberikan          independen.
solusi keuangan yang mendorong nasabah untuk melakukan




                                                                                                     Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                                                    Januari 2025
                                                                                                                                     11
Page 180
Lampiran


Lampiran 1. Key Asumsi Penghitungan

     Kategori KUBL/KUBS                  Tipe Projek                                          Asumsi Data

Energi Terbarukan                   Pembangkit Listrik      Perhitungan emisi Gas Rumah Kaca minimum yang dapat dihindari menggunakan
                                    Tenaga Mini Hidro       asumsi dari sumber yang tersedia untuk umum di bawah ini:
                                    (PLTMH) dan             a. Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) berlokasi di provinsi Bengkulu
                                    Pembangkit Listrik         dengan Faktor Emisi Kelistrikan ESDM 2019 adalah 0,89 dan jumlah energi yang
                                    Tenaga Air (PLTA)          dihasilkan sebesar 63.955 Mwh sehingga estimasi emisi Gas Rumah Kaca yang
                                                               dikurangi/dihindari sebesar 56.920 tonCO2eq per tahun.
                                                            b. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berlokasi di provinsi Bengkulu faktor emisi
                                                               Kelistrikan ESDM 2019 adalah 0,89 dan jumlah energi yang dihasilkan sebesar
                                                               84.519 Mwh sehingga estimasi emisi Gas Rumah Kaca yang dikurangi/dihindari
                                                               sebesar 75.222 tonCO2eq yang dihindari.

Pengelolaan Air dan Air Limbah      Pengelolaan air Minum   Jumlah populasi dengan akses air minum bersih sesuai dengan data jumlah pelanggan
Berkelanjutan                                               yang tercatat di perusahaan.

Produk yang Dapat Mengurangi        Pengurangan Polusi      • Pada nasabah yang bergerak dalam bidang Pengolahan Kertas yang beroperasi di
Penggunaan Sumber Daya dan                                    provinsi Sumatera Selatan adalah 0,86 dan jumlah energi yang dihasilkan sebesar
Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi                             52.499.768 gigajoule atau setara dengan 14.583.278 watt-hour, sehingga estimasi
(Eco-Efficient)                                               jumlah emisi Gas Rumah Kaca yang dikurangi/dihindari sebesar 12.541.621 tonCO2
                                                              eq.
                                                            • Pada nasabah yang bergerak dalam industri pupuk yang beroperasi di provinsi Aceh
                                                              jenis pupuk yang dihasilkan adalah Pupuk Urea (CH4N2O) dan NPK. Estimasi jumlah
                                                              emisi Gas Rumah Kaca diperhitungkan dengan mengurangi jumlah emisi business
                                                              as usual pada industri sejenis dengan realisasi emisi di pabrik pupuk tersebut
                                                              (perhitungan tersebut dilakukan oleh Biro Klasifikasi Indonesia).

                                                              Hasil perhitungan sebagai berikut:
                                                              = 839.651 tonCO2 eq – 819.837 tonCO2 eq
                                                              = 19.814 tonCO2 eq.




     Laporan Sustainability Sukuk
12   Januari 2025
Page 181
Tim
Penyusun




  Kemal           Aldi                Windy                  Noviar                     Azelia
  Aditya       Rahardhika            Noermala                Yulianti                Sarah Yusufa




       Abdul              Ricky                    Novreyna                  Muh Akram
       Hamim          Chandrawan H               Ludmilla Alda               Baharuddin




   Rizky        Saputra               Nia Ayu             Winda Mega                      Erri
  Nugraha       Aditya               Anggraeni             Permata                     Fitrawan




  Nanda          Nana                Adriann                                           Greget
                                                           Zulkarnain
  Putra         Suryana              Wiryana                                         Kalla Buana




                                                                        Laporan Sustainability Sukuk
                                                                                       Januari 2025
                                                                                                       13
Page 182
                    2024
LAPORAN
KEBERLANJUTAN




MENUJU AKSI
KEBERLANJUTAN
YANG UNGGUL




     Kantor Pusat
     Gedung The Tower
     Jl. Gatot Subroto No. 27
     Kelurahan Karet Semanggi,
     Kecamatan Setiabudi,
     Jakarta Selatan 12930


     Kontak
     BSI Call - 14040
     Telp. 62081584114040
     contactus@bankbsi.co.id


   Bank Syariah Indonesia    @banksyariahindonesia   Bank Syariah Indonesia   bankbsi_id

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.12 MB
Published24 Apr 2025
Pages182
Characters775,043
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 100 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK SYARIAH INDONESIA Tbk p.1 ×447
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.47 ×31
linked person Hery Gunardi · Direktur p.56 ×5
linked person Bob Tyasika Ananta p.62
linked person Harry Gusti Utama · Direktur p.62 ×2
linked person Tribuana Tunggadewi p.62
linked person Ade Cahyo Nugroho · Direktur p.62 ×2
linked person Anton Sukarna · Direktur p.62 ×2
linked person Grandhis Helmi Harumansyah · Direktur p.62 ×2
linked person Zaidan Novari · Direktur p.62 ×2
linked person Ari Rizaldi · Direktur p.62 ×2
linked person Adiwarman Azwar Karim p.63
linked person Komaruddin Hidayat p.63
linked person Mohamad Nasir p.63
linked person Felicitas Tallulembang p.63
linked person Masduki Baidlowi p.63
linked person Abu Rokhmad p.63
linked person Muliaman D Hadad p.95
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×30
possible org Bursa Efek Indonesia p.46
possible org Negara Republik Indonesia p.47 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.47 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.47 ×9
possible person Suyanto · Komisaris p.73
possible person Muhammad Faisal p.78
possible person Prabowo p.95
possible person Tedi Bharata p.95
unresolved org PT Bank Syariah p.3 ×3
unresolved org Indonesia Tbk p.3
unresolved org Bank Pemangku Topik Isu Utama p.11
unresolved org Bank Indonesia p.23 ×9
unresolved org Financial Services Authority p.26
unresolved org Bank Umum Syariah p.27 ×3
unresolved org Bank Sustainability Sukuk Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial p.34
unresolved org Bank Indonesia. Komitmen BSI p.44
unresolved org Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah JUMLAH PEGAWAI p.46
unresolved person Seri A Dwiwarna · Sekretaris Perusahaan p.47
unresolved org Bank Syariah Indonesia Youtube p.47
unresolved org Bank BSI p.52 ×3
unresolved org Milik Negara p.53
unresolved org Milik Daerah p.53
unresolved org Internasional · Anggota p.55
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.55 ×4
unresolved org Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia p.55
unresolved org Musyawarah Perbankan Daerah p.55
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.55
unresolved org Bank Based On p.57
unresolved org Bank Tracking p.58
unresolved org Amil Zakat Nasional Pelindungan Data Pribadi p.59
unresolved org Bank Versi Newsweek. p.60
unresolved org Departemen Perbankan Syariah p.68
unresolved person Felicitas · Komisaris p.73
unresolved person Sharing Forum · Komisaris p.73 ×3
unresolved org Bank Mandiri Tallulembang p.73
unresolved org Bank Mandiri Momentum Amid Global Uncertainties p.73
unresolved person Masduki · Komisaris p.73
unresolved org Bank Mandiri Baidlowi p.73
unresolved person Workshop · Direktur p.74 ×2
unresolved person Ananta · Direktur p.74
unresolved person Tribuana · Direktur p.75
unresolved person Refreshment · Direktur p.75
unresolved org Bank Syariah Indonesia Tunggadewi p.75
unresolved org Bank Syariah Indonesia Perbankan Level p.75 ×2
unresolved person Cerdas p.75
unresolved org Menteri BUMN p.75
unresolved org Kementerian BUMN Strategic Program and Risk Management p.75
unresolved person Workshop Digital · Direktur p.75 ×4
unresolved org Bank Syariah Indonesia Distribution p.75
unresolved org Bank Syariah Indonesia Manajement Risiko p.75
unresolved — Nugroho · Finance & p.75
unresolved org Bank Syariah Indonesia Transaction p.76
unresolved person Saladin · Direktur p.76
unresolved org Bank Syariah Indonesia Effendi p.76
unresolved — Harumansyah · Management p.76
unresolved org Bank Syariah Indonesia Direction p.76
unresolved org Bank Indonesia Konvensi p.76
unresolved person Seminar · Direktur p.76
unresolved person Sertifikasi · Direktur p.77
unresolved org Bank Syariah Indonesia International p.77
unresolved org Bank Manager p.77
unresolved org Bank Relationship Manager p.77 ×3
unresolved org Bank Wholesale Senior Commercial Risk p.77
unresolved org Bank Reviewer p.77
unresolved org Bank Setiadi p.77
unresolved org Bank Matondang p.77
unresolved org Bank Analyst p.77 ×7
unresolved org Bank Senior Analyst p.77 ×2
unresolved org Bank Department Head p.77 ×3
unresolved org Bank Anggraesti p.77
unresolved org Bank Wholesale Portfolio Analytics p.78
unresolved org Bank Management Senior p.78
unresolved org Bank Wholesale Head Senior Forex p.78
unresolved org Bank Wholesale Analyst Sustainable Financing Segmen Abdul Gafur p.78
unresolved org Bank SME Aditya David Bagus p.78
unresolved org Bank BSI Tahap I Tahun p.90
unresolved org Menteri UMKM RI Helvi Moraza p.95
unresolved org Kementerian BUMN RI p.95
unresolved person PKK · Anggota p.120 ×2
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika p.143
unresolved org Syariah Indonesia Tbk. p.143

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result