Back to announcement
20250421_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31876715_lamp1.pdf
Other Text extracted PTPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PRESS RELEASE
PTPP Melunasi Obligasi dan Sukuk Mudharabah Lebih Cepat dari Tanggal
Jatuh Tempo
Jakarta, 21 April 2025 - PT PP (Persero) Tbk sebagai salah satu perusahaan BUMN konstruksi dan investasi
di Indonesia (“PTPP”) telah melakukan pembayaran atas Obligasi Berkelanjutan III Tahap II tahun 2022 Seri
A senilai Rp 140 Miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2022 Seri A senilai Rp 60
Miliar pada tanggal 18 April 2025, yang memiliki tanggal jatuh tempo di tanggal 22 April 2025.
Obligasi dan Sukuk Mudharabah yang jatuh tempo tersebut merupakan hasil dari Penawaran Umum
Berkelanjutan yang dilakukan Perseroan pada tahun 2022 dengan tenor 3 tahun serta kupon atau bagi hasil
6,5% per tahun.
Agus Purbianto selaku Direktur Keuangan PTPP mengatakan bahwa pelunasan Obligasi Berkelanjutan III
Tahap II tahun 2022 Seri A dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2022 Seri A ini merupakan
pemenuhan kewajiban serta bentuk komitmen PTPP sebagai Perusahaan terbuka yang mengedepankan dan
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. " PTPP telah melunasi kewajiban pada tanggal
18 April 2025 dengan mentransfer dana ke rekening KSEI sebagai pelunasan Obligasi dan Sukuk
Mudharabah yang akan jatuh tempo tanggal 22 April 2025. Langkah ini menunjukkan komitmen PTPP
dalam mengelola keuangan perusahaan serta bentuk upaya kami dalam menjaga kredibilitas dan
kepercayaan stakeholders pada Perseroan," ucap Agus. Sebagai perusahaan terbuka yang selalu
mengedepankan dan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola dan manajemen risiko yang baik, PTPP akan
terus meningkatkan kinerja perusahaan untuk menciptakan value added bagi para pemegang saham, serta
terus berinovasi untuk menjadi perusahaan BUMN konstruksi yang berkelanjutan.
PTPP MELUNASI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH LEBIH CEPAT DARI TANGGAL
1
JATUH TEMPO
Page 2
--SELESAI--
Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak
tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream,
yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan
Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan,
Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di
Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di
Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham
entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang
berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang
bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan
melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan
sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam
menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta
penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang
unggul serta excellence.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Joko Raharjo
Sekretaris Perusahaan
PT PP (Persero) Tbk
Tel : 021 – 877 84137
PTPP MELUNASI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH LEBIH CEPAT DARI TANGGAL
2
JATUH TEMPO
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Agus Purbianto
· Direktur Keuangan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.