Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 81
Page 1
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 4-5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 73
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 2e,2f,4 14.218.940.596 22.107.886.243
Piutang usaha - pihak ketiga - bersih 2f,5 4.161.262.547 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga - 5.332.500
Persediaan 2h,6 2.780.029.543 3.026.879.933
Uang muka 8 22.638.365.414 8.260.328.407
Pajak dibayar dimuka 25a 69.886.316 69.667.714
Biaya dibayar dimuka 2i,7 82.576.060 2.322.018
Jumlah Aset Lancar 43.951.060.476 45.809.709.195
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - bersih 2j,2i,9 28.362.988.162 28.213.028.123
Aset hak guna - bersih 2k,2i,10 690.634.136 694.632.863
Aset pajak tangguhan - bersih 2s,25d 18.331.316 26.177.845
Jaminan 30.000.000 30.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 29.101.953.614 28.963.838.831
JUMLAH ASET 73.053.014.090 74.773.548.026
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
1
Page 10
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - pihak ketiga 2f,11 1.127.304.069 1.857.414.965
Utang lain-lain 2f
Pihak ketiga 1.725.000 1.225.000
Pihak berelasi 28 - 186.000.000
Akrual 2f,12 219.201.340 593.654.980
Uang muka penjualan 4.849.768 148.273.472
Utang pajak 25b 880.469.135 931.993.925
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
Utang pembiayaan 13 234.758.438 159.869.868
Liabilitas sewa 2k,10 64.900.500 45.519.905
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.533.208.250 3.923.952.115
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian jangka pendek
Utang pembiayaan 13 180.103.693 220.795.001
Liabilitas sewa 2k,10 3.952.441 23.333.036
Liabilitas pajak tangguhan - neto 25d 82.638.889 160.615.131
Liabilitas imbalan pasca kerja 2m,14 76.195.767 98.085.845
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 342.890.790 502.829.013
JUMLAH LIABILITAS 2.876.099.040 4.426.781.128
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
2
Page 11
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
EKUITAS
Ekuitas neto yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk :
Modal saham - nilai nominal Rp10 per saham
pada 31 Desember 2024 dan 2023
Modal dasar - 8.000.000.000 saham pada
31 Desember 2024 pada 2023
Modal disetor 2.550.011.472 saham
pada 31 Desember 2024 dan 2.550.007.264
saham pada 31 Desember 2023 15 25.500.114.720 25.500.072.640
Tambahan modal disetor 16 42.952.844.891 42.952.360.971
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 2m (32.027.506) (33.261.599)
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 17a 250.000.000 200.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 17b 1.506.409.626 1.728.039.005
Ekuitas Neto yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 70.177.341.731 70.347.211.017
Kepentingan Non-Pengendali 18 (426.681) (444.119)
JUMLAH EKUITAS 70.176.915.050 70.346.766.898
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 73.053.014.090 74.773.548.026
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
3
Page 12
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
PENDAPATAN 2p,19 35.026.119.215 48.004.920.268
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,20 (24.190.967.900) (28.756.426.573)
LABA KOTOR 10.835.151.315 19.248.493.695
Beban penjualan 21 (2.971.696.005) (6.551.321.310)
Beban umum dan administrasi 22 (7.782.222.525) (11.232.952.982)
LABA USAHA 81.232.785 1.464.219.403
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan bunga 1.474.110 65.420.433
Beban keuangan 23 (59.575.298) (519.708.539)
Lain-lain - neto 24 84.067.823 62.472.466
Beban lain-lain neto 25.966.635 (391.815.640)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 107.199.420 1.072.403.763
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak kini 25c (43.287.698) (695.298.023)
Pajak tangguhan 25d 70.477.774 (69.868.301)
Beban pajak penghasilan - neto 27.190.076 (765.166.324)
LABA NETO PERIODE BERJALAN 134.389.496 307.237.439
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi dalam periode berikutnya:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasca kerja 2m,14 1.582.094 15.058.581
Pajak penghasilan terkait 2s,25d (348.061) (3.312.887)
Penghasilan komprehensif lain - neto
setelah pajak 1.234.033 11.745.694
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN 135.623.529 318.983.133
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
4
Page 13
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Laba neto yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 134.371.998 307.550.007
Kepentingan non-pengendali 18 17.498 (312.568)
134.389.496 307.237.439
Penghasilan komprehensif lainnya yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.234.093 11.745.179
Kepentingan non-pengendali 18 (60) 515
1.234.033 11.745.694
Total laba komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 135.606.091 319.295.186
Kepentingan non-pengendali 17.438 (312.053)
135.623.529 318.983.133
Laba per saham yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 2n,26 0,01 0,01
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
5
Page 14
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo laba
Pengukuran
Ekuitas merging Tambahan modal Kembali Program Ditentukan Belum ditentukan Kepentingan Non-
Catatan Modal Saham entities disetor Imbalan Pasti penggunaannya penggunaannya Neto Pengendali Jumlah Ekuitas
Saldo per 31 1 Januari 2023 20.400.000.000 - (66.917.307) (44.547.421) 100.000.000 4.043.224.090 24.431.759.362 126.630.321 24.558.389.683
Penawaran umum perdana saham
setelah dikurangi biaya penerbitan
penawaran umum 5.100.072.640 - 43.019.278.278 - - - 48.119.350.918 - 48.119.350.918
Koreksi laba ditahan - - - - - (56.836) (56.836) - (56.836)
Selisih perubahan ekuitas
entitas anak 1c,17 - - - (459.357) - 27.321.744 26.862.387 (126.762.387) (99.900.000)
Cadangan umum - - - - 100.000.000 (100.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - (2.550.000.000) (2.550.000.000) - (2.550.000.000)
Laba neto periode berjalan - - - - - 307.550.007 307.550.007 (312.568) 307.237.439
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - 11.745.179 - - 11.745.179 515 11.745.694
Saldo per 31 Desember 2023 25.500.072.640 - 42.952.360.971 (33.261.599) 200.000.000 1.728.039.005 70.347.211.017 (444.119) 70.346.766.898
Tambahan modal disetor 42.080 - 483.920 - 526.000 - 526.000
Cadangan umum - - - - 50.000.000 (50.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - (306.001.377) (306.001.377) - (306.001.377)
Laba neto periode berjalan - - - - - 134.371.998 134.371.998 17.498 134.389.496
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - 1.234.093 - - 1.234.093 (60) 1.234.033
Saldo per 31 Desember 2024 25.500.114.720 - 42.952.844.891 (32.027.506) 250.000.000 1.506.409.626 70.177.341.731 (426.681) 70.176.915.050
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
6
Page 15
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 43.068.166.105 51.360.161.441
Pembayaran kas kepada pemasok (38.362.820.162) (44.956.516.028)
Pembayaran kas kepada karyawan (7.264.461.495) (10.426.265.441)
Kas digunakan untuk aktivitas operasi (2.559.115.552) (4.022.620.028)
Penerimaan bunga 1.474.110 65.420.433
Pembayaran pajak penghasilan (94.812.488) (1.940.319.051)
Pembayaran beban keuangan (43.968.866) (519.708.539)
Kas Neto Digunakan untuk
Aktivitas Operasi (2.696.422.796) (6.417.227.185)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (3.825.284.194) (14.050.306.092)
Penjualan aset tetap 198.245.000 662.000.000
Perolehan aset hak guna (755.555.556) (669.717.337)
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (4.382.594.750) (14.058.023.429)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Tambahan modal disetor 483.920 43.019.278.278
Pembayaran utang pembiayaan (318.452.738) (176.300.404)
Penerimaan setoran modal 42.080 5.100.072.640
Penerimaan (pembayaran) utang bank - (3.201.836.882)
Pembayaran dividen (306.001.363) (2.550.000.000)
Penerimaan (pembayaran) liabilitas sewa - (223.780.908)
Penerimaan (pembayaran) untuk utang lain-lain
dari pihak berelasi (186.000.000) 186.000.000
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan
Untuk) Aktivitas Pendanaan (809.928.101) 42.153.432.724
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS (7.888.945.647) 21.678.182.110
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 22.107.886.243 429.704.133
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 14.218.940.596 22.107.886.243
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
7
Page 16
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (Perusahaan) didirikan tanggal 2 Oktober 2014 di Republik
Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 7 dari H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H., Notaris di
Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-29781.40.10.204 tanggal 15 Oktober 2014 serta
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 103 tanggal 24 Desember 2014,
Tambahan Berita Negara No. 040511.
Berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 13 Oktober 2022 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di
Jakarta, mengenai perubahan seluruh ketentuan anggaran dasar Perusahaan dalam rangka
menjadi perusahaan terbuka.
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan AHU-0074551.AH.01.02 TAHUN 2022 tanggal 14
Oktober 2022.
Berdasarkan Akta Notaris Rahayu Ningsih, SH Nomor 08 tanggal 15 Februari 2023 Direksi
Perseroan menyatakan Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dari
sebanyak 2.040.000.000 (dua miliar empat puluh juta) saham menjadi terdiri atas 2.550.000.000
(dua miliar lima ratus lima puluh juta) saham, dikarenakan terjadinya peningkatan modal
ditempatkan dan disetor dengan penerbitan saham baru sebanyak 510.000.000 (lima ratus
sepuluh juta) saham, sebagaimana ternyata dalam suratnya Perihal Komposisi Kepemilikan Efek
PT Hassana Boga Sejahtera dari Biro Administrasi Efek (BAE) PT Adimitra Jasa Korpora Nomor :
IPO-001/NAYZ/022023 pada tanggal tiga Februari dua ribu dua puluh tiga (03-02-2023) sehingga
untuk selanjutnya Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan.
Modal dasar Perseroan berjumlah Rp.80.000.000.000, (delapan puluh miliar Rupiah), terbagi atas
8.000.000.000 (delapan miliar) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp.10,- (sepuluh
Rupiah).
Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor sebesar 31,88% (tiga puluh satu koma
delapan delapan persen) atau sejumlah 2.550.000.000 (dua miliar lima ratus lima puluh juta)
saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.25.500.000.000,- (dua puluh lima miliar lima
ratus juta Rupiah) oleh para pemegang saham yang telah mengambil bagian saham dengan
rincian serta nilai nominal saham.
8
Page 17
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perubahan tersebut diatas telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan
Nomor Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Nomor AHU-AH.01.03-0027620
dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dengan Nomor AHU-AH.01.09-
0092696.
Berdasarkan Akta Notaris Rini Yulianti, SH Notaris di Jakarta tanggal 22 Mei 2023 No. 57
Perusahaan secara musyawarah dan mufakat telah memutuskan untuk melakukan perubahan
direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Nomor AHU-AH.01.09-0119609 tanggal 22 Mei 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dari Notaris Rini Yulianti,
SH Notaris di Jakarta tanggal 30 Juni 2023 No. 73 Pemegang saham utama utama Perseroan
mengusulkan untuk melakukan perubahan susunan anggota direksi Perseroan. Perubahan
tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor AHU-AH.01.09-0144505 tanggal 26 Juli 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Notaris Rini Yulianti, SH
Notaris di Jakarta tanggal 8 September 2023 No. 9, tentang persetujuan perubahan susunan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta persetujuan perubahan pasal 12 anggaran
dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Penerimaan masing-masing
AHU-AH.01.09-0164395 dan AHU-AH.01.03-0119259 tanggal 19 September 2023.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
berdasarkan Akta No. 8 tanggal 11 Oktober 2024 dari Notaris Rini Yulianti, SH, Notaris di Jakarta.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, aktifitas bisnis Perusahaan adalah bidang
industri makanan bayi. Pada saat ini Perusahaan menjalankan 1 pabrik makanan bayi yang
berlokasi di Tangerang.
9
Page 18
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perusahaan memperoleh izin usaha industri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam
Surat Keputusannya No. 530/09-BP2T/2016 tanggal 16 September 2016 yang berlaku sampai 16
September 2021. Izin operasi ini telah diperpanjang, terakhir melalui Keputusan Pemerintah
Republik Indonesia tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko No. 0247011121306008
tertanggal 19 Agustus 2022. Perusahaan mulai melakukan kegiatan operasional pada tahun
2014.
Perusahaan berkedudukan di Jalan Tekno Widya, Taman Tekno, Tangerang.
PT Asia Intrainvesta adalah entitas induk Perusahaan.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 30 Januari 2023, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dalam rangka
penawaran umum perdana saham Perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran No. S-27/D.04/2023. Perusahaan
menawarkan 510.000.000 lembar saham dengan nominal per saham sebesar Rp 10,- dengan
harga penawaran kepada masyarakat sebesar Rp 100,- per saham. Kemudian efektif per tanggal
6 Februari 2023, Perusahaan resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia ("BEI").
c. Susunan pengurus dan karyawan
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Komisaris
Komisaris Utama : Tn. Dody Arifianto Tn. Arief Banang Trinovan
Komisaris independen : Tn. Bambang Wijananto Tn. Bambang Wijananto
Direksi
Direktur Utama : Tn. Arief Banang Trinovan Tn. Teuku Chairul Wisal
Direktur : Tn. Bambang Setiadji Tn. Lutfiel Hakim
Direktur : - Tn. Bambang Setiadji
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota dewan komisaris dan direksi.
Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
masing-masing adalah 68 dan 81 pegawai (tidak diaudit).
10
Page 19
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
d. Struktur grup
Presentase Kepemilikan Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
Tahun
Operasi
Entitas Anak Lokasi Jenis Usaha Komersial 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Makanan,
PT Mitra Kerja minuman dan
Nayz (MKN) Tangerang alat usaha 2021 99,99% 99,99% 2.032.766.946 2.697.738.705
PT Nutrisi Juara Makanan dan
Asia (NJA) Tangerang minuman 2018 99,98% 99,98% 608.424.773 648.908.661
Perusahaan dan entitas enak secara kolektif disebut sebagai “Grup”.
MKN
MKN didirikan tanggal 21 April 2021 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 139 dari
Poltak Pardomuan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0027588.AH.01.01.
Tahun 2021 pada tanggal 22 April 2021 serta telah diumumkan dalam berita Negara Republik
Indonesia No. 098 Tambahan No. 038185 tanggal 7 Desember 2021. Anggaran dasar MKN telah
beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 55 tanggal 28 Desember
2023 dari Notaris Panji Kresna S.H., M.Kn., notaris di Bekasi mengenai pengalihan saham
Perusahaan. Perubahan tersebut telah di setujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan nomor penerimaan AHU-AH.01.09-0200947 tanggal 28
Desember 2023.
NJA
NJA didirikan tanggal 30 Mei 2018 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 39 dari
Panji Kresna, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0028128.AH.01.01 Tahun 2018 tanggal 4 Juni 2018. Anggaran dasar NJA telah beberapa kali
mengalami perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 21 tanggal 13
November 2023 dari Panji Kresna , S.H., M.Kn., notaris di Bekasi tentang pergantian Direktur dan
pengalihan saham. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0184254 tanggal 13
November 2023.
11
Page 20
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
e. Persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
keuangan konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia yang
disetujui dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 27 Maret 2025.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada
dibawah pengawasannya.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kecuali bagi
penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan - catatan
terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan,
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2024.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun
berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun
tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan
jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah.
12
Page 21
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan
penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
b. Standar Akutansi Baru
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024
- Amandemen PSAK 107, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan"
- Amandemen PSAK 116,"Sewa"
- PSAK 117,"Kontrak Asuransi"
- Amandemen PSAK 201, "Penyajian Laporan Keuangan"
- Amandemen PSAK 207, "Laporan Arus Kas"
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025
- Amandemen PSAK 221, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing"
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan
standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak
dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila :
i) Akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali
yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam
paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar
13
Page 22
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar (lanjutan)
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila :
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila : (lanjutan)
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
panjang.
d. Prinsip-prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan
entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan.
Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan
Perusahaan. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan
konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain.
Pengendalian dianggap ada ketika perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung
melalui entitas - entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.
Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
berikut ini :
a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan investee ).
b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee.
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah
imbal hasil investor.
14
Page 23
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua
fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee
tersebut:
a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
c. Hak suara dan hak suara potensial Grup.
Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan
berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan
beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh
pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain (OCI) diatribusikan pada
pemegang saham entitas induk Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (“KNP”),
walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit.
Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus
kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam
proses konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak
agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi
ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai
tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP
juga dicatat pada ekuitas.
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup :
a. Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
b. Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
15
Page 24
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup : (lanjutan)
c. Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
d. Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
f. Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba
rugi; dan
g. Mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya
dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika
Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam
ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
e. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas termasuk kas dan deposit di bank yang tidak dibatasi atau jaminkan.
f. Instrumen keuangan
Klasifikasi
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
i. Aset keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (“FVTOCI”), dan
nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
16
Page 25
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Klasifikasi (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup
mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah
arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau
keduanya.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat
instrumen.
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
dipenuhi:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus
kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan Grup terdiri dari Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain
diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi sesuai dengan rencana
grup untuk mempertahankan aset keuangan tersebut dengan tujuan mendapatkan arus kas
kontraktual dan aset tersebut telat memenuhi persyaratan SPPI test. Grup tidak memiliki aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
ii. Liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada
FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
17
Page 26
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang
tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup
untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau
jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau
saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
akrual, utang pembiayaan dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
Pengakuan dan pengukuran
i. Aset keuangan
Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan
atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL,
biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti
yang didefinisikan dalam PSAK 115.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun
waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian
yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli
atau menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai.
18
Page 27
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
ii. Liabilitas dan pengukuran
Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung
dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya
pendanaan pada laba rugi.
Saling hapus dari instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan
tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat
ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan
dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku
bunga efektif.
Grup mengakui cadangan untuk ECL untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan
sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang
tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut
mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang
merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
19
Page 28
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan (lanjutan)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan
sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang
sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL).
Penurunan nilai aset keuangan
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan
mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks
provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor
perkiraan masa depan (forward-looking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih
dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan
dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak
mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan
kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas
kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan
penyisihan.
Penghentian pengakuan
i. Aset keuangan
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
(a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
20
Page 29
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (lanjutan)
(b) Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa
penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan
dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah
mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.
Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial
tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun
mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan
Grup terhadap aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur
sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang
diterima yang mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih
antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru
yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap
keuntungan atau kerugian kumulatif yang diakui pada pendapatan komprehensif lain harus
diakui pada laporan laba rugi.
21
Page 30
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
sebagai laba rugi.
g. Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi :
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggidan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi
yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
22
Page 31
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
g. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
langsung;
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai
wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
bersih, mana yang paling rendah.
Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap
digunakan atau dijual, dicatat sebagai berikut:
Bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi: Biaya pembelian dengan metode masuk
pertama keluar pertama (FIFO). Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan
usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan
untuk melaksanakan penjualan.
Nilai realisasi neto persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Grup menetapkan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan
perubahan berkala atas kondisi fisik dan realisasi neto persediaan.
23
Page 32
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
i. Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
j. Aset tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan
dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight
line method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
2024 2023
Kendaraan 4-8 4-8
Mesin 4 4
Peralatan pabrik 4 4
Peralatan kantor 4 4
Renovasi pra-sarana 3 3
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode
penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan, kecuali dapat dibuktikan bahwa
tanah tersebut mempunyai umur manfaat tertentu. Beban-beban tertentu sehubungan dengan
perolehan tanah pada saat perolehan pertama kali diakui sebagai bagian perolehan tanah.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang
signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis
dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup, dan biaya perolehan aset
dapat diukur secara andal.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah
neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing
aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan
sesuai dengan tujuannya.
24
Page 33
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa
Sebagai lessee
Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan
sewa di mana Grup merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan
sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya
bernilai rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban
operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih
merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:
● pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif sewa;
● pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
● jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
● harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
● pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa
mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode SBE) dan dengan mengurangi jumlah tercatat
untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.
25
Page 34
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Sebagai lessee (lanjutan)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak
guna) jika:
● terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi
pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
menggunakan tingkat diskonto revisian.
● terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan
perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur
Kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto
awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di
mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau
● kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana
liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian.
Aset hak guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak guna selanjutnya
diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa,
merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya
tersebut diperhitungkan dalam aset hak guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk
memproduksi persediaan.
Aset hak guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang
lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut :
Tahun
Bangunan 2
26
Page 35
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak guna
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak guna disusutkan selama masa
manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa.
Aset hak guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian.
l. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan
penurunan nilai aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil
dari nilai tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian
penurunan nilai diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam taksiran yang digunakan
untuk menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan (recovererable amount). Rugi
penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset non-keuangan tidak
boleh melebihi nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui, setelah
dikurangi depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset non-
keuangan. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
m.Imbalan kerja
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua
belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa
kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana semua
perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.
Manfaat imbalan pasti
Grup menerapkan program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk
menutupi manfaat yang memadai berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023
mulai tahun 2023, berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 mulai dari tahun
2021 dan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2013 pada Tahun 2020.
27
Page 36
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
m.Imbalan kerja (lanjutan)
Manfaat imbalan pasti (lanjutan)
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui
perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat
pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan pada
batas atas aset (jika ada) dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau
dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya untuk
mencerminkan aset atau liabilitas pensiun neto yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian
untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui
dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam ekuitas dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan
pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
● Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
dan penyelesaian)
● Beban atau pendapatan bunga neto
● Pengukuran kembali
n. Laba (rugi) per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih konsolidasi dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan dengan mempertimbangkan
dampak pemecahan saham setelah tanggal neraca.
28
Page 37
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
o. Kombinasi bisnis entitas sepengendali
Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan PSAK 338.
Berdasarkan PSAK 338, transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan
bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam suatu Grup
yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga
transaksi tersebut tidak menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi
entitas individu dalam Grup tersebut.
Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak menyebabkan perubahan substansi
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah
tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas
yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
periode komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah
terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat
dari unsur unsur laporan keuangan tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang
bergabung dalam kombinasi bisnis antitas sepengendali. Selisih antara imbalan yang dialihkan
dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan di ekuitas
dalam pos tambahan modal disetor.
p. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak
dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan menyerahkan
barang, yaitu ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang tersebut. Suatu kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi pada suatu titik waktu atau sepanjang waktu kontrak.
Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung
suatu jumlah yang bersifat variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah tersebut menggunakan
metode nilai yang diharapkan atau nilai kemungkinan besar.
Nilai pendapatan yang diakui merupakan besarnya harga transaksi yang dialokasikan kepada
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dimana ditentukan oleh Perusahaan berdasarkan
harga jual tersendiri yang dapat diamati.
29
Page 38
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
p. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Penjualan barang
Pendapatan dari penjualan barang dan/atau jasa diakui pada suatu titik waktu ketika
pengendalian atas aset tersebut diserahkan kepada pelanggan, umumnya pada saat penyerahan
barang karena kewajiban pelaksanaan dinilai telah terpenuhi sehingga pendapatan dapat diakui.
Pendapatan diukur atas pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak dengan pelanggan,
dikurangi diskon dan rabat atau pengembalian serta neto dari Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).
Pendapatan dan beban bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan
atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara
tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama
perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup seperti yang dijelaskan
dalam PSAK 224, “ Pengungkapan Pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 224 adalah sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekat sebagai berikut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas kelompok usaha dan entitas
anaknya;
2. memiliki pengaruh signifikan atas kelompok usaha dan entitas anaknya;
3. Merupakan personil manajemen kunci kelompok usaha dan entitas anak atau entitas induk
dari kelompok usaha dan entitas anaknya.
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut:
1. Merupakan anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan
entitas anaknya berikutnya terkait dengan entitas lain);
30
Page 39
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 224 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut: (lanjutan)
2. Merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari kelompok usaha (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup dimana kelompok
usaha adalah anggotanya);
3. Entitas tersebut bersama-sama kelompok usaha adalah ventura bersama dari suatu pihak
ketiga yang sama;
4. Ventura bersama dari entitas ketiga dan kelompok usaha adalah asosiasi dari entitas ketiga;
5. Merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari suatu karyawan
yang ditujukan bagi karyawan dari kelompok usaha atau entitas yang terkait dengan
kelompok usaha;
6. Dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf-huruf di
atas; dan
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci kelompok usaha (atau entitas induk perusahaan).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh
kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-
pihak yang tidak berelasi.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian.
r. Informasi segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang
secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.
31
Page 40
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Informasi segmen (lanjutan)
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilai kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber
daya dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup
dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
s. Pajak penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik
dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari
beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
32
Page 41
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak kini (lanjutan)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup
mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan
menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Grup.
Pajak final
Pajak atas penghasilan yang telah dikenakan pajak final disajikan sebagai bagian beban pajak.
Beban pajak atas pendapatan makanan dan minuman yang dikenakan pajak final diakui
proporsional berdasarkan dengan jumlah pendapatan yang diakui pada tahun berjalan. Selisih
antara jumlah pajak penghasilan final yang dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai
beban pajak dalam laba rugi diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. Pajak
penghasilan final dibayar dimuka disajikan terpisah dari utang pajak penghasilan final.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui
sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan apabila pendapatan tersebut berhubungan dengan
pajak penghasilan final.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak
dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang
boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan
rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
33
Page 42
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak tangguhan (lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh
pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun
berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode
operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke
penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
Grup bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
t. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup
pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa
setelah periode pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian, diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan dan
pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat keputusan berikut,
yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian:
34
Page 43
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas asset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 109. Dengan demikian,
aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang
diungkapkan pada Catatan 2f.
Penentuan mata uang fungsional
Mata uang fungsional entitas didalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer
dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan
dan beban dari jasa yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional
Grup adalah Rupiah.
Estimasi dan asumsi
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset
dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan
estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi
dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
terjadinya.
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha yang di nilai secara
kolektif. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai
segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk,
jenis dan peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi
kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Grup. Grup
akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan
informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik
bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan
jumlah default di sektor industri makanan dan minuman, maka tingkat default historis disesuaikan.
Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan
perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa.
35
Page 44
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha (lanjutan)
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan
ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin
tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan Informasi mengenai ECL pada piutang usaha
Grup diungkapkan dalam Catatan 5.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
Biaya perolehan atas aset tersebut disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat
ekonomis aset tersebut antara 4 sampai dengan 8 tahun. Masa manfaat setiap aset tersebut
ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya
atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa aset tersebut dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tersebut.
Nilai tercatat aset tersebut diungkapkan dalam Catatan 9.
Imbalan pasca kerja
Penentuan utang dan liabilitas imbalan pasca kerja bergantung pada pemilihan asumsi yang
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup diakui segera pada laporan posisi keuangan
konsolidasian dengan debit atau kredit ke ekuitas melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam
periode terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja dan beban
imbalan kerja neto. Nilai tercatat dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan liabilitas imbalan
kerja diungkapkan dalam Catatan 14.
36
Page 45
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
dalam kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci
diungkapkan dalam Catatan 25.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak
serta strategi perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan
25.
4. KAS DAN BANK
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Kas 2.559.786 6.060.650
Bank
PT Bank Central Asia Tbk 14.165.909.456 21.856.811.872
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 33.207.034 32.894.369
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 14.007.973 205.532.736
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1.752.301 3.396.883
PT Bank Ganesha Tbk 1.504.046 2.151.927
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 1.037.806
Sub-jumlah 14.216.380.810 22.101.825.593
Jumlah 14.218.940.596 22.107.886.243
Seluruh kas dan bank dalam mata uang rupiah.
37
Page 46
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - BERSIH
a. Berdasarkan pelanggan
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Toko Maulana 1.810.000.000 2.584.750.000
UD Makmur Abadi 1.224.000.000 1.225.000.000
Toko Langgeng 408.000.000 1.376.165.000
Anggota Kemitraan 259.752.834 487.091.468
Toko Haji Arif 204.000.000 1.481.637.500
Inidya Babyfood 110.844.500 -
Toko Ade - 1.837.500.000
UD Barokah - 1.837.500.000
Toko Kurnia Berkah - 1.225.000.000
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp100 Juta) 227.654.283 397.776.904
Sub-jumlah 4.244.251.617 12.452.420.872
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (82.989.070) (115.128.492)
Jumlah piutang - bersih 4.161.262.547 12.337.292.380
b. Berdasarkan umur
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Belum jatuh tempo 225.874.177 11.892.170.806
Sudah jatuh tempo
1 s/d 30 hari 152.756.716 184.734.478
31 s/d 60 hari 927.224 69.927.070
61 s/d 90 hari 117.937.956 104.507.315
>90 hari 3.746.755.544 201.081.203
Sub-jumlah 4.244.251.617 12.452.420.872
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (82.989.070) (115.128.492)
Jumlah piutang - bersih 4.161.262.547 12.337.292.380
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah.
38
Page 47
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - BERSIH (lanjutan)
Mutasi penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 115.128.492 36.639.030
Penambahan (Catatan 24) 57.760.724 78.489.462
Pemulihan (Catatan 24) (67.201.486) -
Penghapusan piutang usaha (22.698.660) -
Saldo akhir tahun 82.989.070 115.128.492
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
6. PERSEDIAAN
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Barang jadi (Catatan 20) 1.039.866.803 1.394.068.922
Bahan baku dan pembantu 1.662.743.987 1.513.372.459
Alat usaha (Catatan 20) 77.418.753 119.438.552
Jumlah 2.780.029.543 3.026.879.933
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kerugian atas penghapusan
persediaan usang masing-masing sebesar Rp35.770.200 dan Rp297.290.533 (Catatan 24).
Pada tanggal 31 Desember 2024 persediaan diasuransikan pada PT Asuransi Chubb Syariah
Indonesia dengan nilai pertanggungan Rp2.250.236.363.
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan di atas pada
akhir periode pelaporan, manajemen berpendapat bahwa nilai neto persediaan tersebut di atas
dapat di realisasi sepenuhya, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai persediaan
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
39
Page 48
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
7. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perangkat sistem penjualan 38.750.000 -
Sewa jangka pendek 12.833.333 -
Renovasi 9.767.550 -
Asuransi 6.551.251 2.322.018
Perijinan 6.250.000 -
Iklan 5.744.926 -
Lain-lain 2.679.000
Jumlah 82.576.060 2.322.018
8. UANG MUKA
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Uang muka pembangunan 13.139.447.125 -
Uang muka pembelian beras 9.488.628.535 8.196.475.407
Renovasi bangunan - 63.853.000
Lainya 10.289.754 -
Jumlah 22.638.365.414 8.260.328.407
Uang muka pembelian merupakan pembelian beras organik dan pembelian alat usaha kepada
pemasok pihak ketiga. Uang muka pembelian beras organik memiliki jangka waktu selama 12
(dua belas) bulan dan dapat diperpanjang.
Uang muka pembangunan merupakan uang muka atas pembangunan pabrik yang berlokasi di
Curug, Gunung Sindur oleh PT Dwi Eka Cipta Kreasi.
40
Page 49
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - BERSIH
31 Desember 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 13.856.499.999 2.606.487.500 - - 16.462.987.499
Kendaraan 1.246.785.000 352.650.000 270.990.000 - 1.328.445.000
Mesin 646.775.330 3.731.600 11.300.000 - 639.206.930
Peralatan pabrik 148.057.413 19.910.432 7.123.668 - 160.844.177
Peralatan kantor 754.900.657 30.857.378 14.614.156 - 771.143.879
Renovasi pra-sarana 1.119.086.859 1.164.297.284 - - 2.283.384.143
Jumlah 17.772.105.258 4.177.934.194 304.027.824 - 21.646.011.628
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 11.966.841.975 - - 2.766.788.275 9.200.053.700
Jumlah 29.738.947.233 4.177.934.194 304.027.824 2.766.788.275 30.846.065.328
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 370.518.063 185.258.563 85.089.688 - 470.686.938
Mesin 334.074.606 144.640.874 7.487.500 - 471.227.980
Peralatan pabrik 201.308.117 48.638.847 4.303.735 - 245.643.229
Peralatan kantor 259.319.380 165.889.553 11.296.152 - 413.912.781
Renovasi pra-sarana 360.698.944 520.907.294 - - 881.606.238
Jumlah 1.525.919.110 1.065.335.131 108.177.075 - 2.483.077.166
Nilai buku neto 28.213.028.123 28.362.988.162
31 Desember 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 10.856.499.999 3.000.000.000 - 13.856.499.999
Kendaraan 1.626.785.000 480.000.000 860.000.000 1.246.785.000
Mesin 646.775.330 - - 646.775.330
Peralatan pabrik 232.781.319 15.776.094 100.500.000 148.057.413
Peralatan kantor 624.114.685 130.785.972 - 754.900.657
Renovasi pra-sarana 681.559.808 437.527.051 - 1.119.086.859
Jumlah 14.668.516.141 4.064.089.117 960.500.000 17.772.105.258
41
Page 50
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - BERSIH (lanjutan)
31 Desember 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 1.980.625.000 9.986.216.975 - 11.966.841.975
Jumlah 16.649.141.141 14.050.306.092 960.500.000 29.738.947.233
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 251.281.687 260.278.042 141.041.666 370.518.063
Mesin 172.380.773 161.693.833 - 334.074.606
Peralatan pabrik 143.120.711 58.187.406 - 201.308.117
Peralatan kantor 127.940.162 143.941.718 12.562.500 259.319.380
Renovasi pra-sarana 74.155.981 286.542.963 - 360.698.944
Jumlah 768.879.314 910.643.962 153.604.166 1.525.919.110
Nilai buku neto 15.880.261.827 28.213.028.123
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 20) 193.279.721 328.274.406
Beban umum dan administrasi
(Catatan 22) 872.055.410 582.369.556
Jumlah 1.065.335.131 910.643.962
Laba (rugi) penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Harga jual 198.245.000 662.000.000
Nilai buku bersih (193.332.649) (718.958.333)
Laba (rugi) penjualan aset tetap 4.912.351 (56.958.333)
Grup memiliki beberapa bidang tanah berlokasi di Bogor seluas 5.027 m2 dengan hak legal berupa
Hak Guna Bangunan (HGB) yang mempunyai masa manfaat 30 tahun dan akan berakhir sampai
dengan tahun 2052. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak
atas tanah tersebut karena tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan
yang memadai. Tanah tersebut digunakan untuk pembuatan pabrik dan gedung kantor
Perusahaan.
42
Page 51
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - BERSIH (lanjutan)
Aset dalam pembangunan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, merupakan pembangunan
pabrik baru di Curug, Gunung Sindur.
Berikut persentase penyelesaian aset dalam pembangunan.
Perkiraan persentase
2024 penyelesaian Nilai tercatat
Pabrik 33% 9.200.053.700
Perkiraan persentase
2023 penyelesaian Nilai tercatat
Pabrik 15% 11.966.841.975
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset tetap kendaraan diasuransikan pada PT Asuransi
Tokio Marine Indonesia, PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia dan PT Asuransi Astra Buana, PT
Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 488.650.000 dan
Rp 577.700.000.
Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap sehingga tidak
terdapat penyisihan penurunan nilai.
10. SEWA
Dibawah ini adalah jumlah tercatat aset hak guna yang diakui dan mutasi selama periode berjalan:
31 Desember 2024
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Harga perolehan
Bangunan 2.343.218.694 755.555.556 1.611.791.391 1.486.982.859
Akumulasi penyusutan
Bangunan 1.648.585.831 759.554.283 1.611.791.391 796.348.723
Nilai buku neto 694.632.863 690.634.136
43
Page 52
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. SEWA (lanjutan)
31 Desember 2023
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Harga perolehan
Bangunan 2.852.835.365 669.717.337 1.179.334.008 2.343.218.694
Akumulasi penyusutan
Bangunan 1.709.946.950 1.117.972.889 1.179.334.008 1.648.585.831
Nilai buku neto 1.142.888.415 694.632.863
Pada tanggal 31 Desember 2022 Perusahaan melakukan perjanjian sewa atas bangunan di Blok
L1, Blok L2 dan Blok K3 Taman Tekno BSD Serpong Terrace, Tangerang, yang digunakan untuk
Gudang dan Pabrik yang masing-masing memiliki jangka waktu sewa selama 2 tahun.
Pada 31 Desember 2023 Perusahaan melakukan perpanjangan sewa Blok L2 Taman Tekno BSD
Serpong, Tangerang selama 2 tahun.
Pada 31 Desember 2024 Perusahaan telah melakukan perpanjangan Sewa Blok L1 Taman Tekno
BSD Serpong, Tangerang selama 2 tahun.
Di bawah ini adalah jumlah tercatat liabilitas sewa dan mutasinya selama periode berjalan:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 68.852.941 292.633.849
Penambahan sewa - (21.757.614)
Pembayaran pokok - (202.023.294)
Peningkatan bunga - 26.207.539
Pembayaran bunga - (26.207.539)
Jumlah 68.852.941 68.852.941
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (64.900.500) (45.519.905)
Bagian jangka panjang 3.952.441 23.333.036
44
Page 53
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. SEWA (lanjutan)
Jumlah yang diakui dalam laba rugi terkait sewa adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Beban umum dan administrasi
Penyusutan (Catatan 22) 759.554.283 1.117.972.889
Sewa jangka pendek (Catatan 22) 31.166.667 144.346.888
Bunga liabilitas sewa (Catatan 23) - 26.207.539
11. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
31 Desember 2024 31 Desember 2023
CV Kemas Cipta Sinergi 204.295.770 -
PT Gupon Sekarlangit 176.850.000 673.715.958
CV Segara Jaya 116.416.520 192.426.200
Berkah Sayur - 162.031.162
Efendi - 135.775.000
PT Arshaka Multi Pangan - 111.040.000
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 100 Juta) 629.741.779 582.426.645
Jumlah 1.127.304.069 1.857.414.965
12. AKRUAL
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Jasa profesional 183.170.400 515.684.000
Perencanaan pabrik - 26.250.000
Agen - 18.285.484
Lainnya 36.030.940 33.435.496
Jumlah 219.201.340 593.654.980
45
Page 54
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG PEMBIAYAAN
Grup membeli beberapa kendaraan melalui pembiayaan dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
PT Dipo Star Finance 194.067.130 -
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia 145.850.513 252.953.828
PT Toyota Astra Financial Services 74.944.488 127.711.041
Jumlah 414.862.131 380.664.869
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (234.758.438) (159.869.868)
Bagian jangka panjang 180.103.693 220.795.001
Tingkat bunga per tahun 3,7% - 16,75% 9,62% - 16,75%
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, beban bunga yang
dibebankan pada laporan laba rugi masing-masing sebesar Rp43.968.866 dan Rp60.964.096
(Catatan 23).
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Grup membukukan liabilitas imbalan kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Cipta
No. 6 Tahun 2023, pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Terdapat 23 dan 14 karyawan yang
berhak atas imbalan masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Perhitungan imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung oleh Kantor
Konsultan Aktuaria Budi Ramdani dan Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran
Nangasan. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuaris sebagai berikut:
Beban (manfaat) imbalan pasca kerja yang diakui di laba rugi adalah sebagai:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Biaya jasa kini 26.938.341 15.028.721
Biaya bunga 6.444.554 6.450.051
Dampak kurtailmen penyelesaian (3.613.332) -
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu yang vested (36.741.372) -
Pendapatan aktuaria - (27.644.691)
Jumlah (6.971.809) (6.165.919)
46
Page 55
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Beban imbalan kerja dialokasikan sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Beban umum dan administrasi (Catatan 22) 6.602.811 21.478.772
Lain-lain - neto (Catatan 24) (13.574.620) (27.644.691)
Jumlah (6.971.809) (6.165.919)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di penghasilan komprehensif lain
sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Keuntungan/(kerugian) aktuaria kewajiban 1.582.094 8.972.396
Penyesuaian tahun lalu - 6.086.185
Jumlah (keuntungan)/kerugian aktuaria 1.582.094 15.058.581
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 98.085.845 122.115.345
Beban imbalan kerja 6.602.811 21.478.772
Pendapatan aktuaria (13.574.620) (27.644.691)
Pembayaran manfaat (13.336.175) (2.805.000)
Pengukuran kembali:
Dampak perubahan asumsi keuangan (1.582.094) (8.972.396)
Penyesuaian tahun lalu - (6.086.185)
Saldo Akhir 76.195.767 98.085.845
47
Page 56
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Asumsi-asumsi aktuaria yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Tingkat diskonto 6,84% 7,26% - 6,68%
Tingkat kenaikan gaji 2.00 % 2.00 %
Tingkat cacat 10% dari TMI IV 10% dari TMI IV
Usia pensiun normal 57 tahun 57 tahun
Tingkat mortalita TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pengunduran diri < 16 = 0,00% < 16 = 0,00%
17 - 29 = 10,00% 17 - 29 = 10,00%
30 - 39 = 5,00% 30 - 39 = 5,00%
40 - 44 = 3,00% 40 - 44 = 3,00%
45 - 49 = 2,00% 45 - 49 = 2,00%
50 - 56 = 1,00% 50 - 56 = 1,00%
> 57 = 0,00% > 57 = 0,00%
Analisa sensitivitas untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah sebagai berikut:
Tingkat diskonto Kenaikan gaji di masa depan
Persentase Pengaruh nilai kini Persentase Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
imbalan imbalan
31 Desember 2024
Kenaikan 1% 70.063.701 1% 83.352.024
Penurunan -1% 83.225.695 -1% 69.860.713
31 Desember 2023
Kenaikan 1% 90.103.563 1% 107.444.996
Penurunan -1% 15.302.086 -1% 16.840.647
48
Page 57
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
15. MODAL SAHAM
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Asia Intrainvesta 1.706.000.000 66,90% 10 17.060.000.000 17.060.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 3,92% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Masyarakat 244.011.472 9,57% 10 2.440.114.720 2.440.114.720
Jumlah 2.550.011.472 100,00% 25.500.114.720 25.500.114.720
Pada 7 Februari 2024, PT Asia Intrainvesta (AI) yang sebelumnya merupakan pemegang sejumlah
400.000.000 saham atau sebesar 15,69% dari modal ditempatkan dan disetor PT Hassana Boga
Sejahtera Tbk, AI telah mengambilalih saham tambahan dari PT Hassana Investa Utama sejumlah
1.040.000.000 saham atau sebesar 40,78% dengan harga Rp16 per saham dengan total harga beli
sebesar Rp16.640.000.000,-. Sehingga pada 31 Desember 2024, AI menjadi pemegang saham
mayoritas Perusahaan.
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Hassana Investa Utama 1.040.000.000 40,78% 10 10.400.000.000 10.400.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
PT Asia Intrainvesta 400.000.000 15,69% 10 4.000.000.000 4.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 3,92% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Masyarakat 510.007.264 20,00% 10 5.100.072.640 5.100.072.640
Jumlah 2.550.007.264 100,00% 25.500.072.640 25.500.072.640
49
Page 58
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Penawaran umum perdana saham 51.000.000.000 51.000.000.000
Biaya emisi saham, bersih (2.881.557.082) (2.881.557.082)
Kapitalisasi ke modal saham (5.100.000.000) (5.100.000.000)
Agio saham 1.319.280 835.360
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716) (53.587.716)
Selisih transaksi entitas sepengendali (13.329.591) (13.329.591)
Jumlah 42.952.844.891 42.952.360.971
Pada tahun 2022, Lutfiel Hakim dan Nadia Juwita Ayu mengalihkan 90% kepemilikan saham di
MKN ke Perusahaan. Transaksi pengalihan ini dibukukan menggunakan metode penyatuan
kepemilikan sesuai dengan PSAK 338 karena Perusahaan dan MKN entitas sepengendali dibawah
Lutfiel Hakim.
Perbedaan antara jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai buku aset bersih entitas anak yang
dialihkan dicatat sebagai “tambahan modal disetor” dalam ekuitas Grup. Ekuitas dari entitas anak
pada tanggal 31 Desember 2021 disajikan sebagai “ekutitas merging entities” dalam ekuitas Grup.
Perhitungan selisih transaksi entitas sepengendali pada tanggal peralihan adalah sebagai berikut:
2022
Tanggal akuisisi 30 Juni 2022
Persentase kepemilikan 90%
Nilai buku aset bersih yang dialihkan 985.189.343
Nilai investasi (90% dari nilai buku saat dialihkan) 886.670.409
Imbalan pembelian yang dialihkan (900.000.000)
Selisih transaksi entitas sepengendali (13.329.591)
50
Page 59
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)
Pada tahun 2022, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 14,98% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di NJA berubah dari sebelumnya 85% menjadi
99,98%. Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh
Perusahaan saat perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih
perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai berikut:
Saldo Defisit NJA Persentase Penyerapan investasi atas
Kepemilikan (%) defisit entitas anak
(357.728.410) 85,00% (304.069.149)
(357.728.410) 99,98% (357.656.864)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716)
17. SALDO LABA
a. Cadangan umum
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Saldo awal tahun 200.000.000 100.000.000
Penambahan cadangan tahun berjalan 50.000.000 100.000.000
Saldo akhir tahun 250.000.000 200.000.000
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas, perusahaan di
Indonesia diharuskan untuk membentuk cadangan umum sekurang-kurangnya sebesar 20%
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-Undang tersebut tidak
mengatur jangka waktu untuk pembentukan cadangan umum tersebut.
- Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada
Senin, tanggal 30 Mei 2024. Rapat tersebut memutuskan menyetujui laba bersih tahun
berjalan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
digunakan sebagai berikut:
1. Menyetujui penyisihan untuk dana cadangan Perseroan sesuai dengan Pasal 70 ayat1
Undang-undang Perseroan Terbatas sebesar Rp50.000.000,-
2. Menetapkan pembagian dividen sebesar Rp306.001.377 yang akan dibagikan dalama
bentuk dividen tunai kepada pemegang saham.
51
Page 60
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. SALDO LABA (lanjutan)
a. Cadangan umum (lanjutan)
- Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada
Senin, tanggal 22 Mei 2023. Rapat tersebut memutuskan menyetujui laba bersih tahun
berjalan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan
laba ditahan Perseroan sesuai Laporan Keuangan per tanggal 31 Desember 2022 digunakan
sebagai berikut:
1. Menyetujui penyisihan untuk dana cadangan Perseroan sesuai dengan Pasal 70 ayat1
Undang-undang Perseroan Terbatas sebesar Rp100.000.000,-
2. Menetapkan pembagian dividen sebesar Rp2.550.000.000 yang akan dibagikan dalama
bentuk dividen tunai kepada pemegang saham.
- Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di luar Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 20 Oktober 2022, saldo laba ditentukan
penggunaannya sebesar Rp 100.000.000.
b. Belum ditentukan penggunaannya
Saldo Laba
Saldo 1 Januari 2022 1.851.505.296
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 53.587.716
Cadangan umum (100.000.000)
Laba neto tahun berjalan 2.238.131.078
Saldo per 31 Desember 2022 4.043.224.090
Pembagian dividen (2.550.000.000)
Cadangan umum (100.000.000)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
Koreksi laba ditahan (56.836)
Laba neto tahun berjalan 307.550.007
Saldo per 31 Desember 2023 1.728.039.005
Pembagian dividen (306.001.377)
Cadangan umum (50.000.000)
Laba neto tahun berjalan 134.371.998
Saldo per 31 Desember 2024 1.506.409.626
52
Page 61
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. SALDO LABA (lanjutan)
b. Belum ditentukan penggunaannya (lanjutan)
Pada tahun 2023, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 9,99% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di MKN berubah dari sebelumnya 90% menjadi
99,99%. Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh
Perusahaan saat perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih
perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai berikut:
Persentase Penyerapan investasi atas
Saldo Laba MKN Kepemilikan (%) defisit entitas anak
273.490.931 99,99% 273.463.582
273.490.931 90,00% 246.141.838
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
18. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih, laba (rugi) bersih, dan
pendapatan (rugi) komprehensif lainnya entitas anak dengan rincian sebagai berikut:
Penghasilan
Saldo Bagian atas komprehensif Saldo 31
1 Januari 2024 laba (rugi) neto lain Penyesuaian Desember 2024
NJA (587.957) (3.395) (31) - (591.383)
MKN 143.838 20.893 (29) - 164.702
Jumlah (444.119) 17.498 (60) - (426.681)
Penghasilan
Saldo Bagian atas komprehensif Saldo 31
1 Januari 2023 laba (rugi) neto lain Penyesuaian Desember 2023
NJA (258.966) (329.026) 26 9 (587.957)
MKN 126.889.287 16.458 489 (126.762.396) 143.838
Jumlah 126.630.321 (312.568) 515 (126.762.387) (444.119)
53
Page 62
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
19. PENDAPATAN BERSIH
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Makanan bayi dan beras organik
Mitra 15.770.839.994 18.281.404.415
Ritel 4.918.419.970 4.907.494.568
Distributor 14.516.391.644 27.232.449.208
Jumlah makanan bayi dan beras organik 35.205.651.608 50.421.348.191
Alat usaha 1.782.155.392 9.147.327.401
Sub-jumlah 36.987.807.000 59.568.675.592
Diskon (1.443.846.861) (2.207.781.987)
Retur (517.840.924) (9.355.973.337)
Jumlah pendapatan bersih 35.026.119.215 48.004.920.268
Untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat transaksi
pendapatan yang dilakukan dengan pelanggan dengan jumlah pendapatan kumulatif selama
periode tersebut melebihi 10% dari penjualan neto.
20. BEBAN POKOK PENDAPATAN
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Makanan bayi dan beras organik
Pemakaian bahan baku 21.568.744.510 25.420.402.940
Biaya produksi
Gaji, upah dan tunjangan 1.098.370.296 1.081.240.526
Penyusutan aset tetap (Catatan 9) 193.279.721 328.274.406
Utilitas 217.103.215 229.373.911
Persediaan pembantu 69.777.875 56.156.921
Analisis dan perijinan 40.128.000 55.658.959
Riset dan pengembangan 17.805.924 33.062.126
Jumlah biaya produksi 1.636.465.031 1.783.766.849
Harga pokok produksi 23.205.209.541 27.204.169.789
Persediaan barang jadi
Persediaan awal 1.394.068.922 1.083.990.881
Persediaan akhir (Catatan 6) (1.039.866.803) (1.394.068.922)
Beban pokok penjualan
makanan bayi dan beras organik 23.559.411.660 26.894.091.748
54
Page 63
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
20. BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Alat usaha
Persediaan awal 119.438.552 61.458.197
Pembelian 589.536.441 5.191.527.319
Retur - (3.271.212.139)
Persediaan akhir (Catatan 6) (77.418.753) (119.438.552)
Beban pokok penjualan alat usaha 631.556.240 1.862.334.825
Jumlah beban pokok penjualan 24.190.967.900 28.756.426.573
Rincian pembelian kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
Persentase terhadap jumlah
penjualan bersih %
31 Desember 2024 31 Desember 2023 2024 2023
PT Martapura Jaya 9.758.000.000 - 28% 23%
PT Inovasi Research Mandiri 2.584.000.000 5.787.210.000 7% 23%
Asiatrading Mitra Distribusi 2.210.035.107 4.121.714.878 6% 16%
21. BEBAN PENJUALAN
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Promosi dan iklan 1.233.118.432 2.199.494.284
Gaji, upah dan tunjangan 1.182.445.864 2.825.332.143
Pengiriman 314.391.005 373.409.919
Transportasi 136.055.394 447.455.820
Lainnya 105.685.310 705.629.144
Jumlah 2.971.696.005 6.551.321.310
55
Page 64
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
22. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Gaji dan tunjangan 4.954.269.945 6.523.598.366
Penyusutan aset tetap (Catatan 9) 872.055.410 582.369.556
Penyusutan aset hak guna (Catatan 10) 759.554.283 1.117.972.889
Jasa profesional 280.941.986 1.211.693.256
Keperluan kantor 240.386.878 607.388.233
Beban pajak 213.197.075 211.074.198
Utilitas 165.215.657 240.815.556
Perizinan 65.612.750 236.210.313
Sumbangan dan sukacita 60.216.486 44.342.235
Pemeliharaan 56.716.122 66.289.446
Sewa jangka pendek (Catatan 10) 31.166.667 144.346.888
Imbalan pasca kerja (Catatan 14) 6.602.811 21.478.772
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 Juta) 76.286.455 225.373.274
Jumlah 7.782.222.525 11.232.952.982
23. BEBAN KEUANGAN
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Bunga utang pembiayaan (Catatan 13) 43.968.866 60.964.096
Biaya administrasi bank 15.606.432 17.395.871
Bunga utang bank jangka pendek - 415.141.033
Bunga liabilitas sewa (Catatan 10) - 26.207.539
Jumlah 59.575.298 519.708.539
56
Page 65
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
24. LAIN-LAIN - NETO
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Penghapusan persediaan (Catatan 6) (35.770.200) (297.290.533)
Penurunan nilai piutang usaha (Catatan 5) (57.760.724) (78.489.462)
Pemulihan cadangan penurunan nilai piutang usaha
(Catatan 5) 67.201.486 -
Laba penjualan aset tetap (Catatan 9) 4.912.351 (56.958.333)
Pendapatan aktuaria 13.574.620 27.644.691
Lain-lain 91.910.290 467.566.103
Jumlah 84.067.823 62.472.466
25. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar dimuka
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perusahaan
PPh Pasal 21 14.825.082 -
Entitas Anak
PPh Pasal 21 1.214.133 -
Pajak Pertambahan Nilai 53.847.101 69.667.714
Sub-jumlah 55.061.234 69.667.714
Jumlah 69.886.316 69.667.714
b. Utang pajak
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perusahaan
PPh Pasal 21 - 6.298.675
PPh Pasal 23 167.286 2.168.300
PPh Pasal 23 127.610 -
PPh Pasal 29 - 640.110.671
PPh Pasal 4 Ayat 2 75.555.557 63.888.889
Pajak Pertambahan Nilai 733.897.526 126.222.420
Sub-jumlah 809.747.979 838.688.955
57
Page 66
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Entitas Anak
PPh Pasal 21 - 2.154.538
PPh Pasal 29 43.287.698 55.187.352
Pajak Pertambahan Nilai 27.433.458 35.963.080
Sub-jumlah 70.721.156 93.304.970
Jumlah 880.469.135 931.993.925
c. Beban pajak penghasilan
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pajak kini
Perusahaan - (640.110.671)
Entitas anak (43.287.698) (55.187.352)
Sub-jumlah (43.287.698) (695.298.023)
Pajak tangguhan
Perusahaan 78.450.809 (73.674.536)
Entitas anak (7.973.035) 3.806.235
Sub-jumlah 70.477.774 (69.868.301)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif dengan taksiran penghasilan kena pajak (rugi fiskal) adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Laba sebelum pajak penghasilan
menurut laba rugi komprehensif
konsolidasian 107.199.420 1.072.403.763
Dikurangi rugi (laba) sebelum
pajak penghasilan entitas anak
yang dikonsolidasi (243.219.175) 1.429.168.066
Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan (136.019.755) 2.501.571.829
Perbedaan temporer
Aset tetap - -
Imbalan pasca kerja (10.336.837) 20.285.294
Aset hak guna 96.232.963 440.121.712
Sub-jumlah 85.896.126 460.407.006
58
Page 67
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Perbedaan tetap
Pajak - 171.970.699
Sumbangan dan hadiah 4.322.501 7.155.000
Pendapatan bunga (1.256.286) (64.919.340)
Beban yang tidak dapat dikurangkan 25.047.933 11.950.783
Lain-lain (43.229.596) -
Sub-jumlah (15.115.449) 126.157.142
Penghasilan (rugi) kena pajak Perusahaan (65.239.078) 3.088.135.977
Penghasilan (rugi) kena pajak
Perusahaan (dibulatkan) (65.240.000) 3.088.135.000
Beban pajak kini Perusahaan - 640.110.671
Taksiran utang pajak penghasilan
Perusahaan - 640.110.671
Entitas anak 43.287.698 55.187.352
Jumlah 43.287.698 695.298.023
d. Pajak tangguhan
31 Desember 2024
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke komprehensif komprehensif 31 Desember
1 Januari 2024 laba (rugi) laba (rugi) lain lain 2024
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 20.729.311 (3.565.395) - (474.567) - 16.689.349
Penyusutan aset
hak guna (181.344.441) 82.016.204 - - (99.328.237)
Sub-jumlah (160.615.131) 78.450.809 - (474.567) - (82.638.889)
59
Page 68
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Pajak tangguhan (lanjutan)
31 Desember 2024
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) tahun lalu ke komprehensif komprehensif 31 Desember
1 Januari 2024 ke laba (rugi) laba (rugi) lain lain 2024
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 849.576 (902.362) - 82.621 43.885 73.720
Cadangan kerugian
penurunan nilai 25.328.269 (7.070.673) - - - 18.257.596
Sub-jumlah 26.177.845 (7.973.035) - 82.621 43.885 18.331.316
Jumlah (134.437.286) 70.477.774 - (391.946) 43.885 (64.307.573)
Aset pajak tangguhan 18.331.316
Liabilitas pajak tangguhan (82.638.889)
Neto (64.307.573)
31 Desember 2023
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke komprehensif komprehensif 31 Desember
1 Januari 2023 laba (rugi) laba (rugi) lain lain 2023
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 18.780.095 3.845.665 - (1.896.449) - 20.729.311
Penyusutan
aset tetap 31.186.276 (31.186.276) - - - -
Penyusutan aset
hak guna (135.010.516) (46.333.925) - - - (181.344.441)
Sub-jumlah (85.044.146) (73.674.536) - (1.896.449) - (160.615.131)
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 8.085.281 306.804 (6.126.071) (77.477) (1.338.961) 849.576
Cadangan kerugian
penurunan nilai 5.538.968 17.267.682 2.521.619 - - 25.328.269
Penyusutan aset
hak guna 10.163.799 (10.163.799) - - - -
Sub-jumlah 23.788.048 7.410.687 (3.604.452) (77.477) (1.338.961) 26.177.845
Jumlah (61.256.098) (66.263.849) (3.604.452) (1.973.926) (1.338.961) (134.437.286)
Aset pajak tangguhan 26.177.845
Liabilitas pajak tangguhan (160.615.131)
Neto (134.437.286)
60
Page 69
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
e. Perubahan tarif pajak
Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun
2021 (“UU No.7/2021”) tentang harmonisasi peraturan perpajakan. Beberapa tujuan UU
No.7/2021 adalah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan
mendukung percepatan pemulihan ekonomi, mewujudkan sistem perpajakan yang lebih
berkeadilan dan berkepastian hukum, melaksanakan reformasi administrasi, kebijakan
perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis pajak, serta meningkatkan kepatuhan
sukarela Wajib Pajak.
Sejumlah perubahan peraturan perpajakan yang terjadi dengan penerapan UU No. 7/2021
antara lain adalah sebagai berikut:
1) Pemberlakuan tarif pajak penghasilan badan menjadi 22% mulai Tahun Pajak 2022, dan
Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh
tarif pajak sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas;
2) Kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian
menjadi 12% yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025, kenaikan
tarif PPN menjadi 12% pada 1 Januari 2025 telah dibatalkan;
3) Penyederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu yang
juga berlaku mulai 1 April 2022;
4) Program pengungkapan sukarela bagi Wajib Pajak badan selama periode 1 Januari - 30
Juni 2022, dengan basis asset atau harta yang diperoleh selama 1 Januari 1985 - 31
Desember 2015 yang belum diungkap pada saat mengikuti program amnesti pajak
sebelumnya.
f. Tagihan Pajak
Pada tahun 2024 Grup menerima surat tagihan dari kurang bayar pajak atas PPh Pasal 21
masa tahun 2019, 2021 dan 2024, PPh Pasal 23 masa tahun 2021, Pajak Pertambahan Nilai
masa 2021, PPh Badan tahun 2021, PPh Final masa 2019 dan PPh Pasal 25 masa 2023,
jumlah nilai kurang bayar sebesar Rp185.898.431. Tagihan atas seluruh hutang pajak tersebut
telah dibayar di Tahun 2024.
61
Page 70
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
26. LABA PER SAHAM
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Laba (rugi) neto yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 134.371.998 307.550.007
Rata-rata tertimbang jumlah saham
beredar sepanjang tahun 25.500.114.720 25.500.072.640
Jumlah 0,01 0,01
27. REKLASIFIKASI
Pada 31 Desember 2024 Grup melakukan penelaahan progress aset dalam pembangunan
berdasarkan berita acara penyelesaian pembangunan, Grup menilai perlu adanya reklasifikasi
sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Aset tetap
Harga perolehan aset dalam penyelesaian
Bangunan pabrik
Saldo awal 11.966.841.975 -
Reklasifikasi (2.766.788.275) -
Saldo Akhir 9.200.053.700 -
28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat hubungan berelasi
Pihak berelasi Sifat hubungan berelasi Sifat transaksi
Ny. Yulita Mirayanti Direktur dan pemegang Pembelian saham
saham entitas anak
62
Page 71
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
Transaksi pihak berelasi
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Utang lain-lain
Ny. Yulita Mirayanti - 186.000.000
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,0% 4,2%
Utang lain-lain pada 31 Desember 2023 merupakan utang atas pembelian saham PT MKN
sebanyak 999 lembar dengan nilai nominal Rp100.000,-, dengan nilai pembelian Rp186.000.000.
29. SEGMEN OPERASI
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut:
31 Desember 2024
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan bersih 33.243.963.823 1.782.155.392 35.026.119.215
Beban langsung (23.559.411.659) (631.556.241) (24.190.967.900)
Laba bruto 9.684.552.164 1.150.599.151 10.835.151.315
Beban penjualan (2.971.696.005)
Beban umum dan administrasi (7.782.222.525)
Lain-lain - neto 25.966.635
63
Page 72
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember 2024
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Laba sebelum pajak penghasilan 107.199.420
Beban pajak penghasilan, neto 27.190.076
Laba neto periode berjalan 134.389.496
Laba neto periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 134.371.998
Kepentingan non pengendali 17.498
Jumlah 134.389.496
ASET
Total aset konsolidasian 73.053.014.090
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 2.876.099.040
31 Desember 2023
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan neto 44.502.284.611 3.502.635.657 48.004.920.268
Beban langsung (25.559.863.950) (3.196.562.623) (28.756.426.573)
Laba bruto 18.942.420.661 306.073.034 19.248.493.695
Beban penjualan (6.551.321.310)
Beban umum dan administrasi (11.232.952.982)
Lain-lain - neto (391.815.640)
64
Page 73
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember 2023
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Laba sebelum pajak penghasilan 1.072.403.763
Beban pajak penghasilan, neto (765.166.324)
Laba neto periode berjalan 307.237.439
Laba neto periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 134.371.998
Kepentingan non pengendali 17.498
Jumlah 134.389.496
ASET
Total aset konsolidasian 74.773.548.026
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 4.426.781.128
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO
Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko pasar termasuk risiko tingkat bunga,
risiko kredit serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Grup dimaksudkan untuk mengurangi
dampak keuangan dari fluktuasi tingkat bunga serta meminimalisir potensi kerugian yang dapat
berdampak pada risiko keuangan Grup.
Faktor-faktor risiko keuangan
a. Risiko pasar
Risiko tingkat bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi
karena perubahan tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga
tetap menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar.
65
Page 74
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
a. Risiko pasar (lanjutan)
Grup melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga dan senantiasa
menjaga komposisi pendanaan dengan sesuai kebutuhan untuk mengola risiko suku bunga.
Berdasarkan analisis tersebut, Grup menghitung dampak terhadap laba rugi dari pergeseran
tingkat bunga yang ditetapkan.
Tabel di bawah ini merangkum eksposur risiko suku bunga pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023.
31 Desember 2024
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 3,7% - 16,75% - 414.862.131
31 Desember 2023
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 9,62 % - 16,75% - 380.664.869
b. Risiko kredit
Grup tidak memiliki risiko yang signifikan terhadap risiko kredit. Grup memiliki kebijakan untuk
memastikan keseluruhan penjualan jasa kesehatan dilakukan kepada pelanggan dengan
reputasi dan riwayat kredit yang baik. Selain itu, Grup senantiasa melakukan penelaahan
berkala atas kredit pelanggan yang ada.
Eksposur maksimum Grup atas risiko kredit setara dengan jumlah bruto dari aset keuangannya.
66
Page 75
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
b. Risiko kredit (lanjutan)
Kualitas kredit aset keuangan Grup adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai
atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Kas dan bank 14.218.940.596 - - - - 14.218.940.596
Piutang usaha -
pihak ketiga 225.874.177 152.756.716 118.865.180 3.746.755.544 (82.989.070) 4.161.262.547
Jumlah 14.444.814.773 152.756.716 118.865.180 3.746.755.544 (82.989.070) 18.380.203.143
31 Desember 2023
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai
atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Kas dan bank 22.107.886.243 - - - - 22.107.886.243
Piutang usaha -
pihak ketiga 11.892.170.806 184.734.478 174.434.385 201.081.203 (115.128.492) 12.337.292.380
Jumlah 34.000.057.049 184.734.478 174.434.385 201.081.203 (115.128.492) 34.445.178.623
67
Page 76
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati mensyaratkan tersedianya Kas dan setara kas yang
memadai untuk memenuhi kebutuhan modal operasional.
Grup dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas
dan setara kas yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai.
Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan senantiasa memantau pekiraan cadangan
likuiditas Grup berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan
untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.
31 Desember 2024
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo 1-3 3-6 6-12 Lebih dari 12
Cadangan
bulan bulan bulan bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan bank 14.218.940.596 14.218.940.596 - - - - - 14.218.940.596
Piutang usaha
- pihak ketiga 4.161.262.547 225.874.177 152.756.716 927.224 117.937.956 3.746.755.544 - 82.989.070 4.161.262.547
Jumlah aset
keuangan 18.380.203.143 14.444.814.773 152.756.716 927.224 117.937.956 3.746.755.544 - 82.989.070 18.380.203.143
68
Page 77
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2024
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo 1-3 3-6 6-12 Lebih dari 12
Cadangan
bulan bulan bulan bulan
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang usaha
- pihak ketiga 1.127.304.069 1.127.304.069 - - - - - 1.127.304.069
Utang lain-lain
- pihak ketiga 1.725.000 1.725.000 - - - - - 1.725.000
Akrual 219.201.340 219.201.340 - - - - - 219.201.340
Utang pembiayaan 414.862.131 - 56.516.830 57.933.423 120.308.186 180.103.692 - 414.862.131
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - 68.852.941 - 68.852.941
- - -
Jumlah liabilitas
keuangan 1.831.945.481 1.348.230.409 56.516.830 57.933.423 120.308.186 248.956.633 - 1.831.945.481
- - -
Gap likuiditas 16.548.257.662 13.096.584.364 96.239.886 (57.006.199) - - - 16.548.257.662
69
Page 78
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
dari 1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan bank 22.107.886.243 2.107.886.243 - 20.000.000.000 - - - 22.107.886.243
Piutang usaha
- pihak ketiga 12.337.292.380 - - 12.337.292.380 - - - 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 5.332.500 - - - - - 5.332.500
Jumlah aset
keuangan 34.450.511.123 2.113.218.743 - 32.337.292.380 - - - 34.450.511.123
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang usaha
- pihak ketiga 1.857.414.965 1.857.414.965 - - - - - 1.857.414.965
Utang lain-lain
- pihak ketiga 1.225.000 1.225.000 - - - - - 1.225.000
- pihak berelasi 186.000.000 186.000.000 - - - - - 186.000.000
Akrual 593.654.980 593.654.980 - - - - - 593.654.980
Utang pembiayaan 380.664.869 - - 38.062.856 39.304.682 82.502.330 220.795.001 380.664.869
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - - 68.852.941 68.852.941
70
Page 79
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
dari 1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Jumlah liabilitas
keuangan 3.087.812.755 2.638.294.945 - 38.062.856 39.304.682 82.502.330 289.647.942 3.087.812.755
- -
Gap likuiditas 31.362.698.368 (525.076.202) - 32.299.229.524 (39.304.682) (82.502.330) (289.647.942) 9.249.479.625
31. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Grup
yang dinyatakan dalam posisi keuangan 31 Desember 2024 dan 2023.
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Aset Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Kas dan setara kas 14.218.940.596 14.218.940.596 22.107.886.243 22.107.886.243
Piutang usaha -
pihak ketiga 4.161.262.547 4.161.262.547 12.337.292.380 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga - - 5.332.500 5.332.500
Jumlah 18.380.203.143 18.380.203.143 34.450.511.123 34.450.511.123
71
Page 80
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
31. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS (lanjutan)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Grup
yang dinyatakan dalam posisi keuangan 31 Desember 2024 dan 2023.
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Liabilitas Keuangan
Liabilitas Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Utang usaha -
pihak ketiga 1.127.304.069 1.127.304.069 1.857.414.965 1.857.414.965
Utang lain-lain -
pihak ketiga 1.725.000 1.725.000 - -
pihak berelasi - - 186.000.000 186.000.000
Akrual 219.201.340 219.201.340 593.654.980 593.654.980
Utang pembiayaan 414.862.131 414.862.131 380.664.869 380.664.869
Liabilitas sewa 68.852.941 68.852.941 68.852.941 68.852.941
Jumlah 1.831.945.481 1.831.945.481 3.086.587.755 3.086.587.755
Nilai wajar atas aset keuangan jangka pendek (umumnya kurang dari satu tahun) seperti kas dan
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain adalah sebesar nilai tercatat karena telah mendekati
estimasi nilai wajarnya.
Liabilitas keuangan
Nilai tercatat liabilitas keuangan seperti utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga,
utang lain-lain - pihak ketiga, dan akrual adalah mendekati estimasi nilai wajarnya.
Nilai wajar utang pembiayaan dan liabilitas sewa diperkirakan mendekati nilai tercatatnya karena
tingkat suku bunga berdasarkan nilai pasar.
72
Page 81
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
a. Aktivitas investasi non-kas yang signifikan sebagai berikut:
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Penambahan aset tetap yang masih terutang
dan dicatat pada utang pembiayaan 352.650.000 -
Jumlah 352.650.000 -
b. Perubahan aset dan liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan sebagai berikut:
1 Januari 2024 Arus kas Non kas 31 Desember 2024
Penambahan modal 25.500.000.000 42.080 - 25.500.042.080
Tambahan modal disetor 483.920 483.920 - 967.840
Pembagian dividen (2.550.000.000) (306.001.363) - (2.856.001.363)
Utang bank jangka pendek - - - -
Utang pembiayaan 380.664.869 - (318.452.738) 62.212.131
Liabilitas sewa 68.852.941 - - 68.852.941
Jumlah 23.400.001.730 (305.475.363) (318.452.738) 22.776.073.629
1 Januari 2023 Arus kas Non kas 31 Desember 2023
Penambahan modal 20.400.000.000 5.100.000.000 - 25.500.000.000
Tambahan modal disetor - 483.920 - 483.920
Pembagian dividen - (2.550.000.000) - (2.550.000.000)
Utang bank jangka pendek 3.201.836.882 (3.201.836.882) - -
Utang pembiayaan 556.965.273 (176.300.404) - 380.664.869
Liabilitas sewa 292.633.849 (223.780.908) - 68.852.941
Jumlah 24.451.436.004 (1.051.434.274) - 23.400.001.730
73
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H.
p.16
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16 ×4
unresolved
person
Akta Notaris Rahayu Ningsih
p.16 ×2
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.16
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.17
unresolved
person
Akta Notaris Rini Yulianti
p.17 ×4
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.17 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.
p.17
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.17
unresolved
person
Arief Banang Trinovan
p.18 ×2
unresolved
person
Bambang Wijananto
p.18 ×2
unresolved
person
Bambang Setiadji Personel
p.18 ×2
unresolved
org
PT Nutrisi Juara
p.19
unresolved
person
Poltak Pardomuan
p.19
unresolved
person
Panji Kresna S.H.
p.19 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia
p.47 ×2
unresolved
org
PT Dwi Eka Cipta Kreasi.
p.48
unresolved
org
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia
p.51
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.51
unresolved
org
PT Gupon Sekarlangit
p.53
unresolved
org
PT Arshaka Multi Pangan
p.53
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.54
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia
p.54
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.54
unresolved
org
PT Asiavesta Investama Jaya
p.57 ×2
unresolved
—
Jaya
p.57 ×2
unresolved
org
PT Nusa Perkasa Internasional
p.57 ×2
unresolved
org
Internasional
p.57 ×2
unresolved
org
PT Hassana Investa
p.57
unresolved
org
PT Martapura Jaya
p.63
unresolved
org
PT Inovasi Research Mandiri
p.63
unresolved
person
Yulita Mirayanti
· Direktur
p.70 ×2
unresolved
org
PT MKN
p.71
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.