Skip to content
Back to announcement

20250327_XCID_Penyampaian Laporan Tahunan_31871950_lamp2.pdf

Other Text extracted XCID

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 93

Page 1
DIRE CIPTADANA PROPERTI RITEL INDONESIA




PENILAIAN PUSAT PERBELANJAAN SOLO GRAND MALL
Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping,
Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
Indonesia

No. Report   : 00116/2.0012-00/PI/09/0330/1/III/2025
Tanggal      : 18 Maret 2025
Page 2
Kepada: Direksi                                    No. Kontrak   : RHR00PC1F0125017.0
         DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia   No. Laporan : 00116/2.0012-00/PI/09/0330/1/III/2025
         Plaza Asia Office Park Unit 2             Tanggal       : 18 Maret 2025
         Jalan Jenderal Sudirman Kav. 59
         Jakarta Selatan 12190
         Indonesia




PENILAIAN PUSAT PERBELANJAAN SOLO GRAND MALL
Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping,
Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta,
Provinsi Jawa Tengah, Indonesia


Dengan hormat,


Menyambung instruksi dari DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (“Klien” atau “DIRE”) sesuai
kontrak No. RHR00PC1F0125017.0 tanggal 13 Januari 2024 dan amendemen kontrak No.
RHR00PC1F0125017.1 tanggal 17 Maret 2025, untuk memberikan opini Nilai Pasar atas Pusat
Perbelanjaan Solo Grand Mall (“SGM”) di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan
Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, dengan ini kami
menyatakan bahwa kami telah melakukan inspeksi dan analisis atas Objek Penilaian, dan
menyampaikan laporan ini untuk Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.


 1. Status Penilai
     Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh penilai independen yang merupakan Penilai Publik
     dan salah satu rekan pada KJPP Rengganis, Hamid & Rekan (KJPP-RHR). Penilai Publik dan KJPP-
     RHR telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian Keuangan
     Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan – OJK.


     KJPP-RHR telah menjalin kerjasama aliansi strategis dengan CBRE, yang merupakan
     perusahaan konsultan properti global terintegrasi yang terdaftar di Bursa Efek New York
     (www.cbre.com).


     Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak mempunyai
     potensi benturan kepentingan dengan Objek Penilaian, Pemberi Tugas, dan Pengguna Laporan.


     Seluruh penilai, tenaga ahli, dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
     penugasan di bawah koordinasi Penilai Berizin atau penanggung jawab penilaian yang
     mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian.
Page 3
2. Pemberi Tugas
     Pemberi Tugas adalah DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan uraian sebagai berikut:
          Bidang Usaha          :   Sekuritas, Aset Manajemen & Investasi
          Alamat                :   Plaza Asia Office Park Unit 2, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 59,
                                    Jakarta Selatan 12190, Indonesia
          No. Telepon           :   (021) 2557 4883
          No. Faksimile         :   (021) 2557 4842
          Email                 :   hidajatarief@ciptadana.com
          Website               :   www.ciptadana-am.com


3. Pengguna Laporan
     Pengguna Laporan adalah DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia.


4. Objek Penilaian dan Kepemilikan
     Objek penilaian adalah aset berupa real properti yang terdiri dari tanah, bangunan dan
     fasilitasnya. Objek penilaian adalah Pusat Perbelanjaan yang dikenal dengan Solo Grand Mall
     (“SGM”) dan terdiri dari tanah, bangunan serta fasilitasnya dengan total Net Lettable Area (NLA)
     kurang lebih 25.961 meter persegi (tidak termasuk area pameran kurang lebih 875 meter
     persegi) dan luas kotor bangunan (GBA) kurang lebih 59.277 meter persegi yang berdiri di atas
     tanah seluas kurang lebih 11.964 meter persegi yang terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi
     No 273, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
     Indonesia.


     Bentuk kepemilikan atas Objek Penilaian merupakan kepemilikan tunggal yang dilengkapi
     dengan 4 (empat) Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB), terdaftar atas nama PT Surya Persada
     Properti yang merupakan SPC (Special Purpose Company) milik DIRE.


5. Jenis Mata Uang yang Digunakan
     Objek Penilaian dinilai dengan menggunakan mata uang Rupiah (“IDR” or “Rp”). Nilai kurs
     mata uang dolar AS terhadap Rupiah pada tanggal penilaian adalah US $1= Rp16.162,- (kurs
     tengah Bank Indonesia).


6. Maksud dan Tujuan Penilaian
     Penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan opini Nilai Pasar atas Objek Penilaian untuk
     kepentingan laporan tahunan DIRE selaku Manager Investasi DIRE Ciptadana Properti Ritel
     Indonesia.


7.   Dasar Nilai
     Dasar nilai sesuai tujuan penilaian adalah Nilai Pasar. Definisi Nilai Pasar sesuai dengan
     Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 adalah sebagai berikut:




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                     ii
Page 4
   Nilai Pasar
   “Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
   penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
   membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
   pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas
   dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.”


   Penilaian ini tidak memperhitungkan biaya dan pajak yang terkait dengan penjualan dan
   pengalihan kepada pihak lain.


   Berdasarkan Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021, Objek Penilaian digolongkan menjadi Aset
   Operasional, yang didefinisikan sebagai berikut:


   Aset Operasional
   ”Aset Operasional adalah aset yang digunakan dalam operasional perusahaan yang digunakan
   secara berkelanjutan”.


8. Tanggal Penilaian
   Tanggal penilaian adalah 31 Desember 2024 dan tanggal inspeksi adalah 12 Februari 2025.


9. Tingkat Kedalaman Investigasi
    Penilaian ini dilakukan dengan kedalaman investigasi sebagai berikut:
    a. Inspeksi terhadap Objek Penilaian dilakukan untuk memperoleh data dan informasi yang
        cukup sebagaimana diatur dalam Lingkup Penugasan.
    b. Pada aset – aset sejenis dan dalam jumlah relatif banyak, inspeksi dapat dilakukan secara
        sampling;
    c. Pada Objek Penilaian dan/atau dokumen yang tidak dapat atau terbatas untuk diverifikasi,
        maka sumber data dan informasi didasarkan hanya dari Pemberi Tugas dan/atau pihak lain
        yang disetujui Pemberi Tugas;
    d. Melakukan verifikasi atas peruntukan tanah, dokumen kepemilikan, legal dokumen dan
        perizinan lainnya namun tidak melakukan pengecekan keabsahan atas status hukum Objek
        Penilaian.


10. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
   Sifat dan sumber informasi yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui
   untuk digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun
   internasional. Sumber informasi tersebut antara lain:
   a.    Bank Indonesia;
   b.    Bursa Efek Indonesia;
   c.    Badan Pusat Statistik;
   d.    Data riset dari lembaga independen; dan
   e.    Informasi dari media elektronik dan media cetak yang dianggap mewakili.



                                  VALUATION & ADVISORY SERVICES                             iii
Page 5
11. Asumsi dan Asumsi Khusus
   Asumsi
   a.   Aset dilengkapi dengan dokumen kepemilikan yang berlaku dan sah secara hukum dapat
        dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga;
   b.   Data dan informasi atas aset yang diberikan, baik berupa dokumen kepemilikan, legal dan
        perijinan lainnya diasumsikan benar termasuk data yang diperoleh secara sampling;
   c.   Objek Penilaian diasumsikan bebas dari adanya pencemaran lingkungan;
   d.   Mesin dan peralatan dinilai sebagai satu kesatuan ditempat ( in-situ/in-place) dan bagian
        dari bisnis yang berjalan;
   e.   Penilai menggunakan seluruh catatan publik yang dapat ditemukan, foto dan informasi
        yang berasal dari sumber eksternal, baik dari website, professional, pemilik properti
        maupun sumber terverifikasi lainnya yang diasumsikan besar dan mencerminkan kondisi
        yang sebenarnya;
   f.   Tanggal inspeksi lapangan adalah setelah tanggal penilaian sehingga dalam penilaian ini
        kami mengasumsikan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan pada Objek Penilaian
        antara tanggal inspeksi dan tanggal penilaian;
   g.   Kami telah menerima tenancy schedule dari SGM dengan NLA untuk masing-masing unit
        dan kami berasumsi bahwa NLA yang diberikan oleh manajemen adalah benar dan
        akurat;
   h.   Objek Penilaian merupakan satu kesatuan usaha yang dikelola oleh manajemen yang
        profesional dan kompeten.


   Asumsi Khusus
   a.   Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan pendapatan dari sewa ruangan,
        pameran, dan parkir, dan tidak memperhitungkan pendapatan dari biaya servis, utilitas,
        dan lain-lain karena bukan merupakan hak DIRE berdasarkan perjanjian antara pihak
        DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan PT Surya Persada Properti;
   b.   Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan biaya pemasaran untuk penyewa yang
        kosong saat ini, tidak memperhitungkan penyewa eksisting yang akan keluar dan
        digantikan dengan penyewa baru;
   c.   Kami memahami bahwa dalam penilaian ini, terdapat perjanjian parkir antara DIRE
        Ciptadana     Properti     Ritel   Indonesia   dengan   PT   Centrepark   Citra   Corpora
        No.15183/PKS/CP-LGL/JK/V/2024 tanggal 2 Mei 2024. Berdasar perjanjian tersebut,
        jangka waktu perjanjian terhitung 2 tahun sejak 1 Mei 2024 hingga 30 April 2026 dan
        kami asumsikan diperpanjang.


12. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
    Laporan penilaian terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang
    dapat mempengaruhi operasional perusahaan.




                                 VALUATION & ADVISORY SERVICES                                iv
Page 6
13. Konfirmasi bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan SPI dan Peraturan Lainnya
    Penilaian ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) & Standar Penilaian Indonesia
    (SPI) Edisi VII – 2018, Edisi Revisi SPI 300 (Penilaian Real Properti) & 310 (Penilaian Mesin dan
    Peralatan), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 dan Surat Edaran
    Otoritas Jasa Keuangan No. 33/SEOJK.04/2021.


14. Pendekatan Penilaian dan Alasan Penerapannya
   Dengan memperhatikan lingkup pekerjaan dan merujuk kepada Peraturan OJK No.
   28/POJK.04/2021 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di
   Pasar Modal bab 10, kami telah mempertimbangkan Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan
   Biaya dengan pertimbangan sebagai berikut:
             Pendekatan                                       Alasan Penggunaan
    Pasar                       Tidak digunakan karena keterbatasan data pembanding yang sejenis dan
                                sebanding
    Pendapatan                  Digunakan karena Objek Penilaian merupakan properti yang menghasilkan
                                pendapatan
    Biaya                       Digunakan karena investor masih melihat suatu properti berdasarkan biaya
                                pengganti properti sejenis dengan utilitas sebanding yang harus dibayarkan


15. Metode Penilaian yang Diterapkan
     Pendekatan Penilaian              Metode
     Pendapatan                        Diskonto Arus Kas (DCF)
     Biaya                             Biaya Pengganti (RC)



16. Kejadian Penting setelah Tanggal Penilaian
    Dalam Penilaian ini, kami tidak mempertimbangkan dampak dari kejadian setelah tanggal
    Penilaian.


17. Peraturan Perundang-undangan Terkait
    Penilaian ini merujuk kepada:
    a. Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995;
    b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 68/POJK.04/2014 tentang Penilai yang Melakukan
       Kegiatan di Pasar Modal;
    c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 64/POJK.04/2017 mengenai Dana Investasi Real
       Estate berbentuk Kontrak Investasi Kolektif;
    d. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian
       Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal;
    e. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 33/SEOJK.04/2021 tentang Penilaian dan
       Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal.




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                  v
Page 7
18. Kesimpulan Penilaian
   Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku,
   kami berpendapat bahwa Nilai Pasar atas Objek Penilaian yang berlokasi di Jalan Brigjend
   Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi
   Jawa Tengah, Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024 adalah:


                                      Rp605.496.000.000,-
         (ENAM RATUS LIMA MILIAR EMPAT RATUS SEMBILAN PULUH ENAM JUTA RUPIAH)


    Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan
    memahami seluruh asumsi, batasan, kondisi, komentar dan detil keseluruhan bagian laporan
    yang mendasari opini nilai dimaksud.



   Jakarta, 18 Maret 2025
   Hormat kami,
   KJPP Rengganis, Hamid & Rekan




   Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.)
   Rekan - Penilai Properti
   Penilai Publik No. P-1.12.00330
   MAPPI No. 06-S-01977
   STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                             vi
Page 8
                              DAFTAR ISI



BAB
                                                     HALAMAN
       SURAT PENGANTAR                                  i
       DAFTAR ISI                                      vii
       PERNYATAAN PENILAI                              viii
       KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS                      x
       GLOSARIUM                                       xii
1.0    RINGKASAN EKSEKUTIF                              1
2.0    PENDAHULUAN                                      4
3.0    LOKASI DAN LINGKUNGAN SEKITAR                    5
4.0    URAIAN TAPAK                                     8
5.0    DOKUMEN KEPEMILIKAN                              9
6.0    PERENCANAAN KOTA                                 9
7.0    URAIAN BANGUNAN DAN SARANA PELENGKAP            11
8.0    FASILITAS DAN UTILITAS                          13
9.0    KINERJA OPERASIONAL                             15
10.0   KOMENTAR PASAR                                  23
11.0   PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK                37
12.0   PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN                 38
13.0   PROSEDUR PENILAIAN                              40
14.0   KESIMPULAN PENILAIAN                            47



       LAMPIRAN
       KERTAS KERJA
       SPESIFIKASI MESIN DAN PERALATAN
       FOTO
       PETA LOKASI
       PETA SERTIPIKAT
       SITE PLAN
       DENAH BANGUNAN
       VALIDASI MAPPI




                     VALUATION & ADVISORY SERVICES            vii
Page 9
                                    PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:
1.   Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
2.   Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi oleh
     asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang mana
     merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak memiliki
     benturan kepentingan.
3.   Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
     properti yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak-
     pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap properti yang dinilai.
4.   Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah
     disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
5.   Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau
     gambaran nilai yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai, pencapaian hasil
     yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
     berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
6.   Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh
     Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
7.   Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan objek penilaian dan/atau
     jenis industri yang dinilai.
8.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
     penilaian.
9.   Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
     perundang-undangan.
10. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:
       •    Identifikasi masalah (identifikasi batasan, kepemilikan hak, tujuan dan objek, definisi
            Penilaian, dan tanggal Penilaian);
       •    Pengumpulan data dan wawancara;
       •    Analisis data;
       •    Estimasi nilai dengan menggunakan pendekatan Penilaian;
       •    Penulisan laporan.
11. Tim Penilai telah melakukan inspeksi / investigasi terhadap Objek Penilaian yang dinilai.
12. Penilai telah melakukan analisis untuk tujuan penilaian yang diungkapkan dalam Laporan
     Penilaian Properti.
13. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
     kesimpulan nilai.
14. Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
15. Seluruh data dan informasi yang diungkapkan dalam laporan dapat dipertanggung jawabkan.




                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                                   viii
Page 10
      16. Kami telah melakukan verifikasi sesuai lingkup pekerjaan kami dan kami telah melakukan
             validasi data oleh asosiasi profesi (Masyarakat Profesi Penilai Indonesia) melalui Forum Penilai
             Pasar Modal (FPPM) serta mengasumsikan bahwa data tersebut akurat dan benar.
      17. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
             pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
             dinyatakan dalam laporan Penilaian ini;
      18. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan Penilaian telah dibuat
             dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan SPI Edisi VII-2018.

Nama                                                                Kualifikasi           Tanda Tangan


Penanggungjawab :


Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.)
Izin Penilai Publik No. P-1.12.00330
MAPPI No. 06-S-01977
STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023                                        Penilai Properti      …………………….


Pemeriksa :


Agus Herianto, MAPPI (Cert.)
MAPPI No. 15-S-05897
Register Penilai No. RMK-2017.00945                               Penilai Properti      …………………….


Tim Penilai:


Jun Cesar Haposan Meha*
MAPPI No. 16-T-06693
Register Penilai No. RMK-2017.00950                               Penilai Properti      …………………….


Ilham Yahya
MAPPI No.19-P-09494
Register Penilai No. RMK-2020.03167                               Penilai Properti      …………………….


Muhamad Firman Hardiansyah
MAPPI No.20-P-10314
Register Penilai No. RMK-2021.04037                               Penilai Properti      …………………….


Asisten:
Hasna Salsabila Muchtar*
*Penilai dan asisten yang melakukan inspeksi




                                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                           ix
Page 11
                           KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS

Penilaian dan Laporan Penilaian bergantung kepada syarat-syarat pembatas sebagai berikut:
1.   Terkait dengan kondisi geopolitik yang diikuti dengan ketidakpastian situasi ekonomi global
     (juga di Indonesia), kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan tingkat
     kehati-hatian yang lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi
     dibandingkan dengan kondisi yang secara normal berlaku. Disebabkan belum diketahuinya
     besaran dampak dari kondisi geopolitik yang terjadi di pasar dan ketiadaan atau kurangnya
     data pasar untuk menginformasikan atau mendukung estimasi kuantitatif, kami menyarankan
     untuk dilakukannya review/kaji ulang secara berkala terhadap hasil penilaian ini sebagai
     tindakan berjaga-jaga.
2.   Kondisi perbedaan yang mungkin terjadi di antara tanggal penilaian dan periode waktu
     pelaksanaan hasil penilaian, dapat mengurangi relevansi opini nilai dengan kebutuhan
     Pengguna Laporan, yang disebabkan oleh perbedaan akses data dan informasi, serta asumsi
     dan analisis penilaian. Dalam hal Pengguna Laporan menemukan kondisi seperti itu, disarankan
     untuk menugaskan Penilai untuk meninjau penugasan yang telah dilakukan di mana jika
     memungkinkan dan diperlukan, Penilai mungkin dapat mengulangi prosedur penilaian
     sebelumnya secara lengkap. Proses dan prosedur harus diuraikan dalam penugasan terpisah
     dan berbeda dari penugasan sebelumnya.
3.   KJPP Rengganis, Hamid & Rekan tidak memperbolehkan penggunaan seluruh, Sebagian
     ataupun sebagai rujukan dari Penilaian dari Laporan ini dalam dokumen, edaran, pernyataan,
     referensi ataupun dipublikasikan dalam bentuk apapun juga tanpa ijin tertulis dari KJPP
     Rengganis, Hamid & Rekan.
4.   Informasi yang telah diberikan oleh pihak lain kepada KJPP Rengganis, Hamid & Rekan seperti
     yang disebutkan dalam laporan penilaian dianggap layak dan dapat dipercaya, tetapi KJPP
     Rengganis, Hamid & Rekan tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu
     terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Informasi yang dinyatakan tanpa
     menyebutkan sumbernya merupakan hasil penelaahan kami terhadap data yang ada,
     pemeriksaan atas dokumen ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang.
     Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya berada
     dipihak klien
5.   Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam Laporan yang merupakan
     bagian dari properti yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian.
     Nilai yang digunakan dalam laporan penilaian ini tidak boleh digunakan untuk tujuan penilaian
     lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
6.   Kami tidak melakukan penyelidikan atas kondisi tanah dan fasilitas lingkungan lainnya, untuk
     suatu pengembangan baru. Apabila tidak diinformasikan lain, penilaian kami didasarkan pada
     kewajaran, dan untuk suatu rencana pengembangan tidak ada pengeluaran tidak wajar atau
     keterlambatan dalam masa pembangunan.
7.   Nilai Pasar yang dimaksud mencerminkan nilai yang sesungguhnya tanpa memperhitungkan
     adanya kewajiban atas pajak atau biaya-biaya yang terkait dengan transaksi penjualan tersebut.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    x
Page 12
     Properti yang dinilai berdasarkan asumsi bebas dari segala hipotik, persengketaan dan premi
     serta biaya lain yang belum diselesaikan.
8.   Gambar, denah ataupun peta yang terdapat dalam laporan ini disajikan hanya untuk
     kemudahan visualisasi saja. Kami tidak melaksanakan survei/pemetaan dan tidak bertanggung
     jawab mengenai hal ini.
9.   Keterangan mengenai rencana tata kota diperoleh secara tertulis dan/atau lisan yang
     dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Kecuali diinstruksikan lain, kami beranggapan bahwa
     properti yang dinilai tidak terpengaruh oleh berbagai hal yang bersifat pembatasan-pembatasan
     dan properti maupun kondisi penggunaan baik saat ini maupun yang akan datang tidak
     bertentangan dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Jika jaminan diperlukan, kami
     menyarankan agar verifikasi diperoleh dari pengacara Anda.
10. Properti dilengkapi sertipikat tanah yang sah dan bebas dari hak atas jalan dan pelanggaran
     apapun juga, termasuk pula bebas dari batasan yang memberatkan, halangan-halangan
     ataupun pengeluaran tidak wajar lainnya. KJPP Rengganis, Hamid & Rekan tidak melakukan
     pengukuran ulang terhadap luasan properti secara detail, melainkan data dari sertipikat &
     gambar bangunan yang diterima dari klien.
11. Penilaian ini didasarkan pada asumsi bahwa property dibangun sesuai dengan peraturan yang
     berlaku, serta telah memiliki atau dalam proses memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan
     Ijin Penggunaan Bangunan (IPB) yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Bagian- bagian
     properti yang tidak diinspeksi tidak memiliki kerusakan berarti dan tidak menyebabkan KJPP
     Rengganis, Hamid & Rekan mengubah penilaian.
12. Penilai tidak berkewajiban memberikan kesaksian atau hadir di pengadilan karena laporan ini,
     berkaitan dengan terjadinya sengketa atas property dimaksud, tanpa perjanjian tertulis terlebih
     dahulu.
13. Kami tidak melakukan pengukuran luas dari properti dimaksud. Kami beranggapan bahwa
     besaran luas yang digunakan dalam penilaian ini sesuai dengan besaran luas yang dinyatakan
     dalam salinan surat sertipikat tanah yang disediakan oleh Perusahaan.
14. Kami tidak mengetahui adanya laporan audit lingkungan, penyelidikan lingkungan ataupun
     penyelidikan kandungan tanah yang mungkin telah dilaksanakan terhadap properti yang dinilai
     berkaitan dengan kontaminasi lingkungan atau kemungkinan terjadinya kontaminasi
     lingkungan.
15. Kami tidak meneliti secara detail aspek hukum dari surat tanah yang dimiliki dan menyarankan
     agar menunjuk konsultan hukum independen untuk melakukannya. Untuk keperluan penilaian
     ini kami beranggapan bahwa properti dimaksud telah dilengkapi dengan surat tanah yang sah
     secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    xi
Page 13
                                        GLOSARIUM

            Istilah                                          Uraian

HGB                         Hak Guna Bangunan

Gross Building Area         Jumlah luas kotor keseluruhan bangunan, termasuk parkir.
(GBA)

Gross Floor Area (GFA)      Jumlah seluruh permukaan lantai bangunan yang dihitung dari dinding
                            terluar bangunan tetapi tidak termasuk void dan parkir.

Net Lettable Area (NLA)/    Luas lantai tertentu dalam suatu gedung komersial yang ditetapkan olek
Luas Lantai Sewa            pemilik bangunan untuk disewakan.

Anchor Tenant, Mini         Penyewa utama atau penyewa kunci yang dipertimbangkan untuk menjadi
Anchor dan Big Tenant       membangkitkan atau menarik arus pengunjung dari sebuah ritel, yang dibagi
                            dalam anchor (NLA >1.000 m²) dan big tenant (700<NLA<1.000 m²).

Specialty                   Toko/kios kecil dan sedang yang mengkhususkan diri dalam berbagai
                            kelompok jenis produk tertentu dan pelengkapnya.

Casual Leasing, Atrium      Penggunaan areal umum di pusat perbelanjaan untuk perdagangan atau
Leasing                     kegiatan promosi dalam jangka waktu yang relatif pendek (kurang dari 1
                            bulan).

Rental Rate/Tarif Sewa      Tarif sewa pokok yang ditetapkan dalam kontrak perjanjian sewa-menyewa
                            antara penyewa dan pemilik gedung komersial yang disepakati bersama.

Occupancy Rate/Tingkat      Persentase luas lantai yang sudah tersewa dibandingkan dengan Luas Lantai
Hunian                      Sewa (Lettable Floor Area atau Rentable Floor Area) yang tersedia dalam
                            suatu Pusat Perbelanjaan.

Lease Period/Periode Sewa   Masa berlaku suatu ikatan sewa-menyewa dalam kontrak perjanjian sewa-
                            menyewa antara penyewa dan pemilik gedung komersial.

Revenue Sharing/Bagi        Pembagian pendapatan dari total jumlah pendapatan yang dihasilkan dari
Hasil                       penjualan barang antara penyewa dan pemilik.

WALE                        Metode untuk mengukur periode rata-rata dimana semua sewa dalam suatu
                            properti akan berakhir. WALE adalah pengukuran yang sangat penting bagi
                            pemilik properti komersial untuk memperkirakan risiko kekosongan.




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                       xii
Page 14
1.0    Ringkasan Eksekutif

 Pemberi Tugas dan   : DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia
 Pengguna Laporan
 Jenis Aset          :   Aset Operasional
 Tujuan Penilaian    :   Laporan tahunan DIRE
 Dasar Penilaian     :   Nilai Pasar
                                                                                           Objek Penilaian
 Tanggal Penilaian   :   31 Desember 2024
 Tanggal Inspeksi    :   12 Februari 2025
 Kurs Tengah         :   US $1= Rp16.162,- (Kurs Tengah Bank Indonesia)
 Objek Penilaian     :   Pusat Perbelanjaan Solo Grand Mall yang terdiri dari tanah, bangunan,
                         serta fasilitasnya, dengan uraian sebagai berikut:
                          Lokasi                   :   Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan
                                                       Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta,
                                                       Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
                          Koordinat                :   -7.566497, 110.807556
                          Luas Tanah               :   11.964 m2
                          GBA                      :   +59.277 m2
                          NLA                      :   ±25.961 m2 (tidak termasuk area pameran kurang
                                                       lebih 875 meter persegi)
                          Tingkat Hunian           :   81,83%*
                          Anchor Tenant            :   Matahari      Department   Store,    Cinema     XXI,
                                                       Teleperformance, Amazone
                         *per 31 Desember 2024
 Dokumen             :   4 (empat) Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) terdaftar atas nama
 Kepemilikan             PT Surya Persada Properti dengan rincian sebagai berikut:
                                   Jenis dan No.       Tanggal Diterbitkan                            Luas
                                                                             Nomor dan Tanggal
                          No         Sertipikat           dan Tanggal                                Tanah
                                                                               Gambar Situasi
                                       Tanah                Berakhir                                  (m2)
                                                        21 Januari 1997            299/1997
                           1       HGB No. 113                                                         1.500
                                                        20 Januari 2027        20 Januari 1997
                                                        21 Januari 1997            300/1997
                           2       HGB No.114                                                          4.410
                                                        20 Januari 2027        20 Januari 1997
                                                          10 Mei 1997             2259/1997
                           3       HGB No.121                                                          3.358
                                                        06 Februari 2037         09 Mei 1997
                                                          27 Mei 2003        165/Penumping/2003
                           4       HGB No.135                                                          2.696
                                                          26 Mei 2043          07 Februari 2003
                                   Jumlah                                                            11.964


                         PT Surya Persada Properti merupakan SPC (Special Purpose Company)
                         milik DIRE.
 Perencanaan Kota    :   Peruntukan                        :   Perdagangan dan Jasa
                         KDB                               :   60%
                         KLB                               :   15 (maksimum)
                         KDH                               :   20%
                         Maksimum ketinggian               :   150 meter



                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 1
Page 15
Penggunaan Tertinggi   :   Pusat Perbelanjaan
& Terbaik
Asumsi Khusus          :   •    Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan pendapatan
                                dari     sewa    ruangan,       pameran,      dan   parkir,    dan    tidak
                                memperhitungkan pendapatan dari biaya servis, utilitas, dan lain-
                                lain karena bukan merupakan hak DIRE berdasarkan perjanjian
                                antara pihak DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan PT
                                Surya Persada Properti;
                           •    Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan biaya
                                pemasaran       untuk     penyewa      yang   kosong    saat   ini,   tidak
                                memperhitungkan penyewa eksisting yang akan keluar dan
                                digantikan dengan penyewa baru;
                           •    Kami memahami bahwa dalam penilaian ini, terdapat perjanjian
                                parkir antara DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan PT
                                Centrepark Citra Corpora No.15183/PKS/CP-LGL/JK/V/2024
                                tanggal 2 Mei 2024. Berdasar perjanjian tersebut, jangka waktu
                                perjanjian terhitung 2 tahun sejak 1 Mei 2024 hingga 30 April
                                2026 dan kami asumsikan diperpanjang.
Pendekatan Penilaian   :   Pendekatan Pendapatan dan Biaya
Analisa SWOT           :   Strength
                            •   Objek Penilaian berada di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, yang
                                merupakan jalan utama yang terletak di pusat Kota Surakarta;
                            •   Objek Penilaian relatif dekat dengan Bandar Udara Internasional
                                Adi Sumarmo;
                            •   Objek Penilaian sebagai pusat perbelanjaan pertama di Solo
                                sudah dikenal luas oleh masyarakat.
                           Weakness
                            •   Bangunan        relatif   tua   bila   dibandingkan      dengan       pusat
                                perbelanjaan pesaing;
                            •   Sebagian besar tenant didominasi oleh merek kelas menengah,
                                sehingga segmen premium kurang terwakili yang membuat daya
                                tarik bagi kelas atas lebih rendah.
                           Opportunity
                            •   Masih besarnya segmen pasar menengah yang merupakan target
                                pasar dari Objek Penilaian;
                            •   Dengan beroperasinya Jalan Tol Solo – Ngawi, jumlah pengunjung
                                dari luar Kota Surakarta meningkat;
                            •   Solo dikenal dengan Kota Batik dan destinasi kuliner sehingga
                                jumlah pengunjung dari luar Kota Surakarta meningkat dan dari
                                tahun ke tahun semakin bertambah.



                           VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              2
Page 16
                              Threat
                               •   Kehadiran pusat perbelanjaan lain dengan konsep eksklusif dan
                                   fasilitas yang lebih modern.
Nilai Pasar               :   Rp605.496.000.000,-
                              (ENAM RATUS LIMA MILIAR EMPAT RATUS SEMBILAN PULUH ENAM
                              JUTA RUPIAH)
Ringkasan eksekutif ini hanya digunakan bersama dengan laporan penilaian dengan segala
asumsi, batasan dan dasar penilaian yang dinyatakan di dalam laporan ini dan tidak seharusnya
dibaca secara terpisah.




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                               3
Page 17
2.0   Pendahuluan
      Ruang Lingkup
      Lingkup pekerjaan mengacu kepada prosedur penilaian yang berlaku secara umum. Secara
      garis besar lingkup pekerjaan dapat dijelaskan sebagai berikut.


                                                                  Batasan
                                                                  Tujuan
                              Identifikasi Masalah                Objek Penilaian
                                                                  Dasar Nilai
                                                                  Tanggal Penilaian




                        Pengumpulan data dan wawancara
                                  manajemen




                           Analisis data dan penilaian




                                                                   Menggunakan
                                                                   asumsi dan
                                 Estimasi Nilai                    pendekatan
                                                                   penilaian yang
                                                                   sesuai




                               Penulisan Laporan




      Dasar Informasi
      Laporan penilaian ini dibuat berdasarkan data dan informasi berikut:
          •   Salinan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB);
          •   Salinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
          •   Salinan Sertipikat Laik Fungsi (SLF);
          •   Salinan Izin Penggunaan Bangunan (IPB);
          •   Salinan Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP);
          •   Salinan Surat Keterangan Bangunan Gedung Laik Fungsi (SLF);
          •   Salinan perjanjian manajemen properti;
          •   Salinan perjanjian parkir;
          •   Salinan data tagihan listrik dan air bawah tanah;



                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                         4
Page 18
          •   SPPT PBB tahun 2023 dan 2024;
          •   Salinan polis asuransi;
          •   Kapasitas parkir mobil dan motor;
          •   Historikal pengunjung dan parkir bulan Januari-Desember 2024;
          •   Laporan pendapatan Objek Penilaian Tahun 2024;
          •   Salinan data pendapatan tenant Revenue Sharing 2024;
          •   Tenancy Schedule Objek Penilaian per tanggal 31 Desember 2024;
          •   Floor plan Objek Penilaian per tanggal 31 Desember 2024;
          •   Daftar mesin dan peralatan per 31 Desember 2024;
          •   Berbagai data pasar dan industri yang telah dikumpulkan dan diolah oleh KJPP RHR;
          •   Data makro ekonomi yang telah diambil dari berbagai laporan yang diterbitkan oleh
              Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik Indonesia;
          •   Wawancara dengan pengelola yang diwakilkan oleh Bapak Bambang Sunarno
              sebagai Direktur dari PT Bengawan Inti Kharisma.

3.0   Lokasi dan Lingkungan Sekitar
      Objek Penilaian terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping,
      Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Objek Penilaian
      terletak di sebelah selatan Jalan Brigjend Slamet Riyadi atau berada dalam radius:
      •   kurang lebih 200 meter di sebelah timur persimpangan antara Jalan Brigjen Slamet
          Riyadi dan Jalan Doktor Moewardi;
      •   kurang lebih 650 meter di sebelah barat Taman Sriwedari;
      •   kurang lebih 1,2 kilometer di sebelah selatan dari Stadion Manahan;
      •   kurang lebih 1,3 kilometer di sebelah tenggara dari Stasiun Kereta Api Purwosari;
      •   kurang lebih 2,5 kilometer di sebelah barat dari Keraton Kasunanan Surakarta dan
          Alun-alun Surakarta;
      •   kurang lebih 8,7 kilometer di sebelah tenggara dari Bandar Udara Internasional Adi
          Sumarmo.




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    5
Page 19
Peta Lokasi




    U


   1.   Objek Penilaian
   2.   Persimpangan Jalan Brigjen Slamet Riyadi
        dan Jalan Doktor Moewardi
   3.   Taman Sriwedari
   4.   Stadion Manahan
   5.   Stasiun Kereta Api Purwosari
   6.   Stasiun Kereta Api Solo Balapan
   7.   Keraton Kasunanan Surakarta dan Alun-
        alun Surakarta
   8.   Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo

Jalan di muka Objek Penilaian adalah Jalan Brigjend Slamet Riyadi yang digunakan sebagai
jalan 1 (satu) arah dengan 3 (tiga) lajur yang terdiri dari 1 (satu) lajur jalur cepat, 1 (satu)
lajur jalur lambat, dan 1 (satu) lajur khusus rel kereta api wisata. Lebar jalan kurang lebih
20 (dua puluh) meter, tanpa median dan terdiri dari perkerasan aspal dalam kondisi baik.
Jalan di muka Objek Penilaian dilewati oleh angkutan umum seperti bus Batik Solo Trans.


Objek Penilaian dapat diakses melalui Jalan Sutowijoyo. Jalan Sutowijoyo digunakan
sebagai jalan 2 (dua) arah dan masing-masing arah terdiri dari 1 (satu) lajur. Lebar jalan
kurang lebih 5 (lima) meter, tanpa median dan terdiri dari perkerasan aspal dalam kondisi
baik. Jalan Sutowijoyo tidak dilewati angkutan umum.


Analisis Aksesibilitas
Objek Penilaian dapat dicapai melalui beberapa akses, antara lain sebagai berikut:
                          Warna
 Dari                                                                  Rute
                          Garis
 Stasiun Kereta Api
                                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi – Objek Penilaian
 Purwosari
                                    Jalan Monginsidi – Jalan Gajah Mada – Jalan Honggowongso – Jalan
 Stasiun Kereta Api
                                    Kebangkitan Nasional – Jalan Sutowijoyo – Jalan Brigjend Slamet Riyadi –
 Solo Balapan
                                    Objek Penilaian
 Bandar Udara
                                    Jalan Mangu – Jalan Adi Sumarmo – Jalan A. Yani – Jalan Brigjen Slamet
 Internasional Adi
                                    Riyadi – Objek Penilaian
 Sumarmo




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                                               6
Page 20
                             Bandar Udara
                           Internasional Adi
                               Sumarmo




                                                                         Stasiun Kereta Api
                                                                            Solo Balapan

                                      Stasiun Kereta Api
                                          Purwosari                   Objek
                                                                     Penilaian


     U




Gambaran Lingkungan Sekitar
Di sekitar Objek Penilaian didominasi oleh pengembangan komersial berupa pusat
perbelanjaan, perkantoran dan hotel.




     U Objek Penilaian                                     Fasilitas Publik & Sosial
         Hotel                                        1.   RST Slamet Riyadi (DKT)
1.       Grand Hap Hotel                              2.   RS Gigi dan Mulut Soelastri UMS
2.       Megaland Hotel Solo                          3.   Satlantas Polresta Surakarta
3.       Red Planet Solo                              4.   MAN 2 Surakarta



                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                                     7
Page 21
      4.       Novotel Solo                              5.   SMP Negeri 24 Surakarta
      5.       Ibis Styles Solo                          6.   SMP Negeri 25 Surakarta
               Perkantoran                               7.   SD Negeri Mangkubumen Lor No. 15
      1.       Bank Muamalat                                  Pengembangan Campuran
      2.       Otoritas Jasa Keuangan                    1.   Solo Paragon Hotel & Mall
      3.       Bank BNI
      4.       PT Jasa Raharja
      5.       Bank Mandiri
      6.       Bank Syariah Indonesia
      7.       Bank BRI


4.0   Uraian Tapak
                                              Tapak Objek Penilaian berbentuk menyerupai huruf L
                                              dengan luas tanah 11.964 meter persegi. Panjang tapak
                                              yang berbatasan dengan Jalan Brigjen Slamet Riyadi
                                              kurang lebih 80 meter, sedangkan yang berbatasan
                                              dengan Jalan Sutowijoyo kurang lebih 142 meter, dan
                                              yang berbatasan dengan Jalan Duren kurang lebih 105
                                              meter persegi. Permukaan tapak secara umum datar dan
                                              kedudukan tapak lebih tinggi dengan jalan di muka
                                              Objek Penilaian. Saat ini, kondisi tapak adalah tanah
          U                                   matang dan berdiri bangunan pusat perbelanjaan di
                                              atasnya.


      Tapak dibatasi oleh:
      -       sebelah utara       :   Jalan Brigjend Slamet Riyadi
      -       sebelah timur       :   Kantor PT Jasa Raharja dan Pemukiman
      -       sebelah barat       :   Jalan Sutowijoyo
      -       sebelah selatan     :   Jalan Duren


      Kami mengingatkan bahwa kami tidak melakukan pengukuran luas dari properti dimaksud.
      Tetapi berdasarkan pengamatan batas fisik di lapangan dan membandingkan dengan
      salinan surat sertipikat tanah, kami beranggapan bahwa besaran luas yang digunakan
      dalam penilaian ini sesuai dengan besaran luas yang dinyatakan dalam salinan surat
      sertipikat tanah properti dimaksud.




                                  VALUATION & ADVISORY SERVICES                                  8
Page 22
5.0   Dokumen Legalitas
      Berdasarkan Salinan surat tanah yang diberikan, Objek Penilaian dilengkapi dengan 4
      (empat) Sertipikat Hak Guna Bangunan terdaftar atas nama PT Surya Persada Properti
      dengan uraian sebagai berikut:
                 Jenis dan No.         Tanggal Diterbitkan dan      Nomor dan Tanggal     Luas Tanah
       No
                Sertipikat Tanah           Tanggal Berakhir           Gambar Situasi         (m2)
                                           21 Januari 1997              299/1997
       1     HGB No. 113                                                                      1.500
                                           20 Januari 2027           20 Januari 1997
                                           21 Januari 1997              300/1997
       2     HGB No.114                                                                       4.410
                                           20 Januari 2027           20 Januari 1997
                                             10 Mei 1997               2259/1997
       3     HGB No.121                                                                       3.358
                                           06 Februari 2037            09 Mei 1997
                                             27 Mei 2003           165/Penumping/2003
       4     HGB No.135                                                                       2.696
                                             26 Mei 2043             07 Februari 2003
             Jumlah                                                                          11.964


      Berdasarkan informasi dari Pemberi Tugas, PT Surya Persada Properti merupakan SPC
      (Spesial Purpose Company) milik DIRE.


      Kami tidak mengidentifikasi secara detil masing-masing batas bidang tanah dari daftar
      tersebut di atas. Namun demikian, berdasarkan peta rincikan yang diberikan oleh Pemberi
      Tugas, kami mengerti bahwa Objek Penilaian terdiri dari bidang-bidang tanah yang
      bersambungan.


      Kami mengerti bahwa HGB No. 113 dan 114 akan berakhir di tahun 2027. Dalam penilaian
      ini, kami mengasumsikan bahwa perpanjangan masa berlaku dapat diberikan dan kami
      telah memperhitungkan biaya perpanjangan masa berlaku HGB tersebut.


      Kami tidak meneliti secara detil aspek hukum dari surat tanah yang dimiliki dan
      menyarankan agar menunjuk konsultan hukum independen untuk melakukannya. Untuk
      keperluan penilaian ini kami beranggapan bahwa Aset dimaksud telah dilengkapi dengan
      surat tanah yang sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau
      halangan apapun juga.


6.0   Perencanaan Kota
                                                 Berdasarkan informasi dari Dinas Tata Kota Surakarta
               Objek Penilaian                   dan berdasarkan Peraturan Walikota Kota Surakarta
                                                 Nomor 33 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata
                                                 Ruang Kota Surakarta Tahun 2023-2043, Objek
                                                 Penilaian memiliki parameter pengembangan sebagai
                                                 berikut:
        U


       Sumber: Dinas Tata Kota Surakarta



                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    9
Page 23
 Peruntukan                              :       Perdagangan dan jasa
 KDB                                     :       60%
 KLB                                     :       15 (maksimum)
 KDH                                     :       20%
 Ketinggian Maksimum                     :       150 meter


Perizinan
Bangunan Objek Penilaian dilengkapi dengan perizinan sebagai berikut:
Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
                                                                                       Luas
                             Tangal
 No.          No. IMB                            Atas Nama           Peruntukan      Bangunan
                           Diterbtikan
                                                                                       (m2)
                                                Willy Widodo
              IMB No.      3 Desember                              Membangun Pusat
  1                                          Herlambang (pemilik                        61.137
       601/758/XII/03        2003                                    Perbelanjaan
                                                lama properti)
                                                 Tan Sutjipto
              IMB No.                                                Menambah
                           7 Oktober     Herlambang (komisaris
  2         601/1107/L-                                            Bangunan Ruang         22,50
                             2008             PT Bengawan Inti
       05//IMB/X/2008                                                   ATM
                                                  Kharisma)
                                               Total                                  61.159,5


Kami mengerti bahwa terdapat perbedaan luas bangunan antara Izin Mendirikan Bangunan
(IMB) seluas 61.159,5 meter persegi dengan luas bangunan eksisting seluas 59.277 meter
persegi. Dalam penilaian ini, kami menggunakan luas bangunan eksisting seluas 59.277
meter persegi.


Dalam penilaian ini, kami mengasumsikan bahwa Objek Penilaian tidak bertentangan
dengan ketentuan dan peraturan yang berkenaan dengan tata kota dan tata bangunan dan
kami mengasumsikan bahwa Objek Penilaian dilengkapi dengan perijinan yang
berhubungan dengan pengembangan dan operasional sebagai pusat perbelanjaan.




                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                   10
Page 24
7.0   Uraian Bangunan dan Sarana Pelengkap
      Objek Penilaian merupakan bangunan pusat perbelanjaan dengan total luas bangunan
      kotor kurang lebih 59.277 meter persegi dan selesai dibangun pada tahun 2004. Bangunan
      terdiri dari 5 lantai yang dilengkapi dengan basemen 1 lantai dan semi basemen 1 lantai.


      Spesifikasi Bangunan
      Spesifikasi bangunan adalah sebagai berikut:
       Item                             Keterangan
       Luas Bangunan Kotor              ±59.277 m2
       Jumlah Lantai                    5 lantai dengan 1 lantai basemen dan 1 lantai semi basemen
       Tahun Selesai Dibangun           2004
       Tahun Renovasi                   n/a
       Konstruksi                       Portal beton bertulang
       Pondasi                          Tiang pancang beton dengan pile cap
       Konstruksi Atap                  Slab beton bertulang, rangka baja
       Penutup Atap                     Spandek zinkalum
       Langit-langit                    Gipsum rangka hollow dicat untuk koridor dan acoustic tile rangka hollow dicat
                                        untuk kios
       Dinding Luar                     Fasade kaca clear tempered, dinding geser untuk area basemen
       Dinding Dalam                    Bata hebel diplester dan di cat
       Jendela                          n/a
       Pintu                            Panel kaca rangka alumunium untuk lobi, panel besi rangka besi untuk area
                                        tangga darurat dan area ME di basemen
       Tangga                           Struktur beton bertulang
       Lantai                           Homogenious tile ukuran 60x60 cm untuk koridor, keramik 30x30 cm untuk kios
                                        dan semen plur untuk basemen dan area parkir
       Kondisi                          Cukup


      Akomodasi Bangunan
      Akomodasi masing-masing lantai digambarkan sebagai berikut:
                         GFA               Area
              Lantai                                     GBA (m2)   NLA (m2)                    Akomodasi
                         (m2)           Parkir (m2)
       Basemen &                                                                  Gudang, area servis, Anchor, area
                         9.258                3.353       12.611          4.895
       Semi basemen                                                               parkir, ruang mesin, kantor engineering
       Lantai Dasar      8.496                    -        8.496          4.685   Area tenant dan area pameran
       Lantai 1          8.096                    -        8.096          4.695   Area tenant dan area servis
       Lantai 2          7.730                    -        7.730          4.803   Area tenant, area servis dan gudang
       Lantai 3,                                                                  Area tenant, area servis, area pameran,
                         5.724                2.139        7.863          4.378
       Mezzanine                                                                  gudang dan area parkir
       Lantai 4, dan
                         8.668                4.878       13.545          2.450   Area tenant, area servis dan area parkir
       lantai 4A
                                                                                  Area parkir terbuka, gudang pengelola,
       Lantai 5              936                             936            56
                                                                                  gudang
               Total     48.908            10.370         59.277      25.961


      Sarana pelengkap
       Deskripsi             Kuantiti      Spesifikasi                       Kondisi
       Jalan                 ±321 m²       Paving                            Cukup
       Pagar                  ±825 m       Bata hebel diplester              Cukup




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                     11
Page 25
Foto




       Objek Penilaian                           Drop off




       Penyewa Anchor                        Penyewa Specialty




           Island                                  ATM




        Lantai Dasar                             Lantai 1




             VALUATION & ADVISORY SERVICES                       12
Page 26
                                 Lantai 2                                                  Lantai 3




                                 Lantai 4                                              Lantai Atap


8.0   Fasilitas dan Utilitas
      Pada saat inspeksi, Objek Penilaian dilengkapi dengan fasilitas sebagai berikut:
                                            Total                                                 Tahun
       No.           Deskripsi                      Unit   Penyedia / Merek      Kapasitas                      Kondisi
                                            Unit                                                  Instalasi
        1    Instalasi Listrik               1      Set    PT PLN (Persero)     4.330 kVA             2004    Sangat Baik
        2    Generator Set                   1      Unit      Mitsubishi        1.000 kVA             2004      Cukup
        3    Generator Set                   2      Unit      Mitsubishi        1.250 kVA             2004      Cukup
        4    Generator Set                   1      Unit      Mitsubishi         250 kVA              2004      Cukup
        5    Tanki Solar                     1      Unit          -             1.000 Liter           2004      Cukup
        6    Tanki Solar                     1      Unit          -             2.000 Liter           2004      Cukup
        7    Trafo                           2      Unit       Trafindo         2.500 kVA             2004      Cukup
        8    Trafo                           1      Unit       Trafindo         2.000 kVA             2004      Cukup
        9    Lift Penumpang                  2      Unit       Hyundai           1.350 kg             2004      Cukup
       10    Lift Barang                     3      Unit       Hyundai           1.600 kg             2004      Cukup
       11    Escalator                       10     Unit       Hyundai        9000 orang/jam          2004      Cukup
       12    Travelator                      2      Unit       Hyundai        9000 orang/jam          2004      Cukup
       13    AC Split                        15     Unit        Daikin            2.5 PK              2004      Cukup
       12    Chiller Mall                    2      Unit       McQuay             591 TR              2004      Cukup
       13    Chiller MDS                     2      Unit       McQuay             280 TR              2004      Cukup
       14    CT Mall                         2      Unit        Kuken           738,75 TR             2004      Cukup
       15    CT MDS                          2      Unit        Kuken             350 TR              2004      Cukup
       16    AHU                             1      Set           -              1.443 TR             2004      Cukup
       17    CWP Mall                        2      Unit       ITT B&G            45 kW               2004      Cukup
       18    CHWP Mall                       2      Unit       ITT B&G           18,5 kW              2004      Cukup




                                    VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                13
Page 27
                                 Total                                         Tahun
 No.          Deskripsi                  Unit   Penyedia / Merek   Kapasitas               Kondisi
                                 Unit                                          Instalasi
  19   CWP MDS                    2      Unit       ITT B&G         37 kW       2004       Cukup
  20   CHWP MDS                   2      Unit       ITT B&G         15 kW       2004       Cukup
       Make Up Water
  21                              2      Unit       ITT B&G        2 & 5 HP     2004       Cukup
       Pump
       Submersible Sewage
  22                              3      Unit        Ebara          1,5 kW      2004       Cukup
       Pump
  23   Sewage Pump                3      Unit        Ebara          0,5 kW      2004       Cukup
  24   Sumpit Pump                3      Unit        Ebara          0,82 kW     2004       Cukup
  25   Transfer Pump              3      Unit        Ebara          11 kW       2004       Cukup
  26   Booster Pump               3      Unit        Ebara          1,5 kW      2004       Cukup
  27   Grease Trap Pump           2      Unit        Ebara          3,7 kW      2004       Cukup
  28   Deepwell Pump              2      Unit        Ebara          3,7 kW      2004       Cukup
  29   Roof Tank                  2      Unit       Marifig          45 m3      2004       Cukup
  30   Diesel Pump                1      Unit       Clarke          90 kW       2004       Cukup
  31   Electric Pump              1      Unit      Western Lc       90 kW       2004       Cukup
  32   Jockey Pump                1      Unit      Western Lc       7,5 kW      2004       Cukup
  33   CCTV                       1      Set           -           48 Kamera    2004       Cukup
  34   BAS                        1      Set           -               -        2004       Cukup
  35   Fire Alarm                 1      Set           -               -        2004       Cukup


Kami mengerti bahwa kapasitas generator set lebih kecil dibandingkan dengan kapasitas
listrik dari PT PLN (Persero).




                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    14
Page 28
9.0   Kinerja Operasional
      Data historikal kinerja keuangan Objek Penilaian selama 5 tahun terakhir dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                                                                          (dalam Juta Rupiah)
                        Deskripsi        2020      %       2021       %         ∆      2022      %          ∆       2023       %         ∆       2024       %          ∆
          Tingkat Hunian                86,13%             61,14%                      73,34%                       78,65%                       81,83%
          Pendapatan
                                                                                   -
               Pendapatan Sewa          20.911    90,84%   14.946    96,06%            14.828   96,01%    -0,78%    17.693    93,90%    19,32%   19.642    92,21%    11,02%
                                                                              28,53%
                                                                                   -
               Pendapatan Sewa Atrium     725      3,15%       83     0,53%              149     0,97%    80,49%      534      2,83%   257,84%      867     4,07%    62,45%
                                                                              88,60%
                                                                                   -
               Pendapatan Parkir          439      1,91%     230      1,43%              319     2,07%    38,73%      323      1,71%     1,08%      522     2,45%    61,66%
                                                                              47,59%
                                                                                   -                            -
               Revenue Sharing             945     4,11%     300      1,93%              148     0,96%                293      1,55%    97,87%      272     1,28%    -7,24%
                                                                              68,25%                      50,65%
                                                                                   -
          Total Pendapatan              31.213   100,00%   15.559   100,00%            15.445   100,0%    -0,73%    18.842   100,00%    22,00%   21.302   100,00%    13,06%
                                                                              32,41%
               Biaya Asuransi             711      3,09%     714      4,59%    0,49%     728     4,72%     1,96%      728      3,87%     0,00%     732      3,44%     0,53%
                                                                                   -
               Biaya PBB                  495      2,15%     445      2,86%              495      3,2%    11,11%      495      2,63%     0,00%     495      2,32%     0,00%
                                                                              10,00%
          Total Biaya                    1.206     5,24%    1.160     7,45%   -3,82%    1.223    7,92%     5,47%     1.223     6,49%     0,00%    1.227     5,76%     0,32%
                                                                                   -
          Pendapatan Bersih             30.007    94,76%   14.399    92,55%            14.222   92,08%    -1,23%    17.619    93,51%    23,89%   20.075    94,24%    13,94%
                                                                              33,90%


      •      Tingkat hunian mengalami peningkatan dari 78,65% pada tahun 2023 menjadi 81,83% pada tahun 2024 dikarenakan adanya penyewa
             baru (Teleperformance);
      •      Pendapatan sewa atrium mengalami peningkatan hingga 62,45% pada tahun 2024 dikarenakan kondisi yang sudah kembali membaik
             sejalan dengan peningkatan pengunjung mal;
      •      Dibandingkan dengan tahun 2023, pendapatan parkir pada tahun 2024 naik sebesar 61,66%. Kenaikan ini disebabkan oleh bertambahnya
             jumlah karyawan dari penyewa baru (Teleperformance), yang beroperasi setiap hari kecuali akhir pekan sebagai Perusahaan dengan kategori
             perkantoran serta pajak parkir yang menurun;
      •      Secara umum, total pendapatan di tahun 2024 naik sebesar 13,06% dibanding tahun 2023. Selain itu, pendapatan bersih juga mengalami
             kenaikan sebesar 13,94% dibanding tahun 2023.




                                    VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    15
Page 29
Kami hanya mendapatkan kinerja operasional untuk DIRE sehingga pendapatan yang
diterima hanya dari pendapatan sewa termasuk revenue sharing, sewa atrium (pameran)
dan parkir, sementara biaya yang dikeluarkan hanya asuransi dan pajak bumi dan
bangunan.


Pendapatan servis dan biaya operasional tidak diperhitungkan karena pengoperasian SGM
menjadi tanggung jawab Pengelola yaitu PT Bengawan Inti Kharisma, sehingga pendapatan
servis (termasuk penentuan besarnya tarif biaya servis) diasumsikan menjadi hak Pengelola,
bukan menjadi hak Pemberi Tugas.


Berdasarkan Perjanjian Perubahan Ketiga atas Perjanjian Manajemen Properti antara DIRE
Ciptadana Properti Ritel Indonesia dan PT Bengawan Inti Kharisma tanggal 21 November
2024, bahwa DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia sebagai pemilik dari SGM dan PT
Bengawan Inti Kharisma sebagai manajer properti untuk pengoperasian SGM.


Rincian penyewa
Berikut ini merupakan tingkat hunian SGM per 31 Desember 2024:
 Tipe Penyewa                     NLA (m²)       Tersewakan (m²)    Kosong (m²)        Tingkat Hunian (%)
 Anchor Tenant                       10.409               10.191             218                  97,91%
 Big Tenant                           1.448                 1.448                 0              100,00%
 Specialty                           12.956                 8.945          4.011                  69,04%
 Island                                 718                   462            256                  64,32%
 ATM                                       65                  18              47                 27,44%
 Gudang                                 365                   180            185                  49,26%
 Jumlah                              25.961               21.244           4.717                  81,83%


Daftar profil penyewa per 31 Desember 2024, rata-rata sewa kontraktual per lantai adalah
sebagai berikut:
                              Harga sewa             Weighted
   Tipe /                    (Rp/m²/bulan)         Average Harga
                NLA (m²)                                                              Kategori
   Lantai                                              Sewa
                            Min         Max        (Rp/m²/bulan)
 Anchor                                                             Department Store, Office, Leisure &
                 13.247     34.838      60.515             47.000
 Tenant                                                             Entertaiment
 Big Tenant       1.448     59.670      59.670             31.000   Leisure & Entertaiment
 Basement            88     90.000     145.950             79.000   Others, F&B, Others
                                                                    Books, Gifts, Hobbies, F&B, Electronics,
 Lantai
                  2.056     31.000     347.000             55.000   IT, Gadgets, Fashion, Jwo, Shoes, Bags,
 Dasar
                                                                    Accessories
                                                                    Books, Gifts, Hobbies, F&B, Fashion,
 Lantai 1         2.121     45.410     432.000             48.000   Health, Beauty & P Care, Jwo, Shoes,
                                                                    Bags, Accessories, Sports Related
                                                                    Books, Gifts, Hobbies, Fashion, Shoes,
 Lantai 2         2.652      9.761     295.000             70.000
                                                                    Bags, Accessories




                           VALUATION & ADVISORY SERVICES                                            16
Page 30
                                         Harga sewa              Weighted
   Tipe /                             (Rp/m²/bulan)            Average Harga
                NLA (m²)                                                                           Kategori
   Lantai                                                           Sewa
                                    Min            Max         (Rp/m²/bulan)
                                                                                   Books, Gifts, Hobbies, Electronics, IT,
 Lantai 3             2.593         49.145        320.000               85.000
                                                                                   Gadgets, F&B
                                                                                   F&B, Books, Gifts, Hobbies, Leisure &
 Lantai 4              513          12.588        359.000               33.000
                                                                                   Entertaiment, Storage
 Lantai 5               56         833.333      5.416.667              858.000     Services
                                                                                   Books, Gifts, Hobbies, F&B, Fashion,
 Island                796          65.034      1.435.000              286.000     Health, Beauty & P Care, Jwo, Shoes,
                                                                                   Bags, Accessories, Sports Related
 ATM                    65         800.000      1.627.703              311.000     ATM
 Gudang                325          36.181        120.000                8.000*    Gudang
 Total            25.961                                                62.000
*rata-rata tertimbang harga sewa rendah karena beberapa penyewa tidak membayar sewa


Berdasarkan rata-rata tertimbang dari harga sewa, Lantai 5 memiliki rata-rata harga sewa
tertinggi dibanding dengan kategori yang lain sebesar Rp858.000,-/m²/bulan dikarenakan
lantai tersebut didominasi oleh penyewa untuk penggunaan repeater sinyal telpon selular
yang memiliki harga sewa yang tinggi dan diikuti oleh ATM sebesar 311.000,-/m2/bulan.
Gudang memiliki rata-rata harga sewa terendah sebesar Rp8.000,-/m2/bulan. Hal ini
dikarenakan beberapa penyewa gudang yang tidak membayar sewa.


Daftar penyewa berdasarkan kategori dan lokasi adalah sebagai berikut:
  No         Lantai           Kategori                                      Nama Brand
                         Anchor
                                             Teleperformance
   1        Basemen      Tenant
                         Others              Warmindo
                         Anchor
                                             Matahari Department Store
                         Tenant
                         F&B                 J.CO, Asia Bakery, KFC, Mako
                                             AFC, Ex Funny Rabbit, Citra Busana, Ex Zie Collection, Putri Mulya, Femee
                         Fashion             Wear, Ex Marcell, Baladewa, Jihan Fashion Muslim, Ex Nurulliza, Nurulizza,
                                             Sporty Solo
                                             West Time, Aksel Jam, Optik Pranoto, Dafa Arloji, Optik Internasional, Atlas
                         JWO
                                             Optik, View Watch,
                         Books, Gifts,
             Lantai                          CD House, Tian Sen
   2                     Hobbies
             Dasar
                         Health,
                         Beauty & P          Guardian
                         Care
                         Shoes, Bags,
                                             Queen
                         Accessories
                         Leisure &
                                             Fantasy Kingdom
                         Entertaiment
                         Electronics,
                                             Volta Oto
                         IT, Gadgets




                                 VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                     17
Page 31
No    Lantai      Kategori                                     Nama Brand
                                Gilang Toys, META, Dika Bakery, Ex Bag and Beyond, Grosie Fashion,
                Island
                                Trixie, Batik Sekar, Riyana Batik, Safirah, Bintang Sunglass
                ATM             ATM Mega, ATM Cimb Niaga, ATM BNI, ATM Mandiri, ATM BRI
                Anchor
                                Matahari Department Store
                Tenant
                Fashion         House of Tabitha, Cotton Candy, Loly Lixie, Asha Collection, Bra House, U
                                Jeans, Batik Bramantyo, Alga Kids
                Books, Gifts,
                                J-Box, Toys Star, Heart Accessories, Grande
                Hobbies
                Health,
                Beauty & P      Moci Nailart, Yasmine Beauty, Salon Johnny Andrean
3    Lantai 1   Care
                JWO             Mas Semar, Aqila Jam, JM Top Optik
                Shoes, Bags,
                                Famous, Planet Ocean
                Accessories
                Sports
                                Sport Station
                Related
                Storage         Gudang Sport Station
                Island          SKA Softlense, Yoyo Toys, Waka Train, Galery Silver
                Anchor
                                Matahari Department Store, Number-61, Amazone
                Tenant
                Fashion         My Style
                Shoes, Bags,
                                Gabino
4    Lantai 2   Accessories
                Books, Gifts,
                                Pastel, Stroberi, MR. DIY, Miniso, Timeless, Itoya Photo Self, Rio Photobox
                Hobbies
                                Terrazone Train, Café Ting Tji, Zona Car, Spex Symbol, Beluga, Fams
                Island
                                Solutions, Chick Fam, Roujee Bag, Herborist, Monca Nailart
                Big Tenant      Timezone, Superland
                                Mixue, Roti Boy, Nasgor 69 & Ayam Pak Mo, Sego Tampah, CFC, Misnow
                                Ice Cream, Nasgor TOP, Joffi Ramen, Cik-Cik, Dinastea, Nasgo, Masakan
                                Padang Kala Bersinar, Solo Steak, Pempek Farina, S Chick, Moen-Moen
                                Steak, Inbox, Ayam Panggang Im In Love, Rocket Chicken, Kedai Katsu,
                F&B
                                Cwie Mie, Kopi Koceng, RM Priyayi, Seblak ASMR, Italian Delight, Tong Tji,
                                Warung Mbak Kalis, Ayam Keprabon, Seblak Parahayangan, Warung
                                Mbok Marni, Mie Keprabon, Mie Horizon, Sop Pecok, Selat Viens, Ayam
                                Kres
                                Samsung Service, Apacino Cell, Rinjani Cell, Raya Cell, Benua Cell, Eksa
                Electronics,
                                Komputer, Kartika Aksesoris, Dual Kompiter, Dewi Sri Cell, Eksa Komputer,
5    Lantai 3   IT, Gadgets
                                Diinami Store, Benua Cell
                Leisure &
                                Waka Playland
                Entertainment
                                Es Teeh Kampoeng Solo, Asia Waffle, Penthol Petarung, Bos Duren,
                                Chipoxs, Ginastel Jus Sultan, Teh Poci, Lumpia Kohsan, Miss Bakery, Crepes
                                Signature, Bocireng, Es Cokelat 45, Fressco Fruits, Pentol Solo, Yo’i Ice
                                Cream, Chifry, Teh Gardoe, Es Cream Lybee, The Dandang, Dimsum
                Island
                                Renata, Terimal Penthol, Molen Tawamangu Wolu-Wolu, Donat Kentang,
                                Tahu Aci, Chat Time, Little Tokyo, Tahu Benjo, Ayam Gunting, Telur Gulung
                                Dwi, Teh Gopek, Teh Tong Tji, Mc Donald, Fremilt, Mendem Duren, Sultan
                                Message, Sultan Sand




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 18
Page 32
  No          Lantai        Kategori                                               Nama Brand
                          Anchor
                                              Cinema XXI
                          Tenant
                                              Dapur Bakmi Bu Wahyu, Saudara Dekatz, Pengen Tuna, Bitna Bake, Sanack
                          F&B
                                              Saodara
   6         Lantai 4
                          Leisure &
                                              GRSB
                          Entertainment
                          Island              Penthol Solo, Kampoeng Solo, The Dandang, Photo Place
                          Gudang              Gudang Mako, Rinse Carwash
              Lantai
   7                      Gudang              Gudang JCO
               4A
   8         Lantai 5     Services            Smart IBS, Repeater Telkomsel, Repeater XL, 3, Repeater Indosat



                                     Distribusi Profil Penyewa (% dari Total NLA)
                                                       (dalam meter persegi)




Luas NLA didominasi penyewa kategori anchor tenant dan specialty sebesar 47,97% dan
42,11%, terendah adalah kategori ATM sebanyak 0,08%. Luas Island 2,17%, Big Tenant
6,82%, dan gudang 0,85% dari total NLA.


                                     Berdasarkan Tipe Penyewa per Lantai (m2)
   Lantai           Basemen           G            1            2              3           4         4A          5         Total
 Anchor                 4.531         2.279             0      1.578                0     1.802           0           0    10.191
 Tenant              44,46%        22,37%        0,00%        15,49%      0,00%          17,68%      0,00%      0,00%      47,97%
                           0              0             0            0     1.448                 0        0           0     1.448
 Big Tenant
                        0,00%        0,00%       0,00%         0,00%     14,21%           0,00%      0,00%      0,00%       6,82%
                          63          1.543       3.281        2.117       1.603           307            0          32     8.945
 Specialty
                        0,70%      17,25%       36,68%        23,66%     17,91%           3,43%      0,00%      0,36%      42,11%
                           0           106             17           86         233              20        0           0      462
 Island
                        0,00%      23,01%        3,74%        18,59%     50,44%           4,22%      0,00%      0,00%       2,17%




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                      19
Page 33
   Lantai           Basemen      G               1               2           3            4              4A              5           Total
                           0         18               0                0             0        0                0              0         18
 ATM
                       0,00%   100,00%          0,00%            0,00%      0,00%         0,00%         0,00%           0,00%         0,08%
                           0          0              19                0         12        112                37              0        180
 Gudang
                       0,00%     0,00%      10,39%               0,00%      6,92%        62,26%        20,43%           0,00%         0,85%
 Total Luas
                       4.594     3.946          3.317            3.781      1.848         2.240               37             32      21.244
 Tersewakan
 Total NLA             4.895     4.685          4.695            4.803      4.378         2.413               37             56      25.961
 Tingkat
                      93,86%    84,23%      70,65%           78,73%        42,21%        92,84%    100,00%             58,00%        81,83%
 Hunian


Berdasarkan posisi lantai dan luasan, tingkat hunian didominasi oleh penyewa yang berada
di lantai 4A sebesar 37 meter persegi (100,00%), lantai Basement sebesar 4.895 meter
persegi (93,86%) dan lantai 4 sebesar 2.413 meter persegi (92,84%).


                                      Berdasarkan Masa Berakhir Sewa
                                                     (dalam meter persegi)
                                        2025               2026            2027           2028                 2029
           Anchor Tenant              3.128               5.371            2.094          1.876                561
           Big Tenant                     63                     -               -            -                    -
           Basemen                    1.219                 103             104               -                    -
           Lantai Dasar                   362               569                  -            -                    -
           Lantai 1                       758               918                  -            -                    -
           Lantai 2                   1.564                  39                  -            -                    -
           Lantai 3                       145                    -          260               -                    -
           Lantai 4                       15                     -           11               6                    -
           Lantai 5                       383               106              24               -                    -
           Island                         18                     -               -            -                    -
           ATM                            31                 37              32               -                    -
           Gudang                           -               700             748               -                    -
           Total                      7.686               7.843            3.272          1.882                561


Berdasarkan masa berakhir sewa, sebagian besar kontrak sewa akan berakhir pada tahun
2026 seluas 7.843 meter persegi, sedangkan untuk anchor tenant seluas 5.371 meter
persegi akan berakhir tahun 2026. Weighted Average Lease of Expiry (WALE) Objek
Penilaian adalah 2,01 tahun.


                                  Profil Penyewa Berdasarkan Masa Sewa
       Masa Sewa Berakhir (Bulan)                         Unit               %                    m2                     %
       >=0                     <=12                              120         43,32%                    3.582             16,86%
       >12                     <=24                               16             5,78%                 1.220                 5,74%
       >24                     <=36                               14             5,05%                 1.390                 6,54%
       >36                     <=60                               19             6,86%             13.463                63,37%
       >60                     ANCHOR                            108         38,99%                    1.589                 7,48%
       Total                                                     277         100,0%                21.244                100,0%




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                                  20
Page 34
Berdasarkan periode atau masa sewa, anchor tenant dengan masa sewa lebih dari 36
sampai 60 bulan memiliki porsi yang cukup dominan terhadap komposisi total yaitu sebesar
63,37% dan diikuti oleh tenant dengan masa sewa 0 sampai 12 bulan sebesar 16,86%.


                                Profil Penyewa Berdasarkan Tipe Produk
                                                   NLA (sqm)             %
                   ATM                                   17,7                  0,08%
                   Department Store                   5.370,7                 25,28%
                   Electronics, IT, Gadgets             314,7                  1,48%
                   F&B                                2.156,0                 10,15%
                   Fashion                              795,3                  3,74%
                   Books, Gifts, Hobbies              1.774,7                  8,35%
                   Health, beauty & P Care              264,9                  1,25%
                   JWO                                  258,2                  1,22%
                   Leisure & Entertainment            5.002,6                 23,55%
                   Shoes, Bags, Accessories             180,1                  0,85%
                   Sports Related                       264,0                  1,24%
                   Services                              71,2                  0,34%
                   Gudang                               179,9                  0,85%
                   Office                             4.531,3                 21,33%
                   Others                                62,9                  0,30%
                   Sub Total                           21.244                100,00%


Berdasarkan tipe produk yang terdapat di Solo Grand Mall, mayoritas penyewa adalah
Department Store sebesar 25,28%, Leisure & Entertainment sebesar 23,55%, dan Office
sebesar 21,33% dari total NLA.


Casual Leasing
Pada 31 Desember 2024, total luas untuk casual leasing sebesar 875,28 meter persegi,
dengan rincian sebagai berikut:
         Lantai                 NLA (sqm)     Rental Rate (Rp/sqm/day)
        Basemen                      30               18.000
      Lantai Dasar                   460          15.000-45.000
        Lantai 2                     44               18.000
        Lantai 3                    341,28            22.500
         Total                      875,28




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                            21
Page 35
Analisis Pengunjung
Pengunjung        mulai   menurun        secara
signifikan sejak tahun 2020 sebesar
49,3% menjadi 3.673.649 orang karena
adanya Pandemi COVID-19 di bulan
Maret 2020. Penurunan pengunjung
berlanjut di tahun 2021 sebesar 6,2%
menjadi 3.447.277 orang dikarenakan
kebijakan PPKM yang mengakibatkan
operasional mal ditutup sementara. Pada
tahun 2022 kondisi pandemi telah membaik sehingga pengunjung mulai kembali meningkat
sebesar 43,6% dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebanyak 4.948.875 orang. Jumlah
pengunjung pada tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 6,53% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya menjadi 4.625.709 orang. Pada tahun 2024, jumlah pengujung juga
mengalami penurunan sebesar 6,18% dibandingkan dengan tahun 2023 menjadi
4.339.727 orang.


Analisis Kendaraan
Kapasitas parkir adalah 519 lot untuk
mobil dan 2.000 lot untuk motor.
Jumlah mobil pada tahun 2021 terus
mengalami          penurunan         menjadi
284.262 atau menurun sebesar 11,9%,
namun terjadi peningkatan di jumlah
motor sebesar 3,7% atau menjadi
756.142 motor. Jumlah kendaraan
mobil     dan        motor       mengalami
peningkatan di tahun 2022 sebesar 45,0% dan 28,4% menjadi 412.170 untuk mobil dan
970.636    motor      dikarenakan        meredanya        pandemi       COVID-19   yang   disebabkan
melonggarnya PPKM. Pada tahun 2023, jumlah mobil dan motor tercatat di 357.604 dan
916.214 atau mengalami penurunan sebesar 13,2% dan 5,6%. Pada tahun 2024, jumlah
mobil dan motor mengalami pengingkatan daripada tahun 2023, masing-masing
meningkat 4,2% dan 10,2% dengan jumlah mobil tercatat sebanyak 372.541 dan jumlah
motor sebanyak 1.009.507.


Perjanjian Manajemen Properti
Perjanjian Manajemen Properti antara DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dan PT
Bengawan Inti Kharisma tanggal 21 November 2024 dengan rincian sebagai berikut:
  No    Keterangan           Deskripsi
  1     Pemilik              DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (“DIRE”)
  2     Pengelola            PT Bengawan Inti Kharisma (“BIK”)
  3     Hak & Kewajiban      DIRE:




                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                        22
Page 36
         No      Keterangan         Deskripsi
                                    - Menyediakan dana yang dibutuhkan untuk Rencana Tahunan dan membayar
                                       imbalan sebesar 2% per tahun dari total pendapatan setelah dikurangi biaya-
                                       biaya yang dikeluarkan oleh DIRE untuk mendapatkan total pendapatan,
                                       termasuk namun tidak terbatas pada biaya PBB, biaya asuransi, biaya retribusi
                                       parkir kepada instansi terkait dan biaya kontraktor parkir.
                                    - Membayar imbalan jasa pemasaran sebesar 1% dari nilai sewa yang dibayar
                                       oleh penyewa untuk pemasaran yang dilakukan oleh tim pemasaran BIK untuk
                                       tenant baru yang menandatangani perjanjian sewa. Untuk mengurangi keragu-
                                       raguan hal ini tidak berlaku untuk perpanjangan sewa SGM, tidak berlaku untuk
                                       tenant yang kemudian melakukan perubahan sewa SGM, perubahan ganti
                                       nama pemilik/pengalihan atas perjanjian sewa. Perhitungan imbalan tidak
                                       memperhitungkan nilai service charge dan tidak termasuk penyewaan areal
                                       pameran;
                                    - Memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan perizinan;
                                    - Menyimpan dan mendokumentasikan semua dokumen-dokumen asli atas
                                       nama DIRE yang berkaitan dengan SGM;
                                    - Membayar dan melaporkan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan
                                       yang terutang atas hasil sewa SGM.
                                    - Memberikan dukungan biaya operasional sehubungan dengan renovasi
                                       gedung dengan besaran yang berdasarkan perhitungan dampak real bilamana
                                       terjadi penurunan pendapatan service charge dari tenant-tenant di area
                                       tahapan pelaksanaan renovasi dibandingkan dengan kondisi saat terkahir
                                       sebelum renovasi

                                    BIK:
                                    - Menyusun, membentuk dan menerapkan sistem operasional SGM, konsep,
                                       kebijakan yang diperlukan sehubungan dengan pengoperasian, pengelolaan,
                                       pemeliharaan, promosi dan pencarian calon penyewa;
                                    - Memproses dan memperpanjang seluruh izin yang diperlukan dalam rangka
                                       pelaksanaan pengoperasian atas SGM;
                                    - Mempersiapkan dan menyerahkan laporan keuangan bulanan, triwulanan,
                                       tahunan, dan laporan kegiatan operasional bulanan serta mempersiapkan
                                       dokumen untuk pembayaran pajak bulanan yang dibayar DIRE;
                                    - Melakukan penagihan kepada penyewa atas kewajiban pembahayaran sewa di
                                       SGM dan disetorkan kepada DIRE;
                                    - Melakukan perawatan dan perbaikan SGM;
                                    - Membuat dan mengusulkan Rencana Tahunan;
                                    - Melakukan promosi kepada pengunjung SGM untuk menginformasikan
                                       kegiatan di SGM.
         4       Jangka Waktu       28 November 2024 sampai dengan 27 November 2027



10.0 Komentar Pasar
10.1   Gambaran Ekonomi Makro Indonesia
       Produk Domestik Bruto (PDB)
       Ekonomi Indonesia pada triwulan ke-3
       tahun 2024        (TW3      2024)   tumbuh
       sebesar 4,95% (y-o-y) dengan total
       nominal     PDB        mencapai     Rp3.280
       triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh
       semua      sektor.      Konsumsi     Rumah
       Tangga      (Konsumsi        RT)    memiliki
       pertumbuhan          yang   lebih    rendah
       namun tetap mendukung pertumbuhan
       ekonomi.




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              23
Page 37
Secara triwulanan, ekonomi tumbuh                      Deskripsi             TW2 24         TW3 24
sekitar 1,50% (q-o-q), jauh lebih rendah            PDB (Rp triliun)         3.231            3.280
jika dibandingkan dengan triwulan                Pertumbuhan (q-o-q)         3,79%           1,50%

sebelumnya yang tumbuh kurang lebih              Pertumbuhan (y-o-y)         5,05%           4,95%

sebesar 3,79% (q-o-q). Pertumbuhan
yang lebih lambat ini disebabkan oleh                    Sektor              TW2 24         TW3 24
                                                                              Industri      Industri
berakhirnya     musim          panen      dan       Nilai Tertinggi
                                                                           Pengolahan     Pengolahan
normalisasi         terhadap        tingginya       Nilai (Rp triliun)         640,5         667,6
                                                                         Accommodation
permintaan pada triwulan sebelumnya              Pertumbuhan Tertinggi
                                                                            s and F&B
                                                                                         Other Services

yang dipicu oleh hari keagamaan dan              Pertumbuhan (y-o-y)         10,17%         9,95%
liburan sekolah.


Pertumbuhan         ekonomi         terutama
didukung       oleh     sektor       Industri
Pengolahan yang secara konsisten
berkontribusi paling banyak untuk PDB
dan tumbuh sekitar 4,72% (y-o-y). Bank
Indonesia     menyatakan bahwa            PMI
Manufaktur pada TW3 2024 tercatat
sebesar     51,54     yang     berarti   lebih
rendah jika dibandingkan dengan TW2
2024 PMI yang tercatat sebesar 51,97
namun tetap menunjukkan ekspansi
sejak TW4 2021.


Sektor-sektor yang berkontribusi besar untuk ekonomi seperti sektor Industri Pengolahan,
sektor Perdagangan dan sektor Pertanian terus memiliki pertumbuhan tahunan yang positif.
Ketiga sektor tersebut menyumbang sekitar 45,72% kepada PDB.


Semua sektor mencatatkan pertumbuhan tahunan yang positif dimana sektor Jasa Lainnya
memiliki pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 9,95% (y-o-y) sementara Industri Pengolahan
merupakan sektor dengan konstribusi terbesar yaitu sekitar 20,36%.


Berdasarkan pengeluaran, Konsumsi RT melanjutkan pertumbuhannya pada TW3 2024
dengan pertumbuhan sebesar 4,91% (y-o-y) secara tahunan, walaupun lebih rendah jika
dibandingkan dengan pertumbuhan pada TW2 2024. Konsumsi RT yang berkontribusi
sekitar 51,9% kepada PDB, secara triwulanan turun sekitar 0,48% (q-o-q) yang berarti secara
signifikan lebih rendah jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tercatat tumbuh
positif sebesar 3,12% (q-o-q).


Secara spasial, provinsi-provinsi di Kepulauan Maluku dan Papua tercatat memiliki
pertumbuhan ekonomi paling tinggi dibandingkan dengan provinsi-provinsi di kepuluan



                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                  24
Page 38
lainnya pada TW3 2024 dengan pertumbuhan sebesar 6% (y-o-y). Pulai Jawa, yang
memberikan kontribusi sebesar 56,84% kepada PDB, tumbuh sekitar 4,92% (y-o-y).


IHSG dan Saham Properti
Indeks   Harga       Saham   Gabungan
(IHSG) pada akhir TW3 2024 tutup
pada level 7.527,93. IHSG pada TW3
2024 naik sekitar 8,47% (y-o-y) jika
dibandingkan dengan TW3 2023 dan
kurang lebih sekitar 6,57% (q-o-q)
secara triwulanan.

Indeks     saham      properti     secara
triwulanan naik sebesar 34,10% (q-o-q)
dan secara tahunan sekitar 10,05% (y-o-y) jika dibandingkan dengan TW3 2023.


Transaksi investor asing pada TW3                Deskripsi          TW2 24         TW3 24
2024 tercatat mengalami net beli                   IHSG             7.063,58      7.527,93
sebesar Rp57,37 triliun, lebih tinggi       Pertumbuhan (q-o-q)      -3,09%         6,57%
secara signifikan jika dibandingkan         Pertumbuhan (y-o-y)      6,03%          8,47%
dengan    triwulan    sebelumnya    yang      Indeks Properti        591,85        793,68
tercatat mengalami net jual sekitar         Pertumbuhan (q-o-q)     -10,88%        34,10%
Rp35,77 trillion.                           Pertumbuhan (y-o-y)     -18,60%        10,05%


Nilai Tukar
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS
pada TW3 2024 secara triwulanan
terapresiasi sekitar 7,62% (q-o-q) dan
secara tahunan sebesar 2,21% (y-o-y).
Rupiah terdepresiasi pada bulan Juli
dan Agustus 2024 sebelum menguat
pada bulan September dan tutup pada
level Rp15.114 per Dolar AS pada akhir
TW3 2024. Tingkat suku bunga AS
turun sebesar 50bps menjadi 4,75%-
5,00% pada September 2024 sejalan
dengan tingkat inflasi Amerika Serikat yang mendekati targetnya yaitu sebesar 2% (y-o-y).
Bank Sentral Eropa juga menurunkan tingkat suku bunganya karena tingkat inflasi bergerak
menuju target jangka menengahnya yaitu 2% (y-o-y). Bank Sentral Tiongkok juga
menurunkan suku bunganya yang didorong oleh tingkat inflasi yang rendah dan permintaan
domestik yang lemah. Perkembangan-perkembangan ini meredakan ketidakpastian pada




                        VALUATION & ADVISORY SERVICES                               25
Page 39
pasar keuangan global dan meningkatkan masuknya investasi asing ke pasar domestik
sehingga memperkuat nilai tukar Rupiah.


Tingkat Inflasi dan Suku Bunga BI
Tingkat inflasi pada akhir TW3 2024
tercatat sebesar 1,84% (y-o-y), lebih
rendah jika dibandingkan dengan
triwulan sebelumnya dengan tingkat
inflasi sebesar 2,51% (y-o-y). Tingkat
inflasi pada triwulan ini merupakan
yang terendah sejak TW3 2021 yang
pada saat itu tercatat sebesar 1,60% (y-
o-y) dimana saat itu Indonesia masih
berusaha untuk memperbaiki ekonomi
dari dampak pandemi COVID-19.


Pada TW3 2024, Bank Indonesia (BI) menurunkan BI 7 Day (Reverse) Repo Rate menjadi
6,00% pada September 2024, dimana sebelumnya sebesar 6,25% sejak bulan April 2024.
Kebijakan tersebut dipercayai efektif untuk memperkuat dan menstabilkan nilai tukar Rupiah
ditengah ketidakpastian global dan untuk menjaga tingkat inflasi agar bisa berada pada
kisaran target inflasi nasional tahun 2024 yaitu 1,5% - 3,5%.


PMDN dan PMA
Pada TW3 2024, total penanaman
modal di Indonesia naik sekitar
15,3%      (y-o-y).   Total     investasi
mencapai angka Rp431,5 triliun
dimana sekitar 53,9% berasal dari
Penanaman Modal Asing (PMA).
Naiknya         keyakinan        investor
domestik     dan      asing    terhadap
pertumbuhan ekonomi yang stabil
dan transisi pemerintahan yang
lancar    dan    damai        merupakan
faktor utama tumbuhnya investasi pada triwulan ini.




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                            26
Page 40
Secara sektoral, sektor Transportasi,
Pergudangan dan Telekomunikasi
mencatatkan          investasi       tertinggi
pada TW3 2024 dan mencapai
Rp58 triliun, berkontribusi sekitar
13,5%      dari     total     investasi    di
Indonesia,        diikuti     oleh     sektor
Industri Logam yang berkontribusi
sebesar     12,9%.          Secara    lokasi,
provinsi   DKI      Jakarta      menerima
investasi tertinggi pada TW3 2024
yaitu sebesar Rp71,35 triliun atau sekitar 16,5% dari total investasi di Indonesia.


Outlook
Ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh lebih tinggi menjelang akhir tahun pada TW4
2024 yang akan didukung oleh Konsumsi RT, pengeluaran untuk transportasi dan pariwisata
pada saat masa liburan Natal dan Tahun Baru. Total ekspor pada 2024 diprediksi akan
meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2023 dimana pertumbuhan komulatifnya pada
periode Jan-Sept 2024 tercatat sebesar 0,32% lebih tinggi jika dibandingkan dengan Jan-
Sept 2023 ditengah ekonomi global yang lemah serta isu geopolitik di timur tengah dan
Ukraina.


Tingkat inflasi pada TW4 2024 diprediksi akan berada pada kisaran 2% - 2,5% (y-o-y). Inflasi
akan lebih dipengaruhi oleh inflasi Pangan. Konsumsi RT diproyeksi akan membaik dengan
adanya masa liburan tahun baru. Target inflasi nasional untuk tahun 2024 ditetapkan pada
kisaran 1,5% - 3,5%. Bank Indonesia memprediksi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS
pada akhir tahun 2024 akan berada pada level Rp15,865 per Dolar US.

Pemerintah Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai
5,1% pada tahun 2024. Beberapa institusi internasional juga memberikan proyeksinya pada
kisaran 5% to 5,1%.

Prediksi Indonesia 2024 (%, y-o-y)
             Institusi             2024 (per Agustus 2024)       2024 (per November 2024)
 Pemerintah Indonesia                    4,7% - 5,5%                       5,1%
 OECD                                       5,1%                           5,1%
 Asian Development Bank                     5,0%                           5,0%
 Bank Dunia                                 4,9%                           5,0%
 International Monetary Fund                5,0%                           5,0%




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                            27
Page 41
10.2   Sosial Ekonomi Kota Surakarta
       Geografi
       Secara geografis, Kota Surakarta
       terletak antara 110o 45' 15" dan
       110o 45' 35" Bujur Timur dan antara
       7o 36' dan 7o 56' Lintang Selatan.
       Luas      wilayah   Kota        Surakarta
       mencapai 44,04 km yang terbagi
                                2


       dalam 5 kecamatan, 54 kelurahan,
       626 RW (Rukun Warga), dan 2.786
       RT      (Rukun   Tetangga).       Adapun
       kelima kecamatan tersebut antara
       lain:        Kecamatan          Laweyan,
       Serengan, Pasar Kliwon, Jebres, dan
       Banjarsari. Sebagian besar lahan
       digunakan sebagai tempat permukiman sebesar 64%, sedangkan luas lahan untuk kegiatan
       ekonomi berkisar sekitar 15% dari total luas wilayah.


       Wilayah Kota Surakarta atau lebih dikenal dengan “Kota Solo” merupakan dataran rendah
       dengan ketinggian ± 92 m dari permukaan laut. Kota Surakarta berada sekitar 65 km timur
       laut Yogyakarta dan 100 km tenggara Semarang serta dikelilingi oleh Gunung Merbabu dan
       Merapi (tinggi 3.115 m) di bagian barat, dan Gunung Lawu (tinggi 2.806 m) di bagian timur,
       serta di selatan terbentang Pegunungan Sewu. Kota Surakarta dikelilingi oleh Sungai
       Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang di Jawa, serta dilewati oleh Kali Anyar,
       Kali Pepe, dan Kali Jenes.


       Batas-batas wilayah Kota Surakarta adalah:
       •    Utara                   : Kabupaten Boyolali (1.015,07 km2)
       •    Timur                   : Kabupaten Karanganyar (772,20 km2)
       •    Selatan & Barat         : Kabupaten Sukoharjo (466,66 km2)

       Di sekitar Kota Surakarta terdapat beberapa kawasan penyangga (Kartasura, Solo Baru,
       Palur, Colomadu, Baki, Ngemplak) yang saling berintegrasi satu sama lain sehingga
       membentuk satu kesatuan kawasan kota besar yang terpusat dan dikenal dengan istilah
       “Solo Raya”. Kawasan Solo Baru merupakan kawasan pemekaran Kota Surakarta yang
       menjadi alternatif kawasan pemukiman bagi para pekerja atau pelaku kegiatan ekonomi di
       kawasan Kota Surakarta.




                                    VALUATION & ADVISORY SERVICES                           28
Page 42
Demografi
Berdasarkan data BPS Kota Surakarta,
jumlah penduduk Kota Surakarta pada
tahun 2024 sebanyak 528.044 jiwa atau
bertambah sekitar 0,22% dibandingkan
dengan tahun 2023. Penduduk Kota
Surakarta dalam 10 tahun terakhir selalu
meningkat tiap tahunnya.


Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Menurut BPS Kota Surakarta, PDRB Atas
Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada TW3
2024 tercatat sebesar Rp47,64 triliun atau
mengalami kenaikan 6,82% dibandingkan
dengan TW3 2023. Sedangkan PDRB Aras
Dasar Harga Konstan 2010 (ADHK 2010)
pada TW3 2024 tercatat sebesar Rp31,73
triliun atau mengalami kenaikan sebesar
5,80% dibandingkan dengan TW3 2023.


Sektor yang memberikan kontribusi paling
besar terhadap PDRB Kota Surakarta
ADHK 2010 pada tahun 2023 adalah
sektor konstruksi sebesar 22,63%, diikuti
oleh      sektor   perdagangan   besar   dan
eceran, reparasi dan perawatan mobil dan
sepeda      motor    sebesar   22,28%,   dan
kontribusi yang paling kecil berasal dari
sektor pertambangan dan penggalian
sebesar 0,0003%.


Inflasi
Tingkat inflasi tahunan Kota Surakarta
pada 2024 mengalami penurunan yang
cukup signifikan dibandingkan dengan
2 tahun sebelumnya. Pada tahun 2022,
inflasi Kota Surakarta sebesar 7,84% (y-
o-y) menurun pada tahun 2023 menjadi
3,20% (y-o-y) dan semakin menurun
pada tahun 2024 menjadi 1,50% (y-o-y)




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES   29
Page 43
       Inflasi Indonesia pada tahun 2024 sebesar 1,57% (y-o-y) menurun dibandingkan dengan
       tahun 2023 sebesar 2,61% (y-o-y).


10.3   Gambaran Pasar Ritel Sewa di Solo Raya
       Pasokan
       Pasokan ritel (strata dan sewa) di Solo
       Raya (Kota Surakarta dan Kabupaten
       Sukoharjo) pada TW4 2024 masih
       sama     dengan         tahun       sebelumnya
       mencapai ±227.068 m (NLA). Angka
                                      2


       tersebut mengalami penurunan jika
       dibandingkan dengan tahun 2019
       dikarenakan        terdapat         ritel    yang
       sementara berhenti beroperasi pada
       tahun 2020 yaitu Robinson.


       Dari 7 pasokan ritel, menurut klasifikasi
       kelas, pasokan ritel di Solo Raya terdiri
       dari 28% ritel menengah bawah, 43%
       ritel menengah menengah, dan 29%
       ritel menengah atas.




       Perkembangan ruang ritel di Kota
       Surakarta     relatif      cepat      dengan
       penambahan rata-rata sebesar 17%
       per tahun yaitu diawali dengan
       adanya Solo Grand Mall (SGM) yang
       dioperasikan pada tahun 2005 dan
       merupakan pusat belanja dengan
       konsep      mal     pertama         di      Kota
       Surakarta.




           1990            2002              2005           2011     2012      2013       2016        2017

          Beteng         Singosaren       Pusat Grosir       Solo     Solo    Pakuwon    Robinson   Transmart
          Trade             Plaza            Solo          Paragon   Center     Mall
          Center                                                      Point
                                          Solo Grand                          The Park
                                             Mall

                                          Solo Square



                                      VALUATION & ADVISORY SERVICES                                  30
Page 44
Perkembangan pasar modern ini terjadi pada dekade 1990-an, dimana tercatat adanya
Singosaren Plaza yang terletak di Jalan Dr. Rajiman seluas 4.600 m2 (berubah menjadi IT
mal pada tahun 2002) dan Beteng Trade Center/BTC (Pusat Tekstil) di Jalan Mayor Sunaryo,
Gladag dengan NLA sekitar 23.000 m2 yang keduanya sama-sama berkonsep strata. Pada
tahun 2005 pasar modern bertambah dengan Pusat Grosir Solo/PGS yang terletak
berdampingan dengan BTC dengan NLA sebesar 14.400 m2.


Pembangunan SGM kemudian diikuti oleh Mal Solo Square dengan NLA ±10.000 m 2 yang
terletak di Jalan Slamet Riyadi yang pada awalnya memposisikan diri sebagai mal menengah
menengah tetapi saat ini relatif menjangkau segmen pasar yang lebih luas termasuk
menengah bawah. Penambahan pasokan lainnya berasal dari mal sewa Solo Paragon yang
terletak di Jalan Yosodipuro dengan target pasar menengah atas seluas ±34.000 m2 (Net
Lettable Area/ NLA) pada akhir tahun 2011. Terdapat pusat perbelanjaan lainnya yaitu Solo
Center Point (IT) di Jalan Slamet Riyadi yang menambah pasokan kumulatif sekitar ±1.980
m2 di pertengahan tahun 2012. Kemudian pada tahun 2013, terdapat 2 mal baru yang
mulai beroperasi yaitu Hartono Mall (saat ini Pakuwon Mall) dan The Park di mana keduanya
terletak di Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Sukoharjo. Kedua mal tersebut memiliki NLA
masing-masing seluas ±31.000 m2 dan ±55.000 m2.


Kemudian pada tahun 2016 muncul pusat perbelanjaan Robinson dengan luas NLA
±10.926       m2 yang     merupakan   bagian   pengembangan     dari   Hotel   Swiss-Belinn.
Pembangunan ini cukup berlangsung lama yang disebabkan adanya sengketa hukum akibat
peralihan fungsi bangunan pabrik es Saripetojo yang dianggap bangunan heritage menjadi
bangunan komersial. Kemudian pada tahun 2017 disusul oleh pembukaan Transmart
dengan luas NLA ±7.585 m2. Selain mal-mal tersebut di atas, dapat dikatakan pusat
perbelanjaan lain lebih merupakan pasar modern berupa bangunan 3 – 4 lantai yang terdiri
atas kios-kios berukuran sekitar 6 – 9 m2 yang terkoneksi oleh koridor selebar lebih kurang
2 m, tidak memiliki ruang khusus untuk pameran (atrium), dan merupakan hasil konversi
dari pasar tradisional.


Tingkat Hunian
Tingkat hunian mal sewa pada TW4
2024 mencapai 82%-88% dengan
rata-rata tingkat hunian sebesar 91%.
Tingkat hunian tertinggi terdapat di
Solo   Paragon     (95%),    sedangkan
tingkat hunian terendah di Solo Grand
Mall (82%).




                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                31
Page 45
Profil Penyewa
Sebagian besar mal di Kota Surakarta berkonsep “family” dimana penyewa utama (anchor)
lebih didominasi hypermarket, department store dan hiburan. Hypermart, Matahari, dan
Cinema XXI adalah anchor tenant yang biasa dijumpai di setiap mal di kota tersebut,
sementara Uniqlo hanya terdapat di Solo Paragon (di luar stand-alone outletnya) dan
Pakuwon Mall demikian juga untuk Metro dan Lotte Mart hanya terdapat di The Park Mall.
      Nama Ritel                                             Penyewa Utama
  Solo Grand Mall          Matahari Department Store, Mr. DIY, Amazone, Timezone, Cinema XXI, Teleperformance
  Solo Square              Hypermart, XXI, Matahari, Azko
  Solo Paragon             Uniqlo, Azko, XXI
  Pakuwon Mall             Uniqlo, Matahari, Hypermart, Platinum Cineplex
  The Park Mall            XXI, Inul Vizta, H&M, Metro


Untuk penyewa specialty, masih didominasi fashion dan restoran untuk segmen menengah
dan menengah ke bawah. Selain penyewa segmen menengah dan menengah ke bawah,
terdapat juga beberapa merek yang hampir selalu ada di setiap mal seperti Sport Station,
Planet Surf, The Executive, dan Giordano. Untuk merek yang mengambil segmen menengah
ke atas akan lebih banyak dijumpai di Solo Paragon dan The Park Mall seperti Starbucks
Coffee, Rotelli, Charles n Keith, dan Bellagio.


Harga Sewa dan Biaya Servis
Harga       rata-rata      ritel   sewa        untuk
penyewa        specialty     berkisar     antara
Rp350.000/m /bulan  2
                                                   –
Rp500.000/m /bulan. Solo Square dan
                    2


Pakuwon Mall mengalami penurunan
harga sewa, sedangkan The Park
mengalami peningkatan. Biaya servis
berkisar           Rp105.000/m2/bulan              –
Rp150.000/m /bulan, 2
                                     cenderung
meningkat dibanding tahun 2023.
Harga sewa dan biaya servis pada tahun 2024 cenderung meningkat dibanding tahun 2022,
dikarenakan kondisi yang sudah kembali normal pasca pandemi COVID-19.

        Nama Ritel           Rata-rata Harga Sewa Specialty/m2/bulan*           Biaya Servis/m2/bulan
  Solo Grand Mall                              Rp326.000,-                           Rp50.000,-
  Solo Square                                  Rp385.000,-                          Rp150.000,-
  Solo Paragon                                 Rp350.000,-                          Rp120.000,-
  Pakuwon Mall                                 Rp350.000,-                          Rp120.000,-
  The Park                                     Rp500.000,-                          Rp105.000,-
* Lantai tipikal

Harga sewa tertinggi terdapat di The Park dan diikuti oleh Solo Square, Solo Paragon,
Pakuwon Mall, dan Solo Grand Mall. Periode sewa untuk anchor berkisar antara 5 – 10
tahun, sedangkan untuk specialty berkisar antara 1 – 5 tahun.


                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                            32
Page 46
       Outlook
       Pasokan ritel di Solo Raya pada TW4 2023 tidak mengalami perubahan dengan total luas
       NLA kurang lebih 227.068 meter persegi. Hal tersebut disebabkan tidak adanya ritel baru
       pada tahun ini. Tingkat hunian ritel pada TW1 2025 diprediksi sedikit meningkat seiring
       dengan kembali normalnya aktivitas perekonomian dan masyarakat pasca pandemi COVID-
       19.


10.4   Analisis Catchment Area (Area Cakupan)
                    Primary Area

                    Secondary Area                                    Solo Paragon




                                                        3km
                                                                         5km




                    Solo Square

                                                                          Solo Grand Mall




       Berdasarkan analisa, area cakupan primer (utama) mencakup area di sekitar Objek
       Penilaian, yaitu area Banjarsari bagian selatan, Jebres, Pasar Kliwon, dan Serengan. Area
       pemasaran primer diidentifikasikan dengan waktu tempuh (<15 menit), jarak (<3 km), dan
       frekuensi kunjungan ke Objek Penilaian. Pelanggan potensial di area pemasaran utama
       berasal dari karyawan yang bekerja di sekitar lokasi Objek Penilaian serta masyarakat yang
       bertempat tinggal di sekitar lokasi Objek Penilaian. Pelanggan potensial dari area sekunder
       berasal dari Jebres, Laweyan, Banjarsari bagian utara, Sukoharjo, dan Karanganyar.
       Beberapa pelanggan juga berasal dari luar daerah Solo Raya seperti Boyolali dan Sragen
       namun dengan frekuensi yang jarang. Area cakupan sekunder diidentifikasikan dengan
       waktu tempuh (dalam 15-30 menit), jarak (>3 km), dan frekuensi kunjungan ke Objek
       Penilaian.




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                             33
Page 47
10.5   Analisis Pesaing
       Untuk menentukan harga sewa Objek Penilaian setelah masa sewa berakhir kami menggunakan benchmark pusat perbelanjaan di sekitar
       Objek Penilaian.
            Nama Mall                 Objek Penilaian                  Solo Square                  Solo Paragon                 Pakuwon Mall                     The Park




        Foto




                                Jalan Brigjend Slamet Riyadi   Jalan Brigjend Slamet Riyadi   Jalan Yosodipura No. 133,    Jalan Ir. Soekarno, Grogol,   Jalan Ir. Soekarno, Grogol,
        Lokasi                     No. 273, Penumping,           No. 451-455, Laweyan,        Mangkubumen, Surakarta        Madegondo, Sukoharjo           Madegondo, Sukoharjo
                                    Laweyan, Surakarta              Pajang, Surakarta
                               DIRE Ciptadana Properti Ritel
        Pengembang                                                          -                 PT Sunindo Gapura Prima         PT Pakuwon Permai          PT Nirvana Development Tbk
                                            Indonesia
        Bangunan                            5 lantai                     4 lantai                      3 lantai                     5 lantai                      4 lantai
        Tahun Beroperasi                      2005                        2005                          2011                         2013                          2013
        NLA (m²)                            ±25.961                     ±10.000                       ±34.000                      ±36.880                       ±55.000
        Tingkat Hunian                        82%                        ±94%                          ±95%                          ±94%                          ±88%
        Harga indikasi
                                            326.000*                    327.250                       334.250                       276.500                       350.000
        sewa/m²/bulan
        Biaya
                                                -                       150.000                       120.000                       120.000                       105.000
        servis/m²/bulan
                                Matahari Department Store,
                                                                Hypermart, XXI, Matahari,                                 Matahari, Uniqlo, Hypermart,
        Penyewa                Mr. DIY, Amazone, Timezone,                                        Uniqlo, Azko, XXI                                      XXI, Inul Vizta, H&M, Metro
                                                                          Azko                                                 Platinum Cineplex
                               Cinema XXI, Teleperformance
       *Berdasarkan analisis posisi pasar




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                             34
Page 48
Peta Pembanding

                                                                Solo Paragon


               Solo Square


                                       Objek Penilaian




 U                                                                         The Park

                             Pakuwon Mall




Posisi pasar Objek Penilaian berada di atas Pakuwon Mall, namun berada di bawah Solo
Paragon, Solo Square, dan The Park. Posisi pasar tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor
penilaian antara lain lokasi, aksesibilitas, kualitas pengunjung, kualitas penyewa, kondisi
dan kualitas bangunan, parkir dan konsep pengembangan.




                       VALUATION & ADVISORY SERVICES                                  35
Page 49
10.6   Gambaran Pasar Tanah
       Berdasarkan inspeksi lapangan dan informasi dari beberapa agen properti, harga tanah
       komersial di sekitar Objek Penilaian adalah sebagai berikut:




                       Objek Penilaian




             U



                                                                                      Harga      Indikasi Harga
                                  Luas Tanah / Luas
         No         Lokasi                            Kepemilikan   Peruntukan     Penawaran        Transaksi
                                   Bangunan (m²)
                                                                                     (Rp/m²)         (Rp/m2)

                Jalan Slamet                                        Perdagangan
         1                               2.400           SHM                      54.489.583      34.600.885
                Riyadi                                                dan Jasa
                Jalan Slamet                                        Perdagangan
          2                          3.050 / 2.750       SHM                      40.000.000*)   34.322.951*)
                Riyadi                                                dan Jasa
                Jalan Slamet                                        Perdagangan
          3                              2.751          SHGB                      65.000.000      36.075.000
                Riyadi                                                dan Jasa
                Jalan Slamet                                        Perdagangan
          4                              3.000           SHM                           -         40.000.000**)
                Riyadi                                                dan Jasa
         *) hasil ekstraksi bangunan
         **) transaksi tahun 2019


       Indikasi harga transaksi tanah di sepanjang Jalan Slamet Riyadi berkisar antara
       Rp34.000.000,- hingga Rp36.075.000,- per meter persegi untuk luas tanah antara 2.400
       m2 – 3,050 m2. Harga transaksi tahun 2019 adalah Rp40.000.000,- per meter persegi untuk
       luas tanah 3.000 m². Harga penawaran sangat bergantung pada beberapa faktor seperti
       dokumen legalitas, kondisi pasar, lokasi, aksesibilitas, luas tanah, posisi tanah, dan bentuk
       tanah.




                                  VALUATION & ADVISORY SERVICES                                      36
Page 50
11.0 Penggunaan Tertinggi dan Terbaik
     Standar Penilaian Indonesia serta The Appraisal of Real Estate mendefinisikan Penggunaan
     Tertinggi dan Terbaik sebagai berikut:


     “Penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu aset, yang secara fisik
     dimungkinkan, telah dipertimbangkan secara memadai, secara hukum diizinkan, secara
     finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi dari aset tersebut.”


     Penggunaan tertinggi dan terbaik suatu properti dapat dilihat dari dua kondisi, yaitu
     penggunaan tertinggi dan terbaik pada kondisi kosong (as vacant) dan penggunaan tertinggi
     dan terbaik sesuai dengan pengembangan yang ada (as improved). Dalam kondisi tertentu
     properti dinilai sebagai gabungan antara tanah dan bangunan (sesuatu yang terikat dengan
     tanah), dimana estimasi nilai akan mempertimbangkan penggunaan tertinggi dan terbaik
     sesuai dengan pengembangan yang ada.


     Ada empat kriteria yang harus dipertimbangkan dalam menentukan suatu penggunaan
     merepresentasikan penggunaan tertinggi dan terbaik dari suatu properti. Kriteria tersebut
     mencakup secara fisik dimungkinkan, secara legal diizinkan, secara finansial layak, dan
     memberikan hasil yang tertinggi.


     Tanah dalam Keadaan Terbangun (As Improved)
     Berdasarkan pengamatan fisik dan pembangunan sekitar, luas tanah 11.964 meter persegi
     dan luas bangunan kotor ±59.277 meter persegi, pengembangan saat ini layak secara fisik.


     Berdasarkan Dinas Tata Kota Surakarta, Objek Penilaian terletak di daerah yang saat ini
     dikategorikan untuk perdagangan dan jasa. Dengan demikian, pengembangan saat ini
     sebagai pusat perbelanjaan secara hukum diperbolehkan.


     Dengan memperhatikan kondisi pasar, area cakupan dan kinerja operasional Objek
     Penilaian, maka pengembangan sebagai pusat perbelanjaan merupakan penggunaan yang
     layak secara finansial.


     Berdasarkan ketiga aspek di atas, maka pengembangan sebagai pusat perbelanjaan akan
     memberikan hasil yang tertinggi.


     Kesimpulan Pengunaan Tertinggi dan Terbaik saat ini:
     Pengembangan saat ini telah memenuhi kriteria Penggunaan Tertinggi dan Terbaik dan
     operationalnya sebagai pusat perbelanjaan tetap dilanjutkan. Pengguna dari Objek
     Penilaian adalah penyewa. Sedangkan Pembeli potensial atas Objek Penilaian adalah
     pengembang atau investor properti yang mengharapkan pendapatan menerus dari Objek
     Penilaian serta capital gain.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                             37
Page 51
12.0 Pendekatan dan Metode Penilaian
     Standar Penilaian Indonesia membagi 3 (tiga) pendekatan penilaian untuk real properti dan
     personal properti yaitu:
     1.   Pendekatan Pasar
     2.   Pendekatan Pendapatan
     3.   Pendekatan Biaya


     Penggunaan pendekatan yang sesuai akan sangat ditentukan oleh tipe properti, tujuan atau
     maksud penilaian, kualitas dan kuantitas data.


     Dengan mempertimbangkan tipe properti dan kondisi properti, kami menggunakan
     pendekatan sebagai berikut:
      Pendekatan Penilaian       Metode Penilaian                           Pertimbangan
      Pasar                              -             Tidak digunakan karena keterbatasan data pembanding
                                                       yang sejenis dan sebanding

      Pendapatan             Diskonto Arus Kas (DCF)   Digunakan karena Objek Penilaian merupakan properti
                                                       yang menghasilkan pendapatan
      Biaya                     Biaya Pengganti (RC)   Digunakan karena investor masih melihat suatu properti
                                                       berdasarkan biaya pengganti properti sejenis dengan
                                                       utilitas sebanding yang harus dibayarkan


     Pendekatan Pendapatan
     Pendekatan Pendapatan adalah Pendekatan Penilaian yang memberikan indikasi Nilai
     dengan mengkonversi arus kas masa depan menjadi satu nilai saat ini. (POJK
     28/POJK.04/2021 bab I pasal 1 ayat 19)


     Pendekatan Pendapatan menghasilkan indikasi nilai dengan mengubah arus kas di masa
     yang akan datang ke nilai kini. Pendekatan ini mempertimbangkan pendapatan yang akan
     dihasilkan aset selama masa manfaatnya dan menghitung nilai melalui proses kapitalisasi.
     Kapitalisasi   merupakan       konversi     pendapatan     menjadi      sejumlah      modal    dengan
     menggunakan tingkat diskonto yang sesuai. Arus kas dapat diperoleh dari pendapatan suatu
     kontrak atau beberapa kontrak atau bukan dari kontrak; misalnya keuntungan yang
     diantisipasi akan diperoleh dari penggunaan atau kepemilikan suatu aset. (KPUP 16.1 &
     16.2)


     Metode DCF (Discounted Cash Flow)
     Kami menggunakan analisis DCF dalam penilaian pendekatan pendapatan dengan membuat
     pertimbangan kemungkinan pendapatan dan beban selama periode proyeksi. Dalam analisis
     DCF, kami menggunakan perkiraan atas pendapatan, biaya, perubahan tingkat hunian, serta
     belanja modal selama periode proyeksi, demikian juga penggunaan perkiraan atas terminal
     value. Oleh karena itu, kami telah membuat beberapa asumsi termasuk pertumbuhan pasar
     sewa, tingkat sewa tahunan, tingkat hunian, biaya operasi terkait, dan belanja modal yang
     dibutuhkan atas dasar analisis data historis dan kondisi prospektif pasar.



                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              38
Page 52
Pendekatan Biaya
Pendekatan Biaya adalah Pendekatan Penilaian untuk mendapatkan indikasi Nilai Objek
Penilaian berdasarkan biaya reproduksi baru atau biaya pengganti baru pada tanggal
penilaian setelah dikurangi dengan penyusutan. (POJK 28/POJK.04/2021 bab I pasal 1 ayat
20)


Pendekatan Biaya menghasilkan indikasi nilai dengan menggunakan prinsip ekonomi,
dimana pembeli tidak akan membayar suatu aset lebih dari pada biaya untuk memperoleh
aset dengan kegunaan yang sama atau setara pada saat pembelian atau konstruksi.
Pendekatan Biaya berdasarkan pada prinsip harga yang akan dibayar pembeli di pasar
untuk aset yang akan dinilai, tidak lebih dari biaya untuk membeli atau membangun untuk
aset yang setara, kecuali ada faktor waktu yang tidak wajar, ketidaknyamanan, risiko atau
faktor lainnya. Umumnya aset yang dinilai akan kurang menarik dikarenakan faktor usia
atau sudah usang, dibandingkan dengan aset alternatif yang baru dibeli atau dibangun.
Untuk hal ini, diperlukan penyesuaian karena adanya perbedaan biaya dengan aset
alternatif, tergantung pada Dasar Nilai yang diperlukan. (KPUP 17.0)


Tanah
Nilai tanah didapatkan melalui analisa transaksi, penawaran dan permintaan properti
sejenis yang berada di sekitar lokasi dengan memperhatikan faktor perbandingan antara
lain: lokasi, jenis surat tanah, kondisi pembiayaan, kondisi transaksi, kondisi pasar,
karakteristik fisik, karakteristik ekonomi, penggunaan dan faktor-faktor lainnya yang
mempengaruhi penilaian.

Bangunan dan Sarana Pelengkap
Nilai bangunan dan sarana pelengkap diperoleh dengan terlebih dahulu menghitung biaya
penggantian baru dari bangunan dan sarana pelengkap berdasarkan harga-harga
komponen saat ini dengan tingkat kegunaan yang sejenis, kemudian dikurangi dengan
perkiraan depresiasi yang disebabkan oleh keusangan fisik, kemunduran fungsi dan
eksternal.


Mesin dan Peralatan
Nilai mesin dan peralatan pendukungnya dilakukan dengan menghitung biaya penggantian
baru untuk mesin – mesin dan peralatan pendukungnya termasuk biaya instalasi,
pengiriman, transportasi, pajak penambahan nilai dan handling dari mesin tersebut
dikurangi dengan penyusutan oleh karena keusangan fisik, kemunduran fungsional dan
eksternal dan mengurangi nilai tersebut dengan beberapa biaya lain seperti biaya
pembongkaran, biaya transportasi, biaya perijinan dan tenaga ahli.




                      VALUATION & ADVISORY SERVICES                                 39
Page 53
13.0 Prosedur Penilaian
     Pendekatan Pendapatan – Metode Diskonto Arus Kas (DCF)
     Penerapan Pendekatan Pendapatan dalam penilaian ini berdasarkan pada asumsi sebagai
     berikut :
     •    Proyeksi arus kas dilakukan untuk jangka waktu 11 tahun dimulai pada 1 Januari 2025
          sampai dengan 31 Desember 2035;
     •    Luas total area sewa (NLA) sebesar 25.961 meter persegi;
     •    Proyeksi tingkat hunian dan harga sewa rata-rata dilakukan dengan menganalisis
          kondisi pasar dan para pesaingnya serta kemungkinan perkembangannya di masa
          yang akan datang, khususnya perkembangan pusat perbelanjaan di Surakarta;
     •    Proyeksi rata-rata harga sewa dibedakan per lantai dan perkategori penyewa dengan
          asumsi sebagai berikut:
                      Kategori Penyewa              Harga Sewa (Rp/m2/bulan)
             Anchor Tenant                                   77.000 – 82.000
             Big Tenant                                              85.000
             Specialty
                                         Basemen           98.000 – 131.000
                                    Lantai Dasar           66.000 – 279.000
                                         Lantai 1         261.000 – 326.000
                                         Lantai 2         229.000 – 245.000
                                         Lantai 3         225.000 – 276.000
                                         Lantai 4         231.000 – 258.000
                                         Lantai 5        982.000 – 5.596.000
             Island                                       685.000 – 735.000
             ATM                                                  1.175.000
             Gudang                                                  28.000


     •    Kenaikan harga sewa adalah sebagai berikut:
                        Tahun                   Anchor       Mini Anchor       Specialty   Casual Leasing
             2025 - 2033                        3,59%           3,59%           5,15%          5,15%


     •    Asumsi tingkat hunian adalah sebagai berikut:




     •    Proyeksi pendapatan sewa diperoleh dengan mengalikan jumlah area sewa (net lettable
          area) dengan harga rata-rata sewa pusat perbelanjaan untuk tahun tersebut, kemudian
          dikurangi dengan collection loss. Collection loss diasumsikan sebesar 2%;


                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                                       40
Page 54
•   Pendapatan biaya servis tidak diperhitungkan karena pengoperasian SGM menjadi hak
    dan tanggung jawab Pengelola yaitu PT Bengawan Inti Kharisma;
•   Pendapatan selain pendapatan sewa antara lain pendapatan parkir, pendapatan
    pameran (atrium & casual leasing) dan revenue sharing;
•   Bagi Hasil (Revenue Sharing) dihitung selama masa kontrak. Setelah kontrak saat ini
    berakhir, penyewa dengan skema bagi hasil akan diubah menjadi skema sewa tetap
    yang diasumsikan besarnya sesuai dengan sewa pasar yang berlaku di tahun berjalan;
•   Tarif parkir mobil sebesar Rp3.000/jam dan motor Rp1.000/jam. Kami mengerti
    bahwa    tarif   berdasarkan      regulasi     pemerintah       daerah.      Mempertimbangkan
    penyesuaian tarif parkir yang tidak dapat diprediksi dari peraturan pemerintah daerah,
    dalam penilaian ini kami mengasumsikan tarif meningkat sejalan dengan inflasi per
    tahun hingga akhir periode proyeksi dengan tingkat hunian rata-rata sebagai berikut:




•   Pendapatan bersih parkir diperoleh dari bagi hasil pendapatan bersih sesuai dengan
    skema perjanjian setelah pengurangan pendapatan parkir dengan pajak parkir dan
    beban operasional, dengan rincian sebagai berikut:
    Skema bagi hasil
            Keterangan        Deskripsi
     No
     1      Pihak Pertama     DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (“DIRE”)
      2     Pihak Kedua       PT Centrepark Citra Corpora
                              -    Jika nett revenue pada bulan berjalan lebih kecil dari atau sama dengan
                                   Rp250.000.000,- maka menggunakan model profit sharing dimana Pihak
                                   Pertama memperoleh 70% dari laba operasional dan Pihak Kedua
                                   memperoleh 40% dari laba operasional;
                              -    Jika nett revenue pada bulan berjalan adalah Rp250.000.001,- sampai
            Nilai                  dengan Rp330.000.000,- maka menggunakan model nett revenue sharing
      3
            Kesepakatan            dimana Pihak Pertama memperoleh 35% dari laba operasional dan Pihak
                                   Kedua memperoleh 65% dari laba operasional;
                              -    Jika nett revenue pada bulan berjalan adalah lebih besar dari atau sama
                                   dengan Rp330.000.001,- maka menggunakan model GI, dimana pihak
                                   kedua wajib membayarkan GI kepada Pihak Pertama pada bulan tersebut
                                   sebesar Rp185.000.000,-.
      4     Jangka Waktu      1 Mei 2024 sampai dengan 30 April 2026




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                         41
Page 55
                   Deskripsi                        2025                2026-seterusnya
      Pajak Parkir                                                  10%
      Sumber Daya Manusia                         71.622.000     Kenaikan berdasarkan UMK
      Biaya Umum dan Admin                        41.040.000     Kenaikan berdasarkan inflasi
      Peralatan                                   25.404.524     Kenaikan berdasarkan inflasi
      Promosi Hadiah Parkir                       10.000.000     Kenaikan berdasarkan inflasi
      Total                                      148.066.524
•   Total luas atrium/casual leasing adalah 875 meter persegi dengan asumsi harga sewa
    berkisar antara Rp15.000,- sampai Rp45.000,- per m2 (NLA) per hari dengan proyeksi
    tingkat hunian adalah sebagai berikut:




•   Untuk mendapatkan pendapatan bersih (NOI), pendapatan kotor efektif dikurangi
    dengan biaya asuransi dan biaya PBB;
•   Proyeksi biaya operasional didasarkan pada biaya aktual dan rasio terhadap
    pendapatan yang diasumsikan sebagai berikut:
                                                                        Asumsi
                   Deskripsi
                                                                   2025– seterusnya
       Biaya Asuransi                      Aktual dan meningkat berdasarkan inflasi
       Biaya PBB                           Aktual dan meningkat berdasarkan inflasi


•   Biaya penggantian (replacement allowance) diasumsikan sebesar 3%;
•   Biaya imbalan jasa pengoperasian sebesar 2% dari arus kas bersih;
•   Biaya pemasaran sebesar 1% dibayarkan kepada pengelola dari nilai sewa yang
    dibayar oleh penyewa untuk penyewa baru yang menandatangani perjanjian sewa;
•   Asumsi inflasi adalah sebagai berikut:
      Tahun     2025      2026     2027     2028      2029     2030      2031     2032-2034           2035

      Inflasi   3,24%    3,34%     3,28%    2,76%    2,99%     3,02%    3,00%         2,99%           3,00%
    Sumber: The Economist Intelligence Unit, 31 Desember 2024.


•   Biaya perpanjangan HGB diasumsikan sebesar 0,2% dari tarif bumi pada NJOP
    dikalikan      dengan      inflasi   dan   dikalikan     dengan      luas    tanah,       yaitu   sebesar
    Rp147.338.051,- di tahun 2027;
•   Pada akhir tahun 2034, aset yang dinilai diasumsikan akan dijual dengan nilai yang
    didapat dari kapitalisasi pendapatan bersih di tahun 2035 dengan tingkat kapitalisasi
    sebesar 7%;
•   Untuk mendapatkan nilai kini dari pendapatan operasional bersih tahunan di atas
    digunakan faktor diskonto dengan tingkat diskonto sebesar 11,67%.



                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 42
Page 56
•   Dengan mempertimbangkan keterbatasan data di pasar, maka tingkat diskonto
    ditentukan dengan menggunakan metode Band of Investment atau biasa dikenal
    dengan WACC (Weighted Average Cost of Capital), dengan menggunakan rumus
    sebagai berikut:
•   Tingkat diskonto ditentukan dengan menggunakan metode Band of Investment, dengan
    menggunakan rumus sebagai berikut:


                                      Tingkat diskonto = (ke x We) + (kd x Wd)


    Di mana:
    ke         = Biaya ekuitas
    kd         = Biaya hutang
    We         = Persentase pendanaan dengan ekuitas
    Wd         = Persentase pendanaan dengan hutang


    Biaya ekuitas dihitung dengan menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM),
    dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
                                                Ke = Rf + ( x RPm)


    Di mana:
    ke         = Ekspektasi tingkat pengembalian sekuritas individu
    Rf         = Tingkat pengembalian sekuritas bebas risiko
    β          = Beta
    RPm        = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk premium)


    Asumsi yang digunakan dalam perhitungan tingkat diskonto adalah sebagai berikut:
                Deskripsi          (30 Tahun)      Sumber                         Keterangan
         Biaya Modal
         Rf                            7,11%     PHEI           Tingkat Balikan Obligasi Pemerintah (30 tahun)
                                                                Rata-rata beta beberapa perusahaan yang
         β                               1,60    Bloomberg
                                                                bergerak di bidang properti terutama developer
         RBDS                          1,89%     Damodaran      Country Default Spread
         ERp                           6,87%     Damodaran      Premi Risiko Indonesia
         ke*                          16,23%
         Biaya Hutang
                                                 Bank
         kd                            9,21%                    Rata-rata Suku Bunga Investasi
                                                 Indonesia
         kd                            9,21%
         Biaya Ekuitas
         We                           35,00%     Pasar
                                                                Rata-rata rasio pasar ekuitas terhadap kapital
         Wd                           65,00%
         Tingkat Diskonto             11,67%
         *) Ke = Rf + ( x RPm)-CDS
         *Catatan/Note :
         RBDS: risiko tambahan yang timbul karena adanya perbedaan peringkat utang suatu negara terhadap
               negara dengan peringkat utang tertinggi yaitu AAA. Dalam hal ini, RBDS Indonesia yang dimaksudkan



                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 43
Page 57
                dalam perhitungan tingkat diskonto merupakan risiko tambahan yang timbul karena peringkat utang
                Indonesia yang lebih rendah. Bunga bebas risiko dan premi risko secara bersama-sama menanggung
                risiko dari suatu negara, sehingga untuk mencegah adanya perhitungan ganda terhadap risiko negara,
                maka kami mengurangkan RBDS dari biaya ekuitas.


•         Indikasi    Nilai    Pasar     yang      diperoleh      dari   Pendekatan       Pendapatan          adalah
          Rp608.730.148.865.-


Pendekatan Biaya – Metode Biaya Pengganti
Tanah
                                 Objek Penilaian          Data 1                Data 2                 Data 3
                                 Jalan Brigjend       Jalan Brigjend        Jalan Brigjend         Jalan Brigjend
    Lokasi
                                  Slamet Riyadi        Slamet Riyadi         Slamet Riyadi          Slamet Riyadi


    Foto


    Luas Tanah (m2)                    11.964             2.400                 3.050                  2.751
    Luas Bangunan (m2)                   -                   -                  2.750                     -
                                                                              Tanah dan
    Tipe Properti                  Tanah Saja         Tanah Kosong                                 Tanah Kosong
                                                                              Bangunan
    Hak atas properti                  SHGB                SHM                   SHM                    SHGB
    Status                                              Penawaran             Penawaran              Penawaran
    Waktu
                                                          2024                   2024                   2024
    Penawaran/Transaksi
    Topografi                          Datar              Datar                 Datar                   Datar
    Posisi tanah                       Sudut             Tengah                Tengah                  Tengah
    Bentuk tanah                  Menyerupai L        Persegi Panjang      Persegi Panjang        Persegi Panjang
                                  Perdagangan        Perdagangan dan      Perdagangan dan        Perdagangan dan
    Peruntukkan
                                    dan Jasa               Jasa                  Jasa                   Jasa
    KLB                                 15                  15                    15                     15
    Harga
    Penawaran/Transaksi                              130.775.000.000      122.000.000.000        178.815.000.000
    (Rp)
    Indikasi Harga Transaksi
                                                     83.042.125.000       109.800.000.000         99.242.325.000
    (Rp)
    Indikasi Harga Transaksi
                                                             -             5.115.000.000                  -
    Bangunan (Rp)
    Indikasi Harga Transaksi
    Tanah                                            83.042.125.000       104.685.000.000         99.242.325.000
    (Rp)
    Indikasi Harga Transaksi
                                                       34.600.885            34.322.951             36.075.000
    (Rp/m2)
                                Berdasarkan analisis penyesuaian terhadap beberapa parameter yang berpengaruh
    Indikasi Nilai Pasar        terhadap indikasi nilai Objek Penilaian seperti hak atas properti, lokasi, posisi dan
    Tanah                       luas tanah, opini nilai Objek Penilaian adalah Rp386.304.462.842,- atau
                                Rp32.288.905,-/m2.




                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                   44
Page 58
Peta Pembanding



                                          Data 1


                                                                        Data 3


         Data 2

                              Objek Penilaian


  U



Bangunan dan Sarana Pelengkap
  No            Bangunan                           Indikasi Nilai Pasar (Rp)
  1    Bangunan Utama                                   198.090.000.000
  2    Pagar                                                 131.000.000
  3    Jalan                                                   81.000.000
       Total                                            198.302.000.000


Biaya penggantian baru dikurangi dengan estimasi penyusutan untuk memperoleh indikasi
nilai bangunan dan sarana pelengkap. Besar penyusutan fisik dilakukan dengan
menggunakan umur (age/life method) yaitu dengan melakukan penyusutan fisik
berdasarkan umur ekonomis aset. Umur ekonomis yang dipertimbangkan pada penilaian
ini adalah berkisar 40 tahun berdasarkan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Besar penyusutan fisik yang dikenakan dalam penilaian bangunan sebesar 46%, sedangkan
besar penyusutan fisik yang dikenakan dalam penilaian sarana pelengkap sebesar 71% dan
depresiasi ekonomi sebesar 6,8% disebabkan menurunnya kinerja operasional atas Objek
Penilaian.

Mesin dan Peralatan
  No                 Mesin                  Indikasi Nilai Pasar (Rp)
   1    Instalasi Listrik                                  4.787.000.000
   2    Genset                                             1.644.000.000
   3    Fuel Tank                                               4.000.000
   4    Trafo                                                828.000.000
   5    AC Split                                               43.000.000
   6    Chiller                                            3.979.000.000
   7    Cooling Tower                                        574.000.000
   8    AHU                                                  470.000.000
   9    Lift                                                 623.000.000
  10    Escalator                                          1.126.000.000
  11    Travelator                                           304.000.000
  12    Pompa                                                  81.000.000
  13    Tank                                                   37.000.000
  14    Sistem fire alarm                                  1.145.000.000




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                       45
Page 59
  No                  Mesin                  Indikasi Nilai Pasar (Rp)
  15     CCTV                                                   5.000.000
  16     BAS                                                  388.000.000
                      Total                               16.038.000.000
Untuk menghasilkan indikasi Nilai Pasar atas mesin dan peralatan, kami menghitung biaya
pengganti baru kemudian dikurangi depresi. Umur ekonomis mesin dan peralatan berkisar
antara 5 – 25 tahun tergantung pada sistem dan spesifikasi. Depresiasi fisik dalam penilaian
ini berkisar antara 76% – 90% dan depresiasi ekonomi sebesar 6,8% disebabkan
menurunnya kinerja operasional atas Objek Penilaian.


Ringkasan Nilai – Pendekatan Biaya
         Deskripsi                           Indikasi Nilai Pasar (Rp)
 Tanah                                            386.304.462.842
 Bangunan                                         198.302.000.000
 Mesin & Peralatan                                  16.038.000.000
 Total                                            600.644.462.842


Rekonsiliasi Nilai
Langkah terakhir dari proses penilaian adalah melakukan rekonsiliasi dua pendekatan
penilaian untuk mendapatkan Nilai Pasar. Kami telah membuat bobot sebagai berikut.

 Pendekatan Penilaian             Indikasi Nilai Pasar (Rp)       Bobot        Nilai Pasar (Rp)

 Pendapatan                              608.730.148.865                 60%     365.238.089.319
 Biaya                                   600.644.462.842                 40%     240.257.785.137
 Total                                                              100%         605.495.874.456
 Total (Pembulatan)                                                              605.496.000.000


Pendekatan Pendapatan memiliki bobot 60% dengan pertimbangan bahwa Objek Penilaian
adalah properti yang menghasilkan pendapatan, sedangkan Pendekatan Biaya memiliki
bobot lebih rendah 40% dengan pertimbangan bahwa pelaku pasar saat ini masih
mempertimbangkan biaya pengganti (replacement cost) dalam pertimbangan transaksinya.


Rasional Penilaian
Objek Penilaian adalah pusat perbelanjaan kelas menengah yang berlokasi di Jalan
Brigjend Slamet Riyadi yang merupakan jalan utama yang berada di pusat Kota Surakarta.


Total NLA dari SGM ±25.961 m2 yang didominasi oleh anchor tenant sebesar 47,97% dari
total luas tersewa. Hal tersebut berdampak pada nilai yang diperoleh dari Pendekatan
Pendapatan lebih tinggi dibandingkan dari Pendekatan Biaya meskipun nilai tanah Objek
Penilaian relatif tinggi melihat dari lokasinya yang strategis.


Dengan mempertimbangkan kinerja dan kondisi dari Objek Penilaian, Nilai Pasar dari
Objek Penilaian Rp605.496.000.000,- atau Rp23.626.844,- per m2 NLA masih wajar.




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                                        46
Page 60
14.0 Kesimpulan Penilaian
     Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku,
     kami berpendapat bahwa Nilai Pasar atas Objek Penilaian yang berlokasi di Jalan Brigjend
     Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi
     Jawa Tengah, Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024 adalah:


                                       Rp605.496.000.000,-
        (ENAM RATUS LIMA MILIAR EMPAT RATUS SEMBILAN PULUH ENAM JUTA RUPIAH)


     Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan
     memahami seluruh asumsi, batasan, kondisi, komentar dan detil keseluruhan bagian
     laporan yang mendasari opini nilai dimaksud.



     Jakarta, 18 Maret 2025
     Hormat kami,
     KJPP Rengganis, Hamid & Rekan




     Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.)
     Rekan - Penilai Properti
     Penilai Publik No. P-1.12.00330
     MAPPI No. 06-S-01977
     STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                               47
Page 61
LAMPIRAN
Page 62
KERTAS KERJA
Page 63
PENILAIAN PUSAT PERBELANJAAN SOLO GRAND MALL
PROYEKSI ARUS KAS
31 Desember 2024
 PENDAPATAN                                     Tahun 1         %         Tahun 2         %        ∆         Tahun 3        %       ∆          Tahun 4        %        ∆
 Pendapatan Sewa                             28.719.099.875   100,0%   41.502.307.591   100,0%   44,5%    46.187.674.763   100,0%   11,3%   49.878.043.101   100,0%   8,0%
 Pendapatan Sewa Atrium                       2.607.628.492     9,1%    3.786.633.866     9,1%   45,2%     4.119.129.686     8,9%    8,8%    4.403.651.519     8,8%   6,9%
 Pendapatan Parkir                            1.263.802.419     4,4%    2.220.000.000     5,3%   75,7%     2.220.000.000     4,8%    0,0%    2.220.000.000     4,5%   0,0%
 Pendapatan Bagi Hasil                         281.772.458      1,0%      91.848.992      0,2%   -67,4%
 TOTAL PENDAPATAN                            32.872.303.244   114,5%   47.600.790.449   114,7%   44,8%    52.526.804.449   113,7%   10,3%   56.501.694.619   113,3%   7,6%
 BIAYA
 Biaya Asuransi                                755.974.660      2,3%     781.224.644      1,6%    3,3%      806.812.325      1,5%    3,3%     829.089.527      1,5%   2,8%
 Biaya PBB                                     510.661.812      1,6%     527.718.208      1,1%    3,3%      545.002.718      1,0%    3,3%     560.050.995      1,0%   2,8%
 TOTAL BIAYA                                  1.266.636.472     3,9%    1.308.942.852     2,7%    3,3%     1.351.815.043     2,6%    3,3%    1.389.140.522     2,5%   2,8%
 PENDAPATAN BERSIH                           31.605.666.772    96,1%   46.291.847.598    97,3%   46,5%    51.174.989.407    97,4%   10,5%   55.112.554.097    97,5%   7,7%
 Biaya Penggantian (Replacement Allowance)     870.026.170              1.247.824.697                      1.385.630.243                     1.496.341.293
 Imbalan Jasa Pengoperasian                    632.113.335               925.836.952                       1.023.499.788                     1.102.251.082
 Imbalan Jasa Pemasaran                         30.346.017                86.172.015                         95.261.879                        99.485.746
 Biaya Perpanjangan HGB                                   -                         -                       147.338.051                                  -


 ARUS KAS BERSIH                             30.073.181.249            44.032.013.933                     48.523.259.447                    52.414.475.977
Page 64
PENDAPATAN                                     Tahun 5         %       ∆        Tahun 6         %      ∆         Tahun 7         %      ∆         Tahun 8         %       ∆
Pendapatan Sewa                             52.516.971.683   100,0%   5,3%   54.761.839.990   100,0%   4,3%   56.767.600.377   100,0%   3,7%   58.773.360.763   100,0%   3,5%
Pendapatan Sewa Atrium                       4.706.561.006     9,0%   6,9%    5.028.997.806     9,2%   6,9%    5.288.230.054     9,3%   5,2%    5.560.825.076     9,5%   5,2%
Pendapatan Parkir                            2.220.000.000     4,2%   0,0%    2.220.000.000     4,1%   0,0%    2.220.000.000     3,9%   0,0%    2.220.000.000     3,8%   0,0%
Pendapatan Bagi Hasil
TOTAL PENDAPATAN                            59.443.532.688   113,2%   5,2%   62.010.837.796   113,2%   4,3%   64.275.830.431   113,2%   3,7%   66.554.185.839   113,2%   3,5%
BIAYA
Biaya Asuransi                                853.914.539      1,4%   3,0%     879.690.450      1,4%   3,0%     906.080.495      1,4%   3,0%     933.158.714      1,4%   3,0%
Biaya PBB                                     576.820.321      1,0%   3,0%     594.231.981      1,0%   3,0%     612.058.488      1,0%   3,0%     630.349.859      0,9%   3,0%
TOTAL BIAYA                                  1.430.734.860     2,4%   3,0%    1.473.922.431     2,4%   3,0%    1.518.138.983     2,4%   3,0%    1.563.508.573     2,3%   3,0%
PENDAPATAN BERSIH                           58.012.797.829    97,6%   5,3%   60.536.915.366    97,6%   4,4%   62.757.691.447    97,6%   3,7%   64.990.677.267    97,7%   3,6%
Biaya Penggantian (Replacement Allowance)    1.575.509.150                    1.642.855.200                    1.703.028.011                    1.763.200.823
Imbalan Jasa Pengoperasian                   1.160.255.957                    1.210.738.307                    1.255.153.829                    1.299.813.545
Imbalan Jasa Pemasaran                        103.709.613                      107.933.480                      112.157.348                      116.381.215
Biaya Perpanjangan HGB                                   -                                -                                -                                -


ARUS KAS BERSIH                             55.173.323.108                   57.575.388.378                   59.035.678.282                   61.811.281.683
Page 65
PENDAPATAN                                     Tahun 9         %       ∆        Tahun 10        %       ∆        Tahun 11        %       ∆
Pendapatan Sewa                             60.454.534.921   100,0%   2,9%   61.710.427.607   100,0%   2,1%   63.679.641.424   100,0%   3,2%

Pendapatan Sewa Atrium                       5.825.564.407     9,6%   4,8%    6.080.834.457     9,9%   4,4%    6.394.286.252    10,0%   5,2%

Pendapatan Parkir                            2.220.000.000     3,7%   0,0%    2.220.000.000     3,6%   0,0%    2.220.000.000     3,5%   0,0%

Pendapatan Bagi Hasil
TOTAL PENDAPATAN                            68.500.099.329   113,3%   2,9%   70.011.262.064   113,5%   2,2%   72.293.927.676   113,5%   3,3%

BIAYA
Biaya Asuransi                                961.047.522      1,4%   3,0%     989.816.767      1,4%   3,0%    1.019.514.787     1,4%   3,0%

Biaya PBB                                     649.188.783      0,9%   3,0%     668.622.443      1,0%   3,0%     688.683.492      1,0%   3,0%

TOTAL BIAYA                                  1.610.236.305     2,4%   3,0%    1.658.439.210     2,4%   3,0%    1.708.198.279     2,4%   3,0%

PENDAPATAN BERSIH                           66.889.863.023    97,6%   2,9%   68.352.822.854    97,6%   2,2%   70.585.729.398    97,6%   3,3%

Biaya Penggantian (Replacement Allowance)    1.813.636.048                    1.851.312.828                    1.910.389.243
Imbalan Jasa Pengoperasian                   1.337.797.260                    1.367.056.457                    1.411.714.588
Imbalan Jasa Pemasaran                        117.292.978                      115.275.703                      119.174.626
Biaya Perpanjangan HGB                                   -                                -                                -


ARUS KAS BERSIH                             63.621.136.737                   65.019.177.866                   67.144.450.941
Page 66
          SPESIFIKASI
MESIN DAN PERALATAN
Page 67
                                                                                                                                      Sumber daya
                                           Model
                          Total                         Tahun      Negara                                               Tenaga            dan         Peralatan     Kelengkapan
No.       Deskripsi               Unit    atau tipe                           Sistem Kerja     Merek      Kapasitas                                                               Kondisi
                          Unit                        Pembuatan     Asal                                               Penggerak       Kebutuhan     Pendukung         Mesin
                                           mesin
                                                                                                                                       Tenaganya
      Instalasi Listrik           Set                                                         PT PLN      4.330 kVA                                                               Sangat
1                          1                n/a         2004      Indonesia      Listrik                                  n/a             n/a       Panel Kontrol    Lengkap
                                                                                             (Persero)                                                                             Baik
                                                                                 Sistem
      Generator Set                       S12R -
2                          1      Unit                  2004       Jepang     Pembangkit     Mitsubishi   1.000 kVA   Mesin Diesel       Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                           PTA
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                          S12R -
3     Generator Set        2      Unit                  2004       Jepang     Pembangkit     Mitsubishi   1.250 kVA   Mesin Diesel       Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                           PTA
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                          S12H -
4     Generator Set        1      Unit                  2004       Jepang     Pembangkit     Mitsubishi   250 kVA     Mesin Diesel       Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                           PTH
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                                                                                                        Tenaga                       LVMDP &
5     Transformator        2      Unit      n/a         2004      Indonesia   Pembangkit     Trafindo     2.500 kVA                      Listrik                     Lengkap      Cukup
                                                                                                                         Listrik                      MVMDP
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                                                                                                        Tenaga                       LVMDP &
6     Transformator        1      Unit      n/a         2004      Indonesia   Pembangkit     Trafindo     2.000 Kva                      Listrik                     Lengkap      Cukup
                                                                                                                         Listrik                      MVMDP
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                                                    Korea
7     Lift Penumpang       2      Unit      n/a         2004                  Transportasi   Hyundai      1.350 Kg    Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                   Selatan
                                                                                Gedung
                                                                                 Sistem
                                                                    Korea
8     Lift Barang          3      Unit      n/a         2004                  Transportasi   Hyundai      1.600 Kg    Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                   Selatan
                                                                                Gedung
                                                                                 Sistem
                                         ES -1200                   Korea                                   9.000
9     Escalator            10     Unit                  2004                  Transportasi   Hyundai                  Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                         (W – BY2)                 Selatan                                orang/jam
                                                                                Gedung
                                         ES – 1200                               Sistem
                                                                    Korea                                   9.000
10    Travelator           2      Unit     (PM –        2004                  Transportasi   Hyundai                  Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                   Selatan                                orang/jam
                                            BT2)                                Gedung
      Air                                                                        Sisem                                  Tenaga
11                         15     Unit   Beragam        2004       Jepang                     Daikin       2,5 PK                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Conditioning                                                             Pendingin                                 Listrik
                                                                                 Sistem                                 Tenaga
12    Chiller Mall         2      Unit   WSC087         2004      Hongkong                   McQuay        591 TR                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                               Pendingin                                 Listrik
                                                                                 Sistem                                 Tenaga
13    Chiller MDS          2      Unit   WSC079         2004      Hongkong                   McQuay        280 TR                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                               Pendingin                                 Listrik
      Cooling Tower                        SKB –                                 Sistem                                 Tenaga
14                         2      Unit                  2004       Jepang                     Kuken       738,75 TR                      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Mall                                 1060R                               Pendingin                                 Listrik
      Cooling Tower                      SKB – 530                               Sistem                                 Tenaga
15                         2      Unit                  2004       Jepang                     Kuken        350 TR                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      MDS                                    R                                 Pendingin                                 Listrik
Page 68
                                                                                                                                Sumber daya
                                       Model
                      Total                         Tahun     Negara                                              Tenaga            dan         Peralatan     Kelengkapan
No.      Deskripsi            Unit    atau tipe                         Sistem Kerja      Merek     Kapasitas                                                               Kondisi
                      Unit                        Pembuatan    Asal                                              Penggerak       Kebutuhan     Pendukung         Mesin
                                       mesin
                                                                                                                                 Tenaganya
      Air Handling                                                         Sistem
                                                                                                    Beragam
                                                                                                                  Tenaga
16                     1      Set    Beragam        2004        n/a                        n/a                                     Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Unit (AHU)                                                         Pendingin                                 Listrik
      Condensor
                                                                           Sistem
17    Water Pump       2      Unit    HSC-S         2004      Amerika                    ITT B&G     45 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                        Distribusi Air
      Mall
      Chilled Water                                                        Sistem
18                     2      Unit   1510-6G        2004      Amerika                    ITT B&G    18,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Pump Mall                                                         Distribusi Air
      Condensor
                                                                           Sistem
19    Water Pump       2      Unit   1510 – 5E      2004      Amerika                    ITT B&G     37 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                        Distribusi Air
      MDS
      Chilled Water                   1510 –                               Sistem
                                                                                                     15 kW
20                     2      Unit                  2004      Amerika                    ITT B&G                Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Pump MDS                         4GB                              Distribusi Air
      Make Up                                                              Sistem
                                                                                                    2 & 5 HP
21                     2      Unit   1510 – 1       2004      Amerika                    ITT B&G                Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Water Pump                                                        Distribusi Air
      Submersible                     Sp 14A -                             Sistem
                                                                                                     1,5 kW
22                     3      Unit                  2004      Jepang                      Ebara                 Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Sewage Pump                         18                            Distribusi Air
                                     80 DFA 5                              Sistem
23    Sewage Pump      3      Unit                  2004      Jepang                      Ebara      0,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                          3.7                           Distribusi Air
      Sumpit Pump             Unit    050 DSA                              Sistem
24                     3                            2004      Jepang                      Ebara     0,82 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                        5 3. 7                          Distribusi Air
                                      FSA 65 x
      Transfer Pump           Unit                                         Sistem
25                     3               50 FS 2      2004      Jepang                      Ebara      11 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                        Distribusi Air
                                       JA 511
      Booster Pump            Unit   IBBS-65F-                             Sistem
26                     3                            2004      Jepang                      Ebara      1,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                         CI-5                           Distribusi Air
      Grease Trap                       80DFJ                              Sistem
27                     2      Unit                  2004      Jepang                      Ebara      3,7 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
      Pump                               53.7                           Distribusi Air
      Deepwell Pump           Unit    Sp 14A –                             Sistem
28                     2                            2004      Jepang                      Ebara      3,7 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                          18                            Distribusi Air
      Roof Tank               Unit                                         Sistem
29                     2                n/a         2004        n/a                      Marifig      45 m3         n/a             n/a           n/a          Lengkap      Cukup
                                                                        Distribusi Air
      Diesel Pump             Unit    IKGR –                               Sistem
30                     1                            2004      Amerika                    Clarke      90 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                       NL39                              Pemadam
      Electric Pump           Unit   S/N 1 KJ                              Sistem        Western
31                     1                            2004      Amerika                                90 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                       0073                              Pemadam         Electric
      Jockey Pump             Unit   S/N 3 C                               Sistem        Western
32                     1                            2004      Amerika                                7,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                      78004                              Pemadam         Electric
Page 69
                                                                                                                     Sumber daya
                                     Model
                     Total                        Tahun     Negara                                        Tenaga         dan         Peralatan     Kelengkapan
No.      Deskripsi           Unit   atau tipe                        Sistem Kerja   Merek    Kapasitas                                                           Kondisi
                     Unit                       Pembuatan    Asal                                        Penggerak    Kebutuhan     Pendukung         Mesin
                                     mesin
                                                                                                                      Tenaganya
      CCTV                   Set                                       Sistem                             Tenaga
33                    1               n/a         2004       n/a                     n/a        n/a                     Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                     Keamanan                              Listrik
      Building
      Automation             Set                                       Sistem                             Tenaga
34                    1               n/a         2004       n/a                     n/a        n/a                     Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                     Keamanan                              Listrik
      System
      Fire Alarm             Set                                       Sistem                             Tenaga
35                    1             Beragam       2004      Jepang                  Shinwa      n/a                     Listrik    Panel Kontrol    Lengkap      Cukup
                                                                     Keamanan                              Listrik
Page 70
FOTO
Page 71
OBJEK PENILAIAN BERADA DI SEBELAH KANAN
                                                            OBJEK PENILAIAN
      JALAN BRIGJEND SLAMET RIYADI




            DROP OFF LOBBY                                   ATRIUM UTAMA




           PENYEWA ANCHOR                                  PENYEWA SPECIALTY




                           VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 72
   ISLAND                                             ATM




  GUDANG                                        AREA PARKIR MOBIL




GENERATOR SET                                   TRANSFORMATOR




                VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 73
 CHILLER                                    COOLING TOWER




FIRE PUMP                                   AREA PARKIR MOTOR




ESCALATOR                                      TRAVELATOR




            VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 74
PETA LOKASI
Page 75
                       PEMBERI TUGAS :

                            DIRE CIPTADANA
                        PROPERTI RITEL INDONESIA
                       LOKASI :
                             Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                          Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                             Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                           Indonesia
                       KETERANGAN :




LOKASI


                                                   LOKASI




                       NAMA       :   PETA LOKASI

                       SUMBER     :   Google Map

                       TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 01
             U

         Tanpa Skala
Page 76
PETA SERTIPIKAT
Page 77
                                                                   PEMBERI TUGAS :

                                                                        DIRE CIPTADANA
                                                                    PROPERTI RITEL INDONESIA
                                                                   LOKASI :
                                                                         Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                JALA                                                  Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                     N BR                                                Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                          IGJEN                                                        Indonesia
                                D SLA
                                     MET
                                            RIYAD                  KETERANGAN :
                                                 I
                                                                    1. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 113
                                                                       Luas: 1.500 m2
                                                                    2. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 114
                                                                       Luas: 4.410 m2
                 1                                                  3. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 121
                                                                       Luas: 3.358 m2
                                                                    4. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 135
                                                                       Luas: 2.696 m2

                                        4
    IJOYO
  SUTOW
JALAN




            2



                                     3

                                                                   NAMA       :   PETA SERTIPIKAT

                                                                   SUMBER     :   Badan Pertanahan Nasional
                       JALAN DUREN
                                                                   TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 02
                                                         U

                                                     Tanpa Skala
Page 78
SITE PLAN
Page 79
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   SITE PLAN

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 03




       U
Tanpa Skala
Page 80
DENAH BANGUNAN
Page 81
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI BASEMENT

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 04




       U
Tanpa Skala
Page 82
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :
                             DENAH LANTAI
                             PARKING A
                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 05




       U
Tanpa Skala
Page 83
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI DASAR

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 06




       U
Tanpa Skala
Page 84
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 1

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 07




       U
Tanpa Skala
Page 85
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 2

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 08




       U
Tanpa Skala
Page 86
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 3

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 09




       U
Tanpa Skala
Page 87
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :
                             DENAH LANTAI
                             MEZZANINE
                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 10




       U
Tanpa Skala
Page 88
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 4

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 11




       U
Tanpa Skala
Page 89
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 4A

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 12




       U
Tanpa Skala
Page 90
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 5 (ATAP)

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2024 N O : 13




       U
Tanpa Skala
Page 91
VALIDASI MAPPI
Page 92

          
Page 93
Main Office:
Menara Kuningan 8th Floor
Jalan HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5, Jakarta 12940
Phone: +62-21 3001 6002 Fax: +62-21 3001 6003
Email: kjpp.rhp@rhp-valuation.com

Our Offices:
Medan (P) | Yogyakarta (P) | Surabaya (P) | Bali (P) | Makassar (P) |
Semarang (P) | Jakarta (P) | Batam (P) | Mataram (P) | Bandung (P)      www.rhr.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.42 MB
Published27 Mar 2025
Pages93
Characters188,417
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Jasa Raharja p.21 ×3
linked org Bank Mandiri p.21
linked org Bank Syariah Indonesia p.21
linked org Asian Development Bank p.40
possible person Slamet Riyadi p.1 ×39
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.4
possible person Ir. Soekarno p.44 ×3
unresolved org KJPP Rengganis p.2 ×9
unresolved org Hamid & Rekan p.2 ×9
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan p.2
unresolved org PT Surya Persada Properti p.3 ×7
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×7
unresolved org Pusat Statistik p.4
unresolved org Rekan Narendrasita Wicaksanti p.7 ×2
unresolved person Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.) · Rekan - Penilai Properti p.7 ×3
unresolved — STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023 p.10
unresolved person Agus Herianto p.10
unresolved — Register Penilai No. RMK-2017.00945 p.10
unresolved — Register Penilai No. RMK-2017.00950 p.10
unresolved — Register Penilai No. RMK-2020.03167 p.10
unresolved — Register Penilai No. RMK-2021.04037 p.10
unresolved org PT Centrepark Citra Corpora p.15 ×2
unresolved org KJPP RHR p.18
unresolved org Pusat Statistik Indonesia p.18
unresolved person Bambang Sunarno · Direktur p.18
unresolved org PT Bengawan Inti Kharisma. p.18 ×7
unresolved org Bank Muamalat p.21
unresolved org Bank BRI p.21
unresolved org PT Bengawan Inti p.23
unresolved org PT PLN (Persero) p.26 ×3
unresolved person DIY p.31 ×3
unresolved person Dekatz p.32
unresolved org Bank Sentral Eropa p.38
unresolved org Bank Sentral Tiongkok p.38
unresolved person Dr. Rajiman p.44
unresolved org PT Sunindo Gapura Prima p.47
unresolved org PT Pakuwon Permai p.47
unresolved org Nirvana Development Tbk p.47 ×2
unresolved org Pertanahan Nasional p.77

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result