Skip to content
Back to announcement

Final Report XBNI (2024).pdf

Financial statement Text extracted XBNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 36

Page 1
                Reksa Dana Indeks
        BNI-AM Nusantara ETF MSCI
             Indonesia Equity Index
                                 Laporan keuangan
                         tanggal 31 Desember 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                beserta laporan auditor independen
Page 2
                                        DAFTAR ISI




                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-26
Page 3

          
Page 4

          
Page 5
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00259/2.1133/AU.1/09/0754-2/1/II/2025


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Indeks BNI-AM Nusantara ETF MSCI Indonesia Equity Index

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Indeks BNI-AM Nusantara ETF MSCI
Indonesia Equity Index (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal
31 Desember 2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan
perubahan aset bersih, dan laporan arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi
material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja
keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan
hal yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan,
dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 6
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00259/2.1133/AU.1/09/0754-2/1/II/2025 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2024.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 10.626.183.360. Merujuk pada catatan 4 dalam laporan keuangan
atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
   - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan
      Standar Akuntansi Keuangan.
   - Melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
      pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
   - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang
      kami terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar
      aktif atau input lain selain harga kuotasian.
   - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas
      portofolio efek Reksa Dana.
   - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan
      atau kerugian yang telah atau belum direalisasi.
   - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d,
      3, 4, dan 8 atas laporan keuangan.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00259/2.1133/AU.1/09/0754-2/1/II/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung
Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank
Kustodian untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari
kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan
dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali
Manajer Investasi dan Bank Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup
opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan
merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan
selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik
secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00259/2.1133/AU.1/09/0754-2/1/II/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh
    bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
    tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan
    kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
    pengendalian internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan
    audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi
    bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa
    Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank
    Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana
    untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
    terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam
    laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika
    pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk
    memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang
    diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
    depan dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan
    usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi
    dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00259/2.1133/AU.1/09/0754-2/1/II/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang
teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola,
kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama
dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan
publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Retno Dwi Andani, S.E., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0754

28 Februari 2025
Page 10
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                               No : PHHAAF/ Catatan            2024                  2023

ASET

 Portofolio efek
  Efek bersifat ekuitas
     (harga perolehan Rp 12.022.776.502
     pada tahun 2024 dan                      2c,2d,3,
     Rp 1.223.890.938.699 pada tahun 2023)      4,8         10.626.183.360    1.223.451.512.391

 Total portofolio efek                                      10.626.183.360    1.223.451.512.391

 Kas                                            2d,5           300.017.702         7.525.078.843
 Piutang dividen                                2d,6            62.297.335         1.712.973.086

TOTAL ASET                                                  10.988.498.397    1.232.689.564.320

LIABILITAS

 Beban akrual                                 2d,2e,7            69.373.708        1.060.614.797
 Utang pajak lainnya                           2f,9b                -                  2.808.921

TOTAL LIABILITAS                                                 69.373.708        1.063.423.718

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                     10.919.124.689    1.231.626.140.602

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                   10        10.400.000,0000 1.052.300.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT
 PENYERTAAN                                                        1.049,92             1.170,41




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 11
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                     Catatan      2024               2023

PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi
   Pendapatan dividen                                  2e      18.956.018.515     39.195.324.047
   Keuntungan investasi yang telah direalisasi        2d,2e    46.208.023.884     32.066.605.101
   (Kerugian) investasi yang belum direalisasi        2d,2e      (957.166.834)   (17.949.703.878)
 Pendapatan Lainnya                                   2e,11        59.401.612        185.900.404

TOTAL PENDAPATAN                                               64.266.277.177     53.498.125.674

BEBAN
 Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                    2e,2h,12,16   (2.172.381.394)    (6.151.045.635)
  Beban lisensi indeks                              2e,13        (397.832.863)    (1.270.711.447)
  Beban kustodian                                   2e,14        (454.650.441)    (1.278.143.632)
  Beban lain-lain                                   2e,15        (145.116.902)      (587.357.466)
 Beban Lainnya                                       2e           (11.880.322)       (37.180.081)

TOTAL BEBAN                                                    (3.181.861.922)    (9.324.438.261)

LABA SEBELUM PAJAK                                             61.084.415.255     44.173.687.413

BEBAN PAJAK                                          2f,3,9c          -                  -

LABA TAHUN BERJALAN                                            61.084.415.255     44.173.687.413

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK                                         -                  -

PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                                61.084.415.255     44.173.687.413




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                 2
Page 12
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                Total Kenaikan
                                          Transaksi dengan       (Penurunan)
                                             Pemegang             Nilai Aset          Total Nilai
                                           Unit Penyertaan          Bersih           Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2023                    691.630.628.273 164.451.072.252         856.081.700.525

Perubahan aset bersih pada
  tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun
  berjalan                                           -           44.173.687.413      44.173.687.413

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Distribusi kepada pemegang unit
    penyertaan                               (23.396.400.000)          -             (23.396.400.000 )
  Penjualan unit penyertaan                1.586.746.397.466           -           1.586.746.397.466
  Pembelian kembali unit penyertaan       (1.231.979.244.802)          -          (1.231.979.244.802 )

Saldo per 31 Desember 2023                1.023.001.380.937 208.624.759.665 1.231.626.140.602

Perubahan aset bersih pada
  tahun 2024

Penghasilan komprehensif tahun
  berjalan                                           -           61.084.415.255      61.084.415.255

Transaksi dengan pemegang unit
   penyertaan

  Distribusi kepada pemegang unit
    penyertaan                                  (339.500.000)          -                (339.500.000 )
  Penjualan unit penyertaan                    3.831.158.191           -               3.831.158.191
  Pembelian kembali unit penyertaan       (1.285.283.089.359)                     (1.285.283.089.359 )

Saldo per 31 Desember 2024                 (258.790.050.231) 269.709.174.920         10.919.124.689




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                 3
Page 13
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                              2024                  2023

Arus kas dari aktivitas operasi

 Pembelian efek bersifat ekuitas                           (9.194.294.551) (1.669.116.881.722)
 Penjualan efek bersifat ekuitas                        1.267.270.480.632    1.307.922.666.063
 Penerimaan dividen                                        20.606.694.266       37.482.350.961
 Penerimaan bunga jasa giro                                    59.401.612           185.900.404
 Pembayaran jasa pengelolaan investasi                     (2.934.991.106)      (5.841.489.768)
 Pembayaran lisensi indeks                                   (508.537.786)       (1.331.083.275)
 Pembayaran jasa kustodian                                   (614.176.094)       (1.220.087.513)
 Pembayaran beban lain-lain                                  (118.206.946)         (621.115.174)
 Penerimaan pajak kini                                            -               1.576.655.875

Kas bersih yang dihasilkan dari (digunakan untuk)
 aktivitas operasi                                      1.274.566.370.027      (330.963.084.149 )

Arus kas dari aktivitas pendanaan

 Pembayaran distribusi kepada pemegang unit
  penyertaan                                                  (339.500.000)     (23.396.400.000)
 Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                   3.831.158.191    1.586.746.397.466
 Pembayaran untuk pembelian kembali unit
  penyertaan                                            (1.285.283.089.359)   (1.231.979.244.802)

Kas bersih yang (digunakan untuk) dihasilkan dari
 aktivitas pendanaan                                    (1.281.791.431.168)     331.370.752.664

(Penurunan) kenaikan kas dan setara kas                     (7.225.061.141)          407.668.515

Kas dan setara kas pada awal tahun                           7.525.078.843         7.117.410.328

Kas dan setara kas pada akhir tahun                           300.017.702          7.525.078.843

Kas dan setara kas terdiri dari:

 Kas                                                          300.017.702          7.525.078.843

Total kas dan setara kas                                      300.017.702          7.525.078.843




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 14
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   Reksa Dana Indeks BNI-AM Nusantara ETF MSCI Indonesia Equity Index (“Reksa Dana”) adalah
   Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang
   No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
   Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah
   beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal
   31 Maret 2023 tentang perubahan kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
   No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan
   Otoritas Jasa Keuangan No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Reksa Dana
   berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT BNI Asset Management sebagai Manajer
   Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta No. 50
   tanggal 21 Februari 2018 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di
   Jakarta. Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak
   Investasi Kolektif dilakukan secara terus menerus dengan jumlah minimum 10.000.000 (sepuluh
   juta) unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan
   Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar Rupiah), sampai dengan jumlah maksimum 5.000.000.000
   (lima miliar) unit penyertaan dengan nilai aset bersih awal sebesar Rp 1.000/unit pada tanggal
   penyerahan pertama kali yang ditetapkan oleh Manajer Investasi.

   PT BNI Asset Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional yang
   terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan mengarahkan
   dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi
   sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:

       Anggota        : Ade Yusriansyah
                        Putut Endro Andanawarih
                        Indah Kusumadewi
                        Zico Pardede
                        Ardhi Hadianto

   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
   eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
   Investasi terdiri dari:

       Ketua          : Yekti Dewanti
       Anggota        : Jefrix Kosiady
                        Cindy Anggraini
                        Stella Amelinda
                        Manggala S Dharma
                        Marlina Tri Maharani

   Tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang setara
   dengan kinerja Indeks MSCI Indonesia. Dalam rangka mencapai tujuan investasi tersebut Reksa
   Dana mempunyai kebijakan investasi melalui penempatan sebagai berikut:




                                                  5
Page 15
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   -   Minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 100% (seratus persen) dari nilai aset
       bersih pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang ditawarkan melalui
       penawaran dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia yang berasal dari kumpulan
       efek yang terdaftar di Indeks MSCI Indonesia; dan
   -   Minimum 0% (nol persen) dan maksimum 20% (dua puluh persen) dari nilai aset bersih pada
       instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu)
       tahun dan/atau deposito; sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
       Indonesia.

   Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan
   Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. S-482/PM.21/2018 pada tanggal 9 Mei
   2018. Reksa Dana mulai beroperasi sejak tanggal 6 Januari 2020.

   Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
   hari-hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah
   tanggal 30 Desember 2024 dan 29 Desember 2023. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 ini disajikan berdasarkan posisi
   aset bersih Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

   Laporan keuangan telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   pada tanggal 28 Februari 2025. Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas
   laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing
   sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak Investasi
   Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan informasi kebijakan akuntansi material
   yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang
       mencakup pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
       Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan No. 33/POJK.04/2020 Tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
       Indonesia No. 14 SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali
       untuk investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk
       tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas serta deposito berjangka yang
       jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.



                                                6
Page 16
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan
       dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang memengaruhi kebijakan
       akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian
       dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.

       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

   c. Portofolio Efek

       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.

   d. Instrumen Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan
       liabilitas keuangan.

       Reksa Dana menerapkan PSAK 109 (dahulu PSAK 71), yang mensyaratkan pengaturan
       instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset
       keuangan, dan akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku
       untuk periode pelaporan kini adalah seperti tercantum di bawah ini.

       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.

       Aset Keuangan

       Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”);
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
             (“FVTOCI”).


                                                      7
Page 17
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan (lanjutan)

       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
       bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
       keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:

         Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109    Golongan (ditentukan
                                                                                  Sub-golongan
                     (dahulu PSAK 71)                  oleh Reksa Dana)
                        Aset keuangan yang diukur
                         pada nilai wajar melalui     Portofolio efek        Efek bersifat ekuitas
                         laba rugi
        Aset keuangan
                        Aset keuangan yang diukur
                         pada biaya perolehan         Kas
                         diamortisasi

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

           Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
           mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
           mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang”.

           Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
           "Pendapatan bunga" dan “Pendapatan lainnya”.

           Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
           pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang
           diukur pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi(“FVTPL”);

           Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
           saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba
           rugi. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
           keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai
           “Keuntungan/(kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan/(kerugian)
           investasi yang telah direalisasi”

           Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
           dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai ”Pendapatan bunga”.



                                                  8
Page 18
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan (lanjutan)

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) (lanjutan);

           Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
           dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memeroleh pembayaran atas dividen tersebut
           telah ditetapkan.

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
       keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
       penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
       sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit
       ekspektasian tersebut terhadap aset keuangan Reksa Dana.

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
       kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait
       dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
       yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada
       tanggal 31 Desember 2024.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang
       diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109    Golongan (ditentukan
                                                                                  Sub-golongan
                     (dahulu PSAK 71)                  oleh Reksa Dana)
                        Liabilitas keuangan yang
        Liabilitas
                         diukur pada biaya            Beban akrual
         keuangan
                         perolehan diamortisasi

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
       Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       dengan menggunakan metode suku bunga efektif.



                                                  9
Page 19
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus
       kas yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada
       pihak lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah
       ditransfer secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas
       Reksa Dana kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan
       harga kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
       transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika
       tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama,
       analisa arus kas yang didiskonto dan model harga opsi.

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai
       wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran.
       Hierarki pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
          identik (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
          aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung
          (misalnya derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara
       keseluruhan ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
       nilai wajar secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran
       nilai wajar secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-
       faktor spesifik atas aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah neto nya dilaporkan pada
       laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
       hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara
       neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling
       hapus tidak kontinjen atas peristiwa dimasa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam
       situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan atau
       kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.




                                                 10
Page 20
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan bunga dan bagi hasil dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara
        harian, sedangkan pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari
        kegiatan investasi, termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.

        Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal
        investasi saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).

        Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
        diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
        dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
        penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar
        investasi.

        Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga
        pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan
        dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Keuntungan dan
        kerugian yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga
        pokok yang mengunakan metode rata-rata tertimbang.

   f.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
        dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
        kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
        hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau
        ekuitas.

        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.

        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang
        timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan
        dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
        perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
        yang boleh dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar
        kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.




                                                 11
Page 21
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   f.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
        yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana
        memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk
        melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan
        menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

   g. Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio
        efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 (dahulu PSAK 7) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo
        dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   d. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
      Akuntansi Keuangan (ISAK)

        Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
        standar baru, revisi dan interpretasi yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari
        2024, diantaranya sebagai berikut:

        -   Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang
            kewajiban diklasifikasikan sebagai jangka pendek atau jangka panjang;
        -   Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas
            jangka panjang dengan kovenan.

        Penerapan PSAK tersebut di atas tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang
        dilaporkan dan diungkapkan pada laporan keuangan Reksa Dana periode berjalan atau
        periode tahun sebelumnya.


3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang
   disajikan dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini
   mungkin dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas
   dimasa yang akan datang.



                                                  12
Page 22
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
   liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang
   ditetapkan dalam PSAK 109 (dahulu PSAK 71). Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
   sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka
   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian
   kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah
   cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada
   setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit
   ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan
   atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak dimasa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal
   laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang
   digunakan dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan
   dan hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.




                                               13
Page 23
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
   pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
   pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
   diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
   dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.


4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                            31 Desember 2024
                                                                                                                      Persentase
                                                                                                                     (%) terhadap
                                                                   Harga perolehan                        Level     total portofolio
                     Jenis efek               Total saham             rata-rata        Nilai wajar       hierarki         efek

   Efek bersifat ekuitas

     Saham

      PT Bank Central Asia Tbk                        323.440          3.105.752.185     3.129.282.000      1               29,45
      PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                                 397.592          2.169.763.537     1.622.175.360      1               15,27
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   217.672          1.360.575.376     1.240.730.400      1               11,68
      PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk               288.808          1.030.996.521       782.669.680      1                7,36
      PT Astra International Tbk                      118.040            724.369.564       578.396.000      1                5,44
      PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                                  86.944            425.853.169       378.206.400      1                3,56
      PT Goto Gojek Tokopedia Tbk                   5.253.352            340.278.913       367.734.640      1                3,46
      PT Chandra Asri Pacific Tbk                      45.344            411.123.055       340.080.000      1                3,20
      PT Amman Mineral Internasional Tbk               38.064            305.733.704       322.592.400      1                3,04
      PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                   108.992            319.228.091       310.627.200      1                2,92
      PT United Tractors Tbk                            8.736            234.452.819       233.906.400      1                2,20
      PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk                43.056            219.152.176       204.946.560      1                1,93
      PT Indofood Sukses Makmur Tbk                    25.584            178.266.155       196.996.800      1                1,85
      PT Alamtri Resources Indonesia
        (d/h PT Adaro Energy Indonesia Tbk)            80.704            234.838.985       196.110.720      1                1,85
      PT Kalbe Farma Tbk                              123.032            218.752.137       167.323.520      1                1,57
      PT Indofood CBP Sukses makmur Tbk                13.624            154.503.911       154.973.000      1                1,46
      PT Barito Pacific Tbk                           136.656            139.065.275       125.723.520      1                1,18
      PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk                 14.352            129.115.013        97.593.600      1                0,92
      PT Merdeka Copper Gold Tbk                       57.096            173.673.684        92.210.040      1                0,87
      PT Unilever Indoneisa Tbk                        44.512            147.282.232        83.905.120      1                0,79

   Total efek bersifat utang                        7.425.600         12.022.776.502    10.626.183.360                    100,00

   Total portofolio efek                                                                10.626.183.360                    100,00




                                                                14
Page 24
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK (lanjutan)

   Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
                                                         31 Desember 2023
                                                                                                                       Persentase
                                                                                                                      (%) terhadap
                                                                Harga perolehan                            Level     total portofolio
                     Jenis efek            Total saham             rata-rata           Nilai wajar        hierarki         efek

   Efek bersifat ekuitas

     Saham

      PT Bank Central Asia Tbk                  33.000.128         302.165.367.335     310.201.203.200       1               25,35
      PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                           40.576.688         224.619.580.882     232.301.538.800       1               18,99
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             22.214.053         129.155.180.434     134.395.020.650       1               10,98
      PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk         29.464.400          111.122.197.20     116.384.380.000       1                9,51
      PT Astra International Tbk                12.038.312          79.419.368.785      68.016.462.800       1                5,55
      PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                            8.870.889          40.673.828.574      47.681.028.375       1                3,90
      PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk              500.337.081          50.064.005.673      43.028.988.966       1                3,52
      PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk             11.112.288          31.687.941.371      32.559.003.840       1                2,66
      PT Amman Mineral Internasional Tbk         3.872.464          26.974.634.497      25.364.639.200       1                2,07
      PT Barito Pacific Tbk                     16.731.570          16.424.114.673      22.252.988.100       1                1,82
      PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk          4.388.091          22.586.933.394      22.050.157.275       1                1,80
      PT Adaro Energy Indonesia Tbk              8.565.722          22.431.017.647      20.386.418.360       1                1,67
      PT Kalbe Farma Tbk                        12.553.939          22.832.825.378      20.211.841.790       1                1,65
      PT United Tractors Tbk                       883.932          23.844.786.475      19.998.961.500       1                1,64
      PT Indofood Sukses Makmur Tbk              2.609.704          18.158.808.137      16.832.590.800       1                1,38
      PT Unilever Indonesia Tbk                  4.535.413          17.171.972.706      16.010.007.890       1                1,31
      PT Merdeka Copper Gold Tbk                 5.735.035          19.340.926.821      15.484.594.500       1                1,27
      PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk          1.389.036          15.485.427.698      14.689.055.700       1                1,20
      PT Semen Indonesia (Persero) Tbk           2.009.893          13.922.866.222      12.863.315.200       1                1,05
      PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk           1.462.697          13.555.718.399      12.176.952.525       1                1,00
      PT Sarana Menara Nusantara Tbk            12.143.542          12.327.348.097      12.022.106.580       1                0,98
      PT Aneka Tambang Tbk                       5.008.948           9.926.088.295       8.540.256.340       1                0,70

   Total efek bersifat ekuitas                 739.503.825        1.223.890.938.699   1.223.451.512.391                    100,00

   Total portofolio efek                                                              1.223.451.512.391                    100,00




5. KAS

   Akun ini merupakan rekening giro Rupiah pada Bank Kustodian PT Bank Central Asia Tbk.

   Saldo kas pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar
   Rp 300.017.702 dan Rp 7.525.078.843.


6. PIUTANG DIVIDEN

   Akun ini merupakan pendapatan dividen yang belum diterima dari PT Bank Rakyat Indonesia
   (Persero) Tbk dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (d/h PT Adaro Energy Indonesia Tbk)
   pada tanggal 31 Desember 2024 dan dari PT Adaro Energy Indonesia Tbk pada tanggal
   31 Desember 2023.

   Saldo piutang dividen pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar
   Rp 62.297.335 dan Rp 1.712.973.086.

   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen, karena
   Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.


                                                             15
Page 25
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. BEBAN AKRUAL

                                                                    2024               2023

   Jasa pengelolaan investasi (catatan 12)                           7.301.737        769.911.449
   Jasa lisensi indeks (catatan 13)                                  3.241.971        113.946.895
   Jasa kustodian (catatan 14)                                          -             159.525.653
   Lain-lain                                                        58.830.000         17.230.800

   Total                                                            69.373.708       1.060.614.797


8. PENGUKURAN NILAI WAJAR

   Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
   harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
   waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
   jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
   transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan
   seperti ini termasuk dalam hierarki level 1.

   Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2024
   dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 10.626.183.360 dan Rp 1.223.451.512.391.


9. PERPAJAKAN

   a. Pajak Penghasilan

       Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak
       penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan
       pembagian laba yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk
       keuntungan atas pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak
       penghasilan.

       Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 36/2008 tentang Perubahan Keempat
       atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan, Reksa Dana dikenakan
       pajak penghasilan final sebesar 5% sejak 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2020; dan 10%
       untuk tahun 2021 dan seterusnya.

       Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
       2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal
       2 November 2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal
       dari dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak badan dalam negeri dikecualikan
       dari objek Pajak Penghasilan pasal 23.




                                                16
Page 26
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   a. Pajak penghasilan (lanjutan)

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintahmenerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
       No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan
       tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang
       mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif
       PPN umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal
       1 April 2022 dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian sesuai dengan
       Peraturan Menteri Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal
       1 Januari 2025, dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar
       Pengenaan Pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).

       Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
       dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
       berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
       yang berlaku.

       Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain dengan laba (rugi) kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun-
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                   2024               2023

       Laba sebelum pajak                                      61.084.415.255     44.173.687.413

       Ditambah (dikurangi):
        Beban yang tidak dapat dikurangkan                      3.181.861.922      9.324.438.261
        Pendapatan yang pajaknya bersifat final
           - Pendapatan dividen                               (18.956.018.515)    (39.195.324.047)
           - Bunga jasa giro                                      (59.401.612)       (185.900.404)
           - Keuntungan investasi yang telah direalisasi      (46.208.023.884 )   (32.066.605.101)
           - Kerugian investasi yang belum direalisasi            957.166.834      17.949.703.878

       Laba kena pajak                                               -                   -

       Pajak penghasilan                                             -                   -

       Pajak dibayar dimuka                                          -                   -

       Kurang (lebih) bayar pajak tahun berjalan                     -                   -

       Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
       sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.

   b. Utang pajak lainnya

       Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 23.




                                                17
Page 27
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   c. Beban pajak

       Beban pajak kini dan pajak tangguhan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2024 dan 2023 adalah nihil.

   d. Administrasi

       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan, dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan
       dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.


10. UNIT PENYERTAAN BEREDAR

   Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi untuk tanggal
   31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                          2024                                 2023
                                                  Persentase                          Persentase
                                  Unit               (%)               Unit              (%)

   Pemodal                   10.400.000,0000          100,00   1.052.300.000,0000        100,00
   Manajer Investasi                -                   -               -                  -

   Total                     10.400.000,0000          100,00   1.052.300.000,0000        100,00


11. PENDAPATAN LAINNYA

   Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.


12. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI

   Beban ini merupakan imbalan jasa kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3% (tiga
   persen) per tahun yang dihitung secara harian dari nilai aset bersih berdasarkan 365 hari kalender
   atau 366 hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian
   imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban pengelolaan
   investasi yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 7). Beban pengelolaan
   investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-
   masing adalah sebesar Rp 2.172.381.394 dan Rp 6.151.045.635 yang dicatat dalam laporan laba
   rugi dan penghasilan komprehensif lain.


13. BEBAN LISENSI INDEKS

   Beban ini merupakan biaya yang berkenaan dengan penggunaan Indeks MSCI Indonesia sebagai
   nama dan indeks acuan yang akan dibayarkan oleh Manajer Investasi kepada penerbit indeks
   sebagai berikut:



                                                 18
Page 28
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. BEBAN LISENSI INDEKS (Lanjutan)

   a. Maksimum sebesar 30 bps (tiga puluh basis poin) per tahun, untuk nilai aset yang dikelola
      kurang dari atau sama dengan nilai yang setara dengan Rp 500.000.000.000,- (lima ratus
      miliar Rupiah); atau
   b. Maksimum sebesar 20 bps (dua puluh basis poin) per tahun, untuk nilai aset yang dikelola
      lebih dari nilai yang setara dengan Rp 500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) dan kurang
      dari atau sama dengan nilai yang setara dengan Rp 1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah);
      atau
   c. Maksimum sebesar 10 bps (sepuluh basis poin) per tahun, untuk nilai aset yang dikelola lebih
      dari nilai yang setara dengan Rp 1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah); yang dihitung
      secara harian dari nilai aset bersih berdasarkan 365 hari kalender per tahun atau 366 hari
      kalender per tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan dalam mata uang Rupiah.

   Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban
   lisensi indeks yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 7). Beban lisensi index
   untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
   adalah sebesar Rp 397.832.863 dan Rp 1.270.711.447 yang dicatat dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain.


14. BEBAN KUSTODIAN

   Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
   kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,2% (nol koma dua persen)
   per tahun yang dihitung secara harian dari nilai aset bersih berdasarkan 365 hari per kalender
   tahun atau 366 hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan.
   Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban
   kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 7). Beban kustodian untuk
   tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah
   sebesar Rp 454.650.441 dan Rp 1.278.143.632 yang dicatat dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain.


15. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                    2024                2023

    Biaya transaksi                                                  38.805.802        510.475.868
    Lain-lain                                                       106.311.100         76.881.598

    Total                                                           145.116.902        587.357.466


16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

   Sifat Pihak-Pihak Berelasi

   Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan secara langsung maupun tidak
   langsung dengan Reksa Dana.




                                               19
Page 29
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Sifat Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)

   Manajer Investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
   merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
   Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

   Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
   dengan pihak-pihak yang berelasi dan lembaga-lembaga keuangan yang dikelola oleh Manajer
   Investasi. Transaksi-transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan
   kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga.

   a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang
      berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah nihil.
   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada
      tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                  2024
                                   Pengelolaan Investasi
                                                                 Total keuntungan
                                                                   (kerugian) atas
                                                                  kepemilikan unit
                                                                 penyertaan untuk
                                                                  masing-masing          Total
             Saldo unit                         Persentase fee transaksi pembelian    pendapatan
            penyertaan             Total             (%)               kembali          lainnya

                 -              2.172.381.394         3                  -                  -

                                                  2023
                                   Pengelolaan Investasi
                                                                 Total keuntungan
                                                                   (kerugian) atas
                                                                  kepemilikan unit
                                                                 penyertaan untuk
                                                                  masing-masing          Total
             Saldo unit                         Persentase fee transaksi pembelian    pendapatan
            penyertaan             Total             (%)               kembali          lainnya

                 -              6.151.045.635         3                  -                  -


17. INFORMASI SEGMEN

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas.
   Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.




                                                20
Page 30
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

   Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
   adalah sebagai berikut:

                                                                       2024
                                                    Efek bersifat
                                                      ekuitas         Lainnya            Total

    Laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain

    Pendapatan investasi
     Pendapatan dividen                             18.956.018.515         -         18.956.018.515
     Keuntungan investasi yang telah direalisasi    46.208.023.884         -         46.208.023.884
     Kerugian investasi yang belum direalisasi        (957.166.834)        -           (957.166.834)
    Pendapatan lainnya                                     -           59.401.612        59.401.612

    Total pendapatan                                64.206.875.565     59.401.612    64.266.277.177

    Beban                                           (3.160.200.228)   (21.661.694)    (3.181.861.922)

    Laba sebelum pajak                              61.046.675.337     37.739.918    61.084.415.255

    Beban pajak penghasilan                                                                 -

    Laba tahun berjalan                                                              61.084.415.255

                                                                       2023
                                                    Efek bersifat
                                                      ekuitas         Lainnya            Total

    Laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain

    Pendapatan investasi
     Pendapatan dividen                             39.195.324.047         -          39.195.324.047
     Keuntungan investasi yang telah direalisasi    32.066.605.101         -          32.066.605.101
     Kerugian investasi yang belum direalisasi     (17.949.703.878)        -         (17.949.703.878)
    Pendapatan lainnya                                     -          185.900.404        185.900.404

    Total pendapatan                                53.312.225.270    185.900.404    53.498.125.674

    Beban                                           (9.245.827.082)   (78.611.179)    (9.324.438.261)

    Laba sebelum pajak                              44.066.398.188    107.289.225    44.173.687.413

    Beban pajak penghasilan                                                                 -

    Laba tahun berjalan                                                              44.173.687.413




                                                   21
Page 31
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                                     2024
                                              Efek bersifat
                                                ekuitas            Lainnya             Total

    Laporan posisi keuangan

    Aset

     Aset segmen                              10.688.480.695           -            10.688.480.695
     Aset yang tidak dialokasikan                   -              300.017.702         300.017.702

    Total aset                                10.688.480.695       300.017.702      10.988.498.397

    Liabilitas

     Liabilitas segmen                               -                 -                    -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan              -              69.373.708          69.373.708

    Total liabilitas                                 -              69.373.708          69.373.708

                                                                     2023
                                              Efek bersifat
                                                ekuitas            Lainnya             Total

    Laporan posisi keuangan

    Aset

     Aset segmen                           1.225.164.485.477           -         1.225.164.485.477
     Aset yang tidak dialokasikan                   -            7.525.078.843       7.525.078.843

    Total aset                             1.225.164.485.477     7.525.078.843   1.232.689.564.320

    Liabilitas

     Liabilitas segmen                               -                 -                    -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan              -           1.063.423.718       1.063.423.718

    Total liabilitas                                 -           1.063.423.718       1.063.423.718


18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
   dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
   yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
   risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
   keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan
   dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank
   Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
   risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau
   risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.

                                              22
Page 32
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
       membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
       pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek
       secara teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu
       oleh komite kredit Manajer Investasi.

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

           Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
           laporan posisi keuangan:

                                                                       Eksposur maksimum
                                                                     2024             2023

           Kas                                                      300.017.702      7.525.078.843

           Total                                                    300.017.702      7.525.078.843

       (ii) Kualitas kredit

           Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset-aset keuangan Reksa Dana
           dikategorikan sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.

   b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen:
       risiko suku bunga dan risiko harga.

       (i) Risiko suku bunga

           a) Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

               Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
               karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
               fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.

               Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman
               jangka pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.




                                               23
Page 33
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

           a) Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)

               Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai
               tercatat, yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga mengambang dan tidak
               dikenakan bunga.

                                                                          2024
                                                    Bunga
                                                 mengambang         Tidak dikenakan
                                                   ≤1 bulan              bunga              Total

               Aset keuangan

                Portofolio efek
                 Efek bersifat ekuitas                  -             10.626.183.360     10.626.183.360
                Kas                                  300.017.702            -               300.017.702
                Piutang dividen                         -                 62.297.335         62.297.335

               Total aset keuangan                   300.017.702      10.688.480.695     10.988.498.397
               Liabiltas keuangan

                Beban akrual                              -               69.373.708         69.373.708

               Total liabilitas keuangan                  -               69.373.708         69.373.708

               Total repricing gap - bunga           300.017.702                            300.017.702

                                                                          2023
                                                    Bunga
                                                 mengambang         Tidak dikenakan
                                                   ≤1 bulan              bunga              Total

               Aset keuangan

                Portofolio efek
                 Efek bersifat ekuitas                   -        1.223.451.512.391    1.223.451.512.391
                Kas                                 7.525.078.843          -               7.525.078.843
                Piutang dividen                          -            1.712.973.086        1.712.973.086

               Total aset keuangan                  7.525.078.843 1.225.164.485.477    1.232.689.564.320

               Liabiltas keuangan

                Beban akrual                              -            1.060.614.797      1.060.614.797

               Total liabilitas keuangan                  -            1.060.614.797      1.060.614.797

               Total repricing gap - bunga          7.525.078.843                         7.525.078.843

           b) Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

               Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, risiko suku bunga dianggap tidak
               signifikan terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan
               merupakan aset dan liabilitas keuangan yang dikenakan tidak dikenakan bunga.


                                               24
Page 34
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (ii) Risiko harga

           Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar
           sehingga risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

           Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa
           Dana melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai
           dengan batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan
           yang berlaku.

           Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
           portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
           pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas
           suku bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk
           yield dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat
           diatribusikan kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa
           Dana.

           Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan
           memantau sensitivitas harga dan suku bunga secara regular.

   c. Risiko Likuiditas

       Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
       Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
       tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek
       tersebut.

       Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
       lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

       Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
       jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
       sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual
       yang tidak didiskontokan.

                                                                   2024
                                      Kurang dari                         Lebih dari
                                       1 bulan         1-3 bulan           3 bulan       Total

       Liabilitas keuangan

         Beban akrual                     69.373.708       -                  -          69.373.708

       Total liabilitas keuangan          69.373.708       -                  -          69.373.708




                                                25
Page 35
REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024


(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   c. Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                   2023
                                      Kurang dari                         Lebih dari
                                       1 bulan         1-3 bulan           3 bulan        Total
       Liabilitas keuangan
        Beban akrual                  1.060.614.797        -                  -        1.060.614.797
       Total liabilitas keuangan      1.060.614.797        -                  -        1.060.614.797

   d. Manajemen Risiko Permodalan

       Manajer Investasi memonitor modal atas dasar nilai aset bersih yang diatribusikan kepada
       pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
       penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, dimana Reksa Dana bergantung
       kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
       unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
       menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
       memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
       yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
       Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
       eksternal.


19. RASIO-RASIO KEUANGAN

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
   Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP 99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

   Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
   (tidak diaudit) adalah sebagai berikut:

                                                                     2024                2023
    Total hasil investasi (%)                                        (7,53)               5,73
    Hasil investasi setelah memperhitungkan beban
     pemasaran (%)                                                   (7,53)               5,73
    Beban operasi (%)                                                1,10                 1,12
    Perputaran portofolio                                            0,03                 1,58
    Penghasilan kena pajak (%)                                            -                -

   Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
   memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
   sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.



                                               26
Page 36
                                                       INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN


                               REKSA DANA INDEKS BNI-AM NUSANTARA ETF MSCI INDONESIA EQUITY INDEX
                                                   IKHTISAR RASIO KEUANGAN
                                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024

Berikut ini adalah informasi keuangan tambahan mengenai ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk periode sampai dengan 60 (enam puluh) bulan
terakhir.

                                              Periode dari
                                                tanggal
                                            1 Januari tahun     Periode 12       Periode 36       Periode 60
                                            berjalan sampai    bulan terakhir   bulan terakhir   bulan terakhir
                                            dengan tanggal      dari tanggal     dari tanggal     dari tanggal       3 Tahun Kalender terakhir
                                              prospektus        prospektus       prospektus       prospektus       2024       2023         2022

 Total hasil investasi (%)                      (7,53)             5,73             10,41           (9,18)        (7,53)      5,73        10,41

 Hasil investasi setelah memperhitungkan
  beban pemasaran (%)                           (7,53)             5,73             10,41           (9,18)        (7,53)      5,73        10,41

 Biaya operasi (%)                              (1,10)             1,12             1,19             1,55         (1,10)      1,12        1,16

 Perputaran portofolio                           0,03              1,58             1,16             0,05          0,03        1,58        1,5

 Penghasilan kena pajak (%)                        -                 -              0,02            (20,79)          -          -         0,02

Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio
ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.12 MB
Published26 Mar 2025
Pages36
Characters92,319
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 42 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Retno Dwi Andani p.9
linked org Bank Central Asia Tbk p.14 ×11
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.23 ×5
linked org Astra International Tbk p.23 ×5
linked org Goto Gojek Tokopedia Tbk p.23 ×5
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.23 ×5
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.23 ×5
linked org United Tractors Tbk p.23 ×5
linked org Charoen Pokphand Indonesia Tbk p.23 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.23 ×5
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.23 ×11
linked org Kalbe Farma Tbk p.23 ×5
linked org Unilever Indonesia Tbk p.24 ×2
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.24 ×2
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.24 ×2
linked org Aneka Tambang Tbk p.24 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.14 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.15
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×8
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×4
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.23 ×2
possible org PT Alamtri Resources Indonesia p.23 ×4
possible org Barito Pacific Tbk p.23 ×5
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.23 ×5
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×2
unresolved org Reksa Dana Indeks BNI-AM Nusantara ETF MSCI Indonesia Equity p.1 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Indeks BNI-AM Nusantara ETF p.5
unresolved org Palilingan & Rekan p.9
unresolved org Rekan Retno Dwi Andani p.9
unresolved person CPA p.9
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.14 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti p.14
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.15
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.16
unresolved org PT Indofood CBP Sukses p.23
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.23 ×2
unresolved org Paper Tbk p.23 ×2
unresolved org Unilever Indoneisa Tbk p.23 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.27
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.29

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2024-Tahunan-XBNI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result