Skip to content
Back to announcement

20260629_MTWI_Informasi Transaksi Afiliasi_32105503_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review MTWI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
 LAPORAN RINGKAS PENDAPAT KEWAJARAN
          RENCANA TRANSAKSI
      PINJAMAN PEMEGANG SAHAM

PT MALACCA TRUST WUWUNGAN INSURANCE TBK




  No. 00034/2.0113-03/BS/08/0340/1/VI/2026
            Tanggal : 24 Juni 2026




                                             1
Page 2
 LAPORAN RINGKAS PENDAPAT KEWAJARAN
          RENCANA TRANSAKSI
      PINJAMAN PEMEGANG SAHAM

PT MALACCA TRUST WUWUNGAN INSURANCE TBK




  No. 00034/2.0113-03/BS/08/0340/1/VI/2026
            Tanggal : 24 Juni 2026
Page 3
No. 00034/2.0113-03/BS/08/0340/1/VI/2026                            Bekasi, 24 Juni 2026

Kepada:
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk
Chase Plaza, Lantai 7
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21
Jakarta Selatan, 12920


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan
Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan
Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) dengan Tanda Terdaftar No. KEP-282/KS.13/2026.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0042/SPK/MSE-03/ES/V/2026, tanggal 29 Mei
2026, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham dari PT Batavia Prosperindo Internasional
Tbk (atau selanjutnya disebut “BPII”) kepada PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk
(atau selanjutnya disebut “Perseroan” atau “MTWI”) seperti yang tertuang dalam laporan ini.


1      PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang


       MTWI berencana melakukan transaksi Pinjaman Pemegang Saham dari BPII untuk
       memperkuat posisi keuangan serta mendukung pengembangan usahanya. MTWI
       dan BPII merupakan perusahaan terafiliasi, yang mana BPII merupakan pemegang
       saham pengendali MTWI yang memiliki saham secara langsung sebanyak 85,90%
       dari seluruh saham yang disetor dan ditempatkan pada MTWI.


       Nilai Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham dari BPII adalah sebanyak-
       banyaknya sebesar Rp80.000.000.000,- (Delapan Puluh Miliar Rupiah). Nilai dari
       Rencana Transaksi tersebut adalah 19,60% terhadap jumlah ekuitas MTWI yang
       sebesar Rp408.116.853.916,- (Empat Ratus Delapan Miliar Seratus Enam Belas Juta
       Delapan Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Sembilan Ratus Enam Belas Rupiah)
       berdasarkan Laporan Keuangan Audit MTWI per 31 Desember 2025.
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi
                 afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                 Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                 dan      Transaksi   Benturan      Kepentingan      (selanjutnya   disebut   “Peraturan
                 No. 42/POJK.04/2020”) karena dilakukan dengan pihak yang merupakan pihak
                 terafiliasi dengan MTWI. Namun, Rencana Transaksi tidak memenuhi ketentuan
                 terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
                 Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang
                 Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan
                 No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi kurang dari 20% dari ekuitas
                 MTWI per 31 Desember 2025.


          1.2    Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                 Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
                 No. 00034/2.0113-03/BS/08/0340/1/VI/2026, tanggal 24 Juni 2026.


          1.3    Tanggal Penilaian


                 Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Desember
                 2025.


          1.4    Identitas Pemberi Tugas


                 Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                  Nama                       :   PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk
                  Bidang Usaha               :   Asuransi Umum
                  Alamat Kantor              :   Chase Plaza, Lantai 7, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21,
                                                 Jakarta Selatan, 12920
                  Telepon                    :   021–2598 9830
                  Email                      :   corsec@mtwi.co.id
                  Website                    :   www.mtwi.co.id


          1.5    Objek Penilaian


                 Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi Pinjaman
                 Pemegang      Saham      dari   BPII   kepada   MTWI     sebanyak-banyaknya    sebesar
                 Rp80.000.000.000,- (Delapan Puluh Miliar Rupiah).




                                                                                                      2
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




          1.6    Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                 Maksud dan tujuan dari laporan Pendapat Kewajaran ini adalah pemberian Pendapat
                 Kewajaran atas Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham dari BPII kepada
                 MTWI sebanyak-banyaknya sebesar Rp80.000.000.000,- (Delapan Puluh Miliar
                 Rupiah).


                 Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
                 Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020
                 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,
                 Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                 Kegiatan Usaha, serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia
                 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
                 (MAPPI).


          1.7    Benturan Kepentingan atas Transaksi


                 Rencana Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari
                 masing-masing pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Rencana
                 Transaksi yang akan dilakukan.

          1.8    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                 Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Transaksi, sebagai Penilai
                 Independen      kami     telah   mempelajari,    mempertimbangkan,   mengacu    atau
                 melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
                 1.    Laporan    Keuangan        Konsolidasian   MTWI   periode   31 Desember 2020,
                       No. 00193/2.1051/AU.1/08/0929-3/1/III/2021, tanggal 29 Maret 2021,
                       yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Drs. Emanuel Handojo Pranadjaja, CA,
                       CPA, dari Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo &
                       Rekan, dengan opini wajar, dalam semua hal yang material;
                 2.    Laporan    Keuangan        Konsolidasian   MTWI   periode   31 Desember 2021,
                       No. 00234/2.1051/AU.1/08/1029-1/1/III/2022, tanggal 28 Maret 2022,
                       yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Juninho Widjaja CPA, dari Kantor
                       Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan, dengan opini
                       wajar, dalam semua hal yang material;
                 3.    Laporan    Keuangan        Konsolidasian   MTWI   periode   31 Desember 2022,
                       No. 00282/2.1051/AU.1/08/1029-2/1/III/2023, tanggal 29 Maret 2023,
                       yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Juninho Widjaja CPA, dari Kantor
                       Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan, dengan opini
                       wajar, dalam semua hal yang material;
                 4.    Laporan    Keuangan        Konsolidasian   MTWI   periode   31 Desember 2023,
                       No. 00075/2.1127/AU.1/08/0060-1/1/III/2024, tanggal 26 Maret 2024,

                                                                                                    3
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                       yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Welly Adrianto, CPA, dari Kantor
                       Akuntan Publik Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo, dengan opini wajar,
                       dalam semua hal yang material;
                 5.    Laporan    Keuangan       Konsolidasian         MTWI      periode   31 Desember 2024,
                       No. 00033/2.1127/AU.1/08/0060-2/1/III/2025, tanggal 7 Maret 2025, yang
                       telah diaudit oleh Akuntan Publik Welly Adrianto, CPA, dari Kantor Akuntan
                       Publik Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo, dengan opini wajar, dalam
                       semua hal yang material;
                 6.    Laporan    Keuangan       Konsolidasian         MTWI      periode   31 Desember 2025,
                       No. 00064/2.1127/AU.1/08/0060-3/1/III/2026, tanggal 27 Maret 2026,
                       yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Welly Adrianto, CPA, dari Kantor
                       Akuntan Publik Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo, dengan opini wajar,
                       dalam semua hal yang material;
                 7.    Laporan     Keuangan       Konsolidasian        BPII     periode    31 Desember 2025,
                       No. 00065/2.1127/AU.1/09/0333-3/1/III/2026, tanggal 27 Maret 2026,
                       yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Erwin A. Winata, CPA, dari Kantor
                       Akuntan Publik Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo, dengan opini wajar,
                       dalam semua hal yang material;
                 8.    Akta dan Legalitas Umum MTWI;
                 9.    Proyeksi Keuangan MTWI dengan dan tanpa transaksi periode 2026 sampai
                       dengan 2030;
                 10.   Proforma Keuangan MTWI Per 31 Desember 2025;
                 11.   Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MTWI dan BPII;
                 12.   Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                       No. 279/MTI-DIR/VI/2026, tanggal 24 Juni 2026, dinyatakan bahwa Rencana
                       Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak terdapat benturan
                       kepentingan;
                 13.   Surat    Pernyataan      Manajemen       atas    Transaksi      Material    No. 281/MTI-
                       DIR/VI/2026, tanggal 24 Juni 2026, dinyatakan bahwa Rencana Transaksi
                       tidak termasuk pada transaksi material;
                 14.   Wawancara dan diskusi dengan Ibu Vientje Harijanto selaku Direktur Utama
                       Perseroan, Ibu Nona selaku Head of Legal & Compliance Perseroan, dan Bapak
                       Andrew Tan selaku Division Head Perseroan sehubungan dengan penugasan
                       pendapat Kewajaran; dan
                 15.   Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang
                       diberikan No. 280/MTI-DIR/VI/2026, tanggal 24 Juni 2026.


          1.9    Ruang Lingkup Penilaian


                 Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                 oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu Rencana Transaksi yang
                 dilakukan     adalah   wajar    atau   tidak    wajar.       Sesuai   dengan     Peraturan   OJK



                                                                                                               4
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                 Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan analisis atas:




                 a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
                 b. Dampak keuangan dari transaksi yang dilakukan terhadap kepentingan
                      pemegang saham;
                 c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
                      dengan Transaksi yang dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.


                 Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara
                 pihak-pihak      yang       bertransaksi   diatur   sesuai   dengan   Peraturan   OJK
                 No. 42/POJK.04/2020, tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                 Transaksi Tertentu, dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan
                 Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                 Kegiatan Usaha Utama.


                 Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan
                 Penilai untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
                 lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana
                 Transaksi tersebut.


          1.10   Pendekatan dan Metode


                 Sesuai dengan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode
                 yang digunakan adalah sebagai berikut.
                 1)   Besaran dana objek transaksi;
                 2)   Dampak keuangan dari transaksi;
                 3)   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
                 4)   Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
                 5)   Identifikasi dan hubungan antara pihak;
                 6)   Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
                 7)   Analisis likuiditas;
                 8)   Analisis manfaat dan risiko;
                 9)   Analisis kualitatif:
                      a. Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
                      b. Analisis industri dan bisnis;
                      c. Analisis operasional dan prospek perusahaan;
                      d. Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
                      e. Keuntungan dan kerugian;
                      f. Analisis dampak leverage;
                      g. Analisis dampak likuiditas; dan

                                                                                                    5
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                     h. Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh dana
                        hasil transaksi tersebut mengalami kegagalan.
                 10) Analisis kuantitatif;
                     a. Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
                        perusahaan, termasuk:
                         1. Penilaian kinerja historis;
                         2. Penilaian atas proyeksi keuangan;
                         3. Analisis rasio keuangan;
                         4. Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;
                         5. Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                         6. Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
                     b. Analisis Yield;
                     c. Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                         1. Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
                             transaksi,      termasuk   dampaknya        terhadap   proyeksi   keuangan
                             perusahaan;
                         2. Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                         3. Informasi non keuangan yang relevan.
                     d. Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
                        keuntungan dan kerugian dari transaksi, jika diperlukan.
                     e. Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi
                        antara lain:
                         1. Analisis kelayakan investasi;
                         2. Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                         3. Analisis atas faktor lain yang relevan.
                 11) Analisis atas jaminan.


          1.11   Asumsi dan Kondisi Pembatas


                 Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                 Kewajaran ini adalah sebagai berikut.
                 •   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                 •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                     dalam Pendapat Kewajaran.
                 •   Dalam    menyusun        laporan   ini,   penilai   mengandalkan   keakuratan   dan
                     kelengkapan informasi yang disediakan oleh MTWI atau data yang diperoleh
                     dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian
                     yang kami anggap relevan.
                 •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                     Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2026 sampai dengan tahun 2030 yang
                     telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang
                     dibuat oleh MTWI dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).



                                                                                                       6
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 •    Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                      keuangan yang telah disesuaikan.
                 •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                      bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MTWI.
                 •    Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                      yang dihasilkan.
                 •    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                      Kewajaran dari pemberi tugas.


          1.12   Kejadian Setelah Tanggal Penilaian


                 Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, terdapat kejadian penting yang diketahui
                 setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan penilaian.

                 Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 2, tanggal 3 Juni 2026, dari
                 Notaris Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn., yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem
                 Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Hukum Republik Indonesia melalui surat
                 No. AHU-AH.01.09-0333654, tanggal 15 Juni 2026, MTWI menetapkan perubahan
                 susunan Dewan Komisaris menjadi sebagai berikut.

                 Komisaris utama               : Ilham Akbar Habibie
                 Komisaris independen          : Suwarna
                 Komisaris independen          : Aries Setiawan Rusli

                 Atas adanya kejadian penting/perubahan susunan kepengurusan ini, tidak terdapat
                 dampak material, afiliasi, maupun benturan kepentingan yang berkaitan dengan
                 Rencana Transaksi.

          2      Analisis Transaksi


          2.1    Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi


                 Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:

                 a. MTWI sebagai pihak penerima pinjaman

                     Nama Perusahaan       : PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI)


                     Alamat                : Chase Plaza, Lantai 7, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21,
                                            Jakarta Selatan


                     Telepon               : 021–2598 9830


                     Email / Website       : corsec@mtwi.co.id / www.mtwi.co.id

                                                                                                    7
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                    Kegiatan usaha        : Asuransi Umum


                    Susunan Komisaris     : Komisaris Utama              : Ilham Akbar Habibie
                    dan Direksi            Komisaris                     : Markus Dinarto Pranoto
                                           Komisaris Independen          : Suwarna
                                           Komisaris Independen          : Aries Setiawan Rusli
                                           Direktur Utama                : Vientje Harijanto
                                           Direktur                      : Harjanto
                                           Direktur                      : Iis Syarifuddin
                                           Direktur                      : Rinto Cokrolukito


                    Susunan               : PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk       : 85,90%
                    Pemegang Saham         Vientje Harijanto (Direktur Utama)              : 4,99%
                                           Harjanto (Direktur)                             : 1,27%
                                           Iis Syarifuddin (Direktur)                      : 0,11%
                                           Masyarakat dengan kepemilikan < 5%
                                             Lokal                                         : 4,64%
                                             Asing                                         : 3,09%

                 b. BPII sebagai pihak pemberi pinjaman.

                    Nama Perusahaan       : PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII)


                    Alamat                : Chase Plaza, Lantai 12, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21,
                                           Jakarta Selatan


                    Telepon               : 021-5200180


                    Email / Website       : corsec@bpii.co.id / www.bpinternasional.com


                    Kegiatan usaha        : Holding company/ Aktivitas konsultasi manajemen
                                           lainnya


                    Susunan Komisaris     : Komisaris Utama              : Irena Istary Iskandar
                    dan Direksi            Komisaris                     : Rudy Johansen
                                           Komisaris Independen          : Paulin Angeline
                                           Direktur Utama                : Rudi Setiadi Tjahjono
                                           Direktur                      : Luo Xude


                    Susunan               : Malacca Trust Pte Ltd Singapura      : 89,86%
                    Pemegang Saham         Rudy Johansen (Komisaris)             : 0,02%
                                           Masyarakat                            : 10,12%


                                                                                                      8
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




          2.2    Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi


                 Berdasarkan Peraturan No. 42/POJK.04/2020, Transaksi Afiliasi adalah setiap
                 aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
                 perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
                 anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
                 pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
                 perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari
                 perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
                 pemegang saham utama, atau pengendali.


                 Dengan demikian, Rencana Transaksi merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana
                 dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020, mengingat bahwa BPII
                 merupakan pemegang saham pengendali MTWI dengan persentase kepemilikan
                 saham per 31 Desember 2025 sebesar 85,90%. Namun, Rencana Transaksi ini
                 bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana
                 dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 karena tidak terdapat
                 perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
                 pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
                 pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.


          2.3    Materialitas Nilai Transaksi


                 Dari sisi materialitas Rencana Transaksi, berdasarkan Laporan Keuangan Audit
                 MTWI    per   31    Desember    2025,   total   ekuitas   MTWI    adalah   sebesar
                 Rp408.116.853.916,- (Empat Ratus Delapan Miliar Seratus Enam Belas Juta Delapan
                 Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Sembilan Ratus Enam Belas Rupiah). Sementara itu,
                 berdasarkan draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MTWI dengan BPII
                 (atau selanjutnya disebut “Perjanjian Pinjaman”), diketahui bahwa nilai Rencana
                 Transaksi adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp80.000.000.000,- (Delapan
                 Puluh Miliar Rupiah). Sehingga, diketahui bahwa persentase nilai transaksi terhadap
                 ekuitas MTWI per 31 Desember 2025 adalah sebesar 19,60%.

                 Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020, tentang Transaksi Material dan
                 Perubahan Kegiatan Usaha Utama, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi
                 material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan
                 Terbuka. Dengan demikian, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material
                 sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020.




                                                                                                  9
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




          2.4    Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

                 Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham yang disepakati oleh MTWI dan BPII
                 memiliki perikatan dan syarat yang tercantum pada draft Perjanjian Pinjaman
                 Pemegang Saham yang direncanakan untuk ditandatangani pada tanggal 25 Juni
                 2026, yang terinci sebagai berikut.

                 1. BPII menyetujui untuk menyediakan fasilitas pinjaman kepada MTWI dengan
                     jumlah keseluruhan sebanyak-banyaknya sebesar Rp80.000.000.000 (delapan
                     puluh miliar Rupiah), dan dapat dicairkan secara bertahap sampai dengan
                     jangka waktu perjanjian berakhir;
                 2. Suku bunga atas fasilitas pinjaman yang berlaku adalah sebesar 10% (sepuluh
                     persen) terhitung sejak tanggal pencairan dana/drawdown date dilakukan. Suku
                     bunga tersebut dapat berubah, dan BPII wajib memberitahukan perubahan
                     tersebut secara tertulis kepada MTWI paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sebelum
                     suku bunga baru diberlakukan. Pembayaran atas fasilitas pinjaman beserta
                     bunga terutang tersebut wajib dilakukan sebelum atau paling lambat pada
                     tanggal jatuh tempo;
                 3. Jangka waktu pinjaman akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun terhitung
                     sejak   tanggal    pencairan   dana/drawdown   date   dilakukan,   atau   dapat
                     diperpanjang sesuai kesepakatan dari para pihak;
                 4. MTWI dapat melakukan pelunasan lebih awal atas fasilitas pinjaman tanpa
                     adanya penalti;
                 5. MTWI tidak berhak untuk mengalihkan atau memberikan segala hak, manfaat,
                     dan kewajiban fasilitas pinjaman kepada pihak lain tanpa persetujuan BPII
                     terlebih dahulu;
                 6. MTWI diwajibkan membayar seluruh pengeluaran, meterai, dan biaya lain yang
                     timbul dalam persiapan, penandatanganan, pengurusan, permintaan, dan
                     pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk pembayaran bunga dilakukan secara
                     bersih dimana segala bentuk pajak yang timbul atas bunga tersebut menjadi
                     tanggung jawab MTWI;
                 7. MTWI tidak diperbolehkan untuk membagikan dividen dalam bentuk apapun
                     kepada pemegang saham sampai dengan seluruh kewajiban pembayaran
                     fasilitas pinjaman dinyatakan lunas oleh BPII, kecuali diberikan persetujuan
                     tertulis terlebih dahulu oleh BPII; dan
                 8. Pinjaman ini diberikan tanpa jaminan dari MTWI kepada BPII.

          2.5    Manfaat dan Risiko atas Adanya Transaksi


                 Manfaat dari Rencana Transaksi adalah dengan diperolehnya pinjaman, MTWI dapat
                 memperoleh tambahan dana yang dibutuhkan untuk memperkuat posisi keuangan
                 dan mendukung pengembangan usahanya. Fasilitas pinjaman dalam perjanjian
                 yang disepakati bersifat menguntungkan karena dapat dicairkan bertahap sesuai


                                                                                                 10
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 kebutuhan     operasional   Perseroan,   tanpa   jaminan,      dan   tidak   dikenakan
                 denda/penalty apapun apabila melakukan pelunasan lebih awal, sehingga
                 Perseroan berpotensi memperoleh fleksibilitas tinggi dalam mengelola likuiditas
                 internal Perseroan yang berasal dari fasilitas pinjaman ini.


                 Risiko dari rencana transaksi adalah adanya pembatasan aktivitas korporasi, yang
                 mana MTWI tidak diperbolehkan melakukan pembagian dividen dalam bentuk
                 apapun kepada pemegang saham sebelum seluruh pinjaman dinyatakan lunas,
                 kecuali mendapat persetujuan tertulis dari BPII. Selain itu, terdapat risiko adanya
                 beban biaya tambahan karena MTWI wajib menanggung biaya pengeluaran, meterai,
                 pengurusan perjanjian, serta membayar bunga sebesar 10% secara bersih termasuk
                 menanggung seluruh pajak yang timbul atas bunga tersebut.


          3      Analisis Kualitatif

          3.1    Alasan dan Latar Belakang Transaksi


                 Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah untuk memperkuat posisi keuangan
                 serta mendukung pengembangan usaha MTWI.


          3.2    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                 Dari sisi kualitatif, pelaksanaan Rencana Transaksi memberikan keuntungan
                 strategis bagi stabilitas operasional MTWI. Dengan adanya dukungan dana dari BPII
                 selaku induk usaha, MTWI dapat memperkokoh posisi keuangan secara instan tanpa
                 perlu menghadapi proses/birokrasi pinjam meminjam yang rumit dengan pihak
                 lain. Penguatan posisi keuangan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas MTWI
                 dalam menanggung risiko asuransi yang lebih besar, tetapi juga meningkatkan
                 kredibilitas dan kepercayaan nasabah/pelanggan, mitra bisnis, serta regulator.
                 Sementara itu, bagi BPII, keuntungan kualitatif tercermin pada terjaganya nilai
                 investasi operasional dan keberlangsungan bisnis anak perusahaan.


                 Sementara itu, meskipun Rencana Transaksi bersifat efisien dan tidak material,
                 terdapat kemungkinan kerugian atau risiko yang bersifat kualitatif yang perlu
                 diantisipasi, seperti ketergantungan finansial yang tinggi terhadap induk usaha
                 yang menyebabkan berkurangnya fleksibilitas MTWI dalam mencari alternatif
                 pendanaan eksternal yang lebih independen di masa depan.




                                                                                                    11
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




          4         Analisis Kuantitatif

                   Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                   setelah transaksi dilakukan.

                                         Laporan Proforma Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                        31 Desember 2025 (Rp)
                                                                     Penyesuaian        Penyesuaian
                      Keterangan                     2025                                                 Setelah Transaksi
                                                                   Transaksi (2026)   Transaksi (2027)
           ASET
              Kas di bank                        37.312.602.060    80.000.000.000     (80.000.000.000)     37.312.602.060
                  (Beban bunga pinjaman)                           (4.010.958.904)     (3.967.123.288)     (7.978.082.192)
              Investasi
               Deposito berjangka               101.529.400.000                                           101.529.400.000
               Portofolio efek
                  Pada biaya perolehan          324.644.918.097                                           324.644.918.097
                   diamortisasi
                  Nilai wajar melalui             1.538.100.000                                              1.538.100.000
                   penghasilan
              Investasi pada entitas anak         6.500.000.000                                              6.500.000.000
              Piutang premi – neto                            -                                                           -
              Piutang reasuransi                              -                                                           -
              Piutang lain-lain                  17.799.856.546                                            17.799.856.546
              Aset reasuransi
               Estimasi klaim retensi                         -                                                           -
                  sendiri
               Premi yang belum                               -                                                           -
                  merupakan pendapatan
              Aset Asuransi for RC
               (Remaining Coverage)
               Expected cashflow                741.100.149.463                                           741.100.149.463
               Premium allocation               654.106.443.879                                           654.106.443.879
                 approach
              Aset Asuransi for IC (Incurred
               Claim)
               Best estimate asset             1.662.789.684.019                                         1.662.789.684.019


              Aset tetap - neto                  37.381.468.570                                            37.381.468.570
              Aset pajak tangguhan – neto         6.145.468.841                                              6.145.468.841
              Aset lain-lain                      9.563.845.702                                              9.563.845.702


           TOTAL ASET                          3.600.411.937.177   75.989.041.096     (83.967.123.288)   3.592.433.854.985


           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
              Utang klaim
               Pihak berelasi                           112.347                                                    112.347
               Pihak ketiga                          71.821.148                                                 71.821.148
              Liabilitas reasuransi
               Estimasi klaim retensi                         -                                                           -
                  sendiri



                                                                                                                    12
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                                                                   Penyesuaian        Penyesuaian
                       Keterangan                  2025                                                 Setelah Transaksi
                                                                 Transaksi (2026)   Transaksi (2027)
              Premi yang belum                              -                                                           -
                merupakan pendapatan
             Utang reasuransi                               -                                                           -
             Utang koasuransi                               -                                                           -
             Utang komisi                         921.220.786                                                921.220.786
             Liabilitas asuransi for LRC
               Expected cashflow              860.078.209.461                                           860.078.209.461
               Premium allocation            1.140.761.261.029                                         1.140.761.261.029
                 approach
             Liabilitas asuransi for LIC
               Best estimate asset           1.108.832.844.654                                         1.108.832.844.654
             Utang kepada pemegang                               80.000.000.000     (80.000.000.000)                    -
              saham


             Utang pajak                        8.686.035.809                                              8.686.035.809
             Utang lain-lain                   62.311.878.760                                            62.311.878.760
             Liabilitas sewa                    4.793.341.122                                              4.793.341.122
             Liabilitas imbalan kerja           8.075.562.559                                              8.075.562.559


           TOTAL LIABILITAS                  3.194.532.287.675   80.000.000.000     (80.000.000.000)   3.194.532.287.675


           EKUITAS
             Modal dasar                      292.448.663.900                                           292.448.663.900
             Tambahan modal disetor            (3.486.662.946)                                           (3.486.662.946)
             Penghasilan komprehensif
              lain
              Cadangan revaluasi aset           5.467.526.837                                              5.467.526.837
                tetap - neto setelah pajak
             Saldo laba (defisit)
              Telah ditentukan                    132.651.594                                                132.651.594
                penggunaannya
              Belum ditentukan                111.317.470.117    (4.010.958.904)     (3.967.123.288)    103.339.387.925
                penggunaannya


             TOTAL EKUITAS                    405.879.649.502    (4.010.958.904)     (3.967.123.288)    397.901.567.310


           TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS      3.600.411.937.177   75.989.041.096     (83.967.123.288)   3.592.433.854.985


                     Berikut ini adalah laba (rugi) sebelum transaksi dan proforma laba (rugi) setelah
                     transaksi dilakukan.




                                                                                                                  13
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                               Laporan Proforma Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                     31 Desember 2025 (Rp)
                                                                  Penyesuaian        Penyesuaian
                       Keterangan                 2025                                                 Setelah Transaksi
                                                                Transaksi (2026)   Transaksi (2027)
           PENDAPATAN USAHA
             Pendapatan jasa asuransi       1.695.792.233.460                                         1.695.792.233.460
             Pendapatan administrasi           2.534.455.654                                              2.534.455.654
              Premi bruto                                  -                                                           -
              Premi reasuransi                             -                                                           -
              Kenaikan premi yang belum
                                                           -                                                           -
                merupakan pendapatan
              Pendapatan underwriting
                                                           -                                                           -
                lain-lain
             Total pendapatan
                                            1.698.326.689.114                                         1.698.326.689.114
              underwriting

             Beban underwriting
              Beban jasa asuransi           1.262.674.200.683                                         1.262.674.200.683
              Beban klaim asuransi           299.655.064.158                                           299.655.064.158
              Pemulihan klaim dari                         -                                                           -
                reasuradur


              Beban klaim
                Klaim bruto                                -                                                           -
                Klaim reasuransi                           -                                                           -
                Kenaikan (penurunan)
                  estimasi klaim retensi                   -                                                           -
                  sendiri
              Beban klaim – neto            1.562.329.264.841                                         1.562.329.264.841
              Beban komisi – neto                          -                                                           -
              Beban underwriting lain-
                                               2.603.085.972                                              2.603.085.972
                lain
             Total beban underwriting       1.564.932.350.813                                         1.564.932.350.813


             Hasil underwriting              133.394.338.301                                           133.394.338.301
             Hasil investasi                  32.232.134.755                                            32.232.134.755
             Penghasilan lain-lain – neto      6.132.705.530                                              6.132.705.530
             Beban bunga                                   -    (4.010.958.904)    (3.967.123.288)      (7.978.082.192)


           PENDAPATAN USAHA - NETO           171.759.178.586    (4.010.958.904)    (3.967.123.288)     163.781.096.394


           BEBAN USAHA                        82.656.015.656                                            82.656.015.656


           LABA (RUGI) SEBELUM
             MANFAAT (BEBAN) PAJAK            89.103.162.930    (4.010.958.904)    (3.967.123.288)      81.125.080.738
             PENGHASILAN


           MANFAAT (BEBAN) PAJAK
                                             (18.004.726.705)                                          (18.004.726.705)
             PENGHASILAN


           LABA (RUGI) NETO TAHUN             71.098.436.225    (4.010.958.904)    (3.967.123.288)      63.120.354.033
             BERJALAN



                                                                                                                 14
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                                                                        Penyesuaian           Penyesuaian
                       Keterangan                      2025                                                    Setelah Transaksi
                                                                      Transaksi (2026)      Transaksi (2027)
           PENGHASILAN (RUGI)
             KOMPREHENSIF LAIN
           Pos-pos yang tidak akan
             direklasifikasi ke laba rugi
             pada periode berikutnya:
             Surplus revaluasi aset tetap                        -                                                             -
             Pengukuran kembali liabilitas
                                                      795.956.343                                                   795.956.343
              imbalan kerja
             Efek pajak terkait
              Surplus revaluasi aset tetap                       -                                                             -
              Pengukuran kembali
                                                     (175.110.395)                                                 (175.110.395)
                liabilitas imbalan kerja
             Jumlah penghasilan
                                                      620.845.948                                                   620.845.948
             komprehensif lain


           JUMLAH LABA (RUGI)
                                                    71.719.282.173    (4.010.958.904)       (3.967.123.288)       63.741.199.981
             KOMPREHENSIF




                  Penjelasan dan rincian penyesuaian penyusunan kompilasi informasi keuangan
                  proforma adalah sebagai berikut.


                  Proforma Posisi Keuangan


                  a.     Kas di bank


                         Perseroan melakukan penyesuaian atas akun kas di bank berdasarkan urutan
                         kronologis penerimaan pinjaman, pembayaran bunga berjalan, dan pelunasan
                         akhir pinjaman sebagai berikut.
                         - Perseroan          mencatatkan        penambahan           kas     masuk      bersih     sebesar
                            Rp75.989.041.096,- yang berasal dari penerimaan pokok fasilitas pinjaman
                            sebesar Rp80.000.000.000,- dikurangi dengan kewajiban pembayaran
                            beban           bunga     berjalan       untuk     periode        tahun      2026       sebesar
                            Rp4.010.958.904,-.
                         - Perseroan          mencatatkan        pengurangan          kas     keluar     bersih     sebesar
                            Rp83.967.123.288,- yang berasal dari pelunasan seluruh pokok pinjaman
                            sebesar Rp80.000.000.000,- beserta sisa kewajiban pembayaran bunga
                            untuk periode tahun 2027 sebesar RpRp3.967.123.288,-.


                  b.     Liabilitas jangka pendek (Utang kepada pemegang saham)


                         Perseroan mencatat pengakuan liabilitas jangka pendek berupa utang pinjaman
                         pemegang saham sebesar Rp80.000.000.000,- yang jatuh tempo dalam waktu
                         satu tahun sejak tanggal pencairan dana (drawdown date).


                                                                                                                         15
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 c.   Saldo Laba (Defisit)


                      Penyesuaian saldo rugi sebesar Rp7.978.082.192,- yang timbul dari transaksi
                      akumulasi pembebanan bunga pinjaman selama jangka waktu perjanjian
                      berlangsung.


                      Beban bunga proforma periode 2026                            (4.010.958.904)
                      Beban bunga proforma periode 2027                            (3.967.123.288)
                      Jumlah penyesuaian Saldo Laba (Rugi)                         (7.978.082.192)


                 Proforma Laba (Rugi)


                 a.   Beban bunga


                      Perseroan melakukan penyesuaian atas beban bunga yang relevan pada laporan
                      proforma laba (rugi) untuk periode 2026 sebesar Rp4.010.958.904,-, dan
                      untuk periode 2027 sebesar Rp3.967.123.288,-.
                 b.   Laba (Rugi) bersih tahun berjalan


                      Akibat adanya penyesuaian atas beban bunga dari transaksi pemegang saham,
                      laba   bersih   Perseroan   mengalami   penurunan   dengan     total   sebesar
                      Rp7.978.082.192,- secara kumulatif setelah transaksi dilaksanakan.


                 Berdasarkan laporan keuangan sebelum Transaksi dan sesudah Transaksi per
                 tanggal 31 Desember 2025, terlihat bahwa Rencana Transaksi ini berperan sebagai
                 bridge financing atau siklus pendanaan jangka pendek. Pada tahun 2026, posisi
                 keuangan MTWI diperkuat dengan menambahkan aset likuid yang berasal dari dana
                 pokok pinjaman. Selama periode tersebut, dana akan diputar dan dimanfaatkan
                 untuk mendukung pengembangan usaha, sehingga dapat meningkatkan kapasitas
                 bisnis asuransi. Pada tahun selanjutnya, setelah usaha diharapkan berkembang dan
                 menghasilkan perputaran arus kas, pinjaman pokok dikembalikan secara utuh
                 kepada induk usaha, dengan konsekuensi biaya bunga kumulatif sebesar Rp7,98
                 miliar.


                 Berdasarkan analisis inkremental yang dilakukan dengan membandingkan proyeksi
                 tanpa dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi atas
                 Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham dari BPII, pada tahun awal proyeksi
                 2026, Rencana Transaksi diperkirakan akan memberikan nilai tambah bersih
                 terhadap total aset sebesar Rp77,78 miliar, yang utamanya diperoleh dari
                 penempatan investasi pada deposito berjangka. Namun, inkremental aset
                 mencatatkan nilai negatif untuk tahun-tahun selanjutnya secara konsisten hingga
                 tahun 2034 mencapai negatif Rp4,10 miliar. Meski demikian, nilai negatif
                 inkremental ini secara akumulatif tidak lebih besar daripada nilai tambah yang

                                                                                                 16
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 diperoleh dari penempatan investasi pada deposito berjangka pada awal tahun
                 periode proyeksi.


                 Berdasarkan analisis dampak leverage, terdapat kenaikan pada rasio leverage antara
                 tanpa dan dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, dimana tanpa transaksi
                 rata-rata DER adalah sebesar 519,97% sedangkan dengan transaksi menjadi
                 522,72%. Rata-rata DAR juga mengalami sedikit peningkatan dari tanpa
                 dilaksanakannya transaksi yaitu sebesar 83,61%, sedangkan dengan transaksi
                 menjadi sebesar 83,66%. Rata-rata rasio DER dan DAR tersebut mengindikasikan
                 solvabilitas yang lebih tinggi, sehingga masih terdapat peningkatan risiko keuangan
                 perusahaan yang tinggi setelah transaksi. Kemampuan MTWI untuk melunasi
                 liabilitasnya dengan aset yang dimiliki memang akan menjadi lebih terbebani
                 setelah transaksi, sehingga solvabilitasnya menurun, namun MTWI tetap berada
                 dalam posisi yang cukup untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya.


                 Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, rasio likuiditas lebih
                 tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, yakni rata-rata historis adalah
                 sebesar 119,80%, sedangkan rata-rata proyeksi adalah sebesar 144,45%. Hal ini
                 menunjukkan peningkatan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban
                 jangka pendeknya.


                 Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
                 transaksi diperoleh kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:


                 • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
                    IRR yang dihasilkan adalah sebesar 25,57% yang berarti di atas tingkat discount
                    rate yang sebesar 7,23%.

                 • Net Present Value ( NPV ) > 0 → Layak
                    NPV   yang   dihasilkan    menunjukkan    angka   yang   positif   yaitu   sebesar
                    Rp785.756.230.000,-.


                 • Profitability Index ( PI ) > 1 → Layak
                    PI yang diperoleh adalah sebesar 1,78582 yang berarti lebih besar dari 1.


                 • Payback Period ( PP )
                    PP akan diperoleh dalam waktu 5 tahun dan 2 bulan.

          5      Analisis atas Jaminan


                 Berdasarkan informasi dari manajemen MTWI, diperoleh informasi bahwa Pinjaman
                 Pemegang Saham akan dilakukan tanpa jaminan.



                                                                                                    17
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




          6      Analisis Faktor Lain yang Relevan


                 Dana dari Rencana Transaksi Pinjaman Pemegang Saham dengan nilai pokok
                 pinjaman sebesar Rp80.000.000.000,- akan diperuntukkan dan dipergunakan
                 untuk memperkuat posisi keuangan dan mendukung pengembangan usaha dengan
                 cara termasuk namun tidak terbatas pada menempatkan sebagian dana dalam
                 instrumen deposito berjangka dan portofolio efek yang aman serta likuid.
                 Penempatan ini berfungsi sebagai bantalan likuiditas yang kuat sehingga
                 menghasilkan pendapatan investasi neto ( yield) yang dapat memitigasi atau
                 memperkecil dampak biaya bunga pinjaman sebesar 10%. Dengan posisi keuangan
                 yang lebih kokoh, Perseroan akan memiliki fleksibilitas dan kredibilitas yang lebih
                 tinggi untuk melakukan pengembangan usaha, memperbesar kapasitas penutupan
                 premi (underwriting), serta mendorong pertumbuhan bisnis asuransi umum secara
                 berkelanjutan.


          7      Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


                 Dari sisi analisis transaksi, kami berpendapat bahwa transaksi yang akan dilakukan
                 bersifat wajar. Rencana Transaksi merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana
                 dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020, mengingat bahwa BPII
                 merupakan pemegang saham pengendali MTWI dengan persentase kepemilikan
                 saham per 31 Desember 2025 sebesar 85,90%. Namun, Rencana Transaksi ini
                 bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana
                 dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 karena tidak terdapat
                 perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
                 pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
                 pengendali yang dapat merugikan Perusahaan. Selain itu, Rencana Transaksi tidak
                 memenuhi kriteria Transaksi Material sesuai Peraturan No. 17/POJK.04/2020
                 karena transaksi tidak lebih dari ambang batas 20% ekuitas Perseroan, atau hanya
                 sebesar 19,60%. Dari sisi perjanjian pinjaman, Rencana Transaksi dinilai bersifat
                 wajar (arm’s length), yang tercermin dari pengenaan suku bunga kompetitif sebesar
                 10,00% per tahun yang disesuaikan dengan indikasi suku bunga pasar yang berlaku.
                 Meskipun transaksi akan dilakukan tanpa jaminan, dalam perjanjian ditegaskan
                 mengenai komitmen penyelesaian kewajiban menjadi prioritas utama bagi MTWI
                 yang harus melunasi fasilitas pinjaman dalam jangka waktu satu tahun.


                 Dari sisi analisis kualitatif, kami berpendapat bahwa pertimbangan manajemen
                 dalam melakukan Rencana Transaksi adalah wajar karena pelaksanaan Rencana
                 Transaksi memberikan keuntungan strategis bagi stabilitas operasional MTWI.
                 Dengan adanya dukungan dana dari BPII selaku induk usaha, MTWI dapat
                 memperkokoh      posisi   keuangan   secara   instan   tanpa   perlu   menghadapi
                 proses/birokrasi pinjam meminjam yang rumit dengan pihak lain. Penguatan posisi
                 keuangan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas MTWI dalam menanggung risiko

                                                                                                 18
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                 asuransi yang lebih besar, tetapi juga meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan
                 nasabah/pelanggan, mitra bisnis, serta regulator. Sementara itu, bagi BPII,
                 keuntungan kualitatif tercermin pada terjaganya nilai investasi operasional dan
                 keberlangsungan bisnis anak perusahaan. Namun, terdapat potensi kerugian
                 kualitatif seperti ketergantungan finansial yang tinggi terhadap induk usaha yang
                 menyebabkan berkurangnya fleksibilitas MTWI dalam mencari alternatif pendanaan
                 eksternal yang lebih independen di masa depan.


                 Dari sisi kuantitatif, kami berpendapat bahwa seluruh dampak keuangan dan
                 parameter proyeksi yang dihasilkan adalah wajar. Berdasarkan analisis inkremental,
                 Rencana Transaksi diperkirakan akan memberikan nilai tambah bersih terhadap
                 total aset sebesar Rp77,78 miliar, yang utamanya diperoleh dari penempatan
                 investasi pada deposito berjangka. Namun, inkremental aset mencatatkan nilai
                 negatif untuk tahun-tahun selanjutnya secara konsisten hingga tahun 2034
                 mencapai negatif Rp4,10 miliar. Meski demikian, nilai negatif inkremental ini secara
                 akumulatif tidak lebih besar daripada nilai tambah yang diperoleh dari penempatan
                 investasi pada deposito berjangka pada awal tahun periode proyeksi. Kelayakan
                 kuantitatif ini didukung secara mutlak oleh indikator kelayakan investasi yang
                 melampaui parameter layak, dengan nilai IRR sebesar 25,57% di atas discount rate
                 7,23%, NPV positif senilai Rp785.756.230.000,-, Profitability Index (PI) sebesar
                 1,78582 (lebih besar dari 1), serta Payback Period (PP) selama 5 tahun 2 bulan.


                 Dari sisi analisis atas faktor lain yang relevan, kami berpendapat bahwa faktor non-
                 keuangan yang melandasi transaksi ini adalah wajar, dimana dana pinjaman yang
                 diperuntukkan dan dipergunakan untuk memperkuat posisi keuangan dan
                 mendukung pengembangan usaha akan ditempatkan dalam instrumen deposito
                 berjangka dan portofolio efek yang aman serta likuid. Penempatan ini berfungsi
                 untuk menghasilkan pendapatan investasi neto ( yield) yang dapat memitigasi atau
                 memperkecil dampak biaya bunga pinjaman. Dengan posisi keuangan yang lebih
                 kokoh, Perseroan akan memiliki fleksibilitas dan kredibilitas yang lebih tinggi untuk
                 melakukan pengembangan usaha.


          8      Kualifikasi Penilai Usaha

                 Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                 berdasarkan    Keputusan    Menteri   Keuangan     No. 1498/KM.1/2012,       tanggal
                 28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                 Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.




                                                                                                   19
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk




                  Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                  Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                  MAPPI                     : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai Publik       : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi izin          : Penilaian Bisnis
                  Register                  : No. RMK-2017.00303
                  Terdaftar OJK0            : No. KEP-282/KS.13/2026



          9       Kesimpulan

                  Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
                  kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
                  analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
                  Pinjaman Pemegang Saham dari BPII kepada MTWI adalah Wajar.

                  Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                  dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
                  namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara
                  eksternal     yaitu   kondisi   pasar   dan    perekonomian,      kondisi      umum        bisnis,
                  perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan
                  peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini
                  dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan
                  terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
                  kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.



          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)                   Digitally signed by Endang Sunardi
                                                                      DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
          Rekan                                                       Endang dan Rekan,
                                                                      email=syarifendangdanrekan@gmail.com
          MAPPI                      : No. 09-S-02341
          Izin Penilai Publik        : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin           : Penilaian Bisnis
          Register                   : No. RMK-2017.00303
          Terdaftar OJK              : No. KEP-282/KS.13/2026




                                                                                                                   20

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.86 MB
Published29 Jun 2026
Pages22
Characters63,436
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 30 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MALACCA TRUST WUWUNGAN INSURANCE TBK · Nama Perusahaan p.1 ×74
linked org Batavia Prosperindo Internasional Tbk · Nama Perusahaan p.3 ×8
linked person Vientje Harijanto · Direktur Utama p.6 ×3
linked person Ilham Akbar Habibie p.9 ×2
linked person Aries Setiawan Rusli p.9 ×2
linked person Markus Dinarto Pranoto p.10
linked person Iis Syarifuddin p.10 ×2
linked person Rinto Cokrolukito p.10
linked person Paulin Angeline p.10
linked org Malacca Trust Pte Ltd p.10
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3
possible person Juninho Widjaja p.5 ×2
possible person Gatot Widodo p.9
possible person Rudy Johansen p.10 ×2
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×2
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×2
unresolved person Akuntan Publik Drs. Emanuel Handojo Pranadjaja p.5 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kosasih p.5
unresolved org Tjahjo & Rekan p.5 ×3
unresolved person Akuntan Publik Welly Adrianto p.6 ×3
unresolved person Akuntan Publik Erwin A. Winata p.6
unresolved person Andrew Tan p.6
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.9
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.21
unresolved org Endang dan Rekan p.21 ×2
unresolved org KJPP p.21
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.22
unresolved org KJPP Syarif Rekan p.22

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 2875 ms 12 Sep 2026 22:00
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result