Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-BBTN-att4.pdf

Other Text extracted BBTN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 103

Page 1
Menyelaraskan Keuangan
dan Keberlanjutan
Demi Kesejahteraan Bersama
Laporan Keberlanjutan 2024




                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 2

          
Page 3
Penjelasan Tema




Menyelaraskan Keuangan dan Keberlanjutan
Demi Kesejahteraan Bersama
BTN     memiliki     komitmen     yang        kuat   dalam     Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable
mengintegrasikan aspek keuangan dan keberlanjutan              Development Goals (SDGs)yang sejalan dengan prinsip
secara strategis, guna mendorong kesejahteraan yang            Environmental, Social, dan Governance (ESG).
inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku
kepentingan.       Bank   memastikan      bahwa      setiap    BTN terus mengoptimalkan sumber daya keuangan
kebijakan, produk, dan layanan tidak hanya mendorong           untuk   memperkuat     inklusi   keuangan   dan   akses
pertumbuhan        ekonomi,   tetapi   juga    memberikan      terhadap      perumahan          yang   berkelanjutan.
dampak positif terhadap kesejahteraan sosial dan               Implementasi keuangan berkelanjutan BTN mencakup
pelestarian lingkungan.                                        pengembangan portofolio hijau, penerapan teknologi
                                                               ramah lingkungan dalam sektor perumahan, serta
Komitmen terhadap keuangan berkelanjutan diperkuat             kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan
dengan penerapan prinsip 5P (Planet, People, Peace,            dampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan
Partnership, dan Prosperity) sebagai landasan dalam            lingkungan yang lebih luas. Dengan demikian, BTN tidak
mengembangkan produk dan layanan keuangan                      hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi
berkelanjutan. Salah satu inisiatif yang laksanakan            nasional, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam
oleh BTN adalah program pembiayaan rumah rendah                mewujudkan ekosistem perumahan yang lebih inklusif,
emisi   yang       mendukung    pengembangan         inklusi   inovatif, dan berkelanjutan.
keuangan, circular economy, serta memitigasi dampak
perubahan iklim. Inisiatif-inisiatif yang dilaksanakan
BTN menjadi bagian strategi dalam mencapai Tujuan
Page 4
                                                                        Manajemen Lingkungan        Dukungan Pengembangan
                  Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                            Berkelanjutan           dan Kesejahteraan Pegawai




Daftar Isi                                                                                 Manajemen
                                                                                           Lingkungan
3     Penjelasan Tema
                                                                                           Berkelanjutan
6     Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
10    Sambutan Direktur Utama
16    Ekosistem Berkelanjutan BTN
                                                                                     85        Pengelolaan Energi
38    Penghargaan Selama Tahun                                                       88        Pengelolaan Emisi
      2024                                                                           94        Pengelolaan Air
40    BTN dan Tujuan Pembangunan                                                     96        Manajemen Limbah
      Berkelanjutan (TPB/SDGs)                                                       100       Green Office Kantor Pusat
                                              56      Sekilas Tentang BTN
                                              58      Visi, Misi, dan Budaya
                                                      Perusahaan
                                              60      Struktur Organisasi
                                              62      Perjalanan Sejarah dan
                                                      Transformasi BTN
                                              66      Kegiatan Usaha BTN
                                              68      Area Operasional dan
                                                      Pasar yang Dilayani
                                              70      Rantai Pasokan
                                              73      Perubahan Signifikan
                                              75      Kinerja Ekonomi Tahun
                                                      2024
                                              79      Penyaluran Kredit




                                                   Profil BTN
                                                                                           Dukungan
                                                                                           Pengembangan
                                                                                           dan Kesejahteraan
                                                                                           Pegawai

     Tentang
     Laporan                                                                         106       Manajemen Sumber Daya
                                                                                               Manusia
                                                                                     108       Keberagaman, Kesetaraan,
                                                                                               dan Inklusi
48    Standar Penyusunan Laporan
                                                                                     122       Pembelajaran dan
49    Proses Penentuan Konten Laporan
                                                                                               Pengembangan Kompetensi
51    Penjaminan Eksternal
                                                                                     137       Pelindungan dan
51    Umpan Balik
                                                                                               Pemenuhan Hak Pegawai
52    Kontak Terkait Laporan
                                                                                     146       Kesehatan dan
                                                                                               Keselamatan Pegawai
                                                                                     148       Hubungan Industrial yang
                                                                                               Harmonis
                                                                                     149       Kepatuhan Sosial dan
                                                                                               Ekonomi




 4           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
            Pengembangan dan            Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
         Pemberdayaan Masyarakat         Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                                                                                153      Tanggung Jawab Sosial dan
                                                                                         Lingkungan (TJSL)
                                                                                160      Inklusi dan Literasi Keuangan



                                   Pengembangan
                                   dan Pemberdayaan
                                   Masyarakat




                                                                          Integritas Tata Kelola
                                                                          Keberlanjutan


                                                                    226     Struktur Tata Kelola Keberlanjutan BTN
                                                                    232     Komitmen Penerapan Tata Kelola
                                                                    235     Strategi Tata Kelola
                                                                    236     Governance, Risk, and Compliance
                                                                            Roadmap
                                                                    242     Proses Nominasi Badan Tata Kelola
      Pelayanan Prima                                                       Tertinggi
      untuk Kepuasan                                                247     Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola
                                                                            Tertinggi
      Nasabah                                                       248     Manajemen Risiko
                                                                    277     Kode Etik dan Etika Bisnis
                                                                    282     Anti-Fraud dan Benturan Kepentingan
177    Roadmap Layanan BTN 2023 - 2025                              287     Implementasi Prinsip Kehati-hatian
180    BTN Portfolio Guideline                                      290     Kepatuhan Pengelolaan Lingkungan dan
187    Produk Berbasis ESG                                                  Sosial
194    Inovasi Digital untuk Layanan Modern                         291     Pengendalian Internal
203    Kebijakan Periklanan yang Adil                               291     Pengendalian Gratifikasi
204    Pengawasan Produk Keuangan                                   292     Whistleblowing System
205    Privasi dan Keamanan Data Nasabah                            296     Sistem Penanganan Pengaduan
217    Kebijakan Penagihan Utang yang
       Bertanggung Jawab
218    Penanganan Keluhan Produk Keuangan
                                                                    302     Laporan Assurance Independen
222    Kepuasan Nasabah
                                                                    308     Indeks Standar Laporan
                                                                    326     Lembar Umpan Balik




                                        Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               5
Page 6
                                                                          Manajemen Lingkungan   Dukungan Pengembangan
                    Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                              Berkelanjutan      dan Kesejahteraan Pegawai




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan

                   Kinerja Ekonomi [OJK B.1]


Total Aset (Miliar Rupiah)                                         Laba Tahun Berjalan (Miliar Rupiah)

 2022                                                               2022                                 3.045
                                       402.148


 2023                                    438.750                    2023                                      3.501


 2024                                                               2024                                 3.007
                                             469.615



Total Pendapatan
                           2024                2023                 2022
(Miliar Rupiah)

                           34.118              32.172               28.182


                    4
     Kuantitas
     Produk/Jasa
     yang Dijual

                    Kategori          Perbankan               Perbankan            Jasa dan       Unit usaha
                    Produk            Konsumer                Komersial            Layanan        Syariah
                                                                                   Perbankan




 6            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
                Pengembangan dan                         Pelayanan Prima untuk              Integritas Tata Kelola
             Pemberdayaan Masyarakat                      Kepuasan Nasabah                      Keberlanjutan




                           Kinerja Lingkungan [OJK
                           B.2]




                              Produk Ramah Lingkungan [OJK B.1]                                                      Penajaman analisis risiko
                              Pembiayaan Rumah Rendah Emisi                                                          iklim melalui Climate Risk
                              dengan melakukan Pilot Project di                                                      Stress Test (CRST) sesuai
                              bulan November 2024 sebanyak 1.300                                                     panduan OJK, dengan
                              unit dengan menggunakan material                                                       penerbitan analisis
                              ramah lingkungan sebesar 15%.                                                          pertama pada Juli 2024.



Penggunaan
                           2024*                  2023                    2022
Energi (GJ)

                           380.252                116.597                 162.232
                          *Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data untuk kantor cabang




Emisi Cakupan 1 (Ton CO2 eq)                                                    Emisi Cakupan 2 (Ton CO2 eq)

  2022                                5.637                                       2022                       16.985


  2023                                                 7.282                      2023      8.964


  2024*                                                   12.054                  2024*                                               56.074

*Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data untuk kantor                 *Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data untuk kantor
cabang                                                                         cabang




Emisi Cakupan 3

Financed Emissions (Ton CO2 eq)                       Purchased Goods (Ton CO2 eq)                     Business Travel (Ton CO2 eq)

  2023                    691.256,65                    2022                        4.614                2022          276


  2024                                                  2023                  6.447                      2023           285
                     573.032


                                                        2024             4.739                           2024*                3.294,32

                                                                                                       *Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan
                                                                                                       data untuk kantor cabang




Limbah (ton)                                                                    Penanaman Pohon (pohon)

 2024                        2023*                  2022*                         2024                                2023

 137,77                      124,52                 124,52                        29.615                              5.323
*Data disajikan kembali




                                                         Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     7
Page 8
                                                                       Manajemen Lingkungan   Dukungan Pengembangan
                  Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                           Berkelanjutan      dan Kesejahteraan Pegawai




                Kinerja Sosial [OJK B.3]



Jumlah Pegawai
(Orang)            2022                                                                             11.859


                   2023                                                                                12.045


                   2024                                                                                      12.847



Persentase                                                                           Persentase Tenaga Kerja
Pegawai                                                                              Penyandang Disabilitas
Berdasarkan
Jenis Kelamin
                                                    51,06%                           (TKPD) tahun 2024

Tahun 2024
(Orang)

                                                    48,94%                        0,17%                0,19%

Jumlah Pemasok Lokal (Pemasok)                                         Jumlah Penyaluran Dana TJSL (Miliar Rupiah)
100%
                2022     314                                            2022                   61,98
pemasok
BTN
merupakan       2023            452                                     2023                            79,99
pemasok
lokal
                2024                                        939         2024                                  88,96




                Kinerja Tata Kelola



                       Pembentukan Komite                                            Pengembangan Kerangka
                       ESG, Enterprise & ESG Risk                                    Kerja, Strategi, dan
                       Management Division, dan                                      Roadmap ESG
                       ESG Department




                       Bank BUMN pertama yang                                        Penyusunan Peta Jalan
                       menandatangani Principles for                                 Governance, Risk, and
                       Responsible Banking (PRB)                                     Compliance (GRC)




 8          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
          Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk         Integritas Tata Kelola
       Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                 Keberlanjutan




Peringkat ESG dan Keberlanjutan
                        BTN terdaftar dalam Indeks                                          BTN terdaftar dalam indeks
                        KEHATI Groups, yang                                                 peduli perubahan iklim,
                        mencakup:                                                           yaitu


                      SRI KEHATI                                   IDX LQ45 Low Carbon             MSCI Indonesia Small
                                                                         Leaders                           Cap

 ESGQ 45 IDX KEHATI                ESG SL IDX KEHATI
                                                                       IDX Growth 30                    IDX Value 30


                                                                     IDX Economic 30                     Kompas 100


                                                                           IDX 80                      IDX BUMN 20


                                                                        IDX Finance




ESG Risk Rating:


23,9
Medium Risk

                                                                                           ESG Ranking


                                                                                           84%
                                                                                           Dibandingkan 39.854
                                                                                           perusahaan


ESG Risk Rating:


BBB
Average

                                                                                          64
                                                                                          Grade: B+




                                          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           9
Page 10
                                                                Manajemen Lingkungan   Dukungan Pengembangan
          Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                    Berkelanjutan      dan Kesejahteraan Pegawai




Sambutan Direktur Utama



                                                                          Kami percaya telah
                                                                          berada di jalur yang
                                                                          tepat untuk mencapai
                                                                          visi baru sebagai
                                                                          “Mitra Utama dalam
                                                                          Pemberdayaan
                                                                          Finansial Keluarga
                                                                          Indonesia.”


                                                                          Kami berkomitmen
                                                                          untuk beradaptasi
                                                                          dengan perubahan
                                                                          di sektor perbankan
                                                                          dan properti, serta
                                                                          memberikan
                                                                          layanan terbaik bagi
                                                                          masyarakat.


                                                                          Nixon L.P. Napitupulu
                                                                          Direktur Utama




10   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
               Pengembangan dan                  Pelayanan Prima untuk             Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat               Kepuasan Nasabah                     Keberlanjutan




Pemegang saham dan para pemangku                                    Merespons Tantangan Keberlanjutan [GRI 2-22,
kepentingan yang terhormat,                                         2-23, 2-24]

                                                                    Dalam merespons tantangan keberlanjutan, penerapan
Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan               Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (Sustainable
Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan bimbingan-                  Finance Action Plans) menjadi salah satu kunci utama
Nya yang memungkinkan PT Bank Tabungan Negara                       bagi kesuksesan pembangunan di sektor perbankan.
(Persero)     Tbk,   yang      selanjutnya     disebut    “BTN”     BTN     menyadari            bahwa       implementasi     keuangan
atau “Bank” berhasil melewati tahun 2024 dengan                     berkelanjutan memegang peran yang penting untuk
pencapaian kinerja yang baik. Di tengah tantangan                   menghadapi tantangan global baik dari sisi makro
perekonomian         global,   Bank    terus    menunjukkan         ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Oleh sebab itu,
ketangguhan dan komitmen untuk memberikan nilai                     pengintegrasian peta jalan Environmental,                       Social,
tambah bagi pemangku kepentingan. Sebagai wujud                     and Governance (ESG) ke dalam struktur perusahaan
keterbukaan dan transparansi, kami bersyukur dapat                  menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa
merilis Laporan Keberlanjutan 2024, yang merupakan                  seluruh aktivitas dan kebijakan yang diambil tidak
edisi keenam belas sejak pertama kali terbit pada                   hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga
tahun 2009.                                                         memberikan dampak positif bagi masyarakat dan
                                                                    lingkungan secara berkelanjutan.
Laporan ini menegaskan langkah nyata kami dalam
memperkuat bisnis berkelanjutan berbasis ekosistem                  BTN percaya telah berada di jalur yang tepat untuk
perumahan, sekaligus memperkuat kontribusi BTN                      mencapai visi baru sebagai “Mitra Utama dalam
dalam pembiayaan perumahan bagi rakyat. Melalui                     Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”. BTN
inisiatif seperti Rumah Rendah Emisi, Bank mendukung                berkomitmen untuk beradaptasi dengan perubahan
transformasi sektor perumahan di Indonesia menuju                   di sektor perbankan dan properti, serta memberikan
keberlanjutan yang lebih baik. Program ini juga sejalan             layanan terbaik bagi masyarakat. Selain fokus pada
dengan kebijakan pemerintah untuk menyediakan                       pembiayaan KPR, BTN juga mendukung pertumbuhan
hunian yang layak, sehat, dan ramah lingkungan,                     ekonomi           inklusif     dan        berkelanjutan        dengan
sebagai respons terhadap tantangan global perubahan                 mengintegrasikan             prinsip     keberlanjutan    di    setiap
iklim.                                                              langkah strategis. Kami berupaya memperluas akses
                                                                    kepada masyarakat, tidak hanya dalam perumahan,
Sebagai bagian dari komitmen BTN untuk memastikan                   tetapi juga sektor-sektor lain yang berkontribusi pada
keberlanjutan bisnis, Bank telah mengambil langkah-                 ekonomi Indonesia, sembari memastikan dampak
langkah strategis, termasuk penerapan topik material                positif bagi generasi mendatang.
berdasarkan Double Materiality Assessment, yang
memastikan       relevansi     isu    keberlanjutan      dalam      Mewujudkan Bisnis Berkelanjutan [GRI 2-22, 2-23,
pengambilan keputusan strategis. Selain itu, kami                   2-24]

juga berupaya untuk memperkuat transparansi dan                     BTN       berkomitmen               mendukung       pertumbuhan
akuntabilitas.                                                      berkelanjutan untuk Indonesia, dengan mengusung
                                                                    konsep         “Become        The       ESG   Champion”        sebagai
Sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi,                     landasan. BTN percaya bahwa penerapan prinsip-
laporan ini memberikan gambaran komprehensif terkait                prinsip keberlanjutan dan inovasi di semua lini bisnis
kinerja ekonomi, lingkungan, sosial, serta tata kelola BTN.         akan memberikan dampak positif dalam aspek
Selain itu, laporan ini menguraikan capaian, strategi, dan          ekonomi, lingkungan, dan sosial. BTN tidak hanya
komitmen keberlanjutan Bank sepanjang tahun. Tidak                  beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga berupaya
hanya menjadi sarana pertanggungjawaban, laporan                    menjadi pelopor dalam menciptakan masa depan
ini juga mencerminkan dukungan Bank terhadap                        yang          berkelanjutan.        Dengan      mengintegrasikan
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)                   keseimbangan aspek 5P (Planet,                    People,       Peace,
atau Sustainable Development Goals (SDGs) sesuai                    Partnership, Prosperity), kami yakin dapat menciptakan
Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017.                               nilai keberlanjutan jangka panjang bagi negara ini.




                                                Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      11
Page 12
                                                                          Manajemen Lingkungan         Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                              Berkelanjutan            dan Kesejahteraan Pegawai




Sebagai   bagian      dari   komitmen      tersebut,     BTN     dalam sektor perumahan tetapi juga di sektor-sektor
memperluas cakupan pembiayaan dengan fokus                       lain yang turut berkontribusi pada pertumbuhan
pada proyek-proyek perumahan berkelanjutan dan                   ekonomi yang berkelanjutan. Langkah ini sejalan
ramah lingkungan. Bank menyadari bahwa peran                     dengan tujuan BTN untuk memperluas peranannya
BTN sangat penting dalam mendukung keberhasilan                  dalam menciptakan dampak positif bagi perekonomian
pengembangan perumahan nasional. Oleh sebab itu,                 Indonesia secara keseluruhan.
BTN berfokus dalam mendukung program pemerintah
untuk mewujudkan target pembangunan 3 (tiga) juta                BTN juga telah menyusun Governance, Risk, and
rumah serta menyediakan pembiayaan perumahan                     Compliance (GRC) Roadmap untuk periode 2025-
yang berkualitas dan ramah lingkungan. Salah satu                2029 sebagai panduan strategis dalam menghadapi
inisiatif utama kami adalah Rumah Rendah Emisi, di               tantangan regulasi, risiko, dan tata kelola secara
mana BTN menargetkan pembangunan 150.000 rumah                   menyeluruh.        Roadmap      ini   dirancang       dengan
rendah emisi hingga tahun 2029 sebagai bagian dari               pendekatan proaktif untuk membantu organisasi
upaya menghadapi tantangan perubahan iklim global.               mengidentifikasi,      mengevaluasi,      dan       mengatasi
                                                                 risiko lebih awal, sehingga stabilitas operasional
BTN    mengawali     program    Rumah      Rendah      Emisi     dan keuangan dapat terjaga. Selain itu, roadmap
dengan inisiatif berupa penggunaan material ramah                ini memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang
lingkungan sebanyak 10% dan berencana untuk                      terus    berkembang,       memungkinkan         Bank     tidak
meningkatkan persentase ini menjadi 30% pada tahun               hanya     memenuhi      kewajiban     hukum     tetapi   juga
2029. Penggunaan bahan-bahan inovatif seperti floor              memanfaatkan perubahan kebijakan sebagai peluang
decking dan paving block yang mengandung bahan                   untuk meningkatkan daya saing. Dengan memperkuat
daur ulang dari sampah plastik yang membantu                     struktur tata kelola yang baik, roadmap ini mendorong
mengurangi limbah plastik. Insiatif ini merupakan pilot          terciptanya transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi
project dalam upaya Bank dalam mencapai target                   yang menjadi dasar penting bagi pertumbuhan bisnis
pengurangan 1,7 juta kilogram sampah plastik dan                 yang berkelanjutan.
penurunan emisi karbon sebesar 2,42 ton CO2 pada
tahun 2029, sehingga dapat memberikan dampak                     Upaya untuk Mencapai Tujuan Pembangunan
positif terhadap lingkungan serta kualitas ekosistem di          yang Berkelanjutan [GRI 2-22, 2-23, 2-24]
sekitar kawasan perumahan.                                       BTN memperkuat langkah-langkah untuk mencapai
                                                                 tujuan keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari
Keberadaan     BTN    juga   sangat     berperan     dalam       dukungan        terhadap   pembangunan         berkelanjutan.
meningkatkan       kesejahteraan       bangsa,   terutama        Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia
dengan    menyediakan        kredit    perumahan       yang      untuk memenuhi target pembangunan berkelanjutan
terjangkau bagi lapisan masyarakat berpenghasilan                global melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
rendah. Sejak 1976, selama lebih dari 48 tahun, BTN              Kami sepenuhnya berkomitmen mendukung inisiatif
telah melaksanakan berbagai inisiatif dan terobosan              tersebut, dengan memastikan bahwa kebijakan yang
dalam menyediakan akses pembiayaan perumahan,                    diterapkan tidak hanya mendukung pertumbuhan
khususnya bagi mereka yang low income. Program                   ekonomi, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan
rumah subsidi yang tersebar di seluruh pelosok                   sosial dan lingkungan.
Indonesia menjadi bentuk nyata dari komitmen BTN
untuk mendukung masyarakat dalam mewujudkan                      BTN     telah    menerbitkan    Rencana      Aksi   Keuangan
impian memiliki rumah sendiri.                                   Berkelanjutan (RAKB), sebagai bagian dari upaya untuk
                                                                 menginternalisasikan       prinsip-prinsip     keberlanjutan
Seiring dengan perluasan cakupan bisnisnya, BTN                  dalam seluruh aspek operasional perusahaan. RAKB
kini tidak hanya fokus pada pembiayaan KPR, tetapi               ini sejalan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
juga   berusaha      untuk   mendukung      pertumbuhan          Keuangan (OJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan            Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap              Emiten     dan     Perusahaan   Publik.   Penerbitan     RAKB
langkah strategis, BTN berkomitmen untuk memberikan              juga bertujuan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai
akses yang lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya             keberlanjutan kepada seluruh pemangku kepentingan,




 12            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
             Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
          Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




sekaligus mendukung pencapaian kinerja Bank yang                  Selain itu, keberhasilan BTN dalam pengembangan
selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.                  sumber daya manusia juga tercermin dari penghargaan
                                                                  LinkedIn Talent Awards, di mana BTN menempati
Di samping itu, BTN melaksanakan program Tanggung                 peringkat ketiga dalam LinkedIn Top Companies 2024.
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang menjadi                  Penghargaan ini menjadi bukti bahwa BTN merupakan
bagian integral dari komitmen terhadap keberlanjutan.             tempat     terbaik     bagi     pengembangan       karier    di
Program      ini     mendukung       pencapaian      Tujuan       Indonesia, serta mencerminkan komitmen kami untuk
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dengan berbagai                   membangun ekosistem pengembangan yang adaptif
kegiatan yang diimplementasikan sesuai dengan                     dan berkelanjutan.
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas, dan diikuti dengan pemetaan penerapannya                Prestasi yang kami capai sepanjang tahun 2024
dalam setiap lini.                                                mencerminkan kemampuan BTN dalam mengatasi
                                                                  tantangan, sekaligus menegaskan komitmen Bank
Komitmen kami terhadap tata kelola perusahaan yang                terhadap prinsip keberlanjutan. Penghargaan yang
baik (Good Corporate Governance/GCG) tercermin                    kami terima menjadi dorongan bagi Bank untuk terus
dalam upaya yang terus-menerus untuk memastikan                   berinovasi. BTN sangat menghargai dukungan dari
transparansi dan akuntabilitas dalam semua kegiatan               seluruh pemangku kepentingan dan pihak-pihak yang
Bank. BTN secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan             telah berkontribusi dalam perjalanan kami. Dengan
sosialisasi untuk mencegah korupsi, yang menunjukkan              dukungan      ini,   BTN   akan     terus   mengintegrasikan
tekad kami untuk menjaga integritas dan menghindari               keberlanjutan dalam setiap langkah bisnis kami ke
praktik-praktik negatif seperti korupsi, kolusi, dan              depan.
nepotisme.    Selain   itu,   kami   sangat   menghargai
hak asasi manusia (HAM) dan berkomitmen untuk                     Penutup
mematuhi prinsip-prinsip HAM dalam seluruh aktivitas              Sebagai perwakilan dari BTN, kami menyampaikan
operasional Bank, terutama dalam berinteraksi dengan              rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah
pemangku kepentingan baik di dalam maupun di luar                 memberikan kontribusi dan dukungan dalam penerapan
perusahaan.                                                       nilai-nilai keberlanjutan. Dukungan yang diberikan oleh
                                                                  seluruh pemangku kepentingan telah memainkan
Penghargaan dan apresiasi                                         peran penting yang memungkinkan BTN untuk terus
Pencapaian BTN dalam keberlanjutan telah memperoleh               berkembang, sekaligus menjaga keseimbangan yang
pengakuan global, tercermin dari dua penghargaan                  harmonis antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
internasional yang kami raih. Penghargaan Mortgage                BTN juga memberikan penghargaan yang tinggi
Product of the Year-ESG atas inovasi program Rumah                kepada dedikasi, kerja keras, dan inovasi yang telah
Rendah Emisi dan Highly Acclaimed for Best ESG                    ditunjukkan oleh seluruh insan Bank, yang senantiasa
Initiative atas upaya mengintegrasikan prinsip-prinsip            berusaha memberikan kontribusi maksimal untuk
lingkungan, tata kelola yang baik, serta pertimbangan             mencapai kinerja terbaik. Semoga prestasi yang telah
dampak sosial dalam kerangka kerja ESG Bank. Prestasi             diraih dapat menjadi sumber inspirasi bagi semua
ini menegaskan komitmen BTN untuk memperkuat                      pihak untuk terus mengoptimalkan potensi mereka,
keberlanjutan dengan mengintegrasikan aspek ESG                   serta menjadi landasan yang kokoh bagi pertumbuhan
dalam operasional bisnis, serta peran Bank dalam                  dan keberlanjutan BTN di masa depan.
mendukung pembangunan ekonomi sirkular dan
berkelanjutan di Indonesia.


                                                    Jakarta, Maret 2025




                                                   Nixon L.P. Napitupulu
                                                       Direktur Utama


                                              Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              13
Page 14
                                                                        Manajemen Lingkungan         Dukungan Pengembangan
                  Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                            Berkelanjutan            dan Kesejahteraan Pegawai




Pernyataan Dewan Komisaris Tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                                          [GRI 2-14] [OJK G.2]




Kami selaku Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara            yang material bagi Bank dan pemangku kepentingan
(Persero) Tbk telah melakukan evaluasi atas konten             Bank. Kami bertanggung jawab atas kebenaran isi
Laporan Keberlanjutan ini serta menyatakan bahwa               Laporan Keberlanjutan ini.
laporan telah mencakup seluruh topik keberlanjutan



                                                  Jakarta, Maret 2025




          Chandra M. Hamzah                                                                    Iqbal Latanro
      Komisaris Utama/Independen                                                  Wakil Komisaris Utama/Independen




            Armand B. Arief                                                             Bambang Widjanarko
         Komisaris Independen                                                           Komisaris Independen




            Adi Sulistyowati                                                             Sentot A. Sentausa
         Komisaris Independen                                                           Komisaris Independen




           Andin Hadiyanto                      Herry Trisaputra Zuna                   Himawan Arief Sugoto
               Komisaris                                Komisaris                               Komisaris




 14          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
            Pengembangan dan            Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
         Pemberdayaan Masyarakat         Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Pernyataan Direksi Tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                                           [GRI 2-14] [OJK G.2]




Kami selaku Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero)       material bagi Bank dan pemangku kepentingan Bank.
Tbk telah melakukan evaluasi atas konten Laporan            Kami bertanggung jawab atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan ini serta menyatakan bahwa laporan            Keberlanjutan ini.
telah mencakup seluruh topik keberlanjutan yang



                                              Jakarta, Maret 2025




                Nixon L.P. Napitupulu                                          Oni Febriarto Rahardjo
                   Direktur Utama                                                Wakil Direktur Utama




        Hirwandi Gafar                         Nofry Rony Poetra                                       Eko Waluyo
      Direktur Consumer                         Direktur Finance                                Direktur Human Capital,
                                                                                                 Compliance & Legal




   Elisabeth Novie Riswanti                       Andi Nirwoto                                             Jasmin
 Direktur Assets Management             Direktur Information Technology                          Direktur Distribution &
                                                                                                 Institutional Funding




        Setiyo Wibowo                          Hakim Putratama                                     Muhammad Iqbal
   Direktur Risk Management                  Direktur Operations &                         Direktur SME & Retail Funding
                                             Customer Experience




                                        Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 15
Page 16
                                                                                   Manajemen Lingkungan              Dukungan Pengembangan
                        Tentang Laporan                 Profil BTN
                                                                                       Berkelanjutan                 dan Kesejahteraan Pegawai




Ekosistem Berkelanjutan BTN
[OJK A.1, F.1]

Upaya membangun perekonomian nasional yang                                BTN meyakini bahwa keberlanjutan bukan merupakan
mengedepankan keselarasan aspek ekonomi, sosial,                          sebuah tujuan, melainkan merupakan perjalanan yang
dan lingkungan hidup membutuhkan pengelolaan                              melibatkan berbagai pihak dan aspek yang saling
sumber daya yang tepat dan memadai. Sebagai                               terkait. BTN berkomitmen untuk membangun dan
aktor perbankan, BTN menyadari fungsi dan peran                           mengelola ekosistem keberlanjutan yang terintegrasi,
strategisnya dalam memastikan bahwa arus investasi                        di mana faktor sosial, lingkungan, dan ekonomi
yang dikelolanya mampu berkontribusi bagi masa                            berjalan seiring untuk menciptakan dampak positif
depan dan memiliki dampak luas pada perkembangan                          yang berkelanjutan. Bank yakin bahwa penciptaan nilai
ekonomi, kondisi lingkungan, dan aspek sosial.                            jangka panjang bagi pemangku kepentingan hanya
                                                                          dapat tercapai melalui kolaborasi yang harmonis
BTN        terus   berkomitmen       mendorong         Keuangan           antara inovasi, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan
Berkelanjutan melalui integrasi aspek Environmental,                      sumber daya yang bijaksana.
Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan bisnis
dan operasional. Perjalanan BTN dalam ranah ESG                           Untuk    mendorong            Keuangan          Berkelanjutan       dan
melibatkan perencanaan tentang bagaimana BTN                              mendukung          kinerja     ESG,    BTN       telah   melakukan
mengelola dampak lingkungan, menangani isu-isu                            pemetaan menyeluruh terkait ekosistem keberlanjutan.
sosial, dan mempertahankan standar tata kelola yang                       Pemetaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari
etis dalam setiap operasinya. Pendekatan Keuangan                         prinsip dan kerangka kerja, hingga tata kelola, proses,
Berkelanjutan telah menjadi bagian integral dari BTN                      dan hasil yang dicapai. BTN menekankan fokusnya
sejak tahun 2019 melalui penerbitan Rencana Aksi                          untuk mengatasi isu-isu terkait ESG di sektor mortgage,
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang mengacu pada                           dengan tujuan untuk mencapai keberlanjutan jangka
POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan                         panjang dan praktik perbankan yang bertanggung
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                         jawab. Berikut ini merupakan ekosistem berkelanjutan
dan Perusahaan Publik.                                                    BTN secara menyeluruh.

Ekosistem Berkelanjutan BTN


                                         Sustainable                                                    Impact, Double
                      Sustainable                           Triple Bottom          Stakeholder                                  Three Lines
   Prinsip ESG                          Development                                                     Materiality, dan
                        Finance                                  Line                 Theory                                      Model
                                            Goals                                                        Value Chain




                                                                     The Future of Finance

   Framework
                                            Climate                                                                            Integrated
      ESG              Sustainable                           People and            Stakeholder         ESG in the Value
                                          Change and                                                                        Governance, Risk,
                         Finance                             Community            Inclusiveness             Chain
                                          Ecosystems                                                                          Compliance


   Tata Kelola
  dan Struktur
                                     Komite ESG                                   Enterprise & ESG Risk Management Division
   Organisasi
      ESG



                         ESG Framework &                 ESG Data &
       Process                                                                               Data Reporting & Communication
                      Strategy Development             Implementation



    Outcome            Implementasi inisiatif dan roadmap ESG, pertumbuhan kinerja keberlanjutan, dan peningkatan ESG Rating Bank




  16               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 17
              Pengembangan dan                Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat             Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Prinsip ESG
Keuangan Berkelanjutan [GRI 2-12, 2-13] [OJK B.3, E.1]

BTN menerapkan prinsip Keuangan Berkelanjutan sesuai              2.    Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan
dengan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 yang mulai berlaku                    Meminimalkan dampak negatif melalui kebijakan
pada 1 Januari 2019 dan mengatur penerapan keuangan                     dan strategi bisnis yang terintegrasi dengan
berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                       aspek keberlanjutan.
dan Perusahaan Publik. POJK tersebut menekankan
pentingnya ketersediaan pegawai, pejabat, dan/atau                3.    Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan
unit kerja sebagai satuan kerja yang berwenang untuk                    Mengintegrasikan tanggung jawab sosial dan
mengelola dan mengkoordinasikan          kegiatan terkait               perlindungan       lingkungan          dalam    manajemen
Keuangan Berkelanjutan. BTN kemudian mengubah                           risiko untuk mencegah dampak negatif.
struktur organisasi agar mampu menyesuaikan diri
dengan berbagai ketentuan tersebut.                               4.    Prinsip Tata Kelola
                                                                        Menerapkan         tata       kelola    yang    transparan,
BTN menunjuk Satuan Kerja Enterprise & ESG Risk                         akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan
Management sebagai Satuan Kerja yang berwenang                          setara.
dalam mengelola dan mengkoordinasikan kegiatan
Keuangan     Berkelanjutan.      Implementasi    program-         5.    Prinsip Komunikasi Informatif
program      Keuangan      Berkelanjutan        melibatkan              Menggunakan komunikasi yang efektif terkait
berbagai     Satuan     Kerja,     termasuk      Corporate              strategi, kinerja, dan prospek usaha kepada
Secretary, Compliance and Governance, Commercial                        pemangku kepentingan.
Banking, Corporate Banking, Digital Banking Product
Development, Financial Institution & Capital Market,              6.    Prinsip Inklusif
Human Capital Management, Human Capital Strategy,                       Memperluas akses produk dan jasa perbankan
Investor Relations & Research, IT Strategic Planning                    untuk seluruh masyarakat, khususnya yang belum
& Development, Large Institutional Funding, Learning                    terjangkau.
Management, Mortgage and Secure Loan, Procurement
& Fixed Assest Management, Retail Funding, Sharia                 7.    Prinsip     Pengembangan               Sektor      Unggulan
Banking, Small Medium Enterprise Banking, Subsidized                    Prioritas
Mortgage, Personal Banking, Marketing Communication,                    Mendukung sektor prioritas untuk mencapai
dan Data Management. [TCFD Gov.a]                                       tujuan pembangunan berkelanjutan dan mitigasi
                                                                        perubahan iklim.
Dalam pelaksanaannya, BTN menerapkan delapan
prinsip    keuangan    berkelanjutan     yang      menjadi        8.    Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi
pedoman sesuai regulasi. Prinsip tersebut meliputi:                     Memperkuat          sinergi        dengan          pemangku
1.   Prinsip Investasi Bertanggung Jawab                                kepentingan untuk mempercepat peningkatan
     Mengutamakan         investasi      pada        proyek             kesejahteraan       ekonomi,       sosial,     dan   kualitas
     berkelanjutan untuk keuntungan jangka panjang                      lingkungan.
     dengan mempertimbangkan aspek ekonomi,
     sosial, lingkungan, dan tata kelola.

Permasalahan dan Tantangan Dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]

Selama tahun 2024, BTN berhasil menjaga konsistensi               proaktif, BTN telah mengidentifikasi risiko terkait dan
dalam penerapan keuangan berkelanjutan tanpa                      mengimplementasikan             langkah       mitigasi     strategis
menghadapi hambatan signifikan. Meski demikian,                   untuk memastikan tercapainya tujuan keberlanjutan
BTN tetap menghadapi sejumlah tantangan yang                      secara optimal.
membutuhkan perhatian khusus. Sebagai langkah




                                              Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   17
Page 18
                                                                         Manajemen Lingkungan      Dukungan Pengembangan
                   Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                             Berkelanjutan         dan Kesejahteraan Pegawai




BTN   menghadapi      sejumlah    tantangan      eksternal      Sebagai respons, BTN telah mengimplementasikan
yang dapat memengaruhi strategi dan kegiatan                    berbagai langkah mitigasi, termasuk hedging untuk
operasionalnya,    termasuk      perubahan      kebijakan       melindungi proyek strategis dari fluktuasi pasar dan
pemerintah terkait insentif pembiayaan perumahan,               meningkatkan komunikasi dengan pemerintah melalui
risiko bencana alam di wilayah operasional utama,               asosiasi industri untuk mendukung kebijakan yang
ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang,             sejalan dengan tujuan Bank. BTN juga memprioritaskan
dan fluktuasi nilai tukar rupiah yang berpotensi                diversifikasi produk, perluasan jejaring kerja sama,
meningkatkan biaya operasional. Di sisi internal, BTN           dan     investasi   teknologi   seperti   pengembangan
menghadapi dinamika seperti perubahan struktur                  platform digital yang efisien serta keamanan siber.
kepemilikan dan penurunan kinerja keuangan. Kedua               Langkah-langkah ini dirancang untuk memastikan
dinamika ini menuntut BTN untuk segera beradaptasi              efisiensi operasional, memperluas pangsa pasar, dan
agar tetap kompetitif di tengah persaingan industri             meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
yang semakin ketat.


Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Perjalanan   BTN   dalam      menerapkan        keuangan        demi mewujudkan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan
berkelanjutan selaras dengan komitmen Bank untuk                lingkungan yang berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut,
mendukung      pencapaian      target     pembangunan           pemerintah Indonesia mengadopsi SDGs melalui Tujuan
berkelanjutan. BTN berkomitmen mendukung inisiatif              Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang diatur dalam
pemerintah Indonesia dalam meratifikasi Sustainable             Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017. TPB mencakup 17
Development Goals (SDGs), sebuah agenda global yang             tujuan yang dirancang untuk mencapai keseimbangan
diinisiasi PBB untuk mengatasi tantangan dunia, seperti         antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial,
kemiskinan, perubahan iklim, dan kesenjangan sosial,            dan kelestarian lingkungan, di antaranya adalah:

17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan




 18           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 19
            Pengembangan dan                       Pelayanan Prima untuk                     Integritas Tata Kelola
         Pemberdayaan Masyarakat                    Kepuasan Nasabah                             Keberlanjutan




Pendekatan dalam Pembangunan Berkelanjutan

Dalam upaya mendukung pencapaian pembangunan                                  Namun,          dalam        menghadapi           tantangan     global
berkelanjutan, BTN menerapkan Triple Bottom Line 3P                           dan sejalan dengan komitmen terhadap SDGs, BTN
(Profit, People, dan Planet) sebagai pendekatan dasar                         mengadopsi pendekatan yang lebih luas melalui 5P
dalam mengevaluasi kinerja keberlanjutan. Pendekatan                          (People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership).
ini memastikan Bank mengintegrasikan aspek ekonomi,                           Pendekatan ini mencerminkan evolusi keberlanjutan
sosial, dan lingkungan dalam dalam menjalankan                                yang lebih inklusif dan menekankan pentingnya
operasional.                                                                  kolaborasi serta stabilitas sosial dalam mencapai
                                                                              pembangunan berkelanjutan.

Implementasi Pendekatan 5P


                                                                   Manusia
                                                                        (People)
                                                           Meningkatkan kesejahteraan
                                                        masyarakat melalui berbagai produk
                                                        dan layanan keuangan yang inklusif
                                                          dengan mendukung program
                                                        pemberdayaan manusia, komunitas,
                                                                 dan pendidikan.
                          Kemitraan                                                                     Planet
                           (Partnership)
                                                                                                        (Planet)
                      Berkolaborasi dengan
                                                                                                        Berkomitmen
                       berbagai pemangku
                                                                                                        pada prinsip green
                               kepentingan,
                                                                                                        banking dengan
                      termasuk pemerintah,
                                                                                                        memprioritaskan
                              sektor swasta,
                                                                                                        inisiatif ramah
                             dan organisasi
                                                                                                        lingkungan dengan
                               masyarakat,
                                                                                                        pembiayaan
                         untuk mendukung
                                                                                                        berkelanjutan.
                           pencapaian TPB.




                             Perdamaian                                                        Kemakmuran
                             (Peace)                                                                 (Prosperity)
                                        Menerapkan dan mendukung               Berperan aktif dalam
                                    tata kelola perusahaan yang baik           meningkatkan pertumbuhan
                                      (GCG) dan transparansi dalam             ekonomi yang inklusif dan
                                       setiap aspek operasional untuk          berkelanjutan melalui
                                       menciptakan lingkungan bisnis           pembiayaan perumahan
                                              yang adil dan harmonis.          yang terjangkau.




Stakeholder Theory

Stakeholder Theory adalah teori manajemen dan                                 Sebagai entitas bisnis, BTN melibatkan pemangku
etika bisnis yang mengharuskan perusahaan untuk                               kepentingan          dalam      berbagai          aspek    operasional
mempertimbangkan        berbagai               kelompok        yang           dan      kebijakan           mereka.           Pelibatan   pemangku
terpengaruh    oleh   aktivitasnya,        seperti       pegawai,             kepentingan ini sangat penting untuk menciptakan
pemasok, pelanggan, masyarakat, dan pemerintah.                               keputusan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan
Teori ini menekankan bahwa perusahaan tidak hanya                             memperhatikan masukan dari semua pihak, bank
bertanggung jawab kepada pemegang saham, tetapi                               dapat mengimplementasikan prinsip ESG, yang tidak
juga harus memperhatikan kesejahteraan semua                                  hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga
pemangku kepentingan yang terkait.                                            memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari
                                                                              kegiatan usaha mereka.


                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                            19
Page 20
                                                                                Manajemen Lingkungan           Dukungan Pengembangan
                        Tentang Laporan                 Profil BTN
                                                                                    Berkelanjutan              dan Kesejahteraan Pegawai




Pelibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29] [OJK E.4]

BTN      memaknai      pemangku         kepentingan     sebagai        2.    Ketergantungan
entitas atau individu yang terpengaruh oleh kegiatan,                        BTN memiliki ketergantungan terhadap pemangku
produk, dan layanan Bank. Di sisi lain, keberadaan                           kepentingan tersebut, baik secara langsung
pemangku kepentingan juga mempengaruhi Bank                                  maupun tidak langsung.
dalam mewujudkan keberhasilan penerapan strategi
dan pencapaian tujuan. Oleh karena itu, BTN secara                     3.    Kebutuhan
aktif     melibatkan     pemangku         kepentingan     dalam              Pemangku          kepentingan       tersebut      memiliki
proses penyusunan agenda keberlanjutan, dengan                               pemahaman mengenai kebutuhan, harapan, dan
mempertimbangkan pemenuhan tanggung jawab                                    aspirasi setiap kelompok pemangku kepentingan
sosial Bank, kepedulian terhadap masalah-masalah                             yang terkait dengan aktivitas, produk, atau
lingkungan, dan memperhatikan skala prioritas dalam                          layanan perusahaan.
membangun komunikasi dengan berbagai mitra
strategis.                                                             4.    Keberagaman
                                                                             Pemangku          kepentingan       tersebut      memiliki
BTN meyakini kolaborasi yang erat dengan pemangku                            perbedaan dalam karakteristik, latar belakang,
kepentingan        sangat    penting      untuk   menciptakan                dan kepentingan antara kelompok pemangku
dampak positif yang berkelanjutan. Proses pelibatan                          kepentingan yang harus dipahami dan dihargai
pemangku kepentingan menjadi bagian integral dari                            untuk memastikan kebijakan dan keputusan yang
upaya Bank untuk memenuhi kebutuhan setiap kelompok                          inklusif serta memenuhi kebutuhan berbagai
pemangku kepentingan, dengan menggunakan segala                              pihak secara adil.
sumber daya yang dimiliki, melalui cara yang tepat,
dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan                         5.    Kemauan untuk berpartisipasi
ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-                             Pemangku          kepentingan       tersebut      memiliki
undangan.                                                                    kemauan untuk berpartisipasi dalam proses
                                                                             pengambilan keputusan dan inisiatif perusahaan
Dalam          mengidentifikasi       kelompok      pemangku                 untuk mencapai tujuan bersama yang saling
kepentingan, Bank menetapkan beberapa kriteria                               menguntungkan
untuk memastikan bahwa setiap kelompok pemangku
kepentingan terlibat secara konstruktif dan saling                     Berdasarkan aspek pertimbangan tersebut, BTN telah
mendukung          dalam      proses      pencapaian      tujuan       mengidentifikasi pihak-pihak yang termasuk dalam
keberlanjutan. Beberapa kriteria tersebut meliputi:                    kelompok pemangku kepentingan dan menjelaskan
1.       Pengaruh                                                      respons Bank dalam memenuhi kebutuhan setiap
         Pemangku kepentingan tersebut memberikan                      kelompok tersebut. Hasil identifikasi ini disajikan sebagai
         pengaruh terhadap keputusan yang diambil oleh                 berikut: [GRI 2-9]
         BTN terkait keberlanjutan bisnis.

Pemangku Kepentingan Internal


         Pemangku
                             Metode Pelibatan              Frekuensi                 Topik Prioritas               Respons BTN
        Kepentingan

     Pegawai                Employee Engagement     Sekali dalam setahun      Tingkat kepuasan pegawai         • Penyelenggaraan
                            Survey                                                                               pelatihan dan
                                                                                                                 pengembangan.
                            Buletin Internal        Sekali dalam setahun      Kebijakan dan strategi terkait   • Penilaian kinerja dan
                                                                              kepegawaian                        promosi jabatan.
                                                                                                               • Penyusunan
                            SmartShare              Dapat diakses setiap      • Forum diskusi, berbagi           Perjanjian kerja
                                                    waktu                       tentang pekerjaan, kuis,         bersama.
                                                                                pertukaran informasi           • Lingkungan kerja
                                                                              • Keberagaman dan                  yang kondusif dan
                                                                                Kesetaraan Peluang               produktif.
                                                                              • Pelatihan dan Pendidikan




 20                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 21
             Pengembangan dan                   Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
          Pemberdayaan Masyarakat                Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




     Pemangku
                         Metode Pelibatan               Frekuensi                Topik Prioritas                 Respons BTN
    Kepentingan

                        Innovation Award          Sekali dalam setahun    Mempercepat proses bisnis
                                                                          dan peningkatan produktivitas

Serikat Pekerja         Pembahasan                Sekali setahun          • Hubungan kerja yang             Penyelenggaraan
                        Perjanjian Kerja                                    harmonis                        Lembaga Kerjasama
                        Bersama                                           • Pemenuhan hak dan               Bipartit (LKS Bipartit)
                                                                            kewajiban pegawai



Pemangku Kepentingan Eksternal


     Pemangku
                         Metode Pelibatan               Frekuensi              Topik Prioritas                 Respons BTN
    Kepentingan

Pemegang Saham          RUPS Tahunan              Satu kali dalam         • Pencapaian target           • Penyusunan strategi
                                                  setahun                   Bank, Kinerja Ekonomi         peningkatan kinerja
                                                                          • Keberadaan Pasar              ekonomi dan
                        Paparan Kinerja           Triwulan                • Antikorupsi                   keberlanjutan bisnis.
                                                                          • Penyusunan peta jalan       • Penetapan kebijakan
                        RUPS Luar Biasa           Dapat diadakan setiap     ESG dan dekarbonisasi         pembayaran dividen.
                                                  waktu berdasarkan                                     • Penyediaan informasi
                                                  kebutuhan untuk                                         berkala kinerja BTN.
                                                  kepentingan Bank                                      • Penyelenggaraan RUPS.

Nasabah                 Survei Kepuasan           Dua kali dalam          • Layanan dan mutu            • Inovasi produk, jasa, serta
                        Nasabah                   setahun                   layanan kepada                layanan sesuai kebutuhan
                                                                            nasabah                       dan perkembangan
                        Media Komunikasi          Sebulan sekali          • Portofolio Produk             teknologi.
                        untuk Nasabah                                     • Privasi Nasabah             • Penyediaan serta
                                                                                                          penyampaian informasi
                        Layanan Call Center       Setiap saat apabila                                     produk, jasa, dan layanan.
                        Nasabah                   diperlukan                                            • Penyimpanan dan
                                                                                                          perlindungan data
                        Situs web BTN dan         Dapat diakses setiap                                    nasabah sesuai
                        Frontline Information     waktu                                                   peraturan.
                                                                                                        • Penyediaan layanan
                        Kunjungan Langsung        Setiap saat apabila                                     pengaduan nasabah baik
                                                  diperlukan                                              manual maupun berbasis
                                                                                                          digital, serta mekanisme
                                                                                                          penyelesaiannya.
                                                                                                        • Sosialisasi penerapan
                                                                                                          keuangan berkelanjutan.

Mitra Pengembang        Penghargaan Property      Setiap tahun            Peluang penjualan rumah       • Memberikan skema
                        Awards                                                                            pembiayaan
                                                                                                          yang kompetitif
                        Gathering                 Setiap saat apabila     Kesuksesan program              untuk mendukung
                                                  diperlukan              sejuta rumah                    pembangunan
                                                                                                          perumahan
                        Pengembangan              Setiap saat apabila     Transparansi                    berkelanjutan..
                        Kapasitas                 diperlukan                                            • Mendorong penerapan
                                                                                                          konsep green building
                                                                                                          dan efisiensi energi dalam
                                                                                                          proyek pembangunan.
                                                                                                        • Menyelenggarakan
                                                                                                          pelatihan dan lokakarya
                                                                                                          terkait manajemen risiko
                                                                                                          ESG untuk meningkatkan
                                                                                                          kapasitas mitra
                                                                                                          pengembang.

Mitra Kerja / Pemasok   Kontrak Kerja             Saat diperlukan         Proses pengadaan              • Sosialisasi terkait
                                                                                                          kebijakan perusahaan.
                        Mitra Investasi           Saat diperlukan         Kerja sama bisnis             • Focus group discussion
                                                                                                          untuk mengetahui
                        Seminar dan               Saat diperlukan         Pengembangan                    masukan dan concern
                        Lokakarya                                         merchant Bank                   dari pemasok.




                                                Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    21
Page 22
                                                                               Manajemen Lingkungan        Dukungan Pengembangan
                       Tentang Laporan                  Profil BTN
                                                                                   Berkelanjutan           dan Kesejahteraan Pegawai




       Pemangku
                            Metode Pelibatan               Frekuensi             Topik Prioritas                Respons BTN
      Kepentingan

 Pemerintah dan           Pelaporan                Sekali setahun           Pemenuhan                   • Penyesuaian kebijakan
 Otoritas Jasa            Pelaksanaan GCG Unit                              penyampaian informasi         dan peraturan internal,
 Keuangan                 Usaha Syariah BTN                                 dan laporan terkait           sesuai peraturan yang
                                                                            pelaksanaan GCG UUS           diterbitkan pemerintah
                                                                            Bank                          dan otoritas jasa
                                                                                                          keuangan.
                          Self-Assessment GCG      Dua kali dalam           Pemenuhan                   • Penerapan prinsip-prinsip
                                                   setahun                  penyampaian dan               GCG di seluruh unit kerja.
                                                                            penilaian pelaksanaan       • Penyampaian laporan
                                                                            GCG di Bank                   kinerja dan pelaksanaan
                                                                                                          kegiatan lain.
                          Laporan Kepatuhan        Sekali setahun           Pemenuhan                   • Laporan Rencana Aksi
                          GCG                                               penyampaian                   Keuangan Berkelanjutan,
                                                                            pelaksanaan GCG di Bank       Laporan Tahunan, Laporan
                                                                                                          Keberlanjutan, Laporan
                          Pelaporan Kegiatan       Empat kali dalam         Sarana dalam                  TJSL, serta laporan lain.
                          TJSL kepada              setahun                  penyampaian informasi
                          Kementerian BUMN                                  laporan terkait
                                                                            pelaksanaan kegiatan
                                                                            TJSL di Bank

                          Pelaporan Hasil          Dua kali dalam           Penyampaian informasi
                          Pengawasan Dewan         setahun                  terkait kepatuhan
                          Pengawas Syariah Unit                             terhadap prinsip-
                          Usaha Syariah BTN                                 prinsip syariah dalam
                                                                            operasional BTN Syariah

 Organisasi Bisnis        Pertemuan dan            Saat diperlukan          Peningkatan tata kelola     Penyelenggaraan
                          kegiatan, baik skala                              Bank                        pertemuan dan kegiatan.
                          nasional, regional,
                          maupun internasional

 Organisasi               Kerja sama strategis     Saat diperlukan          Pengoptimalan program       • Pemberian kesempatan
 Masyarakat/ Sosial/      untuk menjalankan                                 TJSL Bank, Masyarakat         kerja bagi masyarakat
 Lembaga Swadaya          program-program                                   Lokal, Dampak Ekonomi         lokal.
 Masyarakat               tanggung jawab                                    Tidak Langsung              • Pengoptimalan program
                          perusahaan, baik di                                                             TJSL.
                          bidang sosial maupun
                          lingkungan

 Media                    Press release dan        Saat diperlukan          Pemberian informasi         Memberikan informasi
                          konferensi pers                                   terkait bisnis Bank yang    kepada masyarakat
                                                                            perlu diketahui publik      umum terkait kegiatan dan
                                                                                                        program terbaru dari BTN.




Dampak, Double Materiality, dan Rantai Nilai [GRI 3-1, 3-2, 3-3]

BTN    telah    menerapkan       prinsip      impact,     double       masyarakat, serta berkomitmen untuk memastikan
materiality, dan value chain sebagai pendekatan holistik               bahwa    keputusan       dan    kebijakan   yang      diambil
untuk memahami, mengukur, dan mengelola dampak                         memperhatikan       berbagai     aspek    tersebut.    Dalam
lingkungan, sosial, dan ekonomi yang dihasilkan oleh                   konteks ini, BTN mendefinisikan topik material sebagai
aktivitasnya. Bank fokus pada pelaporan dampak yang                    isu-isu yang memiliki dampak signifikan terhadap
paling signifikan terhadap ekonomi, lingkungan, dan                    keputusan pemangku kepentingan.




 22               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
                         Pengembangan dan                  Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
                      Pemberdayaan Masyarakat               Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Proses Penentuan Topik Materialitas


                       Identifikasi Topik                                                               Tinjauan dan Persetujuan Topik
                                                             Penilaian Topik Materialitas
                         Materialitas                                                                            Materialitas

       • Mengidentifikasi topik materialitas            • Penentuan topik materialitas              Setelah penilaian menyeluruh, Komite
         yang sejalan dengan Roadmap ESG                  menggunakan prinsip Penilaian             ESG dan Direksi melakukan peninjauan
         BTN dengan cara membandingkannya                 Materialitas Ganda atau Double            hasil penilaian tersebut. Topik
         dengan industri serupa, standar                  Materiality Assessment (DMA)              materialitas yang menciptakan nilai
         global (GRI, SASB, OJK, IFRS, ESRS), serta       dengan melibatkan pemangku                kemudian diselaraskan dengan strategi
         lembaga pemeringkatan ESG (MSCI,                 kepentingan untuk menilai dampak          dan relevansi terhadap risiko dan
         Sustainalytics, S&P Global, CDP), dengan         dan risiko dari topik materialitas        peluang Bank.
         mengacu pada laporan sebelumnya                  yang mempengaruhi lingkungan
         dan masukan dari pemangku                        dan masyarakat, serta mengevaluasi
         kepentingan.                                     sejauh mana topik tersebut
       • Topik-topik ini kemudian akan dikaji             berdampak pada kinerja finansial.
         lebih lanjut untuk menghasilkan 10             • Materialitas lingkungan dan
         topik utama. Hasil pengkajian tersebut           masyarakat (impact materiality):
         akan digunakan sebagai dasar                     Penilaian berfokus pada dampak topik
         dalam penyusunan kuesioner yang                  terhadap pemangku kepentingan
         akan disebarkan kepada pemangku                  eksternal, termasuk lingkungan dan
         kepentingan eksternal dan internal, guna         masyarakat.
         mengetahui pandangan mereka terkait            • Materialitas finansial: Penilaian
         signifikansi dan prioritas dari topik-topik      berfokus pada dampak potensial
         tersebut.                                        terhadap kinerja finansial perusahaan
                                                          dan keberlangsungan bisnis.



Matriks Materialitas 2024
Higher




                                                                           Hak Asasi Manusia

                                                                                                          Keamanan Informasi
                                                        Produk dan Jasa
                                                           Berkelanjutan


                                       Pengembangan
                                           Masyarakat
Materialitas Dampak




                                Penggunaan Sumber
                            Daya Alam & Pengelolaan
                                         Lingkungan
                                                                                                          Etika dan Pedoman Perilkau


                                                                                                             Tata Kelola
                                 Perubahan Iklim dan
                                          Ekosistem




                                                                                                             Ketenagakerjaan


                                                                     Pengadaan Berkelanjutan




                                                                     Materialitas Finansial                                        Higher



                                                          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                23
Page 24
                                                                               Manajemen Lingkungan       Dukungan Pengembangan
                      Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                                   Berkelanjutan          dan Kesejahteraan Pegawai




BTN menjadikan topik-topik material yang telah                      Langkah ini juga dipastikan sejalan dengan fokus
ditetapkan sebagai landasan pertimbangan, acuan,                    utama para pemangku kepentingan yang merupakan
dan motivasi untuk mendorong peningkatan peran dan                  prioritas bagi Bank dalam menjalankan bisnisnya. Hal
kontribusi dalam pencapaian kinerja keberlanjutan,                  tersebut diuraikan pada daftar batasan topik berikut:
termasuk aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.                     [GRI 3-1, 3-2, 3-3]




                                                                                                Batasan Topik

     Topik Material            Pertimbangan Materialitas                        Pemangku
                                                                                                      Pemangku Kepentingan
                                                                               Kepentingan
                                                                                                           Eksternal
                                                                                 Internal

 Aspek Lingkungan

 Perubahan Iklim       Menggambarkan komitmen Bank dalam                  Pegawai                 Investor, Pemerintah dan
 dan Ekosistem         menghadapi tantangan perubahan iklim                                       Otoritas Jasa Keuangan, Mitra
                       dengan meminimalkan dampak operasional                                     Kerja/Pemasok, dan Media
                       terhadap lingkungan melalui pengelolaan
                       emisi GRK dan efisiensi energi.

 Penggunaan            Menggambarkan upaya Bank dalam                     Pegawai dan             Investor, Pemerintah dan
 Sumber Daya Alam      memastikan penggunaan sumber daya air              Pemegang Saham          Otoritas Jasa Keuangan, Mitra
 & Pengelolaan         dan material secara efisien, manajemen                                     Kerja/Pemasok, dan Media
 Lingkungan            limbah yang bertanggung jawab, dan
                       kepatuhan terhadap regulasi terkait
                       lingkungan hidup.

 Aspek Sosial

 Ketenagakerjaan       Menggambarkan pengelolaan sumber daya              Pegawai dan Serikat     Nasabah, Pemerintah dan
                       manusia dengan fokus pada pelatihan,               Pekerja                 Otoritas Jasa Keuangan, Mitra
                       pengembangan karier, keselamatan dan                                       Pengembang, Mitra Kerja/
                       kesehatan kerja (K3), serta penciptaan                                     Pemasok, Organisasi Bisnis, dan
                       lingkungan kerja yang produktif.                                           Organisasi Masyarakat/Sosial/
                                                                                                  Lembaga Swadaya Masyarakat

 Hak Asasi Manusia     Menggambarkan komitmen Bank dalam                  Pegawai,                Nasabah, Investor, Pemerintah
                       Menjunjung tinggi hak asasi manusia,               Pemegang Saham,         dan Otoritas Jasa Keuangan,
                       keberagaman, kesetaraan, dan inklusi dalam         dan Serikat Pekerja     Mitra Pengembang, Mitra Kerja/
                       seluruh aktivitas operasional, hubungan                                    Pemasok, Media, dan Organisasi
                       kerja, serta layanan.                                                      Bisnis

 Pengembangan          Menggambarkan komitmen Bank untuk                  Pegawai                 Nasabah, Investor, dan
 Masyarakat            terlibat aktif dalam mendukung masyarakat                                  Pemerintah dan Otoritas Jasa
                       melalui berbagai program literasi keuangan                                 Keuangan, dan Organisasi
                       dan pemberdayaan untuk meningkatkan                                        Masyarakat/Sosial/ Lembaga
                       kesejahteraan masyarakat.                                                  Swadaya Masyarakat

 Keamanan              Menggambarkan upaya Bank dalam                     Pegawai,                Nasabah, Investor, Pemerintah
 Informasi             melindungi data Bank, data nasabah dan             Pemegang Saham,         dan Otoritas Jasa Keuangan,
                       transaksi keuangan dari ancaman siber,             dan Serikat Pekerja     dan Media
                       seperti peretasan, pencurian data, atau
                       serangan malware.

 Aspek Tata Kelola

 Tata Kelola           Menggambarkan komitmen Bank dalam                  Pegawai,                Nasabah, Investor, Pemerintah
                       penerapan tata kelola keberlanjutan,               Pemegang Saham,         dan Otoritas Jasa Keuangan,
                       meliputi pengawasan strategis risiko dan           dan Serikat Pekerja     Mitra Pengembang, Mitra
                       peluang terkait lingkungan dan sosial, dan                                 Kerja/Pemasok, Organisasi
                       pemantauan kinerja keberlanjutan.                                          Masyarakat/Sosial/ Lembaga
                                                                                                  Swadaya Masyarakat, Media,
                                                                                                  dan Organisasi Bisnis



24              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
                   Pengembangan dan               Pelayanan Prima untuk           Integritas Tata Kelola
                Pemberdayaan Masyarakat            Kepuasan Nasabah                   Keberlanjutan




                                                                                                   Batasan Topik

      Topik Material                 Pertimbangan Materialitas                   Pemangku
                                                                                                           Pemangku Kepentingan
                                                                                Kepentingan
                                                                                                                Eksternal
                                                                                  Internal

     Produk dan Jasa       Menggambarkan upaya Bank dalam                    Pegawai,                 Nasabah, Investor, Pemerintah
     Berkelanjutan         mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial,        Pemegang Saham,          dan Otoritas Jasa Keuangan,
                           dan tata kelola (ESG) ke dalam siklus hidup       dan Serikat Pekerja      Mitra Pengembang, Mitra
                           produk dan layanan perbankan yang                                          Kerja/Pemasok, Organisasi
                           mencakup penilaian awal, pengembangan                                      Masyarakat/Sosial/ Lembaga
                           produk dan layanan, pemantauan, evaluasi,                                  Swadaya Masyarakat, Media,
                           dan penilaian dampak dari produk dan                                       dan Organisasi Bisnis
                           layanan.

     Etika Bisnis dan      Menggambarkan komitmen Bank dalam                 Pegawai,                 Nasabah, Investor, Pemerintah
     Pedoman Perilaku      menegakkan etika bisnis dan pedoman               Pemegang Saham,          dan Otoritas Jasa Keuangan,
                           perilaku untuk menjaga integritas perbankan       dan Serikat Pekerja      Mitra Pengembang, Mitra Kerja/
                           dan kepercayaan nasabah.                                                   Pemasok, Media, dan Organisasi
                                                                                                      Bisnis

     Pengadaan             Menggambarkan komitmen Bank dalam                 Pegawai dan              Nasabah, Investor, Pemerintah
     Berkelanjutan         mengelola rantai pasok yang bertanggung           Pemegang Saham           dan Otoritas Jasa Keuangan,
                           jawab, memastikan pemasok mematuhi                                         Mitra Pengembang, Mitra Kerja/
                           standar etika, sosial, dan lingkungan yang                                 Pemasok, dan Organisasi Bisnis
                           ketat.



Three Lines Model

Prinsip Three Lines Model adalah kerangka kerja yang                          Manajemen        lini    pertama     bertugas          untuk
sangat penting dalam memastikan manajemen risiko                              memastikan bahwa strategi yang ditetapkan
yang efektif dan mendukung tata kelola Bank yang                              dapat    diimplementasikan         dengan       baik    dan
transparan serta berintegritas. Model ini menguraikan                         bahwa      seluruh       keputusan     bisnis     diambil
peran dan tanggung jawab yang jelas dari berbagai                             berdasarkan analisis risiko yang mendalam
lini dalam organisasi, yang semuanya berperan dalam                           serta optimalisasi sumber daya. Fokus utama
mendukung            keberlanjutan     perusahaan,    termasuk                adalah untuk mencapai tujuan organisasi dan
dalam           aspek-aspek     Environmental,    Social,    and              memastikan bahwa risiko yang terkait dengan
Governance (ESG).                                                             setiap aktivitas dan operasional dapat dikelola
1.       Peran Organ Pengurus (Governing Body)                                secara efektif. Lini pertama juga harus menjaga
         Organ       pengurus    memiliki    tanggung       jawab             kepatuhan      terhadap       kebijakan    internal     dan
         utama kepada para pemangku kepentingan                               menjaga keberlanjutan operasional yang sesuai
         (stakeholders) untuk memastikan bahwa seluruh                        dengan nilai-nilai ESG, dengan mengintegrasikan
         aktivitas organisasi berjalan dengan transparansi,                   pertimbangan         keberlanjutan        dalam    setiap
         integritas, dan kepemimpinan yang baik. Sebagai                      keputusan dan proses yang dijalankan.
         pengawas tertinggi dalam organisasi, mereka
         bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan                   3.    Peran Lini Kedua (Second Line)
         serta memastikan bahwa manajemen risiko                              Lini kedua berperan dalam memberikan dukungan
         dilaksanakan dengan baik dalam mendukung                             khusus terhadap manajemen risiko dengan fokus
         pencapaian tujuan jangka panjang, termasuk                           pada berbagai area kritikal seperti kepatuhan
         mempertimbangkan prinsip-prinsip ESG yang                            terhadap hukum dan regulasi, pengendalian
         mencakup keberlanjutan lingkungan dan sosial.                        internal, serta keberlanjutan. Selain itu, lini kedua
                                                                              memiliki    peran       penting   dalam     memastikan
2.       Peran Lini Pertama (First Line)                                      bahwa standar etika, standar proses bisnis, dan
         Lini    pertama      berfungsi     sebagai   pengelola               dan perilaku organisasi dipatuhi, serta mengelola
         risiko yang lebih operasional dalam organisasi.                      isu-isu terkait dengan teknologi, informasi, dan




                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   25
Page 26
                                                                           Manajemen Lingkungan     Dukungan Pengembangan
                       Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                               Berkelanjutan        dan Kesejahteraan Pegawai




      kualitas yang berkelanjutan. Fungsi lini kedua                     tata kelola perusahaan serta manajemen risiko
      ini juga mencakup tanggung jawab yang lebih                        yang ada. Fungsi ini memastikan bahwa sistem
      luas dalam Enterprise Risk Management, yaitu                       yang diterapkan untuk mengelola risiko berjalan
      manajemen risiko secara keseluruhan yang                           dengan baik dan sesuai dengan standar yang
      melibatkan pengawasan terhadap potensi risiko                      telah ditetapkan oleh organisasi, termasuk dalam
      yang bisa mengancam kelangsungan bisnis.                           konteks ESG. Audit Internal juga berperan dalam
                                                                         menilai apakah seluruh kebijakan dan praktik
4.    Peran Lini Ketiga (Third Line)                                     yang diterapkan oleh organisasi sudah cukup
      Lini ketiga, yang dalam konteks ini adalah                         memenuhi tuntutan keberlanjutan dan tanggung
      fungsi   Audit    Internal,   berperan    memberikan               jawab sosial, serta memberikan rekomendasi
      assurance dan rekomendasi yang independen                          untuk perbaikan yang berkelanjutan.
      serta objektif tentang kecukupan dan efektivitas



Kerangka Kerja ESG


                                          The Future of Finance



                                                 ESG in the value chain




                       Sustainable                Climate Change &                    People &
                        Finance                      Ecosystems                      Community



                                               Stakeholder Inclusiveness


                                                    Integrated GRC




               Governance                                 Risk                         Compliance




                                                    Integrated GRC


BTN telah mengembangkan kerangka kerja ESG,                        Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Kerangka
yaitu The Future of Finance. Kerangka kerja tersebut               kerja ini menjadi landasan untuk mengelola aktivitas
memberikan panduan bagi BTN dalam mengelola dan                    dan operasi bisnis serta proses pengambilan keputusan
menjalankan praktik bisnis yang berorientasi pada                  yang lebih komprehensif. Kerangka kerja ESG BTN terdiri
dampak kinerja dan mendukung pencapaian Tujuan                     dari 6 (enam) komponen, yaitu:




 26             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 27
             Pengembangan dan                     Pelayanan Prima untuk                Integritas Tata Kelola
          Pemberdayaan Masyarakat                  Kepuasan Nasabah                        Keberlanjutan




Komponen Kerangka Kerja ESG BTN



     Keuangan Berkelanjutan                       Perubahan Iklim dan Ekosistem                   Manusia dan Masyarakat
     (Sustainable Finance)                        (Climate Change and Ecosystems)                 (People and Community)


     Pengelolaan produk                           Pengelolaan risiko                             Pengelolaan dampak
     dan jasa yang                                perubahan iklim dan                            pada individu,
     mendukung proses                             dampaknya pada                                 komunitas, dan
     transisi menuju                              kapasitas ekosistem.                           masyarakat luas pada
     ekonomi rendah                                                                              umumnya.
     karbon serta menjaga
     keseimbangan sosial
     dalam membuka akses
     yang setara terhadap
     modal.



                                                                      Memastikan bahwa
                                                                     keberlanjutan bukan
                                                                  hanya menjadi pijakan
                                                                         bisnis, tetapi juga
                                                                       terintegrasi secara
                         Mengedepankan                                menyeluruh dalam                          Menciptakan sistem yang
                               inklusivitas                      setiap aspek tata kelola,                       saling bergantung untuk
                  pemangku kepentingan                            manajemen risiko, dan                              mengelola risiko dan
                     sebagai fokus utama                                        kepatuhan.                         peluang keberlanjutan
                   untuk mencapai tujuan                                                                        secara efektif dari hulu ke
                           keberlanjutan.                                                                                hilir (rantai nilai).
                                                      Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan
                                                            Kepatuhan yang Terintegrasi
     Inklusivitas Pemangku Kepentingan                  (Integrated Governance, Risk, and                        ESG dalam Rantai Nilai
               (Stakeholder Inclusiveness)                           Compliance [IGRC])                         (ESG in the Value Chain)




Tata Kelola ESG
BTN menyadari pentingnya tata kelola yang baik sebagai                    Penjelasan lengkap mengenai kebijakan, struktur, dan
bagian integral dari keberlanjutan Bank. Meskipun topik                   praktik tata kelola keberlanjutan dapat ditemukan
ini tidak dibahas secara mendalam dalam bab ini, BTN                      dalam Bab Integrasi Tata Kelola Keberlanjutan. Di
ingin menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang                        bagian tersebut, Bank telah menguraikan secara rinci
transparan dan akuntabel merupakan landasan yang                          mengenai pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap
kokoh bagi upaya keberlanjutan Bank.                                      regulasi yang berlaku, serta komitmen Bank terhadap
                                                                          standar etika dan transparansi dalam setiap aspek
                                                                          operasional perusahaan.


Proses ESG
Pengembangan Strategi

Dalam    implementasi        kerangka         kerja     ESG,    BTN       3.      Mengintegrasikan         komponen           ESG      ke        dalam
memformulasikan 9 (sembilan) langkah strategis yang                               kerangka dan program pengelolaan risiko bisnis
diterapkan secara inklusif, sebagai berikut:                                      (enterprise risk management).
                                                                          4.      Mengembangkan program budaya ESG dan
1.   Menjalankan kegiatan operasional dan bisnis                                  pemimpin yang bertanggung jawab (responsible
     perbankan yang berkelanjutan.                                                leaders).
2.   Mengembangkan produk Bank dan pengelolaan                            5.      Membangun lingkungan pengendalian (control
     portofolio yang berkelanjutan dan inklusif.                                  environment) yang terintegrasi dengan komponen
                                                                                  ESG.


                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                               27
Page 28
                                                                               Manajemen Lingkungan          Dukungan Pengembangan
                         Tentang Laporan                Profil BTN
                                                                                   Berkelanjutan             dan Kesejahteraan Pegawai




6.      Mengembangkan                program      pemantauan,         8.     Menavigasi tren ketentuan dan peraturan ESG.
        komunikasi, dan pelaporan ESG.                                9.     Membangun kemitraan dan kerja sama.
7.      Membangun pengelolaan data ESG.


Kebijakan

BTN terus berupaya mengimplementasikan keuangan                       Kebijakan Khusus Nomor KK.10-A tentang Prosedur
berkelanjutan untuk mewujudkan visi sebagai “Menjadi                  Pelaksanaan Environmental, Social, and Governance
Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada Tahun                       (ESG) yang menjadi dasar penerapan prinsip ESG di
2025”. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Bank                   BTN, serta ditunjang dengan Petunjuk Teknis terkait
telah       menjadikan     prinsip     keberlanjutan    sebagai       CRST, Emisi GRK, dan Laporan Keberlanjutan. BTN
dasar utama dalam setiap kegiatan operasional dan                     memastikan seluruh komponen Arsitektur Kebijakan
pengambilan keputusan. Sebagai langkah konkret,                       dan Prosedur atas seluruh operasional dan bisnis Bank
BTN memiliki Kebijakan Umum Nomor KU. 10 tentang                      telah diselaraskan dengan prinsip-prinsip ESG dan
Environmental, Social, and Governance (ESG) dan                       Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).


Pelaporan dan Komunikasi

Untuk mendukung implementasi prinsip keberlanjutan,                   Pada tahun pelaporan, Bank telah mengembangkan
BTN secara sistematis mengumpulkan data dan                           BTN Integrated      ESG   Dashboard        System sebagai
informasi yang relevan terkait dengan kinerja ESG                     bagian dari langkah strategis untuk mewujudkan “BTN
dalam setiap aspek operasional perusahaan. Proses                     Become The ESG Champion.” Inisiatif ini sejalan dengan
pengumpulan data ini mencakup berbagai indikator                      roadmap dan strategi BTN, yaitu “Establishing ESG
yang mencerminkan dampak lingkungan, sosial, dan                      Monitoring, Communication, and Reporting Program.”
tata kelola yang dihasilkan oleh kegiatan perusahaan,                 ESG Dashboard dirancang untuk memberikan informasi
serta memastikan akurasi informasi yang disajikan. Bank               secara berkala kepada para pemangku kepentingan
mengadopsi berbagai metode untuk mengumpulkan                         terkait kinerja ESG BTN, khususnya dalam hal emisi GRK,
data        yang    mendukung        kemajuan    implementasi         portofolio keberlanjutan, dan pengelolaan sumber daya
roadmap ESG. Salah satu metode yang digunakan                         manusia (human capital). Dashboard ini bertujuan
adalah aplikasi Digital Action Log & Monitoring System                untuk mendukung kontrol yang terintegrasi, berbasis
(DAMS), yang memungkinkan satuan kerja terkait                        digital (paperless), tersentralisasi, dan memungkinkan
untuk secara rutin memperbarui progres implementasi                   pengambilan data secara cepat dan mudah sesuai
inisiatif    ESG.    Sistem    ini    mempermudah         proses      kebutuhan.
pemantauan dan pengelolaan data ESG secara efisien
dan transparan, yang nantinya akan disampaikan                        Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk
kepada manajemen.                                                     mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan,
                                                                      serta untuk mengukur pencapaian tujuan keberlanjutan
Selain itu, Bank juga mengelola data rinci terkait aspek-             yang telah ditetapkan. Selain itu, BTN juga memastikan
aspek tertentu, seperti penggunaan listrik, kertas,                   bahwa seluruh data yang diperoleh memenuhi standar
dan lainnya. Langkah ini memastikan akurasi dan                       transparansi dan kepatuhan yang berlaku, sehingga
kelengkapan data yang diperlukan untuk mendukung                      laporan kinerja ESG yang disusun mencerminkan
evaluasi dan pelaporan inisiatif ESG yang sedang                      komitmen perusahaan terhadap akuntabilitas dan
berjalan. Dengan pendekatan ini, Bank dapat terus                     tanggung jawab sosial. Dengan pendekatan ini,
memonitor          kemajuan     dan    melakukan       perbaikan      BTN berusaha untuk terus meningkatkan kualitas
berkelanjutan         dalam     upaya      mencapai       tujuan      pengumpulan        dan    pelaporan       data    ESG,   guna
keberlanjutan yang telah ditetapkan.                                  memperkuat strategi keberlanjutan yang lebih efektif
                                                                      dan    berdampak     positif    bagi    seluruh   pemangku
                                                                      kepentingan.




 28                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
              Pengembangan dan                    Pelayanan Prima untuk           Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat                 Kepuasan Nasabah                   Keberlanjutan




Sebagai     bagian     dari    komitmen         kami    terhadap       internal untuk menilai efektivitas strategi dan kebijakan
keberlanjutan, BTN secara rutin melakukan pelaporan                    ESG yang telah diterapkan, serta mengidentifikasi area
dan evaluasi kinerja ESG untuk memastikan bahwa                        yang memerlukan perbaikan atau penguatan.
upaya-upaya yang telah dilakukan sejalan dengan
tujuan jangka panjang BTN dan berdampak positif bagi                   Dalam sesi ini, dibahas pemecahan masalah serta
seluruh pemangku kepentingan. Pelaporan kinerja ESG                    solusi yang diperlukan untuk memastikan implementasi
dilakukan secara transparan dan terstruktur, dengan                    inisiatif ESG dapat terus berjalan sesuai rencana dan
mengacu pada standar pelaporan yang berlaku,                           mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendekatan
seperti GRI (Global Reporting Initiative) dan pedoman                  ini memastikan bahwa setiap tantangan dapat segera
regulasi lainnya yang relevan.                                         ditangani, dan progres keberlanjutan dapat tercapai
                                                                       secara maksimal. Hasil evaluasi ini akan menjadi
Setiap tahun, BTN menyusun laporan keberlanjutan                       dasar bagi penyempurnaan kebijakan dan inisiatif
yang mencakup pencapaian, tantangan, dan inisiatif                     keberlanjutan Bank di masa depan. Evaluasi kinerja
terkait dengan aspek lingkungan, sosial, dan tata                      dilakukan secara mendalam melalui sesi one on one
kelola. Laporan ini disusun berdasarkan data dan                       dengan satuan kerja terkait. Dengan pendekatan ini,
informasi yang telah dikumpulkan secara akurat dan                     BTN berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja
valid, serta melalui analisis mendalam untuk menilai                   ESG, memastikan akuntabilitas, dan memaksimalkan
dampak dari berbagai kegiatan perusahaan terhadap                      kontribusi        perusahaan          dalam         mendukung
keberlanjutan. Selain itu, BTN juga melakukan evaluasi                 pembangunan berkelanjutan yang lebih luas.


Capaian dan Hasil ESG
Peta Jalan ESG BTN

Mewujudkan the Future of Finance melalui implementasi                  sasaran dengan membaginya berdasarkan tiga fase,
peta jalan yang dilakukan secara bertahap dan tepat                    yaitu Action, Advance, dan Accelerate.


   Pada fase ini, BTN melaksanakan langkah-
   langkah       untuk     mengintegrasikan
   prinsip-prinsip ESG ke dalam kegiatan
   operasional dan bisnis. Sasaran dalam
   fase ini adalah memperkuat landasan
   bagi implementasi prinsip-prinsip ESG
   ke dalam setiap aspek operasional dan
   bisnis, serta menjadi bagian integral BTN.
                                                                                                                   2028-2029
                                                                                                                Fase Accelerate
   2023–2025                                                                                Fase ini menunjukkan komitmen BTN
   Fase Action                                                                              untuk mempercepat dampak positif
                                                       2026-2027                            dari penerapan prinsip ESG terhadap
                                                                                            lingkungan, masyarakat, dan tata kelola
                                                       Fase Advance
                                                                                            Bank. Komitmen tersebut diwujudkan
                                    BTN meningkatkan komitmennya terhadap ESG               melalui berbagai langkah konkret dan
                                    dengan memperluas cakupan dan dampak dari               inisiatif yang efektif dan efisien serta
                                    inisiatif yang diambil. BTN fokus pada upaya untuk      selaras dengan visi BTN. Pada fase ini, BTN
                                    memperkuat tanggung jawab sosial dan lingkungan,        mengimplementasikan tekad dan ambisi
                                    sejalan dengan perkembangan global. Langkah ini         yang kuat untuk mewujudkan keuangan
                                    diarahkan untuk meningkatkan kontribusi positif         berkelanjutan dalam mencapai Tujuan
                                    terhadap masyarakat dan lingkungan.                     Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).




Ketika   mengusulkan          kerangka    kerja    (framework),        BTN    melakukan        pembandingan           (benchmarking)
strategi, dan peta jalan (roadmap) ESG ini, BTN                        dengan perusahaan yang telah menjalankan ESG,
memperhatikan keterlibatan pemangku kepentingan.                       baik dalam negeri maupun luar negeri. Di samping itu,




                                                  Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      29
Page 30
                                                                           Manajemen Lingkungan        Dukungan Pengembangan
                      Tentang Laporan                Profil BTN
                                                                               Berkelanjutan           dan Kesejahteraan Pegawai




BTN juga menyelenggarakan lokakarya ESG dengan                    BTN memiliki 24 (dua puluh empat) inisiatif strategis
peserta internal yang terdiri dari 20 (dua puluh)                 dalam peta jalan ESG untuk 5 (lima) tahun ke depan
satuan kerja. Agenda ini bertujuan sebagai supporting             dengan sepuluh inisiatif prioritas sebagai berikut:
validator terhadap draf usulan kerangka kerja, strategi,
dan inisiatif ESG BTN sehingga mampu membentuk
kerangka kerja ESG yang sesuai dengan kesiapan dan
ambisi BTN.


      1    Menjalankan Transisi Energi Bersih                          6       Penawaran Produk Berkelanjutan

 Menjadi pionir green mortgage carbon trading.
                                                                    Secara konsisten meluncurkan produk berkelanjutan, di
 • Target     : Melantai pada bursa perdagangan 		
                                                                    antaranya: obligasi berwawasan lingkungan/sosial dan
                karbon dengan menjadi seller dalam
                                                                    produk hijau.
 		 green mortgage carbon trading.
                                                                    • Target      : Obligasi berwawasan lingkungan/sosial:
 • Lini masa : 2024–2025
                                                                    		              Rp3 triliun dan 5 produk hijau.
                                                                    • Lini masa : 2024–2028


      2    Program Operasional Bank Yang
           Berkelanjutan                                               7       Menyalurkan Kredit Berkelanjutan

Implementasi kegiatan operasional Bank yang
                                                                    Meningkatkan peran BTN dalam mendukung penyaluran
berkelanjutan dengan efisiensi penggunaan kertas
                                                                    kredit berkelanjutan (sesuai sektor yang ditetapkan OJK),
dan listrik, kendaraan listrik (electronic vehicle/EV), dan
                                                                    UMKM, dan KPR hijau.
penggunaan panel surya.
                                                                    • Target      : Sektor berkelanjutan: minimal 20% dari 		
• Target        : Penurunan penggunaan kertas dan listrik:
                                                                                    portofolio kredit; KPR hijau: 20%
		                50% dalam 5 tahun, kendaraan EV: 50 unit;
                                                                    • Lini masa : 2024–2028
		                panel surya: 20 KC.
• Lini masa : 2024–2028

                                                                       8       Program Keberagaman, Kesetaraan, dan
      3     Program Pengadaan yang Berkelanjutan                               Inklusi


 Meningkatkan kesadaran para pemangku kepentingan dan               Mengedepankan aspek sosial dalam lingkup sumber daya
 mitra BTN serta membangun kebijakan pengadaan yang                 manusia.
 berkelanjutan.                                                     • Target    : Mempekerjakan disabilitas: 2% dari total
 • Target      : Praktik berkelanjutan kepada                       		            pegawai dan meningkatkan posisi talenta
 		              50 vendor inti.                                    		            perempuan dalam jajaran manajemen: 30%
 • Lini masa : 2024–2026                                            • Lini masa : 2024–2028



      4     Climate Risk Stress Test
                                                                       9       Mengembangkan Kebijakan ESG

                                                                    Secara berkala menyesuaikan peraturan dan kebijakan
 Melakukan pengukuran risiko iklim yang memengaruhi
                                                                    internal dengan kebijakan ESG yang relevan sesuai praktik
 kondisi keuangan BTN.
                                                                    terbaik dan regulasi.
 • Target     : Climate Risk Stress Testing sesuai OJK
                                                                    • Target      : Meninjau kebijakan ESG
 		             dan praktik terbaik.
                                                                    • Lini masa : 2024–2028
 • Lini masa : 2024



      5     Mengembangkan ESG University                              10       Menjadi Signatories untuk Komitmen
                                                                               Keuangan Berkelanjutan
 Meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kapabilitas
                                                                    Terlibat aktif dalam jaringan dan komunitas ESG yang bertaraf
 pegawai terkait ESG dengan membangun Kurikulum ESG
                                                                    internasional.
 dan program pelatihan ESG.
                                                                    • Target        : Anggota 4 lembaga keberlanjutan
 • Target    : 75% pegawai pada posisi strategis.
                                                                    		                (domestik dan internasional)
 • Lini masa : 2024–2026
                                                                    • Lini masa : 2024–2028




 30             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 31
                 Pengembangan dan                           Pelayanan Prima untuk            Integritas Tata Kelola
              Pemberdayaan Masyarakat                        Kepuasan Nasabah                    Keberlanjutan




Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) [OJK E.1, D.1.b]

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan salah                                 Selain   itu,   BTN    juga    aktif    mendukung         program
satu Bank terbesar di Indonesia, BTN berkomitmen                                  pemerintah untuk mewujudkan target pembangunan
untuk      terus           menjalankan            prinsip      Keuangan           tiga juta rumah, sebagai bagian dari upaya memperkuat
Berkelanjutan            melalui     penyusunan          Rencana        Aksi      ekosistem perumahan di Indonesia. Dukungan ini
Keuangan Berkelanjutan (RAKB). RAKB BTN menjadi                                   diwujudkan melalui pembiayaan perumahan yang
panduan strategis dalam mengembangkan portofolio                                  inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat
pembiayaan untuk kegiatan usaha yang berkelanjutan                                berpenghasilan rendah (MBR) sehingga sejalan dengan
serta langkah-langkah dalam proses bisnis dan                                     pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/
manajemen risiko.                                                                 SDGs).


Implementasi RAKB 2024

RAKB 2024 BTN berfokus pada 5 (Lima) Pilar Utama                                  terhadap ketentuan kehati-hatian serta penerapan
Keuangan               Berkelanjutan       BTN,     dengan       program          manajemen        risiko     yang     efektif,   sejalan   dengan
dan aktivitas yang dirancang untuk mendukung                                      komitmen membangun ekosistem perumahan yang
pencapaian              target.    Sebagai        bagian    dari      upaya       mendukung kesejahteraan masyarakat.
memperkuat ekosistem perumahan nasional, BTN
turut memprioritaskan pembiayaan yang inklusif dan                                Capaian program dan aktivitas BTN dalam mendukung
berkelanjutan untuk sektor perumahan, khususnya                                   keuangan berkelanjutan pada tahun 2024 disampaikan
bagi    masyarakat            berpenghasilan           rendah.        Dalam       berdasarkan       5    (lima)       Pilar   Utama     Keuangan
pelaksanaannya,               BTN          memastikan         kepatuhan           Berkelanjutan BTN, sebagai berikut:

Pilar Utama Keuangan Berkelanjutan BTN


                                                                Keuangan Berkelanjutan
         5 Pilar BTN




                                                                                                                  Tanggung
                                                   Prosedur dan         Sumber Daya                                 Jawab
                                  Produk                                                     Teknologi
                                                    Kebijakan             Manusia                                 Sosial dan
                                                                                                                 Lingkungan




                                                    Memastikan                                                   Melaksanakan
                                                                         Meningkatkan        Memperluas
                              Mendorong               prosedur,                                                   serangkaian
                                                                           kapasitas        aplikasi secara
                            pengembangan           kebijakan, dan                                                program yang
         Deskripsi




                                                                          SDM dalam          digital untuk
                           produk dan/ atau         mitigasi risiko                                                berkenaan
                                                                          mendukung          mendukung
                           jasa sesuai aspek        dilaksanakan                                                      dengan
                                                                         implementasi      pengembangan
                            ekonomi, sosial,      dengan standar                                                   lingkungan
                                                                           keuangan        produk dan/atau
                            dan lingkungan        produk dan/atau                                                   dan sosial
                                                                         berkelanjutan        jasa Bank
                                                      jasa Bank                                                 kemasyarakatan




                                                            Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  31
Page 32
                                                                           Manajemen Lingkungan        Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                               Berkelanjutan           dan Kesejahteraan Pegawai




RAKB memberikan arahan strategis bagi BTN dalam                   mengintegrasikan       pengelolaan      risiko   ESG   dalam
mengembangkan          portofolio    pembiayaan        untuk      kegiatan usaha Bank.
kegiatan   usaha     berkelanjutan      serta   perubahan-
perubahan yang akan dilakukan Bank dalam proses                   BTN telah melaksanakan sejumlah program RAKB 2024,
bisnis dan manajemen risiko. Perubahan yang dicapai               sebagai berikut:
merupakan perubahan yang relevan dalam rangka

Program RAKB BTN 2024


                              Nama Program                                           Satuan Kerja Pelaksana Program

 Pilar Produk

 Pembiayaan Pembangunan Rumah Rendah Emisi                                      Commercial Banking, Subsidized Mortgage,
                                                                                dan Mortgage & Secure Loan

 Pembiayaan Pembangunan Perumahan dengan Panel Surya untuk                      Corporate Banking
 Energi Berkelanjutan

 Pembiayaan Pembangunan Perumahan dengan Akses Layanan                          Corporate Banking
 Esensial

 Penyaluran Kredit untuk Proyek Sistem Penyediaan Air Minum                     Corporate Banking

 Penyaluran Kredit untuk Pengelolaan Sumber Daya Hayati dan                     Corporate Banking
 Penggunaan Lahan Berkelanjutan

 Penyaluran Kredit untuk Proyek Efisiensi Energi                                Corporate Banking

 Konstruksi Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN)                         Corporate Banking

 Pelaksanaan Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)                           Corporate Banking

 Penyaluran Kredit untuk Pengembangan Energi Terbarukan                         Corporate Banking

 Penyaluran Sustainability Linked Syndicated Loan untuk Proyek                  Financial Institution & Capital Market
 Berkelanjutan

 Pilar Prosedur dan Kebijakan

 Pemantauan dan Implementasi Peta Jalan ESG                                     Enterprise & ESG Risk Management

 Program Penyuluh Antikorupsi (PAKSI)                                           Compliance & Governance

 Pelaksanaan Pemeringkatan ESG                                                  Enterprise & ESG Risk Management dan
                                                                                Compliance & Governance

 Pemenuhan Sertifikasi Internal Audit                                           Internal Audit

 Pemenuhan Kebijakan Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI)                 Human Capital Strategy

 Sosialisasi Pemenuhan Persyaratan Mitra terkait ESG                            Procurement & Fixed Asset Management

 Pembangunan Green Building Menara 2 BTN                                        Procurement & Fixed Asset Management

 Pengurangan Beban Listrik Kantor BTN                                           Procurement & Fixed Asset Management

 Pengurangan BBM dengan Kendaraan Dinas Listrik                                 Procurement & Fixed Asset Management

 Peningkatan Privasi Data dan Keamanan Siber                                    Compliance & Governance




32              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
            Pengembangan dan               Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
         Pemberdayaan Masyarakat            Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                            Nama Program                                           Satuan Kerja Pelaksana Program

Pilar Sumber Daya Manusia

Pelaksanaan Mini MBA in Property dan School Property of Developer           Investor Relations & Research

Program BTN Santri Developer Kebangsaan                                     Investor Relations & Research

Seminar di Bidang Properti kepada Universitas, Asosiasi, dan Lembaga        Investor Relations & Research

Keterlibatan Karyawan dalam Program ESG Recycle Uniform (Re-Uni)            Human Capital Strategy

Pelatihan Perhitungan Emisi Karbon dari Sektor Keuangan                     Enterprise & ESG Risk Management

Pelatihan Pemahaman ESG kepada Pegawai                                      Learning Management

Pelatihan Karyawan terkait Climate Risk Stress Test (CRST)                  Learning Management

Literasi Properti dan Lokakarya                                             Investor Relations & Research

Pilar Teknologi

Layanan Pembayaran Digital Berbasis QR Code untuk Transaksi Lintas          Digital Banking Product Development
Negara

Layanan Digital untuk UKM melalui Fitur Transaksi Perbankan                 Digital Banking Product Development

Layanan Pengajuan Kredit melalui BTN Properti                               Digital Banking Product Development

Digitalisasi End-to-End Procurement                                         Procurement & Fixed Asset Management

Pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Pembangunan Taman Hijau dan Area Bermain di Wilayah Sekitar                 Corporate Secretary
Menara BTN

Sosialisasi dan Pilah Sampah di Lingkungan Perumahan BTN                    Corporate Secretary

Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dan Rumah Sehat                         Corporate Secretary

Pembangunan Sarana Air Bersih, MCK, dan Sanitasi Sehat                      Corporate Secretary

Penanaman Pohon di Ruang Terbuka Hijau dan Fasilitas Umum                   Corporate Secretary

Dukungan Pelatihan UMKM untuk Go Digital                                    Corporate Secretary

Pelatihan Milenial Menjadi Developer Muda BTN                               Corporate Secretary

Pembangunan Taman Bacaan untuk Pemberantasan Buta Huruf                     Corporate Secretary

Pemberian Beasiswa bagi Pelajar dan Mahasiswa dari Keluarga Tidak           Corporate Secretary
Mampu

Dukungan dan Kerja Sama dengan Mitra untuk Pembangunan Bank                 Corporate Secretary
Mini

Pelatihan dan Penyediaan Sarana Prasarana untuk Pemberdayaan                Corporate Secretary
UMKM

Running for Purpose pada BTN Jakarta International Marathon                 Corporate Secretary




                                           Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       33
Page 34
                                                                         Manajemen Lingkungan         Dukungan Pengembangan
                   Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                             Berkelanjutan            dan Kesejahteraan Pegawai




Komitmen BTN pada Prinsip Perbankan Bertanggung Jawab

BTN telah menjadi penandatangan resmi Prinsip Perbankan Bertanggung
Jawab PBB (UN Principles for Responsible Banking), sebuah kerangka kerja
tunggal untuk industri perbankan berkelanjutan yang dikembangkan
melalui kemitraan antara bank-bank di seluruh dunia dan United Nations
Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI). Prinsip-Prinsip ini
merupakan kerangka kerja utama untuk memastikan bahwa strategi dan
praktik bank sejalan dengan visi masyarakat yang ditetapkan untuk masa
depan melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs) dan Paris
Agreement.


Sebagai Bank BUMN pertama di Indonesia yang menerapkan Prinsip PRB,
BTN berkomitmen untuk terus memperkuat strategi keberlanjutannya
dengan mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam inti bisnis Bank.
Hal ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung inovasi dan
inisiatif dalam mewujudkan perkembangan keuangan berkelanjutan. BTN
mengadopsi 6 (enam) prinsip utama PRB yang menjadi pedoman dalam
operasional dan pengambilan keputusan, sebagai berikut:

Prinsip Utama PRB



               Prinsip 1:                                                          Prinsip 4:
               Penyelarasan                                                        Pemangku Kepentingan

               BTN akan menyelaraskan strategi bisnisnya                           BTN akan secara proaktif dan bertanggung
               untuk    memastikan       konsistensi  dan                          jawab melakukan konsultasi, keterlibatan,
               kontribusi terhadap kebutuhan individu                              serta   bermitra   dengan      pemangku
               serta tujuan masyarakat, sesuai dengan                              kepentingan yang relevan untuk mencapai
               Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/                              tujuan masyarakat.
               SDGs), Paris Agreement, dan kerangka
               kerja nasional serta regional yang relevan.


               Prinsip 2:                                                          Prinsip 5:
               Dampak dan Penetapan Target                                         Tata Kelola dan Budaya

               BTN akan terus meningkatkan dampak                                  BTN      akan        mengimplementasikan
               positif sekaligus mengurangi dampak                                 komitmennya terhadap prinsip-prinsip ini
               negatif serta mengelola risiko terhadap                             melalui tata kelola yang efektif dan budaya
               masyarakat dan lingkungan yang timbul                               perbankan yang bertanggung jawab.
               akibat kegiatan, produk, dan layanan Bank.
               Oleh karena itu, BTN akan menetapkan
               dan mempublikasikan target-target yang
               memungkinkan memberikan dampak
               paling signifikan.


               Prinsip 3:                                                          Prinsip 6:
               Klien dan Pelanggan                                                 Transparansi dan Akuntabilitas

               BTN akan bekerja secara bertanggung                                 BTN akan secara berkala meninjau
               jawab dengan klien dan nasabah BTN untuk                            pelaksanaan prinsip-prinsip ini, baik
               mendorong praktik-praktik berkelanjutan                             secara individu maupun kolektif, serta
               serta mendukung kegiatan ekonomi yang                               tetap transparan dan bertanggung jawab
               menciptakan kemakmuran bersama bagi                                 atas dampak positif dan negatif, serta
               generasi sekarang dan yang akan datang.                             kontribusi BTN terhadap tujuan-tujuan
                                                                                   masyarakat.




34            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
              Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Untuk     memastikan    penerapan       Prinsip      Perbankan     3 (pilar) pilar utama pembangunan berkelanjutan, yaitu
Bertanggung Jawab (PRB) berjalan efektif, BTN telah                ekonomi, lingkungan, dan sosial, serta memberikan
melakukan analisis dampak awal pada portofolio                     dasar yang kuat untuk mengintegrasikan keberlanjutan
konsumer     dan     berkomitmen       menyusun        laporan     ke dalam strategi bisnis bank.
PRB pertama dalam 18 (depalan belas) bulan sejak
penandatanganan.       Selain   itu,    BTN    menetapkan          Pendekatan ini diperkuat dengan penggunaan UNEP FI
target spesifik untuk area dampak utama yang telah                 Portfolio Impact Analysis Tools, yang memungkinkan
diidentifikasi sebagai prioritas keberlanjutan.                    BTN menetapkan prioritas secara kontekstual dengan
                                                                   memanfaatkan keterkaitan dengan berbagai topik
BTN Impact Radar                                                   keberlanjutan. Alat ini membantu BTN mengintegrasikan
                                                                   langkah strategis yang terukur untuk mengelola
BTN memahami pentingnya mengevaluasi dampak                        dampak positif dan memitigasi dampak negatif.
sosial,   ekonomi,    dan   lingkungan        dari     aktivitas   Selain itu, Impact Radar dan alat analisis portofolio ini
keuangannya dalam penerapan Prinsip Perbankan                      menjadi pijakan utama bagi pengembangan panduan
Bertanggung jawab. Dengan mengadopsi kerangka                      manajemen dampak yang komprehensif, memastikan
kerja Impact Radar yang dikembangkan UNEP FI, BTN                  setiap langkah sejalan dengan upaya global dalam
dapat mengidentifikasi dan mengelola dampak positif                mendukung pencapaian SDGs.
maupun negatif secara holistik. Kerangka ini mencakup




                                               Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       35
Page 36
                                                                                  Manajemen Lingkungan           Dukungan Pengembangan
                             Tentang Laporan                  Profil BTN
                                                                                      Berkelanjutan              dan Kesejahteraan Pegawai




BTN Impact Radar
                                                          y
                                                    it ke
                                                Cred ive
                                                       t
                                                 nega rea
                                                     ct a
                                                impa
                             y
                 key edit ke
                    imp ve
                         act
                        ati

                         a
                     are
                    neg
                    Cr




                                                                                                                                Credit
                                                                                                                                 positiv
                                                                                                                                  impac
                  e
                 t
          positiv
          impac
          Credit




                                                                                                                                       key
                                                                                                                                         e
                                                                                                                                         t




         C
           re
        po di
               t                                                                                 key
      im sit ke                                                                              dit
        pa ive y                                                                         Cre tive &
                                                                                              i
            ct                                                                            pos ative
                                                                                            neg t Area
                                                                                                ac       y
                                                                                           imp ing ke
                                                                                             Sav sitive
                                                                                                  o         a
                                                                                                p       are
                                                                                                    act
                                                                                              imp




BTN Impact Radar menggambarkan hasil analisis                              Bank. Analisis ini mengidentifikasi 2 (dua) area utama
yang didukung oleh UNEP FI Portfolio Impact Analysis                       dengan dampak signifikan, yaitu keuangan dan
Tools, terutama terhadap area dan topik dampak                             perumahan, yang menjadi prioritas strategis bagi BTN
yang relevan dengan portofolio BTN, seperti sektor                         dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
perumahan         dan            keuangan.     BTN   menggunakan
pendekatan ini untuk mengevaluasi dampak dari                              Pada area Keuangan, analisis menunjukkan bahwa
kegiatan keuangannya, dengan fokus pada portofolio                         BTN   telah   berhasil         mendorong   inklusi     keuangan
konsumer yang mencakup 70% dari total portofolio                           dengan mendukung pembiayaan bagi masyarakat




36                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 37
            Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk         Integritas Tata Kelola
         Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                 Keberlanjutan




berpenghasilan   rendah.    Komitmen       ini   tercermin      mendukung stabilitas kehidupan keluarga dan ekonomi
dari alokasi 59% portofolio Kredit Pemilikan Rumah              masyarakat produktif. Selain itu, BTN juga menunjukkan
(KPR) untuk KPR bersubsidi. Melalui langkah ini, BTN            komitmen      terhadap       inklusi   gender,   dengan   31%
memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada                    pembiayaan KPR dialokasikan kepada perempuan,
seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok                  sebagai upaya mendorong kesetaraan gender dalam
rentan, sehingga turut memperkuat stabilitas sosial             akses perumahan.
dan ekonomi di berbagai wilayah.
                                                                BTN menganalisis kontribusi aktivitasnya terhadap
Di sisi lain, pada area Perumahan, BTN memiliki                 pencapaian       SDGs       melalui    pendekatan    impact
peran penting dalam meningkatkan akses terhadap                 analysis. Proses ini tidak hanya membantu BTN dalam
perumahan    layak.   Sebanyak     61%     penerima    KPR      meningkatkan dampak positif dan memitigasi dampak
BTN berada di daerah pedesaan, wilayah yang                     negatif, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai
membutuhkan perhatian lebih dalam akses terhadap                bank yang bertanggung jawab dan berkomitmen
perumahan. Kelompok penerima manfaat didominasi                 terhadap pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan
oleh usia produktif, yakni 68,12% berusia antara 30             hasil impact analysis, BTN mendukung beberapa SDGs
hingga 60 tahun, yang sejalan dengan misi BTN dalam             utama, termasuk:

Impact Analysis BTN pada Tujuan SDGs



                           Tujuan ke-5:
                           Mendorong kesetaraan gender dengan memberikan akses keuangan yang
                           inklusif bagi perempuan melalui produk dan layanan yang dirancang khusus.




                           Tujuan ke-8:
                           Mendukung penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi dengan
                           menyediakan pembiayaan yang terjangkau.




                           Tujuan ke-9:
                           Berkontribusi pada pengembangan infrastruktur perumahan dan inovasi
                           yang mendukung keberlanjutan.




                           Tujuan ke-10:
                           Memprioritaskan pembiayaan kepada masyarakat berpenghasilan rendah,
                           khususnya di pedesaan.




                           Tujuan ke-11:
                           Memberikan akses perumahan layak dan terjangkau untuk pengembangan
                           komunitas yang aman dan berkelanjutan.




                                            Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            37
Page 38
                                                                           Manajemen Lingkungan        Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                               Berkelanjutan           dan Kesejahteraan Pegawai




Penghargaan Selama Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, BTN berhasil meraih berbagai                antaranya terkait dengan kinerja dan upaya BTN dalam
penghargaan       yang     mencerminkan        pencapaian         bidang Environmental, Social, and Governance (ESG),
dan komitmennya dalam berbagai bidang. Rincian                    yang menunjukkan dedikasi BTN dalam mendukung
lengkap   mengenai       penghargaan      tersebut    dapat       keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Beberapa
ditemukan dalam Laporan Tahunan BTN. Di antara                    penghargaan ESG yang diraih antara lain:
penghargaan yang berhasil diperoleh, beberapa di




29 Mei      Penghargaan:                                                 21 Juni      Penghargaan:

 2024       •     Transparansi Penurunan Emisi                             2024       •   ●Best ESG Investing Innovation
                  Korporasi Kategori GREEN ELITE                                      •   Best ESG Reporting & Transparency
            •     Transparansi Perhitungan Emisi                                      •   Best Sustainable Finance
                  Korporasi Kategori PLATINUM PLUS                                        Leadership
            Acara:                                                                    •   Best Integrated ESG Champion in
            Transparansi Penurunan Emisi Korporasi                                        Risk Management (Wilson Arafat)
            Terbaik 2024                                                              Acara:
            Penyelenggara:                                                            ESG Initiatives Awards (EIA) 2024
            Bumi Global Karbon Foundation                                             Penyelenggara:
            Skala:                                                                    ESG Initiatives Award
            Nasional                                                                  Skala:
                                                                                      Nasional




           6 Juli 2024
           Penghargaan:
           ASEAN Risk Champion
           Acara:
           ASEAN Risk Award 2024
           Penyelenggara:
           ASEAN Risk Award
           Skala:
           Internasional




38              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
              Pengembangan dan                   Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat                Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                17 Oktober            Penghargaan:
                      2024            Bank Pionir Pembiayaan
                                      Rumah Rendah Emisi
                                      Acara:
                                      Detikcom Award 2024
                                      Penyelenggara:
                                      Detikcom
                                      Skala:                             24 Okto-          Penghargaan:
                                      Nasional                           ber 2024          Mortgage Product of The Year -
                                                                                           ESG Rumah Rendah Emisi - Best
                                                                                           ESG Initiatives
                                                                                           Acara:
                                                                                           Global Retail Banking Innovation
                                                                                           Award 2024
                                                                                           Penyelenggara:
                                                                                           Global Retail Awards 2024
                                                                                           Skala:
                                                                                           Internasional




                                                                06 November                Penghargaan:
                                                                       2024                Gold Rank
                                                                                           Acara:
                                                                                           ASRRAT 2023
                                                                                           Penyelenggara:
                                                                                           National Center for Corporate
                                                                                           Reporting (NCCR)
                                                                                           Skala:
27 September
                        Penghargaan:                                                       Nasional
        2024
                        Penghargaan kreatif untuk
                        kategori keberlanjutan dan
                        kreativitas lingkungan
                        Acara:
                        IDEAward                                29 November                Penghargaan:
                        Penyelenggara:                                                     Leadership AA
                                                                       2024
                        IDEAward                                                           Acara:
                        Skala:                                                             ESG Disclosure Transparency
                        Nasional                                                           Awards 2023
 18 Juli 2024                                                                              Penyelenggara:
                                                                                           Investortrust
 Penghargaan:                    Penyelenggara:                                            Skala:
 Best Bank for Diversity         Euromoney                                                 Nasional
 Equity and Inclusion            Skala:
 Acara:                          Internasional
 Euromoney Award 2024

                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           39
Page 40
                                                                          Manajemen Lingkungan   Dukungan Pengembangan
                    Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                              Berkelanjutan      dan Kesejahteraan Pegawai




BTN dan Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB/SDGs)


Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs)
yang diinisiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
pada tahun 2015 mencakup 17 tujuan dan 169 target
yang bertujuan mendorong keberlanjutan secara
global melalui integrasi aspek ekonomi, sosial, dan
lingkungan.




Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pencapaian TPB/
SDGs melalui penerbitan Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017.
Dalam konteks ini, BTN berkontribusi terhadap tujuan ke-11 TPB/SDGs
dengan mendukung penyediaan pembiayaan perumahan (KPR) guna
membangun kota dan pemukiman yang layak, aman, dan terjangkau
sebelum tahun 2030.


Kontribusi BTN tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang
No. 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan
Kawasan Permukiman. Melalui produk pembiayaan tersebut, BTN
tidak hanya membantu mengatasi tantangan keberlanjutan, tetapi
juga memperkuat resiliensi bisnis terhadap risiko yang berkaitan
dengan keberlanjutan, sekaligus mendukung program pemerintah
membangun 3 (tiga) juta rumah dan program pembangunan nasional
lainnya yang inklusif dan berkelanjutan.


KPR BTN Sejahtera, Keluarga Bahagia Kehidupan Sejahtera

KPR BTN Sejahtera merupakan KPR bersubsidi dengan skema Fasilitas
Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diselenggarakan oleh
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik
Indonesia untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program
ini menawarkan suku bunga yang sangat rendah dan cicilan yang
terjangkau untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun sejahtera.
Sebagai salah satu mitra penyalur, BTN turut mendukung implementasi
program ini melalui produk KPR Sejahtera FLPP BTN, yang menawarkan
berbagai keunggulan, antara lain:




 40            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
   Pengembangan dan                  Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
Pemberdayaan Masyarakat               Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                          Uang muka ringan,
                                  mulai dari



                                  1%
                                                                                 Jangka waktu
                                                                                     hingga


                                                                                    20
                                                                                   tahun




         Bebas premi
       asuransi dan PPN
                                                                                              Suku bunga
                                                                                              tetap sebesar



                                                                                               5%
           Subsidi bantuan
         uang muka sebesar



Rp10.000.000*
           (khusus rumah tapak)




                                        Jaringan kerjasama
                                         yang luas dengan
                                        developer di seluruh
                                               Indonesia




                                     Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       41
Page 42
                                                                          Manajemen Lingkungan        Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                              Berkelanjutan           dan Kesejahteraan Pegawai




Kontribusi KPR BTN Sejahtera pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan



            Menjadikan kota dan permukiman                                    Menjamin ketersediaan serta
            inklusif, aman, tangguh, dan                                 pengelolaan air bersih dan sanitasi
            berkelanjutan                                                 yang berkelanjutan untuk semua

     Menyediakan KPR bagi Masyarakat Berpenghasilan                  Penyediaan rumah yang layak huni dilengkapi
     Rendah (MBR) tanpa membedakan latar belakang
                                                                     dengan fasilitas sanitasi dasar seperti Mandi, Cuci,
     suku, agama, ras, atau lainnya. Pengembangan
                                                                     Kakus (MCK). Fasilitas ini bertujuan mendorong
     perumahan mengedepankan prinsip inklusivitas,
                                                                     perilaku hidup bersih di kalangan penghuni,
     memastikan lingkungan permukiman terbuka bagi
     semua golongan. Dengan pendekatan ini, diharapkan               sehingga tercipta lingkungan yang mendukung
     KPR BTN Sejahtera dapat mempertahankan rasa                     peningkatan kesehatan masyarakat secara
     kebersamaan,     keamanan,   serta  ketangguhan,                                                       keseluruhan.
     sehingga mampu terus berkembang secara
     berkelanjutan bersama para penghuninya.



                                                          KPR BTN
                                                         Sejahtera
            Menjamin akses energi yang                                       Mengurangi kesenjangan intra
            terjangkau, andal, berkelanjutan,                                            dan antarnegara
            dan modern untuk semua
                                                                     Program ini berkontribusi dalam mengurangi backlog
     Penyediaan rumah dilengkapi dengan sumber                       perumahan dengan menggandeng pengembang
     penerangan berbasis energi listrik dengan tarif                 di seluruh Indonesia. Persyaratan kepemilikan
     langganan yang terjangkau. Penyesuaian tarif ini                dirancang     untuk    memudahkan     masyarakat,
     dirancang sesuai dengan kemampuan masyarakat                    termasuk pembebasan premi asuransi dan PPN,
     berpenghasilan rendah (MBR), sehingga mendukung                 subsidi bantuan uang muka sebesar Rp10.000.000
     kebutuhan dasar energi tanpa membebani penghuni.                khusus untuk rumah tapak, uang muka ringan mulai
                                                                     dari 1%, suku bunga tetap sebesar 5%, serta tenor
                                                                                            pembiayaan hingga 20 tahun.




Selain pencapaian TPB melalui produk KPR, BTN                    kegiatan tahun 2024 ini terangkum lengkap dalam
turut mendukung pencapaian TPB secara langsung                   setiap topik material pada Laporan Keberlanjutan
maupun tidak langsung dengan pelaksanaan aktivitas               Tahun 2024 yang dimana garis besarnya diilustrasikan
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Semua               pada tabel di bawah ini:

Kontribusi Keberlanjutan BTN Tahun 2024 pada SDGs


               TPB                                                         Kontribusi BTN

                Tanpa                  •   BTN memiliki Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), Kredit Usaha
                Kemiskinan                 Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
                                       •   BTN melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni dan rumah sehat.




                Tanpa Kelaparan        BTN telah menyalurkan kredit ke sektor-sektor ekonomi utama termasuk peternakan
                                       dan perikanan.




42             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
   Pengembangan dan              Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
Pemberdayaan Masyarakat           Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




     TPB                                                      Kontribusi BTN

      Kehidupan Sehat      •   Memfasilitasi medical check up secara berkala dan layanan pengobatan.
      dan Sejahtera        •   Mempromosikan work life balance dengan peresmian BTNers Club, yang terdiri
                               dari 26 (dua puluh enam) komunitas pegawai dalam bidang olahraga, seni,
                               dan kerohanian.


      Pendidikan           •   Program pembangunan taman bacaan untuk pemberantasan buta huruf.
      Berkualitas          •   Program pendidikan beasiswa pegawai S1 S2 baik dalam negeri maupun luar
                               negeri.
                           •   Pemberian beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu.



      Kesetaraan           BTN membuka kesempatan yang luas bagi perempuan untuk berkarya dan
      Gender               berkarier melalui program Women Talent.




      Air bersih dan       Melalui berbagai program pembiayaan perumahan, BTN turut menyediakan
      Sanitasi Layak       akses/ketersediaan air bersih dan sanitasi yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik
                           rumah. Penyediaan air bersih dan sanitasi juga menjadi salah satu Program TJSL
                           BTN, terutama pada saat musim kemarau.


      Energi Bersih dan    •   BTN menerapkan Earth Hour untuk meningkatkan kesadaran terhadap energi.
      Terjangkau           •   Penggunaan panel surya pada tujuh kantor BTN.
                           •   Penggunaan 36 unit kendaraan listrik (EV) untuk operasional.
                           •   Pembangunan 2 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Menara
                               BTN dan Menara 2 BTN.

      Pekerjaan            •   Pelatihan dan Penyediaan Sarana dan Prasarana untuk Pemberdayaan UMKM.
      Layak dan            •   Program Pelatihan Milenial Menjadi Developer Muda BTN.
      Pertumbuhan          •   Program Pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan.
      Ekonomi              •   Program Pelatihan Mini MBA in Property dari Housing Finance Center (HFC) BTN.


      Industri, Inovasi,   •   Memberikan akses kepada pelaku usaha skala kecil terhadap jasa keuangan
      dan Infrastruktur        melalui Program Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui
                               Kredit Usaha Mikro dan Kecil (KUMK) BTN, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program
                               Pendanaan UMK, Kredit Linkage BTN.
                           •   Penyediaan kredit kategori kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB).
                           •   Pembangunan Green Building Menara 2 BTN.

      Berkurangnya         •   Menjunjung tinggi kesetaraan dan lingkungan kerja yang aman dengan
      Kesenjangan              penerapan Respectful Workplace Policy dan prinsip Diversity, Equity, and
                               Inclusion.
                           •   Keberadaan BTN yang tersebar ke seluruh pelosok Indonesia membuka
                               lapangan kerja dan membantu warga setempat. Dengan demikian,
                               kesenjangan pendapatan antar-penduduk yang selama ini menjadi masalah
                               global bisa diperkecil.

      Kota dan             •   Program literasi properti dan workshop.
      Pemukiman yang       •   Implementasi program pembangunan Rumah Rendah Emisi BTN.
      Berkelanjutan




                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       43
Page 44
                                                                Manajemen Lingkungan   Dukungan Pengembangan
           Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                    Berkelanjutan      dan Kesejahteraan Pegawai




     TPB                                                         Kontribusi BTN

      Konsumsi dan           •   BTN memiliki aplikasi e-Procurement yang mendukung penghematan kertas.
      Produksi yang          •   Penggunaan aplikasi E-MOM untuk manajemen risalah atau notula rapat
      Bertanggung                Direksi.
      Jawab                  •   Penggunaan aplikasi E-RKK untuk manajemen risalah atau notula rapat Komite
                                 Kredit.
                             •   Penggunaan fitur paperless pada aplikasi balé by BTN, BTN Properti, dan
                                 aplikasi penunjang operasional dan layanan jasa keuangan lainnya yang turut
                                 mengurangi penggunaan kertas.

      Penanganan             •   BTN memberikan pembiayaan rumah rendah emisi dengan menggunakan
      Perubahan Iklim            material ramah lingkungan.
                             •   BTN menerapkan Green Office di Gedung Kantor Pusat dan ikut serta dalam
                                 Earth Hour untuk meningkatkan kesadaran terhadap energi.
                             •   Program penanaman pohon (1 Rumah 1 Pohon).
                             •   Penggunaan panel surya pada tujuh kantor BTN.
                             •   Penggunaan 36 unit kendaraan listrik (EV) untuk operasional.
                             •   Pembangunan 2 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Menara
                                 BTN dan Menara 2 BTN.

      Ekosistem Laut         •   Berkomitmen untuk berperan aktif dalam upaya melestarikan sumber daya
                                 kelautan dan samudra untuk pembangunan berkelanjutan.
                             •   Melepas 1.000 ekor tukik untuk dikembalikan ke habitat aslinya.
                             •   Penanaman 3.200 pohon mangrove.


      Ekosistem              •   Program penanaman pohon.
      Daratan                •   BTN menetapkan pemenuhan AMDAL dalam pembangunan perumahan.
                             •   BTN melakukan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon di sekitar
                                 perumahan yang dibiayai oleh Bank.


      Perdamaian,            •   Pengisian Pakta Integritas oleh seluruh pegawai sesuai nilai-nilai Code of
      Keadilan, dan              Conduct.
      Kelembagaan            •   Rekrutmen pegawai penyandang disabilitas dilakukan dengan tetap
      yang Tangguh               mengedepankan kesetaraan dan keadilan dalam pemenuhan hak-hak
                                 pegawai.

      Kemitraan untuk        •   BTN merupakan anggota dari Task Force on Climate-related Financial
      Mencapai Tujuan            Disclosure.
                             •   BTN merupakan anggota dari United Nations Environment Programme Finance
                                 Initiative (UNEP FI).
                             •   BTN merupakan anggota dari Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI).
                             •   BTN merupakan anggota Asian Venture Philanthropy Network (AVPN).




44   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 45
   Pengembangan dan       Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
Pemberdayaan Masyarakat    Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   45
Page 46
Tentang Laporan




48   Standar Penyusunan Laporan
49   Proses Penentuan Konten Laporan
51   Penjaminan Eksternal
51   Umpan Balik
52   Kontak Terkait Laporan
Page 47

          
Page 48
                          Tentang Laporan                                     Manajemen Lingkungan      Dukungan Pengembangan
                                                      Profil BTN
                                                                                  Berkelanjutan         dan Kesejahteraan Pegawai




Tentang Laporan
Sejak tahun 2009, BTN konsisten menerbitkan Laporan                  Pada regulasi yang sama, Laporan Keberlanjutan
Keberlanjutan setiap tahunnya. Laporan Keberlanjutan                 didefinisikan      sebagai   laporan   yang   diumumkan
Tahun 2024 menyajikan kinerja operasional Bank                       kepada masyarakat yang memuat kinerja ekonomi,
yang meliputi Kantor Pusat, Kantor Wilayah,                 dan      keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu LJK,
Kantor Cabang di Indonesia selama periode 1 Januari                  Emiten, dan Perusahaan Publik dalam menjalankan
hingga 31 Desember 2024, selaras dengan Laporan                      bisnis berkelanjutan. Selain berpedoman pada POJK
Keuangan Konsolidasi per 31 Desember 2024. Laporan                   No. 51/POJK.03.2017, penyusunan Laporan Keberlanjutan
ini merupakan edisi ke-16 yang melanjutkan edisi                     BTN berpedoman pada Surat Edaran Otoritas Jasa
sebelumnya yang diterbitkan pada Februari 2024, dan                  Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk
berhasil meraih penghargaan Gold Rank pada ASRRAT                    dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan
2023. [GRI 2-2, 2-3]                                                 Publik. Berdasarkan Surat Edaran OJK ini, perusahaan
                                                                     publik diwajibkan untuk melaporkan Tanggung Jawab
Penyusunan             Laporan   Keberlanjutan    yang     rutin     Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Laporan Tahunan
dilaksanakan oleh BTN mencerminkan komitmen dan                      atau dokumen terpisah seperti Laporan Keberlanjutan.
kepatuhan BTN terhadap regulasi, terutama Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017                    BTN telah menjamin bahwa data dan informasi
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                        dalam laporan ini telah disajikan dengan akurat
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan                        sesuai dengan prinsip-prinsip pelaporan yang baik.
Publik. Sesuai dengan yang tercantum pada Pasal                      Apabila terdapat perbedaan data atau informasi
10, Regulasi ini mewajibkan penyusunan Laporan                       dari laporan sebelumnya, seperti akibat perubahan
Keberlanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK),                      metode pengukuran, penanda *disajikan kembali akan
Emiten, dan Perusahaan Publik. Hal ini juga menjadi                  digunakan untuk memberikan kejelasan. [GRI 2-4]
bukti inisiatif BTN dalam memulai penerbitan Laporan
Keberlanjutan jauh sebelum penetapan regulasi.




Standar Penyusunan Laporan                                                           [GRI 2-23]




                                                                        Standar Global                  Sustainability
                                                                        Reporting Initiative            Accounting Standard
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                           (GRI)                           Board (SASB)
      No. 51/ POJK.03/2017 tentang Penerapan
      Keuangan berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
      Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
      dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
      No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
      Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan                             International Financial Reporting Standards
      Publik.                                                            (IFRS) S1 dan S2




 48                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
              Pengembangan dan              Pelayanan Prima untuk            Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat           Kepuasan Nasabah                    Keberlanjutan




BTN    menggunakan       sejumlah    kebijakan,   standar,      Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan dalam dua
dan inisiatif sebagai acuan dan kerangka pelaporan              bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
dalam     penyusunan     Laporan     Keberlanjutan   yang       Data keuangan yang termuat dalam laporan ini telah
menyampaikan kinerja ekonomi, keuangan, sosial,                 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik sebagai bagian
dan lingkungan hidup beserta dampaknya. Langkah                 dari proses Laporan Tahunan BTN. Seluruh informasi
ini mencerminkan komitmen Bank dalam mendukung                  keuangan disampaikan dalam mata uang rupiah,
pencapaian      Tujuan   Pembangunan        Berkelanjutan       kecuali      dinyatakan        sebaliknya.     Data    kuantitatif
(Sustainable Development Goals/SDGs) yang telah                 disajikan dengan prinsip daya banding (comparability)
diadopsi Indonesia menjadi SDGs Indonesia (http://              untuk minimal dua tahun terakhir, guna memberikan
sdgsindonesia.or.id/). Selain itu, BTN juga telah memulai       kemudahan bagi para pemangku kepentingan dalam
adopsi awal terhadap IFRS S1 dan S2 pada tahun 2024,            menganalisis tren kinerja Bank. Selain versi cetak,
yang meningkatkan transparansi dalam pelaporan                  laporan ini juga tersedia dalam format digital yang
faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta         dapat diakses dan diunduh melalui situs resmi BTN di
mendukung upaya pencapaian SDGs.                                www.btn.co.id.




Proses Penentuan Konten Laporan
Penetapan konten laporan ini dilakukan dengan                   3. Materialitas
mempertimbangkan             kesesuaian    prinsip-prinsip          Mengungkapkan dampak ekonomi, sosial, dan
pelaporan keberlanjutan yang tertuang pada pedoman                  lingkungan yang relevan dengan dampak kegiatan
Standar GRI 2021, yang meliputi:                                    bisnis     Bank,    serta     signifikan   dalam    evaluasi
                                                                    dan pengambilan keputusan para pemangku
1.   Pelibatan Pemangku Kepentingan                                 kepentingan.
     Mengidentifikasi kelompok pemangku kepentingan
     serta memfokuskan pada harapan dan kepentingan             4. Kelengkapan
     masing-masing kelompok yang terkait dengan                     Mengungkapkan             semua     aspek     keberlanjutan
     kegiatan bisnis Bank.                                          yang material beserta batasannya yang relevan
                                                                    sehingga para pemangku kepentingan dapat
2. Konteks Keberlanjutan                                            mengevaluasi kinerja keberlanjutan Bank dalam
     Mengungkapkan       kinerja    dan   dampak       dari         periode pelaporan.
     operasional Bank dalam konteks keberlanjutan yang
     meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.            Proses penentuan konten Laporan Keberlanjutan Bank,
                                                                yang mencakup keempat langkah penetapan konten
                                                                laporan dan prinsip pelaporan keberlanjutan sesuai
                                                                Pedoman Standar GRI, tergambar dari bagan alur
                                                                berikut ini.




                                            Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                49
Page 50
                       Tentang Laporan                                      Manajemen Lingkungan           Dukungan Pengembangan
                                                    Profil BTN
                                                                                Berkelanjutan              dan Kesejahteraan Pegawai




Proses Penentuan Konten Laporan Keberlanjutan BTN



                 Langkah 1                        Langkah 2                      Langkah 3

                Identifikasi                       Prioritas                          Validasi

                  Konteks
                                                  Meterialitas                   Kelengkapan
                Keberlanjutan




                                         Pelibatan Pemangku Kepentingan




                                                  Langkah 4

                                                   Ulasan

            Konteks Keberlanjutan                   Review                    Pelibatan Pemangku Kepentingan




Pengulasan      konten    laporan    merupakan       langkah           menyertakan data dan informasi untuk beberapa
selanjutnya     yang     bertujuan       untuk   memastikan            tahun sebelum periode pelaporan yang digunakan.
pemenuhan 8 (delapan) prinsip Laporan Keberlanjutan
yang direkomendasikan oleh GRI, mencakup:                          5. Kelengkapan
                                                                       Laporan        harus      memberikan      informasi    yang
1.    Akurasi                                                          cukup untuk memungkinkan penilaian dampak
      Informasi yang disajikan harus akurat dan detail                 perusahaan selama periode pelaporan.
      sehingga dapat digunakan oleh para pemangku
      kepentingan untuk menilai kinerja perusahaan.                6. Konteks Keberlanjutan
                                                                       Informasi yang disajikan harus melaporkan dampak
2. Keseimbangan                                                        dalam konteks pembangunan berkelanjutan yang
      Kinerja perusahaan yang disajikan harus memuat                   lebih luas.
      aspek positif maupun negatif sehingga dapat dinilai
      secara rasional dan menyeluruh.                              7. Ketepatan Waktu
                                                                       Laporan harus diterbitkan secara rutin sehingga
3. Kejelasan                                                           pemangku           kepentingan      dapat      mengambil
      Informasi yang disajikan harus mudah dipahami                    keputusan        secara     tepat   waktu     berdasarkan
      dan terbuka bagi para pemangku kepentingan                       informasi yang tersedia.
      untuk diakses.
                                                                   8. Keandalan
4. Daya Banding                                                        Laporan        harus      memuat    dan     menggunakan
      Informasi yang disajikan harus konsisten dan                     informasi serta proses yang digunakan dalam
      dapat digunakan oleh pemangku kepentingan                        menyiapkan laporan, yang dapat diperiksa dan
      untuk menilai perubahan kinerja yang terjadi pada                mencerminkan           kualitas   dan   materialitas   dari
      Bank dalam jangka waktu tertentu, dapat dengan                   informasi yang disajikan.




 50              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
              Pengembangan dan                   Pelayanan Prima untuk                    Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat                Kepuasan Nasabah                            Keberlanjutan




Penjamin Eksternal                                     [GRI 2-5] [OJK G.1]




Sesuai dengan rekomendasi GRI, serangkaian proses                        penjaminan             tingkat     internasional,    yaitu   standar
penjaminan eksternal (external         assurance) untuk                  AA1000AS v3 dengan nomor lisensi 000-310. Lembaga
Laporan Keberlanjutan ini telah dilaksanakan oleh BTN.                   Penjamin           Eksternal     tidak    terlibat   dalam    proses
Proses ini dinilai penting karena karena melibatkan                      penyusunan Laporan Keberlanjutan Bank. Laporan hasil
pihak ketiga independen yang memiliki kredibilitas                       penjaminan dapat ditemukan pada halaman 302. [GRI
tinggi, sehingga meningkatkan keandalan dan kualitas                     2-5] [OJK G.1]

laporan.   Pemilihan    penjamin     eksternal       dilakukan
dengan memastikan tidak ada benturan kepentingan                         Dewan Komisaris dan Direksi juga melakukan kajian
dengan pihak mana pun.                                                   terhadap laporan ini untuk memastikan seluruh topik
                                                                         material telah tercakup pada laporan. Setelah proses
BTN mempercayakan CBC Global Indonesia sebagai                           tersebut, Dewan Komisaris dan Direksi menyetujui serta
lembaga      penjamin    eksternal    yang         melakukan             menandatangani laporan ini yang tercantum pada
proses penjaminan Laporan Keberlanjutan Tahun                            halaman 14 dan 15. [GRI 2-14]
2024. Lembaga tersebut memiliki sertifikasi standar




Umpan Balik                     [OJK G.2, G.3]




Lembar Umpan Balik tersedia di bagian akhir laporan                      mendatang. Umpan balik yang diterima akan diproses
ini untuk memfasilitasi komunikasi dua arah dengan                       dan ditindaklanjuti oleh Corporate Secretary atau
pembaca dan pengguna Laporan Keberlanjutan BTN.                          melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
Melalui lembar tersebut, diharapkan pembaca dan                          (PPID). Namun, sepanjang tahun 2024, BTN tidak
pengguna laporan dapat menyampaikan umpan balik                          menerima tanggapan dari pemangku kepentingan
berupa masukan, saran, dan opini yang bermanfaat                         terkait Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya.
untuk meningkatkan kualitas pelaporan di masa




                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       51
Page 52
                   Tentang Laporan                                             Manajemen Lingkungan      Dukungan Pengembangan
                                                 Profil BTN
                                                                                   Berkelanjutan         dan Kesejahteraan Pegawai




Kontak Terkait Laporan                                        [OJK G.2, G.3]




Laporan ini ditujukan kepada seluruh pemangku                    ekonomi, dan sosial selama menjalankan aktivitas
kepentingan sebagai dasar penilaian terhadap kinerja             bisnis. BTN memberikan akses informasi yang seluas-
BTN. Melalui laporan ini, para pemangku kepentingan              luasnya terkait Laporan Keberlanjutan kepada seluruh
dapat mengevaluasi bagaimana BTN memenuhi                        pemangku kepentingan, termasuk investor dan pihak
tanggung    jawabnya     dalam       aspek    lingkungan,        lain yang berkepentingan, dengan menghubungi:




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero)
                                                                               Tbk
                                                                               Corporate Secretary Division
                                                                               Menara 2 BTN
                                                                               Jalan H.R. Rasuna Said No. 1
                                                                               Jakarta Selatan, 12980

                                                                               Surel : csd@btn.co.id




     Penggunaan Kertas                         Sebagai bagian dari komitmen BTN terhadap keberlanjutan
                                               dan pelestarian lingkungan, Bank menginformasikan bahwa
     Daur Ulang                                kertas yang digunakan untuk mencetak Laporan Keberlanjutan
                                               ini   sepenuhnya        terbuat       dari   kertas    daur   ulang,   yang
                                               diproduksi melalui proses pengolahan kembali kertas bekas.
                                               Keputusan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung
                                               inisiatif pengurangan penggunaan sumber daya alam dan
                                               meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.


                                               BTN menyadari bahwa industri percetakan dan penggunaan kertas
                                               berkontribusi signifikan terhadap deforestasi dan pencemaran.
                                               Oleh karena itu, Bank berkomitmen untuk mengurangi jejak
                                               karbon dengan menggunakan kertas yang dihasilkan dari bahan
                                               daur ulang. Dengan memilih kertas daur ulang, Bank tidak hanya
                                               mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam baru,
                                               tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi volume sampah
                                               yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Proses pembuatan
                                               kertas daur ulang juga mengurangi konsumsi energi dan air,
                                               serta emisi karbon, menjadikannya pilihan yang lebih ramah
                                               lingkungan dibandingkan dengan penggunaan kertas baru.




52            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
   Pengembangan dan       Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
Pemberdayaan Masyarakat    Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   53
Page 54
Profil BTN




56   Sekilas Tentang BTN
58   Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan
60   Struktur Organisasi
62   Perjalanan Sejarah dan Transformasi BTN
66   Kegiatan Usaha BTN
68   Area Operasional dan Pasar yang Dilayani
70   Rantai Pasokan
73   Perubahan Signifikan
75   Kinerja Ekonomi Tahun 2024
79   Penyaluran Kredit
Page 55

          
Page 56
                                                  Profil BTN              Manajemen Lingkungan      Dukungan Pengembangan
                      Tentang Laporan                                         Berkelanjutan         dan Kesejahteraan Pegawai




Sekilas Tentang BTN
Nama Perusahaan [GRI 2-1] [OJK C.2]
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Alamat Kantor Pusat [GRI 2-1]                                    Deskripsi Merek, Produk, dan Jasa [GRI 2-6] [OJK C.4]
[OJK C.2]                 Menara 2 BTN                           Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank, ruang
Menara BTN                Jl. H.R. Rasuna Said No.1              lingkup kegiatan BTN adalah menjalankan kegiatan
Jl. Gajah Mada No. 1      Jakarta Selatan, 12980                 umum perbankan sesuai dengan undang-undang
Jakarta 10130             Indonesia                              dan peraturan yang berlaku, termasuk melakukan
Indonesia                                                        kegiatan perbankan berdasarkan prinsip syariah.
62-21 6336789
62-21 6346704
www.btn.co.id



Bentuk Hukum [GRI 2-1]                                           Tanggal Pendirian
Perseroan Terbatas (PT)/ Perusahaan Terbuka                      9 Februari 1950
/ Badan Usaha Milik Negara



Bidang Usaha                                                     Jumlah Pegawai
Bank Umum, termasuk melakukan kegiatan                           12.847 orang
perbankan berdasarkan prinsip syariah



Pencatatan di Bursa Efek Indonesia              Kode Saham                          Bursa Saham
17 Desember 2009                                BBTN                                Bursa Efek Indonesia



Kepemilikan Saham [GRI 2-1] [OJK C.3]:


                                                           60,00%                             29,27%         10,73%

  Pemerintah Republik                                                         Publik                         Publik
  Indonesia                                                                   Domestik                       Asing




Perubahan Nama                  Bank didirikan dengan nama “Postspaarbank” pada 1897 dan kemudian diubah
dan Tanggal Efektif             menjadi “Tyokin Kyoku” atau “Kantor Tabungan” pada 1942. Kembali berubah nama
Perubahan Nama                  menjadi “Kantor Taboengan Pos” pada 1945 saat masa kemerdekaan Republik
Perusahaan:                     Indonesia. Pada 9 Februari 1950, Pemerintah Republik Indonesia kembali mengubah
                                namanya menjadi “Bank Tabungan Pos“. Efektif pada tanggal 22 Juni 1963, Bank
                                berubah nama menjadi “Bank Tabungan Negara”. Selanjutnya, pada tahun 1992 resmi
                                menjadi Persero.


 56            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
                 Pengembangan dan                Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
              Pemberdayaan Masyarakat             Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Dasar Hukum Pendirian :           •     Undang-Undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari 1950 tentang
                                        Perubahan Undang-Undang Postspaarbank (Staatblad 1934 No. 653, 1937 No. 176
                                        dan 197, dan 1941 No. 295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun 1950).


                                  •     Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4 Tahun 1963 Tanggal 22
                                        Juni 1963 tentang Perubahan dan Tambahan Undang-Undang No. 36 Tahun 1953
                                        tentang Bank Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).


                                  •     Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian
                                        Bentuk Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).


                                  •     Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli 1992 dibuat di hadapan
                                        Notaris Muhani Salim, S.H., di Jakarta.



Modal Dasar :                     Rp10.239.216.000.000,- (sepuluh triliun dua ratus tiga puluh sembilan miliar dua ratus
                                  enam belas juta rupiah) terbagi atas:
                                  1.    1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal setiap saham sebesar Rp500
                                        (lima ratus rupiah).


                                  2. 20.478.431.999 (dua puluh miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta empat ratus
                                        tiga puluh satu ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah) saham Seri B
                                        dengan nilai nominal setiap saham sebesar Rp500 (lima ratus rupiah).



Modal Ditempatkan dan             Rp7.017.222.206.500 (tujuh triliun tujuh belas miliar dua ratus dua puluh dua juta
Disetor Penuh :                   dua ratus enam ribu lima ratus Rupiah). Merupakan data per 31 Desember 2022.
                                  Sehubungan dengan pelaksanaan aksi korporasi Bank berupa Penambahan Modal
                                  dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) dengan
                                  periode akhir penjatahan penambahan saham pada tanggal 10 Januari 2023.


Skala BTN [GRI 2-6] [OJK C.3]

              Uraian               Satuan                   2024                        2023                          2022

 Total aset                     Jutaan Rupiah             469.614.502                 441.749.737                 402.148.312

 Total ekuitas                  Jutaan Rupiah              32.571.889                   30.479.153                25.909.354

 Total liabilitas               Jutaan Rupiah             407.794.597                  381.164.489               351.376.683

 Dana Syirkah Temporer          Jutaan Rupiah              29.248.016                  27.106.095                 24.862.275

 Jumlah karyawan                Orang                          12.847                       12.045                      11.859

 Jumlah jaringan konvensional   Unit Kantor                        630                         631                           628

 Jumlah jaringan syariah        Unit Kantor                        110                         109                           110

 Jumlah produk/jasa yang        Kategori          4 (empat):                 4 (empat):                  4 (empat):
 disediakan                     Produk/Jasa       1.  KPR dan Perbankan      1.  KPR dan Perbankan       1.  KPR dan Perbankan
                                                      Konsumer                   Konsumer                    Konsumer
                                                  2. Perumahan dan           2. Perumahan dan            2. Perumahan dan
                                                      Perbankan Komersial        Perbankan Komersial         Perbankan Komersial
                                                  3. Perbankan Syariah       3. Perbankan Syariah        3. Perbankan Syariah
                                                  4. Treasury & Asset        4. Treasury & Asset         4. Treasury & Asset
                                                      Management                 Management                  Management

 Pemegang saham terbesar        Persen            Pemerintah RI-60%          Pemerintah RI-60%           Pemerintah RI-60%



                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                57
Page 58
                                                Profil BTN              Manajemen Lingkungan         Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan                                        Berkelanjutan            dan Kesejahteraan Pegawai




Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan                                                       [GRI 2-23] [OJK C.1]




                 “Menjadi Best Mortgage Bank in
     Visi        Southeast Asia pada Tahun 2025”




                 •     Secara aktif mendukung pemerintah
                       dalam memajukan kesejahteraan
                       masyarakat Indonesia melalui kepemilikan
                       rumah.
                 •     Mewujudkan kehidupan yang diimpikan
                       jutaan rakyat Indonesia melalui
                       penyediaan rumah yang layak.

     Misi        •     Menjadi One of Home of Indonesia's Best
                       Talent.
                 •     Meningkatkan shareholder value dengan
                       berfokus pada pertumbuhan profitabilitas
                       yang berkelanjutan sebagai perusahaan
                       blue chip dengan prinsip manajemen
                       risiko yang kokoh.
                 •     Menjadi mitra keuangan bagi para
                       pemangku kepentingan dalam ekosistem
                       perumahan dengan menyediakan solusi
                       menyeluruh dan layanan terbaik melalui
                       inovasi digital.




Peninjauan Visi dan Misi oleh Dewan Komisaris dan Direksi

Peninjauan visi dan misi secara berkala dilakukan              Tahun 2025-2029 serta dimuat dalam Rencana Aksi
oleh Bank untuk memastikan kesesuaiannya dengan                Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2025.
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan
dinamika perubahan yang terjadi. Peninjauan                    Perbedaan signifikan dari visi dan misi sebelumnya
terakhir dilaksanakan pada 27 September 2024                   terletak pada fokus Bank, yang kini tidak hanya
oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Hasil peninjauan             berorientasi pada pembiayaan mortgage, tetapi
tersebut menegaskan bahwa perumusan visi dan                   juga    mencakup     pengembangan         ekosistem
misi yang baru telah sejalan dengan perubahan                  perbankan secara menyeluruh. Dalam hal ini, BTN
kondisi internal maupun eksternal Bank. Perubahan              menetapkan visi baru untuk tahun 2025, yaitu “Mitra
tersebut juga telah diintegrasikan dalam RJPP BTN              Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga
                                                               Indonesia”.




58           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
          Pengembangan dan             Pelayanan Prima untuk         Integritas Tata Kelola
       Pemberdayaan Masyarakat          Kepuasan Nasabah                 Keberlanjutan




Budaya Perusahaan [GRI 2-23]



     Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
     • Memenuhi janji dan komitmen.
     • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan                   Amanah
       tindakan yang dilakukan.
     • Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.




                                                     Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
                                                     • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab
                          Kompeten                      tantangan yang selalu berubah.
                                                     • Membantu orang lain belajar.
                                                     • Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.




     Saling peduli dan menghargai perbedaan.
     • Menghargai setiap orang apapun latar
         belakangnya.
     • Suka menolong orang lain.
                                                                    Harmonis
     • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.




                                                     Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan
                                                     negara.
                                                     • Menjaga nama baik sesama pegawai, pimpinan, BUMN,
                          Loyal                         dan Negara.
                                                     • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
                                                     • Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan
                                                        dengan hukum dan etika.



     Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan
     ataupun menghadapi perubahan.
     • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik.
     • Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti                       Adaptif
        perkembangan teknologi.
     • Bertindak proaktif.



                                                     Membangun kerja sama yang sinergis.
                                                     • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk
                                                       berkontribusi.
                          Kolaboratif                • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai
                                                       tambah.
                                                     • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya
                                                       untuk tujuan bersama.




                                      Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     59
Page 60
                                                    Profil BTN                 Manajemen Lingkungan       Dukungan Pengembangan
                   Tentang Laporan                                                 Berkelanjutan          dan Kesejahteraan Pegawai




Struktur Organisasi
Sesuai dengan keputusan Dewan Komisaris dan Direksi pada                                       Rapat Umum Pemegang Saham
bulan Maret 2024, Bank telah melakukan perubahan pada struktur
organisasinya. Adapun struktur organisasi BTN yang baru adalah
sebagai berikut:




                                                                                                        Direktur Utama
  Dewan
 Pengawas
  Syariah
                                                                                                      Wakil Direktur Utama




                                          Direktur
                                                                                  Direktur                                              Direktur
                       Direktur        Distribution &
                                                                                SME & Retail                     Direktur Finance     Information
                      Consumer          Institutional
                                                                                 Funding                                              Technology
                                          Funding



                                                                                                  SEVP
                                                                 SEVP
                                                                                                 Wholesale
                                                            Digital Business
                                                                                                 Banking



                                                                                                                                            Data
                       Subsidized           Sales &                                   SME         Corporate                             Management
                                                             Digital Banking                                          Treasury
                       Mortgage           Distribution                              Banking        Banking                               & Analytics
                                                                 Product
                                                             Development

                                             Large                                                                     Financial         IT Strategic
                       Mortgage &                                                   Retail        Commercial
                                          Institutional                                                               Institution        Planning &
                      Secured Loan                                                 Funding          Banking
                                            Funding                                                                   & Capital         Development
                                                             Digital Banking
                                                                                                                        Market
                                                                  Sales
                                                                                   Wealth          Wholesale
                                            Mid-size                                                                                         IT
                        Personal                                                 Management       Transaction        Corporate
                                          Institutional                                                                                  Operations
                        Banking                                                                                      Strategy &
                                            Funding
                                                                                                                      Planning

                                                                                                                                             IT
                          Sharia           Regional                                                                   Finance &           Security
                         Banking            Officer                                                                  Accounting


                     • Sharia Branch   • Branch Office                                                                 Investor
                       Office          • Priority Banking                                                            Relations &
                                                                                                                      Research




                          Asset &                                   Risk           Human
                                           IT Steering                                           Credit Policy       Credit            Business
                          Liability                              Management        Capital
                                           Committee                                             Committee         Committee          Committee
                         Committee                                Committee       Committee




60            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
                            Pengembangan dan                     Pelayanan Prima untuk             Integritas Tata Kelola
                         Pemberdayaan Masyarakat                  Kepuasan Nasabah                     Keberlanjutan




                                                                                                                                    Dewan Komisaris




                      Direktur                                                Direktur Human
  Direktur
                    Operations                          Direktur Risk             Capital,
  Assets
                    & Customer                          Management            Compliance &
Management
                    Experience                                                     Legal




                                   SEVP Operations                                                                                          Audit
                                                                                                                                          Committee



   Procurement                                                                                                                          Remuneration
   & Fixed Asset      Customer           Credit             Retail Credit         Human Capital                                         & Nomination
                                                                                                                   Internal Audit
   Management         Experience       Operations               Risk                Strategy                                             Committee


     Consumer
                       Policy &         Central              Wholesale            Human Capital                                         Risk Monitoring
     Collection,                                                                                                    Corporate
                      Procedure        Operations            Credit Risk           Management                                             Committee
    Recovery &                                                                                                      Secretary
    Asset Sales 1

                                                            Enterprise               Human
     Consumer                            Digital            & ESG Risk                Capital                      Marketing
     Collection,                       Operations          Management                Business                    Communication
     Recovery &                                                                       Partner
    Asset Sales 2
                                                             Digital &
                                                                                     Learning
    Commercial                                              Operations
                                                                                   Management
       Asset                                                   Risk
    Management                                             Management

                                                                                   Compliance
                                                           Transformation         & Governance
                                                            & Partnership
                                                            Management
                                                                                         Legal




                                                     Committee        Board       SEVP           Division         Distribution
Transformation
                      ESG
   Steering
                    Committee                                     Garis Komando                             Garis Koordinasi
  Committee




                                                              Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          61
Page 62
                                                 Profil BTN              Manajemen Lingkungan    Dukungan Pengembangan
                   Tentang Laporan                                           Berkelanjutan       dan Kesejahteraan Pegawai




Perjalanan Sejarah dan Transformasi BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, selanjutnya              BTN sebagai satu-satunya Institusi penyaluran Kredit
disebut “Bank” atau “BTN” adalah Badan Usaha                    Pemilikan Rumah (KPR). Penyaluran KPR pertama
Milik Negara (BUMN) berbentuk perseroan terbatas                kali dilakukan pada tahun 1976 di Perumahan Tanah
dan bergerak di sektor jasa keuangan perbankan.                 Mas, Kota Semarang. Pada 29 April 1989, Bank mulai
BTN memiliki komitmen untuk menjadi bank yang                   beroperasi sebagai bank umum milik negara. Kemudian
menyediakan dan mendukung pembiayaan sektor                     melalui Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992,
perumahan melalui tiga produk utama: perbankan                  pemerintah menetapkan bahwa BTN resmi berstatus
perseorangan, bisnis, dan syariah. BTN didirikan di era         menjadi perseroan terbatas milik negara (Persero).
Pemerintahan Belanda pada tahun 1897 dengan nama                Dokumen pendirian bank sebagai Persero dibuat di
Postpaarbank. Kemudian saat pendudukan Jepang,                  hadapan notaris Muhani Salim, S.H., dalam Akta No. 136
Postpaarbank diambil alih dan diganti namanya                   pada 31 Juli 1992, yang kemudian disahkan oleh Menteri
menjadi Tyokin Kyoku atau Kantor Tabungan. Setelah              Kehakiman melalui Surat Keputusan No. C2-6587.
Indonesia merdeka, pada tahun 1945, Pemerintah                  HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992 dan diumumkan
Indonesia mengambil alih Tyokin Kyoku dan mendirikan            dalam Berita Negara       No. 73 pada 11 September 1992
Kantor Taboengan Pos. Pada tahun 1950, Pemerintah               Tambahan No. 6A.
Republik Indonesia mengubah nama Tyokin Kyoku
menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan Undang-                   Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia
Undang Darurat No. 9 Tahun 1950, yang berlaku sejak 9           No. 27/55/KEP/DIR tanggal 23 September 1994, BTN
Februari 1950. Kemudian, melalui Peraturan Pemerintah           memperoleh izin untuk beroperasi sebagai bank devisa.
Pengganti Undang-Undang No. 4 Tahun 1963, Bank                  Kemudian, pada tahun 2002, Bank ditunjuk sebagai
mengganti namanya menjadi Bank Tabungan Negara,                 bank komersial yang berfokus pada pembiayaan
yang tetap digunakan hingga saat ini.                           perumahan. Bank juga mendapat persetujuan dari Bank
                                                                Indonesia untuk melaksanakan kegiatan perbankan
Pada tahun 1976, pemerintah mulai menggalakkan                  umum berdasarkan prinsip syariah melalui surat
program perumahan untuk rakyat dengan menetapkan                No. 6/1350/DPbS tanggal 15 Desember 2004. Kemudian




 62           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
              Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




pada tanggal 14 Februari 2005, BTN mulai menjalankan               pada tahun 2022, BTN melaksanakan Rights Issue atau
kegiatan   perbankan     syariah     melalui    pembukaan          penerbitan saham baru untuk kedua kalinya sejak 2012.
cabang syariah pertama di Jakarta-Harmoni.                         Penerbitan saham baru ini merupakan bagian dari
                                                                   upaya BTN untuk memperluas ekspansi kredit sekaligus
Kemudian      pada    tahun     2009,     Bank       berhasil      memperkuat modal guna mendukung visi BTN menjadi
melaksanakan sekuritisasi KPR pertama di Indonesia                 Best Mortgage Bank in South East Asia.
yaitu sekuritisasi aset melalui pencatatan transaksi
Kontrak Investasi Kolektif–Efek Beragun Aset (KIK-                 Pencapaian BTN pada tahun 2024 dalam menuju ESG
EBA). Selanjutnya, pada 17 Desember 2009, BTN                      Champion telah diakui global melalui dua penghargaan
melaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana                          yang diraih di ajang internasional sebagai       sebagai
(IPO) dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Di tahun 2015,         pemenang Mortgage Product of the Year-ESG dan
BTN ditunjuk sebagai salah satu bank yang berperan                 Highly Acclaimed for Best ESG Initiative. Penghargaan
dalam program tersebut melalui pembiayaan KPR dan                  tersebut diraih BTN berkat inovasi dibidang ESG dan
berhasil memainkan peran penting dalam mendukung                   inisiatif keuangan berkelanjutan dalam mendorong
program pemerintah “Sejuta Rumah untuk Rakyat”.                    pertumbuhan ekonomi sirkular. Hal ini mencerminkan
                                                                   bahwa BTN senantiasa memperkuat komitmennya
Pada tahun 2017, Bank terus melanjutkan transformasi               terhadap keberlanjutan dengan mengintegrasikan
menuju      perbankan     digital.    Proses      akselerasi       aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam
transformasi digital ini diterapkan pada seluruh layanan           operasional bisnis, serta memperkuat peran Bank
perbankan, termasuk dengan membuka Smart Branch                    dalam mendukung pembangunan ekonomi sirkular
yang dilengkapi berbagai layanan untuk memenuhi                    dan berkelanjutan di Indonesia.
kebutuhan nasabah, seperti memperoleh informasi
perbankan,     berkomunikasi,      melakukan       transaksi,
registrasi, dan membuka rekening. Pada tahun 2019,
BTN menguatkan posisinya sebagai bank terbesar
kelima dan menjadi Housing Market Maker. Kemudian,




                                               Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       63
Page 64
                                               Profil BTN              Manajemen Lingkungan     Dukungan Pengembangan
                 Tentang Laporan                                           Berkelanjutan        dan Kesejahteraan Pegawai




                                                                                    BTN bekerja sama dengan Perum
                                                                                    Pos dan Giro untuk melaksanakan
                                                                                    program Tabungan Nasional

Jejak Langkah                                                                       (Tabanas) dan Tabungan Asuransi
                                                                                    Berjangka (Taska).

                                                                                    1971


     1897
     Bank berdiri pada
                                                            1968
     masa Pemerintahan                                                                                   1974
     Hindia Belanda                     Bank Tunggal kembali
     dengan nama                        dipecah dan Bank
     “Postspaaarbank“                                                                   Menteri Keuangan
                                        Tabungan Negara,
                                                                                        memberikan tugas
                                        disingkat BTN, dibuka
                                                                                        untuk membiayai
                                        kembali.
                                                                                        perumahan rakyat.
     1942
                                                            1965
     Bank diambil alih
     Pemerintahan Jepang                Berdiri Bank Tunggal                                             1976
     dengan nama “Tjokin                dengan nama Bank
     Kyoku“.                            Negara Indonesia                                Realisasi KPR BTN
                                        yang terdiri dari bank                          pertama kali di
                                        Tabungan Negara,                                Perumahan Tanah Mas,
                                        Bank Indonesia, Bank
     1945                               Koperasi Tani dan
                                                                                        Kota Semarang.

                                        Nelayan, Bank Umum
     Pemerintahan Belanda               Negara, BNI 1946, dan
     mengambil alih semua               Bank Dagang Negara.                                             1986
     Kantor Taboengan Pos
     dan karyawan berhenti
     bekerja.                                                                           Mendapatkan kredit
                                              4 Juni 1965                               dari IBRD/Bank
                                                                                        Dunia sebesar USD
                                                                                        266.550.000 yang
                                        Pengintergrasian                                ditandatangani oleh
     1946                               Bank-Bank Umum                                  Pemerintah Republik
                                        Negara dan Bank                                 Indonesia.
     Pemerintah Republik                Tabungan Negara ke
     Indonesia mengambil                dalam Bank Sentral
     alih Tyokin Kyoku dan                                                                              1989
     mendirikan Kantor
     Taboengan Pos.                                         1963
                                                                                        Pertama kali
                                                                                        menerbitkan obligasi
                                        Berganti nama                                   dan awal melaksanakan
                                        menjadi Bank
     1949                               Tabungan Negara
                                                                                        kegiatan bank umum.

                                        dan dikelola di bawah
     Pemerintah Republik                Menteri Urusan Bank
     Indonesia melakukan                Sentral.                                                         1992
     pengubahan nama
     menjadi Kantor
     Tabungan Pos                                                                       Secara efektif menjadi
                                                                                        PT Persero



                                                                                                        1994
          1950                                  1953
                                                                                        Memperoleh izin untuk
                                                                                        beroperasi sebagai
          Pemerintah Republik Indonesia         Bank Tabungan Pos Republik
                                                                                        bank devisa.
          melakukan pembukaan                   Indonesia dikukuhkan di bawah
          kembali Kantor Tabungan Pos           Kementrian Perhubungan sebagai
          dengan nama Bank Tabungan             badan hukum dan diizinkan
          Pos Republik Indonesia.               membuka Kantor Cabang.



64          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65
     Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
  Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




   Bank melakukan              Bank bersama SMF
   transformasi menuju         menandatangani                                                              2024
   leading housing             sekuritisasi terbesar.
   bank dan world class
   banking.                                                                     • Transformasi BTN menuju
                                                                                  konsep Beyond Mortgage
   2013                        2014                                               melalui pembaruan logo,
                                                                                  visi, misi serta harmonisasi
                                                                                  inisiatif BTN dengan ESG
                                                                                  melalui rumah rendah emisi,
                                                                                  pemasangan panel surya,
                                                                                  penggunaan kendaraan
2012                                               2015                           listrik, pembangunan stasiun
                                                                                  pengisian kendaraan
Bank melakukan right                                                              listrik umum (SPKLU), dan
                                                   Bank berpartisipasi            meluncurkan super app balé
issue.
                                                   menyukseskan                   by BTN dan BTN Digital Store.
                                                   Program Sejuta               • Tahun pertama dalam
                                                   Rumah untuk Rakyat.
2009                                                                              pelaporan Climate Risk
                                                                                  Stress Testing (CRST).
                                                                                • Bank BUMN pertama yang
• Tahun pertama penyusunan
                                                                                  mendatangani PRB.
  Laporan Keberlanjutan.                           2016
• Sekuritisasi KPR melalui                                                                                 2023
  Kontrak Investasi Kolektif                       Bank melanjutkan
  Efek Beragun Aset (KIK-EBA)                      agenda transformasi          • Mengarahkan
  pertama di Indonesia. Bank                       yaitu “Digital Banking         implementasi ESG dengan
  melakukan Penawaran                              Periods“.                      mengembangkan kerangka
  Umum Saham Perdana                                                              kerja, strategi, dan roadmap
  (IPO) dan listing di Bursa Efek                                                 ESG BTN serta membentuk
  Indonesia (Go Public).                                                          Komite ESG, Satuan Kerja
                                                   2017                           Manajemen Risiko & ESG, dan
                                                                                  ESG Departement.
2008                                               Pembukaan                    • Tahun pertama dalam
                                                   Smart Branch                   penghitungan financed
Tersertifikasi ISO 9001-                           Jakarta Harmoni                emission.
2000 untuk layanan kredit
jangka menengah atas
                                                   sebagai bentuk                                          2022
                                                   pengembangan
dengan pola layanan                                produk dan layanan
1-5-1.                                                                          Bank melakukan aksi korporasi
                                                   berbasis digital
                                                                                berupa Penambahan Modal
                                                   2018                         untuk Memberikan Hak
2005                                                                            Memesan Efek Terlebih Dahulu
                                                   Pengembangan                 II (PMHMETD) dalam rangka
                                                   ekosistem digital            penerbitan Hak Memesan Efek
Pembentukan Usaha Unit
                                                   untuk mendukung              Terlebih Dahulu (HMETD) atau
Syariah dan membuka
                                                   bisnis sebagai               Right Issue.
kantor cabang syariah
pertama di Jakarta                                 bank pembiayaan
Harmoni.                                           perumahan                                               2021
                                                   terdepan di
                                                   Indonesia.                   Transformasi untuk mencapai
2002                                                                            pertumbuhan yang
                                                                                berkelanjutan.
Mengimplementasi
teknologi informasi ke
seluruh Kantor Cabang
dengan sistem daring/
real system berbasis IBM
AS400.

                                                              2019                            2020
2001
                                                              Menjadi Housing                 Memperbarui
Pemerintah Republik                                           Market Maker dan                visi menjadi Best
Indonesia melakukan                                           memperkuat posisi               Mortgage Bank in
rekapitalisasi dengan nilai                                   sebagai bank                    Southeast Asia pada
Rp.13,6 Triliun.                                              terbesar ke-5.                  Tahun 2025.




                                      Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            65
Page 66
                                                       Profil BTN                  Manajemen Lingkungan                Dukungan Pengembangan
                        Tentang Laporan                                                Berkelanjutan                   dan Kesejahteraan Pegawai




Kegiatan Usaha BTN                                         [GRI 2-6] [OJK C.4]




Ruang lingkup kegiatan Bank diatur dalam Pasal 3                         7.      Menerima pembayaran dari tagihan atas surat
Ayat 2 Anggaran Dasar BTN yang telah mengalami                                   berharga dan melakukan perhitungan dengan
beberapa      perubahan,       terakhir    berdasarkan      Akta                 atau antarpihak ketiga;
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                           8.      Menyediakan tempat untuk menyimpan barang
Tahunan        No. 08 tanggal 8 April 2021 yang dibuat di                        dan surat berharga;
hadapan notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., di Jakarta.                   9.      Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan
Ruang      lingkup     tersebut    mencakup      pelaksanaan                     pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
kegiatan perbankan umum sesuai dengan peraturan                          10.     Melakukan penempatan dana dari nasabah
perundang-undangan             yang       berlaku,   termasuk                    kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat
menjalankan kegiatan perbankan yang berbasis pada                                berharga yang tidak tercatat di Bursa Efek;
prinsip syariah.                                                         11.     Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan
                                                                                 kegiatan   lain,    termasuk          melakukan     kegiatan
Bank menjalankan kegiatan usaha yang mencakup                                    berdasarkan        prinsip     syariah     sesuai    dengan
hal-hal sebagai berikut:                                                         ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia;
1.    Menghimpun        dana      dari    masyarakat     dalam           12.     Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu
      bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka,                           kredit, dan kegiatan wali amanat;
      sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk                      13.     Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
      lainnya yang dipersamakan dengan itu;                                      memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang
2.    Memberikan kredit;                                                         berwenang;
3.    Menerbitkan surat pengakuan hutang;                                14.     Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
4.    Membeli, menjual, atau menjaminkan atas risiko                             atau perusahaan lain di bidang keuangan;
      sendiri maupun untuk kepentingan dan atas                          15.     Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
      perintah nasabahnya:                                                       untuk   mengatasi            akibat     kegagalan      kredit,
      a.   Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi                           termasuk kegagalan pembiayaan berdasarkan
           oleh BTN selaku bank yang masa berlakunya                             prinsip syariah dengan syarat harus menarik
           tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam                            kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan
           perdagangan surat dimaksud;                                           yang ditetapkan Bank Indonesia;
      b.   Surat pengakuan hutang dan kertas dagang                      16.     Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan
           lainnya yang masa berlakunya tidak lebih                              pengurus dana pensiun sesuai ketentuan dalam
           lama dari kebiasaan dalam perdagangan                                 peraturan perundang-undangan;
           surat-surat dimaksud;                                         17.     Melakukan kegiatan jasa keuangan, perbankan
      c.   Kertas Perbendaharaan Negara dan Surat                                komersial, dan perbankan investasi lainnya;
           Jaminan Pemerintah;                                           18.     Melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip
      d.   Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                                      syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
      e.   Obligasi;                                                             oleh otoritas yang berwenang dan peraturan
      f.   Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan                            perundang-undangan; dan
           peraturan perundang undangan; dan                             19.     Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan
      g.   Instrumen surat berharga lain yang berjangka                          oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan
           waktu sesuai dengan peraturan perundang                               peraturan perundang-undangan.
           undangan.
                                                                         Seluruh     kegiatan       usaha      yang      tercantum      dalam
5.    Memindahkan uang, baik untuk kepentingan                           Anggaran        Dasar      telah      dilaksanakan      oleh    Bank.
      sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;                          Selain menjalankan kegiatan usaha utama, Bank
6.    Menempatkan        dana     pada,     meminjam       dana          juga melakukan kegiatan usaha pendukung untuk
      dari, atau meminjamkan dana kepada bank                            memperkuat kegiatan utama tersebut. Ini merupakan
      lain, baik dengan menggunakan surat, sarana                        upaya untuk mengoptimalkan sumber daya yang
      telekomunikasi, maupun dengan wesel tunjuk, cek,                   dimiliki, selama tidak bertentangan dengan peraturan
      atau sarana lainnya;                                               perundang-undangan yang berlaku.


 66             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 67
         Pengembangan dan                Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
      Pemberdayaan Masyarakat             Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Pengembangan Produk dan Jasa BTN

                                                    PRODUK

         Perbankan Konsumer                                                             Perbankan Komersial

    Produk Kredit Konsumer                                                            Produk Kredit Komersial
    • Kredit Perumahan                                                                • Kredit Modal Kerja
    • Kredit Non Perumahan                                                            • Kredit Investasi

    Produk Simpanan Konsumer                                                          Produk Simpanan Komersial
    • Tabungan Konsumer                                                               • Deposito Berjangka Lembaga
    • Deposito BTN Ritel                                                              • Giro Komersial



                                            Perbankan Konvensional



                                               Perbankan Syariah

                               Unit Usaha Syariah

                               Produk Pembiayaan Syariah     Produk Simpanan Syariah
                               • Pembiayaan Konsumer         • Giro Syariah
                               • Pembiayaan Komersial        • Tabungan Syariah
                                                             • Deposito Syariah




                                                      JASA

                                           Perbankan Konvensional


     • Kartu Konsumer                    • Portal BTN Properti                    •    Merchant BTN
     • Wealth Management                 • Jasa dan Layanan Perbankan             •    Agen BTN
     • Electronic Channel:                 Lainnya:                               •    Smart Residence
       - ATM                               - Garansi BTN                          •    Kiriman Uang
       - Cash Recycle Machine (CRM)        - SKBDN atau L/C Lokal                 •    Money Changer
       - ATM Non Tunai                     - Virtual Account BTN                  •    Real Time Gross Settlement
     • Mobile Banking                      - Transfer Management                       (RTGS)
     • Internet Banking                    - Payment Management                   •    Safe Deposit Box (SDB)
     • Virtual Account                     - Payroll Service BTN                  •    Kustodian
     • Electronic Data Capture (EDC)     • LinkAja                                •    Wali Amanat
     • Cash Management                   • Online Onboarding Open Account         •    Remittance
     • Branchless Banking                • SMS Notifikasi




                                              Perbankan Syariah

     •   Kartu Debit Visa BTN Syariah    • Payroll BTN iB                         • Program Pengembangan
     •   Kiriman Uang                    • Penerimaan Biaya Perjalanan Haji         Operasional BTN iB
     •   BTN Cash Management             • SPP Online BTN iB                      • Garansi BTN iB
     •   Payment Point BTN iB                                                     • Safe Deposit Box BTN iB




                                         Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          67
Page 68
                                                    Profil BTN              Manajemen Lingkungan         Dukungan Pengembangan
                        Tentang Laporan                                         Berkelanjutan            dan Kesejahteraan Pegawai




Area Operasional dan Pasar yang Dilayani                                                                             [GRI 2-1, 2-6] [OJK C.3]




Hingga tahun pelaporan ini, BTN telah
beroperasi di Indonesia dengan Kantor
Pusat berada di Jakarta, dan telah
memiliki jaringan kantor yang tersebar
                                                                                 Sumatera
di 38 (tiga puluh delapan) provinsi di
Indonesia.


Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan        Nomor          12/POJK.03/2021
tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank
Umum,        terdapat      penyederhanaan
dalam pencatatan jaringan kepada
Regulator OJK. Kategorisasi kantor bank
yang sebelumnya berada di bawah
kantor cabang disederhanakan menjadi
kantor cabang pembantu dan kantor
                                                                                                                                Jawa
fungsional. Seiring dengan hal tersebut,
BTN menyamakan status Kantor Kas
menjadi      Kantor    Cabang        Pembantu
dan Payment Point menjadi Kantor
Fungsional.


Perkembangan          bisnis   dan    cakupan
wilayah usaha Bank semakin luas setiap
waktunya,     apalagi      setelah    menjadi
perusahaan      publik     emiten     dengan
Kode Saham BBTN. Hingga 31 Desember
2024, Bank berhasil menjangkau pasar
hingga 38 (tiga puluh delapan) provinsi            Jaringan Kantor dan Layanan Perbankan BTN
di Indonesia. BTN juga telah memiliki 8
Kantor Wilayah, 82 Kantor Cabang &                  Keterangan                                2024          2023           2022
35 Kantor Cabang Syariah, 536 Kantor                Jaringan Konvensional
Cabang Pembantu & 75 Kantor Cabang
                                                    Kantor Wilayah                                  8            6                6
Pembantu Syariah, 4 Kantor Fungsional.
                                                    Kantor Cabang                                   82          81              80

                                                    Kantor Cabang Pembantu                         536         541             537

                                                    Kantor Fungsional                               4            3                3

                                                    Kantor Layanan Setara KCP                        -           -                2

                                                    Jaringan Syariah

                                                    Kantor Cabang Syariah                           35          34              30

                                                    Kantor Cabang Pembantu Syariah                  75          75              69

                                                    Kantor Kas Syariah                               -           -                5

                                                    Payment Point Syariah                            -           -                6

                                                    Jaringan

                                                    ATM dan CRM                                2.071         2.209            2.129




68               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
                          Pengembangan dan                   Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
                       Pemberdayaan Masyarakat                Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Kalimantan


                                   Sulawesi



                                                                                      Maluku dan Papua




       Bali dan Nusa
         Tenggara




             Sebaran Jaringan Operasional BTN di Seluruh Wilayah Indonesia


                                                                                                            Kantor
                                                                                Kantor                                    Kantor
                                       Kantor      Kantor          Kantor                    Kantor        Wilayah                    Kantor
                                                                                Wilayah                                  Wilayah
                                      Wilayah     Wilayah         Wilayah                    Wilayah       Sulawesi,                 Wilayah
                                                                               Jatim Bali                                Jateng &
                                     Jawa Barat   Jakarta I       Jakarta II                Sumatera        Maluku,                 Kalimantan
                                                                                 Nusra                                      DIY
                                                                                                            Papua

             Kantor Wilayah                1            1                1             1           1                 1        1            1

             Kantor Cabang                10            11              8             16           11            11           8           7

             Kantor Cabang
                                          80          93                81            81          76            38           55          32
             Pembantu

             Kantor Fungsional             -            -                1             -            1                -        2           -

             Kantor Cabang Syariah         5            3               3             4           10                 3        4           3

             Kantor Cabang
                                           11           9               6             13          17                 2       14           3
             Pembantu Syariah

             Kantor Kas Syariah            -            -               -              -           -                 -        -           -

             Payment Point Syariah         -            -               -              -           -                 -        -           -

             Outlet & Lounge BTN
                                           6            11              9             8            8             5            5           5
             Prioritas

             ATM dan CRM                 337         334              261            332        303            164          209          131



                                                             Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                69
Page 70
                                                       Profil BTN            Manajemen Lingkungan      Dukungan Pengembangan
                        Tentang Laporan                                          Berkelanjutan         dan Kesejahteraan Pegawai




Rantai Pasokan                              [GRI 2-6] [OJK B.1]




Salah satu faktor kunci dalam meraih kesuksesan dan                       Persentase nilai transaksi pengadaan barang dan
keberlanjutan Bank adalah keterlibatan dan dukungan                       jasa pemasok Bank sebagai berikut: [GRI 204-1]
dari seluruh pemangku kepentingan. Salah satunya
adalah dukungan dari pemasok yang menjamin
ketersediaan sumber daya, barang, dan layanan                             Pemasok Lokal
penunjang operasional. Hal ini termasuk dengan
penyediaan teknologi informasi, alat tulis kantor, furnitur,                2024            2023              2022
souvenir, jasa konsultasi, dan sebagainya. Dalam
pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa, Bank
telah melaksanakan secara terintegrasi menggunakan
                                                                            100%            100%              100%
sistem elektronik (e-Procurement) sebagai bagian
dari upaya perusahaan untuk mengurangi emisi GRK,                         Pemasok Luar Negeri
terutama dengan mengurangi penggunaan kertas
dalam kegiatan operasional sehari-hari.                                     2024            2023              2022

Melalui    Kebijakan      Khusus      Pedoman
Barang dan/atau Jasa KK.9-H. Bank senantiasa selalu
                                                   Pengadaan
                                                                            0%              0%                0%
mendukung penguatan ekonomi lokal dan nasional
dengan mengutamakan produk dalam negeri dan                               Jumlah
tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Bank bekerja
sama dengan pemasok lokal, yang secara geografis                            2024            2023              2022
berada di dalam negeri. Jika kebutuhan barang dan
jasa tidak dapat dipenuhi oleh pemasok lokal, atau
karena alasan/pertimbangan tertentu, Bank akan
                                                                            100%            100%              100%
memilih pemasok asing/luar negeri. Komitmen Bank
untuk mendahulukan pemasok lokal berdasarkan Surat
Edaran Menteri BUMN No. SE-10/MBU/08/2020 pada
26 Agustus 2020 mengenai Peningkatan Peran Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah dalam Pengadaan Barang
dan Jasa di BUMN. Komitmen ini juga sejalan dengan
Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa di BUMN No.                           Jumlah pengeluaran yang ditujukan ke pemasok
PER-2/MBU/3/2023 tentang Tata Kelola dan Kegiatan                         lokal pada 3 tahun terakhir (Rp Miliar)
Korporasi Signifikan BUMN. [GRI 3-3]




                                                                                                       1.635
Dalam penggunaan tenaga alih daya (outsourcing),
                                                                          2024
Bank patuh pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) Nomor 9/POJK.03/2016 tentang Prinsip Kehati-
hatian Bagi Bank Umum yang Melakukan Penyerahan



                                                                                                       2.313
Sebagian Pelaksanaan Kerja Kepada Pihak Lain, dengan
                                                                          2023
memastikan bahwa kegiatan inti tidak diserahkan
kepada pihak lain. Pada tahun 2024, Bank melakukan
707 pengadaan barang dan/atau jasa dengan 939



                                                                                                       1.042
pemasok yang tercatat. Jumlah pemasok ini meningkat
                                                                          2022
dibandingkan dengan jumlah pemasok pada tahun
2023, yakni 452 pemasok. Dari 939 pemasok yang
terdaftar sebagai rekanan, 100% merupakan pemasok
lokal asal Indonesia. [GRI 204-1, 414-2]




 70               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
               Pengembangan dan                  Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat               Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Pengadaan Barang dan/atau Jasa Berkelanjutan
Pengadaan        berkelanjutan       adalah     suatu   proses       9.    Memberikan        asuransi      kepada     pekerja   yang
pengadaan barang dan jasa yang tidak hanya                                 mempunyai risiko tinggi.
mempertimbangkan aspek harga dan kualitas, tetapi                    10.   Kebijakan      dan     program        anti-korupsi   untuk
juga dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam                          melakukan verifikasi kepatuhan terhadap regulasi
jangka panjang. Tujuannya adalah untuk mendukung                           yang berlaku.
keberlanjutan dengan mengurangi dampak negatif                       11.   Memiliki     pakta       integritas     atau    kebijakan
terhadap lingkungan, memastikan kondisi kerja yang                         antikorupsi (jika ada).
adil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang
inklusif. Melalui pengadaan berkelanjutan, perusahaan                Guna meningkatkan aktivitas atau proses pemasok,
dapat memilih pemasok yang menerapkan praktik                        BTN juga melakukan serangkaian yang bertujuan untuk
etis, menggunakan produk ramah lingkungan, dan                       menjaga keberlanjutan proses pengadaan barang
mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk                          dan/atau jasa, di antaranya pemantauan dan evaluasi
mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas.                       secara berkala yang meliputi sejumlah aspek, yaitu:
                                                                     1.    Kualitas dan kuantitas
Bank telah memiliki Kebijakan Khusus Nomor KK.9-H                          Pemantauan terhadap kualitas dan kuantitas
tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang                               barang       atau     jasa     yang      diterima    untuk
dan/atau Jasa. Berdasarkan kebijakan tersebut, Bank                        memastikan bahwa produk atau layanan sesuai
menetapkan beberapa persyaratan guna mendukung                             dengan standar yang telah disepakati dan jumlah
penerapan pengadaan barang dan/atau jasa yang                              yang dibutuhkan sesuai dengan kontrak.
berkelanjutan, serta memperhatikan aspek-aspek ESG.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain                   2.    Jangka waktu pelaksanaan
sebagai berikut: [GRI 414-1] [FS5]                                         Evaluasi terhadap kepatuhan pemasok dalam
1.    Mengambil langkah-langkah yang maksimal                              memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan untuk
      untuk melindungi lingkungan baik di dalam                            memastikan bahwa pengadaan dilakukan tepat
      maupun di luar lokasi pekerjaan dan membatasi                        waktu dan tidak mengganggu operasional.
      kerusakan      dan     pengaruh/gangguan          kepada
      masyarakat maupun miliknya sebagai akibat                      3.    Responsivitas
      polusi, kebisingan, dan kerusakan lain.                              Penilaian terhadap kemampuan pemasok dalam
2.    Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup                           merespons permintaan atau permasalahan yang
      (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup                          muncul selama pelaksanaan kontrak, termasuk
      (UPL).                                                               kemauan dan kemampuan untuk memperbaiki
3.    Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan                          atau menyesuaikan diri jika terjadi perubahan.
      (AMDAL).
4.    Kajian/dokumen mengenai mutu/kriteria baik                     4.    Fleksibilitas
      kerusakan lingkungan.                                                Mengukur        sejauh    mana        pemasok       mampu
5.    Dokumen izin lingkungan.                                             menyesuaikan diri dengan kebutuhan yang
6.    Dokumen kajian pembuangan air.                                       berubah atau kondisi tak terduga selama periode
7.    Dokumen         pernyataan       yang      menyatakan                pengadaan, tanpa mengurangi kualitas atau
      bahwa Perusahaan akan bersungguh-sungguh                             efisiensi.
      dan      bertanggungjawab         untuk    memastikan
      implementasi prinsip-prinsip pengadaan ramah                   5.    Harga
      lingkungan yang mengedepankan kelestarian                            Evaluasi     terhadap         kecocokan     harga    yang
      lingkungan, memenuhi tanggung jawab sosial                           ditawarkan dengan kualitas dan nilai barang atau
      serta     dengan tata kelola yang baik sesuai                        jasa yang diberikan, untuk memastikan harga
      peraturan yang berlaku.                                              yang dibayarkan sebanding dengan manfaat
8.    Dokumen          pernyataan       telah      melakukan               yang diterima dan tetap kompetitif.
      penerapan perlindungan terhadap pekerja anak
      dan perempuan.




                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               71
Page 72
                                                   Profil BTN              Manajemen Lingkungan            Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan                                           Berkelanjutan               dan Kesejahteraan Pegawai




Dalam upaya mendukung keberlanjutan, BTN juga                     bahwa seluruh tahapan pengadaan berjalan dengan
melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap                       adil dan efisien, bebas dari potensi penyalahgunaan,
pemasok   untuk      memastikan        mereka    memenuhi         serta mendukung pengelolaan sumber daya yang
standar keberlanjutan dalam proses pengadaan.                     berkelanjutan dan sesuai dengan peraturan yang
Kegiatan ini dilaksanakan melalui penerbitan surat                berlaku.
dan sosialisasi yang bertujuan untuk memastikan
pemasok    memahami          serta     mematuhi     prinsip-      Sebagai bagian dari upaya tersebut, selama periode
prinsip keberlanjutan, seperti pengurangan dampak                 pelaporan ini, BTN juga telah membangun keterikatan
lingkungan, penerapan praktik sosial yang adil, dan               dengan para pemasok melalui acara Vendor Gathering
standar etika yang tinggi dalam seluruh proses                    yang dikemas dalam konsep breakfast                    meeting
pengadaan.                                                        pada tanggal 4 September 2024, dengan tema
                                                                  “Implementation Integrated End to End Procurement”.
Seiring dengan itu, dalam proses pengadaannya, Bank               Dalam acara ini, dibahas topik-topik penting seperti
memastikan bahwa setiap pengadaan barang dan                      pengenalan         aplikasi   End   to     End    Procurement,
jasa dilaksanakan melalui prosedur yang memenuhi                  penyampaian modul, serta tahapan implementasi.
prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG),                  Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Bank untuk
yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,                menyebarluaskan peningkatan kinerja di bidang ESG di
independensi,    dan    kewajaran.      BTN   secara    rutin     seluruh rantai pasoknya, dengan fokus pada digitalisasi,
melakukan audit dan evaluasi untuk memastikan                     paperless, transparansi, dan monitoring.




 72             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
              Pengembangan dan                   Pelayanan Prima untuk             Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat                Kepuasan Nasabah                     Keberlanjutan




Perubahan Signifikan                                         [GRI 2-6] [OJK C.6]




Pada tahun pelaporan ini, BTN mengalami perubahan signifikan yang mencakup pembaruan visi, misi, dan logo
perusahaan. Perubahan ini mencerminkan komitmen BTN untuk terus beradaptasi dengan dinamika pasar dan
memenuhi tuntutan perkembangan sosial serta lingkungan yang semakin kompleks. Selain pembaruan identitas
perusahaan, BTN juga mengubah arah bisnisnya. Sebelumnya, fokus utama BTN adalah pada pembiayaan KPR
(beyond mortgage), kini perusahaan memperluas cakupan bisnisnya untuk mencakup sektor-sektor lain dalam
upaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Inisiatif                         Sebagai bagian dari penerapan Keuangan Berkelanjutan dan respons terhadap
                                  perubahan iklim, Bank dengan aktif berpartisipasi dalam inisiatif eksternal. Bank
Eksternal                         mengikuti berbagai pedoman yang dikembangkan oleh pihak eksternal, baik secara
                                  nasional maupun internasional. Selain itu, Bank juga telah menyusun Rencana Aksi
                                  Keuangan Berkelanjutan (RAKB) sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017 mengenai
                                  Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
                                  Perusahaan Publik. [TCFD Risk.b]


Keanggotaan                       Bank aktif terlibat dalam berbagai asosiasi/organisasi yang berkaitan dengan

Asosiasi [GRI 2-28] [OJK          kegiatan usaha yang dijalankan maupun status sebagai BUMN. Organisasi menjadi
C.5]
                                  hal penting bagi Bank untuk mengembangkan jejaring dan memperoleh informasi
                                  terkini terkait dengan industri perbankan, termasuk dampak dan peluangnya bagi
                                  perbankan pada jangka pendek, menengah, maupun panjang.


Informasi mengenai keanggotaan Bank dalam asosiasi/organisasi diuraikan sebagai berikut:


                                              Nama Asosiasi                                                  Kedudukan dalam
                                                                                                                 Asosiasi

 Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara)                                                                            Anggota
 Ikatan Bankir Indonesia (IBI)                                                                                        Sekretaris
 Jenderal World Saving Bank Institution (WSBI)                                                                        Anggota
 Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas)                                                               Wakil Ketua Umum 1
 Forum Humas BUMN                                                                                                     Anggota
 Asosiasi Emiten Indonesia                                                                                            Anggota
 Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE)                                                                            Anggota
 Certified Wealth Manager’s Association (CWMA)                                                                        Anggota
 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                                                                          Anggota
 Associate Cambiste Internationale (ACI) Indonesia (Forexindo)                                                        Anggota
 Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)                                                                Anggota
 Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI)                                                Anggota
 Ikatan Auditor Intern Bank                                                                                           Anggota
 Perhimpunan Audit Internal Indonesia Anggota The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter               Anggota
 Task Force on Climate Related Financial Disclosures                                                                  Anggota
 United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI)                                                    Anggota
 Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)                                                                    Anggota
 Asian Venture Philanthropy Network (AVPN)                                                                            Anggota
 Bankers Association for Risk Management (BARa)                                                               Wakil Ketua Umum
 Forum Manajemen Risiko                                                                                       Bendahara Umum



                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                73
Page 74
                                             Profil BTN                Manajemen Lingkungan           Dukungan Pengembangan
               Tentang Laporan                                             Berkelanjutan              dan Kesejahteraan Pegawai




     BTN Raih Penghar-                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meraih dua

     gaan Tingkat Inter-                   penghargaan bergengsi dalam ajang Global Retail Banking
                                           Innovation      Awards     2024       yang   diselenggarakan      oleh   The
     nasional untuk Ino-                   Digital Banker, sebuah lembaga media dan riset untuk industri
     vasi ESG                              keuangan global yang berbasis di Singapura. BTN mendapatkan
                                           penghargaan kategori Mortgage Product of the Year-ESG
                                           atas inovasinya melalui program Rumah Rendah Emisi yang
                                           menargetkan         pembangunan          150.000    unit   hunian    ramah
                                           lingkungan hingga 2029. Program ini mendukung aktivitas
                                           ekonomi        sirkular   dengan       melibatkan    produsen       material
                                           ramah lingkungan, pengembang perumahan, dan konsumen,
                                           sekaligus membuktikan dedikasi BTN dalam memitigasi dampak
                                           perubahan iklim dan mempromosikan keberlanjutan.


                                           Selain itu, BTN juga mendapat penghargaan Highly Acclaimed for
                                           Best ESG Initiative atas pencapaian mengintegrasikan prinsip-
                                           prinsip lingkungan, tata kelola yang baik, serta pertimbangan
                                           terhadap dampak sosial ke dalam sebuah kerangka kerja
                                           ESG (ESG Framework). Prinsip ESG tertanam dalam strategi
                                           jangka panjang BTN melalui ESG Roadmap 2024-2029 yang
                                           mengedepankan produk dan kebijakan yang mendukung
                                           keberagaman,          inklusivitas,    serta   keberlanjutan,     termasuk
                                           menargetkan peningkatan proporsi perempuan di manajemen
                                           senior dan keterlibatan penyandang disabilitas. Pengakuan
                                           internasional ini menjadi dorongan kuat bagi BTN untuk terus
                                           memperkuat perannya sebagai ESG Champion di industri
                                           perbankan Indonesia.




74        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
               Pengembangan dan                  Pelayanan Prima untuk           Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat               Kepuasan Nasabah                   Keberlanjutan




Kinerja Ekonomi Tahun 2024                                                       [GRI 3-3]




Kinerja     ekonomi     Indonesia      pada     tahun       2024       untuk mempercepat pertumbuhan yang diselaraskan
mencerminkan upaya pemulihan yang stabil di tengah                     dengan prinsip ESG. Bank kembali mencatat kinerja
berbagai tantangan global. Berdasarkan data resmi                      yang signifikan, terutama di sektor properti dan
dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi                  pembiayaan perumahan, dengan kontribusi besar
Indonesia pada triwulan III tahun 2024 tercatat sebesar                dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
4,95% secara year-on-year (yoy). Selain itu, secara                    di Indonesia. Sepanjang tahun 2024, BTN berhasil
quarter-to-quarter       (qtq),   pertumbuhan      mencapai            menyalurkan pembiayaan KPR sebanyak 199.384 unit.
1,50%     dibandingkan     triwulan    sebelumnya.      Secara
keseluruhan, capaian ini menunjukkan tren positif                      Sebagai      bagian         dari       kontribusinya   terhadap
dalam aktivitas ekonomi nasional.                                      peningkatan dan penguatan ekonomi nasional, BTN
                                                                       kosisten untuk memainkan peran strategis dalam
Kondisi     pemulihan       ekonomi      yang      stabil     ini      sektor pembiayaan perumahan. Pada tahun 2024, Bank
menggambarkan peran penting sektor perbankan                           menyalurkan sebanyak 118.665 unit KPR subsidi dengan
dalam mendukung pertumbuhan nasional. Bank-                            total nilai penyaluran sebesar Rp19,45 triliun, sehingga
bank di Indonesia kini dihadapkan pada tantangan                       menguasai pangsa pasar KPR subsidi sebesar 73,87%.
untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, seperti                  Melalui   pencapaian            ini,   BTN   berkomitmen    untuk
faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG),                      mendukung pemerintah dalam menyediakan hunian
dalam layanan dan produk mereka. Mengembangkan                         layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),
produk keuangan berkelanjutan dan inovatif, tidak                      sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin
hanya mendorong pertumbuhan sektor riil tetapi juga                    pasar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia.
berperan dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan
pengurangan ketimpangan sosial. Dengan strategi                        Upaya dan konsistensi BTN dalam mengelola kinerja
yang tepat, sektor perbankan dapat berkontribusi lebih                 ekonomi tahun ini menghasilkan laba bersih sebesar
besar dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi                            Rp3,01 triliun, yang mencerminkan pencapaian sebesar
yang inklusif dan berkelanjutan.                                       85,26% dari target yang telah ditetapkan. Meskipun
                                                                       terdapat tantangan yang mempengaruhi kinerja, Bank
BTN       memegang        teguh       komitmennya       dalam          tetap fokus pada strategi keberlanjutan yang diyakini
mendukung          pemulihan           ekonomi        dengan           dapat memperkuat posisi pasar dan memberikan nilai
mengoptimalkan tantangan yang ada sebagai peluang                      tambah bagi pemangku kepentingan. [OJK F.2]

Tabel Perbandingan Rencana Bisnis Bank dan Realisasi Keuangan 2024 [OJK F.2]


                                                        Realisasi 2024               Rencana 2024
                      Uraian                                                                                          Pencapaian
                                                         (Rp Miliar)                  (Rp Miliar)

 Posisi Keuangan

 Aset                                                       469.615                          471.792                    98,69%

 Kredit yang Diberikan*                                     357.973                          367.134                    97,50%

 Liabilitas*                                                407.795                      439.299                        92,83%

 Simpanan dari Nasabah                                      352.437                      379.548                        92,86%

 Giro**                                                     159.906                          136.365                    117,26%

 Tabungan**                                                  39.222                          42.762                      91,72%

 Deposito**                                                  153.309                         154.353                    99,32%




                                                Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   75
Page 76
                                                       Profil BTN                     Manajemen Lingkungan           Dukungan Pengembangan
                       Tentang Laporan                                                    Berkelanjutan              dan Kesejahteraan Pegawai




                                                         Realisasi 2024                      Rencana 2024
                      Uraian                                                                                             Pencapaian
                                                          (Rp Miliar)                         (Rp Miliar)

 Ekuitas                                                      32.572                            32.493                     100,24%

 Laba (Rugi)

 Pendapatan Bunga                                             29.542                             31.331                     94,29%

 Pendapatan Operasional Selain Bunga                           4.576                             3.924                      116,62%

 Laba Sebelum Pajak                                             3.773                            4.405                      85,65%

 Laba Bersih                                                   3.007                             3.527                      85,26%

 Rasio Keuangan (%)

 Capital Adequacy Ratio (CAR)                                   18,50                            18,86                      98,09%

 Non-Performing Loan (NPL) Gross                                    3,16                          2,95                      107,12%

 Return on Assets (ROA)                                             0,83                          0,97                      85,57%

 Return on Equity (ROE)                                         10,76                            13,09                      82,20%

 *) Termasuk pembiayaan syariah
 **) Tidak termasuk syirkah




Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan
BTN berkomitmen untuk menciptakan nilai ekonomi                            remunerasi dan tunjangan kepada karyawan, pajak
yang signifikan dan memberikan dampak positif bagi                         kepada pemerintah, serta berbagai program Tanggung
pemangku kepentingan serta kontribusi terhadap                             Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bermanfaat
pertumbuhan        ekonomi        Indonesia.   Nilai   ekonomi             bagi masyarakat. Rincian nilai ekonomi yang dihasilkan
langsung yang dihasilkan berasal dari pendapatan                           dan didistribusikan dapat dilihat pada tabel di bawah
yang diperoleh melalui kegiatan bisnis BTN. Selanjutnya,                   ini. [GRI 3-3]
nilai ekonomi ini didistribusikan melalui pembayaran

Tabel Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1] [OJK-B.1]


                                                                                2024                    2023                    2022
                             Deskripsi
                                                                              (Rp Miliar)            (Rp Miliar)             (Rp Miliar)

 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan

 Pendapatan Bunga                                                                  25.473                  24.722               23.233

 Pendapatan Bagi Hasil secara Syariah                                               4.069                   3.559                2.674

 Pendapatan Operasional Lainnya                                                      4.576                   3.891               2.275

 Pendapatan Bukan Operasional                                                         (52)                  (160)                     61

 Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan                                             34.066                   32.012              28.243

 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

 Beban Bunga dan Bonus                                                            (15.913)                (13.203)             (9.867)

 Beban Bagi Hasil dan Bonus                                                        (2.135)                 (1.648)              (1.043)

 Beban Operasional Lainnya *)                                                      (5.817)                (5.034)              (5.249)




 76              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
               Pengembangan dan                         Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat                      Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                                                                                  2024                   2023                  2022
                                Deskripsi
                                                                                (Rp Miliar)           (Rp Miliar)           (Rp Miliar)

 Gaji dan Tunjangan Pegawai                                                       (4.446)                (3.983)              (4.190)

 Pengadaan Barang dan Jasa                                                         (1.635)                (2.313)              (1.042)

 Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham                                           (700)                  (609)                (237)

 Pengeluaran untuk Pemerintah                                                     (3.764)                 (3.143)             (2.465)

 Pengeluaran untuk Investasi Sosial Masyarakat **)                                   (89)                   (79)                  (61)

 Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan                                       (33.133)              (29.938)              (24.154)

 Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan                                                    933                  2.074               4.089

 *) Beban Operasional lainnya di luar gaji dan tunjangan pegawai
 **) Realisasi Penyaluran Dana Program TJSL



Selama tahun 2024, BTN mengelola keuangan secara                           diperoleh Bank akibat peluang atau implikasi finansial
mandiri tanpa bergantung pada bantuan finansial dari                       yang dipicu oleh perubahan iklim. [GRI 201-2, 201-4]
pemerintah. Selain itu, tidak ada pendapatan yang



Kinerja Keuangan
BTN menyajikan laporan keuangan yang transparan                            tersebut mencerminkan kinerja keuangan yang baik,
dan    menyeluruh         dalam      Laporan       Tahunan         2024.   sebagaimana tertera pada tabel berikut.
Aktivitas dan program yang tercantum dalam laporan

Tabel Kinerja Keuangan BTN [GRI 201-1] [OJK-B.1]


                                                                                  2024                   2023                  2022
                                  Uraian
                                                                                (Rp Miliar)           (Rp Miliar)           (Rp Miliar)

 Total Aset                                                                      469.615                438.750              402.148

 Kredit/Pembiayaan Bank                                                           357.973                318.106             298.282

 Dana Pihak Ketiga *)                                                             381.756               349.699              322.098

 Total Liabilitas                                                                407.795                 381.164              351.377

 Total Ekuitas                                                                     32.572                 30.479               25.909

 Laba Bersih                                                                        3.007                   3.501               3.045

 Rasio Keuangan (%)

 Rasio Kecukupan Modal (CAR)                                                        18,50                  20,07                 20,17

 Non-Performing Loan (NPL) Gross                                                      3,16                      3,01             3,38

 Return on Asset (ROA)                                                               0,83                       1,07              1,02

 Return on Equity (ROE)                                                              10,76                  13,86               16,42

 Net Interest Margin (NIM)                                                           2,86                       3,75             4,40

 Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional                                  88,70                   86,10               85,99
 (BOPO)

 Loan to Deposit Ratio (LDR)                                                        93,79                  95,36                92,65

 *) termasuk simpanan pada bank lain dan dana syirkah temporer



                                                       Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 77
Page 78
                                                   Profil BTN              Manajemen Lingkungan            Dukungan Pengembangan
                     Tentang Laporan                                           Berkelanjutan               dan Kesejahteraan Pegawai




Kontribusi kepada Negara
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan                     yang     memberikan     kontribusi        signifikan   terhadap
kepatuhan     terhadap      regulasi    yang      ada,     BTN    perekonomian       nasional.     Pada     tahun    2024,    Bank
berkomitmen      untuk    menjalankan       praktik      bisnis   memberikan kontribusi sebesar Rp4,2 triliun melalui
yang transparan dan berintegritas. Komitmen ini                   berbagai jenis pajak yang dibayarkan, yang berperan
diwujudkan melalui pembayaran pajak dan dividen                   dalam mendukung pembangunan ekonomi negara.

Tabel Kontribusi BTN Kepada Pemerintah


                                                                                            2024                      2023
                                    Jenis Pajak
                                                                                          (Rp Juta)                 (Rp Juta)

 Pajak

 Pajak Penghasilan (PPh)                                                                     3.715.115               3.123.042

 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah                             25.904                  24.307
 (PPnBM)

 Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai                                                     9.353                   1.897

 PBB P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan)                                                   13.434                    365

 Pajak Pemerintah Pusat Lainnya (misalnya Pajak Karbon)                                               -                      -

 Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan dan                             -                      -
 Pedesaan)

 Total Kontribusi Pajak (Total A)                                                          3.763.806                 3.419.611

 Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

 Dividen                                                                                         420.119              365.409

 PNBP Lainnya                                                                                         -                      -

 Total Kontribusi PNBP (Total B)                                                             420.119                  365.409

 Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B)                                            4.183.924                3.515.020




78              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
             Pengembangan dan             Pelayanan Prima untuk           Integritas Tata Kelola
          Pemberdayaan Masyarakat          Kepuasan Nasabah                   Keberlanjutan




Penyaluran Kredit
Selama tahun 2024, BTN telah menyalurkan kredit                Volume penyaluran kredit konsumer Bank tercatat
sebesar Rp357,97 triliun. Jumlah tersebut mengalami            sebanyak      179.539     unit      rumah.      Nilai   mengalami
peningkatan sebesar Rp39,88 triliun, atau setara               penurunan sebesar 19.447 unit, atau setara 9,77%
12,53%, dibanding tahun sebelumnya yang mencapai               dibanding tahun 2023 yang mencapai 198.986 unit
Rp318,11 triliun. Pencapaian tersebut memenuhi 97,50%          rumah. Penurunan tersebut berasal dari turunnya
dari RBB 2024 sebesar Rp367,13 triliun. Terwujudnya            kredit KPR subsidi, kredit KPR non subsidi, dan kredit
pencapaian tersebut disumbang oleh penyerapan                  non perumahan dengan total 21.235 unit, atau setara
kredit perumahan, yaitu KPR Subsidi dan KPR Nonsubsidi.        dengan 11,18% apabila dibandingkan dengan tahun
                                                               2023.

Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer


                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                       2024                2023
               Jenis Kredit Konsumer
                                                      (Unit)              (Unit)
                                                                                                   (Unit)               (%)

 Kredit Perumahan

 KPR Subsidi                                            118.665             130.787                 (12.122)             (9,27)

 KPR Nonsubsidi                                         30.960              36.260                  (5.300)             (14,62)

 Kredit Perumahan Lainnya                                  10.915                9.127                1.788               19,59

 Jumlah Kredit Perumahan                               160.540              176.174                (15.643)             (8,87)

 Kredit Nonperumahan                                    18.999               22.812                 (3.813)             (16,71)

 Volume Penyaluran Kredit Konsumer                     179.539             198.986                 (19.447)              (9,77)



BTN mencatat kenaikan nilai penyaluran produk kredit           setara 0,54% dibanding tahun 2023 yang mencapai
perumahan lainnya per 31 Desember 2024 sebesar                 Rp2,38 triliun.
Rp2,39 triliun. Nilai ini bertambah Rp12,80 miliar, atau

Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer


                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                      2024                2023
               Jenis Kredit Konsumer
                                                    (Rp Juta)           (Rp Juta)
                                                                                             (Rp Juta)                  (%)

 Kredit Perumahan

 KPR Subsidi                                         19.451.494          20.114.296             (662.802)                (3,30)

 KPR Nonsubsidi                                     15.790.588           16.191.348             (400.760)                (2,48)

 Kredit Perumahan Lainnya                            2.387.348           2.374.553                   12.795               0,54

 Jumlah Kredit Perumahan                           37.629.430          38.674.541               (1.045.111)             (2,70)

 Kredit Nonperumahan                                 3.031.148           3.775.958               (744.811)              (19,73)

 Nilai Penyaluran Kredit Konsumer                  40.660.578          42.450.499           (1.789.923)                 (4,22)




                                          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      79
Page 80
                                                  Profil BTN                Manajemen Lingkungan           Dukungan Pengembangan
                    Tentang Laporan                                             Berkelanjutan              dan Kesejahteraan Pegawai




BTN juga menyelenggarakan penyaluran Pembiayaan                     tersebut berasal dari naiknya KPR Subsidi sebanyak
konsumer syariah yang tercatat sebanyak 311.252                     29.059 unit, atau setara 13,10% dan pembiayaan non
unit rumah sampai dengan tahun 2024. Nilai ini naik                 perumahan sebanyak 425 unit atau setara 13,09%
sebesar 34.744 unit, atau setara 12,57% dibanding tahun             apabila dibandingkan dengan tahun 2023.
2023 yang mencapai 276.508 unit rumah. Peningkatan

Tabel Volume Penyaluran Produk Pembiayaan Konsumer Syariah


                                                                                                  Kenaikan (Penurunan)
                                                           2024                2023
     Jenis Pembiayaan Konsumer Syariah
                                                          (Unit)              (Unit)
                                                                                                  (Unit)               (%)

 Pembiayaan Perumahan

 KPR Subsidi                                              250.808               221.749            29.059                 13,10

 KPR Nonsubsidi                                                55.899           50.544               5.355                10,59

 Pembiayaan NonKPR                                                873                968              (95)               (9,81)

 Jumlah Pembiayaan Perumahan                              307.580              273.261              34.319                12,56

 Pembiayaan Nonperumahan                                        3.672             3.247               425                13,09

 Volume Penyaluran Pembiayaan Konsumer                         311.252         276.508             34.744                 12,57



BTN mencatat angka penyaluran produk pembiayaan                     Peningkatan      tersebut   berasal      dari   pertumbuhan
konsumer per 31 Desember 2024 sebesar Rp41,16 triliun.              pembiayaan perumahan sebesar Rp6,26 triliun atau
Nilai ini bertambah Rp6,38 triliun, atau setara 18,36%              setara 18,10%.
dibanding tahun 2023 yang mencapai Rp34,77 triliun.



Tabel Nilai Penyaluran Produk Pembiayaan Konsumer Syariah


                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                                         2024                 2023
     Jenis Pembiayaan Konsumer Syariah
                                                       (Rp Juta)            (Rp Juta)
                                                                                                (Rp Juta)              (%)

 Pembiayaan Perumahan

 KPR Subsidi                                           26.521.953           22.961.992           3.559.961               15,50

 KPR Nonsubsidi                                         14.303.159          11.604.082          2.699.077                23,26

 Pembiayaan NonKPR                                         40.953               38.217              2.736                    7,16

 Jumlah Pembiayaan Perumahan                          40.866.065           34.604.291            6.261.774               18,10

 Pembiayaan Nonperumahan                                  290.105              168.816             121.289               71,85

 Nilai Penyaluran Pembiayaan Konsumer                   41.156.171          34.773.107          6.383.064                18,36




80             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 81
       Pengembangan dan              Pelayanan Prima untuk         Integritas Tata Kelola
    Pemberdayaan Masyarakat           Kepuasan Nasabah                 Keberlanjutan




BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi dengan
Gelar Akad Massal KUR dan KPR
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sukses            BTN    juga   memperkuat            dukungan     terhadap
melaksanakan akad massal KPR untuk 4.824                sektor    usaha     mikro,    kecil,   dan     menengah
unit rumah secara serentak di berbagai wilayah          (UMKM) melalui penyaluran kredit modal usaha
Indonesia. Dari Januari hingga Juli 2024, BTN           sebesar Rp2,84 triliun hingga Juni 2024, tumbuh
telah merealisasikan 112.000 unit KPR Bersubsidi,       33,3% dibandingkan periode yang sama tahun
termasuk   melalui   skema    Fasilitas   Likuiditas    sebelumnya. Dari total kredit modal usaha,
Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tabungan                Rp797,8 miliar disalurkan untuk Kredit Usaha
Perumahan Rakyat (Tapera), dari target nasional         Rakyat (KUR) dan Rp2,04 triliun untuk Kredit Usaha
166.000 unit. Program ini menunjukkan komitmen          Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM). Penyaluran
BTN dalam memperluas akses kepemilikan rumah            kredit ini ditargetkan pada sektor usaha yang
layak huni, terutama bagi kaum milenial yang            terkait   dengan      ekosistem        perumahan,    dan
menyumbang 89% dari realisasi KPR Bersubsidi            memanfaatkan digitalisasi untuk mempermudah
pada Juni 2024.                                         akses kredit. Langkah strategis ini mencerminkan
                                                        peran BTN dalam mendorong pertumbuhan
                                                        ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.




                                    Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              81
Page 82
Manajemen
Lingkungan
Berkelanjutan




85    Pengelolaan Energi
88    Pengelolaan Emisi
94    Pengelolaan Air
96    Manajemen Limbah
100   Green Office Kantor Pusat
Page 83

          
Page 84
                                                                      Manajemen Lingkungan
                                                                          Berkelanjutan          Dukungan Pengembangan
                   Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                                                 dan Kesejahteraan Pegawai




Dampak dari kerusakan lingkungan
dan perubahan iklim makin terasa dan
telah menjadi tantangan besar. Dengan
kesadaran akan dampak tersebut, BTN
berkomitmen untuk mengurangi dampak
negatif yang diakibatkan oleh kegiatan
operasional terhadap lingkungan.




Pengelolaan atas risiko perubahan iklim dan dampak              BTN juga telah memastikan kepatuhan Bank terkait
bagi ekosistem (climate change and ecosystem) juga              upaya menjaga isu lingkungan dan sosial sekitar. Upaya
telah menjadi salah satu bagian dari kerangka kerja             ini dilakukan melalui pelaporan rutin sebanyak dua kali
environmental, social, and governance (ESG) BTN. Oleh           dalam setahun dan secara terpisah dari rencana dan
karena itu, BTN telah merancang berbagai program                inisiatif Bank. Pelaporan rutin ini merupakan laporan
guna memitigasi risiko perubahan iklim. Upaya ini juga          pelaksanaan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan
merupakan bentuk kontribusi Bank dalam mendukung                Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan
komitmen pemerintah untuk mencapai karbon netral                (RPL) yang mengacu pada Keputusan Menteri Negara
pada tahun 2060, serta mendukung pencapaian                     Lingkungan Hidup No. 45 Tahun 2005 tentang Pedoman
Tujuan   Pembangunan       Berkelanjutan     (Sustainable       Penyusunan Pemantauan Lingkungan (RPL), serta
Development     Goals/   SDGs)     tujuan    ke-13   yaitu      peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penanganan Perubahan Iklim. [GRI 3-3]




84            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 85
              Pengembangan dan                Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat             Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Pengelolaan Energi
Sebagai perusahaan perbankan, penggunaan energi                  minyak (BBM) untuk mendukung kegiatan operasional
sangat penting dalam mendukung aktivitas operasional             seperti kendaraan dan genset yang digunakan sebagai
dan    teknologi   yang    digunakan     dalam     layanan       sumber listrik cadangan. Meskipun penggunaan energi
keuangan sehari-hari. Dalam berbagai aktivitas, BTN              di sektor perbankan tidak sebesar penggunaan energi
menggunakan listrik untuk mendukung pencahayaan                  pada sektor bisnis lain, BTN menyadari bahwa risiko
dan penggerak sarana kantor seperti lift, AC, dan                yang dihasilkan dari aktivitasnya tetap memberikan
mesin fotokopi. BTN juga menggunakan bahan bakar                 dampak negatif terhadap lingkungan. [GRI 3-3]



Inisiatif Pengelolaan Energi
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan,                   c.    Menerapkan kebijakan pengurangan beban listrik
BTN dengan aktif melakukan berbagai inisiatif efisiensi                di kantor setelah jam operasional;
energi sebagai bentuk strategi untuk menurunkan                  d.    Penggunaan Building Automation System (BAS)
penggunaan energi. Penggunaan energi yang signifikan                   untuk pengaturan penggunaan peralatan listrik
berasal dari pengoperasian lift dan pendingin ruangan.                 pemadaman lampu, lift, dan unit pendingin
Keduanya dapat dikategorikan sebagai SEU (significant                  sehingga lebih efisien;
energy use). Oleh karena itu, BTN memfokuskan program            e.    Pemadaman ruang yang tidak digunakan melalui
efisiensi energi di Gedung Menara BTN dengan cakupan                   pengaturan lampu penerangan berbasis zona
efisiensi penggunaan peralatan listrik seperti pemanas                 atau divisi;
air, pendingin ruangan (chiller), dan lift. Adapun inisiatif     f.    Sosialisasi       penghematan            energi      dengan
yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: [GRI 3-3] [OJK            mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan,
F.7]                                                                   seperti mematikan lampu saat tidak digunakan
a.     Memiliki 36 kendaraan listrik, yang terdiri dari 24             dan     mencabut        peralatan       listrik   yang   tidak
       motor listrik dan 12 mobil listrik yang mendukung               digunakan;
       kegiatan operasional;                                     g.    Penggunaan pemanas air tenaga surya guna
b.     Pembangunan      Stasiun   Pengisian    Kendaraan               memasok air di toilet Direksi; dan
       Listrik Umum (SPKLU) di Gedung Menara 1 BTN               h.    Pengaturan jadwal pengoperasian unit pendingin
       dan Gedung Menara 2 BTN sebagai bagian                          ruangan dan lift sesuai kebutuhan operasional.
       dari komitmen untuk mendukung penggunaan                        Jadwal pengoperasian pendingin ruangan dan
       kendaraan listrik dan mengurangi jejak karbon;                  lift adalah sebagai berikut:

Tabel Jadwal Pengoperasioan Pendinginan Ruangan


             Jadwal Pengoperasian Pendingin Ruangan                        Jumlah Pendingin Ruangan yang Beroperasi

  Pukul 06.00 WIB pendingin beroperasi                                                                2 unit

  Pukul 06.30 WIB pendingin beroperasi                                                                3 unit

  Pukul 07.00 WIB pendingin beroperasi                                                                4 unit

  Pukul 07.30 WIB pendingin beroperasi                                                                5 unit

  Pukul 14.00 WIB pendingin beroperasi                                                                1 unit

  Pukul 16.00 WIB pendingin beroperasi                                                                1 unit

  Pukul 17.00 WIB pendingin beroperasi                                                                2 unit

  Pukul 19.00 WIB pendingin beroperasi                                                                1 unit




                                             Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  85
Page 86
                                                                                 Manajemen Lingkungan
                                                                                     Berkelanjutan                  Dukungan Pengembangan
                           Tentang Laporan                Profil BTN
                                                                                                                    dan Kesejahteraan Pegawai




Tabel Jadwal Pengoperasioan Lift

                                     Jadwal Pengoperasian Lift                                              Jumlah Lift yang Beroperasi

     Pukul 06.00 WIB semua unit lift beroperasi                                                                     Semua unit lift

     Pukul 18.00 WIB lift mati                                                                                           2 unit

     Pukul 20.00 WIB lift mati                                                                                           2 unit

     Pukul 22.00 WIB lift mati                                                                                           2 unit

     Hari Sabtu/Minggu hanya lift di area low zone, high zone, dan parkir yang beroperasi                                 1 unit

i.         Penggantian lampu TL (tubular lamp) (tubular                   k.     Melakukan penggantian dan pengadaan unit AC
           lamp) dan essential menjadi lampu LED;                                baru dengan tipe inverter; dan
j.         Modernisasi 10 unit lift dengan sistem kontrol dan             l.     Penggunaan media iklan dengan videotron LED.
           mekanik model terbaru yang lebih efisien;


Kinerja Pengelolaan Energi
BTN juga telah melakukan pengukuran dan pencatatan                        Pengukuran penggunaan energi diperoleh dengan
penggunaan            energi     secara      menyeluruh,        baik      menggunakan metodologi dari dari Kementerian Energi
penggunaan energi listrik maupun bahan bakar minyak                       dan Sumber Daya Mineral yaitu dari penggunaan energi
(BBM) untuk kendaraan operasional Bank. Pencatatan                        (satuan fisik) dikalikan dengan nilai kalor. Berdasarkan
ini digunakan sebagai dasar untuk mengukur efisiensi                      metodologi tersebut, total penggunaan energi selama
dan efektifitas dalam melakukan penghematan energi.                       tahun pelaporan dapat diuraikan sebagai berikut:

Penggunaan Energi [GRI 3-3, 302-1, 302-2] [OJK F.6]

     Sumber Energi                               Satuan                  2024*                      2023                          2022

     Listrik                                        GJ                  224.920                      34.276                       68.829

     BBM                                            GJ                   155.332                      82.321                       93.403

     Total Penggunaan Energi                        GJ                  380.252                     116.597                       162.232

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang, sehingga Bank menetapkan 2024 sebagai tahun dasar perhitungan




Intensitas Energi
Intensitas energi menunjukkan penggunaan energi                           energi disampaikan dalam satuan per pegawai dan
per unit kegiatan, keluaran, atau metrik khusus lainnya.                  per kantor cabang sebagai berikut: [GRI 302-3]
Selanjutnya, terkait dengan intensitas penggunaan

Intensitas Penggunaan Energi


     Denominator                                         2024                             2023                              2022

     Pendapatan                                 0,000000011 GJ/Rp                0,000000004 GJ/Rp                0,000000006 GJ/IDR

     Unit Kantor                              513,85 GJ/unit kantor            157,56 GJ/unit kantor*           219,83 GJ/unit kantor*

*)Data disajikan kembali



Peningkatan intensitas pada tahun 2024 disebabkan                         operasional        yang     bertujuan       untuk        mendukung
oleh penambahan kantor pusat, yaitu Menara 2 BTN.                         kelancaran kegiatan bisnis Bank.
Selain itu, terdapat pula penambahan kendaraan


     86              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 87
              Pengembangan dan                   Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat                Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Penggunaan Energi Terbarukan
BTN menyadari bahwa sebagian besar energi yang
digunakan merupakan energi fosil yang berdampak
negatif terhadap lingkungan seperti perubahan iklim.
Sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan praktik
bisnis yang berkelanjutan, BTN juga telah bertahap
meningkatkan       penggunaan           bauran   energi   baru
terbarukan. Hingga tahun 2024, terdapat 7 (tujuh)
kantor BTN yang telah terpasang panel surya dengan
kapasitas energi yang dihasilkan mencapai 231 kWp.
Adapun 7 (tujuh) kantor yang telah menggunakan
panel surya adalah KC Karawang, KC Medan, KC
Gorontalo, KC Balikpapan, KC Cilegon, KC Bandung, dan
Menara 1 BTN. Informasi mengenai penggunaan energi
terbarukan dapat diuraikan sebagai berikut:

Jumlah Penggunaan Energi Terbarukan



                                        Panel Surya


                                        19.129,54 kWh
                                        Total Penggunaan
                                        Energi Terbarukan


                                        68,87 GJ


Melalui penggunaan energi baru terbarukan, BTN
berhasil menggantikan konsumsi energi listrik sebesar
68,87   GJ.   Langkah     ini   tidak    hanya   mengurangi
ketergantungan pada sumber energi konvensional,
tetapi juga mendukung upaya pengurangan emisi
karbon dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam
operasional Bank. [GRI 302-4, 302-5]




                                                 Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   87
Page 88
                                                                         Manajemen Lingkungan
                                                                             Berkelanjutan         Dukungan Pengembangan
                       Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                                                   dan Kesejahteraan Pegawai




Pengelolaan Emisi

Emisi Gas Rumah Kaca
Sebagai perusahaan yang turut berperan dalam
menghasilkan emisi GRK, BTN berkomitmen untuk
mendukung upaya penurunan emisi GRK. BTN juga
telah menempatkan pengelolaan emisi GRK sebagai
salah satu Kerangka Kerja ESG yang masuk dalam Pilar
Climate Change and Ecosystems. Dalam konteks ini, BTN
telah menetapkan target pengurangan emisi sekurang-
kurangnya 30% dari kegiatan operasional untuk lima
tahun ke depan (2023-2029). Melalui penetapan ini,
BTN juga telah ikut andil mendukung upaya pemerintah
dalam mencapai karbon netral (Net Zero Emission/
NZE)    pada    tahun    2060    serta   memenuhi      target
Enhanced Nationally Determined Contributions (NDC)
sebesar 43,20%. Untuk memperkuat komitmen dalam
mengurangi dampak negatif risiko perubahan iklim,
BTN sedang dalam proses penyusunan target Net Zero
Emission. Selain itu, BTN juga telah menyusun Roadmap
ESG 2023-2029 yang mencakup target efisiensi energi,
digitalisasi untuk pengurangan penggunaan kertas,                  jajaran Direksi dan SEVP. Komite ini memiliki peran
serta efisiensi operasional perusahaan dalam jangka                penting dalam mendukung pencapaian SDGs dan
pendek, menengah, dan panjang. [GRI 3-3]                           target climate perusahaan, serta memastikan kebijakan
                                                                   keberlanjutan mencakup aspek ESG. Komite ini juga
BTN menganggap inventarisasi emisi GRK sebagai                     berfungsi untuk mengawasi risiko dan peluang terkait
langkah penting untuk mengukur dampak emisi yang                   ESG serta mengambil keputusan strategis dalam rapat
dihasilkan dari aktivitas yang berpotensi terhadap                 rutin yang diadakan setiap tahunnya. Sepanjang tahun
pemanasan global (Global Warming Potential/GWP),                   pelaporan, Komite ESG telah menyelenggarakan rapat
seperti CO2, N2O, CH4, dan CFC. Hasil kalkulasi emisi ini          sebanyak lima (5) kali.. Selain itu, BTN juga memiliki
akan disajikan dalam satuan ton CO2 ekuivalen (CO2                 Enterprise & ESG Risk Management Division yang
eq). Tahun ini BTN mewujudkan berbagai inisiatif seperti           dipimpin oleh Kepala Divisi dan bertanggung jawab
peningkatan adopsi panel surya dan peningkatan                     langsung dalam implementasi serta monitoring inisiatif
penggunaan kendaraan listrik. Hingga tahun pelaporan               ESG BTN, seperti penurunan emisi karbon, mendukung
ini, BTN telah memiliki melakukan pemasangan panel                 aspek sosial, dan pelaksanaan Climate Risk Stress
surya    sebanyak      tujuh    dan   telah   menggunakan          Test untuk menilai dampak perubahan iklim terhadap
kendaraan listrik. [GRI 3-3]                                       keberlanjutan perusahaan. Melalui upaya-upaya ini,
                                                                   BTN berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan yang lebih                 keberlanjutan dalam operasionalnya dan memberikan
luas, BTN telah membentuk Komite ESG yang dipimpin                 dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan
oleh Direktur Utama, dengan anggota yang terdiri dari              lingkungan.


Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2

Sebagai bagian dari proses monitoring dan evaluasi,                 untuk memudahkan pengawasan dan pelaporan.
BTN secara rutin melakukan memantau kadar emisi                     Sepanjang tahun pelaporan ini, BTN telah melakukan
di seluruh area operasional. Pemantauan ini dilakukan               pengukuran menyeluruh terhadap emisi GRK Cakupan 1




 88              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 89
                Pengembangan dan                    Pelayanan Prima untuk              Integritas Tata Kelola
             Pemberdayaan Masyarakat                 Kepuasan Nasabah                      Keberlanjutan




dan Cakupan 2. Emisi Cakupan 1 berasal dari pemakaian                     Direktorat         Jenderal     Ketenagalistrikan,      Kementerian
bahan bakar untuk transportasi dan pemakaian                              Energi dan Sumber Daya Mineral (DJK-ESDM) tahun 2020.
bahan bakar untuk genset. Sementara emisi Cakupan                         Sementara itu, untuk faktor emisi bahan bakar minyak
2 berasal dari sumber emisi tidak langsung atau dari                      (BBM) menggunakan faktor emisi yang diterbitkan
energi listrik yang disuplai oleh Perusahaan Listrik                      oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) ESDM
Negara (PLN) sebagai pemasok bisnis Bank.                                 Tahun 2021. Perhitungan emisi mencakup gas CO2
                                                                          yang dikalikan dengan faktor GWP sebesar 1 dan tidak
BTN menghitung emisi dengan pendekatan kontrol                            mencakup emisi CO2 biogenik. [GRI 305-1, 305-2, 305-3] [OJK F.11]
operasional yang menggunakan metodologi IPCC                              [TCFD Metrics.b]

Guidelines 2006 yang telah diperbarui pada tahun 2019
dan mengacu pada standar ISO 14064 Greenhouse                             Informasi mengenai emisi GRK yang dihasilkan dapat
Gases. Terkait dengan faktor emisi kelistrikan, BTN                       diuraikan sebagai berikut: [GRI 305-1, 305-2, 305-3] [OJK F.11] [TCFD
mengacu pada faktor emisi yang diterbitkan oleh                           Metrics.b]


Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 yang Dihasilkan


           Sumber Emisi                              Keterangan                                Satuan           2024*     2023        2022

 Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1

 Bahan Bakar Minyak               Emisi langsung dari pembakaran stasioner                   ton CO2 eq            210         124       143
 (BBM)
                                  Emisi langsung dari pembakaran bergerak                    ton CO2 eq          9.160     4.844       5.494

 Penggunaan Refrigerant           Emisi Fugitive                                             ton CO2 eq          2.685      2.314        N/A

 Total Emisi Cakupan 1                                                                       ton CO2 eq         12.054     7.282       5.637

 Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 2

 Listrik                          Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik                 ton CO2 eq         56.074     8.694      16.985
                                  yang diimpor/dibeli

 Total Emisi Cakupan 2                                                                       ton CO2 eq         56.074    8.694       16.985

 Total Emisi Cakupan 1 dan 2                                                                 ton CO2 eq         68.128    16.246      22.622

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang, sehingga Bank menetapkan 2024 sebagai tahun dasar perhitungan




                                                    Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     89
Page 90
                                                                                     Manajemen Lingkungan
                                                                                         Berkelanjutan                  Dukungan Pengembangan
                               Tentang Laporan              Profil BTN
                                                                                                                        dan Kesejahteraan Pegawai




Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2

Intensitas emisi GRK menunjukkan jumlah emisi GRK                              dalam satuan ton CO2 eq per pegawai. Selain itu, juga
per unit kegiatan, keluaran, atau metrik khusus lainnya.                       dilakukan perhitungan dalam satuan ton CO2 eq per
Intensitas emisi dihitung dengan membagi total emisi                           unit kantor. Informasi mengenai intensitas GRK dapat
GRK (Cakupan 1 dan Cakupan 2) yang dihasilkan                                  diuraikan pada tabel sebagai berikut: [GRI 305-4]
oleh Bank dengan jumlah pegawai, yang dihitung

Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2


      Denominator                            2024                                    2023                                     2022

    Unit Kantor                   92,07 tons CO2 eq/ office unit         21,95 tons CO2 eq/ office unit*       30,65 tons CO2 eq/office unit*

    Pendapatan                   0.0000000020 ton CO2 eq/IDR           0.0000000005 ton CO2 eq/IDR             0.0000000008 ton CO2 eq/IDR

*)Data disajikan kembali



Peningkatan intensitas pada tahun 2024 disebabkan                              operasional          yang    bertujuan       untuk     mendukung
oleh penambahan kantor pusat, yaitu Menara 2 BTN.                              kelancaran kegiatan bisnis Bank.
Selain itu, terdapat pula penambahan kendaraan


Emisi GRK Cakupan 3

Sebagai bentuk kelengkapan dari pelaporan emisi,                               Financials (PCAF). Financed emissions merupakan emisi
sejak tahun 2023 BTN telah memetakan relevansi dan                             yang dihasilkan dari layanan jasa keuangan, investasi,
menghitung emisi GRK Cakupan 3. Perhitungan ini                                dan pinjaman oleh BTN yang menyediakan jasa
mencakup tiga kategori utama dalam kegiatan rantai                             keuangan. Bank telah melakukan perhitungan financed
pasok Bank, yaitu:                                                             emissions per sektor usaha seperti konstruksi, energi,
•         Purchased goods and services                                         transportasi, Industrial Process and Production Use
•         Business travel                                                      (IPPU)/ Industri Pengolahan, dan sektor lain. Sementara
•         Financed emissions                                                   itu, untuk kedua kategori lainnya yaitu business travel
                                                                               dan purchased goods BTN berpedoman pada standar
Pada kategori financed emissions, BTN mengacu                                  GHG Protocol. [GRI 305-3] [TCFD Metrics.a]
pada standar The Partnership for Carbon Accounting

Financed Emissions per Sektor Usaha


                                                                              2024                                          2023*

                       Sektor Usaha                                                Financed                                      Financed
                                                           Outstanding                                     Outstanding
                                                                                 Emissions (ton                                Emissions (ton
                                                            (Rp Miliar)                                     (Rp Miliar)
                                                                                    CO2 eq)                                       CO2 eq)

    Industri Pengolahan                                             401                 1,445.61                 474                 1.237,05

    Konstruksi                                                25.650                      191.281              30.777               88.723,20

    Listrik, Gas, dan Air                                       4.668                   342.047                 4.931           519.353,23

    Pertambangan dan Penggalian                                      55                   12.054                1.840               63.349,18

    Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan                             229                  26.024                   30                  752,52

    Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi                      4.016                     180                4.317               15.841,47

    Total                                                      35.019                   573.032               42.369            691.256,65
    * Data disajikan kembali




    90                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 91
               Pengembangan dan                 Pelayanan Prima untuk            Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat              Kepuasan Nasabah                    Keberlanjutan




Penyajian kembali data dalam Laporan Keberlanjutan                  ulang sektor usaha dalam financed emissions. Pada
dilakukan       untuk       memastikan    transparansi    dan       tahun sebelumnya, perhitungan hanya mencakup 20
akurasi     informasi,       dengan   revisi   pada   laporan       debitur top dengan outstanding terbesar (Rp24 triliun),
tahun sebelumnya akibat pembaruan metodologi                        sedangkan tahun ini diperluas menjadi 85% untuk 7
perhitungan serta penyesuaian terhadap identifikasi                 (tujuh) sektor sesuai OJK (Rp42 triliun).

Rekapitulasi Emisi Cakupan 3 BTN


 Uraian                                                     Satuan                2024                    2023        2022

 Kategori 1: Purchased Goods and Services                 ton CO2 eq                 4.739                  6.447           4.614

 Kategori 6: Business Travel                              ton CO2 eq              3.294,32                   285             276

 Financed Emissions                                       ton CO2 eq              573.032            691.256,65              N/A

 Total Emisi Cakupan 3                                     ton CO2 eq           581.065,32          698.018,65          4.890

 * Data disajikan kembali




Dalam pengelolaan emisi Cakupan 3, BTN telah                        untuk mengurangi penggunaan kertas, implementasi
melakukan berbagai strategi, seperti meningkatkan                   sustainable procurement, pengelolaan limbah secara
keterlibatan mitra kerja untuk mengungkapkan nilai                  berkelanjutan, dan penerapan Portfolio Guideline yang
GRK atas emisi yang ditimbulkan dari produk-produk                  mempertimbangkan prinsip ESG. Langkah-langkah ini
yang ditransaksikan dari dan kepada Bank. Pada                      memastikan bahwa portofolio kredit BTN tetap menjaga
tahun 2024, BTN telah menyusun roadmap ESG 2024-                    agar tidak menyalurkan dana ke sektor-sektor dengan
2029, yang mencakup inisiatif pengurangan emisi                     risiko tinggi terhadap dampak lingkungan, serta
secara menyeluruh. Beberapa inisiatif yang telah                    membantu menjaga agar financed emission tetap
dijalankan antara lain digitalisasi aktivitas operasional           terkendali.



Karbon Netral

Selain bentuk inisiatif        yang telah dilakukan dalam           berbagai jenis pohon di beberapa titik lokasi. BTN juga
efisiensi energi dan peningkatan bauran energi baru                 telah melakukan perhitungan serapan karbon akibat
terbarukan, BTN juga melakukan kegiatan penanaman                   penanaman pohon yang telah dilakukan.
pohon. Pada tahun 2024, BTN melakukan penanaman

Perhitungan Serapan Karbon


 Uraian                                                              Satuan                    2024                  2023

 Total Pohon                                                            Pohon                   29.615                5.323

 Nilai Serapan Karbon                                              ton CO2 eq                18.290,73               3.449




                                                Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  91
Page 92
                                                                 Manajemen Lingkungan
                                                                     Berkelanjutan                Dukungan Pengembangan
              Tentang Laporan               Profil BTN
                                                                                                  dan Kesejahteraan Pegawai




     Kolaborasi                           Fokus BTN terhadap pengelolaan lingkungan tidak hanya

     Penanaman                            diwujudkan dalam program-program yang dilaksanakan di
                                          internal Bank, tetapi juga didorong oleh upaya pelestarian
     Mangrove                             lingkungan di sekitar Bank. Salah satu langkah proaktif yang
                                          dilakukan oleh Bank adalah melakukan penanaman mangrove.
                                          Pada tahun 2024, BTN berkolaborasi dengan Pusat Pelaporan
                                          dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan
                                          penanaman 3.000 mangrove di Pulau Bali. Bank mendukung
                                          konservasi alam dengan melepaskan 1.000 ekor tukik untuk
                                          dikembalikan      ke   habitat      aslinya.   Selain   sebagai   bentuk
                                          kontribusi nyata bahwa BTN mendukung pengurangan dampak
                                          perubahan iklim, inisiatif ini juga mencerminkan kontribusi Bank
                                          dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Program
                                          penanaman pohon dan pelepasan tukik juga mendukung Tujuan
                                          Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan ke-13
                                          tentang Penanganan Perubahan Iklim dan Tujuan ke-15 tentang
                                          Ekosistem Daratan.




92       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 93
     Pengembangan dan       Pelayanan Prima untuk           Integritas Tata Kelola
  Pemberdayaan Masyarakat    Kepuasan Nasabah                   Keberlanjutan




BTN Tanam 200                  Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Internasional pada
                               26 Juli 2024, BTN, melalui program Tanggung Jawab Sosial
Pohon Mangrove                 dan Lingkungan (TJSL), berkolaborasi dengan Jejakin untuk
dalam Rangka                   melakukan penanaman 200 pohon mangrove di Taman Wisata

Memperingati Hari              Angke, Pantai Indah Kapuk, DKI Jakarta. Kegiatan ini merupakan
                               bagian dari komitmen BTN untuk menjalankan operasional yang
Mangrove Sedunia               berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,
                               sekaligus mewujudkan Clean Banking Operation.


                               Penanaman 200 pohon mangrove ini diperkirakan mampu
                               menyerap karbon setara dengan 10,99 ton CO2e, yang setara
                               dengan penghematan penggunaan kertas sebanyak 166.667
                               lembar, menurut dengan penelitian Xiang et al., 2023. Ini
                               menunjukkan kontribusi nyata BTN dalam mengurangi jejak
                               karbon dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.


                               Sebagai     bagian    dari    komitmennya         terhadap   Sustainable
                               Development Goals (SDGs), khususnya SDGs No. 13: Climate Action,
                               BTN mendukung pelestarian hutan mangrove, yang terbukti lebih
                               efektif dalam menyerap emisi karbon dioksida dibandingkan
                               dengan hutan hujan atau lahan gambut. Selain itu, kegiatan ini
                               juga berkontribusi pada SDGs No. 14: Life Below Water, di mana
                               hutan mangrove berfungsi sebagai penahan abrasi, pelindung
                               pantai dari tsunami, serta ekosistem vital dalam konservasi
                               sumber daya alam.




                            Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            93
Page 94
                                                                                 Manajemen Lingkungan
                                                                                     Berkelanjutan                   Dukungan Pengembangan
                        Tentang Laporan                  Profil BTN
                                                                                                                     dan Kesejahteraan Pegawai




Emisi Zat Perusak Ozon, Polutan Organik yang Persisten, dan Emisi
Udara Signifikan Lainnya

Sebagai perusahaan yang berfokus pada penyediaan                          keberlanjutan. Salah satu inisiatif yang telah diambil
layanan keuangan dan investasi, kegiatan bisnis Bank                      oleh BTN adalah mengurangi penggunaan refrigerant
tidak relevan dengan dengan zat perusak ozon, polutan                     pada AC secara bertahap. BTN juga terus bekerja sama
organik yang persisten (POPs), senyawa organik volatil                    dengan mitra untuk mendukung program-program
(VOC), materi partikulat (PM), dan emisi udara signifikan                 yang memberikan manfaat positif bagi lingkungan
lainnya. Sehubungan dengan hal ini, BTN belum                             secara lebih luas. [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-5, 305-6, 305-7] [F.12]
melakukan penghitungan terkait polutan tersebut.                          [TCFD Metrics.a, c]

Meskipun demikian, BTN tetap berkomitmen untuk
mengelola dampak lingkungan melalui pengurangan                           Informasi mengenai penggunaan refrigerant dapat
jejak karbon dan mendukung inisiatif yang mendorong                       diuraikan pada tabel sebagai berikut: [GRI 305-6]

Jumlah Penggunaan Refrigerant


 Uraian                                         Satuan                   2024*                       2023                        2022

 Penggunaan Refrigerant                            kg                      2.065                       1.780                       2.144

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang




Pengelolaan Air
Air merupakan salah satu kebutuhan vital bagi Bank                        1.      Penggunaan air PDAM sebagai sumber utama
dalam      menjalankan        operasional      sehari-hari.        Air            sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) terkait
digunakan untuk keperluan domestik kantor seperti                                 penggunaan air tanah;
wudhu, membersihkan toilet, menyiram tanaman,                             2.      Pembuatan dua sumur resapan dengan kapasitas
mengisi kolam air mancur, dan lainnya. Sebagian                                   masing-masing sebesar 48 m3, sehingga total
besar kebutuhan air dipenuhi oleh PDAM, sedangkan                                 kapasitas penyerapan air hujan mencapai 96 m3;
sebagian lainnya diperoleh melalui sumur air dalam                        3.      Pemasangan poster anjuran pada toilet terkait
(deep well).                                                                      penghematan air;
                                                                          4.      Penerapan sistem sewage treatment plan (STP)
BTN menyadari risiko lingkungan terkait dengan air,                               untuk memastikan bahwa air yang dibuang
termasuk efluen, kelangkaan, risiko air, dan risiko                               tidak membahayakan lingkungan, dan telah
banjir. Oleh karena itu, BTN memberikan perhatian                                 mendapatkan izin pembuangan dari instansi
khusus terhadap pengelolaan air, dengan mengacu                                   terkait. Instalasi pengolahan air limbah di Gedung
pada UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.                                Menara BTN memiliki kapasitas 260 m3/hari,
BTN berkomitmen untuk menggunakan air secara                                      dengan kebutuhan pengolahan saat ini sebesar
bijak, dengan tujuan untuk mendukung keberlanjutan                                220     m3/hari.    Perbandingan         tersebut        sesuai
dan tidak mengganggu ketersediaan air bersih di                                   dengan Izin Pembuangan Air Limbah yang terbit
lingkungan sekitar. [GRI 3-3]                                                     pada 19 Juli 2018;
                                                                          5.      Pemanfaatan air olahan STP dan penampung air
Untuk     menjaga        keseimbangan         ekosistem        dan                hujan untuk kebutuhan penyiraman tanaman,
memastikan ketersediaan air bersih pada masa                                      pengisian kolam air mancur, dan pencucian
mendatang, Bank telah melakukan pengelolaan air                                   mobil;
yang efisien dan berkelanjutan, di antaranya:                             6.      Pengaturan debit air di Gedung Menara BTN
                                                                                  dengan neraca pemakaian air bersih sebagai
                                                                                  berikut:


 94               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 95
               Pengembangan dan                    Pelayanan Prima untuk                 Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat                 Kepuasan Nasabah                         Keberlanjutan




Neraca Pemakaian Air Bersih Gedung Menara BTN



                                                             Toilet Kantor
                                                              183 m3/hari



                                                             Toilet Tamu
                                                              10 m3/hari



                                                               Mushola                                       STP Kapasitas   Saluran Umum
                                                              20 m3/hari                                      260 m3/hari     220 m3/hari



                                                          Cleaning Gedung
       Air PAM
                                                             24 m3/hari
     274 m3/hari


                                 GWT                       Kantin               Grease
                             274,1 m3/hari                5 m3/hari              Trap



                                                              Air Mancur
                                                                                                        Menguap
      Air Tanah                                               2,1 m3/hari
                              Cadangan
      0,1 m3/hari

                                                                Chiller
                                                                                                        Menguap
                                                              10 m3/hari



                                                             Siram Taman                               Meresap ke
                                                               10 m3/hari                                Tanah




Sebagai      bentuk     monitoring       dan     evaluasi,     BTN          melakukan pengukuran stres air pada area operasional
memantau penggunaan air merujuk pada pembayaran                             BTN. Informasi mengenai penggunaan air pada seluruh
pemakaian air PDAM dan pemantauan dari flow meter                           aktivitas operasional diuraikan sebagai berikut: [GRI 3-3,
yang terpasang. Hingga tahun pelaporan, Bank belum                          303-1, 303-3, 303-5] [OJK F.8]


Tabel Penggunaan Air [GRI 303-1, 303-5] [OJK F.8]


              Sumber Air                        Satuan                  2024*                                2023               2022

 Air dari Pihak Ketiga

 PDAM                                              m3                  1.681.793                         284.419               606.967

 Air Tanah

 Deep Well                                         m3                  8.188.194                              7.095              63.662

 Total                                             m3                 9.799.987                              291.514           670.629

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang



Sebagai wujud komitmen terhadap prinsip keberlanjutan lingkungan, BTN menetapkan target untuk mengurangi
penggunaan air sebesar 30% pada tahun 2029.




                                                   Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       95
Page 96
                                                                             Manajemen Lingkungan
                                                                                 Berkelanjutan                 Dukungan Pengembangan
                           Tentang Laporan             Profil BTN
                                                                                                               dan Kesejahteraan Pegawai




Manajemen Limbah

Pengelolaan Limbah
Dalam menjalankan bisnisnya, BTN menghasilkan                          dengan pihak ketiga yang memiliki izin dari Kementerian
berbagai jenis limbah yang terbagi menjadi limbah                      Lingkungan Hidup dan Kementerian Perhubungan
padat dan cair. Kemudian limbah ini juga dapat                         untuk mengelola limbah. Bank juga memastikan bahwa
diklasifikasikan menjadi limbah bahan berbahaya                        pengolahan dilakukan secara profesional dan sesuai
beracun (B3) dan limbah non-B3. Jenis limbah padat                     regulasi. [GRI 3-3, 306-2, 306-4]
yang dihasilkan Bank meliputi sampah kantor, peralatan
elektronik yang tidak terpakai, lampu bekas, aki bekas,                Selain pengelolaan sampah, BTN juga menekankan
dan furnitur bekas. Sementara itu, limbah cair yang                    pada kegiatan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).
dihasilkan adalah oli bekas kendaraan operasional dan                  Beberapa langkah konkret yang telah dilakukan adalah
genset, serta air limbah domestik dari toilet dan kafe.                dengan mengeluarkan imbauan untuk mencegah
[GRI 3-3, 306-1]                                                       penggunaan peralatan makan dan minum sekali pakai,
                                                                       serta melakukan daur ulang sampah organik dari
BTN secara konsisten melakukan upaya pengelolaan                       sampah daun menjadi pupuk kompos. BTN juga telah
seluruh limbah yang dihasilkan untuk meminimalkan                      menyediakan tempat sampah pada setiap lantai kantor
dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan                       guna mempermudah proses pengelolaan sampah.
manusia di sekitar. Pengelolaan limbah mengacu pada                    BTN juga telah menyediakan tempat penyimpanan
UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,                       sementara limbah B3 (TPS B3).[GRI 3-3, 306-2]
Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 tentang
Pengelolaan Limbah B3, dan Peraturan Pemerintah                        Penjelasan lengkap mengenai jumlah dan pengelolaan
No.74 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan                          limbah diuraikan sebagai berikut:
Beracun. Khusus untuk limbah B3, BTN bekerja sama

Tabel Pengelolaan Limbah [GRI 3-3, 306-3, 306-4, 306-5] [OJK F.13, F.14]


                           Jenis Sampah                             Satuan            2024                 2023*           2022*

 Sampah gedung                                                       Ton                 131,76              119,01           119,01

 Limbah sisa makanan, minuman (organik)                              Ton                   5,47               5,47             5,47

 Kertas, kardus                                                      Ton                   0,00               0,00             0,00

 Gelas, kaleng, plastik                                              Ton                   0,00               0,00             0,00

 Oli bekas                                                           Ton                   0,00               0,01             0,01

 Lampu TL, PLC, balas, dan kabel                                     Ton                   0,01               0,03             0,03

 Limbah tabung freon                                                 Ton                   0,00               0,00             0,00

 Jenis sampah lainnya                                                Ton                   0,00               0,00             0,00

 Total                                                               Ton                 137,77             124,52           124,52

*)Data disajikan kembali




 96                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 97
        Pengembangan dan       Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
     Pemberdayaan Masyarakat    Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




Transformasi                      Pada Jumat, 25 Oktober 2024, Direktur Risk Management BTN, Bapak

Limbah Menjadi                    Setiyo Wibowo, bersama tim ESG BTN, melakukan kunjungan langsung ke
                                  Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Bogor. Dalam kesempatan
Solusi Berkelanjutan              ini, mereka bertemu dengan @plustik.id, pemasok material ramah
untuk Masa Depan                  lingkungan yang mengolah plastik daur ulang menjadi floor decking
                                  dan paving block. Kunjungan ini membuka peluang besar untuk
                                  mengubah tumpukan sampah menjadi solusi berkelanjutan yang
                                  bermanfaat untuk lingkungan, sosial, dan ekonomi.


                                  Sebagai bagian dari komitmen BTN terhadap pengelolaan limbah
                                  yang berkelanjutan, inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat upaya
                                  pengurangan jejak karbon dan menciptakan masa depan yang lebih
                                  hijau. BTN juga ingin mendorong pengembangan perumahan ramah
                                  lingkungan yang dapat mengurangi dampak negatif terhadap bumi,
                                  sekaligus mendukung ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah
                                  yang lebih optimal.


                                  Lebih dari sekadar pengelolaan sampah, ini adalah langkah konkret
                                  untuk menciptakan dampak positif yang luas bagi komunitas dan
                                  planet kita. Dengan kolaborasi ini, BTN berkomitmen untuk terus
                                  berinovasi, berani mengambil tindakan, dan membangun masa
                                  depan yang lebih berkelanjutan demi generasi yang akan datang.




                               Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   97
Page 98
                                                                                  Manajemen Lingkungan
                                                                                      Berkelanjutan                Dukungan Pengembangan
                             Tentang Laporan                   Profil BTN
                                                                                                                   dan Kesejahteraan Pegawai




Penggunaan Kertas
Dalam aktivitas operasional Bank, kertas menjadi                             h.   Rumah Murah BTN, memberikan kemudahan
salah satu komponen utama pendukung kegiatan,                                     dan kenyamanan kepada masyarakat untuk
seperti surat menyurat, memo, mencetak laporan                                    menemukan aset melalui dukungan teknologi
perusahaan,           pendaftaran       dan       pencetakan         buku         digital terkini serta dalam penerapannya BTN
nasabah, pencatatan transaksi, dan sebagai bukti                                  tidak membutuhkan banyak kertas.
transaksi melalui mesin ATM. BTN menyadari tingginya                         i.   iLoan, aplikasi yang digunakan dalam proses
penggunaan             kertas    dalam     kegiatan       operasional             pinjaman nasabah.
tersebut dan dampak negatifnya terhadap lingkungan                           j.   iWealth,    aplikasi     yang      digunakan       untuk
seperti penerbangan pohon dan peningkatan limbah.                                 mendukung pengembangan bisnis produk Bank
Maka dari itu, BTN senantiasa melakukan pengelolaan                               khususnya bancassurance, reksadana, dan ORI/
sampah kertas bekas. [GRI 3-3, 306-1]                                             SUKRI.
                                                                             k.   Smart Collection, aplikasi mobile application yang
BTN juga turut menerapkan perbankan digital untuk                                 digunakan petugas collection untuk survey dan
menjawab           tantangan       pengurangan         penggunaan                 penagihan nasabah secara mobile.
kertas      demi       kelestarian      lingkungan.       Salah       satu   l.   B-Gate, aplikasi yang digunakan untuk absensi
implementasi            perbankan       digital    adalah      dengan             pegawai, termasuk management activity selama
menerapkan inisiatif-inisiatif digitalisasi dokumen yang                          pegawai melakukan work from home, izin non
dapat mengurangi penggunaan kertas sebagai berikut:                               dinas, dan lain sebagainnya.
[GRI 3-3, 306-2] [OJK F.1]                                                   m.   Digital Room for E-Learning Modules (DREAM),
a.      eProc (e-Procurement), digitalisasi end-to-end                            aplikasi yang digunakan pegawai untuk dapat
        dalam proses procurement sebagai langkah untuk                            mengikuti modul pembelajaran secara online.
        mengurangi penggunaan kertas (paperless).                            n.   iRecruitment,    aplikasi       berbasis    web    yang
b.      E-Statement          rekening      koran     giro,     dengan             digunakan Bank dalam melaksanakan proses
        mengusulkan             dua      pengembangan                yaitu        rekrutmen calon pegawai.
        pengiriman rekening koran bulanan otomatis ke                        o.   Operational Risk Tools (ORMIS), aplikasi ORMIS
        e-mail nasabah dan pengiriman rekening koran                              merupakan       sistem      yang    terintegrasi    atas
        berdasarkan permintaan.                                                   beberapa tools pengelolaan risiko operasional,
c.      Fitur Virtual Debit Card di balé by BTN untuk                             antara lain RCSA, LED, dan KRI.
        mengurangi           produksi    kartu      ATM      fisik    dan    p.   PPDigital, aplikasi yang merupakan sistem yang
        meminimalkan penggunaan kertas dalam proses                               terintegrasi atas kumpulan kebijakan-kebijakan
        permohonan kartu di Kantor Cabang.                                        internal BTN yang bisa diakses seluruh pegawai.
d.      Fitur Surat Berharga Negara (SBN) di balé by BTN                     q.   iWork, aplikasi rapat direksi (e-MoM) untuk
        yang memungkinkan nasabah perorangan untuk                                manajemen risalah atau notula rapat direksi dan
        mengakses, membeli, dan mengelola investasi                               membuat risalah atau notula rapat.
        SBN secara daring.                                                   r.   e-Bank     Garansi,    aplikasi     untuk   melakukan
e.      Kegiatan                surat-menyurat               dilakukan            pengajuan Bank Garansi secara online, dengan
        menggunakan surat elektronik (surel), tidak lagi                          mengoptimalkan dan efisiensi proses pengajuan.
        menggunakan faksimile.                                               s.   e-Deposito menyediakan opsi bukti kepemilikan
f.      iFlow, aplikasi manajemen dokumen workflow                                Deposito dalam bentuk Bilyet Deposito dan Advis,
        yang       digunakan       untuk    memfasilitasi            akses        memberikan      fleksibilitas    bagi   nasabah     dan
        informasi antara semua divisi dan kantor cabang                           mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik.
        yang mencakup proses distribusi dan disposisi
        surat atau dokumen lainnya.                                          Inisiatif lain yang telah dilakukan oleh BTN adalah
g.      Smart Branch, penerapan Smart Branch untuk                           dengan menggunakan kembali (reuse) kertas bekas
        memaksimalkan digitalisasi dengan mengurangi                         untuk memo internal dan menghancurkan dokumen
        penggunaan formulir kertas.                                          penting yang sudah tidak lagi dipakai dengan mesin




 98                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 99
               Pengembangan dan                      Pelayanan Prima untuk            Integritas Tata Kelola
            Pemberdayaan Masyarakat                   Kepuasan Nasabah                    Keberlanjutan




penghancur kertas. BTN juga bekerja sama dengan                          daur ulang, tidak menerima masukan material dari
pihak ketiga dalam memanfaatkan kembali kertas                           daur ulang, serta tidak menggunakan produk hasil
yang tidak termasuk kategori dokumen penting. Pada                       reclaimed. [GRI 3-3, 301-1, 301-2, 301-3, 306-2] [OJK B.1, F.5]
saat ini, BTN belum menggunakan material ramah
lingkungan dalam operasionalnya, misalnya kertas                         Penggunaan kertas oleh Bank diraikan pada tabel
                                                                         berikut: [GRI 301-1]

Tabel Penggunaan Kertas


 Uraian                                            Satuan               2024*                          2023                           2022

 Penggunaan Kertas                                 Lembar             78.987.938                   25.592.000                     30.445.843

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang




Efluen
BTN telah mengacu pada Peraturan Gubernur Provinsi                       limbah setiap tiga bulan sekali untuk memastikan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 122 Tahun 2005                         limbah cair yang dibuang telah memenuhi standar
tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik dalam                            baku mutu yang ditetapkan. Berikut merupakan tabel
pengolahan       air   limbah     di    Kantor      Pusat.   Sesuai      rekapitulasi volume pembuangan air yang dihasilkan
peraturan tersebut, BTN telah mengukur kualitas air                      selama periode pelaporan. [GRI 303-2, 303-4, 306-2]

Rekapitulasi Volume Pembuangan Air


 Tujuan Pembuangan Air                             Satuan               2024*                          2023                           2022

 Air Permukaan                                       m3               25.778,00                        826,77                         651,84

 Air Tanah                                           m3                 1.143,00                       275,00                         357,00

 Air Pihak Ketiga                                    m3               58.863,00                    48.585,00                      44.100,00

 Total                                               m3               85.863,00                   49.686,77                      45.108,84

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang




                                       Deskripsi                                             2024*                  2023                   2022

 Pembuangan                 Air tawar (≤1.000 mg/L total padatan terlarut)                   60.085,00             48.860,00               44.457,00
 air berdasarkan
 klasifikasi efluen         Air lainnya (>1.000 mg/L total padatan terlarut)                     1.143,00               826,77                651,84

 Total pembuangan air (m3)                                                                    61.228,00            49.686,77               45.108,84

*)Pada tahun 2024 terdapat penambahan cakupan data kantor cabang



BTN menyadari bahwa tumpahan bahan kimia, minyak,                        ini, BTN menetapkan bahwa tidak terdapat insiden
bahan bakar, atau zat kimia lainnya dapat berdampak                      tumpahan bahan kimia, minyak, bahan bakar, atau zat
negatif terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan                       kimia lainnya. Sepanjang 2024, BTN juga tidak menerima
manusia. Oleh karena itu, BTN berhati-hati dalam                         pengaduan ataupun pelaporan yang bersifat material
mengelola dan menggunakan bahan atau zat yang                            dan signifikan terkait insiden ketidakpatuhan terhadap
memiliki risiko untuk tumpah. Selama tahun pelaporan                     peraturan dan regulasi terkait pembuangan air limbah
                                                                         dan efluen. [GRI 303-4] [OJK F.15]




                                                     Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           99
Page 100
                                                                          Manajemen Lingkungan
                                                                              Berkelanjutan                Dukungan Pengembangan
                       Tentang Laporan                Profil BTN
                                                                                                           dan Kesejahteraan Pegawai




Pada tahun 2024, BTN telah mengeluarkan biaya                       untuk     pengelolaan      sampah.           Sementara    untuk
pengelolaan lingkungan sebesar Rp507.126.232 yang                   penanaman pohon, BTN mengeluarkan biaya sebesar
meliputi biasa pelestarian lingkungan, pengelolaan                  Rp1.319.942.775. BTN berkomitmen untuk mengeluarkan
STP, pengelolaan sampah, dan penanaman pohon.                       biaya tersebut untuk menjamin pengelolaan lingkungan
Adapun rincian biaya pengelolaan lingkungan adalah                  hidup dapat terlaksana dengan optimal. [OJK F.4]
Rp395.372.032 untuk pengelolaan STP, Rp111.754.200




Green Office Kantor Pusat
Meskipun kegiatan operasional tidak memiliki dampak                 c.     Mengimplementasikan pemanfaatan dua unit
langsung     terhadap       lingkungan,    BTN      senantiasa             sumur resapan di Menara BTN dan 25 unit sumur
mendukung dan berkontribusi terhadap pelestarian                           resapan di Menara 2 BTN;
lingkungan     dan     kesejahteraan      sosial.   Komitmen        d.     Menyediakan      fasilitas    tempat      penyimpanan
ini juga telah menjadi salah satu pilar dalam RAKB                         sementara (TPS) dengan kapasitas mencapai
BTN yaitu “Pilar Produk yang Mendukung Keuangan                            14 m3 di Menara BTN dan 18 m3 di Menara 2 BTN,
Berkelanjutan“.                                                            sampah yang terkumpul selanjutnya diangkut ke
                                                                           tempat pemrosesan akhir (TPA);
Langkah nyata dalam pelestarian lingkungan dan                      e.     Memiliki 35 titik biopori yang tersebar di area
kesejahteraan sosial di kawasan Kantor Pusat telah                         Menara BTN;
direalisasikan oleh Bank melalui berbagai inisiatif, di             f.     Melakukan kampanye bebas sampah plastik di
antaranya: [OJK F.1]                                                       kantor dengan mengurangi penggunaan plastik
a.    Melakukan pencegahan pencemaran lingkungan                           air mineral kemasan dan alat makan sekali pakai
      secara berkala melalui beberapa usaha, seperti:                      dalam kegiatan dan rapat, baik internal maupun
      •   Menggunakan teknologi ramah lingkungan                           eksternal, serta mendorong kesadaran untuk
          untuk freon pengatur suhu ruangan (air                           membawa botol minum pribadi;
          conditioner) jenis R32, R134A, dan R410;                  g.     Mendorong     karyawan         untuk     menggunakan
      •   Memiliki tempat penyimpanan sementara                            transportasi umum ke kantor. Hal ini mengacu
          limbah B3 (TPS LB3) dengan kapasitas dengan                      pada    kebijakan    pemerintah         bahwa     semua
          ukuran penyimpanan 3,20 m x 3,50 m x 2,50 m;                     kendaraan     operasional         BUMN       diwajibkan
      •   Memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL)                  menggunakan BBM nonsubsidi dengan angka
          gedung dengan debit 220 m3/hari dan telah                        oktan tinggi sehingga lebih ramah lingkungan.
          memenuhi ambang batas yang diizinkan                             Hal ini juga didukung melalui Memo No. 1836/M/
          dalam Izin Pembuangan Air Limbah pada 19                         PGSD/GS/XI/2013     dari     Divisi    Pengadaan    dan
          Juli 2018 yaitu 260 m3/hari;                                     Layanan Umum pada tanggal 6 November 2013
      •   Memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL)                  yang berisikan imbauan kepada seluruh Kantor
          pada Menara 2 BTN dengan luas 18m3                               Wilayah, Kantor Cabang, dan Kantor Cabang
b.    Melakukan upaya penghematan energi, melalui:                         Syariah terkait larangan penggunaan bensin jenis
      •   Menggunakan panel surya sebagai sumber                           RON 88 (premium) untuk kendaraan operasional;
          energi pemanas air;                                       h.     Mendukung dan berpartisipasi dalam Earth Hour
      •   Melakukan      pembatasan        penggunaan         air          sejak tahun 2020.
          melalui pengaturan debit air pengeluaran di
          area toilet, tempat wudhu, dan lainnya;
      •   Melakukan       pengaturan       otomatis      untuk
          peralatan listrik teknologi BAS yang digunakan
          pada lampu dan unit pendingin ruangan.




100               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 101
              Pengembangan dan              Pelayanan Prima untuk         Integritas Tata Kelola
           Pemberdayaan Masyarakat           Kepuasan Nasabah                 Keberlanjutan




Dalam penerapan konsep perkantoran hijau, BTN                  c.    UU No. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan
memiliki landasan peraturan dan regulasi yang diatur                 Sampah;
dalam: [GRI 3-3]                                               d.    Peraturan Pemerintah No. 101 tahun 2014 tentang
a.    Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang                      Pengelolaan Limbah B3; serta
      Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup            e.    Peraturan Pemerintah No. 74 tentang Pengelolaan
      (UU No. 32 Tahun 2009);                                        Bahan Berbahaya dan Beracun.
b.    UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air;




     Sertifikasi Green Building Menara 2 BTN
     Pada Bulan November 2024, BTN meraih sertifikasi          Menara 2 BTN memperoleh predikat tertinggi,
     Green Building atau gedung ramah lingkungan.              yaitu Platinum, setelah melewati penilaian ketat
     Sertifikasi ini diberikan oleh Green Building Council     terhadap berbagai aspek keberlanjutan, seperti
     Indonesia (GBCI) yang merupakan anggota                   efisiensi energi, pengelolaan air, penggunaan
     resmi dari World Building Council. Perolehan              material ramah lingkungan, serta kualitas udara
     ini menjadi bukti nyata komitmen Bank dalam               dan kenyamanan ruangan. Upaya-upaya yang
     menciptakan operasional yang ramah lingkungan             telah dilakukan oleh BTN meliputi penambahan
     dan mendukung penerapan prinsip-prinsip ESG di            area hijau sebesar 32,1%, penghematan energi
     seluruh lini bisnis BTN.                                  21,86% dengan nilai Intensitas Konsumsi Energi
                                                               Listrik (IKE) 234,41 kWh per meter persegi per




                                           Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     101
Page 102
                                                                               Manajemen Lingkungan
                                                                                   Berkelanjutan               Dukungan Pengembangan
                          Tentang Laporan                Profil BTN
                                                                                                               dan Kesejahteraan Pegawai




        tahun, penghematan air sebesar 26,7% dengan                         akan menjadi simbol kontribusi BTN dalam
        penggunaan air bersih 36,65 liter per orang per                     mendukung pusat pemerintahan baru yang
        hari, penggunaan material ramah lingkungan,                         berwawasan lingkungan.
        penerapan sistem Outdoor Air Introduction, serta               •    Kantor Cabang (KC) Kelapa Gading Square
        berbagai inovasi lainnya terkait penerapan prinsip                  dan KC Kebon Jeruk, yang mencerminkan
        keberlanjutan.                                                      inisiatif   keberlanjutan      pada       operasional
                                                                            cabang di kawasan urban.
        Sertifikasi Platinum ini menempatkan Menara 2                  •    BTN Ecopark Gandul, sebagai inovasi ruang
        BTN sebagai contoh gedung ramah lingkungan                          kerja yang memadukan konsep hijau dan
        dengan       kualitas    udara,     pencahayaan,       dan          efisiensi energi.
        kenyamanan kerja yang optimal, yang turut                      •    Learning Center BTN di Dago, yang akan
        meningkatkan produktivitas pegawai. Pencapaian                      menjadi pusat pelatihan ramah lingkungan,
        ini sejalan dengan komitmen BTN untuk menjadi                       dirancang       untuk       menciptakan          ruang
        ESG Champion di industri perbankan Indonesia,                       pembelajaran yang sehat dan produktif.
        sesuai dengan Roadmap ESG 2023-2028 yang
        telah dirancang oleh BTN.                                      BTN percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya
                                                                       tentang memenuhi standar, tetapi juga tentang
        Setelah berhasil meraih sertifikat Green Building              membangun masa depan yang lebih hijau
        untuk Menara 2 BTN, Bank terus menunjukkan                     dan tangguh. Dengan visi ini, BTN berkomitmen
        komitmen         nyata      terhadap      keberlanjutan        untuk terus berkontribusi dalam menciptakan
        lingkungan. Melalui langkah strategis, BTN kini                ruang kerja yang ramah lingkungan di seluruh
        merencanakan sertifikasi Green Building untuk                  operasionalnya, mendukung target keberlanjutan
        sejumlah gedung lainnya, termasuk:                             nasional, dan memberikan nilai tambah bagi
        •    Gedung BTN di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang              seluruh pemangku kepentingan.




Selain penerapan konsep perkantoran hijau dan                          target terkait lingkungan di SDGs sebagai acuan upaya
pemenuhan            tanggung      jawab      lingkungan,      BTN     pelestarian lingkungan, di antaranya tujuan ke-6 (Air
juga        berusaha     melestarikan       lingkungan    melalui      Bersih dan Sanitasi Layak), tujuan ke-7 (Energi Bersih dan
berbagai program dan kegiatan konservasi. Inisiatif                    Terjangkau), tujuan ke-11 (Kota dan Pemukiman yang
ini diwujudkan melalui penentuan kantor operasional                    Berkelanjutan), tujuan ke-12 (Konsumsi dan Produksi
Bank tidak berada di daerah konservasi atau memiliki                   yang Bertanggung Jawab), tujuan ke-13 (Penanganan
keanekaragaman hayati yang dilindungi. [GRI 3-3] [OJK F.9,             Perubahan Iklim), dan tujuan ke-15 (Ekosistem Darat).
F.10]                                                                  [OJK F.1]



BTN         secara    aktif    memberikan      dukungan        dan     Komitmen BTN dalam menerapkan praktik terbaik dan
kontribusi      kepada        pemerintah     Indonesia   dengan        mematuhi peraturan dan ketentuan lingkungan yang
turut menyepakati rencana aksi global berupa Tujuan                    berlaku terbukti dengan tidak adanya pelanggaran
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable                       yang berakibat pada denda atau sanksi nonmoneter
Development           Goals     (SDGs)     bersama    pemimpin         sepanjang tahun 2024. [GRI 2-27, 3-3, 307-1] [OJK F.16]
negara lainnya. BTN juga telah menjadikan beberapa




 102                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk | Laporan Keberlanjutan 2024
Page 103
   Pengembangan dan       Pelayanan Prima untuk          Integritas Tata Kelola
Pemberdayaan Masyarakat    Kepuasan Nasabah                  Keberlanjutan




                          Laporan Keberlanjutan 2024 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   103

File

File Open PDF
Source IDX
Size10.21 MB
Published4 Mar 2025
Pages103
Characters366,579
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.1 ×318
linked person Chandra M. Hamzah p.14
linked person Iqbal Latanro p.14
linked person Armand B. Arief p.14
linked person Bambang Widjanarko p.14
linked person Adi Sulistyowati p.14
linked person Sentot A. Sentausa p.14
linked person Andin Hadiyanto p.14
linked person Herry Trisaputra Zuna p.14
linked person Himawan Arief Sugoto p.14
linked person Oni Febriarto Rahardjo p.15
linked person Hirwandi Gafar p.15
linked person Nofry Rony Poetra p.15
linked person Eko Waluyo p.15
linked person Elisabeth Novie Riswanti p.15
linked person Andi Nirwoto p.15
linked person Setiyo Wibowo p.15 ×2
linked person Hakim Putratama p.15
linked person Muhammad Iqbal p.15
linked org Pemerintah RI- p.57 ×3
linked org Pantai Indah Kapuk p.93
possible org Bank. Tbk p.15
possible org otoritas jasa keuangan p.22 ×15
possible org Pembangunan Perumahan p.32 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.56 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.56 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.57
unresolved person Sambutan · Direktur Utama p.4 ×2
unresolved org Tata Kelola Pelayanan Prima p.5
unresolved org Tata Kelola Tertinggi Nasabah p.5
unresolved org Bank BUMN p.8 ×3
unresolved person Consumer · Direktur p.15
unresolved — Mitra Pengembang p.21
unresolved org Kementerian BUMN p.22
unresolved — Pegawai dan Serikat p.24
unresolved org Milik Negara p.31
unresolved org Bank Pionir Pembiayaan Rumah Rendah Emisi p.39
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat p.40
unresolved org Milik Negara Bidang p.56
unresolved org Bank Tabungan p.56 ×3
unresolved org Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan p.57
unresolved person Muhani Salim p.57 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.62 ×7
unresolved org Bank Indonesia Undang Darurat p.62
unresolved org Bank Tunggal p.64 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Tabungan Negara p.64
unresolved org Bank Kyoku p.64
unresolved org Koperasi Tani p.64
unresolved org Bank Umum Pemerintahan Belanda p.64
unresolved org Bank Dagang Negara. p.64
unresolved org Bank Sentral p.64
unresolved org Bank 1949 | Tabungan Negara p.64
unresolved org Menteri Urusan Bank Indonesia p.64
unresolved org PT Persero p.64
unresolved org Bank Tabungan Pos Republik p.64
unresolved person Ashoya Ratam p.66
unresolved org Menteri BUMN No. SE- p.70
unresolved org Bank Eksternal p.73
unresolved org Bank Institution p.73
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.73
unresolved org Pusat Statistik p.75
unresolved org Menteri Negara p.84
unresolved org Kementerian Energi p.86
unresolved org Kementerian Perhubungan p.96
unresolved org Bank Garansi p.98
unresolved org Kota Nusantara p.102

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result