Back to announcement
20250304_PNMP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31866011_lamp2.pdf
Other Text extracted PNMPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 124
Page 1 OCR 0.952
RENCANA BISNIS TAHUN 2025 PT PERMODALAN NASIONAL MADANI Memperkuat Pondasi Pertumbuhan Melalui Penguatan PKM, Pengendalian Kualitas, Keunggulan Proses dan Inovasi
Page 2 OCR 0.957
KATA PENGANTAR Dalam mendukung sektor UMK di Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung sektor UMK yang diwujudkan dalam bentuk pemberdayaan melalui pendampingan dan pembiayaan kepada pelaku UMK utamanya kepada para perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui produk PNM Mekaar. Dimulai pada tahun 2008 dimana PNM mulai berperan secara langsung dalam pemberdayaan pelaku UMK melalui penyaluran pembiayaan produk ULaMM kepada pelaku usaha mikro dan kecil yang diikuti dengan pendampingan dan pelatihan kepada para nasabah. Dalam perjalanannya, dalam rangka mendukung pemerintah dalam memajukan sektor UMK dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera maka pada akhir tahun 2025 melalui produk PNM Mekaar perusahaan mulai melakukan pemberdayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro. Pemberdayaan yang dilakukan berupa penyaluran pembiayaan yang diikuti dengan pendampingan dan pelatihan kepada para nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro, yang jumlahnya pada akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai 14,86 juta NoA nasabah. Memperhatikan tantangan kondisi perekonomian termasuk di sektor UMK dan kondisi internal perusahaan maka untuk tahun 2025 perusahaan akan “Memperkuat Pondasi Pertumbuhan Melalui Penguatan PKM, Pengendalian Kualitas, Keunggulan Proses dan Inovasi”. Diharapkan dengan hal ini, PNM terus meningkatkan peranannya dalam pemberdayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan kecil yang nantinya diharapkan dapat memberikan benefit dan multiplier effect kepada lebih banyak orang melalui peluang berusaha bagi nasabah dan lapangan kerja bagi orang lain. Dengan ridho Allah SWT, tekad dan semangat seluruh insan PNM serta dukungan seluruh pemangku kepentingan diharapkan pada akhir tahun 2025 PNM dapat memberdayakan kepada 15,09 juta NoA nasabah dan mencapai sasaran strategis Tahun 2025 dengan tetap memegang teguh semangat Good Corporate Governance, mengedepankan kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan dan pengelolaan manajemen risiko yang lebih baik. La
Page 3 OCR 0.772
Jakarta, 20 Februari 2025 PT Permodalan Nasional Madani /' Dewan Komisaris Direksi , Ir. Arif Rahman Hakim, M.S. ES na Tai Di r 1 Komisaris Utama Utama Sunar Basuki Komisaris Independen Direktur Bana Pa 1 Kindaris' Komisaris rektur Kepatuhan dan Manajemen Risiko . — Ta Iwan Taufig Purwanto, S.E., MBA.,0IA..CRMA Prasetya Sayekti Komisaris Panen anak! Bisnis —.— / Ir. Nurhaida, MBA Triswahyu Herlina Komisaris Independen Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan Pa iesta Krisnawan SE-MM — Komisaris Independen 15
Page 4 OCR 0.859
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI......... DAFTAR TABEL.. DAFTAR GAMBAR . BAB I. RINGKASAN EKSEKUTIF. 11. Rencana Tahun 2025 1.2. Rencana Jangka Menengah dan Panjang 12.1. Rencana Jangka Menengah Perusahaan Tahun 2025 - 2027 1.2.2. Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025 - 2029 1.3. Indikator Keuangan Utama...... 1.3.1. Indikator Keuangan Utam: 13.2, Kondisi Keuangan Perusahaan... wa 13.3. Proyeksi Keuangan Perusahaan Jangka Pendek - Tahun 2025... BAB II. EVALUASI ATAS PELAKSANAAN RENCANA BISNIS PERIODE TAHUN 2024. 111. Kondisi Umum 11.2. Sumber Pendanaan dan Penyaluran 112.1. Sumber Pendanaan... 1.2.2. Penyaluran Pembiayaan 11.3. Pengembangan Aset Produktif. 113.1. Pembiayaan Ultra Mikro. 113.2. Pembiayaan Mikro 113.3. Penyertaan ....... 11.4. Jasa Manajemen dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) 1,5. Perkembangan Sumber Daya Manusia. 11.6. Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) . IL7.A, Posisi Keuangan Prognosa 202: 1.7.2. Laporan Laba Rugi Prognosa 202: 1.7.3. Laporan Arus Kas 117.4. Rasio-Rasio Utami 11.7.5. Belanja Modal......... 11.7.6, Kinerja PT PNM Venture Capital (Gubsidiary) 1.7.7. Kinerja PT PNM Investment Management (subsidiary) 11.8. Sumber Daya Manusia 118.1. Pengawakan. 118.2. Biaya Pendidikan dan Pelatihan 1.9. Kendala dan Permasalahan serta Pelaksanaan Rencana Bisnis Tahun 202: 119.1. Kendala dan Permasalahan .. 119.2. Strategi ... t BAB III. VISI, MISI, dan STRATEGI BISNIS NI. Sekilas PT Permodalan Nasional Madani. 1.2. Visi Perusahaan .... 113. Misi Perusahaan.... 11.4. Budaya dan Tata Nilai Perusahaan I1.4.1, Budaya Perusahaan .. 111.4.2. Tata Nilai Perusahaan NIS. Struktur Organisasi dan Deskripsi Perusahaan 116. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ... 111.61. Susunan Dewan Komisaris ......
Page 5 OCR 0.876
116.2. Susunan Direksi... $ IW.7. Inisiatif Strategis Perusahaan Tahun 202: 111.8. Analisis SWOT PNM dan Produk Pembiayaan Mikro dan Ultra Mikro 11.9. Analisis Daya Tarik Pasar dan Daya Saing Perusahaan 1.9.1. BCG Matrix ..... IN, 10. Tindak Lanjut Hasil Analisis Posisi Bisnis Perusahaan .. BAB IV. RENCANA KEGIATAN USAHA TAHUN 2025 IV.1. Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha .... IV.2, Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah IV.3. Alasan dan Pertimbangan... IV.4, Strategi Pencapaian Kegiatan Usah: IV5. Rencana Pengembangan atau Perluasan Kegiatan Usaha IV.6. Kebijakan Yang Menjadi Pegangan Manajemen dalam Melaksanakan Kegiatan Usaha Perusahaan BAB V. RENCANA PERMODALAN.. V.1. Proyeksi Permodalan ..... V.2. Rencana Perubahan Moda V3. Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan. V.3.1, Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan......... V.3.2. Alasan dan Pertimbangan dalam Pemenuhan Rasio Permodala V.3.3. Strategi Pemenuhan Rasio Permodalan.. BAB VI. PENDANAAN ... VL1. Rencana Pendanaan VI, Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan VI.1.2. Strategi atas Rencana Pendanaan......... VI.2. Rencana Pendanaan Berdasarkan Sumber Akad Pendanaan Syariah VI.2.1. Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan Syariah VI.2.2. Strategi atas Rencana Pendanaan Syariah BAB VII. RENCANA PENGEMBANGAN DAN/ATAU PERUBAHAN JARINGAN KANTOI BAB VIII. PENGEMBANGAN ORGANISASI, SUMBER DAYA MANUSIA DAN TEKNOLOGI INFORMASI .. VIII.1. Rencana Pengembangan Organisasi VII.2. Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia VIN.2.1. Rencana Pemenuhan Sumber Daya Manusia. VII.2.2. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing..... VIN.2.3. Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya VIII-3. Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi. VII.3.1. Organisasi Teknologi Informasi........ VIN.3.2. Peta Jalan Teknologi Informasi... BAB IX. PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN BESERTA ASUMSI YANG DIGUNAKAN IX.1, Asumsi Makro dan Mikro yang Digunakan 1X.2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan IX.3. Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan. IX.4. Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan IX.5. Rekening Administratif BAB X. PROYEKSI RASIO DAN POS TERTENTU BAGI PERUSAHAAN BAB XI. LAPORAN RENCANA BISNIS PNM TAHUN 2025 XILA. Proyeksi Keuangan PNM Tahun 2025..... XI1.1. Aset X11.2. Liabilitas
Page 6 OCR 0.834
XI.1.3. Ekuitas. X1.1.4, Laporan Laba Ru X1.1.5. Pendapatan Usaha XI.1.6. Biaya Usaha X1.1.7, Laba Usaha. X1.1.8. Pendapatan (Biaya) Lain-lain X11.9. Laba Bersih ... X11.10. Laporan Arus Kas XI.2. PT PNM Venture Capital (PNM VC) Konsolidasi (Subsidiary) XI.3. PT PNM Investment Management (PNM IM) (Subsidiary) X14. Belanja Modal .... X1.5. Non Performing Loan (NPL) dan White Off X16. Strategi, Sasaran dan Program Kerja XI.7. Penyertaan Langsung.... X1.8. Rencana Penghentian Kegiatan Usaha X19. Rencana Penutupan UUS. XI.10. Informasi Lainnya... XI.10.1. Rencana Literasi Keuangan X1.10.2. Rencana Inklusi Keuangan X1.10.3. Rencana Pencegahan dan Penanganan Frau XI.10.4. Rencana Penggunaan Dana Kebajikan....... X110.5. Aksi Korporasi BAB XII. MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2025 XI1. Strategi Risiko... XIL1.1, Penerimaan Level Risiko PT Permodalan Nasional Madan XI1.2. Metrik Strategi Risiko PT Permodalan Nasional Madani XI1.2. Profil Risiko... XII.2.1. Peristiwa Risiko terkait Kredit. XI!.2.2. Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Makro Ekonomi . XII.2.3. Peristiwa Risiko terkait Likuiditas. X11.2.4. Peristiwa Risiko terkait Operasional XI1.2.5, Peristiwa Risiko terkait Stratejik .. XI1.2.6. Peristiwa Risiko terkait Hukum, Kepatuhan & Reputas XII.3. Peta Risiko ... XI1.4. Target Perhitungan Risiko Inheren dan Risiko Residual XI1.4.1. Penilaian Risiko Inheren .. X11.4.2. Perhitungan Risiko Residual... XII.5. Rencana Perlakuan Risiko BAB XIII. PROGRAM TATA KELOLA TERINTEGRASI XIN.1. Implementasi Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024 XIN.2. Rencana Kerja Tata Kelola Terintegrasi Tahun 202!
Page 7 OCR 0.908
DAFTAR TABEL Tabel I-1 Proyeksi Kinerja Perusahaan RKA Tahun 2025 — 2029 Tabel I-2 Indikator Keuangan Utama ....... Tabel Il-1 Penyaluran Pembiayaan Prognosa Tahun 2024 Tabel II-2 Aset Produktif Prognosa Tahun 2024 Tabel II-3 Dana Kelolaan PNM IM Tahun 2024 Tabel II-4 Kinerja Penyertaan PT PNM (Persero) per Sept-2024 Tabel II-5 Komposisi SDM PT PNM berdasarkan Status .... Tabel !I-6 Program Peningkatan Kapasitas Usaha — per September 2024 Tabel II-7 Pameran Produk Nasabah - per September 2024 Tabel II-8 Posisi Keuangan Prognosa Tahun 2024 . Tabel II-9 Pendapatan Usaha Prognosa Tahun 2024 Tabel II-10 Biaya Usaha Prognosa Tahun 2024... Tabel II-11 Laba Bersih Prognosa Tahun 2024 Tabel II-12 Arus Kas Prognosa Tahun 2024. Tabel II-13 Rasio Keuangan Utama dan Rasio Tingkat Kesehatan OJK Tabel |I-14 Belanja Modal Holding Prognosa Tahun 2024 ....... Tabel II-15 Kinerja Keuangan PT PNM Venture Capital Prognosa Tahun 2024. Tabel II-16 Kinerja Keuangan PT PNM Investment Management Prognosa Tahi Tabel II-17 Jumlah Pegawai Prognosa 2024 .... Tabel 1I-18 Biaya Pendidikan Prognosa tahun 2024. Tabel II-19 Realisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia s.d September 202: Tabel IV-1 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha RKAP Tahun 2025 Tabel IV-2 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah RKAP Tahun Tabel V-1 Proyeksi Permodalan RKA Tahun 2025. Tabel V-2 Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan Tabel VI-1 Rencana Pendanaan RKAP Tahun 2025.. Tabel VI-2 Rencana Pendanaan UUS RKAP Tahun 2025 Tabel VII-1 Rencana Pengembangan dan /atau Perubahan Jaringan Kantor . Tabel VIII-1 Rencana Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusii Tabel VIII-2 Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya... Tabel VIII-3 Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi PT PNM Tahun 2025 Tabel IX-1 Asumsi Makro dan Mikro Kesusaan fa Tabel IX-2 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Tahun 2025. Tabel IX-3 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan UUS Tahun 2025...... Tabel IX-4 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan Tahun 2025 Tabel IX-5 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif UUS Tahun 2025 Tabel IX-6 Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan Tahun 2025 Tabel IX-7 Proyeksi Laporan Arus Kas UUS Tahun 2025.... Tabel X-1 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA Tahun 2025 Tabel X-2 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA UUS Tahun 202! Tabel XI-1 Proyeksi Pendapatan Usaha RKA Tahun 2025 Tabel XI-2 Proyeksi Biaya Usaha RKA Tahun 2025... Tabel XI-3 Proyeksi Keuangan PT PNM Venture Capital RKA Tahun 2025 Tabel XI-4 Proyeksi Keuangan PT PNM Investment Manajemen RKA Tahun 2025 . Tabel XI-5 Proyeksi Belanja Modal RKAP Tahun 2025..... Tabel XI-6 Non Performing Loan RKA Tahun 2025 Tabel XI-7 Hapus Buku (write off) Tahun 2025..... Tabel XI-8 Sasaran, Strategi dan Program Kerja RKA Tahun 2025 Tabel XI-9 Rencana Literasi Keuangan Nasabah Tahun 2025 ... Tabel XI-10 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Nasabah Tahun 202! Tabel XI-11 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Karyawan Tahun 202: Tabel XI-12 Rencana Penggunaan Dana Kebajikan Tabel XII-1 Metrik Strategi Risiko.. Tabel XII-2 Profil Risiko Kredi Tabel XII-3 Profil Risiko Pasar Tabel XII-4 Profil Risiko Likuiditas
Page 8 OCR 0.857
Tabel XII-5 Profil Risiko Operasional Tabel XII-6 Profil Risiko Stratejik ... Tabel XII-7 Profil Risiko Hukum, Kepatuhan dan Reputasi Tabel XII-8 Perhitungan Eksposur Risiko dan Biaya Perlai Tabel XII-9 Perhitungan Risiko Inheren Tabel XII-10 Perhitungan Risiko Residual Tabel XII-11 Rencana Perlakuan Risiko .. Tabel XIII-1 Susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi DAFTAR GAMBAR Gambar II-1 Struktur Pendanaan ... Gambar IlI-1 Struktur Organisasi P' Gambar III-2 Kuadran Analisis SWOT PNM dan Bisnis Utama Gambar I!I-3 BCG Matriks Produk Utama............. Gambar VIII-1 Struktur Gg aal Teknologi Informasi Gambar XII-1 Peta Risiko... k?
Page 9 OCR 0.957
BAB I. RINGKASAN EKSEKUTIF Didirikan oleh pemerintah pada tahun 1999, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengemban amanah untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, Menengah Dan Koperasi (UMKMK) yang dalam perjalanannya perusahaan telah melakukan beberapa transformasi, dimana transformasi yang terakhir adalah dengan bergabungnya PNM ke dalam Holding Ultra Mikro pada tahun 2021. Hal ini berdampak positif tidak hanya bagi Perusahaan namun juga kepada pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) segmen ultra mikro dan mikro terutama dalam hal perluasan aksesibilitas pelayanan keuangan dan pemberdayaan melalui pendampingan dan pelatihan usaha. Kondisi perekonomian nasional saat ini relatif stabil termasuk sektor UMK tetapi dari sisi kualitas pembiayaan pada sektor UMK belum menunjukan perbaikan yang signifikan dimana hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Perusahaan. Namun berkat semangat dari seluruh insan PNM, Perusahaan berhasil membukukan kinerja yang baik hingga Triwulan III 2024, diharapkan kinerja yang baik ini dapat terus ditingkatkan sehingga diharapkan prognosa memberdayakan 14,94 juta NoA nasabah pada akhir tahun 2024 dapat tercapai. Dari sisi kinerja bisnis, di prognosakan total penyaluran pembiayaan kepada segmen ultra mikro dan mikro mencapai Rp71,36 triliun. Perusahaan memprognosakan total aset pada akhir tahun 2024 mencapai Rp53.07 triliun dengan jumlah aset produktif sebesar Rp 44,52 triliun, sementara untuk laba bersih di prognosakan sebesar Rp1,15 triliun. Dalam rangka mengoptimalisasi pemberdayaan UMK utamanya pada segmen ultra mikro Perusahaan terus meningkatkan sinergi holding ultra mikro sehingga diharapkan kehadiran holding ultra mikro dapat menyediakan layanan pembiayaan yang beragam sesuai kebutuhan usaha sektor UMK di tanah air, selain itu juga turut mendukung program pemerintah dalam literasi dan inklusi keuangan. 11. Rencana Tahun 2025 PNM sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro senantiasa bersinergi baik dengan BRI dan Pegadaian serta dengan BUMN dan lembaga lain untuk terus mengembangkan program pemberdayaan guna mendorong sektor UMK terutama segmen ultra mikro. Namun demikian, memperhatikan tantangan kedepan maka tahun 2025 Perusahaan akan “Memperkuat Pondasi Pertumbuhan Melalui Penguatan PKM, Pengendalian Kualitas, Keunggulan Proses dan Inovasi”. Diharapkan dengan penguatan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) nasabah PNM Mekaar dan pengendalian kualitas pembiayaan serta meningkatkan keunggulan proses dan inovasi PNM terus dapat meningkatkan peranannya dalam pemberdayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro dan usaha ka
Page 10 OCR 0.867
mikro dan kecil yang nantinya diharapkan dapat memberikan benefit dan multiplier effect kepada lebih banyak orang melalui peluang berusaha bagi nasabah dan lapangan kerja bagi orang lain serta menjadi pondasi yang kuat bagi keberlanjutan Perusahaan. Dengan ridho Allah SWT, tekad dan semangat seluruh insan PNM serta dukungan seluruh pemangku kepentingan diharapkan pada akhir tahun 2025 PNM dapat memberdayakan pemberdayaan kepada 15,09 juta NoA nasabah dan mencapai sasaran strategis Tahun 2025 dengan tetap memegang teguh semangat Good Corporate Governance, mengedepankan kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan dan pengelolaan manajemen risiko yang lebih baik. Melalui Holding Ultra Mikro, PNM sebagai anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. tetap akan fokus pada pengembangan dan penataan bisnis utama menuju pertumbuhan yang berkualitas dengan inisiatif strategi berdasarkan lima prioritas utama, yakni peningkatan nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia melalui inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi dan pengembangan talenta insan PNM. Gambar I-1 Inisiatif Strategi RKA Tahun 2025 Inovasi Model Bisnis 1 Inerasi Produk kepemimpinan Teknologi “ Digitalisasi dan Upgrading Nilai Ekonomi dan Sosial untuk. Indonesia 4 Keunggulan Prosesi PKM re- engineering « Pemberdayaan Group Leader " Program Pemberdayaan 2.0 “ Optimalisasi Perusahaan Anak Pengembangan lalenta westasi "M i “ Penguatan Pengelolaan Human Capital Ang Perbaikan Kualitas Peningkatan peningkatan Investasi “ Tata Kelola dar Manajeman Asiko € Design CoFR dan ESG Ke"
Page 11 OCR 0.863
Adapun sasaran perusahaan tahun 2025 dijabarkan dalam Target Korporasi sebagai berikut: Gambar I-2 Target Korporasi Tahun 2025 Inovasi Model Bisnis. Kepemimpinan Teknologi » Re-engineering PKM, Juni 2025 » Rencana Strategis Teknojoai Iniormas: Jun 2025 » Blue Book Enterpnse Architecture Menagement Juri 2025 Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia « PPOP Rp4 99T » RDICSNACC 1.538 » ROE 111016 « BOPO 908784 « NPL Konsokdasi Gross Max 3 Ot « Penyaluran UMI Rp7321 T « Nasabah Naik Kelas 2 00 Juta Peningkatan Investasi « CGPI Skor 8500 » Tingkat Maturitas Manajemen Riska Sxor 363 » Penetapan Bive Book ICOFR Des 2025 Pengembangan Talenta “ Milemai (s42 Tahun) dalam Nomwrated Talent 21814 « Perempuan dalam Nominatad Talent 218146 Untuk dapat lebih menjangkau para pelaku usaha ultra mikro dan mikro yang pada akhir tahun 2025 yang di proyeksikan mencapai 15,09 juta NoA nasabah Perusahaan akan menambah jumlah kantor layanan menjadi sebanyak 4.653 kantor. Perusahaan juga berupaya mengakselerasi perbaikan kualitas pembiayaan dan mendorong keunggulan proses dengan PKM re-engineering. Pemberdayaan kepada nasabah termasuk kepada ketua kelompok juga akan ditingkatkan. Guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan maka inovasi berupa produk berbasis komunitas (product community based). Perusahaan juga terus meningkatkan tata kelola dan manajemen risiko termasuk perancangan'desain Blue Book ICOFR. Pada tahun 2025, digitalisasi dan upgrading teknologi dan informasi serta penguatan pengelolaan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama Perusahaan dimana hal ini diharapkan dapat mendorong produktivitas, efektifitas dan efisiensi proses bisnis dan operasional. 1.2. Rencana Jangka Menengah dan Panjang Rencana jangka menengah 2025 - 2027 dan rencana jangka panjang 2025 — 2029 PNM akan tetap memfokuskan diri untuk mendukung rencana Holding Ultra Mikro dalam penguatan pemberdayaan kepada pelaku UMK.
Page 12 OCR 0.870
Uraian Tabel I-1 Proyeksi Kinerja Perusahaan RKA Tahun 2025 — 2029 19.713,86 Pendapatan Usaha 16910,39 | 17.949,95 2210382 | 24.993.68 Biaya Usaha (1536536) | (1633923) | (1701226) | (2006230)| (22e706a) Laba Bersih 1.198,98 1250,93 1.396,48 1.583,39 1.301,88 (“Jumlah Aset 58.660,16 |” 62652.74 70.488,28 79.804.56 91.260.45 "Jumlah Liabilitas as2e9,77 | 5002646 | — s6agoao| — 6132252| — 7390852 Jumlah Ekuitas 11.390,38 12.626,28 14.007,88 1557204 17.351,93 1.2.1. Rencana Jangka Menengah Perusahaan Tahun 2025 — 2027 Rencana jangka menengah perusahaan secara umum meningkatkan pemberdayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro dan pelaku usaha mikro, untuk tahun 2027 rencana perusahaan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Mengelola 15,41 juta NoA nasabah PNM Mekaar melalui pengembangan jaringan layanan internal dan terintegrasi dalam Holding Ultra Mikro. Laba bersih pada akhir tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp1.398,84 miliar dengan kenaikan 16,645 jika dibandingkan dengan proyeksi akhir tahun 2025 sebesar Rp1.198,98 miliar. Total aset mencapai Rp70.488,28 miliar pada akhir tahun 2027 tumbuh 24,46 dari proyeksi akhir tahun 2025 sebesar Rp56.660,16 miliar. Meningkatkan jumlah dan kualitas pendampingan dan pelatihan usaha kepada para nasabah dan pengembangan klaster binaan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Usaha. 1.2.2. Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025 - 2029 Rencana jangka panjang perusahaan tetap melanjutkan pemberdayaan kepada pelaku usaha ultra mikro dan pelaku UMK melalui penyaluran pembiayaan dan pendampingan usaha. Untuk tahun 2029, berikut beberapa rencana utama perusahaan, yakni: 1. Mengelola 16,04 juta NoA nasabah PNM Mekaar melalui pengembangan jaringan layanan internal dan terintegrasi dalam Holding Ultra Mikro. Laba bersih pada akhir tahun 2029 diproyeksikan sebesar Rp1.801,88 miliar dengan kenaikan 50,3”5 jika dibandingkan dengan proyeksi akhir tahun 2025 sebesar Rp1.198,98 miliar. Total aset mencapai Rp91.260,45 miliar pada akhir tahun 2029 tumbuh 61,146 dari proyeksi akhir tahun 2025 sebesar Rp56.660,16 miliar. 11 4
Page 13 OCR 0.798
4. Meningkatkan jumlah dan kualitas pendampingan dan pelatihan usaha kepada para nasabah melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Usaha. Guna pencapaian sasaran kerja jangka menengah dan jangka panjang Perusahaan akan melakukan penguatan pengelolaan sumber daya manusia, mendorong tata kelola dan manajemen risiko yang lebih baik serta melakukan peningkatan digitalisasi dan upgrading TI. Disamping hal tersebut Perusahaan juga akan mengoptimalisasikan kontribusi Perusahaan Anak. 1.3. Indikator Keuangan Utama 1.3.1. Indikator Keuangan Utama Tabel I-2 Indikator Keuangan Utama (Rp Miliar) Uraian Pendapatan Usaha 12.015,72 16.245,69 8.061,26 | 16.910,39 Biaya Usaha Goergam | azan | (ma25a7) | (15.365.826) Laba Bersih 985,34 1.150,70 570,62 1.198,98 Jumlah Aset 54.494,31 53.06942 | 5482260 | 56.660.16 Jumlah Liabilitas 44.452.465 4286362 | 4408747 | 4526977 Jumlah Ekuitas 10.041,85 10.205,80 | 1073513 | 11.390,38 Return on Asset (ROA) 244 214I6 211h 21996 Retum on Eguity (ROE) 13,384 11,6290 10,87 11096 Profit Margin 8.201 7,089 1.08 T09Y, BOPO 888844 90,951 90,1 90,874 PPOP 4.118,32 5.114,74 2.466,89 4.593 Current Ratio 145,034 153,2176 153,1299 150.914 Financial to Asset Ratio 81454 81,2490 80,55 79.014 Gearing Ratio 3,58 x 3,484 3,39 x 3,30 x Micro Financing Ratio 97,620 AKA 97.729 97.534 Non Performing Loan 22574 | Maks 3,006 | Maks 3,009e | Maks 3.00 1.3.2. Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai membaiknya kondisi ekonomi nasional juga dialami oleh usaha sektor UMK termasuk ultra mikro, hal ini membawa dampak positif bagi kinerja perusahaan pada Triwulan 11l-2024. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp12.015,72 miliar dan laba bersih sebesar Rp985,84 miliar. Sementara dari sisi aset, per September 2024 total aset perusahaan tumbuh menjadi sebesar Rp54.494,31 miliar dengan total ekuitas sebesar Rp10.041,85 miliar. 12 k/
Page 14 OCR 0.920
Walaupun diperkirakan kondisi ekonomi terus membaik, Perusahaan tetap berhati-hati dalam melakukan ekspansi usaha pada Triwulan IV-2024. Pendapatan pada akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai Rp16.245,69 miliar atau tumbuh 35,2” dibandingkan pendapatan bulan September 2024 sebesar Rp12.015,72 miliar. Sementara biaya hingga akhir tahun di prognosakan sebesar Rp14.775,41 miliar atau meningkat 38,3”4 dari biaya per September 2024 sebesar Rp10.679,89 miliar. Atas kondisi ini, perusahaan memprognosakan laba bersih akhir tahun sekitar Rp1.150,70 miliar atau meningkat 16,7 Y4 dari laba bersih September 2024 sebesar Rp985,84 miliar. Dari sisi aset di prognosakan total aset perusahaan mencapai Rp53.069,42 miliar dengan total ekuitas sebesar Rp10.205,80 miliar. Pada akhir Desember 2024 rasio utama Perusahaan di prognosakan: ROA dan ROE masing-masing sebesar 2,144 dan 11,6274, Profit Margin sebesar 7,084», BOPO sebesar 90,954 dan PPOP sebesar Rp5.114,74 miliar. Untuk rasio kesehatan secara keseluruhan di prognosakan memenuhi ketentuan OJK. Prognosa akhir Desember 2024, Current Ratio sebesar 153,215, Financing to Asset Ratio 81,24Yc, Gearing Ratio 3,48x dan Micro Financing Ratio 97,70b sementara perusahaan terus meningkatkan dan menjaga kualitas pembiayaan dimana untuk NPL (Gross) konsolidasi akhir tahun 2024 diproyeksikan maksimal 3,004. 1.3.3. Proyeksi Keuangan Perusahaan Jangka Pendek - Tahun 2025 Melalui bisnis utama perusahaan, pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro kelompok perempuan dan pelaku UMK melalui penyaluran pembiayaan yang dibarengi dengan pendampingan, pelatihan guna peningkatan usaha nasabah, serta dengan optimisme bahwa kondisi ekonomi nasional khususnya sektor UMK sudah membaik pada tahun 2025, PNM memproyeksikan pendapatan per Juni 2025 sebesar Rp8.061,26 miliar dan per Desember 2025 sebesar Rp16.910,39 miliar atau meningkat 4,1”c dari pendapatan prognosa Desember 2024. Sejalan dengan kegiatan operasional perusahaan serta pemenuhan kewajiban kepada kreditur maka biaya perusahaan pada Juni 2025 sebesar Rp7.328,87 miliar dan sebesar Rp15.365,86 miliar pada akhir 2025 atau meningkat 4,0” dari biaya prognosa Desember 2024. Perusahaan memproyeksikan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp1.198,98 miliar pada akhir tahun 2025. Dan total aset perusahaan diproyeksikan mencapai Rp56.660,16 miliar atau tumbuh 6,875 dari prognosa total aset akhir tahun 2024. Sementara total ekuitas perusahaan diproyeksikan pada akhir tahun 2025 sebesar Rp11.390,38 miliar. ke"
Page 15 OCR 0.887
Optimisme pertumbuhan kinerja keuangan yang cukup baik ini tergambar dari beberapa rasio utama, dimana ROA dan ROE akhir tahun 2025 masing-masing sebesar 2,19”4 dan 11,106, sementara Profit Margin sebesar 7,09” dengan rasio BOPO sebesar 90,87” dan PPOP sebesar Rp4.959,43 miliar. Perusahaan terus berupaya tingkat kesehatan perusahaan terjaga dimana tercermin dari rasio-rasio kesehatan yakni Current Ratio sebesar 1509196, Financing to Asset Ratio 79,01”c, Gearing Ratio 3,30x dan Micro Financing Ratio 97,53Yo sementara perusahaan terus berupaya menjaga tingkat kualitas pembiayaan sehingga diproyeksikan NPL (Gross) konsolidasi akhir tahun 2025 maksimal 3,004. ai
Page 16 OCR 0.951
BAB II. EVALUASI ATAS PELAKSANAAN RENCANA BISNIS PERIODE TAHUN 2024 1.1. Kondisi Umum Prognosa kinerja tahun 2024 disusun berdasarkan implementasi program kerja pada seluruh unit kerja dan Perusahaan Anak dalam bentuk prognosa Desember tahun 2024. Penyusunan kinerja ini juga dimaksudkan sebagai monitoring dan evaluasi atas implementasi RKAP 2024 dan sebagai dasar acuan untuk penyusunan RKAP 2025. Pencapaian kinerja PNM tahun 2024 ini dihitung berdasarkan RKAP tahun 2024 yang telah disetujui oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sesuai Risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Permodalan Nasional Madani tentang Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2024 tanggal 30 Januari 2024. Sesuai dengan tema RKAP Tahun 2024 “Penguatan Bisnis dalam Ekosistem Ultra Mikro melalui Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi”. PNM fokus pada memaksimalkan kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperkuat digitalisasi nasabah ultra mikro dalam perluasan jangkauan untuk meningkatan penerima manfaat PNM Mekaar. Seiring dengan pertumbuhan perekonomian nasional dimana hingga Semester | 2024 mencapai 5,1”4 (yoy) sektor usaha kecil mikro termasuk usaha ultra mikro di Indonesia juga mengalami pertumbuhan yang baik. Sejalan dengan hal tersebut dan berkat komitmen dan kerja keras seluruh insan PNM serta dukungan para pemangku kepentingan maka kinerja pembiayaan perusahaan terus tumbuh dan menopang peningkatan kinerja keuangan perusahaan pada akhir Triwulan III 2024 dan di prognosakan terus membaik hingga akhir tahun 2024. Atas dasar tersebut, manajemen memprognosakan pada akhir tahun 2024 perusahaan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp1.150,70 miliar. Total aset perusahaan akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai sebesar Rp53.069,42 miliar. 11.2. Sumber Pendanaan dan Penyaluran 1.2.1. Sumber Pendanaan Saat ini sumber pendanaan PNM dari pasar modal, pinjaman perbankan dan pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Modal kerja yang diterima PNM dari pasar modal, k/ 15
Page 17 OCR 0.887
perbankan dan pemerintah melalui PIP hingga September 2024 (ytd) mencapai Rp40.753,60 miliar dengan total outstanding pendanaan per September 2024 sebesar Rp37.920,24 miliar. Gambar II-1 Struktur Pendanaan # Perbankan # Pasar Modal @PIf 1.2.2. Penyaluran Pembiayaan Sampai dengan Triwulan III 2024 PNM mampu meningkatkan penyaluran pembiayaan dimana hingga akhir tahun 2024 (ytd) perusahaan memprognosakan total penyaluran PNM Mekaar mencapai Rp69.715,37 miliar, dan penyaluran pembiayaan Mikro dan pembiayaan modal ventura masing-masing di prognosakan sebesar Rp1.641,26 miliar dan Rp1.769,66 miliar. Sehingga secara keseluruhan penyaluran pembiayaan hingga akhir tahun di prognosakan sebesar Rp73.126,28 miliar. Tabel II-1 Penyaluran Pembiayaan Prognosa Tahun 2024 Audited Prognosa Uraian 2023 2024 1 ) 3 Mikro 1.635,81 1.734,18 1.641,26 100,3” 94,690 PNM Mekaar 68.544,77 74.320,89 69.715,37 101,794 93,8Yo Pembiayaan Modal 1.189,68 2.027,74 1.769,66 148,814 87.39 Total Penyaluran 71.370,27 78.082,32 73.126,28 102,57 93,7 Yo Penyaluran pembiayaan PNM Mekaar didukung dengan adanya perluasan jangkauan layanan dan mendorong peningkatan rata-rata plafond pembiayaan per nasabah. Sementara untuk pembiayaan mikro dan pembiayaan modal, manajemen PNM mengedepankan unsur kehati-hatian dan tetap prudent dalam penyaluran sehingga aset produktif dapat lebih terjaga dari sisi kualitas. yg
Page 18 OCR 0.866
11.3. Pengembangan Aset Produktif Total aset produktif perusahaan pada akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai Rp44.523,87 miliar atau 91,1”6 dari yang ditargetkan RKA tahun 2024 Rp48.855,84 miliar dan jika dibandingkan tahun 2023 aset produktif diproyeksikan tumbuh sebesar 4,075. Tabel II-2 Aset Produktif Prognosa Tahun 2024 Audited RKAP Prognosa Uraian 2023 2024 2024 1 2 Mikro 257277 2.237,76 2.217,81 86,276 991 | 3 PNM Mekaar 3929340 | 4521302) 40s9742| 104156 20,54 | Tikus — 0,00 0,00 ooo| aor 0,056 | (Total Pembiayaan Yang Diberikan 4186617 | 47450,78 | 43.115,23 | 10301, 90,916 | Pembiayaan Modal sa150| 140507 | 140064) tanew | 10034 | Total Aset Produktif 42807,67 | 4885584 | 4452387 | 10401 91,196 | Aset produktif pembiayaan PNM Mekaar di prognosakan memberi kontribusi terbesar yakni 91,9 dari keseluruhan aset produktif perusahaan pada akhir Desember 2024 yang diikuti aset produktif Mikro yang berkontribusi 5,04. Tabel II-3 Dana Kelolaan PNM IM Tahun 2024 Audited Prognosa Uraian 2023 2024 Dana Kelolaan PNM IM 12.338.59 14.843,94 10.570,39 85,719 71,270 Sementara kinerja dana kelolaan PNM IM di prognosakan pada akhir tahun 2024 sebesar Rp10.570,39 miliar. 1.3.1. Pembiayaan Ultra Mikro Mulai pulihnya sektor usaha UMK termasuk segmen ultra mikro berdampak positif bagi usaha para nasabah skala ultra mikro. Dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, di prognosakan penyaluran pembiayaan ultra mikro melalui produk PNM Mekaar sampai dengan akhir tahun 2024 sebesar Rp69.715,37 miliar, dengan total aset produktif pembiayaan di prognosakan sebesar Rp40.897,42 miliar tumbuh 4,145 dibandingkan aset produktif pada akhir tahun 2023 lalu. 1.3.2. Pembiayaan Mikro Sama halnya dengan kondisi usaha pelaku usaha ultra mikro, kondisi usaha mikro dan kecil juga sudah mulai pulih, namun demikian untuk pembiayaan mikro ini pada tahun 2024 hk 17
Page 19 OCR 0.939
difokuskan pada perbaikan kualitas. Dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam melakukan penyaluran pembiayaan dan menjaga tidak terjadi pemburukan kualitas pembiayaan, di prognosakan penyaluran pembiayaan hingga akhir tahun sebesar Rp1.641,26 miliar, dengan jumlah aset produktif pada akhir 2024 di prognosakan sebesar Rp2.217,81 miliar. 113.3. Penyertaan Kinerja penyertaan saham PNM pada perusahaan afiliasi secara konsolidasi periode September 2024 memberikan return yang baik. Tabel II-4 Kinerja Penyertaan PT PNM (Persero) per Sept-2024 Rp Juta Laba Periode Berjalan 1556 36.353 43.910 Annualized 10.075 48.411 58.546 Ratas Aset" 252.354 4.059.546 2.155.950 Laba periode berjalan: 1556 36.353 43.10 Annualized 10.075 KBM 58.546 Ratas Ekuitas" 246.102 615.006 861.108 Ratas : Rata-rata Januari s.d Sep 2024 11.4. Jasa Manajemen dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Dalam rangka melaksanakan misi dan visi PNM yang berkaitan dengan program pemberdayaan, penguatan dan pengembangan UMK telah terealisasi beberapa program selama tahun 2024 dimana ada yang bersifat program regular (Business to Customer) ataupun yang bersifat special project (Business to Business). Program program pemberdayaan, penguatan dan pengembangan UMK dilakukan dengan skema kerjasama dan kolaborasi. Target penerima manfaat dari program pemberdayaan tersebut diprioritaskan dari nasabah PNM Mekaar. Adapun program yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024, antara lain: a. Peningkatan Kapasitas Usaha untuk UMK Hingga September 2024 (ytd), program PKU telah diadakan 17.490 kali pelatihan dengan jumlah peserta 845.977 nasabah (PNM Mekaar dan Mikro), dengan jumlah program pendampingan klasterisasi sebanyak 267 klasterisasi yang terbentuk. b. Jasa Manajemen Program yang bertujuan untuk membangun dan memperkuat kapasitas masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang berkerja sama dengan berbagai pihak stakeholder yang mencakup aktivitas pemberdayaan, pelatihan, dan pendampingan. ke
Page 20 OCR 0.945
Fokus program ini pemberdayaan di sektor pengembangan UMK, dukungan sarana pendidikan dan peningkatan pemahaman kualitas hidup. PNM telah bermitra sebagai berikut: 1. 3. Water.org Program peningkatan kualitas sarana sanitasi dan air bersih di nasabah PNM Mekaar melalui penyediaan pembiayaan PNM Mekaar Wash dan edukasi pemahaman kualitas sanitasi dan air bersih (Wash Campaign dan Mini Wash Campaign). Dewan Asuransi Indonesia Program edukasi literasi asuransi untuk nasabah PNM dengan tujuan kegiatan agar pemahaman nasabah PNM mengenai asuransi meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di 11 wilayah dengan 16 kegiatan. Unilever Indonesia # Bu Karsa (Ibu Sehat Keluarga Sejahtera) Program pemberdayaan melalui Program Ibu Sehat Keluarga Sejahtera atau BUKARSA yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup, Materi pemberdayaan meliputi Pencegahan Penyebaran Penyakit, Pengelolaan Sampah, Isi Piringku dan Resep Nutrimenu. Target penerima manfaat dari program ini mencapai 250.000 nasabah PNM Mekaar. «Agen 1000 Sunlight Program peluang tambahan usaha bagi nasabah mekaar di Jawa Barat dan Lampung melalui program Agen 1000 Sunlight. Nasabah Mekaar diberikan kesempatan untuk menjadi agen Agen 1000 Sunlight yang bermitra langsung dengan brand Sunlight untuk menjadi penjual produk-produk Sunlight dengan harga khusus dan insentif bagi agen yang melakukan penjualan secara aktif. Program diawali dengan promosi program, edukasi kewirausahaan dan pembekalan sebagai agen. Target penerima manfaat ini mencapai 60.000 nasabah PNM Mekaar dan 6.551 agen terdaftar. e Ibu Sehati Program Pengembangan Ibu melalui wirausaha penjualan produk kecap Bango, Bumbu Kaldu Royco, Teh Sari Wangi dan Jus Buavita. Target Sosialisasi kepada 30.000 Nasabah dengan target pendaftar sebanyak 250.000 nasabah mekaar PNM. kp"
Page 21 OCR 0.936
4. Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Program Kolaborasi TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Lemukutan, Kab. Bengkayang — Kalimantan Barat. 5. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Program Kolaborasi TJSL Konservasi 2.000 Pohon Mangrove di Desa Pasir, Kab. Mempawah — Kalimantan Barat. 6. Tokio Marine Indonesia Program Literasi Asuransi kepada 60 Nasabah Mekaar dan ULaMM PNM di Kota Bekasi — Jawa Barat. c. Program Kemitraan Program kerja sama kemitraan sampai dengan September 2024, dapat disampaikan sebagai berikut: a. Pengelolaan Trust Fund Trust Fund merupakan penempatan deposito PNM di BPR atau BPRS yang sumber dana berasal dari dana GTZ ProFi (Deutsche Gesellschaft fiir Technische Zusammenarbeit Gmbh — Promotion of Small Financial Institutions II, Indonesia, untuk rekonstruksi sistem keuangan mikro di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terkena dampak gempa bumi dan dana dari World Bank, pengelolaan dana ini merupakan dana eks dana GTZ ProFi dan Java Reconstruction Fund (JRF) yang telah habis masa kontrak kerjasama pada bulan Mei 2020. Sejak bulan Juli 2020 pengelolaan dana dapat di luar 2 provinsi tersebut. Program ini telah dikelola sejak tahun 2010. Saat ini pengelolaan dana tersebut dikelola dengan cara penempatan deposito kepada 63 BPR/S (per September 2024) yang berada di 17 wilayah yaitu Bandung, Bekasi, Denpasar, Depok, Garut, Jakarta, Makassar, Manado, Padang, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Tangerang, Tegal, Yogyakarta, Kediri, Malang, dan Sukabumi. Total penempatan deposito sampai bulan September 2024 sebesar Rp93.500.000.000,-. b. Sinergi BUMN Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta CSR dengan BUMN atau Anak Usaha BUMN. @# Kerjasama dengan PT Pegadaian e Kerjasama dengan PT Waskita Prikes Beton, Tbk. « Kerjasama dengan PT Jasa Raharja « Kerjasama dengan PT Angkasa Pura | kp?
Page 22 OCR 0.913
« Kerjasama dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. «Kerjasama dengan PT Brantas Abipraya (Persero) #« Kerjasama dengan PT Antam Tbk. Cc, Sinergi Program non TJSL. # Kolaborasi Program dengan Bank Indonesia # Kolaborasi Program dengan Otoritas Jasa Keuangan # Kerjasama dengan PT BRI Manajemen Investasi « Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan d. Sinergi Program cross selling Holding Ultra Ultra Mikro. « Kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk e Kerjasama dengan PT Pegadaian « Kerjasama dengan PT BRI Insurance # Kerjasama dengan PT Asuransi BRI Life 11.5. Perkembangan Sumber Daya Manusia Dalam menjalankan kegiatan bisnis dan operasionalnya manajemen didukung oleh sumber daya manusia yang berpengalaman di bidang pembiayaan khususnya pembiayaan UMK dan pembiayaan ultra mikro berbasis kelompok. Dimana per September 2024, jumlah sumber daya manusia sebanyak 69.323 karyawan. Tabel II-5 Komposisi SDM PT PNM berdasarkan Status Uraian LPNM (Holding) PNM VC 311 1.144 PNMIM 49 73 PNM Mekaar 139 59.595 11.6. Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Pelaksanaan kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berupa pelatihan bagi nasabah PNM Mekaar dan ULaMM terus dilakukan oleh perusahaan guna membantu para nasabah mengembangkan usahanya. Sampai dengan September 2024, di luar kegiatan pendampingan usaha pada pertemuan kelompok mingguan PNM Mekaar (PKM Bermakna), telah diadakan 17.490 kali pelatihan program PKU dengan jumlah peserta sebanyak 845.977 nasabah, baik nasabah PNM Mekaar maupun nasabah ULaMM dengan rincian sebagai berikut: kp?
Page 23 OCR 0.869
Tabel 1I-6 Program Peningkatan Kapasitas Usaha — per September 2024 REALISASI KEGIATAN REALISASI PESERTA Tameer TARGET MEALSAN PESENIAUA MEMRTAN/A PESEKTAL/A PENCAPAIAN PLNK se DEs sp Me AA DES 17,490 14.148 Tanoe Peiamman PENGADAAN PENGPAAN PKU juga melakukan aktivitas atau kegiatannya dengan berbagai pihak yang dilakukan sampai dengan September 2024, diantaranya adalah pameran produk nasabah, sebagai berikut: Tabel II-7 Pameran Produk Nasabah - per September 2024. 1 Aceh Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 12 2 Aceh Pameran dengan Eksternal 40 3 ho Pameran dengan Internal z1 4 bon Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20 s Ambon Pameran dengan Eksternal 1 6 | Balikpapan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 12 7 Balikpapan Pameran dengan Internal 14 8 Balikpapan Pameran dengan Internal 20 9 | Bandar Lampung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5 10 | Bandarlampung Pameran dengan Internal 5 11 | Bandar Lampung Pameran dengan Eksternal z 12 Bandar Lampung Pameran dengan Eksternal 2 13 Bandung Pameran dengan Internal 60 18 | Bandung Pameran dengan Eksternal 5 15 Bandung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 (“16 | Bandung Pameran dengan Internal 35 17 | Bangka Belitung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 18 | Bangka Belitung Pameran dengan Eksternal 2 19 | Bangka Belitung | Pameran dengan Eksternal 10 20 Banjarmasin Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 11 21 | Banjarnegara Pameran dengan Internal 10 22 | Banjarnegara Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 8 23 | Banjarnegara Pameran dengan Eksternal 11 28 | Banyuwangi Pameran dengan Internal 19 25 Banyuwangi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 26 | Bau Bau Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) oo 27 | Bau Bau Pameran dengan Internal FTA 28 Bekasi Pameran dengan Eksternal 35 29 | Bekasi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6, | 30 | Bekasi Pameran dengan Internal 10 31 Bekasi Pameran dengan Internal 14 32 | Bekasi — Pameran dengan Eksternal 1
Page 24 OCR 0.895
33 Bekas Pameran dengan Internal 21 34 | Bikar Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 13 35 Blitar Pameran dengan Eksternal EJ 36 | Bogor Pameran dengan Eksternal 1 37 Bogor Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 16 38 | Bojonegoro Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 7 39 | Bojonegoro Pameran dengan Internal 1 40 | Bojonegoro Pameran dengan Eksternal 6 a | Cimahi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 | 42 | Cirebon Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 43 | Cirebon Pameran dengan Eksternal -N J 44 | Cirebon Pameran dengan Eksternal 10 45 | Cirebon Pameran dengan Eksternal 13 1.46 | Cirebon Pameran dengan Internal” 30 CA Denpasar Cicip Produk N: ici Rosa) 5 2 Denpasar Pameran dengan Eksternal 6 |.49 | Denpasar | Pameran dengan Eksternal 5 50 Depok Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 12 s1 Garut Pameran dengan Eksternal 3 | 52 Garut Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6 53 | Garut Pameran dengan Eksternal 3 S& | Indramayu Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 76 55 25 56 7 s7 Pameran dengan Internal 5 58 Galeri Usaha Nasabah (GAUN) PNM! 1 59 Pameran dengan Internal s 60 Pameran dengan Eksternal 3 (Cox Jiakarta—— Pameran dengan Eksternal — 2 62 Jakarta Pameran dengan Internal 8 63 Jambi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) s 64 | Jambi Pameran dengan Eksternal s 65 Jambi Pameran dengan Internal 19 66 | Jambi Pameran dengan Eksternal s 67 | Jember Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6 68 | Jember Pameran dengan Internal 12 69 | Jember Pameran dengan Internal 10 70 | Kaltara Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 n Kaltara Pameran dengan Eksternal 12 72 Kaltara Parneran dengan Eksternal 3 73 | Kaltara Pameran dengan Eksternal 4 74 | Kaltara Pameran dengan Eksternal 3 75 Kaltara Pameran dengan Eksternal 6 76 Kediri Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 17 77 | kediri Pameran dengan Internal 18 78 | Kendari Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 79 Kendari Pameran dengan Internal 13 80 | Lamongan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 81 Lamongan Pameran dengan Internal 10 82 | Lamongan Pameran dengan Eksternal 10 83 Madiun Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 | 84 | Madiun Pameran dengan Internal 20 85 | Magelang Pameran dengan Internal 20 86 | Magelang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5 87 Magelang Pameran dengan Eksternal 2 88 | Makassar Pameran dengan Internal 25 89 | Makassar Pameran dengan Internal 64
Page 25 OCR 0.921
Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20 | Makassar 3 Makassar Pameran dengan Eksternal 52 | Makassar Pameran dengan Eksternal 93 Malang Pameran dengan Eksternal sa | Malang” Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) (“as | Manado Pameran dengan Internal 96 | Manado Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 57 | Manado Pameran dengan Eksternal 98 | Manado Pameran dengan Eksternal 99 | Mataram | Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 100 | Mataram Pameran dengan Eksternal 101 | Medan Pameran dengan Eksternal 102 | Medan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 103 | Medan Pameran dengan Eksternal 104 | Medan Pameran dengan Eksternal 105 | Mojokerto Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 106 | Pacitan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 107 | pacitan Pameran dengan Eksternal Pameran dengan Eksternal Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 110 | Padang Pameran dengan Eksternal 111 | Padang Pameran dengan Internal 112 | palembang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 113 | Palembang Pameran dengan Eksternal 2 114 | Palopo 2. Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5 115 | Palu Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 116 | Palu Pameran dengan Eksternal 6 117 | Pati Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5 118 | Pati Pameran dengan Internal 10 119 | pati Parneran dengan Internal 6 120 | Pekanbaru Pameran dengan Eksternal 4 121 | Pekanbaru Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5 122 | Pekanbaru Pameran dengan Eksternal 11 1123 | Pekanbaru Pameran dengan Eksternal 5 124 | Pematang Siantar Pameran dengan Eksternal 3 1 125 | Pematang Siantar Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 11 126 | Pematang Siantar Pameran dengan Eksternal 4 127 | Pontianak Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6 128 | Pontianak Pameran dengan Internal 1 1289 | Pontianak Pameran dengan Internal 1 | 130 | Pontianak Pameran dengan Internal 2 131 | Probolinggo Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 132 | Probolinggo Pameran dengan Eksternal 10 133 | Probolinggo Pameran dengan Eksternal 3 134 | Purwokerto Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 135 | Purwokerto Pameran dengan Eksternal 14 136 | Purwokerto Pameran dengan Eksternal 2 137 | Purwokerto Pameran dengan Eksternal 5 138 | Samarinda Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) El 139 | Samarinda Pameran dengan Internal 2 140 | Samarinda Pameran dengan Internal Cc P 141 | Semarang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 9 | 142 | Semarang Pameran dengan Eksternal 20 143 | Semarang Pameran dengan Internal 20 | 144 | Serang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20 145 | Serang Pameran dengan Eksternal 10 146 | Serang Pameran dengan Internal 1» 24
Page 26 OCR 0.914
Serang Pameran dengan Eksternal 2 148 | Sidikalang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 1 | 149 | Sidikalang Parneran dengan Eksternal 15 150 | Sidikalang Pameran dengan Eksternal 8 151 | Sidikalang Pameran dengan Eksternal 2 |.152 | Singaraja Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 153 | Singaraja Pameran dengan Eksternal 2 154 | Singaraja Pameran dengan Eksternal 8 (7255 | Sintang Pameran dengan Eksternal 191 156 | Sintang 8 157 | Solo 17 158 | Solo Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) LA 159 | Solo Pameran dengan Internal 10 160 | Solo Pameran dengan Internal 10 161 | Subang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 162 | Subang Pameran dengan Eksternal 10 163 | Sukabumi Galeri Usaha Nasabah (GAUN) PNM 20 |.16a | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 60 si 165 | Sukabumi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 11 166 | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 2 167 | Sukabumi Pameran dengan Internal “10 168 | Sukabumi —..| Pameran dengan Eksternal 10 169 | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 15 (170 | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 10 171 | Surabaya TN Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 172 | Surabaya Pameran dengan Internal 4 173 | Surabaya Pameran dengan Eksternal 1 174 | Surabaya Pameran dengan Internal 10 175 | Tangerang Pameran dengan Eksternal 2 176 | Tangerang Pameran dengan Eksternal 65 177 | Tangerang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 7 178 | Tangerang Pameran dengan Internal 4 179 | Tasikmalaya Galeri Usaha Nasabah (GAUN) PNM 24 180 | Tasikmalaya Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20 181 | Tasikmalaya Parneran dengan Eksternal 3 182 | Tegal Pameran dengan Eksternal 20 183 | Tegal Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 19 184 | Tegal Pameran dengan Internal 35 185 | Tulungagung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) s 186 | Wonogiri Pameran dengan Eksternal 49 187 | Wonogiri Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 0 10 188 | Yogyakarta Pameran dengan Internal 63 189 | Yogyakarta Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 1 190 | Yogyakarta Pameran dengan Eksternal 3 191 | Yogyakarta Pameran dengan Eksternal 1 11.7. Prognosa Kinerja Perusahaan Konsolidasi Tahun 2024 1.7.1. Posisi Keuangan Prognosa 2024 Total aset pada tahun 2024 di prognosakan sebesar Rp53.069,42 miliar dengan aset produktif sebesar Rp44.523,87 miliar yang terdiri atas aset produktif pembiayaan PNM Mekaar dan Mikro sebesar Rp43.115,23 miliar dan aset produktif pembiayaan modal Rp1.408,64 miliar. k (3
Page 27 OCR 0.838
Total liabilitas pada akhir tahun 2024 di prognosakan sebesar Rp42.863,62 miliar dengan utang interest bearing perusahaan sebesar Rp36.620,66 miliar. Sementara total ekuitas perusahaan pada akhir tahun di prognosakan sebesar Rp10.205,80 miliar. Uraian Tabel II-8 Posisi Keuangan Prognosa Tahun 2024 Audit Kas dan Setara Kas 1.369,72 Portfolio Efek | 1.058,69 1184,01 87,8 Yo Piutang Lainnya , 1.017,31 1.061,32 126,395 Pinjaman yang Diberikan . 47.450,78 43.115,23 103,094 Pembiayaan Modal 941.50 1.405,07 1.408,64 149,64 Aset Tetap 2.864,22 3.567,02 3.124,94 109,19 Aset Lain-lain 1.861,97 1.900,52 2.116,53 13,7 Jumial 51.047,44 57.769,12 53.069,42 104,072 9 Na 5.194.21 6.750,53 549952 | 105,996 Utang Interest Bearing 35.908.09 39.940.06 36.620,66 | 102,044 Utang Lain-dain 879,31 959.72 74345 84,5Y3 Jumlah Liabilitas 41.981,62 47.650,31 42.863,62 102,1Yo Modal Saham 3.800,00 3.800,00 3.800,00 100.055 Laba Ditahan 5.265.82 6.318.81 6.405,80 121,6 Total Ekuitas 9.065,82 10.118,81 10.205,80 12,65 Total Liabilitas & Ekuitas 51.047,44 57.76912 53.069,42 104,015 1.7.2. Laporan Laba Rugi Prognosa 2024 Pendapatan Usaha Dalam mendorong pemberdayaan sektor UMK PNM berkomitmen untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan dan pendampingan utamanya kepada perempuan pelaku usaha ultra mikro, dimana pada akhir tahun manajemen PNM memprognosakan dapat memberdayakan 14,86 juta NoA nasabah PNM Mekaar. Pendapatan usaha akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai Rp16.245,69 miliar, dengan kontribusi pendapatan pembiayaan PNM Mekaar 90,7”- atau sebesar Rp14.742,62 miliar. Adapun pendapatan pembiayaan Mikro di prognosakan memberikan kontribusi sekitar 6,596 dengan nilai sebesar Rp1.056,52 miliar di akhir tahun 2024. ja
Page 28 OCR 0.892
Tabel II-9 Pendapatan Usaha Prognosa Tahun 2024 RKAP Pendapatan ULaMM 1.056,52 Pendapatan Mekaar 836, 14.742,62 Pendapatan Jasa Manajemen 1 13,80 Pendapatan Modal Ventura . 191.29 Pendapatan Investment Mgnt 73,33 Pendapatan Operasi Lainnya A 168.13 | Total Pendapatan Operasi 1 o ina 16.245,69 Pendapatan Lain-lain 241,77 , 31,26 Total Pendapatan 15.210,57 X 16.276,94 Biaya Usaha Perusahaan memprognosakan total biaya usaha akhir tahun sebesar Rp14.775,41 miliar atau 107,5”- dibandingkan anggaran biaya usaha RKAP tahun 2024. Peningkatan total biaya usaha disebabkan karena peningkatan biaya cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sejalan dengan mitigasi risiko atas kondisi kualitas pembiayaan. Berikut penjelasan atas prognosa beberapa pos biaya usaha: a. Biaya bunga pinjaman di prognosakan sebesar Rp2.486,09 miliar atau 7,7”c lebih rendah dari target RKAP tahun 2024, dan lebih tinggi 4,7” dibandingkan akhir tahun 2023 sebesar Rp2.373,81 miliar. b. Biaya pegawai di prognosakan sebesar Rp5.712,10 miliar atau 1,4Y5 lebih rendah dari target RKAP tahun 2024, dan lebih tinggi 7,7Ys dibandingkan akhir tahun 2023 sebesar Rp5.303,03 miliar. Cc. Biaya umum dan administrasi di prognosakan sebesar Rp2.224,13 miliar atau turun 7,3 dari target RKAP tahun 2024. d. Biaya pemasaran di prognosakan Rp55,16 miliar atau 9,0”6 lebih rendah dari target RKAP Tahun 2024 namun lebih tinggi 1,3” dibandingkan akhir tahun 2023 sebesar Rp54,46 miliar. e. Biaya penyusutan dan amortisasi di prognosakan sebesar Rp653,46 miliar atau turun 23,142 dari target RKAP tahun 2024 dan lebih tinggi 17,24 dibandingkan akhir tahun 2023 sebesar Rp557,49 miliar. f. Biaya CKPN hingga akhir tahun 2024 di prognosakan sebesar Rp3.644,46 miliar, naik 87,340 dari anggaran RKAP tahun 2024 sebesar Rp1.945,67 miliar, kenaikan ini sebagai mitigasi risiko atas kondisi kualitas pembiayaan. ky 27
Page 29 OCR 0.789
Tabel II-10 Biaya Usaha Prognosa Tahun 2024 Audited Uraian 2023 4 Biaya Bunga Pinjaman (237381) | (2.69211)| (2.486.009) 92,394 Biaya Pegawai (5303,03)| (579151)| (571210)| 107.77 98.67 Biaya Umum & Administrasi (220300)| 239840)| (222413)| 101.00 92.77h Biaya Pemasaran (54,46) (60,64) (5516) | 101,396 9.076 Biaya Penyusutan & Amortisasi (557,49) (850,01) (653,46) | 117,290 16,99 Biaya CKPN (2.567,61)| (1.94567)| (3.64446)| 141,99, 187,39 Total Biaya Usaha (13.059,41) | (13.738,35) | (14.775,41) | 113,142 107,570 Biaya Lain-lain (2,79) (4,33) (712)| 25544 164.4 Total Biaya ad (13.062,19) | (13.742,68) | (14.782,53) | 113,216 107,672 Laba Sebelum Pajak Perusahaan memprognosakan laba usaha akhir tahun 2024 sebesar Rp1.470,28 miliar atau 66,9” dari target RKAP tahun 2024. Dengan Pendapatan Lain-lain (bersih) yang di prognosakan sebesar Rp24.14 miliar, maka perusahaan memprognosakan pada akhir tahun dapat mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp1.494,42 miliar. Laba Bersih Perusahaan memprognosakan laba bersih akhir tahun 2024 sebesar Rp1.150,70 miliar atau 69,772 terhadap RKAP 2024 yang sebesar Rp1.650,12 miliar. Prognosa laba bersih akhir tahun yang lebih rendah dibandingkan RKAP ini merupakan dampak dari peningkatan pembentukan cadangan kerugian pembiayaan yang mana hal ini merupakan bagian dari mitigasi atas kondisi pembiayaan. Kenaikan biaya pencadangan ini berdampak pada total biaya usaha yang di prognosakan mencapai 107,595 dibandingkan biaya usaha RKAP 2024. Sementara dari sisi pendapatan operasiona secara total di prognosakan tercapai 101,944 dibandingkan pendapatan usaha RKAP 2024. Tabel II-11 Laba Bersih Prognosa Tahun 2024 Audited Prognosa Uraian 2023 2024 3 | Pendapatan Usaha 14.963.80 | 1593744 | 1624560 | tog53w | 101,936, Biaya Usaha (1305941) | (13.738,35) | cta77541) | ar3tane | 107,5556 Laba (Rugi) Usaha 190940 | 219909| 4147028 | 77,004 66,94 Pendapatan (Biaya) Lain2 238,98 30,80 2414| 1010W | 78,396 Laba Sebelum Pajak 214838 | 222060 "a0442| egsew | 670206 Laba Bersih 164971 | 1.65012| 115070 | 69,754 | 69,7396 Laba Bersih (Pemilik entitas Induk) 1.641,71 163428| “13597 | e9a9 | 69.5194 Laba Bersih (Non Pengendali) 8,00 15,84 1473 | 1842616 | 93.0206 | ka
Page 30 OCR 0.662
1.7.3. Laporan Arus Kas Laporan Arus Kas Operasional, yang terdiri dari aktivitas operasional dan aktivitas operasional pembiayaan yang di prognosakan Rp759,77 miliar, Laporan Arus Kas Investasi dan Laporan Arus Kas Pendanaan, masing-masing di prognosakan sebesar minus Rp229,78 miliar dan minus Rp795,61 miliar. Sehingga posisi arus kas pada akhir tahun 2024 sebesar Rp1.058,75 miliar. Tabel II-12 Arus Kas Prognosa Tahun 2024 Audited Uraian | Arus Kas Operasional 311202 | 420871) 545574 | 1753190 | 1296350 | Arus Kas Operasional Pembiayaan (4.618,90) | (6.698,17) | (4.695,98) 101,6794 70,119 Arus Kas Investasi (26511) | mes9| (2970| ta1om |” 25074 Arus Kas Pendanaan 299959 | 3s2126| (asen | -265206 | -20821 Total Arus Kas 227,59 m3521) (205602) | Ate7im |” 83974 Saldo Awal Kas & Setara Kas 1.096,77 054,51 | 132436 | 120,757 | 138,754 Saldo Akhir Kas & Setara Kas 132436 | 4136972) 105875 | 799an | 77,3056 1.7.4. Rasio-Rasio Utama Tabel II-13 Rasio Keuangan Utama dan Rasio Tingkat Kesehatan OJK Audited Prognosa Uraian 2023 2024 1 ROA (EAT/Rata-rata Aset) 3.279 3,035 21470 | 11396 | -0.8996 ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 19,9596 17.609 11620 | -8,3366 | -5,9796 Profit Margin (EAT/Pdptan Ops) 11,0256 10,3594 1osn | 3.941 | -32706 Ratio Operasi (BOPO) 87.24 86,2074 9095| 371p | 4754 (Ro 64,4516 68,719 62,8316 | -1,6399 | -5,8896 DER (Debt to Eguity Ratio) o 386x| —— 395x 420x| 0,24x| 0,25x Revenue to Average Assets 29.866 29,370 303216 | 0474 | 0,954 Cument Ratio 154,091 149,7 153,2196 | -0,88Y0 | 3,74Y4 Financing Asset Ratio 82.521, B214Yo 81.247 | -1,2810 | -0,9044 Net Gearing Ratio 3,81 x 381x 348x | -0,33x | 0,33x Micro Financing Ratio 97.57 977216 97.70 | 0.13Ye | -0.0214 Return on Invested Capital (ROIC) 9.57 9.266 7,92h | 1,65h | 1.334 Weighted Average Cost of Capital (WACC) 6,151 63114 6,104 | -0,051 | -0.2199 Cost of Credit (CoC) 5.65 3,95Y 145n | 1811 | 3.50 NIM 272196 26,23 26,59y6 | -0.62”4 | 0,3696 NPL Gross 1,164 | Maks 20070 | Maks 3,007 | 18an | 1,0096
Page 31 OCR 0.912
Rasio keuangan perusahaan di prognosakan sebagai berikut, ROA dan ROE masing-masing sebesar 2,14” dan 11,62”4, dimana nilai-nilai ini di bawah RKAP 2024. Ketidakcapaian ini selain disebabkan oleh prognosa laba bersih yang di bawah RKAP karena biaya CKPN yang diprognosakan lebih besar dari RKAP, untuk ROA ketidakcapaian juga disebabkan prognosa total aset sebesar Rp53.069,42 miliar atau 8,1Y4 di bawah RKAP. Sementara ketidakcapaian ROE selain karena tidak tercapaianya target laba bersih juga disebabkan total ekuitas di prognosakan 0,96 di atas RKAP menjadi sebesar Rp10.205,80 miliar, hal ini disebabkan pada penyusunan RKAP Perusahaan memproyeksikan adanya pembayaran deviden sebesar 30” atas kinerja tahun buku 2023 namun sesuai hasil RUPS Kinerja Tahun Buku 2023 perusahaan tidak diminta untuk melakukan pembayaran dividen kepada para pemegang saham sehingga mempengaruhi prognosa jumlah laba ditahan. Rasio BOPO di prognosakan sebesar 90,95964, lebih tingginya nilai ini dibandingkan dengan RKAP 2024 dikarenakan biaya usaha di prognosakan 7,5Y- diatas RKAP 2024 sementara pendapatan usaha hanya 1,94 diatas RKAP 2024. DER di prognosakan mencapai 4,20X, nilai ini juga di atas RKAP 2024, hal ini disebabkan karena total utang interest bearing diprognosakan hanya sebesar Rp36.620,66 miliar atau 8,3Yc di bawah RKAP sementara total ekuitas diprognosakan sebesar Rp10.205,80 miliar atau 0,9 di atas RKAP. Perusahaan juga memprognosakan pada akhir tahun 2024 rasio-rasio yang menggambarkan tingkat kesehatan Perusahaan dapat terjaga lebih baik dibandingkan ketentuan rasio yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. 1.7.5. Belanja Modal Seiring dengan perluasan jaringan dan penguatan infrastruktur teknologi dan informasi maka perusahaan memprognosakan belanja modal PNM Holding sebesar Rp229,78 miliar atau sesuai dengan RKAP tahun 2024. Tabel II-14 Belanja Modal Holding Prognosa Tahun 2024 Prognosa se 4 2024 | Tanah & Bangunan $ 320,19 86,52 Hardware & Software Z 514,87 102,12 Leasehold Improvement . 29,38 18,55 Furniture & Fixture z 22,79 11,35 Peralatan Kantor $ 29,36 11,24 Total Capex Induk 916,59 229,78 30 k/
Page 32 OCR 0.814
1.7.6. Kinerja PT PNM Venture Capital (subsidiary) Pada akhir 2024, di prognosakan PT PNM Venture Capital (PNM VC) dapat membukukan laba bersih sebesar Rp45,10 miliar atau 16,45 di atas target RKA tahun 2024. Pada tahun 2024 dengan berbagai tantangan yang ada PNM VC secara selektif tetap menyalurkan pembiayaan modal dan menyelesaikan pembiayaan bermasalah dari tahun sebelumnya sehingga memperbaiki posisi portofolio pembiayaan PNM VC secara keseluruhan. Aset PNM VC di prognosakan Rp4.679,97 miliar pada akhir 2024. Tabel II-15 Kinerja Keuangan PT PNM Venture Capital Prognosa Tahun 2024 Audited RKAP — Prognosa Uraian 2023 2024 2024 | Pendapatan Usaha 464510 | 4. 4.773.84 Biaya Usaha (4523.85) | (4.34417) | 14.651.44) 107,196 Laba (Rugi) Usaha (121,26) 122,40 117,396 Pendapatan (Biaya) Lain2 (20,76) (0.19) 56K Laba Sebelum Pajak Penghasilan (142.02) 5 122.21 121196 Laba Bersih 37,57 4510 116,4Yo | BOPO 97,392 99,8Y | Total Aset | 3.936,06 4.679.97 Total Liabilitas 3.327,97 | 404154 | "2140| 114206 Total Ekuitas S 6009| — 65663| — 63843| 105,006 97.21 ROA (EAT/Rata-rata Aset) 10076 0,9816 1081 | 108196 | — 110,706 ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 6401 61216 1225| M2sw | — 118014 Profit Margin (EAT!Pendapatan Usaha) 081 0.87 Ogan | 168m | 108,594 | 1.7.7. Kinerja PT PNM Investment Management (subsidiary) Dana Kelolaan PT PNM Investment Management (PNM IM) pada tahun 2024 di prognosakan mencapai Rp10.570,39 miliar. Laba bersih PNM IM pada tahun 2024 di prognosakan mencapai Rp14,09 miliar. Aset PNM IM di prognosakan Rp259,10 miliar. kt”
Page 33 OCR 0.816
Tabel II-16 Kinerja Keuangan PT PNM Investment Management Prognosa Tahun 2024 Rp Miliar! 0 | Pendapatan Usaha 71.56 76.88 73,33 | 102,59 95,49 | (Biaya Usaha “6130)| 155.63) (55.28) | 107.806 99,370 | Laba (Rugi) Usaha 20,26 21,20 1805| 89,176 85,190 Pendapatan (Biaya) Lain? — 0.26) (0.20) 014 | 53,304 89.6Y (Laba Sebelum Pajak Penghasilan 20.00 21.00 1818| 90,996 86,6 (Laba Bersih 14,84 15,61 1409| 95,076 90,396 BOPO Teh | 72420 | 15392 | 105,250 | 104,17 Audited Uraian 2023 1 250,01 | Total Aset | Total Liabilitas 8,01 Total Ekuitas 242,00 256,40 (ROA (EAT/Rata-rata Aset) 6.021 5,927 5,55Y ROE (EAT/Ratarata Ekuitas) 6.251 6,334 5.68, Profit Margin (EAT/Pendapatan Usaha) 20.737o 20,304 19,22Y6 Jumlah Dana Kelolaan 12.338,59 | 14.843,94 | 10.570,39 11.8. Sumber Daya Manusia 1.8.1. Pengawakan Tabel II-17 Jumlah Pegawai Prognosa 2024 Audited Prognosa Uraian 2023 2024 1 3 Karyawan Mekaar 60.216 66.908 61.941 102.885 92.14 Karyawan PNM Group 9.969 8.723 8.453 BA .79Yo 96.90Yo Total 70.185 75.631 70.394 100,305 93,084 Jumlah pegawai pada akhir Desember 2024 di prognosakan mencapai 70.394 pegawai, dimana jumlah tenaga pemasar (Account Officer- AO) PNM Mekaar sebanyak 42.078 orang. 11.8.2. Biaya Pendidikan dan Pelatihan Pendidikan dan pelatihan diselenggarakan oleh Divisi Human Resource Development yang bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada seluruh karyawan perusahaan sesuai dengan skala prioritas dan juga kebutuhan Perusahaan. Materi dan modul pelatihan dikembangkan berdasarkan kebutuhan organisasi melalui penyusunan GBPP (Garis Besar Panduan Pembelajaran) yang pengerjaannya mengikutsertakan Divisi/Unit Kerja terkait. Penyelenggaraannya dievaluasi dengan penilaian parameter yang meliputi kualitas materi, manfaat materi, penerapan dalam pekerjaan, efektifitas waktu, kelengkapan materi pembelajaran, sarana dan prasarana, serta nilai pengajar/instruktur. Biaya pendidikan hingga Desember 2024 di prognosakan sebesar Rp116,32 miliar. ye
Page 34 OCR 0.590
Tabel II-18 Biaya Pendidikan Prognosa tahun 2024 Audited Prognosa Uraian 2023 2024 1 Biaya Pendidikan 9156 pa 73.767 Tabel II-19 Realisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia s.d September 2024 KEGIATAN .D LL PERAN ega Yara PROGRAM PELATIHAN va en TRIWULAN IN - senat ANGG, OrFunE | ONUNE | OFFUNE | OmUnE ON BOARDING PRI (ORSENTATION) Orentation Basic Training (OBT & OIT) Cabang 25 : 28 : Lo78 5 - On The job Training IOIT) Kantor : sa ac : 52 . 1.460 2 »9 Orientation Basic Training (OBT) Kantor Pusat : “ kis P Ba COMPETENCY DEVELOPMENT (REGULAR) GENERAL BASIC Pelatihan Basic Kompetensi Junior AO si 5 Mekaar (BK,0BT dan OIT) si £ Li 2 na Last Pelatihan Basic FAO Develonrent Dores 8 4 6 388 4.236 2701 6336 Pelatihan Basic AOM ULIMM 1s & 1017 : 16.043 87210 Pelatihan Basic AO Mekaar 343 1 42022 1a0a 350.847 5552 94015 Pelatihan Basic KUN & s 205 : 1640 5 250,3 ADVANCED Pestnan evanced Kompeersi A0 2 . PR : Sa 2 ik ekaar spesirin Pelatihan Spesifik Kompetensi Mekar / Upskling (Tematik) 8 si Lia sg Pelatihan Pembiayaan Syariah 1 “0g 2952 5 3026 Pelatihan Statf Cabang (SDM, RIM, 5 Sigi 2 see OPS, BAGIAN UMUM, DLL) " LATIHAN LEADERSHU it ul GENERAL BASIC Leadership Development Program (LOP-1) Pemcan Leadersnip Development Program . . . . 2 (10P3) Kepala dagian ! Leadership Development Program (LOP-4) Mangjerial Cabang Leadership Development Program (P5) KUM Leadership Development Program Iban oi PA - 465 - 1.160 ASM Pee SN 16 592 - 13.592 : 33731 Le2dership Development Program (P-3) KUu SPESIrIn FACE (FAO Acereration Program to 20,50) PENGEMBANGAN LEADERSHIP Kusus Milennial Talent Development Program (LENTERANMDP) “Woman Leadershia Inspiration Program (WUP) 800: Officer Development Program (OP) PN XBFLPBRI : -. Bal " in 3 3 104 187 296 1186 10589 89 28 2363 1419 37.208 2476 46237 12 725 16.008 - 4214
Page 35 OCR 0.732
UMULASI PROGRAM PELATIHAN ULAN lih ENHANCEMENT P INSIDENTAL DIVISI TNA DIVISI SPESIFIK DIVISI (Pusuc/serTirIKasI) TNA DIVISI GENERAL DIVISI (INHOUSE) WORKSHOP, TIM BUILDING, KS Sertifikasi Kompetensi Divisi 9 Team Building Cabang 37 Werkshop Divisi 10 Training For Partner Trainer (TOT) ji BNSP/Refreshment $ Knowledge Sharing (KS) Cabang “88 Knowledge Sharing (KS) Divisi 2 Program Pelatihan Persiapan Pensiun Karyawan (3) Sertifikasi Kompetensi Ultra Mikro CREATIVE LEARNING KELAS BERBAGI 3 SALAM AKBAR - HCD PODCAST (Podcast Kamis, Pocast Rubik, Toman Curhat HC) Ruang Sharing KC 1 CuLTURE Pelatihan Brigade Madani tnternai Community (PNM Club) 26 Easy English With CD s PNM Kopdar 5 miplementasi dan Insentif CAP s1 Mecsos CD - PNM Innovation Festwal 1 PNM Excellence Award 1 Regional Employee Engagement Activities IMABAR) Unit ULaMM Regional Employee Engagement Activities (MABARI Unit Mekaar Optimalisasi Media Social HCD creative content, Talk Show Srkandi) PELATIHAN EKSTERNAL / PUBI Pelatihan Eksternal Short Course «621 6 (LUAR NEGERI) BOD & KADIV bi Pelatihan Eksternal BOD dan BOC 10 Pelatihan Eksternal 800-1,2 sa (EVP,Kadiv Wakadiv) Pelatihan Eksternal diluar BOO-1 dan 2 2 (public training Sertiikas) Pthan Esa Kate Au & 5 ONLINE AKUMULASI PESERTA TRIWULAN Il OFFUNE 1 138 - 22.700 1 458 10 s0 7 50.728 19 1.208 aa 1 - 4 221 29 - :) 12 1.008 102 - 102 10 1395 1 45 1 120 - 130.439 59381 " 10 1 13 11 108 7 so ONUNE 486 163 1223 (3 7451 3.000 1.654 2974 179 781 09 1363 AKUMULASI AM BELAJAR S.D TRIWULAN HI OFFLINE ONLINE 1332 8.856 2a0.644 9 13.710 3912 2168 1.807 242039 2.340 g.oag 157as Lang - 24.000 663 4.992 - 4.209 1 5 336 537 5.862 - 165 - 256 - 6.660 3071 135 2427 360 10.304 68.033 - 59.381 - torak ANGGARAN Tw al 12894 61725 79 11488 3951, 27 s117 28105 540 390 234 10 60 7274 257 105,2 100,0 336 mk 5784 13396 25025 253 260,1 103,6 9237 109 PNM Digi - SINAR - Senin Belajar PIM Digi - SABER - Sermangat Bersama Berbagi Ilmu PM Digi - SELARAS - Semangat Belajar Tanpa Batas E-Learning Satu Diangkasa (SDA) LVS (SOftskII & OBT) Dat Pa Garnhcaibn Losrirg 87.082 169.368 11422 16851 “ . 154 81 220 174 1952 5.283 & 56.820 604.042 - 14331 - 32922 Pesan Beasiswa Karyawan Eksternal LMS (Facus UGM, dN) Diaya Lain-Lain Sewa Motor di) s 1015 - 2015 34161 295 19691 'Tagitan Invoce Pelabhan Setelah Gesing Tahun 2023 32265 ka"
Page 36 OCR 0.954
11.9. Kendala dan Permasalahan serta Pelaksanaan Rencana Bisnis Tahun 2024 Pencapaian prognosa kinerja pada tahun 2024 diwarnai adanya beberapa tantangan baik dari faktor eksternal dan faktor internal, sebagaimana penjelasan berikut: 1.9.1. Kendala dan Permasalahan Kondisi Pasar/Sektor Usaha Tumbuhnya lembaga pembiayaan untuk segmen ultra mikro dan mikro berbasis finansial teknologi yang menawarkan proses pembiayaan lebih cepat merupakan faktor yang perlu diantisipasi oleh Perusahaan. Selain itu adanya tren penurunan kualitas pembiayaan segmen ultra mikro dan mikro menjadi tantangan tersendiri bagi Perusahaan dalam meningkatkan kualitas pembiayaannya Kompetisi Rekrutmen SDM Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, semakin terbukanya lowongan pekerjaan di berbagai sektor, dimana hal ini menjadi alternatif pilihan bagi kaum milenial dan gen Z. Hal ini tentunya menjadi tantangan sendiri bagi perusahaan untuk melakukan rekrutmen dan pembinaan karyawan, khususnya tenaga pemasar yang utamanya gen Z. Faktor Internal Peningkatan keikutsertaan nasabah dalam pertemuan kelompok dan peningkatan efektifitas pelaksanaannya termasuk kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada nasabah PNM Mekaar, pengelolaan sumber daya manusia yang harus terus ditingkatkan serta penerapan digitalisasi proses bisnis dan operasional secara maksimal merupakan tantangan yang saat ini masih dihadapi perusahaan. 1.9.2. Strategi Perusahaan tetap fokus pada pembiayaan dengan pola kelompok kepada perempuan pelaku usaha ultra mikro yang diikuti dengan kegiatan pendampingan dan pelatihan usaha kepada para nasabah: Perusahaan terus berupaya mendorong keikutsertaan nasabah PNM Mekaar dan meningkatkan peran Ketua Kelompok sehingga para nasabah dapat berperan aktif dalam Pertemuan Kelompok Mingguan: Perusahaan terus berupaya dalam melakukan rekrutmen utamanya tenaga pemasar yang paham dengan budaya dan kearifan lokal hal ini diharapkan mereka nantinya dapat memahami kebutuhan para nasabah: dh 35
Page 37 OCR 0.927
Perusahaan juga tetap menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan terutama bagi para tenaga pemasar (AO) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan loyalitas. Perusahaan terus mengembangkan aplikasi pendukung bisnis dan operasional antara lain: pengembangan aplikasi antara lain: Mekaar Digi dan aplikasi E-Office dimana hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas. 3 La
Page 38 OCR 0.954
BAB III. VISI, MISI, dan STRATEGI BISNIS IN.1. Sekilas PT Permodalan Nasional Madani PT Permodalan Nasional Madani (PNM) didirikan pemerintah pada tanggal 1 Juni 1999 sebagai bentuk gagasan pemerintah untuk memberdayakan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) di Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 1999 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perusahaan (Persero) dalam Rangka Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Sebagai wujud besarnya perhatian pemerintah dan keberpihakan pemerintah pada pengembangan sektor UMKM khususnya ultra mikro maka pada 21 September 2021 melalui “Keputusan Para Pemegang Saham PT Permodalan Nasional Madani Nomor: SK- 308/MBU/09/2021 Nomor B.1439-DIR/CSC/09/2021 Tentang Perubahan Anggaran Dasar” Pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara telah mengalihkan seluruh saham Perusahaan Seri B milik Negara Republik Indonesia sebanyak 3.799.999 lembar kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Perubahan anggaran dasar ini ditegaskan dalam Akta Penegasan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Permodalan Nasional Madani Nomor 59, tanggal 28 Oktober 2021 mengenai perubahan Anggaran Dasar Pasal 4 Ayat 3, Pasal 5, Pasal 10, Pasal 11, Pasal 14, Pasal 15, Pasar 26, PT Permodalan Nasional Madani disingkat PT PNM pelaporannya telah diterima dan dicatat tersimpan dalam sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam surat penerimaannya Nomor AHU-AH.01.03.0468167 tertanggal 02 November 2021. Melewati tahun ketiga bergabungnya perusahaan ke dalam holding ultra mikro, perusahaan terus berupaya meningkatkan pemberdayaan kepada pelaku usaha sektor ultra mikro, mikro dan kecil, terutama kepada nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro. 111.2. Visi Perusahaan Visi PNM adalah Menjadi Lembaga Keuangan Terkemuka Melalui Pelayanan, Pemberdayaan dan Penciptaan Nilai Tambah Bagi Pelaku Usaha Ultra Mikro, Mikro dan Kecil Secara Berkelanjutan. 4 (3
Page 39 OCR 0.947
11.3. Misi Perusahaan Misi Is PNM yang ditetapkan perusahaan guna mencapai visi perusahaan adalah: Memberikan akses layanan pembiayaan lebih luas kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro dan kecil serta pemberdayaan berkesinambungan yang memberikan nilai tambah dan manfaat nyata terhadap kapasitas usaha nasabah. Memperkuat kinerja usaha dengan profitabilitas terus meningkat melalui pendapatan yang terus tumbuh, melakukan inovasi untuk bekerja lebih efisiensi dan efektif, pengelolaan risiko terkendali serta tata kelola yang baik. Mengembangkan ekosistem, memberikan kontribusi finansial dan sumber pertumbuhan nasabah mikro kecil kepada Holding Ultra Mikro. Meningkatkan produktivitas dan kompetensi pegawai menjadi terbaik, beretika serta profesional dalam mengelola pembiayaan berbasis kelompok. 1.4. Budaya dan Tata Nilai Perusahaan 11.41. Budaya Perusahaan Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut maka dalam kegiatan operasional dibangunlah budaya perusahaan dengan berkomitmen pada: Pengelolaan perusahaan yang bersih, terbuka (transparan), profesional dan akuntabel. Pelayanan yang memuaskan dengan kualitas produk dan proses yang terus ditingkatkan secara berkelanjutan untuk memberikan nilai terbaik bagi nasabah. Penciptaan suasana kerja yang kondusif dan pelatihan yang berkelanjutan guna peningkatan kualitas sumber daya manusia. 111.4.2. Tata Nilai Perusahaan Dalam berperilaku insan PNM harus dapat menggambarkan insan yang memiliki AKHLAK, yang menggambarkan nilai, kode etik dan kode perilaku yang berlaku di perusahaan. Penjabaran falsafah AKHLAK dalam bentuk makna dari akronim adalah: A (Amanah), bahwa seluruh insan PNM harus dapat: Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai insan PNM sesuai ketentuan dan peraturan perusahaan dan perundang-undangan yang berlaku, Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan: Konsisten menepati janji dan menjaga komitmen/kepercayaan dalam melaksanakan tugas dan tindakan, 4 Pe
Page 40 OCR 0.954
Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika dalam melaksanakan tugas dan tindakan yang dilakukan, Berbicara dan bertindak secara jujur dan pantas sesuai dengan fakta dan kebenaran sebagaimana ketentuan yang berlaku, Menyampaikan pendapat dan gagasan baik lisan, tertulis, ataupun melalui media sosial dengan cara-cara yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan, moral, dan etika: Memegang teguh kode etik perusahaan dan, Menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. K (Kompeten), bahwa setiap insan PNM memiliki kompetensi untuk dapat: Menyelesaikan tugas yang diberikan dengan kualitas terbaik, Berpikir kreatif untuk menyelesaikan permasalahan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, moral, dan etika yang berlaku: Disiplin dalam memanfaatkan waktu kerja untuk melaksanakan kegiatan yang produktif: Peduli dan berkomitmen membantu orang lain belajar: Menjadi teladan sesuai bidang keahlian yang dimiliki: Meningkatkan kecakapan dan kemampuan kompetensi untuk melaksanakan tugas yang diberikan: dan Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. H (Harmonis), dalam menjalankan tugasnya sehari-hari setiap insan PNM agar: Menghormati dan menghargai setiap orang apapun latar belakangnya: Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif melalui sikap kooperatif dan komunikatif dengan sesama rekan kerja dalam pelaksanaan tugas, Tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan terjadinya konflik yang mengarah pada perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa, Saling tolong menolong serta memiliki rasa peduli dan empati terhadap rekan kerja dan lingkungan masyarakat sekitar, Tidak memaksakan pendapat dan menghargai perbedaan pendapat dan gagasan orang lain: Bersedia berbagi solusi, informasi dan/atau data sesuai kewenangan untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan pekerjaan: dan Berperilaku dan berpenampilan sesuai dengan ketentuan dan standar etika yang berlaku. kva
Page 41 OCR 0.930
L (Loyal), bahwa setiap insan PNM memiliki loyalitas untuk: " Rela berkorban dan setia untuk kepentingan bangsa dan negara, " Setia dan patuh pada perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta norma-norma yang berlaku, " Menjaga citra, harkat, dan martabat diri sendiri, sesama rekan kerja, pimpinan, perusahaan, bangsa dan negara, dan " Menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, komitmen, dan dedikasi. A (Adaptif), bahwa dalam melaksanakan pekerjaan setiap insan PNM agar: " Senantiasa berinovasi agar cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan kerja: s Antusias dan proaktif menyesuaikan diri dan mencari solusi terhadap setiap perubahan dan hal-hal yang baru, " Terbuka terhadap kreativitas/gagasan/pendapat yang bernilai tambah bagi kemajuan organisasi, " Proaktif mencari peluang melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi, informasi, dan pengetahuan baru. K (Kolaboratif). bahwa setiap insan PNM dapat: » Bekerjasama dan bersinergi dengan sesama rekan kerja, antar unit kerja, institusi/lembaga lain, dan/atau masyarakat sekitar: " Pemanfaatan bersama berbagai sumber daya untuk pencapaian tujuan bersama, » Terbuka dan bersedia memberikan kesempatan kepada rekan kerja dan berbagai pihak untuk memberikan kontribusi dalam rangka menciptakan dan meningkatkan nilai tambah bersama. Dalam menjalankan bisnis perusahaan, kompetensi inti yang dimiliki perusahaan adalah pengelolaan pembiayaan kepada UMK termasuk pembiayaan berbasis kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro yang dilengkapi dengan jasa manajemen (pengembangan kapasitas usaha dan pengembangan kelompok, pelatihan, konsultasi, pendampingan serta monitoring). Hal ini merupakan keunikan PNM, dimana melalui program ini para nasabah perorangan, kelompok maupun klaster usaha mendapat kesempatan untuk meningkatkan kualitas produk dan skala usaha nasabah. k f.
Page 42 OCR 0.849
IN.5. Struktur Organisasi dan Deskripsi Perusahaan Guna memenuhi rencana kerja perusahaan, perusahaan telah melakukan pengembangan organisasi baik penambahan nomenklatur direktorat maupun divisi atau unit kerja, hal ini sesuai perubahan struktur organisasi yang disampaikan melalui Surat Persetujuan Dewan Komisaris Nomor S-033/PNM-KOMIVIII/24 tanggal 21 Agustus 2024. Struktur organisasi yang berlaku saat ini menjadi dasar manajemen dalam mengelola perusahaan guna tercapainya target-target yang ditetapkan. Adapun struktur organisasi yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut: Gambar III-1 Struktur Organisasi PT PNM Struktur Organisasi PT Permodalan Nasional Madani tesis Uta tanggul Di Bigbang iSrsan Sn es Konsumen: 4. DB rata KinYan pa tuner Ai 11.6. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi IN.6.1. Susunan Dewan Komisaris Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk selaku para pemegang saham PT Permodalan Nasional Madani No.SK-164/MBU/07/2024 dan No.1259- ku
Page 43 OCR 0.923
DIR/HCB/07/2024 Tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris PT Permodalan Nasional Madani sebagai berikut: Mengangkat Sdr. Ariesta Krisnawan sebagai Komisaris Independen PT Permodalan Nasional Madani. Sehingga susunan Dewan Komisaris Perusahaan adalah sebagai berikut: # Komisaris Utama : Ir. Arif Rahman Hakim, M.S. e Komisaris Independen : Ir. Nurhaida, MBA # Komisaris Independen : Veronica Colondam, M.Sc e Komisaris Independen : Ariesta Krisnawan SE.MM # Komisaris : Parman Nataatmadja, S.E., MBA # Komisaris : Iwan Taufig Purwanto, S.E., MBA., OIA., CRMA 111.6.2. Susunan Direksi Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk selaku para pemegang saham PT Permodalan Nasional Madani No SK-163MBU/07/2024 dan No.1258- DIR/HCB/07/2024 Tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT Permodalan Nasional Madani: a. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Ninis Kesuma Adriani sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan PT Permodalan Nasional Madani yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Nomor SK- 18/BMU/01/2022 dan 51-DIR/CSC/01/2022 tanggal 14 Januari 2022 jo. Nomor SK- 102/MBU/04/2022 dan Nomor 0010-DIR/HCB/04/2022 tanggal 18 April 2022 terhitung sejak tanggal 2 November 2023. b. Mengubah nomenklatur jabatan anggota Direksi PT Permodalan Nasional Madani sebagai berikut: Semula Menjadi Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Direktur Operasional Informasi Direktur Digital dan Teknologi Informasi C. Mengalihkan penugasan Sdr. Sunar Basuki yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Nomor SK-179/MBU/05/2021 tanggal 28 Mei 2021 jo. Nomor SK-120/MBU/06/2023 dan 0609-DIR/HCB/06/2023 tanggal 13 Juni "aa
Page 44 OCR 0.895
2023, semula menjadi Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Informasi menjadi Direktur Operasional PT Permodalan Nasional Madani, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatannya berdasarkan Keputusan dimaksud. d. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi PT Permodalan Nasional Madani: « Sdr. Triswahyu Herlina, sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan: # Sdr. Yusron Avivi, sebagai Direktur Digital dan Teknologi Informasi. Sehingga susunan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut: e Direktur Utama : Arief Mulyadi # Direktur Operasional s Sunar Basuki # Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Kindaris e Direktur Bisnis 3 Prasetya Sayekti e Direktur Perencanaan Strategis dan : Triswahyu Herlina Keuangan e Direktur Digital dan Teknologi Informasi 1 Yusron Avivi 1.7. Inisiatif Strategis Perusahaan Tahun 2025 Inisiatif strategis perusahaan dalam menjalankan bisnis pada tahun 2025 dijabarkan sebagai berikut, antara lain: 1. Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia a. Keunggulan Proses: PKM re-engineering . Pemberdayaan Group Leader, . Program Pemberdayaan 2.0: . Optimalisasi Perusahaan Anak: @. Mengakselerasi Perbaikan Kualitas Pembiayaan. 2. Inovasi Model Bisnis 2.90 a. Inovasi produk. 3. Kepemimpinan Teknologi a. Digitalisasi dan Upgrading IT. 4. Peningkatan Investasi a. Tata Kelola dan Manajemen Risiko, b. Design ICoFR & ESG. 5. Pengembangan Talenta a. Penguatan Pengelolaan Human Capital. A43
Page 45 OCR 0.955
IN.3. Analisis SWOT PNM dan Produk Pembiayaan Mikro dan Ultra Mikro PNM melalui jaringan layanan yang tersebar di 35 provinsi, masifnya jumlah tenaga pemasar serta melalui sinergi Holding Ultra Mikro dan potensi pasar terutama perempuan pelaku usaha ultra mikro yang luas menjadikan pondasi bagi perusahaan untuk dapat terus tumbuh dan berkembang. Perusahaan menggunakan pendekatan analisis SWOT dimana dari hasil analisis atas dua produk utama perusahaan ini maka diperoleh gambaran bahwa untuk produk PNM Mekaar berada pada Kuadran | - Growth Strategy, sementara untuk produk pembiayaan mikro hasil analisis menunjukkan bahwa produk ini berada pada Kuadran III - Survival Strategy. 1. Pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar (PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) Hasil analisis posisi bisnis PNM Mekaar tetap berada di kuadran I yaitu kuadran Growth Strategy dengan pertumbuhan yang stabil (Stable Growth). Pada posisi ini menunjukkan bahwa PNM Mekaar berpeluang untuk terus dikembangkan dengan adanya dukungan internal perusahaan dan sinergi Holding Ultra Mikro serta potensi pasar yang masih dapat dikembangkan. Guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, perusahaan akan melakukan diantaranya memperkuat Pertemuan Kelompok Mingguan, mengendalikan kualitas pembiayaan, meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia utamanya para tenaga pemasar. 2. Pembiayaan mikro Hasil analisis posisi bisnis pembiayaan Mikro yang saat ini melalui produk ULaMM berada di kuadran III yaitu kuadran Survival Strategy dengan melakukan turnaround untuk menentukan produk yang sesuai dengan inisiatif perusahaan yang fokus utamanya adalah pembiayaan kepada sektor usaha ultra mikro. Disisi lain persaingan bisnis pembiayaan UMK semakin ketat dengan hadirnya kompetitor terutama berbasis digital/online dan masih kuatnya "pemain lama", Sejalan dengan sinergi Holding Ultra Mikro maka untuk penyaluran pembiayaan mikro ini perusahaan perlu menyiapkan produk baru berbasis komunitas (community based) dimana produk ini sebagai jembatan naik kelas nasabah PNM Mekaar ataupun untuk memenuhi kebutuhan pendanaan komunitas pelaku usaha mikro dan kecil. Secara bersamaan perbaikan kualitas pembiayaan mikro saat ini dan kegiatan peningkatan kapasitas usaha serta perbaikan
Page 46 OCR 0.788
mutu pelayanan kepada nasabah tetap dilakukan sehingga untuk sementara waktu portofolio ULaMM yang ada tetap dapat memberikan kontribusi laba bagi perusahaan. Gambar IlI-2 Kuadran Analisis SWOT PNM dan Bisnis Utama 0.80 3 PEM Mekar p23 sad "ii . a oz pp SN om UlaMM Pati 3. . 050 11.9. Analisis Daya Tarik Pasar dan Daya Saing Perusahaan 11.91. BCG Matrix The BCG Growth-Share Matrix adalah empat-sel (2 dari 2) matriks digunakan untuk melakukan analisis portofolio bisnis sebagai langkah dalam perencanaan strategis yang didesain secara spesifik untuk mendorong usaha perusahaan mullti divisi dalam merumuskan strategi tersebut. Gambar IlI-3 BCG Matriks Produk Utama Marun Gw Ra) Petatisa Mtarkat Han 0
Page 47 OCR 0.947
Pada pemetaan menggunakan BCG Matrix, produk pembiayaan PNM Mekaar masih berada pada posisi yang kuat terhadap pasar yang besar. Persaingan dari kompetitor semakin meningkat termasuk yang berbasis fintech. Produk PNM Mekaar masih menjadi kontributor portofolio dan pendapatan terbesar dalam bisnis perusahaan. PNM Mekaar dalam beberapa tahun belakangan ini mengalami pertumbuhan ekspansi bisnis yang sangat cepat, dimana untuk terus mengembangkannya dibutuhkan daya usaha secara kontinu dalam menambah/meraih nasabah baru, melakukan pembukaan jaringan baru di wilayah potensial dan program peningkatan kapasitas usaha kepada para nasabah serta peningkatan pemanfaatan digitalisasi guna meningkatkan produktivitas. Sedangkan untuk pembiayaan mikro melalui produk ULaMM saat ini berada pada pasar yang memiliki persaingan ketat dan memiliki pangsa pasar yang terbatas dengan kecenderungan negative growth. Hal ini dikarenakan semakin kuatnya “pemain lama" terutama persaingan dari sektor perbankan yang menawarkan pelayanan jasa keuangan lebih baik dan suku bunga pinjaman yang lebih rendah serta tumbuhnya fintech yang menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam proses pembiayaannya. Diperlukan adanya pembaharuan produk pembiayaan segmen mikro, dimana hal ini diperlukan guna mendukung keberlanjutan pembiayaan nasabah-nasabah Mekaar yang naik kelas dan mendorong selain menjaga kualitas pembiayaan portofolio eksisting. 1.10. Tindak Lanjut Hasil Analisis Posisi Bisnis Perusahaan Dari hasil pemetaan dan analisis dari setiap bisnis Perusahaan di atas maka perlu adanya tindak lanjut secara korporat agar produk/bidang bisnis untuk memfokuskan tindakan yang harus dilakukan agar produk tersebut dapat membangun sustainability perusahaan, untuk itu perlu dilakukan hal-hal antara lain sebagai berikut: 1. Peningkatan Bisnis Pembiayaan Ultra Mikro melalui PNM Mekaar Melihat perkembangan kinerja sejak dimulai akhir tahun 2015 hingga saat ini, perlu dilakukan peningkatan bisnis PNM Mekaar, antara lain: # Mendorong pemulihan PKM dan melakukan PKM re-engineering berdasarkan group selection, « Mengoptimalisasi PNM Mekaar restructure governance: # Mengembangkan fitur PKM recognition, # Melakukan re-engineering proses pembiayaan.
Page 48 OCR 0.939
2. Peningkatan Bisnis Pembiayaan Mikro Melihat perkembangan kinerja 5 tahun terakhir maka untuk bisnis pembiayaan mikro dipertimbangkan untuk: # Melakukan inovasi produk pembiayaan berbasis komunitas, # Melakukan percepatan perbaikan kualitas pembiayaan atas produk pembiayaan Mikro saat ini. 3, Peningkatan Kegiatan/Proses Pendukung Bisnis Guna mendukung pencapaian target bisnis dan peningkatan pemberdayaan kepada para nasabah maka Perusahaan akan melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan dalam bentuk, antara lain: # Pemberdayaan Ketua Kelompok melalui utilisasi ekosistem PKM melalui Ketua Kelompok, Group Leader Capacity Building dan Group Leader Recognition. Hal ini bertujuan untuk pengembangan kapasitas Ketua Kelompok dan mendorong tingkat kahadiran nasabah dalam pertemuan kelompok mingguan serta meningkatkan kekompakan kelompok. « Pemberdayaan Nasabah melalui pemberian literasi pada saat perkumpulan kelompok maupun kegiatan event pemberdayaan, adapun materi literasi yang diberikan antara lain: literasi keuangan, pengelolaan keuangan, perpajakan, dan keamanan bertransaksi digital. # Pemberdayaan nasabah melalui Customer Capacity Building dan peningkatan jurnlah nasabah naik kelas. "4 47
Page 49 OCR 0.761
BAB IV. RENCANA KEGIATAN USAHA TAHUN 2025 IV.1. Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Tabel IV-1 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha RKAP Tahun 2025 A. Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan 1, Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan Baru: & Mikro 1167,96 1641,26 784,4 1,805,39 b. Mekaar Tn 51.231,12 69.715,37 33.668,57 71.400,00 & Pembiayaan Ventura tatsa2 | 17ens6 sez7s | 120800 Total Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan Baru: 53.815,90 73.126,28 35.041,26 74.A13,46 @. Mikro 3.557,31 3.598,93 3.785,81 4.005,96 D. Mokaar anso0re | 4ns21a0 | a400010 | 4425006 &. Pembiayaan Ventura 223311 237471 2.61667 2.885,11 Total Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan (Outstanding aoneo21 | Ana9z05 | soaozo7 | s1151.00 B, Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Manajemen Total Rencana Penyaluran Jasa Manajemen 0,00 0,00 0,00 0,00 IV.2. Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah Tabel IV-2 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah RKAP Tahun 2025 Jenis Penggunaan A. Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan Syariah Rencana Penyaluran Pemberian Jesa Pembiayaan Baru: (akumulasi) 2. Mikro Syariah 1-Akad Mucharabah 2. Akad Mucharabah Musyarakah 3. Akad Musyarakah 4. Akad jarah 5. Akad Gardh 5 Akad Lainnya te2a6 87722 38528 | 81715 &. PNM Mekaar Syariah 1. Akad Mudharabah 2. Akad Wudharabah Musyarakah 3. Akad Musyarakah 4. Akad ijarah | 5. Akad Oardh 6. Akad Lainnya sn3osse | a75s1s7 | 2702562 | senes22 &. Pembiayaan Syariah lainnya. | 1. Akad Mudharabah Z Akad Mudharabah Musyarakah
Page 50 OCR 0.819
3, Akad Musyarakah 4, Akad Ijarah &. Akad Oardh 6 Akad Lainnya Total Rencana Penyaluran Jasa Pembiayaan Syariah Baru antena | 4s22070 | 27a7aes | sei2a7 Z Saldo Plutang Pemberian Jasa Pembiayaan Syariah (Ovtstanding Principal) 3. Mikro Syariah 1. Akad Mudharabah 2 Akad Mudharabah Musyarakah 3. Akad Musyarakah 4. Akad jarah 5. Akad arah 6. Akad Lainnya 113672 | 10562 125952 | 130714 Mekaar Syariah 'Akad Mudharaban 2. Akad Mudharabah Musyarakah 4, Akad jarah 5, Akad arah 6: Akad Lainnya 3163762 | 3251739 | 3e240s1 | 3e22604 6. Pembiayaan Syariah lainnya 1. Akad Mudharabah 2, Akad Mudharaban Musyarakah 3, Akad Musyarakah 4. hkad ijarah 5. Akad Oarah “&. Akod Lainnya Total Saldo Plutang Pembiayaan Syariah (Outstanding Principal) 32.774,54 33.623,01 35.s0803 | 37.553.908 B. Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Manajemen Total Rencana Penyaluran Jasa Manajemen — 0.00 0.00 0.00 0,00 bela udi IV.3. Alasan dan Pertimbangan Berdasarkan kinerja penyaluran jasa pembiayaan hingga September 2024 dan prognosa pada akhir tahun 2024 dimana perusahaan memprognosakan dapat memberdayakan 14,86 nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro, perusahaan memprognosakan total penyaluran hingga akhir 2024 sebesar Rp73.126,28 miliar. Untuk tahun 2025, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,294, diharapkan pertumbuhan ini juga berdampak pada seklor UMK lermasuk usaha ullra mikro atas dasar ini perusahaan memproyeksikan dapat meningkatkan jumlah nasabah hingga 15,09 juta NoA nasabah PNM Mekaar dan Mikro pada akhir tahun 2025. Optimisme membaiknya kondisi ekonomi serta asumsi laju inflasi pada kisaran 2,5” maka perusahaan memprognosakan jumlah penyaluran jasa pembiayaan baik konvensional maupun syariah pada tahun 2025 dapat mencapai Rp74.413,46 miliar dengan penyaluran Lg 4
Page 51 OCR 0.951
pembiayaan ultra mikro yang jumlahnya mencapai Rp71.400,00 miliar atau 96,074 dari total penyaluran. Dalam hal pembiayaan syariah, penyaluran pembiayaan syariah pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp59.712,37 miliar atau tumbuh 23,896 dari prognosa penyaluran selama tahun 2024 yang sebesar Rp48.228,79 miliar. Sementara dari sisi jumlah NoA Syariah, diproyeksikan pada akhir tahun 2025 Perusahaan dapat memberdayakan 11,08 juta NoA Syariah, yang terdiri dari 11,05 juta NoA Mekaar Syariah dan 32,47 ribu NoA Mikro Syariah. IV.4. Strategi Pencapaian Kegiatan Usaha Guna tercapainya target jumlah 15,01 juta NoA nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro pada akhir tahun 2025 tersebut, perusahaan berencana memperluas jaringan layanan sehingga pada akhir Desember 2025 jaringan layanan menjadi 4.653 yang terdiri dari kantor cabang dan kantor unit. Untuk bisnis pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar dengan mengoptimalisasi sinergi Holding Ultra Mikro tetap fokus pada pembiayaan berbasis kelompok kepada para perempuan pelaku usaha ultra mikro dimana jumlahnya masih cukup besar dan belum tergarap secara maksimal. Untuk bisnis pembiayaan mikro dan dalam rangka pemberdayaan berkelanjutan bagi nasabah PNM Mekaar yang ingin dan dinilai sudah mampu untuk mengembangkan kapasitas usahanya serta bagi pelaku usaha mikro maka Perusahaan akan menyalurkan pembiayaan melalui produk community based. Selain menyalurkan pembiayaan, perusahaan menyadari bahwa kegiatan pendampingan usaha, pelatihan kepada nasabah serta pembentukan klaster usaha nasabah dapat membantu para nasabah meningkatkan kapasitas usaha mereka, hal ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat retensi nasabah sehingga dapat meningkatkan persentase jumlah nasabah yang lanjut. Untuk tahun 2025, strategi ini dapat mendukung pertumbuhan saldo piutang pembiayaan baik konvensional maupun syariah. Pada akhir tahun 2025 diproyeksikan jumlah saldo piutang pembiayaan sebesar Rp51.151,00 miliar, dimana saldo piutang pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar mencapai Rp44.258,94 miliar. Sementara, untuk pembiayaan syariah total saldo piutang pembiayaan pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp37.553,98 miliar atau tumbuh 11,796 dibandingkan saldo piutang pembiayaan pada prognosa akhir tahun 2024 yang sebesar Rp33.623,01 miliar. Sementara untuk penyaluran jasa manajemen bahwa perusahaan tidak lagi menyalurkan pembiayaan ke LKM/S.
Page 52 OCR 0.912
IV.5. Rencana Pengembangan atau Perluasan Kegiatan Usaha Pada tahun 2025 perusahaan tidak memiliki rencana pengembangan atau perluasan kegiatan usaha termasuk pengembangan atau perluasan kegiatan usaha syariah. IV.6. Kebijakan Yang Menjadi Pegangan Manajemen dalam Melaksanakan Kegiatan Usaha Perusahaan Dalam menjalankan kegiatan operasional, Perusahaan memiliki kebijakan yang terdokumentasi diantaranya sebagai berikut: 1, Pedoman Pembiayaan Mekaar nomor SK-131/PNM-DIR/XII/23, 2. Pedoman Pengelolaan Kebijakan dan Prosedur PT PNM nomor SK-124/PNM- DIR/XI/23. Pedoman Pengelolaan Produk nomor SE-055/PNM-DIR/IX/24. Buku Kebijakan ULaMM nomor PNM.ULM/01.00/04. Pedoman Pelindungan Data Pribadi nomor SK-083/PNM-DIR/IX/24. Pedoman Komunikasi nomor SK-078/PNM-DIR/VIII/24. Addendum Kesatu SK-132/PNM-DIR/XII/23 tentang Pedoman Pembiayaan Mekaar Syariah nomor SK-057/PNM-DIR/VII/24. 8. Addendum Kesatu SK-131/PNM-DIR/XII/23 tentang Pedoman Pembiayaan Mekaar nomor SK-056/PNM-DIR/VII/24. 9. Kebijakan Sistem Penanganan Pengaduan Dugaan Pelanggaran (Whistle Blowing System) nomor SK-047/PNM-DIR/V/24, 10. Pedoman Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha nomor SK-038/PNM-DIR/IV/24. 11. Pedoman Pembiayaan Mekaar Syariah nomor SK-132/PNM-DIR/XII/23. 12. Kebijakan Pelindungan Konsumen nomor SK-034/PNM-DIR/IV/24. 13. Kebijakan Layanan Pengaduan Konsumen nomor SK-036/PNM-DIR/IV/24, 14. Kebijakan Umum Operasional nomor SK-045/PNM-DIR/V/24. 15. Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan (Sustainability Policy and Strategy) nomor SK- 043/PNM-DIR/V/24. 16. Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) nomor SK- 030/PNM-DIR/IV/24. 17. Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa nomor SK-085/PNM-DIRVIII/23. 18. Pedoman Sistem Manajemen Kepatuhan nomor SK-028/PNM-DIRI!!I/24. 19. Kebijakan Pengendalian Gratifikasi nomor SK-011/PNM-DIR///24. 20. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Charter) nomor SK-139/PNM-DIR/XII/23. th Ra LD
Page 53 OCR 0.925
21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. . Kebijakan Market Conduct nomor SK-082/PNM-DIR/VIII/23. 35. 36. 37. 38. 39. 40. Pedoman Hubungan Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan nomor SK-140/PNM- DIR/XII/23. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code Of Corporate Governance) nomor SK- 125/PNM-DIR/XI/23. Pedoman Strategi Anti Fraud nomor SK-027.A/PNM-DIR/IX/19. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Charter) nomor SK-014/PNM- KOMIXI1/23. Pedoman Sistem Manajemen PT Permodalan Nasional Madani nomor SK-048/PNM- DIR/IX/23. Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan SMAP nomor SK-053/PNM-DIR/VI/23. Pedoman Tata Kelola Teknologi Informasi nomor SK-137/PNM-DIR/XII/23. Pedoman Sistem Manajemen Keamanan Informasi PT Permodalan Nasional Madani nomor SK-089/PNM-DIR/IX/23. Kebijakan Pelaksanaan dan Pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan nomor SK-068/PNM-DIR/VII/23. Piagam Audit Intern 2023 nomor 2023. Pedoman Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal nomor SK-126/PNM-DIR/XI/23. Tentang Kebijakan Kerja Sama nomor SK-128/PNM-DIR/XI/23. Tentang Kebijakan Perlindungan Data Pribadi nomor SK-114/PNM-DIR/XI/23. Kebijakan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Konsumen nomor SK-084/PNM- DIR/VII/23. Kebijakan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) nomor SK-012/PNM- DIR/II/23. Kebijakan Pelaksanaan dan Pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan nomor SK-081/PNM-DIR/XI/22. Pedoman Perilaku (Code of Conduct) nomor SK-046/PNM-DIR/IX/22. Pedoman Akuntansi dan Penyajian Laporan Keuangan PT PNM nomor SK-041/PNM- DIR/IX/20. Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Pengawas Syariah PT PNM nomor SK-001/PNM- DPS/I/22. 152
Page 54 OCR 0.865
BAB V. RENCANA PERMODALAN V.1. Proyeksi Permodalan Tabel V-1 Proyeksi Permodalan RKA Tahun 2025 Mihar) Modal Disetor Awal 380000 | 380000| 380000| 3.800,00 Penambahan Modal 0,00 | 0,00 0,00 0,00 Total Modal Disetor 380000 | 320000| 380000| — 3800,00 Laba Ditahan 624185| 640580) 693513) 7.590,38 Total Ekuitas tooa185| 4020580) 4073513) 1130038 V.2. Rencana Perubahan Modal Jumlah modal disetor perusahaan per September 2024 sebesar Rp3.800,00 miliar dan dengan tidak adanya penambahan penyertaan modal hingga akhir tahun 2024 maka dengan prognosa laba bersih entitas induk tahun 2024 yang sebesar Rp1.135,97 miliar maka di prognosakan total ekuitas pada akhir tahun 2024 menjadi Rp10.205,80 miliar. Pada tahun 2025, perusahaan tidak memiliki rencana mengajukan penambahan penyertaan modal kepada pemegang saham sehingga pertumbuhan ekuitas perusahaan pada tahun 2025 diproyeksikan utamanya ditopang oleh laba bersih entitas induk tahun 2025 yang sebesar Rp1.183,62 miliar. Pada tahun 2025, perusahaan tidak memiliki rencana pembayaran dividen dan rencana penggunaan dana cadangan umum maupun dana cadangan bertujuan sehingga total ekuitas perusahaan pada akhir tahun 2025 diproyeksikan menjadi Rp11.390,38 miliar. V.3. Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan V.3.4. Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan Tabel V-2 Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan Realisasi Proyeksi Uraian Sop-24 Jun-25 1 3 Total Pinjaman 37.920,24 36.620,66 37.869,27 38.920,34 Kas dan Setara Kas 1.875,05 1.058,75 1.517,51 1.305,66 Ekuitas 10.041,85 10.205,80 10.735,13 11.390,38 Rasio Permodalan 00 359x 3,48 x 3,39 x 3,30 x «3s k
Page 55 OCR 0.956
V.3.2. Alasan dan Pertimbangan dalam Pemenuhan Rasio Permodalan Pada tahun 2025, perusahaan memproyeksikan pembiayaan PNM Mekaar tetap tumbuh dengan menyalurkan kepada 15,01 juta NoA nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro sebesar Rp71.400,00 miliar yang membutuhkan pendanaan sebesar Rp56,70 triliun melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah melalui PIP. Perusahaan selalu berupaya menjaga rasio permodalan yang sehat agar memperoleh kepercayaan dari investor/kreditur dalam menghimpun pendanaan dengan rate yang relatif rendah. V.3.3. Strategi Pemenuhan Rasio Permodalan Guna menjaga tingkat rasio permodalan yang sehat pada tahun 2025 dan memenuhi kebutuhan permodalan dalam rangka penyaluran pembiayaan, diproyeksikan jumlah utang komersial perusahaan pada akhir Desember 2025 mencapai Rp38.920,84 miliar atau tumbuh 6,396 dibandingkan prognosa total utang akhir tahun 2024 yang sebesar Rp36.620,66 miliar. Disisi lain, perusahaan juga menjaga pertumbuhan ekuitas melalui pemupukan laba, dimana pada akhir tahun 2025 laba bersih entitas induk diproyeksikan sebesar Rp1.183,62 miliar, dan dengan asumsi tidak adanya penambahan modal disetor dan penggunaan dana cadangan serta pembayaran dividen maka total ekuitas pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp11.390,38 miliar.
Page 56 OCR 0.851
BAB VI. PENDANAAN VI1. Rencana Pendanaan Tabel VI-1 Rencana Pendanaan RKAP Tahun 2025 'A. Kebutuhan Pendanaan Replacement 29.324,80 1. Pinjaman dari lembaga pemeri 2.450,00 2. Pinjaman dari bank 28.19862 | 29.043:83 | 20.700.00 3. Penerbitan obligasi tere | tereis | 275000) 4. Penerbitan sukuk 2.000,00 | 376200 | 1.500.00 5. Penerbitan MTN | 6. Lainnya B. Kebutuhan Pendanaan Baru 1. Pinjaman dari bank" 11.428,80 | 15.978,80 5.850,00 | 10.900,00 Total Kebutuhan Pendanaan 40.753,60 | sa.reo81 | 31.80.00 | se.700,00 B. Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding): 1. Pinjaman dari lembaga pemerintah 710481 | 686376 | 645076| 679471 2. Pinjaman dari bank — 2103973 | 2028407 | 2250003 | 23.720,56 3. Penerbitan obligasi 8.003,00 | 633912 | sg9sg15 | 5:818,90 4. Penerbitan sukuk a712g0 | 3as371 | 295033) 2777.67 5. Penerbitan MTN Ie — 6. Lainnya Total Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding) 37.920,24 | 36.620,66 | 37.869,27 | 38.920,84 “Intarchangeable menyesuaikan lending rate yang paling rendah VI.1.1. Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan ultra mikro melalui produk PNM Mekaar dan mikro melalui produk ULaMM kepada para pelaku usaha dimana diproyeksikan penyaluran pembiayaan mencapai Rp74.413,46 miliar pada tahun 2025, serta adanya pemenuhan kewajiban utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 maka perusahaan berencana meningkatkan jumlah pendanaan melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) dengan total sebesar Rp56.700,00 miliar. Adapun untuk kebutuhan pendanaan baru sebesar Rp10.900,00 miliar, sedangkan untuk kebutuhan pendanaan replacement sebesar Rp45.800,00 miliar. Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi makro tahun 2025 dan kebijakan likuiditas perusahaan saat ini, maka untuk tahun 2025 perusahaan akan menyesuaikan jangka waktu pinjaman dengan durasi aset produktif sehingga rasio likuiditas tetap terjaga dengan baik. Komposisi pendanaan yang bersumber dari perbankan konvensional dan perbankan syariah diproyeksikan sekitar 76,276, dengan total outstanding sebesar Rp23.729,56 miliar pada akhir 2025. Adapun komposisi pendanaan yang bersumber dari pasar modal sekitar 19,444, 2 55
Page 57 OCR 0.949
dengan total outstanding sebesar Rp8.396,57 miliar pada akhir 2025, sementara pinjaman dari pemerintah melalui PIP berkontribusi sekitar 4,496, dengan total outstanding pada akhir tahun 2025 sebesar Rp6.794,71 miliar VI1.2. Strategi atas Rencana Pendanaan Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan ultra mikro dan mikro, baik konvensional maupun syariah dengan rencana pemberdayaan untuk 15,09 juta NoA nasabah pada akhir tahun 2025, serta dalam rangka pemenuhan kewajiban utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 maka perusahaan berencana meningkatkan jumlah pendanaan melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) total sebesar Rp56.700,00 miliar dengan proyeksi cost of fund di kisaran 7,00Yo 1. Perbankan Perusahaan memproyeksikan pendanaan melalui pinjaman perbankan dengan total Rp43.200,00 miliar. Adapun untuk pendanaan baru sebesar Rp10.900,00 miliar sedangkan untuk pendanaan replacement sebesar Rp32.300,00 miliar. 2. Penerbitan Obligasi Rencana pendanaan perusahaan melalui Obligasi diproyeksikan sebesar Rp8.000,00 miliar. 3. Penerbitan Sukuk Rencana pendanaan melalui penerbitan Sukuk diproyeksikan sebesar Rp3.000,00 miliar. 4. Pinjaman Pemerintah Perusahaan memproyeksikan untuk pendanaan melalui PIP (Pusat investasi Pemerintah) mencapai Rp2.500,00 miliar Dalam rangka efisiensi guna menjaga rasio cost of fund serta memperhatikan perkembangan pasar keuangan pada tahun 2025 maka sumber pendanaan yang diajukan adalah interchangeable mengingat kondisi perekonomian global yang belum stabil yang mungkin mempengaruhi tingkat suku bunga acuan BI, oleh karena itu perusahaan akan menyesuaikan sumber pendanaan yang paling efisien. “
Page 58 OCR 0.862
VI.2. Rencana Pendanaan Berdasarkan Sumber Akad Pendanaan Syariah Tabel VI-2 Rencana Pendanaan UUS RKAP Tahun 2025 Jenis Pendanaar A. Penerimaan Pendanaan Baru | 1. Pendanaan dari lembaga pemerintah @a. Akad Mudharabah b. Akad Mudharabah Musyarakah €. Akad Musyarakah d.Akadijarah 0. Akad Gardh f. Akad Pendanaan Lainnya 2450.00 | 3.700,00 | 1.000,00 2.500,00 Pendanaan dari bank a. Akad Mudharabah 5 b. Akad Mudharabah Musyarakah C, Akad Musyarakah N d. Akad ijarah e.Akad Oardh f. Akad Pendanaan Lainnya 23.198.62 | 29.043,83 | 20.700,00 | 32.300,00 3. Pendanaan sukuk melalui penawaran umum 3.676,18 | 5.438.18 | 3.050.00 8.100.00 4. Pendanaan sukuk tanpa melalui penawaran umum 5. Pendanaan lainnya Total Penerimaan Pendanaan Baru 29.324,80 | 38.182,01 | 24.750,00 | 42.900,00 B. Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding): 1. Pendanaan dari lembaga pemerintah a. Akad Mudharabah b. Akad Mudharabah Musyarakah €. Akad Musyarakah @. Akad ijarah (ce. Akad Gardh f. Akad Pendanaan Lainnya 4.820,00 | 4.606,98 | 4.322.61 4.560,63 2. Pendanaan dari bank a. Akad Mudharabah b. Akad Mudharabah Musyarakah C. Akad Musyarakah G. Akad ijarah '@. Akad Gardh l — |. Akad Pendanaan Lainnya 465185 | 537095 | 391367 | 490014 3. Pendanaan sukuk melalui penawaran umum 3.422,90 | 2.783,71 2.339,14 1.985,62 4. Pendanaan sukuk tanpa melalui penawaran umum 5. Pendanaan lainnya 3 Total Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding) | 12.894,75 | 12.761,65 | 10.575,41 | 11.446,39 “Interchangeable menyesuaikan lending rate yang paling rendah VI.2.1. Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan Syariah Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan ultra mikro dan mikro syariah, perusahaan berencana meningkatkan jumlah pendanaan syariah melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) dengan total sebesar Rp42.900,00 miliar. Komposisi pendanaan yang bersumber dari perbankan syariah diproyeksikan sekitar 75,3Y6, dengan total outstanding sebesar Rp4.900,14 miliar pada akhir 2025. Adapun komposisi pendanaan yang bersumber dari pasar modal sekitar 18,94, dengan total outstanding A 57
Page 59 OCR 0.952
sebesar Rp1.985,62 miliar pada akhir 2025, sementara pinjaman dari pemerintah melalui PIP berkontribusi sekitar 5,876, dengan total outstanding pada akhir tahun 2025 sebesar Rp4.560,63 miliar. VI.2.2. Strategi atas Rencana Pendanaan Syariah Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan berbasis syariah, serta dalam rangka pemenuhan kewajiban utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 maka Perusahaan berencana meningkatkan jumlah pendanaan syariah melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) total sebesar Rp42.900,00 miliar. 1. Perbankan Perusahaan memproyeksikan pendanaan melalui pinjaman perbankan syariah dengan total Rp32.300,00 miliar. Mempertimbangkan margin/cost of fund pendanaan jangka pendek (tenor 1 — 12 bulan) yang relative lebih rendah dibandingkan pendanaan jangka panjang (tenor di atas 12 bulan) maka untuk pendanaan syariah ini diutamakan dari perbankan dengan skim tenor jangka pendek (bulanan) dimana plafond rata-rata per bulan sekitar Rp2.700,00 miliar, sehingga outstanding pendanaan pada akhir Desember 2025 diproyeksikan sebesar Rp4.900,14 miliar. 2. Penerbitan Sukuk Rencana pendanaan melalui penerbitan Sukuk diproyeksikan sebesar Rp8.100,00 miliar. 3. Pinjaman Pemerintah Perusahaan memproyeksikan untuk pendanaan melalui PIP (Pusat investasi Pemerintah) mencapai Rp2.500,00 miliar. “4
Page 60 OCR 0.913
BAB VII. RENCANA PENGEMBANGAN DAN/ATAU PERUBAHAN JARINGAN KANTOR Dalam rangka pencapaian rencana kerja tahun 2025, dengan tetap memperhatikan potensi pasar yang dan skala ekonomis maka pada tahun 2025 Perusahaan akan melakukan penyesuaian jumlah kantor yang ada dan penambahan kantor baru sehingga jumlah kantor layanan pada akhir tahun 2025 menjadi sebanyak 4.653 kantor. Tabel VII-1 Rencana Pengembangan dan /atau Perubahan Jaringan Kantor 1. Kantor Unit Mekaar a. Mekaar 1. Grogol Petamburan Maret-25 1 Kota Jakarta Barat : 2. Jawai Maret-25 1 Kab. Sambas Ka b. Mekaar Syariah 1. Simeulue Barat Maret-25 1 Kab. Simeulue Sa 2. Arut Selatan Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Barat - 3. Kumai Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Barat - 4. Pangkalan Banteng Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Barat - 5. Hanau Maret-25 1 Kab. Seruyan sa 6. Telawang Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Timur 2 7. Kahu Maret-25 4 Kab. Sinjai Maret-25 1 2 Kota Surabaya 1. PNM Cimahi Maret-25 1 Kota Cimahi - 2. PNM Samarinda Maret-25 1 Kota Samarinda 3. PNM Singaraja 0 Maret-25 1 Kab. Buleleng - 4. PNM Pacitan Juni-25 1 Kab. Pacitan & 2. Kantor Unit Mekaar a. Mekaar 1. Tambora 4 Maret-25 1 Kota Jakarta Barat 2. Tanjungsari 2 Maret-25 1 Kab. Bogor b. Mekaar Syariah 1. Tarogong Kidul 2 Maret-25 F3 Kab. Garut 5 2. Samarang 2 Maret-25 1 Kab. Garut - 3. Taliwang 2 Maret-25 1 Kab. Sumbawa Barat - 4. Mekaar Utan 2 Maret-25 2 Kab. Sumbawa - 3. Kantor Unit ULaMM a. ULaMM 1. Pasar Bongo Wonosari Maret-25 1 Kab. Boalemo - 2. Popayato Maret-25 1 Kab. Pohuwato £ 3. Majene Maret-25 A: Kab. Majene - b. ULaMM Syariah ta 4. Kantor Unit ULaMM Representatif
Page 61 OCR 0.858
Waktu Jenis Kantor Pelaksanaan Jumlah Lokasi Keterangan | a. ULaMM 1, NTT Sep-25 $ Kota Kupang - b. ULaMM Syariah — — 1. Muara Sabak Timur Juni-25 1 | Kebutanjungdabuhg Timur 2. Tebo Juni-25 1 | Kab. Tebo - | 3. Indralaya Juni-25 1 Kab.Ogan Ilir - | 4, Sekayu Juni-25 1 Kab. Musi Banyuasin - | 5. Kayu Agung Juni-25 1 | kab. Ogan Komering Ilir 6. Lubuk Linggau Juni-25 | 1 Kab. Ogan Komering Ilir - 7. Tanah Putih Juni-25 1 | Kab. Rokan Hilir - 8. Tanah Bangko Juni-25 1 Kab. Rokan Hilir - 9. Rambah Hilir Juni-25 1 Kab. Rokan Hilir - 10, Takengon Sep-25 1: Kab. Aceh Tengah - 11. NTB Sep-25 | 1 | Kab. Lombok Timur - 12. Air Haji Pessel Sep-25 1 Kab. Pesisir Selatan 2 13. Batang Kapas Sep-25 1 | Kab. Pesisir Selatan - 14. Jurai Sep-25 1 Kab. Pesisir Selatan Ka 15. Lembah Gumanti Sep-25 1 Kab. Solok | - 16. Lubung Basung 2 Sep-25 1 Kab. Agam 0 S3 17. Padang Pariaman Sep-25 1 Kab. Padang Pariaman ) 18. Pasaman Timur Sep-25 1 Kab. Pasaman - 19. Pademawu Sep-25 1 | Kab. Pamekasan - “0
Page 62 OCR 0.933
BAB VIII. PENGEMBANGAN ORGANISASI, SUMBER DAYA MANUSIA DAN TEKNOLOGI INFORMASI VII.1. Rencana Pengembangan Organisasi Dalam rangka mendukung pencapaian target tahun 2025, rencana pengembangan organisasi adalah sebagai berikut: a. Rencana pembentukan satuan kerja'/divisi Untuk mendukung pencapaian target kinerja perusahaan, direncanakan untuk membentuk satuan kerja baru sebagai berikut: - Satuan Kerja yang bertanggung jawab atas pelaksanaan fungsi pelindungan data pribadi. - Satuan Kerja yang bertanggung jawab terkait fungsi /T security dan keamanan siber. b. Rencana perubahan satuan kerja/Divisi Perusahaan berencana untuk melakukan perubahan pada organisasi satuan kerja Unit Usaha Syariah dengan pertimbangan agar lebih sesuai dengan POJK 16/2019 tentang Pengawasan PT Permodalan Nasional Madani. c. Rencana pembentukan komite Belum ada rencana terkait pembentukan komite pada tahun 2025. Adapun alasan/pertimbangan atas penambahan dan perubahan satuan-satuan kerja tersebut diatas adalah sebagai berikut: - Menjalankan amanat UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi dalam rangka memperkuat fungsi pelindungan data pribadi di perusahaan. - Memperkuat fungsi /T security dan keamanan siber perusahaan. - Menata organsasi Unit Usaha Syariah agar lebih sesuai dengan POJK 16/2019 tentang Pengawasan PT Permodalan Nasional Madani. Strategi untuk merealisasikan rencana perubahan organisasi adalah sebagai berikut: - Melakukan kajian terkait regulasi yang berkenaan dengan Unit Usaha Syariah, pelindungan data pribadi dan /T Security serta keamanan siber. - Melakukan benchmark terkait best practice organisasi fungsi Unit Usaha Syariah, pelindungan data pribadi dan /T Security serta keamanan siber. - Melakukan review terkait pelaksanaan fungsi Unit Usaha Syariah, pelindungan data pribadi dan /T Security serta keamanan siber di PNM. P: "k
Page 63 OCR 0.931
- Menyusun organisasi fungsi Unit Usaha Syariah, pelindungan data pribadi dan /T Security serta keamanan siber di PNM VIII.2. Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia VIIN.2.1. Rencana Pemenuhan Sumber Daya Manusia Dalam rangka mencapai target pemberdayaan kepada 15,09 juta nasabah aktif PNM Mekaar dan Mikro dengan jumlah jaringan layananan PNM sebanyak 4.653 kantor pada akhir tahun 2025. Komposisi SDM untuk tenaga pendamping PNM Mekaar merupakan komposisi terbesar dari keseluruhan jumlah SDM perusahaan, diproyeksikan mencapai 69.546 karyawan atau sekitar 88,874 dari total SDM PNM Grup pada akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 ribu adalah tenaga Account Officer PNM Mekaar. Hampir sebagian besar SDM perusahaan merupakan tenaga kerja lokal yang berasal dari wilayah sekitar kantor layanan, hal ini dilakukan perusahaan didasari bahwa tenaga kerja lokal dapat memahami karakteristik nasabah yang tinggal di area tersebut serta diharapkan mereka para karyawan paham akan kearifan lokal wilayah setempat sehingga diharapkan pendampingan dan pemberdayaan kepada para nasabah dapat lebih optimal. Manajemen menyadari bahwa karyawan merupakan aset perusahaan sehingga manajemen mengembangkan peran Divisi Human Capital Services dan Divisi Human Capital Development sebagai Strategic Business Partner dalam pengelolaan sumber daya manusia termasuk memberikan perhatian khusus dalam hal pengembangan kualitas SDM serta terus meningkatkan tata kelola SDM termasuk memanfaatkan penggunaan sistem teknologi dan informasi pada seluruh unit kerja dan perusahaan anak. Beberapa strategi yang akan dilaksanakan perusahaan guna pengembangan organisasi dan manajemen kerja diantaranya adalah: # Penguatan pengelolaan rekrutmen (reinforcement recruitment): # Pengembangan Human Capital Core Application. Tabel VI!I-1 Rencana Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA ON BOARDING PROGRAM (ORIENTATION, | Onboarding Internship AO Mekaar AO Internship (Inciass 2 15.000 1.252 HARI) Pi AO Tesi Lapang & On Boarding Mekaar (Non Internstip) FAO & AO Pr 2 HARI -
Page 64 OCR 0.677
Rencana PROYEKSI | Renear NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGETPESERTA | DURASI JUMLAH poto PeseRTa Anggara Onentation Basic Training (O8T) Kantor Cabang bab sa 1 HARI 1.240 228 ru Seluruh karyawan On The Job Training (OJT) Kantor Cabang Ek 2 HARI 1.240 - ru Seluruh karyawan Omientation Basic Training (OBT) Kantor Pusat Ku 2 HARI 120 42 Seluruh karyawan On The Job Training (OJT) Kantor Pusat Tau 3 HARI 120 - COMPETENCY DEVELOPMENT (REGULAR) GENERAL BASIC SPESIFIK COMPETENCY Pelatihan Basic Jr. AO Mekaar AO Baru! sitn Pelatihan Basic SAO Mekaar SAO Baru Siih ZHARI 180 2aa Pelatihan Basic AOM (Account Oficer Micro) ULaMM. ROM Baru #iih 2 HARI 500 2850 Pelatihan Basic KAM (Keuangan dan Adminisirasi) ULaMM KAM Baru Sih 2 HARI 100 345 PELATIHAN LEADERSHIP DEVELOPMENT GENERAL LEADERSHIP (NEW JOIN) Polatihan Advanood SAO Mokaar knosand sala BEE 980 1400 2th (Non Talent) Pelatihan Advanced FAO Mekar (FAODPT FAO Existing Tin ZFARI 750 BED Pelabhan Advanced AOM (Account Officer Micro) ULa MM ROM Existing Sih 2 HARI 600 3563 Pelatihan Advanced KAM (Keuangan dan Administrasi) ULaMW | KAM Esising Tin ZHARI 300 KE SPESIFIK LEADERSHIP Leadership (Keperumpinan Lanjutan) Kepata Divisi Kopaia Divssi Existing | (ELDP:1) Bxecutve Leadersnip Development BOO - 1 Kepala Divssi 2 HARI 28 112 TELDP-2) Executive Leadership Developmeni BOD -2 Waki Kapaia Divisi ZHARI & FT Kabag. Pemcab, 4 KL Pi -3 2 HARI 1 14 (LDP-1) Leadership Development Program BOD 1 iga 23 (LDP-4) Leaderstvp Development Program BOD -4 kerasa 2 HARI s12 2715 ii MRPM, MO, MR : Kepala Area Bisnis & (LDP-5) Leadership Development Program BOD - 5 Kepala Area 2 HARI 350 1.735 Pengawasan TUDP“G) Leadership Developmani Program 80D -6 RUU. KUM 2 HARI Bg 3808 Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Wakil Kepala Wakil Kepala Divisi 1 HARI 21 9 Diwsi Existing Spesifik Leadership (Kepervimpinan Lanjutan) Kepala Bagian Kapan Enya 2 HARI 1“ 206 / 8
Page 65 OCR 0.591
PROYEKSI Rencana PROGRAM PELATIHAN JUMLAH Anggaran PESERTA par Pemimpin Cat Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Pemimpin Gabang al 2. # HARI 62 39 xi Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan Wakil Pemimpin |“ Waki Keperimpin ana Pn ag Cabang Cabang Existing M Bana TE Spesifik Leadership (Kebemmpinan Lanjutan) Manajer Bs Ea 2 1“ Kp ULaMM Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Manajer Regional PM HARI 1 | engan enasaNa MRPM Existing 2 HARI 04 07 (Spasi 1 M Ragionai ar pesitk Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Wanejer Regrona KA Ta PETA - Tk Mekaar | Spesifik Leadership (Ke | Lanjutan) Mi Se MJ TT 2HARI 62 383 Supporting “Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Manajer Remedial MR Ersting FRARI KN 267 | Spesilik Teadershin (Kepemimpinan Lanjutan) Manajer TA AAA & Pa Operasional Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Kepala Area Bisnis | KA Bisnis Exsting TARI 506 382 Spesilik Leadership (Kepemenpiran Lanjutan) Kepala Aros KA Pengawasan apa se Pengawasan Existing Speslik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Kepala UR Kepala Kantor sa Aa ai ULaMM ULaMM Existing Kepala Unit Spesik Teaderenp (Kepemmpiran Lanjutan) Kepala Pan Kai Sana Ra Mekaar 2 P PEK) - Kapirssi den Pembelajran Karyawan (ASPER) - Leadership | Uu Kadanikam | AHARI Ss san Forum FACE FA P LI SAO, KAM, Sist GE (FAO Acoelerallon Program io AO. SAO, KAM, TAN Tuna Ka RP Cabang) Pelatihan Talent SAO Mekaar-SAO Aspiration Leaders Program | — Seluruh Karyawan TAPI P3 ba (SALSA) Talented SAO Pelatihan T: A TA h 3 an Talent AOM ULAMM - AOM Aspraton Leadars | Seluruh Karyawan Kn ja Pa Program Talented AOM Mennlat Teleni Development Program (LENTERAT TopTalentMlenmai | 2 HARI 7 152 Woman Leadership Inspiration Program (WLIP) Me aa 2 HARI 20 9 an MP B00-3 (Perempuan) | Tep Talent (ploting Talent Development & Retention (PILAR) 2 HARI 50 “86 | Ls : dibox8&9) (Omcer Development Program (ODP) PNYA X BFLPBRI 12 BULAN 1 500 Kepala Unit Mekaar Development Program (KUMDPJ - Eksternat Eksismai TBULAN j 2 Kadiv. Wakadiv, SESUAI 7 Lendei 131 aa? Leaders Talk (Monthiy Leaders Sharing) Men KENA ENHAN Mi NT Pi RAM
Page 66 OCR 0.635
Rencana Total PROYEKSI NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA |” DURASI JUMLAH WORKSHOP, TIMBUILDING, KS, INSIDEN course 7 SHARING CLASS ana Sertifikasi Kompetensi (Inhouse) WSU, MBU, MO, MR. Sertilikasi Bidang Kompetensi Jabatan Fa 1 HARI 926 1.206 KM MRM, MRPM. 1 HARI 1.500 2250 Sertifikasi Kompetensi Ultra Mikro KAB, KAP Pelatihan Inhouse Insidentai Divisi 1250 €a58 sii Kantor Pusat KEGIATAN Seluruh Staf, Oficer. Enhancement Non Manajer Kantor Pusat Sr Officer Kantor 2 HARI 1.029 897 Pusat Seluruh Sial, Officer, Enbancement Non Manajer Kantor Cabang Sr Officer Kantor 4 HARI 1.655 #42 Cabang Team Buiking Cabai Tea A HARI 50.000 2500 Im Buikting Cabang ng Seluruh Jabatan we Divisi 3 HARI 1250 8. 'orkshop Miiatar .000 (Pelethan Kevangen Berkelanjutan Karyawan Terpilih 2 HARI 500 1585 Pelatnar Digital Tatan (DOT alent) Karyawan Terpilih TARI 303 7085 Calon Ersiting Training For Partner Trainer (TOT) 2 HARI 500 1.565 "ng "NAN Trainer PNM Saluran Jabatan Knowtedge Sharing (KS) Cabang 1 HARI 50.000 9.380 Cabang Knowledge Sharing (KS) Divisi Saman Jaan 1 HARI 1.250 . Kantor Pusat " Karyawan X5 Program Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Karyawan (MPP) » 4 HARI 40 780 Sertifikasi Organ Penosioia Resiko Karyawan Teroiin E 125 233 Kelas Berbagi Seluun karyawan TART G5 ag0 23 K HC SHARING Lk 3 HARI 309 7 Tiga Kompetensi PNM (Capai Bintang Mekaar KUM SAOFAG,AO | TPARI BE DE7 25 Weetthe CEO & CEOtaik Karyawan Terpliih La 100 500 ji KEGIATAN SUPER HC (Support Pariner HC) SDM Cabang 2 HARI 120 ii Insidontal OJT (On Job Training) Karyawan Terpilih B HARI 3 520 Enhanchment AO Mekar (PKM, di FO Mekaar TARI an KE , $
Page 67 OCR 0.669
NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA DURASI SESUAI PROYEKSI JUMLAH PESERTA otal Anggaran (RAB) Sertifikasi ISO Pendampingan Karyawan Terpilih 000 HC dan yi er Mean 285 2 Sharing Literasi Ekonom Islam (SALAM Seluruh karyawan TARI 85253 180 CULTURE ruh karyawan Program Brigade Madani (3 Entitas) ki HARI 101 101 Cabang SESUAT Porsi PNM luruh karyawan : 000 -. KEGIATAN si $ Pengukuran Culture Health Measurement & Employee SESUAI Seluruh karyawan y Engagement Survey (SES) KEGIATAN 9 si Implementasi Culture Activation Pr (CAP) Seluruh Unit Kera | | SESUAI 4.076 5.000 regan KEGIATAN " " Pelatihan PINTAR (PIC Pengelola, 1, Iransformasi adaptif na (novasi asn PIC PINTAR 2 HARI » 135 Risiko) - . “BOD-F sampai BOD- | SESUAI ungsi i Budaya (CL, CAK. CA) - MATAN 5.000 s7 PNW Innovation Fesiivat Seluruh karyawan TERI 5150 Ce PNM Leader Forum & Exosilence Award Seluruh karyawan TARI 300 1500 SESUAI Regional Employee Engagement Actvitles (MABAR) Seluruh karyawan 65.490 3.500 KEGIATAN Karyawan Mekaar Kegiatan KOPDAR Mekaar #KARI 1 (058 Bulan) - si Fe SESUAT Intemal Community (PNM Seluruh karyawan 4 m3 (PNM Club) ruh Tenganan 1.600 500 Cuture Campaign (Social Media, Employee Brandi Seluruh karyawan basa 62 260 Pp ana KEGIATAN Teaming Fesival PN Seluruh karyawan TARI G5.A90 7500 SESUAT PNM Engish Club glish HCD Seluruh karyawan E (Easy En , an 100 150 SESUAT PODCAST RUBIK Seluruh karyawan : in apr 66.490 PPA Budaya Kaizon 6R (Ringkas, Resik, Rajin, Rapih, Rawat) Seluruh karyawan TAN 66490 100 Bni " KEGIATAN SESUAI NGOBRAS (Ngobrol Berkuali Seluruh karyawan 1 500 U ites) ruh Merata 25.000 2 SESUAI Waliness Program (Health Talk, Cek Kesehatan di Cabang) Seturuh karyawan eeago 380 KEGIATAN SESUAT ement Gol 8 Program Manag u O0-3 (pemeab) | ecuTaN 62 384
Page 68 OCR 0.694
Rencana 3,80D-4 PROYEKSI apaan NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA” DURASI JUMLAH PAR PESERTA aah Program Work, Love and Lite (Bersama Pasangan Ibu, Suami, | Pemcab, Wapemcab |” SESUAI Pan Ten istri) can MRM KEGIATAN ERNAL / PUBLIC SESUAI Pelatihan Ekstemal DEKOM, BOG, 30D B0C, 800 15 2.500 KEGIATAN mn SESUAT Pelatihan Ekstemal BOD-1, 2 (EVP, Kadiv. Wakadiv) BOD-1, B0D-2 5s 1.200 KEGIATAN Pelatihan Eksterral diluar BODA dan 2 (Pubic trainng & | Diluar BOD- dan SESUAT PPN Ta Sertifikasi) 80D-2 KEGIATAN Pelatihan Ekstemal Komite Audit & DPS Komite Audia pps | SESUAI 10 s0 KEGIATAN BOD-1,B0D-2Gan | SESUAT 30 3.500 800-3 KEGIATAN . aa Seluruh Karyawan E-eaming ULaMM SINAR - Senin Belajar 1 HARI 4.986 - ULaMM Seluruh Karyawan — E-learning Mekaar SABER - Semangat Bersama Berbagi Ilmu Gi 1 HARI 80.255 - mar Elearning Kantor Pusat SELARAS - Semangat Belajar Tanpa | Seluruh Karyawan aan s5 Batas Divisi Kantor Pusat " E-Learning Satu Diangkasa (SDA) diluar regular Karyawan Terpilih 1 HARI 1500| —— Program Beasiswa Karyawan Karyawan Terpiln SESUAI PROGRAM 5.000 Opimalisas' Digialisasi Program Pengembangan SDV 130 “Adinda Generatve AT TWhalss App Losing p—T Pengembangan “Gammihed Learning iba SESUAI PROGRAM : Sistem TAN Inspire 7 “Briefing Kilat - Knowiedge Management System Buku, Literatur, Leaming Asset Leaming Asser SESUAI PROGRAW 720 Ekstemai LIVS (Linkec In Learning, dil) Karyawan Terpilih SESUAT PROGRAN Boo Intomal Talent Job Posting Karyawan Terpilih SESUAI PROGRAN : Taleni Labs Seluruh Karyawan SESUAT PROGRAN 7 BOD-1, BOD-2 B0D- Asesmen Talent Profiling (Talent Mapping) SESUAI KECIATAN 1.000 A lg
Page 69 OCR 0.949
Sumber daya manusia merupakan salah satu aset utama Perusahaan dalam rangka tercapainya rencana kerja perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk itu perusahaan terus meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas pelatihan bagi pengembangan SDM sehingga diharapkan SDM perusahaan mampu memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan optimal dalam memenuhi kebutuhan para nasabah serta dapat mendukung tercapainya rencana kerja perusahaan. Rencana program pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia disusun berdasarkan analisa kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan soft competency sesuai level jabatan karyawan dalam mendukung pencapaian target kinerja. Dengan demikian, karyawan akan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya saat ini dan juga siap untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi di dalam organisasi, sehingga mendukung pencapaian target kerja individu dan Perusahaan. Strategi dalam merealisasikan rencana pendidikan dan pelatihan SDM adalah dengan: # Menyiapkan sumber daya yang memadai untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan meliputi pelatih/trainer, modul, sarana dan prasarana, serta anggaran: # Mengembangkan metode pelatihan yang beragam dan berdampak agar lebih mendukung pencapaian tujuan pelatihan: # Melakukan analisa kebutuhan pelatihan yang tepat, sesuai inisiatif strategi perusahaan, Gap Competency karyawan serta standar kompetensi yang dibutuhkan, # Berkoordinasi dengan pengguna'user agar pelatihan dapat dilaksanakan dalam kondisi yang tepat dan mendukung pencapaian tujuan unit kerja terkait dan perusahaan, # Menguatkan Employee Career Development dan Capacity Building. Manajemen juga menaruh perhatian besar pada talenta-talenta milenial dan perempuan hal ini tercermin pada rencana kerja untuk pengembangan talenta milenial dan perempuan, dimana untuk tahun 2025 target lebih dari 1694 untuk talenta milenial dan talenta perempuan. Agar menjadi perusahaan yang unggul, manajemen menaruh perhatian besar dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan sehingga pada tahun 2025, biaya pendidikan dianggarkan sebesar Rp142,80 miliar yang berfokus kepada akselerasi pengembangan SDM untuk meningkatkan kompetensi karyawan serta pengembangan kapabilitas kompetensi untuk pengembangan karir tenaga pemasar dengan pelatihan yang sistematis. Serta untuk meningkatkan kompetensi di jajaran manajemen di level Direksi dan Dewan Komisaris maka untuk tahun 2025, manajemen mengalokasikan anggaran sebesar 1 &
Page 70 OCR 0.909
Rp2,5 miliar untuk program pendidikan dan pelatihan bagi Direksi dan Dewan Komisaris perusahaan. Selain biaya pendidikan manajemen juga menganggarkan biaya riset dan inovasi sehingga total biaya yang dianggarkan untuk pendidikan, riset dan inovasi sebesar Rp199,19 miliar. VII.2.2. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing Memperhatikan rencana jangka panjang perusahaan dimana perusahaan masih akan fokus pada pembiayaan kepada usaha ultra mikro dan mikro kecil dan mempertimbangkan blue print pengembangan sumber daya manusia khususnya pengembangan talenta milenial dan perempuan maka pada tahun 2025 perusahaan belum memiliki rencana menggunakan tenaga kerja asing. VII.2.3. Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya Tabel VI!I-2 Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya IWengurangi is ko terhadap 4 IMarxeting dan Administrasi (ketidakpastan bisnis di masa 35196 (PT Mero Madani Institute 3t-Des-25 | mendatang Mengurangi eko terhadap 2 (Marctng, Aeminisirasi dan | eisakpastian bisnis di masa 31473 (PT Mtra Utama Madani 31-Des-25 INon Staf perdonannag Mengingat besarnya kebutuhan SDM khususnya posisi Account Officer, administrasi dan kebutuhan tenaga non-staf maka dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengendalian biaya tenaga kerja dan untuk mengurangi resiko terhadap ketidakpastian di masa mendatang serta jenis pekerjaan tersebut tidak termasuk kategori spesifik. Proses pemenuhan kebutuhan tenaga alih daya termasuk dengan pengelolaan karyawannya dilakukan oleh Penyedia Tenaga Kerja Alih Daya dalam hal ini perusahaan alih daya dengan perjanjian dan Management fee yang telah disepakati. Perusahaan telah bekerjasama dengan dua perusahaan terafiliasi yakni PT Micro Madani Institute dan PT Mitra Utama Madani untuk pemenuhan tenaga kerja alih daya utamanya posisi tenaga pemasar Mekaar. VII.3. Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi Dalam rangka mendukung kegiatan bisnis utama pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro dan mikro melalui pemberian jasa pembiayaan yang diikuti dengan pendampingan dan pelatihan usaha kepada para nasabah dimana pada tahun 2025 ditargetkan dapat memberdayakan 15,09 juta nasabah aktif PNM Mekaar dan Mikro melalui 4.653 jaringan kantor layanan yang tersebar di lebih dari 435 kabupaten/kotamadya di 35 provinsi. A69 t
Page 71 OCR 0.956
Saat ini perusahaan telah menggunakan pemanfaatan teknologi dan informasi guna mendukung kegiatan bisnis dan operasional. Perusahaan tetap berkelanjutan untuk terus meningkatkan pemanfaatan teknologi dan informasi, sehingga pada tahun 2025 direncanakan penambahan infrastruktur dan peningkatan sistem dengan kebutuhan belanja modal (capex) untuk pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak sebesar Rp609,74 miliar dan biaya operasional (opex) sistem informasi diproyeksikan sebesar Rp319,33 miliar. Adapun beberapa rencana Teknologi dan Informasi untuk tahun 2025, diantaranya adalah sebagai berikut: Is Peningkatan Kapabilitas dan Ketersediaan Infrastruktur pada Data Center, Disaster Recovery Center (DRC), dan Kantor Pusat Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan infrastruktur di Data Center, Disaster Recovery Center, dan Kantor Pusat, yang mendukung stabilitas operasional dan meminimalkan risiko downtime. Inisiatif ini meliputi pembaruan perangkat keras dan perangkat lunak berperforma tinggi serta penerapan langkah- langkah keamanan yang lebih kuat untuk melindungi infrastruktur perusahaan. Peningkatan Keamanan Jaringan dan Sistem TI Program ini difokuskan pada penguatan keamanan jaringan dan sistem TI di semua lokasi perusahaan, termasuk Data Center, Disaster Recovery Center, Kantor Pusat, Kantor Cabang, dan Kantor Unit. Peningkatan keamanan ini mencakup implementasi alat deteksi ancaman mutakhir, enkripsi, firewall, serta pengawasan intensif untuk mengantisipasi dan menanggulangi risiko siber yang berpotensi mengganggu operasional. Meningkatkan Kapabilitas dan Efektivitas Pengembangan Aplikasi dengan Arsitektur Microservices Dengan mengadopsi arsitektur microservices, perusahaan akan meningkatkan fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi dalam pengembangan aplikasi. Pendekatan ini memungkinkan tim IT untuk lebih responsif dalam mengimplementasikan fitur baru, mendukung adaptasi terhadap perubahan kebutuhan bisnis, serta memastikan aplikasi yang lebih stabil dan mudah dikelola. Penguatan Sistem Manajemen Aset TI Program ini mencakup pembangunan Sistem Manajemen Aset TI yang terintegrasi untuk memantau, melacak, dan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh aset teknologi perusahaan. Dengan sistem manajemen yang lebih baik, perusahaan dapat An 4
Page 72 OCR 0.955
meningkatkan efisiensi operasional, mengelola siklus hidup aset secara optimal, dan memaksimalkan pengembalian investasi dari aset TI. Pengembangan Data Governance Perusahaan Inisiatif ini bertujuan untuk membangun kerangka Data Governance yang akan menjaga kualitas, keamanan, dan integritas data perusahaan. Program ini akan mencakup pembentukan standar dan kebijakan terkait pengelolaan data, guna memastikan bahwa data yang tersedia untuk pengambilan keputusan adalah akurat, konsisten, dan terlindungi. Peningkatan Maturitas Teknologi Informasi (TI) Program ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kematangan TI perusahaan melalui penerapan kerangka kerja pengukuran yang jelas dan terstandarisasi. Dengan penilaian maturitas yang sistematis, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, menilai keefektifan operasional, serta memetakan kesiapan teknologi untuk menghadapi tantangan bisnis. Program ini akan mengadopsi COBIT 2019. Hasil pengukuran ini akan digunakan sebagai dasar untuk inisiatif pengembangan berkelanjutan, memastikan kapabilitas TI terus mendukung tujuan strategis perusahaan. Transformasi Core System Transformasi Core System difokuskan pada peningkatan kapabilitas sistem inti perusahaan untuk mendukung proses bisnis yang lebih efisien, responsif, dan terintegrasi. Inisiatif ini mencakup pembaruan sistem, peningkatan performa, serta pengembangan fitur yang dapat mendukung pertumbuhan dan kebutuhan bisnis secara jangka panjang. Membangun Generative Al untuk Analisis Data dan Layanan Pelanggan yang Lebih Efektif Program ini melibatkan penerapan teknologi Generative Al untuk mendukung analisis data dan layanan pelanggan yang lebih responsif, termasuk pengembangan chatbot terpusat. Teknologi ini akan membantu memprediksi tren bisnis, mendukung pengambilan keputusan, serta menghadirkan layanan yang lebih personal dan efisien bagi pelanggan. Pengembangan Active-Active Data Center sebagai Program Multi-Year Program Active-Active Data Center adalah inisiatif multi-year yang bertujuan untuk membangun Data Center dan Disaster Recovery Center yang dapat beroperasi secara simultan. Pengembangan ini akan memperkuat redundansi, memastikan ketersediaan layanan tanpa gangguan, dan meningkatkan ketahanan operasional perusahaan secara Pi 7
Page 73 OCR 0.881
signifikan. Dengan pendekatan bertahap, perusahaan akan memastikan kesiapan teknologi, anggaran, serta koordinasi infrastruktur yang komprehensif untuk mencapai infrastruktur Active-Active yang andal dan efisien. Tabel VIII-3 Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi PT PNM Tahun 2025 Rencana Pengembangan TI No 2025 Peke Implemer Pengadaan Penambahan Hardware Compute dan Storage di DC dan DRC sae Pengadaan Penambahan Storage di DC dan DRC | Oktober 2025 Pengadaan Peremajaan Perangkat Network Head Office (HO), Data Center (DC) dan Disaster Oktober 2025 Peningkatan Kapabilitas dan Recovery Center (DRC) Ketersediaan Infrastruktur ape 1 | padaData Center, Disaster — | Pengadaan Network Access Point di Head Office Mei 2025 Recovery Center (DRC), dan . ) Taat PPn Candi mac) 1 Kantor Pusat 'engadaan Network Access Control an Multi Factor Authentication (MFA) EL mendanasad Pengadaan Penyelarasan Perangkat Keras DC- Agustus 2025 - DRC (core system) - Network Maret 2026 Pengadaan Penyelarasan Hardware Compute dan | Juli 2025 - Des Storage DC-DRC (Core ) 2025 Pengadaan Network Security Firewall di Data April 2025 Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC) pi » Pengadaan SD-WAN Firewall di Data Center Peningkatan Keamanan 2 Jaringan dan Sistem TI Deh Disana Recovery Center (DRC), dan Juli 2025 Pengadaan Load Balancer di Disaster Recovery Center (DRC) year Meningkatkan Kapabilitas dan | Pengadaan Hardware Containerisasi Platform Juni 2025 3 | Efektivitas Pengembangan : Aplikasi dengan Arsitektur Pengadaan Software Containerisasi Platform in sk Microservices 2025 4 Penguatan Sistem Manajemen Aset TI Pengembangan Data Governance Perusahaan 7 8 Teknologi Informasi (TI) Peningkatan Maturitas Transformasi Core System Al Generative Pengembangan Active- Active Data Center Desember 2025 Desember 2025 Desember 2025 Juni 2025 Agustus 2025 “
Page 74 OCR 0.944
VIN.3.1. Organisasi Teknologi Informasi Gambar VIII-1 Struktur Organisasi Teknologi Informasi () VIII.3.2. Peta Jalan Teknologi Informasi Saat ini, perumusan dan penyusunan Roadmap Teknologi Informasi (TI) juga dalam tahap pembaruan agar sejalan dengan Roadmap Kementerian BUMN untuk melakukan dukungan transformasi digital kepada UKM di Indonesia. Untuk itu, pembaruan ini bertujuan supaya seluruh inisiatif teknologi sejalan dengan visi dan misi serta pengembangan kemampuan kawasan. Dalam rangka pengkinian ini, Roadmap TI diarahkan kepada inovasi digital, sistem yang terintegrasi, serta keamanan siber yang lebih baik. Diharapkan pertimbangan tersebut mendorong peningkatan efisiensi operasional dan daya saing di sektor BUMN dalam konteks perubahan industry. 4
Page 75 OCR 0.823
BAB IX. PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN BESERTA ASUMSI YANG DIGUNAKAN IX.1. Asumsi Makro dan Mikro yang Digunakan Tabel IX-1 Asumsi Makro dan Mikro AP KBUMN 1. Pertumbuhan Ekonomi (96YoY) 49 : 2. Inftasi (06) 18 27 25 | 25 | 28 3. Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD) 15.160 16.000 16.000 16.000 | 15.380 Bi-Rate (0) 6,4 6,9 7.0 1,0 48 5. Federal Funds Rate (96) 48 44 35 3,5 3,5 8. Pertumbuhan Kredit Nasional (9 yoy) 10,8 9-11 10.5 10,5 10,5 7. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Nasional (2eyoy) 6,8 8,0 88 8,8 8,8 Asumsi Mikro ( Internal ) aan 1. Pertumbuhan Jasa Pembiayaan (96) 1.0 4,7 1,8 17 2. Pertumbuhan Pendanaan (96) 96 2,0 34 6.3 3. Tingkat Bunga / Imbal Hasil Pendanaan (96) 6,5 66 6,7 7,0 4. Tingkat Bunga / Imbal Hasil Jasa Pembiayaan (86) 23,5 234 23,0 22,6 5. Rasio Piutang Jasa Pembiayaan Bermasalah (36) 23 Maks 3 Maks 3 Maks 3 6. NOA Mekaar 14,6 Juta 14,9 Juta 14,9 Juta 15.0 Juta 331901 33,301 33,701 7. Yield Mekaar / ULaMM 27.61, 23 Ah 22.015 33,701 22,046 3. NOA / Unit Mekaar 3.667 3.741 3775 3775 9. OS / AO 10520 Juta | 1.043,8Juta | 885,2 Juta 885,2 Juta IX.2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Tabel |X-2 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Tahun 2025 Pos-Pos Kas dan Setara Kas 1.875,05 1.058,75 151751 1.305,66 Aset Lancar 2.868,13 2.235,00 2.572,39 2.309,07 Pinjaman yang Diberikan 43.243,59 43.115,23 44,159,75 44.768,66 Pembiayaan Modal 1.302,59 1.408,64 1,78352 1.914,88 | Piutang Jasa Manajemen” 3.77 10,34 157 117 Aset Tetap 2.843,74 3.124,94 3.229,22 4.223,01 Aset Lain-Lain 235946 | — 2411653 1.558.66 2437,70 Jumlah Aset 54.494,31 53.069,42 54.822,60 56.660,16 Liabilitas 4445246 42.863,62 44.087.47 45.269,77 Jumlah Liabilitas 44.452,46 42.863,62 44.087,47 45.269,77 Ekuitas — 10.041,85 10.205,80 10.735,13 11.390,38 Jumlah Ekuitas 10.041,85 10.205,80 | 73513 | 11.390,38 Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 54.494,31 53.069,42 54.822,60 56.660,16 | A P "k
Page 76 OCR 0.822
Tabel IX-3 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan UUS Tahun 2025 Realisasi Proyeksi Sep-24 Jun-25 1 Kas dan Setara Kas 90,88 28.71 185,98 183,94 Aset Lancar 82675) 466,21 746,72 577,09 Pinjaman yang Diberikan 30.618,83 31.278,25 34.315,13 36.089,80 Pembiayaan Modal 0,00 0,00 0,00 0,00 Piutang Jasa Manajemen 0,00 0,00 0,00 0,00 Aset Tetap 710,96 905,61 798,16 1.060,34 Aset Lain-Lain gr278| —— 81886 493,92 777.80 Jumlah Aset 33.260,19 33.497,64 |” 36.539,91 38.688,97 | Liabilitas 27.313,40 27.228,25 32.046,90 33.687.98 Jumlah Liabilitas 27.313,40 27.228,25 32.046,90 33.687,98 Ekuitas 5.946,79 6.269,40 4.493,01 5.000.99 Jumlah Ekuitas 5.946,79 6.269,40 4.493,01 5.000,99 1X.3. Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan Tabel IX-4 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan Tahun 2025 Realisasi Proyeksi Pos-Pos Sep-24 Jun-25 1 3 Pendapatan Usaha 12.015,72 16.245,69 8.061,26 16.910,39 Biaya Usaha (10.679,89) (14.775,41) (7.328,87) (15.365,86) Laba (Rugi) Usaha 1.335,83 1.470,28 732,39 1.544,53 Pendapatan (Biaya) Lain-Lain (41,19) 24,14 18,42 33,07 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 1.294,64 1.494,42 750,81 1.577,60 Laba Bersih 985,84 150,70 570,62 1.198,98 Laba Bersih Entitas Induk 973,21 135,97 563,31 1.183,62 | Tabel IX-5 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif UUS Tahun 2025 Realisasi Proyeksi Pos-Pos Sep-24 Jun-25 | Pendapatan Usaha 811252| 10977,75 5.386,19 11.275,05 Biaya Usaha @si930) | “096705)| @77i4e)| — (10.339,20) Laba (Rugi) Usaha 793,13 1.010,70 614,73 935,85 Pendapatan (Biaya) Lain-Lain 1 (11.48) (38,00) 64,26 254,14 | Laba Sebelum Pajak Penghasilan — |” 781,65 972,70 678,99 1.189,98 Laba Bersih 631,50 954,10 538,91 1.046,89 r 2
Page 77 OCR 0.595
1X.4. Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan Tabel IX-6 Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan Tahun 2025 'A. Arus Kas Bersih dari Kegiatan and (1.sa1,90) 180,77 (2301) 5109 s11.70 58415 1 Arus Kas Masuk dar Kegiatan Oporasi | 57.73802 | torogg0o4 | 23sr7e7 | 2nsess5 | si4sa0s | 0027222 2. Arus Kas Keluar dari Kegiatan Operasi | (ssgizs2) | (ooasez7 | @asoosap | @res2aey | (soszean | (asesor Pena ee dat Kantata (osen tai | aon | cozen | ceraza | (rose20 sesama) 257526 17840 mooco| rasooo| 23r0c0o| 285000 dna ak Kabar car Kagialan 129703) (8.408,18) seronl sean | Gaza7n | G7e20 Sta Das Bermih Onii Kakan 2528,25 (79561 569,82 910,48 660,47 719,02 ke ealegonnadressdi 58:70237 mi3osa0 | #2as000| 2405000 | 330000 | 42300.00 Na Pap Daan Dn Kagak Wsa2sar2) | 209001 | (erasora) | (asos0s2) | magaosa | Wasenae Mere RN 550,68 (285.62) 265,74 158,76 383,43 24602 E. Kas & Setara Kas pada Awal Perlode |” 1.324,36 132436) tos875| 105875) 105875 | 105675 A5 yana Dai ta7505 tosa7s | 132040 | 15111 | tar2a8 | 430566 Tabel IX-7 Proyeksi Laporan Arus Kas UUS Tahun 2025 A. Arus Kas Bersih dari Kegiatan Operasi 627,92 2.972,20 3.901,59 3.487,97 237170 3328,22 | 1, Arus Kas Masuk dani Kegiatan Operasi ALATI,51 12.845,85 165.21842 19 764,45 35.887,74 samaa2 | 2, Arus Kas Keluar dari Kegiatan Operasi (40.849,65) (69973.65) | (1231683) | (16.29649) | (3351653) | (48.386,60) Bea ERA caan | aren 2oy| wam| Gam) esan 4. Arus Kas Masuk cari Kegiatan Investasi 0.00 0.00 0.00 0,00 0.00 0,00 2. Arus Kas Keluar dari Kegistan Investasi (5447) 131,59) (2.00) 162,35) (73,18) 195.97) Sudan Tae Heran Dari Kenlotan costa | awan | German | G2wan | oran | Barron Se ANA 1054035 | 1885215 ser2n | 320008 | e0ees | 603261 ai Soe alas sasa (osasag) | O7zese1 | wissee) | @s2oon | Wora30) | (otons3) Pee peci Kah Kak 68.32 615 22013 15727 185,62 155.23 | E. Kas & Setara Kas pada Awal Periode 22,56 22.56 281 28,71 28,71 28,71 | F. Kas & Setara Kas pada Akhir Perlode 90,38 Zn 31629 185.98 214,33 tea9a IX.5. Rekening Administratif Perusahaan tidak memiliki rekening dalam bentuk valuta asing sehingga tidak timbul kewajiban terkait komitmen dan kontijensi Perusahaan dimasa mendatang. "4
Page 78 OCR 0.759
BAB X. PROYEKSI RASIO DAN POS TERTENTU BAGI PERUSAHAAN Tabel X-1 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA Tahun 2025 Realisasi Sep-24 Dec-24 1 2 Proyeksi Jun-25 3 | Gearing Ratio 3,58 x 3,48 x 3,39x 3,30 x | Financing to Asset Ratio (21) 81,459 81.216 80,555 70.019 NPL Gross (98) 225p | Maks3,00yp | Maks3.0016| — Maks 30076 NPL Netto (96) 05799 |” Maks1,0096| Maks 1,0096 | — Maks 10096 ROE (1) 13,380 116206 10,8786 1.109 ROA (1) 24476 21 21199 2199 BOPO (ep) 88,887 90.951 901 90879 Current Ratio 145,039 153,2196 | 153,1216 1509196 Suku Bunga Dasar Kredit (6) 23,559 232 23.016 22.56 Tabel X-2 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA UUS Tahun 2025 Realisasi Sep-24 1 Proyeksi Jun-25 3 Gearing Ratio 215x 213x 243x Financing to Asset Ratio (5) 92,06Y0 92,250 93,374 92,714 NPF Syariah Gross (Yc) | 1,695 Maks 3,0094 Maks 3,0096 Maks 3,0046 J NPF Syariah Netto (96) 0,0070 Maks 1,007 Maks 1.009 Maks 1,0096 | Micro Financing Ratio (94) 98,784 98,607a 98,554 98,470 Current Ratio 135,807 133,816 119,355 119,647 | Sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan PNM Mekaar dimana sebagian besar berjangka waktu 2 tahun maka perusahaan juga menyesuaikan sumber pendanaan, dimana untuk tahun 2025 sumber pendanaan diutamakan bersumber dari perbankan dengan tetap memperhatikan rasio likuiditas tetap terjaga diatas 120”b. Diproyeksikan current ratio konsolidasi pada akhir Desember 2025 sebesar 150,9175. Efisiensi tetap menjadi perhatian manajemen namun mempertimbangkan upaya akselerasi perbaikan kualitas pembiayaan melalui mekanisme hapus buku maka Perusahaan menambah cadangan kerugian pembiayaan. Di sisi lain Perusahaan akan melakukan penyesuaian tingkat kesejahteraan karyawan utamanya tenaga pemasar sehingga hal ini menyebabkan rasio BOPO diproyeksikan menjadi 90,87. kh ”
Page 79 OCR 0.923
Profitabiitas Perusahaan diproyeksikan meningkat pada akhir 2025, hal ini sejalan dengan proyeksi laba bersih pada akhir tahun 2025 sebesar Rp1.198,98 miliar dan pertumbuhan aset, yang diproyeksikan mencapai Rp38.688,97 miliar sehingga ROA pada akhir tahun 2025 sebesar 2,19Yc naik 0,054 dari ROA prognosa Desember 2024. Sementara, dari sisi ROE, walaupun laba bersih diproyeksikan meningkat 2,445 dibandingkan laba bersih prognosa Desember 2024 namun dikarenakan sejak tahun 2020 atas Keputusah RUPS Perusahaan tidak diminta untuk melakukan pembayaran deviden kepada Pemegang Saham menyebabkan peningkatan jumlah laba ditahan yang secara langung mempengaruhi total ekuitas Perusahaan dimana pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp11.390,38 miliar atau tumbuh 11,69c dibandingkan total ekuitas pronosa Desember 2024. ag
Page 80 OCR 0.936
BAB XI. LAPORAN RENCANA BISNIS PNM TAHUN 2025 Pada tahun 2025 perusahaan akan menitikberatkan pada peningkatan pembiayaan kepada sektor usaha ultra mikro dan peningkatan efisiensi, efektivitas dan produktivitas secara umum sehingga pada akhir tahun 2025 target laba bersih diproyeksikan sebesar Rp1.198,98 miliar, dengan total aset Rp56.660,16 miliar. XLA. Proyeksi Keuangan PNM Tahun 2025 XI.1.1. Aset Total aset perusahaan pada akhir tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp56.660,16 miliar nilai tersebut lebih tinggi 6,84 dibandingkan total aset prognosa pada akhir tahun 2024 yang sebesar Rp53.069,42 miliar. Pertumbuhan aset ini utamanya ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui PNM Mekaar. X11.2. Liabilitas Berkaitan dengan fokus bisnis PNM sebagai perusahaan pembiayaan sektor ultra mikro dan mikro tentunya memerlukan modal utama yaitu pendanaan. Hal tersebut berpengaruh pada nilai total liabilitas perusahaan di tahun 2025 yang diproyeksikan mencapai Rp45.269,77 miliar, angka tersebut 5,674 lebih tinggi dibandingkan dengan prognosa liabilitas pada akhir tahun 2024 yang sebesar Rp42.863,62 miliar. Liabilitas perusahaan pada akhir tahun 2025 terdiri dari kewajiban lancar diproyeksikan Rp5.592,87 miliar dan kewajiban interest bearing diproyeksikan Rp38.920,84 miliar yang terdiri dari pinjaman perbankan, penerbitan MTN, Sukuk/Obligasi, dan pinjaman pemerintah melalui PIP serta kewajiban lain-lain diproyeksikan Rp756,07 miliar. X1.1.3. Ekuitas Dengan proyeksi laba bersih entitas induk pada akhir tahun 2025 sebesar Rp1.183,62 miliar, serta dengan asumsi tidak adanya penambahan penyertaan modal dan tidak adanya rencana penggunaan dana cadangan serta pembayaran dividen, maka total ekuitas pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp11.390,38 miliar, nilai ini 11,694 lebih tinggi dari total ekuitas prognosa akhir tahun 2024 sebesar Rp10.205,80 miliar. XI.1.4. Laporan Laba Rugi Dalam meningkatkan peranannya untuk terus memberi nilai tambah bagi perekonomian negara, maka Perusahaan menargetkan pendapatan usaha pada akhir tahun 2025 sebesar Rp16.910,39 miliar sementara biaya usaha diproyeksikan sebesar Rp15.365,86 miliar Ah za
Page 81 OCR 0.919
sehingga target laba bersih pada akhir tahun 2025 sebesar Rp1.198,98 miliar, jumlah ini 4,2” lebih tinggi dibanding laba bersih prognosa akhir tahun 2024 yang sebesar Rp1.150,70 miliar. XI.1.5. Pendapatan Usaha Diproyeksikan pada tahun 2025 pendapatan usaha sebesar Rp16.910,39 miliar tumbuh 4,199 lebih besar dibandingkan dengan proyeksi akhir tahun 2024 yaitu sebesar Rp16.245,69 miliar. Kenaikan tersebut utamanya ditunjang oleh pendapatan dari penyaluran pembiayaan produk PNM Mekaar ke sektor ultra mikro khususnya pembiayaan kelompok perempuan, dan pembiayaan Mikro yang disalurkan kepada pelaku UMK yang masing-masing berkontribusi sebesar 90,574 dan 6,196 dari total pendapatan konsolidasian. Tabel XlI-1 Proyeksi Pendapatan Usaha RKA Tahun 2025 Pendapatan Usaha Jun-25 Pendapatan Mikro 775 1.056,52 436,61 1.034,65 Pendapatan Mekaar 10.904,79 14.742.62 7.335,01 15.276,43 Pendapatan Jasa Manajemen 8,54 13,80 6.07 14,75 Pendapatan Modal Ventura 15265 191.29 124,49 267,57 Pendapatan Investment Mgnt 47,78 73,33 39,15 8245 | Pendapatan Operasi Lainnya 126,06 168.13 119,93 234,54 Total Pendapatan Operasi 12.015,72 16.245,69 8.061,26 16.910,39 Pendapatan Lain-Lain 1,34 31,26 22,24 41,95 Total Pendapatan 12.017,06 16.276,94 8.083,50 16.952,34 Pendapatan Modal Ventura, dan Investment Management serta Pendapatan Operasional Lainnya berkontribusi sebesar 3,595. Pendapatan Modal Ventura sebesar Rp267,57 miliar pada tahun 2025, naik sebesar 39,9” dibandingkan dengan prognosa pendapatan pada Desember 2024 sebesar Rp191,29 miliar, dan untuk pendapatan dari kegiatan manajemen investasi tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp82,45 miliar atau naik sebesar 12,446 dibandingkan dengan prognosa Desember 2024, serta pendapatan non-operasional lainnya diproyeksikan sebesar Rp41,95 miliar. XI.1.6. Biaya Usaha Secara keseluruhan biaya usaha diproyeksikan sebesar Rp15.365,86 miliar pada akhir tahun 2025, atau 4,0”5 lebih tinggi dari total biaya usaha prognosa akhir tahun 2024 sebesar RP14.775,41 miliar. fk
Page 82 OCR 0.893
Tabel Xl-2 Proyeksi Biaya Usaha RKA Tahun 2025 Biaya Usaha Jun-25 Rp Miliar) Dec-25 4 Biaya Bunga Pinjaman (1.831,04) (2.486,09) (1.244,65) (2.624,18) Biaya Pegawai (4.057,66) (5.712,10) (2.807,31) (6.249,22) Biaya Umum & Administrasi (1.484,35) (2.224,13) (1.106,28) (2.209,30) Biaya Pemasaran (36,70) (55,16) (32,02) (61,29) Baya Penyusutan & Amorisas werso| — tesaa | oral — oos7) Biaya CKPN (2.782,49) (3.54446) | (1.734,50) (3.414,90) Jumlah Biaya Usaha (10.679,89) (14.775,41) (7.328,87) (15.365,86) Biaya Lain-lain (42,53) (712) (3.81) | (8,89) Jumlah Biaya (10.722,42) (14.782,53) (7.332,68) (15.374,74) Faktor yang menyebabkan naiknya biaya usaha pada proyeksi di tahun 2025, antara lain : Biaya bunga pinjaman sebesar Rp2.624,18 miliar nilai tersebut naik 5,6”o dibandingkan dengan prognosa tahun 2024 sebesar Rp2.486,09 miliar, kenaikan biaya bunga pinjaman sejalan dengan naiknya jumlah pinjaman pendanaan perusahaan serta asumsi suku bunga (SBN 10 tahun) sebesar 7,0Y4. Biaya Pegawai, sebesar Rp6.249,22 miliar lebih besar 9,495 dari prognosa 2024 sebesar RP5.712,10 miliar, kenaikan biaya pegawai ini antara lain adanya kebijakan manajemen untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan utamanya tenaga pemasar PNM Mekaar. Biaya Umum dan Administrasi Kantor, sebesar Rp2.209,30 miliar lebih rendah 0,796 dari prognosa 2024 sebesar Rp2.224,13 miliar. Pengeluaran Biaya Umum dan Administrasi Kantor memperhatikan penggunaan produk dalam negeri minimal 60Y4 dari total belanja perusahaan. Biaya Penyusutan dan Amortisasi sebesar Rp806,97 miliar lebih besar 23,54 dibandingkan dengan prognosa 2024 sebesar Rp653,46 miliar kenaikan biaya penyusutan disebabkan adanya belanja modal utamanya peremajaan hardware & software, pembelian tanah dan bagunan kantor cabang yang status sewanya akan jatuh tempo pada tahun 2025. X1.1.7. Laba Usaha Proyeksi Laba Usaha pada tahun 2025 sebesar Rp1.544,53 miliar angka tersebut diproyeksikan naik 5,195 dari prognosa tahun 2024 sebesar Rp1.470,28 miliar. / 84
Page 83 OCR 0.895
X1.1.8. Pendapatan (Biaya) Lain-lain Pendapatan Lain-lain pada tahun akhir 2025 sebesar Rp33,07 miliar angka proyeksi ini lebih tinggi 37,096 dibandingkan dengan prognosa tahun 2024 sebesar Rp24,14 miliar. X11.9. Laba Bersih Mengenai Laba Bersih pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp1.198,98 miliar nilai tersebut lebih besar 4,2” dari Laba Bersih prognosa tahun 2024 sebesar Rp1.150,70 miliar. XI.1.10. Laporan Arus Kas Arus kas dari aktivitas operasional non pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp5.429,73 miliar, sementara Arus Kas Operasional Pembiayaan diproyeksikan sebesar minus Rp4.845,58 miliar, hal ini dikarenakan jumlah penyaluran pembiayaan lebih besar dari jumlah penerimaan angsuran. Sehingga secara total untuk arus kas dari aktivitas operasional perusahaan pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp548,15 miliar. Arus kas dari aktivitas investasi perusahaan sebesar minus Rp1.056,26 miliar arus kas ini utamanya untuk pembiayaan belanja modal atas pengadaan hardware & software serta pembelian tanah dan bangunan kantor cabang. Arus kas dari aktivitas pendanaan perusahaan diproyeksikan mencapai Rp719,02 miliar di tahun 2025, aktivitas pendanaan perusahaan diproyeksikan bersumber dari penerimaan dana pinjaman dan pembayaran pokok pinjaman dari Perbankan, Obligasi/Sukuk dan MTN serta PIP. Sehingga posisi arus kas pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp1.305,66 miliar. X1.2. PT PNM Venture Capital (PNM VC) Konsolidasi (Subsidiary) Pada tahun 2025 PNM VC memproyeksikan laba bersih sebesar Rp90,17 miliar nilai tersebut naik 99,9”o dibandingkan dengan laba bersih yang di prognosakan di tahun 2024 dengan nilai Rp 45,10 miliar. Return on Assets diproyeksikan 1,83Y6 pada tahun 2025 nilai tersebut naik 0,7” dari prognosa tahun 2024, dengan Return on Eguity (ROE) PNM VC di tahun 2025 mencapai 13,39”4. Tabel XI-3 Proyeksi Keuangan PT PNM Venture Capital RKA Tahun 2025 Pendapatan Usaha 4.448,51 73,84 108,78Yo 101,3796 Biaya Usaha (434417) | (4.651,44) | (4 107, 44Yo 100,34 Yo Laba (Rugi) Usaha 104,34| — 122,40 171,77 | 164,62 140,370 | Pendapatan (Biaya) Lain2 (3,39) (3.63) 1919.04Yc Laba Sebelum Pajak Penghasilan 100,95 168,15 137,584 | Laba Bersih 38,73 90,17 199,950
Page 84 OCR 0.758
Uraian Total Aset 4.195,62 Prognosa 2024 4.679.97 RKAP 2025 5518,36 131,539 (ILAIKA Total Liabiltas 353899) 404154| 478370 13545791 118,6194 | Total Ekuitas 656,63 638.43 724,66 | 110,36 | 113.519 ROA (EAT/Rata-ata Asei) 0,9874 10896 183001 187,258 | 169,1196 ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 6.1209 7.221 218870 | 1855196 Profit Margin (EAT/Pendapatan Usaha) 08799 BOPO 97.651 | 0,94? 97,448 214,016 197,259 98.991, X1.3. PT PNM Investment Management (PNM IM) (Subsidiary) Dana kelolaan PNM IM diproyeksikan mencapai Rp13,50 triliun per akhir Desember 2025, nilai proyeksi tersebut meningkat 27,796 dibandingkan prognosa tahun 2024 sebesar Rp10,57 triliun. Dengan rasio BOPO 73,4272 pada akhir Tahun 2025, PNM IM memproyeksikan total laba bersih pada akhir tahun 2025 sebesar Rp17,02 miliar 20,86 di atas prognosa tahun 2024 Rp14,09 miliar. Tabel XI-4 Proyeksi Keuangan PT PNM Investment Manajemen RKA Tahun 2025 Miliar) | Pendapatan Usaha 76.88 73,33 8245 | 107,2490 | 1124490 Biaya Usaha (55,68) (55,28) (60,53) | 108,721 109,5094 | Laba (Rugi) Usaha 21,20 18,05 21,92 | 103,38Yo 121,45 | Pendapatan (Biaya) Lain2 (0,20) 014 014 | 71.049 102,141 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 21,00 18,18 22,06 | 105,014 121,300 Laba Bersih 15,61 14,09 17,02 | 109,04Y, 120,78Yo BOPO 724270 15,39Yo 73,4270 | 101,370 97,390 p Miliar) Uraian Prognosa 2024 259.10 RKAP 2025 281.44 (3/1) (312) Total Aset 104,03 Yo 108,627 TotalLiabiltas ”—— 270 2.02) 465376 | 296,864 Total Ekuitas 256.40 27342 | 107,954 106,64Y4 ROA (EAT/Rata-rata Aset) 5,55Y0 6,30Y6 | 106,580 113,660 ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 5.687o 64372 | 101,587 113,227 Profit Margin (EAT/Pendapatan Usaha) 19,2270 206470 | 101,670 107,4270 Jumlah Dana Kelolaan 10.570,39 | 13.498,56 90,94Yo 127,70Y5 X1.4. Belanja Modal Aktivitas investasi dalam bentuk belanja modal untuk PNM tahun 2025 dianggarkan sebesar Rp1.056,26 miliar, belanja modal ini utamanya akan digunakan untuk mendukung penyediaan kantor cabang baru dan penguatan sistem teknologi dan informasi perusahaan guna mendukung digitalisasi proses bisnis dan operasional. Belanja modal memperhatikan pemenuhan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) minimal sebesar 60”4. "3
Page 85 OCR 0.905
Tabel XI-5 Proyeksi Belanja Modal RKAP Tahun 2025 Proyeksi Uraian Tanah & Bangunan 86,5 337,98 Hardware & Software 102,1 609,74 Leasehold Improvement s 18,5 4153 Furniture & Fixture”———— F 14 3882 | Peralatan Kantor 11,2 28,20 Total Capex Induk 229,78 1.056,26 Penggunaan anggaran belanja modal pada RKAP tahun 2025 dapat di switching/interchangeable selama tidak melebihi total anggaran capex induk untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan dengan persetujuan Direksi. Perusahaan merencanakan untuk melakukan disposal aset tetap dengan perkiraan nilai sebesar Rp4,28 miliar. XI.5. Non Performing Loan (NPL) dan Write Off Tabel XI-6 Non Performing Loan RKA Tahun 2025 RKAP Uraian 2025 | NPL Konsolidasi Maks 2,006 | Maks 3,006 Maks 3,009 Persentase Non-Performing Loan Konsolidasi pada RKA 2025 diproyeksikan maksimum 3,0076 atau sebesar Rp1.408,48 miliar. Upaya strategis perusahaan untuk menekan angka rasio pembiayaan bermasalah atau Non- Performing Loan dari pembiayaan yang disalurkan antara lain: # Mengakselerasi pemulihan PKM, # Mendorong keunggulan proses melalui re-engineering Pertemuan Kelompok Mekaar (PKM), # Melakukan perbaikan tata kelola kegiatan restrukturisasi pembiayaan. Selain upaya strategis tersebut, guna perbaikan kualitas pembiayaan (NPF) utamanya di wilayah yang tingkat NPF cenderung tinggi maka pengelolaan pencairan top up juga menjadi perhatian. Berdasarkan data historikal, NPF terbentuk salah satunya disebabkan oleh pencairan atas nasabah nasabah yang sisa outstanding-nya besar. Oleh karena itu, untuk tahun 2025 Perusahaan memfokuskan kepada perbaikan flow rate dari Kolektabilitas 1 ke Kolektabilitas eh
Page 86 OCR 0.938
2 dan perbaikan first payment default (FPD) dengan cara memberikan arahan bisnis kepada unit-unit yang memiliki flow rate dan FPD yang tinggi untuk dibatasi penyalurannya hanya terfokus kepada nasabah nasabah yang sisa outstanding-nya maksimal 20Y- dari plafond awal karena berdasarkan data historis pencairan dengan sisa outstanding yang kecil memiliki default rate yang rendah. Atas proses ini dilakukan review secara bulanan sehingga dapat meminimalisir NPF baru yang akan muncul, kemudian Perusahaan juga menerapkan strategi yang berbeda terhadap unit-unit dengan tingkat portofolio kurang baik dimana target yang diberikan adalah fokus untuk perbaikan kualitas pembiayaan Adapun upaya yang telah dilakukan dan akan dilanjutkan pada tahun 2025, antara lain: « Perusahaan membentuk Team Task Force yang bertugas untuk melakukan perbaikan collection untuk unit tersebut: # Menjadikan Senior Account Officer (SAO) sebagai Team Leader AO untuk memudahkan proses monitoring collection di lapangan: # Monitoring colllection secara realtime berdasarkan Account Assignment melalui Dashboard Monitoring Collection. Selain hal diatas, dalam rangka penyehatan portofolio pembiayaan, Perusahaan juga merencakana melakukan hapus buku (write off) atas portofolio pembiayaan Ultra Mikro dan Mikro sebesar Rp4.100,00 miliar dan portofolio pembiayaan PNM VC sebesar Rp60,00 miliar. Tabel XI-7 Hapus Buku (write off) Tahun 2025 ai Miliar) WO Mekaar 2.000 3.500 WO ULaMM 288 600 Total 2.288 4.100 Perusahaan merencanakan akan menghapus bukukan pembiayaan ultra mikro dan mikro secara bertahap dengan total sebesar Rp4.100,00 miliar, dimana Rp3,500.00 miliar akan digunakan untuk penghapus bukuan pembiayaan ultra mikro, dan Rp600,00 miliar akan digunakan untuk penghapus bukuan pembiayaan mikro dimana ini bersifat interchangeable disesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan dalam pengelolaan kualitas pembiayaan. e Lk
Page 87 OCR 0.692
XI.6. Strategi, Sasaran dan Program Kerja Tabel XI-8 Sasaran, Strategi dan Program Kerja RKA Tahun 2025 4. | Resefine dan Remapping Kelompok Mekaar Penguatan Tools dan Niai Ekonomi dan Proses: |, | Aplikasi untuk Menunjang Tanpa Potatiran PKM, LAR Sosial untuk Indonesia | PKM ru-angingaering Perbaikan Pertemuan Pakan 9 Kusitas Perbinyaan -BOPO Kelompok Mekaar (PKM) — | Mekar 3. | PKM Recognition 4 | imptementasi Produk Mikro Lanjutan (WT200) - Pertumbuhan Portofoio MT200 5 2 | Reengineering Bisnis yang Berkualitas .os Inovasi Model Bisnis — | inovasi Produk Proses Pembayaan PNM | - Pertumbuhan Portofolio Makaar F3 - Perbaikan Kuslites Pembiayaan bi Produk Govemance Mekaar 3 | Review dan Improvement (Konven dan Syariah) "Peningkatan Agen ERIUTK Ullisasi Ekosistem PKM / 1. | Metatui Ketua Kelompok: kr dirasa - Peningkatan Transaksi Warung Moksar Ntai Ekonomi dan Pemberdayaan 2 | cmupLesderRecogniton | - Peningkatan GradingKetomookA | -NoA Sosial untuk Indonesia | Group Lender danB -LAR - Peningkatan Kapasitas Ketua a | SroupkeaderCapacty — | Kelompok Menjaci Kategori Buiiding Charismatic Loader/Trarsformational Leader Customer Capacity 1 | Buiding Nia Ekonomi dan Program - it Nasabah Naik Kelas Setiap -NOA Sosial untuk Indonesia | Pemberdayaan 2.0 ena Tahun -LAR 2 | Nasabah Naik Kelas 1. | Recruitment Reinforcement 2 | Empioyee Carter Development Penguatan - Peningkatan Emoloyee Penomenkruan Pengeloiaan Human | 3 | Reward& Remuneration | Engagement Score B1 Capttal - Penurunan Angke Tum Over AO a | #mpioyee capacity Buiking & | Human Capitat core Aoplication Devolopment «| implementasi Otomasi Daliy Closing Mekaar - Peningkatan Unit Closing H-0 » | Devetooment oa1y CIosing Cabang PNM 3 | (mAssetManagement Digitalisasi dan & | mintastructuro Re an ger Pipa Infrastructure Rellabiity -B0Po IT Enterpise Strategic - Peningkatan availabilty dan 8 | Pianning& Architecture | tayanan TI | mt - Peningkatan Ndal IT Maturty 8 | Data anatyic Govemance | & Development | 7 | T security Reliability
Page 88 OCR 0.769
Risk Culture & Awareness Tata Kelola den Maa apain Peningkatan Sconing Index F - Pening Peningkatan Invesiasi | Manajemen Risiko Implementasi Tata Kelola | Maturity Tata Kelola -LAR Terintegrasi untuk PNM Hokging Penggabungan PT PNY teng aharohaloon ana | -Tereaisesinya Penggabungan Nilai Ekonomi dan @ptimalisasi untuk” pemenuhan UU ebay bok at ki Sosial untuk Indonesia | Perusahean Anak P2SK Aap seng asi Peningkatan maturtas tata ii kelola dan manajemen nsiko Implementasi Ekosistem: Hijau untuk mendukung 1 Penataan AE peningkatan la LEG - Implementasi program RAKB Ea Peningkatan Investasi | 2600 Perusahaan Bo Design prototipe ICOFR - Penetapan Blue Book ICOFR Mekaar Resiruciurs Govemance 8 ngakselerasi Development - Kenaikan tingkat keikutsertaan Nia Ekosoni Yan. ask ar nasabah dalam PKM BAN Sosial untuk Indonesia. | Poakkan k - Perbaikan Kuaklas Pembiayaan an Akselerasi pernulihan PKM (LAR & NPL) Guna mencapai inisiatif strategis di tahun 2025, Perusahaan menetapkan program kegiatan utama yang akan dilakukan beserta dengan anggarannya sebagai berikut: Program ukan Pengembangan Kapasitas Usaha Nasabah 4#Rp 160,02 M Pengembangan dan Pelatihan Karyawan PNM Group 4Rp 140,00 M Riset untuk pengembangan bisnis dan produk #Rp 37,69 M Pengembangan untuk Aplikasi IT tRp 609,74 M Pengembangan untuk Jaringan Kantor £#Rp 337,98 M Pem OKE Internal Control Over Financial 1 Kg Rp 14.90 M XI.7. Penyertaan Langsung Pada tahun 2025 tidak ada rencana penyertaan langsung kepada anak perusahaan. XI.8. Rencana Penghentian Kegiatan Usaha Sesuai inisiatif strategis tahun 2025 perusahaan tetap fokus pada pembiayaan ultra mikro dan mikro kecil yang disertai dengan kegiatan pengembangan kapasitas usaha kepada para nasabah. Selain itu perusahaan juga akan melakukan kegiatan jasa manajemen dalam rangka mendukung pemberdayaan ekosistem UMK. Sehingga pada tahun 2025 tidak rencana untuk penghentian kegiatan usaha dimaksud. pak
Page 89 OCR 0.840
XI.9. Rencana Penutupan UUS Perusahaan tidak memiliki rencana melakukan penutupan unit usaha syariah. XI.10. Informasi Lainnya XI.10.1. Rencana Literasi Keuangan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai salah satu bagian dari Holding Ultra Mikro yang dibentuk pemerintah khusus untuk memberdayakan Nasabah Ultra Mikro (Mekaar) dan Nasabah Mikro (ULaMM), dimana salah satu bentuk pemberdayaan yang dilakukan adalah mewujudkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan ketersediaan akses masyarakat dan produk dan/ atau layanan perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Nasabah. Sehingga untuk mendorong hal tersebut dilakukan penguatan mengenai peningkatan literasi keuangan. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Permodalan Nasional Madani no. SK-084/PNM- DIR/MVII/23 Tentang Kebijakan Peningkatan Literasi Keuangan, dimana PNM membentuk dan menetapkan Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) sebagai unit Literasi Keuangan PNM. Adapun salah satu tugas Unit Literasi Keuangan adalah Divisi PKU merencanakan kegiatan untuk meningkatkan literasi keuangan. Dalam hal ini, pada Tahun 2025 Divisi PKU memiliki rencana program yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan antara lain: Tabel XI-9 Rencana Literasi Keuangan Nasabah Tahun 2025 Kegiatan eva kepaca resaban PelathanKomuntas Tong ya Gammunt TaG) Tatap muka dar tanpa tao muka Imond) Eoukasi Keusgan Materi Pengelolaan Keuangan Matori Perpajakan Perpajakan tarkait proetuk ganatau Iayarasn asa Keunngan keuangan digital Penggunaan produk darvatau layanan keuangan digital secam bijak Kesadaran risiko : keuargan digital dan pansip syanan | cara memungasinya Sektor neluati keuangan non-bank Deskripsi. Manfaat Cara mengakses Ph
Page 90 OCR 0.727
Wiayah Surrbar Jurtan Sma (datar rupiah) Init Evalas Kesan Pelersanaen Otortaar Nama PUN Bam Raka meses: Program Tabel XI-10 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Nasabah Tahun 2025 Silabus Tujuan Pelatihan Target Peserta Rencana Pelaksanaan | Memberikan | | - materi dasar Ofine pemahaman terkait Nasabah PKM Bermakna | 1 | Na engan dasar-dasar pembiayaan Mekbar pesan | @1-94 syariah kepada Nasabah 2 - Materi Kewirausahaan dan Literasi Keuangan | Memberikan Syariah dengan pemahaman terkait Membina dan pearl kewirausahaan, iterasi Gis Memberdaya 2 Datatihan Literasi | Keuangan syariah, serta lisompak Offine O1-94 (Mba Maya) membantu nasabah Keuangan Syariah anita mendapatkan sertifikat Sertfikasi Halal aa dengan MES Memberikan - Materi Pra pemahaman terkait Nasabah Pra Pembiayaan | 3 Pembiayaan untuk | syarat pembiayaan ULaMM di Offline 91-94 Unit ULaMM Syariah | syariah kepada Nasabah | Unit Syariah ULaMM Memberikan pemahaman terkait min. s00 PKU Akbar a Paralel tar literasi keuangan syariah | nasabah OMtine 02/93 kepada Nasabah secara | terundang massal “Ik
Page 91 OCR 0.757
Tabel XI-11 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Karyawan Tahun 2025 Progr Dasar - Dasar Pembiayaan Syarian Memberikan Pedia » (Termasuk pemahaman terkait Serah 4 omine Gita Ton Galam materi | dasar-dasar lai (Onboarding) Orientation pembiayaan syariah Based Training (OM) — - Jenis-Jenis akad dalam Pembiayaan Syariah Meningkatkan - Ikhtisar kemampuan dalarn Training of Pembiayaan — | menyampaikan materi | 9 mau, Trainer (TOT) Syariah terkait pembiayaan Fe Pembiayaan -Tiga Materi | Ulamm Syariah dan Haa Si ULaMM Pokok UlaMM | Mekaar Syariah ke unit | HRM, Aa « Syariah dan Syariah sehingga Iiterasi sap Mekaar - Dasar pembiayaan syariah jar Syariah Kebijakan, dapat ditingkatkan Proses Bisnis | secara merata di dan seluruh unit Compliance Mekaar Syariah Memberikan Mekanisme pemahaman prinsip Akad dasar akad murabahah Murabahah dalam pembiayaan LMS dalam Mekaar syariah dan a0 (E-LEARNING 92/03 Pembiayaan — | menjelaskan syarat SABER) Mekaar serta rukun akad Syariah murabahah sesuai prinsip syariah Mekanis Memberikan Snse MPI pemahaman prinsip dasar akad murabahah ten dalam pembiayaan Las Pengawasan | Mapan eraah" Sao (E-LEARNING 22/93 ek stan ar syariah dan Hap Pembiayaan | Proses pengawasan dara pembiayaan syariah Syarah secara efektif Meningkatkan pemahaman dan i keterampilan dalam Merana pencatatan dan Literasi area pemenuhan Syaria kelengkapan dokumen Pekuar Hoa an | pembiayaan Mekaar FAO ala 22/93 Syariah Ban ap syariah sehingga SABER) / pembiayaan | mampu menjalankan Holan proses administrasi bags pembiayaan dengan akurat, efisien, dan sesuai dengan prinsip syariah. Meningkatkan pemahaman dan LN keterampilan Salam, mengimplementasikan -LMS Implementasi | Sroduk pembiayaan Ki (E-LEARNING das Pembiayaan — | Mekar syariah agar SABER) Hb dapat diterapkan secara - ASPEK Sarah efektif sesuai dengan prinsip syariah dan regulasi yang berlaku Pemahaman Meningkatkan dan pemahaman dan - KAB & si Implementasi | keterampilan dalam MRM Produk mengimplementasikan - KAP & Bi ira 02/03 Pembiayaan produk pembiayaan MRPM Mekaar Mekaar syariah dan Pa,
Page 92 OCR 0.764
Syariah serta proses pengawasan Pengawasan & an Mekaar Monitoring syariah secara efektif Pembiayaan Li Mekaar syariah Memberikan pemahaman prinsip dasar akad murabahah dalam pembiayaan ULaMM syariah dan Pd menjelaskan syarat akal serta rukun akad bento murabahah sesuai uas Ska Jam | prinsip syarian serta OM (E-LEARNING @2yg3 Bana alam | meningkatkan SINAR) Oa pemahaman dan asal keterampilan dalam konsep, mekanisme, serta rekomendasi akad lainnya sebagai salah satu alternatif skema pembiayaan syariah. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam Mekanisme Pencatatan pencetaan Han dan pemenuhan Gan enunan | kelengkapan dokumen uns " 9 | kelengkapan | Pembiayaan ULaMM KAN (E-LEARNING 22/03 terasi menga syariah sehingga Pri Syariah for Bebe an | mampu menjalankan ULamm TAN proses administrasi Syariah Syariah pembiayaan dengan Yi akurat, efisien, dan sesuai dengan prinsip syariah. Meningkatkan pemahaman dan Femahaman | keterampilan dalam ian Kementasi | mengimpiementasikan Tan 10 | Produk Hear kli KU (E-LEARNING 22/93 | Pembiayaan — | Gapat diterapkan secara BUAS) at efektif sesuai dengan prinsip syariah dan regulasi yang berlaku Pemahaman dan Meningkatkan Implementasi | pemahaman dan Produk keterampilan dalam Pembiayaan — | mengimplementasikan Ms 11 | utami produk pembiayaan MB (E-LEARNING 02/93 Syariah serta | syariah dan proses SINAR) pengawasan & | pengawasan & monitoring monitoring pembiayaan pembiayaan — | syariah secara efektif ULaMM syariah Taat Meningkatkan motivasi |” BOD- intrinsik yang kuat, EVp- Literasi Executive berbasis nilai-nilai BOD-1 Syariah for Strategic spiritual serta (Kepala Executive and | 2 | spirituat mengarahkan dalam Divisi)- Oniine/Offine 2/03 Manager Motivation rangka mendukung B0D-2 pertumbuhan kinerja (Wakil bisnis syariah Kepala Divisi) Meningkatkan motivasi intrinsik yang kuat, -B0D-3 Literasi Strategic berbasis nilai-nilai (Pemimpi Syariah tor Spiritual spiritual serta n Cabang i Executiveand | 19 | Motivation for | mengarahkan dalam dan Wakil Dakun, 22/03 Manager Manager rangka mendukung Pemimpin pertumbuhan kinerja Cabang bisnis syariah serta ra
Page 93 OCR 0.876
Silabus atiha e/ Program epal Bagian) Meningkatkan motivasi intrinsik yang kuat, Strategic berbasis nilai-nilai 80D-4 Spiritual spiritual serta Seluruh " 14 | Metvaton for” | mengarahkan dalam tak Online 92/03 Manager rangka mendukung Cabang) pertumbuhan kinerja J | bisnis syariah Membentuk Karakter Pribadi yang berakhlak terpuji baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan profesional serta AO, SAO, Akhlak Terpuji | menanamkan nilai-nilai FAO, ega dalam moral dan etika yang KUM, 15 | kehidupan an | kuat untuk AOM, La aga babi Enhancement Dunia Kerja — | meningkatkan kualitas KAM, Literasi diri, membangun KUU, MBU Syariah hubungan yang harmonis serta memberikan kontribusi | positir bagi lingkungan sekitar. | ema 5 Meningkatkan 16 | Literasi Kemampuan Literasi Seluruh Ofiine/ 01-04 | Ek Syariah karyawan PT Karyawan Online | onomi an | Islam) — “Kurikulum dan Silabus menyesuaikan dengan arahan dan kebijakan manajemen terkait dengan Literasi Syeriah XI.10.2. Rencana Inklusi Keuangan PNM khususnya melalui program Mekaar memiliki target memberikan akses pembiayaan modal kerja kepada perempuan pra-sejahtera sebanyak 14,55 juta se-Indonesia hingga akhir 2025. Dari nasabah sejumlah itu, PNM punya target untuk seluruhnya bisa terinklusi tabungan 10044 sehingga pencairan pembiayaan ini bisa dilakukan secara non-tunai (cashless). Kemudian dari sejumlah nasabah itu pula 500.000 nasabah diantaranya bisa menjadi agen laku pandai. Serta PNM memiliki target menambahkan nasabah yang terinklusi dalam asuransi menjadi 1,3 juta pada akhir tahun 2025. X1.10.3. Rencana Pencegahan dan Penanganan Fraud Perusahaan telah mengadopsi POJK Nomor 12 Tahun 2024 mengenai Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan melalui pengkinian Pedoman Penerapan Strategi Anti Fraud melalui Surat Keputusan Direksi No. SK-108/PNM-DIR/XI/24 tertanggal 25 November 2024 dan pembentukan unit kerja penerapan strategi anti-fraud (Fraud Risk Management) dibawah koordinasi Divisi Manajemen Risiko Operasional. Sesuai Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud terdapat 4 Pilar Penerapan sebagai bentuk sistem pengendalian anti-fraud, yaitu: Ph
Page 94 OCR 0.941
1. Pilar Pencegahan 2. Pilar Deteksi 3. Pilar Investigasi, Pelaporan dan Sanksi 4. Pilar Pemantauan, Evaluasi dan Tindaklanjut Adapun implementasi pada tahun 2025 untuk penanganan dan pencegahan fraud sesuai pedoman dan 4 pilar diatas, adalah: 1. Pilar Pencegahan a. Anti-Fraud Awareness # Divisi Human Capital Development bersinergi dengan Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko telah menyiapkan program internalisasi budaya Governance, Risk dan Compliance untuk tahun 2025, diantaranya: 1. Ruang lingkup seluruh karyawan (baru dan lama) baik melalui Orientation Base Training (OBT), Pelatihan General Dasar serta Pelatihan terkait penerapan APU, PPT & PPSPM. Adapun penekanan silabus pada budaya anti fraud, tata kelola yang baik, kepatuhan dan lain-lain untuk periode 01-04 selama 2025, 2. Penerapan ISO 37001 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) melalui program refreshment pedoman SMAP dan audit surveillance ISO 37001 setiap tahunnya: 3. Pemenuhan sertifikasi untuk organ pengelola risiko termasuk didalamnya sertifikasi keahlian dibidang anti-fraud, 4. Pelatihan-pelatihan lainnya yang mendukung program internalisasi budaya Governance, Risk dan Compliance. e Publikasi Anti-Fraud melalui media resmi (publikasi leaflet, digital signage, desktopilaptop/PC) dan media sosial Perusahaan secara berkala, yang dilakukan oleh Sekretariat Perusahaan diseluruh lingkungan Perusahaan (kantor pusat, cabang dan unit). b. Pedoman Perilaku (Code of Conduct) Perusahaan telah memiliki Pedoman Perilaku melalui Surat Keputusan Direksi Nomor SK-046/PNM-DIR/IX/22, tertanggal 22 September 2022. Selain itu sebagai bagian dari pelaksanaan Pedoman Perilaku, seluruh karyawan juga menandatangani Pakta Integritas yang diperbaharui setiap tahunnya. g 3
Page 95 OCR 0.953
c. Reward and Punishment Perusahaan juga telah memiliki mekanisme pemberian Reward and Punisment melalui Peraturan Perusahaan yang telah dikinikan pada tanggal 30 September 2024 untuk periode 2024 - 2026 dan mekanisme reward dapat diberikan melalui kebijakan insentif yang disiapkan oleh manajemen setiap tahunnya untuk peningkatan kinerja melalui penilaian performance setiap tahunnya. Untuk mekanisme punishment, Perusahaan juga telah memiliki Kebijakan Penanganan Pelanggaran melalui Surat Keputusan Direksi nomor SK-059/PNM-DIR/VII/24, tertanggal 3 Juli 2024, kebijakan ini mengatur mengenai mekanisme pelaporan kejadian pelanggaran, mekanisme investigasi sampai dengan mekanisme pemberian sanksi. d. Identifikasi Kerawanan Sesuai dengan Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud, indikasi kerawanan adalah proses manajemen risiko untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan menilai potensi risiko terjadinya Fraud. Hasil identifikasi kerawanan akan dinyatakan dalam bentuk Peta Risiko — Rawan Fraud yang mencakup kegiatan bisnis dan operasional di unit kerja. Peta proses akan dikelompokkan berdasarkan potensi fraud atas pelaku, dengan area kerja di Kantor Cabang, kantor unit ULaMM dan kantor unit Mekaar yang memiliki potensi fraud dan telah dikelompokkan berdasarkan risiko rendah, medium, dan tinggi sesuai kriteria kemungkinan terjadinya risiko dan dampak mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Risk Register Nomor PNM/JP-02.03.04 tanggal 30 September 2022. e. Know Your Employee Bentuk pencegahan lainnya adalah saat proses rekrutmen karyawan. Divisi Human Capital Services telah melaksanakan proses pre-employee screening (penelaahan rekam jejak karyawan) yang dapat mengindikasikan keterkaitan calon karyawan dengan kejadian Fraud yang dilakukan di tempat kerja sebelumnya. Divisi HCS menerapkan sistem seleksi karyawan secara objektif dengan beberapa tahapan, antara lain seleksi administratif, psikotes, pengecekan SLIK OJK, tes wawancara (interview), tes lapangan, tes kesehatan, dan background check selama proses seleksi. f. Pelaporan ng.
Page 96 OCR 0.950
Sebagai bentuk pengawasan aktif manajemen dan pemenuhan kewajiban regulator, PNM telah rutin menyusun pelaporan yang related dengan pelaksanaan strategi anti fraud, yaitu: 1) Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud PNM secara rutin melakukan pelaporan Strategi Anti Fraud setiap tahunnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaporan internal kepada Direksi setiap 3 (tiga) bulan sekali. Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud PNM Tahun 2024 akan disampaikan kepada OJK melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO) pada tanggal 31 Januari 2025. 2) Laporan Gratifikasi Karyawan PNM yang menerima gratifikasi diwajibkan untuk melaporkan penerimaannya kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG). Pelaporan ini dilakukan dengan mengisi dan mengirimkan Formulir Laporan Gratifikasi kepada UPG,. PNM menyusun Laporan Kinerja UPG secara internal kepada Direksi setiap 3 (tiga) bulan sekali dan kepada Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) setiap enam bulan sekali. Laporan Program Pengendalian Gratifikasi PNM Semester | Tahun 2024 disampaikan kepada KPK pada tanggal 31 Juli 2024. 3) Laporan Whistleblowing System Laporan mengenai penanganan pengaduan pelanggaran disampaikan oleh Divisi Audit Operasional dan Investigasi secara semesteran kepada Direksi dan Kementerian BUMN mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER- 2IMBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Laporan Whistle-Blowing System (WBS) yang dilaporkan oleh Divisi AOV merupakan laporan yang diterima melalui saluran layanan pengaduan (whistleblowing) yang telah ditetapkan oleh Perusahaan. 2. Pilar Deteksi a. Whistle Blowing System PNM telah memiliki kebijakan whistleblowing, yaitu Surat Keputusan Direksi Nomor SK-047/PNM-DIR!V/24 tentang Kebijakan Sistem Penanganan Pengaduan Dugaan Pelanggaran (Whistle Blowing System). Pengaduan pelanggaran yang dilakukan oleh Insan PNM dilakukan melalui: jai"
Page 97 OCR 0.954
- Surel: antiFraud@pnm.co.id, - SMS: 0821.1234.5555, - Surat resmi yang ditujukan kepada Direksi up: Satuan Pengawasan Intern dengan cara diantarkan langsung atau melalui pos kepada PNM yang dialamatkan kepada: Direktur Utama, PT Permodalan Nasional Madani, Up. Satuan Pengawasan Intern, Gedung Menara PNM lantai 6, Jl. Kuningan Mulia, Kuningan Center Lot 1 No.9F, Karet — Setiabudi, Jakarta Selatan 12920. PNM wajib memberikan tanda terima apabila pengaduan pelanggaran diajukan secara tertulis dan mencantumkan identitas pelapor. Divisi Audit Operasional dan Investigasi adalah unit kerja yang bertanggung jawab menerima seluruh laporan yang dilaporkan melalui saluran whistleblowing dan menerbitkan laporan whistle blowing setiap 6 (enam) bulan sekali. . Pengawasan dan Monitoring Reguler Selama Triwulan IV Tahun 2024, telah dilakukan pengawasan dan monitoring reguler yang dipimpin oleh Kepala Area Pengawasan (KAP) untuk Unit Mekaar dan Pelaksana Pengawasan dan Monitoring (PPM) di Unit ULaMM. Seluruh kegiatan ini berada di bawah koordinasi Manager Regional Pengawasan dan Monitoring (MRPM) Cabang. Apabila dalam pelaksanaan pengawasan ditemukan indikasi adanya kejadian Fraud, maka akan dilakukan pendalaman atau investigasi lebih lanjut. PPM dan/atau KAP melakukan kunjungan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu (surprise visit) atas pelaksanaan pengawasan dan monitoring di Kantor Unit ULaMM dilakukan minimal setiap 3 (tiga) bulan sekali, sementara untuk Kantor Unit Mekaar dilakukan setiap 2 (dua) bulan sekali. Pengendalian pengawasan dan monitoring regular ULaMM oleh Divisi Bisnik Mikro dan Kecil (BMK) dan Divisi Manajemen Risiko Operasional (MRO) sedangkan untuk Unit Mekaar dilakukan oleh Divisi Bisnis Ultra Mikro (BUM) 1, 2, dan 3. Sebagai upaya perbaikan dan mitigasi risiko fraud di Kantor Unit Mekaar, maka melalui Pemimpin Cabang, PNM memiliki arahan sebagai berikut: 1) Memastikan pengawasan dan monitoring regular Mekaar oleh Kepala Area Pengawas (KAP) terlaksana secara konsisten setiap bulannya selama Tahun 2025, dengan memprioritaskan pengawasan dan monitoring pada Unit Mekaar yang belum terperiksa pada Triwulan IV Tahun 2024 dan pemburukan kualitas A96 k sebagai langkah untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi:
Page 98 OCR 0.955
2) Memastikan bahwa seluruh unit Mekaar dilakukan pengawasan setiap bulan dan melaporkan hasilnya menggunakan Aplikasi Sistem Pengawasan (SIMWAS) yang telah disediakan: 3) Meningkatkan pelaksanaan Surprise Visit (SV) sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pada masing-masing unit Mekaar untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan monitoring Mekaar oleh MRPM dalam memastikan kepatuhan atas pelaksanaan prosedur serta mendeteksi indikasi kejadian fraud. Hal penting yang perlu diperhatikan untuk perbaikan proses pembiayaan di Mekaar ditahun 2025 adalah: 1) Optimalisasi pelaksanaan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) sesuai ketentuan, 2) Memastikan kelengkapan dokumen Formulir Permohonan, Persetujuan, Perjanjian, dan Pencairan (FP4) sesuai dengan aslinya (valid) guna menjaga disiplin proses dan mengurangi risiko pembiayaan fiktif, 3) Proses pembiayaan harus mencakup sosialisasi, Uji Kelayakan (UK) dan Persiapan Pembiayaan (PP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku: 4) Memastikan bahwa penerima manfaat dari pencairan dana adalah nasabah itu sendiri (tidak ada sidestreaming) dan tidak terjadi praktik joki/kuli duduk yang dapat menjadi celah potensi fraud proses pembiayaan yang dapat berdampak pada risiko reputasi bagi PNM: dan 5) Memastikan bahwa proses operasional berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk pencairan pembiayaan dan proses daily closing. . Pemeriksaan Mendadak (Surprise Visit) Pada Triwulan IV Tahun 2024 kegiatan pemeriksaan mendadak untuk unit Mekaar dilakukan oleh Divisi BUM 1,2 dan 3 bertanggung jawab atas kegiatan pemeriksaan mendadak pada unit Mekaar. Kegiatan inspeksi mendadak merupakan pemantauan terhadap kegiatan pembiayaan pada unit bisnis ULaMM dan Mekaar serta sebagai kegiatan monitoring dan evaluasi yang bertujuan untuk melakukan pengujian atas pengawasan regular yang telah dilakukan secara pendekatan control self assessment. Divisi Audit Operasional dan Investigasi juga rutin melakukan regular audit dan menguji efektivitas pengawasan dan pemantauan regular yang telah dilakukan oleh
Page 99 OCR 0.959
Kepala Area Pengawasan (KAP), Pelaksana Pengawasan dan Monitoring (PPM) ULaMM, dan Manager Regional Pengawasan Mekaar (MRPM). 3. Pilar Investigasi, Pelaporan Dan Sanksi a. Pelaksanaan Investigasi PNM telah memiliki kebijakan Penanganan Pelanggaran yang diatur melalui Surat Keputusan Direksi Nomor SK-059/PNM-DIR/VII/24, sebagai dasar kebijakan pelaksanaan investigasi atas pelanggaran karyawan. Setiap pelaksanaan investigasi didasarkan oleh laporan kejadian awal dari pelanggaran yang kemudian dapat dilakukan investigasi oleh Tim Cabang (ketua Tim Pemimpin Cabang) dan/atau Tim Audit Investigasi dari Divisi Audit Operasional dan Investigasi. Hasil Investigasi berupa Laporan Hasil Investigasi yang berisi minimal informasi pelaku, nilai kerugian (jika ada), jenis pelanggaran/modus fraud dan usulan sanksi. b. Pelaporan dan Sanksi 1) Pelaporan ke Tim Penanganan Pelanggaran dan Komite Penanganan Pelanggaran Hasil Investigasi berupa Laporan Hasil Investigasi yang disampaikan kepada Tim Penanganan Pelanggaran (TPP) ditingkat Cabang dan Pusat yang selanjutnya dimintakan persetujuan sanksi kepada Komite Penanganan Pelanggaran (KPP) sesuai level pelaku. 2) Pelaporan ke Pihak berwajib atau Pengadilan Pelaku Fraud yang menolak menyelesaikan kerugian ataupun tidak kooperatif, maka Tim Penanganan Pelanggaran (TPP) berkoordinasi dengan Divisi Legal akan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib atau pengadilan. Langkah ini penting untuk menegakkan keadilan dan mencegah tindakan serupa di masa depan (efek jera). Dengan adanya mekanisme pelaporan ke pihak berwajib dan kesadaran akan pentingnya integritas dalam berbisnis, diharapkan PNM dapat menjaga reputasi PNM dan memberikan kepercayaan kepada seluruh pemangku kepentingan. 3) Sanksi atas Pelanggaran PNM akan memberikan sanksi bagi karyawan yang melanggar peraturan perusahaan, terutama terkait fraud. Jenis sanksi meliputi Surat Teguran (ST), “ah
Page 100 OCR 0.957
Surat Peringatan (SP) ke-1, Surat Peringatan pertaman dan terakhir, SP ke-2 dan SP ke-3 serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pemberian sanksi berdasarkan usulan sanksi dari tim audit investigasi yang selanjutkan disetujui oleh TPP dan/atau KPP. 4. Pilar Pemantauan, Evaluasi Dan Tindaklanjut a. Pemantauan Dalam hal penanganan pelaku fraud, PNM menerapkan kebijakan untuk meminta pengembalian kerugian yang telah ditimbulkan. Atasan langsung dari pelaku bertanggung jawab untuk memantau proses pengembalian tersebut. Apabila pelaku tidak bersikap kooperatif, PNM akan melanjutkan langkah hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Divisi Manajemen Risiko Operasional bertanggungjawab untuk melakukan monitoring recovery kerugian fraud paska investigasi dan melaporkan hasil monitoringnya kepada divisi Kepatuhan dan Bisnis. b. Evaluasi Evaluasi atas kejadian fraud dilakukan berdasarkan hasil pelaksanaan investigasi yang telah dilaporkan kepada Tim Penanganan Pelanggaran (TPP). Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dalam sistem pengendalian internal dan merancang upaya perbaikan yang diperlukan. Divisi Manajemen Risiko Operasional juga rutin melakukan evaluasi dari peta rawan risiko fraud melalui mekanisme fraud risk management minimal setahun sekali. c. Tindaklanjut Perusahaan bertanggung jawab untuk menyusun dan menerapkan mekanisme tindak lanjut yang komprehensif terhadap setiap kejadian fraud sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud. Mekanisme mencakup langkah-langkah sistematis yang dirancang untuk: 1) Melakukan analisis akar penyebab (root cause analysis) untuk mengidentifikasi kelemahan yang menyebabkan terjadinya fraud, baik pada aspek sistem pengendalian internal maupun kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur. "4
Page 101 OCR 0.935
2) Menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki kelemahan yang ditemukan guna meminimalkan risiko terulangnya kejadian fraud serupa. 3) Memperbarui kebijakan, prosedur, dan sistem pengendalian internal berdasarkan temuan evaluasi. 4) Meningkatkan pengawasan dan pengendalian, terutama pada area yang rentan terhadap fraud. 5) Menegakkan sanksi kepada pelaku fraud sesuai dengan kebijakan internal, peraturan perusahaan, dan ketentuan hukum yang berlaku. 6) Memberikan pelatihan ulang kepada pegawai untuk memastikan pemahaman yang lebih baik terhadap kebijakan anti-fraud. 7) Pemulihan Kerugian (Recovery) dan Mengupayakan pengembalian kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian fraud. 8) Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai mengenai kebijakan anti-fraud serta pentingnya integritas dalam menjalankan tugas. 9) Mengintegrasikan evaluasi kejadian fraud ke dalam pelatihan reguler sebagai bagian dari program pencegahan fraud. X1.10.4. Rencana Penggunaan Dana Kebajikan Penyaluran Dana Kebajikan Tahun 2025 direncanakan sebesar Rp6,59 miliar dari saldo Dana Kebajikan yang bersumber dari denda ULaMM Syariah per Desember 2024 yang diperkirakan sebesar Rp21,4 miliar. Tabel XI-12 Rencana Penggunaan Dana Kebajikan Rp Ribuan 1 Wirausaha Baru (WIBU) 61.500 10 Wilayah 615.000 Satu Kampung Madani Satu Sarjana 2 (SAKA SAJA) 32.400 22 Orang 712.800 3 Ambulans Madani Gratis (AMBU Manis) 375.000 6 Unit 2.250.000 4 Visum Masjid 15.000 30 Unit 450.000 5 Ruang Pintar Hafidz Al Ouran (RP-Hag) 12.790 132 Orang 1.688.280 Madani Tebar Kasih dan Sayang 6 (MATA ASIH) 10.000 62 Paket 620.000 7 Program Mushaf Al Madani 79 1.260 Pcs 99.540 8 Program Makan Gratis Pemerdayaan 2.500 62 Unit 155.000 Masjid (PROMAG MAS) Total 6.590.620 8 0 4
Page 102 OCR 0.952
X1.10.5. Aksi Korporasi Aksi Korporasi terhadap Perusahaan Anak berupa penggabungan PT PNM Investment Management dengan BRI Manajemen Investasi sebagaimana arahan Pemegang Saham (BRI) dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 42A Bab V Perusahaan Efek, Wakil Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, dan Manajer Investasi, pada UU Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang mengisyaratkan larangan memiliki saham dan/ atau melakukan tindakan pengendalian pada lebih dari 1 (satu) Perusahaan Efek baik secara langsung maupun tidak langsung.
Page 103 OCR 0.943
BAB XII. MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2025 XILA. Strategi Risiko XII.1.1. Penerimaan Level Risiko PT Permodalan Nasional Madani PT Permodalan Nasional Madani melakukan pengelolaan risiko secara proaktif untuk mencapai pertumbuhan keuangan maupun operasional yang sehat, optimal dan berkelanjutan sesuai dengan tingkat penerimaan risiko Perusahaan. Table XII-1 Penerimaan Level Risiko PT PNM Nilai Risk Capacity IDR 6,946,214,030,152 Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 10x IDR 3,839,468,011,937 Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 5.75x (Max 3 tahun terakhir) IDR 2,508,005,411,273 Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 5x (RAS) Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 3.28x (RKAP) “ Berdasarkan RKAP 2025 XILA1.2. Metrik Strategi Risiko PT Permodalan Nasional Madani 1. Peristiwa Risiko terkait Kredit Sebagai lembaga pembiayaan, PT Permodalan Nasional Madani mengelola Risiko Kredit pada tingkat Moderate to High (MtH), dengan batasan selera risiko terhadap kualitas portofolio pembiayaan dan pencadangan atas penurunan nilai aset pembiayaan pada tingkat Moderate to High (MtH). 102 k
Page 104 OCR 0.898
Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Makro Ekonomi Perusahaan mengelola Risiko Pasar pada level Low (L), dengan menjaga sensitivitas pendapatan bunga berada pada batasan tingkat risiko Low (L). Peristiwa Risiko terkait Likuiditas Perusahaan menjaga Risiko Likuiditas melalui rasio current ratio berada pada level batasan risiko Moderate (M). Peristiwa Risiko terkait Operasional Perusahaan mengelola Risiko Operasional pada level Moderate to High (MtH). Selera risiko Perusahaan terhadap kerugian atas proses bisnis dan atas pengelolaan sumber daya manusia berada pada level High (H), sementara selera risiko atas pengelolaan teknologi sistem informasi berada pada level Moderate (M). . Peristiwa Risiko terkait Stratejik Perusahaan mengelola Risiko Stratejik pada tingkat selera risiko Moderate (M). Perusahaan menjaga aset likuid dan imbal hasil dari aset pada tingkat selera risiko Moderate (M). Selain itu, Perusahaan memiliki selera risiko Moderate to High (MtH) pada efisiensi operasional dan Low to Moderate (LtM) pada biaya dari pendanaan. . Peristiwa Risiko terkait terkait Hukum, Kepatuhan & Reputasi Perusahaan mengelola Risiko Hukum, Reputasi & Kepatuhan pada tingkat selera risiko Moderate (M). Perusahaan mengelola risiko atas kerugian kasus hukum pada tingkat selera risiko Low (L). Perusahaan memiliki selera risiko atas pelanggaran kepatuhan pada tingkat Moderate to High (MtH), dengan selera risiko pada nominal denda pada level High (H). Selain itu, Perusahaan mengelola tema pemberitaan negatif pada level selera risiko Moderate (M) dan keluhan nasabah pada level selera risiko Low (L). Berikut merupakan metrik strategi risiko PT Permodalan Nasional Madani: Tabel XII-1 Metrik Strategi Risiko p Nilai Risiko Parameter te Limit o Risiko" Non Performing Loan (NPL) Moderat 21596 Pertatiwa Risiko — NPL Coverage Moderat 224.016 vkan Kredit Loan et Risk (LaR) Moderat 15.690 LaR Coverage Moderat 37.531 Peristiwa Risiko terkait Pasar & Pontren Abon Moderat 271 Makroekonomi 2 Peristiwa Risiko Peristiwa Risiko Cument Ratio Moderat 10.90 "403 k
Page 105 OCR 0.890
Risiko Peristiwa Risiko terkait Operasional Peristiwa Risiko terkait Formulasi is Peristiwa Risiko terkait Hukum, Reputasi & Kepatuhan Parameter Kerugian operasional (terhadap pendapatan operasional) Turnover AO & AOM Downtime infrastructuro Gearing Ratio Retum on Asset (ROA) Cost Efficiency Ratio (CER) Cost of Fund (CoF) #eKerugian atas kasus hukum (ternadap pendapatan operasional) #e Nominal Denda (terhadap pendapatan operasional) Pelanggaran per Tahun Tema berita negatif 26Keluhan nasabah (terhadap total nasabah) Sikap terhadap Risiko Moderat Moderat Moderat Moderat Moderat Moderat Moderat Moderat Tidak Toleran Tidak Toleran Konservatif Konservetif “ Nilai batasan/limit risiko berdasarkan batasan RAS 2024 XII.2. Profil Risiko XII.2.1. Peristiwa Risiko terkait Kredit Nilai Limit Risiko" 2.081 44810 0.264 3.28x 3.03Y 68.719 12046 0.104 0.03Yo 0.087Yo Perusahaan memiliki risiko dalam piutang pembiayaan/aset produktif yang dimaksudkan untuk memperoleh penghasilan memiliki kualitas dalam bermasalah atau berada pada kategori Loan at Risk (LaR) dan/atau Non Performing Loan (NPL) sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, Perusahaan memiliki risiko kredit yang timbul akibat terkonsentrasinya pembiayaan kepada 1 (satu) pihak/sekelompok pihak/industri/sektor/area geografis tertentu yang berpotensi menimbulkan kerugian dan mengancam kelangsungan aktivitas bisnis Perusahaan. Oleh karena itu, profil risiko kredit di PT Permodalan Nasional Madani dapat dijelaskan sebagai berikut: Tabel XII-2 Profil Risiko Kredit Penurunan kualitas atau tingkat kesehatan portofolio pembiayaan Penyebab Risiko : # Rendahnya kualitas pencairan: Kelengkapan dan ketepatan dokumen pembiayaan rendah, # Penurunan kemampuan pembayaran nasabah: e Rendahnya kecukupan pencadangan kredit. sak
Page 106 OCR 0.854
Existing Control : « Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah: « Customer Classification Model (CCM). # Dashboard Credit Risk Management System (CRIMS), « Dashboard Credit Risk Management System (CRIMS) - Vintage Analysis. Key Risk Indicator (KRI) : . Y Nasabah Hadir Full Payment, «4 Kelengkapan FP4 4 KTP: «OS Restruktur, «Yo LaR Coverage. Konsentrasi portofolio pembiayaan meningkat '— Penyebab Risiko : # Lemahnya kontrol penyaluran pembiayaan. Existing Control : « Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah: e Forum CKPN Key Risk Indicator (KRI) : # Konsentrasi OS Sektor Geografis: # Yo Konsentrasi OS Sektor Ekonomi . XII.2.2. Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Makro Ekonomi Tabel XlI-3 Profil Risiko Pasar Volume dan komposisi portofolio aset dan Penyebab Risiko : hutang yang terekspos risiko pasar # Eksposur fluktuasi nilai tukar mata uang asing pada portofolio, # Eksposur fluktuasi suku bunga acuan pada portofolio. Existing Control : # Kontrol operasi - level entitas/kantor pusat. Key Risk Indicator (KRI) : «KY Portofolio eksposur nilai tukar mata uang asing: « Costof Fund. XI1.2.3. Peristiwa Risiko terkait Likuiditas Perusahaan memiliki risiko likuiditas yang dapat mengakibatkan terganggunya proses operasional Perusahaan yang meliputi pencairan, pembiayaan, hingga pembayaran biaya Perusahaan, sehingga dapat menyebabkan Perusahaan mengalami kegagalan pembayaran, menurunnya kepercayaan investor, hingga dapat menimbulkan potensi p 105 b
Page 107 OCR 0.898
kerugian. Oleh karena itu, Perusahaan perlu memperhatikan akses terhadap sumber pendanaan untuk menjaga arus kas dan untuk memenuhi kewajiban keuangan. Selain itu, Hal ini juga dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Oleh karena itu, profil risiko likuiditas di PT Permodalan Nasional Madani dapat dijelaskan sebagai berikut: Tabel XII-4 Profil Risiko Likuiditas Penurunan aset likuid dan peningkatan kewajiban ' Penyebab Risiko : jangka pendek « Penurunan saldo kas dan setara kas: # Penurunan pembiayaan « 1 tahun, # Meningkatnya konsentrasi kewajiban jangka pendek. Existing Control : « Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah: « Prosedur Mutu Penerimaan dan Pengeluaran Dana. Key Risk Indicator (KRI): « Cash Ratio: #« 'h Delta Pembiayaan s.d. 12 Bulan: « 4 Utang Bank dibawah 1 tahun. Kesulitan memperoleh akses terhadap sumber Penyebab Risiko : pendanaan « Kesulitan memperoleh pendanaan melalui surat hutang: #« Kesulitan memperoleh pendanaan melalui penarikan perbankan. Existing Control : « Kebijakan Penghimpunan Dana. Key Risk Indicator (KRI): # Kh Sumber Pendanaan melalui Surat Hutang. « x Konsentrasi OS Sektor Ekonomi , XII.2.4. Peristiwa Risiko terkait Operasional Perusahaan mengelola risiko operasional berdasarkan 4 (empat) aspek, yaitu risiko sumber daya manusia, risiko aktivitas bisnis dan operasional, risiko kecurangan (fraud), dan risiko teknologi informasi. Manajemen sumber daya manusia yang tidak efektif dapat mengakibatkan potensi timbulnya gangguan atau kerugian operasional Perusahaan. Selain itu, hal ini dapat mengganggu kinerja dan menghambat pencapaian target. Gangguan pada aktivitas bisnis dan operasional berakibat pada hilangnya pendapatan, meningkatnya biaya operasional, dan menurunnya kepuasan pelanggan, yang pada akhirnya berdampak negatif pada reputasi dan kinerja finansial Perusahaan. $ 106
Page 108 OCR 0.875
Risiko kecurangan (fraud) dapat timbul dari kelemahan pada aspek bisnis, sumber daya manusia, teknologi informasi, dan kejadian eksternal yang berpotensi mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan. Teknologi informasi yang sudah tidak memadai dan/atau pengelolaan yang tidak efektif dan efisien dapat menyebabkan timbulnya kerugian bagi Perusahaan. Berikut merupakan profil risiko operasional PT Permodalan Nasional Madani: Tabel XII-5 Profil Risiko Operasional Rendahnya efektivitas manajemen sumber Penyebab Risiko : daya manusia #e Meningkatnya angka turnover AO: # Belum terpenuhinya posisi jabatan strategis tertentu, « Pengembangan kompetensi karyawan yang belum sesuai. Existing Control : « Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah, « Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia. Key Risk Indicator (KRI) : «Fo Tum OverAO. Terdapat Gangguan pada aktivitas Penyebab Risiko : bisnis dan operasional # Daily closing tidak tepat waktu (Mekaar). Existing Control : « Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah. Key Risk Indicator (KRI) : eh Daily Closing » H40. Terjadinya kasus kecurangan (fraud) Penyebab Risiko : # Lemahnya pengelolaan hingga penanganan indikasi kecurangan (fraud), # Kualitas pengawasan rendah. Existing Control : # Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah: # Pelaporan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP). Key Risk Indicator (KRI) : « # TLHP Mekaar, «. & TLHP ULAMM. Rendahnya efektivitas pemenuhan, Penyebab Risiko : pengelolaan, hingga pemanfaatan teknologi — « — Terdapat serangan siber yang tidak teridentifikasi. informasi Existing Control : # Pedoman Sistem Manajemen Keamanan Informasi, # Pedoman Manajemen Risiko Teknologi Informasi MRTI, Key Risk Indicator (KRI) : « “a Temuan VA (MtH dan H). sa"
Page 109 OCR 0.894
Penyebab Risiko : Rendahnya efektivitas manajemen sumber daya manusia Terganggunya availability, reliability, dan integrity infrastruktur teknologi, sistem, dan aset digital: Kesalahan dalam pengambilan atau pelaksanaan keputusan strategis terkait pengembangan dan pengadaan TI. Existing Control : Pedoman Tata Kelola Teknologi Informasi. Key Risk Indicator (KRI) : Yo Success Rate 'PKM', "hb Success Rate 'UK', Yk Success Rate 'Pencairan", 'h Storage Server Mekdi: “Yo Storage Server MMS. XII.2.5. Peristiwa Risiko terkait Stratejik Perusahaan memiliki risiko stratejik yang dipengaruhi oleh Ketidaksesuaian pilihan strategi risiko akan meningkatkan potensi kegagalan untuk mencapai tujuan bisnis serta Perusahaan dapat mengalami gangguan operasional, penurunan kinerja, dan menurunnya kepercayaan dari investor dan pemangku kepentingan. Selain itu, Berkurangnya daya saing dan berkurangnya potensi pasar menyebabkan pendapatan menurun, sulitnya mempertahankan pertumbuhan, dan kerentanan terhadap tekanan kompetitor yang lebih kuat serta menghambat pencapaian sasaran Perusahaan. Berikut merupakan profil risiko stratejik PT Permodalan Nasional Madani: Tabel XII-6 Profil Risiko Stratejik Rendahnya pencapaian realisasi sasaran Lemahnya posisi strategis Perusahaan di Industri Penyebab Risiko : # Rendahnya kinerja di unit kerja: @# Rendahnya kecukupan dan pemanfaatan pendanaan, # Rendahnya pencapaian profitabilitas Perusahaan, # Strategi Anak Perusahaan yang tidak selaras dengan strategi Induk Perusahaan. Existing Control : # Monitoring Kinerja CabangTriwulanan, # Monitoring Kinerja PerusahaanTriwulanan, # Monitoring Kinerja Anak Perusahaan Triwulanan. Key Risk Indicator (KRI) : « 4 Financing to Funding Ratio: « YwBOPO. Penyebab Risiko : « Lemahnya competitive advantage Perusahaan: # Penurunan reputasi Perusahaan. 108 k
Page 110 OCR 0.941
Baere Key Risk Indicator (KRI) : 8 # Frekuensi Berita Negatif di Media Massa (All). Pilihan Strategi Risiko yang tidak sesuai Penyebab Risiko : # Penggunaan aset yang belum optimal. Key Risk Indicator (KRI) : « h Financing to Asset Ratio. XII.2.6. Peristiwa Risiko terkait Hukum, Kepatuhan & Reputasi Perusahaan menjaga risiko hukum dengan mengelola proses perikatan dan kerja sama karena, apabila tidak sesuai dapat menyebabkan risiko pelanggaran kontrak yang dapat berimplikasi kepada hubungan dengan mitra bisnis, proyek terhambat, serta potensi kerugian finansial dan reputasi bagi perusahaan. Selain itu, Adanya sengketa dapat berpotensi merusak hubungan dengan mitra, mengganggu operasional, dan menurunkan reputasi perusahaan di mata pemangku kepentingan hingga menimbulkan kerugian finansial. Perusahaan mengelola risiko kepatuhan yang ditimbulkan dari pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku. Sanksi yang diterima oleh Perusahaan akan menimbulkan kerugian dalam bentuk materiil atau biaya dan dalam bentuk immateriil seperti menurunnya kepercayaan stakeholder hingga menurunnya reputasi Perusahaan. Perusahaan juga menjaga track record perusahaan atas ketidakpatuhan, karena dapat merusak reputasi, menurunkan kepercayaan pemangku kepentingan serta regulator dan dapat menimbulkan sanksi, Tidak terdapat tindak lanjut atas pelanggaran menjadi potensi timbulnya risiko kepatuhan karena, akan menyebabkan melemahkan budaya kepatuhan dan menurunkan kepercayaan pemangku kepentingan serta dapat menimbulkan sanksi. Untuk menjaga risiko reputasi perusahaan mengelola sumber timbulnya pemberitaan negatif dan mengelola keluhan nasabah. Meningkatnya pemberitaan negatif dapat menciptakan persepsi negatif bagi Perusahaan di publik, sehingga dapat mempengaruhi reputasi Perusahaan dan kepercayaan stakeholder. Sementara, Meningkatnya keluhan nasabah dapat menunjukkan penurunan kualitas layanan, sehingga menurunkan kepuasan nasabah. Selain itu pemberitaan negatif dapat timbu dari kejadian reputasi yang menimpa pengurus, pemilik, atau grup perusahaan dapat merusak citra perusahaan, menurunkan kepercayaan publik hingga pemangku kepentingan dan pelanggaran etika bisnis dapat merusak reputasi perusahaan, menurunkan kepercayaan pelanggan dan mitra, serta meningkatkan risiko sanksi hukum. 109 k
Page 111 OCR 0.863
Berikut merupakan profil risiko hukum, kepatuhan, dan reputasi PT Permodalan Nasional Madani: Tabel XlI-7 Profil Risiko Hukum, Kepatuhan dan Reputasi Kelemahan dalam perikatan atau Kerjasama Penyebab Risiko : # Tidak terpenuhinya syarat sahnya perjanjian. Existing Control : «Petunjuk Teknis Pemantauan Pengikatan Hak Tanggungan secara Elektronik. Key Risk Indicator (KRI) : # # Teguran Wanprestasi. Terhambatnya proses penyelesaian sengketa '— Penyebab Risiko : # Meningkatnya gugatan kepada Perusahaan: «Timbul potensi kerugian atas kasus hukum. Existing Control : # Petunjuk Teknis Pemantauan Pengikatan Hak Tanggungan secara Elektronik. Key Risk Indicator (KRI) : «Se Pendingan Notaris: #« “ Gugatan Materiil. Terdapat pelanggaran atau ketidakpatuhan Penyebab Risiko : yang dilakukan oleh Perusahaan # Terdapat pelanggaran atas ketentuan dan pelaporan, # Temuan internal tidak ditindaklajuti. Existing Control : # Sistem Informasi Kepatuhan (SIPATUH). Key Risk Indicator (KRI) : # # Hari Pemenuhan Kebijakan. Track record Perusahaan atas ketidakpatuhan — Penyebab Risiko : kurang baik # Terdapat pelanggaran atau ketidakpatuhan yang sama dilakukan oleh Perusahaan. Existing Control : # Sistem Informasi Kepatuhan (SIPATUH). Key Risk Indicator (KRI) : # # Pelanggaran Berulang (3 Tahun Terakhir). Tidak terdapat tindaklanjut atas pelanggaran Penyebab Risiko : «Lemahnya budaya kepatuhan organisasi. Existing Control : « Monitoring kebijakan dan ketentuan eksternal melalui berlangganan media Hukum Online. p 10 k
Page 112 OCR 0.845
Peristiwa Risiko Meningkatnya pemberitaan negatif Meningkatnya keluhan nasabah Kejadian reputasi yang menimpa pengurus, pemilik, dan grup Perusahaan Pelanggaran etika bisnis Key Risk Indicator (KRI) : # a Pemenuhan tindaklanjut pelanggaran. Penyebab Risiko : # Pelanggaran perilaku karyawan: # Ketidakpuasan nasabah: « Sentimen negatif di sosial media, « Kejadian reputasi atas faktor eksternal. Existing Control : # Juknis Pengelolaan Pemberitaan Negatif, «Intelligent Media Analytics (IMA). Key Risk Indicator (KRI) : &« # Frekuensi Berita Negatif di Media Massa (All), « # Jumlah Unggahan dengan Sentimen Negatif (IMA). Penyebab Risiko : # Penanganan keluhan nasabah tidak tepat. Existing Control : # Juknis Pengelolaan Pemberitaan Negatif: # Intelligent Media Analytics (IMA). Key Risk Indicator (KRI) : « 4 Keluhan nasabah yang tidak tertangani. Penyebab Risiko : «Lemahnya media handling. Existing Control : # Juknis Pengelolaan Pemberitaan Negatif, # Intelligent Media Analytics (IMA). Key Risk Indicator (KRI) : « # Frekuensi Kejadian Reputasi pada Pengurus, Pemilik dan Grup Perusahaan. Penyebab Risiko : # Transparansi informasi keuangan tidak tercapai, # Pelanggaran kerja sama bisnis. Existing Control : # Prosedur Mutu Pengelolaan Notaris dan Pihak Ketiga. Key Risk Indicator (KRI) : # # Kasus Transparansi Informasi Keuangan. 111
Page 113 OCR 0.796
XII.3. Peta Risiko Gambar XII-1 Peta Risiko Probavatas Fera saka berdansraan KELAN XI1.4. Target Perhitungan Risiko Inheren dan Risiko Residual Berikut merupakan perhitungan eksposur risiko dan biaya perlakuan risiko PT Permodalan Nasional Madani: Tabel XII-8 Perhitungan Eksposur Risiko dan Biaya Perlakuan Risiko Asumsi Perhitungan Eksposur Inheren : Detault rate : 596 dari Rp73.2 Trisun (RKAP 2025 Total Pencairan) Biaya CKPN Pencairan Baru (1Pencairan) Ho Peristiwa Risiko Kredit Maya Pateaan: 439232 1.498:20 2894.12 Biaya asuransi : 196 dari Rp73,2 Trliun (RKAP 2025 Total Pencairan) Biaya Pemberdayaan: Rp 766,2 Miliar (RKAP Tahun 2025, termasuk Biaya Pembinaan Rp 160 Milkar) Peristwa Risiko terkait Pasardan — Eksposur Inheren : Makro Ekonomi 112 k
Page 114 OCR 0.801
Asumsi Perhitungan Sensitivitas tingkat suku bunga utang « 1 Tahun Rp 25.6 T apabita terjadi kenaikan rate 0.501 Eksposur Inheren : Sensitivitas tingkat suku bunga 8 Porisiwa RisikolerkailLkuidias — Ulang «1 Tahun Rp258T apabila terjadi kenaikan rate 0,501 Eksposur Inheren : Asumsi kejadian fraud atas risiko spend of control AO, turn over AO, Gan daily closing yang belum tepat waktu (0.086) terhadap total pencairan PNM Peristiwa Risiko terkait 4 ne ah dan risiko alam & non alam. Operasional Non IT Data KPP Fraud (Cabang dan Pusat) Rp 187 Mila Biaya Perlakuan : Biaya Pelatihan Karyawan RKAP 2025 : Rp 145.34 Miliar Eksposur Inheron : 'Asumsi paparan risiko siber (0,0856) terhadap aset PNM ag Peristiwa Risiko terkait RKAP 2025 Rp 57,5 Trllun Operasional -iT Biaya Perlakuan : CaPex IT RKAP 2025 : Rp 922.21 Miliar 5 Penatiwa Risiko terkait Stratefik bi Eksposur Inheren : Asumsi polensi nominal gugatan yang diterima PNM dani Nasabah Bermasalah Peristiwa Risiko terkait Hukum, (LaR) Mikro Kepatuhan & Reputasi peni Biaya sanksi administratif dani Regulator Biaya Perlakuan : Biaya Pelatihan Karyawan 248.00 41.93 0.00 41.00 Eksposur Risiko Residual 0.00 84.18 145.34 102.86 92221 0.00 0.00 0.00 40.00 1.90 1 "Si
Page 115 OCR 0.700
XII.4.1. Penilaian Risiko Inheren Tabel XII-9 Perhitungan Risiko Inheren Peritiwa Risiko Peristiwa Risiko Penurunan kualitas atau tingkat kesehatan portotollo mn (roshan 1 Peristiwa Risiko terkait Kredit pembiayaan Lemahnya kontrol penyaluran pembiayaan 3 “ 1 Tan 2 Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Volume dan komposisi portofolio aset dan hutang yang 2 16 Makro Ekonomi terekspos risiko pasar Penurunan aset likuid dan peningkatan kewajiban jangka pendek “ 5 sa 3 Peristiwa Risiko terkait Likuiditas Kesulttan memperoleh akses terhadap sumber P 4 is pendanaan Rendahnya efektivitas manajemen sumber caya manusia 4 3 10 MEA Terdapat Gangguan pada aktivitas bisnis dan operasional — 4 & 10 an 4 Peristiwa Risiko terkait Operasional Terjadinya kasus kecurangan (fraud) & “ 19 KMEAN Rendahnya efektivitas pemenuhan, pengelolaan, hingga Ps 3 "5 pemanfaatan teknologi informasi Rendahnya pencapaian realisasi sasaran 3 3 3 5 Panistiwa Risiko terkait Stratejik Lemahnya posisi strategis Perusahaan di Industri z 3 . an Pilihan Strategi Risiko yang tidak sesuai 3 3 13 TM Kelemahan dalam perikatan atau kerjasama 3 3 ” Terhambatnya proses penyelesalan sengketa 3 2 1 Terdapat pelanggaran atau ketidakpatuhan yang 3 4 1. dilakukan oleh Perusahaan Track record Perusahaan ats ketidakpatuhan kurang 5 PN "ANN 6 Peristiwa Risiko terkait Hukum, x Kepatuhan & Reputasi Tidak terdapat tindaklanjut atas pelanggaran 3 4 19 TM Meningkatnya pemberitaan negatif 3 3 1» TM Meningkatnya keluhan nasabah 3 3 1 TM Kejadian reputas yang menimpa pengurus, pemilik, dan 3 3 13 grup Perusahaan Pelanggaran etika bisnis 3 3 3 ng XI1.4.2. Perhitungan Risiko Residual Tabel XII-10 Perhitungan Risiko Residual Me MT Ta Peritiwa | peristiwa Risiko TG Tut Kuy OI ma ca Na Na | . 8 Y tL .& La NW 2. 3. & perurunan anitas atau Peristiwa Ungicat kesehatan 4 4 3 3 4 4 4 4 19 19 14 14 1 Risiko Satar bara Sembayaan Kredit #mannya rental penyaluran 3 3 3 2 4 3 3 3 14 13 13 13 »0 Peristiwa Yohana can Risiko seruan 2. mtk Iamnutanetara 4433 2 2 2 2 16 16 41 31 Pasar dan terexapos niko Makro vas Ekonomi Penurunan as Ion dan permukaan | 4 4 3 3 3 3 2 2 18 18 13 411 Peristiwa kewajiban jangka 3 Risiko pendek terkait Kesulitan Likuiditas memperoleh akses terhadan 4 4 3 2 2 2 2 2 16 16 11 6 sumber penamaan kentanaya manayana 4 3 3 3 3 3 2 manajemen 4 18 48 13 “1 Pertattwa sumber daya Aa Risiko pereroehy terkait onar Operasional Taka, Ngga beda emang 3 4 4 4 3 19 19 14
Page 116 OCR 0.635
Peritiwa Risiko Peristiwa Risiko terkait Stratejix Peristiwa Risiko terkait Hukum, Kepatuhan & Reputasi Peristiwa Risiko Terjadinya s2sus kecurangan rae) weraaanya teatota pemenuhan, pengelolaan, bingga peranaatan teunaingi intoemasi Piuman Stratagi Tisiko yang dak sewa ketemanan dalarn perikatan atau setidakpatunan urang baik Tak terdapat ndartaryut atas pelanggaran Kenngkatnya pembentaan negatit Kesingkatnya lahan nasabah Kejadian reputasi yang menimpa pengurus, pernik, dan grup Perusahaan Pelanggaran etike biss Me MT VI "0 2 2 a 3 1 20 2 TN Tao 2 & It & 3 3 & 2 v0 NN D. . A8 Wi 2e & $$ ZB 3 2 2 3 3 3 3 3 13 6 6 KN za Lin 3 3 3 4 3 3 2 14 13 413 11 - 3 2 2 3 3 3 3 13 13 8 - » “ “ “ “ “ tj & - - “ » “ “ “ “ “ & tr - - " » » “ “ » “ & - - » XII.5. Rencana Perlakuan Risiko Tabel XlI-11 Rencana Perlakuan Risiko Peristiwa Risiko Kredit Kualitas Pembiayaan « Mekaar Restructure Governance & Development & Perbaikan tata kelola dalam kegiatan restrukturisasi pembiayaan. & Revitalisasi Nasabah Write-Off H Perbaikan portofollo pembiayaan melalu penghapusbukuan (write-off) dan optimalisasi recovery write-off. Konsentrasi Produk Pembiayaan # Implementasi Produk Mikro Lanjutan (MT200) & Penyusunan LPG (Loan Portfolio Guideline) Human » Utilisasi Ekosistem PKM Melalui Ketua Kelompok # Group Leader Recognition & Group Leader Capacity Bullding IT/System . Penguatan Tools dan Aplikasi untuk Menunjang Perbaikan Pertemuan Kelompok Mekaar (PKM) - PKM Recognition Process » Reengineering Bisnis Proses Pembiayaan PNM » Produk Governance Review dan Improvement (Konven dan Syariah) Ja
Page 117 OCR 0.785
Risiko Rencana Perlakuan « Redefine dan Remapping Kelompok Mekaar « Penguatan Tools dan Aplikasi untuk Menunjang Perbaikan Pertemuan Kelompok Mekaar (PKM) Peristiwa Risiko terkait Pasar Process dan Makro Ekonomi » Stress testing Peristiwa Risiko terkait Sumber Pendanaan Likuidtas # Penyusunan Contingency Funding Plan (CFP) «Early Warning Indicator Risiko Likuiditas Peristiwa Risiko terkait Human Operasional «Recruitment and Reinforcement Human Capital & Employee Career Development «Reward and Remuneration «Employee Capacity Building & Human Capital Core Application Development ms & IT Asset Management & IT Infrastructure Reability #0 IT Enterprise Strategic Planning & Architecture Management & Data Analytic Governance & Development 2 IT Security Reliability Process «Implementasi Daily Closing # Development Daily Closing Cabang Peristiwa Risiko terkait Stratejik ' Empower # Customer Capacity Building # Peningkatan Jumlah Nasabah Naik Kelas Risk & Governance Risk Culture & Awareness Development » Implementasi Tata Kelola Terintegrasi untuk PNM Holding » Alignment KPI & Corporate Strategy » Agreement & Governance Review Perusahaan Anak Process » Design prototipe ICOFR » Implementasi Ekosistem Hijau untuk mendukung peningkatan nilai ESG Perusahaan Peristiwa Risiko terkait Hukum, Human Kepatuhan & Reputasi » Pelatihan berkala untuk karyawan terkait pengikatan objek jaminan Process » Compliance Awareness Program » Pengkinian Juknis Pengelolaan Media Monitoring dan Pengelolaan Sosial Media & Pengkinian Manual Book Sekertariat Perusahaan (SPR) sii"
Page 118 OCR 0.944
BAB XIII. PROGRAM TATA KELOLA TERINTEGRASI XIL1. Implementasi Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024 1. Dasar Penerapan Sesuai Permen BUMN no. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, PNM masuk kriteria Sistemik A berdasarkan kriteria: a, Berdasarkan Ukuran PT PNM memiliki total modal sebesar Rp850,08 Miliar (posisi Desember 2023) atau sebesar 8,634 dari total modal BUMN induk sehingga berdasarkan parameter dimensi ukuran Anak Perusahaan BUMN, untuk modal PNM memenuhi parameter Anak Perusahaan BUMN besar. b. Berdasarkan Kompleksitas PT PNM sebagai Lembaga pembiayaan melalui program PNM Mekaar dan ULaMM secara massif memberikan fasilitas pembiayaan kepada pelaku Ultra Mikro dan meningkatkan aksebilitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Sesuai dengan Laporan bulan Agustus 2024, PNM memiliki 62 (enam puluh dua) Kantor Cabang, 641 (enam ratus dua puluh lima) Kantor Layanan ULaMM dan 3.968 (tiga ribu sembilan ratus enam puluh delapan) Kantor Layanan Mekaar, dengan cakupan wilayah di 35 Provinsi, 435 Kota/Kabupaten dan 6.165 Kecamatan di Indonesia. Berdasarkan penjabaran diatas, PNM memiliki pangsa pasar material dan menjalankan usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak dan tidak ada substituis dari sektor swasta yang dapat menggantikan secara penuh dalam jangka pendek dan menengah. Maka berdasarkan dimensi ukuran dan kompleksitas dapat disampaikan bahwa PNM memenuhi parameter Anak Perusahaan BUMN dengan kompleksitas tinggi. Dengan terpenuhinya kualifikasi Sistemik A tersebut, maka PNM harus memiliki seluruh organ Pengelola Risiko, yaitu: 1. Dewan Komisaris 2. Direksi 3. Komite audit: 4. Komite pemantau manajemen risiko: dil
Page 119 OCR 0.924
Komite Tata Kelola Terintegrasi: Direktur yang membidangi pengelolaan Risiko, Direktur yang membidangi pengelolaan keuangan: dan 8. SPI. 2. Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi N » On Sebagai tindak lanjut pemenuhan Permen BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, dilakukan hal-hal sebagai berikut. a. PNM Telah memiliki Komite Tata Kelola Terintegrasi yang dibentuk pada tanggal 15 Februari 2024 melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor SK-004/ PNM-KOM!!I/2024 Tentang Komite Tata Kelola Terintegrasi, yang diperbaharui pada tanggal 24 Juli 2024 dengan SK-011/PNM-KOMIVII/2024 tentang Perubahan Susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi, dengan susunan sebagai berikut: Tabel XIII-1 Susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi 1 Nurhaida Ketua Komisaris Independen PT PNM 2 | Arif Rahman Hakim Anggota | Komisaris Utama PT PNM 3 Iwan Taufig Purwanto | Anggota | Komisaris PT PNM 4 | Ariesta Krisnawan Anggota | Komisaris Independen PT PNM 5 | Didin Hafidhuddin Anggota | Ketua Dewan Pengawas Syariah PT PNM 6 | Bagus Rumbogo Anggota | Komisaris Independen PT PNM IM 7 | Didik Krisdiyanto Anggota | Komisaris Independen PT PNM VC 8 |MeidyahIndreswari | Anggota | Non Komisaris PT PNM/Anggota KPMR | 9 | HanyZ. Soeratin Anggota | Non Komisaris Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Tata Kelola Terintegrasi juga melakukan pengawasan dan memberikan arahan dalam penyempurnaan kebijakan Tata Kelola Terimtegrasi pada PNM Group. b. Telah dibentuk Sekretariat Komite Tata Kelola Terintegrasi yang tertuang dalam Surat Keputusan Komite Tata Kelola Terintegrasi Nomor SK-001/PNM-KOM/ £ Na
Page 120 OCR 0.945
KTKT/IV/2024 tentang Sekretariat Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Permodalan Nasional Madani. Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi dilengkapi dengan diterbitkannya Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi pada tanggal 2 Mei 2024. Untuk mendukung penerapan Tata Kelola Terintegrasi secara komprehensif, PNM juga telah menyusun Kebijakan Internal berupa Pedoman Tata Kelola Terintegrasi yang di sahkan oleh Direksi melalui Surat Keputusan Direksi Nomor SK-079/PNM-DIR/VIII/24 tentang Pedoman Tata Kelola Terintegrasi 3. Kegiatan Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024 Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi Dalam rangka pelaksanaan tugas Tata Kelola Terintegrasi, Komite Tata Kelola Terintegrasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 3 (tiga) kali rapat yang sebagian besar dilaksanakan pada periode Triwulan II yaitu untuk melakukan persiapan dan memastikan penerapan Tata Kelola telah sesuai dengan prinsip- prinsip Good Corporate Governance (GCG). Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Kepatuhan Terintegrasi Selama Triwulan III pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Unit Kerja Kepatuhan Terintegrasi adalah sebagai berikut: 1) Evaluasi pelaksanaan fungsi Kepatuhan di Perusahaan Anak yang dilaksanakan setiap triwulanan dengan aspek evaluasi dan pemantauan antara lain: a) Pelaksanaan Budaya Kepatuhan: b) Pengelolaan Risiko Kepatuhan, c) Kesesuaian Kebijakan Internal dan Eksternal: d) Pemenuhan Komitmen kepada Otoritas Berwenang, e) Pelaksanaan Program APU PPT dan PPPSPM. 2) Kunjungan ke Perusahaan Anak dalam rangka meningkatkan pemahaman terkait penerapan peraturan dari regulator yang baru diterbitkan dengan agenda antara lain: a) POJK 22 tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen terkait Perjanjian Baku dan Ringkasan Produk dan/atau Layanan (RIPLAY): TA Ha 3
Page 121 OCR 0.940
b) POJK 8 Tahun 2023 tentang APU PPT dan PPPSPM serta Judi Online, c) UU No 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. 3) Pengukuran tingkat kematangan (maturitas) Kepatuhan dan Tata Kelola di Perusahaan Anak. 4) Melakukan identifikasi terhadap kebijakan internal PNM Group dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 sesuai ketentuan dari BRI sebagai holding. 5) Rapat Laporan Manajemen Perusahaan Anak Triwulan II bersama Direksi yang diselenggarakan oleh Divisi Riset dan Strategi Perusahaan (RSP) pada: a) Tanggal 17 Juli 2024 untuk Laporan Manajemen PNM Investment Management, b) Tanggal 18 Juli 2024 untuk Laporan Manajemen PNM Venture Capital a. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Manajemen Risiko Terintegrasi Selama Triwulan III pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Unit Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi adalah sebagai berikut: 1) Pelaksanaan forum Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Semester | pada tanggal 30 Agustus 2024. 2) Evaluasi pelaksanaan fungsi Manajemen Risiko kepada Perusahaan Anak yang dilakukan secara triwulanan dengan aspek evaluasi dan pemantauan terhadap Risk Appetite Statement (RAS) Terintegrasi dan Profil Risiko Terintegrasi XIII.2. Rencana Kerja Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025 1, Penguatan fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi a. Tujuan: memastikan bahwa kegiatan operasional PNM Grup berjalan secara efektif mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang ada, sehingga dapat meminimalkan potensi kerugian dan mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan. b. Program Kerja: 1) Mengimplementasikan Enterprise Risk Management (ERM) pada PNM Grup. 2) Melakukan pemetaan risiko (risk mapping) dan penilaian risiko (risk assessment) secara periodik di PNM Grup. £ “h
Page 122 OCR 0.950
3) Mengembangkan risk tool risiko untuk memantau risiko. 4) Program Pendidikan dan Sertifikasi Manajemen Risiko di PNM Grup: 5) Melakukan evaluasi secara berkelanjutan atas pelaksanaan Manajemen Risiko Terintegrasi di PNM Group: 6) Melakukan penilaian kematangan manajemen risiko di PNM Grup dan rekomendasi perbaikan jika diperlukan 2, Penguatan Penerapan Good Corporate Governance (GCG) a. Tujuan: Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam pengelolaan PNM Grup, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas, memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, dan mendukung keberlanjutan bisnis melalui penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. b. Program Kerja: 1) Penyelarasan kebijakan Tata Kelola Terintegrasi yang diperbaharui dan relevan dengan kegiatan bisnis PNM Group berdasarkan arahan Dewan Komisaris PNM. 2) Program Pendidikan dan Sertifikasi GCG di PNM Grup termasuk Direksi dan Dewan Komisaris, 3) Melakukan penilaian kematangan Tata Kelola di PNM Grup dan rekomendasi perbaikan jika diperlukan. 3. Penguatan Fungsi Kepatuhan Terintegrasi a. Tujuan: Memastikan bahwa kegiatan operasional PNM Grup berjalan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, dengan tujuan mengelola risiko kepatuhan, meningkatkan integritas dan transparansi, serta mendukung keberlanjutan bisnis melalui penerapan tata kelola yang efektif. b. Program Kerja: 1) Penguatan fungsi kepatuhan dengan mengoptimalkan peran dan tanggung jawab unit kepatuhan di PNM Grup. 2) Program Pendidikan dan Sertifikasi Kepatuhan di PNM Grup: 3) Pelaksanaan analisis dampak dari peraturan baru yang dikeluarkan oleh regulator dan memastikan implementasinya di PNM Grup. 4) Penyusunan Tata Kelola Kebijakan dan Prosedur oleh PNM Grup sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan, £ 2
Page 123 OCR 0.944
5) Melakukan penilaian kematangan kepatuhan di PNM Grup dan rekomendasi perbaikan jika diperlukan. 4. Membangun Fungsi Audit Internal Terintegrasi a. Tujuan: Memastikan bahwa kegiatan operasional PNM Grup diaudit secara independen untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko, meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional, serta mendukung tata kelola yang baik melalui penerapan standar audit yang tinggi. Program Kerja 1) 2) 3) 4) Pelaksanaan audit internal di PNM Grup: Program Pendidikan dan Sertifikasi Audit di PNM Grup: Melakukan penilaian kematangan audit internal dan rekomendasi perbaikan jika diperlukan. Mengimplementasikan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) yang aman dan terjamin untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas. 5. Pelaporan Terpadu (Integrated Reporting) a. Tujuan: Menyediakan laporan yang komprehensif dan transparan mengenai kinerja keuangan dan non-keuangan PNM Grup untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan. Program Kerja: 1) 2) 3) 4) Mengimplementasikan Integrated Reporting yang menggabungkan laporan keuangan, sosial, dan lingkungan. Menyusun laporan tahunan yang terintegrasi dan memenuhi standar pelaporan yang berlaku, seperti laporan keberlanjutan (sustainability report). Melakukan review pelaporan oleh pihak independen untuk memastikan akurasi dan keandalan data. Menyusun dan mengkomunikasikan hasil pelaporan kepada pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan publik. F 22
Page 124 OCR 0.953
PNM Kantor Pusat Me
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT PERMODALAN NASIONAL MADANI Memperkuat Pondasi Pertumbuhan Melalui
p.1
unresolved
person
Ir. Arif Rahman Hakim
· Komisaris Utama
p.3 ×3
unresolved
person
Ta Iwan Taufig Purwanto
· Komisaris
p.3 ×4
unresolved
org
PT PNM Venture Capital
p.4 ×5
unresolved
org
PT PNM Investment Management
p.4 ×6
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madan XI
p.6
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani XI
p.6
unresolved
org
PT PNM (Persero)
· Anggota
p.7 ×18
unresolved
org
PT PNM Venture Capital Prognosa Tahun
p.7 ×2
unresolved
org
PT PNM Investment Management Prognosa Tahi Tabel II-
p.7
unresolved
org
PT PNM Tahun
p.7 ×2
unresolved
org
PT PNM Venture Capital RKA Tahun
p.7 ×2
unresolved
org
PT PNM Investment Manajemen RKA Tahun
p.7 ×2
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.16 ×6
unresolved
org
Sehat Keluarga Sejahtera
p.20 ×2
unresolved
person
Sehati Program Pengembangan Ibu
p.20
unresolved
org
PT Waskita Prikes Beton
p.21
unresolved
org
PT Brantas Abipraya (Persero)
p.22
unresolved
org
Bank Indonesia
p.22
unresolved
org
PT BRI Manajemen Investasi
p.22
unresolved
org
PT BRI Insurance
p.22
unresolved
org
PT Asuransi BRI Life
p.22
unresolved
org
PT PNM Investment Management Prognosa Tahun
p.33
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.38
unresolved
org
PT PNM Struktur Organisasi
p.42
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani. Sehingga
p.43
unresolved
person
Veronica Colondam
· Komisaris Independen
p.43
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani No SK-
p.43
unresolved
person
Ninis Kesuma Adriani
· Direktur
p.43
unresolved
person
Sunar Basuki
p.43
unresolved
person
Triswahyu Herlina
· Direktur
p.44
unresolved
person
Yusron Avivi
· Direktur
p.44
unresolved
—
BOC Charter
· Komisaris
p.53
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani. Strategi
p.62
unresolved
person
Sertilikasi Bidang Kompetensi
p.66
unresolved
org
Pelatihan Inhouse Insidentai
p.66
unresolved
org
PT Mero Madani Institute
p.70
unresolved
org
PT Mtra Utama Madani
p.70
unresolved
org
PT Micro Madani Institute
p.70
unresolved
org
PT Mitra Utama Madani
p.70
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.74 ×2
unresolved
—
Peningkatan Kapasit
· Ketua
p.87
unresolved
org
PT PNY
p.88
unresolved
org
Menteri BUMN
p.96
unresolved
org
Milik Negara.
p.96
unresolved
—
BRI
· Pemegang Saham
p.102
unresolved
org
PT PNM Nilai Risk Capacity IDR
p.103
unresolved
org
Pengawas Syariah PT PNM
· Anggota
p.119
unresolved
person
Bagus Rumbogo
· Komisaris Independen
p.119
unresolved
org
PT PNM IM
· Anggota
p.119
unresolved
person
Didik Krisdiyanto
· Komisaris Independen
p.119
unresolved
org
PT PNM VC
· Anggota
p.119
unresolved
person
Non Komisaris PT PNM
· Anggota
p.119
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani. Pembentukan Komite Tata Kelola
p.120
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER-
p.121
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.