Skip to content
Back to announcement

20250304_PNMP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31866011_lamp2.pdf

Other Text extracted PNMP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 124

Page 1 OCR 0.952
RENCANA
BISNIS
TAHUN 2025

PT PERMODALAN NASIONAL MADANI

Memperkuat Pondasi Pertumbuhan
Melalui Penguatan PKM, Pengendalian Kualitas,
Keunggulan Proses dan Inovasi

Page 2 OCR 0.957
KATA PENGANTAR

Dalam mendukung sektor UMK di Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani berkomitmen
untuk terus berperan aktif dalam mendukung sektor UMK yang diwujudkan dalam bentuk
pemberdayaan melalui pendampingan dan pembiayaan kepada pelaku UMK utamanya
kepada para perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui produk PNM Mekaar.

Dimulai pada tahun 2008 dimana PNM mulai berperan secara langsung dalam
pemberdayaan pelaku UMK melalui penyaluran pembiayaan produk ULaMM kepada pelaku
usaha mikro dan kecil yang diikuti dengan pendampingan dan pelatihan kepada para
nasabah. Dalam perjalanannya, dalam rangka mendukung pemerintah dalam memajukan
sektor UMK dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera maka pada akhir tahun 2025
melalui produk PNM Mekaar perusahaan mulai melakukan pemberdayaan kepada kelompok
perempuan pelaku usaha ultra mikro. Pemberdayaan yang dilakukan berupa penyaluran
pembiayaan yang diikuti dengan pendampingan dan pelatihan kepada para nasabah
perempuan pelaku usaha ultra mikro, yang jumlahnya pada akhir tahun 2024 di prognosakan
mencapai 14,86 juta NoA nasabah.

Memperhatikan tantangan kondisi perekonomian termasuk di sektor UMK dan kondisi
internal perusahaan maka untuk tahun 2025 perusahaan akan “Memperkuat Pondasi
Pertumbuhan Melalui Penguatan PKM, Pengendalian Kualitas, Keunggulan Proses
dan Inovasi”. Diharapkan dengan hal ini, PNM terus meningkatkan peranannya dalam
pemberdayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan
kecil yang nantinya diharapkan dapat memberikan benefit dan multiplier effect kepada lebih
banyak orang melalui peluang berusaha bagi nasabah dan lapangan kerja bagi orang lain.
Dengan ridho Allah SWT, tekad dan semangat seluruh insan PNM serta dukungan seluruh
pemangku kepentingan diharapkan pada akhir tahun 2025 PNM dapat memberdayakan
kepada 15,09 juta NoA nasabah dan mencapai sasaran strategis Tahun 2025 dengan tetap
memegang teguh semangat Good Corporate Governance, mengedepankan kehati-hatian
dalam pemberian pembiayaan dan pengelolaan manajemen risiko yang lebih baik.

La
Page 3 OCR 0.772
Jakarta, 20 Februari 2025
PT Permodalan Nasional Madani /'

Dewan Komisaris Direksi
,
Ir. Arif Rahman Hakim, M.S. ES na Tai
Di r 1

Komisaris Utama Utama

Sunar Basuki

Komisaris Independen Direktur Bana Pa

1 Kindaris'
Komisaris rektur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
. —
Ta
Iwan Taufig Purwanto, S.E., MBA.,0IA..CRMA Prasetya Sayekti
Komisaris Panen anak! Bisnis
—.— /

Ir. Nurhaida, MBA Triswahyu Herlina

Komisaris Independen Direktur Perencanaan Strategis
dan Keuangan

Pa

iesta Krisnawan SE-MM —
Komisaris Independen

15
Page 4 OCR 0.859
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI.........
DAFTAR TABEL..
DAFTAR GAMBAR .
BAB I. RINGKASAN EKSEKUTIF.
11. Rencana Tahun 2025
1.2. Rencana Jangka Menengah dan Panjang
12.1. Rencana Jangka Menengah Perusahaan Tahun 2025 - 2027
1.2.2. Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025 - 2029
1.3. Indikator Keuangan Utama......
1.3.1. Indikator Keuangan Utam:
13.2, Kondisi Keuangan Perusahaan... wa
13.3. Proyeksi Keuangan Perusahaan Jangka Pendek - Tahun 2025...
BAB II. EVALUASI ATAS PELAKSANAAN RENCANA BISNIS PERIODE TAHUN 2024.
111. Kondisi Umum
11.2. Sumber Pendanaan dan Penyaluran
112.1. Sumber Pendanaan...
1.2.2. Penyaluran Pembiayaan
11.3. Pengembangan Aset Produktif.
113.1. Pembiayaan Ultra Mikro.
113.2. Pembiayaan Mikro
113.3. Penyertaan .......
11.4. Jasa Manajemen dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU)
1,5. Perkembangan Sumber Daya Manusia.
11.6. Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) .

IL7.A, Posisi Keuangan Prognosa 202:
1.7.2. Laporan Laba Rugi Prognosa 202:
1.7.3. Laporan Arus Kas
117.4. Rasio-Rasio Utami
11.7.5. Belanja Modal.........
11.7.6, Kinerja PT PNM Venture Capital (Gubsidiary)
1.7.7. Kinerja PT PNM Investment Management (subsidiary)
11.8. Sumber Daya Manusia
118.1. Pengawakan.
118.2. Biaya Pendidikan dan Pelatihan
1.9. Kendala dan Permasalahan serta Pelaksanaan Rencana Bisnis Tahun 202:
119.1. Kendala dan Permasalahan ..
119.2. Strategi ... t
BAB III. VISI, MISI, dan STRATEGI BISNIS
NI. Sekilas PT Permodalan Nasional Madani.
1.2. Visi Perusahaan ....
113. Misi Perusahaan....
11.4. Budaya dan Tata Nilai Perusahaan
I1.4.1, Budaya Perusahaan ..
111.4.2. Tata Nilai Perusahaan
NIS. Struktur Organisasi dan Deskripsi Perusahaan
116. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ...
111.61. Susunan Dewan Komisaris ......

Page 5 OCR 0.876
116.2. Susunan Direksi... $
IW.7. Inisiatif Strategis Perusahaan Tahun 202:
111.8. Analisis SWOT PNM dan Produk Pembiayaan Mikro dan Ultra Mikro
11.9. Analisis Daya Tarik Pasar dan Daya Saing Perusahaan

1.9.1. BCG Matrix .....
IN, 10. Tindak Lanjut Hasil Analisis Posisi Bisnis Perusahaan ..
BAB IV. RENCANA KEGIATAN USAHA TAHUN 2025
IV.1. Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha ....
IV.2, Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah
IV.3. Alasan dan Pertimbangan...
IV.4, Strategi Pencapaian Kegiatan Usah:
IV5. Rencana Pengembangan atau Perluasan Kegiatan Usaha
IV.6. Kebijakan Yang Menjadi Pegangan Manajemen dalam Melaksanakan Kegiatan Usaha Perusahaan

BAB V. RENCANA PERMODALAN..

V.1. Proyeksi Permodalan .....

V.2. Rencana Perubahan Moda

V3. Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan.
V.3.1, Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan.........
V.3.2. Alasan dan Pertimbangan dalam Pemenuhan Rasio Permodala
V.3.3. Strategi Pemenuhan Rasio Permodalan..

BAB VI. PENDANAAN ...

VL1. Rencana Pendanaan
VI, Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan
VI.1.2. Strategi atas Rencana Pendanaan.........

VI.2. Rencana Pendanaan Berdasarkan Sumber Akad Pendanaan Syariah
VI.2.1. Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan Syariah
VI.2.2. Strategi atas Rencana Pendanaan Syariah

BAB VII. RENCANA PENGEMBANGAN DAN/ATAU PERUBAHAN JARINGAN KANTOI

BAB VIII. PENGEMBANGAN ORGANISASI, SUMBER DAYA MANUSIA DAN TEKNOLOGI

INFORMASI ..

VIII.1. Rencana Pengembangan Organisasi

VII.2. Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia
VIN.2.1. Rencana Pemenuhan Sumber Daya Manusia.
VII.2.2. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing.....
VIN.2.3. Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya

VIII-3. Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi.
VII.3.1. Organisasi Teknologi Informasi........
VIN.3.2. Peta Jalan Teknologi Informasi...

BAB IX. PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN BESERTA ASUMSI YANG DIGUNAKAN

IX.1, Asumsi Makro dan Mikro yang Digunakan

1X.2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan

IX.3. Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan.

IX.4. Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan

IX.5. Rekening Administratif

BAB X. PROYEKSI RASIO DAN POS TERTENTU BAGI PERUSAHAAN

BAB XI. LAPORAN RENCANA BISNIS PNM TAHUN 2025

XILA. Proyeksi Keuangan PNM Tahun 2025.....
XI1.1. Aset
X11.2. Liabilitas

Page 6 OCR 0.834
XI.1.3. Ekuitas.
X1.1.4, Laporan Laba Ru
X1.1.5. Pendapatan Usaha
XI.1.6. Biaya Usaha
X1.1.7, Laba Usaha.
X1.1.8. Pendapatan (Biaya) Lain-lain
X11.9. Laba Bersih ...
X11.10. Laporan Arus Kas
XI.2. PT PNM Venture Capital (PNM VC) Konsolidasi (Subsidiary)
XI.3. PT PNM Investment Management (PNM IM) (Subsidiary)
X14. Belanja Modal ....
X1.5. Non Performing Loan (NPL) dan White Off
X16. Strategi, Sasaran dan Program Kerja
XI.7. Penyertaan Langsung....
X1.8. Rencana Penghentian Kegiatan Usaha
X19. Rencana Penutupan UUS.
XI.10. Informasi Lainnya...
XI.10.1. Rencana Literasi Keuangan
X1.10.2. Rencana Inklusi Keuangan
X1.10.3. Rencana Pencegahan dan Penanganan Frau
XI.10.4. Rencana Penggunaan Dana Kebajikan.......
X110.5. Aksi Korporasi
BAB XII. MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2025
XI1. Strategi Risiko...
XIL1.1, Penerimaan Level Risiko PT Permodalan Nasional Madan
XI1.2. Metrik Strategi Risiko PT Permodalan Nasional Madani
XI1.2. Profil Risiko...
XII.2.1. Peristiwa Risiko terkait Kredit.
XI!.2.2. Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Makro Ekonomi .
XII.2.3. Peristiwa Risiko terkait Likuiditas.
X11.2.4. Peristiwa Risiko terkait Operasional
XI1.2.5, Peristiwa Risiko terkait Stratejik ..
XI1.2.6. Peristiwa Risiko terkait Hukum, Kepatuhan & Reputas
XII.3. Peta Risiko ...
XI1.4. Target Perhitungan Risiko Inheren dan Risiko Residual
XI1.4.1. Penilaian Risiko Inheren ..
X11.4.2. Perhitungan Risiko Residual...
XII.5. Rencana Perlakuan Risiko
BAB XIII. PROGRAM TATA KELOLA TERINTEGRASI
XIN.1. Implementasi Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024
XIN.2. Rencana Kerja Tata Kelola Terintegrasi Tahun 202!

Page 7 OCR 0.908
DAFTAR TABEL

Tabel I-1 Proyeksi Kinerja Perusahaan RKA Tahun 2025 — 2029
Tabel I-2 Indikator Keuangan Utama .......

Tabel Il-1 Penyaluran Pembiayaan Prognosa Tahun 2024
Tabel II-2 Aset Produktif Prognosa Tahun 2024
Tabel II-3 Dana Kelolaan PNM IM Tahun 2024
Tabel II-4 Kinerja Penyertaan PT PNM (Persero) per Sept-2024
Tabel II-5 Komposisi SDM PT PNM berdasarkan Status ....
Tabel !I-6 Program Peningkatan Kapasitas Usaha — per September 2024
Tabel II-7 Pameran Produk Nasabah - per September 2024
Tabel II-8 Posisi Keuangan Prognosa Tahun 2024 .
Tabel II-9 Pendapatan Usaha Prognosa Tahun 2024
Tabel II-10 Biaya Usaha Prognosa Tahun 2024...
Tabel II-11 Laba Bersih Prognosa Tahun 2024
Tabel II-12 Arus Kas Prognosa Tahun 2024.
Tabel II-13 Rasio Keuangan Utama dan Rasio Tingkat Kesehatan OJK
Tabel |I-14 Belanja Modal Holding Prognosa Tahun 2024 .......

Tabel II-15 Kinerja Keuangan PT PNM Venture Capital Prognosa Tahun 2024.
Tabel II-16 Kinerja Keuangan PT PNM Investment Management Prognosa Tahi
Tabel II-17 Jumlah Pegawai Prognosa 2024 ....
Tabel 1I-18 Biaya Pendidikan Prognosa tahun 2024.
Tabel II-19 Realisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia s.d September 202:
Tabel IV-1 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha RKAP Tahun 2025
Tabel IV-2 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah RKAP Tahun
Tabel V-1 Proyeksi Permodalan RKA Tahun 2025.
Tabel V-2 Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan
Tabel VI-1 Rencana Pendanaan RKAP Tahun 2025..
Tabel VI-2 Rencana Pendanaan UUS RKAP Tahun 2025
Tabel VII-1 Rencana Pengembangan dan /atau Perubahan Jaringan Kantor .
Tabel VIII-1 Rencana Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusii
Tabel VIII-2 Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya...
Tabel VIII-3 Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi PT PNM Tahun 2025
Tabel IX-1 Asumsi Makro dan Mikro Kesusaan fa
Tabel IX-2 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Tahun 2025.
Tabel IX-3 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan UUS Tahun 2025......
Tabel IX-4 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan Tahun 2025
Tabel IX-5 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif UUS Tahun 2025
Tabel IX-6 Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan Tahun 2025
Tabel IX-7 Proyeksi Laporan Arus Kas UUS Tahun 2025....
Tabel X-1 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA Tahun 2025
Tabel X-2 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA UUS Tahun 202!
Tabel XI-1 Proyeksi Pendapatan Usaha RKA Tahun 2025
Tabel XI-2 Proyeksi Biaya Usaha RKA Tahun 2025...
Tabel XI-3 Proyeksi Keuangan PT PNM Venture Capital RKA Tahun 2025
Tabel XI-4 Proyeksi Keuangan PT PNM Investment Manajemen RKA Tahun 2025 .
Tabel XI-5 Proyeksi Belanja Modal RKAP Tahun 2025.....
Tabel XI-6 Non Performing Loan RKA Tahun 2025
Tabel XI-7 Hapus Buku (write off) Tahun 2025.....
Tabel XI-8 Sasaran, Strategi dan Program Kerja RKA Tahun 2025
Tabel XI-9 Rencana Literasi Keuangan Nasabah Tahun 2025 ...
Tabel XI-10 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Nasabah Tahun 202!
Tabel XI-11 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Karyawan Tahun 202:
Tabel XI-12 Rencana Penggunaan Dana Kebajikan
Tabel XII-1 Metrik Strategi Risiko..
Tabel XII-2 Profil Risiko Kredi
Tabel XII-3 Profil Risiko Pasar
Tabel XII-4 Profil Risiko Likuiditas

Page 8 OCR 0.857
Tabel XII-5 Profil Risiko Operasional
Tabel XII-6 Profil Risiko Stratejik ...

Tabel XII-7 Profil Risiko Hukum, Kepatuhan dan Reputasi
Tabel XII-8 Perhitungan Eksposur Risiko dan Biaya Perlai
Tabel XII-9 Perhitungan Risiko Inheren

Tabel XII-10 Perhitungan Risiko Residual
Tabel XII-11 Rencana Perlakuan Risiko ..
Tabel XIII-1 Susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi

DAFTAR GAMBAR

Gambar II-1 Struktur Pendanaan ...
Gambar IlI-1 Struktur Organisasi P'
Gambar III-2 Kuadran Analisis SWOT PNM dan Bisnis Utama
Gambar I!I-3 BCG Matriks Produk Utama.............
Gambar VIII-1 Struktur Gg aal Teknologi Informasi
Gambar XII-1 Peta Risiko...

k?
Page 9 OCR 0.957
BAB I. RINGKASAN EKSEKUTIF

Didirikan oleh pemerintah pada tahun 1999, PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
mengemban amanah untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, Menengah Dan Koperasi
(UMKMK) yang dalam perjalanannya perusahaan telah melakukan beberapa transformasi,
dimana transformasi yang terakhir adalah dengan bergabungnya PNM ke dalam Holding
Ultra Mikro pada tahun 2021. Hal ini berdampak positif tidak hanya bagi Perusahaan namun
juga kepada pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) segmen ultra mikro dan mikro terutama dalam
hal perluasan aksesibilitas pelayanan keuangan dan pemberdayaan melalui pendampingan
dan pelatihan usaha.

Kondisi perekonomian nasional saat ini relatif stabil termasuk sektor UMK tetapi dari sisi
kualitas pembiayaan pada sektor UMK belum menunjukan perbaikan yang signifikan dimana
hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Perusahaan. Namun berkat semangat dari seluruh
insan PNM, Perusahaan berhasil membukukan kinerja yang baik hingga Triwulan III 2024,
diharapkan kinerja yang baik ini dapat terus ditingkatkan sehingga diharapkan prognosa
memberdayakan 14,94 juta NoA nasabah pada akhir tahun 2024 dapat tercapai. Dari sisi
kinerja bisnis, di prognosakan total penyaluran pembiayaan kepada segmen ultra mikro dan
mikro mencapai Rp71,36 triliun. Perusahaan memprognosakan total aset pada akhir tahun
2024 mencapai Rp53.07 triliun dengan jumlah aset produktif sebesar Rp 44,52 triliun,
sementara untuk laba bersih di prognosakan sebesar Rp1,15 triliun.

Dalam rangka mengoptimalisasi pemberdayaan UMK utamanya pada segmen ultra mikro
Perusahaan terus meningkatkan sinergi holding ultra mikro sehingga diharapkan kehadiran
holding ultra mikro dapat menyediakan layanan pembiayaan yang beragam sesuai
kebutuhan usaha sektor UMK di tanah air, selain itu juga turut mendukung program
pemerintah dalam literasi dan inklusi keuangan.

11. Rencana Tahun 2025

PNM sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro senantiasa bersinergi baik dengan BRI dan
Pegadaian serta dengan BUMN dan lembaga lain untuk terus mengembangkan program
pemberdayaan guna mendorong sektor UMK terutama segmen ultra mikro. Namun
demikian, memperhatikan tantangan kedepan maka tahun 2025 Perusahaan akan
“Memperkuat Pondasi Pertumbuhan Melalui Penguatan PKM, Pengendalian Kualitas,
Keunggulan Proses dan Inovasi”. Diharapkan dengan penguatan Pertemuan Kelompok
Mingguan (PKM) nasabah PNM Mekaar dan pengendalian kualitas pembiayaan serta
meningkatkan keunggulan proses dan inovasi PNM terus dapat meningkatkan peranannya
dalam pemberdayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro dan usaha

ka
Page 10 OCR 0.867
mikro dan kecil yang nantinya diharapkan dapat memberikan benefit dan multiplier effect
kepada lebih banyak orang melalui peluang berusaha bagi nasabah dan lapangan kerja bagi
orang lain serta menjadi pondasi yang kuat bagi keberlanjutan Perusahaan.

Dengan ridho Allah SWT, tekad dan semangat seluruh insan PNM serta dukungan seluruh
pemangku kepentingan diharapkan pada akhir tahun 2025 PNM dapat memberdayakan
pemberdayaan kepada 15,09 juta NoA nasabah dan mencapai sasaran strategis Tahun 2025
dengan tetap memegang teguh semangat Good Corporate Governance, mengedepankan
kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan dan pengelolaan manajemen risiko yang lebih
baik.

Melalui Holding Ultra Mikro, PNM sebagai anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk. tetap akan fokus pada pengembangan dan penataan bisnis utama menuju
pertumbuhan yang berkualitas dengan inisiatif strategi berdasarkan lima prioritas utama,
yakni peningkatan nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia melalui inovasi model
bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi dan pengembangan talenta
insan PNM.

Gambar I-1 Inisiatif Strategi RKA Tahun 2025

Inovasi Model Bisnis
1 Inerasi Produk

kepemimpinan Teknologi
“ Digitalisasi dan Upgrading

Nilai Ekonomi dan Sosial untuk.

Indonesia

4 Keunggulan Prosesi PKM re-
engineering

« Pemberdayaan Group Leader

" Program Pemberdayaan 2.0

“ Optimalisasi Perusahaan Anak

Pengembangan lalenta westasi
"M i
“ Penguatan Pengelolaan Human Capital Ang Perbaikan Kualitas

Peningkatan

peningkatan Investasi
“ Tata Kelola dar Manajeman Asiko
€ Design CoFR dan ESG

Ke"
Page 11 OCR 0.863
Adapun sasaran perusahaan tahun 2025 dijabarkan dalam Target Korporasi sebagai berikut:

Gambar I-2 Target Korporasi Tahun 2025

Inovasi Model Bisnis.

Kepemimpinan Teknologi
» Re-engineering PKM, Juni 2025

» Rencana Strategis Teknojoai
Iniormas: Jun 2025

» Blue Book Enterpnse
Architecture Menagement Juri
2025

Nilai Ekonomi dan Sosial untuk

Indonesia

« PPOP Rp4 99T

» RDICSNACC 1.538

» ROE 111016

« BOPO 908784

« NPL Konsokdasi Gross Max 3 Ot

« Penyaluran UMI Rp7321 T

« Nasabah Naik Kelas 2 00 Juta Peningkatan Investasi

« CGPI Skor 8500

» Tingkat Maturitas Manajemen
Riska Sxor 363

» Penetapan Bive Book ICOFR
Des 2025

Pengembangan Talenta

“ Milemai (s42 Tahun) dalam Nomwrated
Talent 21814

« Perempuan dalam Nominatad Talent
218146

Untuk dapat lebih menjangkau para pelaku usaha ultra mikro dan mikro yang pada akhir
tahun 2025 yang di proyeksikan mencapai 15,09 juta NoA nasabah Perusahaan akan
menambah jumlah kantor layanan menjadi sebanyak 4.653 kantor.

Perusahaan juga berupaya mengakselerasi perbaikan kualitas pembiayaan dan mendorong
keunggulan proses dengan PKM re-engineering. Pemberdayaan kepada nasabah termasuk
kepada ketua kelompok juga akan ditingkatkan. Guna mendukung pertumbuhan
berkelanjutan maka inovasi berupa produk berbasis komunitas (product community based).
Perusahaan juga terus meningkatkan tata kelola dan manajemen risiko termasuk
perancangan'desain Blue Book ICOFR.

Pada tahun 2025, digitalisasi dan upgrading teknologi dan informasi serta penguatan
pengelolaan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama Perusahaan dimana hal
ini diharapkan dapat mendorong produktivitas, efektifitas dan efisiensi proses bisnis dan
operasional.

1.2. Rencana Jangka Menengah dan Panjang

Rencana jangka menengah 2025 - 2027 dan rencana jangka panjang 2025 — 2029 PNM
akan tetap memfokuskan diri untuk mendukung rencana Holding Ultra Mikro dalam
penguatan pemberdayaan kepada pelaku UMK.
Page 12 OCR 0.870
Uraian

Tabel I-1 Proyeksi Kinerja Perusahaan RKA Tahun 2025 — 2029

19.713,86

Pendapatan Usaha 16910,39 | 17.949,95 2210382 | 24.993.68
Biaya Usaha (1536536) | (1633923) | (1701226) | (2006230)| (22e706a)
Laba Bersih 1.198,98 1250,93 1.396,48 1.583,39 1.301,88

(“Jumlah Aset 58.660,16 |” 62652.74 70.488,28 79.804.56 91.260.45

"Jumlah Liabilitas as2e9,77 | 5002646 | — s6agoao| — 6132252| — 7390852
Jumlah Ekuitas 11.390,38 12.626,28 14.007,88 1557204 17.351,93

1.2.1. Rencana Jangka Menengah Perusahaan Tahun 2025 — 2027

Rencana jangka menengah perusahaan secara umum meningkatkan pemberdayaan
kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro dan pelaku usaha mikro, untuk tahun
2027 rencana perusahaan diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Mengelola 15,41 juta NoA nasabah PNM Mekaar melalui pengembangan jaringan

layanan internal dan terintegrasi dalam Holding Ultra Mikro.

Laba bersih pada akhir tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp1.398,84 miliar dengan
kenaikan 16,645 jika dibandingkan dengan proyeksi akhir tahun 2025 sebesar
Rp1.198,98 miliar.

Total aset mencapai Rp70.488,28 miliar pada akhir tahun 2027 tumbuh 24,46 dari
proyeksi akhir tahun 2025 sebesar Rp56.660,16 miliar.

Meningkatkan jumlah dan kualitas pendampingan dan pelatihan usaha kepada para
nasabah dan pengembangan klaster binaan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas
Usaha.

1.2.2. Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025 - 2029

Rencana jangka panjang perusahaan tetap melanjutkan pemberdayaan kepada pelaku
usaha ultra mikro dan pelaku UMK melalui penyaluran pembiayaan dan pendampingan
usaha. Untuk tahun 2029, berikut beberapa rencana utama perusahaan, yakni:

1.

Mengelola 16,04 juta NoA nasabah PNM Mekaar melalui pengembangan jaringan
layanan internal dan terintegrasi dalam Holding Ultra Mikro.

Laba bersih pada akhir tahun 2029 diproyeksikan sebesar Rp1.801,88 miliar dengan
kenaikan 50,3”5 jika dibandingkan dengan proyeksi akhir tahun 2025 sebesar
Rp1.198,98 miliar.

Total aset mencapai Rp91.260,45 miliar pada akhir tahun 2029 tumbuh 61,146 dari
proyeksi akhir tahun 2025 sebesar Rp56.660,16 miliar.

11

4
Page 13 OCR 0.798
4. Meningkatkan jumlah dan kualitas pendampingan dan pelatihan usaha kepada para
nasabah melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Usaha.

Guna pencapaian sasaran kerja jangka menengah dan jangka panjang Perusahaan akan

melakukan penguatan pengelolaan sumber daya manusia, mendorong tata kelola dan

manajemen risiko yang lebih baik serta melakukan peningkatan digitalisasi dan upgrading

TI. Disamping hal tersebut Perusahaan juga akan mengoptimalisasikan kontribusi

Perusahaan Anak.

1.3. Indikator Keuangan Utama

1.3.1. Indikator Keuangan Utama

Tabel I-2 Indikator Keuangan Utama

(Rp Miliar)

Uraian

Pendapatan Usaha 12.015,72 16.245,69 8.061,26 | 16.910,39
Biaya Usaha Goergam | azan | (ma25a7) | (15.365.826)
Laba Bersih 985,34 1.150,70 570,62 1.198,98
Jumlah Aset 54.494,31 53.06942 | 5482260 | 56.660.16
Jumlah Liabilitas 44.452.465 4286362 | 4408747 | 4526977
Jumlah Ekuitas 10.041,85 10.205,80 | 1073513 | 11.390,38
Return on Asset (ROA) 244 214I6 211h 21996
Retum on Eguity (ROE) 13,384 11,6290 10,87 11096
Profit Margin 8.201 7,089 1.08 T09Y,
BOPO 888844 90,951 90,1 90,874
PPOP 4.118,32 5.114,74 2.466,89 4.593
Current Ratio 145,034 153,2176 153,1299 150.914
Financial to Asset Ratio 81454 81,2490 80,55 79.014
Gearing Ratio 3,58 x 3,484 3,39 x 3,30 x
Micro Financing Ratio 97,620 AKA 97.729 97.534
Non Performing Loan 22574 | Maks 3,006 | Maks 3,009e | Maks 3.00

1.3.2. Kondisi Keuangan Perusahaan

Mulai membaiknya kondisi ekonomi nasional juga dialami oleh usaha sektor UMK termasuk
ultra mikro, hal ini membawa dampak positif bagi kinerja perusahaan pada Triwulan 11l-2024.
Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp12.015,72 miliar dan laba bersih
sebesar Rp985,84 miliar. Sementara dari sisi aset, per September 2024 total aset
perusahaan tumbuh menjadi sebesar Rp54.494,31 miliar dengan total ekuitas sebesar
Rp10.041,85 miliar.

12

k/
Page 14 OCR 0.920
Walaupun diperkirakan kondisi ekonomi terus membaik, Perusahaan tetap berhati-hati
dalam melakukan ekspansi usaha pada Triwulan IV-2024. Pendapatan pada akhir tahun
2024 di prognosakan mencapai Rp16.245,69 miliar atau tumbuh 35,2” dibandingkan
pendapatan bulan September 2024 sebesar Rp12.015,72 miliar. Sementara biaya hingga
akhir tahun di prognosakan sebesar Rp14.775,41 miliar atau meningkat 38,3”4 dari biaya per
September 2024 sebesar Rp10.679,89 miliar. Atas kondisi ini, perusahaan
memprognosakan laba bersih akhir tahun sekitar Rp1.150,70 miliar atau meningkat 16,7 Y4
dari laba bersih September 2024 sebesar Rp985,84 miliar.

Dari sisi aset di prognosakan total aset perusahaan mencapai Rp53.069,42 miliar dengan
total ekuitas sebesar Rp10.205,80 miliar.

Pada akhir Desember 2024 rasio utama Perusahaan di prognosakan: ROA dan ROE
masing-masing sebesar 2,144 dan 11,6274, Profit Margin sebesar 7,084», BOPO sebesar
90,954 dan PPOP sebesar Rp5.114,74 miliar.

Untuk rasio kesehatan secara keseluruhan di prognosakan memenuhi ketentuan OJK.
Prognosa akhir Desember 2024, Current Ratio sebesar 153,215, Financing to Asset Ratio
81,24Yc, Gearing Ratio 3,48x dan Micro Financing Ratio 97,70b sementara perusahaan
terus meningkatkan dan menjaga kualitas pembiayaan dimana untuk NPL (Gross)
konsolidasi akhir tahun 2024 diproyeksikan maksimal 3,004.

1.3.3. Proyeksi Keuangan Perusahaan Jangka Pendek - Tahun 2025

Melalui bisnis utama perusahaan, pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro kelompok
perempuan dan pelaku UMK melalui penyaluran pembiayaan yang dibarengi dengan
pendampingan, pelatihan guna peningkatan usaha nasabah, serta dengan optimisme bahwa
kondisi ekonomi nasional khususnya sektor UMK sudah membaik pada tahun 2025, PNM
memproyeksikan pendapatan per Juni 2025 sebesar Rp8.061,26 miliar dan per Desember
2025 sebesar Rp16.910,39 miliar atau meningkat 4,1”c dari pendapatan prognosa Desember
2024.

Sejalan dengan kegiatan operasional perusahaan serta pemenuhan kewajiban kepada
kreditur maka biaya perusahaan pada Juni 2025 sebesar Rp7.328,87 miliar dan sebesar
Rp15.365,86 miliar pada akhir 2025 atau meningkat 4,0” dari biaya prognosa Desember
2024.

Perusahaan memproyeksikan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp1.198,98 miliar
pada akhir tahun 2025. Dan total aset perusahaan diproyeksikan mencapai Rp56.660,16
miliar atau tumbuh 6,875 dari prognosa total aset akhir tahun 2024. Sementara total ekuitas
perusahaan diproyeksikan pada akhir tahun 2025 sebesar Rp11.390,38 miliar.

ke"
Page 15 OCR 0.887
Optimisme pertumbuhan kinerja keuangan yang cukup baik ini tergambar dari beberapa
rasio utama, dimana ROA dan ROE akhir tahun 2025 masing-masing sebesar 2,19”4 dan
11,106, sementara Profit Margin sebesar 7,09” dengan rasio BOPO sebesar 90,87” dan
PPOP sebesar Rp4.959,43 miliar.

Perusahaan terus berupaya tingkat kesehatan perusahaan terjaga dimana tercermin dari
rasio-rasio kesehatan yakni Current Ratio sebesar 1509196, Financing to Asset Ratio
79,01”c, Gearing Ratio 3,30x dan Micro Financing Ratio 97,53Yo sementara perusahaan
terus berupaya menjaga tingkat kualitas pembiayaan sehingga diproyeksikan NPL (Gross)
konsolidasi akhir tahun 2025 maksimal 3,004.

ai
Page 16 OCR 0.951
BAB II. EVALUASI ATAS PELAKSANAAN RENCANA BISNIS
PERIODE TAHUN 2024

1.1. Kondisi Umum

Prognosa kinerja tahun 2024 disusun berdasarkan implementasi program kerja pada seluruh
unit kerja dan Perusahaan Anak dalam bentuk prognosa Desember tahun 2024. Penyusunan
kinerja ini juga dimaksudkan sebagai monitoring dan evaluasi atas implementasi RKAP 2024
dan sebagai dasar acuan untuk penyusunan RKAP 2025.

Pencapaian kinerja PNM tahun 2024 ini dihitung berdasarkan RKAP tahun 2024 yang telah
disetujui oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk sesuai Risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT
Permodalan Nasional Madani tentang Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) Tahun 2024 tanggal 30 Januari 2024.

Sesuai dengan tema RKAP Tahun 2024 “Penguatan Bisnis dalam Ekosistem Ultra Mikro
melalui Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi”. PNM fokus pada memaksimalkan
kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperkuat digitalisasi
nasabah ultra mikro dalam perluasan jangkauan untuk meningkatan penerima manfaat PNM
Mekaar.

Seiring dengan pertumbuhan perekonomian nasional dimana hingga Semester | 2024
mencapai 5,1”4 (yoy) sektor usaha kecil mikro termasuk usaha ultra mikro di Indonesia juga
mengalami pertumbuhan yang baik. Sejalan dengan hal tersebut dan berkat komitmen dan
kerja keras seluruh insan PNM serta dukungan para pemangku kepentingan maka kinerja
pembiayaan perusahaan terus tumbuh dan menopang peningkatan kinerja keuangan
perusahaan pada akhir Triwulan III 2024 dan di prognosakan terus membaik hingga akhir
tahun 2024.

Atas dasar tersebut, manajemen memprognosakan pada akhir tahun 2024 perusahaan
dapat membukukan laba bersih sebesar Rp1.150,70 miliar. Total aset perusahaan akhir
tahun 2024 di prognosakan mencapai sebesar Rp53.069,42 miliar.

11.2. Sumber Pendanaan dan Penyaluran
1.2.1. Sumber Pendanaan

Saat ini sumber pendanaan PNM dari pasar modal, pinjaman perbankan dan pemerintah
melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Modal kerja yang diterima PNM dari pasar modal,

k/ 15
Page 17 OCR 0.887
perbankan dan pemerintah melalui PIP hingga September 2024 (ytd) mencapai Rp40.753,60
miliar dengan total outstanding pendanaan per September 2024 sebesar Rp37.920,24 miliar.

Gambar II-1 Struktur Pendanaan

# Perbankan # Pasar Modal @PIf

1.2.2. Penyaluran Pembiayaan

Sampai dengan Triwulan III 2024 PNM mampu meningkatkan penyaluran pembiayaan
dimana hingga akhir tahun 2024 (ytd) perusahaan memprognosakan total penyaluran PNM
Mekaar mencapai Rp69.715,37 miliar, dan penyaluran pembiayaan Mikro dan pembiayaan
modal ventura masing-masing di prognosakan sebesar Rp1.641,26 miliar dan Rp1.769,66
miliar. Sehingga secara keseluruhan penyaluran pembiayaan hingga akhir tahun di
prognosakan sebesar Rp73.126,28 miliar.

Tabel II-1 Penyaluran Pembiayaan Prognosa Tahun 2024

Audited Prognosa

Uraian 2023 2024

1 ) 3

Mikro 1.635,81 1.734,18 1.641,26 100,3” 94,690
PNM Mekaar 68.544,77 74.320,89 69.715,37 101,794 93,8Yo
Pembiayaan Modal 1.189,68 2.027,74 1.769,66 148,814 87.39
Total Penyaluran 71.370,27 78.082,32 73.126,28 102,57 93,7 Yo

Penyaluran pembiayaan PNM Mekaar didukung dengan adanya perluasan jangkauan
layanan dan mendorong peningkatan rata-rata plafond pembiayaan per nasabah.
Sementara untuk pembiayaan mikro dan pembiayaan modal, manajemen PNM
mengedepankan unsur kehati-hatian dan tetap prudent dalam penyaluran sehingga aset
produktif dapat lebih terjaga dari sisi kualitas.

yg
Page 18 OCR 0.866
11.3. Pengembangan Aset Produktif

Total aset produktif perusahaan pada akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai
Rp44.523,87 miliar atau 91,1”6 dari yang ditargetkan RKA tahun 2024 Rp48.855,84 miliar
dan jika dibandingkan tahun 2023 aset produktif diproyeksikan tumbuh sebesar 4,075.

Tabel II-2 Aset Produktif Prognosa Tahun 2024

Audited RKAP Prognosa
Uraian 2023 2024 2024

1 2
Mikro 257277 2.237,76 2.217,81 86,276 991 |

3

PNM Mekaar 3929340 | 4521302) 40s9742| 104156 20,54 |
Tikus — 0,00 0,00 ooo| aor 0,056 |
(Total Pembiayaan Yang Diberikan 4186617 | 47450,78 | 43.115,23 | 10301, 90,916 |
Pembiayaan Modal sa150| 140507 | 140064) tanew | 10034 |
Total Aset Produktif 42807,67 | 4885584 | 4452387 | 10401 91,196 |

Aset produktif pembiayaan PNM Mekaar di prognosakan memberi kontribusi terbesar yakni
91,9 dari keseluruhan aset produktif perusahaan pada akhir Desember 2024 yang diikuti
aset produktif Mikro yang berkontribusi 5,04.

Tabel II-3 Dana Kelolaan PNM IM Tahun 2024

Audited Prognosa

Uraian 2023 2024

Dana Kelolaan PNM IM 12.338.59 14.843,94 10.570,39 85,719 71,270

Sementara kinerja dana kelolaan PNM IM di prognosakan pada akhir tahun 2024 sebesar
Rp10.570,39 miliar.

1.3.1. Pembiayaan Ultra Mikro

Mulai pulihnya sektor usaha UMK termasuk segmen ultra mikro berdampak positif bagi
usaha para nasabah skala ultra mikro. Dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian
dalam menyalurkan pembiayaan, di prognosakan penyaluran pembiayaan ultra mikro melalui
produk PNM Mekaar sampai dengan akhir tahun 2024 sebesar Rp69.715,37 miliar, dengan
total aset produktif pembiayaan di prognosakan sebesar Rp40.897,42 miliar tumbuh 4,145
dibandingkan aset produktif pada akhir tahun 2023 lalu.

1.3.2. Pembiayaan Mikro

Sama halnya dengan kondisi usaha pelaku usaha ultra mikro, kondisi usaha mikro dan kecil
juga sudah mulai pulih, namun demikian untuk pembiayaan mikro ini pada tahun 2024

hk 17
Page 19 OCR 0.939
difokuskan pada perbaikan kualitas. Dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam
melakukan penyaluran pembiayaan dan menjaga tidak terjadi pemburukan kualitas
pembiayaan, di prognosakan penyaluran pembiayaan hingga akhir tahun sebesar
Rp1.641,26 miliar, dengan jumlah aset produktif pada akhir 2024 di prognosakan sebesar
Rp2.217,81 miliar.

113.3. Penyertaan

Kinerja penyertaan saham PNM pada perusahaan afiliasi secara konsolidasi periode
September 2024 memberikan return yang baik.

Tabel II-4 Kinerja Penyertaan PT PNM (Persero) per Sept-2024

Rp Juta
Laba Periode Berjalan 1556 36.353 43.910
Annualized 10.075 48.411 58.546
Ratas Aset" 252.354 4.059.546 2.155.950
Laba periode berjalan: 1556 36.353 43.10
Annualized 10.075 KBM 58.546
Ratas Ekuitas" 246.102 615.006 861.108

Ratas : Rata-rata Januari s.d Sep 2024
11.4. Jasa Manajemen dan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU)

Dalam rangka melaksanakan misi dan visi PNM yang berkaitan dengan program
pemberdayaan, penguatan dan pengembangan UMK telah terealisasi beberapa program
selama tahun 2024 dimana ada yang bersifat program regular (Business to Customer)
ataupun yang bersifat special project (Business to Business). Program program
pemberdayaan, penguatan dan pengembangan UMK dilakukan dengan skema kerjasama
dan kolaborasi. Target penerima manfaat dari program pemberdayaan tersebut
diprioritaskan dari nasabah PNM Mekaar.
Adapun program yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024, antara lain:
a. Peningkatan Kapasitas Usaha untuk UMK
Hingga September 2024 (ytd), program PKU telah diadakan 17.490 kali pelatihan
dengan jumlah peserta 845.977 nasabah (PNM Mekaar dan Mikro), dengan jumlah
program pendampingan klasterisasi sebanyak 267 klasterisasi yang terbentuk.
b. Jasa Manajemen
Program yang bertujuan untuk membangun dan memperkuat kapasitas masyarakat
melalui pendekatan pemberdayaan yang berkerja sama dengan berbagai pihak
stakeholder yang mencakup aktivitas pemberdayaan, pelatihan, dan pendampingan.

ke
Page 20 OCR 0.945
Fokus program ini pemberdayaan di sektor pengembangan UMK, dukungan sarana
pendidikan dan peningkatan pemahaman kualitas hidup. PNM telah bermitra sebagai
berikut:

1.

3.

Water.org
Program peningkatan kualitas sarana sanitasi dan air bersih di nasabah PNM
Mekaar melalui penyediaan pembiayaan PNM Mekaar Wash dan edukasi
pemahaman kualitas sanitasi dan air bersih (Wash Campaign dan Mini Wash
Campaign).
Dewan Asuransi Indonesia
Program edukasi literasi asuransi untuk nasabah PNM dengan tujuan kegiatan agar
pemahaman nasabah PNM mengenai asuransi meningkat. Kegiatan ini
dilaksanakan di 11 wilayah dengan 16 kegiatan.
Unilever Indonesia
# Bu Karsa (Ibu Sehat Keluarga Sejahtera)
Program pemberdayaan melalui Program Ibu Sehat Keluarga Sejahtera
atau BUKARSA yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup, Materi
pemberdayaan meliputi Pencegahan Penyebaran Penyakit, Pengelolaan
Sampah, Isi Piringku dan Resep Nutrimenu. Target penerima manfaat dari
program ini mencapai 250.000 nasabah PNM Mekaar.
«Agen 1000 Sunlight
Program peluang tambahan usaha bagi nasabah mekaar di Jawa Barat dan
Lampung melalui program Agen 1000 Sunlight. Nasabah Mekaar diberikan
kesempatan untuk menjadi agen Agen 1000 Sunlight yang bermitra langsung
dengan brand Sunlight untuk menjadi penjual produk-produk Sunlight dengan
harga khusus dan insentif bagi agen yang melakukan penjualan secara aktif.
Program diawali dengan promosi program, edukasi kewirausahaan dan
pembekalan sebagai agen. Target penerima manfaat ini mencapai 60.000
nasabah PNM Mekaar dan 6.551 agen terdaftar.
e Ibu Sehati
Program Pengembangan Ibu melalui wirausaha penjualan produk kecap
Bango, Bumbu Kaldu Royco, Teh Sari Wangi dan Jus Buavita. Target
Sosialisasi kepada 30.000 Nasabah dengan target pendaftar sebanyak 250.000
nasabah mekaar PNM.

kp"
Page 21 OCR 0.936
4. Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)
Program Kolaborasi TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Lemukutan, Kab.
Bengkayang — Kalimantan Barat.

5. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo)
Program Kolaborasi TJSL Konservasi 2.000 Pohon Mangrove di Desa Pasir, Kab.
Mempawah — Kalimantan Barat.

6. Tokio Marine Indonesia
Program Literasi Asuransi kepada 60 Nasabah Mekaar dan ULaMM PNM di Kota
Bekasi — Jawa Barat.

c. Program Kemitraan

Program kerja sama kemitraan sampai dengan September 2024, dapat disampaikan

sebagai berikut:

a. Pengelolaan Trust Fund
Trust Fund merupakan penempatan deposito PNM di BPR atau BPRS yang sumber
dana berasal dari dana GTZ ProFi (Deutsche Gesellschaft fiir Technische
Zusammenarbeit Gmbh — Promotion of Small Financial Institutions II, Indonesia,
untuk rekonstruksi sistem keuangan mikro di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah
yang terkena dampak gempa bumi dan dana dari World Bank, pengelolaan dana ini
merupakan dana eks dana GTZ ProFi dan Java Reconstruction Fund (JRF) yang
telah habis masa kontrak kerjasama pada bulan Mei 2020. Sejak bulan Juli 2020
pengelolaan dana dapat di luar 2 provinsi tersebut. Program ini telah dikelola sejak
tahun 2010. Saat ini pengelolaan dana tersebut dikelola dengan cara penempatan
deposito kepada 63 BPR/S (per September 2024) yang berada di 17 wilayah yaitu
Bandung, Bekasi, Denpasar, Depok, Garut, Jakarta, Makassar, Manado, Padang,
Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Tangerang, Tegal, Yogyakarta, Kediri, Malang,
dan Sukabumi. Total penempatan deposito sampai bulan September 2024 sebesar
Rp93.500.000.000,-.

b. Sinergi BUMN Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta CSR
dengan BUMN atau Anak Usaha BUMN.
@# Kerjasama dengan PT Pegadaian
e Kerjasama dengan PT Waskita Prikes Beton, Tbk.
« Kerjasama dengan PT Jasa Raharja
« Kerjasama dengan PT Angkasa Pura |

kp?
Page 22 OCR 0.913
« Kerjasama dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
«Kerjasama dengan PT Brantas Abipraya (Persero)
#« Kerjasama dengan PT Antam Tbk.
Cc, Sinergi Program non TJSL.
# Kolaborasi Program dengan Bank Indonesia
# Kolaborasi Program dengan Otoritas Jasa Keuangan
# Kerjasama dengan PT BRI Manajemen Investasi
« Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan
d. Sinergi Program cross selling Holding Ultra Ultra Mikro.
« Kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
e Kerjasama dengan PT Pegadaian
« Kerjasama dengan PT BRI Insurance
# Kerjasama dengan PT Asuransi BRI Life

11.5. Perkembangan Sumber Daya Manusia

Dalam menjalankan kegiatan bisnis dan operasionalnya manajemen didukung oleh sumber
daya manusia yang berpengalaman di bidang pembiayaan khususnya pembiayaan UMK dan
pembiayaan ultra mikro berbasis kelompok. Dimana per September 2024, jumlah sumber
daya manusia sebanyak 69.323 karyawan.

Tabel II-5 Komposisi SDM PT PNM berdasarkan Status

Uraian

LPNM (Holding)
PNM VC 311 1.144
PNMIM 49 73
PNM Mekaar 139 59.595

11.6. Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU)

Pelaksanaan kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berupa pelatihan bagi
nasabah PNM Mekaar dan ULaMM terus dilakukan oleh perusahaan guna membantu para
nasabah mengembangkan usahanya.

Sampai dengan September 2024, di luar kegiatan pendampingan usaha pada pertemuan
kelompok mingguan PNM Mekaar (PKM Bermakna), telah diadakan 17.490 kali pelatihan
program PKU dengan jumlah peserta sebanyak 845.977 nasabah, baik nasabah PNM
Mekaar maupun nasabah ULaMM dengan rincian sebagai berikut:

kp?
Page 23 OCR 0.869
Tabel 1I-6 Program Peningkatan Kapasitas Usaha — per September 2024

REALISASI KEGIATAN REALISASI PESERTA

Tameer TARGET MEALSAN
PESENIAUA MEMRTAN/A PESEKTAL/A PENCAPAIAN PLNK
se DEs sp Me AA DES

17,490

14.148

Tanoe
Peiamman

PENGADAAN PENGPAAN

PKU juga melakukan aktivitas atau kegiatannya dengan berbagai pihak yang dilakukan
sampai dengan September 2024, diantaranya adalah pameran produk nasabah, sebagai
berikut:

Tabel II-7 Pameran Produk Nasabah - per September 2024.

1 Aceh Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 12
2 Aceh Pameran dengan Eksternal 40
3 ho Pameran dengan Internal z1
4 bon Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20
s Ambon Pameran dengan Eksternal 1
6 | Balikpapan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 12
7 Balikpapan Pameran dengan Internal 14
8 Balikpapan Pameran dengan Internal 20
9 | Bandar Lampung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5
10 | Bandarlampung Pameran dengan Internal 5
11 | Bandar Lampung Pameran dengan Eksternal z
12 Bandar Lampung Pameran dengan Eksternal 2
13 Bandung Pameran dengan Internal 60
18 | Bandung Pameran dengan Eksternal 5
15 Bandung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
(“16 | Bandung Pameran dengan Internal 35
17 | Bangka Belitung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
18 | Bangka Belitung Pameran dengan Eksternal 2
19 | Bangka Belitung | Pameran dengan Eksternal 10
20 Banjarmasin Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 11
21 | Banjarnegara Pameran dengan Internal 10
22 | Banjarnegara Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 8
23 | Banjarnegara Pameran dengan Eksternal 11
28 | Banyuwangi Pameran dengan Internal 19
25 Banyuwangi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
26 | Bau Bau Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) oo
27 | Bau Bau Pameran dengan Internal FTA
28 Bekasi Pameran dengan Eksternal 35
29 | Bekasi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6, |
30 | Bekasi Pameran dengan Internal 10
31 Bekasi Pameran dengan Internal 14
32 | Bekasi — Pameran dengan Eksternal 1

Page 24 OCR 0.895
33 Bekas Pameran dengan Internal 21
34 | Bikar Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 13
35 Blitar Pameran dengan Eksternal EJ
36 | Bogor Pameran dengan Eksternal 1
37 Bogor Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 16
38 | Bojonegoro Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 7
39 | Bojonegoro Pameran dengan Internal 1
40 | Bojonegoro Pameran dengan Eksternal 6
a | Cimahi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 |
42 | Cirebon Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
43 | Cirebon Pameran dengan Eksternal -N J
44 | Cirebon Pameran dengan Eksternal 10
45 | Cirebon Pameran dengan Eksternal 13
1.46 | Cirebon Pameran dengan Internal” 30
CA Denpasar Cicip Produk N: ici Rosa) 5
2 Denpasar Pameran dengan Eksternal 6
|.49 | Denpasar | Pameran dengan Eksternal 5
50 Depok Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 12
s1 Garut Pameran dengan Eksternal 3
| 52 Garut Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6
53 | Garut Pameran dengan Eksternal 3
S& | Indramayu Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 76
55 25
56 7
s7 Pameran dengan Internal 5
58 Galeri Usaha Nasabah (GAUN) PNM! 1
59 Pameran dengan Internal s
60 Pameran dengan Eksternal 3
(Cox Jiakarta—— Pameran dengan Eksternal — 2
62 Jakarta Pameran dengan Internal 8
63 Jambi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) s
64 | Jambi Pameran dengan Eksternal s
65 Jambi Pameran dengan Internal 19
66 | Jambi Pameran dengan Eksternal s
67 | Jember Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6
68 | Jember Pameran dengan Internal 12
69 | Jember Pameran dengan Internal 10
70 | Kaltara Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
n Kaltara Pameran dengan Eksternal 12
72 Kaltara Parneran dengan Eksternal 3
73 | Kaltara Pameran dengan Eksternal 4
74 | Kaltara Pameran dengan Eksternal 3
75 Kaltara Pameran dengan Eksternal 6
76 Kediri Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 17
77 | kediri Pameran dengan Internal 18
78 | Kendari Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
79 Kendari Pameran dengan Internal 13
80 | Lamongan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
81 Lamongan Pameran dengan Internal 10
82 | Lamongan Pameran dengan Eksternal 10
83 Madiun Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10 |
84 | Madiun Pameran dengan Internal 20
85 | Magelang Pameran dengan Internal 20
86 | Magelang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5
87 Magelang Pameran dengan Eksternal 2
88 | Makassar Pameran dengan Internal 25
89 | Makassar Pameran dengan Internal 64

Page 25 OCR 0.921
Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)

20 | Makassar
3 Makassar Pameran dengan Eksternal
52 | Makassar Pameran dengan Eksternal
93 Malang Pameran dengan Eksternal
sa | Malang” Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
(“as | Manado Pameran dengan Internal
96 | Manado Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
57 | Manado Pameran dengan Eksternal
98 | Manado Pameran dengan Eksternal
99 | Mataram | Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
100 | Mataram Pameran dengan Eksternal
101 | Medan Pameran dengan Eksternal
102 | Medan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
103 | Medan Pameran dengan Eksternal
104 | Medan Pameran dengan Eksternal
105 | Mojokerto Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
106 | Pacitan Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
107 | pacitan Pameran dengan Eksternal
Pameran dengan Eksternal
Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)

110 | Padang Pameran dengan Eksternal
111 | Padang Pameran dengan Internal
112 | palembang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa)
113 | Palembang Pameran dengan Eksternal 2
114 | Palopo 2. Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5
115 | Palu Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
116 | Palu Pameran dengan Eksternal 6
117 | Pati Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5
118 | Pati Pameran dengan Internal 10
119 | pati Parneran dengan Internal 6
120 | Pekanbaru Pameran dengan Eksternal 4
121 | Pekanbaru Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 5
122 | Pekanbaru Pameran dengan Eksternal 11
1123 | Pekanbaru Pameran dengan Eksternal 5
124 | Pematang Siantar Pameran dengan Eksternal 3 1
125 | Pematang Siantar Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 11
126 | Pematang Siantar Pameran dengan Eksternal 4
127 | Pontianak Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 6
128 | Pontianak Pameran dengan Internal 1
1289 | Pontianak Pameran dengan Internal 1 |
130 | Pontianak Pameran dengan Internal 2
131 | Probolinggo Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
132 | Probolinggo Pameran dengan Eksternal 10
133 | Probolinggo Pameran dengan Eksternal 3
134 | Purwokerto Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
135 | Purwokerto Pameran dengan Eksternal 14
136 | Purwokerto Pameran dengan Eksternal 2
137 | Purwokerto Pameran dengan Eksternal 5
138 | Samarinda Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) El
139 | Samarinda Pameran dengan Internal 2
140 | Samarinda Pameran dengan Internal Cc P
141 | Semarang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 9
| 142 | Semarang Pameran dengan Eksternal 20
143 | Semarang Pameran dengan Internal 20 |
144 | Serang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20
145 | Serang Pameran dengan Eksternal 10
146 | Serang Pameran dengan Internal 1»

24
Page 26 OCR 0.914
Serang Pameran dengan Eksternal 2
148 | Sidikalang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 1 |
149 | Sidikalang Parneran dengan Eksternal 15
150 | Sidikalang Pameran dengan Eksternal 8
151 | Sidikalang Pameran dengan Eksternal 2
|.152 | Singaraja Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
153 | Singaraja Pameran dengan Eksternal 2
154 | Singaraja Pameran dengan Eksternal 8
(7255 | Sintang Pameran dengan Eksternal 191
156 | Sintang 8
157 | Solo 17
158 | Solo Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) LA
159 | Solo Pameran dengan Internal 10
160 | Solo Pameran dengan Internal 10
161 | Subang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
162 | Subang Pameran dengan Eksternal 10
163 | Sukabumi Galeri Usaha Nasabah (GAUN) PNM 20
|.16a | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 60 si
165 | Sukabumi Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 11
166 | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 2
167 | Sukabumi Pameran dengan Internal “10
168 | Sukabumi —..| Pameran dengan Eksternal 10
169 | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 15
(170 | Sukabumi Pameran dengan Eksternal 10
171 | Surabaya TN Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 10
172 | Surabaya Pameran dengan Internal 4
173 | Surabaya Pameran dengan Eksternal 1
174 | Surabaya Pameran dengan Internal 10
175 | Tangerang Pameran dengan Eksternal 2
176 | Tangerang Pameran dengan Eksternal 65
177 | Tangerang Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 7
178 | Tangerang Pameran dengan Internal 4
179 | Tasikmalaya Galeri Usaha Nasabah (GAUN) PNM 24
180 | Tasikmalaya Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 20
181 | Tasikmalaya Parneran dengan Eksternal 3
182 | Tegal Pameran dengan Eksternal 20
183 | Tegal Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 19
184 | Tegal Pameran dengan Internal 35
185 | Tulungagung Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) s
186 | Wonogiri Pameran dengan Eksternal 49
187 | Wonogiri Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 0 10
188 | Yogyakarta Pameran dengan Internal 63
189 | Yogyakarta Cicip Produk Nasabah (Cici Rosa) 1
190 | Yogyakarta Pameran dengan Eksternal 3
191 | Yogyakarta Pameran dengan Eksternal 1

11.7. Prognosa Kinerja Perusahaan Konsolidasi Tahun 2024
1.7.1. Posisi Keuangan Prognosa 2024

Total aset pada tahun 2024 di prognosakan sebesar Rp53.069,42 miliar dengan aset
produktif sebesar Rp44.523,87 miliar yang terdiri atas aset produktif pembiayaan PNM
Mekaar dan Mikro sebesar Rp43.115,23 miliar dan aset produktif pembiayaan modal
Rp1.408,64 miliar.

k (3

Page 27 OCR 0.838
Total liabilitas pada akhir tahun 2024 di prognosakan sebesar Rp42.863,62 miliar dengan
utang interest bearing perusahaan sebesar Rp36.620,66 miliar. Sementara total ekuitas
perusahaan pada akhir tahun di prognosakan sebesar Rp10.205,80 miliar.

Uraian

Tabel II-8 Posisi Keuangan Prognosa Tahun 2024

Audit

Kas dan Setara Kas 1.369,72
Portfolio Efek | 1.058,69 1184,01 87,8 Yo
Piutang Lainnya , 1.017,31 1.061,32 126,395
Pinjaman yang Diberikan . 47.450,78 43.115,23 103,094
Pembiayaan Modal 941.50 1.405,07 1.408,64 149,64
Aset Tetap 2.864,22 3.567,02 3.124,94 109,19
Aset Lain-lain 1.861,97 1.900,52 2.116,53 13,7
Jumial 51.047,44 57.769,12 53.069,42 104,072
9 Na 5.194.21 6.750,53 549952 | 105,996
Utang Interest Bearing 35.908.09 39.940.06 36.620,66 | 102,044
Utang Lain-dain 879,31 959.72 74345 84,5Y3
Jumlah Liabilitas 41.981,62 47.650,31 42.863,62 102,1Yo
Modal Saham 3.800,00 3.800,00 3.800,00 100.055
Laba Ditahan 5.265.82 6.318.81 6.405,80 121,6
Total Ekuitas 9.065,82 10.118,81 10.205,80 12,65
Total Liabilitas & Ekuitas 51.047,44 57.76912 53.069,42 104,015

1.7.2. Laporan Laba Rugi Prognosa 2024

Pendapatan Usaha

Dalam mendorong pemberdayaan sektor UMK PNM berkomitmen untuk meningkatkan
penyaluran pembiayaan dan pendampingan utamanya kepada perempuan pelaku usaha
ultra mikro, dimana pada akhir tahun manajemen PNM memprognosakan dapat

memberdayakan 14,86 juta NoA nasabah PNM Mekaar.

Pendapatan usaha akhir tahun 2024 di prognosakan mencapai Rp16.245,69 miliar, dengan
kontribusi pendapatan pembiayaan PNM Mekaar 90,7”- atau sebesar Rp14.742,62 miliar.
Adapun pendapatan pembiayaan Mikro di prognosakan memberikan kontribusi sekitar 6,596
dengan nilai sebesar Rp1.056,52 miliar di akhir tahun 2024.

ja
Page 28 OCR 0.892
Tabel II-9 Pendapatan Usaha Prognosa Tahun 2024

RKAP

Pendapatan ULaMM 1.056,52
Pendapatan Mekaar 836, 14.742,62
Pendapatan Jasa Manajemen 1 13,80

Pendapatan Modal Ventura . 191.29
Pendapatan Investment Mgnt 73,33
Pendapatan Operasi Lainnya A 168.13

| Total Pendapatan Operasi 1 o ina 16.245,69

Pendapatan Lain-lain 241,77 , 31,26

Total Pendapatan 15.210,57 X 16.276,94

Biaya Usaha

Perusahaan memprognosakan total biaya usaha akhir tahun sebesar Rp14.775,41 miliar

atau 107,5”- dibandingkan anggaran biaya usaha RKAP tahun 2024.

Peningkatan total biaya usaha disebabkan karena peningkatan biaya cadangan kerugian

penurunan nilai (CKPN) sejalan dengan mitigasi risiko atas kondisi kualitas pembiayaan.

Berikut penjelasan atas prognosa beberapa pos biaya usaha:

a. Biaya bunga pinjaman di prognosakan sebesar Rp2.486,09 miliar atau 7,7”c lebih
rendah dari target RKAP tahun 2024, dan lebih tinggi 4,7” dibandingkan akhir tahun
2023 sebesar Rp2.373,81 miliar.

b. Biaya pegawai di prognosakan sebesar Rp5.712,10 miliar atau 1,4Y5 lebih rendah dari
target RKAP tahun 2024, dan lebih tinggi 7,7Ys dibandingkan akhir tahun 2023 sebesar
Rp5.303,03 miliar.

Cc. Biaya umum dan administrasi di prognosakan sebesar Rp2.224,13 miliar atau turun
7,3 dari target RKAP tahun 2024.

d. Biaya pemasaran di prognosakan Rp55,16 miliar atau 9,0”6 lebih rendah dari target
RKAP Tahun 2024 namun lebih tinggi 1,3” dibandingkan akhir tahun 2023 sebesar
Rp54,46 miliar.

e. Biaya penyusutan dan amortisasi di prognosakan sebesar Rp653,46 miliar atau turun
23,142 dari target RKAP tahun 2024 dan lebih tinggi 17,24 dibandingkan akhir tahun
2023 sebesar Rp557,49 miliar.

f. Biaya CKPN hingga akhir tahun 2024 di prognosakan sebesar Rp3.644,46 miliar, naik
87,340 dari anggaran RKAP tahun 2024 sebesar Rp1.945,67 miliar, kenaikan ini sebagai
mitigasi risiko atas kondisi kualitas pembiayaan.

ky 27
Page 29 OCR 0.789
Tabel II-10 Biaya Usaha Prognosa Tahun 2024

Audited

Uraian 2023

4

Biaya Bunga Pinjaman (237381) | (2.69211)| (2.486.009) 92,394
Biaya Pegawai (5303,03)| (579151)| (571210)| 107.77 98.67
Biaya Umum & Administrasi (220300)| 239840)| (222413)| 101.00 92.77h
Biaya Pemasaran (54,46) (60,64) (5516) | 101,396 9.076
Biaya Penyusutan & Amortisasi (557,49) (850,01) (653,46) | 117,290 16,99
Biaya CKPN (2.567,61)| (1.94567)| (3.64446)| 141,99, 187,39
Total Biaya Usaha (13.059,41) | (13.738,35) | (14.775,41) | 113,142 107,570
Biaya Lain-lain (2,79) (4,33) (712)| 25544 164.4
Total Biaya ad (13.062,19) | (13.742,68) | (14.782,53) | 113,216 107,672
Laba Sebelum Pajak

Perusahaan memprognosakan laba usaha akhir tahun 2024 sebesar Rp1.470,28 miliar atau
66,9” dari target RKAP tahun 2024. Dengan Pendapatan Lain-lain (bersih) yang di
prognosakan sebesar Rp24.14 miliar, maka perusahaan memprognosakan pada akhir tahun
dapat mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp1.494,42 miliar.

Laba Bersih

Perusahaan memprognosakan laba bersih akhir tahun 2024 sebesar Rp1.150,70 miliar atau
69,772 terhadap RKAP 2024 yang sebesar Rp1.650,12 miliar.

Prognosa laba bersih akhir tahun yang lebih rendah dibandingkan RKAP ini merupakan
dampak dari peningkatan pembentukan cadangan kerugian pembiayaan yang mana hal ini
merupakan bagian dari mitigasi atas kondisi pembiayaan. Kenaikan biaya pencadangan ini
berdampak pada total biaya usaha yang di prognosakan mencapai 107,595 dibandingkan
biaya usaha RKAP 2024. Sementara dari sisi pendapatan operasiona secara total di
prognosakan tercapai 101,944 dibandingkan pendapatan usaha RKAP 2024.

Tabel II-11 Laba Bersih Prognosa Tahun 2024

Audited Prognosa

Uraian 2023 2024

3

| Pendapatan Usaha 14.963.80 | 1593744 | 1624560 | tog53w | 101,936,
Biaya Usaha (1305941) | (13.738,35) | cta77541) | ar3tane | 107,5556
Laba (Rugi) Usaha 190940 | 219909| 4147028 | 77,004 66,94
Pendapatan (Biaya) Lain2 238,98 30,80 2414| 1010W | 78,396
Laba Sebelum Pajak 214838 | 222060 "a0442| egsew | 670206
Laba Bersih 164971 | 1.65012| 115070 | 69,754 | 69,7396
Laba Bersih (Pemilik entitas Induk) 1.641,71 163428| “13597 | e9a9 | 69.5194
Laba Bersih (Non Pengendali) 8,00 15,84 1473 | 1842616 | 93.0206 |

ka
Page 30 OCR 0.662
1.7.3. Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas Operasional, yang terdiri dari aktivitas operasional dan aktivitas
operasional pembiayaan yang di prognosakan Rp759,77 miliar, Laporan Arus Kas Investasi
dan Laporan Arus Kas Pendanaan, masing-masing di prognosakan sebesar minus Rp229,78
miliar dan minus Rp795,61 miliar. Sehingga posisi arus kas pada akhir tahun 2024 sebesar
Rp1.058,75 miliar.

Tabel II-12 Arus Kas Prognosa Tahun 2024

Audited

Uraian

| Arus Kas Operasional 311202 | 420871) 545574 | 1753190 | 1296350 |
Arus Kas Operasional Pembiayaan (4.618,90) | (6.698,17) | (4.695,98) 101,6794 70,119
Arus Kas Investasi (26511) | mes9| (2970| ta1om |” 25074

Arus Kas Pendanaan 299959 | 3s2126| (asen | -265206 | -20821
Total Arus Kas 227,59 m3521) (205602) | Ate7im |” 83974
Saldo Awal Kas & Setara Kas 1.096,77 054,51 | 132436 | 120,757 | 138,754
Saldo Akhir Kas & Setara Kas 132436 | 4136972) 105875 | 799an | 77,3056

1.7.4. Rasio-Rasio Utama

Tabel II-13 Rasio Keuangan Utama dan Rasio Tingkat Kesehatan OJK

Audited Prognosa
Uraian 2023 2024

1

ROA (EAT/Rata-rata Aset) 3.279 3,035 21470 | 11396 | -0.8996
ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 19,9596 17.609 11620 | -8,3366 | -5,9796
Profit Margin (EAT/Pdptan Ops) 11,0256 10,3594 1osn | 3.941 | -32706
Ratio Operasi (BOPO) 87.24 86,2074 9095| 371p | 4754
(Ro 64,4516 68,719 62,8316 | -1,6399 | -5,8896
DER (Debt to Eguity Ratio) o 386x| —— 395x 420x| 0,24x| 0,25x
Revenue to Average Assets 29.866 29,370 303216 | 0474 | 0,954
Cument Ratio 154,091 149,7 153,2196 | -0,88Y0 | 3,74Y4
Financing Asset Ratio 82.521, B214Yo 81.247 | -1,2810 | -0,9044
Net Gearing Ratio 3,81 x 381x 348x | -0,33x | 0,33x
Micro Financing Ratio 97.57 977216 97.70 | 0.13Ye | -0.0214
Return on Invested Capital (ROIC) 9.57 9.266 7,92h | 1,65h | 1.334
Weighted Average Cost of Capital (WACC) 6,151 63114 6,104 | -0,051 | -0.2199
Cost of Credit (CoC) 5.65 3,95Y 145n | 1811 | 3.50
NIM 272196 26,23 26,59y6 | -0.62”4 | 0,3696
NPL Gross 1,164 | Maks 20070 | Maks 3,007 | 18an | 1,0096

Page 31 OCR 0.912
Rasio keuangan perusahaan di prognosakan sebagai berikut, ROA dan ROE masing-masing
sebesar 2,14” dan 11,62”4, dimana nilai-nilai ini di bawah RKAP 2024. Ketidakcapaian ini
selain disebabkan oleh prognosa laba bersih yang di bawah RKAP karena biaya CKPN yang
diprognosakan lebih besar dari RKAP, untuk ROA ketidakcapaian juga disebabkan prognosa
total aset sebesar Rp53.069,42 miliar atau 8,1Y4 di bawah RKAP. Sementara ketidakcapaian
ROE selain karena tidak tercapaianya target laba bersih juga disebabkan total ekuitas di
prognosakan 0,96 di atas RKAP menjadi sebesar Rp10.205,80 miliar, hal ini disebabkan
pada penyusunan RKAP Perusahaan memproyeksikan adanya pembayaran deviden
sebesar 30” atas kinerja tahun buku 2023 namun sesuai hasil RUPS Kinerja Tahun Buku
2023 perusahaan tidak diminta untuk melakukan pembayaran dividen kepada para
pemegang saham sehingga mempengaruhi prognosa jumlah laba ditahan.

Rasio BOPO di prognosakan sebesar 90,95964, lebih tingginya nilai ini dibandingkan dengan
RKAP 2024 dikarenakan biaya usaha di prognosakan 7,5Y- diatas RKAP 2024 sementara
pendapatan usaha hanya 1,94 diatas RKAP 2024. DER di prognosakan mencapai 4,20X,
nilai ini juga di atas RKAP 2024, hal ini disebabkan karena total utang interest bearing
diprognosakan hanya sebesar Rp36.620,66 miliar atau 8,3Yc di bawah RKAP sementara total
ekuitas diprognosakan sebesar Rp10.205,80 miliar atau 0,9 di atas RKAP.

Perusahaan juga memprognosakan pada akhir tahun 2024 rasio-rasio yang
menggambarkan tingkat kesehatan Perusahaan dapat terjaga lebih baik dibandingkan
ketentuan rasio yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

1.7.5. Belanja Modal

Seiring dengan perluasan jaringan dan penguatan infrastruktur teknologi dan informasi maka
perusahaan memprognosakan belanja modal PNM Holding sebesar Rp229,78 miliar atau
sesuai dengan RKAP tahun 2024.

Tabel II-14 Belanja Modal Holding Prognosa Tahun 2024

Prognosa

se 4 2024
| Tanah & Bangunan $ 320,19 86,52

Hardware & Software Z 514,87 102,12
Leasehold Improvement . 29,38 18,55
Furniture & Fixture z 22,79 11,35
Peralatan Kantor $ 29,36 11,24
Total Capex Induk 916,59 229,78

30
k/
Page 32 OCR 0.814
1.7.6. Kinerja PT PNM Venture Capital (subsidiary)

Pada akhir 2024, di prognosakan PT PNM Venture Capital (PNM VC) dapat membukukan
laba bersih sebesar Rp45,10 miliar atau 16,45 di atas target RKA tahun 2024. Pada tahun
2024 dengan berbagai tantangan yang ada PNM VC secara selektif tetap menyalurkan
pembiayaan modal dan menyelesaikan pembiayaan bermasalah dari tahun sebelumnya
sehingga memperbaiki posisi portofolio pembiayaan PNM VC secara keseluruhan. Aset PNM
VC di prognosakan Rp4.679,97 miliar pada akhir 2024.

Tabel II-15 Kinerja Keuangan PT PNM Venture Capital Prognosa Tahun 2024

Audited RKAP — Prognosa

Uraian 2023 2024 2024

| Pendapatan Usaha 464510 | 4. 4.773.84

Biaya Usaha (4523.85) | (4.34417) | 14.651.44) 107,196
Laba (Rugi) Usaha (121,26) 122,40 117,396
Pendapatan (Biaya) Lain2 (20,76) (0.19) 56K
Laba Sebelum Pajak Penghasilan (142.02) 5 122.21 121196
Laba Bersih 37,57 4510 116,4Yo

| BOPO 97,392 99,8Y

| Total Aset | 3.936,06 4.679.97
Total Liabilitas 3.327,97 | 404154 | "2140| 114206
Total Ekuitas S 6009| — 65663| — 63843| 105,006 97.21
ROA (EAT/Rata-rata Aset) 10076 0,9816 1081 | 108196 | — 110,706
ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 6401 61216 1225| M2sw | — 118014
Profit Margin (EAT!Pendapatan Usaha) 081 0.87 Ogan | 168m | 108,594 |

1.7.7. Kinerja PT PNM Investment Management (subsidiary)

Dana Kelolaan PT PNM Investment Management (PNM IM) pada tahun 2024 di prognosakan
mencapai Rp10.570,39 miliar. Laba bersih PNM IM pada tahun 2024 di prognosakan
mencapai Rp14,09 miliar. Aset PNM IM di prognosakan Rp259,10 miliar.

kt”
Page 33 OCR 0.816
Tabel II-16 Kinerja Keuangan PT PNM Investment Management Prognosa Tahun 2024

Rp Miliar!
0

| Pendapatan Usaha 71.56 76.88 73,33 | 102,59 95,49 |

(Biaya Usaha “6130)| 155.63) (55.28) | 107.806 99,370 |
Laba (Rugi) Usaha 20,26 21,20 1805| 89,176 85,190
Pendapatan (Biaya) Lain? — 0.26) (0.20) 014 | 53,304 89.6Y

(Laba Sebelum Pajak Penghasilan 20.00 21.00 1818| 90,996 86,6

(Laba Bersih 14,84 15,61 1409| 95,076 90,396
BOPO Teh | 72420 | 15392 | 105,250 | 104,17

Audited
Uraian 2023

1
250,01

| Total Aset

| Total Liabilitas 8,01
Total Ekuitas 242,00 256,40

(ROA (EAT/Rata-rata Aset) 6.021 5,927 5,55Y
ROE (EAT/Ratarata Ekuitas) 6.251 6,334 5.68,
Profit Margin (EAT/Pendapatan Usaha) 20.737o 20,304 19,22Y6
Jumlah Dana Kelolaan 12.338,59 | 14.843,94 | 10.570,39

11.8. Sumber Daya Manusia

1.8.1. Pengawakan

Tabel II-17 Jumlah Pegawai Prognosa 2024

Audited Prognosa
Uraian 2023 2024
1 3
Karyawan Mekaar 60.216 66.908 61.941 102.885 92.14
Karyawan PNM Group 9.969 8.723 8.453 BA .79Yo 96.90Yo
Total 70.185 75.631 70.394 100,305 93,084

Jumlah pegawai pada akhir Desember 2024 di prognosakan mencapai 70.394 pegawai,
dimana jumlah tenaga pemasar (Account Officer- AO) PNM Mekaar sebanyak 42.078 orang.

11.8.2. Biaya Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan dan pelatihan diselenggarakan oleh Divisi Human Resource Development yang
bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada seluruh
karyawan perusahaan sesuai dengan skala prioritas dan juga kebutuhan Perusahaan. Materi
dan modul pelatihan dikembangkan berdasarkan kebutuhan organisasi melalui penyusunan
GBPP (Garis Besar Panduan Pembelajaran) yang pengerjaannya mengikutsertakan
Divisi/Unit Kerja terkait. Penyelenggaraannya dievaluasi dengan penilaian parameter yang
meliputi kualitas materi, manfaat materi, penerapan dalam pekerjaan, efektifitas waktu,
kelengkapan materi pembelajaran, sarana dan prasarana, serta nilai pengajar/instruktur.
Biaya pendidikan hingga Desember 2024 di prognosakan sebesar Rp116,32 miliar.

ye
Page 34 OCR 0.590
Tabel II-18 Biaya Pendidikan Prognosa tahun 2024

Audited Prognosa
Uraian 2023 2024

1
Biaya Pendidikan 9156 pa 73.767

Tabel II-19 Realisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia s.d September 2024

KEGIATAN .D LL PERAN ega Yara
PROGRAM PELATIHAN va en TRIWULAN IN - senat ANGG,

OrFunE | ONUNE | OFFUNE | OmUnE

ON BOARDING PRI
(ORSENTATION)
Orentation Basic Training (OBT &

OIT) Cabang 25 : 28 : Lo78 5 -

On The job Training IOIT) Kantor :

sa ac : 52 . 1.460 2 »9

Orientation Basic Training (OBT)

Kantor Pusat : “ kis P Ba

COMPETENCY DEVELOPMENT

(REGULAR)

GENERAL BASIC

Pelatihan Basic Kompetensi Junior AO si 5

Mekaar (BK,0BT dan OIT) si £ Li 2 na Last

Pelatihan Basic FAO Develonrent

Dores 8 4 6 388 4.236 2701 6336

Pelatihan Basic AOM ULIMM 1s & 1017 : 16.043 87210

Pelatihan Basic AO Mekaar 343 1 42022 1a0a 350.847 5552 94015

Pelatihan Basic KUN & s 205 : 1640 5 250,3

ADVANCED

Pestnan evanced Kompeersi A0 2 . PR : Sa 2 ik
ekaar

spesirin

Pelatihan Spesifik Kompetensi

Mekar / Upskling (Tematik) 8 si Lia sg

Pelatihan Pembiayaan Syariah 1 “0g 2952 5 3026

Pelatihan Statf Cabang (SDM, RIM, 5 Sigi 2 see

OPS, BAGIAN UMUM, DLL) "
LATIHAN LEADERSHU

it ul

GENERAL BASIC

Leadership Development Program
(LOP-1) Pemcan

Leadersnip Development Program . . . . 2
(10P3) Kepala dagian !
Leadership Development Program
(LOP-4) Mangjerial Cabang
Leadership Development Program
(P5) KUM

Leadership Development Program
Iban oi PA - 465 - 1.160 ASM

Pee SN 16 592 - 13.592 : 33731
Le2dership Development Program
(P-3) KUu

SPESIrIn

FACE (FAO Acereration Program to
20,50)

PENGEMBANGAN LEADERSHIP
Kusus

Milennial Talent Development
Program (LENTERANMDP)

“Woman Leadershia Inspiration
Program (WUP) 800:
Officer Development Program (OP)

PN XBFLPBRI : -. Bal " in

3 3 104 187 296 1186 10589

89 28 2363 1419 37.208 2476 46237

12 725 16.008 - 4214

Page 35 OCR 0.732
UMULASI

PROGRAM PELATIHAN

ULAN lih

ENHANCEMENT P
INSIDENTAL DIVISI

TNA DIVISI SPESIFIK DIVISI
(Pusuc/serTirIKasI)

TNA DIVISI GENERAL DIVISI (INHOUSE)
WORKSHOP, TIM BUILDING, KS

Sertifikasi Kompetensi Divisi 9
Team Building Cabang 37
Werkshop Divisi 10
Training For Partner Trainer (TOT) ji
BNSP/Refreshment $
Knowledge Sharing (KS) Cabang “88
Knowledge Sharing (KS) Divisi 2

Program Pelatihan Persiapan
Pensiun Karyawan (3)

Sertifikasi Kompetensi Ultra Mikro
CREATIVE LEARNING

KELAS BERBAGI 3
SALAM AKBAR -
HCD PODCAST (Podcast Kamis,
Pocast Rubik, Toman Curhat HC)

Ruang Sharing KC 1
CuLTURE

Pelatihan Brigade Madani

tnternai Community (PNM Club) 26
Easy English With CD s
PNM Kopdar 5
miplementasi dan Insentif CAP s1
Mecsos CD -
PNM Innovation Festwal 1
PNM Excellence Award 1

Regional Employee Engagement
Activities IMABAR) Unit ULaMM
Regional Employee Engagement
Activities (MABARI Unit Mekaar
Optimalisasi Media Social HCD
creative content, Talk Show Srkandi)
PELATIHAN EKSTERNAL / PUBI
Pelatihan Eksternal Short Course

«621

6

(LUAR NEGERI) BOD & KADIV bi
Pelatihan Eksternal BOD dan BOC 10
Pelatihan Eksternal 800-1,2 sa
(EVP,Kadiv Wakadiv)

Pelatihan Eksternal diluar BOO-1 dan 2
2 (public training Sertiikas)

Pthan Esa Kate Au & 5

ONLINE

AKUMULASI PESERTA
TRIWULAN Il

OFFUNE

1 138
- 22.700
1 458

10 s0
7 50.728

19 1.208

aa

1 -
4 221

29 -
:) 12

1.008
102
- 102

10 1395
1 45
1 120
- 130.439

59381

" 10
1 13
11 108

7

so

ONUNE

486

163
1223
(3

7451
3.000
1.654

2974

179

781

09
1363

AKUMULASI
AM BELAJAR S.D
TRIWULAN HI

OFFLINE ONLINE

1332 8.856

2a0.644 9

13.710 3912

2168 1.807

242039 2.340

g.oag 157as
Lang

- 24.000

663 4.992

- 4.209

1 5

336 537

5.862 -

165 -

256 -

6.660 3071

135 2427

360 10.304

68.033 -

59.381 -

torak
ANGGARAN
Tw al

12894
61725
79

11488

3951,
27

s117
28105
540
390
234
10

60
7274

257
105,2
100,0

336

mk
5784

13396

25025

253

260,1
103,6

9237

109

PNM Digi - SINAR - Senin Belajar
PIM Digi - SABER - Sermangat
Bersama Berbagi Ilmu

PM Digi - SELARAS - Semangat
Belajar Tanpa Batas

E-Learning Satu Diangkasa (SDA) LVS
(SOftskII & OBT)

Dat Pa Garnhcaibn Losrirg

87.082
169.368

11422

16851

“ .
154 81
220 174

1952 5.283

&
56.820
604.042
- 14331
- 32922

Pesan Beasiswa Karyawan
Eksternal LMS (Facus UGM, dN)
Diaya Lain-Lain Sewa Motor di)

s

1015

- 2015

34161
295
19691

'Tagitan Invoce Pelabhan Setelah
Gesing Tahun 2023

32265

ka"
Page 36 OCR 0.954
11.9. Kendala dan Permasalahan serta Pelaksanaan Rencana Bisnis Tahun 2024

Pencapaian prognosa kinerja pada tahun 2024 diwarnai adanya beberapa tantangan baik
dari faktor eksternal dan faktor internal, sebagaimana penjelasan berikut:

1.9.1. Kendala dan Permasalahan

Kondisi Pasar/Sektor Usaha

Tumbuhnya lembaga pembiayaan untuk segmen ultra mikro dan mikro berbasis finansial
teknologi yang menawarkan proses pembiayaan lebih cepat merupakan faktor yang
perlu diantisipasi oleh Perusahaan. Selain itu adanya tren penurunan kualitas
pembiayaan segmen ultra mikro dan mikro menjadi tantangan tersendiri bagi
Perusahaan dalam meningkatkan kualitas pembiayaannya

Kompetisi Rekrutmen SDM

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, semakin terbukanya
lowongan pekerjaan di berbagai sektor, dimana hal ini menjadi alternatif pilihan bagi
kaum milenial dan gen Z. Hal ini tentunya menjadi tantangan sendiri bagi perusahaan
untuk melakukan rekrutmen dan pembinaan karyawan, khususnya tenaga pemasar
yang utamanya gen Z.

Faktor Internal

Peningkatan keikutsertaan nasabah dalam pertemuan kelompok dan peningkatan
efektifitas pelaksanaannya termasuk kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada
nasabah PNM Mekaar, pengelolaan sumber daya manusia yang harus terus
ditingkatkan serta penerapan digitalisasi proses bisnis dan operasional secara maksimal
merupakan tantangan yang saat ini masih dihadapi perusahaan.

1.9.2. Strategi

Perusahaan tetap fokus pada pembiayaan dengan pola kelompok kepada perempuan
pelaku usaha ultra mikro yang diikuti dengan kegiatan pendampingan dan pelatihan
usaha kepada para nasabah:

Perusahaan terus berupaya mendorong keikutsertaan nasabah PNM Mekaar dan
meningkatkan peran Ketua Kelompok sehingga para nasabah dapat berperan aktif
dalam Pertemuan Kelompok Mingguan:

Perusahaan terus berupaya dalam melakukan rekrutmen utamanya tenaga pemasar
yang paham dengan budaya dan kearifan lokal hal ini diharapkan mereka nantinya dapat
memahami kebutuhan para nasabah:

dh 35
Page 37 OCR 0.927
Perusahaan juga tetap menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan terutama
bagi para tenaga pemasar (AO) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan
loyalitas.

Perusahaan terus mengembangkan aplikasi pendukung bisnis dan operasional antara
lain: pengembangan aplikasi antara lain: Mekaar Digi dan aplikasi E-Office dimana hal
ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas.

3 La
Page 38 OCR 0.954
BAB III. VISI, MISI, dan STRATEGI BISNIS

IN.1. Sekilas PT Permodalan Nasional Madani

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) didirikan pemerintah pada tanggal 1 Juni 1999
sebagai bentuk gagasan pemerintah untuk memberdayakan sektor Usaha Mikro Kecil
Menengah dan Koperasi (UMKMK) di Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor
38 Tahun 1999 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian
Perusahaan Perusahaan (Persero) dalam Rangka Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil
dan Menengah.

Sebagai wujud besarnya perhatian pemerintah dan keberpihakan pemerintah pada
pengembangan sektor UMKM khususnya ultra mikro maka pada 21 September 2021 melalui
“Keputusan Para Pemegang Saham PT Permodalan Nasional Madani Nomor: SK-
308/MBU/09/2021 Nomor B.1439-DIR/CSC/09/2021 Tentang Perubahan Anggaran Dasar”
Pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara telah mengalihkan seluruh saham
Perusahaan Seri B milik Negara Republik Indonesia sebanyak 3.799.999 lembar kepada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Perubahan anggaran dasar ini ditegaskan dalam
Akta Penegasan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Permodalan Nasional
Madani Nomor 59, tanggal 28 Oktober 2021 mengenai perubahan Anggaran Dasar Pasal 4
Ayat 3, Pasal 5, Pasal 10, Pasal 11, Pasal 14, Pasal 15, Pasar 26, PT Permodalan Nasional
Madani disingkat PT PNM pelaporannya telah diterima dan dicatat tersimpan dalam sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dalam surat penerimaannya Nomor AHU-AH.01.03.0468167
tertanggal 02 November 2021.

Melewati tahun ketiga bergabungnya perusahaan ke dalam holding ultra mikro, perusahaan
terus berupaya meningkatkan pemberdayaan kepada pelaku usaha sektor ultra mikro, mikro
dan kecil, terutama kepada nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro.

111.2. Visi Perusahaan

Visi PNM adalah Menjadi Lembaga Keuangan Terkemuka Melalui Pelayanan,
Pemberdayaan dan Penciptaan Nilai Tambah Bagi Pelaku Usaha Ultra Mikro, Mikro dan
Kecil Secara Berkelanjutan.

4 (3
Page 39 OCR 0.947
11.3. Misi Perusahaan

Misi
Is

PNM yang ditetapkan perusahaan guna mencapai visi perusahaan adalah:
Memberikan akses layanan pembiayaan lebih luas kepada pelaku usaha ultra mikro,
mikro dan kecil serta pemberdayaan berkesinambungan yang memberikan nilai tambah
dan manfaat nyata terhadap kapasitas usaha nasabah.

Memperkuat kinerja usaha dengan profitabilitas terus meningkat melalui pendapatan
yang terus tumbuh, melakukan inovasi untuk bekerja lebih efisiensi dan efektif,
pengelolaan risiko terkendali serta tata kelola yang baik.

Mengembangkan ekosistem, memberikan kontribusi finansial dan sumber pertumbuhan
nasabah mikro kecil kepada Holding Ultra Mikro.

Meningkatkan produktivitas dan kompetensi pegawai menjadi terbaik, beretika serta
profesional dalam mengelola pembiayaan berbasis kelompok.

1.4. Budaya dan Tata Nilai Perusahaan

11.41. Budaya Perusahaan

Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut maka dalam kegiatan operasional dibangunlah
budaya perusahaan dengan berkomitmen pada:

Pengelolaan perusahaan yang bersih, terbuka (transparan), profesional dan akuntabel.
Pelayanan yang memuaskan dengan kualitas produk dan proses yang terus ditingkatkan
secara berkelanjutan untuk memberikan nilai terbaik bagi nasabah.

Penciptaan suasana kerja yang kondusif dan pelatihan yang berkelanjutan guna
peningkatan kualitas sumber daya manusia.

111.4.2. Tata Nilai Perusahaan

Dalam berperilaku insan PNM harus dapat menggambarkan insan yang memiliki AKHLAK,

yang menggambarkan nilai, kode etik dan kode perilaku yang berlaku di perusahaan.
Penjabaran falsafah AKHLAK dalam bentuk makna dari akronim adalah:

A (Amanah), bahwa seluruh insan PNM harus dapat:

Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai insan PNM sesuai ketentuan dan
peraturan perusahaan dan perundang-undangan yang berlaku,

Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas, keputusan, dan tindakan yang
dilakukan:

Konsisten menepati janji dan menjaga komitmen/kepercayaan dalam melaksanakan
tugas dan tindakan,

4 Pe
Page 40 OCR 0.954
Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika dalam melaksanakan tugas dan
tindakan yang dilakukan,

Berbicara dan bertindak secara jujur dan pantas sesuai dengan fakta dan kebenaran
sebagaimana ketentuan yang berlaku,

Menyampaikan pendapat dan gagasan baik lisan, tertulis, ataupun melalui media
sosial dengan cara-cara yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan,
moral, dan etika:

Memegang teguh kode etik perusahaan dan,

Menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan.

K (Kompeten), bahwa setiap insan PNM memiliki kompetensi untuk dapat:

Menyelesaikan tugas yang diberikan dengan kualitas terbaik,

Berpikir kreatif untuk menyelesaikan permasalahan dengan memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan, moral, dan etika yang berlaku:

Disiplin dalam memanfaatkan waktu kerja untuk melaksanakan kegiatan yang
produktif:

Peduli dan berkomitmen membantu orang lain belajar:

Menjadi teladan sesuai bidang keahlian yang dimiliki:

Meningkatkan kecakapan dan kemampuan kompetensi untuk melaksanakan tugas
yang diberikan: dan

Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah.

H (Harmonis), dalam menjalankan tugasnya sehari-hari setiap insan PNM agar:

Menghormati dan menghargai setiap orang apapun latar belakangnya:

Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif melalui sikap kooperatif dan komunikatif
dengan sesama rekan kerja dalam pelaksanaan tugas,

Tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan terjadinya konflik yang
mengarah pada perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa,

Saling tolong menolong serta memiliki rasa peduli dan empati terhadap rekan kerja
dan lingkungan masyarakat sekitar,

Tidak memaksakan pendapat dan menghargai perbedaan pendapat dan gagasan
orang lain:

Bersedia berbagi solusi, informasi dan/atau data sesuai kewenangan untuk
menyelesaikan masalah yang terkait dengan pekerjaan: dan

Berperilaku dan berpenampilan sesuai dengan ketentuan dan standar etika yang
berlaku.

kva
Page 41 OCR 0.930
L (Loyal), bahwa setiap insan PNM memiliki loyalitas untuk:

" Rela berkorban dan setia untuk kepentingan bangsa dan negara,

" Setia dan patuh pada perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
serta norma-norma yang berlaku,

" Menjaga citra, harkat, dan martabat diri sendiri, sesama rekan kerja, pimpinan,
perusahaan, bangsa dan negara, dan

" Menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, komitmen, dan
dedikasi.

A (Adaptif), bahwa dalam melaksanakan pekerjaan setiap insan PNM agar:

" Senantiasa berinovasi agar cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan
kerja:

s Antusias dan proaktif menyesuaikan diri dan mencari solusi terhadap setiap
perubahan dan hal-hal yang baru,

" Terbuka terhadap kreativitas/gagasan/pendapat yang bernilai tambah bagi kemajuan
organisasi,

" Proaktif mencari peluang melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi,
informasi, dan pengetahuan baru.

K (Kolaboratif). bahwa setiap insan PNM dapat:

» Bekerjasama dan bersinergi dengan sesama rekan kerja, antar unit kerja,
institusi/lembaga lain, dan/atau masyarakat sekitar:

" Pemanfaatan bersama berbagai sumber daya untuk pencapaian tujuan bersama,

» Terbuka dan bersedia memberikan kesempatan kepada rekan kerja dan berbagai
pihak untuk memberikan kontribusi dalam rangka menciptakan dan meningkatkan
nilai tambah bersama.

Dalam menjalankan bisnis perusahaan, kompetensi inti yang dimiliki perusahaan adalah
pengelolaan pembiayaan kepada UMK termasuk pembiayaan berbasis kelompok
perempuan pelaku usaha ultra mikro yang dilengkapi dengan jasa manajemen
(pengembangan kapasitas usaha dan pengembangan kelompok, pelatihan, konsultasi,
pendampingan serta monitoring).

Hal ini merupakan keunikan PNM, dimana melalui program ini para nasabah perorangan,
kelompok maupun klaster usaha mendapat kesempatan untuk meningkatkan kualitas produk
dan skala usaha nasabah.

k f.
Page 42 OCR 0.849
IN.5. Struktur Organisasi dan Deskripsi Perusahaan

Guna memenuhi rencana kerja perusahaan, perusahaan telah melakukan pengembangan
organisasi baik penambahan nomenklatur direktorat maupun divisi atau unit kerja, hal ini
sesuai perubahan struktur organisasi yang disampaikan melalui Surat Persetujuan Dewan
Komisaris Nomor S-033/PNM-KOMIVIII/24 tanggal 21 Agustus 2024.

Struktur organisasi yang berlaku saat ini menjadi dasar manajemen dalam mengelola
perusahaan guna tercapainya target-target yang ditetapkan.

Adapun struktur organisasi yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut:

Gambar III-1 Struktur Organisasi PT PNM

Struktur Organisasi PT Permodalan Nasional Madani

tesis Uta tanggul Di Bigbang iSrsan Sn es Konsumen: 4. DB rata KinYan pa tuner Ai

11.6. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
IN.6.1. Susunan Dewan Komisaris

Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktur Utama
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk selaku para pemegang
saham PT Permodalan Nasional Madani No.SK-164/MBU/07/2024 dan No.1259-

ku
Page 43 OCR 0.923
DIR/HCB/07/2024 Tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris PT Permodalan
Nasional Madani sebagai berikut:

Mengangkat Sdr. Ariesta Krisnawan sebagai Komisaris Independen PT Permodalan
Nasional Madani.

Sehingga susunan Dewan Komisaris Perusahaan adalah sebagai berikut:

# Komisaris Utama : Ir. Arif Rahman Hakim, M.S.

e Komisaris Independen : Ir. Nurhaida, MBA

# Komisaris Independen : Veronica Colondam, M.Sc

e Komisaris Independen : Ariesta Krisnawan SE.MM

# Komisaris : Parman Nataatmadja, S.E., MBA

# Komisaris : Iwan Taufig Purwanto, S.E., MBA., OIA., CRMA

111.6.2. Susunan Direksi

Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktur Utama
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk selaku para pemegang
saham PT Permodalan Nasional Madani No SK-163MBU/07/2024 dan No.1258-
DIR/HCB/07/2024 Tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan
Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT Permodalan Nasional Madani:

a. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Ninis Kesuma Adriani sebagai
Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan PT Permodalan Nasional Madani yang
diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur
Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Nomor SK-
18/BMU/01/2022 dan 51-DIR/CSC/01/2022 tanggal 14 Januari 2022 jo. Nomor SK-
102/MBU/04/2022 dan Nomor 0010-DIR/HCB/04/2022 tanggal 18 April 2022 terhitung
sejak tanggal 2 November 2023.

b. Mengubah nomenklatur jabatan anggota Direksi PT Permodalan Nasional Madani
sebagai berikut:

Semula Menjadi
Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Direktur Operasional

Informasi Direktur Digital dan Teknologi Informasi

C. Mengalihkan penugasan Sdr. Sunar Basuki yang diangkat berdasarkan Keputusan
Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Nomor SK-179/MBU/05/2021 tanggal 28 Mei
2021 jo. Nomor SK-120/MBU/06/2023 dan 0609-DIR/HCB/06/2023 tanggal 13 Juni

"aa
Page 44 OCR 0.895
2023, semula menjadi Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Informasi menjadi
Direktur Operasional PT Permodalan Nasional Madani, dengan masa jabatan
meneruskan sisa masa jabatannya berdasarkan Keputusan dimaksud.

d. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi PT Permodalan
Nasional Madani:
« Sdr. Triswahyu Herlina, sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan:
# Sdr. Yusron Avivi, sebagai Direktur Digital dan Teknologi Informasi.

Sehingga susunan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:

e Direktur Utama : Arief Mulyadi

# Direktur Operasional s Sunar Basuki

# Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Kindaris

e Direktur Bisnis 3 Prasetya Sayekti

e Direktur Perencanaan Strategis dan : Triswahyu Herlina
Keuangan

e Direktur Digital dan Teknologi Informasi 1 Yusron Avivi

1.7. Inisiatif Strategis Perusahaan Tahun 2025

Inisiatif strategis perusahaan dalam menjalankan bisnis pada tahun 2025 dijabarkan sebagai
berikut, antara lain:
1. Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia
a. Keunggulan Proses: PKM re-engineering
. Pemberdayaan Group Leader,
. Program Pemberdayaan 2.0:
. Optimalisasi Perusahaan Anak:
@. Mengakselerasi Perbaikan Kualitas Pembiayaan.
2. Inovasi Model Bisnis

2.90

a. Inovasi produk.
3. Kepemimpinan Teknologi
a. Digitalisasi dan Upgrading IT.
4. Peningkatan Investasi
a. Tata Kelola dan Manajemen Risiko,
b. Design ICoFR & ESG.
5. Pengembangan Talenta
a. Penguatan Pengelolaan Human Capital.

A43
Page 45 OCR 0.955
IN.3. Analisis SWOT PNM dan Produk Pembiayaan Mikro dan Ultra Mikro

PNM melalui jaringan layanan yang tersebar di 35 provinsi, masifnya jumlah tenaga pemasar

serta melalui sinergi Holding Ultra Mikro dan potensi pasar terutama perempuan pelaku

usaha ultra mikro yang luas menjadikan pondasi bagi perusahaan untuk dapat terus tumbuh

dan berkembang.

Perusahaan menggunakan pendekatan analisis SWOT dimana dari hasil analisis atas dua

produk utama perusahaan ini maka diperoleh gambaran bahwa untuk produk PNM Mekaar

berada pada Kuadran | - Growth Strategy, sementara untuk produk pembiayaan mikro hasil

analisis menunjukkan bahwa produk ini berada pada Kuadran III - Survival Strategy.

1. Pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar (PNM Membina Ekonomi Keluarga
Sejahtera)
Hasil analisis posisi bisnis PNM Mekaar tetap berada di kuadran I yaitu kuadran Growth
Strategy dengan pertumbuhan yang stabil (Stable Growth). Pada posisi ini menunjukkan
bahwa PNM Mekaar berpeluang untuk terus dikembangkan dengan adanya dukungan
internal perusahaan dan sinergi Holding Ultra Mikro serta potensi pasar yang masih dapat
dikembangkan. Guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, perusahaan akan
melakukan diantaranya memperkuat Pertemuan Kelompok Mingguan, mengendalikan
kualitas pembiayaan, meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia utamanya para
tenaga pemasar.

2. Pembiayaan mikro
Hasil analisis posisi bisnis pembiayaan Mikro yang saat ini melalui produk ULaMM
berada di kuadran III yaitu kuadran Survival Strategy dengan melakukan turnaround
untuk menentukan produk yang sesuai dengan inisiatif perusahaan yang fokus utamanya
adalah pembiayaan kepada sektor usaha ultra mikro. Disisi lain persaingan bisnis
pembiayaan UMK semakin ketat dengan hadirnya kompetitor terutama berbasis
digital/online dan masih kuatnya "pemain lama", Sejalan dengan sinergi Holding Ultra
Mikro maka untuk penyaluran pembiayaan mikro ini perusahaan perlu menyiapkan
produk baru berbasis komunitas (community based) dimana produk ini sebagai jembatan
naik kelas nasabah PNM Mekaar ataupun untuk memenuhi kebutuhan pendanaan
komunitas pelaku usaha mikro dan kecil. Secara bersamaan perbaikan kualitas
pembiayaan mikro saat ini dan kegiatan peningkatan kapasitas usaha serta perbaikan
Page 46 OCR 0.788
mutu pelayanan kepada nasabah tetap dilakukan sehingga untuk sementara waktu
portofolio ULaMM yang ada tetap dapat memberikan kontribusi laba bagi perusahaan.

Gambar IlI-2 Kuadran Analisis SWOT PNM dan Bisnis Utama

0.80

3 PEM Mekar
p23 sad "ii .
a oz pp SN om
UlaMM Pati 3.

. 050

11.9. Analisis Daya Tarik Pasar dan Daya Saing Perusahaan
11.91. BCG Matrix

The BCG Growth-Share Matrix adalah empat-sel (2 dari 2) matriks digunakan untuk
melakukan analisis portofolio bisnis sebagai langkah dalam perencanaan strategis yang

didesain secara spesifik untuk mendorong usaha perusahaan mullti divisi dalam merumuskan
strategi tersebut.

Gambar IlI-3 BCG Matriks Produk Utama

Marun Gw Ra)

Petatisa Mtarkat Han 0
Page 47 OCR 0.947
Pada pemetaan menggunakan BCG Matrix, produk pembiayaan PNM Mekaar masih berada
pada posisi yang kuat terhadap pasar yang besar. Persaingan dari kompetitor semakin
meningkat termasuk yang berbasis fintech.

Produk PNM Mekaar masih menjadi kontributor portofolio dan pendapatan terbesar dalam
bisnis perusahaan. PNM Mekaar dalam beberapa tahun belakangan ini mengalami
pertumbuhan ekspansi bisnis yang sangat cepat, dimana untuk terus mengembangkannya
dibutuhkan daya usaha secara kontinu dalam menambah/meraih nasabah baru, melakukan
pembukaan jaringan baru di wilayah potensial dan program peningkatan kapasitas usaha
kepada para nasabah serta peningkatan pemanfaatan digitalisasi guna meningkatkan
produktivitas.

Sedangkan untuk pembiayaan mikro melalui produk ULaMM saat ini berada pada pasar yang
memiliki persaingan ketat dan memiliki pangsa pasar yang terbatas dengan kecenderungan
negative growth. Hal ini dikarenakan semakin kuatnya “pemain lama" terutama persaingan
dari sektor perbankan yang menawarkan pelayanan jasa keuangan lebih baik dan suku
bunga pinjaman yang lebih rendah serta tumbuhnya fintech yang menawarkan kecepatan
dan kemudahan dalam proses pembiayaannya. Diperlukan adanya pembaharuan produk
pembiayaan segmen mikro, dimana hal ini diperlukan guna mendukung keberlanjutan
pembiayaan nasabah-nasabah Mekaar yang naik kelas dan mendorong selain menjaga
kualitas pembiayaan portofolio eksisting.

1.10. Tindak Lanjut Hasil Analisis Posisi Bisnis Perusahaan

Dari hasil pemetaan dan analisis dari setiap bisnis Perusahaan di atas maka perlu adanya
tindak lanjut secara korporat agar produk/bidang bisnis untuk memfokuskan tindakan yang
harus dilakukan agar produk tersebut dapat membangun sustainability perusahaan, untuk
itu perlu dilakukan hal-hal antara lain sebagai berikut:
1. Peningkatan Bisnis Pembiayaan Ultra Mikro melalui PNM Mekaar

Melihat perkembangan kinerja sejak dimulai akhir tahun 2015 hingga saat ini, perlu

dilakukan peningkatan bisnis PNM Mekaar, antara lain:

# Mendorong pemulihan PKM dan melakukan PKM re-engineering berdasarkan

group selection,

«  Mengoptimalisasi PNM Mekaar restructure governance:

# Mengembangkan fitur PKM recognition,

# Melakukan re-engineering proses pembiayaan.
Page 48 OCR 0.939
2. Peningkatan Bisnis Pembiayaan Mikro

Melihat perkembangan kinerja 5 tahun terakhir maka untuk bisnis pembiayaan mikro
dipertimbangkan untuk:
# Melakukan inovasi produk pembiayaan berbasis komunitas,
# Melakukan percepatan perbaikan kualitas pembiayaan atas produk pembiayaan
Mikro saat ini.
3, Peningkatan Kegiatan/Proses Pendukung Bisnis

Guna mendukung pencapaian target bisnis dan peningkatan pemberdayaan kepada
para nasabah maka Perusahaan akan melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan
dalam bentuk, antara lain:

# Pemberdayaan Ketua Kelompok melalui utilisasi ekosistem PKM melalui Ketua
Kelompok, Group Leader Capacity Building dan Group Leader Recognition. Hal ini
bertujuan untuk pengembangan kapasitas Ketua Kelompok dan mendorong tingkat
kahadiran nasabah dalam pertemuan kelompok mingguan serta meningkatkan
kekompakan kelompok.

« Pemberdayaan Nasabah melalui pemberian literasi pada saat perkumpulan
kelompok maupun kegiatan event pemberdayaan, adapun materi literasi yang
diberikan antara lain: literasi keuangan, pengelolaan keuangan, perpajakan, dan
keamanan bertransaksi digital.

# Pemberdayaan nasabah melalui Customer Capacity Building dan peningkatan
jurnlah nasabah naik kelas.

"4 47
Page 49 OCR 0.761
BAB IV. RENCANA KEGIATAN USAHA TAHUN 2025

IV.1. Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha

Tabel IV-1 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha RKAP Tahun 2025

A. Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan
1, Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan Baru:

& Mikro 1167,96 1641,26 784,4 1,805,39
b. Mekaar Tn 51.231,12 69.715,37 33.668,57 71.400,00
& Pembiayaan Ventura tatsa2 | 17ens6 sez7s | 120800
Total Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan Baru: 53.815,90 73.126,28 35.041,26 74.A13,46
@. Mikro 3.557,31 3.598,93 3.785,81 4.005,96
D. Mokaar anso0re | 4ns21a0 | a400010 | 4425006
&. Pembiayaan Ventura 223311 237471 2.61667 2.885,11

Total Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan (Outstanding aoneo21 | Ana9z05 | soaozo7 | s1151.00

B, Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Manajemen
Total Rencana Penyaluran Jasa Manajemen 0,00 0,00 0,00 0,00

IV.2. Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah

Tabel IV-2 Rencana Penyaluran Kegiatan Usaha Syariah RKAP Tahun 2025

Jenis Penggunaan

A. Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Pembiayaan Syariah
Rencana Penyaluran Pemberian Jesa Pembiayaan Baru: (akumulasi)
2. Mikro Syariah

1-Akad Mucharabah
2. Akad Mucharabah Musyarakah
3. Akad Musyarakah
4. Akad jarah
5. Akad Gardh
5 Akad Lainnya te2a6 87722 38528 | 81715
&. PNM Mekaar Syariah
1. Akad Mudharabah
2. Akad Wudharabah Musyarakah
3. Akad Musyarakah
4. Akad ijarah
| 5. Akad Oardh
6. Akad Lainnya sn3osse | a75s1s7 | 2702562 | senes22
&. Pembiayaan Syariah lainnya.
| 1. Akad Mudharabah
Z Akad Mudharabah Musyarakah

Page 50 OCR 0.819
3, Akad Musyarakah

4, Akad Ijarah
&. Akad Oardh
6 Akad Lainnya
Total Rencana Penyaluran Jasa Pembiayaan Syariah Baru antena | 4s22070 | 27a7aes | sei2a7
Z Saldo Plutang Pemberian Jasa Pembiayaan Syariah (Ovtstanding
Principal)
3. Mikro Syariah
1. Akad Mudharabah
2 Akad Mudharabah Musyarakah
3. Akad Musyarakah
4. Akad jarah
5. Akad arah
6. Akad Lainnya 113672 | 10562 125952 | 130714
Mekaar Syariah
'Akad Mudharaban
2. Akad Mudharabah Musyarakah
4, Akad jarah
5, Akad arah
6: Akad Lainnya 3163762 | 3251739 | 3e240s1 | 3e22604
6. Pembiayaan Syariah lainnya
1. Akad Mudharabah
2, Akad Mudharaban Musyarakah
3, Akad Musyarakah
4. hkad ijarah
5. Akad Oarah
“&. Akod Lainnya
Total Saldo Plutang Pembiayaan Syariah (Outstanding Principal) 32.774,54 33.623,01 35.s0803 | 37.553.908
B. Rencana Penyaluran Pemberian Jasa Manajemen
Total Rencana Penyaluran Jasa Manajemen — 0.00 0.00 0.00 0,00

bela udi

IV.3. Alasan dan Pertimbangan

Berdasarkan kinerja penyaluran jasa pembiayaan hingga September 2024 dan prognosa
pada akhir tahun 2024 dimana perusahaan memprognosakan dapat memberdayakan 14,86
nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro, perusahaan memprognosakan total
penyaluran hingga akhir 2024 sebesar Rp73.126,28 miliar.

Untuk tahun 2025, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,294, diharapkan
pertumbuhan ini juga berdampak pada seklor UMK lermasuk usaha ullra mikro atas dasar
ini perusahaan memproyeksikan dapat meningkatkan jumlah nasabah hingga 15,09 juta NoA
nasabah PNM Mekaar dan Mikro pada akhir tahun 2025.

Optimisme membaiknya kondisi ekonomi serta asumsi laju inflasi pada kisaran 2,5” maka
perusahaan memprognosakan jumlah penyaluran jasa pembiayaan baik konvensional
maupun syariah pada tahun 2025 dapat mencapai Rp74.413,46 miliar dengan penyaluran

Lg

4
Page 51 OCR 0.951
pembiayaan ultra mikro yang jumlahnya mencapai Rp71.400,00 miliar atau 96,074 dari total
penyaluran.

Dalam hal pembiayaan syariah, penyaluran pembiayaan syariah pada tahun 2025
diproyeksikan sebesar Rp59.712,37 miliar atau tumbuh 23,896 dari prognosa penyaluran
selama tahun 2024 yang sebesar Rp48.228,79 miliar. Sementara dari sisi jumlah NoA
Syariah, diproyeksikan pada akhir tahun 2025 Perusahaan dapat memberdayakan 11,08 juta
NoA Syariah, yang terdiri dari 11,05 juta NoA Mekaar Syariah dan 32,47 ribu NoA Mikro
Syariah.

IV.4. Strategi Pencapaian Kegiatan Usaha

Guna tercapainya target jumlah 15,01 juta NoA nasabah perempuan pelaku usaha ultra
mikro pada akhir tahun 2025 tersebut, perusahaan berencana memperluas jaringan layanan
sehingga pada akhir Desember 2025 jaringan layanan menjadi 4.653 yang terdiri dari kantor
cabang dan kantor unit.

Untuk bisnis pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar dengan mengoptimalisasi sinergi
Holding Ultra Mikro tetap fokus pada pembiayaan berbasis kelompok kepada para
perempuan pelaku usaha ultra mikro dimana jumlahnya masih cukup besar dan belum
tergarap secara maksimal.

Untuk bisnis pembiayaan mikro dan dalam rangka pemberdayaan berkelanjutan bagi
nasabah PNM Mekaar yang ingin dan dinilai sudah mampu untuk mengembangkan
kapasitas usahanya serta bagi pelaku usaha mikro maka Perusahaan akan menyalurkan
pembiayaan melalui produk community based.

Selain menyalurkan pembiayaan, perusahaan menyadari bahwa kegiatan pendampingan
usaha, pelatihan kepada nasabah serta pembentukan klaster usaha nasabah dapat
membantu para nasabah meningkatkan kapasitas usaha mereka, hal ini diharapkan dapat
meningkatkan tingkat retensi nasabah sehingga dapat meningkatkan persentase jumlah
nasabah yang lanjut. Untuk tahun 2025, strategi ini dapat mendukung pertumbuhan saldo
piutang pembiayaan baik konvensional maupun syariah. Pada akhir tahun 2025
diproyeksikan jumlah saldo piutang pembiayaan sebesar Rp51.151,00 miliar, dimana saldo
piutang pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar mencapai Rp44.258,94 miliar.
Sementara, untuk pembiayaan syariah total saldo piutang pembiayaan pada akhir tahun
2025 diproyeksikan sebesar Rp37.553,98 miliar atau tumbuh 11,796 dibandingkan saldo
piutang pembiayaan pada prognosa akhir tahun 2024 yang sebesar Rp33.623,01 miliar.
Sementara untuk penyaluran jasa manajemen bahwa perusahaan tidak lagi menyalurkan
pembiayaan ke LKM/S.
Page 52 OCR 0.912
IV.5. Rencana Pengembangan atau Perluasan Kegiatan Usaha

Pada tahun 2025 perusahaan tidak memiliki rencana pengembangan atau perluasan
kegiatan usaha termasuk pengembangan atau perluasan kegiatan usaha syariah.

IV.6. Kebijakan Yang Menjadi Pegangan Manajemen dalam Melaksanakan
Kegiatan Usaha Perusahaan

Dalam menjalankan kegiatan operasional, Perusahaan memiliki kebijakan yang

terdokumentasi diantaranya sebagai berikut:

1, Pedoman Pembiayaan Mekaar nomor SK-131/PNM-DIR/XII/23,

2. Pedoman Pengelolaan Kebijakan dan Prosedur PT PNM nomor SK-124/PNM-

DIR/XI/23.

Pedoman Pengelolaan Produk nomor SE-055/PNM-DIR/IX/24.

Buku Kebijakan ULaMM nomor PNM.ULM/01.00/04.

Pedoman Pelindungan Data Pribadi nomor SK-083/PNM-DIR/IX/24.

Pedoman Komunikasi nomor SK-078/PNM-DIR/VIII/24.

Addendum Kesatu SK-132/PNM-DIR/XII/23 tentang Pedoman Pembiayaan Mekaar

Syariah nomor SK-057/PNM-DIR/VII/24.

8. Addendum Kesatu SK-131/PNM-DIR/XII/23 tentang Pedoman Pembiayaan Mekaar
nomor SK-056/PNM-DIR/VII/24.

9. Kebijakan Sistem Penanganan Pengaduan Dugaan Pelanggaran (Whistle Blowing
System) nomor SK-047/PNM-DIR/V/24,

10. Pedoman Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha nomor SK-038/PNM-DIR/IV/24.

11. Pedoman Pembiayaan Mekaar Syariah nomor SK-132/PNM-DIR/XII/23.

12. Kebijakan Pelindungan Konsumen nomor SK-034/PNM-DIR/IV/24.

13. Kebijakan Layanan Pengaduan Konsumen nomor SK-036/PNM-DIR/IV/24,

14. Kebijakan Umum Operasional nomor SK-045/PNM-DIR/V/24.

15. Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan (Sustainability Policy and Strategy) nomor SK-
043/PNM-DIR/V/24.

16. Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) nomor SK-
030/PNM-DIR/IV/24.

17. Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa nomor SK-085/PNM-DIRVIII/23.

18. Pedoman Sistem Manajemen Kepatuhan nomor SK-028/PNM-DIRI!!I/24.

19. Kebijakan Pengendalian Gratifikasi nomor SK-011/PNM-DIR///24.

20. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Charter) nomor SK-139/PNM-DIR/XII/23.

th

Ra LD
Page 53 OCR 0.925
21.

22.

23.
24.

25.
26.
27.
28.
29.
30.

31.

32.
33.
. Kebijakan Market Conduct nomor SK-082/PNM-DIR/VIII/23.
35.
36.

37.

38.
39.

40.

Pedoman Hubungan Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan nomor SK-140/PNM-
DIR/XII/23.

Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code Of Corporate Governance) nomor SK-
125/PNM-DIR/XI/23.

Pedoman Strategi Anti Fraud nomor SK-027.A/PNM-DIR/IX/19.

Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Charter) nomor SK-014/PNM-
KOMIXI1/23.

Pedoman Sistem Manajemen PT Permodalan Nasional Madani nomor SK-048/PNM-
DIR/IX/23.

Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan SMAP nomor SK-053/PNM-DIR/VI/23.
Pedoman Tata Kelola Teknologi Informasi nomor SK-137/PNM-DIR/XII/23.

Pedoman Sistem Manajemen Keamanan Informasi PT Permodalan Nasional Madani
nomor SK-089/PNM-DIR/IX/23.

Kebijakan Pelaksanaan dan Pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan nomor SK-068/PNM-DIR/VII/23.

Piagam Audit Intern 2023 nomor 2023.

Pedoman Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal nomor
SK-126/PNM-DIR/XI/23.

Tentang Kebijakan Kerja Sama nomor SK-128/PNM-DIR/XI/23.

Tentang Kebijakan Perlindungan Data Pribadi nomor SK-114/PNM-DIR/XI/23.

Kebijakan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Konsumen nomor SK-084/PNM-
DIR/VII/23.

Kebijakan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) nomor SK-012/PNM-
DIR/II/23.

Kebijakan Pelaksanaan dan Pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan nomor SK-081/PNM-DIR/XI/22.

Pedoman Perilaku (Code of Conduct) nomor SK-046/PNM-DIR/IX/22.

Pedoman Akuntansi dan Penyajian Laporan Keuangan PT PNM nomor SK-041/PNM-
DIR/IX/20.

Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Pengawas Syariah PT PNM nomor SK-001/PNM-
DPS/I/22.

152
Page 54 OCR 0.865
BAB V. RENCANA PERMODALAN

V.1. Proyeksi Permodalan

Tabel V-1 Proyeksi Permodalan RKA Tahun 2025

Mihar)
Modal Disetor Awal 380000 |  380000|  380000|  3.800,00
Penambahan Modal 0,00 | 0,00 0,00 0,00
Total Modal Disetor 380000 | 320000|  380000| — 3800,00
Laba Ditahan 624185| 640580) 693513)  7.590,38
Total Ekuitas tooa185| 4020580) 4073513) 1130038

V.2. Rencana Perubahan Modal

Jumlah modal disetor perusahaan per September 2024 sebesar Rp3.800,00 miliar dan
dengan tidak adanya penambahan penyertaan modal hingga akhir tahun 2024 maka dengan
prognosa laba bersih entitas induk tahun 2024 yang sebesar Rp1.135,97 miliar maka di
prognosakan total ekuitas pada akhir tahun 2024 menjadi Rp10.205,80 miliar.

Pada tahun 2025, perusahaan tidak memiliki rencana mengajukan penambahan penyertaan
modal kepada pemegang saham sehingga pertumbuhan ekuitas perusahaan pada tahun
2025 diproyeksikan utamanya ditopang oleh laba bersih entitas induk tahun 2025 yang
sebesar Rp1.183,62 miliar. Pada tahun 2025, perusahaan tidak memiliki rencana
pembayaran dividen dan rencana penggunaan dana cadangan umum maupun dana
cadangan bertujuan sehingga total ekuitas perusahaan pada akhir tahun 2025 diproyeksikan
menjadi Rp11.390,38 miliar.

V.3. Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan

V.3.4. Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan

Tabel V-2 Rencana Pemenuhan Rasio Permodalan

Realisasi Proyeksi

Uraian Sop-24 Jun-25

1 3

Total Pinjaman 37.920,24 36.620,66 37.869,27 38.920,34
Kas dan Setara Kas 1.875,05 1.058,75 1.517,51 1.305,66
Ekuitas 10.041,85 10.205,80 10.735,13 11.390,38
Rasio Permodalan 00 359x 3,48 x 3,39 x 3,30 x
«3s

k
Page 55 OCR 0.956
V.3.2. Alasan dan Pertimbangan dalam Pemenuhan Rasio Permodalan

Pada tahun 2025, perusahaan memproyeksikan pembiayaan PNM Mekaar tetap tumbuh
dengan menyalurkan kepada 15,01 juta NoA nasabah perempuan pelaku usaha ultra mikro
sebesar Rp71.400,00 miliar yang membutuhkan pendanaan sebesar Rp56,70 triliun melalui
pasar modal, perbankan dan pemerintah melalui PIP.

Perusahaan selalu berupaya menjaga rasio permodalan yang sehat agar memperoleh
kepercayaan dari investor/kreditur dalam menghimpun pendanaan dengan rate yang relatif
rendah.

V.3.3. Strategi Pemenuhan Rasio Permodalan

Guna menjaga tingkat rasio permodalan yang sehat pada tahun 2025 dan memenuhi
kebutuhan permodalan dalam rangka penyaluran pembiayaan, diproyeksikan jumlah utang
komersial perusahaan pada akhir Desember 2025 mencapai Rp38.920,84 miliar atau
tumbuh 6,396 dibandingkan prognosa total utang akhir tahun 2024 yang sebesar
Rp36.620,66 miliar. Disisi lain, perusahaan juga menjaga pertumbuhan ekuitas melalui
pemupukan laba, dimana pada akhir tahun 2025 laba bersih entitas induk diproyeksikan
sebesar Rp1.183,62 miliar, dan dengan asumsi tidak adanya penambahan modal disetor dan
penggunaan dana cadangan serta pembayaran dividen maka total ekuitas pada akhir tahun
2025 diproyeksikan sebesar Rp11.390,38 miliar.
Page 56 OCR 0.851
BAB VI. PENDANAAN

VI1. Rencana Pendanaan

Tabel VI-1 Rencana Pendanaan RKAP Tahun 2025

'A. Kebutuhan Pendanaan Replacement 29.324,80
1. Pinjaman dari lembaga pemeri 2.450,00
2. Pinjaman dari bank 28.19862 | 29.043:83 | 20.700.00
3. Penerbitan obligasi tere | tereis | 275000)
4. Penerbitan sukuk 2.000,00 | 376200 | 1.500.00
5. Penerbitan MTN |
6. Lainnya
B. Kebutuhan Pendanaan Baru
1. Pinjaman dari bank" 11.428,80 | 15.978,80 5.850,00 | 10.900,00
Total Kebutuhan Pendanaan 40.753,60 | sa.reo81 | 31.80.00 | se.700,00
B. Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding):
1. Pinjaman dari lembaga pemerintah 710481 | 686376 | 645076| 679471
2. Pinjaman dari bank — 2103973 | 2028407 | 2250003 | 23.720,56
3. Penerbitan obligasi 8.003,00 | 633912 | sg9sg15 | 5:818,90
4. Penerbitan sukuk a712g0 | 3as371 | 295033) 2777.67
5. Penerbitan MTN Ie —
6. Lainnya
Total Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding) 37.920,24 | 36.620,66 | 37.869,27 | 38.920,84

“Intarchangeable menyesuaikan lending rate yang paling rendah

VI.1.1. Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan

Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran
pembiayaan ultra mikro melalui produk PNM Mekaar dan mikro melalui produk ULaMM
kepada para pelaku usaha dimana diproyeksikan penyaluran pembiayaan mencapai
Rp74.413,46 miliar pada tahun 2025, serta adanya pemenuhan kewajiban utang yang akan
jatuh tempo pada tahun 2025 maka perusahaan berencana meningkatkan jumlah
pendanaan melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) dengan total sebesar
Rp56.700,00 miliar. Adapun untuk kebutuhan pendanaan baru sebesar Rp10.900,00 miliar,
sedangkan untuk kebutuhan pendanaan replacement sebesar Rp45.800,00 miliar.

Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi makro tahun 2025 dan kebijakan likuiditas
perusahaan saat ini, maka untuk tahun 2025 perusahaan akan menyesuaikan jangka waktu
pinjaman dengan durasi aset produktif sehingga rasio likuiditas tetap terjaga dengan baik.
Komposisi pendanaan yang bersumber dari perbankan konvensional dan perbankan syariah
diproyeksikan sekitar 76,276, dengan total outstanding sebesar Rp23.729,56 miliar pada
akhir 2025. Adapun komposisi pendanaan yang bersumber dari pasar modal sekitar 19,444,

2 55
Page 57 OCR 0.949
dengan total outstanding sebesar Rp8.396,57 miliar pada akhir 2025, sementara pinjaman
dari pemerintah melalui PIP berkontribusi sekitar 4,496, dengan total outstanding pada akhir
tahun 2025 sebesar Rp6.794,71 miliar

VI1.2. Strategi atas Rencana Pendanaan

Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran
pembiayaan ultra mikro dan mikro, baik konvensional maupun syariah dengan rencana
pemberdayaan untuk 15,09 juta NoA nasabah pada akhir tahun 2025, serta dalam rangka
pemenuhan kewajiban utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 maka perusahaan
berencana meningkatkan jumlah pendanaan melalui pasar modal, perbankan dan
pemerintah (PIP) total sebesar Rp56.700,00 miliar dengan proyeksi cost of fund di kisaran
7,00Yo
1. Perbankan
Perusahaan memproyeksikan pendanaan melalui pinjaman perbankan dengan total
Rp43.200,00 miliar. Adapun untuk pendanaan baru sebesar Rp10.900,00 miliar
sedangkan untuk pendanaan replacement sebesar Rp32.300,00 miliar.
2. Penerbitan Obligasi
Rencana pendanaan perusahaan melalui Obligasi diproyeksikan sebesar Rp8.000,00
miliar.
3. Penerbitan Sukuk
Rencana pendanaan melalui penerbitan Sukuk diproyeksikan sebesar Rp3.000,00 miliar.
4. Pinjaman Pemerintah
Perusahaan memproyeksikan untuk pendanaan melalui PIP (Pusat investasi
Pemerintah) mencapai Rp2.500,00 miliar
Dalam rangka efisiensi guna menjaga rasio cost of fund serta memperhatikan perkembangan
pasar keuangan pada tahun 2025 maka sumber pendanaan yang diajukan adalah
interchangeable mengingat kondisi perekonomian global yang belum stabil yang mungkin
mempengaruhi tingkat suku bunga acuan BI, oleh karena itu perusahaan akan
menyesuaikan sumber pendanaan yang paling efisien.

“
Page 58 OCR 0.862
VI.2. Rencana Pendanaan Berdasarkan Sumber Akad Pendanaan Syariah

Tabel VI-2 Rencana Pendanaan UUS RKAP Tahun 2025

Jenis Pendanaar

A. Penerimaan Pendanaan Baru |

1. Pendanaan dari lembaga pemerintah
@a. Akad Mudharabah
b. Akad Mudharabah Musyarakah
€. Akad Musyarakah

d.Akadijarah
0. Akad Gardh
f. Akad Pendanaan Lainnya 2450.00 | 3.700,00 | 1.000,00 2.500,00
Pendanaan dari bank
a. Akad Mudharabah 5

b. Akad Mudharabah Musyarakah
C, Akad Musyarakah

N

d. Akad ijarah

e.Akad Oardh

f. Akad Pendanaan Lainnya 23.198.62 | 29.043,83 | 20.700,00 | 32.300,00
3. Pendanaan sukuk melalui penawaran umum 3.676,18 | 5.438.18 | 3.050.00 8.100.00

4. Pendanaan sukuk tanpa melalui penawaran umum
5. Pendanaan lainnya
Total Penerimaan Pendanaan Baru 29.324,80 | 38.182,01 | 24.750,00 | 42.900,00
B. Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding):
1. Pendanaan dari lembaga pemerintah
a. Akad Mudharabah
b. Akad Mudharabah Musyarakah
€. Akad Musyarakah
@. Akad ijarah
(ce. Akad Gardh
f. Akad Pendanaan Lainnya 4.820,00 | 4.606,98 | 4.322.61 4.560,63
2. Pendanaan dari bank
a. Akad Mudharabah
b. Akad Mudharabah Musyarakah
C. Akad Musyarakah

G. Akad ijarah
'@. Akad Gardh l —
|. Akad Pendanaan Lainnya 465185 | 537095 | 391367 | 490014
3. Pendanaan sukuk melalui penawaran umum 3.422,90 | 2.783,71 2.339,14 1.985,62

4. Pendanaan sukuk tanpa melalui penawaran umum
5. Pendanaan lainnya 3
Total Saldo Penerimaan Pendanaan (Outstanding) | 12.894,75 | 12.761,65 | 10.575,41 | 11.446,39
“Interchangeable menyesuaikan lending rate yang paling rendah

VI.2.1. Alasan dan Pertimbangan atas Rencana Pendanaan Syariah

Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran
pembiayaan ultra mikro dan mikro syariah, perusahaan berencana meningkatkan jumlah
pendanaan syariah melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) dengan total
sebesar Rp42.900,00 miliar.

Komposisi pendanaan yang bersumber dari perbankan syariah diproyeksikan sekitar 75,3Y6,
dengan total outstanding sebesar Rp4.900,14 miliar pada akhir 2025. Adapun komposisi
pendanaan yang bersumber dari pasar modal sekitar 18,94, dengan total outstanding

A 57
Page 59 OCR 0.952
sebesar Rp1.985,62 miliar pada akhir 2025, sementara pinjaman dari pemerintah melalui
PIP berkontribusi sekitar 5,876, dengan total outstanding pada akhir tahun 2025 sebesar
Rp4.560,63 miliar.

VI.2.2. Strategi atas Rencana Pendanaan Syariah

Guna mencukupi kebutuhan permodalan dalam rangka meningkatkan penyaluran
pembiayaan berbasis syariah, serta dalam rangka pemenuhan kewajiban utang yang akan
jatuh tempo pada tahun 2025 maka Perusahaan berencana meningkatkan jumlah
pendanaan syariah melalui pasar modal, perbankan dan pemerintah (PIP) total sebesar
Rp42.900,00 miliar.
1. Perbankan
Perusahaan memproyeksikan pendanaan melalui pinjaman perbankan syariah dengan
total Rp32.300,00 miliar.
Mempertimbangkan margin/cost of fund pendanaan jangka pendek (tenor 1 — 12 bulan)
yang relative lebih rendah dibandingkan pendanaan jangka panjang (tenor di atas 12
bulan) maka untuk pendanaan syariah ini diutamakan dari perbankan dengan skim tenor
jangka pendek (bulanan) dimana plafond rata-rata per bulan sekitar Rp2.700,00 miliar,
sehingga outstanding pendanaan pada akhir Desember 2025 diproyeksikan sebesar
Rp4.900,14 miliar.
2. Penerbitan Sukuk
Rencana pendanaan melalui penerbitan Sukuk diproyeksikan sebesar Rp8.100,00 miliar.
3. Pinjaman Pemerintah
Perusahaan memproyeksikan untuk pendanaan melalui PIP (Pusat investasi
Pemerintah) mencapai Rp2.500,00 miliar.

“4
Page 60 OCR 0.913
BAB VII. RENCANA PENGEMBANGAN DAN/ATAU PERUBAHAN

JARINGAN KANTOR

Dalam rangka pencapaian rencana kerja tahun 2025, dengan tetap memperhatikan potensi
pasar yang dan skala ekonomis maka pada tahun 2025 Perusahaan akan melakukan

penyesuaian jumlah kantor yang ada dan penambahan kantor baru sehingga jumlah kantor

layanan pada akhir tahun 2025 menjadi sebanyak 4.653 kantor.

Tabel VII-1 Rencana Pengembangan dan /atau Perubahan Jaringan Kantor

1. Kantor Unit Mekaar
a. Mekaar
1. Grogol Petamburan Maret-25 1 Kota Jakarta Barat :
2. Jawai Maret-25 1 Kab. Sambas Ka
b. Mekaar Syariah
1. Simeulue Barat Maret-25 1 Kab. Simeulue Sa
2. Arut Selatan Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Barat -
3. Kumai Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Barat -
4. Pangkalan Banteng Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Barat -
5. Hanau Maret-25 1 Kab. Seruyan sa
6. Telawang Maret-25 1 Kab. Kotawaringin Timur 2
7. Kahu Maret-25 4 Kab. Sinjai

Maret-25 1 2

Kota Surabaya

1. PNM Cimahi Maret-25 1 Kota Cimahi -
2. PNM Samarinda Maret-25 1 Kota Samarinda

3. PNM Singaraja 0 Maret-25 1 Kab. Buleleng -
4. PNM Pacitan Juni-25 1 Kab. Pacitan &
2. Kantor Unit Mekaar

a. Mekaar

1. Tambora 4 Maret-25 1 Kota Jakarta Barat

2. Tanjungsari 2 Maret-25 1 Kab. Bogor

b. Mekaar Syariah

1. Tarogong Kidul 2 Maret-25 F3 Kab. Garut 5
2. Samarang 2 Maret-25 1 Kab. Garut -
3. Taliwang 2 Maret-25 1 Kab. Sumbawa Barat -
4. Mekaar Utan 2 Maret-25 2 Kab. Sumbawa -
3. Kantor Unit ULaMM

a. ULaMM

1. Pasar Bongo Wonosari Maret-25 1 Kab. Boalemo -
2. Popayato Maret-25 1 Kab. Pohuwato £
3. Majene Maret-25 A: Kab. Majene -

b. ULaMM Syariah
ta

4. Kantor Unit ULaMM Representatif

Page 61 OCR 0.858
Waktu

Jenis Kantor Pelaksanaan Jumlah Lokasi Keterangan
| a. ULaMM
1, NTT Sep-25 $ Kota Kupang -
b. ULaMM Syariah — —
1. Muara Sabak Timur Juni-25 1 | Kebutanjungdabuhg
Timur
2. Tebo Juni-25 1 | Kab. Tebo -
| 3. Indralaya Juni-25 1 Kab.Ogan Ilir -
| 4, Sekayu Juni-25 1 Kab. Musi Banyuasin -
| 5. Kayu Agung Juni-25 1 | kab. Ogan Komering Ilir
6. Lubuk Linggau Juni-25 | 1 Kab. Ogan Komering Ilir -
7. Tanah Putih Juni-25 1 | Kab. Rokan Hilir -
8. Tanah Bangko Juni-25 1 Kab. Rokan Hilir -
9. Rambah Hilir Juni-25 1 Kab. Rokan Hilir -
10, Takengon Sep-25 1: Kab. Aceh Tengah -
11. NTB Sep-25 | 1 | Kab. Lombok Timur -
12. Air Haji Pessel Sep-25 1 Kab. Pesisir Selatan 2
13. Batang Kapas Sep-25 1 | Kab. Pesisir Selatan -
14. Jurai Sep-25 1 Kab. Pesisir Selatan Ka
15. Lembah Gumanti Sep-25 1 Kab. Solok | -
16. Lubung Basung 2 Sep-25 1 Kab. Agam 0 S3
17. Padang Pariaman Sep-25 1 Kab. Padang Pariaman )
18. Pasaman Timur Sep-25 1 Kab. Pasaman -
19. Pademawu Sep-25 1 | Kab. Pamekasan -

“0
Page 62 OCR 0.933
BAB VIII. PENGEMBANGAN ORGANISASI, SUMBER DAYA
MANUSIA DAN TEKNOLOGI INFORMASI

VII.1. Rencana Pengembangan Organisasi

Dalam rangka mendukung pencapaian target tahun 2025, rencana pengembangan
organisasi adalah sebagai berikut:
a. Rencana pembentukan satuan kerja'/divisi
Untuk mendukung pencapaian target kinerja perusahaan, direncanakan untuk
membentuk satuan kerja baru sebagai berikut:
- Satuan Kerja yang bertanggung jawab atas pelaksanaan fungsi pelindungan data
pribadi.
- Satuan Kerja yang bertanggung jawab terkait fungsi /T security dan keamanan siber.
b. Rencana perubahan satuan kerja/Divisi
Perusahaan berencana untuk melakukan perubahan pada organisasi satuan kerja Unit
Usaha Syariah dengan pertimbangan agar lebih sesuai dengan POJK 16/2019 tentang
Pengawasan PT Permodalan Nasional Madani.
c. Rencana pembentukan komite
Belum ada rencana terkait pembentukan komite pada tahun 2025.

Adapun alasan/pertimbangan atas penambahan dan perubahan satuan-satuan kerja
tersebut diatas adalah sebagai berikut:

- Menjalankan amanat UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
dalam rangka memperkuat fungsi pelindungan data pribadi di perusahaan.

- Memperkuat fungsi /T security dan keamanan siber perusahaan.

- Menata organsasi Unit Usaha Syariah agar lebih sesuai dengan POJK 16/2019 tentang
Pengawasan PT Permodalan Nasional Madani.

Strategi untuk merealisasikan rencana perubahan organisasi adalah sebagai berikut:

- Melakukan kajian terkait regulasi yang berkenaan dengan Unit Usaha Syariah,
pelindungan data pribadi dan /T Security serta keamanan siber.

- Melakukan benchmark terkait best practice organisasi fungsi Unit Usaha Syariah,
pelindungan data pribadi dan /T Security serta keamanan siber.

- Melakukan review terkait pelaksanaan fungsi Unit Usaha Syariah, pelindungan data
pribadi dan /T Security serta keamanan siber di PNM.

P: "k
Page 63 OCR 0.931
- Menyusun organisasi fungsi Unit Usaha Syariah, pelindungan data pribadi dan /T
Security serta keamanan siber di PNM

VIII.2. Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia
VIIN.2.1. Rencana Pemenuhan Sumber Daya Manusia

Dalam rangka mencapai target pemberdayaan kepada 15,09 juta nasabah aktif PNM Mekaar
dan Mikro dengan jumlah jaringan layananan PNM sebanyak 4.653 kantor pada akhir tahun
2025.

Komposisi SDM untuk tenaga pendamping PNM Mekaar merupakan komposisi terbesar dari
keseluruhan jumlah SDM perusahaan, diproyeksikan mencapai 69.546 karyawan atau
sekitar 88,874 dari total SDM PNM Grup pada akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar
50 ribu adalah tenaga Account Officer PNM Mekaar. Hampir sebagian besar SDM
perusahaan merupakan tenaga kerja lokal yang berasal dari wilayah sekitar kantor layanan,
hal ini dilakukan perusahaan didasari bahwa tenaga kerja lokal dapat memahami
karakteristik nasabah yang tinggal di area tersebut serta diharapkan mereka para karyawan
paham akan kearifan lokal wilayah setempat sehingga diharapkan pendampingan dan
pemberdayaan kepada para nasabah dapat lebih optimal.

Manajemen menyadari bahwa karyawan merupakan aset perusahaan sehingga manajemen
mengembangkan peran Divisi Human Capital Services dan Divisi Human Capital
Development sebagai Strategic Business Partner dalam pengelolaan sumber daya manusia
termasuk memberikan perhatian khusus dalam hal pengembangan kualitas SDM serta terus
meningkatkan tata kelola SDM termasuk memanfaatkan penggunaan sistem teknologi dan
informasi pada seluruh unit kerja dan perusahaan anak.

Beberapa strategi yang akan dilaksanakan perusahaan guna pengembangan organisasi dan
manajemen kerja diantaranya adalah:

# Penguatan pengelolaan rekrutmen (reinforcement recruitment):

# Pengembangan Human Capital Core Application.

Tabel VI!I-1 Rencana Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia

NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA

ON BOARDING PROGRAM (ORIENTATION,

|
Onboarding Internship AO Mekaar AO Internship (Inciass 2 15.000 1.252
HARI)
Pi AO Tesi Lapang &
On Boarding Mekaar (Non Internstip) FAO & AO Pr 2 HARI -

Page 64 OCR 0.677
Rencana

PROYEKSI | Renear
NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGETPESERTA | DURASI JUMLAH poto
PeseRTa Anggara
Onentation Basic Training (O8T) Kantor Cabang bab sa 1 HARI 1.240 228
ru
Seluruh karyawan
On The Job Training (OJT) Kantor Cabang Ek 2 HARI 1.240 -
ru
Seluruh karyawan
Omientation Basic Training (OBT) Kantor Pusat Ku 2 HARI 120 42
Seluruh karyawan
On The Job Training (OJT) Kantor Pusat Tau 3 HARI 120 -

COMPETENCY DEVELOPMENT (REGULAR)

GENERAL BASIC

SPESIFIK COMPETENCY

Pelatihan Basic Jr. AO Mekaar AO Baru! sitn

Pelatihan Basic SAO Mekaar SAO Baru Siih ZHARI 180 2aa
Pelatihan Basic AOM (Account Oficer Micro) ULaMM. ROM Baru #iih 2 HARI 500 2850
Pelatihan Basic KAM (Keuangan dan Adminisirasi) ULaMM KAM Baru Sih 2 HARI 100 345

PELATIHAN LEADERSHIP DEVELOPMENT

GENERAL LEADERSHIP (NEW JOIN)

Polatihan Advanood SAO Mokaar knosand sala BEE 980 1400
2th (Non Talent)

Pelatihan Advanced FAO Mekar (FAODPT FAO Existing Tin ZFARI 750 BED

Pelabhan Advanced AOM (Account Officer Micro) ULa MM ROM Existing Sih 2 HARI 600 3563

Pelatihan Advanced KAM (Keuangan dan Administrasi) ULaMW | KAM Esising Tin ZHARI 300 KE

SPESIFIK LEADERSHIP

Leadership (Keperumpinan Lanjutan) Kepata Divisi

Kopaia Divssi Existing

| (ELDP:1) Bxecutve Leadersnip Development BOO - 1 Kepala Divssi 2 HARI 28 112
TELDP-2) Executive Leadership Developmeni BOD -2 Waki Kapaia Divisi ZHARI & FT
Kabag. Pemcab,

4 KL Pi -3 2 HARI 1 14
(LDP-1) Leadership Development Program BOD 1 iga 23
(LDP-4) Leaderstvp Development Program BOD -4 kerasa 2 HARI s12 2715

ii MRPM, MO, MR :
Kepala Area Bisnis &
(LDP-5) Leadership Development Program BOD - 5 Kepala Area 2 HARI 350 1.735
Pengawasan
TUDP“G) Leadership Developmani Program 80D -6 RUU. KUM 2 HARI Bg 3808

Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Wakil Kepala

Wakil Kepala Divisi

1 HARI 21 9
Diwsi Existing
Spesifik Leadership (Kepervimpinan Lanjutan) Kepala Bagian Kapan Enya 2 HARI 1“ 206

/ 8
Page 65 OCR 0.591
PROYEKSI

Rencana

PROGRAM PELATIHAN JUMLAH Anggaran
PESERTA par
Pemimpin Cat
Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Pemimpin Gabang al 2. # HARI 62 39
xi
Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan Wakil Pemimpin |“ Waki Keperimpin ana Pn ag
Cabang Cabang Existing
M Bana TE
Spesifik Leadership (Kebemmpinan Lanjutan) Manajer Bs Ea 2 1“ Kp
ULaMM
Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Manajer Regional
PM HARI 1 |
engan enasaNa MRPM Existing 2 HARI 04 07
(Spasi 1 M Ragionai ar
pesitk Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Wanejer Regrona KA Ta PETA - Tk
Mekaar
| Spesifik Leadership (Ke | Lanjutan) Mi
Se MJ TT 2HARI 62 383
Supporting
“Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Manajer Remedial MR Ersting FRARI KN 267 |
Spesilik Teadershin (Kepemimpinan Lanjutan) Manajer TA AAA & Pa
Operasional
Spesifik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Kepala Area Bisnis | KA Bisnis Exsting TARI 506 382
Spesilik Leadership (Kepemenpiran Lanjutan) Kepala Aros KA Pengawasan apa se
Pengawasan Existing
Speslik Leadership (Kepemimpinan Lanjutan) Kepala UR Kepala Kantor sa Aa ai
ULaMM ULaMM Existing
Kepala Unit
Spesik Teaderenp (Kepemmpiran Lanjutan) Kepala Pan Kai Sana Ra
Mekaar 2
P PEK) -
Kapirssi den Pembelajran Karyawan (ASPER) - Leadership | Uu Kadanikam | AHARI Ss san
Forum
FACE FA P LI SAO, KAM, Sist
GE (FAO Acoelerallon Program io AO. SAO, KAM, TAN Tuna Ka RP
Cabang)
Pelatihan Talent SAO Mekaar-SAO Aspiration Leaders Program | — Seluruh Karyawan TAPI P3 ba
(SALSA) Talented SAO
Pelatihan T: A TA h 3
an Talent AOM ULAMM - AOM Aspraton Leadars | Seluruh Karyawan Kn ja Pa
Program Talented AOM
Mennlat Teleni Development Program (LENTERAT TopTalentMlenmai | 2 HARI 7 152
Woman Leadership Inspiration Program (WLIP) Me aa 2 HARI 20 9
an
MP B00-3 (Perempuan) |
Tep Talent (ploting
Talent Development & Retention (PILAR) 2 HARI 50 “86
| Ls : dibox8&9)
(Omcer Development Program (ODP) PNYA X BFLPBRI 12 BULAN 1 500
Kepala Unit Mekaar Development Program (KUMDPJ - Eksternat Eksismai TBULAN j 2
Kadiv. Wakadiv, SESUAI
7 Lendei 131 aa?
Leaders Talk (Monthiy Leaders Sharing) Men KENA

ENHAN

Mi

NT Pi

RAM

Page 66 OCR 0.635
Rencana
Total

PROYEKSI
NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA |” DURASI JUMLAH

WORKSHOP, TIMBUILDING, KS, INSIDEN course 7
SHARING CLASS ana
Sertifikasi Kompetensi (Inhouse)
WSU, MBU, MO, MR.
Sertilikasi Bidang Kompetensi Jabatan Fa 1 HARI 926 1.206
KM MRM, MRPM.
1 HARI 1.500 2250
Sertifikasi Kompetensi Ultra Mikro KAB, KAP
Pelatihan Inhouse Insidentai Divisi 1250 €a58
sii Kantor Pusat KEGIATAN
Seluruh Staf, Oficer.
Enhancement Non Manajer Kantor Pusat Sr Officer Kantor 2 HARI 1.029 897
Pusat
Seluruh Sial, Officer,
Enbancement Non Manajer Kantor Cabang Sr Officer Kantor 4 HARI 1.655 #42
Cabang
Team Buiking Cabai Tea A HARI 50.000 2500
Im Buikting Cabang ng
Seluruh Jabatan
we Divisi 3 HARI 1250 8.
'orkshop Miiatar .000
(Pelethan Kevangen Berkelanjutan Karyawan Terpilih 2 HARI 500 1585
Pelatnar Digital Tatan (DOT alent) Karyawan Terpilih TARI 303 7085
Calon Ersiting
Training For Partner Trainer (TOT) 2 HARI 500 1.565
"ng "NAN Trainer PNM
Saluran Jabatan
Knowtedge Sharing (KS) Cabang 1 HARI 50.000 9.380
Cabang
Knowledge Sharing (KS) Divisi Saman Jaan 1 HARI 1.250 .
Kantor Pusat "
Karyawan X5
Program Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Karyawan (MPP) » 4 HARI 40 780
Sertifikasi Organ Penosioia Resiko Karyawan Teroiin E 125 233
Kelas Berbagi Seluun karyawan TART G5 ag0 23
K
HC SHARING Lk 3 HARI 309 7
Tiga Kompetensi PNM (Capai Bintang Mekaar KUM SAOFAG,AO | TPARI BE DE7 25
Weetthe CEO & CEOtaik Karyawan Terpliih La 100 500
ji KEGIATAN
SUPER HC (Support Pariner HC) SDM Cabang 2 HARI 120 ii
Insidontal OJT (On Job Training) Karyawan Terpilih B HARI 3 520
Enhanchment AO Mekar (PKM, di FO Mekaar TARI an KE
, $
Page 67 OCR 0.669
NAMA PROGRAM PELATIHAN

TARGET PESERTA

DURASI

SESUAI

PROYEKSI
JUMLAH
PESERTA

otal
Anggaran
(RAB)

Sertifikasi ISO Pendampingan Karyawan Terpilih 000
HC dan yi er Mean 285 2
Sharing Literasi Ekonom Islam (SALAM Seluruh karyawan TARI 85253 180
CULTURE
ruh karyawan
Program Brigade Madani (3 Entitas) ki HARI 101 101
Cabang
SESUAT
Porsi PNM luruh karyawan : 000
-. KEGIATAN si $
Pengukuran Culture Health Measurement & Employee SESUAI
Seluruh karyawan y
Engagement Survey (SES) KEGIATAN 9 si
Implementasi Culture Activation Pr (CAP) Seluruh Unit Kera | | SESUAI 4.076 5.000
regan KEGIATAN " "
Pelatihan PINTAR (PIC Pengelola, 1, Iransformasi adaptif
na (novasi asn PIC PINTAR 2 HARI » 135
Risiko)
- . “BOD-F sampai BOD- | SESUAI
ungsi i Budaya (CL, CAK. CA) - MATAN 5.000 s7
PNW Innovation Fesiivat Seluruh karyawan TERI 5150 Ce
PNM Leader Forum & Exosilence Award Seluruh karyawan TARI 300 1500
SESUAI
Regional Employee Engagement Actvitles (MABAR) Seluruh karyawan 65.490 3.500
KEGIATAN
Karyawan Mekaar
Kegiatan KOPDAR Mekaar #KARI
1 (058 Bulan) - si
Fe SESUAT
Intemal Community (PNM Seluruh karyawan 4
m3 (PNM Club) ruh Tenganan 1.600 500
Cuture Campaign (Social Media, Employee Brandi Seluruh karyawan basa 62 260
Pp ana KEGIATAN
Teaming Fesival PN Seluruh karyawan TARI G5.A90 7500
SESUAT
PNM Engish Club glish HCD Seluruh karyawan
E (Easy En , an 100 150
SESUAT
PODCAST RUBIK Seluruh karyawan :
in apr 66.490 PPA
Budaya Kaizon 6R (Ringkas, Resik, Rajin, Rapih, Rawat) Seluruh karyawan TAN 66490 100
Bni " KEGIATAN
SESUAI
NGOBRAS (Ngobrol Berkuali Seluruh karyawan 1 500
U ites) ruh Merata 25.000 2
SESUAI
Waliness Program (Health Talk, Cek Kesehatan di Cabang) Seturuh karyawan eeago 380
KEGIATAN
SESUAT
ement Gol 8
Program Manag u O0-3 (pemeab) | ecuTaN 62 384

Page 68 OCR 0.694
Rencana

3,80D-4

PROYEKSI apaan
NAMA PROGRAM PELATIHAN TARGET PESERTA” DURASI JUMLAH PAR
PESERTA aah
Program Work, Love and Lite (Bersama Pasangan Ibu, Suami, | Pemcab, Wapemcab |” SESUAI Pan Ten
istri) can MRM KEGIATAN
ERNAL / PUBLIC
SESUAI
Pelatihan Ekstemal DEKOM, BOG, 30D B0C, 800 15 2.500
KEGIATAN
mn SESUAT
Pelatihan Ekstemal BOD-1, 2 (EVP, Kadiv. Wakadiv) BOD-1, B0D-2 5s 1.200
KEGIATAN
Pelatihan Eksterral diluar BODA dan 2 (Pubic trainng & | Diluar BOD- dan SESUAT PPN Ta
Sertifikasi) 80D-2 KEGIATAN
Pelatihan Ekstemal Komite Audit & DPS Komite Audia pps | SESUAI 10 s0
KEGIATAN
BOD-1,B0D-2Gan | SESUAT
30 3.500
800-3 KEGIATAN
. aa Seluruh Karyawan
E-eaming ULaMM SINAR - Senin Belajar 1 HARI 4.986 -
ULaMM
Seluruh Karyawan —
E-learning Mekaar SABER - Semangat Bersama Berbagi Ilmu Gi 1 HARI 80.255 -
mar
Elearning Kantor Pusat SELARAS - Semangat Belajar Tanpa | Seluruh Karyawan aan s5
Batas Divisi Kantor Pusat "
E-Learning Satu Diangkasa (SDA) diluar regular Karyawan Terpilih 1 HARI 1500| ——
Program Beasiswa Karyawan Karyawan Terpiln SESUAI PROGRAM 5.000
Opimalisas' Digialisasi Program Pengembangan SDV 130
“Adinda Generatve AT
TWhalss App Losing p—T
Pengembangan
“Gammihed Learning iba SESUAI PROGRAM :
Sistem
TAN Inspire 7
“Briefing Kilat
- Knowiedge Management System
Buku, Literatur, Leaming Asset Leaming Asser SESUAI PROGRAW 720
Ekstemai LIVS (Linkec In Learning, dil) Karyawan Terpilih SESUAT PROGRAN Boo
Intomal Talent Job Posting Karyawan Terpilih SESUAI PROGRAN :
Taleni Labs Seluruh Karyawan SESUAT PROGRAN 7
BOD-1, BOD-2 B0D-
Asesmen Talent Profiling (Talent Mapping) SESUAI KECIATAN 1.000

A
lg
Page 69 OCR 0.949
Sumber daya manusia merupakan salah satu aset utama Perusahaan dalam rangka
tercapainya rencana kerja perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk itu
perusahaan terus meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas pelatihan bagi
pengembangan SDM sehingga diharapkan SDM perusahaan mampu memberikan
pelayanan yang efektif, efisien dan optimal dalam memenuhi kebutuhan para nasabah serta
dapat mendukung tercapainya rencana kerja perusahaan.

Rencana program pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia disusun berdasarkan

analisa kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan soft competency

sesuai level jabatan karyawan dalam mendukung pencapaian target kinerja. Dengan

demikian, karyawan akan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan tugas

dan tanggung jawab pekerjaannya saat ini dan juga siap untuk melaksanakan tugas dan

tanggung jawab yang lebih tinggi di dalam organisasi, sehingga mendukung pencapaian

target kerja individu dan Perusahaan.

Strategi dalam merealisasikan rencana pendidikan dan pelatihan SDM adalah dengan:

# Menyiapkan sumber daya yang memadai untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan
meliputi pelatih/trainer, modul, sarana dan prasarana, serta anggaran:

# Mengembangkan metode pelatihan yang beragam dan berdampak agar lebih
mendukung pencapaian tujuan pelatihan:

# Melakukan analisa kebutuhan pelatihan yang tepat, sesuai inisiatif strategi perusahaan,
Gap Competency karyawan serta standar kompetensi yang dibutuhkan,

# Berkoordinasi dengan pengguna'user agar pelatihan dapat dilaksanakan dalam kondisi
yang tepat dan mendukung pencapaian tujuan unit kerja terkait dan perusahaan,

# Menguatkan Employee Career Development dan Capacity Building.

Manajemen juga menaruh perhatian besar pada talenta-talenta milenial dan perempuan hal
ini tercermin pada rencana kerja untuk pengembangan talenta milenial dan perempuan,
dimana untuk tahun 2025 target lebih dari 1694 untuk talenta milenial dan talenta perempuan.

Agar menjadi perusahaan yang unggul, manajemen menaruh perhatian besar dalam
kegiatan Pendidikan dan Pelatihan sehingga pada tahun 2025, biaya pendidikan
dianggarkan sebesar Rp142,80 miliar yang berfokus kepada akselerasi pengembangan
SDM untuk meningkatkan kompetensi karyawan serta pengembangan kapabilitas
kompetensi untuk pengembangan karir tenaga pemasar dengan pelatihan yang sistematis.
Serta untuk meningkatkan kompetensi di jajaran manajemen di level Direksi dan Dewan
Komisaris maka untuk tahun 2025, manajemen mengalokasikan anggaran sebesar

1 &
Page 70 OCR 0.909
Rp2,5 miliar untuk program pendidikan dan pelatihan bagi Direksi dan Dewan Komisaris
perusahaan.

Selain biaya pendidikan manajemen juga menganggarkan biaya riset dan inovasi sehingga
total biaya yang dianggarkan untuk pendidikan, riset dan inovasi sebesar Rp199,19 miliar.

VII.2.2. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing

Memperhatikan rencana jangka panjang perusahaan dimana perusahaan masih akan fokus
pada pembiayaan kepada usaha ultra mikro dan mikro kecil dan mempertimbangkan blue
print pengembangan sumber daya manusia khususnya pengembangan talenta milenial dan
perempuan maka pada tahun 2025 perusahaan belum memiliki rencana menggunakan
tenaga kerja asing.

VII.2.3. Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya

Tabel VI!I-2 Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Alih Daya

IWengurangi is ko terhadap
4 IMarxeting dan Administrasi (ketidakpastan bisnis di masa 35196 (PT Mero Madani Institute 3t-Des-25
| mendatang
Mengurangi eko terhadap
2 (Marctng, Aeminisirasi dan | eisakpastian bisnis di masa 31473 (PT Mtra Utama Madani 31-Des-25
INon Staf perdonannag

Mengingat besarnya kebutuhan SDM khususnya posisi Account Officer, administrasi dan
kebutuhan tenaga non-staf maka dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengendalian biaya
tenaga kerja dan untuk mengurangi resiko terhadap ketidakpastian di masa mendatang serta
jenis pekerjaan tersebut tidak termasuk kategori spesifik.

Proses pemenuhan kebutuhan tenaga alih daya termasuk dengan pengelolaan karyawannya
dilakukan oleh Penyedia Tenaga Kerja Alih Daya dalam hal ini perusahaan alih daya dengan
perjanjian dan Management fee yang telah disepakati. Perusahaan telah bekerjasama
dengan dua perusahaan terafiliasi yakni PT Micro Madani Institute dan PT Mitra Utama
Madani untuk pemenuhan tenaga kerja alih daya utamanya posisi tenaga pemasar Mekaar.

VII.3. Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi

Dalam rangka mendukung kegiatan bisnis utama pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro
dan mikro melalui pemberian jasa pembiayaan yang diikuti dengan pendampingan dan
pelatihan usaha kepada para nasabah dimana pada tahun 2025 ditargetkan dapat
memberdayakan 15,09 juta nasabah aktif PNM Mekaar dan Mikro melalui 4.653 jaringan
kantor layanan yang tersebar di lebih dari 435 kabupaten/kotamadya di 35 provinsi.

A69

t
Page 71 OCR 0.956
Saat ini perusahaan telah menggunakan pemanfaatan teknologi dan informasi guna
mendukung kegiatan bisnis dan operasional. Perusahaan tetap berkelanjutan untuk terus
meningkatkan pemanfaatan teknologi dan informasi, sehingga pada tahun 2025
direncanakan penambahan infrastruktur dan peningkatan sistem dengan kebutuhan belanja

modal (capex) untuk pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak sebesar Rp609,74
miliar dan biaya operasional (opex) sistem informasi diproyeksikan sebesar Rp319,33 miliar.
Adapun beberapa rencana Teknologi dan Informasi untuk tahun 2025, diantaranya adalah
sebagai berikut:

Is

Peningkatan Kapabilitas dan Ketersediaan Infrastruktur pada Data Center, Disaster
Recovery Center (DRC), dan Kantor Pusat

Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan infrastruktur di
Data Center, Disaster Recovery Center, dan Kantor Pusat, yang mendukung stabilitas
operasional dan meminimalkan risiko downtime. Inisiatif ini meliputi pembaruan
perangkat keras dan perangkat lunak berperforma tinggi serta penerapan langkah-
langkah keamanan yang lebih kuat untuk melindungi infrastruktur perusahaan.

Peningkatan Keamanan Jaringan dan Sistem TI

Program ini difokuskan pada penguatan keamanan jaringan dan sistem TI di semua
lokasi perusahaan, termasuk Data Center, Disaster Recovery Center, Kantor Pusat,
Kantor Cabang, dan Kantor Unit. Peningkatan keamanan ini mencakup implementasi
alat deteksi ancaman mutakhir, enkripsi, firewall, serta pengawasan intensif untuk
mengantisipasi dan menanggulangi risiko siber yang berpotensi mengganggu
operasional.

Meningkatkan Kapabilitas dan Efektivitas Pengembangan Aplikasi dengan Arsitektur
Microservices

Dengan mengadopsi arsitektur microservices, perusahaan akan meningkatkan
fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi dalam pengembangan aplikasi. Pendekatan ini
memungkinkan tim IT untuk lebih responsif dalam mengimplementasikan fitur baru,
mendukung adaptasi terhadap perubahan kebutuhan bisnis, serta memastikan aplikasi
yang lebih stabil dan mudah dikelola.

Penguatan Sistem Manajemen Aset TI

Program ini mencakup pembangunan Sistem Manajemen Aset TI yang terintegrasi
untuk memantau, melacak, dan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh aset teknologi
perusahaan. Dengan sistem manajemen yang lebih baik, perusahaan dapat

An
4
Page 72 OCR 0.955
meningkatkan efisiensi operasional, mengelola siklus hidup aset secara optimal, dan
memaksimalkan pengembalian investasi dari aset TI.

Pengembangan Data Governance Perusahaan

Inisiatif ini bertujuan untuk membangun kerangka Data Governance yang akan menjaga
kualitas, keamanan, dan integritas data perusahaan. Program ini akan mencakup
pembentukan standar dan kebijakan terkait pengelolaan data, guna memastikan bahwa
data yang tersedia untuk pengambilan keputusan adalah akurat, konsisten, dan
terlindungi.

Peningkatan Maturitas Teknologi Informasi (TI)

Program ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kematangan TI perusahaan melalui
penerapan kerangka kerja pengukuran yang jelas dan terstandarisasi. Dengan penilaian
maturitas yang sistematis, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu
ditingkatkan, menilai keefektifan operasional, serta memetakan kesiapan teknologi untuk
menghadapi tantangan bisnis. Program ini akan mengadopsi COBIT 2019. Hasil
pengukuran ini akan digunakan sebagai dasar untuk inisiatif pengembangan
berkelanjutan, memastikan kapabilitas TI terus mendukung tujuan strategis perusahaan.

Transformasi Core System

Transformasi Core System difokuskan pada peningkatan kapabilitas sistem inti
perusahaan untuk mendukung proses bisnis yang lebih efisien, responsif, dan
terintegrasi. Inisiatif ini mencakup pembaruan sistem, peningkatan performa, serta
pengembangan fitur yang dapat mendukung pertumbuhan dan kebutuhan bisnis secara
jangka panjang.

Membangun Generative Al untuk Analisis Data dan Layanan Pelanggan yang Lebih
Efektif

Program ini melibatkan penerapan teknologi Generative Al untuk mendukung analisis
data dan layanan pelanggan yang lebih responsif, termasuk pengembangan chatbot
terpusat. Teknologi ini akan membantu memprediksi tren bisnis, mendukung
pengambilan keputusan, serta menghadirkan layanan yang lebih personal dan efisien
bagi pelanggan.

Pengembangan Active-Active Data Center sebagai Program Multi-Year

Program Active-Active Data Center adalah inisiatif multi-year yang bertujuan untuk
membangun Data Center dan Disaster Recovery Center yang dapat beroperasi secara
simultan. Pengembangan ini akan memperkuat redundansi, memastikan ketersediaan
layanan tanpa gangguan, dan meningkatkan ketahanan operasional perusahaan secara

Pi 7
Page 73 OCR 0.881
signifikan. Dengan pendekatan bertahap, perusahaan akan memastikan kesiapan

teknologi, anggaran, serta koordinasi infrastruktur yang komprehensif untuk mencapai
infrastruktur Active-Active yang andal dan efisien.

Tabel VIII-3 Rencana Pengembangan Teknologi dan Informasi PT PNM Tahun 2025

Rencana Pengembangan TI

No 2025 Peke Implemer
Pengadaan Penambahan Hardware Compute dan
Storage di DC dan DRC sae
Pengadaan Penambahan Storage di DC dan DRC | Oktober 2025
Pengadaan Peremajaan Perangkat Network Head
Office (HO), Data Center (DC) dan Disaster Oktober 2025
Peningkatan Kapabilitas dan Recovery Center (DRC)
Ketersediaan Infrastruktur ape
1 | padaData Center, Disaster — | Pengadaan Network Access Point di Head Office Mei 2025
Recovery Center (DRC), dan . ) Taat PPn Candi mac) 1
Kantor Pusat 'engadaan Network Access Control an
Multi Factor Authentication (MFA) EL mendanasad
Pengadaan Penyelarasan Perangkat Keras DC- Agustus 2025 -
DRC (core system) - Network Maret 2026
Pengadaan Penyelarasan Hardware Compute dan | Juli 2025 - Des
Storage DC-DRC (Core ) 2025
Pengadaan Network Security Firewall di Data April 2025
Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC) pi
» Pengadaan SD-WAN Firewall di Data Center
Peningkatan Keamanan
2 Jaringan dan Sistem TI Deh Disana Recovery Center (DRC), dan Juli 2025
Pengadaan Load Balancer di Disaster Recovery
Center (DRC) year
Meningkatkan Kapabilitas dan | Pengadaan Hardware Containerisasi Platform Juni 2025
3 | Efektivitas Pengembangan :
Aplikasi dengan Arsitektur Pengadaan Software Containerisasi Platform in sk
Microservices 2025
4 Penguatan Sistem Manajemen
Aset TI

Pengembangan Data
Governance Perusahaan

7

8

Teknologi Informasi (TI)

Peningkatan Maturitas

Transformasi Core System

Al Generative

Pengembangan Active-
Active Data Center

Desember
2025
Desember
2025
Desember
2025

Juni 2025

Agustus 2025

“
Page 74 OCR 0.944
VIN.3.1. Organisasi Teknologi Informasi

Gambar VIII-1 Struktur Organisasi Teknologi Informasi

()
VIII.3.2. Peta Jalan Teknologi Informasi

Saat ini, perumusan dan penyusunan Roadmap Teknologi Informasi (TI) juga dalam tahap
pembaruan agar sejalan dengan Roadmap Kementerian BUMN untuk melakukan dukungan
transformasi digital kepada UKM di Indonesia. Untuk itu, pembaruan ini bertujuan supaya
seluruh inisiatif teknologi sejalan dengan visi dan misi serta pengembangan kemampuan
kawasan. Dalam rangka pengkinian ini, Roadmap TI diarahkan kepada inovasi digital, sistem
yang terintegrasi, serta keamanan siber yang lebih baik. Diharapkan pertimbangan tersebut
mendorong peningkatan efisiensi operasional dan daya saing di sektor BUMN dalam konteks
perubahan industry.

4
Page 75 OCR 0.823
BAB IX. PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN BESERTA ASUMSI
YANG DIGUNAKAN

IX.1. Asumsi Makro dan Mikro yang Digunakan

Tabel IX-1 Asumsi Makro dan Mikro

AP
KBUMN

1. Pertumbuhan Ekonomi (96YoY) 49 :

2. Inftasi (06) 18 27 25 | 25 | 28

3. Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD) 15.160 16.000 16.000 16.000 | 15.380
Bi-Rate (0) 6,4 6,9 7.0 1,0 48

5. Federal Funds Rate (96) 48 44 35 3,5 3,5

8. Pertumbuhan Kredit Nasional (9 yoy) 10,8 9-11 10.5 10,5 10,5

7. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga

Nasional (2eyoy) 6,8 8,0 88 8,8 8,8

Asumsi Mikro ( Internal ) aan

1. Pertumbuhan Jasa Pembiayaan (96) 1.0 4,7 1,8 17

2. Pertumbuhan Pendanaan (96) 96 2,0 34 6.3

3. Tingkat Bunga / Imbal Hasil Pendanaan (96) 6,5 66 6,7 7,0

4. Tingkat Bunga / Imbal Hasil Jasa

Pembiayaan (86) 23,5 234 23,0 22,6

5. Rasio Piutang Jasa Pembiayaan

Bermasalah (36) 23 Maks 3 Maks 3 Maks 3

6. NOA Mekaar 14,6 Juta 14,9 Juta 14,9 Juta 15.0 Juta

331901 33,301 33,701

7. Yield Mekaar / ULaMM 27.61, 23 Ah 22.015 33,701 22,046

3. NOA / Unit Mekaar 3.667 3.741 3775 3775

9. OS / AO 10520 Juta | 1.043,8Juta | 885,2 Juta 885,2 Juta

IX.2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan

Tabel |X-2 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Tahun 2025

Pos-Pos
Kas dan Setara Kas 1.875,05 1.058,75 151751 1.305,66
Aset Lancar 2.868,13 2.235,00 2.572,39 2.309,07
Pinjaman yang Diberikan 43.243,59 43.115,23 44,159,75 44.768,66
Pembiayaan Modal 1.302,59 1.408,64 1,78352 1.914,88
| Piutang Jasa Manajemen” 3.77 10,34 157 117
Aset Tetap 2.843,74 3.124,94 3.229,22 4.223,01
Aset Lain-Lain 235946 | — 2411653 1.558.66 2437,70
Jumlah Aset 54.494,31 53.069,42 54.822,60 56.660,16
Liabilitas 4445246 42.863,62 44.087.47 45.269,77
Jumlah Liabilitas 44.452,46 42.863,62 44.087,47 45.269,77
Ekuitas — 10.041,85 10.205,80 10.735,13 11.390,38
Jumlah Ekuitas 10.041,85 10.205,80 | 73513 | 11.390,38
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 54.494,31 53.069,42 54.822,60 56.660,16 |

A

P "k
Page 76 OCR 0.822
Tabel IX-3 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan UUS Tahun 2025

Realisasi Proyeksi

Sep-24 Jun-25
1

Kas dan Setara Kas 90,88 28.71 185,98 183,94
Aset Lancar 82675) 466,21 746,72 577,09
Pinjaman yang Diberikan 30.618,83 31.278,25 34.315,13 36.089,80
Pembiayaan Modal 0,00 0,00 0,00 0,00
Piutang Jasa Manajemen 0,00 0,00 0,00 0,00
Aset Tetap 710,96 905,61 798,16 1.060,34
Aset Lain-Lain gr278| —— 81886 493,92 777.80
Jumlah Aset 33.260,19 33.497,64 |” 36.539,91 38.688,97 |
Liabilitas 27.313,40 27.228,25 32.046,90 33.687.98
Jumlah Liabilitas 27.313,40 27.228,25 32.046,90 33.687,98
Ekuitas 5.946,79 6.269,40 4.493,01 5.000.99
Jumlah Ekuitas 5.946,79 6.269,40 4.493,01 5.000,99

1X.3. Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan

Tabel IX-4 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif Perusahaan Tahun 2025

Realisasi Proyeksi
Pos-Pos Sep-24 Jun-25
1 3
Pendapatan Usaha 12.015,72 16.245,69 8.061,26 16.910,39
Biaya Usaha (10.679,89) (14.775,41) (7.328,87) (15.365,86)
Laba (Rugi) Usaha 1.335,83 1.470,28 732,39 1.544,53
Pendapatan (Biaya) Lain-Lain (41,19) 24,14 18,42 33,07
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 1.294,64 1.494,42 750,81 1.577,60
Laba Bersih 985,84 150,70 570,62 1.198,98
Laba Bersih Entitas Induk 973,21 135,97 563,31 1.183,62 |

Tabel IX-5 Proyeksi Laba/Rugi Komprehensif UUS Tahun 2025

Realisasi Proyeksi
Pos-Pos Sep-24 Jun-25

| Pendapatan Usaha 811252|  10977,75 5.386,19 11.275,05
Biaya Usaha @si930) | “096705)| @77i4e)| — (10.339,20)
Laba (Rugi) Usaha 793,13 1.010,70 614,73 935,85
Pendapatan (Biaya) Lain-Lain 1 (11.48) (38,00) 64,26 254,14 |
Laba Sebelum Pajak Penghasilan — |” 781,65 972,70 678,99 1.189,98
Laba Bersih 631,50 954,10 538,91 1.046,89

r 2
Page 77 OCR 0.595
1X.4. Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan

Tabel IX-6 Proyeksi Laporan Arus Kas Perusahaan Tahun 2025

'A. Arus Kas Bersih dari Kegiatan

and (1.sa1,90) 180,77 (2301) 5109 s11.70 58415
1 Arus Kas Masuk dar Kegiatan Oporasi | 57.73802 | torogg0o4 | 23sr7e7 | 2nsess5 | si4sa0s | 0027222
2. Arus Kas Keluar dari Kegiatan Operasi | (ssgizs2) | (ooasez7 | @asoosap | @res2aey | (soszean | (asesor
Pena ee dat Kantata (osen tai | aon | cozen | ceraza | (rose20
sesama) 257526 17840 mooco| rasooo| 23r0c0o| 285000
dna ak Kabar car Kagialan 129703) (8.408,18) seronl sean | Gaza7n | G7e20
Sta Das Bermih Onii Kakan 2528,25 (79561 569,82 910,48 660,47 719,02
ke ealegonnadressdi 58:70237 mi3osa0 | #2as000| 2405000 | 330000 | 42300.00
Na Pap Daan Dn Kagak Wsa2sar2) | 209001 | (erasora) | (asos0s2) | magaosa | Wasenae
Mere RN 550,68 (285.62) 265,74 158,76 383,43 24602
E. Kas & Setara Kas pada Awal Perlode |” 1.324,36 132436) tos875| 105875) 105875 | 105675
A5 yana Dai ta7505 tosa7s | 132040 | 15111 | tar2a8 | 430566

Tabel IX-7 Proyeksi Laporan Arus Kas UUS Tahun 2025

A. Arus Kas Bersih dari Kegiatan Operasi 627,92 2.972,20 3.901,59 3.487,97 237170 3328,22 |
1, Arus Kas Masuk dani Kegiatan Operasi ALATI,51 12.845,85 165.21842 19 764,45 35.887,74 samaa2 |
2, Arus Kas Keluar dari Kegiatan Operasi (40.849,65) (69973.65) | (1231683) | (16.29649) | (3351653) | (48.386,60)
Bea ERA caan | aren 2oy| wam| Gam) esan
4. Arus Kas Masuk cari Kegiatan Investasi 0.00 0.00 0.00 0,00 0.00 0,00
2. Arus Kas Keluar dari Kegistan Investasi (5447) 131,59) (2.00) 162,35) (73,18) 195.97)
Sudan Tae Heran Dari Kenlotan costa | awan | German | G2wan | oran | Barron
Se ANA 1054035 | 1885215 ser2n | 320008 | e0ees | 603261
ai Soe alas sasa (osasag) | O7zese1 | wissee) | @s2oon | Wora30) | (otons3)

Pee peci Kah Kak 68.32 615 22013 15727 185,62 155.23

| E. Kas & Setara Kas pada Awal Periode 22,56 22.56 281 28,71 28,71 28,71

| F. Kas & Setara Kas pada Akhir Perlode 90,38 Zn 31629 185.98 214,33 tea9a

IX.5. Rekening Administratif

Perusahaan tidak memiliki rekening dalam bentuk valuta asing sehingga tidak timbul
kewajiban terkait komitmen dan kontijensi Perusahaan dimasa mendatang.

"4
Page 78 OCR 0.759
BAB X. PROYEKSI RASIO DAN POS TERTENTU BAGI

PERUSAHAAN

Tabel X-1 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA Tahun 2025

Realisasi
Sep-24 Dec-24
1 2

Proyeksi

Jun-25

3

| Gearing Ratio 3,58 x 3,48 x 3,39x 3,30 x
| Financing to Asset Ratio (21) 81,459 81.216 80,555 70.019
NPL Gross (98) 225p |  Maks3,00yp |  Maks3.0016| — Maks 30076
NPL Netto (96) 05799 |” Maks1,0096| Maks 1,0096 | — Maks 10096
ROE (1) 13,380 116206 10,8786 1.109
ROA (1) 24476 21 21199 2199
BOPO (ep) 88,887 90.951 901 90879
Current Ratio 145,039 153,2196 | 153,1216 1509196
Suku Bunga Dasar Kredit (6) 23,559 232 23.016 22.56

Tabel X-2 Proyeksi Rasio dan Pos Tertentu RKA UUS Tahun 2025

Realisasi
Sep-24
1

Proyeksi

Jun-25

3

Gearing Ratio 215x 213x 243x

Financing to Asset Ratio (5) 92,06Y0 92,250 93,374 92,714
NPF Syariah Gross (Yc) | 1,695 Maks 3,0094 Maks 3,0096 Maks 3,0046 J
NPF Syariah Netto (96) 0,0070 Maks 1,007 Maks 1.009 Maks 1,0096 |
Micro Financing Ratio (94) 98,784 98,607a 98,554 98,470
Current Ratio 135,807 133,816 119,355 119,647 |

Sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan PNM Mekaar dimana sebagian besar berjangka

waktu 2 tahun maka perusahaan juga menyesuaikan sumber pendanaan, dimana untuk
tahun 2025 sumber pendanaan diutamakan bersumber dari perbankan dengan tetap
memperhatikan rasio likuiditas tetap terjaga diatas 120”b. Diproyeksikan current ratio
konsolidasi pada akhir Desember 2025 sebesar 150,9175.
Efisiensi tetap menjadi perhatian manajemen namun mempertimbangkan upaya akselerasi
perbaikan kualitas pembiayaan melalui mekanisme hapus buku maka Perusahaan
menambah cadangan kerugian pembiayaan. Di sisi lain Perusahaan akan melakukan
penyesuaian tingkat kesejahteraan karyawan utamanya tenaga pemasar sehingga hal ini
menyebabkan rasio BOPO diproyeksikan menjadi 90,87.

kh ”
Page 79 OCR 0.923
Profitabiitas Perusahaan diproyeksikan meningkat pada akhir 2025, hal ini sejalan dengan
proyeksi laba bersih pada akhir tahun 2025 sebesar Rp1.198,98 miliar dan pertumbuhan
aset, yang diproyeksikan mencapai Rp38.688,97 miliar sehingga ROA pada akhir tahun 2025
sebesar 2,19Yc naik 0,054 dari ROA prognosa Desember 2024. Sementara, dari sisi ROE,
walaupun laba bersih diproyeksikan meningkat 2,445 dibandingkan laba bersih prognosa
Desember 2024 namun dikarenakan sejak tahun 2020 atas Keputusah RUPS Perusahaan
tidak diminta untuk melakukan pembayaran deviden kepada Pemegang Saham
menyebabkan peningkatan jumlah laba ditahan yang secara langung mempengaruhi total
ekuitas Perusahaan dimana pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp11.390,38
miliar atau tumbuh 11,69c dibandingkan total ekuitas pronosa Desember 2024.

ag
Page 80 OCR 0.936
BAB XI. LAPORAN RENCANA BISNIS PNM TAHUN 2025

Pada tahun 2025 perusahaan akan menitikberatkan pada peningkatan pembiayaan kepada
sektor usaha ultra mikro dan peningkatan efisiensi, efektivitas dan produktivitas secara
umum sehingga pada akhir tahun 2025 target laba bersih diproyeksikan sebesar Rp1.198,98
miliar, dengan total aset Rp56.660,16 miliar.

XLA. Proyeksi Keuangan PNM Tahun 2025
XI.1.1. Aset

Total aset perusahaan pada akhir tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp56.660,16 miliar
nilai tersebut lebih tinggi 6,84 dibandingkan total aset prognosa pada akhir tahun 2024 yang
sebesar Rp53.069,42 miliar. Pertumbuhan aset ini utamanya ditopang oleh pertumbuhan
pembiayaan kepada kelompok perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui PNM Mekaar.

X11.2. Liabilitas

Berkaitan dengan fokus bisnis PNM sebagai perusahaan pembiayaan sektor ultra mikro dan
mikro tentunya memerlukan modal utama yaitu pendanaan. Hal tersebut berpengaruh pada
nilai total liabilitas perusahaan di tahun 2025 yang diproyeksikan mencapai Rp45.269,77
miliar, angka tersebut 5,674 lebih tinggi dibandingkan dengan prognosa liabilitas pada akhir
tahun 2024 yang sebesar Rp42.863,62 miliar.

Liabilitas perusahaan pada akhir tahun 2025 terdiri dari kewajiban lancar diproyeksikan
Rp5.592,87 miliar dan kewajiban interest bearing diproyeksikan Rp38.920,84 miliar yang
terdiri dari pinjaman perbankan, penerbitan MTN, Sukuk/Obligasi, dan pinjaman pemerintah
melalui PIP serta kewajiban lain-lain diproyeksikan Rp756,07 miliar.

X1.1.3. Ekuitas

Dengan proyeksi laba bersih entitas induk pada akhir tahun 2025 sebesar Rp1.183,62 miliar,
serta dengan asumsi tidak adanya penambahan penyertaan modal dan tidak adanya
rencana penggunaan dana cadangan serta pembayaran dividen, maka total ekuitas pada
akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp11.390,38 miliar, nilai ini 11,694 lebih tinggi dari
total ekuitas prognosa akhir tahun 2024 sebesar Rp10.205,80 miliar.

XI.1.4. Laporan Laba Rugi

Dalam meningkatkan peranannya untuk terus memberi nilai tambah bagi perekonomian
negara, maka Perusahaan menargetkan pendapatan usaha pada akhir tahun 2025 sebesar
Rp16.910,39 miliar sementara biaya usaha diproyeksikan sebesar Rp15.365,86 miliar

Ah za
Page 81 OCR 0.919
sehingga target laba bersih pada akhir tahun 2025 sebesar Rp1.198,98 miliar, jumlah ini
4,2” lebih tinggi dibanding laba bersih prognosa akhir tahun 2024 yang sebesar Rp1.150,70
miliar.

XI.1.5. Pendapatan Usaha

Diproyeksikan pada tahun 2025 pendapatan usaha sebesar Rp16.910,39 miliar tumbuh
4,199 lebih besar dibandingkan dengan proyeksi akhir tahun 2024 yaitu sebesar Rp16.245,69
miliar. Kenaikan tersebut utamanya ditunjang oleh pendapatan dari penyaluran pembiayaan
produk PNM Mekaar ke sektor ultra mikro khususnya pembiayaan kelompok perempuan,
dan pembiayaan Mikro yang disalurkan kepada pelaku UMK yang masing-masing
berkontribusi sebesar 90,574 dan 6,196 dari total pendapatan konsolidasian.

Tabel XlI-1 Proyeksi Pendapatan Usaha RKA Tahun 2025

Pendapatan Usaha Jun-25
Pendapatan Mikro 775 1.056,52 436,61 1.034,65
Pendapatan Mekaar 10.904,79 14.742.62 7.335,01 15.276,43
Pendapatan Jasa Manajemen 8,54 13,80 6.07 14,75
Pendapatan Modal Ventura 15265 191.29 124,49 267,57
Pendapatan Investment Mgnt 47,78 73,33 39,15 8245 |
Pendapatan Operasi Lainnya 126,06 168.13 119,93 234,54
Total Pendapatan Operasi 12.015,72 16.245,69 8.061,26 16.910,39
Pendapatan Lain-Lain 1,34 31,26 22,24 41,95
Total Pendapatan 12.017,06 16.276,94 8.083,50 16.952,34

Pendapatan Modal Ventura, dan Investment Management serta Pendapatan Operasional
Lainnya berkontribusi sebesar 3,595. Pendapatan Modal Ventura sebesar Rp267,57 miliar
pada tahun 2025, naik sebesar 39,9” dibandingkan dengan prognosa pendapatan pada
Desember 2024 sebesar Rp191,29 miliar, dan untuk pendapatan dari kegiatan manajemen
investasi tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp82,45 miliar atau naik sebesar 12,446
dibandingkan dengan prognosa Desember 2024, serta pendapatan non-operasional lainnya
diproyeksikan sebesar Rp41,95 miliar.

XI.1.6. Biaya Usaha

Secara keseluruhan biaya usaha diproyeksikan sebesar Rp15.365,86 miliar pada akhir tahun
2025, atau 4,0”5 lebih tinggi dari total biaya usaha prognosa akhir tahun 2024 sebesar
RP14.775,41 miliar.

fk
Page 82 OCR 0.893
Tabel Xl-2 Proyeksi Biaya Usaha RKA Tahun 2025

Biaya Usaha

Jun-25

Rp Miliar)

Dec-25
4

Biaya Bunga Pinjaman (1.831,04) (2.486,09) (1.244,65) (2.624,18)
Biaya Pegawai (4.057,66) (5.712,10) (2.807,31) (6.249,22)
Biaya Umum & Administrasi (1.484,35) (2.224,13) (1.106,28) (2.209,30)
Biaya Pemasaran (36,70) (55,16) (32,02) (61,29)
Baya Penyusutan & Amorisas werso| — tesaa | oral — oos7)
Biaya CKPN (2.782,49) (3.54446) | (1.734,50) (3.414,90)
Jumlah Biaya Usaha (10.679,89) (14.775,41) (7.328,87) (15.365,86)
Biaya Lain-lain (42,53) (712) (3.81) | (8,89)
Jumlah Biaya (10.722,42) (14.782,53) (7.332,68) (15.374,74)

Faktor yang menyebabkan naiknya biaya usaha pada proyeksi di tahun 2025, antara lain :

Biaya bunga pinjaman sebesar Rp2.624,18 miliar nilai tersebut naik 5,6”o dibandingkan
dengan prognosa tahun 2024 sebesar Rp2.486,09 miliar, kenaikan biaya bunga
pinjaman sejalan dengan naiknya jumlah pinjaman pendanaan perusahaan serta asumsi
suku bunga (SBN 10 tahun) sebesar 7,0Y4.

Biaya Pegawai, sebesar Rp6.249,22 miliar lebih besar 9,495 dari prognosa 2024 sebesar
RP5.712,10 miliar, kenaikan biaya pegawai ini antara lain adanya kebijakan manajemen
untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan utamanya tenaga pemasar PNM Mekaar.
Biaya Umum dan Administrasi Kantor, sebesar Rp2.209,30 miliar lebih rendah 0,796 dari
prognosa 2024 sebesar Rp2.224,13 miliar. Pengeluaran Biaya Umum dan Administrasi
Kantor memperhatikan penggunaan produk dalam negeri minimal 60Y4 dari total belanja
perusahaan.

Biaya Penyusutan dan Amortisasi sebesar Rp806,97 miliar lebih besar 23,54
dibandingkan dengan prognosa 2024 sebesar Rp653,46 miliar kenaikan biaya
penyusutan disebabkan adanya belanja modal utamanya peremajaan hardware &
software, pembelian tanah dan bagunan kantor cabang yang status sewanya akan jatuh
tempo pada tahun 2025.

X1.1.7. Laba Usaha

Proyeksi Laba Usaha pada tahun 2025 sebesar Rp1.544,53 miliar angka tersebut
diproyeksikan naik 5,195 dari prognosa tahun 2024 sebesar Rp1.470,28 miliar.

/ 84
Page 83 OCR 0.895
X1.1.8. Pendapatan (Biaya) Lain-lain

Pendapatan Lain-lain pada tahun akhir 2025 sebesar Rp33,07 miliar angka proyeksi ini lebih
tinggi 37,096 dibandingkan dengan prognosa tahun 2024 sebesar Rp24,14 miliar.

X11.9. Laba Bersih

Mengenai Laba Bersih pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp1.198,98 miliar nilai
tersebut lebih besar 4,2” dari Laba Bersih prognosa tahun 2024 sebesar Rp1.150,70 miliar.

XI.1.10. Laporan Arus Kas

Arus kas dari aktivitas operasional non pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp5.429,73
miliar, sementara Arus Kas Operasional Pembiayaan diproyeksikan sebesar minus
Rp4.845,58 miliar, hal ini dikarenakan jumlah penyaluran pembiayaan lebih besar dari jumlah
penerimaan angsuran. Sehingga secara total untuk arus kas dari aktivitas operasional
perusahaan pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp548,15 miliar.

Arus kas dari aktivitas investasi perusahaan sebesar minus Rp1.056,26 miliar arus kas ini
utamanya untuk pembiayaan belanja modal atas pengadaan hardware & software serta
pembelian tanah dan bangunan kantor cabang.

Arus kas dari aktivitas pendanaan perusahaan diproyeksikan mencapai Rp719,02 miliar di
tahun 2025, aktivitas pendanaan perusahaan diproyeksikan bersumber dari penerimaan
dana pinjaman dan pembayaran pokok pinjaman dari Perbankan, Obligasi/Sukuk dan MTN
serta PIP. Sehingga posisi arus kas pada akhir tahun 2025 diproyeksikan sebesar
Rp1.305,66 miliar.

X1.2. PT PNM Venture Capital (PNM VC) Konsolidasi (Subsidiary)

Pada tahun 2025 PNM VC memproyeksikan laba bersih sebesar Rp90,17 miliar nilai tersebut
naik 99,9”o dibandingkan dengan laba bersih yang di prognosakan di tahun 2024 dengan
nilai Rp 45,10 miliar. Return on Assets diproyeksikan 1,83Y6 pada tahun 2025 nilai tersebut
naik 0,7” dari prognosa tahun 2024, dengan Return on Eguity (ROE) PNM VC di tahun 2025
mencapai 13,39”4.

Tabel XI-3 Proyeksi Keuangan PT PNM Venture Capital RKA Tahun 2025

Pendapatan Usaha 4.448,51 73,84 108,78Yo 101,3796
Biaya Usaha (434417) | (4.651,44) | (4 107, 44Yo 100,34 Yo
Laba (Rugi) Usaha 104,34| — 122,40 171,77 | 164,62 140,370 |
Pendapatan (Biaya) Lain2 (3,39) (3.63) 1919.04Yc
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 100,95 168,15 137,584 |
Laba Bersih 38,73 90,17 199,950

Page 84 OCR 0.758
Uraian

Total Aset

4.195,62

Prognosa

2024

4.679.97

RKAP

2025

5518,36

131,539

(ILAIKA

Total Liabiltas 353899) 404154| 478370 13545791 118,6194 |
Total Ekuitas 656,63 638.43 724,66 | 110,36 | 113.519
ROA (EAT/Rata-ata Asei) 0,9874 10896 183001 187,258 | 169,1196
ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 6.1209 7.221 218870 | 1855196

Profit Margin (EAT/Pendapatan Usaha)

08799

BOPO

97.651 |

0,94?
97,448

214,016

197,259
98.991,

X1.3. PT PNM Investment Management (PNM IM) (Subsidiary)

Dana kelolaan PNM IM diproyeksikan mencapai Rp13,50 triliun per akhir Desember 2025,
nilai proyeksi tersebut meningkat 27,796 dibandingkan prognosa tahun 2024 sebesar
Rp10,57 triliun. Dengan rasio BOPO 73,4272 pada akhir Tahun 2025, PNM IM
memproyeksikan total laba bersih pada akhir tahun 2025 sebesar Rp17,02 miliar 20,86 di
atas prognosa tahun 2024 Rp14,09 miliar.

Tabel XI-4 Proyeksi Keuangan PT PNM Investment Manajemen RKA Tahun 2025

Miliar)
| Pendapatan Usaha 76.88 73,33 8245 | 107,2490 | 1124490
Biaya Usaha (55,68) (55,28) (60,53) | 108,721 109,5094
| Laba (Rugi) Usaha 21,20 18,05 21,92 | 103,38Yo 121,45
| Pendapatan (Biaya) Lain2 (0,20) 014 014 | 71.049 102,141
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 21,00 18,18 22,06 | 105,014 121,300
Laba Bersih 15,61 14,09 17,02 | 109,04Y, 120,78Yo
BOPO 724270 15,39Yo 73,4270 | 101,370 97,390
p Miliar)

Uraian

Prognosa
2024

259.10

RKAP

2025

281.44

(3/1)

(312)

Total Aset 104,03 Yo 108,627
TotalLiabiltas ”—— 270 2.02) 465376 | 296,864
Total Ekuitas 256.40 27342 | 107,954 106,64Y4
ROA (EAT/Rata-rata Aset) 5,55Y0 6,30Y6 | 106,580 113,660
ROE (EAT/Rata-rata Ekuitas) 5.687o 64372 | 101,587 113,227
Profit Margin (EAT/Pendapatan Usaha) 19,2270 206470 | 101,670 107,4270
Jumlah Dana Kelolaan 10.570,39 | 13.498,56 90,94Yo 127,70Y5

X1.4. Belanja Modal

Aktivitas investasi dalam bentuk belanja modal untuk PNM tahun 2025 dianggarkan sebesar
Rp1.056,26 miliar, belanja modal ini utamanya akan digunakan untuk mendukung
penyediaan kantor cabang baru dan penguatan sistem teknologi dan informasi perusahaan
guna mendukung digitalisasi proses bisnis dan operasional. Belanja modal memperhatikan
pemenuhan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) minimal sebesar 60”4.

"3
Page 85 OCR 0.905
Tabel XI-5 Proyeksi Belanja Modal RKAP Tahun 2025

Proyeksi

Uraian

Tanah & Bangunan 86,5 337,98
Hardware & Software 102,1 609,74
Leasehold Improvement s 18,5 4153
Furniture & Fixture”———— F 14 3882 |
Peralatan Kantor 11,2 28,20
Total Capex Induk 229,78 1.056,26

Penggunaan anggaran belanja modal pada RKAP tahun 2025 dapat di
switching/interchangeable selama tidak melebihi total anggaran capex induk untuk
menyesuaikan kebutuhan perusahaan dengan persetujuan Direksi. Perusahaan
merencanakan untuk melakukan disposal aset tetap dengan perkiraan nilai sebesar Rp4,28
miliar.

XI.5. Non Performing Loan (NPL) dan Write Off
Tabel XI-6 Non Performing Loan RKA Tahun 2025

RKAP
Uraian 2025

| NPL Konsolidasi Maks 2,006 | Maks 3,006 Maks 3,009

Persentase Non-Performing Loan Konsolidasi pada RKA 2025 diproyeksikan maksimum

3,0076 atau sebesar Rp1.408,48 miliar.

Upaya strategis perusahaan untuk menekan angka rasio pembiayaan bermasalah atau Non-

Performing Loan dari pembiayaan yang disalurkan antara lain:

# Mengakselerasi pemulihan PKM,

# Mendorong keunggulan proses melalui re-engineering Pertemuan Kelompok Mekaar
(PKM),

# Melakukan perbaikan tata kelola kegiatan restrukturisasi pembiayaan.

Selain upaya strategis tersebut, guna perbaikan kualitas pembiayaan (NPF) utamanya di
wilayah yang tingkat NPF cenderung tinggi maka pengelolaan pencairan top up juga menjadi
perhatian.

Berdasarkan data historikal, NPF terbentuk salah satunya disebabkan oleh pencairan atas
nasabah nasabah yang sisa outstanding-nya besar. Oleh karena itu, untuk tahun 2025
Perusahaan memfokuskan kepada perbaikan flow rate dari Kolektabilitas 1 ke Kolektabilitas

eh
Page 86 OCR 0.938
2 dan perbaikan first payment default (FPD) dengan cara memberikan arahan bisnis kepada

unit-unit yang memiliki flow rate dan FPD yang tinggi untuk dibatasi penyalurannya hanya

terfokus kepada nasabah nasabah yang sisa outstanding-nya maksimal 20Y- dari plafond

awal karena berdasarkan data historis pencairan dengan sisa outstanding yang kecil memiliki

default rate yang rendah.

Atas proses ini dilakukan review secara bulanan sehingga dapat meminimalisir NPF baru

yang akan muncul, kemudian Perusahaan juga menerapkan strategi yang berbeda terhadap

unit-unit dengan tingkat portofolio kurang baik dimana target yang diberikan adalah fokus

untuk perbaikan kualitas pembiayaan

Adapun upaya yang telah dilakukan dan akan dilanjutkan pada tahun 2025, antara lain:

« Perusahaan membentuk Team Task Force yang bertugas untuk melakukan perbaikan
collection untuk unit tersebut:

# Menjadikan Senior Account Officer (SAO) sebagai Team Leader AO untuk memudahkan
proses monitoring collection di lapangan:

# Monitoring colllection secara realtime berdasarkan Account Assignment melalui
Dashboard Monitoring Collection.

Selain hal diatas, dalam rangka penyehatan portofolio pembiayaan, Perusahaan juga
merencakana melakukan hapus buku (write off) atas portofolio pembiayaan Ultra Mikro dan
Mikro sebesar Rp4.100,00 miliar dan portofolio pembiayaan PNM VC sebesar Rp60,00
miliar.

Tabel XI-7 Hapus Buku (write off) Tahun 2025

ai Miliar)

WO Mekaar 2.000 3.500
WO ULaMM 288 600
Total 2.288 4.100

Perusahaan merencanakan akan menghapus bukukan pembiayaan ultra mikro dan mikro
secara bertahap dengan total sebesar Rp4.100,00 miliar, dimana Rp3,500.00 miliar akan
digunakan untuk penghapus bukuan pembiayaan ultra mikro, dan Rp600,00 miliar akan
digunakan untuk penghapus bukuan pembiayaan mikro dimana ini bersifat interchangeable
disesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan dalam pengelolaan kualitas pembiayaan.

e Lk
Page 87 OCR 0.692
XI.6. Strategi, Sasaran dan Program Kerja

Tabel XI-8 Sasaran, Strategi dan Program Kerja RKA Tahun 2025

4. | Resefine dan Remapping
Kelompok Mekaar
Penguatan Tools dan
Niai Ekonomi dan Proses: |, | Aplikasi untuk Menunjang Tanpa Potatiran PKM, LAR
Sosial untuk Indonesia | PKM ru-angingaering Perbaikan Pertemuan Pakan 9 Kusitas Perbinyaan -BOPO
Kelompok Mekaar (PKM) — | Mekar
3. | PKM Recognition
4 | imptementasi Produk Mikro
Lanjutan (WT200)
- Pertumbuhan Portofoio MT200
5 2 | Reengineering Bisnis yang Berkualitas .os
Inovasi Model Bisnis — | inovasi Produk Proses Pembayaan PNM | - Pertumbuhan Portofolio Makaar F3
- Perbaikan Kuslites Pembiayaan bi
Produk Govemance Mekaar
3 | Review dan Improvement
(Konven dan Syariah)
"Peningkatan Agen ERIUTK
Ullisasi Ekosistem PKM /
1. | Metatui Ketua Kelompok: kr dirasa
- Peningkatan Transaksi Warung
Moksar
Ntai Ekonomi dan Pemberdayaan 2 | cmupLesderRecogniton | - Peningkatan GradingKetomookA | -NoA
Sosial untuk Indonesia | Group Lender danB -LAR
- Peningkatan Kapasitas Ketua
a | SroupkeaderCapacty — | Kelompok Menjaci Kategori
Buiiding Charismatic
Loader/Trarsformational Leader
Customer Capacity
1 | Buiding
Nia Ekonomi dan Program - it Nasabah Naik Kelas Setiap -NOA
Sosial untuk Indonesia | Pemberdayaan 2.0 ena Tahun -LAR
2 | Nasabah Naik Kelas
1. | Recruitment Reinforcement
2 | Empioyee Carter
Development
Penguatan - Peningkatan Emoloyee
Penomenkruan Pengeloiaan Human | 3 | Reward& Remuneration | Engagement Score B1
Capttal - Penurunan Angke Tum Over AO
a | #mpioyee capacity
Buiking
& | Human Capitat core
Aoplication Devolopment
«| implementasi Otomasi
Daliy Closing Mekaar
- Peningkatan Unit Closing H-0
» | Devetooment oa1y CIosing
Cabang PNM
3 | (mAssetManagement
Digitalisasi dan & | mintastructuro Re
an ger Pipa Infrastructure Rellabiity -B0Po
IT Enterpise Strategic - Peningkatan availabilty dan
8 | Pianning& Architecture | tayanan TI
| mt - Peningkatan Ndal IT Maturty
8 | Data anatyic Govemance
| & Development
| 7 | T security Reliability

Page 88 OCR 0.769
Risk Culture & Awareness
Tata Kelola den Maa apain Peningkatan Sconing Index
F - Pening
Peningkatan Invesiasi | Manajemen Risiko Implementasi Tata Kelola | Maturity Tata Kelola -LAR
Terintegrasi untuk PNM
Hokging
Penggabungan PT PNY
teng aharohaloon ana | -Tereaisesinya Penggabungan
Nilai Ekonomi dan @ptimalisasi untuk” pemenuhan UU ebay bok at ki
Sosial untuk Indonesia | Perusahean Anak P2SK Aap seng asi
Peningkatan maturtas tata ii
kelola dan manajemen
nsiko
Implementasi Ekosistem:
Hijau untuk mendukung 1
Penataan AE peningkatan la LEG - Implementasi program RAKB Ea
Peningkatan Investasi | 2600 Perusahaan Bo
Design prototipe ICOFR - Penetapan Blue Book ICOFR
Mekaar Resiruciurs
Govemance 8
ngakselerasi Development - Kenaikan tingkat keikutsertaan
Nia Ekosoni Yan. ask ar nasabah dalam PKM BAN
Sosial untuk Indonesia. | Poakkan k - Perbaikan Kuaklas Pembiayaan an
Akselerasi pernulihan PKM (LAR & NPL)

Guna mencapai inisiatif strategis di tahun 2025, Perusahaan menetapkan program kegiatan
utama yang akan dilakukan beserta dengan anggarannya sebagai berikut:

Program

ukan

Pengembangan Kapasitas Usaha Nasabah 4#Rp 160,02 M
Pengembangan dan Pelatihan Karyawan PNM Group 4Rp 140,00 M
Riset untuk pengembangan bisnis dan produk #Rp 37,69 M
Pengembangan untuk Aplikasi IT tRp 609,74 M
Pengembangan untuk Jaringan Kantor £#Rp 337,98 M
Pem OKE Internal Control Over Financial 1 Kg Rp 14.90 M

XI.7. Penyertaan Langsung

Pada tahun 2025 tidak ada rencana penyertaan langsung kepada anak perusahaan.

XI.8. Rencana Penghentian Kegiatan Usaha

Sesuai inisiatif strategis tahun 2025 perusahaan tetap fokus pada pembiayaan ultra mikro
dan mikro kecil yang disertai dengan kegiatan pengembangan kapasitas usaha kepada para

nasabah. Selain itu perusahaan juga akan melakukan kegiatan jasa manajemen dalam
rangka mendukung pemberdayaan ekosistem UMK. Sehingga pada tahun 2025 tidak
rencana untuk penghentian kegiatan usaha dimaksud.

pak
Page 89 OCR 0.840
XI.9. Rencana Penutupan UUS

Perusahaan tidak memiliki rencana melakukan penutupan unit usaha syariah.

XI.10. Informasi Lainnya
XI.10.1. Rencana Literasi Keuangan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai salah satu bagian dari Holding Ultra Mikro
yang dibentuk pemerintah khusus untuk memberdayakan Nasabah Ultra Mikro (Mekaar) dan
Nasabah Mikro (ULaMM), dimana salah satu bentuk pemberdayaan yang dilakukan adalah
mewujudkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan ketersediaan akses masyarakat
dan produk dan/ atau layanan perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
Nasabah. Sehingga untuk mendorong hal tersebut dilakukan penguatan mengenai
peningkatan literasi keuangan.

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Permodalan Nasional Madani no. SK-084/PNM-
DIR/MVII/23 Tentang Kebijakan Peningkatan Literasi Keuangan, dimana PNM membentuk
dan menetapkan Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) sebagai unit Literasi
Keuangan PNM. Adapun salah satu tugas Unit Literasi Keuangan adalah Divisi PKU
merencanakan kegiatan untuk meningkatkan literasi keuangan. Dalam hal ini, pada Tahun
2025 Divisi PKU memiliki rencana program yang bertujuan untuk meningkatkan literasi
keuangan antara lain:

Tabel XI-9 Rencana Literasi Keuangan Nasabah Tahun 2025

Kegiatan
eva
kepaca
resaban

PelathanKomuntas
Tong ya
Gammunt TaG)

Tatap muka dar tanpa
tao muka Imond)

Eoukasi Keusgan

Materi
Pengelolaan
Keuangan

Matori
Perpajakan

Perpajakan
tarkait proetuk
ganatau
Iayarasn asa
Keunngan

keuangan digital

Penggunaan produk
darvatau layanan
keuangan digital

secam bijak

Kesadaran risiko

: keuargan digital dan

pansip syanan | cara memungasinya

Sektor neluati
keuangan non-bank

Deskripsi. Manfaat
Cara mengakses

Ph
Page 90 OCR 0.727
Wiayah

Surrbar

Jurtan Sma
(datar rupiah)

Init Evalas
Kesan
Pelersanaen

Otortaar

Nama PUN

Bam Raka
meses:

Program

Tabel XI-10 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Nasabah Tahun 2025

Silabus

Tujuan Pelatihan

Target
Peserta

Rencana

Pelaksanaan

| Memberikan |
| - materi dasar Ofine
pemahaman terkait Nasabah
PKM Bermakna | 1 | Na engan dasar-dasar pembiayaan Mekbar pesan | @1-94
syariah kepada Nasabah 2
- Materi
Kewirausahaan dan
Literasi Keuangan | Memberikan
Syariah dengan pemahaman terkait
Membina dan pearl kewirausahaan, iterasi Gis
Memberdaya 2 Datatihan Literasi | Keuangan syariah, serta lisompak Offine O1-94
(Mba Maya) membantu nasabah
Keuangan Syariah
anita mendapatkan sertifikat
Sertfikasi Halal aa
dengan MES
Memberikan
- Materi Pra pemahaman terkait Nasabah
Pra Pembiayaan | 3 Pembiayaan untuk | syarat pembiayaan ULaMM di Offline 91-94
Unit ULaMM Syariah | syariah kepada Nasabah | Unit Syariah
ULaMM
Memberikan
pemahaman terkait min. s00
PKU Akbar a Paralel tar literasi keuangan syariah | nasabah OMtine 02/93
kepada Nasabah secara | terundang
massal

“Ik
Page 91 OCR 0.757
Tabel XI-11 Rencana Literasi Keuangan Syariah Untuk Karyawan Tahun 2025

Progr

Dasar - Dasar
Pembiayaan
Syarian Memberikan
Pedia » (Termasuk pemahaman terkait Serah 4 omine Gita
Ton Galam materi | dasar-dasar lai (Onboarding)
Orientation pembiayaan syariah
Based Training
(OM) —
- Jenis-Jenis
akad dalam
Pembiayaan
Syariah Meningkatkan
- Ikhtisar kemampuan dalarn
Training of Pembiayaan — | menyampaikan materi | 9 mau,
Trainer (TOT) Syariah terkait pembiayaan Fe
Pembiayaan -Tiga Materi | Ulamm Syariah dan Haa Si
ULaMM Pokok UlaMM | Mekaar Syariah ke unit | HRM, Aa «
Syariah dan Syariah sehingga Iiterasi sap
Mekaar - Dasar pembiayaan syariah jar
Syariah Kebijakan, dapat ditingkatkan
Proses Bisnis | secara merata di
dan seluruh unit
Compliance
Mekaar
Syariah
Memberikan
Mekanisme pemahaman prinsip
Akad dasar akad murabahah
Murabahah dalam pembiayaan LMS
dalam Mekaar syariah dan a0 (E-LEARNING 92/03
Pembiayaan — | menjelaskan syarat SABER)
Mekaar serta rukun akad
Syariah murabahah sesuai
prinsip syariah
Mekanis Memberikan
Snse MPI pemahaman prinsip
dasar akad murabahah
ten dalam pembiayaan Las
Pengawasan | Mapan eraah" Sao (E-LEARNING 22/93
ek stan ar syariah dan Hap
Pembiayaan | Proses pengawasan
dara pembiayaan syariah
Syarah secara efektif
Meningkatkan
pemahaman dan
i keterampilan dalam
Merana pencatatan dan
Literasi area pemenuhan
Syaria kelengkapan dokumen
Pekuar Hoa an | pembiayaan Mekaar FAO ala 22/93
Syariah Ban ap syariah sehingga SABER) /
pembiayaan | mampu menjalankan
Holan proses administrasi
bags pembiayaan dengan
akurat, efisien, dan
sesuai dengan prinsip
syariah.
Meningkatkan
pemahaman dan
LN keterampilan Salam,
mengimplementasikan -LMS
Implementasi | Sroduk pembiayaan Ki (E-LEARNING das
Pembiayaan — | Mekar syariah agar SABER)
Hb dapat diterapkan secara - ASPEK
Sarah efektif sesuai dengan
prinsip syariah dan
regulasi yang berlaku
Pemahaman Meningkatkan
dan pemahaman dan - KAB & si
Implementasi | keterampilan dalam MRM
Produk mengimplementasikan - KAP & Bi ira 02/03
Pembiayaan produk pembiayaan MRPM
Mekaar Mekaar syariah dan

Pa,
Page 92 OCR 0.764
Syariah serta proses pengawasan
Pengawasan & an Mekaar
Monitoring syariah secara efektif
Pembiayaan
Li Mekaar syariah
Memberikan
pemahaman prinsip
dasar akad murabahah
dalam pembiayaan
ULaMM syariah dan
Pd menjelaskan syarat
akal serta rukun akad
bento murabahah sesuai uas
Ska Jam | prinsip syarian serta OM (E-LEARNING @2yg3
Bana alam | meningkatkan SINAR)
Oa pemahaman dan
asal keterampilan dalam
konsep, mekanisme,
serta rekomendasi akad
lainnya sebagai salah
satu alternatif skema
pembiayaan syariah.
Meningkatkan
pemahaman dan
keterampilan dalam
Mekanisme
Pencatatan pencetaan Han
dan pemenuhan
Gan enunan | kelengkapan dokumen uns
" 9 | kelengkapan | Pembiayaan ULaMM KAN (E-LEARNING 22/03
terasi menga syariah sehingga Pri
Syariah for Bebe an | mampu menjalankan
ULamm TAN proses administrasi
Syariah Syariah pembiayaan dengan
Yi akurat, efisien, dan
sesuai dengan prinsip
syariah.
Meningkatkan
pemahaman dan
Femahaman | keterampilan dalam
ian Kementasi | mengimpiementasikan Tan
10 | Produk Hear kli KU (E-LEARNING 22/93
| Pembiayaan — | Gapat diterapkan secara BUAS)
at efektif sesuai dengan
prinsip syariah dan
regulasi yang berlaku
Pemahaman
dan Meningkatkan
Implementasi | pemahaman dan
Produk keterampilan dalam
Pembiayaan — | mengimplementasikan Ms
11 | utami produk pembiayaan MB (E-LEARNING 02/93
Syariah serta | syariah dan proses SINAR)
pengawasan & | pengawasan &
monitoring monitoring pembiayaan
pembiayaan — | syariah secara efektif
ULaMM syariah
Taat
Meningkatkan motivasi |” BOD-
intrinsik yang kuat, EVp-
Literasi Executive berbasis nilai-nilai BOD-1
Syariah for Strategic spiritual serta (Kepala
Executive and | 2 | spirituat mengarahkan dalam Divisi)- Oniine/Offine 2/03
Manager Motivation rangka mendukung B0D-2
pertumbuhan kinerja (Wakil
bisnis syariah Kepala
Divisi)
Meningkatkan motivasi
intrinsik yang kuat, -B0D-3
Literasi Strategic berbasis nilai-nilai (Pemimpi
Syariah tor Spiritual spiritual serta n Cabang i
Executiveand | 19 | Motivation for | mengarahkan dalam dan Wakil Dakun, 22/03
Manager Manager rangka mendukung Pemimpin
pertumbuhan kinerja Cabang
bisnis syariah serta

ra
Page 93 OCR 0.876
Silabus atiha e/ Program

epal
Bagian)
Meningkatkan motivasi
intrinsik yang kuat,
Strategic berbasis nilai-nilai 80D-4
Spiritual spiritual serta Seluruh "
14 | Metvaton for” | mengarahkan dalam tak Online 92/03
Manager rangka mendukung Cabang)
pertumbuhan kinerja
J | bisnis syariah
Membentuk Karakter
Pribadi yang berakhlak
terpuji baik dalam
kehidupan sehari-hari
maupun di lingkungan
profesional serta AO, SAO,
Akhlak Terpuji | menanamkan nilai-nilai FAO, ega
dalam moral dan etika yang KUM,
15 | kehidupan an | kuat untuk AOM, La aga babi
Enhancement Dunia Kerja — | meningkatkan kualitas KAM,
Literasi diri, membangun KUU, MBU
Syariah hubungan yang
harmonis serta
memberikan kontribusi
| positir bagi lingkungan
sekitar.
| ema 5 Meningkatkan
16 | Literasi Kemampuan Literasi Seluruh Ofiine/ 01-04
| Ek Syariah karyawan PT Karyawan Online
| onomi an
| Islam) —

“Kurikulum dan Silabus menyesuaikan dengan arahan dan kebijakan manajemen terkait dengan Literasi Syeriah

XI.10.2. Rencana Inklusi Keuangan

PNM khususnya melalui program Mekaar memiliki target memberikan akses pembiayaan
modal kerja kepada perempuan pra-sejahtera sebanyak 14,55 juta se-Indonesia hingga akhir
2025. Dari nasabah sejumlah itu, PNM punya target untuk seluruhnya bisa terinklusi
tabungan 10044 sehingga pencairan pembiayaan ini bisa dilakukan secara non-tunai
(cashless). Kemudian dari sejumlah nasabah itu pula 500.000 nasabah diantaranya bisa
menjadi agen laku pandai. Serta PNM memiliki target menambahkan nasabah yang terinklusi
dalam asuransi menjadi 1,3 juta pada akhir tahun 2025.

X1.10.3. Rencana Pencegahan dan Penanganan Fraud

Perusahaan telah mengadopsi POJK Nomor 12 Tahun 2024 mengenai Penerapan Strategi
Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan melalui pengkinian Pedoman Penerapan Strategi
Anti Fraud melalui Surat Keputusan Direksi No. SK-108/PNM-DIR/XI/24 tertanggal 25
November 2024 dan pembentukan unit kerja penerapan strategi anti-fraud (Fraud Risk
Management) dibawah koordinasi Divisi Manajemen Risiko Operasional.

Sesuai Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud terdapat 4 Pilar Penerapan sebagai bentuk
sistem pengendalian anti-fraud, yaitu:

Ph
Page 94 OCR 0.941
1. Pilar Pencegahan

2. Pilar Deteksi

3. Pilar Investigasi, Pelaporan dan Sanksi

4. Pilar Pemantauan, Evaluasi dan Tindaklanjut

Adapun implementasi pada tahun 2025 untuk penanganan dan pencegahan fraud sesuai
pedoman dan 4 pilar diatas, adalah:

1. Pilar Pencegahan
a. Anti-Fraud Awareness
# Divisi Human Capital Development bersinergi dengan Direktorat Kepatuhan dan
Manajemen Risiko telah menyiapkan program internalisasi budaya Governance,
Risk dan Compliance untuk tahun 2025, diantaranya:

1. Ruang lingkup seluruh karyawan (baru dan lama) baik melalui Orientation
Base Training (OBT), Pelatihan General Dasar serta Pelatihan terkait
penerapan APU, PPT & PPSPM. Adapun penekanan silabus pada budaya
anti fraud, tata kelola yang baik, kepatuhan dan lain-lain untuk periode 01-04
selama 2025,

2. Penerapan ISO 37001 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
melalui program refreshment pedoman SMAP dan audit surveillance ISO
37001 setiap tahunnya:

3. Pemenuhan sertifikasi untuk organ pengelola risiko termasuk didalamnya
sertifikasi keahlian dibidang anti-fraud,

4. Pelatihan-pelatihan lainnya yang mendukung program internalisasi budaya
Governance, Risk dan Compliance.

e Publikasi Anti-Fraud melalui media resmi (publikasi leaflet, digital signage,
desktopilaptop/PC) dan media sosial Perusahaan secara berkala, yang dilakukan
oleh Sekretariat Perusahaan diseluruh lingkungan Perusahaan (kantor pusat,
cabang dan unit).

b. Pedoman Perilaku (Code of Conduct)

Perusahaan telah memiliki Pedoman Perilaku melalui Surat Keputusan Direksi
Nomor SK-046/PNM-DIR/IX/22, tertanggal 22 September 2022. Selain itu sebagai
bagian dari pelaksanaan Pedoman Perilaku, seluruh karyawan juga menandatangani
Pakta Integritas yang diperbaharui setiap tahunnya.

g 3
Page 95 OCR 0.953
c. Reward and Punishment

Perusahaan juga telah memiliki mekanisme pemberian Reward and Punisment
melalui Peraturan Perusahaan yang telah dikinikan pada tanggal 30 September 2024
untuk periode 2024 - 2026 dan mekanisme reward dapat diberikan melalui kebijakan
insentif yang disiapkan oleh manajemen setiap tahunnya untuk peningkatan kinerja
melalui penilaian performance setiap tahunnya. Untuk mekanisme punishment,
Perusahaan juga telah memiliki Kebijakan Penanganan Pelanggaran melalui Surat
Keputusan Direksi nomor SK-059/PNM-DIR/VII/24, tertanggal 3 Juli 2024, kebijakan
ini mengatur mengenai mekanisme pelaporan kejadian pelanggaran, mekanisme
investigasi sampai dengan mekanisme pemberian sanksi.

d. Identifikasi Kerawanan

Sesuai dengan Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud, indikasi kerawanan adalah
proses manajemen risiko untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan menilai potensi
risiko terjadinya Fraud. Hasil identifikasi kerawanan akan dinyatakan dalam bentuk
Peta Risiko — Rawan Fraud yang mencakup kegiatan bisnis dan operasional di unit
kerja. Peta proses akan dikelompokkan berdasarkan potensi fraud atas pelaku,
dengan area kerja di Kantor Cabang, kantor unit ULaMM dan kantor unit Mekaar yang
memiliki potensi fraud dan telah dikelompokkan berdasarkan risiko rendah, medium,
dan tinggi sesuai kriteria kemungkinan terjadinya risiko dan dampak mengacu pada
Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Risk Register Nomor PNM/JP-02.03.04 tanggal
30 September 2022.

e. Know Your Employee

Bentuk pencegahan lainnya adalah saat proses rekrutmen karyawan. Divisi Human
Capital Services telah melaksanakan proses pre-employee screening (penelaahan
rekam jejak karyawan) yang dapat mengindikasikan keterkaitan calon karyawan
dengan kejadian Fraud yang dilakukan di tempat kerja sebelumnya.

Divisi HCS menerapkan sistem seleksi karyawan secara objektif dengan beberapa
tahapan, antara lain seleksi administratif, psikotes, pengecekan SLIK OJK, tes
wawancara (interview), tes lapangan, tes kesehatan, dan background check selama
proses seleksi.

f. Pelaporan

ng.
Page 96 OCR 0.950
Sebagai bentuk pengawasan aktif manajemen dan pemenuhan kewajiban regulator,
PNM telah rutin menyusun pelaporan yang related dengan pelaksanaan strategi anti
fraud, yaitu:

1) Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud

PNM secara rutin melakukan pelaporan Strategi Anti Fraud setiap tahunnya
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaporan internal kepada Direksi
setiap 3 (tiga) bulan sekali. Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud PNM Tahun
2024 akan disampaikan kepada OJK melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK
(APOLO) pada tanggal 31 Januari 2025.

2) Laporan Gratifikasi

Karyawan PNM yang menerima gratifikasi diwajibkan untuk melaporkan
penerimaannya kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG). Pelaporan ini
dilakukan dengan mengisi dan mengirimkan Formulir Laporan Gratifikasi kepada
UPG,. PNM menyusun Laporan Kinerja UPG secara internal kepada Direksi setiap
3 (tiga) bulan sekali dan kepada Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) setiap
enam bulan sekali. Laporan Program Pengendalian Gratifikasi PNM Semester |
Tahun 2024 disampaikan kepada KPK pada tanggal 31 Juli 2024.

3) Laporan Whistleblowing System

Laporan mengenai penanganan pengaduan pelanggaran disampaikan oleh Divisi
Audit Operasional dan Investigasi secara semesteran kepada Direksi dan
Kementerian BUMN mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-
2IMBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Laporan Whistle-Blowing System (WBS)
yang dilaporkan oleh Divisi AOV merupakan laporan yang diterima melalui
saluran layanan pengaduan (whistleblowing) yang telah ditetapkan oleh
Perusahaan.

2. Pilar Deteksi
a. Whistle Blowing System

PNM telah memiliki kebijakan whistleblowing, yaitu Surat Keputusan Direksi Nomor
SK-047/PNM-DIR!V/24 tentang Kebijakan Sistem Penanganan Pengaduan Dugaan
Pelanggaran (Whistle Blowing System).

Pengaduan pelanggaran yang dilakukan oleh Insan PNM dilakukan melalui:

jai"
Page 97 OCR 0.954
- Surel: antiFraud@pnm.co.id,

- SMS: 0821.1234.5555,

- Surat resmi yang ditujukan kepada Direksi up: Satuan Pengawasan Intern
dengan cara diantarkan langsung atau melalui pos kepada PNM yang
dialamatkan kepada:

Direktur Utama, PT Permodalan Nasional Madani, Up. Satuan Pengawasan
Intern, Gedung Menara PNM lantai 6, Jl. Kuningan Mulia, Kuningan Center
Lot 1 No.9F, Karet — Setiabudi, Jakarta Selatan 12920.
PNM wajib memberikan tanda terima apabila pengaduan pelanggaran diajukan
secara tertulis dan mencantumkan identitas pelapor. Divisi Audit Operasional dan
Investigasi adalah unit kerja yang bertanggung jawab menerima seluruh laporan yang
dilaporkan melalui saluran whistleblowing dan menerbitkan laporan whistle blowing
setiap 6 (enam) bulan sekali.

. Pengawasan dan Monitoring Reguler

Selama Triwulan IV Tahun 2024, telah dilakukan pengawasan dan monitoring reguler
yang dipimpin oleh Kepala Area Pengawasan (KAP) untuk Unit Mekaar dan
Pelaksana Pengawasan dan Monitoring (PPM) di Unit ULaMM. Seluruh kegiatan ini
berada di bawah koordinasi Manager Regional Pengawasan dan Monitoring (MRPM)
Cabang. Apabila dalam pelaksanaan pengawasan ditemukan indikasi adanya
kejadian Fraud, maka akan dilakukan pendalaman atau investigasi lebih lanjut.

PPM dan/atau KAP melakukan kunjungan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
(surprise visit) atas pelaksanaan pengawasan dan monitoring di Kantor Unit ULaMM
dilakukan minimal setiap 3 (tiga) bulan sekali, sementara untuk Kantor Unit Mekaar
dilakukan setiap 2 (dua) bulan sekali. Pengendalian pengawasan dan monitoring
regular ULaMM oleh Divisi Bisnik Mikro dan Kecil (BMK) dan Divisi Manajemen Risiko
Operasional (MRO) sedangkan untuk Unit Mekaar dilakukan oleh Divisi Bisnis Ultra
Mikro (BUM) 1, 2, dan 3.

Sebagai upaya perbaikan dan mitigasi risiko fraud di Kantor Unit Mekaar, maka
melalui Pemimpin Cabang, PNM memiliki arahan sebagai berikut:

1) Memastikan pengawasan dan monitoring regular Mekaar oleh Kepala Area
Pengawas (KAP) terlaksana secara konsisten setiap bulannya selama Tahun
2025, dengan memprioritaskan pengawasan dan monitoring pada Unit Mekaar
yang belum terperiksa pada Triwulan IV Tahun 2024 dan pemburukan kualitas

A96 k

sebagai langkah untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi:
Page 98 OCR 0.955
2) Memastikan bahwa seluruh unit Mekaar dilakukan pengawasan setiap bulan dan
melaporkan hasilnya menggunakan Aplikasi Sistem Pengawasan (SIMWAS)
yang telah disediakan:

3) Meningkatkan pelaksanaan Surprise Visit (SV) sesuai dengan kebutuhan dan
prioritas pada masing-masing unit Mekaar untuk meningkatkan efektivitas
pengawasan dan monitoring Mekaar oleh MRPM dalam memastikan kepatuhan
atas pelaksanaan prosedur serta mendeteksi indikasi kejadian fraud.

Hal penting yang perlu diperhatikan untuk perbaikan proses pembiayaan di Mekaar
ditahun 2025 adalah:

1) Optimalisasi pelaksanaan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) sesuai
ketentuan,

2) Memastikan kelengkapan dokumen Formulir Permohonan, Persetujuan,
Perjanjian, dan Pencairan (FP4) sesuai dengan aslinya (valid) guna menjaga
disiplin proses dan mengurangi risiko pembiayaan fiktif,

3) Proses pembiayaan harus mencakup sosialisasi, Uji Kelayakan (UK) dan
Persiapan Pembiayaan (PP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku:

4) Memastikan bahwa penerima manfaat dari pencairan dana adalah nasabah itu
sendiri (tidak ada sidestreaming) dan tidak terjadi praktik joki/kuli duduk yang
dapat menjadi celah potensi fraud proses pembiayaan yang dapat berdampak
pada risiko reputasi bagi PNM: dan

5) Memastikan bahwa proses operasional berjalan sesuai dengan ketentuan yang
telah ditetapkan, termasuk pencairan pembiayaan dan proses daily closing.

. Pemeriksaan Mendadak (Surprise Visit)

Pada Triwulan IV Tahun 2024 kegiatan pemeriksaan mendadak untuk unit Mekaar
dilakukan oleh Divisi BUM 1,2 dan 3 bertanggung jawab atas kegiatan pemeriksaan
mendadak pada unit Mekaar.

Kegiatan inspeksi mendadak merupakan pemantauan terhadap kegiatan
pembiayaan pada unit bisnis ULaMM dan Mekaar serta sebagai kegiatan monitoring
dan evaluasi yang bertujuan untuk melakukan pengujian atas pengawasan regular
yang telah dilakukan secara pendekatan control self assessment.

Divisi Audit Operasional dan Investigasi juga rutin melakukan regular audit dan
menguji efektivitas pengawasan dan pemantauan regular yang telah dilakukan oleh
Page 99 OCR 0.959
Kepala Area Pengawasan (KAP), Pelaksana Pengawasan dan Monitoring (PPM)
ULaMM, dan Manager Regional Pengawasan Mekaar (MRPM).

3. Pilar Investigasi, Pelaporan Dan Sanksi
a. Pelaksanaan Investigasi

PNM telah memiliki kebijakan Penanganan Pelanggaran yang diatur melalui Surat
Keputusan Direksi Nomor SK-059/PNM-DIR/VII/24, sebagai dasar kebijakan
pelaksanaan investigasi atas pelanggaran karyawan. Setiap pelaksanaan investigasi
didasarkan oleh laporan kejadian awal dari pelanggaran yang kemudian dapat
dilakukan investigasi oleh Tim Cabang (ketua Tim Pemimpin Cabang) dan/atau Tim
Audit Investigasi dari Divisi Audit Operasional dan Investigasi. Hasil Investigasi
berupa Laporan Hasil Investigasi yang berisi minimal informasi pelaku, nilai kerugian
(jika ada), jenis pelanggaran/modus fraud dan usulan sanksi.

b. Pelaporan dan Sanksi

1) Pelaporan ke Tim Penanganan Pelanggaran dan Komite Penanganan
Pelanggaran

Hasil Investigasi berupa Laporan Hasil Investigasi yang disampaikan kepada Tim
Penanganan Pelanggaran (TPP) ditingkat Cabang dan Pusat yang selanjutnya
dimintakan persetujuan sanksi kepada Komite Penanganan Pelanggaran (KPP)
sesuai level pelaku.

2) Pelaporan ke Pihak berwajib atau Pengadilan

Pelaku Fraud yang menolak menyelesaikan kerugian ataupun tidak kooperatif,
maka Tim Penanganan Pelanggaran (TPP) berkoordinasi dengan Divisi Legal
akan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib atau pengadilan.
Langkah ini penting untuk menegakkan keadilan dan mencegah tindakan serupa
di masa depan (efek jera).

Dengan adanya mekanisme pelaporan ke pihak berwajib dan kesadaran akan
pentingnya integritas dalam berbisnis, diharapkan PNM dapat menjaga reputasi
PNM dan memberikan kepercayaan kepada seluruh pemangku kepentingan.

3) Sanksi atas Pelanggaran

PNM akan memberikan sanksi bagi karyawan yang melanggar peraturan
perusahaan, terutama terkait fraud. Jenis sanksi meliputi Surat Teguran (ST),

“ah
Page 100 OCR 0.957
Surat Peringatan (SP) ke-1, Surat Peringatan pertaman dan terakhir, SP ke-2 dan
SP ke-3 serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Pemberian sanksi berdasarkan usulan sanksi dari tim audit investigasi yang
selanjutkan disetujui oleh TPP dan/atau KPP.

4. Pilar Pemantauan, Evaluasi Dan Tindaklanjut
a. Pemantauan

Dalam hal penanganan pelaku fraud, PNM menerapkan kebijakan untuk meminta
pengembalian kerugian yang telah ditimbulkan. Atasan langsung dari pelaku
bertanggung jawab untuk memantau proses pengembalian tersebut. Apabila pelaku
tidak bersikap kooperatif, PNM akan melanjutkan langkah hukum dengan melaporkan
kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Divisi Manajemen Risiko Operasional bertanggungjawab untuk melakukan
monitoring recovery kerugian fraud paska investigasi dan melaporkan hasil
monitoringnya kepada divisi Kepatuhan dan Bisnis.

b. Evaluasi

Evaluasi atas kejadian fraud dilakukan berdasarkan hasil pelaksanaan investigasi
yang telah dilaporkan kepada Tim Penanganan Pelanggaran (TPP). Tujuannya
adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dalam sistem pengendalian internal dan
merancang upaya perbaikan yang diperlukan.

Divisi Manajemen Risiko Operasional juga rutin melakukan evaluasi dari peta rawan
risiko fraud melalui mekanisme fraud risk management minimal setahun sekali.

c. Tindaklanjut

Perusahaan bertanggung jawab untuk menyusun dan menerapkan mekanisme
tindak lanjut yang komprehensif terhadap setiap kejadian fraud sesuai dengan
ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
Strategi Anti-Fraud. Mekanisme mencakup langkah-langkah sistematis yang
dirancang untuk:

1) Melakukan analisis akar penyebab (root cause analysis) untuk mengidentifikasi
kelemahan yang menyebabkan terjadinya fraud, baik pada aspek sistem
pengendalian internal maupun kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur.

"4
Page 101 OCR 0.935
2) Menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki kelemahan yang ditemukan
guna meminimalkan risiko terulangnya kejadian fraud serupa.

3) Memperbarui kebijakan, prosedur, dan sistem pengendalian internal berdasarkan
temuan evaluasi.

4) Meningkatkan pengawasan dan pengendalian, terutama pada area yang rentan
terhadap fraud.

5) Menegakkan sanksi kepada pelaku fraud sesuai dengan kebijakan internal,
peraturan perusahaan, dan ketentuan hukum yang berlaku.

6) Memberikan pelatihan ulang kepada pegawai untuk memastikan pemahaman
yang lebih baik terhadap kebijakan anti-fraud.

7) Pemulihan Kerugian (Recovery) dan Mengupayakan pengembalian kerugian
yang ditimbulkan akibat kejadian fraud.

8) Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai mengenai kebijakan anti-fraud
serta pentingnya integritas dalam menjalankan tugas.

9) Mengintegrasikan evaluasi kejadian fraud ke dalam pelatihan reguler sebagai
bagian dari program pencegahan fraud.

X1.10.4. Rencana Penggunaan Dana Kebajikan

Penyaluran Dana Kebajikan Tahun 2025 direncanakan sebesar Rp6,59 miliar dari saldo
Dana Kebajikan yang bersumber dari denda ULaMM Syariah per Desember 2024 yang
diperkirakan sebesar Rp21,4 miliar.

Tabel XI-12 Rencana Penggunaan Dana Kebajikan

Rp Ribuan
1 Wirausaha Baru (WIBU) 61.500 10 Wilayah 615.000
Satu Kampung Madani Satu Sarjana
2 (SAKA SAJA) 32.400 22 Orang 712.800
3 Ambulans Madani Gratis (AMBU Manis) 375.000 6 Unit 2.250.000
4 Visum Masjid 15.000 30 Unit 450.000
5 Ruang Pintar Hafidz Al Ouran (RP-Hag) 12.790 132 Orang 1.688.280
Madani Tebar Kasih dan Sayang
6 (MATA ASIH) 10.000 62 Paket 620.000
7 Program Mushaf Al Madani 79 1.260 Pcs 99.540
8 Program Makan Gratis Pemerdayaan 2.500 62 Unit 155.000

Masjid (PROMAG MAS)
Total 6.590.620

8 0 4
Page 102 OCR 0.952
X1.10.5. Aksi Korporasi

Aksi Korporasi terhadap Perusahaan Anak berupa penggabungan PT PNM Investment
Management dengan BRI Manajemen Investasi sebagaimana arahan Pemegang Saham
(BRI) dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 42A Bab V Perusahaan Efek, Wakil
Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, dan Manajer Investasi, pada UU Nomor 4 tahun 2023
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang mengisyaratkan
larangan memiliki saham dan/ atau melakukan tindakan pengendalian pada lebih dari 1
(satu) Perusahaan Efek baik secara langsung maupun tidak langsung.
Page 103 OCR 0.943
BAB XII. MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2025

XILA. Strategi Risiko
XII.1.1. Penerimaan Level Risiko PT Permodalan Nasional Madani

PT Permodalan Nasional Madani melakukan pengelolaan risiko secara proaktif untuk
mencapai pertumbuhan keuangan maupun operasional yang sehat, optimal dan
berkelanjutan sesuai dengan tingkat penerimaan risiko Perusahaan.

Table XII-1 Penerimaan Level Risiko PT PNM

Nilai Risk Capacity IDR 6,946,214,030,152

Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 10x
IDR 3,839,468,011,937

Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 5.75x (Max 3 tahun terakhir)
IDR 2,508,005,411,273

Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 5x (RAS)

Dasar Perhitungan Maksimum Gearing Ratio menjadi 3.28x (RKAP)

“ Berdasarkan RKAP 2025

XILA1.2. Metrik Strategi Risiko PT Permodalan Nasional Madani
1. Peristiwa Risiko terkait Kredit

Sebagai lembaga pembiayaan, PT Permodalan Nasional Madani mengelola Risiko
Kredit pada tingkat Moderate to High (MtH), dengan batasan selera risiko terhadap
kualitas portofolio pembiayaan dan pencadangan atas penurunan nilai aset pembiayaan
pada tingkat Moderate to High (MtH).

102 k
Page 104 OCR 0.898
Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Makro Ekonomi

Perusahaan mengelola Risiko Pasar pada level Low (L), dengan menjaga sensitivitas
pendapatan bunga berada pada batasan tingkat risiko Low (L).

Peristiwa Risiko terkait Likuiditas

Perusahaan menjaga Risiko Likuiditas melalui rasio current ratio berada pada level
batasan risiko Moderate (M).

Peristiwa Risiko terkait Operasional

Perusahaan mengelola Risiko Operasional pada level Moderate to High (MtH). Selera
risiko Perusahaan terhadap kerugian atas proses bisnis dan atas pengelolaan sumber
daya manusia berada pada level High (H), sementara selera risiko atas pengelolaan
teknologi sistem informasi berada pada level Moderate (M).

. Peristiwa Risiko terkait Stratejik

Perusahaan mengelola Risiko Stratejik pada tingkat selera risiko Moderate (M).
Perusahaan menjaga aset likuid dan imbal hasil dari aset pada tingkat selera risiko
Moderate (M). Selain itu, Perusahaan memiliki selera risiko Moderate to High (MtH) pada
efisiensi operasional dan Low to Moderate (LtM) pada biaya dari pendanaan.

. Peristiwa Risiko terkait terkait Hukum, Kepatuhan & Reputasi

Perusahaan mengelola Risiko Hukum, Reputasi & Kepatuhan pada tingkat selera risiko
Moderate (M). Perusahaan mengelola risiko atas kerugian kasus hukum pada tingkat
selera risiko Low (L). Perusahaan memiliki selera risiko atas pelanggaran kepatuhan
pada tingkat Moderate to High (MtH), dengan selera risiko pada nominal denda pada
level High (H). Selain itu, Perusahaan mengelola tema pemberitaan negatif pada level
selera risiko Moderate (M) dan keluhan nasabah pada level selera risiko Low (L).
Berikut merupakan metrik strategi risiko PT Permodalan Nasional Madani:

Tabel XII-1 Metrik Strategi Risiko

p Nilai
Risiko Parameter te Limit
o Risiko"

Non Performing Loan (NPL) Moderat 21596
Pertatiwa Risiko — NPL Coverage Moderat 224.016
vkan Kredit Loan et Risk (LaR) Moderat 15.690
LaR Coverage Moderat 37.531
Peristiwa Risiko
terkait Pasar & Pontren Abon Moderat 271
Makroekonomi 2
Peristiwa Risiko
Peristiwa Risiko Cument Ratio Moderat 10.90

"403 k
Page 105 OCR 0.890
Risiko

Peristiwa Risiko
terkait Operasional

Peristiwa Risiko
terkait Formulasi
is

Peristiwa Risiko
terkait Hukum,
Reputasi &
Kepatuhan

Parameter
Kerugian operasional (terhadap
pendapatan operasional)
Turnover AO & AOM

Downtime infrastructuro
Gearing Ratio

Retum on Asset (ROA)

Cost Efficiency Ratio (CER)
Cost of Fund (CoF)

#eKerugian atas kasus hukum
(ternadap pendapatan operasional)

#e Nominal Denda (terhadap
pendapatan operasional)

Pelanggaran per Tahun
Tema berita negatif

26Keluhan nasabah (terhadap total
nasabah)

Sikap

terhadap
Risiko

Moderat

Moderat
Moderat
Moderat
Moderat
Moderat

Moderat

Moderat

Tidak Toleran

Tidak Toleran

Konservatif

Konservetif

“ Nilai batasan/limit risiko berdasarkan batasan RAS 2024

XII.2. Profil Risiko

XII.2.1. Peristiwa Risiko terkait Kredit

Nilai
Limit
Risiko"

2.081

44810
0.264
3.28x
3.03Y

68.719

12046

0.104

0.03Yo

0.087Yo

Perusahaan memiliki risiko dalam piutang pembiayaan/aset produktif yang dimaksudkan

untuk memperoleh penghasilan memiliki kualitas dalam bermasalah atau berada pada
kategori Loan at Risk (LaR) dan/atau Non Performing Loan (NPL) sesuai ketentuan yang

berlaku. Selain itu, Perusahaan memiliki risiko kredit yang timbul akibat terkonsentrasinya
pembiayaan kepada 1 (satu) pihak/sekelompok pihak/industri/sektor/area geografis tertentu

yang berpotensi menimbulkan kerugian dan mengancam kelangsungan aktivitas bisnis
Perusahaan. Oleh karena itu, profil risiko kredit di PT Permodalan Nasional Madani dapat

dijelaskan sebagai berikut:

Tabel XII-2 Profil Risiko Kredit

Penurunan kualitas atau tingkat kesehatan

portofolio pembiayaan

Penyebab Risiko :

# Rendahnya kualitas pencairan:
Kelengkapan dan ketepatan dokumen pembiayaan

rendah,

# Penurunan kemampuan pembayaran nasabah:
e Rendahnya kecukupan pencadangan kredit.

sak
Page 106 OCR 0.854
Existing Control :

« Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah:

« Customer Classification Model (CCM).

# Dashboard Credit Risk Management System
(CRIMS),

« Dashboard Credit Risk Management System
(CRIMS) - Vintage Analysis.

Key Risk Indicator (KRI) :

. Y Nasabah Hadir Full Payment,
«4 Kelengkapan FP4 4 KTP:
«OS Restruktur,
«Yo LaR Coverage.
Konsentrasi portofolio pembiayaan meningkat '— Penyebab Risiko :

# Lemahnya kontrol penyaluran pembiayaan.
Existing Control :

« Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah:
e Forum CKPN

Key Risk Indicator (KRI) :

# Konsentrasi OS Sektor Geografis:
# Yo Konsentrasi OS Sektor Ekonomi .

XII.2.2. Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Makro Ekonomi

Tabel XlI-3 Profil Risiko Pasar

Volume dan komposisi portofolio aset dan Penyebab Risiko :
hutang yang terekspos risiko pasar #  Eksposur fluktuasi nilai tukar mata uang asing pada
portofolio,
#  Eksposur fluktuasi suku bunga acuan pada
portofolio.
Existing Control :
# Kontrol operasi - level entitas/kantor pusat.
Key Risk Indicator (KRI) :

«KY Portofolio eksposur nilai tukar mata uang asing:
« Costof Fund.

XI1.2.3. Peristiwa Risiko terkait Likuiditas

Perusahaan memiliki risiko likuiditas yang dapat mengakibatkan terganggunya proses
operasional Perusahaan yang meliputi pencairan, pembiayaan, hingga pembayaran biaya
Perusahaan, sehingga dapat menyebabkan Perusahaan mengalami kegagalan
pembayaran, menurunnya kepercayaan investor, hingga dapat menimbulkan potensi

p 105 b
Page 107 OCR 0.898
kerugian. Oleh karena itu, Perusahaan perlu memperhatikan akses terhadap sumber
pendanaan untuk menjaga arus kas dan untuk memenuhi kewajiban keuangan. Selain itu,
Hal ini juga dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Oleh karena itu, profil risiko likuiditas di
PT Permodalan Nasional Madani dapat dijelaskan sebagai berikut:

Tabel XII-4 Profil Risiko Likuiditas

Penurunan aset likuid dan peningkatan kewajiban ' Penyebab Risiko :
jangka pendek « Penurunan saldo kas dan setara kas:

# Penurunan pembiayaan « 1 tahun,
# Meningkatnya konsentrasi kewajiban jangka
pendek.

Existing Control :

« Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah:

« Prosedur Mutu Penerimaan dan Pengeluaran
Dana.

Key Risk Indicator (KRI):
« Cash Ratio:
#«  'h Delta Pembiayaan s.d. 12 Bulan:
« 4 Utang Bank dibawah 1 tahun.
Kesulitan memperoleh akses terhadap sumber Penyebab Risiko :
pendanaan « Kesulitan memperoleh pendanaan melalui surat
hutang:
#« Kesulitan memperoleh pendanaan melalui
penarikan perbankan.

Existing Control :
« Kebijakan Penghimpunan Dana.

Key Risk Indicator (KRI):
# Kh Sumber Pendanaan melalui Surat Hutang.
«  x Konsentrasi OS Sektor Ekonomi ,

XII.2.4. Peristiwa Risiko terkait Operasional

Perusahaan mengelola risiko operasional berdasarkan 4 (empat) aspek, yaitu risiko sumber
daya manusia, risiko aktivitas bisnis dan operasional, risiko kecurangan (fraud), dan risiko
teknologi informasi.

Manajemen sumber daya manusia yang tidak efektif dapat mengakibatkan potensi timbulnya
gangguan atau kerugian operasional Perusahaan. Selain itu, hal ini dapat mengganggu
kinerja dan menghambat pencapaian target.

Gangguan pada aktivitas bisnis dan operasional berakibat pada hilangnya pendapatan,
meningkatnya biaya operasional, dan menurunnya kepuasan pelanggan, yang pada
akhirnya berdampak negatif pada reputasi dan kinerja finansial Perusahaan.

$ 106
Page 108 OCR 0.875
Risiko kecurangan (fraud) dapat timbul dari kelemahan pada aspek bisnis, sumber daya
manusia, teknologi informasi, dan kejadian eksternal yang berpotensi mengakibatkan
kerugian bagi Perusahaan.

Teknologi informasi yang sudah tidak memadai dan/atau pengelolaan yang tidak efektif dan
efisien dapat menyebabkan timbulnya kerugian bagi Perusahaan.

Berikut merupakan profil risiko operasional PT Permodalan Nasional Madani:

Tabel XII-5 Profil Risiko Operasional

Rendahnya efektivitas manajemen sumber Penyebab Risiko :
daya manusia #e Meningkatnya angka turnover AO:

# Belum terpenuhinya posisi jabatan strategis tertentu,
« Pengembangan kompetensi karyawan yang belum
sesuai.

Existing Control :

« Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah,

« Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya
Manusia.

Key Risk Indicator (KRI) :
«Fo Tum OverAO.

Terdapat Gangguan pada aktivitas Penyebab Risiko :
bisnis dan operasional # Daily closing tidak tepat waktu (Mekaar).

Existing Control :
« Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah.

Key Risk Indicator (KRI) :
eh Daily Closing » H40.

Terjadinya kasus kecurangan (fraud) Penyebab Risiko :
# Lemahnya pengelolaan hingga penanganan indikasi
kecurangan (fraud),
# Kualitas pengawasan rendah.

Existing Control :
# Pedoman Pembiayaan Mekaar/Mekaar Syariah:
# Pelaporan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP).

Key Risk Indicator (KRI) :
«  # TLHP Mekaar,
«. & TLHP ULAMM.

Rendahnya efektivitas pemenuhan, Penyebab Risiko :
pengelolaan, hingga pemanfaatan teknologi — « — Terdapat serangan siber yang tidak teridentifikasi.
informasi

Existing Control :

# Pedoman Sistem Manajemen Keamanan Informasi,

# Pedoman Manajemen Risiko Teknologi Informasi MRTI,

Key Risk Indicator (KRI) :
«  “a Temuan VA (MtH dan H).

sa"
Page 109 OCR 0.894
Penyebab Risiko :

Rendahnya efektivitas manajemen sumber
daya manusia

Terganggunya availability, reliability, dan integrity
infrastruktur teknologi, sistem, dan aset digital:
Kesalahan dalam pengambilan atau pelaksanaan
keputusan strategis terkait pengembangan dan
pengadaan TI.

Existing Control :

Pedoman Tata Kelola Teknologi Informasi.

Key Risk Indicator (KRI) :

Yo Success Rate 'PKM',

"hb Success Rate 'UK',

Yk Success Rate 'Pencairan",
'h Storage Server Mekdi:

“Yo Storage Server MMS.

XII.2.5. Peristiwa Risiko terkait Stratejik

Perusahaan memiliki risiko stratejik yang dipengaruhi oleh Ketidaksesuaian pilihan strategi

risiko akan meningkatkan potensi kegagalan untuk mencapai tujuan bisnis serta Perusahaan
dapat mengalami gangguan operasional, penurunan kinerja, dan menurunnya kepercayaan
dari investor dan pemangku kepentingan. Selain itu, Berkurangnya daya saing dan
berkurangnya potensi pasar menyebabkan pendapatan menurun, sulitnya mempertahankan
pertumbuhan, dan kerentanan terhadap tekanan kompetitor yang lebih kuat serta

menghambat pencapaian sasaran Perusahaan. Berikut merupakan profil risiko stratejik

PT Permodalan Nasional Madani:

Tabel XII-6 Profil Risiko Stratejik

Rendahnya pencapaian realisasi sasaran

Lemahnya posisi strategis Perusahaan di
Industri

Penyebab Risiko :

# Rendahnya kinerja di unit kerja:

@# Rendahnya kecukupan dan pemanfaatan pendanaan,

# Rendahnya pencapaian profitabilitas Perusahaan,

# Strategi Anak Perusahaan yang tidak selaras dengan
strategi Induk Perusahaan.

Existing Control :

# Monitoring Kinerja CabangTriwulanan,

# Monitoring Kinerja PerusahaanTriwulanan,

# Monitoring Kinerja Anak Perusahaan Triwulanan.

Key Risk Indicator (KRI) :
« 4 Financing to Funding Ratio:
« YwBOPO.

Penyebab Risiko :

« Lemahnya competitive advantage Perusahaan:
# Penurunan reputasi Perusahaan.

108 k
Page 110 OCR 0.941
Baere

Key Risk Indicator (KRI) :
8 # Frekuensi Berita Negatif di Media Massa (All).

Pilihan Strategi Risiko yang tidak sesuai Penyebab Risiko :
# Penggunaan aset yang belum optimal.

Key Risk Indicator (KRI) :
«  h Financing to Asset Ratio.

XII.2.6. Peristiwa Risiko terkait Hukum, Kepatuhan & Reputasi

Perusahaan menjaga risiko hukum dengan mengelola proses perikatan dan kerja sama
karena, apabila tidak sesuai dapat menyebabkan risiko pelanggaran kontrak yang dapat
berimplikasi kepada hubungan dengan mitra bisnis, proyek terhambat, serta potensi kerugian
finansial dan reputasi bagi perusahaan. Selain itu, Adanya sengketa dapat berpotensi
merusak hubungan dengan mitra, mengganggu operasional, dan menurunkan reputasi
perusahaan di mata pemangku kepentingan hingga menimbulkan kerugian finansial.

Perusahaan mengelola risiko kepatuhan yang ditimbulkan dari pelanggaran terhadap
ketentuan yang berlaku. Sanksi yang diterima oleh Perusahaan akan menimbulkan kerugian
dalam bentuk materiil atau biaya dan dalam bentuk immateriil seperti menurunnya
kepercayaan stakeholder hingga menurunnya reputasi Perusahaan. Perusahaan juga
menjaga track record perusahaan atas ketidakpatuhan, karena dapat merusak reputasi,
menurunkan kepercayaan pemangku kepentingan serta regulator dan dapat menimbulkan
sanksi, Tidak terdapat tindak lanjut atas pelanggaran menjadi potensi timbulnya risiko
kepatuhan karena, akan menyebabkan melemahkan budaya kepatuhan dan menurunkan
kepercayaan pemangku kepentingan serta dapat menimbulkan sanksi.

Untuk menjaga risiko reputasi perusahaan mengelola sumber timbulnya pemberitaan negatif
dan mengelola keluhan nasabah. Meningkatnya pemberitaan negatif dapat menciptakan
persepsi negatif bagi Perusahaan di publik, sehingga dapat mempengaruhi reputasi
Perusahaan dan kepercayaan stakeholder. Sementara, Meningkatnya keluhan nasabah
dapat menunjukkan penurunan kualitas layanan, sehingga menurunkan kepuasan nasabah.
Selain itu pemberitaan negatif dapat timbu dari kejadian reputasi yang menimpa pengurus,
pemilik, atau grup perusahaan dapat merusak citra perusahaan, menurunkan kepercayaan
publik hingga pemangku kepentingan dan pelanggaran etika bisnis dapat merusak reputasi
perusahaan, menurunkan kepercayaan pelanggan dan mitra, serta meningkatkan risiko
sanksi hukum.

109 k
Page 111 OCR 0.863
Berikut merupakan profil risiko hukum, kepatuhan, dan reputasi PT Permodalan Nasional
Madani:

Tabel XlI-7 Profil Risiko Hukum, Kepatuhan dan Reputasi
Kelemahan dalam perikatan atau Kerjasama Penyebab Risiko :
# Tidak terpenuhinya syarat sahnya perjanjian.

Existing Control :
«Petunjuk Teknis Pemantauan Pengikatan Hak
Tanggungan secara Elektronik.

Key Risk Indicator (KRI) :
# # Teguran Wanprestasi.

Terhambatnya proses penyelesaian sengketa '— Penyebab Risiko :

# Meningkatnya gugatan kepada Perusahaan:
«Timbul potensi kerugian atas kasus hukum.

Existing Control :

# Petunjuk Teknis Pemantauan Pengikatan Hak
Tanggungan secara Elektronik.

Key Risk Indicator (KRI) :

«Se Pendingan Notaris:
#«  “ Gugatan Materiil.

Terdapat pelanggaran atau ketidakpatuhan Penyebab Risiko :
yang dilakukan oleh Perusahaan

# Terdapat pelanggaran atas ketentuan dan pelaporan,
# Temuan internal tidak ditindaklajuti.

Existing Control :

# Sistem Informasi Kepatuhan (SIPATUH).
Key Risk Indicator (KRI) :

#  # Hari Pemenuhan Kebijakan.

Track record Perusahaan atas ketidakpatuhan — Penyebab Risiko :
kurang baik
# Terdapat pelanggaran atau ketidakpatuhan yang
sama dilakukan oleh Perusahaan.

Existing Control :

# Sistem Informasi Kepatuhan (SIPATUH).
Key Risk Indicator (KRI) :

#  # Pelanggaran Berulang (3 Tahun Terakhir).

Tidak terdapat tindaklanjut atas pelanggaran Penyebab Risiko :
«Lemahnya budaya kepatuhan organisasi.

Existing Control :
« Monitoring kebijakan dan ketentuan eksternal melalui
berlangganan media Hukum Online.
p 10 k
Page 112 OCR 0.845
Peristiwa Risiko

Meningkatnya pemberitaan negatif

Meningkatnya keluhan nasabah

Kejadian reputasi yang menimpa pengurus,
pemilik, dan grup Perusahaan

Pelanggaran etika bisnis

Key Risk Indicator (KRI) :
#  a Pemenuhan tindaklanjut pelanggaran.

Penyebab Risiko :

# Pelanggaran perilaku karyawan:

#  Ketidakpuasan nasabah:

« Sentimen negatif di sosial media,

« Kejadian reputasi atas faktor eksternal.

Existing Control :
# Juknis Pengelolaan Pemberitaan Negatif,
«Intelligent Media Analytics (IMA).

Key Risk Indicator (KRI) :
&«  # Frekuensi Berita Negatif di Media Massa (All),
«  # Jumlah Unggahan dengan Sentimen Negatif (IMA).

Penyebab Risiko :
# Penanganan keluhan nasabah tidak tepat.

Existing Control :
# Juknis Pengelolaan Pemberitaan Negatif:
# Intelligent Media Analytics (IMA).

Key Risk Indicator (KRI) :
« 4 Keluhan nasabah yang tidak tertangani.

Penyebab Risiko :
«Lemahnya media handling.

Existing Control :
# Juknis Pengelolaan Pemberitaan Negatif,
# Intelligent Media Analytics (IMA).

Key Risk Indicator (KRI) :
«  # Frekuensi Kejadian Reputasi pada Pengurus,
Pemilik dan Grup Perusahaan.

Penyebab Risiko :

# Transparansi informasi keuangan tidak tercapai,

# Pelanggaran kerja sama bisnis.

Existing Control :

# Prosedur Mutu Pengelolaan Notaris dan Pihak Ketiga.

Key Risk Indicator (KRI) :
#  # Kasus Transparansi Informasi Keuangan.

111
Page 113 OCR 0.796
XII.3. Peta Risiko

Gambar XII-1 Peta Risiko

Probavatas

Fera saka berdansraan KELAN

XI1.4. Target Perhitungan Risiko Inheren dan Risiko Residual

Berikut merupakan perhitungan eksposur risiko dan biaya perlakuan risiko PT Permodalan
Nasional Madani:

Tabel XII-8 Perhitungan Eksposur Risiko dan Biaya Perlakuan Risiko

Asumsi Perhitungan

Eksposur Inheren :

Detault rate : 596 dari Rp73.2
Trisun (RKAP 2025 Total
Pencairan)

Biaya CKPN Pencairan Baru
(1Pencairan)

Ho Peristiwa Risiko Kredit Maya Pateaan: 439232 1.498:20 2894.12
Biaya asuransi : 196 dari

Rp73,2 Trliun (RKAP 2025
Total Pencairan)

Biaya Pemberdayaan: Rp 766,2
Miliar (RKAP Tahun 2025,
termasuk Biaya Pembinaan Rp
160 Milkar)

Peristwa Risiko terkait Pasardan — Eksposur Inheren :
Makro Ekonomi

112 k
Page 114 OCR 0.801
Asumsi Perhitungan

Sensitivitas tingkat suku bunga
utang « 1 Tahun Rp 25.6 T
apabita terjadi kenaikan rate
0.501

Eksposur Inheren :

Sensitivitas tingkat suku bunga
8 Porisiwa RisikolerkailLkuidias — Ulang «1 Tahun Rp258T

apabila terjadi kenaikan rate
0,501

Eksposur Inheren :

Asumsi kejadian fraud atas
risiko spend of control AO, turn
over AO, Gan daily closing yang

belum tepat waktu (0.086)
terhadap total pencairan PNM
Peristiwa Risiko terkait 4 ne
ah dan risiko alam & non alam.
Operasional Non IT
Data KPP Fraud (Cabang dan

Pusat) Rp 187 Mila
Biaya Perlakuan :

Biaya Pelatihan Karyawan
RKAP 2025 : Rp 145.34 Miliar

Eksposur Inheron :

'Asumsi paparan risiko siber
(0,0856) terhadap aset PNM
ag Peristiwa Risiko terkait RKAP 2025 Rp 57,5 Trllun
Operasional -iT
Biaya Perlakuan :
CaPex IT RKAP 2025 : Rp
922.21 Miliar

5 Penatiwa Risiko terkait Stratefik bi

Eksposur Inheren :

Asumsi polensi nominal
gugatan yang diterima PNM
dani Nasabah Bermasalah

Peristiwa Risiko terkait Hukum, (LaR) Mikro
Kepatuhan & Reputasi
peni Biaya sanksi administratif dani
Regulator
Biaya Perlakuan :

Biaya Pelatihan Karyawan

248.00

41.93

0.00

41.00

Eksposur

Risiko Residual

0.00 84.18
145.34 102.86
92221 0.00

0.00 0.00
40.00 1.90

1 "Si
Page 115 OCR 0.700
XII.4.1. Penilaian Risiko Inheren

Tabel XII-9 Perhitungan Risiko Inheren

Peritiwa Risiko Peristiwa Risiko

Penurunan kualitas atau tingkat kesehatan portotollo

mn (roshan

1 Peristiwa Risiko terkait Kredit pembiayaan
Lemahnya kontrol penyaluran pembiayaan 3 “ 1 Tan
2 Peristiwa Risiko terkait Pasar dan Volume dan komposisi portofolio aset dan hutang yang 2 16
Makro Ekonomi terekspos risiko pasar
Penurunan aset likuid dan peningkatan kewajiban jangka
pendek “ 5 sa
3 Peristiwa Risiko terkait Likuiditas
Kesulttan memperoleh akses terhadap sumber P 4 is
pendanaan
Rendahnya efektivitas manajemen sumber caya manusia 4 3 10 MEA
Terdapat Gangguan pada aktivitas bisnis dan operasional — 4 & 10 an
4 Peristiwa Risiko terkait Operasional Terjadinya kasus kecurangan (fraud) & “ 19 KMEAN
Rendahnya efektivitas pemenuhan, pengelolaan, hingga Ps 3 "5
pemanfaatan teknologi informasi
Rendahnya pencapaian realisasi sasaran 3 3 3
5 Panistiwa Risiko terkait Stratejik Lemahnya posisi strategis Perusahaan di Industri z 3 . an
Pilihan Strategi Risiko yang tidak sesuai 3 3 13 TM
Kelemahan dalam perikatan atau kerjasama 3 3 ”
Terhambatnya proses penyelesalan sengketa 3 2 1
Terdapat pelanggaran atau ketidakpatuhan yang 3 4 1.
dilakukan oleh Perusahaan
Track record Perusahaan ats ketidakpatuhan kurang 5 PN "ANN
6 Peristiwa Risiko terkait Hukum, x
Kepatuhan & Reputasi Tidak terdapat tindaklanjut atas pelanggaran 3 4 19 TM
Meningkatnya pemberitaan negatif 3 3 1» TM
Meningkatnya keluhan nasabah 3 3 1 TM
Kejadian reputas yang menimpa pengurus, pemilik, dan 3 3 13
grup Perusahaan
Pelanggaran etika bisnis 3 3 3 ng
XI1.4.2. Perhitungan Risiko Residual
Tabel XII-10 Perhitungan Risiko Residual
Me MT Ta
Peritiwa | peristiwa
Risiko TG Tut Kuy OI ma ca Na Na
| . 8 Y tL .& La NW 2. 3. &
perurunan
anitas atau
Peristiwa Ungicat kesehatan 4 4 3 3 4 4 4 4 19 19 14 14
1 Risiko Satar
bara Sembayaan
Kredit #mannya rental
penyaluran 3 3 3 2 4 3 3 3 14 13 13 13
»0
Peristiwa Yohana can
Risiko seruan
2. mtk Iamnutanetara 4433 2 2 2 2 16 16 41 31
Pasar dan terexapos niko
Makro vas
Ekonomi
Penurunan as
Ion dan
permukaan | 4 4 3 3 3 3 2 2 18 18 13 411
Peristiwa kewajiban jangka
3 Risiko pendek
terkait Kesulitan
Likuiditas memperoleh
akses terhadan 4 4 3 2 2 2 2 2 16 16 11 6
sumber
penamaan
kentanaya
manayana 4 3 3 3 3 3 2
manajemen 4 18 48 13 “1
Pertattwa sumber daya
Aa Risiko pereroehy
terkait onar
Operasional Taka,
Ngga beda
emang 3 4 4 4 3 19 19 14

Page 116 OCR 0.635
Peritiwa

Risiko

Peristiwa
Risiko
terkait
Stratejix

Peristiwa
Risiko
terkait
Hukum,
Kepatuhan
& Reputasi

Peristiwa
Risiko

Terjadinya s2sus
kecurangan
rae)
weraaanya
teatota
pemenuhan,
pengelolaan,
bingga
peranaatan
teunaingi
intoemasi

Piuman Stratagi
Tisiko yang dak
sewa
ketemanan dalarn
perikatan atau

setidakpatunan
urang baik

Tak terdapat
ndartaryut atas
pelanggaran
Kenngkatnya
pembentaan
negatit
Kesingkatnya
lahan nasabah

Kejadian reputasi
yang menimpa

pengurus,
pernik, dan grup
Perusahaan

Pelanggaran etike
biss

Me MT VI

"0

2

2

a
3 1

20

2 TN Tao
2  & It & 3 3
&

2 v0

NN D. . A8 Wi 2e &

$$
ZB
3 2 2 3 3 3 3 3 13 6 6 KN
za
Lin

3 3 3 4 3 3 2 14 13 413 11 -

3 2 2 3 3 3 3 13 13 8

-
»
“

“

“

“

“

tj

&

-

-

“
»
“
“
“
“
“
&
tr
-
-

"
»
»
“
“
»
“
&
-
-
»

XII.5. Rencana Perlakuan Risiko

Tabel XlI-11 Rencana Perlakuan Risiko

Peristiwa Risiko Kredit

Kualitas Pembiayaan

«  Mekaar Restructure Governance & Development & Perbaikan tata kelola
dalam kegiatan restrukturisasi pembiayaan.

& Revitalisasi Nasabah Write-Off H Perbaikan portofollo pembiayaan melalu
penghapusbukuan (write-off) dan optimalisasi recovery write-off.

Konsentrasi Produk Pembiayaan
# Implementasi Produk Mikro Lanjutan (MT200)
& Penyusunan LPG (Loan Portfolio Guideline)

Human

» Utilisasi Ekosistem PKM Melalui Ketua Kelompok
# Group Leader Recognition

& Group Leader Capacity Bullding

IT/System

. Penguatan Tools dan Aplikasi untuk Menunjang Perbaikan Pertemuan
Kelompok Mekaar (PKM)

- PKM Recognition

Process
»  Reengineering Bisnis Proses Pembiayaan PNM
» Produk Governance Review dan Improvement (Konven dan Syariah)

Ja
Page 117 OCR 0.785
Risiko Rencana Perlakuan

« Redefine dan Remapping Kelompok Mekaar
« Penguatan Tools dan Aplikasi untuk Menunjang Perbaikan Pertemuan
Kelompok Mekaar (PKM)

Peristiwa Risiko terkait Pasar Process

dan Makro Ekonomi » Stress testing

Peristiwa Risiko terkait Sumber Pendanaan

Likuidtas # Penyusunan Contingency Funding Plan (CFP)
«Early Warning Indicator Risiko Likuiditas

Peristiwa Risiko terkait Human

Operasional «Recruitment and Reinforcement Human Capital

& Employee Career Development
«Reward and Remuneration

«Employee Capacity Building

& Human Capital Core Application Development

ms

& IT Asset Management

& IT Infrastructure Reability

#0 IT Enterprise Strategic Planning & Architecture Management
& Data Analytic Governance & Development

2 IT Security Reliability

Process

«Implementasi Daily Closing

# Development Daily Closing Cabang
Peristiwa Risiko terkait Stratejik ' Empower

# Customer Capacity Building

# Peningkatan Jumlah Nasabah Naik Kelas

Risk & Governance
Risk Culture & Awareness Development
» Implementasi Tata Kelola Terintegrasi untuk PNM Holding
» Alignment KPI & Corporate Strategy
» Agreement & Governance Review Perusahaan Anak

Process
» Design prototipe ICOFR
» Implementasi Ekosistem Hijau untuk mendukung peningkatan nilai ESG

Perusahaan
Peristiwa Risiko terkait Hukum, Human
Kepatuhan & Reputasi » Pelatihan berkala untuk karyawan terkait pengikatan objek jaminan
Process

» Compliance Awareness Program

»  Pengkinian Juknis Pengelolaan Media Monitoring dan Pengelolaan Sosial
Media

&  Pengkinian Manual Book Sekertariat Perusahaan (SPR)

sii"
Page 118 OCR 0.944
BAB XIII. PROGRAM TATA KELOLA TERINTEGRASI

XIL1. Implementasi Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024

1.

Dasar Penerapan
Sesuai Permen BUMN no. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan

Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, PNM masuk kriteria Sistemik A berdasarkan
kriteria:

a, Berdasarkan Ukuran
PT PNM memiliki total modal sebesar Rp850,08 Miliar (posisi Desember 2023)
atau sebesar 8,634 dari total modal BUMN induk sehingga berdasarkan
parameter dimensi ukuran Anak Perusahaan BUMN, untuk modal PNM
memenuhi parameter Anak Perusahaan BUMN besar.

b. Berdasarkan Kompleksitas

PT PNM sebagai Lembaga pembiayaan melalui program PNM Mekaar dan
ULaMM secara massif memberikan fasilitas pembiayaan kepada pelaku Ultra
Mikro dan meningkatkan aksebilitas pelayanan keuangan bagi masyarakat.
Sesuai dengan Laporan bulan Agustus 2024, PNM memiliki 62 (enam puluh
dua) Kantor Cabang, 641 (enam ratus dua puluh lima) Kantor Layanan ULaMM
dan 3.968 (tiga ribu sembilan ratus enam puluh delapan) Kantor Layanan
Mekaar, dengan cakupan wilayah di 35 Provinsi, 435 Kota/Kabupaten dan
6.165 Kecamatan di Indonesia.

Berdasarkan penjabaran diatas, PNM memiliki pangsa pasar material dan
menjalankan usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak dan tidak ada
substituis dari sektor swasta yang dapat menggantikan secara penuh dalam
jangka pendek dan menengah. Maka berdasarkan dimensi ukuran dan
kompleksitas dapat disampaikan bahwa PNM memenuhi parameter Anak
Perusahaan BUMN dengan kompleksitas tinggi.

Dengan terpenuhinya kualifikasi Sistemik A tersebut, maka PNM harus memiliki
seluruh organ Pengelola Risiko, yaitu:

1. Dewan Komisaris

2. Direksi

3. Komite audit:

4. Komite pemantau manajemen risiko:

dil
Page 119 OCR 0.924
Komite Tata Kelola Terintegrasi:

Direktur yang membidangi pengelolaan Risiko,

Direktur yang membidangi pengelolaan keuangan: dan
8. SPI.

2. Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi

N » On

Sebagai tindak lanjut pemenuhan Permen BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, dilakukan
hal-hal sebagai berikut.

a. PNM Telah memiliki Komite Tata Kelola Terintegrasi yang dibentuk pada
tanggal 15 Februari 2024 melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor
SK-004/ PNM-KOM!!I/2024 Tentang Komite Tata Kelola Terintegrasi, yang
diperbaharui pada tanggal 24 Juli 2024 dengan SK-011/PNM-KOMIVII/2024
tentang Perubahan Susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi, dengan susunan
sebagai berikut:

Tabel XIII-1 Susunan Komite Tata Kelola Terintegrasi

1 Nurhaida Ketua Komisaris Independen PT PNM

2 | Arif Rahman Hakim Anggota | Komisaris Utama PT PNM

3 Iwan Taufig Purwanto | Anggota | Komisaris PT PNM

4 | Ariesta Krisnawan Anggota | Komisaris Independen PT PNM

5 | Didin Hafidhuddin Anggota | Ketua Dewan Pengawas Syariah PT PNM

6 | Bagus Rumbogo Anggota | Komisaris Independen PT PNM IM

7 | Didik Krisdiyanto Anggota | Komisaris Independen PT PNM VC

8 |MeidyahIndreswari | Anggota | Non Komisaris PT PNM/Anggota KPMR |

9 | HanyZ. Soeratin Anggota | Non Komisaris

Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Tata Kelola Terintegrasi juga melakukan
pengawasan dan memberikan arahan dalam penyempurnaan kebijakan Tata
Kelola Terimtegrasi pada PNM Group.

b. Telah dibentuk Sekretariat Komite Tata Kelola Terintegrasi yang tertuang dalam
Surat Keputusan Komite Tata Kelola Terintegrasi Nomor SK-001/PNM-KOM/

£ Na
Page 120 OCR 0.945
KTKT/IV/2024 tentang Sekretariat Komite Tata Kelola Terintegrasi
PT Permodalan Nasional Madani.

Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi dilengkapi dengan
diterbitkannya Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi pada tanggal 2 Mei
2024.

Untuk mendukung penerapan Tata Kelola Terintegrasi secara komprehensif,
PNM juga telah menyusun Kebijakan Internal berupa Pedoman Tata Kelola
Terintegrasi yang di sahkan oleh Direksi melalui Surat Keputusan Direksi
Nomor SK-079/PNM-DIR/VIII/24 tentang Pedoman Tata Kelola Terintegrasi

3. Kegiatan Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024

Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi

Dalam rangka pelaksanaan tugas Tata Kelola Terintegrasi, Komite Tata Kelola

Terintegrasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 3 (tiga) kali rapat yang

sebagian besar dilaksanakan pada periode Triwulan II yaitu untuk melakukan

persiapan dan memastikan penerapan Tata Kelola telah sesuai dengan prinsip-

prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Kepatuhan Terintegrasi

Selama Triwulan III pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Unit Kerja

Kepatuhan Terintegrasi adalah sebagai berikut:

1) Evaluasi pelaksanaan fungsi Kepatuhan di Perusahaan Anak yang

dilaksanakan setiap triwulanan dengan aspek evaluasi dan pemantauan
antara lain:

a) Pelaksanaan Budaya Kepatuhan:

b) Pengelolaan Risiko Kepatuhan,

c) Kesesuaian Kebijakan Internal dan Eksternal:

d) Pemenuhan Komitmen kepada Otoritas Berwenang,
e) Pelaksanaan Program APU PPT dan PPPSPM.

2) Kunjungan ke Perusahaan Anak dalam rangka meningkatkan pemahaman
terkait penerapan peraturan dari regulator yang baru diterbitkan dengan
agenda antara lain:

a) POJK 22 tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen terkait
Perjanjian Baku dan Ringkasan Produk dan/atau Layanan (RIPLAY):

TA Ha 3
Page 121 OCR 0.940
b) POJK 8 Tahun 2023 tentang APU PPT dan PPPSPM serta Judi
Online,
c) UU No 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

3) Pengukuran tingkat kematangan (maturitas) Kepatuhan dan Tata Kelola di
Perusahaan Anak.

4) Melakukan identifikasi terhadap kebijakan internal PNM Group dengan
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 sesuai ketentuan
dari BRI sebagai holding.

5) Rapat Laporan Manajemen Perusahaan Anak Triwulan II bersama Direksi
yang diselenggarakan oleh Divisi Riset dan Strategi Perusahaan (RSP)
pada:

a) Tanggal 17 Juli 2024 untuk Laporan Manajemen PNM Investment
Management,
b) Tanggal 18 Juli 2024 untuk Laporan Manajemen PNM Venture Capital
a. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Manajemen Risiko Terintegrasi

Selama Triwulan III pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Unit Kerja
Manajemen Risiko Terintegrasi adalah sebagai berikut:

1) Pelaksanaan forum Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Semester |
pada tanggal 30 Agustus 2024.

2) Evaluasi pelaksanaan fungsi Manajemen Risiko kepada Perusahaan Anak
yang dilakukan secara triwulanan dengan aspek evaluasi dan pemantauan
terhadap Risk Appetite Statement (RAS) Terintegrasi dan Profil Risiko
Terintegrasi

XIII.2. Rencana Kerja Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025

1, Penguatan fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi
a. Tujuan: memastikan bahwa kegiatan operasional PNM Grup berjalan secara
efektif mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan
risiko yang ada, sehingga dapat meminimalkan potensi kerugian dan mendukung
pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan.

b. Program Kerja:
1) Mengimplementasikan Enterprise Risk Management (ERM) pada PNM Grup.
2) Melakukan pemetaan risiko (risk mapping) dan penilaian risiko (risk
assessment) secara periodik di PNM Grup.

£ “h
Page 122 OCR 0.950
3) Mengembangkan risk tool risiko untuk memantau risiko.
4) Program Pendidikan dan Sertifikasi Manajemen Risiko di PNM Grup:
5) Melakukan evaluasi secara berkelanjutan atas pelaksanaan Manajemen
Risiko Terintegrasi di PNM Group:
6) Melakukan penilaian kematangan manajemen risiko di PNM Grup dan
rekomendasi perbaikan jika diperlukan
2, Penguatan Penerapan Good Corporate Governance (GCG)

a. Tujuan: Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam
pengelolaan PNM Grup, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang
berintegritas, memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, dan
mendukung keberlanjutan bisnis melalui penerapan prinsip-prinsip tata kelola
yang baik.

b. Program Kerja:

1) Penyelarasan kebijakan Tata Kelola Terintegrasi yang diperbaharui dan
relevan dengan kegiatan bisnis PNM Group berdasarkan arahan Dewan
Komisaris PNM.

2) Program Pendidikan dan Sertifikasi GCG di PNM Grup termasuk Direksi
dan Dewan Komisaris,

3) Melakukan penilaian kematangan Tata Kelola di PNM Grup dan
rekomendasi perbaikan jika diperlukan.

3. Penguatan Fungsi Kepatuhan Terintegrasi

a. Tujuan: Memastikan bahwa kegiatan operasional PNM Grup berjalan sesuai
dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, dengan tujuan mengelola risiko
kepatuhan, meningkatkan integritas dan transparansi, serta mendukung
keberlanjutan bisnis melalui penerapan tata kelola yang efektif.

b. Program Kerja:

1) Penguatan fungsi kepatuhan dengan mengoptimalkan peran dan tanggung
jawab unit kepatuhan di PNM Grup.

2) Program Pendidikan dan Sertifikasi Kepatuhan di PNM Grup:

3) Pelaksanaan analisis dampak dari peraturan baru yang dikeluarkan oleh
regulator dan memastikan implementasinya di PNM Grup.

4) Penyusunan Tata Kelola Kebijakan dan Prosedur oleh PNM Grup sesuai
dengan pedoman yang telah ditetapkan,

£ 2
Page 123 OCR 0.944
5) Melakukan penilaian kematangan kepatuhan di PNM Grup dan

rekomendasi perbaikan jika diperlukan.

4. Membangun Fungsi Audit Internal Terintegrasi

a.

Tujuan: Memastikan bahwa kegiatan operasional PNM Grup diaudit secara
independen untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko, meningkatkan
efektivitas dan efisiensi operasional, serta mendukung tata kelola yang baik

melalui penerapan standar audit yang tinggi.

Program Kerja

1)
2)
3)

4)

Pelaksanaan audit internal di PNM Grup:

Program Pendidikan dan Sertifikasi Audit di PNM Grup:

Melakukan penilaian kematangan audit internal dan rekomendasi
perbaikan jika diperlukan.

Mengimplementasikan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing
system) yang aman dan terjamin untuk mendukung transparansi dan
akuntabilitas.

5. Pelaporan Terpadu (Integrated Reporting)

a.

Tujuan: Menyediakan laporan yang komprehensif dan transparan mengenai
kinerja keuangan dan non-keuangan PNM Grup untuk mendukung
pengambilan keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan
pemangku kepentingan.

Program Kerja:

1)

2)

3)

4)

Mengimplementasikan Integrated Reporting yang menggabungkan
laporan keuangan, sosial, dan lingkungan.

Menyusun laporan tahunan yang terintegrasi dan memenuhi standar
pelaporan yang berlaku, seperti laporan keberlanjutan (sustainability
report).

Melakukan review pelaporan oleh pihak independen untuk memastikan
akurasi dan keandalan data.

Menyusun dan mengkomunikasikan hasil pelaporan kepada pemangku
kepentingan, termasuk pemerintah dan publik.

F 22
Page 124 OCR 0.953
PNM

Kantor Pusat
Me

File

File Open PDF
Source IDX
Size13.51 MB
Published4 Mar 2025
Pages124
Characters221,256
Text sourceOCR
OCR confidence0.870

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PERMODALAN NASIONAL MADANI p.1 ×75
linked org Unilever Indonesia p.20
linked org PT Jasa Raharja p.21
linked org PT Angkasa Pura p.21
linked person Ariesta Krisnawan · Komisaris Independen p.43 ×5
linked person Parman Nataatmadja · Komisaris p.43
possible person Ir. Nurhaida · Komisaris Independen p.3 ×5
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. p.10 ×19
possible org PT Pegadaian p.21 ×2
possible org Adhi Karya (Persero) Tbk. p.22 ×2
possible org Antam Tbk. p.22 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.22 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.38 ×2
possible person Arief Mulyadi · Direktur Utama p.44
unresolved org PT PERMODALAN NASIONAL MADANI Memperkuat Pondasi Pertumbuhan Melalui p.1
unresolved person Ir. Arif Rahman Hakim · Komisaris Utama p.3 ×3
unresolved person Ta Iwan Taufig Purwanto · Komisaris p.3 ×4
unresolved org PT PNM Venture Capital p.4 ×5
unresolved org PT PNM Investment Management p.4 ×6
unresolved org PT Permodalan Nasional Madan XI p.6
unresolved org PT Permodalan Nasional Madani XI p.6
unresolved org PT PNM (Persero) · Anggota p.7 ×18
unresolved org PT PNM Venture Capital Prognosa Tahun p.7 ×2
unresolved org PT PNM Investment Management Prognosa Tahi Tabel II- p.7
unresolved org PT PNM Tahun p.7 ×2
unresolved org PT PNM Venture Capital RKA Tahun p.7 ×2
unresolved org PT PNM Investment Manajemen RKA Tahun p.7 ×2
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.16 ×6
unresolved org Sehat Keluarga Sejahtera p.20 ×2
unresolved person Sehati Program Pengembangan Ibu p.20
unresolved org PT Waskita Prikes Beton p.21
unresolved org PT Brantas Abipraya (Persero) p.22
unresolved org Bank Indonesia p.22
unresolved org PT BRI Manajemen Investasi p.22
unresolved org PT BRI Insurance p.22
unresolved org PT Asuransi BRI Life p.22
unresolved org PT PNM Investment Management Prognosa Tahun p.33
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.38
unresolved org PT PNM Struktur Organisasi p.42
unresolved org PT Permodalan Nasional Madani. Sehingga p.43
unresolved person Veronica Colondam · Komisaris Independen p.43
unresolved org PT Permodalan Nasional Madani No SK- p.43
unresolved person Ninis Kesuma Adriani · Direktur p.43
unresolved person Sunar Basuki p.43
unresolved person Triswahyu Herlina · Direktur p.44
unresolved person Yusron Avivi · Direktur p.44
unresolved — BOC Charter · Komisaris p.53
unresolved org PT Permodalan Nasional Madani. Strategi p.62
unresolved person Sertilikasi Bidang Kompetensi p.66
unresolved org Pelatihan Inhouse Insidentai p.66
unresolved org PT Mero Madani Institute p.70
unresolved org PT Mtra Utama Madani p.70
unresolved org PT Micro Madani Institute p.70
unresolved org PT Mitra Utama Madani p.70
unresolved org Kementerian BUMN p.74 ×2
unresolved — Peningkatan Kapasit · Ketua p.87
unresolved org PT PNY p.88
unresolved org Menteri BUMN p.96
unresolved org Milik Negara. p.96
unresolved — BRI · Pemegang Saham p.102
unresolved org PT PNM Nilai Risk Capacity IDR p.103
unresolved org Pengawas Syariah PT PNM · Anggota p.119
unresolved person Bagus Rumbogo · Komisaris Independen p.119
unresolved org PT PNM IM · Anggota p.119
unresolved person Didik Krisdiyanto · Komisaris Independen p.119
unresolved org PT PNM VC · Anggota p.119
unresolved person Non Komisaris PT PNM · Anggota p.119
unresolved org PT Permodalan Nasional Madani. Pembentukan Komite Tata Kelola p.120
unresolved org Menteri BUMN Nomor PER- p.121

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result