Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-BMRI-att3.pdf

Other Text extracted BMRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 334

Page 1

          
Page 2
2   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 3
 Penjelasan Tema




Leading with
Impact:
Becoming
Indonesia’s
Sustainability
Champion
 Bank Mandiri berada di garis depan transformasi              Melalui inovasi dan aksi konkret, Bank Mandiri terus
 keberlanjutan, mengusung visi “Becoming Indonesia’s          menghadirkan pendekatan progresif dalam keuangan
 Sustainability Champion for a Better Future” dengan          berkelanjutan, termasuk menjadi bank nasional pertama
 komitmen untuk menciptakan dampak nyata dan positif          yang menerbitkan Sustainable Finance Framework dan
 bagi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi. Sebagai            Transition Finance Framework. Kerangka kerja ini menjadi
 katalisator perubahan, Bank Mandiri mengintegrasikan         panduan strategis untuk mendukung pembiayaan proyek-
 prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh aspek bisnisnya,      proyek berkelanjutan yang berdampak besar, sekaligus
 termasuk pembiayaan sektor-sektor strategis seperti          memperkuat tata kelola lingkungan dan sosial di setiap
 energi terbarukan, infrastruktur hijau, dan kegiatan usaha   aspek operasional. Dengan menetapkan target ambisius
 yang mendukung dampak sosial. Pendekatan holistik            untuk mencapai netral karbon dalam operasional pada
 ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi yang           tahun 2030, Bank Mandiri menegaskan tekadnya untuk
 inklusif tetapi juga memperkuat ketahanan nasional dalam     memimpin transformasi keberlanjutan di Indonesia. Visi ini
 menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan      mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai pelopor yang
 transisi menuju ekonomi rendah karbon.                       membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau,
                                                              inklusif, dan tangguh, menciptakan nilai jangka panjang
                                                              bagi seluruh pemangku kepentingan.


Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        3
Page 4
Daftar Isi




  Daftar Isi




  Pengantar                                  Komitmen dan                 Keberlanjutan di
                                             Tata Kelola                  Bank Mandiri
                                             Keberlanjutan



  Kinerja di 2024                  8         Tata Kelola Perseroan   42   Manajemen Perubahan        90
                                                                          Iklim
  Sambutan Dewan                 16          Tata Kelola LST         64
  Komisaris dan Direksi                                                   Strategi Keberlanjutan    111
                                             Etika Bisnis            69
  Sekilas Bank Mandiri           26                                       Perjalanan                113
                                                                          Keberlanjutan
  Tentang Laporan                37
                                                                          Budaya Keberlanjutan      114

                                                                          Pelibatan Pemangku        116
                                                                          Kepentingan

                                                                          Penilaian Materialitas    118

                                                                          Kontribusi terhadap       123
                                                                          Tujuan Pembangunan
                                                                          Berkelanjutan (TPB)




   4         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
  Sustainable                      Sustainable Operation        Sustainability Beyond
  Banking                                                       Banking




  Strategi Pembiayaan        130   Nasabah Kami       164       Akses terhadap              242
  Bertanggung Jawab                                             Layanan Keuangan dan
                                   Pegawai Kami       204       Inklusi Keuangan
  Integrasi LST dalam        133
  Penilaian Risiko Kredit          Operasional Kami   233
                                                                Dukungan Nonfinansial       263
                                                                bagi Kelompok Kurang
  Kerangka Pembiayaan        149
                                                                Terlayani
  Berkelanjutan

  Pengembangan               150
  Produk dan Layanan
  Berkelanjutan                                                 Lampiran                    280
                                                                Data Kinerja                280
                                                                Keberlanjutan

                                                                Indeks Isi Standar GRI      303

                                                                Referensi Otoritas Jasa     311
                                                                Keuangan

                                                                SASB Content Index          313
                                                                Commercial Banks

                                                                Referensi Sustainable       314
                                                                Banking Assessment
                                                                (SUSBA)

                                                                Lembar Umpan Balik          315

                                                                Independent Assurance       316
                                                                Statement
                                                                Laporan Obligasi            319
                                                                Berwawasan
                                                                Lingkungan




Laporan Keberlanjutan 2024                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    5
Page 6
Pengantar
    8   Kinerja di 2024
        • Ikhtisar Ekonomi
        • Iktisar Lingkungan
        • Ikhtisar Sosial
        • Ikhtisar Tata Kelola


16 Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi
        • Sambutan Komisaris Utama
        • Sambutan Direktur Utama
        • Tanggung Jawab Pelaporan Keberlanjutan 2024


26 Sekilas Bank Mandiri
        • Identitas Perseroan
        • Visi dan Misi
        • Budaya Perusahaan
        • Wilayah Operasional
        • Penghargaan dan Peringkat LST
        • Keanggotaan dalam Asosiasi


37 Tentang Laporan
        • Periode Pelaporan
        • Standar Pelaporan
        • Batasan Pelaporan
        • Peninjauan dan Verifikasi Independen
        • Kontak atas Laporan Keberlanjutan




6       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   7
Page 8
  Pengantar            Kinerja di 2024     Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi           Sekilas Bank Mandiri




    Kinerja di 2024

Laba Konsolidasian Sebelum Pajak (Rp triliun)
                                                                   Ikhtisar Ekonomi [OJK B.1]
  2024                      2023
                                         74,68
                                                          Investasi Keberlanjutan
         76,40              2022                                   Reksa Dana ESG
                                         56,38                     Rp3,54 triliun

Laba Bersih Konsolidasian (Rp triliun)
                                                          Produk Pembiayaan Berkelanjutan
  2024                      2023
                                         55,06              Green Loan                Rp3,78 triliun
         55,78              2022                            Sustainability
                                         41,17              Linked Loan               Rp3,02 triliun


Pendapatan Operasional (Rp triliun)
                                                            Green Mortgage             Rp587 miliar

  2024                      2023
                                    146,26
       164,33               2022
                                                          Pendanaan Berkelanjutan

                                    126,76                Sustainability Bonds (2021)


                                                           53%                      47%       USD
                                                                                              300 juta
Total Aset Konsolidasian (Rp triliun)
                                                                                                 Hijau
                                                                                                 Sosial
  2024                      2023
                                   2.174,21
 2.427,22
                                                          ESG Repo (2022)
                            2022
                                   1.992,54                 34%                   66%         USD
                                                                                              500 juta
                                                                                                 Hijau

Pembayaran Dividen (Rp triliun)                                                                  Sosial



  2024                      2023                          Green Bonds (2023)
                                         24,70
         33,04              2022
                                                            61%                     39%
                                                                                              Rp
                                                                                              5 triliun
                                         16,82                                             Energi Terbarukan
                                                                                           Pengelolaan Sumber Daya
                                                                                           Hayati dan Penggunaan
                                                                                           Lahan Berkelanjutan




   8      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
 Tentang Laporan




     Pembiayaan Berkelanjutan Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha
                     Berkelanjutan (KKUB) POJK

          Pembiayaan Berkelanjutan dari Total                             Pertumbuhan
          Pinjaman (Bank Only)



          Rp   293 triliun                                                10,8 YoY


                        51%            49%
                                                                                15,2% YoY
                                                                                Portofolio Hijau




                                                                                6,5% YoY
     Rp149                                     Rp144                            Portofolio Sosial
     triliun                                   triliun
     Portfolio Hijau                           Portfolio Sosial




Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan

                                                         Pengelolaan Sumber
                   Energi Terbarukan                    Daya Alam Hayati dan                        Transportasi Ramah
                                                      Penggunaan Lahan yang                                Lingkungan
                                                                Berkelanjutan


          Rp11,8 triliun                          Rp111,4 triliun                                  Rp7,5 triliun
                         21,0% YoY                                 8,8% YoY                                 92,2% YoY



                          Pengelolaan Air dan Air Limbah                             Produk yang Dapat Mengurangi
                                           Berkelanjutan                             Penggunaan Sumber Daya dan
                                                                                    Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
                                                                                                       (Eco-Efficient)


                                 Rp1,1 triliun                                              Rp10,6 triliun
                                              0,5% YoY                                                    98,4% YoY




                          Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
                          (UMKM) dan Sosial Lainnya                             Rp144 triliun
                                                                                                           6,5% YoY



Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       9
Page 10
Pengantar            Kinerja di 2024          Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi               Sekilas Bank Mandiri




       3       Green Building yang
               Tersertifikasi GBCI
                                                                      Ikhtisar Lingkungan
                                                                      [OJK B.2]

                   Gedung Indjoko, Surabaya
                   Mandiri Digital Tower, Jakarta


                                                                        241                                870
                   Plaza Mandiri, Jakarta


                                                                        Smart                              Unit Panel
Meningkat          200% dari tahun
                        sebelumnya
                                                                        Branch                             Surya




            Pengelolaan sampah botol
                                                                        404                                26
            plastik melalui Reverse Vending                             Kendaraan                          Pengisian Daya
            Machine (RVM) sebanyak                                      Operasional                        Kendaraan


            1.473,7 kg
                                                                        Ramah                              Listrik
                                                                        Lingkungan


            atau


            78.811                                                                      10
            botol plastik                                                               Green Offices



                                                                                      Livin’ Planet adalah fitur di Livin’
                                                                                      SUKHA yang dirancang untuk
                                                                                      meningkatkan kesadaran dan
                                                                                      keterlibatan nasabah terhadap
                                                                                      lingkungan melalui kalkulator jejak
                                                                                      karbon, kontribusi penanaman
                                                                                      pohon, konten edukasi, dan
                                                                                      laporan perkembangan kontribusi
                                                                                      tersebut.




10      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
 Tentang Laporan




Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 (tCO2e)                                  Bank Mandiri telah mengukur emisi karbon cakupan 1 dan
                                                                   2 serta menjadikan emisi tahun 2019 sebagai baseline




2019
                75.640                                                                                  33%
                                                               283.113                                  Emisi Cakupan 1 dan
                                                                                                        2 dari baseline tahun
            61.105                                                                                      2019
2020
                                                       254.173


            64.319
                                                                                                        30%
                                                                                                        Intensitas emisi per
2021
                                                     249.938                                            pegawai dari baseline
                                                                                                        tahun 2019
         42.698

                                                                                                        20%
2022
                                                        260.082

                                                                                                        Intensitas Financed
         43.077
                                                                                                        Emissions dari tahun
2023
                                                     252.636                                            2023


         46.741
2024
                                         192.853

                                                                         Pengurangan Limbah [OJK F.13]
Data historis emisi karbon cakupan 1 &         Cakupan 1
                                                                         Limbah Berbahaya (Kg)
2 Bank Mandiri (tCO2e)                         Cakupan 2
                                                                          2022
                                                                                                                4.400

                                                                          2023
Penggunaan Air Daur Ulang (m3) [OJK F.18]                                        1.520

                                                                          2024
            2022                          138.580
                                                                                 196
            2023                           141.106
                                                                         Limbah Cair (m3)
            2024                    88.788
                                                                          2022
                                                                                             63.693

Konsumsi Listrik (GJ)                                                     2023
                                                                                                             100.200
            2022                          1.046.804
                                                                          2024
                                                                                                    81.400
            2023                         1.040.756

            2024                     863.024                             Limbah Cair yang Dikelola Melalui
                                                                         Reverse Osmosis (m3)
                                                                          2022
Konsumsi Bahan Bakar (GJ)                                                                    28.104

            2022                         569.528                          2023
                                                                                                       31.610
            2023                          599.749
                                                                          2024
            2024                           642.865                                                         32.134



Laporan Keberlanjutan 2024                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    11
Page 12
 Pengantar            Kinerja di 2024        Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi             Sekilas Bank Mandiri




               Jumlah Pegawai (Orang)
                                                                     Ikhtisar Sosial [OJK B.2]
2022                               38.176

2023                               38.940

2024                               38.874                       110.672                                  3
                                                                   Mandiri Agents              juta akun Bank Mandiri
                                                                                               berhasil dibuka melalui
                                                                                                    Mandiri Agents
               Keberagaman Gender




  BOC & BOD                                                            6,5                       15.101
                                                                        juta orang                  UMKM telah
                                        87,5%                       telah menerima             mendapatkan pelatihan
                                                                 manfaat program TJSL          melalui program Rumah
                                                                  dan inklusi keuangan
                                        12,5%                                                           BUMN




  >AVP Level                                                       20.482                               3
                                                                    Pekerja Migran              juta debitur menerima
                                        64%                      Indonesia (PMI) telah             penyaluran Kredit
                                                                mendapatkan edukasi              Usaha Rakyat (KUR)
                                        36%                     Financial Management
                                                                melalui program Mandiri
                                                                      Sahabatku
  Total Keseluruhan

                                                                    1.010                        27.520
  Pegawai


                                        47,6%                     Wirausaha diedukasi           Petani mendapatkan
                                                                   melalui program                pelatihan melalui
                                        52,4%                      Wirausaha Muda               program Rice Milling
                                                                    Mandiri (WMM)                        Unit




           4.315.947
           Jam pelatihan yang diikuti oleh seluruh
           pegawai Bank Mandiri




           89,93%
           Tingkat keterikatan pegawai




 12      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
 Tentang Laporan




                                Aplikasi kasir yang dapat memudahkan pelaku UMKM, mulai dari pencatatan
                                penjualan, cek stok produk, hingga pencairan penjualan dalam satu aplikasi


                                ± 2,4 juta                 merchant yang teregistrasi


                                Mendorong akses
                                finansial bagi UMKM
                                di area non-urban                       ±1,47 juta                         pengguna di area
                                                                                                           non-urban.



                     169 ribu
                                                      157 ribu                   192 ribu


                                                                                                                           40 ribu
                                144 ribu




                                           181 ribu
                                                                    109 ribu




             132 ribu             156 ribu
                                                  187 ribu

(pengguna teregistrasi di area non-urban)



                                                Fitur Livin’
                                                Tap to Pay                                  SUKHA
                                                Bank pertama di Indonesia yang              Livin’ SUKHA adalah ‘one-stop solution for
                                                menyediakan fitur contactless               all your lifestyle,’ yang mengintegrasikan
                                                melalui smartphone untuk                    kebutuhan gaya hidup dan layanan
                                                pembayaran dengan kartu debit               finansial secara seamless dalam satu
                                                dan kredit.                                 aplikasi, Livin’ by Mandiri.




29
juta pengguna teregistrasi

#BeyondSuperAPP​
Livin’ by Mandiri, hadir untuk
menjangkau seluruh lapisan masyarakat
dengan menawarkan fitur-fitur inovatif,
inklusif, dan mudah diakses, guna
mendukung kemudahan layanan
keuangan bagi semua. ​




Laporan Keberlanjutan 2024                                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            13
Page 14
   Pengantar                 Kinerja di 2024     Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi            Sekilas Bank Mandiri




                 95,30                                                   Ikhtisar Tata Kelola
                 Most Trusted
                 Company

Bank Mandiri mendapatkan predikat
sebagai salah satu top performers                                        Penguatan 17 kebijakan kredit sektoral
pada Corporate governance &                                              yang mengintegrasikan aspek lingkungan,
Perception Index (CGPI)                                                  sosial, dan tata kelola (LST) ke dalam
                                                                         pedoman teknis Industry Acceptance
*)Rating CGPI sebelumnya 95,22                                           Criteria (IAC).




Bank Mandiri menjadi Bank Nasional pertama yang
mengembangkan SFF dan TFF untuk mendukung
pembangunan berkelanjutan dan ekonomi rendah                                            Pengungkapan emisi GRK
karbon​.                                                                                dari aktivitas pembiayaan
                                                                                        dan investasi yang
                                                                                        didukung oleh komitmen
                                                                                        keanggotaan dalam
                                                                                        Partnership for Carbon
                                                                                        Accounting Financials
                                                                                        (PCAF).
                           Kerangka Kerja
                           Pembiayaan
                           Berkelanjutan (SFF)




      Kerangka Kerja
   Pembiayaan Transisi
                 (TFF)




   14        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
Tentang Laporan




                                                          Implementasi Sistem Manajemen
                                                          Keamanan Informasi (ISMS) sesuai Standar
 Penunjukan Pejabat Pelindung Data Pribadi (PPDP) atau
  Data Protection Officer (DPO) serta pembentukan unit    IEC 27001:2013, mencakup:
 Data Protection & Fraud Risk Group dalam mendukung
         implementasi UU PDP di Bank Mandiri
                                                                    1. Penyediaan layanan keamanan
                                                                       informasi oleh Security Operation
                                                                       Center (SOC) untuk mengelola
                                                                       ancaman keamanan siber pada
                                                                       sistem perbankan dan operasi
                                                                       siber.

  Penerapan Kebijakan Pelindungan Data Pribadi (PDP)
 dan Kebijakan Privasi sesuai dengan ketentuan internal             2. Penyediaan      pengembangan
  yang tertuang dalam Memorandum Prosedur tentang                      aplikasi dan operasi TI terkait
  Pelindungan Data Pribadi, mencakup seluruh operasi,                  dengan Livin’ by Mandiri.
 termasuk kantor cabang luar negeri, perusahaan anak,
                 nasabah, dan vendor.
                                                                    3. Penyediaan infrastruktur dan
                                                                       operasional Data Center serta
                                                                       Disaster Recovery Center.



                                                                    4. Penyediaan     pengembangan
   Bank Mandiri telah menyusun Mandiri Subsidiaries                    aplikasi dan operasi TI terkait
    Management Principles Guideline (MSMPG) yang                       dengan Kopra by Mandiri.
   termasuk di dalamnya mengatur kerja sama terkait
    teknologi informasi dan manajemen data dengan
                    Perusahaan Anak.




            Optimal  Nilai Tertinggi
                                                                Optimal Nilai Tertinggi



                 Untuk Cyber                                        Untuk Incident
               Security Maturity                                  Handling Maturity
                    (CSM)                                        level Measurement




Laporan Keberlanjutan 2024                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      15
Page 16
Pengantar         Kinerja di 2024    Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi        Sekilas Bank Mandiri




Sambutan Komisaris Utama                                                [GRI 2-22] [OJK A.1, D.1]




                                                           Muhamad Chatib Basri
                                                           Komisaris Utama/Komisaris Independen




16   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 17
 Tentang Laporan




Para pemangku kepentingan yang terhormat,

Dengan penuh rasa syukur, kami memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan
karunia-Nya yang senantiasa menyertai langkah kami. Berkat bimbingan dan perlindungan-Nya, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk—selanjutnya disebut “Perseroan” atau “Bank Mandiri”—berhasil melalui berbagai tantangan sepanjang tahun 2024
dengan penuh keyakinan dan keteguhan. Dalam situasi yang penuh dinamika dan perubahan, Perseroan mampu menjaga
pertumbuhan bisnis yang solid serta mencerminkan ketangguhan dan fleksibilitas dalam menghadapi kondisi pasar yang
dinamis.

Pada kesempatan yang berharga ini, izinkan saya mewakili Dewan Komisaris Bank Mandiri menyampaikan apresiasi yang
sebesar-besarnya atas pencapaian yang telah diraih oleh Perseroan dalam perjalanan keberlanjutan. Laporan keberlanjutan
tahun ini mencerminkan komitmen dan dedikasi kami dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab, sekaligus
menyampaikan berbagai capaian dan program yang telah kami lakukan demi menciptakan nilai jangka panjang bagi para
pemangku kepentingan.




Menghadapi Tantangan Keberlanjutan
Perseroan menyadari bahwa perjalanan menuju                   menjadikan pengelolaan tingkat kredit bermasalah (non-
keberlanjutan bukanlah tanpa tantangan. Perubahan iklim,      performing loan/NPL) sebagai salah satu kebijakan prioritas
kesenjangan sosial, dan dinamika ekonomi politik global       agar risiko kredit tetap terkendali. Kami berkomitmen untuk
menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.         menjaga kualitas portofolio kami agar tetap sehat dan
Oleh karena itu, kami menekankan pentingnya pendekatan        berkelanjutan.
proaktif dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan ini,
serta mengidentifikasi peluang baru yang dapat mendorong      Selain likuiditas, Perseroan juga menghadapi isu-isu
pertumbuhan berkelanjutan. Kami percaya bahwa dengan          strategis yang perlu mendapat perhatian khusus. Tantangan
mengintegrasikan keberlanjutan dalam setiap aspek bisnis      ekonomi global seperti perubahan iklim, ketidakpastian
dan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan,        politik, fluktuasi harga bahan baku, fluktuasi harga energi
kita dapat menciptakan solusi inovatif yang memberikan        dan komoditas juga memengaruhi operasi Bank Mandiri.
dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.                Kami menyoroti sektor manufaktur dan pertanian yang
                                                              berkaitan erat dengan prospek ekonomi tahun ini. Sebagai
Di tengah turbulensi ekonomi politik serta permasalahan       bank yang berperan dalam mendukung sektor-sektor
sosial dan lingkungan global, kami menghadapi beberapa        ini, kami harus memahami dinamika industri dan siap
tantangan yang memerlukan ketekunan dan inovasi.              menghadapi tantangan yang mungkin timbul, termasuk
Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh sektor          ketidakpastian pasokan dan fluktuasi harga.
perbankan secara umum sepanjang tahun 2024 adalah
likuiditas. Pertumbuhan kredit perbankan yang tinggi tidak    Dalam menghadapi tantangan-tantangan ini, kami terus
disertai dengan kenaikan pertumbuhan tabungan (Dana           berinovasi, berkolaborasi dengan pemangku kepentingan,
Pihak Ketiga/DPK). Tren ini menyebabkan peningkatan           dan memastikan bahwa setiap keputusan yang kami
loan-to-deposit ratio (LDR) yang mengharuskan Perseroan       ambil selaras dengan prinsip-prinsip lingkungan, sosial,
untuk berhati-hati dalam mengelola likuiditas. Perseroan      dan tata kelola (LST). Kami percaya bahwa upaya
harus memastikan bahwa sumber daya finansial tersedia         menciptakan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat,
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan            dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan hanya
nasabah.                                                      akan tercapai dengan adanya kerja sama dan komitmen
                                                              bersama.
Di sisi lain, terbatasnya ruang penurunan suku bunga global
menjadi tantangan tersendiri bagi Perseroan. Penyesuaian      Pada tahun 2024, Bank Mandiri secara resmi telah
suku bunga perlu dilakukan dengan hati-hati, dengan           meluncurkan Kerangka Kerja Keuangan Berkelanjutan
mempertimbangkan perkembangan ekonomi dan arah                (Sustainable Finance Framework) yang menjadi landasan
kebijakan suku bunga untuk tahun mendatang. Dengan            penting bagi pemenuhan komitmen Bank Mandiri untuk
mendorong pertumbuhan kredit dengan prinsip kehati-           mendorong transisi ekonomi Indonesia menuju masa
hatian, kami tetap harus berusaha memastikan kualitas         depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kerangka
pembiayaan terjaga dengan baik. Oleh karena itu, kami         kerja ini dirancang dengan mempertimbangkan berbagai




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       17
Page 18
   Pengantar              Kinerja di 2024         Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi           Sekilas Bank Mandiri




aspek kunci yang tidak hanya berfokus pada pencapaian           Bank Mandiri berusaha untuk memastikan bahwa setiap
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendukung upaya                langkah yang mereka ambil selaras dengan upaya global
global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.              dalam menangani perubahan iklim dan mendukung
Dengan adanya Kerangka Kerja Keuangan Berkelanjutan,            pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.



Visi Keberlanjutan Bank Mandiri
Sebagai salah satu lembaga keuangan terkemuka di                Selama periode pelaporan, kami menyaksikan berbagai
Indonesia, kami memahami bahwa peran Perseroan tidak            langkah konkret yang telah diambil oleh manajemen
hanya sebatas memberikan layanan keuangan, tetapi               dalam upaya mendukung Tujuan Pembangunan
juga menjadi penggerak perubahan positif dalam aspek            Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Melalui visi keberlanjutan     dan mengedepankan prinsip LST. Mulai dari penyaluran
“Becoming Indonesia’s Sustainability Champion for a Better      kredit yang mendukung kegiatan ekonomi hijau, hingga
Future,” Bank Mandiri bertekad untuk menjadi pelopor            inisiatif pengembangan kapasitas sumber daya manusia
dalam transformasi menuju masa depan yang lebih hijau,          yang berfokus pada inklusi dan pemberdayaan. Kami juga
inklusif, dan berkelanjutan. Kami berupaya menjadikan           bangga melihat komitmen Perseroan dalam mengurangi
keberlanjutan sebagai inti dari strategi bisnis Perseroan       jejak lingkungan melalui berbagai program dan kebijakan
dengan fokus pada menciptakan dampak positif yang               yang sejalan dengan tujuan global terkait penanganan
nyata bagi masyarakat dan lingkungan.                           perubahan iklim dan perlindungan ekosistem.

Salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi              Kami akan terus memperkuat komitmen kami dalam
ini adalah dengan mengembangkan pembiayaan yang                 menjalankan visi keberlanjutan ini dengan keyakinan yang
selaras dengan peraturan dan inisiatif nasional serta global.   mendalam bahwa Bank Mandiri dapat berfungsi sebagai
Kami mengacu pada POJK 51/2017 tentang Penerapan                katalisator perubahan positif dan berkelanjutan. Kami
Keuangan Berkelanjutan yang memberikan kerangka                 berkomitmen untuk menerapkan strategi yang inovatif
kerja bagi sektor jasa keuangan untuk mengintegrasikan          dan terintegrasi dalam setiap aspek operasi, mulai dari
aspek LST dalam praktik bisnis. Selain itu, kami juga           pengembangan produk sampai dengan pelaksanaan
berkomitmen untuk mendukung peta jalan Ekonomi Hijau            kebijakan demi mencapai tujuan keberlanjutan. Kami
dan Pembangunan Berkelanjutan serta Net Zero Emission           percaya bahwa melalui kolaborasi yang erat dengan
(NZE) Indonesia sebagai bagian dari upaya nasional dalam        pemangku kepentingan, termasuk nasabah, mitra bisnis,
menghadapi tantangan perubahan iklim.                           dan komunitas lokal, kita dapat menciptakan dampak yang
                                                                signifikan.




Komitmen Bank Mandiri terhadap Net Zero Emission
Sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam                 dengan berbagai pihak. Dalam rangka pengurangan
mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih hijau dan          emisi operasional, Bank Mandiri telah memastikan
berkelanjutan, Perseroan telah menetapkan target untuk          terintegrasinya prinsip LST dalam aktivitas operasional
mencapai Net Zero Emission dalam operasional pada               yang mencakup pengelolaan aspek yang ramah lingkungan
tahun 2030 dan dalam pembiayaan pada tahun 2060.                serta hubungan sosial bank dengan pegawai dan nasabah.
Kami menyadari bahwa komitmen membangun ekosistem               Dengan komitmen ini, Bank Mandiri berperan aktif dalam
keuangan yang berkelanjutan merupakan sebuah upaya              mewujudkan ekonomi rendah karbon dan memberikan
jangka panjang yang membutuhkan dukungan penuh                  kontribusi positif bagi lingkungan dan perekonomian.
dari seluruh pemangku kepentingan serta kolaborasi




   18       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 19
 Tentang Laporan




Apresiasi
Atas nama Dewan Komisaris, kami mengucapkan terima           visi keberlanjutan. Kami akan terus mendukung
kasih kepada jajaran Direksi, seluruh pegawai mitra, dan     manajemen dalam mengembangkan strategi dan inisiatif
pemangku kepentingan atas kerja keras dan dedikasi yang      yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi
telah diberikan. Kami turut mengucapkan terima kasih         juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan
kepada para nasabah, pemegang saham, dan seluruh             lingkungan. Bersama-sama, kita akan melangkah menuju
pemangku kepentingan atas kepercayaan yang diberikan,        masa depan yang lebih baik, yang tidak hanya menempatkan
sehingga kami dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan     prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam setiap
ekonomi rendah karbon dan keuangan berkelanjutan yang        keputusan bisnis, tetapi juga sebagai pendorong utama
inklusif.                                                    untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif
                                                             dan berkelanjutan.
Dewan Komisaris akan terus memastikan bahwa Bank
Mandiri tetap berada di jalur yang tepat dalam mewujudkan




                                             Atas nama Dewan Komisaris,




                                             Muhamad Chatib Basri
                                       Komisaris Utama/Komisaris Independen




Laporan Keberlanjutan 2024                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     19
Page 20
Pengantar         Kinerja di 2024    Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi         Sekilas Bank Mandiri




Sambutan Direktur Utama                                            [GRI 2-22] [OJK A.1, D.1]




                                                               Darmawan Junaidi
                                                               Direktur Utama




20   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 21
 Tentang Laporan




Para pemangku kepentingan yang terhormat,

Pertama-tama, izinkan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan yang telah
diberikan oleh para pemegang saham, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan kepada Bank Mandiri. Kepercayaan
ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk melanjutkan peran strategis Bank Mandiri sebagai salah satu lembaga keuangan
terbesar dan sekaligus pionir dalam mewujudkan praktik bisnis yang berkelanjutan di Indonesia.

Kami sangat bersyukur dapat menerbitkan Laporan Keberlanjutan 2024 yang mencerminkan upaya dan komitmen kami dalam
menghadapi tantangan keberlanjutan global. Penerbitan laporan ini tidak hanya menjadi bukti nyata atas dedikasi kami dalam
menerapkan praktik bisnis berkelanjutan, tetapi juga sebagai wujud transparansi kami dalam menjawab harapan seluruh
pemangku kepentingan.

Laporan ini memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Perseroan, program-program keberlanjutan yang telah
dijalankan, serta pencapaian kinerja, baik dari aspek finansial maupun non-finansial sepanjang tahun 2024. Melalui laporan ini,
kami ingin menyoroti berbagai inisiatif dan prestasi yang telah dicapai di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST), serta
menunjukkan komitmen Perseroan dalam mendukung upaya bersama untuk mewujudkan poin-poin Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).




Visi Keberlanjutan Bank Mandiri: Becoming Indonesia’s
Sustainability Champion for a Better Future
Tahun 2024 merupakan tahun yang sangat penting bagi                 dengan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan, target Net
kami di Bank Mandiri dalam menghadapi tantangan global,             Zero Emission, dan agenda nasional dalam mencapai
seperti perubahan iklim, tekanan sosial, dan kebutuhan              pembangunan berkelanjutan. Lebih dari sekadar
untuk membangun sistem ekonomi yang lebih inklusif                  menyediakan pembiayaan, kami bertindak sebagai
dan tangguh. Sebagai salah satu institusi perbankan                 katalisator dalam mempercepat adopsi teknologi hijau,
terbesar di Indonesia, kami memahami tanggung jawab                 mempromosikan praktik bisnis yang bertanggung
besar untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi                    jawab, serta membangun kolaborasi lintas sektor untuk
yang kami dukung tidak hanya membawa manfaat jangka                 menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh, inklusif,
pendek, tetapi juga mendukung kesejahteraan sosial dan              dan berwawasan lingkungan.
kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. Dengan
semangat ini, Bank Mandiri hadir sebagai mitra strategis            Selain itu, tata kelola yang kuat menjadi elemen penting
bagi Indonesia dalam mewujudkan masa depan yang lebih               dalam mendukung visi keberlanjutan kami. Bank
hijau.                                                              Mandiri terus memperkuat praktik Good Corporate
                                                                    Governance (GCG) di seluruh lini operasional sebagai
Inovasi dan fleksibilitas menjadi landasan utama kami dalam         wujud komitmen terhadap prinsip bisnis yang etis,
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.                   transparan, dan bertanggung jawab. Sepanjang tahun
Komitmen ini tercermin dalam visi keberlanjutan “Becoming           2024, kami telah meningkatkan sistem manajemen risiko
Indonesia’s Sustainability Champion for a Better Future”,           dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam
yang didukung oleh kerangka kerja ESG (Environment,                 pengelolaan risiko bisnis, memastikan bahwa setiap
Social, Governance) dengan tiga pilar utama: Sustainable            keputusan strategis mendukung keberlanjutan jangka
Banking, Sustainable Operation, dan Sustainability Beyond           panjang. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan
Banking. ESG atau Sustainability telah menjadi salah satu           para pemangku kepentingan, tetapi juga membuahkan
concern utama dalam strategi bisnis Bank Mandiri dan                hasil nyata berupa peningkatan skor Corporate Governance
menjadi salah satu pilar Corporate Plan Bank Mandiri 2025-          Perception Index (CGPI) menjadi 95,30, yang mencerminkan
2029.                                                               pengakuan atas keunggulan tata kelola kami. Melalui
                                                                    langkah-langkah ini, kami menegaskan dedikasi dalam
Dengan kerangka kerja yang kokoh, Bank Mandiri                      menjaga integritas, akuntabilitas, dan transparansi sebagai
mempertegas perannya sebagai penggerak utama                        fondasi utama keberhasilan yang berkelanjutan.
transisi menuju ekonomi rendah karbon yang sejalan




Laporan Keberlanjutan 2024                                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        21
Page 22
   Pengantar              Kinerja di 2024        Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi              Sekilas Bank Mandiri




Pencapaian Keberlanjutan Bank Mandiri
Sustainable Banking
Melalui pilar Sustainable Banking, Bank Mandiri                YoY dan Pembiayaan Sosial (Social Financing) Rp144
berkomitmen untuk memimpin transisi Indonesia menuju           triliun, meningkat sebesar 6,5% secara YoY. Capaian ini
ekonomi rendah karbon melalui pembiayaan kepada                menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin pasar
kegiatan usaha yang mengintegrasikan prinsip lingkungan,       pembiayaan hijau, dengan pangsa lebih dari 30% di antara
sosial, dan tata kelola (LST). Sebagai bentuk nyata            empat bank terbesar di Indonesia.
komitmen terhadap keberlanjutan, Bank Mandiri menjadi
bank nasional pertama di Indonesia yang menerbitkan            Sebagai bagian dari upaya strategis, Bank Mandiri terus
Sustainable Finance Framework dan Transition Finance           memperkuat portofolio produk berkelanjutan dengan
Framework. Kedua dokumen ini mencerminkan komitmen             mengembangkan solusi inovatif seperti Green Loan,
Bank Mandiri dalam membangun kerangka kerja dan                Social Loan, Sustainability-Linked Loan, dan Corporate-in
tata kelola yang solid untuk mendukung pembiayaan              Transition Financing, yang dirancang untuk mendukung
berkelanjutan, sesuai dengan regulasi serta standar global     nasabah terutama di sektor dengan intensitas karbon
yang berlaku, sekaligus memitigasi risiko greenwashing.        tinggi dalam perjalanan mereka menuju praktik bisnis yang
                                                               lebih hijau. Selain itu, tahun ini Bank Mandiri meluncurkan
Hingga Desember 2024, pembiayaan berkelanjutan                 Green Mortgages atau KPR Hijau senilai Rp587 miliar untuk
(Sustainable Financing) Bank Mandiri mencapai Rp293            mendukung pembelian rumah ramah lingkungan, serta
triliun, meningkat sebesar 10,8% secara year-on-year           memperkenalkan aplikasi Livin’ Planet, sebuah platform
(YoY), yang terdiri dari Pembiayaan Hijau (Green Financing)    digital yang memungkinkan pengguna menghitung jejak
sebesar Rp149 triliun meningkat sebesar 15,2% secara           karbon personal dengan mudah.



Sustainable Operation
Pada pilar Sustainable Operation, Bank Mandiri                 Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (PDP) melalui
memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui             peningkatan mekanisme pengelolaan data, penguatan
target untuk mencapai Net Zero Emission (NZE)                  aspek teknis, dan penerapan praktik terbaik sesuai standar
operasional pada tahun 2030. Secara konsisten, Bank            industri global. Melalui langkah ini, kami tidak hanya
Mandiri menghitung, memonitor, dan mengelola emisi             memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga
yang dihasilkan dari aktivitas bisnis dan operasional          menunjukkan komitmen kami terhadap pengelolaan data
melalui platform Digital Carbon Tracking, dan telah berhasil   secara bertanggung jawab, transparan, dan aman.
mengurangi emisi karbon sebesar 33% dibanding tahun
2019 (baseline) dan 19% dibanding tahun 2023.                  Selain itu, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus
                                                               membangun         budaya     keberlanjutan    (sustainability
Pencapaian ini didorong oleh berbagai inisiatif strategis      culture) yang terintegrasi di seluruh organisasi, dengan
yang mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan         mengedepankan inovasi, fleksibilitas, dan kesadaran kolektif
tahun sebelumnya, seperti pemasangan 870 unit panel            dalam setiap langkah strategis. Kami mendorong seluruh
surya, pengoperasian 10 green office, dan penggunaan           Mandirian untuk mengadopsi pola pikir keberlanjutan (Green
404 kendaraan operasional berbasis listrik dan hybrid untuk    Business Mindset) yang mempertimbangkan dampak
mengurangi emisi karbon. Pada tahun ini, Bank Mandiri          LST sebagai fondasi dalam pengambilan keputusan
berhasil meraih sertifikat bangunan hijau untuk Mandiri        bisnis dan operasional. Upaya ini diwujudkan melalui
Digital Tower dan Plaza Mandiri, sebagai bukti keberhasilan    program pelatihan berkelanjutan, komunikasi internal
dalam menerapkan standar keberlanjutan operasional.            yang mendorong kesadaran bersama, serta inisiatif lintas
                                                               fungsi yang memperkuat kolaborasi untuk menciptakan
Kami juga menempatkan privasi dan keamanan                     solusi inovatif dan berorientasi keberlanjutan di setiap lini
informasi sebagai prioritas utama dalam memberikan             organisasi.
layanan perbankan yang andal dan terpercaya. Untuk
mendukung hal ini, kami telah memperkuat implementasi




   22      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
 Tentang Laporan




Sustainability Beyond Banking
Pada pilar Sustainability Beyond Banking, Bank Mandiri       bagian dari strategi inklusi dan literasi keuangan, kami
berkomitmen untuk menggerakkan pertumbuhan yang              juga menjalankan program edukasi berkelanjutan yang
memberikan dampak sosial positif guna mendukung              menyasar generasi muda, pekerja migran, pelaku usaha
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Inklusi         kecil, serta pelajar di wilayah 3T, melalui inisiatif unggulan
keuangan menjadi salah satu prioritas strategis kami,        seperti Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan
diwujudkan melalui inovasi produk dan layanan yang           Mandiri Edukasi Livin’ Up Your Financial.
dirancang untuk menjangkau masyarakat yang belum
terlayani secara optimal, seperti kelompok masyarakat        Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
berpenghasilan rendah, perempuan, pelaku usaha mikro,        (TJSL), Bank Mandiri terus menciptakan dampak sosial
serta komunitas di wilayah terpencil.                        yang signifikan dan berkelanjutan. Program unggulan TJSL
                                                             kami berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan
Livin’ Merchant menjadi salah satu wujud nyata dari          pemberdayaan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.
komitmen Bank Mandiri dalam memperluas akses layanan         Salah satu program unggulan TJSL Bank Mandiri,
keuangan kepada masyarakat yang belum terlayani secara       yaitu Rumah BUMN, mencatat nilai Social Return on
optimal. Aplikasi inovatif ini dirancang khusus untuk        Investment (SROI) sebesar 3,9. Capaian ini menjadi bukti
mendukung pelaku UMKM, dengan 69,39% pengguna                nyata kontribusi kami dalam menciptakan nilai sosial dan
berasal dari area non-urban. Hal ini mencerminkan peran      lingkungan yang positif serta memperkuat pembangunan
strategis Bank Mandiri dalam menjangkau komunitas            yang inklusif dan merata.
yang sulit diakses oleh layanan keuangan formal. Sebagai




Penutup
Sebagai penutup, kami ingin menyampaikan apresiasi yang       langkah konkret yang telah dan akan terus diambil, kami
sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan          percaya bahwa Bank Mandiri dapat memberikan kontribusi
atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan            signifikan dalam mewujudkan masa depan yang lebih
kepada Bank Mandiri. Kami menyadari bahwa perjalanan          hijau, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh pihak, baik
menuju keberlanjutan bukanlah tugas yang mudah, tetapi        nasabah, mitra usaha, maupun masyarakat luas.
dengan kerja sama dan komitmen bersama, kami yakin
bahwa Bank Mandiri dapat terus memainkan peran penting        Kami optimis, dengan dukungan dari seluruh pemangku
dalam memajukan ekonomi, menjaga keseimbangan                 kepentingan, Bank Mandiri akan mampu mengatasi
sosial, dan melestarikan lingkungan.                          tantangan pada masa depan serta memberikan dampak
                                                              positif yang nyata bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan,
Kami akan terus mendorong inovasi, memperkuat                 sejalan dengan visi kami untuk menjadi bank terdepan yang
kolaborasi, serta meningkatkan transparansi dalam             mengedepankan prinsip keberlanjutan di Indonesia.
menjalankan strategi keberlanjutan kami. Dengan langkah-




                                           Atas nama Direksi Bank Mandiri,




                                               Darmawan Junaidi
                                                   Direktur Utama




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         23
Page 24
  Pengantar            Kinerja di 2024     Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi         Sekilas Bank Mandiri




  Tanggung Jawab Pelaporan
  Keberlanjutan 2024                                       [GRI 2-14]



Surat Pernyataan Anggota
Direksi Tentang Tanggung
Jawab Atas Laporan
Keberlanjutan 2024                           Darmawan Junaidi                     Alexandra Askandar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                Direktur Utama                       Wakil Direktur Utama

Kami yang bertanda tangan di bawah
ini telah mengulas dan menyatakan
bahwa semua informasi dalam Laporan
Keberlanjutan PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk tahun 2024 telah dimuat secara
lengkap dan bertanggung jawab penuh          Agus Dwi Handaya                     Riduan
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan     Direktur Kepatuhan dan SDM           Direktur Corporate Banking
perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan
sebenarnya.



                                             Aquarius Rudianto                    Toni E. B. Subari
Jakarta, Maret 2025                          Direktur Jaringan dan Retail         Direktur Operation
Direksi                                      Banking




                                             Rohan Hafas                          Sigit Prastowo
                                             Direktur Hubungan Kelembagaan        Direktur Keuangan dan Strategi




                                             Timothy Utama                        Eka Fitria
                                             Direktur Information Technology      Direktur Treasury dan
                                                                                  International Banking




                                             Totok Priyambodo                     Danis Subyantoro
                                             Direktur Commercial Banking          Direktur Manajemen Risiko




  24      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
 Tentang Laporan




Surat Pernyataan Anggota
Dewan Komisaris Tentang
Tanggung Jawab Atas Laporan
Keberlanjutan 2024                         Muhamad Chatib Basri                     Zainudin Amali
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.             Komisaris Utama/Independen               Wakil Komisaris Utama/
                                                                                    Independen
Kami yang bertanda tangan di bawah
ini telah mengulas dan menyatakan
bahwa semua informasi dalam Laporan
Keberlanjutan PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk tahun 2024 telah dimuat secara
lengkap dan bertanggung jawab penuh        Loeke Larasati Agoestina                 Muliadi Rahardja
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan   Komisaris Independen                     Komisaris Independen
perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan
sebenarnya.



                                           Heru Kristiyana                          Muhammad Yusuf Ateh
Jakarta, Maret 2025                        Komisaris Independen                     Komisaris
Dewan Komisaris




                                           Faried Utomo                             Rionald Silaban
                                           Komisaris                                Komisaris




                                           Arif Budimanta                           Tedi Bharata
                                           Komisaris                                Komisaris




Laporan Keberlanjutan 2024                                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   25
Page 26
 Pengantar               Kinerja di 2024       Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi                Sekilas Bank Mandiri




 Identitas Perseroan                                         [GRI 2-1] [OJK C.2, C.3, C.4]




Nama Perusahaan               :   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk



Bidang Usaha                  :   Perbankan



Bentuk Legal                  :   Perseroan Terbatas




                                                                                      33,52% Institusi Asing


                                                                                      12,25% Institusi Lokal
                                    Pemerintah
                                    Republik
                                    Indonesia
                                                       52%          48%               2,22% Retail Lokal

Kepemilikan Saham             :
                                    Publik*                                           0,01% Retail Asing




                                  Pemerintah Republik Indonesia sebagai pemegang Saham Seri A Dwiwarna
                                  (Golden Share) merupakan pemegang Saham Utama dan Pengendali PT Bank
                                  Mandiri (Persero) Tbk



                                  Plaza Mandiri
Lokasi Kantor Pusat           :   Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38
                                  Jakarta 12190 IndonesIa



                                  1. Dalam negeri: Seluruh provinsi di Indonesia
Lokasi Operasional            :   2. Luar negeri: Singapura, Malaysia, Hong Kong, Timor Leste, Republik Rakyat
                                     Cina, Inggris, dan Cayman Islands



Telepon                       :   (021) 5265045



Faksimili                     :   (021) 5274477, 527557



Situs Web                     :   www.bankmandiri.co.id



Pusat Panggilan               :   14000 - (021) 52997777




 26         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 27
 Tentang Laporan




 Visi dan Misi                         [OJK C.1]




                         Visi:                                                    Misi:

   Dengan tujuan memakmurkan negeri, visi jangka        Untuk mendukung visinya, Bank Mandiri telah menetapkan
   panjang Bank Mandiri pada 2020–2024 adalah           misi dengan menyediakan solusi perbankan digital yang
                                                        handal dan sederhana yang menjadi bagian hidup
   Menjadi Partner Finansial Pilihan Utama Anda
                                                        nasabah - “Seamlessly integrate our financial products
   - “To be Your Preferred Financial Partner”           and services into our customers’ lives by delivering
   dengan penjabaran sebagai berikut:                   simple, fast digital banking solutions” dengan penjabaran
                                                        sebagai berikut:
    a. Komitmen membangun hubungan jangka
       panjang yang didasari atas kepercayaan, baik      a.   Berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar
       dengan nasabah bisnis maupun perseorangan.             1. Memprioritaskan kepentingan nasabah dengan
       Bank Mandiri melayani seluruh nasabah                      memberikan pelayanan yang terbaik dengan
       dengan standar layanan internasional melalui               membangun sikap profesional dan bersahabat.
       penyediaan solusi keuangan yang inovatif. Bank         2. Menyediakan layanan one stop solution kepada
       Mandiri ingin dikenal karena kinerja, sumber               nasabah melalui sinergi dengan perusahaan anak.
                                                              3. Menawarkan produk-produk yang kompetitif
       daya manusia, dan kerja sama tim yang terbaik.
                                                                  dan terjamin serta fokus pada pengembangan
                                                                  produk dan jaringan perbankan digital untuk
    b. Mengambil peran aktif dalam mendorong
                                                                  mengakomodasi kebutuhan nasabah.
       pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan
       selalu menghasilkan timbal balik yang tinggi      b.   Mengembangkan sumber daya yang profesional
       secara konsisten bagi pemegang saham.                  1. Merekrut, melatih, dan mengembangkan sumber
                                                                 daya manusia berdasarkan bakat dan kemampuan
                                                                 yang dimiliki.
                                                              2. Memberikan peluang tumbuh kepada seluruh
                                                                 pegawai      dengan   adil serta   memberikan
                                                                 penghargaan dan promosi atas dasar prestasi dan
                                                                 dedikasi.

                                                         c.   Memberikan manfaat maksimal kepada para pemangku
                                                              kepentingan
                                                              1. Memberikan keuntungan yang maksimal kepada
                                                                  pemegang saham dengan tetap memperhatikan
                                                                  kepentingan-kepentingan pemangku kepentingan
                                                                  lainnya.
                                                              2. Menjamin pertumbuhan dan peningkatan laba yang
                                                                  berkesinambungan.


                                                         d.   Melaksanakan manajemen terbuka
                                                              1. Memiliki komitmen kerja yang tinggi dan
                                                                  bertanggung jawab.
                                                              2. Melaksanakan manajemen terbuka dan kerja sama
                                                                  yang efektif.


                                                         e.   Peduli terhadap    kepentingan   masyarakat    dan
                                                              lingkungan.


                                                         f.   Mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan
                                                              lingkungan dalam setiap pengambilan keputusan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        27
Page 28
  Pengantar             Kinerja di 2024            Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi                     Sekilas Bank Mandiri




  Budaya Perusahaan                                                 [GRI 2-23] [OJK F.1]


Sejak tahun 2020, seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diwajibkan untuk mengimplementasikan nilai-nilai utama yang
dikenal sebagai AKHLAK. Kewajiban ini merujuk pada Surat Edaran Menteri BUMN Nomor: SE 7/MB/07/2020 yang diterbitkan
pada 1 Juli 2020 tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) Sumber Daya Manusia di BUMN.

Nilai-nilai Utama (Core Values) AKHLAK dan 18 Panduan Perilaku Bank Mandiri:



                                                AMANAH                KOMPETEN
                                              Memegang teguh          Terus belajar dan
                                              kepercayaan yang        mengembangkan
                                                  diberikan              kapabilitas



                                                        A              K
                           KOLABORATIF                                                      HARMONIS


                                               K                                H
                              Membangun                                                     Saling peduli
                            kerja sama yang                                                dan menghargai
                                 sinergis                  CORE VALUES                       perbedaan




                                                        A              L
                                                ADAPTIF                   LOYAL
                                           Terus berinovasi dan        Berdedikasi dan
                                              antusias dalam           mengutamakan
                                          menggerakkan ataupun     kepentingan bangsa dan
                                               menghadapi                  negara
                                                perubahan




                   AMANAH                                                                     LOYAL
 Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.                  Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
 Panduan perilaku nilai “Amanah”:                            Panduan perilaku nilai “Loyal”:
 • Memenuhi janji dan komitmen;                              • Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan
 • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan,                    negara;
   dan tindakan yang dilakukan;                              • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar;
 • Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.             • Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan
                                                               hukum dan etika.

                  KOMPETEN                                                                  ADAPTIF
 Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.                Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun
 Panduan perilaku nilai “Kompeten”:                          menghadapi perubahan. Panduan perilaku nilai “Adaptif”:
 • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab               • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik;
   tantangan yang selalu berubah;                            • Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan
 • Membantu orang lain belajar;                                teknologi;
 • Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.              • Bertindak proaktif.


                  HARMONIS                                                                KOLABORATIF
 Saling peduli dan menghargai perbedaan.                     Membangun kerja sama yang sinergis. Panduan perilaku nilai
 Panduan perilaku nilai “Harmonis”:                          “Kolaboratif”:
 • Menghargai setiap orang, apa pun latar                    • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk
   belakangnya;                                                berkontribusi;
 • Suka menolong orang lain;                                 • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah;
 • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.                 • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk
                                                               tujuan bersama.



  28       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
 Tentang Laporan




Bank Mandiri menjadikan AKHLAK sebagai landasan utama       Sebagai perusahaan BUMN, Bank Mandiri telah
dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Nilai ini      mengintegrasikan nilai-nilai utama AKHLAK ke dalam
diterapkan melalui berbagai strategi dan inisiatif Human    program-program budaya yang dirancang untuk mengubah
Capital untuk membentuk karakter karyawan sebagai           pola pikir dan perilaku karyawan. Nilai-nilai utama AKHLAK
Strategic Business Leader yang Ber-AKHLAK dan mampu         diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari dengan tujuan
bersaing di tingkat global. Penerapan nilai tersebut juga   membentuk karakter karyawan yang tangguh. Hal ini
memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai produsen talenta     sejalan dengan upaya Bank Mandiri dalam mewujudkan
(talent factory) yang mendukung peran BUMN sebagai          Employee Value Proposition (EVP), yaitu Belajar, Bersinergi,
motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan akselerator         Bertumbuh, dan Berkontribusi untuk Indonesia.
kesejahteraan sosial (social welfare).

                                        EMPLOYEE VALUE PROPOSITION (EVP)


                                    BELAJAR
                               Memberikan pemahaman
                                                                    BERSINERGI
                                    dalam rangka                Memberikan pemahaman
                               memperoleh/menguatkan            untuk bekerja sama dan
                                pengetahuan, perilaku,            berkolaborasi untuk
                                  keterampilan, atau            kepentingan perusahaan
                                 nilai-nilai baru yang            demi tercapainya visi
                                       berbeda.                        dan misi.




                                                                BERKONTRIBUSI
                                   BERTUMBUH                   UNTUK INDONESIA
                               Memberikan pemahaman             Memberikan pemahaman
                               untuk berkembang secara             untuk mempunyai
                                   personal maupun              kontribusi dan andil, serta
                                      profesional.               memberikan makna dan
                                                                       manfaat bagi
                                                                        Indonesia.




Skala dan Jaringan Operasional
Anak Perusahaan [OJK C.3]                                   Entitas Cucu dan Cicit [OJK C.3]
                       Indonesia                                                          Indonesia
 • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)                       • PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI)
 • PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)                      • PT Mitra Transaksi Indonesia (MTI)
 • PT Mandiri Tunas Finance (MTF)
 • PT Mandiri Utama Finance (MUF)
 • PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)                                        Singapura
 • PT Mandiri Sekuritas (Mansek)                             • Mandiri Securities Pte. Ltd. (MSPL)
 • PT Mandiri Capital Indonesia (MCI)                        • Mandiri Investment Management Pte. Ltd. (MIMS)


                       Malaysia
 Mandiri International Remittance Sdn. Bhd. (MIR)


                         Inggris
 Bank Mandiri (Europe) Limited (BMEL)




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    29
Page 30
  Pengantar                   Kinerja di 2024               Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi                            Sekilas Bank Mandiri




 Wilayah Operasional                                                            [GRI 2-6] [OJK C.3]


Kantor Dalam Negeri


       REGION I                        REGION II                     REGION IX                REGION X SULAWESI                    REGION XII
      SUMATERA 1                      SUMATERA 2                    KALIMANTAN                   DAN MALUKU                         PAPUA

 Alamat:                         Alamat:                        Alamat:                       Alamat:                        Alamat:
 Jl. Pulau Pinang No. 1,         Jl. Kapten A. Rivai No.        Jl. Lambung Mangkurat         Jl. R.A. Kartini No. 12-14,    Jl. Dr. Sutomo No.1,
 Medan 20111                     1008, Palembang 30137          No. 3, Banjarmasin            Makassar 90111                 Jayapura 99111
 Telp:                           Telp:                          70111                         Telp:                          Telp:
 (061) 43000200                  (0711) 5229300                 Telp:                         (0411) 3629096,                (0967) 537081, 537183-4,
 Faks:                                                          (0511) 3365767,               3629097, 3634811,              537189
 (061) 4153273                   • 14 Kantor Cabang             3365770                       3633013                        Faks:
                                 • 203 Kantor Cabang                                          Faks:                          (0967) 537181
 • 15 Kantor Cabang                Pembantu                     • 12 Kantor Cabang            (0411) 3629095,
 • 189 Kantor Cabang             • 845 ATM                      • 120 Kantor Cabang           3650367                        • 10 Kantor Cabang
   Pembantu                                                       Pembantu                                                   • 35 Kantor Cabang
 • 1.091 ATM                                                    • 751 ATM                     • 19 Kantor Cabang               Pembantu
                                                                                              • 164 Kantor Cabang            • 256 ATM
                                                                                                Pembantu
                                                                                              • 683 ATM




 REGION VI | JAWA 1

 Alamat     : Jl. Soekarno Hatta No. 486, Bandung 40266
 Telp       : (022) 7506242, 7511878
 Faks       : (022) 7505810

 • 9 Kantor Cabang
 • 190 Kantor Cabang Pembantu
 • 1.192 ATM




    REGION III                 REGION IV                    REGION V             REGION VII                 REGION VIII             REGION XI
    JAKARTA 1                  JAKARTA 2                   JAKARTA 3              JAWA 2                     JAWA 3               BALI DAN NUSA
                                                                                                                                    TENGGARA
 Alamat:                   Alamat:                  Alamat:                  Alamat:                    Alamat:
 Jl. Daan Mogot            Jl. Kebon Sirih No.      Jl. Jend. Sudirman       Jl. Pemuda No. 73          Jl. Basuki Rahmat        Alamat:
 Jakarta Barat 11460       83, Jakarta Pusat        Kav. 54-55, Jakarta      Semarang 50139             No. 2-4, Surabaya        Jl. Surapati No. 15-
 Telp:                     10340                    Selatan 12190            Telp:                      60271                    17, Denpasar 80238
 (021) 30723777-8          Telp:                    Telp:                    (024) 3520484,             Telp:                    Telp:
                           (021) 39833036           (021) 5267337            3520486                    (031) 99205001           (0361) 236118
 • 12 Kantor                                        Faks:                    Faks:                                               Faks:
   Cabang                  • 11 Kantor              (021) 5267371,           (024) 3520485              • 13 Kantor              (0361) 224077,
 • 211 Kantor                Cabang                 5267365                                               Cabang                 261453, 235924
   Cabang                  • 193 Kantor                                      • 11 Kantor                • 252 Kantor
   Pembantu                  Cabang                 • 8 Kantor Cabang          Cabang                     Cabang                 • 5 Kantor Cabang
 • 1.701 ATM                 Pembantu               • 166 Kantor             • 226 Kantor                 Pembantu               • 104 Kantor
                           • 1.546 ATM                Cabang                   Cabang                   • 1.610 ATM                Cabang
                                                      Pembantu                 Pembantu                                            Pembantu
                                                    • 1.467 ATM              • 1.202 ATM                                         • 525 ATM




  30         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 31
 Tentang Laporan




Kantor Luar Negeri


         Bank Mandiri Hong Kong                        Remittance Office Hong Kong                                 Bank Mandiri Shanghai

  Alamat:                                              Alamat:                                             Alamat:
  7/F Far East Finance Centre, 16 Harcourt             Shop 3. G/F. Keswick Court 3 Keswick                Room 4101, Shanghai Tower No. 501, Yin
  Road, Hong Kong                                      Street, Causeway Bay, Hong Kong                     Cheng Zhong Road, Pudong New District,
  Telp:                                                Telp:                                               Shanghai 200120, People’s Republic of
  +852-2881-3632                                       +852-2881-6650                                      China
  Faks:                                                Faks:                                               Telp:
  +852-2529-8131, +852-2811-0735                       +852-2881-5386                                      +86-21-2033-2625, +86-21-2028-2806,
  Situs web:                                                                                               +86-21-5037-2509
  www.bankmandirihk.com                                                                                    Faks:
  SWIFT Code:                                                                                              +86-21-5037-2707, +86-21-5037-2547
  BMRIHKHH                                                                                                 SWIFT Code:
                                                                                                           BMRICNSH




     Bank Mandiri Cayman                     Bank Mandiri Singapura                 Bank Mandiri Dili,                  Bank Mandiri Dili, Timor
           Islands                                                                    Timor Leste                         Plaza, Timor Leste
                                        Alamat:
  Alamat:                               12 Marina View,                       Alamat:                                Alamat:
  Cardinal Plaza 3rd Floor, #30         #19-01 Asia Square Tower 2,           25 Rua de Abril No. 10                 Timor Plaza – Unit #/Unidade
  Cardinal Avenue.                      Singapore 018961                      Colmera, Dili, Timor Leste             No. #203; 233; 204; 230;
  PO BOX 10198, Grand Cayman            Telp:                                 Telp:                                  231; 232 Jl. Nicolau Lobato.
  KY 1 – 1002 Cayman Islands            +65-6213-5688,                        +670-331-7777                          Comoro, Dili, Timor Leste
  Telp:                                 +65-6213-5680                                                                Telp:
  +1-345-945-8891                       Faks:                                                                        +670-331-7777
  Faks:                                 +65-6844-9833,
  +1-345-945-8892                       +65-6844-9808
  SWIFT Code:                           Situs web:
  BMRIKYKY                              www.ptbankmandiri.com.sg
                                        SWIFT Code:
                                        BMRISGSG




Entitas Anak di Luar Wilayah Indonesia

        Bank Mandiri (Europe) Limited London                                          Mandiri International Remittance Sdn Bhd
 Alamat:                                                                        Alamat:
 2nd Floor, 4 Thomas More Square, Thomas More Street London, E1W                Wisma MEPRO, Ground & Mezzanine Floor, 29 & 31
 1 YW, United Kingdom                                                           Jl. Sultan Azlan Shah, 51200
 Telp:                                                                          Kuala Lumpur
 +44-207-553-8688                                                               Telp:
 Faks:                                                                          +60192619200
 +44-207-553-8599                                                               Situs web:
 Situs web:                                                                     www.mandiriremittance.com
 www.bkmandiri.co.uk
 SWIFT Code:
 BMRIGB2L




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             31
Page 32
 Pengantar         Kinerja di 2024           Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi          Sekilas Bank Mandiri




Penghargaan dan Peringkat LST
Penghargaan

                                                                                                      Anugerah
                   Appreciated                                 Most
                                                                                                      Utama
                   Governance                                  Integrated
                                                                                                      - Sektor
                   ESG Report                                  ESG Report
                                                                                                      Keuangan
                   2023                                        2023
                                                                                                      dan Investasi




               Penyelenggara         : Investor Daily                          Penyelenggara   : IDX Channel




                                         Best                                       Biggest ESG
                                         Sustainable                                Impact -
                                         Bank                                       Banks




                               Best Bank
                               Best Corporate Bank - Large Corporation & MNCs
                               Most Innovative Use of Technology


                         Penyelenggara         : FinanceAsia




 32   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
 Tentang Laporan




                        ESG Initiative                          Best                                    Best ESG
                        of the Year                             Sustainable                             Investing
                        5 Diamond                               Finance                                 Innovation
                                                                Leadership
                                                                5 Gold




                                         Penyelenggara   : Business Update




                               Kategori
                               Best Emiten -                                                     Bronze - Most
                               Sektor Capital                                                    Committed to
                               Market                                                            ESG




                                                         Gold - Most Committed to DEI
       Penyelenggara    : Kehati
                                                         Silver - Best Managed Company
                                                         Silver - Best Investor Relation
                                                         Silver - Best Large Cap Company
                                                         Bronze - Best CEO (Darmawan Djunaidi)
                                                         Gold - Best CFO (Sigit Prastowo)


                                                    Penyelenggara    : FinanceAsia




Laporan Keberlanjutan 2024                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   33
Page 34
Pengantar          Kinerja di 2024         Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi             Sekilas Bank Mandiri




                    Anugerah                                    Green &                             Finance Sector
                    Ekonomi Hijau                               Climate                             Environment
                    untuk Inovasi                               Financing                           Champion
                    Sustainable
                    Products
                    Perbankan




 Penyelenggara   : Detikcom               Penyelenggara    : Republika            Penyelenggara   : Katadata




                                                              Fortune Change the
                                                              World 2023




                                     Penyelenggara   : Fortune Indonesia




34    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
 Tentang Laporan




     The Best Company                Outstanding                           The Best Company
     in Executing Woman              Achievement in                        in Executing
     Empowerment Strategy            Sustainability &                      Sustainability &
     across All Industries           Governance                            Governance in
                                                                           Banking Industry




                                Penyelenggara       : SPEx2




Peringkat LST


  ESG
                        BBB
  Risk Rating
                                                        BBB




                         BB     BB



                        2022     2023                   2024




  CGPI
  CORPORATE
                                                                            B-
  GOVERNANCE                                                               Climate Change
  PERCEPTION                                            95,30
  INDEX

                                95,22
                        95,11


                         2022    2023                   2024




Laporan Keberlanjutan 2024                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   35
Page 36
  Pengantar              Kinerja di 2024        Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi               Sekilas Bank Mandiri




 Keanggotaan dalam Asosiasi                                                             [GRI 2-28] [OJK C.5]



Bank Mandiri menjadi anggota beberapa asosiasi industri yang memiliki relevansi strategis dengan bisnis yang dijalankan.
Keanggotaan ini bertujuan agar Perseroan dapat terus memantau perkembangan terbaru, terutama di sektor perbankan, serta
berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman dan keahlian di industri tersebut. Namun, Bank Mandiri tidak memberikan
kontribusi finansial selain untuk membayar biaya keanggotaan reguler.

Bank Mandiri bergabung dalam Asosiasi berikut ini:


                                                                              Posisi di Asosiasi
                                Nama Asosiasi                                                               Lingkup
                                                                            (Anggota/Pengurus)

Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                    Anggota                  Nasional
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)                             Pengurus                  Nasional
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)                                              Pengurus                  Nasional
Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA)                                               Anggota                  Nasional
Ikatan Bankir Indonesia (IBI)                                                      Anggota                  Nasional
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK)                    Anggota                  Nasional
Bank Association for Risk Management (BARA)                                       Pengurus                  Nasional
World Economic Forum (WEF)                                                         Anggota                Internasional
APEC Business Advisory Council (ABAC)                                              Anggota                 Asia Pasifik
Perkumpulan Chief Information Officer Indonesia (ICIO)                            Pengurus                  Nasional
Forum Human Capital Indonesia (FHCI)                                              Pengurus                  Nasional
Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC)                               Pengurus                  Nasional
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)                                 Pengurus                  Nasional
Association Cambiste International - Financial Markets Association
                                                                            Pengurus dan Anggota            Nasional
(ACI FMA) Indonesia
Himpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN)                                    Pengurus dan Anggota            Nasional
Forum Komunikasi Kearsipan Perbankan (FKKP)                                        Anggota                  Nasional
Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI)                                          Pengurus dan Anggota            Nasional
Indonesia Contact Center Association (ICCA)                                  Internal Keanggotaan           Nasional
International Council of Museums (ICOM)                                            Anggota                Internasional
 Asosiasi Museum Indonesia (AMI)                                                   Anggota                  Nasional
 Asosiasi Museum Daerah (AMIDA)                                             Pengurus dan Anggota            Nasional
 International Chamber of Commerce (ICC) Indonesia                                Pengurus                Internasional
 Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia (ABAPERDI)                  Pengurus                  Nasional
 Asosiasi Bank Kustodi Indonesia                                                  Pengurus                  Nasional
 Asosiasi Wali Amanat Indonesia                                                    Anggota                  Nasional
 Forum Human Capital Perbankan Indonesia                                          Pengurus                  Nasional




  36       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 37
 Tentang Laporan




 Tentang Laporan
Laporan ini menguraikan komitmen kami dalam mewujudkan misi keuangan berkelanjutan melalui pengembangan bisnis,
produk, dan layanan keuangan yang inovatif. Selain itu, laporan ini menggambarkan langkah strategis Bank Mandiri dalam
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui implementasi kinerja yang terukur dalam aspek
keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) sepanjang tahun 2024.




Periode Pelaporan                        [GRI 2-3, 2-4, 2-6] [OJK C.6]

Laporan ini menyajikan informasi terkait operasional bank di seluruh Indonesia selama periode 1 Januari–31 Desember 2024
dan merupakan kelanjutan dari Laporan Keberlanjutan 2023 yang diterbitkan pada Januari 2024. Periode pelaporan finansial
Bank Mandiri juga mengikuti periode yang sama, yaitu 1 Januari–31 Desember 2024. Laporan ini diterbitkan secara tahunan
dan terdapat penyajian kembali informasi yang telah disajikan pada laporan sebelumnya. Selama tahun pelaporan, tidak ada
perubahan organisasi yang signifikan.




Standar Pelaporan                        [OJK G.4]

Laporan Keberlanjutan Bank Mandiri disusun dengan                        4. Sustainability Accounting Standard Board (SASB);
mengacu pada berbagai kebijakan yang mendukung                           5. Sustainable       Banking    Assessment     (SUSBA)
penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan. Standar pelaporan                  Environmental, Social, and Governance (ESG)
yang digunakan adalah sebagai berikut:                                      Integration Pillars dari World Wide Fund for Nature
                                                                            (WWF);
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor                         6. Task Force on Climate-Related Financial Disclosures
   51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                               (TCFD).
   Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
   dan Perusahaan Publik;                                                Bank Mandiri telah melakukan adopsi awal International
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor                     Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2 yang
   16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan                       diterbitkan oleh International Sustainability Standards
   Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;                                Board (ISSB) guna memperkuat transparansi dan kualitas
3. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021;                       pelaporan keberlanjutan.




Batasan Pelaporan                         [GRI 2-2]

Data dan informasi terkait lingkungan dan sosial mencakup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dari kantor pusat hingga kantor
operasional, tanpa melibatkan entitas anak dan cucu. Meskipun demikian, Bank Mandiri melakukan audit laporan keuangan
secara terkonsolidasi dengan Entitas Anak, Cucu, dan Cicit, yaitu:



  Entitas Anak:                                                          Entitas Cucu dan Cicit:
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)                                  • PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI)
  • PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)                                 • Mandiri Securities Pte. Ltd. (MSPL)
  • Bank Mandiri (Europe) Limited (BMEL)                                 • PT Mitra Transaksi Indonesia (MTI)
  • PT Mandiri Tunas Finance (MTF)                                       • Mandiri Investment Management Pte. Ltd. (MIMS)
  • PT Mandiri Utama Finance (MUF)
  • PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)
  • PT Mandiri Sekuritas (Mansek)
  • PT Mandiri Capital Indonesia (MCI)
  • Mandiri International Remittance Sdn. Bhd. (MIR)




Laporan Keberlanjutan 2024                                                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       37
Page 38
   Pengantar               Kinerja di 2024         Sambutan Dewan Komisaris dan Direksi                  Sekilas Bank Mandiri




Peninjauan dan Verifikasi Independen                                                [GRI 2-5, 2-14] [OJK G.1]


Bank Mandiri bertanggung jawab atas informasi LST                 Superintending Company of Indonesia (Sucofindo), yang
beserta seluruh data pendukungnya. Laporan Keberlanjutan          telah tersertifikasi standar penjaminan tingkat internasional
ini telah dikaji, disetujui, dan ditandatangani oleh seluruh      AA1000AS v3. Pemilihan PT Superintending Company of
Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana tercantum                Indonesia (Sucofindo) sebagai pihak independen untuk
pada Tanggung Jawab Pelaporan Keberlanjutan 2024.                 melakukan verifikasi didasarkan pada pertimbangan
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh topik          keahlian, reputasi, serta ketiadaan potensi benturan
material yang disajikan dalam laporan ini telah disampaikan       kepentingan dan hubungan bisnis dengan Bank Mandiri.
secara lengkap dan sesuai dengan isu-isu material Bank
Mandiri.                                                          Pemilihan pihak ketiga independen didelegasikan oleh
                                                                  Direksi kepada ESG Group mengacu pada Standar
Laporan Keberlanjutan ini juga telah melewati proses              Prosedur Operasional (SPO) Procurement dan Petunjuk
peninjauan internal melalui unit atau grup terkait yang relevan   Teknis Operasional (PTO).
dan diverifikasi oleh pihak eksternal independen, yaitu PT




Kontak atas Laporan Keberlanjutan                                              [GRI 2-3]


Pembaca dapat mengajukan permintaan informasi, saran, maupun masukan apa pun terkait dengan laporan keberlanjutan ini
dengan menghubungi:




                   esggroup@bankmandiri.co.id                                  (021) 5274477, 5275577


                   JI. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38,
                                                                               www.bankmandiri.co.id/en/esg
                   Jakarta 12190 Indonesia


                   (021) 5265045




   38       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
 Tentang Laporan




                             *Halaman ini sengaja dikosongkan




Laporan Keberlanjutan 2024                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   39
Page 40
Komitmen dan
Tata Kelola
Keberlanjutan
42 Tata Kelola Perseroan
     • Prinsip Tata Kelola Perseroan
     • Struktur Tata Kelola
     • Efektivitas Penerapan Tata Kelola Perseroan
     • Independensi Anggota Badan Tata Kelola
     • Kompetensi dan Keberagaman Anggota Badan Tata Kelola
     • Kebijakan dan Proses Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
     • Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi
     • Manajemen Risiko


64 Tata Kelola LST
     • Struktur Tata Kelola LST
     • Struktur ESG Unit
     • Tugas ESG Unit
     • Pengawasan dan Evaluasi Tata Kelola LST
     • Manajemen Risiko LST
     • Keuangan Berkelanjutan


69 Etika Bisnis
     • Kode Etik Perusahaan
     • Pengawasan Terhadap Kepatuhan Kode Etik
     • Whistleblowing System
     • Kebijakan Anti-Kejahatan Keuangan
     • Tata Kelola Perpajakan
     • Keterlibatan Politik dan Lobi
     • Tanggung Jawab Pemasok


40   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   41
Page 42
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                 Tata Kelola Perseroan                          Tata Kelola LST




  Tata Kelola Perseroan
Bank Mandiri menerapkan tata kelola two-tier system,            Direksi secara kolektif bertanggung jawab penuh dalam
di mana Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk                 pengelolaan Bank Mandiri untuk mewujudkan visi dan
mengawasi dan memberikan arahan strategis kepada                misi Perseroan, sesuai dengan amanat pemegang saham
Direksi, memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan            dan pemangku kepentingan. Di sisi lain, Dewan Komisaris
kebijakan serta melindungi kepentingan pemegang saham.          memiliki tugas mengawasi pengendalian Perseroan dan
Sementara itu, Direksi mengelola operasional sehari-hari        memberikan arahan strategis kepada Direksi, memastikan
perusahaan, merumuskan dan melaksanakan strategi, serta         bahwa prinsip GCG dan LST diterapkan secara menyeluruh
melaporkan kinerja dan hasil kepada Dewan Komisaris.            (bankwide).



Prinsip Tata Kelola Perseroan                                    [GRI 2-24]

Dalam menjalankan seluruh proses bisnis dan kegiatan            setiap tingkatan. Beberapa prinsip tata kelola perusahaan
operasional, Perseroan menerapkan prinsip-prinsip tata          yang baik yang diimplementasikan oleh Perseroan meliputi:
kelola perusahaan yang baik (GCG) secara konsisten pada




        Transparansi         Akuntabilitas      Pertanggungjawaban            Independensi            Kewajaran


Bank Mandiri juga terus mengembangkan penerapan prinsip         Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-KI)
GCG dengan menyelaraskan Prinsip Tata Kelola Perseroan          2021. Prinsip-prinsip GCG tersebut, yaitu perilaku beretika,
dengan prinsip dasar GCG terbaru yang berpedoman                akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan.
pada Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), yaitu




  42       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
Etika Bisnis




Struktur Tata Kelola                        [GRI 2-9, 2-11, 2-12]


Struktur Tata Kelola Bank Mandiri dibentuk berdasarkan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun
2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT). Dewan Komisaris dan Direksi melaksanakan kepengurusan Perseroan dengan
membagi fungsi dan tanggung jawab yang jelas untuk menjaga independensi sesuai dengan Anggaran Dasar serta peraturan
perundang-undangan yang berlaku.



Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS merupakan organ tertinggi dalam struktur Perseroan             Dewan Komisaris. RUPS diadakan minimal satu kali dalam
yang memiliki kewenangan yang tidak diberikan kepada                setahun (RUPS Tahunan), tetapi dapat diadakan kapan saja
Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam forum RUPS, para                 jika diperlukan atas permintaan salah satu organ Perseroan
pemegang saham memiliki hak untuk mendapatkan                       (RUPS Luar Biasa).
informasi terkait Perseroan, baik dari Direksi maupun


Dewan Komisaris
Dewan Komisaris bertugas untuk melakukan pengawasan                 saham sehingga dapat memberikan saran-saran kepada
terhadap Direksi sesuai Anggaran Dasar. Dewan Komisaris             para pemegang saham terkait masalah penting yang
juga dapat memberikan nasihat kepada Direksi dan                    dihadapi oleh Bank Mandiri. Seluruh anggota Dewan
meminta laporan-laporan terkait Perseroan, menelaah,                Komisaris telah melalui uji kepatuhan dan kelayakan yang
menandatangani, serta mengesahkan laporan tahunan.                  diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Sesuai peraturan
Dewan Komisaris juga memiliki tugas penting lainnya, yaitu          perundang-undangan, Dewan Komisaris Bank Mandiri
memastikan dan mengevaluasi penerapan LST di bawah                  tidak merangkap sebagai Direksi. Dalam melaksanakan
Bank Mandiri, melakukan penilaian atas laporan audit, dan           tugasnya, Dewan Komisaris dibantu oleh:
memberi pendapat atas penerapan manajemen risiko.                   1. Komite Audit;
                                                                    2. Komite Remunerasi dan Nominasi;
Dalam hubungannya dengan pemegang saham, Dewan                      3. Komite Pemantau Risiko; dan
Komisaris berperan menjaga kepentingan para pemegang                4. Komite Tata Kelola Terintegrasi.


Direksi
Direksi Bank Mandiri terdiri dari 12 orang yang dipimpin            terkait dengan kebijakan dan arahan Direksi. Bank Mandiri
oleh seorang Direktur Utama dengan tanggung jawab                   memiliki 12 (dua belas) Komite di bawah Direksi, yang juga
mengoordinasikan kegiatan Direksi. Direksi bertugas                 disebut sebagai Komite Eksekutif (Executive Committee).
mengelola operasional harian Perseroan serta mewakili               1. Risk Management Committee (RMC);
Bank Mandiri, baik di dalam maupun di luar pengadilan,              2. Credit Policy Committee (CPC);
sesuai dengan Anggaran Dasar. Direksi berperan strategis            3. Credit Committee/Rapat Komite Kredit (RKK);
dalam pengambilan keputusan terkait keberlanjutan,                  4. Information Technology & Digital Banking Committee
termasuk pengelolaan dampak sosial, ekonomi,                            (ITDC);
lingkungan, dan perubahan iklim. Setiap anggota Direksi             5. Komite Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan
tidak diperkenankan merangkap jabatan dan telah lulus uji               (TJSL);
kepatutan serta kelayakan oleh Otoritas Jasa Keuangan               6. Assets & Liabilities Management Committee (ALCO);
(OJK).                                                              7. Business Committee (BC);
                                                                    8. Capital & Subsidiaries Committee (CSC);
Dalam melaksanakan tata kelola perusahaan, Direksi                  9. Human Capital Policy Committee (HCPC);
didukung oleh Sekretaris Perusahaan serta berbagai                  10. Integrated Risk Committee (IRC);
Komite yang bertugas memberikan saran dan rekomendasi               11. Policy & Procedure Committee (PPC); dan
                                                                    12. Transformation Committee (TFC).




Laporan Keberlanjutan 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      43
Page 44
             Komitmen dan Tata Kelola
                  Keberlanjutan                                           Tata Kelola Perseroan                                                      Tata Kelola LST




Struktur Organisasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk


                               Dewan Komisaris
             Audit Committee                Risk Monitoring Committee
 Remuneration and Nomination                   Integrated Governance
         Committee                                   Committee




                                                                                                                                              Direktur Utama




                                                                                                                                            Wakil Direktur Utama




                                      Corporate                 Commercial            Institutional              Treasury&                                Risk
                                       Banking                   Banking               Relations                International                          Management
                                                                                                                  Banking




                                                                                                                                In t’l
                  Special                                                                                                    Banking &
                   Asset                    Corporate                   Commercial                                                                                Wholesale
                                             Banking                     Banking                                             Financial                              Risk
                Management                                                                                                  Institutions




Environmental                                                                                                                 Overseas
                    SAM I       Corporate    Corporate     Commercial    Commercial        Gov &           Treasury           Banking           Market Risk        Corporate
  Social &
                                Banking 1    Banking 4      Banking 1     Banking 5    Institutional 1                        Network                               Risk 1
 Governance



                                             Corporate                                                    Transaction         Financial
  Digital                       Corporate                  Commercial    Commercial        Gov &                                                Operational        Corporate
                   SAM II                    Banking 5                                                      Banking          Institutions
 Marketing                      Banking 2                   Banking 2     Banking 6    Institutional 2                                             Risk             Risk 2
                                                                                                           Wholesale          Business



                                Corporate    Corporate     Commercial    EBO & ERO     Government          Strategic                           Credit Portfolio   Commercial
                   SAM III
                                Banking 3    Banking 6      Banking 3                   Solution         Procurement                                Risk            Risk 1




                               EBO & ERO     Corporate     Commercial                   Corporate        Office of Chief                          Policy &        Commercial
                    Legal
                                              Solution      Banking 4                   Real Estate       Economist                              Procedure          Risk 2



                   EBO &          SORH                                                                                                           Consumer
                  Executive                                                            Government
                                Wholesale                  Commercial                   Project &                                                 Credit             ECO
                    Legal        Banking
                  Litigation                                Solution                      ERO                                                     Risk &
                                                                                                                                                 Analytics



                                                                                                                                                  SME &
                                                                                                                                                 Micro Risk



                                                                                                                                                    Retail
                                                                                                                                                 Collection
                                                                                                                                                 & Recovery




                                                                                                                                               Data Protection
                                                                                                                                                & Fraud Risk




          Dewan Komisaris &                          Direktur                Direksi dan Komite                            SEVP                          Group
          Komite di bawah Komisaris                                          di bawah Direksi                                                            Head




   44           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 45
Etika Bisnis




                                                                                                                Direksi
                                                                                                                       Information             Social &               Assets &
                                             Risk
                                                                        Credit Policy            Credit              Technology &            Environmental           Liabilities
                                          Management
                                                                         Committee             Committee             Digital Banking         Responsibility         Management
                                           Committee
                                                                                                                       Committee              Committee              Committee
                                                                         Capital &          Human Capital                                       Policy &
                                             Business                                                                Integrated Risk                               Transformation
                                                                        Subsidiaries           Policy                                          Procedure
                                            Committee                                                                  Committee                                     Committee
                                                                        Committee            Committee                                         Committee




                                                                         Compliance        Finance &              Network &
Operations                        Information
                                                                          & Human           Strategy             Retail Banking
                                  Technology
                                                                           Capital




                                  Information            Digital                                                              Micro &
                                                                                                                             Consumer                        Internal      Corporate
                                  Technology            Banking                                                                                               Audit        Relations
                                                                                                                              Finance




                                                                                                                                                            Wholesale &
  Wholesale             IT                                Digital                            Strategy &                          Micro
                                         IT                                Compliance &                         SME                          Regional CEO    Corporate      Corporate
    Credit          Strategy &                          Wholesale                           Performance                      Development &
                                   Infrastructure                           AML - CFT                          Banking                          1 - 12        Center        Secretary
  Operations       Architecture                          Banking                            Management                       Agent Banking
                                                                                                                                                               Audit


                                        IT                                 HC Strategy &
 Retail Credit                                         Digital Retail                                         Wealth             Micro                                      Enterprise
                   CISO Office     Applications                               Talent        Accounting                                                      Retail Audit
 Operations                                              Banking                                            Management       Personal Loan                                    Legal
                                     Support                               Management



                     Head of         IT Digital                                                                                 Credit
 Retail Credit                                         Enterprise         Human Capital      Investor        Distribution
                   Engineering        Channel                                                                                   Cards                         IT Audit
   Center                                             Data Analytics        Services         Relations        Strategy
                                      Delivery


                      SORH                                                                    Strategic
                   Information                                                                               Transaction                                       Senior
 Cash & Trade                      IT Application                            Mandiri        Investment &                       Consumer
                   Technology                                                                               Banking Retail                                  Investigator
  Operations                          Delivery                              University       Subsidiaries                       Loans
                                                                                                                Sales
                                                                                            Management


  Electronic                                                                    HC
                                                                                                            Retail Deposit
                                                                           Engagement &       Business
   Channel                                                                                 Transformation    Product &
  Operations                                                                 Outsource
                                                                                                              Solution
                                                                            Management


                                                                                HC
                                                                           Performance       Corporate          SORH
  Customer                                                                                                  Distribution &
                                                                                           Transformation
    Care                                                                         &                           Consumer
                                                                           Remuneration


 Business                                                                   Sr HCBP &         SORH
 Continuity                                                                  Head of         Corporate
Management                                                                 Improv ement       Center
                                                                              Project


   SORH
  Operation




              Deputy                              Pejabat Fungsional
              Group Head                          dan Bukan Struktural




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  45
Page 46
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                   Tata Kelola Perseroan                          Tata Kelola LST




Efektivitas Penerapan Tata Kelola Perseroan
Kehadiran Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Efektivitas tata kelola perusahaan merupakan elemen               pengendalian yang kuat, serta menjaga integritas dalam
penting dalam penerapan GCG yang memastikan                       setiap pengambilan keputusan. Rapat Dewan Komisaris
operasional perusahaan berjalan sesuai dengan prinsip-            dan Direksi menjadi instrumen utama untuk mengukur
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab.          efektivitas tata kelola ini. Setiap kebijakan strategis akan
Bank Mandiri berkomitmen untuk menerapkan GCG                     dibahas dan diputuskan guna memastikan kesinambungan
dengan optimal melalui mekanisme pengawasan dan                   bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi.


   Rapat Dewan Komisaris
   Rapat Dewan Komisaris di Bank Mandiri diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris serta mengacu pada
   POJK No. 33/2014. Sesuai aturan, Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat minimal satu kali dalam satu bulan,
   serta rapat gabungan dengan Direksi setidaknya setiap satu kali dalam empat bulan. Rapat dinilai sah jika dihadiri oleh
   minimal dua pertiga dari jumlah anggota, dengan ketentuan seorang Komisaris hanya dapat mewakili satu anggota
   lainnya melalui surat kuasa. Bahan rapat harus didistribusikan lima hari sebelum rapat, kecuali dalam keadaan darurat.
   Dewan Komisaris juga dapat mengadakan rapat secara jarak jauh dan keputusan dapat dibuat secara sirkular dengan
   persetujuan tertulis dari seluruh anggota. Hasil rapat terdokumentasi secara formal oleh Perseroan. Berdasarkan
   rekapitulasi kehadiran rapat, rata-rata kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris sebesar 94%.



   Rapat Direksi
   Kebijakan Rapat Direksi Bank Mandiri mengacu pada Pedoman Kerja Direksi, Anggaran Dasar, dan POJK No. 33/
   POJK.04/2014. Rapat Direksi wajib dilaksanakan setidaknya satu kali setiap bulan, atau kapan pun dianggap perlu
   oleh anggota Direksi, atau atas permintaan tertulis dari Dewan Komisaris. Rapat gabungan dengan Dewan Komisaris
   harus diadakan minimal sekali dalam empat bulan. Keputusan Rapat Direksi sah jika dihadiri lebih dari dua pertiga
   anggota dan materi rapat harus disampaikan lima hari kerja sebelumnya. Rapat dipimpin oleh Direktur Utama yang
   jika berhalangan dapat digantikan oleh Wakil Direktur Utama atau Direktur Pengganti sesuai keputusan yang berlaku.
   Berdasarkan rekapitulasi kehadiran rapat, rata-rata kehadiran Direksi dalam rapat Direksi sebesar 94%.



Mandat Dewan Komisaris
Rangkap jabatan Dewan Komisaris telah diatur berdasarkan          1. Anggota Direksi pada badan usaha milik negara, badan
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023                         usaha milik daerah, dan/atau badan usaha milik swasta.
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha                 2. Pengurus partai politik dan/atau calon/anggota Dewan
Milik Negara dan Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang             Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                                Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat I, dan Dewan
1. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN dapat                         Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat II; dan/atau calon
     merangkap jabatan sebagai Dewan Komisaris pada                  kepala daerah/wakil kepala daerah.
     badan usaha lainnya, dengan ketentuan mengacu pada           3. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam
     ketentuan peraturan perundang-undangan sektoral.                peraturan perundang-undangan.
2. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN yang                       4. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan
     merangkap jabatan sebagai Dewan Komisaris pada                  kepentingan.
     badan usaha lainnya sebagaimana dimaksud pada
     ayat (1) harus memenuhi persentase kehadiran dalam           Dewan Komisaris Bank Mandiri telah mengungkapkan
     rapat Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN                    status rangkap jabatan yang dimilikinya, yaitu tidak ada
     selama 1 (satu) tahun paling sedikit 75% (tujuh puluh        rangkap jabatan di luar perusahaan yang diperkenankan oleh
     lima persen) kehadiran, sebagai persyaratan untuk            peraturan yang berlaku dan dapat menimbulkan benturan
     memperoleh Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus          kepentingan yang dilarang oleh peraturan perundangan.
     bagi yang bersangkutan.                                      Perseroan juga memastikan bahwa seluruh Pada tahun
                                                                  2024, Dewan Komisaris Bank Mandiri mengemban hingga
Selain itu, Anggaran Dasar Perseroan juga telah mengatur          4 mandat atau kurang, sejalan dengan prinsip tata kelola
kebijakan rangkap jabatan Dewan Komisaris. Dewan                  yang memastikan efektivitas dalam menjalankan tugas dan
Komisaris dilarang memangku jabatan rangkap sebagai:              tanggung jawabnya.


  46       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 47
Etika Bisnis




Penilaian Kinerja Tata Kelola [GRI 2-18]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara kolegial   pelunasan dan pembebasan tanggung jawab penuh
melalui penilaian diri (self-assessment) dan dilaporkan       kepada Dewan Komisaris dan Direksi atas pengurusan dan
dalam RUPS Tahunan melalui laporan pelaksanaan tugas          pengawasan selama tahun buku yang bersangkutan.
kepada pemegang saham. Selanjutnya, RUPS memberikan




    Prosedur Self-Assessment Kinerja
    Dewan Komisaris




           Menetapkan                 Melalui penilaian        Melaporkan hasil                Pertanggung
           Aspek-aspek                     metode              penilaian kinerja            jawaban diterima/
           pengawasan                 self-assessment          Dewan Komisaris              ditolak oleh RUPS
                                                                 dalam RUPS

       1. Profil Risiko                                                                    Remunerasi (Tantiem)
       2. Good Corporate
          Governance
       3. Rentabilitas
       4. Permodalan Bank




Penilaian kinerja Direksi didasarkan pada pencapaian          Governance (ESG), pembiayaan/kredit berkelanjutan, rata-
indikator kinerja utama (key performance indicators/KPI)      rata keberagaman dalam nominated talent (Women &
individu maupun kolegial, yang dinilai oleh pemegang          Young), dan produktivitas pegawai.
saham melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS). KPI tersebut juga memuat aspek LST              Bank Mandiri senantiasa melakukan penilaian mandiri (self-
yang berfokus pada kinerja keberlanjutan Perseroan dan        assessment) terhadap penerapan tata kelola perusahaan
penerapan keuangan berkelanjutan. Aspek keberlanjutan         secara individu setiap semester. Penilaian ini dilakukan
maupun LST yang masuk dalam KPI Direksi tahun 2024,           berdasarkan ketentuan POJK No. 17 Tahun 2023 dan
antara lain realisasi penyaluran KUR, Cybersecurity breach,   SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata
jumlah pengguna aktif Livin’, rating Environmental, Social,   Kelola bagi Bank Umum.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       47
Page 48
             Komitmen dan Tata Kelola
                  Keberlanjutan                              Tata Kelola Perseroan                         Tata Kelola LST




Skor Penilaian
Self Assessment Penerapan Tata Kelola Bank Mandiri                Pada semester I 2024, Bank Mandiri telah melakukan
senantiasa melakukan penilaian sendiri (self assessment)          penilaian sendiri (self-assessment) tata kelola secara
terhadap penerapan tata kelola perusahaan secara individu         individu dengan nilai 1. Kemudian, OJK memberikan
secara semesteran berdasarkan POJK No. 17 Tahun 2023              feedback terhadap hasil penilaian diri tersebut, sebagai
dan SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan                  berikut:
Tata Kelola Bagi Bank Umum.

    Nilai                                                    Definisi Komposit
         2       Mencerminkan manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Hal ini
                 tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan
                 prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan
                 tindakan normal oleh manajemen Bank.



Penilaian Eksternal
Selain melakukan penilaian diri atas penerapan tata               Hasil penilaian CGPI digunakan oleh Bank Mandiri untuk
kelola sesuai ketentuan regulator, Bank Mandiri secara            mengevaluasi dan menyempurnakan penerapan GCG.
aktif menjalani penilaian tata kelola oleh pihak eksternal        Pada penilaian CGPI tahun 2023 yang dilaksanakan
untuk memperoleh umpan balik terkait pelaksanaannya.              pada 2024, Bank Mandiri memperoleh predikat “Sangat
Bank Mandiri berpartisipasi dalam program riset dan               Tepercaya” dengan nilai 95,30. Penghargaan ini merupakan
pemeringkatan Corporate Governance Perception Index               yang ke-18 (delapan belas) kali berturut-turut bagi Bank
(CGPI) yang diadakan oleh The Indonesian Institute of             Mandiri. Komposisi penilaian Bank Mandiri selama tiga
Corporate Governance (IICG). CGPI diikuti oleh berbagai           tahun terakhir berturut-turut adalah sebagai berikut:
perusahaan publik (emiten), BUMN, perbankan, dan
perusahaan swasta lainnya.

                                                 Hasil Penilaian CGPI

                    Tahapan                            2022                       2023                      2024

 Governance Structure                                  26,65                      31,53                    31,85

 Governance Process                                    36,24                      31,24                    31,61

 Governance Outcome                                    32,22                      32,45                    31,84

 Nilai                                                 95,11                      95,22                    95,30




                 GCG Awards 2024


                                               Sangat Tepercaya dan                       Best Practices for Good
  Leadership in Corporate
       Governance                                   Tepercaya                             Corporate Governance in
                                              (Bank Mandiri dan 3 Entitas Anak)             the Banking Sector

  15th IICD Corporate                         Corporate Governance                        GCG Awards 2024
  Governance Conference and                   Perception Index (CGPI)
  Awards 2024

  Penyelenggara:                              Penyelenggara:                              Penyelenggara:
  The Indonesian Institute for                The Institute Indonesian for                CNBC Indonesia
  Corporate Directorship (IICD)               Corporate Governance (IICG)



  48          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
Etika Bisnis




Independensi Anggota Badan Tata Kelola                                                     [GRI 2-15]

Untuk memastikan pelaksanaan tata kelola yang baik,             Pengelolaan benturan kepentingan Direksi telah diatur
khususnya terkait independensi Dewan Komisaris, Bank            dalam Arsitektur Kebijakan Bank Mandiri, yang merupakan
Mandiri telah menyusun berbagai pedoman yang mengatur           hierarki kebijakan yang berfungsi sebagai kerangka
tanggung jawab Dewan. Salah satu aspek penting untuk            dasar dan tata kelola dalam penyusunan kebijakan
menjaga independensi ini adalah pengelolaan benturan            serta pelaksanaan aktivitas Bank. Pengelolaan benturan
kepentingan, yang diatur secara rinci dalam Pedoman dan         kepentingan Direksi mencakup sejumlah aturan sebagai
Tata Tertib Dewan Komisaris sebagai berikut:                    berikut:
1. Setiap Komisaris wajib menjaga informasi yang                1. Dewan Komisaris, Direksi, dan pejabat eksekutif
    berdasarkan peraturan perundang-undangan wajib                  memiliki komitmen untuk menghindari segala bentuk
    dirahasiakan termasuk ketentuan perdagangan orang               benturan kepentingan (conflict of interest).
    dalam (insider trading) dan informasi-informasi lain yang   2. Apabila anggota Direksi mempunyai kepentingan
    oleh Perseroan belum diungkapkan kepada publik.                 pribadi dalam suatu transaksi, kontrak, atau kontrak
2. Setiap Komisaris wajib untuk mengungkapkan:                      yang diusulkan yang melibatkan Bank Mandiri sebagai
    a. Kepemilikan sahamnya pada Perseroan maupun                   salah satu pihak, maka kepentingan pribadi tersebut
       pada perusahaan lain yang berkedudukan di dalam              harus dinyatakan sifat kepentingannya dalam Rapat
       atau di luar negeri.                                         Direksi dan anggota Direksi yang bersangkutan tidak
    b. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga                      berhak untuk mengambil suara.
       dengan anggota Dewan Komisaris lain dan anggota          3. Secara berkala, sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun
       Direksi dan berikut keluarganya.                             sekali, setiap anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan
    c. Informasi-informasi lain yang menurut peraturan              pejabat eksekutif wajib membuat pernyataan mengenai
       perundangan wajib diungkapkan kepada publik.                 ada atau tidaknya benturan kepentingan dengan
3. Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan              aktivitas Perseroan yang dilakukannya.
    keputusan yang terkait dengan kegiatan operasional          4. Anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan pejabat
    perbankan dan/atau pengambilan keputusan yang                   eksekutif tidak boleh merangkap jabatan sebagaimana
    dapat menimbulkan benturan kepentingan.                         diatur dalam peraturan yang berlaku.
4. Dewan Komisaris, dalam menjalankan tugas, tanggung
    jawab dan wewenangnya; dilarang memanfaatkan                Informasi terkait benturan kepentingan, termasuk
    Perseroan untuk kepentingan pribadi, keluarga,              keanggotaan lintas dewan, kepemilikan bersama dengan
    perusahaan lain, atau pihak tertentu dengan cara yang       pemasok dan pihak berkepentingan lainnya, pemegang
    bertentangan dengan peraturan perundangan dan               saham pengendali, serta hubungan, transaksi, dan saldo
    kode etik Perseroan.                                        dengan pihak yang terlibat, diungkapkan secara rinci dalam
                                                                Laporan Tahunan Bank Mandiri 2024.



Kompetensi dan Keberagaman Anggota Badan Tata
Kelola
Kebijakan keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi               Pengangkatan        anggota     Dewan        Komisaris
Perseroan didasarkan pada berbagai latar belakang,              mempertimbangkan faktor usia, jenis kelamin, integritas,
termasuk usia, pendidikan, dan pengalaman yang                  dedikasi, dan keahlian manajemen yang relevan. Direksi
relevan untuk melaksanakan tugas dan tanggung                   juga memperhatikan keberagaman karakteristik yang
jawabnya. Anggaran Dasar Bank Mandiri telah mengatur            sesuai dengan kebutuhan perusahaan terbuka, seperti
keberagaman komposisi Dewan Komisaris sesuai dengan             keahlian dan pengalaman. Pertimbangan ini penting
Lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/            dalam pencalonan dan penunjukan Direksi, sesuai dengan
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan            Anggaran Dasar, dengan memperhatikan integritas,
Terbuka dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/         dedikasi, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank           undangan.
Umum.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      49
Page 50
       Komitmen dan Tata Kelola
            Keberlanjutan                                Tata Kelola Perseroan                      Tata Kelola LST




                                 Komposisi Dewan Komisaris Perseroan

                                             Dasar
      Nama             Jabatan                                Gender        Usia                Keahlian
                                          Pengangkatan
Muhamad Chatib     Komisaris         RUPST 19 Februari      Laki-laki    59 Tahun    Ekonomi makro dan keuangan
Basri              Utama/            2020
                   Independen
Zainudin Amali     Wakil Komisaris   RUPST 7 Maret          Laki-laki    62 Tahun    Keuangan dan kebijakan publik
                   Utama/            2024
                   Independen
Loeke Larasati     Komisaris         RUPST 19 Februari      Perempuan    65 Tahun    Hukum
Agoestina          Independen        2020
Muliadi Rahardja   Komisaris         RUPST 10 Maret         Laki-laki    65 Tahun    Perbankan dan akuntansi
                   Independen        2022
Heru Kristiyana    Komisaris         RUPST 14 Maret         Laki-laki    68 Tahun    Perbankan, keuangan, dan
                   Independen        2023                                            hukum
Rionald Silaban    Komisaris         RUPSLB 28 Agustus Laki-laki         58 Tahun    Sumber daya manusia dan
                                     2019                                            keuangan
Arif Budimanta     Komisaris         RUPST 19 Februari      Laki-laki    56 Tahun    Keuangan
                                     2020
Tedi Bharata       Komisaris         RUPS Tahunan           Laki-laki    41 Tahun    IT dan Sistem Manajemen
                                     tanggal 7 Maret                                 Informasi
                                     2024
Faried Utomo       Komisaris         RUPST 19 Februari      Laki-laki    60 Tahun    Legal
                                     2020
Muhammad Yusuf Komisaris             RUPST 15 Maret         Laki-laki    60 Tahun    Akuntansi dan audit
Ateh                                 2021




                                                                           Keberagaman Gender Dewan
                                                                           Komisaris
                                                                           10% Komisaris Perempuan
                                                                           1 Komisaris Perempuan (1 dari 10
                                                                           Anggota)


                                                                           Keberagaman Gender Direksi
                                                                           17% Direksi Perempuan
                                                                           2 Direksi Perempuan (2 dari 12
                                                                           Anggota)


                                                                           Independensi Dewan Komisaris
                                                                           50% Komisaris Independen
                                                                           5 Komisaris Independen (5 dari 10
                                                                           Anggota)




 50       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
Etika Bisnis




                                        Komposisi Direksi Perseroan

                                           Dasar
       Nama              Jabatan                            Gender      Usia                 Keahlian
                                        Pengangkatan
 Darmawan            Direktur Utama   RUPST 10 Maret      Laki-laki   58 Tahun    Perbendaharaan dan perbankan
 Junaidi                              2022                                        internasional, manajemen risiko,
                                                                                  penghimpun dan penyaluran
                                                                                  dana, keuangan, manajemen
                                                                                  aset khusus,pemulihan kredit,
                                                                                  dan hukum.
 Alexandra           Wakil Direktur   RUPSLB 21 Oktober Perempuan     52 Tahun    Perbankan korporasi,
 Askandar            Utama            2020                                        manajemen aset khusus,
                                                                                  keuangan terstruktur, serta
                                                                                  pemerintah dan kelembagaan
 Agus Dwi            Direktur         RUPST 21 Maret      Laki-laki   54 Tahun    Sumber daya manusia,
 Handaya             Kepatuhan dan    2018                                        keuangan, serta strategi dan
                     SDM                                                          kinerja.
 Riduan              Direktur         RUPST 21 Maret      Laki-laki   54 Tahun    Akuntansi, keuangan, audit,
                     Corporate        2018                                        serta manajemen risiko dan
                     Banking                                                      perbankan.
 Aquarius            Direktur         RUPSLB 7 Januari    Laki-laki   57 Tahun    Kredit komersial dan korporat,
 Rudianto            Jaringan dan     2019                                        manajemen risiko kredit
                     Retail Banking                                               retail, manajemen risiko kredit
                                                                                  komersial, perbankan komersial,
                                                                                  dan penjualan komersial.
 Toni E. B. Subari   Direktur         RUPST 19 Februari   Laki-laki   60 Tahun    Pemulihan kredit, perbankan
                     Operation        2020                                        korporasi, perbankan bisnis,
                                                                                  dan manajemen aset khusus.
 Danis Subyantoro Direktur            RUPST 7 Maret       Laki-laki   56 Tahun    Audit internal, manajemen risiko
                  Manajemen           2024                                        perbankan, kepatuhan regulasi,
                  Risiko                                                          serta pembiayaan berkelanjutan.
 Rohan Hafas         Direktur         RUPSLB 21 Oktober Laki-laki     63 Tahun    Brain mapping, manajemen
                     Hubungan         2020                                        risiko, pemasaran, relasi
                     Kelembagaan                                                  korporasi, dan kesekretariatan
                                                                                  perusahaan.
 Sigit Prastowo      Direktur         RUPSLB 21 Oktober Laki-laki     53 Tahun    Treasury dealer, manajemen
                     Keuangan dan     2020                                        risiko, analis kredit,
                     Strategi                                                     penganggaran, dan keuangan.
 Timothy Utama       Direktur         RUPSLB 21 Oktober Laki-laki     59 Tahun    Operasional perbankan,
                     Information      2020                                        perbendaharaan, jasa
                     Technology                                                   perdagangan, dan teknologi
                                                                                  informasi.
 Eka Fitria          Direktur         RUPST 15 Maret      Perempuan   46 Tahun    Perbendaharaan dan sumber
                     Treasury dan     2021                                        daya manusia.
                     International
                     Banking
 Totok               Direktur         RUPST 7 Maret       Laki-laki   50 Tahun    Manajemen risiko perbankan,
 Priyambodo          Commercial       2024                                        analisis kredit, pembiayaan
                     Banking                                                      proyek, dan wealth
                                                                                  management.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     51
Page 52
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                   Tata Kelola Perseroan                       Tata Kelola LST




Pengembangan Kapasitas Keberlanjutan [GRI 2-17] [OJK E.2]
Bank Mandiri memastikan bahwa Dewan Komisaris,                    Inisiatif Program Pengembangan Kapasitas ESG ini
Direksi, komite, dan unit terkait dalam penerapan keuangan        dibagi dalam tiga kategori, yaitu peningkatan kesadaran
berkelanjutan serta pengelolaan topik-topik LST memiliki          ESG untuk seluruh pegawai, termasuk Dewan Komisaris
pengetahuan, keterampilan, dan sarana yang memadai                dan Direksi; pengembangan kepakaran ESG di sektor-
untuk melaksanakan tugasnya secara efektif. Untuk                 sektor prioritas, terutama untuk pegawai Business Unit
mendukung hal tersebut, Perseroan menyediakan pelatihan           (Corporate Banking, Commercial, dan SME) & Risk; dan
dan pendidikan yang relevan dengan LST.                           pengembangan kapasitas individu melalui sertifikasi LST.



Kegiatan Pengembangan Kapasitas Tata Kelola Bank Mandiri Pada 2024

                               Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris

                                                 Pelatihan/
        Nama             Jabatan                                        Penyelenggara        Lokasi         Tanggal
                                                  Seminar
 Muhamad Chatib      Komisaris         Re-Sertifikasi Manajemen        LSPP                Jakarta      25 Januari 2024
 Basri               Utama/            Risiko Jenjang 6
                     Komisaris         Internal Control over           PwC                 Jakarta      15 Februari
                     Independen        Financial Reporting (IcoFR)                                      2024
                                       BOC Retreat - Keamanan          Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                       Siber                                                            2024
                                       BoC Retreat - Outlook           Bank Mandiri        Padang       06-08 Desember
                                       Ekonomi Indonesia Tahun                                          2024
                                       2025
 Zainudin Amali      Wakil Komisaris   General Banking Operational     LPPI                Jakarta      17 Januari 2024
                     Utama/            Sertifikasi Manajemen Risiko    LSPP                Jakarta      22 Januari 2024
                     Komisaris         Jenjang 6
                     Independen
                                       BOC Retreat - Keamanan          Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                       Siber                                                            2024
                                       Asean Global Leadership         SRW & Co dan        London       02-06
                                       Programme (AGLP)- “After        London School                    September 2024
                                       Globalisation? Leading the      of Economic and
                                       World Economy in an Age of      Political Science
                                       Turbulence”                     (LSE).
                                       Executive Education –           London Business     London       08-14 Desember
                                       Executing Strategy for          School                           2024
                                       Results
 Loeke Larasati      Komisaris         Re-Sertifikasi Manajemen        LSPP                Jakarta      25 Januari 2024
 Agoestina           Independen        Risiko Jenjang 6
                                       Internal Control over           PwC                 Jakarta      15 Februari
                                       Financial Reporting (ICoFR)                                      2024
                                        BoC Retreat - Keamanan         Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                        Siber                                                           2024
                                        BoC Retreat - Outlook          Bank Mandiri        Padang       06-08 Desember
                                        Ekonomi Indonesia Tahun                                         2024
                                        2025
 Muliadi Rahardja    Komisaris          Internal Control over          PwC                 Jakarta      15 Februari
                     Independen         Financial Reporting (ICoFR)                                     2024
                                        BoC Retreat - Keamanan         Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                        Siber                                                           2024




   52      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
Etika Bisnis




                                          Pelatihan/
      Nama             Jabatan                                   Penyelenggara        Lokasi         Tanggal
                                           Seminar
                                 BoC Retreat – Outlook          Bank Mandiri        Padang       06-08 Desember
                                 Ekonomi Indonesia Tahun                                         2024
                                 2025
Heru Kristiyana    Komisaris     Re-Sertifikasi Manajemen       LSPP                Jakarta      25 Januari 2024
                   Independen    Risiko Jenjang 7
                                 Internal Control over          PwC                 Jakarta      15 Februari
                                 Financial Reporting (ICoFR)                                     2024
                                 BoC Retreat - Keamanan         Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                 Siber                                                           2024
                                 ISACA 2024 Europe              ISACA               London       15-17 Oktober
                                 Conference                                                      2024
                                 BoC Retreat – Outlook          Bank Mandiri        Padang       06-08 Desember
                                 Ekonomi Indonesia Tahun                                         2024
                                 2025
Rionald Silaban    Komisaris     Re-Sertifikasi Manajemen       LSPP                Jakarta      23 Januari 2024
                                 Risiko Jenjang 6
                                 Internal Control over          PwC                 Jakarta      15 Februari
                                 Financial Reporting (ICoFR)                                     2024
                                 BOC Retreat - Keamanan         Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                 Siber                                                           2024
Arif Budimanta     Komisaris     Re-Sertifikasi Manajemen       LSPP                Jakarta      25 Januari 2024
                                 Risiko Jenjang 6
                                 Internal Control over          PwC                 Jakarta      15 Februari
                                 Financial Reporting (ICoFR)                                     2024
                                 BoC Retreat - Keamanan         Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                 Siber                                                           2024
                                 Asean Global Leadership        SRW & Co dan        London       02-06
                                 Programme (AGLP)- “After       London School                    September 2024
                                 Globalisation? Leading the     of Economic and
                                 World Economy in an Age of     Political Science
                                 Turbulence”                    (LSE).
                                 BoC Retreat – Outlook          Bank Mandiri        Padang       06-08 Desember
                                 Ekonomi Indonesia Tahun                                         2024
                                 2025
Tedi Bharata       Komisaris     PSAK 71                        Bank Mandiri        Jakarta      25 Maret 2024
                                 Corporate Plan 2020-2024,      Bank Mandiri        Jakarta      03 April 2024
                                 RBB 2024-2027, RKAP
                                 2024, dan Kinerja Keuangan
                                 2024
                                 Tingkat Kesehatan dan Risk     Bank Mandiri        Jakarta      17 April 2024
                                 Management Framework
                                 GCG, APU PPT & PPPSPM,         Bank Mandiri        Jakarta      06 Mei 2024
                                 dan Tata Kelola Terintegrasi
                                 Pengelolaan TI                 Bank Mandiri        Jakarta      16 Mei 2024
                                 Sertifikasi Manajemen Risiko   LSPP                Jakarta      30 Mei 2024
                                 Jenjang 6
                                 Training Cybersecurity for     Emertus MIT -       Online       03 Juni 2024
                                 Managers - A Playbook          Management
                                                                Executive
                                                                Education
                                 BoC Retreat - Keamanan         Bank Mandiri        Bandung      24-25 Agustus
                                 Siber                                                           2024



Laporan Keberlanjutan 2024                                                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       53
Page 54
       Komitmen dan Tata Kelola
            Keberlanjutan                                 Tata Kelola Perseroan                     Tata Kelola LST




                                                Pelatihan/
      Nama               Jabatan                                      Penyelenggara     Lokasi         Tanggal
                                                 Seminar
                                       BoC Retreat – Outlook         Bank Mandiri     Padang       06-08 Desember
                                       Ekonomi Indonesia Tahun                                     2024
                                       2025
Faried Utomo         Komisaris         Re-Sertifikasi Manajemen      LSPP             Jakarta      25 Januari 2024
                                       Risiko Jenjang 6
                                       Internal Control over         PwC              Jakarta      15 Februari
                                       Financial Reporting (ICoFR)                                 2024
                                       BoC Retreat – Outlook         Bank Mandiri     Padang       06-08 Desember
                                       Ekonomi Indonesia Tahun                                     2024
                                       2025
M. Yusuf Ateh        Komisaris         Internal Control over         PwC              Jakarta      15 Februari
                                       Financial Reporting (ICoFR)                                 2024
                                       Re-Sertifikasi Manajemen      LSPP             Jakarta      25 Januari 2024
                                       Risiko Jenjang 7
                                       BoC Retreat - Keamanan        Bank Mandiri     Bandung      24-25 Agustus
                                       Siber                                                       2024
                                       ISACA 2024 Europe             ISACA            London       15-17 Oktober
                                       Conference                                                  2024
                                       BoC Retreat – Outlook         Bank Mandiri     Padang       06-08 Desember
                                       Ekonomi Indonesia Tahun                                     2024
                                       2025




                                      Pengembangan Kompetensi Direksi

                                               Pelatihan/
      Nama               Jabatan                                     Penyelenggara      Lokasi         Tanggal
                                                Seminar
Darmawan             Direktur Utama   Executive Course on            Kementrian       Jakarta      24 Juli - 6
Junaidi                               Strategic Management and       Pertahanan RI                 Agustus 2024
                                      Leadership Cohort-3 TA
                                      2024
                                      Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri     Jakarta      12 Desember
                                      and Transformational                                         2024
                                      Leadership Driven
                                      By Orchestrating The
                                      Ecosystem.
Alexandra            Wakil Direktur   Executive Course on        Kementrian           Jakarta      3 - 16 Juli 2024
Askandar             Utama            Strategic Management and   Pertahanan RI
                                      Leadership Cohor2 TA. 2024
                                      Sustainability Live London     Evenbrite        London       11 - 12
                                      2024                                                         September 2024
                                      Strategic Leadership -         Harvard DCE      Boston       9 - 11 Desember
                                      Professional &Executive                                      2024
                                      Development
                                      Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri     Jakarta      12 Desember
                                      and Transformational                                         2024
                                      Leadership Driven
                                      By Orchestrating The
                                      Ecosystem




 54         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 55
Etika Bisnis




                                                Pelatihan/
      Nama              Jabatan                                       Penyelenggara         Lokasi         Tanggal
                                                 Seminar
 Agus Dwi            Direktur          Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta       9 - 10 Oktober
 Handaya             Kepatuhan &       Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                     2024
                     SDM               bagi Direksi dan Dewan         Association )
                                       Komisaris Bank Umum
                                       Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta       12 Desember
                                       and Transformational                                            2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
 Riduan              Direktur          Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta       23 - 24Oktober
                     Corporate         Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                     2024
                     Banking           bagi Direksi dan Dewan         Association )
                                       Komisaris Bank Umum
                                       Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta       12 Desember
                                       and Transformational                                            2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
 Aquarius            Direktur          Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta       23 - 24Oktober
 Rudianto            Jaringan & Retail Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                     2024
                     Banking           bagi Direksi dan Dewan         Association )
                                       Komisaris Bank Umum
                                       Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta       12 Desember
                                       and Transformational                                            2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
 Toni E. B. Subari   Direktur          Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta       20 -21 Agustus
                     Operation         Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                     2024
                                       bagi Direksi dan Dewan         Association )
                                       Komisaris Bank Umum
                                       IIntegrated Strategic Growth   Bank Mandiri       Jakarta       12 Desember
                                       and Transformational                                            2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
 Danis Subyantoro Direktur             Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta       12 Desember
                  Manajemen            and Transformational                                            2024
                  Risiko               Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
 Rohan Hafas         Direktur          Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta       12 Desember
                     Hubungan          and Transformational                                            2024
                     Kelembagaan       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
 Sigit Prastowo      Direktur          Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta       20 -21 Agustus
                     Keuangan &        Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                     2024
                     Strategi          bagi Direksi dan Dewan         Association )
                                       Komisaris Bank Umum




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   55
Page 56
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                Tata Kelola Perseroan                        Tata Kelola LST




                                                Pelatihan/
       Nama               Jabatan                                      Penyelenggara       Lokasi         Tanggal
                                                 Seminar
                                       IIntegrated Strategic Growth   Bank Mandiri       Jakarta      12 Desember
                                       and Transformational                                           2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem.
Timothy Utama         Direktur         Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta      20 -21 Agustus
                      Information &    Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                    2024
                      Technology       bagi Direksi dan Dewan         Association )
                                       Komisaris Bank Umum
                                       Designing and Executing        Harvard Business   Boston       1 - 6 Desember
                                       Corporate Revitalization       School                          2024
                                       Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta      12 Desember
                                       and Transformational                                           2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem.
Eka Fitria            Direktur         Program Penyelarasan           IRPA ( Indonesia   Jakarta      20 -21 Agustus
                      Treasury &       Sertifikasi Manajemen Risiko   Professional                    2024
                      International    bagi Direksi dan Dewan         Association )
                      Banking          Komisaris Bank Umum
                                       Harvard Women on Boards        Harvard            Boston       2 - 6 Desember
                                                                      University                      2024
                                       Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta      12 Desember
                                       and Transformational                                           2024
                                       Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem
Totok                 Direktur         Integrated Strategic Growth    Bank Mandiri       Jakarta      12 Desember
Priyambodo            Commercial       and Transformational                                           2024
                      Banking          Leadership Driven
                                       By Orchestrating The
                                       Ecosystem




  56         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
Etika Bisnis




Kebijakan dan Proses Nominasi dan Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi                               [GRI 2-10] [GRI 2-19] [GRI 2-20]


Dewan Komisaris telah membentuk Komite Remunerasi         menjadi bagian dari pedoman tata kelola perusahaan, serta
dan Nominasi untuk mendukung pelaksanaan tugasnya         menjadi acuan bagi Dewan Komisaris dan RUPS dalam
dalam bidang remunerasi dan nominasi bagi anggota         menetapkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris. Salah satu tugas utama       dan/atau Direksi.
komite ini adalah merancang sistem remunerasi yang akan



Kebijakan Nominasi
Berdasarkan Anggaran Dasar, anggota Dewan Komisaris       2. Bakal calon yang akan ditetapkan menjadi calon
diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang          anggota Dewan Komisaris adalah seseorang yang telah
Saham (RUPS) dengan masa jabatan selama 5 (lima) tahun       dinyatakan memenuhi Persyaratan Formal, Persyaratan
sejak tanggal pengangkatan yang ditetapkan oleh RUPS.        Materil, dan Persyaratan Lain.
Setelah masa jabatan berakhir, anggota Dewan Komisaris    3. Penilaian pemenuhan Persyaratan Materiil, dilakukan
dapat diangkat kembali melalui keputusan RUPS.               dengan cara:
                                                             i. Menilai daftar riwayat hidup dan dokumen
Tata cara pengangkatan Dewan Komisaris Bank Mandiri               pendukung;
mengacu pada Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014               ii. Menilai integritas melalui pernyataan tertulis dari
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau                   calon yang bersangkutan sebagaimana tercantum
Perusahaan Publik serta Peraturan Menteri BUMN No.                dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini; dan/atau
PER-11/MBU/07/2021 tentang Persyaratan dan Tata              iii. Wawancara.
Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan         4. Terhadap BUMN tertentu yang ditetapkan oleh Menteri,
Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara        calon Komisaris Utama/Anggota Dewan Komisaris
sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Peraturan      wajib mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang
Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 Tanggal 20                dilakukan oleh Lembaga Profesional yang ditunjuk oleh
Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia             Menteri untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan
Badan Usaha Milik Negara. Tata cara pengangkatan             terhadap calon Direksi.
Dewan Komisaris, antara lain:                             5. Khusus untuk Bank BUMN, bakal calon yang akan
1. Sumber bakal calon Dewan Komisaris/Dewan                  diajukan dalam RUPS, dinilai oleh tim yang dibentuk
    Komisaris BUMN berasal dari:                             oleh Menteri dengan melibatkan Ketua Komite
    a. Mantan Direksi BUMN;                                  Dewan Komisaris yang melakukan fungsi Nominasi.
    b. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN;                  Apabila Ketua Komite Dewan Komisaris sebagaimana
    c. Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional             dimaksud berhalangan, maka dapat digantikan oleh
       Pemerintah;                                           anggota Komite dari unsur Komisaris Independen yang
    d. Sumber lain.                                          melakukan fungsi Nominasi.



Prosedur Nominasi
Proses nominasi dan pemilihan Dewan Komisaris dilakukan   Dewan Komisaris dan Direksi tidak dipilih secara bergiliran,
melalui usulan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna kepada      dan penunjukan keduanya berlangsung pada Rapat Umum
RUPS, dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan         Pemegang Saham (RUPS). Setelah diangkat untuk satu
Komisaris serta Komite Remunerasi dan Nominasi.           periode jabatan (jangka waktu lima tahun), anggota Dewan
Sebelum dilakukan pembahasan tentang pengangkatan         Komisaris dan Direksi dapat diangkat kembali untuk satu
dan pemberhentian Dewan Komisaris, para peserta RUPS      kali periode jabatan selanjutnya selama maksimal lima
telah mendapat informasi mengenai profil calon Dewan      tahun. Hingga tahun 2024, rata-rata masa jabatan Dewan
Komisaris yang baru maupun yang diangkat kembali.         Komisaris dan Direksi adalah 5 tahun.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     57
Page 58
         Komitmen dan Tata Kelola
              Keberlanjutan                                      Tata Kelola Perseroan                           Tata Kelola LST




Kebijakan Remunerasi
Bank Mandiri telah menerapkan kebijakan tata kelola                   3. Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023
remunerasi sesuai dengan Peraturan OJK No. 45/                           Tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam                         dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Remunerasi ini                      Negara;
diberikan kepada Dewan Komisaris, Direksi, dan pegawai,               4. Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 Tanggal 9
baik secara tetap maupun variabel, dalam bentuk tunai                    Desember 2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
atau nontunai, sesuai dengan tanggung jawab mereka.                      Bank Umum yang telah diubah dengan Peraturan OJK
Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pengambilan                      Nomor 17 Tahun 2023 Tanggal 14 September 2023
risiko yang hati-hati (prudent risk taking) guna menjaga                 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
keberlanjutan bisnis Bank Mandiri.                                    5. Peraturan OJK No. 45/POJK.03/2015 Tanggal 23
                                                                         Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
Selain itu, Bank Mandiri berkomitmen terhadap tata kelola                Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum;
yang baik melalui kebijakan remunerasi yang telah disahkan            6. Anggaran Dasar Perseroan.
melalui Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan
Direksi pada 20 Maret 2018. Dalam menetapkan remunerasi               Perseroan memiliki kewenangan untuk menunda
Dewan Komisaris, Bank Mandiri mengacu pada:                           pembayaran remunerasi variabel yang ditangguhkan
1. Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/2014                         (malus) atau menarik kembali remunerasi variabel yang
    tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi,                    telah dibayarkan (clawback) untuk kondisi khusus, tanpa
    Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha                   mengharuskan adanya pelanggaran dari pihak eksekutif.
    Milik Negara sebagaimana telah diubah terakhir kali               Kedua kewenangan ini dapat dilaksanakan dengan
    dengan Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-3/                   mempertimbangkan beberapa faktor, seperti besarnya
    MBU/03/2023 Tanggal 24 September 2023;                            kerugian Perseroan, keterlibatan pegawai, serta keharusan
2. Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/                          menangguhkan remunerasi variabel dengan persentase
    MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan                 tertentu. Kebijakan ini berlaku untuk pejabat yang tergolong
    yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN                   material risk taker (MRT) dan terlibat dalam kerugian atau
    sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan                tindakan yang merugikan bank, seperti kecurangan,
    Menteri Negara BUMN No. PER-09/MBU/2012 tentang                   pelanggaran hukum, perilaku tidak etis, atau pemalsuan.
    Perubahan atas Peraturan-Peraturan Menteri Negara                 Kebijakan remunerasi ini mengikuti ketentuan OJK,
    BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan                        Peraturan Menteri BUMN, serta kebijakan internal Bank
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate                  Mandiri.
    Governance) pada BUMN;



Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Implementasinya
Kebijakan remunerasi yang telah ditetapkan untuk mengatur             Bank      Mandiri    mengacu        pada     Undang-Undang
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi selanjutnya akan               Ketenagakerjaan dan Peraturan OJK dalam merumuskan
digunakan sebagai basis pengaturan remunerasi bagi                    kebijakan total reward. Strategi jangka panjangnya bertujuan
pegawai di level tertentu yang akan ditetapkan sebagai                untuk memastikan Bank Mandiri memiliki daya saing yang
material risk taker (MRT). Penetapan MRT dilakukan dengan             kuat di pasar. Secara umum, Bank Mandiri menargetkan
menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dalam              posisinya pada 75 persentil, sedangkan khusus bagi
penetapan remunerasi pegawai, pejabat eksekutif, Direksi,             talenta terbaik dan jabatan kritikal dapat diposisikan hingga
dan Dewan Komisaris; Komite Remunerasi dan Nominasi                   90 persentil sehingga dapat menarik dan mempertahankan
mempertimbangkan beberapa hal, antara lain:                           talenta terbaik.
1. Hasil perbandingan remunerasi pegawai, pejabat
    eksekutif, anggota Direksi dan anggota Dewan                      Bank Mandiri menyelaraskan remunerasi dengan kinerja
    Komisaris dengan industri sejenis (peer group).                   melalui evaluasi kebijakan remunerasi yang didasarkan
2. Ukuran dan kompleksitas dari operasi perusahaan.                   pada penilaian kinerja, baik di tingkat individu, unit kerja,
3. Remunerasi terdiri dari gaji/honorarium dan manfaat                maupun kinerja keseluruhan Bank. Jika indikator kinerja
    (benefit) yang bisa distandarisasi, yaitu tunjangan hari          utama (KPI) yang disepakati tidak tercapai, maka dilakukan
    raya (THR), cuti tahunan, rumah dinas, kendaraan                  penyesuaian remunerasi sesuai kondisi. Strategi remunerasi
    dinas, fasilitas kesehatan dan utilitas (utilities), serta        diterapkan dengan memperhitungkan kinerja individu, unit
    manfaat lainnya. Sementara itu, wujud dari remunerasi             kerja, serta kinerja Bank secara keseluruhan sehingga
    yang diberikan berdasarkan kinerja adalah bonus/                  besaran remunerasi tetap dalam batasan anggaran yang
    insentif untuk pegawai dan tantiem untuk Direksi serta            telah ditetapkan.
    Dewan Komisaris.




   58       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
Etika Bisnis




Untuk mengetahui posisi remunerasi Bank terhadap kondisi pasar, setiap tahun Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam Survei
Gaji Tahunan (Annual Salary Survey) yang diselenggarakan oleh pihak ketiga yang independen dan kompeten. Hasil kajian
dari survei tersebut digunakan sebagai dasar dalam menyesuaikan strategi remunerasi Bank Mandiri untuk selanjutnya akan
diusulkan dalam Rapat Direksi agar dapat disetujui.



Prosedur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:


 1.    Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan kajian remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

 2.   Komite Remunerasi dan Nominasi berkoordinasi dengan Direktur dan Pejabat yang membidangi Human Capital
      serta unit kerja terkait dalam rangka menyusun usulan Remunerasi.

 3.   Dalam menetapkan kebijakan remunerasi yang bersifat variabel, Komite Remunerasi dan Nominasi berkoordinasi
      dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko.

 4.    Komite Remunerasi dan Nominasi menyusun rekomendasi remunerasi berdasarkan kajian yang telah dilakukan dan
       kemudian menyampaikannya kepada Dewan Komisaris dan Direksi.

 5.    Dewan Komisaris menyampaikan usulan dan rekomendasi atas dasar kajian Komite Remunerasi dan Nominasi
       kepada RUPS untuk memperoleh persetujuan.

 6.    Usulan dan rekomendasi Dewan Komisaris kepada RUPS dapat berupa:
       a. Persetujuan mengenai bentuk dan besaran Remunerasi; atau
       b. Persetujuan untuk memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris dalam menetapkan bentuk dan besaran
          remunerasi.




                      Proses Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi


       1                       2                      3                       4                       5



      Komite                 Dewan Komisaris       Pemegang Saham          Rapat Umum             Otoritas Jasa
      Remunerasi dan         • Mengkaji            Seri A Dwiwarna         Pemegang Saham         Keuangan (OJK)
      Nominasi                                     • Evaluasi              (RUPS)                 • Melakukan Fit
                               usulan Komite
      Menyusun dan                                   Pemenuhan             Pengangkatan dan         and Proper Test
                               Remunerasi dan
      mengusulkan                                    Persyaratan           Penetapan Suksesi      • Persetujuan
                               Nominasi
      Rekomendasi                                    Calon Anggota         Direksi                  Calon Pengurus
                             • Mengusulkan
      Suksesi Direksi                                Direksi                                        Perseroan
                               Suksesi
                               Direksi kepada      • Persetujuan
                               Pemegang              Suksesi Direksi
                               Saham seri A
                               Dwiwarna




Laporan Keberlanjutan 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     59
Page 60
         Komitmen dan Tata Kelola
              Keberlanjutan                                        Tata Kelola Perseroan                              Tata Kelola LST




Struktur Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi diberikan dengan                    bonus, tantiem/insentif kinerja, atau bentuk lainnya
memperhatikan pada ketentuan remunerasi yang berlaku,                      yang dipersamakan dengan itu.
yaitu dalam bentuk:
1. Remunerasi yang bersifat tetap, yaitu remunerasi yang                Remunerasi yang berupa bonus, tantiem, dan insentif dapat
    tidak dikaitkan dengan kinerja dan risiko, antara lain gaji/        diberikan dalam bentuk tunai, saham, atau instrumen yang
    honorarium, fasilitas, tunjangan perubahan, tunjangan               berbasis saham yang diterbitkan oleh Perseroan dengan
    kesehatan, tunjangan pendidikan, tunjangan hari raya,               ketentuan khusus. Ketentuan khusus tersebut, antara lain,
    dan santunan purnajabatan. Remunerasi yang berupa                   remunerasi bagi Dewan Komisaris diberikan dalam bentuk
    gaji/honorarium, fasilitas, tunjangan hari raya, dan                tunai untuk menghindari unsur benturan kepentingan dalam
    santunan purnajabatan diberikan dalam bentuk tunai.                 menjalankan pengawasan. Struktur penetapan remunerasi
2. Remunerasi yang bersifat variabel, yaitu remunerasi                  Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:
    yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko, antara lain



                         Tabel Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-21]

                                                                                 Ketentuan
 No          Jenis Penghasilan
                                                       Dewan Komisaris                                      Direksi
 1.     Honorarium/Gaji                    Besarnya faktor jabatan                     Besarnya faktor jabatan
                                           • Komisaris Utama 45% dari Direktur         • Wakil Direktur Utama 95% dari
                                             Utama                                       Direktur Utama
                                           • Wakil Komisaris Utama 42,5% dari          • Direktur yang membidangi SDM 90%
                                             Direktur Utama                              dari Direktur Utama
                                           • Komisaris 90% dari Komisaris Utama        • Anggota Direksi lainnya 85% dari
                                                                                         Direktur Utama
 2.     Tunjangan
        Tunjangan Hari Raya                1 (satu) kali honorarium                    1 (satu) kali gaji
        Keagamaan
        Tunjangan Perumahan                Tidak diberikan                             Tunjangan Perumahan diberikan secara
                                                                                       bulanan apabila tidak menempati
                                                                                       rumah jabatan, maksimal sebesar
                                                                                       Rp27.500.000
        Tunjangan Transportasi             Sebesar 20% dari honorarium                 Tidak diberikan
        Tunjangan Cuti Tahunan             Tidak diberikan                             Tidak diberikan
        Santunan Purnajabatan              Premi asuransi maksimal 25% dari            Premi asuransi maksimal 25% dari
                                           honorarium/tahun.                           honorarium/tahun.
 3.     Fasilitas
        Fasilitas Kendaraan Dinas          Diberikan dalam bentuk tunjangan            Diberikan 1 (satu) kendaraan dinas dalam
                                           transportasi sebesar 20% dari               bentuk sewa sesuai kriteria yang telah
                                           honorarium                                  ditetapkan
        Fasilitas Kesehatan                Penggantian pengobatan sesuai               Penggantian pengobatan sesuai
                                           kebijakan internal nomor KEP.               kebijakan internal nomor KEP.
                                           KOM/03/2022                                 KOM/03/2022
        Fasilitas Perkumpulan Profesi      Maksimum 2 (dua) keanggotaan yang           Maksimum 2 (dua) keanggotaan yang
                                           relevan dengan kegiatan Perseroan           relevan dengan kegiatan Perseroan
        Fasilitas Bantuan Hukum            Fasilitas bantuan hukum sesuai              Fasilitas bantuan hukum sesuai kebijakan
                                           kebijakan internal nomor KEP.               internal nomor KEP.KOM/03/2022
                                           KOM/03/2022
 4.     Bonus, Tantiem, Insentif           Dapat diberikan dalam bentuk saham          Dapat diberikan dalam bentuk saham
                                           maupun tunai.                               maupun tunai.




   60       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                              Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
Etika Bisnis




Remunerasi yang Bersifat Variabel
Bank Mandiri memberikan remunerasi variabel, yaitu             bentuk tunai sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.
remunerasi yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko,           45/POJK.03/2015.
termasuk Bonus, Tantiem/Insentif Kinerja, atau bentuk
lain yang setara. Remunerasi ini dapat diberikan dalam         Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola
bentuk tunai, saham, atau instrumen berbasis saham yang        berkelanjutan, pencapaian aspek LST turut berpengaruh
diterbitkan oleh Perseroan. Namun, khusus bagi Dewan           terhadap insentif jangka panjang. Beberapa parameter
Komisaris, remunerasi diberikan dalam bentuk tunai             yang diperhitungkan mencakup penyaluran Kredit Usaha
untuk menghindari potensi benturan kepentingan dalam           Rakyat (KUR), cybersecurity breach, ESG rating, jumlah
menjalankan fungsi pengawasan. Selain itu, Bank Mandiri        pengguna aktif Livin’, pembiayaan/kredit berkelanjutan,
juga memberikan Long Term Incentive (LTI) dalam bentuk         average diversity in nominated talent (women & young),
saham kepada anggota Direksi. Sementara itu, anggota           serta employee productivity (parent only), dengan bobot
Dewan Komisaris Independen menerima remunerasi dalam           keseluruhan mencapai 28%.




Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Bank Mandiri memiliki kebijakan yang mengatur kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi, yang menjadi bagian
dari skema remunerasi eksekutif. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kepemimpinan
dan insentif kinerja, serta memastikan transparansi dalam kepemilikan saham oleh pejabat tinggi.

Pada tahun 2024, kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris tercatat sebanyak 12.366.900 lembar. Sementara itu, total
kepemilikan saham anggota Direksi mencapai 83.727.800 lembar, dengan kepemilikan saham Direktur Utama sebanyak
11.134.200 lembar, yang nilainya lebih dari lima kali gaji pokok.



Manajemen Risiko                          [OJK E.3]

Manajemen risiko merupakan inti dari operasi perbankan         2. Risk Policy and Management: Kebijakan dan
yang diterapkan oleh Bank Mandiri untuk mencapai                  manajemen risiko yang sesuai dengan standar regulasi
pertumbuhan keuangan dan operasional yang sehat serta             dan kebutuhan bisnis.
bertanggung jawab. Selain memastikan kepatuhan, Bank           3. Risk Identification, Measurement, Mitigation, and
Mandiri mengelola dan mengambil keputusan sesuai                  Control: Identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan
dengan Kebijakan Manajemen Risiko (KMNR), yang disusun            pengendalian risiko yang komprehensif.
berdasarkan regulasi dan praktik terbaik (best practices) di
industri. KMNR menjelaskan dasar-dasar kebijakan dan           Ketiga komponen ini didukung oleh Unit Kerja Audit
berfungsi sebagai pedoman utama serta peraturan tertinggi      sebagai jaminan independen (Independent Assurance)
di bidang manajemen risiko. KMNR menjadi acuan bagi            untuk memastikan efektivitas penerapannya.
penyusunan kebijakan, prosedur, dan pedoman di bidang
manajemen risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku.         Bank Mandiri menjalankan proses manajemen risiko melalui
                                                               kerangka kerja Enterprise Risk Management (ERM), yang
Kerangka Manajemen Risiko Bank Mandiri mencakup tiga           menggunakan pendekatan two-prong. Pendekatan ini
komponen utama:                                                memastikan bahwa risiko tidak hanya dimitigasi dengan
1. Risk Oversight: Pengawasan risiko secara menyeluruh         baik melalui proses bisnis sehari-hari, tetapi juga dapat
   untuk memastikan manajemen risiko dilakukan secara          dihadapi dalam kondisi yang tidak terduga (downturn)
   efektif.                                                    melalui pencadangan modal yang memadai.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     61
Page 62
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                 Tata Kelola Perseroan                              Tata Kelola LST




Pengawasan Risiko [GRI 2-12, 2-16]
Direksi dan Dewan Komisaris Bank Mandiri bertanggung              1.   Risk Management & Credit Policy Committee
jawab atas pengawasan risiko. Fungsi pengawasan risiko            2.   Asset & Liability Committee
(risk oversight) dilakukan oleh Dewan Komisaris melalui           3.   Capital & Subsidiaries Committee
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata             4.   Integrated Risk Committee
Kelola Terintegrasi.
                                                                  Pada tingkat operasional, pengawasan risiko dilakukan
Di sisi lain, Direksi menjalankan fungsi pengawasan               oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama Unit Bisnis
risiko melalui penetapan kebijakan risiko (risk policy &          dan Unit Kerja Kepatuhan, yang bertanggung jawab atas
management) yang dilaksanakan bersama Executive                   fungsi identifikasi risiko, pengukuran risiko, mitigasi risiko,
Committee terkait manajemen risiko, yaitu:                        dan pengendalian risiko.




Identifikasi, Pengukuran, Mitigasi, dan Pengendalian Risiko
Proses Manajemen Risiko Bank Mandiri meliputi beberapa tahapan berikut:




          1                                2                                   3                              4
    Identifikasi Risiko             Pengukuran Risiko                  Pemantauan Risiko              Pengendalian Risiko
      Bertujuan untuk             Mengukur paparan risiko                 Bertujuan untuk             Mengendalikan risiko
      mengidentifikasi         yang ada pada aktivitas Bank               membandingkan                 yang berpotensi
  jenis-jenis risiko yang         dan membandingkannya                 limit risiko yang telah        melampaui limit risiko
   melekat pada setiap          dengan tingkatan risiko yang             ditetapkan dengan            yang telah ditetapkan
 aktivitas fungsional yang       siap diterima (risk appetite).        eksposur risiko yang           dan dapat ditoleransi
  berpotensi merugikan        Pengukuran ini memungkinkan              sedang dikelola oleh                oleh Bank.
            Bank.             Bank untuk melakukan mitigasi                      Bank.
                               risiko dan menentukan modal
                              yang diperlukan untuk menutup
                                        risiko residual.




Bank Mandiri menerapkan praktik pengelolaan risiko yang efektif di seluruh unit kerja dengan menggunakan kebijakan Three
Lines of Defense untuk memastikan pengelolaan risiko berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

                                              Three Lines of Defense

  1     Unit Kerja sebagai risk             2      Unit Risk Management                   3      Unit Internal Audit sebagai
        owner merupakan first                      berperan sebagai second                       third line of defense
        line of defense yang                       line of defense yang                          yang menjalankan fungsi
        bertanggungjawab terhadap                  menjalankan fungsi                            independent assurance.
        pengelolaan risiko unit                    pengawasan.
        kerjanya.




  62       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
Etika Bisnis




Secara spesifik Bank Mandiri juga menerapkan 1,5 line of                  • Risiko Stratejik
defense, yang terdiri atas Fraud Detection Unit dan Senior                • Risiko Kepatuhan
Operational Risk Head untuk mendukung unit kerja yang                     • Risiko Transaksi Intragrup
menjadi lini pertama pertahanan (first line of defense) dalam             • Risiko Asuransi
memastikan pengendalian risiko yang efektif.
                                                                          Unit Risk Management melakukan stress testing Mandiri
Terdapat 10 (sepuluh) jenis risiko yang dikelola oleh Bank                Group secara rutin setiap semester untuk mengevaluasi
Mandiri secara konsolidasi, yaitu:                                        ketahanan terhadap berbagai risiko. Satuan Kerja Audit
• Risiko Kredit                                                           Intern sebagai lini ketiga secara berkesinambungan
• Risiko Pasar                                                            melakukan kegiatan penjaminan dan konsultasi atas
• Risiko Likuiditas                                                       kecukupan sistem pengendalian internal, manajemen risiko,
• Risiko Operasional                                                      dan tata kelola Bank; sesuai dengan ketentuan peraturan
• Risiko Hukum                                                            perundang-undangan dan kebijakan Bank.
• Risiko Reputasi



Risiko yang Berkembang
Bank Mandiri telah mengidentifikasi berbagai risiko yang baru berkembang (emerging risk) serta rencana mitigasi yang
dilakukan sebagai berikut: [GRI 2-16]

 Risiko yang
                  Kategori     Penjelasan                       Dampak                                         Mitigasi
 Berkembang
 Risiko           Teknologi    Risiko yang       Kemajuan teknologi, termasuk integrasi       Dalam menghadapi tantangan di era digital,
 Transformasi                  muncul            kecerdasan buatan (AI), mendorong            Bank Mandiri terus mengambil langkah
 Digital dan                   akibat adopsi     transformasi layanan keuangan,               strategis untuk memperkuat ekosistem
 Teknologi                     teknologi         namun gangguan sistem dapat                  teknologi. Investasi dalam infrastruktur TI
                               baru, seperti     menghambat layanan dan memengaruhi           yang aman dan scalable menjadi prioritas
                               kecerdasan        kepercayaan pelanggan. Tantangan             utama untuk memenuhi kebutuhan
                               buatan (AI),      dalam pengelolaan data besar, risiko         digitalisasi yang terus berkembang. Selain
                               otomatisasi,      penyalahgunaan data akibat AI, serta         itu, penerapan kecerdasan buatan (AI)
                               atau digital      persaingan dari bank digital yang inovatif   digunakan untuk meningkatkan efisiensi
                               banking.          menuntut perusahaan untuk beradaptasi        operasional dan pengalaman pelanggan,
                                                 dan berinovasi demi menjaga pangsa           sementara upaya penguatan keamanan
                                                 pasar dan loyalitas pelanggan.               siber dilakukan secara berkelanjutan guna
                                                                                              melindungi data dan menjaga kepercayaan
                                                                                              nasabah di tengah ancaman digital yang
                                                                                              semakin kompleks.
 Risiko Kondisi   Geopolitik   Risiko yang       Dalam menghadapi tekanan geopolitik          Dalam menghadapi risiko akibat konflik
 Geopolitik                    timbul akibat     yang meningkat, berbagai sektor harus        geopolitik, Bank Mandiri mengadopsi
                               ketidakstabilan   menghadapi tantangan kompleks yang           pendekatan strategis untuk menjaga
                               politik global    memengaruhi stabilitas bisnis. Gangguan      stabilitas bisnis dan keberlanjutan
                               atau konflik      pada aliran dana lintas negara, fluktuasi    operasional. Analisis risiko terhadap pasar
                               internasional.    nilai tukar mata uang yang memengaruhi       internasional diperkuat untuk mengantisipasi
                                                 perdagangan internasional, serta risiko      dampak pada portofolio dan operasional,
                                                 sanksi atau pembatasan terhadap mitra        sementara pemantauan proaktif terhadap
                                                 bisnis menjadi tantangan utama dalam         peraturan perdagangan internasional
                                                 menjaga keberlanjutan operasional di         memastikan kepatuhan serta adaptasi
                                                 tengah ketidakpastian global.                terhadap dinamika global.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          63
Page 64
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                    Tata Kelola Perseroan                          Tata Kelola LST




 Tata Kelola LST
Bank Mandiri telah menetapkan visi keberlanjutan “Becoming Indonesia’s Sustainability Champion for a Better Future” yang
diwujudkan melalui 3 (tiga) pilar strategi beserta berbagai inisiatif turunannya yang diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB). Untuk memastikan inisiatif dari ketiga pilar strategi tersebut berjalan efektif, Bank Mandiri membangun
fondasi tata kelola keberlanjutan yang kuat. Inisiatif enabler difokuskan pada penguatan tata kelola keberlanjutan, pengembangan
kapasitas, dan pengungkapan (disclosure) sesuai dengan praktik terbaik (best practices), guna memastikan bahwa prinsip-
prinsip keberlanjutan diinternalisasi dalam seluruh aspek operasional dan pengambilan keputusan.

Guna memperkuat tata kelola LST, Bank Mandiri telah menetapkan struktur tata kelola keberlanjutan yang melibatkan seluruh
organ-organ perumus kebijakan, pengambil keputusan, pengawas, dan pelaksana strategi LST.




Struktur Tata Kelola LST                                [GRI 2-9, 2-12, 2-13, 2-24]




                                       Struktur Tata Kelola Keberlanjutan


                       Dewan Komisaris/Komite Dewan Komisaris Terkait

                       Direksi/Komite Direksi Terkait

                       ESG Working Group
                        Unit Kerja Koordinator ESG

                        Unit Kerja Kontributor ESG

                        • Unit Bisnis                                 • Unit Supporting
                        • Unit Manajemen Risiko                       • Kantor wilayah I-XII




Untuk memastikan keselarasan antara kebijakan strategis Perseroan dengan prinsip-prinsip LST, Direksi, Komisaris, dan
ESG Unit memainkan peran yang saling melengkapi. Direksi dan Komisaris bertanggung jawab atas pemantauan kepatuhan
Perseroan terhadap regulasi, serta memberikan rekomendasi terkait penyusunan kebijakan dan strategi manajemen risiko. Di
sisi lain, ESG Unit fokus pada perencanaan dan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan, termasuk menyusun kerangka kerja dan
target LST, memantau portofolio berkelanjutan, serta mengintegrasikan aspek LST ke seluruh proses bisnis.


   Tugas dan Tanggung Jawab—Direksi dan Komisaris
   • Memantau dan mengevaluasi kepatuhan Perseroan                    • Memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama
     terhadap Anggaran Dasar, peraturan otoritas, dan                   mengenai kebijakan, strategi, dan pedoman
     regulasi terkait manajemen risiko.                                 penerapan manajemen risiko.

   Tugas dan Tanggung Jawab—ESG Unit [GRI 2-12, 2-13, 2-14]
   • Menyusun kerangka kerja, komitmen, peta jalan, dan               • Memastikan pengungkapan LST sesuai praktik
     target ESG.                                                        terbaik.
   • Memantau portofolio berkelanjutan Bank Mandiri                   • Internalisasi kesadaran ESG kepada seluruh pegawai.
     (sesuai POJK 51/2017) dan melaporkan sesuai                      • Menyelaraskan aspek LST dengan seluruh proses
     Taksonomi Hijau Indonesia.                                         bisnis dan kebijakan internal.
   • Mendorong pengembangan produk dan jasa                           • Menyusun laporan performa LST untuk Dewan
     keuangan berkelanjutan.                                            Komisaris dan Direksi yang disampaikan dalam
   • Menguraikan indikator kinerja utama (KPI) LST ke                   RUPS.
     seluruh unit.



   64       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65
Etika Bisnis




Struktur ESG Unit                          [GRI 2-9, 2-12, 2-13, 2-24]



                                                         Struktur ESG Unit


                                                                 Direktur utama




                            Wakil Direktur Utama                                          Direktur Lainnya




                Unit Kerja Lain                       Environmental, Social, & Governance Group




                 Dept. ESG               Dept. ESG Operation               Dept. ESG Framework               Dept. Product &
               Communication                                                  & Sector Policy             Portfolio Management




         External ESG             Internal ESG                          Sustainable        Sustainable
         Engagement               Engagement                           Framework &        Sector Policy
                                                                          Policy




                                  Environmental           Sustainable                      Sustainable           Sustainable
                                     Future                Operation                         Product              Portfolio
                                                                                           Development           Management




Tugas ESG Unit                          [GRI 2-12, 2-13, 2-14]




        Departemen ESG Communication                                                  Departemen ESG Operation
• Menyusun pengungkapan ESG.                                               • Menyusun laporan emisi GRK operasional.
• Mendorong pelibatan para pemangku kepentingan                            • Menyusun strategi penurunan emisi GRK operasional.
  melalui berbagai kegiatan dan publikasi, baik internal                   • Menyusun dan memantau implementasi Rencana Aksi
  maupun eksternal.                                                          Keuangan Berkelanjutan (RAKB).
• Mengomunikasikan strategi dan kinerja LST kepada para
  investor.
• Bertanggung      jawab       untuk    membuat     dan
                                                                                      Departemen Product & Portfolio
  mendiseminasikan seluruh pesan LST Perseroan.                                       Management
• Menyusun rilis pers, pernyataan, dan bahan komunikasi                    • Meningkatkan      Portofolio    Berkelanjutan      dengan
  terkait pencapaian dan inisiatif LST.                                      pengembangan         berbagai      produk        keuangan
                                                                             berkelanjutan, termasuk advisory kepada pemilik produk.
        Departemen ESG Framework &                                         • Melaporkan Portofolio Berkelanjutan sesuai POJK 51
        Sector Policy                                                        dan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia
                                                                             (TKBI).
• Menyusun kerangka kerja, peta jalan, dan komitmen                        • Menyusun strategi transisi dalam rangka pengurangan
  terhadap LST dan perubahan iklim.                                          emisi pembiayaan (financed emission) yang selaras
• Menyusun kebijakan terkait LST dan perbankan                               dengan NZE nasional dan praktik terbaik.
  berkelanjutan dalam proses kredit secara menyeluruh                      • Mengembangkan sistem dan metodologi pengelolaan
  (bankwide).                                                                Portofolio Berkelanjutan sesuai praktik terbaik.
• Melakukan advokasi kebijakan dan memberikan
  wawasan kepada regulator terkait praktik terbaik
  penerapan keuangan berkelanjutan.


Laporan Keberlanjutan 2024                                                                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         65
Page 66
         Komitmen dan Tata Kelola
              Keberlanjutan                                  Tata Kelola Perseroan                            Tata Kelola LST




Pengawasan dan Evaluasi Tata Kelola LST                                                          [GRI 2-16]

Bank Mandiri memastikan pengelolaan kebijakan                      Khusus dalam pengelolaan risiko iklim, Direksi melibatkan
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) berjalan efektif         Risk Management Committee (RMC), sedangkan
sesuai dengan harapan pemangku kepentingan dan                     pengawasannya dilaksanakan oleh Dewan Komisaris
regulasi yang berlaku, serta mengikuti praktik perbankan           melalui Komite Pemantau Risiko (KPR). Pemantauan risiko
dan inisiatif global. Secara umum, Direksi dan Dewan               iklim dilakukan melalui rapat direksi, RMC, serta ESG Forum
Komisaris menetapkan kebijakan, strategi, dan sasaran              minimal enam kali dalam setahun.
keberlanjutan, serta mengelola dampak aspek sosial,
ekonomi, lingkungan, dan perubahan iklim. Selain itu,              Pengelolaan dampak keberlanjutan didelegasikan kepada
Bank Mandiri juga telah mengesahkan ESG Guiding                    ESG Unit, yang disupervisi oleh Wakil Direktur Utama,
Principle melalui Keputusan Risk Management and Credit             dan hasilnya dilaporkan kepada RMC dan KPR. Laporan
Policy Committee (RMPC) No. RMPC/051/2023 pada 13                  dari ESG Unit kemudian diteruskan kepada Direksi secara
Desember 2023. Pedoman ini berfungsi sebagai panduan               rutin sesuai kebutuhan dan kepada Dewan Komisaris
bagi Bank Mandiri dalam mengintegrasikan aspek LST                 dengan frekuensi minimal 4 (empat) kali per tahun. Direksi
ke dalam seluruh kebijakan internal yang terkait dengan            juga mengawasi penerapan integritas dan etika melalui
aktivitas bisnis dan operasional bank.                             Sistem Pengendalian Internal untuk memastikan budaya
                                                                   perusahaan yang menjunjung tinggi etika dan manajemen
                                                                   risiko di semua tingkatan organisasi.



                       Tanggung Jawab Pengawasan dan Evaluasi Tata Kelola LST


        ESG Group
        Laporan triwulanan atas penerapan LST mencakup pencapaian penerapan inisiatif keuangan berkelanjutan yang
        dijalankan ESG Group dan Unit Kerja Kontributor ESG; komitmen dan kerangka kerja keberlanjutan; serta isu
        keberlanjutan lainnya yang terkait pengelolaan iklim dan pencapaian SDGs.


        RMC/Direksi/ESG Forum

        Arahan pada ESG Unit dan ESG Contributing Members untuk melakukan tinjauan, mengembangkan dan
        menyelaraskan pencapaian inisiatif keuangan berkelanjutan dengan isu LST yang terkini dan ekspektasi para
        pemangku kepentingan.


        Direksi

        • Laporan triwulan kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko (KPR) atas pencapaian inisiatif
          keuangan berkelanjutan, komitmen dan kerangka kerja keberlanjutan; serta isu keberlanjutan lainnya terkait
          pengelolaan iklim dan pencapaian SDGs.
        • Paparan pencapaian, rencana dan inisiatif keuangan berkelanjutan secara rutin kepada investor, media massa,
          dan regulator melalui analyst meeting, public expose, RUPS, sustainability landing page, website, serta prudential
          meeting.




   66       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 67
Etika Bisnis




Manajemen Risiko LST
Risiko lingkungan dan sosial, termasuk isu perubahan            industri terkini terkait tanggung jawab lingkungan diterapkan
iklim, merupakan bagian dari risiko reputasi dan hukum.         dalam layanan perbankan, hubungan dengan pemangku
Oleh karena itu, Bank Mandiri menilai dan memitigasi risiko     kepentingan, dan pengelolaan fasilitas operasional.
tersebut melalui Kerangka Kerja Manajemen Risiko Reputasi
dan kebijakan yang relevan. Dalam implementasinya, Bank         Pengawasan implementasi manajemen risiko LST Bank
Mandiri mengadopsi four eyes principles untuk memastikan        Mandiri dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi melalui
transparansi serta akurasi dalam pengambilan keputusan          mekanisme:
terkait risiko LST.                                             1. Risk Management Committee (RMC)
                                                                   RMC melakukan pertemuan secara berkala untuk
Dalam fungsi manajemen risiko, Unit Manajemen Risiko               memantau target dan kinerja terkait aspek LST. RMC
bertanggung jawab memberikan pengawasan independen                 bertanggung jawab atas penyusunan kebijakan,
terhadap pengukuran, pemantauan, dan pengendalian                  strategi, dan kerangka kerja manajemen risiko LST
risiko lingkungan, yang dipimpin langsung oleh Direktur            secara terintegrasi.
Manajemen Risiko. Kolaborasi dilakukan dengan tim ESG,          2. Komite Pemantau Risiko (KPR)
Unit Bisnis, serta grup fungsional guna memastikan risiko          KPR mengevaluasi efektivitas manajemen risiko dan
lingkungan dan sosial terintegrasi ke dalam strategi ESG           memastikan penerapan tata kelola LST.
Bank Mandiri. Proses ini juga bertujuan memastikan standar




Keuangan Berkelanjutan
Dalam strategi keuangan berkelanjutannya, Bank Mandiri mengintegrasikan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan ke
dalam seluruh proses bisnis. Fokus utama rencana aksi ini meliputi pengembangan portofolio keuangan berkelanjutan,
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyesuaian struktur organisasi, tata kelola, dan manajemen risiko dengan
mengutamakan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST).


Penanggung Jawab Keuangan Berkelanjutan [OJK E.1]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keuangan                  Bank Mandiri membentuk ESG Group sebagai unit khusus,
berkelanjutan, Bank Mandiri telah menyusun Rencana Aksi         sesuai dengan SK Direksi, untuk mengelola keuangan
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2025-2029, yang berisi            berkelanjutan berdasarkan POJK-51/2017. ESG Group,
program strategis untuk mencapai target keberlanjutan.          di bawah Wakil Direktur Utama, bertindak sebagai
Dokumen RAKB ini telah dilaporkan ke Otoritas Jasa              pengawas implementasi LST dan bertanggung jawab
Keuangan (OJK) pada November 2023. Direksi bertanggung          atas pengelolaan kerangka kerja, penyelarasan regulasi,
jawab atas penetapan dan pelaksanaan RAKB terkait               manajemen portofolio berkelanjutan, strategi operasional,
perubahan iklim dan SDGs, sedangkan Wakil Direktur              serta komunikasi dan pelaporan. Dalam kaitannya dengan
Utama bertanggung jawab mengoordinasikan pengelolaan            skor G-SIB, Bank Mandiri belum terdaftar dalam skor
LST di seluruh direktorat.                                      Global Systemically Important Bank. [FN-CB-550a.1.]



Peluang dan Tantangan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Tuntutan dari masyarakat global dan pemerintah dalam            Implementasi inisiatif keuangan berkelanjutan adalah
pengelolaan isu LST telah mendorong tren bisnis yang            sebuah perjalanan yang panjang dan tidak terlepas dari
lebih ramah lingkungan dan inklusif, terutama dalam upaya       berbagai tantangan. Oleh karena itu, Bank Mandiri secara
mencapai ekonomi rendah karbon dan target Emisi Nol             terus menerus melakukan identifikasi dan evaluasi, serta
Bersih (NZE). Isu LST tidak hanya menghadirkan risiko dan       menetapkan langkah-langkah mitigasi untuk mengatasi
tantangan baru, tetapi juga membuka berbagai peluang            berbagai hambatan tersebut.
bisnis.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        67
Page 68
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                 Tata Kelola Perseroan                          Tata Kelola LST




Beberapa tantangan dalam penerapan keuangan berkelanjutan meliputi:


   1. Pemahaman dan kapabilitas internal terkait keuangan berkelanjutan yang belum merata.
      Untuk mengatasinya, Bank Mandiri terus berusaha meningkatkan kesadaran dan kapabilitas pegawai melalui
      berbagai program, seperti pelatihan, lokakarya, dan studi banding terhadap praktik terbaik.

  2. Nasabah dan mitra kerja yang kurang memahami aspek LST dalam aktivitas usahanya.
     Dalam konteks ini, Bank Mandiri secara aktif melakukan sosialisasi, termasuk mengadakan lokakarya yang melibatkan
     nasabah, pakar LST, dan pemangku kepentingan terkait untuk menerapkan aspek LST di sektor-sektor prioritas.

  3. Kesiapan sistem dan proses diperlukan untuk mendukung integrasi keuangan berkelanjutan dalam aktivitas
     bisnis bank.
     Hal ini mencakup pengembangan sistem pemantauan dan pelaporan yang berkaitan dengan Kategori Kegiatan
     Usaha Berkelanjutan (KKUB) serta Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

   4. Disrupsi teknologi, terutama digitalisasi, telah meningkatkan risiko siber dan TI.
      Bank Mandiri secara terus-menerus meningkatkan berbagai mekanisme untuk memitigasi risiko terkait siber dan TI.

   5. Regulasi terkait keuangan berkelanjutan yang masih terus berkembang.
      Demi memastikan proses implementasi kebijakan yang efektif, Bank Mandiri senantiasa mengembangkan standar
      dan panduan teknis terkait regulasi-regulasi baru.

   6. Kebijakan, stimulus, dan insentif dari berbagai lembaga pemerintah diperlukan untuk mendorong lembaga
      jasa keuangan.
      Upaya ini juga bertujuan untuk membantu pelaku usaha dalam mengimplementasikan keuangan berkelanjutan.



Bank Mandiri berkomitmen tidak hanya untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang berkaitan dengan isu LST, tetapi juga
untuk memanfaatkan peluang yang muncul melalui berbagai inisiatif keuangan berkelanjutan. Dalam upaya mengoptimalkan
peluang tersebut, Bank Mandiri melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain:


                                               Untuk mempercepat terbentuknya ekosistem bisnis rendah karbon, Bank
                                               Mandiri membangun kepakaran ESG melalui berbagai pelatihan, sertifikasi,
   Membangun kepakaran ESG
                                               dan lokakarya yang melibatkan pakar industri, nasabah, kolega perbankan,
                                               regulator, termasuk lembaga terkait.


                                               Bank Mandiri mengembangkan berbagai produk dan jasa keuangan
                                               berkelanjutan baik dari sisi pendanaan maupun pembiayaan. Selain itu, Bank
                                               Mandiri terus mendukung nasabah di sektor dengan risiko LST tinggi dalam
   Mengembangkan berbagai produk
                                               transisi menuju bisnis yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan.
   dan jasa keuangan berkelanjutan
                                               Dengan menyediakan solusi keuangan untuk dekarbonisasi, Bank Mandiri
                                               membantu nasabah mengurangi emisi karbon dan mendukung transisi
                                               rantai pasokan menuju ekosistem rendah karbon.


                                               Bank Mandiri mendorong digitalisasi melalui peluncuran berbagai produk
   Mendorong digitalisasi
                                               digital seperti Livin’ untuk segmen retail dan Kopra untuk segmen wholesale.


   Meningkatkan pemberdayaan                   Bank Mandiri meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan inklusi
   masyarakat dan inklusi keuangan             keuangan melalui pembiayaan ke segmen UMKM dan Agen Mandiri.


                                               Bank Mandiri melakukan kolaborasi dengan regulator dan lembaga terkait
   Melakukan kolaborasi dengan
                                               untuk mendukung program pemerintah dalam menangani isu perubahan
   regulator dan lembaga terkait
                                               iklim dan target SDGs.




   68      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
Etika Bisnis




 Etika Bisnis
Kode Etik Perusahaan
Bank Mandiri telah memiliki memiliki kode etik yang            menangani risiko utama terkait etika bisnis. Hal tersebut
menjelaskan prinsip-prinsip dasar perilaku pribadi dan         juga ditunjang dengan pelaksanaan internalisasi kode etik
professional yang dilakukan oleh Jajaran Bank Mandiri.         secara rutin, yang dimulai dengan program onboarding
Kode etik wajib diterapkan oleh Dewan Komisaris, Direksi,      for new at level bagi pegawai baru, yang memperkenalkan
dan seluruh pegawai Bank Mandiri, baik pegawai tetap           kode etik, etika bisnis, dan pernyataan kepatuhan. [GRI 2-23]
maupun kontrak. Penerapan kode etik berfungsi sebagai
pedoman dalam mengatur operasional Bank untuk                  Topik-topik yang diatur dalam Kode Etik Bank Mandiri
senantiasa mempertimbangkan dan memperhitungkan                mencakup berbagai aspek penting untuk memastikan
risiko lingkungan dan sosial.                                  praktik bisnis yang transparan dan bertanggung jawab
                                                               dalam mendukung praktik tata kelola keberlanjutan. Kode
Pada penerapannya, kode etik Bank Mandiri didukung             etik Bank Mandiri terdiri dari 7 (tujuh) topik utama. Informasi
dengan berbagai ketentuan internal serta pernyataan            terkait seluruh topik ini telah tersedia secara publik sebagai
kepatuhan dalam bentuk pakta integritas dan annual             bagian dari komitmen Bank Mandiri terhadap tata kelola
disclosures, sebagai bentuk implementasi komitmen dalam        yang baik dan berkelanjutan. [GRI 2-22, 2-23, 2-24]



                                          Topik-Topik dalam Kode Etik




           Benturan                    Kerahasiaan                Penyalahgunaan               Perilaku orang dalam
          kepentingan                   Informasi                   jabatan dan
                                                                     gratifikasi




                      Sistem keuangan               Integritas sistem              Integritas dan
                        berkelanjutan                  perbankan                 akurasi data bank




1. Benturan kepentingan                                            menggunakan informasi hanya untuk kepentingan Bank
   Benturan kepentingan terjadi ketika Jajaran Bank                dan bertindak hati-hati dalam penyebarannya kepada
   memiliki kepentingan pribadi, keluarga, atau pihak              pihak yang berkepentingan. Penyebarluasan informasi
   lain yang dapat memengaruhi obyektivitas dalam                  mengenai kegiatan Bank, kebijakan internal, data
   menjalankan tugas dan kewenangan. Untuk                         pegawai, atau aktivitas bisnis hanya diperbolehkan atas
   menghindarinya, seluruh Jajaran Bank wajib melaporkan           persetujuan pejabat berwenang atau sesuai peraturan
   potensi benturan kepentingan, tidak menyalahgunakan             perundangan. Kewajiban menjaga kerahasiaan ini juga
   fasilitas atau aset Bank untuk kepentingan pribadi,             tetap berlaku bagi mantan pegawai Bank.
   keluarga, atau pihak lain, tidak bekerja atau menjadi
   rekanan bagi perusahaan lain tanpa izin tertulis, serta     3. Penyalahgunaan jabatan dan gratifikasi
   memastikan setiap transaksi yang dilakukan tidak               Jajaran Bank dilarang menyalahgunakan wewenang
   melanggar ketentuan regulator terkait insider trading          dan mengambil keuntungan dari pengetahuan yang
   atau konflik kepentingan.                                      diperoleh dari kegiatan bisnis Bank untuk keuntungan
                                                                  pribadi, keluarga, atau pihak lain. Jajaran Bank dilarang
2. Kerahasiaan informasi                                          meminta atau menerima, mengizinkan atau menyetujui
   Seluruh Jajaran Bank wajib menjaga kerahasiaan                 untuk menerima Gratifikasi yang berhubungan dengan
   informasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk              jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau


Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          69
Page 70
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                     Tata Kelola Perseroan                       Tata Kelola LST




   tugasnya sesuai peraturan perundang-undangan yang                    berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,
   berlaku ataupun menerima imbalan dari pihak ketiga                   pelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat,
   yang mendapatkan atau berusaha mendapatkan                           serta kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Dalam
   pekerjaan yang berkaitan dengan pengadaan barang                     setiap kebijakan dan pengambilan keputusan, dampak
   maupun jasa dari Bank. Dalam pengadaan barang dan                    yang merugikan kondisi ekonomi, sosial, dan lingkungan
   jasa, Bank harus mendapatkan harga terbaik dengan                    wajib dipertimbangkan, termasuk risiko yang terkait.
   keuntungan maksimal untuk Bank. Selain itu, Jajaran                  Selain itu, Bank tidak menjalin hubungan kerja sama
   Bank tidak diperkenankan meminjam atau berutang                      dengan pihak yang berpotensi merusak lingkungan.
   kepada nasabah maupun menggunakan fasilitas Bank
   untuk kepentingan pribadi di luar ketentuan yang                  6. Integritas sistem perbankan
   berlaku.                                                             Jajaran Bank memiliki tanggung jawab untuk
                                                                        menjaga integritas dengan memastikan tidak ada
   Pemberian yang dilakukan Jajaran Bank dalam rangka                   keterlibatan dalam aktivitas yang melanggar hukum
   kegiatan penghimpunan dana atau terkait dengan                       di sektor keuangan dan perbankan. Hal ini mencakup
   kegiatan bisnis Bank lainnya harus berdasarkan prinsip               pencegahan praktik-praktik seperti pencucian uang,
   transparansi dan etika bisnis serta mengikuti ketentuan              pendanaan terorisme, korupsi, perilaku antipersaingan,
   yang berlaku. Pemberian berupa imbal jasa untuk                      dan pelanggaran antitrust yang dapat merusak
   mendukung upaya promosi, pengembangan pasar                          kepercayaan publik.
   dan kegiatan operasional Bank lainnya hanya dapat
   diberikan melalui mekanisme yang sesuai dengan                       Dalam hal ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk
   ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak                     menghindari diri dari persaingan tidak sehat dan
   diberikan secara langsung kepada individu Pegawai                    menjaga kompetisi yang sehat dalam menjalankan
   negeri atau Penyelenggaran Negara.                                   bisnis. Bank Mandiri juga berkomitmen untuk
                                                                        mendukung transparansi dan persaingan yang sehat,
4. Perilaku orang dalam                                                 dengan menghindari tindakan yang tidak etis, seperti
   Jajaran Bank yang memiliki informasi rahasia dilarang                kolusi atau praktik yang merugikan kompetitor. Selain
   memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi, keluarga,                  itu, seluruh jajaran Bank diharapkan untuk proaktif
   atau pihak ketiga. Penggunaan informasi internal                     dalam mengidentifikasi transaksi mencurigakan serta
   untuk membeli atau memperdagangkan sekuritas                         mengambil langkah preventif untuk mendeteksi dan
   hanya diperbolehkan jika informasi tersebut telah                    menangani rekening yang diduga terkait dengan
   tersedia untuk publik. Selain itu, penyalahgunaan                    aktivitas ilegal.
   posisi untuk keuntungan pribadi atau pihak lain yang
   dapat memengaruhi pengambilan keputusan tidak                     7. Integritas dan akurasi data bank
   diperkenankan. Keputusan terkait penjualan atau                      Jajaran Bank wajib menyajikan data yang akurat
   pembelian aset Bank serta layanan lainnya harus selalu               dan dapat dipertanggungjawabkan. Segala tindakan
   mengutamakan kepentingan Bank di atas segala hal.                    yang bertujuan mengaburkan transaksi, seperti
                                                                        membukukan, mengubah, atau menghapus data
5. Sistem keuangan berkelanjutan                                        tanpa dasar yang sah, dilarang. Perubahan atau
   Jajaran Bank senantiasa mengedepankan keselarasan                    penghapusan data hanya dapat dilakukan dengan
   antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan                         otorisasi pejabat berwenang sesuai prosedur yang
   sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemajuan                        berlaku. Selain itu, manipulasi dokumen dalam bentuk
   dan keberlanjutan perusahaan. Seluruh jajaran Bank                   apa pun tidak diperkenankan.




Sistem dan Prosedur Kode Etik
Bank Mandiri memiliki sistem dan prosedur Kode Etik                 Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap
yang dirancang untuk memastikan seluruh pegawai                     kepatuhan penerapan kode etik di atas, Bank Mandiri
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan                     memiliki panduan operasional yang rutin dilaksanakan
integritas tinggi, profesionalisme, dan mematuhi nilai-nilai        setiap tahunnya. Pedoman operasional ini mencakup
perusahaan. Dalam pelaksanaannya, Direktur Kepatuhan                pelaksanaan pembuatan pakta integritas dan pelaksanaan
dan SDM, bersama dengan Unit Kerja Compliance, Unit                 pernyataan tahunan (annual disclosure). Bank Mandiri
Kerja Internal Audit, Unit Kerja Data Protection & Fraud            mewajibkan seluruh pegawai untuk menandatangani Pakta
Risk, serta Unit Kerja Senior Investigator, bertanggung             Integritas setiap awal tahun melalui formulir manual atau
jawab atas internalisasi dan pengawasan implementasi                sistem Mandiri CLICK. Pakta ini berisi komitmen untuk
Kode Etik di seluruh tingkatan organisasi.                          mematuhi peraturan, melaksanakan tugas sesuai nilai-nilai




   70      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
Etika Bisnis




budaya organisasi, serta menjaga hubungan profesional.          Direksi, pejabat satu tingkat di bawah Direksi serta seluruh
Selain itu, pegawai juga diwajibkan mengisi Pernyataan          pegawai, antara lain melalui:
Tahunan (Annual Disclosure) yang mencatat potensi situasi       1. Portal Knowledge Management System (KMS)
yang dapat menimbulkan ketidakpatuhan terhadap Kode             2. Website Perseroan
Etik, seperti hubungan kepentingan, penerimaan hadiah,          3. Email administrator yang disampaikan kepada seluruh
atau insider trading. Pernyataan ini bersifat rahasia dan           pegawai Perseroan
bertujuan untuk memastikan transparansi serta integritas        4. Pada saat penandatanganan perjanjian kerja bersama
dalam setiap aktivitas perbankan.                                   yang dilakukan antara serikat pekerja Perseroan dan
                                                                    manajemen Perseroan
Kode etik senantiasa dikomunikasikan dan disosialisasikan       5. Standing banner, flyer, dan media-media advertising
kepada Dewan Komisaris dan organ pendukungnya,                      lainnya pada area kantor Perseroan



Pelatihan Pegawai tentang Standar Etika
Bank Mandiri secara rutin menyelenggarakan pelatihan tahunan tentang standar etika (pedoman perilaku dan kode etik) yang
mencakup seluruh pegawai baik purna waktu maupun paruh waktu, serta kontraktor guna memperkuat penerapan kode etik
dalam setiap operasi Perseroan. Upaya ini juga bertujuan memberikan pedoman tentang apa yang dianggap sebagai perilaku
yang dapat diterima, memperkuat manajemen internal, dan mengokohkan fondasi kelembagaan yang kuat untuk terus
mengembangkan standar etika bisnis. Berikut adalah uraian pelatihan pegawai mengenai standar etika yang diselenggarakan
oleh Bank Mandiri.




                                  Pelatihan Tahunan tentang Standar Etika

                                                   Cakupan Pelatihan:
   Code of Conduct Bank Mandiri, Sharing Session Strategi Anti-Fraud dan Code of Conduct, Business Ethics, Practical
    Ethics for Business and Individuals, Business Ethics in Sales Professionals, Leadership Ethics, Accounting Ethics,
                                       Ethics in Cybersecurity, dan lain sebagainya.


         Jumlah Judul Pelatihan                    Jumlah Jam Pelatihan                Jumlah Peserta Pelatihan

          273 Judul                            47.663 Jam                           17.301Peserta

Pengawasan Terhadap Kepatuhan Kode Etik
Pengawasan atas Isu Etika
Pengawasan terhadap isu etika mencakup pengawasan               jawab, dan mendukung pengelolaan risiko yang efektif
oleh Direksi terkait pelaksanaan integritas dan etika, yang     dalam praktik keuangan berkelanjutan.
merupakan bagian dari penerapan Sistem Pengendalian
Internal. Dalam pengawasan, Direksi memastikan                  Selain itu, Dewan Komisaris mengawasi pelaksanaan kode
tumbuhnya budaya Perseroan yang menjunjung tinggi               etik di seluruh bank melalui mekanisme audit. Komite Audit
nilai-nilai etika, integritas setiap Mandirian, menjadikan      melaksanakan fungsi audit dan menyampaikan Laporan
manajemen sebagai teladan yang menumbuhkan                      Significant Findings kepada Dewan Komisaris, sesuai
keterlibatan semua orang serta menjadikan budaya risiko         dengan Keputusan Direksi No. KEP.DIR/030/2023 tentang
melekat di setiap jenjang organisasi. Hal ini dilakukan guna    Struktur Organisasi yang ditetapkan pada 4 Agustus 2023.
menciptakan lingkungan kerja yang kredibel, bertanggung




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       71
Page 72
         Komitmen dan Tata Kelola
              Keberlanjutan                                  Tata Kelola Perseroan                                Tata Kelola LST




Audit Berkala atas Standar Etika
Bank Mandiri melakukan audit terhadap standar etika dilakukan pada seluruh operasi minimal tiga tahun sekali. Selain itu, audit
tahunan atas standar etika juga dilakukan sebagai bagian dari audit wajib, dan hasilnya dilaporkan kepada Dewan Komisaris
setiap triwulan melalui Komite Audit.




                 Tata Kelola Internal Audit


                           Dewan Komisaris

                        • Membentuk Komite
                          Audit
                        • Memastikan
                          efektivitas aktivitas
                          audit dan investigasi
                          independen




             Komite Audit                Komite Tata Kelola
                                           Terintegrasi                                          Internal Audit
        • Mengevaluasi                    Membantu Dewan
          program, rencana                 Komisaris untuk                       Internal Audit sebagai SKAIT
          kerja, dan aktivitas             memantau dan                          melaporkan hasil monitoring terhadap
          Internal Audit                    mengevaluasi                         SKAI Perusahaan Anak
        • Meminta Internal                pelaksanaan Tata
          Audit melakukan                 Kelola Terintegrasi                    Merencanakan, melaksanakan,
          audit dan investigasi            melalui penilaian                     mengembangkan, merekomendasikan,
          jika dibutuhkan                    kecukupan                           bertanggung jawab dan bekerja sama
        • Melaporkan dan                 pengendalian internal                   dengan seluruh stakeholder terkait
          memberi masukan                    terintegrasi                        aktivitas audit dan investigasi
          kepada Dewan
          Komisaris

                                                                                         Klien              Unit Kerja Lain

                      Direktur Utama                                          • Memberikan                 Unit kerja internal
                                                                                semua data                   yang menurut
        • Menetapkan Internal Audit Charter                                     dan informasi                pertimbangan
        • Monitoring dan Evaluasi Internal Audit                                untuk audit dan           Internal Audit perlu
        • Menyetujui Rencana Audit Tahunan (AAP)                                investigasi                 dilibatkan dalam
                                                                              • Menanggapi dan                pelaksanaan
                                                                                menindaklanjuti             aktivitas internal
                                                                                hasil audit                audit dan aktivitas
                           Direksi                                                                              investigasi

        • Memastikan tindak lanjut dan
          rekomendasi audit dilaksanakan
        • Pengawasan Perusahaan Anak




      Garis                          Garis pemantauan dan           Garis keterlibatan                 Garis Pelaporan
      pertanggungjawaban             komunikasi                     dalam proses




   72       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
Etika Bisnis




Dalam pelaksanaan audit tahunan, Bank Mandiri mengacu pada empat komponen utama, yaitu Policy, Process, System,
dan People, yang menjadi fondasi dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan tata kelola perusahaan. Salah satu
elemen penting dari aspek People adalah audit atas standar etika, yang bertujuan untuk memastikan terpenuhinya aspek
integritas sebagai bagian dari building block audit tahunan. Setiap tema audit yang dilakukan dipastikan mencakup komponen
People sebagai upaya untuk memperkuat budaya integritas, akuntabilitas, dan pengendalian risiko di seluruh lini operasional
perusahaan.

                                                      Building Block Audit Tahunan


                                   Tata Kelola                                                             Kepatuhan
                                                         Manajemen                 Proses                                          Pembaruan
                                 dan Penetapan                                                              terhadap
                                                           Risiko                Pengawasan                                         Kebijakan
                                    Batasan                                                                 Regulasi
 Kebijakan (Policy)




                                                                       Aktivitas Operasional Utama
 Proses (Process)


                                     Teknologi dan                                              Pemanfaatan
                                                                                                                              Pengendalian
                                      Keamanan               Manajemen Vendor                    Sistem dan
                                                                                                                                Aplikasi
                                       Informasi                                                 Kapasitas
  Sistem (System)



                                                                                                                                      Integritas
                                 Manajemen                               Deskripsi
                                                      Kompetensi                             Awarenes              Disiplin
                                 Beban Kerja                             Pekerjaan                                                    Pelaksanaan
                                                                                                                                       Audit atas
 Pegawai (People)                                                                                                                     Standar Etika




Cakupan Audit
Internal Audit telah Menyusun 38 penugasan dalam Rencana Audit Tahunan 2024 yang terdiri dari:


                           Audit Tematik                                                                 Audit
       Audit dengan tema yang spesifik dan/atau                                                          Mandatory
  bersifat end-to-end. Hasil audit tematik bersifat
                                                                                                         Audit atas subjek/objek yang diharuskan oleh
     lebih menyeluruh untuk memberi masukan/

                                                             3                    12
                                                                                                         regulator dan/atau local authority dan/atau
      rekomendasi perbaikan bisnis proses yang
                                                                                                         merupakan permintaan manajemen.
                   signifikan kepada manajemen.




                    Audit Umum
                                                       17
                                                          38       Penugasan               5                     Audit Perusahaan
        Audit atas subjek/objek tertentu                                                                         Anak
      seperti unit kerja/aktivitas/produk/
teknologi informasi/transaksi selain yang                                                                        Audit untuk memberikan masukan/
                dipersyaratkan regulator.                                                                        rekomendasi perbaikan terhadap


                                                                         1
                                                                                                                 implementasi pengendalian intern,
                                                                                                                 manajemen risiko, dan tata kelola
                                                                                                                 perusahaan anak, sebagai bagian dari
                                                                                                                 pelaksanaan fungsi Satuan Kerja Audit
                                                                                                                 Intern Terintegrasi (SKAIT).




                                                                   Consulting
 Consulting dilakukan berdasarkan kebutuhan dan persetujuan klien dalam rangka memberikan nilai tambah dan memperbaiki internal control, penerapan risk
                                 management, dan proses governance tanpa mengambil alih tanggung jawab operasional.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              73
Page 74
         Komitmen dan Tata Kelola
              Keberlanjutan                                  Tata Kelola Perseroan                         Tata Kelola LST




Audit berkala terhadap standar etika merupakan audit              Bank Mandiri memiliki Unit Audit Internal yang berperan
penegakan kode etik yang dilakukan bersamaan dengan               penting dalam pengawasan dan audit terhadap penerapan
audit internal oleh Satuan Kerja Audit Internal (SKAI), di        kode etik di seluruh organisasi. Unit ini bertugas untuk
mana berwenang dalam melakukan investigasi terkait                menilai efektivitas sistem pengendalian internal dan
kecurangan dan pelanggaran kode etik di Bank dan                  memastikan bahwa setiap pegawai, termasuk anggota
afiliasinya. SKAI harus menjaga independensi dan melapor          manajemen, mematuhi nilai-nilai etika yang telah ditetapkan.
langsung kepada Direktur Utama, hal ini diatur dalam              Melalui audit reguler, Unit Audit Internal melakukan evaluasi
Internal Audit Charter yang disahkan oleh Direktur Utama          terhadap kepatuhan kode etik serta identifikasi potensi
dan Komisaris Utama Bank Mandiri, yang dimutakhirkan              risiko yang dapat memengaruhi integritas dan reputasi
pada 15 Februari 2022.                                            bank. Unit Audit Internal terdiri dari:




    1.   Dewan Komisaris

         Wewenang, tugas, dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam pelaksanaan fungsi audit internal mengacu pada
         Kebijakan Internal Control (KICN).


    2.   Komite Audit

         Komite audit mencakup dua anggota independen dengan keahlian keuangan. Wewenang, tugas, dan tanggung
         jawab Komite Audit dalam pelaksanaan fungsi audit internal mengacu pada Piagam Komite Audit.


    3.   Komite Tata Kelola Terintegrasi

         Wewenang, tugas, dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam pelaksanaan fungsi audit internal
         mengacu pada Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi.


    4.   Direktur Utama


         Memberikan arahan terhadap ruang lingkup dan kegiatan SKAI, menyetujui Rencana Audit Tahunan dan alokasi
         anggaran bersama Dewan Komisaris, serta memastikan audit internal di Perusahaan Anak dilaksanakan sesuai
         dengan standar audit Bank.


    5.   Direksi

         Memastikan tindak lanjut terhadap temuan audit dan rekomendasi dari SKAI, auditor eksternal, dan regulator oleh
         Perusahaan Anak dalam Konglomerasi Keuangan, serta melakukan fungsi pengawasan sesuai pembidangan.


    6.   Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)


         Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan dapat berkomunikasi langsung dengan Direksi, Dewan
         Komisaris, dan Komite Audit.




Selain audit penegakan kode etik yang dilakukan oleh SKAI, Bank Mandiri juga memastikan integritas dan kepatuhan terhadap
kode etik melalui verifikasi independen oleh pihak ketiga melalui melalui pelaksanaan audit mutu tahunan (ISO 9001:2015) oleh
SGS dan Strategi Management Anti Penyuapan (ISO 37001:2016 SMAP) oleh TuvNord pada seluruh operasional. Verifikasi
ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian perumusan dan implementasi Kode Etik Bank Mandiri dengan standar yang
berlaku sehingga mampu menciptakan pengawasan eksternal yang mendukung audit internal. Upaya ini merupakan bagian
dari komitmen Bank Mandiri untuk menjaga tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.




  74       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
Etika Bisnis




Investigasi Pelanggaran Kode Etik
Dalam rangka memastikan penerapan kode etik yang                    Perseroan juga memastikan tanggung jawab, prinsip
efektif, perusahaan telah menetapkan sebuah mekanisme               akuntabilitas, dan jalur pelaporan telah diterapkan
yang terstruktur dan sistematis. Mekanisme ini mencakup             secara jelas di seluruh divisi dan Mandiri Group untuk
berbagai saluran dan prosedur yang mendukung                        menjaga transparansi dan integritas perusahaan. Dengan
pengawasan serta tindakan disiplin terhadap pelanggaran,            mekanisme ini, Perseroan berkomitmen untuk menciptakan
yang mencakup help desk, focal points, ombudsman, dan               lingkungan kerja yang profesional serta patuh terhadap
saluran pengaduan (hotline). Setiap laporan yang diterima           kode etik dan perilaku. Mekanisme penerapan kode etik
akan ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam, dan               diuraikan sebagai berikut:
tindakan disiplin yang tegas akan diberlakukan sesuai
tingkat pelanggaran, mulai dari peringatan hingga kebijakan
tanpa toleransi.


               1. Identifikasi dan Pelaporan Pelanggaran
                   Pegawai yang mengetahui atau mengalami tindakan pelanggaran kode etik dan perilaku dapat melapor
                   melalui saran pelaporan yang disediakan, di antaranya surat langsung dan mekanisme internal.


               2. Penerimaan dan Pemeriksaan Awal Laporan
                  Laporan akan melalui verifikasi awal terhadap kebenaran dan relevansi laporan oleh pihak berwenang.




               3. Investigasi dan Pemeriksaan Laporan
                   Jika laporan dinyatakan valid, investigasi akan dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengumpulkan
                   bukti, menganalisis fakta, dan menentukan tingkat pelanggaran.


               4. Penentuan Sanksi Berdasarkan Hasil Investigasi
                  Sanksi disiplin dibagi menjadi tiga tingkatan, di antaranya sanksi disiplin ringan, sedang, dan berat.



               5. Tindak Lanjut Keputusan Sanksi
                  Surat keputusan sanksi ditandatangani oleh unit dan pihak berwenang.




               6. Monitoring dan Dokumentasi
                  Laporan hasil audit terdokumentasi secara formal dan melakukan pengawasan implementasi kode etik
                  dan perilaku secara berkala.


               7. Evaluasi dan Pengembangan Kode Etik dan Perilaku
                  Melakukan evaluasi dan pengembangan jika ditemukan kelemahan pada aturan dan mekanisme yang
                  ada.



Selain mengimplementasikan mekanisme penerapan kode                 Sementara itu, setiap pelanggaran terhadap kode etik dan
etik, Bank Mandiri juga menerapkan langkah-langkah                  perilaku akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Disiplin
proaktif guna mencegah perilaku tidak etis dan mengurangi           Pegawai yang berlaku, termasuk potensi sanksi pidana
potensi pelanggaran, Salah satu pendekatan yang                     sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
diterapkan adalah dengan mengintegrasikan kepatuhan                 Sanksi disiplin ringan maupun sedang yang dikenakan
terhadap kode etik dalam sistem penilaian kinerja pegawai           dapat memengaruhi pertimbangan promosi jabatan serta
serta kebijakan remunerasi. Dengan demikian, kinerja                menjadi salah satu komponen dalam evaluasi kinerja
pegawai dinilai tidak hanya berdasarkan capaian bisnis,             pegawai. Setiap pelanggaran Kode Etik di Bank Mandiri
tetapi juga tingkat kepatuhan terhadap prinsip-prinsip etika        akan dikenakan sanksi disiplin yang dikelompokkan
yang berlaku.                                                       menjadi beberapa tingkatan, mulai dari sanksi ringan


Laporan Keberlanjutan 2024                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         75
Page 76
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                     Tata Kelola Perseroan                        Tata Kelola LST




hingga berat, sesuai dengan tingkat keseriusan                         pada sanksi pemutusan hubungan kerja. Dalam situasi
pelanggaran dan dampaknya terhadap organisasi. Sanksi                  ini, seluruh hak dan fasilitas pegawai akan dihentikan
tersebut dapat memengaruhi berbagai aspek profesional,                 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
seperti pembayaran bonus, peluang promosi, evaluasi
kinerja, hingga penurunan jabatan. Berikut jenis sanksi atas        Melalui mekanisme penegakan sanksi ini, Bank Mandiri
pelanggaran kode etik:                                              berkomitmen menciptakan budaya kerja yang menjunjung
• Pelanggaran Ringan                                                tinggi integritas, kepatuhan terhadap etika, dan
   Sanksi berupa teguran tertulis akan diberikan, yang              profesionalisme, sambil memastikan bahwa setiap tindakan
   dapat berdampak pada penundaan promosi selama                    disipliner dijalankan secara adil dan transparan.
   beberapa bulan dan pengurangan sebagian insentif.
• Pelanggaran yang Lebih Serius                                     Dalam penanganan laporan pelanggaran kode etik, Senior
   Sanksi mencakup pembatasan penilaian kinerja,                    Investigator Head (SIV) ditugaskan untuk menginvestigasi
   pembatalan bonus, dan pencabutan tunjangan tertentu              setiap kasus yang dilaporkan dan teridentifikasi. Temuan
   selama periode tertentu.                                         atau laporan yang bersifat signifikan akan ditindaklanjuti
• Pelanggaran Berat                                                 sesuai dengan prosedur yang berlaku, sebagaimana
   Pelanggaran berupa tindakan yang merusak integritas              dijelaskan dalam alur berikut.
   organisasi atau melanggar regulasi serius, dapat berujung



                                     Proses Pelaporan Significant Findings




                              Step                 Step                 Step                Step

                              1                    2                     3                  4


          Audit Manager               Audit Operation
             membuat                   Department                     Penyampaian                 Penyampaian
             ringkasan                mengkompilasi                  kepada Direktur             kepada Direktur
            Significant                  Laporan                    Utama dan Dewan             Utama dan Dewan
              Findings                  Significant                 Komisaris melalui           Komisaris melalui
        diserahkan kepada                Findings                     Komite Audit                Komite Audit
          Audit Operation              dari seluruh
            Department               departemen audit

      Dasar pelaksanaan audit:
      • Standar Prosedur Internal Audit (SPIA) nomor S32.P1.IAU tahun 2023.
      • Petunjuk Teknis Internal Audit (PTIA) nomor S32.P1.T1.IAU tahun 2022.
      • Standar Prosedur Sumber Daya Manusia nomor S.14. P1.SDM tahun 2022.
      • Kebijakan Internal Control K.2 tahun 2023 (Edisi 3).




Pada tahun 2024, tercatat 13 kasus pelaporan pelanggaran, meliputi 7 kasus konflik kepentingan dan 6 kasus lain-lain.
Seluruh kasus tersebut telah diselesaikan secara tuntas sesuai dengan ketentuan internal dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. [GRI 205-3]




   76      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
Etika Bisnis




Whistleblowing System                                [GRI 2-25, 2-26] [FN-CB-510a.2]




                                          Mekanisme Whistleblowing System

                                                                                                           HC Engagement
                                                                                                             & Outsource
                      1b                                                                                  Management Group
                                                                                  RWP, ketentuan
                                                     4a
                       1                                                    3a    kepegawaian,
                                                                                  keluhan pegawai


                 •   Website
                 •   Email                   2                       3
                 •   WhatsApp
                 •   SMS         Pihak                                      Secure
     Pelapor                     Ketiga
                                             5    Compliance &       4       Email
                 •   Surat                         AML - CFT

                                                                                  Fraud, Code of
                       6                                                    3b    Conduct, Business
                                                    4b                            Ethics
                      1a                                                                                   Senior Investigator

                                                                                 Nota




Selain mekanisme pelaporan pelanggaran kode etik, Bank              meningkatkan reputasi Bank pada stakeholders khususnya
Mandiri memiliki Whistleblowing System (WBS) dengan                 dalam konteks tata kelola yang baik pada Bank.
nama Whistleblowing System – Letter to CEO (WBS-LTC)
sebagai media bagi pegawai maupun stakeholders lainnya              Laporan yang diterima akan dikelola oleh pihak ketiga
untuk menyampaikan laporan atas adanya indikasi atau                independen dan pada tahun pelaporan, Bank Mandiri telah
perbuatan fraud dan/atau non fraud. WBS-LTC bertujuan               menunjuk PT Deloitte Advis Indonesia. Laporan WBS-LTC
untuk mendeteksi adanya indikasi atau perbuatan fraud               yang masuk ke dalam sistem selanjutnya disampaikan
dan/atau non-fraud yang merugikan nasabah, Bank atau                kepada Unit Kerja Bank Mandiri yang memiliki tanggung
pihak lainnya, mendorong awareness atau kepedulian                  jawab mengelola WBS-LTC untuk kemudian diteruskan
seluruh pegawai untuk menjaga Bank dari kerugian akibat             kepada unit kerja yang menindaklanjuti laporan sesuai jenis
indikasi atau perbuatan fraud dan/atau non-fraud, serta             laporan.



Pelindungan Pelapor Pelanggaran
Sebagai wujud komitmen Bank Mandiri dalam menjaga                   Bank Mandiri secara tegas menolak dan tidak akan
kerahasiaan data laporan dari pihak-pihak yang tidak                menoleransi segala bentuk pembalasan terhadap pelapor,
berkepentingan, Perseroan memberikan jaminan atas                   serta terhadap orang yang berpartisipasi atau membantu
kerahasiaan identitas Pelapor serta isi laporan yang                dalam penyelidikan pengungkapan, selama mereka telah
disampaikan. Pelapor dapat menyampaikan laporan secara              bertindak dengan itikad baik dan tidak berpartisipasi dalam
anonymous (tanpa identitas) atau full disclosure (dengan            tindakan yang dilaporkan. Untuk memastikan pemenuhan
identitas lengkap). Perlindungan juga diberikan kepada              prinsip ini, Bank Mandiri akan mengambil tindakan apa pun
Pegawai yang menyampaikan laporan terkait pelanggaran               yang diperlukan untuk memastikan perlindungan pelapor.
disiplin atau ketentuan peraturan, sepanjang informasi yang         Dalam hal itu, jika pelapor dan terlapor berbagi tempat kerja
disampaikan benar, faktual, dan bukan merupakan laporan             yang sama, tindakan dapat diambil seperti pemindahan
palsu, termasuk tidak terdapat keterlibatan pelapor serta           pelapor atau isolasi dari tempat kerjanya.
terdapat bukti pendukung laporan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        77
Page 78
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                      Tata Kelola Perseroan                                 Tata Kelola LST




   Media Pelaporan


             SMS & WHATSAPP                             TELEPON                                        EMAIL
             0811-900-7777                              0811-900-7777                                  bmri-wbsltc@tipoffs.info



                               SURAT                                        SITUS WEB
                               PO BOX 1007 JKS 12007                        bmri-wbsltc.tipoffs.info




                                   Pengelolaan Pelaporan WBS-LTC [GRI 205-2]

                           Media Penyampaian                        Klasifikasi Laporan                                    Laporan
                                                                                                   Laporan
  Tahun                                   Situs                                    Non-                                   Dinyatakan
                Surat        Email                  SMS/WA           Fraud                      Ditindaklanjuti
                                          Web                                      Fraud                                    Selesai

   2024           4           52            79         122             38           219                  257                  257
   2023           9           42            55          60             46           121                  167                  167
   2022           1           47            66          23             30           107                  137                  137




Kebijakan Anti-Kejahatan Keuangan
Kebijakan Antipenyuapan dan Antikorupsi
Bank Mandiri memiliki kebijakan internal yang terperinci             1. Gratifikasi yang wajib dilaporkan
terkait dengan pencegahan korupsi antara lain Kebijakan                 a. Gratifikasi yang dianggap suap
Pengendalian Internal, Kebijakan Operasional, Peraturan                    Gratifikasi yang terkait dengan jabatan dan
Disiplin Pegawai, Kode Etik dan Etika Bisnis, serta Kebijakan              berlawanan dengan kewajiban atau tugas penerima.
Gratifikasi dan Manajemen Anti Penyuapan. Kebijakan                        Termasuk sebagai gratifikasi yang dianggap suap
tersebut juga selaras dengan strategi anti-fraud yang                      apabila:
komprehensif, mencakup setiap standar operasional dan                      1. Gratifikasi      yang    patut    diduga     dapat
pengaturan lain yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.                      mempengaruhi kebijakan/keputusan/perlakuan
Hal tersebut sebagai bentuk komitmen zero tolerance                            pemangku kewenangan.
terhadap praktik korupsi, fraud, dan gratifikasi.                          2. Gratifikasi dalam setiap pelayanan yang terkait
                                                                               dengan tugas, wewenang atau tanggung
Sebagai      bentuk      kepatuhan   terhadap     peraturan                    jawabnya.
perundangan yang berlaku, Bank Mandiri mengadopsi                          3. Gratifikasi yang diberikan selama kunjungan
definisi gratifikasi sesuai dengan Undang-Undang No. 31                        dinas namun tidak termasuk gratifikasi terkait
Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi                         kedinasan
yang diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001.                        4. Gratifikasi yang diberikan dalam proses
Bank Mandiri mendefinisikan gratifikasi sebagai penerimaan                     penerimaan pegawai/mutasi pegawai/promosi
hadiah dalam bentuk uang atau yang dapat disamakan                             jabatan.
dengan uang, barang, rabat (diskon), keanggotaan, komisi,               b. Gratifikasi terkait perayaan yang terbagi ke dalam:
pinjaman tanpa bunga, tiket, fasilitas penginapan, paket                   1. Gratifikasi dalam rangka perayaan hari
perjalanan, beasiswa, pengobatan gratis, serta fasilitas                       keagamaan dari nasabah, debitur, rekanan,
lainnya, baik yang dilakukan melalui sarana elektronik                         vendor atau pihak lain yang memiliki benturan
maupun tanpa sarana elektronik. Gratifikasi ini dapat                          kepentingan
dibedakan menjadi dua kategori utama:




   78       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
Etika Bisnis




      2. Gratifikasi dalam rangka perayaan lainnya             4. Menerapkan tata kelola perusahaan yang mendukung
          seperti pertunangan, pernikahan, kelahiran, atau        pencapaian tujuan anti penyuapan;
          upacara adat/agama dengan batasan maksimal           5. Berkomitmen terhadap pemenuhan persyaratan
          satu juta rupiah.                                       Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP);
2. Gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan                     6. Meningkatkan kesadaran anti penyuapan di kalangan
   a. Gratifikasi terkait kedinasan sebagai pembicara atau        pemangku kepentingan yang relevan;
      narasumber, kedinasan peserta, atau melakukan            7. Mengimplementasikan prinsip perbaikan berkelanjutan
      perjalanan dalam rangka kedinasan sepanjang                 dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP);
      memenuhi ketentuan internal.                             8. Memberikan tanggung jawab, kewenangan, dan
   b. Gratifikasi lainnya merupakan gratifikasi yang              independensi kepada Fungsi Kepatuhan Anti
      dikecualikan dari gratifikasi yang wajib dilaporkan         Penyuapan; dan
      berdasarkan Peraturan KPK tentang Pelaporan              9. Memberikan sanksi terhadap pelanggaran ketentuan
      Gratifikasi.                                                dalam kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
                                                                  (SMAP).
Kebijakan dan strategi khusus terkait penyuapan dan
antikorupsi juga meliputi pencegahan terhadap suap dalam       Bank Mandiri memiliki unit pengawasan internal di setiap
bentuk apa pun, termasuk pemberian kembali (kickback),         unit kerja, termasuk kantor pusat, cabang, dan regional.
kontribusi politik baik langsung maupun tidak langsung,        Pengawasan operasional difokuskan pada fungsi dengan
serta sumbangan amal dan sponsor yang berpotensi               risiko tinggi terhadap kecurangan dan potensi korupsi,
disalahgunakan. Seluruh informasi terkait kebijakan tersebut   terutama dalam proses pengadaan, penyimpanan kas dan
telah tersedia secara publik untuk memastikan transparansi     aset berharga, serta transaksi keuangan yang melibatkan
dan akuntabilitas. [GRI 3-3]                                   nasabah. Menanggapi hal tersebut, Perseroan telah
                                                               memperkuat pengawasan, meningkatkan transparansi
Melalui kebijakan tersebut, Bank Mandiri mendefinisikan        proses pengadaan, serta memberikan pelatihan antikorupsi
korupsi sebagai penyalahgunaan jabatan publik atau             yang meliputi pedoman operasional yang membahas
swasta untuk keuntungan pribadi atau kelompok.                 penyimpanan catatan, prosedur persetujuan, dan perilaku
Sedangkan penyuapan didefinisikan sebagai pemberian            yang pantas kepada seluruh pegawai guna mengurangi
atau penerimaan hadiah, layanan, atau kompensasi tidak         potensi risiko tersebut. [GRI 205-1]
sah untuk mempengaruhi keputusan bisnis. Adapun
fraud merupakan segala bentuk kecurangan dalam                 Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko kecurangan dan
praktik perbankan, seperti penipuan, penggelapan               gratifikasi, Bank Mandiri juga menerapkan kebijakan tegas
aset, pembocoran informasi, dan tindakan korupsi yang          terkait pembayaran yang tidak sesuai dengan ketentuan.
melanggar peraturan perundangan serta disiplin pegawai.        Bank Mandiri melarang segala bentuk pembayaran fasilitasi,
                                                               baik secara langsung maupun tidak langsung. Pembayaran
Dalam rangka pencegahan korupsi, Bank Mandiri juga             fasilitasi didefinisikan sebagai pembayaran kecil yang
menerapkan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti                diberikan untuk mempercepat proses administratif, yang
Penyuapan (SMAP) dengan melakukan sertifikasi, audit,          seharusnya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku
dan verifikasi standar internasional, ini merupakan bagian     tanpa biaya tambahan.
integral dari elemen Kode Etik.
                                                               Dalam rangka mencegah praktik gratifikasi, Bank Mandiri
Bank Mandiri telah memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016        menerapkan program pengendalian gratifikasi sebagai
SMAP untuk lingkup Procurement & Vendor Management             berikut: [GRI 3-3]
sejak tanggal 10 Agustus 2020 dengan penambahan lingkup        1. Membentuk Unit Pengendali Gratifikasi yang
internal audit process sehingga menjadi Procurement,               merupakan bagian dari Unit Kerja Kepatuhan sebagai
Vendor Management and Internal Audit Process sejak                 koordinator pengendalian gratifikasi di Bank Mandiri
tanggal 20 September 2022. Sertifikat ISO 37001:2016               yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Direksi yang
SMAP telah diperbarui pada tanggal 13 Oktober 2023 dan             diperbarui dengan No KEP.DIR/64/2021.
telah dipertahankan berdasarkan recommendation letter          2. Menerbitkan ketentuan pengendalian gratifikasi di
tanggal 30 September 2024.                                         lingkungan Bank Mandiri yang setiap tahunnya atau
                                                                   sesuai kebutuhan Bank Mandiri senantiasa dilakukan
Sistem Manajemen Anti Penyuapan memastikan bahwa                   penyempurnaan sejalan dengan perkembangan Bank
Bank Mandiri mematuhi prinsip-prinsip berikut:                     Mandiri dan/atau pemenuhan ketentuan perundangan
1. Melarang praktik suap dan tindakan serupa di                    dan terakhir sebagaimana disempurnakan pada tahun
    lingkungan Perseroan;                                          2024.
2. Mematuhi peraturan perundang-undangan serta                 3. Melakukan sosialisasi program pengendalian gratifikasi
    ketentuan anti penyuapan lainnya yang berlaku;                 kepada seluruh jajaran pegawai dan pemangku
3. Menyelaraskan kebijakan anti penyuapan dengan                   kepentingan Bank Mandiri.
    tujuan perusahaan;




Laporan Keberlanjutan 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      79
Page 80
      Komitmen dan Tata Kelola
           Keberlanjutan                                       Tata Kelola Perseroan                               Tata Kelola LST




                                            Skema Pengendalian Gratifikasi


                                                        1a
                      Laporan disampaikan langsung ke KPK melalui GOL KPK (tembusan ke UPG)



                                                                                                                    4

                                  1b                    gomandiri                            3
                             Login/Submit               Gratifikasi Online          Review & Verifikasi
                               Cek Status
     Pelapor                                                                                                            UPG


                                   2
                             Email Notifikasi

                                                                             Upload Surat Penetapan Gratifikasi
                       Surat Penetapan Gratifikasi
                                                                                             5
                                   6




                                                     Strategi Anti-Fraud

               Pencegahan
               Di seluruh unit kerja dalam rangka mengurangi potensi terjadinya kecurangan.
Pilar          • Kesadaran anti-fraud melalui sosialisasi Anti Fraud Statement, Employee Awareness Program and Customer
 1                Awareness Program.
               • Identifikasi kerawanan melalui kebijakan dan prosedur, deskripsi pekerjaan, dan pengungkapan tahunan.
               • Kebijakan Mengenal Pegawai (Know Your Employee/KYE) pada saat rekrutmen pegawai.


               Deteksi
               Seluruh unit, baik lini pertama, lini kedua, maupun lini ketiga pertahanan dalam rangka mengidentifikasi dan
               menemukan kecurangan dalam kegiatan usaha bank.
Pilar
 2
               • Whistleblowing.
               • Sistem deteksi kecurangan di segmen transaksi retail channel dan kredit retail (mikro, consumer, dan UMKM).
               • Audit dadakan (surprise audit) terutama pada unit bisnis yang berisiko tinggi atau rawan kecurangan.
               • Sistem pengamatan untuk memantau dan menguji efektivitas sistem pengendalian internal.


               Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi serta Proses Hukum
Pilar          Penanganan kecurangan melalui investigasi dan pelaporan kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris, dan

 3             Regulator.
               • Pendelegasian kewenangan pelaksanaan investigasi dan pengenaan sanksi kepada masing-masing wilayah
                 untuk mempercepat proses penanganan kasus dan pemulihan.


               Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
               Pemantauan atas tindak lanjut hasil investigasi dan evaluasi kejadian kecurangan, untuk memperbaiki
Pilar
 4
               kelemahan dan memperkuat sistem pengendalian internal agar mencegah terulangnya kembali.
               • Pelaporan secara tertulis kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dilakukan secara tertib untuk
                 memantau daftar tindak lanjut yang telah ditetapkan.




80        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 81
Etika Bisnis




                            Komunikasi dan Pelatihan Antikorupsi dan Anti-Fraud
                                 Berdasarkan Wilayah Kerja [GRI 205-2]

                                             Telah dikomunikasikan oleh
                                                                                 Telah mengikuti pelatihan antikorupsi
                                         Perseroan mengenai kebijakan dan
            Wilayah Kerja                                                                  dan anti-fraud
                                         prosedur antikorupsi dan anti-fraud

                                              Jumlah                 %                 Jumlah                   %
 Kantor Pusat                                      13.811           35,53%                  1.812               42,08%
 Sumatera (Region 1, 2)                              4.787          12,31%                    343               7,97%
 Jakarta (Region 3, 4, 5)                            6.832          17,57%                    533               12,38%
 Jawa (Region 6, 7, 8)                               7.755          19,95%                    541               12,56%
 Kalimantan (Region 9)                               1.796            4,62%                   590               13,70%
 Sulawesi dan Maluku (Region 10)                     2.043            5,26%                   223               5,18%
 Bali dan Nusa Tenggara (Region 11)                  1.175            3,02%                   212               4,92%
 Papua (Region 12)                                     675            1,74%                     52              1,21%
 Total                                             38.874          100,00%                  4.306           100,00%


Selain pelatihan, Bank Mandiri secara aktif mendorong seluruh pegawai untuk menghindari keterlibatan dalam praktik
kecurangan melalui berbagai kegiatan sosialisasi. Pada tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan sosialisasi kebijakan
anti-fraud dan antikorupsi bagi seluruh kategori pegawai (100%). [GRI 205-2]




Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan
Pendanaan Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
Perkembangan inovasi dan teknologi yang pesat di sektor         ini. Prestasi ini menciptakan tantangan baru bagi Bank
jasa keuangan mendorong Bank Mandiri untuk melakukan            Mandiri untuk secara konsisten mendukung rezim APU,
transformasi bisnis melalui digitalisasi. Pendekatan ini        PPT, dan PPPSPM di Indonesia sebagai bentuk partisipasi
menjadi salah satu aspek dalam strategi jangka panjang          dalam pembangunan nasional dan peningkatan standar
Bank Mandiri, yaitu “Game Changing Technology”.                 integritas global.
Transformasi ini tetap diimbangi dengan penerapan prinsip
kehati-hatian, keamanan, kerahasiaan, serta mitigasi risiko     Guna memperkuat penerapan program APU, PPT,
yang memadai guna mencegah penyalahgunaan Bank                  dan PPPSPM secara optimal, Bank Mandiri senantiasa
oleh pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak         berpedoman pada ketentuan, regulasi, praktik manajemen
Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT), dan/atau Pendanaan           risiko, Rencana Bisnis Bank, serta international best
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).                   practices. Visi Bank, “Menjadi partner finansial pilihan
                                                                utama Anda,” diwujudkan melalui serangkaian inisiatif
Indonesia secara resmi menjadi anggota penuh Financial          strategis yang berfokus pada Prosedur & Proses, Sistem &
Action Task Force (FATF) setelah pertemuan pleno FATF           Teknologi, serta penguatan Sumber Daya Manusia. Strategi
di Paris pada Oktober 2023. Kontribusi aktif Bank Mandiri       ini diterapkan secara berkelanjutan guna meningkatkan
dalam proses Mutual Evaluation Review (MER) berkontribusi       efektivitas dan optimalisasi program APU, PPT, dan
positif terhadap penilaian Indonesia dalam meraih               PPPSPM berbasis risiko.
keanggotaan penuh FATF dan menghasilkan pencapaian




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       81
Page 82
        Komitmen dan Tata Kelola
             Keberlanjutan                                          Tata Kelola Perseroan                              Tata Kelola LST




Struktur Organisasi APU, PPT, dan PPPSPM
Direksi dan Dewan Komisaris Bank Mandiri berperan                           3. Mengawasi penerapan program APU, PPT, dan
aktif dalam memastikan penerapan Program APU, PPT,                             PPPSPM dalam Konglomerasi Keuangan.
dan PPPSPM dijalankan secara efektif. Hal ini tercermin                     4. Menyampaikan laporan APU, PPT, dan PPPSPM
dalam pembahasan isu-isu terkait penerapan program                             kepada Regulator, termasuk memastikan kualitas
APU, PPT, dan PPPSPM dalam rapat Direksi dan Dewan                             pelaporan.
Komisaris, termasuk strategi tindak lanjut terhadap hal-                    5. Mengembangkan serta menyempurnakan aplikasi dan
hal yang menjadi perhatian regulator dan/atau pemangku                         sistem pendukung penerapan program APU, PPT, dan
kepentingan.                                                                   PPPSPM.

Bank Mandiri telah menetapkan Compliance & AML-                             Selanjutnya, untuk mengoptimalkan kualitas dan
CFT Group sebagai unit yang bertanggung jawab dalam                         memastikan penerapan program APU, PPT, dan
menyusun strategi serta melakukan pemantauan terhadap                       PPPSPM di tingkat cabang berjalan efektif, Bank Mandiri
penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM di Bank                              menempatkan Anti-Money Laundering Officer (AMLO) di
Mandiri, baik secara individu maupun terintegrasi, sebagai                  setiap Region (I-XII) di Indonesia sebagai safeguard dalam
bagian dari manajemen kepatuhan.                                            implementasi program APU, PPT dan PPPSPM di Region.
                                                                            Dalam menjalankan fungsinya, AMLO memiliki garis
Secara khusus, Bank Mandiri juga menetapkan Deputy                          koordinasi dengan Compliance & AML-CFT Group, yang
Group Head Compliance & AML-CFT Group sebagai                               dalam hal ini. AMLO berkewajiban untuk menyampaikan
pejabat khusus yang melakukan supervisi atas penerapan                      laporan pelaksanaan fungsinya secara rutin kepada
program APU, PPT, dan PPPSPM, yang dijalankan oleh                          Compliance & AML-CFT Group.
empat departemen. Masing-masing departemen memiliki
fungsi dan tanggung jawab utama sebagai berikut:                            Dalam rangka optimalisasi kualitas AMLO, Compliance
1. Menyusun, mengevaluasi, dan memperbarui kebijakan                        & AML-CFT Group senantiasa melakukan peningkatan
    serta prosedur terkait APU, PPT, dan PPPSPM.                            kompetensi AMLO melalui training dan attachment secara
2. Menyusun dan memperbarui Individual Risk                                 berkelanjutan.
    Assessment (IRA) untuk TPPU, TPPT, dan/atau                             Struktur organisasi APU, PPT, dan PPPSPM dapat
    PPPSPM di Bank.                                                         digambarkan sebagai berikut:




                                   Kantor Pusat                                                           Wilayah


                          Director of Compliance & HR                                                  Regional CEO


                        Group Head of CPL & AML-CFT
                                                                                              RBC Head                Area Head

                     Deputy Group Head CPL & AML-CFT
                                                                                              TL AMLO                  Branch
                                                                                                                      Manager*


                            Financial            AML                  AML                       AMLO
    AML Advisory             Crime            Reporting &           System &
       Dept.                Analysis          Data Analyst         Development
                                                                                          *Bertindak sebagai PIC dari AML-CFT di Cabang
                              Dept.              Dept.                Dept.



       Garis koordinasi terkait fungsi penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM
  RBC: Regional Business Control
  AMLO: AML Officer
  TL: Team Leader




  82        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 83
Etika Bisnis




Kebijakan dan Prosedur Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM
Program APU, PPT, dan PPPSPM Bank Mandiri telah                      penggunaan jasa profesi penunjang.
tertuang dalam Kebijakan dan Prosedur APU, PPT,                  5. Penolakan hubungan usaha, penolakan transaksi, dan/
dan PPPSPM, yang disusun sesuai dengan peraturan                     atau penutupan hubungan usaha.
perundang-undangan yang berlaku serta international best         6. Pelaporan terkait APU, PPT, dan PPPSPM.
practices. Kebijakan ini mencakup aspek berikut:                 7. Penatausahaan dokumen.
1. Tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris,            8. Sumber daya manusia dan pelatihan.
    dan Unit Kerja Khusus (UKK) APU, PPT, dan PPPSPM.            9. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM di
2. Prosedur Know Your Customer (KYC) terhadap calon                  cabang luar negeri dan perusahaan anak.
    nasabah, nasabah, walk-in customer (WIC), dan                10. Sistem informasi manajemen.
    beneficial owner (BO).
3. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM dalam                  Adapun key elements penerapan program APU, PPT,
    penyediaan produk dan jasa berisiko tinggi.                  dan PPPSPM yang diatur dalam kebijakan dan prosedur
4. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM dalam                  dimaksud, yaitu:



    Customer Due Diligence (CDD)
    Bank Mandiri melakukan proses due diligence dengan pendekatan berbasis risiko melalui pelaksanaan Customer
    Due Diligence (CDD) dan/atau Enhanced Due Diligence (EDD) terhadap Calon Nasabah, Nasabah, Walk-in-Customer
    (WIC), dan Pemilik Manfaat (Beneficial Owner/BO) pada aktivitas pembukaan hubungan usaha, pelaksanaan transaksi,
    maupun on-going monitoring berdasarkan hasil penilaian risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPPSPM (Individual Risk
    Assessment) Bank Mandiri.
    a. Customer Due Diligence (CDD)
       CDD dilakukan untuk mengidentifikasi, memverifikasi, dan monitoring calon nasabah, nasabah, WIC, serta BO
       guna memastikan kesesuaian transaksi dengan profil, karakteristik, dan pola transaksi mereka. CDD diterapkan
       pada saat:
       1. Melakukan hubungan dengan Calon Nasabah;
       2. Melakukan hubungan usaha dengan WIC;
       3. Terdapat transaksi transfer dana;
       4. Terdapat indikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan yang terkait dengan TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM;
           dan/atau
       5. Terdapat informasi meragukan yang diberikan Nasabah, Penerima Kuasa, dan/atau BO.

        Dalam melakukan hubungan usaha dengan Calon Nasabah, Bank Mandiri wajib melakukan identifikasi dengan
        meminta data, informasi, dan dokumen pendukung Calon Nasabah untuk mengetahui profil Calon Nasabah, yang
        selanjutnya akan diverifikasi melalui mekanisme sebagai berikut:
        1. Pertemuan tatap muka secara langsung;
        2. Pertemuan tatap muka secara elektronik; dan/atau
        3. Tidak tatap muka secara elektronik (non-face to face).

    b. Non-Face-to-Face
       Mekanisme tidak tatap muka secara elektronik (non-face to face) dapat dilakukan dengan menggunakan
       perangkat lunak milik Bank Mandiri atau milik pihak ketiga dan perangkat keras milik Bank Mandiri atau milik pihak
       ketiga, yang dalam hal ini juga memanfaatkan data kependudukan yang berasal dari Dinas Kependudukan dan
       Pencatatan Sipil dengan memperhatikan 3 (tiga) faktor keaslian (authentication factor), berupa:
       1. Something you are (misalnya: facial recognition dan retinal pattern)
       2. Something you have (misalnya: KTP, dan one-time password/ OTP)
       3. Something you know (misalnya: username, password, dan Personal Identification Number/PIN)

        Mekanisme ini diterapkan dalam pembukaan rekening secara elektronik (online), seperti melalui Livin’ by Mandiri.

    c. Enhanced Due Diligence (EDD)
       Bank Mandiri secara berkala melakukan penilaian risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPPSPM dengan mengacu pada
       National Risk Assessment (NRA) dan Sectoral Risk Assessment (SRA) terkini berdasarkan Profil, Negara/ Area
       Geografis, Produk, Jasa, Transaksi, dan Jaringan Distribusi. Hasil IRA digunakan untuk menentukan tingkat risiko
       calon nasabah, nasabah, WIC, dan/atau BO dalam tiga kategori, yaitu high risk, medium risk, dan low risk.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       83
Page 84
     Komitmen dan Tata Kelola
          Keberlanjutan                                 Tata Kelola Perseroan                          Tata Kelola LST




     Jika calon nasabah, nasabah, WIC, dan/atau BO dikategorikan memiliki latar belakang, identitas, riwayat, dan/
     atau profil yang berisiko tinggi (high risk) terhadap TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM, maka Bank Mandiri akan
     menerapkan prosedur EDD melalui penggalian informasi lebih dalam paling sedikit mencakup: source of fund
     & source of wealth lainnya, tujuan dan maksud hubungan usaha dengan Bank, keikutsertaan dalam organisasi/
     perkumpulan tertentu, keterkaitan dengan Politically Exposed Person (PEP) dan pihak yang termasuk dalam
     sanctions list, dan adverse news.

     Penilaian risiko yang dilakukan oleh Bank Mandiri mencakup penentuan Calon Nasabah, Nasabah, WIC, dan/
     atau BO sebagai PEP (Asing/Domestik/Orang yang diberikan kewenangan untuk melakukan fungsi penting oleh
     Organisasi Internasional). Terhadap PEP dimaksud, Bank Mandiri akan melakukan EDD secara berkala paling
     sedikit berupa analisis mengenai informasi Nasabah, BO, sumber dana, dan sumber kekayaan, serta pemantauan
     yang lebih ketat atas hubungan usaha.

     Contoh area berisiko tinggi, antara lain sebagai berikut:
     1. Profil Pekerjaan, meliputi Pejabat Negara/ Penyelenggara Pemerintahan (PEP), Pengacara, dan Notaris.
     2. Profil Bidang Usaha, meliputi Penyedia Jasa Keuangan (PJK) dan Kehutanan.
     3. Area Geografis, meliputi Rusia, Belarus, dan Myanmar.
     4. Produk, Jasa, dan Transaksi, meliputi Layanan Prioritas (Private Banking).

     Adapun terhadap pembukaan hubungan usaha dan/atau pelaksanaan transaksi Calon Nasabah, Nasabah, WIC,
     dan/atau BO yang berisiko tinggi, wajib mendapatkan persetujuan dari Pejabat Senior (Branch Manager/Kepala
     Unit / Pejabat yang diberikan kewenangan).




 Watchlist Screening
 Bank Mandiri memastikan tidak ada hubungan usaha dengan pihak yang termasuk dalam Sanction List. Untuk itu,
 watchlist screening dilakukan terhadap calon nasabah, nasabah, WIC, dan/atau BO berdasarkan Watchlist Bank
 Mandiri. Sanction Policy disusun berdasarkan ketentuan regulator, international best practices, dan kebutuhan internal
 Bank Mandiri. Kebijakan utama mencakup:
 1. Bank tidak mengakomodir pembukaan hubungan usaha dengan pihak-pihak tertentu yang termasuk dalam
    Watchlist Bank, meliputi:
    a. Pihak yang termasuk dalam daftar yang dikeluarkan oleh Regulator/ Instansi Berwenang, antara lain Daftar
        Terduga Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT) dan Daftar Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
        (DPPSPM).
    b. Pihak yang termasuk dalam daftar yang dikeluarkan oleh Lembaga Pemberi Sanksi, antara lain OFAC, EU, UN,
        dan OFSI List.
 2. Bank wajib melakukan pemeliharaan dan pembaruan Watchlist secara berkala.

 Bank Mandiri telah menggunakan automated system untuk melakukan screening dalam proses pembukaan rekening,
 pelaksanaan transaksi, maupun on-going monitoring. Bank Mandiri senantiasa melakukan penyempurnaan dan
 pengkinian secara berkala pada screening system, termasuk penyesuaian terhadap matching accuracy threshold.




 Penatausahaan Dokumen
 Bank Mandiri memiliki jangka waktu penatausahaan dokumen terkait dengan data Nasabah dan/atau WIC yaitu paling
 kurang 5 (lima) tahun sejak
 1. Berakhirnya hubungan usaha atau transaksi dengan Nasabah atau WIC; dan
 2. Ditemukannya ketidaksesuaian transaksi dengan tujuan ekonomis dan/atau tujuan usaha.

 Selain itu, Bank Mandiri juga melakukan penatausahaan dokumen Nasabah atau WIC yang terkait dengan transaksi
 keuangan dengan jangka waktu mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.




84     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 85
Etika Bisnis




     Annual Independent Assessment of Monitoring Procedures
     Bank Mandiri memiliki sistem pengendalian intern yang independen untuk menilai efektivitas penerapan program APU,
     PPT, dan PPPSPM. Proses ini mencakup:
     a. Evaluasi atas kebijakan, prosedur, dan sistem untuk mendeteksi serta mencegah TPPU, TPPT, dan/atau PPPSPM.
     b. Penilaian efektivitas operasional pemantauan yang telah dijalankan.
     c. Kepatuhan terhadap peraturan terkait APU, PPT, dan PPPSPM, melalui audit internal/eksternal, control testing,
        dan self-assessment.

     Selama tahun 2024, tidak terdapat temuan yang bersifat signifikan pada pemeriksaan/evaluasi/reviu yang dilakukan
     oleh internal maupun eksternal atas penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM yang antara lain berfokus pada
     proses KYC dan pelaporan. Adapun terhadap seluruh rekomendasi perbaikan atau penyempurnaan atas temuan/
     hasil pemeriksaan/evaluasi/reviu akan ditindaklanjuti sesuai dengan komitmen dan jangka waktu yang disepakati.




Tata Kelola Perpajakan
Sebagai wajib pajak badan dalam negeri, Bank Mandiri                untuk menerapkan strategi pajak adalah Direktur
berhak mendapatkan insentif dari pemerintah berupa                  Keuangan.
keringanan pajak. Hak ini sesuai dengan ketentuan Pasal 17       2. Pendekatan terhadap pajak ditanamkan dalam
ayat (2b) UU No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan             perusahaan melalui tersedianya Standar Prosedur
sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan             Perpajakan, mengembangkan sistem aplikasi yang
UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan                     tertanam (embedded) pada proses perpajakan, dan
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun                    peningkatan kesadaran perpajakan melalui sarana
2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, yaitu               pelatihan dan sosialisasi.
berbentuk perseroan terbuka dengan jumlah keseluruhan            3. Mengidentifikasi, mengelola, dan memantau risiko pajak
saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek di                melalui pemantauan dan rekonsiliasi berkesinambungan
Indonesia paling sedikit 40%, dan memenuhi persyaratan              yang dilakukan oleh Accounting Group dan unit kerja
tertentu, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah            terkait serta pemantauan dan peninjauan berkala oleh
dari tarif sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak                Senior Operational Risk (SOR), audit internal, dan audit
2024. [GRI 3-3, 207-4]                                              eksternal (Kantor Akuntan Publik).
                                                                 4. Evaluasi kepatuhan pada tata kelola pajak dan
Sesuai ketentuan di atas, pada tahun 2024, Bank                     pengontrolannya dilakukan dengan cara melakukan
Mandiri mendapatkan penurunan tarif pajak sebesar 3%,               pengawasan secara kontinu oleh Accounting Group
sehingga tarif pajak yang digunakan dalam perhitungan               dan unit kerja terkait serta pemantauan dan evaluasi
PPh Badan adalah 19%. Dengan adanya insentif pajak ini,             berkala oleh SOR dan audit internal. Bank Mandiri
pada tahun pelaporan Bank Mandiri menyetorkan pajak                 tidak menggunakan jasa penjamin dalam pengontrolan
sebesar Rp9.743 miliar kepada pemerintah. Bank Mandiri              pajak.
berkomitmen untuk mematuhi regulasi perpajakan yang
berlaku di seluruh yurisdiksi operasionalnya dan memastikan      Bank Mandiri secara rutin melaporkan informasi bisnis,
pengelolaan pajak yang efisien serta transparan. [GRI 3-3,       keuangan, dan pajak utama di setiap yurisdiksi tempat
201-4]                                                           entitas terkait beroperasi, termasuk Indonesia dan beberapa
                                                                 cabang luar negeri, untuk memastikan transparansi dan
Pendekatan Bank Mandiri terhadap pajak dilandaskan pada          kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pemangku
kepatuhan terhadap seluruh peraturan perpajakan yang             kepentingan utama dalam aspek perpajakan bagi Bank
berlaku. Bank Mandiri telah mengembangkan kebijakan              Mandiri adalah pemerintah melalui kantor pajak. Oleh
dan strategi pajak yang disetujui serta ditinjau oleh Direktur   karena itu, Bank Mandiri selalu menjaga hubungan baik
Keuangan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan.                  dengan otoritas perpajakan, tetapi tidak terlibat dalam
Strategi ini ditinjau secara tahunan oleh Direktur Keuangan      advokasi kebijakan publik terkait perpajakan atau upaya
untuk memastikan kesesuaian dan efektivitasnya. [GRI 207-1]      lain untuk memengaruhi keputusan otoritas perpajakan.
                                                                 Bank Mandiri mematuhi seluruh peraturan perundangan
Dalam pelaksanaan tata kelola dan pengontrolan pajak,            yang ditetapkan oleh otoritas perpajakan. Bank Mandiri
Bank Mandiri telah menetapkan proses yang komprehensif           beroperasi hanya di Indonesia dengan beberapa cabang
dan terstruktur, seperti: [GRI 207-2]                            di luar negeri sehingga pelaporan pajak dilakukan hanya di
1. Badan tata kelola (eksekutif) yang bertanggung jawab          Indonesia. [GRI 207-3, 207-4]




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       85
Page 86
         Komitmen dan Tata Kelola
              Keberlanjutan                                      Tata Kelola Perseroan                         Tata Kelola LST




Keterlibatan Politik dan Lobi
Bank Mandiri memiliki kebijakan yang jelas mengenai                   politik dan/atau pengeluaran untuk kegiatan lobi sesuai
keterlibatan politik dengan mengedepankan prinsip                     dengan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.
netralitas dan independensi. Dalam menjalankan kegiatan
operasionalnya, Bank Mandiri tidak mendukung atau                     Bank Mandiri secara tegas tidak terlibat dalam kegiatan
berafiliasi dengan partai politik mana pun, baik secara               lobi politik ataupun mengeluarkan dana untuk mendukung
langsung maupun tidak langsung. Selain itu, setiap pegawai            kepentingan politik. Pengeluaran perusahaan hanya
dilarang untuk menggunakan sumber daya perusahaan                     dialokasikan untuk kegiatan bisnis yang sah dan sesuai
untuk kepentingan politik. Bank Mandiri memantau dengan               dengan regulasi yang berlaku. Setiap aktivitas yang
ketat segala bentuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan              berhubungan dengan pejabat publik atau institusi
konflik kepentingan dengan prinsip-prinsip netralitas politik         pemerintahan dilakukan secara transparan dan dengan
yang telah ditetapkan. Kebijakan ini telah disetujui oleh tata        kepatuhan penuh terhadap peraturan perundang-
kelola tertinggi dan sejalan dengan komitmen Bank Mandiri             undangan. Seluruh pengeluaran perusahaan dipantau
dalam menjaga integritas dan profesionalisme di seluruh               secara berkala untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan
aspek bisnisnya. Bank Mandiri juga berkomitmen untuk                  dana perusahaan untuk kepentingan politik.
secara transparan mengungkapkan setiap sumbangan


                                                Uraian                                                            2024

 Lobi, representasi kepentingan, dsb                                                                                -

 Kegiatan kampanye dan kandidat/organisasi politik lokal, regional, dan nasional                                    -

 Asosiasi dagang/kelompok bebas pajak                                                                               -

 Pengeluaran lainnya (misalnya pengeluaran untuk perhitungan suara pemilihan atau referendum)                       -




Tanggung Jawab Pemasok
Kebijakan Antikorupsi bagi Pemasok
Seluruh pemasok Bank Mandiri diwajibkan memiliki                      3. Pernyataan Kesanggupan Memenuhi Etika Pengadaan
kebijakan dan program antikorupsi sebagai bagian dari                    saat proses pengadaan bagi seluruh penyedia barang
proses verifikasi kepatuhan terhadap prinsip-prinsip                     dan jasa yang diundang.
antikorupsi, anti-fraud, dan antigratifikasi. Langkah                 4. Pengaturan antipenyuapan dan antikorupsi dalam
tersebut menjadi cerminan Komitmen Bank Mandiri terkait                  kontrak/ikatan kerja.
antipenyuapan dan antikorupsi dan memastikan komitmen                 5. Sosialisasi terkait gratifikasi, minimal sekali per tahun,
terhadap kebijakan antipenyuapan dan antikorupsi                         melalui acara pertemuan dengan para vendor.
dikomunikasikan dan diterapkan secara komprehensif
kepada seluruh mitra bisnis dan pemasok. Untuk                        Selama periode pelaporan, seluruh mitra bisnis di berbagai
memperkuat kebijakan antikorupsi dan anti-fraud, Bank                 wilayah (100%) telah mendapatkan sosialisasi melalui
Mandiri telah menerapkan sejumlah inisiatif strategis untuk           kebijakan yang relevan. Sebagai bagian dari penerapan
memastikan kepatuhan mitra bisnis terhadap standar etika              integritas bisnis, Bank Mandiri telah mendapatkan Sertifikat
yang tinggi, termasuk langkah-langkah berikut:                        ISO 37001:2016 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan
1. Larangan kepada mitra bisnis untuk memberikan                      di lingkup Procurement & Vendor Management. [GRI 205-2]
    gratifikasi pada situs web pengadaan Bank Mandiri
    (https://procurement.bankmandiri.co.id/).
2. Kewajiban bagi seluruh mitra bisnis untuk
    menandatangani Pakta Integritas.




   86       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 87
Etika Bisnis




Kebijakan Lingkungan dan Sosial Pemasok
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola             lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
yang baik dan transparansi, proses pengadaan barang           undangan yang berlaku sebagai bagian dari upaya
dan jasa di Bank Mandiri mengikuti Standar Prosedur           perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Selain
Operasional (SPO) dan Petunjuk Teknis Operasional             itu, kebijakan juga mengatur persyaratan terkait produk,
(PTO) pengadaan, yang mengharuskan kepatuhan pada             termasuk penggunaan bahan yang ramah lingkungan serta
peraturan perundangan, termasuk di cabang luar negeri.        penerapan prinsip keberlanjutan dengan terus berupaya
Dokumen ini menyediakan pedoman lengkap untuk                 mengurangi dampak lingkungan, terutama dalam hal
memudahkan dan menyeragamkan proses pengadaan,                efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon dari kegiatan
memperjelas tanggung jawab, serta memperkuat fungsi           operasional.
kontrol. Pengadaan yang sistematis ini dirancang untuk
mencegah penyalahgunaan wewenang, kolusi, dan                 Lebih lanjut, pemasok wajib menjamin hak-hak
konflik kepentingan. Selain itu, pihak yang terlibat wajib    tenaga kerja, termasuk kepatuhan terhadap standar
menghindari korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi       ketenagakerjaan, pencegahan kerja paksa dan pekerja
dalam bentuk apa pun. [GRI 3-3, 204-1]                        anak, serta perlindungan terhadap diskriminasi dalam
                                                              segala bentuknya. Pemasok juga harus memastikan
Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs)           pemenuhan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi
Tujuan 12 tentang Produksi dan Konsumsi yang                  seluruh pekerjanya sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Bertanggung Jawab, Bank Mandiri mendorong pemasok
untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dan setiap aspek       Bank Mandiri bekerja sama dengan pemasok untuk
LST dalam bisnis mereka. Bank Mandiri mengacu pada            meningkatkan kinerja lingkungan mereka melalui program
ISO 20400:2017 untuk mengintegrasikan pengadaan               pelatihan berkelanjutan yang berfokus pada pengurangan
berkelanjutan, serta berkomitmen mencapai Net Zero            emisi karbon. Sebagai bagian dari upaya ini, Bank Mandiri
Emission (NZE) in Operations by 2030 melalui pengadaan        secara rutin mengadakan vendor meeting, salah satunya
berkelanjutan.                                                bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada
                                                              mitra pemasok terkait aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata
Dalam implementasi pengadaan berkelanjutan, Bank              Kelola (LST) serta keterkaitannya dengan operasional bisnis
Mandiri menetapkan kriteria lingkungan dan sosial dalam       mereka.
proses pengadaan untuk memastikan kepatuhan terhadap
prinsip keberlanjutan. Kriteria ini mencakup pemenuhan izin




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       87
Page 88
Keberlanjutan di
Bank Mandiri
 90 Manajemen Perubahan Iklim
      • Tata Kelola Perubahan Iklim
      • Strategi Perubahan Iklim
      • Manajemen Risiko Perubahan Iklim
      • Produk dan Layanan yang Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim


111 Strategi Keberlanjutan
      • Pilar Strategi Keberlanjutan
      • Penguatan Enabler untuk Mengukuhkan Visi dan Komitmen Keberlanjutan


113 Perjalanan Keberlanjutan

114 Budaya Keberlanjutan
      • Pembentukan ESG Group dan Culture Squad
      • Mandirian Ber-Nyali (Bergerak Nyata untuk Lingkungan)


116 Pelibatan Pemangku Kepentingan

118 Penilaian Materialitas
      • Proses Penilaian Materialitas
      • Manajemen Topik Material Prioritas
      • Manajemen Topik yang Berdampak Terhadap Pemangku Kepentingan Eksternal


123 Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan




88   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 89
Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   89
Page 90
     Keberlanjutan di Bank                           Manajemen                  Strategi          Perjalanan          Budaya
            Mandiri                                  Perubahan Iklim            Keberlanjutan     Keberlanjutan       Keberlanjutan




 Manajemen Perubahan Iklim
Perubahan iklim membawa berbagai tantangan signifikan                    nasabah. Sementara itu, risiko transisi terkait dengan
bagi industri perbankan yang berpotensi memengaruhi                      perubahan kebijakan, regulasi, dan preferensi pasar yang
portofolio pembiayaan dan stabilitas keuangan. Risiko                    dapat memengaruhi sektor-sektor tertentu dalam portofolio
iklim dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu risiko              pembiayaan. Dalam pelaporan manajemen perubahan
fisik dan risiko transisi. Risiko fisik mencakup dampak                  iklim ini, Bank Mandiri menerapkan kerangka Task Force
langsung dari perubahan iklim, seperti bencana alam yang                 on Climate-Related Financial Disclosures (TCFD).
dapat merusak aset atau mengganggu operasional bisnis



Tata Kelola Perubahan Iklim
Struktur tata kelola perubahan iklim di Bank Mandiri terus               pelaporan kepada RMC serta KPR. Laporan ESG Unit
berkembang seiring dengan peningkatan pemahaman                          disampaikan secara berkala kepada Direksi dan Dewan
terkait risiko iklim dan kemajuan pencapaian target emisi                Komisaris. Selain itu, Direksi secara aktif terlibat dalam
nol bersih (NZE). Direksi memegang peran tertinggi                       risiko iklim, berpartisipasi dalam diskusi tentang perubahan
dalam pengelolaan risiko dan peluang perubahan iklim,                    iklim dan isu-isu LST, termasuk keterlibatan dalam Climate
termasuk memantau pelaksanaan target NZE in Operations                   Risk Stress Testing (CRST). [FN-CB-550a.2.]
pada tahun 2030. Risk Management Committee (RMC)
melaksanakan pengelolaan risiko dan peluang terkait                      Sepanjang tahun 2024, RMC telah menjalankan tugas,
perubahan iklim melalui Surat Keputusan Direksi No. KEP.                 tanggung jawab, dan wewenangnya dengan melaksanakan
DIR/028/2024 tentang Risk Management Committee                           pengambilan keputusan, termasuk yang terkait dengan isu
(RMC). Pemantauan risiko iklim dilakukan oleh Direksi                    iklim, bersama seluruh anggota mencakup update realisasi
melalui medium rapat Direksi, RMC, dan ESG Forum                         pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan          Berkelanjutan
yang diadakan minimal enam kali setahun. Sementara                       (RAKB) periode Januari hingga April 2024 dan persetujuan
itu, pengawasan oleh Dewan Komisaris dilakukan melalui                   Sustainable Finance Framework (SFF) dan Transition
Komite Pemantau Risiko (KPR).                                            Finance Framework (TFF).

Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris dan Direksi                        Selain itu, secara khusus Bank Mandiri juga telah
mendelegasikan tanggung jawab pengelolaan risiko                         mengadakan rapat terkait CRST dalam beberapa forum
dan peluang perubahan iklim kepada ESG Unit, dengan                      dengan rincian sebagai berikut:
pengawasan langsung oleh Wakil Direktur Utama dan

        Tanggal                              Topik Rapat                                               Peserta
     11 Juni 2024       Steering Committee CRST                                    • Wakil Direktur Utama
                        • Latar Belakang dan Cakupan                               • Direktur Manajemen Risiko
                        • Dampak dari CRST (Risiko Kredit, Pasar, dan              • Credit Portfolio Risk
                           Operasional)                                            • Environmental, Social & Governance
                        • Progres CRST                                             • Market Risk
                                                                                   • Operational Risk
                                                                                   • Strategy & Performance Management
      24 Juli 2024      Steering Committee CRST                                    • Wakil Direktur Utama
                        • Integrasi Risiko Iklim (Kredit, Pasar, Operasional,      • Direktur Manajemen Risiko
                           Likuiditas)                                             • Credit Portfolio Risk
                        • Financed emissions                                       • Environmental, Social & Governance
                                                                                   • Market Risk
                                                                                   • Operational Risk
                                                                                   • Strategy & Performance Management
                                                                                   • Credit Risk Taking Unit
      29 Juli 2024      Steering Committee CRST                                    • Wakil Direktur
                        • Hasil CRST                                               • Direktur Manajemen Risiko
                                                                                   • Credit Portfolio Risk
                                                                                   • Environmental, Social & Governance
                                                                                   • Market Risk
                                                                                   • Operational Risk
                                                                                   • Strategy & Performance Management
                                                                                   • Credit Risk Taking Unit
 Mingguan (Maret 2024 - Pertemuan Mingguan CRST Project                            • Credit Portfolio Risk
    Desember 2024)                                                                 • Environmental, Social & Governance
                                                                                   • Market Risk
                                                                                   • Operational Risk
                                                                                   • Strategy & Performance Management



   90      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                Laporan Keberlanjutan 2024
Page 91
 Pelibatan Pemangku                  Penilaian                   Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                         Materialitas                Pembangunan Berkelanjutan




Strategi Perubahan Iklim
Sebagai bagian dari komitmen untuk memitigasi perubahan             perubahan iklim, termasuk pemodelan skenario atau
iklim, Bank Mandiri mendukung Perjanjian Paris serta                analisis sensitivitas di seluruh operasinya. Sebagai bagian
Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC)                  dari upaya ini, Bank Mandiri menerapkan scenario modelling
Indonesia. Bank Mandiri bertekad untuk menekan emisi                atau sensitivity analysis dengan mengacu pada Network for
karbon dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan                 Greening the Financial System (NGFS).
global untuk membatasi kenaikan suhu hingga 1,5°C,
dengan target mencapai emisi nol bersih (NZE) dalam                 Bank Mandiri telah melakukan penilaian ketahanan iklim
operasionalnya pada 2030.                                           yang komprehensif untuk memastikan bahwa strategi dan
                                                                    model bisnis perusahaan dapat menghadapi perubahan,
Strategi Bank Mandiri dalam menghadapi perubahan iklim              perkembangan, dan ketidakpastian terkait iklim. Penilaian
mencakup tiga pendekatan utama, yaitu mengurangi emisi              ini dilakukan dengan mempertimbangkan risiko dan
gas rumah kaca (GRK) dari operasional, menyediakan                  peluang yang diidentifikasi terkait dengan perubahan iklim.
pembiayaan untuk membantu nasabah bertransisi menuju                Bank Mandiri menggunakan analisis skenario terkait iklim
NZE, dan mendorong inisiatif penurunan emisi GRK melalui            yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi perusahaan
offset karbon dengan berpartisipasi dalam pasar karbon              untuk menilai ketahanan iklimnya, yang memungkinkan
atau kegiatan aksi mitigasi perubahan iklim. Bank Mandiri           penyesuaian langkah-langkah strategis berdasarkan
melakukan penilaian materialitas yang komprehensif                  temuan tersebut.
terhadap risiko bisnis secara grup yang terkait dengan




                                        Analisis Skenario

    Pengukuran dan             Penetapan               Membangun                 Mengambil
    Pengungkapan                 Target                 Strategi                  Tindakan
                                                                                                       Net Zero Emission
                                                                                                           pada 2060
                                                                                                       (atau lebih cepat)



    Sebagai bagian dari strategi perubahan iklim dan mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, Bank Mandiri tengah
    menyusun rencana transisi yang lebih terintegrasi dan strategis. Rencana ini mencakup persiapan strategi untuk mengatasi
       dampak yang mungkin timbul. Selain itu, Bank Mandiri juga akan melakukan tinjauan dan iterasi secara reguler untuk
                                       memastikan rencana transisi berjalan dengan lancar.




Climate Risk Stress Testing
Kolaborasi dengan pembuat kebijakan, dalam hal ini                  yang mencakup 54,09% dari portofolio sesuai dengan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merupakan salah satu                  ketentuan OJK yaitu untuk Bank KBMI 3 dan 4 melakukan
pendorong utama dalam strategi iklim Bank Mandiri.                  perhitungan Pilot Project CRST 2024 dengan cakupan 50%
Sebagai anggota Task Force on Climate-Related Financial             dari total portofolio berdasarkan sektor prioritas dengan
Risk, Bank Mandiri berpartisipasi dalam Pilot Project               menggunakan skenario banjir dan kebakaran hutan untuk
Climate Risk Management & Scenario Analysis.                        risiko fisik dan skenario iklim yang disusun oleh Network
                                                                    for Greening the Financial System (NGFS), yang mencakup
Analisis CRST Bank Mandiri pada Pilot Project Climate               skenario Current Policies, Delayed Transition, dan Net Zero
Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) OJK 2024                 2050 untuk risiko transisi.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        91
Page 92
                Keberlanjutan di Bank                                 Manajemen            Strategi            Perjalanan        Budaya
                       Mandiri                                        Perubahan Iklim      Keberlanjutan       Keberlanjutan     Keberlanjutan




                                                                      Skenario Iklim NGFS



                                                                                          1. Current Policies
                    Disorderly                                         Too little,
  High




                                                                        too late             Mengasumsikan kebijakan iklim saat ini tidak
                                                                                             berubah sehingga risiko fisik meningkat seiring
                                                                                             dengan kenaikan suhu global di atas 1,5°C atau
                                                                                             2°C, sedangkan risiko transisi tetap rendah
                                    Delayed                                                  karena minimnya perubahan dalam kebijakan
                                   Transition
                                                                                             dan teknologi.
  Transition risk




                                                                                          2. Delayed Transition
                                                                                             Diasumsikan bahwa emisi tahunan tidak akan
                     Net Zero                                                                berkurang hingga tahun 2030. Namun, setelah
                       2050
                      (1,5oC)
                                                                                             itu kebijakan yang lebih ketat akan diterapkan
                                                                                             untuk membatasi pemanasan global hingga
                                                                         Current
                                                                                             2°C dan mengendalikan pembuangan CO2.
                                                                         Policies

                                                                                          3. Net Zero 2050
                    Orderly
  Low




                                                                Hot house world              Mengasumsikan langkah agresif diambil
                                                                                             untuk mencapai target emisi nol bersih pada
                    Low                         Physical risk                  High          2050, dengan kebijakan ketat dan perubahan
                                                                                             ekonomi yang cepat untuk membatasi kenaikan
                                                                                             suhu global di bawah 1,5°C.




Bank Mandiri telah melakukan analisis skenario iklim                                  Transportasi dan Pergudangan; (6) Industri Pengolahan;
yang mencakup 8 sektor yang menyumbang 54,09%                                         (7) Kepemilikan Properti dan Kredit Konsumen; dan (8)
dari total portofolio pembiayaan. Sektor-sektor tersebut                              Perdagangan.
terdiri dari (1) Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; (2)
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin;                              Adapun rincian share berdasarkan sektor dapat dilihat
(3) Pertambangan dan Penggalian; (4) Konstruksi; (5)                                  pada diagram berikut:




                                                                   Overview Portofolio CRST


                                           Pertanian, Kehutanan,                              Perdagangan
                                                   dan Perikanan

                                                                                                     Kepemilikan Properti dan
                                                                                                     Kredit Konsumen




                      Pertambangan dan Penggalian
                                                                                                           Industri Pengolahan


                          Pengadaan Listrik, Gas, Uap/
                           Air Panas, dan Udara Dingin


                                                         Konstruksi                             Transportasi dan
                                                                                                Pergudangan




   92                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 93
 Pelibatan Pemangku                                                   Penilaian                Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                                                          Materialitas             Pembangunan Berkelanjutan




Gambaran umum transmisi untuk risiko keuangan terkait perubahan iklim pada kinerja keuangan bank, yaitu:


                                                                                                                                                                           Probability of
                                                                                 Level Makro                                                                               default (PD)

              Perubahan                                                    • Target penurunan
                                                                                                                                                                           Loss Given
             kebijakan dan                                                   emisi karbon
                hukum                                                                                                                                                      Default (LGD)
                                                                           • Pendapatan karbon




                                                                                                                                                       Risiko Kredit
                                                                           • Pajak karbon
                                                                           • Nilai tukar                                                                                   Expected
                                                                                                                                                                           Credit Loss
                                                                           • Pergeseran harga
                                                                                                                                                                           (ECL)/CKPN
                                                                             komoditas
                                                                           • Inflasi
                                                                                                                                                                           Non-
                                                                           • Dan lain sebagainya
                                                                                                                                                                           Performing
               Perubahan                                                                                                                                                   Loan (NPL)
  Risiko
                teknologi
 Transisi
                                                                                 Level Mikro
                                                                                                                                                                           Rating Surat




                                                                                                                                                      Risiko Pasar
                                                                           Debitur                                                                                         Berharga
                                                                           • Stranded asset
                                                                           • Perubahan Capital
                                                                                                                                                                           Yield Surat
                                                                             Expenditure (Capex)                                                                           Berharga
                                                                           • Peningkatan                 Laporan Laba Rugi/Neraca/Arus Kas Debitur




                                                                                                                                                                                                                                      Modal
                                                                                                                                                                                            Laporan Laba Rugi/Neraca/Arus Kas Bank
                               Dampak pada ekonomi dan debitur bank




                                                                             Operational
               Perubahan
                sentimen                                                     Expenditure (Opex)                                                                            • Stranded
                  pasar                                                    • Biaya karbon                                                                                    asset Bank
                                                                           • Perubahan                                                                                       dan Capex
                                                                             pendapatan                                                                                    • Peningkatan
                                                                                                                                                                             Opex
                                                                                                                                                      Risiko Operasional


                                                                           • Dan lain sebagainya
                                                                                                                                                                           • Biaya
                                                                                                                                                                             karbon




                                                                                                                                                                                                                                      CAR
                  Akut                                                                                                                                                     • Kerusakan
                                                                                 Level Makro
                                                                                                                                                                             aset
             1. Gelombang                                                                                                                                                  • Penurunan
                                                                           • Pengeluaran
                panas                                                                                                                                                        nilai aset
                                                                             pemerintah
             2. Banjir                                                                                                                                                     • Peningkatan
                                                                           • Inflasi
             3. Kebakaran                                                                                                                                                    biaya
                                                                           • Nilai tukar                                                                                     operasional                                              ATMR
                hutan
                                                                           • Neraca perdagangan
             4. Badai (angin
                                                                           • Tingkat
                topan,
                                                                             pengangguran
                siklon, dan
                                                                           • Produktivitas tenaga
                topan serta
                                                                             kerja
                curah hujan
                ekstrem)
  Risiko
   Fisik
                                                                                 Level Mikro

                 Kronis                                                    Debitur Korporasi                                                                    Risiko Lain-lain
                                                                           • Kerusakan aset                                                                    (Risiko likuiditas,
             1. Peningkatan                                                                                                                                         stratejik,
                                                                           • Penurunan nilai aset
                permukaan                                                                                                                                           reputasi,
                                                                           • Penurunan produksi                                                                   kepatuhan)
                laut                                                       • Peningkatan biaya
             2. Kenaikan                                                     operasional
                suhu rata-                                                 • Perubahan
                rata                                                         pendapatan
             3. Pengasaman                                                 Debitur Perorangan
                laut                                                       • Kerusakan aset
                                                                           • Penurunan nilai aset




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   93
Page 94
     Keberlanjutan di Bank                           Manajemen          Strategi            Perjalanan          Budaya
            Mandiri                                  Perubahan Iklim    Keberlanjutan       Keberlanjutan       Keberlanjutan




Analisis Skenario Risiko Fisik
Berdasarkan panduan CRMS 2024 OJK, Bank Mandiri                    kategori risiko, mencakup informasi seperti kota, provinsi,
telah menganalisis risiko fisik dan memproyeksikan                 kode pos, nilai aset, dan pendapatan tahunan bersih.
dampak kerusakan akibat banjir dan kebakaran hutan                 Data dari BNPB 2023 diperoleh melalui OJK digunakan
terhadap portofolio aset bank. Bank Mandiri menggunakan            untuk mengategorikan risiko kebakaran hutan dan banjir di
skenario Representative Concentration Pathway (RCP)                tingkat kabupaten/kota, dengan klasifikasi tinggi, sedang,
8.5 untuk menilai dampak perubahan iklim terhadap aset             dan rendah. Selanjutnya, analisis dari Moody’s Climate on
dan operasinya. RCP 8.5 mencerminkan skenario emisi                Demand menjadi dasar pemodelan risiko iklim. Proyeksi
tinggi tanpa upaya mitigasi signifikan, di mana emisi terus        skenario RCP 8.5 juga digunakan untuk menilai dampak
meningkat, menyebabkan pemanasan global yang cepat                 emisi gas rumah kaca yang tinggi, mendukung evaluasi
dan risiko besar bagi ekosistem dan infrastruktur. Skenario        risiko fisik di masa depan. Perhitungan kerugian operasional
ini memproyeksikan kenaikan suhu hingga 4,2°C pada                 difokuskan pada fasilitas yang masuk dalam kategori risiko
akhir abad ini, dengan kisaran antara 3,7°C hingga 5,0°C.          tinggi. Untuk fasilitas dengan pendapatan negatif, kerugian
                                                                   dibatasi pada nol, dan kerugian nilai aset untuk aset yang
Bank Mandiri juga telah melakukan identifikasi dampak              disewa juga dianggap nol.
transmisi risiko fisik banjir serta kebakaran hutan dan lahan
terhadap risiko kredit serta risiko operasional. Proses analisis
dimulai dengan mengumpulkan data lokasi dan pemetaan



Skenario Banjir
Berdasarkan hasil penilaian, Bank Mandiri telah
mengidentifikasi proporsi risiko banjir yang dihadapi oleh             Distribusi Risiko Gedung Kantor Bank
masing-masing aktivitas perusahaan berdasarkan risiko                  Mandiri pada Skenario Banjir
banjir berdasarkan hazard score yang dihasilkan oleh
Moody’s Climate on Demand.
                                                                          Red Flag
Hasil identifikasi untuk skenario Banjir menunjukkan                       High
distribusi risiko untuk Gedung Kantor (yang mencakup                      Medium
diantaranya Kantor Cabang, Kantor Fungsional, Kantor                      Low
Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang Pembantu) untuk
kategori Red Flag sebesar 10%, High Risk sebesar 32%,
Medium Risk sebesar 11% dan Low Risk sebesar 47%.


Adapun peta indeks risiko banjir mengacu pada Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2023:




        High
        Medium
        Low




   94         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 95
 Pelibatan Pemangku                       Penilaian                      Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                              Materialitas                   Pembangunan Berkelanjutan




 No                         Kabupaten/Kota                                                               Risk Class

  1   Bandung Barat, Jawa Barat                                                High Risk (Rawan Banjir)
  2   Cirebon, Jawa Barat                                                      High Risk (Rawan Banjir)
  3   Luwu, Sulawesi Selatan                                                   Medium Risk (Waspada Banjir)
  4   Garut, Jawa Barat                                                        Medium Risk (Waspada Banjir)
  5   Lembata, NTT                                                             Low Risk (Aman Banjir)
  6   Flores Timur, NTT                                                        Low Risk (Aman Banjir)

      Dan seterusnya.


Bank Mandiri juga melakukan analisis skenario untuk skenario risiko fisik dan memprediksi sejauh mana kerusakan yang
dapat ditimbulkan oleh banjir terhadap portofolio retail mortgage kami. Kami menerapkan climate scalar OJK yang dapat
mempengaruhi yang dapat mempengaruhi nilai LGD (Loss Given Default) dan nilai agunan.

Selanjutnya, Bank Mandiri telah menghitung perubahan nilai agunan akibat risiko banjir di masing-masing provinsi. Hasil
disajikan secara average melalui peta sebaran berikut ini:



                           Persentase Perubahan Nilai Agunan Akibat Risiko Banjir
                                     Berdasarkan Provinsi Tahun 2024



                                                         Kalimantan Barat:                               Sulawesi Tengah:
                                                         -3,66%                                          0,00%
                                                                                                         Sulawesi Utara:          Papua Barat:
                                                             Kalimantan Tengah:
                                                                                                         -3,48%                        -4,23%
            Aceh: -3,83%                                     -4,15%
                                                                        Kalimantan Utara:                Gorontalo: -4,18%
                   Sumatera Utara:
                                                                        -1,29%
                   -3,48%
                                                                                                                 Maluku Utara:
                           Riau: -4,07%                                                                          -3,93%
                                                                              Kalimantan Timur:
                                                                              -3,83%                             Maluku: -2,03%


                                 Jambi:                                                                                            Papua:
                                 -4,04%                   Sulawesi Barat:
                                                                 -0,34%                                                            -2,98%
 Sumatera Barat:                                                                             Sulawesi
 -3,83%                                                                                      Tenggara:
                                                                                             -0,68%
                                     Kep. Bangka
      Bengkulu: -3,97%               Belitung:                                              Sulawesi Selatan:
                                     -4,01%                Kalimantan                       -0,03%
                                                           Selatan: -4,33%
       Sumatera Selatan:
                 -4,17%
            Lampung: -4,00%                                                                                Nusa Tenggara
                                      DKI Jakarta:
                                                                                                           Timur: -0,98%
                                      -4,75%                    Jawa Timur:
                                     Jawa Barat:                -3,99%                        Nusa Tenggara
                                     -2,45%                                                   Barat: -3,42%
                                                            Jawa Tengah:
                                                            -3,32%
                                  DI Yogyakarta:
                                         -2,67%




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             95
Page 96
      Keberlanjutan di Bank                     Manajemen            Strategi            Perjalanan         Budaya
             Mandiri                            Perubahan Iklim      Keberlanjutan       Keberlanjutan      Keberlanjutan




Skenario Kebakaran Hutan dan Lahan
Berdasarkan hazard score yang dihasilkan oleh Moody’s
Climate on Demand, hasil identifikasi untuk skenario               Distribusi Risiko Gedung Kantor Bank Mandiri
Kebakaran Hutan menunjukkan distribusi risiko pada                 pada Skenario Kebakaran Hutan
Gedung Kantor (termasuk Kantor Cabang, Kantor
Fungsional, Kantor Pusat, Kantor Wilayah, dan Kantor                  High
Cabang Pembantu) dengan High Risk sebesar 9%,
                                                                      Medium
Medium Risk sebesar 70%, dan Low Risk sebesar 21%.
Adapun tidak terdapat paparan risiko yang termasuk dalam              Low
kategori Red Flag.




Adapun peta indeks risiko kebakaran hutan dan lahan mengacu pada Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2023:




          High

          Medium

          Low




 No                         Kabupaten/Kota                                              Risk Class

 1    Nganjuk, Jawa Timur                                          High Risk (Rawan Kebakaran Hutan)

 2    Cimahi, Jawa Barat                                           Medium Risk (Rawan Kebakaran Hutan)
 3    Jayapura, Papua                                              Low Risk (Rawan Kebakaran Hutan)
      Dan seterusnya.


Bank Mandiri juga melakukan analisis skenario untuk skenario risiko fisik dan memprediksi sejauh mana kerusakan yang dapat
ditimbulkan oleh kebakaran hutan terhadap non-retail mortgage kami. Kami menerapkan climate scalar OJK yang dapat
mempengaruhi nilai LGD (Loss Given Default) dan nilai agunan.




  96       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 97
 Pelibatan Pemangku                        Penilaian                        Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                               Materialitas                     Pembangunan Berkelanjutan




Selanjutnya, Bank Mandiri telah menghitung perubahan nilai agunan akibat risiko kebakaran hutan dan lahan di masing-masing
provinsi. Hasil disajikan secara average melalui peta sebaran berikut ini:



                      Persentase Perubahan Nilai Agunan Akibat Risiko Kebakaran Hutan
                                     Berdasarkan Provinsi Tahun 2024



                                                          Kalimantan Barat:                                     Sulawesi Tengah:
                                                          -0,07%                                                -0,02%

                                                                 Kalimantan                                     Sulawesi Utara:
                                                                 Tengah: -0,16%                                 -0,04%
               Aceh: -0,01%
                                                                             Kalimantan Utara:                  Gorontalo: -4,18%
                       Sumatra Utara:
                                                                             -0,10%
                       -0,07%

                               Riau: -0,12%                                       Kalimantan Timur:
                                                                                  -0,07%                                Maluku: -2,03%
Sumatera Barat:
        -0,02%
                                      Jambi:                                                                                               Papua:
                                      -0,06%                Sulawesi Barat:
                                                                   -0,02%                                                                  -0,02%
 Kepulauan Bangka                                                                                   Sulawesi
   Belitung: -0,04%                                                                                 Tenggara:
                                              Banten:                                               -0,39%
                                              -0,04%                                               Sulawesi
        Bengkulu: -0,13%
                                                             Kalimantan                            Selatan:
                                                             Selatan: -0,06%                       -0,15%
           Sumatra Selatan:
                    -0,05%
               Lampung: 0,00%
                                           DKI Jakarta:
                                           -0,02%                   Jawa Timur:
                                                                    -0,30%




Analisis Skenario Risiko Transisi
Dalam konteks risiko transisi, perusahaan dihadapkan pada tantangan dan peluang yang timbul akibat pajak karbon, perubahan
harga energi, pergeseran dalam campuran energi, dan adopsi teknologi hijau. Untuk menilai risiko transisi ini, Bank Mandiri
menerapkan model GCAM (Global Change Assessment Model) dan menggunakan skenario harga karbon GCAM 6.0 NGFS.


                        Ringkasan Hasil Probabilitas Gagal Bayar (PD) yang
                                Disesuaikan dengan Risiko Iklim

                                                    Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

   6,00%                                                                           6,00%




   3,00%                                                                           3,00%



   0,00%                                                                           0,00%
              2023            2024          2025          2026                                 2030                   2040                  2050


                      Current Policy (Hot Houses)                Delayed Transition (Disorderly)                 Net Zero 2050 (Orderly)




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            97
Page 98
   Keberlanjutan di Bank                           Manajemen                     Strategi              Perjalanan                Budaya
          Mandiri                                  Perubahan Iklim               Keberlanjutan         Keberlanjutan             Keberlanjutan




                                                              Konstruksi

15,00%                                                                     20,00%


10,00%
                                                                           10,00%
5,00%


0,00%                                                                        0,00%
          2023            2024            2025     2026                                  2030                2040                   2050

                   Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)             Net Zero 2050 (Orderly)




                                                     Industri Pengolahan
 6,00%                                                                       8,00%




 3,00%                                                                       4,00%




 0,00%                                                                       0,00%
          2023             2024           2025      2026                                     2030             2040                   2050

             Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)                Net Zero 2050 (Orderly)




                                                 Pertambangan dan Penggalian

 5,00%                                                                      20,00%




 3,00%                                                                      10,00%




 0,00%                                                                       0,00%
          2023             2024           2025      2026                                     2030             2040                   2050

                 Current Policy (Hot Houses)          Delayed Transition (Disorderly)               Net Zero 2050 (Orderly)




                                                 Transportasi dan Pergudangan
 4,00%                                                                       6,00%




 2,00%                                                                       3,00%




 0,00%                                                                       0,00%
          2023             2024           2025      2026                                     2030            2040                   2050


                 Current Policy (Hot Houses)          Delayed Transition (Disorderly)               Net Zero 2050 (Orderly)




98       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 99
 Pelibatan Pemangku                       Penilaian                        Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                              Materialitas                     Pembangunan Berkelanjutan




                                   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin


   4,00%                                                                         6,00%




   2,00%                                                                         3,00%




   0,00%                                                                         0,00%
             2023          2024            2025          2026                                 2030                     2040                2050


                 Current Policy (Hot Houses)              Delayed Transition (Disorderly)                     Net Zero 2050 (Orderly)




Hasil CRST
Hasil asesmen Pilot Project CRST 2024 menunjukkan                             Bank Mandiri berkomitmen untuk secara bertahap melakukan
peningkatan rasio Non-Performing Loan (NPL), terutama                         transisi pada portofolio pinjaman dengan pendekatan yang
dalam skenario Net Zero 2050 (NZE). Simulasi risiko fisik                     berkelanjutan, demi mendukung kepentingan bisnis bank
dan transisi terhadap portofolio menunjukkan bahwa Bank                       dan perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Sebagai
Mandiri berpotensi menghadapi peningkatan rasio NPL,                          perusahaan BUMN, Bank Mandiri memiliki mandat dari
di mana pada periode 2025–2026, berdasarkan skenario                          pemerintah untuk mendukung perekonomian nasional, yang
Current Policy, rasio NPL dapat mencapai level 1,2%.                          selaras dengan rencana transisi menuju ekonomi rendah
                                                                              karbon. Berdasarkan hasil Pilot Project Climate Risk Stress
Selain itu, sektor pengadaan listrik menjadi sorotan utama,                   Test, kami saat ini sedang menyusun rencana transisi yang
sejalan dengan komitmen Indonesia di tingkat internasional                    lebih komprehensif.
untuk mengurangi emisi dan beralih ke energi terbarukan.
Strategi yang telah diterapkan pada sektor ini menunjukkan                    Salah satu pendekatan utama yang kami terapkan adalah
risiko transisi yang lebih tinggi pada periode awal, khususnya                berkolaborasi dengan nasabah utama, terutama di sektor
dalam skenario Current Policy. Namun, dalam jangka panjang                    dengan emisi karbon tinggi, untuk memahami rencana
hingga 2050, risiko transisi diproyeksikan meningkat dalam                    transisi mereka dan membantu mengoptimalkan strategi
skenario NZE 2050, mencerminkan tantangan sekaligus                           guna mengurangi emisi serta mengelola risiko transisi. Bank
peluang dalam pengelolaan portofolio berkelanjutan.                           Mandiri telah membangun kerja sama yang erat dengan
                                                                              nasabah terkait aspek LST serta keberlanjutan, dan kami
Meskipun terdapat potensi peningkatan NPL, namun Bank                         berkomitmen untuk memperkuat dan memperluas upaya
Mandiri masih mampu menjaga rasio permodalan baik                             ini dengan memanfaatkan wawasan dari hasil Pilot Project
secara jangka pendek maupun jangka panjang di atas                            Climate Risk Stress Test.
ambang batas (threshold) regulator.



                        Ringkasan Hasil Non-Performing Loan (NPL) yang
                                Disesuaikan dengan Risiko Iklim

                                                   Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

   1,00%                                                                          1,20%

   0,70%                                                                          0,80%


   0,40%                                                                          0,40%


   0,00%                                                                          0,00%
             2023          2024            2025          2026                                     2030                  2040               2050

                     Current Policy (Hot Houses)                Delayed Transition (Disorderly)                  Net Zero 2050 (Orderly)




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        99
Page 100
  Keberlanjutan di Bank                          Manajemen                    Strategi             Perjalanan                 Budaya
         Mandiri                                 Perubahan Iklim              Keberlanjutan        Keberlanjutan              Keberlanjutan




                                                           Konstruksi
30,00%                                                                    40,00%

                                                                          30,00%
20,00%
                                                                          20,00%
10,00%
                                                                          10,00%

 0,00%                                                                     0,00%
          2023         2024           2025        2026                                     2030           2040                    2050

                 Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)            Net Zero 2050 (Orderly)


                                                   Industri Pengolahan
9,00%                                                                      9,00%

6,00%                                                                      6,00%


3,00%                                                                      3,00%


0,00%                                                                      0,00%
          2023         2024           2025        2026                                     2030           2040                    2050

                 Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)            Net Zero 2050 (Orderly)



                                               Pertambangan dan Penggalian
0,40%                                                                     40,00%

                                                                          30,00%

0,20%                                                                     20,00%

                                                                          10,00%

0,00%                                                                      0,00%
          2023         2024           2025        2026                                     2030           2040                    2050

                 Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)            Net Zero 2050 (Orderly)



                                               Transportasi dan Pergudangan
0,50%                                                                    0,50%


0,30%                                                                    0,30%


0,10%                                                                    0,10%

          2023         2024           2025        2026                                2023        2024           2025            2026
-0,10%                                                                  -0,10%
                 Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)            Net Zero 2050 (Orderly)



                               Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin
0,50%                                                                      6,00%

                                                                           4,00%
0,30%

                                                                           2,00%
0,10%

                                                                           0,00%
          2023         2024           2025        2026                                     2030           2040                    2050
-0,10%
                 Current Policy (Hot Houses)             Delayed Transition (Disorderly)            Net Zero 2050 (Orderly)




100      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 101
 Pelibatan Pemangku                    Penilaian                 Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                           Materialitas              Pembangunan Berkelanjutan




Manajemen Risiko Perubahan Iklim
Bank Mandiri memiliki proses dan kebijakan komprehensif             ini dilakukan untuk memastikan kebijakan dan pendekatan
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan                     yang digunakan tetap relevan dan efektif dibandingkan
mengendalikan risiko terkait iklim. Dalam menjalankan               dengan periode pelaporan sebelumnya.
proses ini, Perseroan menggunakan berbagai input dan
parameter, seperti data historis, proyeksi atas bencana             Bank Mandiri memasukkan hasil analisis skenario kuantitatif
(hazard) yang disebabkan oleh perubahan iklim, serta                dan kualitatif mengenai perubahan iklim ke dalam risiko
informasi yang relevan dari pihak ketiga. Selain itu, analisis      lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). Risiko LST
skenario terkait iklim digunakan untuk memberikan informasi         dikelola sebagai bagian dari risiko-risiko utama keuangan,
dalam proses identifikasi risiko, dengan mempertimbangkan           seperti risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional.
berbagai kemungkinan dampak di masa depan.                          Pengelolaan risiko LST diselenggarakan bersamaan
                                                                    dengan pengelolaan seluruh jenis risiko yang ada di Bank
Pemantauan risiko iklim dilakukan secara berkala melalui            Mandiri.
mekanisme pengawasan risiko internal. Jika terjadi
perubahan kondisi lingkungan, Bank Mandiri akan secara
aktif menyesuaikan proses pengelolaan risiko. Penyesuaian


                                                                            Bank Mandiri telah menetapkan dampak periode
                                                                            risiko iklim sebagai berikut:

                Risiko Kredit                                               • Jangka Pendek (1–5 tahun): Mencakup target
                                                                              penyelesaian rencana transisi pada tahun 2025,
                Risiko Pasar                                                  penguatan kebijakan kredit untuk sektor emisi
                                                                              tinggi, serta persiapan pencapaian emisi nol
                                                                              bersih untuk Cakupan 1 dan Cakupan 2 dengan
              Risiko Likuiditas
                                                                              strategi offsetting yang saat ini sedang dalam
                                                                              tinjauan internal.
            Risiko Operasional
                                                                             • Jangka Menengah (5–10 tahun): Mencakup
                                                       Risiko LST              perencanaan strategis untuk mengurangi
               Risiko Hukum
                                                      (perubahan               risiko terkait regulasi iklim yang berkembang,
                                                          iklim)               sambil meningkatkan upaya kami menuju nol
              Risiko Reputasi
                                                                               bersih. Inisiatif ini meliputi investasi terarah
                                                                               dalam teknologi hijau, kemitraan kolaboratif,
              Risiko Strategis                                                 dan penyesuaian praktik operasional untuk
                                                                               memenuhi standar regulasi yang baru muncul.
             Risiko Kepatuhan
                                                                             • Jangka Panjang (10–36 tahun): Mencakup
                                                                               pencapaian emisi nol bersih dalam pembiayaan
        Risiko Transaksi Intragrup
                                                                               pada tahun 2060, yang mengarahkan
                                                                               strategi untuk membangun ekonomi rendah
              Risiko Asuransi                                                  karbon melalui campuran portofolio dan
                                                                               penawaran produk hijau kepada nasabah serta
                                                                               pengembangan ekosistem hijau.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      101
Page 102
     Keberlanjutan di Bank                          Manajemen                                        Strategi          Perjalanan           Budaya
            Mandiri                                 Perubahan Iklim                                  Keberlanjutan     Keberlanjutan        Keberlanjutan




Risiko dan Peluang terkait Perubahan Iklim [GRI 201-2]
Bank Mandiri telah mengidentifikasi dan menganalisis                     Sementara itu, risiko fisik mencakup dampak langsung
dua jenis risiko utama terkait perubahan iklim, yaitu risiko             dari perubahan iklim, seperti cuaca ekstrem yang semakin
transisi dan risiko fisik. Risiko transisi berkaitan dengan              intens, yang dapat merusak infrastruktur dan mengganggu
pergeseran menuju ekonomi rendah karbon, di mana                         operasional, serta mempengaruhi sektor-sektor dalam
kebijakan iklim yang lebih ketat, seperti pengurangan emisi              portofolio pembiayaan bank. Kenaikan suhu dan permukaan
gas rumah kaca dapat mempengaruhi industri yang belum                    air laut juga dapat meningkatkan potensi kerusakan pada
beradaptasi. Selain itu, perubahan preferensi pasar dan                  aset fisik dan mempengaruhi sektor yang rentan terhadap
nasabah yang lebih mengutamakan keberlanjutan, serta                     bencana alam, seperti pertanian dan perikanan.
peralihan teknologi pada produk dengan emisi rendah,
menambah kompleksitas risiko ini.




            Kebijakan      Kepatuhan terhadap kebijakan dan                                                   Peningkatan biaya untuk mematuhi
            & Hukum        regulasi terkait risiko iklim di Indonesia.                                        kebijakan dan regulasi.


                                                                          Dampak terhadap Bank Mandiri
                                                                                                              Peningkatan biaya investasi yang
                          Peralihan teknologi pada produk
             Teknologi                                                                                        signifikan untuk penelitian dan
                          dengan emisi yang rendah.
 Risiko                                                                                                       pengembangan, serta peningkatan
Transisi                                                                                                      infrastruktur.
               Pasar      Perubahan preferensi nasabah.
                                                                                                              Penurunan pendapatan akibat
                          Publikasi negatif terkait pengelolaan                                               perubahan preferensi nasabah.
             Reputasi
                          perubahan iklim.                                                                    Peningkatan biaya litigasi.

                                                                                                              Peningkatan biaya perbaikan aset fisik
               Akut        Cuaca ekstrem.                                                                     yang rusak, gangguan pada operasi,
 Risiko                                                                                                       peningkatan biaya asuransi.
  Fisik
                           Kenaikan suhu dan permukaan air                                                    Penurunan nilai aset dan peningkatan
              Kronis
                           laut.                                                                              biaya adaptasi perubahan iklim.




  102      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 103
 Pelibatan Pemangku              Penilaian                  Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                     Materialitas               Pembangunan Berkelanjutan




                                                   Risiko Transisi

                  Kemungkinan
                                 Jangka                                Dampak                  Strategi untuk
 Jenis Risiko      Terjadinya                         Uraian
                                 Waktu                                 Finansial              Merespons Risiko
                     Risiko
 Kebijakan dan Hukum
 Kepatuhan        Mungkin       Pendek -        Pemberlakuan         Peningkatan       • Bank Mandiri menerapkan
 terhadap                       Menengah        UU No. 16/2016,      biaya               keuangan berkelanjutan sesuai
 kebijakan                                      Perpres 98/2021,     operasional         dengan POJK 51/2017 dan
 dan regulasi                                   serta POJK           (Opex) untuk        POJK 60/2017, serta telah
 terkait risiko                                 No. 51/2017          memperbarui         menyusun Rencana Aksi
 iklim di                                       dan POJK No.         kebijakan           Keuangan Berkelanjutan
 Indonesia.                                     60/2017 berpotensi   internal dan        (RAKB) 2025–2029 untuk
                                                memengaruhi          batasan risiko.     mendukung target NZE 2060
                                                operasional Bank                         atau lebih cepat.
                                                Mandiri terkait                        • Bank Mandiri menetapkan
                                                pengurangan                              tingkat risiko yang dapat
                                                emisi karbon dan                         diterima (risk appetite) dan
                                                penerapan standar                        tingkat industri (industry
                                                keberlanjutan.                           appetite) yang selaras dengan
                                                                                         aspek Lingkungan, Sosial,
                                                                                         dan Tata Kelola (LST) yang
                                                                                         dituangkan melalui Industry
                                                                                         Acceptance Criteria (IAC)
                                                                                         dalam Ketentuan Internal
                                                                                         No.B3.P1.T16.IAC. Penilaian
                                                                                         risiko dilakukan oleh setiap
                                                                                         Business Unit berdasarkan
                                                                                         Loan Portfolio Guideline,
                                                                                         yang mencakup Industry
                                                                                         Classification (IC), Industry
                                                                                         Limit (IL), Industry Acceptance
                                                                                         Criteria (IAC), serta kebijakan
                                                                                         kredit sektoral. Proses ini
                                                                                         dilanjutkan dengan pra-
                                                                                         persetujuan menggunakan
                                                                                         credit risk tools yang
                                                                                         mengintegrasikan aspek LST.
                                                                                         Untuk segmen ritel, penilaian
                                                                                         dilakukan melalui Industry
                                                                                         Acceptance Criteria (IAC)
                                                                                         dan credit risk scorecard,
                                                                                         yang disesuaikan dengan
                                                                                         kriteria risiko setiap produk,
                                                                                         memastikan pengelolaan risiko
                                                                                         yang sesuai dengan prinsip
                                                                                         keberlanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      103
Page 104
    Keberlanjutan di Bank                    Manajemen               Strategi          Perjalanan           Budaya
           Mandiri                           Perubahan Iklim         Keberlanjutan     Keberlanjutan        Keberlanjutan




                  Kemungkinan
                                    Jangka                              Dampak                 Strategi untuk
Jenis Risiko       Terjadinya                       Uraian
                                    Waktu                               Finansial             Merespons Risiko
                     Risiko
Tanggung          Mungkin         Pendek -   Risiko tuntutan          Peningkatan      • Pengukuran dan pemantauan
jawab hukum                       Menengah   hukum jika Bank          biaya              emisi karbon operasional
yang timbul                                  Mandiri tidak dapat      operasional        secara berkala untuk
sebagai                                      memenuhi kewajiban       (Opex) dari        mencapai NZE 2030.
bagian dari                                  pengurangan emisi        biaya litigasi   • Menginternalisasi budaya
implementasi                                 sesuai UU No.            yang muncul.       kerja berkelanjutan kepada
kebijakan                                    16/2016 tentang                             pegawai dan meningkatkan
terkait                                      Persetujuan Paris.                          pemahaman nasabah, vendor,
perubahan                                                                                dan pemangku kepentingan
iklim.                                                                                   melalui pelatihan, lokakarya,
                                                                                         dan FGD terkait inisiatif
                                                                                         pengurangan emisi.
Dampak        Mungkin             Menengah   Risiko yang              Penurunan        • Proses pemberian kredit, Bank
perubahan                                    diakibatkan oleh         penyaluran         Mandiri telah menerapkan
iklim dapat                                  dampak perubahan         pembiayaan         Environmental and Social
memburuk                                     iklim berpotensi         pada sektor        Risk Management (ESRM)
kondisi                                      memberikan dampak        sensitif.          mulai dari proses praseleksi
keuangan                                     negatif terhadap                            (uji kelayakan), analisis
debitur dan                                  bisnis debitur, yang                        kredit, tinjauan hukum dan
meningkatkan                                 pada gilirannya dapat                       kepatuhan, persetujuan kredit,
risiko kredit                                menimbulkan risiko                          hingga proses pemantauan.
bagi Bank                                    kredit bagi Bank                            Sistem manajemen risiko LST
Mandiri.                                     Mandiri.                                    dalam proses kredit mencakup
                                                                                         seluruh layanan kredit
                                                                                         Bank Mandiri (segmen ritel,
                                                                                         perbendaharaan, keuangan
                                                                                         korporasi, dan keuangan
                                                                                         konsumen).
                                                                                       • Kebijakan kredit Bank Mandiri
                                                                                         mengacu pada Loan Portfolio
                                                                                         Guideline (LPG), daftar
                                                                                         pengecualian, dan kebijakan
                                                                                         sektoral untuk sektor prioritas.
Teknologi
Peralihan         Mungkin         Panjang    Risiko teknologi         Peningkatan      • Bank Mandiri terus
teknologi                                    dapat berdampak          biaya modal        mengembangkan dan
pada                                         signifikan pada          (Capex) dari       mengintegrasikan solusi digital
produk                                       bisnis perusahaan,       pengadaan          yang mendukung operasional
dengan                                       termasuk biaya           teknologi          ramah lingkungan, seperti
emisi yang                                   investasi teknologi      rendah emisi.      perbankan digital, laku pandai
rendah.                                      yang tinggi serta                           (branchless banking), serta
                                             potensi penurunan                           layanan perbankan seluler.
                                             nilai aset. Selain
                                             itu, ada risiko
                                             penghentian
                                             penggunaan aset
                                             akibat tekanan
                                             untuk menggantikan
                                             layanan atau produk
                                             dengan teknologi
                                             yang memiliki emisi
                                             lebih rendah.




 104         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 105
 Pelibatan Pemangku                Penilaian                   Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                       Materialitas                Pembangunan Berkelanjutan




                   Kemungkinan
                                  Jangka                                   Dampak              Strategi untuk
 Jenis Risiko       Terjadinya                          Uraian
                                  Waktu                                    Finansial          Merespons Risiko
                      Risiko

 Pasar
 Perubahan         Mungkin       Menengah –       Risiko muncul ketika   Penurunan     • Bank Mandiri berkomitmen
 preferensi                      Panjang          nasabah beralih ke     pendapatan      mengembangkan produk
 nasabah.                                         produk dengan emisi    bank            keuangan ramah lingkungan
                                                  lebih rendah yang                      dan berkelanjutan, termasuk
                                                  dapat berdampak                        penerbitan obligasi hijau,
                                                  pada penurunan                         oblligasi berkelanjutan, dan
                                                  permintaan dan                         ESG Repo. Bank Mandiri
                                                  pendapatan                             juga mendorong pembiayaan
                                                  perusahaan.                            dalam Kategori Kegiatan
                                                                                         Usaha Berkelanjutan (KKUB),
                                                                                         mencakup portofolio hijau dan
                                                                                         sosial, termasuk kredit untuk
                                                                                         UMKM sesuai POJK 51/2017.
                                                                                       • Bank Mandiri mengakselerasi
                                                                                         digitalisasi layanan perbankan
                                                                                         untuk mempermudah akses
                                                                                         masyarakat melalui inovasi
                                                                                         digital seperti Livin’, Kopra,
                                                                                         dan Smart Branch.
 Reputasi
 Publikasi         Mungkin       Pendek –         Publikasi negatif      Peningkatan   • Meningkatkan transparansi
 negatif terkait                 Menengah         atau persepsi buruk    biaya           pelaporan keberlanjutan dan
 pengelolaan                                      terkait kegiatan       operasional     LST dengan ESG Group
 perubahan                                        Bank Mandiri dan       (Opex)          sebagai control tower yang
 iklim.                                           kepatuhan terhadap                     memastikan kepatuhan
                                                  regulasi iklim                         terhadap regulasi perubahan
                                                  dapat menurunkan                       iklim.
                                                  kepercayaan                          • Bank Mandiri meminimalkan
                                                  nasabah dan                            risiko reputasi dengan
                                                  merusak reputasi                       menganalisis pemberitaan
                                                  Bank Mandiri.                          dan opini publik bersentimen
                                                                                         negatif serta memberikan
                                                                                         tanggapan strategis dan
                                                                                         terstruktur.
                                                                                       • Panel kontrol interaktif
                                                                                         digunakan untuk memantau
                                                                                         berita dan opini di berbagai
                                                                                         platform secara langsung.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   105
Page 106
   Keberlanjutan di Bank                       Manajemen            Strategi           Perjalanan          Budaya
          Mandiri                              Perubahan Iklim      Keberlanjutan      Keberlanjutan       Keberlanjutan




                                                    Risiko Fisik

              Kemungkinan
  Jenis                        Jangka                             Dampak                  Strategi untuk
               Terjadinya                        Uraian
  Risiko                       Waktu                              Finansial              Merespons Risiko
                 Risiko
Kronis
Kenaikan  Mungkin             Panjang      Risiko yang           Peningkatan   • Melakukan Pilot Project Climate Risk
suhu dan                                   menyebabkan           loss given      Stress dan membuat watchlist untuk
permukaan                                  terganggunya          default         memantau secara berkala nasabah
air laut                                   operasional dan       (LGD) dan       yang terdampak oleh isu terkait
                                           pendapatan            penurunan       perubahan iklim.
                                           debitur di sektor-    nilai aset    • Business Continuity Management
                                           sektor high risk,                     Group telah mengimplementasikan
                                           meningkatkan                          business continuity management
                                           risiko loss given                     sesuai standar internasional ISO
                                           default (LGD), dan                    22301:2019, dan menerapkan
                                           berdampak negatif                     Business Continuity Management
                                           pada kualitas aset                    Framework untuk memastikan
                                           serta permodalan                      ketahanan organisasi melalui kesiapan
                                           Bank Mandiri.                         komponen Building, Equipment,
                                                                                 Technology, Human Resource, and
Akut
                                                                                 3rd Parties (BETH3).
Cuaca        Mungkin          Menengah Cuaca ekstrem             Peningkatan   • Bank Mandiri berkolaborasi dengan
ekstrem                                dapat mengganggu          loss given      Badan Meteorologi, Klimatologi,
                                       operasional               default         dan Geofisika (BMKG) untuk
                                       bank, merusak             (LGD) dan       memperoleh analisis iklim secara
                                       infrastruktur fisik,      penurunan       cepat serta mengintegrasikan sistem
                                       dan meningkatkan          nilai aset      peringatan dini bencana (early
                                       biaya pemulihan.                          disaster notification) yang langsung
                                       Selain itu, risiko                        disampaikan kepada anggota Crisis
                                       kredit dapat                              Management Team.
                                       meningkat                               • Bank Mandiri juga memiliki lokasi
                                       seiring gangguan                          alternatif untuk operasional unit kerja
                                       pada debitur,                             dan pusat data (data center) guna
                                       yang berpotensi                           memitigasi risiko gangguan transaksi
                                       meningkatkan loss                         nasabah serta potensi kehilangan
                                       given default (LGD)                       data akibat dampak perubahan iklim.
                                       dan memengaruhi
                                       stabilitas
                                       permodalan Bank
                                       Mandiri.



                                                          Peluang
              Kemungkinan
  Jenis                         Jangka                      Peluang​ ​
               Terjadinya                     Uraian                           Strategi untuk Merealisasi Peluang
 Peluang                        Waktu                       Finansial
                Peluang
Peningkatan Mungkin           Pendek - Diversifikasi      Peningkatan    Bank Mandiri telah menerbitkan Obligasi
diversifikasi                 Menengah portofolio         pendapatan     Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap
portofolio                             produk             dan akses      1 dengan nominal penerbitan hingga Rp5
bank                                   bank pada          modal bank     triliun, yang mengalami kelebihan permintaan
                                       obligasi hijau                    hingga 3,74 kali pada tahun 2023. Dana hasil
                                       dan produk                        penerbitan telah dialokasikan secara penuh,
                                       berkelanjutan                     dengan 69% dialokasikan ke sektor energi
                                                                         terbarukan dan 31% ke sektor pengelolaan
                                                                         sumber daya alam hayati serta penggunaan
                                                                         lahan yang berkelanjutan.



106        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 107
 Pelibatan Pemangku                           Penilaian              Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                                  Materialitas           Pembangunan Berkelanjutan




Bank Mandiri sedang mengkaji dampak finansial dari risiko                  rencana transisi terkait iklim dengan mempertimbangkan
dan peluang terkait iklim terhadap strategi dan pengambilan                asumsi utama seperti kebijakan iklim global dan
keputusan perusahaan. Saat ini, model bisnis Bank Mandiri                  perkembangan teknologi. Selain itu, Bank Mandiri telah
telah bertransisi menuju ekonomi rendah karbon melalui                     mengalokasikan sumber daya untuk mendukung strategi
peluncuran produk berbasis LST, baik dalam pendanaan                       iklim ini, dengan fokus pada investasi dalam teknologi
maupun pembiayaan. Upaya mitigasi dan adaptasi, baik                       berkelanjutan dan produk keuangan berbasis LST.
langsung maupun tidak langsung, sedang dikembangkan                        Informasi lebih lanjut mengenai kemajuan rencana ini akan
dalam rencana transisi. Bank Mandiri sedang menyusun                       diungkapkan dalam periode pelaporan mendatang.



Metrik dan Target
Bank Mandiri memiliki target jangka menengah untuk mencapai emisi nol bersih (NZE) operasional pada tahun 2030 dan
target jangka panjang untuk mencapai NZE pembiayaan pada tahun 2060, sejalan dengan komitmen global untuk membatasi
kenaikan suhu bumi hingga 1,5°C dibandingkan dengan era pra industri.



Emisi Cakupan 1 dan 2
Emisi Cakupan 1 dan 2 telah berkurang sebesar 33% terhadap baseline melalui penerapan efisiensi energi dan operasional
ramah lingkungan serta penggunaan energi terbarukan dengan panel surya. Informasi lebih lanjut terkait emisi Cakupan 1 dan
2 akan dibahas lebih lanjut pada Bab Sustainable Operation.



                                           Roadmap Penurunan Emisi Karbon Operasional


    Emisi Cakupan 1 dan 2                                                    Emisi karbon pada          Intensitas emisi per
                                                                             tahun 2024                 pegawai pada tahun 2024

                                                                                 33%                        30%
                    Cakupan 2     Realisasi
                                                                             dibandingkan baseline      dibandingkan baseline
                    Cakupan 1     Target                                     2019                       2019
   (ribuan tCO2e)




                        359
                                 315          314            303    296
                                                                                   270           265
                                                                                    239
                                                                                                               200
                        283




                                 254




                                              250




                                                             260




                                                                    253




                                                                                    192




                                                                                                                                Target
                        76       61            64            43     43              47                                          NZE

                       2019      2020         2021           2022   2023           2024          2025        2028          2030
                      Baseline




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         107
Page 108
       Keberlanjutan di Bank                               Manajemen                 Strategi                Perjalanan              Budaya
              Mandiri                                      Perubahan Iklim           Keberlanjutan           Keberlanjutan           Keberlanjutan




Emisi dari Kegiatan Pembiayaan [GRI 305-3]
Dalam hal perhitungan emisi dari aktivitas pembiayaan                          data dan memahami profil emisi nasabah. Atas usaha
(financed emissions) Bank Mandiri mengacu pada panduan                         tersebut, Bank Mandiri telah berhasil meningkatkan cakupan
teknis Cakupan 3 Kategori 15 GHG Protocol1 dan panduan                         data yang diperhitungkan dalam financed emissions,
CRMS OJK2. Selain itu, Bank Mandiri juga menerapkan                            khususnya eksposur Loan Asset menjadi 56,1% dari total
metodologi PCAF3 yang merupakan standar best practice                          portofolio pembiayaan bank atau sebesar Rp609,2 triliun
pada industri keuangan dalam kalkulasi dan pelaporan                           (meningkat 47,3% dari tahun sebelumnya).
financed emission. [FN-CB-410b.4]
                                                                               Atas peningkatan cakupan perhitungan tersebut, pada
Bank Mandiri telah menjadi PCAF signatory sejak tahun 2023                     tahun 2024 Bank Mandiri mencatat total financed emissions
dan berkomitmen untuk melakukan pelaporan financed                             secara absolut sebesar 19,4 juta tCO2e, di mana emisi dari
emissions secara transparan dan kredibel. Lebih lanjut lagi,                   Loan Asset sebesar 15,6 juta tCO2e dan emisi dari Other
Bank Mandiri menjadi satu-satunya bank di Indonesia yang                       Assets sebesar 3,7 juta tCO2e. Namun demikian, jika dilihat
tergabung dalam Working Group PCAF4, yang berkontribusi                        secara intensitas emisi per Miliar Rupiah yang dibiayai,
aktif memberikan masukan pengembangan metodologi                               Bank Mandiri mencatat penurunan total financed emissions
GHG Accounting dalam pembiayaan hijau dan transisi.                            secara intensitas menjadi sebesar 26,4 tCO2e/Rp Miliar.

Sebagai bentuk komitmen Bank Mandiri terhadap                                  Lebih lanjut lagi, Bank Mandiri juga melakukan monitoring
transparansi terkait dampak dari kegiatan pembiayaan                           atas asset class Business Loans dan Project Finance
bank, Bank Mandiri secara berkelanjutan berupaya untuk                         yang telah dilaporkan pada tahun 2023 kemudian
meningkatkan kualitas dan kelengkapan data pelaporan                           membandingkanya dengan emisi debitur tahun 2024
financed emissions dari tahun ke tahun. Serta, Bank Mandiri                    (populasi debitur yang sama). Dari monitoring tersebut,
juga konsisten terus mengikuti perkembangan regulasi dan                       meskipun terdapat peningkatan eksposur pembiayaan
best practice terbaru.                                                         sebesar 8%, namun financed emissions secara absolut
                                                                               mengalami penurunan sebesar 13%. Hal ini semakin
Pada tahun 2024, Bank Mandiri melanjutkan komitmen                             menunjukan konsistensi atas penurunan intensitas emisi
dengan melakukan engagement kepada nasabah melalui                             pada debitur yang dibiayai oleh Bank Mandiri5. [FN-CB-410b.2]
peran aktif Relationship Manager (RM) dalam mendapatkan                        [FN-CB-410b.3]


                                                                                                Intensitas Emisi
                                                                                31,83
                                                                    (tCO2e /Rp Miliar)

Cakupan 3
                                                                                                                          26,40
(Financed Emissions)                                                                                                      (tCO2e /Rp Miliar)



        Cakupan Portofolio Financed
                Emissions
                                                                            18,1                                                19,4
     2023                    2024                                     juta tCO2e                                                juta tCO2e

      44,4%                    56,1%

                                                                                         2023                      2024

Keterangan:
• Perhitungan emisi Cakupan 3 mencakup tCO2e.
• Pada tahun 2023, Bank Mandiri menetapkan kalkulasi financed emissions dengan menggunakan data tahun 2022 sebagai tahun baseline, yang juga merupakan
  tahun pertama Bank melakukan kalkulasi financed emissions.
• Cakupan portofolio merujuk kepada financed emissions loan asset terhadap loan portfolio (bank only)



1.    Greenhouse Gas (GHG) Protocol Technical Guidance for Calculating Scope 3 Emissions
2.    Buku Panduan Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
3.    Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF) Global GHG Accounting and Reporting Standard Part A: Financed Emissions
4.    PCAF Standard Development Working Group 2024 kategori Green & Transition Finance
5.    Terdapat potensi perubahan profil financed emissions Bank Mandiri pada kemudian hari yang dapat disebabkan oleh perkembangan regulasi, metode/
      standar, dan cakupan atas pelaporan emisi perusahaan.




     108       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 109
 Pelibatan Pemangku                              Penilaian                     Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                                     Materialitas                  Pembangunan Berkelanjutan




                                           Emisi Pembiayaan Berdasarkan Asset Class
                                                                                                        Financed Emissions (juta tCO2e)
                    Asset Class5                                Data Quality Score1
                                                                                                       20233                        20244

 Loan Asset
 Business Loans                                                          2,0                            10,7                        12,3
 Project Finance      2
                                                                         2,0                            0,6                          0,5
 Sovereign Loans                                                         2,0                            1,1                          1,8
 Commercial Real Estate                                                  4,0                            0,3                          0,2
 Mortgages                                                               4,0                            0,4                          0,4
 Motor Vehicle Loans                                                     4,0                            0,4                          0,4
 Total Loan Asset                                                                                       13,5                        15,6
 Other Asset
 Sovereign Bonds                                                         2,0                            4,5                          3,7
 Corporate Bonds                                                         2,0                            0,1                          0,1
 Total Other Asset                                                                                      4,6                          3,8
 Total Financed Emissions                                                                               18,1                        19,4


                                      Emisi Pembiayaan Terbesar Berdasarkan Sektor

     Berdasarkan Emisi Absolut 2024                                                   Berdasarkan Intensitas Emisi 2024
     (juta tCO2e)                                                                     (tCO2e/Rp Miliar)

     Power                                                        2,23                Cement                                                   385,6
     Generation

     Livestock                                           1,52                         Livestock                                                381,9


                                                                                      Power                             99,0
     Oil & Gas                                    1,22
                                                                                      Generation


     FMCG                                  1,01                                       Pulp & Paper                      97,9



     Iron & Steel                          1,00                                       Iron & Steel                     94,4



     Agriculture                          0,92                                        Chemicals &                      83,9
                                                                                      Petrochemicals

     Chemicals &                          0,90                                        Oil & Gas                       80,0
     Petrochemicals

     Coal                          0,62                                               Shipping                  42,2


     Non-Ferrous                 0,52                                                 Non-Ferrous              31,0
     Mining                                                                           Mining

     Cement                    0,40                                                   FMCG                    29,0




1.    Sesuai panduan PCAF.
2.    Mencakup proyek pembangkit Listrik (IPP).
3.    Berdasarkan data pembiayaan dan laporan emisi nasabah posisi Desember 2022 (baseline).
4.    Berdasarkan data pembiayaan dan laporan emisi nasabah posisi Desember 2023.
5.    Untuk asset class Business Loans, Project Finance, dan Corporate Bonds hanya mencakup nasabah yang telah melaporkan emisi (Reported Emission)




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          109
Page 110
     Keberlanjutan di Bank                           Manajemen                 Strategi            Perjalanan            Budaya
                                                     Perubahan Iklim           Keberlanjutan       Keberlanjutan         Keberlanjutan
            Mandiri



Secara umum, sektor-sektor dengan emisi terbesar baik                    Selain berusaha secara konsisten dalam meningkatkan
secara absolut maupun intensitas masih konsisten dengan                  cakupan dan kualitas data pelaporan financed emission,
laporan tahun sebelum. Namun, dengan meningkatnya                        Bank Mandiri saat ini sedang dalam tahap penyusunan
cakupan data emisi yang diperhitungkan, terdapat                         peta jalan dan formulasi strategi dekarbonisasi untuk
beberapa perubahan pada urutan sektor. Antara lain,                      sektor-sektor prioritas dalam portofolio pembiayaan yang
sektor shipping dan non-ferrous mining yang pada tahun                   diselaraskan dengan komitmen nasional mencapai NZE.
2024 masuk ke dalam peringkat terbesar.




Produk dan Layanan yang
Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim
Sebagai respons terhadap perubahan iklim, Bank Mandiri menyadari pentingnya pemenuhan kebutuhan nasabah melalui
inovasi produk dan layanan. Produk dan layanan yang mendukung mitigasi perubahan iklim yang ditawarkan Bank Mandiri
pada tahun 2024 disajikan dalam tabel di bawah ini.


  Livin’ Planet                                Green Mortgage                                Perbankan Digital
  Bank Mandiri meluncurkan Livin’ Planet,      Bank Mandiri mendorong pembiayaan             Bank Mandiri memanfaatkan perbankan
  fitur inovatif dalam aplikasi Livin’ by      hijau melalui Green Mortgage untuk            digital untuk mendukung mitigasi
  Mandiri yang bertujuan meningkatkan          properti yang telah bersertifikasi            perubahan iklim melalui aplikasi digital
  awareness dan partisipasi nasabah            bangunan hijau, seperti NavaPark              Livin’ bagi nasabah ritel dan Kopra bagi
  dalam pelestarian lingkungan. Melalui        BSD City yang meraih sertifikasi              nasabah wholesale, yang memudahkan
  Livin’ Planet, nasabah dapat menghitung      Greenship Platinum dari GBCI. Nasabah         akses layanan keuangan tanpa perlu ke
  jejak karbon dari aktivitas sehari-hari      mendapatkan insentif berupa suku bunga        kantor cabang. Selain itu, Bank Mandiri
  menggunakan kalkulator karbon yang           rendah dan keringanan uang muka,              mengoperasikan 241 Smart Branch
  terintegrasi, sekaligus berkontribusi        mendukung pembangunan berkelanjutan.          sebagai bagian dari transformasi digital,
  dalam program penanaman pohon serta                                                        menghadirkan layanan perbankan yang
  memantau kontribusi penanaman pohon                                                        cepat, mudah, dan aman. Langkah ini
  yang telah dilakukan.                                                                      tidak hanya meningkatkan kenyamanan
                                                                                             nasabah, tetapi juga mengurangi emisi
                                                                                             karbon dengan mengurangi penggunaan
                                                                                             dokumen fisik dan transportasi, sejalan
                                                                                             dengan komitmen Bank Mandiri terhadap
                                                                                             keberlanjutan.


  Kredit UMKM                                  Corporate-in-Transition Financing             Pembiayaan Energi Terbarukan
  Bank Mandiri memiliki kebijakan yang                                                       Bank Mandiri menyalurkan kredit untuk
  kuat untuk mendukung pertumbuhan             Bank Mandiri menyediakan pembiayaan           mendukung kegiatan usaha yang
  dan penguatan sektor UMKM,                   untuk mendukung klien mentransisikan          berkontribusi pada energi terbarukan.
  mengingat pentingnya peran UMKM              bisnis agar selaras dengan tujuan             Pada tahun 2024, total kredit yang
  dalam perekonomian Indonesia melalui         Perjanjian Paris atau target NDC. Klien       disalurkan mencapai Rp11,8 triliun.
  penyediaan Kredit Modal Kerja, Kredit        harus memiliki strategi transisi iklim yang
  Investasi, Kredit Usaha Mikro (KUM),         jelas, target terukur, dan bukti penerapan
  dan berpartisipasi dalam program             dalam 12 bulan terakhir.
  Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk
  pemberdayaan UMKM.


  Cardless Credit Card                         Kartu Daur Ulang [OJK F.5] [GRI 301-2]        Green Loan
  Bank Mandiri meluncurkan kartu kredit        Bank Mandiri terus berinovasi dalam           Pada 2024, Bank Mandiri memberikan
  virtual tanpa kartu fisik untuk mengurangi   menciptakan produk yang lebih ramah           fasilitas kredit hijau Rp3,5 triliun
  limbah plastik dan emisi karbon dari         lingkungan seperti kartu debit dan kartu      untuk sektor kelistrikan sebagai ESG
  produksi, pencetakan, dan pengiriman         prabayar yang terbuat dari bahan PVC          Coordinator dalam transisi energi, dan
  kartu kepada nasabah.                        daur ulang.                                   USD226 juta untuk sektor transportasi
                                                                                             guna mendukung distribusi kendaraan
                                                                                             listrik serta infrastrukturnya.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai masing-masing produk, silakan merujuk ke Bab “Sustainable Banking”.


  110       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                               Laporan Keberlanjutan 2024
Page 111
 Pelibatan Pemangku                    Penilaian                   Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                           Materialitas                Pembangunan Berkelanjutan




   Strategi Keberlanjutan
   [OJK A.1] [S1-2a] [S1-2b] [S1-2c] [S1-2d] [S1-4a] [S1-4b] [S2-4a] [S2-4b] [S2-4c]




Bank Mandiri telah merumuskan strategi keberlanjutan jangka panjang periode 2025–2029 dengan visi “Becoming
Indonesia’s Sustainability Champion for a Better Future”. Guna mendukung aspirasi tersebut, Bank Mandiri berkomitmen
untuk mencapai Lead Indonesia’s Transition to Low Carbon Economy; Net Zero Emission (NZE) in Operations by 2030; dan
Catalyzing Multiple Growth for Social Impact to Achieve SDGs.

Strategi keberlanjutan Bank Mandiri dirumuskan dalam kerangka kerja yang terdiri dari 3 (tiga) pilar utama dan mencakup 8
(delapan) inisiatif sebagai berikut:




                              BECOMING INDONESIA’S SUSTAINABILITY CHAMPION FOR A BETTER FUTURE
      VISION


                                SUSTAINABLE                         SUSTAINABLE                 SUSTAINABILITY BEYOND
                                  BANKING                            OPERATION                         BANKING
      PILLAR

                        Lead Indonesia’s Transition          Net Zero Emission (NZE) in         Catalyzing Multiple Growth
                        to Low Carbon Economy                Operations by 2030                 for Social Impact to
                                                                                                Achieve SDGs




  COMMITMENT




                        1. Integrating ESG Aspect            4. Leading Practice in             7. Empowering
                           in Business Process                  Data Privacy & Security            Digipreneurship
                           (Sustainable Finance              5. Diversity, Equity &                in Society
                           Framework, Sector                    Inclusion                          (Indonesia Migrant
                           Policy Enhancement)               6. Achieving NZE in                   Worker, Young
                        2. Develop Sustainable                  Operations by 2030                 Entrepreneur, KUR,
                           Portfolio & Products/                a. Green Business                  Branchless Banking)
                           Services                                Mindset
                           (Sustainability/Green                b. Digital Carbon
                           Bond, ESG Repo,                         Tracking & Monitoring
    ONGOING
                           Sustainability Linked                c. Carbon Neutral
   INITIATIVES
                           Loan, Green/Social/                     Initiatives through
                           Corporate-in-Transition                 Green Operational &
                           Financing)                              Carbon Offsetting
                        3. Influencing Key Policy
                           Maker to Accelerate
                           Indonesian Low Carbon
                           Economy



                        8. Strengthening ESG Governance, Capacity Development & Disclosure
    ENABLERS



Laporan Keberlanjutan 2024                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   111
Page 112
     Keberlanjutan di Bank                     Manajemen            Strategi            Perjalanan           Budaya
                                               Perubahan Iklim      Keberlanjutan       Keberlanjutan        Keberlanjutan
            Mandiri




Pilar Strategi Keberlanjutan
Strategi Keberlanjutan Bank Mandiri berlandaskan pada tiga pilar utama: Sustainable Banking, Sustainable Operation, dan
Sustainability Beyond Banking, yang mencerminkan pendekatan holistik dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Lingkungan,
Sosial, dan Tata kelola (LST) dalam aspek bisnis dan operasional Bank Mandiri.


                                                                                      SUSTAINABILITY BEYOND
     SUSTAINABLE BANKING                    SUSTAINABLE OPERATION
                                                                                             BANKING

   Pada pilar pertama, Bank Mandiri           Pada pilar kedua, Bank Mandiri           Pada pilar ketiga, Bank Mandiri
       berfokus pada pelaksanaan             berkomitmen untuk mendukung                   memperluas komitmennya
   bisnis yang berkelanjutan dengan          pencapaian target keberlanjutan           terhadap keberlanjutan dengan
       komitmen untuk memimpin                 yaitu mencapai netral karbon         memperkuat kegiatan di luar bisnis
    transisi menuju ekonomi rendah            dalam operasional pada tahun             inti perbankan dan operasional,
        karbon di Indonesia (“Lead          2030 sesuai dengan aspirasi Net              terutama dalam aspek sosial.
      Indonesia’s Transition to Low        Zero Emission (NZE). Komitmen ini               Upaya ini bertujuan untuk
     Carbon Economy”). Komitmen              diwujudkan dengan memastikan                meningkatkan skala ekonomi
     ini diwujudkan melalui integrasi            aspek LST terintegrasi ke                masyarakat melalui berbagai
       aspek LST ke dalam seluruh              seluruh kegiatan operasional,            program pemberdayaan, yang
        aktivitas bisnis bank, yang        mencakup peningkatan kesadaran                 melibatkan masyarakat dan
      mencakup pengelolaan risiko           (awareness), penerapan kegiatan             komunitas lokal. Melalui inisiatif
   serta pengembangan produk dan                  operasional yang ramah              tersebut, Bank Mandiri bertekad
   layanan keuangan berkelanjutan.          lingkungan, penerapan teknologi           memacu berbagai pertumbuhan
       Selain itu Bank Mandiri juga            yang menjamin perlindungan                  untuk dampak sosial demi
  senantiasa menjadi mitra kolaborasi           data pribadi nasabah, serta          mencapai Tujuan Pembangunan
       bagi pemangku kepentingan           pengelolaan sumber daya manusia          Berkelanjutan (TPB) sejalan dengan
   dalam menyusun kebijakan terkait         yang berfokus pada peningkatan           komitmen bank untuk “Catalyzing
    keberlanjutan dan menjadi mitra          keberagaman dan kesetaraan di           Multiple Growth for Social Impact
      strategis bagi nasabah untuk                      tempat kerja.                          to Achieve SDGs”.
  bertransisi menuju bisnis yang lebih
            ramah lingkungan.




Penguatan Enabler untuk Mengukuhkan Visi dan
Komitmen Keberlanjutan
Faktor pendukung (enabler) berperan penting dalam memastikan keberhasilan penerapan prinsip LST di seluruh aspek
operasional. Faktor pendukung tersebut mencakup penguatan tata kelola dengan mengintegrasikan LST ke dalam kebijakan
dan proses pengambilan keputusan, pengembangan kapasitas Mandirian untuk mendukung transisi berkelanjutan, serta
peningkatan transparansi melalui pengungkapan informasi LST yang komprehensif kepada pemangku kepentingan.




 112       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 113
 Pelibatan Pemangku                         Penilaian      Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                                Materialitas   Pembangunan Berkelanjutan




  Perjalanan Keberlanjutan
Perjalanan keberlanjutan Bank Mandiri dimulai dengan komitmen yang teguh untuk menjadi pemimpin dalam mendorong
penerapan keuangan berkelanjutan di Indonesia. Bank Mandiri telah menjalankan langkah-langkah strategis guna
mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam aspek operasional dan bisnis.


            Journey to Becoming Indonesia’s Sustainability Champion for a Better Future

• MSCI ESG Rating meningkat menjadi                                              • Komitmen mendukung NDC pada
  BBB                                                                              Mandiri ESG Festival “Bank Mandiri
• Penerbitan ESG Guiding Principle                                                 has committed to achieving NZE
  dan Standar Prosedur Operasional                2024                             (Net Zero Emission) in Operations by
  Keuangan Berkelanjutan                                                           2030, Financing by 2060 (or sooner)
• Pilot Project Climate Risk Stress Testing                                        and empowering the Digipreneurship”
  (CRST) mencakup 50% portofolio                                                 • Penyederhanaan RAKB 2024–2028
• Pilot Pelaporan Taksonomi untuk                                                  menjadi 8 inisiatif
  Keuangan Berkelanjutan Indonesia                                               • Bank Nasional pertama yang
  (TKBI) pada Sektor Energi                                                        mengeluarkan kartu bank ramah
• Peluncuran Green Mortgage dan Livin’                                             lingkungan (recycled prepaid dan
  Planet                                                                           debit card)
• Pembentukan Unit Pelindungan                                                   • Sebagai pionir dalam produk cardless
  Data Pribadi (PDP) dan Penyesuaian                                               credit card
  Ketentuan Internal yang Terdampak                                              • Sebagai pionir Digital Carbon
• Penerbitan Sustainable Finance                                                   Tracking
  Framework dan Transition Finance                                   2023        • Menerbitkan Green Bond Tahap 1
  Framework                                                                        (Rp5 triliun)
• Perhitungan Financed Emissions untuk                                           • Memasarkan ESG Mutual Funds
  Pengungkapan Tahun Kedua                                                       • Anggota dari Partnership for Carbon
• Pengembangan Sustainable Portfolio                                               Accounting Financials (PCAF)
  dan Products (Wholesale Financing &                                            • Berpartisipasi dalam bursa karbon
  Retail Products)                                                                 perdana di Indonesia



• Penetapan Visi dan Komitmen
  Keberlanjutan
• Penyempurnaan 3 Pilar dengan 9                                                 • Anggota Task Force Nasional
  inisiatif                                       2022                             Keuangan Berkelanjutan
  1. Sustainable Banking                                                         • Menerbitkan Sustainability Bond
  2. Sustainable Operation
                                                                     2021          sebesar US$300 juta
  3. Sustainability Beyond Banking                                               • Perhitungan emisi karbon operasional
• Membentuk ESG Group sebagai unit
  pengawas Implementasi LST
• Inisiasi Proyek Aksi Mitigasi melalui
  konservasi dan restorasi lahan
                                                                                 Penyelarasan RAKB dan pengungkapan
• Credit Policy untuk sektor kelapa sawit
                                                                                 laporan keberlanjutan dengan SDGs,
  dan CPO, energi, batu bara, tambang,
                                                                                 GRI, SASB, dan MSCI
  dan FMCG
                                                                     2020
• Transaksi ESG Repo pertama di
  Indonesia sebesar US$500 juta



                                                                                 Penerapan RAKB di 3 Pilar:
                                                                                 1. Sustainable Banking
• First Movers IKBI (Inisiatif Keuangan                                          2. Sustainable Operation
  Berkelanjutan Indonesia)                                           2019        3. Sustainable CSR & Financial
• Menyusun RAKB sesuai POJK                                                          Inclusion
  51/2017                                         2018                           Terdiri atas 14 inisiatif




Laporan Keberlanjutan 2024                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         113
Page 114
     Keberlanjutan di Bank                         Manajemen              Strategi          Perjalanan         Budaya
                                                   Perubahan Iklim        Keberlanjutan     Keberlanjutan      Keberlanjutan
            Mandiri




 Budaya Keberlanjutan                                                     [OJK F.1]




Penerapan keuangan berkelanjutan dimulai dengan peningkatan kapasitas Mandirian untuk memahami isu-isu LST yang
relevan dengan bisnis Perseroan. Kapasitas Mandirian yang memadai akan menjadi fondasi bagi pengembangan produk dan
layanan keuangan yang inovatif, serta bagi penyesuaian organisasi dalam mengintegrasikan aspek LST ke dalam sistem dan
prosedur perbankan.

Keterlibatan seluruh Mandirian sangat krusial dalam menjalankan transformasi ini, terutama yang mencakup pengembangan
budaya keberlanjutan. Langkah awal dalam mengembangkan budaya keberlanjutan adalah membangun kesadaran di
kalangan pegawai tentang pentingnya melindungi dan melestarikan lingkungan dalam aktivitas sehari-hari mereka.




Pembentukan ESG Group dan Culture Squad
Dalam upaya mendukung pengembangan budaya                            inisiatif keberlanjutan perusahaan, baik dalam kegiatan
keberlanjutan, Bank Mandiri telah membentuk ESG Group                sehari-hari maupun dalam pengambilan keputusan bisnis.
sejak 2022 yang berperan sebagai koordinator untuk isu-
isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) di seluruh area        Bank Mandiri memiliki kegiatan yang mendukung strategi
perusahaan. Bank Mandiri juga menyadari pentingnya peran             keberlanjutan yang dilaksanakan dalam rangka mencapai
setiap individu dalam membangun budaya keberlanjutan.                komitmen Bank Mandiri menuju Net Zero Emission (NZE)
Oleh karena itu, ESG Group berkolaborasi dengan Culture              in Operations by 2030. Pencapaian target ini memerlukan
Squad di seluruh unit kerja yang dikelola oleh Tim Internal          partisipasi aktif dan kerja sama seluruh pegawai dalam
Culture. Culture Squad ini bertugas sebagai penghubung               menjalankan aktivitas operasional sehari-hari, termasuk
untuk menyampaikan informasi terkait LST di lingkungan               dalam penyelenggaraan kegiatan, acara, dan rapat, dengan
kerja masing-masing. Dengan adanya Culture Squad,                    mengikuti panduan yang telah disediakan.
setiap unit diharapkan dapat lebih aktif dalam mendukung




Mandirian Ber-Nyali (Bergerak Nyata untuk Lingkungan)
Mandirian Ber-NYALI atau Mandirian Bergerak Nyata untuk              mengurangi penggunaan/konsumsi energi listrik, air dan
Lingkungan adalah program kampanye yang telah ada                    BBM, serta memisahkan sampah organik & non-organik.
sejak 2022 untuk mendukung keuangan berkelanjutan                    Program tersebut melibatkan seluruh Mandirian khususnya
khususnya pilar Sustainable Operation. Topik kampanye                Culture Squad dalam aktivitas atau karya dalam bentuk
Mandirian Ber-Nyali meliputi peduli terhadap lingkungan              poster, majalah, video, dan podcast untuk meningkatkan
(eco-friendly acts) seperti mengurangi penggunaan                    awareness terhadap praktik bisnis yang lebih ramah
plastik sekali pakai, mengurangi penggunaan kertas,                  lingkungan.




  114       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 115
 Pelibatan Pemangku                         Penilaian                    Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                                Materialitas                 Pembangunan Berkelanjutan




                                 Kegiatan yang Mendukung Strategi Berkelanjutan

   NO MORE                                          SAY YES TO


                 Plastik sekali pakai/air                        Menggunakan                                   Distribusi dokumen
                 minum dalam kemasan                             pitcher/tumbler untuk                         internal secara elektronik
                 (AMDK)                                          konsumsi air minum                            (paperless)


                Menyisakan makanan                                                                             Menghemat listrik dan
                                                                 Memilah sampah
                dan minuman                                                                                    mengatur AC pada suhu
                                                                 sebelum dibuang
                                                                                                               23–25°C


                Menggunakan balon                                Menghemat                                     Menggunakan
                dan konfeti dalam                                penggunaan air                                transportasi umum
                pelaksanaan acara


 *Merujuk pada Surat Nomor DCO/1268/2023 dan Surat Nomor DCO/1269/2023 serta Nota Nomor DCO/704/2023 Perihal Imbauan Implementasi Program
 ESG dalam Rangka Mencapai Net Zero Emission (NZE) in Operations by 2030 dan Panduan Pelaksanaan Kegiatan/Event/Rapat yang Lebih Ramah Lingkungan
 yang disampaikan kepada Perusahaan Anak, Region, dan masing-masing unit kerja.



Pada tahun 2024, Bank Mandiri melaksanakan berbagai                         prinsip keberlanjutan pada seluruh kegiatan operasional
program yang bertujuan meningkatkan kapasitas teknis                        perusahaan. Selain itu, kampanye keuangan berkelanjutan
dan keahlian terkait LST di semua level pegawai dan unit                    juga dilakukan dengan menyebarkan informasi kepada
kerja. Program-program tersebut mencakup pelatihan,                         nasabah, mitra, dan pemasok Bank Mandiri guna
lokakarya, webinar, dan sertifikasi yang dirancang untuk                    meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam inisiatif
membekali pegawai dengan pengetahuan dan keterampilan                       keberlanjutan.
yang diperlukan dalam mengimplementasikan prinsip-


                               Rekapitulasi Peningkatan Kapasitas LST 2024 [GRI 404-2]


      Topik-topik pelatihan meliputi:                                          • Desktop Wallpaper
      • Sustainable DEI: Taking Action as an Individual,                       • Majalah Mandiri
        Team, and Organization                                                 • Podcast
      • Climate Change: A Top ESG Concern                                      • Sosialisasi terkait LST
      • Corporate Finance: Environmental, Social, And
        Governance (ESG)                                                                                    Aktivitas Rutin
      • Sustainable Environmental Management: Lessons
        From Indonesia
                                                                               Penerbitan Buku Saku ESG bagi seluruh Mandirian
      • Sustainable Development and Well-Being

                                                                                                                      ESGPedia
                            72.600 Jam Pelatihan
                                                                               Mandirian telah mengikuti E-Learning Driving
                                                                               Sustainable Change.
      Peserta sosialisasi dan pelatihan

                                                                                                             29.084 pegawai
      penerapan LST meliputi:
      • 10 unit kerja
      • 22 angkatan ODP
      • 2 region                                                               Komputer dan laptop yang sudah terstandarisasi
      • 10 Perusahaan Anak                                                     dan dapat terjangkau kampanye LST melalui
      • 712 rekanan                                                            pemasangan wallpaper desktop sebagai media
                                                                               informasi.
                                        3.572 pegawai                                                                57.872 unit



Laporan Keberlanjutan 2024                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           115
Page 116
     Keberlanjutan di Bank                            Manajemen            Strategi           Perjalanan         Budaya
                                                      Perubahan Iklim      Keberlanjutan      Keberlanjutan      Keberlanjutan
            Mandiri




  Pelibatan Pemangku Kepentingan
  [GRI 2-12, 2-29, 3-1] [OJK E.4] [FS2]




Dalam proses penilaian materialitas, partisipasi pemangku
                                                                          Kriteria Penilaian dan Pemilihan Pemangku
kepentingan memainkan peran yang sangat penting.
Keterlibatan mereka tidak hanya berfungsi sebagai                         Kepentingan:
dukungan, tetapi juga sebagai elemen yang esensial
                                                                          • Kebutuhan
dalam keseluruhan proses penilaian. Melalui keterlibatan
                                                                          • Keberagaman
ini, Bank Mandiri dapat memastikan bahwa berbagai
                                                                          • Kemauan untuk berpartisipasi
kepentingan dan harapan pemangku kepentingan
                                                                          • Pengaruh pada Bank Mandiri
terakomodasi sehingga hasil penilaian materialitas tidak
                                                                          • Ketergantungan pada Bank
hanya mencerminkan prioritas internal, tetapi juga responsif
                                                                            Mandiri
terhadap ekspektasi eksternal.

Bank Mandiri melaksanakan penyebaran kuesioner
materialitas untuk mengumpulkan perspektif dan masukan                    Kuesioner Materialitas
dari para pemangku kepentingan. Kuesioner ini disebarkan
ke berbagai kelompok pemangku kepentingan yang                           Bank Mandiri menyebarkan
signifikan, termasuk pegawai, masyarakat, nasabah,                       kuesioner materialitas secara
regulator, rekanan, dan akademisi. Pendekatan ini                        daring guna mengumpulkan
bertujuan untuk mendapatkan wawasan yang komprehensif                    perspektif yang lebih luas dari
mengenai isu-isu yang dianggap penting oleh pemangku                     pemangku kepentingan, dengan
kepentingan sehingga hasilnya dapat digunakan untuk                      tujuan mendapatkan masukan
menginformasikan strategi dan kebijakan keberlanjutan                    yang beragam dan mendalam.
Bank Mandiri ke depan.



                                             Pemangku Kepentingan Internal

  Kelompok
                     Metode
  Pemangku                                Isu Utama       Frekuensi                    Respons Bank Mandiri
                    Pelibatan
 Kepentingan

 Mandirian        • Keterikatan    • Hak-hak              Sesuai        • Memberikan hak penuh kepada pegawai terhadap
 (Pegawai)          Pegawai          pegawai              kebutuhan       Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang telah ditetapkan
                  • Survei         • Meningkatkan                       • Melakukan pertemuan berkala dalam berbagai forum
                    Kepuasan         efektivitas                          antara manajemen dengan pegawai
                    Pegawai          hubungan                           • Pengukuran terhadap organisasi, kepemimpinan,
                  • Evaluasi         manajemen                            pengembangan karier, hubungan dan komunikasi,
                    kinerja          dan pegawai                          manfaat kompensasi, kecocokan kerja, kontribusi/
                                                                          kesempatan memberikan yang terbaik, dan
                                                                          kelompok kerja
                  • Sosialisasi    Menumbuhkan            Secara        • Melakukan sosialisasi penerapan LST pada 3.572
                  • E-Learning     kesadaran LST di       rutin           pegawai meliputi: 10 unit kerja, 22 angkatan ODP, 2
                  • Campaign       antara pegawai                         region, 10 Perusahaan Anak, dan 712 rekanan
                  • Survei                                              • Menyelenggarakan mandatory E-Learning Driving
                    materialitas                                          Sustainable Change yang telah diikuti oleh 29.084
                                                                          Mandirian
                                                                        • Melaksanakan kampanye melalui desktop wallpaper
                                                                          yang telah terpasang pada 57.872 komputer dan
                                                                          laptop Mandirian yang telah terstandarisasi




  116        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 117
 Pelibatan Pemangku                Penilaian                  Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                       Materialitas               Pembangunan Berkelanjutan




                                        Pemangku Kepentingan Eksternal

  Kelompok
  Pemangku         Metode Pelibatan               Isu Utama        Frekuensi           Respons Bank Mandiri
 Kepentingan

Pemegang        • Rapat Umum               • Peningkatan          Sesuai       • Penguatan kemampuan, keterampilan,
saham             Pemegang Saham             kinerja Bank         kebutuhan      dan keahlian pegawai
                • Pertemuan rutin            Mandiri yang                      • Meningkatkan kinerja perusahaan
                  lainnya                    semakin membaik                   • Pelibatan dalam penetapan
                • Survei materialitas      • Nilai saham yang                    materialitas
                                             tumbuh positif
Masyarakat      • Program tanggung         • Kesejahteraan        Sesuai       • Optimalisasi program TJSL
                  jawab sosial dan         • Literasi keuangan    kebutuhan    • Meningkatkan jumlah mitra binaan
                  lingkungan (TJSL)                                              baru
                • Edukasi dan                                                  • Memberikan konsultasi dan
                  pemahaman terkait                                              pelatihan yang lebih luas mengenai
                  penggunaan layanan                                             perencanaan keuangan kepada
                  keuangan yang efektif                                          masyarakat luas
                • Survei materialitas                                          • Pelibatan dalam penetapan
                                                                                 materialitas
Regulator       • Laporan Tahunan dan      • Kepatuhan            Sesuai       • Evaluasi secara berkala sebagai alat
                  Laporan Keberlanjutan      terhadap regulasi    kebutuhan      ukur efektivitas kepatuhan terhadap
                • Membayar pajak,          • Tata kelola                         regulasi yang berlaku
                  retribusi, dan             perusahaan yang                   • Meningkatkan program-program:
                  Penerimaan Negara          baik                                a. Antikorupsi
                  Bukan Pajak (PNBP)                                             b. Anti Pencucian Uang dan
                  sesuai peraturan                                                  Pencegahan Pendanaan Terorisme
                  perundangan                                                       (APU-PPT)
                • Partisipasi dalam                                            • Meningkatkan kerja sama program-
                  kegiatan-kegiatan                                              program TJSL dengan pemerintah
                  yang diselenggarakan                                         • Pelibatan penetapan materialitas
                  regulator untuk
                  komunikasi kepatuhan
                • Survei materialitas
Nasabah         • Mekanisme                • Literasi keuangan    Sesuai       Melakukan konsultasi dan penyebaran
                  pengaduan                • Akses terhadap       kebutuhan    informasi, berupa:
                • Survei kepuasan            layanan keuangan                  • Memastikan pelayanan dan jaminan
                  pelanggan                • Keamanan produk                      kualitas produk keuangan
                • Layanan dan produk       • Keamanan data                     • Menyelenggarakan mekanisme
                  yang berkualitas                                                pengaduan dan tindak lanjutnya
                • Temu pelanggan                                               • Melakukan survei kepuasan pelanggan
                • Survei materialitas                                          • Menjaga privasi pelanggan
                                                                               • Adanya forum temu pelanggan
                                                                               • Pelibatan penetapan materialitas
Rekanan         • Kontrak kerja            Transparansi dalam     Sesuai       Melakukan kolaborasi dan penyebaran
                • Evaluasi terhadap        proses pengadaan       kebutuhan    informasi berupa:
                  kontrak kerja                                                • Membuat kontrak kerja
                • Survei materialitas                                          • Melakukan pengawasan serta evaluasi
                                                                                  terhadap kontrak kerja
                                                                               • Memberikan sanksi penghentian
                                                                                  kontrak kerja sama apabila ada
                                                                                  pelanggaran
                                                                               • Menyelenggarakan Vendor Meeting
                                                                                  yang dihadiri oleh 712 vendor dengan
                                                                                  bahasan Implementasi Pelindungan
                                                                                  Data Pribadi dan Persyaratan
                                                                                  Keamanan Vendor.
                                                                               • Pelibatan dalam penetapan
                                                                                  materialitas



Laporan Keberlanjutan 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    117
Page 118
     Keberlanjutan di Bank                        Manajemen              Strategi            Perjalanan          Budaya
                                                  Perubahan Iklim        Keberlanjutan       Keberlanjutan       Keberlanjutan
            Mandiri




 Penilaian Materialitas
Penilaian materialitas merupakan elemen fundamental untuk           analisis mendalam terhadap topik-topik material yang
mencapai kemajuan berkelanjutan karena dapat membantu               relevan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa
perusahaan dalam mengidentifikasi serta memprioritaskan             isu-isu yang diangkat tetap sesuai dengan dinamika bisnis
isu-isu yang paling krusial bagi keberlangsungan bisnis dan         serta kebutuhan pemangku kepentingan sehingga Bank
kepentingan para pemangku kepentingan. Dalam konteks                Mandiri dapat merespons secara efektif terhadap tantangan
ini, Bank Mandiri secara berkala melakukan evaluasi dan             dan peluang yang ada dalam lingkup keberlanjutan.




Proses Penilaian Materialitas                                   [GRI 3-1] [GRI 3-2]



Bank Mandiri mengadopsi prinsip materialitas ganda
(double materiality) dalam proses penentuan topik material.         Proses penilaian materialitas ini telah menjalani tahapan
Melalui penerapan prinsip ini, Bank Mandiri tidak hanya             penjaminan oleh pihak ketiga yang independen, yaitu
menilai faktor-faktor keberlanjutan yang relevan untuk              PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo),
mendukung penciptaan nilai jangka panjang (long-term                guna memastikan kredibilitas dan akurasi dari proses
value creation), tetapi juga mempertimbangkan hubungan              penilaian materialitas ganda serta pemilihan topik material.
timbal balik antara dampak eksternal yang ditimbulkan               Melalui penjaminan ini, Bank Mandiri memastikan bahwa
perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, serta                metodologi yang digunakan dalam mengidentifikasi dan
dampak internal yang memengaruhi nilai perusahaan.                  memprioritaskan isu-isu keberlanjutan yang relevan telah
                                                                    diverifikasi secara independen sehingga memberikan
Bank Mandiri mengidentifikasi isu-isu material dengan               keyakinan lebih bagi pemangku kepentingan terkait
merujuk pada GRI Universal Standards 2021 terbaru dan               keabsahan dan transparansi proses tersebut.
AA1000 Accountability Principle Standard, yang mencakup
prinsip materialitas, inklusivitas, responsivitas, serta            Pada tahun 2024, Bank Mandiri memperbarui topik material
dampak. Perseroan juga mengevaluasi dampak setiap isu               menjadi 10 fokus utama, yaitu Keamanan Data dan Privasi
material terhadap aspek ekonomi, lingkungan, dan hak                Nasabah, Portofolio Keuangan Berkelanjutan, Digitalisasi
asasi manusia. Hasil dari penilaian materialitas ini menjadi        dan Akses Pembiayaan, Pengembangan Masyarakat,
pijakan utama dalam merumuskan strategi keberlanjutan               Pengelolaan Jejak Lingkungan, Integrasi LST dalam Produk
perusahaan dan sebagai acuan untuk pengungkapan                     dan Layanan Bank, Perubahan Iklim, Pengembangan
informasi.                                                          Pegawai, Etika Bisnis, serta Keberagaman, Kesetaraan,
                                                                    dan Inklusi. Pembaruan ini dilakukan untuk mencerminkan
Dalam      penentuan      materialitas,  Bank      Mandiri          prioritas strategis perusahaan dalam menjawab tren global,
mempertimbangkan aspek manajemen risiko (ERM                        kebutuhan pasar, serta ekspektasi pemangku kepentingan
process) terintegrasi untuk memastikan bahwa risiko dan             yang semakin dinamis.
peluang terkait keberlanjutan diidentifikasi, dinilai, dan
dikelola untuk mencapai tujuan perusahaan.




  118      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 119
 Pelibatan Pemangku                        Penilaian                            Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                               Materialitas                         Pembangunan Berkelanjutan




                                           Tahapan Proses Penilaian Materialitas


   Identifikasi Isu Keberlanjutan                           Penilaian Isu Keberlanjutan                 Tinjauan dan Persetujuan Topik
                                                                                                        Material
   • Mengumpulkan dan menyaring isu                         • Berdasarkan hasil kuesioner,              • Setelah penilaian menyeluruh, 10
     keberlanjutan melalui benchmarking                       penilaian materialitas dilakukan            topik material terpilih ditinjau dan
     dengan peers, standar global (GRI,                       menggunakan pendekatan double               disetujui (sign-off) oleh Direksi.
     OJK, SASB, ESRS, IFRS) dan                               materiality.                                Topik-topik yang material untuk
     lembaga pemeringkat LST (MSCI,                         • Materialitas lingkungan dan sosial          penciptaan nilai (value creation)
     S&P Global, Sustainalytics, CDP),                        (impact materiality): Penilaian ini         kemudian diselaraskan dengan
     dengan mengacu pada laporan                              berfokus pada dampak isu-isu                strategi serta relevansi terhadap
     sebelumnya dan masukan dari                              yang teridentifikasi terhadap               risiko dan peluang bisnis.
     pemangku kepentingan internal dan                        pemangku kepentingan eksternal,
     eksternal.                                               termasuk lingkungan dan
   • Isu-isu yang dikumpulkan kemudian                        masyarakat.
     dijadikan dasar dalam penyusunan                       • Materialitas finansial: Tahap ini
     kuesioner. Kuesioner ini disebarkan                      mengevaluasi dampak potensial
     kepada pemangku kepentingan,                             isu keberlanjutan terhadap
     baik internal seperti pegawai,                           kinerja finansial perusahaan dan
     maupun eksternal seperti nasabah,                        keberlangsungan bisnis.
     regulator, rekanan, akademisi, dan
     masyarakat. Tujuannya adalah untuk
     mengumpulkan pandangan mereka
     terkait signifikansi dan prioritas isu-isu
     keberlanjutan tersebut.




                                                                    Matriks Materialitas
    higher




                                  9,00                                                                   1   Keamanan Data dan Privasi
                                                                                                             Nasabah
                                                                                        1                2   Portofolio Keuangan
                                                            4
                                                                                                             Berkelanjutan (Sustainable
                                                                                    2
                                                                5                                            Portfolio)
                                                                                   3                     3   Digitalisasi dan Akses
                                  6,00                                                                       Pembiayaan (Inklusi Keuangan)
             Impact Materiality




                                                   8                                                     4   Pengembangan Masyarakat
                                                            7
                                                                    6                                    5   Pengelolaan Jejak Lingkungan
                                                        9                                                6   Integrasi LST dalam Produk dan
                                                   10                                                        Layanan Bank
                                  3,00                                                                   7   Perubahan Iklim

                                                                                                         8   Pengembangan Pegawai

                                                                                                         9   Etika Bisnis (Etika dan
                                                                                                             Antikorupsi)

                                                                                                        10   Keberagaman, Kesetaraan, dan
                                           3,00                          6,00                   9,00
                                                                                                             Inklusi

                                                  Financial Materiality
                                                                                              higher




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          119
Page 120
     Keberlanjutan di Bank                                Manajemen                   Strategi                 Perjalanan             Budaya
                                                          Perubahan Iklim             Keberlanjutan            Keberlanjutan          Keberlanjutan
            Mandiri




Manajemen Topik Material Prioritas                                                              [GRI 3-2]



Berdasarkan hasil penilaian double materiality, Bank                            isu-isu tersebut, Bank Mandiri mengimplementasikan
Mandiri mengidentifikasi tiga topik material yang                               strategi yang mencakup inisiatif khusus, mulai dari
berdampak signifikan pada keberlanjutan operasional dan                         penguatan infrastruktur digital dan tata kelola yang
kinerja bisnis, yaitu Keamanan Data dan Privasi Nasabah,                        berintegritas hingga program pengembangan talenta
Portofolio Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Portfolio),                      berbasis kompetensi. Selain itu, target yang ditetapkan
dan Digitalisasi dan Akses Pembiayaan (Inklusi Keuangan).                       untuk setiap topik terhubung langsung dengan KPI Direksi,
                                                                                yang menjadi dasar dalam menentukan remunerasi,
Topik-topik ini relevan karena memengaruhi berbagai aspek                       memastikan akuntabilitas yang tinggi dalam mendukung
bisnis, seperti pengelolaan risiko, peningkatan pendapatan,                     keberlanjutan perusahaan.
efisiensi biaya, dan reputasi perusahaan. Untuk mengatasi


                                                                                                                  KPI yang
   Topik            Dampak Utama                      Jenis                                                    Terkait dengan           Realisasi
                                                                                    Strategi
  Material       (Risiko dan Peluang)                Dampak                                                     Kompensasi                KPI
                                                                                                                   Direksi
 Keamanan      Keamanan data dan privasi          Risiko kebocoran      Sejak 2018, Bank Mandiri               Tidak terdapat         Tidak terdapat
 Data dan      nasabah menjadi topik yang         data yang dapat       membentuk unit khusus, yaitu           insiden pelanggaran    insiden
 Privasi       memiliki dampak signifikan bagi    mengurangi            Chief Information Security Officer     terkait keamanan       pelanggaran
 Nasabah       Bank Mandiri karena berperan       kepercayaan           (CISO) Office Group, untuk             siber (cybersecurity   terkait
               langsung dalam menjaga             nasabah,              mengelola keamanan informasi dan       breach)                keamanan siber
               kepercayaan dan loyalitas          menyebabkan           ketahanan siber. Unit                                         (cybersecurity
               nasabah, yang merupakan            kerugian finansial,   ini berada di bawah supervisi                                 breach)
               inti dari keberhasilan bisnis      dan denda             langsung manajemen tingkat
               perbankan. Sebagai salah satu      regulasi.             atas (C-level) guna memastikan
               bank terbesar di Indonesia, Bank                         implementasi ketahanan
               Mandiri menghadapi tantangan                             dan keamanan siber secara
               besar dalam melindungi data                              menyeluruh di seluruh lini
               nasabah di tengah ancaman                                operasional perusahaan (bankwide).
               keamanan siber yang semakin                              Dalam rangka mendukung upaya
               kompleks. Pelanggaran data                               pengelolaan keamanan informasi dan
               tidak hanya berdampak pada                               ketahanan siber secara menyeluruh di
               reputasi perusahaan tetapi                               seluruh lini operasional perusahaan,
               juga dapat memicu kerugian                               Bank Mandiri menerapkan 3
               finansial, sanksi regulasi, dan                          Lines of Model yaitu, 1st Line of
               hilangnya kepercayaan pemangku                           Model: Chief Information Security
               kepentingan. Dengan memastikan                           Officer (CISO) Office Group, 1.5
               privasi nasabah terlindungi,                             Line of Model: Senior Operational
               Bank Mandiri dapat memperkuat                            Risk Information Technology (SOR
               posisinya sebagai institusi                              IT), 2nd Line of Model: Operational
               keuangan terpercaya, sekaligus                           Risk Group, dan 3rd Line of Model:
               memenuhi regulasi yang berlaku                           IT Audit Group. Bank Mandiri
               dan menciptakan keunggulan                               memperkuat pengelolaan keamanan
               kompetitif di era digitalisasi.                          informasi, keamanan siber, dan
                                                                        pelindungan data pribadi melalui
                                                                        pelatihan dan pengembangan
                                                                        kapabilitas yang diberikan secara
                                                                        berkala kepada seluruh pegawai,
                                                                        vendor, dan kontraktor, minimal
                                                                        sekali dalam setahun.




  120        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 121
 Pelibatan Pemangku                           Penilaian                           Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                                  Materialitas                        Pembangunan Berkelanjutan




                                                                                                                           KPI yang
      Topik             Dampak Utama                       Jenis                                                        Terkait dengan         Realisasi
                                                                                           Strategi
     Material        (Risiko dan Peluang)                 Dampak                                                         Kompensasi              KPI
                                                                                                                            Direksi
 Portofolio       Portofolio Keuangan Berkelanjutan    Peningkatan           Bank Mandiri berkomitmen untuk             Penyaluran kredit/   Penyaluran
 Keuangan         menjadi topik yang memiliki          pendapatan            menerapkan keuangan berkelanjutan          pembiayaan           pembiayaan/
 Berkelanjutan    dampak signifikan bagi Bank          berkelanjutan         dengan memberikan dukungan                 berkelanjutan        kredit
 (Sustainable     Mandiri karena berperan strategis    (sustainable          menyeluruh pada pertumbuhan                sebesar Rp274,77     berkelanjutan
 Portfolio)1      dalam menghadapi tantangan           revenue) melalui      ekonomi berkelanjutan yang                 triliun              sebesar Rp293
                  perubahan iklim dan transisi         pembiayaan            dihasilkan dari keselarasan antara                              triliun yang terdiri
                  menuju ekonomi rendah karbon.        Kategori              ketiga aspek ekonomi, sosial, dan                               dari Pembiayaan
                  Sebagai salah satu bank terbesar     Kegiatan Usaha        lingkungan. Komitmen tersebut                                   Hijau (Green
                  di Indonesia, Bank Mandiri           Berkelanjutan         diwujudkan melalui pilar Sustainable                            Financing)
                  menghadapi risiko transisi,          (KKUB)                Banking dalam bentuk penyaluran                                 sebesar Rp149
                  seperti perubahan regulasi dan       dan produk            pembiayaan berkelanjutan                                        triliun meningkat
                  ekspektasi pasar, serta risiko       pembiayaan            (sustainable financing) dan                                     sebesar 15,2%
                  fisik akibat dampak perubahan        berkelanjutan,        pendanaan berkelanjutan (sustainable                            secara YoY dan
                  iklim terhadap sektor-sektor         seperti obligasi      funding). Berdasarkan Kerangka                                  Pembiayaan
                  tertentu dalam portofolio.           hijau, Green          Kerja Pembiayaan Berkelanjutan,                                 Sosial (Social
                  Selain itu, peluang besar juga       Mortgage,             Bank Mandiri mengklasifikasikan                                 Financing) Rp144
                  muncul dari meningkatnya             Sustainability-       aktivitas berkelanjutan ke dalam                                triliun, meningkat
                  permintaan pembiayaan                Linked Loan,          tiga kategori utama, yaitu: Aktivitas                           sebesar 6,5%
                  proyek-proyek berkelanjutan,         dan pembiayaan        Hijau, Sosial, dan Transisi. Klasifikasi                        secara YoY.
                  seperti energi terbarukan dan        untuk proyek          tersebut menjadi landasan Bank
                  infrastruktur hijau. Dengan          energi terbarukan     Mandiri dalam mengembangkan
                  pengembangan portofolio produk       serta infrastruktur   Pembiayaan Berkelanjutan supaya
                  berkelanjutan, Bank Mandiri dapat    hijau.                mampu memenuhi tujuan utamanya,
                  memanfaatkan peluang ini untuk                             yaitu untuk mendukung kegiatan
                  mendorong pertumbuhan bisnis,                              usaha yang bertujuan meningkatkan
                  meningkatkan ketahanan finansial,                          pelestarian lingkungan dan
                  dan memperkuat reputasi sebagai                            kesejahteraan sosial.
                  pemimpin dalam keuangan
                  berkelanjutan di tingkat nasional
                  dan global.

 Digitalisasi     Digitalisasi dan akses pembiayaan    Biaya Investasi       Bank Mandiri mengedepankan                 • Jumlah             • Jumlah
 dan Akses        memiliki dampak signifikan bagi      pada teknologi        strategi digitalisasi dan akses              pengguna aktif       pengguna
 Pembiayaan       Bank Mandiri dalam memperluas        digital dan           pembiayaan melalui pengembangan              Livin’ mencapai      aktif Livin’
 (Inklusi         jangkauan layanan keuangan           pengembangan          platform digital seperti Livin’ by           14.955.127           mencapai
 Keuangan)        secara efisien dan inklusif.         produk yang           Mandiri untuk mempermudah layanan          • Implementasi         16.963.736
                  Dengan memanfaatkan teknologi        inklusif.             keuangan yang inklusif, terutama bagi        integrasi ATM      • Implementasi
                  digital, Bank Mandiri dapat                                masyarakat di wilayah underserved.           sebanyak 1.200       integrasi ATM
                  menyediakan layanan yang lebih                             Kolaborasi dengan fintech dan agen           unit                 sebanyak
                  cepat, aman, dan mudah diakses,                            perbankan memungkinkan perluasan                                  1.200 unit
                  memungkinkan nasabah dari                                  jangkauan layanan, sementara
                  berbagai segmen, termasuk yang                             infrastruktur teknologi diperkuat
                  berada di wilayah terpencil, untuk                         untuk memastikan keamanan dan
                  menikmati layanan perbankan. Hal                           keandalan sistem. Selain itu, Bank
                  ini tidak hanya mendukung inklusi                          Mandiri memiliki peta jalan perbankan
                  keuangan nasional tetapi juga                              digital untuk menghadapi tantangan
                  memperkuat posisi Bank Mandiri                             era digital, yang mencakup berbagai
                  sebagai pemimpin transformasi                              inisiatif strategis guna meningkatkan
                  digital di industri keuangan                               layanan dan pengalaman nasabah
                  Indonesia.                                                 secara keseluruhan. Adapun peta
                                                                             jalan perbankan digital mencakup
                                                                             Leveling Up Digital Readiness,
                                                                             Developing Digital Native Products,
                                                                             Modernizing Distribution Channels,
                                                                             Digital Ecosystem Expansion,
                                                                             Data-Driven Decision Making
                                                                             Process. Bank Mandiri secara aktif
                                                                             mengembangkan solusi digital
                                                                             dan memperluas kanal layanan
                                                                             berbasis teknologi untuk menjangkau
                                                                             lebih banyak pengguna dan
                                                                             menyelenggarakan literasi keuangan
                                                                             untuk masyarakat underserved/
                                                                             underbank/UMKM.


1.    Bank Mandiri telah mengintegrasikan target lingkungan ke dalam skema kompensasi eksekutif dengan mengaitkan remunerasi eksekutif dengan penyaluran
      kredit/pembiayaan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan bahwa direksi eksekutif memperoleh insentif untuk mendorong dan mencapai target
      pembiayaan berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              121
Page 122
     Keberlanjutan di Bank                        Manajemen              Strategi             Perjalanan          Budaya
                                                  Perubahan Iklim        Keberlanjutan        Keberlanjutan       Keberlanjutan
            Mandiri




Manajemen Topik yang Berdampak Terhadap
Pemangku Kepentingan Eksternal
Bank Mandiri memahami pentingnya menciptakan dampak                 adalah Pengembangan Masyarakat dan Pengelolaan Jejak
positif dan memitigasi dampak negatif terhadap pemangku             Lingkungan, yang mencerminkan komitmen Bank Mandiri
kepentingan eksternal melalui aktivitas operasional, produk,        terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan.
dan layanannya. Dua topik material yang menjadi prioritas


     Topik
  Material bagi      Pemangku Direction             Penjelasan Dampak
   Pemangku         Kepentingan   of                terhadap Pemangku             Target Kuantitatif          Realisasi
  Kepentingan         Terkait   Impact                  Kepentingan
   Eksternal
 Pengembangan       Masyarakat,     Positif     Bank Mandiri berperan         • Penyaluran     • Penyaluran TJSL
 Masyarakat         Regulator                   aktif dalam mendorong           TJSL sebesar     sebesar Rp250,03
                                                pengembangan masyarakat         Rp250 miliar     miliar
                                                melalui program               • Penyaluran KUR • Realisasi Penyaluran
                                                pemberdayaan ekonomi,           sebesar 95%.     KUR sebesar 100%
                                                dukungan terhadap UMKM, • Penyaluran           • Penyaluran KUM
                                                serta peningkatan akses         KUM sebesar      sebesar Rp26,9 triliun
                                                pendidikan dan kesehatan.       Rp20,6 triliun
                                                Inisiatif ini membuka peluang
                                                ekonomi, menciptakan
                                                lapangan kerja, dan
                                                membangun komunitas
                                                yang lebih mandiri serta
                                                berdaya saing.
                                    Negatif     Tantangan seperti risiko
                                                ketergantungan,
                                                ketidaksesuaian program
                                                dengan kebutuhan lokal,
                                                dan potensi ketimpangan
                                                sosial tetap perlu diantisipasi
                                                agar program berjalan efektif
                                                dan berkelanjutan.
 Pengelolaan        Regulator,      Positif     Bank Mandiri berkomitmen          Emisi karbon         Pada periode
 Jejak              Masyarakat                  mengelola jejak lingkungan        operasional          pelaporan, total emisi
 Lingkungan                                     dengan mengoptimalkan             (Cakupan 1           operasional Bank
                                                efisiensi energi, mengurangi      dan Cakupan 2)       Mandiri tercatat sebesar
                                                emisi, mengelola limbah,          sebesar 270.392      239.594 tCO2e,
                                                dan menerapkan teknologi          tCO2e                yang menunjukkan
                                                ramah lingkungan. Upaya                                penurunan 33% atau
                                                ini tidak hanya mendukung                              sebesar 119.159 tCO2e,
                                                konservasi sumber daya                                 dari tahun 2019 dan
                                                alam, tetapi juga mendorong                            19% atau sebesar
                                                kesadaran akan pentingnya                              56.119 tCO2e, dari
                                                keberlanjutan di seluruh                               tahun 2023. Penurunan
                                                pemangku kepentingan.                                  ini menunjukkan
                                                                                                       komitmen berkelanjutan
                                    Negatif     Tantangan seperti biaya
                                                                                                       Bank Mandiri dalam
                                                implementasi yang signifikan
                                                                                                       mengurangi emisi
                                                dan potensi gangguan
                                                                                                       karbon operasional,
                                                operasional dalam
                                                                                                       sejalan dengan aspirasi
                                                proses transisi memerlukan
                                                                                                       NZE yang ditetapkan.
                                                pendekatan strategis.




  122      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 123
 Pelibatan Pemangku             Penilaian               Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                    Materialitas            Pembangunan Berkelanjutan




  Kontribusi terhadap Tujuan
  Pembangunan Berkelanjutan

Melalui produk dan layanan keuangan serta program          target TPB ini menjadi bagian integral dari Strategi
tanggung jawab sosial dan lingkungan, Bank Mandiri         Keberlanjutan Bank Mandiri dan diwujudkan melalui
berperan aktif dalam mendukung pencapaian 17 Tujuan        berbagai program unggulan yang memberikan dampak
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang digagas oleh          nyata bagi masyarakat serta lingkungan:
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dukungan terhadap



                                       MANDIRI BERSAMA MANDIRI



                                                Rumah BUMN




                                                23 Rumah BUMN dengan total 15.101 UMKM
                                                Binaan Bank Mandiri




                                                Urban Festival




                                                Menjaring lebih dari 5.000 UMKM




                                                Wirausaha Muda Mandiri




                                                Lebih dari 3.700 peserta pada tahun 2024.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   123
Page 124
 Keberlanjutan di Bank                Manajemen              Strategi             Perjalanan            Budaya
                                      Perubahan Iklim        Keberlanjutan        Keberlanjutan         Keberlanjutan
        Mandiri




                                            Aksi Bersih Mandiri




                                            Mendukung pengurangan sampah plastik hingga lebih dari 3,5 ton
                                            sampah terkumpul di 3 titik lokasi, serta mengajak lebih dari 150
                                            masyarakat terlibat untuk lebih peduli terhadap kebersihan.




                                            Urban Livin




                                            Mandiri Sekolah Kejar Paket: Sekolah Kejar Paket A, B, C dengan
                                            total siswa didik sebanyak lebih dari 200 orang.
                                            Mandiri Pilah Sampah: Pendirian bank sampah




                                           Mudik Bersama Mandiri




                                           Memberangkatkan 6.525 pemudik dengan 145 bus
                                           pada tahun 2024.




                                            Mandiri Sahabat Desa




                                           Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui
                                           infrastruktur, pelatihan, dan dukungan UMKM.




124   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 125
 Pelibatan Pemangku          Penilaian              Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                 Materialitas           Pembangunan Berkelanjutan




                                            Mandiri Sehat




                                            Fasilitas dan sarana kesehatan mencakup penyediaan ambulans di
                                            24 lokasi, posyandu di 688 titik, kegiatan donor darah yang dilakukan
                                            empat kali dalam setahun di seluruh wilayah, mobil tanggap bencana,
                                            serta berbagai kegiatan lainnya.




                                            Mandiri Sahabat Difabel




                                            Pembinaan lebih dari 200 UMKM Disabilitas.




                                            Kewirausahaan Petani




                                            Pembangunan Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di 3 lokasi.




                                            Mandiri Sahabatku




                                            Pelatihan kepada lebih dari 2,2 ribu PMI dan Purna PMI
                                            di 6 Negara.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         125
Page 126
 Keberlanjutan di Bank                Manajemen              Strategi             Perjalanan           Budaya
                                      Perubahan Iklim        Keberlanjutan        Keberlanjutan        Keberlanjutan
        Mandiri




                                            Mandiri Lingkar Hijau




                                            Memberdayakan lebih dari 50 petani, 40 kedai kopi, 20 pelajar SMK,
                                            serta alumni Wirausaha Muda Mandiri. Kegiatan ini berhasil menyerap
                                            limbah kopi sebanyak 2,5 ton.




                                            Mandiri Air




                                            17 Desa di 4 Kabupaten sebanyak 3.719 keluarga mendapatkan
                                            akses air bersih.




                                            Beasiswa Mandiri




                                           Pada tahun 2024, Bank Mandiri memberikan beasiswa kepada
                                           Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Pusat, putra-putri
                                           TNI/Polri, serta bantuan beasiswa pendidikan lainnya.




126   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 127
 Pelibatan Pemangku          Penilaian              Kontribusi terhadap Tujuan
 Kepentingan                 Materialitas           Pembangunan Berkelanjutan




                                    BANGKIT BERSAMA MANDIRI



                                            Mandiri Berbagi Kebaikan




                                            • Memberikan bingkisan kepada 57.000 anak yatim, 5.000 kaleng
                                              daging kurban, 278.100 paket daging kurban, 300 pasang sepatu
                                              bekas layak pakai, serta santunan kepada 2.600 anak yatim piatu.
                                            • Menyediakan 70.200 paket sosial murah untuk keluarga prasejahtera.
                                            • Membagikan lebih dari 2.000 bingkisan ke panti asuhan dan panti
                                              jompo pada Hari Natal.




                                            Tanggap Bencana




                                            16.000 paket bantuan untuk lebih dari 20 lokasi.




                                            Pembangunan Sarana &
                                            Prasarana Umum



                                            Pembangunan fasilitas umum seperti 132 sarana ibadah yang terdiri
                                            dari mesjid, gereja, pura, perbaikan jalan di 78 titik, renovasi dan
                                            pembangunan balai warga di 38 titik, dan pembangunan sarana
                                            umum lainnya.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            127
Page 128
Sustainable
Banking
130 Strategi Pembiayaan Bertanggung Jawab
       • Pelibatan dengan Pemangku Kepentingan
       • Keterlibatan dengan Pembuat Kebijakan
       • Pengembangan Kapasitas Internal


133 Integrasi LST dalam Penilaian Risiko Kredit
       • Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial (ESRM)
       • Sistem Manajemen Risiko LST
       • Penguatan Tata Kelola dan Pengawasan Risiko LST di Bank Mandiri
       • Kebijakan Kredit


149 Kerangka Pembiayaan Berkelanjutan

150 Pengembangan Produk dan Layanan Berkelanjutan
       • Pembiayaan Berkelanjutan
       • Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan
       • Produk Pembiayaan Berkelanjutan
       • Pendanaan Berkelanjutan
       • Investasi Berkelanjutan




128   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 129
Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   129
Page 130
      Sustainable                    Strategi Pembiayaan                                 Integrasi LST dalam
       Banking                       Bertanggung Jawab                                   Penilaian Risiko Kredit




  Strategi Pembiayaan Bertanggung
  Jawab
Melalui pilar Sustainable Banking, Bank Mandiri berkomitmen untuk memimpin transisi Indonesia menuju ekonomi rendah
karbon, dengan mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab, memperkuat kolaborasi strategis, dan mendorong
pembiayaan yang berkelanjutan di berbagai sektor prioritas.



    Komitmen              Memimpin transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.



                             Peluang Bisnis                                          Manajemen Risiko

                         1. Pelibatan dengan Pemangku Kepentingan             Mengintegrasikan aspek LST dalam proses
                         2. Pengembangan Produk dan Layanan                   bisnis, termasuk melalui:
                            Berkelanjutan                                     • Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan
   Pendekatan                                                                    (Sustainable Finance Framework/SFF)
      Kami                                                                       dan Kerangka Kerja Pembiayaan Transisi
                                                                                 (Transition Finance Framework/TFF)
                                                                              • Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial
                                                                                 (ESRM)
                                                                              • Kebijakan Kredit Sektoral
                                                                              • Climate Risk Stress Test (CRST)


    Penggerak            • Produk Keberlanjutan dan ESG Advisory              • Penguatan Tata Kelola
      Utama              • Keterlibatan dengan pembuat kebijakan              • Pengembangan kapasitas internal




Pelibatan dengan Pemangku Kepentingan
Dalam pelibatan dengan nasabah, Bank Mandiri                           berkelanjutan, dan instrumen investasi berbasis ESG
berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang                         (Environmental, Social, and Governance).
mendukung perjalanan keberlanjutan mereka. Untuk                    3 Pelatihan dan program peningkatan kapasitas
mewujudkan komitmen ini, Bank Mandiri membentuk                       (capacity building)
satuan tugas khusus, yaitu ESG Desk, yang berperan                    Memberikan pelatihan dan lokakarya untuk
dalam menyelaraskan kebutuhan nasabah dengan                          meningkatkan pemahaman serta kemampuan
produk, pembiayaan berkelanjutan, dan pengembangan                    nasabah dalam menerapkan prinsip keberlanjutan.
bentuk keuangan hijau lainnya. Melalui ESG Desk, Bank
Mandiri terus berupaya mengidentifikasi potensi bisnis dan          4 Laporan riset keberlanjutan (sustainability
mengembangkan inovasi pembiayaan berkelanjutan yang                   research report)
sesuai dengan dinamika pasar. Pelibatan dengan nasabah                Bank Mandiri, melalui Mandiri Institute, menyediakan
dilakukan melalui:                                                    laporan riset keberlanjutan (sustainability research
                                                                      report) yang dapat diakses oleh nasabah, guna
 1 Konsultasi dan pendampingan (advisory)                             membantu mereka memahami dan mengidentifikasi
   Berperan dalam advisory terkait ESG Financing kepada               risiko keberlanjutan secara sektoral dan peluang bisnis
   nasabah untuk membantu transisi menuju aktivitas                   keberlanjutan.
   bisnis yang lebih ramah lingkungan.                             Bank Mandiri secara aktif melakukan pelibatan dengan
 2 Penyediaan produk dan layanan keuangan                          sektor-sektor prioritas yang memiliki kontribusi emisi tinggi,
   berkelanjutan                                                   untuk mendorong transisi menuju praktik bisnis yang
   Menawarkan produk keuangan seperti pembiayaan                   berkelanjutan, sambil turut berperan dalam meningkatkan
   hijau, pembiayaan sosial, pembiayaan transisi, obligasi         kesadaran lingkungan di kalangan pemangku kepentingan.




  130      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 131
Kerangka Pembiayaan                                       Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                             Berkelanjutan




                                 Pelibatan Aktif dengan dengan Sektor Prioritas

                                                                                                      Sektor Lain (Baja
                                                                                                       dan Besi, Fast
    Kelapa Sawit           Minyak dan
                                                Pertambangan               Energi   Peternakan       Moving Consumer
     (Agrikultur)          Gas Bumi
                                                                                                     Goods, Konstruksi,
                                                                                                        dan lain-lain)

                             Apakah nasabah memiliki kerangka kerja LST dan rencana transisi?


                                          YA                                                     TIDAK

      1. Apakah kerangka kerja LST nasabah mencakup seluruh lini bisnis               1. Apa alasan nasabah belum
         dan operasional mereka?                                                         memiliki kerangka kerja LST
      2. Apakah rencana transisi nasabah telah selaras dengan Perjanjian                 atau rencana transisi?
         Paris (target suhu global 1,5°C)?                                            2. Bagaimana      Bank    Mandiri
      3. Apa saja tantangan yang dihadapi nasabah dalam menerapkan                       dapat membantu nasabah
         kerangka kerja LST atau rencana transisi mereka?                                untuk mulai mengembangkan
      4. Bagaimana Bank Mandiri dapat membantu nasabah mengatasi                         kerangka kerja LST dan
         tantangan tersebut?                                                             rencana transisi mereka?
      5. Apakah nasabah telah mengidentifikasi risiko dan peluang aspek
         keberlanjutan?



                                                             Hasil Keterlibatan:
                      100% keterlibatan nasabah melalui evaluasi dan profiling ESRM.*


Pelibatan aktif dengan sektor prioritas dilakukan melalui berbagai inisiatif yang mendukung keberlanjutan, termasuk sosialisasi
terkait praktik keberlanjutan di industri sektor prioritas. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pengembangan industri
berkelanjutan dan mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan di berbagai sektor.




                Sosialisasi Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO):
                Edukasi dan Pendampingan


      Bank Mandiri menggelar sosialisasi sertifikasi ISPO secara
      hybrid pada 4 Desember 2024, dengan melibatkan 98
      peserta dari perusahaan inti mitra debitur koperasi plasma.
      Sebanyak 44 peserta hadir langsung di Mandiri University
      Wijaya Kusuma, sementara 54 lainnya mengikuti melalui
      platform virtual. Dalam kegiatan ini, materi yang disampaikan
      mencakup manfaat, persyaratan, prosedur sertifikasi,
      serta fasilitas pendanaan yang dapat dimanfaatkan oleh
      para pemangku kepentingan. Bank Mandiri memperkuat
      komitmennya untuk mendukung keuangan berkelanjutan,
      dengan harapan sosialisasi ini dapat mempercepat
      proses sertifikasi ISPO bagi debitur koperasi plasma.
      Hal ini diharapkan turut berkontribusi pada pengelolaan
      industri kelapa sawit yang lebih bertanggung jawab dan
      berkelanjutan.



*Lihat halaman 134




Laporan Keberlanjutan 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      131
Page 132
       Sustainable                    Strategi Pembiayaan                                    Integrasi LST dalam
        Banking                       Bertanggung Jawab                                      Penilaian Risiko Kredit




Keterlibatan dengan Pembuat Kebijakan
Bank Mandiri secara aktif terlibat dengan pembuat kebijakan dan pelaku industri untuk mendorong praktik keberlanjutan di
Indonesia. Proses ini dilakukan melalui komite teknis, forum, dan pertemuan individu. Selain itu, Bank Mandiri juga melibatkan
manajemen tingkat dewan untuk berpartisipasi dalam strategi risiko iklim sebagai bagian dari pendekatan proaktif yang
terintegrasi dengan strategi bisnis.

Dalam aspek regulasi, Bank Mandiri mendorong praktik keberlanjutan melalui langkah-langkah seperti:

 1 Pengujian risiko iklim melalui pemodelan skenario atau analisis sensitivitas
   Bank Mandiri telah mengembangkan climate risk stress test yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
   untuk mengidentifikasi dampak risiko iklim pada portofolio bank. Selain itu, Bank Mandiri memberikan umpan balik kepada
   regulator terkait pengujian risiko iklim di sektor perbankan, khususnya terkait tantangan, metode, dan pengembangan
   metodologi berdasarkan data yang diperoleh.
 2 Dukungan terhadap Taksonomi Hijau
   Bank Mandiri merupakan salah satu lembaga yang tergabung dalam gugus tugas (Taskforce) untuk pengembangan
   Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) dan Taksonomi Hijau (THI), serta menjadi salah satu bank yang
   melaksanakan pilot project pertama THI. Peran Bank Mandiri mencakup pemberian umpan balik kepada regulator terkait
   taksonomi serta partisipasi proaktif dalam FGD bersama OJK, Asosiasi Perbankan, dan pelaku industri lainnya. Bank
   Mandiri telah melakukan pelaporan atas THI dan TKBI secara kuartalan kepada OJK.
 3 Kolaborasi dengan Kementerian terkait
   Bank Mandiri memastikan inisiatif yang dijalankan sejalan dengan kebijakan nasional dan BUMN, termasuk sinergi dalam
   proyek energi terbarukan, mekanisme perdagangan karbon, skema insentif bagi pelaku industri, serta identifikasi investasi
   swasta yang diperlukan melalui kolaborasi strategis.




Pengembangan Kapasitas Internal                                                [GRI 404-2]



Melalui ESG desk, Bank Mandiri membangun keahlian sektoral di kalangan Relationship Manager (RM) dan analis kredit untuk
memahami sepenuhnya terkait isu-isu material sektoral dalam aspek lingkungan dan sosial. Relationship Manager (RM) secara
aktif mengomunikasikan kebijakan kredit sektoral kami dan mengumpulkan umpan balik dari perusahaan untuk memperkuat
kebijakan kredit agar selaras dengan peraturan dan praktik global. Bank Mandiri memberikan pelatihan kepada Relationship
Manager (RM) untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi risiko LST secara efektif,
memastikan pengelolaan risiko yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Pelatihan manajemen risiko kredit mencakup topik
seperti Assessment Kebijakan Perkreditan (KPKD) 2024, FI Credit Risk Analysis, Sustainable Learning Product & Fraud Risk,
Climate Risk Stress Testing: Quantifying the Impact of Climate Risk, dan Environmental Risk for Banks, yang diikuti oleh 12.168
peserta pada tahun 2024.

Dalam hal pelibatan, Direksi dan Dewan Komisaris turut aktif dalam pengembangan kapasitas untuk membangun internal
expertise sebagai pengambil keputusan tertinggi, baik dalam menetapkan strategi bisnis keberlanjutan maupun dalam
kebijakan manajemen risiko aspek LST. Pelatihan LST yang diikuti Direksi dan Dewan Komisaris mencakup: [2-17]


                                                                                                          Jumlah Manajemen
      Topik Besaran                                        Penjelasan
                                                                                                              Eksekutif
                              Sustainability Live: Route to Net Zero, A Circular Economy, Climate
 Keberlanjutan                                                                                                         1
                              Finance, Supply Chain Sustainability, and Renewable Energy

 Manajemen Risiko LST         Enterprise Risk Management to be Sustainable Bank                                        4

                              The Role of Financial Institution to Support Indonesia towards Low
 Peluang Bisnis LST                                                                                                    8
                              Carbon Economy




  132      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 133
Kerangka Pembiayaan                                  Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                        Berkelanjutan




  Integrasi LST dalam Penilaian Risiko
  Kredit              [FN-CB-410a.2]




Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Mandiri berkomitmen untuk memitigasi dampak negatif terhadap
lingkungan dan masyarakat serta menjalankan tanggung jawab strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Pendekatan ini selaras dengan visi kami untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku
kepentingan melalui berbagai inisiatif berikut:



   1     Integrasi LST dalam Penilaian Risiko Kredit
         Bank Mandiri mengintegrasikan faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) ke dalam seluruh siklus
         kredit, mulai dari proses pengajuan hingga pemantauan. Kerangka kerja dirancang untuk melakukan penilaian
         mendalam terhadap risiko LST. Selain itu, Bank Mandiri memiliki Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan
         (Sustainable Finance Framework) dan Kerangka Kerja Pembiayaan Transisi (Transition Finance Framework) untuk
         mengidentifikasi pembiayaan dan proyek yang sesuai dengan regulasi yang berlaku serta standar global.




   2     Penilaian Mendalam untuk Industri yang Intensif LST
         Bank Mandiri melakukan penilaian mendalam terhadap sektor-sektor dengan intensitas LST yang tinggi guna
         memastikan kepatuhan terhadap kebijakan keberlanjutan, termasuk:
         • Kesesuaian Kebijakan
           Bank Mandiri mengadopsi standar internasional seperti International Finance Corporation (IFC) di mana kriteria
           LST menjadi bagian dalam compliance checklist yang terapkan kepada nasabah.
         • Penilaian LST Sektor Spesifik
           Sistem penilaian LST dirancang khusus untuk sektor-sektor dengan eksposur tinggi terhadap risiko lingkungan,
           seperti energi, agrikultur, minyak, dan gas. Penilaian ini mencakup proses Enhanced Due Diligence (EDD)
           untuk memastikan kepatuhan.
         • Identifikasi Dampak Lingkungan
           Bank Mandiri menghitung emisi Cakupan 3 yang bersumber dari aktivitas pembiayaan serta menganalisis
           dampak risiko fisik dan transisi yang dihasilkan. Selain itu, Bank Mandiri juga melakukan climate risk stress
           test secara komprehensif untuk mengidentifikasi dampak perubahan iklim terhadap portofolio, baik dari sisi
           risiko fisik (physical risks) maupun risiko transisi (transition risks). Hasil analisis ini menjadi dasar bagi unit bisnis,
           manajemen risiko, dan jajaran direksi dalam merumuskan strategi bisnis yang berorientasi pada mitigasi dan
           adaptasi terhadap risiko perubahan iklim.



   3     Pemantauan dan Pelibatan Debitur
         Risiko LST dipantau secara kuartal menggunakan sistem analitik, seperti sistem peringatan dini (ALERT) untuk
         segmen wholesale dan Early Warning System (EWS) untuk segmen ritel. Unit bisnis pemilik akun serta analis
         kredit terlibat aktif dalam mengomunikasikan pemenuhan persyaratan yang telah disepakati dengan debitur.
         Proses ini diawasi secara berkala berdasarkan waktu yang telah ditentukan.



   4     Tata Kelola dan Pengawasan
         Komitmen terhadap LST diawasi oleh Komite Manajemen Risiko (Risk Management Committee) yang melibatkan
         manajemen senior dari departemen Risiko, Bisnis, dan Kepatuhan, serta menetapkan strategi bisnis bank.
         Tata kelola ini memastikan pendekatan yang transparan dan bertanggung jawab terhadap pembiayaan yang
         mempertimbangkan risiko lingkungan, sosial, dan iklim.



   5     Transparansi dan Pelaporan
         Bank Mandiri berkomitmen untuk transparan dengan mengungkapkan data terkait pembiayaan LST dalam
         laporan keberlanjutan tahunan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan best practice disclosure standard.



Laporan Keberlanjutan 2024                                                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          133
Page 134
      Sustainable                    Strategi Pembiayaan                               Integrasi LST dalam
       Banking                       Bertanggung Jawab                                 Penilaian Risiko Kredit




Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial (ESRM)
Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial atau                       Ketidakpatuhan terhadap kebijakan ini dapat menyebabkan
Environmental & Social Risk Management (ESRM) adalah              penolakan pinjaman atau persetujuan dengan syarat
metode pengelolaan risiko lingkungan dan sosial yang              tertentu.
diterapkan oleh Bank Mandiri untuk mengukur kesiapan
debitur dalam menghadapi dampak perubahan iklim                   Hasil evaluasi menggunakan ESCC menjadi dasar dalam
(climate change) sekaligus memperkuat proses analisis             menentukan rencana aksi kepada nasabah dalam upaya
risiko dan mitigasi yang dilakukan. ESRM mencakup seluruh         pemenuhan kriteria lingkungan dan sosial yang belum
layanan kredit Bank Mandiri (segmen ritel, perbendaharaan,        terpenuhi dan menentukan strategi pembiayaan yang
keuangan korporasi, dan keuangan konsumen).                       sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE) Financing
                                                                  2060 atau lebih cepat. Proses ini mencakup analisis profil
Salah satu elemen penting dalam ESRM adalah                       risiko lingkungan dan sosial debitur, yang akan menjadi
Environmental Social Compliance Checklist (ESCC),                 referensi utama dalam penyusunan Rencana Dekarbonisasi
yang berfungsi sebagai alat evaluasi kualitatif untuk             Bank Mandiri pada tahun 2025. Dalam hal ini, manajemen,
memastikan pemenuhan kriteria lingkungan dan sosial               termasuk Direksi, secara proaktif menetapkan strategi
oleh debitur sesuai dengan peraturan yang berlaku, sambil         bisnis yang selaras dengan hasil penilaian aspek LST yang
tetap mendukung pertumbuhan bisnis Bank Mandiri.                  telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Bank Mandiri memiliki kebijakan kredit yang
mengikat terkait aspek LST dengan prinsip kehati-hatian           Nasabah dianalisis berdasarkan delapan parameter yang
dan monitoring yang intensif.                                     ditetapkan oleh International Finance Corporation (IFC).
                                                                  Parameter ini menjadi acuan global bagi Bank Mandiri
Lingkup sistem manajemen untuk menilai risiko LST dalam           dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko lingkungan
aktivitas pembiayaan, menggunakan ESCC dan kebijakan              dan sosial, sekaligus memastikan pelaksanaan praktik
kredit, bagi debitur wholesale (pembiayaan di atas Rp25           bisnis berkelanjutan pada pembiayaan proyek, termasuk
miliar), mencakup project finance dan corporate finance.          skema corporate finance. Pendekatan ini mempertegas
Sektor-sektor dengan risiko sosial dan lingkungan yang            komitmen Bank Mandiri dalam mendukung keberlanjutan
tinggi diwajibkan menjalani proses due diligence yang             dan pembangunan yang bertanggung jawab. Delapan
lebih ketat, sebagaimana diatur dalam kebijakan sektoral.         parameter tersebut adalah:




                  Risiko Fisik, Risiko Transisi, & Kalkulasi Emisi (Cakupan 1, 2, & 3)
                  Parameter ini menegaskan pentingnya melakukan penilaian, pengelolaan, dan pemantauan risiko serta
                  dampak lingkungan dan sosial dalam setiap proyek. Pengelola proyek diwajibkan mengembangkan
                  sistem manajemen lingkungan dan sosial yang efektif guna memastikan keberlanjutan. Bank Mandiri
                  mendorong perusahaan untuk mengambil langkah-langkah preventif dalam menghadapi risiko iklim,
                  baik risiko fisik maupun risiko transisi, serta melakukan perhitungan emisi yang mencakup Cakupan 1,
                  2, dan 3 dari aktivitas bisnis dan operasionalnya. Selain itu, bagi perusahaan publik, hasil perhitungan
                  tersebut harus dilaporkan secara transparan dalam laporan keberlanjutan.

                  Hak Asasi Manusia (HAM)
                  Parameter ini menekankan pentingnya perlakuan yang adil terhadap tenaga kerja, yang mencakup
                  non-diskriminasi, kesehatan dan keselamatan kerja, serta kebebasan berserikat. Selain itu, parameter
                  ini mengatur larangan atas kerja paksa dan eksploitasi pekerja anak. Bank Mandiri mewajibkan nasabah
                  untuk memiliki kebijakan yang mendukung perlindungan HAM dan menjamin pemenuhan hak-hak dasar
                  pekerja sesuai dengan standar Konvensi International Labor Organization (ILO). Kebijakan tersebut
                  harus mencakup penghormatan terhadap kebebasan berserikat, penerapan prosedur Keselamatan dan
                  Kesehatan Kerja (K3), serta langkah-langkah mitigasi terhadap praktik ketenagakerjaan yang dilarang.

                  Efisiensi Sumber Daya dan Pencegahan Pencemaran
                  Parameter ini menitikberatkan pada penggunaan sumber daya alam secara efisien, termasuk
                  penggunaan air dan energi, serta pencegahan pencemaran lingkungan melalui pengelolaan limbah
                  dan emisi yang efektif. Dalam Environmental and Social Compliance Checklist (ESCC), Bank Mandiri
                  mendorong nasabah untuk mengadopsi langkah-langkah efisiensi dalam penggunaan sumber daya,
                  seperti energi dan air, yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan sektor masing-masing.




  134      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 135
Kerangka Pembiayaan                              Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                    Berkelanjutan




                  Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Masyarakat
                  Parameter ini menekankan pentingnya identifikasi, pencegahan, dan pengelolaan risiko yang dapat
                  memengaruhi kesehatan, keselamatan, dan keamanan masyarakat di sekitar proyek. Selain itu,
                  parameter ini juga mendorong terciptanya hubungan yang konstruktif dengan masyarakat setempat.
                  Bank Mandiri mendorong nasabah untuk memiliki prosedur atau langkah-langkah mitigasi yang
                  bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di
                  sekitar proyek.

                  Akuisisi Lahan dan Pemukiman
                  Parameter ini memberikan panduan untuk memastikan proses akuisisi lahan dilakukan secara adil,
                  dengan meminimalkan penggusuran secara paksa. Jika penggusuran tidak dapat dihindari, proyek
                  harus menyediakan kompensasi yang layak dan memastikan pemulihan mata pencaharian bagi
                  masyarakat yang terdampak. Apabila aktivitas usaha perusahaan memerlukan pembebasan lahan,
                  Bank Mandiri mewajibkan nasabah untuk memiliki kebijakan dan/atau prosedur pembebasan lahan
                  yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Bank Mandiri mendorong
                  nasabah untuk melakukan monitoring dan evaluasi atas dampak pembebasan lahan serta pemukiman
                  kembali (land resettlement) selama dan/atau setelah pelaksanaan proyek.

                  Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati yang
                  Berkelanjutan
                  Parameter ini bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati, menjaga ekosistem, dan memastikan
                  pengelolaan sumber daya hayati secara berkelanjutan, termasuk dalam kawasan lindung. Bank Mandiri
                  mengintegrasikan aspek keanekaragaman hayati ke dalam kebijakan manajemen risiko keberlanjutan,
                  terutama untuk sektor-sektor seperti kehutanan, pertambangan, dan pertanian. Bank Mandiri juga
                  melakukan penilaian terhadap aktivitas nasabah untuk memastikan kesesuaian dengan praktik
                  lingkungan yang bertanggung jawab, serta menghindari kegiatan yang berdampak negatif terhadap
                  habitat alam yang kritis. Parameter ini memberikan panduan dalam mendorong perusahaan untuk
                  mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. Bank Mandiri mewajibkan nasabah untuk memiliki
                  dokumen AMDAL/UKL/UPL/SPPL yang telah disetujui oleh instansi berwenang. Selain itu, jika aktivitas
                  usaha perusahaan berpotensi berdampak terhadap keanekaragaman hayati (termasuk spesies yang
                  tercakup dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/
                  CITES), nasabah juga diwajibkan memiliki prosedur dan/atau upaya mitigasi untuk meminimalkan
                  dampak tersebut.

                  Masyarakat Adat
                  Parameter ini bertujuan untuk menjamin penghormatan terhadap hak-hak, budaya, dan nilai-nilai
                  masyarakat adat. Perusahaan diwajibkan untuk mendapatkan Persetujuan Bebas, Didahulukan, dan
                  Diinformasikan (Free, Prior, and Informed Consent/FPIC) sebelum memulai proyek yang berpotensi
                  memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat adat. Bank Mandiri mendorong nasabah untuk
                  memiliki program dan/atau inisiatif pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan
                  masyarakat adat, serta menjaga kelestarian lingkungan sekitar yang menjadi bagian integral dari
                  kehidupan mereka. Inisiatif ini harus dilakukan secara inklusif dan berdasarkan dialog yang konstruktif
                  dengan masyarakat adat.


                  Warisan Budaya
                  Parameter ini bertujuan melindungi warisan budaya, baik yang berwujud (seperti bangunan bersejarah,
                  monumen, atau situs arkeologi) maupun yang tidak berwujud (seperti tradisi, adat istiadat, dan kearifan
                  lokal), dari potensi dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu proyek. Bank Mandiri berkomitmen
                  untuk tidak memberikan pembiayaan kepada perusahaan yang berlokasi di sekitar situs Warisan
                  Budaya, seperti situs United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) World
                  Heritage atau cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah, kecuali proyek tersebut bertujuan untuk
                  pelestarian. Dalam hal ini, perusahaan diwajibkan memiliki prosedur dan/atau langkah mitigasi yang
                  memadai untuk mengelola dan meminimalkan dampak negatif terhadap situs warisan budaya selama
                  pelaksanaan proyek.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      135
Page 136
       Sustainable                      Strategi Pembiayaan                             Integrasi LST dalam
        Banking                         Bertanggung Jawab                               Penilaian Risiko Kredit




Pada tahapan awal pelaksanaan evaluasi nasabah berdasarkan Environment and Social Risk Management (ESRM), Bank
Mandiri menerapkan penilaian wajib (mandatory assessment) yang mencakup beberapa aspek utama, yaitu: Risiko Fisik,
Risiko Transisi, dan Kalkulasi Emisi (Cakupan 1, 2, dan 3); Kondisi Kerja dan Perlakuan terhadap Tenaga Kerja; Akuisisi Lahan
dan Pemukiman; serta Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati yang Berkelanjutan
disesuaikan dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku di Indonesia.




Sistem Manajemen Risiko LST
Penilaian risiko LST pada kredit dilakukan secara end-to-         melanjutkan proses pra persetujuan menggunakan credit risk
end di setiap tahapan penyaluran kredit dan terintegrasi          tools, termasuk penerapan aspek LST. Untuk segmen ritel,
oleh Business Unit, Credit Operation Unit, serta Credit Risk      penilaian dilakukan berdasarkan Industry Acceptance Criteria
Management Unit. Bank Mandiri menetapkan tingkatan                (IAC) dan melalui credit risk scorecard dengan mengacu pada
risiko yang siap diterima oleh bank (risk appetite) dan           kriteria penerimaan risiko yang berlaku untuk setiap produk.
industri (industry appetite) yang selaras dengan aspek LST
dalam kebijakan bank. Hasil penetapan tersebut kemudian           Dalam proses pemberian kredit, Bank Mandiri telah
dituangkan ke dalam petunjuk teknis Industry Acceptance           menerapkan Environmental and Social Risk Management
Criteria (IAC) melalui Ketentuan Internal No.B3.P1.T16.IAC.       (ESRM) mulai dari proses praseleksi (uji kelayakan), analisis
                                                                  kredit, tinjauan hukum dan kepatuhan, persetujuan kredit,
Setiap Business Unit melakukan penilaian berdasarkan Loan         hingga proses pemantauan. Sistem manajemen risiko LST
Portfolio Guideline yang mencakup Industry Classification         dalam proses kredit mencakup seluruh layanan kredit Bank
(IC), Industry Limit (IL), Industry Acceptance Criteria (IAC),    Mandiri (keuangan korporasi dan keuangan konsumen).
dan kebijakan kredit sektoral. Kemudian Business Unit




Proses Integrasi LST dalam Pemberian Kredit

                                                                         Legal +                        Business Unit +
      Business Unit +                   Business Unit +
                                                                        Compliance                     Risk Management
     Risk Management                   Risk Management
           Unit                              Unit                        LEGAL &
                                                                       COMPLIANCE                      RAPAT KOMITE
       PRE-SCREEN                      LOAN ANALYSIS                     REVIEW                           KREDIT




      Business Unit +                                                 Business Unit +
     Risk Management                    Credit Operation             Risk Management
                                                                                                      Pejabat Berwenang
     + Credit Operation                       Unit                   + Credit Operation
            Unit                                                            Unit

         LOAN                                                           LOAN
                                       DISBURSEMENT                                                   LOAN APPROVAL
       MONITORING                                                   DOCUMENTATION




  136       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 137
Kerangka Pembiayaan                                Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                      Berkelanjutan




1. Praseleksi
   Pada tahap praseleksi, Bank Mandiri melaksanakan uji kelayakan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi aspek LST
   dari calon nasabah. Proses ini dilakukan oleh Unit Business dan Unit Risk Management guna memastikan bahwa calon
   debitur memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan, termasuk pelaksanaan name clearance (Know Your Customer/KYC
   dan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme/APU PPT), serta kesesuaian dengan industri prospektif
   yang memperhitungkan aspek LST, sebelum melanjutkan ke tahap penyaluran kredit. Mekanisme proses uji kelayakan
   pada calon debitur sebagai berikut:




                              Tidak      Memenuhi              Ya                            Ya
           Termasuk                                                                                  Proses Kredit
                                       kriteria umum                  Loan Analysis
         Exclusion List?                                                                              Selanjutnya
                                        aspek LST?


                   Ya                            Tidak                         Ya




                                                                       Corrective         Tidak
                                         Corrective
                                                                        Actions                          Ditolak
                                          Actions
                                                                       dipenuhi?




2. Analisis Kredit                                                  6. Dokumentasi Kredit
   Pada tahap ini, Unit Business dan Unit Risk                         Tahap ini melibatkan Unit Business, Unit Risk
   Management melakukan analisis kredit secara                         Management, dan Unit Credit Operations. Unit Business
   menyeluruh dengan meninjau berbagai aspek. Analisis                 bertanggung jawab untuk memastikan pemenuhan
   mencakup aspek kualitatif, seperti prospek industri dan             dokumen persyaratan kredit serta penandatanganan
   pasar serta kualitas manajemen perusahaan. Selain                   perjanjian kredit. Unit Risk Management melakukan
   itu, dokumen legalitas dan kepatuhan, seperti AMDAL,                peninjauan untuk memastikan kesesuaian dokumen
   UKL, PROPER, K3, serta peraturan lingkungan lainnya                 perjanjian kredit dengan hasil keputusan Rapat
   juga ditinjau untuk memastikan kepatuhan. Di samping                Komite Kredit. Sementara itu, Unit Credit Operations
   dokumen-dokumen tersebut, prospek bisnis dan                        menyiapkan perjanjian kredit, melakukan pengikatan
   strategi pemasaran turut menjadi fokus analisis. Dari               agunan dan asuransi, serta melakukan tinjauan
   sisi kuantitatif, kinerja keuangan perusahaan dievaluasi.           terhadap pemenuhan syarat kredit.
   Penilaian risiko dan mitigasinya, termasuk aspek LST,            7. Pencairan Kredit
   juga menjadi bagian penting dalam proses ini.                       Proses pencairan kredit dilakukan oleh Credit
3. Tinjauan Hukum dan Kepatuhan                                        Operations Unit dan mencakup beberapa langkah
   Pada tahap ini, Legal & Compliance memberikan opini                 penting, yaitu tinjauan kepatuhan (compliance
   hukum serta solusi terkait aspek legal, termasuk LST,               review) untuk memastikan kepatuhan terhadap
   dalam pemberian kredit. Proses ini mencakup tinjauan                persyaratan kredit, aktivasi kredit (loan activation)
   terhadap aturan internal dan eksternal (peraturan                   untuk mengaktifkan fasilitas kredit, serta pencairan
   perundang-undangan) yang berlaku.                                   kredit (loan disbursement) yang merupakan tahap akhir
4. Rapat Komite Kredit                                                 dalam pencairan dana kepada debitur.
   Proses persetujuan kredit dilakukan dalam Forum                  8. Pemantauan Kredit
   Rapat Komite Kredit, yang terdiri dari minimal dua                  Bank Mandiri secara konsisten melakukan pemantauan
   orang, masing-masing mewakili fungsi Unit Business                  terhadap pemenuhan aspek lingkungan dan sosial
   dan Unit Risk Management. Kedua pihak ini berperan                  yang telah ditetapkan pada syarat kredit sebagai bagian
   dalam pengambilan keputusan terkait persetujuan                     dari enhanced due diligence. Proses ini dilakukan oleh
   kredit.                                                             Business Unit, Risk Management Unit, dan Credit
5. Persetujuan Kredit                                                  Operations Unit dengan fokus pada beberapa aktivitas
   Persetujuan kredit dilakukan oleh pejabat berwenang                 utama, termasuk panggilan periodik dan kunjungan
   sesuai dengan batasan kredit yang diatur dalam                      langsung, pemenuhan syarat kredit, tinjauan tahunan,
   ketentuan internal Bank Mandiri. Kewenangan ini                     sistem peringatan dini (ALERT), stress test dan analisis
   dimiliki oleh pejabat dengan jabatan Vice President,                sensitivitas, serta pemantauan jatuh tempo dokumen.
   Senior Vice President, hingga level Direksi.



Laporan Keberlanjutan 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      137
Page 138
       Sustainable                      Strategi Pembiayaan                                 Integrasi LST dalam
        Banking                         Bertanggung Jawab                                   Penilaian Risiko Kredit




Bank Mandiri memiliki sistem peringatan dini (early warning            berkala untuk memastikan kepatuhan debitur terhadap
system) melalui inisiasi Forum ALERT, yang melibatkan                  standar yang telah ditetapkan. Jika hasil tinjauan dari
Business Unit, Risk Management Unit. Forum ALERT                       Forum ALERT menunjukkan bahwa debitur tidak mematuhi
berfungsi untuk mengidentifikasi dan memantau risiko                   aspek LST meski telah melalui proses penyusunan dan
yang dapat memengaruhi kualitas kredit, termasuk risiko                evaluasi rencana aksi, tindakan korektif lebih lanjut dapat
terkait aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST),               diambil guna memastikan pemenuhan LST oleh nasabah.
kinerja keuangan, serta prospek industri. Selain itu, forum            Uji kelayakan tambahan dilakukan jika nasabah gagal
ini juga berperan dalam mengevaluasi implementasi LST                  memenuhi kriteria pembiayaan yang ditetapkan.
oleh debitur, menilai keberlanjutan usaha, dan memantau
langkah mitigasi dampak perubahan iklim.                               Selanjutnya, mekanisme eskalasi diterapkan dalam Forum
                                                                       ALERT jika terdapat temuan risiko terkait aspek LST yang
Pemicu uji tuntas LST dan proses eskalasi risiko didefinisikan         belum dapat diselesaikan di level teknis antara Unit Bisnis
dengan jelas untuk memastikan bahwa semua risiko yang                  dan Risk Management Unit dengan debitur. Dalam situasi
teridentifikasi ditangani secara tepat sesuai dengan prinsip           ini, fungsi pengawasan dari pemegang kewenangan
LST. Bank Mandiri menetapkan ambang batas, seperti                     pemutus kredit diperlukan. Fungsi ini dijalankan oleh
pemenuhan sertifikasi atau standar lingkungan hidup dan                pejabat di setingkat Senior Vice President hingga jajaran
aspek sosial sesuai dengan undang-undang yang berlaku,                 Direksi untuk memastikan langkah mitigasi yang tepat dan
sebagai pemicu utama uji tuntas ini. Jika risiko mencapai              pengambilan keputusan lebih lanjut. Jika dampak LST
ambang batas ini, Bank Mandiri mensyaratkan debitur                    ditemukan sangat serius selama proses uji tuntas, maka
untuk memiliki rencana aksi (action plan) guna memenuhi                eskalasi dilakukan ke tingkat Direksi hingga CEO untuk
aspek LST dalam jangka waktu yang sesuai dengan                        pengambilan keputusan.
jenis usaha nasabah. Rencana aksi ini dievaluasi secara

                                 Pemantauan Pemenuhan Aspek LST pada Forum ALERT



                                                    Melanjutkan proses pemantauan
                                                      dan tahapan proses kredit
                                                              selanjutnya
                              Sesuai                                                           Ya


                                                                                                             Tidak
                                                                                             Pemantauan      Sesuai
     Pelaksanaan                   Hasil                                                        Account
   Pemantauan Aspek               Review                               Sesuai                   Strategy                Exit
   LST melalui Forum              ALERT                                                        (Nasabah
        ALERT                                                                                 Kooperatif)
                               Tidak
                              Sesuai
                                                                                Tidak
                                                                  Evaluasi      Sesuai
                                Penyusunan                                                Proses Eskalasi
                                                                 Pemenuhan
                                Action Plan                                              kepada Pemegang
                                                                 Action Plan
                                 Nasabah                                                   Kewenangan
                                                                  Nasabah




Sebagai contoh uji tuntas tambahan (extra due diligence) atas pemicu ketidakpatuhan kinerja LST debitur, dalam menilai
kinerja lingkungan debitur, Bank Mandiri mengacu pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang
dikelola oleh pemerintah, dengan kriteria minimal PROPER Biru. Namun, terdapat beberapa kasus di mana debitur mengalami
penurunan peringkat PROPER, yang umumnya disebabkan oleh aktivitas bisnis yang berpotensi merusak lingkungan, seperti
pengelolaan limbah berbahaya dan beracun yang tidak sesuai standar, serta pembuangan emisi yang melebihi ambang batas
yang ditetapkan.

Atas temuan tersebut, Bank Mandiri melakukan eskalasi ke tingkat manajemen senior, di mana temuan terkait penurunan
PROPER dilaporkan dan dibahas untuk menentukan langkah strategis yang harus diambil. Debitur didorong untuk meningkatkan
peringkat PROPER setidaknya menjadi “Biru” sesuai dengan waktu yang telah disepakati, dengan mempertimbangkan
pendekatan yang disesuaikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing kasus. Bank Mandiri memberikan arahan
untuk menyusun rencana aksi yang mencakup langkah perbaikan konkret guna mengatasi penyebab penurunan PROPER.
Selanjutnya, dalam rapat manajemen senior, rencana perbaikan debitur dibahas secara rinci, termasuk penyusunan action
plan dengan target yang terukur. Target-target ini kemudian dimasukkan dalam perjanjian kredit.



  138       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 139
Kerangka Pembiayaan                                 Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                       Berkelanjutan




Bank Mandiri secara berkala memantau progres rencana aksi debitur dan melakukan evaluasi untuk memastikan implementasi
perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Pemantauan ini berlanjut hingga debitur telah sepenuhnya melaksanakan
rencana aksi dan memenuhi perbaikan yang dibutuhkan.




Penguatan Tata Kelola dan Pengawasan Risiko LST
di Bank Mandiri
Pengawasan manajemen risiko LST dalam kegiatan                   Komisaris. Sebagai bagian dari penerapan tata kelola
pembiayaan di Bank Mandiri dipimpin oleh Direktur Utama.         perusahaan yang baik, kebijakan kredit ini dievaluasi setiap
Sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan       tahun untuk memastikan kesesuaiannya dengan praktik
meningkatkan pengawasan terhadap agenda keberlanjutan            terbaik dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-
perusahaan, Bank Mandiri telah membentuk Komite                  undangan yang berlaku.
Pemantau Risiko (KPR). KPR memiliki fokus pada integrasi
aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) ke dalam         Selama tahun 2024, KPR, RMC, dan CPC secara rutin
proses bisnis utama, termasuk melalui penguatan kebijakan        mengadakan pertemuan untuk membahas berbagai topik
kredit berbasis sektoral, implementasi Environmental and         strategis terkait keberlanjutan, termasuk:
Social Risk Management (ESRM), Climate Risk Stress Test          • Memantau tren dan kebijakan internasional yang relevan
(CRST), dan pengelolaan aspek-aspek LST lainnya. Komite             untuk memperkuat strategi keberlanjutan Bank Mandiri.
ini diketuai oleh Komisaris Utama, dengan anggota yang           • Mengevaluasi risiko fisik dan transisi terkait iklim, serta
berasal dari jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, yang              meningkatkan penilaian risiko ESG untuk memastikan
memiliki beragam latar belakang di bidang bisnis dan                ketahanan bisnis.
manajemen risiko untuk memastikan sinergi keahlian dan           • Menyempurnakan pelaporan sesuai standar internasional
pengalaman.                                                         seperti TCFD, SASB, dan GRI untuk meningkatkan
                                                                    transparansi.
Selain KPR, Bank Mandiri juga membentuk Risk                     • Mendorong strategi bisnis dalam mendorong transisi
Management Committee (RMC) di tingkat Direksi, yang                 nasabah melalui solusi keuangan hijau dan berkelanjutan
dipimpin oleh Wakil Direktur Utama. Anggota RMC terdiri             yang inovatif.
dari Direktur Manajemen Risiko, Direktur Keuangan &              • Menyetujui underlying asset untuk penyusunan
Strategi, Direktur Bisnis, serta beberapa anggota Direksi           Sustainability Bond Report, ESG Repo Report, dan
lainnya. Komite ini berperan dalam memantau risiko,                 Green Bond Rupiah Report.
menetapkan kebijakan, dan menyusun strategi manajemen            • Menyetujui Sustainable Finance Framework (SFF) dan
risiko, termasuk aspek-aspek yang terkait dengan LST.               Transition Finance Framework (TFF).
RMC mengadakan pertemuan kuartalan untuk membahas
topik-topik strategis terkait manajemen risiko.                  Hasil diskusi dan rekomendasi dari komite-komite ini secara
                                                                 rutin disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Bank Mandiri terus memperkuat struktur tata kelola               yang relevan. Mekanisme ini memastikan akuntabilitas,
keberlanjutannya dengan memisahkan fungsi Credit Policy          transparansi, dan integrasi yang optimal dalam proses
Committee (CPC) dari Risk Management Committee                   pengambilan keputusan strategis.
(RMC). CPC diketuai oleh Direktur Utama, dengan anggota
voting yang terdiri dari Direktur Bisnis, Direktur Operation,    Dengan struktur tata kelola yang komprehensif, Bank Mandiri
Direktur Manajemen Risiko, serta SEVP Internal Audit.            menegaskan komitmennya untuk menjadikan aspek-aspek
Komite ini bertugas untuk mengevaluasi dan mengawasi             keberlanjutan, termasuk pengelolaan risiko dan peluang
penerapan kebijakan kredit, memberikan saran perbaikan           iklim, sebagai bagian integral dari strategi bisnis jangka
kepada Direksi terkait Kebijakan Perkreditan, memantau           panjang. Langkah ini mencerminkan upaya berkelanjutan
dan mengevaluasi pelaksanaan ketentuan Batas                     Bank Mandiri dalam mendukung pembangunan yang
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), serta melakukan                berkelanjutan dan menciptakan dampak positif bagi
evaluasi terhadap management limit. Kebijakan yang telah         lingkungan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.
dievaluasi kemudian diajukan untuk persetujuan Dewan




Laporan Keberlanjutan 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       139
Page 140
         Sustainable                                  Strategi Pembiayaan                                                    Integrasi LST dalam
          Banking                                     Bertanggung Jawab                                                      Penilaian Risiko Kredit




Kebijakan Kredit
Dalam Arsitektur Kebijakan Bank Mandiri (AKBM), Bank Mandiri berkomitmen untuk menjalankan bisnis dan operasionalnya
dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan. Bank Mandiri secara konsisten mempertimbangkan dampak
yang berpotensi merugikan lingkungan serta risiko sosial dan lingkungan dalam setiap pengambilan keputusan. Kebijakan
kredit aspek LST Bank Mandiri mencakup beberapa kriteria penting. Dalam aspek lingkungan, kriteria meliputi analisis risiko
lingkungan, dampak proyek terhadap ekosistem, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, serta upaya konservasi sumber
daya alam dan efisiensi energi. Langkah ini sejalan dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Penilaian Kualitas
Aset Bank Umum, yang mewajibkan debitur menjaga kelestarian lingkungan dalam prospek usahanya.

Pada aspek sosial, kriteria mencakup kesejahteraan masyarakat lokal, pelindungan hak asasi manusia, kepatuhan terhadap
standar ketenagakerjaan, serta dampak sosial dari kegiatan operasional. Sementara itu, pada aspek tata kelola, kriteria fokus
pada transparansi, akuntabilitas, penerapan prinsip tata kelola yang baik, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.




     Kriteria Umum Aspek Lingkungan                                                                            Kriteria Umum Aspek Tata
                                                                                                               Kelola
     Bank Mandiri mensyaratkan calon debitur untuk memenuhi
     kriteria umum aspek lingkungan sebagai berikut:                                                           Bank Mandiri mensyaratkan calon debitur
     • Memiliki dokumen pengelolaan lingkungan berdasarkan                                                     untuk memenuhi kriteria umum aspek tata
        sektor industri dan ketentuan peraturan perundang-                                                     kelola sebagai berikut:
        undangan yang berlaku, termasuk dokumen analisis dampak                                                • Komposisi Direksi (keterampilan dan
        lingkungan (AMDAL)* untuk rencana usaha/kegiatan yang                                                    pengalaman) menjadi perhatian dalam
        diwajibkan atau dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan                                                     analisis kredit, termasuk pengalaman
        (UKL)-Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL);                                                                 Direksi. Pergantian anggota Direksi
     • Memiliki hasil penilaian Program Penilaian Peringkat                                                      umumnya memerlukan persetujuan bank
        Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup                                                    dan dicantumkan dalam covenant kredit.
        (PROPER), sesuai dengan ketentuan yang berlaku;                                                        • Dalam aspek finansial, Relationship
     • Izin/sertifikasi pengelolaan lingkungan terkait lainnya maupun                                            Manager      (RM)     meminta    laporan
        kriteria lingkungan terkait lainnya sesuai dengan peraturan                                              keuangan teraudit dari nasabah, namun
        dan perundang-undangan yang berlaku.                                                                     untuk nasabah ritel laporan teraudit tidak
                                                                                                                 diwajibkan. Bagi perusahaan publik,
                                                                                                                 wajib memiliki laporan keberlanjutan
                                                                                                                 sesua dengan ketentuan ketentuan
     Kriteria Umum Aspek Sosial                                                                                  Industry Acceptance Criteria (IAC).
     Bank Mandiri mensyaratkan calon debitur untuk memenuhi
     kriteria umum aspek sosial sebagai berikut:
     • Memiliki kebijakan internal mengenai Manajemen Lingkungan
        dan Manajemen K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang
        dapat diterima bank;
     • Izin/sertifikasi pengelolaan lingkungan terkait lainnya maupun
        kriteria sosial terkait lainnya sesuai dengan peraturan dan
        perundang-undangan yang berlaku.


* Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.38/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2019 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan
  yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup yang mewajibkan debitur untuk mematuhi kesimpulan dan rekomendasi AMDAL sebagaimana dipersyaratkan oleh
  KLHK. Dampak LST yang dipertimbangkan dalam AMDAL antara lain, tetapi tidak terbatas pada: (1) sektor kehutanan: menghindari gangguan ekosistem hutan, hidrologi, keanekaragaman
  hayati, hama, lanskap, dan konflik sosial; (2) sektor pertanian: erosi tanah, perubahan ketersediaan dan kualitas air akibat pembukaan lahan, penyebaran hama, penyakit, dan gulma
  selama operasi, serta perubahan kesuburan tanah akibat penggunaan pestisida/herbisida.




  140          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2024
Page 141
Kerangka Pembiayaan                                                Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                                      Berkelanjutan




    Daftar Pengecualian (Exclusion List)
    Bank Mandiri terus berkomitmen untuk tidak memberikan pembiayaan kredit kepada aktivitas usaha atau bisnis
    yang dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat, sebagaimana diatur dalam daftar
    pengecualian (exclusion/negative list) berikut:
    1. Aspek Lingkungan
       a. Penebangan liar;
       b. Pembukaan pada lahan gambut;
       c. Berkaitan dengan keanekaragaman hayati: Aktivitas usaha yang mengganggu wilayah yang dilindungi,
          seperti situs warisan dunia (UNESCO World Heritage Site), situs lahan basah sesuai dengan kriteria Konvensi
          Ramsar***, dan situs dengan keanekaragaman hayati tinggi yang termasuk dalam kategori area yang
          dilindungi menurut IUCN Kategori I dan II, serta sesuai dengan Konvensi Keanekaragaman Hayati****;
    2. Aspek Sosial
       a. Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sesuai dengan UU Ketenagakerjaan dan Konvensi ILO**;
       b. Penyalahgunaan narkoba;
    3. Aspek Tata kelola
       a. Aktivitas usaha lain yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, yang mencakup, tetapi tidak
          terbatas pada: pornografi; perjudian; pencucian uang; korupsi, kolusi, dan nepotisme; serta barang dan jasa
          lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.


    **   Peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai ketenagakerjaan sesuai dengan standar ILO, yaitu: Undang-Undang No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Kerja;
         Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah oleh Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja; Undang-Undang
         No. 2 Tahun 2004 tentangPenyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial; serta undang-undang terkait ratifikasi konvensi-konvensi ILO.
    *** Konvensi Ramsar tentang Penggunaan Lahan Basah yang diratifikasi melalui Peraturan Presiden No. 48 Tahun 1991.
    **** Konvensi Keanekaragaman Hayati atau Convention on Biological Diversity (CBD) yang diratifikasi melalui Undang-Undang No. 5 Tahun 1994, dengan mengacu pada
         panduan penggunaan kategori area lindung IUCN dalam Konvensi CBD.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   141
Page 142
      Sustainable                     Strategi Pembiayaan                              Integrasi LST dalam
       Banking                        Bertanggung Jawab                                Penilaian Risiko Kredit




Kebijakan Kredit Sektor Prioritas
Kebijakan risiko yang dituangkan dalam dokumen Industry Acceptance Criteria (IAC) No. B3.P1.T16.IAC 2023. Kebijakan
yang berkaitan dengan tiap-tiap sektor tersebut ditinjau secara berkala untuk mengikuti perkembangan bisnis, dan kebijakan
tersebut diperiksa atau diawasi dengan ketat seperti halnya kebijakan kredit formal. Kebijakan kredit terkait aspek LST
disetujui oleh manajemen senior. Untuk mengidentifikasi sektor prioritas ini, Bank Mandiri merujuk pada eksposur sektoral dan
keterlibatan langsung dari grup kredit, termasuk contoh penilaian mendalam untuk industri dengan intensitas LST yang tinggi.
Sektor-sektor prioritas tersebut mencakup:



             Sektor Agrikultur
             Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
             berikut:
             1. Memiliki penilaian PROPER minimal Biru dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL yang telah
                 disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
             2. Memiliki instalasi pengolahan limbah (IPL) dengan kajian yang memastikan IPL beroperasi dan parameter
                 baku mutu air berada dalam batas yang ditentukan.
             3. Perusahaan publik wajib memiliki laporan keberlanjutan.
             4. Memiliki komitmen terhadap Kebijakan Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, dan Tanpa Eksploitasi (NDPE)
                 yang mencakup pembebasan dan pembukaan lahan, pelestarian area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT)
                 dan/atau Karbon Stok Tinggi (KST), serta lahan gambut.
             5. Khusus untuk lahan gambut tidak diperkenankan untuk diberikan fasilitas baru untuk pengembangan baik
                 untuk debitur baru maupun debitur eksisting.
             6. Memiliki Instalasi Pengolahan Limbah (IPL) dengan kajian terkait Ketersediaan IPL yang beroperasi dan
                 Parameter baku mutu air berada dalam batas yang ditentukan.
             7. Untuk subsektor perkebunan kelapa sawit, wajib memiliki sertifikat ISPO dan/atau RSPO, atau minimal bukti
                 pendaftaran berupa tanda terima dari lembaga sertifikasi.
             8. Untuk subsektor perkebunan kelapa sawit yang belum memiliki sertifikat ISPO dan/atau RSPO, berlaku
                 kriteria sebagai berikut:
                 a. Memiliki kode etik bisnis, kebijakan lingkungan, dan ketenagakerjaan (termasuk K3).
                 b. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lain yang
                     dapat diterima oleh bank.
                 c. Memiliki SOP pencegahan dan penanganan kebakaran lahan, peralatan standar penanganan kebakaran
                     sesuai dengan kriteria lahan, menara pantau api, serta tim khusus penanggulangan kebakaran yang
                     terlatih sesuai dengan standar Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun).
                 d. Perusahaan perkebunan dengan luas lahan 250 hektar atau lebih wajib memfasilitasi pembangunan
                     kebun masyarakat sekitar seluas minimal 20% dari luar areal IUP-B (Izin Usaha Perkebunan Budidaya)
                     atau IUP (Izin Usaha Perkebunan) atau sesuai dengan yang tercantum dalam izin lokasi.




            Sektor Batu Bara
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Tidak menyalurkan pembiayaan kepada pertambangan baru (tahap eksplorasi).
            2. Memiliki penilaian PROPER minimal Hijau dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL (termasuk
                jaminan reklamasi dan pascatambang) yang telah disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            3. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            4. Khusus untuk pembiayaan pertambangan sebagai pemasok PLTU, telah mempertimbangkan jangka waktu
                pembiayaan dengan strategi coal phase out sesuai dengan RUPTL PLN yang berlaku.
            5. Apabila pertambangan dilakukan di dalam kawasan hutan, maka perusahaan pertambangan harus memiliki
                Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan.
            6. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.




  142      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 143
Kerangka Pembiayaan                               Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                     Berkelanjutan




            Sektor Energi
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki penilaian PROPER dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL yang telah disetujui
                oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            2. Khusus untuk pembiayaan pembangunan PLTU baru dengan PLN sebagai offtaker, telah mempertimbangkan
                kesesuaian jangka waktu pembiayaan dengan strategi coal phase out sesuai dengan RUPTL PLN yang
                berlaku.
            3. Untuk pembangkit listrik yang telah beroperasi, memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/
                ISO 45001, atau dokumen sejenis lainnya yang dapat diterima oleh bank.
            4. Untuk pembangkit listrik yang telah beroperasi, memiliki kode etik, kebijakan terkait lingkungan (emisi karbon,
                coal ash, serta pengelolaan air dan limbah), dan ketenagakerjaan.
            5. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.
            6. Khusus untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) memiliki Feasibility Study yang disusun atau direview
                oleh konsultan independen, dalam hal ini Kajian Hidrologi terkait kecukupan debit air sungai, sehingga tidak
                mengganggu keberlanjutan ekosistem (keanekaragaman hayati dan akses masyarakat lokal terhadap air
                bersih).




            Sektor Konstruksi
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            2. Memiliki kebijakan internal (kode etik) terkait lingkungan dan ketenagakerjaan
            3. Memiliki kebijakan internal dan standar prosedur (SOP) terkait penanganan kecelakaan untuk operator jalan
                tol.
            4. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.




            Sektor Pertambangan
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki penilaian PROPER minimal Hijau dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL (termasuk
                jaminan reklamasi dan pascatambang) yang telah disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            2. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            3. Perusahaan menerapkan kaidah pertambangan yang baik (good mining practice) sesuai peraturan dan
                perundang-undangan yang berlaku, dengan menyertakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)
                tahun bersangkutan yang telah disetujui oleh Kementerian ESDM, dan/atau dokumen lain yang dibutuhkan
                sehubungan dengan kaidah pertambangan yang baik.
            4. Memiliki kebijakan internal (kode etik) terkait lingkungan dan ketenagakerjaan.
            5. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      143
Page 144
  Sustainable                  Strategi Pembiayaan                              Integrasi LST dalam
   Banking                     Bertanggung Jawab                                Penilaian Risiko Kredit




       Sektor Industri Alat Angkut Lainnya (Galangan Kapal)
       Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
           dapat diterima oleh bank.
       2. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
           dapat diterima bank.
       3. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.
       4. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
           yang berlaku.




       Sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG)
       Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1. Memiliki penilaian PROPER minimal Biru dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL yang telah
           disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
       2. Memiliki kode etik, kebijakan lingkungan (seperti penggunaan bahan kimia serta pengolahan air dan limbah)
           dan ketenagakerjaan (termasuk K3).
       3. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
           dapat diterima oleh bank dan memiliki sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
       4. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
           dapat diterima bank.
       5. Untuk distributor, memiliki ketentuan daur ulang kemasan, ataupun target jelas untuk mengurangi limbah
           plastik dengan material ramah lingkungan.
       6. Untuk industri air minum mineral:
           a. Memiliki ketentuan daur ulang kemasan, ataupun target jelas untuk mengurangi limbah plastik dengan
               material ramah lingkungan.
           b. Penggunaan mata air sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk melakukan
               pemeliharaan sumber air dalam rangka keberlangsungan dan ketersediaan sumber air untuk lingkungan
               sekitar.
       7. Memperhatikan aspek ketenagakerjaan seperti upah minimum, serta tidak mempekerjakan pekerja di bawah
           umur.




       Sektor Minyak dan Gas Bumi
       Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
           dapat diterima oleh bank.
       2. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, sesuai dengan ketentuan regulator
           pada lokasi usaha. Untuk perusahaan publik, memiliki laporan keberlanjutan atau dokumen sejenis lainnya.
       3. Memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL yang telah disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
       4. Kegiatan Usaha Migas memiliki dokumen yang menyatakan terlaksananya seluruh persyaratan Keselamatan
           Migas (instalasi dan peralatan, pekerja, umum dan lingkungan), khusus penunjang dibuktikan dengan Surat
           Keterangan Usaha Penunjang (SKUP).
       5. Memiliki kebijakan/standar prosedur terkait manajemen lingkungan, dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
           (K3), sesuai dengan regulator Migas yang berwenang pada Lokasi Usaha.




144   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 145
Kerangka Pembiayaan                              Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                    Berkelanjutan




            Sektor Hutan Tanaman Industri
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki AMDAL sesuai persyaratan instansi terkait.
            2. Memenuhi dokumen izin pengelolaan hutan tanaman industri berupa Izin Usaha Pemanfaatan Hasil
                Hutan Kayu (IUPHHK) dan/atau Bukan Kayu (IUPHHBK), Rencana Kerja Usaha (RKU) yang telah disetujui
                Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.




            Sektor Jasa Kesehatan
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki kebijakan internal mengenai manajemen lingkungan dan manajemen kesehatan dan keselamatan
                kerja (K3) yang dapat diterima bank.
            2. Rumah Sakit memiliki Izin Pengelolaan Air Limbah dan Limbah Medis serta Dokumen AMDAL/UKL/UPL.




            Sektor Farmasi
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki kebijakan internal mengenai manajemen lingkungan dan manajemen kesehatan dan keselamatan
                kerja (K3) yang dapat diterima bank.
            2. Perusahaan farmasi memiliki Izin Pengelolaan Air Limbah dan Limbah Medis serta Dokumen AMDAL/UKL/
                UPL.




            Sektor Pulp dan Kertas
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001 serta sertifikasi Manajemen K3 (Kesehatan dan
                Keselamatan Kerja) seperti ISO 45001) atau dokumen lainnya yang dapat diterima oleh bank.
            2. Memiliki penilaian PROPER minimal Biru dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL yang telah
                disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            3. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.
            4. Perusahaan memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, ketersediaan listrik dan
                sumber air yang memadai.
            5. Memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL), instalasi pengolahan limbah (IPL), Izin Pembuangan Limbah
                Cair (IPLC), serta tempat pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), dibuktikan dengan dokumen
                yang dapat diterima bank.
            6. Untuk perdagangan pulp dan kertas, perusahaan memiliki upaya/surat pernyataan/self declare untuk
                memenuhi prinsip/komitmen, antara lain sebagai berikut:
                a. Menjual produk atau layanan yang bertujuan untuk tidak merusak lingkungan.
                b. Proses distribusi lebih ramah lingkungan, efisien, hemat biaya, dan hemat energi.
                c. Mengalokasikan anggaran untuk pemasaran yang ramah lingkungan.
                d. Tidak menggunakan sumber daya secara berlebihan.
                e. Memiliki sertifikat keberlanjutan, seperti Forest Stewardship Council (FSC), Programme for the Endorsement
                    of Forest Certification (PEFC), atau sertifikat keberlanjutan lingkungan sejenis lainnya.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      145
Page 146
  Sustainable                  Strategi Pembiayaan                              Integrasi LST dalam
   Banking                     Bertanggung Jawab                                Penilaian Risiko Kredit




       Sektor Logam
       Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1. Tidak menyalurkan pembiayaan kepada pertambangan baru (tahap eksplorasi).
       2. Memiliki penilaian PROPER minimal Hijau dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL atau UKL-UPL (termasuk
           jaminan reklamasi dan pascatambang) yang telah disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
       3. Perusahaan menerapkan Good Mining Practice (Kaidah Pertambangan yang baik) sesuai peraturan dan
           perundang-undangan yang berlaku.
       4. Memiliki sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (seperti OHSAS 18001 atau dokumen sejenis lainnya
           yang dapat diterima oleh bank).
       5. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
           dapat diterima oleh bank.




       Sektor Telekomunikasi
       Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
           dapat diterima oleh bank.
       2. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
           yang berlaku.
       3. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
           dapat diterima bank (jika ada).
       4. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.
       5. Memiliki kebijakan internal terkait privasi data sesuai peraturan perundangan yang berlaku, serta memiliki
           sistem dan kapabilitas tinggi terkait keamanan siber.




       Sektor Transportasi
       Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
       berikut:
       1. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 serta sertifikasi Manajemen K3
           (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) seperti ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang dapat diterima
           oleh bank.
       2. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
           dapat diterima bank.
       3. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.




146   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 147
Kerangka Pembiayaan                              Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                    Berkelanjutan




            Hotel, Restoran & Akomodasi
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki penilaian PROPER dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL/UKL-UPL/SPPL yang telah disetujui
                oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            2. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            3. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.
            4. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
                dapat diterima bank.




            Pupuk & Obat Hama
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki penilaian PROPER dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL/UKL-UPL/SPPL yang telah disetujui
                oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            2. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            3. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.
            4. Group atau anak usaha memiliki program CSR yang berkelanjutan dan memiliki dampak dibuktikan dengan
                dokumen yang dapat diterima Bank
            5. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
                dapat diterima bank.
            6. Memiliki dokumen persetujuan teknis untuk pengelolaan limbah B3 dan/atau memiliki dokumen kerja sama
                untuk pengolahan limbah B3 yang berizin
            7. Memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) atau Persetujuan Teknis pemenuhan Baku Mutu Air Limbah,
                dan SOP Pengoperasian dan Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
            8. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.




           Semen
           Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
           berikut:
           1. Untuk pabrik semen memiliki penilaian PROPER dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL/UKL-UPL/SPPL
               yang telah disetujui oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
           2. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
               dapat diterima oleh bank.
           3. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
               yang berlaku.
           4. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
               dapat diterima bank.
           5. Untuk pabrik semen memiliki dokumen persetujuan teknis untuk pengelolaan limbah B3 dan/atau memiliki
               dokumen kerja sama untuk pengolahan limbah B3 yang berizin
           6. Untuk pabrik semen memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) atau Persetujuan Teknis pemenuhan Baku
               Mutu Air Limbah, dan SOP Pengoperasian dan Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
           7. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     147
Page 148
      Sustainable                    Strategi Pembiayaan                              Integrasi LST dalam
                                     Bertanggung Jawab                                Penilaian Risiko Kredit
       Banking




            Otomotif
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki penilaian PROPER dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL/UKL-UPL/SPPL yang telah disetujui
                oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            2. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            3. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.
            4. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
                dapat diterima bank.
            5. Untuk industri otomotif, memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) atau Persetujuan Teknis pemenuhan
                Baku Mutu Air Limbah, dan SOP Pengoperasian dan Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
            6. Untuk industri otomotif, memiliki dokumen persetujuan teknis untuk pengelolaan limbah B3 dan/atau memiliki
                dokumen kerja sama untuk pengolahan limbah B3 yang berizin.
            7. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.




            Kimia
            Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat nasabah di sektor ini dengan ketentuan sebagai
            berikut:
            1. Memiliki penilaian PROPER dan/atau minimal memiliki laporan AMDAL/UKL-UPL/SPPL yang telah disetujui
                oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH).
            2. Memiliki sertifikasi manajemen lingkungan seperti ISO 14001/ISO 45001 atau dokumen sejenis lainnya yang
                dapat diterima oleh bank.
            3. Memiliki ketentuan dan/atau sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan
                yang berlaku.
            4. Memiliki upaya untuk melakukan efisiensi energi dan pengurangan emisi, dibuktikan dengan dokumen yang
                dapat diterima bank.
            5. Memiliki izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) atau Persetujuan Teknis pemenuhan Baku Mutu Air Limbah,
                dan SOP Pengoperasian dan Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
            6. Memiliki dokumen persetujuan teknis untuk pengelolaan limbah B3 dan/atau memiliki dokumen kerja sama
                untuk pengolahan limbah B3 yang berizin.
            7. Untuk perusahaan publik, wajib memiliki laporan keberlanjutan.




            Sektor Sensitif terhadap Aspek LST
            Sektor-sektor lain seperti manufaktur, Bank Mandiri menetapkan kebijakan kredit yang mengikat kepada nasabah
            pada sektor ini agar memperhatikan regulasi dan standar yang berlaku terkait LST, termasuk pemenuhan sertifikasi
            manajemen lingkungan seperti ISO 14001 dan sertifikasi terkait K3 seperti ISO 45001 atau standar serupa
            lainnya. Bagi debitur yang belum dapat memenuhi syarat yang ditetapkan, terdapat mekanisme pemantauan
            dan penyusunan rencana aksi dalam rangka peningkatan aspek LST.




Bank Mandiri secara aktif terlibat dengan nasabah dalam sektor prioritas untuk memastikan integrasi penuh dari strategi
keberlanjutan. Melalui dialog rutin, Bank Mandiri kami membantu nasabah dalam mengembangkan rencana aksi keberlanjutan,
yang mencakup pengurangan emisi karbon dan adaptasi terhadap standar LST global.




 148       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 149
Kerangka Pembiayaan                                 Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                       Berkelanjutan




  Kerangka Pembiayaan Berkelanjutan
Pada tahun 2024, Bank Mandiri telah menerbitkan                 • Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (2024)
Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan (Sustainable              yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Finance Framework) sebagai bagian dari strategi untuk
memandu pemangku kepentingan—termasuk regulator,                Kerangka ini mencakup beberapa elemen utama, antara
nasabah, investor, serta pihak internal—dalam klasifikasi,      lain penggunaan hasil, proses evaluasi dan seleksi
pemantauan, dan pelaporan pembiayaan berkelanjutan.             proposal, pengelolaan hasil, pelaporan, dan tinjauan
Komitmen Bank Mandiri diwujudkan melalui mobilisasi             eksternal. Kerangka ini bersifat dinamis, diterapkan pada
modal untuk proyek-proyek yang berfokus pada                    transaksi yang diajukan setelah penerbitannya, dan akan
keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.              diperbarui sesuai dengan perkembangan standar dan
Kerangka ini memungkinkan penerbitan instrumen                  prinsip keberlanjutan.
keuangan berkelanjutan, seperti pinjaman atau Obligasi
Hijau, Sosial, Berkelanjutan, serta instrumen yang terkait      Bank Mandiri telah memperoleh Second Party Opinion
dengan keberlanjutan.                                           (SPO) dari lembaga independen terkemuka S&P Global
                                                                Ratings untuk memastikan bahwa Kerangka Kerja
Dalam mengembangkan kerangka kerja ini, Bank Mandiri            Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri sejalan dengan
berkomitmen untuk berkontribusi pada pencapaian Tujuan          standar dan prinsip-prinsip keberlanjutan internasional.
Pembangunan Berkelanjutan dan selaras dengan standar            SPO ini menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam
serta prinsip-prinsip berikut, tetapi tidak terbatas pada:      menerapkan praktik keuangan berkelanjutan yang
• Prinsip Obligasi Hijau (2021), Sosial (2023), Berkelanjutan   bertanggung jawab dan mendukung pencapaian tujuan
  (2021), dan Terkait Keberlanjutan (2023) yang dikelola        LST, serta melakukan annual review dalam implementasi
  oleh International Capital Markets Association (ICMA)         Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan.
• Prinsip Pinjaman Hijau (2023), Sosial (2023), dan Terkait
  Keberlanjutan (2023) yang dikelola oleh Loan Market           Lebih lanjut, Bank Mandiri telah menerbitkan Kerangka Kerja
  Association (LMA)                                             Pembiayaan Transisi (Transition Finance Framework) untuk
• Taksonomi Obligasi Iklim (2021) yang dikelola oleh            mendukung proses transisi dalam rangka menuju ekonomi
  Climate Bonds Initiative (CBI)                                rendah karbon yang mempertimbangkan konteks sosial-
• Taksonomi Uni Eropa (2021 dan 2022) yang dikelola oleh        ekonomi Indonesia. Pembiayaan transisi sangat penting
  Komisi Eropa                                                  untuk menjembatani kesenjangan dengan memobilisasi
• Standar Obligasi Hijau ASEAN (2018), Sosial (2018),           modal untuk mendorong solusi iklim, mendukung
  Berkelanjutan (2018), Terkait Keberlanjutan (2023), dan       pengurangan emisi, dan memfasilitasi industri-industri
  Taksonomi Keuangan Berkelanjutan ASEAN Versi 2                secara bertahap dan terstruktur menuju praktik ramah
  (2023) yang dikelola oleh ASEAN Capital Markets Forum         lingkungan untuk mencapai ekonomi rendah karbon.
• POJK No. 51/2017 dan POJK No. 18/2023 yang dikelola
  oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      149
Page 150
      Sustainable                   Strategi Pembiayaan                             Integrasi LST dalam
                                    Bertanggung Jawab                               Penilaian Risiko Kredit
       Banking




  Pengembangan Produk dan Layanan
  Berkelanjutan
Bank Mandiri terus mengembangkan produk terkait                Bank Mandiri berkomitmen untuk menerapkan keuangan
LST dan menggabungkan analisis LST dengan analisis             berkelanjutan dengan memberikan dukungan menyeluruh
fundamental. Bank Mandiri telah mengambil pendekatan           pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang dihasilkan
proaktif dalam mengintegrasikan dan menyelaraskan              dari keselarasan antara ketiga aspek ekonomi, sosial, dan
aspek-aspek LST guna mengevaluasi risiko paparan LST           lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pilar
dan pengelolaannya, serta mengakses peluang yang terkait       Sustainable Banking dalam bentuk penyaluran pembiayaan
dengan keberlanjutan. Lebih lanjut, Bank Mandiri secara        berkelanjutan (sustainable financing) dan pendanaan
aktif berinvestasi dan mengembangkan data serta solusi         berkelanjutan (sustainable funding).
integrasi LST. Pada tahun 2024, Bank Mandiri memperluas
penggunaan data LST dan alat analitis ke strategi ekuitas
lainnya yang dikelola secara internal.



                                               Sustainable Financing Activities

                                               Rp310 Triliun

            Pembiayaan Berkelanjutan sesuai                                       Pendanaan Berkelanjutan
            POJK 51/2017 (Sustainable Financing)                                  (Sustainable Funding)


            Rp293 Triliun                                                         Rp18 Triliun

Pembiayaan Berkelanjutan
Pembiayaan Berkelanjutan merupakan kredit yang disediakan Bank Mandiri untuk mendukung kegiatan usaha yang
bertujuan meningkatkan pelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Selaras dengan POJK No. 51/2017, pembiayaan
kegiatan keberlanjutan menjadi fokus utama dalam pengembangan portofolio keberlanjutan Bank Mandiri, yang mencakup
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB). Berdasarkan Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan, Bank Mandiri
mengklasifikasikan aktivitas berkelanjutan ke dalam tiga kategori utama, yaitu:




           Aktivitas Hijau                         Aktivitas Sosial                       Aktivitas Transisi
       Aktivitas yang mendukung               Aktivitas yang secara langsung       Aktivitas yang belum sepenuhnya
  keberlanjutan lingkungan atau emisi            menangani isu sosial dan          dikategorikan dalam aktivitas hijau
   rendah atau nol yang mendukung              memberikan dampak positif,          namun bertujuan untuk mencapai
   target batas kenaikan suhu global        terutama bagi kelompok sasaran,        pengurangan emisi yang signifikan
  di bawah 2°C, sesuai dengan target        sejalan dengan program nasional.          dalam jangka pendek hingga
                 nasional.                                                                     menengah.




  150      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 151
 Kerangka Pembiayaan                                 Pengembangan Produk dan Layanan
 Berkelanjutan                                       Berkelanjutan




Klasifikasi tersebut menjadi landasan Bank Mandiri dalam mengembangkan Pembiayaan Berkelanjutan supaya mampu
memenuhi tujuan utamanya, yaitu untuk mendukung kegiatan usaha yang bertujuan meningkatkan pelestarian lingkungan dan
kesejahteraan sosial.


       Total Penyaluran KKUB sebesar Rp293 Triliun atau 22,3% dari
                     total penyaluran kredit* tahun 2024

        Kegiatan Hijau                                                  Kegiatan Sosial
        Rp149 Triliun atau 11,4% dari total                             Rp144 Triliun atau 11,0% dari total penyaluran
        penyaluran kredit*                                              kredit*

        *bank only




Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan
Kategori Portofolio Hijau
Pembiayaan untuk kegiatan harus selaras dengan kategori kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB) sesuai POJK 51/2017 seperti
energi terbarukan, efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi, pengelolaan berkelanjutan sumber daya alam dan
penggunaan lahan, serta keanekaragaman hayati darat dan air. Selain itu, kegiatan yang mendukung transportasi bersih,
pengelolaan air dan limbah berkelanjutan, adaptasi terhadap perubahan iklim, produksi ramah lingkungan, bangunan hijau,
dan kegiatan berkelanjutan lainnya juga termasuk dalam kategori yang layak untuk pembiayaan berkelanjutan. Pendapatan
yang dihasilkan dari produk berkelanjutan (seperti Sustainability-Linked Loan) dan Portofolio Hijau mencapai sekitar 7,4% dari
total kontribusi pendapatan (bank only).

Pada tahun 2024, pembiayaan pada kegiatan hijau selaras dengan KUBL sebagai berikut:


                                                Kegiatan Hijau sesuai POJK
                                                         51/2017

                                         Rp149 triliun                    15,2% YoY

                                              atau 11,4% terhadap total kredit bank*




                                                    Pengelolaan SDA Hayati
                                                    dan Penggunaan Lahan                        Transportasi Ramah
              Energi Terbarukan
                                                        Berkelanjutan                               Lingkungan
             Rp11,8 triliun                          Rp111,4 triliun                             Rp7,5 triliun
                           21,0% YoY                                 8,8% YoY                                 92,2% YoY

                                                      Produk yang dapat
                                                                                              Bangunan Berwawasan
       Pengelolaan Air & Air Limbah                mengurangi Penggunaan
                                                                                            Lingkungan yang memenuhi
              Berkelanjutan                      Sumber Daya & Menghasilkan
                                                                                                Standar/Sertifikasi
                                                  Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
              Rp1,1 triliun                           Rp10,6 triliun                             Rp6,3 triliun
                            0,5% YoY                                 98,4% YoY                                   5% YoY

*bank only




Laporan Keberlanjutan 2024                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     151
Page 152
      Sustainable                     Strategi Pembiayaan                              Integrasi LST dalam
       Banking                        Bertanggung Jawab                                Penilaian Risiko Kredit




                                  Pembiayaan Kegiatan Hijau Berdasarkan Segmen



                                                     Kegiatan Hijau

                                                    Rp149 trilun



           Segmen Corporate                        Segmen Commercial                         Segmen Consumer

   Rp78,8 triliun atau 53%                   Rp68,6 triliun atau 46%                    Rp1,5 triliun atau 1%


Portofolio hijau Bank Mandiri tahun 2024 tumbuh sebesar 15,2% dibandingkan tahun 2023, mengukuhkan posisi Bank Mandiri
sebagai pemimpin pasar dengan pangsa pasar lebih dari 35% di antara 4 bank besar. Pembiayaan terutama disalurkan ke
sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan, energi terbarukan, produk eco-efficient, dan transportasi
ramah lingkungan.



           Business Case:
           Bank Mandiri Perkuat Portofolio Berkelanjutan


    Bank Mandiri secara konsisten memperkuat portofolio pinjaman berkelanjutan untuk mendukung transisi menuju
    ekonomi hijau. Salah satu inisiatif strategisnya adalah peran sebagai Lead Arranger dalam mendukung PT PLN beralih
    ke energi terbarukan melalui pemberian fasilitas green loan. Pada ajang Conference of the Parties (COP) ke-28, Bank
    Mandiri bersama PT Pupuk Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk menyalurkan fasilitas Sustainability
    Linked-Loan dan/atau skema pembiayaan berkelanjutan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung investasi pada
    proyek Soda Ash di Gresik dan Bontang, pengembangan energi terbarukan, serta pengelolaan sumber daya hayati
    secara berkelanjutan.

    Selain itu, Bank Mandiri juga menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan yang inklusif melalui penyaluran
    fasilitas social loan kepada PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF). Pembiayaan ini bertujuan untuk mendorong
    pembangunan yang lebih adil, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan.




Energi Terbarukan

  Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA ) Poso
  Proyek ini mencakup PLTA Poso yang telah beroperasi sejak 2012 dengan kapasitas 3 x 65 MW, serta ekstensi PLTA
  Poso tahap 1 (4 x 30 MW) dan tahap 2 (4 x 50 MW). Ketiga pembangkit ini dirancang untuk beroperasi sebagai pembangkit
  puncak (peaker plants) dengan total kapasitas 515 MW, beroperasi selama jam beban puncak dari pukul 17.00 hingga
  22.00, dengan energi tersedia khusus sebesar 1.669 GWh per tahun. PLTA Poso berkontribusi terhadap sekitar 10,69%
  dari total energi baru terbarukan (EBT) untuk sistem kelistrikan Sulawesi Selatan. Pembangkit listrik ramah lingkungan
  ini terhubung dengan saluran transmisi 275 kV ke Sulawesi Selatan dan saluran 150 kV dari pembangkit ke Kota Palu,
  Sulawesi Tengah.




  152      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 153
Kerangka Pembiayaan                              Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                    Berkelanjutan




  Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Merangin
  PLTA Merangin memanfaatkan aliran Sungai Merangin yang bersumber dari Danau Kerinci dan direncanakan akan
  beroperasi sebagai pembangkit puncak dengan total kapasitas 350 MW. Pembangkit ini akan beroperasi selama jam
  beban puncak, yaitu antara pukul 18.00 hingga 23.00, dengan kapasitas energi tersedia khusus sebesar 1.280 GWh per
  tahun.


  Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Lahat
  PLTMH Lahat dengan kapasitas 9,9 MW telah beroperasi secara komersial sejak 28 November 2015 dan periode Power
  Purchase Agreement (PPA) akan berlangsung hingga 27 November 2035. Berdasarkan data studi kelayakan selama
  pembangunan, pembangkit ini memanfaatkan aliran air Sungai Endikat dengan luas daerah aliran sungai 284,32 km²,
  panjang sungai 41 km, dan curah hujan tahunan rata-rata 222,17 mm. Debit air rata-rata mencapai 13.217 m³/s dengan
  ketinggian bersih 89,21 m. Dari perhitungan ini, diperoleh kapasitas terpasang sebesar 10 MW.


  Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) Deli Serdang
  PLTBm dengan kapasitas 1 x 9,9 MW yang terletak di Desa Tanjung Selamat, Sumatera Utara, memanfaatkan biomasa
  kayu karet hasil replanting kebun karet. Dengan beroperasinya PLTBm ini, diperkirakan akan mengurangi penggunaan
  Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Sumatera Utara, yang berarti menghemat penggunaan bahan bakar untuk
  PLTD sekitar 17.000 kiloliter per tahun. Selain itu, dibandingkan dengan PLTD, PLTBm ini dapat menghemat sekitar Rp98
  miliar per tahun.


  Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Bangka
  PT Bangka Biogas Synergy (BBS) mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) berkapasitas 2,2 MW
  di Kabupaten Bangka. PLTBg ini memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) sebagai sumber
  energi, yang diolah menjadi biogas untuk menghasilkan listrik.


  Manufaktur Panel Surya
  Bank mandiri membiayai industri manufaktur modul surya dan sel surya secara terintegrasi. Industri ini memiliki visi
  untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Pabrik yang terletak di Jawa Tengah ini menggunakan
  teknologi mutakhir, yakni Tunnel Oxide Passivated Contact (TOPCon), yang mampu mencapai efisiensi hingga 23,2%.




Transportasi Ramah Lingkungan


                 • Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek
                   Bank Mandiri memberikan pinjaman sindikasi kepada KAI untuk mendanai proyek LRT pada tahun 2017.
                   LRT Jabodetabek, yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi, merupakan salah satu sistem transportasi
                   cepat pertama di Indonesia yang mengintegrasikan ibu kota Jakarta dengan daerah sekitarnya, termasuk
                   Depok, Bogor, dan Bekasi.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     153
Page 154
       Sustainable                    Strategi Pembiayaan                               Integrasi LST dalam
        Banking                       Bertanggung Jawab                                 Penilaian Risiko Kredit




Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan
Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan
Sebagai salah satu pemberi pinjaman terbesar di sektor minyak kelapa sawit di Indonesia, Bank Mandiri berkomitmen untuk
mengelola risiko lingkungan dan sosial yang terkait dengan industri ini melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan. Bank
Mandiri bertekad memimpin upaya menuju keberlanjutan yang adil di industri minyak kelapa sawit demi masa depan yang
lebih baik, di antaranya dengan mendorong berbagai inisiatif lingkungan. Komitmen ini tecermin dalam dukungan kami kepada
debitur minyak kelapa sawit untuk mendapatkan sertifikasi ISPO/RSPO, seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini:



                       Jumlah Nasabah dengan Sertifikasi ISPO dan/atau RSPO (dalam debitur)

                                  2024                                2023                                2022
      Uraian                                                                  Dalam                               Dalam
                        Sudah         Dalam Proses           Sudah                              Sudah
                                                                              Proses                              Proses
    Corporate              56                7                 66                11                68               11
   Commercial             155               111               241                60               189               52
       Total              211               118               307                71               257               63



                     Baki Debet Nasabah Bersertifikasi ISPO dan/atau RSPO (Dalam Juta Rupiah)

                                  2024                                2023                                2022
      Uraian                                                                  Dalam                               Dalam
                        Sudah         Dalam Proses           Sudah                              Sudah
                                                                              Proses                              Proses
    Corporate           54.645              874              48.141            8.820            47.869             2.733
   Commercial           35.021             19.646            49.168            4.461            41.878             4.916
       Total            89.666             20.520            97.309            13.281           89.747             7.649



Kategori Portofolio Sosial
Kegiatan sosial yang memenuhi syarat dalam kerangka ini adalah proyek-proyek yang selaras dengan standar dan prinsip yang
berlaku, dengan fokus pada infrastruktur dasar, akses layanan penting, perumahan terjangkau, penciptaan lapangan kerja,
ketahanan pangan, dan peningkatan sosial-ekonomi bagi kelompok atau wilayah sasaran. Contoh kelompok dan wilayah
sasaran meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
1. Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan
2. Populasi dan/atau komunitas yang terpinggirkan dan/atau dikecualikan
3. Kelompok rentan, termasuk yang terdampak bencana alam
4. Pengangguran
5. Penyandang disabilitas
6. Migran dan/atau pengungsi
7. Kurang terdidik
8. Masyarakat yang kurang terlayani akibat keterbatasan akses terhadap barang dan layanan penting berkualitas



Kredit UMKM
Bank Mandiri memiliki kebijakan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan dan penguatan sektor UMKM, mengingat peran
pentingnya dalam perekonomian Indonesia. Melalui kebijakan ini, Bank Mandiri menyediakan akses permodalan dan layanan
keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap penciptaan lapangan kerja dan pengentasan
kemiskinan.




  154      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 155
Kerangka Pembiayaan                              Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                    Berkelanjutan




Kredit UMKM yang disalurkan oleh Bank Mandiri juga merupakan bagian dari pembiayaan kegiatan sosial. Dengan menyediakan
akses permodalan kepada UMKM, Bank Mandiri tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi secara
langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2024, Bank Mandiri menyalurkan kredit UMKM sebesar
Rp134 triliun kepada 1,3 juta debitur, atau tumbuh sekitar 6,3% dibandingkan pada tahun sebelumnya. Persentase non-
performing loan (NPL) terjaga sebesar 1,4%. Bank Mandiri tetap fokus pada pertumbuhan selektif dengan menargetkan rantai
nilai ekosistem. Selain itu, Bank Mandiri menyediakan Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Kredit Usaha Mikro (KUM), dan
berpartisipasi dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pemberdayaan UMKM.




   Kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 10,2% dari Rp134        Triliun
                                                        total penyaluran kredit*


                     Pembiayaan Kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berdasarkan Sektor

                                      Sektor                                                     Total

     Perkebunan Sawit dan CPO                                                              Rp23,3 triliun

     Perdagangan Eceran Makanan, Minuman, dan Rokok                                        Rp18,7 triliun

     Hotel, Restoran, dan Akomodasi                                                        Rp11,1 triliun

     Perdagangan Eceran Peralatan Rumah Tangga                                              Rp9,2 triliun

     Pertanian                                                                              Rp5,5 triliun

     Jasa Usaha Nonkeuangan                                                                 Rp3,8 triliun

     Jasa Sosial dan Lembaga                                                                Rp5,7 triliun

     Jasa Transportasi Darat                                                                Rp4,4 triliun

     Peternakan dan Pakan Ternak                                                            Rp4,0 triliun

     Perdagangan Eceran Produk Pertanian dan Kehutanan                                      Rp4,1 triliun

     Lain-lain                                                                             Rp43,8 triliun
    *bank only




                    Pembiayaan Kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berdasarkan Segmen



                             Kegiatan Usaha Mikro,         Rp134 triliun
                             Kecil, dan Menengah           10,6% dari total penyaluran kredit*




                 Segmen Mikro                       Segmen UKM                           Segmen Commercial

   Rp90,8 triliun atau 68%                Rp39,6 triliun atau 30%                    Rp3,2 triliun atau 2%




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    155
Page 156
       Sustainable                    Strategi Pembiayaan                               Integrasi LST dalam
        Banking                       Bertanggung Jawab                                 Penilaian Risiko Kredit




Produk Pembiayaan Berkelanjutan
Bank Mandiri telah mengambil langkah signifikan dalam mendukung transisi Indonesia menuju perekonomian rendah karbon
dengan menyediakan berbagai produk berkelanjutan, melalui Sustainability-Linked Loan dan Corporate-in-Transition. Produk
ini khususnya ditujukan bagi nasabah di sektor dengan intensitas karbon tinggi, seperti industri semen, peternakan, dan kelapa
sawit, melalui solusi keuangan sebagai berikut:



Sustainability Linked Loan (SLL)
Sustainability-linked loan (SLL) bertujuan untuk mendukung upaya klien dalam meningkatkan profil keberlanjutannya selama
masa pinjaman, tanpa mengharuskan alokasi pembiayaan untuk proyek atau aktivitas berkelanjutan tertentu. Pembiayaan ini
didasarkan pada keselarasan syarat-syarat pinjaman dengan tujuan keberlanjutan yang telah ditetapkan, yang diukur melalui
indikator kinerja utama (KPI) dan dievaluasi berdasarkan sustainability performance targets (SPT).

Dengan penggunaan KPI, pendanaan ini tidak hanya mendukung proyek yang berfokus pada keberlanjutan, tetapi juga
memberikan insentif bagi debitur untuk mencapai target LST yang telah disepakati. Pendekatan ini mencerminkan kolaborasi
erat antara pemberi pinjaman dan debitur dalam mendorong praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan proyek-proyek transisi
menuju ekonomi rendah karbon.


                                  Contoh KPI pada SLL berdasarkan sektor:


  Kelapa Sawit                          Semen                      Peternakan                       Petrokimia
 Meningkatkan % sertifikasi         Reduksi emisi CO2            • Menjaga jumlah                • Meningkatkan ESG
  RSPO untuk lahan dan            spesifik netto Cakupan 1         Somatic Cell Count              Rating
   pabrik minyak kelapa                                            tahunan                       • Pengurangan intensitas
           sawit                                                 • Pengurangan emisi               emisi gas rumah kaca
                                                                   GRK                             (GRK) Cakupan 1 dan 2



                                    Pricing Incentive:   1- 7,5 basis poin




              Corporate-in-Transition Financing

    Merupakan jenis pembiayaan yang diterapkan pada tingkat entitas klien, dengan tujuan mendukung klien dalam
    mentransisikan atau menyelaraskan bisnis dan/atau operasinya dengan jalur yang sesuai dengan tujuan Perjanjian
    Paris atau target NDC. Kesesuaian tersebut diukur melalui strategi dan target yang telah disetujui oleh Bank Mandiri.
    Klien memenuhi syarat untuk pembiayaan ini jika menunjukkan strategi transisi iklim yang jelas dengan target yang
    dapat diukur, serta memiliki bukti penerapan strategi dan target transisi tersebut dalam 12 bulan terakhir (misalnya,
    melakukan divestasi dari aset intensif karbon, melakukan diversifikasi dari kegiatan intensif karbon, atau melakukan
    dekarbonisasi melalui pengurangan keseluruhan intensitas emisi yang terbukti).


    Contoh target pada                                        Pertambangan
    Corporate-in-Transition
    Financing:                                                Mengurangi proporsi total pendapatan dari proyek
                                                              batu bara termal




  156      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 157
Kerangka Pembiayaan                                Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                      Berkelanjutan




Sustainable Client Financing
Merupakan jenis pembiayaan yang berlaku untuk pendanaan pada tingkat entitas klien, yang bertujuan mendukung bisnis
klien yang mempromosikan keberlanjutan lingkungan atau bergerak menuju ekonomi berkelanjutan, sesuai dengan kriteria
aktivitas yang memenuhi syarat dalam kerangka kerja ini serta peraturan yang berlaku atau praktik terbaik internasional. Klien
memenuhi syarat untuk pembiayaan jika bisnis utamanya, atau 90% atau lebih pendapatannya, berasal dari kegiatan yang
sesuai dengan kriteria aktivitas yang memenuhi syarat di bawah kerangka kerja ini.



Kredit Hijau
Bank Mandiri secara aktif berkontribusi dalam percepatan transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan menyediakan solusi
perbankan yang mendukung praktik bisnis ramah lingkungan bagi debitur. Salah satu fasilitas yang disediakan adalah kredit
hijau atau kredit berwawasan lingkungan (green loan), yang dirancang khusus untuk mendanai proyek dan inisiatif dengan
dampak positif terhadap lingkungan. Pendanaan ini mengikuti Green Loan Principles yang dikeluarkan oleh Loan Market
Association (LMA).

Sebagai wujud komitmen, pada tahun 2022, Bank Mandiri mengambil langkah signifikan dengan menyediakan fasilitas kredit
hijau untuk industri komponen baterai kendaraan listrik (EV) di Hong Kong. Sebagai Mandated Lead Arranger, Bank Mandiri
memainkan peran penting dalam mengatur sindikasi kredit hijau senilai total USD300 juta. Fasilitas ini mendukung industri
baterai lithium, mencakup riset, pengembangan, pengolahan, produksi, dan penjualan bahan prekursor katoda, serta bahan
untuk daur ulang energi baru di sektor bahan dan energi baru.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, pada tahun 2024 Bank Mandiri mengambil langkah strategis dengan
menyediakan fasilitas kredit hijau untuk sektor kelistrikan dan transportasi. Untuk sektor kelistrikan, Bank Mandiri berperan
sebagai ESG Coordinator dengan memberikan fasilitas kredit hijau senilai Rp3,5 triliun guna mendukung program transisi
energi. Sementara itu, untuk sektor transportasi, Bank Mandiri menyediakan fasilitas kredit hijau senilai USD226 juta yang
mendukung distribusi kendaraan listrik, termasuk pengembangan infrastruktur pengisian, pengadaan kendaraan, serta
penyediaan pembiayaan untuk mempermudah akses pelanggan.



Green Mortgage
Bank Mandiri terus mendorong keterlibatan nasabah ritel dalam pembiayaan hijau melalui produk Kredit Pemilikan Rumah
(KPR) Hijau. Produk ini dirancang untuk mendukung pembelian properti di perumahan yang telah memperoleh sertifikasi
bangunan hijau dari lembaga berwenang. Sebagai bagian dari inisiatif ini, Bank Mandiri bekerja sama dengan NavaPark BSD
City, Tangerang Selatan, sebuah proyek yang telah meraih sertifikasi Greenship dengan predikat Platinum dari Green Building
Council Indonesia (GBCI). Melalui Green Mortgage, nasabah dapat memperoleh insentif berupa suku bunga yang lebih
rendah serta keringanan uang muka, sehingga memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus mendukung pembangunan
berkelanjutan. Total penyaluran Green Mortgage pada tahun 2024 sebesar Rp587 miliar.




Pendanaan Berkelanjutan
Sebagai pelopor dalam inisiatif “First Movers on Sustainable Banking”, Bank Mandiri secara proaktif memperkuat struktur
pendanaan berkelanjutan melalui penerbitan obligasi hijau dan obligasi berkelanjutan, serta inovasi seperti transaksi ESG
Repo. Sejak 2021, Bank Mandiri tidak hanya berhasil menghimpun dana berkelanjutan, tetapi juga memperluas portofolio
pembiayaan yang mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon, mengukuhkan perannya sebagai penggerak utama dalam
ekosistem keuangan berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      157
Page 158
       Sustainable                     Strategi Pembiayaan                               Integrasi LST dalam
        Banking                        Bertanggung Jawab                                 Penilaian Risiko Kredit




Sustainability Bond & ESG Repo Framework
Sustainability Bond & ESG Repo Framework Bank Mandiri                 dengan persetujuan dari Risk Management Committee
selaras dengan empat pilar utama dari Sustainability Bond             (RMC).
Guideline yang dikeluarkan oleh The International Capital          3. Pengelolaan Dana
Market Association (ICMA 2021). Pilar-pilar tersebut                  Dana dikelola melalui mekanisme pelacakan dan
meliputi:                                                             pemantauan pengelolaan dana yang belum dialokasikan
1. Penggunaan Dana                                                    untuk memastikan penggunaan dana secara tepat.
    Dana yang dihasilkan digunakan untuk proyek                    4. Pelaporan
    berwawasan lingkungan dan sosial yang memenuhi                    Bank Mandiri menerbitkan Laporan Alokasi Dana
    kriteria keberlanjutan.                                           dan Laporan Dampak Lingkungan yang diverifikasi
2. Evaluasi dan Seleksi Proyek                                        oleh second party opinion (SPO) untuk memastikan
    Proses seleksi aset dasar (underlying assets) melibatkan          transparansi dan akurasi.
    Unit Bisnis dan Sustainable Finance Working Group



Green Bond Framework
Green Bond Framework Bank Mandiri, yang mendukung                     dana yang belum dialokasikan untuk memastikan
penerbitan Green Bond Rupiah, sejalan dengan POJK No.                 penggunaan dana secara tepat.
60/2017 dan mencakup empat pilar utama sebagai berikut:            4. Pelaporan
1. Penggunaan Dana                                                    Bank Mandiri menerbitkan Laporan Alokasi Dana dan
   Dana yang diperoleh dari penerbitan utang berwawasan               Laporan Dampak Lingkungan yang diverifikasi oleh
   lingkungan atau obligasi hijau (green bond) digunakan              ahli lingkungan untuk memastikan transparansi dan
   untuk proyek yang memenuhi kriteria kelayakan dalam                kepatuhan terhadap kriteria lingkungan yang berlaku.
   kategori hijau.
2. Evaluasi dan Seleksi Proyek                                     Bank Mandiri membentuk Program Penawaran Umum
   Proses seleksi aset dasar (underlying assets) melibatkan        Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berwawasan Lingkungan
   Unit Bisnis dan Sustainable Finance Working Group               Berkelanjutan I senilai Rp10 triliun. Pada tahun 2023,
   dengan persetujuan dari RMC.                                    Bank Mandiri telah menerbitkan Obligasi Berwawasan
3. Pengelolaan Dana                                                Lingkungan Berkelanjutan Tahap I sebesar Rp5 triliun.
   Dana hasil penerbitan obligasi hijau dikelola melalui           Seluruh alokasi penyaluran obligasi hijau diverifikasi oleh
   mekanisme pelacakan dan pemantauan pengelolaan                  Second Party Opinion (SPO) SDGs Hub UI.




             Sustainability Bond
             Pada tahun 2021, Bank Mandiri berhasil menghimpun dana sebesar USD300 juta melalui penerbitan perdana
             Sustainability Bond. Dana ini digunakan untuk membiayai atau membiayai kembali proyek-proyek yang
             berwawasan lingkungan dan sosial, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Sustainability Bond Framework
             Bank Mandiri. Selama proses penawaran, obligasi ini mendapatkan permintaan lebih dari USD2,5 miliar, atau 8,3
             kali lipat dari target penghimpunan dana, menandakan adanya oversubscription yang signifikan.

             Sustainability Bond Framework Bank Mandiri telah diselaraskan dengan standar pasar internasional, seperti
             Sustainability Bond Guidelines, Green Bond Principles, dan Social Bond Principles dari International Capital Market
             Association (ICMA). Selain itu, kerangka kerja ini juga sesuai dengan standar Sustainability Bond, Green Bond, dan
             Social Bond yang ditetapkan oleh ASEAN. Untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas, kerangka kerja ini
             telah mendapatkan second party opinion (SPO) dari Sustainalytics dan direview seluruh alokasinya setiap tahun.

             Sebagai bagian dari kewajiban pelaporan penggunaan dana serta dampaknya terhadap lingkungan dan sosial,
             Bank Mandiri secara rutin mempublikasikan Sustainability Bond Report setiap tahunnya. Laporan tersebut
             memuat informasi rinci mengenai penggunaan dana dan dampaknya. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui
             tautan berikut: https://bankmandiri.co.id/en/web/ir/sustainability-bond.




  158      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 159
Kerangka Pembiayaan                              Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                    Berkelanjutan




            ESG Repo
            Pada tahun 2022, Bank Mandiri berhasil melakukan transaksi ESG Repo sebesar USD500 juta dengan dua
            counterparty. Transaksi ini menjadi pencapaian penting bagi Bank Mandiri karena merupakan transaksi ESG
            Repo perdana di Indonesia dan salah satu yang pertama di Asia Tenggara. Dana yang diperoleh dari transaksi
            ini digunakan untuk membiayai atau membiayai kembali aset-aset yang berhubungan dengan lingkungan, sosial,
            dan tata kelola (LST) sehingga akan mendukung upaya keberlanjutan yang lebih luas di sektor perbankan dan
            pembiayaan.




            Keterlibatan dalam Obligasi Hijau
            Mandiri Group secara aktif mengidentifikasi klien yang ingin mengintegrasikan agenda keberlanjutan ke dalam
            strategi keuangan mereka, membantu mereka membuat kerangka kerja pembiayaan berbasis ESG, seperti
            use of proceeds atau kerangka kerja yang terhubung dengan keberlanjutan. Setiap kerangka kerja yang dibuat
            bersama klien ditinjau oleh second party opinion yang bereputasi.

            Pada tahun 2024, Mandiri Group, melalui Mandiri Sekuritas, secara aktif berperan sebagai penasihat terpercaya
            bagi nasabah dalam merancang struktur obligasi hijau dan obligasi berkelanjutan. Layanan ini mencakup
            pendampingan dalam menentukan proyek yang memenuhi kriteria keberlanjutan, memastikan kesesuaian
            dengan standar internasional seperti Green Bond Principles dan Green Loan Principles yang diterbitkan oleh
            International Capital Market Association dan Loan Markets Association, serta memberikan panduan terkait
            pelaporan dan transparansi. Dengan pendekatan ini, Mandiri Sekuritas mendukung nasabah untuk mengakses
            pendanaan berkelanjutan sekaligus memenuhi ekspektasi investor terhadap investasi yang bertanggung jawab.

            Pada tahun 2024, Mandiri Sekuritas menjadi salah satu Joint Lead Underwriter untuk penerbitan Social Bonds
            dari PT Pegadaian senilai Rp252 miliar dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) senilai Rp5,64 triliun, serta
            Green Bonds dari PT Oki Pulp & Paper senilai Rp7,59 triliun. Seluruh penerbitan tersebut telah melalui proses
            verifikasi independen. Selain itu, Mandiri Sekuritas juga telah memberikan pendampingan kepada beberapa
            perusahaan di sektor jasa keuangan, properti, pertanian, energi, serta pulp & kertas.




Investasi Berkelanjutan
Pendekatan Investasi Berkelanjutan
Sebagai bagian dari ekosistem Bank Mandiri, Mandiri              alpha di masa depan. Sebagai acuan, pendekatan ini
Manajemen Investasi (MMI) memainkan peran penting                berkiblat pada indeks Financial Times Stock Exchange
dalam menerapkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan                 (FTSE) ESG, yang dirancang untuk menilai kinerja LST
Tata Kelola (LST) di seluruh aktivitas investasinya. MMI         emiten secara menyeluruh.
mendukung komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan
nilai berkelanjutan dengan mengintegrasikan faktor-faktor        Aspek ESG menyumbang 10% dari total bobot 30%
LST dalam portofolio investasi dan proses pengambilan            dalam komponen Value Sustainability, bersama dengan
keputusan, memastikan hasil yang sejalan dengan                  faktor seperti siklus hidup perusahaan, skalabilitas, risiko
pertumbuhan jangka panjang dan dampak positif pada               regulasi, dan kualitas manajemen. Penilaian ini melengkapi
masyarakat.                                                      komponen penting lainnya, termasuk komponen Value
                                                                 Creation (50%) dan Financial Power (20%).
Proses investasi menggunakan metode kuantitatif dan
kualitatif untuk menilai faktor LST dari masing-masing           Dalam melakukan penilaian Profil LST, Bank Mandiri telah
perusahaan. Analisis ini mencakup berbagai aspek yang            mengembangkan internal checklist yang dirancang untuk
tidak hanya mempertimbangkan keberlanjutan perusahaan,           memastikan bahwa penilaian ESG dilakukan secara terukur,
tetapi juga memanfaatkan data untuk mendeteksi potensi           konsisten, dan relevan dengan karakteristik perusahaan.



Laporan Keberlanjutan 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      159
Page 160
      Sustainable                    Strategi Pembiayaan                             Integrasi LST dalam
       Banking                       Bertanggung Jawab                               Penilaian Risiko Kredit




        Metrik Pengukuran




           Lingkungan                                    Sosial                                   Tata Kelola
• Total Emisi GRK/penjualan                • Keberagaman karyawan: %                   • Apakah perusahaan memiliki
• Sejauh mana produk/jasa                    karyawan perempuan                          struktur tata kelola yang layak,
  perusahaan memengaruhi                   • % pengeluaran untuk komunitas               jelas, dan transparan?
  lingkungan?                                dibandingkan laba sebelum pajak           • Apakah perusahaan menjamin
• Apakah perusahaan memiliki               • Apakah produk/jasa perusahaan               akurasi dan integritas laporan
  rencana jangka pendek,                     memenuhi kebutuhan sosial                   keuangannya?
  menengah, dan panjang                      komunitas?                                • Apakah perusahaan menjaga
  untuk pengembangan ramah                 • Apakah perusahaan melacak dan               independensi dan efektivitas
  lingkungan?                                mengevaluasi indikator sosial,              Direksi?
• Apakah perusahaan memiliki                 seperti kesetaraan gender, retensi        • Apakah perusahaan melindungi
  rencana untuk mengukur dan                 karyawan, dan keselamatan kerja?            hak pemegang saham?
  mengurangi jejak karbon/emisi            • Apakah perusahaan mendukung
  gas rumah kaca?                            komunitas lokal melalui program
• Apakah perusahaan memiliki                 pemberdayaan?
  rencana transisi ke energi               • Apakah perusahaan menekankan
  terbarukan?                                keterlibatan dan pemberdayaan
                                             komunitas?



    Bobot: 33,33%                               Bobot: 33,33%                               Bobot: 33,33%




Sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri terhadap                lokal, tetapi juga mematuhi pedoman internasional guna
prinsip keberlanjutan, Mandiri Capital telah menetapkan           memastikan dampak positif terhadap lingkungan dan
kriteria Lingkungan dan Sosial dalam setiap investasi yang        masyarakat.
dilakukan. Kriteria ini tidak hanya mengacu pada standar



  Lingkungan

  Mengacu pada Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang ditetapkan oleh OJK. Beberapa
  parameter lingkungan yang digunakan dalam penilaian meliputi:
  • Mitigasi Perubahan Iklim
  • Adaptasi Perubahan Iklim
  • Perlindungan Ekosistem Sehat dan Keanekaragaman Hayati
  • Ketahanan Sumber Daya melalui Ekonomi Sirkular



  Sosial

  Mengacu pada United Nations Development Programme (UNDP) Impact Measurement Management
  Framework, parameter aspek sosial mencakup:
  • Perlindungan dan penghormatan hak asasi manusia
  • Ketenagakerjaan mencakup pekerjaan layak, pencegahan kerja paksa, perlindungan terhadap pekerja
    perempuan dan anak, serta pengembangan sumber daya manusia.
  • Dampak terhadap masyarakat yang tinggal dekat dengan perusahaan investasi, mencakup penciptaan
    lapangan kerja, upaya dalam mengurangi kemiskinan (poverty alleviation), dan pertumbuhan ekonomi.




  160      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 161
Kerangka Pembiayaan                               Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan                                     Berkelanjutan




Produk Investasi Berkelanjutan
Bank Mandiri, melalui platform digital Livin’ by Mandiri, secara aktif mempromosikan opsi investasi berkelanjutan untuk
meningkatkan partisipasi nasabah ritel dalam mendukung agenda keberlanjutan.


Green Sukuk dan Green Bond
  Bank Mandiri secara proaktif memperkenalkan produk                           Green Sukuk                Green Bond

                                                                               Rp3,1                      Rp5
  investasi ritel yang selaras dengan prinsip ESG, seperti
  penawaran Green Sukuk Indonesia dan obligasi hijau
  yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia,                         triliun                    triliun
  berdasarkan The Republic of Indonesia Green Bond and
  Green Sukuk Framework.




Reksa Dana ESG
  Pada tahun 2023, Bank Mandiri meluncurkan Reksa Dana ESG. Produk-                          Reksa Dana ESG
  produk ini dirancang khusus untuk pasar ritel dan menandai tonggak
  penting dalam keuangan berkelanjutan. Penambahan produk investasi
                                                                                             Rp3,54
  berbasis ESG ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam memimpin
  perekonomian rendah karbon di Indonesia. Seiring dengan meningkatnya
                                                                                             triliun
  permintaan investasi berkelanjutan, produk-produk ini juga bertujuan untuk
  memenuhi kebutuhan nasabah sekaligus mendorong praktik investasi
  yang bertanggung jawab.




                                            Portofolio Reksa Dana ESG


                                                                      Reksa Dana Indeks Mandiri FTSE Indonesia
          Batavia Global ESG Sharia Equity USD,                      ESG merupakan reksa dana pertama di Indonesia
      diinvestasikan dalam emiten yang memiliki fokus                yang menggunakan indeks acuan FTSE Indonesia
          pada ESG atau memiliki skor ESG tinggi.                   ESG, dengan saham yang telah melalui proses ESG
                                                                               Rating oleh FTSE Russell.




Bank Mandiri tidak hanya menerbitkan produk penghimpunan dana berkelanjutan dan berperan sebagai penasihat, tetapi
juga aktif berinvestasi dalam obligasi hijau dan obligasi berkelanjutan. Pada tahun 2024, Bank Mandiri mengalokasikan dana
sebesar Rp419 miliar untuk investasi dalam obligasi hijau. Untuk tahun 2025, Bank Mandiri menargetkan alokasi penempatan
obligasi hijau dan berkelanjutan mencapai sekitar 0,2% dari total penempatan dalam surat berharga yang dimiliki, dengan
alokasi sebesar Rp5 triliun untuk fase 2. Namun, pencapaian target ini akan bergantung pada kebutuhan likuiditas dan strategi
pengelolaan keuangan yang dijalankan oleh Perseroan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     161
Page 162
Sustainable
Operation
 164 Nasabah Kami
        • Pelindungan Finansial Nasabah
        • Penanganan Pengaduan Produk Keuangan
        • Kepuasan Nasabah
        • Tanggung Jawab Pengelolaan Privasi, Keamanan Siber, dan Pelindungan Data
        • Kebijakan Privasi dan Pelindungan Data
        • Sistem dan Prosedur Pelindungan Data
        • Tata Kelola Data
        • Manajemen Risiko Keamanan Siber dan Manajemen Operasional Ketahanan
          dan Keamanan Siber
        • Sertifikasi Sistem Manajemen Informasi
        • Pengukuran dan Evaluasi Pengamanan Informasi
        • Penanganan Pelanggaran Keamanan Informasi
        • Audit Sistem Keamanan Informasi


 204 Pegawai Kami
        • Pengembangan Sumber Daya Manusia
        • Program Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
        • Dukungan untuk Pegawai
        • Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)


 233 Operasional Kami
        • Komitmen untuk Mengurangi Emisi, Pelepasan, dan Limbah
        • Green Business Mindset
        • Pengukuran dan Pemantauan Emisi Karbon Operasional
        • Inisiatif Netral Karbon
        • Biaya Pelestarian Lingkungan




162   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 163
Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   163
Page 164
         Sustainable
          Operation                    Nasabah Kami                           Pegawai Kami




    Nasabah Kami




Pelindungan Finansial Nasabah
Bank Mandiri berkomitmen untuk melindungi hak-hak             • Penyampaian Informasi Produk dan/atau Layanan
finansial nasabah serta mendukung terciptanya ekosistem         secara transparan dalam penawaran produk dan layanan.
jasa keuangan yang berkelanjutan dan stabil. Hal ini          • Pemasaran Produk dan/atau Layanan yang melindungi
dilakukan dengan melindungi kepentingan nasabah, sesuai         nasabah dari informasi yang menyesatkan.
dengan POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan             • Penyusunan Perjanjian atas Produk dengan syarat
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan                 dan ketentuan yang jelas dan adil.
melalui penyediaan produk dan layanan keuangan yang           • Pemberian Layanan atas Penggunaan Produk yang
setara dan bertanggung jawab. Setiap produk dan layanan         mendukung pemulihan kredit secara bertanggung jawab.
dirancang dengan memperhatikan kesejahteraan nasabah,         • Penanganan Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa
menekankan transparansi, dan aksesibilitas di setiap tahap.     sebagai bentuk komitmen terhadap kepuasan nasabah.
[OJK F.17]                                                    • Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan guna
                                                                mendukung pemahaman nasabah terhadap produk dan
Aspek pelindungan nasabah yang tercakup dalam                   layanan keuangan.
Kebijakan Pelindungan Nasabah Bank Mandiri diatur dalam
Standar Prosedur Pelindungan Nasabah No. K4.SP27              Pelindungan nasabah dimulai dengan analisis profil calon
tahun 2024, yang mencakup:                                    nasabah untuk memastikan pemahaman produk dan
• Itikad Baik dalam setiap interaksi dan transaksi dengan     mencegah pinjaman yang melebihi kemampuan finansial.
  nasabah.                                                    Kebijakan ini termasuk membatasi layanan paylater untuk
• Pelindungan Data Nasabah untuk menjaga kerahasiaan          nasabah dengan rekening penggajian (payroll), menetapkan
  dan keamanan informasi pribadi.                             limit maksimum, dan menerapkan kriteria risiko. Bank
• Desain Produk dan Layanan yang memastikan                   Mandiri juga menggunakan Enterprise Data Analytic untuk
  kesesuaian dan kelayakan bagi nasabah.                      menilai kemampuan finansial nasabah, memastikan cicilan
• Penyediaan Informasi Produk dan/atau Layanan agar           sesuai dengan kapasitas keuangan mereka.
  nasabah dapat membuat keputusan yang tepat.



  164        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   Sustainability Report 2024
Page 165
Operasional Kami




Bagi nasabah yang menghadapi tantangan finansial, Bank         Mandiri memastikan bahwa setiap informasi pribadi dan
Mandiri menyediakan opsi restrukturisasi pinjaman yang         finansial nasabah terlindungi dengan sistem keamanan
fleksibel, termasuk penyesuaian cicilan atau modifikasi        yang canggih dan standar enkripsi yang tinggi, menjaga
pinjaman untuk membantu mereka tetap memenuhi                  kepercayaan dan kerahasiaan nasabah.
kewajiban keuangan. Bank Mandiri juga menerapkan
prinsip keadilan dalam periklanan melalui kebijakan iklan      Untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait
yang transparan dan akurat, memastikan setiap informasi        pelindungan nasabah, Bank Mandiri melakukan sosialisasi
produk disampaikan secara jujur. Dalam hal penagihan           internal menggunakan berbagai media, termasuk wallpaper,
kredit, Bank Mandiri menjunjung tinggi hak-hak nasabah         email blast, dan Majalah Mandiri yang kemudian dilanjutkan
dengan menerapkan prosedur penagihan yang etis dan             dengan pelaksanaan survei untuk mengukur efektivitas dari
menghormati privasi serta martabat setiap individu. Selain     kegiatan sosialisasi tersebut.
itu, keamanan data nasabah menjadi prioritas utama. Bank



Pelatihan Pegawai tentang Pelindungan Finansial Nasabah [GRI 404-2]
Selama periode pelaporan, 10 (sepuluh) materi sosialisasi      pegawai lini pertama (frontliner) dan seluruh pegawai yang
telah disampaikan, diikuti dengan survei untuk mengukur        berhubungan langsung dengan pelanggan melalui pelatihan
efektivitasnya. Bank Mandiri juga memastikan pemahaman         dan uji pemahaman tahunan. Pada tahun pelaporan,
pelindungan finansial nasabah di kalangan pegawai              sebanyak 52.138 pegawai telah mengikuti pelatihan terkait
pada unit kerja terkait pelindungan nasabah, termasuk          pelindungan nasabah dalam bentuk e-Learning.




                             Pelatihan terkait Pelindungan Finansial Nasabah 2024

     E-Learning Pelindungan Nasabah Bank Mandiri.
                                                                                     Jumlah Peserta Pelatihan
     Cakupan Pelatihan:
     • Mengenal konsep pelindungan nasabah                                              52.138
                                                                                         Pegawai
     • Memahami penerapan pelindungan nasabah di Bank Mandiri
     • Mengetahui risiko terkait pelindungan nasabah dalam aktivitas
       bisnis Bank Mandiri



Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan            2. Pelaksanaan E-Learning Pelindungan Nasabah
seluruh jajaran pegawai terkait pelindungan finansial             Pelatihan E-Learning diberikan kepada seluruh pegawai
nasabah, Bank Mandiri melaksanakan berbagai kegiatan              sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang
sosialisasi dan pengembangan kapasitas melalui beberapa           mewajibkan pengembangan kapasitas pegawai dalam
inisiatif berikut:                                                memahami ketentuan terkait pelindungan finansial
1. Sosialisasi Melalui Berbagai Platform Internal                 nasabah.
     Sosialisasi dilaksanakan kepada seluruh pegawai
     dengan menggunakan beragam channel/platform               3. Survey Awareness kepada Seluruh Pegawai
     internal Bank, seperti:                                      Pelaksanaan survei bertujuan untuk mengukur tingkat
     • Penayangan informasi pada wallpaper PC;                    pemahaman dan efektivitas dari kegiatan sosialisasi
     • Email blast melalui corporate email;                       yang telah dilakukan serta memastikan bahwa pesan
     • WA blast melalui Culture Squad di seluruh Group;           dan informasi terkait pelindungan finansial nasabah
          dan                                                     dapat tersampaikan dengan baik.
     • Melalui BCMAG Survey, podcast, dan Majalah
          Mandiri.




Sustainability Report 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     165
Page 166
          Sustainable
           Operation                     Nasabah Kami                                  Pegawai Kami




Kebijakan Penagihan Utang
Bank Mandiri mematuhi seluruh undang-undang maupun                   berlaku. Baik penagihan langsung maupun tidak langsung,
regulasi yang berlaku terkait pengelolaan penagihan utang,           Bank Mandiri selalu memastikan bahwa setiap proses
guna memastikan bahwa setiap proses dilakukan sesuai                 penagihan mematuhi ketentuan internal dan eksternal
dengan ketentuan hukum yang berlaku. Bank Mandiri                    yang berlaku, guna menjaga transparansi dan integritas
menerapkan kebijakan penagihan utang yang bertanggung                dalam hubungan dengan nasabah. Proses penagihan ini
jawab, terhormat, dan adil bagi seluruh nasabah. Setiap              tidak hanya berfokus pada pelindungan kepentingan Bank
pegawai atau pihak yang diberi wewenang untuk mewakili               Mandiri, tetapi juga memastikan bahwa hak dan privasi
Bank Mandiri dalam proses penagihan diwajibkan                       nasabah dijaga dengan penuh penghormatan sesuai
untuk mengikuti prinsip-prinsip etika yang tinggi serta              dengan aturan yang berlaku.
menghormati hak-hak debitur, memastikan bahwa proses
penagihan dilakukan dengan cara yang profesional dan                 Bank Mandiri memastikan bahwa penagihan kepada
sesuai dengan peraturan yang berlaku.                                nasabah yang dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa
                                                                     penagihan hanya dapat dilakukan jika tagihan debitur
Bank Mandiri telah mengembangkan kebijakan penagihan                 telah berstatus macet. Bank Mandiri memastikan bahwa
utang yang berlaku untuk seluruh pegawai Bank Mandiri                penagihan dilakukan dengan cara yang tidak menggunakan
dan anak perusahaan, mencakup produk dan layanan                     tekanan fisik atau verbal, dan tidak diarahkan kepada pihak
segmen retail dan wholesale, yang tertuang dalam                     lain selain debitur yang bersangkutan. Selain itu, proses
Overview of Debt Collection Policy1. Kebijakan ini terdiri           penagihan juga harus mengikuti ketentuan komunikasi
dari prosedur, pengelolaan, serta menetapkan mekanisme               yang tidak mengganggu, seperti hanya dilakukan di tempat
kerja untuk penagihan utang yang mencakup metode                     alamat penagihan atau domisili debitur pada hari senin
penagihan, frekuensi, dan persyaratan. Selain itu,                   sampai sabtu diluar hari libur nasional dari pukul 08.00
kebijakan ini mewajibkan pegawai yang secara khusus                  hingga 20.00 waktu setempat.
terkait dengan penagihan utang untuk mengikuti pelatihan
berkala mengenai penerapan prosedur penagihan yang                   Bank Mandiri mewajibkan pegawai yang menangani kredit
terstandardisasi. Kebijakan penagihan utang mengacu                  dan petugas penagihan mengikuti pelatihan dan sertifikasi,
pada Kebijakan Credit Collection & Recovery, yang                    baik melalui program internal maupun eksternal. Untuk
mencakup pengelolaan kredit bermasalah dan tata cara                 debitur yang masih dalam pengelolaan bisnis unit (BU),
penagihan. Pengawasan terhadap pelaksanaan penagihan                 Bank Mandiri menyediakan pendampingan melalui joint
utang dilakukan oleh Wholesale Credit Recovery Unit untuk            effort antara BU dan divisi terkait. Petugas penagihan
segmen wholesale dan Retail Credit Recovery Unit untuk               dipastikan telah mengikuti pelatihan terkait modul aktivitas
segmen retail.                                                       penagihan, seperti penagihan dasar, negosiasi penagihan,
                                                                     strategi anti-fraud, dan risiko operasional penagihan, yang
Dalam setiap tahapan penagihan, Bank Mandiri menerapkan              diselenggarakan bekerja sama dengan Mandiri University
kebijakan pelindungan finansial yang menghormati hak-                Group.
hak dasar nasabah sesuai dengan perjanjian kredit yang



                      Pelatihan terkait Kebijakan Penagihan Utang 2024 [GRI 2-24, 404-2]
                                                     Cakupan Pelatihan:
        Basic Collection untuk Pegawai Level Pelaksana/Tenaga Alih Daya, Operational Risk Management For Collector,
       Retail Collection Product Knowledge, Negotiation Collection, Collection for Business, Marketing Skill for Collection,
                                                     dan lain sebagainya.



           Jumlah Judul Pelatihan                    Jumlah Jam Pelatihan                   Jumlah Peserta Pelatihan

              30 Judul                           22.743 Jam                               3.399 Pegawai


1
    Overview of Debt Collection Policy:
    https://www.bankmandiri.co.id/documents/20143/385754317/EN_Draft_Overview+Debt+Collection+Policy_FINAL.pdf


    166      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Sustainability Report 2024
Page 167
Operasional Kami




Kebijakan Modifikasi Pinjaman
Bank Mandiri menawarkan opsi restrukturisasi pinjaman                         • Penggabungan dan/atau pemecahan fasilitas kredit
yang jelas, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan                          • Konversi valuta kredit
nasabah untuk memastikan solusi yang sesuai dengan                            • Penjualan saham perusahaan debitur
kemampuan finansial debitur. Kebijakan pelaksanaan                            • Pengurangan tunggakan bunga kredit
restrukturisasi ini mengacu pada SPO Credit Collection &
Recovery serta POJK 40 Tahun 2019. Opsi restrukturisasi                       Selain dari situs resmi Bank Mandiri, informasi mengenai
yang diberikan mengacu pada POJK 40 Tahun 2019                                restrukturisasi kredit dan proses eskalasi dapat diakses
meliputi:                                                                     debitur melalui diskusi langsung dengan pengelola akun
                                                                              atau relationship manager. Debitur juga dapat mengakses
• Penurunan suku bunga kredit                                                 informasi mengenai restrukturisasi pinjaman melalui
• Perpanjangan jangka waktu dan/atau penjadwalan                              OJK sebagai regulator jasa keuangan. Debitur juga akan
  kembali                                                                     menerima informasi lebih mendalam mengenai skema,
• Keringanan bunga, denda, dan ongkos dalam rangka                            syarat, dan ketentuan yang berlaku pada Surat Persetujuan
  restrukturisasi kredit                                                      Permohonan Restrukturisasi, yang diterbitkan saat
• Penambahan fasilitas kredit                                                 permohonan restrukturisasi disetujui oleh Bank Mandiri.
• Konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara


Untuk memastikan tujuan pelaksanaan restrukturisasi tercapai dan sesuai dengan kebijakan pelindungan finansial nasabah,
Bank Mandiri menerapkan alur pelaksanaan dan pengawasan restukturisasi kredit yang dilaksanakan sesuai dengan skema
berikut:



                              Alur Pelaksanaan & Pengawasan Restrukturisasi Segmen Retail

        Permohonan                     Kelengkapan
    1   Restrukturisasi
                                   2   Dokumen
                                                                3   Negosiasi Skema
                                                                                               4   Usulan Kepada      5   Putusan
        (Inisiatif Debitur/            Pengajuan                                                   Pemegang               Pemegang
                                                                    Restrukturisasi
        Bank)                          Restrukturisasi                                             Kewenangan             Kewenangan




                                              Monitoring
                                         9    Pembayaran &                   Efektif
                                              Kualitas Kredit
                                                                         8   Restrukturisasi
                                                                                                      7a   Diterima
                                              Debitur


              10     Selesai                                                                                               6   Keputusan




                                                                    7b   Ditolak




Dalam memberikan restrukturisasi kredit, Bank Mandiri                              3). Penghentian pengakuan pendapatan bunga secara
memastikan bahwa proses dilakukan oleh pejabat atau                                    akrual
pegawai yang tidak terlibat dalam pemberian kredit
tersebut. Proses ini tetap mengacu pada prinsip-prinsip                       Sebagai bagian dari proses pengawasan, Bank Mandiri
yang mendasari restrukturisasi, antara lain:                                  melakukan penilaian menyeluruh dan menetapkan
a. Four Eye Principle                                                         kriteria khusus dalam mempertimbangkan permohonan
b. Prinsip Konsolidasi Eksposur                                               restrukturisasi kredit. Langkah ini bertujuan untuk
c. Prinsip One Obligor                                                        mengidentifikasi peluang pemulihan kredit bagi debitur,
d. Tidak melaksanakan restrukturisasi kredit hanya untuk                      agar kredit tersebut kembali produktif dan memberikan
    menghindari:                                                              manfaat bagi kedua belah pihak. Beberapa faktor yang
    1). Penurunan penggolongan kualitas kredit                                menjadi pertimbangan antara lain:
    2). Peningkatan pembentukan Penyisihan Penilaian                          1. Prospek usaha, yang mencakup:
        Kualitas Aset (PPKA)                                                       a. Potensi pertumbuhan usaha


Sustainability Report 2024                                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       167
Page 168
        Sustainable
         Operation                        Nasabah Kami                         Pegawai Kami




   b. Kondisi pasar dan posisi debitur dalam persaingan           e. Kesesuaian penggunaan dana
   c. Kualitas manajemen dan permasalahan tenaga kerja            f. Kewajaran sumber pembayaran kewajiban
   d. Dukungan dari kelompok usaha atau afiliasi
   e. Upaya yang dilakukan oleh debitur untuk memelihara      Bank Mandiri juga melakukan pemantauan secara
      lingkungan hidup                                        berkelanjutan terhadap kualitas kredit melalui berbagai
2. Kinerja usaha, yang mencakup:                              mekanisme. Salah satunya adalah daftar pantau (watchlist)
   a. Profitabilitas                                          yang berfungsi sebagai Early Warning Signal. Mekanisme
   b. Struktur Permodalan                                     ini menganalisis tiga aspek utama, yaitu prospek bisnis
   c. Arus kas                                                debitur, performa keuangan, dan riwayat pembayaran. Jika
   d. Sensitivitas terhadap risiko pasar                      hasil pemantauan menunjukkan adanya penurunan kualitas
3. Kemampuan membayar, yang mencakup:                         kredit, Bank Mandiri akan mengambil langkah-langkah
   a. Ketepatan pembayaran pokok dan bunga                    penyelamatan, terutama bagi debitur yang masih memiliki
   b. Ketersediaan dan keakuratan informasi keuangan          prospek usaha dan kemampuan membayar. Langkah
   c. Kelengkapan dokumentasi kredit                          ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kerugian dan
   d. Kepatuhan terhadap perjanjian kredit                    memulihkan kredit yang telah diberikan.



Penyelesaian Kredit Bermasalah
Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas portofolio kredit dan memitigasi risiko, Bank Mandiri menerapkan pendekatan
sistematis dalam menangani kredit bermasalah. Proses ini melibatkan serangkaian langkah yang disesuaikan dengan kondisi
dan potensi setiap debitur, guna memastikan penanganan yang tepat dan efektif. Berikut adalah alur penanganan kredit
bermasalah yang diterapkan oleh Bank Mandiri.


                                          Alur Penanganan Kredit bermasalah

1. Review                                                                                                  6. Write Off
Evaluasi kualitas kredit secara berkala                                              Menghapus buku kredit macet dari
berdasarkan 3 pilar penilaian Bank                                                   neraca Bank, namun penyelesaian
Indonesia                                                                                        kredit tetap dilakukan

2. Diagnosa                                                                                              5. Exit Strategy
Identifikasi root cause kredit                                                              Penyelesaian kredit terhadap
bermasalah & analisa kondisi                                                                     debitur yang tidak dapat
debitur untuk penetapan                                                                     dilakukan penyelamatan atau
account strategy                                                                           telah dilakukan penyelamatan
                                                                                                     namun tidak berhasil
3. Restructuring
Penyelamatan kredit terhadap                                                                               4. Monitoring
debitur yang masih memiliki prospek                                               Monitoring pemenuhan kewajiban oleh
usaha dan itikad baik                                                            debitur agar kualitas kredit tetap terjaga




  168       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Sustainability Report 2024
Page 169
Operasional Kami




Kebijakan Pemasaran Berbasis Prinsip Periklanan yang Adil
Bank Mandiri menerapkan kebijakan pemasaran yang adil          4. Menerapkan prinsip-prinsip manajemen risiko.
sesuai dengan ketentuan regulator terkait iklan layanan jasa   5. Melaksanakan aktivitas komunikasi pemasaran produk
keuangan. Setiap iklan dan promosi produk serta layanan           dan jasa agar berpedoman kepada Nilai Utama (Core
keuangan Bank Mandiri disajikan untuk menyampaikan                Value), AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis,
informasi yang akurat, jelas, jujur, dan tidak menyesatkan.       Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), tata kelola perusahaan
                                                                  yang baik, budaya perusahaan, kode etik, etika bisnis,
Sebagaimana tertuang pada Overview Fair Advertising and           dan senantiasa melaksanakan prinsip kehati-hatian
Responsible Marketing Policy2, Bank Mandiri berkomitmen           (prudential banking).
untuk menerapkan standar transparansi dan etika yang
tinggi dalam praktik periklanan yang adil dan bertanggung      Bank Mandiri memberikan penjelasan secara rinci mengenai
jawab. Komitmen ini mencakup penyampaian informasi             fitur, konsekuensi, dan risiko seluruh produk, termasuk
yang akurat, lengkap, dan mudah dipahami dalam                 produk dan layanan digital, kepada nasabah. Dalam
semua materi pemasaran, guna memastikan konsumen               menyampaikan Informasi pemasaran kepada masyarakat
dapat membuat keputusan yang tepat. Sebagai bagian             dan calon nasabah, Bank Mandiri memastikan penyediaan
dari tanggung jawab terhadap nasabah, Bank Mandiri             informasi produk dan jasa sebagai berikut: [GRI 417-1]
juga memastikan bahwa setiap materi pemasaran                  1. Menyediakan informasi mengenai produk dan/atau
mengungkapkan risiko terkait produk atau layanan. Bank               jasa yang jelas, akurat, benar, mudah diakses, dan
Mandiri juga berkomitmen untuk menargetkan audiens yang              tidak berpotensi menyesatkan nasabah.
sesuai secara bertanggung jawab, sehingga produk dan           2. Menggunakan huruf, tulisan, simbol, diagram, dan
layanan dipromosikan kepada pihak yang relevan dengan                tanda yang dapat dibaca secara jelas.
cara yang etis dan inklusif. Langkah ini mencerminkan nilai-   3. Memberikan penjelasan atas istilah, frasa, kalimat dan/
nilai keberlanjutan dan integritas yang menjadi bagian tak           atau simbol, diagram dan tanda yang belum dipahami
terpisahkan dari operasional Bank Mandiri.                           oleh nasabah.
                                                               4. Menyediakan ringkasan informasi produk dan/atau
Direksi sebagai badan pengawas, memiliki tanggung                    jasa dalam versi umum dan personal yang dibuat
jawab untuk mengawasi seluruh aktivitas pemasaran dan                dengan memuat:
komunikasi produk serta jasa. Dalam rangka mendukung                 a. Informasi terkait:
pengawasan tersebut, Unit Kerja Pengelola secara periodik               i. Deskripsi/penjelasan tentang produk;
menyampaikan laporan kepada Direksi minimal satu kali                   ii. Keuntungan dan manfaat produk;
dalam setahun, yang memuat seluruh rincian aktivitas                    iii. Fitur produk;
terkait marketing komunikasi produk dan jasa yang telah                 iv. Syarat dan ketentuan produk;
dilakukan.                                                              v. Tata cara/tutorial penggunaan produk atau
                                                                             aplikasi;
Komunikasi pemasaran produk dan jasa Bank Mandiri                       vi. Masa berlaku produk/promosi (apabila ada,
bertujuan meningkatkan kesadaran merek (brand                                misalnya pada produk edisi terbatas); dan
awareness) melalui media digital dan konvensional serta                 vii. Saluran komunikasi yang dapat dihubungi oleh
penyelenggaraan acara (event). Bank Mandiri menerapkan                       nasabah apabila ingin mengonfirmasi info lebih
prinsip manajemen risiko, yaitu identifikasi, pengukuran,                    lanjut.
pemantauan, dan pengendalian risiko, untuk memastikan                b. Simulasi dan/atau data historis dalam hal produk
aktivitas komunikasi pemasaran berjalan aman, akurat, dan               dan/atau jasa yang memiliki kegiatan penghimpunan
tepat waktu. Bank Mandiri juga telah menetapkan hal-hal                 dana, penyaluran dana, dan/atau pengelolaan dana.
sebagai berikut: [GRI 3-3]
1. Menetapkan tugas dan tanggung jawab antara unit             Guna memastikan setiap nasabah mendapatkan informasi
    kerja terkait (Segregation of Duties).                     yang akurat, setiap tenaga pemasar Bank Mandiri
2. Melaksanakan proses check and balance dalam                 diwajibkan mengikuti pelatihan mengenai pengetahuan
    menjalankan aktivitas komunikasi pemasaran produk          produk dan layanan keuangan serta pelatihan penyegaran
    dan jasa secara dual control.                              yang dilakukan setiap tahun.
3. Tunduk dan patuh terhadap regulasi internal dan
    eksternal.




2
 Overview Fair Advertising and Responsible Marketing Policy: https://www.bankmandiri.co.id/documents/20143/385754317/
EN_Overview+Fair+Advertising+Policy_FINAL.pdf/1c3e2c27-fcaf-fc88-4ab9-cbbe5131ac8b?t=1739259875999


Sustainability Report 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      169
Page 170
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                                     Pegawai Kami




                          Pelatihan terkait Pemasaran yang Bertanggung Jawab
                                   dan Penawaran Produk 2024 [GRI 404-2]
                                                 Cakupan Pelatihan:
    SPO Marketing Komunikasi Produk dan Jasa, Basic Marketing, Marketing Foundations: Consumer Behavior, Agile
    Marketing Foundations, Digital Marketing Foundations, Integrated Marketing Communications Strategies, Marketing
                                          Communications, dan lain sebagainya.


         Jumlah Judul Pelatihan                     Jumlah Jam Pelatihan                      Jumlah Peserta Pelatihan

             70 Judul                              5.227 Jam                                1.013 Pegawai

Penawaran Produk yang Bertanggung Jawab
Bank Mandiri memiliki kebijakan terkait penyelenggaraan               memastikan tidak ada informasi penting terkait risiko
produk baru dalam Standar Prosedur Operasional (SPO)                  yang disembunyikan atau dikurangi. Melalui langkah-
Penyelenggaraan Produk Baru dan Petunjuk Teknis                       langkah ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk mendukung
Operasional (PTO) Penyelenggaraan Produk Baru. Kebijakan              keberlanjutan dan memastikan setiap produk serta layanan
tersebut menjadi wujud penerapan praktik pengelolaan                  yang ditawarkan melalui standar etika, transparansi, dan
risiko produk dan layanan yang bertanggung jawab. Hal ini             tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.
mencakup integrasi penilaian risiko dan potensi dampak
ke dalam proses pengembangan produk baru, melalui                     Mengacu kepada Surat Keputusan Direksi Tahun 2024,
pendekatan menyeluruh (end-to-end) yang diatur dalam                  setiap rekomendasi status produk baru diajukan melalui
akseptasi risiko dan pengembangan produk baru. Selain                 proses terstruktur, dimulai dengan pembahasan dalam
itu, Bank Mandiri secara konsisten melakukan monitoring               Rapat Teknis dan koordinasi oleh Koordinator Produk
dan evaluasi produk baru, guna memastikan pengawasan                  Baru. Rekomendasi tersebut dievaluasi lebih lanjut oleh
risiko dan potensi dampak secara berkelanjutan setelah                Sekretaris dan Working Group BC untuk segmen Wholesale
produk diluncurkan.                                                   dan Retail. Hasil akhir disampaikan kepada Komite Direksi
                                                                      yaitu Business Committee (BC), untuk memastikan setiap
Bank Mandiri juga menyampaikan informasi risiko                       produk dan layanan telah melalui evaluasi sesuai kebijakan
melalui transparansi informasi kepada Nasabah. Hal ini                dan standar pengawasan. Bank Mandiri menerapkan
mencakup penyampaian informasi yang jelas, akurat, jujur,             alur proses pengawasan Business Committee terhadap
mudah diakses, dan tidak menyesatkan; memberikan                      penyelenggaraan produk baru yang dapat dilihat seperti
keseimbangan antara potensi manfaat dan risiko; serta                 berikut:


               Alur Proses Pengawasan Komite terhadap Penyelenggaraan Produk Baru
                                Koordinator                                           Working Group                Business
      Rapat Teknis                                          Sekretaris BC
                                Produk Baru                                                BC                    Committee (BC)

     Membahas dan          Mengkoordinir usulan         Menyelenggarakan          Memutus status produk          Membahas dan
   merekomendasikan         Produk Baru serta        Working Group Business       baru dan pencantuman            mengevaluasi
   status produk baru        menyampaikan              Committee (WGBC)           produk ke dalam RPPB         pengembangan serta
                            Laporan Progress          serta melaporkan hasil       dan mengusulkan hasil       penghentian Produk
                             Pengembangan              pelaksanaan WGBC           evaluasi pengembangan              Bank
                                 Produk               dan Laporan Progress           serta penghentian
                                                     Pengembangan Produk            Produk Bank ke BC
                                                             ke BC

          BoD-2
                                                               BoD-1                                                  BoD
    Vice President (VP)
                                                  Senior Vice President (SVP) Level                                Board Level
           Level


Sejalan dengan pengawasan yang dilakukan Business Committee, penyelenggaraan produk baru pada Bank Mandiri juga
melalui serangkaian tahapan, mulai dari pengumpulan inisiatif, penetapan status produk, hingga persetujuan risiko. Setiap
produk baru yang dikembangkan dievaluasi melalui proses penilaian risiko dan perizinan sesuai ketentuan regulator, termasuk
uji coba terbatas jika diperlukan. Setelah memperoleh persetujuan dari pihak terkait, produk diimplementasikan dengan
pengawasan ketat dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kepatuhan, keandalan, dan keamanan bagi nasabah.



  170       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2024
Page 171
Operasional Kami




Seluruh tahapan tersebut tergambar pada alur proses berikut ini.

                                   Alur Proses Penyelenggaraan Produk Baru




              1                       2                        3                       4                     5
     Penetapan Inisiatif       Risk Assessment             Perizinan               Realisasi           Pasca Realisasi
           Awal

    • Pengumpulan            • Review Risiko         • Perlu Izin Regulator   • Implementasi        • Pelaporan dan
      Inisiatif              • Akseptasi Risiko        º Pemenuhan              Produk                Monitoring Pasca
    • Rapat Teknis                                         Dokumen                                    Realisasi
    • Working Group                                        Persyaratan
    • Rencana                                          º Compliance
      Penyelenggaraan                                      Checklist
      Produk Bank                                      º Perizinan Sesuai
      (RPPB)                                               Ketentuan
                                                           Service Level
                                                           Agreement
                                                           (SLA) Regulator
                                                     • Tidak perlu Izin,
                                                       Lapor Realisasi
                                                       º Persiapan
                                                           Realisasi



Pada tahun 2024, Bank Mandiri telah meluncurkan 25                 seluruh (100%) produk/jasa Bank Mandiri telah dicakup
produk yang tercantum dalam Rencana Penyelenggaraan                dan dinilai kepatuhannya terhadap prosedur pelabelan
Produk Bank. Produk-produk ini mencakup berbagai                   dan informasi produk dan jasa. Tidak ada produk atau
kategori, termasuk produk dasar baru, produk lanjutan,             layanan keuangan yang ditarik kembali atau dihentikan
serta layanan digital. Setiap produk dikembangkan dengan           penjualannya oleh Perseroan maupun Anak Perusahaan.
mengacu pada kebijakan internal, ketentuan regulator,
dan pedoman berkelanjutan global yang relevan, guna                Dalam laporan keberlanjutan tahun ini, Perseroan tidak
memastikan standar keandalan, keamanan, dan kepatuhan              menyajikan informasi mengenai insiden pelanggaran
regulasi. Selain itu, setiap produk telah melalui peninjauan       terhadap peraturan pelabelan dan informasi produk & jasa,
oleh pihak eksternal yang independen sebelum diajukan              serta komunikasi produk/periklanan, dengan pertimbangan
untuk perizinan kepada regulator.                                  aspek kerahasiaan dan sensitivitas informasi. Setiap
                                                                   pengaduan dari nasabah terkait informasi dan pelabelan
Selama periode pelaporan seluruh (100%) produk dan                 produk, serta komunikasi pemasaran, akan ditindaklanjuti
layanan baru Bank Mandiri telah dievaluasi berdasarkan             sesuai prosedur penanganan pengaduan yang berlaku di
aspek keamanan dan sesuai kriteria lain yang ditetapkan            Bank. [GRI 417-2, 417-3] [OJK F.27, F.29]
oleh Perseroan serta ketentuan dari regulator. Selain itu,




Produk dan Layanan Bank Mandiri
Bank Mandiri terus berinovasi dalam pengembangan produk dan layanan keuangan berkelanjutan guna memberikan kemudahan
serta pengalaman perbankan yang lebih baik. Berikut adalah berbagai produk dan layanan yang telah dikembangkan hingga
tahun 2024, mencakup inovasi yang telah ada sebelumnya serta yang diperkenalkan pada tahun ini. Daftar berikut memberikan
gambaran dari beragam inisiatif yang terus dikembangkan untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih baik.




Sustainability Report 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    171
Page 172
      Sustainable
       Operation                    Nasabah Kami                                Pegawai Kami




Livin’ by Mandiri
Livin’ by Mandiri merupakan finansial super app yang menghadirkan layanan perbankan komprehensif yang diakses
melalui smartphone. Livin’ by Mandiri menghadirkan pilihan solusi terkini yang disesuaikan dengan kebutuhan finansial
maupun non-finansial nasabah. Berbagai kemudahan disematkan ke dalam Livin’ by Mandiri seperti: pembukaan
rekening di lebih dari 120 negara, Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu, Linkage e-Wallet, Smart Payment, Instant Transfer
menggunakan BI FAST, Instant Access, QR Bayar dan Terima Transfer, Tap to Pay, Paylater, Transfer Valas, pembelian
produk investasi, dan juga Livin’ Sukha, serta berbagai fitur-fitur menarik lainnya yang tentunya mempermudah nasabah.




Livin’ Merchant
Aplikasi wirausaha yang menyediakan layanan kasir (POS) mulai dari pencatatan penjualan, pengaturan dan pengecekan
stok produk, penerimaan berbagai metode pembayaran, hingga pencairan uang penjualan.




Livin’ Sukha
Salah satu fitur andalan di Livin’ by Mandiri untuk menjawab kebutuhan lifestyle nasabah. SUKHA memungkinkan
nasabah untuk melakukan pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, belanja obat-obatan dan peralatan kesehatan,
melakukan pembelian voucher games serta berlangganan layanan streaming, melakukan pembelian tiket konser dan
hiburan, melakukan pembelian kebutuhan harian hingga elektronik, melakukan pemesanan makanan dan minuman,
hingga melakukan appointment untuk pemeriksaan kesehatan. Selain itu, SUKHA juga menawarkan perpaduan konten
hiburan dan edukasi melalui artikel, live streaming, dan reel. SUKHA berfungsi sebagai solusi terpadu yang memenuhi
kebutuhan hiburan dan belanja, memastikan pengalaman pemenuhan lifestyle yang lengkap.




Mandiri e-money
Uang Elektronik berbasis chip yang diterbitkan oleh Bank Mandiri sebagai pengganti uang tunai untuk transaksi
pembayaran seperti di tol, parkir, TransJakarta, kereta, minimarket, dan berbagai merchant lainnya.




Mandiri Paylater
Livin’ Paylater merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Bank Mandiri untuk pembayaran transaksi QR di
seluruh merchant dengan konsep beli sekarang dan bayar nanti dalam 1, 3, 6, 9 atau 12 bulan. Nasabah dapat
melakukan pengajuan Livin’ Paylater secara online melalui Livin’ by Mandiri.




Mandiri Direct Debit
Layanan penerimaan transaksi Kartu Mandiri di merchant yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Layanan ini
memberikan kenyamanan bertransaksi karena pembayaran dilakukan dalam flow transaksi yang terintegrasi.




Mandiri Chat Banking
Layanan komunikasi antara Bank Mandiri dengan Nasabah melalui official WhatsApp business account WhatsApp Bank
Mandiri di nomor 08118414000. Dengan layanan ini Bank Mandiri menyampaikan informasi, notifikasi, dan berinteraksi
dengan nasabah. Sebaliknya nasabah juga dapat menanyakan info produk dan layanan Bank Mandiri melalui nomor
WhatsApp yang sama.




172     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Sustainability Report 2024
Page 173
Operasional Kami




   ATM
   Layanan transaksi perbankan melalui mesin ATM yang memfasilitasi nasabah untuk mengakses rekening, melakukan
   transaksi tunai, cek saldo, transfer, pembayaran dan pembelian dengan menggunakan Kartu Mandiri. Melalui Jaringan
   domestik dan International Payment Network, Mandiri ATM juga dapat melayani transaksi dengan Kartu Bank lain. Saat
   ini Bank Mandiri juga sudah melengkapi dengan jenis mesin ATM untuk transaksi setor tunai, transaksi tarik tunai.




   Mandiri EDC
   Layanan penyediaan mesin Electronic Data Capture (EDC) yang tersedia di toko/merchant yang bekerjasama dengan
   Bank Mandiri. Mandiri EDC dapat memfasilitasi penerimaan transaksi pembelian, pembayaran, tarik tunai dan top-up
   e-money menggunakan Kartu Mandiri maupun Bank lain secara elektronik melalui Jaringan domestik, International
   Payment Network, dan Jaringan Bank Mandiri.




   KOPRA by Mandiri
   KOPRA by Mandiri merupakan wholesale super digital platform yang memberikan layanan digital single access, serta
   menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi komunitas bisnis pelaku usaha di segmen wholesale
   dengan ekosistemnya dari hulu ke hilir. KOPRA terdiri dari 3 varian, antara lain:
   1. KOPRA Portal: Varian layanan digital berbasis akses front-end berupa single access portal.
   2. KOPRA Host to Host: Varian layanan digital single access berbasis integrasi antara sistem nasabah dan sistem
      Bank.
   3. KOPRA Partnership: Solusi digital yang menghubungkan Nasabah segmen wholesale dan retail melalui penyediaan
      solusi ekosistem bisnis yang komprehensif guna meningkatkan keterikatan antara Nasabah dan grup Bank.




   Mandiri E-Commerce
   Layanan penerimaan transaksi Kartu Mandiri maupun Bank lain di toko/merchant online yang bekerjasama dengan
   Bank Mandiri. Mandiri e-commerce memberikan kenyamanan bertransaksi karena pembayaran dilakukan dalam flow
   transaksi yang terintegrasi tanpa perlu mengakses channel perbankan lainnya. Nasabah dapat menggunakan Kartu
   Mandiri maupun Bank lain melalui International Payment Network.




   Mandiri QRIS
   Layanan penerimaan transaksi pembayaran menggunakan metode QR Code di merchant Bank Mandiri dengan
   menggunakan uang elektronik berbasis server maupun sumber dana lainnya. QR terstandarisasi oleh Bank Indonesia
   sehingga memungkinkan penggunanya bertransaksi secara interoperabilitas menggunakan Livin’ by Mandiri maupun
   aplikasi lainnya baik Bank maupun Non-Bank (fintech) yang telah terdaftar dan disetujui oleh Bank Indonesia. Mandiri
   QRIS memberikan kemudahan bertransaksi bagi merchant secara cashless.




   Digital Lending for Ecommerce and Fintech
   Bank Mandiri bekerja sama dengan perusahaan digital di Indonesia untuk memberikan pinjaman modal kerja (non-
   revolving) kepada UMKM yang terdaftar sebagai online seller/merchant. Proses pengajuan dilakukan secara online
   melalui platform partner dan dikirimkan ke Bank Mandiri via API. Dana akan diterima di rekening nasabah setelah
   pinjaman disetujui. Selain itu bagi perusahaan digital yang belum memiliki platform untuk pengajuan pembiayaan, Bank
   Mandiri memiliki website onboarding yang dapat memproses pengajuan pinjaman.




Sustainability Report 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     173
Page 174
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                               Pegawai Kami




   Digital Lending for Value Chain Business
   Merupakan produk pembiayaan usaha yang diberikan oleh Bank Mandiri kepada nasabahnya yang berjualan melalui
   Platform Digital. Nasabah dapat mencairkan pinjaman sesuai nominal yang diinginkan secara berulang (revolving),
   selama belum mencapai batas limit pinjaman. Proses pengajuan dilakukan secara online melalui platform partner yang
   bekerja sama dengan Bank Mandiri dan dikirimkan ke Bank Mandiri via API. Selanjutnya, nasabah dapat mengecek
   status pengajuan pinjamannya melalui platform partner.



   Mandiri Customer Service Machine (CSM)
   Layanan digital perbankan terbaru Bank Mandiri yang dilengkapi dengan teknologi biometric verification untuk layanan
   penggantian kartu (ganti jenis kartu, ganti kartu rusak, bahkan ganti kartu hilang) serta layanan pembukaan rekening
   baru. nasabah dapat bertransaksi secara self service di CS Machine dengan tahapan transaksi yang praktis
   (tanpa perlu mengisi formulir), cepat, beroperasi 24 jam, dan tidak perlu menunggu di cabang.




Pengawasan terhadap Evaluasi Produk atau Layanan Keuangan
Bank Mandiri berkomitmen untuk menyediakan produk dan           Evaluasi dilakukan untuk memastikan semua produk
layanan yang setara bagi seluruh nasabah. Setiap produk         dan layanan keuangan Bank Mandiri, termasuk produk
dan layanan keuangan baru atau yang diperbarui dirancang        baru, memenuhi standar keamanan dan regulasi yang
dengan mempertimbangkan kebutuhan nasabah yang                  berlaku. Business Committee (BC) yang dipimpin oleh
meliputi fitur, kenyamanan, keandalan, keamanan, dan            Direktur Utama bertanggung jawab untuk membahas dan
kepatuhan. Selain itu, keamanan produk dan layanan              mengevaluasi pengembangan serta penghentian Produk
keuangan tersebut juga diuji untuk memastikan pelindungan       Bank sesuai ketentuan yang berlaku di Bank. Proses
data pribadi serta keamanan transaksi telah memadai dan         Pengawasan tersebut juga memastikan pengembangan
sesuai standar.                                                 produk yang dilakukan telah memenuhi regulasi yang
                                                                berlaku dan memperoleh perizinan dan/atau lapor realisasi
                                                                kepada Regulator.


   Business Committee (Board-level committee)
   • Direktur Utama
   • Wakil Direktur Utama
                                                                       Tugas dan Tanggung Jawab
   • Direktur Corporate Banking
                                                                       Mengevaluasi pengembangan, pembaruan,
   • Direktur Jaringan & Retail Banking
                                                                       dan penghentian produk bank, baik kredit
   • Direktur Keuangan & Strategi
                                                                       maupun non-kredit, termasuk produk dan
   • Direktur Treasury & International Banking
                                                                       jasa digital banking, dengan memperhatikan
   • Direktur Manajemen Risiko
                                                                       ketentuan yang berlaku di Bank Mandiri.
   • SEVP Corporate Banking
   • SEVP Wholesale Risk
   • SEVP Micro & Consumer Finance




  174      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Sustainability Report 2024
Page 175
Operasional Kami




Penanganan Pengaduan Produk Keuangan
Loyalitas nasabah merupakan fondasi utama bagi                                  Selain menghadirkan produk finansial dengan kualitas
eksistensi Bank Mandiri selama lebih dari 25 tahun, yang                        terbaik, kepedulian Bank Mandiri terhadap kepuasan
terus berperan aktif dalam menyediakan solusi perbankan                         nasabah tercermin pada layanan purnajual yang
bagi individu dan pelaku usaha dari berbagai segmen.                            disediakan. Salah satu layanan tersebut adalah mekanisme
Loyalitas ini terbentuk dari kepuasan nasabah terhadap                          penanganan pengaduan nasabah yang dirancang
pelayanan terbaik yang dihadirkan oleh Perseroan dalam                          sesuai dengan ketentuan regulator dan memprioritaskan
memberikan solusi yang tepat dan memenuhi kebutuhan                             kenyamanan nasabah. Mekanisme ini diterapkan melalui
finansial nasabah. Bank Mandiri memahami bahwa loyalitas                        prosedur internal berupa Standar Prosedur Operasional
nasabah perlu dijaga dengan membangun relasi yang                               (SPO) Pengelolaan Pengaduan Nasabah.
baik dan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan
mereka, sehingga nasabah akan termotivasi untuk
merekomendasikan layanan Bank Mandiri kepada nasabah
potensial lainnya.



Struktur Penanganan Pengaduan yang Independen
Sebagai langkah strategis dalam memastikan transparansi dan kualitas penyelesaian pengaduan, Bank Mandiri membentuk
Unit Kerja Customer Care sebagai badan independen internal. Unit ini bertanggung jawab untuk:



      1         Mengelola dan memonitor pengaduan nasabah sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang telah
                ditetapkan.



      2         Menangani pengaduan nasabah dengan tepat dan efektif sesuai atau bahkan lebih efisien dari SLA yang telah
                ditetapkan.



      3         Berkoordinasi dengan Ombudsman3 untuk meninjau ulang proses penanganan pengaduan yang sudah atau
                belum terselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.


Nasabah dapat menyampaikan pertanyaan dan pengaduan secara tertulis maupun lisan melalui berbagai kanal komunikasi
yang mudah diakses:


            Mandiri Call Layanan 24 jam melalui Line:                              Social Media Resmi Bank, diantaranya:
            14000                                                                        Twitter @mandiricare dan @bankmandiri
                                                                                         Facebook “Mandiri Care” dan “Bank Mandiri”
            Website www.bankmandiri.co.id dengan
                                                                                         Instagram @bankmandiri
            memilih menu: “Contact Us”


            mandiricare@bankmandiri.co.id                                                Surat resmi yang ditujukan kepada Bank Mandiri,
                                                                                         baik yang diantar langsung, atau dikirim melalui
                                                                                         pos
            MITA Whatsapp 0811-8414-000
                                                                                         Kantor Cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia




3
    Ombudsman merupakan pihak independen internal maupun eksternal yang melakukan review/audit terhadap aktivitas bank.




Sustainability Report 2024                                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   175
Page 176
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                                       Pegawai Kami




Proses Penanganan Pengaduan Nasabah
Bank Mandiri memiliki mekanisme yang jelas dan efektif untuk menangani pengaduan nasabah, yang bertujuan memastikan
kepuasan dan kenyamanan nasabah. Setiap pengaduan diproses melalui alur proses berikut ini:


                                Alur Proses Penanganan Pengaduan Nasabah



                                                                                                 Monitoring Penanganan
                                                                                                 Pengaduan

                                                                                                         Monitoring penyelesaian
                                                                                     Kasus               pengaduan
                                                                                     Selesai
                                                                                                         Penyusunan Laporan
   Nasabah          Channel         Sistem     Unit Penyelesaian     Nasabah                             Pengaduan & Capaian SLA
                   Penerimaan     Pencatatan   • Melakukan            Puas?
 Menyampaikan      Pengaduan      Pengaduan       Investigasi
  Pengaduan                                                                                              Pengawasan dan Audit
                                               • Membuat                                                 1. Internal: Control testing
                                                  Keputusan                                                  yang dilakukan setiap
                                                                                                             triwulan
                                                                                                         2. Eksternal: Audit yang
                                                                       Tidak
                                                                                                             dilakukan oleh:
                                                                       Mediasi                               a. Lembaga
                                                                     Perbankan,                                  independen (PwC,
                                                                   Pengadilan, dan                               IT Sec Asia, dan
                                                                     sebagainya.                                 lainnya.); dan
                                                                                                             b. Regulator (BI &
                                                                                                                 OJK)




a. Penanganan Pengaduan Nasabah oleh Unit                                  - Operation melalui control testing setiap triwulan
   Customer Care                                                           untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan,
   Pengaduan yang diterima dari nasabah melalui seluruh                    prosedur, dan Service Level Agreement (SLA),
   channel penerimaan pengaduan akan dicatat dalam                         termasuk evaluasi kualitas penyelesaian pengaduan
   sistem pencatatan pengaduan, yang selanjutnya                           dan rekomendasi perbaikan berkelanjutan.
   ditindaklanjuti oleh Unit Penyelesai untuk proses                     • Audit/Ombudsman Eksternal: Audit eksternal
   investigasi dan pengambilan keputusan sesuai Service                    dilakukan oleh regulator (Bank Indonesia & Otoritas
   Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan. Seluruh                    Jasa Keuangan) serta lembaga independen,
   proses penanganan pengaduan akan dikelola dan                           seperti PwC dan IT Sec Asia, untuk memastikan
   dimonitor oleh Unit Customer Care.                                      transparansi, integritas, serta kepatuhan terhadap
                                                                           ketentuan regulator. Audit ini menilai efektivitas
   Apabila nasabah merasa tidak puas atas penyelesaian                     sistem pengendalian, validasi proses eskalasi
   pengaduan yang disampaikan Bank Mandiri, maka                           pengaduan,      dan     memberikan     rekomendasi
   nasabah dapat menyampaikan pengaduan kepada                             perbaikan berbasis evaluasi independen.
   pihak independen seperti regulator (Bank Indonesia dan
   Otoritas Jasa Keuangan) dan lembaga lainnya seperti                   Bank Mandiri menerapkan strategi penyelesaian
   LAPS SJK, Ombudsman RI, Kementerian BUMN, serta                       pengaduan nasabah sesuai dengan kewenangan
   media eksternal lainnya.                                              yang telah ditentukan, dengan mempertimbangkan
                                                                         tingkat kewenangan dalam memutuskan penyelesaian
b. Pengawasan dan Audit Pengaduan                                        nasabah dan kompleksitas pengaduan. Sejalan dengan
   Untuk memastikan efektivitas dan kepatuhan terhadap                   itu, Unit Customer Care secara rutin berkolaborasi
   kebijakan pengelolaan pengaduan, Bank Mandiri                         dengan Product Owner untuk melakukan review
   menerapkan pengawasan dan audit berkala yang                          terhadap pengaduan yang diterima guna meningkatkan
   dilakukan oleh Ombudsman melalui mekanisme berikut:                   kualitas pelayanan dan mempercepat penyelesaian
   • Audit/Ombudsman        Internal:  Audit    internal                 pengaduan.
       dilaksanakan oleh Senior Operational Risk (SOR)




  176      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                Sustainability Report 2024
Page 177
Operasional Kami




Pengawasan Proses Penyelesaian Pengaduan

Komite Pemantau Risiko merupakan komite tingkat                                 Bank Mandiri memiliki target pengaduan yang diusulkan
Dewan Komisaris (Board-level) yang mengawasi tinjauan                           oleh Unit Operational Risk kepada Risk Management &
pengaduan, di samping Direktur Operation yang menerima                          Credit Committee (RMC) yang kemudian disetujui oleh
laporan terkait kinerja pengelolaan pengaduan nasabah                           Direksi dan Dewan Komisaris. Pada tahun 2024, target
dan rekapitulasi pengaduan nasabah langsung dari                                pengaduan Bank Mandiri adalah 90 pengaduan per
Unit Customer Care. Langkah tersebut dilakukan untuk                            1 juta transaksi. Sebagai upaya peningkatan kualitas
membahas secara mendalam proses penyelesaian                                    penanganan pengaduan, PT NielsenIQ Services Indonesia
pengaduan guna mendapatkan tindak lanjut perbaikan                              melakukan survei kepuasan nasabah terhadap penanganan
yang dibutuhkan dan dilaksanakan bersama dengan unit-                           pengaduan di Bank Mandiri dengan skor 8,6 dari skala 10.
unit kerja terkait.



Rekapitulasi Pengaduan Nasabah
Selama tahun pelaporan terdapat 987.822 pengaduan pelanggan, jumlah ini turun sebanyak 9% dibandingkan tahun
sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 100% telah diselesaikan sesuai dengan SLA yang telah ditetapkan.


                             Deskripsi                                          2024                  2023                  2022

 Total pengaduan nasabah                                                       987.822             1.082.317              725.559
 Pengaduan dalam proses penyelesaian sesuai tahun
                                                                                  -                     -                     -
 pelaporan
 Pengaduan yang telah selesai                                                  987.822             1.082.317              725.559

 Jumlah transaksi                                                        19.086.390.532          15.146.907.333        12.038.675.803

 Target RAS metrics                                                              90                    90                    108

 Realisasi RAS metrics                                                           52                    71                    60

 Resolution rate                                                                100%                  100%                  100%
*RAS metrics: Rasio jumlah pengaduan dibandingkan dengan satu juta transaksi




Kepuasan Nasabah
Kepuasan dan loyalitas nasabah adalah kunci                                     dan PT Morrigan Services untuk Service Excellence Survey
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Bank Mandiri                             (SES) secara sampling.
secara konsisten menerapkan service excellence untuk
memastikan pengalaman positif dan kepuasan nasabah                              CX Survey mengukur dua indikator utama, yaitu Customer
dalam bertransaksi di seluruh titik layanan contact points                      Satisfaction Score (CSAT) dan Net Promoter Score (NPS),
Bank Mandiri. Sebagai bagian dari komitmen ini, setiap                          dengan menggunakan metode Face-to-Face Interview
tahun Bank Mandiri melakukan survei kepuasan nasabah                            (F2F), Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI),
untuk memperoleh voice of customer dan masukan guna                             Focus Group Discussion (FGD), dan In-Depth Interview
mencapai kualitas layanan terbaik. Pada tahun 2024, survei                      (IDI). Sementara itu, SES menggunakan metode mystery
dilakukan bekerja sama dengan PT NielsenIQ Services                             shopping untuk menilai konsistensi penerapan standar
Indonesia untuk Customer Experience Survey (CX Survey)                          layanan Bank Mandiri di seluruh contact point yang diukur.




Sustainability Report 2024                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      177
Page 178
         Sustainable
          Operation                        Nasabah Kami                         Pegawai Kami




Kinerja layanan Bank di tahun 2024 menunjukan                  Sebagai upaya peningkatan kualitas penanganan
pertumbuhan skor Customer Satisfaction Score (CSAT)            pengaduan, Perseroan dan pihak independen juga
sebesar 86,11, Net Promoter Score (NPS) sebesar 67, dan        melakukan survei kepuasan nasabah terhadap penanganan
Service Excellence Survey (SES) sebesar 91,52.                 pengaduan, di Bank Mandiri dan industri. Terdapat dua
                                                               indikator yang diukur dengan detail dan hasil survei sebagai
                                                               berikut:


                                                Skor Kepuasan Nasabah

                           Indikator                           Bank Mandiri                         Industri*
 Skor kepuasan penanganan pengaduan                                  8,6                               8,6
 Skor kepuasan terhadap lama waktu penyelesaian
                                                                     8,5                               8,4
 pengaduan
*Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti IV


Hasil dari survei tersebut menunjukkan bahwa nilai             Bank Mandiri berkomitmen untuk konsisten melakukan
kepuasan nasabah Bank Mandiri lebih tinggi dibandingkan        perbaikan agar dapat terus memberikan layanan terbaik
dengan angka kepuasan rata-rata di industri perbankan.         kepada nasabah sehingga dapat meningkatkan kepuasan
                                                               dan loyalitas nasabah.




Manajemen Privasi, Keamanan Siber,
dan Pelindungan Data
Kemudahan dalam bertransaksi yang tercipta melalui             dalam memberikan layanan perbankan yang aman. Topik
perkembangan era digital dan adopsi teknologi terkini          Keamanan Data dan Privasi Nasabah telah ditetapkan
tidak hanya menghadirkan peluang, tetapi juga membawa          sebagai salah satu topik material utama, mencerminkan
risiko terhadap keamanan informasi. Risiko ini mencakup        dampaknya yang signifikan terhadap keberlanjutan bisnis
pencurian, manipulasi, dan penyalahgunaan data                 dan kepercayaan pemangku kepentingan. Untuk itu, Bank
yang dapat mengancam kerahasiaan, integritas, serta            Mandiri terus memitigasi risiko-risiko ini guna melindungi
ketersediaan informasi. Bank Mandiri menempatkan               dari potensi kerugian finansial, penurunan reputasi, hingga
privasi dan keamanan informasi sebagai elemen utama            gugatan hukum. [FN-CB-230a.2]



Tanggung Jawab Pengelolaan Privasi, Keamanan Siber, dan
Pelindungan Data
Bank Mandiri telah menetapkan tanggung jawab pada level Komite Direksi dalam pengelolaan Privasi, Keamanan Siber, dan
Pelindungan Data (termasuk data pribadi sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi) sebagaimana diatur dalam
ketentuan internal perusahaan pada level Kebijakan dan Standar Prosedur. Tanggung jawab tersebut mencakup supervisi atas
Komite di Bawah Direksi, yaitu komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam pengambilan keputusan yang sejalan
dengan visi, misi, dan strategi Bank Mandiri.

Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris yang terkait dengan Pengelolaan Privasi, Keamanan Siber, dan Pelindungan Data:
1. Risk Management Committee
   Komite ini dibentuk untuk membantu Direksi dalam melaksanakan proses dan sistem Manajemen Risiko yang efektif,
   dengan memastikan kecukupan pelaksanaan identifikasi, pengukuran, dan pemantauan risiko, serta mengusulkan
   kebijakan dan strategi manajemen risiko untuk kemudian ditetapkan oleh Direksi.




  178        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Sustainability Report 2024
Page 179
Operasional Kami




    Struktur Risk Management Committee

       Ketua                                   Wakil Direktur Utama

       Sekretaris                              Group Head Credit Portfolio Risk

       Sekretaris Pengganti                    Group Head Market Risk
                                               1.   Wakil Direktur Utama                 6. Direktur Information
                                               2.   Direktur Kepatuhan & SDM                Technology
       Anggota Tetap dengan Hak Suara          3.   Direktur Jaringan & Retail Banking   7. Direktur Manajemen Risiko
                                               4.   Direktur Operation                   8. SEVP Teknologi Informasi
                                               5.   Direktur Keuangan & Strategi         9. SEVP Wholesale Risk

       Anggota Tidak Tetap dengan Hak Suara Anggota Direksi dan SEVP terkait materi yang hadir sebagai undangan



2. Komite Pemantau Risiko
   Komite ini dibentuk guna membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengawasan dan
   pemberian nasihat kepada Direksi untuk memperoleh keyakinan yang memadai agar penerapan manajemen risiko Bank
   tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko, sehingga kegiatan usaha Bank
   tetap dapat terkendali pada batas/limit yang dapat diterima dan menguntungkan.

    Anggota, Tugas & Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko

                               1. Komite Pemantau Risiko sekurang-kurangnya terdiri dari 3 (tiga) orang yang berasal
                                  dari Komisaris Independen dan Pihak Independen Non Komisaris.
                               2. Komposisi keanggotaan Komite Pemantau Risiko paling kurang 1 (satu) orang
      Anggota                     Komisaris Independen sebagai Ketua merangkap anggota yang berpengalaman di
                                  bidang keuangan, manajemen risiko, dan/atau bisnis, 1 (satu) orang Pihak Independen
                                  Non Komisaris yang memiliki keahlian di bidang keuangan, dan 1 (satu) orang Pihak
                                  Independen Non Komisaris yang memiliki keahlian di bidang manajemen risiko.
                               1. Pemantauan dan evaluasi kebijakan manajemen risiko (termasuk pelaksanaan dan
                                  kepatuhan terhadap regulasi).
                               2. Penelaahan laporan profil risiko, laporan kesehatan bank, dan laporan jenis risiko
      Tugas dan Tanggung          lainnya.
      Jawab                    3. Memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas manajemen risiko.
                               4. Mengadakan pertemuan berkala dengan unit kerja terkait.
                               5. Melaporkan hasil pengawasan secara berkala kepada Dewan Komisaris.
                               6. Menyusun dan mereviu pedoman kerja secara berkala.


3. Steering Committee Pelindungan Data Pribadi
   Komite ini dibentuk sebagai wujud komitmen terhadap regulasi pelindungan data. Komite ini bertanggung jawab
   merumuskan strategi dan menetapkan langkah-langkah untuk memenuhi kewajiban sesuai dengan Undang-Undang
   Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

    Anggota, Tugas & Tanggung Jawab Steering Committee Pelindungan Data Pribadi

                                               1. Direktur Kepatuhan & SDM          4. Anggota Direksi, SEVP, Group
                                               2. Direktur Information                 Head dan Department Head
       Anggota
                                                  Technology                           yang terkait materi yang hadir
                                               3. Direktur Manajemen Risiko            sebagai undangan
                                               1. Memberikan arahan atas strategi dan efektivitas pelaksanaan
                                                  Pelindungan Data Pribadi secara Bankwide.
       Tugas dan Tanggung Jawab                2. Melaksanakan pemetaan, assessment, beserta seluruh action yang
                                                  diperlukan untuk penyelarasan operational/kegiatan Bank Mandiri
                                                  dengan ketentuan UU PDP.




Sustainability Report 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     179
Page 180
        Sustainable
         Operation                      Nasabah Kami                             Pegawai Kami




Pengawasan Aktif oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Pengawasan strategis oleh Dewan Komisaris dan Direksi           sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi
dilakukan melalui mekanisme yang terstruktur. Setiap            (UU PDP).
triwulan, kinerja keamanan dan privasi data dibahas dan
dilaporkan secara resmi dalam forum Komite Pemantau             Selanjutnya, Bank Mandiri telah membentuk Data
Risiko, Komite Audit, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi.      Governance Body untuk mendukung strategi korporasi
Diskusi mencakup pencapaian ESG terkait privasi dan             melalui implementasi strategi data yang efektif dan efisien.
keamanan data, efektivitas sistem pengamanan berlapis,          Tata kelola data ini disusun berdasarkan best practices,
serta kepatuhan terhadap standar keamanan Mandiri               ketentuan eksternal, dan ketentuan internal Bank Mandiri.
Group. Mekanisme ini memastikan pengelolaan keamanan            Selain itu, tata kelola ini melibatkan seluruh unit kerja di
informasi yang holistik dan selaras dengan tujuan strategis     Bank Mandiri untuk memastikan pengelolaan data yang
perusahaan.                                                     terintegrasi dan optimal.

Selain itu, telah dibentuk Steering Committee Pelindungan       Dalam rangka mendukung upaya pengelolaan keamanan
Data Pribadi sebagai wujud komitmen Bank Mandiri                informasi dan ketahanan siber secara menyeluruh di seluruh
terhadap regulasi pelindungan data. Steering Committee          lini operasional perusahaan, Bank Mandiri menerapkan 3
ini bertanggung jawab untuk merumuskan strategi dan             Lines of Model, yaitu:
menetapkan langkah-langkah guna memenuhi kewajiban



 1st Line of Model: Chief Information Security Officer (CISO) Office Group

  Bertugas menangani ketahanan dan keamanan siber dengan melakukan kontrol operasional pengamanan.


 1.5 Line of Model: Senior Operational Risk Information Technology (SOR IT)

  Bertugas melakukan pengujian efektivitas kontrol operasional yang sudah dijalankan.



  2nd Line of Model: Operational Risk Group

   Bertugas menyusun framework dan strategi manajemen risiko terkait keamanan siber.


  3rd Line of Model: IT Audit Group

   Bertugas melakukan independent assurance: berupa verifikasi dan kaji ulang secara berkala terhadap penerapan
   manajemen risiko terkait keamanan siber.


Sejak 2018, Bank Mandiri membentuk unit khusus, yaitu           Bank Mandiri, Direksi telah menyetujui penunjukan Pejabat
Chief Information Security Officer (CISO) Office Group, untuk   Pelindung Data Pribadi (PPDP) atau Data Protection Officer
mengelola keamanan informasi dan ketahanan siber. Unit ini      (DPO) serta pembentukan unit kerja khusus untuk mendukung
berada di bawah supervisi langsung manajemen eksekutif          fungsi PPDP tersebut.
(C-level) guna memastikan implementasi ketahanan dan
keamanan siber secara menyeluruh di seluruh lini operasional    Sejalan dengan upaya pengelolaan keamanan informasi,
perusahaan (bankwide). Dalam pelaksanaannya, unit ini           privasi data dan ketahanan siber secara menyeluruh, Bank
mengadopsi kerangka kerja ketahanan siber yang berbasis         Mandiri mengadopsi pendekatan kolaboratif antarunit kerja
pada standar dan praktik terbaik internasional, memastikan      terkait untuk memastikan pelindungan data yang optimal.
kesiapan menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.        Struktur tata kelola keamanan informasi dan data Bank
Selanjutnya, untuk mendukung implementasi UU PDP di             Mandiri mencakup elemen-elemen penting sebagai berikut:




  180       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Sustainability Report 2024
Page 181
Operasional Kami




          Unit                                           Tugas dan Tanggung Jawab

                        Mengelola keamanan informasi dan ketahanan siber dengan:
                        • Merancang, melaksanakan dan melakukan evaluasi terkait dengan arsitektur keamanan informasi.
                        • Mengelola ketentuan, standar, proses, dan baseline berpedoman pada best practice dan
   Chief Information
                          pemenuhan ketentuan terkait keamanan teknologi informasi dari regulator maupun pemerintah.
   Security Officer
                        • Memastikan pelaksanaan security review pada design aplikasi, application security testing dan
   (CISO) Office
                          penetration testing dalam kebutuhan pengembangan sistem aplikasi TI pada framework System
   Group
                          Development Life Cycle berjalan secara efektif.
                        • Mengidentifikasi dan menganalisa ancaman cybersecurity melalui fungsi monitoring secara
                          kontinyu.
                        • Menyampaikan reviu dan memberikan advis kepada Unit-Unit Kerja agar mematuhi ketentuan
                          dalam peraturan perundang-undangan mengenai Pelindungan Data Pribadi.
                        • Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kepatuhan terhadap Peraturan perundang-undangan
   Petugas                mengenai Pelindungan Data Pribadi dan kebijakan Bank dan/atau Prosesor Data Pribadi.
   Pelindungan Data     • Memberikan saran mengenai penilaian dampak Pelindungan Data Pribadi dan memantau kinerja
   (Data Protection       Unit Kerja terkait Pemrosesan Data Pribadi, beserta Pengendali Data Pribadi lain dan/atau
   Officer) dan Unit      Prosesor Data Pribadi.
   Kerja                • Berkoordinasi dan bertindak sebagai narahubung terkait dengan pemrosesan Data Pribadi.
   Data Protection &    • Menindaklanjuti dan menyusun prosedur internal untuk menindaklanjuti permintaan Hak Subjek
   Fraud Risk Group       Data Pribadi dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
                          serta proses bisnis.
                        • Menyatakan dan menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Subjek Data Pribadi dan
                          Lembaga PDP saat terjadi kegagalan Pelindungan Data Pribadi.
                        Unit kerja yang menjalankan tugas dan bertanggung jawab sebagai Data Governance dan Data
                        Steward.
                        • Mendukung implementasi strategi, pengembangan, dan kebijakan bisnis bank secara akurat dan
                          tepat waktu, serta berorientasi pada kepada tren atau pola/data driven.
                        • Memastikan adanya ketentuan data management dan data governance yang menjamin kualitas
                          penyediaan data kepada unit kerja lain.
   Enterprise Data      • Memastikan efektifitas kegiatan penyediaan laporan dan inisiatif project dalam rangka mencapai
   Analytics Group        dan terwujudnya “Pusat Data Bank Mandiri/single source of truth di Bank Mandiri”.
                        • Memastikan strategi, pengembangan dan kebijakan bisnis bank berorientasi kepada tren atau
                          pola data/data driven sehingga implementasi strategi menjadi lebih akurat dan tepat waktu.
                        • Melakukan pengawasan program kerja pengembangan strategi dan kebijakan terkait dengan
                          pengelolaan data Bank Mandiri dan Perusahaan Anak, sesuai dengan persyaratan maupun
                          jadwal yang telah ditetapkan dan apabila dipandang perlu mengadakan penyesuaian yang efektif
                          dalam rangka penyempurnaan.
                        Unit kerja pengelola manajemen risiko keamanan siber.
                        • Memberikan masukan kepada manajemen dalam penyusunan, pengembangan, dan
                          penyempurnaan framework manajemen risiko terkait keamanan siber, meliputi strategi, kebijakan,
                          dan kecukupan perangkat organisasi.
                        • Mengembangkan dan menyempurnakan prosedur dan tools untuk penerapan manajemen risiko
                          keamanan siber;
                        • Mendesain dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan kontrol keamanan
                          siber;
                        • Memantau implementasi kerangka manajemen risiko terkait keamanan siber yang ditetapkan oleh
   Operational Risk
                          Direksi dan telah disetujui oleh Dewan Komisaris;
   Group
                        • Melakukan pengujian guna mengetahui dampak dari implementasi strategi dan kebijakan
                          manajemen risiko terkait keamanan siber terhadap profil risiko Bank secara keseluruhan;
                        • Memberikan rekomendasi untuk penerapan manajemen risiko terkait keamanan siber kepada
                          Direksi dan/atau satuan kerja lainnya.
                        • Menyusun dan menyampaikan laporan penilaian maturitas penerapan manajemen risiko
                          keamanan siber kepada regulator secara berkala.
                        • Mengkaji usulan produk baru dan penggunaan teknologi baru yang dikembangkan oleh suatu unit
                          tertentu pada Bank yang difokuskan terutama pada dampak dari produk baru dan penggunaan
                          teknologi baru tersebut terhadap eksposur risiko terkait keamanan siber Bank secara keseluruhan.




Sustainability Report 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     181
Page 182
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                             Pegawai Kami




Kebijakan Privasi dan Pelindungan Data
Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap peraturan           ketentuan/perubahan ketentuan dari eksternal regulator
dan melindungi data pribadi, Bank Mandiri menerapkan           yang mempengaruhi ketentuan internal Bank Mandiri atau
Kebijakan Pelindungan Data Pribadi (PDP) dan Kebijakan         apabila terdapat perubahan kebutuhan bisnis/operasional.
Privasi sebagaimana tercantum dalam ketentuan internal         Guna memastikan implementasi kepada seluruh pegawai
berupa Memorandum Prosedur tentang Pelindungan Data            terkait privasi dan keamanan siber serta meningkatkan
Pribadi. Kebijakan ini mencakup seluruh operasi di Bank        kesadaran terhadap ancaman dan pentingnya isu tersebut,
Mandiri, termasuk kantor cabang luar negeri, nasabah,          Bank Mandiri mengimplementasikan Ketentuan Internal
dan vendor. Kebijakan ini juga mencakup seluruh produk         berupa Standar Prosedur terkait Teknologi Informasi dan
keuangan, baik produk yang pembukaan rekeningnya               Manajemen Data sebagai pedoman utama, yang didukung
melalui kantor cabang maupun platform digital. Dalam           oleh Ketentuan Internal berupa Petunjuk Teknis terkait
rangka harmonisasi data di entitas anak, termasuk privasi      Retensi Data dan Security Baseline sebagai panduan teknis
dan keamanan data, Mandiri Subsidiary Management               operasional. Ketentuan Internal berupa Standar Prosedur
Principle Guideline (MSMPG) telah mengatur ketentuan           terkait Teknologi Informasi juga mengatur berbagai aspek
pengelolaan data yang dapat diadopsi dan diselaraskan          pengamanan teknologi informasi dan keamanan siber,
oleh entitas anak. Salah satu bagian dari Kebijakan Privasi    sementara Ketentuan Internal berupa Standar Prosedur
Bank Mandiri, yaitu Kebijakan Privasi Nasabah Individu         terkait Manajemen Data berfokus pada tata kelola data
dan Kebijakan Privasi Nasabah Badan, dapat diakses pada        di seluruh unit kerja Bank, baik di dalam negeri maupun
tautan: bmri.id/KebijakanPrivasi.                              luar negeri. Khusus untuk kantor cabang luar negeri, selain
                                                               mengikuti ketentuan dalam Standar Prosedur ini, juga
Seluruh ketentuan internal Bank Mandiri dilakukan review       diwajibkan untuk mematuhi peraturan yang berlaku di
sesuai kebutuhan minimal 1 tahun sekali (annual review) atau   masing-masing negara operasional.
sesuai ketentuan regulator atau setiap saat apabila terdapat



Program Penguatan Pelindungan Data Pribadi
Program      penguatan     pelindungan       data    pribadi   Group, Operational Risk Group, dan Human Capital
diintegrasikan ke dalam sistem tata kelola kepatuhan,          Strategy & Talent Management Group. Fokus utama
manajemen risiko, dan operasional teknis Bank melalui          program penguatan pelindungan data pribadi terdapat
PPDP, guna memastikan kepatuhan terhadap standar               pada 4 (empat) area, yaitu:
regulasi dan kebijakan internal. Selain itu, proses evaluasi   1. Perbaikan proses bisnis;
dilakukan secara berkala terhadap kebijakan dan prosedur       2. Pengembangan sistem;
yang diterapkan oleh unit-unit terkait, serta melaksanakan     3. Penyempurnaan ketentuan internal; dan
audit internal dan audit oleh pihak ketiga independen          4. Penguatan organisasi.
untuk melaksanakan audit kepatuhan terhadap Kebijakan
Pelindungan Data Pribadi.                                      Program penguatan pelindungan data pribadi Bank Mandiri
                                                               tidak hanya mencakup data pribadi nasabah, tetapi juga
Dalam rangka memperkuat keamanan data, Bank Mandiri            data pribadi pegawai dan pihak ketiga yang bekerja
menerapkan berbagai langkah pengamanan, termasuk               sama dengan bank. Program penguatan pelindungan
enkripsi, pengendalian akses, dan audit keamanan secara        data pribadi diintegrasikan ke dalam sistem tata kelola
berkala. Melalui Unit Kerja Pelaksana Penyimpanan Data         kepatuhan, manajemen risiko, dan operasional teknis
Pribadi, Bank Mandiri memastikan keamanan data pribadi         Bank Mandiri melalui PPDP, guna memastikan kepatuhan
nasabah dengan menerapkan pengendalian keamanan                terhadap standar regulasi dan kebijakan internal. Dalam
data secara fisik dan elektronik, mekanisme retensi data,      rangka memperkuat keamanan, Bank Mandiri menerapkan
pengelolaan akses yang ketat, serta pencegahan kegagalan       berbagai langkah pengamanan, termasuk enkripsi,
pelindungan data. Unit ini juga bertanggung jawab              pengendalian akses, dan audit keamanan secara berkala.
mengelola lokasi dan media penyimpanan, menindaklanjuti
permintaan salinan data oleh subjek data, serta mencatat       Selama periode pelaporan, Bank Mandiri mengkaji ulang
dan menyesuaikan proses penyimpanan sesuai kebutuhan.          ketentuan internal dan menetapkan pejabat/petugas
                                                               PDP, menyediakan Record of Processing Activity, serta
Kompleksitas penerapan pelindungan data pribadi                melaksanakan Data Protection Impact Assessment.
berdampak pada seluruh aktivitas operasional, baik untuk       Program-program yang diterapkan mencakup pengelolaan
nasabah, pegawai, dan pihak ketiga. Program pelindungan        metadata, peningkatan kualitas data, dan penyesuaian
data pribadi secara menyeluruh disusun bersama dengan          persyaratan untuk nasabah yang didukung oleh pelatihan
Data Protection and Fraud Risk Group, CISO Office Group,       pelindungan data pribadi melalui Mandiri University Group.
Enterprise Data Analytics Group, IT Application Support



  182      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Sustainability Report 2024
Page 183
Operasional Kami




Tinjauan komprehensif senantiasa dilakukan oleh Bank Mandiri terhadap program pelindungan data pribadi yang bertujuan
untuk memastikan kesesuaian operasional terhadap UU PDP. Bank Mandiri juga mengadakan forum group discussion (FGD)
bersama berbagai asosiasi di Indonesia, institusi asing, dan konsultan untuk membahas praktik terbaik dalam pelindungan
data pribadi.


Kerangka Kerja Implementasi Pelindungan Data Pribadi


                                                RESPONSIBLE AND
                                          TRUSTWORTHY DATA PROTECTION

                 Enhanced Customer Trust | Improvement Risk Mitigation | Compliance with Regulations


   I          Assess             II          Protect              III          Sustain              IV        Respond
           Identifikasi gap            Implementasi strategi            Monitoring berkelanjutan         Pemenuhan Permintaan
             assessment               pelindungan data pribadi            pengelolaan Data                 Subjek Data Pribadi
        implementasi UU PDP                                                      Pribadi

 1.1 Record of Processing       2.1      Lawful Basis For        3.1                               4.1
       Activities (RoPA)              Processing & Consent
                                          Management                Training & Awareness
 1.2 Data Protection Impact                                                                          Data Subject Request
      Assessment (DPIA)         2.2    Privacy Governance
                                                                 3.2
 1.3    Third Party Contract    2.3    Information Security
                                                                        Data Protection
            Management          2.4    Data Classification                  Report                 4.2
 1.4         Physical and       2.5      Data Retention
                                                                 3.3                                      Data Breach
       Environment Assessment             Restriction                                                    Management &
                                                                           Audit PDP                       Recovery
 1.5                            2.6 Cross Border Transfer
         Corporate Action
                                         Restriction

             DPO Role                          Data Quality                         Technology & Infrastructure



Bank Mandiri telah menetapkan kerangka kerja untuk mendukung implementasi Pelindungan Data Pribadi yang memiliki
visi “Responsible and Trustworthy Data Protection”, dengan tujuan enhance customer trust, improvement risk mitigation,
dan compliance. Dalam pelaksanaannya, kerangka kerja ini didukung oleh empat pilar utama: assess, protect, sustain, dan
respond.

Adapun 4 pilar pendukung pada kerangka pelindungan data yang diterapkan oleh Bank Mandiri yaitu:



           Assess                         Protect                           Sustain                        Respond

 1.1. Record of                 2.1. Lawful Basis                3.1. Training &                   4.1. Data Subject
      Processing Activities          for Processing                   Awareness                         Request
      Identifikasi proses            & Consent                        Sosialisasi,                      Merupakan respons
      perekaman atas                 Management                       awareness, dan                    Bank dalam
      pemrosesan data                Dasar pemrosesan                 mandatory training                mengakomodir hak
      pribadi, termasuk              data pribadi dan                 Pelindungan                       Subjek Data Pribadi
      pemetaan aliran data           pengelolaan                      Data Pribadi                      Nasabah sesuai
      dan detail informasi           persetujuan                      mempertimbangkan                  dengan prosedur dan
      lainnya sebagaimana            pemrosesan yang                  peran serta dari                  jangka waktu yang
      diwajibkan oleh                diberikan oleh subjek            masing-masing Unit                telah diatur dalam
      undang-undang.                 data pribadi.                    Kerja dalam aktivitas             peraturan perundang-
                                                                      pemrosesan data                   undangan.




Sustainability Report 2024                                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     183
Page 184
      Sustainable
       Operation                       Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




          Assess                           Protect                        Sustain                        Respond

1.2. Data Protection             2.2. Privacy Governance              pribadi. Pembentukan     4.2. Data Breach
     Impact Assessment                Pembuatan                       peraturan internal            Management &
     (DPIA)                           ketentuan internal              untuk pegawai                 Recovery
     Merupakan analisis/              terkait Pelindungan             agar mematuhi                 Penanganan
     penilaian dampak                 Data Pribadi dan                ketentuan UU PDP,             kegagalan
     yang dilakukan                   penyesuaian terhadap            serta menyoroti               pelindungan
     untuk mengevaluasi               ketentuan eksisting             do’s dan don’ts               data pribadi dan
     aktivitas pemrosesan             terhadap Undang-                dalam implementasi            pelaporan kepada
     data pribadi dengan              Undang Pelindungan              pelindungan data              Lembaga PDP,
     potensi risiko tinggi.           Data Pribadi.                   pribadi.                      serta pemberitahuan
                                                                                                    kegagalan
1.3. Third Party Contract        2.3. Information Security            Media: Newsletter,            pelindungan data
     Management                       Memastikan                      Podcast, Video,               pribadi kepada Subjek
     Penambahan                       keamanan Data                   Online & Offline              Data.
     klausul PDP dan                  Pribadi yang diproses           Training, Pulse-check.
     penambahan                       melalui:
     standar pengamanan               • Mekanisme                 3.2. Data Protection
     pelindungan data                     pseudonimisasi,              Report
     dalam hubungan                       enkripsi dan/atau            Merupakan laporan
     kerjasama dengan                     penyamaran data              berkala kepada
     pihak ketiga.                    • Pengujian dan                  Direktur Manajemen
                                          peninjauan rutin             Risiko dalam bentuk
1.4. Physical &                           terhadap langkah             monthly report, dan
     Environment                          pengendalian                 laporan kepada
     Assessment                           keamanan untuk               Manajemen di dalam
     Meliputi manajemen                   memastikan                   Steering Committee
     risiko terhadap fasilitas            aktivitas efektif dan        Pelindungan Data
     fisik dan lingkungan                 berkelanjutan.               Pribadi.
     dari ancaman
     dan kerentanan              2.4. Data Classification         3.3. Audit PDP
     manusia, bencana,                Menerapkan                       Merupakan
     dan lingkungan                   mekanisme klasifikasi            proses audit yang
     dengan menerapkan                data untuk melindungi            dilakukan oleh pihak
     pengendalian seperti             data sensitif (termasuk          independen, baik
     menggunakan access               data pribadi) dari               internal maupun
     card, access control,            kemungkinan diakses              eksternal, atas
     alarm, dan video                 oleh pihak/orang yang            implementasi PDP,
     surveillance (CCTV).             tidak berwenang.                 untuk memastikan
                                                                       kepatuhan dan
1.5. Corporate Action            2.5. Data Retention                   kesesuaian
     Dalam hal terjadi                Restriction                      implementasi dengan
     penggabungan,                    Strategi dalam                   undang-undang yang
     pemisahan,                       melaksanakan                     berlaku.
     pengambilalihan,                 penghapusan/
     peleburan, dan/                  pemusnahan data
     atau pembubaran                  pribadi yang telah
     badan hukum, Bank                melewati masa
     harus menyampaikan               retensi.
     pemberitahuan
     kepada Subjek               2.6. Cross Border
     Data Pribadi dan                 Transfer Restriction
     otoritas terkait                 Kebijakan terkait
     melalui Keterbukaan              dengan transfer Data
     Informasi.                       Pribadi ke luar wilayah
                                      hukum Negara
                                      Republik Indonesia.



184       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Sustainability Report 2024
Page 185
Operasional Kami




Tata Kelola Privasi dalam Keamanan Informasi dan Pelindungan Data
Sejalan dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya      • Pengelolaan data induk;
risiko keamanan informasi, Bank Mandiri terus               • Pengelolaan kualitas data;
mengembangkan pelindungan data dan informasi sebagai        • Pengelolaan penyimpanan data;
bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Bank         • Pengelolaan pengembangan data;
Mandiri tidak menyewakan, menjual, atau menyediakan         • Pengelolaan pengamanan data;
data dalam bentuk apa pun kepada pihak ketiga, kecuali      • Pengelolaan penyediaan data;
untuk keperluan transaksi/layanan keuangan. Bank            • Pengelolaan analisis big data;
meminimalkan pengelolaan pencadangan data, mitigasi         • Pengelolaan pencadangan data.
risiko, serta dokumentasi dan pemantauan. Sebagai
langkah konkret, Bank Mandiri telah menyempurnakan          Kebijakan internal yang mencakup Standar Prosedur terkait
kebijakan yang mewajibkan penerapan prinsip pelindungan     dengan Manajemen Data dan Pelindungan Data Pribadi
data pribadi sesuai dengan UU PDP. Cakupan kebijakan        juga mengatur beberapa larangan terkait pengelolaan data
dan penerapan prinsip pelindungan data pribadi telah        nasabah. Beberapa contoh larangan tersebut antara lain:
tertuang dalam ketentuan internal berupa Memorandum         1. Melarang pengungkapan data dan/atau informasi
Prosedur tentang Pelindungan Data Pribadi.                      pribadi nasabah kepada pihak ketiga;
                                                            2. Memaksa calon nasabah untuk membagikan data
Bank Mandiri senantiasa memperbarui Standar Prosedur            sebagai syarat perjanjian produk/layanan; dan
Operasional terkait dengan Manajemen Data yang mengatur     3. Memanfaatkan data pribadi dari calon nasabah yang
tata cara pemrosesan data pribadi, termasuk pemrosesan          permohonannya ditolak. Pengecualian hanya berlaku
sesuai dengan tujuan yang disetujui nasabah, masa retensi       jika ada persetujuan tertulis atau elektronik dari nasabah
data, proses penerimaan serta pengiriman data ke pihak          atau berdasarkan ketentuan perundang-undangan.
eksternal, dan penghapusan data. Kebijakan pelindungan
data dalam Standar Prosedur Operasional terkait dengan      Seluruh kebijakan dan prosedur terkait keamanan informasi
Manajemen Data Bank Mandiri mencakup seluruh data           dan pelindungan data tersedia bagi seluruh pegawai.
yang tersimpan pada sistem database milik Bank Mandiri      Untuk mendukung hal ini, Bank Mandiri menyediakan
yang memengaruhi aset dan liabilitas, termasuk komitmen     akses internal melalui platform daring POPCORN (Policy
dan kontinjen. Standar Prosedur Operasional ini mengatur    and Procedure Corner). Platform ini memudahkan seluruh
aktivitas manajemen data serta tata kelola terhadap data    pegawai dalam mengakses kebijakan dan prosedur yang
sebagai dasar terhadap proses tersebut secara end to end    berlaku, sehingga mendukung implementasi yang konsisten
meliputi:                                                   dan menyeluruh dalam menjaga keamanan informasi dan
• Pengelolaan inisiasi data;                                pelindungan data.
• Pengelolaan metadata;



Penerapan Keamanan Informasi dan Pelindungan Data di Mandiri Group
Bank Mandiri telah menyusun Mandiri Subsidiaries            Perusahaan Anak wajib selaras dengan kebijakan yang
Management Principles Guideline (MSMPG) yang termasuk       berlaku di Bank Mandiri sebagai entitas induk.
di dalamnya mengatur kerja sama terkait teknologi
informasi dan manajemen data dengan Perusahaan              MSMPG mengatur berbagai aspek, termasuk penyelarasan
Anak. Panduan ini bertujuan menciptakan nilai tambah        arsitektur keamanan teknologi informasi untuk memastikan
berkelanjutan dengan tetap berpegang pada prinsip tata      keamanan korporasi dan kepatuhan regulasi, serta
kelola perusahaan yang baik dan Anggaran Dasar masing-      manajemen data yang mendorong penerapan sistem
masing Perusahaan Anak. Seluruh kebijakan dan prosedur      informasi manajemen dan pengelolaan data terintegrasi
ini ditinjau secara berkala untuk memastikan relevansinya   sesuai peraturan yang berlaku. Tata kelola data di
dengan perkembangan teknologi, kebutuhan operasional,       Perusahaan Anak juga harus selaras dengan tata kelola
dan regulasi yang berlaku. Kebijakan yang diterapkan di     data di Bank Mandiri.




Sustainability Report 2024                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        185
Page 186
        Sustainable
         Operation                   Nasabah Kami                           Pegawai Kami




Bank Mandiri, sebagai entitas induk, telah melakukan        Selanjutnya, terkait dengan aspek pelindungan data, Bank
penyelarasan yang bersinergi dengan perusahaan anak         Mandiri melalui Pejabat Pelindung Data Pribadi (PPDP) /
dalam aspek ketahanan dan keamanan informasi serta          Data Protection Officer (DPO) juga melakukan penyelarasan
pelindungan data pribadi di Konglomerasi Mandiri Group      atas implementasi pelindungan data pada Konglomerasi
melalui pelaksanaan monitoring dan asistensi implementasi   Keuangan Mandiri Group melalui pelaksanaan monitoring
yang dilakukan oleh masing-masing perusahaan anak.          dan asistensi yang dilakukan terhadap perusahaan anak.
Untuk aspek ketahanan dan keamanan informasi, CISO          Pada tahun 2024, Bank Mandiri menyelenggarakan
Office Group bersinergi dengan perusahaan anak melalui      workshop untuk seluruh perusahaan anak dalam rangka
penetapan standar pengamanan informasi Mandiri Group        memastikan bahwa implementasi pelindungan data pribadi
yang mencakup kontrol untuk mengantisipasi serangan siber   telah dilaksanakan secara menyeluruh dan sesuai dengan
yang bersifat non-negotiable, dengan mempertimbangkan       Undang-Undang. Dalam hal ini, seluruh perusahaan anak
kompleksitas sistem setiap perusahaan anak. Pemenuhan       telah memiliki kebijakan privasi yang tercantum pada
atas standar maupun kontrol tersebut dipantau dan           masing-masing website korporasi.
dilaporkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Bank
Mandiri serta perusahaan anak secara berkala. Pada tahun    Kebijakan keamanan informasi pada perusahaan anak
2024, CISO Office Group turut menyelenggarakan forum        berpedoman pada kebijakan keamanan informasi yang
knowledge sharing sebagai bentuk penguatan ketahanan        berlaku di Bank Mandiri, dengan tetap menyesuaikan
dan keamanan siber di Mandiri Group secara berkelanjutan.   kondisi operasional masing-masing entitas.




  186      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   Sustainability Report 2024
Page 187
Operasional Kami




Adapun kebijakan keamanan informasi dan pelindungan data di Perusahaan Anak adalah sebagai berikut:




                   Bank Syariah Indonesia
                   (https://www.bankbsi.co.id/kebijakan-privacy/bsi)

  Keamanan data pribadi nasabah adalah prioritas utama bagi BSI. Kebijakan Privasi BSI menjelaskan bagaimana
  perusahaan mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan, memproses, dan mengelola data pribadi nasabah.
  Kebijakan ini berlaku untuk semua data pribadi yang dimiliki atau berada di bawah kendali BSI.

  BSI memberikan informasi terkait penggunaan data nasabah, baik untuk keperluan bisnis inti maupun pemasaran
  produk dan layanan. Penggunaan dan pengungkapan data nasabah dilakukan sesuai dengan peraturan Bank Indonesia,
  Otoritas Jasa Keuangan, dan hukum pelindungan data serta privasi yang berlaku.

  Data yang disimpan adalah data yang diperlukan untuk operasional aplikasi, antara lain, data nasabah (termasuk
  foto nasabah serta foto kunjungan dan agunan), lokasi pengisian menu pipeline, dan identitas unik perangkat yang
  digunakan. Tanpa data ini, aplikasi tidak dapat diproses atau disimpan untuk pencairan. Aplikasi tidak membagikan data
  internal kepada pihak ketiga mana pun dan data tersebut dilindungi dengan Secure Socket Layer (SSL) serta dienkripsi.
  Data yang tersimpan dalam sistem dapat dihapus melalui permintaan resmi yang diajukan sesuai dengan prosedur yang
  ditetapkan oleh bank.




                   Mandiri Taspen
                   https://www.bankmandiritaspen.co.id/article/id-kebijakan-privasi/id

  Bank Mandiri Taspen berkomitmen menjaga kerahasiaan transaksi digital nasabah di tengah maraknya serangan phishing
  dengan menerapkan teknologi enkripsi sebagai langkah proteksi. Meskipun setiap transaksi—termasuk yang digital—
  memiliki risiko, sebagian besar dari risiko tersebut dapat diminimalkan melalui pemahaman yang tepat tentang cara
  bertransaksi dengan aman. Prinsip utamanya sederhana dan mudah diingat: HATI-HATI, TELITI, dan KONFIRMASI.




                     Mandiri Utama Finance
                     https://www.muf.co.id/kebijakan-privasi/

  MUF senantiasa menjaga kepercayaan setiap nasabah salah satunya dengan memastikan keamanan nasabah dalam
  bertransaksi dengan menerapkan prinsip sederhana yang mudah diingat: HATI-HATI, TELITI, dan KONFIRMASI.




                      Mandiri Tunas Finance
                      https://www.mtf.co.id/id/kebijakan-privasi-mtf1access

  Sebagai bagian dari komitmennya, MTF menggunakan informasi pribadi nasabah hanya untuk pengembangan layanan,
  tanpa mewajibkan pengisian seluruh data pribadi. Situs web mengumpulkan data cookie dan statistik pengunjung untuk
  meningkatkan layanan. MTF juga menjaga kerahasiaan transaksi konsumen, termasuk transaksi digital, yang sebagian
  besar risikonya dapat diminimalkan dengan pemahaman yang benar tentang cara bertransaksi yang aman melalui prinsip
  HATI-HATI, TELITI, dan KONFIRMASI.




Sustainability Report 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     187
Page 188
      Sustainable
       Operation                     Nasabah Kami                                Pegawai Kami




                           AXA Mandiri Financial Services
                           https://axa-mandiri.co.id/web/customer/kebijakan-privasi

Kebutuhan dalam penggunaan data terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. AXA Mandiri berinovasi
untuk meningkatkan pengalaman nasabah dalam bertransaksi dan menjaga data pribadi melalui tailor-made protection,
penyederhanaan informasi, serta efisiensi prosedur. AXA Mandiri bertanggung jawab menjaga keamanan dan kerahasiaan
data pribadi nasabah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AXA Mandiri berkomitmen melindungi data nasabah dengan menerapkan prosedur fisik, teknis, dan kebijakan organisasi
guna mencegah akses, penggunaan, atau pengungkapan yang tidak sah. Data pribadi tidak akan diberikan atau
diungkapkan tanpa persetujuan, dan identitas akan diverifikasi sebelum ada akses atau perubahan data.




                   Mandiri Sekuritas
                   (https://www.mandirisekuritas.co.id/id/kebijakan-privasi)

Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk menjaga privasi dan keamanan data pribadi nasabah serta calon nasabah sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kebijakan privasi mencakup berbagai aspek pengelolaan data
pribadi, mulai dari pengumpulan, penggunaan, hingga pengungkapan data saat nasabah menggunakan atau mengakses
Sistem Elektronik kami. Kebijakan ini juga mencakup rincian terkait preferensi nasabah, termasuk pengumpulan,
penggunaan, pelacakan data, data cookie, transfer, pengungkapan, keamanan, penggunaan penyedia jasa pihak ketiga,
tautan ke situs lain, serta pemberlakuan kebijakan.




                 Mandiri Capital
                 (https://mandiri-capital.co.id/kebijakan-privasi/)

MCI memberikan informasi terkait kebijakan privasi di situsnya, termasuk pengumpulan dan penggunaan informasi
pribadi seperti nama, alamat, dan email yang disediakan secara sukarela oleh pengunjung. Data pribadi ini digunakan
untuk meningkatkan layanan kepada nasabah sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Meskipun nasabah
tidak diwajibkan memberikan semua data pribadi, hal ini dapat memengaruhi akses terhadap fasilitas di situs. MCI juga
mengumpulkan data melalui cookie dan statistik untuk memahami kebiasaan pengunjung guna meningkatkan layanan.
Pengguna memiliki hak untuk menonaktifkan cookie saat mengunjungi situs.




                  Mandiri Europe
                  (https://www.bkmandiri.co.uk/privatepolicy.htm)

Bank Mandiri (Europe) Limited berkomitmen melindungi privasi nasabah dengan menerapkan kebijakan privasi yang
jelas. Kebijakan ini menguraikan prosedur untuk menjaga kerahasiaan data, termasuk penggunaan cookies, serta
memastikan bahwa seluruh komunikasi dan informasi identitas pribadi tidak akan diungkapkan tanpa persetujuan atau di
luar ketentuan yang dijelaskan dalam kebijakan privasi. Segala pertanyaan terkait privasi juga diatur dalam kebijakan ini
untuk menjaga keamanan data nasabah.




                 Mandiri Remittance
                 (https://www.mandiriremittance.com/privacy-policy/)

Pemberitahuan Privasi Mandiri International Remittance Sdn. Bhd. (MIR) menjelaskan penggunaan data pribadi nasabah.
MIR berkomitmen untuk memastikan pemrosesan data pribadi sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi
2010 (PDPA). Pemberitahuan ini berlaku untuk data pribadi yang diberikan secara sukarela oleh nasabah saat mengakses
layanan MIR, serta untuk situs web dan semua produk serta layanan yang ditawarkan. Kebijakan ini mengatur tujuan
dan jenis data pribadi, pengungkapan, keamanan, penyimpanan, integritas, dan prinsip akses data pribadi yang diproses
oleh MIR.




188      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Sustainability Report 2024
Page 189
Operasional Kami




Kebijakan Privasi Bank Mandiri
Untuk memastikan pengelolaan yang bertanggung jawab,                  peningkatan pelayanan kepada nasabah dan
Bank Mandiri secara konsisten menginformasikan tujuan                 manajemen risiko Bank Mandiri.
dan dasar hukum pemrosesan data kepada nasabah,                    b. Penyediaan promo atau program Bank Mandiri yang
sehingga setiap persetujuan diberikan secara sadar dan                dapat bekerja sama dengan pihak lain untuk produk
berdasarkan pemahaman yang jelas. Bank Mandiri telah                  dan/atau jasa yang telah dimiliki nasabah.
menyampaikan informasi yang telah dituangkan dalam                 c. Pemasaran dan/atau penawaran produk, layanan,
Kebijakan Privasi, meliputi informasi legalitas pemrosesan            dan/atau jasa Bank Mandiri dan/atau perusahaan
data pribadi (dasar pemrosesan data pribadi), tujuan                  lain di dalam Mandiri Group dan/atau pihak ketiga
pemrosesan Data Pribadi, jenis dan relevansi data pribadi             yang bekerja sama dengan Bank Mandiri, untuk
yang akan diproses, jangka waktu retensi dokumen yang                 produk dan/atau jasa yang belum dimiliki nasabah.
memuat Data Pribadi, rincian mengenai informasi yang               d. Pemenuhan terhadap peraturan perundang-
dikumpulkan, jangka waktu pemrosesan Data Pribadi, dan                undangan dan perintah regulator, aparat penegak
hak Subjek Data Pribadi.                                              hukum, serta instansi berwenang lainnya.

1. Dasar Pemrosesan Data Pribadi                               3. Jenis dan Relevansi Data Pribadi yang Akan
   Bank Mandiri telah menetapkan dasar pemrosesan                 Diproses
   data pribadi sebagaimana diatur dalam ketentuan                Bank      Mandiri    menerapkan        langkah-langkah
   internal terkait Pelindungan Data Pribadi, yang meliputi:      komprehensif dalam pengelolaan dan pelindungan
   a. Persetujuan Subjek Data Pribadi atas Kebijakan              data untuk memastikan keamanan informasi
       Privasi yang ditandatangani melalui formulir               nasabah serta mematuhi peraturan yang berlaku.
       Persetujuan (consent) yang tidak terpisahkan               Pengumpulan, penggunaan, dan penyimpanan
   b. Perjanjian dengan Subjek Data Pribadi                       informasi pelanggan dilakukan dengan prinsip kehati-
   c. Pemenuhan Kewajiban Perundang-undangan                      hatian dan transparansi. Setiap data yang dikumpulkan
   d. Pemenuhan Pelindungan Vital Subjek Data Pribadi             oleh Bank Mandiri ditentukan berdasarkan persyaratan
       (Vital Interest)                                           transaksi yang berlaku. Namun demikian, Bank Mandiri
   e. Melaksanakan tugas dalam rangka kepentingan                 berkomitmen untuk meminimalkan permintaan data
       Pelayanan Publik                                           pribadi, memastikan bahwa data yang diminta relevan
   f. Pemenuhan kepentingan yang sah lainnya, dengan              dan sesuai dengan ketentuan regulasi. Jenis-jenis yang
       tetap memperhatikan keseimbangan antara                    diproses telah dituangkan dalam Kebijakan Privasi
       kepentingan Bank Mandiri dengan hak-hak Subjek             Bank Mandiri.
       Data Pribadi
                                                               4. Jangka Waktu Retensi Data Pribadi
    Bank Mandiri mengelola persetujuan pemrosesan data            Bank Mandiri telah menetapkan masa waktu retensi
    pribadi nasabah dengan mengedepankan transparansi             sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan
    dan kepatuhan terhadap Undang-Undang No. 27                   regulasi yang berlaku.
    Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU
    PDP). Sistem manajemen persetujuan yang diterapkan         5. Rincian Mengenai Informasi yang Dikumpulkan
    memungkinkan      nasabah     untuk   memberikan,             Rincian mengenai informasi yang dikumpulkan telah
    mengubah, atau mencabut persetujuan.                          disampaikan pada jenis data pribadi yang dikumpulkan
                                                                  dan dituangkan dalam Kebijakan Privasi Bank Mandiri.
2. Tujuan Pemrosesan Data Pribadi                                 Data pribadi yang dapat diproses oleh Bank Mandiri
   Bank     Mandiri      menerapkan        langkah-langkah        mencakup antara lain data identifikasi, korespondensi,
   komprehensif dalam pengelolaan dan pelindungan                 pendidikan dan pekerjaan, keluarga, keuangan,
   data untuk memastikan keamanan informasi nasabah               aktivitas digital, serta preferensi pribadi, yang diperoleh
   serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.               langsung atau melalui pihak ketiga sesuai ketentuan.
   Dalam pemrosesan data pribadi, Bank Mandiri hanya
   melakukannya berdasarkan dasar pemrosesan dan               6. Jangka Waktu Pemrosesan Data Pribadi
   tujuan yang telah disetujui oleh subjek data pribadi.          Bank Mandiri akan melakukan pemrosesan data pribadi
                                                                  sejak memperoleh dasar pemrosesan. Pemrosesan
   Tujuan pemrosesan data pribadi dan jenis data yang             akan terus dilakukan selama penggunaan produk,
   diproses telah diidentifikasi secara menyeluruh dan            layanan, dan/atau jasa Bank Mandiri atau sesuai
   dituangkan dalam Kebijakan Privasi Bank Mandiri, yang          dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
   mencakup:                                                      yang berlaku.
   a. Pengelolaan produk, layanan, dan/atau jasa Bank
      Mandiri, termasuk pemrofilan dan scoring, untuk




Sustainability Report 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        189
Page 190
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                            Pegawai Kami




Hak yang Diberikan kepada Nasabah untuk Mengontrol Data
(Hak Subjek Data Pribadi)
Bank Mandiri menjamin hak nasabah untuk mengakses,           5. Hak untuk Menarik Persetujuan
memperbaiki, memperbarui, menghapus, memusnahkan                Subjek Data Pribadi berhak untuk menarik kembali
data pribadi, dan mendapatkan data portability sesuai           persetujuan pemrosesan data pribadi yang telah
dengan ketentuan yang berlaku. Bank Mandiri memastikan          diberikan kepada Bank Mandiri, dan Subjek Data Pribadi
pemenuhan hak Nasabah terkait pengelolaan data pribadi,         setuju untuk memberikan Bank Mandiri tambahan
yang telah tertuang dalam Kebijakan Privasi, yang meliputi      waktu untuk memproses pengakhiran pemrosesan
Hak:                                                            data pribadi sejauh Bank Mandiri perlukan.
1. Hak atas Informasi dan Akses
    Subjek Data Pribadi memiliki hak untuk memperoleh        6. Hak Mengajukan Keberatan atas Hasil Pemrosesan
    informasi mengenai identitas pihak yang meminta data        Otomatis
    pribadi, tujuan permintaannya, serta akses terhadap         Subjek Data Pribadi berhak mengajukan keberatan
    salinan data pribadi.                                       atas hasil pemrosesan data pribadi yang dilakukan
                                                                secara otomatis yang menimbulkan akibat hukum atau
2. Hak atas Perbaikan Data                                      berdampak signifikan terhadap Subjek Data Pribadi,
   Subjek Data Pribadi memiliki hak untuk melengkapi,           termasuk pemrofilan dan/atau credit scoring.
   memperbarui, dan/atau memperbaiki data pribadi yang
   salah atau tidak akurat.                                  7. Hak untuk Menunda atau Membatasi Pemrosesan
                                                                Subjek Data Pribadi berhak untuk menunda atau
3. Hak untuk Mendapatkan, Menggunakan dan/atau                  membatasi pemrosesan data pribadi secara
   Mengirimkan Data Pribadi ke Pihak Lain                       proporsional sesuai dengan tujuan pemrosesan data
   Subjek Data Pribadi memiliki hak untuk memperoleh,           pribadi. Untuk pelaksanaan hak ini, Subjek Data Pribadi
   memanfaatkan, atau memberikan data pribadi yang              dapat menghubungi Bank Mandiri melalui sarana
   ada pada Bank Mandiri kepada pihak ketiga, selama            komunikasi yang diatur dalam poin H pada Kebijakan
   sistem komunikasi yang digunakan oleh Bank Mandiri           Privasi ini.
   dan pihak ketiga tersebut aman.
                                                             8. Hak Lainnya Sesuai Peraturan Perundang-undangan
4. Hak untuk Mengakhiri Pemrosesan, Menghapus                   Subjek Data Pribadi berhak untuk mengajukan hak
   dan/atau Memusnahkan Data Pribadi                            lainnya terkait pemrosesan data pribadi sepanjang
   Subjek Data Pribadi berhak untuk mengakhiri                  diatur dalam peraturan perundang-undangan yang
   pemrosesan, menghapus dan/atau memusnahkan data              berlaku.
   pribadi. Subjek Data Pribadi setuju untuk memberikan
   Bank Mandiri waktu untuk memproses pengakhiran            Sebagai bentuk transparansi, Bank Mandiri menyampaikan
   pemrosesan, penghapusan, dan/atau pemusnahan              mekanisme kewajiban respons Bank atas permintaan
   data pribadi sejauh Bank Mandiri perlukan.                Subjek Data Pribadi, yaitu dengan menyampaikan isi
                                                             Kebijakan Privasi kepada Subjek Data Pribadi melalui
                                                             cabang, website korporat, dan saluran lain yang menjadi
                                                             touchpoint Subjek Data Pribadi.



Sistem dan Prosedur Pelindungan Data

Prosedur Pelindungan Data
Dalam menjaga keamanan data pribadi nasabah, Bank            Lebih lanjut, Bank Mandiri menunjukkan komitmen yang
Mandiri melakukan pemeriksaan berkala dan memastikan         kuat dalam pengelolaan data secara independen, termasuk
bahwa setiap penggunaan data telah mendapat persetujuan      memproses dan menghapus data yang tidak sah atau tidak
dari nasabah. Pemrosesan data dilakukan dengan cara          disengaja. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan
terbatas dan sesuai tujuan, serta menjamin akurasi,          manajemen keamanan data yang mencakup pemantauan
kelengkapan, dan keandalan informasi. Perseroan juga         pengelolaan aset, pelindungan dalam proses pemindahan
melindungi data pribadi dari kehilangan, penyalahgunaan,     dan transfer data, serta pemusnahan data sesuai dengan
pengungkapan yang tidak sah, serta pengubahan atau           prosedur yang berlaku. Langkah-langkah keamanan
perusakan, dengan memberitahukan tujuan pengumpulan          tambahan yang diterapkan meliputi:
dan aktivitas pemrosesan.                                    1. Menerapkan mekanisme klasifikasi data dalam
                                                                 melindungi data sensitif dari kemungkinan diakses oleh
                                                                 pihak/orang yang tidak berwenang,


  190      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Sustainability Report 2024
Page 191
Operasional Kami




2. Menerapkan mekanisme perangkat data loss prevention           Pelanggaran Data (Data Breach)
   (DLP) ke seluruh aset TI Bank yang mendukung
                                                                 Dalam mencegah kebocoran data, baik yang disengaja
   kegiatan bisnis dalam mencegah kehilangan data atau
                                                                 maupun tidak, Bank Mandiri menggunakan Data Loss
   informasi sensitif;
                                                                 Prevention (DLP) Tool, Identity Access Management (IAM),
3. Secure sharing file yang terintegrasi pada teknologi
                                                                 dan Multi Factor Authentification (MFA). Untuk pelindungan
   pengelolaan data dari pengumpulan, pemrosesan,
                                                                 lebih lanjut, data pribadi juga diamankan melalui teknik de-
   penyimpanan dan transfer data;
                                                                 Identification, seperti anonymization dan pseudonymization
4. Program kesadaran keamanan dan program kesadaran
                                                                 (penyamaran data dan generalisasi data), yang memastikan
   risiko yang ditujukan kepada seluruh pegawai guna
                                                                 data tidak dapat diidentifikasi langsung tanpa akses yang
   memastikan kualitas sumber daya manusia yang
                                                                 sah. Langkah-langkah ini menunjukkan pendekatan
   memadai dalam melakukan pengamanan dan
                                                                 proaktif untuk mencegah ancaman sekaligus reaktif untuk
   pengelolaan data;
                                                                 mengatasi insiden dengan efektif, sehingga pelindungan
5. Melakukan pencadangan, switch-over, dan pelatihan
                                                                 data nasabah tetap terjamin sesuai dengan standar
   pemulihan bencana untuk memastikan ketahanan data
                                                                 keamanan tertinggi. [GRI 3-3]
   dan aset TI pendukung bisnis.
                                                                 Dalam     memastikan      kepatuhan        pegawai    dalam
Enkripsi Data
                                                                 implementasi pelindungan data pribadi, Bank Mandiri telah
Untuk mencegah akses ilegal terhadap data sensitif               menambahkan poin terkait kepatuhan terhadap pelindungan
dan data pribadi, Bank Mandiri menggunakan enkripsi              data pribadi ke dalam Pakta Integritas Pegawai yang
sebagai langkah proteksi. Enkripsi ini diterapkan dalam          menyatakan bahwa mereka akan melindungi dan menjaga
pengelolaan data, baik saat data digunakan (Data-in-Use),        kerahasiaan, reputasi, kredibilitas, serta kepentingan Bank
ditransmisikan (Data-in-Transit) sehingga memastikan data        Mandiri, termasuk berperan aktif mendukung penerapan
tetap aman dari pihak yang tidak berwenang. Pengamanan           Pelindungan Data Pribadi dan mencegah penyalahgunaan
enkripsi ini meliputi:                                           data pribadi yang dapat mengakibatkan kerugian bagi
1. Transfer Data, menggunakan Secure Manage File                 orang/pihak lain.
     Transfer (MFT) dalam melakukan pertukaran data
     dengan pihak ketiga.                                        Selanjutnya, Bank Mandiri telah menerapkan sanksi
2. Drive Encryption, melakukan pengamanan enkripsi               apabila pegawai melanggar dan/atau tidak melaksanakan
     pada penyimpanan.                                           kewajiban sebagaimana yang tercantum dalam ketentuan
3. Advanced Encryption Standard (AES), melakukan                 terkait Pelindungan Data Pribadi. Sanksi yang dikenakan
     enkripsi pada data elektronik.                              sesuai dengan Peraturan Disiplin Pegawai yang diatur
4. Communication Encryption, melakukan enkripsi pada             dalam Standar Prosedur terkait dengan Sumber Daya
     media komunikasi seperti penerapan Transport Layer          Manusia.
     Security (TLS).
                                                                 Hingga akhir 2024, Bank Mandiri mencatat tidak adanya
Hak akses pengguna dikelola secara terpusat melalui              kasus pelanggaran atau penyalahgunaan data dan privasi
sistem Identity Management. Untuk pengelolaan hak akses          nasabah. Selain itu, dalam tiga tahun terakhir (2022–2024),
dengan kewenangan tertinggi (power user), Bank Mandiri           tidak terdapat kasus pelanggaran keamanan informasi,
menggunakan Privileged Access Management (PAM)                   sehingga tidak ada nasabah, pelanggan, atau pegawai
yang dilengkapi fitur Privileged Threat Analysis (PTA) guna      yang terdampak. Setiap pengaduan terkait pelanggaran
mendeteksi dan memberi notifikasi sesuai aturan yang telah       privasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur penanganan
ditetapkan.                                                      yang berlaku di Bank Mandiri. [GRI 418-1]




Integrasi Pelindungan Data dalam Pengembangan Produk dan Layanan
Bank Mandiri mengintegrasikan pelindungan data ke dalam pengembangan produk dan layanan untuk memastikan
keamanan data pada setiap tahap proses bisnis, mulai dari perancangan hingga implementasi. Persyaratan minimum
kebutuhan pengamanan (security requirement) dan standardisasi pengamanan dalam rangka mitigasi kerentanan pada
tahap pengembangan telah diterapkan sebagaimana diatur dalam Ketentuan Internal berupa Petunjuk Teknis terkait Security
Baseline, di mana setiap inisiatif TI dan pengembangan aplikasi TI wajib memiliki dan memenuhi persyaratan keamanan yang
telah ditetapkan.

Bank Mandiri juga telah menerapkan konsep privacy by design, yaitu pelindungan data pribadi yang diintegrasikan sejak tahap
pengembangan, yang mencakup:
1. Record of Processing Activities (RoPA): Identifikasi proses dan pemetaan aliran data
2. Data Protection Impact Assessment (DPIA): Penilaian terhadap pelindungan data pribadi, termasuk identifikasi risiko dan
   mitigasinya.



Sustainability Report 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      191
Page 192
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                              Pegawai Kami




Seluruh proses ini diatur dalam ketentuan internal terkait dengan perencanaan teknologi informasi, change request, dan
testing. Selain itu, pengujian keamanan informasi dilakukan berdasarkan analisis kerentanan melalui aktivitas penetration
testing dan pengujian berbasis skenario. Bank Mandiri juga telah menerapkan klasifikasi tingkat kerahasiaan dokumen, serta
mekanisme pengamanan pada setiap tingkat kerahasiaan dokumen melalui sistem manual tagging dan labelling. Selain itu
dalam penerapan keamanan informasi juga dilakukan limitasi pengiriman data ke eksternal dengan penerapan Data Loss
Prevention (DLP).



Pengungkapan dan Pengendalian Data kepada Pihak Ketiga
Bank Mandiri berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan dan          atau kebutuhan audit khusus. Setiap pihak ketiga yang
keamanan data pribadi serta tidak menyewakan, menjual,          menerima data nasabah diwajibkan menandatangani
atau memberikan data tersebut kepada pihak ketiga,              perjanjian kerahasiaan atau Non-Disclosure Agreement
kecuali untuk keperluan transaksi atau layanan keuangan         (NDA) untuk memastikan pelindungan data tetap terjamin.
yang ditentukan oleh peraturan perundangan yang berlaku.
Bank Mandiri memiliki kebijakan yang secara ketat mengatur      Selain itu, sebagai bentuk mitigasi terkait dengan kerjasama
pengungkapan data nasabah untuk memastikan kepatuhan            dengan pihak ketiga, Bank Mandiri telah melakukan:
terhadap peraturan yang berlaku serta melindungi privasi        1. Menyertakan klausula PDP dalam Perjanjian Kerjasama
nasabah, sebagaimana diatur dalam ketentuan internal                dengan Pihak Ketiga;
terkait Pelindungan Data Pribadi tahun 2024. Kebijakan          2. Menetapkan standar pengamanan pelindungan data
ini mencakup pengungkapan data hanya untuk keperluan                pribadi sebagai bagian dari Perjanjian Kerjasama dengan
yang sah, seperti memenuhi kewajiban hukum dan regulasi,            fokus pada aspek keamanan dalam pemrosesan Data
serta mendukung pelaksanaan transaksi atau layanan                  Pribadi;
perbankan.                                                      3. Menambahkan           persyaratan        terkait  dengan
                                                                    implementasi PDP ke dalam proses pengadaan.
Pengungkapan data dilakukan secara terbatas dan konsisten
sesuai dengan kebijakan privasi perusahaan kepada pihak         Dalam kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk
ketiga yang relevan, termasuk regulator, aparat penegak         kontraktor TI atau pihak eksternal dalam rantai pasokan,
hukum, atau mitra bisnis dengan otoritas yang sesuai.           Bank Mandiri tidak memberikan data dalam bentuk apa
Selain itu, kebijakan ini juga mengatur pengungkapan            pun kepada pihak ketiga untuk tujuan apa pun selain untuk
kepada pihak seperti joint controllers, prosesor, atau pihak    pelaksanaan transaksi. Untuk memastikan keamanan data
lain (counterparties), dengan pengawasan yang ketat untuk       dalam kerja sama dengan pihak ketiga, CISO Office Group
memastikan kepatuhan terhadap standar pelindungan               secara rutin melakukan pemeriksaan keamanan vendor,
data. Khusus untuk permintaan data oleh aparat penegak          yang mencakup aspek manusia, proses, dan teknologi.
hukum atau regulator, kebijakan manajemen data                  Pemeriksaan ini dilakukan melalui pengisian kuesioner,
mengatur pengungkapan dalam konteks tindak pidana               wawancara, dan/atau kunjungan langsung ke lokasi pihak
pencucian uang (TPPU), pendanaan terorisme (TPPT),              ketiga.



Pengumpulan, Penggunaan, Penyimpanan, dan Retensi Data
Bank Mandiri menerapkan langkah-langkah komprehensif            • Kewarganegaraan
dalam pengelolaan dan pelindungan data untuk                    • Agama
memastikan keamanan informasi nasabah serta mematuhi            • Status perkawinan
peraturan yang berlaku. Pengumpulan, penggunaan,                • Data pribadi lainnya yang dapat dikombinasikan untuk
dan penyimpanan informasi pelanggan dilakukan dengan              mengidentifikasi seseorang
prinsip kehati-hatian dan transparansi. Setiap data yang
dikumpulkan oleh Bank Mandiri ditentukan berdasarkan            Sementara itu, data pribadi yang bersifat spesifik mencakup:
persyaratan transaksi yang berlaku. Namun demikian, Bank        • Data dan informasi kesehatan
Mandiri berkomitmen untuk meminimalkan permintaan data          • Data biometrik
pribadi, memastikan bahwa data yang diminta relevan dan         • Data genetika
sesuai dengan ketentuan regulasi. Data yang dikumpulkan         • Catatan kejahatan
mencakup data pribadi yang bersifat umum dan data               • Data anak
pribadi yang bersifat spesifik. Data pribadi yang bersifat      • Data keuangan pribadi
umum meliputi informasi seperti:                                • Data lainnya yang diatur sesuai dengan ketentuan
• Nama lengkap                                                    peraturan perundang-undangan
• Jenis kelamin




  192      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Sustainability Report 2024
Page 193
Operasional Kami




Bank Mandiri menjamin bahwa penggunaan data nasabah               apabila nasabah tidak lagi memiliki produk atau layanan
dilakukan secara terbatas hanya untuk keperluan transaksi         aktif di Bank Mandiri, serta data tersebut tidak termasuk
perbankan yang sah, sesuai dengan peraturan keamanan,             dalam kategori pengecualian sebagaimana diatur dalam
pelindungan data yang berlaku, dan persetujuan                    Pasal 50 UU PDP. Bank Mandiri juga tidak mengumpulkan
nasabah. Data tersebut dimanfaatkan untuk mendukung               data pribadi dari pihak ketiga, kecuali ketika diwajibkan oleh
kelancaran transaksi perbankan, meningkatkan kualitas             hukum.
layanan, memenuhi kewajiban hukum, serta memberikan
pengalaman yang lebih baik bagi nasabah melalui                   Pengelolaan atas data pribadi dapat dilakukan melalui
penawaran produk atau layanan yang relevan. Seluruh               berbagai saluran, seperti kantor cabang, call center, dan
penggunaan data dilakukan dengan pengawasan ketat dan             aplikasi Livin’. Untuk memastikan keamanan data, Bank
tetap mematuhi peraturan pelindungan data yang berlaku.           Mandiri menerapkan fitur penyamaran (masking) pada data
                                                                  sensitif sesuai dengan ketentuan internal yang tertuang
Sesuai dengan Ketentuan Internal berupa Petunjuk Teknis           dalam Petunjuk Teknis terkait Security Baseline. Selain itu,
terkait Retensi Data dan sebagaimana diatur dalam Undang-         Bank Mandiri juga menerapkan limitasi pengiriman data
Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data                 melalui perangkat Data Loss Prevention (DLP), sesuai
Pribadi (UU PDP), Bank Mandiri menyimpan data pribadi             dengan ketentuan internal yang diatur dalam Petunjuk
sesuai kebijakan masa retensi maksimal 30 tahun. Setelah          Teknis terkait Data Loss Prevention.
masa retensi berakhir, data pribadi akan dimusnahkan


Manajemen Persetujuan Pemrosesan Data Pribadi
Bank Mandiri mengelola persetujuan pemrosesan data                pribadi. Untuk memastikan pengelolaan yang bertanggung
pribadi nasabah dengan mengedepankan transparansi                 jawab, Bank Mandiri secara konsisten menginformasikan
dan kepatuhan terhadap Undang-Undang No. 27 Tahun                 tujuan dan dasar hukum pemrosesan data kepada
2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Sistem            nasabah, sehingga setiap persetujuan diberikan secara
manajemen persetujuan yang diterapkan Bank Mandiri                sadar dan berdasarkan pemahaman yang jelas. Selaras
memungkinkan nasabah untuk memberikan, mengubah,                  dengan prinsip pelindungan data dan privasi, Bank Mandiri
atau mencabut persetujuan mereka kapan saja sesuai                tidak menggunakan data nasabah untuk tujuan sekunder
kebutuhan. Persetujuan nasabah mencakup aktivitas                 (secondary purposes) di luar keperluan transaksi yang telah
pemrosesan data seperti pengumpulan, penggunaan,                  disetujui.
penyimpanan, pembaruan, hingga penghapusan data



Tata Kelola Data
Penerapan strategi korporasi yang efektif dan efisien             data dengan model dan struktur yang mendukung strategi
memerlukan tata kelola data yang berlandaskan praktik             bisnis dan budaya perusahaan, serta mampu fleksibel
terbaik serta kepatuhan terhadap ketentuan internal dan           menghadapi tantangan baru. Tata kelola data terdiri dari
eksternal, dengan partisipasi seluruh unit kerja di Bank          beberapa struktur, dimulai dari level Direksi sampai dengan
Mandiri. Bank Mandiri mengimplementasikan tata kelola             operasional sehari-hari dengan penjelasan sebagai berikut:



  1            Data Steering Forum                                                  Level Direksi

         Data Steering Forum
         Data Steering Forum, yang terdiri dari Direktur Teknologi Informasi, Direktur Manajemen Risiko, Direktur Kepatuhan,
         Direktur Operation, serta Direktur/SEVP terkait, bertanggung jawab memberikan arahan dan menyetujui strategi
         tata kelola data. Komite ini memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator dan mendukung pertumbuhan
         bisnis bank yang berkelanjutan sesuai rencana perusahaan, serta melakukan tinjauan terhadap implementasi
         strategi tata kelola data.


  2         Data Governance Council                                  Level Group Head dan Department Head
          Data Governance Council
          Beranggotakan Group Head dan Department Head yang membahas hal-hal yang berdampak finansial.


  3                Data Task Force                                  Level Department Head dan Team Leader
          Data Task Force
          Beranggotakan Department Head, Team Leader, dan Tim Teknis yang melakukan pembahasan terkait operasional
          bank dan menjalankan koordinasi.



Sustainability Report 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        193
Page 194
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                              Pegawai Kami




Manajemen Risiko Keamanan Siber dan Manajemen Operasional
Ketahanan dan Keamanan Siber
Dalam menangani ketahanan dan keamanan siber bank,             Bank Mandiri juga terus meningkatkan kualitas manajemen
Bank Mandiri telah memisahkan antara fungsi manajemen          risiko keamanan siber dan manajemen operasional
risiko keamanan siber dan fungsi manajemen operasional         ketahanan dan keamanan siber melalui Sertifikasi
ketahanan dan keamanan siber. Hal ini dilakukan untuk          Manajemen Keamanan Siber, baik nasional maupun
memastikan pendekatan yang lebih strategis, independen,        internasional, pengendalian intern yang memadai baik
dan efektif dalam menghadapi ancaman siber. Sebagai            oleh pihak internal Bank maupun eksternal dan melakukan
dasar pelaksanaan kedua fungsi tersebut, disusunlah            pengukuran serta evaluasi pengamanan informasi untuk
Framework Manajemen Risiko Keamanan Siber dan                  dapat mengidentifikasi room for improvement yang dapat
Framework Manajemen Operasional Ketahanan dan                  dipenuhi.
Keamanan Siber.


Manajemen Keamanan Siber
Manajemen Keamanan Siber rangka memperkuat proses              Framework ini terdiri atas tiga pilar utama: Pilar 1 mencakup
dan infrastruktur keamanan siber, Bank Mandiri telah           Strategi Manajemen Risiko terkait Keamanan Siber, Pilar
merancang, mengimplementasikan, dan secara berkala             2 mencakup Perangkat Organisasi terkait Keamanan
meninjau ulang strategi pengamanan teknologi informasi.        Siber, dan Pilar 3 mencakup Kebijakan, Prosedur, Limit
Strategi ini tidak hanya memenuhi regulasi nasional,           Risiko terkait Keamanan Siber. Framework ini disusun
seperti yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas       untuk mencapai tujuan utama keamanan siber yakni, Zero
Jasa Keuangan (OJK), tetapi juga selaras dengan standar        Security Breach.
internasional dan praktik terbaik industri, termasuk ISO
27001, NIST Cybersecurity Framework, CIS Benchmark,
dan PCI Security Standard.


                            Kerangka Kerja Manajemen Risiko Keamanan Siber




    Strategi Manajemen Risiko                Perangkat Organisasi terkait                Kebijakan, Prosedur, Limit
     terkait Keamanan Siber                       Keamanan Siber                       Risiko terkait Keamanan Siber


    1   Ruang Lingkup Strategi               1   Struktur Organisasi terkait            1   Kebijakan dan Prosedur
        Manajemen Risiko terkait                 Keamanan Siber                             terkait Keamanan Siber
        Keamanan Siber                           a. Unit terkait Ketahanan
                                                     dan Keamanan                       2   Risk Appetite, Tolerance
    2   Peran dan tanggung jawab                     Siber memiliki fungsi                  & Threshold terkait
        Unit terkait keamanan siber                  menjaga ketahanan                      Keamanan Siber
                                                     siber
    3   Komunikasi Strategi                      b. SKMR memiliki fungsi                3   Dokumentasi dan
        Manajemen Risiko terkait                     penerapan MRKS                         Komunikasi Kebijakan,
        Keamanan Siber                           c. Unit Pengendalian                       Prosedur, dan Limit
                                                     Intern memiliki
    4   Kaji Ulang Strategi MRKS                     fungsi pengujian                   4   Kaji Ulang Kebijakan,
        secara berkala                               efektivitas kontrol dan                Prosedur, dan Limit terkait
                                                     independent assurance                  Keamanan Siber

                                             2   Kaji Ulang Kecukupan
                                                 Organisasi terkait
                                                 Keamanan Siber




  194      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Sustainability Report 2024
Page 195
Operasional Kami




 Pilar 1                                                     Pilar 2

Strategi Manajemen Risiko terkait Keamanan Siber dengan      Perangkat Organisasi terkait Keamanan Siber, dalam
ruang lingkup meliputi 6 hal sebagai berikut:                rangka mendukung upaya pengelolaan keamanan informasi
1. Pemahaman risiko siber secara keseluruhan dan             dan ketahanan siber secara menyeluruh di seluruh lini
    kaitannya dengan bisnis Bank, tingkat eksposur           operasional perusahaan, Bank Mandiri menerapkan 3 Lines
    terhadap risiko terkait keamanan siber, serta kondisi    of Model.
    keamanan siber Bank saat ini. Untuk menumbuhkan
    budaya risiko siber di lingkungan Bank, program
    awareness dilakukan secara konsisten kepada seluruh
    pegawai dan nasabah melalui seluruh kanal komunikasi.
                                                             Pilar 3
2. Identifikasi, klasifikasi, dan penentuan prioritas
                                                             Pilar 3 Kebijakan, Prosedur, Limit Risiko terkait Keamanan
    fungsi kritis, aset TI, dan interkoneksi sistem untuk
                                                             Siber mencakup kebijakan dan prosedur yang ditetapkan
    pemahaman profil risiko siber yang lengkap dan akurat.
                                                             oleh Bank sebagai bentuk penerapan manajemen risiko
3. Identifikasi      ancaman     dan     penanggulangan
                                                             terkait keamanan siber yang diatur dalam ketentuan
    permasalahan keamanan siber, termasuk langkah
                                                             internal. Bank juga menentukan Risk Appetite Statement
    untuk menanggulangi risiko reputasi Bank. Melalui
                                                             (RAS) atas risiko siber sebagai bagian dari Risk Appetite
    Risk Control Self Assesment (RCSA) dan pengujian
                                                             Statement risiko operasional secara bankwide. RAS atas
    risiko yang mumpuni, risiko siber dievaluasi secara
                                                             risiko siber tersebut dikuantifikasi menjadi threshold risiko
    berkelanjutan dan strategi mitigasi yang memadai
                                                             siber dan dimonitor secara berkelanjutan.
    diterapkan. Bank juga melakukan pengawasan dan
    melakukan tindakan preventif atas setiap kemungkinan
                                                             Framework Manajemen Risiko Keamanan Siber akan terus
    risiko siber yang terjadi.
                                                             dievaluasi relevansinya dengan strategi bisnis, eksposure
4. Kontrol keamanan untuk melindungi aset TI Bank
                                                             risiko siber dan perkembangan siber terkini melalui
    terhadap ancaman siber yang berkembang. Dalam
                                                             kaji ulang. Kaji ulang atas Pilar 1 Strategi Manajemen
    rangka untuk melindungi aset TI atas ancaman siber
                                                             Risiko terkait Keamanan Siber mencakup penyesuaian
    yang terus berkembang, Bank mengimplementasikan
                                                             tingkat relevansi dengan strategi bisnis yang berjalan
    manajemen keamanan data, keamanan endpoint,
                                                             ataupun perkembangan risiko siber terkini. Kaji ulang
    pelindungan atas software, hardware dan jaringan yang
                                                             atas Pilar 2 Perangkat Organisasi terkait Keamanan Siber
    digunakan. Lebih dari itu, Bank juga telah memastikan
                                                             mencakup pemenuhan strategi pemenuhan kuantitas dan
    pelindungan data melalui pengelolaan User Access
                                                             kualitas Sumber Daya Manusia dalam manajemen risiko
    sehingga hanya pegawai yang berwenanglah yang
                                                             keamanan siber sehingga tetap sesuai dengan strategi
    dapat mengakses data sensitif.
                                                             bisnis, eksposur risiko siber, dan perkembangan siber
5. Deteksi insiden siber secara tepat waktu melalui
                                                             terkini melalui pemenuhan pegawai, pelatihan, sertifikasi,
    pengawasan dan pemantauan secara berkala. Bank
                                                             manajemen talent dan remunerasi yang kompetitif. Kaji
    telah membentuk team Security Operation Center untuk
                                                             ulang atas Pilar 3 Kebijakan, Prosedur, Limit Risiko terkait
    memonitor anomali yang mencurigakan atau ancaman
                                                             Keamanan Siber mencakup evaluasi terkait Risk Appetite,
    siber yang dilakukan oleh pelaku kejahatan siber
                                                             Risk Tolerance, dan threshold risiko siber secara berkala
    dengan memanfaatkan Security Information and Event
                                                             atau apabila sewaktu-waktu terdapat kondisi tertentu yang
    Management (SIEM) and Threat Intelligence sehingga
                                                             menyebabkan dibutuhkannya evaluasi.
    Bank Mandiri tetap tangguh dalam menghadap
    ancaman siber global.
                                                             Sebagai pelaksanaan strategi manajemen risiko keamanan
6. Penanganan insiden siber yang rinci untuk mendukung
                                                             siber, khususnya untuk pelaksanaan ketahanan dan
    pemulihan yang cepat dan efektif dari dampak yang
                                                             keamanan siber, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus
    diakibatkan. Ini mencakup eskalasi insiden yang tepat
                                                             memperkuat postur ketahanan dan keamanan siber
    waktu, definisi peran team yang jelas, analisa paska
                                                             melalui penerapan Kerangka Kerja Keamanan Siber yang
    kejadian insiden dan pelaksanaan testing yang kontinyu
                                                             Komprehensif, Proaktif, & Reaktif, yang terdiri dari tiga
    atas risiko siber di masa depan.
                                                             pilar utama: Tata Kelola & Kesadaran, Pelindungan, dan
                                                             Operasional.




Sustainability Report 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       195
Page 196
        Sustainable
         Operation                      Nasabah Kami                                Pegawai Kami




Manajemen Operasional Ketahanan dan Keamanan Siber

Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat postur keamanan siber melalui penerapan Kerangka Kerja Keamanan
Siber yang Komprehensif, Proaktif, & Reaktif, yang terdiri dari tiga pilar utama: Tata Kelola & Kesadaran, Pelindungan, dan
Operasional.


                                         Kerangka Kerja Keamanan Siber



                     Governance
                    and Awareness                            Protection                                 Operations
                   (Tata Kelola dan                          (Pelindungan)                              (Operasional)
                      Kesadaran)

   1. Kesadaran Keamanan:                     1. Mekanisme Pertahanan:                1. Pusat Operasional
      Edukasi pegawai seperti                    Menerapkan pengamanan                   Keamanan (SOC):
      kesadaran mengenai                         aset digital dengan teknologi           Menjaga ketahanan sistem
      pelindungan data pribadi                   terkini seperti penerapan               secara proaktif dan reaktif
      (seperti pengumpulan,                      antivirus, enkripsi, pembatasan         dari ancaman serangan siber
      pengolahan, penyimpanan,                   akses sebagai bagian dari               melalui pemantauan Security
      perbaikan, penampilan,                     mekanisme pertahanan                    Operation Center (SOC)
      penghapusan) dan edukasi                   berlapis untuk mencegah                 selama 7x24 jam.
      nasabah seperti mengenai                   ancaman siber.                       2. IT Security Regulations &
      cara bertransaksi yang aman             2. Penetration Test:                       Standards:
      (seperti anti-fraud awareness).            Simulasi peretasan juga                 Antisipasi serangan siber
   2. Ketentuan & Standar                        dilakukan secara berkala untuk          terkini untuk mendukung
      Pengamanan TI:                             memastikan pengamanan                   respons insiden yang cepat
      Membangun budaya                           berjalan dengan optimal.                dan terukur.
      keamanan yang kuat melalui              3. Pengelolaan Akses:                   3. Penilaian atas Keamanan
      penetapan kebijakan &                      Pembatasan akses terhadap               Vendor atau Rantai
      ketentuan pengamanan                       data sesuai dengan SOP dan              Pasokan:
      seperti mengatur ketentuan                 penggantian kata sandi secara           Evaluasi aspek keamanan
      dan proses pengumpulan,                    reguler.                                yang meliputi kecukupan dan
      perawatan, pemeliharaan,                                                           kecakapan vendor.
      penggunaan, dan
      penyimpanan data.
   3. Struktur Organisasi dan
      Personel:
      Pembentukan tim khusus
      operasional pengamanan
      siber dengan pengembangan
      kapabilitas personel melalui
      pelatihan dan sertifikasi
      profesional yang terkini.



  Regulasi:                               Standar Internasional:         Best Practice Internasional:




  196         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Sustainability Report 2024
Page 197
Operasional Kami




Pengujian Keamanan Siber
Bank Mandiri secara rutin memelihara perangkat keamanan            dalam mengidentifikasi dan melaporkan apabila
infrastruktur TI dengan memperhatikan masa kadaluarsa              menerima phishing email nyaris seperti pada kondisi
teknologi yang digunakan. Penguatan keamanan dilakukan             nyata.
melalui aktivitas berkala seperti vulnerability analysis (VA)
oleh pihak ketiga independen yang mencakup, penetration         c. Adversarial Attack Simulation Exercise (AASE)
test, dan simulasi serangan hacker.                                Bank Mandiri secara rutin melaksanakan simulasi
                                                                   real-life attack hacker yang dilakukan oleh
Dalam rangka menjaga dan mengevaluasi ketahanan                    konsultan independen untuk menguji ketahanan
dan keamanan siber serta melatih kesiapan pada proses              siber serta mengidentifikasi dan mengatasi potensi
tanggap insiden, Bank Mandiri secara berkala melakukan             celah keamanan dan kerentanan (vulnerability) di
pengujian ketahanan dan keamanan siber sesuai dengan               seluruh operasional TI Bank Mandiri. Salah satu
regulasi yang berlaku (SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022                  bentuk implementasinya adalah Adversarial Attack
tentang Ketahanan dan Keamanan Siber Bagi Bank Umum).              Simulation Exercise (AASE), yaitu simulasi serangan
Pengujian tersebut dilaksanakan oleh pihak independen              yang dilakukan oleh pihak ketiga independen pada
eksternal yang meliputi penetration testing, table-top             sistem internal bank. AASE mencakup pengujian
exercise, social engineering exercise, dan adversarial attack      koneksi pihak ketiga yang memiliki interaksi dengan
simulation exercise, meliputi:                                     sistem dan data bank, dengan mengadopsi praktik
i. Pengujian berdasarkan analisis kerentanan                       terbaik dalam pengujian keamanan siber.
    Bank Mandiri melakukan penetration test untuk setiap
    pengembangan aplikasi baru, dan secara berkala                 Contoh skenario yang diuji meliputi akses tidak sah
    terhadap aplikasi internet-facing dan/atau sangat              (unauthorized access), pencurian source code dari
    kritikal, minimal sekali dalam setahun. Penetration            code repository, penyusupan komunikasi API yang
    test dilakukan oleh pihak independen eksternal yang            tidak terenkripsi, penonaktifan sistem pertahanan,
    memiliki sertifikasi penguji penetrasi berstandar              hingga pencurian data rahasia dari pusat data.
    internasional.                                                 Informasi kerentanan yang ditemukan, termasuk
                                                                   attack surface dari pihak ketiga yang dapat
ii. Pengujian berdasarkan skenario                                 dimanfaatkan untuk mengeksploitasi sistem dan
    Bank Mandiri melakukan pengujian berdasarkan                   data Bank, menjadi fokus utama dalam program
    skenario melalui aktivitas-aktivitas:                          continuous improvement atas pengamanan siber
    a. Table-top Exercise                                          Bank Mandiri.
       Bank Mandiri melakukan pengujian berbasis diskusi
       yang melibatkan personel lintas unit kerja, seperti         Hasil simulasi menunjukkan bahwa tujuan serangan
       Unit TI, Unit Compliance, Unit Manajemen Risiko,            tidak tercapai dalam semua skenario, dengan
       Unit Business Continuity, Unit Customer Care, dan           penilaian “Baik” pada seluruh aspek kontrol
       Unit Corporate Secretary. Mereka mendiskusikan              keamanan. Laporan hasil pengujian ketahanan
       langkah penanganan dan penanggulangan insiden               dan keamanan siber ini disampaikan kepada
       siber berdasarkan tugas masing-masing. Skenario             Direksi dan regulator sesuai dengan ketentuan
       yang diuji meliputi serangan ransomware, peretasan          yang berlaku. Melalui simulasi ini, Bank Mandiri
       ilegal, akses yang tidak sah, kebocoran data, dan           berhasil mengurangi risiko yang berasal dari attack
       ancaman email.                                              surface pihak ketiga sekaligus memperkuat postur
                                                                   keamanan siber secara keseluruhan.
       Bank Mandiri juga bekerja sama dengan konsultan
       internasional independen dalam menyusun skenario         d. Latihan Manajemen Krisis Siber (Simulasi
       serta melaksanakan table-top exercise, mengikuti            Keamanan Siber)
       tren serangan siber terbaru dan praktik terbaik             Pengujian dilakukan melalui simulasi manajemen
       dalam pengujian.                                            krisis siber dengan melibatkan Crisis Management
                                                                   Team (CMT) IT untuk memastikan respons yang
   b. Phishing Drill                                               cepat dan efektif dalam menangani insiden serta
      Bank Mandiri menyelenggarakan simulasi serangan              meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Simulasi
      rekayasa sosial berupa phishing melalui email yang           ini mencakup diskusi langkah-langkah strategis
      meminta pegawai untuk membocorkan informasi                  sesuai peran masing-masing tim, analisis risiko
      sensitif seperti kata sandi. Aktivitas pengujian ini         untuk mengidentifikasi ancaman potensial, dan
      dilakukan dengan menggunakan perangkat latihan               pengujian langkah pemulihan seperti penggunaan
      phishing yang secara otomatis dapat mengirimkan              sistem cadangan (backup) serta proses recovery
      simulasi phishing email kepada seluruh pegawai.              data.
      Aktivitas ini bertujuan untuk membantu pegawai




Sustainability Report 2024                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     197
Page 198
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                                  Pegawai Kami




       Selain itu, skenario simulasi melibatkan latihan komunikasi dengan regulator, pelanggan, dan mitra bisnis guna menjaga
       transparansi. Pengujian ini juga bertujuan melatih dan mengukur kesiapan tim, menyusun strategi, dan mempersiapkan
       diri untuk menghadapi krisis secara efektif. Hasil simulasi digunakan untuk memperbarui kebijakan pemulihan bencana
       secara berkala, memastikan pelindungan data pribadi tetap terjaga selama dan setelah proses krisis. Contoh skenario
       yang diuji meliputi bencana alam, serangan ransomware, phishing, malware pada perangkat pegawai, celah aplikasi,
       dan serangan jaringan.



Penguatan Keamanan Informasi
Bank Mandiri mengadopsi strategi pertahanan multilapis              Agile Development guna memenuhi kebutuhan bisnis
untuk memastikan keamanan informasi dengan melindungi               secara cepat. Kedua metode tersebut diperkuat
aplikasi, jaringan, dan sistem menggunakan teknologi                dengan pengujian melalui Dynamic Application Security
mutakhir yang terus diperbarui. Bank Mandiri juga                   Testing (DAST) dan Static Application Security Testing
memanfaatkan layanan intelijen ancaman untuk mendeteksi             (SAST). Selain itu, pengelolaan source code dilakukan
serangan siber terkini dan potensi kebocoran data di dark           secara terpusat melalui repository, versioning, dan
web.                                                                security source code review. Bank Mandiri juga memiliki
                                                                    kapabilitas digital forensik untuk mendukung investigasi
Bank Mandiri secara konsisten meningkatkan kapabilitas              insiden keamanan, pemulihan pascainsiden, serta
keamanan TI melalui investasi strategis di seluruh lapisan          meningkatkan postur keamanan secara keseluruhan.
keamanan, mencakup titik akhir, jaringan, aplikasi, data,           Selain itu, aplikasi yang diakses oleh nasabah dan pegawai
dan infrastruktur. Deteksi anomali jaringan dan akun                juga dilengkapi dengan Multi-Factor Authentication
diperkuat dengan kecerdasan buatan (AI) dan machine                 (MFA) serta pengamanan transaksi menggunakan PIN
learning, sementara arsitektur keamanan berlapis dan best-          untuk meningkatkan pelindungan terhadap akses dan
in-class diterapkan untuk melindungi sistem dan data bank,          transaksi digital.
serta serta mengidentifikasi dan memblokir setiap anomali
keamanan pada masing-masing lapisan.                              • Enkripsi dan Pelindungan Data:
                                                                    Sebagai aset berharga, data dilindungi dengan
• Keamanan Titik Akhir:                                             enkripsi pada tahap Data-in-Use dan Data-in-Transit
  Bank Mandiri menerapkan proteksi dari semua                       untuk mencegah akses ilegal. Langkah ini mencakup
  kemungkinan kerentanan yang melekat pada titik akhir              Secure Managed File Transfer (MFT) untuk transfer
  (endpoint), di antaranya melalui implementasi Virtual             data, Advanced Encryption Standard (AES) untuk data
  Private Network, Network Access Control (NAC),                    elektronik, dan Transport Layer Security (TLS) untuk
  antivirus/antimalware, Endpoint Detection Response                komunikasi. Data pribadi juga dilindungi dengan Data
  (EDR), disk encryption, Multi-Factor Authentication               Loss Prevention (DLP) dan Identity Access Management
  (MFA), dan lain-lain.                                             (IAM), serta teknik de-identifikasi seperti anonymization
                                                                    dan pseudonymization.
• Keamanan Jaringan:
  Bank Mandiri memperkuat keamanan jaringan internal              • Keamanan Infrastruktur:
  dengan menggunakan perangkat berlapis dan redundant,              Infrastruktur TI dikelola secara ketat melalui kegiatan rutin
  termasuk Intrusion Prevention System, Anti-DDoS,                  seperti vulnerability analysis yang mencakup patching
  Antispam, Virtual Patch, serta Web Application Firewall.          hardening, uji penetrasi, dan simulasi serangan siber.
  Perangkat ini ditempatkan di dua lokasi, yaitu Data               Pengelolaan hak akses pengguna dilakukan secara
  Center dan Disaster Recovery Center, untuk memastikan             terpusat dengan Identity Management, sedangkan akses
  ketersediaan layanan serta kesiapan menghadapi situasi            dengan kewenangan tertinggi dikelola melalui Privileged
  darurat sesuai Rencana Keberlanjutan Bisnis.                      Access Management (PAM) yang dilengkapi dengan
                                                                    Privileged Threat Analysis (PTA) untuk deteksi ancaman.
• Keamanan Aplikasi:                                                Selain itu, server (server cabang dan pusat data) juga
  Bank Mandiri menerapkan Secure System Development                 dilindungi melalui security patches dan antimalware
  Life Cycle pada setiap tahap pengembangan sistem                  untuk memastikan keamanan sistem serta mencegah
  dan aplikasi untuk mengidentifikasi dan mengatasi celah           potensi ancaman siber.
  keamanan sejak dini. Bank Mandiri juga mengadopsi




  198      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Sustainability Report 2024
Page 199
Operasional Kami




Sertifikasi Sistem Manajemen Informasi
    ISO/IEC 27001:2013
    Bank Mandiri berkomitmen menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi berdasarkan ISO/IEC 27001:2013
    dan ISO/IEC 27001:2022 dengan menerapkan prinsip kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity), ketersediaan
    (availability), keandalan (reliability), keberlangsungan (continuity), dan kepatuhan (compliancy) dengan memperhatikan
    prinsip efektivitas dan efisiensi melalui penerapan ketentuan internal terkait teknologi informasi secara bankwide.
    Bank Mandiri juga telah tersertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) sesuai dengan standar ISO/
    IEC 27001:2013 dan ISO/IEC 27001:2022. Pada tahun 2024, Bank Mandiri memperbarui sertifikasi yang mencakup:
    • Penyediaan layanan keamanan informasi oleh Security Operation Center (SOC) untuk mengelola ancaman
       keamanan siber pada sistem perbankan dan operasi siber.
    • Penyediaan pengembangan aplikasi dan operasi TI terkait dengan Livin’ by Mandiri.
    • Penyediaan infrastruktur dan operasional Data Center serta Disaster Recovery Center.
    • Penyediaan pengembangan aplikasi dan operasi TI terkait dengan KOPRA by Mandiri.


    ISO/IEC 17025:2017
    Bank Mandiri memiliki laboratorium forensik digital yang dikelola oleh CISO Office Group yang telah berhasil mendapat
    sertifikat atas kepatuhan terhadap ISO/IEC 17025:2017 yang diperiksa dan diterbitkan oleh Komite Akreditasi Nasional
    (KAN). Pemeriksaan forensik digital dilakukan terhadap barang bukti digital dengan tahapan proses yang meliputi
    identifikasi, pengumpulan, akuisisi, dan preservasi. Dengan bantuan proses investigasi dari laboratorium forensik
    digital, Bank Mandiri dapat mengetahui penyebab, dampak dan risiko dari insiden pada sistem dan aplikasi bank.




Pengukuran dan Evaluasi Pengamanan Informasi
Dalam mengukur dan mengevaluasi optimasi proses pengamanan informasi, Bank Mandiri menjalankan serangkaian penilaian
oleh independent external assessors, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dengan hasil sebagai berikut:
a. Asesmen Cyber Security Maturity (CSM) memperoleh tingkat kematangan “Optimal” (nilai tertinggi).
b. Pengukuran Tingkat Maturitas Penanganan Insiden (TMPI) mencapai tingkat kematangan “Optimize” (nilai tertinggi).



Penanganan Pelanggaran Keamanan Informasi
Dalam menghadapi ancaman serangan siber, Bank Mandiri telah memiliki kapabilitas mendeteksi dan menangani serangan
siber melalui Security Operation Center (SOC) yang beroperasi selama 7x24 jam. Sebagai langkah reaktif terhadap insiden
keamanan informasi, SOC dikelola secara konsisten, efektif dan terukur. Sedangkan langkah proaktif yang dilakukan yaitu
melaksanakan monitoring dan mitigasi risiko terhadap perkembangan serangan siber dari Threat Intelligence Service
terkemuka. Selain itu, Bank Mandiri juga membangun kapabilitas internal untuk melakukan threat hunting guna melindungi
brand dan situs web dari ancaman phishing, penipuan daring, akses tidak sah, dan pemalsuan.




Sustainability Report 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      199
Page 200
        Sustainable
         Operation                       Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




Bank Mandiri juga membentuk Computer Security Incident              tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh pegawai
Response Team (CSIRT), yang terdaftar di Badan Siber                secara berkala melalui poster, newsletter, atau podcast.
dan Sandi Negara (BSSN) untuk memfasilitasi kolaborasi,             Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap risiko dan
koordinasi, dan berbagi informasi dalam penanganan                  potensi dampak terkait keamanan siber dapat ditangani
insiden siber. CSIRT secara rutin melakukan pengujian dan           secara cepat dan tepat oleh unit-unit terkait, seperti CISO
simulasi insiden keamanan TI untuk melatih kesiapan dalam           Office Group, dengan standar yang ketat sesuai regulasi
merespons insiden. Tim SOC bersama CSIRT dengan                     dan kebijakan internal.
cepat dan tanggap memberikan respons, remediasi, atau
mitigasi sesuai kerangka penanganan insiden siber yang              Terkait respon terhadap insiden, Bank Mandiri juga telah
secara umum meliputi:                                               mengembangkan strategi recovery and business continuity
1. Identifikasi dan analisis ruang lingkup insiden serta            management sebagai upaya mitigasi dampak serta
     menentukan langkah penanggulangan.                             pemulihan keamanan sistem dan jaringan. Strategi ini secara
2. Isolasi (containment) berupa proses mitigasi serangan            khusus diatur dalam kebijakan internal. Bank Mandiri juga
     agar tidak terjadi kerusakan lebih dalam.                      telah memiliki kapabilitas digital forensic yang mendukung
3. Pemberantasan (eradication) dan pemulihan (recovery)             proses investigasi security incident untuk mendukung
     berupa tindakan penghentian insiden dan pemulihan              pemulihan pasca insiden, meningkatkan postur keamanan
     atas insiden.                                                  dan mencegah terjadinya insiden serupa. Kerangka kerja
                                                                    penanganan insiden siber terus dikembangkan secara
Sebagai bagian dari upaya holistik dalam menjaga                    berkelanjutan berdasarkan pelajaran yang didapat dari
keamanan siber, Bank Mandiri tidak hanya fokus pada                 insiden sebelumnya yang sudah diselesaikan.
respons insiden melalui CSIRT, tetapi juga memperkuat
pelaporan dini dengan melakukan proses eskalasi yang                Selain itu, Bank Mandiri telah memiliki mekanisme
jelas melalui layanan email laporciso@bankmandiri.co.id.            penanganan kegagalan Pelindungan Data Pribadi (Data
Proses tersebut dapat digunakan oleh pegawai ketika                 Breach) yang telah dituangkan dalam ketentuan internal.
menemukan kejanggalan terkait keamanan informasi                    Proses penanganan kegagalan PDP secara umum terdiri
dan pelindungan data. Informasi terkait adanya layanan              dari beberapa tahapan, antara lain:


                                      Mekanisme Penanganan Data Breach

      Identifikasi                Analisis                Penahanan              Penanganan dan              Laporan dan
                                                                                   Pemulihan               Lessons Learned

  Proses                   Proses deteksi dan         Proses tindakan          Proses penanganan          Penyampaian
  pengumpulan              analisa kebenaran          mitigasi awal            dan pemulihan              pemberitahuan
  informasi dasar          indikasi dan/atau          terhadap                 insiden kegagalan          tertulis kepada
  terkait insiden          pengaduan insiden          indikasi dan/atau        PDP berdasarkan            regulator, subjek
  kegagalan PDP            berdasarkan                pengaduan insiden        klasifikasi dan hasil      data pribadi, dan
  berdasarkan hasil        klasifikasi insiden.       berdasarkah hasil        analisa insiden.           masyarakat apabila
  pengaduan.                                          analisa dampak                                      terjadi pengungkapan
                                                      dan risiko terhadap                                 Data Pribadi dan
                                                      Subjek Data                                         penyampaian laporan
                                                      Pribadi agar tidak                                  serta dokumentasi
                                                      menimbulkan                                         ke Regulator terkait
                                                      pengungkapan Data                                   insiden kegagalan
                                                      Pribadi.                                            PDP.



  Pembagian role terhadap unit kerja sebagai pengguna modul dalam melakukan penanganan kegagalan PDP meliputi:
  a. Pengguna dengan role Super Admin dan Organization Admin adalah CISO Office Group – IT Security Services & Subsidiary
     Support.
  b. Pengguna dengan role Operator adalah IT Applications Support Group (SME Aplikasi) - IT Information & Data Services, IT
     Wholesale and Supporting App, IT Delivery Channels, IT Onboarding and Servicing, IT Core Banking System.
  c. Pengguna dengan role DPO adalah Data Protection & Fraud Risk (DFR) Group – Data Protection Operations, Data-Fraud System
     Monitoring.



Setiap pelanggaran yang berkaitan dengan privasi, keamanan data, atau keamanan siber dikategorikan sebagai pelanggaran
Kode Etik dan akan dikenakan tindakan disiplin sesuai dengan Peraturan Disiplin Pegawai, sebagaimana diatur dalam Standar
Prosedur Sumber Daya Manusia (SPSDM). Tindakan disiplin dapat berupa peringatan tertulis pertama hingga pemutusan
hubungan kerja (PHK). Tingkatan dan Sanksi Pelanggaran Kode Etik dapat merefer pada Bab Komitmen dan Tata Kelola
Keberlanjutan.



  200       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                              Sustainability Report 2024
Page 201
Operasional Kami




Selain itu, terkait pelanggaran keamanan data khususnya data pribadi, Bank Mandiri mengacu pada Undang-Undang
Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) Nomor 27 Tahun 2022 mengatur sanksi administratif bagi pengendali data yang melanggar
ketentuan dalam Pasal 35 hingga Pasal 46. Sanksi ini mencakup:
a. Peringatan tertulis.
b. Penghentian sementara kegiatan pemrosesan data pribadi.
c. Penghapusan atau pemusnahan data pribadi.
d. Denda administratif hingga 2% dari pendapatan atau penerimaan tahunan, tergantung pada variabel pelanggaran.


Pelatihan dan Pengembangan Kapabilitas [GRI 404-2]
Bank Mandiri memperkuat pengelolaan keamanan                      Program kesadaran keamanan informasi dilaksanakan
informasi, keamanan siber, dan pelindungan data pribadi           rutin secara bankwide untuk meningkatkan pemahaman
melalui pelatihan dan pengembangan kapabilitas yang               serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada
diberikan secara berkala kepada seluruh pegawai, vendor,          keamanan informasi. Inisiatif yang dijalankan mencakup
dan kontraktor, minimal sekali dalam setahun. Pelatihan           kampanye keamanan informasi melalui berbagai media,
dan sertifikasi yang diberikan meliputi keterampilan teknis       seperti buletin bulanan, poster triwulanan, siniar triwulanan,
dan nonteknis, seperti CISM (Certified Information Security       serta latihan simulasi phishing triwulanan.
Manager), CISSP (Certified Information Systems Security
Professional), CRISC (Certified in Risk and Information           Topik yang disampaikan mencakup proteksi dan
Systems Control), ISO 27001 Lead Implementer, ISO                 kerahasiaan data, tren serangan siber terbaru, identifikasi
27001 Lead Auditor, CISA (Certified Information Systems           serta pencegahan phishing, dan keamanan bertransaksi
Auditor), CEH (Certified Ethical Hacker), CHFI (Computer          daring. Selain itu, sertifikasi cyber security awareness yang
Hacking Forensic Investigator), pelatihan kewaspadaan             diselenggarakan Bank Mandiri setiap tahun untuk seluruh
keamanan siber, serta peningkatan wawasan produk untuk            pegawai, vendor, dan kontraktor.
memperdalam penguasaan sistem pengamanan bank.



    Phishing Drill
    Keamanan informasi dan keamanan siber menjadi elemen penting dalam penilaian kinerja pegawai, yang dievaluasi
    melalui pemahaman dan respons dalam pelatihan, kewaspadaan terhadap simulasi phishing, kepatuhan terhadap
    kebijakan keamanan informasi, serta kesadaran akan potensi ancaman siber. Hasil evaluasi ini tidak hanya memperkuat
    budaya keamanan di lingkungan kerja tetapi juga menjadi dasar dalam penilaian kompetensi individu.

    Sebagai bagian dari upaya ini, Bank Mandiri rutin mengadakan simulasi phishing drill, yakni simulasi serangan rekayasa
    sosial yang dirancang untuk melatih pegawai dalam mengenali dan melaporkan email phishing. Pengujian ini dilakukan
    menggunakan perangkat otomatis yang mengirimkan email simulasi phishing kepada seluruh pegawai. Simulasi
    ini bertujuan untuk melatih pegawai dalam mengenali dan melaporkan email phishing, sehingga mereka lebih siap
    menghadapi situasi serupa dalam kondisi nyata.


Pada tahun 2024, Bank Mandiri telah melaksanakan berbagai program pelatihan & kesadaran mengenai pelindungan data
pribadi untuk memperkaya pengetahuan serta kesadaran pegawai. Adapun program-program yang telah dilaksanakan adalah
sebagai berikut:



                   Pelatihan terkait Privasi dan Keamanan Data [GRI 2-24] [GRI 404-2]
                                                  Cakupan Pelatihan:
     Certified Information Privacy Manager (CIPM), Certified Information Systems Auditor (CISA), Certified Information
      Systems Security Professional (CISSP), Certified Cloud Security Professional (CCSP), Building a Cybersecurity
       Awareness Program, Cybersecurity Awareness: Phishing Attacks, Data-Driven Network Security Essentials,
   Cybersecurity for Executives, ISO 27001:2022-Compliant Cybersecurity: Getting Started, Privacy in the New World of
                                                Work, dan sebagainya.

     Jumlah Judul Pelatihan                 Jumlah Jam Pelatihan                       Jumlah Peserta Pelatihan

       412 Judul                       190.502 Jam                                 81.929 Pegawai

Sustainability Report 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        201
Page 202
      Sustainable
       Operation                    Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




 Kegiatan Awareness

 1. Poster Pelindungan Data Pribadi (PDP)
    Poster satu halaman yang berisi kutipan/kalimat ajakan bagi pegawai untuk lebih waspada terhadap potensi risiko
    dan mitigasi terkait implementasi pelindungan data pribadi.
 2. Newsletter
    Artikel/infografis yang berisi penjelasan mengenai isu risiko dan tips secara komprehensif terkait pelindungan data
    pribadi.
 3. Kartun Pelindungan Data Pribadi (PDP)
    Komik bergaya kartun pendek dengan konten yang menggambarkan pekerjaan sehari-hari secara ringan dan
    kekinian.
 4. Video Narasi Pelindungan Data Pribadi (PDP)
    Video berdurasi singkat yang berisi informasi, ajakan, dan kesadaran mengenai implementasi pelindungan data
    pribadi beserta sanksinya.
 5. Pulse Check Pelindungan Data Pribadi (PDP)
    Survei/checklist yang berisi pertanyaan singkat kepada pegawai terkait kesiapan implementasi pelindungan data
    pribadi di setiap unit kerja, baik di Kantor Pusat maupun Wilayah.
 6. Edukasi Persetujuan Pelindungan Data Pribadi (Consent)
    Edukasi kepada nasabah melalui media sosial berupa video, poster di Meta, TikTok, Google Android & iOS, serta
    X. Video campaign Meta (consent), TikTok, dan Google.




 Pelatihan dan Pengembangan Kapabilitas Vendor
 1. Pada tahun 2024, Bank Mandiri kembali menyelenggarakan Vendor Meeting yang merupakan agenda tahunan
    untuk memperkuat kolaborasi dengan para mitra strategis. Mengusung tema “Fostering Synergy & Driving
    Collaborative Growth Through Vendor Meeting”, acara ini dilaksanakan pada 26 November 2024 dan mengundang
    712 vendor, yang terdiri atas 225 vendor konstruksi, 297 vendor non-TI, dan 190 vendor TI.

      Pada forum ini, terdapat beberapa topik penting yang disampaikan, di antaranya adalah:
      a. Implementasi Pelindungan Data Pribadi
         Topik implementasi pelindungan data pribadi disampaikan oleh Vice President – Data Protection & Fraud
         Risk Group, yang pembahasannya mencakup addendum klausul pelindungan data pribadi pada perjanjian
         kerja sama dan Partnership Assessment Criteria Pelindungan Data Pribadi (PAC-PDP) sebagai kriteria yang
         ditetapkan oleh Bank Mandiri untuk memenuhi pelindungan Data Pribadi (calon) rekanan pengadaan dan
         (calon) rekanan perkreditan.

      b. Implementasi Vendor Security Requirement
         Topik implementasi Vendor Security Requirement disampaikan oleh Vice President – CISO Office Group,
         yang membahas pemenuhan Vendor Security Requirement (VSR) sebagai bagian dari penerapan keamanan
         informasi bagi pihak ketiga dan menjadi bagian dari tahapan proses pengadaan dalam penggunaan atau
         penyediaan layanan TI.

 2. Playbook Pelindungan Data Pribadi untuk Vendor
    Bank Mandiri telah menyusun Playbook untuk memudahkan rekanan/vendor dalam melaksanakan tanggung
    jawabnya dalam menjalankan ruang lingkup kerja sama yang terkait dengan pemrosesan data pribadi, sehingga
    dapat menjaga keamanan data dan sesuai dengan UU PDP.




202      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Sustainability Report 2024
Page 203
Operasional Kami




Audit Sistem Keamanan Informasi
Bank Mandiri melakukan audit secara reguler terhadap seluruh aktivitas pengamanan informasi dan proses bisnis kritikal,
termasuk data privacy dan fraud management dengan mengacu pada ketentuan internal dan regulator. Audit terkait keamanan
informasi dilaksanakan oleh internal dan eksternal setiap tahun.




Audit Internal
Internal Audit Bank Mandiri dalam hal ini IT Audit juga           i. Audit Ketahanan Siber Internet Facing Applications
melakukan audit yang berkaitan dengan aspek security                   (IFA), pemeriksaan telah dilakukan terhadap
yaitu Ketahanan dan Keamanan Siber (Hankam Siber) yang                 keamanan aset TI internet facing Bank Mandiri
terbagi menjadi 2 fase selama tahun 2024, yaitu sebagai                meliputi IP Publik dan sub domain milik bank.
berikut:                                                          ii. Audit Ketahanan Siber Ring 2 dan Internal
                                                                       Productivity Application (IPA), pemeriksaan terhadap
a. Fase 1, dilakukan selama periode Januari – April 2024,              keamanan aset TI server ring 2 dan aplikasi IPA yang
   terdiri dari 2 Audit yaitu:                                         berada pada data center on premise milik bank
   i. Audit Ketahanan Siber Core Banking Systems                       maupun unit kerja pemilik aplikasi.
       (CBS), pemeriksaan telah dilakukan pada keamanan           iii. Audit Mandiri Cash Management (MCM),
       dan ketersediaan aplikasi infrastruktur core banking            pemeriksaan terhadap kontrol keamanan aplikasi
       system (eMAS).                                                  MCM.
   ii. Audit Ketahanan Siber Mandiri Utama Finance                iv. Audit Microsoft Office 365, pemeriksaan terhadap
       (MUF) & Mandiri Tunas Finance (MTF), pemeriksaan                kontrol keamanan email aplikasi Office 365 antara
       telah dilakukan terhadap keamanan aplikasi web                  lain anti malware, attachment filter dan malware
       dan mobile MTF dan MUF.                                         sandboxing.
                                                                  v. Audit Sistem Informasi Manajemen Risiko Ketahanan
b. Fase 2, dilakukan selama periode Mei – Oktober 2024                 Siber, pemeriksaan terhadap sistem informasi
   yaitu:                                                              Manajemen Risiko Keamanan Siber (MRKS) yaitu
                                                                       aplikasi Phantom.


Audit Eksternal
Sistem manajemen keamanan infrastruktur TI dan informasi          Indonesia No. 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa
Bank Mandiri juga telah diaudit oleh auditor eksternal            Pembayaran. Laporan hasil audit telah disampaikan
independen sebagai bentuk validasi atas kepatuhan dan             kepada Bank Indonesia pada 22 November 2024.
efektivitas sistem manajemen yang digunakan. Selain itu,
Bank Mandiri juga memenuhi kewajiban manajemen risiko          b. Audit Data Privacy dilaksanakan untuk mengevaluasi
dan standar keamanan sistem informasi melalui audit               tingkat kematangan kontrol pelindungan data pribadi
berkala oleh auditor eksternal yang mencakup:                     dan kepatuhan terhadap UU No. 27 Tahun 2022.
a. Audit Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dilaksanakan              Audit ini dilaksanakan mulai dari September hingga
    untuk memastikan keandalan infrastruktur teknologi            Desember 2024. Audit Data Privacy juga bertujuan
    informasi dalam mendukung sistem pembayaran dan               memberikan perspektif eksternal atas pengelolaan
    manajemen keamanan informasi. Audit ini dilakukan             data di Bank Mandiri, dengan pelaporan akhir telah
    pada periode Juli hingga November 2024 sebagai                disampaikan kepada OJK dan BI.
    bagian dari kepatuhan terhadap Peraturan Bank




Sustainability Report 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       203
Page 204
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                                Pegawai Kami




   Pegawai Kami
Bank Mandiri percaya bahwa pegawai adalah penggerak utama yang mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan.
Dengan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, adil, dan mendukung perkembangan individu, Bank
Mandiri merancang berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan potensi
pegawai. Keberagaman, pengembangan, kesejahteraan, dan keselamatan pegawai menjadi prioritas utama dalam menciptakan
ekosistem kerja yang memberdayakan seluruh individu untuk mencapai potensi terbaiknya serta berkontribusi maksimal bagi
Bank Mandiri.




Pengembangan Sumber Daya Manusia                                                         [GRI 404-2]


Pengelolaan sumber daya manusia di Bank Mandiri menjadi fondasi utama dalam mendukung keberlanjutan bisnis dan
pengembangan potensi setiap individu. Berlandaskan nilai-nilai inti AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif,
dan Kolaboratif) yang menjadi panduan dalam setiap aspek pengelolaan sumber daya manusia, kami merancang pendekatan
holistik untuk menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan produktif. Melalui Employee Value Proposition (EVP) yang terdiri
dari empat pilar, yaitu Learn, Synergize, Grow, dan Contribute to Indonesia, Bank Mandiri memastikan bahwa setiap pegawai
tidak hanya berkembang secara profesional, tetapi juga memberikan kontribusi bermakna bagi perusahaan dan masyarakat.


                                Employee Value Proposition (EVP) Mandirian

           Learn                         Synergize                         Grow                   Contribute to Indonesia
  Memperoleh/Menguatkan             Bekerja Sama demi               Berkembang secara               Mempunyai Kontribusi
   Pengetahuan, Perilaku,          Kepentingan Bersama               Personal maupun                  dan Andil, serta
   Keterampilan atau Nilai-       dalam Mencapai Visi dan               Profesional                Memberikan Makna dan
  nilai Baru yang Berbeda             Misi Perusahaan                                              Manfaat bagi Indonesia




  204      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Sustainability Report 2024
Page 205
Operasional Kami




EVP ini diperkuat oleh Strategi Human Capital 3-3-1 yang berfokus pada pengembangan pegawai untuk mendukung
keberlanjutan bisnis.




  1
                                           Strategi Human Capital 3-3-1



                       Tujuan Kami
                       Menciptakan karyawan yang terlibat aktif dan produktif dalam mendorong pertumbuhan,
                       keberlanjutan bisnis, serta mengembangkan pemimpin masa depan.




  2
                       Strategi Human Capital
                       • Strategi #1 (Accelerate Capability)
                         Pengembangan kemampuan technical dan leadership secara intensif dan berkelanjutan
                       • Strategi #2 (Augment Productivity)
                         Pemenuhan kapasitas dan peningkatan produktivitas yang terakselerasi
                       • Strategi #3 (Amplify Experience)
                         Penguatan pengalaman pegawai melalui berbagai inisiatif, seperti employee well-being,
                         penyempurnaan bisnis proses, dan Mandirian DNA




  3
                      Mandat sebagai Human Capital
                       • #1 Untuk Mandiri
                         Mendukung dan mengaktifkan strategi serta rencana korporasi.
                       • #2 Untuk Bangsa
                         Berkontribusi dalam pengembangan talenta untuk Indonesia.
                       • #3 Untuk Karyawan Kami
                         Menciptakan pengalaman karyawan yang bermakna.




Sebagai bagian dari pengelolaan risiko sumber daya              dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung
manusia, Bank Mandiri mengidentifikasi bahwa tingkat            pertumbuhan profesional dan kesejahteraan pegawai.
perputaran pegawai (employee turnover) menjadi
tantangan utama dalam industri perbankan. Untuk                 Untuk      mempersiapkan      talenta   terbaik  menjadi
mengatasi hal ini, kami telah menerapkan inisiatif strategis    pemimpin masa depan di posisi strategis, Bank Mandiri
yang mencakup pelatihan berkelanjutan, keterlibatan             mengimplementasikan pendekatan yang terstruktur dengan
pegawai melalui komunikasi transparan, dan penyediaan           fokus pada identifikasi, pengembangan, dan pemeliharaan
kompensasi kompetitif. Langkah-langkah ini dirancang            individu-individu dengan potensi kepemimpinan tinggi.
untuk mengurangi turnover, meningkatkan retensi,                Pendekatan ini terdiri dari empat tahapan utama:




           1                                2                           3                              4
     Identifikasi Talenta              Profiling Talenta        Pengembangan Talenta          Strategic Talent Review


     Proses identifikasi           Proses profiling talenta      Penyusunan rencana          Proses reviu atas rencana
    berdasarkan kinerja,           dengan melihat rekam           dan implementasi               dan implementasi
  karakter kepemimpinan,             jejak, kemampuan           pengembangan talenta           pengembangan untuk
       kemampuan,                   teknis, kemampuan             berdasarkan gap            keberlanjutan manajamen
    ketangkasan, serta              kepemimpinan, dan                kapabilitas.              suksesi yang optimal.
        keterikatan.                 karakter personal.




Sustainability Report 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    205
Page 206
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




Program Pelatihan Pengembangan Kepemimpinan [GRI 404-2]
Bank Mandiri memiliki program pengembangan kepemimpinan yang terstruktur dan bertingkat, yang dirancang untuk
mengembangkan serta menyelenggarakan program pelatihan bersama bagi seluruh pegawai, selaras dengan kapasitas
kepemimpinan di setiap tingkat organisasi. Dalam implementasinya, Bank Mandiri bekerja sama dengan berbagai lembaga
pendidikan, termasuk top university, seperti Singapore Management University, International Institute for Management
Development, dan juga Institut Teknologi Bandung. Selain itu, Bank Mandiri juga juga bekerja sama dengan BUMN School of
Excellence (BSE) dalam pelaksanaan Program Pengembangan Kepemimpinan.[GRI 3-3]



  Fase Orientasi (Onboarding)
  Orientasi bagi pegawai baru dan pegawai yang menduduki posisi baru (rotasi atau promosi).
                                                                                                              ODP:

     Onboarding untuk Pegawai Baru (Officer Development Program (ODP) dan Staff
     Development Program (SDP)
                                                                                                            827
                                                                                                            pegawai

     Program pelatihan bagi calon pegawai pimpinan Bank Mandiri yang berasal dari lulusan baru                SDP:
     (fresh graduate) dari perguruan tinggi terkemuka dan pegawai pelaksana berprestasi yang telah
     melewati proses seleksi ketat. Peserta akan menjalani berbagai tahapan pelatihan, mulai dari
     online course, pelatihan di kelas (in-class training), hingga praktik kerja langsung (On the Job
                                                                                                            611
                                                                                                            pegawai
     Training).



     Onboarding - Executive

     Program orientasi bagi pegawai L2 (BOD-1 – setingkat Group Head, RCEO, dan setara) baru
                                                                                                              21
                                                                                                             pegawai
     atau yang dipromosikan dengan tujuan untuk menguatkan karakteristik pemimpin sebagai
     strategic business leaders.


     Mandiri People Manager - Executive

     Program pelatihan untuk pegawai L2 (BOD-1, setingkat Group Head, RCEO, dan setara)
     dirancang untuk merumuskan tujuan strategis, menjaga integritas, serta memperkuat                      213
     kemampuan kepemimpinan. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan adaptabilitas,                    pegawai
     mendorong inovasi, dan mempersiapkan para pemimpin agar mampu menghadapi perubahan
     dengan fleksibilitas sekaligus tetap relevan di tengah dinamika lingkungan bisnis yang terus
     berkembang.



     Mandiri People Manager - Mastery

     Pelatihan untuk pegawai L3 (BOD-2, setingkat Department Head dan Area Head) bertujuan
     mengintegrasikan Mandirian DNA sebagai pendekatan kerja dan gaya kepemimpinan. Program
                                                                                                          1.027
                                                                                                            pegawai
     ini dirancang untuk memperkuat efektivitas dalam memimpin tim melalui komunikasi yang
     produktif dan pengelolaan tim berkinerja tinggi, sekaligus membangun tujuan yang mendalam
     dalam setiap aspek pekerjaan.



     Mandiri People Manager - Advance Fundamental



                                                                                                            163
     Program pelatihan untuk pegawai L3 (BOD-2) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan
     manajerial dan kepemimpinan guna memenuhi kebutuhan karakter Mandirian yang berfokus
     pada Always Deliver (selalu memberikan hasil terbaik) dan Ahead (selangkah lebih maju),                 pegawai
     sehingga mampu mendorong kinerja unggul dan menghadapi tantangan bisnis secara proaktif.




  206      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Sustainability Report 2024
Page 207
Operasional Kami




  Fase Pendalaman (Equipping)
  Pelatihan keterampilan manajerial praktis yang berkaitan dengan kemampuan kepemimpinan.


     Strategic Business Leader Program – Leading for Impact

     Program pelatihan untuk pegawai di level L2 (BOD-1) dan L3 (BOD-2) yang dirancang untuk
                                                                                                         115
                                                                                                         pegawai
     membangun kapabilitas kepemimpinan, agar mampu menghadapi tuntutan bisnis yang
     dinamis dan memimpin perubahan demi mewujudkan aspirasi Bank Mandiri.



     Managerial Series Program

     Program pelatihan keterampilan manajerial yang bertujuan membangun pemahaman dan
                                                                                                      6.204
                                                                                                         pegawai
     kapabilitas pegawai sesuai dengan Mandirian Way, guna membentuk pola pikir pemimpin yang
     efektif.




  Fase Pengembangan (Developing)
  Akselerasi talenta unggul untuk meningkatkan kemampuan menuju tingkat berikutnya.


     Mandiri Advance Executive Leaders Program (MAELP)
                                                                                                          13
     Program untuk Dewan Komisaris, Direksi, dan SEVP, bertujuan meningkatkan kapabilitas               anggota
     kepemimpinan dan teknis sesuai kebutuhan bisnis Bank Mandiri melalui pelatihan di universitas     Direksi dan
     global, serta membangun hubungan dengan pemangku kepentingan.                                     Komisaris



     Mandiri Advance Leaders Program (MALP)

     Program untuk mempersiapkan top talents di level BOD-2 menuju level kepemimpinan                     60
     berikutnya, dengan fokus pada Intrapreneurship, kepemimpinan strategis, people focus, dan           pegawai
     kepemimpinan digital.




                                                                                                         498
     Mandiri Advance First Leaders Program (MAFLP)

     Program untuk top talents di level BOD-3 (Team Leaders, Branch Managers, atau setara),              pegawai
     fokus pada people management, pola pikir digital, strategi, dan inovasi.




                                                                                                          51
     Graduates Scholarship Program

     Program beasiswa pascasarjana di universitas terkemuka untuk pegawai L3 dan L4, dengan              pegawai
     biaya sepenuhnya ditanggung oleh Bank Mandiri.




Sustainability Report 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   207
Page 208
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                              Pegawai Kami




Mission-Based Development
Program kepemimpinan di Bank Mandiri berfokus pada upaya Human Capital untuk memperkuat budaya Mandirian Pembelajar
Tangguh. Untuk mendukung budaya ini, Human Capital menggunakan pendekatan gamifikasi dalam pengembangan pegawai
melalui konsep mission-based development. Setiap jenjang posisi di Bank Mandiri memiliki misi khusus yang dirancang untuk
mempercepat pengembangan kompetensi dan kemampuan kepemimpinan.


                             Misi yang Dimiliki oleh Pegawai di Berbagai Level

        BOD-1 Mission:               BOD-2 Mission:                BOD-3 Mission:                BOD-4 Mission:

    Mendiskusikan rencana              Mengusulkan            Melakukan dialog dengan       Melakukan dialog dengan
     pengembangan tim            pengembangan dengan          atasan untuk merancang        atasan untuk membantu
       dan suksesi agar             atasan dan terlibat        rencana pengembangan              merencanakan
    dapat menjadi teladan          aktif dalam mengkaji           dan melaksanakan              pengembangan
      (role model) dalam           misi pengembangan               pengembangan                dan melaksanakan
       membangun dan              untuk mengakselerasi        kapabilitas sesuai dengan      pengembangan secara
       mengembangkan                     kapabilitas.         rencana yang disepakati.              proaktif.
          kapabilitas.




Program Pelatihan/Magang Lulusan
Dalam menghadapi dinamika industri yang semakin kompetitif, Bank Mandiri berkomitmen untuk mendukung generasi muda
dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Bank Mandiri menyediakan program pelatihan dan magang bagi lulusan
baru yang dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan dan pengalaman praktis di industri.

Program pelatihan yangtersedia meliputi:

Officer Development Program (ODP)

   ODP dirancang untuk membentuk pemimpin masa depan dengan menarik talenta terbaik, khususnya lulusan baru atau
   individu dengan pengalaman kerja kurang dari 4 tahun, melalui kemitraan dengan universitas terkemuka di Indonesia dan
   dunia.

   Jalur masuk ODP dirancang secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan rekrutmen dalam bidang berikut:
   • Perbankan Komersial
     Program ODP Perbankan Komersial bertujuan untuk mengembangkan profesional yang terampil dan berwawasan luas
     menjadi pemimpin dan Wholesale Banker yang menguasai pendanaan, pembiayaan, serta solusi keuangan dalam skala
     besar.
   • Bisnis Regional
     Program ODP Bisnis Regional mempersiapkan profesional menjadi pemimpin Retail Banker yang memiliki keahlian
     dalam pendanaan, pembiayaan, transaksi, dan layanan perbankan.
   • Teknologi Informasi dan Perbankan Digital
     Program ODP Teknologi Informasi dan Perbankan Digital membentuk talenta digital menjadi pemimpin dan profesional
     yang memiliki visi serta keahlian dalam mendorong transformasi teknologi dan sistem informasi perbankan.
   • Manajemen Risiko
     Program ODP Manajemen Risiko membekali individu dengan keahlian khusus untuk menjadi pemimpin dan profesional
     dalam bidang pengelolaan risiko.
   • Pendukung Bisnis (Business Enabler)
     Program ODP Business Enabler bertujuan untuk mengembangkan pemimpin dan profesional di berbagai fungsi
     pendukung bisnis, termasuk operasional perbankan, keuangan, strategi, hukum, sumber daya manusia, riset pasar,
     komunikasi korporat, serta manajemen properti dan aset.




  208      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Sustainability Report 2024
Page 209
Operasional Kami




   Kandidat yang lulus seleksi akan ditetapkan sebagai calon pegawai dan wajib mengikuti program pendidikan insentif
   selama sembilan bulan, meliputi:


                                                       3 bulan penempatan            Pada tahun 2024, peserta ODP
       1 bulan                  5 bulan
                                                       di unit kerja sebagai         mencapai:
     pembelajaran              on the job
       di kelas                 training
                                                      pegawai tetap dengan
                                                         masa percobaan.
                                                                                                   827 orang


My Digital Academy

   Bank Mandiri telah mengembangkan My Digital Academy, sebuah
   program pelatihan yang dirancang khusus untuk keterlibatan awal dan
   rekrutmen talenta digital. Inisiatif ini mencakup bootcamp inovasi selama
   satu bulan bagi mahasiswa tingkat akhir dan lulusan baru dari universitas
                                                                                 Pada tahun 2024, peserta My Digital
   terkemuka di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan kapabilitas di
                                                                                 Academy mencapai:
   bidang teknologi informasi. Program ini membekali talenta digital dengan
   keterampilan esensial dalam pengembangan aplikasi, analisis data,
   kecerdasan buatan, blockchain, dan berbagai teknologi lainnya, guna
                                                                                   542 orang
   mendukung Rencana Korporasi Bank Mandiri dalam menjadi Bank Digital
   Modern terbaik.




Dalam rangka mendukung dan berkontribusi pada                  Mandiri menyelenggarakan berbagai program magang.
program-program pemerintah yang bertujuan untuk                Program ini memberikan pengalaman kerja nyata di
mendorong serta memberikan kesempatan bagi generasi            lingkungan perbankan, sekaligus mengasah keterampilan
muda untuk mengenal dunia kerja dan melengkapi                 yang dibutuhkan untuk memasuki dunia profesional.
kompetensi sebagai persiapan menjadi profesional, Bank


Internship

   Program Internship Bank Mandiri dirancang untuk memberikan kesempatan
   bagi mahasiswa dan lulusan baru guna memperkaya wawasan mereka
   tentang dunia kerja serta mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan
   dalam mempersiapkan karier profesional. Program ini bertujuan tidak hanya     Pada tahun 2024, peserta Internship
   untuk memberikan pengalaman kerja nyata, tetapi juga untuk mendorong          mencapai:
   pengembangan minat, bakat, dan keterampilan baru bagi para peserta.
   Selain itu, program Internship turut berkontribusi dalam memperkuat brand
   awareness Bank Mandiri sebagai employer of choice dalam mendukung
                                                                                   257 orang
   strategi rekrutmen pegawai.



Praktik Kerja Lapangan (PKL)

   Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial Bank Mandiri
   kepada masyarakat khususnya di bidang pendidikan, Bank Mandiri
   membuka kesempatan bagi siswa SMA atau sederajat untuk mengikuti
   program PKL secara selektif di berbagai unit kerja Bank. Program ini          Pada tahun 2024, peserta PKL
   bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja langsung, sekaligus               mencapai:
   mendorong pengembangan minat, bakat, dan keterampilan peserta guna
   mempersiapkan mereka memasuki dunia profesional.                                 19 orang



Sustainability Report 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   209
Page 210
       Sustainable
        Operation                     Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




Kriya Mandiri: Wujud Nyata Bank Mandiri dalam Membangun Negeri

   Program Kriya Mandiri merupakan inisiatif magang terpadu dari Bank Mandiri yang
   bertujuan mendukung pembangunan sumber daya manusia berkualitas, sebagai
   aset utama dalam mendorong kemajuan perusahaan dan perekonomian bangsa.
   Berlandaskan Employee Value Proposition “Belajar, Bersinergi, Bertumbuh,
   Berkontribusi untuk Indonesia,” program ini memberikan kesempatan bagi lulusan              Jumlah peserta yang mengikuti
   baru untuk mengenal dunia kerja sekaligus mengasah kompetensi agar siap bersaing            program Kriya Mandiri pada
   di dunia kerja. Program ini mengombinasikan pembelajaran teori dan praktik, sehingga        tahun 2024 mencapai:
   peserta terbekali dengan pengetahuan dan keterampilan perbankan yang relevan.
   Kriya Mandiri membuka peluang untuk berbagai posisi, seperti front office (Teller dan
   Customer Service) di unit cabang, serta back office di Kantor Pusat maupun cabang.
                                                                                                3.281 orang

Program Pengembangan Teknis
Untuk memastikan pegawai memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk jabatannya, Bank Mandiri memberikan berbagai
program pelatihan pengembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan teknis dan jabatan. Mandiri University Group
mengelola pengembangan kompetensi ini dengan menggunakan Leadership Capability Model (LCM) dan Technical Capability
Model (TCM). Inisiatif pengembangan kompetensi ini meliputi:




                                         Operation
  Upskilling & Reskilling                                            Beyond Lending                 Mandirian Siap Jadi
                                      Transformation
  Pelatihan untuk pegawai                                        Pelatihan untuk unit bisnis                Digital
                                      Pelatihan untuk
   yang terdampak oleh                                             komersial (wholesale)               Pelatihan untuk
                                 mendukung transformasi
  Smart Branch Program,                                             agar pegawai dapat             meningkatkan kapabilitas
                                 bisnis dan meningkatkan
 mencakup upskilling untuk                                          menawarkan solusi                  digital pegawai.
                                 kompetensi pegawai agar
  peran baru dan reskilling                                      transaksi selain pinjaman
                                   siap menghadapi era
  untuk berpindah peran.                                             kepada nasabah.
                                          digital.


Dalam menyelenggarakan job-specific training, Bank Mandiri bekerjasama dengan berbagai institusi, termasuk Badan Nasional
Sertifikasi Profesi (BNSP), Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP), Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR),
Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), serta Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Indonesia
(LSPPMI). Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan institusi, lembaga, dan perusahaan lain yang memiliki keahlian dan
kompetensi tinggi di bidangnya. Sepanjang tahun 2024, berbagai pelatihan telah berhasil dilaksanakan, antara lain: [F.22]


 Teknologi dan Sistem Perbankan                  10.762            Keunggulan Operasional                            2.126
                                                  peserta                                                             peserta




 Program Sertifikasi                             41.025            Pengetahuan Produk                                1.762
                                                  peserta                                                             peserta




 Manajemen Kredit dan Pembiayaan                 3.881             Penilaian dan Valuasi Profesional                   66
                                                  peserta                                                             peserta




 Manajemen Hubungan Pelanggan                    19.711            Manajemen Risiko dan Kepatuhan Regulasi           15.764
                                                  peserta                                                             peserta




 Transformasi Digital dan Inovasi                11.564            Keterampilan Penjualan dan Pemasaran              14.256
                                                  peserta                                                             peserta




 Keterampilan Perbankan Umum                    712.338            Keamanan Siber dan Keamanan Informasi             73.842
                                                  peserta                                                             peserta




 Keterampilan Kepemimpinan dan Manajemen         28.824
                                                  peserta




 210       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Sustainability Report 2024
Page 211
Operasional Kami




Institusi Pelatihan dan Sertifikasi Bank Mandiri
Bank Mandiri memiliki Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang mendukung peningkatan
kompetensi pegawai, melalui program pelatihan serta sertifikasi profesional yang spesifik sesuai dengan pekerjaan pegawai.


               Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)
               Lembaga pelatihan resmi yang berizin dari Dinas Tenaga Kerja Jakarta untuk meningkatkan kompetensi
               pegawai melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi kepada pegawai Bank Mandiri. LPK dirancang untuk
               memenuhi standar regulator terkait Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR),
               mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap pegawai, serta memaksimalkan pemanfaatan
               fasilitas BTK Training secara optimal.


               Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
               LSP Bank Mandiri didirikan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor KEP.DIR/10A/2023 tanggal 6
               Maret 2023 dan telah memperoleh lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan
               nomor BNSP-LSP-2446-ID pada 14 Maret 2024. Pendirian LSP ini merupakan implementasi dari Undang-
               Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, sebagai bagian
               dari komitmen Bank Mandiri dalam meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kualitas pegawai dengan
               standar yang diakui secara nasional dan internasional.

               Sebagai LSP Pihak Kedua (P2), lembaga ini fokus melayani sertifikasi kompetensi bagi pegawai Bank Mandiri
               dan jaringan usahanya, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mantap, Mandiri Utama Finance
               Group (MUG), dan Mandiri Tunas Finance (MTF). Program sertifikasinya mencakup General Banking Officer
               Tingkat I, Pelatihan Kerja Tingkat Instruktur, Kepatuhan Sub Bidang General Banking, Pengelolaan Umpan
               Balik Pelanggan, dan Basic Software Development.

               LSP Bank Mandiri didukung oleh struktur organisasi yang solid, meliputi Dewan Pengarah, Ketua LSP,
               serta tiga divisi utama: Administrasi, Sertifikasi, dan Manajemen Mutu. Selain itu, lembaga ini menjamin
               kredibilitas dan objektivitas proses sertifikasi melalui peran Komite Skema dan Komite Ketidakberpihakan.




Dukungan untuk Program Beasiswa dan Sertifikasi
Bank Mandiri mendukung pengembangan kompetensi seluruh pegawai dengan memberikan dukungan finansial yang
mencakup seluruh pegawai dalam mengejar gelar akademik atau sertifikasi profesional. Inisiatif ini memastikan akses yang
setara terhadap peluang peningkatan keterampilan dan pemenuhan persyaratan profesional, mencakup seluruh pegawai, baik
yang berstatus tetap, kontrak, alih daya, pekerja kontraktor, maupun paruh waktu.

Program Beasiswa Pascasarjana
Bank Mandiri memberikan kesempatan bagi Mandirian terpilih untuk melanjutkan pendidikan di universitas unggulan, baik
di dalam maupun luar negeri. Program ini bertujuan memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan para penerima
beasiswa, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Bank Mandiri dan masyarakat.


     Mandiri Executive Scholarship for Postgraduate (MESP)
     Program beasiswa S-2 dalam negeri bagi top talent di tingkat BOD-2 untuk mengembangkan keterampilan yang
     mendukung strategi jangka panjang perusahaan. Saat ini Bank Mandiri bekerja sama dengan Monash University
     Indonesia dalam pelaksanaan program MESP. Pada tahun 2024, sebanyak 21 pegawai mengikuti program ini di
     bidang Master of Business Innovation.

     Program Beasiswa S-2 Luar Negeri
     Beasiswa S-2 luar negeri berlaku bagi top talent di tingkat BOD-3 yang memenuhi kriteria tertentu, untuk meningkatkan
     eksposur, networking, dan wawasan global. Pada tahun 2024, 30 pegawai menjalani studi di perguruan tinggi top dunia
     seperti Carnegie Mellon University, NYU STERN, HEC Paris, The University of Manchester, The University of Melbourne,
     IE University, EDHEC, IMD Business School, dan ESADE dalam bidang Master of Science, Master of Business
     Administration, dan LLM.




Sustainability Report 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     211
Page 212
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                                  Pegawai Kami




Program Sertifikasi
Program sertifikasi di Bank Mandiri dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi sesuai regulasi dan standar internal.
Sertifikasi ini dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu Sertifikasi Mandatory dan Non-Mandatory.


    Sertifikasi Mandatory
    Sertifikasi wajib yang ditetapkan oleh pihak eksternal, seperti regulator, maupun internal Bank Mandiri. Sertifikasi ini
    harus dimiliki oleh pekerja di bidang kerja tertentu untuk memastikan pegawai memiliki dan memelihara kompetensi
    sesuai persyaratan pekerjaan mereka.

             Nama Sertifikasi                             Tujuan                               Target Peserta

     Sertifikasi yang diwajibkan oleh Regulator
     Sertifikasi Manajemen Risiko        Menunjukkan kompetensi di bidang            Pengurus, pejabat, dan pegawai
                                         manajemen risiko.                           Bank Mandiri.
     Sertifikasi Treasury Dealer         Kompetensi untuk pelaku aktivitas           Pejabat dan staf yang melakukan
                                         treasury dalam 3 level, yaitu basic,        aktivitas treasury.
                                         intermediate, dan advance
     Sertifikasi Wakil Agen Penjual      Kompetensi pemasaran pasar reksa            Pegawai frontliner Bank Mandiri.
     Efek Reksa Dana (WAPERD)            dana sesuai regulator (OJK).
     Sertifikasi Wakil Perantara         Pembekalan untuk penjualan produk           Pejabat dan pegawai Bank Mandiri.
     Pedagang Efek Pemasaran             efek.
     (WPPEP)
     Sertifikasi Sistem Pembayaran       Kompetensi di bidang sistem                 Pegawai Bank Mandiri di
     & Pengelolaan Uang Rupiah           pembayaran dan pengelolaan uang             bidang sistem pembayaran dan
     (SPPUR)                             rupiah.                                     pengelolaan uang rupiah.
     Sertifikasi Manajemen Sumber        Kompetensi kerja di bidang pengelolaan      Pegawai/pejabat Bank Mandiri di
     Daya Manusia (MSDM)                 sumber daya manusia.                        bidang SDM.
     Sertifikasi yang diwajibkan oleh Internal Bank Mandiri
     Sertifikasi Competency-Based        Kompetensi wawancara berbasis               Pegawai pimpinan dengan jabatan
     Interview (CBI)                     kompetensi untuk proses rekrutmen.          kepala unit kerja dan pewawancara
                                                                                     dari bidang SDM.

     Pada tahun 2024, Bank Mandiri memberikan dukungan finansial melalui program Sertifikasi Mandatory yang dibiayai
     oleh Bank kepada 41.025 peserta, yang terdiri dari 32.915 peserta dengan status pekerja tetap dan 8.110 peserta
     dengan status pekerja kontrak.



     Sertifikasi Non-Mandatory
     Sertifikasi yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan internal Bank Mandiri, untuk meningkatkan keahlian
     pegawai dalam mendukung berbagai aktivitas bisnis perusahaan secara optimal.


             Nama Sertifikasi                             Tujuan
      Sertifikasi Wakil Perantara                                                     Pegawai yang melakukan layanan
                                        Pembekalan untuk penawaran layanan
      Pedagang Efek Pemasaran                                                         referral nasabah ke perusahaan
                                        referral ke sekuritas mitra.
      Terbatas (WPPEPT)                                                               sekuritas mitra Bank Mandiri.
      Refreshment Wakil Perantara       Program pelatihan lanjutan untuk
      Pedagang Efek Pemasaran           memperbarui pengetahuan tentang pasar Pemegang sertifikat WPPEPT.
      Terbatas (WPPEPT)                 modal.


Program sertifikasi Bank Mandiri menjadi bagian penting dalam program pengembangan pegawai yang bertujuan meningkatkan
keterampilan secara terukur. Selama periode pelaksanaan, sebanyak 12.528 pegawai atau setara dengan 32,97% dari total
pegawai, telah mengikuti program ini dan mencatat peningkatan keterampilan yang relevan di bidang kerja mereka. Program
ini tidak hanya memperkuat kapabilitas individu tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perusahaan, melalui peningkatan
produktivitas yang mendukung pencapaian tujuan bisnis.


  212      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Sustainability Report 2024
Page 213
Operasional Kami




Program Bimbingan (Mentorship)
Bank Mandiri mengintegrasikan program bimbingan (mentorship) dalam pengembangan sumber daya manusia untuk
memperkuat bimbingan dan dukungan terhadap pegawai. Melalui bimbingan ini, pegawai dapat terhubung dengan mentor
berpengalaman yang memberikan arahan serta wawasan dalam perjalanan profesional mereka.

Women Empowerment
Program Women Empowerment, yang merupakan bagian dari inisiatif Srikandi Mandiri, berfokus pada pengembangan
pegawai perempuan, khususnya di tingkat L3 dan L4, melalui pendekatan mentoring yang holistik. Dalam program ini, para
pemimpin Mandiri yang berpengalaman (L2, L3+, dan L3) berperan sebagai mentor, dengan tujuan untuk:
• Membangun Komunitas: Menciptakan jaringan pendukung di antara pegawai perempuan untuk berbagi pengalaman dan
  inspirasi.
• Memberikan Eksposur: Memfasilitasi kesempatan bagi peserta untuk berhubungan dengan sponsor karier, membuka
  peluang pengembangan lebih lanjut.
• Berbagi Pengetahuan: Mengadakan sesi diskusi antara mentor dan mentee untuk saling tukar pengetahuan praktis,
  memperkuat keterampilan profesional, dan meningkatkan kepercayaan diri pegawai perempuan.




              Pengembangan Kompetensi
              Terkait ESG
              Bank Mandiri secara aktif mengintegrasikan prinsip-prinsip Environmental,
              Social, and Governance (ESG) ke dalam kurikulum pengembangan
              sumber daya manusia, dengan tujuan untuk membentuk Mandirian yang               52
              tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap            Pelatihan mengenai
              keberlanjutan dalam setiap aspek proses bisnis. Pembelajaran terkait            Keberlanjutan
              ESG disampaikan melalui berbagai platform, seperti E-Learning, pelatihan
              daring, dan Forum Diskusi Internal (FDI), yang memberikan ruang bagi
              pegawai untuk mendalami serta mengaplikasikan nilai-nilai keberlanjutan
              dalam pekerjaan sehari-hari mereka.


                Seluruh pegawai telah mengikuti pengembangan kompetensi
                terkait ESG




Pada tahun 2024, Bank Mandiri menetapkan target peningkatan jumlah peserta pelatihan sebesar 10% dari total pegawai.
Selain itu, kami berkomitmen untuk mencapai tingkat partisipasi pegawai dalam program pelatihan dan pengembangan minimal
85%, dengan rata-rata lebih dari 40 jam pelatihan per pegawai yang direncanakan sepanjang tahun. Target ini dirancang untuk
memperkuat kompetensi, meningkatkan keterampilan digital, dan memastikan pegawai memiliki kemampuan yang diperlukan
guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. [GRI 404-1]

Dalam implementasinya, Bank Mandiri berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Pada tahun 2024, jumlah peserta
pelatihan tercatat mencapai 949.438, meningkat sebesar 22,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencatatkan
773.920 peserta. Tingkat partisipasi pegawai dalam program pelatihan mencapai 97,87% dari total pegawai aktif, melebihi
target yang ditetapkan sebesar 85%. Selain itu, rata-rata jam pelatihan per pegawai tercatat mencapai 107,8 jam, menunjukkan
pencapaian yang signifikan dibandingkan target awal yang direncanakan. Hasil ini mencerminkan keberhasilan Bank Mandiri
dalam mengembangkan sumber daya manusia secara optimal. [GRI 404-1]




Sustainability Report 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     213
Page 214
          Sustainable
           Operation                   Nasabah Kami                             Pegawai Kami




Program Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi                                                            [F.18]

Pengelolaan sumber daya manusia di Bank Mandiri tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi, tetapi juga pada
penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan setara. Bank Mandiri percaya bahwa keberagaman adalah kekuatan utama
dalam mendorong inovasi dan kolaborasi. Melalui program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, Bank Mandiri berkomitmen
untuk mendukung setiap individu agar dapat mengembangkan potensi terbaiknya tanpa batasan, menciptakan budaya kerja
yang saling menghormati dan berdaya saing.




Komitmen terhadap Hak Asasi Manusia dan Keberagaman
Sebagai langkah awal untuk menciptakan lingkungan              prinsip HAM diterapkan secara konsisten di seluruh rantai
kerja yang inklusif, Bank Mandiri menerapkan kebijakan         nilai dan ekosistem bisnis Bank Mandiri.
keberagaman, kesetaraan, dan inklusi yang berlandaskan
prinsip hak asasi manusia. Bank Mandiri berkomitmen            Bank Mandiri terus berupaya menciptakan lingkungan
untuk menghormati dan mematuhi prinsip-prinsip                 kerja yang adil dan inklusif bagi seluruh pegawai. Dalam
ketenagakerjaan internasional yang tertuang dalam              mencapai tujuan ini, kami memastikan kesetaraan dalam
Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (International    semua aspek manajemen sumber daya, tanpa adanya
Labour Organization/ILO). Seluruh kebijakan dan praktik        praktik diskriminasi. Bank Mandiri secara tegas menolak
ketenagakerjaan kami sejalan dengan standar ILO,               segala bentuk diskriminasi berdasarkan gender, ras,
termasuk penghormatan terhadap hak kebebasan                   orientasi seksual, agama, usia, disabilitas, dan status
berserikat, penghapusan kerja paksa, perlindungan pekerja      sosial. Setiap pegawai diperlakukan dengan adil dan setara
anak, dan penerapan nondiskriminasi di tempat kerja. [GRI      dalam setiap aspek operasional perusahaan.
3-3]
                                                               Kami juga secara aktif mencegah praktik-praktik tidak etis
Sebagai bagian dari komitmen ini, penerapan HAM di             seperti perdagangan manusia, kerja paksa, dan eksploitasi
Bank Mandiri diatur melalui kebijakan prinsip-prinsip HAM      pekerja anak. Hak kebebasan berserikat serta hak untuk
dalam ketenagakerjaan dan Respectful Workplace Policy          melakukan perundingan bersama dijamin sepenuhnya,
(RWP). Kebijakan ini mencakup pedoman yang jelas untuk         disertai dengan upaya memastikan kesetaraan upah
memastikan penghormatan terhadap HAM dalam seluruh             untuk pekerjaan yang setara. Komitmen ini diperkuat
operasional internal Bank Mandiri, termasuk pengelolaan        melalui penandatanganan Pakta Integritas dan Pernyataan
sumber daya, aktivitas bisnis, serta produk dan layanan        Tahunan oleh seluruh jajaran perusahaan, termasuk Direksi
yang ditawarkan. Lebih dari itu, kebijakan ini juga berlaku    dan Dewan Komisaris.
bagi pemasok dan seluruh mitra kerja, sehingga prinsip-




Identifikasi Risiko Hak Asasi Manusia
Bank Mandiri menerapkan proses manajemen risiko                Melalui survei ini, pegawai dapat menyampaikan
terkait aspek human capital, termasuk risiko terkait Hak       pengalaman dan pandangan mereka secara anonim,
Asasi Manusia (HAM). Proses manajemen risiko ini dimulai       sehingga menghasilkan data yang valid dan representatif.
dengan tahapan identifikasi potensi risiko untuk dapat         Hasil survei ini kemudian dianalisis secara komprehensif
dikelola secara efektif. Pada tahun 2024, Bank Mandiri         dan dilengkapi dengan analisis kebijakan internal untuk
telah melaksanakan employee engagement survey kepada           memberikan wawasan yang mendalam mengenai risiko-
30.717 pegawai atau sebesar 80,81% dari total pegawai.         risiko yang ada dan memperkuat langkah mitigasi yang
Survei ini mencakup berbagai pertanyaan yang dirancang         diambil oleh Bank Mandiri. Melalui proses identifikasi
untuk mengidentifikasi potensi risiko terkait aspek human      ini, Bank Mandiri mengidentifikasi beberapa risiko HAM,
capital, termasuk risiko terkait HAM dalam cakupan             sebagai berikut:
operasional internal Bank Mandiri.


                                                     Kebijakan Bank                                Kelompok yang
       Ruang Lingkup             Subjek                                 Potensi Risiko HAM
                                                        Mandiri                                       Berisiko
 Operasional Bank         Pegawai                 Standar Prosedur    • Diskriminasi            • Pegawai
 Mandiri                                          Sumber Daya Manusia • Kerja Paksa             • Perempuan
                                                  (SPSDM)             • Kesetaraan              • Disabilitas
                                                                        Remunerasi              • Pekerja Migran




  214        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Sustainability Report 2024
Page 215
Operasional Kami




Mitigasi dan Remediasi Hak Asasi Manusia
Penilaian HAM yang teridentifikasi dari hasil employee          Mekanisme penanganan keluh kesah pegawai dan layanan
engagement survey mencakup 80,81% dari total pegawai.           HC4U dikelola secara internal, sementara Whistleblowing
Hasil dari penilaian ini mengidentifikasi berbagai potensi      System dikelola oleh pihak eksternal. Penjelasan lebih lanjut
risiko HAM yang mungkin dapat memengaruhi pegawai,              mengenai sarana pelaporan ini dapat dilihat pada halaman
seperti diskriminasi dan kerja paksa. Seluruh risiko tersebut   228.
telah dikelola melalui rencana mitigasi yang komprehensif,
yang melibatkan langkah-langkah strategis berikut:              Proses tindak lanjut atas laporan yang diterima melibatkan
• Penguatan kebijakan internal yang melarang segala             beberapa pihak terkait, termasuk HC Engagement &
   bentuk diskriminasi dan kerja paksa. Selain itu, seluruh     Outsource Management Group, Senior Investigator (SIV)/
   pegawai setiap tahunnya memberikan komitmen melalui          Regional Business Control (RBC) dan Kepala Unit Kerja
   pengisian pakta integritas mengenai penghormatan             sesuai dengan ketentuan alur proses yang berlaku.
   terhadap hak asasi manusia.
• Pelatihan dan edukasi kepada pegawai dan manajemen            Untuk mendukung pegawai yang menjadi korban
   untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya              pelanggaran HAM, Bank Mandiri menyediakan pendamping
   menghormati hak asasi manusia. Materi pelatihan              profesional yang telah terlatih dalam Psychological First Aid
   mencakup pencegahan diskriminasi, keberagaman dan            (PFA). Pendamping ini membantu korban dalam proses
   inklusi, serta perlindungan terhadap kerja paksa.            pelaporan, memberikan perlindungan, serta memfasilitasi
• Penyediaan mekanisme pelaporan yang transparan,               pemulihan kesejahteraan mental selama proses
   aman, dan anonim untuk melaporkan pelanggaran                berlangsung.
   HAM yang ditangani oleh tim khusus yang memastikan
   penyelidikan objektif dan perlindungan kepada pelapor.       Apabila terjadi isu terkait HAM, Bank Mandiri berkomitmen
• Pemantauan berkala secara rutin melalui audit internal        untuk memfasilitasi proses pemulihan dari dampak negatif
   untuk memastikan bahwa tidak ada praktik yang                yang ditimbulkan. Upaya ini mencakup langkah-langkah
   melanggar hak asasi manusia. Proses ini juga melibatkan      remediasi seperti:
   pemetaan ulang risiko HAM setiap tahun untuk menilai         • Penyelidikan yang adil dan transparan
   potensi risiko baru dan menyesuaikan strategi mitigasi.      • Perlindungan terhadap korban dan saksi/pelapor
                                                                • Pendampingan hukum dan psikologis
Seluruh pegawai diwajibkan untuk menjunjung tinggi              • Tindakan korektif terhadap pelaku
kesetaraan, menghindari perilaku diskriminatif, dan
menjaga martabat setiap individu di lingkungan kerja.           Individu yang terbukti melakukan tindakan diskriminasi,
Dalam hal terjadinya pelanggaran HAM, pegawai diberikan         kekerasan, perundungan dan pelecehan di lingkungan
akses ke berbagai saluran pelaporan yang dirancang untuk        kerja akan diberikan sanksi sebagaimana yang diatur
memastikan transparansi dan perlindungan, sebagai               dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), Standar Prosedur
berikut:                                                        Sumber Daya Manusia (SPSDM) beserta perubahannya,
                                                                dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.
                                                                Setiap pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai Peraturan
  Kepala Unit Kerja                                             Disiplin Pegawai (PDP), yang mengatur jenis pelanggaran
  melalui Mekanisme Penanganan Keluh                            dan sanksi yang dapat dikenakan, di antaranya: [GRI 3-3]
  Kesah Pegawai                                                 • Melakukan tindakan bertentangan dengan norma,
                                                                   termasuk perbuatan asusila, baik di dalam maupun di
                                                                   luar Bank, dapat dikenai sanksi Pemutusan Hubungan
  Whistleblowing System Letter to                                  Kerja (PHK).
  CEO (WBS-LTC)                                                 • Tidak saling menghormati sesama pegawai, dapat
                                                                   dikenai sanksi sampai dengan Teguran Tertulis Kedua.
                                                                • Bersikap sewenang-wenang terhadap pegawai lain,
                                                                   dapat dikenai sanksi sampai dengan Peringatan Tertulis
                                                                   Keras & Terakhir.
  Layanan hc4U                                                  • Melanggar ketentuan atau prosedur kerja, dapat dikenai
                                                                   sanksi sampai dengan PHK.




Sustainability Report 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       215
Page 216
        Sustainable
         Operation                      Nasabah Kami                              Pegawai Kami




Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi di Bank Mandiri




“
          Bank Mandiri menanamkan nilai keberagaman, kesetaraan, dan inklusi sebagai fondasi
          budaya kerja perusahaan. Dengan menghormati perbedaan latar belakang dan sudut
          pandang, keberagaman menjadi kekuatan untuk mendorong inovasi dan kreativitas.
          Kesetaraan diwujudkan melalui akses yang adil bagi semua pegawai untuk berkembang
          tanpa diskriminasi, sementara inklusivitas memastikan setiap orang dapat berkontribusi
          dengan penuh potensi dalam suasana kerja yang saling menghormati.

Untuk memastikan nilai-nilai ini diterapkan secara konsisten,   Implementasi RWP diawasi secara berkala oleh Dewan
Bank Mandiri melakukan monitoring keberagaman secara            Komisaris sebagai bagian dari fungsi pengawasan yang
berkala melalui pendekatan berbasis data untuk memastikan       dilaporkan setiap semester kepada Menteri BUMN. Dengan
representasi gender, usia, dan latar belakang lainnya           mekanisme pengawasan yang terintegrasi ini, Bank Mandiri
mencerminkan komitmen terhadap inklusi dan kesetaraan.          memastikan keberlanjutan penerapan kebijakan secara
Hasil monitoring ini digunakan untuk mengidentifikasi area      konsisten di seluruh tingkat organisasi.
yang memerlukan perbaikan, menyusun langkah strategis
yang lebih inklusif, dan mengukur kemajuan penerapan            Bank Mandiri juga aktif mendukung nilai-nilai keberagaman
kebijakan keberagaman di seluruh organisasi. Salah satu         dan anti-diskriminasi melalui program pelatihan dan
hasilnya adalah komposisi pegawai perempuan yang                sosialisasi. Pada tahun 2024, sebanyak 21 sesi pelatihan
mencapai 52,40%, dengan jumlah perempuan di posisi              telah diadakan untuk mendukung penerapan RWP,
manajerial kini mencapai 45,65% pada tahun 2024. Selain         meliputi pelatihan terkait anti-diskriminasi dan pelecehan,
itu, representasi kelompok lain, seperti pegawai dengan         keberagaman dan inklusi gender, kesejahteraan di tempat
disabilitas, juga terus meningkat melalui program rekrutmen     kerja, serta membangun lingkungan kerja yang saling
yang inklusif.                                                  menghormati.

Bank Mandiri tidak menoleransi segala bentuk pelecehan,
baik seksual maupun nonseksual, serta diskriminasi oleh
siapapun di tempat kerja atau dalam aktivitas terkait
pekerjaan. Kebijakan ini dituangkan dalam Respectful
Workplace Policy (RWP), yang bertujuan melindungi harkat
dan martabat setiap individu, mendorong sikap saling
menghormati, dan memastikan lingkungan kerja bebas dari
diskriminasi, perundungan, pelecehan, serta kekerasan
fisik maupun mental. Melalui RWP, Bank Mandiri berupaya
menciptakan suasana kerja yang harmonis, inklusif,
kondusif, dan produktif, mendukung keberlanjutan bisnis,
serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dalam rangka
mewujudkan lingkungan kerja bebas pelecehan (zero
harassment). [GRI 3-3]

Tanggung jawab atas keberagaman dan inklusi di tempat
kerja berada di bawah Direktur Kepatuhan dan Sumber
Daya Manusia serta seluruh Kepala Unit Kerja, yang
memastikan implementasi kebijakan berjalan dengan
konsisten di seluruh organisasi. Kebijakan ini mencakup
seluruh operasional Bank Mandiri, termasuk pegawai, mitra
eksternal yang bertindak untuk dan atas nama Bank, serta           Untuk melihat gambaran umum mengenai RWP, silakan kunjungi:
anak perusahaan dan entitas terkait.                                       https://www.bankmandiri.co.id/en/esg-policies




  216       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Sustainability Report 2024
Page 217
Operasional Kami




   Pelatihan dan Sosialisasi Pencegahan Diskriminasi dan Kekerasan
                                     Pada tahun 2024, Bank Mandiri melalui Industrial Relations Awareness Forum (IRAF)
                                     mengadakan sosialisasi tentang Kebijakan Berperilaku Saling Menghargai di Tempat
                                     Kerja/Respectful Workplace Policy (RWP) kepada seluruh pegawai (100%), yang
                                     dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) di Kantor Pusat, serta seluruh Region
                                     dan Area Bank Mandiri. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
                                     pegawai mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari
                                     diskriminasi dan kekerasan.

                                     Pada kesempatan yang sama, Bank Mandiri turut mensosialisasikan Perjanjian Kerja
                                     Bersama (PKB) 2023–2025 untuk memastikan pegawai memahami hak, kewajiban,
                                     serta kebijakan yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Selain
                                     itu, juga membahas strategi implementasi anti-fraud dan isu operasional terkini bank
                                     sebagai upaya memperkuat integritas serta tata kelola perusahaan.


Bank Mandiri berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi, kekerasan,
perundungan dan pelecehan. Selama tahun 2024, terdapat 41 laporan insiden terkait RWP yang diterima melalui saluran
pelaporan WBS. Seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti dan diberikan tindakan korektif atau disipliner sesuai dengan
standar dan prosedur yang berlaku serta dinyatakan telah selesai. Melalui penanganan pengaduan yang cepat dan efektif
serta peluncuran Guideline RWP, Bank Mandiri terus memperkuat upaya menciptakan budaya kerja yang inklusif, mendukung
keberagaman, dan menghormati hak asasi manusia. [GRI 406-1]



Komitmen terhadap Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Bank Mandiri berkomitmen penuh untuk memastikan                  Pegawai Bank Mandiri (SPBM), yang saat ini menaungi
bahwa seluruh pegawai memiliki hak untuk membentuk,              13.615 anggota. Bank Mandiri juga berkomitmen untuk
bergabung, dan berpartisipasi dalam serikat pekerja sesuai       memastikan bahwa proses perundingan ini berlangsung
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                inklusif, tanpa adanya diskriminasi atau intimidasi bagi
Komitmen ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 21                 pegawai yang terlibat. Perundingan dilaksanakan secara
Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, yang           transparan dan melibatkan perwakilan pegawai dari seluruh
telah diimplementasikan dalam Pasal 9 Ayat (2) Perjanjian        wilayah operasional Bank Mandiri. [GRI 2-30]
Kerja Bersama (PKB) yang menyebutkan bahwa “Setiap
pegawai berhak untuk menjadi anggota Serikat Pegawai             Hingga tahun 2024, seluruh pegawai kami telah dilindungi
dengan mengajukan permohonan secara tertulis dan                 oleh Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang mengatur
oleh karena itu Bank tidak diperkenankan melarang setiap         ketentuan mengenai gaji, jam kerja, dan kesejahteraan
pegawai untuk menjadi ataupun tidak menjadi anggota              pegawai. PKB ini berlaku untuk seluruh pegawai, baik tetap
Serikat Pegawai.”                                                maupun kontrak, dan telah diperbaharui serta berlaku
                                                                 pada tahun 2023 sampai dengan 2025. Sesuai dengan
Kami juga mendukung aktivitas Serikat Pegawai Bank               PKB dan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang
Mandiri dengan menyediakan berbagai fasilitas yang               Ketenagakerjaan, Bank Mandiri juga berkomitmen untuk
diperlukan. Dukungan ini mencakup penyediaan ruang               melarang penggunaan tenaga kerja anak dan tenaga
kerja yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana                kerja paksa di seluruh rantai bisnis kami. Bank Mandiri
memadai, bantuan utilities, serta dukungan operasional           memastikan seluruh aktivitas operasional dan mitra bisnis
untuk memastikan kelancaran kegiatan Serikat Pegawai             mematuhi ketentuan ini, sebagai bagian dari tanggung
Bank Mandiri dalam menjalankan perannya. Kebijakan               jawab sosial perusahaan. [GRI 408-1, 409-1] [OJK F.19]
ini juga sejalan dengan prinsip-prinsip internasional yang
ditetapkan dalam International Labor Organization (ILO)          Untuk menjaga lingkungan kerja yang adil dan inklusif,
No. 87 tentang Kebebasan Berserikat dan No. 98 tentang           kami menyediakan sistem pengaduan internal yang
Hak Berunding Secara Kolektif.                                   memungkinkan pegawai untuk melaporkan pelanggaran
                                                                 hak kebebasan berserikat atau intimidasi secara anonim
Kami menghormati hak setiap pegawai untuk berpartisipasi         dan aman. Setiap laporan yang masuk akan ditangani
dalam perundingan kolektif guna mencapai kesepakatan             secara serius oleh Unit Kerja Human Capital Engagement
mengenai berbagai hal penting, termasuk remunerasi,              & Outsource Management Group - Industrial Relations
kondisi kerja, dan kesejahteraan pegawai.       Proses           Department, yang memastikan proses investigasi dilakukan
perundingan kolektif ini dilaksanakan melalui Serikat            secara transparan dan menyeluruh.



Sustainability Report 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      217
Page 218
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                              Pegawai Kami




Strategi Pengembangan Jalur Talenta Formal
Pengembangan talenta adalah kunci dalam mempersiapkan          Mandiri juga mengadopsi pendekatan yang mendukung
pemimpin masa depan. Keberagaman dan kesetaraan                representasi masyarakat lokal dalam manajemen senior
menjadi landasan utama dalam setiap proses rekrutmen           di lokasi operasi signifikan. Pada tahun 2024, 99,4% dari
Bank Mandiri, dengan fokus pada kemampuan,                     manajemen senior kami berasal dari masyarakat lokal,
keterampilan, dan pengalaman kandidat. Bank Mandiri            di mana manajemen senior didefinisikan sebagai BOD-1,
mendukung tenaga kerja yang beragam melalui kebijakan          sementara lokasi operasi signifikan merujuk pada wilayah
yang inklusif, pelatihan yang memperkuat pemahaman             operasi signifikan kami, yaitu Indonesia. Kami percaya
akan keberagaman, serta penciptaan budaya kerja yang           bahwa keterlibatan masyarakat lokal dalam posisi manajerial
menghormati perbedaan dan mendorong kolaborasi                 dapat memperkaya perspektif strategis perusahaan,
antarindividu. Kami memastikan bahwa proses seleksi            menciptakan dampak positif dalam komunitas, dan
dilakukan tanpa mempertimbangkan ras, jenis kelamin,           mencerminkan keberagaman yang ada di lingkungan kerja
agama, status perkawinan, atau disabilitas. Kebijakan ini      kami. [GRI 202-2]
selaras dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku,
seperti UU No. 13 Tahun 2003 Jo. UU No. 6 Tahun                Selain itu, Bank Mandiri terus memperbarui seluruh
2023 dan PP No. 35 Tahun 2021. Selain itu, kompensasi          program perekrutan talenta untuk memastikan keselarasan
yang diberikan lebih dari sekadar memenuhi ketentuan           dengan prioritas strategis Bank. Untuk menentukan
hukum, dengan pemberian pesangon dan penghargaan               estimasi kebutuhan perekrutan secara akurat, Bank Mandiri
masa kerja yang lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh UU      melakukan prakiraan kebutuhan perekrutan (forecast hiring
Ketenagakerjaan. [GRI 3-3]                                     needs) dengan menganalisis pegawai yang akan pensiun,
                                                               perubahan strategi bisnis dan operasional, serta estimasi
Sebagai wujud komitmen terhadap keberagaman, Bank              perputaran pegawai.




             Perencanaan Tenaga Kerja (Perkiraan Kebutuhan Perekrutan)
             Tahun 2024


     Baseline pegawai pada                                        Perkiraan pegawai masuk:
     tahun 2023:                 38.940 pegawai                   • Selective replacement dengan fokus pada
                                                                    penguatan fungsi-fungsi revenue generator di
                                                                    segmen Wholesale dan Retail, serta penguatan
                                                                    fungsi Digital dan Perlindungan Data, dengan
     Estimasi pegawai keluar tahun 2024:                            estimasi total pegawai baru sebanyak 2.328
                                                                    orang.
     Pensiun:                   Nonpensiun:                       • Estimasi jumlah pegawai pada akhir tahun 2024
     881 pegawai                1.441 pegawai                       (EoY 2024) diproyeksikan mencapai 38.946
                                                                    orang, dengan pertumbuhan sebesar 0,02%
                                                                    YoY.



                               Pegawai Keluar        Pegawai Keluar
            38.940                                                                                 38.946
                                  Pensiun             Non Pensiun        Pegawai Masuk

                                    881                 1.441                2.328
                                   pegawai              pegawai              pegawai




                                                            +0,02%




                2023                                                                                  2024



  218      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Sustainability Report 2024
Page 219
Operasional Kami




Bank Mandiri menjalankan proses talent attraction melalui kolaborasi strategis dengan universitas terpilih dan yang menjadi
sasaran untuk menjaring talenta terbaik yang tidak hanya memenuhi kualifikasi teknis, tetapi juga sejalan dengan nilai dan
budaya perusahaan. Pendekatan ini ditujukan untuk mahasiswa dan lulusan baru yang memiliki potensi unggul, dengan tujuan
mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan di Bank Mandiri.

Saat ini Bank Mandiri menjalin kemitraan dengan universitas ternama, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada,
Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Telkom
University, Universitas Bina Nusantara, serta universitas lainnya yang memenuhi kriteria. Kolaborasi ini dirancang untuk
mendukung kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai dengan visi dan misi Bank Mandiri.

Berikut adalah empat program utama yang menjadi bagian dari proses talent attraction yang dijalankan Bank Mandiri.



              Talent Hunt
              Membangun hubungan yang kuat dan kolaborasi saling menguntungkan dengan universitas-universitas terpilih.
              Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan merekrut kandidat potensial, khususnya mahasiswa tingkat akhir
              atau lulusan baru, yang siap memasuki dunia kerja dan dapat beradaptasi dengan budaya perusahaan.




              Future Me
              Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4 yang telah terpilih melalui proses seleksi, yang
              mencakup kegiatan Inspirational Sharing dan program pendampingan karir. Tujuan utama program ini adalah
              untuk mengakselerasi persiapan karir peserta menuju dunia kerja, khususnya di Bank Mandiri. Selain itu,
              program ini juga mendukung transformasi digital, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat
              citra perusahaan, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan para stakeholder.




              Visit Mandiri
              Bentuk engagement dengan universitas-universitas terpilih serta komunitas-komunitas seperti Ikatan Abang
              None Jakarta, yang bertujuan untuk memperkenalkan Bank Mandiri kepada mahasiswa dan mahasiswi melalui
              kegiatan kunjungan perusahaan. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun awareness tentang perusahaan dan
              mengajak mahasiswa/mahasiswi untuk mempertimbangkan Bank Mandiri sebagai tempat berkarir sejak dini.




              My Digital Academy (Khusus Bidang IT)
              Program bootcamp eksklusif yang dirancang untuk mengembangkan talenta muda di bidang IT. Program ini
              menawarkan pelatihan intensif yang terstruktur, dipadukan dengan pembelajaran langsung dari para ahli di
              bidang digital dan teknologi. Pada periode 2023-2024, program ini berhasil menjaring 542 peserta.




    Talent Pool Baru di Tahun 2024

    Talent Hunt:                      Future Me:                     Visit Mandiri:              My Digital Academy:

    1.234 kandidat                    148 kandidat                   96 kandidat                 423 kandidat




Sustainability Report 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      219
Page 220
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                                  Pegawai Kami




Dalam memenuhi kebutuhan bisnis dan mendukung pengembangan talenta, Bank Mandiri memiliki serangkaian program
rekrutmen yang tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan perekrutan tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan
potensi setiap individu di dalam perusahaan, sebagai berikut.




                             Officer Development Program (ODP)
                             Penerimaan pegawai pimpinan bagi lulusan baru bekerjasama dengan universitas di
                             Indonesia atau yang memiliki pengalaman kerja kurang dari empat tahun. Hingga akhir
                             tahun 2024, sebanyak 827 kandidat telah diterima melalui program ini.

                             Pelaksana
                             Program perekrutan untuk lulusan baru maupun individu dengan pengalaman kerja minimal
                             dua tahun, khusus untuk mengisi posisi clerical. Hingga akhir tahun 2024, program ini telah
                             berhasil merekrut sebanyak 356 kandidat.

                             Calon Pimpinan Daerah Khusus (CPDK)
                             Mendukung putra-putri daerah melalui perekrutan dan pengembangan talenta dari daerah
                             khusus. Pegawai CPDK akan menjalani pembinaan dan pelatihan intensif yang meliputi in-
                             class dan on-the-job training untuk memahami standar operasi dan proses bisnis. Hingga
                             akhir tahun 2024, sebanyak 68 kandidat telah terpilih melalui program ini.

                             Experienced Hire
                             Program perekrutan talenta berpengalaman dengan pengalaman kerja lebih dari tiga tahun
                             dan secara khusus ditujukan untuk memenuhi posisi atau segmen yang membutuhkan.
                             Pada tahun 2024, sebanyak 128 kandidat mengisi posisi melalui program ini.




Untuk mendukung proses rekrutmen dan seleksi calon pegawai, Bank Mandiri memanfaatkan sistem digital dengan
menggunakan platform rekrutmen yang memfasilitasi kandidat dalam mengirimkan lamaran pekerjaan secara digital, yaitu
Talentics. Platform ini berfungsi sebagai Applicant Tracking System (ATS), yang memudahkan kandidat untuk mengirimkan
lamaran secara online dan membantu tim rekrutmen dalam memonitor serta menyaring kandidat yang memenuhi kualifikasi
sesuai dengan posisi yang dibutuhkan. Kerja sama dengan Talentics telah terjalin sejak 2023, mencakup rekrutmen di Kantor
Pusat dan wilayah Region.



Dukungan terhadap Pegawai Difabel

Sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusi, Bank
Mandiri memberikan perhatian khusus terhadap pegawai                   Jumlah Pegawai Difabel berdasarkan Status
difabel, dengan memastikan mereka mendapatkan                                    Kepegawaian (Orang)
kesempatan yang setara dalam proses rekrutmen. Proses
                                                                   Organik                                    15
rekrutmen pegawai difabel dilakukan secara mandiri oleh
masing-masing unit kerja, dengan koordinasi dari Unit              Kriya                                       4
Human Capital dan kerja sama dengan pihak ketiga seperti
                                                                   Tenaga Alih Daya                           72
Forum Human Capital Indonesia. Posisi yang dibuka untuk
pegawai difabel meliputi staf layanan pusat panggilan
                                                                                     Ragam Difabel (Orang)
(contact center), staf back office, dan staf teknologi
informasi.
                                                                   Tuna Rungu                                  4

        Jumlah dan Persentase Pegawai Difabel                      Tuna Daksa                                 18
                Berdasarkan Gender
                                                                   Tuna Netra                                  7
 Laki-laki                         74 orang (81,32%)
                                                                   Tuna Wicara                                 1
 Perempuan                         17 orang (18,68%)
                                                                   Difabel Lainnya                            61




  220        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Sustainability Report 2024
Page 221
Operasional Kami




                        Jumlah
                                                  Dukungan terhadap Difabel
  Jenis Pekerjaan       Pegawai
                                                  Mandiri Contact Center memberikan kesempatan kepada
                        (Orang)
                                                  peserta difabel untuk dapat bergabung dalam Program Kriya
Call Center                  15                   Mandiri. Bank Mandiri menyediakan dukungan infrastruktur           Sebanyak 4
                                                  yang ramah disabilitas, termasuk fasilitas aksesibilitas         peserta difabel
Back Office                  31                   seperti ramp, toilet yang sesuai, serta perangkat teknologi      menjadi bagian
                                                  adaptif untuk memenuhi kebutuhan khusus mereka. Melalui           dari Program
Front Office                 23                   langkah ini, Bank Mandiri memastikan bahwa setiap individu,       Kriya Mandiri
                                                  tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik, dapat           pada tahun
Fields (Lapangan)            20                   meraih peluang yang setara untuk belajar, berkembang, dan             2024
                                                  memberikan kontribusi nyata. Inisiatif ini menjadi wujud nyata
IT                           2                    komitmen Bank Mandiri dalam mendukung keberagaman dan
                                                  kesetaraan di tempat kerja.




Komposisi Keberagaman
Bank Mandiri secara konsisten berupaya meningkatkan komposisi keberagaman di seluruh lingkungan kerja, dengan
memberikan perhatian khusus pada peningkatan representasi gender sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusi dan
kesetaraan. Pada tahun 2024, Bank Mandiri memiliki total pegawai sebanyak 38.874 orang yang terdiri 18.505 pegawai laki-
laki dan 20.369 pegawai perempuan. Selain itu, terdapat total 33.069 pekerja non pegawai pada tahun 2024 yang meliputi
tenaga alih daya pada pekerjaan administrasi, pramubakti, driver, security, sales, collection dan IT Support . Seluruh informasi
mengenai pegawai Bank Mandiri dihimpun dan diolah melalui SAP eHCMS dan SPARK System oleh Divisi Human Capital
Services Group dan HC Engagement & Outsource Management Group . Informasi selengkapnya mengenai keberagaman
komposisi pegawai diuraikan pada bagian Data Kinerja Keberlanjutan di halaman 289. [GRI 2-7, 2-8]


Dukungan terhadap Pegawai Perempuan
Bank Mandiri memastikan kesetaraan kesempatan bagi seluruh pegawainya, tanpa membedakan gender. Pegawai perempuan
mendapatkan akses yang sama dengan pegawai laki-laki dalam mengembangkan keterampilan dan berkontribusi secara
profesional. Pada tahun 2024, jumlah pegawai perempuan mencapai 20.369 orang (52,40%).




      Komposisi Pegawai Perempuan

                        Total pegawai perempuan

                          52,40%

     Pegawai perempuan di seluruh                  Pegawai perempuan di level
     level manajemen (termasuk junior,             manajemen dalam revenue-
     middle, dan top management):                  generating function:

        45,65%                                          50%

     Pegawai perempuan di level junior             Pegawai perempuan di posisi yang
     management:                                   terkait dengan STEM (Science,
                                                   Technology, Engineering, and
        46,82%                                     Mathematics):

     Pegawai perempuan di level top                   45,65%
     management:

        24,52%



Sustainability Report 2024                                                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       221
Page 222
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                              Pegawai Kami




  Srikandi Mandiri
  Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan tempat kerja yang inklusif dan ideal bagi perempuan, Bank Mandiri secara
  konsisten melaksanakan Program Srikandi Mandiri. Program ini bertujuan membangun lingkungan kerja yang penuh rasa
  hormat, inklusif, serta mendukung kesejahteraan dan kontribusi perempuan bagi masyarakat. Untuk mewujudkan hal
  tersebut, Srikandi Mandiri memiliki empat misi utama:
  1. Meningkatkan kesejahteraan holistik bagi pegawai perempuan di Bank Mandiri.
  2. Menciptakan ruang kolaborasi untuk solusi bersama.
  3. Mendorong pengembangan dan kepemimpinan pegawai perempuan.
  4. Memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi perempuan.

  Untuk mewujudkan komitmennya, Srikandi Mandiri menjalankan berbagai inisiatif yang tergabung dalam empat stream
  utama, yaitu:

                                                              Connect Women in Circle Srikandi
                                                              Bank Mandiri membangun ruang diskusi bagi pegawai
                                                              perempuan untuk berbagi aspirasi, mencari solusi bersama,
                                                              bertukar cerita inspiratif, serta berbagi pengalaman. Inisiatif
                                                              ini bertujuan menciptakan komunitas yang mendukung dan
                                                              mendorong pertumbuhan kolektif.

                                                              Lead to The Future
                                                              Melalui berbagai pelatihan pengembangan keterampilan,
  Foster Well-Being
                                                              Srikandi Mandiri berupaya meningkatkan kompetensi
  Srikandi Mandiri berupaya meningkatkan kesejahteraan        pegawai perempuan, khususnya dalam bidang keterampilan
  pegawai perempuan melalui dua inisiatif utama:              digital dan kepemimpinan, guna mempersiapkan mereka
  • Kesejahteraan fisik dan mental, yang mencakup             menghadapi tantangan masa depan.
     promosi gaya hidup sehat serta layanan telekonsultasi
     untuk kesehatan fisik dan mental.
                                                              Give Back to Society
  • Kesejahteraan finansial dan sosial, yang meliputi
     program konsultasi keuangan, seminar pengelolaan         Sebagai bentuk kontribusi sosial, Srikandi Mandiri mendorong
     keuangan, serta Respectful Workplace Program             pegawai perempuan untuk menciptakan dampak sosial dan
     untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan         ekonomi bagi masyarakat sekitar, baik melalui program
     inklusif.                                                pemberdayaan komunitas maupun inisiatif sosial lainnya.




Untuk memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan                Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, tersedia juga sesi
pegawai perempuan, Bank Mandiri memiliki beberapa               konseling yang bekerja sama dengan psikolog profesional.
inisiatif, termasuk kampanye       Kebijakan Respectful         Program ini dirancang untuk mendukung pegawai
Workplace. Kampanye ini bertujuan meningkatkan                  perempuan dalam menghadapi tantangan emosional dan
kesadaran tentang pentingnya menciptakan tempat kerja           mental, memberikan bantuan yang mereka perlukan untuk
yang saling menghormati. Melalui saluran komunikasi             menciptakan keseimbangan kerja yang lebih sehat dan
internal dan media sosial, pesan kampanye disampaikan           produktif.
secara efektif agar dapat menjangkau seluruh pegawai.



Kompensasi yang Kompetitif
Kesejahteraan pegawai merupakan prioritas utama bagi            Bank Mandiri memastikan seluruh pegawai menerima upah
Bank Mandiri. Melalui strategi remunerasi berbasis kinerja      sesuai peraturan perundangan yang berlaku, termasuk
yang adil dan transparan, dengan peningkatan upah               Upah Minimum Regional (UMR) di setiap wilayah operasional
berdasarkan pencapaian individu (merit-based increase).         dan pemberian tambahan tunjangan kemahalan di daerah
penetapan upah mempertimbangkan klasifikasi jabatan,            tertentu. [GRI 3-3, 405-2]
masa kerja, dan prestasi, tanpa risiko diskriminasi gender.




  222      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Sustainability Report 2024
Page 223
Operasional Kami




Standar upah pegawai tingkat pemula (entry level) Bank                           tahun yang sama, sekitar 26,85% dari total tenaga kerja
Mandiri ditetapkan 4,39% lebih tinggi dari UMR tertinggi                         Bank Mandiri mendapatkan promosi, mencakup 10.436
di Indonesia, yang berlaku bagi seluruh lokasi operasional                       pegawai. Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan
dengan rasio standar upah antara pegawai laki-laki dan                           kesejahteraan pegawai melalui kebijakan remunerasi yang
perempuan adalah 1:1. Hal ini menunjukkan bahwa tidak                            adil dan transparan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
ada perbedaan atau kesenjangan dalam pemberian upah
berdasarkan jenis kelamin. Remunerasi kompetitif ini tidak                       Bank Mandiri menggunakan sistem penilaian kinerja yang
hanya bertujuan untuk menarik talenta terbaik, tetapi juga                       dapat memitigasi diskriminasi dengan melakukan penilaian
menjadi strategi utama dalam meningkatkan tingkat retensi                        tidak hanya berdasarkan asesmen dari Atasan Langsung
pegawai. [GRI 3-3, 202-1] [F.20]                                                 (Employee Manager/EM), tetapi juga dari Employee
                                                                                 Manager Manager (EMM), yang dilengkapi dengan penilaian
Setiap tahun, Bank Mandiri mengikuti Annual Salary                               360 derajat (asesmen oleh peers dan subordinates).
Survey untuk Industri Perbankan yang diselenggarakan                             Indikator yang digunakan dalam evaluasi kinerja juga
oleh lembaga independen, Willis Towers Watson. Survei ini                        mencakup aspek-aspek yang erat kaitannya dengan KPI
diikuti oleh seluruh bank yang tergabung dalam Kelompok                          dan Mandirian DNA, di mana dalam deskripsi masing-
Bank Mitra Bisnis Indonesia (KBMI) IV, Himpunan Bank                             masing indikator tidak terdapat diskriminasi berdasarkan
Milik Negara (Himbara), serta mayoritas bank swasta                              gender.
di Indonesia. Selain menjadi acuan untuk kebijakan
remunerasi, survei ini juga dimanfaatkan oleh Bank Mandiri                       Langkah-langkah      mitigasi  telah   dilakukan    untuk
sebagai bagian dari audit kesenjangan upah gender untuk                          memastikan tidak adanya kesenjangan gaji antara laki-laki
memastikan bahwa kebijakan pengupahan diterapkan                                 dan perempuan untuk posisi dengan tanggung jawab dan
secara adil dan bebas dari diskriminasi.                                         peran yang sama. Meskipun tidak ditemukan kesenjangan
                                                                                 upah, kami tetap melakukan evaluasi berkala untuk
Survei gaji tersebut mencakup proyeksi inflasi, data upah                        memastikan kesetaraan ini dipertahankan. Selain itu, kami
minimum terbaru, dan berbagai informasi relevan lainnya,                         terus berupaya meningkatkan keterwakilan perempuan di
yang digunakan sebagai acuan dalam evaluasi struktur gaji.                       posisi manajerial sebagai bagian dari komitmen terhadap
Dalam proses review ini, Bank Mandiri tidak melakukan                            keberagaman dan inklusi.
diskriminasi berdasarkan disabilitas, usia, orientasi seksual,
maupun gender. Matriks struktur gaji di Bank Mandiri                             Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan
didasarkan pada posisi gaji di pasar serta level kinerja, yang                   lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung kesejahteraan
mencerminkan hasil evaluasi kinerja tahunan.                                     pegawai, Bank Mandiri menyediakan berbagai manfaat
                                                                                 non-gaji bagi pegawai tetap maupun kontrak di seluruh
Bank Mandiri berkomitmen untuk memastikan kesetaraan                             wilayah operasional, antara lain: [GRI 401-2]
upah bagi seluruh pegawai tanpa diskriminasi gender. Pada


                                                                                                                        Pegawai         Pegawai
        Jenis Manfaat                                             Nama Program
                                                                                                                         Tetap          Kontrak
 Asuransi Jiwa                       BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Grief Compensation                               Ya            Ya
 Asuransi Kesehatan                  BPJS Kesehatan, Mandiri Inhealth                                                       Ya            Ya
 Tanggungan Kecacatan
                                     BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Mandiri Inhealth                                 Ya            Ya
 dan Ketidakmampuan
 Jaminan Kehilangan
                                     BPJS Ketenagakerjaan                                                                   Ya            Ya
 Pekerjaan

 Tunjangan Perumahan                 Perumahan yang disediakan atau dibayar oleh perusahaan                                 Ya            Ya*

                                     Cuti melahirkan (maternity leave), cuti mendampingi istri
 Cuti                                melahirkan (paternity leave), cuti dan izin, cuti tahunan, dan cuti                    Ya            Ya
                                     blok (5 hari berturut-turut sebagai bagian dari cuti tahunan)
                                     BPJS Ketenagakerjaan, Dana Pensiun Bank Mandiri, Asuransi
 Persiapan Pensiun                   Pensiun Bank Mandiri, pembekalan pensiun, asuransi                                     Ya            Ya*
                                     kesehatan bagi pensiunan Bank Mandiri
 Biaya Training dan                  Training dan Sertifikasi yang diberikan atau dibiayai oleh
                                                                                                                            Ya            Ya
 Sertifikasi**                       perusahaan

* Sesuai isi perjanjian.
** Training dan sertifikasi yang dilakukan pegawai harus bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai sesuai dengan bidang pekerjaannya.




Sustainability Report 2024                                                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        223
Page 224
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




Dalam mendukung kesejahteraan pegawai, khususnya pada masa melahirkan, Bank Mandiri memberikan fasilitas cuti
melahirkan selama 3 bulan bagi pegawai perempuan serta cuti kelahiran selama 5 hari kerja untuk pegawai laki-laki. Ketentuan
ini juga telah sesuai dengan UU kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) yang baru diterbitkan pada tahun 2024. [GRI 3-3, 401-3]


Program Insentif Jangka Panjang
Bank Mandiri terus melanjutkan inisiatif terkait Employee        Sementara itu, Employee Stock Ownership Program
Stock Ownership Program (ESOP) dan Management                    (ESOP) dirancang untuk meningkatkan rasa memiliki (sense
Stock Ownership Program (MSOP) yang telah berjalan               of belonging) di kalangan pegawai, sekaligus mendorong
sejak tahun 2015. Program ini ditujukan kepada seluruh           mereka untuk berkontribusi secara maksimal. Saham
pegawai dan manajemen yang memenuhi kriteria tertentu,           dalam program ini diberikan kepada pegawai yang sesuai
dengan mekanisme pemberian saham (grant) serta periode           dengan kriteria manajemen, termasuk berdasarkan kinerja
penjadwalan hak milik (vesting).                                 individu, klasifikasi talenta (talent classification), dan rekam
                                                                 jejak profesional mereka. Sejak tahun 2015, Bank Mandiri
Untuk Management Stock Ownership Program (MSOP),                 telah mendistribusikan total 96.003.800 lembar saham
saham diberikan dalam bentuk insentif jangka panjang             dengan periode vesting antara tiga hingga lima tahun.
(Long Term Incentive/LTI) yang menyasar Direksi dan
Dewan Komisaris Non-Independen. Program ini bertujuan            Di masa mendatang, Bank Mandiri berkomitmen untuk
untuk mendorong pencapaian kinerja yang lebih baik di            terus menjalankan program kepemilikan saham ini, dengan
masa depan serta memberikan penghargaan atas kontribusi          cakupan yang disesuaikan untuk pegawai dan manajemen.
dalam menjaga dan meningkatkan nilai saham secara
berkelanjutan. Penghargaan LTI dihitung berdasarkan
beberapa indikator utama, seperti Total Shareholder
Return, Return on Equity, dan Non-Performing Loan.



Penilaian Kinerja Rutin dan Proses Umpan Balik
Pada tahun 2024, 100% pegawai telah menyelesaikan tinjauan kinerja, penetapan tujuan, dan evaluasi guna mendukung
pengembangan kinerja serta pencapaian target melalui berbagai mekanisme evaluasi. Proses ini selaras dengan inisiatif
pengembangan karier, memastikan setiap pegawai mendapatkan umpan balik yang berharga untuk mengoptimalkan potensi
mereka secara maksimal. [GRI 404-3]


            Jenis Evaluasi                      Metode                                     Frekuensi
 Kinerja individu                              KPI individu         Dua kali dalam setahun (Tinjauan Tengah Tahun dan
                                                                                   Tinjauan Kinerja Akhir)
 Kinerja berbasis Unit Kerja                  KPI Unit Kerja        Dua kali dalam setahun (Tinjauan Tengah Tahun dan
                                                                                   Tinjauan Akhir Tahun)
 Manajemen berdasarkan tujuan                 Goal Setting           Dua kali dalam setahun (Tinjauan Tengah Tahun dan
 (Management by objectives)                                        Tinjauan Akhir Tahun) serta dialog pengembangan yang
                                                                       dapat dilakukan sepanjang tahun jika diperlukan
 Sistem umpan balik 360 derajat             Survei 360 derajat                      Satu kali dalam setahun

 Umpan balik berkesinambungan           Dialog pengembangan                         Sepanjang tahun kinerja




     Proses penilaian kinerja tahun 2024 telah mencakup
     seluruh pegawai eligible, baik laki-laki maupun
     perempuan, di seluruh jenjang jabatan, sesuai
     ketentuan dan prosedur yang berlaku. Penilaian
     ini dirancang untuk mengevaluasi kinerja secara
     formal dan mendukung pengembangan karier yang
     berkelanjutan. [GRI 404-3]




  224       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Sustainability Report 2024
Page 225
Operasional Kami




Dukungan untuk Pegawai
Bank Mandiri juga menyediakan berbagai bentuk dukungan untuk memastikan kesejahteraan pegawai, baik dalam aspek
personal maupun profesional. Program-program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan
produktif.



Program Well-being




                                                                                                        Financial
        Psychological                                                                                   Well-being
         Well-being



                                                        Mandirian



                                                                                                    Physical & Healthy
          Workplace                                                                                    Well-being
          Well-being



Keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi adalah elemen penting dalam menciptakan pegawai yang produktif dan
bahagia. Melalui fokus pada kesejahteraan (Well-Being) pegawai, Bank Mandiri berupaya menyediakan kondisi yang sehat,
aman, nyaman, dan bahagia bagi seluruh pegawai. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan Employee Value
Proposition (EVP), keterikatan pegawai, nilai tambah, serta kinerja individu dan unit kerja.

Program Employee Well-Being dirancang sebagai inisiatif kesejahteraan menyeluruh yang meliputi berbagai aspek penting
seperti kesehatan mental, lingkungan kerja, finansial, dan kesehatan fisik.



Kesejahteraan Mental
• Layanan konseling psikolog daring
  Untuk mendukung pegawai dalam mengelola kesehatan mental dan manajemen stres, Bank Mandiri menyediakan layanan
  konseling psikolog untuk pegawai. Layanan ini dapat diakses melalui fasilitas kesehatan yang disediakan oleh Bank Mandiri.
  Pegawai dapat membuat janji temu melalui Contact Center 24 jam khusus pegawai, dengan pilihan layanan Psikolog Daring
  yang tersedia dari hari senin sampai dengan Jumat pada jam 08.00-16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) sesuai perjanjian.

• Kegiatan Sosial dan Komunitas
  Untuk mendukung keterlibatan dan kesejahteraan pegawai, khususnya dalam mengelola stres di tempat kerja, Bank Mandiri
  memfasilitasi pembentukan Kelompok Minat Karyawan (Employee Affinity Groups) dan komunitas karyawan yang berperan
  aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan harmonis.

  Saat ini, Bank Mandiri memiliki beragam komunitas yang mencakup 3 kelompok spiritualitas, 7 kelompok seni dan budaya,
  2 kelompok sosial, serta 24 komunitas olahraga yang tersebar di 12 wilayah operasional. Inisiatif ini tidak hanya mempererat
  hubungan antar pegawai, tetapi juga menjadi wadah untuk mengekspresikan minat dan mendukung keseimbangan kerja-
  kehidupan (work-life balance).




Sustainability Report 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      225
Page 226
       Sustainable
        Operation                    Nasabah Kami                                Pegawai Kami




Kesejahteraan Lingkungan Kerja
Dukungan perawatan anak

  Untuk mendukung pegawai yang memiliki
  keluarga, Bank Mandiri menyediakan
  fasilitas ruang laktasi dan daycare
  di Gedung Plaza Mandiri. Fasilitas
  ini menawarkan layanan full daycare
  dengan program pendidikan dini untuk
  mendukung perkembangan anak secara
  fisik, psikologis, dan motorik. Pegawai
  juga dapat memanfaatkan carer’s leave
  untuk merawat keluarga terdekat.




Cuti Parental

  Bank Mandiri mendukung kesejahteraan keluarga dengan menerapkan kebijakan cuti parental berbayar, mencakup
  berbagai kebutuhan pegawai baik dalam momen kelahiran anak maupun situasi pribadi lainnya. Untuk cuti bagi pengasuh
  utama (primary caregiver), Bank Mandiri memberikan cuti melahirkan (maternity leave) selama 3 bulan, dengan ketentuan
  berikut:
  • Diberikan selama 1,5 (satu setengah) bulan sebelum melahirkan (berdasarkan perhitungan dokter kandungan/bidan)
    dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah melahirkan; atau
  • Atas permintaan pegawai yang disetujui oleh suami dan dilengkapi dengan surat keterangan dokter, cuti melahirkan
    dapat diberikan selama 1 (satu) bulan sebelum melahirkan dan 2 (dua) bulan setelah melahirkan.

  Sementara itu, untuk cuti bagi pengasuh pendukung (non-primary caregiver), Bank Mandiri memberikan cuti paternity
  leave bagi suami untuk mendampingi istrinya melahirkan selama 5 hari kerja, melebihi ketentuan Undang-Undang yang
  hanya memberikan 2 hari.

  Selain itu, dalam mendukung kesejahteraan emosional dan fisik pegawai, Bank Mandiri juga memberikan cuti keguguran
  hingga 45 hari bagi pegawai yang mengalami keguguran. Bank Mandiri juga memberikan cuti selama 5 hari kerja bagi
  pegawai yang mendampingi pasangan yang mengalami keguguran, sebagai bentuk dukungan pada masa yang penuh
  tantangan ini.

  Lebih jauh lagi, Bank Mandiri memahami pentingnya fleksibilitas dalam kehidupan pribadi pegawai. Oleh karena itu,
  kebijakan cuti juga mencakup berbagai cuti keluarga atau perawatan di luar parental leave, seperti cuti untuk pernikahan,
  keluarga yang meninggal, upacara keagamaan, serta alasan kesehatan seperti sakit, check-up kesehatan, atau menstruasi
  bagi pegawai perempuan yang mengalami sakit pada hari pertama atau kedua. Selain itu, Bank Mandiri juga memberikan
  kesempatan untuk cuti pribadi, seperti wisuda, dispensasi sesuai persetujuan tertulis, atau dalam situasi darurat seperti
  bencana alam. Untuk meningkatkan kenyamanan pegawai, Bank Mandiri memberikan izin datang atau pulang terlambat
  maksimal 4 jam dalam hari yang sama, dengan akumulasi maksimal tiga kali dalam satu bulan.



Pengaturan Kerja Fleksibel

  Bank Mandiri memberikan fleksibilitas lebih bagi pegawai dengan menyediakan jam kerja yang
  fleksibel dan pengaturan kerja dari rumah (working from home) untuk mendukung kesejahteraan
  pegawai. Perencanaan jam kerja disesuaikan atas persetujuan atasan, dengan mempertimbangkan
  fungsi dan jenis pekerjaan. Pengaturan ini tetap mengutamakan tugas terselesaikan secara efektif,
  memenuhi ketentuan total jam kerja, dan memerhatikan kecukupan jumlah pegawai di unit kerja
  terkait sehingga tidak menimbulkan kebutuhan tambahan tenaga kerja atau meningkatkan beban
  jam kerja pegawai lain. Pegawai yang menjalankan pengaturan ini tetap menerima gaji dan manfaat
  (benefit) yang sama tanpa adanya perubahan.




 226     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Sustainability Report 2024
Page 227
Operasional Kami




Kesejahteraan Finansial
Program Pensiun
Untuk memastikan kesejahteraan pegawai setelah
purnatugas, Bank Mandiri menyediakan berbagai                  Pada tahun 2024, Bank Mandiri telah melaksanakan
program pensiun yang sesuai dengan perjanjian                  pembekalan pascakerja melalui program Pembekalan Pra
kerja. Program ini dikelola melalui Dana Pensiun               Purnabakti, yang mencakup pelatihan tentang Hak dan
Pemberi Kerja (DPPK), mencakup Program                         Kewajiban Pegawai Pensiun, Pola Hidup Sehat di Masa
Pensiun Iuran Pasti dan Program Pensiun Manfaat                Pensiun, Mengelola Dana Pensiun dan Aset Pegawai
Pasti. Selain itu, Bank Mandiri juga peduli terhadap           Purnabakti, Produk Investasi untuk Pegawai Purnabakti,
kesehatan pegawai yang memasuki usia pensiun                   Perencanaan Bisnis UMKM, Memaksimalkan Media
melalui Koperasi Mandiri Health Care, yang                     Sosial, Mandiri Lelang, serta sesi Sharing Komunitas
menawarkan bantuan, manfaat, serta layanan                     Pegawai Purnabakti, termasuk nasabah Bank Mantap
kesehatan dengan iuran keanggotaan sebesar                     dan pensiunan alumni Bank Mandiri. Program ini
2% dari kontribusi pegawai dan 3% dari kontribusi              juga menghadirkan sesi Sharing Bisnis UMKM untuk
Bank Mandiri. [3-3, 201-3]                                     memberikan wawasan dan inspirasi
                                                               tambahan.
Selain itu, Bank Mandiri berkomitmen mendukung
kesejahteraan para pegawai melalui berbagai                    Program ini diikuti oleh 727
program transisi yang dirancang secara khusus                  peserta dan menjadi salah
untuk membantu pegawai yang akan memasuki                      satu wujud komitmen Bank
masa pensiun. Program ini mencakup pelatihan                   Mandiri dalam mempersiapkan
untuk peningkatan keterampilan pegawai untuk                   pegawai untuk masa pensiun
mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun.                    yang produktif dan
[GRI 3-3, 404-2]                                               berkualitas. [GRI 404-2]




Kredit Kesejahteraan Pegawai (KKP)
Bank Mandiri memiliki fasilitas kredit untuk mendukung kesejahteraan finansial pegawai. Program ini menawarkan pinjaman
tanpa agunan dengan suku bunga khusus untuk memenuhi berbagai kebutuhan pegawai.

Fasilitas ini diberikan kepada seluruh pegawai yang memenuhi syarat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, yang meliputi:
• Memiliki tempat tinggal layak sesuai kebutuhan, termasuk renovasi atau pembangunan rumah.
• Mendapatkan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi.
• Memenuhi kebutuhan multiguna, seperti kebutuhan rumah tangga, pendidikan, kondisi darurat, dan keperluan lainnya.


Kesejahteraan Fisik dan Gaya Hidup Sehat
• Pemeriksaan kesehatan secara reguler                             Sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan
  Setiap pegawai menerima pemeriksaan kesehatan                    pegawai, Bank Mandiri menerapkan penyetaraan layanan
  tahunan yang mencakup pemeriksaan fisik menyeluruh,              kesehatan yang memungkinkan pegawai, baik pria
  sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku.                   maupun wanita, untuk menanggung fasilitas kesehatan
                                                                   bagi pasangan mereka, serta untuk pegawai perempuan
• Fasilitas klinik kesehatan                                       yang dapat menanggung fasilitas kesehatan bagi suami
  Bank Mandiri memiliki klinik kesehatan di kantor pusat,          dan anak-anaknya.
  yang dilengkapi dengan peralatan medis dan tenaga
  medis profesional untuk menjaga kesehatan pegawai.               Untuk        meningkatkan       pemahaman        mengenai
• Pusat Kebugaran Mandiri Club di kantor pusat                     kesehatan fisik dan mental, literasi keuangan, serta
  Pegawai dapat memanfaatkan pusat kebugaran (fitness              kesejahteraan lingkungan kerja, Bank Mandiri secara rutin
  center) Mandiri Club yang terletak di kantor pusat sebagai       menyelenggarakan seminar dengan menghadirkan para
  sarana untuk menjaga kebugaran dan kesehatan secara              ahli. Sepanjang tahun 2024, terdapat 889 program edukasi,
  optimal.                                                         termasuk seminar, webinar, dan siniar (podcast), yang
                                                                   diikuti oleh pegawai, baik secara luring maupun daring.




Sustainability Report 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    227
Page 228
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                                 Pegawai Kami




Pelaporan Keluhan Formal
Bank Mandiri telah menetapkan mekanisme formal bagi               akan diterapkan berdasarkan kebijakan yang berlaku.
pegawai untuk menyampaikan keluhan terkait praktik
pengelolaan pegawai dan pelaksanaan hubungan industrial           Seluruh pengaduan diselesaikan dalam waktu 30 hari, baik
di perusahaan. Bank Mandiri menyediakan berbagai                  secara lisan maupun tertulis, sesuai dengan Perjanjian Kerja
saluran pelaporan, memastikan setiap pengaduan diproses           Bersama (PKB). Beberapa sarana pelaporan yang tersedia
sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Jika                adalah sebagai berikut.
terdapat pelanggaran yang terbukti, sanksi yang sesuai

Melalui Kepala Unit Kerja

                                                                                                      Jika
                                                                                                  masih belum
                                            Jika tidak                                           terselesaikan,
                                         terselesaikan,                                         Pegawai dapat
                                         keluhan dapat                                         meminta bantuan
                                        diajukan secara                                        Pengurus Serikat
                                        tertulis kepada                                         Pegawai untuk
                                          atasan lebih                                           mewakili atau


                1                                                        3
                                         tinggi dengan                                           mendampingi
                                        sepengetahuan                                          penyelesaian lebih
                                       atasan langsung.                                            lanjutnya.
                Keluhan
             disampaikan
           secara lisan atau
                                            2                      Jika tahap kedua
                                                                  gagal, penyelesaian
                                                                    diambil alih oleh
                                                                                                     4
            tertulis kepada                                           Group atau
           atasan langsung                                          Region dengan
                 (EM).                                              sepengetahuan
                                                                        HCEOM
                                                                         Group.



    Jika penyelesaian melalui Keluh Kesah Pegawai tidak mencapai kesepakatan, permasalahan dapat diselesaikan
              melalui mekanisme perselisihan hubungan industrial sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2004.


Layanan HC4U

   Bank Mandiri juga menyediakan saluran bagi pegawai untuk melaporkan keluhan atau permasalahan terkait pekerjaan,
   pribadi, atau keluarga. Layanan ini mencakup berbagai sarana pelaporan, seperti Call Center, Email, Walk-in Center, dan
   Chat, yang memungkinkan pegawai menyampaikan keluhan secara mudah dan terjamin kerahasiaannya. Laporan ini akan
   ditindaklanjuti oleh Unit Kerja yang membawahkan fungsi Engagement & Outsource Management.

   Selain itu, Bank Mandiri juga telah menetapkan kebijakan untuk pendampingan dan konseling bagi korban yang mengalami
   tindakan pelanggaran, termasuk pelanggaran HAM, pelecehan, diskriminasi, kekerasan, bullying, maupun kekerasan
   lainnya. Layanan ini meliputi konseling psikologi dan finansial dengan konsultan profesional dari pihak ketiga. Selain itu,
   korban atau pelapor akan mendapatkan pendampingan dari pegawai dengan jabatan lebih tinggi atau psikolog kompeten
   yang disediakan oleh Bank Mandiri, yang bertugas memberikan dukungan moral, melindungi hak-hak mereka, serta
   membantu dalam proses penanganan, perlindungan, dan pemulihan.


Whistle Blowing System

   Bank Mandiri juga memiliki Whistleblowing System yang memungkinkan pegawai (internal) dan pihak ketiga (eksternal)
   untuk melaporkan indikasi pelanggaran. Laporan dapat disampaikan melalui Whistleblowing System - Letter to CEO (WBS-
   LTC) yang dapat diakses melalui website, email, surat PO BOX, serta SMS/WhatsApp. Semua laporan yang diterima
   dikelola oleh pihak ketiga untuk memastikan kerahasiaan identitas pelapor.


  228      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Sustainability Report 2024
Page 229
Operasional Kami




Keterikatan Pegawai
Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif           Selain itu, Bank Mandiri senantiasa memberikan apresiasi
dan produktif, Bank Mandiri secara rutin mengadakan              atas kontribusi pegawai, yang menjadi fondasi penting
Survei Keterlibatan Pegawai pada akhir tahun berjalan            dalam membangun keterikatan yang kuat.
sebagai bagian dari komitmennya dalam mengevaluasi
kesejahteraan pegawai secara konsisten di seluruh tingkat        Survei ini juga berperan penting dalam menciptakan
organisasi. Melalui Employee Engagement Survey (EES),            kepuasan kerja di Bank Mandiri. Indikator dari keberhasilan
Bank Mandiri menilai berbagai aspek yang berkontribusi           ini tercermin dari tingkat perputaran sukarela (voluntary
pada kesejahteraan dan pengalaman kerja pegawai, seperti         turnover) pegawai yang mencapai 2,63% atau sebanyak
keterlibatan, kepuasan kerja, tujuan dan kebahagiaan             1.024 orang pada tahun 2024, menurun sebesar 2%
dalam bekerja, tingkat stres, serta skor loyalitas pegawai       dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar
(Employee Net Promoter Score atau eNPS), yang menilai            2,68% atau sebanyak 1.044 orang. Capaian ini menunjukkan
seberapa besar pegawai merekomendasikan Bank Mandiri             upaya berkelanjutan Bank Mandiri dalam mempertahankan
sebagai tempat bekerja berdasarkan pengalaman mereka.            pegawai serta menjaga retensi yang positif dibandingkan
                                                                 dengan industri sejenis. [GRI 401-1]
Skor keterikatan pegawai Bank Mandiri tahun 2024
mencapai       89,93%,      menunjukkan        peningkatan       Untuk menjaga retensi pegawai, Bank Mandiri
dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat skor                 mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis, seperti
89,65%. Survei tahunan ini diikuti oleh 30.717 atau 80,81%       program pengembangan karier, pemberian kompensasi
dari total pegawai. Peningkatan skor ini mencerminkan hasil      yang kompetitif, penyediaan lingkungan kerja yang inklusif,
dari upaya konsisten Bank Mandiri dalam meningkatkan             dan mendukung keseimbangan antara kehidupan kerja
pengalaman kerja pegawai. Pendekatan yang diterapkan             dan pribadi.
meliputi mendengarkan umpan balik secara aktif,
melakukan tindakan perbaikan yang terukur, serta secara          Data mengenai perputaran (turnover) pegawai Bank Mandiri
transparan menyampaikan progres yang telah dicapai.              pada tahun 2024 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:


     Tingkat Perputaran Sukarela
                                                          Kategori                                2024 (%)
         (Voluntary Turnover)
 Total tingkat perputaran sukarela                                                                   2,63
                                          Laki-laki                                                  1,05
 Gender
                                          Perempuan                                                  1,59
                                          <30                                                        0,82
 Usia                                     30-50                                                      1,64
                                          >50                                                        0,18
                                          Top Management                                             0,01
                                          Middle Management                                          0,05
 Jabatan
                                          Junior Management                                          0,96
                                          Non-Management                                             1,62



           Tingkat Perputaran                             Kategori                                2024 (%)

 Total tingkat perputaran                                                                            6,06
                                          Laki-laki                                                  2,82
 Gender
                                          Perempuan                                                  3,24
                                          <30                                                        1,16
 Usia                                     30-50                                                      3,01
                                          >50                                                        1,89
                                          Top Management                                             0,06
                                          Middle Management                                          0,23
 Jabatan
                                          Junior Management                                          1,90
                                          Non-Management                                             3,86




Sustainability Report 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      229
Page 230
        Sustainable
         Operation                       Nasabah Kami                              Pegawai Kami




Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)                                                     [OJK F.21]




Dalam melengkapi dukungan kesejahteraan bagi pegawai,             Implementasi ini mendapat dukungan penuh dari Building
Bank Mandiri menempatkan kesehatan dan keselamatan                Management sebagai otoritas tertinggi dalam pelaksanaan
kerja sebagai prioritas utama. Komitmen ini diwujudkan            kebijakan K3. Dengan pendekatan yang terstruktur,
dengan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman,             Building Management memastikan standar keselamatan
dan kondusif bagi produktivitas pegawai, nasabah, serta           dan kesehatan kerja diterapkan secara optimal di setiap
seluruh pihak yang terlibat dalam operasional. Melalui            area kerja, termasuk dalam rantai pasok.
berbagai upaya berkesinambungan, Bank Mandiri
bertekad untuk meminimalkan risiko kerja dan mewujudkan           Sebagai salah satu komponen penting dalam implementasi
operasional yang bebas dari insiden.                              K3, Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                                                                  (P2K3) berperan aktif dalam memastikan pelaksanaan
Untuk mendukung tujuan tersebut, sistem K3                        kebijakan K3 dengan melibatkan konsultasi aktif dan
diimplementasikan secara konsisten sesuai dengan standar          partisipasi dari para pekerja maupun perwakilan mereka.
dan regulasi yang berlaku secara nasional, sebagai berikut:       Keanggotaan P2K3 terdiri dari perwakilan pegawai dan
• Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang                        manajemen perusahaan, dengan Sekretaris P2K3 yang
   Keselamatan Kerja                                              merupakan ahli K3 umum. Tim ini bertanggung jawab
• Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor            mengoordinasi pelaksanaan dan pemantauan program
   48 Tahun 2016 tentang Standar Keselamatan dan                  K3 di seluruh unit kerja, yang meliputi menghimpun dan
   Kesehatan Kerja di Perkantoran                                 mengelola data tentang K3, melaporkan setiap triwulan
                                                                  pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga
                                                                  mengadakan edukasi dan kampanye kesehatan.




Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
Dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman,                 Untuk memastikan kesiapan maksimal, Bank Mandiri
dan mendukung produktivitas, Bank Mandiri tidak                      secara rutin memeriksa kelayakan fasilitas penunjang
hanya berfokus pada implementasi sistem K3, tetapi                   seperti alat pertolongan pertama (P3K), alat pemadam
juga mengembangkan langkah-langkah strategis untuk                   api ringan (APAR), sistem hidran, dan sprinkler. Selain
mempersiapkan dan merespon potensi situasi darurat.                  itu, fasilitas lain seperti lift, tangga darurat, dan sistem
Upaya ini didukung oleh penerapan Business Continuity                evakuasi juga dirawat secara berkala untuk menjamin
Management (BCM) yang dirancang untuk memastikan                     penggunaannya dalam keadaan darurat.
kelangsungan bisnis, perlindungan keselamatan, dan
mitigasi dampak dari gangguan atau bencana yang                   2. Manajemen Insiden
mencakup dua pilar utama, yaitu:                                     Ketika insiden terjadi, Bank Mandiri mengadopsi
1. Kesiapsiagaan                                                     langkah-langkah tanggap darurat yang terkoordinasi,
    Bank Mandiri memastikan kesiapan operasional melalui             meliputi:
    langkah-langkah berikut:                                         • Manajemen Krisis (Crisis Management): Mengelola
    • Penilaian Risiko dan Ancaman (Risk & Threat                       koordinasi penanganan bencana dan komunikasi
       Assessment/RTA): Mengidentifikasi dan mengelola                  krisis secara efektif.
       risiko pada lokasi unit kerja untuk meningkatkan              • Respon        Darurat     (Emergency    Response):
       ketahanan terhadap gangguan atau bencana.                        Melaksanakan evakuasi atau isolasi terhadap
    • Analisis Dampak Bisnis (Business Impact Analysis/                 pegawai, nasabah/tamu, dan pihak ketiga sesuai
       BIA): Mengkaji tingkat kritikalitas unit kerja, layanan,         prosedur yang terstandar.
       aplikasi, dan pihak ketiga dalam mendukung                    • Keberlanjutan      Bisnis    (Business  Continuity):
       kelangsungan operasional.                                        Mengaktifkan lokasi alternatif untuk memastikan
    • Strategi Pemulihan: Merancang prosedur pemulihan                  operasional tetap berjalan.
       yang sistematis untuk meminimalkan dampak                     • Pemulihan        Bencana      (Disaster Recovery):
       terhadap operasional.                                            Mengoperasikan sistem alternatif guna menjaga
    • Pengujian dan Latihan: Melakukan simulasi dan                     kelangsungan operasional selama masa gangguan.
       pengujian secara berkala guna memastikan
       efektivitas strategi pemulihan.




  230       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                             Sustainability Report 2024
Page 231
Operasional Kami




   Prosedur ini didukung oleh Standar Prosedur                         (Sumber Daya Manusia), dan Third Party (Pihak Ketiga)
   Operasional (SPO) dan Panduan Teknis Operasional                    atau dikenal dengan BETH3, Bank Mandiri memastikan
   (PTO) yang dirancang sesuai dengan standar dan                      bahwa kesiapsiagaan operasional mencakup seluruh
   regulasi. Melalui penerapan kerangka kerja yang                     lini kerja, mulai dari kantor pusat hingga jaringan kantor
   komprehensif, mencakup aspek Building (Bangunan),                   lainnya.
   Equipment (Peralatan), Technology (Teknologi), Human


Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control
(HIRADC)
Langkah proaktif terus dilakukan untuk memastikan                  kontrol serta strategi mitigasi yang tepat terhadap potensi
keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja melalui              gangguan atau bencana, sekaligus menilai implementasi
identifikasi dan penilaian risiko yang menyeluruh. Bank            kebijakan K3 secara mendalam dan memastikan kepatuhan
Mandiri menerapkan proses HIRADC melalui proses Risk               terhadap standar yang telah ditetapkan. Hasil identifikasi
and Threat Assessment (RTA), di berbagai lokasi, termasuk          risiko yang diidentifikasi beserta langkah mitigasinya dapat
gedung dan unit kerja kantor pusat Plaza Mandiri. Proses           dilihat pada tabel berikut ini.
ini dirancang untuk memastikan pengelola gedung memiliki


  Kategori       Jenis          Tingkat
                                                                                Mitigasi
   Risiko        Risiko          Risiko
 Ancaman      Gempa            Medium to   • Ketahanan struktur gedung ditingkatkan melalui perbaikan plafon retak,
 alam dan     bumi             high          penyusunan kabel di rooftop, dan pemeriksaan kondisi tiang antena.
 akibat       Banjir                       • Peningkatan kapabilitas respon darurat dengan pelatihan, simulasi evakuasi,
 tindakan                                    serta pembaruan kontak Emergency Response Team (ERT) secara berkala.
              Kebakaran        Medium to
 manusia                                   • Prosedur pengelolaan keamanan gedung melalui penataan ulang barang tidak
              (tidak           high
                                             terpakai, pembaruan struktur Floor Warden, dan penunjukan Safety Manager.
              disengaja)
                                           • Pemeliharaan Alat Proteksi Kebakaran mencakup pemeriksaan dan penggantian
              Kegagalan
                                             APAR, pengujian pendeteksi asap, serta perbaikan perangkat keselamatan.
              listrik (black
                                           • Rencana evakuasi darurat melibatkan pemasangan rambu evakuasi yang jelas,
              out)
                                             memastikan jalur steril, dan pengecekan kondisi titik kumpul.
              Kerusuhan                    • Cadangan Suplai Daya dilakukan dengan memantau ruang travo, memperbaiki
              massa                          kebocoran, dan melepas perangkat yang tidak terpakai.
                                           • Kerjasama dengan pihak ketiga terkait untuk proses percepatan pemadaman
                                             api dengan pihak Pemadam Kebakaran dan pengamanan wilayah setempat
                                             saat terjadinya kerusuhan dengan Pihak Kepolisian.
 Disrupsi     Kerusakan        Medium to   • Konfigurasi server telah menerapkan HA (High Availability).
 teknologi    perangkat        high        • Server dengan kategori very critical atau critical ditempatkan di dua lokasi, yaitu
              keras                          DC Plaza Mandiri dan DRC Rempoa, dengan konfigurasi active-active atau
              (hardware)                     active-standby.
              Server                       • Setiap aplikasi yang telah go live harus memiliki sistem cadangan.
              hang                         • Telah dilakukan implementasi pengamanan fisik, pengamanan khusus akses
              (freeze)                       masuk, secure area seperti pemasangan pintu berlapis dan pendampingan
                                             oleh pegawai berwenang.
              Serangan
                                           • Pemantauan secara berkesinambungan, pemasangan CCTV, pemasangan
              siber
                                             perangkat perimeter security, dan penggunaan teknologi otentikasi seperti
                                             digital signature.

Sebagaimana diuraikan dalam tabel, langkah-langkah mitigasi telah disusun untuk menekan tingkat risiko yang ada. Fokus
utama dari upaya ini adalah mengelola seluruh risiko yang sebelumnya berada pada kategori medium to high untuk ditargetkan
menjadi low to medium.

Dalam memperkuat implementasi K3 secara menyeluruh, Bank Mandiri juga menetapkan kriteria K3 dalam persyaratan
pengadaan. Kebijakan ini memastikan bahwa vendor dan mitra kerja mematuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja
yang ketat, sehingga menciptakan sinergi antara pihak internal dan eksternal dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Selain itu, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja K3 melalui penyesuaian kebijakan yang mengikuti
regulasi terkini dan praktik terbaik.



Sustainability Report 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        231
Page 232
        Sustainable
         Operation                     Nasabah Kami                             Pegawai Kami




Untuk mengevaluasi kemajuan dalam mengurangi atau                 pelatihan mencakup pemadaman api, pencarian
mencegah risiko kesehatan dan keselamatan kerja, Bank             dan penyelamatan (search and rescue—SAR), serta
Mandiri secara rutin melakukan program K3 dengan                  pengamanan ancaman teroris atau bom, yang diadakan
berbagai langkah strategis, antara lain:                          minimal setahun sekali.
1. Penyampaian informasi mengenai penanganan                   3. Simulasi evakuasi kebakaran dan bencana lain seperti
   keadaan darurat kepada pegawai, tamu, dan Tim                  gempa bumi terhadap penghuni gedung yang dilakukan
   Tanggap Darurat Gedung melalui paging message                  setiap tahun untuk menguji kesiapan tanggap darurat
   dan pemasangan pemasangan poster evakuasi,                     dan durasi evakuasi, dihadiri oleh Dinas Pemadam
   desktop wallpaper di masing-masing perangkat PC                Kebakaran dan kepolisian setempat.
   pegawai, pemutaran video prosedur di media internal,        4. Memastikan kecepatan respons dan kelancaran arus
   pengarahan keamanan (safety briefing) sebelum acara,           komunikasi dalam menghadapi kondisi darurat dengan
   serta sosialisasi tahunan dengan Dinas Pemadam                 melakukan Uji Coba Call Tree.
   Kebakaran setempat.                                         5. Menguji kesiapan Crisis Management Team dalam
2. Pelatihan Tim Tanggap Darurat Gedung (Floor                    merespons kondisi tanggap darurat dan upaya
   Warden), Emergency Response Team (ERT). Materi                 pemulihan dengan melakukan Tabletop Testing.



Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Selain langkah-langkah strategis dalam mengelola risiko K3,       Plaza Mandiri, Menara Mandiri, Wisma Mandiri, dan
perhatian Bank Mandiri terhadap kesejahteraan pegawai             Graha Mandiri.
juga tercermin dari fasilitas kesehatan yang diberikan,        6. Proteksi jiwa berupa asuransi jiwa bagi Mandirian dan
antara lain:                                                      keluarganya yang terdaftar, bekerja sama dengan
1. Fasilitas kesehatan bagi Mandirian dan keluarganya             Mandiri Inhealth.
    yang terdaftar disediakan melalui program BPJS
    Kesehatan sesuai ketentuan pemerintah.                     Bank Mandiri berkomitmen menciptakan lingkungan kerja
2. Jaminan sosial tenaga kerja dan perlindungan sosial         inklusif dan mendukung kesejahteraan pegawai melalui
    bagi Mandirian diberikan melalui program BPJS              fasilitas kesehatan yang setara, tanpa memandang status
    Ketenagakerjaan.                                           pekerjaan. Semua pegawai, baik tetap maupun kontrak,
3. Fasilitas kesehatan bekerja sama dengan Mandiri             memiliki akses yang sama terhadap fasilitas tersebut.
    Inhealth mencakup rawat inap, rawat jalan, bersalin,       Bank Mandiri juga memastikan pasangan pegawai (istri/
    perawatan gigi, pemeriksaan kesehatan umum,                suami) mendapatkan coverage kesehatan yang setara.
    kacamata, serta jaminan kesehatan khusus bagi              Fasilitas kesehatan disosialisasikan secara rutin dan
    Mandirian dan keluarganya yang terdaftar.                  dapat diakses melalui kanal Mandiri CLICK dalam bentuk
4. Program jaminan kesehatan bagi Mandirian yang telah         booklet dan banner elektronik. Selain itu, Bank Mandiri aktif
    memasuki masa purnabakti.                                  mempromosikan kesehatan melalui berbagai media dan
5. Fasilitas klinik kesehatan tersedia di unit kerja seperti   kegiatan dengan menghadirkan pakar ternama.



Pelatihan K3 2024

                            Pelatihan dan                                             • Latihan Barisan Relawan
                            Sertifikasi Pemadam                                         Kebakaran (Balakar)
                            Kebakaran 1                                                 di Menara Mandiri
                                                                                        Jayapura, Regional XII
                                                                                      • Latihan Barisan Relawan
                                                                                        Kebakaran (Balakar) di
                                                                                        Plaza Mandiri



      Jumlah Peserta                                                     Melibatkan Emergency

                  31
                                                                      Response Team (ERT) di lokasi
                          Pegawai                                           masing-masing




  232      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Sustainability Report 2024
Page 233
Operasional Kami




   Operasional Kami




Komitmen untuk Mengurangi Emisi, Pelepasan,
dan Limbah                   [OJK F.12]


Bank Mandiri berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon      Bank Mandiri juga mengintegrasikan praktik terbaik
dan mencapai target netral karbon dalam operasional pada    dalam efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya
tahun 2030 dengan aspirasi Net Zero Emission (NZE).         dengan menerapkan sistem manajemen lingkungan
Inisiatif ini mencakup penggunaan energi yang efisien dan   yang mencakup seluruh operasional perusahaan. Pada
implementasi energi terbarukan, serta strategi mobilitas    tahun 2024, Bank Mandiri menargetkan penurunan emisi
berkelanjutan di seluruh gedung kantor operasional          karbon operasional sebesar 25% terhadap baseline melalui
perusahaan, guna mendukung transisi operasional yang        penerapan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan
lebih ramah lingkungan.                                     energi terbarukan, dan penerapan praktik manajemen
                                                            lingkungan terbaik. Sebagai bagian dari komitmen
Bank Mandiri sepenuhnya bertekad untuk mengelola            terhadap pengelolaan lingkungan, Bank Mandiri secara
dampak lingkungan secara bertanggung jawab, merujuk         aktif melakukan konsultasi dengan pemangku kepentingan
pada kebijakan lingkungan dalam Standar Prosedur            untuk mengidentifikasi, memahami, dan merespons isu-isu
Operasional Keuangan Berkelanjutan yang disetujui oleh      lingkungan yang relevan, memastikan bahwa pendekatan
Direktur terkait, yang menjadi pedoman utama dalam          kami mencerminkan kebutuhan dan harapan para pihak
operasional kami. Kebijakan ini mencakup langkah-           terkait.
langkah strategis untuk menjaga keseimbangan lingkungan
dan pada saat bersamaan mendukung transisi menuju           Dalam upaya mencapai target netral karbon dalam
operasional yang berkelanjutan. Kebijakan ini juga          operasional pada tahun 2030 sesuai dengan aspirasi
mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk efisiensi          NZE, Bank Mandiri telah mengembangkan strategi jangka
energi, efisiensi penggunaan sumber daya air, pengurangan   menengah dan panjang yang terfokus pada tiga inisiatif
limbah, penggunaan material ramah lingkungan, serta         utama:
memantau kinerja lingkungan.


                                                                                 Inisiatif netral karbon melalui
                                             Pengukuran dan pemantauan
       Green Business Mindset                                                     efisiensi energi dan carbon
                                               emisi karbon operasional
                                                                                             offsetting



Sustainability Report 2024                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    233
Page 234
        Sustainable
         Operation                       Nasabah Kami                                           Pegawai Kami




Green Business Mindset
Keterlibatan aktif seluruh pegawai Bank Mandiri menjadi                   seluruh unit kerja dengan memprioritaskan penggunaan
faktor kunci dalam mewujudkan transformasi operasional                    material ramah lingkungan dan produk yang mendukung
yang ramah lingkungan serta memastikan integrasi prinsip                  pemberdayaan       masyarakat,     seperti    mengurangi
keberlanjutan dalam seluruh proses bisnis. Dengan                         penggunaan plastik/kertas sekali pakai, manajemen limbah,
membangun green business mindset, Bank Mandiri                            serta melibatkan mitra binaan UMKM Bank Mandiri.
bertujuan mengubah pola pikir dan perilaku seluruh
pegawai, mulai dari level operasional hingga manajemen,                   Sepanjang tahun 2024, Bank Mandiri telah menginternalisasi
menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.                           budaya kerja berkelanjutan melalui berbagai inisiatif
                                                                          strategis, antara lain:
Untuk mendukung budaya kerja ramah lingkungan, Bank                       • Mandatory E-Learning Driving Sustainable Change yang
Mandiri mendorong pegawai untuk mengutamakan                                 diikuti oleh 29.084 pegawai Bank Mandiri.
digitalisasi proses kerja melalui optimalisasi infrastruktur,             • Kampanye digital rutin dengan metode menyebarkan
seperti penggunaan Microsoft Teams dalam penyusunan                          pesan keberlanjutan secara konsisten di perangkat
dokumen antar unit kerja serta koordinasi secara hybrid.                     kantor.
Bank Mandiri juga mendorong penyelenggaraan acara di                      • Kampanye yang dilakukan secara langsung dengan
                                                                             keterlibatan dalam berbagai acara seperti Happy Hour.



Pengukuran dan Pemantauan Emisi Karbon
Operasional                 [GRI 3-3, 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5, 305-6, 305-7] [OJK F.11, F.12]


Bank Mandiri melalui ESG Group sebagai unit penanggung                    Pada periode pelaporan, total emisi operasional Bank
jawab pelaporan emisi, memantau emisi karbon operasional                  Mandiri tercatat sebesar 239.594 tCO2e, yang menunjukkan
dengan menghitung emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan                      penurunan 33% atau sebesar 119.159 tCO2e, dari tahun
1 dan 2 sesuai metodologi Greenhouse Gas Protocol                         2019 dan 19% atau sebesar 56.119 tCO2e, dari tahun
(GHG Protocol) serta metodologi nasional yang berlaku.                    2023. Penurunan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan
Cakupan 1 meliputi penggunaan bahan bakar (BBM) pada                      Bank Mandiri dalam mengurangi emisi karbon operasional,
4.857 kendaraan operasional dan genset dari 138 lokasi,                   sejalan dengan aspirasi NZE yang ditetapkan. S   ​eluruh
sementara emisi Cakupan 2 berasal dari konsumsi listrik di                perhitungan emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) Bank Mandiri
1.793 gedung kantor operasional, termasuk penggunaan                      telah melalui proses verifikasi oleh PT Superintending
oleh tenant. Bank Mandiri telah menetapkan tahun 2019                     Company of Indonesia (Sucofindo).
sebagai tahun dasar (baseline) untuk emisi Cakupan 1
dan 2 merepresentasikan aktivitas operasional sebelum
pandemi COVID-19.


  Digital Carbon Tracking

                                        Dalam mendukung pencapaian komitmen NZE, Bank Mandiri menjadi pionir
                                        di Indonesia yang memiliki Digital Carbon Tracking pada tahun 2023. Platform
                                        ini merupakan bentuk adopsi teknologi mitigasi perubahan iklim Bank Mandiri
                                        yang dapat memantau seluruh emisi karbon operasional secara transparan
                                        dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan melalui situs web korporat
                                        (esg.bankmandiri.co.id).

                                        Platform ini memantau jejak karbon
                                        dan emisi yang berhasil dikurangi,
                                        dari kantor pusat hingga kantor
                                        cabang. Pencatatan emisi pada
                                        Digital Carbon Tracking mengikuti
                                        standar Greenhouse Gas Protocol
                                        (GHG      Protocol)   dan     telah
                                        mengadopsi ISO 14064.




  234       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2024
Page 235
Operasional Kami




  Emisi Langsung                                            Emisi Tidak Langsung                                     Total Emisi Operasional

                                                                                                                     Cakupan 1 dan 2 (tCO2e)
    Cakupan 1                                                Cakupan 2
    (tCO2e)                                                  (tCO2e)                                                 Target 2024
                                                                                                                        270.392
    Baseline 2019                                            Baseline 2019
                                                                                                                     2024
      75.640                                                    283.113
                                                                                                                        239.594
    Target 2024                                              Target 2024
       40.174                                                    230.218
                                                                                                                     Intensitas Emisi (Cakupan 1
    2024                                                     2024                                                    dan 2) (tCO2e/pegawai)
       46.741                                                    192.853                                             2023
                                                                                                                        3,9

    Penurunan dari Baseline 2019                                                                                     2024

               33% atau sebesar 119.159 tCO2e                                                                           3,2


Keterangan:
• Faktor emisi yang digunakan dalam perhitungan emisi tahun 2019–2023 untuk Cakupan 1 mengacu pada faktor emisi yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan
   Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2020, sementara faktor emisi untuk Cakupan 2 merujuk pada Kementerian ESDM Bidang Ketenagalistrikan tahun 2019. Pada tahun
   2024 dilakukan penyesuaian dalam penggunaan faktor emisi untuk Cakupan 1 dengan mempertimbangkan jenis bahan bakar dan untuk Cakupan 2 diterapkan Operational
   Margin sesuai rujukan Kementerian ESDM, yang berkontribusi terhadap peningkatan emisi Cakupan 1 serta penurunan emisi Cakupan 2. Penyesuaian ini berdasarkan
   rekomendasi dari lembaga verifikasi, yaitu PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo).
• Emisi Cakupan 1 dihitung mencakup gas karbon dioksida (CO₂) menggunakan pendekatan berbasis aktivitas, berdasarkan data konsumsi bahan bakar (BBM) dari 4.857
   kendaraan operasional dan genset di 138 lokasi, tanpa mengungkapkan gas metana (CH₄) dan dinitrogen oksida (N₂O) karena kontribusinya kurang dari 1%.
• Emisi Cakupan 2 dihitung dengan pendekatan location-based berdasarkan data konsumsi listrik dari PLN sesuai ID pelanggan untuk 1.793 gedung operasional, termasuk
   tenant.
• Intensitas emisi dihitung dengan denominator seluruh pegawai organik, tenaga alih daya (TAD), dan kriya (termasuk penyesuaian perhitungan tahun 2023).
• Perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2 hanya mencakup gas karbon dioksida (CO2) dengan pendekatan konsolidasi kontrol operasional.
• Sesuai Ketentuan Internal, Bank Mandiri belum menghitung Ozone Depleting Substances (ODS), emisi biogenik, Oksida Nitrogen (NOX), Oksida Sulfur (SOX), dan polutan
   lainnya dalam perhitungan emisi karena operasional Bank Mandiri tidak secara signifikan melibatkan penggunaan zat-zat tersebut sehingga tidak relevan dengan aktivitas
   bisnis Bank. [GRI 305-6, 305-7]
• Terdapat peningkatan emisi Cakupan 1 sebesar 16% dari target yang ditetapkan akibat penambahan kendaraan operasional.
• Target emisi Cakupan 2 di tahun 2024 berhasil tercapai dengan 17% melebihi target.
• Pada beberapa periode mendatang Bank Mandiri berencana menambah gedung operasional untuk mendukung pengembangan bisnis, yang diperkirakan akan
   berkontribusi pada peningkatan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Namun, Bank Mandiri tetap berkomitmen untuk mencapai target pengurangan emisi GRK sesuai yang
   disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).




Inisiatif Netral Karbon
Inisiatif netral karbon Bank Mandiri merupakan langkah                                   carbon offset melalui pembelian Verified Carbon Units
strategis untuk mendukung target netral karbon dalam                                     (VCUs) sebesar 3.027 di pasar karbon serta inisiasi proyek
operasional. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif                             aksi mitigasi perubahan iklim melalui kerjasama dengan
pengurangan emisi karbon, termasuk efisiensi energi,                                     tenaga profesional di bidang karbon dan akademisi.
penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta mekanisme


Pengurangan Energi [GRI 302-1, 302-2, 302-3, 302-4, 302-5] [OJK F.6, F.7]
Bank Mandiri berkomitmen untuk mengurangi konsumsi                                       kendaraan listrik baik mobil maupun motor sebagai bagian
energi melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk                                   dari kendaraan operasional. Bank Mandiri juga
meningkatkan efisiensi energi dalam seluruh kegiatan                                     menambah stasiun pengisian daya di berbagai wilayah
operasional perbankan. Sumber konsumsi energi                                            operasional. Selain itu, Bank Mandiri juga berkomitmen
terbesar berasal dari penggunaan listrik untuk kebutuhan                                 untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam
operasional sehari-hari dan bahan bakar minyak (BBM)                                     operasionalnya melalui pemasangan panel surya.
untuk transportasi serta operasional listrik cadangan,
seperti genset. Bank Mandiri menerapkan timer untuk                                      Konsumsi listrik mencapai 239.728.902 kWh, sementara
mematikan lampu ketika jam istirahat dan hari libur. [GRI 3-3]                           penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi
                                                                                         dan genset tercatat sebesar 18.741.519 liter. Secara
Dalam rangka mengurangi ketergantungan pada bahan                                        keseluruhan, total konsumsi energi menunjukkan
bakar fosil, Bank Mandiri terus mendorong penggunaan                                     penurunan sebesar 8,2% dibandingkan tahun 2023.


Sustainability Report 2024                                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 235
Page 236
        Sustainable
         Operation                    Nasabah Kami                            Pegawai Kami




Adopsi Teknologi Mitigasi Perubahan Iklim [GRI 302-1] [GRI 305-5]
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung target          dalam operasional, serta penerapan konsep bangunan
netral karbon, Bank Mandiri telah mengadopsi berbagai        hijau (green building). Dengan seluruh inisiatif ini, Bank
teknologi mitigasi perubahan iklim. Inisiatif ini mencakup   Mandiri berhasil mengurangi emisi GRK sebesar 33% dari
pemasangan panel surya untuk meningkatkan kontribusi         tahun baseline.
energi terbarukan, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid



                                                                                                8 stasiun
                                    404 unit                                                    pengisian daya
                                                                                                kendaraan listrik
                                    kendaraan listrik
                                                                                                (EV charging
                                    dan hybrid
                                                                                                station)




                                    26 unit                                                     870 unit
                                                                                                panel surya
                                    pengisi daya                                                pada 4 gedung
                                    (charging unit)                                             operasional




   Gedung Ramah Lingkungan
   Bank Mandiri menyadari bahwa setiap bangunan              5. Pemasangan panel surya di berbagai gedung,
   memiliki dampak terhadap lingkungan. Oleh karena             seperti Plaza Mandiri, Menara Mandiri Medan,
   itu, Bank Mandiri berkomitmen untuk mendesain dan            Menara Mandiri Palembang, dan Gedung Indjoko
   mengoperasikan bangunan hijau (green building) yang          Surabaya;
   tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung       6. Penerapan sistem daur ulang air dengan reverse
   kesejahteraan penggunanya. Salah satu bukti nyata dari       osmosis, yang memungkinkan hasil olahan air limbah
   komitmen ini adalah Plaza Mandiri, yang pada tahun           digunakan kembali untuk penyiraman tanaman.
   2024 berhasil meraih sertifikasi bangunan hijau tingkat
   Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI).        Pada periode pelaporan, inisiatif keberlanjutan Bank
   Selain itu, Mandiri Digital Tower, yang baru diresmikan   Mandiri berkontribusi pada efisiensi energi sebesar
   pada September 2024, telah berhasil meraih sertifikat     49.370.154 kWh atau sebesar 177.733 GJ dibandingkan
   platinum untuk kategori Design Recognition. Gedung        tahun 2023. Upaya ini mendukung Bank Mandiri dalam
   Mandiri Indjoko Surabaya juga telah menerima sertifikat   mengurangi jejak karbon dan mencapai operasional
   Gold untuk kategori Design Recognition dari GBCI.         yang lebih ramah lingkungan. [GRI 302-4, 305-5]

   Selain itu, Bank Mandiri juga terus menerapkan
   inisiatif keberlanjutan lainnya pada berbagai gedung
   operasional, seperti:
   1. Pemanfaatan         pencahayaan    alami   dengan
        memperbanyak panel kaca;
   2. Penggantian lampu biasa menjadi LED pada
        gedung operasional dan 241 kantor Smart Branch;
   3. Meremajakan AC dan penggunaan teknologi
        inverter pada gedung utama;
   4. Pemasangan kaca dengan overall thermal
        transfer value (OTTV) rendah untuk mengurangi
        penggunaan AC;




  236      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Sustainability Report 2024
Page 237
Operasional Kami




   Reverse Vending Machine
    Dalam upaya mendukung keberlanjutan lingkungan,            Dengan inisiatif ini, Bank Mandiri tidak hanya berperan
    Bank Mandiri berkomitmen untuk menjalankan                 sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai
    program LST melalui berbagai inisiatif yang relevan.       penggerak perubahan menuju keberlanjutan. Program
    Salah satu langkah konkret yang diambil adalah             ini merupakan langkah konkret yang menunjukkan
    menjalin kemitraan strategis dengan Plasticpay untuk       bahwa sinergi antara teknologi, edukasi, dan kesadaran
    menempatkan Reverse Vending Machine (RVM) di               lingkungan dapat menciptakan dampak positif. Melalui
    sejumlah kantor Bank Mandiri. Program ini merupakan        kolaborasi seperti ini, Bank Mandiri terus berkomitmen
    bentuk nyata tanggung jawab Bank Mandiri dalam             untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan
    pengelolaan limbah botol plastik secara lebih baik serta   lestari bagi generasi mendatang.
    kontribusi terhadap pengurangan jejak karbon, sejalan
    dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).                       Berhasil menghindarkan pencemaran
                                                                          lingkungan dengan mengumpulkan
    Kesadaran akan dampak lingkungan dari limbah plastik
    menjadi latar belakang utama inisiatif ini. Indonesia
                                                                          78.811 botol plastik atau
    merupakan salah satu penyumbang sampah plastik                        seberat 1.473,7 kg
    terbesar di dunia, dengan lebih dari 3 juta ton plastik
    yang tidak terkelola dengan baik setiap tahunnya.
    Situasi ini tidak hanya mengancam ekosistem laut dan
                                                                          Program ini juga berhasilkan memberikan
    darat, tetapi juga berkontribusi pada perubahan iklim
                                                                          manfaat ekonomis senilai
    akibat emisi gas rumah kaca dari limbah yang tidak
    terurai. Melihat tantangan ini, Bank Mandiri hadir untuk              Rp4,4 juta*
    menjadi bagian dari solusi dengan mengintegrasikan                    *) setiap botol plastik yang dikumpulkan akan
    inovasi dan keberlanjutan melalui teknologi RVM yang                  mendapatkan 56 Plasticpay Poin. Setiap poin tersebut
    memudahkan pegawai untuk mendaur ulang plastik.                       dapat ditukarkan setara dengan satu Rupiah.

    Sejak bulan Desember 2023, untuk mendukung
    program tersebut telah dilaksanakan pula program                      Pengurangan
    khusus untuk nasabah dan pegawai Bank Mandiri                         emisi sebesar
    yaitu “Bonus Livin’poin untuk setiap botol plastik yang
    dibuang di mesin RVM”. Program ini telah menunjukkan
                                                                          7,8 ton CO2 eq
    hasil yang signifikan hingga 31 Desember 2024, melalui
    penggunaan RVM, Bank Mandiri dan Plasticpay telah
    melibatkan 826 pengguna termasuk nasabah dan                          Penghematan
    mencatatkan 8.435 transaksi. Untuk mendukung                          lahan dari
    program tersebut terdapat program bonus Livin’poin                    penumpukan
    untk setiap botol plastik yang ditukarkan di RVM.                     limbah plastik
    Dari transaksi tersebut, sebanyak 49.150 Livin’poin                   setara
    telah diberikan kepada 1.217 nasabah yang turut
    berpartisipasi mengumpulkan 49.150 botol plastik.                     1.245,2 m2



   Penggunaan Material
   yang Ramah Lingkungan
   [OJK F.5]

   Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutannya, Bank Mandiri telah mengambil langkah signifikan dalam penggunaan
   material ramah lingkungan untuk produk dan layanan yang ditawarkan. Salah satu inisiatifnya adalah pembuatan kartu
   prabayar, debit, dan kredit berbahan dasar daur ulang PVC. Kartu berbahan daur ulang ini merupakan wujud dari upaya
   Bank Mandiri untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasional perbankan.




Sustainability Report 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              237
Page 238
           Sustainable
            Operation                            Nasabah Kami                    Pegawai Kami




Pengelolaan Limbah [GRI 3-3, 306-1, 306-2, 306-3, 306-4, 306-5] [OJK F.13, F.14]
Pengelolaan limbah merupakan tantangan global yang juga         Guna memantau pengelolaan limbah, Bank Mandiri
dihadapi oleh Bank Mandiri, mengingat potensi dampaknya         melakukan pencatatan limbah secara berkala yang
yang signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan               dilakukan oleh Corporate Real Estate Group. Pada periode
masyarakat jika tidak ditangani dengan baik. Dalam              pelaporan, limbah B3 yang diangkut oleh pihak ketiga
operasionalnya, Bank Mandiri menghasilkan berbagai jenis        berizin mencapai 1961 kg, sedangkan limbah domestik
limbah, seperti limbah kertas dari proses administrasi,         mencapai 151.8582 kg.
limbah domestik dari kegiatan kantor, serta limbah
elektronik dari perangkat yang sudah tidak digunakan.           Guna meminimalkan limbah yang berakhir di pembuangan
Untuk menjawab tantangan ini, Bank Mandiri berkomitmen          akhir, Bank Mandiri juga berfokus pada pengelolaan limbah
untuk mengurangi limbah yang dihasilkan dan melakukan           plastik, terutama botol PET. Bank Mandiri telah bekerja
pengelolaan limbah secara efisien sesuai dengan standar         sama dengan pihak ketiga untuk menyediakan reversed
lingkungan yang berlaku. Dengan pendekatan yang                 vending machine (RVM). Melalui mesin ini, masyarakat
bertanggung jawab, Bank Mandiri memastikan setiap jenis         dapat menukarkan botol plastik mereka dan mendapatkan
limbah diidentifikasi, dikelola, dan ditangani secara tepat     poin melalui aplikasi Livin’ App. Poin yang dikumpulkan
guna meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.           dapat digunakan untuk berbagai keperluan sehingga
                                                                memberikan insentif kepada masyarakat agar lebih aktif
Dalam mengelola dampak terkait limbah, Bank Mandiri             dan bertanggung jawab dalam mengelola limbah plastik.
secara aktif mengidentifikasi limbah yang berpotensi
berdampak signifikan, seperti limbah berbahaya (B3),            Pada periode pelaporan, Bank Mandiri telah berhasil
dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat.              melakukan beberapa inisiatif pengelolaan limbah, di
Bank Mandiri bekerja sama dengan pihak ketiga berizin           antaranya:
resmi yang bertanggung jawab untuk mengelola limbah             • Implementasi kebijakan nirkertas (paperless) dan inisiatif
B3 seperti oli bekas, baterai, dan lampu. Kerja sama              digitalisasi melalui Livin’ Super App, Kopra, dan laku
tersebut diselenggarakan demi memastikan bahwa limbah             pandai (branchless banking).
diolah sesuai regulasi yang berlaku dan tidak mencemari         • Limbah plastik yang dialihkan dari tempat pembuangan
lingkungan. Untuk limbah domestik, Bank Mandiri telah             akhir melalui RVM mencapai 1.473,7 kg.
bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki izin resmi
untuk melakukan pemilahan limbah yang dihasilkan dari
kegiatan operasional.




1.    Cakupan: Plaza Mandiri
2.    Cakupan: Menara Mandiri, Sentra Mandiri, Plaza Mandiri




     238       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    Sustainability Report 2024
Page 239
Operasional Kami




Pengelolaan Air [GRI 3-3, 303-1, 303-2, 303-3, 303-4, 303-5] [OJK F.8, F.13, F.14, F.15, F.16]
Bank Mandiri mengelola penggunaan air dengan fokus                           memastikan bahwa efluen yang dihasilkan telah memenuhi
pada pengurangan konsumsi air dan peningkatan daur                           standar lingkungan sebelum dilepaskan ke badan air.
ulang untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.                              Sebagian air yang telah diolah juga digunakan kembali
Penggunaan air bersih dari pihak ketiga, yang dipasok                        untuk penyiraman tanaman. Dengan proses reverse
oleh penyedia eksternal, hanya dilakukan untuk keperluan                     osmosis, air tersebut diolah lebih lanjut menjadi air minum.
tertentu dan secara minimal dengan tujuan mengurangi                         Kualitas efluen diperiksa setiap bulan oleh laboratorium
dampak lingkungan dan menjaga kelestarian sumber                             terakreditasi dan hasilnya dilaporkan kepada instansi
daya air. Bank Mandiri juga memastikan bahwa air yang                        terkait guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan
digunakan tidak berasal dari wilayah yang mengalami                          lingkungan. Pada tahun 2024, Bank Mandiri mencatat
kelangkaan air. Kebijakan ini merupakan bagian dari                          pembuangan limbah cair sebesar 81.4003 m3 dan limbah
komitmen untuk mengelola air secara bertanggung jawab                        cair yang dikelola melalui reverse osmosis sebesar 32.1344
dan sesuai dengan kebijakan lingkungan yang berlaku.                         m3.

Sebagai bagian dari inisiatif berkelanjutan, Bank Mandiri                    Selain itu, Bank Mandiri telah membangun lubang biopori
telah menerapkan sistem daur ulang air di beberapa                           dan sumur resapan di area terbuka hijau untuk menjaga
gedung, seperti Wisma Mandiri, Plaza Mandiri, dan MM                         keseimbangan air tanah dan mencegah pencemaran air.
Wijayakusuma. Air yang diolah melalui sistem ini digunakan                   Upaya ini membantu meningkatkan penyerapan air hujan ke
kembali untuk berbagai kebutuhan, seperti menyiram                           dalam tanah, sekaligus mendukung konservasi air di sekitar
toilet dan pemeliharaan tanaman, yang secara signifikan                      kawasan operasional perusahaan. Di kawasan Mandiri
mengurangi konsumsi air bersih dalam operasional sehari-                     University, Wijayakusuma, Bank Mandiri juga membangun
hari. Guna memantau konsumsi dan memastikan efektivitas                      danau buatan seluas 1,8 hektare yang berfungsi sebagai
penggunaan air, Bank Mandiri mencatat penggunaan                             sarana penampungan air. Danau ini menjadi sumber air
air secara bulanan. Pada tahun 2024, penggunaan air                          utama untuk bangunan di kawasan tersebut setelah air
dari pihak ketiga mencapai 574.3761 m3 dan air daur                          tampungan diolah menjadi air baku. Dengan demikian,
ulang mencapai 88.7882 m3 atau setara 13% dari total                         Bank Mandiri memastikan pasokan air yang berkelanjutan
penggunaan air. Terdapat penurunan penggunaan air daur                       sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber air
ulang pada tahun 2024 akibat kebutuhan penggantian suku                      eksternal.
cadang Reverse Osmosis, yang mengakibatkan penurunan
tingkat utilisasi.                                                           Dengan berbagai inisiatif ini, sepanjang tahun 2024
                                                                             tidak terdapat insiden tumpahan efluen Bank Mandiri ke
Dalam hal pengelolaan dampak air, Bank Mandiri                               lingkungan, serta tidak ada pengaduan terkait masalah
menggunakan sewage treatment plant (STP) untuk                               lingkungan dari masyarakat.




Biaya Pelestarian Lingkungan                                                 [OJK F.4, F.9, F.10]



Pada tahun 2024, total biaya lingkungan hidup Bank Mandiri mencapai Rp54,11 miliar, yang terdiri dari Rp52,51 miliar untuk
kegiatan TJSL yang berfokus pada pelestarian alam dan lingkungan hidup, Rp1,4 miliar untuk instalasi panel surya sebagai
upaya efisiensi energi dan pengurangan jejak karbon dalam operasional perusahaan, serta Rp198 juta untuk program RVM,
sebagai wujud nyata dalam pengelolaan limbah plastik yang mendukung pelestarian lingkungan.

Walaupun operasional Bank Mandiri tidak memberikan dampak langsung terhadap area konservasi atau wilayah dengan
keanekaragaman hayati yang tinggi, Bank Mandiri tetap menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Pada
periode pelaporan, Bank Mandiri melakukan penanaman 100.000 pohon sebagai bagian dari inisiatif konservasi. Selain itu,
kebijakan kredit Bank Mandiri mengintegrasikan aspek keanekaragaman hayati demi memastikan bahwa setiap proyek
yang berpotensi berdampak pada lingkungan mengikuti standar keberlanjutan yang ketat, mendukung konservasi alam, dan
menjaga keseimbangan ekosistem.




1.   Cakupan: Sentra Mandiri, Menara Mandiri, Plaza Mandiri, Wisma Mandiri
2.   Cakupan: Menara Mandiri, Plaza Mandiri, Wisma Mandiri
3.   Cakupan: Plaza Mandiri
4.   Cakupan: Plaza Mandiri




Sustainability Report 2024                                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   239
Page 240
Sustainability
Beyond
Banking
 242 Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
        • Komitmen terhadap Inklusi Keuangan
        • Titik Jangkauan Layanan Keuangan
        • Dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
        • Inovasi Digital untuk Layanan Keuangan
        • Inovasi dalam Saluran Distribusi Tanpa Cabang

 263 Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani
        • Pemberdayaan Masyarakat melalui Program TJSL
        • Program Literasi Keuangan untuk Mendukung Keuangan yang Inklusif
        • Advokasi Kebijakan dan Riset Keberlanjutan




240   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   Laporan Keberlanjutan 2024
Page 241
Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   241
Page 242
     Sustainability Beyond
                                                Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
           Banking




    Akses terhadap Layanan Keuangan
    dan Inklusi Keuangan
Keberagaman masyarakat Indonesia, dengan berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya, menjadi inspirasi bagi
Bank Mandiri untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif. Menyadari kebutuhan yang unik dari setiap segmen
masyarakat, Bank Mandiri berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya mengatasi kesenjangan akses keuangan, khususnya
bagi masyarakat yang belum terlayani dan rentan. Sebagai bagian dari tanggung jawabnya, Bank Mandiri turut mendukung
target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencapai inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024.



Komitmen terhadap Inklusi Keuangan
Bank Mandiri menempatkan inklusi keuangan sebagai                3. Penyandang disabilitas;
salah satu prioritas strategis yang utama. Komitmen ini          4. Buruh yang tidak memiliki dokumen identitas legal;
diwujudkan melalui berbagai produk dan layanan yang              5. Wilayah dengan keterbatasan jaringan keuangan formal
dirancang khusus untuk menjangkau kelompok yang                     akibat kendala geografis, populasi yang menyebar,
kurang terlayani, sehingga mempermudah akses terhadap               maupun rendahnya literasi keuangan;
layanan keuangan dan menciptakan inklusi bagi seluruh            6. Kelompok marjinal dan/atau rentan, seperti perempuan
lapisan masyarakat. Bank Mandiri menetapkan kelompok                dan anak-anak;
sasaran yang menjadi prioritas, yang difokuskan pada             7. Pelaku usaha mikro yang memiliki kesulitan akses
individu dan kelompok yang selama ini kurang terlayani              permodalan atau perbankan.
oleh lembaga keuangan (unbanked dan underbanked),
sebagai berikut:                                                 Untuk memenuhi kebutuhan kelompok sasaran, Bank
1. Masyarakat berpenghasilan rendah atau tidak tetap;            Mandiri menghadirkan solusi keuangan yang inklusif, yang
2. Masyarakat yang mengalami kesulitan akses layanan             meliputi:
    perbankan;


 Nama Produk/                                                 Penjelasan Produk/
                          Kelompok Sasaran                                                   Dampak dan Jangkauan
   Layanan                                                         Layanan
 Pembiayaan        • Masyarakat berpenghasilan rendah     Kredit mikro produktif           • Penyaluran KUR: Rp63,9 triliun.
 Mikro melalui       atau tidak tetap                     dengan bunga rendah untuk        • Penyaluran KUM: Rp26,9 triliun.
 Kredit Usaha      • Masyarakat yang mengalami            mendukung usaha mikro dan
 Rakyat (KUR)        kesulitan akses layanan perbankan    meningkatkan inklusi keuangan.
 dan Kredit        • Wilayah dengan keterbatasan
 Usaha Mikro         jaringan keuangan formal akibat
 (KUM)               kendala geografis, populasi yang
                     menyebar, maupun rendahnya
                     literasi keuangan
                   • Kelompok marjinal dan/atau rentan,
                     seperti perempuan dan anak-anak
                   • Pelaku usaha mikro yang memiliki
                     kesulitan akses permodalan atau
                     perbankan
 Livin’ Merchant   Pelaku usaha mikro yang memiliki       Aplikasi wirausaha yang          Total pengguna aktif mencapai
                   kesulitan akses permodalan atau        dapat membantu UMKM              2,39 juta, di mana 1,47 juta
                   perbankan                              dalam mengelola keuangan         (61,51%) diantaranya berada di
                                                          dan usahanya, mulai dari         wilayah non-urban (meningkat
                                                          pencatatan penjualan, cek stok   sebesar 42,3% dibanding tahun
                                                          produk sampai pencairan uang     sebelumnya).
                                                          penjualan.
 Mandiri Agen      • Wilayah dengan keterbatasan          Layanan perbankan melalui        Total Mandiri Agen mencapai
 (Branchless         jaringan keuangan formal akibat      Mandiri Agen dengan dukungan     110.672 agen, dengan 94.748
 Banking)            kendala geografis, populasi yang     teknologi mobile Agent Banking   (85,76%)   diantaranya  berada
                     menyebar, maupun rendahnya           System, memungkinkan akses       di wilayah non-urban. Selain
                     literasi keuangan                    keuangan di wilayah terpencil.   itu, 61.300 (55,48%)Agen telah
                   • Masyarakat yang mengalami                                             menggunakan Agent Banking
                     kesulitan akses layanan perbankan                                     System.


  242       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 243
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




 Nama Produk/                                                  Penjelasan Produk/
                           Kelompok Sasaran                                                   Dampak dan Jangkauan
   Layanan                                                          Layanan
 PNM Mekaar        Kelompok marjinal dan/atau rentan,      Pembiayaan kelompok tanpa       Menyalurkan pembiayaan sebesar
                   seperti perempuan dan anak-anak         agunan untuk perempuan          Rp3 triliun.
                                                           prasejahtera yang ingin
                                                           mengembangkan usaha kecil.


Bank Mandiri terus berinovasi dengan menghadirkan                 Merchant mendukung pelaku UMKM dalam memperluas
solusi keuangan yang menjangkau kelompok yang kurang              jangkauan dan meningkatkan daya saing usaha mereka
terlayani. Dua inovasi unggulan yang mencerminkan                 melalui digitalisasi proses bisnis dan keuangan. Sementara
komitmen ini adalah Livin’ Merchant dan Agent Banking             itu, Agent Banking System (ABS) hadir untuk menjawab
System (ABS), yang dikembangkan melalui analisis pasar            kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil yang sulit
mendalam serta masukan langsung dari nasabah. Livin’              mengakses layanan keuangan formal.



Pendekatan yang Bertanggung Jawab
Selain menyediakan produk dan layanan yang menjangkau             mengevaluasi kapasitas keuangan nasabah secara akurat,
masyarakat luas, Bank Mandiri juga mengedepankan                  memastikan bahwa cicilan yang ditawarkan tetap sesuai
tanggung jawab dalam memastikan kesejahteraan finansial           dengan kemampuan mereka.
nasabah. Pendekatan bertanggung jawab ini tidak hanya
berlaku untuk seluruh nasabah, tetapi juga dirancang              Di sisi internal, Bank Mandiri secara konsisten meningkatkan
khusus untuk mendukung kelompok sasaran inklusi                   kapasitas sumber daya manusianya melalui pelatihan
keuangan, dengan tujuan mencegah risiko utang berlebih            berkala. Pada tahun 2024, Bank Mandiri menyelenggarakan
(over-indebtedness).                                              pelatihan yang dirancang khusus untuk melatih pegawai
                                                                  dalam mencegah penggunaan teknik penjualan agresif dan
Langkah ini diawali dengan analisis menyeluruh terhadap           perlakuan yang tidak pantas terhadap kelompok sasaran.
profil calon nasabah guna memastikan pemahaman
terhadap produk dan menghindari pinjaman yang                     Pelatihan ini mencakup Pelatihan Pelindungan Finansial
melampaui kemampuan finansial. Hal ini dilakukan dengan           Nasabah, yang telah diikuti oleh 52.000 peserta, serta
menetapkan Risk Acceptance Criteria (RAC) sebagai proses          Pelatihan terkait Pemasaran yang Bertanggung Jawab dan
pre-screening yang mencakup batas usia, pengecekan                Penawaran Produk, yang telah diikuti oleh 1.013 peserta.
melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), status          Program ini bertujuan untuk membekali tim dengan
kolektibilitas pinjaman, dan evaluasi Debt Burden Ratio           pendekatan berbasis empati dalam memberikan layanan,
(DBR) untuk memastikan beban cicilan tidak melebihi 35%           memastikan bahwa pegawai mampu menghormati
dari pendapatan calon debitur. Selain itu, Bank Mandiri juga      kebutuhan dan hak nasabah, serta mendukung layanan
memanfaatkan teknologi Enterprise Data Analytic untuk             keuangan yang inklusif.


Pengawasan dan Mekanisme Pengaduan
Komitmen Bank Mandiri terhadap inklusi keuangan                   1. Sales Generalist Productive (SGP): Tim ini hadir
diwujudkan melalui pengawasan yang terstruktur dan                   sebagai garda terdepan dalam melayani nasabah,
mekanisme pengaduan yang inklusif. Dalam upaya ini, Bank             memberikan solusi langsung untuk setiap keluhan yang
Mandiri menunjuk Direktur Jaringan & Retail Banking untuk            disampaikan.
secara langsung mengawasi dan memastikan tercapainya              2. Unit Mikro: Tersebar di 12 Region di seluruh Indonesia,
tujuan inklusi keuangan. Peran strategis ini tidak hanya             unit ini memastikan proses pengaduan dapat ditangani
menetapkan arah kebijakan, tetapi juga menjamin bahwa                dengan cepat dan efektif, mendekatkan layanan
implementasi program inklusi keuangan berjalan efektif dan           kepada komunitas lokal.
memberikan dampak nyata.                                          3. Mandiri Mitra Agen (MMA): Sebagai perpanjangan
                                                                     layanan pengaduan, MMA berperan penting dalam
Sebagai bagian dari layanan yang berorientasi pada                   menjangkau nasabah di daerah yang sulit diakses,
kebutuhan nasabah, Bank Mandiri memahami pentingnya                  memastikan inklusi keuangan tidak mengenal batas
aksesibilitas dalam menyampaikan keluhan, terutama bagi              geografis.
nasabah di kelompok sasaran inklusi keuangan. Untuk itu,
Bank Mandiri menyediakan tiga mekanisme pengaduan                 Melalui pengawasan terarah dan mekanisme pengaduan
yang mudah diakses, dirancang untuk menjangkau seluruh            yang inklusif ini, Bank Mandiri memperkuat komitmennya
lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di                untuk menghadirkan layanan keuangan yang adil dan
wilayah terpencil:                                                merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.



Laporan Keberlanjutan 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      243
Page 244
     Sustainability Beyond
                                                           Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
           Banking




Titik Jangkauan Layanan Keuangan
Bank Mandiri terus memperluas jaringan layanan melalui cabang, ATM, self-service, dan saluran digital untuk meningkatkan
aksesibilitas dan pengalaman nasabah. Untuk menggambarkan jangkauan layanan perusahaan, berikut disajikan data jumlah
layanan yang tersedia.

                            Jangkauan Layanan Perbankan Bank Mandiri [OJK F.23] [OJK F.28]



                       Rp220 triliun                                                                                                                8,7 juta
     2.200              Dana Ritel                12.892                  198.000            110.672                     32 juta
                                                                                                                                               Kartu Prabayar
Kantor Cabang            Deposit                   ATM                      EDC            Mandiri Agen              Kartu Debit                    Aktif



                                                                        Kredit Plasma
                                                                        Sawit                                                                       3,17 juta

                                                               • 225 koperasi                             Rp63,9        Rp26,9               Rekening Dibuka
      7,2 juta               Rp397,4 triliun                                                               triliun          triliun           melalui Mandiri
                                                               • 90,8 ribu petani
 Rekening Payroll           Nilai Kredit Ritel                                                             KUR              KUM                   Agen
                                                               • Rp11,2 triliun


            Kartu
            Kredit                   Rp4,2                                                                           Rp89,72                          Rp20,65
     Outstanding:
                                     triliun                                                                         triliun                          triliun
    Rp19,3 juta          Penyaluran kredit                               Layanan                           Pengumpulan                           Volume
   Volume Penjualan:       SME melalui                                 Konvensional                       Dana Komunitas                        Transaksi
    Rp66,1 juta            UKM Center                                                                     di Mandiri Agen                      Mandiri Agen




                                Rp4.025 triliun                                                                                                       Rp20,3
                               Nilai Transaksi                        Layanan Digital                                                                 triliun

                                                                                                               241 unit                        Penyaluran
                                                                                                                                              Kredit melalui
        29,0 juta                                                                                          Smart Branch                       Mandiri Pintar
                                 Rp3.878 juta
     Pengguna
                              Volume Transaksi
    Aplikasi Livin’

                                                                                                                        Rp783,1 miliar
                                                                                                                        Penyaluran Pembiayaan ke
                                                                                                                        UMKM melalui Digital Offering
                                                                          461,1 ribu
                               Rp627 juta
                                                                          Jumlah
                            Jumlah Transaksi                              Pengguna

                                                                          503 ribu
                                                                          Volume
                                                                          Transaksi                                  775,9
                                                                                                                     ribu                             77.149
                                                                                                          Tabungan                          Jumlah pengguna
                                                                          Rp158,5 miliar
                                                                                                       Simpanan Pelajar                       Mandiri Value
                            Rp219 miliar                                  Nilai                                                                  Chain
                                                                                                           (SimPel)
                       Buy Now Pay Later                                  Transaksi
     Pay Later
                                                                                                                                            117.586
                                                           Reksa                Rp1,4
                                                           Dana &               triliun                                                 Pengguna Aktif
                                                           Obligasi     Nilai Transaksi
                                                                                                                                        Rp22.703 triliun
                                 219,7 ribu
               Forex                                                                                                                  Nilai Transaksi Kopra
               Transaction       Volume
                                 Transaksi
                                                                      Rp2,28 triliun
                                                                                                                                              2,39 juta
                                                                      Account Receivable                                              Jumlah Pengguna Livin’
                                                                      Financing                                                             Merchant
                                962 juta
                 Top Up &                                        Rp1,77 triliun                                                                147 juta
                                Jumlah                                                                     Merchant
                 Payment        Transaksi                        Distributor Financing
                                                                                                                                          Jumlah Frekuensi
                                                                                                                                             Transaksi




  244          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 245
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




Produk-Produk Tabungan dengan Biaya Administrasi Rendah
dan Tanpa Biaya [FN-CB-240a.3]
Bank Mandiri menawarkan berbagai produk simpanan yang dirancang untuk memperluas akses layanan keuangan kepada
seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani. Nasabah dapat membuka rekening
melalui kantor cabang, Mandiri Agen, atau secara daring melalui aplikasi Livin’ dan situs join.bankmandiri.co.id. Produk-
produk ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan, memberdayakan nasabah untuk
mengelola keuangan dengan lebih baik, dan mendorong budaya menabung sebagai langkah penting dalam perencanaan
keuangan yang sehat.




       Tabungan Mitra Usaha                              Rp       Tabungan TKI                                          TKI
       (TabunganMU)


       Rekening simpanan dalam mata uang rupiah bagi              Tabungan dalam mata uang rupiah bagi Tenaga
       perorangan yang melayani kebutuhan transaksi               Kerja Indonesia (TKI) atau Calon TKI/Pekerja Migran
       perbankan dengan biaya terjangkau.                         Indonesia (PMI) dan keluarganya, dengan syarat dan
                                                                  ketentuan yang ditetapkan oleh Bank.




       Tabungan NOW                                               Tabungan Branchless
                                                                  Banking
                                                         Rp




       Produk simpanan dalam mata uang rupiah bagi                Rekening simpanan perseorangan dalam mata uang
       perseorangan yang menawarkan kemudahan dan                 rupiah yang memanfaatkan sarana teknologi dan
       kenyamanan mulai dari pembukaan rekening di                informasi dari agen branchless banking (Mandiri Agen)
       mana saja dan kapan saja melalui aplikasi Livin’           yang bekerjasama dengan Bank Mandiri sehingga
       by Mandiri atau melalui join.bankmandiri.co.id             seluruh masyarakat dapat menjangkau layanan
       sampai dengan transaksi online maupun offline              perbankan dengan mudah (keuangan inklusif).
       menggunakan beragam fitur dan channel dari Bank
       Mandiri.




       Tabunganku                                   Rp            Tabungan Simpanan                                Rp



                                                                  Pelajar (SimPel)


       Tabunganku diperuntukkan bagi perseorangan                 Mandiri Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) adalah
       dengan persyaratan mudah dan ringan yang                   jenis produk Mandiri Tabungan yang diperuntukan
       diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di               untuk siswa PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/
       Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung                 MA atau sederajat guna mengajarkan anak – anak di
       serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.               Indonesia dapat belajar menabung sejak dini.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     245
Page 246
     Sustainability Beyond
                                                    Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
           Banking




Dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM)

       Pembiayaan UMKM Bank Mandiri                               Sebagai bagian dari strategi inklusi keuangan, Bank
                                                                  Mandiri memberikan perhatian khusus pada pembiayaan
                                                                  mikro, yang tidak hanya mendukung pelaku usaha kecil,
                                                                  tetapi juga menjangkau rumah tangga berpenghasilan
                     +6,3%
                                                                  rendah dan kelompok rentan lainnya yang membutuhkan
                                                                  akses pembiayaan. Tanggung jawab terhadap komitmen
                                                                  pembiayaan mikro di Bank Mandiri berada dalam struktur
                                                                  tata kelola, khususnya di bawah Direktur Jaringan & Retail
                                                                  Banking yang mengawasi pembiayaan mikro & konsumer,
                                                                  UMKM, dan bidang terkait lainnya.

                                                                  Untuk mendukung keberlanjutan inisiatif ini, Bank Mandiri
                                        134                       menetapkan target kuantitatif pembiayaan mikro yang
                                                                  menjadi bagian dari Key Performance Indicators (KPI)
                                                                  Direksi, yaitu penyaluran Kredit Usaha Mikro (KUM) sebesar
               126                                                Rp20,6 triliun pada tahun 2024. Target ini memiliki jangka
                                                                  waktu spesifik tahunan, karena menjadi bagian dari penilaian
                                                                  tahunan Direksi yang dilaporkan melalui mekanisme Rapat
                                                                  Umum Pemegang Saham (RUPS). Selain itu, Direksi juga
                                                                  secara berkala melaporkan progres pencapaian target
                                                                  melalui analyst meeting yang diadakan setiap triwulan
               2023                     2024                      dan secara transparan dilaporkan kepada publik. Pada
        (Dalam triliun Rupiah)   (Dalam triliun Rupiah)
                                                                  tahun 2024, Bank Mandiri berhasil melampaui target ini
                                                                  dengan realisasi penyaluran KUM sebesar Rp26,9 triliun,
                                                                  mencerminkan komitmen kuat terhadap pengembangan
                                                                  pembiayaan mikro yang berkelanjutan.
Bank Mandiri mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil,
                                                                  Melalui keterlibatannya dalam pembiayaan mikro, Bank
dan Menengah (UMKM), yang memiliki peran strategis
                                                                  Mandiri berkomitmen untuk membangun ekosistem inklusi
dalam memperkuat perekonomian nasional, menciptakan
                                                                  keuangan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan
lapangan kerja, dan mendorong pembangunan komunitas
                                                                  menawarkan pembiayaan mikro secara langsung dan
lokal. Pada tahun 2024, Bank Mandiri telah menyalurkan
                                                                  menjalin kemitraan dengan institusi keuangan lain. Bank
pembiayaan sebesar 10,20% dari total portofolio kreditnya
                                                                  Mandiri juga berkolaborasi dengan masyarakat, LSM,
ke sektor UMKM, mencakup segmen mikro dan UKM.
                                                                  dan otoritas pemerintah untuk meningkatkan jangkauan
Dari sisi nominal, total pembiayaan UMKM di tahun 2024
                                                                  dan dampak inisiatifnya, memastikan keselarasan dengan
tumbuh 6,3% dibandingkan tahun 2023.
                                                                  tujuan yang lebih luas yaitu pemberdayaan ekonomi dan
                                                                  inklusi.
Dari sisi kualitas kredit, Bank Mandiri berhasil
mempertahankan rasio Non-Performing Loan (NPL) segmen
UKM pada level 0,92% pada tahun 2024. Sementara itu,
rasio NPL untuk segmen mikro tercatat sebesar 1,41%.




  246      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 247
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




Keterlibatan Langsung dalam Pembiayaan Mikro
Pembiayaan mikro secara langsung oleh Bank Mandiri difokuskan melalui program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)
dan Kredit Usaha Mikro (KUM).


   Kredit Usaha Rakyat (KUR)                                      Kredit Usaha Mikro (KUM)
   KUR merupakan pembiayaan modal kerja dan/atau                  KUM merupakan kredit bagi pengusaha mikro yang
   investasi kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah              membutuhkan pembiayaan untuk kegiatan usaha
   (UMKM) yang memiliki usaha produktif dan layak (feasible)      produktif, baik dalam bentuk investasi maupun modal
   tetapi belum memenuhi persyaratan perbankan (belum             kerja. KUM menawarkan suku bunga kompetitif,
   bankable). Program ini bertujuan meningkatkan akses            angsuran tetap, serta proses pengajuan yang cepat
   pembiayaan bagi UMKM, memperkuat permodalan, dan               dan mudah. Penyaluran KUM mendukung UMKM untuk
   mendorong pertumbuhan ekonomi serta penyerapan                 meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar,
   tenaga kerja. Bank Mandiri, sebagai bank wholesale,            dan meningkatkan daya saing yang pada akhirnya
   mengembangkan strategi penyaluran KUR berbasis                 berkontribusi terhadap perekonomian lokal. Pada 2024,
   ekosistem dengan menggandeng perusahaan debitur                Bank Mandiri telah menyalurkan KUM sebesar Rp26,9
   wholesale untuk merekomendasikan mitra kelolaannya             triliun kepada 351.066 debitur.
   sebagai penerima KUR. Sejak 2008 hingga 2024, Bank
   Mandiri telah menyalurkan KUR kepada 3,02 juta debitur
   dengan total Rp63,9 triliun.


                                                   Kinerja Pembiayaan Mikro



        Rp     63% dari portofolio sosial Bank Mandiri                Total Portofolio Mikro berdasarkan Gender
               disalurkan ke segmen Mikro (KUR & KUM).


                 Penyaluran Pembiayaan Mikro


             KUM
             KUR
                                               Rp26,9
                                                                    44,77%                   Debitur
                                                                                                               55,23%
                              Rp20,5
                                                triliun            Rp40.824 miliar          Portofolio         Rp49.970 miliar
             Rp15,4            triliun                              555.814 debitur          Jumlah            685.145 debitur
              triliun
                                                                           94,50%      Kolektibilitas Lancar   95,65%
                                                                              1,64%            NPL             1,22%

                                                                     Bank Mandiri mendukung pemberdayaan perempuan,
                                                                      yang kini menjadi segmen terbesar dalam portofolio
             Rp62,1           Rp62,3           Rp63,9
                                                                   debitur mikro. Selain mendominasi secara jumlah, kualitas
              triliun          triliun          triliun
                                                                    kredit debitur perempuan yang lebih baik mencerminkan
                                                                         peran signifikan perempuan dalam mendorong
                                                                                  pertumbuhan ekonomi mikro.

               2022            2023             2024
                                                                          Penyaluran KUR berdasarkan Sektor

     Penyaluran Pembiayaan Mikro berdasarkan Geografi

  Debitur dari wilayah non-
  urban: 981.685 debitur
   (79,0%) dengan total
     Rp118,27 triliun
                                           Debitur dari wilayah   Rp11,07 triliun Rp14,91 triliun Rp616 miliar
                                         urban: 260.784 debitur   Sektor                Sektor                    Sektor
                                          (21,0%) dengan total    Pertanian             Perdagangan               Perikanan
                                             Rp23,60 triliun




Laporan Keberlanjutan 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             247
Page 248
     Sustainability Beyond
                                                Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
           Banking



Ekosistem Pembiayaan Mikro
Untuk mendukung tercapainya komitmen dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, Bank Mandiri membangun
ekosistem pembayaran mikro yang terintegrasi. Melalui kolaborasi strategis dengan komunitas dan entitas lainnya, ekosistem
ini dirancang untuk menghubungkan layanan keuangan mikro secara holistik.




                                               Ekosistem Perdagangan


    Bank Mandiri telah menjalin kemitraan strategis melalui penempatan Point of Service (PoS) di 29 Distribution Center
    (DC) sejak Oktober 2023. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjangkau penyaluran pembiayaan bagi para retailer dan
    merchant yang kurang terlayani oleh layanan keuangan formal sebelumnya, termasuk memanfaatkan fasilitas KUM
    Digital untuk menjawab tantangan aksesibilitas, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.




                                                                                        Tenaga Penjualan
                                                                                        Khusus


                                                            PoS Tipe B
                                                    (Berlokasi di dalam DC)

                                             Unit fisik non-cabang untuk transaksi
                                                 kecil, layanan sederhana, dan
                                                      dukungan tim keliling.




                                                                                                Retailers
         Distribution Center

                                                            PoS Tipe C                   Mandiri Agen
                                                   (Berlokasi ≤15 km dari DC)

                                              Kemitraan pihak ketiga dengan kanal
                                               digital untuk transaksi, onboarding,
                                                      dan akuisisi komunitas.




                                                                      Jumlah Penyaluran melalui KUM Talangan
        Jumlah Penyaluran melalui KUR dan KUM
                                                                              Pembelian (KUM Digital)


    Jumlah Debitur:
                                 219.004                           Jumlah Debitur:
                                                                                                            966
                                               Anggota                                                      Anggota

    Jumlah
                                   Rp24,7                          Limit Utilisasi:
                                                                                             Rp157,8
                                                  Triliun                                                      Miliar




  248      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 249
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                              Persebaran Ekosistem Perdagangan
     Region          Jumlah POS                                                     Distribution Center (DC)
     Region 1                3                                                      Batam, Pekanbaru, Medan​
     Region 2                3                                                    Jambi, Lampung, Palembang​
     Region 3                3                                                   Cikokol, Tangerang, Kemayoran​
     Region 4                2                                                              Bekasi, Cipinang​
     Region 5                2                                                               Bogor, Depok​
     Region 6                3                                                   Sukabumi, Bandung, Karawang​
     Region 7                4                                              Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto​
     Region 8                2                                                              Malang, Surabaya​
     Region 9                3                                                Samarinda, Pontianak, Banjarmasin​
    Region 10                4                                                Makassar, Manado, Kendari, Ambon​

Bank Mandiri juga menghadirkan pembiayaan mikro melalui                          bergantung dengan hasil panen yang bersifat musiman. Hal
ekosistem petani sebagai solusi untuk menjangkau para                            ini membuat petani membutuhkan akses pembiayaan yang
petani yang berada di wilayah pedesaan dengan geografis                          dapat mendukung keberlanjutan usaha mereka sekaligus
yang sulit dijangkau. Petani sering menghadapi kesulitan                         mengurangi kerentanan finansial.
ekonomi akibat penghasilan yang tidak teratur karena



                                                            Ekosistem Petani Tebu

    Kolaborasi Bank Mandiri dan offtaker untuk mendukung ekosistem pembiayaan mikro petani tebu, mulai dari
    pemberian rekomendasi bagi petani hingga penyelesaian pelunasan fasilitas kredit.


                      3. Bank Mandiri bekerjasama                                                                 7a. Offtaker melakukan
                         dengan agen/toko tani                                                                        pembayaran              7
                                                                                                                      kewajiban petani dari
                                 3                                                                                    hasil panen ke Bank
                                                                                                                      Mandiri

                                                         Agen/Toko Tani
                                          5b. Order, payment &
                                                                                                                        7
                                              supply sarana
                                              produksi pertanian                                             7b. Pembayaran tebu
                                              (Saprotan)            5
                                                                                                                 dari perusahaan
                                                                                                                 offtaker ke pengepul/
                                                                                                                 koperasi setelah
                                 5a. Bank Mandiri
                                                                                                                 dipotong kewajiban
                                     melakukan
                                     penyaluran kredit                          1b. Pendaftaran
                                     ke petani yang                                 keanggotaan                 6. Pengepul
                                     direkomendasikan                                                              koperasi menjual
                                                                                                                   hasil panen
                                          5                                             1


                                                                   Petani                     Pengepul/Koperasi                          Offtaker

                                                                                                              1a. Pengepul/Koperasi
                                                                                                                  bermitra dengan
                                                   2b. Perjanjian kerjasama                                       offtaker

                                                               2                                                            1

                                         2a. Bank Mandiri bekerjasama dengan offtaker dalam rangka pembiayaan petani mitra offtaker
                                     2
                                                  4. Offtaker merekomendasikan petani dan pengepul/koperasi mitranya ke Bank Mandiri
                                              4



                        Jumlah Petani Aktif:                                                         Jumlah Penyaluran:

                        211 petani                                                                   Rp12,8 miliar

Laporan Keberlanjutan 2024                                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                249
Page 250
  Sustainability Beyond
                                                           Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
        Banking




                                                            Ekosistem Petani Padi

 Skema kerjasama penyaluran pembiayaan kepada petani padi dilakukan melalui kemitraan dengan offtaker.


                          1                                           2                                         3
                     Menyerahkan                             Menjual GKP kepada                    Memotong hasil penjualan
                     hasil panen                             perusahaan offtaker                   sejumlah kewajiban kredit
                     gabah kering                            dengan harga sesuai                   petani debitur dan diserahkan
                     panen (GKP)                             kesepakatan di                        kepada Bank Mandiri
                     ke Kelompok                             perjanjian kerja sama
                     Tani/Gabungan                           (PKS)
                     Kelompok Tani
                                                                   Berdasarkan                       Berdasarkan
                                                                      PKS                               PKS
                                    Kelompok Tani/
                                      Gabungan
       Petani                       Kelompok Tani                                    Offtaker


                         5                                            4

         Menyerahkan hasil penjualan panen         Menyerahkan hasil penjualan panen
         kepada petani setelah dipotong            yang sudah dipotong kewajiban
         kewajiban kreditnya                       kredit Kelompok Tani



                              Jumlah Petani Aktif:                                                         Jumlah Penyaluran:

                              10.312 petani                                                                Rp781,7 miliar


                                                       Ekosistem Petani Jagung

 Skema penyaluran KUR petani jagung di Sumbawa yang melibatkan kerja sama Bank dengan offtaker, trader, dan
 Agen Saprotan, di mana pembayaran dilakukan bertahap melalui mekanisme escrow, yaitu disimpan oleh pihak
 ketiga independen hingga pelunasan KUR petani.
                                  PKS dengan trader
                              2

                         PKS dengan
                         Agen Saprotan
                     3
                                                                                                    5b. Pendampingan dan
                                             Agen Saprotan                                              pemantauan melalui
                                                                                                        Sahabat Tani
                                                                                                5
                                   5a. Transaksi                                           5
                                       Saprotan        5



                                   KUR                                    Menjual hasil               Menjual hasil

                                     4                                         6                            6


                                                   Petani                                 Trader                               Offtaker

                                                           Pemotongan hasil panen                         Pembelian hasil panen
                                                   8                                                  7
                                                             PKS dengan offtaker
                                                       1



                              Jumlah Petani Aktif:                                                         Jumlah Penyaluran:

                              2.574 petani                                                                 Rp133,8 miliar

250    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 251
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                       Ekosistem Pembiayaan kepada petani Kelapa Sawit

    Skema pembiayaan Bank Mandiri untuk petani kelapa sawit melibatkan sinergi antara petani, Kelompok Tani,
    pengepul, dan pabrik kelapa sawit, dengan mekanisme pembayaran yang terintegrasi hingga pemenuhan kewajiban
    kredit petani.

                                                                        Kelompok Tani memotong hasil penjualan
                             Petani menyerahkan hasil                   sejumlah kewajiban kredit petani debitur dan
                             panen berupa Tandan Buah                   diserahkan kepada Bank Mandiri
                             Segar (TBS) kepada Kelompok
                                                                                             6
                             Tani
                                         2

                                         5
                              Kelompok Tani                                         Berdasarkan PKS
                              menyerahkan hasil jual                                        1
                              panen ke petani setelah
                              dipotong kewajiban
          Petani              kreditnya                   Kelompok Tani

                                   4                                                               4    4b. Pabrik kelapa sawit
                                                                                                            melakukan pembayaran
       4a. Pabrik kelapa sawit                                                                              pembelian panen TBS
           melakukan pembayaran                                                                             kepada petani melalui
           pembelian panen TBS                                                                              Kelompok Tani
           kepada petani melalui
           Kelompok Tani



                                                 Kelompok Tani       Pabrik kelapa sawit
                                                   menjual TBS       membeli TBS dari
                                               kepada pengepul       Kelompok Tani
                                                                 3


                              Pengepul                                                Pabrik Kelapa Sawit



                                   Jumlah Petani Aktif:                                                Jumlah Penyaluran:

                                   59.115 petani                                                       Rp7,8 Triliun




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       251
Page 252
     Sustainability Beyond
                                                  Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
           Banking




            Ekosistem Skema Eksisting Pembiayaan kepada Petani Kelapa Sawit - Skema Replanting

    Skema pembiayaan replanting Bank Mandiri mendukung petani kelapa sawit melalui kemitraan dengan koperasi dan
    perusahaan offtaker untuk memperbarui kebun serta memastikan pemenuhan kewajiban kredit secara berkelanjutan.

                                                        5
                                                             5a. Pencairan kredit
                              5
                      5b. Pemindahan dana

                                                                                           3. Pembangunan
                           1. Keanggotaan                     2. Usulan pola                  kebun
                              koperasi                           kemitraan

                                  1                                 2

                                                                    4

                                                            4. BAST kebun
            Petani                           Koperasi          yang telah                  Offtaker
                                                               dibangun sesuai
                                                               pola kemitraan

                                                                  7. Masuk TM - 1
                              8
                                                                     penjualan TBS
                     8c. Pembayaran margin                  7

                                                              8
                                                                    8a. Pembayaran hasil
                                                                        penjualan TBS

                                                                                     8
                                                                         8b. Pembayaran angsuran




                              Jumlah Petani Aktif:                                                    Jumlah Penyaluran:

                              103 petani                                                              Rp9,18 miliar


Pembiayaan Mikro melalui Kemitraan Institusional
Selain memberikan pembiayaan secara langsung, Bank Mandiri memperkuat solusi pembiayaan mikro melalui kemitraan
dengan institusi. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang dapat menghubungkan langsung pemberi
pinjaman dengan peminjam tanpa melalui perantara tradisional seperti bank.



Kemitraan dengan Teknologi Finansial (Fintech)
Bank Mandiri menjalin kemitraan strategis dengan platform               Salah satu implementasinya adalah kolaborasi dengan
Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending untuk memperluas                     platform Batumbu, yang memiliki fokus pada penyediaan
akses pembiayaan mikro melalui skema tidak langsung                     pembiayaan bagi UMKM di Indonesia. Melalui Batumbu,
(loan channeling) dan rujukan (referral), yang terintegrasi             UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah,
dalam ekosistem bisnis mitra fintech.                                   mendukung pertumbuhan bisnis, serta memperluas
                                                                        ekosistem digital bagi sektor usaha kecil dan menengah.




  252      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 253
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




Kemitraan untuk Pemberdayaan Perempuan
Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam                  renteng, program ini mendorong anggota kelompok
mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui                 untuk saling mendukung dalam pelunasan pinjaman,
kemitraan strategis bersama PT Permodalan Nasional               membangun solidaritas komunitas yang erat, sekaligus
Madani (PNM). Kolaborasi ini mendukung program unggulan          meningkatkan disiplin dan rasa tanggung jawab kolektif di
PNM, Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), yang           antara para pesertanya. Hingga tahun 2024, Bank Mandiri
dirancang untuk memberdayakan perempuan prasejahtera             telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp3 triliun kepada
pelaku usaha ultra mikro. Dengan pendekatan tanggung             PNM Mekaar.



Inovasi Digital untuk Layanan Keuangan
Roadmap Perbankan Digital
Dalam melakukan transformasi digital selama tahun 2024,             dapat menjawab berbagai kebutuhan nasabah. Hal ini
Bank Mandiri telah menerapkan digital banking roadmap               dilakukan oleh Bank Mandiri dengan terus melakukan
yang terus disempurnakan sesuai kebutuhan nasabah.                  pengembangan pada Livin’, Kopra, dan Smart Branch.
Terdapat lima bagian utama dalam roadmap tersebut,               4. Digital Ecosystem Expansion, Bank Mandiri terus
yaitu:                                                              meningkatkan kolaborasi dengan pihak ketiga atau
1. Leveling Up Digital Readiness, sebagai dasar dalam               mitra strategis dalam pengembangan ekosistem
    melakukan transformasi digital, Bank Mandiri fokus              digitalnya, serta memperluas akses ke ekosistem
    meningkatkan keandalan fundamental IT System,                   digital bagi para nasabah. Sehingga, nasabah dapat
    seperti core banking improvement, business process              mengakses langsung produk dan layanan Bank Mandiri
    re-engineering,     penyediaan    high   performance            di channel lainnya.
    infrastructure, dan sebagainya.                              5. Data-Driven Decision Making Process, Bank Mandiri
2. Developing Digital Native Products, Bank Mandiri                 terus mengoptimalkan pemanfaatan data untuk
    mengembangkan produk layanan digital native melalui             mendorong pertumbuhan bisnis. Hal ini dilakukan
    berbagai inovasi dengan nasabah sebagai fokus.                  oleh Bank Mandiri antara lain dengan pemanfaatan
    Pengembangan produk-produk yang bersifat digital                teknologi big data, cloud, analytics tools, serta data
    native dilakukan agar Bank Mandiri dapat menyajikan             management guna meningkatkan kualitas informasi
    layanan perbankan digital secara end to end.                    dalam pengambilan keputusan bisnis. Pendekatan ini
3. Modernizing Distribution Channels, Bank Mandiri                  dilakukan Bank Mandiri sehingga dapat mendukung
    melakukan modernisasi channel digital guna                      pertumbuhan bisnis lebih akurat dan berkelanjutan
    meningkatkan customer experience baik itu dari sisi             serta menghasilkan sustainable revenue sources.
    User Interface (UI) dan User Experience (UX) maupun



Inovasi dalam Saluran Distribusi Seluler/Online yang Menargetkan
Demografi Kurang Terlayani




    Bank Mandiri menghadirkan Livin’ Merchant, sebuah aplikasi kasir inovatif yang dirancang untuk mendukung pelaku
    UMKM dalam mengelola operasional bisnis mereka secara efisien. Aplikasi ini memungkinkan pencatatan penjualan,
    pemeriksaan stok produk, hingga pencairan hasil penjualan dalam satu platform yang mudah digunakan. Dengan fitur
    yang intuitif dan terintegrasi, Livin’ Merchant memberikan solusi menyeluruh bagi UMKM, bahkan di wilayah yang sulit
    dijangkau.

    Jaringan Livin’ Merchant tersebar luas di seluruh Indonesia, mencakup area dengan beragam karakteristik,
    memungkinkan akses layanan yang inklusif dan merata untuk masyarakat dengan keterbatasan akses geografis
    maupun mereka yang sebelumnya belum terjangkau oleh layanan keuangan dan perbankan. Inovasi ini menunjukkan
    komitmen Bank Mandiri dalam memanfaatkan saluran distribusi seluler/online untuk menjangkau segmen demografis
    yang kurang terlayani, sekaligus mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM di seluruh pelosok negeri.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      253
Page 254
  Sustainability Beyond
                                                            Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
        Banking




                        Sekitar 1,47 juta (61,51%) dari total 2,39 juta pengguna Livin’                      Nilai Transaksi
                       Merchant berada di wilayah non-urban, seperti Rengel, Petarukan,
                       Duri, Pamanukan, Tarutung, Ujung Batu, Pangkalan Balai, Muara                                               2,2 X
                        Tembesi, Pulau Punjung, Karo, Muara Teweh, Pangkalan Bun,
                                    Rengat, serta berbagai wilayah lainnya.                                              1,8 X
                          Meningkat 42,3% dibandingkan tahun sebelumnya                                       1,2 X
                                                                                                        X
   169 ribu
                                                                                                 Q1 2024     Q2 2024    Q3 2024    Q4 2024
                                                157 ribu
   132 ribu                                                             192 ribu
                                144 ribu


                                                                                                            Volume Transaksi

                                                                                                                                   2,8 X
                                              187 ribu
                                                                                                                         2,0 X
                                                                                                              1,3 X
                                                                                                        X
                                  156 ribu
                                                                                   40 ribu
                                           181 ribu        109 ribu                              Q1 2024     Q2 2024    Q3 2024    Q4 2024



Livin’ Merchant dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan untuk mendukung kebutuhan UMKM sekaligus mempermudah
pelaku bisnis mikro dalam bertransformasi ke era digital.


   Livin’ Merchant Features




      Halaman Utama                 Katalog Produk                      Kasir                Transaksi                   Pesanan




      Manfaat Utama yang Ditawarkan
                                                                       Manfaat Tambahan untuk Pedagang UMKM
        kepada Pedagang UMKM


              Proses pendaftaran dan aktivasi
              dalam 15 menit


              Penyelesaian transaksi 3 kali
              per hari


              0% biaya transaksi pedagang
              (merchant discount rate/MDR)

                                                                Solusi Sektoral           Penerimaan                   Pemesanan
              Sistem point-of-sales yang                          Makanan &              Pembayaran                   Distributor dan
                                                               Minuman dan Kios          dengan Kartu                  Pembiayaan
              modern dan lengkap                                                                                        Pedagang




254      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 255
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                      Livin’ by Mandiri hadir sebagai aplikasi perbankan digital yang memperluas akses keuangan,
                      menjangkau masyarakat luas, termasuk segmen yang sebelumnya kurang terlayani. Dengan
                      memanfaatkan teknologi digital, aplikasi ini mengatasi hambatan geografis dan keterbatasan
                      infrastruktur perbankan. Fitur-fitur seperti QR transfer, top-up e-money, keterhubungan dengan
                      e-wallet, tabungan rencana, dan deposito berjangka memungkinkan pengguna mengelola
                      keuangan dengan mudah, langsung dari ponsel tanpa harus ke kantor cabang.

                      Mengusung pendekatan inklusif dan ramah pengguna, Livin’ by Mandiri menghadirkan pengalaman
                      perbankan modern yang mendukung kenyamanan dan aksesibilitas. Inovasi ini mencerminkan
                      komitmen Bank Mandiri dalam mewujudkan inklusi keuangan yang lebih luas dan merata.



      Fitur-Fitur Unggulan Livin’ by Mandiri antara lain:

     Tinggal Selfie, Tabungan   Kemudahan pembukaan rekening tabungan tanpa perlu datang ke kantor cabang,
     Jadi                       semua dilakukan dalam hitungan menit langsung dari aplikasi Livin’ by Mandiri.

     Satu Akun Untuk Semua      Cek semua produk tabungan, pinjaman, kartu kredit Bank Mandiri hingga e-wallet
     (Tabungan, Pinjaman,       favorit langsung dari dashboard Livin’ by Mandiri.
     Kartu Kredit, & E-Wallet
     Favorit)

     Quick Pick Transaksi       Pengguna dapat mengatur fitur pilihan, yang paling sering diakses, menjadi tampil
     Favorit                    ke halaman muka.

     Cek Saldo & Top Up         Fitur ini memungkinkan bagi nasabah untuk mengatur dan menghubungkan seluruh
     Otomatis E-Wallet          akun e-wallet yang dimiliki. Selain itu, pengguna dapat mengatur frekuensi dan
                                nominal top up yang dapat dilakukan secara otomatis sesuai dengan kebutuhan.

     Tarik dan Setor Tunai      Livin’ by Mandiri memberikan kemudahan berupa tarik dan setor tunai tanpa kartu.
     Tanpa Kartu                Solusi bagi nasabah yang tidak memiliki kartu debit.

     Goal Saving & Deposito     Atur dan tentukan sendiri besar nominal Mandiri Tabungan Rencana dan Mandiri
                                Deposito untuk kehidupan yang lebih baik ke depannya.

     Smart Reminder,            Denda keterlambatan bisa dihindari dengan smart reminder. Selain itu, nasabah
     E-Statement & E-Billing    pengguna Livin’ by Mandiri bisa melakukan pengecekan riwayat transaksi terdahulu
                                hingga 15 bulan ke belakang. Untuk Mandiri Kartu Kredit, di Livin’ by Mandiri juga
                                tersedia laporan bulanan transaksi nasabah.

     Open Ecosystem             Livin’ by Mandiri dikembangkan dengan konsep open ecosystem. Bank Mandiri
                                menghadirkan layanan digital yang biasa dipergunakan oleh nasabah dalam
                                kesehariannya.

     Buka Rekening di Luar      Warga negara Indonesia yang berada di luar negeri dapat merasakan kemudahan
     Negeri                     menggunakan Livin’ by Mandiri menggunakan nomor setempat, termasuk
                                pembukaan rekening rupiah. Saat ini Livin’ by Mandiri sudah dapat digunakan di 121
                                negara di dunia.

     Branch reservation         Layanan reservasi di cabang tanpa antri

     Personal Loan              Nasabah terpilih dapat melakukan pengajuan serta top up pinjaman personal loan
                                langsung dari aplikasi

     Credit card                Nasabah dapat langsung melakukan pengajuan kartu kredit, cicilan transaksi dengan
                                tenor sampai dengan 36 bulan, termasuk pinjaman tunai dari limit kartu kredit yang
                                tersedia.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     255
Page 256
  Sustainability Beyond
                                              Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
        Banking




                 Pengguna Aktif (Ribu)                                 Pinjaman Digital melalui
                                                                           Livin’ (Rp Miliar)
                                 +12,85%
                                                                                 +11,8%
                                                  14.874                                             14,8

                     13.180                                        13,2

         9.658




         2022             2023               2024                      2023                    2024




              Nilai Transaksi (Rp Triliun)                               Volume Transaksi (Juta)

                                  +23,4%
                                                                                            +37,8%


                                                  4.025                                                     3.878


                      3.261
                                                                               2.815

      2.435
                                                               1.939




         2022             2023               2024                 2022             2023               2024




         Rata-Rata Pembukaan Rekening                          Total Pendapatan Berbasis Biaya Livin’
       Baru Harian melalui Livin’ (dalam ‘000                               (Rp Miliar)
        pembukaan rekening per hari kerja)
                                                                                           +20,70%
                         +3,2%
                                           17,2                                                             2.624

          16,7                                                                 2.174



                                                                 1.736




                                                                  2022             2023               2024
              2023                   2024




256     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 257
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                                              Volume Transaksi (Juta)
   Quick Response
   Code Indonesian                                            2024: 627
   Standard (QRIS)
                                                              2023: 210
   Bayar/Terima
   Transfer                                                     198%
                                                                  QR Multiple SoF: (Saving Account, CC, Paylater)




   Memperluas ekosistem Bank                                                        Volume Top Up dan Payment
   Mandiri melalui kerja sama                                                       (juta)

   dengan top digital players                                                       2024: 962
                                                                                    2023: 760

                                                                                      26,58%


   Memudahkan nasabah dalam                                                         Pencairan konversi cicilan kartu
   mengonversi cicilan dan                                                          kredit melalui Livin’ (Rp triliun)
   pengajuan Power Cash melalui                                                     2024: 7,9
   Livin’
                                                                                    2023: 6,4
   Nilai Power Cash
                                                                                      24%
   2024: Rp7,9 triliun                    69%                                           konversi cicilan kartu kredit
                                                                                        melalui Livin’
   2023: Rp6,4 triliun




   Livin’ Paylater                                                                  Penyaluran Paylater
                                                                                    (Rp miliar)

   Livin’ Paylater merupakan fasilitas pinjaman yang
   diberikan oleh Bank Mandiri untuk pembayaran                                     Q1 2024: 76
   transaksi QR di seluruh merchant dengan konsep                                   Q2 2024: 105
   beli sekarang dan bayar nanti dalam 1, 3, 6, 9 atau
   12 bulan. Nasabah dapat melakukan pengajuan                                      Q3 2024: 147
   Livin’ Paylater secara online melalui Livin’ by Mandiri.
                                                                                    Q4 2024: 219

                                                                                    Q3 ke Q4:        49%




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           257
Page 258
   Sustainability Beyond
                                                    Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
         Banking




 Mandiri Value Chain

                               Platform digital yang mendukung ekosistem pembiayaan usaha dengan menghubungkan
                               pemasok, distributor, dan principal untuk meningkatkan akses layanan keuangan.

                               Dalam segmen UKM, Bank Mandiri menyediakan pembiayaan kepada value chain turunan
                               nasabah wholesale dengan kemudahan pengajuan berdasarkan kriteria penerimaan risiko
                               (RAC). Proses pembiayaan dilakukan secara digital melalui Mandiri Financial Supply Chain
                               untuk utang dagang dan piutang dagang. Pada tahun 2024, Bank Mandiri menyalurkan
                               Account Receivable Financing sebesar Rp2,28 triliun dan Distributor Financing sebesar
                               Rp1,77 triliun.

                               Dalam segmen Mikro, Bank Mandiri menawarkan platform Mandiri Value Chain untuk
                               pemesanan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg dengan tujuan memudahkan pangkalan
                               LPG dalam administrasi pemesanan. Pada tahun 2024, 74.498 pangkalan LPG dari
                               2.651agen LPG menggunakan platform ini. Selain itu, terdapat fasilitas Kredit Usaha
                               Mikro Talangan (KUM Talangan) dengan proses pengajuan secara digital. KUM Talangan
                               telah disalurkan kepada 448 pangkalan LPG dengan total kredit Rp36,54 miliar.




                                Account                                            Account
                                Payable                                           Receivable
        VENDOR/                                                                                            BUYER/
        SUPPLIER                                          PRINCIPAL                                     DISTRIBUTOR

         Supplier                                                                                         Distributor
        Financing                                                                                         Financing




                                                             BANK

                                                                                                        Flow of Goods
                                  Mandiri Supply Chain
                                     Management                                                         Flow of Money




Pasar Digital UMKM Indonesia (PaDi UMKM)

Melalui PaDi UMKM, platform perdagangan
UMKM yang terintegrasi dengan BUMN, Bank
Mandiri menghadirkan fasilitas invoice financing
untuk mendukung vendor UMKM BUMN. Vendor
dapat dengan mudah mengakses fasilitas ini
melalui aplikasi atau situs web PaDi UMKM
yang terhubung langsung dengan halaman
arahan (landing page) Bank Mandiri. Pembiayaan
ditawarkan untuk jangka waktu pendek hingga
tiga bulan, dengan limit mencapai Rp200 juta.
Hingga tahun 2024, total penyaluran kredit melalui
PaDi UMKM telah mencapai Rp3,7 miliar kepada
64 debitur.




258      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 259
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




  Mandiri Pintar

  Mandiri Pintar merupakan langkah strategis Bank Mandiri
  dalam menghadirkan solusi digital yang memperluas akses
  pembiayaan bagi UMKM di seluruh Indonesia. Dengan
  menyederhanakan proses pengajuan kredit mikro produktif
  melalui platform, Mandiri Pintar secara khusus menargetkan
  segmen masyarakat yang sebelumnya menghadapi tantangan
  dalam mengakses layanan keuangan konvensional.

  Melalui teknologi yang terintegrasi dengan Direktorat Jenderal
  Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Sistem
  Informasi Kredit Program (SIKP), platform ini memungkinkan tenaga pemasar mikro untuk memproses pengajuan
  kredit hanya dalam waktu 15 menit, langsung melalui ponsel tanpa perlu mengunjungi kantor cabang. Pendekatan
  ini tidak hanya mempercepat proses tetapi juga mengurangi hambatan geografis yang sering menjadi kendala bagi
  UMKM di wilayah terpencil.

  Pada tahun 2024, keberhasilan menyalurkan kredit sebesar Rp20,3 triliun kepada 235.937 debitur menunjukkan peran
  Mandiri Pintar dalam mendukung pertumbuhan bisnis UMKM. Pengawasan aktivitas tenaga pemasar melalui Sahabat
  Pintar memberikan data yang mendalam untuk menyusun strategi pembiayaan dan pengelolaan risiko kredit yang lebih
  baik.




  Digital Offering untuk UMKM


     1A                      2A


                                                   3                      4                      5




      Top-Down Leads         Offering Top Down

     1B                      2B




                                                       Landing Page           Underwriting            Disburse

          Bottom Up          Offering Bottom Up




  Bank Mandiri menghadirkan penawaran khusus bagi               Pengajuan beserta data dan dokumen akan otomatis
  nasabah UMKM terpilih untuk memperluas jangkauan              masuk ke sistem Leads Monitoring untuk didistribusikan
  layanan keuangan, sekaligus memperkenalkan dan                kepada Relationship Manager (RM). RM akan
  membiasakan masyarakat dengan ekosistem digital.              menghubungi nasabah dalam tiga hari kerja, melakukan
  Bank Mandiri akan mengirimkan penawaran digital               analisis kredit berdasarkan kunjungan, dan melanjutkan
  berupa tautan Landing Page kepada nasabah UMKM                proses underwriting menggunakan sistem LOS IPS atau
  terpilih melalui WhatsApp Business, Livin’, dan Kopra.        New LOS SME. Sepanjang tahun 2024, Bank Mandiri
  Nasabah dapat mengakses tautan tersebut untuk                 berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp783,1
  mengajukan pembiayaan, memilih produk, menentukan             miliar kepada pelaku UKM melalui implementasi digital
  batas fasilitas dan tenor, serta melengkapi data yang         offering ini.
  diperlukan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   259
Page 260
  Sustainability Beyond
                                           Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan
        Banking




New Simple (Portfolio Monitoring System & Lead Action)




Bank Mandiri memiliki sistem underwriting baru untuk mempercepat proses kredit UMKM dengan fitur-fitur berikut:


  1   Leads & Pipeline         Pemantauan dan tindak lanjut pengajuan kredit yang sedang dan akan diproses
      Monitoring               oleh Relationship Manager (RM) setiap bulan, baik digital maupun konvensional.



  2   Portfolio                Dashboard untuk memantau portofolio kredit yang dikelola di tingkat regional/
      Monitoring               area guna memastikan kualitas kredit yang baik.



  3   Obligo                   Pemantauan penggunaan fasilitas kredit untuk debitur dengan fasilitas
      Monitoring               transaksional serta pelaksanaan proyek yang dibiayai Bank.


  4   Early Warning            Fitur yang memberi peringatan otomatis jika ada indikasi pemburukan kondisi
      System (EWS)             debitur, beserta rekomendasi tindakan untuk mencegah penurunan kualitas
                               kredit.


  5   Restructuring            Dashboard berisi data debitur restrukturisasi dan follow-up pemantauan oleh
      Monitoring               RM.



  6   Special Rate
                               Fitur pengajuan suku bunga khusus secara digital (tanpa kertas).
      Automation



  7   Loan Installments        Pemantauan kewajiban angsuran debitur yang harus dibayar tiap
      Monitoring               bulan.                                                                   New




260    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 261
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




Inovasi dalam Saluran Distribusi Tanpa Cabang

Mandiri Agen

   Bank Mandiri memperluas jangkauan melalui Mandiri Agen untuk menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang
   kurang terlayani, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses layanan keuangan formal. Mandiri Agen bertindak
   sebagai perpanjangan tangan Bank Mandiri, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati layanan
   seperti pembukaan rekening, transfer dana, dan pembayaran tagihan tanpa harus mengunjungi kantor cabang.
   Untuk mendukung pencapaian inklusi keuangan yang lebih luas, Mandiri Agen tidak hanya menyediakan layanan
   dasar perbankan, tetapi juga berperan aktif dalam menjalankan berbagai program pemerintah dan inisiatif lain yang
   memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


     Fungsi​                                                       Jenis Layanan

       Menjalankan Program Pemerintah melalui OJK
                        bernama

                                                                    Perbankan​           Pembayaran ​
        untuk memperluas akses layanan keuangan                     (tarik tunai,        (pembelian pulsa, top up
        dan memberikan edukasi keuangan kepada                      setor tunai,         e-wallet, token listrik, BPJS,
                      masyarakat.                                   transfer)​           angsuran, dan lainnya)​



     Referral Produk Mandiri​                                       Program Pemerintah​

                                                                           Penyaluran Bantuan Pemerintah:



     Pembukaan          Referral Kredit   Layanan
     Rekening           Mikro Produktif   Perusahaan               Program Keluarga      Program Bantuan Program
     Tabungan ​         (KUM/KUR)​        Anak​                    Harapan               Sembako         Kartu Tani​


   Mandiri Agen juga memberikan manfaat langsung bagi para agen melalui pemberian komisi untuk setiap transaksi yang
   dilakukan, sehingga menjadi sumber penghasilan tambahan. Mandiri Agen tidak hanya memperkuat inklusi keuangan,
   tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal dengan mendukung sektor pertanian, telekomunikasi, dan UMKM. Inisiatif
   ini menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan layanan keuangan, menciptakan dampak positif yang
   berkelanjutan di seluruh Indonesia.

   Pencapaian Mandiri Agen




                                          110.672                       89.409 (82,16%)
                                                                        Mandiri Agen merupakan
                                          Mandiri Agen                  UMKM



     88,01 juta                           Rp20,65 triliun                       3,17     juta
     Jumlah frekuensi transaksi           Volume dana nasabah Mandiri           Jumlah akun Bank Mandiri berhasil
                                          Agen                                  dibuka melalui Mandiri Agen


     Rp89,72 triliun                      65,76 ribu                            Rp6,98          triliun
     Volume transaksi                     Jumlah rekening referal kredit        Referal kredit mikro produktif
                                          mikro produktif




Laporan Keberlanjutan 2024                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         261
Page 262
  Sustainability Beyond
        Banking                              Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




Sebaran Demografi Mandiri Agen                              Sebaran Ekosistem Mandiri Agen


  94.748 (85,76%)                                                   13,49%                 6,94%
                                                              Telekomunikasi               Lainnya
  Mandiri Agen berada di wilayah
  non-urban

                                                               1,88%
                                                              Perkebunan


                                                                                                       75,36%
                                                                                                       Barang
                                                               1,55%
                                          15.733                                                       Konsumsi
                                                                   Minyak
                                        (14,24%)                  dan Gas
                                       Mandiri Agen
                                   berada di wilayah                           0,79%
                                              urban                            Kesehatan


Digitalisasi Mandiri Agen melalui aplikasi Mandiri Agen (Agent Banking System/ABS) menjadi langkah strategis dalam
mendorong inovasi pada saluran distribusi berbasis mobile dan online. Aplikasi ini memungkinkan Mandiri Agen
meningkatkan efisiensi dalam melayani masyarakat sekaligus memperluas jangkauan inklusi keuangan. Hingga tahun
2024, terdapat 61.300 pengguna ABS atau 55,48% dari total Mandiri Agen. Dibandingkan sebelumnya, ketika layanan
hanya mengandalkan perangkat EDC Mini ATM, aplikasi ini menawarkan fitur yang lebih lengkap dan unggul, seperti:




                                              Fitur Utama

                               Setor/Tarik/Transfer Mandiri & Bank Lain

                                      Pembayaran Biller & Angsuran

                                     Referal Kredit & Buka Tabungan

                                        Talangan Transaksi Agen

       EDC Mini                       Pencatatan Komisi Real-time                    Aplikasi Agent Banking
         ATM                                                                              System (ABS)




262    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 263
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




    Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok
    Kurang Terlayani
Kami memahami bahwa mendukung kelompok kurang terlayani membutuhkan pendekatan yang lebih luas dari hanya akses ke
layanan keuangan. Oleh karena itu, Bank Mandiri menghadirkan berbagai inisiatif nonfinansial yang berfokus pada peningkatan
kapasitas individu dan komunitas. Upaya ini mencakup pelatihan keterampilan, dukungan pendidikan, dan penguatan usaha
kecil berbasis masyarakat. Dengan pendekatan ini, kami bertujuan untuk menciptakan peluang yang memungkinkan mereka
mencapai kemandirian ekonomi dan sosial, sekaligus membangun komunitas yang lebih tangguh dan inklusif.



Pemberdayaan Masyarakat melalui Program TJSL [GRI
3-3] [GRI 203-1, 203-2] [F.25]

Bank Mandiri menyadari peran pentingnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang bertanggung jawab dan
pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Mengacu pada ISO 26000,
program ini mendorong perusahaan untuk beroperasi secara etis dan transparan, serta memberikan kontribusi positif bagi
masyarakat dan lingkungan. Program TJSL dikelola oleh Departemen Corporate Social Responsibility yang berada di bawah
Corporate Secretary Group. Penanggung jawab dari program TJSL ini adalah SEVP Corporate Relations yang berada di
bawah Supervisi Direktur Utama



                                            Prinsip Standar ISO 26000


     Hak Asasi Manusia                                                               Isu Konsumen



     Praktik Tenaga Kerja                                                            Lingkungan Hidup

                                                      Tata Kelola
                                                      Organisasi                     Pelibatan dan Pengembangan
     Praktik Bisnis yang Adil
                                                                                     Masyarakat




Sebelum pelaksanaan, Bank Mandiri melakukan penilaian untuk memahami potensi dan kebutuhan masyarakat setempat,
serta menerapkan konsep creating shared value (CSV) yang menekankan berbagi manfaat dengan berbagai pemangku
kepentingan, sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023.


Tujuan
1. Mewujudkan hubungan yang harmonis antara Bank dan masyarakat.
2. Membantu pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing melalui
   pengelolaan yang profesional.
3. Mengembangkan pola pembinaan UMKM dengan mengedepankan aspek pemerataan, kemandirian, profesionalisme,
   dan etika.
4. Memelihara kelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mencakup bidang pendidikan,
   kesehatan, dan kesejahteraan.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     263
Page 264
     Sustainability Beyond
           Banking                              Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




Dasar Penerapan
1. Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti
   Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
2. Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan
   Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
3. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan
   Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja;
4. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas;
5. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 Tanggal 24 Maret 2023
   Tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.



Prinsip
Mengacu pada PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program TJSL Badan Usaha Milik Negara, terdapat
empat prinsip untuk penerapan program TJSL yang sistematis dan terpadu, yaitu:
1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan analisa risiko dan proses bisnis yang memiliki keterkaitan dengan pemangku kepentingan;
2. Terarah, yaitu memiliki arah yang jelas untuk mencapai tujuan Bank;
3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki kontribusi dan memberikan manfaat yang menghasilkan perubahan atau nilai tambah
   bagi pemangku kepentingan dan Bank.
4. Mengedepankan akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjauhkan dari potensi penyalahgunaan
   dan penyimpangan.



Pilar [GRI 203-2]
Program TJSL Bank Mandiri bertujuan untuk memberikan            Evaluasi ini dilakukan dalam rapat internal setiap bulan
dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan               dalam Departemen Corporate Social Responsibility.
kesejahteraan masyarakat, dengan membuka peluang bagi           Dengan pendekatan ini, dalam tahun pelaporan tidak
mereka untuk mengembangkan kegiatan ekonomi secara              ada pengaduan masyarakat terkait program TJSL yang
mandiri. Untuk memastikan dampak yang optimal, Bank             dilakukan. [GRI 413-1, 413-2] [F.23, F.24]
Mandiri terlebih dahulu melakukan penilaian menyeluruh
(assessment) guna memahami potensi dan kebutuhan                Implementasi TJSL mengacu pada empat pilar utama, yaitu
masyarakat setempat. Seluruh program yang dijalankan            sosial, hukum dan tata kelola, ekonomi, dan lingkungan.
dievaluasi secara berkala untuk memastikan keefektifannya.




           Sosial                Hukum dan Tata Kelola                   Ekonomi                     Lingkungan
       Memenuhi hak              Mewujudkan kepastian             Pertumbuhan ekonomi            Pengelolaan sumber
    dasar manusia yang            hukum dan tata kelola              berkualitas melalui             daya alam dan
     berkualitas secara          yang efektif, transparan,        keberlanjutan peluang            lingkungan yang
    adil dan setara untuk             akuntabel, dan                  kerja dan usaha,           berkelanjutan sebagai
        meningkatkan                 partisipatif untuk          inovasi, industri inklusif,      penyangga seluruh
     kesejahteraan bagi           menciptakan stabilitas          infrastruktur memadai,              kehidupan.
    seluruh masyarakat.               keamanan dan                dan energi bersih yang
                                    mencapai negara                didukung kemitraan.
                                   berdasarkan hukum.




  264      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 265
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                                                                                 2024
           Jenis Kegiatan              Capaian (Jumlah Program)
                                                                                 Target                       Realisasi
 Pilar Sosial                                     492                              Rp112 Miliar                Rp112,02 Miliar
 Pilar Ekonomi                                    343                              Rp82,5 Miliar                 Rp82,50 Miliar
 Pilar Lingkungan                                 348                              Rp52,5 Miliar                 Rp52,51 Miliar
 Pilar Hukum dan Tata Kelola                       12                                    Rp3 Miliar                    Rp3 Miliar
 Total                                           1.195                            Rp250 Miliar                Rp250,03 Miliar


       Pada tahun 2024, Bank Mandiri berhasil menyalurkan dana TJSL sebesar Rp250,03 miliar, meningkat 43%
         dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp174,6 miliar. Peningkatan ini mencerminkan
      komitmen Bank Mandiri dalam memastikan tercapainya tujuan keberlanjutan melalui berbagai program yang
                                berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.




Pencapaian Program TJSL
Komitmen Bank Mandiri dalam menjalankan program TJSL mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Berbagai penghargaan
yang diterima sepanjang tahun 2024 mencerminkan dedikasi dalam menghadirkan inisiatif yang memberikan dampak nyata
bagi masyarakat.

                                                    Penghargaan                                             Pemberi
 No         Tanggal
                         Nama Penghargaan                          Kategori                               Penghargaan

  1      Maret 2024     Indonesia CSR          1. The Best Leadership Focus Commitment First Indonesia
                        Excellence Awards 2024    on CSR                               Magazine
                                               2. Excellence Community Program Award
                                                  The Best CSR in MSME Program The
                                                  Best Integrated CSR Awards
  2      April 2024     Kelana Wastra 2024        Kategori Volume Transaksi B2B Terbesar              Kementerian BUMN
  3      Mei 2024       Pembangunan               Kontribusi dalam Mendorong Kawasan                  Kementerian Desa
                        Daerah Tertinggal dan     Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan              Pembangunan Daerah
                        Transmigrasi RI           sebagai Kawasan Transmigrasi Berdaya                Tertinggal dan
                                                  Saing                                               Transmigrasi
  4      Mei 2024       TOP CSR Awards 2024       1. TOP CSR Awards 2024 on Stars 5                   Top Business
                                                  2. TOP Leader on CSR Commitment
  5      Juni 2024      Bisnis Indonesia (BISRA) Kategori Gold Champion Social                        Bisnis Indonesia 2024
                        2024                     Responsibility to Accelerate Stronger
                                                 Recovery
  6      Juli 2024      Derap Kerja Sama          1. Kategori Pemberdayaan Masyarakat                 Pemprov DKI Jakarta
                        Jakarta Award             2. Kategori Lingkungan
  7      Juli 2024      Hari Keluarga Nasional    Pelaksanaan Program Penanggulangan                  Keluarga Berencana
                                                  Stunting di Wilayah Gunung Kidul                    Nasional (BKKBN)
  8      September      7 Most Popular Brand of Kategori Program Sosial/Pengembangan                  Jawa Pos
         2024           The Year 2024           Masyarakat
  9      Oktober        Trade Expo Indonesia      Best Booth Category more than 100 m of              Kementerian
         2024                                     Trade Expo Indonesia 2024                           Perdagangan
 10      Oktober       CSR Awards 2024,           Most Impactful Program on Health and                Investor Trust
         2024          Impact Symphony:           Education
                       “Corporate Social
                       Responsibility
                       Appreciation Night
                       2024”




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             265
Page 266
     Sustainability Beyond
           Banking                                 Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




Implementasi Program TJSL
Program TJSL Bank Mandiri dirancang untuk menjangkau masyarakat di sekitar area operasional serta kelompok strategis
yang dipilih secara cermat. Pada tahun 2024, pelaksanaan program ini difokuskan pada tiga prioritas utama, yaitu pendidikan,
lingkungan, dan pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Beberapa program TJSL unggulan Bank Mandiri sepanjang tahun 2024, antara lain:




        Prioritas                        Prioritas                     Pengembangan
       Pendidikan                      Lingkungan                          UMK                                Lainnya

 • Urban Livin                   • Aksi Bersih Mandiri              • Wirausaha Muda Mandiri         • Mandiri Berbagi Kebaikan
 • Mandiri Air                   • Mandiri Sehat                       (WMM)                         • Pembangunan Sarana dan
 • Beasiswa Mandiri              • Mandiri Lingkar Hijau            • Rumah BUMN (RB) Bank              Prasarana Umum
                                 • Tanggap Bencana                     Mandiri
                                                                    • Urban Festival
                                                                    • Mudik Bersama Mandiri
                                                                    • Mandiri Sahabat Desa
                                                                    • Mandiri Sahabat Difabel
                                                                    • Sentra Pengolahan Beras
                                                                       Terpadu (SPBT)
                                                                    • Mandiri Sahabatku



                                        Program Mandiri Bersama Mandiri

   Program ini merupakan inisiatif utama dalam TJSL Bank Mandiri yang bertujuan mendorong pemberdayaan
   masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Melalui pendekatan kolaboratif
   dan inovatif, program ini dirancang untuk membangun masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi.

   Sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), program ini
   secara khusus berkontribusi pada SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Sasaran utama yang ingin
   dicapai meliputi:
   • Peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia.
   • Penguatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
   • Peningkatan literasi keuangan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
   • Pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.
   • Dukungan terhadap Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah.


                                                     Wirausaha Muda Mandiri (WMM)
                                                     Program ini memberikan kesempatan bagi pengusaha muda untuk
                                                     mengembangkan bisnis mereka melalui berbagai fasilitas, seperti
                                                     pelatihan bisnis, mentoring, serta akses jejaring bisnis dan investor.
                                                     Selain itu, WMM juga berperan dalam mendukung komunitas
                                                     wirausaha muda agar dapat memperluas usaha mereka dan menjadi
                                                     role model di dunia bisnis.


                                                                  • Mencapai lebih dari 3.000 peserta dalam kategori
                                                                    Business Existing
                                                                  • Melakukan edukasi terhadap 1.010 Wirausaha




  266       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 267
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                           Rumah BUMN (RB) Bank Mandiri
                                           Sebagai pusat pengembangan UMKM, Rumah BUMN menjadi wadah bagi
                                           pelaku usaha untuk meningkatkan kapabilitas bisnis mereka. Melalui berbagai
                                           pelatihan dan pendampingan, UMKM didorong untuk mengembangkan
                                           produk berkualitas tinggi serta memperluas jangkauan pasar mereka,
                                           baik di tingkat nasional maupun internasional. Program ini juga mencakup
                                           peningkatan kapasitas bisnis dan pemasaran digital, akses pembiayaan
                                           melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta sertifikasi dan pelatihan intensif
                                           bagi pelaku UMKM.




                                              23 unit Rumah              15.101            100+ pelatihan telah
                                             BUMN di seluruh             UMKM            diberikan kepada UMKM
                                                Indonesia                Binaan            dan fasilitator Rumah
                                                                                                  BUMN




                                           Urban Festival
                                           Program yang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan UMKM dengan
                                           seleksi ketat untuk menemukan UMKM terbaik. Peserta terpilih mendapatkan
                                           pelatihan eksklusif serta kesempatan untuk mengembangkan bisnis mereka
                                           lebih lanjut. Program ini tidak hanya memberikan pengakuan dan apresiasi
                                           kepada UMKM unggulan, tetapi juga membuka akses ke jaringan bisnis dan
                                           investasi guna mendukung percepatan pertumbuhan usaha mereka.




                                             Pada tahun 2024           20 UMKM            5 UMKM sebagai
                                             mencalapai lebih           sebagai         pemenang utama yang
                                             dari 5.000 peserta          finalis       mendapatkan modal usaha
                                                   seleksi              terpilih         dan akses mentoring




                                           Aksi Bersih Mandiri
                                           Bank Mandiri mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan
                                           lingkungan. Program Aksi Bersih Mandiri menjadi inisiatif kolektif yang
                                           melibatkan karyawan dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,
                                           terutama di area publik dan acara besar.


                                           Fasilitas yang disediakan
                                           • Recycling Vending Machine untuk meningkatkan kesadaran daur ulang.
                                           • Garbage Boat untuk membersihkan sampah di perairan sekitar lokasi
                                             acara.
                                           • Mobil pengangkut sampah untuk efisiensi pengelolaan limbah.

                                           Lokasi kegiatan di tahun 2024
                                           • Stadion Gelora Bung Karno (GBK) saat pertandingan Tim Nasional
                                             Indonesia.
                                           • Mandiri Jogja Marathon 2024.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          267
Page 268
  Sustainability Beyond
        Banking                       Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




                                       Urban Livin
                                       Dalam mendorong gaya hidup perkotaan yang berkelanjutan dan inklusif,
                                       Urban Livin menjadi program inisiatif Bank Mandiri yang bertujuan
                                       mengedukasi masyarakat perkotaan agar lebih peduli terhadap lingkungan
                                       dan sesama, dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu lingkungan, pendidikan,
                                       dan ekonomi. Program ini mengintegrasikan konsep keberlanjutan dalam
                                       aktivitas sehari-hari dengan menggandeng komunitas lokal.


                                         Mandiri Pilah Sampah
                                         Edukasi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
                                         • Pengelolaan sampah organik dengan mesin biodigester.
                                         • Produksi eco-enzyme dari limbah rumah tangga.
                                         • Kolaborasi dengan komunitas dan sekolah untuk meningkatkan
                                           kesadaran lingkungan.

                                        Mandiri Sekolah Kejar Paket
                                        Memberikan akses pendidikan kesetaraan bagi mereka yang tidak dapat
                                        menyelesaikan pendidikan formal. Program ini menyediakan pendidikan
                                        setara SD (Paket A), SMP (Paket B), dan SMA (Paket C) bagi masyarakat
                                        sekitar bank sampah.


                                        Sepanjang 2024, sebanyak 242 peserta telah menyelesaikan pendidikan
                                        dan memperoleh ijazah melalui program yang telah terakreditasi A oleh
                                        BAN PNF.




                                       Mudik Bersama Mandiri
                                       Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ingin merayakan hari
                                       besar ke kampung halaman, Bank Mandiri menyediakan transportasi gratis
                                       bagi ribuan pemudik setiap tahunnya. Program ini diselenggarakan bersama
                                       berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk memastikan keamanan dan
                                       kenyamanan perjalanan pemudik.



                                                    Pada tahun 2024, sebanyak 6.256 pemudik yang
                                                    mengikuti program ini dengan jumlah armada yang
                                                    disediakan sebanyak 145 bus.




                                       Mandiri Sahabat Desa
                                       Bank Mandiri berkomitmen untuk membangun desa yang lebih mandiri
                                       dan berdaya melalui infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi. Program
                                       ini berfokus pada pengembangan ekonomi pedesaan dengan memberikan
                                       dukungan bagi sektor usaha kecil, pendidikan, serta infrastruktur sosial.

                                       Dukungan yang diberikan
                                       • Pendidikan yang mencakup pelatihan literasi keuangan.
                                       • Infrastruktur yang meliputi penyediaan sistem air bersih tenaga surya,
                                         pembangunan fasilitas sanitasi komunal, dan penerangan jalan.
                                       • Penyediaan alat produksi bagi ibu-ibu nelayan serta perbaikan perahu
                                         nelayan.
                                       • Kesehatan yang difokuskan pada bantuan paket penanggulangan
                                         stunting dan pelayanan kesehatan gratis.

                                           Lokasi utama di tahun 2024: Morowali, Sulawesi Tengah




268   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 269
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                           Mandiri Sehat
                                           Mandiri Sehat difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi
                                           masyarakat, terutama di daerah yang sulit mendapatkan akses layanan
                                           medis. Melalui program ini, Bank Mandir ebrupaya untuk meningkatkan akses
                                           layanan kesehatan bagi komunitas rentan, mendukung ketersediaan fasilitas
                                           kesehatan di daerah terpencil, dan membantu masyarakat mendapatkan
                                           layanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau.


                                             Jenis layanan yang diberikan:
                                             • Bakti Kesehatan untuk Abdi Dalem di Ngayogyakarta.
                                             • Bantuan fasilitas kesehatan, termasuk 24 unit ambulans dan 688 titik
                                               posyandu.
                                             • Program donor darah, yang dilaksanakan empat kali dalam setahun.
                                             • Penyediaan mobil tanggap bencana untuk respons cepat dalam
                                               keadaan darurat.




                                           Mandiri Sahabat Difabel
                                           Program ini bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas dengan
                                           meningkatkan kualitas hidup mereka melalui akses pendidikan, pelatihan
                                           keterampilan, dan dukungan ekonomi. Bank Mandiri berkomitmen untuk
                                           mendorong kesetaraan dan inklusi, memastikan setiap individu memiliki
                                           kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi.


                                           Dukungan yang diberikan
                                           • Memberikan pelatihan literasi keuangan bagi
                                             komunitas difabel.
                                                                                                     Pada tahun
                                           • Program pelatihan dan pendidikan keterampilan         2024, 100 difabel
                                             untuk meningkatkan kesempatan kerja.                     menerima
                                           • Pembinaan UMKM yang dikelola oleh                       pembinaan
                                             penyandang disabilitas.                                   UMKM




                                           Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT)
                                           Program SPBT dirancang untuk membantu petani meningkatkan hasil
                                           panen melalui penyediaan infrastruktur pengolahan beras yang modern
                                           dan efisien. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga
                                           memperkuat kesejahteraan petani dengan sistem produksi yang lebih
                                           optimal, meminimalkan rantai pasok yang merugikan, serta meningkatkan
                                           daya tawar mereka di pasar.


                                           Dukungan yang diberikan:
                                           • Pembangunan gedung dan fasilitas pengolahan beras.
                                           • Penyediaan mesin dan peralatan produksi beras.
                                           • Pendampingan kelembagaan bagi petani untuk meningkatkan
                                             produktivitas.


                                                      Bank Mandiri mendirikan SPBT di tiga titik yaitu
                                                      Pamarican, Kebumen dan Jembrana yang memberikan
                                                      manfaat bagi 27.520 petani.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           269
Page 270
  Sustainability Beyond
        Banking                       Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




                                       Mandiri Sahabatku
                                       Sejak tahun 2011, Bank Mandiri melaksanakan rangkaian pelatihan
                                       kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya, dengan
                                       tujuan membekali mereka keterampilan berwirausaha agar dapat menjadi
                                       pengusaha mandiri setelah kembali ke tanah air. Pelatihan ini diberikan
                                       secara offline maupun online, mencakup PMI dari berbagai negara seperti
                                       Hong Kong, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Indonesia, dan Arab. Selain
                                       itu, program bapak asuh turut bersinergi dengan alumni Wirausaha Muda
                                       (WMM) serta Rumah BUMN untuk memberikan mentoring dan pelatihan
                                       berkesinambungan bagi PMI dan keluarga yang terpilih.



                                                    Sebanyak 20.482 Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah
                                                    mendapatkan edukasi financial management melalui
                                                    program Mandiri Sahabatku.




                                       Mandiri Lingkar Hijau
                                       Berfokus pada pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular untuk menciptakan
                                       dampak lingkungan dan sosial yang positif. Program ini mencakup
                                       pengumpulan limbah dari industri makanan dan minuman, riset serta
                                       pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, serta pelatihan bagi
                                       komunitas tentang pengelolaan limbah yang berkelanjutan.



                                                   Pada tahun 2024, program Mandiri Lingkar Hijau pertama
                                                   kali diselenggarakan di Kota Bandung bekerjasama
                                                   dengan kelompok tani, kedai-kedai kopi, pelajar Sekolah
                                                   Menengah Kejuruan (SMK) serta Alumni Wirausaha Muda
                                                   Mandiri.




                                       Mandiri Air
                                       Bank Mandiri menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang
                                       membutuhkan. Program Mandiri Air bertujuan untuk meningkatkan akses
                                       terhadap air bersih dan sanitasi yang layak di berbagai daerah yang
                                       mengalami kesulitan infrastruktur air. Program ini mencakup pembangunan
                                       sistem air bersih dan sanitasi serta edukasi mengenai pengelolaan air dan
                                       kebersihan lingkungan guna mendukung kualitas hidup yang lebih baik.


                                       Fokus utama:
                                       • Pembangunan sistem air bersih dan sanitasi.
                                       • Edukasi tentang pengelolaan air dan kebersihan lingkungan.

                                               Lokasi utama program ini berada di 17 desa di Nabire,
                                               Pandeglang, Temanggung, dan Banyumas.




270   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 271
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                           Beasiswa Mandiri
                                           Beasiswa Mandiri adalah program yang berfokus pada peningkatan
                                           akses pendidikan bagi mahasiswa berprestasi di Indonesia, terutama
                                           mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Program ini bertujuan untuk
                                           mencetak generasi muda yang kompeten, berdaya saing tinggi, dan mampu
                                           berkontribusi bagi kemajuan bangsa.



                                            Sasaran utama:
                                            • Mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
                                            • Anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki potensi
                                              akademik unggul.
                                            • Putra-putri anggota TNI/Polri sebagai bentuk penghargaan atas jasa
                                              keluarga mereka.
                                            • Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Pusat, sebagai
                                              bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

                                            Bentuk beasiswa yang diberikan:
                                            • Bantuan biaya pendidikan penuh untuk mahasiswa terpilih.
                                            • Dukungan finansial untuk kebutuhan akademik seperti buku, alat tulis,
                                              dan kegiatan penelitian.
                                            • Pelatihan keterampilan dan pengembangan diri, termasuk program
                                              mentoring dan pelatihan kepemimpinan.
                                            • Kesempatan magang di Bank Mandiri untuk memberikan pengalaman
                                              kerja profesional.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           271
Page 272
  Sustainability Beyond
        Banking                             Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




                                  Program Bangkit Bersama Mandiri

Sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, Program Bangkit
Bersama Mandiri dirancang untuk memberikan solusi terhadap berbagai tantangan sosial, kesehatan, pendidikan,
dan lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek tetapi juga membangun ketangguhan
masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini mengacu pada prioritas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 10: Berkurangnya
Kesenjangan, dengan sasaran utama:
• Mendukung masyarakat terdampak bencana melalui respons tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
• Membantu kelompok masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
• Meningkatkan akses terhadap infrastruktur dasar seperti tempat ibadah, sanitasi, serta sarana umum lainnya.
• Membangun ekosistem keberlanjutan yang mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.


                                             Tanggap Bencana
                                             Sebagai negara yang rawan bencana, Indonesia membutuhkan respons yang
                                             cepat dan terkoordinasi untuk membantu masyarakat terdampak. Program
                                             Tanggap Bencana Bank Mandiri hadir sebagai bentuk kepedulian dalam
                                             memberikan bantuan darurat serta mendukung pemulihan pascabencana.
                                             Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri berkoordinasi dengan Badan Nasional
                                             Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian BUMN, dan pemerintah
                                             daerah untuk memastikan bantuan sampai dengan cepat dan efektif.


                                             Lokasi Penerima Bantuan:
                                             Tanggap Bencana Erupsi Gunung Berapi
                                             • Gunung Merapi, Sumatera Barat
                                             • Gunung Ruang, Sulawesi Utara
                                             • Gunung Lewotobi, Flores Timur, NTT


                                             Tanggap Bencana Banjir
                                             • Kabupaten Kerinci, Jambi
                                             • Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
                                             • Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah
                                             • Kabupaten Demak, Jawa Tengah
                                             • Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah
                                             • Desa Ciledugkulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat
                                             • Wilayah Sulawesi Utara
                                             • Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
                                             • Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
                                             • Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur
                                             • Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat
                                             • Kabupaten Belopa, Luwu, Sulawesi Selatan
                                             • Kabupaten Gorontalo, Gorontalo


                                             Tanggap Bencana Tanah Longsor
                                             • Kabupaten Lebong, Bengkulu
                                             • Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
                                             • Kabupaten Agam, Sumatera Barat


                                             Tanggap Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat


                                             Tanggap Bencana Kebakaran di Manggarai, Jakarta Selatan

                                                       Total bantuan yang diberikan sebanyak lebih dari 16.000
                                                       paket berisi makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok
                                                       lainnya.




272     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 273
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                           Mandiri Berbagi Kebaikan
                                           Program Mandiri Berbagi Kebaikan merupakan bentuk komitmen sosial Bank
                                           Mandiri dalam mendukung kelompok masyarakat kurang mampu, terutama
                                           pada hari-hari besar keagamaan dan momen penting lainnya. Bantuan yang
                                           diberikan dirancang untuk memberikan manfaat langsung serta meringankan
                                           beban mereka yang membutuhkan.

                                           Lokasi Penerima Bantuan:
                                           Bulan Suci Ramadan
                                           57.000 bingkisan diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

                                           Idul Adha
                                           • 5.000 kaleng daging kurban didistribusikan ke Pulau Terluar serta daerah
                                              terdampak bencana, termasuk Gunung Ruang Sulawesi Utara, Kabupaten
                                              Agam (Sumatera Barat), Bontang (Kalimantan Timur), Morowali (Sulawesi
                                              Tenggara), dan Mentawai (Sumatera Barat).
                                           • 278.100 paket daging kurban dibagikan serentak di seluruh wilayah kerja
                                              Bank Mandiri.

                                           Mandiri Jogja Marathon
                                           Program CSR Dropbox Donasi Sepatu yang mengumpulkan 300 pasang
                                           sepatu bekas layak pakai dari peserta marathon untuk diberikan kepada
                                           pekerja informal, seperti tukang becak, tukang andong, dan tukang sampah.

                                           Peringatan HUT Bank Mandiri
                                           • 2.600 anak yatim piatu menerima santunan pendidikan.
                                           • 70.200 paket sosial disediakan dalam program Pasar Murah Mandiri yang
                                             dijual dengan harga terjangkau kepada keluarga prasejahtera.

                                           Hari Natal
                                           2.000 bingkisan diberikan kepada panti asuhan dan panti jompo.




                                           Pembangunan Sarana dan Prasarana Umum [GRI 213-1]
                                           Akses terhadap infrastruktur dasar merupakan faktor penting dalam
                                           meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Pembangunan Sarana
                                           dan Prasarana Umum Bank Mandiri berfokus pada penyediaan fasilitas yang
                                           mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, terutama di daerah
                                           yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.


                                            Dampak Program:
                                            • Meningkatkan akses terhadap layanan dasar, terutama bagi
                                              masyarakat di daerah terpencil.
                                            • Memperbaiki kualitas hidup masyarakat dengan sarana yang lebih
                                              layak.
                                            • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan meningkatkan
                                              konektivitas dan infrastruktur pendukung.

                                            Fasilitas yang Dibangun pada Tahun 2024
                                            • Rumah ibadah, termasuk masjid, gereja, dan pura.
                                            • Jalan pedesaan dan jembatan untuk meningkatkan aksesibilitas
                                              masyarakat.
                                            • Sarana sanitasi dan air bersih di berbagai wilayah.
                                            • Pembangunan fasilitas umum lainnya, seperti perbaikan rumah tidak
                                              layak huni.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         273
Page 274
      Sustainability Beyond
            Banking                                        Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




Evaluasi Program TJSL
Bank Mandiri secara berkala melaksanakan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan efektivitas serta meningkatkan
pelaksanaan program-program TJSL pada masa mendatang. Dalam upaya memantau kondisi dan perkembangan isu lokal,
Bank Mandiri menjalin komunikasi yang teratur melalui pertemuan rutin dan saluran komunikasi lainnya dengan pemerintah,
lembaga terkait, serta tokoh masyarakat. Selain itu, Bank Mandiri menerapkan metode Social Return on Investment
(SROI) sebagai bagian dari evaluasi untuk menilai dampak yang di hasilkan oleh program TJSL. Skor SROI yang diperoleh
menggambarkan nilai ekonomi dari dampak sosial yang dihasilkan oleh program TJSL. [GRI 2-25, 3-3, 413-1, 413-2] [F.23]



                                                  Nama Program                                                                   Nilai SROI

 Gelora Bung Karno (GBK) Eco Food Court                                                                                              2,76

 Rumah BUMN Jakarta Selatan                                                                                                           3,9

 Komunitas Medis Papua Tanpa Batas                                                                                                    1,7

 BUMNU Jember                                                                                                                        2,89

 Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) Kebumen                                                                                       3,2

 Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) Pamarican                                                                                     3,7

Catatan: Nilai SROI mencerminkan perbandingan antara nilai sosial yang dihasilkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk setiap program. Skor lebih dari 1
menunjukkan bahwa program tersebut memberikan manfaat sosial yang lebih besar dibandingkan investasinya, yang berarti program tersebut berdampak positif
bagi komunitas dan lingkungan sekitar.




  274         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 275
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




Program Literasi Keuangan untuk Mendukung
Keuangan yang Inklusif
Bank Mandiri terus berupaya mendorong inklusi keuangan       Sebagai bagian dari strategi inklusi dan literasi keuangan,
dengan meningkatkan literasi keuangan melalui pelaksanaan    Bank Mandiri menerapkan pendekatan bertahap yang
program TJSL yang berfokus pada kegiatan edukasi serta       melibatkan tiga tingkatan literasi: Pemula, Terampil,
pengembangan sarana dan prasarana pendukung. Inisiatif       dan Mandiri. Setiap tingkatan disusun untuk menjawab
ini dirancang untuk menjangkau masyarakat dari berbagai      kebutuhan unik para peserta, dengan menyediakan edukasi
kalangan, memberikan wawasan praktis yang membantu           keuangan yang relevan dan didukung oleh infrastruktur
mereka mengelola keuangan secara cerdas, sekaligus           yang mendorong tercapainya kemandirian finansial.
memanfaatkan peluang ekonomi secara lebih maksimal.




    Tingkat Mandiri
    Deskripsi:                                              Program Literasi:
    Fokus pada pelaku usaha atau individu yang sudah        • Wirausaha Muda Mandiri (WMM)
    siap mengelola keuangan atau usaha mereka secara        • Livin’ Up Your Financial
    mandiri dengan memanfaatkan teknologi digital serta
    strategi keuangan yang kompleks.




    Tingkat terampil
    Deskripsi:                                              Program Literasi:
    Fokus      pada    pelaku  usaha   yang    sedang       • Rumah BUMN
    mengembangkan usahanya dengan meningkatkan              • Mandiri UKM Center
    keterampilan pengelolaan keuangan dan usaha secara        (UKMC)
    lebih terstruktur.                                      • Sentra Pengolahan
                                                              Beras Terpadu
                                                              (SPBT)


    Tingkat pemula
    Deskripsi:
    Fokus pada masyarakat atau pelaku usaha yang baru mengenal literasi
    keuangan untuk memahami konsep dasar keuangan pribadi dan usaha.

    Program Literasi:
    • Mandiri Sahabatku
    • Edukasi Keuangan Digital melalui Media Sosial




Laporan Keberlanjutan 2024                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      275
Page 276
     Sustainability Beyond
           Banking                             Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




Literasi Keuangan Bank Mandiri

  Bentuk Program          Nama Kegiatan            Target Peserta            Dampak Sosial Kuantitatif Tahun 2024

 Edukasi Keuangan      Livin’ Up Your Financial Generasi Muda              1.179 peserta dari dua universitas
                       Mandiri Sahabatku       Pekerja Migran Indonesia    Diikuti oleh PMI dari 6 negara, yaitu Hongkong,
                                               (PMI)                       Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Indonesia,
                                                                           dan Arab. Hingga tahun 2024, sebanyak
                                                                           20.482 PMI telah mengikuti program ini.
                       Edukasi Keuangan        • Masyarakat di wilayah     Mendorong edukasi keuangan digital melalui
                       Digital melalui Media     yang sulit dijangkau      190 postingan di tiga platform media sosial
                       Sosial                  • Generasi Muda             Bank Mandiri, yaitu Facebook, X (Twitter), dan
                                                                           Instagram dengan total 97,22 juta views.
 Pelatihan atau Alat   Rumah BUMN              Pelaku Usaha Kecil          Terbentuk 23 Rumah BUMN di berbagai
 Manajemen Bisnis                                                          wilayah Indonesia yang berfokus pada
                                                                           peningkatan kapasitas UMKM.
                       Mandiri UKM Center      Pelaku Usaha Kecil          Terdapat 101 lokasi UKMC dengan jumlah
                       (UKMC)                                              debitur sebanyak 1.494.
                       Wirausaha Muda          Pelaku Usaha Kecil          Menjangkau lebih dari tiga ribu peserta dengan
                       Mandiri (WMM)                                       kategori business existing dan melakukan
                                                                           edukasi kepada 1.010 wirausaha.
                       Sentra Pengolahan       Petani                      Pendirian SPBT di tiga titik yaitu Pamarican,
                       Beras Terpadu (SPBT)                                Kebumen dan Jembrana yang memberikan
                                                                           manfaat bagi 27.520 petani.



Tidak hanya melalui program TJSL, Bank Mandiri juga menyelenggarakan literasi keuangan melalui berbagai program lainnya
sebagai berikut.


Mandiri Edukasi Livin’ Up Your Financial

   Melalui program Mandiri Edukasi bertajuk “Livin’ Up Your Financial”, Bank Mandiri terus mengembangkan kegiatan
   literasi keuangan dengan berkolaborasi dengan institusi pendidikan sebagai tuan rumah dan Otoritas Jasa Keuangan
   (OJK) sebagai salah satu narasumber. Program ini dihadiri oleh civitas akademika dengan rentang usia sekitar 17-25
   tahun serta masyarakat umum dengan rentang usia sekitar 25-50 tahun. Pada tahun 2024, terdapat dua sesi Mandiri
   Edukasi Livin’ Up Your Financial yang telah dilaksanakan dengan fokus utama mengenai investasi di era digital.




        Mandiri Edukasi          Tanggal Pelaksanaan:               Mandiri                  Tanggal Pelaksanaan:
        Goes To                  14 Mei 2024                        Edukasi Goes             26 November 2024
        Universitas Papua        Peserta:                           To Universitas           Peserta:
                                 664 peserta                        Pattimura                515 peserta




  276      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 277
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




Edukasi Keuangan Digital Melalui Media Sosial

    Dalam era digital, Bank Mandiri memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama untuk
    menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses. Melalui platform resmi seperti Facebook, Twitter, dan Instagram,
    konten edukatif yang menarik dan relevan disajikan untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat.

    Pada 2024, 88 postingan Facebook berhasil menjangkau 20,53 juta views, 53 postingan X (Twitter) menarik 23,53
    juta views, dan 49 postingan Instagram melibatkan 53,17 juta views. Konten-konten ini tidak hanya memberikan
    informasi tentang pengelolaan keuangan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengambil langkah nyata dalam
    meningkatkan literasi keuangan mereka.



Mandiri UKM Center (UKMC)

   UKMC dibentuk untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan menyediakan empat solusi akses yang diperlukan oleh
   pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Hingga Desember 2024, terdapat 101 UKMC yang tersebar di seluruh
   wilayah operasional Bank Mandiri. Model bisnis UKMC bertujuan mengembangkan potensi bisnis pelaku UKM di dalam
   radius tertentu, dengan fokus pada upaya mempercepat dan mempermudah proses pembiayaan kredit. Selain itu,
   UKMC juga meningkatkan kompetensi pelaku UMKM melalui program pendampingan dan pelatihan, termasuk layanan
   konsultasi perpajakan dan edukasi laporan keuangan.

   Layanan Mandiri UKM Center

               Akses Perbankan dan Permodalan
               Menyediakan proses pembiayaan yang mudah, cepat, dan fleksibel untuk pelaku UKM, termasuk akses
               digital untuk produk perbankan.

               Akses Peningkatan Kapabilitas SDM
               Meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan kolaborasi dengan institusi, serta menyediakan
               portal untuk mendukung kebutuhan nasabah.

               Akses Jaringan dan Pemasaran
               Membantu pelaku UKM dalam penjenamaan produk dan memfasilitasi kolaborasi serta pemasaran melalui
               platform digital dan perdagangan elektronik.

               Akses Teknologi Informasi (Digital)
               Menawarkan pelatihan teknologi dan dukungan kerja sama dengan usaha rintisan, serta menyelenggarakan
               acara untuk mempromosikan produk berbasis teknologi digital.




Advokasi Kebijakan dan Riset Keberlanjutan
Selain literasi dan edukasi, upaya Bank Mandiri juga             Fokus kajiannya meliputi ekonomi hijau, keberlanjutan, serta
melibatkan advokasi kebijakan dan riset keberlanjutan            implementasi ESG dari sisi penawaran dan permintaan
yang berfungsi untuk menciptakan dampak sistemik dan             pendanaan. Dari sisi penawaran, riset mencakup adopsi
memperkuat struktur keberlanjutan di masyarakat. Bank            ESG oleh institusi keuangan, seperti perbankan dan
Mandiri mendukung transformasi ekonomi rendah karbon             asset manager. Sementara itu, dari sisi permintaan, kajian
melalui riset keberlanjutan yang difasilitasi oleh Mandiri       menyoroti bagaimana perusahaan mengintegrasikan
Institute, pusat penelitian yang didirikan sejak 2014. Mandiri   keberlanjutan dalam strategi bisnis.
Institute berperan dalam memberikan masukan kebijakan
kepada pemerintah dan pemangku kepentingan melalui
diskusi kelompok serta riset terkait sektor keuangan, tren
sektoral, dan standar global.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      277
Page 278
     Sustainability Beyond
           Banking                               Akses terhadap Layanan Keuangan dan Inklusi Keuangan




ESG Implementation Report 2024: Bridging The Impact
                                                                yang dapat didorong oleh kombinasi inisiatif internal dan
                                                                dorongan eksternal.

                                                                Namun, implementasi ESG masih menghadapi tantangan,
                                                                terutama dalam pengukuran emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
                                                                Sebanyak 64% listed company telah mengukur emisi
                                                                cakupan 1 dan 2, namun hanya 51% dari jumlah tersebut
                                                                yang mencakup cakupan 3. Sementara itu, hanya 36%
                                                                non-listed company yang mengukur emisi cakupan 1 dan
                                                                2, dan hanya 45% dari jumlah tersebut yang menghitung
                                                                mencakup cakupan 3.

                                                                Di sisi lain, pembiayaan berkelanjutan menawarkan
                                                                peluang besar meskipun saat ini penerapannya masih
                                                                rendah. Hanya 7% perusahaan yang telah menerbitkan
Laporan ESG 2024 yang diterbitkan oleh Mandiri Institute        obligasi berkelanjutan, tetapi minat terhadap instrumen
menyoroti peningkatan adopsi nilai-nilai ESG oleh               ini cukup tinggi, dengan 43% perusahaan menyatakan
perusahaan di Indonesia, yang didukung oleh kerangka            ketertarikan. Dengan potensi besar di sektor energi
seperti Global Reporting Initiative (GRI), International        terbarukan, Indonesia memiliki peluang untuk memperluas
Financial Reporting Standards (IFRS), Task Force on             pasar pembiayaan berkelanjutan sebagai bagian dari
Climate-related Financial Disclosures (TCFD), dan Task          upaya mendukung agenda dekarbonisasi nasional.
Force on Nature-related Financial Disclosures (TNFD). Di
Indonesia, badan regulasi seperti Otoritas Jasa Keuangan        Pada tingkat global, kebijakan seperti Carbon Border
(OJK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mendorong              Adjustment Mechanism (CBAM) dan European Union
pelaporan keberlanjutan dengan mengadopsi IFRS S1 dan           Regulation on Deforestation-Free Products (EUDR)
S2, sejalan dengan prioritas praktik keberlanjutan nasional.    menimbulkan tantangan yang perlu diantisipasi. Sebagai
                                                                eksportir kelapa sawit dan baja, Indonesia perlu memitigasi
Dari hasil survei Implementasi ESG Mandiri Institute 2024,      dampak kebijakan tersebut agar tetap kompetitif. Laporan
sebagian besar listed company mengadopsi ESG untuk              ini menekankan pentingnya penelitian keberlanjutan
meningkatkan nilai perusahaan (87%) atau memenuhi               untuk menghadapi risiko-risiko tersebut serta mendorong
regulasi (80%), dengan fokus yang meningkat pada aspek          perusahaan belajar dari praktik terbaik internasional guna
Tata Kelola di tahun 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa         memperkuat penerapan ESG dan daya saing di pasar
ESG kini menjadi elemen strategis yang semakin penting,         global.




Diseminasi Hasil Penelitian Keberlanjutan dan Advokasi Kebijakan
Diseminasi hasil riset dilakukan melalui forum Mandiri
Institute Insight 2024. Forum ini menghadirkan para
praktisi dan ahli untuk membahas pentingnya sinergi lintas
sektor dalam menjembatani implementasi ESG global
dengan kesiapan sektor keuangan dan bisnis di Indonesia.
Peluncuran riset ini memberikan wawasan mendalam
mengenai implementasi ESG di perusahaan tercatat
dan tidak tercatat, sekaligus mengidentifikasi tantangan
serta peluang yang ada dalam mendorong keuangan
berkelanjutan di Indonesia. Bank Mandiri, melalui Mandiri
Institute, berharap laporan ini dapat menjadi panduan
strategis bagi pemerintah, pelaku bisnis, dan pemangku
kepentingan lainnya dalam mempercepat penerapan ESG,
memperkuat komitmen keberlanjutan, dan mendukung
transformasi ekonomi Indonesia yang berdaya saing.




  278       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 279
Dukungan Nonfinansial bagi Kelompok Kurang Terlayani




                                      *Halaman ini sengaja dikosongkan




Laporan Keberlanjutan 2024                                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   279
Page 280
  Lampiran                    Data Kinerja                                                      Referensi Otoritas                   SASB Content Index
                              Keberlanjutan                       Indeks Isi GRI                Jasa Keuangan                        Commercial Banks




   Ekonomi
                                                  2024                               2023                               2022
   DESKRIPSI           SATUAN                                                                                                                  STANDAR
                                        Target           Realisasi         Target            Realisasi         Target          Realisasi
 Ikhtisar Kinerja Aspek Ekonomi
 Pendapatan            Rp miliar       163.299.965       164.331.290      144.196.848       146.266.161      118.205.080       126.762.391   [GRI 2-6]
 Operasional*                                                                                                                                [OJK B.1.a,
 Laba bersih **        Rp miliar        55.182.160        55.782.742       44.267.871        55.060.057       32.743.598        41.170.637   B.1.b, B.1.c,
                                                                                                                                             C.3.a, F.2]
 Total Aset            Rp miliar     2.358.450.957     2.427.223.262     2.125.491.985     2.174.219.449    1.854.343.528    1.992.544.087
 Aset Produktif        Rp miliar     2.286.409.322     2.151.504.265     1.695.360.822     1.894.264.000    1.421.727.760    1.778.598.799
 Kredit/               Rp miliar     1.520.132.360     1.623.216.612     1.303.177.027     1.359.832.195    1.119.162.503    1.172.599.882
 Pembiayaan
 Bank
 Dana Pihak            Rp miliar     1.718.291.200     1.698.896.916     1.562.493.526     1.576.950.000    1.394.468.183    1.490.844.592
 Ketiga
 Pendapatan            Rp miliar        56.085.608        60.053.557       49.488.677       146.266.161       33.983.497       126.762.391
 Operasional *
 Beban                 Rp miliar        55.182.160        55.782.742       44.267.871        48.256.541       32.743.598        36.391.339
 Operasional**




                   DESKRIPSI                         SATUAN                2024                    2023                     2022             STANDAR
 Kinerja Ekonomi (konsolidasi)
 Pendapatan bunga                                    Rp juta              129.638.641             113.747.621               95.943.875     [GRI 201-1]
 Pendapatan Syariah                                  Rp juta                21.597.386             18.796.849               16.438.243     [OJK B.1.a,
                                                                                                                                           B.1.b, B.1.c,
 Pendapatan premi                                    Rp triliun             13.095.263             13.720.000               14.380.273     F.2]
 Keuntungan penjualan efek dan obligasi              Rp juta                   150.297                   125.295               899.579
 pemerintah
 Laba atas penjualan aset tetap                      Rp juta                       2.835                   8.624                   2.821
 Pendapatan provisi dan komisi lainnya               Rp juta                23.447.520             20.148.410               18.802.148
 Pendapatan dari nilai wajar melalui laba            Rp juta                 4.483.298              3.473.796                3.494.409
 rugí - neto
 Pendapatan Iain-Iain                                Rp juta                14.240.197             16.900.640               11.984.146
 Nilai ekonomi yang dihasilkan                       Rp juta              206.655.437             186.911.235            161.945.494
 Beban operasional lainnya *)                        Rp juta              (34.619.683)            (29.444.402)           (28.618.312)
 Beban gaji dan tunjangan pegawai                    Rp juta              (23.990.763)            (24.423.089)           (24.641.746)
 Pembayaran pada penyandang dana **)                 Rp juta              (60.053.557)            (48.256.541)           (36.391.339)
 Pembayaran dividen kepada pemegang                  Rp juta              (33.036.034)            (24.702.382)           (16.816.893)
 saham
 Pembayaran kepada Pemerintah (pajak,                Rp juta              (15.238.365)            (14.633.011)           (11.425.358)
 retribusi, dll)***)
 Pengadaan barang dan jasa                           Rp juta                (8.380.230)            (6.086.960)              (4.826.716)
 Pengeluaran untuk masyarakat                        Rp juta                  (250.030)              (174.600)               (137.600)
 Nilai ekonomi yang didistribusikan                  Rp juta             (175.568.662)          (147.720.985)           (122.857.964)
 Nilai ekonomi yang ditahan                          Rp juta                31.086.775             39.190.250               39.087.530

Catatan:
*) Pendapatan bunga, pendapatan syariah, dan pendapatan premi
 **) Beban bunga, beban syariah, dan beban klaim
 ***) Tidak termasuk laba tahun berjalan ke kepentingan non-pengendali




  280            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 281
                                                                           Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan      Independent Assurance      Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik             Statement                  Lingkungan




        DESKRIPSI         SATUAN       2024                       2023                        2022              STANDAR

 Rasio Kinerja ****
 Rasio Kecukupan            %                        20,1                   21,48                     19,46   [GRI 2-6]
 Modal Minimum                                                                                                [OJK B.1.a,
 (KPMM)                                                                                                       C.3.a, F.2]
 Aset produktif             %                        0,68                    0,68                      1,09
 bermasalah dan
 aset non- produktif
 bermasalah terhadap
 total aset produktif
 dan aset non
 produktif
 Aset produktif             %                        0,67                    0,68                      1,09
 bermasalah terhadap
 total aktiva produktif
 Cadangan Kerugian          %                        2,32                    2,87                      3,91
 Penurunan Nilai
 (CKPN) aset
 keuangan terhadap
 aset produktif
 NPL gross                  %                        0,97                    1,02                      1,88
 NPL nett                   %                        0,33                    0,29                      0,26
 Return on Asset            %                        3,59                    4,03                       3,3
 (ROA)
 Return on Equity           %                    24,19                      27,31                     22,62
 (ROE)
 Net Interest Margin        %                        4,93                    5,25                      5,16
 (NIM)
 Rasio Efisiensi            %                    56,46                      51,88                     57,35
 (BOPO)
 Loan to Deposit Ratio      %                    98,04                      86,75                     77,61
 (LDR)
 Nilai Liquidity            %
 Coverage Ratio (LCR)
 a.    LCR secara           %                   139,21                     176,24                    191,02
       individu
 b.    LCR secara           %                   140,64                     169,58                    186,79
       konsolidasi

Catatan:
****) Bank only




        DESKRIPSI           SATUAN            2024                  2023                      2022              STANDAR

 Akses Perbankan
 Kantor Cabang                  Unit                        146                139                     138    [GRI 2-6] [OJK
 Kantor Luar Negeri             Unit                          7                     7                    7    C.3.d]

 Kantor Cabang                  Unit                   2.054                 2.104                    2.225
 Pembantu*)
 Payment Point                  Unit                         36                 36                      42
 Kas Mobile                     Unit                         77                 77                      77
 Kas Mobile Mikro               Unit                         21                 21                      22
 ATM                            Unit                  12.892                12.906                   13.027




Laporan Keberlanjutan 2024                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          281
Page 282
 Lampiran                 Data Kinerja                                                 Referensi Otoritas           SASB Content Index
                          Keberlanjutan                   Indeks Isi GRI               Jasa Keuangan                Commercial Banks




      DESKRIPSI               SATUAN                      2024                     2023                     2022             STANDAR

Perbankan Digital
Daftar E-Channel
Livin’ by Mandiri Apps    Jumlah Pengguna                            14,9                    13,2                    9,7   [GRI 2-6] [OJK
                             Aktif (Juta)                                                                                  B.1.a, C.4,
                         Frekuensi Transaksi                          3,9                     2,2                    1,9   F.26, F.27]
                               (Miliar)
                          Nominal Transaksi                      4.027                      3.271                  2.472
                             (Rp Triliun)
ATM                      Frekuensi Transaksi                         1,04                    1,04                   1,03
                               (Miliar)
                          Nominal Transaksi                      772,0                      774,9                  785,1
                             (Rp Triliun)
E-Money                   Jumlah Kartu Aktif                          8,7                    15,7                    7,3
                               (Juta)
                         Frekuensi Transaksi                          1,4                     1,3                    1,2
                           Purchase (Juta)
                          Nominal Transaksi                          24,6                    22,1                   19,9
                         Purchase (Rp Triliun)
                         Frekuensi Transaksi                         211                    181,2                  155,8
                            Top-Up (Juta)
                          Nominal Transaksi                           25                     22,4                   20,2
                          Top-Up (Rp Triliun)
EDC                       Jumlah Merchant                            198                    201,3                  190,1
                               (ribu)
                         Frekuensi Transaksi                     328,1                      262,9                  220,5
                               (Juta)
                          Nominal Transaksi                      148,5                      136,4                  122,4
                             (Rp Triliun)
Smart Branch             Jumlah Cabang (Unit)                        241                      249                    241




      DESKRIPSI           SATUAN                   2024                         2023                        2022            STANDAR

Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang
Sejalan dengan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Jenis dan jumlah            Jenis        Jenis Sustainable                  Jenis Sustainable Financing:                   [GRI 2-6]
produk yang                              Financing:                         • Green Portfolio                              [OJK B.1.a,
memenuhi kriteria                        • Green Portfolio                                                                 B.1.d, C.4,
                                                                            • Social Portfolio
kegiatan usaha                           • Social Portfolio                                                                F.3, F.26,
                                                                            Sustainable Products:
berkelanjutan                            Sustainable Products:                                                             F.27]
                                         • Green Loan                       • Green Loan
                                         • Sustainability Linked            • Sustainability Linked Loan
                                            Loan                            • Corporate-in-Transition Financing
                                         • Corporate-in-Transition          • Green Mortgage
                                            Financing
                                                                            Sustainable Funding:
                                         • Green Mortgage
                                         Sustainable Funding:               • Sustainability Bond
                                         • Sustainability Bond              • Green Bond
                                         • Green Bond                       • ESG Repo
                                         • ESG Repo




 282         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 283
                                                                                Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan             Independent Assurance    Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                    Statement                Lingkungan




      DESKRIPSI           SATUAN              2024                     2023                    2022             STANDAR

 Nominal produk dan/atau jasa yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan
 a. Penghimpunan          Rp miliar                    18.000                    5.000                 12.454   [GRI 2-6]
    Dana                                                                                                        [OJK B.1.a,
 b. Penyaluran Dana       Rp miliar                   292.507                  264.080                228.764   C.4, F.3]

 Total Aset produktif Kegiatan usaha Berkelanjutan
 a. Total Kredit          Rp miliar                   292.507                  264.080                228.764   [GRI 2-6]
    Pembiayaan                                                                                                  [OJK B.1.a,
    Kegiatan Usaha                                                                                              C.4, F.3]
    Berkelanjutan
 b. Total Non-            Rp miliar                  1.018.272                 821.707                703.875
    Kredit/Pembiayaan
    Kegiatan Usaha
    Berkelanjutan
 Persentase total            %                          22,32                    24,30                  24,50
 kredit pembiayaan
 kegiatan usaha
 berkelanjutan
 terhadap total kredit/
 pembiayaan bank




      DESKRIPSI           SATUAN              2024                     2023                    2022             STANDAR

 Portofolio Kredit Kategori Usaha Berkelanjutan

 Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan

 Energi Terbarukan        Rp miliar                    11.773                    9.727                  6.149   [OJK B.1.d,
 Efisiensi Energi         Rp miliar                          -                       -                      -   B.1.e, F.3,
                                                                                                                F.26, F.27]
 Pencegahan dan           Rp miliar                          -                       -                      -
 Pengendalian Polusi
 Pengelolaan Sumber       Rp miliar                   111.432                  102.413                 92.956
 Daya Alam Hayati dan
 Penggunaan Lahan
 yang Berkelanjutan
 Konservasi               Rp miliar                          -                       -                      -
 Keanekaragaman
 Hayati Darat dan Air
 Transportasi ramah       Rp miliar                     7.545                    3.926                  3.107
 lingkungan
 Pengolahan air dan       Rp miliar                     1.176                    1.171                   867
 air limbah
 Adaptasi Perubahan       Rp miliar                          -                       -                      -
 Iklim
 Produk yang              Rp miliar                    10.621                    5.354                  3.307
 Dapat Mengurangi
 Penggunaan
 Sumber Daya
 dan Menghasilkan
 Lebih Sedikit Polusi
 (Ecoefficient)
 Bangunan                 Rp miliar                     6.268                    6.612                    16
 Berwawasan
 Lingkungan yang
 Memenuhi Standar
 atau Sertifikasi
 yang Diakui Secara
 Nasional, Regional,
 atau Internasional




Laporan Keberlanjutan 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     283
Page 284
 Lampiran               Data Kinerja                                        Referensi Otoritas             SASB Content Index
                        Keberlanjutan               Indeks Isi GRI          Jasa Keuangan                  Commercial Banks




     DESKRIPSI          SATUAN               2024                    2023                        2022              STANDAR

Kegiatan Usaha dan/      Rp miliar                     9.644                   8.776                      5.067
atau Kegiatan Lain
yang Berwawasan
Lingkungan Lainnya
Kegiatan UMKM            Rp miliar                   133.548                 126.101                    117.295
Jumlah Portofolio        Rp miliar                   292.507                 264.080                    228.764
KKUB
a. portofolio hijau      Rp triliun                      149                     129                      106,4
b. portofolio sosial     Rp triliun                      144                     135                      122,4
% Share Pembiayaan          %                          22,32                   24,32                      24,53
Berkelanjutan




     DESKRIPSI          SATUAN               2024                    2023                        2022              STANDAR

Kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Perkebunan Sawit         Rp miliar                    23.296                  21.651                     19.278   [GRI 2-6]
dan CPO                                                                                                           [OJK B.1.a,
Perdagangan Eceran       Rp miliar                    18.671                  16.881                     16.772   B.1.d, C.4,
Makanan, Minuman,                                                                                                 F.2 F.3] [FN-
dan Rokok                                                                                                         CB-240a.1.]
                                                                                                                  [FN-CB-
Hotel, Restoran, dan     Rp miliar                    11.054                   9.971                      9.380   240a.2.]
Akomodasi
Perdaganan Eceran        Rp miliar                     9.224                   8.630                      8.411
Peralatan Rumah
Tangga
Pertanian                Rp miliar                     5.520                   5.722                      5.491
Jasa Usaha Non           Rp miliar                     3.780                   5.208                      5.343
Keuangan
Jasa Sosial dan          Rp miliar                     5.740                   4.911                      4.374
Lembaga
Jasa Transportasi        Rp miliar                     4.406                   3.846                      3.348
Darat
Peternakan dan           Rp miliar                     3.989                   3.756                      3.510
Pakan Ternak
Perdagangan Eceran       Rp miliar                     4.098                   3.364                      3.680
Tekstil dan Produk
Tekstil
Lain-lain                Rp miliar                    43.770                  41.548                     37.702
Total                   Rp miliar                   133.548                  125.494                    117.295




 284         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 285
                                                                       Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan     Independent Assurance   Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik            Statement               Lingkungan




      DESKRIPSI            SATUAN       2024                   2023                   2022            STANDAR

 Penghimpunan Dana Berkelanjutan
 Green loan                Rp triliun            3,78                   3,50                   4,67   [GRI 2-6]
 Corporate-in-             Rp triliun               -                   0,74                      -   [OJK B.1.d,
 transition financing                                                                                 C.4, F.3,
                                                                                                      F.26, F.27]
 Green Mortgage            Rp triliun            0,58                      -                      -
 Sustainability linked     Rp triliun            3,02                   0,65                   1,49
 loan
 Penghimpunan Dana Berkelanjutan
 Sustainability Bond       US$ juta                 -                      -                      -   [GRI 2-6]
 Green Bond                Rp miliar                -                  5.000                      -   [OJK B.1.a,
                                                                                                      B.1.d, C.4,
 ESG Repo                  US$ juta                 -                      -                    500   F.3, F.26,
                                                                                                      F.27]
 Investasi Berkelanjutan
 Green Sukuk               Rp miliar            3.116                  3.047                      - [GRI 2-6]
 Green Bond                Rp miliar              292                    180                      - [OJK B.1.a,
                                                                                                    B.1.d, C.4,
 Reksa dana berbasis       Rp miliar            3.540                     17                      - F.2, F.3,
 ESG                                                                                                F.26, F.27]
 Kredit Kendaraan          Rp miliar              910                    393                      -
 Listrik
 Kredit Panel Surya        Rp miliar              N/A                   0,61                      -




      DESKRIPSI            SATUAN       2024                   2023                   2022            STANDAR

 Pelibatan pihak lokal
 Jumlah pemasok            Pemasok              1.036                    986                    895   [GRI 204-1]
 lokal                                                                                                [OJK B.1.e]
 Proporsi pemasok             %                 98,39                  98,38                   99,5
 lokal
 Jumlah pembelian          Rp triliun            8,22                   5,45                    4,8
 lokal
 Persentase                   %                 98,05                  99,29                  97,78
 pembelian lokal




Laporan Keberlanjutan 2024                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    285
Page 286
  Lampiran                        Data Kinerja                                                                 Referensi Otoritas                         SASB Content Index
                                  Keberlanjutan                          Indeks Isi GRI                        Jasa Keuangan                              Commercial Banks




  Lingkungan
                                                                                                                                          BASELINE
           DESKRIPSI                         SATUAN                   2024                     2023                    2022                                       STANDAR
                                                                                                                                            (2019)
Konsumsi Energi Langsung
Konsumsi Energi (listrik)                        GJ                      863.024                1.040.756              1.046.804              1.140.603 [GRI 302-1,
Konsumsi Energi (BBM)                            GJ                      642.865                  599.749                569.528                906.514 302-2] [OJK F.6]
Konsumsi Energi (Tenaga                          GJ                             NR                       NR                     NR                     NR
Surya atau Energi
Terbarukan Lain)
Konsumsi Energi Total                            GJ                   1.505.889                 1.640.506              1.616.331              2.047.117
*- Penghitungan pemakaian energi listrik, yaitu dengan membagi total biaya listrik (Rp) dengan tarif per kWh, lalu dikonversi ke gigajoule (GJ) menggunakan The Greenhouse Gas
  Protocol Initiative (2004)
- Pemakaian BBM (Pertamax) dihitung dari total pembelian (Rp) dibagi dengan harga per liter, kemudian dikonversi ke GJ

Konsumsi Energi Langsung
Intensitas Konsumsi Energi                 GJ/pegawai                       30,00                     42,10                  42,34                  52,40     [GRI 302-3]
                                                                                                                                                              [OJK F.6]
Pengurangan konsumsi energi (Bank only)
Total Pengurangan                                GJ                      277.579                    99.847                 93.799             1.140.603       [GRI 302-4,
Konsumsi Energi                                                                                                                                               302-5] [OJK
                                                                                                                                                              F.7]
Emisi Gas rumah Kaca dari perusahaan (Bank only)
Emisi GRK Langsung                           ton CO2e                      46.741                   43.077                 42.698                 75.640      [GRI 305-1,
(Scope-1)                                                                                                                                                     305-5]
Emisi GRK Langsung                           ton CO2e                    192.853                  252.636                260.082                283.113       [GRI 305-2,
(Scope-2)                                                                                                                                                     305-5]
Emisi GRK total                              ton CO2e                    239.594                  295.713                303.780                358.753       FN-CB-410b.1.
Persentase Emisi Gas rumah Kaca dari perusahaan (Bank only)
Emisi GRK Langsung                                %                         19,51                     14,57                  14,10                  21,08     [GRI 305-1,
(Scope-1)                                                                                                                                                     305-5]
Emisi GRK Langsung                                %                         80,49                     85,43                  85,90                  78,92     [GRI 305-2,
(Scope-2)                                                                                                                                                     305-5]
Emisi GRK total                                   %                        100,00                   100,00                 100,00                 100,00      FN-CB-410b.3.
Intensitas Emisi (Bank only)
Intensitas Scope 1&2 Emisi                     tCO2e/                           3,2                     3,9*                   4,0*                   4,6*    [GRI 305-4]
GRK                                           pegawai                                                                                                         [OJK F.11]
*terdapat penyajian kembali atas perhitungan intensitas emisi

Emisi dari pembiayaan
Emisi tidak langsung                        juta tCO2e                        19,4                     18,1                    N/A                    N/A     [GRI 305-3]
(Scope-3)
Commercial Real Estate                       juta tCO2e                         0,2                      0,3                   N/A                    N/A
Project Finance*                             juta tCO2e                         0,5                      0,6                   N/A                    N/A
Business Loans                               juta tCO2e                       12,3                     10,7                    N/A                    N/A
Corporate Bonds                              juta tCO2e                         0,1                      0,1                   N/A                    N/A
Sovereign Loans                              juta tCO2e                         1,8                      1,1                   N/A                    N/A
Mortgages                                    juta tCO2e                         0,4                      0,4                   N/A                    N/A
Motor Vehicle Loans                          juta tCO2e                         0,4                      0,4                   N/A                    N/A
Sovereign Bonds                              juta tCO2e                         3,7                      4,5                   N/A                    N/A




 286            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024
Page 287
                                                                                                 Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan                            Independent Assurance      Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                                   Statement                  Lingkungan




                                                                                                                BASELINE
           DESKRIPSI                        SATUAN                  2024          2023             2022                         STANDAR
                                                                                                                  (2019)
 Emisi dari pembiayaan berdasarkan sektor*
 Emisi Absolut Berdasarkan Sektor
 Power Generation                           juta tCO2e                     2,23           2,40            N/A          N/A    [GRI 305-3],
 Iron & Steel                               juta tCO2e                     1,00           1,59            N/A          N/A    FN-CB-410b.2.

 Oil & Gas                                  juta tCO2e                     1,22           1,38            N/A          N/A
 Livestock                                  juta tCO2e                     1,52           1,01            N/A          N/A
 Agriculture                                juta tCO2e                     0,92           0,61            N/A          N/A
 Coal                                       juta tCO2e                     0,62           0,55            N/A          N/A
 Chemicals & Petrochemicals                 juta tCO2e                     0,90           0,49            N/A          N/A
 FMCG                                       juta tCO2e                     1,01           0,44            N/A          N/A
 Non-ferrous Mining                         juta tCO2e                     0,52           N/A             N/A          N/A
 Cement                                     juta tCO2e                     0,40           0,37            N/A          N/A
 Construction                               juta tCO2e                     0,40           0,33            N/A          N/A
 Intensitas Emisi Berdasarkan Sektor
 Livestock                                  tCO2 e/Rp                  381,9             320,6            N/A          N/A    [GRI 305-4],
                                              Miliar                                                                          [OJK F.11]
 Cement                                     tCO2 e/Rp                  385,6             310,3            N/A          N/A
                                              Miliar
 Oil & Gas                                  tCO2 e/Rp                      80,0          185,2            N/A          N/A
                                              Miliar
 Power Generation                           tCO2 e/Rp                      99,0          152,5            N/A          N/A
                                              Miliar
 Iron & Steel                               tCO2 e/Rp                      94,4          124,9            N/A          N/A
                                              Miliar
 Coal                                       tCO2 e/Rp                      23,3           52,7            N/A          N/A
                                              Miliar
 Chemicals & Petrochemicals                 tCO2 e/Rp                      83,9           35,5            N/A          N/A
                                              Miliar
 Pulp & Paper                               tCO2 e/Rp                      97,9           33,9            N/A          N/A
                                              Miliar
 Shipping                                   tCO2 e/Rp                      42,2           N/A             N/A          N/A
                                              Miliar
 Non-ferrous Mining                         tCO2 e/Rp                      31,0           N/A             N/A          N/A
                                              Miliar
 FMCG                                       tCO2 e/Rp                      29,0           28,5            N/A          N/A
                                              Miliar
 Steel Mining                               tCO2 e/Rp                       9,4           24,9            N/A          N/A
                                              Miliar
 *Project Finance mencakup proyek pembangkit listrik
 **Business Loans berdasarkan data emisi yang dilaporkan debitur.

 Pengambilan dan Penggunaan Air (Bank only)
 Penggunaan Air dari Pihak                       m3                  574.376        560.911          498.365        410.316    [GRI 303-3,
 Ketiga*                                                                                                                      303-5] [OJK F.8]
 Pemakaian Air Daur Ulang**                      m3                   88.788        141.106          138.580        104.372
 Total Pemakaian air                             m3                  663.164        702.017          636.945        514.688
 % Pemakaian Air Daur Ulang                      %                          13             20              22           20

* Cakupan: Sentra Mandiri, Menara Mandiri, Plaza Mandiri, Wisma Mandiri
** Cakupan: Menara Mandiri, Plaza Mandiri, Wisma Mandiri




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      287
Page 288
 Lampiran                       Data Kinerja                                                              Referensi Otoritas                 SASB Content Index
                                Keberlanjutan                         Indeks Isi GRI                      Jasa Keuangan                      Commercial Banks




           DESKRIPSI                         SATUAN                        2024                          2023                    2022              STANDAR
Pengelolaan Limbah oleh Pihak Ketiga Berizin
Limbah Berbahaya*                                 kg                                 196                          1.520                  4.400 [GRI 303-4,
Limbah Domestik**                                 kg                            151.858                            N/A                     N/A 306-3] [OJK
                                                                                                                                               F.13. F.14, F.15]
Limbah Cair***                                    m3                              81.400                        100.200                 63.693
Limbah Cair yang Dikelola                         m3                              32.134                         31.610                 28.104
melalui Reverse Osmosis****
*Cakupan: Plaza Mandiri
**Cakupan: Menara Mandiri, Sentra Mandiri, Plaza Mandiri
***Cakupan: Plaza Mandiri
****Cakupan: Plaza Mandiri

Berat Timbulan Limbah Berdasarkan Pengelolaannya
Dikelola oleh pihak ketiga                        kg                            151.858                            N/A                    N/A    [GRI 306-4,
berizin                                                                                                                                          306-5]
Pemakaian Kertas
Kertas Cetak                                     Rim                            139.393                     136.718*                142.089*     [OJK F.5]
*Terdapat penyajian ulang data penggunaan kertas karena adanya penambahan jenis kertas yang dihitung.

Biaya Lingkungan
Instalasi Panel Surya                           rupiah                 1.400.000.000                                  -                      -   [OJK F.4]
Peremajaan dan Perbaikan                        rupiah                                   -                            -     1.510.000.000        [OJK F.4]
System Water Recycle RO
Kegiatan TJSL Bidang                            rupiah                52.510.000.000                22.500.000.000               645.015.195     [OJK F.4, F.25]
Pelestarian Alam/Lingkungan
Hidup
Instalasi LED                                   rupiah                                   -              2.250.000.000                        -   [OJK F.4]
Program Reverse Vending                         rupiah                     198.000.000                             N/A                    N/A    [OJK F.4]
Machine
Inisiatif Pengurangan Energi
Gedung Tersertifikasi Green                      unit                                    3                           1                           [GRI 302-4,
Building                                                                                                                                         305-5], [OJK
Smart Branch                                     unit                                241                           241                           F.7, F.12]

Panel Surya                                      unit                                870                           727
Kendaraan Operasional                            unit                                404                           136
dengan Electric Vehicles



                      DESKRIPSI                                   SATUAN                                                  2024
Kredit berdasarkan Sektor
Komersial - Lainnya                                                    %                                                                                     20,80
Ritel - Lainnya                                                        %                                                                                     20,20
Manufaktur                                                             %                                                                                     10,20
Hotel, Restoran, dan Hiburan                                           %                                                                                       9,00
Pertanian                                                              %                                                                                       8,30
Jasa Komersial dan Profesional                                         %                                                                                       6,80
Logam dan Pertambangan                                                 %                                                                                       6,10
Real Estat                                                             %                                                                                       5,60
Transportasi                                                           %                                                                                       5,40
Layanan                                                                %                                                                                       4,60
Lainnya                                                                %                                                                                       2,90




 288           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024
Page 289
                                                                            Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan         Independent Assurance    Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                Statement                Lingkungan




   Sosial
  KOMISARIS DAN                         2024                      2023                         2022
                      SATUAN                                                                                    STANDAR
         DIREKSI

 Dewan Komisaris      Orang            9              1          9             2            8              2    [GRI 405-1]
 Direksi              Orang           10              2          9             3           10              2



                                           2024                      2023                       2022
 KETENAGAKERJAAN      SATUAN                                                                                     STANDAR


 Jumlah Pegawai berdasarkan Kewarganegaraan
 Indonesia             Orang       18.504         20.369      18.565        20.374      18.322         19.854   [GRI 2-7]
 India                 Orang            1              0          1             0              0           0
 Total                 Orang       18.505         20.369      18.566        20.374      18.322         19.854
 Jumlah Pegawai berdasarkan Usia
 < 30 tahun            Orang        4.404          5.581       4.390         5.729       4.415          5.977   [GRI 2-7,
 30 – 50 tahun         Orang       12.610         13.881      12.479        13.715      12.182         13.010   405-1]
                                                                                                                [C.3.b]
 > 50 tahun            Orang         1491            907       1.697          930        1.725           867
 Total                 Orang       18.505         20.369      18.566        20.374      18.322         19.854
 Jumlah Pegawai berdasarkan Status Ketenagakerjaan
 Pekerja Tetap         Orang       16.616         17.590      16.601        17.762      16.630         18.017   [GRI 2-7,
 Pekerja Kontrak       Orang        1.713          2.636       1.721         2.416       1.478          1.701   2-8, 405-
                                                                                                                1] [C.3.b]
 Trainee               Orang         176             143        244           196         214            136
 Total Pegawai         Orang       18.505         20.369      18.566        20.374      18.322         19.854
 Organik (Tetap,
 Kontrak & Trainee)
 Tenaga Ahli Daya      Orang       25.834          7.235      26.428        25.975      33.188          7.213
 (TAD)
 Total Seluruh         Orang       44.339         27.604      44.994        27.882      44.297         27.067
 Pegawai
 (Organik dan TAD)

 Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan

 S3                    Orang           12              1         11             2           10             2    [GRI 2-7,
 S2                    Orang        1.189            770       1.194          730        1.166           693    2-8, 405-
                                                                                                                1] [C.3.b]
 Sarjana dan           Orang       16.188         18.506      16.038        18.342      15.616         17.695
 sederajat
 Diploma               Orang          512            973        588          1.130        649           1.274
 SLTA                  Orang          599            119        725           170         868            190
 SLTP                  Orang            5                 -      10                -        12              -
 SD                    Orang               -              -          -             -           1            -
 Total                 Orang       18.505         20.369      18.566        20.374      18.322         19.854




Keterangan:

      Laki-laki       Perempuan




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       289
Page 290
 Lampiran               Data Kinerja                                            Referensi Otoritas            SASB Content Index
                        Keberlanjutan               Indeks Isi GRI              Jasa Keuangan                 Commercial Banks




                                             2024                        2023                          2022
KETENAGAKERJAAN        SATUAN                                                                                          STANDAR


Jumlah Pegawai berdasarkan Wilayah Kerja

Region I/Sumatera 1     Orang           989          1.232           1.057         1.298        1.059          1.270   [GRI 2-7,
Region II/Sumatera 2    Orang         1.197          1.369           1.248         1.391        1.134          1.316   2-8, 405-
                                                                                                                       1] [C.3.b]
Region III/Jakarta 1    Orang           847          1.542            871          1.621             931       1.636
Region IV/Jakarta 2     Orang           742          1.596            787          1.647             819       1.682
Region V/Jakarta 3      Orang           741          1.364            793          1.385             814       1.427
Region VI/Jawa 1        Orang         1.004          1.238           1.072         1.266        1.052          1.222
Region VII/Jawa 2       Orang         1.176          1.421           1.283         1.486        1.233          1.377
Region VIII/Jawa 3      Orang         1.179          1.737           1.281         1.780        1.236          1.650
Region IX/              Orang           818            978            882          1.027             896       1.033
Kalimantan
Region X/Sulawesi       Orang           918          1.125            991          1.164             987       1.099
dan Maluku
Region XI/Bali dan      Orang           538            637            575            637             554         604
Nusa Tenggara
Region XII/Papua        Orang           284            391            313            431             318         438
Kantor Luar Negeri      Orang            27              5             27              5              25           6
Perusahaan Anak         Orang            60             19             69             16              62          14
Kantor Pusat            Orang         7.985          5.715           7.317         5220         7.202           5080
Total                   Orang        18.505         20.369       18.566           20.374       18.322         19.854
Jumlah Pegawai berdasarkan Level Manajemen Organisasi
Top Management          Orang           117             38            113             33             107          30
Middle Management       Orang           721            285            714            263             707         260
Junior Management       Orang         9.413          8.287           9.000         7.935        8.664          7.634
Non Management          Orang         8.254         11.759           8.739        12.143        8.844         11.930
Total                   Orang        18.505         20.369       18.566          20.374        18.322         19.854


Keterangan:

  Top Management: BOD-1
  Middle Management: BOD-2
  Junior Management: BOD-3




 290         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            Laporan Keberlanjutan 2024
Page 291
                                                                                           Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan                Independent Assurance            Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                       Statement                        Lingkungan




                                           DEWAN                            TOP              MIDDLE              JUNIOR                 NON
                                                           DIREKSI
                                          KOMISARIS                      MANAGEMENT        MANAGEMENT          MANAGEMENT            MANAGEMENT
 KETENAGAKERJAAN         SATUAN   TAHUN



 Jumlah Pegawai berdasarkan Kelompok Usia dan Level Manajemen Organisasi
                         Orang    2024      0         0     0        0        0        0       0           0    667       580         578     1.134
        18-24            Orang    2023      0         0     0        0        0        0       0           0    503       441         613     1.087
                         Orang    2022      0         0     0        0        0        0       0           0    484       382         363      596
                         Orang    2024      0         0     0        0        0        1      45       27      3.694     3.106       4.745    7.558
        25-34            Orang    2023      0         0     0        0        0        1      32       21      3.754     3.214       5.424    8.258
                         Orang    2022      0         0     0        0        1        1      41       23      3.709     3.375       5.873     8,87
                         Orang    2024      2         0     0        0       28        9     332      131      3.434     3.247       2.234    2.545
        35-44            Orang    2023      1         0     0        0       25       11     318      107      3.102     3.001       1.829   2.206
                         Orang    2022      0         0     0        0       24        7     279      105      2.801     2.692       1.559   1.848
                         Orang    2024      0         0     4        2       69       23     311      113      1.498     1.282        595      462
        45-54            Orang    2023      0         1     3        2       67       19     313      120      1.505     1.195        717      520
                         Orang    2022      1         1     3        1       63       18     346      121      1.529     1.126        888      548
                         Orang    2024      9         1     6        0       20       5       33       14       120        72         102       60

        >54              Orang    2023     10         1     6        1       21       2       51       15       136        84         156       72
                         Orang    2022      7         1     7        1       13       4       41       11       141        59         161       68




           PERSENTASE KEBERAGAMAN               SATUAN               2024                   2023                  2022                STANDAR

 Persentase Pegawai berdasarkan Gender
 Laki-Laki                                            %                     47,60                  47,68                  47,99      [GRI 405-1]
 Perempuan                                            %                     52,40                  52,32                  52,01
 Persentase Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Gender
 Laki-Laki                                            %                     86,36                  87,26                  81,82      [GRI 405-1]
 Perempuan                                            %                     13,64                  21,74                  18,18
 Persentase Pegawai berdasarkan Jabatan
 Top Management                                       %                      0,40                   0,37                   0,36      [GRI 405-1]
 Middle Management                                    %                      2,59                   2,51                   2,53
 Junior Management                                    %                     45,53                  43,49                  42,69
 Non Management                                       %                     51,48                  53,63                  54,42
 Persentase Pegawai berdasarkan Kelompok Umur
 (< 30 tahun)                                         %                     25,69                    26                      27      [GRI 405-1]
 (30-50 tahun)                                        %                     68,15                    67                      66
 (> 50 tahun)                                         %                      6,17                     7                          7
 Persentase Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan
 S3                                                   %                      0,03                   0,03                   0,03      [GRI 405-1]
 S2                                                   %                      5,04                   4,94                   4,87
 Sarjana dan sederajat                                %                     89,25                  88,29                  87,26
 Diploma                                              %                      3,82                   4,41                   5,04
 SLTA                                                 %                      1,85                   2,30                   2,77
 SLTP                                                 %                      0,01                   0,03                   0,03
 SD                                                   %                           -                    -                         -




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  291
Page 292
 Lampiran                 Data Kinerja                                          Referensi Otoritas             SASB Content Index
                          Keberlanjutan               Indeks Isi GRI            Jasa Keuangan                  Commercial Banks




 PEGAWAI DIFABEL         SATUAN                2024                    2023                      2022                      STANDAR

Jumlah Pegawai Difabel
Organik                   Orang                          15                         15                         13       [GRI 405-1]
Kriya                     Orang                           4                          9                         18

Tenaga Alih Daya          Orang                          72                          8                             -
Total                     Orang                          91                         32                         31
Jumlah dan Persentase Pegawai dengan Difabel berdasarkan Gender
Laki-laki                 Orang                          74                         23                                  [GRI 405-1]
Perempuan                 Orang                          17                          9
Total                     Orang                          91                         32                         31
Ragam Difabel
Tuna Rungu                Orang                           4                          3                                  [GRI 405-1]
Tuna Daksa                Orang                          18                         29
Tuna Netra                Orang                           7                          -
Tuna Wicara               Orang                           1                          -
Difabel Lainnya           Orang                          61                          -
Total                     Orang                          91                         32
                                                                                                               31
Jenis Pekerjaan
Call Center               Orang                          15                         19                                  [GRI 405-1]
Back Office               Orang                          31                          9
Front Office              Orang                          23                          2
Fields (Lapangan)         Orang                          20                          -
IT                        Orang                           2                          2

Total                     Orang                          91                         32                         31




                                                                                         2024
                     REMUNERASI                        SATUAN                                                             STANDAR


Rata-Rata Gaji berdasarkan Jabatan dan Gender
Top Management                                        Rp/Bulan                89.168.843             104.022.441       [GRI 405-2]
Middle Management                                     Rp/Bulan                44.923.940              44.496.587
Junior Management                                     Rp/Bulan                16.788.693              16.266.629
Non Management                                        Rp/Bulan                 6.799.640               6.753.421




                     REMUNERASI                        SATUAN                            2024                             STANDAR

Rasio Gaji Rata-rata Pegawai Perempuan dibandingkan Pegawai Laki-laki berdasarkan Jabatan dan Gender
Top Management                                          Rasio                                               1,17       [GRI 405-2]
Middle Management                                       Rasio                                               0,99
Junior Management                                       Rasio                                               0,97
Non Management                                          Rasio                                               0,99




 292           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2024
Page 293
                                                                                       Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan               Independent Assurance         Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                      Statement                     Lingkungan




  RATA-RATA KESENJANGAN UPAH PEGAWAI PEREMPUAN
                                                                 SATUAN                       2024                       STANDAR
           DAN LAKI-LAKI BERDASARKAN JABATAN

 Rata-rata Kesenjangan Upah
 Top Management                                                    %                                    16,7    [GRI 405-2]
 Middle Management                                                 %                                     1,0
 Junior Management                                                 %                                     3,1
 Non Management                                                    %                                     0,7
 Median Kesenjangan Upah
 Top Management                                                    %                                    13,9    [GRI 405-2]
 Middle Management                                                 %                                     0,6
 Junior Management                                                 %                                     3,6
 Non Management                                                    %                                     1,5



                                                                                         2024
                   INDIKATOR UPAH                       SATUAN                                                                STANDAR


 Rata-rata Gaji + Insentif Lain (Tunjangan)
 Top Management                                            Rp                    90.289.259             104.773.551
 Middle Management                                         Rp                    44.923.940              44.496.587
 Junior Management                                         Rp                    16.788.693              16.266.629
 Non Management                                            Rp                     6.799.640                  6.753.421




           KOMPENSASI TOTAL TAHUNAN                     SATUAN                           2024                                 STANDAR

 Rasio Kompensasi Total Tahunan
 Rasio kompensasi total tahunan individu dengan          Rasio                                                  34,06    [GRI 2-21]
 bayaran tertinggi terhadap median total kompensasi
 tahunan semua karyawan (tidak termasuk individu
 dengan bayaran tertinggi)
 Kenaikan persentase rasio kompensasi total tahunan        %                                                    15,62
 individu dengan bayaran tertinggi tertinggi terhadap
 median total kompensasi tahunan seluruh pegawai
 (tidak termasuk individu dengan bayaran tertinggi)




    PEREKRUTAN                                2024                        2023                           2022
                        SATUAN                                                                                                  STANDAR
         PEGAWAI

 Jumlah Perekrutan Pegawai berdasarkan Usia dan Gender
 < 30 tahun              Orang            671            649       1.109              1.494          1.006           1.028     [GRI 401-1]
 30 – 50 tahun           Orang            615            499           117              47            152                43
 > 50 tahun              Orang                3            0           16                2              7                 1
 Total                   Orang          1.289           1.148      1.242              1.543          1.165           1.072




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               293
Page 294
 Lampiran               Data Kinerja                                           Referensi Otoritas               SASB Content Index
                        Keberlanjutan               Indeks Isi GRI             Jasa Keuangan                    Commercial Banks




   PEREKRUTAN                             2024                         2023                          2022
                       SATUAN                                                                                            STANDAR
        PEGAWAI

Jumlah Perekrutan Pegawai Baru berdasarkan Wilayah Kerja
Region I/Sumatera 1    Orang             60            46             48           114              21            59    [GRI 401-1]
Region II/Sumatera 2   Orang             82            61            123           112              36            40
Region III/Jakarta 1   Orang             48            66             23            61              28            71
Region IV/Jakarta 2    Orang             41            85             27            97              39            89
Region V/Jakarta 3     Orang             38            70             28            55              40            60
Region VI/Jawa 1       Orang             53            59             77           112              24            51
Region VII/Jawa 2      Orang             56            40             92           158              36            48
Region VIII/Jawa 3     Orang             57            54             78           179              33            72
Region IX/             Orang             47            39             30            55              21            46
Kalimantan
Region X/Sulawesi      Orang             73            53             66           111              34            52
dan Maluku
Region XI/Bali dan     Orang             37            43             46            51              18            26
Nusa Tenggara
Region XII/Papua       Orang             13            20             14            22              14            15
Kantor Luar Negeri     Orang              0             0              0             0              0              0
Kantor Pusat           Orang            684           512            590           416         821               443
Total                  Orang         1.289          1.148        1.242           1.543        1.165            1.072
Jumlah Perekrutan Pegawai Baru berdasarkan Manajemen Level
Top Management         Orang              1             0             10             3              4              0    [GRI 401-1]
Middle Management      Orang              0             0              9             1              5              2
Junior Management      Orang            910           676            490           337         589               322
Non Management         Orang            378           472            733         1.202         567               748
Total                  Orang         1.289          1.148        1.242           1.543        1.165            1.072
Jumlah Perekrutan Pegawai Baru berdasarkan Kewarganegaraan
Indonesia              Orang         1.289          1.148        1.241           1.543        1.165            1.072

India                  Orang             0              0             1              0              0              0

Total                  Orang         1.289          1.148        1.242           1.543        1.165            1.072




   PEREKRUTAN
                       SATUAN             2024                         2023                          2022                STANDAR
        PEGAWAI

Biaya Rekrutmen Pegawai Baru
Rata-rata biaya          Rp                      4.378.859                    4.378.859                     4.378.859
rekrutmen per
pegawai
Perekrutan Internal
Rekrutment Internal      %                             42                           52                            23

Rekrutment Baru          %                             58                           48                            77




 294         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 295
                                                                          Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan       Independent Assurance    Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik              Statement                Lingkungan




     PERGANTIAN                          2024                  2023                      2022
                        SATUAN                                                                               STANDAR
         PEGAWAI

 Pergantian Pegawai berdasarkan Usia

 < 30 tahun             Orang          176       276        181           265          185          231   [GRI 401-1]
 30 – 50 tahun          Orang          429       740        387           629          423          511
 > 50 tahun             Orang          491       242        429           157          359          131
 Total                  Orang      1.096        1.258       997          1.051         967          873

 Pergantian Pegawai berdasarkan Usia

 Region I/Sumatera 1    Orang           55        94         50            89           47           69   [GRI 401-1]
 Region II/Sumatera 2   Orang           54        78         43            63           45           60
 Region III/Jakarta 1   Orang           65       129         75            88           60           77
 Region IV/Jakarta 2    Orang           56       117         60           103           45           81
 Region V/Jakarta 3     Orang           63        89         55            92           41           57
 Region VI/Jawa 1       Orang           51        75         58            69           52           51
 Region VII/Jawa 2      Orang           72       102         56            73           60           61
 Region VIII/Jawa 3     Orang           82        96         57            73           58           68
 Region IX/             Orang           38        78         36            64           38           49
 Kalimantan
 Region X/Sulawesi      Orang           51        77         47            59           32           46
 dan Maluku
 Region XI/Bali dan     Orang           28        29         31            23           19            9
 Nusa Tenggara
 Region XII/Papua       Orang           11        32         13            28           13           16
 Kantor Luar Negeri     Orang            0         0          0             0            0            0
 Perusahaan Anak        Orang            1         1          4             2            4            1
 Kantor Pusat           Orang          469       261        412           225         453           228
 Total                  Orang      1.096        1.258       997          1.051        967           873
 Jumlah Pergantian Pegawai berdasarkan Manajemen Level
 Top Management         Orang           21         3         14             3           16            2   [GRI 401-1]
 Middle Management      Orang           64        25         55            17           54           15
 Junior Management      Orang          426       314        388           262         425           263
 Non Management         Orang          585       916        540           769         472           593
Total                   Orang      1.096        1.258       997          1.051        967           873

Jumlah Pergantian Pegawai berdasarkan Kewarganegaraan

Indonesia               Orang      1.096        1.258       997          1.051        967           873
Total                   Orang      1.096        1.258       997          1.051        967           873




Laporan Keberlanjutan 2024                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     295
Page 296
 Lampiran                  Data Kinerja                            Referensi Otoritas            SASB Content Index
                           Keberlanjutan        Indeks Isi GRI     Jasa Keuangan                 Commercial Banks




 TINGKAT PERPUTARAN
 SUKARELA (VOLUNTARY            SATUAN         2024              2023                    2022             STANDAR
  TURNOVER) PEGAWAI
Total Perputaran Sukarela
Total Tingkat Perputaran           %                    2,63             2,68                     2,89   [GRI 401-1]
Sukarela                          Orang                1.024            1.044                    1.102
Berdasarkan Gender
Laki-laki                          %                    1,05             1,07                     1,35   [GRI 401-1]
Perempuan                          %                    1,59             1,62                     1,54
Berdasarkan Usia
< 30 tahun                         %                    0,82             0,92                     0,90   [GRI 401-1]
30 – 50 tahun                      %                    1,64             1,67                     1,86
> 50 tahun                         %                    0,18             0,09                     0,12
Berdasarkan Jabatan
Top Management                     %                    0,01             0,09                     0,01   [GRI 401-1]
Middle Management                  %                    0,05             0,09                     0,06
Junior Management                  %                    0,96             0,09                     1,10
Non Management                     %                    1,62             0,09                     1,72
Berdasarkan Kewarganegaraan
Indonesia                         Orang                 2,63             2,68                     2,89




  TINGKAT PERPUTARAN
                                SATUAN         2024              2023                    2022            STANDAR
       PEGAWAI
Total Perputaran
Total Tingkat Perputaran           %                    6,06             5,26                     4,82   [GRI 401-1]
Berdasarkan Gender
Laki-laki                          %                    2,82             2,56                     2,53   [GRI 401-1]
Perempuan                          %                    3,24             2,70                     2,29
Berdasarkan Usia
< 30 tahun                         %                    1,16             1,15                     1,09   [GRI 401-1]
30 – 50 tahun                      %                    3,01             2,61                     2,45
> 50 tahun                         %                    1,89             1,50                     1,28
Berdasarkan Jabatan
Top Management                     %                    0,06             0,04                     0,05   [GRI 401-1]
Middle Management                  %                    0,23             0,18                     0,18
Junior Management                  %                    1,90             1,67                     1,80
Non Management                     %                    3,86             3,36                     2,79
Berdasarkan Kewarganegaraan
Indonesia                          %                    6,06             5,26                     4,82




    CUTI MELAHIRKAN             SATUAN         2024              2023                    2022            STANDAR

Pekerja yang Berhak Menerima Cuti Melahirkan
Laki-laki                         Orang               13.463            13.743                  13.932   [GRI 401-3]
Perempuan                         Orang               13.626            14.605                  14.274
Pekerja yang Mengambil Cuti Melahirkan
Laki-laki                         Orang                 575               621                     590    [GRI 401-3]
Perempuan                         Orang                 829              1.152                   1.169




 296         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2024
Page 297
                                                                                                               Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan                               Independent Assurance                 Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                                      Statement                             Lingkungan




      CUTI MELAHIRKAN                     SATUAN                     2024                              2023                              2022                   STANDAR

 Kembali setelah Mengambil Cuti Melahirkan
 Laki-laki                                   Orang                                 575                                621                               590     [GRI 401-3]
 Perempuan                                   Orang                                 829                             1.152                             1.169
 Tingkat Pekerja yang Mengambil Cuti Melahirkan dan Kembali Bekerja
 Laki-laki                                     %                                   100                                100                               100     [GRI 401-3]
 Perempuan                                     %                                   100                                100                               100
 Tingkat Pekerja yang Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan Berakhir, yang Masih Dipekerjakan 12 Bulan Setelah Kembali
 Bekerja
 Laki-laki                                     %                                   100                                100                               100     [GRI 401-3]
 Perempuan                                     %                                   100                                100                               100




  ABSENTEEISM
                                   SATUAN                             2024                              2023                             2022                   STANDAR
     RATE
 Absentee Rate                 % dari Total Hari                                  0,65                               1,02                               1,07
                                    Kerja
 Pegawai                    % dari Pegawai yang                                         6                               11                               13
                                Tidak Hadir
Catatan: Perhitungan absentee rate mencakup pekerja tetap dan kontrak. Pada tahun 2024, Bank Mandiri menetapkan target absentee rate sebesar 1%.




   KETERIKATAN PEGAWAI                    SATUAN                     2024                              2023                             2022                    STANDAR

 Survei Keterikatan Pegawai
 Indeks Survei Keterikatan                     %                                89, 93                             89,65                            88,05
 Pegawai
 Cakupan Survei Keterikatan                    %                                 80,81                                  75                               49
 Pegawai




             PELATIHAN                       SATUAN                   2024                          2023                           2022                        STANDAR
 Pelatihan Terkait Kebijakan Penagihan
 Jumlah Topik Pelatihan                         Unit                               30                             NR                               NR [GRI 404-2] [OJK
                                               Judul                                                                                                  F.22]
 Jumlah Peserta                                Orang                           3.399                              NR                               NR
 Pelatihan Perlindungan Finansial Nasabah
 Jumlah topik pelatihan                         Unit                             102                             171                               NR    [GRI 404-2] [OJK
                                               Judul                                                                                                     F.22]
 Jumlah peserta                                Orang                         10.260                          26.288                                NR
 Pelatihan Pemasaran dan Informasi Produk
 Jumlah topik pelatihan                         Unit                               70                              49                              NR [GRI 404-2] [OJK
                                               Judul                                                                                                  F.22]
 Jumlah peserta                                Orang                           1.013                         18.152                                NR




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                    297
Page 298
 Lampiran                   Data Kinerja                                                    Referensi Otoritas                      SASB Content Index
                            Keberlanjutan                    Indeks Isi GRI                 Jasa Keuangan                           Commercial Banks




                              2024                                        2023                                          2022
  RATA-
               JUMLAH        JUMLAH          RATA-         JUMLAH       JUMLAH          RATA-           JUMLAH         JUMLAH       RATA-
RATA JAM                                                                                                                                         STANDAR
               PESERTA         JAM         RATA JAM       PESERTA         JAM         RATA JAM         PESERTA          JAM        RATA JAM
PELATIHAN
              PELATIHAN     PELATIHAN      PELATIHAN      PELATIHAN    PELATIHAN      PELATIHAN        PELATIHAN      PELATIHAN   PELATIHAN

Berdasarkan Jenjang Jabatan
SEVP – SVP           154          9.532              62         158        15.558          90,5                148       17.392          117,5   [GRI 404-
VP - AVP            4.120      533.885             130        3.965       807.516         202,6               3.793     661.178          174,3   1] [OJK
                                                                                                                                                 F.22]
SM - FAM           13.993    1.947.625             139       13.822     2.553.630         184,2           13.293      2.153.892           162
Pelaksana          19.659    1.743.310               89      19.751     1.839.932          88,5           20.364      1.713.998           84,2
Non                   55           649               12          59             808         9,2                 87        2.640           30,3
pelaksana
Pension/            2.032       80.698               40       1.738       120.638               58            1.377      80.870           58,7
terminate
Berdasarkan Gender
Perempuan          20.916    2.140.788             102       20.623     2.664.804         124,4           20.338      2.360.482          116,1   [GRI 404-
Laki-laki          19.118    2.175.159             114       18.894     2.674.432         136,6           18.736      2.270.256          121,2   1] [OJK
                                                                                                                                                 F.22]
Total              40.034    4.315.947             108       39.517     5.339.236         130,2           39.074      4.630.738          118,5




   PRODUK DAN LAYANAN                 SATUAN                  2024                       2023                           2022                STANDAR

Evaluasi Produk dan Jasa
Persentase produk yang telah                %                           100                            100                        100     [OJK F.27]
dievaluasi keamanannya
Produk yang ditarik atau                  Satuan                          0                 Livin’ web                              0     [OJK F.29]
dihentikan penjualannya                   Produk
Insiden Keamanan Data
Jumlah Insiden Pelanggaran                Kasus                           0                               0                         0     [GRI 2-27] [GRI
Keamanan Data                                                                                                                             418-1] [FN-CB-
Persentase Insiden yang terkait             %                             0                               0                         0     230a.1]
data
Jumlah rekening terdampak              Satuan                             0                               0                         0
                                      Rekening
Pelatihan Keamanan Data dan Privasi Data
Jumlah topik pelatihan                Unit Judul                        412                            197                         NR     [GRI 404-2]
Jumlah peserta                            Orang                       81.929                         87.793                        NR
Rekapitulasi Pengaduan Nasabah
Total pengaduan nasabah                    Unit                     987.822                 1.082.317                          725.559    [OJK F.24]
Pengaduan dalam proses                     Unit                            -                              -                          -
penyelesaian sesuai tahun
pelaporan
Pengaduan yang telah selesai               Unit                     987.822                 1.082.317                          725.559
Jumlah Transaksi                      Transaksi            19.086.390.532              15.146.907.333                 12.038.675.803
Indeks Pengaduan (Rasio                   Rasio                  0,000052                       0,000071                       0,00006
Pengaduan dibandingkan
transaksi)
Resolution Rate                             %                           100                            100                        100
Target metrik RAS (Rasio jumlah           Rasio                          90                             90                        108
pengaduan dibandingkan
dengan satu juta transaksi)
Realisasi metrik RAS (Rasio               Rasio                          52                             71                         60
jumlah pengaduan dibandingkan
dengan satu juta transaksi)
Kepuasan Nasabah
Net Promoter Score                         Skor                          67                             66                         60     [OJK F.30]
Customer Satisfaction Score                Skor                        86,11                          86,76                        86




 298         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                               Laporan Keberlanjutan 2024
Page 299
                                                                                                   Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan                         Independent Assurance           Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                                Statement                       Lingkungan




       AKSES KEUANGAN
                                      SATUAN                    2024                   2023                        2022                STANDAR
          INKLUSIF
 Kinerja Agen Mandiri
 Agen Mandiri                          Individu                      110.672                  130.100                   156.049     [OJK B.1.e, F.23,
 Volume transaksi                     Rp Triliun                       89,72                    92,82                      88,65    F.26, F.28]

 Jumlah transaksi                       Juta                           88,01                    86,83                      69,27
                                      Transaksi
 Rekening tabungan hasil Agen
                                       Jumlah                           3,17             2.870.000                     2.287.036
 Mandiri
 Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan
                                                                                                                                    [OJK F.23, F.26,
 Jumlah peserta kegiatan               Orang                         35.876*                   13.132                           -   F.28] [FN-CB-
                                                                                                                                    240a.4.]
 Biaya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
 Mandiri Sahabatku                     Rp Juta                           200                    1.444                        500    [GRI 203-1, 413-
 Wirausaha Muda Mandiri               Rp Miliar                            6                       17,5                      8,9    1] [OJK F.25]

 Rumah BUMN                           Rp Miliar                           4,2                       2,0                      2,6
 Mudik Bareng BUMN                    Rp Miliar                         11,3                        4,7                      3,9
 Aksi Bersih Mandiri**                Rp Miliar                           6,4                         -                         -
 Mandiri Air**                        Rp Miliar                           2,3                         -                         -
 Kinerja KUR dan KUM
 KUM                                  Rp Triliun                        26,9                       20,5                     15,4    [GRI 413-1] [OJK
 KUR                                  Rp Triliun                        63,9                       62,3                     62,1    F.25, F.26, F.28]
                                                                                                                                    [FN-CB-240a.1.]
 *Mencakup program Livin’ Up Your Financial, Mandiri Sahabatku, Wirausaha Muda Mandiri (WMM), dan Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di tahun
 2024
 ***Program baru di tahun 2024



    REALISASI             CAPAIAN                           2024                     CAPAIAN                        2023
   TARGET TJSL            (JUMLAH                                                    (JUMLAH                                                STANDAR
  BANK MANDIRI           PROGRAM)          TARGET                  REALISASI                              TARGET           REALISASI
                                                                                    PROGRAM)
 Pilar Sosial                   492       Rp112 Miliar          Rp112,02 Miliar           426          Rp47,5 Miliar       Rp74,0 Miliar    [GRI 203-
 Pilar Ekonomi                  343      Rp82,5 Miliar             Rp82,50 Miliar         280         Rp 68,8 Miliar       Rp70,4 Miliar    1, 413-1]
                                                                                                                                            [OJK F.2,
 Pilar Lingkungan               348      Rp52,5 Miliar             Rp52,51 Miliar         232          Rp22,5 Miliar       Rp23,3 Miliar    F.3, F.25]
 Pilar Hukum dan                 12            Rp3 Miliar              Rp3 Miliar             23       Rp11,2 Miliar         Rp6,9 Miliar
 Tata Kelola
 Total                        1.195      Rp250 Miliar           Rp250.03 Miliar           961         Rp150 Miliar        Rp174,6 Miliar




  ALOKASI ANGGARAN PROGRAM TJSL                      SATUAN                     2024                          2023                     STANDAR

Sumbangan Sosial (Charitable Donations)                     %                           44,80                              42,35
Investasi Masyarakat (Community                             %                           54,00                              53,65
Investments)
Inisiatif Komersial (Commercial Initiatives)                %                            1,20                               4,00




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            299
Page 300
  Lampiran                  Data Kinerja                                                   Referensi Otoritas                  SASB Content Index
                            Keberlanjutan                   Indeks Isi GRI                 Jasa Keuangan                       Commercial Banks




               KONTRIBUSI TJSL                        SATUAN                 2024                          2023                    STANDAR
 Kontribusi Tunai*                                     Rp Juta                              0                              0
 In-Kind Giving** (donasi produk atau layanan,         Rp Juta                       250,03                          174,67
 proyek/kolaborasi atau sejenisnya)
 Management Overhead (biaya konsultasi dan             Rp Juta                          6,56                             9,6
 riset)
* Bank Mandiri tidak memberikan bantuan tunai kepada masyarakat. Seluruh kontribusi TJSL dilaksanakan melalui program pengembangan masyarakat dan
   pembangunan infrastruktur strategis.
** Total dana yang terealisasi dari program TJSL




  IKHTISAR KINERJA SOSIAL            SATUAN               2024                      2023                      2022                 STANDAR
 Kredit Usaha Rakyat (KUR)            Rp Triliun                   63,9                         62,3                   62,1     [OJK B.3]
 Penerima manfaat program               Juta                         6,5                         5,9                     5,9
 TJSL                                  Orang
 Proporsi pegawai perempuan            Orang                     20.369                     20.374                   19.854
 Proporsi manajer perempuan              %                        48,91                         48,7                   48,9
 Rekapitulasi Peningkatan               Jam                      72.600                     11.622                         -
 Kapasitas LST




  300        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2024
Page 301
                                                                                           Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan                     Independent Assurance       Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                            Statement                   Lingkungan




    Tata Kelola
               DESKRIPSI               SATUAN                 2024                  2023                   2022             STANDAR

 KEBERAGAMAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
 Komisaris Perempuan                       %                               10                  18                    20    [GRI 2-9]
 Direksi Perempuan                         %                               17                  25                    17    [GRI 2-9]
 INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
 Komisaris Independen                      %                               50                  55                    50    [GRI 2-9]
 HASIL PENILAIAN CGPI
 Governance Structure                     Nilai                       26,65                  31,53                26,65
 Governance Process                       Nilai                       36,24                  31,24                36,24
 Governance Outcome                       Nilai                       32,22                  32,45                32,22
 Total Nilai                              Nilai                    95,30                    95,22                 95,11
                                                       (Sangat Tepercaya)       (Sangat Tepercaya)    (Sangat Tepercaya)
 WBS-LTC
 Media Penyampaian                                                                                                         [GRI 2-26]
 Surat                                  Laporan                             4                   9                     1
 Email                                  Laporan                            52                  42                    47
 Website                                Laporan                            79                  55                    66
 SMS/WA                                 Laporan                           122                  60                    23
 Klasifikasi Laporan
 Fraud                                  Laporan                            38                  46                    30
 Non-Fraud                              Laporan                           219                 121                   107
 Jumlah Laporan                         Laporan                           257                 167                   137
 Ditindaklanjuti
 Jumlah Laporan Dinyatakan              Laporan                           257                 167                   137
 Selesai
 PELAPORAN PELANGGARAN
 Konflik kepentingan                     kasus                              7                                              [GRI 205-3]
 Diskriminasi atau pelecehan             kasus                              0
 Pelanggaran keamanan                    kasus                              0
 informasi nasabah
 Korupsi dan penyuapan                   kasus                              0
 Pelanggaran anti-pencucian              kasus                              0
 uang
 Lain-lain*                              kasus                              6
 Total                                   kasus                             13
 *Pemalsuan Tanda Tangan, Kredit Fiktif, Manipulasi Dokumen/Data Kredit
 PELATIHAN CODE OF CONDUCT DAN STANDAR ETIKA
 Jumlah Judul Pelatihan                Unit Judul                         273                  76                          [GRI 404-2,
 Jumlah Peserta Pelatihan                Orang                       17.301                12.730                          404-3], [FS4]




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        301
Page 302
 Lampiran                  Data Kinerja                                   Referensi Otoritas              SASB Content Index
                           Keberlanjutan           Indeks Isi GRI         Jasa Keuangan                   Commercial Banks




                        Komunikasi dan Pelatihan Antikorupsi dan Anti-Fraud Berdasarkan Wilayah
                                                              2024                        2023
             LOKASI                    SATUAN                                                                    STANDAR
                                                        JUMLAH        %           JUMLAH             %
Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi mengenai Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi dan Anti-Fraud
Kantor Pusat                               Orang           13.811      35,53           12.389         32,43     [GRI 205-2]
Sumatera (Region 1, 2)                     Orang            4.787      12,31            4.779         12,51
Jakarta (Region 3, 4, 5)                   Orang            6.832      17,57            7.309         19,13
Jawa (Region 6, 7, 8)                      Orang            7.755      19,95            7.770         20,34
Kalimantan (Region 9)                      Orang            1.796         4,62          1.929            5,05
Sulawesi & Maluku (Region 10)              Orang            2.043         5,26          2.086            5,46
Bali & Nusa Tenggara (Region 11)           Orang            1.175         3,02          1.158            3,03
Papua (Region 12)                          Orang              675         1,74            756            1,98
Total                                      Orang           38.874     100,00           38.198            100
Telah Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi dan Anti-Fraud
Kantor Pusat                               Orang            1.812       42,08           3.588         32,29     [GRI 205-2]
Sumatera (Region 1, 2)                     Orang              343         7,97          1.064            9,58
Jakarta (Region 3, 4, 5)                   Orang              533       12,38           2.389            21,5
Jawa (Region 6, 7, 8)                      Orang              541       12,56           2.057         18,51
Kalimantan (Region 9)                      Orang              590       13,70             953            8,58
Sulawesi & Maluku (Region 10)              Orang              223         5,18            468            4,21
Bali & Nusa Tenggara (Region 11)           Orang              212         4,92            408            3,67
Papua (Region 12)                          Orang                 52       1,21            184            1,66
Jumlah                                     Orang            4.306     100,00           11.111            100




                                     Pemasok yang Mendapat Komunikasi Antikorupsi
                                                              2024                        2023
         KETERANGAN                    SATUAN                                                                    STANDAR
                                                        JUMLAH        %           JUMLAH             %
Penyedia Jasa                              Orang              415          58             659             42    [GRI 205-2]
Pemasok Barang                             Orang              297          42             895             58
Jumlah                                     Orang              712         100           1.554            100




 302        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 303
                                                                                      Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan         Independent Assurance              Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                Statement                          Lingkungan




  Indeks Isi GRI
                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten
 Pernyataan Penggunaan
                             GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024 sesuai dengan Standar GRI

 GRI 1 yang Digunakan        GRI 1: Landasan 2021



     Aspek                                                                                               OMISSION
   Material dan                                                                        Persyaratan
                    Standar GRI             Pengungkapan                Halaman
  Pengungkapan                                                                          yang tidak        Alasan    Penjelasan
     Umum                                                                              diungkapkan
 Pengungkapan     GRI 2:             2-1     Rincian organisasi             26
 Umum             Pengungkapan
                  Umum 2021
                                     2-2     Entitas yang                   37
                                             termasuk dalam
                                             pelaporan
                                             keberlanjutan
                                             organisasi
                                     2-3     Periode pelaporan,           37, 38
                                             frekuensi, dan titik
                                             kontak
                                     2-4     Penyajian kembali              37
                                             informasi
                                     2-5     Penjaminan oleh                38
                                             pihak eksternal
                                     2-6     Aktivitas, rantai nilai,     30, 37,
                                             dan hubungan bisnis         280-285
                                             lainnya
                                     2-7     Karyawan                      221,
                                                                         289-290
                                     2-8     Pekerja yang bukan            221,
                                             karyawan                    289-290
                                     2-9     Struktur tata kelola       43, 64-65,
                                             dan komposisi                 301
                                     2-10    Menominasikan dan              57
                                             memilih badan tata
                                             kelola tertinggi
                                     2-11    Pejabat badan tata             43
                                             kelola tertinggi
                                     2-12    Peran badan tata           43, 62, 64-
                                             kelola tertinggi            65, 116
                                             dalam mengawasi
                                             pengelolaan dampak
                                     2-13    Pendelegasian                64-65
                                             tanggung jawab
                                             untuk mengelola
                                             dampak
                                     2-14    Peran badan tata             24, 38,
                                             kelola tertinggi             64-65
                                             dalam pelaporan
                                             keberlanjutan
                                     2-15    Konflik kepentingan            49
                                     2-16    Mengkomunikasikan          62-63, 66
                                             hal-hal kritis




Laporan Keberlanjutan 2024                                                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   303
Page 304
 Lampiran            Data Kinerja                                              Referensi Otoritas           SASB Content Index
                     Keberlanjutan                Indeks Isi GRI               Jasa Keuangan                Commercial Banks




    Aspek                                                                                           OMISSION
  Material dan                                                                     Persyaratan
                    Standar GRI              Pengungkapan             Halaman
 Pengungkapan                                                                       yang tidak        Alasan      Penjelasan
    Umum                                                                           diungkapkan
                                     2-17     Pengetahuan kolektif     52, 132
                                              badan tata kelola
                                              tertinggi
                                     2-18     Evaluasi kinerja           47
                                              badan tata kelola
                                              tertinggi
                                     2-19     Kebijakan remunerasi       57
                                     2-20     Proses untuk               57
                                              menentukan
                                              remunerasi
                                     2-21     Rasio kompensasi         60, 293
                                              total tahunan
                                     2-22     Pernyataan              16, 20, 69
                                              tentang strategi
                                              pembangunan
                                              berkelanjutan
                                     2-23     Komitmen kebijakan       28, 69
                                     2-24     Menanamkan              42, 64-65,
                                              komitmen kebijakan       69, 166,
                                                                         201
                                     2-25     Proses untuk             77, 274
                                              memulihkan dampak
                                              negatif
                                     2-26     Mekanisme untuk          77, 301
                                              mendapatkan saran
                                              dan meningkatkan
                                              isu
                                     2-27     Kepatuhan terhadap      297-298
                                              hukum dan peraturan
                                     2-28     Keanggotaan                36
                                              asosiasi
                                     2-29     Pendekatan                 116
                                              keterlibatan
                                              pemangku
                                              kepentingan
                                     2-30     Perjanjian                 217
                                              perundingan kolektif
Topik Material    GRI 3: Topik        3-1     Proses untuk            116, 118
                  Material 2021               menentukan topik
                                              material
                                      3-2     Daftar topik material   118, 120
Kinerja Ekonomi   GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan              85, 227
                  Material 2021               terhadap topik
                  GRI 201: Kinerja            material
                  Ekonomi 2016       201-1    Nilai ekonomi              280
                                              langsung yang
                                              dihasilkan dan
                                              didistribusikan
                                     201-2    Implikasi finansial        102
                                              serta risiko dan
                                              peluang lain akibat
                                              dari perubahan iklim




 304      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2024
Page 305
                                                                                      Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan          Independent Assurance             Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                 Statement                         Lingkungan




     Aspek                                                                                               OMISSION
   Material dan                                                                        Persyaratan
                    Standar GRI              Pengungkapan               Halaman
  Pengungkapan                                                                          yang tidak        Alasan    Penjelasan
     Umum                                                                              diungkapkan
                                     201-3    Kewajiban pada               227
                                              program imbalan
                                              pasti dan program
                                              pensiun lainnya
                                     201-4    Bantuan finansial dari        85
                                              pemerintah
 Keberadaan       GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan               218, 223
 Pasar            Material 2021               terhadap topik
                                              material
                  GRI 202:           202-1    Rasio standar upah           223
                  Keberadaan                  karyawan entry-level
                  Pasar 2016                  berdasarkan jenis
                                              kelamin terhadap
                                              upah minimum
                                              regional
                                     202-2    Proporsi manajemen           218
                                              senior yang berasal
                                              dari masyarakat lokal
 Dampak Ekonomi   GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan                  263
 Tidak Langsung   Material 2021               terhadap topik
                                              material
                  GRI 203: Dampak    203-1    Investasi infrastruktur   263, 299
                  Ekonomi Tidak               dan dukungan
                  Langsung 2016               layanan
                                     203-2    Dampak ekonomi            263, 264
                                              tidak langsung yang
                                              signifikan
 Praktik          GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan                   87
 Pengadaan        Material 2021               terhadap topik
                                              material
                  GRI 204: Praktik   204-1    Proporsi pengeluaran       87, 285
                  Pengadaan 2016              untuk pemasok lokal
 Antikorupsi      GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan                   79
                  Material 2021               terhadap topik
                                              material
                  GRI 205:           205-1    Operasi-operasi yang          79
                  Antikorupsi 2016            dinilai memiliki risiko
                                              terkait korupsi
                                     205-2    Komunikasi dan            78, 81, 86,
                                              pelatihan tentang             302
                                              kebijakan dan
                                              prosedur antikorupsi
                                     205-3    Insiden korupsi yang       76, 301
                                              terbukti dan tindakan
                                              yang diambil




Laporan Keberlanjutan 2024                                                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   305
Page 306
 Lampiran             Data Kinerja                                            Referensi Otoritas           SASB Content Index
                      Keberlanjutan                Indeks Isi GRI             Jasa Keuangan                Commercial Banks




    Aspek                                                                                          OMISSION
  Material dan                                                                    Persyaratan
                     Standar GRI              Pengungkapan            Halaman
 Pengungkapan                                                                      yang tidak        Alasan      Penjelasan
    Umum                                                                          diungkapkan
Pajak              GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan              85
                   Material 2021               terhadap topik
                                               material
                   GRI 207: Pajak     207-1    Pendekatan terhadap      85
                   2019                        pajak
                                      207-2    Tata kelola,             85
                                               pengontrolan, dan
                                               manajemen risiko
                                               pajak
                                      207-3    Keterlibatan             85
                                               pemangku
                                               kepentingan
                                               dan pengelolaan
                                               kepedulian yang
                                               berkaitan dengan
                                               pajak
                                      207-4    Laporan per negara       85
Energi             GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan              235
                   Material 2021               terhadap topik
                                               material
                   GRI 302: Energi    302-1    Konsumsi energi        235-236,
                   2016                        dalam organisasi         286
                                      302-2    Konsumsi energi di     235, 286
                                               luar organisasi
                                      302-3    Intensitas energi      235, 286
                                      302-4    Pengurangan            235-236,
                                               konsumsi energi        286, 288
                                      302-5    Pengurangan            235, 286
                                               pada energi yang
                                               dibutuhkan untuk
                                               produk dan jasa
Air dan Efluen     GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan              239
                   Material 2021               terhadap topik
                                               material
                   GRI 303: Air dan   303-1    Interaksi dengan air     239
                   Efluen 2018                 sebagai sumber daya
                                               bersama
                                      303-2    Manajemen dampak         239
                                               yang berkaitan
                                               dengan pembuangan
                                               air
                                      303-3    Pengambilan air        239, 287
                                      303-4    Pembuangan air         239, 287
                                      303-5    Konsumsi air           239, 287




 306       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 307
                                                                               Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan        Independent Assurance        Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik               Statement                    Lingkungan




     Aspek                                                                                         OMISSION
   Material dan                                                                 Persyaratan
                    Standar GRI            Pengungkapan            Halaman
  Pengungkapan                                                                   yang tidak           Alasan        Penjelasan
     Umum                                                                       diungkapkan
 Emisi            GRI 3: Topik      3-3     Pengelolaan              234
                  Material 2021             terhadap topik
                                            material
                  GRI 305: Emisi   305-1    Emisi GRK (Cakupan     234, 286
                  2016                      1) langsung
                                   305-2    Emisi energi GRK       234, 286
                                            (Cakupan 2) tidak
                                            langsung
                                   305-3    Emisi GRK (Cakupan     108, 234,
                                            3) tidak langsung      286, 287
                                            lainnya
                                   305-4    Intensitas emisi GRK   234, 286,
                                                                     287
                                   305-5    Pengurangan emisi      234, 236,
                                            GRK                    286, 288
                                   305-6    Emisi zat perusak          -        Emisi zat          Tidak relevan   Operasional
                                            ozon (ODS)                          perusak ozon                       Bank Mandiri
                                                                                (ODS)                              tidak secara
                                                                                                                   signifikan
                                                                                                                   melibatkan
                                                                                                                   penggunaan
                                                                                                                   zat-zat
                                                                                                                   tersebut
                                                                                                                   sehingga
                                                                                                                   tidak relevan
                                                                                                                   dengan
                                                                                                                   aktivitas bisnis
                                                                                                                   Bank.
                                   305-7    Nitrogen oksida            -        Nitrogen oksida    Tidak relevan   Operasional
                                            (NOX), sulfur oksida                (NOX), sulfur                      Bank Mandiri
                                            (SOX), dan emisi                    oksida (SOX),                      tidak secara
                                            udara signifikan                    dan emisi                          signifikan
                                            lainnya                             udara signifikan                   melibatkan
                                                                                lainnya                            penggunaan
                                                                                                                   zat-zat
                                                                                                                   tersebut
                                                                                                                   sehingga
                                                                                                                   tidak relevan
                                                                                                                   dengan
                                                                                                                   aktivitas bisnis
                                                                                                                   Bank.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            307
Page 308
 Lampiran            Data Kinerja                                               Referensi Otoritas           SASB Content Index
                     Keberlanjutan                Indeks Isi GRI                Jasa Keuangan                Commercial Banks




    Aspek                                                                                            OMISSION
  Material dan                                                                      Persyaratan
                    Standar GRI              Pengungkapan               Halaman
 Pengungkapan                                                                        yang tidak        Alasan      Penjelasan
    Umum                                                                            diungkapkan
Limbah            GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan                 238
                  Material 2021               terhadap topik
                                              material
                  GRI 306: Limbah    306-1    Timbulan limbah dan         238
                  2020                        dampak signifikan
                                              terkait limbah
                                     306-2    Pengelolaan dampak          238
                                              yang signifikan terkait
                                              limbah
                                     306-3    Timbulan limbah           238, 288
                                     306-4    Limbah yang               238, 288
                                              dialihkan dari
                                              pembuangan akhir
                                     306-5    Limbah yang               238, 288
                                              dikirimkan ke
                                              pembuangan akhir
Kepegawaian       GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan                 224
                  Material 2021               terhadap topik
                                              material
                  GRI 401:           401-1    Perekrutan karyawan       229, 293-
                  Kepegawaian                 baru dan pergantian         296
                  2016                        karyawan
                                     401-2    Tunjangan                   223
                                              yang diberikan
                                              kepada karyawan
                                              purnawaktu yang
                                              tidak diberikan
                                              kepada karyawan
                                              sementara atau
                                              paruh waktu
                                     401-3    Cuti melahirkan             224
Pelatihan dan     GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan               169, 206,
Pendidikan        Material 2021               terhadap topik              227
                                              material
                  GRI 404:           404-1    Rata-rata jam             213, 298
                  Pendidikan dan              pelatihan per tahun
                  Pelatihan 2016              per pegawai
                                     404-2    Program untuk             115, 132,
                                              meningkatkan              165-166,
                                              keterampilan              170, 201,
                                              karyawan dan              204, 206,
                                              program bantuan           227, 297-
                                              peralihan                 298, 301
                                     404-3    Persentase karyawan       224, 301
                                              yang menerima
                                              tinjauan rutin
                                              terhadap kinerja
                                              dan pengembangan
                                              karier




 308      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                              Laporan Keberlanjutan 2024
Page 309
                                                                                     Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan            Independent Assurance          Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                   Statement                      Lingkungan




    Aspek                                                                                                 OMISSION
  Material dan                                                                        Persyaratan
                     Standar GRI               Pengungkapan              Halaman
 Pengungkapan                                                                          yang tidak           Alasan       Penjelasan
    Umum                                                                              diungkapkan
Keberagaman        GRI 3: Topik         3-3     Pengelolaan              214, 216,
dan Kesempatan     Material 2021                terhadap topik             222
yang Setara                                     material
                   GRI 405:            405-1    Keanekaragaman             289,
                   Keanekaragaman               badan tata kelola dan    291-292
                   dan Kesempatan               karyawan
                   Setara 2016         405-2    Rasio gaji pokok           222,
                                                dan remunerasi           292-293
                                                perempuan
                                                dibandingkan laki-laki
Non Diskriminasi   GRI 3: Topik         3-3     Pengelolaan                216
                   Material 2021                terhadap topik
                                                material
                   GRI 406: Non        406-1    Insiden diskriminasi       217
                   Diskriminasi 2016            dan tindakan
                                                perbaikan yang
                                                dilakukan
Masyarakat Lokal   GRI 3: Topik         3-3     Pengelolaan                274
                   Material 2021                terhadap topik
                                                material
                   GRI 413:            413-1    Operasi dengan           264, 274,
                   Masyarakat Lokal             keterlibatan               299
                   2016                         masyarakat lokal,
                                                penilaian dampak,
                                                dan program
                                                pengembangan
                                       413-2    Operasi yang secara      264, 274
                                                aktual dan yang
                                                berpotensi memiliki
                                                dampak negatif
                                                signifikan terhadap
                                                masyarakat lokal
Pemasaran dan      GRI 3: Topik         3-3     Pengelolaan                169
Pelabelan          Material 2021                terhadap topik
                                                material
                   GRI 417:            417-1    Persyaratan untuk          169
                   Pemasaran dan                pelabelan dan
                   Pelabelan 2016               informasi produk dan
                                                jasa
                                       417-2    Insiden                      -        Insiden             Batasan       Pertimbangan
                                                ketidakpatuhan                        ketidakpatuhan      kerahasiaan   aspek
                                                terkait pelabelan dan                 terkait informasi                 kerahasiaan
                                                informasi produk dan                  dan pelabelan                     dan
                                                jasa                                  produk dan                        sensitivitas
                                                                                      jasa                              informasi.


                                       417-3    Insiden                      -        Insiden             Batasan       Pertimbangan
                                                ketidakpatuhan                        ketidakpatuhan      kerahasiaan   aspek
                                                terkait komunikasi                    terkait                           kerahasiaan
                                                pemasaran                             komunikasi                        dan
                                                                                      pemasaran                         sensitivitas
                                                                                                                        informasi.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        309
Page 310
 Lampiran              Data Kinerja                                          Referensi Otoritas           SASB Content Index
                       Keberlanjutan                Indeks Isi GRI           Jasa Keuangan                Commercial Banks




   Aspek                                                                                          OMISSION
 Material dan                                                                    Persyaratan
                      Standar GRI              Pengungkapan          Halaman
Pengungkapan                                                                      yang tidak        Alasan      Penjelasan
   Umum                                                                          diungkapkan
Privasi             GRI 3: Topik        3-3     Pengelolaan            191
Pelanggan           Material 2021               terhadap topik
                                                material
                    GRI 418: Privasi   418-1    Pengaduan yang         191,
                    Pelanggan 2016              berdasar mengenai    297-298
                                                pelanggaran
                                                terhadap privasi
                                                pelanggan dan
                                                hilangnya data
                                                pelanggan




310         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 311
                                                                             Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan           Independent Assurance   Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik                  Statement               Lingkungan




  Referensi Otoritas Jasa
  Keuangan                            [SEOJK G.4]




     Surat Edaran
                                                            Pengungkapan                                    Halaman
 No.16/SEOJK.04/2021
 Strategi Keberlanjutan
          A.1             Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                16, 20, 111
 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
          B.1             Ikhtisar Kinerja Ekonomi                                                         8, 280-286,
                                                                                                               299
          B.2             Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup                                                     10,12
          B.3             Ikhtisar Kinerja Sosial                                                               12, 300
 Profil Perusahaan
          C.1             Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                     27
          C.2             Alamat Perusahaan                                                                       26
          C.3             Skala Perusahaan                                                                 26, 29-30,
                                                                                                           280-281,
                                                                                                            289-290
          C.4             Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha Yang Dijalankan                             26, 282-285
          C.5             Keanggotaan Pada Asosiasi                                                               36
          C.6             Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan                                                37
 Penjelasan Direksi
          D.1             Penjelasan Direksi                                                                    16, 20
 Tata Kelola Keberlanjutan
          E.1             Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan                                        67
          E.2             Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan                                  52
          E.3             Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan                                  61
          E.4             Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan                                                   116
          E.5             Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan                                  67
 Kinerja Keberlanjutan
           F.1            Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                               28, 114
 Kinerja Ekonomi
           F.2            Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau     280-285,
                          Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi                                               288, 297-
                                                                                                              299
           F.3            Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi     282-285,
                          Pada Instrumen Keuangan atau Proyek Yang Sejalan                                    299
 Kinerja Lingkungan Umum
           F.4            Biaya Lingkungan Hidup                                                            239, 288
 Aspek Material
           F.5            Penggunaan Material Yang Ramah Lingkungan                                         110, 237,
                                                                                                              288
 Aspek Energi
           F.6            Jumlah dan Intensitas Energi Yang Digunakan                                       235, 286
           F.7            Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan            235, 286,
                                                                                                              288




Laporan Keberlanjutan 2024                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      311
Page 312
                                                                                                        SASB Content
 Lampiran             Data Kinerja                                         Referensi Otoritas           Index Commercial
                      Keberlanjutan              Indeks Isi GRI            Jasa Keuangan                Banks




    Surat Edaran
                                                           Pengungkapan                                       Halaman
No.16/SEOJK.04/2021
Aspek Air
            F.8           Penggunaan Air                                                                       239, 287
Aspek Emisi
            F.11          Jumlah dan Intensitas Emisi Yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                     234, 286,
                                                                                                                 287
            F.12          Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi Yang Dilakukan                                233-234,
                                                                                                                 288
Aspek Limbah dan Efluen
            F.13          Jumlah Limbah dan Efluen Yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                           11, 238-
                                                                                                               239, 288
            F.14          Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                              238-239,
                                                                                                                 288
            F.15          Tumpahan Yang Terjadi (Jika Ada)                                                     239, 288
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
            F.16          Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup Yang Diterima Dan                         239
                          Diselesaikan
Kinerja Sosial
            F.17          Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik Untuk Memberikan Layanan                  164
                          Atas Produk dan/atau Jasa Yang Setara Kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
            F.18          Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                        11, 214
            F.19          Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                               217
            F.20          Upah Minimum Regional                                                                  223
            F.21          Lingkungan Bekerja Yang Layak Dan Aman                                                 230
            F.22          Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                           210,
                                                                                                               297-298
Aspek Masyarakat
            F.23          Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                           244, 264,
                                                                                                               274, 299
            F.24          Pengaduan Masyarakat                                                                 264, 298
            F.25          Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                     263, 288,
                                                                                                                 299
            F.26          Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan                          282-283,
                                                                                                               285, 299
            F.27          Produk/Jasa Yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan                         171, 282,
                                                                                                               283, 285,
                                                                                                                 298
            F.28          Dampak Produk/Jasa                                                                   244, 299
            F.29          Jumlah Produk Yang Ditarik Kembali                                                   171, 298
            F.30          Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan                       299
                          Berkelanjutan
Lain-lain
            G.1           Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen, Jika Ada                                     38
            G.2           Lembar Umpan Balik                                                                     315
            G.3           Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya                                315
            G.4           Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017                                              37, 311




 312        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2024
Page 313
                                                                              Laporan Obligasi
Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan        Independent Assurance       Berwawasan
Assessment (SUSBA)            Balik               Statement                   Lingkungan




   SASB Content Index Commercial
   Banks
        Kode                                               Keterangan                                          Halaman

 Data Security
 FN-CB-230a.1.        (1) Number of data breaches, (2) percentage involving personally identifiable                 298
                      information (PII), (3) number of account holders affected
 FN-CB-230a.2.        Description of approach to identifying and addressing data security risks                     178
 Financial Inclusion & Capacity Building
 FN-CB-240a.1.        (1) Number and (2) amount of loans outstanding qualified to programs designed to         284, 299
                      promote small business and community development
 FN-CB-240a.2.        (1) Number and (2) amount of past due and nonaccrual loans qualified to programs              284
                      designed to promote small business and community development
 FN-CB-240a.3.        Number of no-cost retail checking accounts provided to previously unbanked or                 245
                      underbanked customers
 FN-CB-240a.4.        Number of participants in financial literacy initiatives for unbanked, underbanked, or        299
                      underserved customers
 Incorporation of Environmental, Social, and Governance Factors in Credit Analysis
 FN-CB-410a.2.        Description of approach to incorporation of environmental, social and governance              133
                      (ESG) factors in credit analysis
 Financed Emissions
 FN-CB-410b.1.        Absolute gross financed emissions, disaggregated by (1) Scope 1, (2) Scope 2 and              286
                      (3) Scope 3
 FN-CB-410b.2.        Gross exposure for each industry by asset class                                          108, 287
 FN-CB-410b.3.        Percentage of gross exposure included in the financed emissions calculation              108, 286
 FN-CB-410b.4.        Description of the methodology used to calculate financed emissions                           108
 Business Ethics
 FN-CB-510a.1.        Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated with           Not
                      fraud, insider trading, anti-trust, anti-competitive behaviour, market manipulation,     reported
                      malpractice, or other related financial industry laws or regulations
 FN-CB-510a.2.        Description of whistleblower policies and procedures                                          77
 Systemic Risk Management
 FN-CB-550a.1.        Global Systemically Important Bank (G-SIB) score, by category                                 67
 FN-CB-550a.2.        Description of approach to incorporation of results of mandatory and voluntary               90-107
                      stress tests into capital adequacy planning, long-term corporate strategy, and other
                      business activities




Laporan Keberlanjutan 2024                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      313
Page 314
 Lampiran               Data Kinerja                                           Referensi Otoritas             SASB Content Index
                        Keberlanjutan               Indeks Isi GRI             Jasa Keuangan                  Commercial Banks




  Referensi Sustainable Banking
  Assessment (SUSBA)
         Kode                                      Keterangan                                              Halaman

Tujuan                  Strategi keberlanjutan dan pelibatan pemangku kepentingan                   21-23, 101-107, 111-112,
                                                                                                       116-117, 118-122
                        Partisipasi dalam inisiatif keuangan berkelanjutan                      91-100, 116-122, 130-136,
                                                                                                         149, 278
Kebijakan               Pernyataan publik tentang LST                                           130-131, 134-136, 140-141
                        Pernyataan publik tentang sektor-sektor tertentu                                 139, 142-148
Proses                  Penilaian risiko LST dan persetujuan transaksi                                      133-139
                        Pengawasan dan keterlibatan klien                                                   136-139
Masyarakat              Tanggungjawab kepada LST                                                           61, 64-68
                        Pelatihan staff lingkungan & sosial, serta evaluasi kinerja                 52-56, 64-68, 115, 132,
                                                                                                      165-166, 170, 201
Produk                  Integrasi LST dalam produk dan layanan                                 131, 133-139, 140-148, 149,
                                                                                                        150-161
Portofolio              Penilaian risiko dan mitigasi LST pada tingkat portofolio                           134-139
                        Pengungkapan eksposur risiko LST dan target                                    134-139, 150-161




 314         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 315
Referensi Sustainable                                                             Laporan Obligasi
Banking                           Lembar Umpan      Independent Assurance         Berwawasan
Assessment (SUSBA)                Balik             Statement                     Lingkungan




   Lembar Umpan Balik                                                      [SEOJK G.2, G.3]



Bank Mandiri tidak mendapatkan umpan balik terhadap Laporan Keberlanjutan tahun 2023. Bank Mandiri senantiasa membuka
diri untuk feedback dan masukan untuk kemajuan laporan dengan menyediakan form dan sarana bagi para pemangku
kepentingan untuk menyampaikan masukan-masukan mereka.


PROFIL ANDA (MOHON DIISI BILA BERKENAN)

Nama                   :

Institusi/Perusahaan :

Email                  :

Telp/HP                :



GOLONGAN PEMANGKU KEPENTINGAN

    Pemegang Saham/Investor                             Nasabah                                 Pegawai

    Serikat Pekerja                                     Media                                   Pemasok

    Organisasi Masyarakat/NGO                           Pemerintah/OJK                          Organisasi Bisnis

    Lain-lain



 Bagaimana penilaian anda mengenai tingkat materialitas                             Kurang      Tidak                Sangat
                                                                         Setuju                           Setuju
 topik-topik di bawah ini:                                                          Setuju      Tahu                 Setuju
 Laporan ini mudah dimengerti

 Laporan ini bermanfaat
 Laporan ini sudah menggambarkan kinerja lJK dalam
 pembangunan berkelanjutan


 Bagaimana penilaian anda mengenai tingkat materialitas               Tidak         Kurang      Tidak                Sangat
                                                                                                          Penting
 topik-topik di bawah ini:                                           Penting        Penting     Tahu                 Penting
 Keamanan Data dan Privasi Nasabah

 Portofolio Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Portfolio)

 Digitalisasi dan Akses Pembiayaan (Inklusi Keuangan)

 Pengembangan Masyarakat

 Pengelolaan Jejak Lingkungan

 Integrasi LST dalam Produk dan Layanan Bank

 Perubahan Iklim

 Pengembangan Pegawai

 Etika Bisnis (Etika dan Antikorupsi)

 Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi


Mohon berikan saran, usul, atau komentar Anda atas laporan ini:




Laporan Keberlanjutan 2024                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     315
Page 316
Lampiran                     Data Kinerja                                                          Referensi Otoritas                       SASB Content Index
                             Keberlanjutan                         Indeks Isi GRI                  Jasa Keuangan                            Commercial Banks




Independent Assurance Statement


                                        Independent Assurance Statement
                                               No. 0160/KSP-I/2025

To the management and stakeholders of PT Bank Mandiri                    Responsibility
(Persero) Tbk,                                                           BANK MANDIRI is responsible for the preparation of the report
                                                                         and all information and claims therein, which include establishing
We were engaged by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (‘BANK                  sustainability management targets, performance management,
MANDIRI’) to provide assurance regarding its Sustainability Report       data collection, and other performance actions.
2024 (‘the Report’). The assurance engagement was conducted
by our assurance team, which possesses extensive relevant                In performing this engagement, meanwhile, our responsibility to
professional and technical competencies and experience. The              the management of BANK MANDIRI is solely for the purpose of
team comprised certified sustainability reporting specialists and        verifying the statements it has made in relation to its sustainability
certified sustainability reporting assurers to ensure a high level of    performance, specifically as described in the agreed scope, and
competency in executing the engagement.                                  expressing our opinion on the conclusions reached.

Independence                                                             Methodology
We carried out all assurance undertakings with independence and          In order to assess the veracity of certain assertions and specified
autonomy, having not been involved in the preparation of any             data sets included within the Report, as well as the systems and
key part of the Report, nor did we provide any services to BANK          processes used to manage and report them, the following methods
MANDIRI during 2024 that could conflict with the independence of         were employed during the engagement process:
the assurance engagement.
                                                                         Reviews were conducted on the Report, internal policies,
Assurance Standards, Levels, and Criteria                                documentation, management and information systems, and
Our work was carried out in accordance with AA1000 Assurance             included interviews with relevant staff in sustainability-related
Standards v3 (AA1000AS v3) issued by AccountAbility and                  management and reporting. This also involved following data
International Standard on Assurance Engagements ISAE 3000                trails to the initial aggregated source and checking data samples
(Revised), ‘Assurance Engagements other than Audits or Reviews           in greater depth.
of Historical Financial Information,’ issued by the International
Auditing and Assurance Standards Board.                                  Scope of Assurance
                                                                         We provided a Type 2 assurance engagement under AA1000AS v3.
By designing our evidence-gathering procedures to obtain a               This involved:
moderate level of assurance as set out in AA1000AS v3, readers of        1) Assessment of BANK MANDIRI’ adherence to the AA1000AP
the report can be confident that all risks or errors have been reduced       (2018); and
to a very low level, although not necessarily to zero. Moreover,         2) Assessment of the accuracy and quality of the specified
BANK MANDIRI’ adherence to the AccountAbility Principles (AP)                sustainability performance information contained within the
was evaluated in accordance with the criteria of AA1000AP (2018)             Report, in relation to the agreed scope of GRI Standards which
on Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and Impact. In addition,        includes Environmental and Social KPIs:
the Report, within the agreed scope, has been assessed according             - Environmental:
to the GRI Standards criteria.                                                    305. Emission

Limitations                                                                  -   Social:
Our scope of work was limited to a review of the accuracy and                    404. Training and Education
reliability of specified data and interviews with data providers,                417. Marketing & Labelling
persons in charge of data collection and processing, as well                     418. Customer Privacy
as persons in charge of sustainability performance-related
information.




316         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 317
                                                                                                         Laporan Obligasi
    Referensi Sustainable Banking Lembar Umpan                         Independent                       Berwawasan
    Assessment (SUSBA)            Balik                                Assurance Statement               Lingkungan




Conclusions                                                               Impact

Conclusions in regard to adherence to the AA1000AP (2018) of              BANK MANDIRI has demonstrated a commitment to addressing
Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and Impact include the          stakeholder concerns and engaging with the local community.
following findings:                                                       This responsiveness has helped BANK MANDIRI maintain a positive
                                                                          reputation and build strong relationships with its stakeholders.
Inclusivity                                                               The company focuses on measuring and reporting social
                                                                          performance metrics to minimize or eliminate negative impacts
BANK MANDIRI has demonstrated a commitment to promoting
                                                                          while maximizing positive relationships with the community and
an inclusive work by promoting diversity, and equity. The
                                                                          other stakeholders. Furthermore, BANK MANDIRI should consider
assessment has shown that there are comprehensive policies and
                                                                          promoting sustainability initiatives with its supply chain to lower its
procedures in place that take into account the different needs and
                                                                          carbon footprint, waste, and environmental degradation.
backgrounds of all stakeholders. Moreover, BANK MANDIRI has
established appropriate channels and mechanisms for feedback
                                                                          Conclusion on the accuracy and quality of the specified
and suggestions from stakeholders.
                                                                          sustainability performance.

However, to enhance its commitment to inclusivity, BANK MANDIRI           Based on our limited assurance engagement, nothing has come to
is recommended to develop strategies for attracting and retaining         our attention that causes us to believe the data of the Report, in
a diverse workforce by ensuring inclusive practices and updating          relation to the agreed scope, has been materially misstated.
existing policies. These updates should promote inclusivity
and address any potential biases or discrimination within the             All key assurance findings are included herein, while detailed
organization. We also encourage BANK MANDIRI to enhance                   observations and follow-up recommendations have been
stakeholder trust and engagement, as well as improve long-term            submitted to BANK MANDIRI management in a separate report.
business resilience.

Materiality                                                               Jakarta, January 23, 2025
We found that BANK MANDIRI has demonstrated a good                        PT Sucofindo
understanding of material aspects that impact stakeholders and            Engagement Leader
the business itself. BANK MANDIRI has identified key material
issues relevant to its operations and has incorporated them into its
sustainability reporting process.

However, we recommend that BANK MANDIRI further strengthen its
commitment to materiality principles by conducting assessments
                                                                          Syaeful Bahrie
to identify sustainability aspects that can guide and support
                                                                          Certified Assurance Practitioner No. 10024117
decision-making.
                                                                          Certified Sustainability Reporting Assurer No. A-PK2I3-2501-008

Responsiveness
We found that BANK MANDIRI has demonstrated a strong                      Sucofindo is an independent and state-owned companybased in
commitment to engaging with stakeholders and addressing their             Indonesia that offers a wide range of inspection, testing of industrial
concerns in various aspects by establishing clear mechanisms for          products, marine survey, quality assurance and quality control,
responding to stakeholder concerns transparently and ensuring             certification of management system such as ISO 9001, ISO 14001, and
prompt follow-up. Through proactive stakeholder and local                 OHSAS 18001, as well as certification of various product standards.
community engagement, BANK MANDIRI has been able to build                 Sucofindo is member of IDSurvey Holding Company.
strong relationships with its stakeholders and create a culture of
trust and collaboration.                                                  Sucofindo is known for its high level of professionalism and competence,
                                                                          and its services are recognized not just in Indonesia, but also
However, BANK MANDIRI should continue to enhance its                      internationally. Sucofindo has a variety of technologies and equipment
responsiveness framework by promoting greater collaboration               that helps them provide expertise and support their client’s business
between the company and its stakeholders.                                 objectives. Over the years, Sucofindo has gained a reputation for its
                                                                          reliability, integrity, and consistency with delivering quality services.




   Laporan Keberlanjutan 2024                                                                                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           317
Page 318
Lampiran         Data Kinerja                          Referensi Otoritas           SASB Content Index
                 Keberlanjutan        Indeks Isi GRI   Jasa Keuangan                Commercial Banks




318   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                         Laporan Keberlanjutan 2024
Page 319
    LAPORAN OBLIGASI
    BERWAWASAN
    LINGKUNGAN
    (Green Bond Report)

    Desember
    2024




Laporan Keberlanjutan 2024   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   319
Page 320
         DAFTAR ISI


         01                           Pengantar




         02                           Ringkasan Kerangka Kerja Obligasi
                                      Berwawasan Lingkungan
                                      Bank Mandiri & Detail Penerbitan




         03                           Pelaporan Alokasi Dana




         04                           Pelaporan Dampak Lingkungan




         05                           Kesimpulan




320   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 321
01
                                                         LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                                               (GREEN BOND REPORT)




                             PENGANTAR
                             (INTRODUCTION)

                             Upaya global untuk mencapai            Dalam menghadapi tantangan
                             komitmen Net Zero Emissions            dan ketidakpastian, Bank Mandiri
                             (NZE) dan Sustainable Development      secara konsisten dan proaktif
                             Goals (SDGs) sangat bergantung         melakukan inovasi produk dan
                             pada keterlibatan sektor keuangan.     layanan yang mengedepankan
                             Sebagai bank dan pemberi pinjaman      prinsip Environmental, Social, and
                             korporasi terbesar di Indonesia, PT    Governance (ESG). Transformasi
                             Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank      komprehensif ini mencakup
                             Mandiri) menyadari peran pentingnya    kebijakan, strategi, dan operasional
                             dalam memelopori keuangan              sehari-hari, melakukan advokasi
                             berkelanjutan dan menghasilkan         pelestarian lingkungan dan inklusi
                             dampak positif terhadap lingkungan     sosial melalui berbagai inisiatif netral
                             dan sosial.                            karbon, serta memperluas layanan
                                                                    keuangan untuk menjangkau
                             Bank Mandiri telah menyusun            komunitas terpinggirkan dan wilayah
                             rencana bisnis transformatif           yang kurang terlayani secara
                             dengan visi menjadi Sustainability     ekonomi.
                             Champion for a Better Future
                             melalui implementasi Rencana Aksi      Sebagai bagian dari komitmen
                             Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Visi    terhadap pengelolaan lingkungan
                             ini diwujudkan melalui tiga komitmen   yang berkelanjutan, Bank Mandiri
                             utama, yaitu Lead Indonesia’s          secara aktif mengarahkan
                             Transition to Low Carbon Economy,      pembiayaan ke berbagai aktivitas
                             Net Zero Emission (NZE) in             ramah lingkungan. Fokus
                             Operations by 2030, dan Catalyzing     utama diarahkan pada proyek
                             Multiple Growth for Social Impact to   energi terbarukan, infrastruktur
                             Achieve SDGs.                          berkelanjutan, dan praktik bisnis



Laporan Keberlanjutan 2024                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    321
Page 322
                                                                                               0
      LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
      (GREEN BOND REPORT)



                              yang mendukung kelestarian             Mandiri berhasil meluncurkan
                              lingkungan. Selain itu, Bank           Obligasi Berwawasan Lingkungan
                              Mandiri bertekad meningkatkan          domestik perdana, yaitu Obligasi
                              akses layanan perbankan                Berwawasan Lingkungan I Tahap
                              dan keuangan, terutama bagi            I Bank Mandiri Tahun 2023 pada
                              masyarakat yang kurang terlayani.      Juli 2023. Penerbitan obligasi ini
                              Upaya ini mencakup mendorong           merupakan langkah penting dalam
                              kemajuan sosial dan ekonomi            implementasi pilar Perbankan
                              dan memberdayakan segmen               Berkelanjutan, yang mencakup
                              unbanked dan non-bankable melalui      pengembangan portofolio
                              digitalisasi.                          berkelanjutan, penyediaan
                                                                     produk ramah lingkungan, dan
                              Seluruh inisiatif keberlanjutan        peningkatan layanan berkelanjutan.
                              Bank Mandiri diperkuat dengan          Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri
                              pengembangan kapabilitas internal      menegaskan dedikasinya dalam
                              untuk mengimplementasikan prinsip-     mendukung program pemerintah
                              prinsip ESG (Environmental, Social,    menuju perekonomian berkelanjutan,
                              Governance). Bank Mandiri juga         berpartisipasi aktif dalam roadmap
                              berfokus mengintegrasikan pola pikir   keuangan berkelanjutan yang
                              bisnis ramah lingkungan sebagai        dicanangkan oleh Otoritas Jasa
                              nilai fundamental perusahaan.          Keuangan (OJK) dan berkontribusi
                                                                     aktif dalam pencapaian 17
                              Sebagai tindak lanjut dari RAKB        Sustainable Development Goals
                              dan komitmen keberlanjutan, Bank       (SDGs).




322     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2024
Page 323
02
                                                         LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                                              (GREEN BOND REPORT)




                             RINGKASAN
                             KERANGKA
                             KERJA OBLIGASI
                             BERWAWASAN
                             LINGKUNGAN
                             BANK MANDIRI
                             & DETAIL
                             PENERBITAN

     K ERAN G K A K E R J A O B L I G ASI
     BERWAWA S A N L I N G K UNG AN

                             Penerbitan Obligasi Berwawasan       Lingkungan dan bekerja sama
                             Lingkungan Bank Mandiri dilakukan    dengan SDGs Hub Universitas
                             dengan mengacu pada Peraturan        Indonesia untuk memberikan
                             Otoritas Jasa Keuangan (POJK)        Second Party Opinion (SPO). Berikut
                             No. 60/POJK/04/2017 tentang          adalah ringkasan kerangka kerja
                             Penerbitan dan Persyaratan Efek      obligasi tersebut:
                             Bersifat Utang Berwawasan




Laporan Keberlanjutan 2024                                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   323
Page 324
      LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
      (GREEN BOND REPORT)




                                  P E NG G U NAAN DANA


                                  Hasil penerbitan, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk
                                  pembiayaan atau pembiayaan ulang Kegiatan Usaha Berwawasan
                                  Lingkungan (KUBL) dengan porsi paling sedikit 70%.



                                  Kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)

                                  • Energi Terbarukan           Keanekaragaman           Penggunaan
                                  • Efisiensi Energi            Hayati Darat dan Air     Sumber Daya dan
                                  • Pencegahan dan          •   Transportasi Ramah       Menghasilkan Lebih
                                    Pengendalian Polusi         Lingkungan               Sedikit Polusi
                                  • Pengelolaan             •   Pengelolaan            • Bangunan
                                    Sumber Daya                 Air dan Limbah           Berwawasan
                                    Alam Hayati dan             Berkelanjutan            Lingkungan
                                    Penggunaan Lahan        •   Adaptasi Perubahan
                                    yang Berkelanjutan          Iklim
                                                            •   Produk yang
                                  • Konservasi                  Mengurangi




                                  E VALUAS I DAN SE LE KSI P RO Y E K




                                                                Tim Teknis
                                                           (ESG Group, Treasury         Risk Management
                                                              Group, and Unit           and Credit Policy
                                        Unit Bisnis                                    Committee (RMPC)
                                                              terkait lainnya)




324     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                  Laporan Keberlanjutan 2024
Page 325
                                                            LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                                                         (GREEN BOND REPORT)




    PEN GELOLAAN DANA HASIL P E NAWARAN UM UM



                             Proyek dan aset yang menggunakan dana hasil
                             Penawaran Umum akan ditandai dan dipantau
        Pengelolaan          berkala untuk memastikan kesesuaian alokasi
           dan               dana, sehingga secara keseluruhan syarat alokasi
        Pemantauan           portofolio di sektor KUBL terpenuhi sesuai dengan
                             Peraturan OJK No. 60/POJK/04/2017.




                             Apabila terdapat sisa dana yang belum dialokasikan,
                             maka dana tersebut dapat diinvestasikan pada
         Dana yang           instrumen keuangan yang aman dan likuid, dalam
          Belum              bentuk kas atau instrumen berkualitas tinggi, dengan
         Dialokasi           mengikuti strategi manajemen likuiditas Bank Mandiri
                             sampai dengan tercapai alokasi penuh.




    PEL A PORAN


   Bank Mandiri diwajibkan untuk menyampaikan laporan hasil reviu yang
   dilakukan Ahli Lingkungan secara berkala 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun
   dan setiap terjadinya perubahan material pada KUBL. Laporan hasil reviu
   tersebut dilampirkan pada Laporan Tahunan Perseroan yang disampaikan
   pada OJK.


              Pelaporan Alokasi Dana


        Pelaporan Alokasi Dana terdiri dari:
        • Informasi penting mengenai Kerangka Kerja Obligasi;
        • Uraian singkat mengenai proyek penerima alokasi dana;
        • Jumlah dana yang diperoleh yang dialokasikan ke masing-
          masing proyek.



          Pelaporan Dampak Lingkungan


        Bank Mandiri akan melaporkan dampak positif yang ditimbulkan
        dari implementasi proyek KUBL. Perhitungan dampak
        lingkungan tersebut dapat dihitung dan diukur menggunakan
        pendekatan indikator praktis.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   325
Page 326
                                                                                                       0
       LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
       (GREEN BOND REPORT)




PE NERBITA N

                    Pada 4 Juli 2023, Bank Mandiri telah         Lingkungan Bank Mandiri dengan
                    menerbitkan Obligasi Berwawasan              nilai emisi sebesar Rp5 Triliun dan
                    Lingkungan I Tahap I Bank Mandiri            mencatatkan kelebihan permintaan
                    Tahun 2023 sebagai penerbitan                (oversubscribed) sebanyak 3,7 kali.
                    perdana Obligasi Berwawasan



                       Nominal Plafon          Rp10 Triliun

                       Nominal Emisi Tahap I   Rp5 Triliun

                       Tenor dan Nominal       Seri A: 3 tahun – Rp1,95 Triliun

                                               Seri B: 5 tahun – Rp3,05 Triliun

                       Kupon                   Seri A: 3 tahun – 5,80%

                                               Seri B: 5 tahun – 6,10%

                       Pembayaran Kupon        Triwulan 30/360

                       Distribusi Efek         4 Juli 2023

                       Peringkat               idAAA oleh Pefindo

                       Pencatatan              Bursa Efek Indonesia (BEI)

                       Penggunaan Dana         Hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi
                                               biaya emisi, akan digunakan untuk pembiayaan atau
                                               pembiayaan ulang Kegiatan Usaha Berwawasan
                                               Lingkungan (KUBL) dengan porsi paling sedikit
                                               70%.

                       Orderbook Final         Rp18,70 Triliun




 326     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                Laporan Keberlanjutan 2024
Page 327
03
                                                                     LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                                                                     (GREEN BOND REPORT)




                             LAPORAN ALOKASI
                             (ALLOCATION
                             REPORT)
                             Pada Oktober 2024, Bank Mandiri                        Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap
                             telah mengalokasikan secara                            I Tahun 2023. Adapun detail alokasi
                             penuh dana hasil penerbitan                            sebagai berikut:
                             Obligasi Berwawasan Lingkungan



                                        Sektor                 Tipe Pembiayaan             Alokasi Dana*          Porsi Alokasi
                                 (Eligible Category)              (Loan Type)                (Rp Miliar)             Dana
                                                                 (Refinanced/
                                                                   financed)


                              Energi Terbarukan                    Refinanced                   3,030                  61%
                              (Renewable Energy)                     (2023)


                              Pengelolaan Sumber                    Refinanced                  1,958                  39%
                              Daya Alam Hayati dan                 (2019, 2023)
                              Penggunaan Lahan
                              yang Berkelanjutan
                              (Environmentally
                              Sustainable
                              Management of Living
                              Natural Resources and
                              Land Use)

                              Total                                                             4,988                 100%


                             * Jumlah bersih, tidak termasuk biaya Penawaran Umum, seperti biaya Jasa Penjamin Efek, biaya Jasa Kon-
                               sultan Hukum, dll.




Laporan Keberlanjutan 2024                                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            327
Page 328
04 0
      LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
      (GREEN BOND REPORT)




                           LAPORAN
                           DAMPAK
                           Estimasi dampak lingkungan dan sosial dari sektor yang memenuhi syarat
                           sesuai dengan Kerangka Kerja Obligasi Berwawasan Lingkungan ditunjukkan
                           dalam tabel di bawah ini:



        Eligible          Alignment       % of Asset          Types of                   Brief Descriptions &
       Category            to SDGs        Allocation          Projects                    Impact Indicators*


  Energi                                      61%           Pembangkit         Estimasi dampak lingkungan yang
  Terbarukan                                               Listrik Tenaga      dihasilkan:
  (Renewable                                                 Air (PLTA)         Energi terbarukan yang dihasilkan
  Energy)                                                                         per tahun: 533,038 MWh
                                                                                Emisi minimum Gas Rumah Kaca
                                                                                  yang dihindari per tahun: 58,364
                                                                                  tCO2e
                                                                                Potensi rumah yang dilayani:
                                                                                  approx. 122,256 rumah


  Pengelolaan                                 39%           Perkebunan         Bank Mandiri telah memberikan
  Sumber Daya                                                  Kelapa          pembiayaan kepada industri kelapa
  Alam Hayati dan                                            Sawit dan         sawit dan CPO (Crude Palm Oil) yang
  Penggunaan                                                Pengolahan         menerapkan praktik global terbaik
  Lahan yang                                                Crude Palm         dalam menerapkan keberlanjutan
  Berkelanjutan                                              Oil (CPO)         dalam kegiatan operasionalnya. Hal
  (Environmentally                                          Tersertifikasi     ini terlihat dari kepemilikan sertifikasi
  Sustainable                                                                  ISPO (Indonesian Sustainable Palm
  Management of                                                                Oil) dan RSPO (Roundtable on
  Living Natural                                                               Sustainable Palm Oil).
  Resources and
  Land Use)


 * Rincian asumsi dalam menghitung indikator dampak terdapat pada Lampiran I




328     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                              Laporan Keberlanjutan 2024
Page 329
05
                                                           LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                                                (GREEN BOND REPORT)




                             KESIMPULAN

                             Bank Mandiri menyadari pentingnya      penyediaan solusi keuangan inovatif
                             mengintegrasikan nilai-nilai           untuk membantu klien melakukan
                             keberlanjutan ke dalam visi dan misi   dekarbonisasi dan transformasi
                             perusahaan. Dengan menerapkan          operasional, dan pembiayaan yang
                             prinsip Environmental, Social,         mendukung bisnis berwawasan
                             and Governance (ESG) dalam             lingkungan dengan jejak karbon
                             kegiatan bisnis, Bank Mandiri          lebih rendah, seperti Pembiayaan
                             bertekad untuk berkontribusi pada      Terkait Keberlanjutan & Pembiayaan
                             pertumbuhan ekonomi berkelanjutan      Transisi.
                             dan mendukung pencapaian 17
                             Sustainable Development Goals          Dalam memastikan akuntabilitas
                             (SDGs).                                atas penerbitan Obligasi
                                                                    Berwawasan Lingkungan, Bank
                             Sebagai salah satu pelaku utama        Mandiri berkomitmen meningkatkan
                             dalam keuangan berkelanjutan           mekanisme pengelolaan,
                             di Indonesia, Bank Mandiri terus       transparansi penggunaan dana, dan
                             mendorong praktik keuangan             kredibilitas laporan tahunan. Sebagai
                             berkelanjutan, khususnya dalam         langkah validasi, laporan ini telah
                             mendukung Ekonomi Rendah               melalui review eksternal independen
                             Karbon. Komitmen ini diwujudkan        yang dilakukan oleh SDGs Hub
                             melalui dukungan terhadap klien di     Universitas Indonesia.
                             sektor berintensitas karbon tinggi,




Laporan Keberlanjutan 2024                                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   329
Page 330
       LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
       (GREEN BOND REPORT)




LA M P I R A N I

ASUMSI PERHITUNGAN
LAPORAN DAMPAK


                    Hasil dampak yang dilaporkan berdasarkan asumsi dari sumber-sumber
                    yang dapat diakses secara publik. Asumsi untuk perhitungan dampak
                    dicantumkan dalam tabel di bawah ini.


     Eligible        Types of                              Data Assumption
    Category         Projects


Energi              Pembangkit      Perhitungan emisi minimum Gas Rumah Kaca yang dihindari
Terbarukan         Listrik Tenaga   menggunakan asumsi dari sumber yang dapat diakses secara
(Renewable           Air (PLTA)     publik di bawah ini:
Energy)                              Faktor emisi CO2 dari sistem interkoneksi
                                      Sulawesi Selatan: 0.95 tCO2e/MWh
                                     Faktor emisi CO2 untuk PLTA: 0.84 tCO2e/MWh
                                      (Kementerian ESDM. 2019. Faktor Emisi Sistem
                                      Ketenagalistrikan)


Pengelolaan        Perkebunan       Pembiayaan untuk industri kelapa sawit dan CPO (Crude Palm Oil)
Sumber Daya           Kelapa        yang tersertifikasi dan menerapkan praktik global terbaik dalam
Alam Hayati dan     Sawit dan       menerapkan keberlanjutan dalam operasionalnya, dengan rincian
Penggunaan         Pengolahan       sebagai berikut:
Lahan yang         Crude Palm        Sertifikasi: ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan RSPO
Berkelanjutan       Oil (CPO)         (Roundtable on Sustainable Palm Oil)
(Environmentally   Tersertifikasi    Jumlah tanah: 19 (14 ISPO dan 5 RSPO)
Sustainable                          Luas total tanah: 142,805 hektar (78,999 hektar (ISPO) dan
Management of                         63,806 hektar (RSPO))
Living Natural
Resources and
Land Use)




 330     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                               Laporan Keberlanjutan 2024
Page 331
                                                              LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                                                               (GREEN BOND REPORT)




LAMPIRAN 2

REVIU LAPORAN TAHUN 2
GREEN BOND BANK MANDIRI
SDGS HUB UI


                                                                           Sustainable Development
               SDGs Hub UI                                                   Goals Hub (SDGs Hub)
               Sustainable Development Goals Hub                                                  I-SER FMIPA UI
                     University of Indonesia                                 Gedung Laboratorium Multidisiplin FMIPA
                                                                                      Kampus Depok, Depok 16424




                         LAPORAN REVIU
                         AHLI LINGKUNGAN

                         SDGs Hub Universitas Indonesia, selaku lembaga penyedia Ahli
                         Lingkungan, dipilih untuk melakukan reviu Laporan Obligasi Berwawasan
                         Lingkungan Berkelanjutan Bank Mandiri Tahun 2024 (“Green Bond
                         Report”). Hasil reviu disertakan beberapa data pendukung terkait
                         penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Mandiri
                         Tahap I Tahun 2024 (“Green Bond Tahap I 2024”). Ahli Lingkungan pada
                         SDG HUB UI memiliki kompetensi pengalaman dan berijazah yang relevan
                         dalam kegiatan berwawasan lingkungan (terlampir-Lampiran I).

                         Tanggung Jawab Manajemen Bank Mandiri
                         Tanggung jawab manajemen Bank Mandiri atas penyusunan dan penyajian
                         Green Bond Tahap I 2023 Report 2024 tersebut sesuai dengan Green
                         Bond Framework Bank Mandiri.

                         Tanggung Jawab Ahli Lingkungan
                         Tanggung jawab Ahli Lingkungan adalah untuk melakukan reviu Green
                         Bond Report dan beberapa dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan
                         POJK No. 60 Tahun 2017. Reviu yang kami lakukan mencakup kesesuaian
                         implementasi pemilihan proyek Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan
                         (“KUBL”) sebagaimana tertera di dalam Green Bond Framework dan
                         pada POJK 60 Tahun 2017. Walaupun telah terbit POJK No. 18 tahun
                         2023 pengganti POJK 60 Tahun 2017 tetapi Emiten yang telah melakukan
                         penerbitan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan sebelum POJK
                         18Tahun 2023 ini berlaku, tetap mengikuti ketentuan sebagaimana diatur
                         dalam POJK No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan
                         Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond). Penyaluran
                         dana hasil penerbitan Green Bond Tahap I 2023 ke proyek KUBL terpilih,
                         sesuai Green Bond Framework. Dana hasil penerbitan Green Bond Tahap
                         I 2023 telah dialokasikan 100%, sebagaimana dilaporkan pada Green
                         Bond Tahap I 2023 Report 2024 dan tidak ditemukan perbedaan terhadap
                         kategori KUBL




Laporan Keberlanjutan 2024                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           331
Page 332
      LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
      (GREEN BOND REPORT)




                                                                             Sustainable Development
             SDGs Hub UI                                                       Goals Hub (SDGs Hub)
             Sustainable Development Goals Hub                                                      I-SER FMIPA UI
                   University of Indonesia                                     Gedung Laboratorium Multidisiplin FMIPA
                                                                                        Kampus Depok, Depok 16424




                       dalam framework atas proyek yang dibiayai. Ahli Lingkungan melakukan
                       reviu terhadap dampak lingkungan yang tertuang dalam Green Bond
                       Tahap I 2023 Report 2024 dan menyesuaikan dengan data yang tersedia.


                       Hasil Reviu
                       Hasil reviu atas Green Bond Tahap I 2023 Report 2024 atas penyaluran
                       hasil penerbitan Green Bond Tahap I 2023 adalah sebagai berikut:
                       1) Pemilihan proyek KUBL dalam penyaluran dana hasil penerbitan Green
                          Bond Tahap I 2023 telah sesuai dengan Green Bond Framework.
                       2) Dana hasil penerbitan Green Bond Tahap I 2023, 100% tidak mengalami
                          perubahan dari dana yang telah dialokasikan untuk membiayai dua
                          sektor KUBL yang telah disetujui. Dua proyek tersebut adalah energi
                          terbarukan dan pengelolaan sumber daya alam hayati (halaman 5
                          dalam Laporan Tahunan).
                       3) Proyek energi terbarukan yang berjalan memiliki estimasi dampak
                          positif terhadap lingkungan yang merupakan estimasi dampak paling
                          minimal dari proyek, serta telah sesuai dengan indikator pada KUBL
                          yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Bank Mandiri. Indikator tersebut
                          diperoleh melalui perhitungan yang konsisten dan sesuai dengan best
                          practice yang ada. Estimasi jumlah Rumah Tangga/Rumah yang dapat
                          terlayani dari energi terbarukan pada tahun kedua (2024) sebanyak
                          122.256 rumah (halaman 7 dan 9 dalam Laporan Tahunan).
                       4) Proyek pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Lahan Berkelanjutan
                          sudah memiliki catatan penghitungan dampak di mana sudah ada 14
                          sertifikasi ISPO dan 5 Sertifikasi RSPO dengan luas lahan 142.805
                          hektar, hal ini sesuai dengan aspek keberlanjutan dan mengurangi
                          dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.




                                                 Jakarta, 24 Desember 2024




                              Dr. Triarko Nurlambang, MA        Prof. Dr. Jatna Supriatna, M.Sc




332     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                    Laporan Keberlanjutan 2024
Page 333
                             LAPORAN OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN
                                                  (GREEN BOND REPORT)




Laporan Keberlanjutan 2024                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk   333
Page 334

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.91 MB
Published3 Mar 2025
Pages334
Characters1,302,577
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 135 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk · Nama Perusahaan p.2 ×1350
linked person Muhamad Chatib Basri · Komisaris p.16 ×5
linked person Darmawan Junaidi p.20 ×4
linked person Alexandra Askandar p.24
linked person Agus Dwi Handaya · Direktur p.24 ×3
linked person Aquarius Rudianto p.24
linked person Toni E. B. Subari · Direktur p.24 ×4
linked person Rohan Hafas · Direktur p.24 ×4
linked person Sigit Prastowo · Direktur p.24 ×5
linked person Timothy Utama p.24 ×3
linked person Eka Fitria · Direktur p.24 ×4
linked person Totok Priyambodo p.24
linked person Danis Subyantoro · Direktur p.24 ×5
linked person Zainudin Amali p.25 ×3
linked person Loeke Larasati Agoestina · Komisaris p.25 ×3
linked person Muliadi Rahardja · Komisaris p.25 ×4
linked person Heru Kristiyana · Komisaris p.25 ×4
linked person Muhammad Yusuf Ateh · Komisaris p.25 ×2
linked person Faried Utomo · Komisaris p.25 ×4
linked person Rionald Silaban · Komisaris p.25 ×4
linked person Tedi Bharata · Komisaris p.25 ×4
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.29 ×5
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.29 ×3
linked org PT Mandiri Sekuritas p.29 ×3
linked org Mandiri Capital p.29 ×3
linked org Fortune Indonesia p.34
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.26 ×2
possible person Gatot Subroto p.26 ×2
possible person Dr. Sutomo p.30
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.37 ×9
possible person Riduan · Direktur p.51 ×2
possible org Bank Mandiri Bank Mandiri p.79 ×2
possible org Bank Bank Mandiri p.79
unresolved org Bank Mandiri Keberlanjutan Kinerja p.4
unresolved person Sambutan · Komisaris p.6 ×19
unresolved org Bank Mandiri Kinerja p.8
unresolved org Reksa Dana ESG p.8
unresolved org Bank Mandiri Jumlah Pegawai p.12
unresolved org Bank Mandiri Sambutan p.16 ×2
unresolved org Bank Mandiri Sebagai p.18 ×2
unresolved org Bank Mandiri. Kepercayaan p.21
unresolved org Bank Mandiri Pencapaian Keberlanjutan Bank Mandiri Sustainable Banking p.22
unresolved org Bank Mandiri Tanggung Jawab Pelaporan Keberlanjutan p.24
unresolved person Kelembagaan · Direktur p.24
unresolved person Commercial Banking · Direktur p.24
unresolved org Bank Mandiri Identitas p.26
unresolved org Bank Mandiri Budaya Perusahaan p.28
unresolved org Milik Negara p.28 ×2
unresolved org Menteri BUMN p.28 ×3
unresolved org PT Mandiri Manajemen Investasi p.29 ×2
unresolved org PT Bank Mandiri Taspen p.29 ×2
unresolved org Bank Mantap p.29 ×2
unresolved org PT Mandiri Utama Finance p.29 ×2
unresolved org PT AXA Mandiri Financial Services p.29 ×2
unresolved org Mandiri Securities Pte. Ltd. p.29 ×2
unresolved org PT Mandiri Capital Indonesia p.29 ×2
unresolved org Mandiri Investment Management Pte. Ltd. p.29 ×2
unresolved org Malaysia Mandiri International Remittance Sdn. Bhd. p.29
unresolved org Bank Mandiri Wilayah Operasional p.30
unresolved org Bank Mandiri Hong Kong p.31
unresolved org Bank Mandiri Shanghai p.31
unresolved org Bank Mandiri Cayman p.31
unresolved org Bank Mandiri Singapura p.31
unresolved org Bank Mandiri Dili p.31 ×2
unresolved org Mandiri International Remittance Sdn Bhd p.31 ×2
unresolved org Bank Mandiri Penghargaan p.32
unresolved org Large Corporation p.32
unresolved org Bank Mandiri Anugerah p.34
unresolved org Bank Mandiri Keanggotaan p.36
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.36
unresolved org Internasional · Anggota p.36 ×2
unresolved org Asia Pasifik · Anggota p.36
unresolved org Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia p.36
unresolved org Bank Kustodi Indonesia p.36
unresolved org Bank Mandiri Peninjauan p.38
unresolved org PT Superintending p.38
unresolved org PT Kontak p.38
unresolved org Tata Kelola p.40 ×3
unresolved org Bank Mandiri. Seluruh p.43
unresolved person Mandat · Komisaris p.46
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.46 ×4
unresolved org Tata Kelola Kebijakan p.49
unresolved person RUPST · Komisaris p.50 ×15
unresolved person RUPSLB · Komisaris p.50 ×6
unresolved person Arif Budimanta · Komisaris p.50 ×2
unresolved person Independensi · Komisaris p.50
unresolved person Darmawan · Direktur Utama p.51 ×2
unresolved — Alexandra · Wakil Direktur p.51
unresolved person Aquarius · Direktur p.51 ×2
unresolved person Timothy · Direktur p.51 ×2
unresolved person Totok · Direktur p.51 ×2
unresolved org Re-Sertifikasi Manajemen · Komisaris p.52 ×6
unresolved person Jenjang · Komisaris p.52
unresolved person PSAK · Komisaris p.53
unresolved person M. Yusuf Ateh · Komisaris p.54
unresolved person Executive Course · Direktur Utama p.54 ×2
unresolved person Program Penyelarasan · Direktur p.55 ×7
unresolved — Handaya · Kepatuhan & p.55
unresolved org Bank Umum IIntegrated Strategic Growth p.55
unresolved org Bank Umum Designing p.56
unresolved org Bank Umum Harvard Women p.56
unresolved org Milik Negara. Tata p.57
unresolved org Bank BUMN p.57
unresolved org Milik Pemberian Remunerasi p.58
unresolved org Menteri Negara BUMN No. PER- p.58 ×3
unresolved org Menteri Negara p.58
unresolved org Departemen ESG Communication p.65
unresolved org Departemen ESG Operation p.65
unresolved org Departemen Product & Portfolio p.65
unresolved org Departemen ESG Framework p.65
unresolved org Bank Mandiri. Proses p.67
unresolved org Bank Mandiri Kerja Internal Audit p.70
unresolved org Bank Mandiri. Pelatihan p.71
unresolved org PT Deloitte Advis Indonesia. p.77
unresolved org Bank Mandiri. Sanction Policy p.84
unresolved org Bank Mandiri. Kebijakan p.84
unresolved org Bank Mandiri Emission p.87
unresolved org Bank KBMI p.91
unresolved org Bank Mandiri Kebakaran Hutan p.96
unresolved org Bank Mandiri Peningkatan p.102
unresolved org Meteorologi p.106
unresolved org Bank Mandiri. Peluang Kemungkinan p.106
unresolved org Bank Mandiri Urban Festival Menjaring p.123
unresolved org Bank Mandiri Lingkup p.134
unresolved org Bank Mandiri. Kewenangan p.137
unresolved org Bank Mandiri Pengawasan p.139
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P. p.140
unresolved — Board-level · Komisaris p.177
unresolved org PT NielsenIQ Services Indonesia p.177
unresolved org PT Morrigan Services p.177
unresolved org PT NielsenIQ Services p.177
unresolved org Bank Berdasarkan Modal Inti IV Hasil p.178
unresolved org Bank Mandiri. Pengawasan Direksi p.178
unresolved org Bank Mandiri. Group. Mekanisme p.180

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result