Skip to content
Back to announcement

20250131_BMHS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31848647_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BMHS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 71

Page 1
No. : 00006/2.0162-00/BS/10/0382/1/I/2025                               31 Januari 2025



Kepada Yth.

PT BUNDAMEDIK Tbk
Jl. Teuku Cik Ditro No. 28, Menteng
Jakarta Pusat 10350


U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Transaksi


Dengan hormat,

Berdasarkan Akta Pengambilalihan Saham No. 188 tanggal 31 Januari 2025 yang dibuat di
hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut
“APS”), Perseroan telah melakukan akuisisi atas 8.778 saham atau setara dengan 99,99%
saham PT Medika Sejahtera Bersama (selanjutnya disebut “MSB”) dari PT Morula Indonesia
(selanjutnya disebut “MI”), dengan nilai transaksi sebesar Rp 39,00 miliar (selanjutnya
disebut “Transaksi”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Juli 2024, MI merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan
sebesar 47,25%.

Sehubungan dengan Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk Kantor
Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut
“KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas kewajaran
Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/240912-001 tanggal 12 September 2024
yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya
disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK
No. STTD.PB-02/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat kewajaran
(fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Transaksi.
Page 2
ALASAN DAN LATAR BELAKANG TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang pengelolaan rumah sakit.
Perseroan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1978. Perseroan berdomisili
di Jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan nomor telepon:
(021) 3192 3344, nomor faksimile: (021) 3190 5915, dan email: corsec@bmhs.co.id.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Juli 2024, Perseroan memiliki penyertaan saham pada beberapa entitas anak dengan
struktur kepemilikan sebagai berikut:


                                       Perseroan


                                            47,25%


                                          MI


                                            99,99%


                                         MSB



MI merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha MI terutama bergerak dalam aktivitas kantor pusat dan konsultasi
manajemen. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, MI dapat melaksanakan kegiatan
usaha aktivitas kehumasan dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

MSB merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha MSB meliputi usaha dalam bidang aktivitas rumah sakit swasta. MSB
mengoperasikan Rumah Sakit Ibu dan Anak Pusura Tegalsari.

Negara di dunia telah merasakan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak
sebagai dasar bagi kemajuan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pencapaian tujuan
pembangunan berkelanjutan, antara lain dengan penurunan angka kematian dan
peningkatan keadilan sosial. Hal ini tentu mendorong pertumbuhan industri kesehatan ibu
dan anak, seperti memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas.




                                           2
Page 3
Sebagai tanggapan terhadap prospek usaha industri kesehatan ibu dan anak tersebut,
Perseroan telah melakukan restukturisasi dengan masuknya Jinxin Life Asia Healthcare
Investment Group Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “JLAH”) sebagai investor MI. Perseroan
mengharapkan dapat menciptakan sinergi yang strategis dengan JLAH dengan
memanfaatkan keahlian dan kekuatan JLAH dalam bidang layanan untuk bersama-sama
menggali potensi besar yang belum dimanfaatkan di pasar Indonesia, yang memiliki prospek
pasar dengan potensi tingginya pertumbuhan ekonomi seiring berkembangnya populasi
Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan
konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.

Sebagai kelanjutan dari restrukturisasi MI, Perseroan telah melakukan Transaksi. Setelah
Transaksi menjadi efektif, dengan prospek usaha industri kesehatan ibu dan anak pada
masa yang akan datang, Perseroan mengharapkan MSB dapat meningkatkan kinerja
keuangannya sehingga Perseroan dapat memaksimalkan potensi peningkatan kapitalisasi
pasar MSB untuk meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang
akan datang.

Perseroan juga mengharapkan setelah Transaksi menjadi efektif, dengan memiliki
pengendalian penuh dan langsung pada MSB, Perseroan mengharapkan dapat
mengimplementasi strategi perusahaan untuk menciptakan rumah sakit ibu dan anak yang
lebih terintegrasi serta memperluas pangsa pasar MSB, dimana Perseroan mengharapkan
dapat menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
rumah sakit ibu dan anak lainnya sehingga hal tersebut dapat meningkatkan kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang
saham Perseroan di masa yang akan datang.

Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Negara di dunia telah merasakan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak
    sebagai dasar bagi kemajuan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pencapaian
    tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain dengan penurunan angka kematian dan
    peningkatan keadilan sosial. Hal ini tentu mendorong pertumbuhan industri kesehatan
    ibu dan anak, seperti memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas.

•   Sebagai tanggapan terhadap prospek usaha industri kesehatan ibu dan anak tersebut,
    Perseroan telah melakukan restukturisasi dengan masuknya JLAH sebagai investor MI.
    Perseroan mengharapkan dapat menciptakan sinergi yang strategis dengan JLAH
    dengan memanfaatkan keahlian dan kekuatan JLAH dalam bidang layanan untuk
    bersama-sama menggali potensi besar yang belum dimanfaatkan di pasar Indonesia,
    yang memiliki prospek pasar dengan potensi tingginya pertumbuhan ekonomi seiring
    berkembangnya populasi Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat
    meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.




                                           3
Page 4
•   Sebagai kelanjutan dari restrukturisasi MI, Perseroan telah melakukan Transaksi.
    Setelah Transaksi menjadi efektif, dengan prospek usaha industri kesehatan ibu dan
    anak pada masa yang akan datang, Perseroan mengharapkan MSB dapat
    meningkatkan kinerja keuangannya sehingga Perseroan dapat memaksimalkan potensi
    peningkatan kapitalisasi pasar MSB untuk meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian
    Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Perseroan juga mengharapkan setelah Transaksi menjadi efektif, dengan memiliki
    pengendalian penuh dan langsung pada MSB, Perseroan mengharapkan dapat
    mengimplementasi strategi perusahaan untuk menciptakan rumah sakit ibu dan anak
    yang lebih terintegrasi serta memperluas pangsa pasar MSB, dimana Perseroan
    mengharapkan dapat menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu
    bersaing dengan rumah sakit ibu dan anak lainnya sehingga hal tersebut dapat
    meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah
    bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat pada
tanggal 31 Juli 2024, Perseroan merupakan entitas induk MI dengan kepemilikan sebesar
47,25% dan terdapat kesamaan pengurus Perseroan dan MI, maka Transaksi merupakan
transaksi   afiliasi,  sehingga     Perseroan   harus    memenuhi        Peraturan    OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan” (selanjutnya disebut “POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan (selanjutnya
disebut “TSFBR”), jumlah ekuitas, jumlah aset, pendapatan neto, dan laba bersih tahun
berjalan Perseroan masing-masing adalah sebesar Rp 1.800,04 miliar, Rp 3.083,16 miliar,
Rp 1.488,20 miliar, dan Rp 16,23 miliar. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian MSB
untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 yang telah diaudit oleh
KAP Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo (selanjutnya disebut “HHES”), jumlah aset,
pendapatan, dan rugi bersih periode berjalan MSB masing-masing adalah sebesar
Rp 86,30 miliar, Rp 6,06 miliar, dan Rp 8,06 miliar. Selanjutnya, berdasarkan APS, nilai
transaksi atas Transaksi tersebut adalah sebesar Rp 39,00 miliar.

Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Transaksi tersebut mencerminkan lebih dari
20,00% nilai ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 serta jumlah aset dan
pendapatan MSB tersebut mencerminkan lebih dari 20,00% jumlah aset dan pendapatan
neto Perseroan, sehingga berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
Perseroan, Transaksi bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha”.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020
mensyaratkan adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan
oleh penilai independen.




                                            4
Page 5
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.


OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi dimana
Perseroan telah melakukan akuisisi atas 8.778 saham atau setara dengan 99,99% saham
MSB dari MI, dengan nilai transaksi sebesar Rp 39,00 miliar.


MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transaksi dari
aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 (selanjutnya
disebut “SPI”).


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperhitungkan
pada tanggal 31 Juli 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini merupakan laporan terinci.




                                           5
Page 6
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh manajemen
   Perseroan;

2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk periode tujuh bulan yang berakhir
   pada tanggal 31 Juli 2024 yang telah direviu oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 001/3.B1285/SB.4/07.24 tanggal 22 Januari 2025;

3. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00047/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 dengan
   pendapat wajar tanpa modifikasian;

4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00034/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 dengan
   pendapat wajar tanpa modifikasian;

5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00037/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/IV/2022 tanggal 1 April 2022 dengan
   pendapat wajar tanpa modifikasian;

6. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR
   sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00054/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/IV/2021
   tanggal 6 April 2021 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain;

7. Laporan keuangan MSB untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal
   31 Juli 2024 yang telah diaudit oleh KAP HHES sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00390/2.1127/AU.1/10/1651-3/1/XII/2024 tanggal 16 Desember 2024
   dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain;

8. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
   yang telah diaudit oleh KAP HHES sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00128/2.1127/AU.1/10/1651-2/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian;

9. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
   yang telah diaudit oleh KAP HHES sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00271/2.1127/AU.1/10/1651-1/1/VII/2023 tanggal 10 Juli 2023 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian dengan penekanan suatu hal;




                                           6
Page 7
10. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
    yang telah diaudit oleh KAP Drs. Gunardi Noerwono (selanjutnya disebut “DGN”)
    sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00001/00612/AU.2/05/0812/1/III/2022
    tanggal 1 Maret 2022 dengan pendapat wajar dengan modifikasian dengan hal lain;

11. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
    yang telah diaudit oleh KAP DGN sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00001/00612/AU.2/05/0812/1/X/2021 tanggal 18 Oktober 2021 dengan pendapat
    wajar dengan modifikasian dengan hal lain;

12. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
    yang telah diaudit oleh KAP Drs. Basri Hardjosumarto, M.Si, Ak & Rekan (selanjutnya
    disebut       “DBHR”)       sebagaimana        tertuang      dalam      laporannya
    No. 00192/2.0664/AU.2/05/0291-4/1/VI/2020 tanggal 25 Juni 2020 dengan pendapat
    wajar dengan modifikasian;

13. Laporan keuangan konsolidasian proforma Perseroan untuk periode tujuh bulan yang
    berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 sehubungan dengan Transaksi;

14. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
    untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk
    tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2029 yang disusun oleh
    manajemen Perseroan;

15. Laporan penilaian saham 99,99% MSB per 31 Juli 2024 yang disusun oleh KJPP KR
    sebagaimana tertuang dalam laporannya No 00004/2.0162-00/BS/10/0382/1/I/2025
    tanggal 17 Januari 2025;

16. APS;

17. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 159
    tanggal 30 Mei 2024 dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai
    perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan;

18. Anggaran dasar MSB yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan
    Keputusan Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham No. 7 tanggal
    2 Juni 2023 yang dibuat oleh Notaris Isadora, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai
    perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris MSB;

19. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Cuncun Wijaya dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Transaksi;

20. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan dan
    MSB di masa mendatang;




                                            7
Page 8
21. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Transaksi;

22. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

23. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

24. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

25. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
    untuk penugasan; dan

26. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah. Dalam
melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan
dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan informasi-
informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum
dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut. Segala
perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Oleh karenanya, kami tidak
bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat Kewajaran kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas proyeksi
laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah menggambarkan
kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.




                                          8
Page 9
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Transaksi. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan pemberian
Pendapat Kewajaran atas Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari aspek hukum dan implikasi
aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran atas Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis
dan keuangan. Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi bersifat non-disclaimer opinion
dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan MSB berdasarkan anggaran dasar
Perseroan dan MSB.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan
mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap
Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Transaksi
pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.

Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Transaksi. Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan
jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi mengenai Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi, serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis dalam
rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                             9
Page 10
Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak
terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun secara
eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan
keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya
setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal
Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas,
maka Pendapat Kewajaran atas Transaksi mungkin berbeda.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR diberikan kesempatan
untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan Pendapat
Kewajaran.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memilki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran
kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan KR hanya
menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240912-001 tanggal
12 September 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Juli 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan
Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran
(subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat Kewajaran.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami telah melakukan analisis
melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi dari hal-hal sebagai
berikut:

I. Analisis atas Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Transaksi.




                                               10
Page 11
I.         ANALISIS KEWAJARAN TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas
           Transaksi sebagaimana diuraikan di atas, analisis kewajaran Transaksi adalah
           sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT Bundamedik Tbk

           Dalam Transaksi, Perseroan merupakan pihak yang telah melakukan akuisisi
           atas 8.778 saham atau setara dengan 99,99% saham MSB dari MI, dengan
           nilai transaksi sebesar Rp 39,00 miliar. Berdasarkan keterangan yang diperoleh
           dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Juli 2024, Perseroan merupakan
           entitas induk MI dengan kepemilikan sebesar 47,25%. Latar belakang,
           manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan adalah
           sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan pada tanggal 13 April 1978 berdasarkan Akta No. 21 dari
           Notaris Adlan Yulizar, S.H.. Akta pendirian tersebut telah mendapatkan
           pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
           Keputusan No. Y.A.5/160/18 tanggal 28 September 1978.

           Anggaran dasar Perseroan mengalami perubahan terakhir dengan Akta
           No. 159 tanggal 30 Mei 2024 dari Jose Dima Satria, S.H. M.Kn., Notaris di
           Jakarta, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Perseroan. Perubahan Akta tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
           Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik    Indonesia   dengan      Surat      Penerimaan      Pemberitahuan
           No. AHU-AH.01.09-0213527 tanggal 12 Juni 2024.

           Perseroan berdomisili di Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 28, Menteng, Jakarta
           Pusat 10350. Perseroan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun
           1978.




                                          11
Page 12
I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal 31 Juli 2024
           adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                          :        Ivan Rizal Sini
           Wakil Komisaris Utama                    :        Wishnutama Kusubandio
           Komisaris                                :        Mesha Rizal Sini
           Komisaris                                :        Sunata Tjiterosampurno
           Komisaris Independen                     :        Chairul Radjab Nasution
           Komisaris Independen                     :        Wishnutama Kusubandio

           Direksi
           Direktur Utama                           :        Agus Heru Darjono
           Direktur                                 :        Emilia Rouli
           Direktur                                 :        Cuncun Wijaya

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Juli 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                                    (Dalam Rupiah)
                                                                                Persentase
                       Pemegang Saham                        Jumlah Saham                        Jumlah Modal
                                                                                Kepemilikan
           PT Bunda Investama Indonesia                         4.935.430.900           57,37%     98.708.618.000
           Akasya Investment                                      421.416.176            4,90%      8.428.323.520
           dr. Ivan Rizal Sini, SpOG                              278.600.000            3,24%      5.572.000.000
           Ir. Mesha Rizal Sini, M. Eng. Sc.                      278.600.000            3,24%      5.572.000.000
           Rito Alam Rizal Sini, S.E.                             278.600.000            3,24%      5.572.000.000
           Renobulan Rizal Sini Suheimi, S.Psi.                   207.786.000            2,42%      4.155.720.000
           Ietje Ika S. Rizal Sini                                157.865.000            1,83%      3.157.300.000
           Masyarakat (masing-masing di bawah 1%)               2.045.118.100           23,77%     40.902.362.000
           Jumlah                                               8.603.416.176          100,00%    172.068.323.520



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
           pengelolaan rumah sakit.




                                                        12
Page 13
I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
           pengelolaan rumah sakit.

           Sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam
           Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.
           Pemerintah telah menganggarkan Rp 186,40 triliun untuk akselerasi penurunan
           stunting dan melanjutkan transformasi sistem kesehatan. Adapun terkait
           transformasi sistem kesehatan, Pemerintah Indonesia akan melakukan
           peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan primer dan rujukan,
           peningkatan kualitas dan distribusi tenaga kesehatan, penguatan teknologi
           kesehatan dan kemandirian farmasi dalam negeri, serta penguatan program
           Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

           Perseroan melalui entitas anaknya, memfokuskan pemeriksaan laboratorium
           pada pengujian genom, yang berkontribusi signifikan pada pendapatannya di
           tahun 2023, dan diproyeksikan akan terus meningkat di tahun mendatang.
           Potensi ini sejalan dengan pilar transformasi primer Kementerian Kesehatan.
           Pengujian genom dapat mengidentifikasi kondisi janin sejak dini, sehingga
           dapat dilakukan tindakan preventif untuk mengoptimalkan masa tumbuh
           kembang anak dan meminimalkan gangguan kesehatan masa pediatri.
           Sementara, pada sektor wisata medis, Perseroan melihat prospek
           pertumbuhan wisata medis, yang ditandai dengan peningkatan kesadaran
           masyarakat akan pentingnya upaya preventif untuk menjaga kondisi
           kesehatan. Melalui Indonesia Medical Tourism Board (IMTB), Perseroan
           menawarkan wisata medis, yakni layanan kesehatan yang sekaligus
           melakukan perjalanan wisata.

           Kemudian, melalui MI, Perseroan menyediakan layanan bayi tabung yang
           merupakan bagian dari obstetrik. Berbagai layanan fertilitas yang disediakan
           meliputi invitro fertilization, egg banking, insemination, PGT-A, Microsurgical
           Epididymal Sperm Aspiration, Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration,
           Testicular Sperm Aspiration, dan Testicular Sperm Extraction. Tingkat
           keberhasilan layanan bayi tabung di MI terus meningkat dan mampu bersaing
           dengan tingkat keberhasilan layanan sejenis di luar Indonesia.




                                          13
Page 14
Perseroan memandang positif prospek usaha pelayanan jasa kesehatan di
tahun 2024 dengan terus meningkatkan fondasi bisnis utamanya, salah
satunya dengan meningkatkan layanan center of excellence. Perseroan terus
mengembangkan teknologi enterprise data management, di samping teknologi
bedah robotik dan advanced laparoscopy yang telah menjadi keunggulan
Perseroan. Laboratorium Diagnos telah mengadopsi teknologi Biomedical and
Genome Science Initiative, yakni teknologi yang mampu mendeteksi dan
memprediksi penyakit yang lebih presisi. Teknologi ini mengandalkan
pengumpulan informasi genetik (genom) dari manusia maupun patogen seperti
virus dan bakteri atau bisa disebut dengan whole genome sequencing. Adapun
Diagnos telah memfokuskan pemeriksaan laboratorium pada pengujian genom,
yang berkontribusi signifikan pada pendapatannya di tahun 2023, yang
diproyeksikan akan terus meningkat di tahun mendatang.

Perseroan juga terus melakukan kemitraan dengan beberapa platform digital
sektor kesehatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk menangkap
peluang pasar digital yang lebih luas, sekaligus memberikan kenyamanan dan
kemudahan pada pasar utamanya, Perseroan meluncurkan OneBunda di tahun
2023. Sementara pada sektor wisata medis, Perseroan melihat prospek
pertumbuhan wisata medis, yang ditandai dengan peningkatan kesadaran
masyarakat akan pentingnya upaya preventif untuk menjaga kondisi
kesehatan. Melalui Indonesian Medical Tourism Board (IMTB), Perseroan
menawarkan wisata medis, layanan kesehatan yang sekaligus memfasilitasi
penggunanya untuk melakukan perjalanan wisata.

Penguatan fondasi bisnis utama juga dilakukan dengan memperkuat pusat
keunggulan (Strengthening Our Center of Excellences) dan memastikan proses
kualitas standar (Ensuring Standardised Quality Process). Perseroan telah
mengalokasikan capital expenditure senilai Rp 209,40 miliar, untuk menunjang
kemutakhiran peralatan medis dan membangun infrastruktur sistem teknologi
informasi. Sementara proses kualitas standar terus dilaksanakan melalui
akreditasi dan sertifikasi.

Memasuki tahun 2024, Perseroan memandang optimis seiring dengan kondisi
pertumbuhan perekonomian. Melalui strategi yang direncanakan dan
asumsi-asumsi yang mendasarinya, Perseroan menargetkan pendapatan
meningkat 20%, EBITDA dan laba meningkat double digit growth, dan rasio
pembayaran dividen hingga 30% dari laba tahun 2023. Pada tahun 2024,
Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan perubahan terhadap
struktur modal, termasuk kebijakannya.




                              14
Page 15
I.A.2.     PT Morula Indonesia

           Dalam Transaksi, MI merupakan pihak yang telah melakukan divestasi atas
           8.778 lembar saham atau setara dengan 99,99% saham MSB kepada
           Perseroan dengan nilai transaksi sebesar Rp 39,00 miliar. Berdasarkan
           keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
           31 Juli 2024, MI merupakan entitas anak dari Perseroan dengan kepemilikan
           sebesar 47,25%. Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan
           kegiatan usaha MI adalah sebagai berikut:

I.A.2.a.   Latar Belakang

           MI yang berkedudukan di Jakarta, didirikan berdasarkan Akta No. 102 tanggal
           30 Oktober 2012 oleh Notaris Martinef, S.H., M.Si.. Akta pendirian tersebut
           telah mendapat pengesahan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-13981.AH.01.01 tanggal
           19 Maret 2013.

           Anggaran dasar MI telah mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 106
           tanggal 19 Juli 2024 dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta,
           mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi MI, peralihan
           saham MI, perubahan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh MI
           dan perubahan anggaran dasar MI. Perubahan tersebut telah mendapatkan
           pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0229360 tanggal 22 Juli 2024 dan
           Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0174462 tanggal 22 Juli 2024.

           MI berdomisili di Indonesia, kantor pusatnya beralamat di Jalan Teuku Cik
           Ditiro No. 10, 12, dan 14, Gondangdia, Menteng, Jakarta 10350.

I.A.2.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi MI pada tanggal 31 Juli 2024 adalah
           sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama              :        Mesha Rizal Sini
           Komisaris                    :        Yang Dong
           Komisaris                    :        Niki Rasta Joenoes

           Direksi
           Direktur Utama               :        Ivan Rizal Sini
           Wakil Direktur Utama         :        Agus Heru Darjono
           Direktur                     :        Yang Zhang
           Direktur                     :        Arief Boediono
           Direktur                     :        Sonny Adi Nugroho




                                            15
Page 16
I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham MI berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Juli 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                    (Dalam Rupiah)
                                                                 Persentase
                       Pemegang Saham           Jumlah Saham                      Jumlah Modal
                                                                 Kepemilikan
           Perseroan                                    91.350           47,25%     91.350.000.000
           JLAH                                         58.000           30,00%     58.000.000.000
           BII                                          43.983           22,75%     43.983.000.000
           Jumlah                                      193.333          100,00%    193.333.000.000



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha MI terutama bergerak dalam aktivitas kantor
           pusat dan konsultasi manajemen. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut,
           MI dapat melaksanakan kegiatan usaha aktivitas kehumasan dan aktivitas
           konsultasi manajemen lainnya.

I.B.       Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

           Berdasarkan APS, Perseroan telah melakukan Transaksi. Pokok-pokok
           kesepakatan penting dalam APS adalah sebagai berikut:

           •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

               Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan APS adalah Perseroan dan MI.

           •   Objek dan Nilai Transaksi

               Objek transaksi berdasarkan APS adalah transaksi dimana Perseroan telah
               melakukan akuisisi atas 8.778 saham atau setara dengan 99,99% saham
               MSB dari MI, dengan nilai transaksi sebesar Rp 39,00 miliar.

           •   Hukum yang Mengatur

               Berdasarkan APS, APS akan diatur berdasarkan dan ditafsirkan sesuai
               dengan hukum Republik Indonesia.




                                           16
Page 17
I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Transaksi

       Manfaat Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Negara di dunia telah merasakan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan
           ibu dan anak sebagai dasar bagi kemajuan masyarakat, pertumbuhan
           ekonomi, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain
           dengan penurunan angka kematian dan peningkatan keadilan sosial. Hal ini
           tentu mendorong pertumbuhan industri kesehatan ibu dan anak, seperti
           memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas.

       •   Sebagai tanggapan terhadap prospek usaha industri kesehatan ibu dan
           anak tersebut, Perseroan telah melakukan restukturisasi dengan masuknya
           JLAH sebagai investor MI. Perseroan mengharapkan dapat menciptakan
           sinergi yang strategis dengan JLAH dengan memanfaatkan keahlian dan
           kekuatan JLAH dalam bidang layanan untuk bersama-sama menggali
           potensi besar yang belum dimanfaatkan di pasar Indonesia, yang memiliki
           prospek pasar dengan potensi tingginya pertumbuhan ekonomi seiring
           berkembangnya populasi Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat
           meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang
           akan datang.

       •   Sebagai kelanjutan dari restrukturisasi MI, Perseroan telah melakukan
           Transaksi. Setelah Transaksi menjadi efektif, dengan prospek usaha
           industri kesehatan ibu dan anak pada masa yang akan datang, Perseroan
           mengharapkan MSB dapat meningkatkan kinerja keuangannya sehingga
           Perseroan dapat memaksimalkan potensi peningkatan kapitalisasi pasar
           MSB untuk meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
           masa yang akan datang.

       •   Perseroan juga mengharapkan setelah Transaksi menjadi efektif, dengan
           memiliki pengendalian penuh dan langsung pada MSB, Perseroan
           mengharapkan dapat mengimplementasi strategi perusahaan untuk
           menciptakan rumah sakit ibu dan anak yang lebih terintegrasi serta
           memperluas pangsa pasar MSB, dimana Perseroan mengharapkan dapat
           menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
           dengan rumah sakit ibu dan anak lainnya sehingga hal tersebut dapat
           meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
           nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang akan
           datang.




                                      17
Page 18
Risiko Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
    dana tersebut untuk investasi lain yang mungkin memiliki tingkat balikan
    yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan menjalankan Transaksi.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang pengelolaan rumah
    sakit, MSB tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara
    lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak
    bagi kelangsungan usaha MSB.




                               18
Page 19
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS TRANSAKSI

II.A.     PT Medika Sejahtera Bersama

II.A.1.   Latar Belakang

          MSB didirikan pada tanggal 28 April 2004 berdasarkan Akta pendirian MSB
          No. 1 oleh Notaris Wina Ustriani, S.H., Notaris di Surabaya. Akta pendirian
          telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik lndonesia
          tanggal 9 Juli 2004 dengan Nomor: C-17167 HT.01.01.TH.2004.

          Anggaran dasar MSB telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
          dengan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum
          Pemegang Saham No. 7, tanggal 2 Juni 2023 oleh Notaris Isadora, S.H.,
          M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan Direksi dan Dewan
          Komisaris MSB dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan
          Hak Asasi Manusia Republik lndonesia, tanggal 22 Juni 2023, dengan
          No. AHU-0116547.AH.01.11.Tahun 2023 Tanggal 22 Juni 2023.

          MSB berdomisili di Kota Surabaya dan beralamat di Jalan Tegalsari 59,
          Desa/Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Provinsi
          Jawa Timur.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha MSB meliputi usaha dalam bidang aktivitas
          rumah sakit swasta. MSB mengoperasikan Rumah Sakit Ibu dan Anak Pusura
          Tegalsari.

II.B.     Tinjauan Industri Rumah Sakit Ibu dan Anak

II.B.1.   Tinjauan Industri Rumah Sakit Ibu dan Anak di Dunia

          Rumah sakit merupakan salah satu bagian dari layanan kesehatan yang
          bertujuan untuk perawatan medis. Selain itu, rumah sakit juga memiliki
          berbagai macam fasilitas kesehatan lainnya, seperti apotek, laboratorium,
          radiologi dan angiografi, departemen terapi fisik, ruang operasi, ruang
          pemulihan, ruang rawat jalan, dan ruang gawat darurat. Dalam rangka
          memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam, rumah sakit modern sudah
          mengembangkan berbagai fasilitas rawat jalan serta layanan darurat, psikiatrik
          maupun rehabilitasi. Di negara-negara maju, rumah sakit sudah menggunakan
          teknologi yang dapat meningkatkan jangkauan kemampuan diagnostik serta
          memperluas perawatan pasien. Selain berperan sebagai institusi perawatan
          kesehatan profesional, rumah sakit modern juga berfungsi sebagai pusat
          penelitian dan pengajaran bagi para calon dokter dan tenaga medis lainnya.




                                         19
Page 20
Di antara berbagai jenis rumah sakit, rumah sakit ibu dan anak menjadi salah
satu yang sangat penting dalam sistem kesehatan global. Fokus utama dari
rumah sakit ini adalah menyediakan perawatan khusus bagi ibu hamil,
melahirkan, dan anak-anak, yang merupakan kelompok yang membutuhkan
perhatian ekstra dalam hal kesehatan. Saat ini, rumah sakit ibu dan anak telah
dilengkapi dengan teknologi canggih dan tenaga medis yang terlatih untuk
menangani berbagai kondisi yang mungkin dihadapi selama kehamilan dan
masa pertumbuhan anak. Dengan pendekatan yang komprehensif ini, rumah
sakit ibu dan anak berkontribusi besar dalam menurunkan angka kematian ibu
dan anak, serta memastikan kesehatan yang lebih baik untuk generasi
mendatang.

Jumlah Pendapatan Rumah Sakit Di Dunia
Tahun 2023 – 2029
(Dalam Triliun USD)

                   6

                   5

                   4

                   3

                   2

                   1

                   0
                       2023   2024*        2025*   2026*   2027*   2028*   2029*
      Pendapatan       4,07    4,23         4,41    4,60    4,79    4,99    5,18

Sumber: Statista
*) Proyeksi


Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan rumah sakit
di dunia pada tahun 2024 diproyeksikan sebesar USD 4,23 triliun atau setara
dengan kenaikan sebesar 3,39% dibandingkan dengan jumlah pendapatan
rumah sakit di dunia pada tahun 2023 yaitu sebesar USD 4,07 triliun. Tren
kenaikan tersebut diproyeksikan akan terus berlanjut hingga tahun 2029
dengan tingkat kenaikan masing-masing sebesar 4,26%, 4,31%, 4,13%, 4,18%,
dan 3,81% dengan jumlah pendapatan masing-masing sebesar USD 4,41
triliun, USD 4,60 triliun, USD 4,79 triliun, USD 4,99 triliun, dan USD 5,18 triliun.
Dalam skala global, Amerika Serikat diproyeksikan menjadi negara dengan
jumlah pendapatan rumah sakit tertinggi di dunia pada tahun 2024 yaitu
dengan jumlah pendapatan sebesar USD 1,50 triliun. Berbagai rumah sakit di
Amerika Serikat telah berinvestasi dalam teknologi telemedicine untuk
menyediakan layanan kesehatan jarak jauh bagi pasien di daerah pedesaan.




                                      20
Page 21
Selain berinvestasi dalam teknologi telemedicine, banyak rumah sakit di dunia
juga berfokus pada pengembangan layanan bayi tabung atau fertilitas (in-vitro
fertilization/IVF). Prosedur ini menjadi semakin populer sebagai solusi bagi
pasangan yang menghadapi kesulitan untuk memiliki anak. Selain itu, layanan
IVF juga memberikan dukungan emosional dan konseling kepada pasangan
yang menjalani proses ini. Dengan meningkatnya kesadaran akan masalah
kesuburan, layanan bayi tabung di rumah sakit di seluruh dunia terus
berkembang, memberikan harapan bagi banyak keluarga untuk mewujudkan
impian mereka memiliki keturunan.

Menurut data dari Future Market Insights, pangsa pasar IVF pada tahun 2024
adalah sebesar USD 0,82 miliar dan diproyeksikan akan mengalami tingkat
pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 9% dari tahun 2024 hingga
2034. Pangsa pasar Industri IVF diperkirakan akan mencapai USD 1,94 miliar
pada tahun 2034 karena tingginya tingkat infertilitas. Pertumbuhan diperkirakan
akan didorong oleh pengembangan teknologi baru termasuk embrioskop,
kriopreservasi, penetasan dengan bantuan laser, dan skrining genetik
praimplantasi.

Berdasarkan data dari Globe Newswire, pangsa pasar IVF di Amerika Serikat
diproyeksikan akan mencapai USD 7,24 miliar pada tahun 2030, mengalami
tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 4,4% dari 2024 hingga
2030. Meningkatnya prevalensi infertilitas di antara pasangan, kemajuan
berkelanjutan dalam teknologi dan teknik IVF, dan pergeseran norma serta
sikap masyarakat terhadap keluarga berkontribusi terhadap meningkatnya
permintaan untuk layanan IVF di Amerika Serikat.

Lebih lanjut, pangsa pasar IVF di kawasan Asia Pasifik juga menunjukkan tren
pertumbuhan yang serupa. Menurut Grand View Research, pertumbuhan
angka infertilitas didorong oleh gaya hidup modern, konsumsi zat berbahaya
dan bahan kimia melalui produk makanan, efek samping konsumsi obat-obatan
dan faktor lainnya.

Meningkatnya kasus infertilitas secara signifikan mendorong pertumbuhan
pasar IVF di dunia. Mengutip dari laporan Globe Newswire, kemajuan teknologi
telah secara nyata meningkatkan tingkat keberhasilan IVF. Teknologi
pencitraan time-lapse memberdayakan embriolog untuk memantau
perkembangan embrio secara ketat, meningkatkan tingkat keberhasilan seleksi
dan implantasi, sehingga meningkatkan tingkat keberhasilan IVF secara
keseluruhan.




                               21
Page 22
          Tingkat keberhasilan IVF memiliki dampak yang signifikan terhadap
          pertumbuhan rumah sakit ibu dan anak di dunia. Ketika tingkat keberhasilan
          IVF meningkat, lebih banyak pasangan yang terdorong untuk
          mempertimbangkan prosedur ini sebagai solusi untuk masalah kesuburan,
          yang pada akhirnya meningkatkan permintaan untuk layanan kesuburan di
          rumah sakit. Peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap prosedur ini juga
          berkontribusi pada permintaan yang lebih tinggi untuk perawatan prenatal dan
          layanan kesehatan lainnya, menciptakan kebutuhan akan rumah sakit yang
          dapat menawarkan layanan terpadu. Selain itu, kemajuan teknologi dalam IVF
          tidak hanya meningkatkan hasil, tetapi juga memperluas penawaran layanan di
          rumah sakit ibu dan anak. Dengan dukungan kebijakan yang lebih kuat dari
          pemerintah untuk layanan kesehatan reproduksi, hubungan antara tingkat
          keberhasilan IVF dan pertumbuhan rumah sakit ibu dan anak dapat bersinergi,
          mendorong pengembangan sektor kesehatan secara keseluruhan.

II.B.2.   Tinjauan Industri Rumah Sakit Ibu dan Anak di Indonesia

          Kebutuhan terhadap sektor kesehatan di Indonesia dalam beberapa tahun
          terakhir terus mengalami peningkatan, dimana hal tersebut terlihat dengan
          adanya peningkatan terhadap kebutuhan terhadap rumah sakit, peralatan
          kesehatan, obat-obatan, dan asuransi kesehatan. Rumah sakit sebagai salah
          satu sarana pelayanan kesehatan terus mengalami pertumbuhan, baik dari segi
          jumlah rumah sakit, jumlah kamar, maupun tingkat pelayanan kesehatan.
          Keberadaan rumah sakit merupakan faktor yang sangat penting dalam
          memberikan pelayanan bagi kesehatan masyarakat. Dalam rangka
          memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, industri rumah sakit tidak
          terlepas dari penggunaan teknologi agar mampu merespon tuntutan konsumen
          ke depan.

          Pentingnya desentralisasi dan otonomi dalam penyediaan layanan kesehatan
          di Indonesia membuat pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari 5,00%
          untuk kesehatan. Pemerintah Indonesia memandang diperlukan investasi lebih
          tinggi pada bidang kesehatan, termasuk untuk pembangunan rumah sakit dan
          penyediaan layanan kesehatan yang mampu meningkatkan deteksi dini
          terhadap penyakit dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gaya
          hidup sehat salah satunya untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak.

          Menurut data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, pada tahun 2023,
          jumlah rumah sakit di seluruh Indonesia mencapai 3.155 unit baik yang dimiliki
          Pemerintah ataupun swasta. Jumlah rumah sakit ini terbagi menjadi dua jenis
          yaitu sebesar 2.636 unit rumah sakit umum dan 519 unit rumah sakit khusus.
          Untuk diketahui, rumah sakit umum adalah rumah sakit yang memberikan
          pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. Sedangkan
          rumah sakit khusus adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan utama
          pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu,
          golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhususan lainnya.




                                         22
Page 23
Jumlah Pendapatan Rumah Sakit Di Indonesia
Tahun 2023 – 2029
(Dalam Miliar USD)

               35

               30

               25

               20

               15

               10

                   5

                   0
                       2023    2024*        2025*   2026*   2027*   2028*   2029*
      Pendapatan       19,54   20,95        22,42   24,00   25,69   27,41   29,12

Sumber: Statista
*) Proyeksi


Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan rumah sakit
di Indonesia pada tahun 2024 diproyeksikan sebesar USD 20,95 miliar atau
setara dengan kenaikan sebesar 7,22% dibandingkan dengan jumlah
pendapatan rumah sakit di Indonesia pada tahun 2023 yaitu sebesar
USD 19,54 miliar. Tren kenaikan tersebut diproyeksikan akan terus berlanjut
hingga tahun 2029 dengan tingkat kenaikan masing-masing sebesar 7,02%,
7,05%, 7,04%, 6,70%, dan 6,24% dengan jumlah pendapatan masing-masing
sebesar USD 22,42 miliar, USD 24,00 miliar, USD 25,69 miliar,
USD 27,41 miliar, dan USD 29,12 miliar.

Pasar perawatan rawat inap di Indonesia diproyeksikan akan mengalami
pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Pada tahun
2024, pendapatan pasar perawatan rawat inap di Indonesia diproyeksikan
mencapai USD 15,02 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki
potensi pasar yang kuat dan berpotensi mencapai pertumbuhan yang optimal
pada masa yang akan datang. Pendapatan pada pasar perawatan rawat inap
diproyeksikan dapat tumbuh dengan CAGR sebesar 6,22% terhitung sejak
tahun 2024 – 2029.

Salah satu jenis rumah sakit khusus yang memiliki peranan penting dalam
sistem kesehatan adalah rumah sakit ibu dan anak. Rumah sakit ini fokus pada
pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan
perawatan pasca melahirkan, serta perawatan kesehatan anak. Dengan
spesialisasi tersebut, rumah sakit ibu dan anak berperan dalam mengurangi
angka kematian ibu dan bayi, serta menyediakan layanan yang sesuai dengan
kebutuhan kesehatan ibu dan anak. Keberadaan rumah sakit ini sangat penting
untuk mendukung kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang anak,
menjadikannya sebagai bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan
nasional.


                                       23
Page 24
Rumah sakit ibu dan anak perlu menjadi keberadaan rumah sakit khusus
karena sejumlah alasan yang berkaitan dengan kesehatan, kesejahteraan, dan
akses terhadap layanan medis yang berkualitas untuk kesejahteraan ibu dan
anak di Indonesia. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan pada rumah sakit
ibu dan anak adalah bayi tabung. Bayi tabung belakangan ini populer untuk
membantu orang yang berjuang melawan infertilitas atau menghadapi masalah
reproduksi yang kompleks. Dalam hal ini, bayi tabung melibatkan stimulasi
ovulasi, pengambilan sel telur, pengambilan sperma, pembuahan, kultur
embrio, transfer embrio, dan tes kehamilan. Saat ini, meningkatnya insiden
masalah infertilitas di antara pasangan terjadi karena perubahan gaya hidup,
keterlambatan kehamilan, dan faktor lingkungan.

Merujuk pada laporan dari Stellar, pangsa pasar layanan IVF di Indonesia pada
tahun 2023 bernilai sebesar USD 57,00 juta dan diproyeksikan akan tumbuh
pada CAGR sebesar 3,3% dari 2024 hingga 2030 dengan jumlah mencapai
USD 72,52 juta pada tahun 2030. Pertumbuhan industri IVF didorong oleh
berbagai faktor seperti meningkatnya insiden infertilitas karena perubahan gaya
hidup. Selain itu, keterjangkauan dan tingkat keberhasilan perawatan IVF yang
lebih baik ditambah dengan integrasi analitik data untuk prosedur yang tepat
juga turut meningkatkan prospek pasar.

Pada awal tahun 2024, sejumlah klinik dan rumah sakit menawarkan program
bayi tabung dimana masyarakat dapat memiliki anak sesuai dengan kemauan
dan prediksi masing-masing untuk dilahirkan. Berdasarkan data yang diperoleh
dari Varta, pada Desember 2023 tingkat keberhasilan program bayi tabung
mencapai 51,00% pada pasangan suami istri dibawah umur 35 tahun, 43,00%
pada pasangan suami istri antara 35 – 39 tahun, dan sebesar 26,00% pada
pasangan suami istri lebih dari 39 tahun.

Pertumbuhan industri bayi tabung tidak hanya memberikan solusi bagi
pasangan yang mengalami masalah reproduksi, tetapi juga berkontribusi
terhadap pertumbuhan rumah sakit ibu dan anak di Indonesia. Dengan
meningkatnya permintaan akan layanan IVF, rumah sakit dapat memperluas
layanan dan fasilitas mereka serta meningkatkan jumlah tenaga medis yang
terlatih dalam bidang ini. Hal ini akan mendorong peningkatan kualitas
perawatan kesehatan ibu dan anak secara keseluruhan. Selain itu, keberadaan
program bayi tabung yang sukses di rumah sakit ibu dan anak akan menarik
lebih banyak pasien, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan
kesehatan yang ada, dan pada gilirannya, memperkuat posisi rumah sakit
sebagai pusat pelayanan kesehatan terintegrasi. Dengan demikian, sinergi
antara pertumbuhan industri bayi tabung dan rumah sakit ibu dan anak dapat
menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik, yang berfokus pada
kesejahteraan ibu dan anak di seluruh Indonesia.




                               24
Page 25
II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
        pengelolaan rumah sakit.

        Sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam
        Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.
        Pemerintah telah menganggarkan Rp 186,40 triliun untuk akselerasi penurunan
        stunting dan melanjutkan transformasi sistem kesehatan. Adapun terkait
        transformasi sistem kesehatan, Pemerintah Indonesia akan melakukan
        peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan primer dan rujukan,
        peningkatan kualitas dan distribusi tenaga kesehatan, penguatan teknologi
        kesehatan dan kemandirian farmasi dalam negeri, serta penguatan program
        Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

        Perseroan melalui entitas anaknya, memfokuskan pemeriksaan laboratorium
        pada pengujian genom, yang berkontribusi signifikan pada pendapatannya di
        tahun 2023, dan diproyeksikan akan terus meningkat di tahun mendatang.
        Potensi ini sejalan dengan pilar transformasi primer Kementerian Kesehatan.
        Pengujian genom dapat mengidentifikasi kondisi janin sejak dini, sehingga
        dapat dilakukan tindakan preventif untuk mengoptimalkan masa tumbuh
        kembang anak dan meminimalkan gangguan kesehatan masa pediatri.
        Sementara, pada sektor wisata medis, Perseroan melihat prospek
        pertumbuhan wisata medis, yang ditandai dengan peningkatan kesadaran
        masyarakat akan pentingnya upaya preventif untuk menjaga kondisi
        kesehatan. Melalui Indonesia Medical Tourism Board (IMTB), Perseroan
        menawarkan wisata medis, yakni layanan kesehatan yang sekaligus
        melakukan perjalanan wisata.

        Kemudian, melalui MI, Perseroan menyediakan layanan bayi tabung yang
        merupakan bagian dari obstetrik. Berbagai layanan fertilitas yang disediakan
        meliputi invitro fertilization, egg banking, insemination, PGT-A, Microsurgical
        Epididymal Sperm Aspiration, Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration,
        Testicular Sperm Aspiration, dan Testicular Sperm Extraction. Tingkat
        keberhasilan layanan bayi tabung di MI terus meningkat dan mampu bersaing
        dengan tingkat keberhasilan layanan sejenis di luar Indonesia.




                                       25
Page 26
Perseroan memandang positif prospek usaha pelayanan jasa kesehatan di
tahun 2024 dengan terus meningkatkan fondasi bisnis utamanya, salah
satunya dengan meningkatkan layanan center of excellence. Perseroan terus
mengembangkan teknologi enterprise data management, di samping teknologi
bedah robotik dan advanced laparoscopy yang telah menjadi keunggulan
Perseroan. Laboratorium Diagnos telah mengadopsi teknologi Biomedical and
Genome Science Initiative, yakni teknologi yang mampu mendeteksi dan
memprediksi penyakit yang lebih presisi. Teknologi ini mengandalkan
pengumpulan informasi genetik (genom) dari manusia maupun patogen seperti
virus dan bakteri atau bisa disebut dengan whole genome sequencing. Adapun
Diagnos telah memfokuskan pemeriksaan laboratorium pada pengujian genom,
yang berkontribusi signifikan pada pendapatannya di tahun 2023, yang
diproyeksikan akan terus meningkat di tahun mendatang.

Perseroan juga terus melakukan kemitraan dengan beberapa platform digital
sektor kesehatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk menangkap
peluang pasar digital yang lebih luas, sekaligus memberikan kenyamanan dan
kemudahan pada pasar utamanya, Perseroan meluncurkan OneBunda di tahun
2023. Sementara pada sektor wisata medis, Perseroan melihat prospek
pertumbuhan wisata medis, yang ditandai dengan peningkatan kesadaran
masyarakat akan pentingnya upaya preventif untuk menjaga kondisi
kesehatan. Melalui Indonesian Medical Tourism Board (IMTB), Perseroan
menawarkan wisata medis, layanan kesehatan yang sekaligus memfasilitasi
penggunanya untuk melakukan perjalanan wisata.

Penguatan fondasi bisnis utama juga dilakukan dengan memperkuat pusat
keunggulan (Strengthening Our Center of Excellences) dan memastikan proses
kualitas standar (Ensuring Standardised Quality Process). Perseroan telah
mengalokasikan capital expenditure senilai Rp 209,40 miliar, untuk menunjang
kemutakhiran peralatan medis dan membangun infrastruktur sistem teknologi
informasi. Sementara proses kualitas standar terus dilaksanakan melalui
akreditasi dan sertifikasi.

Memasuki tahun 2024, Perseroan memandang optimis seiring dengan kondisi
pertumbuhan perekonomian. Melalui strategi yang direncanakan dan asumsi-
asumsi yang mendasarinya, Perseroan menargetkan pendapatan meningkat
20%, EBITDA dan laba meningkat double digit growth, dan rasio pembayaran
dividen hingga 30% dari laba tahun 2023. Pada tahun 2024, Perseroan tidak
memiliki rencana untuk melakukan perubahan terhadap struktur modal,
termasuk kebijakannya.




                              26
Page 27
II.D.   Alasan Dilakukan Transaksi

        Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Negara di dunia telah merasakan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan
            ibu dan anak sebagai dasar bagi kemajuan masyarakat, pertumbuhan
            ekonomi, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain
            dengan penurunan angka kematian dan peningkatan keadilan sosial. Hal ini
            tentu mendorong pertumbuhan industri kesehatan ibu dan anak, seperti
            memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas.

        •   Sebagai tanggapan terhadap prospek usaha industri kesehatan ibu dan
            anak tersebut, Perseroan telah melakukan restukturisasi dengan masuknya
            JLAH sebagai investor MI. Perseroan mengharapkan dapat menciptakan
            sinergi yang strategis dengan JLAH dengan memanfaatkan keahlian dan
            kekuatan JLAH dalam bidang layanan untuk bersama-sama menggali
            potensi besar yang belum dimanfaatkan di pasar Indonesia, yang memiliki
            prospek pasar dengan potensi tingginya pertumbuhan ekonomi seiring
            berkembangnya populasi Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat
            meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang
            akan datang.

        •   Sebagai kelanjutan dari restrukturisasi MI, Perseroan telah melakukan
            Transaksi. Setelah Transaksi menjadi efektif, dengan prospek usaha
            industri kesehatan ibu dan anak pada masa yang akan datang, Perseroan
            mengharapkan MSB dapat meningkatkan kinerja keuangannya sehingga
            Perseroan dapat memaksimalkan potensi peningkatan kapitalisasi pasar
            MSB untuk meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
            masa yang akan datang.

        •   Perseroan juga mengharapkan setelah Transaksi menjadi efektif, dengan
            memiliki pengendalian penuh dan langsung pada MSB, Perseroan
            mengharapkan dapat mengimplementasi strategi perusahaan untuk
            menciptakan rumah sakit ibu dan anak yang lebih terintegrasi serta
            memperluas pangsa pasar MSB, dimana Perseroan mengharapkan dapat
            menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
            dengan rumah sakit ibu dan anak lainnya sehingga hal tersebut dapat
            meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
            nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang akan
            datang.




                                      27
Page 28
II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Transaksi

        Keuntungan Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Negara di dunia telah merasakan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan ibu
            dan anak sebagai dasar bagi kemajuan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan
            pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain dengan penurunan
            angka kematian dan peningkatan keadilan sosial. Hal ini tentu mendorong
            pertumbuhan industri kesehatan ibu dan anak, seperti memperluas akses
            layanan kesehatan yang berkualitas.

        •   Sebagai tanggapan terhadap prospek usaha industri kesehatan ibu dan anak
            tersebut, Perseroan telah melakukan restukturisasi dengan masuknya JLAH
            sebagai investor MI. Perseroan mengharapkan dapat menciptakan sinergi yang
            strategis dengan JLAH dengan memanfaatkan keahlian dan kekuatan JLAH
            dalam bidang layanan untuk bersama-sama menggali potensi besar yang belum
            dimanfaatkan di pasar Indonesia, yang memiliki prospek pasar dengan potensi
            tingginya pertumbuhan ekonomi seiring berkembangnya populasi Indonesia,
            yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan
            konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.

        •   Sebagai kelanjutan dari restrukturisasi MI, Perseroan telah melakukan Transaksi.
            Setelah Transaksi menjadi efektif, dengan prospek usaha industri kesehatan ibu
            dan anak pada masa yang akan datang, Perseroan mengharapkan MSB dapat
            meningkatkan kinerja keuangannya sehingga Perseroan dapat memaksimalkan
            potensi peningkatan kapitalisasi pasar MSB untuk meningkatkan kinerja
            keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.

        •   Perseroan juga mengharapkan setelah Transaksi menjadi efektif, dengan
            memiliki pengendalian penuh dan langsung pada MSB, Perseroan
            mengharapkan dapat mengimplementasi strategi perusahaan untuk menciptakan
            rumah sakit ibu dan anak yang lebih terintegrasi serta memperluas pangsa pasar
            MSB, dimana Perseroan mengharapkan dapat menciptakan sinergi perusahaan
            yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan rumah sakit ibu dan anak
            lainnya sehingga hal tersebut dapat meningkatkan kinerja keuangan
            konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang
            saham Perseroan di masa yang akan datang.

        Kerugian Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan dana
            tersebut untuk investasi lain yang mungkin memiliki tingkat balikan yang lebih
            menguntungkan dibandingkan dengan menjalankan Transaksi.

        •   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang pelayanan penunjang
            kesehatan, MSB tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara
            lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi
            kelangsungan MSB.



                                             28
Page 29
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk periode tujuh bulan yang
           berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 telah direviu oleh KAP TSFBR. Laporan
           keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan 2021 telah diaudit oleh KAP
           TSFBR masing-masing dengan pendapat wajar tanpa modifikasian. Laporan
           keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 telah diaudit oleh KAP TSFBR
           masing-masing dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lainnya.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan       31/07/24       31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                         935.172     622.058      629.278      829.761      624.987        100.255
           Aset keuangan lancar lainnya                 4.764       5.766        8.645       22.125            -              -
           Piutang usaha
             Pihak berelasi                                 -           -            -            -           53             54
             Pihak ketiga                             137.749     110.469      114.644      156.760      123.077         61.795
           Piutang lain-lain
             Pihak berelasi                            19.652      15.240       16.045       46.889       29.780         28.936
             Pihak ketiga                               8.400      11.452       19.859        5.023        7.160          8.263
           Persediaan                                  39.886      42.198       39.449       38.895       18.986         16.229
           Biaya dibayar di muka dan uang muka        106.642      60.886       58.382       29.086        9.576          8.303
           Pajak dibayar di muka                        9.021         977        1.530        2.567        2.116          7.262
           Jumlah Aset Lancar                     1.261.286       869.046      887.830     1.131.106     815.734        231.097
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset pajak tangguhan                      28.400         22.631       15.498       15.237       11.811         8.920
           Investasi saham                           83.196         83.196       78.690       21.495       48.543        22.765
           Aset tetap - neto                      1.935.812      1.863.254    1.757.540    1.499.198    1.248.770     1.124.340
           Aset hak guna - neto                      78.076        102.986       86.574       60.480       24.249             -
           Properti investasi - neto                  5.619              -            -            -            -             -
           Goodwill                                  94.794         94.794       94.794       50.812            -             -
           Biaya dibayar di muka dan uang muka        4.746         13.100        8.241            -            -             -
           Aset tidak lancar lainnya                 51.281         34.156        9.444       35.368       13.430        13.636
           Jumlah Aset Tidak Lancar               2.281.922      2.214.116    2.050.780    1.682.591    1.346.802     1.169.661
           JUMLAH ASET                            3.543.208      3.083.162    2.938.610    2.813.697    2.162.537     1.400.758




                                                 29
Page 30
                                                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                              31/07/24        31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang bank jangka pendek                                            454.936      411.753      391.718      391.718      391.718               -
           Utang usaha
             Pihak berelasi                                                          -            -            -            -       26.709         15.963
             Pihak ketiga                                                       51.855       55.771       91.788      119.160       93.416         58.716
           Utang lain-lain
             Pihak berelasi                                                          -          460            -        3.243        5.105         32.342
             Pihak ketiga                                                       22.820       16.450        6.772        4.731       12.651         10.969
           Pendapatan diterima di muka                                          34.002       16.129       23.573       32.837       61.107         40.687
           Beban akrual                                                         25.193       30.345       27.025       43.396       28.134          9.362
           Utang pajak                                                          11.823       18.954       21.247       90.493       29.949         15.656
           Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
             Utang bank                                                          1.516        4.428       60.502       28.275       21.295         74.633
             Sewa                                                               12.567       15.342       21.237       22.644       13.131            253
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     614.712      569.632      643.862      736.497      683.216        258.582
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas pajak tangguhan                                              184            -           18          136          115              -
           Utang obligasi konversi                                                   -            -            -            -      301.000              -
           Liabilitas imbalan pasca-kerja                                       25.268       25.064       28.535       51.410       43.498         33.368
           Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
             jatuh tempo dalam satu tahun:                                           -            -            -            -            -              -
             Utang bank                                                        709.151      610.997      402.936      193.498       76.775        442.987
             Sewa                                                               43.782       77.433       55.027       35.938        8.234            227
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    778.385      713.495      486.516      280.983      429.622        476.582
           JUMLAH LIABILITAS                                               1.393.097       1.283.126    1.130.378    1.017.481    1.112.837       735.164
           EKUITAS
           Modal saham                                                         172.068      172.068      172.068      172.068      150.000          1.000
           Tambahan modal disetor                                              561.639      437.383      437.383      449.168       74.441         74.441
           Komponen ekuitas lainnya                                             (2.384)      (2.384)           -            -            -              -
           Penghasilan komprehensif lain                                       684.017      684.895      683.405      687.436      687.055        560.191
           Saldo laba                                                          299.331      297.851      303.295      242.067       83.742        (17.049)
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
             induk                                                         1.714.671       1.589.813    1.596.151    1.550.740     995.237        618.582
           Kepentingan non-pengendali                                        435.440         210.223      212.082      245.476      54.462         47.012
           JUMLAH EKUITAS                                                  2.150.111       1.800.036    1.808.232    1.796.216    1.049.699       665.594
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                   3.543.208       3.083.162    2.938.610    2.813.697    2.162.537     1.400.758




III.A.2.   Aset

           Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023,
           2022,   2021,     2020,    dan   2019 masing-masing adalah            sebesar
           Rp 3.543,21 miliar, Rp 3.083,16 miliar, Rp 2.938,61 miliar, Rp 2.813,70 miliar,
           Rp 2.162,54 miliar, dan Rp 1.400,76 miliar.

           Pada tanggal 31 Juli 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 460,05 miliar atau setara dengan 14,92% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas, biaya dibayar di muka dan uang
           muka, serta aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 313,11 miliar,
           Rp 45,76 miliar, dan Rp 72,56 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 144,55 miliar atau setara dengan 4,92% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan aset tetap – neto, aset hak guna – neto, dan aset
           tidak lancar lainnya masing-masing sebesar Rp 105,71 miliar, Rp 16,41 miliar,
           dan Rp 24,71 miliar.




                                                                          30
Page 31
           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 124,91 miliar atau setara dengan 4,44% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan investasi saham, aset tetap – neto, dan goodwill
           masing-masing sebesar Rp 57,20 miliar, Rp 258,34 miliar, dan Rp 43,98 miliar
           yang disertai dengan penurunan kas dan setara kas serta piutang usaha –
           pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 200,48 miliar dan Rp 42,12 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 651,16 miliar atau setara dengan 30,11% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas serta aset tetap – neto
           masing-masing sebesar Rp 204,77 miliar dan Rp 250,43 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 761,78 miliar atau setara dengan 54,38% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas serta aset tetap – neto
           masing-masing sebesar Rp 524,73 miliar dan Rp 124,43 miliar.

III.A.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024,
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 1.393,10 miliar, Rp 1.283,13 miliar, Rp 1.130,38 miliar,
           Rp 1.017,48 miliar, Rp 1.112,84 miliar, dan Rp 735,16 miliar.

           Pada tanggal 31 Juli 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 109,97 miliar atau setara dengan 8,57% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang bank jangka pendek dan utang bank
           masing-masing sebesar Rp 43,18 miliar dan Rp 95,24 miliar yang disertai
           dengan penurunan sewa sebesar Rp 36,43 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 152,75 miliar atau setara dengan 13,51% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank sebesar Rp 151,99 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 112,90 miliar atau setara dengan 11,10% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank sebesar Rp 241,66 miliar yang
           disertai dengan penurunan utang usaha – pihak ketiga, utang pajak, dan
           liabilitas imbalan pasca-kerja masing-masing sebesar Rp 27,37 miliar,
           Rp 69,25 miliar, dan Rp 22,88 miliar.




                                         31
Page 32
           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 95,36 miliar atau setara dengan 8,57% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang obligasi konversi sebesar
           Rp 301,00 miliar yang disertai dengan kenaikan utang pajak, utang bank, dan
           sewa masing-masing sebesar Rp 60,54 miliar, Rp 123,70 miliar, dan
           Rp 37,22 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 377,67 miliar atau setara dengan 51,37% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank jangka pendek dan utang
           obligasi konversi masing-masing sebesar Rp 391,72 miliar dan
           Rp 301,00 miliar yang disertai dengan penurunan utang bank sebesar Rp
           419,55 miliar.

III.A.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024,
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 2.150,11 miliar, Rp 1.800,04 miliar, Rp 1.808,23 miliar,
           Rp 1.796,22 miliar, Rp 1,049,70 miliar, dan Rp 665,59 miliar.

           Pada tanggal 31 Juli 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 350,08 miliar atau setara dengan 19,45% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor, setoran modal dari pihak
           non-pengendali, dan laba periode berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
           masing-masing sebesar Rp 124,26 miliar, Rp 99,95 miliar, dan Rp 11,32 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 8,20 miliar atau setara dengan 0,45% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh pembagian dividen kas sebesar Rp 12,91 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 12,02 miliar atau setara dengan 0,67% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           Rp 128,93 miliar yang disertai dengan pembagian dividen kas pada entitas
           anak sebesar Rp 118,28 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 746,52 miliar atau setara dengan 71,12% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan
           yang dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 374,73 miliar dan
           Rp 354,65 miliar.




                                          32
Page 33
           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 384,11 miliar atau setara dengan 57,71% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan modal saham, penghasilan komprehensif lain, dan
           laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar
           Rp 149,00 miliar, Rp 126,86 miliar, dan Rp 118,46 miliar.

III.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                   31/07/24         31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19
                                  Keterangan
                                                                  (7 Bulan)        (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                                             914.862      1.488.197     1.658.688     1.890.800      1.148.144       964.893
           Beban pokok pendapatan                                      503.767        792.385       894.135       916.779        654.994       507.768
           Laba bruto                                                   411.094       695.813       764.553       974.021        493.151       457.124
           Beban usaha                                                 (361.781)     (605.261)     (549.454)     (510.648)      (336.875)     (326.262)
           Penghasilan keuangan                                           7.186         8.424         8.363        10.178          4.734         2.041
           Beban keuangan                                               (37.987)      (57.764)      (47.120)      (28.016)       (53.120)      (58.393)
           Bagian atas laba neto entitas asosiasi                             -             -             -             -         25.816         4.545
           Penghasilan (beban) operasi lain - neto                       (3.342)         (889)          448        11.603         11.286       (33.614)
           Laba sebelum pajak                                           15.171         40.323       176.790       457.139       144.992         45.441
           Beban pajak penghasilan                                      (3.850)       (24.094)      (47.858)     (102.490)      (26.532)       (14.124)
           Laba periode/tahun berjalan                                  11.321         16.229       128.932       354.649       118.460         31.317
           Penghasilan (rugi) komprehensif lain                         (1.204)         1.081        (5.808)         (124)      127.307        116.631
           Jumlah laba komprehensif periode/tahun berjalan              10.117         17.311       123.124       354.525       245.767        147.948
           Laba periode/tahun berjalan yang dapat diatribusikan
             kepada:
             Pemilik entitas induk                                        6.298         7.461        83.228       214.489         88.791        19.895
             Kepentingan non-pengendali                                   5.022         8.768        45.704       140.160         29.669        11.422




III.A.6    Pendapatan Neto

           Pendapatan neto Perseroan untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada
           tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 914,86 miliar, Rp 1.488,20 miliar, Rp 1.658,69 miliar,
           Rp 1.890,80 miliar, Rp 1.148,14 miliar, dan Rp 964,89 miliar.

           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 170,49 miliar atau
           setara dengan 10,28% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 232,11 miliar atau
           setara dengan 12,28% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 742,66 miliar atau setara
           dengan 64,68% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.




                                                                  33
Page 34
           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 183,25 miliar atau setara
           dengan 18,99% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

III.A.7.   Laba Periode/Tahun Berjalan

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada
           tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 11,32 miliar, Rp 16,23 miliar, Rp 128,93 miliar, Rp 354,65 miliar,
           Rp 118,46 miliar, dan Rp 31,32 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 112,70 miliar atau
           setara dengan 87,41% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 225,72 miliar atau
           setara dengan 63,65% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 236,19 miliar atau setara
           dengan 199,38% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 87,14 miliar atau setara
           dengan 278,26% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.




                                          34
Page 35
III.A.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                31/07/24         31/12/23      31/12/22       31/12/21       31/12/20      31/12/19
                                 Keterangan
                                                                (7 Bulan)        (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan dari pelanggan                                  905.455     1.284.422      1.777.236      1.673.630     1.108.387       968.070
           Pembayaran kepada pemasok dan beban usaha                 (654.084)     (777.550)    (1.152.050)    (1.027.849)     (488.995)     (505.844)
           Pembayaran kepada pegawai                                 (203.591)     (377.149)      (353.478)      (255.619)     (377.416)     (149.705)
           Penerimaan dari penghasilan keuangan                         7.186         8.424          8.363         10.178         4.734         2.041
           Pembayaran beban keuangan                                  (37.987)      (57.764)       (47.120)       (28.016)      (52.762)      (58.393)
           Pembayaran pajak penghasilan                               (10.504)      (28.055)      (102.316)       (34.489)      (14.875)      (17.214)
           Penerimaan (pembayaran) dari operasi lain - neto            (3.793)         (889)           448         11.603        11.286       (33.614)
           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                  2.683        51.439       131.084        349.438        190.359       205.341
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Perolehan aset tetap                                      (137.358)     (209.353)     (301.730)      (298.175)       (49.607)     (188.379)
           Hasil penjualan aset tetap                                   1.226         1.638            25              -            228            54
           Peningkatan investasi saham                                      -        (4.506)     (136.329)       (21.495)             -       (11.508)
           Penurunan aset tidak lancar lainnya                              -             -             -              -            206         7.917
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi            (136.132)     (212.222)     (438.034)      (319.670)       (49.172)     (191.915)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Pembayaran liabilitas sewa                                (31.820)             -             -              -              -              -
           Penerimaan pinjaman bank                                  144.117      1.152.656       297.955        143.796              -         15.664
           Pembayaran pinjaman bank                                   (5.692)      (976.306)      (56.291)       (20.093)       (27.832)       (31.168)
           Pembayaran sewa                                                 -              -             -              -              -            (54)
           Pembayaran dividen kas                                    (63.347)       (22.787)     (140.280)       (40.855)       (10.541)       (14.642)
           Setoran modal dari pihak non-pengendali                         -              -         5.082              3              -             60
           Penerbitan (pelunasan) utang obligasi konversi                  -              -             -       (157.719)       301.000              -
           Penerimaan dari (pembayaran kepada) pihak berelasi              -              -             -          7.246        (28.082)        14.335
           Setoran modal                                             403.305              -             -        226.089        149.000              -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                      446.563        153.563       106.466        158.468        383.546        (15.805)
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                               313.114         (7.220)     (200.483)       188.236        524.732         (2.379)
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                        622.058        629.278       829.761        641.525        100.255       102.634
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                       935.172        622.058       629.278        829.761        624.987       100.255




           Arus Kas Dari Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
           tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019
           masing-masing adalah sebesar Rp 2,68 miliar, Rp 51,44 miliar,
           Rp 131,08 miliar, Rp 349,44 miliar, Rp 190,36 miliar, dan Rp 205,34 miliar

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
           tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 sebesar Rp 2,68 miliar
           terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 905,46 miliar
           yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha,
           pembayaran kepada pegawai, serta pembayaran beban keuangan
           masing-masing sebesar Rp 654,08 miliar, Rp 203,59 miliar, dan
           Rp 37,99 miliar.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 51,44 miliar
           terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 1.284,42 miliar
           yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha,
           pembayaran kepada pegawai, serta pembayaran beban keuangan masing-
           masing sebesar Rp 777,55 miliar, Rp 377,15 miliar, dan Rp 57,76 miliar.




                                                                35
Page 36
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 131,08 miliar
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 1.777,24 miliar
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha,
pembayaran kepada pegawai, serta pembayaran pajak penghasilan masing-
masing sebesar Rp 1.152,05 miliar, Rp 353,48 miliar, dan Rp 102,32 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 349,44 miliar
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 1.673,63 miliar
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha serta
pembayaran kepada pegawai masing-masing sebesar Rp 1.027,85 miliar dan
Rp 255,62 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 190,36 miliar
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 1.108,39 miliar
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha serta
pembayaran kepada pegawai masing-masing sebesar Rp 489,00 miliar dan
Rp 377,42 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 205,34 miliar
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 968,07 miliar
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha serta
pembayaran kepada pegawai masing-masing sebesar Rp 505,84 miliar dan
Rp 149,71 miliar.

Arus Kas Untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
2019 masing-masing adalah sebesar Rp 136,13 miliar, Rp 212,22 miliar,
Rp 438,03 miliar, Rp 319,67 miliar, Rp 49,17 miliar, dan Rp 191,92 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 sebesar
Rp 136,13 miliar terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar
Rp 137,36 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 212,22 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 209,35 miliar.




                              36
Page 37
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 438,03 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi saham
masing-masing sebesar Rp 301,73 miliar dan Rp 136,33 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 319,67 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 298,18 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 49,17 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 49,61 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 191,92 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 188,38 miliar.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020
masing-masing adalah sebesar Rp 446,56 miliar, Rp 153,56 miliar,
Rp 106,47 miliar, Rp 158,47 miliar, dan Rp 383,55 miliar. Arus kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp 15,81 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 sebesar
Rp 446,56 miliar terutama berasal dari setoran modal sebesar Rp 403,31 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 153,56 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 1.152,66 miliar
yang disertai dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 976,31 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 106,47 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 297,96 miliar
yang disertai dengan pembayaran pinjaman bank dan pembayaran dividen kas
masing-masing sebesar Rp 56,29 miliar dan Rp 140,28 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 158,47 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank dan setoran modal
masing-masing sebesar Rp 143,80 miliar dan Rp 226,09 miliar yang disertai
dengan pelunasan utang obligasi konversi sebesar Rp 157,72 miliar.




                               37
Page 38
            Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 383,55 miliar
            terutama berasal dari penerbitan utang obligasi konversi dan setoran modal
            masing-masing sebesar Rp 301,00 miliar dan Rp 149,00 miliar yang disertai
            dengan pembayaran pinjaman bank dan pembayaran kepada pihak berelasi
            masing-masing sebesar Rp 27,83 miliar dan Rp 28,08 miliar.

            Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 15,81 miliar
            terutama berasal dari pembayaran pinjaman bank dan pembayaran dividen kas
            masing-masing sebesar Rp 31,17 miliar dan Rp 14,64 miliar yang disertai
            dengan penerimaan pinjaman bank dan penerimaan dari pihak berelasi
            masing-masing sebesar Rp 15,66 miliar dan Rp 14,34 miliar.

III.A.9.    Rasio-rasio Keuangan

                                    Keterangan       31/07/24      31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                         2,05         1,53        1,38        1,54        1,19        0,89
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                         0,44         0,48        0,56        0,67        0,53        0,69
            Ekuitas terhadap jumlah aset                   0,61         0,58        0,62        0,64        0,49        0,48
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset         0,39         0,42        0,38        0,36        0,51        0,52
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas             0,65         0,71        0,63        0,57        1,06        1,10
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                             44,94%      46,76%      46,09%      51,51%      42,95%      47,38%
            Marjin laba bersih                             1,24%       1,09%       7,77%      18,76%      10,32%       3,25%
            Imbal hasil aset                               0,55%       0,53%       4,39%      12,60%       5,48%       2,24%
            Imbal hasil ekuitas                            0,90%       0,90%       7,13%      19,74%      11,29%       4,71%




III.A.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
            tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019,
            rasio perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,44; 0,48; 0,56; 0,67;
            0,53; dan 0,69.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024,
            31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah
            aset masing-masing adalah 0,61; 0,58; 0,62; 0,64; 0,49; dan 0,48.




                                                     38
Page 39
III.A.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
            2019, rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,39;
            0,42; 0,38; 0,36; 0,51; dan 0,52, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap
            ekuitas masing-masing adalah 0,65; 0,71; 0,63; 0,57; 1,06; dan 1,10.

III.A.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
            periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
            2019 masing-masing adalah sebesar 0,55%, 0,53%, 4,39%, 12,60%, 5,48%,
            dan 2,24%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
            2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar 0,90%, 0,90%, 7,13%, 19,74%,
            11,29%, dan 4,71%.

III.B.      Analisis atas Kinerja Historis MSB

            Laporan keuangan MSB untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal
            31 Juli 2024 telah diaudit oleh KAP HHES dengan pendapat wajar tanpa
            modifikasian dengan hal lain. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang
            berakhir pada tanggal31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP HHES dengan
            pendapat wajar tanpa modifikasian. Laporan keuangan MSB untuk tahun yang
            berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP HHES dengan
            pendapat wajar tanpa modifikasian dengan penekanan suatu hal. Laporan
            keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2021 dan 2020 telah diaudit oleh KAP DGN masing-masing
            dengan pendapat wajar dengan modifikasian dengan hal lain. Laporan
            keuangan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
            telah diaudit oleh KAP DBHR dengan pendapat wajar dengan modifikasian.




                                            39
Page 40
           Ikhtisar data keuangan penting MSB adalah sebagai berikut:

III.B.1.   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                       31/07/24        31/12/23      31/12/22     31/12/21       31/12/20       31/12/19

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                                              334           995           139          377            292            266
           Piutang usaha
             Pihak berelasi                                                  -            68             -            -              -              -
             Pihak ketiga                                                  813           181            11          174            202            217
           Piutang lain-lain                                                22             1             -            -              7              5
           Deposit penunjang medis                                         500           371            54           22             36             51
           Uang muka pembelian                                               -           331             -            -              -              -
           Biaya dibayar di muka                                           264            19             -            -             21             21
           Jumlah Aset Lancar                                            1.933         1.965           204          573            557            561
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset tidak berwujud                                              97           122           166            -              -              -
           Aset tetap                                                   79.002        78.066        36.059       35.029          5.517          5.950
           Aset pajak tangguhan                                          5.268         3.123             -            -              -              -
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                     84.367        81.310        36.224       35.029          5.517          5.950
           JUMLAH ASET                                                  86.300        83.276        36.429       35.602          6.074          6.511



                                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                       31/07/24        31/12/23      31/12/22     31/12/21       31/12/20       31/12/19

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha
             Pihak berelasi                                                141            12             8            -              -              -
             Pihak ketiga                                                   89           152           108          117            164            158
           Utang lain-lain                                              42.494        35.453         6.413            -             23             76
           Uang muka pasien                                                 80           164             -            -              -              -
           Utang pajak                                                      44            14             5            6              -             36
           Beban akrual                                                    161           332            41          246              -              -
           Utang bank jangka panjang yang jatuh tempo satu tahun            83            37             -        1.188          1.298          1.271
           Biaya yang masih harus dibayar                                    -             -             -            -            202            262
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              43.092        36.164         6.575        1.556          1.686          1.803
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Utang bank jangka panjang yang jatuh tempo
             diatas satu tahun                                          33.735        29.679             -               -              -              -
           Imbalan pascakerja                                              305           202            94               -              -              -
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                             34.040        29.881            94               -              -              -
           JUMLAH LIABILITAS                                            77.133        66.045         6.670        1.556          1.686          1.803
           EKUITAS
           Modal saham                                                    8.779         8.779        8.779        8.779           8.779          8.779
           Surplus revaluasi                                             29.967        29.967       29.967       29.967               -              -
           Saldo laba                                                   (29.579)      (21.516)      (8.987)      (4.701)         (4.391)        (4.071)
           JUMLAH EKUITAS                                                9.168        17.230        29.759       34.046          4.388          4.708
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                86.300        83.276        36.429       35.602          6.074          6.511




III.B.2.   Aset

           Jumlah aset MSB pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023,
           2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 86,30 miliar,
           Rp 83,28 miliar, Rp 36,43 miliar, Rp 35,60 miliar, Rp 6,07 miliar, dan
           Rp 6,51 miliar.

           Pada tanggal 31 Juli 2024, jumlah aset MSB mengalami kenaikan sebesar
           Rp 3,02 miliar atau setara dengan 3,63% dibandingkan dengan jumlah aset
           pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           kenaikan aset pajak tangguhan sebesar Rp 2,15 miliar.



                                                                   40
Page 41
           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset MSB mengalami kenaikan
           sebesar Rp 46,85 miliar atau setara dengan 128,60% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas, aset tetap, serta aset pajak
           tangguhan masing-masing sebesar Rp 0,86 miliar, Rp 42,01 miliar, dan
           Rp 3,12 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset MSB mengalami kenaikan
           sebesar Rp 0,83 miliar atau setara dengan 2,32% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           kenaikan nilai aset tetap sebesar Rp 1,03 miliar yang disertai dengan
           penurunan kas dan setara kas sebesar Rp 0,24 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset MSB mengalami kenaikan
           sebesar Rp 29,53 miliar atau setara dengan 486,11% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan aset tetap sebesar Rp 29,51 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset MSB mengalami penurunan
           sebesar Rp 0,44 miliar atau setara dengan 6,71% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
           penurunan aset tetap sebesar 0,43 miliar.

III.B.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas MSB pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023,
           2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 77,13 miliar,
           Rp 66,05 miliar, Rp 6,67 miliar, Rp 1,56 miliar, Rp 1,69 miliar, dan
           Rp 1,80 miliar.

           Pada tanggal 31 Juli 2024, jumlah liabilitas MSB mengalami kenaikan sebesar
           Rp 11,09 miliar atau setara dengan 16,79% dibandingkan dengan jumlah
           liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan utang lain-lain sebesar Rp 7,04 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas MSB mengalami kenaikan
           sebesar Rp 59,38 miliar atau setara dengan 890,23% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain, beban akrual, dan utang bank jangka
           panjang masing-masing sebesar Rp 29,04 miliar, Rp 0,29 miliar, dan
           Rp 29,72 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas MSB mengalami kenaikan
           sebesar Rp 5,11 miliar atau setara dengan 328,60% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain sebesar Rp 6,41 miliar yang disertai
           dengan pembayaran utang bank sebesar Rp 1,19 miliar.




                                          41
Page 42
           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas MSB mengalami penurunan
           sebesar Rp 0,13 miliar atau setara dengan 7,72% dibandingkan dengan jumlah
           liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan utang bank jangka panjang dan biaya yang masih harus
           dibayar masing-masing sebesar Rp 0,11 miliar dan Rp 0,20 miliar yang disertai
           dengan kenaikan beban akrual sebesar Rp 0,25 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas MSB mengalami penurunan
           sebesar Rp 0,12 miliar atau setara dengan 6,47% dibandingkan dengan jumlah
           liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan utang lain-lain dan biaya yang masih harus dibayar
           masing-masing sebesarRp 0,05 miliar dan Rp 0,06 miliar.

III.B.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas MSB pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023,
           2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 9,17 miliar,
           Rp 17,23 miliar, Rp 29,76 miliar, Rp 34,05 miliar, Rp 4,39 miliar dan
           Rp 4,71 miliar.

           Pada tanggal 31 Juli 2024, jumlah ekuitas MSB mengalami penurunan sebesar
           Rp 8,06 miliar atau setara dengan 46,79% dibandingkan dengan jumlah ekuitas
           pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini seluruhnya disebabkan oleh
           rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh MSB.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas MSB mengalami penurunan
           sebesar Rp 12,53 miliar atau setara dengan 42,10% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini seluruhnya
           disebabkan oleh rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh MSB.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas MSB mengalami penurunan
           sebesar Rp 4,29 miliar atau setara dengan 12,59% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini seluruhnya
           disebabkan oleh rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh MSB.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas MSB mengalami kenaikan
           sebesar Rp 29,66 miliar atau setara dengan 675,90% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020 Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh pendapatan komprehensif dari revaluasi nilai aset tetap yang
           dibukukan oleh MSB sebesar Rp 29,97 miliar, yang disertai dengan rugi bersih
           tahun berjalan yang dibukukan oleh MSB sebesar Rp 0,31 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas MSB mengalami penurunan
           sebesar Rp 0,32 miliar atau setara dengan 6,80% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini seluruhnya
           disebabkan oleh rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh MSB.




                                          42
Page 43
III.B.5.   Laporan Laba Rugi Komprehensif
                                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                                              31/07/24        31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19
                                   Keterangan
                                                             (7 Bulan)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan                                              6.057          2.409         1.283         4.714          4.093          6.277
           Beban pokok pendapatan                                  5.726          1.690           892         3.283          2.667          3.843
           Laba bruto                                                 331           719           392         1.430          1.426          2.434
           Beban usaha                                             (8.864)      (15.685)       (1.656)       (1.663)        (1.829)        (2.853)
           Rugi usaha                                              (8.533)      (14.966)       (1.265)         (233)          (402)          (419)
           Penghasilan (beban) lain-lain                           (1.674)         (686)       (3.001)          (55)            82            (35)
           Rugi sebelum pajak                                     (10.207)      (15.652)       (4.265)         (288)          (320)          (454)
           Manfaat (beban) pajak                                    2.145         3.123           (22)          (21)             -              -
           Rugi bersih periode/tahun berjalan                      (8.062)      (12.529)       (4.287)         (310)          (320)          (454)
           Pendapatan komprehensif lainnya                             (0)            -             -        29.967              -              -
           Laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan         (8.063)      (12.529)       (4.287)       29.658           (320)          (454)




III.B.6    Pendapatan

           Pendapatan MSB untuk periode tujuh bulan terakhir yang berakhir pada
           tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 6,06 miliar, Rp 2,41 miliar, Rp 1,28 miliar, Rp 4,71 miliar,
           Rp 4,09 miliar dan Rp 6,28 miliar.

           Pendapatan     MSB   untuk     tahun yang   berakhir   pada    tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 1,13 miliar atau setara
           dengan 87,67% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2022.

           Pendapatan     MSB   untuk     tahun yang   berakhir   pada     tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 3,43 miliar atau setara
           dengan 72,77% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2021.

           Pendapatan     MSB   untuk     tahun yang   berakhir   pada    tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 0,62 miliar atau setara
           dengan 15,16% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2020.

           Pendapatan     MSB   untuk     tahun yang   berakhir   pada     tanggal
           31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 2,18 miliar atau setara
           dengan 34,80% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2019.




                                                             43
Page 44
III.B.7.   Rugi Bersih Periode/Tahun Berjalan

           Rugi bersih MSB untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal
           31 Juli 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020 dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 8,06 miliar, Rp 12,53 miliar, Rp 4,29 miliar, Rp 0,31 miliar,
           Rp 0,32 miliar, dan Rp 0,45 miliar.

           Rugi bersih tahun berjalan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 8,24 miliar atau setara
           dengan 192,27% dibandingkan dengan rugi bersih tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Rugi bersih tahun berjalan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 3,98 miliar dibandingkan
           dengan rugi bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021.

           Rugi bersih tahun berjalan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp 0,01 miliar atau setara
           dengan 3,24% dibandingkan dengan rugi bersih tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

           Rugi bersih tahun berjalan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 0,13 miliar atau setara
           dengan 29,51% dibandingkan dengan rugi bersih tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.




                                         44
Page 45
III.B.8.   Laporan Arus Kas
                                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                                          31/07/24        31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19
                                Keterangan
                                                         (7 Bulan)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan              (10.207)      (15.652)       (4.265)         (288)           274           271
           Penyesuaian untuk:
             Penyusutan                                        3.838          1.598          530           784               -              -
             Beban bunga utang bank                            1.385              -            -             -               -              -
             Amortisasi aset tidak berwujud                       25             44            6             -               -              -
             Imbalan pascakerja                                  102            107           94             -               -              -
             Rugi penghapusan aset tetap                           -              -            -           197               -              -
           Perubahan pada aset dan liabilitas:
             Piutang usaha                                      (565)          (238)          163            34              -              -
             Piutang lain-lain                                   (21)            (1)            -             -              -              -
             Uang muka pembelian                                 331           (331)            -             -              -              -
             Deposit penunjang medis                            (129)          (317)          (32)           14             14             28
             Pajak dibayar dimuka                                  -              -             -            21              -              -
             Biaya dibayar dimuka                               (245)           (19)            -             -              -              -
             Utang usaha                                          66             48            (0)          (47)             5             27
             Utang lain-lain                                   2.267          9.066         5.117           (23)           (53)           (42)
             Uang muka pasien                                    (84)           164             -             -              -              -
             Utang pajak                                          30             11            (0)            5              -              -
             Beban akrual                                       (178)           291          (205)           44            (60)             3
           Pembayaran pajak penghasilan                            -             (2)          (22)          (21)             -              -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Operasi                                  (3.384)       (5.229)        1.385          721             181           286
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Pengurangan (penambahan) aset tetap                       -      (23.632)          (98)         (526)           (30)           (31)
           Pengurangan (penambahan) aset takberwujud                 -            -          (172)            -              -              -
           Pembayaran aset hak guna                                  -            -          (165)            -              -              -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Investasi                                      -      (23.632)         (435)         (526)           (30)           (31)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penerimaan (pembayaran) utang bank                   4.102        29.716        (1.188)         (110)            27           (166)
           Penerimaan (pembayaran) beban bunga                 (1.378)            -             -             -           (153)          (158)
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                2.724         29.716        (1.188)         (110)          (126)          (324)
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                           (660)         855           (238)          85              25            (69)
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                    995           139           377           292             266           336
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                   334           995           139           377             292           266




           Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MSB untuk periode
           tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar
           Rp 3,39 miliar danRp 5,23 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
           operasi MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
           Rp 1,39 miliar, Rp 0,72 miliar, Rp 0,18 miliar, dan Rp 0,29 miliar.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MSB untuk periode
           tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 sebesar Rp 3,39 miliar
           terutama berasal dari rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp 10,21 miliar,
           yang disertai dengan penyesuaian untuk penyusutan dan beban bunga utang
           bank masing-masing sebesar Rp 3,84 miliar dan Rp 1,39 miliar.




                                                         45
Page 46
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MSB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 5,23 miliar terutama
berasal dari rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp 15,65 miliar yang
disertai dengan penyesuaian untuk penyusutan serta perubahan pada aset dan
liabilitas – penerimaan utang lain-lain masing-masing sebesar Rp 1,60 miliar
dan Rp 9,07 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi MSB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 1,39 miliar terutama
berasal dari penyesuaian untuk penyusutan serta perubahan pada aset dan
liabilitas – penerimaan utang lain-lain masing-masing sebesar Rp 0,53 juta dan
Rp 5,12 miliar yang disertai dengan rugi sebelum pajak penghasilan sebesar
Rp 4,27 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi MSB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 0,72 miliar terutama
berasal dari penyesuaian untuk penyusutan serta penyesuaian untuk rugi
penghasilan aset tetap masing-masing sebesar Rp 0,78 miliar dan
Rp 0,20 miliar yang disertai dengan rugi sebelum pajak penghasilan sebesar
Rp 0,29 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi MSB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 0,18 miliar terutama
berasal dari laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp 0,27 miliar yang
disertai dengan perubahan pada aset dan liabilitas – pembayaran utang lain-
lain dan perubahan pada aset dan liabilitas – pembayaran beban akrual
masing-masing sebesar Rp 0,05 miliar dan Rp 0,06 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi MSB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 0,29 miliar terutama
berasal dari laba sebelum pajak penghasilan serta perubahan pada aset dan
liabilitas – deposit penunjang medis masing-masing sebesar Rp 0,27 miliar dan
Rp       0,03   miliar   yang   disertai   dengan     perubahan  aset     dan
liabilitas – pembayaran utang lain-lain sebesar Rp 0,04 miliar.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi

Untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024, MSB tidak
memiliki arus kas bersih yang diperoleh dari/digunakan untuk aktivitas
investasi. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MSB untuk
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 0,09 miliar,
Rp 23,63 miliar Rp 0,44 miliar, Rp 0,53 miliar, Rp 0,03 miliar, dan
Rp 0,03 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 23,63 miliar
seluruhnya berasal dari penambahan aset tetap.




                               46
Page 47
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 0,44 miliar
terutama berasal dari penambahan aset tetap, perolehan aset takberwujud,
dan pembayaran aset hak guna masing-masing sebesar Rp 0,10 miliar,
Rp 0,17 miliar, dan Rp 0,17 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 0,53 miliar
seluruhnya berasal dari penambahan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 0,03 miliar
seluruhnya berasal dari penambahan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 0,03 miliar
terutama berasal dari penambahan aset tetap.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MSB untuk periode
tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar
Rp 2,72 miliar dan Rp 29,72 miliar. Arus kas bersih yang dipergunakan untuk
aktivitas pendanaan MSB untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
Rp 1,19 miliar, Rp 0,11 miliar, Rp 0,13 miliar, dan Rp 0,32 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MSB untuk periode
tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2024 sebesar Rp 2,72 miliar
terutama berasal dari penerimaan utang bank sebesar Rp 4,10 miliar yang
disertai dengan pembayaran beban bunga sebesar Rp 1,38 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MSB untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 29,72 miliar seluruhnya
berasal dari penerimaan utang bank.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 1,19 miliar
seluruhnya berasal dari pembayaran utang bank.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 0,11 miliar
seluruhnya berasal dari pembayaran utang bank.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan MSB untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 0,13 miliar
terutama berasal dari pembayaran beban bunga sebesar Rp 0,15 miliar.




                              47
Page 48
            Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan MSB untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 0,32 miliar
            terutama berasal dari pembayaran utang bank dan pembayaran beban bunga
            masing-masing sebesar Rp 0,17 miliar dan Rp 0,16 miliar.

III.B.9.    Rasio-rasio Keuangan

                                    Keterangan       31/07/24        31/12/23     31/12/22     31/12/21    31/12/20    31/12/19

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                           0,04         0,05         0,03         0,37        0,33        0,31
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                           0,12         0,03         0,04         0,13        0,67        0,96
            Ekuitas terhadap jumlah aset                     0,11         0,21         0,82         0,96        0,72        0,72
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset           0,89         0,79         0,18         0,04        0,28        0,28
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas               8,41         3,83         0,22         0,05        0,38        0,38
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                5,47%       29,85%       30,51%      30,34%      34,85%      38,77%
            Marjin rugi usaha                             -140,88%     -621,32%      -98,52%      -4,94%      -9,83%      -6,67%
            Laba rugi usaha terhadap jumlah aset           -16,95%      -17,97%       -3,47%      -0,65%      -6,62%      -6,43%
            Marjin laba bersih                            -133,10%     -520,15%     -333,99%      -6,57%      -7,82%      -7,23%
            Imbal hasil aset                               -16,01%      -15,04%      -11,77%      -0,87%      -5,27%      -6,97%
            Laba rugi usaha terhadap ekuitas              -159,56%      -86,86%       -4,25%      -0,68%      -9,17%      -8,89%
            Imbal hasil ekuitas                           -150,76%      -72,71%      -14,40%      -0,91%      -7,29%      -9,64%




III.B.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan MSB dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi MSB. Pada tanggal-tanggal
            31 Juli 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
            perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,12; 0,03; 0,04; 0,13; 0,67; dan
            0,96.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas MSB
            terhadap jumlah aset MSB. Pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember
            2023, 2012, 2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-
            masing adalah 0,11; 0,21; 0,82; 0,96; 0,72; dan 0,72.

III.B.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan MSB untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Juli 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
            2019, rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah
            0,89; 0,79; 0,18; 0,04; 0,28; dan 0,28, sedangkan rasio jumlah liabilitas
            terhadap ekuitas masing-masing adalah 8,41; 3,83; 0,22; 0,05; 0,38; dan 0,38.




                                                     48
Page 49
III.B.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan MSB dalam menghasilkan
            laba bersih dari aset yang dimilikinya.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan                         MSB    dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan.

III.C.      Analisis atas Laporan Proforma

            Analisis atas Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum
            dan Setelah Transaksi.

            Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
            keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi.

            Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Juli 2024:

                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                        Setelah
                                 Keterangan            31/07/24      Penyesuaian
                                                                                     Transaksi
            ASET
            ASET LANCAR
            Kas dan setara kas                             935.172                -          935.172
            Aset keuangan lancar lainnya                     4.764                -            4.764
            Piutang usaha pihak ketiga - neto              137.749                -          137.749
            Piutang lain-lain
              Pihak berelasi                                19.652              (22)          19.630
              Pihak ketiga                                   8.400               22            8.422
            Persediaan                                      39.886                -           39.886
            Biaya dibayar di muka dan uang muka            106.642                -          106.642
            Pajak dibayar di muka                            9.021                -            9.021
            Jumlah Aset Lancar                           1.261.286                0         1.261.286
            ASET TIDAK LANCAR
            Aset pajak tangguhan                            28.400                -            28.400
            Investasi saham                                 83.196                -            83.196
            Aset tetap - neto                            1.935.812                -         1.935.812
            Aset hak guna - neto                            78.076                -            78.076
            Properti investasi - neto                        5.619                -             5.619
            Goodwill                                        94.794               (1)           94.792
            Biaya dibayar di muka dan uang muka              4.746                -             4.746
            Aset tidak lancar lainnya                       51.281                -            51.281
            Jumlah Aset Tidak Lancar                     2.281.922               (1)        2.281.921
            JUMLAH ASET                                  3.543.208               (1)        3.543.207




                                                  49
Page 50
                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                  Setelah
                       Keterangan                              31/07/24        Penyesuaian
                                                                                               Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                           454.936                  -          454.936
Utang usaha pihak ketiga                                            51.855                  -           51.855
Utang lain-lain                                                     22.820                  -           22.820
Pendapatan diterima di muka                                         34.002                  -           34.002
Beban akrual                                                        25.193                  -           25.193
Utang pajak                                                         11.823                  -           11.823
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang bank                                                         1.516                  -            1.516
  Sewa                                                              12.567                  -           12.567
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    614.712                  -          614.712
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                             184                  -              184
Liabilitas imbalan pasca-kerja                                      25.268                  -           25.268
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang bank                                                       709.151                  -          709.151
  Sewa                                                              43.782                  -           43.782
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   778.385                  -          778.385
JUMLAH LIABILITAS                                                 1.393.097                 -        1.393.097
EKUITAS
Modal saham                                                        172.068                  -          172.068
Tambahan modal disetor                                             561.639                  -          561.639
Komponen ekuitas lainnya                                            (2.384)                 -           (2.384)
Penghasilan komprehensif lain                                      684.017                  0          684.017
Saldo laba                                                         299.331                 (0)         299.331
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  Induk                                                           1.714.671                 0        1.714.671
Kepentingan non-pengendali                                          435.440                (1)         435.439
JUMLAH EKUITAS                                                    2.150.111                (1)       2.150.110
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     3.543.208                (1)       3.543.207



                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                                               31/07/24                           Setelah
                       Keterangan                                              Penyesuaian
                                                               (7 bulan)                       Transaksi
Pendapatan neto                                                    914.862                  -         914.862
Beban pokok pendapatan                                             503.767                  -         503.767
Laba kotor                                                          411.094                 -          411.094
Beban usaha                                                        (361.781)                -         (361.781)
Penghasilan keuangan                                                  7.186                 -            7.186
Beban keuangan                                                      (37.987)                -          (37.987)
Penghasilan (beban) operasi lain - neto                              (3.342)                -           (3.342)
Laba sebelum pajak                                                  15.171                  -           15.171
Beban pajak penghasilan                                             (3.850)                 -           (3.850)
Laba bersih tahun berjalan                                          11.321                  -           11.321
Penghasilan komprehensif lain                                       (1.204)                 -           (1.204)
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                             10.117                  -           10.117
Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                               6.298                 -            6.298
  Kepentingan non-pengendali                                          5.022                 -            5.022




                                                 50
Page 51
III.D.   Analisis atas Laporan Penilaian 99,99% Saham MSB dan Utang

         KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
         tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
         modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
         dari OJK No. STTD.PB-02/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
         oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
         penugasan No. KR/240912-001 tanggal 12 September 2024 yang telah
         disetujui oleh manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai
         penilai independen atas nilai pasar 99,99% saham MSB. Hasil penilaian atas
         99,99% saham MSB tersebut tertuang dalam laporan penilaian 99,99% saham
         MSB       dengan     No.     00004/2.0162-00/BS/10/0382/1/I/2025       tanggal
         17 Januari 2025 dengan ringkasan sebagai berikut:

         1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

            Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Transaksi adalah Perseroan dan MI.

         2. Objek Penilaian

            Objek Penilaian adalah nilai pasar 99,99% saham MSB.

         3. Tujuan Penilaian

            Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
            independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
            mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Juli 2024.

         4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

            Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
            umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
            berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

            Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
            didasarkan pada proyeksi laporan keuangan MSB yang disusun oleh
            manajemen MSB. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai
            asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja MSB pada tahun-tahun
            sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan
            datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan
            keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja
            MSB yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis
            besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap
            target kinerja MSB yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan
            pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan
            penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan berdasarkan kinerja
            historis MSB dan informasi manajemen MSB terhadap proyeksi laporan
            keuangan MSB tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan
            penilaian MSB dan kesimpulan nilai akhir.


                                        51
Page 52
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
dan MSB atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi
tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
dan MSB bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-
asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi
sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena
itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan
dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah
dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami
tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya
perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan,
diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer
opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional
Perseroan dan MSB.




                             52
Page 53
   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
   merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
   penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
   informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
   untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
   atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
   Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum MSB
   berdasarkan anggaran dasar MSB.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
   metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan
   metode kapitalisasi kelebihan pendapatan (capitalized excess earning
   method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
   dilaksanakan oleh MSB di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
   dengan perkiraan atas perkembangan usaha MSB. Dalam melaksanakan
   penilaian dengan metode ini, operasi MSB diproyeksikan sesuai dengan
   perkiraan atas perkembangan usaha MSB. Arus kas yang dihasilkan
   berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto
   yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari
   arus kas tersebut.

   Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian
   MSB merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan
   aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
   harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-
   komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau
   utang bank).

   Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten,
   lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
   siap bekerja dan daftar langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak
   berwujud tersebut diperoleh dengan melakukan penilaian terhadap tiap-tiap
   aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas (net worth) kemudian
   diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan liabilitas
   yang telah disesuaikan.

   Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan
   yang dinilai. Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang
   diharapkan merupakan kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset
   berwujud bersih. Nilai aset takberwujud kemudian dihitung dengan cara
   mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut dengan tingkat
   kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
   nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan
   nilai aset takberwujud.




                                53
Page 54
                 Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
                 sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
                 pihak manajemen Perseroan dan MSB. Tidak tertutup kemungkinan untuk
                 diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
                 memberikan hasil yang berbeda.

                 Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
                 direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.

           6. Kesimpulan Penilaian

                 Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
                 terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
                 memengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
                 Penilaian pada tanggal 31 Juli 2024 adalah sebesar Rp 40,98 miliar.

III.E.     Analisis Inkremental

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga melakukan
           analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain sebagai
           berikut:

           •     Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
                 yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
                 Perseroan;
           •     Biaya atau pendapatan yang relevan;
           •     Informasi non-keuangan yang relevan; dan
           •     Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                 rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.

III.E.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
           periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2029:

           Sebelum Transaksi
                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)
                                                 31/12/24        31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                  Keterangan
                                                (5 Bulan)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                           575.858     1.578.562     1.656.945     1.749.942      1.849.212     1.965.710
           Beban pokok pendapatan                    327.663       846.913       884.766       930.278        979.552     1.037.053
           Laba kotor                                248.196       731.649       772.179       819.664       869.660        928.657
           Beban usaha                               206.297       654.076       686.560       733.865       764.229        798.244
           Laba usaha                                 41.899        77.572        85.619        85.799       105.431        130.413
           Beban lain-lain                           (32.741)      (51.978)      (47.360)      (44.290)      (43.709)       (42.174)
           Laba sebelum pajak                          9.158        25.595        38.258        41.509         61.722        88.239
           Pajak penghasilan                          (1.502)       (5.631)       (8.417)       (9.132)       (13.579)      (19.413)
           Laba bersih periode/tahun berjalan          7.655        19.964        29.842        32.377         48.143        68.826




                                                54
Page 55
           Setelah Transaksi
                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)
                                                 31/12/24        31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                  Keterangan
                                                (5 Bulan)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                           575.858     1.579.757     1.661.501     1.758.490      1.862.569     1.983.960
           Beban pokok pendapatan                    327.663       845.662       880.962       932.037        980.662     1.037.802
           Laba kotor                                248.196       734.094       780.539       826.453       881.907        946.159
           Beban usaha                               206.297       654.076       686.560       733.865       764.229        798.244
           Laba usaha                                 41.899        80.018        93.979        92.588       117.678        147.915
           Beban lain-lain                           (32.741)      (51.978)      (47.360)      (44.290)      (43.709)       (42.174)
           Laba sebelum pajak                          9.158        28.041        46.619        48.298         73.969       105.741
           Pajak penghasilan                          (1.502)       (6.169)      (10.256)      (10.626)       (16.273)      (23.263)
           Laba bersih periode/tahun berjalan          7.655        21.872        36.362        37.672         57.696        82.478




           Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
           laba bersih periode/tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-
           masing adalah sebesar Rp 9,38 triliun dan Rp 0,21 triliun.

           Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan neto dan laba bersih periode/tahun
           berjalan Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
           Rp 9,42 triliun dan Rp 0,24 triliun.

           Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
           tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
           memperoleh tambahan laba bersih periode/tahun berjalan untuk periode lima
           bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2029, sehingga diharapkan
           dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
           datang.

III.E.2.   Biaya atau Pendapatan yang Relevan

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
           terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
           Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.




                                                55
Page 56
III.E.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.E.3.a.   Jasa yang dihasilkan

             Ruang lingkup kegiatan usaha MSB meliputi usaha dalam bidang aktivitas
             rumah sakit swasta. MSB mengoperasikan Rumah Sakit Ibu dan Anak Pusura
             Tegalsari. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
             MSB memberikan pelayanan rumah sakit ibu dan anak serta program bayi
             tabung. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh MSB adalah sebagai
             berikut:

             •   Pelayanan IGD
             •   Rawat Inap
             •   Rawat Jalan
             •   Klinik Teknologi Reproduksi Berbantu (Klinik Bayi Tabung)
             •   Penunjang (Kamar Operasi, Radiologi).

III.E.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis MSB meliputi
             Surabaya dan sekitarnya.

III.E.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha MSB adalah sebagai
             berikut:

             •   PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk;
             •   Rumah Sakit Ibu dan Anak Ferina;
             •   Tiara IVF; dan
             •   Asha IVF.

III.E.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
             MSB adalah sebagai berikut:

             •   Menerapkan diferensiasi sebagai salah satu strategi MSB dalam
                 meningkatkan daya saing untuk menyerap lebih banyak pasien yang
                 membutuhkan program bayi tabung;

             •   Memperluas kerja sama dengan para dokter ahli dalam bidang bayi tabung
                 untuk meningkatkan kapasitas cycle bayi tabung; dan

             •   Meningkatkan utlitasi pelayanan dan fasilitas kesehatan yang memadai
                 bagi para pasien MSB yang membutuhkan pelayanan IGD, rawat inap,
                 rawat jalan, dan tindakan lainnya.




                                            56
Page 57
III.E.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Transaksi

             Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang
             sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas
             Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan
             Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas
             Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana
             konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah
             mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
             menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.




                                            57
Page 58
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Berdasarkan APS, Perseroan telah melakukan akuisisi atas 8.778 saham
         atau setara dengan 99,99% saham MSB dari MI, dengan nilai transaksi
         sebesar Rp 39,00 miliar. Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang
         dilakukan oleh KJPP KR terhadap 99,99% saham MSB sebagaimana
         termuat dalam laporannya No. 00004/2.0162-00/BS/10/0382/1/I/2025
         tanggal 17 Januari 2025, nilai pasar 99,99% saham MSB adalah sebesar
         Rp 40,98 miliar.

         Dengan demikian, nilai transaksi sebesar Rp 39,00 miliar adalah lebih
         rendah     dari    nilai  pasar   99,99%     saham    MSB     sebesar
         Rp 40,98 miliar, sehingga Perseroan berpotensi membukukan keuntungan.
         Selisih nilai transaksi sebesar 4,84% tersebut telah sesuai dengan
         POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar
         99,99% saham MSB sebesar Rp 40,98 miliar.

      2. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
         periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
         untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2029:

         Sebelum Transaksi
                                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)
                                                     31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                 Keterangan
                                                    (5 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
          Pendapatan neto                              575.858     1.578.562     1.656.945     1.749.942      1.849.212     1.965.710
          Beban pokok pendapatan                       327.663       846.913       884.766       930.278        979.552     1.037.053
          Laba kotor                                   248.196       731.649       772.179       819.664       869.660        928.657
          Beban usaha                                  206.297       654.076       686.560       733.865       764.229        798.244
          Laba usaha                                    41.899        77.572        85.619        85.799       105.431        130.413
          Beban lain-lain                              (32.741)      (51.978)      (47.360)      (44.290)      (43.709)       (42.174)
          Laba sebelum pajak                             9.158        25.595        38.258        41.509         61.722        88.239
          Pajak penghasilan                             (1.502)       (5.631)       (8.417)       (9.132)       (13.579)      (19.413)
          Laba bersih periode/tahun berjalan             7.655        19.964        29.842        32.377         48.143        68.826




         Setelah Transaksi
                                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)
                                                     31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                 Keterangan
                                                    (5 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
          Pendapatan neto                              575.858     1.579.757     1.661.501     1.758.490      1.862.569     1.983.960
          Beban pokok pendapatan                       327.663       845.662       880.962       932.037        980.662     1.037.802
          Laba kotor                                   248.196       734.094       780.539       826.453        881.907       946.159
          Beban usaha                                  206.297       654.076       686.560       733.865        764.229       798.244
          Laba usaha                                    41.899        80.018        93.979        92.588        117.678       147.915
          Beban lain-lain                              (32.741)      (51.978)      (47.360)      (44.290)       (43.709)      (42.174)
          Laba sebelum pajak                             9.158        28.041        46.619        48.298         73.969       105.741
          Pajak penghasilan                             (1.502)       (6.169)      (10.256)      (10.626)       (16.273)      (23.263)
          Laba bersih periode/tahun berjalan             7.655        21.872        36.362        37.672         57.696        82.478




         Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
         laba bersih periode/tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-
         masing adalah sebesar Rp 9,38 triliun dan Rp 0,21 triliun.




                                               58
Page 59
   Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan neto dan laba bersih
   periode/tahun berjalan Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah
   sebesar Rp 9,42 triliun dan Rp 0,24 triliun.

   Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
   memperoleh tambahan laba bersih periode/tahun berjalan untuk periode
   lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun
   yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2029, sehingga
   diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
   yang akan datang.

3. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih periode/tahun
   berjalan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi untuk
   periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2029
   masing-masing adalah sebesar Rp 0,15 triliun dan Rp 0,17 triliun. Dengan
   demikian, jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
   Perseroan setelah Transaksi untuk periode lima bulan yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
   tanggal 31 Desember 2025 – 2029 lebih besar dari pada jumlah nilai kini
   dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
   Transaksi untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2025 – 2029. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
   diskonto sebesar 9,87%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
   yang ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut:

   ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

   dimana:

   ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                 atau biaya modal ekuitas/saham biasa
   Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                 (risk free rate)
   β         =   Beta
   RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                 premium)




                                  59
Page 60
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
31 Juli 2024, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu obligasi
Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan jangka
waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 6,94%, yang
diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.

RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 6,45%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang diterbitkan pada
bulan Juli 2024.

Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium.

Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding sebesar 0,73 diperoleh
dari perusahaan publik sejenis, yaitu sebagai berikut:

•    Perseroan;
•    PT Charlie Hospital Semarang Tbk;
•    PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk;
•    PT Murni Sadar Tbk;
•    PT Siloam International Hospitals Tbk;
•    Cengild Medical Berhad;
•    Focus Point Holdings Berhad; dan
•    IHH Healthcare Berhad.

Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
1,79% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:

ke    =       Rf + ( β x RPm ) – RBDS
      =       6,94% + ( 0,73 x 6,45% ) – 1,79%
      =       9,87%




                             60
Page 61
   Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih periode/tahun
   berjalan Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2025 – 2029 adalah sebagai berikut:

   Sebelum Transaksi
                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                 Proyeksi
                             Keterangan
                                               31/12/24      31/12/25      31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                               (5 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
    Laba bersih                                     7.655        19.964        29.842         32.377        48.143         68.826
    Faktor diskonto                                0,9615        0,8751        0,7965         0,7250        0,6599         0,6006
    Nilai kini                                      7.361        17.470        23.769         23.473        31.770         41.337
    Jumlah nilai kini                             145.180




   Setelah Transaksi
                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                  Proyeksi
                             Keterangan
                                               31/12/24      31/12/25      31/12/26       31/12/27      31/12/28       31/12/29
                                               (5 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
    Laba bersih                                     7.655        21.872        36.362         37.672        57.696         82.478
    Faktor diskonto                                0,9615        0,8751        0,7965         0,7250        0,6599         0,6006
    Nilai kini                                      7.361        19.140        28.963         27.312        38.074         49.536
    Jumlah nilai kini                             170.385




4. Berdasarkan perhitungan nilai kini (present value) atas Transaksi diperoleh
   hasil bahwa net present value (NPV) Transaksi adalah sebesar
   Rp 108,48 miliar dengan tingkat diskonto 10,09% - 10,39%. Selanjutnya,
   hasil perhitungan internal rate of return (IRR) Transaksi adalah sebesar
   24,92% atau lebih besar dari biaya modalnya. Dengan demikian, Transaksi
   adalah layak. Perhitungan NPV dan IRR atas Transaksi adalah sebagai
   berikut:
                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                               31/12/24      31/12/25      31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29
                             Keterangan
                                               (4 bulan)     (1 tahun)     (1 tahun)      (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)
    Arus kas bersih                                (1.926)       (4.439)        (1.737)        1.459          5.292          8.566
    Penyesuaian pajak atas beban bunga                  -             -              -             -              -              -
    Investasi awal                                (38.996)            -              -             -              -              -
    Nilai kekal                                         -             -              -             -              -              -
    Arus kas bersih                               (40.921)       (4.439)       (1.737)         1.459         5.292          8.566
    Faktor diskonto                                0,9596        0,8693        0,7875         0,7134        0,6462         0,5854
    Nilai kini arus kas bersih                    (39.268)       (3.859)        (1.368)        1.041          3.419          5.015



                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                               31/12/30      31/12/31      31/12/32       31/12/33      31/12/34    Nilai kekal
                             Keterangan
                                               (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)      (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)
    Arus kas bersih                                12.035        15.749        16.512         18.300        21.034              -
    Penyesuaian pajak atas beban bunga                  -             -          (237)          (160)          (35)             -
    Investasi awal                                      -             -             -              -             -              -
    Nilai kekal                                         -             -             -              -             -        299.261
    Arus kas bersih                                12.035        15.749        16.275         18.140        20.999        299.261
    Faktor diskonto                                0,5303        0,4804        0,4362         0,3962        0,3599         0,3599
    Nilai kini arus kas bersih                      6.382         7.566         7.099          7.187         7.558        107.704
    Kriteria kelayakan:
      Net Present Value                           108.476
      Internal Rate of Return                      24,92%




                                          61
Page 62
             5. Negara di dunia telah merasakan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan
                ibu dan anak sebagai dasar bagi kemajuan masyarakat, pertumbuhan
                ekonomi, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain
                dengan penurunan angka kematian dan peningkatan keadilan sosial. Hal ini
                tentu mendorong pertumbuhan industri kesehatan ibu dan anak, seperti
                memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas.

             6. Sebagai tanggapan terhadap prospek usaha industri kesehatan ibu dan
                anak tersebut, Perseroan telah melakukan restukturisasi dengan masuknya
                JLAH sebagai investor MI. Perseroan mengharapkan dapat menciptakan
                sinergi yang strategis dengan JLAH dengan memanfaatkan keahlian dan
                kekuatan JLAH dalam bidang layanan untuk bersama-sama menggali
                potensi besar yang belum dimanfaatkan di pasar Indonesia, yang memiliki
                prospek pasar dengan potensi tingginya pertumbuhan ekonomi seiring
                berkembangnya populasi Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat
                meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang
                akan datang.

             7. Sebagai kelanjutan dari restrukturisasi MI, Perseroan telah melakukan
                Transaksi. Setelah Transaksi menjadi efektif, dengan prospek usaha
                industri kesehatan ibu dan anak pada masa yang akan datang, Perseroan
                mengharapkan MSB dapat meningkatkan kinerja keuangannya sehingga
                Perseroan dapat memaksimalkan potensi peningkatan kapitalisasi pasar
                MSB untuk meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
                masa yang akan datang.

             8. Perseroan juga mengharapkan setelah Transaksi menjadi efektif, dengan
                memiliki pengendalian penuh dan langsung pada MSB, Perseroan
                mengharapkan dapat mengimplementasi strategi perusahaan untuk
                menciptakan rumah sakit ibu dan anak yang lebih terintegrasi serta
                memperluas pangsa pasar MSB, dimana Perseroan mengharapkan dapat
                menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
                dengan rumah sakit ibu dan anak lainnya sehingga hal tersebut dapat
                meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
                nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang akan
                datang.


KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah wajar.




                                           62
Page 63
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk
menyetujui Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Transaksi dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat
Kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan
stempel perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.



Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Andi Wijaya
Rekan

Izin Penilai     : B-1.13.00382
STTD             : STTD.PB-02/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 08-S-02223




                                          63
Page 64
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
   dengan Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           64
Page 65
                                                                                                                         Lampiran B
PT Bundamedik Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Transaksi
Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2029

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                         31/12/24       31/12/25       31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                       Keterangan
                                                        (5 Bulan)      (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                            575.858       1.578.562     1.656.945     1.749.942      1.849.212     1.965.710
Beban pokok pendapatan                                     327.663         846.913       884.766       930.278        979.552     1.037.053
Laba kotor                                                 248.196        731.649        772.179       819.664       869.660        928.657
Beban usaha                                                206.297        654.076        686.560       733.865       764.229        798.244
Laba usaha                                                   41.899         77.572        85.619        85.799       105.431        130.413
Beban lain-lain                                             (32.741)       (51.978)      (47.360)      (44.290)      (43.709)       (42.174)
Laba sebelum pajak                                            9.158        25.595         38.258        41.509         61.722        88.239
Pajak penghasilan                                            (1.502)       (5.631)        (8.417)       (9.132)       (13.579)      (19.413)
Laba bersih periode/tahun berjalan                            7.655        19.964         29.842        32.377         48.143        68.826



PT Bundamedik Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Transaksi
Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2029

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                         31/12/24       31/12/25       31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                       Keterangan
                                                        (5 Bulan)      (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                            575.858       1.579.757     1.661.501     1.758.490      1.862.569     1.983.960
Beban pokok pendapatan                                     327.663         845.662       880.962       932.037        980.662     1.037.802
Laba kotor                                                 248.196        734.094        780.539       826.453       881.907        946.159
Beban usaha                                                206.297        654.076        686.560       733.865       764.229        798.244
Laba usaha                                                   41.899         80.018        93.979        92.588       117.678        147.915
Beban lain-lain                                             (32.741)       (51.978)      (47.360)      (44.290)      (43.709)       (42.174)
Laba sebelum pajak                                            9.158        28.041         46.619        48.298         73.969       105.741
Pajak penghasilan                                            (1.502)       (6.169)       (10.256)      (10.626)       (16.273)      (23.263)
Laba bersih periode/tahun berjalan                            7.655        21.872         36.362        37.672         57.696        82.478




                                                                    65
Page 66
                                                                                                                      Lampiran C
PT Bundamedik Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Transaksi
Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2029

                                                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            Proyeksi
                    Keterangan
                                                         31/12/24         31/12/25    31/12/26    31/12/27      31/12/28     31/12/29
                                                         (5 Bulan)    (1 Tahun)       (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
Laba bersih                                                   7.655          19.964       29.842       32.377       48.143        68.826
Faktor diskonto                                              0,9615          0,8751       0,7965       0,7250       0,6599        0,6006
Nilai kini                                                    7.361          17.470       23.769       23.473       31.770        41.337
Jumlah nilai kini                                           145.180



PT Bundamedik Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Transaksi
Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2029

                                                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            Proyeksi
                    Keterangan
                                                          31/12/24     31/12/25        31/12/26     31/12/27     31/12/28     31/12/29
                                                         (5 Bulan)    (1 Tahun)       (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
Laba bersih                                                   7.655          21.872       36.362       37.672       57.696        82.478
Faktor diskonto                                              0,9615          0,8751       0,7965       0,7250       0,6599        0,6006
Nilai kini                                                    7.361          19.140       28.963       27.312       38.074        49.536
Jumlah nilai kini                                           170.385




                                                                     66
Page 67
                                                                                                                           Lampiran D
PT Bundamedik Tbk
Perhitungan Studi Kelayakan atas Transaksi
Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                         31/12/24          31/12/25     31/12/26       31/12/27      31/12/28       31/12/29
                         Keterangan
                                                         (4 bulan)        (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)      (1 tahun)
Arus kas bersih                                               (1.926)         (4.439)       (1.737)        1.459          5.292          8.566
Penyesuaian pajak atas beban bunga                                 -               -             -             -              -              -
Investasi awal                                               (38.996)              -             -             -              -              -
Nilai kekal                                                        -               -             -             -              -              -
Arus kas bersih                                              (40.921)         (4.439)       (1.737)        1.459         5.292          8.566
Faktor diskonto                                               0,9596          0,8693        0,7875        0,7134        0,6462         0,5854
Nilai kini arus kas bersih                                   (39.268)         (3.859)       (1.368)        1.041          3.419          5.015



                                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                                         31/12/30         31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34    Nilai kekal
                         Keterangan
                                                         (1 tahun)        (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)     (1 tahun)
Arus kas bersih                                              12.035           15.749        16.512        18.300        21.034              -
Penyesuaian pajak atas beban bunga                                -                -          (237)         (160)          (35)             -
Investasi awal                                                    -                -             -             -             -              -
Nilai kekal                                                       -                -             -             -             -        299.261
Arus kas bersih                                              12.035           15.749        16.275        18.140        20.999        299.261
Faktor diskonto                                              0,5303           0,4804        0,4362        0,3962        0,3599         0,3599
Nilai kini arus kas bersih                                    6.382            7.566         7.099         7.187          7.558       107.704
Kriteria kelayakan:
  Net Present Value                                         108.476
  Internal Rate of Return                                    24,92%




                                                                     67
Page 68
                                                                            Lampiran E

Berdasarkan APS, Perseroan telah melakukan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan
penting dalam APS adalah sebagai berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan APS adalah Perseroan dan MI

•   Objek dan Nilai Transaksi

    Objek transaksi berdasarkan APS adalah transaksi dimana Perseroan telah melakukan
    akuisisi atas 8.778 saham atau setara dengan 99,99% saham MSB dari MI, dengan nilai
    transaksi sebesar Rp 39,00 miliar.

•   Hukum yang Mengatur

    Berdasarkan APS, akta ini akan diatur berdasarkan dan ditafsirkan sesuai dengan
    hukum Republik Indonesia.




                                          68
Page 69
                                                                             Lampiran F

Analisis atas Laporan Penilaian 99,99% Saham MSB

KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal
15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK
dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK
No. STTD.PB-02/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk oleh manajemen
Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat penugasan No. KR/240912-001
tanggal 12 September 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk
memberikan pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 99,99% saham MSB.
Hasil penilaian atas 99,99% saham MSB tersebut tertuang dalam laporan penilaian 99,99%
saham MSB dengan No. 00004/2.0162-00/BS/10/0382/1/I/2025 tanggal 17 Januari 2025
dengan ringkasan sebagai berikut:

1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

   Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Transaksi adalah Perseroan dan MI.

2. Objek Penilaian

   Objek Penilaian adalah nilai pasar 99,99% saham MSB.

3. Tujuan Penilaian

   Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
   nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
   ekuivalensinya pada tanggal 31 Juli 2024.

4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
   dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
   tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
   pada proyeksi laporan keuangan MSB yang disusun oleh manajemen MSB. Dalam
   penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan
   kinerja MSB pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di
   masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan
   keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja MSB yang
   dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
   penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja MSB yang dinilai
   dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung
   jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan
   berdasarkan kinerja historis MSB dan informasi manajemen MSB terhadap proyeksi
   laporan keuangan MSB tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian
   MSB dan kesimpulan nilai akhir.




                                          69
Page 70
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan MSB atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
dan MSB bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-
informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional
Perseroan dan MSB.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum MSB
berdasarkan anggaran dasar MSB.




                                        70
Page 71
5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
   diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode kapitalisasi
   kelebihan pendapatan (capitalized excess earning method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
   oleh MSB di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
   perkembangan usaha MSB. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi
   MSB diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha MSB. Arus kas
   yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat
   diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus
   kas tersebut.

   Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian MSB
   merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset. Dengan metode
   ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai
   pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya
   (seperti kas/bank atau utang bank).

   Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten, lisensi, biaya riset
   dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan siap bekerja dan daftar
   langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
   melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas
   (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan
   liabilitas yang telah disesuaikan.

   Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan yang dinilai.
   Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang diharapkan merupakan
   kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset berwujud bersih. Nilai aset takberwujud
   kemudian dihitung dengan cara mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut
   dengan tingkat kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
   nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan nilai aset
   takberwujud.

   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
   Perseroan dan MSB. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan
   dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
   dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi penilaian,
   maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Juli 2024
   adalah sebesar Rp 40,98 miliar.


                                             71

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.82 MB
Published3 Feb 2025
Pages71
Characters209,045
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Menteng Jakarta Pusat p.1 ×3
linked person Wishnutama Kusubandio p.12 ×2
linked person Sunata Tjiterosampurno p.12
linked person Chairul Radjab Nasution p.12
linked person Agus Heru Darjono p.12 ×2
linked person dr. Ivan Rizal Sini p.12 ×3
linked person Ir. Mesha Rizal Sini p.12 ×3
linked person Rito Alam Rizal Sini p.12
linked person Renobulan Rizal Sini Suheimi p.12
linked — Ietje Ika S. Rizal Sini p.12
linked org Mitra Keluarga Karyasehat Tbk p.56 ×5
linked org Charlie Hospital Semarang Tbk p.60 ×2
linked org Murni Sadar Tbk p.60 ×2
possible org BUNDAMEDIK Tbk p.1 ×14
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Bursa Efek Indonesia p.8 ×3
possible org PT Bunda Investama Indonesia p.12
possible person Adi Nugroho p.15
possible person Andi Wijaya · Rekan p.63
unresolved person Jose Dima Satria · Notaris p.1 ×4
unresolved org PT Medika Sejahtera Bersama p.1
unresolved org PT Morula Indonesia p.1
unresolved org Menteri Keuangan p.1 ×3
unresolved org Jinxin Life Asia Healthcare Investment Group Pte. Ltd. p.3
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan p.4
unresolved org Hendrawinata Hanny Erwin p.4
unresolved org TSFBR p.6 ×8
unresolved org HHES p.6 ×6
unresolved person Drs. Gunardi Noerwono p.7
unresolved org DGN p.7 ×2
unresolved person Drs. Basri Hardjosumarto p.7 ×2
unresolved org Ak & Rekan p.7
unresolved org KJPP KR p.7 ×2
unresolved person Isadora · Notaris p.7 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×3
unresolved person Adlan Yulizar p.11
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik p.11
unresolved org Kementerian Kesehatan. Pengujian p.13 ×2
unresolved org PT Morula Indonesia Dalam Transaksi p.15
unresolved person Martinef p.15
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15
unresolved org PT Medika Sejahtera Bersama II. p.19
unresolved person Wina Ustriani · Notaris p.19
unresolved org Menteri Kehakiman Republik p.19
unresolved org Menteri p.19
unresolved org Pusat Statistik p.22
unresolved org DBHR p.39
unresolved — Pembat · Penilai p.51 ×2
unresolved org KJPP Kusnanto p.63 ×2
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.63

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.500 15272 ms 12 Sep 2026 22:54
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah '
                            'transaksi dimana'}],
 'currency': 'IDR',
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi '
                'dimana',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '39.00'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result