Skip to content
Back to announcement

PT GREENWOOD SEJAHTERA TBK SEPTEMBER 2024.pdf

Financial statement Text extracted GWSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 54

Page 1
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN INFORMASI TAMBAHAN

UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024
DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
Page 2
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                                             Halaman



SURAT PERNYATAAN DIREKSI                                                                          2



Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                             3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                               5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                                           6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                                    7

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                                       8



INFORMASI TAMBAHAN

Daftar I     : Informasi Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk                                   49

Daftar II    : Informasi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk       51

Daftar III   : Informasi Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk                                 52

Daftar IV    : Informasi Laporan Arus Kas Entitas Induk                                          53
Page 3

          
Page 4
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                        30 September 2024    31 Desember 2023
                                                           Catatan        (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                                Rp                  Rp
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                             4           289.938.294.992      321.175.175.172
Piutang usaha - pihak ketiga                                   5             1.743.272.287        1.894.370.847
Piutang lain-lain
  Pihak ketiga                                                               2.801.589.669        2.384.540.044
Persediaan                                                    6          1.404.418.637.462    1.348.255.582.246
Pajak dibayar di muka                                        14a            79.081.306.092       75.679.470.157
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                          6.284.433.961        6.088.118.371

Jumlah Aset Lancar                                                       1.784.267.534.463    1.755.477.256.837

ASET TIDAK LANCAR
Bagian tidak lancar
   Piutang lain-lain - pihak ketiga                                          2.948.638.168        2.948.638.168
Persediaan                                                    6            293.845.309.017      293.622.897.286
Uang muka investasi saham                                    31a             2.500.000.000        2.500.000.000
Investasi pada entitas asosiasi                               7          3.254.535.310.661    3.368.209.931.173
Aset pajak tangguhan                                         14d                46.042.157           46.042.157
Properti investasi - nilai wajar                              8          2.256.842.787.714    2.234.401.456.776
Aset tetap - bersih                                           9            157.801.024.276      168.350.703.878
Aset lainnya                                                  10            42.947.458.343       43.664.601.612

Jumlah Aset Tidak Lancar                                                 6.011.466.570.336    6.113.744.271.050

JUMLAH ASET                                                              7.795.734.104.799    7.869.221.527.887



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                             -3-
Page 5
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                        30 September 2024    31 Desember 2023
                                                           Catatan        (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                                Rp                  Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                      11                         -        8.627.538.401
Utang usaha pihak ketiga                                      12            15.078.159.501       12.862.745.126
Utang lain-lain pihak ketiga                                  13             6.465.922.967        2.330.925.345
Utang pajak                                                  14b             1.019.598.739        1.554.919.505
Biaya masih harus dibayar                                     15            18.329.898.612       25.332.118.906
Uang jaminan penyewa                                          16               378.789.929          266.285.600
Uang muka penjualan                                           17             1.581.039.860        1.566.039.860
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                     17            5.400.587.356        5.528.307.818
Utang bank jangka panjang - yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun                           18         129.137.548.045        90.733.544.633

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                           177.391.545.009       148.802.425.194

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Uang jaminan penyewa                                           16           2.729.254.749         2.553.152.856
Uang muka penjualan                                            17         149.122.100.856       151.507.210.798
Pendapatan diterima di muka - setelah
   dikurangi yang direalisasi
   dalam waktu satu tahun                                      17             830.907.816          517.603.697
Utang bank jangka panjang - setelah
   dikurangi bagian yang jatuh tempo
   dalam waktu satu tahun                                     18          246.266.466.646       447.836.628.997
Utang pihak berelasi                                         29c           24.223.832.200        21.923.832.200
Liabilitas imbalan pascakerja                                 19            9.697.145.200         8.637.649.768
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                          432.869.707.467       632.976.078.316

Jumlah Liabilitas                                                         610.261.252.476       781.778.503.510

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
     7.800.760.000 saham                                       20         780.076.000.000       780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                                    222.442.743.783       222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                             411.856.000          411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                                6.237.525.725        6.339.590.838
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                     21           60.000.000.000       55.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                         6.055.419.987.017    5.963.594.216.305

Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                                           7.124.588.112.525    7.027.864.406.926

KEPENTINGAN NONPENGENDALI                                      22           60.884.739.798       59.578.617.451

Jumlah Ekuitas                                                           7.185.472.852.323    7.087.443.024.377
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                            7.795.734.104.799    7.869.221.527.887

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                         -4-
Page 6
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)




                                                                        30 September 2024       30 September 2023
                                                           Catatan        (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                                Rp                      Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                               23             49.653.373.208          41.704.092.474

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN
  BEBAN LANGSUNG                                             24            (22.178.669.373)        (20.861.897.930)

LABA BRUTO                                                                  27.474.703.835          20.842.194.544

Beban penjualan                                              25             (2.354.971.840)         (1.883.210.915)
Beban umum dan administrasi                                26,31d          (62.684.952.722)        (72.121.653.745)
Beban pajak final                                           14c               (670.879.306)           (604.228.082)
Beban keuangan                                                             (18.563.266.610)        (18.593.163.724)
Bagian laba bersih Entitas Asosiasi                           7            144.958.780.431         130.499.247.488
Penghasilan bunga                                            27              9.460.174.930           2.719.876.354
Lain-lain - bersih                                                             510.696.925          (3.609.071.101)

LABA SEBELUM PAJAK                                                          98.130.285.643          57.249.990.819

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                      14c                            -                       -

LABA PERIODE BERJALAN                                                       98.130.285.643          57.249.990.819

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
  ke laba (rugi):
  Pengukuran kembali liabilitas
      imbalan pasti                                                            (90.006.754)             38.546.374
  Bagian penghasilan komprehensif lain atas
      entitas asosiasi                                          7              (10.450.943)            (31.024.451)

JUMLAH LABA RUGI KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                          98.029.827.946          57.257.512.742

LABA PERIODE BERJALAN YANG
  DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                                     96.825.770.712          57.185.809.648
  Kepentingan Nonpengendali                                  22              1.304.514.931              64.181.171

Jumlah                                                                      98.130.285.643          57.249.990.819

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE
  BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                                     96.723.705.599          57.197.016.274
  Kepentingan Nonpengendali                                                  1.306.122.347              60.496.468

Jumlah                                                                      98.029.827.946          57.257.512.742

LABA PER SAHAM DASAR                                         28                      12,41                    7,33


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                          -5-
Page 7
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)

                                                                                                                       Penghasilan komprehensif lain                                                                   Ekuitas yang
                                                                                      Selisih transaksi        Bagian penghasilan          Pengukuran kembali                     Saldo laba                        dapat diatribusikan
                                                                  Tambahan           perubahan ekuitas           komprehensif lain        atas program imbalan      Ditentukan             Tidak ditentukan           kepada pemilik        Kepentingan           Jumlah
                                          Modal saham            modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi               pasti                                                                entitas induk        nonpengendali         ekuitas
                                                                                                                                                                  penggunaannya            penggunaannya
                                               Rp                     Rp                     Rp                         Rp                        Rp                   Rp                       Rp                          Rp                   Rp                 Rp


Saldo per 1 Januari 2023                   780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000              (1.505.712.946)            8.389.179.268       50.000.000.000             5.907.349.961.901      6.967.164.028.006       59.447.575.235    7.026.611.603.241
Cadangan umum                                              -                     -                        -                           -                      -       5.000.000.000               (5.000.000.000)                      -                    -                   -
Laba periode berjalan                                      -                     -                        -                           -                      -                   -               57.185.809.648          57.185.809.648           64.181.171      57.249.990.819
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                        -                     -                        -              (31.024.451)              42.231.077                       -                          -              11.206.626          (3.684.703)            7.521.923


Saldo per 30 September 2023                780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000              (1.536.737.397)            8.431.410.345       55.000.000.000             5.959.535.771.549      7.024.361.044.280       59.508.071.703    7.083.869.115.983


Saldo per 31 Desember 2023                 780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000              (1.927.436.208)            8.267.027.046       55.000.000.000             5.963.594.216.305      7.027.864.406.926       59.578.617.451    7.087.443.024.377
Cadangan umum                                            -                      -                     -                           -                         -        5.000.000.000                (5.000.000.000)                     -                    -                    -
Laba periode berjalan                                    -                      -                     -                           -                         -                    -                96.825.770.712         96.825.770.712        1.304.514.931       98.130.285.643
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                        -                     -                        -              (10.450.943)              (91.614.170)                     -                          -            (102.065.113)          1.607.416        (100.457.697)


Saldo per 30 September 2024                780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000              (1.937.887.151)            8.175.412.876       60.000.000.000             6.055.419.987.017      7.124.588.112.525       60.884.739.798    7.185.472.852.323




Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian
  yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                                                                                                             -6-
Page 8
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)

                                                                          30 September 2024     30 September 2023
                                                                            (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                                  Rp                    Rp
  ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

  Penerimaan dari pelanggan                                                   47.941.760.099        44.817.060.872
  Pembayaran beban pajak final                                                  (722.917.317)         (485.096.124)
  Penerimaan dari pelanggan - bersih                                          47.218.842.782        44.331.964.748
  Penerimaan bunga                                                             8.945.751.081         2.662.810.941
  Pembayaran kas kepada karyawan                                             (37.328.244.101)      (36.500.522.396)
  Pembayaran kas kepada pemasok
    dan beban operasional lainnya                                           (115.253.353.455)     (106.232.145.091)

  Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                               (96.417.003.693)      (95.737.891.798)

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Penerimaan dividen entitas asosiasi                                        258.622.950.000       184.009.800.000
  Perolehan properti investasi                                               (22.441.330.938)       (6.802.022.607)
  Penurunan deposito berjangka dan
    rekening yang dibatasi penggunaannya                                         (24.561.144)          (20.898.662)
  Perolehan aset tetap                                                           (37.083.305)                    -

  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                              236.119.974.613       177.186.878.731

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Penerimaan dari utang pihak berelasi                                         2.300.000.000         1.913.125.005
  Penerimaan utang bank                                                                    -        17.800.000.000
  Pembayaran utang bank                                                     (173.091.538.402)      (14.826.392.510)

  Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan           (170.791.538.402)        4.886.732.495


  KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                                    (31.088.567.482)       86.335.719.428
  Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                       (148.312.698)         (108.424.437)

  KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                            321.175.175.172        78.805.683.622

  KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                           289.938.294.992       165.032.978.613


  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                         -7-
Page 9
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)

 1.   UMUM

      a. Pendirian dan Informasi Umum

         PT Greenwood Sejahtera Tbk (“Perusahaan”), didirikan berdasarkan Akta No. 20 tanggal 16 April 1990 yang
         dibuat di hadapan Hendra Karyadi, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
         Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5277.HT.01.01.TH 91 tanggal 30 September 1991 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 24 tanggal 24 Maret 1992, Tambahan No. 1276.
         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Pernyataan
         Keputusan Rapat No. 120 tanggal 24 September 2021 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa
         NG, S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta Pusat, dalam rangka perubahan anggaran dasar Perusahaan.
         Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
         Keputusan No. AHU-0055952.AH.01.02 tanggal 11 Oktober 2021.

         Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan adalah real estat yang
         dimiliki sendiri dan disewa, real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, aktivitas perusahaan holding,
         aktivitas konsultasi lainnya, hotel bintang lima, dan apartemen hotel. Kegiatan penunjang perusahaan adalah
         melakukan investasi baik secara langsung maupun melalui penyertaan (Investasi) ataupun pelepasan
         (Divestasi) modal sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dalam Perusahaan lain, melakukan
         penyertaan pada perusahaan-perusahaan lain yang memiliki kegiatan usaha yang sehubungan dengan
         kegiatan usaha Perusahaan. Proyek yang sedang dikembangkan Perusahaan adalah TCC Batavia serta
         melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.

         Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2010. Saat ini, kegiatan utama
         Perusahaan adalah pengembangan proyek TCC Batavia serta melakukan investasi pada entitas anak dan
         asosiasi.

         Perusahaan berdomisili di Jakarta Pusat dengan kantor pusat beralamat di Gedung TCC Batavia - Tower 1
         Lantai 35, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

         Perusahaan tergabung dalam Grup PT Kencana Graha Global.

         Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan
         adalah PT Prima Permata Sejahtera.

      b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

         Pada tanggal 14 Desember 2011, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
         Pasar Modal dan Lembaga Keuangan/Bapepam-LK (sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK), dengan Suratnya
         No. S-13404/BL/ 2011 untuk melakukan penawaran umum atas 1.600.000.000 saham Perusahaan kepada
         masyarakat dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga penawaran sebesar Rp 250 per saham. Pada
         tanggal 23 Desember 2011, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Selisih lebih jumlah
         yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp 240.000.000.000 dicatat dalam
         akun “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi total biaya emisi saham sebesar Rp 17.557.256.217.

         Pada tanggal 30 September 2024, seluruh saham Perusahaan sebanyak 7.800.760.000 saham telah tercatat
         pada Bursa Efek Indonesia.

      c. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan

         Pada tanggal 31 Desember 2014, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK dengan suratnya
         No. S-582/D.04/2014 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Greenwood Sejahtera dengan
         target dana yang dihimpun sebesar Rp 1.500.000.000.000. Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi
         Berkelanjutan I tersebut Perusahaan menawarkan dan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2014 sebesar Rp 72.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 14,25% per
         tahun. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi.

         Pada tanggal 14 Januari 2020, berdasarkan Surat No. 002/GWS-TCC/CORSEC/I/2020 tentang “Keterbukaan
         Informasi Sehubungan dengan Laporan Informasi atau Fakta Material PT Greenwood Sejahtera Tbk”,
         Perusahaan telah menyampaikan keterbukaan informasi terkait pelunasan obligasi berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2004 sebesar Rp 72.000.000.000.




                                                           -8-
Page 10
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

      d. Entitas Anak

         Informasi mengenai entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perusahaan adalah
         sebagai berikut:

                                                                       Persentase Kepemilikan                                            Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
               Anak Perusahaan                                  30 September 2024 31 Desember 2023    Tahun                          30 September 2024 31 Desember 2023
                                       Domisili   Jenis Usaha                                                     Nama Proyek
             Kepemilikan Langsung                                 (Tidak Diaudit)      (Diaudit)     Operasi                           (Tidak Diaudit)       (Diaudit)
                                                                        Rp                Rp         Komersial                               Rp                 Rp




         PT Prakarsa Nusa Cemerlang   Jakarta     Pengembang         55,00%             55,00%         2003         The Peak            62.013.490.050     64.198.720.298
         (PNC)


         PT Sentra Graha Kencana      Jakarta     Perhotelan         70,75%             70,75%         2014      Hotel Holiday Inn     126.026.296.197    133.580.331.333
         (SGK)                                                                                                   Emporium Pluit


         PT Trisakti Makmur Persada   Surabaya Pengembang            99,99%             99,99%         2023      Capital Square      1.572.102.472.763   1.502.782.660.066
         (TMP)




         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)
         TMP didirikan berdasarkan Akta No. 83 tanggal 13 Maret 2013 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di
         Jakarta Pusat. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-24230.AH.01.01. Tahun 2013 tanggal 6 Mei 2013 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September 2013 TBNRI 97700.
         Anggaran dasar TMP telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 71 tanggal
         14 September 2022 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta Pusat, sehubungan dengan
         perubahan ruang lingkup kegiatan usaha. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
         0067162.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 19 September 2022.
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)
         SGK didirikan di Jakarta pada tanggal 8 Oktober 2008, berdasarkan Akta No. 6 tanggal 8 Oktober 2008 dari
         Ira Sudjono, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-90028.AH.01.01.Tahun
         2008 tanggal 26 November 2008. Anggaran Dasar SGK telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 8 tanggal 7 Maret 2023 dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, sehubungan dengan
         perubahan ruang lingkup kegiatan usaha. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri
         Hukum      dan    Hak    Asasi    Manusia    Republik    Indonesia     berdasarkan     Surat   Keputusan
         No. AHU-0014397.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 7 Maret 2023.
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)
         PNC didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 13 Mei 2003 dari Robert Purba, S.H., Notaris di
         Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-12568.HT.01.01.Th.2003 tanggal 5 Juni 2003 dan telah diumumkan
         dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 71 tanggal 3 September 2004, Tambahan No. 8635. Anggaran
         Dasar PNC telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 13 tanggal 7 September 2023
         oleh Yulia, S.H., Notaris di Jakarta selatan, sehubungan dengan perubahan ruang lingkup kegiatan usaha.
         Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0054349.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 11 September 2023.

      e. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

         Susunan Pengurus Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
         berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                              Ang Andri Pribadi
          Komisaris Independen                         Arie Kusumastuti Maria

          Direksi
          Direktur Utama                               Paulus Indra Intan
          Direktur Independen                          Suherman Anggawinata
          Direktur                                     Dedy Ismunandar Soetiarto
                                                       Anita


                                                                              -9-
Page 11
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

             Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (selain Komisaris
             dan Direktur Independen). Manajemen kunci memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
             memimpin dan mengendalikan aktivitas utama Perusahaan. Susunan Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan
             Audit Internal Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

              Komite Audit
              Ketua                          Arie Kusumastuti Maria
              Anggota                        Andreas Bahana
                                             Poltak Gindo Parluhutan Tampubolon

              Sekertaris Perusahaan          Linda Halim

              Audit Internal                 Erik Kartolo

             Jumlah karyawan tetap Perusahaan dan entitas anak (“Grup”) pada tanggal 30 Sepember 2024 dan 31
             Desember 2023, masing-masing adalah sebanyak 90 dan 95 orang (tidak diaudit).

      f.     Penerbitan Laporan Keuangan

             Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang
             bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 30 Oktober 2024.


 2.        IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

      a.     Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
             Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
             (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
             Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
             Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

      b.     Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
             Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, kecuali untuk
             akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
             masing-masing akun terkait.

             Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian,
             dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam Catatan atas laporan
             keuangan konsolidasian yang relevan.

             Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
             arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
             mata uang fungsional Grup.

      c.     Perubahan terhadap Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
             Akuntansi Keuangan (ISAK)

             Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan penyesuaian terhadap
             standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau
             setelah 1 Januari 2024 namun tidak berdampak secara material terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi
             keuangan Grup adalah sebagai berikut:

             1 Januari 2024
             • Amendemen PSAK No. 201 (sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Klasifikasi
                Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”;
             • Amendemen PSAK No. 201 (sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Liabilitas
                Jangka Panjang dengan Kovenan”;
             • Amendemen PSAK No. 116 (sebelumnya PSAK No. 73) tentang “Sewa - Liabilitas Sewa dalam Jual dan
                Sewa-balik”; dan
             • Amendemen PSAK No. 207 (sebelumnya PSAK No. 2), “Laporan Arus Kas” dan PSAK No. 107 (sebelumnya
                PSAK No. 60), “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, tentang “PSAK No. 207 dan PSAK No. 107 -
                Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.


                                                            - 10 -
Page 12
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         Pada tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian interim ini, terdapat pula beberapa standar dan
         interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar
         akuntansi keuangan lainnya yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif. Standar, interpretasi,
         amendemen ataupun penyesuaian tersebut akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau
         setelah 1 Januari 2025, sebagai berikut:

          1 Januari 2025
              •  PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang “Kontrak Asuransi”;
              •  Amendemen PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang “Kontrak Asuransi - Penerapan Awal
                 PSAK No. 117 dan PSAK No. 109 (sebelumnya PSAK No. 71) - Informasi Komparatif”; dan
              •  Amendemen PSAK No. 221 (sebelumnya PSAK No. 10) tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta
                 Asing - Kekurangan Ketertukaran”.

         Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi
         keuangan di atas diperkenankan.
         Manajemen masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian
         tersebut, dan belum dapat menentukan dampak yang mungkin timbul terhadap pelaporan keuangan Grup
         secara keseluruhan.

    d.   Prinsip-prinsip Konsolidasi

         Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau
         memiliki hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan
         untuk mempengaruhi imbal balik tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor
         mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini:

              i.   Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
                   mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
             ii.   Eksposur atau hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
            iii.   Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
                   hasil.

         Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
         mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki
         kekuasaan atas investee, termasuk:

              i.   Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
             ii.   Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
            iii.   Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

         Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
         perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak
         dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan
         pengendalian atas Grup. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun
         tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai
         tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

         Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk
         dan pada kepentingan non- pengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit.
         Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan
         dengan kebijakan akuntansi Grup.

         Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar Grup yang signifikan, dan laba atau rugi hasil
         transaksi dari intra Grup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.

         Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
         pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka
         Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait,
         sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada
         nilai wajar.

         Transaksi perubahan nilai investasi pada Entitas Anak yang timbul dari penerbitan saham baru oleh Entitas
         Anak kepada Perusahaan dicatat pada akun “Selisih transaksi perubahan ekuitas Entitas Anak dan dampak


                                                        - 11 -
Page 13
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         transaksi dengan kepentingan non-pengendali” sebagai bagian dari “Ekuitas” pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian.

    e.   Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

         Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
         lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

               i.   akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
              ii.   untuk diperdagangkan,
             iii.   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang
                    dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12
                    bulan setelah tanggal pelaporan.

         Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

         Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

         Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
             i.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
            ii.   untuk diperdagangkan,
           iii.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
           iv.    tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
                  tanggal pelaporan.


    f.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi

         Grup memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 224
         (sebelumnya PSAK No. 7) “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

         Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
         laporan keuangan konsolidasian.

    g.   Instrumen Keuangan

         Aset Keuangan

         Pengakuan dan Pengukuran Awal

         Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
         melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan
         (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, usaha, piutang lain-lain, dan aset lainnya-deposito berjangka
         yang dijaminkan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup
         tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian.

         Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model bisnis Grup dalam
         mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan (SPPI).

         Pengujian SPPI

         Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk
         mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

         Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal
         dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi
         premi/diskon).

         Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang
         dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-
         faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku
         bunga ditetapkan.




                                                          - 12 -
Page 14
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

        Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas
        dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas
        kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair
        Value through Profit Loss (FVPL).

        Penilaian Model Bisnis

        Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Grup mengelola
        kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.

        Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara
        agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti:
         −   Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi
             dan dilaporkan kepada personil manajemen kunci;
         −   Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
             tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
         −   Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari
             aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
         −   Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian Grup.

        Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan
        skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang
        berbeda dari yang awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam
        model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan
        yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.

        Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis
        yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan
        kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran
        pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.

        Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
        wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
        menggunakan suku bunga efektif.

        Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan
        laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai “Pendapatan Keuangan”. Ketika
        penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan
        diakui di dalam laporan keuangan sebagai “Kerugian penurunan nilai”.

        Penurunan Nilai Aset Keuangan

        Grup mengakui penyisihan untuk kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh instrumen utang yang tidak
        dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada selisih antara arus kas kontraktual yang jatuh
        tempo sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diperkirakan akan diterima Grup, didiskontokan
        dengan SBE awal. Arus kas ekspektasian akan mencakup arus kas dari penjualan agunan atau perbaikan risiko
        kredit lain yang merupakan bagian dari persyaratan kontraktual.

        ECL diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
        sejak pengakuan awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
        mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan
        risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit yang
        diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu gagal bayar (ECL sepanjang umur).

        Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena
        itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL
        sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menyusun matriks provisi berdasarkan pengalaman
        kerugian kredit historisnya, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik bagi debitur
        dan lingkungan ekonomi.

        Liabilitas keuangan

        Pengakuan dan pengukuran awal

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
        atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
        mereka pada saat pengakuan awal.




                                                        - 13 -
Page 15
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
         langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
         laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai pada pengakuan awal.
         Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur
         pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.

         Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, biaya masih harus dibayar, uang
         jaminan penyewa dan utang pihak berelasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
         diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

         Pengukuran Selanjutnya

         Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi
         dengan menggunakan metode SBE.

         Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian
         liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut
         dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.

         Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan
         komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban
         Keuangan” dalam laba rugi.

         Penghentian Pengakuan

         Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
         dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

         Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas
         persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
         substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
         pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
         masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

         Reklasifikasi Instrumen Keuangan

         Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model
         bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas
         liabilitas keuangan.

         Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan Grup seperti
         memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya
         perubahan tersebut kepada pihak eksternal.

         Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan
         tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu
         untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda.

         Saling hapus instrumen keuangan

         Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi
         keuangan konsolidasian jika Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
         hapus atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
         aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

         Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa
         depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar,
         peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan.

    h.   Kas dan Setara Kas

         Kas dan setara kas terdiri dari kas, rekening giro bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga (3)
         bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, tidak dipergunakan sebagai jaminan dan tidak dibatasi
         penggunaannya.

         Setara kas yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya dicatat sebagai bagian dari akun “Aset Lainnya” dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                         - 14 -
Page 16
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

    i.   Dana / Cadangan untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

         Cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel ditentukan sebesar 2% - 4% dari jumlah
         pendapatan hotel setiap bulan.

         Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga yang
         diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari cadangan dan dana.

         Beban penggantian dan penambahan perlengkapan hotel merupakan pengurangan saldo dana cadangan.

    j.   Persediaan

         Aset Real Estat
         Persediaan aset real estat terdiri dari bangunan apartemen dan perkantoran yang siap dijual, tanah yang belum
         dikembangkan dan tanah yang sedang dikembangkan, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi
         bersih, mana yang lebih rendah.

         Tanah belum dikembangkan merupakan tanah mentah yang belum dikembangkan dan dinyatakan sebesar biaya
         perolehan atau nilai realisasi bersih mana yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         meliputi biaya pra-perolehan dan perolehan tanah. Biaya perolehan akan dipindahkan ke tanah yang sedang
         dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan yang sedang
         dikonstruksi pada saat tanah tersebut siap dibangun.

         Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada aset
         pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke
         bangunan yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan.

         Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
         dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
         pengembangan real estat dan biaya pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat selesai
         dibangun dan siap dijual.

         Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:

             •   Biaya praperolehan tanah;
             •   Biaya perolehan tanah;
             •   Biaya yang secara langsung berhubungan dengan proyek;
             •   Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat; dan
             •   Biaya pinjaman.

         Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah:

             •   Biaya praperolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh.
             •   Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersialkan, yang
                 dijual atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.

         Grup tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek pengembangan walaupun realisasi pendapatan pada masa
         depan lebih rendah dari nilai tercatat proyek, atas perbedaan yang terjadi Grup melakukan penyisihan secara
         periodik. Jumlah penyisihan tersebut akan mengurangi nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan.

         Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan
         metode identifikasi khusus.

         Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
         secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Grup akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

         Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak berhubungan dengan proyek real estat.

         Persediaan Hotel
         Persediaan hotel merupakan perlengkapan operasional dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
         realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

    k.   Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka

         Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
         garis lurus.


                                                         - 15 -
Page 17
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

    l.   Investasi pada Entitas Asosiasi

         Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup memiliki pengaruh signifikan dalam bentuk kekuasaan untuk
         berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
         mengendalikan bersama kebijakan tersebut. Pengaruh signifikan tersebut dianggap timbul ketika Grup memiliki,
         baik secara langsung maupun tidak langsung, lebih dari 20% hak suara investee.

         Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas di mana investasi pada awal diakui
         sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan pasca perolehan dalam bagian
         Perusahaan atas aset neto investee setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi dan penghasilan komprehensif
         lain Grup mencakup bagiannya atas laba atau rugi dan penghasilan komprehensif lain investee.

         Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas entitas asosiasi Grup mengukur dan mengakui bagian investasi
         bersisa pada nilai wajar. Selisih antara nilai tercatat entitas asosiasi dan nilai wajar investasi yang tersisa dan
         penerimaan dari pelepasan investasi diakui pada laba rugi.

         Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Grup.

    m. Properti Investasi

         Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan - bagian dari bangunan - atau keduanya) yang dikuasai
         (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) yang digunakan untuk menghasilkan sewa atau untuk
         kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau
         untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

         Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa depan yang
         terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan properti investasi dapat diukur
         dengan andal.

         Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembeliannya dan setiap
         pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya
         transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.

         Setelah pengakuan awal, properti investasi diukur dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian
         yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui pada laba rugi pada saat terjadinya.

         Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan
         penambahan dikapitalisasi.

         Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain.

         Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.

         Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara
         permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan
         atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan
         dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.

    n.   Aset Tetap

         Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya
         pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
         yang diperlukan. Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi,
         jika memenuhi kriteria pengakuan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya di mana
         seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
         penurunan nilai (jika ada). Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan
         diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.

         Penyusutan, dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus
         berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomi aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:

                                             Tahun
         Bangunan                           10 - 20
         Perlengkapan kantor                 4-8
         Peralatan kantor                    4-8
         Kendaraan                           4-8



                                                          - 16 -
Page 18
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         Penyusutan diakui bahkan jika nilai wajar aset melebihi jumlah tercatatnya, sepanjang nilai residu aset tidak
         melebihi jumlah tercatatnya. Nilai residu suatu aset dapat meningkat menjadi suatu jumlah yang setara atau lebih
         besar daripada jumlah tercatatnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka beban penyusutan aset tersebut adalah nol,
         hingga nilai residu selanjutnya berkurang menjadi lebih rendah daripada jumlah tercatatnya.

         Penyusutan tidak dihentikan meskipun aset tidak digunakan atau dihentikan penggunaannya, kecuali telah habis
         disusutkan.

         Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari
         setiap perubahan tersebut dicatat sebagai perubahan estimasi akuntansi yang diakui secara prospektif.

         Bagian aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
         depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
         pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset
         tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

    o.   Biaya Pinjaman

         Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset
         kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual,
         ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai dengan saat selesainya aset secara substansial siap
         untuk digunakan atau dijual.

         Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik belum digunakan
         untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang dikapitalisasi.

         Biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga
         dan biaya lainnya yang ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.

    p.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill

         Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur
         pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
         pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang
         diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset bersih yang teridentifikasi dari
         entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban
         administrasi.

         Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Perusahaan mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
         yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
         ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

         Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
         kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
         mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba atau rugi.

         Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
         dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh
         dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang
         diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon
         setelah sebelumnya manajemen meninjau kembali identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan
         liabilitas yang diambil alih.

         Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
         Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
         akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Perusahaan yang diharapkan akan
         bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
         ditetapkan atas UPK tersebut.

         Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
         goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi
         tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
         berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.

         Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali

         Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana
         selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui
         sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Dalam


                                                           - 17 -
Page 19
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang
         bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung
         berada dalam sepengendalian.

    q.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

         Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
         nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak mungkin
         untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan nilai terpulihkan dari Unit
         Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup (aset dari UPK).

         Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
         wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya.

         Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami
         penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya.

         Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
         menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang
         dan risiko spesifik atas aset.

         Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika
         tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk
         menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai
         wajar lain yang tersedia.

         Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan
         fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.

         Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai
         yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin
         telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
         penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
         terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak
         rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.

         Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
         tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode
         sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut diakui, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang
         untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
         selama sisa umur manfaatnya.

    r.   Imbalan Pascakerja

         Imbalan kerja jangka pendek

         Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa
         tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.

         Imbalan pascakerja

         Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun
         2022 (PP 35/2022) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)
         No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja yang kemudian disahkan menjadi Undang-Undang No. 6 tahun 2023.
         Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria
         secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat
         diskonto dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.

         Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang tercermin langsung dalam laporan
         posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain
         pada periode. Pengukuran kembali diakui sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas
         dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

         Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
         i) Ketika program amendemen atau kurtailmen terjadi; dan
         ii) Ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.




                                                           - 18 -
Page 20
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Grup
         mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan Administrasi” pada
         laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:

         i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (curtailment)
             tidak rutin; dan
         ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

    s.   Tambahan Modal Disetor

         Tambahan modal disetor meliputi selisih antara modal disetor dari penerbitan saham dengan biaya-biaya yang
         terkait langsung dengan penerbitan efek ekuitas Perusahaan dalam penawaran umum (Catatan 1b).

    t.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

         Penjualan Real Estat

         Grup mengakui pendapatan dengan melakukan analisis transaksi melalui lima langkah model pengakuan
         pendapatan sebagai berikut:
              i. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Group mencatat kontrak dengan pelanggan
                 hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
                 •    Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak;
                 •    Grup dapat mengidentifikasi hak dari para pihak terkait dan jangka waktu pembayaran atas barang
                      atau jasa yang akan dialihkan;
                 •    Kontrak memiliki substansi komersial; dan
                 •    Besar kemungkinan Grup akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan;
             ii. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
            iii. Menentukan harga transaksi;
            iv.  Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan; dan
             v.  Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau
                 sepanjang waktu).

          Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:
            •   Grup telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat kepada pembeli;
            •   Grup tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat yang dijual;
            •   Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
            •   Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
                dan
            •   Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
                andal.

          Penjualan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan surat serah terima.

          Pendapatan dari penjualan rumah, rumah toko, apartemen, perkantoran dan bangunan sejenis lainnya beserta
          tanah kavling diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) apabila seluruh kriteria berikut ini
          terpenuhi:
              • proses penjualan telah selesai;
              • harga jual akan tertagih;
              • tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain yang
                akan diperoleh pembeli; dan
              • penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
                suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
                terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.
              • biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
                andal

          Apabila persyaratan tersebut di atas tidak dapat dipenuhi, maka seluruh uang yang diterima dari pembeli
          diperlakukan sebagai uang muka dan dicatat dengan metode deposit sampai seluruh persyaratan tersebut
          dipenuhi.

          Biaya-biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat meliputi biaya perolehan tanah sebelum
          akuisisi, biaya perolehan tanah dan biaya-biaya lain yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real
          estat. Biaya- biaya yang tidak secara jelas terkait dengan proyek real estat seperti biaya umum dan administrasi
          diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.




                                                           - 19 -
Page 21
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

          Pendapatan Sewa

          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
          Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat
          dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan
          akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.

          Pendapatan Hotel

          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diberikan
          kepada pelanggan.

          Pendapatan Dividen

          Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika hak pemegang saham untuk menerima pembayaran ditetapkan.

          Pendapatan Bunga

          Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok aset keuangan dan tingkat
          bunga yang berlaku.

    u.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

         Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan menggunakan kurs
         yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
         asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada
         tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi.

         Nilai tukar kurs mata uang asing ke dalam Rupiah yang digunakan pada tanggal 30 September 2024 dan
         31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                               30 September             31 Desember
                                                   2024                     2023
                                                    Rp                       Rp

           1 USD                                          15.138                   15.416
           1 EURO                                         16.852                   17.140


    v.   Pajak Penghasilan

         i. Pajak Penghasilan Kini

          Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan kepada) otoritas
          perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara
          substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
          tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui
          pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).

          Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Grup diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima
          dan/atau, jika Grup mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
          banding tersebut telah ditetapkan.

         ii. Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pajak
          aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.

          Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui
          atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit pajak dan akumulasi rugi fiskal yang
          belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap
          akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia
          dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut.




                                                          - 20 -
Page 22
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku
           ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang
           berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

           Untuk tujuan pengukuran liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan untuk properti investasi yang
           diukur dengan menggunakan model nilai wajar, nilai tercatat properti tersebut dianggap dipulihkan seluruhnya
           melalui penjualan, kecuali praduga tersebut dibantah. Praduga tersebut dibantah ketika properti investasi dapat
           disusutkan dan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh
           manfaat ekonomi atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Direksi Perusahaan
           mereviu portofolio properti investasi Grup dan menyimpulkan bahwa tidak ada properti investasi Grup yang
           dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh manfaat ekonomik
           atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Oleh karena itu, direksi telah menentukan
           bahwa praduga penjualan yang ditetapkan dalam PSAK No. 212 (sebelumnya PSAK No. 46) tidak dibantah.
           Akibatnya, Grup tidak mengakui pajak tangguhan atas perubahan nilai wajar properti investasi karena Grup
           tidak dikenakan pajak penghasilan atas perubahan nilai wajar properti investasi.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
           tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
           mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

           Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode, kecuali
           sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa di luar laba rugi (baik dalam penghasilan
           komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi
           atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
           akuntansi kombinasi bisnis.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
           hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
           perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki
           intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan
           menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas
           aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.

         iii. Pajak Pertambahan Nilai

           Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) kecuali:
           •  PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang
              dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-
              beban yang diterapkan; dan
           •  Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

           Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari
           piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

         iv. Pajak Final

           Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
           dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

           Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212 (sebelumnya PSAK No. 46): “Pajak
           Penghasilan”.

    w. Laba per Saham

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun
          berjalan.

          Sedangkan, laba per saham dilusian dihitung dan disajikan apabila Perusahaan memiliki instrumen berpotensi
          saham biasa yang bersifat dilutif.

    x.    Segmen Operasi

          Segmen operasi disajikan dengan cara yang serupa dengan pelaporan internal yang disampaikan oleh para
          manajer segmen kepada pembuat keputusan operasional. Segmen operasi tersebut dikelola secara independen
          oleh tiap-tiap manajer yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen operasi dalam lingkup
          wewenangnya. Sedangkan pembuat keputusan operasional adalah pihak yang melakukan penelaahan terhadap
          laporan segmen di mana laporan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya

                                                          - 21 -
Page 23
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

           dan menilai kinerja segmen. Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka
           alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha.

      y.   Provisi

           Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat
           peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
           daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dibuat.

           Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik.
           Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
           menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.

      z.   Pengukuran Nilai Wajar

           Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi pada
           kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan
           nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal atau “FVLCD”), dan piutang yang tidak
           dikenakan bunga pada nilai wajar.

           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
           mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran
           nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:
             i.   Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
            ii.   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

           Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.

           Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
           menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
           ekonomi terbaiknya.

           Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
           menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau
           dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi
           dan terbaiknya.

           Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk
           mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan
           dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

           Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan
           dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran
           nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:

              i.     Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
                     dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
             ii.     Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                     signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
                     tidak langsung.
             iii.    Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                     signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
                     langsung atau tidak langsung.

           Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Grup menentukan apakah
           terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori
           (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
           keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.


 3.    PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

       Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi
       dan asumsi yang akan mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan, serta
       pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Pertimbangan dan estimasi yang digunakan
       dalam mempersiapkan laporan keuangan konsolidasian tersebut ditelaah secara berkala berdasarkan pengalaman
       historis dan berbagai faktor, termasuk ekspektasi dari kejadian-kejadian di masa depan yang mungkin terjadi.
       Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Adanya ketidakpastian terkait dengan asumsi



                                                            - 22 -
Page 24
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

      dan estimasi dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode
      pelaporan berikutnya.

      Pertimbangan

      Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
      konsolidasian berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup adalah
      klasifikasi aset dan liabilitas keuangan.

      Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

      Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 109
      (sebelumnya PSAK No. 71). Tiap-tiap kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi
      yang berbeda.

      Pengklasifikasian Properti

      Grup menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap
      atau persediaan:
       •   Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana (terutama kantor, gudang komersial dan
           properti retail), fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau
           dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup, tetapi digunakan untuk
           memperoleh pendapatan sewa dan peningkatan nilai.
       •   Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor, dan
           aset dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan
           bisnis Grup. dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa.
       •   Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup. Terutama, properti
           hunian yang dikembangkan oleh Grup dan digunakan untuk dijual sebelum atau pada saat penyelesaian
           konstruksi.
      Estimasi dan Asumsi

      Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
      penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di
      bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang tersedia pada saat laporan keuangan
      konsolidasian disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa depan yang ada saat ini dapat
      berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi
      terkait pada saat terjadinya.

      Penyisihan atas ECL Piutang Usaha

      Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat
      memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi
      yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit
      dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat
      penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima
      oleh Grup. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima
      memengaruhi jumlah penyisihan atas ECL piutang usaha. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 5.

      Nilai Wajar Properti Investasi

      Nilai wajar properti investasi Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai independen
      dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat inflasi
      dan tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
      perbedaan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material nilai wajar dari
      properti investasi. Nilai wajar properti investasi diungkapkan dalam Catatan 8.

      Penyusutan Aset Tetap

      Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari
      aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan.
      Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat
      ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan
      untuk direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.

      Liabilitas imbalan pascakerja

      Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial yang
      digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat


                                                        - 23 -
Page 25
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

      pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
      berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana
      diuraikan dalam Catatan 2r atas laporan keuangan konsolidasian.

      Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai, perbedaan
      signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat memengaruhi
      secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 19.

      Pertimbangan komponen pembiayaan yang signifikan dalam kontrak

      Grup menjual kantor, apartemen, dll setelah penandatanganan kontrak jual beli dengan metode pembayaran tunai
      keras dan cicilan bertahap. Jenis kontrak ini mencakup dua opsi pembayaran alternatif bagi pelanggan, yaitu
      pembayaran harga transaksi yang lebih rendah pada saat kontrak ditandatangani. Grup menyimpulkan bahwa
      terdapat komponen pembiayaan yang signifikan untuk kontrak tersebut di mana pelanggan memilih untuk
      membayar di muka dengan mempertimbangkan lamanya waktu antara pembayaran pelanggan dan pengalihan
      kantor, apartemen, dll ke pelanggan, serta suku bunga yang berlaku di pasar.

      Dalam menentukan tingkat bunga yang akan diterapkan pada jumlah imbalan. Grup menyimpulkan bahwa tingkat
      bunga implisit dalam kontrak (yaitu, tingkat bunga yang mendiskontokan harga jual kas kantor, apartemen, dll ke
      dalam jumlah yang dibayar di muka) adalah tepat karena hal ini sepadan dengan tarif yang akan tercermin dalam
      transaksi pembiayaan terpisah antara entitas dan pelanggannya pada awal kontrak.

      Perpajakan

      Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada peraturan
      yang berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak, perhitungan pajak sampai dengan tanggal 31 Desember
      2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya perhitungan pajak dianggap benar selama belum terdapat ketetapan
      dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5)
      tahun (masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang
      terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti- bukti pajak baru dan
      perbedaan interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan
      hasil aktual dan jumlah tercatat tersebut dapat memengaruhi jumlah aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban
      pajak.

      Instrumen Keuangan

      Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
      akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif
      yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian
      yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung
      laba atau rugi Grup. Nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar dalam laporan posisi
      keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 diungkapkan dalam Catatan 32.




                                                         - 24 -
Page 26
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

4.   KAS DAN SETARA KAS
                                                                30 September 2024      31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                        Rp                    Rp

      Kas - Rupiah                                                      69.864.700              82.000.000
      Bank
        Rupiah
          PT Bank CIMB Niaga Tbk                                    16.119.080.544           9.504.105.388
          PT Bank Central Asia Tbk                                   4.152.420.285           6.336.872.020
          PT Bank Pan Indonesia Tbk                                  3.503.854.942           1.544.703.294
          PT Bank ICBC Indonesia                                     3.324.484.171           8.325.882.613
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     1.765.611.823             395.213.520
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                455.187.085           1.368.581.969
          PT Bank Victoria International Tbk                           183.403.725              18.359.664
          PT Bank Ina Perdana Tbk                                       43.130.876              23.458.853

        Dolar Amerika Serikat
          PT Bank CIMB Niaga Tbk                                      388.162.238             395.942.848
          PT
          PT Bank
              Bank Negara  Indonesia
                   Pan Indonesia Tbk(Persero) Tbk                      11.077.232              11.617.498-

        Jumlah                                                      29.946.412.921          27.924.737.667

      Setara Kas
      Deposito berjangka
        Rupiah
          PT Bank Victoria International Tbk                      241.027.267.334         283.867.340.877
          PT Bank JTrust Indonesia Tbk                              9.000.000.000                       -
        Dolar Amerika Serikat
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                    11.598.970.996          11.741.022.000

        Jumlah                                                    261.626.238.330         295.608.362.877

      Jumlah                                                      291.642.515.951         323.615.100.544

      Dana/cadangan untuk penggantian
        perabotan dan perlengkapan hotel
        (Catatan 10)                                                (1.704.220.959)         (2.439.925.372)

      Bersih                                                      289.938.294.992         321.175.175.172
      Tingkat bunga deposito berjangka
        per tahun
        Rupiah                                                    3,50% - 7,00%          5,75% - 6,00%
        Dolar Amerika Serikat                                         1,00%                  1,00%


      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
      ditempatkan pada pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, deposit berjangka yang dibatasi penggunaannya dicatat
      terpisah pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 10).




                                                     - 25 -
Page 27
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

5.    PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

      Rincian piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                     30 September 2024           31 Desember 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)               (Diaudit)
                                                                             Rp                         Rp
          Pendapatan
            Hotel                                                          1.397.067.434              1.866.606.689
            Sewa                                                             378.413.518                129.367.955
          Jumlah                                                           1.775.480.952              1.995.974.644
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                        (32.208.665)             (101.603.797)

          Jumlah                                                           1.743.272.287              1.894.370.847


         Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, semua piutang usaha Grup dari pihak ketiga dan
         dalam mata uang Rupiah.

         Piutang usaha tidak dijaminkan dan tidak dikenakan bunga.

        Rincian saldo piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                     30 September 2024           31 Desember 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)               (Diaudit)
                                                                             Rp                         Rp

          Belum Jatuh Tempo                                                   945.799.967               277.947.752
          Jatuh Tempo
            1 - 30 hari                                                       570.384.470               404.476.714
            31 - 60 hari                                                      112.348.416               285.603.480
            61 - 90 hari                                                       66.729.764                 4.865.999
            Lebih dari 90 hari                                                 80.218.335             1.023.080.699
          Jumlah                                                            1.775.480.952             1.995.974.644
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                        (32.208.665)             (101.603.797)

          Jumlah                                                            1.743.272.287             1.894.370.847

      Mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                          30 September 2024         31 Desember 2023
                                                                            (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                                  Rp                       Rp

        Saldo awal                                                               101.603.797             1.045.700.008
        Cadangan atas perubahan nilai
          tahun berjalan                                                          (69.395.132)            (944.096.211)

        Saldo akhir                                                                32.208.665             101.603.797

      Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan estimasi nilai tidak terpulihkan secara individual
      berdasarkan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan
      penurunan nilai atas piutang usaha tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari piutang tidak tertagih.

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, piutang usaha tidak dijadikan sebagai jaminan atas
      fasilitas pinjaman bank.




                                                        - 26 -
Page 28
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

6.    PERSEDIAAN
      PERSEDIAAN ASET REAL ESTAT

                                                                       30 September 2024          31 Desember 2023
                                                                         (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                               Rp                        Rp

      Aset lancar
        Bangunan siap dijual - Apartemen The Peak                           59.141.154.287             59.141.154.287
        Proyek Magna One (d.h Capital Square)                            1.341.308.326.017          1.285.031.255.054
        Hotel                                                                3.969.157.158              4.083.172.905
         Jumlah                                                          1.404.418.637.462          1.348.255.582.246

      Aset tidak lancar
        Tanah belum dikembangkan                                           293.845.309.017            293.622.897.286


      Bangunan siap dijual

      Apartemen The Peak merupakan sisa unit apartemen siap jual milik PNC, entitas anak.

      Aset pengembangan real estat

      Aset pengembangan real estat adalah Proyek Capital Square yang merupakan proyek superblok milik TMP yang
      terdiri dari apartemen, perkantoran dan retail yang sedang dalam tahap pembangunan bersama dengan properti
      investasi dan aset tetap (Catatan 8 dan 9), terletak di Jl. HR Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya.

      Persentase penyelesaian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, adalah 55,96% dan 54,37%.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset real estat pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
      masing sebesar Rp 15.323.692.486 dan Rp 27.538.483.728. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada
      30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 46,45% dan 50,83%.

      Persediaan aset real estat diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa
      nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa tidak perlu
      dilakukan penurunan nilai aset real estat.

      Persediaan hotel

      Persediaan hotel merupakan persediaan milik SGK, entitas anak.

      Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen
      berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan.

      Tanah yang Belum Dikembangkan

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tanah belum dikembangkan merupakan tanah milik
      Perusahaan seluas 6.028 m2 di Jl. Lingkar Luar, Duri Kosambi dan tanah seluas 3.578 m 2 di Jl. Abdul Wahid Siamin,
      Surabaya.

      Pembayaran kepada kontraktor yang nilainya melebihi 10% dari jumlah pembayaran konstruksi dan pengembangan
      lahan aset real estat, aset tetap dan properti investasi berasal dari:
                                                                     30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                             Rp                     Rp
        PT Total Bangun Persada                                           10.786.864.680          6.832.882.883
        PT Sinar Arta Mulia                                                5.397.081.525                      -
        PT Trimatra Tatagraha                                              4.412.957.446          1.230.554.830
        PT Perintis Dinamika Sekatama                                      2.071.599.098          7.731.661.768
        Jumlah                                                            22.668.502.749         15.795.099.481


                                                        - 27 -
Page 29
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

       Hak legal atas tanah aset real estat sedang dalam pengembangan berupa Hak Guna Bangunan atas nama Grup
       yang akan jatuh tempo pada tahun 2026 - 2044. Pada tahun 2022, seluruh bidang tanah telah disertifikasi atas
       nama TMP, entitas anak. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam perpanjangan dan proses
       sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang
       memadai.

       Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tanah TMP seluas 12.969 m2 digunakan sebagai jaminan
       utang bank jangka panjang (Catatan 18).


  7.   INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

       Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, rincian investasi saham pada entitas asosiasi yang
       dicatat dengan metode ekuitas adalah sebagai berikut:

                                                                                           Presentase kepemilikan                                                 Jumlah Aset
                                                                              Tempat         dan hak suara yang                                 30 September 2024          31 Desember 2023
            Nama entitas asosiasi                  Aktivitas utama                                                        Nama Proyek
                                                                             kedudukan          dimiliki Grup                                     (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                         30 Sep 2024 31 Des 2023                                        Rp                        Rp

       PT Arah Sejahtera Abadi          Pusat Perbelanjaan, Apartemen         Jakarta      40,00%       40,00%           Kuningan City              773.948.360.987            746.960.120.619
        (ASA)                           dan Perkantoran
       PT Pluit Propertindo             Pusat Perbelanjaan                    Jakarta      47,17%       47,17%        Emporium Pluit Mall           935.268.063.249             565.126.929.980
        (PP)
       PT Brilliant Sakti Persada       Pusat Perbelanjaan dan Hotel          Bandung      30,00%       30,00%          Festival CityLink,          434.697.771.680            452.104.674.629
        (BSP)                                                                                                       Hotel Haris dan Hotel PoP

       PT Citra Gemilang Nusantara      Pusat Perbelanjaan                    Jakarta      23,00%       23,00%      Lindeteves Trade Center         154.519.863.733            158.084.056.340
        (CGN)
       PT Manggala Gelora Perkasa       Pusat Perbelanjaan                    Jakarta      27,40%       27,40%            Senayan City             4.707.016.714.370          4.714.558.510.431
        (MGP)

       Jumlah                                                                                                                                      7.005.450.774.019          6.636.834.291.999



       Investasi entitas asosiasi pada CGN bernilai nol dikarenakan nilai investasi pada CGN sudah melebihi
       kepentingan pada entitas asosiasi sehingga Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
       lanjut. Akumulasi rugi CGN pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
       Rp 10.801.981.760 dan Rp 11.035.508.349.

       Mutasi investasi pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut :
                                                                                              30 September 2024 (Tidak Diaudit)
                                                                                                                   Bagian Rugi
                                                                    Bagian Laba            Pengurangan          komprehensif lain               Dividen yang
                                      Saldo awal                dari Entitas Asosiasi        Investasi         dari entitas asosiasi              Diterima                    Saldo akhir
                                          Rp                              Rp                                             Rp                          Rp                           Rp

       ASA                           1.189.286.606.836                22.928.719.940                       -                 (3.137.317)        (159.120.000.000)            1.053.092.189.459
       PP                            1.079.118.209.417                26.064.676.207                       -                 (7.313.626)         (29.952.950.000)            1.075.222.621.998
       BSP                             316.594.501.180                 8.751.762.093                       -                          -           (1.050.000.000)              324.296.263.273
       CGN                                           -                             -                       -                          -                        -                             -
       MGP                             783.210.613.740                87.213.622.191                       -                          -          (68.500.000.000)              801.924.235.931

       Jumlah                        3.368.209.931.173               144.958.780.431                       -               (10.450.943)         (258.622.950.000)            3.254.535.310.661

                                                                                                 31 Desember 2023 (Diaudit)
                                                                                                                   Bagian Rugi
                                                                    Bagian Laba            Pengurangan          komprehensif lain               Dividen yang
                                      Saldo awal                dari Entitas Asosiasi        Investasi         dari entitas asosiasi              Diterima                    Saldo akhir
                                          Rp                              Rp                                             Rp                          Rp                           Rp

       ASA                           1.187.420.754.955                44.102.583.277                     -                (166.731.396)          (42.070.000.000)            1.189.286.606.836
       PP                            1.099.698.245.943                34.305.732.715                     -                (168.569.241)          (54.717.200.000)            1.079.118.209.417
       BSP                             304.644.329.730                11.950.171.450                     -                           -                         -               316.594.501.180
       CGN                                           -                             -                     -                           -                         -                             -
       MGP                           1.006.684.896.715                50.612.139.650      (164.400.000.000)                (86.422.625)         (109.600.000.000)              783.210.613.740

       Jumlah                        3.598.448.227.343               140.970.627.092      (164.400.000.000)               (421.723.262)         (206.387.200.000)            3.368.209.931.173




                                                                                           - 28 -
Page 30
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

       Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi diatas adalah sebagai berikut :
                                                                       30 September 2024         31 Desember 2023
                                                                         (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                               Rp                       Rp

       Jumlah aset                                                       7.005.450.774.019            6.636.834.291.999
       Jumlah liabilitas                                                (2.773.029.769.048)          (2.142.032.432.358)
       Aset bersih                                                      4.232.421.004.971            4.494.801.859.641

       Laba periode/tahun berjalan                                        423.004.121.973              315.342.793.498

       Laba komprehensif periode/
         tahun berjalan                                                   422.980.772.760              314.055.084.539

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.

       Entitas asosiasi mengukur properti investasi menggunakan model biaya. Penyesuaian terhadap saldo laba dan
       kenaikan nilai wajar properti investasi dilakukan pada pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dalam laporan
       laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk memberikan efek pengukuran properti investasi
       menggunakan model nilai wajar yang diadopsi oleh Grup. Kenaikan nilai wajar properti investasi entitas asosiasi
       adalah sebagai berikut:
                                                   31 Desember 2023
                                                       (Diaudit)
                                                          Rp

       ASA                                            14.149.084.744
       BSP                                            14.107.055.629
       PP                                              1.324.025.654

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.


  8.   PROPERTI INVESTASI

       Rincian dan mutasi properti investasi Grup adalah sebagai berikut:
                                     1 Januari 2024          Penambahan            Pengurangan            30 September 2024
                                          Rp                     Rp                    Rp                         Rp

       Tanah                          273.298.480.529                     -                      -            273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                     -                      -            188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        171.937.975.141        22.441.330.938                      -            194.379.306.079
       Jumlah                         633.591.216.969        22.441.330.938                      -            656.032.547.907

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                 1.600.810.239.807                      -                    -           1.600.810.239.807

       Jumlah Tercatat               2.234.401.456.776                                                       2.256.842.787.714



                                     1 Januari 2023          Penambahan            Pengurangan            31 Desember 2023
                                          Rp                     Rp                    Rp                        Rp

       Tanah                          273.298.480.529                     -                      -            273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                     -                      -            188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        164.025.668.498         7.912.306.643                      -            171.937.975.141
       Jumlah                         625.678.910.326         7.912.306.643                      -            633.591.216.969

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                 1.599.498.734.805        1.311.505.002                      -           1.600.810.239.807

       Jumlah Tercatat               2.225.177.645.131                                                       2.234.401.456.776




                                                            - 29 -
Page 31
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         a. Pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, perubahan properti investasi, terdiri dari penambahan
               biaya perolehan dan pengurangan masing-masing sebesar Rp 22.441.330.938 dan Rp 7.912.306.643.
         b. Properti investasi merupakan bagian dari unit perkantoran TCC Batavia - Tower 1 yang ditujukan untuk
               disewakan dan area perkantoran yang disewakan di Pluit.
         c.    Sampai dengan 30 September 2024, aset dalam penyelesaian untuk pembangunan gedung perkantoran
               TCC Batavia – Tower 2 masih belum dapat dilanjutkan oleh manajemen.
         d.    Aset dalam penyelesaian untuk pembangunan area pusat perbelanjaan Capital Square, Surabaya,
               diperkirakan akan selesai pada tahun 2026.

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, nilai tercatat aset dalam penyelesaian masing-masing
      meliputi 7,61% dan 9,44% dari nilai kontrak.

      Hak legal atas tanah properti investasi berupa HGB atas nama Grup berjangka waktu 20 sampai 30 tahun yang
      akan jatuh tempo antara tahun 2032 - 2042. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan
      hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai.

      Penghasilan sewa dari properti investasi pada periode 30 September 2024 dan 2023, masing-masing sebesar
      Rp 6.735.976.343 dan Rp 5.370.312.966 (Catatan 23).

      Perubahan nilai wajar properti investasi pada tahun 2023 dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain konsolidasian sebesar Rp 1.311.505.002.

      Properti investasi diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa nilai
      pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Rincian nilai wajar atas properti investasi Grup pada tanggal 31 Desember 2023:

                                                                              Rincian Nama
              Nama proyek            Nilai wajar            Nama Penilai                      Tanggal laporan      Tanggal penilaian
                                                                                 Penilai
                                         Rp

                                                                                Radithe
                                                                             Pramudito, SE,
                                                          KJPP Iskandar &                     10 Januari 2024     31 Desember 2023
      TCC Batavia Tower           2.064.016.890.000                            M.Ec.Dev.,
                                                              Rekan
                                                                             MAPPI (Cert.)


                                                                                Radithe
                                                                             Pramudito, SE,
                                                          KJPP Iskandar &                     12 Februari 2024    31 Desember 2023
      Capital Square               127.875.566.776                             M.Ec.Dev.,
                                                              Rekan
                                                                             MAPPI (Cert.)


                                                                               Jimmy T.
                                                            KJPP Jimmy
      Area perkantoran di Pluit     42.509.000.000                           Prasetyo, Msc,    25 Maret 2024      31 Desember 2023
                                                          Prasetyo & Rekan
                                                                             MAPPI (Cert.)

      Jumlah                      2.234.401.456.776


      Tanggal penilaian atas nilai wajar properti investasi adalah tanggal 31 Desember 2023. Metode penilaian yang
      digunakan adalah pendekatan pasar dan pendekatan pendapatan dengan arus kas terdiskonto.

      Berikut ini adalah asumsi-asumsi signifikan yang dipakai penilai dalam menghitung nilai wajar atas properti
      investasi:

                                                             31 Desember 2023

      Tingkat bunga diskonto per tahun                        10,30% - 10,85%
      Tingkat kenaikan harga                                   6,58% - 6,89%

      Rincian Properti Investasi Grup dan informasi nilai wajar pada 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                      Tingkat 1                  Tingkat 2              Tingkat 3                   Jumlah
                                         Rp                         Rp                     Rp                         Rp

      TCC Batavia Tower                               -        988.901.000.000       1.075.115.890.000          2.064.016.890.000
      Capital Square                                  -                       -        127.875.566.776           127.875.566.776
      Area perkantoran di Pluit                       -          42.509.000.000                      -            42.509.000.000



                                                              - 30 -
Page 32
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

       Tidak terdapat perpindahan antara tingkat 1 dan tingkat 2 selama tahun berjalan.

       Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke properti investasi pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
       masing sebesar Rp 1.374.012.583 dan Rp 2.419.069.938. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 30 September
       2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 4,16% dan 4,46%.


  9.   ASET TETAP

                                 1 Januari 2024      Penambahan          Pengurangan           Reklasifikasi       30 September 2024
                                      Rp                 Rp                  Rp                    Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                    15.732.219.443                  -                    -                    -        15.732.219.443
         Bangunan                254.106.037.510                  -                    -           (8.378.379)      254.097.659.131
         Perlengkapan kantor       3.866.820.989                  -                    -                    -         3.866.820.989
         Peralatan kantor         14.553.320.026         37.083.305                    -            8.378.379        14.598.781.710
         Kendaraan                   417.382.727                  -                    -                    -           417.382.727
       Jumlah                    288.675.780.695         37.083.305                    -                       -    288.712.864.000

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                103.775.049.148     10.094.927.007                    -                       -    113.869.976.155
         Perlengkapan kantor       3.033.393.990        155.294.431                    -                       -      3.188.688.421
         Peralatan kantor         13.099.250.952        336.541.469                    -                       -     13.435.792.421
         Kendaraan                   417.382.727                  -                    -                       -        417.382.727
       Jumlah                    120.325.076.817     10.586.762.907                    -                       -    130.911.839.724
       Jumlah Tercatat           168.350.703.878                                                                    157.801.024.276



                                  1 Januari 2023      Penambahan          Pengurangan          Reklasifikasi       31 Desember 2023
                                       Rp                 Rp                  Rp                   Rp                     Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                     15.732.219.443                  -                       -                   -      15.732.219.443
         Bangunan                 243.197.399.531     10.908.637.979                       -                   -     254.106.037.510
         Perlengkapan kantor        3.866.820.989                  -                       -                   -       3.866.820.989
         Peralatan kantor          13.162.461.051      1.390.858.975                       -                   -      14.553.320.026
         Kendaraan                    417.382.727                  -                       -                   -         417.382.727
       Jumlah                    276.376.283.741      12.299.496.954                       -                   -     288.675.780.695

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                 91.160.127.814      12.614.921.334                       -                   -     103.775.049.148
         Perlengkapan kantor       2.824.707.832         208.686.158                       -                   -       3.033.393.990
         Peralatan kantor         12.686.825.338         412.425.614                       -                   -      13.099.250.952
         Kendaraan                   416.123.977           1.258.750                       -                   -         417.382.727
       Jumlah                    107.087.784.961      13.237.291.856                       -                   -     120.325.076.817
       Jumlah Tercatat           169.288.498.780                                                                     168.350.703.878


       Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                      30 September 2024         30 September 2023
                                                                        (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                              Rp                        Rp

       Beban pokok penjualan dan
         beban langsung (Catatan 24)                                       8.752.588.320               7.782.443.718
       Beban penjualan(Catatan 25)                                            74.685.720                  76.096.398
       Beban umum dan administrasi (Catatan 26)                            1.759.488.867               1.763.233.983

       Jumlah                                                             10.586.762.907               9.621.774.099

       Properti investasi, aset real estat dan aset tetap berupa bangunan hotel dan sebagian kendaraan milik Grup
       diasuransikan terhadap risiko-risiko antara lain asuransi property all risk, asuransi terhadap kerusakan mesin, serta
       asuransi terhadap terorisme dan sabotase kepada beberapa perusahaan asuransi pihak ketiga dengan rincian
       sebagai berikut:


                                                           - 31 -
Page 33
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

                                                                 30 September 2024         31 Desember 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                         Rp                       Rp

      Nilai pertanggungan aset
        (Catatan 6 dan 8)                                           3.994.658.998.000         3.994.658.998.000

      Jumlah tercatat aset
        Aset tetap                                                    141.204.698.260           150.138.537.813
        Properti investasi                                          2.256.842.787.714         2.234.401.456.776
        Aset real estat                                             1.400.449.480.304         1.514.764.395.503

      Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
      aset yang dipertanggungkan.
      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat aset tetap yang tidak digunakan
      sementara dan dihentikan dari penggunaan aktif namun tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap berupa tanah dan bangunan digunakan
      sebagai jaminan atas utang bank yang diperoleh dari PT Bank Pan Indonesia dan PT Bank ICBC Indonesia
      (Catatan 18).
      Hak legal atas tanah milik PNC, entitas anak, berupa HGB atas nama PT Pluit Propertindo, pihak berelasi, yang
      akan jatuh tempo pada tahun 2036. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam pemecahan dan
      perpanjangan sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
      kepemilikan yang memadai.

      Nilai tercatat bangunan hotel Group pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
      sebesar Rp 110.786.402.464 dan Rp 211.214.990.484. Nilai wajar dengan pendekatan pendapatan dikategorikan
      sebagai level 3 berdasarkan tingkat input pengukuran nilai wajar.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap tersebut dapat dipulihkan dan tidak terdapat
      adanya peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai, sehingga tidak
      diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas aset tetap.


  10. ASET LAINNYA


                                                                 30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                         Rp                     Rp

      Goodwill                                                        39.854.275.909          39.854.275.909
      Deposito berjangka yang dijaminkan                               1.203.921.475           1.179.360.331
      Dana/cadangan untuk penggantian
        perabotan dan perlengkapan hotel (Catatan 4)                   1.704.220.959           2.439.925.372
      Lain-lain                                                          185.040.000             191.040.000
      Jumlah                                                          42.947.458.343          43.664.601.612


      Goodwill

      Merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset bersih entitas anak
      pada saat akuisisi.
                                                               30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                       Rp                      Rp

      TMP                                                             39.851.112.779          39.851.112.779
      PNC                                                                  2.849.000               2.849.000
      SGK                                                                    314.130                 314.130
      Jumlah                                                          39.854.275.909          39.854.275.909




                                                        - 32 -
Page 34
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

      Deposito berjangka yang dijaminkan
      TMP, entitas anak, memiliki deposito berjangka yang dijaminkan pada PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga yang
      dijaminkan dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli unit perkantoran dan apartemen oleh Bank
      yang bersangkutan (Catatan 31c).

      Dana/cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel
      SGK, entitas anak, diwajibkan untuk membentuk cadangan rekening untuk penggantian perabot dan perlengkapan
      hotel dengan persentase sebesar 4% dari pendapatan hotel setiap bulan.


  11. UTANG BANK JANGKA PENDEK
      Berdasarkan Perjanjian Pinjaman No. 049/CIB-PK/XII/13 dengan PT Bank Pan Indonesia Tbk, SGK, entitas anak,
      yang beberapa kali telah diubah terakhir dengan Surat Perubahan Perjanjian No. 043/CIB-PK/IX/24 tanggal
      6 September 2024 telah setuju untuk memberikan fasilitas dari bank berupa Fasilitas Pinjaman Rekening Koran
      dengan jumlah maksimal sebesar Rp 15.000.000.000.

      Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2024 dan atas fasilitas tersebut, SGK, entitas anak,
      dikenakan tingkat bunga sebesar 9,00% per tahun (floating).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin bersamaan dengan utang bank jangka panjang (Catatan 18).

      Biaya bunga masih harus dibayar pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
      Rp 690.019.721 dan Rp 1.478.504.372 (Catatan 15).


  12. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA

      Rincian dari utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September 2024        31 Desember 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp
          Pihak ketiga
            PT Graha Tunasmekar                                        6.071.715.123            6.071.715.123
            PT Sinar Arta Mulia                                        2.808.550.728                        -
            PT Cendrawasih Farin                                       1.308.756.008              846.094.784
            PT Berca Hardayaperkasa                                      914.484.969              612.101.542
            Lain-lain (masing-masing
              di bawah 5% dari utang usaha)                            3.974.652.673            5.332.833.677
          Jumlah                                                      15.078.159.501          12.862.745.126


      Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2024        31 Desember 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                          Rp                      Rp
          Rupiah                                                       14.958.365.307           12.740.891.750
          Dolar Amerika Serikat                                            13.624.200               13.874.400
          Euro                                                            106.169.994              107.978.976
          Jumlah                                                       15.078.159.501           12.862.745.126


      Tidak ada bunga ataupun jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup sehubungan dengan utang usaha di
      atas.




                                                        - 33 -
Page 35
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

  13. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA


                                                            30 September 2024      31 Desember 2023
                                                              (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                    Rp                    Rp
      Pihak ketiga
        PT SC Hotels & Resorts Indonesia                         1.110.404.906          1.061.750.996
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah 5% dari utang lain-lain)                      5.355.518.061          1.269.174.349
        Jumlah                                                   6.465.922.967          2.330.925.345


  14. PERPAJAKAN

      A. Pajak Dibayar di Muka

         Akun ini terdiri dari:
                                                             30 September 2024       31 Desember 2023
                                                               (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                     Rp                     Rp

        Pajak pertambahan nilai
          Entitas Induk                                            3.838.697.834          3.534.122.592
          Perusahaan Anak                                         67.793.845.127         64.716.516.076
        Pajak Final
          Perusahaan                                                 544.335.715            513.178.715
          Entitas Anak                                             6.904.427.416          6.915.652.774

        Jumlah                                                    79.081.306.092         75.679.470.157


      B. Utang Pajak

         Akun ini terdiri dari:
                                                            30 September 2024      31 Desember 2023
                                                              (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                    Rp                    Rp

        Pajak penghasilan
          Pasal 21                                                 832.533.258           770.939.977
          Pasal 23                                                  45.780.470           111.471.847
        Persewaan dan pengalihan
          Hak atas tanah dan/atau bangunan                           2.153.250            34.259.619
          Jasa konstruksi                                          101.835.836            78.529.473
        Pajak hotel dan restoran                                    37.295.925           559.718.589
        Jumlah                                                   1.019.598.739          1.554.919.505


      C. Beban Pajak Final dan Beban Pajak Penghasilan

         Beban pajak final sehubungan dengan penyewaan pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 masing-masing
         sebesar Rp 670.879.306 dan Rp 604.228.082.

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:




                                                   - 34 -
Page 36
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

                                                                          30 September 2024              30 September 2023
                                                                            (Tidak Diaudit)                (Tidak Diaudit)
                                                                                  Rp                             Rp

      Laba sebelum pajak menurut
        laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain konsolidasian                                         98.130.285.643               57.249.990.819
      Pendapatan dividen dari entitas
        asosiasi (Catatan 7)                                                    258.622.950.000             184.009.800.000
      Rugi sebelum pajak entitas anak                                             4.825.205.784              14.147.620.363
      Laba entitas asosiasi (Catatan 7)                                        (144.958.780.431)           (130.499.247.488)
      Laba sebelum pajak - Perusahaan                                          216.619.660.996              124.908.163.694
      Pendapatan yang sudah diperhitungkan
        atau dibayar pajak final                                               (216.619.660.996)           (124.908.163.694)
      Laba sebelum pajak dari pendapatan
        yang tidak terutang pajak
        penghasilan final                                                                       -                             -

      Beban pajak kini                                                                          -                             -
      Dikurangi pajak penghasilan dibayar
        Pasal 23                                                                                -                             -
        Pasal 25                                                                                -                             -
      Utang pajak kini                                                                          -                             -


      Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

      D. Pajak Tangguhan
      Rincian aset pajak tangguhan Grup terdiri dari:


                                                                  30 September 2024 (Tidak Diaudit)
                                                                                  Dibebankan ke
                                                                Dikreditkan ke     Penghasilan
                                             1 Januari 2024        laba rugi     komprehensif lain         30 September 2024
                                                  Rp                  Rp                Rp                         Rp


             Liabilitas imbalan pascakerja       30.775.227                      -                  -             30.775.227
             Penyisihan penurunan
                piutang usaha                    15.266.930                      -                  -             15.266.930

             Jumlah                              46.042.157                      -                  -             46.042.157




                                                                     31 Desember 2023 (Diaudit)
                                                                                  Dibebankan ke
                                                                Dikreditkan ke     Penghasilan
                                             1 Januari 2023        laba rugi         komprehensif lain    31 Desember 2023
                                                  Rp                  Rp                   Rp                    Rp

             Liabilitas imbalan pascakerja       34.106.028            (3.121.679)          (209.122)            30.775.227
             Penyisihan penurunan
                piutang usaha                  212.876.228        (197.609.298)                     -            15.266.930

             Jumlah                            246.982.256        (200.730.977)             (209.122)            46.042.157




                                                              - 35 -
Page 37
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

  15. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR


                                                               30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                       Rp                       Rp
      Service charge                                                13.742.156.355           16.789.696.574
      Bunga atas utang bank (Catatan 11 dan 18)                        690.019.721            1.478.504.372
      Utilitas                                                         663.952.467            1.679.044.034
      Bonus                                                            452.210.147              529.919.084
      Jasa profesional                                                  47.475.225              276.000.000
      Jasa manajemen                                                             -            1.537.956.686
      Lain-lain                                                      2.734.084.697            3.040.998.156
      Total                                                         18.329.898.612           25.332.118.906



  16. UANG JAMINAN PENYEWA

      Uang jaminan penyewa merupakan uang yang diterima Perusahaan dan PNC, entitas anak, sehubungan dengan
      penyewaan unit apartemen dan perkantoran.


  17. UANG MUKA PENJUALAN DAN PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

      Uang muka penjualan

                                                               30 September 2024      31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                       Rp                    Rp

      Penjualan apartemen                                          80.703.140.716            83.073.250.658
      Penjualan kantor (Catatan 31e)                               70.000.000.000            70.000.000.000
      Jumlah                                                      150.703.140.716        153.073.250.658
      Dikurang bagian jangka pendek                                (1.581.039.860)        (1.566.039.860)
      Bagian jangka panjang                                       149.122.100.856         151.507.210.798

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Uang muka titipan pelanggan merupakan penerimaan dari calon pembeli yang masih dapat dibatalkan sewaktu-
      waktu.

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Pendapatan diterima dimuka

                                                               30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                       Rp                     Rp

      Pendapatan sewa diterima dimuka                                6.231.495.172             6.045.911.515
      Bagian yang direalisasi dalam satu tahun                      (5.400.587.356)           (5.528.307.818)
      Bagian yang direalisasi lebih dari satu tahun                    830.907.816              517.603.697

      Pendapatan sewa diterima dimuka merupakan uang muka sewa yang diterima dari penyewa.




                                                      - 36 -
Page 38
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

18.   UTANG BANK JANGKA PANJANG
                                                                   30 September 2024         31 Desember 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                           Rp                       Rp

      PT Bank ICBC Indonesia                                           176.608.333.231          278.408.333.231
      PT Bank Ina Perdana Tbk                                          166.536.000.000          225.000.000.000
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                                         32.699.851.731           36.899.851.731
      Jumlah                                                           375.844.184.962          540.308.184.962
      Biaya transaksi yang belum diamortisasi                             (440.170.271)          (1.738.011.332)
      Bersih                                                           375.404.014.691          538.570.173.630
      Dikurangi:
      Jatuh tempo dalam satu tahun                                    (129.137.548.045)          (90.733.544.633)
      Bagian jangka panjang - bersih                                   246.266.466.646          447.836.628.997


      PT Bank ICBC Indonesia

      Pada tanggal 8 Oktober 2015 berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 7, dari Notaris Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn.,
      TMP, entitas anak memperoleh fasilitas kredit Fasilitas Pinjaman Tetap on Installment (PTI) dengan plafon
      maksimal sebesar Rp 400.000.000.000 dan sub limit fasilitas Letter of Credit (L/C) serta fasilitas Trust Receipt (TR)
      dengan plafon maksimal US$ 6.000.000 dari PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga, untuk pembangunan konstruksi
      proyek “Capital Square”. Fasilitas tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun.

      Perjanjian kredit tersebut telah beberapa kali diubah, terakhir pada tanggal 22 April 2024, berdasarkan Perubahan
      Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR5, PT Bank ICBC Indonesia dan Entitas Anak, TMP,
      melakukan perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi dimana atas Fasilitas tersebut dikenakan Tingkat suku
      bunga sebesar 9,00% per tahun dan jangka waktu fasilitas PTI sampai dengan 20 Desember 2028.

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
      − HGB tanah atas nama TMP, entitas anak, seluas 12.969 m2 terletak di Jalan HR. Muhammad, Surabaya. Dari
         HGB yang dijaminkan tersebut telah diroya seluas 276 m2 yang diperuntukkan untuk pelebaran jalan.
      − Pembangunan yang akan datang dari Proyek Capital Square.
      − Fidusia atas tagihan yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari yang berasal dari proyek Capital
         Square.
      − Surat Pernyataan, Janji dan Kesanggupan dari GWS untuk melunasi kewajiban TMP.
      Perjanjian pinjaman mencakup beberapa persyaratan yang mengharuskan TMP, entitas anak, untuk:
      − Mempertahankan collateral leverage sebesar 250%;
      − Rasio utang terhadap ekuitas Maksimal 1,50x;
      − Mempertahankan ekuitas positif minimal Rp 500.600.000.000; dan
      − Financial covenant akan direview setiap 3 bulan sekali.
      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, TMP, entitas anak, telah mematuhi seluruh ketentuan
      perjanjian bank.

      PT Bank Pan Indonesia Tbk

      Pada bulan September 2012, SGK, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Pan Indonesia Tbk
      dengan jumlah pokok seluruhnya tidak melebihi Rp 120.000.000.000 yang terbagi atas:
       1. Pinjaman jangka panjang yang outstanding per tanggal 22 Februari 2024 sebesar Rp 33.699.851.731. Jangka
          waktu pinjaman sampai dengan 27 September 2027 dan harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dengan
          tingkat bunga 9% per tahun (floating).
       2. Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah maksimum sebesar Rp 15.000.000.000. Jangka waktu pinjaman 12
          bulan sampai dengan September 2023 dan telah diperpanjang sampai dengan 27 Desember 2024 dengan
          tingkat bunga 9,00% per tahun (Floating).
      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan :
      − Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas tanah dan bangunan (Hotel Holiday Inn), hasil pecahan SHGB
         No. 6127, Proyek Emporium Pluit di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta Utara, dengan nilai hak tanggungan sebesar
         Rp 144.000.000.000 (Catatan 9).
      − Fiduciaire Eigendomsoverdracht (FEO) mesin dan peralatan Hotel Holiday Inn di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta
         Utara dengan nilai Rp 50.000.000.000 (Catatan 9).




                                                          - 37 -
Page 39
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain membatasi hak SGK untuk mengadakan merger, akuisisi, konsolidasi,
      menjual, mengalihkan, menyewakan atau melepaskan harta kekayaan SGK kecuali untuk transaksi-transaksi yang
      umum, mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham; menjaminkan harta
      kekayaan; mengajukan permohonan kepailitan; mendapat pinjaman uang atau kredit dari pihak lain; memberikan
      pinjaman kepada pihak lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada direksi, komisaris, pemegang saham, entitas anak
      dan/atau perusahaan afiliasinya; melakukan pembagian dividen; serta mengadakan penyertaan investasi pada
      perusahaan lain.

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, SGK, entitas anak, telah mematuhi seluruh ketentuan
      perjanjian bank.

      PT Bank INA Perdana Tbk

      Berdasarkan akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 27 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman
      “Refinancing” pada tanggal 27 April 2022 dengan jumlah pokok yang tidak lebih dari Rp 250.000.000.000. Fasilitas
      tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 9% per tahun yang dihitung dari jumlah baki debet (outstanding)
      fasilitas pinjamannya dengan ketentuan tingkat bunga tersebut dapat berubah dan akan ditinjau setiap saat oleh
      Bank (floating rate). Jangka waktu fasilitas maksimum fasilitas pinjaman yaitu selama 4 (empat) tahun termasuk
      Masa Tenggang Waktu dan Jangka Waktu Penarikan yang dimulai sejak tanggal Perjanjian sampai dengan Tanggal
      Akhir. Jangka Waktu Penarikan selama 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal perjanjian.

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
      − 41 Unit kantor TCC Batavia Tower 1 di Jalan K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah
         Abang, Jakarta Pusat, atas nama PT Greenwood Sejahtera Tbk dengan total luas 10.039 m2.

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain melakukan penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar, struktur
      modal, pemegang saham dan pengurus, mengubah usaha dan badan hukum, mengajukan permohonan kepailitan
      atau penundaan kewajiban pembayaran hutang, membubarkan perusahaan serta melakukan penggabungan
      usaha, pengambilalihan usaha, pemisahan atau peleburan usaha, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
      memperoleh pinjaman uang atau kredit baru dari pihak lain, menggadaikan dan mengalihkan saham, bertindak
      sebagai penjamin dengan mengikatkan diri sebagai penjamin hutang, memberikan garansi atau menjamin harta
      kekayaan untuk kepentingan pihak lain, menjual dan menyewakan aset, mengalihkan usaha, mengalihkan usaha
      kepada pihak lain, mengadakan penyertaan modal dan investasi di perusahaan lain, melakukan pembayaran baik
      pokok, bunga maupun pembayaran lain atas hutang Pemegang Saham, melakukan pembelian harta tetap
      sepanjang tidak mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan pembayaran dipercepat atas
      suatu hutang yang belum jatuh tempo, kecuali berhubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dan tidak
      mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan transaksi tidak wajar dengan pihak lain termasuk
      kepada perusahaan afiliasi atau kepada Pemegang Saham dan harus berdasarkan praktek dan kebiasaan usaha
      serta prinsip perdagangan yang bebas, mengalihkan dan menyewakan jaminan.

      Pada tanggal 30 September 2024, Perusahaan telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.


 19. ESTIMASI LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pascakerja
      berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh KKA Setyo Widodo dan KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan,
      Aktuaris Independen, masing-masing tertanggal 13 Maret 2024 dan 27 Februari 2023, di mana disusun
      menggunakan metode aktuarial “Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                               31 Desember 2023
      Tingkat pensiun normal                        55-56 tahun
      Tingkat diskonto per tahun                  6,69% - 6,73%
      Tingkat kenaikan gaji per tahun             8,00%-10,00%
      Tingkat mortalitas                             TMV 2019
      Tingkat cacat                             10 % TMI IV (2019)
      Tingkat pengunduran diri              5% pada umur 26 tahun
                                               dan menurun secara
                                             linier sampai 0% pada
                                                  umur 56 tahun




                                                        - 38 -
Page 40
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

      Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                     30 September 2024      31 Desember 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                             Rp                    Rp

      Saldo awal                                                           8.637.649.768         7.280.698.441
      Beban imbalan kerja karyawan
        tahun berjalan (Catatan 26)                                          969.488.678         1.292.651.572
      Beban imbalan pasti yang
        diakui dalam penghasilan komprehensif lain                            90.006.754            119.799.755
      Pembayaran imbalan kerja                                                         -            (55.500.000)

      Jumlah                                                               9.697.145.200         8.637.649.768

      Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.
      Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, dengan variabel lain
      dianggap tetap, terhadap kewajiban imbalan pascakerja dan beban jasa kini, pada tanggal 31 Desember 2023:
                                                             31 Desember 2023
                                                  Kewajiban imbalan    Beban jasa kini dan
                                                     pascakerja           beban bunga
      Tingkat diskonto
        Kenaikan 1%                                       8.087.271.799            704.368.698
        Penurunan 1%                                      9.254.077.057            854.225.825

      Tingkat kenaikan gaji per tahun
        Kenaikan 1%                                       9.205.709.039            848.538.677
        Penurunan 1%                                      6.746.903.549            707.760.517

      Analisis sensitivitas disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam liabilitas imbalan
      pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi
      tersebut mungkin berkorelasi.


 20. MODAL SAHAM

      Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 berdasarkan
      laporan yang disusun oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                       30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
      Nama Pemegang Saham                                  Jumlah                Persentase            Jumlah Modal
                                                           Saham                Kepemilikan                Disetor
                                                                                     %                       Rp

      PT Prima Permata Sejahtera                             4.387.657.776                  56,25         438.765.777.600
      PT Kencana Graha Nusamandiri                           1.813.102.224                  23,24         181.310.222.400
      Ang Andri Pribadi - Komisaris Utama                          969.000                   0,01              96.900.000
      Masyarakat umum
       (masing-masing dibawah 5%)                            1.599.031.000                  20,50         159.903.100.000

      Jumlah                                                 7.800.760.000                 100,00         780.076.000.000


      Berdasarkan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) No. 55 tanggal 14 Juni 2024 dari
      Notaris Buntario Tigris, S.H. S.E., M.H, para pemegang saham telah menyetujui penggunaan alokasi laba bersih
      tahun 2023 sebesar Rp 5.000.000.000 ditetapkan sebagai dana cadangan sesuai dengan Anggaran Dasar
      Perusahaan. Sisa laba bersih sebesar Rp 56.244.254.404 akan digunakan untuk keperluan modal kerja
      Perusahaan dan dicatat sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.




                                                            - 39 -
Page 41
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

 21. CADANGAN UMUM

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 55 tanggal
      14 Juni 2024 dari Buntario Tigris Darmawa NG, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Hukum, notaris di
      Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk membentuk cadangan umum sebesar
      Rp 5.000.000.000.

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 188 tanggal
      30 Juni 2023 dari Buntario Tigris Darmawa NG, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Hukum, notaris di
      Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk membentuk cadangan umum sebesar
      Rp 5.000.000.000.


 22. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

      Kepentingan nonpengendali atas aset bersih Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                          Rp                     Rp

      a. Kepentingan nonpengendali atas
           Aset bersih Entitas Anak
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)                                 36.692.076.133         35.212.830.278
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                              24.253.829.348         24.426.933.822
         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                                 (61.165.683)           (61.146.649)
          Jumlah                                                       60.884.739.798          59.578.617.451


      Kepentingan Nonpengendali atas Laba (Rugi) Komprehensif Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2024       30 September 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                          Rp                      Rp

      b. Kepentingan nonpengendali atas
           Laba (Rugi) bersih Entitas Anak
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)                                  1.477.638.362            716.874.216
         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                                     (18.962)               (30.260)
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                                (173.104.469)          (652.662.785)
          Jumlah                                                        1.304.514.931                64.181.171


 23. PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA

      Rincian penjualan dan pendapatan usaha adalah sebagai berikut:

                                                                    30 September 2024       30 September 2023
                                                                      (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                            Rp                      Rp
        Pendapatan:
          Hotel                                                          42.576.239.589         35.995.300.048
          Sewa                                                            7.077.133.619          5.708.792.426
        Jumlah                                                           49.653.373.208         41.704.092.474


      Tidak terdapat pendapatan maupun penjualan dari pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan dan
      pendapatan untuk periode 30 September 2024 dan 2023.




                                                       - 40 -
Page 42
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

 24. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG

      Rincian beban pokok penjualan dan beban langsung adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September 2024     30 September 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                    Rp
      Beban langsung:
        Penyusutan (Catatan 9)                                         8.752.588.320          7.782.443.718
        Utilitas                                                       3.026.442.436          2.718.029.684
        Gaji dan tunjangan                                             2.912.529.412          3.188.261.200
        Lain-lain                                                      7.487.109.205          7.173.163.328
      Jumlah                                                          22.178.669.373       20.861.897.930



 25. BEBAN PENJUALAN

                                                                 30 September 2024     30 September 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                    Rp
      Utilitas                                                           748.564.230           748.122.930
      Komisi                                                             634.478.915           408.019.651
      Gaji dan tunjangan                                                 203.113.504           172.268.330
      Penyusutan (Catatan 9)                                              74.685.720            76.096.398
      Lain-lain                                                          694.129.471           478.703.606
      Jumlah                                                           2.354.971.840          1.883.210.915



26.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                  30 September 2024    30 September 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                          Rp                   Rp

      Gaji dan kesejahteraan karyawan                                 34.274.194.441      32.458.999.118
      Sewa dan jasa layanan                                            7.810.511.097      14.462.229.968
      Jasa manajemen (Catatan 31d)                                     4.349.917.230       3.570.531.575
      Jasa keamanan                                                    2.705.311.453       2.252.937.254
      Beban Pajak                                                      1.808.382.376       1.522.449.389
      Penyusutan (Catatan 9)                                           1.759.488.867       1.763.233.983
      Utilitas                                                         1.333.243.558       1.153.376.495
      Perbaikan dan pemeliharaan                                       1.168.483.964         955.970.419
      Biaya konversi pembangunan rumah Susun                           1.157.534.672       7.837.150.359
      Beban kantor                                                     1.029.669.294         663.368.070
      Imbalan pasca kerja (Catatan 19)                                   969.488.678         927.362.162
      Asuransi                                                           566.564.914         578.127.656
      Jasa profesional                                                   193.626.410       1.204.068.451
      Lain-lain                                                        3.558.535.768       2.771.848.846

      Jumlah                                                          62.684.952.722      72.121.653.745




                                                     - 41 -
Page 43
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

 27. PENGHASILAN BUNGA
                                                                   30 September 2024         30 September 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                        Rp
      Deposito berjangka                                                 9.122.984.936             2.523.240.150
      Jasa giro                                                            337.189.994               196.636.204
      Jumlah                                                             9.460.174.930             2.719.876.354


 28. LABA PER SAHAM

                                                                   30 September 2024         30 September 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                        Rp
      Laba
      Laba bersih yang dapat diatribusikan
        kepada pemilik entitas induk                                    96.825.770.712            57.185.809.648
      Jumlah Saham
      Jumlah rata-rata tertimbang saham
        untuk tujuan perhitungan laba
        bersih per saham dasar                                            7.800.760.000             7.800.760.000
      Laba Per Saham Dasar                                                         12,41                     7,33


      Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang
      bersifat dilutif.


 29. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      a. PT Kencana Graha Nusamandiri dan PT Prima Permata Sejahtera adalah pemegang saham utama
         Perusahaan.

      b. PT Karya Multi Makmur adalah pemegang saham minoritas entitas anak, SGK.

      c. Pihak berelasi yang merupakan entitas yang dikendalikan personil manajemen kunci Perusahaan:
         − PT Langgeng Gemilang Sejahtera

      d. Pihak berelasi yang merupakan entitas asosiasi Perusahaan:
         − PT Arah Sejahtera Abadi
         − PT Briliant Sakti Persada
         − PT Pluit Propertindo
         − PT Manggala Gelora Perkasa
         − PT Citra Gemilang Nusantara

      Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi

      Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara lain:
          a.   Sejak tahun 2013, Perusahaan mengadakan perjanjian pengelolaan Perkantoran TCC Batavia - Tower 1
               dengan PT Langgeng Gemilang Sejahtera. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 10 Februari
               2026.

          b.   Pada tanggal 7 Januari 2009, ASA, entitas asosiasi, mengadakan perjanjian jasa konsultasi manajemen
               dengan PNC, entitas anak, untuk memberi jasa konsultasi manajemen. Perjanjian ini telah diperpanjang
               beberapa kali terakhir pada tanggal 13 April 2023 yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2023.

          c.   Perusahaan menerima dividen dari CGN, entitas asosiasi, akan tetapi bagian Perusahaan atas rugi CGN
               sudah melebihi kepentingannya, maka Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
               lanjut berdasarkan PSAK No. 228 (sebelumnya PSAK No. 15). Dividen yang sudah diterima oleh
               Perusahaan disajikan pada akun "Utang Pihak Berelasi". Saldo pada tanggal 30 September 2024 dan
               31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 24.223.832.200 dan Rp 21.923.832.200.




                                                       - 42 -
Page 44
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

 30. INFORMASI SEGMEN

      Grup menetapkan segmen berdasarkan unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan
      mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau rugi operasi
      dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan konsolidasian.

      Segmen Usaha

      Grup melakukan kegiatan usaha sebagai berikut
      I. Penjualan dan pendapatan sewa
         − Apartemen
         − Perkantoran
      II. Pendapatan
          − Hotel
      Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                                                 30 September 2024 (Tidak Diaudit)
                                                                                                    Tidak dapat
                                    Perkantoran          Apartemen               Hotel              dialokasikan         Eliminasi         Konsolidasian
                                        Rp                  Rp                    Rp                     Rp                 Rp                 Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                            6.735.976.343      341.157.276         42.576.239.589                        -                 -      49.653.373.208

      Hasil
       Hasil segmen                     6.735.976.343      341.157.276         20.397.570.216                        -                 -      27.474.703.835

      Beban penjualan                     (20.771.235)     (754.575.439)       (1.259.345.163)           (320.280.003)                 -      (2.354.971.840)
      Beban umum dan administrasi     (40.771.311.447)      (86.259.560)      (11.858.808.568)         (9.968.573.147)                 -     (62.684.952.722)
      Beban pajak final                  (596.735.266)      (34.115.724)          (40.028.316)                      -                  -        (670.879.306)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi              144.958.780.431                  -                     -                       -                  -    144.958.780.431
      Pendapatan bunga                 8.087.417.604         37.479.260            29.599.160           1.305.678.906                  -      9.460.174.930
      Beban bunga dan keuangan       (14.610.019.366)          (590.001)       (2.808.083.090)         (1.144.574.153)                 -    (18.563.266.610)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                    (221.917.268)     127.000.000                      -            605.614.193                   -        510.696.925

      Laba (rugi) sebelum pajak      103.561.419.796       (369.904.188)        4.460.904.239          (9.522.134.204)                 -      98.130.285.643

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.412.391.020.235    62.013.490.050       126.026.296.197       1.572.102.472.763    623.200.825.554   7.795.734.104.799
      Liabilitas segmen               203.749.122.137     8.384.039.950        39.714.845.003         337.016.936.716     21.396.308.670     610.261.252.476
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                      1.686.858.729                 -         8.765.110.054            134.794.124                   -      10.586.762.907


                                                                                 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                                                    Tidak dapat
                                    Perkantoran          Apartemen               Hotel              dialokasikan         Eliminasi         Konsolidasian
                                        Rp                  Rp                    Rp                     Rp                 Rp                 Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                           5.370.312.966       338.479.460         35.995.300.048                        -                 -     41.704.092.474

      Hasil
       Hasil segmen                    5.370.312.966       338.479.460         15.133.402.118                        -                 -     20.842.194.544

      Beban penjualan                     (81.661.881)     (754.575.439)         (764.215.192)           (282.758.403)                 -      (1.883.210.915)
      Beban umum dan administrasi     (51.453.860.539)   (1.091.911.647)       (9.589.340.793)         (9.986.540.766)                 -     (72.121.653.745)
      Beban pajak final                  (503.962.761)      (73.327.591)          (26.937.730)                      -                  -        (604.228.082)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi              130.499.247.488                 -                      -                       -                  -    130.499.247.488
      Pendapatan bunga                 2.507.486.296        42.864.083             19.894.225             149.631.750                  -      2.719.876.354
      Beban bunga dan keuangan       (15.579.624.916)       (2.023.304)        (2.754.423.780)           (257.091.724)                 -    (18.593.163.724)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                  1.100.107.054        21.931.878                      -          (4.731.110.033)                 -      (3.609.071.101)

      Laba (rugi) sebelum pajak       71.858.043.707     (1.518.562.560)        2.018.378.848         (15.107.869.176)                 -     57.249.990.819

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.239.099.774.299    63.934.150.471       123.024.527.920      1.516.922.539.629     928.384.287.252   7.871.365.279.571
      Liabilitas segmen               259.899.763.569     9.173.200.363        43.367.657.504        455.952.355.272      19.103.186.880     787.496.163.588
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                     1.686.088.040           112.486          7.794.856.593            140.716.980                   -      9.621.774.099



 31. IKATAN

      a. Akta Kesepakatan Bersama II No. 138 tanggal 24 Agustus 2009 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris, S.H.,
         S.E., M.H., notaris di Jakarta, oleh dan antara Ny. Betty Donna Christina Siahaan (Betty) dan Tn. DR. Tunggul
         Simanjuntak (Tunggul) (yang dalam hal ini bertindak masing-masing sebagai pemegang dan pemilik hak atas
         seluruh saham sejumlah 50.000 lembar dalam PT Sinar Bonana Jaya (SBJ)) dan PT Kawasan Industri
         Jababeka Tbk (KIJA) dengan Perusahaan. Betty dan Tunggul setuju dan sepakat untuk menjual seluruh saham
         dan tagihan yang dimiliki oleh mereka terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang ditunjuk oleh
         Perusahaan dengan harga penjualan masing masing sebesar Rp 5.000.000.000 dan Rp 17.500.000.000. KIJA
         setuju dan sepakat untuk menjual tagihan miliknya terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang
         ditunjuk oleh Perusahaan sebesar Rp 50.000.000.000. Pembayaran oleh Perusahaan kepada Betty dan Tunggul

                                                                     - 43 -
Page 45
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

           dilakukan secara bertahap sebanyak 8 kali (dalam PPJB No. 139 tanggal 24 Agustus 2009, pembayaran
           dilakukan 7 kali, dimana pada pembayaran ketiga dilakukan secara 2 tahap) sesuai dengan pemenuhan kondisi
           tertentu oleh pihak Betty dan Tunggul. Sedangkan pembayaran kepada KIJA dilakukan secara bertahap
           sebanyak 5 kali sesuai dengan pemenuhan kondisi tertentu oleh pihak KIJA.

           Pada tanggal 15 Desember 2014, Betty dan Tunggul (Pemohon) mengajukan Permohonan Arbitrase
           No. 640/XII/ARB-BANI/2014 melawan Perusahaan (Termohon) dan Buntario Tigris, SH., S.E., M.H. (selaku turut
           Termohon) di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), untuk melakukan pembatalan perjanjian pengikatan
           jual beli saham dan tagihan PT Sinar Bonana Jaya (SBJ) yang dinyatakan dalam Akta No. 139 tanggal 24
           Agustus 2009. Perkara ini telah diputus oleh Mahkamah Arbitrase BANI pada tanggal 4 Februari 2016 dengan
           putusan menolak seluruhnya permohonan Pemohon. Dengan demikian, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham
           dan Tagihan PT SBJ antara Perusahaan dengan Betty dan Tunggul dinyatakan sah dan masih mengikat kedua
           belah pihak.
           Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, Perusahaan telah membayar sebesar
           Rp 2.850.000.000 kepada Betty dan Tunggul, yang dicatat pada akun piutang lain-lain sebesar Rp 350.000.000
           dan akun uang muka investasi sebesar Rp 2.500.000.000 dan sebesar Rp 2.500.000.000 kepada KIJA yang
           dicatat sebagai bagian piutang lain-lain.

      b. Pada 27 Oktober 2003, PNC mengadakan perjanjian jual beIi dengan PT Graha Tunasmekar selaku pemilik
         tunggal yang sah dan memiliki hak penuh untuk unit yang sedang dibangun, dan merupakan kontraktor dan
         pengembang rumah susun apartemen “The Peak di Sudirman” (The Peak) yang telah diubah dengan adendum
         pada tanggal 2 Desember 2004.

      c. Grup mengadakan perjanjian dengan beberapa bank dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli
         untuk pemilikan perkantoran dan apartemen milik Grup sebagai berikut:
          1. Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan perkantoran (KPK)
              dengan PT Bank Central Asia Tbk.
          2. PNC, entitas anak, mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan apartemen
              (KPA) dengan Bank Pan Indonesia, Bank CIMB Niaga dan Bank OCBC NISP.
          3. TMP, entitas anak, mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan apartemen
              (KPA) dengan PT Bank Central Asia Tbk.

           Dalam perjanjian kerjasama tersebut, Grup menjamin pembayaran jumlah yang terutang atas pembelian unit
           perkantoran dan unit apartemen oleh pembeli kepada bank – bank pemberi KPK dan KPA melalui penempatan
           dana pada bank yang bersangkutan (Catatan 10). Penjaminan ini berlaku sampai dengan Akta Jual beli (AJB)
           dan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas unit perkantoran dan unit apartemen tersebut
           ditandatangani.

      d. Pada tahun 2012, SGK mengadakan perjanjian kerja sama dengan Intercontinental Hotel Group
         (PT SC Hotels & Resorts Indonesia) untuk pengawasan, pengarahan dan untuk mengelola Hotel Holiday Inn
         Express. Perjanjian ini berlaku selama 15 tahun. SGK diwajibkan untuk membayar:
           1. Biaya dasar manajemen sebesar 2 % dari dari pendapatan kotor hotel.
           2. Biaya insentif manajemen sebesar persentase tertentu dari laba operasi kotor yang telah disesuaikan
              (AGOP).
           Pada periode 30 September 2024 dan 2023, beban jasa manajemen masing-masing sebesar Rp 4.349.917.230
           dan Rp 3.570.531.575 dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 26).

      e. Pada tanggal 30 Juli 2013 dengan addendum tertanggal 11 April 2014, TMP, entitas anak, melakukan transaksi
         pembelian tanah dengan PT Equator Paradise, dengan penandatanganan surat pesanan dan/atau Perjanjian
         Pengikatan Jual Beli atas unit-unit kantor oleh PT Eastern Star Capital (ESC), segera setelah didirikannya
         proyek Capital Square, proses balik nama keatas nama TMP dan setelah mendapatkan Izin Mendirikan
         Bangunan. Atas perjanjian ini, TMP, entitas anak, mencatat utang sebesar Rp 70.000.000.000 yang disajikan
         sebagai bagian dari uang muka penjualan (Catatan 17).

      f.   Pada tanggal 19 November 2019, berdasarkan hasil pembahasan perhitungan nilai konversi sesuai dengan
           Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 112 Tahun 2019, tentang Tata Cara Pemenuhan Kewajiban
           Pembiayaan dan Pembangunan Rumah Susun Murah/Sederhana Melalui Konversi oleh para Pemegang Izin
           Pemanfaatan Ruang, Perusahaan sebagai pemegang Izin Pemanfaatan Ruang telah menyepakati jumlah nilai
           konversi sebesar Rp 42.260.447.250 melalui Surat Pernyataan No. 8 tanggal 4 Juni 2021. Nilai konversi
           didasarkan oleh Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada tahun 2019 sebesar Rp 55.923.000/m2 dan luas lahan
           yang ditunjuk oleh Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT) sebesar +/- 24.173 m2. Selanjutnya,
           berdasarkan Surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus
           Ibukota Jakarta No. 32/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/- 1.711.32/2021 tanggal 21 Oktober 2021
           memutuskan memberikan izin prinsip konversi kepada Perusahaan sebesar nilai konversi melalui
           pembangunan fasilitas publik dalam bentuk Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium Tahap Dua, yang
           meliputi biaya KJPP dan Konsultan Manajemen untuk Blok A, E dan C, Konstruksi Blok A dan E serta konstruksi
           lansekap, di mana konstruksi pembangunan Blok A dan E diselesaikan paling lambat pada tanggal 20 Juni 2022
           dan serah terima kepada Walikota Jakarta Utara paling lambat bulan Oktober 2022 melalui Berita Acara Serah
           Terima.

                                                        - 44 -
Page 46
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

         Pada tanggal 14 Maret 2022, berdasarkan Surat No. 024-002/GWS-TCC/DIR/III/2022, Perusahaan melakukan
         permohonan untuk membangun satu Blok terlebih dahulu atas Rumah Susun Kampung Akuarium, hal tersebut
         dikarenakan sesuai dengan Surat No. 025-002/GWS-TCC/DIR/III/2022 tanggal 18 Maret 2022 sehubungan
         dengan kesanggupan Perusahaan untuk mendanai pembangunan konstruksi pembangunan Rumah Susun
         Kampung Akuarium sebesar Rp 21.500.000.000.

         Berdasarkan Surat No. 1105/-1.796.32 tanggal 23 Maret 2022 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas
         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Perusahaan diminta untuk segera menerbitkan Surat
         Kerjasama dengan PT Prosys Eka Persada sebagai Manajemen Konstruksi dan penunjukkan penyedia jasa
         konstruksi dengan PT Totalindo Eka Persada.

         Selanjutnya, pada tanggal 5 Oktober 2022 berdasarkan surat No. 076-012/GWS- RKA/DIR/X/2022, Perusahaan
         mengajukan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip kepada Dinas
         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta. Dan pada tanggal 13 Oktober 2022, Dinas
         Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat keputusan No.
         43/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/-.711.32/202 tentang perpanjangan izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi, dimana konstruksi pembangunan diselesaikan paling lambat Februari 2023 dan serah terima kepada
         Walikota Jakarta Utara paling lambat April 2023.

         Selanjutnya, atas izin prinsip yang telah berakhir tersebut, Perusahaan mengirimkan Surat No. 042-008/GWS-
         RKA/PRO/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 sehubungan dengan permohonan perubahan tanggal penyerahan
         fisik bangunan dalam izin prinsip pelaksanaan bentuk konversi kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan
         Permukiman DKI Jakarta.

         Perusahaan sudah memulai proses konstruksi pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium.
         Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium dilaksanakan oleh kontraktor yang penyelesaiannya
         berdasarkan progress proyek serta nilai proyek tersebut nilainya akan diverifikasi oleh pihak KJPP. (Manajemen
         Konstruksi yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah).


 32. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN

      Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan berdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut dapat
      dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties) dan bukan merupakan
      pendapatan yang dipaksakan atau likuidasi.

      Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September
      2024 dan 31 Desember 2023 dicatat sebesar nilai wajar, atau disajikan dalam jumlah tercatat baik karena jumlah
      tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.

      Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok instrumen
      keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai tersebut:

      Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lainnya, utang bank jangka pendek, utang usaha, utang
      lain-lain, biaya masih harus dibayar dan utang pihak berelasi, diperkirakan sebesar nilai wajar karena jangka pendek
      dari utang tersebut dalam waktu 12 bulan.

      Nilai tercatat utang bank jangka panjang mendekati nilai wajarnya karena suku bunga mengambang dari instrumen
      keuangan bergantung pada penyesuaian yang dilakukan oleh bank dan lembaga keuangan.

 33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan
      yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing,
      risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko suku bunga. Grup beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
      Direksi.

      I. Manajemen risiko mata uang asing

         Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional dari
         Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata uang asing tersebut. Volatilitas
         ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.

         Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari aktivitas operasi dan
         pendanaan dalam mata uang yang sama.

         Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan pembukuannya.

                                                         - 45 -
Page 47
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

          Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Grup mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam
          mata uang asing sebagai berikut:

                                                               30 September 2024                  31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)                      (Diaudit)
                                                         Mata Uang         Ekuivalen        Mata Uang        Ekuivalen
                                                           Asing              Rp              Asing             Rp
              Aset Moneter
              Kas dan setara kas                   US$      792.589       11.998.210.466       772.270       12.148.582.346
              Jumlah aset                                                 11.998.210.466                     12.148.582.346

              Liabilitas Moneter
              Utang usaha kepada
                pihak ketiga                       US$          900            13.624.200           900          13.874.400
                                                  EURO        6.300           106.169.994         6.300         107.978.976
              Jumlah Liabilitas Moneter                                      119.794.194                        121.853.376
              Jumlah Aset Neto Moneter                                    11.878.416.272                     12.026.728.970
          II. Manajemen risiko kredit

                 Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya yang
                 mengakibatkan kerugian bagi Grup.

                 Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha dan lain-lain.
                 Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang layak serta terpercaya.
                 Grup meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang timbul dari pembeli properti dengan mengenakan
                 denda atas keterlambatan pembayaran, pembatalan penjualan dengan denda pembatalan dan apabila
                 penjualan belum dilunasi tidak dilakukan serah terima unit yang dijual sehingga dapat dilakukan penjualan
                 kembali properti dengan dikenakan klaim atas kerugian yang timbul dari penjualan kembali tersebut. Untuk
                 risiko kredit yang timbul dari penyewa properti investasi dilakukan dengan cara meminta penyewa untuk
                 memberikan deposit dalam bentuk tunai atau bank garansi untuk sewa selama 3 bulan, serta membayar
                 uang muka sewa sebelum masa sewa berlaku.

                 Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan
                 meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup memiliki kebijakan untuk
                 memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki sejarah dan reputasi kredit yang baik.
                 Manajemen melakukan pengawasan secara terus menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit. Piutang
                 usaha atas penjualan perkantoran dan apartemen Grup pada tanggal pelaporan sebagian besar merupakan
                 selisih pengakuan pendapatan setelah dikurangi dengan bagian yang telah dibayar oleh pembeli sehingga
                 pembayarannya belum jatuh tempo.

       III.      Manajemen risiko suku bunga

                 Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu
                 instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Grup yang
                 terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan utang bank.

                 Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Grup mengelola beban bunga melalui kombinasi pembiayaan
                 melalui perbankan dan institusi keuangan yang kredibel. Manajemen juga melakukan penelaahan berbagai
                 suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan sebelum
                 mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.

                 Manajemen tidak menganggap perlunya melakukan swap suku bunga pada saat ini.

                 Tidak ada analisis sensitivitas yang dilakukan karena Grup tidak memperkirakan adanya dampak material
                 terhadap laba atau rugi Grup yang timbul dari dampak perubahan suku bunga yang wajar pada instrumen
                 keuangan berbunga pada akhir periode pelaporan.

       IV.       Manajemen risiko likuiditas

                 Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada direksi, yang telah membangun kerangka
                 manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka
                 pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan
                 simpanan, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman cadangan dengan terus menerus memonitor perkiraan dan
                 arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo liabilitas keuangan.


                                                            - 46 -
Page 48
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

            Tabel risiko likuiditas dan suku bunga

            Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan nonderivatif dengan periode
            pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang tidak terdiskontokan dari
            liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta untuk membayar. Tabel
            mencakup arus kas bunga dan pokok. Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak
            didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan
            pada tanggal terawal di mana Grup mungkin akan diminta untuk membayar.

                                                                                                    30 September 2024 (Tidak Diaudit)
                                     Tingkat bunga
                                        efektif            Kurang dari
                                                                                 1 - 3 bulan               3 bulan - 1 tahun           1 - 5 tahun         Di atas 5 tahun         Jumlah
                                       rata-rata             1 bulan
                                      tertimbang
                                           Rp                  Rp                    Rp                           Rp                       Rp                    Rp                   Rp
            Tanpa bunga
            Utang usaha
              Pihak ketiga                           -                   -        14.398.315.040                               -           679.844.461                       -      15.078.159.501
            Utang lain-lain kepada
              Pihak berelasi                         -                   -                      -               2.300.000.000                          -                     -       2.300.000.000
              Pihak ketiga                           -                   -                      -               4.165.922.967                          -                     -       4.165.922.967
            Biaya yang masih
              harus dibayar                          -                   -        18.329.898.612                               -                       -                     -      18.329.898.612
            Uang jaminan
              penyewa                                -                   -           378.789.929                               -          2.729.254.749                      -       3.108.044.678

            Instrumen tingkat
               bunga variabel
            Utang bank jangka
               pendek                            9,00%                   -                      -                              -                       -                     -                     -
            Utang bank jangka
               panjang                9,00% - 10,50%                     -         2.100.000.000               42.000.833.324          331.303.181.367                       -     375.404.014.691
            Jumlah                                                       -        35.207.003.581               48.466.756.291          334.712.280.577                       -     418.386.040.449


                                                                                                       31 Desember 2023 (Diaudit)
                                      Tingkat bunga
                                         efektif               Kurang dari
                                                                                       1 - 3 bulan             3 bulan - 1 tahun         1 - 5 tahun       Di atas 5 tahun         Jumlah
                                         rata-rata               1 bulan
                                        tertimbang
                                            Rp                      Rp                     Rp                          Rp                    Rp                  Rp                  Rp
            Tanpa bunga
            Utang usaha
             Pihak ketiga                    -                               -         5.506.302.003                               -     7.356.443.123                       -    12.862.745.126
            Utang lain-lain -
              pihak ketiga                   -                   1.108.586.848            176.891.023                              -     1.045.447.474                       -     2.330.925.345
            Biaya masih
              harus dibayar                  -                   8.019.173.571            529.919.084             16.783.026.251                       -                     -    25.332.118.906
            Uang jaminan
              penyewa                        -                               -            266.285.600                              -     2.553.152.856                       -     2.819.438.456

            Instrumen tingkat
              bunga variabel
            Utang bank jangka
              pendek                               9,00%                     -                         -           8.627.538.401                       -                     -     8.627.538.401
            Utang bank jangka
              panjang                  9,00% - 10,50%            4.404.775.346        23.438.996.971            161.455.355.210        443.827.769.824     (94.556.723.721)      538.570.173.630

            Jumlah                                             13.532.535.765         29.918.394.681            186.865.919.862        454.782.813.277     (94.556.723.721)      590.542.939.864



            Jumlah yang dicantum di atas untuk instrumen suku bunga mengambang untuk liabilitas keuangan harus
            berubah jika perubahan suku bunga mengambang berbeda dengan estimasi suku bunga yang ditentukan
            pada akhir periode pelaporan.

            Grup memiliki fasilitas pembiayaan dari bank sebagaimana dijelaskan dalam catatan di bawah ini, yang tidak
            digunakan untuk mengurangi risiko likuiditas pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.

                                                                                                                        30 September 2024                         31 Desember 2023
                                                                                                                          (Tidak Diaudit)                             (Diaudit)
                                                                                                                                Rp                                       Rp
             Fasilitas utang dengan
               jaminan dan tanggal jatuh tempo yang berbeda
               mulai tahun 2024 dan 2023 yang diperpanjang
               dengan perjanjian bersama:
               Jumlah yang digunakan                                                                                               540.308.184.962                           540.308.184.962
               Jumlah yang belum digunakan                                                                                         166.941.666.769                           166.941.666.769

             Jumlah                                                                                                                707.249.851.731                           707.249.851.731


            Grup memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.



                                                                                     - 47 -
Page 49
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Untuk Periode Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit) (Lanjutan)

 34. TUNTUTAN HUKUM

      Pada tanggal 25 Januari 2024, Perusahaan menerima surat panggilan Sidang dari Hakim Ketua Majelis Pengadilan
      Negeri Jakarta Pusat terkait Perkara No. 48/Pdt.G/2024/PN Jkt.Pst. antara Tabrani M. Harun sebagai Penggugat
      melawan PT Suluh Dwipantara dan lainnya sebagai Para Tergugat, dalam hal ini Perusahaan sebagai Tergugat II
      atas sengketa tanah yang beralamat di Jl. KH Mas Mansyur Kav 126 RT 09/RW 04, Kelurahan Karet Tengsin,
      Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

      Setelah melalui tahapan mediasi, pada tanggal 23 September 2024, berdasarkan putusan Nomor
      48/Pdt.G/2024/PN Jkt.Pst, majelis hakim PN Jakarta Pusat menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima
      (Niet Ontvankelijke Verklaard) dan menghukum penggugat untuk membayar semua biaya yang timbul dalam
      perkara ini sebesar Rp 15.253.000.


 35. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI PERUSAHAAN

      Informasi keuangan tersendiri entitas induk menyajikan informasi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, dimana penyertaan saham pada
      entitas anak dan asosiasi.

      Laporan keuangan tersendiri entitas induk disajikan dari halaman 49 sampai dengan 53. Informasi laporan
      keuangan induk tersendiri mengikuti kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
      konsolidasian seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2, kecuali untuk investasi pada entitas anak dan asosiasi yang
      dicatat menggunakan metode ekuitas.




                                                        - 48 -
Page 50
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                   30 September 2024    31 Desember 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                           Rp                  Rp
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                    269.512.269.724      305.647.677.011
Piutang usaha kepada pihak ketiga                                         332.115.876           13.701.660
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                        2.052.736.052        1.538.312.203
Pajak dibayar di muka                                                   3.838.697.834        4.047.301.307
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                       582.269.951          262.436.714

Jumlah Aset Lancar                                                    276.318.089.437      311.509.428.895

Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                        2.948.638.168        2.948.638.168
Persediaan                                                            293.845.309.018      293.622.897.286
Uang muka investasi saham                                           1.025.494.849.502      845.494.849.502
Investasi pada entitas asosiasi
   dan anak                                                         3.646.472.009.307    3.766.311.919.647
Properti investasi - nilai wajar                                    2.075.494.116.660    2.058.379.306.517
Aset tetap - neto                                                      29.688.051.029       31.352.151.678

Jumlah Aset Tidak Lancar                                            7.073.942.973.684    6.998.109.762.798

JUMLAH ASET                                                         7.350.261.063.121    7.309.619.191.693

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                          - 49 -
Page 51
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                   30 September 2024    31 Desember 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                           Rp                  Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga                                                761.065.689          761.065.689
Utang lain-lain - pihak ketiga                                                      -        1.045.447.474
Utang pajak                                                               649.408.746          631.820.196
Biaya yang masih harus dibayar                                         18.298.249.313       18.420.809.856
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                              5.324.774.628        5.081.295.002
Utang bank jangka panjang yang jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun                                              100.224.000.000       83.320.204.918

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                       125.257.498.376      109.260.643.135

Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan penyewa                                                    2.475.783.065        2.316.681.172
Pendapatan diterima di muka - dikurangi
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                                423.009.820          517.603.697
Utang pihak berelasi                                                   24.223.832.200       21.923.832.200
Utang Bank                                                             66.312.000.000      141.480.000.000
Estimasi Liabilitas imbalan kerja karyawan                              6.980.827.135        6.256.484.563

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      100.415.452.220      172.494.601.632

Jumlah Liabilitas                                                     225.672.950.596      281.755.244.767

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal - Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  7.800.760.000 saham                                                 780.076.000.000      780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                                222.442.743.783      222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                        411.856.000          411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                           6.237.525.725        6.339.590.838
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                             60.000.000.000       55.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                    6.055.419.987.017    5.963.594.216.305

Jumah Ekuitas                                                       7.124.588.112.525    7.027.864.406.926

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                       7.350.261.063.121    7.309.619.651.693

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                          - 50 -
Page 52
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR II : INFORMASI LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)

                                                                   30 September 2024       30 September 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                      Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                                          6.130.047.971           4.909.880.443

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG                                               -                       -

LABA BRUTO                                                              6.130.047.971           4.909.880.443

Beban penjualan                                                           (20.771.235)            (81.661.881)
Beban umum dan administrasi                                           (40.771.311.447)        (51.453.860.539)
Beban pajak final                                                        (596.735.266)           (503.962.761)
Bagian rugi bersih entitas anak                                        (6.129.720.711)        (14.211.801.536)
Bagian laba bersih entitas asosiasi                                   144.958.780.431         130.499.247.488
Penghasilan bunga                                                       8.087.417.604           2.507.486.296
Beban bunga dan keuangan                                              (14.610.019.366)        (15.579.624.916)
Lain-lain - neto                                                         (221.917.269)          1.100.107.054

LABA SEBELUM PAJAK                                                     96.825.770.712          57.185.809.648

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                -                       -

LABA PERIODE BERJALAN                                                  96.825.770.712          57.185.809.648

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi :
  Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                          (102.065.113)             11.206.626

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                     96.723.705.599          57.197.016.274

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                          - 51 -
Page 53
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR III : INFORMASI LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)

                                                                                                                         Penghasilan komprehensif lain
                                                                                        Selisih transaksi        Bagian penghasilan        Pengukuran kembali                      Saldo laba
                                                                   Tambahan            perubahan ekuitas           komprehensif lain       atas program imbalan      Ditentukan             Tidak ditentukan           Jumlah
                                         Modal saham              modal disetor          entitas asosiasi       atas entitas asosiasi              pasti                                                               ekuitas
                                                                                                                                                                   penggunaannya            penggunaannya
                                              Rp                       Rp                      Rp                           Rp                     Rp                   Rp                       Rp                      Rp


Saldo per 1 Januari 2023                  780.076.000.000         222.442.743.783              411.856.000             (1.505.712.946)           8.389.179.268       50.000.000.000             5.907.349.961.901    6.967.164.028.006
Cadangan umum                                           -                       -                        -                          -                        -        5.000.000.000                (5.000.000.000)                   -
Laba periode berjalan                                   -                       -                        -                          -                        -                    -                57.185.809.648       57.185.809.648
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                      -                        -                         -               (31.024.451)            42.231.077                       -                          -          11.206.626


Saldo per 30 September 2023               780.076.000.000         222.442.743.783              411.856.000             (1.536.737.397)           8.431.410.345       55.000.000.000             5.959.535.771.549    7.024.361.044.280


Saldo per 31 Desember 2023                780.076.000.000         222.442.743.783              411.856.000             (1.927.436.208)           8.267.027.046       55.000.000.000             5.963.594.216.305    7.027.864.406.926
Cadangan umum                                           -                       -                        -                          -                        -        5.000.000.000                (5.000.000.000)                   -
Laba periode berjalan                                   -                       -                        -                          -                        -                    -                96.825.770.712       96.825.770.712
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                      -                        -                         -               (10.450.943)            (91.614.170)                     -                          -        (102.065.113)


Saldo per 30 September 2024               780.076.000.000         222.442.743.783              411.856.000             (1.937.887.151)           8.175.412.876       60.000.000.000             6.055.419.987.017    7.124.588.112.525



*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas.




                                                                                                                   - 52 -
Page 54
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR IV : INFORMASI LAPORAN ARUS KAS ENTITAS INDUK
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)


                                                                   30 September 2024       30 September 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                      Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                                5.892.951.995           4.718.340.893
Penerimaan bunga                                                         7.572.993.755           2.450.420.883
Pembayaran kas kepada karyawan                                         (24.055.976.095)        (22.420.615.883)
Pembayaran pajak penghasilan                                              (625.739.016)           (363.047.780)
Pembayaran kas kepada pemasok
  dan untuk beban operasional lainnya                                  (31.502.484.508)        (15.468.457.581)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                             (42.718.253.869)        (31.083.359.468)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dividen entitas asosiasi                                   258.622.950.000         184.009.800.000
Penerimaan pengembalian investasi saham                                  2.300.000.000           2.300.000.000
Penempatan uang muka investasi saham                                 (180.000.000.000)         (96.260.000.000)
Perolehan aset tetap dan properti investasi                             (2.315.180.225)         (1.877.918.013)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi          78.607.769.775          88.171.881.987


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank                                                                  -       17.641.731.230
Pembayaran utang bank                                                  (58.264.204.918)                      -
Pembayaran bunga utang bank                                            (13.606.274.999)        (14.905.150.000)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan          (71.870.479.917)          2.736.581.230


KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                                (35.980.964.011)        59.825.103.749
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                   (154.443.276)           (518.707.852)

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                       305.647.677.011          69.514.705.674

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                      269.512.269.724         128.821.101.571


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                        - 53 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.95 MB
Published30 Oct 2024
Pages54
Characters235,021
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 82 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GREENWOOD SEJAHTERA Tbk p.1 ×155
linked org Kencana Graha p.9 ×3
linked org Prima Permata p.9 ×3
linked person Ang Andri Pribadi · Komisaris Utama p.10 ×2
linked person Paulus Indra Intan · Direktur Utama p.10
linked person Suherman Anggawinata · Direktur Independen p.10
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.26 ×7
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×8
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.26 ×10
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.26 ×2
linked org Bank Victoria International Tbk p.26 ×5
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.26 ×8
linked org Bank JTrust Indonesia Tbk p.26 ×2
linked org PT Total Bangun Persada p.28
linked org Kawasan Industri Jababeka Tbk p.44 ×2
linked org Bank OCBC NISP. p.45
linked org Pemerintah Provinsi p.46
linked org Totalindo Eka Persada. p.46
possible org Negara Republik Indonesia p.9 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.26 ×4
possible org PT Citra Gemilang Nusantara p.29
possible org KJPP Iskandar p.31 ×2
unresolved person Hendra Karyadi p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved person Buntario Tigris Darmawa NG p.9 ×6
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×5
unresolved person K.H. Mas Mansyur p.9 ×3
unresolved org PT Kencana Graha Global. p.9
unresolved org PT Prima Permata Sejahtera. p.9 ×3
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×2
unresolved org PT Prakarsa Nusa Cemerlang p.10 ×4
unresolved org PT Sentra Graha Kencana p.10 ×4
unresolved org PT Trisakti Makmur Persada p.10 ×4
unresolved person Ira Sudjono p.10
unresolved person Yulia · Notaris p.10 ×2
unresolved org Menteri p.10
unresolved person Robert Purba p.10
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10
unresolved person Arie Kusumastuti Maria · Komisaris Independen p.10 ×4
unresolved person Dedy Ismunandar Soetiarto · Direktur p.10 ×2
unresolved person Andreas Bahana · Anggota p.11
unresolved org Bank Indonesia p.21
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.25
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia p.26 ×7
unresolved org Bank Bank Negara Indonesia Pan Indonesia Tbk(Persero) Tbk p.26 ×2
unresolved org PT Sinar Arta Mulia p.28 ×2
unresolved org PT Trimatra Tatagraha p.28
unresolved org PT Perintis Dinamika Sekatama p.28
unresolved org PT Arah Sejahtera Abadi p.29 ×2
unresolved org PT Pluit Propertindo p.29 ×3
unresolved org PT Brilliant Sakti Persada p.29
unresolved org PT Manggala Gelora Perkasa p.29 ×2
unresolved person Penilai Rp Radithe Pramudito p.31 ×2
unresolved org KJPP Jimmy Area p.31
unresolved org Prasetyo & Rekan p.31
unresolved org PT Graha Tunasmekar p.34 ×2
unresolved org PT Cendrawasih Farin p.34
unresolved org PT Berca Hardayaperkasa p.34
unresolved org PT SC Hotels p.35 ×2
unresolved person Deni Thanur p.38
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.40
unresolved org PT Kencana Graha Nusamandiri p.40 ×2
unresolved — (masing-masing dibawah 5%) p.40
unresolved org PT Karya Multi Makmur p.43
unresolved org PT Langgeng Gemilang Sejahtera p.43
unresolved org PT Briliant Sakti Persada p.43
unresolved org PT Citra Gemilang Nusantara Transaksi-transaksi p.43
unresolved org PT Langgeng Gemilang Sejahtera. Perjanjian p.43
unresolved person Betty Donna Christina Siahaan p.44
unresolved person DR. Tunggul Simanjuntak p.44
unresolved org PT Sinar Bonana Jaya p.44 ×2
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.45
unresolved org PT SBJ p.45
unresolved org PT Equator Paradise p.45
unresolved org PT Eastern Star Capital p.45
unresolved org Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman p.46
unresolved org PT Prosys Eka Persada p.46
unresolved org PT Totalindo Eka Persada. Selanjutnya p.46
unresolved org PT Suluh Dwipantara p.49

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-III-GWSA.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result