Back to announcement
LK PT Minna Padi Investama Sekuritas 30 Sept 2024.pdf
Financial statement Text extracted PADISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 72
Page 1 OCR 0.952
PT MINNA PAD! INVESTAMA SEKURITAS Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
Page 2 OCR 0.961
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS TBK DAFTAR ISI SURAT PERNYATAAN DIREKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 LAPORAN ARUS KAS UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Halaman
Page 3 OCR 0.938
Wu PADI INVESTAMA SEKURITAS Member of Indonesia Stock Exchange SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk Kami yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama Alamat Kantor Alamat Domisili / sesuai KTP atau Kartu identitas lain Nomor Telepon Jabatan 2. Nama Alamat Kantor Alamat Domisili / sesuai KTP atau Kartu identitas lain Nomor Telepon Jabatan 3. Nama Alamat Kantor Alamat Domisili / sesuai KTP atau Kartu identitas lain Nomor Telepon Jabatan Head Office Eguity Tower Lantai 11 (SCBD) Lot. 9 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Tel. 462 21 525 5555, 462 21525 6666 Fax. 462 21527 1527 Djoko Joelijanto PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk, Eguity Tower Lt.11 Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Kelapa Puan Timur III NC4 Kelapa Gading, Jakarta Utara 525-5555 Direktur Utama Martha Susanti PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk, Eguity Tower Lt.11 Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jl. Asuransi 1/2 RT.009 Rw. 001 Kelurahan Cipinang Cempedak Kecamatan Jatinegara Jakarta 13340 525-5555 Direktur Dwi Setijo Adji PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk, Eguity Tower Lt.11 Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Citragran Blok BB 10 No. 5 Rt. 07 Rw. 011 Bekasi — Jawa Barat 525-5555 Direktur Branch Office : Jl. Walter Monginsidi No. 27 A/B Solo 57129 Tel. #62 271 667 679 162 271 667 680 Fax. 462 271 635 470
Page 4 OCR 0.936
MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Member of Indonesia Stock Exchange menyatakan bahwa : 1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Perusahaan, 2. Laporan Keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia : w a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar, b. Laporan Keuangan Perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material: 4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Jakarta, 25 Oktober 2024 PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk NA Djoko Joelijanto Martha Susanti Direktur Utama Direktur Dwi Setijo Adj Direktur Head Office Branch Office : Eguity Tower Lantai 11 (SCBD) Lot. 9 Jl. Walter Monginsidi No. 27 AB Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Solo 57129 Jakarta 12190 Tel. 462 271667 679 Tel. 462 21 525 5555, 462 21 525 6866 162 271 667 680 Fax. 462 21 527 1527 Fax. 462 271 635 470
Page 5 OCR 0.862
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk LAPORAN POSISI KEUANGAN UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2024 2023 Catatan Unauditod Audited ASET Kas dan Setara Kas 2b,2c,4,31,36 7.949.895.173 6.415.552.692 Portofolio Efek: 26,5,36 - Pihak Ketiga 78.297.548.964 106,195.316,690 - Pihak Berelasi 20,34 13:606.626.920 11.650.917.796 Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan 2c,6,36 25.756,381.376 60.801.494.881 Piutang Nasabah: 20,7,36 - Pihak Ketiga 5.814.807.779 5.133.830.812 Piutang Lain-lain 2c,2d,8,34,36 367.923.344 310.648.143 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka 2e 145.864.601 43.806.700 Pajak Dibayar di Muka 2x, 13a 476.369.875 442.23177 Penyertaan Saham 2c,21,9,36 12.500.000.000 12.500.000.000 Properti Investasi - Neto 29.2j.10,15 22,504.449.757 23.759.604.418 Aset Tetap - Neto 2h,2j11 8.643.711.234 9.408.577.180 Aset Pajak Tangguhan - Neto 2k.13d 1.527.725.034 1.518.053.979 Aset Lain-lain 2c,2f,21,12,36 1.391.525.645 511.317.836 TOTAL ASET 178.982.829.701 238.691,352.303 LIABILITAS Utang Bank 26,15,36 3.546.218.487 9.614.496.798 Utang Nasabah: 20,14,36 - Pihak-pihak Berclasi 2d,34 - - - Pihak Ketiga 19.377.931.227 58.179.179.555 Utang Subordinasi 4.000.000.000 " Utang Lain-lain 20, 2d,16,36 283.285.300 458.049.467 Beban Akrual 20,17,36 309.826.617 372.852.295 Utang Pajak 2k,13b 208.502.064 37.352.904 Liabilitas Sewa 26,20,18,36 165,327.982 87.847.525 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 2n,19,27 6.158.069.359 8.158.059.359 TOTAL LIABILITAS 39.049.161.036 72.907.846.893 EKUITAS Modal Saham - nilai nominal Rp. 25 per saham Modal dasar - 32.000.000.000 saham Modal Ditempatkan dan Disotor Penuh - 11.307.246.524 saham 20 282.681.163.100 282.681.163.100 Tambahan Modai Disetor 21 245.759.273 245.759.273 Saldo Laba: - Telah ditentukan penggunaannya 22 1.100.000.000 1.100.000.000 - Belum ditentukan penggunaannya (138.293.703.610) (109.294.070.194) Komponen Ekultas Lainnya 23 (5.799.550.099, 3.949.346.760) TOTAL EKUITAS 139,933,668.664 165.783.505.410 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 178.982,829.701 238.691.352.303 Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 6 OCR 0.880
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK PERIODE 9 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2024 2023 Catatan Unaudited Unaudited PENDAPATAN USAHA Pendapatan Kegiatan Perantara Perdagangan Efek 24,5,24,34 (13.026.618.376) (5.239.284.391) Pendapatan Dividen dan Bunga - Neto 25 584.367.303 6.966.996.361 TOTAL PENDAPATAN (17.442.251.073) 1,727.711.970 BEBAN USAHA Beban Kepegawaian 19,27 (6.451.885.530) (6.019.466.603) Penyusutan 10,11 (2.334.078.048) (2.557.654.150) Beban Umum dan Administrasi 28 (726.913.947) (632.311.401) Sewa Kantor (608.911.921) (633.329.591) Kustodian (191.510.718) (293.202.238) Iklan dan Promosi (8.170.000) - Jamuan dan Sumbangan (10.045.000) (24.909.250) Telekomunikasi (287.227.973) (288.582.995) Beban Pemeliharaan Sistem (482.331.200) (444.649.050) Jasa Profesional (454.260.196) (562.635.757) Perjalanan Dinas (10.910.757) (12.667.000) Lair-lain (628.868.142) (998.528.973) Total Beban Usaha (12.095.113.431) (12.367.937.008) RUGI USAHA (29.537.364.504) 110.640.225.038) PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Laba (Rugi) Selisih Kurs - Neto 2g (25.974.916) 310.980.148 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap 1 81.200.000 20.575.000 Beban Keuangan 29 (23.699.624) (1.053.434.603) Lain-lain - Nato 2d, 30,34 196.534.576 259.414.759 Penghasilan (Beban) Lain-lain - Neto 528.060.036 (452.464.696) RUGI SEBELUM MANFAAT PAJAK PENGHASILAN (28.008,304.469 (11.102.689.734) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN 2k, 13c 9.671.053 14.233.310 RUGI NETO TAHUN BERJALAN (28.999.633.416) (11.088.456.424) Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 7 OCR 0.906
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2024 2023 Catatan Unaudited Unaudited PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN Pos yang akan Direkiasifikasi ke Laba Rugi Keuntungan (Kerugian) nilai wajar pada aset keuangan tersedia untuk Dijual 512,23 3.149.796.670 (3.056.213.963) Total Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain 3.149.796.670 (3.056.213.963) TOTAL RUGI KOMPREHENSIF (25.849.836.746) (14.144.670,387) RUGI NETO PER SAHAM 2r, 32 (2,56) (0,98) Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 8 OCR 0.269
ustnunjasay eswoas URBuwenan Urodaj Kep uenyesidien yep BueA uelBeg ueyednuow ndweya wejeyen p9O B09'LeGGEL (669/035"662”5) (orssoreerBel) Oooronorool-L EL2 GGLSPE 001291139287 09 96L6PLE 019961/6p1£ - - - - (eirsereso'gc) - (or cegreserga) - - - OLp90528L S9 (eoy'opsrerera) (per'ozorpezr6okl — Ooorooorooy"1 ELT6SL SC O0kE9L |89Z8Z 12269862981) (og'zes'zr1"6) Tosz-o9yvyz 96) 000”009'905L ELE 6SLSYG GOL E9L LB9Z8C. lenereigasoa) (coere1zroso'e) : - - - (pzyastr880”13) - (rzi95p”880”11) - - - MOL6ES PBL T6L (esergu9rog0r9) (s2e'zoy'ssy'sa) O00r009'00)"L ELC ES SPT O01E91-1891282 sejinya Yekunp RAUUjeT SENI ekuuesundbuag PAuueeungDudg J0jaSIG jepopg ynudg Un) usuodwoy veynyuay!g MEPIL ueynyueng Yejat URYRIWRI Jojasig uep egeT OpIES furei ueyeyeAutp penday “Yeldny Urejep ueyejeAung) £z0z NYG p202 MIAWALdAS Of 1YOONVL VGVd MIHMYASA ONYA NYING 9 30O01A3d MNINN SYLINM3 NYHYANGId NVUOdYT 4GL SVLINNMIS YNVALSAAN GOVd VNNWI Ld pzoz Jegwajdos 9g Ja OPIES UE #SLOye1dwoy veyseybuag vejelag unyej aan (Ong paOz Henuer | Jad OpIES coz segwadas 9g Jad OPIES UT JISUSYAIdWOY VEISBUSU3J vejelag unyej yaN (Bny £c0z Henuer | Jod OPIES
Page 9 OCR 0.916
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk LAPORAN ARUS KAS UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan Komisi Perantara Perdagangan Efek Penerimaan Pendapatan Bunga Pendapatan Deviden Penerimaan (Pembayaran) kepada Lembaga Kliring dan Penjaminan - Bersih Pembayaran kepada Nasabah Pemilik Rekening Efek Pembayaran kepada Perusahaan Efek Pembayaran Lain-lain Bersih Penjualan Portofolio Efek Pembelian Portofolio Efek Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penjualan Aset Tetap Perolehan Aset Tetap Penempatan pada Deposito Berjangka Pendapatan Fixed Income Kas Bersih Diperoleh dari 2024 2023 Catatan Unaudited Unaudited 2.293.974.329 1.265.394.393 70.214.730 112.236.015 442.229.317 48.762.938 35.045.113,506 (3.966.516.565) (37.482.225.294) (919.475.186) - (1.575.000) (8.179.015.862) (10.777.528.167) 42.855.186.625 42.984.487.164 (86.352.138.000) (26.767.571.575) (1.306.660.650) 1.978.214.017 81.200.000 20.575.000 (314.057.544) (145.249.000) - 2.000.000.000 142.137.986 128.233.423 (90.719.558) 2.003.559.423 Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran Hutang Bank Penerimaan utang Subordinasi Kas Bersih (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan (1.068.277.311) (1.068.277.312) 4.000.000.000 - 2.931.722.689 (1.063.277.312) 1.534.342.481 2.913.496.128 6.415.552.692 4.711.288.629 7.949.895.173 TE24.7EA.TBT
Page 10 OCR 0.949
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 1. INFORMASI UMUM Pendirian dan Informasi Umum PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (dahulu PT Batavia Artatama Securindo) didirikan berdasarkan Akta No. 79 tanggal 28 Mei 1998 dari Notaris Drs. Atrino Leswara, S.H., Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-8234.HT.01.01.Th.98 tanggal 3 Juli 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 86 tangga! 27 Oktober 2006, Tambahan No. 11489. Berdasarkan Akta Notaris No. 2 tanggal 1 September 2004 dari Drs. Eko Putranto, S.H., Notaris di Jakarta, PT Batavia Artatama Securindo telah mengalami perubahan nama menjadi PT Minna Padi Investama Tbk. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta Notaris No. 98 tanggal 23 Februari 2017 oleh Buntario Tigris Darmawa Ng, S,H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan nama Perusahaan dari semula bernama PT Minna Padi Investama Tbk menjadi PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0005381.AH.01.02.TAHUN 2017 tanggal 3 Maret 2017 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indoneisa No. 48, Tambahan No. 9919 tanggal 14 September 2019. Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan pendirian Perusahaan adalah melaksanakan kegiatan usaha sebagai perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek. Perusahaan memperoleh izin usaha sebagai perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. KEP-22/PMM999 tanggal 30 Agustus 1999 dan No. KEP-04/PM/2000 tanggal 3 April 2000. Perusahaan telah memperoleh ijin fasilitas perdagangan marjin berdasarkan Surat dari PT Bursa Efek Indonesia (dahulu PT Bursa Efek Jakarta) No. S-582/BEJLANG/05-2005 tanggal 20 Mei 2005. Kantor pusat Perusahaan terletak di Eguity Tower, Lanta! 11, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52- 53, Jakarta. Perusahaan mulai beroperasi komersial sejak tahun 1999. Penawaran Umum Efek Perusahaan Pada tanggal 30 Desember 2011, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dalam Surat Keputusan No. S-14055/BL/2011 sebanyak 300.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan harga penawaran sebesar Rp 395 per saham disertai dengan 150.000.000 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp 450. Pada tanggal 9 Januari 2012, saham Perusahaan telah dicatat pada PT Bursa Efek Indonesia.
Page 11 OCR 0.941
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2623, berdasarkan Akta No. 87 tanggal 24 Agustus 2022 oleh Notaris Buntario Tigris,S.H.,S.E.,M.H, Notaris di Jakarta, adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama (Independen) 1 Poltak Sihotang Komisaris : Wijaya Mulia Direksi Direktur Utama 1 Djoko Joelijanto Direktur Independen 1 Martha Susanti Direktur Independen 1 Dwi Setijo Adji Manajemen kunci adalah direksi dan dewan Komisaris Perusahaan. Ruang lingkup Direktur Utama mencakup bidang hukum dan sumber daya manusia dan ruang lingkup Direktur Independen mencakup bidang keuangan dan akuntansi. Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: Ketua Poltak Sihotang Anggota David Prasetio Anggota Bulan Lastiar Siahaan Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 , Perusahaan memiliki masing- masing sebanyak 48 karyawan tetap. Penyelesaian Laporan Keuangan Laporan keuangan Perusahaan tanggal 30 September 2024 diselesaikan dan diotorisasi oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 25 Oktober 2024. Direksi Perusahaan yang menandatangani Surat Pernyataan Direksi bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut. 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Laporan keuangan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.
Page 12 OCR 0.956
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan) Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023. Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- masing akun tersebut. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Perusahaan, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah. Perusahaan menyajikan laporan posisi keuangan bedasarkan likuiditas. Analisis mengenai pemulihan atau penyelesaian dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan (saat ini) dan lebih dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan (tidak lancar) disajikan pada Catatan 39. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3. Kas dan Setara Kas dan Deposito Berjangka Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan terdiri atas kas di tangan, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya. Deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan sejak tanggal penempatan yang dijaminkan, dan dibatasi penggunaannya dicatat sebagai “Deposito berjangka" dan “Aset lain-lain” dalam laporan posisi keuangan.
Page 13 OCR 0.941
PT MINNA PAD! INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen Keuangan Perusahaan mengkiasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan Iiabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan Iiabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. & Klasifikasi Aset Keuangan Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awali dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (li) nilai wajar melalui PKL (FVOCI), dan (ili) nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: “ Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual: dan . Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Perusahaan mengklasifikasikan instrumen utang pada FVOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi: . Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan, dan . Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pada saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). Saat pengakuan awal Perusahaan dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch"). Aset keuangan Perusahaan terdiri atas kas dan setara kas, piutang dari lembaga kliring dan penjaminan, piutang nasabah pihak ketiga dan pihak berelasi, piutang lain- lain dan aset lain-lain - jaminan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang 9
Page 14 OCR 0.941
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen Keuangan (lanjutan) (ti) dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, portofolio efek - pihak ketiga dan pihak berelasi yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada FVTPL, dan portofolio efek - pihak ketiga dan pihak berelasi, penyertaan saham dan aset lain-lain - investasi dalam saham yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada FVOCI. Liabilitas Keuangan Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri atas utang bank, utang pada lembaga kliring dan penjaminan, utang nasabah pada pihak ketiga dan berelasi, utang perusahaan efek, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi. Pengakuan dan Pengukuran K0) Aset Keuangan Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Page 15 OCR 0.948
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2 IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen Keuangan (lanjutan) Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan (0 Aset Keuangan (lanjutan) Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: a c. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak memenuhi SPPI testing diukur pada FVTPL, terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVOCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada FVTPL pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan. Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada FVTPL yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi. Aset keuangan Perusahaan diukur pada FVTPL terdiri dari portofolio efek - pihak ketiga dan pihak berelasi terdiri dari surat berharga hutang dan ekuitas. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (SBE) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan pada FVOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan dalam FVOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai.
Page 16 OCR 0.940
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) « Instrumen Keuangan (lanjutan) Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan Gi) Liabilitas Keuangan Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Perusahaan untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: a. Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan PKL hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat Ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas total yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm's length market transactions), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama: analisa arus kas yang didiskontoj atau model penilaian lain.
Page 17 OCR 0.947
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen Keuangan (lanjutan) Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) (ii) — Liabilitas Keuangan (lanjutan) Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. Penurunan Nilai Aset Keuangan Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Perusahaan telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai. Penghentian Pengakuan (9 Aset Keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: 13
Page 18 OCR 0.946
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) c. Instrumen Keuangan (lanjutan) Penghentian Pengakuanflanjutan) (Uj (ii) Aset Keuangan (lanjutan) (a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau (b) Perusahaan mentransfer hak kontraktuai untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali. Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Perusahaan. Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (I) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung: dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi. Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansiat, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi. 14
Page 19 OCR 0.943
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan: Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan: a. Ora jika @ (ii) di) ng atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perusahaan orang tersebut: memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan, memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan: atau personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut: () (ii) din tv) ks) (vi) Wii) entitas dan Perusahaan adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk Imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Perusahaan entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). orang yang diidentifikasi dalam huruf a. (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (Wili) entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau kepada entitas induk dari Perusahaan. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak- pihak yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang materiai dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan atas laporan keuangan yang relevan 15
Page 20 OCR 0.952
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) e. Beban Dibayar di Muka Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode garis lurus. Penyertaan Saham Penyertaan saham merupakan investasi yang tidak diperoleh dari pasar modal dan dimaksudkan untuk dimiliki untuk jangka waktu yang lama. Perusahaan memiliki kepemilikan kurang dari hak suara dan dinyatakan sebesar biaya perolehan (metode biaya), setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai. Properti Investasi Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga atau keduanya, dan yang tidak ditempati oleh Perusahaan diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang sedang dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa depan. Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, termasuk biaya transaksi yang terkait dan biaya pinjaman yang berlaku. Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis properti investasi sebagai berikut: Bangunan 20 tahun Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakul dalam laporan laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan Untuk dijual. Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, Perusahaan menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang digunakan sendiri cleh Perusahaan menjadi properti investasi, Perusahaan mencatat properti tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap sampai dengan saat tangga! terakhir perubahan penggunaannya. 16
Page 21 OCR 0.958
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 39 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) h. Aset Tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut: Bangunan 20 tahun Kendaraan 5 tahun Peralatan Kantor 5 tahun Perabot Kantor dan Partisi 8 tahun Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Perangkat Lunak Komputer Perangkat lunak komputer dibukukan berdasarkan biaya perolehan dan diamortisasi selama 5 tahun. Akun ini dibukukan sebagai bagian dalam aset lain-lain pada laporan posisi keuangan. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. 17
Page 22 OCR 0.954
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) k Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang dilanjutkan diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai rugi penurunan nilai. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia. Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, setelah dikurangi penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. Pajak Penghasilan Beban pajak terdiri atas pajak penghasilan finai dan pajak penghasilan tidak final (pajak kini dan tangguhan). Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini diakui sebagai penghasilan komprehensif lain. Pajak Kini Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara pericdik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. 18
Page 23 OCR 0.947
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) k. Pajak Penghasilan (lanjutan) Pajak Kini (lanjutan Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Perusahaan. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang- undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, kecuali untuk transaksi- transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Aset dan tiabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan Iiabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan Ilabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak Perusahaan menerapkan PSAK 70, "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak". PSAK ini mengatur perlakuan akuntasi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak (“UU Pengampunan Pajak") yang berlaku efektif tanggal 1 Juli 2016. 19
Page 24 OCR 0.947
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak (lanjutan) Aset pengampunan pajak diakui sebesar biaya perolehan berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP). Liabilitas pengampunan pajak diakui sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan pajak. Perusahaan mengakui selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak sebagai bagian dari tambahan modal disetor di ekuitas. Selisih tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba. Aset dan liabilitas pengampunan pajak disajikan secara terpisah dari aset dan liabilitas lainnya dalam laporan posisi keuangan. Imbalan Kerja Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada perusahaan dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. Imbalan kerja jangka pendek diakui berdasarkan "beban akrual" dalam laporan posisi keuangan. Manfaat imbalan pasti Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-Undang No. 11/2020 tetang Cipta Kerja pada tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara perlodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan pada batas atas aset dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan aset atau liabilitas pension neto yang diakui pada laporan keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba. Biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap llabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: . Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) . Beban atau pendapatan bunga neto . Pengukuran kembali 20
Page 25 OCR 0.935
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 | (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) n. Sewa Sebagai Penyewa Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban Operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa, Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa. Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran iiabilitas sewa terdiri atas: » pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangai insentif sewa: « pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan, « jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual: s harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut: dan e pembayaran penalti karena penghentian sewa, Jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa, Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan. Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan Jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada taba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak-guna) jika: » terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian: # terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur Kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan), atau 21
Page 26 OCR 0.945
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) n. Sewa (lanjutan) Sebagai Penyewa (lanjutan) « kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian. Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas Sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak- guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan. Aset hak-guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Aset hak-guna disusuikan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: Tahun/ Years Gedung kantor 4 Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau Jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi Opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa, Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari “Aset Tetap" pada laporan keuangan. Perusahaan menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan asset penurunan nilal. Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, dan mencatat masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai kesepakatan sewa tunggal. Perusahaan tidak menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang memiliki komponen sewa dan satu atau lebih sewa tambahan atau komponen non sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap komponen sewa dengan dasar harga jual relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat masing-masing dari komponen non sewa. 22
Page 27 OCR 0.954
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 39 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) n. Sewa (lanjutan) Sebagai Pesewa Perusahaan melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan beberapa properti investasinya. Sewa di mana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa lainnya dikiasifikasikan sebagai sewa operasi. Ketika Perusahaan adalah pesewa-antara, Perusahaan mencatat sewa utama dan subsewa sebagai dua kontrak yang terpisah. Subsewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi dengan mengacu pada aset hak-guna yang timbul dari sewa utama. Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa. Dalam sewa pembiayaan, jumlah terutang oleh penyewa diakui sebagai piutang sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa neto Perusahaan. Pengakuan penghasilan sewa pembiayaan dialokasikan pada periode akuntansi yang mencerminkan suatu tingkat perigembalian periodik yang konstan atas investasi bersih pesewa. Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan non-sewa, Perusahaan menerapkan PSAK 72 untuk mengalokasikan imbalan berdasarkan kontrak bagi setiap komponen. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Perusahaan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan. Pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek Pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek berasal dari: (i) Komisi perantara perdagangan efek yang diakui berdasarkan tanggal transaksi: dan (ii) Transaksi efek yaitu perdagangan transaksi efek yang lazim dicatat pada tanggal perdagangan, seolah-olah transaksi efek telah diselesaikan. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi efek yang merupakan tanggungan dan risiko Perusahaan dicatat berdasarkan tanggal perdagangan. Transaksi efek pelanggan dilaporkan pada tanggal penyelesaian dan pendapatan komisi dan beban terkait dilaporkan pada tanggal perdagangan. Jumlah piutang dan utang dari transaksi efek yang belum mencapai tanggal penyelesaian kontrak dicatat bersih pada laporan posisi keuangan. 23
Page 28 OCR 0.955
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) o. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) Pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek Pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek berasal dari jasa konsultan manajemen yang diakui pada saat jasa diberikan sesuai dengan ketentuan dalam kontrak. Pendapatan dividen dan bunga Pendapatan dividen dari investasi diakui pada saat hak pemegang saham untuk menerima pembayaran telah ditetapkan. Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (SBE), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Beban Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing Perusahaan menentukan bahwa mata uang fungsionalnya adalah Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Keuntungan dan kerugian dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing ke dalam mata uang Rupiah diakui dalam laporan laba rugi. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan oleh Perusahaan masing-masing sebesar Rp 15.138 dan Rp 15.416 untuk 1 Dolar Amerika Serikat. Laba Neto per saham Jumlah laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode yang bersangkutan. Provisi Provisi diakui jika Perusahaan memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif), sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang anda! mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Ketika Perusahaan mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti, maka penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan pengantian pasti 24
Page 29 OCR 0.940
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) n Provisi (lanjutan) diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto setelah dikurangi jumlah yang diakui sebagai penggantiannya. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan tiabilitas tersebut, maka provisi dibatalkan, Pengukuran Nilai Wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas:dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan fiabilitas terjadi: in) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau » Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Perusahaan. Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjuainya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable). Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: 1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik, 2. Tingkat 2 -Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung: 3. Tingkat 3 -Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. 25
Page 30 OCR 0.954
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) s. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan menentukan apakah terdapat perpindahan antara Leve/ dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan. t Rekening Efek Rekening efek adalah rekening yang dimiliki oleh nasabah Perusahaan Efek dalam kaitannya dengan transaksi jual beli Efek oleh nasabah. Rekening Efek berisi catatan mengenai Efek dan dana yang dititipkan nasabah kepada Perusahaan Efek, Rekening Efek nasabah tidak memenuhi kriteria pengakuan aset keuangan oleh Perusahaan, sehingga tidak dapat dicatat dalam laporan posisi keuangan Perusahaan, namun dicatat secara off balance sheet pada Buku Pembantu Dana dan Buku Pembantu Efek. u. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan ketika material terhadap laporan keuangan. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. Pertimbangan Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Kelangsungan Usaha Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai keyakinan bahwa aset dan liabilitas Perusahaan dicatat dengan basis bahwa Perusahaan akan dapat merealisasikan asetnya dan menyelesaikan liabilitasnya dalam kegiatan usaha normal terlepas dari kondisi yang mengindikasikan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signlfikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan dilanjutkan untuk disusun atas basis kelangsungan usaha. Rincian terkait masalah ini diungkapkan dalam Catatan 41. 26
Page 31 OCR 0.954
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Penilaian Model Bisnis Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil SPPI dan uji model bisnis. Perusahaan menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi. Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis: di mana aset tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah model bisnis di mana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan dalam model bisnis dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada perubahan yang diperlukan selama pericde yang disajikan. Penentuan Mata Uang Fungsional Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer Perusahaan beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan, mata uang fungsional adalah Rupiah. Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai Penyewa Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersamaan dengan periode yang tercakup dalam opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi secara wajar dan pasti. Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa dengan opsi perpanjangan dan penghentian, manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang memerlukan pertimbangan semua fakta dan keadaan yang menimbulkan insentif ekonomi untuk mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk setiap perubahan yang diharapkan dalam fakta dan keadaan dari tanggal permulaan hingga tanggal pengekesekusian opsi tersebut. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian) hanya dimasukkan dalam persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin untuk mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi penghentian. Jika terdapat peristiwa signifikan atau perubahan keadaan yang signifikan yang mempengaruhi penilaian ini dan masih dalam kendali penyewa, maka penilaian diatas akan ditelaah kembali. Komitmen Sewa Operasi - Perusahaan sebagai Pesewa Perusahaan telah mengadakan perjanjian sewa gedung. Perusahaan telah menentukan, berdasarkan evaluasi dari persyarat dan kondisi perjanjian, bahwa Perusahaan mempertahankan semua risiko dan manfaat signifikan dari kepemilikan gedung ini dan mengakui kontrak tersebut sebagai sewa operasi. 27
Page 32 OCR 0.956
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Estimasi dan Asumsi Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. Penyisihan atas ECL Piutang Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha dan kontrak aset. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit lainnya). Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Perusahaan. Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah default di sektor manufaktur, maka tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa. Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan. Nilai tercatat piutang dari lembaga kliring dan penjaminan dan piutang nasabah Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 diungkapkan masing-masing pada Catatan 6dan7. Nila! Wajar Instrumen Keuangan Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metode penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langung laba atau rugi Perusahaan. Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 37. Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Properti Investasi dan Aset Tetap Biaya perolehan properti investasi dan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5 sampai dengan 20 tahun dan properti investasi 20 tahun. Masa manfaat setiap properti investasi dan aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. 28
Page 33 OCR 0.955
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Properti Investasi dan Aset Tetap (lanjutan) Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas. Perubahan masa manfaat properti investasi dan aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tersebut. Nilai tercatat properti investasi dan aset tetap diungkapkan pada Catatan 10 dan 11. Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Perusahaan atau investasi signifikan dimasa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi. Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai aset non-keuangan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asurnsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan diakui segera pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 19. Pajak Penghasilan Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan 29
Page 34 OCR 0.951
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) Pajak Penghasilan (lanjutan) berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Rincian lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 13. Aset Pajak Tangguhan Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan. Estimasi Bunga Pinjaman Inkrementa! untuk Sewa Perusahaan tidak dapat langsung menentukan tingkat bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental (IBR) untuk mengukur kewajiban sewa. IBR adalah tingkat bunga yang harus dibayar Perusahaan untuk meminjam dalam jangka waktu yang sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang sama dengan aset hak guna dalam lingkungan ekonomi yang sama, Oleh karena itu, IBR mencerminkan apa yang 'harus dibayar oleh Perusahaan, yang memerlukan perkiraan ketika tidak ada tarif yang tersedia sebagai acuan atau ketika perlu disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan ketentuan sewa. Perusahaan memperkirakan IBR menggunakan input yang dapat diamati (seperti suku bunga pasar). 30
Page 35 OCR 0.909
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 4. KAS DAN SETARA KAS Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Kas Rupiah 5.000.000 5.000.000 Kas di Bank Rupiah PT Bank CIMB Niaga Tbk 517.148.186 871.007.274 PT Bank Centrai Asia Tbk 3.617.250.071 1.485.322.702 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 290.359.242 251.316.033 PT Bank Mayapada Tbk - 7.982.380 Dolar Amerika Serikat PT Bank CIMB Niaga Tbk (USD 100.418,86 tanggal 30 September 2024 dan USD 444,65 tanggal 31 Desember 2023) 1.520.137.675 6.854.724 Subtotal 5.944.895.173 2.622.483.113 Deposito Berjangka Dolar Amerika Serikat PT Bank CIMB Niaga Tbk (USD 0 tanggal 30 September 2024 dan USD 99.896,60 tanggal 31 Desember 2023) - 1.540.005.986 Rupiah PT Bank CIMB Niaga Tbk 2.000.000.000 2.248.063.593 Subtotal 2.000.000.000 3.788.069.579 Total 7.949.895.173 6.415.552.692 Tingkat bunga tahunan deposito berjangka pada tahun 2024 dan 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Suku bunga deposito berjangka Dolar Amerika Serikat 0,50Y 0,5076-3,75Y9 Rupiah 2,50Y6 - 3,75 2,5014 - 2,75Ya Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang ditempatkan pada pihak berelasi pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. 31
Page 36 OCR 0.919
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 5. PORTOFOLIO EFEK Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: Aset Keuangan Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: Pihak ketiga Pihak berelasi (Catatan 34) Subtotal Pecandangan Penurunan Nilai Portofolio Efek Subtotal Aset Keuangan Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprhensif: Pihak ketiga Pihak berelasi (Catatan 34) Subtotal Total 2024 2023 114.334.605.064 142.232.372.790 114.334.805.064 142.232.372.790 (38.169.156.100) (38.169.156.100) 76.165.448.9654 104.063.216.690 2.132.100.000 13.606.626.920 2.132.100.000 11.650.917.796 15.738.726.920 13.783.017.796 91.904.175.384 117.846.234.486 Aset Keuangan yang Diukur Pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi : Pihak Ketiga Efek Ekuitas PT Bakrie Telecom Tbk PT Hotel Mandarine Regency Tbk PT Rukun Raharja Tbk PT Hanson International Tbk PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk PT Asuransi Jasa Tania Tbk PT Rimo International Lestari Tbk PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk 32 2024 2023 41.312.775.000 19.194.580.000 17.544.704.000 11.113.785.000 5.142.035.549 4.168.384.562 4.154.000.000 41.312.775.000 19.194.580.000 11113.785.000 11.178.338.150 4.568.404.125 4.154.000.000 2.500.396.100
Page 37 OCR 0.945
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 5. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan) 2024 2023 PT Natura City Developments Tbk 1.895.850.000 1.794.114.000 PT Andira Agro Tbk 1.511.679.400 10.797.710.000 PT Bukit Uluwatu Villa Tbk 991.105.500 1.099.226.100 PT Armidian Karyatama Tbk 884.940.000 884.940.000 PT Indonesia Pondasi Raya Tbk 900.885.000 659.068.500 PT Marga Abhinaya Abadi Tbk 665.905.000 665.905.000 PT Forza Land Indonesia Tbk 534.740.000 534.740.000 PT Steadfast Marine Tbk 521.980.000 521.980.000 PT Jasa Armada Indonesia Tbk 451.521.000 468.244.000 PT Andalan Perkasa Abadi Tbk 716.970.000 812.566.000 PT Bakrieland Development Tbk 480.000.000 2.000.000.000 PT Visi Media Asia Tbk 230.400.000 1.920.000.000 PT Bank Jtrust Indonesia 243.000.000 216.000.000 PT Meta Epsi Tbk 117.725.000 83.100.000 PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk 160.000.000 2.000.000.000 PT Pikko Land Development Tbk 54.243.200 84.755.000 PT Royal Prima Tbk 37.345.800 49.051.200 PT Mitra Tirta Buwana Tbk 38.453.100 47.174.600 PT Weha Transportasi Indonesia Tbk 2.880.000 3.340.000 PT Lavender Bina Cendikia Tbk 518.500 762.500 PT Cakra Buana Resources Energi Tbk - warrant 33.300 99.900 PT Bumi Resources Minerals Tbk 12.420 9.180 PT Pan Brothers Tbk 950 2.500 PT Solusi Kemasan Digital Tbk - warrant 480 800 PT Vastland Indonesia Tbk - warrant 140 140 PT Mitra Tirta Buwana Tbk - warrant - 525 PT Siwani Makmur Tbk 50 50 PT Sumber Energi Andalan Tbk - 17.388.000.000 PT J Resources Asia Pasifik Tbk - 1.276.792.000 Jumlah Efek Ekuitas 113.066.452.951 137.329.860.370 33
Page 38 OCR 0.917
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 5. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan) Efek Utang Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORIO21 Sukuk Negara Ritel Seri SRO19T3 Sukuk Negara Ritel Seri SRO17 Sukuk Negara Ritel Seri SRO16 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORI024T3 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORI022 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORI020 Sukuk Negara Ritel Seri SRO15 Sukuk Negara Ritel Seri SRO19T5 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORIO24T6 Sukuk Negara Ritel Seri SRO18T3 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORI023T6 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORI025T3 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORIO23T3 Sukuk Negara Ritel Seri SRO18T5 Sukuk Negara Ritel Seri SRO20T3 Sukuk Negara Ritel Seri SRO20T5 Sukuk Negara Ritel Seri SRO14 Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia Seri ORI019 Total Efek Utang 34 2024 2023 3.983.356 767.007.604 11.914.584 - 96.664.768 1.369.829.091 274.059.444 942.216.541 6.963.376 104.897.918 3.978.092 379.578.120 219.904.960 135.405.731 - 450.194.572 3.974.620 - 113.313.720 8.876.007 174.568.975 285.180.994 64.298.260 19.790.580 141.284.178 - 38.679.810 79.223.600 1.988.518 95.686.426 102.568.842 10.006.610 - 152.736.228 - 111.889.008 1.268.152.113 4.902.512.420
Page 39 OCR 0.927
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 5. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain: 2024 2023 &. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalul OGI Pihak Ketiga Efek Ekuitas PT Bakrie Telecom Tbk 2.132.100.000 2.132.100.000 Pihak Berelasi Reksa Dana Reksadana Minna Padi Keraton Balance 13,605.6265.920 10.770.709.986 Reksadana Minna Padi Keraton II - 880.207.819 Jumlah Reksa Dana T3.606.626.520 1.650.917.796 Jumlah 15.738.726.920 T3-783.017.796 Perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada FVOCI penambahan sebesar Rp 3.149.796.670 dan penurunan Rp 1.014.971.383 masing-masing untuk tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 disajikan sebagai akun laba (rugi) nilai wajar pada FVOCI dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Reksadana Minna Padi Keraton II direklas ke Aset Lain-lain catatan 12. Nilai wajar atas efek ekuitas dan utang didasarkan pada harga pasar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari terakhir bursa pada periode tersebut, sedangkan nilai wajar reksa dana ditetapkan berdasarkan nilai aset bersih pada tanggal laporan posisi keuangan. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, efek ekuitas merupakan saham-saham yang diperdagangkan di BEI dan tidak dijaminkan. PIUTANG DARI LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan Akun ini merupakan tagihan terkait dengan transaksi jual efek dan setoran jaminan sebagai jaminan tambahan kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia terkait dengan transaksi efek dengan rincian sebagai berikut: 2024 2023 Setoran Jaminan 11.914.031.676 8.422.610.281 Piutang Transaksi Bursa 13.842.349.700 52.378.884.600 Total 25.756.381.376 60.801.494,381 Tingkat bunga setoran jaminan tersebut masing-masing berkisar antara 4,104 - 6,804 per tahun untuk 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. 35
Page 40 OCR 0.931
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 | (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 7. PIUTANG NASABAH 2024 2023 Pihak Ketiga Nasabah Pemilik Rekening Individu 5.814,807.779 5.133.830.812 Total 5-814.807.779 5 A33.830.312 Piutang nasabah kelembagaan adalah piutang atas transaksi dengan nasabah yang tidak memiliki rekening efek pada Perusahaan. Pada umumnya, seluruh piutang nasabah diselesaikan dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 2 hari dari tanggal perdagangan. PIUTANG LAIN-LAIN Nilai tercatat piutang lain-lain yang diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang adalah sesuai dengan nilai wajarnya. 2024 2023 Pihak Bereiasi Piutang Karyawan 142.912.052 167.100.000 Sewa 60.000.000 50.000.000 Total 202.912.952 227.100.000 Pihak Ketiga Sewa 44.072.728 66.475.909 Lain-lain 691.244.710 587.379.280 Subtotal 735.317.438 653.855.189 Dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspeklasian (570.307.046) (570.307.045) Total 165.010.392 83.548.143 Total 367.923.344 310.648.143 Pada tanggal laporan posisi keuangan, seluruh piutang lain-lain dinyatakan dalam Rupiah. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang sewa pembiayaan adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut. PENYERTAAN SAHAM 2024 2023 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 5.000.000.000 5.000.000.000 PT Bursa Efek Indonesia 7.500.000.000 7.500.000.000 Total 12.500.000.000 '12.500.000.000 Penyertaan saham pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan salah satu persyaratan sebagai anggota bursa. Manajemen berpendapat tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai investasi saham pada akhir periode pelaporan. 36
Page 41 OCR 0.931
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 10. PROPERTI INVESTASI — NETO Rincian properti investasi per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir Biaya Perolehan 36.953.363.920 - - 36.953.363.920 Akumulasi Penyusutan 13.193.759.502 1.255.154.661 - 14.448.914.163 Total Tercatat 23.759.604.418 2.504.449.757 2023 Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir Biaya Perolehan 36.953.363.920 - - 36.953.363.920 Akumulasi Penyusutan 1.520.219.973 1.673.539.529 13.193,759.502 604.418 Total Tercatat 25.433.143.947 Beban penyusutan untuk 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 1.255.154.661 dan Rp 1.673.539.529. Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat indikasi penurunan nilai properti investasi, sehingga Perusahaan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai pada tahun 2024 dan 2023. Berdasarkan Akta Jual Beli No. 205/2011 dan 206/2011 tertanggal 28 Oktober 2011, Perusahaan memiliki hak atas Bangunan Perkantoran Eguity Tower Lantai 25 Unit A dan B yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No. 1574/XXI dan No. 1575/XXI yang terdaftar atas nama Perusahaan dengan nilai transaksi jual beli bangunan sebesar Rp 10.142.3863.920 dengan luas masing-masing sebesar 290 m2 dan 163,6 m2. Properti investasi tersebut disewakan kepada pihak berelasi sebesar Rp 60.000.000 (Catatan 34) untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 dan kepada pihak ketiga sebesar Rp 350.522.747 dan Rp 1.257.668.384 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Pendapatan sewa dicatat pada akun “lain-lain neto" pada laporan laba rugi. Berdasarkan Akta Jual Beli No. 290/2014 dan 291/2014 tanggal 14 November 2014, Perusahaan memperoleh satuan rumah kantor unit M dan N (promenade 20) yang berlokasi di Jl. Bangka Raya No. 20, Jakarta Selatan dengan nilai transaksi jual beli bangunan masing-masing sebesar Rp 4.037.500.000 untuk luas bangunan sebesar 70 m? dan Rp 4.323.000.000 untuk luas bangunan sebesar 73 m2. Berdasarkan Akta Jual Beli No. 50/2019 tertanggal 23 September 2019, Perusahaan merniliki hak atas Bangunan Perkantoran Eguity Tower Lantai 11 Unit E yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No. 1490/X senayan yang terdaftar atas nama Perusahaan. Nilai transaksi jual beli bangunan sebesar Rp. 18.450.000.000 untuk luas bangunan sebesar 295,2 m2. Properti ini digunakan sebagai jaminan atas hutang bank PT -CIMB Niaga Tbk sebesar Rp 15.000.000.000 (Catatan 15). Bangunan Perusahaan telah diasuransikan kepada PT Asuransi Central Asia atas risiko gempa bumi dan kerusakan atas properti dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 6.000.000.000 untuk periode 30 September 2024 dan 31: Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. 37
Page 42 OCR 0.786
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 1. ASET TETAP - NETO Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 Saldo Awal Penambahan Pengukuran Kembali Pengurangan Saldo Akhir Blaya Perotahan Tanah mo2asara2e - - - mo2nsna1 Bangunan 25.272.064.217 - - 23272.064.217 Kondaraan 2.115.343.182 - 168.355.000 1.940.788.182 Persistan Kantor 4.629.616.308 153.199.000 - 5.850.000 477.265.368 Perabot Kantor dan Partisi 9.146.137.808 - - . 9.146,137.808 Aset Hlak Guna (Gedung Kantor) 160.858.544 180.858.544 - 321.717.085 Total 40.368.861953 314.057.544 . 174.405.000 40.483,314,494 Akumulasi Panyusutan Bangunan 15.311.781.345 872.702415 - 16.184.484.260 Kendaraan 2115343140 - 168.555.009 1.946.788.130 Peralatan Kantor 4.254.620.019 117.089.898 . 5.850.000 Perabot Kantor dan Partisi 9.130.393.382 5752987 - - Aset Hak Guna (Gedung Kantor) 127.346.347 83, 85 2 - 210724433 Total 30,340,084,773 1.073.923.388 - 114.405.006 31.844.603,260 Total Tercatat 9.408.577.480 8633711234 2023 TT Sa Awal Fenambahan Pengiikuran Kembali Pengurangan EA Blaya Perotohan Tanah 1.024.641.834 - - - 1.024.641.834 Bangunan 23.272084217 - - 28.212054.217 Kendaraan 2.15,343.182 - - - 2.115.343.182 Poraatan Kantor Ants.108318 145.210.000 - 430.230.050 A62016.268 Porabot Kanlor dan Partisi 2.153.206.208 T070400 2.146.137.808 Asal Hak Guna (Gadung Kantor) 160.358.544 - - - 1801858 544 KUCIKIKATA TER : nan “AA “Akumulasi Penyusutan Bangunan 14148178417 1.163.603.428 - - 15311781845 Kondaraan 2.002.979.538 112.363.642 « - 2115343180 Peralatan Kantor 4457,482.724 221.968.245 - 430.830.950 4.254.620.019 Perabot Kantor dan Partisi 69.525.523 - 1.070.490 'Aset Hak Guna (Gedung Kantor) 20429.272 - Total 5 Total Torcatat T37S013E0 Beban penyusutan untuk 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 1.078.923.386 dan Rp 1.653.890.110 Berdasarkan Akta Jual Beli No. 201/2011, 202/2011 dan 203/2011 tertanggal 28 Oktober 2011, Perusahaan memiliki hak atas Bangunan Perkantoran Eguity Tower Lantai 11 Unit A, B dan C yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No. 1486/X, No. 1487/X dan No. 1488/X yang terdaftar atas nama PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. Nilai transaksi jual beli bangunan sebesar USD 1.424.400 atau ekuivalen Rp 12.731.877.600 untuk luas bangunan sebesar 617,2 m2. Berdasarkan Akta Jual Beli No. 204 tanggal 28 Oktober 2011, Perusahaan memperoleh bangunan perkantoran Eguity Tower Lt. 11 unit D yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No. 1489/X yang terdaftar atas nama PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. Nilai transaksi jual beli bangunan sebesar USD 702.660 ekuivalen Rp 6.387.158.280 untuk bangunan seluas 290 m?. 38
Page 43 OCR 0.939
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 14. 12. ASET TETAP - NETO (Lanjutan) Berdasarkan Akta Jual Beli No. 70 tanggal 28 Desember 2012, Perusahaan memperoleh satuan Rumah Kantor yang berlokasi di Jl. Sriwijaya Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dengan nilai transaksi jual beli bangunan sebesar Rp 2.400.000.000 untuk bangunan seluas 149 m? dengan Hak Guna Bangunan No. 344/Tegalsari. Berdasarkan Perjanjian Pengikatan Akta Jual Beli Na. 081/SPAZIO-219 A/KTRK/BKIS/2012 tertanggal 28 Agustus 2012, Perusahaan melakukan pengikatan pembelian Bangunan Kondominium Perkantoran Spazio lantai 2 unit 219 A yang berlokasi di Jl. Mayjend Yono Soewoyo Kav. 3, Surabaya dengan nilai transaksi jual beli bangunan sebesar Rp 1.449.000.000 termasuk PPN untuk bangunan seluas 70 m2. Rincian laba atas penjualan aset tetap sebagai berikut: 2024 2023 Nilai Jual 81.200.000 20.575.000 Biaya Perolehan: Aset Tetap 174.405.000 104.070.400 Akumulasi Penyusutan (174.405.000) (104.070.400) Jumlah Tercatat - - Laba Penjualan Aset Tetap 81.200.000 20.575.000 Kendaraan Perusahaan telah diasuransikan kepada PT Asuransi Central Asia atas risiko pencurian, kebakaran dan lainnya dengan jumlah pertanggungan Rp 1.427.100.000 untuk periode 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap, sehingga Perusahaan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai aset tetap pada periode 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. ASET LAIN-LAIN Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Investasi dalam Saham 443.755.835 443.755.835 Reksadana Keraton II 880.207.810 - Perangkat Lunak Komputer Biaya Perolehan 254.574.091 254.574.091 Akumulasi Amortisasi (254.574.091) (254.574.091) Subtotal - - Jaminan - Pihak Ketiga Jaminan Telepon 56.000.000 56.000.000 Jaminan Lainnya 11.562.000 11.562.000 Subtotal 67.562.000 67.562.000 Aset pengampunan pajak - - Total 1.391.525.645 511.317.835 39
Page 44 OCR 0.901
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 12. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) Pada tanggal 16 Mei 2024 Reksadana Keraton Il direklas ke aset lain-lain karena Reksadana Keraton II sedang dalam proses likuidasi. Nilai yang direklas ke aset lain-lain setelah dikurangi cadangan penurunan Reksadana Keraton il sebesar Rp. 313.879.859. Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 30 September 2024 Persentase Kerugian Atas Nital Tercatat Kepemilikan... Mal Perolehan Nilal Wajar PT Minna Padi Aset Manajemen 1887 - - - PT MP Capital 10004 443.755.835 . 443.756.335 Total 443.755.835 - 443.755.835 31 Desember 2023 Persentase Kerugian Atas Nilai Tercatat Kepemilikan Nila Perolehan Nilai Wajar ka PT Minna Padi Aset Manajemen 1887 Fo " - : PT MP Capilal 19,00Y6 443.755.835 - 443.755.835 Total 443.755.835 - 443.755.835 PT Minna Padi Aset Manajemen (PT MPAM) Berdasarkan Akta No. 16 tanggal 11 Nopember 2004 dari Notaris Marina Soewana, SH, Perusahaan membeli 4.950 saham PT MPAM dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per saham seharga Rp 4.950.000.000 dengan persentase kepemilikan saham sebesar 99X, sehingga Laporan Keuangan PT MPAM dikonsolidasi ke Laporan Keuangan Perusahaan. Berdasarkan Akta No. 22 tanggal 11 Pebruari 2010 dari Notaris Fathiah Helmi, SH, PT MPAM meningkatkan Modal Ditempatkan dan Disetor dari Rp 5.000.000.000 menjadi Rp 25.000.000.000. Atas peningkatan modal tersebut, Perusahaan menyetor sebesar Rp 50.000.000, sehingga kepemilikan Perusahaan atas PT MPAM terdilusi menjadi 2046 dan Laporan Keuangan PT MPAM tidak dikonsolidasi sejak tanggal tersebut. Berdasarkan Surat Keputusan Pemegang Saham tanggal 23 September 2010 yang telah diaktakan dalam Akta No. 142 tanggal 18 Oktober 2010 dari Notaris Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, MH, PT MPAM meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 25.000.000.000 menjadi Rp 26.500.000.000. Atas peningkatan modal tersebut, Perusahaan tidak menambah investasinya sehingga kepemilikan Perusahaan atas PT MPAM terdilusi menjadi sebesar 18,874. PT MP Capital (PT MPC) Berdasarkan Akta No. 63 tanggal 28 Juli 2009 dari Notaris Marina Soewana, SH, Perusahaan menjual saham PT MPC sebanyak 7.625 saham sehingga persentase kepemilikan Perusahaan menjadi sebesar 1944 dan Laporan Keuangan PT MPC tidak dikonsolidasi sejak tanggal tersebut. 40
Page 45 OCR 0.912
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 13. PERPAJAKAN a. Pajak Dibayar Dimuka Pajak 4 (2) Pajak Pertambahan Nilai Total b. Utang Pajak Pajak Penghasilan Pasal 23 Pasai 21 Pajak Pertambahan Nilai Total c. Pajak Penghasilan - Pajak Kini 16.438.450 459.931.425 442.231.177 476.369.875 442.231.717 2024 2023 102.591.578 1.720.704 - 365.623.200 105.910.488 - 208.502.064 37.352.503 Rekonsiliasi antara laba sebelum taksiran pajak penghasilan dengan laba (rugi) fiskal sebagaimana yang dilaporkan dalam perhitungan pajak penghasilan adalah sebagai berikut: Rugi sebelum Taksiran Pajak Penghasilan Beda Waktu: Sewa Penyusutan Aset Tetap Subtotal Beda Tetap: (Laba) Rugi Belum Terealisasi atas Efek (Laba) Rugi Realisasi atas Penjualan Efek Beban Biaya Transaksi Perjalanan Dinas Kustodian Pajak Penyusutan Aset Tetap Jamuan dan Sumbangan Jasa Giro dan Bunga Deposito Pendapatan Bunga Obligasi Pendapatan Sewa Subtotal Rugi Fiskal Dibulatkan 2024 2023 (29.009.304.469) (11.102.689.734) - 60.321.954 43.959.332 4.374.929 73.559.332 64.696.383 20.707.245.315 7.960.916.092 (386.652.610) (1.454.774.091) 56.790.292 10.910.757 12.667.000 191.510.718 293.202.238 92.481.722 977.246.261 52.670.455 10.045.000 24.909.250 (70.214.730) (112.236.015) (142.137.986) (128.233.423) (902.414.092) (255.286.505) 19.620.234.840 8.578.410.807 (9.345.110.297) (4.419.582.044) (9.345.110.000) (4.419.582.000) 41
Page 46 OCR 0.781
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 13. 14. PERPAJAKAN (lanjutan) d. Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan Rinciannya sebagai berikut: Dikraditkan Diakui dalam Effect Dikroditkan (Dibebankan) — Penghasilan — Penyesuatan (Dibobankan) 4 Januari kelaporan —— Komprehensif” Tanfbaru 3tDesombar — koLaporan — 30 September 2023 Laba Rugi Lain 2023 Laba Rugi 2028 abiltas Imbalan Kerja 1.200.059.995 205.896.574 9.121.300) - 1384775,260 5 1354775200 Liaiblitas Sewa 31421501 (17.201.046) - - 19328455 - 1932655 'Asel Telap 12.962.660 12804737 - - 2585131 9671053 36528451 Aset Hak Guna (25087223) 17.694.440 (372683) (3163 Cadangan penyisihan . piutang ragu-agu 125.467.580 - - - 125467.350 - 125.467.350 Jumlah Aset Pajak Tangguhan 1.350.550.583 226624705 (69.121.309) 2 A518:053379 9671083 1527725004 UTANG NASABAH Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: a. Berdasarkan Hubungan 2024 2023 Pihak Ketiga Nasabah Pemilik Rekening Individu Jumlah Pihak Berelasi Nasabah Pemilik Rekening Individu Jumlah Total b. Berdasarkan Pihak Nasabah Pemilik Kliring Nasabah Pemilik Rekening Transaksi Reguler Transaksi Marjin Total 19.377.931.227 56.179.179.555 19.377.931.227 56.179.179.555 19.377.931.227 56.179.179.555 2024 2023 19.377.931.227 56.179.179.555 19.377.931.227 56.179.179.555 Akun ini merupakan utang yang timbul dari transaksi penjualan portofolio efek oleh nasabah. 42
Page 47 OCR 0.939
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 15. 16. UTANG BANK Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki utang bank sebesar Rp. 8.546.218.487 dan Rp 9.614.495.798. Berdasarkan perjanjian kredit No. 617/LGL-MSME-JKT/SME/PK/THA/IX/2019 tanggal 23 September 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman berupa Pinjaman Investasi dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 15.000.000.000. Penggunaan Fasilitas Kredit ini di gunakan untuk pembelian 1 unit ruang kantor di Eguity Tower Lt.11 Unit E. Fasilitas pinjaman ini berjangka waktu 10 tahun sampai dengan tanggal 23 September 2029 dan tingkat suku bunga pinjaman sebesar 8.254 pertahun. Berdasarkan perjanjian kredit No. 015/OL/SME/JKTS/CIMBN-GSB/V/2021 tanggai 18 Mei 2021, PT CIMB Niaga Tbk menyetujui restrukturisasi fasilitas pembiayaan Perusahaan atas penundaan pembayaran angsuran selama 6 bulan dan perpanjangan tenor pembayaran selama 6 bulan dengan plafond restrukturisasi menjadi Rp 14.125.000.000 serta akan jatuh tempo pada tanggal 23 September 2030. Jaminan fasilitas kredit berupa sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun No. 1490/X/Senayan, terletak di Rumah Susun bukan Hunian Eguity Tower, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Lot 9 Lantai 14 No. 11E, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administrasi, Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Utang bank akan dilunasi melalui angsuran bulanan sejak tanggal 23 Oktober 2019 sampai dengan 23 September 2030 dengan jadwal sebagai berikut: 2024 2023 2024 356.092.437 1.424.369.748 2025 1.424.369.748 1.424.369.748 2026 1.424.369.748 1.424.369.748 2027 1.424.369.748 1.424.369.748 2028 1.424.369.748 1.424.369.748 2029 1.424 369.748 1.424.369.748 2030 1.068.277.310 1.068.277.310 Total 3.546.213.487 9.614.495.798 Pada tanggal 30 September 2024 dan Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian fasilitas-fasilitas pinjaman. UTANG LAIN-LAIN Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Pihak Ketiga Uang Jaminan Deposit: PT Sam Indonesia 10.000.000 10.000.000 Biaya Materai 19.490.000 15.530.000 Lain-lain 253.795.300 432.519.457 Total 283.285.300 458.049.457 Utang kepada PT Sam indonesia merupakan utang atas uang jaminan sewa kepada PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. 43
Page 48 OCR 0.932
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 17. BEBAN AKRUAL Rincian akun ini pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Transaksi Bursa 355.583.790 139.570.841 Lain-lain (45.757.173) 233.281.453 Total 309.826.617 372.852.295 18. SEWA Perusahaan memiliki kontrak sewa untuk gedung kantor yang digunakan dalam operasinya. Gedung kantor memiliki jangka waktu sewa 4 tahun tanpa batasan atau perjanjian yang diberlakukan dan mencakup opsi perpanjangan dan pemutusan hubungan kerja. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, nilai tercatat aset hak guna adalah sebesar Rp 110.992.652 dan Rp 33.512.197 (Catatan 11). Perubahan liabilitas sewa yang diakui dalam laporan posisi keuangan tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Saldo Awal 87.847.525 Saldo Awal 168.761.369 Penambahan Pokok 160.858.544 Penambahan Pokok - Penambahan Bunga 7.581.005 Penambahan Bunga 9.995.247 Pembayaran: Pembayaran: Pokok (83.378.086) Pokok (60.913.844) Bunga (7.531.005) Bunga (9.995.247) Saldo Akhir 165.327.982 Saldo Akhir 87.847.525 Lancar 165.327.982 Lancar 87.847.525 Tidak lancar - Tidak lancar - Jumlah Jumlah 87.8, Rata-rata tertimbang dari kenaikan suku bunga pinjaman yang diterapkan Perusahaan adalah 8,25/0. Berikut ini adalah jumlah yang diakui dalam laba rugi: 2024 2023 Beban penyusutan aset hak guna (Catatan 11) 83.378.086 80.429.272 Beban bunga liabilitas sewa 7.581.005 9.995.247 Total yang diakui dalam laba rugi 90.909.011 90.424.519 Analisis jatuh tempo liabilitas sewa diungkapkan pada Catatan 38. Total arus kas keluar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 untuk semua kontrak sewa berjumlah Rp 90.909.091, termasuk biaya sewa yang tidak termasuk dalam kewajiban sewa. 44
Page 49 OCR 0.940
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 ' (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 19. LIABILITAS IMBALAN KERJA Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55 tahun sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang cipta kerja dan Undang-undang No.11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Liabilitas imbalan kerja tersebut tidak didanai. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2021, perhitungan aktuaria atas imbalan kerja dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Agus Susanto, aktuaris independen, dalam laporannya tanggal 12 Februari 2024, dengan menggunakan metode "Projected Unit Credit". Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, total karyawan yang berhak atas imbalan kerja tersebut masing-masing sebanyak 48 karyawan. Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan kerja karyawan pada laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: 2023 Nilai kini liabilitas imbalan pasti 6.158.069.359 Rincian beban imbalan kerja yang diakui dalam laporan laba rugi adalah sebagai berikut : 2023 Biaya jasa kini 533.782.974 Biaya jasa lalu - Biaya bunga 392.746.907 Total 926.529.881 Rincian (penghasilan) beban imbalan kerja karyawan yang diakui di dalam penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: 2023 Pengukuran kembali: Dampak perubahan asumsi keuangan 147.447 114 Dampak penyesuaian pengalaman 370.725.793) Total 223.278.679) Mutasi saldo Ilabilitas imbalan kerja dengan rincian sebagai berikut: 2023 Saldo Awaj 5.454.818.157 Beban Tahun Berjalan 926.529.881 Keuntungan Aktuarial Imbalan Kerja Diakui dalam Penghasilan Komprehensif Lain (223.278.679) Saldo Akhir 6.158.069.359 45
Page 50 OCR 0.878
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 19. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) Asumsi yang digunakan untuk menghitung liabilitas imbalan kerja pada tanggal laporan posisi keuangan sebagai berikut: 2023 Tingkat diskonto per tahun 7,20Y0 Kenaikan gaji rata-rata pertahun 10,004 Usia pensiun normal 55 Tingkat mortalitas TMI IV 2019 Tingkat cacat 1072 dari tingkat mortalitas Tingkat pengunduran diri usia: 18-30 49 31-40 316 41 - 45 2Yo 46-50 1 51-55 ox Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut sudah memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai dan cukup untuk menutupi jika terjadi pemutusan hubungan kerja. Pada tanggal 30 September 2024 belum dilakukan perhitungan aktuaria atas imbalan kerja. 20. MODAL SAHAM Berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham Perusahaan per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut : 2024 Jumlah Persentase Nama Pemegang Saham Saham Kepemilikan Total Eveline Listijosuputro 330.140.191 292 8.253.504.775 Henry Kurniawan Latief 26.209.200 0,23 655.230.000 Djoko Joelijanto (Direktur Utama) 11.000.000 0,10 275.000.000 Lain-lain 10.939.897.139 96,75 273.497,428.325 Total 1.307.246.524 100 282.681.163.100 2023 Jumlah Persentase Nama Pemegang Saham Saham Kepemilikan Total Eveline Listijosuputro 380.140.191 292 8.253.504.775 Henry Kurniawan Latief 26.209.200 0,23 655.230.000 Djoko Joelijanta (Diraktur Utama) 000 0,10 275.000.000 Lain-lain 133 96,75 273.772,428.325 Total 1.307.246.524 109 282.956163.100 46
Page 51 OCR 0.907
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 20. MODAL SAHAM (lanjutan) Rekonsiliasi saham beredar pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Saido Awal 11.307.246.524 11.307.246.524 Penambahan - - Saldo Akhir 1.307.246.524 T1.307.246.524 21. TAMBAHAN MODAL DISETOR Akun ini terdiri dari agio saham dan biaya emisi saham per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Agio Saham: Penawaran Umum Perdana 8.500.000.000 88.500.000.000 Warran Seri ! 52.376.450.000 52.376.450.000 Realisasi Pembagian Saham Bonus - Tahun 2013 (72.482.350.000) (72.482.350.000) Realisasi Pembagian Saham Bonus - Tahun 2014 (65.234.113.100) (65.234.113.100) Biaya Emisi Saham (2.945.727.627) (2.945.727.627) Tax Amnesti 31.500.000 31.509.000 Total NEE .759.273 22. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN PENGGUNAANNYA Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 Pasal 70, Perusahaan diwajibkan untuk membuat penyisihan cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20X dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. 23. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA Rincian per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Keuntungan yang Belum Terealisasi atas Perubahan Nilai Wajar Portofolio Efek Tersedia untuk Dijual Efek ekuitas Saldo Awal Periode 7.513.728.685, 7.513.728.685) Saldo Akhir Periode - Bersih (7.513.728.685) (7.513.728.685) Reksadana Saldo Awal Periode 4.196.810.002 7.059.477.932 Penambahan Laba (Rugi) yang Belum Direalisasi Selama Periode Berjalan - neto 3.149.796.670 (1.014.971.383) Penambahan Laba (Rugi) yang Sudah Direalisasi Selama Periode Berjalan - Bersih - (1.847.696.547) Saldo Akhir Periode - neto 7.346.606.671 4.196.810.002 47
Page 52 OCR 0.927
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 23. 24, 25. 26. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA (lanjutan) 2024 2023 Investasi dalam saham Saldo Awai Periode (5.423.458.760) (5.423.458.760) Penambahan Laba (Rugi) yang Belum Direalisasi Selama Periode Berjalan - neto - - Saldo Akhir Periode - neto (5.423.458.760) (5.423.458.760) Subtotal (5.590.580.774) (8.740.377.443) Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Asosiasi (208.969.328) (208.969.326) Total (5.799.550.099) (8.949.346.769) Perubahan Nilai Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Perusahaan Asosiasi terjadi karena perubahan keuntungan (kerugian) yang belum terealisasi atas perubahan nilai wajar portofolio efek tersedia untuk dijual milik PT MPAM, Perusahaan Asosiasi akibat dari perubahan harga pasar saham dan nilai aset bersih per unit reksadana. PENDAPATAN KEGIATAN PERANTARA PERDAGANGAN EFEK Rinciannya akun ini untuk tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 sebagai berikut: 2024 : 2023 Komisi Transaksi (Catatan 35) 2.293.974.329 1.265.394.394 Laba (Rugi) belum terealisasi atas Efek (20.707.245.315) (7.960.916.092) Laba (Rugi) direalisasi atas perdagangan efek-neto 386.652.610 1.454.774.091 Bunga pembiayaan penyelesaian transaksi - 1.463.216 Total (18.026.618,376) (5.239.284.391) Komisi transaksi merupakan komisi yang diperoleh dari aktivitas Perusahaan sebagai perantara perdagangan efek dengan jumlah sebesar 0,09745 - 0,188Y4 dari nilai transaksi. PENDAPATAN DIVIDEN DAN BUNGA - NETO Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Pendapatan Dividen 442.229.317 6.838.762.938 Pendapatan Bunga Obligasi 142.137.986 128.233.423 Total 584.367.303 6.966.996.361 PENDAPATAN KEGIATAN PENJAMINAN EVISI EFEK Akun ini merupakan imbalan jasa yang diterima Perusahaan sebagai penjamin emisi dan agen penjualan atas penawaran umum saham dan obligasi. 48
Page 53 OCR 0.938
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 27. 28, 29. BEBAN KEPEGAWAIAN Rincian akun Ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Gaji dan Tunjangan 3.998.439.969 4.672.275.491 Bonus dan Tunjangan Lain-lain 1.695.833.109 688.880.934 BPJS 325.203.719 324.612.837 Komisi 414.271.483 815.203.691 Jamsostek 18.137.250 18.493.650 Total 6.451.885.530 6.019.466.603 BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Keperluan Kantor Lain 226.038.431 14.867.439 Perbaikan dan Pemeliharaan 24.039.289 107.501.572 Listrik dan Air 180.810.527 150.041.115 Asuransi 68.304.621 8.736.041 Transportasi 71.485.034 82.943.815 Meterai, Pos dan Kurir 13.046.914 19.321.010 Alat Tulis dan Cetakan 20.895.381 17.817.105 Makan dan Minum 35.242.453 43.571.973 Kabel Vision 9.053.000 9.063.000 Perijinan 37.983.297 11.373.331 Surat Kabar dan Majalah 3.505.000 8.505.000 Informasi 31.500.000 28.770.000 Total 726.913.947 532.311.401 BEBAN KEUANGAN Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Bunga Pinjaman Bank - 707.293.549 Beban Administrasi Bank 23.699.624 946.141.055 Total 23.699.624 1.053.434.603 Bunga pinjaman bank direklas ke beban usaha per Desember 2023. 49
Page 54 OCR 0.924
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 30. 3. 32. 33. LAIN-LAIN - NETO Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Pendapatan Sewa 902.414.092 955.286.505 Denda Terlambat Bayar 109.267.222 89.030.581 Jasa Giro dan Bunga 22.771.217 112.236.015 Pajak (02.481.722) (077.246.261) Lain-Lain (445.436.933) 80.107.919 Total 496.534.576 259.414.759 ASET MONETER DALAM MATA UANG ASING Rinciannya per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Mata Uang Ekuivalen Rupiah Mata Uang Ekuivalen Asing Rupiah Asing Rupiah Kas dan Setara Kas - USD 100.418,665 1.520.137.675 100.341,25 1.546.860.710 LABA (RUGI) NETO PER SAHAM Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Rinciannya per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: 2024 2023 Rugi Neto Tahun Berjalan (28.999.633.416) (1.088.456.424) Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham 1.307.246.524 11.307.246.524 Rugi Tahun Berjalan Per Saham Dasar (2,56) (0,98) REKENING EFEK Perusahaan mengelola efek dan dana nasabah dalam rekening dana nasabah dan efek per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dengan rincian sebagai berikut: 2024 2023 Efek Bebas 5.237.129.557.651 2.874.794,3865.927 Dana Bebas 36.501.892.427 37.346.490.453 Total 5.273.631.450.078 2.912.141.356.380 Jumlah efek liabilitas kepada nasabah yang terkait tidak diakui dalam Laporan Posisi Keuangan Perusahaan sesuai ketentuan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. 50
Page 55 OCR 0.939
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 34. SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI Kebijakan dan syarat transaksi dengan pihak-pihak berelasi diperlakukan sama dengan kebijakan dan syarat untuk transaksi dengan pihak ketiga. Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: a. PT Minna Padi Aset Manajemen Perusahaan mempunyai penyertaan saham pada PT Minna Padi Aset Manajemen sebesar 18,87Y5 pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. b. PT MP Capital Perusahaan mempunyai penyertaan saham pada PT MP Capital sebesar 1944 pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Cc. Reksa Dana Minna Padi Keraton Balance, Reksa Dana Minna Padi Keraton Il, merupakan produk reksa dana dari PT Minna Padi Aset Manajemen. d. PT Sanurhasta Mitra Tbk PT Sanurhasta Mitra Tbk memiliki manajemen kunci yaitu Edy Suwarno, suami dari Eveline Listijosuputro. Dalam aktivitas operasinya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi, yaitu meliputi antara lain: - Kegiatan Usaha Utama (Operasional) Rincian akun ini pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: 2024 2023 Portofolio Efek Reksadana Minna Padi Keraton Balance 13.606.626.920 10.770.709.986 Minna Padi Keraton II - 880.207.810 Total 13.606.626.920 11.650.917.796 Persentase terhadap Jumlah Aset 7,601 4,887 51
Page 56 OCR 0.910
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 34. (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 2024 2023 Pendapatan Usaha Eveline Listijosuputro 18.026.069 824.371 Reksa Dana Keraton Balance 5.144.945 80.840 PT MP Capital 3.262.694 1.388.645 PT Minna Padi Aset Manajemen 1.581.841 482.355 Edy Suwarno 530.262 66.419.451 Reksadana Minna Padi Pringgodani Saham 114.156 - Henry Kurniawan Latif - 337.475 Total 28.649.967 69.533.137 Persentase terhadap Jumlah Pendapatan “0,16 402 - Kegiatan Usaha Non Operasional Rinciannya per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut: Piutang Lain-lain 2024 2023 Karyawan 142.912.952 167.100.600 Sewa PT Sanurhasta Mitra Tbk 60.000.009 60.000.000 Total 202.912.952 227.100.000 Persentase terhadap Jumlah Aset 0,110 0, 1076 - Total Remunerasi (Kompensasi) Komisaris dan Direksi sebagai berikut: 2024 2023 Dewan Komisaris 400.000.000 580.000.000 Direksi 1.105.000.000 1.084.600.000 Total 1.505.000.000 1.644.600.000 Kebijakan dan syarat transaksi dengan pihak-pihak berelasi diperlakukan sama dengan kebijakan dan syarat untuk transaksi dengan pihak ketiga. 52
Page 57 OCR 0.945
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 35. MANAJEMEN MODAL Perusahaan mengelola modal ditujukan untuk memastikan kemampuan Perusahaan melanjutkan usaha secara berkelanjutan dan memaksimumkan imbal hasil kepada pemegang saham melalui optimalisasi saldo liabilitas dan ekuitas. Untuk memelihara atau mencapai struktur modal yang optimal, Perusahaan dapat menyesuaikan jumiah pembayaran dividen, pengurangan modal, penerbitan saham baru atau membeli kembali saham beredar, mendapatkan pinjaman baru atau menjual aset untuk mengurangi pinjaman. a. Modal disetor Perusahaan yang beroperasi sebagai perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek yang mengadministrasikan rekening efek nasabah diwajibkan untuk mempunyai modal disetor diatas ketentuan minimum masing-masing sebesar Rp 30.000.000.000 dan Rp 0.000.000.000 sesuai ketetapan dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 153/KMK.010/ 2010 tanggal 31 Agustus 2010 tentang Kepemilikan Saham dan Permodalan Perusahaan Efek. Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No . V.D.5, yang terlampir dalam Surat Keputusan No. Kep-566/8L/2011 tanggai 31 Oktober 2011 dan Peraturan OJK No.52/POJK.04/2020, Perusahaan efek yang menjalankan kegiatan usaha sebagai perantara perdagangan efek yang mengadministrasikan rekening efek nasabah dan penjamin emisi efek, wajib memiliki Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) paling sedikit sebesar Rp 25.000.000.000 atau 62544 dari total Ilabilitas tanpa utang subordinasi dan utang dalam rangka penawaran umum/penawaran terbatas ditambah rangking liabilitas, mana yang lebih tinggi. Jika hal ini tidak dipantau dan disesuaikan, tingkat modal dan modal kerja sesuai peraturan dapat berada di bawah jumlah minimum yang ditetapkan oleh regulator, yang dapat mengakibatkan berbagai sanksi mulai dari denda sampai dengan penghentian sebagian atau seluruh kegiatan usaha. Untuk mengatasi risiko ini, Perusahaan terus mengevaluasi tingkat kebutuhan modal dan modal kerja bersih berdasarkan peraturan dan memantau perkembangan peraturan tentang modai dan modal kerja bersih yang disyaratkan dan mempersiapkan peningkatan batas minimum yang diperlukan sesuai peraturan yang mungkin terjadi dari waktu ke waktu di masa datang. Perusahaan telah memenuhi persyaratan kepemilikan saham, modal disetor dan Modal Kerja Bersih Disesuaikan pada tangga! 30 September 2024 dan 31 Desember 2024. Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) Perusahaan masing-masing sebesar Rp 27.961.569.882 dan Rp 32.054.735.723 per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. 53
Page 58 OCR 0.930
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) INSTRUMEN KEUANGAN Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023: 30 September 2024 Nilai Tercatat Nilai Wajar Aset Keuangan Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi Portofolio Efek 76.165.448.964 76.165.4438.964 Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui penghasilan komprehensif lain Portofolio Efek 15.738.726.920 15.738.726.920 Penyertaan Saham 12.500.000.000 12.500.000.000 Aset Lain-lain (Investasi dalam Saham) 443.755.835 443.755.835 Total 28.682.482.755 28.682.482.755 Aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi : Kas dan Setara Kas 7.949.895.173 7.949.895.173 Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan 25.756.381.376 25.756.381.376 Piutang Nasabah - Pihak Ketiga 5.814.807.779 5.814.807.779 Piutang Lain-lain 367.923.344 367.923.344 Aset Lain-lain (Jaminan dan Deposito) 67.562.000 67.562.000 Total 39.956.569.671 39.956.569.671 Total Aset Keuangan 144.804.501.390 144.804.501.390 Liabilitas Keuangan Liabilitas Keuangan yang Diukur dengan Biaya Perolehan Diamortisasi Utang bank 8.546.218.487 8.546.218.487 Utang Nasabah Pihak Ketiga 19.377.931.227 19.377.931.227 Utang Subordinasi 4.000.000.000 4.000.000.000 Beban Akrual 309.826.617 309.826.617 Utang Lain-lain (uang jaminan deposit) 10.000.000 10.000.000 Liabilitas sewa 165.327.982 165.327.982 Total Liabilitas Keuangan 32.409.304.313 32.409.304.313 54
Page 59 OCR 0.936
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) Aset Keuangan Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi Portofolio Efek Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui penghasilan komprehensif lain Portofolio Efek Penyertaan Saham Aset Lain-lain (Investasi dalam Saham) Total Aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi : Kas dan Setara Kas Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan Piutang Nasabah Piutang Lain-lain Aset Lain-lain (Jaminan dan Deposito) Total Total Aset Keuangan Liabilitas Keuangan Liabilitas Keuangan yang Diukur dengan Biaya Perolehan Diamortisasi Utang bank Utang Nasabah Pihak Ketiga Utang lain-lain (Jaminan Deposit) Beban Akrual Liabilitas Sewa Total Liabilitas Keuangan 31 Desember 2023 Nilai Tercatat Nilai Wajar 104.063.216.690 104.063.216.690 13.783.017.796 12.500.000.000 443.755.835 13.783.017.796 12.500.000.000 443.755.835 26.726.773.631 26.726.773.631 6.415.552.692 60.801.494.881 5.133.830.812 310.648.143 67.562.000 6.415.552.692 60.801.494.881 5.133.830.812 310.648.143 67.562.000 72.729.088.528 203.519.078.849 72.729.088.528 203.519.078.349 9.614.495.798 56.179.179.555 9.614.495.798 56.179.179.555 10.000.000 10.000.000 372.852.295 372.852.295 87.847.525 87.847.525 66.264.375.173 66.264.375.73 Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar: - Untuk kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang dari lembaga kliring dan penjaminan, piutang nasabah, piutang lain-lain, utang pada lembaga kliring dan penjaminan, utang nasabah, utang lain-lain, dan beban masih harus dibayar, nilai tercatat aset dan liabilitas telah mendekati estimasi nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek. - Untuk aset lain-lain nilai wajarnya dicatat secara historis karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal dan tidak praktis untuk mengestimasi nilai wajar dari aset tersebut karena tidak ada jangka waktu penerimaan yang pasti kecuali untuk investasi dalam saham yang mengalami penurunan nilai wajar. - Untuk portofolio efek dicatat sebesar nilai wajar mengacu pada harga kuotasi yang dipublikasikan pada pasar aktif. 55
Page 60 OCR 0.891
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 36. 37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) - Untuk penyertaan saham dicatat sebesar biaya historis karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. - Liabilitas sewa diukur sebesar nilai kini dari pembayaran kontraktual lessor selama masa sewa, dengan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada tarif implisit dalam sewa kecuali hal ini tidak dapat segera ditentukan, dalam hal ini, bunga pinjaman inkremental Perusahaan saat dimulainya sewa digunakan. PENGUKURAN NILAI WAJAR Tabel di bawah ini menganalisis intrumen keuangan yang dicatat pada nilai wajar berdasarkan tingkatan metode penilaian. Perbedaan pada setiap tingkatan metode penilaian dijelaskan sebagai berikut: a. Pengukuran nilai wajar level 1 adalah yang berasal dari harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk asset atau liabilitas yang identik, yang dapat diakses entitas pada tangga! pengukuran, b. Pengukuran nilai wajar level 2 adalah yang berasai dari Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari harga): dan Cc. Pengukuran nilai wajar level 3 adalah yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi). Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki instrumen keuangan berikut dicatat pada nilai wajar dalam laporan posisi keuangan: 2024 Tingkat! —.”/ Tingkat2 ””) Tingkat3 Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Portofolio efek Efek utang 1.268.152.113 1.268.152.113 - - Efek ekuitas 74.897.296.851 74.897.296.851 - - Aset keuangan tersedia untuk dijual Portofolio efek Reksa dana 13.606,626.920 13.606.628.920 - - Efek ekuitas 2.132.100.000 2.132.100.000 - “ Penyertaan saham 12.500.000.000 - - 12.500.000.000 Aset lain-lain 443.755.835 - - 443.755.835 Total 104.847.931,719 91.904.175.884 - 12.943,755.835 2023 Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3 Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Portofofio efok Efek utang 4.902.512.420 4.902.512.420 - - Efek ekuitas 99.160.704.270 99.160.704.270 " “ Aset keuangan tersedia untuk dijual Portofolio efek Reksa dana 11.650.917.796 11.650.917.796 - - Efek ekuitas 2.132.100.000 2.132.100.000 - - Penyertaan saham 12.500.000.000 - - 12.500.000.000 Aset lain-lain 443.755.835 - - 443.755.835 Total 130.789.990.320 117.846,234.486 - 12.943,755.335 —2943.755.835 56
Page 61 OCR 0.954
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 37. 38. PENGUKURAN NILAI WAJAR (lanjutan) Teknik penilaian Instrumen keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan dalam pasar aktif (misalnya efek yang diperdagangkan dan tersedia untuk dijual) ditentukan berdasarkan harga pasar yang dikutip pada tanggal pelaporan. Suatu pasar dianggap aktif apabila informasi mengenai harga kuotasi dapat dengan mudah dan secara berkala tersedia dari suatu bursa, pedagang efek, atau broker, kelompok penilai harga pasar industri tertentu, regulator dan harga-harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan reguler pada tingkat yang wajar. Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki tingkat 1. Instrumen yang termasuk dalam hirarki tingkat 1 terdiri dari investasi dalam saham dan reksa dana yang ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar pada laba rugi dan efek utang di BEI dan diklasifikasikan sebagai surat berharga tersedia untuk dijual. Teknik penilaian Ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki tingkat 2. Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang termasuk dalam hirarki tingkat 2. Metode dan asumsi berikut ini digunakan oleh Perusahaan untuk melakukan estimasi atas nilai wajar setiap kelompok instrumen keuangan: a. Aset Keuangan dengan Periode 12 Bulan atau Kurang Sehubungan dengan sifat transaksi jangka pendek pada akun-akun di atas, nilai tercatat aset mendekati estimasi nilai wajarnya. b. Aset Keuangan yang tidak memiliki Kuotasi Harga di Pasar yang Aktif Investasi yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar yang aktif terdiri dari penyertaan saham pada PT Bursa Efek Indonesia, dengan persentase kepemilikan di bawah 2045 dan nilai wajarnya tidak dapat ditentukan dengan andal, maka dicatat pada harga perolehan. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko-risiko atas instrumen keuangan seperti: risiko kredit, dan risiko pasar (seperti risiko harga ekuitas, tingkat suku bunga, dan risiko nilai tukar) dan risiko likuiditas. Mengingat bahwa penerapan praktik manajemen risiko yang baik dapat mendukung kinerja perusahaan manajemen investasi, maka manajemen risiko selalu menjadi elemen pendukung penting bagi Perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya. Sasaran dan tujuan utama dari diterapkannya praktik manajemen risiko di Perusahaan adalah untuk menjaga dan melindungi Perusahaan melalui pengelolaan risiko kerugian yang mungkin timbul dari berbagai aktivitasnya serta menjaga tingkat risiko agar sesuai dengan arahan yang sudah ditetapkan oleh Perusahaan. 57
Page 62 OCR 0.955
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 38. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) Strategi untuk mendukung sasaran dan tujuan dari manajemen risiko diwujudkan dengan pembentukan dan pengembangan budaya risiko yang kuat,: penerapan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik, pelestarian nilai-nilai kepatuhan terhadap regulasi, infrastruktur yang memadai, serta proses kerja yang terstruktur dan sehat. Budaya risiko yang kuat ini diciptakan dengan membangun kesadaran risiko yang kuat dimulai dari Komisaris, Direksi sampai kepada seluruh karyawan Perusahaan. Tata Kelola Perusahaan yang baik disosialisasikan dan dikembangkan secara menyeluruh pada semua komponen dan aktivitas Perusahaan serta dilaksanakan dengan tanpa kompromi, nilai-nilai kepatuhan terhadap peraturan yang ada dan berlaku harus dibudayakan dan melekat pada semua karyawan Perusahaan yang dipimpin oleh jajaran Manajemen Perusahaan, Infrastruktur risiko dibangun melalui tersedianya kebijakan dan proses yang tepat dan sesuai dengan kondisi terkini pengembangan sistem dan database risiko yang berkelanjutan, serta teknik dan metodologi pengelolaan yang modern. Membangun proses dan kemampuan risiko yang sehat dan kuat adalah sebuah pengkajian yang berkesinambungan terhadap tujuan daripada penanganan risiko serta berbagai aktivitas yang menyangkut penanganan risiko, seperti identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko. Fungsi manajemen risiko juga berkewajiban untuk menjaga arahan risiko yang dapat diterima dan disetujui oleh Komisaris dan Direksi dengan tetap berpedoman dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan usaha. Sebagai perusahaan sekuritas, manajemen Perusahaan memiliki komitmen penuh untuk menerapkan manajemen risiko secara komprehensif yang secara esensi mencakup kecukupan kebijakan, prosedur dan metodologi pengelolaan risiko sehingga kegiatan usaha Perusahaan tetap dapat terarah dan terkendali pada batasan risiko yang dapat diterima, serta tetap menguntungkan Perusahaan. Risiko Kredit Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul Jika counterparty Perusahaan gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada Perusahaan. Risiko kredit Perusahaan terutama melekat kepada bank dan setara kas, deposito berjangka, piutang lembaga kliring dan penjaminan, piutang nasabah pihak ketiga dan pihak berelasi, piutang lain-lain, dan aset lain-lain. Risiko kredit yang timbul dari piutang dari lembaga Kliring dan penjaminan, piutang nasabah, dan piutang lain-lain merupakan risiko yang tidak bisa dihindari, namun dapat dikelola hingga pada batasan yang bisa diterima. Perusahaan telah memiliki kebijakan dalam menghadapi risiko ini. Dimulai dari proses awal penerimaan aplikasi yang selektif dan ditangani dengan prinsip kehati- hatian, yang mana aplikasi akan melalui proses survey dan analisa untuk kemudian disetujui. 58
Page 63 OCR 0.825
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 38. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) Risiko kredit juga timbul dari bank dan setara kas dan simpanan-simpanan di bank dan institusi keuangan. Untuk memitigasi risiko kredit, Perusahaan menempatkan kas dan setara kas pada institusi keuangan yang terpercaya. Perusahaan tidak masuk ke dalam instrumen derivatif untuk mengelola risiko kredit, walaupun langkah-langkah pencegahan harus diambil untuk beberapa kasus tertentu yang cukup terkonsentrasi, yang bertujuan untuk mengurangi risiko serupa. Tabel berikut ini memberikan informasi mengenai paparan risiko kredit maksimum Perusahaan dan kualitas kredit aset keuangan berdasarkan kelas berdasarkan proses evaluasi kreditnya: 2024 mean Aa Telah Jatuh Ada Penurunan Telah Jatuh Tempo Tetapi Belum Diturunkan Nilainya Tempo ban Total Nilainya Nitainya 1-30 hari 31-60 hari 61-90 hari Bank dan setara kas 7.949.895.173 - - - - 7.049.895.173 Plutang dari lembaga Kliring dan 25,156.381.376 . . - To 25.756,381.376 penjaminan " "3 Piulang masabah Pinak ketiga 5.814807.779 - - - H0 5814207719 Piutang lain-lain 367.923.344 - - - " 367923344 Aset lain-lain : : - 1.391.525.645 Total/Tota! 2 OF: 6 2023 Belum Jatuh Tempo Dan Tidak Tu Jatuh Tempo Tetapi Belum Diturunkan Nainya Ken Ada Penurunan Total Ntinya Diturunkan Kilainya 1-30hari 31-60 hari 61 -90 hari Bank dan setara kas 6.415.552.692 - - - . 6.415.582.692 Piutang dari lembaga kiring dan penjaminan 50.801.494.881 - - - «80801494881 Piulang nasabah. Pihak ketiga 51139830812 - - . Ho SA8BOIOS12 Plutang laindain 310.648.143 - - - - 310.648.143 Aset lain-lain 511.317.836 : : z - 511.317.836 Total/Total 18172.844,363 : . z - Untuk piutang dari lembaga kliring dan penjamin, piutang nasabah, dan piutang lain-lain, Perusahaan telah menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam PSAK 71 untuk mengukur penyisihan kerugian pada ECL seumur hidup. Perusahaan menentukan kerugian kredit ekspektasian atas pos-pos tersebut dengan menggunakan matriks provisi, yang diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis berdasarkan status jatuh tempo debitur, yang disesuaikan untuk mencerminkan kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomi masa depan. Karenanya, profil risiko kredit dari aset tersebut disajikan berdasarkan status tunggakannya dalam matriks provisi. 59
Page 64 OCR 0.950
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 38. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) Risiko Pasar Eksposur Perusahaaan terhadap risiko harga pasar dapat muncul dari fasilitas pembiayaan transaksi (marjin) yang diberikan oleh Perusahaan kepada nasabah.Risiko ini muncul jika nilai agunan nasabah mengalami penurunan yang sangat signifikan dan kondisi pasar yang tidak likuid, sehingga agunan tersebut tidak lagi mencukupi untuk menutup liabilitas nasabah kepada Perusahaan. Dalam kondisi ini, Perusahaan berpotensi mengalami kerugian dari piutang tidak tertagih. Risiko pasar merupakan risiko yang terutama disebabkan karena perubahan tingkat bunga, nilai tukar, harga komoditas dan harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa risiko bagi Perusahaan. Dalam perencanaan usaha Perusahaan, risiko pasar yang memiliki dampak langsung kepada Perusahaan adalah dalam hal pengelolaan investasi atas aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Risiko Harga Efek Ekuitas Portofolio efek perusahaan yang dapat dipasarkan rentan terhadap risiko harga pasar yang timbul dari ketidakpastian tentang masa depan nilai portofolio efek. Analisa sensitivitas berikut ini ditentukan berdasarkan eksposur risiko harga saham pada akhir periode pelaporan. Analisa sensitivitas menunjukkan sensitivitas: atas kemungkinan kenaikan atau penurunan harga efek sebagai akibat perubahan nilai wajar melalui laba rugi, dengan asumsi variabel lain dianggap tetap (ceteris paribus) terhadap laba sebelum pajak. 2024 2023 Kenaikan harga efek sebesar 5 3.808.272.448 5.309.765.835 Penurunan harga efek sebesar 595 (3.808.272.448) (5.309.765.835) Risiko Pasar Risiko Tingkat Suku Bunga Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atas arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan Ilabilitas sewa. Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Perusahaan mengelola beban bunga dengan suku bunga tetap dengan mengevaluasi kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen juga melakukan penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang. 60
Page 65 OCR 0.812
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 2g Tah Tah Tau Taun Rata jkuhTampo— Tempo Pada Tahun Tampo Pada Tahun TempoPada'Tahun — Tempo Pada Tahun sala Sukur dalam Sal (i) ke ke-3 kot 15 Bunga Bet Tahun dumah Ulang bank 325 LA24269,748 142438948 1424389743 1424369748 2248720495 B546:210487 Liabltassowa 2251 165327982. - - - 195327982 za datuh Jatuh daluh Jalan Ratarata Suku JauhTampo — TenpoPadaTahun — TempoPadaTahun — TenpoPada Tahun Tempo Pada Tahun Beta dalam Satu (t) ke2 ke-3 ke-4 ke Bunga Tahun Jumtah Ulang ban 8251 1424369148 1424360748 JAR 20018 142 909TAB 3917016006 2514495768 Liabiites sewa 1254 31847525 - - - 87847525 Analisis Sensitivitas Perubahan dari 100 basis poin suku bunga pada tanggal laporan keuangan akan meningkatkan atau menurunkan laba sebelum pajak 433 untuk tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atas arus kas masa mendatang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Perusahaan tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap mata uang asing karena Perusahaan tidak memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing yang signifikan serta transaksi efek yang Risiko Likuiditas Risiko likuiditas merupakan risiko dalam hal Perusahaan tidak memiliki sumber keuangan yang mencukupi untuk memenuhi liabilitasnya yang telah jatuh tempo. Untuk memenuhi tujuan tersebut, mereka mencari cara untuk menjaga saldo kas dan fasilitas yang disetujui untuk memenuhi kebutuhan uang kas untuk suatu periode setidaknya 180 hari. Perusahaan juga mencari cara untuk mengurangi risiko likuiditas dengan menetapkan suku bunga dalam bagian pinjaman bank yang diterima. Analisis tiabilitas keuangan berdasarkan jatuh tempo dari tanggal Laporan Posisi Keuangan Sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual per 30 September 2023 dan 31 Desember 2023 diungkapkan dalam tabel berikut: 61
Page 66 OCR 0.814
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 38. 39. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) Risiko Likuiditas (Lanjutan) Utang Bank Utang Nasabah Beban Akrual Liabilitas Sewa Utang Lain-lain-Jaminan Sewa Total Liabilitas Utang Bank Utang Nasabah Beban Akrual Liabilitas Sewa Utang Lain-“ain-Jaminan Sewa Total Liabilitas 2024 Tiga Bulan Satu Sampai Kurang dari — Sampai dengan dengan Lebih dari Tiga Bulan Satu Tahun Lima Tahun Lima Tahun Jumlah 23139958 1186974790 5.607.478.992 1424289747 8516.218487 19.377.981.227 - - “193779812217 309.826.617 - - - 309.826.617 - 165.327.982 - 165.327.982 - - 10.000.000 - 10.000.000 19925152802 1.352302772 — 5707478992 1424369747 28409,304313 2023 Tiga Bulan Satu Sampai Kurang dari ”— Sampai dengan dengan Lebih dari Tiga Bulan Satu Tahun Lima Tahun Lima Tahun Jumlah 231394958 — 1188974790 569TAT8999 — 2492647058 9.614.495.798 56.179.179.555 - - -. 58179179.555 372.852.295 - - 372.852.245 - 87.847.525 - - 87.847.525 10.000.000 - 10.000.000 56.789426308 1274822315 — 5.707.478.992 — 2492647058 66,264375,179 ANALISA MATURITAS ASET DAN KEWAJIBAN Tabel di bawah ini menunjukkan analisis aset dan kew: untuk dipulihkan atau diselesaikan: 62 ajiban sesuai kapan mereka diharapkan
Page 67 OCR 0.877
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 39. ANALISA MATURITAS ASET DAN KEWAJIBAN (lanjutan) 30 September 2024 Dalam Setelah 12 bulan 12 bulan Total ASET Kas dan Setara Kas 7.949.895.173 - 7.949.895.173 Portofolio Efek: - Pihak Ketiga 78.297.548.964 - 8.297.548.964 - Pihak Berelasi 13.606.626.920 - 13.606.626.920 Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan 25.756.381.376 - 25.756.381.376 Piutang Nasabah: - Pihak Ketiga 5.814.807.779 - 5.814.807.779 Piutang Lain-lain 367.923.344 - 367.923.344 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka 145.864.601 - 145.864.601 Pajak Dibayar di Muka 476.369.875 - 476.369.875 Penyertaan Saham - 12.500.000.000 12.500.000.000 Properti Investasi - neto - 22.504449.757 22.504.449.757 Aset Tetap - neto - 8.643.711.234 8.643.711.234 Aset pajak tangguhan - neto - 1.527.725.034 1.527.725.034 Aset Lain-lain ba 1.391.525.645 1.391.525.645 Total Aset 132.415.418.031 45.567.411.670 178.982,829.701 LIABILITAS Utang Bank 1.424.369,748 7.121.848.739 8.546.213.487 Utang Nasabah: - Pihak Ketiga 19.377.981.227 - 19.377.981227 Utang Subordinasi 4.000.000.000 4.000.000.000 Utang Lain-lain 283.285.300 - 283.285.300 Beban akrual 309.826.617 - 309.826.617 Utang Pajak 208.502.064 - 208.502.064 Liabiitas sewa 165.327.982 " 165.327.982 Liabilitas Imbalan kerja karyawan - 6.158.069.359 6.158.069.359 Total Liabilitas 25.769.242.938 13,279.913.098 39.049.161.036 63
Page 68 OCR 0.891
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 39. ANALISA MATURITAS ASET DAN KEWAJIBAN (lanjutan) 31 Desember 2023 Datam Setelah 12 bulan 12 bulan Total ASET Kas dan Setara Kas 6.415.552.692 - 6.415.552.892 Portofolio Efek: - Pihak Ketiga 105.195.316.690 - 106.195.316.690 - Pihak Berelasi 11.650.917.796 - 11.650.917.796 Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan 60.801.494.881 - 60.801.494.881 Piutang Nasabah: - Pihak Ketiga 5.133.830.812 - 5.133.830.812 Piutang Lain-lain 310.648.143 - 310.648.143 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka 43.806.700 - 43.806.700 Pajak Dibayar di Muka 442.231.477 - 442.231.177 Penyertaan Saham - 12.500.000.000 12.500.000.000 Properti Investasi - neto - 23.759.604.418 23.759.604.418 Aset Tetap - neto - 9.408.577.480 9.408.577.180 Aset pajak tangguhan - neto - 1.518.053.979 1.518.053.979 Aset Lain-lain 2 511.317.836 511.317.836 Total Aset 190.993,798.890 47.697.553.413 238.691.352,303 LIABILITAS Utang Bank 1.424.369.748 8.190.126.050 9.614.495.798 Utang Nasabah: - Pihak Ketiga 56.179.179.555 - 56.179.179.555 Utang Lain-lain 458.049.457 - 458.049.457 Beban akrual 372.852.295 - 372.852.295 Utang Pajak 37.352.904 - 37.352.904 Liabiitas sewa 87.847.525 - 87.847.525 Liabilitas imbalan kerja karyawan 1.598.106.500 4.559.962.859 6.158.069.359 Total Liabilitas 60.157.757.984 12.750.088.909 72.907.846.893 —— - E 40. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas pendanaan, termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan perubahan nonkas. Liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan adalah liabilitas yang arus kas, atau arus kas masa depannya, diklasifikasikan dalam laporan arus kas Perusahaan sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan, 64
Page 69 OCR 0.922
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 40. 4. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS (lanjutan) 30 September 2024 1 Januari 2024 Arus Kas Perubahan Non-Kas Saldo Akhir Liabilitas sewa 87.847.525 (20.909.092) 168.389.549 165.327.981 Utang bank 9.614.495.798 (1.068.277.311) - 8.546.218.487 Total 9.702,343,323 (1.159.186.403) 163.389.549 8.711.546.468 31 Desember 2023 1 Januari 2023 Arus Kas Perubahan Non-Kas Saldo Akhir Liabilitas sewa 168.761.369 (90.909.091) 9.995.247 87.847.525 Utang bank 1.038.865.546 (1.424.369.748) “ 9.614.495.798 Total 11.207.626.915 (1.515.278.839) 9.995.247 9.702.343.323 RENCANA MANAJEMEN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA Rencana Jangka Pendek » Memiliki Divisi IT yang dapat mengikuti perkembangan IT sesuai dengan bidang usaha Perusahaan, » Mengembangkan dan memelihara infrastruktur dan aplikasi online trading agar selalu sesuai perkembangan teknologi atau peraturan pasar modal. » Melakukan edukasi kepada nasabah dan calon nasabah tentang evaluasi saham serta analisa fundamental dan techincal melalui media sosial yang dimiliki Perusahaan, » Membuat standar operasional prosedur agar selalu sesuai dengan peraturan yang terbaru: » Memperhatikan risiko-risiko yang ada sebelum melakukan investasi untuk portofolio Perusahaan. Rencana Jangka Panjang # Meningkatkan MKBD Perusahaan sehingga memiliki kemampuan bersaing terutama dalam memberikan fasilitas margin yang lebih luas: » Meningkatkan peran galeri investasi yang ada dengan melakukan promosi kepada masyarakat sekitar baik dengan pembagian brosur atau membuat acara-acara dengan mengundang nasabah dan calon nasabah: « Bekerjasama dengan asosiasi-asosiasi yang memiliki network luas sebagai basis nasabah: » Divisi Corporate Finance akan berupaya aktif sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan bidang corporate finance lainnya, sehingga dapat memberikan kontribusi besar bagi pendapatan Perusahaan: « Menjadi jasa penjaminan efek baik ekuitas maupun yang bersifat utang seperti obligasi, sukuk dan Medium Term Notes (MTN) maupun ekuitas sejak tahap originasi hingga distribusi: # Divisi Research akan menopang divisi perdagangan efek melalui laporan riset dan rekomendasi secara harian. Melakukan training bagi para analis untuk meningkatkan ketajaman analisa dan kemampuan analisis, » Meng-upgrade hardware supaya selalu up-to-date dan mengikuti perkembangan teknologi, agar fasilitas online trading menjadi yang terbaik dan menunjang pendapatan. 65
Page 70 OCR 0.937
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 42. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU Diterapkan pada tahun 2023 Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi Perusahaan namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan: Amandemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan" Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen PSAK 16, “Aset Tetap": Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam laba rugi. Amandemen PSAK 25, "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”: Definisi Estimasi Akuntansi Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi" dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengkiarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi. Amandemen PSAK 46, “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal! Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif Telan Giteroiikan namun belum berlaku efektif Amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah: 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan": Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan 66
Page 71 OCR 0.944
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 42. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU (Lanjutan) Amendemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifilasi Ilabilitas sebagai lancar atau tidak lancar. Entitas menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang pada periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang lebih awal setelah terbitnya amendemen PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan, maka entitas juga menerapkan amendemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode tersebut. Jika entitas menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya, maka entitas mengungkapkan fakta tersebut. - Amendemen PSAK 1, "Penyajian Laporan Keuangan": Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 4 perihal 'penyelesaian' liabilitas. Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas. - Amendemen PSAK 73, "Sewa" Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik Amendemen ini menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan. - Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia pada 12 Desember 2022, DSAK juga mengesahkan perubahan penomoran Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. 67
Page 72 OCR 0.898
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 42. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU (Lanjutan) Perubahan tersebut untuk membedakan penomoran PSAK dan ISAK yang merujuk pada International Financiat Reporting Standards (IFRS) (diawali dengan angka 1 dan 2) dan tidak merujuk pada IFRS (diawali dengan angka 3 dan 4). 1 Januari 2025 - PSAK 74, "Kontrak Asuransi" PSAK 74 mengatur relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi Tisiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. PSAK 74 juga mensyaratkan pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan yang berasal dari kegiatan investasi. - Amendemen PSAK 74: “Kontrak Asuransi" terkait Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif. Amendemen ini memperjelas pengaturan bagi entitas industri asuransi yang akan melakukan penerapan awai PSAK 74 dan PSAK 71 dalam periode bersamaan. Amendemen ini juga mengatasi isu penerapan yang terkait dengan informasi komparatif yang akan disajikan pada penerapan awal untuk aset keuangan. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, dampak dari penerapan standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen. 43. PERKARA HUKUM Pada November tahun 2023, Perusahaan menerima 7 gugatan dari nasabah PT Minna Padi Aset Manajemen sebagai turut tergugat JI yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sehubungan dengan proses pengembalian dana nasabah pemilik reksadana atas reksadana yang sedang dalam proses pembubaran dengan nomor perkara: - T35/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel - T87IPdt.G/2023/PN.Jkt.Sel - T38/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel - T42/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel - TA5/PAt.G/2023/PN.Jkt.Sel - T46/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel -.1138/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Set Pada tanggal 21 Februari 2024, hasil putusan untuk No.735/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel: 737/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel: 738/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel: 742/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Set: 745/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel: T46/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel diucapkan dalam persidangan terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara a 9vo, atas putusan tersebut pihak penggugat sedang mengajukan banding. Untuk kasus perkara No 1138/Pat.G/2023/PN.Jkt.Sel masih dalam proses pengadilan. 68
Names mentioned 88 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT MINNA PAD
p.1 ×2
unresolved
org
INVESTAMA SEKURITAS Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.3 ×2
unresolved
org
PT Batavia Artatama Securindo
p.10 ×2
unresolved
person
Drs. Atrino Leswara
p.10 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Drs. Eko Putranto
p.10 ×2
unresolved
org
Minna Padi Investama Tbk.
p.10 ×4
unresolved
person
Buntario Tigris Darmawa Ng
· Notaris
p.10 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.10 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.10 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.28 ×2
unresolved
org
Bank Centrai Asia Tbk
p.35 ×2
unresolved
org
Bank Mayapada Tbk
p.35 ×2
unresolved
org
Hanson International Tbk
p.36 ×2
unresolved
org
Rimo International Lestari Tbk
p.36 ×2
unresolved
org
Marga Abhinaya Abadi Tbk
p.37 ×2
unresolved
org
Forza Land Indonesia Tbk
p.37 ×2
unresolved
org
Steadfast Marine Tbk
p.37 ×2
unresolved
org
Solusi Kemasan Digital Tbk
p.37 ×2
unresolved
org
Siwani Makmur Tbk
p.37 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Reksadana Minna Padi Keraton Balance
p.39
unresolved
org
Reksa Dana T
p.39
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
p.39
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.40 ×3
unresolved
org
Niaga Tbk
p.41 ×2
unresolved
org
PT Minna Padi Aset Manajemen
p.44 ×7
unresolved
org
PT MP Capital
p.44 ×4
unresolved
org
PT MP Capilal
p.44
unresolved
org
PT MPAM
p.44 ×9
unresolved
person
Marina Soewana
p.44 ×2
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.44
unresolved
org
PT MPC
p.44 ×3
unresolved
org
PT CIMB Niaga Tbk
p.47
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.50
unresolved
org
PT Minna Padi Aset Manajemen Perusahaan
p.55
unresolved
org
PT MP Capital Perusahaan
p.55
unresolved
org
Reksa Dana Minna Padi Keraton Balance
p.55
unresolved
org
Reksa Dana Minna Padi Keraton Il
p.55
unresolved
org
Reksa Dana Keraton Balance
p.56
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.57
unresolved
org
Bank Utang Nasabah Beban Akrual Liabilitas Sewa Utang
p.66 ×2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.