Back to announcement
20260608_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32098189_lamp1.pdf
Other Text extracted PTPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PRESS RELEASE
PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung
Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo
Jakarta, 8 Juni 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah
naungan Danantara Indonesia, kembali memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur
sosial melalui perolehan proyek pembangunan RSUD Kabupaten Mamuju Tengah. Proyek ini menjadi
bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan nasional, khususnya dalam memperluas akses fasilitas
kesehatan yang modern dan berkualitas di kawasan luar pusat pertumbuhan serta wilayah yang masih
membutuhkan penguatan infrastruktur layanan kesehatan.
Proyek yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini memiliki nilai kontrak sebesar
Rp143,09 miliar (termasuk PPN), dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar 8 bulan,
serta masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.
Pembangunan RSUD ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan melalui program
peningkatan kelas rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C. Nantinya, fasilitas rumah sakit akan mendukung
pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, mulai dari rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD),
hingga fasilitas penunjang medis lainnya.
Perolehan proyek ini menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung pemerataan pembangunan
nasional, khususnya di sektor kesehatan. Kabupaten Mamuju Tengah yang berada di wilayah Sulawesi Barat
masih memerlukan penguatan infrastruktur layanan publik guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat
secara berkelanjutan. Kehadiran RSUD dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan dapat
memperluas akses layanan kesehatan yang lebih cepat, modern, dan merata bagi masyarakat sekitar.
PTPP RAIH PROYEK PEMBANGUNAN RSUD MAMUJU TENGAH RP143,09 MILIAR,
DUKUNG PEMERATAAN LAYANAN KESEHATAN & PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN 1
PRABOWO
Page 2
Pembangunan rumah sakit ini juga sejalan dengan program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo
Subianto dalam memperkuat kualitas layanan dasar masyarakat, memperluas akses kesehatan, serta
mempercepat pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan produktif. Infrastruktur
kesehatan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung transformasi pelayanan publik dan
penguatan ketahanan sosial nasional.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa proyek pembangunan RSUD Mamuju Tengah
merupakan bentuk nyata kontribusi perseroan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui
pembangunan infrastruktur kesehatan yang berkualitas.
“PTPP berkomitmen menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Melalui proyek RSUD Mamuju Tengah ini, perseroan berharap dapat mendukung peningkatan kualitas
layanan kesehatan sekaligus memperkuat pemerataan fasilitas publik di berbagai wilayah Indonesia,” ujar
Joko Raharjo.
PTPP sendiri memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia,
baik rumah sakit pemerintah maupun fasilitas kesehatan modern lainnya. Dengan pengalaman dan
kapabilitas yang dimiliki, perseroan optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan
mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan prinsip keberlanjutan.
--SELESAI—
Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri
sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan
Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC),
Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek
konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep
Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil
karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar
49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia
sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan
Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi
PTPP RAIH PROYEK PEMBANGUNAN RSUD MAMUJU TENGAH RP143,09 MILIAR,
DUKUNG PEMERATAAN LAYANAN KESEHATAN & PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN 2
PRABOWO
Page 3
Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry
4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai
enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan
perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru
lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta
excellence.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Joko Raharjo
Sekretaris Perusahaan
PT PP (Persero) Tbk
Tel : 021 – 877 84137
PTPP RAIH PROYEK PEMBANGUNAN RSUD MAMUJU TENGAH RP143,09 MILIAR,
DUKUNG PEMERATAAN LAYANAN KESEHATAN & PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN 3
PRABOWO
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
PT PP Presisi PTPP RAIH PROYEK PEMBANGUNAN RSUD
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.