Back to announcement
20241001_GMFI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31730928_lamp5.pdf
Other Text extracted GMFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 61
Page 1
#
Laporan Penilaian Aset
Hanggar & Bangunan Penunjang Lainnya
Untuk Keperluan
PT GMF AeroAsia Tbk
Terletak di
Garuda Maintenance Facility (GMF), Kompleks Bandara
Soekarno - Hatta, Jalan Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten
No. File: 00277/2.0100-00/PI/05/0394/1/VIII/2024
Page 2
No. File : 00277/2.0100-00/PI/05/0394/1/VIII/2024
Jakarta, 20 Agustus 2024
Kepada,
PT GMF AeroAsia Tbk
Lantai 2, Lobby Selatan Hangar 4
PT Garuda Maintenance FacilityAero Asia Tbk
Area Perkantoran Bandar Udara International Soekarno- Hatta
Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos 15125
Hal : Laporan Penilaian Aset Untuk Keperluan PT GMF AeroAsia Tbk
Dengan hormat,
Sesuai dengan Proposal Nomor FR/PP.24.07.0430 yang kami terbitkan pada tanggal 22 Juli 2024
dan telah disetujui oleh pihak Pemberi Tugas pada tanggal 9 Agustus 2024, kami selaku Kantor
Jasa Penilai Publik berdasarkan Surat Ijin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dari Menteri
Keuangan Republik Indonesia No. 2.12.00100 sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor.
102/KM.1/2012 tertanggal 08 Februari 2012, dengan Herie Darmawan, S.T, M.M, MAPPI (Cert)
sebagai Penanggungjawab dengan Ijin Penilai Publik No. P-1.14.00394, telah melaksanakan
penilaian terhadap aset tertentu untuk keperluan PT GMF AeroAsia Tbk.
Objek penilaian terdiri dari 3 (Tiga) Unit bangunan Hanggar dan Annex, Bangunan Penunjang
Lainnya, sarana pelengkap serta mesin pelengkap bangunan yang dimiliki oleh GIAA. Objek
penilaian tersebut terletak di area Garuda Maintenance Facility (GMF), Kompleks Bandara
Soekarno - Hatta, Jalan Raya Bandara, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten.
Aset yang dinilai berdiri di atas tanah milik PT Angkasa Pura II. Dalam penilaian ini kami
dilengkapi dengan Berita Acara Kesepakatan Perpanjangan Kerjasama Pemanfaatan Fasilitas
Komersial PT Angkasa Pura II Nomor : BAC.15.04/00/11/2022/A.5469 antara PT Angkas Pura
II (pihak yang menyewakan tanah) dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
(pihak penyewa tanah) tentang penggunaan tanah seluas 972.123 meter persegi dengan masa
sewa sampai dengan 31 Desember 2026.
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan opini Nilai Pasar (Market Value) atas obyek
penilaian, untuk tujuan transaksi pengalihan aset GIAA dalam rangka penyetoran modal dalam
bentuk selain uang (lnbreng) kepada Perseroan sehubungan dengan rencana Penyetoran Modal
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu ("PMHMETD").
Inspeksi fisik atas kondisi aset tersebut kami lakukan pada tanggal 13 Agustus 2024, dan tanggal
penilaian ditentukan pada tanggal 30 Juni 2024.
Dalam melaksanakan pekerjaan penilaian ini, Penilai telah melaksanakan pekerjaan sesuai dengan
keahlian yang dimiliki dengan mengacu kepada Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), Standar
Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII - 2018 dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
(MAPPI) dan POJK Nomor 28/POJK.04/2021.
- i - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 3
Sesuai dengan maksud dan tujuan sebagaimana tersebut di atas, maka dasar nilai yang digunakan
dalam penilaian ini adalah Nilai Pasar (Market Value ).
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing - masing bertindak
atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati- hatian, dan tanpa paksaan. (POJK
Nomor 28/POJK.04/2021)
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI 101 - 3.1,
Edisi VII-2018)
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini kami menggunakan salah satu pendekatan penilaian yang lazim
digunakan, yaitu Pendekatan Biaya (Cost Approach). Opini Nilai Pasar dinyatakan dalam mata
uang Rupiah.
Penugasan penilaian ini bersifat independen dan dilakukan oleh penilai eksternal, di mana tidak
ada benturan kepentingan serta tidak terafiliasi dengan objek dan/atau subjek penilaian baik
sekarang dan/atau dimasa yang akan datang, dan/atau dipengaruhi oleh pihak lain, menjunjung
tinggi objektivitas, professionalisme serta tidak memihak. Imbalan jasa yang kami terima tidak
terkait ataupun dipengaruhi oleh hasil penilaian yang dilaporkan dan kami hanya menerima
imbalan sesuai dengan yang tercantum didalam surat penunjukan penugasan ataupun kontrak
kerja yang telah disepakati.
Setelah mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku,
membandingkan serta melakukan penyesuaian atas semua faktor yang relevan dengan penilaian,
dengan mengikuti prosedur penilaian yang lazim; dengan tidak terlepas dari asumsi syarat
pembatas dan pernyataan yang dimuat dalam laporan penilaian ini, maka dengan ini kami
berpendapat bahwa Nilai Pasar dari aset tersebut diatas pada tanggal 30 Juni 2024, adalah
sebesar:
Rp 418.289.300.000,-
(Empat Ratus Delapan Belas Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta
Tiga Ratus Ribu Rupiah)
Hormat kami,
KJPP FUADAH, RUDI & REKAN
Herie Darmawan, S.T, M.M, MAPPI (Cert)
Penilai Properti
No. MAPPI : 06-S-02009
No Ijin Penilai Publik : P-1.14.00394
No. STTD-OJK : STTD.PP-108/PJ-1/PM.02/2023
Register Penilai : RMK-2017.00353
- ii - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 4
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
dibawah ini menyatakan bahwa:
1. Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan
akurat.
2. Analisis, opini dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi
oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang
mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak
memiliki benturan kepentingan.
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap aset yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan
kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap aset yang dinilai.
4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah
disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
5. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau
gambaran nilai yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai, pencapaian hasil
yang dinyatakan atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
6. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan
oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
7. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan aset dan/atau jenis
industri yang dinilai.
8. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:
- Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi Penilaian, dan
tanggal Penilaian);
- Pengumpulan data dan wawancara;
- Analisis data;
- Estimasi nilai dengan menggunakan pendekatan Penilaian;
- Penulisan laporan.
9. Penilai telah melakukan inspeksi lapangan terhadap objek Penilaian.
10. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertanda tangan di bawah ini, yang telah terlibat
dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
11. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan Penilaian telah
dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan SPI Edisi VII-
2018.
- iii - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 5
Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang
mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini.
No. Nama Tanda Tangan
1. Penanggung Jawab
Herie Darmawan, S.T, M.M, MAPPI (Cert)
No. MAPPI : 06-S-02009
Register Penilai : : RMK-2017.00353
2. Reviewer 2
Ivan Togatorop, S.T, MAPPI (Cert)
No. MAPPI : 02-S-01530
Register Penilai : RMK-2017.00166
3. Penilai
Ridwan Bondan Gunawan
No. MAPPI : 16-P-06324
Register Penilai : RMK-2021.04090
4. Penilai
Septian Ahmad Cahyadi
No. MAPPI : 18-P-08897
Register Penilai : RMK-2019.02935
5. Penilai
Ahmad Muhammad
No. MAPPI : 22-P-11408
Register Penilai : RMK-2023.04724
- iv - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 6
ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
1. Penilaian dan Laporan Penilaian bersifat rahasia dan hanya ditujukan terbatas untuk
Pemberi Tugas yang dimaksud serta penasehat profesionalnya. Laporan ini disajikan hanya
untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang tercantum pada bagian lain dari laporan
penilaian ini. Penilai tidak bertanggung jawab kepada pihak lain selain Pemberi Tugas
dimaksud. Pihak lain yang menggunakan laporan ini bertanggung jawab atas segala resiko
yang timbul;
2. Informasi yang telah diberikan oleh pihak lain kepada Penilai seperti yang disebutkan
dalam laporan penilaian dianggap layak dan dapat dipercaya. Informasi yang dinyatakan
tanpa menyebutkan sumbernya merupakan hasil penelaahan kami terhadap data yang ada,
pemeriksaan atas dokumen ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang;
3. Penilai telah memperoleh pernyataan tertulis atas kebenaran informasi, data serta dokumen
yang diberikan oleh Pemberi Tugas. Penilai mengandalkan kepada penegasan dari pemilik,
manajemen dan pihak ketiga lainnya berkenaan dengan nilai dan kondisi kemanfaatan dari
aset perseorangan dan/atau persekutuan dan/atau perusahaan yang menjadi obyek
penilaian, kecuali jika disebutkan berbeda dalam laporan ini. Penilai tidak mencoba untuk
memperoleh penegasan apakah aset yang menjadi obyek penilaian bebas dan bersih dari
gadai atau penjaminan atau bahwa perseorangan dan/atau persekutuan dan/atau
perusahaan memiliki hak yang sah atas semua asetnya;
4. Laporan ini disusun berdasarkan pada kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
bisnis dan keuangan serta peraturan pemerintah terkait penilaian aset yang yang berlaku
pada tanggal penilaian;
5. Informasi publik dan industri serta informasi statistik telah kami peroleh dari sumber yang
dapat diandalkan, namun demikian kami tidak melakukan penegasan mengenai keakuratan
ataupun kelengkapan dari informasi-informasi tersebut, dan kami tidak melakukan
prosedur untuk menegaskan informasi tersebut;
6. Aset dimaksud dilengkapi dengan dokumen atas hak kepemilikan/penguasaan aset yang
sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun
juga selain yang dikemukanan dalam laporan ini;
7. Aset yang dinilai merupakan satu kesatuan usaha yang dikelola dan dirawat secara wajar
oleh manajemen yang kompeten selama penggunaan;
8. Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam laporan yang
merupakan bagian dari aset yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan
Penilaian. Nilai yang digunakan dalam laporan Penilaian ini tidak boleh digunakan untuk
tujuan Penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan;
9. Penilai tidak melakukan verifikasi terhadap kebenaran legalitas, kami berasumsi bahwa
aset yang dinilai tersebut telah bebas dari segala tuntutan hukum;
- v - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 7
Lanjutan ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
10. Inspeksi fisik yang kami lakukan dan kemukakan didalam laporan ini hanyalah terhadap
kondisi aset yang terlihat, sehingga tidak dimaksudkan untuk memeriksa kondisi bagian
aset yang tertutup, tidak terlihat atau tidak dapat dijangkau. Kami tidak dapat memberikan
pendapat ataupun saran atas kondisi bagian aset yang tidak diinspeksi dan laporan ini tidak
dimaksudkan untuk memberikan gambaran ataupun pernyataan atas bagian aset tersebut.
Selain itu, kami juga tidak menyelidiki kelayakan konstruksi (building audit) serta tidak
menyelidiki kondisi teknis secara detail dari aset yang menjadi obyek penilaian;
11. Kami tidak melakukan penyelidikan atas masalah lingkungan yang berkaitan dengan
pencemaran yang ditimbulkan oleh obyek penilaian ataupun yang berdampak terhadap
obyek penilaian. Apabila tidak diinformasikan lain, penilaian kami didasarkan pada asumsi
mengenai tidak adanya pencemaran yang dapat berpengaruh terhadap nilai dari obyek
penilaian;
12. Nilai yang dimaksud dalam laporan ini mencerminkan nilai yang sesungguhnya tanpa
memperhitungkan adanya kewajiban atas pajak atau biaya-biaya yang terkait dengan
transaksi penjualan tersebut;
13. Jumlah keseluruhan dari nilai aset yang dicapai dalam laporan ini hakekatnya
mencerminkan kesatuan nilai atas seluruh aset yang masuk dalam lingkup penilaian. Upaya
untuk memisahkan satu atau beberapa nilai aset dengan maksud dan kepentingan tertentu
akan menjadikan laporan penilaian ini tidak berlaku, kecuali apabila telah dipertimbangkan
sebelumnya dan dijabarkan dalam laporan penilaian;
14. Dalam penilaian ini kami menganggap bahwa data dan informasi yang diberikan oleh
pihak pemberi tugas adalah benar dan tidak diragukan;
15. Layanan lanjutan yang diperlukan di masa mendatang berkaitan dengan penilaian yang
dilakukan sesuai laporan ini, yang tidak terbatas kepada memberikan kesaksian atau
kehadiran di pengadilan tidak dipersyaratkan kepada Penilai, kecuali jika sudah ada
kesepakatan tertulis sebelumnya;
- vi - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 8
Lanjutan ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
16. Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan pemaparan yang
dilakukan di luar wilayah kerja kantor kami, maupun kepada pihak selain pemberi tugas
dan pengguna jasa, maka segala bentuk biaya yang timbul menjadi beban pemberi tugas;
17. Tidak ada perubahan apapun terhadap laporan penilaian ini yang dapat dilakukan kecuali
oleh Penilai, dan Penilai tidak bertanggungjawab terhadap setiap perubahan yang
dilakukan tanpa otorisasi dari Penilai;
18. Nilai aset dilaporkan dalam mata uang rupiah sesuai dengan nilai yang berlaku di
Indonesia;
19. Penilaian berlaku terbatas pada tanggal penilaian dan pendapat mengenai kondisi,
penggunaan dan lainnya didasarkan atas hasil pengamatan pada tanggal yang tertulis
dalam laporan;
20. Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dari
KJPP Fuadah, Rudi dan Rekan (Pemimpin Rekan atau Rekan yang memiliki ijin penilai
publik);
21. Penggunaan seluruh dan/atau sebagian dari isi laporan ini (terutama kesimpulan nilai,
identitas dari penilai, atau perusahaan atau setiap referensi kepada gelar profesinya) tidak
dapat disebarluaskan kepada publik melalui media pengiklanan, hubungan masyarakat,
berita media, media penjualan, surat, atau cara komunikasi lainnya tanpa sepengetahuan
dan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penilai.
22. Nilai Aset yang dilaporkan dalam mata uang rupiah sesuai dengan nilai yang berlaku di
Indonesia, dimana untuk mesin dan peralatan yang diimpor digunakan kurs tengah Bank
Indonesia (BI) per tanggal 30 Juni 2024 yaitu, USD 1$ = 16.421,- (Enam Belas Ribu
Empat Ratus Dua Puluh Satu Rupiah).
23. Setiap informasi yang berasal dari Data Pribadi yang diperoleh dan/atau digunakan Penilai
dalam penugasan ini hanya digunakan untuk kepentingan sesuai tujuan penilaian, dan
selanjutnya data dan informasi yang dimaksud dikecualikan sebagai Data Pribadi
sebagaimana yang diatur dalam ketentuan dan perundang-undangan yang terkait
Perlindungan Data Pribadi.
- vii - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 9
RINGKASAN EKSEKUTIF
Pemberi Tugas : PT GMF AeroAsia Tbk
Pengguna Laporan : PT GMF AeroAsia, Tbk
Obyek Penilaian : Hanggar & Bangunan Penunjang
Alamat Obyek Penilaian : Garuda Maintenance Facility (GMF), Kompleks Bandara
Soekarno - Hatta, Jalan Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten
Peruntukan Tanah : Kawasan Transportasi
Tujuan Penilaian : Inbreng (Penyertaan Modal)
Dasar Nilai : Nilai Pasar (Market Value)
Tanggal Inspeksi : 13 Agustus 2024
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2024
Pendekatan Penilaian : Pendekatan Biaya (Cost Approach)
Opini Nilai Pasar : Rp 418.289.300.000,-
(Empat Ratus Delapan Belas Miliar Dua Ratus Delapan
Puluh Sembilan Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah)
Ringkasan Eksekutif ini merupakan bagian dari laporan penilaian lengkap ini yang tidak boleh
digunakan dan dibaca secara terpisah dan opini nilai di atas tidak terlepas dari syarat pembatas,
asumsi, dan pernyataan yang dimuat pada halaman lain dari laporan penilaian ini.
- viii - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 10
DAFTAR ISI
PENGANTAR i
PERNYATAAN PENILAI iii
ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS v
RINGKASAN EKSEKUTIF viii
DAFTAR ISI ix
1. PENDAHULUAN
1.1 Status Penilai 1.1
1.2 Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan 1.1
1.3 Obyek Penilaian dan Kepemilikan 1.1
1.4 Jenis Mata Uang yang Digunakan 1.1
1.5 Maksud dan Tujuan Penilaian 1.1
1.6 Dasar Nilai 1.2
1.7 Tanggal Penilaian 1.2
1.8 Tingkat Kedalaman Investigasi 1.2
1.9 Sifat dan sumber informasi yang dapat diandalkan 1.3
1.10 Asumsi Umum dan Asumsi Khusus 1.3
1.11 Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi 1.3
1.12 Konfirmasi bahwa penilaian dilakukan berdasarkan SPI 1.4
1.13 Pendekatan Penilaian 1.4
1.14 Penerapan Pendekatan dan Metode Penilaian 1.5
1.15 Tahapan Proses Penilaian 1.7
1.16 Data, Dokumen dan Informasi yang Digunakan 1.7
1.17 Kejadian Penting yang Dapat Mempengaruhi Nilai (Subsequent Event) 1.7
2. LAPORAN PENILAIAN
2.1 Lokasi 2.1
2.2 Ringkasan Penilaian 2.1
2.3 Gambaran Umum Lokasi 2.1
2.4 Fasilitas dan Keadaan Lingkungan 2.2
2.5 Uraian Tapak dan Perkembangan Tanah 2.3
2.6 Ketentuan dan Perencanaan Tata Kota 2.3
2.7 Dokumen Kepemilikan 2.4
2.8 Ijin Mendirikan Bangunan 2.4
2.9 Kondisi Pasar Properti 2.4
2.10 Penerapan Pendekatan Penilaian 2.5
2.11 Kesimpulan Nilai 2.29
Lampiran - lampiran
• Rincian Nilai
• Foto - Foto Aset
• Gambar Situasi Tanah
• Gambar Situasi Bangunan
- ix - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 11
1. PENDAHULUAN
1.1 Status Penilai
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Fuadah, Rudi & Rekan berdasarkan Surat Ijin Usaha Kantor
Jasa Penilai Publik dari Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 2.12.00100 sesuai Surat
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 102/KM.1/2012 tertanggal 08 Februari 2012, dengan Herie
Darmawan, S.T, M.M, MAPPI (Cert) sebagai Penilai Publik dengan Ijin Penilai Publik No. P-
1.14.00394.
Penugasan penilaian ini bersifat independen dan dilakukan oleh penilai eksternal, dimana tidak
ada benturan kepentingan serta tidak terafiliasi dengan objek dan/atau subjek penilaian baik
sekarang dan/atau dimasa yang akan datang, dan/atau dipengaruhi oleh pihak lain, menjunjung
tinggi objektivitas, professionalisme serta tidak memihak. Penilai memiliki kompetensi untuk
melakukan penilaian dan tidak memerlukan bantuan tenaga ahli atau tenaga penilai lainnya dari
luar. Imbalan jasa yang kami terima tidak terkait ataupun dipengaruhi oleh hasil penilaian yang
dilaporkan dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum didalam surat
penunjukan penugasan ataupun kontrak kerja yang telah disepakati.
1.2 Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi Tugas : PT GMF AeroAsia Tbk
Bidang Usaha : Perawatan, Perbaikan, Overhaul Pesawat dan Jasa Industri
(Maintenance, Repair, dan Operation)
Alamat Pemberi Tugas : Lantai 2, Lobby Selatan Hangar 4 PT Garuda Maintenance
Facility Aero Asia Tbk, Area Perkantoran Bandar Udara
International Soekarno - Hatta, Kelurahan Pajang,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kode
Pos 15125
1.3 Obyek Penilaian dan Kepemilikan
Objek penilaian terdiri dari 3 (Tiga) Unit bangunan Hanggar dan Annex, Bangunan Penunjang
Lainnya, sarana pelengkap serta mesin pelengkap bangunan yang dimiliki oleh GIAA. Objek
penilaian tersebut terletak di area Garuda Maintenance Facility (GMF), Kompleks Bandara
Soekarno - Hatta, Jalan Raya Bandara, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten.
Aset yang dinilai berdiri di atas tanah milik PT Angkasa Pura II. Dalam penilaian ini kami
dilengkapi dengan Berita Acara Kesepakatan Perpanjangan Kerjasama Pemanfaatan Fasilitas
Komersial PT Angkasa Pura II Nomor : BAC.15.04/00/11/2022/A.5469 antara PT Angkas Pura
II (pihak yang menyewakan tanah) dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
(pihak penyewa tanah) tentang penggunaan tanah seluas 972.123 meter persegi dengan masa
sewa sampai dengan 31 Desember 2026.
1.4 Jenis Mata Uang yang Digunakan
Opini atas nilai aset yang menjadi obyek penilaian didalam laporan ini dinyatakan dalam satuan
mata uang Rupiah.
- 1.1 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 12
1.5 Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan opini Nilai Pasar (Market Value) atas obyek
penilaian, untuk tujuan transaksi pengalihan aset GIAA dalam rangka penyetoran modal dalam
bentuk selain uang (lnbreng) kepada Perseroan sehubungan dengan rencana Penyetoran Modal
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu ("PMHMETD").
Kami tidak bertanggung jawab jika laporan penilaian ini untuk digunakan di luar konteks atau
tujuan dimaksudkan, serta tidak digunakan untuk Tujuan Lelang serta Kepentingan OJK.
Penggunaan laporan penilaian ini selain untuk tujuan penilaian dan pengguna laporan sesuai yang
disebutkan diatas dapat mengakibatkan kekeliruan dalam penafsiran atas opini nilai yang
dihasilkan.
1.6 Dasar Nilai
Sesuai dengan maksud dan tujuan sebagaimana tersebut di atas, maka dasar nilai yang digunakan
dalam penilaian ini adalah Nilai Pasar (Market Value ).
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing - masing bertindak
atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati- hatian, dan tanpa paksaan. (POJK
Nomor 28/POJK.04/2021)
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI 101 - 3.1,
Edisi VII-2018)
Pedoman yang digunakan adalah Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia
2018 (KEPI & SPI Edisi VII - 2018) dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
1.7 Tanggal Penilaian
Inspeksi fisik atas kondisi dari obyek penilaian kami lakukan pada tanggal 13 Agustus 2024, dan
tanggal penilaian ditentukan pada tanggal 30 Juni 2024.
1.8 Tingkat Kedalaman Investigasi
Tingkat kedalaman investigasi dalam penugasan penilaian aset ini dapat dijelaskan sebagai
berikut:
Inspeksi atas obyek penilaian didampingi oleh Ibu Dini (selaku karyawan PT GMF Aero
Asia Tbk);
Data, dokumen dan informasi menyangkut fisik dan legal atas obyek penilaian diperoleh
dari pemberi tugas dan/atau pihak pemilik aset dan/atau pihak debitur sesuai objek
penilaian yang dinyatakan dalam Lingkup Penugasan;
Terdapat data dan informasi yang relevan yang diambil dari sumber yang layak.
- 1.2 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 13
Penilai tidak melakukan penelitian dan/atau penyelidikan yang ada hubungannya dengan
kebenaran legalitas, serta hutang piutang yang mengakibatkan kerugian atas aset yang
dinilai, karena bukan merupakan ruang lingkup pekerjaan penilai. Kami menggunakan
asumsi bahwa aset yang dinilai tersebut telah bebas dari segala tuntutan hukum;
Batas-batas tanah berdasarkan batas yang ditunjukkan oleh pendamping dan dicocokan
dengan gambar situasi tanah yang kami terima dari pihak pemberi tugas dan penilai
mengasumsikan bahwa batas-batas tanah tersebut adalah benar dan sesuai;
Informasi atas penamaan bangunan, tahun dibangun serta spesifikasi bangunan yang tidak
terlihat didasarkan kepada informasi yang tercantum didalam laporan penilaian
sebelumnya yang diberikan pemberi tugas dan informasi lisan pihak pendamping.
Verifikasi atas luas bangunan kami lakukan dengan pengukuran dari luar pada saat
inspeksi dilaksanakan.
Investigasi dilakukan melalui proses pengumpulan data dengan cara inspeksi, penelaahan,
penghitungan dan analisis.
Kami telah melakukan penelahaan, perhitungan dan analisis, dan diasumsikan tidak ada
informasi yang tersembunyi atau sengaja disembunyikan.
1.9 Sifat dan sumber informasi yang dapat diandalkan
Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui untuk
digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun
internasional. Sumber data tersebut antara lain :
Bank Indonesia
Badan Pertanahan Nasional (BPN)
Bursa Efek Indonesia dan Negara Lain
Data Pemerintah Kota
Badan Pusat Statistik (BPS)
Data Riset dan Lembaga Independen
Informasi dari media masa elektronik
1.10 Asumsi Umum dan Asumsi Khusus
Asumsi :
Objek penilaian dilengkapi dengan dokumen kepemilikan yang berlaku dan sah secara
hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga.
Pemberi Tugas memberikan informasi dan data terkait objek penilaian secara menyeluruh,
akurat dan benar
Penilaian dilakukan dengan adanya akses untuk pelaksanaan investigasi yang memadai.
Objek penilaian diasumsikan bebas dari adanya sengketa dan permasalahan hukum (free
& clear ).
Penilaian tidak memperhitungkan biaya dan pajak yang terkait dengan penjualan dan
pengalihan kepada pihak lain
Objek penilaian diasumsikan bebas dari adanya pencemaran lingkungan
Perjanjian sewa menyewa tanah antara PT Angkasa Pura II (Yang menyewakan tanah)
dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (pihak penyewa tanah) yang akan
berakhir tanggal 31 Desember 2026 dapat diperpanjang secara terus menerus sampai
berakhirnya umur ekonomis bangunan yang dinilai
- 1.3 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 14
Analisis, opini dan kesimpulan nilai yang dinyatakan di dalam laporan penilaian ini
dibatasi oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam laporan penilaian,
yang merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang independen. Laporan
Penilaian ini telah sesuai dengan Peraturan No. 28/POJK.04/2021 perihal Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal, Surat Edaran No.
33/SEOJK.04/2021 perihal Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti
di Pasar Modal, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia 2018
(SPI 2018 Edisi VII)
Penilaian tidak memperhitungkan biaya dan pajak yang terkait dengan penjualan dan
pengalihan kepada pihak lain sesuai dengan yang diatur di dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia Nomor 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Properti Di Pasar Modal ("POJK 28") dan Standar Penilaian Indonesia
2018 ("SPI 2018").
Setiap informasi yang berasal dari Data Pribadi yang diperoleh dan/atau digunakan Penilai
dalam penugasan ini hanya digunakan untuk kepentingan sesuai tujuan penilaian, dan
selanjutnya data dan informasi yang dimaksud dikecualikan sebagai Data Pribadi
sebagaimana yang diatur dalam ketentuan dan perundang-undangan yang terkait
Perlindungan Data Pribadi.
1.11 Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi
Laporan penilaian dan/atau referensi yang melampirinya hanya ditujukan untuk pemberi tugas dan
pengguna laporan sebagaimana dimaksud pada Lingkup Penugasan ini
1.12 Konfirmasi bahwa penilaian dilakukan berdasarkan SPI
Penilaian ini dilakukan sesuai :
Kode Etik Penilaian Indonesia (KEPI)
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII tahun 2018
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal.
SE OJK Nomor 33 /SEOJK.04/2021 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilain Properti di Pasar Modal
1.13 Pendekatan Penilaian
Aset yang dinilai berupa bangunan hanggar dan bangunan penunjang lainnya mempunyai
karakteristik tertentu dan dibangun di atas tanah sewa, menurut pendapat kami dapat
dikategorikan sebagai Properti Khusus, yang didefinsikan sebagai Properti yang memiliki
karakteristik tertentu, memiliki manfaat yang terbatas pada penggunaan atau pengguna
tertentu dan jarang diperjualbelikan di pasar terbuka, kecuali sebagai bagian dari suatu
penjualan properti secara keseluruhan. Berdasarkan SE OJK Nomor 33/SEOJK.04/2021
Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilain Properti di Pasar Modal,
diperbolehkan menggunakan satu pendekatan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini kami menggunakan Pendekatan Biaya (Cost Approach) .
Pendekatan Biaya menghasilkan indikasi nilai dengan menggunakan prinsip ekonomi, dimana
pembeli tidak akan membayar suatu aset lebih dari pada biaya untuk memperoleh aset dengan
kegunaan yang sama atau setara, pada saat pembelian atau konstruksi. (SPI - KPUP 17.0, Edisi
VII-2018)
- 1.4 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 15
Pendekatan ini memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
Pendekatan biaya harus mencakup seluruh biaya yang akan dikeluarkan oleh pelaku pasar
tipikal.
Unsur biaya dapat berbeda tergantung kepada jenis aset dan seharusnya termasuk biaya
langsung (seperti material dan tenaga kerja) dan tidak langsung (seperti biaya transportasi,
instalasi, biaya profesional, pajak, profit dan sebagainya) yang akan diperlukan untuk
mengganti/membuat kembali aset pada tanggal penilaian.
Penyusutan yang dihitung berdasarkan umur efektif dari aset yang ditentukan sesudah
diadakan pemeriksaan atas kondisi dan kapasitas saat ini, meliputi kerusakan fisik,
keusangan fungsional dan ekonomis, jikalau ada.
● Penyusutan Fisik
Yaitu kehilangan utilitas yang disebabkan oleh kerusakan fisik aset atau
komponennya yang berasal dari umur dan penggunaan.
● Keusangan Fungsional
Yaitu kehilangan utilitas yang berasal dari inefisiensi dari aset yang dinilai
dibandingkan dengan penggantinya seperti desain, spesifikasi dan teknologi yang
sudah ketinggalan jaman.
● Keusangan Eksternal atau Ekonomis
Yaitu kehilangan utilitas yang disebabkan oleh faktor ekonomi, lokasi, atau
faktor eksternal lainnya. Keusangan jenis ini dapat berupa temporer atau
permanen.
Di dalam Pendekatan Biaya, Penilai mengestimasi biaya reproduksi/pengganti baru (ternasuk
didalamnya adalah biaya langsung, tidak langsung dan profit /insentif pengembangan yang biasa
disebut dengan entrepreneural profit/incentives ) dengan menggunakan metode komparasi
(comparative-unit method) , unit-in place dan quantity survey . Penilai kemudian dapat
mengurangkan dengan depresiasi (fisik, fungsi dan ekonomi) yang dapat diestimasikan dengan
menggunakan metode ekstraksi pasar (market extraction) , umur ekonomi (economic age-life)
dan terinci (breakdown method) .
Pendekatan Biaya ini digunakan dengan alasan sebagai berikut:
Tidak tersedianya data pasar yang dapat digunakan sebagai pembanding yang cukup
identik dengan obyek penilaian, sehingga Pendekatan Pasar tidak dapat digunakan untuk
menyimpulkan opini atas nilai pasar aset;
Obyek penilaian bukan merupakan satu kesatuan properti yang menghasilan pendapatan
(non-income producing property) , sehingga Pendekatan Pendapatan tidak dapat
digunakan untuk menyimpulkan opini atas nilai pasar aset;
Pendekatan ini umumnya digunakan untuk melakukan penilaian terhadap aset yang dapat
dikreasikan/dibuat, misalnya rumah tinggal, gudang, pabrik, gedung kantor, hotel, mesin dan lain
sebagainya.
- 1.5 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 16
1.14 Penerapan Pendekatan dan Metode Penilaian
1.14.1 Penerapan Pendekatan dan Metode Penilaian Bangunan
Sesuai dengan penggunaan Pendekatan Biaya di atas, maka Penilai menggunakan metode yang
diuraikan sebagai berikut:
Metode Biaya Pengganti
Secara umum, biaya pengganti baru adalah biaya yang relevan dalam menentuka harga
dimana pelaku pasar akan membayar, yang didasarkan pada penggantian aset dengan
utilitas yang setara, dan bukan membuat aset yang sama secara fisik. (SPI 106 - 6.6 butir
b, Edisi VII-2018)
Biaya pengganti baru kemudian disesuaikan untuk kerusakan fisik dan seluruh bentuk
keusangan yang relevan. Setelah penyesuaian tersebut, biaya ini disebut sebagai Biaya
Pengganti Terdepresiasi (Depreciated Replacement Cost) . (SPI 106 - 6.6 butir c, Edisi
VII-2018)
Langkah-langkah utama dalam penggunaan metode ini adalah sebagai berikut:
● Menghitung seluruh biaya yang akan dikeluarkan oleh pelaku pasar tipikal yang
akan membuat atau mendapatkan set yang memberi utilitas setara;
● Menentukan apakah terdapat depresiasi yang terkait fisik, fungsi dan keusangan
eksternal yang berhubungan dengan aset yang dinilai;
● Mengurangkan total depresiasi dari total Biaya Pengganti Baru untuk
mendapatkan nilai dari aset.
Perhitungan Indikasi Nilai Bangunan dan Sarana Pelengkap
Perhitungan indikasi nilai bangunan dan sarana pelengkap diperoleh dengan mengurangkan
Biaya Pengganti Baru/Biaya Reproduksi Baru dengan besarnya penyusutan. Adapun Biaya
Pengganti Baru/Biaya Reproduksi Baru diperoleh dengan menggunakan teknik unit-in
place. Dengan metode ini, biaya bangunan didapatkan dari hasil perkalian luas bangunan
objek penilaian dengan biaya pengganti baru bangunan yang sesuai dengan spesifikasi dan
kualitas dari objek penilaian yang telah dikonversi dalam satuan per meter persegi.
1.14.2 Penerapan Pendekatan dan Metode Penilaian Mesin Pelengkap Bangunanan
Sesuai dengan penggunaan Pendekatan Biaya di atas, maka Penilai menggunakan metode Biaya
Pengganti Baru / Reproduksi Baru. Adapun teknik yang digunakan dalam menghitung Biaya
Pengganti Baru / Reproduksi Baru adalah sebagai berikut:
Metode Terinci (Detail Method )
Metode Terinci adalah metode untuk menghitung Biaya Pengganti Baru dengan cara
menghitung nilai setiap komponen dari suatu properti, termasuk biaya langsung maupun
tidak langsung yang wajar.
Metode Biaya atas Kapasitas Terpasang (Cost to Capacity Method )
Metode ini memperhitungkan biaya atas kapasitas terpasang terhadap objek penilaian.
Namun dalam metode ini tidak berarti hubungan antara kapasitas atau ukuran berbanding
lurus terhadap biaya pengganti baru.
- 1.6 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 17
Metode Trending (Trending Method )
Metode Trending (Trending Method ) adalah suatu metode untuk menentukan nilai baru
dari suatu mesin dengan menerapkan index atau trend factor terhadap biaya historis
(historical cost) untuk merubah biaya pada masa lalu menjadi Biaya Penganti Baru per
tanggal penilaian.
Sehingga nilai aset yang dihasilkan merupakan penjumlahan dari indikasi nilai bangunan, sarana
pelengkap dan mesin pelengkap bangunan.
1.15 Tahapan Proses Penilaian
Sesuai dengan tujuan dari penilaian ini, maka tahapan proses pada penilaian ini adalah sebagai
berikut:
Identifikasi lingkup pekerjaan;
Pengumpulan data, dokumen dan informasi yang menunjang proses inspeksi;
Inspeksi fisik atas obyek penilaian;
Pengumpulan dan analisa data, dokumen dan informasi yang menunjang proses penilaian;
Proses perhitungan dan penerapan pendekatan penilaian;
Opini nilai akhir;
Penyusunan dan penyampaian laporan penilaian.
1.16 Data, Dokumen dan Informasi yang Digunakan
Didalam proses penilaian ini, kami menggunakan serta mengandalkan informasi dari pihak
pemberi tugas dan/atau pihak pemilik aset serta sumber lainnya sebagai berikut:
Salinan dokumen berupa Berita Acara Kesepakatan Perpanjangan Kerjasama Pemanfaatan
Fasilitas Komersial PT Angkasa Pura II, Daftar Aset dan Layout Bangunan;
Informasi lisan dari pendamping inspeksi mengenai bentuk tanah, batas tanah dan
penamaan bangunan, tahun bangunan serta spesifikasi bangunan;
Informasi online mengenai Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) atas persil tanah
dari obyek penilaian dari instansi terkait setempat;
Informasi harga transaksi atau harga penawaran atas aset sejenis dari berbagai pihak baik
dari penjual langsung, agen, maupun pihak ketiga lainnya yang dianggap layak untuk
dijadikan sebagai data pembanding;
Berbagai sumber informasi baik media cetak ataupun elektronik serta hasil analisis lainnya
yang kami anggap relevan.
1.17 Kejadian Penting yang Dapat Mempengaruhi Nilai (Subsequent Event)
Dalam penilaian ini tidak terdapat kejadian – kejadian penting (subsequent event) yang dapat
mempengaruhi nilai setelah tanggal penilaian pada 30 Juni 2024 sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan penilaian.
- 1.7 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 18
2. LAPORAN PENILAIAN
2.1 Lokasi
Aset yang dinilai berupa hanggar & bangunan penunjang yang terdiri dari tanah, bangunan dan
sarana pelengkap terletak di Garuda Maintenance Facility (GMF), Kompleks Bandara
Soekarno - Hatta, Jalan Raya Bandara, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten. Dengan koordinat aset pada Latitude (Garis Lintas) / DMS Latitude -
6.135250 dan Longitude (Garis Bujur) / DMS Longitude 106.640556.
2.2 Ringkasan Penilaian
Uraian Indikasi Nilai Pasar
Penilaian Aset Untuk Keperluan PT GMF AeroAsia Tbk,
dengan rincian sebagai berikut:
- Bangunan (172.284,0 m²) Rp 381.123.100.000,-
- Sarana Pelengkap Rp 17.059.770.000,-
- Mesin Pelengkap Bangunan Rp 20.106.454.300,-
NILAI PASAR Rp 418.289.324.300,-
DIBULATKAN Rp 418.289.300.000,-
2.3 Gambaran Umum Lokasi
Obyek penilaian berada di daerah perkotaan yang sudah berkembang dan dapat dicapai dari
Pintu Tol Bandara Prof Sedyatmo kearah Barat Daya melalui Jalan Bandara Soekarno Hatta
sejauh kurang lebih 3,3 kilometer, lalu belok kiri masuk ke Jalan P1 sejauh 2,5 kilometer lalu
masuk ke Jalan M1 sejauh 1,8 kilometer hingga masuk ke Jalan M2 selanjutnya belok kanan
masuk ke Kawasan GMF Aeroasia. Obyek penilaian berada dikawasan GMF Aeroasia.
Untuk akses jalan Tol terdekat dari obyek penilaian adalah Gerbang Tol Bandara Prof
Sedyatmo yang berada kurang lebih radius 7 kilometer disebelah timur laut.
Secara umum disekitar lokasi dapat ditemui bangunan-bangunan rumah tinggal. Karakteristik
penduduk sekitarnya terdiri dari golongan masyarakat berpendapatan menengah keatas.
Adapun bangunan-bangunan penting yang terletak disekitar aset dan dapat dijadikan pentunjuk
lokasi antara lain adalah sebagai berikut:
Terminal 1 bandara Soekarno Hatta (± 1,5 Km di sebelah Timur Laut obyek)
Stasiun Bandara Soekarno Hatta (± 1,7 m di sebelah Timur Laut obyek)
RSUP Dr Sitanala (± 3 Km m di sebelah Barat Daya obyek)
- 2.1 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 19
Stasiun Bandara
Terminal 1
Lokasi Obyek
Penilaian
RSUP Dr
SItanala
Gambar 1: Peta Lokasi Aset
2.4 Fasilitas dan Keadaan Lingkungan
Jalan M2 yang terletak di sebelah utara aset merupakan jalan 1 jalur, dengan lebar right of
way (ROW) kurang lebih 12 meter dan lebar perkerasan badan jalan kurang lebih 7 meter,
digunakan sebagai jalan 1 arah, terbuat dari aspal kapasitas menengah dalam kondisi baik,
dilengkapi dengan trotoar dan saluran air terutup dan lampu jalan pada sisi badan jalan.
Lingkungan di sekitar objek penilaian merupakan daerah kawasan transportasi. Sementara itu
objek merupakan bangunan Hanggar dan Kantor dan berdasarkan dari inspeksi banyak
bangunan sejenis di sekitar lingkungan objek. Pada umumnya, bangunan di sekitar objek
merupakan bangunan kantor.
Fasilitas infrastruktur yang sudah tersedia sekitar obyek penilaian meliputi instalasi jaringan
listrik dari PLN, dan instalasi jaringan telepon/internet dari TELKOM maupun provider
telepon seluler swasta. Untuk suplai air bersih diperoleh dari sumur dangkal maupun sumur
dalam dan PAM. Fasilitas umum disekitar obyek penilaian sudah cukup tersedia, dimana dapat
dijumpai sekolah, tempat ibadah, pasar dan pertokoan di sekitar lingkungan objek. Adapun
sarana transportasi umum dapat ditemui di Jalan Marsekal Suryadarma yang berada kurang
lebih 900 meter dari objek penialain.
- 2.2 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 20
2.5 Uraian Tapak dan Perkembangan Tanah
Persil tanah yang dimaksud merupakan tanah matang berbentuk persegi panjang dan berada
diposisi Interior Lot (Tengah) dengan luas tanah sesuai salinan legalitas tanah ,0 meter persegi
yang lengkapi oleh pagar keliling. Topografi tanah ini pada umumnya datar, dengan elevasi
pada bagian depan sama dengan jalan didepannya.
Sumber: Pencitraan Satelit via Google Earth
Gambar 2: Foto Udara Lingkungan Obyek Penilaian
Persil tanah dari obyek penilaian berbatasan dengan:
Utara : Jalan M2
Timur : Hanggar 4 dan GSE
Selatan : Runaway (Landasan Pacu)
Barat : DPPU Pertamina Aviation Soekarno Hatta
Berdasarkan hasil inspeksi fisik atas obyek penilaian, dapat diketahui bahwa diatas persil
tanah tersebut sudah berdiri 25 (dua puluh lima) bangunan permanen yang secara umum
fungsinya kantor dan hanggar.
2.6 Ketentuan dan Perencanaan Tata Kota
Berdasarkan informasi yang kami peroleh secara online dari Dinas Tata Ruang Provinsi
Banten, diketahui bahwa persil tanah dari obyek penilaian memiliki ketentuan sebagai berikut:
Zoning /Peruntukan : Kawasan Transportasi
Sub Zoning /Peruntukan : Kawasan Transportasi
Penggunaan Tanah : Kantor dan Hanggar
- 2.3 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 21
Sumber: Dinas Tata Ruang Kota Tangerang
Gambar 3: Peta Rencana Pola Ruang
2.7 Data Aset
Aset yang dinilai berdiri di atas tanah milik PT Angkasa Pura II. Dalam penilaian ini kami
dilengkapi dengan Berita Acara Kesepakatan Perpanjangan Kerjasama Pemanfaatan Fasilitas
Komersial PT Angkasa Pura II Nomor : BAC.15.04/00/11/2022/A.5469 antara PT Angkas
Pura II (pihak yang menyewakan tanah) dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia
Tbk (pihak penyewa tanah) tentang penggunaan tanah seluas 972.123 meter persegi dengan
masa sewa sampai dengan 31 Desember 2026 .
Dalam Penilaian ini kami asumsikan bahwa perjanjian sewa menyewa tanah tersebut dapat
diperpanjang secara terus menerus sampai berakhirnya umur ekonomis bangunan yang dinilai.
2.8 Ijin Mendirikan Bangunan
Hingga laporan ini diterbitkan, kami tidak menerima salinan Surat Izin Mendirikan Bangunan
(IMB) dari pemberi tugas. Oleh karena itu, kami mengasumsikan bahwa bangunan beserta
pengembangan diatas tanah tersebut telah mendapat izin dari instansi berwenang.
2.9 Tinjauan Pasar Aset
Aset dalam penilaian ini berupa bangunan-bangunan penunjang sebuah bandara udara, di
antaranya berupa hanggar, kantor, gudang serta bangunan lainnya yang merupakan fasilitas
penunjang yang berfungsi sebagai pelayanan umum yang ada di bandar udara ataupun petugas
yang terkait langsung dalam kegiatan operasional kantor bandar udara.
Bangunan tersebut adalah bangunan khusus di mana tidak terdapat supply dan demand -nya
sehingga data tinjauan pasar tidak diperoleh dilapangan.
- 2.4 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 22
2.10 Penerapan Pendekatan Penilaian
Dalam pelaksanaan penilaian terhadap aset dimaksud, kami menggunakan Pendekatan Biaya
(Cost Approach) untuk menyimpulkan opini atas nilai pasar aset.
2.10.1 Penilaian Bangunan dan Sarana Pelengkap
Berdasarkan hasil inspeksi fisik atas obyek penilaian, dapat diketahui bahwa diatas persil
tanah tersebut sudah berdiri 25 (dua puluh lima ) bangunan permanen sebagai berikut:
Uraian Indikasi Nilai Pasar
Bangunan
1. Bangunan Utilitas Rp 2.137.500.000,-
2. Bangunan Workshop 1 Rp 4.383.720.000,-
3. Bangunan Workshop 2 Rp 8.104.050.000,-
4. Gedung Material Rp 7.897.760.000,-
5. Gedung GSE Rp 2.274.480.000,-
6. Gedung Special Store Rp 1.065.960.000,-
7. Gedung Maintenance Support Facility 1 & 2 (MSF 1 & 2) Rp 35.672.800.000,-
8. Gedung Test Cell Rp 1.186.080.000,-
9. Hanggar 1 & Annex Hanggar 1 Rp 111.169.800.000,-
10. Hanggar 2 & Annex Hanggar 2 Rp 91.696.500.000,-
11. Hanggar 3 & Annex Hanggar 3 Rp 109.908.000.000,-
12. Gedung IWWT Rp 259.500.000,-
13. Gedung Marketing Rp 766.160.000,-
14. Masjid Rp 1.433.600.000,-
15. Bangunan Fotozone Rp 36.680.000,-
16. Bangunan Cover Walk Way Rp 727.680.000,-
17. Bangunan Repair GSE Rp 481.140.000,-
18. Bangunan Klinik Rp 181.500.000,-
19. Learning Center Support 1 Rp 1.102.710.000,-
20. Learning Center Support 2 Rp 220.160.000,-
21. Bangunan Dokumen Center Rp 99.000.000,-
22. Bangunan Pompa Hydrant Rp 36.160.000,-
23. Bangunan Toilet Rp 39.150.000,-
24. Bangunan Gudang Material Test Cell Rp 150.850.000,-
25. Bangunan Stasiun Pengisian BBM Rp 92.160.000,-
Sub Jumlah Indikasi Nilai Pasar Bangunan Rp 381.123.100.000,-
Sarana Pelengkap Rp 17.059.770.000,-
Jumlah Indikasi Nilai Pasar Bangunan dan Sarana Pelengkap Rp 398.182.870.000,-
- 2.5 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 23
2.10.2 Uraian Teknis Bangunan dan Sarana Pelengkap
2.10.2.1 Bangunan Utilitas
Bangunan ini merupakan bangunan 2 (dua) lantai dan dimanfaatkan sebagai pabrik dan kantor,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal & Pelat Beton 15 Cm Dilapis
Epoxy
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kaca Rangka Al & Pintu Besi
Jendela : Jendela Kaca Rangka Alumunium
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai 1 : ± 3.384,00 m²
Luas lantai 2 : ± 891,00 m²
Total luas bangunan : ± 4.275,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1984 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.2 Bangunan Workshop 1
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai workshop,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 15 Cm Dilapis Epoxy & Keramik
Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi & Pintu Kayu Double Triplek / Hpl
Jendela : Jendela Kaca Rangka Alumunium
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek & Dak Beton rangka profil baja &
beton bertulang
Luas lantai : ± 10.692,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1984 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Rusak
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.6 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 24
2.10.2.3 Bangunan Workshop 2
Bangunan ini merupakan bangunan 2 (dua) lantai dan dimanfaatkan sebagai workshop, dengan
uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 15 Cm dilapis Epoxy
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kaca Rangka Al & Pintu Kayu Double
Triplek / Hpl
Jendela : Jendela Kaca Rangka Alumunium
Plafon : Gypsum
Atap : Dak Beton & Spandek rangka beton bertulang
Luas lantai 1 : ± 5.913,00 m²
Luas lantai 2 : ± 5.832,00 m²
Luas total bangunan : ± 11.745,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1987 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.4 Gedung Material
Bangunan ini merupakan bangunan 2 (dua) lantai dan dimanfaatkan sebagai gudang material,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 15 Cm Dilapis Epoxy & Keramik
Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi & Pintu Kaca Rangka Al
Jendela : Jendela Kaca Rangka Alumunium
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai 1 : ± 11.956,00 m²
Luas lantai 2 : ± 3.232,00 m²
Total luas bangunan : ± 15.188,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1984 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.7 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 25
2.10.2.5 Gedung GSE
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai gedung gse,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 15 Cm
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Plafon : Tanpa Plafon
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 6.318,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1984 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.6 Gedung Special Store
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai gudang, dengan
uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 15 Cm
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Jendela : Jendela Kaca Rangka Alumunium
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 2.268,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1985 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.7 Gedung Maintenance Support Facility 1 & 2 (MSF 1 & 2)
Bangunan ini merupakan bangunan 3 (tiga) lantai dan dimanfaatkan sebagai bengkel, dengan
uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 15 Cm Dilapis Epoxy & Keramik
Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
- 2.8 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 26
Luas lantai : ± 20.984,00 m²
Luas lantai 1 : ± 16.360,00 m²
Luas lantai 2 : ± 3.976,00 m²
Luas lantai 3 : ± 648,00 m²
Total luas bangunan : ± 20.336,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1990 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.8 Gedung Test Cell
Bangunan ini merupakan bangunan 2 (dua) lantai dan dimanfaatkan sebagai gedung test cell,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 15 Cm Dilapis Epoxy & Keramik
Lokal
Dinding : Spandek Rangka Baja cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi & Pintu Kaca Rangka Al
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai 1 : ± 1.984,00 m²
Luas lantai 2 : ± 487,00 m²
Total luas bangunan : ± 2.471,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1985 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.9 Hanggar 1 & Annex Hanggar 1
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai hanggar 1 &
annex hanggar 1, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 20 Cm & Keramik Lokal
Dinding : Spandek Rangka Baja cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai 1 : ± 24.178,00 m²
Luas lantai 2 : ± 2.291,00 m²
Total luas bangunan : ± 26.469,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1991 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.9 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 27
` 2.10.2.10 Hanggar 2 & Annex Hanggar 2
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai hanggar 1 &
annex hanggar 1, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 20 Cm & Keramik Lokal
Dinding : Spandek Rangka Baja cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai Hanggar : ± 24.450,00 m²
Luas lantai 1 Annex : ± 3.750,00 m²
Luas lantai 2 Annex : ± 3.750,00 m²
Total luas bangunan : ± 31.950,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1984 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.11 Hanggar 3 & Annex Hanggar 3
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai hanggar 1 &
annex hanggar 1, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tiang Pancang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 20 Cm , Keramik Lokal &
Dinding : Spandek Rangka Baja cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai Hanggar : ± 24.450,00 m²
Luas lantai 1 Annex : ± 3.750,00 m²
Luas lantai 2 Annex : ± 3.750,00 m²
Total luas bangunan : ± 31.950,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1987 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.12 Gedung IWWT
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai gedung iwwt,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Baja
Lantai : Keramik Lokal
- 2.10 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 28
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kaca Rangka Al , Pintu Kayu Double
Triplek / Hpl &
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 519,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1987 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.13 Gedung Marketing
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai gedung
marketing, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kaca Rangka Al , Pintu Kayu Double
Triplek / Hpl &
Plafon : Gypsum
Atap : Genteng Metal rangka kayu (atap genteng)
Luas lantai : ± 488,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1993 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.14 Masjid
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai masjid, dengan
uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi & Pintu Km Upvc/Pvc
Plafon : Triplek
Atap : Genteng Metal rangka kayu (atap genteng)
Luas lantai : ± 1.792,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1987 / -
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.11 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 29
` 2.10.2.15 Bangunan Fotozone
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai kosong, dengan
uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 12 Cm
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kaca Rangka Al
Plafon : Gypsum
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 28,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1995 /
Digunakan oleh : Tidak digunakan
Perawatan bangunan : Kurang terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan kurang terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.16 Bangunan Cover Walk Way
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai bangunan cover
walk way, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 10 Cm
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 2.274,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1984 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.17 Bangunan Repair GSE
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai bangunan repair
gse, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 15 Cm
Dinding : Batu Bata & Spandek Rangka Baja cat
(diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 1.458,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1985 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.12 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 30
` 2.10.2.18 Bangunan Klinik
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai klinik, dengan
uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tapak Batu Kali
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kaca Rangka Al & Pintu Kayu Double
Triplek / Hpl
Atap : Spandek rangka baja ringan (atap asbes, seng)
Luas lantai : ± 75,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 2000 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.19 Learning Center Support 1
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai learning center,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tapak Batu Kali
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kayu Panil & Pintu Kaca Rangka Al
Atap : Spandek rangka baja ringan (atap asbes, seng)
Luas lantai : ± 623,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 2008 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.20 Learning Center Support 2
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai learning center,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tapak Batu Kali
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kayu Double Triplek / Hpl
Atap : Spandek rangka baja ringan (atap asbes, seng)
Luas lantai : ± 128,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 2008 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Baik
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.13 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 31
` 2.10.2.21 Bangunan Dokumen Center
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai gudang dokumen,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tapak Batu Kali
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kayu Double Triplek / Hpl
Atap : Asbes rangka kayu (atap asbes, seng, dll, tanpa
reng)
Luas lantai : ± 300,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1987 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Kurang terawat
Kondisi : Kurang Baik
Bangunan ini dalam keadaan kurang terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.22 Bangunan Pompa Hydrant
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai bangunan pompa
hydrant, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 8 Cm
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Besi
Atap : Dak Beton rangka beton bertulang
Luas lantai : ± 16,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 2004 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.23 Bangunan Toilet
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai bangunan toilet,
dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Tapak Batu Kali
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Keramik Lokal
Dinding : Batu Bata cat (diplester & diaci)
Pintu : Pintu Kayu Double Triplek / Hpl
Plafon : Triplek
Atap : Dak Beton rangka beton bertulang
Luas lantai : ± 29,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 2004 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
- 2.14 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 32
` 2.10.2.24 Bangunan Gudang Material Test Cell
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai gudang material
test cell, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Beton Bertulang
Lantai : Pelat Beton 10 Cm
Pintu : Pintu Besi
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 100,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 2004 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
` 2.10.2.25 Bangunan Stasiun Pengisian BBM
Bangunan ini merupakan bangunan 1 (satu) lantai dan dimanfaatkan sebagai stasiun pengisian
bbm, dengan uraian sebagai berikut:
Pondasi : Beton Bertulang
Struktur : Baja
Lantai : Pelat Beton 10 Cm
Atap : Spandek rangka profil baja
Luas lantai : ± 144,00 m²
Tahun dibangun / renovasi : 1991 /
Digunakan oleh : Digunakan sendiri
Perawatan bangunan : Terawat
Kondisi : Biasa
Bangunan ini dalam keadaan terawat, dilengkapi dengan instalasi penerangan listrik.
2.10.2.4 Sarana Pelengkap
Adapun sarana pelengkap bangunan adalah sebagai berikut:
Pagar Keliling : Pagar BRC
Perkerasan & Driveway (incl. : Plat Beton dan Paving Blok
aprom+run up bay)
Saluran Air : Terbuka, terbuat dari beton bertulang dan batu bata
Kanopi IWT : Paving Blok
- 2.15 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 33
2.10.3 Uraian Teknis Mesin Pelengkap Bangunan
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
A. Daya Listrik PLN
1 - Instalasi dan Daya Listrik PLN
Kapasitas : 7,500 kVA
- Penyambungan daya listrik PLN 20 MVA
- Instalasi daya PLN 7,500 kVA
Berbagai ukuran kawat tembaga terisolasi diatas maupun dibawah panel-
panel distribusi, Panel kontrol, motor, kotak-kotak sambungan, penyokong
jaringan dan peralatan lainnya untuk instalasi normal.
Tahun Perolehan : 1995
Kondisi : Biasa Rp 9.598.334.300
B. Lift/Elevator
1 - Service Lift (Workshop 2)
Merek : Schinder
Tipe : Hydraulic
Model/Ukuran : 1,8 × 1,8 × 2 m
Kapasitas : 1 Ton / 2 Lantai
Kapasitas 1 Ton, Melayani 2 lantai dan digerakkan oleh mesin hydraulic,
lengkap dengan control panel dan peralatan standar lainnya agar dapat
beroperasi secara normal.
Tahun Perolehan : 1987
Kondisi : Biasa Rp 83.890.000
1 - Service Lift (General Store MD)
Merek : Mitsubishi
Tipe : Hydraulic
Model/Ukuran : 2,3 × 2,3 × 2 m
Kapasitas : 3 Ton / 2 Lantai
Kapasitas 3 Ton, Melayani 2 lantai dan digerakkan oleh mesin hydraulic,
lengkap dengan control panel dan peralatan standar lainnya agar dapat
beroperasi secara normal.
Tahun Perolehan : 1987
Kondisi : Biasa Rp 169.870.000
- 2.16 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 34
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
1 - Service Lift (Hangar 3 Annex)
Merek : Schinder
Tipe : Hydraulic
Model/Ukuran : 2,8 × 2,8 × 2 m
Kapasitas : 4 Ton / 2 Lantai
Kapasitas 4 Ton, Melayani 2 lantai dan digerakkan oleh mesin hydraulic,
lengkap dengan control panel dan peralatan standar lainnya agar dapat
beroperasi secara normal.
Tahun Perolehan : 1987
Kondisi : Biasa Rp 209.750.000
C. Genset
1 - Generator Set
Merek : AVK
Tipe : TBD 441 V16K
Model/Ukuran : Open Type
Kapasitas : 2.400 kW
Digerakkan oleh :
1 - Mesin Diesel
Merek : MWM
Tipe : TBD 441 V16K
Kapasitas : 2400 kW
1 - Alternators
Merek : AVK
Tipe : DIDBN140/130M/6
Kapasitas : 2885 kVA, 50 Hz, 3 Phas250 Amp
Nomor Seri : 8510659
Kapasitas 2400 kW, Silinder 16 V, turbocharge, starter dengan angin, unit
lengkap dengan fuel tank, kontrol panel dan peralatan standar lainnya agar
dapat beroprasi secara normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 1.191.660.000
Terdiri dari :
1 - Transformator
Merek : Trafindo
Tipe : IEC - 76, Onan Ynd - 5
Model/Ukuran : Oil 2200 Ltr
Kapasitas : 3.750 kVA
Nomor Seri : 9131193
- 2.17 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 35
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
1 - Tangki Solar Harian
Merek : Lokal
Tipe : Horizontal Tank
Kapasitas : 2.000 Ltr
Pendingin mesin :
1 - Cooling Tower
Merek : Liang-chi
Tipe : LCB 400
Kapasitas : 400 Tr
1 - Pompa Cooling Tower Genset
Merek : Allweiler AG
Tipe : S100-80-175
Kapasitas : 90 m³/h, 2900 r/min, 11,3 kW
Nomor Seri : 9939248/3
1 - Generator Set
Merek : Caterpilar
Tipe : 25127
Model/Ukuran : Open Type
Kapasitas : 2350 kW
Nomor Seri : 3608
Digerakkan oleh :
1 - Mesin Diesel
Merek : Caterpilar Cat
Tipe : 3608
Nomor Seri : 6MC00345
1 - Alternators
Merek : Caterpilar
Tipe : 25127
Kapasitas : 2.937 kVA / 2.350 kW, 50 Hz, 3 Phas, 1000 rp, 257
Amp
Nomor Seri : A251270001
Kapasitas 2.937 kVa/2350 kW, Silinder 16 V, pompa cooling tower,
turbocharge, starter dengan angin, unit lengkap dengan fuel tank, kontrol
panel dan peralatan standar lainnya agar dapat beroprasi secara normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 1.167.830.000
- 2.18 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 36
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Terdiri dari :
1 - Transformator
Merek : Unindo
Tipe : TTUK 20/3750
Kapasitas : 3.750 kVA
Nomor Seri : B852013-1
1 - Tangki Solar Harian
Merek : Lokal
Tipe : Horizontal Tank
Kapasitas : 2.000 Ltr
Pendingin mesin :
1 - Cooling Tower
Merek : Liang-chi
Tipe : LCB 400
Kapasitas : 400 Tr
D. Sistem Pendingin Ruangan
1 - Water Cooled Chiller
Merek : Hitachi
Tipe : HC-FS20E40C40M901G
Kapasitas : 1407 kW 400 TR
Nomor Seri : UD20000267
Unit dilengkapi dengan panel control, dan peralatan standar lainnya agar
dapat beroperasi secara baik dan normal.
Tahun Perolehan : 10/2012
Kondisi : Biasa Rp 2.175.680.000
Digerakkan oleh :
1 - Motor (In/Out)
Merek : Hitachi
Kapasitas : 268/226 kW
Terdiri dari :
1 - Water Pump Chiller
Merek : Torishima
Tipe : ETA-N 150 × 125 - 315
Model/Ukuran : 6311 DDU C3-2
Kapasitas : 270 m³/h, 30 kW, Speed 1450 min
Nomor Seri : TS1213625
- 2.19 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 37
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Diggerakkan oleh :
1 - Motor Listrik
Merek : Teco
Tipe : AEEBKB040075FMB--
Model/Ukuran : F250SC
Kapasitas : 4 Pole, 75 Hp, 55 kW, IP 55, 50 Hz, 1480 rpm,
Nomor Seri : H712930600
Tahun Perolehan : -
Kondisi : Biasa Rp 23.560.000
1 - Cooling Tower
Merek : Liang Chi
Tipe : LBC 500
Kapasitas : 500 TR
Unit dilengkapi dengan motor pompa, serta perlengkapan penunjang lainnya
agar dapat berfungsi secara normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Kurang Baik Rp 58.760.000
Tediri dari
1 - Pompa Cooling Tower
Merek : Torishima
Tipe : ETA-N 150 × 125 - 315
Model/Ukuran : 6311 DDU C3-2
Kapasitas : 270 m³/h, 30 kW, Speed 1450 min
Nomor Seri : TS1213625
Diggerakkan oleh :
1 - Motor Listrik
Merek : Teco
Tipe : AEEBKB040075FMB--
Model/Ukuran : F250SC
Kapasitas : 4 Pole, 75 Hp, 55 kW, IP 55, 50 Hz, 1480 rpm,
Nomor Seri : H712930600
Tahun Perolehan : -
Kondisi : Biasa Rp 39.270.000
1 - Water Cooled Chiller
Merek : Hitachi
Tipe : HC-F400GSG-S
Model/Ukuran : -
Kapasitas : 1407 kW 400 TR
Nomor Seri : UD20000502
- 2.20 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 38
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Unit dilengkapi dengan panel control, dan peralatan standar lainnya agar
dapat beroperasi secara baik dan normal.
Tahun Perolehan : 10/2014
Kondisi : Biasa Rp 3.161.620.000
Digerakkan oleh :
1 - Motor (In/Out)
Merek : Hitachi
Kapasitas : 256/231 kW
Terdiri dari :
1 - Water Pump Chiller
Merek : Torishima
Tipe : ETA-N 150 × 125 - 315
Model/Ukuran : 6311 DDU C3-2
Kapasitas : 270 m³/h, 30 kW, Speed 1450 min
Nomor Seri : TS1213625
Diggerakkan oleh :
1 - Motor Listrik
Merek : Teco
Tipe : AEEBKB040040FMA--
Model/Ukuran : F20LC
Kapasitas : 4 Pole, 40 Hp, 30 kW, IP 55, 50 Hz, 1470 rpm,
Nomor Seri : H7841857
Tahun Perolehan : -
Kondisi : Biasa Rp 23.560.000
1 - Cooling Tower
Merek : Liang Chi
Tipe : LBC 500
Kapasitas : 500 TR
Nomor Seri : -
Unit dilengkapi dengan motor pompa, serta perlengkapan penunjang lainnya
agar dapat berfungsi secara normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 58.760.000
Tediri dari
1 - Pompa Cooling Tower
Merek : Torishima
Tipe : ETA-N 150 × 125 - 315
Model/Ukuran : 6311 DDU C3-2
Kapasitas : 270 m³/h, 30 kW, Speed 1450 min
Nomor Seri : TS1213625
- 2.21 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 39
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Diggerakkan oleh :
1 - Motor Listrik
Merek : Teco
Tipe : AEEBKB040075FMB--
Model/Ukuran : F250SC
Kapasitas : 4 Pole, 75 Hp, 55 kW, IP 55, 50 Hz, 1480 rpm,
Nomor Seri : H712930600
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 39.270.000
14 - Fan Coil Unit
Merek : Daikin
Kapasitas : 5 PK
Unit dilengkapi dengan pipa ducting, serta peralatan standar lainnya agar
dapat beroprasi dengan normal.
Tahun Perolehan : 1986
Kondisi : Biasa Rp 93.330.000
Tediri dari
12 - Fan Coil Unit
Merek : Daikin
Kapasitas : 5 Pk
Tahun Perolehan : 1986
Kondisi : Biasa
1 - Fan Coil Unit
Merek : RC
Kapasitas : 5 Pk
Tahun Perolehan : 2000
Kondisi : Biasa
1 - Fan Coil Unit
Merek : Takamura
Kapasitas : 5 Pk
Tahun Perolehan : 2001
Kondisi : Biasa
21 - Air Handling Unit
Merek : York
Unit dilengkapi dengan cooling coil, filter, heater, dan blower (fan) serta
peralatan standar lainnya agar dapat beroperasi secara normal.
Tahun Perolehan : 1986
Kondisi : Kurang Baik Rp 725.690.000
- 2.22 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 40
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Tediri dari
1 - Air Handling Unit
Merek : York
Tipe : CS-113-SV
Kapasitas : Motor Listrik 7 Hp
Tahun Perolehan : 1987
Kondisi : Kurang Baik
6 - Air Handling Unit
Merek : York
Tipe : CS-113-SV
Kapasitas : Motor Listrik 7 Hp
Tahun Perolehan : 1988
Kondisi : Kurang Baik
2 - Air Handling Unit
Merek : York
Tipe : CS-156-SV
Kapasitas : Motor Listrik 7,5 Hp
Tahun Perolehan : 1988
Kondisi : Kurang Baik
3 - Air Handling Unit
Merek : York
Tipe : CS-217-SV
Kapasitas : Motor Listrik 15 Hp
Tahun Perolehan : 1988
Kondisi : Kurang Baik
4 - Air Handling Unit
Merek : York
Tipe : CS-402-SV
Kapasitas : Motor Listrik 18,5 Hp
Tahun Perolehan : 1991
Kondisi : Kurang Baik
5 - Air Handling Unit
Merek : York
Tipe : CS-156-SV
Kapasitas : Motor Listrik 7,5 Hp
Tahun Perolehan : 1995
Kondisi : Biasa
- 2.23 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 41
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
E. Peralatan Hydrant & Sprinkler
Sistem Pemadam Foam dan Hallon
Unit Foam Sistem
Terdiri dari :
3 - Pompa Multi Stage
Merek : KSB
Tipe : WKL 150/4 N/A
Model/Ukuran : -
Kapasitas : Q300m³/h, H150m, n1450 1/min
Nomor Seri : 4121120430202210
Digerakkan oleh :
3 - Motor Listrik
Merek : AEG
Tipe : AM 355 RP 4
Model/Ukuran : Mol 3
Kapasitas : 3300 V, 43 A, 200 kW, 1491 rev/min
Nomor Seri : 85476914 -
1 - Pompa Jockey
Merek : KSB
Tipe : SE PII 20,4
Model/Ukuran : D0ZN3804
Kapasitas : Q4,8-12 m³/h, H10,9-42 m
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Kurang Baik
3 - Ventury Foam Sistem
Tahun Perolehan : 2008
Kondisi : Biasa
24 - Foam Monitor Box & House
Model/Ukuran : 2 mm
Tahun Perolehan : 2008
Kondisi : Biasa
170 - Sprinkler
3 - Pressure Tank Foam
Kapasitas : 1600 Ltr
Unit foam dilengkapi dengan pompa, motor penggerak, jockey, ventury
foam, monitor, sprinkler, tanki foam serta peralatan standar lainnya agar
dapat berfungsi secara normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 402.920.000
- 2.24 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 42
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Unit Hallon Sistem
Terdiri dari :
40 - Zone Hallone
Merek : Simplex
Tipe : CO₂ Sistem
44 - Zone Hallone TN
Merek : KSB
Tipe : SE PII 20,4
Model/Ukuran : D0ZN3804
Kapasitas : Q4,8-12 m³/h, H10,9-42 m
1 - Hallon System
Tipe : FM-200
Kapasitas : 80 Kg
4 - Sprinkler
6 - Tabung Hallon
Tipe : CO₂
Kapasitas : 50 Kg
Unit foam dilengkapi dengan zone hallon, hallon system sprinkler, tabung
hallon serta peralatan standar lainnya agar dapat berfungsi secara normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 477.440.000
Sistem hydrant, Sprinkler dan Alarm
Unit Hydrant Sistem
Terdiri dari :
2 - Pompa Distribusi
Merek : Torishima
Tipe : ETA 80-26
Kapasitas : 45 kW
Digrakkan oleh :
2 - Motor Listrik
Merek : Torishima
Kapasitas : 45 kW
64 - Hydrant Pilar
Merek : Zeki
Model/Ukuran : 4 inch
- 2.25 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 43
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
76 - Hydrant Box
Merek : Zeki
Model/Ukuran : 95× 66 × 20 Cm
Unit foam dilengkapi dengan pompa distribusi, motor listrik, hydrant pilar,
hydrant box, serta peralatan standar lainnya agar dapat berfungsi secara
normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Biasa Rp 205.600.000
Unit Sprinkler Sistem
Terdiri dari :
2 - Pompa Sprinkler
Merek : Torishima
Tipe : ETA 100-50
Kapasitas : 50 HP, 37 kW
Tahun Perolehan : 1984
Kondisi : Kurang Baik
Digrakkan oleh :
2 - Motor Listrik
Merek : Torishima
Kapasitas : 37 kW
Kapasitas
Tahun Perolehan :: 37 kW
1985
Kondisi : Kurang Baik
1 - Pompa Jockey
Merek : Groundfos
Tipe : MG90LC2-24FT155-H3
Kapasitas : 2,20 kW, 2 Pole, 380-415 V, 60 Hz
Nomor Seri : 85U05908
60 - Sprinkler
200 - Head Detector
200 - Smoke Detector
Unit foam dilengkapi dengan pompa distribusi, Jockey pump, heat dan
smoke detector serta peralatan standar lainnya agar dapat berfungsi secara
normal.
Tahun Perolehan : 1985
Kondisi : Kurang Baik Rp 101.530.000
- 2.26 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 44
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
Unit Alarm Sistem
Terdiri dari :
2 - 40 Zone Fire Alarm
Merek : Simplex
1 - 15 Zone Fire Alarm
Merek : National
1 - 21 Zone Fire Alarm
Merek : Simplex
1 - 5 Zone Fire Alarm
Merek : National
1 - 30 Zone Fire Alarm
Merek : Simplex
1 - 8 Zone Fire Alarm
Merek : Simplex
1 - 12 Zone Fire Alarm
Merek : Nohmi
1 - 15 Zone Fire Alarm
Merek : Nohmi
1 - 40 Zone Fire Alarm
Merek : Nohmi
1 - 18 Zone Fire Alarm
Merek : Simplex
1 - 20 Zone Fire Alarm
Merek : National
Unit dilengkapi dengan sensor, control unit serta sirine dan alat penunjang
lainnya agar dapat berungsi secara normal.
Tahun Perolehan : 1988
Kondisi : Kurang baik Rp 46.810.000
F. Pengolahan Air Limbah Industri (IWWT)
1 - Inlet Pump Well
Merek : Arwana
Tipe : GS750SK
Kapasitas : 0,75 kW
- 2.27 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 45
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
1 - Oil / Grease Trap
Merek : Freyteck
Kapasitas : V 250 Ltr, Flow Air 2 m³/h
1 - Intermediate Tank
Tipe : Bahan Fiber
Kapasitas : 5.000 Ltr
1 - PH Adjusment Tank
Tipe : Fiber Glass
Kapasitas : 8.000 Ltr
1 - PAC Tank
Tipe : Fiber Glass
Kapasitas : 30.000 Ltr
1 - Clariflocculator
Tipe : Fiber Glass
Kapasitas : V 2.000 Ltr, Flow Air 2 m³/h
1 - Sand Filter
Tipe : Struktural Pentair (Mesia Gravel dan Pasir)
Kapasitas : 300 Ltr
1 - Effluen Tank
Tipe : Bahan Fiber
Kapasitas : 5.000 ltr
1 - Transfer Pump
Merek : Paragon
Tipe : CP75-2H (A)
Kapasitas : 0,37 kW
Unit dilengkapi dengan motor pompa, filter air serta perlengkapan penunjang
lainnya agar dapat berfungsi secara normal.
Tahun Perolehan : 05/2002
Kondisi : Biasa Rp 41.540.000
- 2.28 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 46
Qty URAIAN Indikasi Nilai Pasar
Mesin Pelengkap Bangunan
G. Sistem Komunikasi
1 - Ericsson PABX
Merek : Ericsson
Tipe : MD110
Unit dilengkapi dengan kontrol panel dan peralatan standar lainnya untuk
dapat beroperasi secara baik dan normal.
Tahun Perolehan : 1983
Kondisi : Kurang Baik Rp 9.780.000
Terdiri dari :
799 - Line Telephone
Jumlah Nilai Mesin Pelengkap Bangunan Rp 20.106.454.300
2.11 Kesimpulan Nilai
Berdasarkan data diatas serta faktor-faktor lain yang relevan dengan penilaian, dan dengan
memperhatikan asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang dilampirkan dalam laporanpenilaian ini
menurut pendapat kami Nilai Pasar (Market Value) dari aset tersebut di atas pada tanggal 30 Juni 2024
adalah sebesar Rp 418.289.300.000,- (Empat Ratus Delapan Belas Miliar Dua Ratus Delapan Puluh
Sembilan Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah).
- 2.29 - PT GMF AeroAsia Tbk
Page 47
Lampiran - lampiran: • Rincian Nilai • Foto - Foto Aset • Gambar Situasi Bangunan
Page 48
RINCIAN HASIL PENILAIAN
Uraian Luas Indikasi Nilai /m² Indikasi Nilai Pasar
Bangunan-bangunan
1 - Bangunan Utilitas 4.275,00 m² Rp 500.000,- Rp 2.137.500.000,-
2 - Bangunan Workshop 1 10.692,00 m² Rp 410.000,- Rp 4.383.720.000,-
3 - Bangunan Workshop 2 11.745,00 m² Rp 690.000,- Rp 8.104.050.000,-
4 - Gedung Material 15.188,00 m² Rp 520.000,- Rp 7.897.760.000,-
5 - Gedung GSE 6.318,00 m² Rp 360.000,- Rp 2.274.480.000,-
6 - Gedung Special Store 2.268,00 m² Rp 470.000,- Rp 1.065.960.000,-
7 - Gedung Maintenance Support Facility 1 & 2 (MSF
20.984,00
1 & 2)
m² Rp 1.700.000,- Rp 35.672.800.000,-
8 - Gedung Test Cell 2.471,00 m² Rp 480.000,- Rp 1.186.080.000,-
9 - Hanggar 1 & Annex Hanggar 1 26.469,00 m² Rp 4.200.000,- Rp 111.169.800.000,-
10 - Hanggar 2 & Annex Hanggar 2 31.950,00 m² Rp 2.870.000,- Rp 91.696.500.000,-
11 - Hanggar 3 & Annex Hanggar 3 31.950,00 m² Rp 3.440.000,- Rp 109.908.000.000,-
12 - Gedung IWWT 519,00 m² Rp 500.000,- Rp 259.500.000,-
13 - Gedung Marketing 488,00 m² Rp 1.570.000,- Rp 766.160.000,-
14 - Masjid 1.792,00 m² Rp 800.000,- Rp 1.433.600.000,-
15 - Bangunan Fotozone 28,00 m² Rp 1.310.000,- Rp 36.680.000,-
16 - Bangunan Cover Walk Way 2.274,00 m² Rp 320.000,- Rp 727.680.000,-
17 - Bangunan Repair GSE 1.458,00 m² Rp 330.000,- Rp 481.140.000,-
18 - Bangunan Klinik 75,00 m² Rp 2.420.000,- Rp 181.500.000,-
19 - Learning Center Support 1 623,00 m² Rp 1.770.000,- Rp 1.102.710.000,-
20 - Learning Center Support 2 128,00 m² Rp 1.720.000,- Rp 220.160.000,-
21 - Bangunan Dokumen Center 300,00 m² Rp 330.000,- Rp 99.000.000,-
22 - Bangunan Pompa Hydrant 16,00 m² Rp 2.260.000,- Rp 36.160.000,-
23 - Bangunan Toilet 29,00 m² Rp 1.350.000,- Rp 39.150.000,-
24 - Bangunan Gudang Material Test Cell 100,00 m² Rp 1.508.500,- Rp 150.850.000,-
25 - Bangunan Stasiun Pengisian BBM 144,00 m² Rp 640.000,- Rp 92.160.000,-
Jumlah Bangunan 172.284,00 m² Rp 381.123.100.000,-
Sarana Pelengkap Rp 17.059.770.000,-
Mesin Pelengkap Bangunan Rp 20.106.454.300,-
Nilai Pasar Rp 418.289.324.300,-
Dibulatkan Rp 418.289.300.000,-
Page 49
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi
Banten
AKSES
Tampak Jalan Raya Bandara Tampak Pintu Masuk Komplek GMF
(Pintu masuk aset berada disebelah kanan)
Bangunan Utilitas Bangunan Workshop 1
Bangunan Workshop 2 Gedung Material
Page 50
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi
Banten
Gedung GSE Gedung Special Store
Gedung Maintenance Support Facility 1 & 2 Gedung Test Cell
(MSF 1 & 2)
Hanggar 1 & Annex Hanggar 1 Tampak Dalam (Hanggar 1 & Annex
Hanggar 1)
Page 51
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi
Banten
Hanggar 2 & Annex Hanggar 2 Tampak Dalam (Hanggar 2 & Annex
Hanggar 2)
Hanggar 3 & Annex Hanggar 3 Tampak Dalam (Hanggar 3 & Annex
Hanggar 3)
Gedung IWWT Gedung Marketing
Page 52
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi
Banten
Masjid Bangunan Fotozone
Bangunan Cover Walkway Bangunan Repair GSE
Bangunan Klinik Bangunan Learning Center Support 1
Page 53
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi
Banten
Bangunan Learning Center Support 2 Bangunan Dokumen Center
Bangunan Pompa Hydrant Bangunan Toilet
Bangunan Gudang Material Test Cell Bangunan Stasiun Pengisian BBM
Page 54
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak Mesin Genset AvK Tampak Mesin Pompa Cooling Tower
Tampak Transformator Genset AvK 3750 kVA Tampak Tangki Solar Genset AvK
Tampak Control Panel Mesin Genset AvK Tampak Cooling Tower Genset AvK
Tampak Mesin Genset Caterpilar Tampak Mesin Starter Angin
Page 55
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak Pressure Tank Tampak Tangki Solar Cap 2000 Ltr
Tampak Control Panel Mesin Genset Caterpilar Tampak Cooling Tower Genset Caterpilar
Tampak Panel Distribusi Listrik Tampak Capasitor Bank
Tampak Mesin Water Cooled Chiller Tampak Pompa Cooling Tower
Page 56
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak Pompa Hydrant Tampak Pompa Distribusi
Tampak Pompa Distribusi Tampak Pressure Tank
Tampak Lift Service Mitsubishi Cap 3 Ton Tampak Gear Mesin Lift Mitsubishi
Tampak Jockey Pump Tampak Control Panel Sistem Hydrant
Page 57
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak Cooling Tower Tampak Pompa Distribusi
Tampak Jockey Pump Tampak Lift Service Cap 4 Ton
Tampak Indoor Hydrant Box Tampak Hydrant Pilar
Tampak outdoor Hydrant Box Tampak Zone Fire Alarm System
Page 58
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak Smoke Detector Tampak Sprinkler
Tampak Fire Alarm Tampak AHU 7,5 kW
Tampak PABX Tampak Fire Alarm Control Panel
Tampak Tangki Foam Tampak Pompa Foam
Page 59
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak Oil/Grace Tank Tampak Clariflocculator
Tampak Sprinkler Hallon Tampak Tangki Intermediate
Tampak Tabung Hallon Tampak Sand Filter
Tampak Filter Press Tampak Fire Alrm
Page 60
LAMPIRAN 2 Nama Klien : PT GMF AeroAsia Tbk
Alamat Obyek : Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan
FOTO OBYEK Raya Bandara, Kelurahan Benda,
Kecamatan Benda, Kota Tangerang,
Provinsi Banten
Tampak PAC Tank Tampak AHU 15 kW
Page 61
15
14
12
13
22
1
18
6 3
8 25 16
2 11
16
24
5
17 4
21 19
7 20 23 10
9
Keterangan :
1. Bangunan Utilitas 16. Bangunan Cover Walk Way
2. Bangunan Workshop 1 17. Bangunan Repair GSE
3. Bangunan Workshop 2 18. Bangunan Klinik
4. Gedung Material 19. Learning Center Support 1
5. Gedung GSE 20. Learning Center Support 2
6. Gedung Special Store 21. Bangunan Dokumen Center
7. Gedung Maintenance Support Facility 1 & 2 (MSF 1 & 2) 22. Bangunan Pompa Hydrant
8. Gedung Test Cell 23. Bangunan Toilet
9. Hanggar 1 & Annex Hanggar 1 24. Bangunan Gudang Material Test Cell
10. Hanggar 2 & Annex Hanggar 2 25. Bangunan Stasiun Pengisian BBM
11. Hanggar 3 & Annex Hanggar 3
12. Gedung IWWT
13. Gedung Marketing
14. Masjid
15. Bangunan Fotozone
PENILAIAN ASET
GAMBAR SITUASI BANGUNAN
Hanggar & Bangunan Penunjang
Tanggal: Luas Bangunan:
Garuda Maintenance Facility (GMF),
Kompleks Bandara Soekarno - Hatta, Jalan 30 Juni 2024
Raya Bandara, Kelurahan Benda, Kecamatan
Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten Skala: 172.284 m²
N/A
PT GMF AeroAsia Tbk
00277/2.0100-00/PI/05/0394/1/VIII/2024 KJPP FUADAH, RUDI & REKAN
Penilai Properti dan Bisnis
Names mentioned 22 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
GMF AeroAsia Tbk
p.1 ×131
unresolved
org
Garuda Maintenance FacilityAero Asia Tbk
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
PT Angkas Pura II
p.2 ×3
unresolved
org
KJPP FUADAH
p.3 ×3
unresolved
org
RUDI & REKAN
p.3 ×3
unresolved
org
REKAN Herie Darmawan
p.3
unresolved
person
Penanggung Jawab Herie Darmawan
p.5 ×3
unresolved
person
Ivan Togatorop
p.5
unresolved
org
Rudi dan Rekan
p.8
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×2
unresolved
person
Dini
p.12
unresolved
org
GMF Aero Asia Tbk
p.12 ×2
unresolved
org
Pertanahan Nasional
p.13
unresolved
org
Pusat Statistik
p.13
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.14
unresolved
org
Bank Tampak Mesin Water Cooled Chiller
p.55
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.