Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 72
Page 1
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 JUNI 2024 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2023 (Diaudit)
DAN ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit)
Page 2
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 4-5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 69
Page 3
Page 4
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 Juni 2024 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2e,2f,5 11.457.764.128 22.107.886.243
Piutang usaha - pihak ketiga - neto 2f,6 4.132.702.885 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.553.707 5.332.500
Persediaan 2h,7 2.889.126.679 3.026.879.933
Uang muka dan jaminan sewa 9 16.428.861.146 8.290.328.407
Pajak dibayar dimuka 28a 60.162.927 69.667.714
Biaya dibayar dimuka 2i,8 72.550.000 2.322.018
Jumlah Aset Lancar 35.046.721.472 45.839.709.195
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 2j,2i,10 39.404.514.609 28.213.028.123
Aset hak guna - neto 2k,2i,11 1.057.155.908 694.632.863
Aset pajak tangguhan - neto 2s,28d 26.177.845 26.177.845
Jumlah Aset Tidak Lancar 40.487.848.362 28.933.838.831
JUMLAH ASET 75.534.569.835 74.773.548.026
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
1
Page 5
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 Juni 2024 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 2f,12 - -
Utang usaha - pihak ketiga 2f,13 2.105.869.745 1.857.414.965
Utang lain-lain
Pihak ketiga 2f,14 - 1.225.000
Pihak berelasi - 186.000.000
Akrual 2f,15 462.070.869 593.654.980
Uang muka penjualan 112.014.864 148.273.472
Utang pajak 28b 777.347.289 931.993.925
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
Utang pembiayaan 16 84.514.247 159.869.868
Liabilitas sewa 2k,11 45.519.905 45.519.905
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 3.587.336.919 3.923.952.115
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian jangka pendek
Utang pembiayaan 16 219.392.578 220.795.001
Liabilitas sewa 2k,11 23.333.036 23.333.036
Liabilitas pajak tangguhan - neto 28d 160.615.131 160.615.131
Liabilitas imbalan pasca kerja 2m,17 7.375.029 98.085.845
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 410.715.774 502.829.013
JUMLAH LIABILITAS 3.998.052.693 4.426.781.128
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
2
Page 6
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 Juni 2024 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
EKUITAS
Ekuitas neto yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk :
Modal saham - nilai nominal Rp10 per saham
pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
Modal dasar - 8.000.000.000 saham pada
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Modal disetor 2.550.049.344 saham
pada 30 Juni 2024 dan 2.550.007.264
saham pada 31 Desember 2023 18 25.500.493.440 25.500.072.640
Tambahan modal disetor 19 42.952.466.171 42.952.360.971
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 2m (33.261.596) (33.261.599)
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 20a 250.000.000 200.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 20b 2.867.241.987 1.728.039.005
Ekuitas Neto yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 71.536.940.002 70.347.211.017
Kepentingan Non-Pengendali 21 (422.860) (444.119)
JUMLAH EKUITAS 71.536.517.142 70.346.766.898
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 75.534.569.835 74.773.548.026
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
3
Page 7
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal
30 Juni 2024 (Tidak diaudit) dan 2023 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 30 Juni 2023
PENDAPATAN 2p,22 25.395.148.558 22.296.891.993
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,23 (18.757.540.626) (12.342.403.861)
LABA KOTOR 6.637.607.932 9.954.488.132
Beban penjualan 24 (1.281.909.702) (4.322.408.782)
Beban umum dan administrasi 25 (3.842.833.471) (5.291.923.335)
LABA USAHA 1.512.864.759 340.156.015
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan bunga 327.765 57.956.118
Beban keuangan 26 (31.279.311) (251.809.415)
Lain-lain - neto 27 52.823.751 179.549.293
Beban lain-lain neto 21.872.206 (14.304.004)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1.534.736.965 325.852.011
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak kini 28c (345.512.730) -
Pajak tangguhan 28d - -
Beban pajak penghasilan - neto (345.512.730) -
LABA NETO PERIODE BERJALAN 1.189.224.235 325.852.012
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi dalam periode berikutnya:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasca kerja 2m,17 - -
Pajak penghasilan terkait 2s,28d - -
Penghasilan komprehensif lain - neto
setelah pajak - -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN 1.189.224.235 325.852.011
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
4
Page 8
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal
30 Juni 2024 (Tidak diaudit) dan 2023 (tidak diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 30 Juni 2023
Laba neto yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.189.202.974 (128.011.675)
Kepentingan non-pengendali 21 21.261 453.863.688
1.189.224.235 325.852.012
Penghasilan komprehensif lainnya yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk - -
Kepentingan non-pengendali 21 - -
- -
Total laba komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.189.202.974 (128.011.675)
Kepentingan non-pengendali 21.261 453.863.688
1.189.224.235 325.852.012
Laba per saham yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 2n,29 0,05 (0,05)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
5
Page 9
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo laba
Pengukuran
Ekuitas merging Tambahan modal Kembali Program Ditentukan Belum ditentukan Kepentingan Non-
Catatan Modal Saham entities disetor Imbalan Pasti penggunaannya penggunaannya Neto Pengendali Total Ekuitas
Saldo per 01 Januari 2023 20.400.000.000 - (66.917.307) (44.547.421) 100.000.000 4.043.224.090 24.431.759.362 126.630.321 24.558.389.683
Penawaran umum perdana saham
setelah dikurangi biaya penerbitan
penawaran umum 5.100.072.640 - 43.019.278.278 - - - 48.119.350.918 - 48.119.350.918
Koreksi laba ditahan - - - - - (56.836) (56.836) - (56.836)
Selisih perubahan ekuitas
entitas anak 1c,20 - - - (459.357) - 27.321.744 26.862.387 (126.762.387) (99.900.000)
Cadangan umum - - - - 100.000.000 (100.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - (2.550.000.000) (2.550.000.000) - (2.550.000.000)
Laba neto periode berjalan - - - - - 307.550.007 307.550.007 (312.568) 307.237.439
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - 11.745.179 - - 11.745.179 515 11.745.694
Saldo per 31 Desember 2023 25.500.072.640 - 42.952.360.971 - 33.261.599 200.000.000 1.728.039.005 70.347.211.017 - 444.119 70.346.766.898
Penawaran umum perdana saham
setelah dikurangi biaya penerbitan
penawaran umum 420.800 - 105.200 - - - 526.000 - 526.000
Koreksi laba ditahan - - - - - 8 8 - 2 6
Selisih perubahan ekuitas
entitas anak - - - 3 - - 3 - 3
Cadangan umum - - - - 50.000.000 (50.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - - - - -
Laba neto periode berjalan - - - - - 1.189.202.974 1.189.202.974 21.261 1.189.224.235
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - - - - - - -
Saldo per 30 Juni 2024 25.500.493.440 - 42.952.466.171 - 33.261.596 250.000.000 2.867.241.987 71.536.940.002 - 422.860 71.536.517.142
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
6
Page 10
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 30 Juni 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 33.728.607.950 24.063.259.702
Pembayaran kas kepada pemasok (28.728.616.635) (29.952.521.772)
Pembayaran kas kepada karyawan (3.927.231.377) (6.117.801.278)
Kas digunakan untuk aktivitas operasi 1.072.759.938 (12.007.063.348)
Penerimaan bunga 327.765 57.956.118
Pembayaran pajak penghasilan (519.626.288) 622.282.246
Pembayaran beban keuangan (31.279.311) (251.809.415)
Kas Neto Digunakan untuk
Aktivitas Operasi 522.182.104 (11.578.634.398)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (11.495.116.979) (1.288.724.739)
Penjualan aset tetap 398.950.004 -
Perolehan aset hak guna - (6.000.000)
Penerimaan untuk piutang lain-lain
dari pihak berelasi - 113.602.368
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (11.096.166.975) (1.181.122.371)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran) utang pembiayaan (76.758.044) 452.656.786
Penerimaan setoran modal 620.800 48.118.442.918
Penerimaan (pembayaran) utang bank - 1.734.879.312
Pembayaran dividen - (2.550.000.000)
Kas Neto Diperoleh dari Digunakan
Untuk Aktivitas Pendanaan (76.137.244) 47.755.979.016
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS (10.650.122.115) 34.996.222.247
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 22.107.886.243 429.704.134
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 11.457.764.128 35.425.926.381
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
7
Page 11
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (Perusahaan) didirikan tanggal 2 Oktober 2014 di Republik Indonesia
berdasarkan Akta Notaris No. 7 dari H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. AHU-29781.40.10.204 tanggal 15 Oktober 2014 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 103 tanggal 24 Desember 2014, Tambahan Berita Negara No. 040511.
Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan Akta Notaris No. 8 tanggal
13 Oktober 2022 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan seluruh ketentuan
anggaran dasar Perusahaan dalam rangka menjadi perusahaan terbuka.
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan AHU-0074551.AH.01.02 TAHUN 2022 tanggal 14 Oktober 2022.
Berdasarkan Akta Notaris Rahayu Ningsih, SH Nomor 08 tanggal 15 Februari 2023 Direksi Perseroan
menyatakan Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dari sebanyak 2.040.000.000
(dua miliar empat puluh juta) saham menjadi terdiri atas 2.550.000.000 (dua miliar lima ratus lima puluh juta)
saham, dikarenakan terjadinya peningkatan modal ditempatkan dan disetor dengan penerbitan saham baru
sebanyak 510.000.000 (lima ratus sepuluh juta) saham, sebagaimana ternyata dalam suratnya Perihal
Komposisi Kepemilikan Efek PT Hassana Boga Sejahtera dari Biro Administrasi Efek (BAE) PT Adimitra
Jasa Korpora Nomor : IPO-001/NAYZ/022023 pada tanggal tiga Februari dua ribu dua puluh tiga (03-02-
2023) sehingga untuk selanjutnya Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan.
Modal dasar Perseroan berjumlah Rp.80.000.000.000, (delapan puluh miliar Rupiah), terbagi atas
8.000.000.000 (delapan miliar) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp.10,- (sepuluh Rupiah).
Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor sebesar 31,88% (tiga puluh satu koma delapan
delapan persen) atau sejumlah 2.550.000.000 (dua miliar lima ratus lima puluh juta) saham dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp.25.500.000.000,- (dua puluh lima miliar lima ratus juta Rupiah) oleh para
pemegang saham yang telah mengambil bagian saham dengan rincian serta nilai nominal saham.
8
Page 12
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perubahan tersebut diatas telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Nomor
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Nomor AHU-AH.01.03-0027620 dan Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dengan Nomor AHU-AH.01.09-0092696.
Berdasarkan Akta Notaris Rini Yulianti, SH Notaris di Jakarta tanggal 22 Mei 2023 No. 57 Perusahaan
secara musyawarah dan mufakat telah memutuskan untuk melakukan perubahan direksi Perusahaan.
Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Nomor AHU-AH.01.09-0119609 tanggal 22 Mei 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dari Notaris Rini Yulianti, SH Notaris
di Jakarta tanggal 30 Juni 2023 No. 73 Pemegang saham utama utama Perseroan mengusulkan untuk
melakukan perubahan susunan anggota direksi Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima oleh
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0144505 tanggal 26
Juli 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Notaris Rini Yulianti, SH Notaris di
Jakarta tanggal 8 September 2023 No. 9, tentang persetujuan perubahan susunan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan serta persetujuan perubahan pasal 12 anggaran dasar Perseroan. Perubahan
tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor
Penerimaan masing-masing AHU-AH.01.09-0164395 dan AHU-
AH.01.03-0119259 tanggal 19 September 2023.
Berdasarkan Akta Notaris Rini Yulianti, SH Notaris di Jakarta tanggal 30 Mei 2024 No. 54 Perusahaan
secara musyawarah dan mufakat telah memutuskan untuk melakukan perubahan direksi Perusahaan.
Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Nomor AHU-AH.01.09-0209421 tanggal 3 Juni 2024.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, aktifitas bisnis Perusahaan adalah bidang industri
makanan bayi. Pada saat ini Perusahaan menjalankan 1 pabrik makanan bayi yang berlokasi di Tangerang.
Perusahaan memperoleh izin usaha industri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam Surat
Keputusannya No. 530/09-BP2T/2016 tanggal 16 September 2016 yang berlaku sampai 16 September 2021.
Izin operasi ini telah diperpanjang, terakhir melalui Keputusan Pemerintah Republik Indonesia tentang
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko No. 0247011121306008 tertanggal 19 Agustus 2022. Perusahaan mulai
melakukan kegiatan operasional pada tahun 2014.
Perusahaan berkedudukan di Jalan Tekno Widya, Taman Tekno, Tangerang.
PT Asia Intrainvesta adalah entitas induk Perusahaan.
9
Page 13
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 30 Januari 2023, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dalam rangka penawaran umum
perdana saham Perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Pemberitahuan Efektifnya
Pernyataan Pendaftaran No. S-27/D.04/2023. Perusahaan menawarkan 510.000.000 lembar saham dengan
nominal per saham sebesar Rp 10,- dengan harga penawaran kepada masyarakat sebesar Rp 100,- per
saham. Kemudian efektif per tanggal 6 Februari 2023, Perusahaan resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia
("BEI").
c. Susunan pengurus dan karyawan
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Komisaris
Komisaris Utama : Tn. Arief Banang Trinovan Tn. Arief Banang Trinovan
Komisaris independen : Tn. Bambang Wijananto Tn. Bambang Wijananto
Direksi
Direktur Utama : Tn. Teuku Chairul Wisal Tn. Teuku Chairul Wisal
Direktur : Tn. Bambang Setiadji Tn. Lutfiel Hakim
Tn. Bambang Setiadji
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota dewan komisaris dan direksi. Manajemen
kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan
mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah 81 dan 117 pegawai (tidak diaudit).
c. Struktur grup
Presentase Kepemilikan Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
Tahun
Operasi
Entitas Anak Lokasi Jenis Usaha Komersial 30/06/2024 31/12/2023 30/06/2024 31/12/2023
Makanan,
PT Mitra Kerja minuman dan
Nayz (MKN) Tangerang alat usaha 2021 99,99% 99,99% 1.913.729.041 2.697.738.705
PT Nutrisi Juara Makanan dan
Asia (NJA) Tangerang minuman 2018 99,98% 99,98% 661.252.405 648.908.661
Perusahaan dan entitas enak secara kolektif disebut sebagai “Grup”.
10
Page 14
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
c. Struktur grup (lanjutan)
MKN
MKN didirikan tanggal 21 April 2021 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 139 dari Poltak
Pardomuan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0027588.AH.01.01. Tahun 2021 pada tanggal
22 April 2021 serta telah diumumkan dalam berita Negara Republik Indonesia No. 098 Tambahan No.
038185 tanggal 7 Desember 2021. Anggaran dasar MKN telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir
berdasarkan Akta No. 20 tanggal 13 Nopember 2023 dari Panji Kresna, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta
mengenai perubahan susunan pengurus Perusahaan. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0184245
Tahun 2023 tanggal 13 Nopember 2022.
NJA
NJA didirikan tanggal 30 Mei 2018 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 39 dari Panji Kresna,
S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0028128.AH.01.01 Tahun 2018 tanggal 4 Juni 2018.
Anggaran dasar NJA telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris Nomor 21
tanggal 13 Nopember 2023 dari Panji Kresna, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta mengenai Perubahan susunan
Pengurus Perusahaan. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.09-0184254
tanggal 13 Nopember 2023.
d. Persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia yang disetujui dan diotorisasi
untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 30 Juli 2024.
11
Page 15
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
(SAK), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta
peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada dibawah pengawasannya.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang telah
direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan - catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar
akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar
akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah,
yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan jumlahnya
yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan penggunaan
estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan
yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan
keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
12
Page 16
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
b. Standar Akutansi Baru
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
- Amendemen PSAK 1 "Penyajian Laporan Keuangan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi yang
mengubah istilah "signifikan" menjadi "material" dan memberi penjelasan mengenai kebijakan akuntansi
material";
- Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”; dan
- Amendemen PSAK 46 “Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal”.
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025
- PSAK 74 Kontrak Asuransi
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan standar,
amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau
diestimasi oleh manajemen.
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila :
i) Akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi
penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila :
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
13
Page 17
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar (lanjutan)
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila : (lanjutan)
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka panjang.
d. Prinsip-prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas-entitas
yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan.
Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan
secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain.
Pengendalian dianggap ada ketika perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui entitas -
entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.
Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini :
a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan
aktivitas relevan investee ).
b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee.
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
investor.
14
Page 18
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan
keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut:
a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
c. Hak suara dan hak suara potensial Grup.
Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti
ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas
anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup
menghentikan pengendalian atas entitas anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain (OCI) diatribusikan pada pemegang
saham entitas induk Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (“KNP”), walaupun hasil di KNP
mempunyai saldo defisit.
Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari transaksi
antar grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan dengan
transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi. Bila diperlukan,
penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan
kebijakan akuntansi Grup.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas.
Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas
anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP juga dicatat pada ekuitas.
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi
ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup :
a. Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
b. Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
15
Page 19
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi
ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup : (lanjutan)
c. Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
d. Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
f. Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dan
g. Mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan melepas
secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing disajikan
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan
posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
e. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas termasuk kas dan deposit di bank yang tidak dibatasi atau jaminkan.
f. Instrumen keuangan
Klasifikasi
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen
keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan
atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
i. Aset keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (“FVTOCI”), dan nilai wajar melalui laba
rugi (“FVTPL”).
16
Page 20
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Klasifikasi (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset
keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset
keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan
harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan Grup terdiri dari Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan
sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi sesuai dengan rencana grup untuk mempertahankan
aset keuangan tersebut dengan tujuan mendapatkan arus kas kontraktual dan aset tersebut telat
memenuhi persyaratan SPPI test. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
ii. Liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii)
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
17
Page 21
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau
aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak
melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah
ditetapkan.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, akrual, utang
pembiayaan dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pengakuan dan pengukuran
i. Aset keuangan
Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat
Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai
wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang
usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan
praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang
telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada
tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan
metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian
diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai.
18
Page 22
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
ii. Liabilitas dan pengukuran
Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan
metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lainnya konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan
metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi
pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode
SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laba rugi.
Saling hapus dari instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi
untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara bersamaan.
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan
penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan
tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan
biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Grup mengakui cadangan untuk ECL untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai
diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam
kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga
efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan
yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
19
Page 23
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan (lanjutan)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah
ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan
sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu
terjadinya default (sepanjang umur ECL).
Penurunan nilai aset keuangan
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh
karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan
kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data
historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking ) khusus
terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90
hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan
default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas
kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan
ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
Penghentian pengakuan
i. Aset keuangan
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok
aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
(a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
20
Page 24
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok
aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (lanjutan)
(b) Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau
menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan
kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak
mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.
Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani
kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset,
aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar
jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang
mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan
dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai
tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi
setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang
diakui pada pendapatan komprehensif lain harus diakui pada laporan laba rugi.
21
Page 25
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan
atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan
persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas
keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan
liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas
keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
g. Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
liabilitas akan terjadi :
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan
manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan
menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan
tertinggidan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia
untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
22
Page 26
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
g. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas
tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang
signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar
dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang
signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih,
mana yang paling rendah.
Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap digunakan
atau dijual, dicatat sebagai berikut:
Bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi: Biaya pembelian dengan metode masuk pertama keluar
pertama (FIFO). Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi
dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.
Nilai realisasi neto persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi
biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Grup menetapkan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan perubahan
berkala atas kondisi fisik dan realisasi neto persediaan.
23
Page 27
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
i. Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
j. Aset tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method) selama
umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun
Kendaraan 4-8
Mesin 4
Peralatan pabrik 4
Peralatan kantor 4
Renovasi pra-sarana 4-10
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode
penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan, kecuali dapat dibuktikan bahwa tanah
tersebut mempunyai umur manfaat tertentu. Beban-beban tertentu sehubungan dengan perolehan tanah
pada saat perolehan pertama kali diakui sebagai bagian perolehan tanah.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat
terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut
akan mengalir ke Grup, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif lain konsolidasian pada tahun
aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi
biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.
24
Page 28
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa
Sebagai lessee
Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui aset
hak guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Grup
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki
masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Untuk sewa-sewa
tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis lurus selama masa sewa
kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada
tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini
tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:
● pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif sewa;
● pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
● jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
● harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
● pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi
opsi untuk menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas
liabilitas sewa (menggunakan metode SBE) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan
sewa yang telah dibayar.
25
Page 29
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Sebagai lessee (lanjutan)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas
saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak guna) jika:
● terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian, di
mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat
diskonto revisian.
● terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan
pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur Kembali dengan
mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran
sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan);
atau
● kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas
sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian.
Aset hak guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat
atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak guna selanjutnya diukur sebesar biaya
dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat
di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan
sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak guna terkait,
kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan.
Aset hak guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan
nilai. Aset hak guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih pendek dan
estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut :
Tahun
Bangunan 2
26
Page 30
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak guna merefleksikan
Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar.
Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa.
Aset hak guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian.
l. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai
aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar
dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui
segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam taksiran yang digunakan untuk
menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan (recovererable amount). Rugi penurunan nilai
hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset non-keuangan tidak boleh melebihi nilai
terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui, setelah dikurangi depresiasi atau amortisasi,
jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset non-keuangan. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui
dalam laba rugi.
m.Imbalan kerja
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan
setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban
diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari
kewajiban diakui pada laba rugi.
Manfaat imbalan pasti
Grup menerapkan program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk menutupi
manfaat yang memadai berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023 mulai tahun 2023,
berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 mulai dari tahun 2021 dan berdasarkan
Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2013 pada Tahun 2020.
27
Page 31
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
m.Imbalan kerja (lanjutan)
Manfaat imbalan pasti (lanjutan)
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan
aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas
tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan pada batas atas
aset (jika ada) dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan aset atau liabilitas pensiun neto yang diakui
pada laporan keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program.
Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam ekuitas dan tidak
akan direklasifikasi ke laba rugi.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau
ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto.
Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
● Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
penyelesaian)
● Beban atau pendapatan bunga neto
● Pengukuran kembali
n. Laba (rugi) per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih konsolidasi dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan dengan mempertimbangkan dampak pemecahan
saham setelah tanggal neraca.
28
Page 32
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
o. Kombinasi bisnis entitas sepengendali
Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan PSAK 38. Berdasarkan PSAK 38,
transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka
reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam suatu Grup yang sama, bukan merupakan perubahan
kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak menimbulkan laba atau rugi
bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individu dalam Grup tersebut.
Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak menyebabkan perubahan substansi ekonomi
kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat
berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang
bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode komparatif
sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas
yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat dari unsur unsur laporan keuangan
tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang bergabung dalam kombinasi bisnis antitas
sepengendali. Selisih antara imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi
bisnis entitas sepengendali disajikan di ekuitas dalam pos tambahan modal disetor.
p. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan menyerahkan barang,
yaitu ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang tersebut. Suatu kewajiban pelaksanaan dapat
dipenuhi pada suatu titik waktu atau sepanjang waktu kontrak.
Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah tersebut menggunakan metode nilai yang diharapkan atau nilai
kemungkinan besar.
Nilai pendapatan yang diakui merupakan besarnya harga transaksi yang dialokasikan kepada kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi dimana ditentukan oleh Perusahaan berdasarkan harga jual tersendiri yang
dapat diamati.
29
Page 33
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
p. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Penjualan barang
Pendapatan dari penjualan barang dan/atau jasa diakui pada suatu titik waktu ketika pengendalian atas aset
tersebut diserahkan kepada pelanggan, umumnya pada saat penyerahan barang karena kewajiban
pelaksanaan dinilai telah terpenuhi sehingga pendapatan dapat diakui. Pendapatan diukur atas
pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak dengan pelanggan, dikurangi diskon dan rabat atau
pengembalian serta neto dari Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).
Pendapatan dan beban bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau beban
bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan,
atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan
atau liabilitas keuangan.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup seperti yang dijelaskan dalam
PSAK 7, “ Pengungkapan Pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 7 adalah sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekat sebagai berikut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas kelompok usaha dan entitas anaknya;
2. memiliki pengaruh signifikan atas kelompok usaha dan entitas anaknya;
3. Merupakan personil manajemen kunci kelompok usaha dan entitas anak atau entitas induk dari
kelompok usaha dan entitas anaknya.
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut:
1. Merupakan anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas
anaknya berikutnya terkait dengan entitas lain);
30
Page 34
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 7 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut: (lanjutan)
2. Merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari kelompok usaha (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup dimana kelompok usaha adalah anggotanya);
3. Entitas tersebut bersama-sama kelompok usaha adalah ventura bersama dari suatu pihak ketiga yang
sama;
4. Ventura bersama dari entitas ketiga dan kelompok usaha adalah asosiasi dari entitas ketiga;
5. Merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari suatu karyawan yang ditujukan
bagi karyawan dari kelompok usaha atau entitas yang terkait dengan kelompok usaha;
6. Dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf-huruf di atas; dan
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci kelompok usaha (atau entitas induk perusahaan).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah
pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak
berelasi.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan
konsolidasian.
r. Informasi segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan
menilai kinerja segmen operasi.
31
Page 35
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Informasi segmen (lanjutan)
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara
langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk
segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian
dari proses konsolidasi.
s. Pajak penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali untuk
transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam penghasilan
komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan,
dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik
mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di
mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi
berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak
kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
32
Page 36
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak kini (lanjutan)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup
mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima
keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Grup.
Pajak final
Pajak atas penghasilan yang telah dikenakan pajak final disajikan sebagai bagian beban pajak.
Beban pajak atas pendapatan makanan dan minuman yang dikenakan pajak final diakui proporsional
berdasarkan dengan jumlah pendapatan yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah pajak
penghasilan final yang dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak dalam laba rugi diakui
sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. Pajak penghasilan final dibayar dimuka disajikan terpisah
dari utang pajak penghasilan final.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau
liabilitas pajak tangguhan apabila pendapatan tersebut berhubungan dengan pajak penghasilan final.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa
pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi
fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan
memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah
tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui
dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena
pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
33
Page 37
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak tangguhan (lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset
direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau
berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif
pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang
sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan
liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
t. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup pada tanggal
pelaporan (peristiwa penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan
yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
konsolidasian apabila material.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan,
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan dan pengungkapan yang
terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya.
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat keputusan berikut, yang
memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
34
Page 38
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas asset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71. Dengan demikian, aset keuangan dan
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang diungkapkan pada Catatan 2f.
Penentuan mata uang fungsional
Mata uang fungsional entitas didalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang
diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional Grup adalah Rupiah.
Estimasi dan asumsi
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal pelaporan yang
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia
pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan
dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha yang di nilai secara kolektif. Tingkat
provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang
memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, dan
pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Grup. Grup akan
mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi berwawasan
ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto) diperkirakan akan memburuk
selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah default di sektor industri makanan dan
minuman, maka tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang
diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa.
35
Page 39
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha (lanjutan)
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan ECL
adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi.
Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili default aktual
pelanggan di masa depan Informasi mengenai ECL pada piutang usaha Grup diungkapkan dalam Catatan 6.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
Biaya perolehan atas aset tersebut disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tersebut antara 4 sampai
dengan 8 tahun. Masa manfaat setiap aset tersebut ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan
dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset
sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan
estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi
secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena
perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa aset tersebut dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan penurunan nilai
tercatat aset tersebut.
Nilai tercatat aset tersebut diungkapkan dalam Catatan 10.
Imbalan pasca kerja
Penentuan utang dan liabilitas imbalan pasca kerja bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat
diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur
pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup diakui segera pada
laporan posisi keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke ekuitas melalui penghasilan komprehensif
lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan
sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup
dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Nilai
tercatat dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 17.
36
Page 40
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 28.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan
oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan
saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak masa depan.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 28.
4. KOMBINASI BISNIS ENTITAS SEPENGENDALI
Pada tahun 2022, Lutfiel Hakim dan Nadia Juwita Ayu mengalihkan 90% kepemilikan saham di MKN ke
Perusahaan. Transaksi pengalihan ini dibukukan menggunakan metode penyatuan kepemilikan sesuai
dengan PSAK 38 karena Perusahaan dan MKN entitas sepengendali dibawah Lutfiel Hakim.
Perbedaan antara jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai buku aset bersih entitas anak yang dialihkan dicatat
sebagai “tambahan modal disetor” dalam ekuitas Grup. Ekuitas dari entitas anak pada tanggal 31 Desember
2021 disajikan sebagai “ekutitas merging entities” dalam ekuitas Grup. Perhitungan selisih transaksi entitas
sepengendali pada tanggal peralihan adalah sebagai berikut:
2022
Tanggal akuisisi 30 Juni 2022
Persentase kepemilikan 90%
Nilai buku aset bersih yang dialihkan 985.189.343
Nilai investasi (90% dari nilai buku saat dialihkan) 886.670.409
Imbalan pembelian yang dialihkan (900.000.000)
Selisih transaksi entitas sepengendali (13.329.591)
37
Page 41
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN BANK
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kas 9.674.472 6.060.650
Bank
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk 11.289.594.135 21.856.811.872
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 121.485.273 205.532.736
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 33.313.640 32.894.369
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1.843.455 3.396.883
PT Bank Ganesha Tbk 1.853.154 2.151.927
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 1.037.806
Sub-jumlah 11.448.089.657 22.101.825.593
Jumlah 11.457.764.128 22.107.886.243
Seluruh Kas dan bank dalam mata uang rupiah.
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO
a. Berdasarkan pelanggan
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Toko Maulana 1.810.000.000 2.584.750.000
Toko Ade - 1.837.500.000
UD Barokah - 1.837.500.000
Toko Haji Arif 204.000.000 1.481.637.500
Toko Langgeng 408.000.000 1.376.165.000
Toko Kurnia Berkah - 1.225.000.000
UD Makmur Abadi 1.224.000.000 1.225.000.000
Anggota Kemitraan 309.563.589 487.091.468
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp100 Juta) 292.267.788 397.776.904
Sub-jumlah 4.247.831.377 12.452.420.872
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (115.128.492) (115.128.492)
Jumlah piutang - neto 4.132.702.885 12.337.292.380
38
Page 42
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO (lanjutan)
b. Berdasarkan umur
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Belum jatuh tempo 4.106.489.280 11.892.170.806
Sudah jatuh tempo
1 s/d 30 hari 74.180.667 184.734.478
31 s/d 60 hari 20.520.434 69.927.070
61 s/d 90 hari 2.450.796 104.507.315
>90 hari 44.190.200 201.081.203
Sub-jumlah 4.247.831.377 12.452.420.872
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (115.128.492) (115.128.492)
Jumlah piutang - neto 4.132.702.885 12.337.292.380
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah.
Mutasi penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 115.128.492 36.639.030
Penambahan atas penurunan nilai (Catatan 27) - 78.489.462
Saldo akhir tahun 115.128.492 115.128.492
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
2023 adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
7. PERSEDIAAN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Barang jadi (Catatan 23) 1.162.831.345 1.394.068.922
Bahan baku dan pembantu 1.620.924.969 1.513.372.459
Alat usaha (Catatan 23) 105.370.365 119.438.552
Jumlah 2.889.126.679 3.026.879.933
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan tidak diasuransikan.
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan di atas pada akhir periode
pelaporan, manajemen berpendapat bahwa nilai neto persediaan tersebut di atas dapat di realisasi
sepenuhya, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023.
39
Page 43
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Asuransi - 2.322.018
Biaya dibayar dimuka lainnya 72.550.000 -
Jumlah 72.550.000 2.322.018
9. UANG MUKA DAN JAMINAN SEWA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Uang muka pembelian 16.428.861.146 8.196.475.407
Renovasi bangunan - 63.853.000
Deposit sewa - 30.000.000
Lainya - -
Jumlah 16.428.861.146 8.290.328.407
Uang muka pembelian merupakan pembelian beras organik kepada pemasok pihak ketiga berdasarkan atas
suatu perjanjian dengan jangka waktu selama 12 (dua belas) bulan dan dapat diperpanjang.
10. ASET TETAP - NETO
30 Juni 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 13.856.499.999 1.000.000.000 - 14.856.499.999
Kendaraan 1.246.785.000 - 73.650.000 1.173.135.000
Mesin 646.775.330 - - 646.775.330
Peralatan pabrik 148.057.413 12.910.432 2.518.100 158.449.745
Peralatan kantor 754.900.657 21.328.513 - 776.229.170
Renovasi pra-sarana 1.119.086.859 164.387.284 - 1.283.474.143
Jumlah 17.772.105.258 1.198.626.229 76.168.100 18.894.563.387
40
Page 44
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP - NETO (lanjutan)
30 Juni 2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 11.966.841.975 10.372.658.850 - 22.339.500.825
Jumlah 29.738.947.233 11.571.285.079 76.168.100 41.234.064.212
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 370.518.063 130.139.021 29.883.750 470.773.334
Mesin 334.074.606 80.846.917 - 414.921.523
Peralatan pabrik 201.308.117 32.378.457 128.846 233.557.728
Peralatan kantor 259.319.380 58.087.592 - 317.406.972
Renovasi pra-sarana 360.698.944 39.364.519 7.173.417 392.890.046
Jumlah 1.525.919.110 340.816.506 37.186.013 1.829.549.603
Nilai buku neto 28.213.028.123 39.404.514.609
31 Desember 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 10.856.499.999 3.000.000.000 - 13.856.499.999
Kendaraan 1.626.785.000 480.000.000 860.000.000 1.246.785.000
Mesin 646.775.330 - - 646.775.330
Peralatan pabrik 232.781.319 15.776.094 100.500.000 148.057.413
Peralatan kantor 624.114.685 130.785.972 - 754.900.657
Renovasi pra-sarana 681.559.808 437.527.051 - 1.119.086.859
Jumlah 14.668.516.141 4.064.089.117 960.500.000 17.772.105.258
31 Desember 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 1.980.625.000 9.986.216.975 - 11.966.841.975
Jumlah 16.649.141.141 14.050.306.092 960.500.000 29.738.947.233
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 251.281.687 260.278.042 141.041.666 370.518.063
Mesin 172.380.773 161.693.833 - 334.074.606
Peralatan pabrik 143.120.711 58.187.406 - 201.308.117
Peralatan kantor 127.940.162 143.941.718 12.562.500 259.319.380
Renovasi pra-sarana 74.155.981 286.542.963 - 360.698.944
Jumlah 768.879.314 910.643.962 153.604.166 1.525.919.110
Nilai buku neto 15.880.261.827 28.213.028.123
41
Page 45
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP - NETO (lanjutan)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 101.634.806 328.274.406
Beban umum dan administrasi
(Catatan 25) 231.879.438 582.369.556
Jumlah 333.514.244 910.643.962
Grup memiliki beberapa bidang tanah berlokasi di Bogor seluas 5.027 m2 dengan hak legal berupa Hak Guna
Bangunan (HGB) yang mempunyai masa manfaat 30 tahun dan akan berakhir sampai dengan tahun 2052.
Manajemen berpendapat tidak ada masalah dengan perpanjangan hak atas tanah tersebut karena tanah
diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. Tanah tersebut digunakan untuk
pembuatan pabrik dan gedung kantor Perusahaan.
Aset dalam pembangunan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, merupakan rancangan site
plan dan gambar teknis bangunan di Gunung Sindur yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2025.
Persentase penyelesaian aset dalam pembangunan hingga saat ini adalah 20% dan 15%.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap kendaraan diasuransikan pada PT Asuransi
Astra Buana, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk dan PT Sompo Insurance dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp 577.700.000.
Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap sehingga tidak ada penurunan
nilai diakui.
11. SEWA
Dibawah ini adalah jumlah tercatat aset hak guna yang diakui dan mutasi selama periode berjalan:
30 Juni 2024
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 30 Juni 2024
Harga perolehan
Bangunan 2.343.218.694 755.555.556 - 3.098.774.250
Akumulasi penyusutan
Bangunan 1.648.585.831 393.032.511 2.041.618.342
Nilai buku neto 694.632.863 1.057.155.908
42
Page 46
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
11. SEWA (lanjutan)
31 Desember 2023
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Harga perolehan
Bangunan 2.852.835.365 669.717.337 1.179.334.008 2.343.218.694
Akumulasi penyusutan
Bangunan 1.709.946.950 1.117.972.889 1.179.334.008 1.648.585.831
Nilai buku neto 1.142.888.415 694.632.863
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perusahaan melakukan perpanjangan sewa Blok L2 Taman Tekno BSD
Serpong, Tangerang selama 2 tahun. Dan pada bulan Februari 2024 Perusahaan melakukan perpanjangan
sewa Blok L1 BSD Serpong, Tangerang selama 2 tahun.
Di bawah ini adalah jumlah tercatat liabilitas sewa dan mutasinya selama periode berjalan:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 292.633.849 292.633.849
Penambahan sewa (21.757.614) (21.757.614)
Pembayaran pokok (202.023.294) (202.023.294)
Peningkatan bunga - 26.207.539
Pembayaran bunga - (26.207.539)
Jumlah 68.852.941 68.852.941
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (45.519.905) (45.519.905)
Bagian jangka panjang 23.333.036 23.333.036
Jumlah yang diakui dalam laba rugi terkait sewa adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban umum dan administrasi
(Catatan 25)
Penyusutan 393.032.511 1.175.965.109
Sewa jangka pendek 18.000.000 144.346.888
Bunga liabilitas sewa (Catatan 26) - 26.207.539
43
Page 47
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK
PT Bank Ganesha Tbk
Pada tanggal 1 Nopember 2022, Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman PRK dan STL dari PT Bank
Ganesha Tbk dengan maksimum kredit masing -masing sebesar Rp 2.500.000.000 dan Rp 2.500.000.000
yang di gunakan untuk modal kerja. Fasilitas tersebut dikenakan bunga sebesar 10% p.a. Jangka waktu kredit
tersebut 12 bulan sejak tanggal akad.
Agunan kredit
1. Tanah kosong di Jl. Kampung Curug Kel. Curug Kec. Gunung Sindur, Kab. Bogor Provinsi Jawa Barat
dengan bukti kepemilikan berupa SHM No. 3282, No. 2209, No. 2358 dan No. 800, atas nama Dicky
Hidayat dan Arif Hidayat (proses balik nama ke PT Hassana Boga Sejahtera).
2. Agunan sementara (selama agunan yang disetujui masih dalam proses balik nama) :
a. Tanah dan Banungan yang terletak di Jl. Warung Sila No. 1 Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa Kota Jakarta
Selatan dengan bukti kepemilikan SHM No. 03896 dan SHM No. 03895 keduanya atas nama Achmad
Machlus Sadat.
- Agunan paripasu dengan fasilitas pinjaman atas nama Achmad Machlus Sadat.
- Agunan sementara SHM No. 03896 dan SHM akan dipasang SKMHT maksimal 6 bulan.
- Agunan sementara SHM No. 03896 akan dilepas paripasunya apabila proses balik nama Sertifikat
SHM No. 3282, No. 2209, No. 2358 dan No. 800 ke PT HBS sudah selesai dan telah dipasang Hak
Tanggungan.
Berdasarkan akta perubahan perjanjian kredit No. 365 tanggal 29 Desember 2022 Agunan kredit untuk
fasilitas pinjaman PRK mengalami perubahan menjadi sebagai berikut:
1. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4305/Curug berukuran luas 1.046 meter
persegi.
2. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4303/Curug, berukuran luas 496 meter
persegi.
3. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4304/Curug berukuran luas 970 meter persegi.
4. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4302/Curug berukuran luas 2515 meter persegi.
44
Page 48
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
Berdasarkan akta perubahan perjanjian kredit No. 366 tanggal 29 Desember 2022 Agunan kredit untuk
fasilitas STL mengalami perubahan menjadi sebagai berikut:
1. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4305/Curug berukuran luas 1.046 meter
persegi.
2. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4303/Curug, berukuran luas 496 meter
persegi.
3. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4304/Curug berukuran luas 970 meter persegi.
4. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4302/Curug berukuran luas 2515 meter persegi.
Tanpa persetujuan Bank, Perusahaan tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Bertindak sebagai penjamin atas hutang pihak ketiga.
2. Mengajukan kepailitan untuk dirinya sendiri.
3. Melakukan penjualan aset tetap Perusahaan yang menjadi jaminan Bank.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, biaya bagi hasil (ujrah) yang dibebankan pada
laporan laba rugi sebesar Rp415.141.033 (Catatan 26).
Pada tanggal 31 Oktober 2023 Utang Bank pada PT Bank Ganesha Tbk telah dilunasi.
13. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Gupon Sekarlangit - 673.715.958
CV Segara Jaya 117.129.295 192.426.200
Berkah Sayur 152.625.267 162.031.162
Efendi 102.090.000 135.775.000
PT Arshaka Multi Pangan 55.520.000 111.040.000
PT Matahari Raya Kimiatama 65.487.780 83.161.200
CV Kemas Cipta Sinergi 316.972.084 -
PT Asiatrading Mitra Distribusi 900.225.145 -
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 100 Juta) 395.820.174 499.265.445
Jumlah 2.105.869.745 1.857.414.965
45
Page 49
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK KETIGA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Lain-lain - 1.225.000
Jumlah - 1.225.000
15. AKRUAL
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Jasa profesional 288.150.000 515.684.000
Perencanaan pabrik 26.250.000 26.250.000
Agen - 18.285.484
Sewa kendaraan - 3.885.000
Gaji - 2.983.000
Lainnya 147.670.869 26.567.496
Jumlah 462.070.869 593.654.980
16. UTANG PEMBIAYAAN
Grup membeli beberapa kendaraan melalui pembiayaan dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia 214.574.806 252.953.828
PT Toyota Astra Financial Services 89.332.019 127.711.041
Jumlah 303.906.825 380.664.869
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (84.514.247) (159.869.868)
Bagian jangka panjang 219.392.578 220.795.001
Tingkat bunga per tahun 9,62% - 16,75% 9,62% - 16,75%
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, beban bunga yang dibebankan
pada laporan laba rugi masing-masing sebesar Rp23.051.956 dan Rp60.964.096 (Catatan 26).
46
Page 50
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Grup membukukan liabilitas imbalan kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Cipta No. 6 Tahun
2023 dan Undang-Undang Cipta No Kerja No. 11 Tahun 2020, pada tanggal 31 Desember 2023. Terdapat 16
karyawan yang berhak atas imbalan masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023.
Perhitungan imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2023 dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria
Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, aktuaris independen dengan nomor laporan 2792/PSAK-TBA.AN/I-2024
tanggal 31 Januari 2024 dan nomor laporan 2127/PSAK-TBA.AN/III-2023 tanggal 28 Maret 2023. Asumsi
utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuaris sebagai berikut:
Beban (manfaat) imbalan pasca kerja yang diakui di laba rugi adalah sebagai:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Biaya jasa kini - 15.028.721
Biaya bunga - 6.450.051
Biaya jasa lalu - -
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu yang vested - -
Pendapatan aktuaria - (27.644.691)
Jumlah - (6.165.919)
Beban imbalan kerja dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban umum dan administrasi (Catatan 25) - 21.478.772
Lain-lain - neto (Catatan 27) - (27.644.691)
Jumlah - (6.165.919)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di penghasilan komprehensif lain sebagai
berikut:
47
Page 51
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
30 Juni 2024 31 Desember 2023
(Keuntungan)/kerugian aktuaria kewajiban - (8.972.396)
(Keuntungan)/kerugian aktuaria aktiva program - -
Penyesuaian tahun lalu - (6.086.185)
Jumlah (keuntungan)/kerugian aktuaria - (15.058.581)
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 98.085.845 122.115.345
Beban imbalan kerja - 21.478.772
Pendapatan aktuaria - (27.644.691)
Pembayaran manfaat (90.710.816) (2.805.000)
Pengukuran kembali:
Penyesuaian pengalaman kerja - -
Dampak perubahan asumsi keuangan - (8.972.396)
Penyesuaian tahun lalu - (6.086.185)
Saldo Akhir 7.375.029 98.085.845
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Tingkat diskonto 7,26% - 6,68% 7,26% - 7,59%
Tingkat kenaikan gaji 2.00 % 2.00 %
Tingkat cacat 10% dari TMI IV 10% dari TMI IV
Usia pensiun normal 57 tahun 57 tahun
Tingkat mortalita TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pengunduran diri < 16 = 0,00% < 16 = 0,00%
17 - 29 = 10,00% 17 - 29 = 10,00%
30 - 39 = 5,00% 30 - 39 = 5,00%
40 - 44 = 3,00% 40 - 44 = 3,00%
45 - 49 = 2,00% 45 - 49 = 2,00%
50 - 56 = 1,00% 50 - 56 = 1,00%
> 57 = 0,00% > 57 = 0,00%
Analisa sensitivitas untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
48
Page 52
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Tingkat diskonto Kenaikan gaji di masa depan
Persentase Pengaruh nilai kini Persentase Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
imbalan imbalan
31 Desember 2023
Kenaikan 1% 90.103.563 1% 107.444.996
Penurunan -1% 15.302.086 -1% 16.840.647
18. MODAL SAHAM
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 30 Juni 2024
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
PT Asia Intrainvesta 1.706.000.000 66,90% 10 17.060.000.000 17.060.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 3,92% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Masyarakat 244.011.472 9,57% 10 2.440.493.440 2.440.493.440
Jumlah 2.550.011.472 100,00% 25.500.493.440 25.500.493.440
49
Page 53
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
18. MODAL SAHAM (lanjutan)
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 31 Desember
2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Hassana Investa Utama 1.040.000.000 40,78% 10 10.400.000.000 10.400.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
Achmad Machlus Sadat 400.000.000 15,69% 10 4.000.000.000 4.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 3,92% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Masyarakat 510.007.264 20,00% 10 5.100.072.640 5.100.072.640
Jumlah 2.550.007.264 100,00% 25.500.072.640 25.500.072.640
Berdasarkan Akta Notaris No. 08 tanggal 13 Oktober 2022 dari Rahayu Ningsih S.H, Notaris di Jakarta, para
pemegang saham memutuskan:
a. Menyetujui peningkatan modal dasar Perusahaan dari Rp 50.000.000.000 menjadi Rp80.000.000.000.
b. Menyetujui perubahan nominal saham Perusahaan dari Rp 100.000 menjadi Rp 10.
Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 17 Maret 2021 dari H. Ferdy Fardian Hidayat, S.H.,M.Kn., Notaris di
Bogor, para pemegang saham memutuskan menjual seluruh saham milik Riyanto sebanyak 400 saham atau
setara dengan Rp 40.000.000 kepada Nadia Juwita Ayu. Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh
Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0020778.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 5 April 2021.
Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 5 November 2021 dari Dewantari Handayani S.H.,M.Pa., Notaris di
Jakarta, para pemegang saham memutuskan untuk meningkatkan modal dasar dari 5.000 saham atau setara
dengan Rp 500.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor dari 4.000 saham atau setara dengan Rp
400.000.000 menjadi modal dasar, ditempatkan dan disetor sebesar 204.000 saham atau setara dengan Rp
20.400.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
a. PT Asia Intravesta sebanyak 100.000 saham atau setara dengan Rp 10.000.000.000
b. Lutfiel Hakim sebanyak 53.400 saham atau setara dengan Rp 5.340.000.000
c. Nadia Juwita Ayu sebanyak 50.600 saham atau setara dengan Rp 5.060.000.000
50
Page 54
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
18. MODAL SAHAM (lanjutan)
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan AHU-0063337.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 10 November 2021.
Berdasarkan Akta Notaris No. 6 tanggal 24 Desember 2021 dari Yenita Asmawel, S.H., Notaris di Jakarta,
para pemegang saham memutuskan untuk menjual seluruh saham milik PT Asia Intrainvesta dengan rincian
sebagai berikut:
a. Sebanyak 50.000 saham atau setara dengan Rp 5.000.000.000 kepada PT Asia Investama Jaya
b. Sebanyak 40.000 saham atau setara dengan Rp 4.000.000.000 kepada Achmad Machlus Sadat
c. Sebanyak 10.000 saham atau setara dengan Rp 1.000.000.000 kepada PT Nusa Perkasa
Internasional
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan AHU-0076993.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 30 Desember 2021.
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Penawaran umum perdana saham 51.000.000.000 51.000.000.000
Biaya emisi saham, bersih (2.881.557.082) (2.881.557.082)
Kapitalisasi ke modal saham (5.100.000.000) (5.100.000.000)
Agio saham 940.560 835.360
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716) (53.587.716)
Selisih transaksi entitas sepengendali (Catatan 4) (13.329.591) (13.329.591)
Jumlah 42.952.466.171 42.952.360.971
Pada tahun 2022, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 14,98% kepemilikannya ke Perusahaan,
sehingga kepemilikan Perusahaan di NJA berubah dari sebelumnya 85% menjadi 99,98%. Atas pengalihan
tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh Perusahaan saat perubahan dan dicatat
sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai
berikut:
Saldo Defisit NJA Persentase Penyerapan investasi atas
Kepemilikan (%) defisit entitas anak
(357.728.410) 85,00% (304.069.149)
(357.728.410) 99,98% (357.656.864)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716)
51
Page 55
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
20. SALDO LABA
a. Cadangan umum
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas, perusahaan di Indonesia
diharuskan untuk membentuk cadangan umum sekurang-kurangnya sebesar 20% dari jumlah modal yang
ditempatkan dan disetor penuh. Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk pembentukan
cadangan umum tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di luar Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) tanggal 30 Mei 2024, saldo laba ditentukan penggunaannya sebesar Rp
100.000.000.
Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada Kamis,
tanggal 30 Mei 2024. Rapat tersebut memutuskan menyetujui laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan laba ditahan Perseroan sesuai Laporan
Keuangan per tanggal 31 Desember 2023 digunakan sebagai berikut:
1. Menyetujui penyisihan untuk dana cadangan Perseroan sesuai dengan Pasal 70 ayat1 Undang-undang
Perseroan Terbatas sebesar Rp50.000.000,-
2. Menetapkan pembagian dividen sebesar Rp306.001,377,- yang akan dibagikan dalam bentuk dividen
tunai kepada pemegang saham.
b. Belum ditentukan penggunaannya
Saldo Laba
Saldo 1 Januari 2023 4.043.224.090
Pembagian deviden (2.550.000.000)
Cadangan umum (100.000.000)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
Koreksi laba ditahan (56.836)
Laba neto tahun berjalan 307.550.007
Saldo per 31 Desember 2023 1.728.039.005
Pembagian deviden -
Cadangan umum (50.000.000)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak -
Koreksi laba ditahan 8
Laba neto tahun berjalan 1.189.202.974
Saldo per 30 Juni 2024 2.867.241.987
52
Page 56
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
20. SALDO LABA (lanjutan)
b. Belum ditentukan penggunaannya (lanjutan)
Pada tahun 2023, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 9,99% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di MKN berubah dari sebelumnya 90% menjadi 99,99%.
Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh Perusahaan saat
perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih perubahan kepemilikan entitas
anak adalah sebagai berikut:
Saldo Laba MKN Persentase Penyerapan investasi atas
Kepemilikan (%) defisit entitas anak
273.490.931 99,99% 273.463.582
273.490.931 90,00% 246.141.838
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
21. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih, laba (rugi) bersih, dan pendapatan
(rugi) komprehensif lainnya entitas anak dengan rincian sebagai berikut:
Saldo Bagian atas laba Penghasilan
1 Januari 2024 (rugi) neto komprehensif lain Penyesuaian Saldo 30 Juni 2024
NJA (587.956) 18.217 - - (569.739)
MKN 143.837 3.042 - - 146.879
Jumlah (444.119) 21.259 - - (422.860)
Saldo Bagian atas laba Penghasilan Saldo 31 Desember
1 Januari 2023 (rugi) neto komprehensif lain Penyesuaian 2023
NJA (258.966) (329.025) 26 9 (587.956)
MKN 126.889.287 16.458 489 (126.762.397) 143.837
Jumlah 126.630.321 (312.567) 515 (126.762.388) (444.119)
53
Page 57
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
22. PENDAPATAN NETO
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Makanan bayi dan beras organik
Mitra 7.659.500.364 17.671.376.163
Ritel 3.721.145.941 2.522.227.778
Distributor 14.295.061.673 2.806.445.432
Jumlah makanan bayi dan beras orgnanik 25.675.707.978 23.000.049.374
Alat usaha 1.248.540.821 1.164.858.575
Sub-jumlah 26.924.248.799 24.164.907.949
Diskon (1.064.624.128) (1.168.036.040)
Retur (464.476.113) (699.979.915)
Neto 25.395.148.558 22.296.891.993
23. BEBAN POKOK PENDAPATAN
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Makanan bayi dan beras organik
Pemakaian bahan baku 15.679.481.128 10.418.732.082
Biaya produksi
Gaji, upah dan tunjangan 649.457.822 578.557.294
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 101.634.806 455.101.642
Utilitas 112.841.029 112.668.742
Persediaan pembantu 47.934.549 23.896.880
Analisis dan perijinan 15.495.000 21.928.900
Riset dan pengembangan 7.525.413 18.564.775
Lainnya (22.450.065) 63.714.539
Jumlah biaya produksi 912.438.554 1.274.432.772
Harga pokok produksi 16.591.919.682 11.693.164.854
Persediaan barang jadi
Persediaan awal 1.394.068.922 1.083.990.881
Persediaan akhir (Catatan 7) (1.162.831.345) (1.078.150.811)
Beban pokok penjualan
makanan bayi dan beras organik 16.823.157.258 11.699.004.925
Alat usaha
Persediaan awal 119.438.552 61.458.198
Pembelian 5.191.527.319 616.926.634
Retur (3.271.212.139) -
Persediaan akhir (Catatan 7) (105.370.365) (34.985.895)
Beban pokok penjualan alat usaha 1.934.383.367 643.398.937
Jumlah beban pokok penjualan 18.757.540.626 12.342.403.861
54
Page 58
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
24. BEBAN PENJUALAN
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Gaji, upah dan tunjangan 612.082.856 1.810.708.030
Promosi dan iklan 361.366.349 1.237.768.273
Transportasi 67.271.841 287.455.414
Pengiriman 164.682.422 201.257.456
Lainnya 76.506.234 785.219.609
Jumlah 1.281.909.702 4.322.408.782
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Gaji dan tunjangan 2.665.690.699 3.718.637.805
Jasa profesional 156.304.487 -
Penyusutan aset hak guna (Catatan 11) 393.032.511 505.508.316
Keperluan kantor 152.675.104 294.863.656
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 231.879.438 127.895.281
Utilitas 89.368.671 128.388.314
Perizinan 12.850.000 53.312.345
Beban pajak 28.971.709 -
Sewa jangka pendek (Catatan 11) 18.000.000 180.956.888
Pembelian saham 30.369.855 -
Pemeliharaan 28.778.660 27.298.346
Perjalanan dinas 6.302.872 34.781.085
Sumbangan dan sukacita 12.453.558 11.890.580
Imbalan pasca kerja (Catatan 17) - -
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 Juta) 16.155.906 208.390.718
Jumlah 3.842.833.471 5.291.923.335
26. BEBAN KEUANGAN
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Bunga utang bank jangka pendek (Catatan 13) - 242.681.726
Bunga utang pembiayaan (Catatan 17) 23.051.956 -
Biaya admin bank 8.227.355 9.127.688
Jumlah 31.279.311 251.809.415
55
Page 59
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
27. LAIN-LAIN - NETO
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Penurunan nilai piutang usaha (Catatan 6) - (59.439.700)
Laba penjualan aset tetap (Catatan 10) 2.823.750 -
Lain-lain 50.000.001 238.988.993
Jumlah 52.823.751 179.549.293
28. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar dimuka
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Entitas Anak
Pajak Pertambahan Nilai 60.162.927 69.667.714
b. Utang pajak
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Perusahaan
PPh Pasal 21 9.752.401 6.298.675
PPh Pasal 23 71.300 2.168.300
PPh Pasal 4 Ayat 2 75.555.557 63.888.889
PPh Pasal 29 313.413.062 640.110.671
Pajak Pertambahan Nilai 317.263.713 126.222.420
Sub-jumlah 716.056.033 838.688.955
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Entitas Anak
PPh Pasal 21 2.786.196 2.154.538
PPh Pasal 29 32.099.668 55.187.352
Pajak Pertambahan Nilai 26.405.392 35.963.080
Sub-jumlah 61.291.256 93.304.970
Jumlah 777.347.289 931.993.925
56
Page 60
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Beban pajak penghasilan
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Pajak kini
Perusahaan (313.413.062) -
Entitas anak (32.099.668) -
Sub-jumlah (345.512.730) -
Pajak tangguhan
Perusahaan - -
Entitas anak - -
Sub-jumlah - -
Jumlah (345.512.730) -
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif dengan taksiran penghasilan kena pajak (rugi fiskal) adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Laba sebelum pajak penghasilan
menurut laba rugi komprehensif
konsolidasian 1.534.736.965 325.852.012
Dikurangi rugi (laba) sebelum
pajak penghasilan entitas anak
yang dikonsolidasi (153.622.394) -
Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan 1.381.114.571 325.852.012
Perbedaan temporer
Aset tetap - -
Imbalan pasca kerja - -
Aset hak guna 187.560.926 -
Sub-jumlah 187.560.926 -
Perbedaan tetap
Pajak 24.102.033 -
Sumbangan dan hadiah 880.000 -
Pendapatan bunga (204.415) -
Beban yang tidak dapat dikurangkan 6.297.715 -
Sub-jumlah 31.075.333 -
Penghasilan (rugi) kena pajak Perusahaan 1.599.750.829 325.852.012
Penghasilan (rugi) kena pajak
Perusahaan (dibulatkan) 1.599.750.000 325.852.000
Beban pajak kini Perusahaan 313.413.062 -
57
Page 61
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan)
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Taksiran utang pajak penghasilan
Perusahaan 313.413.062 -
Entitas anak 32.099.668 -
Jumlah 345.512.730 -
d. Pajak tangguhan
30 Juni 2024
Penyesuaian
tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian Dibebankan ke pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke penghasilan komprehensif
1 Januari 2024 laba (rugi) laba (rugi) komprehensif lain lain 30 Juni 2024
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 20.729.311 - - - - 20.729.311
Penyusutan aset tetap - - - - - -
Penyusutan aset
hak guna (181.344.441) - - - - (181.344.441)
Sub-jumlah (160.615.131) - - - - (160.615.131)
30 Juni 2024
Penyesuaian
tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian Dibebankan ke pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke penghasilan komprehensif
1 Januari 2024 laba (rugi) laba (rugi) komprehensif lain lain 30 Juni 2024
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 849.576 - - - - 849.576
Cadangan kerugian
penurunan nilai 25.328.269 - - - - 25.328.269
Penyusutan aset
hak guna - - - - - -
Sub-jumlah 26.177.845 - - - - 26.177.845
Jumlah (134.437.286) - - - - (134.437.286)
Aset pajak tangguhan 26.177.845
Liabilitas pajak tangguhan (160.615.131)
Neto (134.437.286)
58
Page 62
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. PERPAJAKAN (lanjutan)
31 Desember 2023
Penyesuaian
tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian Dibebankan ke pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke penghasilan komprehensif
1 Januari 2023 laba (rugi) laba (rugi) komprehensif lain lain 31 Desember 2023
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 18.780.095 3.845.665 - (1.896.449) - 20.729.311,0
Penyusutan aset tetap 31.186.276 (31.186.276) - - - -
Penyusutan aset
hak guna (135.010.516) (46.333.925) - - - (181.344.441,0)
Sub-jumlah (85.044.146) (73.674.536) - (1.896.449) - (160.615.131,0)
31 Desember 2023
Penyesuaian
tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian Dibebankan ke pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke penghasilan komprehensif
1 Januari 2023 laba (rugi) laba (rugi) komprehensif lain lain 31 Desember 2023
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 8.085.281 306.804 (6.126.071) (77.477) (1.338.961) 849.576
Cadangan kerugian
penurunan nilai 5.538.968 17.267.682 2.521.619 - - 25.328.269
Penyusutan aset
hak guna 10.163.799 (10.163.799) - - - -
Sub-jumlah 23.788.048 7.410.687 (3.604.452) (77.477) (1.338.961) 26.177.845
Jumlah (61.256.098) (66.263.849) (3.604.452) (1.973.926) (1.338.961) (134.437.286)
Aset pajak tangguhan 26.177.845
Liabilitas pajak tangguhan (160.615.131)
Neto (134.437.286)
e. Perubahan tarif pajak
Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 (“UU
No.7/2021”) tentang harmonisasi peraturan perpajakan. Beberapa tujuan UU No.7/2021 adalah untuk
meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan mendukung percepatan pemulihan
ekonomi, mewujudkan sistem perpajakan yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum, melaksanakan
reformasi administrasi, kebijakan perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis pajak, serta
meningkatkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak.
59
Page 63
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
28. PERPAJAKAN (lanjutan)
e. Perubahan tarif pajak (lanjutan)
Sejumlah perubahan peraturan perpajakan yang terjadi dengan penerapan UU No. 7/2021 antara lain
adalah sebagai berikut:
1) Pemberlakuan tarif pajak penghasilan badan menjadi 22% mulai Tahun Pajak 2022, dan Perusahaan
Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh tarif pajak sebesar 3% lebih
rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas;
2) Kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian menjadi 12%
yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025;
3) Penyederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu yang juga berlaku
mulai 1 April 2022;
4) Program pengungkapan sukarela bagi Wajib Pajak badan selama periode 1 Januari - 30 Juni 2022,
dengan basis asset atau harta yang diperoleh selama 1 Januari 1985 - 31 Desember 2015 yang belum
diungkap pada saat mengikuti program amnesti pajak sebelumnya.
29. LABA PER SAHAM
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Laba (rugi) neto yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 1.189.202.974 (128.011.675)
Rata-rata tertimbang jumlah saham
beredar sepanjang tahun 25.500.493.440 2.550.000.000
Jumlah 0,05 (0,05)
30. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat hubungan berelasi
Pihak berelasi Sifat hubungan berelasi Sifat transaksi
PT Asia Intrainvesta Pembelian saham
Pemegang saham entitas anak
60
Page 64
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
31. SEGMEN OPERASI
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu makanan
bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan segmen operasi
primer Grup, sebagai berikut:
30 Juni 2024
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan neto 24.146.607.737 1.248.540.821 25.395.148.558
Beban langsung (16.823.157.259) (1.934.383.367) (18.757.540.626)
Laba bruto 7.323.450.478 (685.842.546) 6.637.607.932
Beban penjualan (1.281.909.702)
Beban umum dan administrasi (3.842.833.471)
Lain-lain - neto 21.872.206
Laba sebelum pajak penghasilan 1.534.736.965
Beban pajak penghasilan, neto (345.512.730)
Laba neto periode berjalan 1.189.224.235
ASET
Total aset konsolidasian 75.534.569.835
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 3.998.052.693
30 Juni 2023
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan neto 21.132.033.418 1.164.858.575 22.296.891.993
Beban langsung (11.699.004.925) (643.398.936) (12.342.403.861)
Laba bruto 9.433.028.493 521.459.639 9.954.488.132
Beban penjualan (4.322.408.782)
Beban umum dan administrasi (5.291.923.335)
Lain-lain - neto (14.304.003)
Laba sebelum pajak penghasilan 325.852.013
Beban pajak penghasilan, neto -
Laba neto periode berjalan 325.852.014
61
Page 65
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
31. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
ASET
Total aset konsolidasian 74.773.548.026
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 4.426.781.128
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO
Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko pasar termasuk risiko tingkat bunga, risiko kredit
serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Grup dimaksudkan untuk mengurangi dampak keuangan dari
fluktuasi tingkat bunga serta meminimalisir potensi kerugian yang dapat berdampak pada risiko keuangan
Grup.
Faktor-faktor risiko keuangan
a. Risiko pasar
Risiko tingkat bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi karena
perubahan tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga tetap menimbulkan
risiko suku bunga atas nilai wajar.
Grup melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga dan senantiasa menjaga
komposisi pendanaan dengan sesuai kebutuhan untuk mengola risiko suku bunga. Berdasarkan analisis
tersebut, Grup menghitung dampak terhadap laba rugi dari pergeseran tingkat bunga yang ditetapkan.
Tabel di bawah ini merangkum eksposur risiko suku bunga pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023.
30 Juni 2024
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 9,62 % - 16,75% - 303.906.825
31 Desember 2023
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 9,62 % - 16,75% - 380.664.869
62
Page 66
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
b. Risiko kredit
Grup tidak memiliki risiko yang signifikan terhadap risiko kredit. Grup memiliki kebijakan untuk memastikan
keseluruhan penjualan jasa kesehatan dilakukan kepada pelanggan dengan reputasi dan riwayat kredit
yang baik. Selain itu, Grup senantiasa melakukan penelaahan berkala atas kredit pelanggan yang ada.
Eksposur maksimum Grup atas risiko kredit setara dengan jumlah bruto dari aset keuangannya.
Kualitas kredit aset keuangan Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai
atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Bank 11.457.764.128 - - - - 11.457.764.128
Piutang usaha -
pihak ketiga 4.106.489.280 74.180.667 22.971.230 44.190.200 (115.128.492) 4.132.702.885
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.553.707 - - - - 5.553.707
Jumlah 15.569.807.115 74.180.667 22.971.230 44.190.200 (115.128.492) 15.596.020.720
31 Desember 2023
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai/
atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Bank 22.107.886.243 - - - - 22.107.886.243
Piutang usaha -
pihak ketiga 11.892.170.806 184.734.478 174.434.385 201.081.203 (115.128.492) 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 - - - - 5.332.500
Jumlah 34.005.389.549 184.734.478 174.434.385 201.081.203 (115.128.492) 34.450.511.123
63
Page 67
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati mensyaratkan tersedianya Kas dan setara kas yang memadai
untuk memenuhi kebutuhan modal operasional.
Grup dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan setara
kas yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai. Manajemen mengelola
risiko likuiditas dengan senantiasa memantau pekiraan cadangan likuiditas Grup berdasarkan arus kas
yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan
secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.
30 Juni 2024
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode jatuh
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
tempo Kurang dari 1 1-3 6-12 Lebih dari
3-6 bulan
bulan bulan bulan 12 bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan setara kas 11.457.764.128 11.457.764.128 - - - - - 11.457.764.128
Piutang usaha
- pihak ketiga 4.132.702.885 - - 4.132.702.885 - - - 4.132.702.885
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.553.707 5.553.707 - - - - - 5.553.707
Jumlah aset
keuangan 15.596.020.720 11.463.317.835 - 4.132.702.885 - - - 15.596.020.720
64
Page 68
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
30 Juni 2024
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode jatuh
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
tempo Kurang dari 1 1-3 6-12 Lebih dari
3-6 bulan
bulan bulan bulan 12 bulan
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang bank
jangka pendek - - - - - - - -
Utang usaha
- pihak ketiga 2.105.869.745 - 818.870.811 1.286.998.934 - - - 2.105.869.745
Utang lain-lain
- pihak ketiga - - - - - - - -
Akrual 462.070.869 462.070.869 - - - - - 462.070.869
Utang pembiayaan 303.906.825 303.906.825 - - - - - 303.906.825
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - - 68.852.941 68.852.941
- -
Jumlah liabilitas
keuangan 2.940.700.380 765.977.694 818.870.811 1.286.998.934 - - 68.852.941 2.940.700.380
- -
Gap likuiditas 12.655.320.340 10.697.340.141 (818.870.811) 2.845.703.951 - - - 12.655.320.340
65
Page 69
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode jatuh
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
tempo Kurang dari 1 1-3 6-12 Lebih dari
3-6 bulan
bulan bulan bulan 12 bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan setara kas 22.107.886.243 22.107.886.243 - - - - - 22.107.886.243
Piutang usaha
- pihak ketiga 12.337.292.380 - 3.646.000.000 8.691.292.380 - - - 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 5.332.500 - - - - - 5.332.500
- -
Jumlah aset
keuangan 34.450.511.123 22.113.218.743 3.646.000.000 8.691.292.380 - - - 34.450.511.123
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang bank
jangka pendek - - - - - - - -
Utang usaha
- pihak ketiga 1.857.414.965 971.761.725 885.653.240 - - - 1.857.414.965
Utang lain-lain
- pihak ketiga - - - - - - - -
Akrual 593.654.980 593.654.980 - - - - - 593.654.980
Utang - -
pembiayaan 380.664.869 380.664.869 - 380.664.869
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - - 68.852.941 68.852.941
- -
66
Page 70
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode jatuh
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
tempo Kurang dari 1 1-3 6-12 Lebih dari
3-6 bulan
bulan bulan bulan 12 bulan
Jumlah liabilitas
keuangan 2.900.587.755 974.319.849 971.761.725 885.653.240 - - - 2.900.587.755
- -
Gap likuiditas 31.549.923.368 21.138.898.894 2.674.238.275 7.805.639.140 - - - 31.549.923.368
33. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Grup yang
dinyatakan dalam posisi keuangan 30 Juni 2024 dan 2023.
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Aset Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Kas dan setara kas 11.457.764.128 11.457.764.128 22.107.886.243 22.107.886.243
Piutang usaha -
pihak ketiga 4.132.702.885 4.132.702.885 12.337.292.380 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.553.707 5.553.707 5.332.500 5.332.500
Jumlah 15.596.020.720 15.596.020.720 34.450.511.123 34.450.511.123
67
Page 71
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS (lanjutan)
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Liabilitas Keuangan
Liabilitas Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Utang bank jangka pendek - - - -
Utang usaha -
pihak ketiga 2.105.869.745 2.105.869.745 1.857.414.965 1.857.414.965
Utang lain-lain -
pihak ketiga - - - -
Akrual 462.070.869 462.070.869 593.654.980 593.654.980
Utang pembiayaan 303.906.825 303.906.825 380.664.869 380.664.869
Liabilitas sewa 68.852.941 68.852.941 68.852.941 68.852.941
Jumlah 2.940.700.380 2.940.700.380 2.900.587.755 2.900.587.755
Nilai wajar atas aset keuangan jangka pendek (umumnya kurang dari satu tahun) seperti Kas dan setara kas,
piutang usaha dan piutang lain-lain adalah sebesar nilai tercatat karena telah mendekati estimasi nilai
wajarnya.
Liabilitas keuangan
Nilai tercatat liabilitas keuangan seperti utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain -
pihak ketiga, dan akrual adalah mendekati estimasi nilai wajarnya.
Nilai wajar utang pembiayaan dan liabilitas sewa diperkirakan mendekati nilai tercatatnya karena tingkat suku
bunga berdasarkan nilai pasar.
34. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
a. Aktivitas investasi non-kas yang signifikan sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Penambahan aset tetap yang masih terutang
dan dicatat pada utang lain-lain - -
Penambahan aset tetap yang masih terutang
dan dicatat pada utang pembiayaan - -
Jumlah - -
68
Page 72
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
34. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS (lanjutan)
b. Perubahan aset dan liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan sebagai berikut:
1 Januari 2024 Arus kas Non kas 30 Juni 2024
Penambahan modal 25.500.000.000 - - 25.500.000.000
Tambahan modal disetor 43.019.278.278 - - 43.019.278.278
Pembagian dividen (2.550.000.000) - - (2.550.000.000)
Utang bank jangka pendek - - - -
Utang pembiayaan 380.664.869 - - 380.664.869
Liabilitas sewa 68.852.941 - - 68.852.941
Jumlah 66.418.796.088 - - 66.418.796.088
1 Januari 2023 Arus kas Non kas 31 Desember 2023
Penambahan modal 20.400.000.000 5.100.000.000 - 25.500.000.000
Tambahan modal disetor - 43.019.278.278 43.019.278.278
Pembagian dividen - (2.550.000.000) (2.550.000.000)
Utang bank jangka pendek 3.201.836.882 (3.201.836.882) - -
Utang pembiayaan 556.965.273 (176.300.404) - 380.664.869
Liabilitas sewa 292.633.849 (223.780.908) - 68.852.941
Jumlah 24.451.436.004 41.967.360.084 - 66.418.796.088
69
Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H.
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11 ×6
unresolved
person
Akta Notaris Rahayu Ningsih
p.11 ×2
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.12
unresolved
person
Akta Notaris Rini Yulianti
p.12 ×4
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.12 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.
p.12
unresolved
person
Arief Banang Trinovan
p.13 ×2
unresolved
person
Bambang Wijananto
p.13 ×2
unresolved
person
Lutfiel Hakim Tn. Bambang Setiadji Personel
p.13 ×6
unresolved
org
PT Nutrisi Juara
p.13
unresolved
person
Poltak Pardomuan
p.14
unresolved
person
Panji Kresna
p.14 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.45
unresolved
org
PT Sompo Insurance
p.45
unresolved
org
PT HBS
p.47
unresolved
org
PT Gupon Sekarlangit
p.48
unresolved
org
PT Arshaka Multi Pangan
p.48
unresolved
org
PT Matahari Raya Kimiatama
p.48
unresolved
org
PT Asiatrading Mitra Distribusi
p.48
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia
p.49
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.49
unresolved
org
PT Asiavesta Investama Jaya
p.52 ×2
unresolved
—
Jaya
p.52 ×2
unresolved
org
PT Nusa Perkasa Internasional
p.52 ×3
unresolved
org
Internasional
p.52 ×2
unresolved
org
PT Hassana Investa
p.53
unresolved
person
H. Ferdy Fardian Hidayat
p.53 ×2
unresolved
org
Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.53 ×3
unresolved
org
PT Asia Intravesta
p.53
unresolved
person
Yenita Asmawel
p.54
unresolved
org
PT Asia Investama Jaya
p.54
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.