Back to announcement
LK Konsolidasi Interim Per 30 Juni 24.pdf
Financial statement Text extracted LAPDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 57
Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) d1/July 30, 2024 paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 6
Page 3
Page 4
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank 4 39.388.804.810 30.519.731.235
Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 24.350.000.000 9.850.000.000
Piutang Usaha
Pihak Berelasi 6 8.078.602.172 3.357.428.581
Pihak Ketiga 6 22.030.698.006 27.192.588.646
Piutang Lain-lain
Pihak Berelasi 7 3.179.087.500 6.449.098.069
Pihak Ketiga 7 10.064.122.715 9.267.033.211
Persediaan 8 19.196.442.046 18.169.772.204
Jumlah Aset Lancar 126.287.757.249 104.805.651.945
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap 9 97.918.354.878 96.509.208.549
Aset Hak-Guna 10 838.012.138 838.012.138
Uang Jaminan 11 27.977.500 27.977.500
Investasi pada Obligasi 12 995.000.000 995.000.000
Aset Pajak Tangguhan 13c 127.527.503 424.162.535
Jumlah Aset Tidak Lancar 99.906.872.019 98.794.360.722
JUMLAH ASET 226.194.629.268 203.600.012.668
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 17 42.699.019.413 41.789.333.105
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 18 14.713.293.499 17.363.886.854
Pihak Ketiga 18 1.220.138.967 1.411.221.974
Beban Akrual 19 952.113.888 1.090.162.287
Utang Bank 14 37.934.137.638 23.651.641.286
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank 15 29.084.143.143 16.575.073.057
Utang Pajak 13a 231.162.449 9.488.430
Bagian Lancar Pinjaman Jangka Panjang
Utang Pembelian Aset Tetap 20 1.216.245.688 400.602.376
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 16 128.778.715 128.778.715
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 128.179.033.401 102.420.188.085
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -1-
Page 5
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2024 2023
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Jatuh Tempo
Dalam Satu Tahun:
Utang Pembelian Aset Tetap 20 2.012.150.868 946.627.180
Liabilitas Sewa Jangka Panjang kepada
Pihak Berelasi 16 787.774.914 787.774.914
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 18 54.550.000.000 54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja 21 1.331.630.241 1.223.473.896
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 58.681.556.023 57.507.875.990
JUMLAH LIABILITAS 186.860.589.423 159.928.064.075
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp100 per saham
Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
Ditempatkan dan Disetor
3.966.350.139 saham 22 396.635.013.900 396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor 23 32.548.364.560 32.548.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain 27 1.026.465.615 1.016.200.361
Akumulasi Rugi (449.490.097.542) (446.907.649.945)
Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk (19.280.253.466) (16.708.071.124)
Kepentingan Non-Pengendali 24 58.614.293.311 60.380.019.719
JUMLAH EKUITAS (DEFISIENSI MODAL) 39.334.039.845 43.671.948.594
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
(DEFISIENSI MODAL) 226.194.629.268 203.600.012.669
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -2-
Page 6
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2024 2023
PENJUALAN 25 93.206.950.307 -
BEBAN POKOK PENJUALAN 26 (90.095.884.078) -
LABA BRUTO 3.111.066.229 -
BEBAN USAHA
Beban Umum dan Administrasi 29 (6.442.206.024) (845.627.739)
Pendapatan Lain-lain - Bersih 30 1.189.935.325 2.333.000.000
Beban Bunga Keuangan 31 (1.911.962.798) (349.536)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (4.053.167.268) 1.487.022.725
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan 13b (297.511.747) -
LABA (RUGI) BERSIH PERIODE BERJALAN (4.350.679.015) 1.487.022.725
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
POS YANG TIDAK AKAN
DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
Pengukuran Kembali Program
Imbalan Pasti 27 11.893.551 48.887.500
Pajak Penghasilan Terkait 13c 876.715 -
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN (4.337.908.749) 1.535.910.225
LABA (RUGI) BERSIH PERIODE
BERJALAN YANG DAPAT
DISTRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk (2.582.447.596) 1.487.022.725
Kepentingan Non-Pengendali 24 (1.768.231.419) -
JUMLAH (4.350.679.015) 1.487.022.725
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk (2.572.182.341) 1.535.910.225
Kepentingan Non-Pengendali 24 (1.765.726.408) -
JUMLAH (4.337.908.749) 1.535.910.225
LABA (RUGI) PER SAHAM 28 (1,10) 0,37
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -3-
Page 7
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Defisiensi Modal yang
Pengukuran Akumulasi Rugi Dapat Distribusikan
Tambahan Kembali Tidak Ditentukan kepada Pemilik Kepentingan Jumlah
Modal Saham Modal Disetor Imbalan Pasti Penggunaannya Entitas Induk Non-Pengendali Defisiensi Modal
Saldo per 1 Januari 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 995.282.505 (445.604.072.928) (15.425.411.963) - (15.425.411.963)
Kepentingan Nonpengendali
dari Investasi pada Entitas Anak - - - - - 63.435.926.106 63.435.926.106
Laba Bersih Periode Berjalan - - - 1.487.022.725 1.487.022.725 - 1.487.022.725
Penghasilan Komprehensif Lain - - 48.887.500 - 48.887.500 - 48.887.500
Saldo per 30 Juni 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 1.044.170.005 (444.117.050.203) (13.889.501.738) 63.435.926.106 49.546.424.366
Saldo per 1 Januari 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 995.282.505 (445.604.072.929) (15.425.411.963) - (15.425.411.964)
Rugi Bersih Periode Berjalan - - - (1.303.577.016) (1.303.577.016) (2.851.612.612) (4.155.189.628)
Efek Konsolidasian - - - - - 63.227.230.872 63.227.230.872
Penghasilan Komprehensif Lain - - 20.917.856 - 20.917.856 4.401.458 25.319.314
Saldo per 31 Desember 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 1.016.200.361 (446.907.649.945) (16.708.071.124) 60.380.019.719 43.671.948.594
Rugi Bersih Periode Berjalan - - - (2.582.447.596) (2.582.447.596) (1.768.231.419) (4.350.679.015)
Penghasilan Komprehensif Lain - - 10.265.255 - 10.265.255 2.505.011 12.770.266
Saldo per 30 Juni 2024 396.635.013.900 32.548.364.560 1.026.465.615 (449.490.097.542) (19.280.253.467) 58.614.293.311 39.334.039.845
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -4-
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 6, 25 93.647.667.356 -
7,8,10,13b,17,
Pembayaran Kas kepada Pemasok 18,26,27,29 (86.696.005.346) -
Pembayaran Kas kepada Karyawan 21, 29 (3.316.994.564) (290.394.750)
13a,13b,16,19,21,
Pembayaran Beban Lainnya 27,29,30,31,9,20,19 (1.921.589.943) (1.077.461.245)
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan Untuk) dari Aktivitas Operasi 1.713.077.502 (1.367.855.995)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 (14.500.000.000) -
Penerimaan Bunga 31 1.286.070 1.646.488
Perolehan Aset Tetap 9,29 (2.486.263.080) (18.059.530)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (16.984.977.010) (16.413.042)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi - 59.386.070.000
Investasi pada entitas anak - (58.000.000.000)
Utang Bank
Penerimaan 14 17.746.922.313 -
Pembayaran 14 (3.464.425.961) -
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
Penerimaan 15 29.260.954.046 -
Pembayaran 15 (16.751.883.960) -
Pembayaran Pinjaman dari Pihak Berelasi 18 (2.650.593.355) -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 24.140.973.083 1.386.070.000
KENAIKAN BERSIH KAS DAN BANK 8.869.073.574 1.800.963
KAS DAN BANK AWAL PERIODE 30.519.731.235 36.553.333
KAS DAN BANK AKHIR PERIODE 39.388.804.810 38.354.296
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
201- 5 -
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
didirikan berdasarkan Akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
2023.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara
lain meliputi bidang aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus
pada aktivitas Perusahaan Holding dan aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia
Afrika Lot 19, Senayan, Jakarta Pusat.
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
adalah 116 dan 6 karyawan.
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rustono Fulia Rustono Fulia
Komisaris : Bobby Alianto Bobby Alianto
Komisaris Independen : Frans Saul Noija Frans Saul Noija
Dewan Direksi
Direktur Utama : Bambang Rahardja Burhan Bambang Rahardja Burhan
Direktur : Yehezkiel Fulia Yehezkiel Fulia
Komite Audit
Ketua : Frans Saul Noija Frans Saul Noija
Anggota : Elisabet Yunia Astriani Elisabet Yunia Astriani
Anggota : Chintya Rusli Chintya Rusli
Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
International Tbk No. 02/SK/DEKOM/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 04/SK/DIR/VI/2023 tanggal
7 Juni 2023 Perusahaan menetapkan Lidiawati sebagai Audit Internal.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKEP/HRD-
DIR/IV/2015 tanggal 28 April 2015 Perusahaan menetapkan Alie Budi Susanto sebagai Sekretaris
Perusahaan.
-6-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.
Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha Layman Holding Pte Ltd dengan Tn. Leo Andyanto
sebagai pengendali terakhir.
1.c. Entitas Anak
Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham entitas anak sebagai berikut:
Jumlah Aset Persentase Tahun
Entitas Anak Domisili Sebelum Eliminasi Kepemilikan Pendirian
PT Rusindo Eka Raya Indonesia 227.589.555.109 51% 1999
Sumatera Energy Capital Pte., Ltd Singapura - 100% 2006
PT Asta Keramasan Energi *) Indonesia - 60% 2005
*) Kepemilikan Tidak Langsung sebesar 60% melalui Sumatera Energy Capital Pte., Ltd
PT Rusindo Eka Raya (RER)
RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
besar bahan makanan dan minuman.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
Internasional sebesar 15.333 saham.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14. 740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.
Dari akuisisi tersebut mencatat sebagai keuntungan pembelian dengan diskon, pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember
2023.
Pada tanggal akuisisi RER, nilai wajar aset bersih dan nilai yang dibayarkan sebagai berikut:
Rupiah
Nilai Wajar Aset Bersih 60.333.000.000
Nilai Kas yang Dikeluarkan pada Saat Akuisisi 58.000.000.000
Pembelian dengan Diskon (Gain on Purcahse Bargain) 2.333.000.000
Sumatera Energy Capital Pte. Ltd (SEC)
Pada tanggal 14 Pebruari 2008, Perusahaan mengakuisisi 100% kepemilikan saham SEC dengan
biaya perolehan sebesar Rp 16.362.500.000. SEC berkedudukan di Singapura. Kantor SEC
terletak di 10 Anson Road #03-05 International Plaza, Singapore.
-7-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Asta Keramasan Energi (AKE)
AKE didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris Hannywati Gunawan, S.H., No. 55 tanggal
30 Nopember 2004. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-01759.HT.01.01.TH.2005 tanggal
20 Januari 2005. AKE berkedudukan di Jakarta dengan kegiatan utama dalam bidang konstruksi
dan pengoperasian di bidang pembangkit listrik. Lokasi proyek terletak di kota Medan, Palembang
dan Pontianak. AKE sudah tidak beroperasi sejak tahun 2021.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham No. 15, tanggal 29 November
2021 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., modal ditempatkan dan disetor sebesar
Rp 569.500.000. Akta perubahaan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No.
AHU-0210430.AH.01.11 Tahun 2021, tanggal 29 November 2021.
Berdasarkan Pengesahan Akta Perubahan Direksi Akta Notaris No. 10, tanggal 17 Mei 2023 yang
dibuat oleh Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., M.KN, berkedudukan di Kabupaten Karawang,
mengenai perubaahn direksi dan komisaris. Akta perubahaan ini telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Persetujuan dengan
No.AHU-0098870.AH.01.11 Tahun 2023, tanggal 29 Mei 2023.
1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
Indonesia.
Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan
penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
sebesar Rp 45.256.680.
Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
Rabu tanggal 1 November 2023.
1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tangga 29 Juli 2024.
-8-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Pada tanggal 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan amendemen dan penyesuaian standar
akuntansi yang relevan dengan pelaporan keuangan Perusahaan dan efektif berlaku sejak tanggal
tersebut, sebagai berikut:
Amendemen PSAK 201, ”Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang”
Amendemen menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan liabilitas sebagai jangka pendek
atau jangka panjang. Amendemen tersebut menjelaskan:
• Apa yang dimaksud dengan hak untuk menangguhkan penyelesaian;
• Bahwa hak entitas untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas harus ada pada akhir
periode pelaporan;
• Klasifikasi tersebut tidak terpengaruh oleh kemungkinan bahwa entitas akan menggunakan
haknya untuk menangguhakan penyelesaian liabilitas;
• Hanya jika suatu derivatif melekat dalam liabilitas konvertibel merupakan instrumen ekuitas
saja, penggunaaan frasa liabilitas tidak akan memengaruhi klasifikasinya.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2024 dan harus diterapkan secara retrospektif.
Perseroan saat ini sedang menilai dampak amendemen terhadap praktik saat ini dan apakah
negosiasi ulang atas perjanjian pinjaman yang ada mungkin diperlukan. Penerapan lebih dini
diperkenankan.
Amendemen PSAK 201, ”Penyajian Laporan Keuangan” – Pengungkapan Kebijakan Akuntansi.
Amendemen tersebut mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan ”informasi kebijakan akuntansi
material” yang sebelumnya ”kebijakan akuntansi signifikan” dan mengklarifikasi bahwa tidak
seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material
lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.
-9-
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
Timbul dari Transaksi Tunggal
Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” - pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang
timbul dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi
dimana pada pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat
dikurangkan dalam jumlah yang sama.
Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban
pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan.
Amendemen PSAK 216 ”Aset Tetap” tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan.
Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan sehingga harus diakui dalam laporan
laba rugi.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, manajemen sedang mengevaluasi dampak
dari standar, amandemen, dan interpretasi ini terhadap laporan keuangan.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
- 10 -
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
konsolidasian. kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
rugi konsolidasian.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
bank dan piutang lain-lain.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.
Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
melalui penghasilan komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
- 11 -
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan.
Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 109 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang
dagang dan aset keuangan lainnya.
Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
2.f. Dasar Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
disebutkan di atas.
Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
sebelumnya.
- 12 -
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak
dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
mengendalikan entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Grup.
Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.
Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan
nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan pada
saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.
2.g. Kombinasi Bisnis
Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.
- 13 -
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
relevan.
Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
diskon.
Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
yang ada pada tanggal akuisisi.
Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
- 14 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.h. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
dijabarkan kembali.
Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
Bank Indonesia adalah sebagai berikut:
2024 2023
Dolar Amerika Serikat (USD) 16.421 15.416
2.i. Transaksi Pihak Berelasi
Pihak-Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain).
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian.
- 15 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.j. Kas dan Bank
Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan bank terdiri dari kas, bank dan deposito yang digunakan
sebagai jaminan utang bank yang dibatasi penggunaannya.
2.k. Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.
Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai (jika ada).
Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
secara andal.
Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Kendaraan 4
Inventaris Kantor dan Gudang 4
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.
- 16 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.l. Aset Hak-Guna
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung awal
yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi
insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan aset
pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penuruan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan selama
estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak - Guna Masa Manfaat
Tanah 2 tahun
Gudang dan Ruko 3 tahun
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk aset
bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam
laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
kas atas aset.
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.
Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.
- 17 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.n. Imbalan Pascakerja
Grup menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya
sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Perusahaan telah menerapkan panduan
dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk program pensiun
berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja beserta peraturan
pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-IAI pada April
2022.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan
penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran
kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika
ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan dalam
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di
ekuitas dan tidak akan direklas ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode
amandemen program. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode
imbalan pasti dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan
sebagai berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
dan penyelesaian).
• Beban atau pendapatan bunga neto.
• Pengukuran kembali.
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan
kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan
defisit atau surplus aktual dalam program imbalan pasti Grup. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.
2.o. Provisi dan Kontijensi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
diperoleh.
- 18 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Mulai tanggal 1 Januari 2020, Grup melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan
pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
ke pelanggan.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang dan
tingkat bunga yang berlaku.
Biaya dan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
2.q. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
biasa yang dibeli kembali.
Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.
- 19 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.r. Biaya Emisi Saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
disetor dalam laporan posisi keuangan.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
menentukan nilai sekarang.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.
Manfaat Karyawan
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
dalam Catatan 21.
- 20 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di
atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 9.
4. KAS DAN BANK
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kas 61.156.011 3.139.937
Bank
Bank CIMB Niaga 1.238.188.248 379.015.544
Bank Central Asia 1.201.471.781 367.376.957
Bank OCBC NISP 158.791.977 30.987.248
Bank Panin Indonesia 7.816.831 10.511.722
Bank Maybank 2.595.687 -
Bank Danamon - 10.166.038
Sub Jumlah 2.608.864.524 798.057.509
Deposito Berjangka
Bank CIMB Niaga 16.924.756.677 16.924.756.677
Bank Maybank 7.000.000.000 -
Bank Pan Indonesia 6.253.547.808 6.253.547.808
Bank Danamon 4.530.000.000 4.530.000.000
Bank OCBC Indonesia 2.000.000.000 2.000.000.000
Sub Jumlah 36.708.304.485 29.708.304.485
Reksadana
Bank BCA 10.479.790 10.229.304
Sub Jumlah 10.479.790 10.229.304
Jumlah 39.388.804.810 30.519.731.235
Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 deposito berjangka pada Bank CIMB Niaga
digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 14).
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, deposito berjangka pada Bank Danamon
digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 14).
- 21 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Deposito Berjangka tersebut akan diperbarui secara otomatis dengan perjanjian sebagai berikut:
a) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000001
• Nominal : Rp 840.579.654,88
• Jangka Waktu : 3 bulan dari tanggal 28 Juni 2024 – 28 September 2024
• Suku Bunga : 4,63%
b) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000002
• Nominal : Rp 4.202.898.274,43
• Jangka Waktu : 3 bulan dari tanggal 28 Juni 2024 – 28 September 2024
• Suku Bunga : 4,63%
c) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000003
• Nominal : Rp 840.579.654,88
• Jangka Waktu : 3 bulan dari tanggal 28 Juni 2024 – 28 September 2024
• Suku Bunga : 4,63%
d) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 27 Februari 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5001678206000001
• Nominal : Rp 5.955.389.928,50
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 27 Februari 2024 – 27 Februari 2025
• Suku Bunga : 4,75%
e) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 27 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No.5001678206000002
• Nominal : Rp 5.085.309.164,77
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 27 Desember 2023 – 27 Desember 2024
• Suku Bunga : 4,50%
f) Berdasarkan Pemberitahuan Pembuatan Deposito Berjangka tanggal 28 September 2022:
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 003650526811
• Nominal : Rp 1.500.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 28 September 2023 – 28 September 2024
• Suku Bunga : 2,5%
g) Berdasarkan pemberitahuan pembuatan deposito berjangka tanggal 28 September 2023:
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 3650526811
• Nominal : Rp 1.530.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 28 September 2023 – 28 September 2024
• Suku Bunga : 4,75%
- 22 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
h) Berdasarkan pemberitahuan pembuatan deposito berjangka tanggal 27 September 2023:
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 3668482684
• Nominal : Rp 3.000.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 27 September 2023 – 27 September 2024
• Suku Bunga : 4,75%
i) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka tanggal 13 Juni 2023:
• No. Deposito Berjangka : OCBC NISP 130820096720
• Nominal : Rp 2.036.261.515
• Jangka Waktu : 9 bulan dari tanggal 13 Maret 2024 – 13 Desember 2024
• Suku Bunga : 4,50%
j) Berdasarkan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 19 Februari 2024:
• No. Deposito Berjangka : Pan Indonesia 0327012
• Nominal : Rp 6.253.547.808,13
• Jangka Waktu : 3 bulan dari tanggal 15 Februari 2024 – 15 Mei 2024
• Suku Bunga : 4,25%
k) Berdasarkan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 30 Mei 2024
• No. Deposito Berjangka : Maybank 3-00000-554-01256
• Nominal : Rp 2.500.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 30 Mei 2024 – 30 Mei 2025
• Suku Bunga : 4,5%
l) Berdasarkan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 12 Juni 2024
• No. Deposito Berjangka : Maybank 3-00000-554-01258
• Nominal : Rp 4.500.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal 12 Juni 2024 – 12 Juni 2025
• Suku Bunga : 4,5%
Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:
Reksadana : Batavia Dana Kas Maxima
Jumlah Unit : 5.966,8007
NAB/Unit Beli Rata-rata : 1.675,9400
NAB/Unit Pasar : 1.714,3700
Tanggal NAB/Unit Pasar : 29 Desember 2023
Nilai Modal : Rp 9.999.999,97
Nilai Pasar : Rp 10.479.790,41
5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Bank Pan Indonesia 24.350.000.000 9.850.000.000
Jumlah 24.350.000.000 9.850.000.000
- 23 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening Bank Garansi pada Bank Panin. Bank tersebut
untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Perjanjian akan diperbarui setiap
awal tahun dengan perjanjian sebagai berikut:
a) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100211222BG0002 – 0003 Tanggal 1 April 2024 perihal Bank
Garansi.
• Nominal : Rp 750.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
b) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100050419BG0004 – 0012 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 900.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
c) Berdasarkan Bank Garansi 00100050419BG0003 – 0012 Tanggal 1 April 2024 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 650.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
d) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100200922BG0001 – 0004 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
e) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100201223BG0001 – 0002 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 400.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
f) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100201223BG0002 – 0002 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
g) Berdasarkan Bank Garansi 00100050419BG0002 – 0012 Tanggal 1 April 2024 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
- 24 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
h) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100150419BG0002 – 0012 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 1.250.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2023 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Energizer Indonesia
i) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100160124BG0002 – 0002 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 400.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Charoen Pokphand Indonesia
j) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100210224BG0001 – 0002 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 5.000.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Fokus Ritel Indoprima
k) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100160124BG0001 – 0002 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Fokus Ritel Nusaprima
l) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100100124BG0001 – 0002 Tanggal 1 April 2024 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 1.500.000.000
• Jangka Waktu : 8 bulan terhitung mulai tanggal 23-04-2024 s/d 23-12-2024
• Prinsipal : PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari
m) Berdasarkan Bank Garansi Nomor 00100010424BG0001 Tanggal 1 April 2024 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• Nominal : Rp 10.000.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 01-04-2024 s/d 02-07-2024
• Prinsipal : PT Lucky Mom Indonesia
- 25 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
6. PIUTANG USAHA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi
Ruscomart Online 8.513.690.840 3.392.175.514
Sub Jumlah 8.513.690.840 3.392.175.514
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (435.088.668) (34.746.933)
Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih 8.078.602.172 3.357.428.581
Pihak Ketiga
CV Raya Dipta Swastika 2.323.782.389 4.841.029.180
Toko Susu Pasir Jaya 1.673.827.035 2.698.304.678
Toko Natasha Susu 984.332.315 300.492.106
Toko Susu CS 827.566.112 1.696.353.717
Natasha Citra II 608.742.031 593.783.809
Toko HBS 555.206.378 -
PT Gaya Poetra Bangkit 384.943.797 -
PT Pelanduk Jaya Bersama 339.269.236 393.152.085
PT Scorpicanus Gepi Jovindo 333.370.619 349.779.778
PT Jaya Putra Panipahan 330.978.231 1.180.207.057
PT Niceso Sukses Indonesia 270.791.736 229.448.046
PT Warung Sejahtera Maju Makmur 260.435.537 539.998.173
Deraman 246.073.091 -
Toko Murni Jaya 220.990.261 -
CV Sinar Laris Abadi 189.541.175 189.541.175
Sejadah Grocery 184.965.044 -
CV Cahaya Terang 183.849.763 181.102.956
PT Senyum Pesona Timur 182.787.166 238.243.626
Toko Mitra Harmoni - 1.005.611.344
PT Win Cemerlang Distribusindo - 588.188.984
Toko Yopie - 311.312.425
Global Susu CBD Ciledug - 273.783.382
CV Vio Jaya - 268.604.451
Baby Wise Shop - 253.804.216
Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000) 12.414.879.406 12.303.450.555
Sub Jumlah 23.217.203.647 28.436.191.743
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1.186.505.641) (1.243.603.097)
Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih 22.030.698.006 27.192.588.646
Jumlah 30.109.300.178 30.550.017.227
Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Belum Jatuh Tempo 2.457.137.638 4.023.516.385
Jatuh Tempo
30 hari 15.001.853.406 16.662.243.423
31 - 60 hari 2.488.889.161 2.201.356.986
61 - 90 hari 1.312.989.850 3.757.370.179
> 90 hari 10.470.024.432 5.183.880.284
Jumlah 31.730.894.487 31.828.367.257
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (1.621.594.309) (1.278.350.030)
Jumlah Bersih 30.109.300.178 30.550.017.227
- 26 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo Awal RER 1.278.350.030 1.011.065.932
Penambahan Pencadangan 343.244.279 267.284.098
Jumlah 1.621.594.309 1.278.350.030
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang perusahaan menggunakan model kerugian kredit
ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang tersebut.
Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih.
7. PIUTANG LAIN-LAIN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi
Rustono Fulia 1.050.000.000 5.768.720.569
PT Rusco Online Distribusi 2.129.087.500 680.377.500
Sub Jumlah 3.179.087.500 6.449.098.069
Pihak Ketiga
Principle DCV 6.396.710.589 7.968.814.220
Principle MRV 3.511.760.809 1.142.567.674
Karyawan 141.307.567 141.307.567
Bunga Obligasi 14.343.750 14.343.750
Sub Jumlah 10.064.122.715 9.267.033.211
Jumlah 13.243.210.215 15.716.131.280
Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan RER yang dilakukan tanpa bunga dan berjangka waktu
kurang dari 12 bulan.
Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor RER atas
program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
Perusahaan.
Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh
Perusahaan kepada pemasok.
Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER untuk
keperluan modal PT Rusco Online Distribusi yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka
waktu selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2024.
- 27 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
8. PERSEDIAAN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kebutuhan Ibu dan Anak 8.525.005.062 11.045.916.729
Makanan dan Minuman 4.315.231.367 2.873.176.350
Peralatan Elektronik 6.356.205.617 4.250.679.125
Jumlah 19.196.442.046 18.169.772.204
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen Grup
berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai dan persediaan usang pada tanggal
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Grup dan tidak terdapat persediaan yang
dikonsinyasikan kepada pihak lain.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 seluruh persediaan Grup diasuransikan kepada
PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk. dengan nomor polis 36011024000012 dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp 9.500.000.000 dengan jangka waktu sejak 19 Desember 2023 sampai dengan 19 Desember
2024.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan diikat dengan fidusia digunakan sebagai
jaminan utang bank (Catatan 14).
Persediaan lain-lain tersebut adalah barang konsumsi pendamping atau barang pokok yang terdiri dari
kebutuhan dapur, bumbu masak dan amunitis.
9. ASET TETAP
30 Juni 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 25.033.113.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 1.563.400.953 4.088.080 - 1.567.489.033
Kendaraan 8.864.829.834 2.482.175.000 - 11.347.004.834
Jumlah 107.376.073.787 2.486.263.080 - 109.862.336.867
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 2.925.211.300 605.390.200 - 3.530.601.500
Peralatan Kantor 1.525.122.269 41.181.706 - 1.566.303.975
Kendaraan 6.416.531.668 430.544.847 - 6.847.076.515
Jumlah 10.866.865.238 1.077.116.753 - 11.943.981.989
Nilai Buku 96.509.208.549 97.918.354.878
- 28 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Dampak
Saldo Awal Akuisisi Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah - 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 817.505.000 24.215.608.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 152.233.200 1.393.108.223 18.059.530 - 1.563.400.953
Kendaraan - 7.126.829.834 1.738.000.000 - 8.864.829.834
Jumlah 969.738.200 104.650.276.057 1.756.059.530 - 107.376.073.787
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 817.505.000 896.925.900 1.210.780.400 - 2.925.211.300
Peralatan Kantor 152.233.200 1.290.578.139 82.310.930 - 1.525.122.270
Kendaraan - 5.747.596.785 668.934.883 - 6.416.531.668
Jumlah 969.738.200 7.935.100.824 1.962.026.213 - 10.866.865.238
Nilai Buku - 96.715.175.233 96.509.208.549
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban Pokok Penjualan (Catatan 26) 430.544.847 1.957.878.700
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 29) 646.571.906 4.147.513
Jumlah 1.077.116.753 1.962.026.213
RER memiliki aset tanah pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dengan rincian sebagai berikut:
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 121 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 3.244 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 121 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 2.770 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 1.390 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 195 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 601 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 363 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.011 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.366 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.965 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.220 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 m 2.
- 29 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn.,
tanggal 19 Maret 2024 dengan rincian:
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 04/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 80/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 05/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 81/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 15/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 87/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 07/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 89/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 08/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 90/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 06/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 88/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 14/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 86/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 09/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 91/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 10/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 82/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 11/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 83/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 12/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 84/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 13/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 85/2022.
Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan ini, Sertifikat Hak Guna Bangunan atas bidang
tanah dan bangunan berdasarkan Akta Jual-Beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor
Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan
Pertimbangan Teknis (PERTEK).
Aset berupa kendaraan diasuransikan ke PT Mistsui Leasing Capital terhadap kecelakaan dengan jumlah
pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.738.000.000 dengan jangka waktu yang berlaku sampai
12 Desember 2026.
10. ASET HAK GUNA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Harga perolehan 1.396.686.896 1.396.686.896
Akumulasi Penyusutan (558.674.758) (558.674.758)
Jumlah 838.012.138 838.012.138
RER mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1860 m2 atas nama
Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
Rp 180.000.000 per tahun.
Sehubungan dengan perjanjian sewa menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
• Perjanjian sewa menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
menyewakan dan penyewa.
• Penyewa dilarang menggunakan Objek Sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana
disepakati pada Perjanjian Sewa.
• Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, Penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
izin dan persetujuan tertulis dari Pihak pertama.
• Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.
- 30 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban Pokok Penjualan (Catatan 26) - 139.668.690
Jumlah - 139.668.690
11. UANG JAMINAN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Sewa Kantor 27.977.500 27.977.500
Jumlah 27.977.500 27.977.500
12. INVESTASI PADA OBLIGASI
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Bank OCBC NISP 995.000.000 995.000.000
Jumlah 995.000.000 995.000.000
Merupakan investasi RER pada Obligasi yang diperoleh melalui Bank OCBC NISP dengan rincian sebagai
berikut:
Penerbit : Pemerintah Republik Indonesia
Nominal Transaksi : Rp 1.000.000.000
Harga (%) : 99,5%
Imbal Hasil/YTM (%) : 6,44352% p.a
Tingkat Kupon (%) : 6,375% p.a
Jangka Waktu : 11 April 2022 s.d 15 April 2032
13. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pajak Pertambahan Nilai-Bersih 224.568.539 1.485.030
Pajak Penghasilan:
Entitas Induk
Pasal 21 4.936.665 7.553.400
Pasal 23 1.657.245 450.000
Jumlah 231.162.449 9.488.430
- 31 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Pajak Penghasilan Badan
Entitas Induk
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi (742.043.466) 1.700.569.897
Koreksi Fiskal:
Beda Tetap
Beban Pajak dan Denda Pajak - 12.309.200
Pendapatan Jasa Giro (12.126) (2.727.487)
Jumlah Koreksi Fiskal Bersih (12.126) 9.581.713
Laba (Rugi) Fiskal (742.055.592) 1.710.151.610
Akumulasi Rugi Fiskal
2021 (152.747.750) (152.747.750)
2022 (2.800.833.370) (2.800.833.370)
2023 1.710.151.610 1.710.151.610
2024 (742.055.592) -
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (1.985.485.102) (1.243.429.510)
Entitas Anak - AKE
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rugi Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain - (36.141.950)
Jumlah - (36.141.950)
Beda Tetap
Biaya Pajak - 81.854.717
Jumlah - 81.854.717
Jumlah Koreksi Fiskal - 81.854.717
Jumlah Rugi Fiskal - 45.712.767
Akumulasi Rugi Fiskal:
2017 - -
2018 (66.579.663.886) (66.579.663.886)
2019 (18.637.495.620) (18.637.495.620)
2020 (46.509.699.107) (46.509.699.107)
2021 (105.031.182.387) (105.031.182.387)
2022 (235.978.492.931) (235.978.492.931)
2023 45.712.767 45.712.767
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (472.690.821.164) (472.690.821.164)
- 32 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas Anak – RER
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rugi Sebelum Pajak (3.311.123.802) (5.802.115.577)
Beda Temporer:
Beban Cadangan Kerugian Nilai - (743.781.833)
Beban Imbalan Pascakerja 65.934.910 131.869.820
Penyusutan Aset Tetap - 55.859.750
Beda Permanen:
Pendapatan Jasa Giro (2.588.263) (5.353.106)
Beban yang tidak dapat dikurangkan menurut fiskal - 327.222.121
Sumbangan dan Jamuan - 126.140.604
Rugi Fiskal (3.247.777.155) (6.036.118.825)
Pembulatan (3.247.777.000) (6.036.118.000)
Beban Pajak Kini - -
Dikurangi Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka:
Pasal 23 - -
Pasal 25 - -
Jumlah Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka - -
Taksiran Utang Pajak Kini Pasal 29 - -
c. Pajak Tangguhan
Dibebankan ke
Penghasilan
31 Desember Dikreditkan Komprehensif 30 Juni
2023 ke Laba Rugi Lain 2024
Imbalan Pascakerja 235.524.294 14.505.680 876.715 250.906.689
Cadangan Piutang 173.276.810 (75.513.741) - 97.763.069
Penyusutan Aset Tetap 15.361.431 (236.503.686) - (221.142.255)
Aset Pajak Tangguhan
Bersih 424.162.535 (297.511.747) 876.715 127.527.503
14. UTANG BANK
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Bank CIMB Niaga 20.242.064.662 17.834.574.753
Bank Maybank 10.984.785.590 -
Bank Danamon Indonesia 4.186.908.134 4.349.395.119
Bank OCBC NISP 2.520.379.252 1.467.671.414
Jumlah Utang Bank 37.934.137.638 23.651.641.286
Tingkat suku bunga 0,75%-9,75% 0,75%-9,75%
- 33 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:
1) Bank CIMB Niaga
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 22 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 5 Juni 2023.
Plafon : Rp 16.500.000.000
Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran
Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2023 s/d 26-12-2024
Suku Bunga : Efektif 0,75% per tahun
Agunan yang akan diserahkan:
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000.
• Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
• Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000.
b. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 tanggal 20 Desember 2019
Perihal Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit
• Plafon : Rp 8.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus e-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2022 s/d 26-12-2023
• Suku Bunga : 9.75 % p.a.
Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 tanggal 20 Desember 2019
Perihal Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit
• Plafon : Rp 13.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung dari tanggal pembukuan
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75% p.a.
• Jaminan
a) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang produk dari PT Uni-Charm Indonesia
atas nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000.
b) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang dari produk PT Uni-Charm Indonesia
atas nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000.
c) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 8.000.000.000.
d) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
e) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000.
f) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000.
- 34 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
g) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.000.000.000.
h) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 5.000.000.000.
i) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.500.000.000.
j) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
k) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
l) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
m) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
n) Deposito sebesar Rp 10.000.000.000.
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Bank:
a) Perusahaan dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan
tertulis dari Bank CIMB Niaga.
b) Dilarang merubah nilai saham perseroan, susunan pengurus/pemegang saham/
komisaris/direksi dan sifat perusahaan tanpa persetujuan bank CIMB Niaga.
c) Tanpa persetujuan tertulis dari Bank CIMB Niaga, Perusahaan tidak diperkenankan
mengubah status kelembagaan dan melakukan penurunan modal.
c. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 23 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 05 Juni 2023.
• Plafon : Rp 8.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 28-07-2023 s/d 28-07-2024
• Suku Bunga : Efektif 9,75% per tahun
Dan penambahan fasilitas berupa:
• Plafon : Rp 13.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal pembukuan
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75%
Agunan yang akan diserahkan:
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000.
• Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
• Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000.
Atas Perjanjian Kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:
a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan.
b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
laporan.
- 35 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
setelah akhir kuartal.
d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-Ke-Chain.
g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
melalui Surat Pernyataan dan Kuasa e-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk Principal dengan pembiayaan dari fasilitas
PRK.
j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran Fasilitas Kredit sebelum jatuh
tempo Fasilitas Kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
telah diterima oleh Kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer
atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Bank:
a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
tidak bergerak;
b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
sehari hari yang tidak mempengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan Perjanjian Kredit.
d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
yang setara lainnya;
f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan
peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
• Merubah nilai saham perseroan;
• Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
• Menjaminkan kepada pihak ketiga;
• Merubah sifat usaha Perusahaan.
i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
K e Chain Kreditur.
j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
Perusahaan telah mengajukan permohonan kepada Bank CIMB Niaga untuk melakukan perubahan
susunan pemegang saham debitur dan perubahan susunan direksi dan susunan dewan komisaris di
dalam Surat Permohonan Perubahan Pembatasan, sehubungan dengan PT Rusco Logistic
Internasional dan PT Indoraya Tunggal Pratama sebagai pemegang saham, serta rencana
masuknya PT Leyand International Tbk menjadi pemegang saham mayoritas debitur.
- 36 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2) Bank Danamon Indonesia
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor PP/PRP/0012/0923 tanggal 15 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : 8,00%
• Jaminan:
a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
• Ketentuan Tambahan:
a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal
menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
laporan.
d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
berwenang dari debitur.
b. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor OL/0631/0923 tanggal 20 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : 8,00%
c. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor OL/0631/0923 tanggal 20 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 3.000.000.000
• Jenis Kredit : Kredit Berjangka (“Fasilitas KB”) - Baru
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : TD + 0,85%
d. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor PK/0298/0923 tanggal 27 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 3.000.000.000
• Jenis Kredit : Kredit Berjangka (“Fasilitas KB”)
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : TD + 0,85%
• Jaminan:
a) TD same currency ARO P+I atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar
Rp 3.000.000.000.
- 37 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
3) Bank OCBC NISP
Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 056/OL/EMBTGR/SL/EG/VI/2023 tanggal 5 Juni 2024 Perihal
Pemberitahuan Persetujuan Kredit:
• Plafon : Rp 4.000.000.000
• Jenis Fasilitas : EmB-DL-DF (NEW)
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 05-06-2024 s/d 05-06-2025
• Suku Bunga : 9,25% p.a.
• Jaminan:
a) Deposito atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 4.000.000.000
Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 038/OL/EMBTGR/SL/EG/VI/2023 tanggal 13 Juni 2023 Perihal
Pemberitahuan Persetujuan Kredit:
• Plafon : Rp 4.000.000.000
• Jenis Fasilitas : EmB-DL-DF (NEW)
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 13-06-2023 s/d 13-06-2024
• Suku Bunga : 8,75% p.a.
• Jaminan:
c) Deposito atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
d) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 4.000.000.000
4) Bank Maybank
Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor No.S.2024.064/DIR-SME Plus Jakarta 3 tanggal 30 Mei 2024
Perihal Pemberitahuan Persetujuan Kredit.
• Plafon : Rp 25.000.000.000
• Jenis Fasilitas : PRK DF (Makuku) dan PRK DF (FRI)
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 30 Mei 2024 s/d 10 Juni 2025
• Suku Bunga : 8% p.a.
• Jaminan:
a) Fidusia Stock Barang Produk Makuku dengan nilai penjaminan Fidusia sebesar
Rp 10.500.000.000
b) Gadai Deposito a/n PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 4.500.000.000 untuk PRK DF
Makuku
c) Fidusia Stock Barang Produk FRI dengan nilai penjaminan Fidusia sebesar
Rp 7.500.000.000
d) Gadai Deposito a/n PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.500.000.000 untuk PRK DF FRI
e) PG (Personal Guarantee) a.n Rustono Fulia
15. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) 25.179.007.359 16.093.021.557
PT Dipo Star Finance 3.905.135.784 482.051.500
Jumlah Utang Non-Bank 29.084.143.143 16.575.073.057
Tingkat suku bunga 10,50% 10,50%
- 38 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Addendum Perjanjian No. 0183/Batumbu/Legal-Compliance/XI/2023 tanggal 28 November
2023, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.
• Plafon : Rp 20.000.000.000
• Jenis Kredit : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
• Besaran Pinjaman : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
• Suku Bunga : 10,5% p.a
• Jaminan:
a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal
c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009457/1/10/05/2024 pada tanggal
27 Mei 2024 dengan jangka waktu 11 (sebelas) bulan dengan suku bunga 2,31%. Pinjaman tersebut
menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009438/1/10/02/2024 pada tanggal
28 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan suku bunga 6,94%.
Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009435/1/10/02/2024 pada tanggal
09 Februari 2024 dengan jangka waktu 23 (dua puluh tiga) bulan dengan suku bunga 4,23%. Pinjaman
tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 12 (dua belas) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.
Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 009381/1/10/06/2023 pada tanggal
14 Juni 2023 dengan jangka waktu 11 (sebelas) bulan dengan suku bunga 2,23%. Pinjaman tersebut
menjaminkan berupa BPKB atas 9 (sembilan) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance. Perusahan telah
melunasi Pembiayaan Investasi dengan No. 0973/JKS/28/V/2024 pada tanggal 28 Mei 2024.
16. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
2022 180.000.000 180.000.000
2023 180.000.000 180.000.000
2024-2030 1.440.000.000 1.440.000.000
Jumlah Pembayaran Minimum Sewa 1.800.000.000 1.800.000.000
Dikurangi:
Pokok (480.133.267) (480.133.267)
Bunga (403.313.104) (403.313.104)
Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa 916.553.629 916.553.629
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: (128.778.715) (128.778.715)
Bagian Jangka Panjang 787.774.914 787.774.914
Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Bunga Sewa 51.221.285 51.221.285
Jumlah 51.221.285 51.221.285
- 39 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Sewa merupakan liabilitas RER kepada Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
1 Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar 4,90%,
dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.
17. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Lucky Mom Indonesia 14.856.431.142 18.168.627.548
PT Assindo Perniagaan Internasional 6.049.949.294 6.049.949.294
PT Sinbad Karya Perdagangan 3.680.129.931 3.680.129.931
PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari 3.530.389.914 -
PT Asia Sakti Wahid 2.666.733.272 3.470.993.681
PT Fokus Ritel Nusaprima 2.492.897.202 -
PT Macrosentra Niagaboga 2.270.979.026 1.825.141.206
PT Energizer Indonesia 1.854.286.980 2.047.237.867
PT Riodi Jaya 1.372.500.000 1.372.500.000
PT Fokus Distribusi Nusantara 1.227.784.406 -
PT Uni-charm Indonesia Tbk 604.232.945 329.860.436
PT Orion Multi Buana 492.434.000 492.434.000
Kuat Teknik 445.410.000 445.410.000
PT Pembangkit Jawa Bali Services 442.633.400 442.633.400
PT Multina Inspindo 222.113.717 222.113.717
PT Rans Nikmat Sejahtera 162.402.748 -
PT Eden Pangan Indonesia 137.185.201 -
PT Pawprints Pangan Peliharaan 79.184.168 -
PT Charoen Pokphand Indonesia 64.722.072 -
PT Mega Lighterindo Internusa 46.619.995 170.000.000
Utang Dagang Focus - 1.907.540.935
PT Miwon Indonesia - 866.022.562
PT Tuang Bumi Indonesia - 128.502.000
PT Pawprints Indonesia - 79.184.168
PT Sinar Sosro - 43.103.252
PT Primafood International - 31.641.355
PT Golden Union Oil - 16.152.955
Lain-lain (dibawah Rp 5.000.000) - 154.798
Jumlah 42.699.019.413 41.789.333.105
Rincian utang usaha berdasarkan mata uang sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rupiah 42.699.019.413 41.789.333.105
Jumlah 42.699.019.413 41.789.333.105
Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Belum Jatuh Tempo - -
Jatuh Tempo
30 hari 20.871.989.229 14.275.916.566
31 - 60 hari 8.710.173.186 16.686.473.002
61 - 90 hari 4.091.816.587 1.801.903.126
≥ 90 hari 9.025.040.411 9.025.040.411
Jumlah 42.699.019.413 41.789.333.105
- 40 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang tanggal 8 Desember 2022 antara Perusahaan dengan
Harvest Achive Limited bahwa para pihak menyetujui untuk menyelesaikan utang Perusahaan kepada
Harvest Achive Limited sebesar USD 8,949,696 atau setara dengan Rp 139.785.301.824 menggunakan
kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 8 Desember 2022. Selanjutnya Harvest Achive Limited
sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk
melunasi utang. Seluruh penyelesaian atas utang tersebut dicatat pada akun pendapatan lain-lain
(Catatan 23).
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang tanggal 8 Desember 2022 antara Perusahaan dengan Hong
Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd bahwa para pihak menyetujui untuk menyelesaikan utang
Perusahaan kepada Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd sebesar USD 1,768,161 atau setara
dengan Rp 27.616.906.659 menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 8 Desember 2022.
Selanjutnya Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd sebagai kreditur tidak akan menagihkan
dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang. Seluruh penyelesaian atas
utang tersebut dicatat pada akun pendapatan lain-lain (Catatan 30).
18. UTANG LAIN-LAIN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi
Jangka Pendek
PT Rusco Online Distribusi 4.539.270.361 6.239.863.716
PT Parama Multidaya 4.698.508.598 4.698.508.598
Leo Andyanto 3.000.000.000 3.000.000.000
PT Blessindo Makmur Sentosa 1.200.000.000 2.150.000.000
Yehezkiel Fulia 825.514.540 825.514.540
PT Intiputera Bumitirta 450.000.000 450.000.000
Sub Jumlah 14.713.293.499 17.363.886.854
Jangka Panjang
Leo Andyanto 37.000.000.000 37.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 17.550.000.000 17.550.000.000
Sub Jumlah 54.550.000.000 54.550.000.000
Pihak Ketiga
Lain-lain 1.220.138.967 1.411.221.974
Sub Jumlah 1.220.138.967 1.411.221.974
Jumlah 70.483.432.466 73.325.108.828
RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Blessindo Makmur Sentosa berdasarkan Perjanjian Utang
No. BMS-RER/02/2023 pada tanggal 13 Februari 2023 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
pada tanggal 31 Desember 2024.
RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan Perjanjian Utang
No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
pada tanggal 31 Desember 2023. Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum
No. ADDM-01/RER-ROD/01/2024 dengan jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya 31 Desember
2024.
RER mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan Perjanjian Utang No. YF-RER/
01/2022 pada tanggal 3 Januari 2022 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada tanggal
31 Desember 2024.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2023 para pihak menyetujui adendum perjanjian
utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang kepada
PT Parama Multidaya.
- 41 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.
Berdasarkan Adendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/02/2023 para pihak menyetujui adendum perjanjian
utang piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang kepada
PT Parama Multidaya (Catatan 32).
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 038/AKE-PM/2022 tanggal 5 Oktober 2022 antara
Perusahaan dengan PT Parama Multidaya, selanjutnya para pihak menyetujui untuk menyelesaikan
utang Perusahaan kepada PT Parama Multidaya sebesar Rp 70.513.647.652. Selanjutnya PT Parama
Multidaya sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan
untuk melunasi utang.
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 050/AKE-PM/2022 tanggal 7 Desember 2022 antara
Perusahaan dengan PT Permata Prima Elektronik, selanjutnya para pihak menyetujui untuk
menyelesaikan utang Perusahaan kepada PT Permata Prima Elektronik sebesar Rp 5.306.361.513.
Selanjutnya PT Permata Prima Elektronik sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan
Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang.
Berdasarkan Surat Pengakuan utang antara PT Asta Keramasan Energi dan PT Permata Prima
Elektrindo Nomor 012/AKE-PPE/2022. Perusahaan memperoleh pinjaman modal kerja dan menyertakan
berutang kepada PT Permata Prima Elektrindo sebesar Rp 5.306.361.513 tanpa bunga dengan jangka
waktu pengembalian sampai dengan 31 Desember 2022.
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor Nomor 051/AKE-HPJ/2022 tanggal 7 Desember
2022 antara Perusahaan dengan PT Hanters Prima Jaya, selanjutnya para pihak menyetujui untuk
menyelesaikan utang Perusahaan kepada PT Hanters Prima Jaya sebesar Rp 5.093.500.000.
Selanjutnya PT Hanters Prima Jaya sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan
tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang.
Berdasarkan Surat Pengakuan utang antara PT Asta Keramasan Energi dan PT Hanters Prima Jaya
dengan Nomor 055/AKE-HPJ/2022 pada tanggal 3 Januari 2022. Perusahaan memperoleh pinjaman
modal kerja dari PT Hanters Prima Jaya sebesar Rp 5.093.500.000 tanpa bunga dengan jangka waktu
pengembalian sampai dengan 31 Desember 2022.
Berdasarkan Surat Pengakuan utang antara PT Asta Keramasan Energi dan PT Bumi Tirta Indah dengan
Nomor 006/AKE-BTI/2022 pada tanggal 3 Januari 2022. Perusahaan memperoleh pinjaman modal kerja
dari PT Bumi Tirta Indah sebesar Rp 4.290.000.000 tanpa bunga dengan jangka waktu pengembalian
sampai dengan 31 Desember 2022.
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 052/AKE-BTI/2022 tanggal 7 Desember 2022 antara
Perusahaan dengan PT Bumi Tirta Indah, selanjutnya para pihak menyetujui untuk menyelesaikan utang
Perusahaan kepada PT Bumi Tirta Indah sebesar Rp 4.290.000.000. Selanjutnya PT Bumi Tirta Indah
sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk
melunasi utang.
- 42 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penyelesaian atas utang lain-lain kepada pihak berelasi dengan total sebesar Rp 83.105.972.977 dicatat
pada akun pendapatan lain-lain (Catatan 30).
19. BEBAN AKRUAL
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban Operasional Lainnya 465.562.048 467.040.447
Gaji dan Tunjangan 365.281.840 365.281.840
Jasa Profesional 62.500.000 238.250.000
Sewa 58.770.000 19.590.000
Jumlah 952.113.888 1.090.162.287
20. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP
Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
berikut:
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002777 4V21Z00154
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000524 4V21Z75545
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga
Finance dengan suku bunga 6,90% dan jangka waktu 24 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003937 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003943 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003946 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74HRK003942 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003941 kepada PT Win Express
Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.
- 43 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
tetap Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Liabilitas Sewa Pembiayaan 1.216.245.688 400.602.376
Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun 2.012.150.868 946.627.180
Nilai sekarang atas Pembayaran minimum
Utang Pembiayaan 3.228.396.556 1.347.229.556
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun (1.216.245.688) (400.602.376)
Bagian Jangka Panjang 2.012.150.868 946.627.180
21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 berdasarkan
perhitungan aktuaris independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan
dan dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Jumlah Karyawan 26 26
Umur Pensiun Normal (per Tahun) 55 55
Kenaikan Gaji (per Tahun) 6,00% 6,00%
Tingkat Diskonto (per Tahun) 6,68% 6,68%
Tabel Mortalitas TMI IV TMI IV
Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
sebagai berikut:
Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo Awal Tahun 1.223.473.896 500.915.000
Efek Konsolidasi - 902.563.209
Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan 119.799.410 239.598.820
Laba Aktuaria - (396.317.000)
Pendapatan Komprehensif Lain (11.643.065) (23.286.133)
Saldo Akhir Tahun 1.331.630.241 1.223.473.896
Jumlah beban imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban Jasa Kini 119.799.410 141.533.898
Beban Bunga - 98.064.922
Laba Aktuaria - (396.317.000)
Jumlah 119.799.410 (156.718.180)
Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.
- 44 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
dari tahun sebelumnya.
22. MODAL SAHAM
30 Juni 2024
Jumlah Modal
Jumlah Persentase Ditempatkan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Dan Disetor
Layman Holdings Pte Ltd 1.200.000.000 30,25% 120.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 760.254.545 19,17% 76.025.454.500
Keraton Investments Ltd 508.260.231 12,81% 50.826.023.100
Elvi Felicia 332.193.400 8,37% 33.219.340.000
Leo Andyanto 227.328.700 5,73% 22.732.870.000
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 938.313..263 23,66% 94.806.816.300
Jumlah 3.966.350.139 100% 396.635.013.900
31 Desember 2023
Jumlah Modal
Jumlah Persentase Ditempatkan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Dan Disetor
Layman Holdings Pte Ltd 1.200.000.000 30,25% 120.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 760.254.545 19,17% 76.025.454.500
Keraton Investments Ltd 508.260.231 12,81% 50.826.023.100
Nany Indrawati Sutanto 322.438.500 8,13% 32.243.850.000
Leo Andyanto 227.328.700 5,73% 22.732.870.000
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 938.313..263 23,66% 94.806.816.300
Jumlah 3.966.350.139 100% 396.635.013.900
Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 23 Juni 2016 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, SH. Mkn di Jakarta, yang
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0062663 tanggal 30 Juni 2016 para pemegang saham menyetujui modal
disetor dan ditempatkan sebesar 3.966.350.139 dengan nominal Rp 100 per lembar saham.
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR
a) Pengampunan Pajak
Merupakan tambahan modal disetor dari Aset Pengampunan Pajak sesuai dengan Surat
Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017
atas nama PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas
sebesar Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan
No. KET-230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan
sebesar Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan
pajak per tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.
- 45 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b) Agio Saham
30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023
Agio Saham
Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001 37.015.748.000
Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006 6.000.000.000
Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008 91.489.200
Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014 520.000
Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014 7.022.780
Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham (6.766.415.420)
Penerbitan Saham Bonus (4.300.000.000)
Jumlah 32.048.364.560
24. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Rusco Logistik International 29.998.279.015 30.901.962.237
Rustono Fulia 28.110.431.005 28.957.243.746
Yehezkiel Fulia 505.583.291 520.813.736
Jumlah 58.614.293.311 60.380.019.719
25. PENJUALAN
2024 2023
Penjualan 93.206.950.307 -
Jumlah 93.206.950.307 -
Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Pihak Berelasi
PT Rusco Online Distribusi 14.707.075.559 -
Sub Jumlah 14.707.075.559 -
Pihak Ketiga
CV Raya Dipta Swastika 5.559.451.892 -
Toko Susu Pasir Jaya 4.872.924.878 -
PT Gaya Poetra Bangkit 3.272.113.860 -
Toko Susu CS 3.258.015.852 -
PT Jaya Putra Panipahan 3.176.295.396 -
Toko HBS 3.012.428.281 -
Toko Yopie 2.607.865.861 -
Baby Wise Shop 2.005.894.301 -
- 46 -
Page 50
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2024 2023
Sejadah Grocery 1.968.586.840 -
Toko Natasha Susu 1.688.228.231 -
PT Pelanduk Jaya Bersama 1.657.616.903 -
PT Natasha Citra 1.639.465.031 -
Bei Bee Woo 1.406.051.612 -
PT Win Cemerlang Distribundo 1.207.584.387 -
PT Lucky Mom 1.174.576.524 -
Lain-Lain (Masing-masing dibawah
Rp1.000.000.000) 39.992.774.899 -
Sub Jumlah 78.499.874.748 -
Jumlah 93.206.950.307 -
Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun yang
berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 sebagai berikut:
2024 2023
PT Rusco Online Distribusi 14.707.075.559 -
Jumlah 14.707.075.559 -
26. BEBAN POKOK PENJUALAN
2024 2023
Persediaan Awal 18.169.772.204 -
Pembelian 89.967.971.894 -
Barang Siap Dijual 108.137.744.098 -
Persediaan Akhir (18.866.580.395) -
Jumlah Persediaan 89.271.163.703 -
Biaya Overhead:
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 430.544.847 -
Bahan Bakar Minyak 291.289.664 -
Biaya Pengangkutan 102.885.864 -
Jumlah 90.095.884.078 -
Tidak terdapat rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk
tahun yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
27. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
2024 2023
Saldo Awal 1.016.200.361 995.282.505
Penambahan
Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
Imbalan Pasti (Catatan 21) 11.643.065 48.887.500
Pajak Penghasilan Terkait 876.715 -
Komponen Ekuitas Lainnya 250.485 -
Kepentingan non Pengendali (2.505.011) -
Saldo Akhir 1.026.465.615 1.044.170.005
- 47 -
Page 51
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
28. LABA (RUGI) PER SAHAM
2024 2023
Laba (Rugi) untuk Perhitungan Laba (Rugi) per saham (4.491.203.015) 1.487.022.725
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah rata-rata saham biasa untuk perhitungan
rugi bersih per saham dasar:
Jumlah rata-rata tertimbang saham
untuk perhitungan rugi bersih per saham 3.966.350.139 3.966.350.139
Laba (Rugi) per saham (Rupiah penuh) (1,10) 0,37
29. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2024 2023
Gaji dan tunjangan 4.072.467.634 275.050.000
Penyusutan (Catatan 9) 646.571.906 2.047.517
Jasa Profesional 196.160.745 14.500.000
Jamuan dan Sumbangan 154.964.910 -
Sewa Gedung 129.180.000 -
Iuran OJK 128.435.136
Imbalan Pascakerja (Catatan 21) 119.799.410 16.565.000
Biaya ATK dan Cetakan 66.637.843 1.736.385
Air, Listrik dan Telepon 49.822.629 3.585.000
Keperluan Kantor 27.967.803 281.027.737
Parkir 24.670.800 -
PPN yang Dibiayakan 24.255.000 -
Pemeliharaan Gedung 23.539.296 -
Software 21.090.000 -
Pemeliharaan Inventaris Kantor 17.200.908 -
Internet 11.971.219 -
Keamanan 9.723.000 -
Beban BPJS Tenaga Kerja 7.392.000 -
Pencatatan Bursa Efek 3.500.000 147.217.600
Transportasi 2.996.500 -
Beban BPJS Kesehatan 1.520.214 -
Biaya Pos Materai & Foto Copy 202.000 -
Beban Pajak - 84.984.750
Perjalanan Dinas - 18.913.750
Lain-lain 702.137.071 -
Jumlah 6.442.206.024 845.627.739
- 48 -
Page 52
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30. PENDAPATAN LAIN-LAIN – BERSIH
2024 2023
Pendapatan Sewa 1.050.000.000 -
Pendapatan Lain-lain 497.952.087 -
Pendapatan Bunga 48.774.373 -
Pendapatan Jasa Giro 2.600.389 -
Beban Pajak (66.147.245) -
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (343.244.279) -
Gain on Purchase Bargain - 2.333.000.000
Jumlah 1.189.935.325 2.333.000.000
Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari klaim bonus penjualan dari Principle Distributor Claim
Voucher (DCV) dan Principle Market Return Voucher (MRV) pada 30 Juni 2024 sebesar Rp 497.952.087.
31. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
2024 2023
Beban Bunga 1.681.902.378 -
Beban Provisi 198.723.048 -
Beban Administrasi Bank 31.335.631 (1.996.024)
Pendapatan Jasa Giro - 1.646.488
Lain-Lain 1.741 -
Jumlah 1.911.962.798 (349.536)
32. SEGMEN OPERASI
Grup melaporkan segmen operasi berdasarkan PSAK 5 (revisi 2009) segmen usaha dan segmen
operasi. Pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup melakukan penambahan atas usaha dibidang
distribusi pada entitas anak.
Grup melakukan usaha dibidang ruang lingkup kegiatan Perusahaan yang dimana meliputi dibidang
aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada kativitas Perusahaan
Holding dan Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, sehingga laporan segmen operasi disajikan
sebagai berikut:
- 49 -
Page 53
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2024
Distribusi Holding Jumlah Eliminasi Konsolidasi
Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain
Pendapatan Usaha dan
Penjualan 93.206.950.307 - 93.206.950.307 - 93.206.950.307
Beban Pokok Penjualan dan
Beban Langsung (90.095.884.078) - (90.095.884.078) - (90.095.884.078)
Rugi Kotor 3.111.066.229 - 3.111.066.229 - 3.111.066.229
Penghasilan (Beban) yang
Tidak Dapat Dialokasikan
Beban Umum dan Administrasi (5.700.631.273) (741.574.751) (6.442.206.024) - (6.442.206.024)
Beban Bunga dan Keuangan (1.911.481.957) (480.841) (1.911.962.798) - (1.911.962.798)
Beban Lain-lain - bersih 1.189.923.199 12.126 1.189.935.325 - 1.189.935.325
Rugi sebelum pajak (4.053.167.268)
Laporan Posisi Keuangan
-
Aset segmen 227.589.555.109 60.391.076.819 287.980.631.928 61.786.002.661 226.194.629.267
Investasi kepada entitas
asosiasi - - - - 60.333.000.000
Aset yang tidak dapat
Dialokasikan - - - - 1.453.002.661
Jumlah aset konsolidasian 287.980.631.928
Informasi Lainnya
Penyusutan - - 646.571.906
33. IKATAN
PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)
PT Parama Multidaya
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-
PM/09/2023 para pihak menyetujui adendum perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember
2023 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Parama Multidaya.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/02/2022 para pihak menyetujui adendum
perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember 2022 Perusahaan belum melunasi utang
kepada PT Parama Multidaya.
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan kepada Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu
31 Desember 2032 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan kepada PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000, dengan jangka
waktu 12 April 2033 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.
- 50 -
Page 54
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Asta Keramasan Energi (Entitas Anak)
Harvest Achive Limited
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang tanggal 8 Desember 2022 antara Perusahaan dengan
Harvest Achive Limited bahwa para pihak menyetujui untuk menyelesaikan utang Perusahaan kepada
Harvest Achive Limited sebesar Rp 139.785.301.824. Selanjutnya Harvest Achive Limited sebagai
kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk melunasi
utang.
Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co., Ltd (Entitas Anak)
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang tanggal 8 Desember 2022 antara Perusahaan dengan Hong
Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd bahwa para pihak menyetujui untuk menyelesaikan utang
Perusahaan kepada Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd sebesar Rp 27.616.906.659.
Selanjutnya Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd sebagai kreditur tidak akan menagihkan
dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang.
PT Parama Multidaya
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 038/AKE-PM/2022 tanggal 5 Oktober 2022 antara
Perusahaan dengan PT Parama Multidaya, selanjutnya para pihak menyetujui untuk menyelesaikan
utang Perusahaan kepada PT Parama Multidaya sebesar Rp 70.513.647.652. Selanjutnya PT Parama
Multidaya sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan
untuk melunasi utang.
PT Permata Prima Elektrindo
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 050/AKE-PM/2022 tanggal 7 Desember 2022 antara
Perusahaan dengan PT Permata Prima Elektrindo, selanjutnya para pihak menyetujui untuk
menyelesaikan utang Perusahaan kepada PT Permata Prima Elektrindo sebesar Rp 5.306.361.513.
Selanjutnya PT Permata Prima Elektrindo sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan
Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang.
PT Hanters Prima Jaya
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 051/AKE-HPJ/2022 tanggal 7 Desember 2022
antara Perusahaan dengan PT Hanters Prima Jaya, selanjutnya para pihak menyetujui untuk
menyelesaikan utang Perusahaan kepada PT Hanters Prima Jaya sebesar Rp 5.093.500.000.
Selanjutnya PT Hanters Prima Jaya sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan
tidak memiliki kemampuan untuk melunasi utang.
PT Bumi Tirta Indah
Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang Nomor 052/AKE-BTI/2022 tanggal 7 Desember 2022 antara
Perusahaan dengan PT Bumi Tirta Indah, selanjutnya para pihak menyetujui untuk menyelesaikan utang
Perusahaan kepada PT Bumi Tirta Indah sebesar Rp 4.290.000.000. Selanjutnya PT Bumi Tirta Indah
sebagai kreditur tidak akan menagihkan dikarenakan Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk
melunasi utang.
- 51 -
Page 55
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
34. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Bank 39.327.648.799 30.516.591.298
Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi 8.078.602.172 3.357.428.581
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 22.030.698.006 27.192.588.646
Jumlah Aset Keuangan 69.436.948.977 61.066.608.525
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 42.699.019.413 41.789.333.105
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 14.713.293.499 16.913.886.854
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 1.220.138.967 1.411.221.974
Beban Akrual 952.113.888 1.090.162.287
Jumlah Liabilitas Keuangan 59.584.565.767 61.204.604.220
35. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan bank (Catatan 4) dan
ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain, saldo
laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 22).
b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
i. Manajemen Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.
Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.
Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
pembukuannya.
ii. Manajemen Risiko Kredit
Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.
Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
layak serta terpercaya.
- 52 -
Page 56
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.
iii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
keuangan.
Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
akan diminta untuk membayar.
30 Juni 2024
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 – 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 42.699.019.413 - - 42.699.019.413
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 14.713.293.499 - - 14.713.293.499
Utang Lain-lain kepada
Pihak Ketiga 1.220.138.967 - - 1.220.138.967
Beban Akrual 952.113.888 - - 952.113.888
Jumlah 59.584.565.767 - - 59.584.565.767
31 Desember 2023
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 – 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 41.789.333.105 - - 41.789.333.105
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 16.913.886.854 - - 16.913.886.854
Utang Lain-lain kepada
Pihak Ketiga 1.411.221.974 - - 1.411.221.974
Beban Akrual 1.090.162.287 - - 1.090.162.287
Jumlah 61.204.604.220 - - 61.204.604.220
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.
- 53 -
Page 57
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
36. KELANGSUNGAN USAHA
Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp 449.490.097.542 pada 30 Juni 2024. Sementara itu
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Keramasan Palembang Sumatera Selatan, Pembangkit Listrik
Tenaga Diesel (PLTD) di Siantan Kalimantan Barat dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di
Sicanang Medan Sumatera Utara milik PT Asta Keramasan Energi (entitas anak) juga telah berhenti
beroperasi karena kontrak dengan PT PLN (Persero) telah berakhir (Catatan 21). Faktor-faktor ini
mempengaruhi tingkat pendapatan serta pencapaian arus kas Grup serta kemampuan untuk membayar
pinjaman sehingga menimbulkan ketidakpastian tentang kemampuan Grup untuk mempertahankan
kelangsungan usaha. Laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian yang berkaitan
dengan pemulihan dan klasifikasi atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi liabilitas yang
mungkin diperlukan dalam hal Grup tidak dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan pun memiliki
beberapa utang dari PT Parama Multidaya dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.
Mengingat PLTG Keramasan Palembang Sumatera Selatan, PLTD Siantan Kalimantan Barat dan PLTD
Sicanang Medan Sumatera Utara telah berhenti beroperasi, manajemen telah memikirkan cara dan
strategi agar Perusahaan dapat tetap bertahan dan bahkan berkembang. Beberapa langkah telah
ditempuh, salah satunya adalah melakukan upaya negosiasi untuk mendapatkan kontrak baru kepada
PT PLN (Persero) dan melakukan restrukturisasi jangka waktu pelunasan pinjaman bank. Per
31 Desember 2021, negosiasi dengan PT PLN (Persero) tidak dilanjutkan. Sebagai tambahan, dengan
adanya pelunasan pinjaman bank, manajemen berkeyakinan Grup dapat melanjutkan kelangsungan
usahanya.
Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Perusahaan telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto (pemegang
saham dan pengendali terakhir Perusahaan) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor PSP-
LAPD/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian
No. PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Perusahaan memperoleh pinjaman dari Leo
Andyanto dengan jumlah maksimum sebesar Rp 40.000.000.000 (Catatan 32).
2. Perusahaan telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
(pemegang saham pengendali Perusahaan) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor 002/PFP/LAPD-
IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP/LA-
IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Perusahaan memperoleh pinjaman dari PT Intiputera
Bumitirta dengan jumlah maksimum sebesar Rp 18.000.000.000 (Catatan 32).
3. Kedua fasilitas pinjaman tersebut diatas akan digunakan Perusahaan untuk keperluan
pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya. Pada
30 Juni 2023 Perusahaan telah menerima pinjaman dari Leo Andyanto dan PT Intiputera Bumitirta
dan telah melakukan akuisisi terhadap RER sebesar 51% dari dana tersebut.
4. Pada tahun 2024, Perseroan akan melakukan Aksi Korporasi melalui mekanisme Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang bertujuan melakukan akuisisi mayoritas kepemilikan
PT Rusco Logistik lnternasional, sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang Pengangkutan dan
Pergudangan.
5. Akuisisi tersebut akan dilakukan pada semester kedua tahun 2024 dan ditargetkan Aksi Korporasi
dapat selesai tahap "good fund” di bulan Desember 2024.
6. Akuisisi tersebut didasarkan pada Surat Kesepakatan Perihal Aksi Korporasi PT Leyand
International Tbk pada tanggal 7 Desember 2023 yang ditandatangani Direksi dan Komisaris
Perusahaan.
Dengan adanya rencana aksi strategis korporasi di atas, Perusahaan telah menyusun proyeksi
keuangan selama 10 (sepuluh) tahun ke depan dan meyakini bahwa Perusahaan dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
- 54 -
Names mentioned 113 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Lapindo International Tbk
p.9 ×2
unresolved
person
Oriana Roosdilan
· Notaris
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×6
unresolved
org
Layman Holding Pte Ltd
p.10
unresolved
org
PT Rusindo Eka Raya
p.10 ×18
unresolved
org
PT Asta Keramasan Energi
p.10 ×7
unresolved
person
Akta Notaris John Leonard Waworuntu
p.10
unresolved
person
Dino Irwin Tengkano
p.10 ×7
unresolved
org
PT Indoraya Tunggal Pratama
p.10 ×3
unresolved
org
PT Rusco Logistik Internasional
p.10 ×2
unresolved
org
Sumatera Energy Capital Pte. Ltd
p.10
unresolved
person
Akta Notaris Hannywati Gunawan
p.11
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.11 ×3
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.11 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18 ×3
unresolved
org
Bank OCBC Indonesia
p.24
unresolved
org
Bank BCA
p.24
unresolved
org
Bank Garansi
p.27 ×29
unresolved
org
PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
p.27 ×7
unresolved
org
PT Energizer Indonesia
p.28 ×2
unresolved
org
PT Fokus Ritel Indoprima
p.28
unresolved
org
PT Fokus Ritel Nusaprima
p.28 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari
p.28 ×2
unresolved
org
PT Lucky Mom Indonesia
p.28 ×2
unresolved
org
PT Gaya Poetra Bangkit
p.29 ×2
unresolved
org
PT Pelanduk Jaya Bersama
p.29 ×2
unresolved
org
PT Scorpicanus Gepi Jovindo
p.29
unresolved
org
PT Jaya Putra Panipahan
p.29 ×2
unresolved
org
PT Niceso Sukses Indonesia
p.29
unresolved
org
PT Warung Sejahtera Maju Makmur
p.29
unresolved
org
PT Senyum Pesona Timur
p.29
unresolved
org
PT Win Cemerlang Distribusindo
p.29
unresolved
org
PT Rusco Online Distribusi
p.30 ×7
unresolved
person
Ari Indriyani SP.
p.33
unresolved
org
PT Mistsui Leasing Capital
p.33
unresolved
person
Rustono Fulia. Syarat
p.33 ×4
unresolved
org
Entitas Induk
p.35
unresolved
org
PT Rusco Logistic Internasional
p.39
unresolved
org
Bank OCBC NISP Berdasarkan Perjanjian Kredit
p.41
unresolved
org
PT Berdayakan Usaha Indonesia
p.41
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.41 ×5
unresolved
org
PT Dipo Star Finance. Perusahaan
p.42 ×3
unresolved
org
PT Dipo Star Finance. Perusahan
p.42
unresolved
org
PT Assindo Perniagaan Internasional
p.43
unresolved
org
PT Sinbad Karya Perdagangan
p.43
unresolved
org
PT Asia Sakti Wahid
p.43
unresolved
org
PT Macrosentra Niagaboga
p.43
unresolved
org
PT Riodi Jaya
p.43
unresolved
org
PT Fokus Distribusi Nusantara
p.43
unresolved
org
PT Orion Multi Buana
p.43
unresolved
org
PT Pembangkit Jawa Bali Services
p.43
unresolved
org
PT Multina Inspindo
p.43
unresolved
org
PT Rans Nikmat Sejahtera
p.43
unresolved
org
PT Eden Pangan Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Pawprints Pangan Peliharaan
p.43
unresolved
org
PT Mega Lighterindo Internusa
p.43
unresolved
org
PT Miwon Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Tuang Bumi Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Pawprints Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Sinar Sosro
p.43
unresolved
org
PT Primafood International
p.43
unresolved
org
PT Golden Union Oil
p.43
unresolved
org
Harvest Achive Limited
p.44 ×5
unresolved
org
Selanjutnya Harvest Achive Limited
p.44 ×2
unresolved
org
Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd
p.44 ×5
unresolved
org
Selanjutnya Hong Kong Hanjiang Shipyard Service Co.,Ltd
p.44 ×2
unresolved
org
PT Parama Multidaya
p.44 ×14
unresolved
org
PT Blessindo Makmur Sentosa
p.44 ×2
unresolved
org
PT Rusindo Eka Raya. Perjanjian
p.45
unresolved
org
PT Permata Prima Elektronik
p.45 ×3
unresolved
org
PT Permata Prima Elektrindo
p.45 ×5
unresolved
org
PT Hanters Prima Jaya
p.45 ×8
unresolved
org
PT Bumi Tirta Indah
p.45 ×8
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital
p.46 ×4
unresolved
org
PT Win Express Indonesia
p.46 ×5
unresolved
org
Disetor Layman Holdings Pte Ltd
p.48 ×2
unresolved
org
Layman Holdings Pte Ltd
p.48 ×2
unresolved
org
Keraton Investments Ltd
p.48 ×3
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)
p.48 ×2
unresolved
—
Nany Indrawati Sutanto
p.48
unresolved
org
Kementerian Keuangan No. KET-
p.48 ×2
unresolved
org
PT Rusco Logistik International
p.49
unresolved
org
PT Natasha Citra
p.50
unresolved
org
PT Win Cemerlang Distribundo
p.50
unresolved
org
PT Lucky Mom
p.50
unresolved
org
PT Parama Multidaya Perjanjian
p.53 ×2
unresolved
org
PT Parama Multidaya. Perjanjian Fasilitas Pinjaman
p.53
unresolved
org
PT Intiputera Bumitirta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman
p.53
unresolved
org
PT Parama Multidaya Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang
p.54
unresolved
org
PT Permata Prima Elektrindo Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang
p.54
unresolved
org
PT Hanters Prima Jaya Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang
p.54
unresolved
org
PT Bumi Tirta Indah Berdasarkan Perjanjian Penyelesaian Utang
p.54
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.57 ×3
unresolved
org
PT Rusco Logistik
p.57
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.