Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1
Nomor Surat 160/ADMF/CS/VII/24
Nama Emiten Adira Dinamika Multi Finance Tbk
Kode Emiten ADMF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. Adira Dinamika Multi Finance Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2024
Informasi umum General information
Nama entitas Adira Dinamika Multi Finance Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama Explanation of change in
dari akhir periode laporan name from the end of the
sebelumnya preceding reporting period
Kode entitas ADMF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA437 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting
standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham National Corporation Controlling shareholder
pengendali information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan Utama / Main Type of board on which the
tempat entitas tercatat entity is listed
Apakah merupakan laporan Entitas tunggal / Single entity Whether the financial
keuangan satu entitas atau statements are of an
suatu kelompok entitas individual entity or a group of
entities
Periode penyampaian Kuartal II / Second Quarter Period of financial
laporan keuangan statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan Date Of Board Of Directors'
Direksi Statement Letter
Tanggal awal periode January 01, 2024 Current period start date
berjalan
Tanggal akhir periode June 30, 2024 Current period end date
berjalan
Tanggal akhir tahun December 31, 2023 Prior year end date
sebelumnya
Tanggal awal periode January 01, 2023 Prior period start date
sebelumnya
Tanggal akhir periode June 30, 2023 Prior period end date
sebelumnya
Tanggal akhir 2 tahun December 31, 2022 Prior 2 year end date
sebelumnya
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation
currency
Kurs konversi pada tanggal Conversion rate at reporting
pelaporan jika mata uang date if presentation currency
penyajian selain rupiah is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan Jutaan / In Million Level of rounding used in
dalam penyajian jumlah financial statements
dalam laporan keuangan
Jenis laporan atas laporan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial
keuangan statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam Matters disclosed in
Page 3
paragraf pendapat untuk emphasis-of-matter or
penekanan atas suatu other-matter paragraph, if
masalah atau paragraf any
penjelasan lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters
Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau Date of auditor's opinion or
hasil laporan review result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun Name of current year audit
berjalan signing partner
Lama tahun penugasan Number of years served as
partner yang audit signing partner
menandatangani
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun Name of prior year audit
sebelumnya signing partner
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Whether in compliance with
pemenuhan peraturan OJK OJK rules No.
Nomor: 75/POJK.04/2017 75/POJK.04/2017 concerning
tentang Tanggung Jawab responsibilities of board of
Direksi Atas Laporan directors on financial
Keuangan statements
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Compliance to the
pemenuhan independensi independency of Accountant
akuntan yang memberikan that provide services in
jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated
sesuai dengan POJK Nomor in OJK rules No.
13/POJK.03/2017 tentang 13/POJK.03/2017 concerning
Penggunaan Jasa Akuntan The Use of Public
Publik dalam Kegiatan Jasa Accountant and Auditing
Keuangan Firm in Financial Services
Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2024 31 December 2023
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas dan setara kas 327,712 128,375 Cash and cash equivalents
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other
banks
Giro pada bank lain 2,237,458 570,099 Current accounts with
pihak ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain 896,595 737,017 Current accounts with
pihak berelasi other banks related
parties
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak ketiga banks third parties
Penempatan pada 0 0 Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak banks related parties
berelasi
Aset keuangan yang Financial assets at fair value
diukur pada nilai wajar through profit or loss
melalui laba rugi
Piutang asuransi 23,550 15,018 Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan Bills and other receivables
lainnya
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah 5,902,903 5,519,781 Murabahah receivables
pihak ketiga third parties
Piutang murabahah 359 281 Murabahah receivables
pihak berelasi related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak Istishna receivables third
ketiga parties
Piutang istishna pihak Istishna receivables
berelasi related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables third
ketiga parties
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables related
berelasi parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan 21,202,470 20,675,293 Consumer financing
konsumen pihak receivables third parties
ketiga
Page 5
Piutang pembiayaan 6,874 5,336 Consumer financing
konsumen pihak receivables related
berelasi parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak 2,059,692 1,628,384 Lease investments third
ketiga parties
Investasi sewa pihak 0 0 Lease investments
berelasi related parties
Investasi sewa nilai 532,487 455,335 Lease investments
residu yang terjamin guaranteed residual
value
Investasi sewa ( 206,573 ) ( 184,084 ) Lease investments
pendapatan deferred financing
pembiayaan income
tangguhan
Investasi sewa ( 532,487 ) ( 455,335 ) Lease investments
simpanan jaminan guarantee deposits
Investasi sewa Lease investment in
pembiayaan finance leases
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang Loans third parties
diberikan pihak ketiga
Pinjaman yang Loans related parties
diberikan pihak
berelasi
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for loans
pinjaman yang
diberikan
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak Qardh funds third parties
ketiga
Pinjaman qardh pihak Qardh funds related
berelasi parties
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak related parties
berelasi
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah pihak related parties
berelasi
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak ketiga third parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan deferred factoring
anjak piutang income
tangguhan
Piutang dari pihak 44,916 67,152 Receivables from related
berelasi parties
Piutang lainnya 108,851 258,891 Other receivables
Page 6
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-distribution to
dimiliki untuk owners
didistribusikan kepada
pemilik
Biaya dibayar dimuka 179,540 143,064 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka 137,488 64,396 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
pajak
Aset keuangan nilai wajar 390,373 386,360 Financial assets fair value
melalui pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan biaya Financial assets amortized
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan lainnya Other financial assets
Tagihan derivatif 71,166 1,006 Derivative receivables
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan using equity method
metode ekuitas
Investasi pada ventura Investments in joint ventures
bersama dan entitas and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas 877,212 Investments in
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 257,395 354,965 Deferred tax assets
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset takberwujud selain 180,154 120,659 Intangible assets other than
goodwill goodwill
Goodwill Goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset sewa operasi Operating lease assets
Aset tetap 265,101 229,704 Property, plant, and
equipment
Aset hak guna 258,040 262,482 Right of use assets
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Aset lainnya 60,671 23,043 Other assets
Jumlah aset 35,281,947 31,007,222 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera Obligations due
immediately
Efek yang dijual Securities sold with
dengan janji untuk repurchase agreement
dibeli kembali
Liabilitas derivatif 63,842 0 Derivative payables
Utang asuransi 110,758 195,581 Insurance payables
Utang bunga 153,813 109,622 Interest payables
Utang penjaminan Guarantee payables
Utang usaha Accounts payable
Page 7
Uang muka dan 25,046 22,287 Advances and
angsuran installments
Utang dealer 283,053 451,577 Dealer payables
Utang dividen 0 0 Dividends payable
Pinjaman yang Borrowings
diterima
Pinjaman yang 7,776,241 6,931,541 Borrowings third
diterima pihak parties
ketiga
Pinjaman yang 5,975,404 2,381,431 Borrowings related
diterima pihak parties
berelasi
Utang pihak berelasi 29,614 29,193 Due to related parties
Utang pemegang Due to stockholders
saham
Liabilitas kontrak Insurance contract
asuransi liabilities
Kewajiban imbalan 600,650 561,160 Post-employment benefit
pasca kerja obligations
Provisi Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan 789,611 819,051 Deferred income
ditangguhkan
Wesel bayar Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 6,549,040 5,885,106 Bonds payable
Sukuk 0 0 Sukuk
Surat utang jangka 0 0 Medium term notes
menengah
Obligasi Subordinated bonds
subordinasi
Efek yang Others securities
diterbitkan lainnya issued
Liabilitas sewa 140,088 148,048 Finance lease liabilities
pembiayaan
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
lainnya
Beban akrual 563,216 1,239,265 Accrued expenses
Utang pajak 26,025 180,796 Taxes payable
Liabilitas pajak 0 0 Deferred tax liabilities
tangguhan
Liabilitas lainnya 83,751 81,378 Other liabilities
Sukuk mudharabah 1,213,000 859,000 Mudharabah sukuk
Utang bank Bank loans
Pinjaman subordinasi Subordinated loans
Jumlah liabilitas 24,383,152 19,895,036 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 100,000 100,000 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal 6,750 6,750 Additional paid-in
disetor capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka Advances in capital
setoran modal stock
Opsi saham Stock options
Page 8
Penjabaran 0 0 Translation
laporan keuangan adjustment
Cadangan Revaluation reserves
revaluasi
Cadangan selisih Reserve of exchange
kurs penjabaran differences on
translation
Cadangan Reserve for changes
perubahan nilai in fair value of fair
wajar aset value through other
keuangan nilai comprehensive
wajar melalui income financial
pendapatan assets
komprehensif
lainnya
Cadangan Reserve of gains
keuntungan (losses) from
(kerugian) investasi investments in equity
pada instrumen instruments
ekuitas
Cadangan Reserve of
pembayaran share-based
berbasis saham payments
Cadangan lindung ( 7,337 ) ( 748 ) Reserve of cash flow
nilai arus kas hedges
Cadangan 16,360 16,360 Reserve of
pengukuran remeasurements of
kembali program defined benefit plans
imbalan pasti
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas Changes of Equity in
Entitas Subsidiary/Associates
Anak/Asosiasi
Komponen ekuitas Other components of
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi (deficit)
kerugian)
Saldo laba Appropriated
yang telah retained earnings
ditentukan
penggunaanya
Cadangan 242,578 223,137 General and
umum dan legal reserves
wajib
Cadangan Specific
khusus reserves
Saldo laba 10,540,444 10,766,687 Unappropriated
yang belum retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Jumlah ekuitas 10,898,795 11,112,186 Total equity
yang diatribusikan attributable to equity
kepada pemilik owners of parent
entitas induk entity
Proforma ekuitas Proforma equity
Kepentingan Non-controlling interests
non-pengendali
Jumlah ekuitas 10,898,795 11,112,186 Total equity
Jumlah liabilitas dan 35,281,947 31,007,222 Total liabilities and equity
Page 9
ekuitas
Page 10
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2024 30 June 2023
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan 25,469 9,423 Interest and finance
keuangan income
Pendapatan dari Income from guarantee
penjaminan
Pendapatan dari 802,853 712,013 Income from murabahah
murabahah dan istishna and istishna
Pendapatan dari bagi Income from revenue
hasil sharing
Pendapatan dari ijarah Income from ijarah
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari 3,141,441 2,947,581 Income from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pendapatan dari sewa 114,417 64,922 Income from finance
pembiayaan lease
Pendapatan dari anjak Income from factoring
piutang
Pendapatan dari sewa Income from operating
operasi lease
Premi penjaminan Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari Income from
premi asuransi insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance
premiums
Premi retrosesi Retrocession
premiums
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
premi yang belum unearned premiums
merupakan
pendapatan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
pendapatan premi premium income
disesikan kepada ceded to reinsurancer
reasuradur
Pendapatan komisi Insurance commission
asuransi income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Keuntungan (kerugian) Realised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang telah assets
direalisasi
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang belum assets
direalisasi
Pendapatan administrasi 464,338 307,010 Administration income
Page 11
Pendapatan dari provisi 56,419 42,964 Income from provisions
dan komisi and commissions
Pendapatan dividen 0 0 Dividends income
Keuntungan (kerugian) Realised gains (losses)
yang telah direalisasi atas from derivative
instrumen derivatif instruments
Penerimaan kembali aset 106,833 128,761 Income from recovery of
yang telah written off assets
dihapusbukukan
Keuntungan (kerugian) 165 (3) Gains (losses) on
selisih kurs mata uang changes in foreign
asing exchange rates
Keuntungan (kerugian) 155 ( 175 ) Gains (losses) on
pelepasan aset tetap disposal of property and
equipment
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan agunan yang disposal of foreclosed
diambil alih assets
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan aset ijarah disposal of ijarah assets
Pemulihan penyisihan Recovery of impairment
kerugian penurunan nilai losses
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang associates accounted for
dicatat dengan using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas ventura bersama joint ventures accounted
yang dicatat for using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Pendapatan lainnya 292,250 309,055 Other income
Keuntungan lainnya Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan ( 610,100 ) ( 441,564 ) Interest and finance costs
keuangan
Beban bagi hasil ( 38,546 ) ( 14,382 ) Revenue sharing
expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
estimasi liabilitas estimated claims
klaim liability
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas manfaat polis liability for future
masa depan policy benefit
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
provisi yang timbul provision for losses
dari tes kecukupan arising from liability
liabilitas adequacy test
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas asuransi yang insurance liabilities
disesikan kepada ceded to reinsurers
reasuradur
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang liabilities to
polis pada kontrak policyholder in
unit-linked unit-linked contracts
Page 12
Beban komisi asuransi Insurance commission
expenses
Beban underwriting Other underwriting
lainnya expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari Acquisition costs of
kontrak asuransi insurance contracts
Pembentukan penyisihan ( 1,224,905 ) ( 790,933 ) Provision for impairment
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan (0) (0) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan ( 1,156,763 ) ( 1,239,531 ) Salary and employee
karyawan benefit (expenses)
Beban umum dan ( 705,578 ) ( 648,800 ) General and
administrasi administrative expenses
Beban penyusutan ( 24,200 ) ( 24,642 ) Depreciation of
properti investasi, aset investment property,
sewa, aset tetap, aset lease assets, property
yang diambil alih dan aset and equipment,
ijarah foreclosed assets and
ijarah assets
Beban lainnya ( 280,413 ) ( 313,896 ) Other expenses
Kerugian lainnya Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum 963,835 1,047,803 Total profit (loss) before tax
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 198,637 ) ( 229,346 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari 765,198 818,457 Total profit (loss) from
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from
dihentikan discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 765,198 818,457 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
(kerugian) hasil of property and
revaluasi aset tetap, equipment, after tax
setelah pajak
Pendapatan 0 0 Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan Other comprehensive
Page 13
komprehensif lainnya income that may be
yang akan direklasifikasi reclassified to profit or
ke laba rugi, setelah loss, after tax
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs exchange differences
penjabaran, setelah on translation, after
pajak tax
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi selisih adjustments on
kurs penjabaran, exchange differences
setelah pajak on translation, after
tax
Keuntungan Unrealised gains
(kerugian) yang belum (losses) on changes in
direalisasi atas fair value through
perubahan nilai wajar other comprehensive
aset keuangan melalui income financial
penghasilan assets, after tax
komprehensif lain,
setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas aset adjustments on fair
keuangan nilai wajar value through other
melalui pendapatan comprehensive
komprehensif lainnya, income financial
setelah pajak assets, after tax
Keuntungan ( 6,589 ) 3,250 Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai cash flow hedges,
arus kas, setelah after tax
pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on cash
lindung nilai arus kas, flow hedges, after tax
setelah pajak
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-financial asset
non-keuangan yang (liability) whose
perolehan atau acquisition or
keterjadiannya incurrence was
merupakan suatu hedged on highly
prakiraan transaksi probable forecast
yang kemungkinan transaction, adjusted
besar terjadi yang from equity, after tax
dilindung nilai, setelah
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai hedges of net
investasi bersih investments in foreign
kegiatan usaha luar operations, after tax
negeri, setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on
lindung nilai investasi hedges of net
bersih kegiatan usaha investments in foreign
luar negeri, setelah operations, after tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas asosiasi income of associates
yang dicatat dengan accounted for using
menggunakan metode equity method, after
ekuitas, setelah pajak tax
Page 14
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas ventura income of joint
bersama yang dicatat ventures accounted
dengan menggunakan for using equity
metode ekuitas, method, after tax
setelah pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan ( 6,589 ) 3,250 Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan ( 6,589 ) 3,250 Total other
komprehensif lainnya, comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi 758,609 821,707 Total comprehensive income
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat 765,198 818,457 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif 758,609 821,707 Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to parent
ke entitas induk entity
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent
entity
Laba (rugi) per saham 765 818 Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Page 15
Page 16
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Reserve of cash Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments flow hedges reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Saldo laba yang telah ditentukan Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya penggunaannya-cadangan khusus ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 748 ) 16,360 0 0 0 0 0 223,137 0 10,766,687 11,112,186 11,112,186 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 100,000 0 6,750 ( 748 ) 16,360 223,137 10,766,687 11,112,186 11,112,186 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 765,198 765,198 765,198 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 6,589 ) 0 ( 6,589 ) ( 6,589 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 19,441 ( 19,441 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 972,000 ) ( 972,000 ) ( 972,000 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 7,337 ) 16,360 0 0 0 0 0 242,578 0 10,540,444 10,898,795 0 10,898,795 Equity position, end of the period
Page 17
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Reserve of cash Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments flow hedges reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Saldo laba yang telah ditentukan Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya penggunaannya-cadangan khusus ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 3,383 ) 80,242 0 0 0 0 0 207,082 0 9,641,695 10,032,386 10,032,386 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 3,383 ) 80,242 0 0 0 0 0 207,082 0 9,641,695 10,032,386 0 0 10,032,386 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 818,457 818,457 818,457 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 3,250 0 3,250 3,250 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 16,055 ( 16,055 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 803,000 ) ( 803,000 ) ( 803,000 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham 0 0 Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan 0 0 Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak 0 0 Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 133 ) 80,242 0 0 0 0 0 223,137 0 9,641,097 10,051,093 0 10,051,093 Equity position, end of the period
Page 18
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2024 30 June 2023
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas Cash flows from operating
operasi activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa 645,575 343,694 Receipts from finance
pembiayaan leases
Penerimaan dari 21,946,056 18,900,003 Receipts from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Penerimaan dari anjak Receipts from
piutang factoring
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk ( 977,239 ) ( 456,186 ) Payments for finance
sewa pembiayaan leases
Pembayaran untuk ( 20,436,808 ) ( 21,158,475 ) Payments for
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pembayaran untuk Payments for factoring
anjak piutang
Pembayaran beban ( 805,778 ) ( 647,147 ) Payments for general
umum dan and administrative
administrasi expense
Kas diperoleh dari 371,806 ( 3,018,111 ) Cash generated from
(digunakan untuk) operasi (used in) operations
Penerimaan dari 9,586,543 9,470,794 Received from loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Pembayaran untuk ( 8,977,424 ) ( 7,560,810 ) Payments for loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Penerimaan bunga dari 20,440 7,503 Interests received from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari ( 621,150 ) ( 437,222 ) Interests paid from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak ( 306,724 ) ( 385,792 ) Payments for corporate
penghasilan badan income tax
Penerimaan ( 227,684 ) ( 176,749 ) Income taxes refunded
pengembalian (paid) from operating
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian Repayment (placement)
(penempatan) uang of refundable deposits
jaminan
Penerimaan bunga Receipts of interest from
pinjaman diberikan loan receivable
Penerimaan ( 1,251,032 ) ( 1,166,223 ) Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from operating
dari aktivitas operasi activities
Arus kas sebelum ( 1,405,225 ) ( 3,266,610 ) Net cash flows received
Page 19
perubahan dalam aset from (used in) operating
dan liabilitas yang activities before changes
diperoleh dari (digunakan in assets and liabilities
untuk) aktivitas operasi
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) from
aset operasi operation assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
efek-efek from securities
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
kredit from credit
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset lainnya from other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
liabilitas liabilities
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
simpanan dan from deposits and
simpanan dari bank deposits from other
lain banks
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas lainnya from other liabilities
Jumlah arus kas bersih ( 1,405,225 ) ( 3,266,610 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) operating activities
aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan properti investment properties
investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan properti of investment properties
investasi
Penerimaan dari 193 268 Proceeds from disposal of
penjualan aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk ( 68,977 ) ( 66,257 ) Payments for acquisition
perolehan aset tetap of property and
equipment
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset agunan foreclosed assets
yang diambil alih
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset other non-financial assets
non-keuangan lainnya
Pembayaran untuk ( 68,177 ) ( 5,860 ) Payments for acquisition
perolehan aset of other non-financial
non-keuangan lainnya assets
Pencairan (penempatan) ( 4,208 ) Withdrawal (placement)
aset keuangan nilai wajar of financial assets fair
melalui pendapatan value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Penempatan aset Placement of financial
keuangan biaya assets amotized cost
perolehan diamortisasi investments
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial
biaya perolehan assets amortized cost
diamortisasi investments
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan entitas anak of subsidiaries
Penerimaan dari Proceeds from sales of
Page 20
pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries
entitas anak tanpa without loss of control
hilangnya pengendalian from investing activities
dari kegiatan investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan tambahan of additional interests in
kepemilikan pada entitas subsidiaries
anak
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in joint ventures
pada entitas ventura
bersama
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in joint
pada entitas ventura ventures
bersama
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in associates
pada entitas asosiasi
Pembayaran untuk ( 877,085 ) Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in associates
pada entitas asosiasi
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan aset tidak non-current assets or
lancar atau kelompok disposal groups classified
lepasan yang as held-for-sale and
diklasifikasikan sebagai discontinued operations
dimiliki untuk dijual dan
operasi yang dihentikan
Penerimaan dividen dari Dividends received from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
aktivitas investasi investing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from investing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
investasi
Penerimaan 0 1,441 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from investing
dari aktivitas investasi activities
Jumlah arus kas bersih ( 1,018,254 ) ( 70,408 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) investing activities
aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes
payable
Pembayaran wesel bayar Payments of notes
payable
Penerimaan pinjaman 13,173,380 15,800,000 Proceeds from bank
bank loans
Pembayaran pinjaman ( 8,755,701 ) ( 10,385,011 ) Payments of bank loans
bank
Penerimaan pinjaman Proceeds from non-bank
dari lembaga keuangan financial institution loan
non-bank
Pembayaran pinjaman Payments of non-bank
Page 21
kepada lembaga financial institution loan keuangan non-bank Penerimaan pinjaman Proceeds from subordinasi subordinated loans Pembayaran pinjaman Payments of subordinasi subordinated loans Penerimaan liabilitas Proceeds from finance sewa pembiayaan lease liabilities Pembayaran liabilitas ( 7,933 ) ( 10,319 ) Payments of finance sewa pembiayaan lease liabilities Penerimaan dari surat Proceeds from medium utang jangka menengah term notes Pembayaran dari surat Payments of medium utang jangka menengah term notes Penerbitan sukuk 400,000 0 Issuance of mudharabah mudharabah sukuk Pembayaran sukuk ( 46,000 ) ( 182,000 ) Payments of mudharabah mudharabah sukuk Penerimaan surat 1,600,000 0 Proceeds from debt berharga utang securities Pembayaran surat ( 935,750 ) ( 782,000 ) Payments of debt berharga utang securities Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds diterbitkan issued Pembayaran obligasi Payments of subordinasi subordinated bonds Pembayaran biaya emisi ( 4,870 ) Payments of bonds penerbitan obligasi issuance costs Penerimaan pinjaman Proceeds from other lainnya borrowings Pembayaran pinjaman Payments of other lainnya borrowings Pembayaran biaya ( 1,373 ) Payments of debt penerbitan surat berharga securities issuance costs utang Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham biasa of common stocks Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham of preferred stocks preferen Penerimaan dari Proceeds from issuing penerbitan instrumen other equity instruments ekuitas lainnya Pembayaran biaya emisi Payments of stock saham issuance costs Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries entitas anak tanpa without loss of control hilangnya pengendalian from financing activities dari kegiatan pendanaan Penerimaan dari Proceed from increase of penambahan kepemilikan non-controlling interest dari non-pengendali Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepentingan of non-controlling pihak non-pengendali interests in subsidiaries pada entitas anak Penerimaan bunga dari Interests received from aktivitas pendanaan financing activities Pembayaran bunga dari Interests paid from
Page 22
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from financing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
pendanaan
Pembayaran dividen dari ( 972,000 ) ( 803,000 ) Dividends paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan 0 0 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from financing
dari aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih 4,449,753 3,637,670 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) financing activities
aktivitas pendanaan
Jumlah kenaikan 2,026,274 300,652 Total net increase (decrease)
(penurunan) bersih kas dan in cash and cash equivalents
setara kas
Kas dan setara kas arus kas, 1,435,491 1,286,362 Cash and cash equivalents
awal periode cash flows, beginning of the
period
Efek perubahan nilai kurs Effect of exchange rate
pada kas dan setara kas changes on cash and cash
equivalents
Kas dan setara kas dari Cash and cash equivalent of
entitas anak yang deconsolidated subsidiaries
didekonsolidasikan
Kenaikan (penurunan) kas Other increase (decrease) in
dan setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, 3,461,765 1,587,014 Cash and cash equivalents
akhir periode cash flows, end of the period
Page 23
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2024
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, disusun atas dasar akrual dan biaya historis, kecuali Basis of preparation of consolidated
dinyatakan khusus. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan financial statements
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam
laporan keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali
dinyatakan lain. Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: - penerapan kebijakan
akuntansi; - jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan liabilitas
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan; - jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama
periode pelaporan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas
kejadian dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi
akuntansi diakui pada periode dimana estimasi tersebut direvisi dan periode-periode yang akan datang
yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut. Mata uang penyajian yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan ini adalah mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional.
The financial statements, except the statement of cash flows, were prepared on the accrual basis and
the historical cost basis, unless otherwise specified. The statement of cash flows are prepared based
on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating, investing and financing
activities. Figures in the financial statements are rounded to and expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated. The preparation of the financial statements in conformity with Indonesian
Financial Accounting Standards requires the use of judgments, estimates and assumptions that affect:
- the application of accounting policies; - the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of
contingent assets and liabilities at the date of the financial statements; - the reported amounts of
income and expenses during the reporting period. Although these estimates are based on
management best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those
estimates. Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to
accounting estimates are recognised in the period in which the estimate is revised and in any future
periods affected. The presentation currency used in the financial statements is Rupiah, which is the
functional currency.
Prinsip-prinsip konsolidasi Principles of consolidation
Kas dan setara kas dan setara kas terdiri dari kas, kas dalam perjalanan, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh Cash and cash equivalents
tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal penempatan, sepanjang deposito berjangka
tersebut tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima, serta tidak dibatasi
penggunaannya. Cash and cash equivalents consist of cash on hand, cash in transit, cash in banks
Page 24
and time deposits with a maturity period of 3 months or less since the date of placement, as long as
these time deposits are not pledged as collaterals for borrowings nor restricted.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Lihat kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan dan Piutang Pembiayaan Konsumen. Refer to Trade and other receivables
accounting policies Financial Instruments and Consumer Financing Receivables.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap Fixed assets
diukur dengan model biaya, dicatat pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup harga pembelian dan semua beban yang
terkait secara langsung untuk membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan untuk
memungkinkan aset tersebut beroperasi sebagaimana ditentukan oleh manajemen. Tanah dinyatakan
sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan harga perolehan hingga mencapai nilai sisa
sepanjang estimasi masa manfaatnya. Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
laporan laba rugi pada periode dimana beban-beban tersebut terjadi. Pengeluaran yang
memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan tambahan manfaat ekonomis dikapitalisasi
dan disusutkan. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
tidak terdapat lagi manfaat ekonomi masa depan yang diekspektasikan dari penggunaan atau
pelepasannya. Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya (tidak digunakan lagi atau dijual), maka
nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan keuntungan
atau kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi periode berjalan. Akumulasi beban konstruksi
aset tetap dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Beban tersebut direklasifikasi ke aset tetap
pada saat proses konstruksi selesai dan siap digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal
yang sama. Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai yang dapat dipulihkan, nilai tercatat
aset tersebut diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat dipulihkan kembali, yang ditentukan sebagai
nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai. Pada setiap akhir tahun, nilai residu, umur manfaat
dan metode penyusutan dikaji ulang dan disesuaikan secara prospektif jika diperlukan. Fixed assets
are initially recognised at acquisition cost. After initial measurement, fixed assets are measured using
the cost model, carried at cost less any accumulated depreciation and accumulated impairment losses.
Acquisition cost includes purchase price and any costs directly attributable to bring the assets to the
location and condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by
management. Land is stated at cost and not depreciated. Depreciation of fixed assets other than land
are calculated on the straight-line method to allocate their cost to their residual values over their
estimated useful lives. Repairs and maintenance are charged to the statement of profit or loss during
the period in which they are incurred. Expenditures that extend the future life of assets or provide
further economic benefits are capitalised and depreciated. The carrying amount of fixed assets is
derecognised upon disposal or when there is no longer a future economic benefit expected from their
use or disposal. When fixed assets are derecognised (retired or disposed of), their carrying values and
the related accumulated depreciation are removed from the statement of financial position, and the
resulting gains or losses are recognised in the current period statement of profit or loss. The
accumulated costs of the construction of fixed assets are capitalised as construction in progress. These
costs are reclassified to fixed assets when the construction is completed and ready for their intended
use. Depreciation is charged from such date. When the carrying amount of fixed assets is greater than
its estimated recoverable amount, it is written down to its recoverable amount which is determined at
Page 25
the higher of net selling price or value in use. At the end of each year, residual values, useful lives and
method of depreciation are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perseroan menelaah apakah terdapat indikasi bahwa aset Impairment of non-financial assets
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Perseroan akan
mengestimasi jumlah terpulihkan aset dan membandingkannya dengan nilai tercatatnya. Aset
dianggap mengalami penurunan nilai apabila nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Nilai yang
dapat diperoleh kembali dari suatu aset adalah sebesar jumlah yang lebih tinggi antara nilai pakainya
dan nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual. Dalam mengukur nilai pakai, estimasi arus kas
masa depan didiskontokan ke nilai sekarang dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar saat ini terhadap nilai kas kini dan risiko spesifik terhadap aset
tersebut. At the end of each reporting period, the Company review whether there is any impairment
indicator exist. If any such indicator exists, the Company will estimate the assets recoverable amount
and compare to its carrying value. Assets are considered as impaired when the carrying value of asset
exceed the recoverable amount. The recoverable amount of an asset or cash generating unit is the
greater of its value in use or its fair value less costs to sell. In assessing value in use, the estimated
future cash flows arediscounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current
market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset.
Beban tangguhan Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan. Refer to accounting policy Financial Instruments. Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan pembiayaan konsumen, marjin murabahah, pendapatan sewa pembiayaan Revenue and expense recognition
(konvensional), pendapatan bunga dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga
efektif. Pendapatan sewa pembiayaan (syariah) yang berasal dari aset ijarah muntahiyah bittamlik
diakui selama masa akad menggunakan metode garis lurus. Perseroan mendapatkan komisi dari
asuransi kendaraan bermotor yang dibayar oleh konsumen. Perlakuan akuntansi untuk pendapatan
komisi asuransi tersebut sama seperti perlakuan akuntansi untuk biaya transaksi yang teratribusi
langsung. Pengakuan beban provisi yang dibayar dimuka sehubungan dengan pinjaman yang diterima
dan beban emisi efek utang yang diterbitkan ditangguhkan dan diamortisasi selama jangka waktu
pinjaman yang diterima dan efek utang yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari beban bunga dan keuangan. Pendapatan marjin
pembiayaan murabahah diakui berdasarkan metode anuitas selama jangka waktu kontrak. Pendapatan
administrasi adalah pendapatan atas jasa pembiayaan konsumen, pembiayaan murabahah atau sewa
pembiayaan yang ditagihkan kepada debitur pada saat fasilitas pembiayaan disetujui dan/atau pada
saat jatuh tempo angsuran. Pendapatan administrasi diakui selama jangka waktu pembiayaan.
Pendapatan denda keterlambatan dikenakan kepada konsumen yang menunggak diakui pada saat
realisasi. Pendapatan pinalti dikenakan kepada konsumen yang menyelesaikan kontrak sebelum masa
pembiayaan berakhir diakui pada saat realisasi. Consumer financing income, murabahah margin,
Page 26
finance leases income (conventional), interest income and interest expense are recognised using the
effective interest method. Finance leases income (sharia) from ijarah muntahiyah bittamlik assets is
recognised over the term of contract using straight line method. The Company earns commissions from
the insurance of motor vehicles which is paid by the consumer. The accounting treatment for the
insurance commission income is the same as accounting treatment for transaction costs which are
directly attributable. Upfront fees related to the borrowings and issuance costs of debt securities are
deferred and amortised over the terms of the related borrowings and debt securities issued using the
effective interest method and are recorded as part of interest expenses and financing charges. Margin
income from murabahah financing is recognised using the annuity method over the term of the
respective contracts. Administration income is income from consumer financing, murabahah financing
or finance lease services that are charged to consumers when financing facilities are approved and/or
installment due date. Administration income are recognised over the term of financing. Late charges
income charged to overdue consumers is recognised when realised. Penalty income charged to
consumers who terminated their contracts before financing period ends is recognised when realised.
Penjabaran mata uang asing Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs Foreign currency translation
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan
posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang
asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba
rugi periode berjalan. Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kurs nilai tukar yang
digunakan adalah kurs tengah Reuters masing-masing sebesar Rp16.375 dan Rp15.397 (nilai penuh)
untuk 1 Dolar Amerika Serikat (USD) dan sebesar Rp102 dan Rp109 (nilai penuh) untuk 1 Yen Jepang
(JPY). Transactions denominated in foreign currencies are translated into Rupiah at the exchange rates
prevailing at the date of the transaction. At the reporting date, monetary assets and liabilities
denominated in foreign currencies are translated into Rupiah using the exchange rates prevailing at the
statement of financial position date. Exchange gains and losses arising from transactions in foreign
currencies and from the translation of foreign currency monetary assets and liabilities are recognised in
the current period statement of profit or loss. As of 30 June 2024 and 31 December 2023, the
exchange rates used are Reuters middle rate of Rp16,375 and Rp15,397 (full amount) for 1 United
States Dollar (USD) and Rp102 and Rp109 (full amount) for 1 Japanese Yen (JPY), respectively.
Transaksi dengan pihak berelasi Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224 Pihak-Pihak Berelasi Transactions with related parties
yang dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah orang atau entitas yang berelasi dengan entitas
pelapor sebagai berikut: a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor
jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama terhadap entitas pelapor; ii.
memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor; atau iii. personal manajemen kunci entitas
pelapor atau entitas induk pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi
hal-hal sebagai berikut: i. entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); ii. suatu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama bagi entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya); iii. kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. suatu
entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga; v. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari
suatu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor; vi. entitas yang dikendalikan
atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam butir (a); vii. orang yang diidentifikasi,
dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas atau anggota manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas); viii. Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan
Page 27
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor
atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi,
yang dilakukan berdasarkan persyaratan usaha pada umumnya dan telah disetujui oleh kedua belah
pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan
pihak-pihak yang tidak berelasi, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. The Company has
transactions with related parties. The definition of related parties used is in accordance with the SFAS
224 Party Disclosures the meaning of related party is a person or entity that is related to a reporting
entity as follow: a. A person or a close member of that person family is related to a reporting entity if
that person: i. has control or joint control over the reporting entity; ii. has significant influence over the
reporting entity; or iii. is member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent
of the reporting entity. b. An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions
applies: i. the entity and the reporting entity are members of the same group (which means that each
parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others); ii. one entity is an associate or joint
venture of the other entity (or an associate or joint venture of member of a company of which the other
entity is a member); iii. both entities are joint ventures of the same third party; iv. one entity is a joint
venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity; v. the entity is a
post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity
related to the reporting entity; vi. the entity controlled or jointly controlled by a person identified in (a);
vii. a person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key
management personnel of the entity (or of a parent of the entity); viii. An entity, or any member of a
group of which it is a part, that provides key management personnel services to the reporting entity or it
is parent. The nature of transactions and balances of accounts with related parties which are
conducted based on commercial terms and agreed by both parties, whereby such terms may not be
the same as those of the transactions between nonrelated parties, are disclosed in the notes to the
financial statements.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan Income taxes
laba rugi kecuali untuk bagian yang langsung diakui di komponen ekuitas lainnya, dimana beban pajak
yang terkait dengan bagian tersebut diakui di penghasilan komprehensif lain. Beban pajak kini adalah
hutang pajak yang ditentukan berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada tanggal
pelaporan. Perseroan menerapkan metode aset dan liabilitas dalam menghitung beban pajaknya.
Dengan metode ini, aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui setiap tanggal pelaporan sebesar
perbedaan temporer aset dan liabilitas untuk tujuan akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga
mengharuskan pengakuan manfaat pajak di masa akan datang, seperti kompensasi rugi fiskal, jika
kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa mendatang cukup besar (probable). Tarif pajak yang
berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada tahun realisasi aset dan liabilitas pajak
tangguhan, digunakan dalam menentukan pajak penghasilan tangguhan. Aset pajak tangguhan diakui
apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal pada masa datang akan memadai untuk
mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut. Manajemen
secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu,
manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas
pajak. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perseroan memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan
secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Income
tax expense comprises of current and deferred tax. Income tax expense is recognised in the statement
Page 28
of profit or loss except to the extent it relates to items recognised directly in other equity components, in
which case it is recognised in other comprehensive income. Current tax expense is the expected tax
payable on the taxable income for the current year which is calculated using tax rates enacted or
substantively enacted at reporting date. The Company adopts the asset and liability method in
determining its income tax expense. Under this method, deferred tax assets and liabilities are
recognised at each reporting date for temporary differences between the accounting and tax bases of
assets and liabilities. This method also requires the recognition of future tax benefits, such as tax loss
carry forwards, to the extent that realisation of such benefits is probable. Currently enacted or
substantially enacted tax rates at the year of deferred tax assets or liabilities realised, are used in the
determination of deferred income tax. Deferred tax assets are recognised only if it is probable that
future taxable profit will be available to compensate the temporary differences which resulted in such
deferred tax assets. Management periodically evaluates positions taken in annual tax return with
respect to situations in which applicable tax regulation is subject to interpretation. Management
establishes provisions where appropriate on the basis of amounts expected to be paid to the tax
authorities. Current tax assets and current tax liabilities shall be offset and the net amount is presented
in the statement of financial position when and only when, the Company has a legal enforceable right
to set off the amounts and intends either to settle on a net basis or to realise the asset and settle the
liability simultaneously.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan Employee benefits
berdasarkan metode akrual. Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca-kerja Imbalan kerja
jangka panjang dan imbalan pasca-kerja, seperti pensiun, uang pesangon, uang penghargaan dan
imbalan lainnya, dihitung berdasarkan Perseroan. Perseroan menerapkan PSAK 219 Kerja. Kewajiban
imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan posisi keuangan dihitung berdasarkan nilai kini dari
estimasi kewajiban imbalan pasca-kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh
karyawan pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai wajar aset neto dana pensiun.
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan metode Projected Unit Credit. Ketika imbalan
pasca-kerja berubah, porsi kenaikan atau penurunan imbalan sehubungan dengan jasa yang telah
diberikan oleh karyawan pada masa lalu dibebankan atau dikreditkan ke dalam laporan laba rugi.
Imbalan pasca-kerja yang telah menjadi hak karyawan diakui segera sebagai beban dalam laporan
laba rugi. Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam
asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan atau beban komprehensif
lainnya pada tahun dimana keuntungan/(kerugian) aktuarial terjadi. Perseroan telah memiliki program
pensiun imbalan pasti yang mana Perseroan membayar iuran ke dana pensiun lembaga keuangan
yang dihitung berdasarkan persentase tertentu dari penghasilan tetap yang diterima karyawan yang
sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan Perseroan. Imbalan kerja jangka panjang lainnya Perseroan
memberikan imbalan kerja jangka panjang lainnya berupa tunjangan cuti besar yang ditentukan sesuai
dengan Peraturan Perseroan. Tunjangan cuti besar diperkirakan tidak akan diselesaikan seluruhnya
dalam waktu 12 bulan setelah tanggal laporan posisi keuangan dimana karyawan memberikan jasa
terkait. Kewajiban ini diukur sebagai nilai kini dari perkiraan pembayaran di masa depan yang akan
dibuat sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh karyawan hingga akhir periode pelaporan dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit dan dihitung minimum satu tahun sekali oleh aktuaris
independen. Pesangon pemutusan kontrak kerja Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika
karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia pensiun normal. Perseroan mengakui pesangon
ketika Perseroan menunjukkan komitmennya untuk memutuskan kontrak kerja dengan karyawan
berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil kemungkinannya untuk dibatalkan. Pesangon
yang akan dibayarkan dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal laporan posisi keuangan
didiskontokan untuk mencerminkan nilai kini. Short-term employees benefits Short-term employees
Page 29
benefits are recognised when they are owed to the employees based on an accrual method. Long-term
and post-employment benefits Long-term and post-employment benefits, such as pension, severance
pay, service pay and other benefits, are calculated in accordance with Regulation. The Company
applies SFAS 219 Benefits. The obligation for post-employment benefits recognised in the statement of
financial position is calculated at present value of estimated future benefits that the employees have
earned in return for their services in the current and prior years, deducted by any plan assets. The
calculation is performed by an independent actuary using the Projected Unit Credit method. When the
post-employment benefits change, the portion of the increased or decreased benefits relating to past
services by employees is charged or credited to the statement of profit or loss. To the extent that the
benefits vest immediately, the expense is recognised immediately in the statement of profit or loss.
Actuarial gains or losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions
are directly fully recognised to other comprehensive income or expense in the year when such actuarial
gains/(losses) occur. The Company also has a defined benefit pension program where the Company
pays contributions to a financial institution pension plan which is calculated at a certain percentage of
fixed income of employees who meet the Company criteria. Other long-term employment benefits The
Company provides other long-term employment benefits in the form of long service leave award which
is determined in compliance with the Company Regulation. The long service leave award are not
expected to be settled wholly within 12 months after the statement of financial position date in which
the employees render the related service. These obligations are measured as the present value of
future payments to be made in respect of services provided by employees up to the end of the
reporting period using Projected Unit Credit method and are calculated minimum once a year by an
independent actuary. Termination benefits Termination benefits are payable when the employment of
an employee is terminated before the normal retirement age. The Company recognises termination
benefits when it demonstrates its commitment to terminate the employment of employees according to
a detailed formal plan and the possibility to withdraw the plan is remote. Benefits falling due more than
12 months after the statement of financial position date are discounted to reflect its present value.
Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba periode berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang Earnings per share
jumlah lembar saham yang beredar selama periode berjalan. Laba per saham dilusian adalah sama
dengan laba per saham dasar dikarenakan Perseroan tidak memiliki saham dilusian atau instrumen.
Earnings per share are computed by dividing current period net income by the weighted average
number of outstanding shares during the current period. Diluted earnings per share are the same with
basic earnings per share as the Company does not have dilutive shares or instrument.
Dividen Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana Segment reporting
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji ulang secara
regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan. Pengambil keputusan operasional Perseroan adalah Dewan Direksi. Hasil segmen
yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk bagian yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar.
Page 30
Perseroan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan berdasarkan
jenis produk dan wilayah geografis. Perseroan menentukan dan menyajikan segmen operasi
berdasarkan informasi yang secara internal diberikan kepada pengambil keputusan operasional. An
operating segment is a component of the entity that engages in business activities from which it may
earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses that relate to transactions with
any of the entity components, whose operating results are reviewed regularly by the chief operating
decision maker to make decisions about resources allocated to the segment and assess its
performance, and for which discrete financial information is available. The Company chief operating
decision maker are Board of Directors. Segment results that are reported to the chief operating
decision maker include items directly attributable to a segment as well as those that can be allocated
on a reasonable basis. The Company manages its business activities and identifies its segments
reported based on product categories and geographic area. The Company determines and presents
operating segments based on the information that is internally provided to the chief operating decision
maker.
Instrumen keuangan derivatif Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki Perseroan digunakan untuk tujuan manajemen risiko. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif ini digunakan untuk lindung nilai eksposur risiko suku bunga dan risiko mata uang
Perseroan. Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen risiko diukur pada nilai wajar dalam laporan
posisi keuangan. Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai, beberapa kriteria tertentu harus
dipenuhi, termasuk adanya dokumentasi formal pada awal lindung nilai dan dokumentasi apakah
instrumen lindung nilai tersebut efektif dalam saling hapus antara perubahan nilai wajar atau arus kas
dari item lindung nilaian. Pada penetapan awal lindung nilai, Perseroan mendokumentasikan secara
formal hubungan antara instrumen lindung nilai dan unsur yang dilindung nilai, termasuk tujuan
manajemen risiko dan strategi dalam melaksanakan transaksi lindung nilai, bersamaan dengan metode
yang akan digunakan untuk menilai efektivitas hubungan lindung nilai. Perseroan menilai, pada awal
hubungan lindung nilai dan juga secara berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai diharapkan
akan efektif dalam rangka saling hapus atas perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas dari unsur
yang dilindung nilai sepanjang periode dimana lindung nilai tersebut ditetapkan. Bagian efektif dari
perubahan nilai wajar derivatif diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian
yang terkait dengan bagian yang tidak efektif diakui dalam laba rugi. Perseroan menetapkan derivatif
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas di mana instrumen tersebut melindungi variabilitas arus
kas yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan liabilitas yang dapat
mempengaruhi laba atau rugi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas ditangguhkan pada pos (kerugian)/keuntungan kumulatif
atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang
tidak efektif diakui secara langsung pada laporan laba rugi. Jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas
direklasifikasi ke dalam laporan laba rugi dalam periode yang sama dimana arus kas yang dilindung
nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan pada pos yang sama dalam laporan laba rugi. Ketika instrumen
lindung nilai kadaluarsa atau dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria
akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui
pada pos (kerugian)/keuntungan kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan
direklasifikasi ke laporan laba rugi ketika unsur yang dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi.
Ketika suatu prakiraan transaksi lindung nilai tidak lagi diharapkan akan terjadi, jumlah yang
ditangguhkan dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi. All derivative instruments held by
the Company are for risk management purposes. These derivative instruments are used to hedge the
Company exposures to interest rate risk and currency risk. Derivative instruments held for risk
management are measured at fair value in the statement of financial position. To qualify for hedge
accounting, certain criteria are to be met, including formal documentation to be in place at the inception
Page 31
of the hedge also documentation whether the hedging instrument is effective in offsetting changes in
fair values or cash flows of the hedged item attributable to the hedged risk. On initial designation of the
hedge, the Company formally documents the relationship between the hedging instruments and
hedged items, including the risk management objective and strategy in undertaking the hedge
transaction, together with the method that will be used to assess the effectiveness of the hedging
relationship. The Company makes an assessment, both at the inception of the hedge relationship as
well as on an ongoing basis, whether the hedging instruments are expected to be effective in offsetting
the changes in the fair value or cash flows of the respective hedged items during the period for which
the hedge is designated. The effective portion of changes in the fair value of derivatives is recognized
in other comprehensive income. The gain or loss relating to the ineffective portion is recognized in profit
or loss. The Company designates derivative as the hedging instruments of cash flows hedges where
the instrument hedges the variability in cash flows attributable to a particular risk associated with a
recognised liability that could affect profit or loss. The effective portion of changes in the fair value of
derivative designated as hedging instruments of cash flows hedges is deferred to the cumulative
(losses)/gains on derivative instruments for cash flows hedges, which forms part of equity. Any
ineffective portion is recognised immediately in the statement of profit or loss. Amounts deferred in
equity are reclassified to the statement of profit or loss as a reclassification adjustment in the same
period as the hedged cash flows affect profit or loss, and in the same line item in the statement of profit
or loss. When the hedging instrument expires or sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for
hedge accounting, the cumulative amount deferred in equity remains in the cumulative (losses)/gains
on derivative instruments for cash flows hedges, and is subsequently reclassified to the statement of
profit or loss when the hedged item is recognised in the statement of profit or loss. When a forecast
hedged transaction is no longer expected to occur, the amount deferred in equity is recognised
immediately in the statement of profit or loss.
Penerapan standar akutansi baru Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) telah The implementation of new
menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari statements of accounting standards
2024 sebagai berikut: Revisi atas PSAK 409 Zakat, Infak, dan Sedekah Revisi atas PSAK 401 Laporan
Keuangan Syariah Amandemen PSAK 201 Laporan Keuangan Amendemen PSAK 116 Amendemen
PSAK 207 Arus Kas Amandemen PSAK 107 Keuangan: Pengungkapan Implementasi dari
standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak
memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau periode
sebelumnya. Financial Accounting Standards Board (DSAK) and Sharia Accounting Standards Board
(DSAS) have issued the following new standards, amendments and interpretations which are effective
as at 1 January 2024 as follows: Revision on SFAS 409 Infak and Sedekah Accounting Revision on
SFAS 401 of Sharia Financial Statement Amendment to SFAS 201 of Financial Statement Amendment
to SFAS 116 Amendment to SFAS 207 of Cash Flows Amendment to SFAS 107 Instruments:
Disclosures The implementation of the above standards did not result in changes to the Company
accounting policies and had no material impact on the amounts reported for current period or prior
period.
Kombinasi bisnis Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
Page 32
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar
(market participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di
pasar yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen
keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar
dianggap aktif jika harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala tersedia dan mencerminkan
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika pasar untuk suatu
instrumen keuangan tidak aktif, Perseroan menentukan nilai wajar dengan menggunakan teknik
penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
oleh pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari
instrumen lain yang secara substansial sama, penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan
penggunaan model penetapan harga opsi (option pricing model). Teknik penilaian yang dipilih
memaksimalkan penggunaan input pasar, dan meminimalkan penggunaan taksiran yang bersifat
spesifik dari Perseroan, memasukkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para pelaku pasar
dalam menetapkan suatu harga dan konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima dalam
penetapan harga instrumen keuangan. Input yang digunakan dalam teknik penilaian secara memadai
mencerminkan ekspektasi pasar dan ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk-return) yang
melekat pada instrumen keuangan. Perseroan mengkalibrasi teknik penilaian dan menguji validitasnya
dengan menggunakan harga-harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen
yang sama atau atas dasar data pasar lainnya yang tersedia yang dapat diobservasi. Bukti terbaik atas
nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar
dari pembayaran yang diberikan atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut
ditentukan dengan perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi dari suatu
instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang), atau berdasarkan suatu teknik
penilaian yang variabelnya hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Jika harga
transaksi memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat pengakuan awal, maka instrumen
keuangan pada awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih antara harga transaksi dan nilai yang
sebelumnya diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan laba rugi setelah pengakuan awal
tergantung pada masing-masing fakta dan keadaaan dari transaksi tersebut namun tidak lebih lambat
dari saat penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat
transaksi ditutup. Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas instrumen keuangan dan termasuk
penyesuaian yang dilakukan untuk memasukkan risiko kredit Perseroan dan pihak lawan, mana yang
lebih sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari model penilaian akan disesuaikan untuk
mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti risiko likuiditas atau ketidakpastian model penilaian,
sepanjang Perseroan yakin bahwa keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan mempertimbangkan
faktor-faktor tersebut dalam penetapan harga suatu transaksi. Perseroan mengukur nilai wajar untuk
instrumen keuangan yang diakui pada nilai wajar dengan menggunakan tingkat hirarki berikut ini: -
Tingkat 1: Harga kuotasi di pasar yang aktif untuk instrumen keuangan yang sejenis, - Tingkat 2:
Teknik penilaian berdasarkan input yang dapat diobservasi, - Tingkat 3: Teknik penilaian
menggunakan input signifikan yang tidak dapat diobservasi. Fair value is the price that would be
received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market
participants at the measurement date in the principal market or, in its absence, the most advantageous
market to which the Company has access at that date. The fair value of a liability reflects its
non-performance risk. When available, the Company measures the fair value of an instrument using
quoted prices in an active market for that instrument. A market is regarded as active if quoted prices
are readily and regularly available and represent actual and regularly occurring market transactions on
an arm length basis. If a market for a financial instrument is not active, the Company establishes fair
Page 33
value using a valuation technique. Valuation techniques include using recent arm length transactions
between knowledgeable and willing parties, and if available, reference to the current fair value of other
instruments that are substantially the same, discounted cash flows analysis and option pricing models.
The chosen valuation technique makes maximum use of market inputs, relies as little as possible on
estimates specific to the Company, incorporates all factors that market participants would consider in
setting a price, and is consistent with accepted economic methodologies for pricing financial
instruments. Inputs to valuation techniques reasonably represent market expectations and measures of
the risk-return factors inherent in the financial instrument. The Company calibrates valuation techniques
and tests them for validity using prices from observable current market transactions in the same
instrument or based on other available observable market data. The best evidence of the fair value of a
financial instrument at initial recognition is the transaction price, i.e., the fair value of the consideration
given or received, unless the fair value of that instrument is evidenced by comparison with the other
observable current market transactions in the same instrument (i.e., without modification or
repackaging), or based on a valuation technique whose variables include only data from observable
markets. When transaction price provides the best evidence of fair value at initial recognition, the
financial instrument is initially measured at the transaction price and any difference between this price
and the value initially obtained from a valuation model is subsequently recognised in the statement of
profit or loss depending on the individual facts and circumstances of the transaction but not later than
when the valuation is supported wholly by observable market data or the transaction is closed out. Fair
values reflect the credit risk of the financial instruments and include adjustments to take into account
the credit risk of the Company and counterparty where appropriate. Fair value estimates obtained from
models are adjusted for any other factors, such as liquidity risk or valuation model uncertainties, to the
extent that the Company believes a third-party market participation would take them into account in
pricing a transaction. The Company measures fair value for financial instrument recognised at fair
values using the following hierarchy level: - Level 1: Quoted market price in an active market for an
identical instrument, - Level 2: Valuation techniques based on observable inputs, - Level 3: Valuation
techniques using significant unobservable inputs.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Lihat kebijakan akuntansi Penjabaran mata uang asing. Refer to accounting policy Foreign currency Foreign currency transactions and
translation. balances
Efek-efek Securities
Investasi jangka pendek Short-term investment
Page 34
Aset hak guna Pada tanggal insepsi kontrak, Perseroan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Right of use assets
Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan
dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
aset identifikasian, Perseroan harus menilai apakah: - Perseroan memiliki hak untuk mendapatkan
secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan - Perseroan
memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Pada tanggal permulaan sewa,
Perseroan mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Pada pengakuan awal, aset hak guna diukur
sebesar pengakuan awal liabilitas sewa ditambah total pembayaran sewa yang telah dilakukan
Perseroan sampai dengan tanggal insepsi. Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode
garis lurus sepanjang jangka waktu sewa dan diakui sebagai beban umum dan administrasi. Liabilitas
sewa diukur sebesar nilai kini estimasi biaya sewa yang masih harus dibayar oleh Perseroan kepada
pesewa yang didiskontokan dengan menggunakan suku bunga obligasi seri terbaru saat insepsi sewa
dengan tenor yang paling mendekati masa sewa aset pendasar. Untuk aset pendasar yang insepsi
sewanya terjadi sebelum 1 Januari 2020, maka Perseroan mendiskontokan liabilitas sewa
menggunakan suku bunga obligasi seri yang terdekat 1 Januari 2020 dengan tenor yang paling
mendekati sisa masa sewa aset pendasar. Bunga atas liabilitas sewa diakui sebagai beban bunga dan
keuangan untuk satu periode akuntansi dan menambah saldo liabilitas sewa. Perseroan memilih untuk
tidak menerapkan PSAK 116 untuk: - Sewa jangka-pendek; dan - Sewa atas aset yang bernilai rendah
dan - Sewa atas aset tak berwujud Untuk sewa jangka pendek, sewa aset yang bernilai rendah dan
sewa atas aset tak berwujud, Perseroan menerapkan kebijakan akuntansi untuk beban dibayar
dimuka. atau mengakui biaya sewa secara proporsional selama periode sewa. Beban ini disajikan
sebagai bagian dari beban umum dan administrasi. At the inception date of a contract, the Company
assesses whether the contract is, or contains a lease. A contract is, or contains a lease if the contract
conveys the right to control the use of an identified asset for a period of time in exchange for
consideration. To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset,
the Company shall assess whether: - The Company has the right to substantially obtain all economic
benefit from use of the indentified asset; and - The Company has a right to determine the use of
identified asset. At the leases commencement date, the Company recognises a right of use asset and
a lease liability. At initial recognition, the right of use asset is measured at initial recognition of lease
liability plus total lease payment that has been paid until inception date. The right of use asset is
amortised using straight line method throughout the lease term and recognised as general and
administrative expense. The lease liability is measured at the present value of lease cost that shall be
paid by the Company to lessor which using the latest series of bond interest rate at lease inception with
the closest tenor to the lease term of the underlying asset. For underlying assets that the lease
inception occurred before 1 January 2020, the Company discounted the lease liability using bond
interest rate of latest series that closest to 1 January 2020 with closest tenor to the remaining lease
term of the underlying asset. Interest expense from lease liabilites is recognised as interest expense
and financing charge for one accounting period and increase the outstanding lease liability. The
Company opted to not apply SFAS 116 for: - Short term lease; and - Lease for low value asset and; -
Lease for intangible assets For short term lease, lease for low value asset and lease for intangible
assets the Company applies the accounting policy for prepaid expense. or recognises lease expense
proportionally during the lease period. These expenses are presented as part of general and
administrative expenses.
Properti investasi Investment properties
Page 35
Goodwill Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
Aset takberwujud Aset tak berwujud terdiri dari perpanjangan hak atas tanah dan perangkat lunak yang dibeli oleh Intangible assets
Perseroan. Perpanjangan hak atas tanah Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaruan hak atas
tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi menggunakan metode garis lurus sepanjang
periode hak tanah. Perangkat lunak Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar harga
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud diukur menggunakan model biaya, dicatat
sebesar biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut
menambah manfaat ekonomi di masa mendatang untuk aset yang bersangkutan. Semua pengeluaran
lainnya dibebankan pada saat terjadinya. Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dengan
menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai dari tanggal
perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah lima
tahun. Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai residual ditelaah pada setiap akhir tahun
pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat. Intangible assets consist of extension of land rights and
software acquired by the Company. Extension of land rights The cost of obtaining an extension or
renewal of land rights are recognised as intangible assets and amortised using straight-line method
over the period of the land right. Software Software is initially recognised at acquisition cost. After initial
recognition, intangible assets are measured using cost model, stated at cost less accumulated
amortisation and accumulated impairment losses. Subsequent expenditure on software assets is
capitalised only when it increases the future economic benefits embodied in the specific asset to which
it relates. All other expenditures are expensed as incurred. Amortisation is recognised in the statement
of profit or loss on a straight-line method over the estimated useful life of the software, from the date
that it is available for use. The estimated useful life of software is five years. Amortisation method,
useful lives and residual values are reviewed at each financial year-end and adjusted, if appropriate.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka berupa sewa dan renovasi bangunan sewa diamortisasi selama masa sewa.
Prepaid expenses are amortised over the period of benefits using the straight-line method. Prepaid
expenses for rent and building renovation for rental offices are amortised over the period of rent.
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Page 36
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen : Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai aset Consumer financing receivables
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, dan setelah pengakuan awal, dicatat
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pendapatan
pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran
angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, yang diakui sebagai
pendapatan selama jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga efektif dari piutang
pembiayaan konsumen. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir
diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan jika terdapat, keuntungan yang
timbul diakui dalam laba rugi periode berjalan. Piutang pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan
setelah menunggak lebih dari 180 hari. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui
sebagai pendapatan lain-lain pada saat diterima. Restrukturisasi pembiayaan konsumen berupa
modifikasi persyaratan kredit non substantial yang tidak menghasilkan penghentian pengakuan.
Pembiayaan yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai kini atas arus kas kontraktual setelah
restrukturisasi yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Selisih antara jumlah
tercatat bruto piutang pembiayaan konsumen pada tanggal restrukturisasi dengan nilai kini arus kas
kontraktual setelah restrukturisasi diakui dalam laba rugi. Fee dan biaya yang timbul dari restrukturisasi
menyesuaikan nilai tercatat bruto setelah modifikasi dan diamortisasi sepanjang sisa tenor. Setelah
restrukturisasi, seluruh arus kas kontraktual dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian
pokok pembiayaan yang diberikan dan pendapatan bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.
Piutang pembiayaan murabahah : Kontrak murabahah adalah akad jual-beli barang dengan harga jual
sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang disepakati dan Perseroan harus mengungkapkan
biaya perolehan barang tersebut kepada konsumen. Pada saat akad murabahah, piutang pembiayaan
murabahah diakui sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan (marjin). Keuntungan murabahah
diakui selama tahun akad berdasarkan pengakuan marjin dari piutang pembiayaan murabahah. Akad
murabahah secara substansi merupakan suatu pembiayaan, sehingga pengakuan marjin dilakukan
berdasarkan standar yang mengatur pembiayaan, seperti yang disebutkan di kebijakan pembiayaan
konsumen. Piutang pembiayaan murabahah akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180
hari. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada
saat diterima. Dalam hal restrukturisasi piutang pembiayaan murabahah dilakukan dengan modifikasi
persyaratan pembiayaan non substansial yang tidak menghasilkan penghentian pengakuan, Perseroan
memberikan masa cuti angsuran dan pengunduran jatuh tempo kepada konsumen namun tidak
mengubah total sisa piutang pembiayaan murabahah (baik pokok maupun margin) yang harus
dibayarkan oleh konsumen. Perseroan mencatat dampak restrukturisasi tersebut secara prospektif,
dengan tidak mengakui amortisasi marjin serta amortisasi biaya perolehan pada saat cuti angsuran.
Pendapatan marjin setelah restrukturisasi akan diakui sebesar jumlah marjin yang ditentukan dalam
persyaratan pembiayaan baru yang tidak mengubah total sisa piutang. Piutang sewa pembiayaan
(Perseroan sebagai pesewa) : Pembiayaan sewa Perseroan meliputi piutang sewa pembiayaan -
konvensional dan Ijarah Muntahiyah Bittamlik () - syariah. Pembiayaan sewa - konvensional :
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung
sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian
tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk
menggunakan aset tersebut. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut
Page 37
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Perseroan mengakui aset berupa
piutang sewa pembiayaan sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa neto. Penerimaan
piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan penghasilan sewa pembiayaan.
Pengakuan penghasilan sewa pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang mencerminkan suatu
tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi neto. Piutang sewa pembiayaan akan
dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 hari. Penerimaan dari piutang yang telah
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada saat diterima. IMBT - syariah : Perseroan
mengakui aset IMBT sebesar harga perolehan aset IMBT pada saat akad IMBT. Setelah pengakuan
awal, pokok aset IMBT diamortisasi secara garis lurus sepanjang masa sewa. Pengakuan penghasilan
IMBT neto sebesar angsuran IMBT dikurangi dengan amortisasi pokok aset IMBT. Aset terkait
pembiayaan IMBT akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 hari. Penerimaan dari
piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada saat diterima. Consumer
financing receivables : Consumer financing receivables are classified as financial assets measured at
amortised cost, and subsequent to initial recognition, are carried at amortised cost using the effective
interest method. Unearned consumer financing income represents the difference between total
installments to be received from the consumer and the principal amount financed, which is recognised
as income over the term of the contract based on effective interest rate of the related consumer
financing receivable. Early termination of a contract is treated as a cancellation of an existing contract
and the resulting gain, if any, is recognised in the current period profit or loss. Consumer financing
receivables will be written-off when they are overdue for more than 180 days. Recoveries from
written-off receivables are recognised as other income upon receipt. Restructuring of consumer
financing is a non substantial modification of the terms of the loans which does not result in
derecognition. Restructured financing are stated at present value of discounted contractual cash flows
after restructuring using initial effective interest rate. Differences arising from the gross carrying value of
the consumer financing receivables at the time of restructuring with present value of contractual cash
flows after restructuring are recognized to profit or loss. Fee and cost arising from the restructuring
adjust the gross carrying amount after modification and amortised along remaining tenor. Thereafter, all
the contractual cash flows under the new terms shall be accounted for as the repayment of principal
and interest income, in accordance with the restructuring scheme. Murabahah financing receivables :
Murabahah contract is sell-buy goods contract with selling price amounting to acquisition cost plus
agreed margin, and the Company must disclose the acquisition cost to consumer. When the
murabahah contract is signed, murabahah financing receivables are recognised at acquisition cost plus
agreed margin. Murabahah margin is recognised over the year of the contract based on margin of the
murabahah financing receivables. Substantially, murabahah contract is a financing transaction, so that
margin recognition is based on standards which regulate financing transaction, as mentioned in
consumer financing policy. Murabahah financing receivables will be written-off when they are overdue
for more than 180 days. Recoveries from written-off receivables are recognised as other income upon
receipt. In term of restructuring of murabahah financing receivables through non substantial
modification of financing terms which does not result in derecognition, the Company provides payment
holiday and tenor extention to the consumer but did not change the outstanding of murabahah
financing receivables (both principal and margin) that have to be paid by the consumer. The Company
records the impact from restructuring prospectively, by not recognising the amortisation of margin and
amortisation of acquisition costs during the payment holiday. Margin income after restructuring will be
recognised at the margin amount stated under the new financing terms which did not change the
outstanding receivables. Finance lease receivables (the Company as a lessor) : The Company lease
Page 38
financing consists of finance lease receivables - conventional and Ijarah Muntahiyah Bittamlik () -
sharia. Finance lease - conventional : The determination of whether an arrangement is, or contains a
lease is based on the substance of the arrangement at inception date and whether the fulfillment of the
arrangement is dependent on the use of a specific asset and the arrangement conveys a right to use
the asset. Leases are classified as finance leases if the leases transfer substantially all the risks and
rewards incidental to ownership of the leased assets. Leases are classified as operating leases if the
leases do not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the leased
assets. The Company recognised assets of financial lease receivable at an amount equal to the net
investment in the lease. Lease payment is treated as repayment of principal and financing lease inc
ome. The recognition of financing lease income is based on a pattern reflecting a constant periodic rate
of return on the Company net investment in the financing lease. The Company acts as a lessor in
finance leases. Finance lease receivables will be written-off when they are overdue for more than 180
days. Recoveries from written-off receivables are recognised as other income upon receipt. IMBT -
sharia : The Company recognises IMBT asset at cost to acquire IMBT Assets when the IMBT contract
is signed. After initial recognition, principal IMBT asset is amortised on a straight-line basis over the
lease term. The recognition of IMBT income, net is based on installment of IMBT less the amortisation
of principal IMBT asset. Asset related to IMBT financing will be written-off when they are overdue for
more than 180 days. Recoveries from written-off receivables are recognised as other income upon
receipt.
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and
deposits from other banks
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Securities purchased under resell
agreements
Saham treasuri Treasury stock
Page 39
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Stock issuance cost
Instrumen keuangan 1. Klasifikasi : Perseroan mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan ke dalam klasifikasi Financial instruments
aset/liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan aset/liabilitas keuangan
yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan diklasifikasikan
berdasarkan model bisnis dimana aset keuangan tersebut dimiliki, dan karakteristik arus kas
kontraktualnya. Model bisnis merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola untuk
mencapai tujuan bisnis tertentu. Aset keuangan hanya dapat dikategorikan sebagai biaya perolehan
diamortisasi jika instrumen dimiliki dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual ( to collect), dan
dimana arus kas kontraktual tersebut semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI). didefinisikan
sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal. didefinisikan sebagai: - imbalan untuk
nilai waktu atas uang; - risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang terutang selama periode
waktu tertentu; - risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya risiko likuiditas dan biaya
administrasi); dan - marjin keuntungan. Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah SPPI,
Perseroan mempertimbangkan ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk menilai
apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah
arus kas kontraktual sehingga tidak memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, Perseroan
mempertimbangkan ketentuan percepatan perlunasan dan perpanjangan. 2. Pengakuan : Perseroan
pada awalnya mengakui aset keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal perolehan. Perseroan
menggunakan akuntansi tanggal penyelesaian ketika mencatat transaksi aset keuangan. Pada saat
pengakuan awal, aset keuangan atau liabilitas keuangan Perseroan diukur pada nilai wajar
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset
keuangan atau penerbitan liabilitas keuangan. Pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan
setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan
suatu aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan yang
Page 40
tidak akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan aset,
sedangkan untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada
awal pengakuan kewajiban. Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen berdasarkan
metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan pembiayaan konsumen, marjin
murabahah dan sewa pembiayaan untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset keuangan dan
sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabilitas keuangan.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi
dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Sedangkan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dicatat
sebesar nilai wajar. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. 3. Penghentian pengakuan : Perseroan
menghentikan pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari
aset keuangan tersebut kadaluwarsa, atau pada saat Perseroan mentransfer seluruh hak untuk
menerima arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam transaksi dimana Perseroan secara
substansial telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan yang
ditransfer. Setiap hak atau kewajiban atas aset keuangan yang ditransfer yang timbul atau yang masih
dimiliki oleh Perseroan diakui sebagai aset atau liabilitas secara terpisah. Perseroan menghentikan
pengakuan liabilitas keuangan pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa. Dalam transaksi dimana Perseroan secara substansial tidak memiliki
atau tidak mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, Perseroan
menghentikan pengakuan aset tersebut jika Perseroan tidak lagi memiliki pengendalian atas aset
tersebut. Hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui secara
terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer dimana pengendalian atas aset masih dimiliki,
Perseroan tetap mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan, yang
ditentukan oleh besarnya perubahan nilai aset yang ditransfer. Perseroan menghapuskan aset
keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa tidak ada prospek pemulihan yang realistis
atas aset keuangan tersebut, contoh saldo piutang pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan
murabahah dan piutang sewa pembiayaan yang telah menunggak lebih dari 180 hari, karena dianggap
tidak ada prospek pemulihan yang realistis dan tidak dapat ditagih lagi. Perseroan tetap melakukan
usaha penagihan aset keuangan yang telah dihapuskan sesuai dengan hukum yang berlaku. Setiap
pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. 4. Saling hapus : Aset keuangan dan liabilitas keuangan
saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perseroan
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak yang berkekuatan hukum bukan bersifat kontinjen
untuk suatu peristiwa dimasa depan dan harus dapat dipaksakan secara hukum baik dalam situasi
bisnis yang normal, atau dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan dari
Perseroan atau pihak lawan. Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto hanya jika
diperkenankan oleh standar akuntansi. 5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi : Biaya perolehan
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan
yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara
nilai awal dan nilai jatuh temponya, dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai. Suku bunga efektif
adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran dan penerimaan kas di
masa datang selama perkiraan umur dari aset keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari aset keuangan atau
Page 41
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perseroan mengestimasi arus kas di
masa datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian di masa mendatang. Perhitungan suku bunga efektif
mencakup seluruh fees dan costs yang diterima atau dibayarkan yang merupakan bagian tak
terpisahkan dari suku bunga efektif, termasuk biaya transaksi. 6. Pengukuran nilai wajar : Nilai wajar
adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market
participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar
yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen
keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar
dianggap aktif jika harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala tersedia dan mencerminkan
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika pasar untuk suatu
instrumen keuangan tidak aktif, Perseroan menentukan nilai wajar dengan menggunakan teknik
penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
oleh pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari
instrumen lain yang secara substansial sama, penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan
penggunaan model penetapan harga opsi (option pricing model). Teknik penilaian yang dipilih
memaksimalkan penggunaan input pasar, dan meminimalkan penggunaan taksiran yang bersifat
spesifik dari Perseroan, memasukkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para pelaku pasar
dalam menetapkan suatu harga dan konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima dalam
penetapan harga instrumen keuangan. Input yang digunakan dalam teknik penilaian secara memadai
mencerminkan ekspektasi pasar dan ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk-return) yang
melekat pada instrumen keuangan. Perseroan mengkalibrasi teknik penilaian dan menguji validitasnya
dengan menggunakan harga-harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen
yang sama atau atas dasar data pasar lainnya yang tersedia yang dapat diobservasi. Bukti terbaik atas
nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar
dari pembayaran yang diberikan atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut
ditentukan dengan perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi dari suatu
instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang), atau berdasarkan suatu teknik
penilaian yang variabelnya hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Jika harga
transaksi memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat pengakuan awal, maka instrumen
keuangan pada awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih antara harga transaksi dan nilai yang
sebelumnya diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan laba rugi setelah pengakuan awal
tergantung pada masing-masing fakta dan keadaaan dari transaksi tersebut namun tidak lebih lambat
dari saat penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat
transaksi ditutup. Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas instrumen keuangan dan termasuk
penyesuaian yang dilakukan untuk memasukkan risiko kredit Perseroan dan pihak lawan, mana yang
lebih sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari model penilaian akan disesuaikan untuk
mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti risiko likuiditas atau ketidakpastian model penilaian,
sepanjang Perseroan yakin bahwa keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan mempertimbangkan
faktor-faktor tersebut dalam penetapan harga suatu transaksi. Perseroan mengukur nilai wajar untuk
instrumen keuangan yang diakui pada nilai wajar dengan menggunakan tingkat hirarki berikut ini: -
Tingkat 1: Harga kuotasi di pasar yang aktif untuk instrumen keuangan yang sejenis, - Tingkat 2:
Teknik penilaian berdasarkan input yang dapat diobservasi, - Tingkat 3: Teknik penilaian
menggunakan input signifikan yang tidak dapat diobservasi. 1. Classification : The Company classifies
the financial assets and liabilities into financial assets/liabilities measured at amortised cost and
Page 42
financial assets/liabilities measured at fair value through other comprehensive income. Financial assets
are classified based on the business model within which they are held, and their contractual cash flow
characteristics. The business model reflects how groups of financial assets are managed to achieve a
particular business objective. Financial assets can only be held at amortized cost if the instruments are
held in order to collect the contractual cash flows ( to collect), and where those contractual cash flows
are solely payments of principal and interest (SPPI). is defined as the fair value of the financial asset on
initial recognition. is defined as consideration for: - the time value of money; - credit risk associated with
the principal amount outstanding during a particular period of time; - other basic lending risks and costs
(e.g. liquidity risk and administrative costs); and - profit margin. In assessing whether the contractual
cash flows are SPPI, the Company considers the contractual terms of the instrument. This includes
assessing whether the financial asset contains a contractual term that could change the timing or
amount of contractual cash flows such that it would not meet this condition. In making the assessment,
the Company considers prepayment and extension terms. 2. Recognition : The Company initially
recognises financial assets and financial liabilities on the date of origination. The Company uses
settlement date accounting when recording financial assets transactions. At initial recognition, the
Company financial assets or financial liabilities are measured at fair values plus/minus transaction
costs that are directly attributable to the acquisition of financial assets or issuance of financial liabilities.
The subsequent measurement of financial assets and financial liabilities depends on their classification.
Transaction costs include only those costs that are directly attributable to the acquisition of a financial
asset or issuance of a financial liability and they are incremental costs that would not have been
incurred if the instrument had not been acquired or issued. In the case of financial assets, transaction
costs are added to the amount recognised initially, while for financial liabilities, transaction costs are
deducted from the amount of debt recognised initially. Such transaction costs are amortised over the
terms of the instruments based on the effective interest method and are recorded as part of consumer
financing, murabahah margin and finance leases income for transaction costs related to financial
assets and as part of interest expenses for transaction costs related to financial liabilities. Subsequent
to initial recognition, financial assets classified as amortised cost are measured at amortised cost using
the effective interest method. While financial assets measured at fair value through other
comprehensive income are measured at fair value. Subsequent to initial recognition, financial liabilities
are measured at amortised cost using the effective interest method. 3. Derecognition : The Company
derecognises a financial asset when the contractual rights to the cash flows from the asset expire, or
when the Company transfers the rights to receive the contractual cash flows on the financial asset in a
transaction in which substantially all the risks and rewards of ownership of the financial asset are
transferred. Any rights and obligations in transferred financial assets that are created or retained by the
Company are recognised as a separate asset or liability. The Company derecognises a financial
liability when its contractual obligations are discharged or cancelled or expired. In transactions where
the Company neither retains nor transfers substantially all the risks and rewards of ownership of a
financial asset, the Company derecognises the asset if it does not retain control over the asset. The
rights and obligations retained in the transfer are recognised separately as assets and liabilities as
appropriate. In transfers where control over the asset is retained, the Company continues to recognise
the asset to the extent of its continuing involvement, determined by the extent to which it is exposed to
changes in the value of the transferred asset. The Company writes off a financial asset when there is
information indicating that there is no realistic prospect of recovery, e.g. consumer financing receivable,
murabahah financing receivables and finance lease receivables are over 180 days past due, since it is
considered there is no realistic prospect of recovery and uncollectible. The Company continues to
collect the written off financial asset align with the applicable law. Any recoveries made are recognized
in profit or loss. 4. Offsetting : Financial assets and financial liabilities shall be offset and the net
Page 43
amount is presented in the statement of financial position when and only when, the Company has a
legally enforceable right to set off the amounts and intends either to settle on a net basis or to realise
the asset and settle the liability simultaneously. The legally enforceable right must not be contingent on
future events and must be enforceable in the normal course of business and in the event of default,
insolvency or bankruptcy of the Company or the counterparty. Income and expense are presented on a
net basis only when permitted by accounting standards. 5. Amortised cost measurement : The
amortised cost of a financial asset or financial liability is the amount at which the financial asset or
liability is measured at initial recognition, minus principal repayments, plus or minus the cumulative
amortisation using the effective interest method of any difference between the initial amount and the
maturity amount, minus any reduction for impairment. The effective interest rate is the rate that exactly
discounts the estimated future cash payments and receipts through the expected life of the financial
asset or financial liability (or, where appropriate, a shorter period) to the carrying amount of the
financial asset or financial liability. When calculating the effective interest rate, the Company estimates
future cash flows considering all contractual terms of the financial instrument, but not future credit
losses. The calculation of the effective interest rate includes all fees and costs received or paid that are
an integral part of the effective interest rate, including transaction costs. 6. Fair value measurement :
Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly
transaction between market participants at the measurement date in the principal market or, in its
absence, the most advantageous market to which the Company has access at that date. The fair value
of a liability reflects its non-performance risk. When available, the Company measures the fair value of
an instrument using quoted prices in an active market for that instrument. A market is regarded as
active if quoted prices are readily and regularly available and represent actual and regularly occurring
market transactions on an arm length basis. If a market for a financial instrument is not active, the
Company establishes fair value using a valuation technique. Valuation techniques include using recent
arm length transactions between knowledgeable and willing parties, and if available, reference to the
current fair value of other instruments that are substantially the same, discounted cash flows analysis
and option pricing models. The chosen valuation technique makes maximum use of market inputs,
relies as little as possible on estimates specific to the Company, incorporates all factors that market
participants would consider in setting a price, and is consistent with accepted economic methodologies
for pricing financial instruments. Inputs to valuation techniques reasonably represent market
expectations and measures of the risk-return factors inherent in the financial instrument. The Company
calibrates valuation techniques and tests them for validity using prices from observable current market
transactions in the same instrument or based on other available observable market data. The best
evidence of the fair value of a financial instrument at initial recognition is the transaction price, i.e., the
fair value of the consideration given or received, unless the fair value of that instrument is evidenced by
comparison with the other observable current market transactions in the same instrument (i.e., without
modification or repackaging), or based on a valuation technique whose variables include only data from
observable markets. When transaction price provides the best evidence of fair value at initial
recognition, the financial instrument is initially measured at the transaction price and any difference
between this price and the value initially obtained from a valuation model is subsequently recognised in
the statement of profit or loss depending on the individual facts and circumstances of the transaction
but not later than when the valuation is supported wholly by observable market data or the transaction
is closed out. Fair values reflect the credit risk of the financial instruments and include adjustments to
take into account the credit risk of the Company and counterparty where appropriate. Fair value
estimates obtained from models are adjusted for any other factors, such as liquidity risk or valuation
model uncertainties, to the extent that the Company believes a third-party market participation would
take them into account in pricing a transaction. The Company measures fair value for financial
Page 44
instrument recognised at fair values using the following hierarchy level: - Level 1: Quoted market price
in an active market for an identical instrument, - Level 2: Valuation techniques based on observable
inputs, - Level 3: Valuation techniques using significant unobservable.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki Non-current assets classified as held
untuk dijual for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) telah Adoption of new accounting
menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari standards
2024 sebagai berikut: Revisi atas PSAK 409 Zakat, Infak, dan Sedekah Revisi atas PSAK 401 Laporan
Keuangan Syariah Amandemen PSAK 201 Laporan Keuangan Amendemen PSAK 116 Amendemen
PSAK 207 Arus Kas Amandemen PSAK 107 Keuangan: Pengungkapan Implementasi dari
standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak
memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau periode
sebelumnya. Financial Accounting Standards Board (DSAK) and Sharia Accounting Standards Board
(DSAS) have issued the following new standards, amendments and interpretations which are effective
as at 1 January 2024 as follows: Revision on SFAS 409 Infak and Sedekah Accounting Revision on
SFAS 401 of Sharia Financial Statement Amendment to SFAS 201 of Financial Statement Amendment
to SFAS 116 Amendment to SFAS 207 of Cash Flows Amendment to SFAS 107 Instruments:
Disclosures The implementation of the above standards did not result in changes to the Company
accounting policies and had no material impact on the amounts reported for current period or prior
period.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah menerbitkan standar baru, amandemen dan Accounting standards issued but not
berlaku efektif interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2024 yet effective
sebagai berikut: PSAK 117 Asuransi PSAK 221 Perubahan Kurs Valuta Asing Standar tersebut akan
berlaku efektif pada 1 Januari 2025. Pada saat penerbitan laporan keuangan Perseroan masih
mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut pada
laporan keuangan Perseroan. Financial Accounting Standards Board (DSAK) has issued the following
new standards, amendments and interpretations, but not yet effective for the financial year beginning 1
January 2024 as follows: SFAS 117 Contracts SFAS 221 of Changes in Foreign Exchange Rates The
above standards will be effective on 1 January 2025. As at the authorisation date of these financial
statements, the Company is still evaluating the potential impact of these new and revised standards to
the Company financial statements.
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities
Page 45
Page 46
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset Aset
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 72,050 24,877 (0) 0 96,927 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 44,546 44,546 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 723,096 15,159 ( 14,507 ) 723,748 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 1,460 1,460 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 841,152 40,036 ( 14,507 ) 866,681 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 19,412 19,599 39,011 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 19,412 19,599 39,011 Assets under construction
Aset tetap 860,564 59,635 ( 14,507 ) 0 0 0 0 ( 0 ) 905,692 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung 0 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 47
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 34,247 936 35,183 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 596,171 23,134 ( 14,469 ) 604,836 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 442 130 572 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 630,860 24,200 ( 14,469 ) 640,591 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 Assets under construction
Aset tetap 630,860 24,200 ( 14,469 ) 0 0 0 0 ( 0 ) 640,591 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 229,704 35,435 ( 38 ) 265,101 Carrying amount Carrying amount
Page 48
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset Aset
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 72,050 0 (0) 0 72,050 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 44,546 0 (0) 0 44,546 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 647,999 97,875 ( 22,778 ) 0 72 Furniture and office equipment, directly owned
langsung 3,096
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 1,525 0 ( 65 ) 0 1,460 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 766,120 97,875 ( 22,843 ) 0 841,152 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 19,412 (0) 0 19,412 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 19,412 (0) 0 19,412 Assets under construction
Aset tetap 766,120 117,287 ( 22,843 ) 0 0 0 0 ( 0 ) 860,564 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 49
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 32,274 1,973 (0) 0 34,247 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 571,837 46,467 ( 22,133 ) 0 596,171 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 246 261 ( 65 ) 0 442 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 604,357 48,701 ( 22,198 ) 0 630,860 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 Assets under construction
Aset tetap 604,357 48,701 ( 22,198 ) 0 0 0 0 ( 0 ) 630,860 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 161,763 68,586 ( 645 ) 229,704 Carrying amount Carrying amount
Page 50
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Seluruh aset tetap Perseroan merupakan aset kepemilikan langsung. All of the Company fixed assets Disclosure of notes for property, plant
are direct ownership assets. Hak atas tanah berupa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dengan and equipment
jangka waktu masa penggunaan akan berakhir antara tahun 2025 sampai dengan tahun 2044.
Manajemen berpendapat bahwa hak kepemilikan atas tanah tersebut dapat diperbaharui atau
diperpanjang pada saat jatuh tempo. The land rights are in the form of certificate of Hak Guna
Bangunan (HGB), which will be due from 2025 to 2044. Management believes that the land rights can
be renewed or extended upon expiration. Laba/(rugi) atas pelepasan aset tetap diakui sebagai bagian
dari Lain-lain pada laporan laba rugi. Gain/(loss) on disposal of fixed assets is recognised as part of
Income in the statement of profit or loss. Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset
tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, pihak berelasi,
terhadap risiko kerugian kebakaran, kebanjiran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan
masing-masing sejumlah Rp190.790 dan Rp149.395. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut sudah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan. As of 30 June 2024 and 31 December 2023, fixed assets, except for land, were
insured by PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, a related party, against losses arising from fire, flood and
other risks with a total insurance coverage amounting to Rp190,790 and Rp149,395, respectively.
Management believes that the coverage is adequate to cover possible losses from such risks. Pada
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap dengan harga perolehan masing-masing
sebesar Rp508.154 dan Rp498.260 telah disusutkan penuh dan masih digunakan oleh Perseroan. As
of 30 June 2024 and 31 December 2023, fixed assets with acquisition cost amounting to Rp508,154
and Rp498,260 have been fully depreciated and are still being used by the Company, respectively.
Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. There
were no fixed assets pledged as collateral as of 30 June 2024 and 31 December 2023. Tidak ada
beban bunga pinjaman yang dikapitalisasi sebagai aset tetap untuk periode enam bulan berakhir 30
Juni 2024 dan 2023. There were no interest expenses from borrowings which were capitalised to fixed
assets for six-month periods ended 30 June 2024 and 2023. Berdasarkan evaluasi manajemen
Perseroan, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan
nilai aset tetap Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Based on management
assessment, there are no events or changes in circumstances which may indicate an impairment in
value of fixed assets as of 30 June 2024 and 31 December 2023. Estimasi nilai wajar aset tetap
Perseroan (tanah dan bangunan berdasarkan nilai jual objek pajak) pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31
Desember 2023 sebesar Rp202.846 dan Rp177.970. The estimated fair value of the Company fixed
assets (land and building based on tax object sale value) as of 30 June 2024 and 31 December 2023
amounted to Rp202,846 and Rp177,970. Pada tanggal 30 Juni 2024, persentase nilai tercatat
bangunan dalam penyelesaian terhadap estimasi nilai kontrak adalah 62,91% dan diperkirakan akan
selesai pada akhir tahun 2024. As of 30 June 2024 the percentage of carrying amount of building in
progress to the estimated contract value is 62.91% and estimated to be completed at end of 2024.
Tidak ada aset tetap yang tidak dipakai sementara. There are no fixed assets that are not used
temporarily. Tidak ada aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
Page 51
sebagai tersedia untuk dijual. There are no fixed assets that have been discontinued from active use
and are not classified as held for sale.
Page 52
[8612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - Financing Industry
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Reklasifikasi aset hak Penjabaran laporan keuangan aset hak Entitas anak baru aset hak Revaluasi aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak Aset hak
guna guna guna guna guna guna guna guna guna
Nilai perolehan, Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
kotor Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, right of use
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 466,081 47,453 ( 38,770 ) 474,764 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 13,744 0 13,744 Others, right of use assets
Aset hak guna 479,825 47,453 ( 38,770 ) 0 0 0 0 (0) 488,508 Right of use assets
Akumulasi Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated
depresiasi Alat pengangkutan, aset hak 0 0 Transportation equipment, right of use depreciation
guna assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 211,328 47,865 ( 38,770 ) 220,423 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 6,015 4,030 10,045 Others, right of use assets
Aset hak guna 217,343 51,895 ( 38,770 ) 0 0 0 0 (0) 230,468 Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Penjabaran laporan keuangan aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Penurunan (pemulihan) nilai aset hak guna Aset hak guna
Nilai perolehan Aset hak guna 262,482 ( 4,442 ) 258,040 Right of use assets Carrying amount
Page 53
[8612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Reklasifikasi aset hak Penjabaran laporan keuangan aset hak Entitas anak baru aset hak Revaluasi aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak Aset hak
guna guna guna guna guna guna guna guna guna
Nilai perolehan, Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
kotor Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, right of use
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 445,893 87,777 ( 67,589 ) 466,081 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 22,990 5,482 ( 14,728 ) 13,744 Others, right of use assets
Aset hak guna 468,883 93,259 ( 82,317 ) 0 0 0 0 (0) 479,825 Right of use assets
Akumulasi Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated
depresiasi Alat pengangkutan, aset hak 0 Transportation equipment, right of use depreciation
guna assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 186,103 92,814 ( 67,589 ) 211,328 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 13,618 7,125 ( 14,728 ) 6,015 Others, right of use assets
Aset hak guna 199,721 99,939 ( 82,317 ) 0 0 0 0 (0) 217,343 Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Penjabaran laporan keuangan aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Penurunan (pemulihan) nilai aset hak guna Aset hak guna
Nilai perolehan Aset hak guna 269,162 ( 6,680 ) (0) 262,482 Right of use assets Carrying amount
Page 54
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III - Seri C IDR 0 129,335 03 Mei 2029 0,0665 Fixed Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III - Seri B IDR 0 391,461 03 Mei 2027 0,0655 Fixed Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III - Seri A IDR 0 1,079,204 13 Mei 2025 0,064 Fixed Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II - Seri C IDR 0 30,375 09 November 2028 0,0655 Fixed Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II - Seri B IDR 0 385,235 09 November 2026 0,065 Fixed Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II - Seri A IDR 0 834,390 19 November 2024 0,0615 Fixed Bond name 6
Nama obligasi 7 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I - Seri C IDR 0 885,000 07 Juli 2028 0,0625 Fixed Bond name 7
Nama obligasi 8 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I - Seri B IDR 0 410,000 07 Juli 2026 0,06 Fixed Bond name 8
Nama obligasi 9 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I - Seri A IDR 0 405,000 17 Juli 2024 0,055 Fixed Bond name 9
Nama obligasi 10 Obligasi Berkelanjutan V Tahap III - Seri C IDR 0 250,000 22 Maret 2027 0,0625 Fixed Bond name 10
Obligasi lainnya Obligasi Lainnya IDR 0 1,761,000 22 Maret 2025 0,055 - 0,081 Fixed Other bonds
Nama obligasi 6,561,000 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Jumlah obligasi, kotor 6,561,000 5,896,750 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 11,960 ) ( 11,644 ) Unamortized bond issuance cost
Jumlah utang obligasi, bersih 6,549,040 5,885,106 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi 4,074,998 3,102,380 Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 2,474,042 2,782,726 Long-term bonds payable
Page 55
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry - Prior Year
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II - Seri C IDR 0 30,375 09 November 2028 0,0655 Fixed Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II - Seri B IDR 0 385,235 09 November 2026 0,065 Fixed Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II - Seri A IDR 0 834,390 19 November 2024 0,0615 Fixed Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I - Seri C IDR 0 885,000 07 Juli 2028 0,0625 Fixed Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I - Seri B IDR 0 410,000 07 Juli 2026 0,06 Fixed Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I - Seri A IDR 0 405,000 17 Juli 2024 0,055 Fixed Bond name 6
Nama obligasi 7 Obligasi Berkelanjutan V Tahap III - Seri C IDR 0 250,000 22 Maret 2027 0,0625 Fixed Bond name 7
Nama obligasi 8 Obligasi Berkelanjutan V Tahap III - Seri B IDR 0 830,000 22 Maret 2025 0,056 Fixed Bond name 8
Nama obligasi 9 Obligasi Berkelanjutan V Tahap II - Seri B IDR 0 741,000 23 Juli 2024 0,055 Fixed Bond name 9
Nama obligasi 10 Obligasi Berkelanjutan IV Tahap VI - Seri C IDR 0 190,000 04 Oktober 2024 0,081 Fixed Bond name 10
Obligasi lainnya Obligasi Lainnya IDR 0 935,750 16 April 2024 0,0915 - 0,095 Fixed Other bonds
Nama obligasi 5,896,750 Bond name
Page 56
[8695000_BD] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency (breakdown) - Financing Industry
30 June 2024
Catatan pinjaman Notes for borrow
Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Bank Central Asia Tbk IDR 832,129 Bank Central Asia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 832,129
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,501,764 Bank Mandiri (Persero) Tbk
AUD
Page 57
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 1,501,764
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 445,246 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 445,246
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk
AUD
Page 58
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk
AUD
Page 59
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 455,000 Bank Danamon Indonesia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 455,000
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 952,266 Bank Maybank Indonesia Tbk
AUD
Page 60
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 952,266
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 2,090,079 Bank Pan Indonesia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 2,090,079
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
AUD
Page 61
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk
AUD
Page 62
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR 441,526 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 441,526
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans
AUD
Page 63
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD 197 3,220,417
Mata uang lainnya
Mata uang 3,220,417
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY 12,653 1,287,487
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 1,287,487
Bank lokal lainnya IDR 208,333 Other local banks
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 208,333
Page 64
30 June 2024
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris k
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing
Kreditur nama bank Mata uang 12,850 13,751,645 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang 2,160
Page 65
[8697000_BD] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information (breakdown) - Financing Industry
30 June 2024
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas
[baris komponen] [baris komponen]
Jatuh Jatuh
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tempo Jenis tempo Jenis
tingkat likuiditas, nilai Bunga tingkat likuiditas, nilai Bunga
utang bunga utang bunga
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
bank bank
Bank Central Asia IDR Bank Central IDR Bank Central Asia IDR Bank Central IDR
Tbk AUD Asia Tbk AUD Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 66
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 67
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
Page 68
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR
Tbk AUD Syariah Tbk AUD Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 69
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR
Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
Page 70
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD
Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR
Negara (Persero) Tbk Negara (Persero) Negara (Persero) Tbk Negara (Persero)
Page 71
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
Page 72
lainnya lainnya
Bank Pembangunan IDR Bank IDR Bank Pembangunan IDR Bank IDR
Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD
dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Banten Barat dan Banten
CNY Tbk CNY CNY Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR
AUD loans AUD AUD loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR
AUD banks AUD AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 73
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
30 June 2024
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis
Bunga Bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga
Kreditur Mata Creditor Currency Kreditur Mata Creditor Currency
nama uang bank name nama uang bank name
bank bank
Names mentioned 37 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
National Corporation
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.4
unresolved
org
Zurich Asuransi Indonesia Tbk
p.50 ×4
unresolved
org
Pinjaman Bank Central Asia Tbk
p.56
unresolved
org
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
p.60 ×4
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.62 ×2
unresolved
org
Banten Tbk
p.62 ×2
unresolved
org
Bank Central
p.65 ×2
unresolved
org
IDR Tbk
p.65 ×2
unresolved
org
Asia Tbk
p.65 ×2
unresolved
org
AUD Tbk
p.65 ×2
unresolved
org
Bank Syariah
p.66 ×4
unresolved
org
IDR Indonesia Tbk
p.66
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.66 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.