Back to announcement
20240729_PORT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31688432_lamp3.pdf
Other Text extracted PORTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 101
Page 1
The Manhattan Square
Kantor Jasa Penilai Publik Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
E-Mail : infoadmin@fdipartners.co
Property, Business Valuation & Advisory Website: www.fdipartners.co
Licence No. 2.22.0176 Phone (62 21) 27875911
KMK 460/KM.1/202
Jakarta, 04 April 2024
Kepada Yth,
PT Parvi Indah Persada
Jl. Kebon Bawang 1 No. 45
Tanjung Priok
Jakarta 14320
No. Laporan : 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Hal : Laporan Penilaian 100% Ekuitas River Ports Investments Pte. Ltd.
Dengan hormat,
LAPORAN PENILAIAN EKUITAS
RIVER PORTS INVESTMENTS PTE. LTD.
Berdasarkan Surat Penawaran No. 024/FDI/PB-SV/XII/2023 tanggal 07 Desember 2023, KJPP
Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau “Kami”)
mendapat penugasan dari PT Parvi Indah Persada (Selanjutnya disebut “PIP”) untuk
melakukan penilaian dan memberikan pendapat atas nilai pasar 100% ekuitas River Ports
Investments Pte. Ltd. (Selanjutnya disebut “RPI”) dan entitas anak serta asosiasi, per 31
Desember 2023.
Maksud dan Tujuan
Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai Pasar 100% ekuitas RPI
dan entitas anak serta asosiasi. Tujuan penilaian ini untuk keperluan transaksi pada
perusahaan terbuka dalam rangka jual beli.
Laporan penilaian ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan
untuk di luar maksud dan tujuan penilaian tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan
lainnya.
Objek Penilaian dan Kepemilikan
Objek Penilaian dalam hal ini adalah 100% ekuitas RPI beserta entitas anak dan asosiasi
(99,99% ekuitas Suksawat Terminal Co., Ltd. dan 30% ekuitas Port Solutions Co., Ltd.). 100%
ekuitas RPI dimiliki oleh PIP.
Tanggal Penilaian (Cut off Date)
Tanggal penilaian dalam penugasan ini adalah 31 Desember 2023.
Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang
Page 2
Dasar Nilai Dasar nilai yang digunakan sesuai maksud dan tujuan di atas adalah Nilai Pasar. Mengacu pada POJK 35/POJK.04/2020, Nilai Pasar, didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. Penilaian dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal (POJK 35). Pendekatan dan Metodologi Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan merupakan pendekatan dan metode penilaian yang umum digunakan sesuai dengan POJK 35. Pemilihan pendekatan dan metode penilaian diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik dan klasifikasi objek penilaian. Dalam penilaian ini, pendekatan penilaian yang diaplikasikan adalah pendekatan pendapatan, pendekatan aset dan pendekatan pasar. Untuk pendekatan pendapatan digunakan metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow), dan untuk pendekatan aset digunakan metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Book Value Method) serta pendekatan pasar digunakan metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (guideline publicly- traded comparable method). Obyek penilaian merupakan ekuitas dari holding company, merujuk kepada POJK 35/2020 dan SPI 330 dalam hal melakukan penilaian terhadap Perusahaan induk maka penilai harus melakukan penilaian kepada seluruh anak Perusahaan secara terpisah sesuai dengan persentase kepemilikannya. Atas dasar tersebut penilai menjadikan pendekatan aset sebagai pendekatan utama. Sedangkan untuk memenuhi kewajiban dua pendekatan dalam proses penilaian maka diaplikasikan pendekatan pasar. Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow), dan Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Book Value Method) diterapkan pada entitas anak dan asosiasi RPI yang terdiri dari Suksawat Terminal Co., Ltd. (SSW) (entitas anak) dan Port Solutions Co., Ltd. (PS) (asosiasi). Pendekatan Pendapatan dengan metode Diskonto Arus Kas digunakan karena SSW dan PS merupakan perusahaan yang beroperasi dan telah mempunyai aliran pendapatan dari aktivitas operasionalnya. Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih digunakan karena memiliki aset yang mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap aktivitas operasional perusahaan Kesimpulan Penilaian Berdasarkan analisis dari semua data dan informasi yang kami peroleh dan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, dan mengacu pada hasil perhitungan dengan menggunakan metode penilaian yang digunakan, Halaman 2 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 3
Page 4
DAFTAR ISI
SURAT
PENGANTAR……………………………………………………………………………………………………...1
DAFTAR ISI ................................................................................................................................. 4
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................................... 6
1.1 Identitas Status Penilai ...................................................................................................... 6
1.2 Identitas Pemberi Tugas ................................................................................................... 6
1.3 Pengguna Laporan ........................................................................................................... 6
1.4 Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan............................................................. 7
1.5 Jenis Mata Uang Yang Digunakan ............................................................................... 7
1.6 Maksud dan Tujuan Penilaian......................................................................................... 7
1.7 Dasar Nilai ............................................................................................................................ 7
1.8 Tanggal Penilaian (Cut Off Date) .................................................................................. 7
1.9 Tingkat Kedalaman Investigasi ....................................................................................... 7
1.10 Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan .............................................. 8
1.11 Asumsi Dan Kondisi Pembatas........................................................................................ 8
1.12 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi............................................................. 9
1.13 Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar ... 9
1.14 Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian.............................................. 9
1.15 Premis Penilaian ................................................................................................................ 11
1.16 Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan .......................................... 11
1.17 Data Dan Informasi Pendukung ................................................................................... 12
1.18 Pernyataan Independensi Penilai ............................................................................... 13
1.19 Batasan Atau Pengecualian Atas Tanggung Jawab Kepada Pihak Selain
Pemberi Tugas................................................................................................................... 14
1.20 Persyaratan Surat Representasi .................................................................................... 14
1.21 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ..................... 14
BAB II ANALISIS PERSEROAN .............................................................................................. 15
2.1. River Ports Investment Pte. Ltd. (RPI) ........................................................................... 15
2.1.1. Data dan Informasi .......................................................................................................... 15
2.1.2. Pelaksanaan Wawancara............................................................................................. 16
2.1.3. Gambaran Umum Obyek Penilaian ........................................................................... 16
2.1.4. Laporan Keuangan RPI .................................................................................................. 18
2.1.5. Analisis Laporan Keuangan RPI .................................................................................... 22
2.2. Port Solutions Company Limited (PS) .......................................................................... 25
2.2.1. Data dan Informasi .......................................................................................................... 25
2.2.2. Gambaran Umum Obyek Penilaian ........................................................................... 26
2.2.3. Laporan Keuangan PS .................................................................................................... 28
2.2.4. Analisis Laporan Keuangan PS ..................................................................................... 32
2.3. Suksawat Terminal Company Limited (SSW) ............................................................. 36
2.3.1. Data dan Informasi .......................................................................................................... 36
2.3.2. Gambaran Umum Obyek Penilaian ........................................................................... 37
2.3.3. Laporan Keuangan SSW ................................................................................................ 39
2.3.4. Analisis Laporan Keuangan SSW .................................................................................. 43
2.4. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham ....................................................... 47
2.5. Informasi Asuransi ............................................................................................................. 47
2.6. Analisis dan Pembahasan Manajemen Terkait Obyek Penilaian ....................... 47
BAB III TINJAUAN EKONOMI DAN ANALISIS INDUSTRI ..................................................... 49
3.1. Tinjauan Ekonomi ............................................................................................................. 49
Halaman 4 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 5
3.2. Analisis Industri................................................................................................................... 52
BAB IV PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN ................................................................ 55
4.1. Pendekatan dan Metode Penilaian Usaha .............................................................. 55
4.2. Pemilihan Pendekatan dan Metode Penilaian........................................................ 56
BAB V PROSES PENILAIAN ................................................................................................... 57
5.1 Prosedur Penilaian ........................................................................................................... 57
5.2 Metode Penilaian Yang Digunakan ........................................................................... 58
5.3 Aplikasi Diskon dan Premi .............................................................................................. 58
5.4 Perhitungan Nilai Pasar 100% Ekuitas RPI dan Entitas Anak .................................. 59
5.4.1 Port Solutions Company Limited (PS) .......................................................................... 59
a. Perhitungan Indikasi Nilai 30% Ekuitas PS Dengan Pendekatan Pendapatan
Melalui Metode DCF ....................................................................................................... 59
b. Perhitungan Indikasi Nilai 30% Ekuitas PS Dengan Pendekatan Aset Melalui
Metode Penyesuaian Aset Bersih ................................................................................ 66
5.4.2 Suksawat Terminal Company Limited (SSW) ............................................................. 68
a. Perhitungan Indikasi Nilai 99,99% Ekuitas SSW Dengan Pendekatan
Pendapatan Melalui Metode DCF.............................................................................. 68
b. Perhitungan Perhitungan Indikasi Nilai 99,99% Ekuitas SSW Dengan
Pendekatan Aset Melalui Metode Penyesuaian Aset Bersih................................ 82
5.4.3 River Ports Investments Pte Ltd (RPI) ............................................................................ 84
a. Perhitungan Perhitungan Perhitungan Indikasi Nilai 100% Ekuitas RPI Dengan
Pendekatan Aset Melalui Metode Penyesuaian Aset Bersih................................ 84
b. Perhitungan Indikasi Nilai 100% Ekuitas SSW Dengan Pendekatan Pasar
Melalui Metode GPTC..................................................................................................... 85
BAB VI KESIMPULAN ............................................................................................................. 95
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ....................................................................... 96
PERNYATAAN PENILAI ............................................................................................................ 97
LAMPIRAN ............................................................................................................................... 99
Halaman 5 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 6
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Identitas Status Penilai
Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI Partners), selaku
Penilai Independen untuk memberikan penilaian yang obyektif dan tidak memihak,
sesuai KEPI; memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian atas objek penilaian yang
dimaksud. KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI Partners) adalah Kantor Jasa
Penilai Publik yang memegang Izin Usaha No.2.22.0176 tanggal 21 April 2022 dari Menteri
Keuangan Republik Indonesia dan mempunyai Penilai Publik sebagai berikut:
• Rekan, Ferdinand Pardede, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi penilaian
bisnis dengan Izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) No. STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023. Beliau adalah
anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
• Penugasan penilaian ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan material
atau benturan kepentingan baik aktual maupun potensial dengan obyek penilaian
dan/atau pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi obyektifitas, profesional
dan tidak memihak.
• Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu
kesatuan tim penugasan di bawah kordinator Penilai berizin atau penanggung jawab
laporan penilaian ini
1.2 Identitas Pemberi Tugas
Berdasarkan Surat Penawaran 024/FDI/PB-SV/XII/2023 tanggal 07 Desember 2023, KJPP
Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau “Kami”)
mendapat penugasan dari PT Parvi Indah Persada (Selanjutnya disebut “PIP”) untuk
melakukan penilaian dan memberikan pendapat atas nilai pasar 100% ekuitas River
Ports Investments Pte. Ltd. (Selanjutnya disebut “RPI”) dan entitas anak, per 31 Desember
2023. Berikut adalah informasi mengenai identitas pemberi tugas:
Pemberi tugas dalam hal ini adalah PIP, dengan informasi sebagai berikut :
Nama : PT Parvi Indah Persada
Alamat : Jl. Kebon Bawang 1 No. 45, Tanjung Priok, Jakarta 14320
Telepon/Fax : (021) 22435910
Bidang usaha : Reparasi mesin untuk keperluan umum dan perdagangan besar
mesin, peralatan, dan perlengkapan lainnya
PIC/Contact : Ibu Lina
Email : lina@nusantaraport.id
1.3 Pengguna Laporan
Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.
Halaman 6 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 7
1.4 Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan
Objek Penilaian dalam hal ini adalah 100% ekuitas RPI beserta entitas anak dan asosiasi
(99,99% ekuitas Suksawat Terminal Co., Ltd. dan 30% ekuitas Port Solutions Co., Ltd.). 100%
ekuitas RPI dimiliki oleh PIP.
1.5 Jenis Mata Uang Yang Digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penugasan ini, sesuai dengan mata uang fungsional
dalam laporan keuangan Objek Penilaian dan dinyatakan kembali dalam mata uang
Rupiah (dalam hal mata uang fungsional bukan Rupiah).
1.6 Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai pasar 100% ekuitas
RPI dan entitas anak. Tujuan penilaian ini untuk keperluan transaksi pada perusahaan
terbuka dalam rangka jual beli.
Laporan penilaian ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak
digunakan untuk di luar maksud dan tujuan penilaian tersebut di atas maupun
penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penilaian ini, bilamana dianggap perlu,
penilai akan menggunakan bantuan dari
luar maupun profesi lainnya.
1.7 Dasar Nilai
Dasar nilai yang digunakan sesuai maksud dan tujuan di atas adalah Nilai Pasar.
Mengacu pada POJK 35/POJK.04/2020, Nilai Pasar, didefinisikan sebagai estimasi
sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada
tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman
yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan.
1.8 Tanggal Penilaian (Cut Off Date)
Tanggal Penilaian dalam penugasan ini adalah 31 Desember 2023.
1.9 Tingkat Kedalaman Investigasi
a. Data dan informasi menyangkut dokumen atas objek penilaian/penugasan yang
kami terima dari pemberi tugas.
b. Verifikasi yang kami lakukan terhadap objek penilaian adalah merupakan bagian
dari keperluan dan kepentingan pelaksanaan penilaian.
c. Proses pengumpulan dan analisis data dilakukan secara lengkap pada objek
penilaian. Bila terdapat keterbatasan dalam hal dokumen atau identifikasi secara
keseluruhan, maka kami menggunakan data dan dokumen secara sampling
secukupnya (data yang relevan).
Halaman 7 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 8
d. Inspeksi dapat dilakukan tanpa ada pembatasan akses ke lokasi termasuk data
yang harus disediakan oleh pemberi tugas dan/ atau pihak terkait lainnya kepada
penilai dalam melakukan inspeksi, penelaahan, penghitungan dan analisis untuk
tujuan penilaian.
1.10 Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan
Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui
dan digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional
maupun internasional. Data yang relevan dan terpercaya tersebut antara lain sebagai
berikut:
a. Data Industri untuk Pelabuhan.
b. Data Makro Ekonomi dari Bank Indonesia
c. Data inflasi dari International Monetary Fund
1.11 Asumsi Dan Kondisi Pembatas
a. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
b. Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang
digunakan dalam proses penilaian.
c. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.
d. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat dibuat oleh
manajemen.
e. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik.
f. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
disusun sesuai dengan ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai
Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
g. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Usaha dan Kesimpulan
Opini Nilai Akhir.
h. Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang USD, Baht dan dinyatakan kembali
dalam Rupiah.
i. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
tanggung jawab kami.
j. KJPP FDI ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab KJPP
FDI secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari
aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan
KJPP FDI.
k. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta
yang berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan
sebagainya bukan menjadi tanggung jawab KJPP FDI.
l. Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di
dalamdala laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya
dan KJPP FDI tidak bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
m. Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat
Halaman 8 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 9
dijadikan sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena
laporan penilaian ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
kemampuan yang KJPP FDI miliki.
n. Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda
tangan penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari
KJPP FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN.
o. Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.
1.12 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
Laporan Penilaian yang dihasilkan tidak untuk konsumsi publik. Persetujuan penilai harus
didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan,
atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai laporan keuangan
perusahaan/objek penilaian, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan/objek
penilaian, dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun
dari perusahaan/objek penilaian.
Tanda tangan Penilai Publik dan cap KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan yang
resmi merupakan syarat mutlak Laporan Penilaian yang dihasilkan.
Laporan penilaian tidak akan dipublikasikan dalam bentuk dan kesempatan apapun,
sebagian atau keseluruhan, tanpa persetujuan KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan
Rekan .
1.13 Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar
Penilaian dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis Di Pasar Modal (POJK 35/POJK.04/2020).
1.14 Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian
Arus Kas Bersih : Tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan
operasional; merupakan arus kas yang tersedia bagi
penyedia modal yang terdiri dari utang dan ekuitas; dan
telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan operasi
saat ini dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan.
– POJK 35 Pasal 1.36
Asumsi : Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat,
atau keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek
Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya
telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses
Penilaian. – POJK 35 Pasal 1.15
Business Interest : Kepemilikan dalam perusahaan yang meliputi penyertaan
dalam perusahaan, surat berharga, aset keuangan lainnya,
dan aset tak berwujud. – POJK 35 Pasal 1.21
Halaman 9 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 10
Premium of Control/CP : Premi Pengendalian (Premium of Control/Control Premium)
adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang
merupakan penambah dari nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari tingkat pengendalian alas Objek Penilaian –
POJK 35 Pasal 1.31
DCF : Discounted Cash Flow, arus kas yang diproyeksikan
didiskonkan Kembali ke tanggal penilaian, menghasilkan nilai
kini dari aset - SPI 106 butir 3.4
DLOC : Diskon Tanpa Pengendalian (Discount For Lack of Control)
adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang
merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas Objek
Penilaian. – POJK 35 Pasal 1.28
DLOM : Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability)
adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang
merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari kurangnya likuiditas Obyek Penilaian – POJK 35
Pasal 1.29
Kelangsungan Usaha : adalah suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang
sedang beroperasi atau dalam konstruksi, atau suatu premis
dalam Penilaian, dimana Penilai Bisnis menganggap suatu
perusahaan akan terus melanjutkan operasinya secara
berkelanjutan – POJK 35 Pasal 1.30
KJPP FDI&R : Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand, Danar, Ichsan dan
Rekan.
Laporan Penilaian Bisnis : Laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang memuat
pendapat Penilai Bisnis mengenai objek Penilaian serta
menyajikan informasi tentang proses Penilaian – POJK 35 Pasal
1.24
RPI : River Ports Investments Pte. Ltd.
Nilai : perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual dan/atau
pembeli atas suatu barang atau jasa dan merupakan jumlah
manfaat ekonomi berdasarkan nilai pasar yang akan
diperoleh dari objek Penilaian pada tanggal Penilaian. – POJK
35 Pasal 1.8
Nilai Terminal : Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah periode waktu
tetap, dimana arus kas yang diterapkan dapat
menggunakan model ekuitas atau Modal Investasi. – POJK 35
Pasal 1.37
Halaman 10 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 11
Nilai pasar : Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua
Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman
yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan. – POJK
35 Pasal 1.14
Obyek Penilaian : Objek penilaian dapat merupakan aset, liabilitas, entitas,
ekuitas, kepentingan dan/atau kerugian ekonomis yang
dinilai.
PIP : PT Parvi Indah Persada
Tanggal Penilaian : Tanggal pada saat Nilai, hasil Penilaian, atau perhitungan
manfaat ekonomi dinyatakan. – POJK 35 Pasal 1.9
Tingkat Diskonto : Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di masa
depan ke nilai sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari
uang dan ketidakpastian atas terealisasinya pendapatan
ekonomi. – POJK 35 Pasal 1.35
1.15 Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian atas Nilai pasar 100% ekuitas RPI beserta entitas anak
dan asosiasi dengan premis penilaian Going Concern, yaitu sebuah entitas yang terus
melaksanakan kegiatan operasionalnya secara berkelanjutan di masa depan tanpa
adanya maksud atau kebutuhan untuk melikuidasi atau memperkecil secara material
skala usahanya.
1.16 Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan merupakan pendekatan dan
metode penilaian yang umum digunakan sesuai dengan POJK 35. Pemilihan
pendekatan dan metode penilaian diterapkan dengan mempertimbangkan
karakteristik dan klasifikasi objek penilaian. Dalam penilaian ini, pendekatan penilaian
yang diaplikasikan adalah pendekatan pendapatan, pendekatan aset dan
pendekatan pasar. Untuk pendekatan pendapatan digunakan metode Diskonto Arus
Kas (Discounted Cash Flow), dan untuk pendekatan aset digunakan metode
Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Book Value Method) serta pendekatan pasar
digunakan metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (Guideline Publicly-
Traded Comparable Method).
Tahapan penilaian ekuitas RPI dilakukan dengan terlebih dahulu melaksanakan
penilaian terhadap ekuitas anak perusahaan dan asosiasi RPI yaitu Suksawat Terminal
Co. Ltd. (”SSW”) (entitas anak) dan Port Solutions Co. Ltd. (“PS”) (asosiasi). Penilaian
ekuitas SSW dan PS dilakukan untuk menentukan Nilai Pasar atas Investasi yang dimiliki
RPI pada anak perusahaan dan asosiasi sesuai dengan porsi kepemilikan saham
Halaman 11 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 12
dengan mengaplikasikan Pendekatan Pendapatan melalui metode DCF dan
Pendekatan Aset dengan metode ABV Setelah nilai investasi RPI pada anak perusahaan
dan asosiasi diperoleh, penilaian ekuitas RPI dilakukan dengan menggunakan
Pendekatan Aset dengan metode ABV dan Pendekatan Pasar dengan metode GPTC.
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan mengacu kepada POJK 35/2020
dimana dalam hal obyek penilaian merupakan holding company maka pendekatan
yang dapat diaplikasikan adalah pendekatan aset. Pada penilaian ini diterapkan
pendekatan aset dengan metode penyesuaian aset bersih (Adjusted Book Value
Method). Selanjutnya terkait dengan penilaian yang mengacu kepada POJK 35 minimal
2 pendekatan maka pendekatan kedua yang digunakan adalah pendekatan pasar
dengan metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (GPTC).
Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow), dan Metode Penyesuaian Aset Bersih
(Adjusted Book Value Method) diterapkan pada entitas anak dan asosiasi RPI yang
terdiri dari Suksawat Terminal Co., Ltd. (SSW) dan Port Solutions Co., Ltd. (PS). Pendekatan
Pendapatan dengan metode Diskonto Arus Kas digunakan karena SSW dan RPI
merupakan perusahaan yang beroperasi dan telah mempunyai aliran pendapatan dari
aktivitas operasionalnya. Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih
digunakan karena memiliki aset yang mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap
aktivitas operasional perusahaan.
1.17 Data Dan Informasi Pendukung
Data dan informasi pendukung dalam kegiatan inspeksi dan penelaahan dokumen
adalah sebagai berikut:
• Hasil Pelaksanaan Inspeksi
Hasil pelaksanaan inspeksi didapatkan keterangan dari Manajemen RPI yang
diwakili oleh Direktur yang menjelaskan tentang RPI dan diberikan data legalitas
atas RPI berupa akta pendirian, perizinan usaha, dan perizinan lainnya.
• Hasil Pemeriksaan atas dokumen yang Relevan dengan Obyek Penilaian
Obyek Penilaian merupakan ekuitas RPI dan entitas anak serta asosiasi. Atas dasar
hal tersebut, maka dokumen legalitas yang relevan dengan Obyek Penilaian
merupakan dokumen-dokumen yang juga melekat pada RPI mencakup perijinan
dan legalitas.
• Tingkat Likuiditas Pasar Obyek Penilaian
Dengan mempertimbangkan bahwa Obyek Penilaian merupakan perusahaan
tertutup yang tidak diperdagangkan di pasar modal/terbuka.
• Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli
Dalam melakukan penilaian Ekuitas Perusahaan, KJPP FDI&R tidak menggunakan
tenaga ahli dan hasil pekerjaan tenaga ahli dari luar.
• Penilai Properti dan Hasil Pekerjaan Penilai Properti
Dalam melakukan penilaian Ekuitas RPI dan Entitas Anak serta Asosiasi, KJPP FDI&R
menggunakan hasil pekerjaan penilaian aset:
a. Laporan Penilaian Aset Tetap SSW per tanggal 31 Desember 2023 yang
dilakukan oleh KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan No: 00035/2.0176-
00/PP/05/0333/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024.
Halaman 12 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 13
b. Laporan Penilaian Aset Tetap PS per tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan
oleh KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan No: 00036/2.0176-
00/PP/05/0333/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024.
• Aset dan Kewajiban Non OperasionalAset dan Kewajiban Non Operasional
Berdasarkan laporan keuangan yang diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan per 31 Desember 2023 dan informasi manajemen RPI, RPI tidak
memiliki aset non operasional.
• Penyesuaian terhadap Laporan Keuangan
Penyesuaian terhadap laporan keuangan Perusahaan dilakukan terhadap pos-pos
dalam laba rugi yang bukan berasal dari hasil operasional utama, yaitu:
• Pendapatan bunga
• Laba (rugi) selisih kurs
• Denda dan koreksi pajak
• Pendapatan dan beban lain-lain
• Laporan Keuangan Audit RPI
Laporan keuangan audit RPI yang kami gunakan dalam penugasan ini adalah
sebagai berikut:
- Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 No. 00393/2.1030/AU.1/05/1153-5/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
wajar dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh
Worohapsari Anggonoraras Mustikaningjati.
- Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022 No. 00392/2.1030/AU.1/05/1153-4/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
wajar dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh
Worohapsari Anggonoraras Mustikaningjati.
- Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 No. 00391/2.1030/AU.1/05/1153-3/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
wajar dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh
Worohapsari Anggonoraras Mustikaningjati.
- Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 No. 00390/2.1030/AU.1/05/1153-2/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
wajar dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh
Worohapsari Anggonoraras Mustikaningjati.
- Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2019 No. 00383/2.1030/AU.1/05/1153-1/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
wajar dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh
Worohapsari Anggonoraras Mustikaningjati.
1.18 Pernyataan Independensi Penilai
a. Penilai dan seluruh tim penilai yang tergabung di KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan
Rekan yang terlibat dalam penugasan ini telah bekerja secara profesional dan
independen.
Halaman 13 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 14
b. KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan tidak mempunyai tanggung jawab
apapun berkaitan dengan dampak dan akibat yang mungkin dan dapat timbul
dari hasil laporan penilaian ke pihak selain kepada Pemberi Tugas dan Pengguna
Laporan. Jika pihak lain memilih untuk mengandalkan isi laporan ini maka mereka
bertanggung jawab sepenuhnya terhadap dampak maupun risiko yang mungkin
ditimbulkan.
c. Dalam menyusun laporan ini, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan
mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh
Pemberi tugas dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk
publik dan informasi lainnya serta penelitan yang kami anggap relevan.
d. Kami sebagai Penilai tidak memiliki keterlibatan material atau benturan
kepentingan baik aktual maupun potensial dengan obyek penilaian dan/atau
pemilik properti. Kami tegaskan pula bahwa dalam penugasan ini kami tidak
memiliki kepentingan/berpihak, obyektif, dan tanpa mengakomodasi kepentingan
pribadi atau pihak tertentu.
1.19 Batasan Atau Pengecualian Atas Tanggung Jawab Kepada Pihak Selain Pemberi Tugas
Penilai tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak lain, kecuali kepada Pemberi
Tugas dan Pengguna Laporan dalam Penugasan ini sesuai dengan tujuan penilaian
sebagaimana disebutkan diatas, selama tidak menyimpang dari peraturan dan hukum
yang berlaku.
1.20 Persyaratan Surat Representasi
• Sesuai proses investigasi, dimana Penilai memperoleh informasi terkait Objek
Penilaian berasal dari Pemberi Tugas atau Manajemen Perusahaan, maka Pemberi
Tugas atau Manajemen Perusahaan menyakini bahwa seluruh informasi yang
diberikan kepada Penilai adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan,
• Pernyataan tersebut dan pernyataan lainnya yang mungkin muncul selama proses
investigasi terkait Objek Penilaian akan dituangkan tersendiri dalam bentuk Surat
Representasi secara terpisah sebagai bagian syarat diterbitkannya Laporan
Penilaian dan akan ditandatangani bermaterai oleh Pemberi Tugas atau
Manajemen Perusahaan.
1.21 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Dari tanggal penilaian (cut off date) per 31 Desember 2023 hingga laporan penilaian ini
diterbitkan tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (Subsequent
Event).
Halaman 14 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 15
BAB II
ANALISIS PERSEROAN
2.1. River Ports Investment Pte. Ltd. (RPI)
2.1.1. Data dan Informasi
Data dan Informasi yang kami gunakan dalam proses penilaian ekuitas RPI adalah
sebagai berikut:
• Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 No. 00393/2.1030/AU.1/05/1153-5/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat wajar
dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh Worohapsari
Anggonoraras Mustikaningjati.
• Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022 No. 00392/2.1030/AU.1/05/1153-4/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat wajar
dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh Worohapsari
Anggonoraras Mustikaningjati.
• Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 No. 00391/2.1030/AU.1/05/1153-3/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat wajar
dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh Worohapsari
Anggonoraras Mustikaningjati.
• Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 No. 00390/2.1030/AU.1/05/1153-2/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat wajar
dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh Worohapsari
Anggonoraras Mustikaningjati.
• Laporan Keuangan Konsolidasian RPI yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2019 No. 00383/2.1030/AU.1/05/1153-1/0/III/2024 tanggal 26 Maret 2024 yang
diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat wajar
dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Galuh Worohapsari
Anggonoraras Mustikaningjati.
• Laporan Penilaian Aset Tetap SSW per tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan
oleh KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan No: 00035/2.0176-
00/PP/05/0333/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024.
• Laporan Penilaian Aset Tetap PS per tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan oleh
KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan No: 00036/2.0176-00/PP/05/0333/1/IV/2024
tanggal 4 April 2024.
• Salinan perjanjian / kontrak RPI:
- Perjanjian pinjaman antar perusahaan antara RPI dengan PS.
- Perjanjian pinjaman antar perusahaan antara RPI dengan SSW.
• Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (management representation letter)
terkait penugasan Penilaian 100% ekuitas RPI.
• Data, informasi, dan dokumen lainnya dari Perseroan serta pihak pihak lain yang
relevan untuk penugasan.
Halaman 15 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 16
• Data dan Informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal RPI baik dari media
cetak maupun media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.
• Data dan informasi pendukung lainnya melalui kegiatan inspeksi dan penelaahan
dokumen.
2.1.2. Pelaksanaan Wawancara
Berdasarkan surat perintah penugasan yang kami terima, kami telah mengadakan
wawancara dengan manajemen RPI serta pihak lain yang kami anggap layak dan
relevan guna mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk keperluan
proses penilaian. Wawancara telah dilakukan bersama pihak Manajemen RPI yang
diwakilkan oleh Paul Krisnadi selaku Direktur Perusahaan.
2.1.3. Gambaran Umum Obyek Penilaian
a. Latar Belakang Perusahaan
River Ports Investments Pte. Ltd. (”Perusahaan”) didirikan di bawah Accounting and
Corporate Regulatory Authority of Singapore (ACRA) berdasarkan Companies Act
(Cap 50) dengan Sertifikat Konfirmasi Pendirian Perusahaan No. 201529824K tanggal
17 Desember 2015 di Singapura. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Rapat Umum untuk meningkatkan
modal Perusahaan tanggal 30 Mei 2023.
b. Perizinan
Perizinan yang telah diperoleh RPI, antara lain sebagai berikut:
• Accounting and Corporate Regulatory Authority of Singapore dan berdasarkan
Companies Act (Cap 50) dengan Sertifikat Konfirmasi Pendirian Perusahaan No.
201529824K tanggal 17 Desember 2015
c. Kegiatan Usaha
Kegiatan utama Perusahaan adalah kegiatan perusahaan induk lainnya, berinvestasi
di pelabuhan, pengoperasian pelabuhan dan terminal peti kemas dan layanan
teknik untuk peralatan pelabuhan dan pelabuhan.
d. Lokasi
Kantor Perusahaan berlokasi di Bukit Batok Crescent, #03-77 Wcega Tower, Singapura
658065.
e. Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang
saham RPI adalah sebagai berikut:
Halaman 16 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 17
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham RPI
Lembar Prosentase Jumlah
Pemegang Saham
Saham % (USD)
PT Parvi Indah Persada 48.990.001 100% 48.990.001
Sumber: Laporan Keuangan Audit 31 Desember 2023
f. Susunan Pengurus
Berdasarkan laporan keuangan audit RPI per 31 Desember 2023 susunan Direksi
Perseroan adalah sebagai berikut:
Direksi:
Direktur : Chiong Yew Ee
Direktur : Paul Krisnadi
g. Informasi Perpajakan
Berdasarkan laporan keuangan audit RPI periode 31 Desember 2023, RPI memiliki
income tax payable.
h. Jenis Ekuitas dan Hak Yang Melekat
Dalam penilaian ini, Objek Penilaian merupakan Ekuitas Biasa (common stock)
dengan hak yang melekat sesuai dengan kepemilikannya sebagaimana diatur
dalam anggaran dasar Perusahaan.
i. Produk yang Dihasilkan
RPI yang merupakan obyek penilaian merupakan perusahaan induk atas
perusahaan-perusahaan penyedia jasa di pelabuhan.
j. Latar Belakang Ekonomi
Penilaian ini dilakukan dalam kondisi ekonomi yang secara rinci dijelaskan dalam BAB
III dalam laporan ini.
k. Pasar Geografis
RPI merupakan Perusahaan induk dari SSW dan PS yang beroperasi dan bergerak
dalam bidang Jasa yang berupa penyedia jasa di Pelabuhan di Thailand.
l. Pemasok dan Pelanggan Kunci
Pemasok dan pelanggan kunci merupakan masing-masing penyedia dan pengguna
jasa di Pelabuhan di anak perusahaan RPI.
m. Persaingan Usaha
RPI memiliki persaingan usaha untuk jenis usaha yang sama.
Halaman 17 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 18
n. Risiko-risiko Usaha
RPI memiliki risiko usaha dari kegiatan operasional entitas anak dan asosiasi yang
dapat berpengaruh dari perekonomian.
2.1.4. Laporan Keuangan RPI
Dalam penilaian ekuitas RPI ini, kami mendapat data dan informasi mengenai laporan
keuangan RPI. Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data posisi keuangan RPI untuk
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 hingga 31 Desember 2023:
Tabel 2. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian RPI (dalam USD)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 423.127 527.580 961.332 1.270.422 2.806.229
Piutang usaha
Pihak berelasi 332.825 338.089 443.418 825.749 928.932
Pihak ketiga 604.467 544.096 484.869 353.659 460.374
Aset Keuangan lancar
lPihak
i berelasi 809.303 572.068 772.808 2.780.817 2.532.646
Pihak ketiga 110.950 139.361 308.584 2.057.238 245.393
Persediaan 104.001 14.954 604.261 319.304
Pajak dibayar dimuka 2.594.522 472.172 377.126 345.678 369.153
Biaya dibayar dimuka 84.290 71.658 58.590 19.830 20.536
Uang muka 35.464 10.010 7.940 8.859 4.496
Uang muka investasi 323.099 - - - -
Jumlah aset lancar 5.422.048 2.675.034 3.429.621 8.266.513 7.687.063
ASET TIDAK LANCAR
Piutang pihak berelasi non-
usaha 345.287 1.721 - - -
Aset tetap 20.122.294 39.939.987 33.713.365 25.379.364 24.103.063
Aset takberwujud 9.406 2.579 1.137 1.022 881
Aset lain-lain 796.578 887.814 840.328 900.396 964.847
Jumlah aset tidak lancar 21.273.565 40.832.101 34.554.830 26.280.782 25.068.791
JUMLAH ASET 26.695.613 43.507.135 37.984.451 34.547.295 32.755.854
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 6.096.108 6.096.121 6.092.922 6.108.526 634.868
Pihak ketiga 547.789 444.881 237.397 240.216 273.264
Utang pajak 23.217 19.673 19.530 24.330 15.706
Beban akrual 5.985.517 4.761.906 4.848.261 4.721.014 227.075
Liabilitas keuangan jangka
i
Pihak berelasi 5.695.350 5.712.471 3.696.985 3.198.883 93.883
Pihak ketiga 89.054 19.308 6.300 4.085 2.116.116
Uang muka penjualan 302.263 362.787 693.626 462.530 531.833
Bagian lancar liabilitas 19.866 58.704 310.708 430.199 460.058
jangka panjang: utang
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas jangka 18.759.164 17.475.851 15.905.729 15.189.783 4.352.803
pendek
Halaman 18 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 19
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
LIABILITAS JANGKA
PANJANG
Utang pihak berelasi 23.516.684 24.461.496 29.742.476 31.137.476 -
Liabilitas pajak tangguhan - 10.941 8.791 -
Utang sewa pembiayaan - 26.714.992 23.719.501 22.510.387 22.276.758
Liabilitas imbalan kerja 80.530 109.757 114.830 134.159 143.356
Total Liabilitas Jangka 23.597.214 51.297.186 53.585.598 53.782.022 22.420.114
Panjang
JUMLAH LIABILITAS 42.356.378 68.773.037 69.491.327 68.971.805 26.772.917
Modal saham 6.190.001 6.190.001 6.190.001 6.190.001 48.990.001
Defisit (17.909.671) (27.451.137) (33.281.671) (36.299.099) (37.784.697)
Selisih transaksi dengan 91.389 91.389 91.389 91.389 91.389
pihak nonpengendali
Penghasilan komprehensif 867.912 1.620.491 2.552.518 2.796.129 2.172.463
lain
Sub total (10.760.369) (19.549.256) (24.447.763) (27.221.580) 13.469.156
Kepentingan (4.900.396) (5.716.646) (7.059.113) (7.202.930) (7.486.219)
nonpengendali
Jumlah Ekuitas (15.660.765) (25.265.902) (31.506.876) (34.424.510) 5.982.937
JUMLAH LIABILITAS DAN 26.695.613 43.507.135 37.984.451 34.547.295 32.755.854
EKUITAS
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audited RPI
Jumlah Aset
Perkembangan jumlah aset RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR adalah
sebesar 5,25%.
Pada tahun 2020 jumlah aset meningkat sebear 62,97% dibandingkan tahun lalu
disebabkan terutama peningkatan pada akun aset tetap.
Pada tahun 2021 penurunan jumlah aset sebesar 12,69% secara year on year,
dikarenakan penurunan pada akun aset tetap.
Pada tahun 2022 penurunan jumlah aset adalah sebesar 9,05% secara year on year,
penurunan terjadi terutama karena penurunan pada akun aset tetap sebesar 24,72%
dibandingkan tahun 2021.
Jumlah aset pada tahun 2023 dicatatkan sebesar USD32.755.854 atau menurun sebesar
5,19% dari tahun 2022, penurunan terjadi terutama karena penurunan pada akun aset
tetap sebesar 5,03% dibandingkan tahun 2022.
Total Liabilitas
Perkembangan total liabilitas RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami penurunan dengan penurunan secara CAGR adalah
sebesar 10,84%.
Halaman 19 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 20
Pada tahun 2020 pertumbuhan total liabilitas adalah sebesar 62,37% secara year on
year dibandingkan tahun 2019, dimana peningkatan terutama pada liabilitas jangka
panjang yaitu akun utang sewa pembiayaan sebesar USD26.714.992.
Pada tahun 2021 pertumbuhan total liabilitas adalah sebesar 1,04% secara year on year
dibandingkan tahun 2020, dimana peningkatan terutama pada liabilitas jangka
panjang yaitu akun utang pihak berelasi.
Pada tahun 2022 terdapat penurunan total liabilitas adalah sebesar 0,75% secara year
on year dibanding tahun 2021 dimana penurunan terutama pada liabilitas jangka
pendek yaitu akun liabilitas keuangan jangka pendek lainnya pihak berelasi dengan
penurunan sebesar USD498.102 atau sebesar 13,47%.
Pada tahun 2023 penurunan total liabilitas adalah sebesar 61,18% secara year on year
dibandingkan tahun 2022, dimana penurunan terutama pada liabilitas jangka panjang
yaitu akun utang pihak berelasi sebesar 100% atau sebesar USD31.137.476 dibanding
tahun sebelumnya.
Ekuitas
RPI mencatatkan ekuitas negatif pada tahun 2019 hingga 2022 disebabkan RPI
mengalami kerugian. Pada tahun 2023, RPI membukukan ekuitas positif sebesar
USD5.982.937 dikarenakan peningkatan modal saham RPI.
Tabel 3. Laporan Laba/(Rugi) Konsolidasian RPI (dalam USD)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 4.958.683 3.586.191 4.597.216 4.193.882 5.464.484
Beban langsung (7.661.436) (7.000.302) (7.114.805) (5.507.726) (5.155.004)
Laba (rugi) kotor (2.702.753) (3.414.111) (2.517.589) (1.313.844) 309.480
Laba (rugi) usaha (2.872.058) (4.310.064) (6.513.228) (2.219.982) (414.167)
Laba (rugi) bersih (4.526.360) (7.144.272) (7.966.734) (3.539.426) (1.718.243)
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audited RPI
Pendapatan
Pendapatan konsolidasian RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami fluktuasi dengan peningkatan secara CAGR sebesar 2,46%.
Pada tahun 2020 dan 2022, pendapatan RPI mengalami penurunan dibandingkan
tahun sebelumnya dengan masing-masing penurunan sebesar 27,68% dan 8,77%.
Pendapatan RPI untuk tahun 2021 dan 2023 mengalami peningkatan dibandingkan
tahun sebelumnya dengan masing-masing peningkatan sebesar 28,19% dan 30,30%.
Laba (Rugi) Kotor
RPI mencatatkan rugi kotor konsolidasian selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2022 dengan tren membaik. Rugi kotor RPI pada tahun 2019
sebesar USD2.702.753 dan rugi kotor RPI pada tahun 2022 sebesar USD1.313.844 hal ini
disebabkan menurunnya beban langsung pada tahun 2022.
Halaman 20 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 21
Pada tahun 2023, RPI membukukan laba kotor sebesar USD309.480 dikarenakan
peningkatan pendapatan dan penurunan beban langsung.
Laba (Rugi) Bersih
RPI mencatatkan rugi bersih konsolidasian selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2023 dengan tren membaik. Rugi bersih RPI pada tahun 2019
sebesar USD4.526.360 dan rugi bersih RPI pada tahun 2023 sebesar USD1.718.243 hal ini
disebabkan terutama menurunnya beban langsung pada tahun 2023.
Tabel 4. Laporan Arus Kas RPI Konsolidasian (dalam USD)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Kas neto diperoleh dari (digunakan (3.304.953) (1.567.078) (2.513.613) (6.731.410) (8.591.342)
untuk) aktivitas operasi
Kas neto diperoleh dari (digunakan (308.847) 751.730 (202.702) 6.453.828 (106.262)
untuk) aktivitas investasi
Kas neto diperoleh dari (digunakan 3.642.570 924.946 3.171.050 594.495 10.227.997
untuk) aktivitas pendanaan
Kenaikan (Penurunan) kas dan bank 28.770 109.598 454.735 316.913 1.530.393
Pengaruh perubahaan kurs valuta 20.377 (5.145) (20.983) (7.823) 5.414
kas dan bank
Kas dan bank awal tahun 373.980 423.127 527.580 961.332 1.270.422
Kas dan bank akhir tahun 423.127 527.580 961.332 1.270.422 2.806.229
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audited RPI
Berikut adalah macam-macam arus kas RPI berdasarkan data historis laporan keuangan
Perseroan untuk periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023:
Arus kas dari aktivitas operasi RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan
31 Desember 2023 dicatatkan negatif yang mengindikasikan adanya arus kas keluar
dari kegiatan operasionalnya. Arus kas dari aktivitas operasi RPI cenderung terus
menurun dari tahun 2019 sampai 2023 yang dikarenakan peningkatan pada
pembayaran bunga dan pembayaran kepada pihak ketiga. Arus kas yang
digunakan untuk aktivitas operasi pada 31 Desember 2023 tercatat sebesar
USD8.591.342.
Arus kas dari aktivitas investasi RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan
31 Desember 2023 berfluktuasi. Penggunaan arus kas dari aktivitas investasi terjadi
pada tahun 2019, 2021 dan 2023 yang digunakan untuk pembelian aset tetap dan
penempatan deposito berjangka. Sementara perolehan arus kas dari aktivitas
investasi disebabkan dari penjualan aset tetap yang terjadi pada tahun 2020 dan
2022. Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi pada 31 Desember 2023
tercatat sebesar USD106.262.
Arus kas dari aktivitas pendanaan RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2023 dicatatkan positif, dimana hal ini mengindikasikan bahwa
RPI secara konsisten mendapatkan suntikan pendanaan. Arus kas masuk dari aktivitas
pendanaan terbesar didapatkan pada tahun 2023 yakni USD10.227.997 dimana
pendanaan terbesar didapatkan dari tambahan setoran modal sebesar
USD42.800.000 dan terdapat pembayaran kepada pihak berelasi sebesar
USD31.137.476.
Halaman 21 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 22
2.1.5. Analisis Laporan Keuangan RPI
Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan RPI dilakukan berdasarkan
analisis terhadap laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan beberapa
teknis analisis sebagai berikut:
a. Commonsize statement analysis
Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan
keuangan RPI untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset
terhadap total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta
komposisi biaya biaya atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil
analisis laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan metode Common
Size Statement Analysis:
Tabel 5. Analisis Commonsize Statement– Laporan Posisi Keuangan
Posisi Keuangan 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Aset lancar 20,31% 6,15% 9,03% 23,93% 23,47% 16,58%
Aset tidak lancar 79,69% 93,85% 90,97% 76,07% 76,53% 83,42%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas jangka pendek 70,27% 40,17% 41,87% 43,97% 13,29% 41,91%
Liabilitas jangka panjang 88,39% 117,91% 141,07% 155,68% 68,45% 114,30%
Total liabilitas 158,66% 158,07% 182,95% 199,64% 81,73% 156,21%
Total ekuitas -58,66% -58,07% -82,95% -99,64% 18,27% -56,21%
Jumlah Liabilitas dan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis common size
statement, selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023,
proporsi aset lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi
aset tidak lancar terhadap total aset dengan rata-rata proporsi aset lancar dan tidak
lancar terhadap total aset secara berturut-turut adalah sebesar 16,58% dan 83,42%.
Rata-rata proporsi total liabilitas terhadap total aset selama 31 Desember 2019
sampai dengan 31 Desember 2023 adalah 156,21%. Selanjutnya, rata-rata proporsi
ekuitas terhadap total aset selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 adalah -56,21%.
Tabel 6. Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba (Rugi)
Laba Rugi 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung -154,51% -195,20% -154,76% -131,33% -94,34% -146,03%
Laba (rugi) kotor -54,51% -95,20% -54,76% -31,33% 5,66% -46,03%
Laba (rugi) usaha -57,92% -120,19% -141,68% -52,93% -7,58% -76,06%
Laba (rugi) bersih -91,28% -199,22% -173,29% -84,39% -31,44% -115,93%
Berdasarkan tabel common-size laporan laba rugi di atas, rata-rata untuk margin
laba (rugi) kotor, margin laba (rugi) usaha dan laba (rugi) bersih untuk periode 2019
hingga 2023 berturut-turut sebesar negatif 46,03%, negatif 76,06% dan negatif
115,93%.
Halaman 22 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 23
b. Ratio Analysis
Ratio Analysis atau analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan
keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari
laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi
antara keduanya. Berikut adalah tabel rasio keuangan yang kami gunakan dalam
analisis rasio keuangan RPI.
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan
RASIO KEUANGAN 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Rasio Aktivitas (x)
Rasio perputaran 5,29 4,07 4,95 3,56 3,93 4,36
piutang
Rasio perputaran 73,67 - 475,78 9,11 16,14 143,68
persediaan
Rasio perputaran 1,15 1,07 1,12 0,87 5,68 1,98
utang usaha
Rasio Likuiditas (x)
Rasio lancar 0,29 0,15 0,22 0,54 1,77 0,59
Rasio cepat 0,28 0,15 0,21 0,50 1,69 0,57
Rasio kas 0,02 0,03 0,06 0,08 0,64 0,17
Rasio Profitabilitas (%)
Rasio laba atas aset (16,96%) (16,42%) (20,97%) (10,25%) (5,25%) (13,97%)
Rasio laba atas 28,90% 28,28% 25,29% 10,28% (28,72%) 12,81%
ekuitas
Rasio Solvabilitas (%)
Rasio total Liabilitas / 158,66% 158,07% 182,95% 199,64% 81,73% 156,21%
total aset
Rasio total Liabilitas / (270,46%) (272,20%) (220,56%) (200,36%) 447,49% (103,22%)
total ekuitas
Rasio Aktivitas
Rasio Aktivitas merupakan suatu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur
efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva atau sumberdaya yang
dimilikinya.
1. Rasio Perputaran Piutang
Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi piutang menjadi kas.
Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rata-rata rasio perputaran
piutang untuk periode 2019 hingga 2023 sebesar 4,36 kali.
2. Rasio Perputaran Persediaan
Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi persediaan menjadi
kas. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rata-rata rasio perputaran
persediaan untuk periode 2019 hingga 2023 sebesar 143,68 kali.
Halaman 23 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 24
3. Rasio Perputaran Utang Usaha
Rasio ini menunjukan kecepatan utang usaha dapat dilunasi oleh perusahaan
kepada pemasok. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rata-rata
rasio perputaran utang usaha untuk periode 2019 hingga 2023 sebesar 1,98 kali.
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka
pendeknya. Beberapa rasio keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain
adalah:
1. Rasio Lancar (current ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar.
Rasio ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar
Perseroan dapat menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum
semakin tinggi rasio lancar maka semakin aman Perseroan. Rasio lancar RPI dari
tahun 2019 sampai 2023 mengalami fluktuatif dengan tren meningkat sehingga
rata-rata rasio cepat sebesar 0,59 kali.
2. Rasio Cepat (quick ratio)
Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar,
namun sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang
menghitung seluruh aset lancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos
seperti persediaan yang dianggap kurang lancar, dikeluarkan dalam perhitungan
rasio cepat. Rasio cepat RPI juga menunjukkan tren yang sama dengan rasio
lancar dengan rata-rata dari tahun 2019 sampai 2023 sebesar 0,57 kali.
3. Rasio Kas (cash ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar.
Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rata-rata rasio kas tahun 2019
hingga 2023 sebesar 0,17 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini
antara lain adalah:
1. Rasio laba atas aset (return on asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang
digunakan dapat menghasilkan laba. Rasio laba atas aset RPI dari tahun 2019
hingga 2023 dengan rata-rata adalah sebesar negatif 13,97%.
Halaman 24 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 25
2. Rasio laba atas ekuitas (return on equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau
keuntungan yang diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan. RPI
mencatatkan rugi bersih untuk tahun 2019 hingga 2023 dan mencatatkan dan
ekuitas negatif untuk tahun 2019 hingga 2022. Tingkat rasio laba atas ekuitas RPI
dari tahun 2019 hingga 2023 dengan rata-rata adalah sebesar 12,81%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
kemampuan Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang
termasuk dalam kategori ini.
1. Rasio total liabilitas terhadap total aset
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset
Perseroan. Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan Perseroan.
Adapun tingkat rasio liabilitas terhadap total aset RPI dengan rata-rata selama
periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar
156,21%.
2. Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas
atau modal Perseroan. Rasio satu menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan
jumlah ekuitas. Berdasarkan tabel rasio keuangan RPI diatas dapat dilihat bahwa
rasio liabilitas terhadap ekuitas RPI dengan rata-rata selama periode 31 Desember
2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar negatif 103,22%.
2.2. Port Solutions Company Limited (PS)
2.2.1. Data dan Informasi
Data dan Informasi yang kami gunakan dalam proses penilaian ekuitas PS adalah
sebagai berikut:
• Laporan Keuangan PS yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang diaudit
oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam semua
hal yang material yang ditandatangani oleh Pronchanok Pakdeepaiboonphoi
tanggal 19 Maret 2024.
• Laporan Keuangan PS yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang diaudit
oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam semua
hal yang material yang ditandatangani oleh Pronchanok Pakdeepaiboonphoi
tanggal 31 Maret 2023.
• Laporan Keuangan PS yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang diaudit
oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam semua
hal yang material yang ditandatangani oleh Sunisa Sema tanggal 25 Maret 2022.
Halaman 25 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 26
• Laporan Keuangan PS yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang diaudit
oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam semua
hal yang material yang ditandatangani oleh Sunisa Sema tanggal 25 Maret 2021.
• Laporan Keuangan PS yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang diaudit
oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam semua
hal yang material yang ditandatangani oleh Sunisa Sema tanggal 14 Februari 2020.
• Proyeksi keuangan PS untuk tahun 2024 sampai dengan 2028.
• Laporan Penilaian Aset Tetap PS per tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan oleh
KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan 00036/2.0176-00/PP/05/0333/1/IV/2024
tanggal 4 April 2024.
• Salinan perjanjian / kontrak:
- Perjanjian sewa peralatan tanggal 1 Agustus 2023 antara Port Solutions Co., Ltd.,
dengan Suksawat Terminal Co., Ltd.
- Perjanjian sewa peralatan tanggal 1 Januari 2022 antara Port Solutions Co., Ltd.,
dengan Suksawat Terminal Co., Ltd.
- Perjanjian sewa peralatan tanggal 1 Oktober 2020 antara Port Solutions Co., Ltd.,
dengan Suksawat Terminal Co., Ltd.
• Data, informasi, dan dokumen lainnya dari Perseroan serta pihak pihak lain yang
relevan untuk penugasan.
• Data dan Informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal baik dari media cetak
maupun media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.
• Data dan informasi pendukung lainnya melalui kegiatan inspeksi dan penelaahan
dokumen.
2.2.2. Gambaran Umum Obyek Penilaian
a. Latar Belakang Perusahaan
Port Solutions Company Limited didirikan pada tanggal 2 Februari 2016, terdaftar
sebagai badan hukum berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan
Dagang Thailand dengan Nomor Pendaftaran Badan Hukum 0105559019355 yang
disahkan dan memperoleh sertifikat pada tanggal 7 Februari 2020 oleh Bangkok
Partnerships and Companies Registration Office Department of Business
Development Ministry of Commerce.
b. Perizinan
Perizinan yang telah diperoleh PS, antara lain sebagai berikut:
• Pendaftaran Badan Hukum dengan Nomor 0105559019355, terdaftar sebagai
badan hukum berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan
Dagang Thailand.
c. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan utama Perusahaan meliputi bidang jasa perawatan dan
pemeliharaan alat-alat di pelabuhan.
Halaman 26 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 27
d. Lokasi
Kantor pusat PS berlokasi di No. 105/28, Mu 10, Kecamatan Bang Khru, Distrik Phra
Pradaeng, Provinsi Samut Prakan, Thailand.
e. Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan informasi dari management, susunan pemegang saham PS per 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 8. Susunan Pemegang Saham
Lembar Prosentase Jumlah
Pemegang Saham
Saham % (Baht)
River Ports Investments Pte. Ltd. 14.998 30.00 1.499.800
Mr Thor Soon Hock 1 0.00 100
Mr Paul Krisnadi 1 0.00 100
South Sea Management Co. Ltd 35.000 70.00 3.500.000
Jumlah 50.000 100% 5.000.000
Sumber: informasi manajemen
f. Susunan Pengurus
Berdasarkan informasi susunan direksi Perusahaan per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Direksi:
Direktur : Mr. Thor Soon Hock
Direktur : Mr. Nopparat Yuenyong
g. Informasi Perpajakan
Berdasarkan laporan keuangan audit PS periode 31 Desember 2023, PS memiliki utang
pajak/pajak penghasilan.
h. Jenis Ekuitas dan Hak Yang Melekat
Dalam penilaian ini, Objek Penilaian merupakan Ekuitas Biasa (common stock)
dengan hak yang melekat sesuai dengan kepemilikannya sebagaimana diatur
dalam anggaran dasar Perusahaan.
i. Produk yang Dihasilkan
PS merupakan pengelola perawatan dan pemeliharaan alat-alat di pelabuhan.
j. Latar Belakang Ekonomi
Penilaian ini dilakukan dalam kondisi ekonomi yang secara rinci dijelaskan dalam BAB
III dalam laporan ini.
Halaman 27 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 28
k. Pasar Geografis
PS bergerak di jasa transportasi laut dan darat serta perawatan dan pemeliharaan
alat-alat Pelabuhan di Thailand.
l. Pemasok dan Pelanggan Kunci
PS memiliki pemasok yang menyediakan kapal barge, manajemen kapal, dan
bahan bakar. Pelanggan kunci aalah operator terminal di Pelabuhan.
m. Persaingan Usaha
PS memiliki persaingan usaha yaitu Perusahaan penyedia jasa transportasi dan
operator terminal
n. Risiko-risiko Usaha
PS memiliki risiko usaha terkait perekonomian dan persaingan usaha.
2.2.3. Laporan Keuangan PS
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data posisi keuangan PS untuk periode yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 hingga 31 Desember 2023:
Tabel 9. Laporan Posisi Keuangan PS (dalam Baht)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
ASET
Cash and cash 4.938.007 8.381.808 17.465.106 36.063.417 76.055.121
Short-term investment 660.000 - - - -
Trade and other
65.858.925 21.811.460 29.358.409 167.961.232 114.040.058
accounts receivable
Inventory - - - 20.988.114 10.980.110
Short-term loan to
related company and 8.154.321 - - - -
interest receivable
Asset held for sale 24.851.502 - 27.701.827 - -
Current portion of
finance lease - - - - 2.386.185
receivables, net
Other current financial
- 660.000 2.072.260 2.09-1.276 3.960.363
asset
Non-current financial
- - 1.713.952 968.400 985.748
assets due within 1 year
Other current asset 2.763.593 1.230.374 673.919 171.103 171.098
Total aset lancar 107.226.348 32.083.642 78.985.473 228.243.542 208.578.683
Deposits at financial
institution used as 3.150.000 3.150.000 3.050.000 3.050.000 1.200.000
collateral
Equipments and vessels 241.963.297 206.883.730 172.189.075 11.874.145 10.847.507
Intangible assets 15.761 8.851 10.114 5.970 10.354
Finance lease 8.939.822
Halaman 28 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 29
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Non-Current financial 751.021
- - 2.705.034 1.736.769
assets
Other non-current asset 8.954.418 14.007.928 12.830.929 7.932.383 4.892.940
Withholding tax
Total aset tidak lancar 254.083.476 224.050.509 190.785.152 24.599.267 26.641.644
JUMLAH ASET 361.309.824 256.134.151 269.770.625 252.842.809 235.220.327
LIABILITAS DAN EKUITAS
Trade and other 149.262.380 99.945.559 64.166.314 9.336.963 9.150.281
Short-term loan from 422.410.670 400.770.823 - - -
related companies and
Current portion of long- 223.709 - - - -
term lease payable
Other current liabilities 1.170.099 967.945 784.600 1.018.883 1.205.584
Total liabilitas jangka
573.066.858 501.684.327 64.950.914 10.355.846 10.355.865
pendek
Employee benefit 567.144 802.065 1.349.897 1.522.222 876.588
obligations
Long-term loan from - - 421.604.765 488.908.250 509.712.536
related company
Deferred tax liabilities - 330.498 295.306 - -
Total liabilitas jangka 567.144 1.132.563 423.249.968 490.430.472 510.589.124
JUMLAH LIABILITAS 573.634.002 502.816.890 488.200.882 500.786.318 520.944.989
Share capital 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000
Other surplus 145.690.449 158.428.146 157.083.425
Deficit (217.324.178) (253.004.732) (370.301.931) (411.371.655) (447.808.087)
Other components of - 1.321.993 1.181.225 - -
equity
Total Ekuitas (212.324.178) (246.682.739) (218.430.257) (247.943.509) (285.724.662)
JUMLAH LIABILITAS DAN
361.309.824 256.134.151 269.770.625 252.842.809 235.220.327
EKUITAS
Sumber: Laporan Keuangan Audited PS
Jumlah Aset
Perkembangan jumlah aset PS selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami penurunan dengan penurunan secara CAGR adalah
sebesar 10,17%.
Pada tahun 2020 jumlah aset PS mengalami penurunan sebesar 29,11% secara year on
year dibandingkan tahun 2019. Penurunan terjadi terutama karena penurunan pada
aset lancar yaitu akun trade and other accounts receivable sebesar 66,88% atau
sebesar Baht44.047.465 dibanding tahun sebelumnya dan penurunan pada asset tidak
lancar sebagian besar disebabkan penurunan akun equipments and vessels sebesar
14,50% atau sebesar Baht35.079.567 dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2021 pertumbuhan jumlah aset sebesar 5,32% secara year on yaer,
peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada aset lancar yaitu asset held for
sale sebesar 100% atau sebesar Baht27.701.827 dibanding tahun sebelumnya.
Halaman 29 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 30
Pada tahun 2022 mengalami penurunan jumlah aset sebesar 6,27% secara year on year,
penurunan terjadi terutama karena penurunan signifikan pada aset tidak lancar yaitu
akun equipments and vessels sebesar 93,10% atau sebesar Baht160.314.930 dibanding
tahun sebelumnya.
Selanjutnya jumlah aset pada tahun 2023 dicatatkan sebesar Baht235.220.327 atau
terjadi penurunan sebesar 6,97% dari tahun 2022. Penurunan terjadi pada aset lancar
yang disebabkan terutama oleh trade and other accounts receivable.
Total Liabilitas
Perkembangan total liabilitas PS selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 cenderung mengalami penurunan secara CAGR sebesar 2,38%.
Pada tahun 2020 total liabilitas mengalami penurunan sebesar 12,35% secara year on
year, terjadi terutama penurunan pada liabilitas jangka pendek yaitu akun trade and
other accounts payable sebesar 33,04% atau sebesar Baht49.316.821 dibanding tahun
sebelumnya.
Pada tahun 2021 total liabilitas mengalami penurunan sebesar 2,91% secara year on
year, terjadi terutama penurunan pada liabilitas jangka pendek yaitu akun trade and
other accounts payable sebesar 35,80% atau sebesar Baht35.779.245 dibanding tahun
sebelumnya.
Pada tahun 2022 pertumbuhan total liabilitas adalah sebesar 2,58% secara year on year,
dimana terjadi terutama peningkatan pada liabilitas jangka panjang yaitu akun long-
term loan from related company sebesar 15,96% atau sebesar Baht67.303.485 dibanding
tahun sebelumnya.
Selanjutnya total liabilitas pada tahun 2023 dicatatkan sebesar Baht520.944.989 atau
meningkat sebesar 4,03% dari tahun 2022. Peningkatan terjadi terutama pada akun
long-term loan from related company sebesar 4,26% dibanding tahun sebelumnya.
Ekuitas
Perkembangan ekuitas PS selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami penurunan secara CAGR adalah sebesar 7,71%.
Pada tahun 2020 penurunan ekuitas sebesar 16,18% secara year on year, dimana
penurunan terjadi terutama karena peningkatan pada akun deficit sebesar 16,42%
atau sebesar Baht35.680.554 dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2021 ekuitas PS meningkat sebesar 11,45% secara year on year, dimana
kenaikan terjadi terutama karena peningkatan pada akun other surplus sebesar
Baht145.690.449 atau 100,00% dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2022 ekuitas PS menurun sebesar 13,51% secara year on year, dimana
peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada akun deficit sebesar 11,09%
atau sebesar Baht41.069.724 dibanding tahun sebelumnya.
Halaman 30 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 31
Selanjutnya ekuitas pada tahun 2023 dicatatkan sebesar negatif Baht285.724.664 atau
menurun sebesar 15,24% dari tahun 2022.
Tabel 10. Laporan Laba/(Rugi) PS (dalam Baht)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Revenue 111.262.837 75.853.101 93.853.326 41.642.366 32.005.086
Cost of service (166.271.770) (107.177.535) (121.272.862) (63.570.414) (35.357.135)
Gross Loss (55.008.933) (31.324.434) (27.419.536) (21.928.048) (3.352.049)
Other Income 27.980.095 67.366.461 (49.581.657) 33.798.661 13.068.853
Profit (Loss) before
(27.028.838) 36.042.027 (77.001.193) 11.870.613 9.716.804
expense
Expense (8.083.977) (45.138.290) (14.652.627) (30.791.821) (21.505.984)
Profit (Loss) before
(35.112.815) (9.096.263) (91.653.820) (18.921.208) (11.789.180)
expense
Finance costs (20.743.480) (18.429.970) (25.384.237) (23.625.046) (25.444.121)
Income (Loss) before tax (55.856.295) (27.526.233) (117.038.057) (42.546.254) (37.233.301)
Tax - - - - -
Income (Loss) for the
(55.856.295) (27.526.233) (117.038.057) (42.546.254) (37.233.301)
year
Other comprehensive
- 1.321.993 (399.910) 796.869
Income (Loss)
Comprehensive Income
(55.856.295) (26.204.240) (117.437.967) (42.546.254) (36.436.432)
(Loss) for the year
Sumber: Laporan Keuangan Audited PS
Pendapatan
Pendapatan PS berasal dari services income. Dimana selama periode 31 Desember 2019
sampai dengan 31 Desember 2023 pendapatan PS memiliki kecenderungan menurun
dengan penurunan secara CAGR sebesar 26,77%.
Pendapatan PS menurun sebesar 31,83% pada tahun 2020 karena terjadi pandemi
COVID-19. Tetapi pada tahun 2021 pendapatan meningkat sebesar 23,73% karena
peningkatan services income. Namun pada tahun 2022 menurun sebesar 55,63% yang
disebabkan penurunan services income. Pendapatan pada 2023 juga mengalami
penurunan menjadi sebesar Baht32.005.086.
Rugi Kotor
Rugi kotor PS pada tahun 2019 hingga tahun 2023 mengalami penurunan secara CAGR
sebesar 50,32% yang disebabkan menurunnya pendapatan. Rugi kotor pada 31
Desember 2023 sebesar Baht3.352.049.
Rugi Bersih
Rugi bersih PS pada tahun 2019 hingga tahun 2023 berfluktuasi dengan penurunan
secara CAGR sebesar 9,64%. Rugi bersih PS berfluktuasi dari tahun 2019 – 2023
disebabkan fluktuasi beban usaha. PS mencatatkan rugi bersih pada tahun 2023
sebesar Baht37.233.301.
Halaman 31 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 32
Tabel 11. Laporan Arus Kas PS (dalam Baht)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Arus Kas Operasional (84.932.593) (30.115.958) (65.193.100) (120.487.757) 37.338.339
Arus Kas Investasi (11.804.714) 12.649.036 (17.723.519) 100.056.021 939.155
Arus Kas Pendanaan 93.930.974 20.910.723 92.060.964 39.096.618 -
Effect from changes in
exchange rate of cash 532 - (61.047) (66.571) 1.714.210
and cash equivalents
Kenaikan (Penurunan)
(2.805.801) 3.443.801 9.083.298 18.598.311 39.991.704
Kas
Saldo Awal Kas 7.743.808 4.938.007 8.381.808 17.465.106 36.063.417
Saldo Akhir Kas 4.938.007 8.381.808 17.465.106 36.063.417 76.055.121
Sumber: Laporan Keuangan Audited PS
Berikut adalah macam-macam arus kas PS berdasarkan data historis laporan keuangan
Perseroan untuk periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 :
Arus kas dari aktivitas operasi PS selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan
31 Desember 2022 dicatatkan negatif yang mengindikasikan tidak adanya arus kas
masuk dari kegiatan operasionalnya. Arus kas yang diperoleh dari aktivitas arus kas
operasi pada 2023 tercatat sebesar Baht37.338.339.
Arus kas dari aktivitas investasi PS selama periode 31 Desember 2019, 2021 dan 2023
dicatatkan negatif, dimana hal ini mengindikasikan bahwa PS secara konsisten
melakukan belanja modal / capital expenditure selama waktu itu. Belanja modal
terbesar terjadi pada tahun 2021 yakni Baht17.723.519 yang sebagian besar untuk
perolehan aset tetap. Sementara itu pada tahun 2023 arus kas dari yang diperoleh
dari aktivitas investasi dicatatkan sebesar Baht939.155.
Arus kas dari aktivitas pendanaan PS selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2022 dicatatkan positif, dimana hal ini mengindikasikan bahwa
PS mendapatkan pendanaan selama 5 (lima) tahun terakhir. Pada periode 31
Desember 2023 tidak terdapat arus kas dari aktivitas pendanaan.
2.2.4. Analisis Laporan Keuangan PS
Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan PS dilakukan berdasarkan analisis
terhadap laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan beberapa teknis
analisis sebagai berikut:
a. Commonsize statement analysis
Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan
keuangan PS untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset
terhadap total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta
komposisi biaya biaya atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil
analisis laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan metode Common
Size Statement Analysis:
Halaman 32 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 33
Tabel 12. Analisis Commonsize Statement– Laporan Posisi Keuangan
Posisi Keuangan 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Aset lancar 29,68% 12,53% 29,28% 90,27% 88,67% 50,09%
Aset tidak lancar 70,32% 87,47% 70,72% 9,73% 11,33% 49,91%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas jangka pendek 158,61% 195,87% 24,08% 4,10% 4,40% 77,41%
Liabilitas jangka panjang 0,16% 0,44% 156,89% 193,97% 217,07% 113,71%
Total liabilitas 158,77% 196,31% 180,97% 198,06% 221,47% 191,12%
Total ekuitas -58,77% -96,31% -80,97% -98,06% -121,47% -91,12%
Total Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis common size
statement, selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023,
proporsi aset tidak lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan
proporsi aset lancar terhadap total aset dengan rata-rata proporsi aset lancar dan
tidak lancar terhadap total aset secara berturut-turut adalah sebesar 50,09% dan
49,91%.
Rata-rata proporsi total liabilitas terhadap total aset selama 31 Desember 2019
sampai dengan 31 Desember 2023 adalah 191,12%. Selanjutnya, rata-rata proporsi
ekuitas terhadap total aset selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 adalah negatif 91,12%.
Tabel 13. Analisis Commonsize Statement– Laporan Laba (rugi)
Laba Rugi 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Laba / (rugi) kotor -49,44% -41,30% -29,22% -52,66% -10,47% -36,62%
Laba / (rugi) Usaha -31,56% -11,99% -97,66% -45,44% -36,84% -44,70%
Laba / (rugi) Bersih -50,20% -36,29% -124,70% -102,17% -116,34% -85,94%
Berdasarkan tabel common-size laporan laba rugi di atas, dapat dilihat bahwa dari
tahun 2019 hingga tahun 2023 dicatatkan mengalami kerugian baik untuk rugi kotor,
rugi usaha dan rugi bersih. Rata-rata margin rugi kotor, rugi usaha, dan rugi bersih
secara berturut-turut untuk tahun 2019 hingga 2023 adalah sebesar negatif 36,62%;
44,70% dan 85,94%.
b. Ratio Analysis
Ratio Analysis atau analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan
keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari
laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi
antara keduanya. Berikut adalah tabel rasio keuangan yang kami gunakan dalam
analisis rasio keuangan PS.
Tabel 14. Analisis Rasio Keuangan
RASIO KEUANGAN 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Rasio Aktivitas (x)
Rasio perputaran piutang 3,78 5,23 5,73 1,90 1,40 3,61
Halaman 33 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 34
RASIO KEUANGAN 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Rasio perputaran
- - - 3,03 3,22 3,12
persediaan
Rasio perputaran utang
37,16 9,45 16,87 26,27 11,18 20,19
usaha
Rasio Likuiditas (x)
Rasio lancar 0,19 0,06 1,22 22,04 20,14 8,73
Rasio cepat 0,19 0,06 1,22 20,01 19,08 8,11
Rasio kas 0,01 0,02 0,27 3,48 7,34 2,22
Rasio Profitabilitas (%)
Rasio laba atas aset (15,46%) (10,75%) (43,38%) (16,83%) (15,83%) (20,45%)
Rasio laba atas ekuitas 26,31% 11,16% 53,58% 17,16% 13,03% 24,25%
Rasio Solvabilitas (%)
Rasio total Liabilitas / total
158,77% 196,31% 180,97% 198,06% 221,47% 191,12%
aset
Rasio total Liabilitas / total
(270,17%) (203,83%) (223,50%) (201,98%) (182,32%) (216,36%)
ekuitas
Rasio Aktivitas
Rasio Aktivitas merupakan suatu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur
efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva atau sumberdaya yang
dimilikinya.
1. Rasio Perputaran Piutang
Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi piutang menjadi kas.
Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio perputaran piutang dari
tahun 2019 sampai 2023 dengan rata-rata sebesar 3,61 kali.
2. Rasio Perputaran Persediaan
Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi persediaan menjadi
kas. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, PS mencatakan persediaan
mulai tahun 2022 dan 2023 berupa hybrid battery. Rata-rata rasio perputaran
persediaan dari tahun 2022 sampai 2023 sebesar 3,12 kali.
3. Rasio Perputaran Utang Usaha
Rasio ini menunjukan kecepatan utang usaha dapat dilunasi oleh perusahaan
kepada pemasok. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio
perputaran utang usaha PS dari tahun 2019 sampai 2023 dengan rata-rata sebesar
20,19 kali.
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka
pendeknya. Beberapa rasio keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain
adalah:
Halaman 34 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 35
1. Rasio Lancar (current ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar.
Rasio ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar
Perseroan dapat menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum
semakin tinggi rasio lancar maka semakin aman Perseroan. Berdasarkan tabel
analisis rasio keuangan di atas, rata-rata rasio lancar dari tahun 2019 hingga 2023
sebesar 8,73 kali.
2. Rasio Cepat (quick ratio)
Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar,
namun sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang
menghitung seluruh aset lancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos
seperti persediaan yang dianggap kurang lancar, dikeluarkan dalam perhitungan
rasio cepat. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rata-rata rasio
cepat tahun 2019 hingga 2023 sebesar 8,11 kali.
3. Rasio Kas (cash ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar.
Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rata-rata rasio kas tahun 2019
hingga 2023 sebesar 2,22 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini
antara lain adalah:
1. Rasio laba atas aset (return on asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang
digunakan dapat menghasilkan laba. Rasio laba atas aset PS dengan rata-rata
selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah
sebesar negatif 20,45%.
2. Rasio laba atas ekuitas (return on equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau
keuntungan yang diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan. Adapun tingkat
rasio laba atas ekuitas PS selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 adalah rata-rata sebesar 24,25% dimana PS memiliki rugi bersih
dan ekuitas negatif.
Halaman 35 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 36
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
kemampuan Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang
termasuk dalam kategori ini.
1. Rasio total liabilitas terhadap total aset
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset
Perseroan. Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan Perseroan.
Adapun tingkat rasio liabilitas terhadap total aset PS dengan rata-rata selama
periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar
191,12%.
2. Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas
atau modal Perseroan. Rasio satu menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan
jumlah ekuitas. Berdasarkan tabel rasio keuangan PS diatas dapat dilihat bahwa
rasio liabilitas terhadap ekuitas PS dengan rata-rata selama periode 31 Desember
2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar negatif 216,36%.
2.3. Suksawat Terminal Company Limited (SSW)
2.3.1. Data dan Informasi
Data dan Informasi yang kami gunakan dalam proses penilaian ekuitas SSW adalah
sebagai berikut:
• Laporan Keuangan SSW yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
diaudit oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam
semua hal yang material yang ditandatangani oleh Pronchanok
Pakdeepaiboonphol tanggal 19 Maret 2024.
• Laporan Keuangan SSW yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
diaudit oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam
semua hal yang material yang ditandatangani oleh Pronchanok
Pakdeepaiboonphol tanggal 31 Maret 2023.
• Laporan Keuangan SSW yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
diaudit oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam
semua hal yang material yang ditandatangani oleh Sunisa Sema tanggal 25 Maret
2022.
• Laporan Keuangan SSW yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
diaudit oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam
semua hal yang material yang ditandatangani oleh Sunisa Sema tanggal 25 Maret
2021.
• Laporan Keuangan SSW yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
diaudit oleh RSM Audit Services (Thailand) Limited dengan pendapat wajar dalam
semua hal yang material yang ditandatangani oleh Sunisa Sema tanggal 14
Februari 2020.
Halaman 36 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 37
• Laporan Penilaian Aset Tetap SSW per tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan
oleh KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan No: 00035/2.0176-
00/PP/05/0333/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024.
• Proyeksi keuangan SSW untuk periode 2024 – 2042.
• Salinan perjanjian / kontrak SSW :
- Salinan perjanjian jasa terminal petikemas dengan Siamgas dan Petrochemicals
Public Company Limited
- Salinan pinjaman antar perusahaan antara River Ports Investments Pte. Ltd.
dengan Suksawat Terminal Co., Ltd.
• Data, informasi, dan dokumen lainnya dari Perseroan serta pihak pihak lain yang
relevan untuk penugasan.
• Data dan Informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal SSW baik dari media
cetak maupun media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.
• Data dan informasi pendukung lainnya melalui kegiatan inspeksi dan penelaahan
dokumen.
2.3.2. Gambaran Umum Obyek Penilaian
a. Latar Belakang Perusahaan
Suksawat Terminal Company Limited didirikan pada tanggal 13 Juni 2014
berdasarkan Certificate of Business Registration Nomor 0105557083544 yang
dikeluarkan pada tanggal 4 Desember 2023, yang telah memperoleh pengesahan
dari Ministry of Commerce Thailand.
b. Perizinan
Perizinan yang telah diperoleh SSW, antara lain sebagai berikut:
• Sertifikat Registrasi Bisnis Nomor 0105557083544 tanggal 4 Desember 2023, yang
telah memperoleh pengesahan dari Ministry of Commerce Thailand.
c. Kegiatan Usaha
SSW bergerak dalam bidang container terminal services.
d. Lokasi
Kantor pusat SSW berlokasi di 88/1, Mu 4, Jalan Suk Sawat, Kecamatan Bang Chak,
Distrik Phra Pradaeng, Provinsi Samut Prakan, Thailand.
e. Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang
saham SSW adalah sebagai berikut:
Halaman 37 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 38
Tabel 15. Susunan Pemegang Saham SSW
Lembar Prosentase Jumlah
Pemegang Saham
Saham % (Rp)
River Ports Investments Pte. Ltd. 9.099.998 100,00 909.999.800
Paul Krisnadi 1 0,00 100
Thor Soon Hock 1 0,00 100
Jumlah 9.100.000 100,00 910.000.000
Sumber: Laporan Keuangan Audit 31 Desember 2023
f. Susunan Pengurus
Berdasarkan laporan keuangan audit SSW per 31 Desember 2023 susunan Dewan
Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:
Direksi:
Direktur : Mr. Thor Soon Hock
Direktur : Mr. Paul Krisnadi
Direktur : Mr. Chiong Yew Ee
Direktur : Mr. Nopparat Yuenyong
g. Informasi Perpajakan
Berdasarkan laporan keuangan audit SSW periode 31 Desember 2023, SSW memiliki
utang pajak/pajak penghasilan.
h. Jenis Ekuitas dan Hak Yang Melekat
Dalam penilaian ini, Objek Penilaian merupakan Ekuitas Biasa (common stock)
dengan hak yang melekat sesuai dengan kepemilikannya sebagaimana diatur
dalam anggaran dasar Perusahaan.
i. Produk yang Dihasilkan
SSW merupakan operator terminal di Suksawat, Thailand.
j. Latar Belakang Ekonomi
Penilaian ini dilakukan dalam kondisi ekonomi yang secara rinci dijelaskan dalam BAB
III dalam laporan ini.
k. Pasar Geografis
SSW beroperasi dan bergerak dalam bidang Jasa yang berupa container terminal
services di pelabuhan yang pemasarannya mencakup pelabuhan di Thailand.
l. Pemasok dan Pelanggan Kunci
SSW tidak memiliki pemasok namun memiliki pelanggan kunci.
Halaman 38 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 39
m. Persaingan Usaha
SSW memiliki persaingan usaha dalam bidang container terminal services di Thailand.
n. Risiko-risiko Usaha
SSW memiliki risiko usaha terkait perekonomian dan persaingan usaha.
2.3.3. Laporan Keuangan SSW
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data posisi keuangan SSW untuk periode yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 hingga 31 Desember 2023:
Tabel 16. Laporan Posisi Keuangan SSW (dalam Thailand Baht)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
ASET
Cash and cash equivalents 3.266.833 3.781.668 1.998.812 5.958.814 16.692.532
Short-term investment 396.338 - - - -
Trade and other accounts
177.980.733 90.768.627 47.797.129 14.731.696 18.131.321
receivable
Other current financial asset - 382.827 422.585 445.749 570.583
Total aset lancar 181.643.904 94.933.122 50.218.526 21.136.259 35.394.436
Deposits at financial
19.450.000 22.450.000 22.450.000 25.450.000 25.450.000
institution used as collateral
Building improvement and
- - 294.247.961 267.834.190 239.553.623
equipment
Investment in subsidiary 9.800.000 - - - -
Equipments and vessels 344.349.954 325.958.979 - - -
Right-of-use assets - 666.097.036 635.201.857 603.891.053 583.861.393
Intangible assets 269.568 69.049 28.089 29.505 19.892
Other non-current asset 1.563.499 1.769.161 1.441.569 3.894.337 6.614.964
Withholding tax deducted
Total aset tidak lancar 375.433.021 1.016.344.225 953.369.476 901.099.085 855.499.872
JUMLAH ASET 557.076.925 1.111.277.347 1.003.588.002 922.235.344 890.894.308
LIABILITAS DAN EKUITAS
Trade and other accounts
296.512.556 176.650.634 201.594.867 220.446.880 37.615.754
payables
Short-term loan from related
parties and interest 352.998.727 292.688.305 115.650.542 107.847.518 72.385.898
payable
Current portion of long-term
332.089 1.773.258 10.434.369 14.940.077 18.205.177
lease payable
Current portion of non-
current other financial - - 1.713.952 968.400 985.748
liability
Other current liabilities 89.370 256.135 320.749 480.418 784.134
Total liabilitas jangka
649.932.742 471.368.332 329.714.479 344.683.293 129.976.711
pendek
Lease liabilities - 806.974.425 796.803.007 781.862.573 774.983.404
Halaman 39 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 40
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Non-current other financial
- - 2.705.034 1.736.769 751.021
liability
Employee benefit obligations 1.875.459 2.513.347 2.507.585 3.137.568 4.053.104
Long-term loan from related
- - 160.116.896 188.180.826 -
parties
Total liabilitas jangka
1.875.459 809.487.772 962.132.522 974.917.736 779.787.529
panjang
JUMLAH LIABILITAS 651.808.201 1.280.856.104 1.291.847.001 1.319.601.029 909.764.240
Share capital 449.000.000 449.000.000 449.000.000 449.000.000 910.000.000
Deficit (543.731.276) (645.132.707) (825.431.866) (935.396.717) (979.315.794)
Other surplus 66.240.400 71.720.048 37.786.521
Other components of equity - 26.553.950 21.932.467 17.310.984 12.659.341
Total Ekuitas (94.731.276) (169.578.757) (288.258.999) (397.365.685) (18.869.932)
JUMLAH LIABILITAS DAN
557.076.925 1.111.277.347 1.003.588.002 922.235.344 890.894.308
EKUITAS
Sumber: Laporan Keuangan Audited SSW
Jumlah Aset
Perkembangan jumlah aset SSW selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR adalah
sebesar 12,45%.
Pada tahun 2020 pertumbuhan jumlah aset sebesar 99,48% secara year on year,
pertumbuhan terjadi terutama karena peningkatan pada aset tidak lancar yaitu akun
right-of-use assets sebesar 100,00% atau sebesar Baht666.097.036 dibanding tahun
sebelumnya.
Pada tahun 2021 jumlah aset SSW mengalami penurunan sebesar 9,69% secara year on
year, penurunan terjadi terutama karena penurunan pada aset lancar yaitu akun trade
and other accounts receivable sebesar 47,34% atau sebesar Baht42.971.498 dibanding
tahun sebelumnya.
Pada tahun 2022 jumlah aset SSW mengalami penurunan sebesar 8,11% secara year on
year, penurunan terjadi terutama karena penurunan pada aset lancar yaitu akun trade
and other accounts receivable sebesar 69,18% atau sebesar Baht33.065.433 dibanding
tahun sebelumnya.
Jumlah aset pada periode 31 Desember 2023 dicatatkan sebesar Baht890.894.308 atau
menurun sebesar 3,40% dari tahun 2022, dikarenakan penurunan pada akun building
improvement and equipment dan akun right-of-use assets.
Total Liabilitas
Perkembangan total liabilitas SSW selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 cenderung mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara
CAGR adalah sebesar 8,69%.
Halaman 40 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 41
Pada tahun 2020 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 96,51% secara year on
year, terjadi terutama peningkatan pada liabilitas jangka panjang yaitu akun lease
liabilities sebesar Baht806.974.425 dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2021 total liabilitas mengalami peningkatan adalah sebesar 0,86% secara
year on year, dimana terjadi terutama peningkatan pada liabilitas jangka panjang yaitu
akun long-term loan from related parties sebesar 100,00% atau sebesar Baht160.116.896
dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2022 pertumbuhan total liabilitas adalah sebesar 2,15% secara year on year,
dimana terjadi terutama peningkatan pada liabilitas jangka pendek yaitu akun trade
and other accounts payable sebesar 9,35% atau sebesar Baht18.852.013 dibanding
tahun sebelumnya,
Total liabilitas pada tahun 2023 dicatatkan sebesar Baht909.764.240 atau penurunan
sebesar 31,06% dari tahun 2022 dimana penurunan terutama terjadi pada total liabilitas
lancar yaitu pada akun trade and other accounts payables dan short-term loan from
related parties and interest payable.
Ekuitas
Perkembangan ekuitas SSW selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR adalah
sebesar 33,19%.
Pada tahun 2020 penurunan ekuitas adalah sebesar 79,01% secara year on year,
dimana peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada akun deficit sebesar
18,65% atau sebesar Baht101.401.431 dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2021 penurunan ekuitas adalah sebesar 69,99% secara year on year,
dimana penurunan terjadi terutama karena peningkatan pada akun deficit sebesar
Baht180.299.159 atau 27,95% dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2022 penurunan ekuitas adalah sebesar 37,85% secara year on year,
dimana penurunan terjadi terutama karena peningkatan pada akun deficit sebesar
13,32% atau sebesar Baht109.964.851 dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023 ekuitas SSW dicatatkan negatif sebesar Baht18.869.932 atau
mengalami peningkatan yang disebabkan peningkatan pada akun share capital.
Tabel 17. Laporan Laba/(Rugi) SSW (dalam Thailand Baht)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Revenue 61.492.886 33.968.088 52.473.074 96.679.318 151.810.934
Cost of service (149.437.475) (95.594.256) (101.815.059) (121.164.531) (132.374.186)
Gross Loss (87.944.589) (61.626.168) (49.341.985) (24.485.213) 19.436.748
Other Income 37.926.940 86.847.424 (50.100.614) (5.438.816) 7.532.958
Profit (Loss) before
(50.017.649) 25.221.256 (99.442.599) (29.924.029) 26.969.706
expense
Halaman 41 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 42
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Expense (26.594.570) (56.768.190) (22.883.045) (23.985.654) (23.040.687)
Profit (Loss) before
(76.612.219) (31.546.934) (122.325.644) (53.909.683) 3.929.019
finance cost
Finance costs (17.512.865) (60.087.415) (62.798.063) (60.676.651) (52.124.594)
Income (Loss)
(94.125.084) (91.634.349) (185.123.707) (114.586.334) (48.195.575)
before tax
Tax - - - - -
Income (Loss) for
(94.125.084) (91.634.349) (185.123.707) (114.586.334) (48.195.575)
the year
Other
comprehensive - 26.553.950 203.065 - (375.145)
Income (Loss)
Comprehensive
Income (Loss) for (94.125.084) (65.080.399) (184.920.642) (114.586.334) (48.570.720)
the year
Sumber: Laporan Keuangan Audited SSW
Pendapatan
Pendapatan SSW berasal dari service income. Dimana selama periode 31 Desember
2019 sampai dengan 31 Desember 2023 pendapatan SSW berfluktuasi dengan tren
peningkatan secara CAGR sebesar 25,35%.
Pendapatan SSW menurun sebesar 44,76% pada tahun 2020 yang disebabkan oleh
terjadinya pandemi COVID-19. Pendapatan pada tahun 2021 hingga 2023 mengalami
peningkatan dengan peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebesar 84,25%
dibandingkan tahun 2021. Pendapatan tahun 2023 sebesar Baht151.810.934.
Laba (Rugi) Kotor
Rugi kotor SSW mengalami penurunan dari tahun 2019 hingga 2022 seiring menurunnya
persentase cost of sales terhadap pendapatan. Pada tahun 2023, SSW mencatatkan
laba kotor sebesar Baht19.436.748.
Rugi Bersih
SSW mencatatkan rugi bersih pada tahun 2019 hingga tahun 2023 dengan
kecenderungan menurun. Pada tahun 2020, rugi bersih tercatat menurun dibandingkan
tahun 2019 dikarenakan terdapat pendapatan lain-lain berupa debt forgiveness
income dari pihak berelasi. Pada tahun 2021, rugi bersih meningkat dibandingkan tahun
2020 disebabkan peningkatan cost of service dan loss on exchange rate. Rugi bersih
dibukukan menurun pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021 terutama dikarenakan
peningkatan pendapatan dan penurunan loss on exchange rate. Rugi bersih pada
tahun 2023 dicatatkan sebesar Baht48.195.575 atau menurun sebesar 57,94%
dibandingkan tahun 2022 terutama disebabkan penurunan cost of service.
Tabel 18. Laporan Arus Kas SSW (dalam Thailand Baht)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Net cash flow use in
5.341.057 45.574.842 42.189.616 68.245.347 (154.093.359)
operating activites
Halaman 42 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 43
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Net cash flow provided by
(517.450) (411.420) (369.215) (6.953.740) (480.026)
investing activities
Net cash flow provided by
(3.826.189) (44.648.587) (43.603.257) (57.322.831) 165.296.915
financing activities
Effect from changes in
(35.335) - - (8.774) 10.188
exchange rate of cash
Kenaikan (Penurunan) Kas 962.083 514.835 (1.782.856) 3.960.002 10.733.718
Saldo Awal Kas 2.304.750 3.266.833 3.781.668 1.998.812 5.958.814
Saldo Akhir Kas 3.266.833 3.781.668 1.998.812 5.958.814 16.692.532
Sumber: Laporan Keuangan Audited SSW
Berikut adalah macam-macam arus kas SSW berdasarkan data historis laporan
keuangan Perseroan untuk periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember
2023 :
Arus kas dari aktivitas operasi SSW selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan
31 Desember 2022 dicatatkan positif yang mengindikasikan adanya arus kas masuk
dari kegiatan operasionalnya. Arus kas yang digunakan dari aktivitas arus kas operasi
pada tahun 2023 negatif sebesar Baht154.093.359.
Arus kas dari aktivitas investasi SSW selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2023 dicatatkan negatif, dimana hal ini mengindikasikan
bahwa SSW secara konsisten melakukan belanja modal / capital expenditure selama
5 (lima) tahun terakhir. Penggunaan arus kas untuk aktivitas investasi terbesar terjadi
pada tahun 2022 yakni 6.953.740 Baht untuk acquisition of equipment and intangible
assets dan deposits at financial institution used as collateral. Sementara itu pada
periode 2023 arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Baht480.026.
Arus kas dari aktivitas pendanaan SSW selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2022 dicatatkan negatif, yang digunakan untuk pembayaran
utang jangka pendek dari pihak berelasi dan pembayaran lease payables and
interest. Sementar itu pada periode 2023 arus kas yang diperoleh dari aktivitas
pendanaan sebesar Baht165.296.915.
2.3.4. Analisis Laporan Keuangan SSW
Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan SSW dilakukan berdasarkan
analisis terhadap laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan beberapa
teknis analisis sebagai berikut:
a. Commonsize statement analysis
Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan
keuangan SSW untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset
terhadap total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta
komposisi biaya-biaya atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil
analisis laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan metode Common
Size Statement Analysis:
Halaman 43 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 44
Tabel 19. Analisis Commonsize Statement– Laporan Posisi Keuangan
Posisi Keuangan 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Aset lancar 32,61% 8,54% 5,00% 2,29% 3,97% 10,48%
Aset tidak lancar 67,39% 91,46% 95,00% 97,71% 96,03% 89,52%
Jumlah Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas jangka pendek 116,67% 42,42% 32,85% 37,37% 14,59% 48,78%
Liabilitas jangka panjang 0,34% 72,84% 95,87% 105,71% 87,53% 72,46%
Jumlah liabilitas 117,01% 115,26% 128,72% 143,09% 102,12% 121,24%
Jumlah ekuitas -17,01% -15,26% -28,72% -43,09% -2,12% -21,24%
Jumlah Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis common size
statement, selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023,
proporsi aset tidak lancar terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan
proporsi aset lancar terhadap total aset dengan rata-rata proporsi aset lancar dan
tidak lancar terhadap total aset secara berturut-turut adalah sebesar 10,48% dan
89,52%.
Rata-rata proporsi total liabilitas terhadap total aset selama 31 Desember 2019
sampai dengan 31 Desember 2023 adalah 121,24%, dimana pada periode 31
Desember 2023 proporsi total liabilitas terhadap total aset adalah sebesar 102,12%.
Selanjutnya, rata-rata proporsi ekuitas terhadap total aset selama periode 31
Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah negatif 21,24%.
Tabel 20. Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba (Rugi)
Laba Rugi 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Laba (rugi) kotor -143,02% -181,42% -94,03% -25,33% 12,80% -86,20%
Laba (rugi) usaha -124,59% -92,87% -233,12% -55,76% 2,59% -100,75%
Laba (Rugi) Bersih -153,07% -269,77% -352,80% -118,52% -31,75% -185,18%
Berdasarkan tabel common-size laporan laba rugi di atas, dapat dilihat bahwa dari
2019 hingga 2023, perusahaan mengalami fluktuasi signifikan dalam laba (rugi)
bersih. Pada tahun 2023, perusahaan mengalami rugi bersih sebesar 31,75%, yang
terutama disebabkan oleh beban keuangan. Rata-rata laba (rugi) bersih selama
periode tahun 2019 sampai tahun 2023 adalah negatif 185,18%, menunjukkan bahwa
perusahaan secara keseluruhan mengalami kerugian selama periode tersebut.
b. Ratio Analysis
Ratio Analysis atau analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan
keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari
laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi
antara keduanya. Berikut adalah tabel rasio keuangan yang kami gunakan dalam
analisis rasio keuangan SSW.
Halaman 44 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 45
Tabel 21. Analisis Rasio Keuangan
RASIO KEUANGAN 2019 2020 2021 2022 2023 Rata-rata
Rasio Aktivitas (x)
Rasio perputaran piutang 32,33 8,68 10,66 12,84 12,64 15,43
Rasio perputaran
- - - - - -
persediaan
Rasio perputaran utang
- - - - 28,79 28,79
usaha
Rasio Likuiditas (x)
Rasio lancar 0,28 0,20 0,15 0,06 0,27 0,19
Rasio cepat 0,28 0,20 0,15 0,06 0,27 0,19
Rasio kas 0,01 0,01 0,01 0,02 0,13 0,03
Rasio Profitabilitas (%)
Rasio laba atas aset (16,90%) (8,25%) (18,45%) (12,42%) (5,41%) (12,28%)
Rasio laba atas ekuitas 99,36% 54,04% 64,22% 28,84% 255,41% 100,37%
Rasio Solvabilitas (%)
Rasio total Liabilitas / total
117,01% 115,26% 128,72% 143,09% 102,12% 121,24%
aset
Rasio total Liabilitas / total
(688,06%) (755,32%) (448,15%) (332,09%) (4.812,24%) (1.408,97%)
ekuitas
Rasio Aktivitas
Rasio Aktivitas merupakan suatu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur
efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva atau sumberdaya yang
dimilikinya.
1. Rasio Perputaran Piutang
Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi piutang menjadi kas.
Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio perputaran piutang dari
tahun 2019 sampai 2023 dengan rata-rata sebesar 15,43 kali.
2. Rasio Perputaran Persediaan
Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi persediaan menjadi
kas. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, SSW tidak memiliki
persediaan sehingga rasio perputaran persediaan tidak tersedia.
3. Rasio Perputaran Utang Usaha
Rasio ini menunjukan kecepatan utang usaha dapat dilunasi oleh perusahaan
kepada pemasok. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio
perputaran utang usaha pada periode 2023 perputaran utang usaha SSW
tercatat sebesar 28,79 kali.
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka
Halaman 45 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 46
pendeknya. Beberapa rasio keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain
adalah:
1. Rasio Lancar (current ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar.
Rasio ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar
Perseroan dapat menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum
semakin tinggi rasio lancar maka semakin aman Perseroan. Berdasarkan tabel
analisis rasio di atas, rata-rata rasio lancar tahun 2019 hingga 2023 sebesar 0,19
kali.
2. Rasio Cepat (quick ratio)
Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar,
namun sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang
menghitung seluruh aset lancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos
seperti persediaan yang dianggap kurang lancar, dikeluarkan dalam perhitungan
rasio cepat. Berdasarkan tabel analisis rasio di atas, rata-rata rasio cepat tahun
2019 hingga 2023 sebesar 0,19 kali.
3. Rasio Kas (cash ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar.
Berdasarkan tabel analisis rasio di atas, Berdasarkan tabel analisis rasio di atas,
rata-rata rasio kas tahun 2019 hingga 2023 sebesar 0,03 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini
antara lain adalah:
1. Rasio laba atas aset (return on asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang
digunakan dapat menghasilkan laba. Rata-rata rasio laba atas aset selama
periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar
negatif 12,28%.
2. Rasio laba atas ekuitas (return on equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau
keuntungan yang diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan. SSW
mencatatkan ekuitas negatif dan rugi bersih untuk tahun 2019 hingga 2023,
sehingga rata-rata rasio laba atas ekuitas adalah sebesar 100,37%.
Halaman 46 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 47
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
kemampuan Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang
termasuk dalam kategori ini.
1. Rasio total liabilitas terhadap total aset
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset
Perseroan. Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan Perseroan.
Adapun tingkat rasio liabilitas terhadap total aset SSW per 31 Desember 2023
sebesar 102,12% dengan rata-rata selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar 121,24%.
2. Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas
atau modal Perseroan. Rasio satu menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan
jumlah ekuitas. Berdasarkan tabel rasio keuangan SSW diatas dapat dilihat bahwa
rasio liabilitas terhadap ekuitas SSW per 31 Desember 2023 sebesar negatif
4.821,24% dengan rata-rata selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 adalah sebesar negatif 1.408,97%.
2.4. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham
Berdasarkan anggaran dasar RPI kompensasi bagi pemegang saham adalah berupa
pembagian dividen atas dasar persetujuan RUPS. Berdasarkan laporan keuangan audit
RPI periode 31 Desember 2023 RPI belum membagikan deviden.
2.5. Informasi Asuransi
Berdasarkan laporan keuangan audit Perusahaan per 31 Desember 2023, tidak terdapat
informasi aset yang diasuransikan.
2.6. Analisis dan Pembahasan Manajemen Terkait Obyek Penilaian
a. Keuntungan dan Kerugian atas Kontrak Usaha
RPI tidak memiliki kontrak usaha sehingga tidak terdapat analisa dan pembahasan
manajemen terhadap keuntungan dan kerugian atas kontrak usaha
b. Aset dan Kewajiban Kontijensi
RPI tidak memiliki aset dan kewajiban kontinjensi sehingga tidak terdapat analisa dan
pembahasan manajemen terhadap aset dan kewajiban kontijensi.
c. Hasil Pendapatan Produk atau Jasa Perusahaan
Pendapatan RPI melalui entitas anak dan asosiasi diperoleh dari jasa pengoperasian
pelabuhan dan terminal peti kemas dan layanan teknik untuk peralatan pelabuhan
dan pelabuhan
Halaman 47 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 48
Tabel 22. Hasil Pendapatan RPI (dalam USD)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 4.958.683 3.586.191 4.597.216 4.193.882 5.464.484
Sumber: Laporan keuangan konsolidasian RPI
Seluruh pendapatan RPI merupakan pendapatan jasa lokal dan tidak terdapat
penjualan ekspor.
d. Perbandingan Kinerja Saat Ini dengan Kinerja Historis Obyek Penilaian
Pendapatan konsolidasian RPI selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
Desember 2023 mengalami fluktuasi dengan peningkatan secara CAGR sebesar
2,46%.
Pada tahun 2020 dan 2022, pendapatan RPI mengalami penurunan dibandingkan
tahun sebelumnya dengan masing-masing penurunan sebesar 27,68% dan 8,77%.
Pendapatan RPI untuk tahun 2021 dan 2023 mengalami peningkatan dibandingkan
tahun sebelumnya dengan masing-masing peningkatan sebesar 28,19% dan 30,30%.
RPI mencatatkan rugi bersih konsolidasian selama periode 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2023 dengan tren membaik. Rugi bersih RPI pada tahun 2019
sebesar USD4.526.360 dan rugi bersih RPI pada tahun 2023 sebesar USD1.718.243 hal
ini disebabkan terutama menurunnya beban langsung pada tahun 2023.
e. Perbandingan Kinerja Obyek Penilaian dengan Tren Industri yang Sesuai
Grafik 1 Pertumbuhan Pendapatan
Halaman 48 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 49
BAB III
TINJAUAN EKONOMI DAN ANALISIS INDUSTRI
3.1. Tinjauan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi Global
Pertumbuhan ekonomi global diprediksi akan tetap moderat di tahun 2024, sekitar 3,1%,
dan sedikit meningkat menjadi 3,2% di tahun 2025. Peningkatan aktivitas ekonomi di
beberapa wilayah dan tingginya tingkat utang global menjadi faktor pendorong
utama. Inflasi diperkirakan akan menurun di sebagian besar wilayah, namun tetap
menjadi perhatian. Hal ini mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga, yang
berpotensi membatasi aktivitas ekonomi. Perkiraan inflasi untuk tahun 2025 telah direvisi
turun dibandingkan prediksi sebelumnya, menunjukkan potensi penurunan inflasi yang
lebih cepat dari perkiraan awal (International Monetary Fund, 2024).
Grafik 2 Ekspetasi Pertumbuhan Ekonomi Global
Sumber: (Chief Economists Outlook, 2024)
Berdasarkan Grafik 2, ekspektasi inflasi global menunjukkan perbaikan signifikan,
ditandai dengan penurunan proporsi responden yang memperkirakan inflasi tinggi atau
sangat tinggi di Eropa dan Amerika Serikat. Mayoritas kepala ekonom di kedua wilayah
tersebut memperkirakan inflasi moderat. Tiongkok menunjukkan tren berbeda, dengan
mayoritas responden memperkirakan inflasi rendah atau sangat rendah.
Ekspektasi inflasi yang lebih rendah juga menguat di wilayah Asia Timur dan Pasifik, Asia
Tengah, dan Asia Selatan. Di negara-negara tersebut, sebagian besar responden
memperkirakan inflasi moderat.
Namun, di Afrika Sub-Sahara, Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Amerika
Utara, lebih dari seperempat responden masih memiliki ekspektasi inflasi tinggi atau
sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun prospek inflasi global membaik,
masih terdapat kekhawatiran signifikan di beberapa wilayah.
Halaman 49 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 50
Penelitian ini menggunakan survei terhadap kepala ekonom sebagai metode
penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ekspektasi inflasi
antar wilayah, dengan beberapa wilayah masih memiliki ekspektasi inflasi yang tinggi.
Hal ini dapat berdampak pada kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi di wilayah
tersebut.
Pertumbuhan Ekonomi Singapura
Berdasarkan laporan Mastercard Economics Institute (MEI) diprediksi bahwa
pertumbuhan ekonomi Singapura akan meningkat dari 0,9% di tahun 2023 menjadi 2,7%
di tahun 2024. Faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan ini termasuk stabilisasi
perdagangan luar negeri, pemulihan industri pariwisata, dan pertumbuhan sektor
manufaktur.
Namun, ekonomi Singapura juga dihadapkan dengan beberapa tantangan, seperti
inflasi global yang tinggi, kenaikan suku bunga, dan ketidakpastian geopolitik (Asian
Business Review, 2024)
Grafik 3 Pertumbuhan GDP Singapura
Sumber: (Statista, 2024)
Berdasarkan Grafik 3, selama periode 2018-2019, Singapura mengalami pertumbuhan
GDP dengan tingkat pertumbuhan secara berturut-turut sebesar 3,58% dan 1,33%.
Namun, pada tahun 2020, pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan signifikan
dalam GDP, mencapai -3,9%. Pemulihan ekonomi kemudian dimulai pada tahun 2021,
dengan GDP meningkat sebesar 8,88%. Meskipun demikian, pertumbuhan GDP kembali
melambat pada tahun 2022, mencapai 3,65%. Proyeksi untuk tahun-tahun berikutnya
menunjukkan pertumbuhan yang lebih moderat, dengan diperkirakan GDP Singapura
akan tumbuh sebesar 1,04% pada tahun 2023, dan rata-rata 2,42% per tahun dari tahun
2024 hingga 2028. Fluktuasi yang signifikan terlihat dalam grafik pertumbuhan GDP
Singapura, terutama sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Faktor-faktor yang
Halaman 50 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 51
mempengaruhi pertumbuhan GDP Singapura selama periode ini meliputi pandemi
COVID-19, perang di Ukraina, kenaikan inflasi, dan kebijakan pemerintah.
Pertumbuhan Ekonomi Thailand
Perekonomian Thailand pada tahun 2024 masih mengalami pemulihan secara perlahan
dan tumbuh di bawah ekspektasi. Bank of Thailand telah menurunkan perkiraan PDB
untuk tahun 2023 dan 2024 masing-masing menjadi 2,4% dan 3,2%. Namun jika proyek
dompet digital dimasukkan, pertumbuhan PDB pada tahun 2024 bisa mencapai 3,8%.
Pariwisata, yang merupakan pendorong utama perekonomian Thailand sebelum
pandemi, masih menjadi perhatian.
Grafik 4 Pertumbuhan GDP Thailand
Sumber: (Statista, 2024)
Dalam kurun waktu 2018-2019, GDP Thailand mengalami pertumbuhan yang stabil,
dengan tingkat pertumbuhan secara berturut-turut 4,22% dan 2,12%. Namun, pada
tahun 2020, terjadi penurunan signifikan pada GDP Thailand sebesar 6,07% akibat
pandemi COVID-19 yang melanda. Pemulihan ekonomi kemudian dimulai pada tahun
2021, dengan GDP meningkat sebesar 1,47%. Pertumbuhan GDP kembali naik pada
tahun 2022, mencapai 2,64%. Proyeksi untuk tahun-tahun berikutnya menunjukkan
peningkatan, dengan diperkirakan GDP Thailand akan tumbuh sebesar 2,7% pada
tahun 2023 dan 3,2% pada tahun 2024. Selanjutnya, dari tahun 2025 hingga 2028,
diperkirakan GDP Thailand akan tumbuh rata-rata 3% per tahun, dengan peningkatan
total sebesar 124,3 miliar USD (28,13%) choin-on-chain. Hal ini diharapkan akan
mendorong pencapaian puncak baru GDP pada tahun 2028, yang diperkirakan
mencapai 576,4 miliar USD. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam 10
tahun terakhir, GDP Thailand mengalami fluktuasi yang signifikan, dengan penurunan
drastis di tahun 2020 akibat pandemi COVID-19 diikuti oleh pemulihan pada tahun 2021.
Meskipun pertumbuhan GDP melambat pada tahun 2022 dan 2023, proyeksi masa
Halaman 51 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 52
depan menunjukkan potensi pertumbuhan stabil dan pencapaian puncak baru pada
tahun 2028.
3.2. Analisis Industri
Gambaran Perkembangan Industri Pelabuhan di Thailand
Pemerintah Thailand telah mengumumkan investasi besar sebesar US$3 miliar untuk
meningkatkan infrastruktur transportasi, khususnya pelabuhan Laem Chabang. Investasi
ini menyoroti keseriusan pemerintah dalam proyek tersebut. Peningkatan pelabuhan
bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi dalam menangani kargo impor
dan ekspor. Langkah ini diharapkan dapat menguntungkan industri perdagangan
Thailand dengan memungkinkan manajemen barang dalam jumlah besar secara lebih
efisien. Proyek ini juga mencakup transformasi ke “smart port” dengan menerapkan
teknologi otomatisasi, seperti peralatan penanganan kontainer otomatis dan sistem
logistik efisien. Selain itu, pelabuhan berupaya mengurangi ketergantungan pada
transportasi jalan raya dengan meningkatkan kapasitas kereta api. Ini diharapkan dapat
memberikan manfaat lingkungan, mengurangi kemacetan lalu lintas, dan menghemat
biaya transportasi. Secara keseluruhan, peningkatan pelabuhan Laem Chabang
diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Thailand, termasuk
meningkatkan daya saing perdagangan, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan
lapangan kerja. Investasi ini menegaskan komitmen Thailand dalam memodernisasi
infrastruktur transportasi dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam
perdagangan internasional (Port Strategy, 2023, hlm. 6).
Dari jumlah investasi tersebut, sekitar US$3 miliar selain digunakan untuk meningkatkan
Laem Chabang guna meningkatkan kapasitas transportasi kargo ekspor dan impor
Thailand, pemerintah juga berencana membangun dan mengembangkan satu
terminal peti kemas otomatis di sepanjang West Quay pelabuhan Bangkok di masa
depan. Meskipun tarif angkutan peti kemas mengalami penurunan, pemerintah
Thailand belum menyerah dalam mendirikan perusahaan pelayaran nasional, dan
sedang melakukan studi kelayakan.
Grafik 5 Total Arus Peti Kemas di Pelabuhan Laem Chabang di Thailand
Sumber: (Statista, 2024)
Halaman 52 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 53
Berdasarkan Grafik 5, selama periode 2016 hingga 2023, Pelabuhan Laem Chabang
mencatat peningkatan total container throughput yang stabil, menandakan
kecenderungan pertumbuhan yang positif. Meskipun terdapat fluktuasi kecil dari tahun
ke tahun, tren keseluruhan menunjukkan peningkatan yang konsisten. Namun, pada
tahun 2020, terjadi penurunan throughput yang signifikan, yang kemungkinan besar
disebabkan oleh pandemi global COVID-19. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa total container throughput di Pelabuhan Laem Chabang telah menunjukkan
pertumbuhan yang stabil selama periode tersebut, dengan fluktuasi yang dapat
dipahami dan penurunan yang mencolok pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.
Pada tahun 2023, arus peti kemas di Pelabuhan Laem Chabang di Thailand mencapai
jumlah yang mencolok sekitar 8,68 juta dua puluh kaki setara unit (TEUs). Terletak di Teluk
Thailand, di provinsi Chonburi, Pelabuhan Laem Chabang menjelma menjadi salah satu
pusat perdagangan terbesar di kawasan tersebut. Sebagai pelabuhan utama negara,
Laem Chabang memegang peran kunci dalam mendukung aktivitas perdagangan
internasional Thailand. Dikelola oleh Otoritas Pelabuhan Thailand, pelabuhan ini
menjalankan operasinya dengan efisien untuk menangani arus lalu lintas barang yang
melintasi perairan Teluk Thailand. Keberadaannya menjadi landasan vital bagi
pertumbuhan ekonomi Thailand, menyediakan infrastruktur yang kuat dan layanan
yang berkualitas bagi para pelaku bisnis yang terlibat dalam perdagangan
internasional. Dengan kapasitasnya yang terus berkembang dan posisinya yang
strategis, Pelabuhan Laem Chabang memainkan peran penting dalam menjaga
kelancaran arus perdagangan dan memperkuat posisi Thailand dalam pasar global.
LCB Container Terminal 1 (LCB1), sebuah perusahaan gabungan antara Eastern Sea
Laem Chabang Terminal (ESCO), APM Terminals, dan Bangkok Modern Terminals Ltd,
telah menjadi pelopor dalam memperjuangkan rantai pasokan yang berkelanjutan di
Thailand melalui berbagai inisiatif yang ramah lingkungan. Dengan kerjasama bersama
produsen peralatan ZPMC, LCB1 melakukan perubahan besar dalam infrastruktur
penanganan peti kemasnya, mengganti RTG berbahan bakar diesel dengan RTG hybrid
yang menggunakan energi listrik dari baterai sebagai sumber daya. Investasi ini, yang
melibatkan transformasi 12 unit RTG diesel menjadi RTG hybrid, diharapkan dapat
menghasilkan pengurangan emisi karbon dioksida hingga 1,5 juta kilogram per tahun
setelah proyek selesai. Sementara itu, ESCO, yang merupakan bagian dari Grup PSA,
telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam mengintegrasikan infrastruktur ramah
lingkungan dalam pengelolaan rantai pasokan yang berkelanjutan. Tindakan ini
termasuk penambahan armada Plug-in Hybrid Electric Reach Stacker ke dalam armada
mereka dan pemasangan pengisi daya Kendaraan Listrik berkapasitas 300kwh di Depot
Kontainer Daratan Lat Krabang (LICD), dengan 25% dari peralatan tersebut beralih
menggunakan listrik. Pada bulan Juni tahun ini, ESCO juga mengenalkan layanan Green
Transport Lane, sebuah rute khusus bagi truk kendaraan listrik yang mencakup jarak 120
km antara Pelabuhan Laem Chabang dan LICD (PSA International 2023).
Analisis Inisiatif LCB Container Terminal 1 (LCB1) untuk Rantai Pasokan Berkelanjutan di
Thailand merupakan salah satu contoh konkret dari komitmen Thailand dalam
memodernisasi infrastruktur transportasinya. Sebagai bagian dari upaya besar-besaran
untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan di sektor pelabuhan, inisiatif ini
menunjukkan kesadaran akan pentingnya pengurangan emisi karbon dan perlunya
penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam operasi sehari-hari. Dengan fokus
Halaman 53 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 54
pada Pelabuhan Laem Chabang sebagai pusat perdagangan utama, investasi besar
dalam proyek seperti LCB1 tidak hanya meningkatkan kinerja pelabuhan, tetapi juga
memberikan dampak positif yang signifikan pada lingkungan dan masyarakat
sekitarnya. Upaya LCB1 dan inisiatif ESCO lainnya adalah langkah progresif dalam
menciptakan lingkungan bisnis yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab di
Thailand, sekaligus memperkuat posisi negara ini sebagai pemimpin dalam
perdagangan internasional yang berkelanjutan.
Halaman 54 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 55
BAB IV
PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN
4.1. Pendekatan dan Metode Penilaian Usaha
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan dan metode
penilaian usaha yang berlaku umum dalam penilaian perusahaan atau ekuitas sesuai
dengan POJK 35//POJK.04/2020 dan KEPI & SPI 2018. Terdapat tiga pendekatan dalam
penilaian usaha yang umum digunakan, yakni:
a. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Pendekatan Pasar membandingkan perusahaan yang dinilai dengan perusahaan
sebanding, kepentingan kepemilikan perusahaan dan surat berharga yang
diperjualbelikan di pasar, serta transaksi relevan atas saham perusahaan yang
sebanding. Transaksi sebelumnya atau penwaran atas komponen perusahaan juga
dapat merupakan indikasi nilai.
- SPI 330-5.23
Pendekatan Pasar adalah Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan
objek Penilaian dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia
informasi harga transaksi atau penawaran.
- POJK 35 Pasal 1.18
b. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
Pendekatan Pendapatan dapat digunakan untuk memperkirakan Nilai dengan
mengantisipasi dan mengkuantifikasi kemampuan obyek penilaian dalam
menghasilkan imbal balik (return), yang akan diterima dimasa datang.
- SPI 330-5.25
Pendekatan Pendapatan adalah Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi
manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek
Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.
- POJK 35 Pasal 1.19
c. Pendekatan Aset (Asset Approach)
Indikasi nilai ekuitas atau estimasi Nilai Aset Bersih (Net assets value) diperoleh dari
selisih antara nilai asset termasuk asset takberwujud dengan nilai liabilitas, atas Dasar
Nilai asset yang telah disesuaikan (appraised value).
- SPI 330-5.32
Pendekatan Aset adalah Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan
historis objek Penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset
dan liabilitas menjadi Nilai Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan dalam
Penilaian Bisnis.
- POJK 35 Pasal 1.17
Halaman 55 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 56
4.2. Pemilihan Pendekatan dan Metode Penilaian
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan merupakan pendekatan dan
metode penilaian yang umum digunakan sesuai dengan POJK 35. Pemilihan
pendekatan dan metode penilaian diterapkan dengan mempertimbangkan
karakteristik dan klasifikasi objek penilaian. Dalam penilaian ini, pendekatan penilaian
yang diaplikasikan adalah pendekatan pendapatan, pendekatan aset dan
pendekatan pasar. Untuk pendekatan pendapatan digunakan metode Diskonto Arus
Kas (Discounted Cash Flow), dan untuk pendekatan aset digunakan metode
Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Book Value Method) serta pendekatan pasar
digunakan metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (Guideline Publicly-
Traded Comparable Method).
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan mengacu kepada POJK 35/2020
dimana dalam hal obyek penilaian merupakan holding company maka pendekatan
yang dapat diaplikasikan adalah pendekatan aset. Pada penilaian ini diterapkan
pendekatan aset dengan metode penyesuaian aset bersih (Adjusted Book Value
Method). Selanjutnya terkait dengan penilaian yang mengacu kepada POJK 35 minimal
2 pendekatan maka pendekatan kedua yang digunakan adalah pendekatan pasar
dengan metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (GPTC).
Tahapan penilaian ekuitas RPI dilakukan dengan terlebih dahulu melaksanakan
penilaian terhadap ekuitas anak perusahaan dan asosiasi RPI yaitu Suksawat Terminal
Co. Ltd. (”SSW”) dan Port Solutions Co. Ltd. (“PS”). Penilaian ekuitas SSW dan PS dilakukan
untuk menentukan Nilai Pasar atas Investasi yang dimiliki RPI pada anak perusahaan dan
asosiasi sesuai dengan porsi kepemilikan saham dengan mengaplikasikan Pendekatan
Pendapatan melalui metode DCF dan Pendekatan Aset dengan metode ABV. Setelah
nilai investasi RPI pada anak perusahaan dan asosiasi diperoleh, penilaian ekuitas RPI
dilakukan dengan menggunakan Pendekatan Aset dengan metode ABV dan
Pendekatan Pasar dengan metode GPTC.
Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow), dan Metode Penyesuaian Aset Bersih
(Adjusted Book Value Method) diterapkan pada entitas anak dan asosiasi RPI yang
terdiri dari Suksawat Terminal Co., Ltd. (SSW) dan Port Solutions Co., Ltd. (PS). Pendekatan
Pendapatan dengan metode Diskonto Arus Kas digunakan karena SSW dan PS
merupakan perusahaan yang beroperasi dan telah mempunyai aliran pendapatan dari
aktivitas operasionalnya. Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Aset Bersih
digunakan karena memiliki aset yang mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap
aktivitas operasional perusahaan.
Halaman 56 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 57
BAB V
PROSES PENILAIAN
5.1 Prosedur Penilaian
Proses penilaian Ekuitas, dapat disampaikan sebagai berikut:
Tabel 23. Bagan Proses Penilaian Bisnis
LINGKUP PENUGASAN
DEFINISI PENUGASAN/IDENTIFIKASI MASALAH
Identifikasi
Pemberi Penentuan Identifikasi Asumsi &
Penentuan Tanggal
Tugas & Tujuan Objek Kondisi
Dasar Nilai Penilaian
Pengguna Penilaian Penilaian Pembatas
Laporan
IMPLEMENTASI
PENGUMPULAN DAN PEMILIHAN DATA
Data Makro Ekonomi dan Data Perusahan
Data Perusahaan
Industri Pembanding
UJI TUNTAS PENILAIAN
Analisis
Analisis
Makro Analisis Informasi Umum Analisis Penyesuaian
Kewajaran
Ekonomi & Perusahaan Laporan Keuangan
Proyeksi
Industri
PENDEKATAN PENILAIAN
Pendekatan Pendapatan Pendekatan Aset Pendekatan Pasar
REKONSILIASI INDIKASI NILAI DAN OPINI NILAI AKHIR
PELAPORAN PENILAIAN
Sumber: Konsep dan Prinsip Umum Penilaian (KPUP) 21.2, KEPI&SPI 2018
1. Melakukan penentuan lingkup penugasan;
2. Melakukan pengumpulan dan pemilihan data berupa data makro ekonomi dan
industri, data perusahaan, dan data perusahaan pembanding;
3. Melakukan uji tuntas penilaian berupa analisis terhadap makro ekonomi dan industr,
informasi umum perusahaan, penyesuaian laporan keuangan serta kewajaran
proyeksi.
4. Melakukan penilaian dengan pendekatan dan metode yang digunakan;
5. Melakukan rekonsiliasi indikasi nilai dari hasil penilaian dengan pendekatan serta
metode yang digunakan, dan opini nilai akhir;
6. Melakukan pelaporan penilaian.
Halaman 57 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 58
5.2 Metode Penilaian Yang Digunakan
Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam penilaian ekuitas RPI dan
entitas anak serta asosiasi ditentukan berdasarkan kondisi usaha RPI per tanggal
penilaian. Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan dalam menentukan
indikasi nilai RPI dan entitas anak serta asosiasi adalah pendekatan pendapatan,
pendekatan aset dan pendekatan pasar. Untuk pendekatan pendapatan digunakan
metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow), dan untuk pendekatan aset
digunakan metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Book Value Method) serta
pendekatan pasar digunakan metode pembanding perdagangan tercatat di bursa
(Guideline Publicly-Traded Comparable Method).
5.3 Aplikasi Diskon dan Premi
Control Premium (Premi Kendali) merupakan nilai tambah yang melekat dalam
kepemilikan mayoritas yang mencerminkan adanya kekuatan kendali dalam saham
mayoritas tersebut.
Discount Lack Of Control (DLOC) merupakan diskon yang diaplikasikan kepada suatu
indikasi nilai ekuitas yang diperoleh dari aplikasi metode penilaian usaha yang
menghasilkan nilai saham mayoritas, bila obyek ekuitas yang dinilai bersifat minoritas.
Control Premium dan Discount Lack Of Control mencerminkan penambahan terhadap
nilai dari penyertaan mayoritas atau pengurangan terhadap nilai dari penyertaan
minoritas sebagai pengaruh dari ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada
dalam posisi minoritas atau dibatasi pengendaliannya. Pengurangan ini diperhitungkan
karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan
akan memperoleh manfaat yang berbeda dari pemilik yang memiliki kemampuan
untuk mengendalikan karena adanya keleluasaan dari pemilik yang mengendalikan
untuk mengoptimalkan manfaat dengan:
a. Menentukan arah perkembangan jangka panjang obyek penilaian.
b. Memilih pengurus inti obyek penilaian.
c. Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
d. Menentukan kebijakan investasi.
e. Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
f. Menentukan besarnya deviden yang akan dibayarkan.
g. Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.
Dalam hal Obyek Penilaian adalah perusahaan tertutup, Premi Pengendalian (Premium
for Control) yang dapat digunakan dalam penilaian adalah antara 30% (tiga puluh
persen) sampai dengan 70% (tujuh puluh persen) dari indikasi Nilai. (POJK 35/2020)
Discount Lack Of Marketability (DLOM) merupakan potongan yang diaplikasikan
kepada suatu indikasi nilai ekuitas (Business Ownership Interest) karena keterbatasan
yang melekat pada ekuitas tersebut. DLOM mencerminkan pengurangan terhadap nilai
dari penyertaan sebagai pengaruh dari tidak likuidnya obyek penilaian untuk
diperdagangkan.
Dalam menetapkan perkiraan besarnya DLOM kami mempertimbangkan beberapa
faktor, antara lain :
1. Size of distribution during holding period, adalah berapa seringnya, besar dan pasti
penerimaan deviden yang diterima oleh pemilik saham. Semakin pasti, sering dan
besar penerimaannya, makin kecil potongan yang diaplikasikan.
Halaman 58 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 59
2. Prospect for liquidity, saham yang memiliki prospek untuk dicairkan dalam suatu
kerangka waktu tertentu yang dapat diprediksikan akan mempengaruhi besaran
DLOM.
3. Pool of Potential Buyers, semakin besar jumlah pembeli potensial, semakin rendah
DLOM.
4. Dalam hal obyek penilaian bukan merupakan perusahaan terbuka, maka, diskon
likuiditas pasar (DLOM) bagi pemegang saham minoritas adalah antara 30% (dua
puluh persen) sampai dengan 50% (empat puluh persen). (POJK 35/2020)
5.4 Perhitungan Nilai Pasar 100% Ekuitas RPI dan Entitas Anak
5.4.1 Port Solutions Company Limited (PS)
a. Perhitungan Indikasi Nilai 30% Ekuitas PS Dengan Pendekatan Pendapatan Melalui
Metode DCF
Pemilihan Arus Kas
Untuk penilaian dengan menggunakan metode diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga)
pilihan arus kas untuk didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas
bersih untuk perusahaan. Dalam perhitungan indikasi nilai ekuitas PS, arus kas bersih yang
akan digunakan sebagai economic income yang didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai
bisnis adalah arus kas bersih untuk perusahaan (Free Cash Flow to Firm / FCFF).
Pengertian arus kas bersih berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari
kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk
mempertahankan operasi PS saat ini maupun penyediaan cadangan untuk
penggantian (reserve for replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui
penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai
berikut:
FCFF = EAT + Non Cash Charges + Interest (1-t) - Capex ± Changes in WC
Dimana:
FCFF : Arus Kas Bersih untuk Perusahaan
EAT : Laba Bersih
NC Charges : Beban non kas
Interest (1-t) : Beban bunga sebelum pajak
Capex : Capital Expenditure
Changes in WC : Perubahan modal kerja
Prospektif Keuangan
Prospektif keuangan yang digunakan dalam penilaian ini mengacu pada rencana
usaha (business plan) yang disusun oleh manajemen PS. Penilai melakukan penelaahan
terhadap asumsi-asumsi proyeksi keuangan tersebut dan melakukan penyesuaian
dengan melakukan penyusunan kembali proyeksi keuangan PS dan melakukan
penyesuaian khususnya terhadap modal kerja, penyusutan aset tetap, beban pokok
penjualan (cost of service), beban operasional dan akun utang pihak berelasi.. Asumsi
dan prospektif keuangan yang terbentuk merupakan proyeksi keuangan berdasarkan
Halaman 59 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 60
penelahaan kinerja keuangan selama 5 (lima) tahun terakhir, dan penelahaan esternal
seperti kondisi ekonomi dan industri dimana penyesuaian asumsi dan prospektif
keuangan tersebut telah didiskusikan dan disetujui oleh manajemen Perusahaan.
Berikut ini adalah asumsi keuangan yang digunakan untuk prospektif laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi dan laporan arus kas PS untuk periode tahun 2024 sampai
dengan tahun 2028.
Asumsi-asumsi Proyeksi Keuangan
Tabel 24. Asumsi Umum Proyeksi Keuangan PS
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
1. Asumsi Makro
Inflasi 1,60% 1,90% 1,90% 2,00% 2,00%
Pajak 20% 20% 20% 20% 20%
Hari 365 365 365 365 365
Asumsi Pendapatan
Proyeksi pendapatan PS bersumber dari bidang jasa perawatan dan pemeliharaan alat-
alat di pelabuhan. Bidang usaha PS bergerak pada pekerjaan proyek dan tidak memiliki
kontrak rutin jangka panjang dimana pada tahun 2023 pekerjaan proyek tersebut telah
selesai dan tidak berlanjut pada tahun 2024.
Tabel 25. Asumsi Pendapatan
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
1. Pendapatan
Pendapatan -63,32% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
Asumsi Cost of Service
Cost of service terdiri dari beban terminal operation, beban penyusutan dan amortisasi,
dan beban lainnya. Beban terminal operation diasumsikan sebesar 55,51% yang
diperoleh dari rata-rata historis beban terminal operation terhadap pendapatan. Beban
penyusutan dan amortisasi diasumsikan sesuai masa manfaat. Beban lainnya
diasumsikan meningkat sesuai inflasi kecuali untuk tahun 2024 yang diasumsikan sebesar
55,11% dari pendapatan.
Tabel 26. Asumsi Cost of Service
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
2. Cost of Service
Beban Terminal 55,51% 55,51% 55,51% 55,51% 55,51%
operation
Beban lainnya 55,11% 1,90% 1,90% 2,00% 2,00%
Asumsi Beban Administrasi
Asumsi kenaikan beban administrasi berdasarkan inflasi kecuali untuk tahun 2024 yang
diasumsikan prorata dari beban administrasi tahun 2023 dibanding dengan pendapatan
tahun 2023 dan dikalikan dengan pendapatan 2024.
Halaman 60 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 61
Tabel 27. Asumsi Beban Administrasi
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
3. Beban
Beban administrasi -63,32% 1,90% 1,90% 2,00% 2,00%
Asumsi Capex
Asumsi jumlah capex selama tahun proyeksi terdiri dari site equipment structure, office
equipment dan kendaraan.
Tabel 28. Asumsi Capex
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
4. Capex
Capex 1.389.000 - 619.645 2.889.000 -
Asumsi-asumsi lainnya disajikan pada lampiran dalam laporan ini yang merupakan satu
kesatuan laporan penilaian ekuitas PS. Dengan asumsi-asumsi yang digunakan tersebut,
maka proyeksi laba rugi, proyeksi posisi keuangan dan proyeksi arus kas PS adalah
sebagai berikut:
Tabel 29. Proyeksi Laba Rugi PS
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
11.739.744 12.091.936 12.454.694 12.828.335 13.213.185
Revenue
Cost of service (15.485.784) (15.804.206) (16.127.525) (16.399.315) (15.632.354)
(3.746.040) (3.712.270) (3.672.831) (3.570.980) (2.419.169)
Gross profit
4.811.326 3.359.175 2.602.721 2.602.721 1.518.254
Other Income
(7.888.582) (8.038.465) (8.191.196) (8.355.020) (8.522.120)
Administrative expense
(6.823.296) (8.391.560) (9.261.306) (9.323.279) (9.423.035)
Laba Operasional
(36.444.446) (35.475.224) (35.866.703) (36.286.172) (38.880.633)
Beban Keuangan
Laba Sebelum Pajak (43.267.742) (43.866.785) (45.128.009) (45.609.451) (48.303.669)
- - - - -
Beban Pajak Penghasilan
(43.267.742) (43.866.785) (45.128.009) (45.609.451) (48.303.669)
Laba (Rugi) Bersih
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan selama periode proyeksi 2024 hingga 2028 secara CAGR
sebesar 3,00%.
Rugi Kotor
Pertumbuhan rugi kotor selama periode 2024 sampai dengan 2028 memiliki tren
menurun dengan rugi kotor pada tahun 2028 sebesar Baht2.419.169.
Halaman 61 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 62
Rugi Bersih
CAGR rugi bersih selama periode 2024 sampai dengan 2028 sebesar 2,79% disebabkan
terutama akibat peningkatan beban keuangan.
Tabel 30. Proyeksi Posisi Keuangan PS
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Cash and cash 112.668.044 76.656.177 39.101.320 29.188.939 20.944.115
equivalents
Trade and other 12.900.224 13.049.358 13.202.911 13.361.289 13.524.364
accounts
receivable
Inventory 10.980.110 10.980.110 10.980.110 10.980.110 10.980.110
Current portion of 2.386.185 2.386.185 2.386.185 2.386.185 2.386.185
finance lease
receivables, net
Other current 3.960.363 3.960.363 3.960.363 3.960.363 3.960.363
financial asset
Non-current 985.748 985.748 985.748 985.748 985.748
financial assets due
within 1 year
Other current asset 171.098 171.098 171.098 171.098 171.098
Total Current Asset 144.051.772 108.189.039 70.787.735 61.033.733 52.951.982
Deposits at 1.200.000 1.200.000 1.200.000 1.200.000 1.200.000
financial institution
used as collateral
Equipments and 9.521.061 6.805.615 4.722.645 5.857.161 4.560.143
vessels
Intangible assets 6.210 2.066 34.826 23.217 11.609
Finance lease 8.939.822 8.939.822 8.939.822 8.939.822 8.939.822
receivables, net
Non-Current 751.021 751.021 751.021 751.021 751.021
financial assets
Other non-current 4.892.940 4.892.940 4.892.940 4.892.940 4.892.940
asset
Total Non-Current 25.311.054 22.591.464 20.541.254 21.664.162 20.355.534
Assets
TOTAL ASET 169.362.826 130.780.504 91.328.989 82.697.894 73.307.516
LIABILITIES & EQUITY
Trade and other 1.541.714 1.571.007 1.600.856 1.632.873 1.665.530
accounts payables
Total Current 1.541.714 1.571.007 1.600.856 1.632.873 1.665.530
Liabilities
Employee benefit 876.588 876.588 876.588 876.588 876.588
obligations
Long-term loan 496.156.982 501.632.207 507.498.909 543.785.081 582.665.715
from related
company
Total Non-Current 497.033.570 502.508.795 508.375.497 544.661.669 583.542.303
Liabilities
TOTAL LIABILITIES 498.575.285 504.079.801 509.976.353 546.294.542 585.207.833
Share capital 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000
Other surplus 157.083.425 157.083.425 157.083.425 157.083.425 157.083.425
Deficit (491.295.883) (535.382.722) (580.730.790) (625.680.074) (673.983.742)
Total Equity (329.212.458) (373.299.297) (418.647.365) (463.596.649) (511.900.317)
Halaman 62 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 63
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
TOTAL LIABILITIES & 169.362.826 130.780.504 91.328.989 82.697.894 73.307.516
EQUITY
Jumlah Aset
Jumlah aset PS pada tahun 2024 dibandingkan 2023 menurun sebesar 28,00%
dikarenakan terutama oleh penurunan akun trade and other accounts receivable.
Jumlah aset PS pada tahun 2024 sampai dengan tahun 2028 memiliki tren menurun
dengan CAGR sebesar negatif 18,89% yang disebabkan penurunan kas dan setara kas
serta penurunan equipment.
Aset Lancar
Jumlah aset lancar PS pada tahun 2024 sampai dengan tahun 2028 memiliki tren
menurun dengan CAGR sebesar negatif 22,14% yang disebabkan terutama pada akun
kas dan setara kas.
Aset Tidak Lancar
Jumlah aset tidak lancar PS pada tahun 2024 sampai dengan tahun 2028 memiliki tren
menurun dengan CAGR sebesar negatif 5,30% yang disebabkan penurunan pada akun
equipment.
Total Liabilitas
Perkembangan total liabilitas PS selama periode 2024 sampai dengan 2028 mengalami
peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR adalah sebesar 4,09% yang
disebabkan terutama peningkatan pada akun long-term loan from related company.
Ekuitas
Perkembangan ekuitas PS selama periode 2024 sampai dengan 2028 mengalami
penurunan secara CAGR sebesar 11,67% yang disebabkan PS membukukan rugi bersih
yang menyebabkan ekuitas menurun.
Tabel 31. Proyeksi Arus Kas PS
(Dalam Baht)
URAIAN 2023 2024 2025 2026 2027
88.001.923 (6.011.867) (6.888.778) (7.023.381) (8.244.825)
Arus Kas Dari Operasi
Arus Kas Dari Investasi (1.389.000) - (666.079) (2.889.000) -
Arus Kas Dari Pendanaan (50.000.000) (30.000.000) (30.000.000) - -
Kenaikan (Penurunan) Kas 36.612.923 (36.011.867) (37.554.857) (9.912.381) (8.244.825)
Kas Awal Periode 76.055.121 112.668.044 76.656.177 39.101.320 29.188.939
Kas Akhir Periode 112.668.044 76.656.177 39.101.320 29.188.939 20.944.115
Halaman 63 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 64
Pertumbuhan kenaikan (penurunan) bersih kas selama 2024-2028 mengalami
penurunan Dimana dikontribusi oleh penurunan arus kas yang digunakan untuk aktivitas
operasi.
a. Arus kas dari aktivitas operasi
Pertumbuhan arus kas dari aktivitas operasi mengalami penurunan, seiring
meningkatnya rugi bersih PS.
b. Arus kas dari aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas investasi untuk periode 2024 hingga sampai 2028 merupakan
arus kas keluar yang digunakan untuk belanja modal yang meliputi equipment and
intangible assets.
c. Arus kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan pada tahun 2024 hingga sampai 2028 merupakan
arus kas keluar untuk pembayaran long-term loans from related company.
Perubahan Modal Kerja
Perubahan modal kerja dihitung berdasarkan perubahan aset lancar dengan liabilitas
lancar yang diantaranya adalah akun trade and other accounts receivable, inventory.
Di sisi liabilitas lancar mencakup akun trade and other accounts payables.
Penentuan Tingkat Diskonto (discount rate)
Dengan mempertimbangkan arus kas bersih yang digunakan dalam perhitungan ini
adalah arus kas bersih dari perusahaan, maka tingkat diskonto yang kami gunakan
dalam perhitungan ini menggunakan formula WACC (weighted average cost of
capital) yang merupakan penjumlahan rata-rata tertimbang atas biaya modal untuk
ekuitas dan biaya modal untuk hutang. Adapun formula dari WACC adalah sebagai
berikut:
WACC = (Ke x We) + (Kd[1 – t ] x Wd)
Dimana:
WACC : Rata-rata tertimbang biaya modal
Ke : Biaya modal untuk ekuitas
Kd : Biaya modal untuk hutang
We : Persentase pendanaan dari ekuitas
Wd : Persentase pendanaan dari hutang
t : Pajak perusahaan
Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas
Perhitungan biaya modal untuk ekuitas menggunakan metode Capital Assets Pricing
Model (CAPM). Adapun formula dari CAPM adalah sebagai berikut:
Ke = Rf + ß (Rm-Rf) – CDS + α
Halaman 64 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 65
Dimana:
Rf : Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
ß : Risiko sistematis
Rm : Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
Rp : Premi risiko yang diperoleh dari elisih antara Rm dan Rf
CDS : Country Default Spread
α : Risiko spesifik
Penentuan Biaya Modal untuk Utang
Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam
mata uang Baht.
Penentuan WACC (weighted average cost of capital)
Dengan mempertimbangkan hasil perhitungan biaya modal untuk ekuitas dan biaya
modal untuk hutang sebagaimana tersebut diatas, dan melihat komposisi persentase
pendanaan dari ekuitas dan persentase pendanaan dari hutang yang mengacu pada
data industri, maka besarnya tingkat diskonto (discount rate) yang digunakan dalam
penilaian ini adalah dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
Tabel 32. Weighted Average Cost of Capital (WACC)
URAIAN JUMLAH KETERANGAN
Weighted Debt 32,41% Damodaran
Weighted Equity 67,59% Damodaran
Cost of Equity:
Risk Free 3,25%
Beta 0,98 Estimated, Damodaran
Risk Premium 6,94% Damodaran
Country Default Spread 1,74% Damodaran
Total 8,34%
Cost of Debt:
Interest Rate 7,15% Suku bunga Kredit
Tax Rate 20,00%
Total 5,72%
Weighted Cost of Equity 5,64%
Weighted Cost of Debt 1,85%
Weighted Avg. Cost of 7,49%
Capital
Berdasarkan laporan keuangan PS per 31 Desember 2023, PS memiliki utang berbunga
sebesar Baht510.589.124 dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 33. Utang PS
Uraian Satuan Des 2023
Employee benefit Baht 876.588
obligations
Long-term loan from Baht 509.712.536
related company
Halaman 65 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 66
Uraian Satuan Des 2023
Total Baht 510.589.124
Sumber: Laporan Keuangan Audit 31 Des 2023
Indikasi Nilai Ekuitas PS Dengan Metode Discounted Cash Flow
Berdasarkan analisis yang telah diuraikan diatas, berikut adalah Indikasi Nilai Ekuitas PS
dengan menggunakan metode DCF:
Tabel 34. Indikasi Nilai Ekuitas PS dengan Metode DCF
URAIAN SATUAN JUMLAH
INDIKASI NILAI PASAR PERUSAHAAN Baht 11.671.574
- Kas dan setara kas Baht 76.055.121
- Aset lain-lain lancar Baht 3.960.363
- Aset lain-lain tidak lancar Baht 6.092.940
Indikasi Nilai Baht 97.779.998
- Utang pihak berelasi Baht (509.712.536)
- Liabilitas imbalan kerja Baht (876.588)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas Sebelum DLOC & DLOM Baht (412.809.126)
Discount for Lack of Control (DLOC : %) Baht -
Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM Baht (412.809.126)
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 0% Baht -
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas Baht (412.809.126)
Indikasi Nilai Pasar 30% Ekuitas Baht (123.842.738)
b. Perhitungan Indikasi Nilai 30% Ekuitas PS Dengan Pendekatan Aset Melalui Metode
Penyesuaian Aset Bersih
Metode penyesuaian aktiva bersih diaplikasikan dengan melakukan penyesuaian
terhadap akun-akun pada laporan posisi keuangan PS per tanggal 31 Desember 2023.
Adapun penyesuaian yang dilakukan adalah akun trade and other accounts
receivable, inventory, dan equipment. Akun-akun lainnya tidak dilakukan penyesuaian
karena telah mencerminkan Nilai Pasarnya (face value).
Berikut penyesuaian yang dilakukan:
Tabel 35. Metode PAB
(dalam Baht)
2023
Description 2023 Adjustment After
Adjustment
ASET
Cash and cash equivalents 76.055.121 - 76.055.121
Trade and other accounts 114.040.058 (6.561.216) 107.478.842
receivable
10.980.110 1.652.883 12.632.993
Inventory
Current portion of finance lease 2.386.185 2.386.185
receivables, net
Other current financial asset 3.960.363 3.960.363
Halaman 66 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 67
2023
Description 2023 Adjustment After
Adjustment
Non-current financial assets due 985.748 985.748
within 1 year
Other current asset 171.098 171.098
Total current assets 208.578.683 (4.908.333) 203.670.350
Deposits at financial institution 1.200.000 1.200.000
used as collateral
Equipments and vessels 6.433.318 2.090.123 8.523.441
Equimpments and vessels - WIP 4.414.189 4.414.189
Intangible assets 10.354 10.354
Finance lease receivables, net 8.939.822 8.939.822
Non-Current financial assets 751.021 751.021
Other non-current asset 4.892.940 4.892.940
Total non-current assets 26.641.644 28.731.767
JUMLAH ASET 235.220.327 (2.818.210) 232.402.117
LIABILITIES AND EQUITY
Trade and other accounts 9.150.281 - 9.150.281
Other current liabilities 1.205.584 1.205.584
Total current liabilitites 10.355.865 - 10.355.865
Employee benefit obligations 876.588 876.588
Long-term loan from related 509.712.536 509.712.536
company
Total non-current liabilities 510.589.124 - 510.589.124
TOTAL LIABILITIES 520.944.989 -
Share capital 5.000.000 5.000.000
Other surplus 157.083.425 157.083.425
Deficit
Adjustment - (2.818.210) (2.818.210)
Total Ekuitas (2.818.210)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 235.220.327 (2.818.210) 232.402.117
Tabel 31. Indikasi Nilai Ekuitas PS dengan Metode PAB
URAIAN SATUAN JUMLAH
INDIKASI NILAI PASAR EKUITAS Baht (288.542.872)
Discount for Lack of Control (DLOC : 0%) Baht -
Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM Baht (288.542.872)
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 0% Baht -
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas Baht (288.542.872)
Indikasi Nilai Pasar 30% Ekuitas Baht (86.562.862)
Halaman 67 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 68
Indikasi Nilai 30% Ekuitas PS
Untuk mendapatkan nilai yang mewakili indikasi nilai pasar 30% ekuitas PS dengan
pendekatan pendapatan melalui metode DCF dan pendekatan aset melalui metode
PAB yang telah diuraikan sebelumnya, maka dilakukan rekonsiliasi terlebih dahulu,
dimana dibeikan bobot terhadap dua pendekatan tersebut. Dalam penilaian ini kami
menggunakan bobot sebesar 50% pada pendekatan pendapatan dan 50% pada
pendekatan aset dengan pertimbangan bahwa masing-masing pendekatan
menghasilkan indikasi nilai negatif.
Berikut adalah rekonsiliasi atas pendekatan dalam penentuaan Indikasi Nilai Pasar 30%
ekuitas PS:
Tabel 32. Rekonsiliasi Nilai 30% ekuitas PS
UNIT INDIKASI BOBOT NILAI
PENDEKATAN PENILAIAN
NILAI REKONSILIASI TERTIMBANG
Pendekatan Pendapatan Baht (123.842.738) 50% (61.921.369)
Metode DCF
Pendekatan Aset Metode Baht (86.562.862) 50% (43.281.431)
PAB
NILAI PASAR 30% EKUITAS PS Baht (105.202.800)
NILAI PASAR 30% EKUITAS PS USD (3.076.105)
Berdasarkan perhitungan diatas, maka kami berpendapat bahwa indikasi Nilai Pasar
30% Ekuitas PS pada tanggal 31 Desember 2023 setelah pembulatan adalah sebesar
negatif Baht105.202.800,- (seratus lima juta dua ratus dua ribu delapan ratus Baht).
5.4.2 Suksawat Terminal Company Limited (SSW)
a. Perhitungan Indikasi Nilai 99,99% Ekuitas SSW Dengan Pendekatan Pendapatan Melalui
Metode DCF
Pemilihan Arus Kas
Untuk penilaian dengan menggunakan metode diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga)
pilihan arus kas untuk didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas
bersih untuk perusahaan. Dalam perhitungan indikasi nilai ekuitas SSW arus kas bersih
yang akan digunakan sebagai economic income yang didiskonto untuk dijadikan
indikasi nilai bisnis adalah arus kas bersih untuk perusahaan (Free Cash Flow to Firm /
FCFF).
Pengertian arus kas bersih berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari
kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk
mempertahankan operasi SSW saat ini maupun penyediaan cadangan untuk
penggantian (reserve for replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui
penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai
berikut:
Halaman 68 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 69
FCFF = EAT + Non Cash Charges + Interest (1-t) - Capex ± Changes in WC
Dimana:
FCFF : Arus Kas Bersih untuk Perusahaan
EAT : Laba Bersih
NC Charges : Beban non kas
Interest (1-t) : Beban bunga sebelum pajak
Capex : Capital Expenditure
Changes in WC : Perubahan modal kerja
Prospektif Keuangan
Prospektif keuangan yang digunakan dalam penilaian ini mengacu pada rencana
usaha (business plan) yang disusun oleh manajemen SSW. Penilai melakukan
penelaahan terhadap asumsi-asumsi proyeksi keuangan tersebut dan melakukan
penyesuaian dengan melakukan penyusunan kembali proyeksi keuangan PS dan
melakukan penyesuaian khususnya terhadap modal kerja, penyusutan aset tetap,
beban langsung dan beban operasional. Asumsi dan prospektif keuangan yang
terbentuk merupakan proyeksi keuangan berdasarkan penelahaan kinerja keuangan
selama 5 (lima) tahun terakhir, dan penelahaan esternal seperti kondisi ekonomi dan
industri dimana penyesuaian asumsi dan prospektif keuangan tersebut telah didiskusikan
dan disetujui oleh manajemen Perusahaan.
Berikut ini adalah asumsi keuangan yang digunakan untuk prospektif laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi dan laporan arus kas SSW untuk periode tahun 2024 sampai
dengan tahun 2042.
Asumsi – Asumsi Proyeksi Keuangan SSW
Tabel 33. Asumsi Umum Proyeksi Keuangan SSW
2028 -
URAIAN 2024 2025 2026 2027
2042
2. Asumsi Makro
Inflasi 1,60% 1,90% 1,90% 2,00% 2,00%
Pajak 20% 20% 20% 20% 20%
Hari 365 365 365 365 365
Asumsi Pendapatan
Proyeksi pendapatan SSW bersumber dari bidang jasa yang berupa container terminal
services di pelabuhan. Asumsi pendapatan diperoleh dari kapasitas terminal dikalikan
dengan tarif. Asumsi tarif diperoleh dari rata-rata tarif historis.
Tabel 60. Asumsi Pendapatan
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
5. Pendapatan
Kapasitas terminal (teu) 240.000 240.000 240.000 240.000 240.000
% Kapasitas 33% 34% 35% 36% 37%
Volume (teu) 79.498 81.898 84.298 86.698 89.098
Harga (Baht) 1.881 1.881 1.881 1.881 1.881
Halaman 69 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 70
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
Kapasitas terminal (teu) 240.000 240.000 240.000 240.000 240.000
% Kapasitas 55% 60% 60% 60% 60%
Volume (teu) 132.000 144.000 144.000 144.000 144.000
Harga (Baht) 1.881 1.881 1.881 1.881 1.881
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
Kapasitas terminal (teu) 240.000 240.000 240.000 240.000 240.000
% Kapasitas 60% 60% 60% 60% 60%
Volume (teu) 144.000 144.000 144.000 144.000 144.000
Harga (Baht) 1.881 1.881 1.881 1.881 1.881
URAIAN 2039 2040 2041 2042
Kapasitas terminal (teu) 240.000 240.000 240.000 240.000
% Kapasitas 60% 60% 60% 60%
Volume (teu) 144.000 144.000 144.000 144.000
Harga (Baht) 1.881 1.881 1.881 1.881
Asumsi Cost of Service
Cost of service terdiri dari beban terminal operation, beban penyusutan dan amortisasi,
beban sewa dan beban lainnya. Beban terminal operation diasumsikan sebesar 12,85%
yang diperoleh dari rata-rata historis beban terminal operation terhadap pendapatan.
Beban penyusutan dan amortisasi diasumsikan sesuai masa manfaat. Beban sewa sesuai
dengan skedul sewa dan beban lainnya diasumsikan meningkat sesuai inflasi kecuali
untuk tahun 2024 yang diasumsikan sebesar 67,77% dari pendapatan.
Tabel 61. Asumsi Cost of Service
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028 - 2042
6. Cost of Service
Beban Terminal 12,85% 12,85% 12,85% 12,85% 12,85%
operation
Beban lainnya 67,77% 1,90% 1,90% 2,00% 2,00%
Asumsi Beban Administrasi
Asumsi kenaikan beban administrasi berdasarkan inflasi kecuali untuk tahun 2024 yang
diasumsikan prorata dari beban administrasi tahun 2023 dibanding dengan pendapatan
tahun 2023 dan dikalikan dengan pendapatan 2024.
Tabel 62. Asumsi Beban Administrasi
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028 - 2042
7. Beban
Beban administrasi -1,49% 1,90% 1,90% 2,00% 2,00%
Asumsi Capex
Asumsi jumlah capex selama tahun proyeksi terdiri dari building improvement, container
handling equipment, site equipment, office equipment dan kendaraan.
Halaman 70 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 71
Tabel 63. Asumsi Capex
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
8. Capex
Capex - - 14.860.029 27.822.619 -
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
Capex - lanjutan
Capex - 2.334.659 13.434.926 - -
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
Capex - lanjutan
Capex 35.174.164 - 14.257.253 - 37.327.107
URAIAN 2039 2040 2041 2042
Capex - lanjutan
Capex - 15.129.913 - -
Asumsi-asumsi lainnya disajikan pada lampiran dalam laporan ini yang merupakan satu
kesatuan laporan penilaian ekuitas PS. Dengan asumsi-asumsi yang digunakan tersebut,
maka proyeksi laba rugi, proyeksi posisi keuangan dan proyeksi arus kas PS adalah
sebagai berikut:
Tabel 34. Proyeksi Laba Rugi SSW
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
Revenue 149.554.567 154.069.550 158.584.533 163.099.516 167.614.500
Cost of service (211.271.126) (213.776.945) (219.522.862) (206.914.569) (209.540.106)
Gross loss (61.716.559) (59.707.395) (60.938.329) (43.815.052) (41.925.607)
Administrative expense (22.698.233) (23.129.499) (23.568.960) (24.040.339) (24.521.146)
Profit (loss) before finance
(84.414.792) (82.836.895) (84.507.289) (67.855.392) (66.446.753)
cost
Finance cost (5.175.592) (9.978.647) (14.481.620) (20.307.556) (27.980.046)
Income (loss) before tax (89.590.384) (92.815.541) (98.988.909) (88.162.947) (94.426.798)
Tax
- - - - -
Income (loss) for the year (89.590.384) (92.815.541) (98.988.909) (88.162.947) (94.426.798)
(Dalam Baht)
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
Revenue 248.324.078 270.898.994 270.898.994 270.898.994 270.898.994
Cost of service (222.099.771) (227.233.929) (229.667.250) (231.991.159) (234.361.547)
Gross loss 26.224.306 43.665.065 41.231.743 38.907.834 36.537.447
Administrative expense (25.011.569) (25.511.800) (26.022.036) (26.542.477) (27.073.327)
Halaman 71 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 72
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
Profit (loss) before finance
1.212.737 18.153.265 15.209.707 12.365.357 9.464.121
cost
Finance cost (34.270.619) (37.793.468) (40.495.701) (43.391.144) (46.493.611)
Income (loss) before tax (33.057.882) (19.640.204) (25.285.994) (31.025.787) (37.029.490)
Tax - - - - -
Income (loss) for the year (33.057.882) (19.640.204) (25.285.994) (31.025.787) (37.029.490)
(Dalam Baht)
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
Revenue 270.898.994 270.898.994 270.898.994 270.898.994 270.898.994
Cost of service (241.887.589) (244.006.545) (246.686.484) (249.252.267) (251.899.696)
Gross loss 29.011.404 26.892.449 24.212.510 21.646.727 18.999.298
Administrative expense (27.614.793) (28.167.089) (28.730.431) (29.305.039) (29.891.140)
Profit (loss) before finance
1.396.611 (1.274.640) (4.517.921) (7.658.313) (10.891.842)
cost
Finance cost (49.817.904) (53.379.884) (57.196.546) (61.286.099) (65.668.055)
Income (loss) before tax (48.421.293) (54.654.524) (61.714.466) (68.944.411) (76.559.897)
Tax - - - - -
Income (loss) for the year (48.421.293) (54.654.524) (61.714.466) (68.944.411) (76.559.897)
(Dalam Baht)
URAIAN 2039 2040 2041 2042
Revenue 270.898.994 270.898.994 270.898.994 89.062.683
Cost of service (254.569.137) (257.265.289) (260.042.575) (92.736.574)
Gross loss 16.329.857 13.633.705 10.856.419 (3.673.891)
Administrative expense (30.488.963) (31.098.742) (31.720.717) (32.355.131)
Profit (loss) before finance
(14.159.106) (17.465.037) (20.864.298) (36.029.022)
cost
Finance cost (70.363.321) (75.394.298) (81.857.490) (88.282.301)
Income (loss) before tax (84.522.426) (92.859.335) (102.721.789) (124.311.323)
Tax - - - -
Income (loss) for the year (84.522.426) (92.859.335) (102.721.789) (124.311.323)
Pendapatan
Pendapatan secara year on year pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 menurun
sebesar 1,49%. Pertumbuhan pendapatan selama periode proyeksi 2024 hingga 2041
secara CAGR sebesar 3,56% disebabkan pertumbuhan kuantitas. Pendapatan tahun
Halaman 72 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 73
2042 sebesar Baht89.062.683 dikarenakan masa sewa lahan yang berakhir pada April
2042.
Laba Kotor
Pada tahun 2024 hingga 2028, SSW membukukan rugi kotor yang disebabkan cost of
service yang tinggi. Laba kotor dicatatkan pada tahun 2029 hingga 2041 dengan tren
menurun. Pada tahun 2042 SSW membukukan rugi kotor sebesar Baht3.673.891.
Laba Bersih
Pada tahun 2024 hingga 2041, SSW membukukan rugi bersih yang disebabkan oleh
beban keuangan dengan CAGR rugi bersih selama periode 2024 sampai dengan 2041
sebesar 0,81%.
Tabel 35. Proyeksi Posisi Keuangan SSW
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
ASSET
Cash and cash 2.305.768 2.301.230 1.775.019 2.576.326 1.816.017
equivalents
Trade and other 45.777.696 47.041.856 48.306.015 49.570.175 50.834.334
accounts
receivable
Other current 570.583 570.583 570.583 570.583 570.583
financial asset
Total Current 48.654.047 49.913.668 50.651.617 52.717.083 53.220.935
Assets
Deposits at 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000
financial institution
used as collateral
Building 208.861.069 178.168.515 159.363.984 177.114.604 170.844.099
improvement and
equipment
Right-of-use assets 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393
Intangible assets 10.279 666 961.800 721.350 480.900
Other non-current 6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964
asset
Total Non-Current 824.797.705 794.095.538 776.252.141 793.762.311 787.251.356
Assets
TOTAL ASSET 873.451.752 844.009.206 826.903.759 846.479.395 840.472.291
LIABILITIES AND
EQUITY
Trade and other 43.372.124 43.766.473 44.168.314 44.599.342 45.038.990
accounts
payables
Short-term loan 77.561.490 83.107.136 89.049.296 95.416.321 102.238.588
from related
parties and
interest payable
Current portion of 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177
long-term lease
payable
Current portion of 985.748 985.748 985.748 985.748 985.748
non-current other
financial liability
Other current - - - - -
liabilities
Halaman 73 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 74
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
Total Current 140.124.539 146.064.534 152.408.536 159.206.588 166.468.504
Liabilities
Lease liabilities 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404
Non-current other 751.021 751.021 751.021 751.021 751.021
financial liability
Employee benefit 4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104
obligations
Long-term loan 62.000.000 119.433.000 194.972.460 295.912.990 377.070.769
from related
parties
Total Non-Current 841.787.529 899.220.529 974.759.989 1.075.700.519 1.156.858.298
Liabilities
Total Liabilities 981.912.068 1.045.285.063 1.127.168.524 1.234.907.108 1.323.326.802
Share capital 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000
Deficit
(1.068.906.178) (1.161.721.719) (1.260.710.628) (1.348.873.575) (1.443.300.373)
Other surplus 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521
Other 12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341
components of
equity
Total Equity (108.460.316) (201.275.857) (300.264.766) (388.427.713) (482.854.511)
TOTAL LIABILITIES & 873.451.752 844.009.206 826.903.759 846.479.395 840.472.291
EQUITY
(Dalam Baht)
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
ASSET
Cash and cash 2.390.108 17.580.444 26.487.718 45.994.900 62.610.363
equivalents
Trade and other 73.432.378 79.753.176 79.753.176 79.753.176 79.753.176
accounts
receivable
Other current 570.583 570.583 570.583 570.583 570.583
financial asset
Total Current 76.393.069 97.904.203 106.811.477 126.318.659 142.934.122
Assets
Deposits at 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000
financial institution
used as collateral
Building 164.573.593 160.637.746 167.647.187 161.221.702 154.796.216
improvement and
equipment
Right-of-use assets 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393
Intangible assets 240.450 1.275.838 1.035.388 794.938 554.488
Other non-current 6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964
asset
Total Non-Current 780.740.400 777.839.941 784.608.932 777.942.997 771.277.062
Assets
TOTAL ASSET 857.133.469 875.744.144 891.420.409 904.261.656 914.211.184
LIABILITIES AND
EQUITY
Trade and other 45.487.432 45.944.842 46.411.400 46.887.289 47.372.697
accounts
payables
Short-term loan 109.548.647 117.381.375 125.774.144 134.766.995 144.402.835
from related
parties and
interest payable
Halaman 74 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 75
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
Current portion of 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177
long-term lease
payable
Current portion of 985.748 985.748 985.748 985.748 985.748
non-current other
financial liability
Other current - - - - -
liabilities
Total Current 174.227.004 182.517.142 191.376.469 200.845.209 210.966.457
Liabilities
Lease liabilities 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404
Non-current other 751.021 751.021 751.021 751.021 751.021
financial liability
Employee benefit 4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104
obligations
Long-term loan 419.031.329 448.992.069 481.095.002 515.493.295 552.351.065
from related
parties
Total Non-Current 1.198.818.858 1.228.779.598 1.260.882.531 1.295.280.824 1.332.138.594
Liabilities
Total Liabilities 1.373.045.862 1.411.296.740 1.452.259.000 1.496.126.033 1.543.105.051
Share capital 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000
Deficit (1.476.358.255) (1.495.998.458) (1.521.284.453) (1.552.310.239) (1.589.339.729)
Other surplus 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521
Other 12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341
components of
equity
Total Equity (515.912.393) (535.552.596) (560.838.591) (591.864.377) (628.893.867)
TOTAL LIABILITIES & 857.133.469 875.744.144 891.420.409 904.261.656 914.211.184
EQUITY
(Dalam Baht)
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
ASSET
Cash and cash
equivalents 41.102.109 50.405.543 43.736.940 48.195.501 12.134.263
Trade and other
accounts
receivable 79.753.176 79.753.176 79.753.176 79.753.176 79.753.176
Other current
financial asset 570.583 570.583 570.583 570.583 570.583
Total Current 121.425.868 130.729.302 124.060.699 128.519.260 92.458.022
Assets
Deposits at 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000
financial institution
used as collateral
Building 178.436.648 167.323.699 170.303.537 159.026.123 185.045.486
improvement and
equipment
Right-of-use assets 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393
Intangible assets 314.038 1.353.931 1.039.893 725.854 411.816
Other non-current
asset 6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964
Total Non-Current 794.677.043 784.603.987 787.269.787 775.678.334 801.383.658
Assets
TOTAL ASSET 916.102.911 915.333.289 911.330.486 904.197.594 893.841.681
LIABILITIES AND
EQUITY
Halaman 75 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 76
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
Trade and other
accounts
payables 47.867.812 48.372.830 48.887.948 49.413.368 49.949.297
Short-term loan 154.727.638 165.790.664 177.644.697 190.346.292 203.956.052
from related
parties and
interest payable
Current portion of 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177
long-term lease
payable
Current portion of 985.748 985.748 985.748 985.748 985.748
non-current other
financial liability
Other current - - - - -
liabilities
Total Current 221.786.375 233.354.419 245.723.569 258.950.585 273.096.274
Liabilities
Lease liabilities 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404
Non-current other 751.021 751.021 751.021 751.021 751.021
financial liability
Employee benefit 4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104
obligations
Long-term loan 591.844.167 634.161.024 679.503.538 728.088.041 780.146.336
from related
parties
Total Non-Current 1.371.631.696 1.413.948.553 1.459.291.067 1.507.875.570 1.559.933.865
Liabilities
Total Liabilities 1.593.418.070 1.647.302.972 1.705.014.636 1.766.826.155 1.833.030.139
Share capital 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000
Deficit
(1.637.761.022) (1.692.415.545) (1.754.130.012) (1.823.074.423) (1.899.634.320)
Other surplus 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521
Other 12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341
components of
equity
Total Equity (677.315.160) (731.969.683) (793.684.150) (862.628.561) (939.188.458)
TOTAL LIABILITIES & 916.102.911 915.333.289 911.330.486 904.197.594 893.841.681
EQUITY
(Dalam Baht)
URAIAN 2039 2040 2041 2042
ASSET
Cash and cash
10.143.587 3.264.519 2.564.057 869.167
equivalents
Trade and other
accounts 79.753.176 79.753.176 79.753.176 73.676.798
receivable
Other current
570.583 570.583 570.583 570.583
financial asset
Total Current Assets 90.467.346 83.588.278 82.887.816 75.116.548
Deposits at
financial institution 25.450.000 25.450.000 25.450.000 25.450.000
used as collateral
Building
improvement and 173.737.742 177.559.911 166.252.167 154.944.423
equipment
Right-of-use assets 583.861.393 583.861.393 583.861.393 583.861.393
Intangible assets 97.778 1.247.220 959.859 672.499
Other non-current
6.614.964 6.614.964 6.614.964 6.614.964
asset
Total Non-Current
789.761.876 794.733.488 783.138.383 771.543.279
Assets
Halaman 76 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 77
URAIAN 2039 2040 2041 2042
TOTAL ASSET 880.229.222 878.321.766 866.026.200 846.659.827
LIABILITIES AND
EQUITY
Trade and other
50.495.944 51.053.524 51.622.256 48.284.906
accounts payables
Short-term loan
from related parties
218.538.910 234.164.442 250.907.200 268.847.064
and interest
payable
Current portion of
long-term lease 18.205.177 18.205.177 18.205.177 18.205.177
payable
Current portion of
non-current other 985.748 985.748 985.748 985.748
financial liability
Other current
- - - -
liabilities
Total Current
288.225.779 304.408.891 321.720.381 336.322.895
Liabilities
Lease liabilities 774.983.404 774.983.404 774.983.404 774.983.404
Non-current other
751.021 751.021 751.021 751.021
financial liability
Employee benefit
4.053.104 4.053.104 4.053.104 4.053.104
obligations
Long-term loan
835.926.799 910.695.565 983.810.298 1.074.152.734
from related parties
Total Non-Current
1.615.714.328 1.690.483.094 1.763.597.827 1.853.940.263
Liabilities
Total Liabilities 1.903.940.107 1.994.891.985 2.085.318.207 2.190.263.158
Share capital 910.000.000 910.000.000 910.000.000 910.000.000
Deficit (1.984.156.746) (2.077.016.081) (2.179.737.870) (2.304.049.193)
Other surplus 37.786.521 37.786.521 37.786.521 37.786.521
Other components
12.659.341 12.659.341 12.659.341 12.659.341
of equity
Total Equity (1.023.710.884) (1.116.570.219) (1.219.292.008) (1.343.603.331)
TOTAL LIABILITIES &
880.229.222 878.321.766 866.026.200 846.659.827
EQUITY
Jumlah Aset
Jumlah aset SSW pada tahun 2024 dibandingkan 2023 menurun sebesar 1,96%
dikarenakan penurunan akun building improvement and building.
Jumlah aset SSW pada tahun 2024 sampai dengan tahun 2042 memiliki tren fluktuatif
dengan CAGR sebesar negatif 0,17% yang disebabkan penurunan kas dan setara kas
serta building improvement and building.
Aset Lancar
Jumlah aset lancar SSW pada tahun 2024 sampai dengan tahun 2042 memiliki tren
fluktuatif dengan CAGR sebesar 2,44% yang disebabkan peningkatan terutama pada
akun trade and other accounts receivable.
Halaman 77 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 78
Aset Tidak Lancar
Jumlah aset tidak lancar SSW pada tahun 2024 sampai dengan tahun 2042 memiliki tren
menurun dengan CAGR sebesar negatif 0,37% yang disebabkan penurunan pada akun
building improvement and building.
Total Liabilitas
Perkembangan total liabilitas SSW selama periode 2024 sampai dengan 2042
mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR adalah sebesar 4,56%
yang disebabkan meningkatnya akun short-term loan from related parties and interest
payable dan long-term loan from related parties.
Ekuitas
Perkembangan ekuitas SSW selama periode 2024 sampai dengan 2042 mengalami
penurunan secara CAGR adalah sebesar 15,01% yang disebabkan SSW membukukan
rugi bersih yang menurunkan ekuitas.
Tabel 36. Proyeksi Arus Kas SSW
(Dalam Baht)
URAIAN 2024 2025 2026 2027 2028
Net cash flow use in (76.386.764) (53.004.539) (51.463.931) (58.376.075) (60.760.308)
operating activites
Net cash flow provided by - - (16.062.279) (27.822.619) -
investing activities
Net cash flow provided by 62.000.000 53.000.000 67.000.000 87.000.000 60.000.000
financing activities
Net increase (decrease) in (14.386.764) (4.539) (526.210) 801.306 (760.308)
cash on hand and in banks
Cash and cash equivalents as 16.692.532 2.305.768 2.301.230 1.775.019 2.576.326
at beginning of the year
Cash and cash equivalents as 2.305.768 2.301.230 1.775.019 2.576.326 1.816.017
at end of the year
(Dalam Baht)
URAIAN 2029 2030 2031 2032 2033
Net cash flow use in (14.425.909) 18.800.832 22.342.201 19.507.182 16.615.463
operating activites
Net cash flow provided by - (3.610.497) (13.434.926) - -
investing activities
Net cash flow provided by 15.000.000 - - - -
financing activities
Net increase (decrease) in 574.091 15.190.336 8.907.274 19.507.182 16.615.463
cash on hand and in banks
Cash and cash equivalents as 1.816.017 2.390.108 17.580.444 26.487.718 45.994.900
at beginning of the year
Cash and cash equivalents as 2.390.108 17.580.444 26.487.718 45.994.900 62.610.363
at end of the year
(Dalam Baht)
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
Net cash flow use in 13.665.910 10.657.365 7.588.650 4.458.561 1.265.869
operating activites
Net cash flow provided by (35.174.164) (1.353.931) (14.257.253) - (37.327.107)
investing activities
Halaman 78 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 79
URAIAN 2034 2035 2036 2037 2038
Net cash flow provided by - - - - -
financing activities
Net increase (decrease) in (21.508.255) 9.303.435 (6.668.603) 4.458.561 (36.061.238)
cash on hand and in banks
Cash and cash equivalents as 62.610.363 41.102.109 50.405.543 43.736.940 48.195.501
at beginning of the year
Cash and cash equivalents as 41.102.109 50.405.543 43.736.940 48.195.501 12.134.263
at end of the year
(Dalam Baht)
URAIAN 2039 2040 2041 2042
Net cash flow use in (1.990.676) (5.312.352) (8.700.462) (21.694.890)
operating activites
Net cash flow provided by - (16.566.716) - -
investing activities
Net cash flow provided by - 15.000.000 8.000.000 20.000.000
financing activities
Net increase (decrease) in (1.990.676) (6.879.068) (700.462) (1.694.890)
cash on hand and in banks
Cash and cash equivalents as 12.134.263 10.143.587 3.264.519 2.564.057
at beginning of the year
Cash and cash equivalents as 10.143.587 3.264.519 2.564.057 869.167
at end of the year
Pertumbuhan kenaikan (penurunan) bersih kas selama 2024-2042 mengalami fluktuasi
dengan CAGR adalah sebesar negatif 11,20%.
a. Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas operasi untuk periode 2024 hingga sampai 2042 berfluktuasi
antara arus kas keluar dan arus kas masuk.
b. Arus kas dari aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas investasi SSW untuk periode 2024 hingga sampai 2042
merupakan arus kas keluar yang digunakan untuk belanja modal yang meliputi
equipment and intangible assets.
c. Arus kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan pada tahun 2024 hingga sampai 2042 merupakan
arus kas masuk yang diperoleh dari pinjaman jangka panjang pihak berelasi.
Perubahan Modal Kerja
Perubahan modal kerja dihitung berdasarkan perubahan aset lancar dengan liabilitas
lancar yang diantaranya adalah akun trade and other accounts receivable dan trade
and other accounts payables.
Penentuan Tingkat Diskonto (discount rate)
Dengan mempertimbangkan arus kas bersih yang digunakan dalam perhitungan ini
adalah arus kas bersih dari perusahaan, maka tingkat diskonto yang kami gunakan
dalam perhitungan ini menggunakan formula WACC (weighted average cost of
capital) yang merupakan penjumlahan rata-rata tertimbang atas biaya modal untuk
Halaman 79 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 80
ekuitas dan biaya modal untuk hutang. Adapun formula dari WACC adalah sebagai
berikut:
WACC = (Ke x We) + (Kd[1 – t ] x Wd)
Dimana:
WACC : Rata-rata tertimbang biaya modal
Ke : Biaya modal untuk ekuitas
Kd : Biaya modal untuk hutang
We : Persentase pendanaan dari ekuitas
Wd : Persentase pendanaan dari hutang
t : Pajak perusahaan
Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas
Perhitungan biaya modal untuk ekuitas menggunakan metode Capital Assets Pricing
Model (CAPM). Adapun formula dari CAPM adalah sebagai berikut:
Ke = Rf + ß (Rm-Rf) – CDS + α
Dimana:
Rf : Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
ß : Risiko sistematis
Rm : Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
Rp : Premi risiko yang diperoleh dari elisih antara Rm dan Rf
CDS : Country Default Spread
α : Risiko spesifik
Penentuan Biaya Modal untuk Utang
Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman
investasi dalam mata uang Rupiah.
Penentuan WACC (weighted average cost of capital)
Dengan mempertimbangkan hasil perhitungan biaya modal untuk ekuitas dan biaya
modal untuk hutang sebagaimana tersebut diatas, dan melihat komposisi persentase
pendanaan dari ekuitas dan persentase pendanaan dari hutang yang mengacu pada
data industri, maka besarnya tingkat diskonto (discount rate) yang digunakan dalam
penilaian ini adalah dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
Tabel 37. Weighted Average Cost of Capital (WACC)
URAIAN JUMLAH KETERANGAN
Weighted Debt 32,41% Damodaran
Weighted Equity 67,59% Damodaran
Cost of Equity:
Risk Free 3,25%
Beta 0,98 Estimated, Damodaran
Risk Premium 6,94% Damodaran
Halaman 80 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 81
URAIAN JUMLAH KETERANGAN
Country Default Spread 1,74% Damodaran
Total 8,34%
Cost of Debt:
Interest Rate 7,15% Suku bunga Kredit
Tax Rate 20,00%
Total 5,72%
Weighted Cost of Equity 5,64%
Weighted Cost of Debt 1,85%
Weighted Avg. Cost of 7,49%
Capital
Berdasarkan laporan keuangan SSW per 31 Desember 2023, SSW memiliki utang
berbunga sebesar Baht76.439.002 dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 38. Utang SSW
Uraian Satuan Desember 2023
Short-term loan from Baht 72.385.898
related parties and interest
payable
Employee benefit Baht 4.053.104
obligations
Total Baht 76.439.002
Sumber: Laporan Keuangan Audit SSW 31 Desember 2023
Indikasi Nilai Ekuitas SSW Dengan Metode Discounted Cash Flow
Berdasarkan analisis yang telah diuraikan diatas, berikut adalah Indikasi Nilai Ekuitas SSW
dengan menggunakan metode DCF:
Tabel 39. Indikasi Nilai Ekuitas SSW dengan Metode DCF
URAIAN SATUAN JUMLAH
INDIKASI NILAI OPERASI Baht (289.060.807)
- Kas dan setara kas Baht 16.692.532
- Aset lain-lain lancar Baht 570.583
- Aset lain-lain tidak lancar Baht 32.064.964
Indikasi Nilai Baht (239.732.728)
- Utang berbunga Baht (72.385.898)
- Liabilitas imbalan kerja Baht (4.053.104)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas Sebelum DLOC & DLOM Baht (316.171.730)
Discount for Lack of Control (DLOC : 0%) Baht -
Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM Baht (316.171.730)
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 0% Baht -
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas Baht (316.171.730)
Indikasi Nilai Pasar 99,99% Ekuitas Baht (316.140.112)
Halaman 81 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 82
b. Perhitungan Perhitungan Indikasi Nilai 99,99% Ekuitas SSW Dengan Pendekatan Aset
Melalui Metode Penyesuaian Aset Bersih
Metode penyesuaian aktiva bersih diaplikasikan dengan melakukan penyesuaian
terhadap akun-akun pada laporan posisi keuangan SSW per tanggal 31 Desember 2023.
Adapun penyesuaian yang dilakukan adalah akun building improvement and
equipment. Akun-akun lainnya tidak dilakukan penyesuaian karena telah
mencerminkan Nilai Pasarnya (face value).
Berikut penyesuaian yang dilakukan:
Tabel 64. Metode PAB
(dalam Baht)
2023
Description 2023 Adjustment After
Adjustment
ASET
Cash and cash equivalents 16.692.532 16.692.532
Trade and other accounts 18.131.321 - 18.131.321
receivable
Other current financial asset 570.583 570.583
Total current assets 35.394.436 - 35.394.436
Deposits at financial institution 25.450.000 25.450.000
used as collateral
Building improvement and 239.553.623 20.240.377 259.794.000
equipment
Right-of-use assets 583.861.393 583.861.393
Intangible assets 19.892 19.892
Other non-current asset 6.614.964 6.614.964
Total non-current assets 855.499.872 20.240.377 875.740.249
JUMLAH ASET 890.894.308 20.240.377 911.134.685
LIABILITIES AND EQUITY
Trade and other accounts 37.615.754 37.615.754
payables
Short-term loan from related 72.385.898 72.385.898
parties and interest payable
Current portion of long-term 18.205.177 18.205.177
lease payable
Current portion of non-current 985.748 985.748
other financial liability
Other current liabilities 784.134 784.134
Total current liabilitites 129.976.711 - 129.976.711
Lease liabilities 774.983.404 774.983.404
Non-current other financial 751.021 751.021
liability
Employee benefit obligations 4.053.104 4.053.104
Total non-current liabilities 779.787.529 - 779.787.529
TOTAL LIABILITIES 909.764.240 - 909.764.240
Halaman 82 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 83
2023
Description 2023 Adjustment After
Adjustment
Share capital 910.000.000 910.000.000
Deficit (979.315.794) (979.315.794)
Other surplus 37.786.521 37.786.521
Other components of equity 12.659.341 12.659.341
Adjustment 20.240.377 20.240.377
Total Equity (18.869.932) 20.240.377 1.370.445
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 890.894.308 20.240.377 911.134.685
Tabel 62. Indikasi Nilai Ekuitas PS dengan Metode PAB
URAIAN SATUAN JUMLAH
INDIKASI NILAI PASAR EKUITAS Baht 1.370.445
Discount for Lack of Control (DLOC : 0%) Baht -
Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM Baht 1.370.445
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 0% Baht -
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas Baht 1.370.445
Indikasi Nilai Pasar 99,99% Ekuitas Baht 1.370.308
Indikasi Nilai 99,99% Ekuitas SSW
Untuk mendapatkan nilai yang mewakili indikasi nilai pasar 99,99% ekuitas SSW dengan
pendekatan pendapatan melalui metode DCF dan pendekatan aset melalui metode
PAB yang telah diuraikan sebelumnya, maka dilakukan rekonsiliasi terlebih dahulu,
dimana dibeikan bobot terhadap dua pendekatan tersebut. Dalam penilaian ini kami
menggunakan bobot sebesar 30% pada pendekatan pendapatan dan 70% pada
pendekatan aset dengan pertimbangan bahwa indikasi nilai dari pendekatan
pendapatan memiliki indikasi nilai negatif.
Berikut adalah rekonsiliasi atas pendekatan dalam penentuaan Indikasi Nilai Pasar
99,99% ekuitas SSW:
Tabel 71. Rekonsiliasi Nilai 99,99% ekuitas SSW
(Dalam Baht)
UNIT INDIKASI BOBOT NILAI
PENDEKATAN PENILAIAN
NILAI REKONSILIASI TERTIMBANG
Pendekatan Pendapatan Baht (316.140.112) 30% (94.842.034)
Metode DCF
Pendekatan Aset Metode Baht 1.370.308 70% 959.216
PAB
NILAI PASAR 99,99% EKUITAS Baht (93.882.818)
SSW
NILAI PASAR 99,99% EKUITAS USD (2.745.112)
SSW
Halaman 83 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 84
Berdasarkan perhitungan diatas, maka kami berpendapat bahwa indikasi Nilai Pasar
99,99% Ekuitas SSW pada tanggal 31 Desember 2023 setelah pembulatan adalah
sebesar negatif Baht93.882.818,- (sembilan puluh tiga juta delapan ratus delapan puluh
dua ribu delapan ratus delapan belas Baht).
5.4.3 River Ports Investments Pte Ltd (RPI)
a. Perhitungan Perhitungan Perhitungan Indikasi Nilai 100% Ekuitas RPI Dengan Pendekatan
Aset Melalui Metode Penyesuaian Aset Bersih
Metode penyesuaian aktiva bersih diaplikasikan dengan melakukan penyesuaian
terhadap akun-akun pada laporan posisi keuangan RPI per tanggal 31 Desember 2023.
Adapun penyesuaian yang dilakukan adalah akun aset keuangan lancar lainnya pihak
berelasi dan investasi pada entitas anak. Akun-akun lainnya tidak dilakukan
penyesuaian karena telah mencerminkan Nilai Pasarnya (face value).
Berikut penyesuaian yang dilakukan:
Tabel 65. Metode PAB
(dalam USD)
2023
Description 2023 Adjustment After
Adjustment
ASET
Kas dan bank 109.103 109.103
Aset Keuangan lancar lainnya
Pihak berelasi 17.249.699 (11.469.769) 5.779.930
Pihak ketiga 36.000 36.000
Total Aset Lancar 17.394.802 (11.469.769) 5.925.033
Investasi pada entitas anak 26.383.124 (32.204.341) (5.821.217)
Total Aset Tidak Lancar 26.383.124 (32.204.341) (5.821.217)
JUMLAH ASET 43.777.926 (43.674.109) 103.817
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas keuangan jangka
pendek lainnya
Pihak berelasi - -
Pihak ketiga 11.149 11.149
Utang pajak 485 485
Total Liabilitas Jangka Pendek 11.634 - 11.634
TOTAL LIABILITIES 11.634 - 11.634
Modal saham 48.990.001 48.990.001
Defisit (5.223.709) (5.223.709)
Penyesuaian (43.674.109) (43.674.109)
TOTAL EKUITAS 43.766.292 (43.674.109) 92.183
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 43.777.926 (43.674.109) 103.817
Halaman 84 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 85
Tabel 93. Indikasi Nilai Ekuitas RPI dengan Metode PAB
URAIAN SATUAN JUMLAH
INDIKASI NILAI PASAR EKUITAS USD 92.183
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 40% USD (36.873)
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas USD 55.310
b. Perhitungan Indikasi Nilai 100% Ekuitas SSW Dengan Pendekatan Pasar Melalui Metode
GPTC
Penentuan Indikasi Nilai 100% ekuitas SSW dilakukan dengan menggunakan
pendekatan pasar melalui metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek
(Guideline Publicly Traded Company/GPTC). Metode ini melakukan perbandingan
antara perusahaan yang dinilai dengan perusahaan sejenis dari bidang (sub-bidang)
industri sejenis yang sahamnya telah diperdagangkan di lantai bursa. Perhitungan
melalui metode GPTC dapat dilakukan dengan menggunakan rasio penilaian berupa
rasio-rasio ekuitas ataupun rasio-rasio capital yang diinvestasikan.
Berdasarkan POJK 35/2020 pasal 65 (6) Dalam hal laporan keuangan pembanding yang
telah diaudit dengan periode yang sama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf
f dan huruf g tidak tersedia untuk publik, Penilai Bisnis dapat menggunakan laporan
keuangan periode yang paling mendekati dengan Tanggal Penilaian dan tersedia
untuk publik. Laporan keuangan Perusahaan pembanding yang digunakan adalah
yang tidak diaudit namun tersedia untuk publik dan tidak terdapat dampak terhadap
hasil penilaian yang dilakukan.
Berdasarkan POJK 35/2020, kriteria yang digunakan dalam melakukan kesebandingan
adalah sebagai berikut :
a. Industri, kegiatan usaha, produk dan risiko usaha merupakan yang sejenis;
b. Karakteristik pertumbuhan (growth in sale and earnings) dan struktur permodalan
(capital structure) merupakan yang sebanding;
c. Kinerja keuangan historis selama 5 (lima) tahun terakhir merupakan yang
sebanding;
d. Ukuran perusahaan (total assets) merupakan yang sebanding; dan
e. Pangsa pasar (market share) merupakan yang sebanding.
Berdasarkan kriteria tersebut, penilai memperoleh beberapa perusahaan sebagai
pembanding sebagai berikut:
Tabel 72. Perusahaan Pembanding
No Nama Perusahaan
1 Sino Harbour Holdings Group
Limited (SEHK:1663)
2 Chanhigh Holdings Limited
(SEHK:2017)
3 China Boqi Environmental
(Holding) Co., Ltd. (SEHK:2377)
4 Many Idea Cloud Holdings
Limited (SEHK:6696)
Halaman 85 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 86
No Nama Perusahaan
5 Chen Xing Development
Holdings Limited (SEHK:2286)
6 Nisun International Enterprise
Development Group Co., Ltd
(NASDAQCM:NISN)
7 Pujiang International Group
Limited (SEHK:2060)
8 Ever Reach Group (Holdings)
Company Limited (SEHK:3616)
Sumber : S&P
Ikhtisar Laporan Keuangan dan Common-Size Perusahaan Pembanding
a) Sino Harbour Holdings Group Limited (SEHK:1663)
Tabel 73. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 1663
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 6.659.939 7.653.938 8.704.056 7.002.947 6.711.277
Aset Tidak Lancar 1.465.839 2.165.083 2.786.290 3.451.040 3.370.556
Total Aset 8.125.778 9.819.022 11.490.346 10.453.987 10.081.833
Liabilitas Lancar 3.531.063 5.338.909 6.784.394 4.858.292 4.639.735
Liabilitas Jk. 1.192.024 778.384 1.024.608 1.036.315 1.206.066
Panjang
Total Liabilitas 4.723.087 6.117.293 7.809.003 5.894.607 5.845.802
Ekuitas 3.402.691 3.701.728 3.681.344 4.559.381 4.236.032
Total Ekuitas & 8.125.778 9.819.022 11.490.346 10.453.987 10.081.833
Liabilitas
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 823.587 912.440 917.720 3.887.760 1.018.938
Beban Langsung 675.950 519.772 553.489 2.804.205 649.805
Laba (Rugi) Kotor 147.638 392.667 364.232 1.083.555 369.133
Laba (Rugi) Usaha 95.976 250.924 215.830 872.561 172.562
Laba (Rugi) Bersih 44.428 115.897 123.709 579.350 69.157
Tabel 74. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 1663
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 81,96% 77,95% 75,75% 66,99% 66,57%
Aset Tidak Lancar 18,04% 22,05% 24,25% 33,01% 33,43%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 43,46% 54,37% 59,04% 46,47% 46,02%
Liabilitas Jk. Panjang 14,67% 7,93% 8,92% 9,91% 11,96%
Total Liabilitas 58,12% 62,30% 67,96% 56,39% 57,98%
Ekuitas 41,88% 37,70% 32,04% 43,61% 42,02%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 82,07% 56,97% 60,31% 72,13% 63,77%
Laba (Rugi) Kotor 17,93% 43,03% 39,69% 27,87% 36,23%
Laba (Rugi) Usaha 11,65% 27,50% 23,52% 22,44% 16,94%
Halaman 86 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 87
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Laba (Rugi) Bersih 5,39% 12,70% 13,48% 14,90% 6,79%
b) Chanhigh Holdings Limited (SEHK:2017)
Tabel 75. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2017
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 3.762.756 4.411.126 4.789.289 4.910.453 4.573.300
Aset Tidak Lancar 272.912 327.421 346.969 242.297 235.388
Total Aset 4.035.668 4.738.547 5.136.258 5.152.750 4.808.689
Liabilitas Lancar 2.117.119 2.609.434 2.850.474 2.782.206 2.603.635
Liabilitas Jk. Panjang 209.636 246.457 236.457 238.663 217.379
Total Liabilitas 2.326.755 2.855.891 3.086.931 3.020.869 2.821.014
Ekuitas 1.708.913 1.882.657 2.049.327 2.131.881 1.987.674
Total Ekuitas & Liabilitas 4.035.668 4.738.547 5.136.258 5.152.750 4.808.689
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 2.777.161 3.370.258 3.923.794 4.455.686 4.816.475
Beban Langsung 2.475.787 3.080.088 3.579.949 4.147.577 4.515.166
Laba (Rugi) Kotor 301.374 290.170 343.845 308.109 301.310
Laba (Rugi) Usaha 175.517 105.345 137.879 115.384 140.032
Laba (Rugi) Bersih 84.501 48.676 69.679 73.232 90.865
Tabel 76. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2017
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 93,24% 93,09% 93,24% 95,30% 95,10%
Aset Tidak Lancar 6,76% 6,91% 6,76% 4,70% 4,90%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 52,46% 55,07% 55,50% 53,99% 54,14%
Liabilitas Jk. Panjang 5,19% 5,20% 4,60% 4,63% 4,52%
Total Liabilitas 57,65% 60,27% 60,10% 58,63% 58,66%
Ekuitas 42,35% 39,73% 39,90% 41,37% 41,34%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 89,15% 91,39% 91,24% 93,09% 93,74%
Laba (Rugi) Kotor 10,85% 8,61% 8,76% 6,91% 6,26%
Laba (Rugi) Usaha 6,32% 3,13% 3,51% 2,59% 2,91%
Laba (Rugi) Bersih 3,04% 1,44% 1,78% 1,64% 1,89%
c) China Boqi Environmental (Holding) Co., Ltd. (SEHK:2377)
Tabel 77. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2377
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 4.417.261 4.404.007 5.523.826 5.941.941 5.499.956
Aset Tidak Lancar 3.526.441 3.841.754 5.190.047 4.697.050 4.319.764
Total Aset 7.943.702 8.245.762 10.713.874 10.638.991 9.819.721
Liabilitas Lancar 3.402.096 2.772.017 3.975.161 3.900.757 3.415.074
Halaman 87 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 88
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Liabilitas Jk. Panjang 21.967 245.213 576.018 323.891 199.517
Total Liabilitas 3.424.063 3.017.230 4.551.179 4.224.648 3.614.591
Ekuitas 4.519.640 5.228.532 6.162.694 6.414.342 6.205.130
Total Ekuitas & Liabilitas 7.943.702 8.245.762 10.713.874 10.638.991 9.819.721
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 3.760.995 3.479.241 4.641.242 4.194.969 4.750.092
Beban Langsung 3.133.263 2.760.457 3.781.487 3.332.291 3.770.246
Laba (Rugi) Kotor 627.732 718.784 859.755 862.678 979.846
Laba (Rugi) Usaha 332.410 404.593 532.037 466.119 561.618
Laba (Rugi) Bersih 373.821 438.798 772.528 335.000 614.389
Tabel 78. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2377
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 55,61% 53,41% 51,56% 55,85% 56,01%
Aset Tidak Lancar 44,39% 46,59% 48,44% 44,15% 43,99%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 42,83% 33,62% 37,10% 36,66% 34,78%
Liabilitas Jk. Panjang 0,28% 2,97% 5,38% 3,04% 2,03%
Total Liabilitas 43,10% 36,59% 42,48% 39,71% 36,81%
Ekuitas 56,90% 63,41% 57,52% 60,29% 63,19%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 83,31% 79,34% 81,48% 79,44% 79,37%
Laba (Rugi) Kotor 16,69% 20,66% 18,52% 20,56% 20,63%
Laba (Rugi) Usaha 8,84% 11,63% 11,46% 11,11% 11,82%
Laba (Rugi) Bersih 9,94% 12,61% 16,64% 7,99% 12,93%
d) Many Idea Cloud Holdings Limited (SEHK:6696)
Tabel 79. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 6696
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 576.476 751.296 555.657 1.308.095 1.408.726
Aset Tidak Lancar 42.333 41.202 228.704 305.217 268.212
Total Aset 618.810 792.498 784.361 1.613.312 1.676.938
Liabilitas Lancar 112.874 191.915 431.075 384.629 505.654
Liabilitas Jk. Panjang 21.897 12.086 9.011 1.934 905
Total Liabilitas 134.771 204.000 440.086 386.563 506.559
Ekuitas 484.039 588.498 344.275 1.226.749 1.170.379
Total Ekuitas & Liabilitas 618.810 792.498 784.361 1.613.312 1.676.938
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 800.814 651.782 783.755 1.100.106 1.280.382
Beban Langsung 535.922 494.019 529.670 703.557 911.698
Laba (Rugi) Kotor 264.892 157.762 254.085 396.549 368.685
Laba (Rugi) Usaha 201.153 75.759 190.182 266.692 233.723
Halaman 88 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 89
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Laba (Rugi) Bersih 136.219 55.839 124.553 149.507 149.751
Tabel 80. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 6696
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 93,16% 94,80% 70,84% 81,08% 84,01%
Aset Tidak Lancar 6,84% 5,20% 29,16% 18,92% 15,99%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 18,24% 24,22% 54,96% 23,84% 30,15%
Liabilitas Jk. Panjang 3,54% 1,53% 1,15% 0,12% 0,05%
Total Liabilitas 21,78% 25,74% 56,11% 23,96% 30,21%
Ekuitas 78,22% 74,26% 43,89% 76,04% 69,79%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 66,92% 75,80% 67,58% 63,95% 71,21%
Laba (Rugi) Kotor 33,08% 24,20% 32,42% 36,05% 28,79%
Laba (Rugi) Usaha 25,12% 11,62% 24,27% 24,24% 18,25%
Laba (Rugi) Bersih 17,01% 8,57% 15,89% 13,59% 11,70%
e) Chen Xing Development Holdings Limited (SEHK:2286)
Tabel 81. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2286
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 22.422.582 25.432.177 26.862.803 27.088.676 24.909.657
Aset Tidak Lancar 2.302.503 1.626.728 1.413.379 1.485.020 1.401.913
Total Aset 24.725.085 27.058.904 28.276.182 28.573.695 26.311.570
Liabilitas Lancar 17.224.855 22.066.446 22.677.696 19.702.956 18.606.667
Liabilitas Jk. Panjang 4.768.393 1.558.564 1.754.582 4.901.641 4.026.033
Total Liabilitas 21.993.248 23.625.010 24.432.277 24.604.596 22.632.700
Ekuitas 2.731.837 3.433.894 3.843.905 3.969.099 3.678.870
Total Ekuitas & Liabilitas 24.725.085 27.058.904 28.276.182 28.573.695 26.311.570
Pendapatan 2.676.802 2.552.160 3.479.749 2.640.013 2.018.277
Beban Langsung 1.956.897 1.571.725 2.464.517 1.845.810 1.342.135
Laba (Rugi) Kotor 719.905 980.436 1.015.233 794.203 676.141
Laba (Rugi) Usaha 392.691 729.348 737.205 549.597 478.464
Laba (Rugi) Bersih 217.137 436.959 174.638 23.056 13.750
Tabel 82. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2286
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 90,69% 93,99% 95,00% 94,80% 94,67%
Aset Tidak Lancar 9,31% 6,01% 5,00% 5,20% 5,33%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 69,67% 81,55% 80,20% 68,95% 70,72%
Liabilitas Jk. Panjang 19,29% 5,76% 6,21% 17,15% 15,30%
Total Liabilitas 88,95% 87,31% 86,41% 86,11% 86,02%
Ekuitas 11,05% 12,69% 13,59% 13,89% 13,98%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Halaman 89 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 90
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 73,11% 61,58% 70,82% 69,92% 66,50%
Laba (Rugi) Kotor 26,89% 38,42% 29,18% 30,08% 33,50%
Laba (Rugi) Usaha 14,67% 28,58% 21,19% 20,82% 23,71%
Laba (Rugi) Bersih 8,11% 17,12% 5,02% 0,87% 0,68%
f) Nisun International Enterprise Development Group Co., Ltd (NASDAQCM:NISN)
Tabel 83. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi NISN
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 732.261 841.241 3.245.439 3.585.565 4.326.367
Aset Tidak Lancar 568.521 664.332 657.927 815.660 477.834
Total Aset 1.300.782 1.505.573 3.903.366 4.401.226 4.804.201
Liabilitas Lancar 518.021 373.316 1.264.048 1.404.908 1.874.081
Liabilitas Jk. Panjang 36.401 18.888 9.304 48.962 33.695
Total Liabilitas 554.422 392.205 1.273.351 1.453.870 1.907.776
Ekuitas 746.360 1.113.368 2.630.015 2.947.356 2.896.425
Total Ekuitas & Liabilitas 1.300.782 1.505.573 3.903.366 4.401.226 4.804.201
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 35.719 615.092 2.292.363 3.477.807 3.682.417
Beban Langsung - 287.794 1.511.328 2.916.097 3.134.722
Laba (Rugi) Kotor 35.719 327.298 781.035 561.710 547.695
Laba (Rugi) Usaha 16.612 146.202 546.461 263.010 212.164
Laba (Rugi) Bersih 38.752 (190.866) 434.725 261.693 223.741
Tabel 84. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi NISN
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 56,29% 55,88% 83,14% 81,47% 90,05%
Aset Tidak Lancar 43,71% 44,12% 16,86% 18,53% 9,95%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 39,82% 24,80% 32,38% 31,92% 39,01%
Liabilitas Jk. Panjang 2,80% 1,25% 0,24% 1,11% 0,70%
Total Liabilitas 42,62% 26,05% 32,62% 33,03% 39,71%
Ekuitas 57,38% 73,95% 67,38% 66,97% 60,29%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 0,00% 46,79% 65,93% 83,85% 85,13%
Laba (Rugi) Kotor 100,00% 53,21% 34,07% 16,15% 14,87%
Laba (Rugi) Usaha 46,51% 23,77% 23,84% 7,56% 5,76%
Laba (Rugi) Bersih 108,49% -31,03% 18,96% 7,52% 6,08%
g) Pujiang International Group Limited (SEHK:2060)
Tabel 85. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2060
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 6.673.555 8.647.057 10.685.728 11.173.808 10.801.938
Halaman 90 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 91
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Tidak Lancar 730.068 1.157.179 1.247.347 1.424.765 1.185.924
Total Aset 7.403.623 9.804.236 11.933.075 12.598.573 11.987.862
Liabilitas Lancar 3.532.704 4.062.820 6.908.999 7.135.752 6.920.996
Liabilitas Jk. Panjang 87.867 1.296.706 158.691 215.452 148.165
Total Liabilitas 3.620.570 5.359.526 7.067.690 7.351.205 7.069.161
Ekuitas 3.783.053 4.444.710 4.865.384 5.247.369 4.918.701
Total Ekuitas & Liabilitas 7.403.623 9.804.236 11.933.075 12.598.573 11.987.862
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 3.711.679 4.115.369 4.783.421 4.750.220 4.409.421
Beban Langsung 2.777.628 3.020.865 3.509.431 3.499.516 3.185.482
Laba (Rugi) Kotor 934.052 1.094.504 1.273.989 1.250.704 1.223.940
Laba (Rugi) Usaha 536.076 650.718 801.533 739.459 738.816
Laba (Rugi) Bersih 204.257 319.615 454.807 378.169 309.174
Tabel 86. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 2060
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 90,14% 88,20% 89,55% 88,69% 90,11%
Aset Tidak Lancar 9,86% 11,80% 10,45% 11,31% 9,89%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 47,72% 41,44% 57,90% 56,64% 57,73%
Liabilitas Jk. Panjang 1,19% 13,23% 1,33% 1,71% 1,24%
Total Liabilitas 48,90% 54,67% 59,23% 58,35% 58,97%
Ekuitas 51,10% 45,33% 40,77% 41,65% 41,03%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 74,83% 73,40% 73,37% 73,67% 72,24%
Laba (Rugi) Kotor 25,17% 26,60% 26,63% 26,33% 27,76%
Laba (Rugi) Usaha 14,44% 15,81% 16,76% 15,57% 16,76%
Laba (Rugi) Bersih 5,50% 7,77% 9,51% 7,96% 7,01%
h) Ever Reach Group (Holdings) Company Limited (SEHK:3616)
Tabel 87. Ikhtisar Posisi Keuangan dan Laba Rugi 3616
(Dalam Rp Juta)
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 12.454.663 17.458.997 22.294.283 21.756.842 20.402.257
Aset Tidak Lancar 515.819 693.029 805.534 824.501 768.972
Total Aset 12.970.482 18.152.027 23.099.817 22.581.344 21.171.229
Liabilitas Lancar 9.601.440 14.298.067 17.975.849 17.672.383 15.842.692
Liabilitas Jk. Panjang 917.598 589.692 985.148 690.862 1.257.114
Total Liabilitas 10.519.038 14.887.760 18.960.997 18.363.245 17.099.806
Ekuitas 2.451.444 3.264.267 4.138.820 4.218.099 4.071.423
Total Ekuitas & Liabilitas 12.970.482 18.152.027 23.099.817 22.581.344 21.171.229
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 4.042.715 5.119.215 6.139.774 6.317.618 8.447.543
Beban Langsung 2.475.465 3.472.814 4.250.849 5.387.392 7.201.907
Laba (Rugi) Kotor 1.567.250 1.646.402 1.888.926 930.226 1.245.637
Laba (Rugi) Usaha 1.249.397 1.109.303 1.195.534 350.391 633.793
Halaman 91 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 92
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Laba (Rugi) Bersih 600.122 600.282 680.851 187.230 384.457
Tabel 88. Common-size Posisi Keuangan dan Laba Rugi 3616
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Aset Lancar 96,02% 96,18% 96,51% 96,35% 96,37%
Aset Tidak Lancar 3,98% 3,82% 3,49% 3,65% 3,63%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Lancar 74,03% 78,77% 77,82% 78,26% 74,83%
Liabilitas Jk. Panjang 7,07% 3,25% 4,26% 3,06% 5,94%
Total Liabilitas 81,10% 82,02% 82,08% 81,32% 80,77%
Ekuitas 18,90% 17,98% 17,92% 18,68% 19,23%
Total Ekuitas & Liabilitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
URAIAN 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Langsung 61,23% 67,84% 69,23% 85,28% 85,25%
Laba (Rugi) Kotor 38,77% 32,16% 30,77% 14,72% 14,75%
Laba (Rugi) Usaha 30,90% 21,67% 19,47% 5,55% 7,50%
Laba (Rugi) Bersih 14,84% 11,73% 11,09% 2,96% 4,55%
Dalam penilaian ekuitas RPI, kami menggunakan rasio/multiple ekuitas berupa price to
book value ratio (P/BV) dengan pertimbangan bahwa RPI tidak memiliki pendapatan
dan memiliki rugi bersih sehingga rasio price to sales dan rasio price to earning tidak
diterapkan. Penggunaan rasio ini mengacu kepada pasal 65 angka (1c) POJK 35/2020.
Berikut adalah rasio P/BV perusahaan pembanding yang digunakan:
Tabel 89. Rasio Penilaian Perusahaan Pembanding
PERUSAHAAN KODE P/BV
Sino Harbour Holdings 1663 0,16
Group Limited (SEHK:1663)
Chanhigh Holdings Limited 2017 0,18
(SEHK:2017)
China Boqi Environmental 2377 0,25
(Holding) Co., Ltd.
(SEHK:2377)
Many Idea Cloud Holdings 6696 0,27
Limited (SEHK:6696)
Chen Xing Development 2286 0,11
Holdings Limited (SEHK:2286)
Nisun International NISN 0,09
Enterprise Development
Group Co., Ltd
(NASDAQCM:NISN)
Pujiang International Group 2060 0,08
Limited (SEHK:2060)
Ever Reach Group 3616 0,12
(Holdings) Company Limited
(SEHK:3616)
Halaman 92 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 93
PERUSAHAAN KODE P/BV
Average 0,16
Aplikasi Diskon dan Premi
Berdasarkan POJK 35/2020 pasal 41 Premi Pengendalian (Premium for Control) atau
Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of Control) yang dapat digunakan dalam
Penilaian adalah antara 30% (tiga puluh persen) sampai dengan 70% (tujuh puluh
persen) dari indikasi Nilai. Mengacu kepada PPL Forum Penilai Pasar Modal (FPPM), untuk
obyek penilaian saham sebesar 75% - 100% control premium yang diaplikasikan sebesar
50% - 70%
Dalam penilaian dengan metode GPTC diaplikasikan premi kendali (CP) sebesar 50%
dengan pertimbangan obyek yang dinilai merupakan saham mayoritas. Sedangkan
untuk DLOM diaplikasikan sebesar 40% dengan pertimbangan obyek yang dinilai
merupakan perusahaan tertutup dan saham mayoritas dimana berdasarkan POJK
35/2020 DLOM saham mayoritas berada dalam kisaran 20% sampai dengan 40%.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah indikasi Nilai Pasar ekuitas RPI
dengan menggunakan pendekatan pasar melalui metode GPTC:
Tabel 1. Indikasi Nilai pasar Ekuitas RPI dengan GPTC
URAIAN SATUAN JUMLAH
Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum CP & DLOM USD 6.922.991
Control Premium (CP : 50%) USD 3.461.496
Indikasi Nilai 100 % Ekuitas sebelum DLOM USD 10.384.487
Indikasi Nilai Penyertaan Entitas Anak USD (5.821.217)
Indikasi Nilai 100 % Ekuitas sebelum DLOM USD 4.563.270
Discount for Lack of Marketability (DLOM : 40%) USD (1.825.308)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas USD 2.737.962
Indikasi Nilai 100% Ekuitas RPI
Dalam proses penilaian dari dua pendekatan tersebut (pendekatan aset melalui
metode ABV dan pendekatan pasar melalui metode GPTC) diperoleh indikasi nilai positif
untuk masing-masing pendekatan dengan demikian dapat diasumsikan memiliki bobot
yang sama namun dalam proses penilaian pendekatan utama adalah pendekatan
aset sehingga penilai memberikan bobot lebih besar dari pendekatan pasar,
pendekatan aset 95% dan pendekatan pasar 5%, angka pembobotan yang diberikan
secara common practice pembulatan angka genap yang merupakan judgement
penilai.
Berikut adalah rekonsiliasi atas pendekatan dalam penentuan Indikasi Nilai pasar 100%
ekuitas RPI:
Halaman 93 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 94
Tabel 2. Rekonsiliasi Nilai 100% ekuitas RPI
(Dalam USD)
BOBOT NILAI
PENDEKATAN PENILAIAN INDIKASI NILAI
REKONSILIASI TERTIMBANG
Pendekatan Aset Metode 55.310 95% 52.544
ABV
Pendekatan Pasar Metode 2.737.962 5% 136.898
GPTC
NILAI PASAR 100% EKUITAS RPI 189.442
Berdasarkan perhitungan diatas, maka kami berpendapat bahwa Nilai pasar 100%
ekuitas RPI pada tanggal 31 Desember 2023 setelah pembulatan adalah sebesar
USD189.442,- (Seratus delapan puluh sembilan ribu empat ratus empat puluh dua
Amerika Dolar)
Halaman 94 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 95
BAB VI
KESIMPULAN
Berdasarkan analisis dari semua data dan informasi yang kami peroleh dan dengan
mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, dan
mengacu pada hasil perhitungan dengan menggunakan metode penilaian yang tepat, kami
berpendapat bahwa nilai pasar 100% ekuitas RPI per 31 Desember 2023 setelah dilakukan
pembulatan adalah sebesar:
USD189.442,-
(Seratus delapan puluh sembilan ribu empat ratus empat puluh dua Amerika
Dolar)
Berdasarkan SPI Edisi VII Tahun 2018, hasil penilaian dinyatakan kembali dalam mata
uang Rupiah, dengan kurs tengah transaksi Bank Indonesia USD/IDR per 29 Desember
2023 sebesar Rp15.416,00 sehingga setara dengan
Rp2.920.000.000,-
(dua miliar sembilan ratus dua puluh juta Rupiah)
Nilai pasar ekuitas tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami peroleh
dari pihak manajemen Perseroan dan entitas anak, serta pihak pihak lain yang relevan
dengan penilaian. KJPP FDI&R menganggap bahwa semua data dan informasi yang
diperoleh tersebut adalah benar dan tidak ada keadaan atau hal hal yang tidak terungkap
yang dapat mempengaruhi nilai pasar ekuitas tersebut secara material. KJPP FDI&R juga
mengasumsikan bahwa aset yang termasuk dalam penilaian, bebas dari sengketa dan
ditunjang oleh dokumen kepemilikan yang sah dan berlaku, KJPP FDI&R tidak melakukan
verifikasi secara detail dan bukan merupakan tanggung jawab KJPP FDI&R bilamana terdapat
kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan,
kewajiban utang dan/atau sengketa atas aset yang termasuk dalam penilaian.
Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami
bertindak sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik
saat ini maupun di masa datang terkait dengan usaha Perseroan yang dinilai maupun atas
hasil penilaian yang telah dilaporkan.
Halaman 95 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 96
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang
digunakan dalam proses penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya.
4. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat dibuat oleh
manajemen.
5. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik.
6. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
disusun sesuai dengan ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai
Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
7. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Usaha dan Kesimpulan
Opini Nilai Akhir.
8. Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang Rupiah dan/atau ekuivalennya atas
permintaan pemberi tugas.
9. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
tanggung jawab kami.
10. KJPP FDI ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab KJPP
FDI secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari
aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan
KJPP FDI.
11. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta
yang berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan
sebagainya bukan menjadi tanggung jawab KJPP FDI.
12. Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di
dalamdala laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya
dan KJPP FDI tidak bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
13. Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat
dijadikan sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena
laporan penilaian ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
kemampuan yang KJPP FDI miliki.
14. Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda
tangan penilai berizinberijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang
resmi dari KJPP FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN.
15. Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.
Halaman 96 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 97
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1. KJPP FDI&R bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan,
dan tidak terafiliasi dengan PIP dan RPI ataupun pihak pihak lainnya yang terafiliasi
dengan PIP dan RPI. KJPP FDI&R juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan penilaian ekuitas ini
tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun.
Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang
dihasilkan dari proses penilaian ini.
2. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Usaha dan Kesimpulan
Opini Nilai Akhir.
3. Penugasan penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian per tanggal
penilaian (cut off date)
4. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Penilaian.
5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI),
Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
6. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah
disajikan sebagai kesimpulan nilai.
7. Penilai melakukan sesuai dengan lingkup penugasan dan data yang dianalisis telah
diungkapkan.
8. Kesimpulan nilai telah sesuai dengan sesuai asumsi dan kondisi pembatas.
9. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Penilaian Bisnis diperoleh dari berbagai
sumber yang telah terpublikasi dan diyakini dapat dipertanggungjawabkan.
10. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar
sesuai dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
11. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
12. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan
datang, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada
terhadap obyek penilaian.
13. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
14. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan
dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
15. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi
obyek penilaian.
16. Penilai telah melakukan kunjungan kepada pihak manajemen Perseroan.
17. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah
terlibat dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini
sebagaimana yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
18. Data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi Tugas, kami anggap akurat
serta lengkap.
Halaman 97 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 98
Page 99
LAMPIRAN Halaman 99 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 100
Lampiran 1
Suksawat Terminal Co., Ltd.
Metode Discounted Cash Flow
Dec Dec Dec Dec Dec Dec Dec
Description Unit
2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Net Income Baht (89.590.384) (92.815.541) (98.988.909) (88.162.947) (94.426.798) (33.057.882) (19.640.204)
Interest (1-tax) Baht 5.175.592 9.978.647 14.481.620 20.307.556 27.980.046 34.270.619 37.793.468
Depreciation, Amortization Baht 30.702.167 30.702.167 33.905.676 10.312.449 6.510.956 6.510.956 6.510.956
Capital Expenditure/ Capex Baht - - (16.062.279) (27.822.619) - - (3.610.497)
Changes in Working Capital Baht (22.674.139) (869.811) (862.318) (833.132) (824.511) (22.149.602) (5.863.388)
Terminal Value Baht
Net Cash Flow Baht (76.386.764) (53.004.539) (67.526.210) (86.198.694) (60.760.308) (14.425.909) 15.190.336
Discount Period x 1 2 3 4 5 6 7
Discount Rate % pa 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49%
Discount Factor x 0,93 0,87 0,81 0,75 0,70 0,65 0,60
PRESENT VALUE OF NET CASH FLOW Baht (71.063.686) (45.874.600) (54.370.237) (64.568.270) (42.341.677) (9.352.353) 9.161.671
Indicated Company Operating Value Baht (289.060.807)
+ Cash and cash equivalents Baht 16.692.532
+ Other current financial asset Baht 570.583
+ Other non current asset Baht 6.614.964
+ Deposits at financial institution used as collateral Baht 25.450.000
Indicated Company Value Baht (239.732.728)
- Interest bearing debt Baht (72.385.898)
- Post-employment benefits liabilities Baht (4.053.104)
Indicated Value 100% Equity before DLOC & DLOM Baht (316.171.730)
Discount Lack of Control (DLOC) : 0% Baht -
Indicated Value100% Equity before DLOM Baht (316.171.730)
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 40% Baht -
Indicated Market Value 100% Equity Baht (316.171.730)
Indicated Market Value 99,99% Baht (316.140.112)
Dec Dec Dec Dec Dec Dec Dec
Description Unit
2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037
Net Income Baht (25.285.994) (31.025.787) (37.029.490) (48.421.293) (54.654.524) (61.714.466) (68.944.411)
Interest (1-tax) Baht 40.495.701 43.391.144 46.493.611 49.817.904 53.379.884 57.196.546 61.286.099
Depreciation, Amortization Baht 6.665.935 6.665.935 6.665.935 11.774.183 11.426.987 11.591.453 11.591.453
Capital Expenditure/ Capex Baht (13.434.926) - - (35.174.164) (1.353.931) (14.257.253) -
Changes in Working Capital Baht 466.558 475.889 485.407 495.115 505.018 515.118 525.420
Terminal Value Baht
Net Cash Flow Baht 8.907.274 19.507.182 16.615.463 (21.508.255) 9.303.435 (6.668.603) 4.458.561
Discount Period x 8 9 10 11 12 13 14
Discount Rate % pa 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49%
Discount Factor x 0,56 0,52 0,49 0,45 0,42 0,39 0,36
PRESENT VALUE OF NET CASH FLOW Baht 4.997.833 10.182.656 8.068.794 (9.716.972) 3.910.198 (2.607.473) 1.621.845
Dec Dec Dec Dec Dec
Description Unit
2038 2039 2040 2041 2042
Net Income Baht (76.559.897) (84.522.426) (92.859.335) (102.721.789) (124.311.323)
Interest (1-tax) Baht 65.668.055 70.363.321 75.394.298 81.857.490 88.282.301
Depreciation, Amortization Baht 11.621.782 11.621.782 11.595.105 11.595.105 11.595.105
Capital Expenditure/ Capex Baht (37.327.107) - (16.566.716) - -
Changes in Working Capital Baht 535.929 546.647 557.580 568.732 2.739.028
Terminal Value Baht
Net Cash Flow Baht (36.061.238) (1.990.676) (21.879.068) (8.700.462) (21.694.890)
Discount Period x 15 16 17 18 19
Discount Rate % pa 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49%
Discount Factor x 0,34 0,31 0,29 0,27 0,25
PRESENT VALUE OF NET CASH FLOW Baht (12.203.513) (626.721) (6.408.145) (2.370.693) (5.499.462)
Halaman 100 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 101
Lampiran 2
Port Solutions Co. Ltd.
Metode Discounted Cash Flow
Dec Dec Dec Dec Dec TV
Description Unit
2024 2025 2026 2027 2028 2,00%
Net Income Rp Juta (43.487.796) (44.086.839) (45.348.067) (44.949.284) (48.303.669) (49.269.742)
Interest (1-tax) Rp Juta 36.444.446 35.475.224 35.866.703 36.286.172 38.880.633 39.658.246
Depreciation, Amortization Rp Juta 2.719.590 2.719.590 2.716.290 1.766.092 1.308.627 1.334.800
Capital Expenditure/ Capex Rp Juta (1.389.000) - (666.079) (2.889.000) - (1.334.800)
Changes in Working Capital Rp Juta 92.325.684 (119.842) (123.704) (126.361) (130.417) 6.109.371
Terminal Value Rp Juta (63.784.304)
Net Cash Flow Rp Juta 86.612.923 (6.011.867) (7.554.857) (9.912.381) (8.244.825) (63.784.304)
Discount Period x 1 2 3 4 5
Discount Rate % pa 7,49% 7,49% 7,49% 7,49% 7,49%
Discount Factor x 0,93 0,87 0,81 0,75 0,70
PRESENT VALUE OF NET CASH FLOW Baht 80.577.226 (5.203.177) (6.082.962) (7.425.000) (5.745.522) (44.448.991)
Indicated Company Operating Value Baht 11.671.574
+ Cash and cash equivalents Baht 76.055.121
+ Other non current asset Baht 4.892.940
+ Other current financial asset Baht 3.960.363
+ Deposits at financial institution used as collateral Baht 1.200.000
Indicated Company Value Baht 97.779.998
- Interest bearing debt Baht (509.712.536)
- Post-employment benefits liabilities Baht (876.588)
Indicated Value 100% Equity before DLOC & DLOM Baht (412.809.126)
Discount Lack of Control (DLOC) : 0% Baht -
Indicated Value100% Equity before DLOM Baht (412.809.126)
Discount Lack of Marketability (DLOM) : 0% Baht -
Indicated Market Value Baht (412.809.126)
Halaman 101 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Ekuitas River Ports Investments Pte. Ltd.
p.1
unresolved
org
LAPORAN PENILAIAN EKUITAS RIVER PORTS INVESTMENTS PTE. LTD.
p.1
unresolved
org
KJPP Ferdinand
p.1 ×11
unresolved
org
Ichsan dan Rekan
p.1 ×10
unresolved
org
KJPP FDI
p.1 ×23
unresolved
org
Suksawat Terminal Co., Ltd.
p.1 ×10
unresolved
org
Port Solutions Co., Ltd.
p.1 ×8
unresolved
org
River Ports Investment Pte. Ltd.
p.4 ×2
unresolved
org
Port Solutions Company Limited
p.4 ×4
unresolved
org
Suksawat Terminal Company Limited
p.4 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.6 ×2
unresolved
—
Telepon/Fax
p.6
unresolved
—
PIC/Contact
p.6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand
p.10
unresolved
org
PT Parvi Indah Persada Tanggal Penilaian
p.11
unresolved
org
Suksawat Terminal Co. Ltd.
p.11 ×2
unresolved
org
Port Solutions Co. Ltd.
p.11 ×3
unresolved
org
KJPP Ferdinand Danar Ichsan & Rekan
p.12 ×4
unresolved
org
KJPP Ferdinand Danar Ichsan
p.12 ×4
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.13 ×11
unresolved
—
Tanggung Jawab Kepada Pihak Selain Pemberi Tug
· Penilai
p.14
unresolved
org
Latar Belakang Perusahaan River Ports Investments Pte. Ltd.
p.16
unresolved
org
Latar Belakang Perusahaan Port Solutions Company Limited
p.26
unresolved
org
Ministry of Commerce.
p.26
unresolved
person
Thor Soon Hock
p.27 ×3
unresolved
org
South Sea Management Co. Ltd
p.27
unresolved
person
Nopparat Yuenyong
p.27 ×2
unresolved
org
Ichsan & Rekan
p.37
unresolved
org
Petrochemicals Public Company Limited
p.37
unresolved
org
Latar Belakang Perusahaan Suksawat Terminal Company Limited
p.37
unresolved
org
Ministry of Commerce Thailand.
p.37 ×2
unresolved
person
Chiong Yew Ee
p.38
unresolved
org
Bangkok Modern Terminals Ltd
p.53
unresolved
org
Sino Harbour Holdings Group Limited
p.85 ×2
unresolved
org
Chanhigh Holdings Limited
p.85 ×3
unresolved
org
Many Idea Cloud Holdings Limited
p.85 ×2
unresolved
org
Chen Xing Development Holdings Limited
p.86 ×2
unresolved
org
Nisun International Enterprise Development Group Co., Ltd
p.86 ×2
unresolved
org
Pujiang International Group Limited
p.86 ×2
unresolved
org
Holdings Limited
p.92
unresolved
org
Enterprise Development Group Co., Ltd
p.92
unresolved
org
Bank Indonesia USD
p.95
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.