Skip to content
Back to announcement

20240729_PORT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31688432_lamp2.pdf

Other Text extracted PORT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 46

Page 1
                                                                                                       The Manhattan Square
                  Kantor Jasa Penilai Publik                                                 Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang

                  FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN                                        Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
                                                                                           E-Mail : infoadmin@fdipartners.co
                  Property, Business Valuation & Advisory                                        Website: www.fdipartners.co
                  Licence No. 2.22.0176                                                                Phone (62 21) 27875911
                  KMK 460/KM.1/202


Jakarta, 24 April 2024



Kepada Yth.
PT Parvi Indah Persada
Jl. Kebon Bawang 1 No. 45
Tanjung Priok
Jakarta 14320

No. Laporan    : 00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Hal            : Laporan Pendapat Kewajaran



Dengan hormat,

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT PARVI INDAH PERSADA

Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No. 025/FDI/PB-FO/XII/2023 tertanggal 07
Desember 2023, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R”
atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT PARVI INDAH PERSADA (selanjutnya disebut “PIP”)
untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana transaksi terkait divestasi 100% saham
River Ports Investments Pte Ltd (selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”). PIP merupakan
entitas anak yang kepemilikan 99,999% oleh PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (selanjutnya
disebut “Perseroan” atau “NPH”).

STATUS PENILAI

KJPP FDI&R memiliki izin usaha dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia No.2.22.0176
tanggal 21 April 2022 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Penilai Publik yang menandatangani laporan penilaian adalah Ferdinand Pardede, MAPPI
(Cert), penilai di Bidang Jasa Penilaian Bisnis berkualifikasi Penilai Bisnis (B), yang memiliki
kompentensi dalam melakukan analisis kewajaran serta telah memperoleh izin sebagai penilai
publik dengan Izin No. B-1.09.00089 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan
terdaftar sebagai Penilai di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB-17/PM.2/2018.

LATAR BELAKANG DAN ALASAN RENCANA TRANSAKSI

River Ports Investments Pte Ltd (“RPI”) merupakan perusahaan terkendali PIP dimana Perseroan
memiliki 99,999% dari modal ditempatkan dan disetor PIP. PIP berencana untuk melakukan
divestasi 100% saham RPI dengan pertimbangan antara lain:
a. RPI telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun.
b. Perseroan lebih fokus pada operasi terminal di Indonesia.




                              Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang
Page 2
PIHAK-PIHAK YANG MELAKUKAN RENCANA TRANSAKSI

Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi adalah
a. PT Parvi Indah Persada (“PIP”) selaku penjual
b. Thor Soon Hock (“TSH”) selaku pembeli
c. River Ports Investments Pte. Ltd. (“RPI”)
d. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (“Perseroan”)

OBYEK ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

Obyek analisis kewajaran adalah Rencana Transaksi divestasi 100% saham RPI yang dimiliki
oleh PIP. PIP merupakan entitas anak yang kepemilikan 99,999% oleh Perseroan.

MAKSUD DAN TUJUAN PEMBERIAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan dari penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi terkait divestasi 100% saham RPI dalam rangka memenuhi Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha, tidak untuk perpajakan, perbankan serta tidak untuk bentuk
rencana transaksi lainnya.

KETERKAITAN DENGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN

Transaksi Afiliasi

Berdasarkan draft final Keterbukaan Informasi, Perseroan, Direksi dan Komisaris Perseroan tidak
memiliki hubungan afiliasi atau benturan kepentingan dengan pihak yang membeli seluruh
saham RPI, sehingga Transaksi tersebut bukan merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.

•   Hubungan pihak-pihak bertransaksi berdasarkan kepemilikan saham Perseroan, PIP, RPI,
    dan TSH tidak memiliki hubungan afiliasi.

    Tabel kepemilikan
             Nama Pemegang Saham               Perseroan          PIP           RPI
     PT Episenta Utama Investasi                   v
     PT Prima Permata Cakrawala                    v
     Masyarakat                                    v
     PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk                            v
     Terminal and Equipment Pte., Ltd.                            v
     PT Parvi Indah Persada                                                         v

•   Hubungan pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan kepengurusan

                                                       Jabatan
            Nama
                               Perseroan                 PIP                  RPI
     Iwan Suyudhie Amri     Komisaris Utama
     Bernadet    Mariani       Komisaris
     SIswanto                Independen
                               Komisaris
     Ir. Eddy Kuntadi
                             Independen
     Amelia Kurniawan          Komisaris


Halaman 2                                                   00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 3
                                                       Jabatan
            Nama
                                  Perseroan               PIP                 RPI
     Paul Krisnadi             Direktur Utama     Komisaris Utama           Direktur
     Lina                          Direktur           Komisaris
     Won Kwee Sang                                 Direktur Utama
     Chiong Yew Ee                                     Direktur             Direktur
     Sony Sutanto                 Direktur             Direktur
     Lilik Sutanto                                     Direktur
   Sumber: informasi dari manajemen


Materialitas Nilai Rencana Transaksi

Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha maka Rencana Transaksi merupakan transaksi material dimana total aset RPI melebihi
20% dari total aset NPH, yaitu sebesar 29,34%.

TANGGAL PENILAIAN

Analisis pendapat kewajaran dilakukan untuk tanggal penilaian 31 Desember 2023, parameter
yang digunakan dalam analisis menggunakan data auditan laporan keuangan konsolidasian
per 31 Desember 2023.

PEDOMAN DAN STANDAR PENILAIAN

Laporan Pendapat Kewajaran disusun sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dengan Edisi Revisi pada SPI
300, SPI 310, SPI 320 dan SPI 330 yang ditetapkan pada 1 Maret 2020 seperti yang ditetapkan
oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia, POJK No. 17/POJK.04/2020 dan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04.2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis Di Pasar Modal (POJK 35/POJK.04/2020).

METODOLOGI ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

Berdasarkan POJK 35/2020, analisis pengkajian kewajaran Rencana Transaksi dilakukan
melalui analisis yang mencakup hal–hal sebagai berikut:
• Analisis atas Transaksi;
• Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
• Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi;
• Analisis atas faktor lain yang relevan.

ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

1. Laporan penilaian pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses
   penilaian/pendapat kewajaran.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
   keakuratannya.
4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manejemen dengan
   kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian pendapat kewajaran.
6. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik.


Halaman 3                                                  00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 4
7. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Penilaian/Rencana Transaksi
   dari Pemberi Tugas.
8. Penilai bertanggung jawab terhadap semua isi laporan penilaian kewajaran ini.

KESIMPULAN

Analisis Rencana Transaksi

Rencana Transaksi adalah divestasi 100% saham RPI yang dimiliki oleh PIP. PIP merupakan
entitas anak yang kepemilikan 99,999% oleh Perseroan.

Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha maka Rencana Transaksi merupakan transaksi material dimana total aset RPI melebihi
20% dari total aset NPH, yaitu sebesar 29,34%.

Berdasarkan draft final Keterbukaan Informasi, Perseroan, Direksi dan Komisaris Perseroan tidak
memiliki hubungan afiliasi atau benturan kepentingan dengan pihak yang membeli seluruh
saham RPI, sehingga Transaksi tersebut bukan merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.

Rencana Transaksi yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi
Perseroan dimana RPI telah mengalami kerugian bertahun-tahun dan Perseroan lebih fokus
pada operasi terminal di Indonesia.

Analisis Risiko Rencana Transaksi, berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, tidak
terdapat risiko yang teridentifikasi atas Rencana Transaksi.

Analisis Kualitatif

Bisnis kepelabuhanan di Indonesia memiliki prospek yang cerah di masa depan, didorong oleh
beberapa faktor utama. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat akan
menghasilkan peningkatan volume perdagangan, memberikan dorongan positif bagi bisnis
kepelabuhanan. Kedua, adanya peningkatan konektivitas maritim di Indonesia akan
memperkuat posisi negara sebagai pusat perdagangan regional. Selain itu, pembangunan
infrastruktur maritim yang masif juga akan membuka peluang baru bagi pengembangan
bisnis kepelabuhanan. Salah satu pelaku utama dalam bisnis ini adalah BUP (Badan Usaha
Pelabuhan), yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan mengambil bagian dalam
pertumbuhan sektor kepelabuhanan di masa depan.

Analisis Kuantitatif

a) Penilaian kinerja historis
   • Jumlah Aset
      Dari periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah aset
      mengalami penurunan secara CAGR sebesar 6,20%. Pada periode 31 Desember 2020
      mengalami peningkatan 0,51% secara year on year, peningkatan terjadi terutama
      karena peningkatan aset tetap sebesar 20,08%. Pada periode 31 Desember 2021
      mengalami penurunan 16,79% secara year on year, penurunan terjadi terutama
      karena penurunan pada kas dan setara kas, persediaan dan aset tetap masing-



Halaman 4                                                 00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 5
       masing sebesar 26,61%, 38,84% dan 133,39%. Pada periode 31 Desember 2022
       mengalami penurunan 1,58% secara year on year, penurunan terjadi terutama karena
       penurunan aset tetap sebesar 4,76%. Pada periode 31 Desember 2023 mengalami
       penurunan 5,97% secara year on year, penurunan terjadi terutama karena penurunan
       aset tetap sebesar 48,25%.

   •   Jumlah Liabilitas
       Dari periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah liabilitas
       mengalami penurunan secara CAGR sebesar 11,28%. Pada periode 31 Desember 2020
       mengalami peningkatan sebesar 11,80% secara year on year, peningkatan terjadi
       terutama karena timbulnya utang sewa pembiayaan Perseroan. Pada periode 31
       Desember 2021 mengalami penurunan sebesar 23,66% secara year on year,
       penurunan terjadi terutama karena penurunan pada akun liabilitas keuangan jangka
       pendek lain sebesar 59,05% dan utang bank dan lembaga keuangan lain yang
       merupakan bagian lancar liabilitas jangka panjang sebesar 59,35%. Pada periode 31
       Desember 2022 mengalami penurunan sebesar 11,26% secara year on year,
       penurunan terjadi terutama karena penurunan pada utang usaha pihak ketiga
       sebesar 72,94% dan utang sewa pembiayaan konsumen bagian lancar liabilitas jangka
       panjang sebesar 95,33%. Pada periode 31 Desember 2023 mengalami penurunan
       sebesar 18,17% secara year on year, penurunan terjadi terutama karena penurunan
       pada utang sewa pembiayaan jangka panjang Perseroan dan utang bank dan
       lembaga keuangan lain jangka panjang sebesar 99,73% dan 35,13%.

   •   Ekuitas
       Perkembangan ekuitas Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan
       31 Desember 2023 mengalami penurunan dengan pertumbuhan secara CAGR
       sebesar 1,14%. Pada periode 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar 12,73%
       secara year on year, penurunan terjadi terutama karena penurunan pada saldo laba
       sebesar 23,34% dan penghasilan komprehensif lain sebesar 21,52%. Pada periode 31
       Desember 2021 mengalami penurunan sebesar 6,46% secara year on year, penurunan
       terjadi terutama karena penurunan pada saldo laba sebesar 14,37% dan kepentingan
       non pengendali sebesar 40,86%. Pada periode 31 Desember 2022 mengalami
       peningkatan sebesar 10,29% secara year on year, peningkatan terjadi terutama
       karena peningkatan pada saldo laba sebesar 26,31%. Pada periode 31 Desember 2023
       mengalami peningkatan sebesar 6,08% secara year on year, peningkatan terjadi
       terutama karena peningkatan pada saldo laba sebesar 20,54%.

   •   Pendapatan
       Pendapatan Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami penurunan dengan pertumbuhan secara CAGR sebesar
       negatif 5,49%. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2020 menurun 9,84%
       secara year on year disebabkan oleh penurunan pada pendapatan operasi terminal
       yang sebelumnya di catatkan sebesar Rp11.732 Juta pada tahun 2019 menjadi
       sebesar Rp8.321 Juta pada tahun 2020. Pendapatan Perseroan pada periode 31
       Desember 2021 menurun 2,24% secara year on year disebabkan oleh penurunan pada
       pendapatan penjualan peralatan pelabuhan. Pendapatan Perseroan pada periode
       31 Desember 2022 menurun 4,96% secara year on year disebabkan oleh penurunan
       pada pendapatan penjualan peralatan pelabuhan dan barging services.
       Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2023 menurun 8,94% secara year



Halaman 5                                             00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 6
       on year disebabkan oleh penurunan pada pendapatan penjualan peralatan
       Pelabuhan, barging terminal dan operasi terminal.

   •   Laba Kotor
       Laba kotor Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember
       2023 mengalami penurunan dengan CAGR sebesar 6,35%. Pada periode 31 Desember
       2020 laba kotor Perseroan menurun 52,82% jika dibandingkan dengan periode
       sebelumnya karena peningkatan pada beban langsung namun pendapatan
       menurun. Pada periode 31 Desember 2021 laba kotor Perseroan meningkat 23,15%
       jika dibandingkan dengan periode sebelumnya karena peningkatan pada
       pendapatan. Pada periode 31 Desember 2022 laba kotor Perseroan menurun 2,25%
       jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, karena penurunan pendapatan.
       Pada periode 31 Desember 2023 laba kotor Perseroan meningkat 35,41% jika
       dibandingkan dengan periode sebelumnya, karena adanya penurunan beban
       langsung.

   •   Laba Usaha
       Laba Usaha Perseroan selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami peningkatan dengan CAGR sebesar 17,59%. Pada periode
       31 Desember 2020 laba usaha Perseroan mengalami penurunan sebesar 67,48%
       secara year on year, yang disebabkan penurunan laba kotor sebesar 52,82%
       dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode 31 Desember 2021 laba usaha
       Perseroan mengalami penurunan sebesar 3,58% secara year on year, yang
       disebabkan adanya penurunan pada penghasilan lain-lain dibandingkan tahun
       sebelumnya. Pada periode 31 Desember 2022 laba usaha Perseroan mengalami
       peningkatan sebesar 262,73% secara year on year, yang disebabkan adanya
       peningkatan pada penghasilan lain-lain dibandingkan tahun sebelumnya. Pada
       periode 31 Desember 2023 laba usaha Perseroan tercatat sebesar Rp183.267 Juta.

   •   Laba (Rugi) Bersih
       Laba (rugi) Bersih Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami berfluktuasi dengan tren peningkatan. Pada periode 31
       Desember 2020 Perseroan mencatatkan peningkatan kerugian sebesar 641,04%
       secara year on year, yang disebabkan penurunan pada laba usaha. Pada periode 31
       Desember 2021 rugi bersih Perseroan mengalami peningkatan sebesar 17,48% secara
       year on year, yang sejalan dengan penurunan pada laba usaha Perseroan pada
       periode ini. Pada periode 31 Desember 2022, Perseroan membukukan laba bersih
       sebesar Rp16.969 juta yang sejalan dengan peningkatan laba usaha Perseroan dan
       penurunan beban keuangan pada periode ini. Pada periode 31 Desember 2023
       Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp65.344 Juta.

b) Penilaian arus kas
   Berikut adalah macam-macam arus kas Perseroan berdasarkan data historis laporan
   keuangan Perseroan per 31 Desember 2023 :
   • Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional Perseroan per 31 Desember
      2023 adalah sebesar Rp247.454 Juta. Pada periode 31 Desember 2023 arus kas operasi
      bernilai positif mengindikasikan beban untuk kegiatan operasional lebih kecil dari
      pendapatan kegiatan operasionalnya.




Halaman 6                                             00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 7
   • Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan per 31 Desember
     2023 adalah sebesar Rp42.378 Juta. Sebagian besar disebabkan untuk penempatan
     deposito berjangka.
   • Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan per 31 Desember
     2023 adalah sebesar Rp264.637 Juta. Hal ini terutama untuk pembayaran liabilitas sewa
     dan utang bank dan lembaga keuangan lain.

c) Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan keuangan setelah
   transaksi dilakukan

   Pelaksanaan Rencana Transaksi akan memiliki pengaruh terhadap kondisi keuangan
   Perseroan. Kondisi keuangan Perseroan sebelum dan setelah pelaksanaan Rencana
   Transaksi akan dijelaskan di bawah ini.

                                                                              (dalam ribuan rupiah)
                                                          31 Desember 2023
                                     Sebelum Rencana                            Setelah Rencana
     Posisi Keuangan
                                         Transaksi                                  Transaksi
                                          Diaudit           Penyesuaian             Proforma
     Aset lancar                          1.008.391.189       (434.525.843)            573.865.346
     Aset tidak lancar                      712.861.573             681.605            713.543.178
     Jumlah Aset                          1.721.252.762       (433.844.238)          1.287.408.524
     Liabilitas jangka pendek               571.343.583       (343.434.256)            227.909.327
     Liabilitas jangka panjang              172.534.973                   -            172.534.973
     Jumlah Liabilitas                      743.878.556       (343.434.256)            400.444.300
     Ekuitas                                977.374.206        (90.409.982)            886.964.224
     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas        1.721.252.762       (433.844.238)          1.287.408.524

                                                                              (dalam ribuan rupiah)
                                                          31 Desember 2023
                                     Sebelum Rencana                            Setelah Rencana
     Laporan Laba Rugi
                                         Transaksi                                  Transaksi
                                          Diaudit           Penyesuaian             Proforma
     Pendapatan                           1.143.947.622                   -          1.143.947.622
     Beban Langsung                       (878.370.276)                   -          (878.370.276)
     Laba Bruto                             265.577.346                   -            265.577.346
     Penghasilan lainnya                      5.584.546                   -              5.584.546
     Beban operasional                     (82.166.703)                   -           (82.166.703)
     Beban lainnya                          (5.727.695)                   -            (5.727.695)
     Laba Usaha                            183.267.494                    -           183.267.494
     Beban keuangan                        (49.987.570)                   -           (49.987.570)
     Beban Pajak                           (41.908.462)                   -           (41.908.462)
     Laba Tahun Berjalan Dari
                                            91.371.462                                 91.371.462
     Operasi yang Dilanjutkan
     Rugi Tahun Berjalan Dari
                                           (26.027.923)          26.027.923                      -
     Operasi yang Dihentikan
     Proforma Rugi                                   -        (226.682.008)         (226.682.008)
     Laba Tahun Berjalan                    65.343.539        (200.654.085)         (135.310.546)
     Laba    (Rugi)   Komprehensif
                                            53.988.787        (201.888.463)         (147.899.676)
     Periode Berjalan



   Berdasarkan laporan keuangan proforma bahwa dampak Rencana Transaksi adalah
   sebagai berikut:



Halaman 7                                                  00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 8
    1) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total aset lancar yang
       sebagian besar berasal dari penyesuaian aset atas kelompok lepasan dimiliki untuk
       dijual.
    2) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian positif pada total aset tidak lancar
       terkait aset pajak tangguhan.
    3) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total liabilitas jangka
       pendek yang sebagian besar berasal dari penyesuaian liabilitas atas kelompok
       lepasan dimiliki untuk dijual.
    4) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total ekuitas terkait
       pelepasan RPI.

d) Analisa inkremental NPH selama masa proyeksi yaitu dari tahun 2024 sampai tahun 2028
   dapat dijelaskan sebagai berikut:
   • Laba bersih
      Laba bersih Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028 mengalami
      peningkatan laba bersih disebabkan karena divestasi entitas anak yang mengalami
      kerugian.
   • Total Aset
      Penurunan total aset Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028
      disebabkan karena divestasi entitas anak.
   • Total Liabilitas
      Penurunan liabilitas pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028 karena divestasi
      entitas anak.
   • Ekuitas
      Ekuitas Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028 mengalami
      peningkatan disebabkan divestasi entitas anak sehingga tidak lagi menyerap kerugian
      RPI.

e) Analisis sensitivitas dilakukan dengan menguji sensitivitas proyeksi keuangan laba rugi
   konsolidasian Perseroan dengan Rencana Transaksi bila diasumsikan tingkat pendapatan
   turun sebesar 5% dan beban langsung serta beban operasional naik sebesar 5%. Hal ini
   berdampak pada penurunan proyeksi pendapatan, laba kotor dan laba bersih, namun
   implikasi penurunan tersebut masih mencatatkan positif laba bersih.

Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi

Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan Nilai saham RPI yang
telah dinilai oleh Penilai Independen, dari KJPP Ferdinand Danar Ichsan dan Rekan dengan
nomor laporan: 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024, dengan Nilai
saham RPI Rencana Transaksi sebagai berikut:

     Mata Uang            Batas Bawah                                 Batas Atas
                                                Nilai Pasar                               Nilai Transaksi
                            (-7,5%)                                    (+7,5%)
         USD                175.234               189.442              203.650               200.000
                                           Atau setara* dengan
     IDR Jutaan               2.701                 2.920                3.139                 3.083
* menggunakan kurs tengah transaksi Bank Indonesia USD/IDR per 29 Desember 2023 sebesar Rp15.416,00

Berdasarkan tabel tersebut di atas, nilai transaksi masih berada kisaran batas bawah dan
batas atas 7,5% dari nilai pasar sebagaimana diatur dalam POJK 35/2020.


Halaman 8                                                          00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 9

          
Page 10
DAFTAR ISI



SURAT PENGANTAR .................................................................................................................... 1
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... 9
BAB I   PENDAHULUAN ....................................................................................................... 12
  1.1   Uraian Mengenai Penugasan ............................................................................ 12
  1.2   Status Penilai ........................................................................................................... 12
  1.3   Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ....................................... 12
  1.4   Tanggal Penilaian (Cut Off Date) ..................................................................... 13
  1.5   Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran .............................. 13
  1.6   Obyek Analisis Kewajaran ................................................................................... 13
  1.7   Pihak-pihak yang Melakukan Rencana Transaksi ........................................ 13
  1.8   Dampak Keuangan dari Transaksi yang Akan Dilakukan .......................... 13
  1.9   Pertimbangan Bisnis Yang Digunakan oleh Manajemen Terkait
        dengan Rencana Transaksi ................................................................................ 13
  1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Otoritas Jasa Keuangan .......... 14
  1.11 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran ............................................................. 14
  1.12 Sumber Data dan Informasi................................................................................ 14
  1.13 Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi ........................................................ 15
  1.14 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli............................................... 16
  1.15 PEDOMAN DAN STANDAR PENILAIAN .............................................................. 16
  1.16 Pernyataan Independensi Penilai..................................................................... 16
  1.17 Penggunaan Mata Uang .................................................................................... 16
  1.18 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)........... 17
BAB II ANALISIS RENCANA TRANSAKSI .......................................................................... 18
  2.1 Latar Belakang Transaksi ..................................................................................... 18
  2.2 Obyek Rencana Transaksi................................................................................... 18
  2.3 Identifikasi Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ....................................................... 18
  2.4 Nilai Rencana Transaksi ....................................................................................... 18
  2.5 Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................... 18
  2.6 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi ................. 19
  2.7 Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi ............................................ 21
BAB III ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI.......... 22
  3.1 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi ....................................................... 22
  3.1.1 Riwayat Ringkas Pihak-pihak yang Akan Bertransaksi ................................. 22
  3.1.2 Analisis Industri dan Lingkungan ........................................................................ 25
  3.1.3 Analisis operasional dan prospek perusahaan ............................................. 28
  3.1.4 Alasan dilakukannya transaksi ........................................................................... 28
  3.1.5 Keuntungan dan kerugian atas Rencana Transaksi .................................... 28
  3.2 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi .................................................... 29
  3.2.1 Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi
        keuangan perusahaan........................................................................................ 29
  3.2.2 Analisis Inkremental............................................................................................... 40


Halaman 10                                                                                    00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 11
  3.2.3 Analisis Sensitivitas ................................................................................................. 41
BAB IV ANALISIS KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI ...................................... 42
  4.1 Analisis Kewajaran atas Rencana Transaksi meliputi: .................................. 42
  4.1.1 Nilai Rencana Transaksi ....................................................................................... 42
  4.1.2 Hasil Laporan Penilaian Saham Obyek Rencana Transaksi ....................... 42
  4.1.3 Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi ................................................... 42
  4.2 Analisis atas faktor lain yang relevan ............................................................... 42
  4.3 Kesimpulan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ...................... 43
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS .................................................................... 44
PERNYATAAN PENILAI........................................................................................................... 45




Halaman 11                                                                           00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 12
                                             BAB I
                                         PENDAHULUAN



1.1   Uraian Mengenai Penugasan

      Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No. 025/FDI/PB-FO/XII/2023 tertanggal
      07 Desember 2023, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP
      FDI&R” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT PARVI INDAH PERSADA (selanjutnya
      disebut “PIP”) untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana transaksi terkait
      divestasi 100% saham River Port Investment Pte Ltd (selanjutnya disebut “Rencana
      Transaksi”). PIP merupakan entitas anak yang kepemilikan 99,999% oleh PT Nusantara
      Pelabuhan Handal Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan” atau “NPH”).

1.2   Status Penilai

      KJPP FDI&R memiliki izin usaha dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia
      No.2.22.0176 tanggal 21 April 2022 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan
      Republik Indonesia. Penilai Publik yang menandatangani laporan penilaian adalah
      Ferdinand Pardede, MAPPI (Cert), penilai di Bidang Jasa Penilaian Bisnis berkualifikasi
      Penilai Bisnis (B), yang memiliki kompentensi dalam melakukan analisis kewajaran serta
      telah memperoleh izin sebagai penilai publik dengan Izin No. B-1.09.00089 dari
      Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan terdaftar sebagai Penilai di Otoritas Jasa
      Keuangan (“OJK”), dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No.
      STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023.

1.3   Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

      Pemberi tugas dalam hal ini adalah sebagai berikut :

      Nama             :   PT Parvi Indah Persada
      Alamat           :   Jl. Kebon Bawang 1 No. 45
                           Tanjung Priok, Jakarta 14320
      Telepon      :       021 – 22435910
      Bidang usaha :       Reparasi mesin untuk keperluan umum dan perdagangan besar
                           mesin, peralatan, dan perlengkapan lainnya
      PIC/Contact :        Direktur
      Email       :        cs@nusantaraport.id

      Pengguna laporan dalam hal ini adalah sebagai berikut:

      Nama             :   PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk
      Alamat           :   Jl. Kebon Bawang 1 No. 45
                           Tanjung Priok, Jakarta 14320
      Telepon      :       021 – 22435010
      Bidang usaha :       Bidang aktivitas perusahaan holding     dan   aktivitas   konsultasi
                           manajemen lainnya.
      PIC/Contact :        Direktur
      Email       :        cs@nusantaraport.id



Halaman 12                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 13
1.4   Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

      Tanggal penilaian Pendapat Kewajaran adalah tanggal 31 Desember 2023.

1.5   Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

      Maksud dan tujuan penyusunan laporan adalah untuk memberikan pendapat
      kewajaran atas Rencana Transaksi terkait divestasi 100% saham River Port Investment Pte
      Ltd (selanjutnya disebut “Perusahaan” atau “RPI”). Diperlukan dalam rangka memenuhi
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
      Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

1.6   Obyek Analisis Kewajaran

      Obyek analisis kewajaran dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas
      rencana transaksi material terkait divestasi 100% saham RPI.

1.7   Pihak-pihak yang Melakukan Rencana Transaksi

      Berdasarkan draft Perjanjian Jual Beli, pihak-pihak yang melakukan Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      a. PT Parvi Indah Persada (“PIP”) selaku penjual
      b. Thor Soon Hock (“TSH”) selaku pembeli
      c. River Ports Investments Pte. Ltd. (“RPI”)
      d. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (“Perseroan”)

1.8   Dampak Keuangan dari Transaksi yang Akan Dilakukan

      Sehubungan dengan rencana transaksi serta mengacu pada Laporan informasi
      keuangan konsolidasian proforma Perseroan yang disusun oleh manajemen untuk
      periode 31 Desember 2023, maka dampak Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

      a. Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total aset lancar yang
         sebagian besar berasal dari penyesuaian aset atas kelompok lepasan dimiliki untuk
         dijual.
      b. Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian positif pada total aset tidak lancar
         terkait aset pajak tangguhan.
      c. Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total liabilitas jangka
         pendek yang sebagian besar berasal dari penyesuaian liabilitas atas kelompok
         lepasan dimiliki untuk dijual.
      d. Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total ekuitas terkait
         pelepasan RPI.

1.9   Pertimbangan Bisnis Yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Rencana
      Transaksi

      Perseroan melakukan Transaksi dengan pertimbangan bahwa Transaksi akan
      memberikan manfaat dan dampak positif bagi Perseroan, antara lain:
      a. Perusahaan Sasaran (RPI) telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun.


Halaman 13                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 14
     b. Perseroan lebih fokus pada operasi terminal di Indonesia

1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Otoritas Jasa Keuangan

     Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha maka Rencana Transaksi merupakan transaksi material dimana total
     aset RPI melebihi 20% dari total aset NPH, yaitu sebesar 29,34%. Nilai Rencana Transaksi
     sebesar Rp3.083 juta bila dibandingkan dengan ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023
     yang sebesar Rp977.374 juta adalah 0,32%.

     Berdasarkan draft final Keterbukaan Informasi, Perseroan, Direksi dan Komisaris Perseroan
     tidak memiliki hubungan afiliasi atau benturan kepentingan dengan pihak yang
     membeli seluruh saham RPI, sehingga Transaksi tersebut bukan merupakan Transaksi
     Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK
     42/2020.

1.11 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran

     Mengacu pada Peraturan POJK 35/2020 pasal 17, ruang lingkup pendapat kewajaran
     akan didasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi untuk tujuan
     pemberian pendapat kewajaran Rencana Transaksi, dalam rangka pemenuhan POJK
     17/2020.

     Ruang lingkup Pendapat Kewajaran antara lain: identifikasi masalah (identifikasi
     batasan, maksud, dan tujuan serta objek), pengumpulan data dan wawancara, analisis
     Rencana Transaksi, analisis kewajaran Rencana Transaksi, penyusunan laporan
     pendapat kewajaran.

1.12 Sumber Data dan Informasi

     a. Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
        dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
     b. Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
        dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
     c. Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
        dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
     d. Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
        dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
     e. Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
        dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
     f. Salinan Laporan Penilaian 100% Ekuitas River Ports Investments Pte. Ltd. No.
        00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024, yang diterbitkan oleh
        KJPP Ferdinand, Danar Ichsan dan Rekan.
     g. Draft Final Perjanjian Jual Beli.



Halaman 14                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 15
     h. Proyeksi keuangan Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dengan
        periode tahun 2024 sampai tahun 2028.
     i. Draft Final Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Transaksi Material.
     j. Laporan keuangan konsolidasian proforma Perseroan yang disusun oleh manajemen.
     k. Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (management representation letter) terkait
        penugasan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi.
     l. Data Industri untuk Pelabuhan.
     m. Data Makro Ekonomi dari Bank Indonesia

1.13 Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi

     Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah
     melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi yang
     mencakup hal–hal sebagai berikut:

     a. Analisis atas Rencana Transaksi;
        Analisis atas Rencana Transaksi meliputi:
        • Identifikasi dan hubungan antara pihak yang bertransaksi;
        • Perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi; dan
        • Penilaian atas risiko dan manfaat dari transaksi yang akan dilakukan.

     b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi;
        Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi meliputi:
        • Riwayat perseroan dan sifat kegiatan usaha;
        • Analisis industri dan lingkungan;
        • Analisis operasional dan prospek perusahaan;
        • Alasan dilakukannya transaksi; dan
        • Keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas transaksi yang akan
           dilakukan;

        Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi meliputi:
        • Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
           perusahaan, termasuk:
           1. Penilaian kinerja historis;
           2. Penilaian arus kas;
           3. Penilaian atas proyeksi keuangan yang diperoleh dari pihak manajemen
                 pemberi tugas;
           4. Analisis rasio keuangan; dan
           5. Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan
                 keuangan setelah transaksi dilakukan;
        • Melakukan analisis inkremental (incremental analysis) untuk mengukur nilai
           tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan paling sedikit meliputi hal
           sebagai berikut:
           1. Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
                 yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
                 perusahaan;
           2. Biaya atau pendapatan yang relevan;
           3. Informasi non keuangan yang relevan;




Halaman 15                                             00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 16
             4. Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain; dan
             5. Hal material lainnya yang dapat memberikan keyakinan bagi Penilai Bisnis
                dalam memberikan opini kewajaran transaksi;

     c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi meliputi:
        • Perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan hasil Penilaian atas
           transaksi yang akan dilakukan;
        • Analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai
           tambah dari transaksi yang akan dilakukan;
        • Analisis atas kewajaran nilai transaksi dengan membandingkan bahwa rencana
           nilai transaksi berada dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari hasil Penilaian.

     d. Analisis atas faktor lain yang relevan dengan melakukan analisis sensitivitas.

1.14 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli

     Dalam memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, dalam laporan ini
     KJPP FDI&R menggunakan hasil pekerjaan tenaga ahli yang berupa Laporan Penilaian
     100% Ekuitas River Ports Investments Pte. Ltd. No. 00037/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
     4 April 2024, yang diterbitkan oleh KJPP Ferdinand, Danar Ichsan dan Rekan.

1.15 PEDOMAN DAN STANDAR PENILAIAN

     Laporan Pendapat Kewajaran disusun sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan
     Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dengan Edisi
     Revisi pada SPI 300, SPI 310, SPI 320 dan SPI 330 yang ditetapkan pada 1 Maret 2020
     seperti yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia, POJK No.
     17/POJK.04/2020 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04.2020
     tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal (POJK
     35/POJK.04/2020).

1.16 Pernyataan Independensi Penilai

     Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP FDI&R bertindak secara
     independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan
     Perseroan, PIP dan RPI ataupun pihak pihak lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan,
     PIP dan RPI. KJPP FDI&R juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
     terkait dengan penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
     memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima
     sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis
     kewajaran ini.

1.17 Penggunaan Mata Uang

     Dalam analisis pendapat kewajaran, mata uang yang digunakan adalah mata uang
     Dolar Amerika Serikat dan Rupiah.




Halaman 16                                                00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 17
1.18 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)

     Dari tanggal penilaian (cut off date) per 31 Desember 2023 hingga laporan ini diterbitkan
     tidak ada terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian.




Halaman 17                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 18
                                             BAB II
                                 ANALISIS RENCANA TRANSAKSI




2.1   Latar Belakang Transaksi

      River Ports Investments Pte Ltd (“RPI”) merupakan perusahaan terkendali PIP dimana
      Perseroan memiliki 99,999% dari modal ditempatkan dan disetor PIP. PIP berencana
      untuk melakukan divestasi 100% saham RPI dengan pertimbangan antara lain:
      a. RPI telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun.
      b. Perseroan lebih fokus pada operasi terminal di Indonesia.

2.2   Obyek Rencana Transaksi

      Obyek Rencana Transaksi adalah divestasi 100% saham RPI yang dimiliki oleh PIP.

2.3   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Bertransaksi

      Pihak-pihak yang bertransaksi mengacu kepada draft final Keterbukaan Informasi yang
      diterbitkan oleh Perseroan. Dalam Keterbukaan Informasi, terdapat Informasi-informasi
      sebagaimana tercantum dalam pengumuman dan/atau keterbukaan informasi ini
      dalam rangka pemenuhan Peraturan 17/2020. Keterbukaan Informasi ini dibuat
      sehubungan dengan Rencana Transaksi. Pada tanggal draft final Keterbukaan
      Informasi, RPI merupakan perusahaan terkendali PIP dimana Perseroan memiliki 99,999%
      dari modal ditempatkan dan disetor PIP. PIP berencana untuk melakukan divestasi 100%
      saham RPI. Berdasarkan draft final Keterbukaan Informasi pihak-pihak yang bertransaksi
      adalah sebagai berikut:
      a. PT Parvi Indah Persada (“PIP”)
      b. Thor Soon Hock (“TSH”)
      c. River Ports Investments Pte. Ltd. (“RPI”)
      d. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (“Perseroan”)

2.4   Nilai Rencana Transaksi

      Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar USD200.000,- (Dua Ratus Ribu Dolar Amerika)
      atau setara Rp3.083 juta (Tiga Miliar Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah) menggunakan kurs
      tengah transaksi Bank Indonesia USD/IDR per 29 Desember 2023 sebesar Rp15.416,00.

2.5   Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi

      •   Hubungan pihak-pihak bertransaksi berdasarkan kepemilikan saham Perseroan, PIP,
          RPI, dan TSH tidak memiliki hubungan afiliasi.

          Tabel kepemilikan
                  Nama Pemegang Saham              Perseroan          PIP            RPI
          PT Episenta Utama Investasi                  v
          PT Prima Permata Cakrawala                   v
          Masyarakat                                   v
          PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk                            v
          Terminal and Equipment Pte., Ltd.                            v


Halaman 18                                                 00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 19
                   Nama Pemegang Saham                Perseroan           PIP           RPI
           PT Parvi Indah Persada                                                          v

      •   Hubungan pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan kepengurusan

          Tabel Kepengurusan
                                                           Jabatan
                  Nama
                                        Perseroan            PIP                     RPI
           Iwan Suyudhie Amri       Komisaris Utama
           Bernadet    Mariani          Komisaris
           SIswanto                   Independen
                                        Komisaris
           Ir. Eddy Kuntadi
                                      Independen
           Amelia Kurniawan             Komisaris
           Paul Krisnadi             Direktur Utama     Komisaris Utama            Direktur
           Lina                          Direktur           Komisaris
           Won Kwee Sang                                 Direktur Utama
           Chiong Yew Ee                                     Direktur              Direktur
           Sony Sutanto                 Direktur             Direktur
           Lilik Sutanto                                     Direktur


2.6   Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

      •   Berdasarkan draft final Perjanjian jual beli saham River Port Investment Pte. Ltd.,
          sehubungan dengan Rencana Transaksi, berikut informasi mengenai ketentuan
          penting dalam Perjanjian Jual Beli:

          Para Pihak
          a. PIP
          b. TSH

          Objek Transaksi
          48.990.001 lembar Saham River Port Investment Pte. Ltd.

          Nilai Transaksi
          Nilai perjanjian sebesar USD200.000,- (dua ratus ribu dollar Amerika).

          Tanggal Penyelesaian
          Tidak lebih lama dari Long Stop Date (berarti tanggal yang merupakan [90 (sembilan
          puluh)] hari kalender setelah tanggal Perjanjian, atau tanggal lainnya yang dapat
          disepakati secara tertulis oleh Para Pihak).

          Persyaratan Pendahuluan
          1. Terjadinya Penyelesaian akan tergantung pada pemenuhan atau
             pengesampingan sepenuhnya atau sebagian Kondisi-kondisi berikut (sejauh
             diperbolehkan Hukum yang Berlaku dan jika hal tersebut dapat dikesampingan),
             sesuai diskresi Pembeli sepenuhnya tanpa bisa diganggu-gugat melalui
             pemberitahuan tertulis kepada Penjual pada atau sebelum Tanggal
             Penyelesaian, dan setelahnya Para Pihak dapat melangsungkan Penyelesaian:
             a. setiap persetujuan dan izin yang dibutuhkan, termasuk persetujuan
                 pasangan, korporasi, persetujuan yang dibutuhkan berdasarkan peraturan,
                 dan persetujuan pihak ketiga yang dibutuhkan oleh Pembeli, Perseroan, dan


Halaman 19                                                 00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 20
               Penjual untuk melangsungkan Rencana Transaksi (sebagaimana berlaku),
               harus telah diperoleh dan harus terus berlaku sampai dengan Tanggal
               Penyelesaian;
           b. setiap pernyataan dan jaminan Penjual sebagaimana dimuat dalam Pasal 3
               Perjanjian ini adalah benar, tepat, lengkap, dan akurat pada tanggal
               Perjanjian ini dan akan seterusnya benar, tepat, lengkap, dan akurat pada
               tanggal Penyelesaian;
           c. tidak ada pengadilan atau Badan Pemerintah yang mengeluarkan
               keputusan apa pun yang dapat membatasi atau melarang
               dilangsungkannya Rencana Transaksi;
           d. tidak ada terjadi Perubahan Hukum yang dapat membatasi atau melarang
               dilangsungkannya Rencana Transaksi; dan
           e. masing-masing Para Pihak telah memenuhi setiap kewajibannya, tunduk
               pada syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian ini dan Rencana
               Transaksi tidak telah diakhiri berdasarkan ketentuan Perjanjian ini.
        2. Para Pihak akan melakukan setiap tindakan dan hal termasuk menandatangani
           dokumen-dokumen terkaik dan menyediakan setiap informasi yang dibutuhkan
           agar pihak yang terkait dapat memperoleh persetujuan dan izin yang dirujuk
           dalam Pasal 2.3.1 dan harus memastikan agar setiap informasi yang disediakan
           termasuk benar, akurat, dan lengkap.
        3. Para Pihak dengan ini berjanji untuk melakukan upaya terbaik mereka untuk
           mendapatkan pemenuhan Persyaratan sesegera mungkin setelah tanggal
           Perjanjian ini, namun dalam keadaan apa pun tidak lebih lambat dari Tanggal
           Penghentian Panjang. Jika sewaktu-waktu Pihak terkait mengetahui fakta atau
           keadaan yang mungkin menghalangi atau menunda pemenuhan salah satu
           Ketentuan, Pihak terkait harus segera memberitahukan hal tersebut kepada
           Pihak lainnya.

        Penyelesaian
        Penyelesaian akan terjadi pada Tanggal Penyelesaian, selama:
        a. setiap kondisi telah dipenuhi atau dikesampingkan berdasarkan ketentuan
           Perjanjian ini pada atau sebelum Tanggal Penyelesaian;
        b. tidak ada terjadi wanprestasi atas Pasal 3 sejak tanggal Perjanjian ini dan Tanggal
           Penyelesaian;

        Pengakhiran
        1. Perjanjian jual beli dapat diakhiri oleh Pembeli dengan memberikan
           pemberitahuan tertulis sebelum Penyelesaian kepada Penjual:
           a. apabila Penjual telah melakukan pelanggaran material terhadap ketentuan
               apa pun dalam Perjanjian ini, termasuk pelanggaran terhadap pernyataan
               dan Jaminan Penjual, dan pelanggaran tersebut terus berlanjut tanpa
               diperbaiki oleh Penjual dalam jangka waktu yang dimulai pada tanggal
               penerimaan pemberitahuan dari Pembeli kepada Penjual mengenai
               pelanggaran tersebut dan sampai dengan 5 (lima) Hari Kerja sebelum
               Tanggal Penyelesaian, dan pelanggaran tersebut belum dikesampingkan
               secara tertulis oleh Pembeli; atau
           b. Jika Penjual tidak dapat memenuhi syarat dan ketentuan atau kewajibannya
               berdasarkan Perjanjian ini, termasuk namun tidak terbatas pada Kondisi-




Halaman 20                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 21
                 kondisi sebagaimana diatur dalam Pasal 2.3.1 pada atau sebelum Tanggal
                 Long Stop.
           2. Para Pihak sepakat untuk mengesampingkan Pasal 1266 ayat 2 dan 3 Kitab
              Undang-Undang Hukum Perdata sejauh terkait ketentuan dibutuhkannya
              putusan pengadilan untuk dapat membatalkan atau mengakhiri Perjanjian ini.

           Hukum Yang Berlaku
           Hukum Republik Indonesia

           Penyelesaian Sengketa
           Arbitrase yang bertempat di Singapura sesuai dengan Peraturan Arbitrase Singapore
           International Arbitration Centre.

2.7   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

      a.   Manfaat Rencana Transaksi
           Memberikan manfaat dan dampak positif bagi Perseroan, antara lain:
           - Perusahaan Sasaran (RPI) telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun.
           - Perseroan lebih fokus pada operasi terminal di Indonesia

      b.   Risiko Rencana Transaksi
           Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, tidak terdapat risiko yang
           teridentifikasi atas Rencana Transaksi.




Halaman 21                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 22
                                             BAB III
                  ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI




3.1   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

      Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat kondisi
      perekonomian dan tinjauan terhadap kinerja industri bidang usaha yang dijalankan
      Perusahaan serta melihat potensi atau prospek usaha Perusahaan kedepannya.

3.1.1 Riwayat Ringkas Pihak-pihak yang Akan Bertransaksi

      a. PT Parvi Indah Persada (“PIP”)

          Riwayat Singkat
          PT Parvi Indah Persada, didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 308 dari notaris Inggrid
          Lannywaty, S.H., tanggal 28 September 2005, notaris di Jakarta. Akta pendirian
          tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
          Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-28714.HT.01.01.TH.2005 tanggal 18 Oktober
          2005.

          Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan, yang terakhir dengan
          Akta Notaris No. 134 dari Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Tanggal 24 November 2022
          mengenai persetujuan untuk meningkatkan modal dasar dan meningkatkan modal
          ditempatkan dan modal diseto Perusahaan. Akta perubahan ini telah diterima dan
          dicatat di dalam database system Administrasi Badan Hukum Kementrian Hukum
          dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai Surat Penerimaan Pemberitahuan
          Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU- 0085737.AH.01.02 Tahun 2022
          tanggal 25 November 2022.

          Kantor Perusahaan berlokasi di NPH Building, Jl. Kebon Bawang I No. 45 Tanjung Priok,
          Jakarta.

          Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha
          Perseroan terutama bergerak dalam bidang jasa, perdagangan dan
          pembangunan yang berhubungan dengan bidang usaha reparasi mesin untuk
          keperluan umum dan perdagangan besar mesin, peralatan, dan perlengkapan
          lainnya, sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar PIP.

          Kepemilikan Saham
          Berdasarkan draft final keterbukaan informasi dan informasi dari manajemen,
          susunan pemegang saham PIP per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
          berikut:

             No.                  Pemegang Saham                Lembar Saham        Proporsi %
              1      PT Nusantara Pelabuhan Handal, Tbk                7.474.900        99,999%
              2      Terminal and Equipment Pte., Ltd.                       100         0,001%
                     Jumlah                                            7.475.000       100,000%




Halaman 22                                                 00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 23
         Susunan Pengurus
         Berdasarkan informasi dari manajemen, Susunan anggota Direksi dan Dewan
         Komisaris PIP adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama              : Paul Krisnadi
         Komisaris                    : Lina

         Direksi
         Direktur Utama               : Won Kwee Sang
         Direktur                     : Chiong Yew Ee
         Direktur                     : Sony Sutanto
         Direktur                     : Lilik Sutanto

     b. Thor Soon Hock (“TSH”)

        Riwayat Singkat
        Thor Soon Hock, warga Singapura, lahir di Singapura pada tanggal 6 Mei 1958,
        pemegang nomor paspor K2028800E, merupakan pemegang saham minoritas dan
        direktur di anak perusahaan dan entitas asosiasi yang dimiliki oleh RPI.

     c. River Ports Investments Pte. Ltd (“RPI”)

         Riwayat Singkat
         River Ports Investments Pte. Ltd. (”Perusahaan”) didirikan di bawah Accounting and
         Corporate Regulatory Authority of Singapore (ACRA) berdasarkan Companies Act
         (Cap 50) dengan Sertifikat Konfirmasi Pendirian Perusahaan No. 201529824K tanggal
         30 Juli 2015 di Singapura. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa
         kali perubahan, terakhir berdasarkan Rapat Umum untuk meningkatkan modal
         Perusahaan tanggal 30 Mei 2023.

         Kantor Perusahaan berlokasi di Bukit Batok Crescent, #03-77 Wcega Tower,
         Singapura 658065.

         Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha
         Kegiatan utama Perusahaan adalah kegiatan perusahaan induk lainnya,
         berinvestasi di pelabuhan, pengoperasian pelabuhan dan terminal peti kemas dan
         layanan teknik untuk peralatan pelabuhan dan pelabuhan

         Kepemilikan Saham
         Berdasarkan keterbukaan informasi dan informasi dari manajemen, susunan
         pemegang saham RPI per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

             No.                 Pemegang Saham             Lembar Saham        Proporsi %
              1    PT Parvi Indah Persada                        48.990.001            100%
                   Jumlah                                       48.990.001         100,000%




Halaman 23                                              00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 24
        Susunan Pengurus
        Berdasarkan informasi dari manajemen, Susunan anggota Direksi dan Dewan
        Komisaris RPI adalah sebagai berikut:

        Direksi
        Direktur                     : Chiong Yew Ee
        Direktur                     : Paul Krisnadi

     d. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (“Perseroan”)

        Riwayat Singkat
        PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (Perseroan) didirikan pada 29 Desember 2003
        sesuai dengan Akta No. 8 dari Periasman Effendi, S.H., yang telah mendapatkan
        pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
        Keputusan No. C-02925HT.01.01.TH. 2004 tertanggal 6 Februari 2004. Anggaran Dasar
        Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No.
        135 dari Surjadi, S.H., M.Kn., M.M., M.H., notaris di Jakarta tertanggal 23 Juni 2023
        mengenai perubahan pengumuman laporan keuangan Perusahaan. Perubahan
        anggaran dasar ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
        Asasi Manusia Republik Indonesia dengan keputusan Nomor: AHU-AH. 01.03-0092991
        tertanggal 18 Juli 2023.

        Perseroan beralamat di NPH Building, Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok,
        Jakarta, Indonesia.

        Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha
        Sesuai dengan Akta No. 180 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta
        tertanggal 11 Agustus 2020, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan
        sesuai pasal 3 ayat 1 adalah berusaha dalam bidang aktivitas perusahaan holding
        dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

        Kepemilikan Saham
        Berdasarkan laporan audit Perseroan, susunan pemegang saham per tanggal 31
        Desember 2023 adalah sebagai berikut:

             No.                 Pemegang Saham              Lembar Saham        Proporsi %
              1    PT Episenta Utama Investasi                  2.084.075.127         74,06%
              2    PT Prima Permata Cakrawala                     153.008.758          5,44%
              3    Masyarakat                                     576.858.100         20,50%
                   Jumlah                                       2.813.941.985       100,000%


        Susunan Pengurus
        Berdasarkan informasi dari manajemen, Susunan anggota Direksi dan Dewan
        Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama              : Iwan Suyudhie Amri
        Komisaris Independen         : Bernadet Mariani Siswanto
        Komisaris Independen         : Ir. Eddy Kuntadi
        Komisaris                    : Amelia Kurniawan


Halaman 24                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 25
         Direksi
         Direktur Utama                  : Paul Krisnadi
         Direktur                        : Lina
         Direktur                        : Sony Sutanto

3.1.2 Analisis Industri dan Lingkungan

     Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
     Berdasarkan Laporan Perspektif Ekonomi Dunia (WEO) dari IMF, pada tahun 2023,
     pertumbuhan ekonomi tetap stabil di 5%, menunjukkan kelangsungan dari tren
     pertumbuhan yang positif setelah pemulihan yang kuat pada tahun sebelumnya. Ini
     menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi tantangan, serta
     kemampuannya untuk pulih dan kembali berkinerja baik setelah mengalami
     goncangan eksternal yang signifikan.

     Inflasi
     Berdasarkan data dari Bank Indonesia, pada tahun 2023 terjadi penurunan kembali
     tingkat inflasi menjadi 2,6% dibandingkan tahun 2022, menunjukkan keberhasilan
     kebijakan stabilisasi harga yang diterapkan oleh pemerintah dan bank sentral. Data ini
     menyoroti pentingnya pengawasan dan intervensi kebijakan untuk menjaga stabilitas
     harga dalam perekonomian Indonesia.

        Grafik 1   Inflasi 2019 - 2023
          6                                                          5,51

          5

          4
                   2,72                                                              2,6
          3
                                   1,68              1,87
          2

          1

          0
                   2019            2020               2021          2022            2023

        Sumber: Bank Indonesia

     Nilai Tukar Rupiah
     Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas dan memperkuat
     kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan bekerjanya mekanisme pasar dan
     nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dan stabilitas
     makroekonomi.




Halaman 25                                                   00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 26
       Grafik 2     Perubahan Nilai Tukar Indonesia

                                                 Kurs Tengah IDR/USD

        16.000                                                                15.731
                                                                                                  15.416
        15.500

        15.000
                     14.496            14.496            14.269
        14.500

        14.000

        13.500
                    31 Des 2020         31-Dec-20          31-Dec-21           31-Dec-22          31-Dec-23


       Sumber: Bank Indonesia


     Tingkat Suku Bunga
     Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, bank-bank Persero
     cenderung menyesuaikan suku bunga pinjaman mereka dengan kondisi ekonomi dan
     kebijakan yang berlaku, dengan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan
     aktivitas peminjam.

       Grafik 3     Suku Bunga Perbankan

                                          Suku Bunga Pinjaman
         14
                             11,44
         12                                      10,56
                 9,72 9,75                                            10,14               9,65
         10                          8,77 8,87                                                    8,93 9,41 9,27
                                                          8,34 8,49           8,29 8,72
          8
          6
          4
          2
          0
                     2019                2020                 2021                2022           31 Desember 2023

                         Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan      Pinjaman Investasi Yang Diberikan
                         Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan

       Sumber: Bank Indonesia


     Perkembangan Industri Badan Usaha Pelabuhan Indonesia

     Secara umum, terlihat bahwa baik untuk pelayaran antar pulau maupun luar negeri,
     terjadi peningkatan jumlah muatan dari tahun 2018 hingga 2022. Namun, perlu
     diperhatikan bahwa terdapat fluktuasi tahunan dalam jumlah muatan yang dimuat dan
     dibongkar, yang mungkin dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi ekonomi,
     kebijakan perdagangan, atau infrastruktur pelabuhan.


Halaman 26                                                                00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 27
        Tabel 1 Bongkar Muat Barang Antar Pulau dan Luar Negeri di Pelabuhan Indonesia
        Tahun (Ribu Ton)
                             Muat                                  Bongkar
        Tahun
                             Antar Pulau        Luar Negeri        Antar Pulau         Luar Negeri
                2018                   365154             310202              410136             95267
                2019                  358025             349095              401068            104532
                2020                  363270             358610              367252             92164
                2021                  384416             388971              399325            112206
                2022                  398566          391067,104             392928            115766
        Sumber: (BPS, 2024, diolah)


     Berdasarkan Tabel 1, jumlah barang yang dimuat dan dibongkar di pelabuhan
     Indonesia untuk pelayaran antar pulau menunjukkan variasi dari tahun ke tahun.
     Tercatat bahwa pada tahun 2018, jumlah muatan antar pulau mencapai 365.154 ribu
     ton dan meningkat menjadi 398.566 ribu ton pada tahun 2022. Sedangkan, data
     menunjukkan jumlah barang yang dimuat dan dibongkar di pelabuhan Indonesia untuk
     pelayaran luar negeri. Jumlah muatan luar negeri juga mengalami fluktuasi dari tahun
     ke tahun. Pada tahun 2018, jumlah muatan luar negeri adalah 310.202 ribu ton dan
     meningkat menjadi 391.067,104 ribu ton pada tahun 2022. Sedangkan untuk tahun 2023,
     Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam mencatatkan kinerja positif. Melalui data
     throughput kontainer yang meningkat 8% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai
     624 ribu TEUs, dengan 167 ribu TEUs untuk peti kemas domestik dan 457 ribu TEUs untuk
     ekspor-impor. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan
     kepuasan pengguna jasa, seiring dengan pengembangan infrastruktur dan suprastruktur
     pelabuhan di era kepemimpinan Muhammad Rudi. Terminal Batu Ampar, yang
     dioperasikan oleh PT Persero Batam sejak 1 November 2023, menyumbang 84% atau 522
     ribu TEUs dari total arus peti kemas, dengan rencana pengembangan senilai Rp 3.6 triliun.
     Kunjungan kapal juga meningkat 8% menjadi 28.177 ship call, dengan peningkatan 6%
     di Terminal Batu Ampar. Sementara itu, arus barang non peti kemas juga meningkat 10%
     menjadi 9.2 juta ton. Dengan capaian ini, BUP Batam optimis akan terus meningkatkan
     performa dengan berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh
     pengguna jasa.

     Tabel 2 Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tahun (Ton)
                Tahun                     Bongkar                       Muat
                 2019                    11.084.863                  14.972.243
                 2020                    10.179.891                  11.950.492
                 2021                    10.955.139                  12.836.765
                 2022                    13.881.439                  14.011.442
                 2023                    16.028.588                  14.754.923
     Sumber: (BPS, 2024, diolah)

     Data yang tercantum dalam Tabel 2 menunjukkan bahwa selama periode 2019 hingga
     2023, terjadi tren pertumbuhan dalam aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan
     tersebut. Pada tahun 2019, jumlah barang yang dibongkar mencapai 11.084.863 ton,
     sedangkan barang yang dimuat mencapai 14.972.243 ton. Dari sana, terjadi
     peningkatan bertahap dalam kedua aspek aktivitas tersebut hingga mencapai
     puncaknya pada tahun 2023. Pada tahun tersebut, jumlah barang yang dibongkar
     mencapai 16.028.588 ton, sementara barang yang dimuat mencapai 14.754.923 ton.


Halaman 27                                                     00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 28
     Meskipun terdapat fluktuasi dalam angka-angka tahunan, tren umum menunjukkan
     peningkatan yang stabil dalam aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok
     selama periode tersebut. Hal ini dapat diindikasikan sebagai respons terhadap
     pertumbuhan perdagangan atau aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Namun, untuk
     mendapatkan pemahaman yang lebih holistik, faktor-faktor eksternal seperti kebijakan
     perdagangan, kondisi ekonomi global, atau faktor-faktor lokal yang mungkin
     mempengaruhi aktivitas pelabuhan, perlu diperhitungkan secara lebih mendalam.

3.1.3 Analisis operasional dan prospek perusahaan

     Badan Usaha Pelabuhan adalah badan usaha yang kegiatan usahanya khusus di
     bidang pengusahaan Terminal dan Fasilitas Pelabuhan lainnya, sesuai dengan
     peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang
     Pelayaran. Badan Usaha Pelabuhan dalam penyediaan dan/atau pelayanan jasa
     Kapal, penumpang, dan barang dapat melakukan kegiatan pengusahaan untuk lebih
     dari 1 (satu) Terminal. Terdapat 9 (Sembilan) penyediaan dan/atau pelayanan jasa
     Kapal, penumpang, dan barang yang dilakukan oleh Badan Usaha Pelabuhan, antara
     lain; jasa dermaga untuk bertambat; pengisian bahan bakar dan pelayanan air bersih;
     fasilitas naik turun pelumpang dan/atau kendaraan; jasa dermaga untuk pelaksanaan
     kegiatan bongkar muat barang dan peti kemas; jasa gudang dan tempat penimbunan
     barang, alat bongkar muat, serta peralatan Pelabuhan; jasa Terminal peti kemas, curah
     cair, curah kering, dan ro-ro; jasa bongkar muat barang; pusat distribusi dan konsolidasi
     barang; dan/atau jasa penundaan Kapal.

     Bisnis kepelabuhanan di Indonesia memiliki prospek yang cerah di masa depan,
     didorong oleh beberapa faktor utama. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang terus
     meningkat akan menghasilkan peningkatan volume perdagangan, memberikan
     dorongan positif bagi bisnis kepelabuhanan. Kedua, adanya peningkatan konektivitas
     maritim di Indonesia akan memperkuat posisi negara sebagai pusat perdagangan
     regional. Selain itu, pembangunan infrastruktur maritim yang masif juga akan membuka
     peluang baru bagi pengembangan bisnis kepelabuhanan. Salah satu pelaku utama
     dalam bisnis ini adalah BUP (Badan Usaha Pelabuhan), yang memiliki potensi besar untuk
     berkembang dan mengambil bagian dalam pertumbuhan sektor kepelabuhanan di
     masa depan.

3.1.4 Alasan dilakukannya transaksi

     Perseroan melakukan Transaksi dengan pertimbangan bahwa Transaksi akan
     memberikan manfaat dan dampak positif bagi Perseroan, antara lain:
     a. Perusahaan Sasaran telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun.
     b. Perseroan lebih fokus pada operasi terminal di Indonesia


3.1.5 Keuntungan dan kerugian atas Rencana Transaksi

     Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
     Memberikan manfaat dan dampak positif bagi Perseroan, antara lain:
     - Perusahaan Sasaran (RPI) telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun.
     - Perseroan lebih fokus pada operasi terminal di Indonesia




Halaman 28                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 29
      Kerugian Rencana Transaksi:
      Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, tidak terdapat risiko yang
      teridentifikasi atas Rencana Transaksi.

3.2   Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

      Berikut ini adalah analisa kuantitatif atas Rencana Transaksi, sebagai berikut:

3.2.1 Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan perusahaan

      a. Penilaian Kinerja Historis Perseroan

         Tabel 1       Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan (dalam Jutaan Rupiah)

                                         Des           Des              Des         Des          Des
                     URAIAN
                                         2019          2020            2021        2022          2023
          Kas dan Setara Kas              168.104      214.266          157.243     304.907      225.003
          Deposito Berjangka               11.696        3.715            4.272       4.151       50.000
          Piutang Usaha
             Pihak Ketiga                  94.078      132.293          164.172      65.822       64.678
             Pihak Berelasi
          Aset Keuangan Lancar
          Lain
             Pihak Ketiga                   8.317       37.131           17.519      42.431       14.617
             Pihak Berelasi                 3.559
          Persediaan                      447.573      239.116          146.233     122.060      134.127
          Pajak Dibayar Dimuka            146.450       70.492           28.752      20.621       21.316
          Biaya Dibayar Dimuka              5.553        6.408            6.818       6.933        5.827
          Uang Muka                        12.815        2.691            2.717           849      9.853
          Aset atas kelompok
          lepasan dimiliki untuk                  -            -              -             -    482.972
          dijual
          Aset Lancar                     898.146      706.112          527.728     567.774     1.008.391


          Aset Pajak Tangguhan -
                                                299     21.007           21.552      15.247       19.387
          Neto
          Investasi pada Entitas
                                            4.491
          Asosiasi
          Goodwill                         29.128       29.128           29.128      29.128       29.128
          Aset Tetap                    1.084.818     1.302.669       1.128.265   1.074.572      556.100
          Aset Tak Berwujud               159.776      141.853          126.437     116.549      106.734
          Aset Keuangan Tidak
          Lancar Lain
             Pihak Ketiga                  21.398       10.738            5.216           472          463
             Pihak Berelasi                     574          582
          Aset Lainnya                     25.043       22.935           21.476      26.699        1.050
          Aset Tidak Lancar             1.325.527     1.528.913       1.332.073    1.262.668      712.862
          Total Aset                    2.223.673     2.235.025       1.859.801    1.830.441    1.721.253


          Utang Bank Jangka
                                           84.532
          Pendek


Halaman 29                                                         00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 30
                                      Des           Des             Des          Des          Des
                    URAIAN
                                      2019          2020           2021          2022         2023
        Utang Usaha - Pihak
                                       108.814       51.942          62.371       16.877       17.987
        Ketiga
        Utang Pajak                     17.507       12.366          12.870       18.965        2.830
        Beban Akrual                    66.383       54.307          38.504       39.636       30.848
        Liabilitas Keuangan
                                       208.655      285.969         117.102      114.038        1.089
        Jangka Pendek Lain
        Uang Muka Penjualan             27.891                       24.403            131      1.627
        Bagian Lancar Liabilitas
        Jangka Panjang
             Liabilitas Sewa                                                      52.700       45.640
          Utang Sewa
                                             294     53.557          52.468        2.448        2.686
        Pembiayaan
          Utang Bank dan
          Lembaga Keuangan             114.197      167.522          68.091       66.000       72.000
          Lain
        Liabilitas Imbalan Kerja                                          549          676          566
        Liabilitas atas kelompok
          lepasan dimiliki untuk                                                              396.071
          dijual
        Liabilitas Lancar              628.274      625.665         376.357      311.471      571.344


        Liabilitas pajak tangguhan        8.097        5.033              148      3.433        3.799
        Utang Sewa Pembiayaan                       378.103         342.231      358.005            962
        Utang Bank dan
          Lembaga Keuangan             447.427      290.959         269.096      203.648      132.105
          Lain
        Liabilitas Keuangan
                                        84.839
          Jangka Panjang Lain
        Liabilitas Imbalan Kerja        31.774       42.254          36.607       32.540       35.669
        Liabilitas Tidak Lancar        572.137      716.349         648.082      597.626      172.535
        Total Liabilitas              1.200.411    1.342.014      1.024.439      909.097      743.879


        Modal saham                    281.394      281.394         281.394      281.394      281.394
        Tambahan modal disetor -
                                       243.798      243.798         243.798      243.798      243.798
        neto
        Saldo laba                     408.567      313.225         268.228      338.809      408.398
        Selisih Transaksi dengan
                                        26.282       26.282          26.148       26.148       26.282
        Pihak Non-pengendali
        Selisih Transaksi Perubahan
                                                                       (39)          (41)         (41)
        Ekuitas Entitas Anak
        Penghasilan komprehensif
                                        93.655       73.503          79.489       99.881       82.133
        lain
        Jumlah ekuitas yang
        dapat diatribusikan
                                      1.053.697     938.202         899.020      989.989     1.041.963
        kepada pemilik entitas
        induk
        Kepentingan
                                       (30.436)     (45.191)       (63.657)      (68.645)     (64.589)
        nonpengendali
        Ekuitas                       1.023.261     893.011         835.362      921.344      977.374
        Total Ekuitas & Liabilitas    2.223.673    2.235.025      1.859.801     1.830.441    1.721.253
       Sumber : Laporan Keuangan Audit Konsolidasian Perseroan




Halaman 30                                                     00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 31
       Jumlah Aset
       Dari periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah aset
       mengalami penurunan secara CAGR sebesar 6,20%. Pada periode 31 Desember 2020
       mengalami peningkatan 0,51% secara year on year, peningkatan terjadi terutama
       karena peningkatan aset tetap sebesar 20,08%. Pada periode 31 Desember 2021
       mengalami penurunan 16,79% secara year on year, penurunan terjadi terutama
       karena penurunan pada kas dan setara kas, persediaan dan aset tetap masing-
       masing sebesar 26,61%, 38,84% dan 133,39%. Pada periode 31 Desember 2022
       mengalami penurunan 1,58% secara year on year, penurunan terjadi terutama
       karena penurunan aset tetap sebesar 4,76%. Pada periode 31 Desember 2023
       mengalami penurunan 5,97% secara year on year, penurunan terjadi terutama
       karena penurunan aset tetap sebesar 48,25%.

       Jumlah Liabilitas
       Dari periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah liabilitas
       mengalami penurunan secara CAGR sebesar 11,28%. Pada periode 31 Desember
       2020 mengalami peningkatan sebesar 11,80% secara year on year, peningkatan
       terjadi terutama karena timbulnya utang sewa pembiayaan Perseroan. Pada periode
       31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar 23,66% secara year on year,
       penurunan terjadi terutama karena penurunan pada akun liabilitas keuangan jangka
       pendek lain sebesar 59,05% dan utang bank dan lembaga keuangan lain yang
       merupakan bagian lancar liabilitas jangka panjang sebesar 59,35%. Pada periode 31
       Desember 2022 mengalami penurunan sebesar 11,26% secara year on year,
       penurunan terjadi terutama karena penurunan pada utang usaha pihak ketiga
       sebesar 72,94% dan utang sewa pembiayaan konsumen bagian lancar liabilitas
       jangka panjang sebesar 95,33%. Pada periode 31 Desember 2023 mengalami
       penurunan sebesar 18,17% secara year on year, penurunan terjadi terutama karena
       penurunan pada utang sewa pembiayaan jangka panjang Perseroan dan utang
       bank dan lembaga keuangan lain jangka panjang sebesar 99,73% dan 35,13%.

       Ekuitas
       Perkembangan ekuitas Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan
       31 Desember 2023 mengalami penurunan dengan pertumbuhan secara CAGR
       sebesar 1,14%. Pada periode 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar
       12,73% secara year on year, penurunan terjadi terutama karena penurunan pada
       saldo laba sebesar 23,34% dan penghasilan komprehensif lain sebesar 21,52%. Pada
       periode 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar 6,46% secara year on year,
       penurunan terjadi terutama karena penurunan pada saldo laba sebesar 14,37% dan
       kepentingan non pengendali sebesar 40,86%. Pada periode 31 Desember 2022
       mengalami peningkatan sebesar 10,29% secara year on year, peningkatan terjadi
       terutama karena peningkatan pada saldo laba sebesar 26,31%. Pada periode 31
       Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar 6,08% secara year on year,
       peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada saldo laba sebesar 20,54%.

       Tabel 2   Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan (dalam Jutaan Rupiah)

                                   Des         Des         Des         Des        Des
                 URAIAN
                                   2019       2020        2021        2022         2023
        Pendapatan               1.433.850   1.292.829   1.321.829   1.256.221   1.143.948



Halaman 31                                               00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 32
                                      Des         Des         Des          Des       Des
                      URAIAN
                                     2019         2020        2021        2022       2023
             Jasa Stevedoring        642.347     653.118      698.684     699.519    755.583
             Penjualan Peralatan
                                     356.239     253.972      189.813      93.685
             Pelabuhan
             Jasa Storage Yard       328.968     293.626      296.952     336.205    271.114
             Servis Pemeliharaan      54.522      42.969       51.702      60.558     60.046
             Barging Services         38.041      29.311       30.474      13.129
             Operasi Terminal         11.732        8.321       9.219      12.751
             Sewa Alat                              8.980       6.085       3.099
             Lain - Lain                2.001       2.533      38.899      37.276     57.204
        Beban Langsung              1.088.577    1.129.921   1.121.199   1.060.096   878.370
        Laba (Rugi) Kotor            345.273      162.908     200.630      196.125   265.577


        Penghasilan Lain - Lain        38.081      34.832       4.676      27.210      5.585
        Beban Operasional            (258.787)   (129.670)   (108.478)    (95.626)   (82.167)
        Beban Lain - Lain             (28.705)    (36.893)    (66.768)    (18.675)    (5.728)
        Laba (Rugi) Usaha             95.863      31.177       30.060     109.035    183.267


        Beban Keuangan                (60.711)    (71.505)    (77.456)    (50.767)   (49.988)
        Laba (Rugi) Sebelum
                                       35.152     (40.328)    (47.396)     58.267    133.280
        Pajak Penghasilan


        Beban Pajak Penghasilan      (44.699)    (30.418)    (35.719)     (41.299)   (41.908)
        Laba tahun berjalan dari
                                      (9.547)    (70.745)    (83.115)      16.969     91.371
        operasi yang dilanjutkan
        Rugi tahun berjalan dari
        kelompok usaha yang                                                          (26.028)
        dimiliki untuk dijual
        Laba (Rugi) bersih tahun      (9.547)    (70.745)    (83.115)      16.969     65.344
        berjalan


        Penghasilan Komprehensif
                                    77.794     (19.306)     26.553         72.359    (11.355)
        Lainnya
        Jumlah penghasilan
        komprehensif tahun          68.247     (90.051)   (56.562)         89.327     53.989
        berjalan
       Sumber : Laporan Keuangan Audit Konsolidasian Perseroan


       Pendapatan
       Pendapatan Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami penurunan dengan pertumbuhan secara CAGR sebesar
       negatif 5,49%. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2020 menurun
       9,84% secara year on year disebabkan oleh penurunan pada pendapatan operasi
       terminal yang sebelumnya di catatkan sebesar Rp11.732 Juta pada tahun 2019
       menjadi sebesar Rp8.321 Juta pada tahun 2020. Pendapatan Perseroan pada
       periode 31 Desember 2021 menurun 2,24% secara year on year disebabkan oleh
       penurunan pada pendapatan penjualan peralatan pelabuhan. Pendapatan
       Perseroan pada periode 31 Desember 2022 menurun 4,96% secara year on year
       disebabkan oleh penurunan pada pendapatan penjualan peralatan pelabuhan dan
       barging services. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2023 menurun



Halaman 32                                                   00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 33
       8,94% secara year on year disebabkan oleh penurunan pada pendapatan penjualan
       peralatan Pelabuhan, barging terminal dan operasi terminal.

       Laba Kotor
       Laba kotor Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami penurunan dengan CAGR sebesar 6,35%. Pada periode
       31 Desember 2020 laba kotor Perseroan menurun 52,82% jika dibandingkan dengan
       periode sebelumnya karena peningkatan pada beban langsung namun
       pendapatan menurun. Pada periode 31 Desember 2021 laba kotor Perseroan
       meningkat 23,15% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya karena
       peningkatan pada pendapatan. Pada periode 31 Desember 2022 laba kotor
       Perseroan menurun 2,25% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, karena
       penurunan pendapatan. Pada periode 31 Desember 2023 laba kotor Perseroan
       meningkat 35,41% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, karena adanya
       penurunan beban langsung.

       Laba Usaha
       Laba Usaha Perseroan selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami peningkatan dengan CAGR sebesar 17,59%. Pada
       periode 31 Desember 2020 laba usaha Perseroan mengalami penurunan sebesar
       67,48% secara year on year, yang disebabkan penurunan laba kotor sebesar 52,82%
       dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode 31 Desember 2021 laba usaha
       Perseroan mengalami penurunan sebesar 3,58% secara year on year, yang
       disebabkan adanya penurunan pada penghasilan lain-lain dibandingkan tahun
       sebelumnya. Pada periode 31 Desember 2022 laba usaha Perseroan mengalami
       peningkatan sebesar 262,73% secara year on year, yang disebabkan adanya
       peningkatan pada penghasilan lain-lain dibandingkan tahun sebelumnya. Pada
       periode 31 Desember 2023 laba usaha Perseroan tercatat sebesar Rp183.267 Juta.

       Laba (Rugi) Bersih
       Laba (rugi) Bersih Perseroan selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023 mengalami berfluktuasi dengan tren peningkatan. Pada periode 31
       Desember 2020 Perseroan mencatatkan peningkatan kerugian sebesar 641,04%
       secara year on year, yang disebabkan penurunan pada laba usaha. Pada periode
       31 Desember 2021 rugi bersih Perseroan mengalami peningkatan sebesar 17,48%
       secara year on year, yang sejalan dengan penurunan pada laba usaha Perseroan
       pada periode ini. Pada periode 31 Desember 2022, Perseroan membukukan laba
       bersih sebesar Rp16.969 juta yang sejalan dengan peningkatan laba usaha Perseroan
       dan penurunan beban keuangan pada periode ini. Pada periode 31 Desember 2023
       Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp65.344 Juta.

       Analisis Laporan Keuangan Perseroan
       Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan Perusahaan dilakukan
       berdasarkan analisis terhadap laporan keuangan Perusahaan dengan
       menggunakan Commonsize statement analysis.

       Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan
       keuangan Perusahaan untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing
       aset terhadap total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta



Halaman 33                                           00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 34
       komposisi biaya biaya atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil
       analisis laporan keuangan Perseroan dengan menggunakan metode Common Size
       Statement Analysis:

       Tabel 3       Analisis Commonsize Statement– Laporan Posisi Keuangan

               Posisi        Des             Des          Des           Des                 Des
                                                                                                           Rata-Rata
             Keuangan        2019            2020        2021          2022             2023
        Aset Lancar           40,39%          31,59%      28,38%           31,02%        58,58%               37,99%
        Aset Tidak                                                                          41,42%            62,01%
                              59,61%          68,41%      71,62%           68,98%
        Lancar
        Jumlah Aset          100,00%         100,00%     100,00%       100,00%          100,00%              100,00%
        Liabilitas Jangka                                                                33,19%               25,34%
                              28,25%          27,99%      20,24%           17,02%
        Pendek
        Liabilitas Jangka                                                                   10,02%            27,06%
                              25,73%          32,05%      34,85%           32,65%
        Panjang
        Jumlah                                                                              43,22%            52,40%
                              53,98%          60,04%      55,08%           49,67%
        Liabilitas
        Jumlah Ekuitas        46,02%          39,96%      44,92%           50,33%           56,78%            47,60%
        Jumlah
        Liabilitas dan       100,00%         100,00%     100,00%       100,00%          100,00%              100,00%
        Ekuitas


       Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis common size
       statement, secara rata-rata selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023, proporsi aset tidak lancar terhadap jumlah aset lebih besar
       dibandingkan dengan proporsi aset lancar terhadap jumlah aset. Secara rata-rata
       selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 proporsi aset
       lancar dan tidak lancar terhadap jumlah aset adalah sebesar 37,99% dan 62,01%.

       Rata-rata proporsi jumlah liabilitas terhadap jumlah aset selama 31 Desember 2019
       sampai dengan 31 Desember 2023 adalah 52,40%, Selanjutnya, rata-rata proporsi
       ekuitas terhadap jumlah aset selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
       Desember 2023 adalah 47,60%.

       Tabel 4       Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba (rugi)
                                    Des        Des       Des         Des        Des           Rata-
                URAIAN
                                    2019       2020      2021       2022        2023          Rata
        Pendapatan              100,00%      100,00%    100,00%    100,00%    100,00%        100,00%
        Laba (rugi) Kotor        24,08%       12,60%     15,18%     15,61%     23,22%         18,14%

        Laba (rugi) Usaha           6,69%       2,41%     2,27%      8,68%      16,02%            7,21%

        Laba (rugi) Bersih          -0,67%     -5,47%    -6,29%      1,35%          5,71%         -1,07%


       Berdasarkan tabel common-size laporan laba rugi Perusahaan dapat diketahui
       bahwa rata-rata proporsi antara laba (rugi) kotor, laba (rugi) usaha dan laba (rugi)
       bersih terhadap pendapatan secara berturut-turut selama periode 31 Desember
       2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar 18,14%; 7,21%; dan negatif
       1,07%.




Halaman 34                                                         00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 35
     b. Penilaian Arus Kas Perseroan

        Tabel 5      Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan (dalam Jutaan Rupiah)
                                            Des           Des             Des        Des           Des
                       URAIAN
                                            2019          2020           2021       2022           2023
           Arus Kas Dari Aktivitas          23.764      321.112      348.361       318.563       247.454
           Operasional
           Arus Kas Dari Aktivitas        (103.454)        14.584         7.382      45.095 (42.378)
           Investasi
           Arus Kas Dari Aktivitas          21.145 (290.843) (412.955) (219.128) (264.637)
           Pendanaan
           Kenaikan (Penurunan) Kas        (58.545)       44.853     (57.211)      144.530       (59.561)
           dan Setara Kas
           Kas dan setara kas awal         230.637      168.104      214.266       157.243       304.907
           tahun
           Pengaruh perubahan kurs          (3.989)        1.309            188          3.135      (358)
        Kas dan setara kas yang                                                                  (19.985)
        terkait dengan aset yang
        dimiliki untuk dijual
        Kas dan Setara Kas Akhir     168.104 214.266 157.243                       304.907       225.003
        Tahun
       Sumber : Laporan Keuangan Audit Konsolidasian Perseroan


       Berikut adalah macam-macam arus kas Perseroan berdasarkan data historis laporan
       keuangan Perseroan per 31 Desember 2023 :

       •     Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional Perseroan per 31
             Desember 2023 adalah sebesar Rp247.454 Juta. Pada periode 31 Desember 2023
             arus kas operasi bernilai positif mengindikasikan beban untuk kegiatan
             operasional lebih kecil dari pendapatan kegiatan operasionalnya.
       •     Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan per 31
             Desember 2023 adalah sebesar Rp42.378 Juta. Sebagian besar disebabkan untuk
             penempatan deposito berjangka.
       •     Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan per 31
             Desember 2023 adalah sebesar Rp264.637 Juta. Hal ini terutama untuk
             pembayaran liabilitas sewa dan utang bank dan lembaga keuangan lain.

     c. Analisis rasio keuangan

       Ratio Analysis atau analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan
       keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari
       laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi
       antara keduanya. Berikut adalah tabel berbagai macam rasio keuangan yang kami
       gunakan dalam analisis rasio keuangan Perseroan.

        Tabel 6      Rasio Keuangan Perseroan
                                                   Des             Des            Des            Des        Des
                    RASIO KEUANGAN
                                                   2019            2020           2021           2022       2023
           Rasio Aktivitas (x)
           Rasio perputaran piutang                   15,24          9,77           8,05          19,09      17,69
           Rasio perputaran persediaan                 2,43          4,73           7,67           8,69       6,55
                                                      10,00         21,75          17,98          62,81      48,83
           Rasio perputaran utang usaha


Halaman 35                                                           00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 36
                                                  Des       Des       Des       Des        Des
                 RASIO KEUANGAN
                                                  2019      2020      2021      2022       2023
        Rasio Likuiditas (x)
        Rasio lancar                                1,43      1,13      1,40      1,82       1,76
        Rasio cepat                                 0,72      0,75      1,01      1,43       1,53
        Rasio kas                                   0,27      0,34      0,42      0,98       0,39
        Rasio Profitabilitas (%)
        Rasio laba atas aset                      -0,43%    -3,17%    -4,47%     0,93%     3,80%
        Rasio laba atas ekuitas                   -0,93%    -7,92%    -9,95%     1,84%     6,69%
        Rasio Solvabilitas (%)
        Rasio total Liabilitas / total aset       53,98%    60,04%    55,08%    49,67%    43,22%
        Rasio total Liabilitas / total ekuitas   117,31%   150,28%   122,63%    98,67%    76,11%


       Rasio Aktivitas
       Rasio Aktivitas merupakan suatu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur
       efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva atau sumberdaya yang
       dimilikinya.

        1. Rasio Perputaran Piutang Usaha
           Rasio ini menunjukan berapa kali perusahaan dapat mengkonversi piutang
           menjadi kas. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio perputaran
           piutang usaha Perseroan berfluktuasi dari tahun 2019 sampai 2023. Pada periode
           31 Desember 2023 rasio perputaran piutang usaha Perseroan dicatatkan sebesar
           17,69 kali.

        2. Rasio Perputaran Persediaan
           Rasio ini menunjukan berapa kali perusahaan dapat mengkonversi persediaan
           menjadi kas. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio perputaran
           persediaan Perseroan berfluktuasi dari tahun 2019 sampai 2023. Pada periode 31
           Desember 2023 rasio perputaran persediaan Perseroan dicatatkan sebesar 6,55
           kali.

        3. Rasio Perputaran Utang Usaha
           Rasio ini menunjukan kecepatan utang usaha dapat dilunasi oleh perusahaan
           kepada pemasok. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, rasio
           perputaran utang usaha Perseroan berfluktuasi dari tahun 2019 sampai 2023.
           Pada periode 31 Desember 2023 rasio perputaran utang usaha Perseroan
           dicatatkan sebesar 48,83 kali.

       Rasio Likuiditas
       Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
       sejauh mana kemampuan Perserpan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya.
       Beberapa rasio keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:

        1. Rasio Lancar (current ratio)
           Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar.
           Rasio ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar
           perusahaan dapat menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum
           semakin tinggi rasio lancar maka semakin aman perusahaan. Rasio lancar


Halaman 36                                                    00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 37
             Perseroan mengalami tren fluktuatif, pada periode 31 Desember 2023 rasio
             lancar Perseroan tercatat sebesar 1,76 kali.

        2. Rasio Cepat (quick ratio)
           Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar,
           namun sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang
           menghitung seluruh aset lancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos
           seperti persediaan yang dianggap kurang lancar, dikeluarkan dalam
           perhitungan rasio cepat. Rasio cepat Perseroan juga menunjukkan tren
           meningkat dimana pada periode 31 Desember 2023 rasio cepat Perseroan
           tercatat sebesar 1,53 kali.

        3. Rasio Kas (cash ratio)
           Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar.
           Rasio kas Perusahaan mengalami tren fluktuatif, pada periode 31 Desember 2023
           Rasio kas Perseroan tercatat sebesar 0,39 kali.

       Rasio Profitabilitas
       Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam
       menghasilkan laba. Beberapa rasio Perseroan yang termasuk dalam kategori ini
       antara lain adalah:

        1. Rasio laba atas aset (return on asset)
           Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang
           digunakan dapat menghasilkan laba. Rasio laba atas aset Perseroan pada
           tahun 2019 hingga 2021 adalah negatif dimana Perseroan mencatatkan rugi
           pada tahun tersebut. Pada periode 31 Desember 2023, rasio laba atas aset
           Perseroan tercatat sebesar 3,80%.

        2. Rasio laba atas ekuitas (return on equity)
           Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau
           keuntungan yang diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan. Rasio laba atas
           ekuitas Perseroan pada tahun 2019 hingga 2021 adalah negatif dimana
           Perseroan mencatatkan rugi pada tahun tersebut. Pada periode 31 Desember
           2023, rasio laba atas ekuitas Perseroan tercatat sebesar 6,69%.

       Rasio Solvabilitas
       Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
       kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio
       yang termasuk dalam kategori ini.

        1. Rasio total liabilitas terhadap total aset
           Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset
           Perseroan. Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan Perseroan.
           Adapun tingkat rasio liabilitas terhadap total aset Perseroan periode 31
           Desember 2023 adalah sebesar 43,22%.




Halaman 37                                              00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 38
        2. Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas
           Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas
           atau modal perusahaan. Rasio satu menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan
           jumlah ekuitas. Berdasarkan tabel rasio keuangan Perusahaan diatas dapat
           dilihat bahwa rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan periode 31 Desember
           2023 adalah sebesar 76,11%.

     d. Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan keuangan
        setelah transaksi dilakukan

       Mengacu pada Laporan informasi keuangan konsolidasian proforma Perseroan
       yang disiapkan oleh manajemen untuk periode 31 Desember 2023, maka dampak
       Rencana Transaksi tercermin dalam tabel dibawah ini:

       Tabel 7   Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Proforma Perseroan (dalam
                 Rupiah)
                                                                           (dalam ribuan rupiah)
                                                             31 Desember 2023
                                             Sebelum
                                                                                  Setelah Rencana
        Laporan Laba Rugi                    Rencana
                                                                                      Transaksi
                                             Transaksi
                                              Diaudit           Penyesuaian          Proforma
        Pendapatan                           1.143.947.622                    -      1.143.947.622
        Beban Langsung                       (878.370.276)                    -      (878.370.276)
        Laba Bruto                             265.577.346                    -        265.577.346
        Penghasilan lainnya                      5.584.546                    -          5.584.546
        Beban operasional                     (82.166.703)                    -       (82.166.703)
        Beban lainnya                          (5.727.695)                    -        (5.727.695)
         Laba Usaha                           183.267.494                     -       183.267.494
         Beban keuangan                       (49.987.570)                    -       (49.987.570)
         Laba Sebelum Pajak                   133.279.924                     -       133.279.924
         Beban Pajak                          (41.908.462)                    -       (41.908.462)
         Laba Tahun Berjalan Dari
                                                91.371.462                              91.371.462
         Operasi yang Dilanjutkan
         Rugi Tahun Berjalan Dari
                                              (26.027.923)           26.027.923                  -
         Operasi yang Dihentikan
         Proforma Rugi                                   -        (226.682.008)      (226.682.008)
         Laba Tahun Berjalan                    65.343.539        (200.654.085)      (135.310.546)
         Laba    (Rugi)   Komprehensif
                                                53.988.787        (201.888.463)      (147.899.676)
         Periode Berjalan
       Sumber : Laporan Konsolidasian Proforma Perseroan

       Tabel 8   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan (dalam
                 Rupiah)
                                                                           (dalam ribuan rupiah)
                                                             31 Desember 2023
                                             Sebelum
                                                                                  Setelah Rencana
        Posisi Keuangan                      Rencana
                                                                                      Transaksi
                                             Transaksi
                                              Diaudit           Penyesuaian          Proforma
        Aset lancar                          1.008.391.189        (434.525.843)        573.865.346
        Aset tidak lancar                      712.861.573              681.605        713.543.178
        Jumlah Aset                          1.721.252.762        (433.844.238)      1.287.408.524
        Liabilitas jangka pendek               571.343.583        (343.434.256)        227.909.327
        Liabilitas jangka panjang              172.534.973                    -        172.534.973


Halaman 38                                                   00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 39
         Jumlah Liabilitas                     743.878.556        (343.434.256)           400.444.300
         Ekuitas                               977.374.206         (90.409.982)           886.964.224
         Jumlah Liabilitas dan Ekuitas       1.721.252.762        (433.844.238)         1.287.408.524
       Sumber : Laporan Konsolidasian Proforma Perseroan


       Berdasarkan laporan keuangan proforma bahwa dampak Rencana Transaksi adalah
       sebagai berikut:

       1) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total aset lancar
          yang sebagian besar berasal dari penyesuaian aset atas kelompok lepasan
          dimiliki untuk dijual.
       2) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian positif pada total aset tidak lancar
          terkait aset pajak tangguhan.
       3) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total liabilitas jangka
          pendek yang sebagian besar berasal dari penyesuaian liabilitas atas kelompok
          lepasan dimiliki untuk dijual.
       4) Berdasarkan proforma, terdapat penyesuaian negatif pada total ekuitas terkait
          pelepasan RPI.

     e. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan

       1) Proyeksi Keuangan Perseroan

             Proyeksi keuangan yang digunakan dalam pendapat kewajaran ini mengacu
             pada proyeksi keuangan / rencana usaha (business plan) yang dibuat oleh
             manajemen Perseroan, meliputi:
             - Asumsi Umum
                • Periode proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028
             - Asumsi Khusus:
                • Pendapatan:
                    Merupakan asumsi pendapatan dari Perseroan dan anak usaha
                    Perseroan
                • Beban-beban
                    Beban-beban meliputi Beban COGS, Beban Usaha dan Beban keuangan

       Berikut adalah proyeksi keuangan Perseroan Rencana Transaksi tersebut:

       Tabel 9     Proyeksi Keuangan Perseroan Rencana Transaksi (dalam jutaan Rupiah)
                                      Des         Des           Des          Des             Des
                 URAIAN
                                      2024        2025          2026         2027            2028
        POSISI KEUANGAN
        Aset Lancar                    776.295     977.591     1.177.215    1.374.577      1.569.032
        Aset Tidak Lancar              634.239     554.935       475.631      396.328        317.024
        Total Aset                   1.410.535   1.532.527     1.652.847    1.770.905      1.886.055
        Liabilitas Jk. Pendek          227.909     227.909       227.909      227.909        227.909
        Liabilitas Jk. Panjang         172.535     172.535       172.535      172.535        172.535
        Ekuitas                      1.010.090   1.132.083     1.252.403    1.370.461      1.485.611
        Total Liabilitas & Ekuitas   1.410.535   1.532.527     1.652.847    1.770.905      1.886.055

        LABA RUGI
        Pendapatan                   1.195.707   1.231.578     1.268.526    1.306.581      1.345.779



Halaman 39                                                   00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 40
                                           Des            Des              Des          Des        Des
                    URAIAN
                                           2024           2025             2026         2027       2028
         Laba (Rugi) Kotor                 268.037        272.873          277.476      281.814    285.851
         Laba (Rugi) Usaha                 178.071        178.585          178.611      178.098    176.991
         Laba (Rugi) Bersih                123.126        121.992          120.320      118.058    115.150

         ARUS KAS
         Arus Kas Operasi                   202.430          201.296       199.624      197.362     194.454
         Arus Kas Investasi                       -                -             -            -           -
         Arus Kas Pendanaan                       -                -             -            -           -
         Kenaikan Bersih Kas                202.430          201.296       199.624      197.362     194.454
         Kas dan Setara Kas Awal            225.003          427.433       628.729      828.353   1.025.715
         Kas dan Setara Kas Akhir           427.433          628.729       828.353    1.025.715   1.220.169



3.2.2 Analisis Inkremental

     Analisis Nilai Tambah (Incremental Analysis) dilakukan untuk melihat manfaat Rencana
     Transaksi. Berikut ini adalah ringkasan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi
     sebelum dan setelah Rencana Transaksi :

     a. Perseroan

         Tabel 10       Analisa Inkremental (dalam Jutaan Rupiah)
                                     Des               Des              Des           Des          Des
                  URAIAN
                                     2024              2025             2026         2027         2028
             Laba Bersih
             Sebelum Rencana          63.089            60.228           55.196        57.608       50.653
             Transaksi
             Setelah Rencana         123.126           121.992          120.320       118.058      115.150
             Transaksi

             Total Aset
             Sebelum Rencana        1.739.683         1.761.734        1.783.491     1.833.458    1.862.380
             Transaksi
             Setelah Rencana        1.410.535         1.532.527        1.652.847     1.770.905    1.886.055
             Transaksi

             Total Liabilitas
             Sebelum Rencana         759.256           782.844          814.529       867.338      910.105
             Transaksi
             Setelah Rencana         400.444           400.444          400.444       400.444      400.444
             Transaksi

             Total Ekuitas
             Sebelum Rencana         980.427           978.890          968.961       966.120      952.275
             Transaksi
             Setelah Rencana        1.010.090         1.132.083        1.252.403     1.370.461    1.485.611
             Transaksi


         •     Laba bersih
               Laba bersih Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028
               mengalami peningkatan laba bersih disebabkan karena divestasi entitas anak
               yang mengalami kerugian.


Halaman 40                                                             00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 41
          •   Total Aset
              Penurunan total aset Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028
              disebabkan karena divestasi entitas anak.
          •   Total Liabilitas
              Penurunan liabilitas pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028 karena
              divestasi entitas anak.
          •   Ekuitas
              Ekuitas Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2024 sampai 2028 mengalami
              peningkatan disebabkan divestasi entitas anak sehingga tidak lagi menyerap
              kerugian RPI.

3.2.3 Analisis Sensitivitas

      Analisis sensitivitas dilakukan dengan menguji sensitivitas proyeksi keuangan laba rugi
      konsolidasian Perseroan dengan Rencana Transaksi bila diasumsikan tingkat
      pendapatan turun sebesar 5% dan beban langsung serta beban operasional naik
      sebesar 5%. Analisa ini dilakukan untuk melihat dampak proyeksi keuangan konsolidasian
      Perseroan bila terdapat perubahan atas target yang telah ditetapkan, sebagaimana
      tercermin pada tabel berikut:

      Tabel 11 Analisa Sensitivitas (dalam Jutaan Rupiah)

                                Des          Des           Des           Des           Des
              URAIAN
                               2024          2025          2026         2027          2028
        Pendapatan            1.135.922     1.169.999     1.205.099     1.241.252     1.278.490
        Beban langsung        (974.053)   (1.006.641)   (1.040.602)   (1.076.006)   (1.112.925)

        Laba bruto              161.869      163.358        164.497      165.247       165.565

        Beban operasional      (94.465)     (99.002)     (103.808)      (108.902)     (114.302)

        Penghasilan             (9.501)       (9.786)     (10.079)       (10.382)      (10.693)
        (beban) lainnya
        Laba sebelum             57.903       54.571         50.610       45.963        40.570
        pajak
        Beban pajak            (12.739)     (12.006)      (11.134)       (10.112)       (8.925)
        penghasilan
        Laba tahun               45.164       42.565         39.476       35.851        31.644
        berjalan


      Berdasarkan tabel di atas, tercermin bahwa terdapat penurunan proyeksi pendapatan
      laba kotor dan laba bersih pada Perseroan secara konsolidasi bila target pendapatan
      diturunkan sebesar 5% dan beban langsung dan beban operasional meningkat sebesar
      5%. Namun implikasi penurunan tersebut masih mencatatkan positif laba bersih.




Halaman 41                                                  00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 42
                                          BAB IV
                        ANALISIS KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI




4.1   Analisis Kewajaran atas Rencana Transaksi meliputi:

4.1.1 Nilai Rencana Transaksi

      Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar USD200.000,- (Dua Ratus Ribu Dolar Amerika)
      atau setara Rp3.083 juta (Tiga Miliar Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah) menggunakan kurs
      tengah transaksi Bank Indonesia USD/IDR per 29 Desember 2023 sebesar Rp15.416,-.

4.1.2 Hasil Laporan Penilaian Saham Obyek Rencana Transaksi

      Berdasarkan kepada Laporan Penilaian 100% ekuitas RPI per 31 Desember 2023 yang
      diterbitkan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan Dan Rekan No. 00037/2.0176-
      00/BS/05/0089/1/IV/2024 tanggal 4 April 2024, diperoleh hasil penilaian sebagai berikut:

      Tabel 1     Hasil Penilaian 100% Ekuitas RPI (dalam USD)
                                                                          BOBOT               NILAI
                PENDEKATAN PENILAIAN              INDIKASI NILAI
                                                                       REKONSILIASI       TERTIMBANG
       Pendekatan Aset Metode ABV                             55.310             95%                  52.544
       Pendekatan Pasar Metode GPTC                        2.737.962                5%            136.898
       Nilai Pasar 100% Ekuitas RPI                                                               189.442
      Sumber: Laporan penilaian


      Hasil penilaian 100% ekuitas RPI sebesar USD189.442,- (seratus delapan puluh sembilan
      empat ratus empat puluh dua dolar Amerika) atau setara dengan Rp2.920 juta dengan
      menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per 29 Desember 2023 sebesar Rp15.416,-.

4.1.3 Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi

      Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan Nilai saham per R
      yang telahPI dinilai oleh Penilai Independen dengan Nilai saham Rencana Transaksi
      sebagai berikut:

      Tabel 2     Kewajaran Nilai Rencana Transaksi (dalam jutaan Rupiah)
          Mata Uang           Batas Bawah                              Batas Atas
                                                Nilai Pasar                              Nilai Transaksi
                                (-7,5%)                                 (+7,5%)
                USD             175.234           189.442               203.650             200.000
                                            Atau setara* dengan
          IDR Jutaan              2.701            2.920                 3.139                3.083


      Berdasarkan tabel tersebut di atas, bahwa Nilai Rencana Transaksi berada pada kisaran
      batas atas dan batas bawah 7,5%.

4.2   Analisis atas faktor lain yang relevan

      Perseroan memandang divestasi 100% saham RPI akan meningkatkan kinerja Perseroan.




Halaman 42                                                      00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 43
4.3   Kesimpulan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi

      Atas dasar analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif dan analisis kewajaran
      Nilai Rencana Transaksi divestasi 100% saham RPI, KJPP berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi divestasi adalah Wajar.




Halaman 43                                                     00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 44
                          ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS




  1.    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
  2.    Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
        dalam proses penilaian.
  3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
        akuratannya.
  4.    Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manejemen.
  5.    Laporan Penilaian Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik.
  6.    Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
        disusun sesuai dengan ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai
        Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
        Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
  7.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
        Opini Akhir.
  8.    Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang Rupiah dan/atau ekuivalennya atas
        permintaan pemberi tugas.
  9.    Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
        maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
        tanggung jawab kami.
  10.   Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
        secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari aspek
        perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
  11.   Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang
        berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya
        bukan menjadi tanggung jawab kami.
  12.   Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam
        laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
        bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
  13.   Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
        dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan
        sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan
        pendapat kewajaran ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
        kemampuan yang kami miliki.
  14.   Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
        penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP
        FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN
  15.   Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
        dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.




Halaman 44                                                00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 45
                                   PERNYATAAN PENILAI




Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
    dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
    maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap obyek
    Penilaian.
4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode
    Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian
    dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi obyek
    penilaian.
8. Penilai telah melakukan kunjungan kepada pihak Manajemen Perseroan.
9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat
    dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana
    yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
    Penilaian.
11. Kami bertanggung jawab atas laporan Penilaian yang telah kami susun berdasarkan data
    yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat serta
    lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data,
    dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal
    sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian
    (cut off date)
13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
    laporan penilaian.
14. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
    diungkapkan.
15. Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
16. Data ekonomi dan industri yang tercantum dalam laporan ini kami peroleh dari sumber
    yang telah terpublikasi dan diyakini kebenarannya.




Halaman 45                                              00041/2.0176-00/BS/05/0089/1/IV/2024
Page 46
                          Penilai                              Tanda Tangan




                                                         r111��1
      Penanggung Jawab:
      J. Ferdinand H. Pardede, MAPPI (Cert)
      lzin Penilai Bisnis No. : B-1.09.00089
      MAPPI No.               : 01-S-01490
      STTD Bapepam No. : STTD.PB-17/PJ-l /PM.02/2023
      RMK                     : RMK-2017.00081



                                                              ��4
      Pemeriksa:
      Yesi Marina
      MAPPI No.           : 12-T-03415
      RMK                 : RMK-2017.01530
      Penilai:
      Yuliana
      MAPPI No.           : l 3-S-04483
      RMK                 : RMK-2017.01274                  ��    �I




Holoman 46                                         00041 /2.0176-00/BS/05/0089/1 /IV/2024

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.72 MB
Published29 Jul 2024
Pages46
Characters128,962
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Parvi Indah Persada p.1 ×25
linked org River Ports Investments Pte Ltd p.1 ×14
linked org Nusantara Pelabuhan Handal Tbk p.1 ×31
linked org PT Episenta Utama Investasi p.2 ×5
linked org PT Prima Permata Cakrawala p.2 ×5
linked person Bernadet | Mariani p.2 ×3
linked person Paul Krisnadi · Direktur Utama p.3 ×6
linked person Sony Sutanto · Direktur p.3 ×5
linked person Amir Abadi Jusuf p.14 ×5
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×9
possible person Lina · Direktur p.3 ×2
possible org Pelabuhan p.4 ×6
unresolved org KJPP Ferdinand p.1 ×6
unresolved org Ichsan dan Rekan p.1 ×2
unresolved org KJPP FDI p.1 ×7
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.1 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penilai Publik p.1 ×2
unresolved person Ferdinand Pardede p.1 ×2
unresolved org ALASAN RENCANA TRANSAKSI River Ports Investments Pte Ltd p.1
unresolved person Iwan Suyudhie Amri · Komisaris Utama p.2 ×5
unresolved person Mariani · Komisaris p.2 ×2
unresolved person Ir. Eddy Kuntadi Independen Amelia Kurniawan · Komisaris p.2 ×5
unresolved person Won Kwee Sang · Direktur Utama p.3 ×2
unresolved person Chiong Yew Ee · Direktur p.3 ×2
unresolved person Lilik Sutanto · Direktur p.3 ×2
unresolved org KJPP Ferdinand Danar Ichsan dan Rekan p.8
unresolved org KJPP Ferdinand Danar Ichsan p.8
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×11
unresolved org Bank Indonesia USD p.8 ×3
unresolved org River Port Investment Pte Ltd p.12 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.14 ×5
unresolved org Mawar & Rekan p.14 ×5
unresolved org Ekuitas River Ports Investments Pte. Ltd. p.14 ×2
unresolved org Danar Ichsan dan Rekan p.14 ×2
unresolved org Latar Belakang Transaksi River Ports Investments Pte Ltd p.18
unresolved org Saham River Port Investment Pte. Ltd. p.19
unresolved org Pemerintah p.20
unresolved person Inggrid Lannywaty p.22
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.22 ×3
unresolved person Jimmy Tanal p.22 ×2
unresolved org Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.22
unresolved org Terminal and Equipment Pte., Ltd. p.22
unresolved org Riwayat Singkat River Ports Investments Pte. Ltd. p.23
unresolved person Periasman Effendi p.24
unresolved person Surjadi p.24
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Bank Indonesia p.25
unresolved org Pelabuhan Indonesia Secara p.26
unresolved org PT Persero Batam p.27
unresolved person J. Ferdinand H. Pardede p.46
unresolved person H. Pardede p.46
unresolved org Bapepam p.46 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result