Skip to content
Back to announcement

20240729_PORT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31688432_lamp1.pdf

Other Text extracted PORT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
Nomor: NPH-OL-2407-17                                                               Jakarta, 29 Juli 2024

Kepada Yth.
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Jakarta
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan
Up. Bapak I Gede Nyoman Yetna

Perihal: Permintaan Penjelasan

Dengan hormat,

Menunjuk kepada surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-07610/BEI.PP2/07-2024 tanggal 24 Juli 2024
perihal hal tersebut di atas, bersama ini kami sampaikan jawaban atas permintaan penjelasan
sebagai berikut:

Terkait Divestasi Saham

1. Agar dijelaskan mengenai penyebab kerugian bertahun-tahun dari River Ports Investments Pte
   Ltd (RPI)
   Jawaban:
   Kerugian bertahun-tahun dari River Ports Investments Pte Ltd (RPI) disebabkan karena
   kerugian dari anak usahanya yang berada di Thailand (Suksawat Terminal Co Ltd dan Port
   Solutions Co Ltd) yang sudah mengalami kerugian dari tahun 2017 sampai tahun 2023.
   Kerugian ini disebabkan karena usaha di Thailand tidak mampu bersaing dengan terminal yang
   sudah beroperasi lebih dulu.

2. Selain RPI, melalui PT Parvi Indah Persada (PIP) Perseroan memiliki entitas anak tidak langsung
   lainnya seperti Port Equipment Pte Ltd yang saat ini kondisinya tidak beroperasi. Agar
   dijelaskan mengenai tindak lanjut atas entitas anak tersebut
   Jawaban:
   Saat ini, Port Equipment Pte Ltd (PE) statusnya masih tidak aktif dan manajemen sedang
   menunggu keputusan pemegang saham baru untuk mengaktifkan kembali PE.

3. Agar dijelaskan mengenai pertimbangan Perseroan melakukan penjualan saham RPI kepada
   Thor Soon Hock dengan nilai di atas harga pasar mengingat RPI membukukan rugi bertahun-
   tahun.
   Jawaban:
   Harga penjualan RPI ditentukan berdasarkan hasil penilaian independen.

4. Sehubungan dengan transaksi divestasi saham RPI, mohon dijelaskan secara rinci dampak
   transaksi terhadap peningkatan pendapatan yang diharapkan Perseroan pada tahun 2024
   ataupun jangka panjang.



                                                       PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                       NPH Building
                                                       Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                       Jakarta - 14320, Indonesia
                                                       Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 2
    Jawaban:
    Divestasi RPI tidak mempengaruhi pendapatan entitas anak Perseroan di Indonesia, hanya
    akan mempengaruhi pendapatan konsolidasi karena berkurangnya entitas yang
    dikonsolidasikan. Akan tetapi untuk jangka panjang, profitabilitas keuangan konsolidasi akan
    meningkat sehubungan dengan hilangnya kerugian dari entitas anak yang didivestasikan.

5. Dalam keterbukaan informasi Perseroan belum menyampaikan data keuangan objek Transaksi
   Material sesuai Pasal 18 POJK 17/2020, agar dijelaskan mengenai hal tersebut.
   Jawaban:
   Laporan keuangan objek transaksi (RPI) telah diaudit sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh
   penilai dalam proses penilaian saham RPI. Kami akan sampaikan laporan keuangan audited RPI
   bersama dengan jawaban surat ini.

6. Jika menggunakan kurs sesuai KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan, maka nilai wajar
   berdasarkan KJPP adalah Rp2.919.680.104 dengan selling price sebesar Rp3.082.400.000.
   Namun, nilai buku berdasarkan penyesuaian proforma adalah Rp90.409.982.000 sehingga
   terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai buku dengan nilai wajar KJPP dan selling price.
   Selain itu berdasarkan Laporan Keuangan per 31 Desember 2023 pada CALK 42 berkaitan
   Kelompok Lepasan Dimiliki untuk Dijual terkait dengan Kelompok Usaha RPI (entitas anak PIP)
   maka nilai buku entitas anak yang ingin dijual adalah sebesar Rp86.900.285.000. Agar
   dijelaskan:
   a. Perbedaan signifikan tersebut.
        Jawaban:
        Perbedaan signifikan antara nilai buku dengan nilai wajar dan selling price karena KJPP
        menggunakan pendekatan nilai Discounted Cash Flow (DCF) dan pendekatan aset dalam
        memberikan penilaian saham RPI. Dari hasil perhitungan DCF menunjukan arus kas negatif
        yang cukup besar di masa mendatang (hal ini juga terlihat dari rugi yang dialami selama 5
        tahun terakhir) sehingga hasil evaluasi menurunkan nilai wajar RPI.

    b. Alasan KJPP memberikan pendapatan wajar transaksi tersebut jika dibandingkan dengan
       nilai buku.
       Jawaban:
       Analisis atas kewajaran nilai transaksi meliputi perbandingan antara rencana nilai transaksi
       dengan hasil penilaian atas transaksi yang akan dilakukan, analisis untuk memastikan
       bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang akan
       dilakukan, dan analisis atas kewajaran nilai transaksi dengan membandingkan bahwa
       rencana nilai transaksi berada dalam kisaran nilai yang didapatkan dari hasil penilaian.

    c. Risiko perbedaan signifikan tersebut.
       Jawaban:
       Risiko perbedaan signifikan tersebut adalah Perseroan membukukan rugi atas penjualan
       investasi.

    d. Perhitungan dan asumsi yang digunakan KJPP secara rinci.
       Jawaban:
       Perhitungan dan asumsi yang digunakan KJPP terlampir dalam laporan KJPP yang akan
       kami sampaikan.
                                                        PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                        NPH Building
                                                        Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                        Jakarta - 14320, Indonesia
                                                        Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 3
    e. Berdasarkan PSAK 105 “Entitas mengukur aset tidak lancar (atau kelompok lepasan) yang
       diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual pada nilai yang lebih rendah antara jumlah
       tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.” dan “Agar penjualan
       tersebut sangat mungkin terjadi, manajemen di tingkat yang sesuai harus berkomitmen
       terhadap rencana penjualan aset (atau kelompok lepasan) tersebut dan harus telah
       memulai suatu program aktif untuk mencari pembeli dan menyelesaikan rencana
       tersebut”. Agar dapat dijelaskan:
       i.   Apakah Perseroan telah mengikuti PSAK 105 tersebut dalam menyajikan kelompok
            lepasan pada Keterbukaan Informasi dan Laporan Keuangan 31 Desember 2023 serta
            31 Maret 2024.
            Jawaban:
            Perseroan telah mengikuti PSAK 105 tersebut dalam menyajikan kelompok lepasan
            pada Keterbukaan Informasi dan Laporan Keuangan 31 Desember 2023 (audited)
            serta 31 Maret 2024 (unaudited).

       ii.   Nilai transaksi sesuai nilai KJPP setelah dikurangi biaya untuk menjual.
             Jawaban:
             Perseroan tidak mencatat biaya untuk menjual.

      iii.   Perbedaan nilai buku antara Laporan Keuangan 31 Desember 2023 dan 31 Maret
             2024 dengan Keterbukaan Informasi Perseroan.
             Jawaban:
             Perbedaan nilai buku antara Laporan Keuangan 31 Desember 2023 dan 31 Maret
             2024 dengan Keterbukaan Informasi Perseroan karena adanya perubahan nilai akun
             yang tergabung dalam Aset dan Liabilitas atas Kelompok Lepasan Dimiliki untuk Dijual
             sejak 31 Desember 2023.

7. Agar dijelaskan mengenai strategi Perseroan kedepannya dengan divestasi saham RPI tersebut
   baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
   Jawaban:
   Perseroan akan berfokus pada bisnis Operasi Terminal di Indonesia sambil menunggu evaluasi
   dari pemegang saham pengendali yang baru.

Kegiatan Operasional dan Laporan Keuangan per 31 Maret 2024

8. Berdasarkan CALK No. 4 dan 5, Perseroan memiliki Kas melalui Bank Pihak Ketiga Perseroan
   sebesar Rp172 miliar pada 31 Maret 2024 yang sebelumnya sebesar Rp194 miliar serta
   Deposito Berjangka Pihak Ketiga sebesar Rp67 miliar pada 31 Maret 2024 yang sebelumnya
   sebesar Rp31 miliar. Agar dijelaskan:
   a. Kebijakan pengelolaan kas dan setara kas yang dilakukan Perseroan.
      Jawaban:
      Perseroan harus menjaga likuiditas untuk membiayai kegiatan operasional. Jika ada idle
      cash, maka dilakukan penempatan deposito berjangka dengan tempo 1 - 6 bulan.

    b. Pertimbangan Perseroan melakukan peningkatan deposito berjangka-pihak ketiga per 31
       Maret 2024 jika dibandingkan dengan 31 desember 2023.


                                                        PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                        NPH Building
                                                        Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                        Jakarta - 14320, Indonesia
                                                        Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 4
      Jawaban:
      Pada tanggal 31 Maret 2024, entitas anak Perusahaan, PT Mustika Alam Lestari (MAL),
      memiliki idle cash sehingga manajemen memiliki pertimbangan untuk memanfaatkan dana
      tersebut dalam bentuk deposito berjangka untuk memperoleh pendapatan bunga.

9. Berdasarkan CALK No. 5, Perseroan memiliki deposito berjangka sebesar Rp880 juta pada 31
   Maret 2024 yang sebelumnya sebesar Rp50 miliar. Agar dijelaskan:
   a. Nature dari penurunan deposito berjangka tersebut jika dibandingkan dengan deposito
      berjangka CALK No 4.
      Jawaban:
      Pada tanggal 31 Desember 2023, deposito berjangka sebesar Rp 50 miliar dengan jangka
      waktu 6 bulan tidak diperpanjang karena akan digunakan untuk pembiayaan capex
      sehubungan dengan rencana investasi MAL.

   b. Mengapa nilai deposito berjangka kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sangat kecil per
      31 Maret 2024?
      Jawaban:
      Deposito berjangka ini diterbitkan dalam rangka penerbitan Bank Garansi untuk keperluan
      proyek yang sedang dikerjakan oleh PIP sehingga jumlah yang disimpan tidak besar.

   c. Kebijakan Perseroan dalam menyimpan dananya pada deposito berjangka dengan jangka
      lebih panjang mengingat tingkat bunga hampir sama dengan deposito jangka pendek.
      Jawaban:
      Pada 31 Maret 2024, deposito berjangka ini diterbitkan dalam rangka penerbitan Bank
      Garansi untuk keperluan proyek yang sedang dikerjakan oleh PIP sehingga tingkat bunganya
      kecil.

   d. Strategi Perseroan kedepannya untuk deposito berjangka tersebut.
      Jawaban:
      Deposito berjangka tersebut bisa dicairkan ketika proyek tersebut telah selesai.

10. Berdasarkan CALK No. 6, Perseroan memiliki piutang usaha sebesar Rp127 miliar pada 31
    Maret 2024 yang sebelumnya sebesar Rp65 miliar. Agar dijelaskan:
    a. Penyebab peningkatan piutang usaha PT Salam Pacific Indonesia Lines.
       Jawaban:
       Pada 31 Desember 2023, SPIL melakukan percepatan pembayaran kepada PT PBM
       Adipurusa (ADP) sehingga saldo ARnya tidak besar. Sedangkan pada 31 Maret 2024, SPIL
       melakukan pembayaran kepada ADP sesuai dengan term of payment sehingga saldo ARnya
       kembali normal.

   b. Realisasi pelunasan piutang usaha Perseroan sampai saat ini dengan melengkapi tabel
      berikut:




                                                      PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                      NPH Building
                                                      Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                      Jakarta - 14320, Indonesia
                                                      Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 5
       Jawaban:
            Keterangan          31 Mar 2024     Pembayaran        Outstanding              Outstanding
                                    (Rp)          saat ini           (Rp)                      (%)
        Belum Jatuh tempo:      113,700,369    113,700,369        0                    0
        Sudah jatuh tempo:
        1 – 3 bulan             7,609,172      7,609,172          0                    0
        4 – 6 bulan             57,787         0                  57,787               100
        >6 bulan                5,500,689      0                  5,500,689            100

    c. Perseroan memiliki saldo akhir mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang sebesar
       -Rp1,8 miliar pada 31 Maret 2024. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan metode
       perhitungan expected credit loss (ECL) yang dilakukan oleh Perseroan.
       Jawaban:
       Perseroan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) secara individual dalam
       menghitung CKPN dengan menentukan Present Value (PV) arus kas di masa depan atas
       piutang tersebut. Tingkat diskonto yang digunakan dalam perhitungan tersebut adalah
       tingkat bunga pinjaman yang digunakan untuk transaksi intercompany.

11. Agar dijelaskan mengenai nature dari aset keuangan lain pada CALK No. 7 sebesar Rp12,9
    miliar.
    Jawaban:
    Aset keuangan lancar lain merupakan tagihan kepada pelanggan dimana invoicenya masih
    belum diterbitkan sampai dengan tanggal laporan keuangan.

12. Berdasarkan CALK No. 10, Perseroan memiliki uang muka sebesar Rp28 miliar per 31 Maret
    2024 yang sebelumnya sebesar Rp9,9 miliar. Agar dijelaskan penyebab peningkatan uang muka
    melalui pembelian.
    Jawaban:
    Peningkatan uang muka pembelian terbesar disebabkan oleh uang muka yang dibayarkan
    kepada vendor untuk keperluan pembelian suku cadang dan pekerjaan rekondisi serta
    modifikasi alat berat Pelabuhan.

13. Berdasarkan CALK No. 11, Perseroan memiliki aset tetap sebesar Rp503 miliar per 31 Maret
    2024 yang sebelumnya sebesar Rp556 miliar. Agar dijelaskan:
    a. Strategi Perseroan kedepannya untuk akuisi aset tetap serta utilisasi aset tetap yang sudah
        ada secara keseluruhan terutama untuk aset container handling dan lapangan terminal.
        Jawaban:
        Perseroan berencana untuk melakukan capex yang cukup signifikan sehubungan dengan
        adanya komitmen atas perpanjangan kontrak anak Perusahaan, MAL dengan Pelindo,
        untuk menambah alat baru yang akan direalisasikan di kuartal 3 2024.

    b. Status aset yang digunakan sebagai jaminan atas utang.
       Jawaban:
       Status aset yang dijadikan jaminan atas utang masih tetap digunakan oleh Perseroan untuk
       kegiatan operasional.



                                                       PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                       NPH Building
                                                       Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                       Jakarta - 14320, Indonesia
                                                       Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 6
14. Berdasarkan CALK No. 14, Perseroan memiliki pajak dibayar dimuka sebesar Rp14 miliar per 31
    Maret 2024 yang sebelumnya sebesar Rp21 miliar. Agar dijelaskan penyebab penurunan Pajak
    Pertambahan Nilai Perseroan.
    Jawaban:
    Pajak dibayar di muka yang tinggi pada 31 Desember 2023 karena biaya akhir tahun yang lebih
    tinggi (sehingga PPN Masukan lebih tinggi) dibandingkan dengan 31 Maret 2024.

15. Berdasarkan CALK No. 16, Perseroan memiliki utang usaha sebesar Rp12 miliar per 31 Maret
    2024 yang sebelumnya sebesar Rp18 miliar. Agar dijelaskan:
    a. Perincian pembayaran utang usaha tersebut dengan melengkapi tabel berikut:
        Jawaban:
             Keterangan       31 Mar 2024 Pembayaran           Outstanding    Outstanding
                                  (Rp)           saat ini         (Rp)            (%)
        Belum Jatuh tempo: 11,285,332        11,285,332        0            0
        Sudah jatuh tempo:
        1 – 3 bulan           443,188        443,188           0            0
        4 – 6 bulan
        >6 bulan

    b. Penyebab penurunan utang usaha PT Indo Formosa Trading cukup signifikan per 31 Maret
       2024.
       Jawaban:
       Utang usaha tersebut timbul atas transaksi yang tidak berulang dan telah dilunasi pada
       tahun 2024.

16. Berdasarkan CALK No. 17, Perseroan memiliki beban akrual sebesar Rp17 miliar per 31 Maret
    2024 yang sebelumnya sebesar Rp31 miliar. Agar dijelaskan:
    a. Penyebab penurunan gaji dan upah dan land lease contribution.
        Jawaban:
        - Penurunan gaji dan upah disebabkan karena pembayaran yang sudah dilakukan pada
           31 Maret 2024.
        - Penurunan lease contribution karena full akrual dibayarkan di awal tahun 2024.

    b. Nature dari beban akrual lain-lain.
       Jawaban:
       Beban akrual lain-lain adalah beban yang tidak dapat dikelompokan ke dalam beban
       operasi, termasuk diantaranya noncreditable VAT yang dibayarkan di bulan April 2024.

17. Berdasarkan CALK No. 18, Perseroan memiliki liabilitas sewa sebesar Rp12 miliar per 31 Maret
    2024 yang sebelumnya sebesa Rp46 miliar. Agar dijelaskan penyebab penurunan liabilitas sewa
    dari PT Multi Terminal Indonesia yang cukup signifikan.
    Jawaban:
    Penyebab penurunan liabilitas sewa diakibatkan karena adanya pembayaran di 2024.

18. Berdasarkan CALK No. 27, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp303 miliar per 31
    Maret 2024 yang sebelumnya sebesar Rp298 miliar. Agar dijelaskan:

                                                      PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                      NPH Building
                                                      Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                      Jakarta - 14320, Indonesia
                                                      Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 7
    a. Penyebab peningkatan jasa stevedoring, servis pemeliharaan, dan lain-lain serta
       penurunan jasa landside.
       Jawaban:
       Penyebab peningkatan jasa stevedoring, servis pemeliharaan, dan lain-lain karena pada
       kwartal 1 2024 volume throughput container meningkat sebesar 7%. Sedangkan
       penurunan jasa landside karena adanya remaping jenis pendapatan dari landside ke lain-
       lain.

    b. Tidak adanya pendapatan dari operasi terminal dan barging service.
       Jawaban:
       Pada 31 Maret 2023, pendapatan dari operasi terminal dan barging service merupakan
       pendapatan dari entitas anak di Thailand. Sedangkan pada 31 Maret 2024, pendapatan
       tersebut disajikan dalam akun Rugi periode berjalan dari operasi yang dihentikan (sesuai
       CALK No. 41).

    c. Strategi Perseroan kedepannya untuk meningkatkan pendapatan.
       Jawaban:
       Memberikan service terbaik kepada customer dan menjaga standar operasi terminal.

19. Berdasarkan CALK No. 28 dan CALK No. 29, Perseroan membukukan beban langsung sebesar
    Rp227 miliar dan beban operasional sebesar Rp19 miliar per 31 Maret 2024 yang sebelumnya
    Rp234 miliar dan Rp21 miliar. Agar dijelaskan strategi efisiensi Perseroan untuk meminimalisir
    beban langsung dan beban operasional.
    Jawaban:
    Perseroan tetap melanjutkan program yang ada agar efisiensi tetap terjaga.

20. Berdasarkan CALK No. 30, Perseroan membukukan penghasilan lain-lain sebesar Rp2,3 miliar
    per 31 Maret 2024 yang sebelumnya Rp8,4 miliar. Agar dijelaskan penurunan keuntungan
    selisih kurs.
    Jawaban:
    Pada 31 Maret 2023, termasuk keuntungan kurs yang dibukukan entitas anak di Thailand
    dimana pada 31 Maret 2024, keuntungan kurs tersebut disajikan dalam akun Rugi periode
    berjalan dari operasi yang dihentikan (sesuai CALK No. 41).

21. Berdasarkan CALK No. 31, Perseroan membukukan beban keuangan sebesar Rp5 miliar per 31
    Maret 2024 yang sebelumnya Rp11,5 miliar. Agar dijelaskan penyebab penurunan beban
    bunga.
    Jawaban:
    Beban keuangan turun karena (i) turunnya utang pokok pinjaman, (ii) pada 31 Maret 2023,
    termasuk beban bunga yang dibukukan entitas anak di Thailand dimana pada 31 Maret 2024,
    beban bunga tersebut disajikan dalam akun Rugi periode berjalan dari operasi yang dihentikan
    (sesuai CALK No. 41).

22. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.



                                                       PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk
                                                       NPH Building
                                                       Jl. Kebon Bawang I No. 45, Tanjung Priok
                                                       Jakarta - 14320, Indonesia
                                                       Phone: +62 21 2243 5010, Fax: +62 21 2243 5525
Page 8

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.62 MB
Published29 Jul 2024
Pages8
Characters20,827
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org River Ports Investments Pte Ltd p.1 ×3
linked org PT Parvi Indah Persada p.1
linked org NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk p.1 ×20
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.4 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved org Suksawat Terminal Co Ltd p.1
unresolved org Port Solutions Co Ltd p.1
unresolved org Port Equipment Pte Ltd p.1 ×2
unresolved org KJPP Ferdinand p.2
unresolved org Ichsan dan Rekan p.2
unresolved org PT Mustika Alam Lestari p.4
unresolved org Bank Garansi p.4 ×2
unresolved org PT Salam Pacific Indonesia Lines. Jawaban p.4
unresolved org PT PBM Adipurusa p.4
unresolved org PT Indo Formosa Trading p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result