Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 68
Page 1
Nomor Surat S.1199/VII/IIF/2024
Nama Emiten PT Indonesia Infrastructure Finance
Kode Emiten IIFF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Indonesia Pembiayaan jakarta 2024 Aktif 14.705.150 JUTAAN IDR 100.0
Infrastructure Infrastructure
Finance
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Indonesia Infrastructure Finance yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Indonesia Infrastructure Finance bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2024
Informasi umum General information
Nama entitas PT Indonesia Infrastructure Finance Entity name
Penjelasan perubahan nama Explanation of change in
dari akhir periode laporan name from the end of the
sebelumnya preceding reporting period
Kode entitas IIFF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA735 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting
standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G22. Business Financing Industry
Subindustri G222. Specialize Business Financing Subindustry
Informasi pemegang saham No Controlling Shareholder Controlling shareholder
pengendali information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan Type of board on which the
tempat entitas tercatat entity is listed
Apakah merupakan laporan Entitas tunggal / Single entity Whether the financial
keuangan satu entitas atau statements are of an
suatu kelompok entitas individual entity or a group of
entities
Periode penyampaian Kuartal II / Second Quarter Period of financial
laporan keuangan statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan July 29, 2024 Date Of Board Of Directors'
Direksi Statement Letter
Tanggal awal periode January 01, 2024 Current period start date
berjalan
Tanggal akhir periode June 30, 2024 Current period end date
berjalan
Tanggal akhir tahun December 31, 2023 Prior year end date
sebelumnya
Tanggal awal periode January 01, 2023 Prior period start date
sebelumnya
Tanggal akhir periode June 30, 2023 Prior period end date
sebelumnya
Tanggal akhir 2 tahun December 31, 2022 Prior 2 year end date
sebelumnya
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation
currency
Kurs konversi pada tanggal 16,421.00000 Conversion rate at reporting
pelaporan jika mata uang date if presentation currency
penyajian selain rupiah is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan Jutaan / In Million Level of rounding used in
dalam penyajian jumlah financial statements
dalam laporan keuangan
Jenis laporan atas laporan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial
keuangan statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam Matters disclosed in
Page 3
paragraf pendapat untuk emphasis-of-matter or
penekanan atas suatu other-matter paragraph, if
masalah atau paragraf any
penjelasan lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters
Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau Date of auditor's opinion or
hasil laporan review result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun Name of current year audit
berjalan signing partner
Lama tahun penugasan Number of years served as
partner yang audit signing partner
menandatangani
Auditor tahun sebelumnya Purwantono, Sungkoro Surja Prior year auditor
Nama partner audit tahun Sandy Name of prior year audit
sebelumnya signing partner
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Whether in compliance with
pemenuhan peraturan OJK OJK rules No.
Nomor: 75/POJK.04/2017 75/POJK.04/2017 concerning
tentang Tanggung Jawab responsibilities of board of
Direksi Atas Laporan directors on financial
Keuangan statements
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Compliance to the
pemenuhan independensi independency of Accountant
akuntan yang memberikan that provide services in
jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated
sesuai dengan POJK Nomor in OJK rules No.
13/POJK.03/2017 tentang 13/POJK.03/2017 concerning
Penggunaan Jasa Akuntan The Use of Public
Publik dalam Kegiatan Jasa Accountant and Auditing
Keuangan Firm in Financial Services
Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2024 31 December 2023
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas dan setara kas 865,246 739,713 Cash and cash equivalents
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other
banks
Giro pada bank lain Current accounts with
pihak ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain Current accounts with
pihak berelasi other banks related
parties
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak ketiga banks third parties
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak banks related parties
berelasi
Aset keuangan yang 0 362,817 Financial assets at fair value
diukur pada nilai wajar through profit or loss
melalui laba rugi
Piutang asuransi Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan 1,459 10,064 Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan Bills and other receivables
lainnya
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
pihak ketiga third parties
Piutang murabahah Murabahah receivables
pihak berelasi related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak Istishna receivables third
ketiga parties
Piutang istishna pihak Istishna receivables
berelasi related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables third
ketiga parties
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables related
berelasi parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen pihak receivables third parties
ketiga
Page 5
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen pihak receivables related
berelasi parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak Lease investments third
ketiga parties
Investasi sewa pihak Lease investments
berelasi related parties
Investasi sewa nilai Lease investments
residu yang terjamin guaranteed residual
value
Investasi sewa Lease investments
pendapatan deferred financing
pembiayaan income
tangguhan
Investasi sewa Lease investments
simpanan jaminan guarantee deposits
Investasi sewa Lease investment in
pembiayaan finance leases
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang 7,033,781 7,528,168 Loans third parties
diberikan pihak ketiga
Pinjaman yang 4,775,434 4,495,656 Loans related parties
diberikan pihak
berelasi
Cadangan kerugian ( 510,782 ) ( 469,130 ) Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for loans
pinjaman yang
diberikan
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak Qardh funds third parties
ketiga
Pinjaman qardh pihak Qardh funds related
berelasi parties
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak related parties
berelasi
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah pihak related parties
berelasi
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak ketiga third parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan deferred factoring
anjak piutang income
tangguhan
Piutang dari pihak Receivables from related
berelasi parties
Piutang lainnya 33,382 41,082 Other receivables
Page 6
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-distribution to
dimiliki untuk owners
didistribusikan kepada
pemilik
Biaya dibayar dimuka 8,925 7,928 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka 2,796 2,750 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
pajak
Aset keuangan nilai wajar 1,079,081 961,771 Financial assets fair value
melalui pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan biaya 1,141,103 1,147,163 Financial assets amortized
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan lainnya Other financial assets
Tagihan derivatif 6,087 0 Derivative receivables
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan using equity method
metode ekuitas
Investasi pada ventura Investments in joint ventures
bersama dan entitas and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 904 19,386 Deferred tax assets
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset takberwujud selain 14,711 8,355 Intangible assets other than
goodwill goodwill
Goodwill Goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset sewa operasi Operating lease assets
Aset tetap 232,416 237,347 Property, plant, and
equipment
Aset hak guna Right of use assets
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Aset lainnya 20,607 16,859 Other assets
Jumlah aset 14,705,150 15,109,929 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera Obligations due
immediately
Efek yang dijual Securities sold with
dengan janji untuk repurchase agreement
dibeli kembali
Liabilitas derivatif 879 9,200 Derivative payables
Utang asuransi Insurance payables
Utang bunga Interest payables
Utang penjaminan Guarantee payables
Utang usaha Accounts payable
Page 7
Uang muka dan Advances and
angsuran installments
Utang dealer Dealer payables
Utang dividen Dividends payable
Pinjaman yang Borrowings
diterima
Pinjaman yang 999,661 1,500,776 Borrowings third
diterima pihak parties
ketiga
Pinjaman yang 2,490,854 2,780,915 Borrowings related
diterima pihak parties
berelasi
Utang pihak berelasi Due to related parties
Utang pemegang Due to stockholders
saham
Liabilitas kontrak Insurance contract
asuransi liabilities
Kewajiban imbalan 45,692 40,726 Post-employment benefit
pasca kerja obligations
Provisi 5,535 1,888 Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan 18,246 7,544 Deferred income
ditangguhkan
Wesel bayar Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 2,958,846 2,981,054 Bonds payable
Sukuk Sukuk
Surat utang jangka Medium term notes
menengah
Obligasi Subordinated bonds
subordinasi
Efek yang Others securities
diterbitkan lainnya issued
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
pembiayaan
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
lainnya
Beban akrual 56,239 79,011 Accrued expenses
Utang pajak 2,807 4,857 Taxes payable
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
tangguhan
Liabilitas lainnya 35,242 8,020 Other liabilities
Sukuk mudharabah Mudharabah sukuk
Utang bank Bank loans
Pinjaman subordinasi 5,384,767 5,307,914 Subordinated loans
Jumlah liabilitas 11,998,768 12,721,905 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 2,000,000 2,000,000 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal 29,800 29,800 Additional paid-in
disetor capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka Advances in capital
setoran modal stock
Opsi saham Stock options
Page 8
Penjabaran Translation
laporan keuangan adjustment
Cadangan Revaluation reserves
revaluasi
Cadangan selisih Reserve of exchange
kurs penjabaran differences on
translation
Cadangan ( 32,044 ) ( 19,269 ) Reserve for changes
perubahan nilai in fair value of fair
wajar aset value through other
keuangan nilai comprehensive
wajar melalui income financial
pendapatan assets
komprehensif
lainnya
Cadangan 0 33,960 Reserve of gains
keuntungan (losses) from
(kerugian) investasi investments in equity
pada instrumen instruments
ekuitas
Cadangan Reserve of
pembayaran share-based
berbasis saham payments
Cadangan lindung 0 0 Reserve of cash flow
nilai arus kas hedges
Cadangan Reserve of
pengukuran remeasurements of
kembali program defined benefit plans
imbalan pasti
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas Changes of Equity in
Entitas Subsidiary/Associates
Anak/Asosiasi
Komponen ekuitas 324,223 0 Other components of
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi (deficit)
kerugian)
Saldo laba Appropriated
yang telah retained earnings
ditentukan
penggunaanya
Cadangan 54,732 44,317 General and
umum dan legal reserves
wajib
Cadangan Specific
khusus reserves
Saldo laba 329,671 299,216 Unappropriated
yang belum retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Jumlah ekuitas 2,706,382 2,388,024 Total equity
yang diatribusikan attributable to equity
kepada pemilik owners of parent
entitas induk entity
Proforma ekuitas Proforma equity
Kepentingan Non-controlling interests
non-pengendali
Jumlah ekuitas 2,706,382 2,388,024 Total equity
Jumlah liabilitas dan 14,705,150 15,109,929 Total liabilities and equity
Page 9
ekuitas
Page 10
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2024 30 June 2023
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan 597,514 617,609 Interest and finance
keuangan income
Pendapatan dari Income from guarantee
penjaminan
Pendapatan dari Income from murabahah
murabahah dan istishna and istishna
Pendapatan dari bagi Income from revenue
hasil sharing
Pendapatan dari ijarah Income from ijarah
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pendapatan dari sewa Income from finance
pembiayaan lease
Pendapatan dari anjak Income from factoring
piutang
Pendapatan dari sewa Income from operating
operasi lease
Premi penjaminan Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari Income from
premi asuransi insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance
premiums
Premi retrosesi Retrocession
premiums
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
premi yang belum unearned premiums
merupakan
pendapatan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
pendapatan premi premium income
disesikan kepada ceded to reinsurancer
reasuradur
Pendapatan komisi Insurance commission
asuransi income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Keuntungan (kerugian) 0 2,039 Realised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang telah assets
direalisasi
Keuntungan (kerugian) 0 Unrealised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang belum assets
direalisasi
Pendapatan administrasi Administration income
Page 11
Pendapatan dari provisi 22,076 19,741 Income from provisions
dan komisi and commissions
Pendapatan dividen Dividends income
Keuntungan (kerugian) Realised gains (losses)
yang telah direalisasi atas from derivative
instrumen derivatif instruments
Penerimaan kembali aset Income from recovery of
yang telah written off assets
dihapusbukukan
Keuntungan (kerugian) 7,994 10,479 Gains (losses) on
selisih kurs mata uang changes in foreign
asing exchange rates
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan aset tetap disposal of property and
equipment
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan agunan yang disposal of foreclosed
diambil alih assets
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan aset ijarah disposal of ijarah assets
Pemulihan penyisihan Recovery of impairment
kerugian penurunan nilai losses
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang associates accounted for
dicatat dengan using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas ventura bersama joint ventures accounted
yang dicatat for using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Pendapatan lainnya 40,631 12,349 Other income
Keuntungan lainnya Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan ( 392,376 ) ( 426,162 ) Interest and finance costs
keuangan
Beban bagi hasil Revenue sharing
expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
estimasi liabilitas estimated claims
klaim liability
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas manfaat polis liability for future
masa depan policy benefit
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
provisi yang timbul provision for losses
dari tes kecukupan arising from liability
liabilitas adequacy test
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas asuransi yang insurance liabilities
disesikan kepada ceded to reinsurers
reasuradur
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang liabilities to
polis pada kontrak policyholder in
unit-linked unit-linked contracts
Page 12
Beban komisi asuransi Insurance commission
expenses
Beban underwriting Other underwriting
lainnya expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari Acquisition costs of
kontrak asuransi insurance contracts
Pembentukan penyisihan ( 34,697 ) ( 62,179 ) Provision for impairment
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan ( 93,001 ) ( 78,179 ) Salary and employee
karyawan benefit (expenses)
Beban umum dan ( 38,286 ) ( 24,992 ) General and
administrasi administrative expenses
Beban penyusutan ( 7,221 ) ( 6,943 ) Depreciation of
properti investasi, aset investment property,
sewa, aset tetap, aset lease assets, property
yang diambil alih dan aset and equipment,
ijarah foreclosed assets and
ijarah assets
Beban lainnya ( 12,301 ) ( 12,041 ) Other expenses
Kerugian lainnya (0) Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum 90,333 51,721 Total profit (loss) before tax
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 23,255 ) ( 13,530 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari 67,078 38,191 Total profit (loss) from
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from
dihentikan discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 67,078 38,191 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
(kerugian) hasil of property and
revaluasi aset tetap, equipment, after tax
setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya ( 33,960 ) ( 445 ) Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan ( 33,960 ) ( 445 ) Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan Other comprehensive
Page 13
komprehensif lainnya income that may be
yang akan direklasifikasi reclassified to profit or
ke laba rugi, setelah loss, after tax
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs exchange differences
penjabaran, setelah on translation, after
pajak tax
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi selisih adjustments on
kurs penjabaran, exchange differences
setelah pajak on translation, after
tax
Keuntungan Unrealised gains
(kerugian) yang belum (losses) on changes in
direalisasi atas fair value through
perubahan nilai wajar other comprehensive
aset keuangan melalui income financial
penghasilan assets, after tax
komprehensif lain,
setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas aset adjustments on fair
keuangan nilai wajar value through other
melalui pendapatan comprehensive
komprehensif lainnya, income financial
setelah pajak assets, after tax
Keuntungan ( 12,775 ) ( 15,278 ) Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai cash flow hedges,
arus kas, setelah after tax
pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on cash
lindung nilai arus kas, flow hedges, after tax
setelah pajak
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-financial asset
non-keuangan yang (liability) whose
perolehan atau acquisition or
keterjadiannya incurrence was
merupakan suatu hedged on highly
prakiraan transaksi probable forecast
yang kemungkinan transaction, adjusted
besar terjadi yang from equity, after tax
dilindung nilai, setelah
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai hedges of net
investasi bersih investments in foreign
kegiatan usaha luar operations, after tax
negeri, setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on
lindung nilai investasi hedges of net
bersih kegiatan usaha investments in foreign
luar negeri, setelah operations, after tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas asosiasi income of associates
yang dicatat dengan accounted for using
menggunakan metode equity method, after
ekuitas, setelah pajak tax
Page 14
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas ventura income of joint
bersama yang dicatat ventures accounted
dengan menggunakan for using equity
metode ekuitas, method, after tax
setelah pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan ( 12,775 ) ( 15,278 ) Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan ( 46,735 ) ( 15,723 ) Total other
komprehensif lainnya, comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi 20,343 22,468 Total comprehensive income
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat 67,078 38,191 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif 20,343 22,468 Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to parent
ke entitas induk entity
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent
entity
Laba (rugi) per saham 34 19 Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Page 15
Page 16
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based cash flow remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments hedges benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan penggunaannya-cadangan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib khusus penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,000,000 29,800 ( 19,269 ) 33,960 44,317 299,216 2,388,024 2,388,024 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 2,000,000 29,800 ( 19,269 ) 33,960 44,317 299,216 2,388,024 2,388,024 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 67,078 67,078 67,078 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 12,775 ) ( 33,960 ) ( 46,735 ) ( 46,735 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 10,415 ( 10,415 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 31,245 ) ( 31,245 ) ( 31,245 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya 324,223 5,037 329,260 329,260 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 2,000,000 29,800 ( 32,044 ) 0 324,223 54,732 329,671 2,706,382 2,706,382 Equity position, end of the period
Page 17
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based cash flow remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments hedges benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan penggunaannya-cadangan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib khusus penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,000,000 29,800 ( 24,026 ) ( 8,264 ) 11,024 36,019 257,528 2,302,081 2,302,081 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 2,000,000 29,800 ( 24,026 ) ( 8,264 ) 11,024 36,019 257,528 2,302,081 2,302,081 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 38,191 38,191 38,191 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 4,254 ) 1,299 ( 11,024 ) ( 1,744 ) ( 15,723 ) ( 15,723 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 8,298 ( 8,298 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 24,894 ) ( 24,894 ) ( 24,894 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 2,000,000 29,800 ( 28,280 ) ( 6,965 ) 0 44,317 260,783 2,299,655 2,299,655 Equity position, end of the period
Page 18
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2024 30 June 2023
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas Cash flows from operating
operasi activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
pembiayaan leases
Penerimaan dari 1,474,086 1,659,321 Receipts from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Penerimaan dari anjak Receipts from
piutang factoring
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk Payments for finance
sewa pembiayaan leases
Pembayaran untuk ( 964,325 ) ( 803,931 ) Payments for
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pembayaran untuk Payments for factoring
anjak piutang
Pembayaran beban Payments for general
umum dan and administrative
administrasi expense
Kas diperoleh dari 509,761 855,390 Cash generated from
(digunakan untuk) operasi (used in) operations
Penerimaan dari Received from loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Pembayaran untuk Payments for loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Penerimaan bunga dari Interests received from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari ( 383,751 ) ( 392,180 ) Interests paid from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
penghasilan badan income tax
Penerimaan ( 4,796 ) ( 6,784 ) Income taxes refunded
pengembalian (paid) from operating
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian Repayment (placement)
(penempatan) uang of refundable deposits
jaminan
Penerimaan bunga 535,900 473,648 Receipts of interest from
pinjaman diberikan loan receivable
Penerimaan ( 77,014 ) ( 86,346 ) Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from operating
dari aktivitas operasi activities
Arus kas sebelum 580,100 843,728 Net cash flows received
Page 19
perubahan dalam aset from (used in) operating
dan liabilitas yang activities before changes
diperoleh dari (digunakan in assets and liabilities
untuk) aktivitas operasi
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) from
aset operasi operation assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
efek-efek from securities
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
kredit from credit
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset lainnya from other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
liabilitas liabilities
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
simpanan dan from deposits and
simpanan dari bank deposits from other
lain banks
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas lainnya from other liabilities
Jumlah arus kas bersih 580,100 843,728 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) operating activities
aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan properti investment properties
investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan properti of investment properties
investasi
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk ( 10,170 ) ( 2,207 ) Payments for acquisition
perolehan aset tetap of property and equip
ment
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset agunan foreclosed assets
yang diambil alih
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset other non-financial assets
non-keuangan lainnya
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan aset of other non-financial
non-keuangan lainnya assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
aset keuangan nilai wajar of financial assets fair
melalui pendapatan value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Penempatan aset Placement of financial
keuangan biaya assets amotized cost
perolehan diamortisasi investments
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial
biaya perolehan assets amortized cost
diamortisasi investments
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan entitas anak of subsidiaries
Penerimaan dari Proceeds from sales of
Page 20
pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries
entitas anak tanpa without loss of control
hilangnya pengendalian from investing activities
dari kegiatan investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan tambahan of additional interests in
kepemilikan pada entitas subsidiaries
anak
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in joint ventures
pada entitas ventura
bersama
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in joint
pada entitas ventura ventures
bersama
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in associates
pada entitas asosiasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in associates
pada entitas asosiasi
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan aset tidak non-current assets or
lancar atau kelompok disposal groups classified
lepasan yang as held-for-sale and
diklasifikasikan sebagai discontinued operations
dimiliki untuk dijual dan
operasi yang dihentikan
Penerimaan dividen dari Dividends received from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
aktivitas investasi investing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from investing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
investasi
Penerimaan 322,668 16,208 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from investing
dari aktivitas investasi activities
Jumlah arus kas bersih 312,498 14,001 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) investing activities
aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes
payable
Pembayaran wesel bayar Payments of notes
payable
Penerimaan pinjaman 1,807,052 1,984,002 Proceeds from bank
bank loans
Pembayaran pinjaman ( 2,620,000 ) ( 3,087,100 ) Payments of bank loans
bank
Penerimaan pinjaman Proceeds from non-bank
dari lembaga keuangan financial institution loan
non-bank
Pembayaran pinjaman Payments of non-bank
Page 21
kepada lembaga financial institution loan keuangan non-bank Penerimaan pinjaman Proceeds from subordinasi subordinated loans Pembayaran pinjaman ( 78,883 ) ( 68,769 ) Payments of subordinasi subordinated loans Penerimaan liabilitas Proceeds from finance sewa pembiayaan lease liabilities Pembayaran liabilitas Payments of finance sewa pembiayaan lease liabilities Penerimaan dari surat Proceeds from medium utang jangka menengah term notes Pembayaran dari surat Payments of medium utang jangka menengah term notes Penerbitan sukuk Issuance of mudharabah mudharabah sukuk Pembayaran sukuk Payments of mudharabah mudharabah sukuk Penerimaan surat 0 Proceeds from debt berharga utang securities Pembayaran surat ( 170,250 ) Payments of debt berharga utang securities Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds diterbitkan issued Pembayaran obligasi Payments of subordinasi subordinated bonds Pembayaran biaya emisi Payments of bonds penerbitan obligasi issuance costs Penerimaan pinjaman Proceeds from other lainnya borrowings Pembayaran pinjaman ( 1,250 ) ( 1,250 ) Payments of other lainnya borrowings Pembayaran biaya Payments of debt penerbitan surat berharga securities issuance costs utang Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham biasa of common stocks Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham of preferred stocks preferen Penerimaan dari Proceeds from issuing penerbitan instrumen other equity instruments ekuitas lainnya Pembayaran biaya emisi Payments of stock saham issuance costs Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries entitas anak tanpa without loss of control hilangnya pengendalian from financing activities dari kegiatan pendanaan Penerimaan dari Proceed from increase of penambahan kepemilikan non-controlling interest dari non-pengendali Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepentingan of non-controlling pihak non-pengendali interests in subsidiaries pada entitas anak Penerimaan bunga dari Interests received from aktivitas pendanaan financing activities Pembayaran bunga dari Interests paid from
Page 22
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from financing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
pendanaan
Pembayaran dividen dari ( 31,245 ) ( 24,894 ) Dividends paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan 324,223 0 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from financing
dari aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih ( 770,353 ) ( 1,198,011 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) financing activities
aktivitas pendanaan
Jumlah kenaikan 122,245 ( 340,282 ) Total net increase (decrease)
(penurunan) bersih kas dan in cash and cash equivalents
setara kas
Kas dan setara kas arus kas, 739,713 923,740 Cash and cash equivalents
awal periode cash flows, beginning of the
period
Efek perubahan nilai kurs 3,288 ( 99,653 ) Effect of exchange rate
pada kas dan setara kas changes on cash and cash
equivalents
Kas dan setara kas dari Cash and cash equivalent of
entitas anak yang deconsolidated subsidiaries
didekonsolidasikan
Kenaikan (penurunan) kas Other increase (decrease) in
dan setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, 865,246 483,805 Cash and cash equivalents
akhir periode cash flows, end of the period
Page 23
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2024
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian N/A Basis of preparation of consolidated
financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi N/A Principles of consolidation
Kas dan setara kas Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang Cash and cash equivalents
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi penggunaannya. For cash flows presentation purposes, cash and cash equivalents
consist of cash on hand and in banks and all investments with maturities of three months or less from
the date of placement which are not pledged as collateral and unrestricted.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi Trade and other receivables
amortisasi dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait
secara langsung dengan perolehan aset tidak berwujud. Amortisasi aset tidak berwujud dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset
tersebut yaitu antara 4 - 5 tahun. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa manfaat
dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. Other assets
include intangible assets that are stated at cost less amortization and impairment. Historical cost
includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Amortization of
intangible assets is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the
assets which range between 4 - 5 years. At the reporting period, amortization methods, estimated
useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Aset tetap Aset tetap dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi Fixed assets
penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait secara langsung dengan
perolehan aset tetap. Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset
atau sebagai aset yang terpisah sebagaimana mestinya, hanya apabila kemungkinan besar
Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan
biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis dari aset tetap sebagai berikut: Bagunan 30 tahun, Kendaraan 4 tahun, komputer 4 tahun,
Page 24
peralatan kantor 4 tahun, perabotan dan peralatan kantor 4 tahun. Apabila nilai tercatat aset lebih
besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang
dapat diperoleh kembali, dengan menggunakan nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai
pakai.Akumulasi biaya konstruksi serta pemasangan peralatan kantor dan komputer, dikapitalisasi
sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses
konstruksi atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal yang sama. Biaya
pemeliharaan dan perbaikan dicatat sebagai beban pada saat terjadinya. Aset tetap dalam
penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap
yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. Apabila aset tetap dihentikan
pengakuannya (tidak dipergunakan lagi atau dijual), biaya perolehan beserta akumulasi penyusutan
yang terkait dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan keuntungan atau kerugian
yang timbul diakui sebagai laba atau rugi tahun berjalan. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi,
taksiran masa manfaat dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika
diperlukan. Property and equipment are stated at cost less accumulated depreciation and accumulated
impairment. Historical cost includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the
items. Subsequent costs are included in the asset carrying amount or are recognized as a separate
asset, as appropriate, only when it is probable that future economic benefits associated with the item
will flow to the Company and the cost of the item can be measured reliably. The carrying amount of the
replaced part is derecognized. Depreciation of property and equipment is computed using the
straight-line method based on the estimated useful lives as follows: building 30 years, vehicles 4 years,
computer 4 years, office equipment 4 years, office furniture and fixtures 4 years. When the carrying
amount of an asset is greater than its estimated recoverable amount, it is written down immediately to
its recoverable amount, which is determined as the higher of net selling price or value in use.The
accumulated costs of the construction of and the installation of office equipment and computers are
capitalized as construction in progress. These costs are reclassified to property and equipment
accounts when the construction or installation is complete. Depreciation is charged from such date.
Maintenance and repair cost are charged as an expense when incurred. Property and equipment in
progress is stated at cost and transferred to the respective property and equipment account when
completed and ready for use. When assets are derecognized (retired or otherwise disposed of), their
costs and the related accumulated depreciation are removed from the accounts and any resulting gains
or losses are recognized as profit or loss for the year. At the reporting period, amortization methods,
estimated useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada tanggal pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan Impairment of non-financial assets
apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh
kembali atas suatu aset individu, Perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari
unit penghasil kas atas aset. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi
antara harga jual neto atau nilai pakai. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset
non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas)
dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung
ke laba rugi. At reporting date, the Company reviews the carrying amounts of non-financial assets to
determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. If any
such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the
extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an
individual asset, the Company estimates the recoverable amount of the cash generating unit to which
the asset belongs. Estimated recoverable amount is the higher of net selling price or value in use. If the
Page 25
recoverable amount of a non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the
carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an
impairment loss is recognized immediately in the profit or loss.
Beban tangguhan Beban tangguhan merupakan biaya transaksi yang terjadi berkaitan dengan proses pemberian Deferred charges
persetujuan kredit kepada debitur atau perolehan pinjaman yang diterima Perusahaan. Biaya transaksi
akan disajikan secara neto dalam akun diberikan jika telah dicairkan kepada debitur atau akun diterima
jika telah dicairkan oleh Perusahaan. Deferred charges represent transaction costs incurred in relation
to the process of loan approval to the debtors or borrowing obtained by the Company. The transaction
costs will be presented net in account when the loan is disbursed to the debtors or in borrowings
account when the borrowing is drawn by the Company.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam FVTPL, jika liabilitas keuangan sebagai kelompok Trade payables and other liabilities
diperdagangkan atau pada saat pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada FVTPL. Liabilitas
keuangan yang termasuk dalam kategori ini pada saat awal pengakuan dan selanjutnya dicatat pada
nilai wajar; biaya transaksi diakui langsung pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang berasal dari
perubahan nilai wajar dari liabilitas keuangan ini diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dan dilaporkan sebagai /(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar.
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah dikurangi
biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif, dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif.
Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi biaya transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan
pinjaman diakui selama jangka waktu pinjaman. Financial liabilities are classified as at FVTPL when
the financial liabilities are either held-for-trading or it is designated upon initial recognition as at FVTPL.
Financial liabilities included in this category are recognized initially and subsequently at fair value;
transaction costs are taken directly to profit or loss. Gains and losses arising from changes in fair value
of these financial liabilities are included in the statement of profit or loss and other comprehensive
income and reported as gains/(losses) from changes in fair value. Financial liabilities at amortized cost
are initially measured at fair value, net of transaction costs, and are subsequently measured at
amortized cost, using the effective interest rate method, with interest expense recognized on an
effective yield basis. Any difference between the proceeds (net of transaction costs) and the settlement
or redemption of borrowings is recognized over the term of the borrowings.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan bunga dan beban bunga diakui berdasarkan basis akrual dengan menggunakan metode Revenue and expense recognition
suku bunga efektif. Perhitungan dengan metode suku bunga efektif memperhitungkan seluruh syarat
dan ketentuan kontraktual dari instrumen keuangan dan biaya transaksi yang timbul secara langsung
untuk instrumen tersebut dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. Perusahaan
menyajikan nilai bersih keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif, termasuk keuntungan/(kerugian)
kurs yang timbul, dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Pendapatan provisi dan komisi yang
berkaitan dengan pemberian pinjaman diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak
perjanjian seperti pendapatan jasa mandatory lead arranger, sindikasi, perencanaan model
pembiayaan, pendapatan komitmen atas fasilitas yang belum dicairkan, dan premi atas garansi kredit
yang diberikan. Pendapatan jasa advisory diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak
perjanjian. Keuntungan/(kerugian) dari portofolio efek-efek dan investasi saham meliputi keuntungan/
(kerugian) yang timbul dari penjualan efek-efek dan keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar efek-efek dan investasi saham. Keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif
meliputi keuntungan/(kerugian) yang timbul dari penyelesaian transaksi derivatif dan
keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar. Beban diakui pada saat
terjadinya. Interest income and interest expense are recognized on accrual basis using the effective
Page 26
interest rate method. The calculation using the effective interest rate method takes into account all
contractual terms of the financial instruments and includes any transaction costs that are directly
attributable to the instruments and are an integral part of the effective interest rate. The Company
disclose the net amount of gain/(loss) from derivative transactions, including the impact of its gain/(loss)
from foreign currency translation, in the statement of profit or loss. Provision and commission income
related to the loan disbursement is recognized when the services are rendered in accordance with the
respective engagement contracts such as income from mandatory lead arranger services, syndication,
structuring of financing scheme fees, commitment fee income from undrawn facilities, and credit
guarantee premium. Advisory service income is recognized when the services are rendered in
accordance with the respective engagement contracts. Gains/(losses) on securities and equity
investment consist of gains/(losses) on securities sold and unrealized gains/(losses) from changes in
the fair value of securities and equity investment. Gains/(losses) on derivative transactions consist of
gains/(losses) on settlement of derivative transactions and unrealized gains/(losses) from changes in
the fair value of derivative transactions. Expenses are recognized when incurred.
Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan Foreign currency translation
ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi
selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya
transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan
untuk mencerminkan kurs tengah Bank Indonesia () yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan
atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan.
Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing yang dijabarkan kembali dengan
nilai tukar pada saat tanggal awal transaksi. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
2023, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat yang digunakan Perusahaan masing-masing adalah
sebesar Rp16.421 dan Rp15.416 (nilai penuh). The books of accounts of the Company are maintained
in Rupiah, the currency of the primary economic environment in which the Company operates (its
functional currency). Transactions during the period involving foreign currencies are recorded at the
rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date, monetary assets
and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the middle exchange rates
quoted by Bank Indonesia () at that date. The resulting gains or losses are credited or charged to the
current year profit or loss statement. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost
in a foreign currency are translated using the exchange rates at the dates of the initial transaction.The
conversion rate per 1 United States Dollar used by the Company as of June 30, 2024, and December
31, 2023 were Rp16,421 and Rp15,416, respectively (full amount).
Transaksi dengan pihak berelasi a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: Transactions with related parties
memiliki pengendalain atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; memiliki pengaruh signifikan
atas entitas pelapor; atau personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: Entitas
dan entitas pelapor adalah kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas
anak berikutnya terkait dengan entitas lain); Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama
dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); Kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama; Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja
untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor.
Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor; Orangyang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Seluruh
transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, diungkapkan pada laporan keuangan.
Page 27
a. A person or a close member of that person family is related to the reporting entity if that person: has
control or joint control over the reporting entity; has significant influence over the reporting entity; or is a
member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity.
b. An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions apply: The entity and the
reporting entity are members of the same company (which means that each parent, subsidiary and
fellow subsidiary is related to the others); One entity is an associate or joint venture of the other entity
(or an associate or joint venture of a member of a company of which the other entity is a member; Both
entities are joint ventures of the same third party; The entity is a post-employment benefit plan for the
benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the
reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity;
The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a); and A person identified in (a) (i)
has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity
(or a parent of the entity).All significant transactions with related parties, are disclosed in the financial
statements.
Pajak penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan Income taxes
tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode
mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan
dengan dasar pengenaan pajak. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer
kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan,
sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa
datang. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam
laba rugi, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, dalam hal ini
pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait
dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena
pajak yang sama ataupun berbeda. Perubahan atas liabilitas pajak dicatat pada saat surat ketetapan
pajak diterima atau apabila diajukan keberatan dan/atau banding, diakui pada saat hasil dari keberatan
dan/atau banding diterima. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan bersih di laporan posisi
keuangan. Current tax expense is determined based on the taxable income for the year, computed
using the prevailing tax rates. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax
consequences attributable to differences between the financial statements carrying amounts of assets
and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences to
the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the
deductible temporary differences can be utilized. Deferred tax is calculated at the tax rates that have
been enacted or substantively enacted at the reporting date. Deferred tax is charged or credited
immediately in profit or loss, except when it relates to items charged or credited directly to equity, in
which case the deferred tax is also charged or credited directly to equity. Deferred tax assets and
liabilities are offset when there is a legally enforceable right to offset current tax assets against current
tax liabilities and when the deferred tax assets and liabilities relate to income taxes levied by the same
tax authority on either the same taxable entity or different taxable entities Amendments to tax
obligations are recorded when a tax assessment is received or, if objected or appealed against, when
the result of the objection or appeal is determined Deferred tax assets and liabilities are offset in the
statement of financial position.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja karyawan jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan Employee benefits
Page 28
metode akrual. Perusahaan menyediakan imbalan pasca-kerja untuk karyawan sesuai dengan
Undang- Undang Ketenagakerjaan yang pada dasarnya merupakan program imbalan pasti. Untuk usia
pensiun normal, Perusahaan menghitung imbalan kerja karyawan berdasar -kan Undang-Undang
Ketenagakerjaan. Beban atas pemberian imbalan dalam program imbalan manfaat pasti ditentukan
dengan metode projected unit credit. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang
diakui sebagai penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: i. Keuntungan atau kerugian aktuarial; ii.
Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukan dalam bunga neto atas liabilitas
(aset); dan iii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukan dalam
bunga neto atas liabilitas (aset). Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang
diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode
berikutnya.Biaya jasa lalu diakui pada laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara: Tanggal
amandemen atau kurtailmen program; dan Tanggal pada saat Perusahaan mengakui biaya
restrukturisasi terkait. Beban imbalan jangka panjang lainnya ditentukan dengan metode projected unit
credit dengan metode yang disederhanakan dimana metode ini tidak mengakui pengukuran kembali
dalam penghasilan komprehensif lain. Total nilai neto dari biaya jasa kini, biaya bunga neto atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto dan pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui
pada laba rugi tahun berjalan. Short-term employee benefits are recognized when they become due to
the employees on accrual basis. The Company provides post-employment benefits as required under
Labor Law which in substance represent a defined benefit plan. For normal pension scheme, the
Company calculates the employee benefits under the Labor Law. The cost of providing benefits under
the defined benefits plan is determined using the projected unit credit method.Remeasurement on net
defined benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive income, consists of: i.
Actuarial gain and losses; ii. Return on program asset, not consist of amount included in liabilities
(asset) net interest; and iii. Every change in asset ceiling, not consist of amount included in liabilities
(asset) net interest. Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which is recognized as
other comprehensive income will not be reclassified to profit or loss in the next periods. Past service
costs are recognized in profit or loss on the earlier of: The date of the plan amendment or curtailment;
and The date that the Company recognizes related restructuring costs.The cost of providing other
long-term employee benefits is determined using the projected unit credit method using simplified
method of not recognizing remeasurements in other comprehensive income. The net total of service
cost, net interest on the net defined benefit liability (asset) and remeasurements of the net defined
benefit liability (asset) are recognized in profit or loss for the year.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun
berjalan. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas dengan rata-rata tertimbang saham yang beredar
pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan mengasumsikan konversi instrumen
berpotensi saham yang bersifat dilutif.Basic earnings per share is computed by dividing income for the
year attributable to ordinary equity holders of the entity by the weighted average number of shares
outstanding during the year. Diluted earnings per share is computed by dividing net income for the year
attributable to ordinary equity holders of the entity by the weighted average number of shares
outstanding during the year adjusted for the assumed conversion of all dilutive potential ordinary
shares.
Dividen N/A Dividends
Page 29
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Segment reporting
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji ulang secara
regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan. Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk
item yang dapat diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan
dengan basis yang wajar. Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen
yang dilaporkan berdasarkan jenis produk. Perusahaan menentukan dan menyajikan segmen operasi
berdasarkan informasi yang secara internal diberikan kepada pengambil keputusan operasional. An
operating segment is a component of the entity that engages in business activities from which it may
earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses that relate to transactions with
any of the entity components, whose operating results are reviewed regularly by the chief operating
decision maker to make decisions about resources allocated to the segment and assess its
performance, and for which discrete financial information is available. Segment results that are reported
to the chief operating decision maker include items directly attributable to a segment as well as those
that can be allocated on a reasonable basis. The Company manages its business activities and
identifies its segments reported based on product categories. The Company determines and presents
operating segments based on the information that is internally provided to the chief operating decision
maker.
Instrumen keuangan derivatif Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, dan Derivative financial instruments
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian dari perubahan
nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut adalah instrumen lindung nilai, dan sifat dari
unsur yang dilindungi nilainya. Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif, pertukaran
(swap) tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas manajemen untuk melindungi dampak risiko
tingkat suku bunga atas pinjaman Perusahaan. Perusahaan menerapkan akuntansi lindung nilai arus
kas pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. Perubahan nilai
wajar instrumen derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Jika instrumen derivatif dirancang dan memenuhi syarat
akuntansi lindung nilai, perubahan nilai wajar yang berkaitan dengan lindung nilai diakui sebagai
penyesuaian terhadap item yang dilindungi nilainya dalam penghasilan komprehensif lainnya tahun
berjalan atau disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis transaksi dan efektivitas dari lindung nilai
tersebut. Perusahaan menetapkan derivatif sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas apabila
instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas arus kas yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu
yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang kemungkinan
besar terjadi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen
lindung nilai atas arus kas dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi ditangguhkan pada
keuntungan/ (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang merupakan
bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif diakui secara langsung pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain. Jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dalam tahun yang sama dimana arus kas yang
dilindung nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan pada item yang sama dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain. Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, dihentikan,
dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian
Page 30
kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas
instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan direklasifikasi ke laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain ketika item yang dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain. Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung nilai tidak lagi diharapkan akan
terjadi, jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain. Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk
tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal
pelaporan laporan posisi keuangan, diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga yang
diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik
serupa.Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif, opsi, sebagai bagian dari aktivitas
manajemen untuk melindungi dampak risiko perubahan nilai wajar atas investasi saham Perusahaan.
Perusahaan menerapkan akuntansi lindung nilai nilai wajar pada saat transaksi tersebut memenuhi
kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. Perusahaan menetapkan derivatif sebagai instrumen lindung
nilai atas nilai wajar apabila instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas nilai wajar yang dapat
diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau
prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif
yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas nilai wajar dalam hubungan lindung nilai yang
memenuhi kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/ (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif
untuk lindung nilai nilai wajar, yang merupakan bagian dari ekuitas. Ketika instrumen lindung nilai
kadaluarsa atau dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung
nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada
keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai nilai wajar dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi. Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan
pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai wajarnya. Nilai
wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal pelaporan laporan
posisi keuangan, diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga yang diberikan oleh broker
(quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik serupa. Derivative instruments are
initially recognized at fair value on the date the contracts are entered into and are subsequently
remeasured at their fair values. The method of recognizing the fair value gain or loss depends on
whether the derivative is designated as a hedging instrument and, if so, the nature of the item being
hedged. The Company uses derivative instruments, interest rate swap as part of its management
activities to manage exposures to interest rate on the Company borrowing. The Company applies cash
flow hedge accounting when transactions meet the specified criteria for hedge accounting treatment.
Changes in fair value of derivative instruments that do not qualify for hedge accounting are recognized
in the current year statement of profit or loss and other comprehensive income. If derivative instruments
are designated and qualify for hedge accounting, changes in fair value of derivative instruments are
recorded as adjustments to the items being hedged in the current year other comprehensive income or
in the equity, depending on the type of hedge transaction represented and the effectiveness of the
hedge. The Company designates derivatives as the hedging instruments of cash flows hedges where
the instrument hedges the variability in cash flows attributable to a particular risk associated with a
recognized asset or liability, or a highly probable forecast transaction that could affect profit or loss. The
effective portion of changes in the fair value of derivatives designated as hedging instruments of cash
flows hedges in qualifying hedging relationships is deferred to the cumulative gains/(losses) on
derivative instruments for cash flows hedges, which forms part of equity. Any ineffective portion is
recognized immediately in the statement of profit or loss and other comprehensive income. Amounts
deferred in equity are reclassified to the statement of profit or loss and other comprehensive income as
Page 31
a reclassification adjustment in the same year as the hedged cash flows affect profit or loss, and in the
same line item in the statement of profit or loss and other comprehensive income. When the hedging
instrument expires or sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge accounting, the
cumulative amount deferred in equity remains in the cumulative gains/(losses) on derivative
instruments for cash flows hedges, and is subsequently transferred to the statement of profit or loss
and other comprehensive income when the hedged item is recognized in the statement of profit or loss
and other comprehensive income. When a forecast hedged transaction is no longer expected to occur,
the amount deferred in equity is recognized immediately in the statement of profit or loss and other
comprehensive income. All derivatives instruments (including foreign exchange transactions for
financing and trading) are recognized in the statement of financial position at fair value. The fair value
is based on the market rate, Reuters exchange rate at statement of financial position date, discounted
cash flows, option pricing models or broker quoted price on other instruments with similar
characteristics.The Company uses derivative instrument, option, as part of its management activities to
manage exposures to fair value changes on the Company equity investment. The Company applies fair
value hedge accounting when transactions meet the specified criteria for hedge accounting treatment.
The Company designates derivatives as the hedging instruments of fair value hedges where the
instrument hedges the variability in fair value attributable to a particular risk associated with a
recognized asset or liability, or a highly probable forecast transaction that could affect. The effective
portion of changes in the fair value of derivatives designated as hedging instruments of fair value
hedges in qualifying hedging relationships is deferred to the cumulative gains/(losses) on derivative
instruments for fair value hedges, which forms part of equity. When the hedging instrument expires or
sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge accounting, the cumulative amount
deferred in equity remains in the cumulative gains/(losses) on derivative instruments for fair value
hedges, and will not be subsequently transferred to profit or loss. All derivatives instruments (including
foreign exchange transactions for financing and trading) are recognized in the statement of financial
position at fair value. The fair value is based on the market rate, Reuters exchange rate at statement of
financial position date, discounted cash flows, option pricing models or broker quoted price on other
instruments with similar characteristics.
Penerapan standar akutansi baru Efektif 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () revisi The implementation of new
yang relevan untuk Perusahaan, sebagai berikut: PSAK No. 116, sewa pada transaksi jual dan statements of accounting standards
sewa-balik Penerapan dari standar revisi tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada
periode berjalan atau periode sebelumnya. Effective on January 1, 2024, the Company has applied
revised Statements of Financial Accounting Standards () which are relevant to the Company, as
follows: Amendment of SFAS No. 116, liabilities and leaseback transactions. The implementations of
such revised standards did not result in substansial changes to Company accounting policies and had
no material effect on the amounts reported for the current or prior periods.
Kombinasi bisnis N/A Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif, seperti efek-efek, ditentukan Determination of fair value
berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal laporan posisi keuangan dari sumber-sumber yang
terpercaya seperti kuotasi harga pasar dari Bloomberg, Reuters atau dari broker. Investasi pada unit
Page 32
reksadana dicatat pada nilai pasar, sesuai dengan nilai bersih dari aset reksadana pada tanggal
laporan posisi keuangan. Instrumen keuangan dianggap menggunakan nilai kuotasi pasar aktif jika
harga kuotasi tersedia dan secara regular tersedia di bursa, dealer, broker dan harga tersebut
mencerminkan harga aktual dan terbentuk melalui transaksi pasar secara regular berdasarkan length
basis. Jika kriteria di atas tidak tercapai, pasar dianggap tidak aktif. Indikasi dari pasar tidak aktif
adalah ketika terdapat selisih penawaran dan permintaan yang besar atau terjadi kenaikan signifikan
dari selisih penawaran dan permintaan atau hanya terdapat sejumlah kecil transaksi. Untuk instrumen
keuangan yang tidak memiliki kuotasi harga pasar, estimasi yang rasional dari nilai wajar ditentukan
dengan menggunakan referensi harga pasar sekarang dari instrumen lain yang memiliki karakteristik
yang sama secara substansial atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus kas dari aset bersih yang
mendasari instrumen keuangan tersebut. Perusahaan menggunakan jasa penilai independen dalam
mengestimasikan nilai wajar dari investasi efek-efek saham dimana harga pasar tidak tersedia.
Penilaian berkala oleh jasa penilai independen dilakukan paling sedikit sekali dalam setahun. Untuk
instrumen yang lebih kompleks, Perusahaan menggunakan model penilaian internal, yang pada
umumnya berdasarkan teknik dan metode penilaian yang umumnya diakui sebagai standar industri.
Model penilaian terutama digunakan untuk menilai kontrak derivatif.The fair value of financial
instruments traded in active markets, such as securities, is determined based on quoted market prices
at the statement of financial position date from credible sources such as quoted market prices from
Bloomberg, Reuters or broker quoted price. Investments in mutual funds units are stated at market
value, in accordance with the net value of assets of the mutual funds at the statement of financial
position date. A financial instrument is regarded as quoted in an active market, if quoted prices are
readily and regularly available from an exchange, dealer, broker and those prices represent actual and
regularly occurring market transactions on an arm length basis. If the above criteria are not met, the
market is regarded as being inactive. Indications that a market is inactive are when there is a wide
bid-offer spread or significant increase in the bid-offer spread or there are few recent transactions. For
financial instruments with no quoted market price, a reasonable estimate of the fair value is determined
by reference to the current market value of another instrument which substantially has the same
characteristic or calculated based on the expected cash flows of the underlying net asset base of the
financial instruments. The Company uses an independent valuer in the estimation of fair value of its
investment in equity securities when the market price is not available. A regular valuation by the
independent valuer is done at least once a year. For more complex instruments, the Company uses
internally developed model, which is generally based on valuation method and technique generally
recognized as industry standard. Valuation model is used primarily to value derivative contracts.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan Foreign currency transactions and
ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi balances
selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya
transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan
untuk mencerminkan kurs tengah Bank Indonesia () yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan
atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan.
Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing yang dijabarkan kembali dengan
nilai tukar pada saat tanggal awal transaksi. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
2023, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat yang digunakan Perusahaan masing-masing adalah
sebesar Rp16.421 dan Rp15.416 (nilai penuh). The books of accounts of the Company are maintained
in Rupiah, the currency of the primary economic environment in which the Company operates (its
functional currency). Transactions during the period involving foreign currencies are recorded at the
rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date, monetary assets
and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the middle exchange rates
Page 33
quoted by Bank Indonesia () at that date. The resulting gains or losses are credited or charged to the
current year profit or loss statement. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost
in a foreign currency are translated using the exchange rates at the dates of the initial transaction. The
conversion rate per 1 United States Dollar used by the Company as of June 30, 2024, and December
31, 2023 were Rp16,421 and Rp15,416, respectively (full amount).
Efek-efek Setelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan Securities
menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek-efek yang diukur pada FVOCI, setelah pengakuan
awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan pada
komponen terpisah pada ekuitas. Pada saat penghentian pengakuan, akumulasi keuntungan atau
kerugian nilai wajar, neto setelah akumulasi cadangan kerugian kredit ekspektasian, ditransfer ke laba
rugi. Untuk efek-efek yang dipersyaratkan diukur atas nilai wajar melalui laba rugi, setelah pengakuan
awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang timbul akibat perubahan nilai
wajar dicatat dalam laba rugiAfter initial recognition, securities held at amortized cost is amortized using
the effective interest rate. While securities held at FVOCI are subsequently carried at fair value with all
unrealized gains and losses arising from changes in fair value recognized in other comprehensive
income and accumulated in separate component of equity. On derecognition, the cumulative fair value
gains or losses, net of the cumulative expected credit loss reserve, are transferred to the profit or loss.
For securities mandatorily held at fair value through profit or loss are subsequently carried at fair value
with gains or losses arising from the changes in fair value recorded in profit or loss.
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Aset hak guna Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya Right of use assets
perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan
untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak-guna meliputi nilai liabilitas sewa yang
diakui, biaya langsung awal, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai sewa
dan estimasi biaya restorasi. Aset hak-guna disusutkan berdasarkan metode garis lurus (straight-line
method) selama masa sewa sebagai berikut: Laptop (3 tahun). The Company recognized right-of-use
assets at the commencement date of the lease. Right-of-use assets are measured at cost, less any
accumulated depreciation and impairment losses, if any and adjusted for any remeasurement of lease
liabilities. The cost of right-of-use assets includes the amount of lease liabilities recognized, initial direct
cost incurred, lease payments made at or before the commencement date and estimated reinstatement
cost. Right-of-use assets are depreciated on a straight-line basis over the lease term as follows: Laptop
(3 years).
Properti investasi N/A Investment properties
Goodwill N/A Goodwill
Page 34
Investasi pada entitas asosiasi N/A Investment in associates
Aset takberwujud Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi Intangible assets
amortisasi dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait
secara langsung dengan perolehan aset tidak berwujud. Amortisasi aset tidak berwujud dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset
tersebut yaitu antara 4 - 5 tahun. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa manfaat
dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. Other assets
include intangible assets that are stated at cost less amortization and impairment. Historical cost
includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Amortization of
intangible assets is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the
assets which range between 4 - 5 years. At the reporting period, amortization methods, estimated
useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line
method.
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Liabilitas atas kontrak N/A Contract liabilities
Page 35
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and
deposits from other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell
agreements
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham N/A Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas N/A Stock issuance cost
Instrumen keuangan Terdapat tiga klasifikasi pengukuran aset keuangan: biaya perolehan diamortisasi, diukur pada nilai Financial instruments
Page 36
wajar melalui laba rugi (FVTPL), dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(FVOCI). Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori tersebut di atas berdasarkan model bisnis
dimana aset keuangan tersebut dimiliki, dan karakteristik arus kas kontraktualnya. Model bisnis
merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola untuk mencapai tujuan bisnis tertentu.
Aset keuangan hanya dapat dikategorikan sebagai biaya perolehan diamortisasi jika instrumen dimiliki
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual ( to collect), dan dimana arus kas kontraktual tersebut
semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI). Pokok merupakan nilai wajar dari instrumen pada
saat pengakuan awal. Bunga dalam hal ini merupakan kompensasi untuk nilai waktu uang dan risiko
kredit terkait beserta kompensasi untuk risiko lain dan biaya yang konsisten dengan persyaratan dalam
peminjaman standar dan marjin laba. Kategori aset ini membutuhkan penilaian persyaratan kontraktual
pada saat pengakuan awal untuk menentukan apakah kontrak mengandung persyaratan yang dapat
mengubah waktu atau jumlah dari arus kas yang tidak konsisten dengan persyaratan SPPI. Dalam
menilai apakah arus kas kontraktual memiliki karakteristik SPPI, Perusahaan mempertimbangkan
tujuan model bisnis adalah untuk memiliki aset untuk memperoleh arus kas kontraktual atau untuk
memperoleh arus kas kontraktual dan dijual dan juga persyaratan kontraktual atas instrumen tersebut.
Hal ini termasuk dalam hal menilai apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang
dapat mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak dapat memenuhi kondisi
SPPI. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan mempertimbangkan: Hak yang dimiliki Perusahaan
saat terdapat kepailitan dan keaslian kontrak. Penentuan mata uang pada asset. Kejadian kontinjensi
yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas; Non-recourse arrangement; dan Persyaratan
pelunasan dipercepat atau perpanjangan fasilitas dan juga perubahan time value of money dari jumlah
bunga. Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terdapat peningkatan risiko konsentrasi
kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak
signifikan jumlahnya atau tidak sering. Aset keuangan berupa instrumen utang dimana tujuan model
bisnis dicapai dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset ( to collect and sell) dan
memiliki arus kas SPPI, diklasifikasikan sebagai FVOCI, dengan laba rugi yang belum direalisasi
ditangguhkan di penghasilan komprehensif lain sampai aset tersebut dihentikan. Seluruh aset
keuangan lainnya akan dipersyaratkan diklasifikasikan sebagai FVTPL. Aset keuangan dapat
ditetapkan sebagai FVTPL hanya jika ini dapat mengeliminasi atau mengurangi accounting mismatch.
Efek-efekSetelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek-efek yang diukur pada FVOCI, setelah pengakuan
awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan pada
komponen terpisah pada ekuitas. Pada saat penghentian pengakuan, akumulasi keuntungan atau
kerugian nilai wajar, neto setelah akumulasi cadangan kerugian kredit ekspektasian, ditransfer ke laba
rugi. Untuk efek-efek yang dipersyaratkan diukur atas nilai wajar melalui laba rugi, setelah pengakuan
awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang timbul akibat perubahan nilai
wajar dicatat dalam laba rugi. Pinjaman diberikan setelah pengakuan awal, pinjaman diberikan diukur
pada biaya perolehan diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi diukur menggunakan metode suku
bunga efektif. Investasi saham Investasi saham diukur pada FVOCI, dimana keuntungan dan kerugian
yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain
dan diakumulasikan pada komponen terpisah pada ekuitas. Metode suku bunga efektif adalah metode
yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan untuk
mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup
seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi dan
Page 37
diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode
yang lebih singkat untuk nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari instrumen
keuangan FVTPL. Penurunan nilai aset keuangan Perusahaan menggunakan model perhitungan
kerugian kredit ekspektasian (ECL) yang menggunakan matriks probability of default (PD), loss given
default (LGD), dan exposure at default (EAD), yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif.
Pendekatan PD dan LGD yang digunakan dibedakan untuk masing-masing segmentasi portofolio yaitu
pembiayaan proyek dan pembiayaan korporasi, sesuai dengan karakteristik risiko masing-masing
segmen tersebut. a. Probability of Default (PD) Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur
mengalami gagal bayar, diestimasi sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (stage 1)
atau sepanjang umur (stage 2) dengan memperhitungkan dampak asumsi ekonomi masa depan yang
memiliki risiko kredit. Perusahaan menggunakan basis data PD berdasarkan studi yang dilakukan oleh
Moody dan Standard Poor (S). b. Loss Given Default (LGD) Kerugian yang diperkirakan akan timbul
dari debitur yang mengalami gagal bayar, digambarkan sebagai persentase dari total paparan pada
saat gagal bayar. Perusahaan menggunakan nilai LGD berdasarkan data tingkat pemulihan kredit
Basel III dan Standard Poor (S). c. Exposure at Default (EAD) Perkiraan nilai eksposur neraca pada
saat gagal bayar dengan mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama
masa eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang dilakukan, pembayaran
pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dimuka, bersama dengan dampak asumsi ekonomi
masa depan jika relevan. Untuk menentukan kerugian kredit ekspektasian, komponen-komponen ini
akan diperhitungkan secara bersama-sama dan didiskontokan ke tanggal laporan keuangan
menggunakan diskonto berdasarkan suku bunga efektif. Kerugian kredit ekspektasian atau Expected
Credit Losses (ECL) diakui untuk seluruh instrumen utang keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to collect/hold to collect and sell dan memiliki arus kas
SPPI. Kerugian kredit ekspektasian tidak diakui untuk instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai
FVOCI. Pencadangan berbasis ECL diakui pada saat pengakuan awal untuk seluruh instrumen
keuangan yang masuk dalam cakupan ECL sehubungan dengan adanya peristiwa gagal bayar yang
dapat timbul dalam periode waktu 12 bulan ke depan (disebut sebagai stage 1 dengan cadangan
kerugian senilai kerugian kredit ekspektasian 12 bulan). ECL akan terus dihitung berdasarkan basis ini
sampai terdapat bukti peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR) sesuai kriteria yang ditetapkan
Perusahaan atau aset mengalami penurunan nilai. Jika aset keuangan (atau portofolio aset keuangan)
mengalami SICR sejak pengakuan awal, kerugian kredit ekpektasian diakui untuk peristiwa default
yang dapat terjadi sepanjang umur dari aset tersebut (disebut sebagai stage 2 dengan cadangan
kerugian sebesar kerugian kredit ekspektasian selama umur aset tersebut). Penilaian SICR dilakukan
dalam konteks peningkatan risiko gagal bayar yang dapat terjadi sepanjang sisa umur dari instrumen
keuangan ketika dibandingkan dengan ekspektasi pada saat pengakuan awal untuk periode waktu
yang sama. SICR tidak dinilai dalam konteks peningkatan kerugian kredit ekspektasian. Akun kredit
macet dikelola oleh unit SAM. Ketika suatu akun memerlukan penyelesaian kredit atau ada jumlah
yang dianggap tidak dapat dipulihkan, dapat tetap di stage 2 (tanpa atau dengan tunggakan
pembayaran sampai dengan 90 hari) atau stage 3 (adanya tunggakan pembayaran lebih dari 90 hari),
namun cadangan kerugian penurunan nilai kredit secara individual akan dibuat. Cadangan kerugian
adalah perbedaan antara jumlah pinjaman yang tercatat dan probabilitas tertimbang nilai sekarang dari
estimasi arus kas masa depan yang mencerminkan berbagai skenario (dari hasil pemulihan terbaik,
terburuk, dan paling mungkin). Jika arus kas mencakup jaminan yang dapat direalisasi, nilai-nilai yang
digunakan akan memasukkan dampak informasi ekonomi forward looking. Keadaan individual dari
masing-masing debitur dipertimbangkan ketika SAM memperkirakan arus kas masa depan dan waktu
pemulihan masa depan yang melibatkan pertimbangan yang signifikan. Periode yang diperhitungkan
Page 38
ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian adalah periode yang lebih pendek antara umur
ekspektasian dan periode kontrak aset keuangan. Umur ekspektasian dapat dipengaruhi oleh
pembayaran dimuka dan periode kontrak maksimum melalui opsi perpanjangan kontrak. Untuk aset
keuangan stage 2 dan 3, yang dinilai secara individual, penentuan kerugian kredit ekspektasian
selama umur aset akan serupa dengan pendekatan PSAK No. 55. Namun, estimasi arus kas akan
berdasarkan rentang kemungkinan skenario-skenario. Ketika arus kas termasuk jaminan yang dapat
direalisasi, nilai yang diperhitungkan akan termasuk informasi kedepan. Untuk aset yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset bruto dikurangi kerugian kredit
ekspektasian. Untuk instrumen utang dalam kategori FVOCI, saldo di neraca mencerminkan nilai wajar
dari instrumen, dengan cadangan kerugian kredit ekspektasian dibukukan terpisah sebagai cadangan
pada penghasilan komprehensif lain. Perubahan atas kerugian kredit ekspektasian diakui pada laba
rugi dan terakumulasi di saldo laba. Kerugian kredit ekspektasian atas komitmen kredit yang diberikan
dan jaminan keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika instrumen keuangan mencakup komponen
aset keuangan dan komitmen yang belum ditarik, dan tidak dapat dipisahkan atas kerugian kredit
ekspektasian pada komponen ini, jumlah kerugian kredit atas komitmen tersebut diakui bersamaan
dengan kerugian kredit atas aset keuangan. Dalam kondisi jumlah kerugian kredit ekspektasian
gabungan melebihi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan, maka kerugian kredit ekspektasian diakui
sebagai liabilitas lain-lain. Instrumen keuangan yang belum mengalami penurunan nilai pada saat
pengakuan awal adalah aset stage 1 dan kerugian kredit ekspektasian 12 bulan diakui. Instrumen ini
akan tetap pada stage tersebut sampai dilunasi, kecuali terdapat peningkatan risiko kredit signifikan
(SICR) (stage 2) atau mengalami penurunan nilai kredit (stage 3). Instrumen pada stage 1 akan
ditransfer ke stage 2 dan cadangan kerugian kredit ekspektasian dihitung sepanjang umurnya diakui
saat terdapat peningkatan signifikan atas risiko kredit dibandingkan yang diharapkan saat pengakuan
awal. Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (stage 1) Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat
pengakuan awal instrumen keuangan dan merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset
yang timbul dari kemungkinan gagal bayar di masa yang akan datang dalam kurun waktu 12 bulan
sejak tanggal pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan oleh dasar ini sampai timbul
peningkatan risiko kredit yang signifikan pada instrumen tersebut atau instrumen tersebut telah
mengalami penurunan nilai kredit. Peningkatan risiko kredit yang signifikan (stage 2) Jika aset
keuangan mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR) sejak pengakuan awal, kerugian
kredit ekspektasian diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur aset.
Peningkatan signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan membandingkan risiko gagal bayar atas
eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar saat pengakuan awal (setelah
memperhitungkan perjalanan waktu dari akun tersebut). Signifikan tidak berarti signifikan secara
statistik, juga tidak dinilai dalam konteks perubahan dalam cadangan kerugian kredit ekspektasian.
Perubahan atas risiko gagal bayar dinilai signifikan atau tidak, dengan menggunakan sejumlah faktor
kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya bergantung pada tipe produk dan pihak lawan. Aset keuangan
tanpa adanya tunggakan pembayaran namun membutuhkan penyesuaian kredit untuk menyesuaikan
dengan kemampuan mengembalikan hutang atau dengan tunggakan lebih dari 30 hari dan tidak
mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit.
Penentuan pengukuran kerugian kredit ekspektasian secara individual dilakukan oleh komite investasi.
Efek-efek Perusahaan menggunakan pendekatan PD dan LGD yang berlaku untuk segmen
pembiayaan korporasi dalam pengukuran kerugian kredit ekspektasian. Peningkatan risiko kredit
secara signifikan Ketika menentukan apakah risiko kredit suatu instrumen keuangan telah meningkat
secara signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan mempertimbangkan informasi yang wajar dan
terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang berlebihan. Perusahaan
menggunakan kriteria berikut dalam menentukan apakah peningkatan risiko kredit secara signifikan
Page 39
atau eksposur telah terjadi: Perubahan tingkat pemeringkatan risiko menjadi IIF6 atau lebih buruk; dan
Tertunggak lebih dari 30 hari. Dalam peningkatan risiko di atas, hal tersebut mencakup informasi dan
analisa kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis, penilaian saat ini dan
perkiraan masa depan. Pemeringkatan risiko bervariasi dengan rentang IIF1 sampai dengan IIF10,
dimana IIF1 mencerminkan tingkat risiko kredit yang paling rendah, sedangkan IIF10 mencerminkan
tingkat risiko kredit yang paling tinggi. Definisi gagal bayar (default) Dalam menilai apakah debitur
dalam keadaan gagal bayar, Perusahaan mempertimbangkan 3 poin yaitu: Prospek usaha; Kinerja
keuangan; dan Kemampuan membayar kembali. Kondisi gagal bayar terjadi ketika debitur telah
melewati jatuh tempo lebih dari 90 hari atas kewajiban kreditnya kepada Perusahaan. Pengelompokan
instrumen dalam rangka perhitungan kredit ekspektasian secara kolektif Perusahaan mengelompokan
aset keuangan yang mencerminkan tingkat risiko kredit sebagai berikut: i) Stage 1 Evaluasi penurunan
nilai dan risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan
awal yang dapat dibuktikan dengan terjadinya: Peringkat risiko antara IIF1-IIF5; dan Tidak terjadi
tunggakan lebih dari 30 hari.Perusahaan akan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen
keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian 12 bulan. ii) Stage 2 Evaluasi penurunan nilai dan
risiko kredit atas instrumen keuangan meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal yang dapat
dibuktikan dengan terjadinya: Peringkat risiko antara IIF6-IIF7; dan/atau Terdapat tunggakan antara 31
hari sampai dengan 90 hari.Perusahaan akan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen
keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian sepanjang umur dari instrumen keuangan tersebut.
iii) Stage 3 Evaluasi penurunan nilai dan risiko kredit atas instrumen keuangan meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal yang dapat dibuktikan dengan terjadinya: Peringkat risiko antara
IIF8-IIF10; dan/atau Terdapat tunggakan lebih dari 90 hari. iii) Stage 3 (lanjutan) Perusahaan akan
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian
sepanjang umur dari instrumen keuangan tersebut. Restrukturisasi pinjaman diberikan. Restrukturisasi
pinjaman diberikan dapat meliputi penurunan suku bunga, penyesuaian waktu pembayaran, atau
perpanjangan tenor. There are three measurement classifications for financial assets: amortized cost,
fair value through profit or loss (FVTPL), and fair value through other comprehensive income (FVOCI).
Financial assets are classified into these categories based on the business model within which they are
held, and their contractual cash flow characteristics. The business model reflects how groups of
financial assets are managed to achieve a particular business objective. Financial assets can only be
held at amortized cost if the instruments are held in order to collect the contractual cash flows ( to
collect), and where those contractual cash flows are solely payments of principal and interest (SPPI).
Principal represents the fair value of the instrument at the time of initial recognition. Interest in this
context represents compensation for the time value of money and associated credit risks together with
compensation for other risks and costs consistent with a basic lending arrangement and a profit margin.
This requires an assessment at initial recognition of the contractual terms to determine whether it
contains a term that could change the timing or amount of cash flows in a way that is inconsistent with
the SPPI criteria.In assessing whether the contractual cash flows have SPPI characteristics, the
Company considers the objective of its business model is to hold assets only to collect cash flows, or to
collect cash flows and to sell and the contractual terms of the instrument. This includes assessing
whether the financial asset contains a contractual term that could change the timing or amount of
contractual cash flows such that it would not meet this condition. In making the assessment, the
Company considers: Rights in bankruptcy and genuinity of contracts. Currency denomination
arrangement. Contingent events that would change the amount and timing of cash flows; Non-recourse
arrangement; and Prepayment and extension terms, as well as modification on time value of money of
interest. Assets may be sold out of hold to collect portfolios where there is an increase in credit
concentration risk. Disposals for other reasons are permitted but such sales should be insignificant in
Page 40
value or infrequent in nature. Financial asset of debt instruments where the business model objectives
are achieved by collecting the contractual cash flows and by selling the assets ( to collect and sell) and
that have SPPI cash flows are held at FVOCI, with unrealized gains or losses deferred in other
comprehensive income until the asset is derecognized.All other financial assets will mandatorily be
classified at FVTPL. Financial assets may be designated at FVTPL only if doing so eliminates or
reduces an accounting mismatch. SecuritiesAfter initial recognition, securities held at amortized cost is
amortized using the effective interest rate. While securities held at FVOCI are subsequently carried at
fair value with all unrealized gains and losses arising from changes in fair value recognized in other
comprehensive income and accumulated in separate component of equity. On derecognition, the
cumulative fair value gains or losses, net of the cumulative expected credit loss reserve, are transferred
to the profit or loss. For securities mandatorily held at fair value through profit or loss are subsequently
carried at fair value with gains or losses arising from the changes in fair value recorded in profit or
loss.LoansSubsequent to initial recognition, loans are measured at amortized cost. Amortized cost is
recognized using the effective interest method.Equity investmentsEquity investments are measured at
FVOCI, where all unrealized gains and losses arising from changes in fair value recognized in other
comprehensive income and accumulated in separate component of equity.Effective interest methodThe
effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial instrument and
allocating interest income over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly
discounts estimated future cash receipts (including all fees and commissions paid or received that form
an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or discounts)
through the expected life of the financial instrument, or, where appropriate, a shorter period to the net
carrying amount on initial recognition.Revenue is recognized on an effective interest basis for financial
instruments other than those financial instruments at FVTPL.Impairment of financial assetsThe
Company uses expected credit loss (ECL) models that utilize the probability of default (PD), loss given
default (LGD), and exposure at default (EAD) metrics, discounted using the effective interest rate. The
approach used for PD and LGD is differentiated for each portfolio segmentation, namely project finance
and corporate finance, according to risk characteristic of each segment. a. Probability of Default
(PD)The probability at a point in time that a counterparty will default, estimated over up to 12 months
from the reporting date (stage 1) or over the lifetime of the product (stage 2) taking into account impact
of forward-looking economic assumptions that have an effect on credit risk. The Company uses a PD
database based on studies conducted by Moody and Standard Poor (S). b. Loss Given Default
(LGD)The loss that is expected to arise on default, depicted as a percentage of total exposure at the
time of default. The Company uses LGD values based on Basel III and Standard Poor (S) credit
recovery rate data. c. Exposure at Default (EAD)The expected balance sheet exposure at the time of
default, taking into account that expected change in exposure over the lifetime of the exposure. This
incorporates the impact of drawdowns of committed facilities, repayments of principal and interest,
amortization and prepayments, together with the impact of forward looking economic assumptions
where relevant.To determine the expected credit loss, these components are multiplied together and
discounted to the balance sheet date using the effective interest rate as the discount rate. Expected
Credit Losses (ECL) are recognized for all financial debt instruments, loan commitments and financial
guarantees that are classified as hold to collect/hold to collect and sell and have cash flows that are
solely payments of principal and interest. Expected credit losses are not recognized for equity
instruments designated at FVOCI. An ECL based allowance is recognized at the time of initial
recognition for all financial instruments that are in the scope of ECL in respect of default events that
may occur over the next 12 months (so-called 1 assets with allowances equivalent to 12-months
expected credit losses). ECL continues to be determined on this basis until there is either a significant
increase in credit risk (SICR) on criteria set by the Company or the asset becomes credit impaired.If a
Page 41
financial asset (or portfolio of financial assets) experiences a SICR since initial recognition, an expected
credit loss is recognized for default events that may occur over the lifetime of the asset (so-called 2
assets with loss allowances equivalent to lifetime expected credit losses). SICR is assessed in the
context of an increase in the risk of a default occurring over the remaining life of the financial
instrument when compared to that expected at the time of initial recognition for the same period. It is
not assessed in the context of an increase in the expected credit loss. Credit impaired accounts are
managed by SAM unit. Where an account needs loan work-out or any amount is considered
irrecoverable, it can stay at a stage 2 (with no payment overdue or overdue up to 90 days) or stage 3
(when there is more than 90 days payment overdue) but individual credit impairment provision is
raised. The provision is the difference between the loan-carrying amount and the probability weighted
present value of estimated future cash flows, reflecting a range of scenarios (typically the best, worst,
and most likely recovery outcomes). Where the cash flows include realizable collateral, the values used
will incorporate the impact of forward looking economic information. The individual circumstances of
each debtor are considered when SAM estimates future cash flows and timing of future recoveries
which involve significant judgement.The period considered when measuring expected credit loss is the
shorter of the expected life and the contractual term of the financial asset. The expected life may be
impacted by prepayments and the maximum contractual term by extension options.For stage 2 and 3
financial assets that are individually assessed, the determination of lifetime expected credit losses will
be similar to the SFAS No. 55 approach. The estimated cash flows will, however, be based on a
probability range of scenarios. Where the cash flows include realizable collateral, the values used will
incorporate forward looking information. For assets measured at amortized cost, the balance sheet
amount reflects the gross asset less the expected credit losses. For debt instruments held at FVOCI,
the balance sheet amount reflects the instrument fair value, with the expected credit loss allowance
held as a separate reserve within other comprehensive income. Changes in expected credit losses are
recognized in the profit or loss and are accumulated in retained earnings. Expected credit loss on loan
commitments and financial guarantees is recognized as other liabilities. Where a financial instrument
includes both financial asset and an undrawn commitment, and it is not possible to separately identify
the expected credit loss on these components, expected credit loss amounts on the loan commitment
are recognized together with expected credit loss amounts on the financial asset. To the extent the
combined expected credit loss exceeds the gross carrying amount of the financial asset, the expected
credit loss is recognized as other liability.Financial instruments that are not credit-impaired are
originated into stage 1 and a 12-month expected credit loss provision is recognized. Instruments will
remain in that stage until they are repaid, unless they experience significant increase in credit risk
(SICR) (stage 2) or they become credit impaired (stage 3). Instruments under stage 1 will transfer to
stage 2 and a lifetime expected credit loss provision recognized when there has been a significant
increase in the credit risk compared to what was expected at origination.12-month expected credit
losses (stage 1)Expected credit losses are recognized at the time of initial recognition of a financial
instrument and represent the lifetime cash shortfalls arising from possible default events up to 12
months into the future from the reporting date. Expected credit losses continue to be determined on this
basis until there is either a significant increase in the credit risk of an instrument or the instrument
becomes credit-impaired.Significant increase in credit risk (stage 2)If a financial asset experiences a
significant increase in credit risk (SICR) since initial recognition, an expected credit loss provision is
recognized for default events that may occur over the lifetime of the asset. Significant increase in credit
risk is assessed by comparing the risk of default of an exposure at the reporting date to the risk of
default at origination (after taking into account the passage of time). Significant does not mean
statistically significant nor it is assessed in the context of changes in expected credit loss.Whether a
change in the risk of default is significant or not is assessed using a number of quantitative and
Page 42
qualitative factors, the weight of which depends on the type of product and counterparty. Financial
assets that are not overdue but need to have a loan work out to adjust its debt servicing capacity or
that are 30 or more days past due and not credit-impaired will always be considered to have
experienced an increase in credit risk. Decision to assess ECL on individual basis is conducted by the
investment committee.SecuritiesThe Company uses PD and LGD approaches which apply for
corporate finance segment in measuring the expected credit losses.Significant increase in credit
riskWhen determining whether the credit risk of financial instrument has increased significantly since
initial recognition, the Company considers reasonable, supported and relevant information without
undue cost or effort.The Company uses the following criteria in determining wheter a significant
increase in credit risk or exposure has occurred: Change in the risk rating level to IIF6 or worse; and
More than 30 days arrears. In term of increase in risk above, it includes quantitative and qualitative
information and analysis, based on historical expericence, current and future assessments. The risk
rating varies from IIF1 to IIF10, where IIF1 represents the lowest level of credit risk, while IIF10
represents the highest level of credit risk. Definition of failed payment (default)In assessing whether the
debtors is in default condition, the Company considers 3 points: Business prospect; Financial
performance; and Repayment ability.The default condition occurs when the debtors past due for more
than 90 days on credit obligation to the Company. Classification of instrument for calculating collective
expected credit lossesThe Company classifies financial assets that reflect the level of credit risk as
follows: i) Stage 1Evaluation of impairment and credit risk on financial instruments does not increase
significantly since initial recognition which can be proven by the occurrence of: Risk rating between
IIF1-IIF5; and There are no arrears for more than 30 days. ii) Stage 2The Company will measure the
allowance for losses for these financial instruments at the amount of the expected credit losses of 12
months. Evaluation of impairment and credit risk on financial instruments increase significantly since
initial recognition which can be proven by the occurrence of: Risk rating between IIF6-IIF7; and/or
There are arrears between 31 days to 90 days.The Company will measure the allowance for losses for
these financial instruments at the amount of the expected credit losses over the maturity of financial
instruments. iii) Stage 3 Evaluation of impairment and credit risk on financial instruments increase
significantly since initial recognition which can be proven by the occurrence of: Risk rating between
IIF8-IIF10; and/or There are arrears more than 90 days.Classification of instrument for calculating
collective expected credit losses (continued) iv)Stage 3 (continued)The Company will measure the
allowance for losses for these financial instruments at the amount of the expected credit losses over
the maturity of financial instruments.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki N/A Non-current assets classified as held
untuk dijual for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan N/A Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Efektif 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () revisi Adoption of new accounting
yang relevan untuk Perusahaan, sebagai berikut: PSAK No. 116, sewa pada transaksi jual dan standards
Page 43
sewa-balik Penerapan dari standar revisi tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada
periode berjalan atau periode sebelumnya. Effective on January 1, 2024, the Company has applied
revised Statements of Financial Accounting Standards () which are relevant to the Company, as
follows: Amendment of SFAS No. 116, liabilities and leaseback transactions. The implementations of
such revised standards did not result in substansial changes to Company accounting policies and had
no material effect on the amounts reported for the current or prior periods
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum Standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan, tetapi belum berlaku Accounting standards issued but not
berlaku efektif efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Perusahaan bermaksud untuk yet effective
menerapkan standar tersebut, jika dipandang relevan, saat telah menjadi efektif. PSAK No. 104,
Asuransi. Standar akuntansi tersebut memberikan penambahan pengecualian ruang lingkup,
penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan mitigasi dan modifikasi pada saat transisi. The
standard that is issued by the Board of Financial Accounting Standards, but not yet effective for current
year financial statements are disclosed below. The Company intends to adopt this standard, if
applicable, when it becomes effective. SFAS No. 104, Contracts. The accounting standards provide
additional exceptions, adjustments to the presentation of financial statements, implementation of
mitigation and modification during transition.
Utang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing liabilities
Page 44
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset Aset
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 281,843 281,843 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 39,645 10 39,655 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,726 2,726 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 17,167 334 17,501 Others, directly owned
Dimiliki langsung 341,381 344 341,725 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 683 802 1,485 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 683 802 1,485 Assets under construction
Aset tetap 342,064 1,146 343,210 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 45
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 51,671 4,697 56,368 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 39,022 81 39,103 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,706 3 2,709 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 11,318 1,296 12,614 Others, directly owned
Dimiliki langsung 104,717 6,077 110,794 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 104,717 6,077 110,794 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 237,347 ( 4,931 ) 232,416 Carrying amount Carrying amount
Page 46
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset Aset
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 281,843 281,843 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 39,006 639 39,645 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,704 22 2,726 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 12,078 4,046 ( 286 ) 1,329 17,167 Others, directly owned
Dimiliki langsung 335,631 4,707 ( 286 ) 1,329 341,381 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 1,329 683 ( 1,329 ) 683 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 1,329 683 ( 1,329 ) 683 Assets under construction
Aset tetap 336,960 5,390 ( 286 ) 0 342,064 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 47
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 42,277 9,394 51,671 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 38,993 29 39,022 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,704 2 2,706 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 9,832 1,772 ( 286 ) 11,318 Others, directly owned
Dimiliki langsung 93,806 11,197 ( 286 ) 104,717 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 93,806 11,197 ( 286 ) 104,717 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 243,154 ( 5,807 ) (0) 0 237,347 Carrying amount Carrying amount
Page 48
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penyusutan aset tetap dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 26). Tidak Disclosure of notes for property, plant
terdapat penjualan aset tetap untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan and equipment
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023, jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan adalah sebesar Rp48.248. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset
tetap telah diasuransikan kepada PT Asuransi Central Asia, PT Great Eastern General Insurance
Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika, PT Sompo Insurance Indonesia dan PT Asuransi
PFG Indonesia yang merupakan pihak ketiga, terhadap risiko kerugian dan kehilangan dengan jumlah
pertanggungan sebesar Rp339.421. Manajemen berpendapat bahwa perlindungan asuransi tersebut
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan. Manajemen
berpendapat bahwa perlindungan asuransi tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset tetap yang dipertanggungkan. Berdasarkan penelaahan penurunan nilai atas aset tetap,
manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat terpulihkan pada
tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai
sementara oleh Perusahaan. Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. Depreciation of property and equipment is charged to
general and administrative expense (Note 26). There is no sale of property and equipment for the si
x-month period ended June 30, 2024 and for the year ended December 31, 2023. As of June 30, 2024
and December 31, 2023, the gross amount of property and equipment which have been fully
depreciated and still being used amounting to Rp48,248. Management believes that the insurance
coverage is adequate to cover possible losses on the insured assets. As of June 30, 2024 and
December 31, 2023, property and equipment were insured with PT Asuransi Central Asia, PT Great
Eastern General Insurance Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika, PT Sompo Insurance
Indonesia and PT Asuransi PFG Indonesia which are third parties, against damage and loss risks with
sum insured of Rp339,421. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover
possible losses on the insured assets. Based on the assessment for impairment of the property and
equipment, the Company management believes that there are no events or changes in circumstances,
which may indicate that the carrying amounts of these assets are not recoverable as of June 30, 2024
and December 31, 2023. There are no fixed assets that are not temporarily used by the Company.
There are no fixed assets canceled from active use and not classified as available for sale.
Page 49
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2019 Seri C IDR 163,465 18 Desember 2024 7.9 Tetap Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020 Seri C IDR 121,610 21 Oktober 2025 6.9 Tetap Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri A IDR 160,876 2 Januari 2025 6.45 Tetap Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri B IDR 245,467 22 Desember 2026 6.7 Tetap Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri C IDR 94,488 22 Desember 2028 6.8 Tetap Bond name 5
Nama obligasi 6 Euro Medium Term Note Programme USD 133,014,750 2,184,234 27 Januari 2026 1.5 Tetap Bond name 6
Nama obligasi 7 Bond name 7
Nama obligasi 8 Bond name 8
Nama obligasi 9 Bond name 9
Nama obligasi 10 Bond name 10
Obligasi lainnya Other bonds
Nama obligasi 133,014,750 2,970,140 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Jumlah obligasi, kotor 2,970,140 2,994,970 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 11,294 ) ( 13,916 ) Unamortized bond issuance cost
Jumlah utang obligasi, bersih 2,958,846 2,981,054 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi 341,434 181,133 Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 2,617,412 2,799,921 Long-term bonds payable
Page 50
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry - Prior Year
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2019 Seri C IDR 163,465 18 Desember 2024 7,9 Tetap Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020 Seri C IDR 121,610 21 Oktober 2025 6,9 Tetap Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri A IDR 160,876 2 Januari 2025 6,45 Tetap Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri B IDR 245,467 22 Desember 2026 6,7 Tetap Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 Seri C IDR 94,488 22 Desember 2028 6,8 Tetap Bond name 5
Nama obligasi 6 Euro Medium Term Note Programme USD 143,296,902 2,209,064 27 Januari 2026 1,5 Tetap Bond name 6
Nama obligasi 7 Bond name 7
Nama obligasi 8 Bond name 8
Nama obligasi 9 Bond name 9
Nama obligasi 10 Bond name 10
Obligasi lainnya Other bonds
Nama obligasi 143,296,902 2,994,970 Bond name
Page 51
[8695000_BD] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency (breakdown) - Financing Industry
30 June 2024
Catatan pinjaman Notes for borrow
Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,998,086 Bank Mandiri (Persero) Tbk
AUD
Page 52
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 1,998,086
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk
AUD
Page 53
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Permata Tbk IDR 999,661 Bank Permata Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 999,661
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk
AUD
Page 54
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 0 Bank Maybank Indonesia Tbk
AUD
Page 55
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 0
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
AUD
Page 56
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 97,604 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 97,604
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk
AUD
Page 57
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans
AUD
Page 58
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang
Bank asing lainnya IDR 395,164 Other foreign banks
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 395,164
Bank lokal lainnya IDR 0 Other local banks
AUD
CAD
CNY
EUR
HKD
GBP
JPY
SGD
THB
USD
Mata uang lainnya
Mata uang 0
Page 59
30 June 2024
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris k
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing
Kreditur nama bank Mata uang 3,490,515 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang
Page 60
[8697000_BD] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information (breakdown) - Financing Industry
30 June 2024
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas
[baris komponen] [baris komponen]
Jatuh Jatuh
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tempo Jenis tempo Jenis
tingkat likuiditas, nilai Bunga tingkat likuiditas, nilai Bunga
utang bunga utang bunga
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
bank bank
Bank Central Asia IDR Bank Central IDR Bank Central Asia IDR Bank Central IDR
Tbk AUD Asia Tbk AUD Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 61
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 62
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
Page 63
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR
Tbk AUD Syariah Tbk AUD Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 64
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR
Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
Page 65
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD
Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR
Negara (Persero) Tbk Negara (Persero) Negara (Persero) Tbk Negara (Persero)
Page 66
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
Page 67
lainnya lainnya
Bank Pembangunan IDR Bank IDR Bank Pembangunan IDR Bank IDR
Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD
dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Banten Barat dan Banten
CNY Tbk CNY CNY Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR
AUD loans AUD AUD loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR
AUD banks AUD AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 68
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
30 June 2024
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis
Bunga Bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga
Kreditur Mata Creditor Currency Kreditur Mata Creditor Currency
nama uang bank name nama uang bank name
bank bank
Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×9
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.4
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance Indonesia
p.48 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
p.48 ×2
unresolved
org
PT Sompo Insurance Indonesia
p.48 ×2
unresolved
org
PT Asuransi PFG Indonesia
p.48 ×2
unresolved
org
Pinjaman Bank Central Asia Tbk
p.51
unresolved
org
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
p.55 ×4
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.57 ×2
unresolved
org
Banten Tbk
p.57 ×4
unresolved
org
Bank Central
p.60 ×2
unresolved
org
IDR Tbk
p.60 ×6
unresolved
org
Asia Tbk
p.60 ×2
unresolved
org
AUD Tbk
p.60 ×3
unresolved
org
Bank Syariah
p.61 ×4
unresolved
org
IDR Indonesia Tbk
p.61 ×3
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.61 ×11
unresolved
org
Bank Mayapada
p.63 ×4
unresolved
org
IDR Internasional Tbk
p.63
unresolved
org
Internasional Tbk
p.63 ×3
unresolved
org
Bank BTPN Syariah IDR
p.63 ×2
unresolved
org
Syariah Tbk
p.63 ×2
unresolved
org
Bank Pan Indonesia IDR
p.64 ×2
unresolved
org
Agroniaga Tbk
p.65 ×2
unresolved
org
Bank Tabungan
p.65 ×4
unresolved
org
IDR Negara (Persero) Tbk
p.65
unresolved
org
Negara (Persero) Tbk
p.65
unresolved
org
Bank Pembangunan IDR
p.67 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.