Skip to content
Back to announcement

20240702_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31678549_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 95

Page 1
     LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN (FAIRNESS OPINION)
ATAS RENCANA TRANSAKSI PERUBAHAN SYARAT DAN KETENTUAN
           DALAM PERJANJIAN PINJAMAN ANTARA
              PT UNITED TRACTORS Tbk DAN
               PT KOMATSU ASTRA FINANCE
Page 2
                                      DAFTAR ISI

• SURAT PENGANTAR YANG BERISIKAN RINGKASAN HASIL
  PENDAPAT KEWAJARAN                                         1
• PERNYATAAN PENILAI                                         21

I.     PENDAHULUAN                                           23
I.1    Dasar Penugasan                                       23
I.2    Identifikasi Status Penilai                           23
I.3    Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan       24
I.4    Identifikasi Objek Penilaian                          24
I.5    Jenis Mata Uang yang Digunakan                        25
I.6    Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi           25
I.7    Ringkasan Rencana Transaksi                           26
I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian                           31
I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi                31
I.10   Tanggal Penilaian                                     31
I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi                         31
I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan      31
I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas                           33
I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi          35
I.15   Standar Penilaian                                     35
I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran     36
I.17   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
       (Subsequent Events)                                   36

II.    ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                           38
II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana
       Terhadap Keuangan Perseroan                           38
II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi                         38
II.3   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen          39
       Perseroan
II.4   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen ASF      39
II.5   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi         40
Page 3
II.6     Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi                 41
II.7     Analisis Likuiditas                                          47
II.8     Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi                         47
II.9     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi                   48
II.9.1   Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha                     48
II.9.2   Analisis Industri dan Lingkungan                             49
II.9.3   Analisis Operasional dan Prospek Perseroan                   52
II.9.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi                  53
II.9.5   Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana
         Transaksi                                                    53
II.9.6   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan                       54
II.9.7   Analisis Dampak Likuiditas                                   55
II.9.8   Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai
         Mengalami Kegagalan                                          55
II.10    Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi                  56
II.10.1 Penilaian Kinerja Historis                                    56
II.10.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi       59
II.10.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana
        Transaksi                                                     63
II.10.4 Penilaian atas Proyeksi Penjualan                             63
II.10.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi
        Rencana Transaksi                                             64
II.10.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari
        Rencana Transaksi                                             66
II.10.7 Analisis Inkremental                                          66
II.10.8 Analisis Sensitivitas                                         76
II.11    Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan          Dana   atas
         Transaksi Pinjam Meminjam Dana                               81
II.11.1 Analisis Kelayakan Investasi                                  81
II.11.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang                            81
II.11.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan                 81
II.12    Analisis atas Jaminan                                        82
Page 4
III.   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                     83
• INDEPENDESI PENILAI                                             89
• PENUTUP                                                         89
LAMPIRAN
Lampiran 1 – Data Pasar MTN
Lampiran 2 – Perhitungan Analisis Sensitivitas Terhadap Tingkat
Laba Penjualan
Lampiran 3 – Perhitungan Analisis Sensitivitas Terhadap Tingkat
Suku Bunga
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17

          
Page 18

          
Page 19

          
Page 20

          
Page 21

          
Page 22

          
Page 23

          
Page 24

          
Page 25

          
Page 26
                                                                              22




I.    PENDAHULUAN

I.1   Dasar Penugasan
      Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) untuk
      memberikan pendapat atas Kewajaran atas Rencana Transaksi Perubahan
      Syarat dan Ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara PT United
      Tractors Tbk dan PT Komatsu Astra Finance (“KAF”) yang tertuang dalam:
      • Surat Permintaan Penawaran No. LUT/177/9960/III/2024 tanggal 12 Maret
        2024 dari PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penawaran No. 0181/NDR-SB/Prop/III/24 tanggal 14 Maret 2024 dari
        KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui;
      • Surat Penunjukan No. LUT/178/9960/III/2024 tanggal 15 Maret 2024 dari
        PT United Tractors Tbk;
      • Surat Perjanjian Kerja No. 007/NDR-SB/SPK/III/24 tanggal 18 Maret 2024
        antara KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dengan PT United
        Tractors Tbk.

      Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
      penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi di atas, serta menyampaikan
      laporan ini untuk keperluan pengguna laporan.

I.2   Identifikasi Status Penilai
      • Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha,
        S.E., MAPPI (Cert.) yang merupakan Rekan pada KJPP Nirboyo Adiputro,
        Dewi Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR” / “Kami”) dengan Izin Penilai No.
        B-1.23.00654 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
      • Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Republik
        Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PB-58/PM.021/2024;
      • Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian objektif dan tidak
        memihak;
      • Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan atau potensi benturan
        kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
      • Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
        penilaian;
      • Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
        menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
        penilaian ini.
Page 27
                                                                               23




I.3   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
      • Identitas Pemberi Tugas
        Nama               : PT United Tractors Tbk
        Alamat             : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Jakarta
        Bidang usaha       : Perdagangan
        Telepon/Faks       : 021-24579999
        Email              : ramandhika@unitedtractors.com
        Contact Person     : Bpk. Ramandhika
        Jabatan            : Department Head Corporate Treasury UT
      • Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk

I.4   Identifikasi Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran atas Rencana
      Transaksi perubahan syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara
      PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) dan PT Komatsu Astra Finance
      (“KAF”) sebagaimana akan dicantumkan dalam Amandemen IX dari
      Perjanjian Pinjaman (“Amandemen IX”)

      Perseroan dan KAF telah menandatangani:
      • Perjanjian Pinjaman tanggal 12 Mei 2016;
      • Amandemen No. 01/UT-KAF/VI/2017 tanggal 8 Juni 2017;
      • Amandemen No. 02/UT-KAF/VI/2018 tanggal 5 Juni 2018;
      • Amandemen No. 03/UT-KAF/VI/2019 tanggal 14 Juni 2019;
      • Amandemen No. 04/UT-KAF/VI/2020 tanggal 11 Juni 2020;
      • Amandemen No. 05/UT-KAF/VIII/2020 tanggal 31 Agustus 2020;
      • Amandemen No. 06/UT-KAF/VI/2021 tanggal 29 Juni 2021;
      • Amandemen No. 07/UT-KAF/VI/2022 tanggal 24 Juni 2022; dan
      • Amandemen No. 08/UT-KAF/VI/2023 tanggal 27 Juni 2023.
      (seluruhnya disebut “Perjanjian Pinjaman”), sehubungan dengan pinjaman
      yang diberikan oleh Perseroan kepada KAF sebesar Rp700.000.000.000,-
      (tujuh ratus miliar Rupiah).
      Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran atas Rencana
      Transaksi perubahan syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara
      Perseroan dan KAF sebagaimana akan dicantumkan dalam Amandemen IX
      dari Perjanjian Pinjaman (“Amandemen IX”). Perubahan yang tercantum
      dalam draft Amandemen IX yaitu:
      • Perubahan definisi periode ketersediaan. Periode ketersediaan berarti
        periode dari dan termasuk tanggal perjanjian ini ditandatangani sampai
        dengan tanggal 30 Juni 2025 atau periode lain yang disetujui oleh pemberi
        pinjaman;
      • Perubahan kalkulasi bunga , sebagai berikut:
Page 28
                                                                                24




        o Suku bunga atas setiap Pinjaman untuk setiap Periode Bunga adalah
          maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun
          (“Suku Bunga”);
        o Ketentuan Suku Bunga sebagaimana diatur dalam poin di atas dapat
          dikecualikan berdasarkan pertimbangan Pemberi Pinjaman dan Pemberi
          Pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk menentukan besaran
          nilai pengecualian Suku Bunga tersebut dengan nilai tidak kurang dari
          5% (lima persen) per tahun. Penentuan besaran Suku Bunga pada
          masing-masing penarikan Pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan
          pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan penarikan Pinjaman
          diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman. Suku
          Bunga yang akan diberlakukan akan diberitahukan oleh Pemberi
          Pinjaman dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan terus berlaku
          hingga adanya pemberitahuan berikutnya. Untuk menghindari keragu-
          raguan, perhitungan bunga diatur dalam Pasal 9 (Periode-Periode
          Bunga) Perjanjian ini dan pembayaran bunga merujuk kepada Pasal 6.1
          (Pembayaran Kembali Pinjaman-Pinjaman) Perjanjian ini.

      Selanjutnya dalam laporan ini Rencana Transaksi di atas akan disebut sebagai
      “Rencana Transaksi”.

I.5   Jenis Mata Uang yang Digunakan
      Rencana Transaksi dilaksanakan menggunakan mata uang Indonesia Rupiah
      (“Rp”).

I.6   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
      Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
      KAF adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan, di mana KAF
      sebagai penerima pinjaman akan menggunakan dana yang dipinjam untuk
      pembiayaan pembelian alat-alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini
      dilakukan agar pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen.
      Rencana Transaksi dilakukan untuk mendukung penjualan alat berat
      Perseroan pada tahun 2024 khususnya penjualan alat berat produk Komatsu
      tipe PC135, PC200, D85, Truck tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360.

      Dana yang diperoleh akan digunakan oleh KAF untuk membiayai penjualan
      alat berat Perseroan kepada konsumen dengan tingkat suku bunga yang
      kompetitif. Dengan pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan dan
      mempertahankan pangsa pasar alat berat Perseroan di tengah kompetisi yang
      sangat ketat.
Page 29
                                                                              25




I.7   Ringkasan Rencana Transaksi
      Dalam Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF yang dilakukan pada
      12 Mei 2016, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan transaksi pinjam
      meminjam dana dengan syarat dan ketentuan yang telah disetujui oleh kedua
      belah pihak. Beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
      Pinjaman antara Perseroan dan KAF antara lain sebagai berikut:
      • Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp600.000.000.000,- (enam
         ratus miliar Rupiah);
      • Periode ketersediaan hingga 31 Desember 2016;
      • Tanggal pengakhiran perjanjian adalah maksimal 3 tahun sejak periode
         ketersediaan;
      • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
         pembayaran angsuran selama 12 kali angsuran per pinjaman dengan
         jangka waktu 3 bulanan;
      • Suku bunga adalah 6% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan.

      Selanjutnya pada 8 Juni 2017, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
      amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
      No. 01/UT-KAF/VI/2017 telah dilakukan amandemen pertama terhadap
      Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen I”). Perubahan
      syarat dan ketentuan dalam Amandemen I antara lain sebagai berikut:
      • Periode ketersediaan hingga 8 Juni 2018;
      • Tanggal pengakhiran pinjaman adalah maksimal 5 tahun sejak tanggal
         penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam periode ketersediaan;
      • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
         pembayaran angsuran selama 20 kali angsuran per pinjaman dengan
         jangka waktu 3 bulanan;
      • Suku bunga adalah 5% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan.

      Selanjutnya pada 5 Juni 2018, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
      amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
      No. 02/UT-KAF/VI/2018 telah dilakukan amandemen kedua terhadap
      Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen II”).
      Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen II adalah sebagai
      berikut:
      • Periode ketersediaan hingga 5 Juni 2019;
      • Tanggal pengakhiran pinjaman adalah maksimal 4 tahun sejak tanggal
        penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam periode ketersediaan;
      • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
        pembayaran angsuran selama 16 kali angsuran per pinjaman dengan
        jangka waktu 3 bulanan.
Page 30
                                                                        26




Selanjutnya pada 14 Juni 2019, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 03/UT-KAF/VI/2019 telah dilakukan amandemen ketiga terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen III”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen III adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2020;
• Fasilitas yang diberikan merupakan fasilitas tanpa komitmen dan bersifat
  berulang (revolving). Penerima pinjaman dapat meminjam kembali
  sebagian atau seluruh pinjaman yang telah dibayarkan atau dibayarkan
  kembali secara dipercepat selama periode ketersediaan selama jumlah
  pokok      terutang    yang    belum      dilunasi   tidak   melampaui
  Rp600.000.000.000,-.

Selanjutnya pada 11 Juni 2020, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 04/UT-KAF/VI/2020 telah dilakukan amandemen keempat terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen IV”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IV adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2021.

Selanjutnya pada 31 Agustus 2020, Perseroan dan KAF sepakat untuk
melakukan amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 05/UT-KAF/VIII/2020 telah dilakukan amandemen kelima terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen V”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen V adalah sebagai
berikut:
• Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
  penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
   o Tranche A sebesar 5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     kendaraan (truk dan/atau bus) dan/atau alat berat yang akan
     disepakati oleh Perseroan dan KAF dengan ketentuan bahwa pemberi
     pinjaman merupakan distributor atas tipe tersebut;
   o Tranche B sebesar 6,5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     alat berat excavator merek Komatsu tipe PC200-M1 atau tipe lainnya
     yang akan disepakati dikemudian hari oleh Perseroan dan KAF dengan
     ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan distributor atas tipe
     tersebut.
• Suku bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
Page 31
                                                                         27




  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan KAF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis.

Selanjutnya pada 29 Juni 2021, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 06/UT-KAF/VI/2021 telah dilakukan amandemen keenam terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen VI”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VI adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
  ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2022 atau periode lain
  yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
  penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
   o Tranche A sebesar 5% (lima persen) efektif (effective) per tahun,
     berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
     dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
     belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
     distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga A”);
   o Tranche B sebesar 6,5% (enam koma lima persen) efektif (effective) per
     tahun, berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
     dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
     belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
     distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga B”).

  (Secara bersama-sama suku bunga A dan suku bunga B akan disebut dengan
  “Suku Bunga”).

  Suku Bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan KAF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis. Perhitungan bunga diatur dalam
  pasal 9 perjanjian dan pembayaran merujuk kepada pasal 6.1
  (pembayaran kembali pinjaman-pinjaman) perjanjian ini;

Selanjutnya pada 24 Juni 2022, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 07/UT-KAF/VI/2022 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen VII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VII adalah sebagai
berikut:
Page 32
                                                                         28




• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
  ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2023 atau periode lain
  yang disetujui oleh pemberi pinjaman;

Selanjutnya pada 27 Juni 2023, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 08/UT-KAF/VI/2023 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen VIII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VIII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
   ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2024 atau periode lain
   yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Jumlah Fasilitas yang diberikan berubah menjadi Rp700.000.000.000,-
   (tujuh ratus miliar Rupiah) sepanjang tidak ditransfer, dibatalkan atau
   dikurangi sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian Pinjaman.

Rencana Transaksi merupakan amandemen kesembilan atas Perjanjian
Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen IX”). Berdasarkan draft
Amandemen IX, perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IX
adalah bahwa:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
   ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 atau periode lain
   yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Perubahan kalkulasi bunga , sebagai berikut:
   o Suku bunga atas setiap Pinjaman untuk setiap Periode Bunga adalah
      maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun
      (“Suku Bunga”);
   o Ketentuan Suku Bunga sebagaimana diatur dalam poin di atas dapat
      dikecualikan berdasarkan pertimbangan Pemberi Pinjaman dan Pemberi
      Pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk menentukan besaran
      nilai pengecualian Suku Bunga tersebut dengan nilai tidak kurang dari
      5% (lima persen) per tahun. Penentuan besaran Suku Bunga pada
      masing-masing penarikan Pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan
      pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan penarikan Pinjaman
      diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman. Suku
      Bunga yang akan diberlakukan akan diberitahukan oleh Pemberi
      Pinjaman dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan terus berlaku
      hingga adanya pemberitahuan berikutnya. Untuk menghindari keragu-
      raguan, perhitungan bunga diatur dalam Pasal 9 (Periode-Periode
      Bunga) Perjanjian ini dan pembayaran bunga merujuk kepada Pasal 6.1
      (Pembayaran Kembali Pinjaman-Pinjaman) Perjanjian ini.
Page 33
                                                                                                    29




Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan jumlah penjualan alat
berat selama Periode Ketersediaan adalah sebagai berikut:
                                                                                        Rata-rata
       Produk       Unit            Harga       Penjualan      Suku bunga
                                                                                       tertimbang
Suku bunga 5%
PC 135                       14         1.160         16.240          5,00%
PC 195                     -            1.250            -            5,00%
PC 200                     -            1.465            -            5,00%
PC 300                     -            2.750            -            5,00%
D85                        -            3.350            -            5,00%
BW212                      -              925            -            5,00%
CWE370                     -            1.600            -            5,00%
P410                       -            2.002            -            5,00%
P360                       -            2.300            -            5,00%
PC 200 M0CE                -            1.300            -            5,00%
Total                       14                       16.240           5,00%    6,38%          0,32%
Suku bunga 5,5%
PC 135                       12         1.160         13.920          5,50%
PC 195                     -            1.250            -            5,50%
PC 200                     -            1.465            -            5,50%
PC 300                     -            2.750            -            5,50%
D85                        -            3.350            -            5,50%
BW212                      -              925            -            5,50%
CWE370                     -            1.600            -            5,50%
P410                       -            2.002            -            5,50%
P360                       -            2.300            -            5,50%
PC 200 M0CE                -            1.300            -            5,50%
Total                       12                       13.920           5,50%    5,47%          0,30%
Suku bunga 6%
PC 135                       14         1.160         16.240          6,00%
PC 195                     -            1.250            -            6,00%
PC 200                     -            1.465            -            6,00%
PC 300                     -            2.750            -            6,00%
D85                        -            3.350            -            6,00%
BW212                      -              925            -            6,00%
CWE370                     -            1.600            -            6,00%
P410                       -            2.002            -            6,00%
P360                       -            2.300            -            6,00%
PC 200 M0CE                -            1.300            -            6,00%
Total                       14                       16.240           6,00%    6,38%          0,38%
Suku bunga 6,5%
PC 135                     -            1.160            -            6,50%
PC 195                     -            1.250            -            6,50%
PC 200                         22       1.465         32.230          6,50%
PC 300                     -            2.750            -            6,50%
D85                             7       3.350         23.450          6,50%
BW212                      -              925            -            6,50%
CWE370                          2       1.600          3.200          6,50%
P410                            2       2.002          4.004          6,50%
P360                            3       2.300          6.900          6,50%
PC 200 M0CE                -            1.300            -            6,50%
Total                       36                       69.784           6,50%   27,43%          1,78%
Suku bunga 6,75%
PC 135                     -            1.160           -             6,75%
PC 195                     -            1.250           -             6,75%
PC 200                         48       1.465        70.320           6,75%
PC 300                     -            2.750           -             6,75%
D85                             6       3.350        20.100           6,75%
BW212                      -              925           -             6,75%
CWE370                         10       1.600        16.000           6,75%
P410                            9       2.002        18.018           6,75%
P360                            6       2.300        13.800           6,75%
PC 200 M0CE                -            1.300           -             6,75%
Total                       79                     138.238            6,75%   54,33%          3,67%
Total keseluruhan          155                     254.422                                    6,45%
Page 34
                                                                                30




I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian
       Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
       kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
       rangka memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
       1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
       atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
       transaksi material karena nilai Rencana Transaksi di bawah 20% dari ekuitas
       Perseroan per 31 Desember 2023.

       Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                       Keterangan
       Jumlah Pinjaman                                                  700.000
       Nilai Buku Ekuitas UT                                         84.035.563
       % Nilai Rencana Transaksi terhadap Nilai Buku Ekuitas UT          0,83%


I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
       atas tidak terdapat benturan kepentingan.

I.10   Tanggal Penilaian
       • Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2023.
       • Tanggal laporan penilaian adalah 27 Juni 2024.

I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi
       Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
       mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara dengan manajemen
       Perseroan melalui media elektronik serta melakukan penelaahan,
       perhitungan dan analisis dari data dan informasi yang diperoleh dari
       manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya yang relevan dan
       dapat diandalkan.

       Dalam proses penilaian ini kami melakukan wawancara dengan:
       • Bpk. Ramandhika sebagai Department Head Corporate Treasury UT;
       • Bpk. Rendih sebagai Team Member Corporate Treasury UT.

I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
       Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
       yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya
       yang relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan
       adalah sebagai berikut:
Page 35
                                                                           31




1. Draft Amandemen IX Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF;
2. Amandemen No. 08/UT-KAF/VI/2023 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
3. Amandemen No. 07/UT-KAF/VI/2022 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
4. Amandemen No. 06/UT-KAF/VI/2021 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
5. Amandemen No. 05/UT-KAF/VIII/2020 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
6. Amandemen No. 04/UT-KAF/VI/2020 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
7. Amandemen No. 03/UT-KAF/VI/2019 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
8. Amandemen No. 02/UT-KAF/VI/2018 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
9. Amandemen No. 01/UT-KAF/VI/2017 Perjanjian Pinjaman antara
    Perseroan dan KAF;
10. Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF;
11. Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2019 sampai
    dengan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
    Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam
    semua hal yang material;
12. Laporan Keuangan KAF per tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan
    31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
    Siddharta, Widjaja & Rekan (KPMG) dengan opini wajar dalam semua hal
    yang material;
13. Proyeksi tambahan penjualan alat berat yang diperoleh dari manajemen
    Perseroan;
14. Proforma keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi yang
    diperoleh dari manajemen Perseroan;
15. Dokumen legal Perseroan dan KAF antara lain Akta Pendirian dan Akta
    Perubahannya, NPWP, NIB, serta dokumen-dokumen penting lainnya;
16. Data dan informasi keuangan yang diperoleh dari Damodaran tanggal 1
    Januari 2024 dan 5 Januari 2024;
17. Data dan informasi mengenai tingkat suku bunga obligasi Pemerintah
    Republik Indonesia dari Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) per 29
    Desember 2023;
18. Data dan informasi mengenai tingkat bunga pinjaman dari SEKI Bank
    Indonesia per Desember 2023;
19. Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
    Economic Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia serta data dan informasi
    lainnya yang dipublikasikan secara umum;
Page 36
                                                                                32




       20. Wawancara dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
           Rencana Transaksi;
       21. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
           dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.

       Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
       sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas
       Asumsi:
       1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi tersebut di jalankan
           seperti yang telah dijelaskan oleh manajemen Perseroan dan sesuai
           dengan kesepakatan serta kebenaran informasi mengenai Rencana
           Transaksi tersebut yang diungkap oleh pihak Perseroan dalam draft
           Amandemen IX Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF yang telah
           kami terima;
       2. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan laporan penilaian
           sampai dengan tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi
           perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-
           asumsi yang digunakan di dalam analisis penyusunan pendapat
           kewajaran;
       3. Kami mengasumsikan bahwa pihak yang bertransaksi merupakan
           Perusahaan yang berkelanjutan usahanya di masa mendatang dan
           dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going
           concern);
       4. Seluruh data dan informasi yang diterima dari Perseroan sehubungan
           dengan penilaian ini adalah relevan, benar dan dapat dipercaya;
       5. Seluruh pernyataan serta data dan informasi yang terdapat di dalam
           laporan     penilaian     adalah      relevan,  benar    dan     dapat
           dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur penilaian yang berlaku
           umum dan disampaikan dengan itikad baik;
       6. Kami memperoleh informasi atas status hukum pihak yang bertransaksi,
           namun kami tidak melakukan pengecekan terhadap keabsahannya;
       7. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik,
           ekonomi dan hukum di mana Perseroan melakukan kegiatan bisnisnya;
       8. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap susunan
           pengurus Perseroan;
       9. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan
           dan hukum yang berlaku yang mempengaruhi pendapatan Perseroan di
           dalam menjalankan bisnisnya;
       10. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap biaya tenaga
           kerja dan biaya lain-lain yang signifikan;
Page 37
                                                                         33




11. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan
    industrial atau asosiasi tenaga kerja;
12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan
    akuntansi yang digunakan oleh manajemen Perseroan;
13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi
    industri dan kompetisi pasar di negara di mana Perseroan menjalankan
    bisnisnya.

Kondisi pembatas:
1. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Laporan ini dilaksanakan sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian
   yang dinyatakan di dalam laporan, oleh karena itu tidak dapat digunakan
   dan/atau dikutip untuk tujuan lain;
3. Laporan penilaian terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang
   bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
4. Pendapat kewajaran yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap
   hasil analisis dalam laporan ini yang merupakan bagian dari objek yang
   dinilai, hanya berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian.
   Pendapat kewajaran dan hasil analisis yang digunakan dalam Laporan
   Penilaian tidak boleh digunakan untuk tujuan penilaian lain yang dapat
   mengakibatkan terjadinya kesalahan;
5. Informasi yang telah diberikan oleh Pemberi Tugas kepada kami, seperti
   yang disebutkan di dalam laporan ini, dianggap layak dan dapat
   dipercaya, tetapi kami tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi
   yang diberikan terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
   Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan
   hasil penelaahan kami terhadap data-data yang ada, pemeriksaan atas
   dokumen, ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang.
   Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut
   sepenuhnya berada di pihak Pemberi Tugas;
6. Penilaian yang kami lakukan didasarkan pada data dan informasi yang
   diberikan oleh Pemberi Tugas. Mengingat hasil dari penilaian kami sangat
   tergantung dari kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta
   asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada data seperti adanya
   informasi baru dari publik, informasi yang merupakan hasil penyelidikan
   khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat merubah hasil dari
   penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
   terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
   penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bersifat material.
   Walaupun isi dari Laporan Penilain telah dilaksanakan dengan itikad baik
   dan cara yang profesional, kami tidak bertanggung jawab atas adanya
   kemungkinan yang terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan
Page 38
                                                                                   34




           oleh analisis tambahan ataupun adanya perubahan dalam data yang
           dijadikan sebagai dasar penilaian;
       7. Kami menggunakan Proyeksi Keuangan yang diperoleh dari Pemberi
           Tugas dan kami telah melakukan penyesuaian yang mencerminkan
           kewajaran proyeksi sesuai dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
           duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan
           kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;
       8. Kami bertanggung jawab atas Laporan ini dan opini kewajaran;
       9. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
           melengkapi penilaian ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi
           setelah tanggal Laporan Penilaian (subsequent events);
       10. Laporan ini dianggap sah apabila tertera cap (seal) KJPP Nirboyo
           Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan, pada lembar tanda tangan
           penanggung jawab Laporan.

I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
       Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
       dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan ini dan
       laporan ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
       bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

I.15   Standar Penilaian
       Kami telah melakukan penyusunan laporan pendapat kewajaran ini sesuai
       dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
       Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No.
       17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
       Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI edisi VII-2018), serta peraturan
       perundangan yang berlaku.

I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran
       Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
       adalah:
       • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
         Perseroan;
       • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak;
       • Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati oleh pihak;
       • Analisis likuiditas;
       • Analisis manfaat dan risiko;
       • Analisis kualitatif;
       • Analisis kuantitatif;
       • Analisis kelayakan rencana penggunaan dana;
Page 39
                                                                                  35




       • Analisis atas jaminan.

I.17   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent
       Events)
       Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal
       31 Desember 2023, terdapat kejadian penting yang diketahui maupun yang
       patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
       dikeluarkan yang tidak mempengaruhi hasil penilaian yaitu:
       Per 24 April 2024, berdasarkan Akta No. 98 tanggal 24 April 2024 dari Notaris
       Jose Dima Satria S.H., M.Kn terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris
       dan Direksi Perseroan yaitu terdapat pengunduruan diri dari Bapak Gidion
       Hasan sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan dan pengangkatan Bapak
       Rudy sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan, Bapak Chiew Sin Cheok
       sebagai Komisaris Perseroan, Bapak Bruce Malcom Cox sebagai Komisaris
       Independen Perseroan, serta Ibu Vilihati Surya sebagai Direktur Perseroan.
       Sehingga susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
       sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris        : Djony Bunarto Tjondro
       Wakil Presiden Komisaris : Rudy
       Komisaris                 : Chiew Sin Cheok
       Komisaris                 : Djoko Pranoto Santoso
       Komisaris                 : Benjamin Herrenden Birks
       Komisaris Independen      : Paulus Bambang Widjanarko
       Komisaris Independen      : Nanan Soekarna
       Komisaris Independen      : Bruce Malcolm Cox

       Direksi
       Presiden Direktur          : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Direktur                   : Loudy Irwanto Ellias
       Direktur                   : Idot Supriadi
       Direktur                   : Iwan Hadiantoro
       Direktur                   : Edhie Sarwono
       Direktur                   : Widjaja Kartika
       Direktur                   : Vilihati Surya
Page 40
                                                                                       36




II     ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana Terhadap
       Keuangan Perseroan
       Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
       Perseroan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam rasio likuiditas
       antara sebelum dan sesudah transaksi. Berdasarkan proforma posisi
       keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
       perbedaan ini muncul akibat dari sumber dana yang digunakan Perseroan
       untuk membiayai transaksi pinjam meminjam dana merupakan dana internal
       Perseroan.
                    Analisis rasio         Sebelum          Sesudah          Selisih

       Rasio likuditas
          Rasio lancar                               1,46             1,45        -0,41%
          Rasio cepat                                1,06             1,05        -0,56%
          Rasio kas                                  0,43             0,43        -1,37%
       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio                  22,46%           22,46%            0,00%
          Long term debt to equity ratio        20,92%           20,92%            0,00%
          Debt to total assets ratio            12,25%           12,25%            0,00%
       Rasio profitabilitas
          Gross profit margin                   27,83%           27,83%            0,00%
          Net profit margin                     16,03%           16,03%            0,00%

       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan per
       31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami perubahan
       dengan jumlah yang tidak signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas dan rasio
       profitabilitas tidak mengalami perubahan.

II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF, pihak-pihak
       yang terlibat dalam transaksi adalah:
       • Perseroan sebagai pihak pemberi pinjaman;
       • KAF sebagai pihak penerima pinjaman.
Page 41
                                                                                    37




II.3   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen Perseroan
       Perseroan adalah perusahaan yang dikendalikan oleh induk perusahaannya
       yaitu PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia.

       Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
                  Pemegang saham            Jumlah saham      %            Jumlah

       PT Astra International Tbk            2.219.317.358    59,50%          554.829
       Masyarakat                            1.412.491.778    37,87%          353.123
       Saham Tresuri                            98.326.000     2,64%           24.582
       Jumlah                               3.730.135.136    100,00%          932.534

       Susunan manajemen Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
       Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
       Komisaris                : Djoko Pranoto Santoso
       Komisaris                : Benjamin Herrenden Birks
       Komisaris Independen     : Paulus Bambang Widjanarko
       Komisaris Independen     : Nanan Soekarna

       Direksi
       Presiden Direktur            : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Direktur                     : Loudy Irwanto Ellias
       Direktur                     : Iwan Hadiantoro
       Direktur                     : Idot Supriadi
       Direktur                     : Edhie Sarwono
       Direktur                     : Widjaja Kartika

       Pada saat laporan ini dikeluarkan terdapat perubahan pada susunan Dewan
       Komisaris dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
       Perseroan saat laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab
       I.17.

II.4   Susunan Pemegang Saham dan Susunan Manajemen KAF
       Susunan pemegang saham KAF per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                  Pemegang saham            Jumlah saham      %            Jumlah

       PT Komatsu Indonesia                        21.815     50,00%       218.150.000
       PT Sedaya Multi Investama                   21.815     50,00%       218.150.000
       Jumlah                                      43.630    100,00%   436.300.000
Page 42
                                                                               38




       Susunan manajemen KAF per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris      : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Komisaris               : Naoki Kojima
       Komisaris Independen    : Vincentius Anggoro Cahyo Legowo

       Direksi
       Presiden Direktur               : Tomoyasu Hamada
       Wakil Presiden Direktur         : Ezar Kumendong
       Direktur                        : Jembar Ganda Ermaya
       Direktur                        : Ikrimah Muhammad Sabi

       Pada saat laporan ini dikeluarkan, tidak terdapat perubahan pemegang
       saham serta susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris KAF.

II.5   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi Perseroan dan KAF serta
       informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, hubungan kepemilikan
       dan hubungan kepengurusan antara pihak-pihak yang bertransaksi adalah
       sebagai berikut:

       Hubungan Kepemilikan
       Perseroan dan KAF memiliki hubungan afiliasi karena kedua perusahaan ini
       tergabung dalam Grup dari PT Astra International Tbk “Group ASTRA”.
       59,50% saham Perseroan dimiliki oleh PT Astra International Tbk, sedangkan
       50,00% saham KAF dimiliki oleh PT Sedaya Multi Investama yang 99,99%
       sahamnya dimiliki oleh PT Astra International Tbk.

                                  PT Astra International Tbk




                           99,99%                          59,50%
                  PT Sedaya Multi Investama         PT United Tractors Tbk




                           50,00%
                   PT Komatsu Astra Finance
Page 43
                                                                                                              39




       Hubungan Kepengurusan per 31 Desember 2023
                Susunan manajemen                       UT                                KAF

       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris           Djony Bunarto Tjondro                Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Wakil Presiden Komisaris     Gidion Hasan                         -
       Komisaris                    Djoko Pranoto Santoso                Naoki Kojima
       Komisaris                    Benjamin Herrenden Birks             -
       Komisaris independen         Paulus Bambang Widjanarko            Vincentius Anggoro Cahyo Legowo
       Komisaris independen         Nanan Soekarna                       -
       Direksi
       Presiden Direktur            Franciscus Xaverius Laksana Kesuma   Tonoyasu Hamada
       Direktur                     Loudy Irwanto Ellias                 Ezar Kumendong
       Direktur                     Iwan Hadiantoro                      Jembar Ganda Ernaya
       Direktur                     Idot Supriadi                        Ikrimah Muhammad Sabi
       Direktur                     Edhie Sarwono
       Direktur                     Widjaja Kartika


       Hubungan Kepengurusan pada saat laporan ini diterbitkan
                Susunan manajemen                       UT                                KAF

       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris           Djony Bunarto Tjondro                Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Wakil Presiden Komisaris     Rudy                                 -
       Komisaris                    Djoko Pranoto Santoso                Naoki Kojima
       Komisaris                    Benjamin Herrenden Birks             -
       Komisaris independen         Paulus Bambang Widjanarko            Vincentius Anggoro Cahyo Legowo
       Komisaris independen         Nanan Soekarna                       -
       Komisaris independen         Bruce Malcolm Cox
       Direksi
       Presiden Direktur            Franciscus Xaverius Laksana Kesuma   Tonoyasu Hamada
       Direktur                     Loudy Irwanto Ellias                 Ezar Kumendong
       Direktur                     Iwan Hadiantoro                      Jembar Ganda Ernaya
       Direktur                     Idot Supriadi                        Ikrimah Muhammad Sabi
       Direktur                     Edhie Sarwono
       Direktur                     Widjaja Kartika
       Direktur                     Vilihati Surya



       • Bpk. Franciscus Xaverius Laksana Kesuma menjabat sebagai Presiden
         Direktur di Perseroan dan juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di KAF
         per 31 Desember 2023 hingga tanggal laporan ini diterbitkan.

II.6   Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
       Dalam Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF yang dilakukan pada
       12 Mei 2016, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan transaksi pinjam
       meminjam dana dengan syarat dan ketentuan yang telah disetujui oleh kedua
       belah pihak. Beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
       Pinjaman antara Perseroan dan KAF antara lain sebagai berikut:
       • Jumlah fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp600.000.000.000,- (enam
          ratus miliar Rupiah);
       • Periode ketersediaan hingga 31 Desember 2016;
       • Tanggal pengakhiran perjanjian adalah maksimal 3 tahun sejak periode
          ketersediaan;
       • Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
          pembayaran angsuran selama 12 kali angsuran per pinjaman dengan
          jangka waktu 3 bulanan;
Page 44
                                                                        40




• Suku bunga adalah 6% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan.

Selanjutnya pada 8 Juni 2017, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 01/UT-KAF/VI/2017 telah dilakukan amandemen pertama terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen I”). Perubahan
syarat dan ketentuan dalam Amandemen I antara lain sebagai berikut:
• Periode ketersediaan hingga 8 Juni 2018;
• Tanggal pengakhiran pinjaman adalah maksimal 5 tahun sejak tanggal
   penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam periode ketersediaan;
• Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
   pembayaran angsuran selama 20 kali angsuran per pinjaman dengan
   jangka waktu 3 bulanan;
• Suku bunga adalah 5% per tahun dengan periode bunga adalah 3 bulanan.

Selanjutnya pada 5 Juni 2018, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 02/UT-KAF/VI/2018 telah dilakukan amandemen kedua terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen II”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen II adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 5 Juni 2019;
• Tanggal pengakhiran pinjaman adalah maksimal 4 tahun sejak tanggal
  penggunaan pinjaman terakhir yang masih dalam periode ketersediaan;
• Setiap penarikan pinjaman beserta bunga akan dibayarkan dengan
  pembayaran angsuran selama 16 kali angsuran per pinjaman dengan
  jangka waktu 3 bulanan.

Selanjutnya pada 14 Juni 2019, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 03/UT-KAF/VI/2019 telah dilakukan amandemen ketiga terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen III”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen III adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2020;
• Fasilitas yang diberikan merupakan fasilitas tanpa komitmen dan bersifat
  berulang (revolving). Penerima pinjaman dapat meminjam kembali
  sebagian atau seluruh pinjaman yang telah dibayarkan atau dibayarkan
  kembali secara dipercepat selama periode ketersediaan selama jumlah
  pokok      terutang    yang    belum      dilunasi   tidak   melampaui
  Rp600.000.000.000,-.
Page 45
                                                                         41




Selanjutnya pada 11 Juni 2020, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 04/UT-KAF/VI/2020 telah dilakukan amandemen keempat terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen IV”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IV adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan hingga 30 Juni 2021.

Selanjutnya pada 31 Agustus 2020, Perseroan dan KAF sepakat untuk
melakukan amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 05/UT-KAF/VIII/2020 telah dilakukan amandemen kelima terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen V”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen V adalah sebagai
berikut:
• Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
  penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
   o Tranche A sebesar 5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     kendaraan (truk dan/atau bus) dan/atau alat berat yang akan
     disepakati oleh Perseroan dan KAF dengan ketentuan bahwa pemberi
     pinjaman merupakan distributor atas tipe tersebut;
   o Tranche B sebesar 6,5% per tahun, yang berlaku untuk pembiayaan atas
     alat berat excavator merek Komatsu tipe PC200-M1 atau tipe lainnya
     yang akan disepakati dikemudian hari oleh Perseroan dan KAF dengan
     ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan distributor atas tipe
     tersebut.
• Suku bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan KAF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis.

Selanjutnya pada 29 Juni 2021, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 06/UT-KAF/VI/2021 telah dilakukan amandemen keenam terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen VI”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VI adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
  ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2022 atau periode lain
  yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Suku bunga atas setiap pinjaman untuk setiap periode bunga pada
  penarikan pertama akan dibagi menjadi dua tranche yaitu:
Page 46
                                                                         42




  o Tranche A sebesar 5% (lima persen) efektif (effective) per tahun,
    berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
    dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
    belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
    distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga A”);
  o Tranche B sebesar 6,5% (enam koma lima persen) efektif (effective) per
    tahun, berlaku untuk pembiayaan atas kendaraan (truk dan/atau bus)
    dan/atau alat berat yang akan disepakati dikemudian hari oleh kedua
    belah pihak dengan ketentuan bahwa pemberi pinjaman merupakan
    distributor atas tipe tersebut (“Suku Bunga B”).

  (Secara bersama-sama suku bunga A dan suku bunga B akan disebut dengan
  “Suku Bunga”).

  Suku Bunga untuk pinjaman pada penarikan berikutnya dapat berubah
  tergantung pada kondisi pasar uang yang akan diberitahukan sebelumnya
  oleh pemberi pinjaman dan disepakati oleh Perseroan dan KAF
  berdasarkan suatu kesepakatan tertulis. Perhitungan bunga diatur dalam
  pasal 9 perjanjian dan pembayaran merujuk kepada pasal 6.1
  (pembayaran kembali pinjaman-pinjaman) perjanjian ini;

Selanjutnya pada 24 Juni 2022, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 07/UT-KAF/VI/2022 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen VII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
   ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2023 atau periode lain
   yang disetujui oleh pemberi pinjaman;

Selanjutnya pada 27 Juni 2023, Perseroan dan KAF sepakat untuk melakukan
amandemen atas Perjanjian Pinjaman. Berdasarkan Amandemen
No. 08/UT-KAF/VI/2022 telah dilakukan amandemen ketujuh terhadap
Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen VIII”).
Perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen VIII adalah sebagai
berikut:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
   ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2024 atau periode lain
   yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Jumlah Fasilitas yang diberikan berubah menjadi Rp700.000.000.000,-
   (tujuh ratus miliar Rupiah) sepanjang tidak ditransfer, dibatalkan atau
   dikurangi sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian Pinjaman.
Page 47
                                                                                                  43




Rencana Transaksi merupakan amandemen kesembilan atas Perjanjian
Pinjaman antara Perseroan dan KAF (“Amandemen IX”). Berdasarkan draft
Amandemen IX, perubahan syarat dan ketentuan dalam Amandemen IX
adalah bahwa:
• Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal perjanjian
   ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025 atau periode lain
   yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
• Perubahan kalkulasi bunga , sebagai berikut:
   o Suku bunga atas setiap Pinjaman untuk setiap Periode Bunga adalah
      maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun
      (“Suku Bunga”);
   o Ketentuan Suku Bunga sebagaimana diatur dalam poin di atas dapat
      dikecualikan berdasarkan pertimbangan Pemberi Pinjaman dan Pemberi
      Pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk menentukan besaran
      nilai pengecualian Suku Bunga tersebut dengan nilai tidak kurang dari
      5% (lima persen) per tahun. Penentuan besaran Suku Bunga pada
      masing-masing penarikan Pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan
      pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan penarikan Pinjaman
      diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman. Suku
      Bunga yang akan diberlakukan akan diberitahukan oleh Pemberi
      Pinjaman dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan terus berlaku
      hingga adanya pemberitahuan berikutnya. Untuk menghindari keragu-
      raguan, perhitungan bunga diatur dalam Pasal 9 (Periode-Periode
      Bunga) Perjanjian ini dan pembayaran bunga merujuk kepada Pasal 6.1
      (Pembayaran Kembali Pinjaman-Pinjaman) Perjanjian ini.

  Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan jumlah penjualan alat
  berat selama Periode Ketersediaan adalah sebagai berikut:
                                                                                      Rata-rata
         Produk      Unit          Harga       Penjualan      Suku bunga
                                                                                     tertimbang
   Suku bunga 5%
   PC 135                     14       1.160         16.240          5,00%
   PC 195                   -          1.250            -            5,00%
   PC 200                   -          1.465            -            5,00%
   PC 300                   -          2.750            -            5,00%
   D85                      -          3.350            -            5,00%
   BW212                    -            925            -            5,00%
   CWE370                   -          1.600            -            5,00%
   P410                     -          2.002            -            5,00%
   P360                     -          2.300            -            5,00%
   PC 200 M0CE              -          1.300            -            5,00%
   Total                     14                     16.240           5,00%   6,38%          0,32%
   Suku bunga 5,5%
   PC 135                     12       1.160         13.920          5,50%
   PC 195                   -          1.250            -            5,50%
   PC 200                   -          1.465            -            5,50%
   PC 300                   -          2.750            -            5,50%
   D85                      -          3.350            -            5,50%
   BW212                    -            925            -            5,50%
   CWE370                   -          1.600            -            5,50%
   P410                     -          2.002            -            5,50%
   P360                     -          2.300            -            5,50%
   PC 200 M0CE              -          1.300            -            5,50%
   Total                     12                     13.920           5,50%   5,47%          0,30%
Page 48
                                                                                                                        44




                                                                                                            Rata-rata
                 Produk           Unit            Harga       Penjualan       Suku bunga
                                                                                                           tertimbang
          Suku bunga 6%
          PC 135                           14         1.160          16.240          6,00%
          PC 195                         -            1.250             -            6,00%
          PC 200                         -            1.465             -            6,00%
          PC 300                         -            2.750             -            6,00%
          D85                            -            3.350             -            6,00%
          BW212                          -              925             -            6,00%
          CWE370                         -            1.600             -            6,00%
          P410                           -            2.002             -            6,00%
          P360                           -            2.300             -            6,00%
          PC 200 M0CE                    -            1.300             -            6,00%
          Total                           14                        16.240           6,00%        6,38%             0,38%
          Suku bunga 6,5%
          PC 135                         -            1.160             -            6,50%
          PC 195                         -            1.250             -            6,50%
          PC 200                             22       1.465          32.230          6,50%
          PC 300                         -            2.750             -            6,50%
          D85                                 7       3.350          23.450          6,50%
          BW212                          -              925             -            6,50%
          CWE370                              2       1.600           3.200          6,50%
          P410                                2       2.002           4.004          6,50%
          P360                                3       2.300           6.900          6,50%
          PC 200 M0CE                    -            1.300             -            6,50%
          Total                           36                        69.784           6,50%    27,43%                1,78%
          Suku bunga 6,75%
          PC 135                         -            1.160           -              6,75%
          PC 195                         -            1.250           -              6,75%
          PC 200                             48       1.465        70.320            6,75%
          PC 300                         -            2.750           -              6,75%
          D85                                 6       3.350        20.100            6,75%
          BW212                          -              925           -              6,75%
          CWE370                             10       1.600        16.000            6,75%
          P410                                9       2.002        18.018            6,75%
          P360                                6       2.300        13.800            6,75%
          PC 200 M0CE                    -            1.300           -              6,75%
          Total                           79                     138.238             6,75%    54,33%                3,67%
          Total keseluruhan              155                     254.422                                            6,45%



II.7   Analisis Likuiditas
       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan per
       31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami perubahan
       dengan jumlah yang tidak signifikan.
                      Analisis rasio                      Sebelum             Sesudah                     Selisih

       Rasio likuditas
          Rasio lancar                                              1,46                   1,45                -0,41%
          Rasio cepat                                               1,06                   1,05                -0,56%
          Rasio kas                                                 0,43                   0,43                -1,37%


II.8   Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
       Manfaat Rencana Transaksi adalah:
       • Perseroan akan mendapatkan pendapatan bunga dari KAF dan tambahan
          penjualan alat berat.
       Risiko Rencana Transaksi adalah:
       • Risiko tidak tercapainya target penjualan alat-alat berat Perseroan;
       • Risiko bila terjadi gagal bayar dari konsumen KAF.
Page 49
                                                                                 45




II.9   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
II.9.1 Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha
       PT United Tractors Tbk
       Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
       PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69 di hadapan
       Djojo Muljadi, S.H. Terdapat perubahan nomor 101 atas akta pendirian yang
       disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
       No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran
       Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang
       mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar
       Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perseroan sejak
       19 September 1989 telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan
       sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Perubahan Anggaran Dasar terakhir dan
       perubahan pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta
       kegiatan usaha Perseroan sebagaimana dituangkan dalam akta No. 79 tanggal
       8 April 2022 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di
       Jakarta, yang telah mendapat mendapat pemberitahuan penerimaan
       pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No.
       AHU-0028206.AH.01.02.tahun 2022.
       Selain itu, Perseroan telah melakukan perubahan susunan Direksi
       sebagaimana dituangkan dalam Akta No.51 tanggal 12 April 2023 yang dibuat
       dihadapan Jose Dimas Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah
       mendapat pemberitahuan penerimaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 4 Mei 2023
       No.AHU-AH.01.09-0114064.
       Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak (bersama-sama
       disebut “Grup”) meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (“mesin
       konstruksi”) beserta pelayanan purna jual; penambangan dan kontraktor
       penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan dan pembuatan komponen
       mesin, alat, peralatan dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa
       perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran; industri konstruksi;
       pembangkit listrik; dan energi.
       Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan
       berkedudukan di Jakarta, Indonesia.
       Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya yaitu PT Astra
       International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham
       terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd,
       perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah
       anak perusahaan dari Jardine Matheson Hodings Ltd., perusahaan yang
       didirikan di Bermuda.
Page 50
                                                                                 46




       PT Komatsu Astra Finance
       KAF didirikan dengan nama PT BNP Lippo Utama Leasing berdasarkan Akta
       Notaris Kartini Muljadi, S.H., No. 121 tanggal 26 Oktober 1984. Akta
       Pendirian ini telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada
       tanggal 11 Februari 1985 melalui Surat Keputusan No. C2-549.HT.01.01-
       Th85, dan didaftarkan dalam Buku Register di Pengadilan Negeri Jakarta
       Pusat No. 268/1985 tanggal 16 Februari 1985 serta diumumkan dalam Berita
       Negara Republik Indonesia No. 35 tanggal 30 April 1985, Tambahan Berita
       Negara Republik Indonesia No. 657.

       Berdasarkan Akta No. 53 tanggal 31 Agustus 2009, yang dibuat di hadapan
       Notaris Benny Kristianto, S.H, mengatur mengenai perubahan nama
       perusahaan menjadi PT Komatsu Astra Finance. Perubahan ini telah disetujui
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
       Keputusannya No. AHU-AH.01.10-16156 tanggal 16 September 2009.

       KAF bergerak di bidang penyewaan, anjak piutang, kartu kredit kredit dan
       pembiayaan konsumen. Saat ini kegiatan utama perusahaan adalah
       menyediakan pembiayaan alat berat.

II.9.2 Analisis Industri dan Lingkungan
       Kinerja Ekonomi Indonesia
       Perekonomian dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang
       mulai mereda. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global
       tahun 2023 sebesar 3,0% dan melambat menjadi 2,8% pada 2024.
       Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tahun 2023 lebih baik
       dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi
       pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring dengan
       konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
       maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya
       masih di atas sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds
       Rate (FFR), diprakirakan telah mencapai puncaknya namun masih akan
       bertahan tinggi dalam waktu yang lama (high for longer). Demikian pula yield
       obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, diprakirakan dalam
       kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan tinggi sejalan dengan
       premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya pembiayaan
       fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
       maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan
       global. Sehubungan dengan itu, aliran modal sejauh ini mulai kembali masuk
       dan menurunkan tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market,
       termasuk Indonesia. Ke depan, sejumlah risiko dapat kembali meningkatkan
       ketidakpastian perekonomian dunia, di antaranya masih berlanjutnya
Page 51
                                                                           47




ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara termasuk
Tiongkok, serta masih tingginya suku bunga kebijakan moneter dan yield
obligasi di negara maju.

Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan
domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan
keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis
Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator
utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan
eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu,
kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan
beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan
Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh Perdagangan
Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi.

Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2023 berada dalam
kisaran 4,5-5,3%. Pada 2024, kinerja konsumsi, baik swasta maupun
Pemerintah, dan investasi diprakirakan terus meningkat sejalan dengan
keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif pelaksanaan
Pemilu, serta keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan
meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%. Ke depan, Bank Indonesia akan terus
memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus
makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
khususnya dari sisi permintaan.

Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK November 2023
terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan
berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti
yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan
suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi
administered prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi
kelompok volatile food naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor
musiman yang memengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura. Bank
Indonesia akan terus mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu
terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk
itu, Bank Indonesia tetap memperkuat bauran kebijakan moneter dan
mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan
TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk memastikan inflasi
terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada 2024.

Berdasarkan data Economist Intelligence Unit yang dikeluarkan
15 Desember 2023, berikut merupakan estimasi tingkat pertumbuhan
Page 52
                                                                                             48




       domestik bruto (PDB) dan tingkat inflasi di Indonesia sejak 2023 sampai
       dengan 2028.
                                    2023      2024      2025      2026      2027      2028

       GDP                            4,90%     5,10%     5,20%     5,10%     5,00%     5,20%
       Consumer price (av)            3,70%     2,80%     2,70%     3,20%     3,20%     3,10%
       Sumber: EIU 9 Januari 2024

       Industri Alat Berat
       Industri alat berat sedang berada di dalam tekanan seiring rendahnya harga
       komoditas pertambangan. Berdasarkan data Himpunan Industri Alat Berat
       Indonesia (Hinabi), produksi alat berat nasional sepanjang 2023 tercatat
       sebanyak 8.066 unit. Angka ini lebih rendah 8,61% year on year (YoY)
       dibandingkan produksi alat berat nasional pada 2022 yakni 8.826 unit.

       Pelemahan harga komoditas pertambangan seperti batubara dan nikel cukup
       mempengaruhi realisasi produksi alat berat di Indonesia. Sebab, banyak
       pelaku usaha tambang mengurangi pembelian alat berat baru ketika harga
       komoditas kurang bersahabat bagi kelangsungan bisnisnya.

       Tahun 2024 akan menjadi tantangan bagi industri alat berat Indonesia. Di
       sektor pertambangan, melandainya harga komoditas batu bara dan nikel
       membuat konsumen memilih bersikap wait and see menunggu perkembangan
       harga komoditas ke depan.

       Risiko penurunan harga komoditas yang dibarengi perlambatan ekonomi
       masih menjadi ancaman bagi para produsen alat berat. Sektor pertambangan
       diperkirakan masih menjadi kontributor utama penjualan alat berat nasional.
       Terlepas dari turunnya harga komoditas, aktivitas produksi pada dasarnya
       tetap berjalan. Alhasil, kebutuhan terhadap alat berat baru di sektor
       tambang tetap ada, kendati belum tentu setinggi periode sebelumnya.
       Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring
       kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut.

II.9.3 Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
       Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus menjaga
       dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi berkelanjutan.
       Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022 dengan indeks harga acuan
       batu bara yang turun signifikan, Perseroan dapat mempertahankan
       pencapaian kinerja yang positif. Perseroan membukukan pendapatan
       konsolidasian pada tahun 2023 sebesar Rp128,6 triliun atau naik 4% dari
       Rp123,6 triliun pada tahun 2022.
Page 53
                                                                                                           49




       Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp92,8 triliun atau naik
       4% dari Rp88,8 triliun dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8 triliun,
       naik 3% dari Rp34,8 triliun pada tahun 2022. Perseroan memperoleh laba
       tahun berjalan tercatat pada tahun 2023 sebesar Rp22,1 triliun, sedikit turun
       sebesar 4% dari Rp23,0 triliun pada tahun 2022. Laba tahun berjalan yang
       diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,6 triliun, sedikit
       turun sebesar 2% dari Rp21,0 triliun pada tahun 2022 dikarenakan adanya
       kenaikan biaya keuangan dan kerugian nilai tukar mata uang asing.

       Tren penurunan harga komoditas menyebabkan pasar alat berat menyusut
       akibat pelanggan menunda atau bahkan membatalkan investasi pembelian
       alat berat untuk menjaga profitabilitas dan keberlangsungan usaha.
       Di tengah desakan isu ESG, Perseroan mencermati dan mempelajari arah
       perubahan teknologi.

       Perseroan bersama mitra principal alat berat terus berkolaborasi
       mengembangkan produk-produk inovatif berteknologi ramah lingkungan
       untuk ikut andil dalam gerakan bersama mengurangi emisi gas rumah kaca
       dan menciptakan ekosistem yang positif bagi masyarakat Indonesia.

       Tabel di bawah menunjukkan posisi penjualan alat berat Perseroan dalam
       pasar.
                                               31-Dec-19    31-Dec-20    31-Dec-21    31-Dec-22    31-Dec-23
       Penjualan alat berat UT                      2.926       1.564         3.088        5.753        5.270
       Total pasar peralatan berat Indonesia        9.754       5.393        14.705       20.546       18.123
       Market share                                30,00%       29,00%       21,00%       28,00%       29,08%


       Berdasarkan data manajemen di atas, selama rata-rata 5 tahun kontribusi
       Perseroan pada total penjualan alat berat di Indonesia sebesar 27,42%.

II.9.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
       Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
       KAF adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan, di mana KAF
       sebagai penerima pinjaman akan menggunakan dana yang dipinjam untuk
       pembiayaan pembelian alat-alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini
       dilakukan agar pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen.
       Rencana Transaksi dilakukan untuk mendukung penjualan alat berat
       Perseroan pada tahun 2024 khususnya penjualan alat berat produk Komatsu
       tipe PC135, PC200, D85, Truck tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360.

       Dana yang diperoleh akan digunakan oleh KAF untuk membiayai penjualan
       alat berat Perseroan kepada konsumen dengan tingkat suku bunga yang
       kompetitif. Dengan pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan dan
Page 54
                                                                                  50




       mempertahankan pangsa pasar alat berat Perseroan di tengah kompetisi yang
       sangat ketat.

II.9.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi
       Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
       • Untuk mengantisipasi peningkatan kompetisi karena banyaknya supply
         alat berat dari pasar global, sekaligus mengubah strategi penjualan.
         Melalui Rencana Transaksi, Perseroan bekerja sama dengan KAF untuk
         menyediakan kemudahan dalam pembiayaan alat berat dengan tingkat
         bunga yang lebih kompetitif. Hal ini perlu dilakukan karena hampir
         sebagian besar dari penjualan alat berat didanai oleh perbankan atau
         lembaga pembiayaan (leasing).

         Dengan tingkat suku bunga yang kompetitif, akan memberikan kemudahan
         pembiayaan bagi pelanggan Perseroan dalam pembelian alat berat
         sehingga diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar serta penjualan
         alat berat produk Komatsu tipe PC135, PC200, D85, Truck tipe CWE370,
         Scania tipe P410 dan P360;
       • Melalui program fasilitas pembiayaan yang kompetitif yang dapat
         ditawarkan oleh KAF karena adanya Rencana Transaksi dan
         dikombinasikan dengan program pemasaran lainnya diharapkan Perseroan
         akan mampu mempertahankan pangsa pasar dan diharapkan akan
         mengalami peningkatan kedepannya.

       Kerugian Rencana Transaksi adalah:
       • Saldo kas Perseroan akan mengalami penurunan;
       • Likuiditas Perseroan akan mengalami penurunan             walaupun   tidak
         signifikan.

II.9.6 Analisis Dampak Leverage pada Keuangan
       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan per
       31 Desember 2023 diperoleh bahwa tidak terdapat dampak pada leverage
       Perseroan dalam Rencana Transaksi ini. Hal ini disebabkan oleh dana yang
       digunakan Perseroan untuk memberikan pinjaman merupakan dana internal
       Perseroan, bukan melalui pinjaman.
                    Analisis rasio         Sebelum       Sesudah        Selisih

       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio                  22,46%        22,46%          0,00%
          Long term debt to equity ratio        20,92%        20,92%          0,00%
          Debt to total assets ratio            12,25%        12,25%          0,00%
Page 55
                                                                                 51




       Rasio utang terhadap ekuitas Perseroan selama 5 tahun terakhir
       dibandingkan dengan rasio utang terhadap ekuitas industri metals and mining
       selama 5 tahun terakhir yang diperoleh dari data Damodaran. Hasil analisis
       adalah sebagai berikut:
                              Debt to equity ratio
             Peiode
                            Industri           UT
               2019              58,64%              23,06%
               2020              45,93%              19,77%
               2021              29,91%              12,79%
               2022              33,93%               3,35%
               2023              35,00%              22,46%
       Minimum                   29,91%               3,35%
       Maksimum                  58,64%              23,06%
       Median                    35,00%              19,77%
       Rata-rata                 40,68%              16,29%

       Dari tabel di atas diperoleh rata-rata debt to equity ratio Perseroan selama
       5 tahun terakhir adalah sebesar 16,29% dan per 31 Desember 2023 adalah
       sebesar 22,46%. Berdasarkan data Damodaran untuk industri metals and
       mining untuk negara berkembang rata-rata rasio utang terhadap ekuitas
       selama 5 tahun terakhir adalah sebesar 40,68% dan per 31 Desember 2023
       adalah sebesar 35,00%.

       Maka dapat disimpulkan bahwa dalam 5 tahun terakhir dan per
       31 Desember 2023, posisi leverage Perseroan masih lebih baik dibandingkan
       industri. Selain itu Rencana Transaksi tidak mempengaruhi leverage
       Perseroan karena dana yang digunakan merupakan dana internal Perseroan.

II.9.7 Analisis Dampak Likuiditas
       Penyaluran dana pinjaman oleh Perseroan dilakukan apabila terdapat
       transaksi penjualan alat berat Perseroan yang membutuhkan fasilitas
       pembiayaan dari KAF. Sehingga jika tidak terjadi penjualan alat berat maka
       dana pinjaman tidak disalurkan oleh Pemberi Pinjaman.

II.9.8 Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai Mengalami
       Kegagalan
       Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
       dan KAF disesuaikan dengan pencapaian target penjualan. Sehingga jika
       mengalami kegagalan, atau dalam kasus ini tidak terjadi penjualan alat
       berat, maka dana pinjaman tidak disalurkan oleh pemberi pinjaman.
       Sementara untuk dana yang telah disalurkan namun konsumen mengalami
       gagal bayar, maka Perseroan akan memperoleh dukungan dari KAF untuk
       melakukan penagihannya. Dengan demikian risiko kegagalan ini dapat
       diminimalisir.
Page 56
                                                                                                              52




II.10   Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

II.10.1 Penilaian Kinerja Historis
        Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan Perseroan per 31 Desember
        2019 sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh dari
        manajemen Perseroan, kondisi keuangan Perseroan adalah sebagai berikut:

        Laporan Posisi Keuangan
        Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                             Audit         Audit        Audit         Audit         Audit
                      Keterangan
                                           31-Dec-19     31-Dec-20    31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23

        Aset
        Aset lancar

        Jumlah aset lancar                  50.826.955   44.195.782    60.604.068    78.930.048    62.667.105

        Aset tidak lancar

        Jumlah aset tidak lancar            60.886.420   55.605.181    51.957.288    61.548.172    91.361.143

        Jumlah aset                        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248

        Liabilitas
        Liabilitas jangka pendek

        Jumlah liabilitas jangka pendek     32.585.529   20.943.824    30.489.218    42.037.402    43.038.299

        Liabilitas jangka panjang

        Jumlah liabilitas jangka panjang    18.017.772   15.709.999    10.249.381     8.926.993    26.954.386

        Jumlah liabilitas                   50.603.301   36.653.823    40.738.599    50.964.395    69.992.685

        Ekuitas

        Jumlah ekuitas                      61.110.074   63.147.140    71.822.757    89.513.825    84.035.563

        Jumlah liabilitas & ekuitas        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248


        Jumlah aset Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
        mengalami peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate
        (“CAGR”) sebesar 8,36%.

        Jumlah liabilitas Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
        mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,45%.

        Jumlah ekuitas Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
        mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,29%.
Page 57
                                                                                                                  53




Laporan Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                        Audit           Audit           Audit           Audit           Audit
             Keterangan
                                      31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23

Pendapatan bersih                     84.430.478      60.346.784      79.460.503      123.607.460     128.583.264
Beban pokok pendapatan                (63.199.825)    (47.357.491)    (59.795.542)    (88.848.772)    (92.797.027)

Laba/(rugi) bruto                     21.230.653      12.989.293      19.664.961      34.758.688      35.786.237

Beban penjualan                        (1.039.971)     (1.342.063)     (1.125.733)     (1.064.580)     (1.321.419)
Beban umum & administrasi              (3.585.671)     (3.353.253)     (3.663.613)     (4.561.392)     (4.741.675)
Kerugian penurunan nilai
  properti pertambangan                           0               0               0               0               0
Penghasilan lain-lain                    501.446         560.219                  0               0               0
Beban lain-lain                          (312.886)     (1.384.254)       (980.291)       (560.803)       (885.424)
Penghasilan keuangan                     616.712         758.513         871.973         998.148        1.126.994
Biaya keuangan                         (2.333.765)     (1.539.907)       (754.155)       (759.935)     (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas
  asosiasi & ventura bersama             400.367         322.638         449.108         635.915         635.038

Laba sebelum pajak penghasilan        15.476.885       7.011.186      14.462.250      29.446.041      28.720.340

Beban pajak penghasilan                (4.342.244)     (1.378.761)     (3.853.983)     (6.452.368)     (6.590.244)

Laba tahun berjalan                   11.134.641       5.632.425      10.608.267      22.993.673      22.130.096

Laba setelah pajak yg diatribusikan
  kepada:
  Pemilik entitas induk               11.312.071       6.003.200      10.279.683       21.005.105      20.611.775
  Kepentingan non pengendali            (177.430)       (370.775)        328.584        1.988.568       1.518.321
                                      11.134.641       5.632.425      10.608.267       22.993.673      22.130.096


Jumlah pendapatan Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%.

Jumlah laba bruto Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 13,94%.

Jumlah laba tahun berjalan Perseroan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun
2023 mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 18,73%.
Page 58
                                                                                                                   54




Laporan Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                        Audit          Audit            Audit            Audit            Audit
              Keterangan
                                      31-Dec-19      31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih diperoleh dari
  aktivitas operasi                    9.435.985     18.557.088       23.284.854       32.891.585       26.346.848

Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk
  aktivitas investasi                 (9.757.541)    (2.594.328)      (3.158.997)      (10.401.292)     (33.439.773)

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk
  aktivitas pendanaan                   (830.690)    (7.834.254)      (7.419.838)      (18.653.279)     (12.230.036)

Kenaikan / (penurunan) bersih
  kas & setara kas                     (1.152.246)    8.128.506       12.706.019         3.837.014      (19.322.961)
Kas dan setara kas pada awal tahun    13.438.175     12.090.661       20.498.574        33.321.741       38.281.513
Dampak perubahan selisih kurs
  terhadap kas dan setara kas           (195.268)       279.407          117.148         1.122.758         (361.943)
Kas dan setara kas pada akhir tahun   12.090.661     20.498.574       33.321.741       38.281.513       18.596.609


Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 aktivitas operasi Perseroan
secara keseluruhan mampu untuk memenuhi kebutuhan kegiatan investasi
dan memenuhi pembayaran pinjaman dalam kegiatan pendanaan.

Analisis Rasio
             Analisis rasio            2019           2020             2021              2022             2023

Rasio likuditas
   Rasio lancar                               1,56             2,11             1,99             1,88             1,46
   Rasio cepat                                1,22             1,73             1,68             1,51             1,06
   Rasio kas                                  0,37             0,98             1,09             0,91             0,43
Rasio solvabilitas
   Debt to equity ratio                    23,06%         19,77%           12,79%               3,35%         22,46%
   Long term debt to equity ratio          17,37%         13,36%            4,15%               1,13%         20,92%
   Debt to total assets ratio              12,61%         12,51%            8,16%               2,14%         12,25%
Rasio profitabilitas
   Gross profit margin                     25,15%         21,52%           24,75%            28,12%           27,83%
   Net profit margin                       13,40%          9,95%           12,94%            16,99%           16,03%


Rasio Likuiditas
Rasio lancar mengalami penurunan dari 1,56 pada tahun 2019 menjadi 1,46
pada tahun 2023. Rasio cepat mengalami penurunan dari 1,22 pada tahun
2019 menjadi 1,06 pada tahun 2023. Rasio kas mengalami peningkatan dari
0,37 pada tahun 2019 menjadi 0,43 pada tahun 2023.

Sejak tahun 2019 sampai 2023, aset lancar secara keseluruhan Perseroan
mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya, karena rasio likuiditas
secara keseluruhan berada di atas 1.

Rasio Solvabilitas
Debt to equity ratio mengalami penurunan dari 23,06% pada tahun 2019
Page 59
                                                                               55




       menjadi 22,46% pada tahun 2023. Long term debt to equity ratio mengalami
       peningkatan dari 17,37% pada tahun 2019 menjadi 20.92% pada tahun 2023.
       Debt to total assets ratio mengalami penurunan dari 12,61% pada tahun 2019
       menjadi 12,25% pada tahun 2023.

       Mulai dari tahun 2020, Perseroan secara bertahap mengurangi jumlah utang
       yang dimilikinya, terutama pada tahun 2021. Keputusan ini diambil karena
       Perseroan memiliki posisi kas yang mencukupi. Sebagai hasilnya, manajemen
       memutuskan untuk melunasi utang-utang yang masih belum terbayar guna
       mengurangi beban keuangan yang timbul akibat utang tersebut.

       Rasio Profitabilitas
       Gross profit margin mengalami peningkatan dari 25,15% pada tahun 2019
       menjadi 27,83% pada tahun 2023. Net profit margin mengalami peningkatan
       dari 13,40% pada tahun 2019 menjadi 16,03% pada tahun 2023.

II.10.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
        Asumsi yang digunakan dalam perhitungan pengaruh Rencana Transaksi
        adalah sebagai berikut:
        • Rencana Transaksi akan dilaksanakan sebelum 30 Juni 2024;
        • Sumber dana Perseroan untuk memberikan pinjaman adalah dana internal;
        • Jumlah fasilitas pinjaman yang akan digunakan adalah sebesar
          Rp254.422.000.000,-;
        • Akun kas dan setara kas akan disesuaikan sehubungan dengan
          Rencana Transaksi;
        • Akun piutang non usaha akan disesuaikan sehubungan dengan
          Rencana Transaksi.

       Pengaruh Rencana Transaksi terhadap posisi keuangan dan kinerja Perseroan
       adalah sebagai berikut:
Page 60
                                                                              56




Proforma Posisi Keuangan
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                   Sebelum        Penyesuaian       Sesudah

Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                     18.596.609        -254.422       18.342.187
Jumlah aset lancar                  62.667.105        -254.422       62.412.683
Aset tidak lancar
   Pihak ketiga                         311.702                          311.702
   Pihak berelasi                     2.867.712         254.422        3.122.134
Piutang non usaha                     3.179.414         254.422        3.433.836
Jumlah aset tidak lancar            91.361.143         254.422       91.615.565
Jumlah aset                        154.028.248                  0   154.028.248
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek     43.038.299                  0    43.038.299
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang    26.954.386                  0    26.954.386
Jumlah liabilitas                   69.992.685                  0    69.992.685
Ekuitas
Jumlah ekuitas                      84.035.563                  0    84.035.563
Jumlah liabilitas & ekuitas        154.028.248                  0   154.028.248

Proforma posisi keuangan mengenai pengaruh Rencana Transaksi
menunjukkan perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
pada tanggal 31 Desember 2023 yang disebabkan oleh:
• Proforma jumlah aset lancar Perseroan berkurang sebesar
  Rp254.422.000.000,- yang berasal dari pengurangan akun kas dan setara
  kas sebagai akibat dari Rencana Transaksi;
• Proforma jumlah aset tidak lancar Perseroan bertambah sebesar
  Rp254.422.000.000,- yang berasal dari penambahan akun piutang non
  usaha pihak berelasi sebagai akibat dari Rencana Transaksi.
Page 61
                                                                                57




Proforma Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                      Sebelum       Penyesuaian       Sesudah

Pendapatan bersih                     128.583.264                     128.583.264
Beban pokok pendapatan                -92.797.027                     -92.797.027
Laba/(rugi) bruto                     35.786.237                  0   35.786.237
Beban penjualan                        -1.321.419                      -1.321.419
Beban umum & administrasi              -4.741.675                      -4.741.675
Kerugian penurunan nilai
   properti pertambangan
Penghasilan lain-lain                           0                               0
Beban lain-lain                          -885.424                        -885.424
Penghasilan keuangan                    1.126.994                       1.126.994
Biaya keuangan                         -1.879.411                      -1.879.411
Bagian atas laba bersih entitas
   asosiasi & ventura bersama             635.038                         635.038
Laba sebelum pajak penghasilan        28.720.340                  0   28.720.340
Beban pajak penghasilan                -6.590.244                      -6.590.244
Laba tahun berjalan                   22.130.096                  0   22.130.096
Laba setelah pajak yg diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk               20.611.775                      20.611.775
   Kepentingan non pengendali           1.518.321                       1.518.321

Proforma laba rugi mengenai pengaruh Rencana Transaksi menunjukkan
tidak terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
pada tanggal 31 Desember 2023.
Page 62
                                                                                58




Proforma Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                      Sebelum       Penyesuaian       Sesudah

Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas bersih diperoleh dari
   (digunakan untuk)
   aktivitas operasi                  26.346.848                  0   26.346.848
Arus kas dari aktivitas investasi
Penambahan pinjaman kepada
   pihak ketiga                          -430.109        -254.422        -684.531
Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas investasi                -28.305.181       -254.422      -28.559.603
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas pendanaan                -12.194.093                 0   -12.194.093
Kenaikan / (penurunan) bersih
   kas & setara kas                   -14.152.426        -254.422     -14.406.848
Kas dan setara kas pada awal tahun              0                               0
Dampak perubahan selisih kurs
   terhadap kas dan setara kas           -361.943                        -361.943
Kas dan setara kas pada akhir tahun    18.596.609        -254.422      18.596.609

Proforma arus kas mengenai pengaruh Rencana Transaksi menunjukkan
terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi pada
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp254.422.000.000,- yang berasal dari
pengurangan akun kas dan setara kas sebagai akibat dari Rencana Transaksi.
Page 63
                                                                                       59




II.10.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
                    Analisis rasio         Sebelum          Sesudah          Selisih

       Rasio likuditas
          Rasio lancar                               1,46             1,45        -0,41%
          Rasio cepat                                1,06             1,05        -0,56%
          Rasio kas                                  0,43             0,43        -1,37%
       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio                  22,46%           22,46%            0,00%
          Long term debt to equity ratio        20,92%           20,92%            0,00%
          Debt to total assets ratio            12,25%           12,25%            0,00%
       Rasio profitabilitas
          Gross profit margin                   27,83%           27,83%            0,00%
          Net profit margin                     16,03%           16,03%            0,00%

       Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
       Perseroan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam rasio likuiditas
       antara sebelum dan sesudah transaksi. Berdasarkan proforma posisi
       keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
       perbedaan ini muncul akibat dari sumber dana yang digunakan Perseroan
       untuk membiayai transaksi pinjam meminjam dana merupakan dana internal
       Perseroan.

       Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
       Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan
       per 31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami
       perubahan dengan jumlah yang tidak signifikan. Sedangkan rasio solvabilitas
       dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

II.10.4 Penilaian atas Proyeksi Penjualan
        Dalam memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, Penilai
        tidak menggunakan data proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan,
        namun data yang digunakan adalah proyeksi tambahan penjualan alat berat
        dari penyaluran pinjaman yang diperoleh dari manajemen Perseroan. Kami
        telah melakukan penelaahan atas kewajaran pencapaian target penjualan
        dan tingkat keuntungan yang wajar.

       Selama 5 tahun terakhir rata-rata net profit margin Perseroan adalah sebesar
       13,86%. Tambahan penjualan alat berat sebesar Rp254.422.000.000,-
       diasumsikan Perseroan akan mendapat tambahan laba tahun berjalan
       sebesar 10%
Page 64
                                                                                                         60




II.10.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana
        Transaksi
        Performa keuangan KAF selama lima tahun terakhir secara CAGR
        menunjukkan bahwa KAF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
        peningkatan. Performa keuangan KAF sedang menunjukkan penguatan yang
        disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara sejak tahun
        2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis walaupun tetap
        bertahan di tren positif serta masifnya proyek pembangunan infrastruktur
        oleh pemerintah akan mempengaruhi industri alat berat. Namun pada 2020
        KAF mengalami penurunan performa keuangan yang disebabkan oleh
        pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 dan 2022 performa KAF mulai
        menunjukkan pemulihan walaupun belum sebaik kondisi performanya
        sebelum pandemi terjadi. Pada tahun 2023 performa KAF sudah melebihi
        performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan pembayaran pinjaman
        pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

       Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan
       KAF adalah sebagai berikut:

       Laporan Posisi Keuangan
       Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                       Audit         Audit         Audit         Audit         Audit
                     Keterangan
                                     31-Dec-19     31-Dec-20     31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23

       Aset
       Jumlah aset                     4.529.120     3.605.780     4.172.260     6.453.041     7.276.240
       Liabilitas
       Jumlah liabilitas               2.891.137     1.890.681     2.379.040     4.429.970     5.167.582
       Ekuitas
       Jumlah ekuitas                  1.637.983     1.715.099     1.793.220     2.023.071     2.108.658
       Jumlah liabilitas & ekuitas     4.529.120     3.605.780     4.172.260     6.453.041     7.276.240


       Jumlah aset KAF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 12,58%.

       Jumlah liabilitas KAF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 15,63%.

       Jumlah ekuitas KAF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
       peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 6,52%.
Page 65
                                                                                                                61




Laporan Laba Rugi
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                      Audit          Audit           Audit             Audit          Audit
              Keterangan
                                    31-Dec-19      31-Dec-20       31-Dec-21         31-Dec-22      31-Dec-23

Pendapatan
Sewa pembiayaan                          374.750        288.494         230.412           399.828        603.623
Pendapatan bunga                           7.687          4.308           1.803             2.561          5.844
Keuntungan dari nilai tukar                4.064              0           4.215            42.464        -38.337
                                         386.501        292.802         236.430           444.853        571.130
Beban
Pengembalian/(penyisihan)
   kerugian penurunan nilai               11.804        -29.622          16.514           -18.264        -45.000
Beban pembiayaan                        -151.013       -112.850         -83.104          -169.036       -285.004
Beban personal                           -33.690        -34.231         -33.764           -38.375        -49.033
Beban transportasi dan komunikasi         -5.730         -5.318          -6.710            -8.427        -10.684
Laba/(rugi) dari nilai tukar                   0              0               0                 0              0
Beban sewa                                -2.618         -2.994          -3.582            -1.778         -1.777
Jasa Ahli                                 -6.772         -4.421          -5.255            -4.605         -3.694
Beban depresiasi dan amortisasi           -3.552         -4.297          -4.708            -4.761         -6.452
Beban perbaikan dan pemeliharaan          -2.404         -1.901          -2.065            -2.688         -2.607
Beban lain-lain                           -9.659        -14.634          -3.847           -94.995         36.932
                                        -203.634       -210.268        -126.521          -342.929       -367.319

Laba sebelum pajak penghasilan          182.867         82.534         109.909           101.924        203.811

Beban pajak penghasilan                  -45.584        -18.499         -25.471           -22.892        -45.840

Laba bersih tahun berjalan              137.283         64.035          84.438            79.032        157.971


Jumlah pendapatan KAF sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 10,25%.

Jumlah laba tahun berjalan KAF sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 3,57%.

Laporan Arus Kas
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                      Audit          Audit           Audit             Audit          Audit
              Keterangan
                                    31-Dec-19      31-Dec-20       31-Dec-21         31-Dec-22      31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas bersih diperoleh dari
   (digunakan untuk)
   aktivitas operasi                    896.616      1.128.077        -456.488         -1.708.157      -543.320
Arus kas dari aktivitas investasi
Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas investasi                    -4.163         -5.949          -7.276            -8.255         -4.409
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas bersih diperoleh dari /
   (digunakan untuk)
   aktivitas pendanaan                -1.038.790     -1.061.813        410.174         1.787.488        595.236
Penyesuaian selisih kurs                 -10.985             181             1.508         10.141         -4.470
Kenaikan/(penurunan) bersih
   kas & setara kas                     -157.322         60.496         -52.082            81.217         43.037
Kas & setara kas awal tahun              304.296        146.974         207.470           155.388        236.605
Kas & setara kas akhir tahun             146.974        207.470         155.388           236.605        279.642


Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 aktivitas operasi KAF secara
keseluruhan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan kegiatan investasi dan
memenuhi pembayaran pinjaman dalam kegiatan pendanaan.
Page 66
                                                                                              62




       Analisis Rasio
                    Analisis rasio     2019        2020        2021        2022        2023

       Rasio solvabilitas
          Debt to equity ratio           176,51%     110,24%     132,67%     218,97%     245,06%
          Debt to total assets ratio      63,83%      52,43%      57,02%      68,65%      71,02%
       Rasio profitabilitas
          Gross profit margin             47,31%      28,19%      46,49%      22,91%      35,69%
          Net profit margin               35,52%      21,87%      35,71%      17,77%      27,66%


       Rasio Solvabilitas
       Debt to equity ratio mengalami peningkatan dari 176,51% pada tahun 2019
       menjadi 245,06% pada tahun 2023. Debt to total assets ratio mengalami
       peningkatan dari 63,83% pada tahun 2019 menjadi 71,02% pada tahun 2023.

       Selama tahun 2019 sampai 2023, porsi utang secara keseluruhan mengalami
       peningkatan.

       Rasio Profitabilitas
       Gross profit margin mengalami penurunan dari 47,31% pada tahun 2019
       menjadi 35,69% pada tahun 2023. Net profit margin mengalami penurunan
       dari 35,52% pada tahun 2019 menjadi 27,66% pada tahun 2023.

II.10.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana
        Transaksi
        Jumlah fasilitas pinjaman yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi
        adalah sebesar Rp254.422.000.000,-. Untuk memenuhi pinjaman tersebut
        Perseroan akan menggunakan dana internalnya. Saldo kas yang tersedia di
        Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp18.596.609.000.000,-.
        Sehingga dapat disimpulkan bahwa keuangan Perseroan tidak akan terganggu
        karena jika mengacu kepada rasio likuiditas yang terdapat pada tabel bab
        II.10.3, perbedaan yang muncul tidaklah signifikan.

       Dalam Perjanjian Pinjaman Pasal 17.1 diatur mengenai financial covenant
       yang harus dipenuhi KAF kepada Perseroan yaitu KAF sebagai penerima
       pinjaman wajib untuk menyerahkan laporan keuangan kepada Perseroan
       sebagai pemberi pinjaman.

II.10.7 Analisis Inkremental
        Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
        KAF adalah untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan, dimana KAF
        sebagai penerima pinjaman akan menggunakan dana yang dipinjam untuk
        pembiayaan pembelian alat-alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini
        dilakukan agar pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen.

       Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, target penjualan alat
       berat sebagai berikut:
Page 67
                                                                                         63




  Periode     Produk       Kuantitas   Harga/unit     Penjualan      Target net profit

    Jul-24   PC 135                3          1.160          3.480                   348
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                1          1.465          1.465                   147
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   0          3.350              0                     0
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                0          1.600              0                     0
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                             5          1.389         6.947                    695

    Aug-24   PC 135                4          1.160          4.640                   464
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                3          1.465          4.395                   440
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   3          3.350         10.050                 1.005
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                0          1.600              0                     0
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            11          1.917        21.087                 2.109

    Sep-24   PC 135                2          1.160          2.320                   232
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                7          1.465         10.255                 1.026
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   1          3.350          3.350                   335
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                2          1.600          3.200                   320
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            13          1.625        21.127                 2.113

    Oct-24   PC 135                2          1.160          2.320                   232
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                8          1.465         11.720                 1.172
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   0          3.350              0                     0
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                3          1.600          4.800                   480
             P410                  2          2.002          4.004                   400
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            15          1.523        22.844                 2.284
Page 68
                                                                                         64




  Periode     Produk       Kuantitas   Harga/unit     Penjualan      Target net profit

    Nov-24   PC 135                5          1.160          5.800                   580
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                7          1.465         10.255                 1.026
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   2          3.350          6.700                   670
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                1          1.600          1.600                   160
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            16          1.647        26.357                 2.636

    Dec-24   PC 135                3          1.160          3.480                   348
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                7          1.465         10.255                 1.026
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   1          3.350          3.350                   335
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                1          1.600          1.600                   160
             P410                  2          2.002          4.004                   400
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            14          1.621        22.689                 2.269

    Jan-25   PC 135                3          1.160          3.480                   348
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                6          1.465          8.790                   879
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   1          3.350          3.350                   335
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                1          1.600          1.600                   160
             P410                  0          2.002              0                     0
             P360                  3          2.300          6.900                   690
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            14          1.723        24.120                 2.412

    Feb-25   PC 135                3          1.160          3.480                   348
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                5          1.465          7.325                   733
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   1          3.350          3.350                   335
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                1          1.600          1.600                   160
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  2          2.300          4.600                   460
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            13          1.720        22.357                 2.236
Page 69
                                                                                         65




  Periode     Produk       Kuantitas   Harga/unit     Penjualan      Target net profit

    Mar-25   PC 135                3          1.160          3.480                   348
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                8          1.465         11.720                 1.172
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   1          3.350          3.350                   335
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                2          1.600          3.200                   320
             P410                  0          2.002              0                     0
             P360                  2          2.300          4.600                   460
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            16          1.647        26.350                 2.635

    Apr-25   PC 135                6          1.160          6.960                   696
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                7          1.465         10.255                 1.026
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   2          3.350          6.700                   670
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                1          1.600          1.600                   160
             P410                  0          2.002              0                     0
             P360                  0          2.300              0                     0
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            16          1.595        25.515                 2.552

    May-25   PC 135                4          1.160          4.640                   464
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                7          1.465         10.255                 1.026
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   1          3.350          3.350                   335
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                0          1.600              0                     0
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  1          2.300          2.300                   230
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                            14          1.611        22.547                 2.255

    Jun-25   PC 135                2          1.160          2.320                   232
             PC 195                0          1.250              0                     0
             PC 200                4          1.465          5.860                   586
             PC 300                0          2.750              0                     0
             D85                   0          3.350              0                     0
             BW212                 0            925              0                     0
             CWE370                0          1.600              0                     0
             P410                  1          2.002          2.002                   200
             P360                  1          2.300          2.300                   230
             PC 200 M0CE           0          1.300              0                     0

Jumlah                             8          1.560        12.482                 1.248

Jumlah                           155          1.641       254.422                25.442
Page 70
                                                                          66




Untuk produk Komatsu tipe PC135, PC200, D85, UD Truck tipe CWE370,
Scania tipe P410 dan P360, diasumsikan Perseroan akan mendapat tambahan
laba tahun berjalan sebesar 10% dan mendapatkan tambahan pendapatan
bunga dari Rencana Transaksi sebesar 5% sampai dengan 6.75% per tahun
yang akan dibayarkan setiap 3 bulanan. Berdasarkan hasil analisis, rata-rata
tertimbang suku bunga Rencana Transaksi adalah sebesar 6,45%.

Analisis inkremental dilakukan dengan cara membandingkan jumlah
pendapatan yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana antara
Perseroan dan KAF, dimana Perseroan akan mendapatkan pendapatan bunga
serta tambahan laba dari penjualan alat berat, dengan jumlah pendapatan
yang diperoleh apabila Perseroan tidak melakukan transaksi pinjam
meminjam dengan KAF.

Apabila Perseroan tidak menyalurkan fasilitas dana kepada KAF untuk
kebutuhan Rencana Transaksi, maka diasumsikan:
• Perseroan dapat menyalurkan fasilitas dana untuk memperoleh
  pendapatan bunga dengan membeli MTN yang menggunakan tingkat suku
  bunga pasar;
• Perseroan dapat menyalurkan fasilitas dana dengan tingkat suku bunga
  modal kerja Bank Indonesia sehingga dapat memperoleh pendapatan
  bunga. Akibat besaran suku bunga mengikuti tingkat suku bunga pasar
  sehingga penerima pinjaman tidak ada keharusan untuk menggunakan
  dana yang diterima untuk membeli produk dari Perseroan. Sehingga tidak
  ada penambahan dari penjualan alat berat.

Hasil analisis adalah sebagai berikut:
• Transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF
  Dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF, selain
  pendapatan bunga Perseroan juga akan memperoleh tambahan laba dari
  penjualan alat beratnya.

  Hasil dari tambahan laba tahun berjalan akan didiskontokan untuk
  mendapatkan nilai kini. Tingkat diskonto yang digunakan adalah sebesar
  12,24% yang diperoleh dengan menggunakan Metode Weighted Average
  Cost of Capital (WACC) dengan perhitungan sebagai berikut:
Page 71
                                                                                                               67




Perhitungan Tingkat Diskonto
Weighted Average Cost of Capital (WACC)
Per 31 Desember 2023
                                   Keterangan                                                    Sumber

Beta                          Unlevered beta                                 1,00      Damodaran 2024
                              Debt to equity ratio                         35,00%      Damodaran 2024
                              Pajak                                        22,00%
                              Levered beta                                   1,28
Cost of equity (Ke)           Risk free rates                               6,60%      PHEI 29 Des 2023
                              Levered beta                                   1,28
                              Risk premium                                  7,38%      Damodaran 2024
                              Default spread                                2,07%      Damodaran 2024
                              Cost of equity (Ke)                          13,95%
Cost of debt (Kd)             Pinjaman investasi                            9,41%      SEKI BI Des 2023
                              Pajak                                        22,00%
                              Cost of debt (Kd)                             7,34%
Tingkat diskonto              Cost of equity (Ke)                          13,95%
                              Porsi ekuitas (We)                           74,07%
                              Cost of debt (Kd)                             7,34%
                              Porsi utang (Wd)                             25,93%
                              Tingkat diskonto                             12,24%      Ke x We + Kd x Wd

Perhitungan nilai kini dari tambahan penjualan adalah sebagai berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan sesuai dengan
target yg ditentukan
                                                                            Diskon      Diskon
       Periode         Penjualan       Laba bersih      Tingkat diskonto                           Present value
                                                                            periode     faktor
          31-Dec-23
              Jul-24          6.947               695            12,24%         1,33        0,96              667
             Aug-24          21.087             2.109            12,24%         1,67        0,95            2.005
             Sep-24          21.127             2.113            12,24%         2,00        0,94            1.989
             Oct-24          22.844             2.284            12,24%         2,33        0,93            2.129
             Nov-24          26.357             2.636            12,24%         2,67        0,92            2.432
             Dec-24          22.689             2.269            12,24%         3,00        0,91            2.073
             Jan-25          24.120             2.412            12,24%         3,33        0,90            2.182
             Feb-25          22.357             2.236            12,24%         3,67        0,90            2.002
             Mar-25          26.350             2.635            12,24%         4,00        0,89            2.336
             Apr-25          25.515             2.552            12,24%         4,33        0,88            2.239
             May-25          22.547             2.255            12,24%         4,67        0,87            1.959
             Jun-25          12.482             1.248            12,24%         5,00        0,86            1.074
Jumlah                     254.422           25.442                                                       23.087


Nilai kini dari tambahan                        laba       tahun       berjalan         adalah        sebesar
Rp23.087.000.000,-.

Pendapatan bunga yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana
antara Perseroan dan KAF adalah sebagai berikut:
Page 72
                                                              68




Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                     Pendapatan Bunga
               Peiode
                                     Rencana Transaksi
                 Jul-24                              703
                 Aug-24                            2.259
                 Sep-24                            2.282
                 Oct-24                            2.465
                 Nov-24                            2.735
                 Dec-24                            2.395
                 Jan-25                            2.550
                 Feb-25                            2.337
                 Mar-25                            2.744
                 Apr-25                            2.564
                 May-25                            2.303
                 Jun-25                            1.276
Jumlah pendapatan bunga                          26.614

Jumlah Pendapatan bunga adalah sebesar Rp26.614.000.000,-.

Jumlah pendapatan yang diperoleh Perseroan dari transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan KAF adalah sebagai berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                     Pendapatan Bunga
               Peiode
                                     Rencana Transaksi
                 Jul-24                              703
                 Aug-24                            2.259
                 Sep-24                            2.282
                 Oct-24                            2.465
                 Nov-24                            2.735
                 Dec-24                            2.395
                 Jan-25                            2.550
                 Feb-25                            2.337
                 Mar-25                            2.744
                 Apr-25                            2.564
                 May-25                            2.303
                 Jun-25                            1.276
Jumlah pendapatan bunga                          26.614
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                    23.087
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat                  49.702

Jumlah pendapatan adalah sebesar Rp49.702.000.000,-.
Page 73
                                                                        69




• Pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pasar
  Berdasarkan penelitian terbatas yang kami lakukan terhadap tingkat suku
  bunga MTN yang diterbitkan pada tahun 2022 dan 2023 dengan tenor
  4 sampai dengan 5 tahun dengan pembayaran bunga setiap 3 bulanan,
  diperoleh bahwa tingkat suku bunga MTN adalah minimal 6,95%, maksimal
  11,65%, median 10,13% dan rata-rata 10,02%. Kami menyimpulkan bahwa
  rata-rata tingkat suku bunga MTN sebagai tingkat suku bunga pasar. Hasil
  perhitungan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pasar adalah
  sebagai berikut:
  Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                    Pendapatan Bunga
               Peiode
                                     Suku Bunga MTN
                Jul-24                           1.186
                Aug-24                           3.582
                Sep-24                           3.569
                Oct-24                           3.839
                Nov-24                           4.406
                Dec-24                           3.773
                Jan-25                           3.989
                Feb-25                           3.678
                Mar-25                           4.312
                Apr-25                           4.153
                May-25                           3.650
                Jun-25                           2.010
  Jumlah pendapatan bunga                      42.147

  Jumlah pendapatan adalah sebesar Rp42.147.000.000,-.
Page 74
                                                                     70




• Pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman modal kerja
  Bank Indonesia
  Hasil perhitungan pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman
  modal kerja Bank Indonesia sebesar 8,93% adalah sebagai berikut:
  Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                  Pendapatan Bunga
               Peiode
                                Suku Bunga Modal Kerja
                Jul-24                           1.051
                Aug-24                           3.172
                Sep-24                           3.161
                Oct-24                           3.400
                Nov-24                           3.902
                Dec-24                           3.341
                Jan-25                           3.533
                Feb-25                           3.258
                Mar-25                           3.819
                Apr-25                           3.678
                May-25                           3.233
                Jun-25                           1.780
  Jumlah pendapatan bunga                      37.330

  Jumlah pendapatan adalah sebesar Rp37.330.000.000,-.
Page 75
                                                                                                       71




Perbandingan antara ketiga jumlah pendapatan di atas adalah sebagai
berikut:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                                            Pendapatan Bunga
               Peiode
                                     Rencana Transaksi       Suku Bunga MTN        Suku Bunga Modal Kerja
                 Jul-24                               703                 1.186                     1.051
                 Aug-24                             2.259                 3.582                     3.172
                 Sep-24                             2.282                 3.569                     3.161
                 Oct-24                             2.465                 3.839                     3.400
                 Nov-24                             2.735                 4.406                     3.902
                 Dec-24                             2.395                 3.773                     3.341
                 Jan-25                             2.550                 3.989                     3.533
                 Feb-25                             2.337                 3.678                     3.258
                 Mar-25                             2.744                 4.312                     3.819
                 Apr-25                             2.564                 4.153                     3.678
                 May-25                             2.303                 3.650                     3.233
                 Jun-25                             1.276                 2.010                     1.780
Jumlah pendapatan bunga                           26.614                42.147                    37.330
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                     23.087                       0                        0
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat                   49.702                42.147                    37.330
Selisih                                                                   7.554                    12.372
% selisih                                                                17,92%                    33,14%


Hasil analisis inkremental di atas menunjukkan bahwa jumlah pendapatan
yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan
KAF lebih menguntungkan dibandingkan dengan jumlah pendapatan bunga
yang diperoleh dari membeli MTN dengan memperoleh pendapatan bunga
dengan menggunakan tingkat suku bunga pasar dan dari pendapatan bunga
yang diperoleh dari memberikan pinjaman dengan menggunakan tingkat suku
bunga modal kerja Bank Indonesia.
Page 76
                                                                                                                                                            72




II.10.8 Analisis Sensitivitas
        Sensitivitas Terhadap Tingkat Suku Bunga dan Tingkat Suku Bunga Modal
        Kerja Bank Indonesia
        Analisis sensitivitas terhadap tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku
        bunga modal kerja Bank Indonesia dilakukan dengan cara melihat pengaruh
        dari perubahan tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku bunga modal kerja
        Bank Indonesia terhadap selisih antara jumlah pendapatan yang diperoleh
        dari transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF dengan
        pendapatan bunga pasar.

       Dalam analisis ini kami asumsikan bahwa tingkat suku bunga pasar mengalami
       kenaikan dan penurunan sebesar 10% dan 20%. Hasil analisis adalah sebagai
       berikut:

       Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar
       Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
       Sensitivitas tingkat bunga pasar
                                                                                             Pendapatan Bunga
                      Periode
                                            Rencana Transaksi    Suku Bunga MTN       Naik 10%             Naik 20%            Turun 10%        Turun 20%
       Jumlah pendapatan bunga                          26.614              42.147            46.613                  51.124           37.726           33.349
       Nilai kini dari tambahan penjualan
          alat berat                                    23.087                    0                0                      0                 0                0
       Jumlah pendapatan bunga dan
         tambahan penjualan alat berat                  49.702             42.147            46.613               51.124               37.726           33.349
       Selisih                                                               7.554             3.088               -1.423              11.976           16.352
       % selisih                                                                             -59,12%             -118,83%              58,53%          116,46%


       Hasil analisis menunjukkan:
       • Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar:
         o Jika tingkat suku bunga pasar naik 10% maka selisih jumlah pendapatan
             menjadi Rp3.088.000.000,- atau lebih rendah 59,12% dibandingkan
             selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
             dana antara Perseroan dan KAF;
         o Jika tingkat suku bunga pasar naik 20% maka selisih jumlah pendapatan
             menjadi negatif Rp1.423.000.000,- atau lebih rendah 118,83%
             dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
             meminjam dana antara Perseroan dan KAF;
         o Jika tingkat suku bunga pasar turun 10% maka selisih jumlah
             pendapatan menjadi Rp11.976.000.000,- atau lebih tinggi 58,53%
             dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
             meminjam dana antara Perseroan dan KAF;
         o Jika tingkat suku bunga pasar turun 20% maka selisih jumlah
             pendapatan menjadi Rp16.352.000.000,- atau lebih tinggi 116,46%
             dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam
             meminjam dana antara Perseroan dan KAF.
Page 77
                                                                                                                                                     73




Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal kerja
Bank Indonesia
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Sensitivitas tingkat bunga kredit modal kerja SEKI BI
                                                                                      Pendapatan Bunga
               Periode
                                     6,50%            Suku Bunga Modal Kerja   Naik 10%             Naik 20%            Turun 10%        Turun 20%
Jumlah pendapatan bunga                      26.614                  37.330            41.263                  45.233           33.432           29.570
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                23.087                       0                 0                      0                 0                0
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat              49.702                 37.330            41.263               45.233               33.432           29.570
Selisih                                                              12.372             8.438                4.469              16.270           20.131
% selisih                                                                             -31,80%              -63,88%              31,51%           62,72%

Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal
  kerja Bank Indonesia:
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia naik 10% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp8.438.000.000,- atau lebih
      rendah 31,80% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan
      transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF;
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia naik 20% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp4.469.000.000,- atau lebih
      rendah 63,88% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan
      transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF;
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia turun 10% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp16.270.000.000,- atau lebih tinggi
      31,51% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi
      pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF;
  o Jika tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia turun 20% maka
      selisih jumlah pendapatan menjadi Rp20.131.000.000,- atau lebih tinggi
      62,72% dibandingkan selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi
      pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF.

Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah pendapatan transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan KAF sensitif terhadap tingkat suku
bunga pasar dan tingkat suku bunga pinjaman modal kerja Bank Indonesia.
Page 78
                                                                            74




Sensitivitas Terhadap Tingkat Laba Penjualan
Analisis sensitivitas terhadap tingkat laba penjualan dilakukan dengan cara
melihat pengaruh dari perubahan tingkat laba penjualan terhadap selisih
antara jumlah pendapatan diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana
antara Perseroan dan KAF dengan pendapatan bunga pasar dan pendapatan
bunga modal kerja.

Dalam analisis ini kami asumsikan bahwa tingkat laba penjualan mengalami
penurunan sebesar 5% dan 10%. Hasil analisis adalah sebagai berikut:

Perhitungan analisis sensitivitas laba
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Sensitivitas laba
             Penjualan               100%         Turun 5%      Turun 10%

Jumlah pendapatan dengan tingkat
   bunga perjanjian pinjaman             26.614        26.614         26.614
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                            23.087        21.933         20.779
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat          49.702        48.547        47.393
Jumlah pendapatan dengan tingkat
   suku bunga MTN                        42.147
Selisih                                   7.554         6.400          5.246
% selisih                                             -15,28%        -30,56%
Jumlah pendapatan dengan tingkat
   suku bunga SEKI BI                    37.330
Selisih                                  12.372        11.217         10.063
% selisih                                              -9,33%        -18,66%

Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar:
  o Jika tingkat penjualan turun 5% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi Rp6.400.000.000,- atau lebih rendah 15,28% dibandingkan
      selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
      dana antara Perseroan dan KAF;
  o Jika tingkat penjualan turun 10% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi Rp5.246.000.000,- atau lebih rendah 30,56% dibandingkan
      selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
      dana antara Perseroan dan KAF.
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal
  kerja Bank Indonesia:
  o Jika tingkat penjualan turun 5% maka selisih jumlah pendapatan
      menjadi Rp11.217.000.000,- atau lebih rendah 9,33% dibandingkan
Page 79
                                                                                                     75




     selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
     dana antara Perseroan dan KAF;
   o Jika tingkat penjualan turun 10% maka selisih jumlah pendapatan
     menjadi Rp10.063.000.000,- atau lebih rendah 18,66% dibandingkan
     selisih awal dengan jumlah pendapatan transaksi pinjam meminjam
     dana antara Perseroan dan KAF.

Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah pendapatan transaksi pinjam
meminjam dana antara Perseroan dan KAF sensitif terhadap tingkat
penjualan.

Sensitivitas Terhadap Perubahan Suku Bunga Rencana Transaksi
Analisis sensitivitas terhadap tingkat suku bunga Rencana Transaksi dilakukan
dengan cara melihat pengaruh dari perubahan tingkat suku bunga Rencana
Transaksi terhadap selisih antara jumlah pendapatan yang diperoleh dari
transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF dengan
pendapatan bunga pasar dan pendapatan bunga modal kerja Bank Indonesia.

Dalam analisis ini kami asumsikan bahwa tingkat suku bunga Rencana
Transaksi menjadi 5,00% (turun 81,79%) dan 6,75% (naik 16,52%) yang
merupakan batas bawah dan batas atas suku bunga yang disepakati. Hasil
analisis adalah sebagai berikut.

Hasil analisis adalah sebagai berikut:
Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                                            Pendapatan Bunga
               Periode
                                     Suku Bunga MTN Rencana Transaksi   Bunga 5%       Bunga 6,75%
Jumlah pendapatan bunga                       42.147          26.614          20.436          27.862
Nilai kini dari tambahan penjualan
   alat berat                                                 23.087          23.087          23.087
Jumlah pendapatan bunga dan
  tambahan penjualan alat berat              42.147          49.702          43.523           50.949
Selisih                                                        7.554           1.376           8.802
% selisih                                                     17,92%           3,26%          20,88%
% perubahan selisih                                                          -81,79%          16,52%


Hasil analisis menunjukkan:
• Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga pasar:
  o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 5% untuk semua
      produk, maka selisih jumlah pendapatan menjadi Rp1.376.000.000,-
      atau lebih rendah 81,79% dibandingkan selisih awal dengan pendapatan
      tingkat suku bunga pasar;
  o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 6,75% untuk semua
      produk, maka selisih jumlah pendapatan menjadi Rp8.802.000.000,-
Page 80
                                                                                                              76




               atau lebih tinggi 16,52% dibandingkan selisih awal dengan pendapatan
               tingkat suku bunga pasar;

        Perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal kerja
        Bank Indonesia
        Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
                                                                     Pendapatan Bunga
                       Periode
                                             Suku Bunga SEKI Rencana Transaksi   Bunga 5%       Bunga 6,75%
        Jumlah pendapatan bunga                       37.330          26.614           20.436          27.862
        Nilai kini dari tambahan penjualan
           alat berat                                                 23.087           23.087          23.087
        Jumlah pendapatan bunga dan
          tambahan penjualan alat berat              37.330           49.702          43.523           50.949
        Selisih                                                       12.372            6.193          13.619
        % selisih                                                     33,14%           16,59%          36,48%
        % perubahan selisih                                                           -49,94%          10,08%


        • Hasil perhitungan analisis sensitivitas dengan tingkat suku bunga modal
          kerja Bank Indonesia:
          o Jika tingkat suku bunga suku bunga Rencana Transaksi sebesar 5% untuk
            semua produk, maka selisih jumlah pendapatan menjadi
            Rp6.193.000.000,- atau lebih rendah 49,94% dibandingkan selisih awal
            dengan pendapatan tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia;
          o Jika tingkat suku bunga Rencana Transaksi sebesar 6,75% untuk semua
            produk, maka selisih jumlah pendapatan menjadi Rp13.619.000.000,-
            atau lebih tinggi 10,08% dibandingkan selisih awal dengan pendapatan
            tingkat modal kerja Bank Indonesia;

        Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah pendapatan transaksi pinjam
        meminjam dana antara Perseroan dan KAF sensitif terhadap perubahan suku
        bunga Rencana Transaksi.

II.11   Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Transaksi Pinjam
        Meminjam Dana

II.11.1 Analisis Kelayakan Investasi
        Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
        dan KAF akan digunakan untuk mendukung penjualan alat berat sesuai
        dengan target penjualan. Dalam proyeksi tambahan penjualan alat berat
        sebesar Rp254.422.000.000,- diasumsikan Perseroan akan mendapat
        tambahan laba tahun berjalan sebesar 10%. Selama 5 tahun terakhir rata-
        rata net profit margin Perseroan adalah sebesar 13,86%.
Page 81
                                                                              77




II.11.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
        Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
        dan KAF akan digunakan untuk mendukung penjualan alat berat sesuai
        dengan target penjualan. Sehingga pinjaman dari Perseroan baru akan
        disalurkan jika terjadi penjualan oleh KAF kepada konsumen.

        Performa keuangan KAF selama lima tahun terakhir secara CAGR
        menunjukkan bahwa KAF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
        peningkatan. Performa keuangan KAF sedang menunjukkan penguatan yang
        disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara sejak tahun
        2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis walaupun tetap
        bertahan di tren positif serta masifnya proyek pembangunan infrastruktur
        oleh pemerintah akan mempengaruhi industri alat berat. Namun pada 2020
        KAF mengalami penurunan performa keuangan yang disebabkan oleh
        pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 dan 2022 performa KAF mulai
        menunjukkan pemulihan walaupun belum sebaik kondisi performanya
        sebelum pandemi terjadi. Pada tahun 2023 performa KAF sudah melebihi
        performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan pembayaran pinjaman
        pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

II.11.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
        Dengan mempertimbangkan bahwa penyaluran dana untuk mendukung
        penjualan alat berat sesuai dengan target penjualan, maka kami
        berkesimpulan tidak terdapat faktor-faktor lain yang relevan.

II.12   Analisis atas Jaminan
        Dalam Perjanjian Pinjaman beserta amandemen yang telah dan akan
        dilakukan atas Perjanjian Pinjaman, tidak diatur ketentuan mengenai
        jaminan. Namun di dalam Perjanjian Pinjaman diatur mengenai mekanisme
        peristiwa wanprestasi sebagai suatu jaminan hak-hak dan kewajiban
        Perseroan dan KAF dalam melaksanakan Perjanjian Pinjaman.

        Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena
        kedudukan Perseroan dan KAF dikendalikan oleh kelompok usaha yang sama
        yaitu Grup ASTRA. Dengan berada dalam satu kelompok usaha yang sama,
        diharapkan bahwa pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo lebih dapat
        dikendalikan sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.

        Disamping itu KAF dan Perseroan sepakat dana pinjaman tersebut akan
        digunakan hanya untuk membiayai pembelian alat berat oleh pelanggan
        Perseroan dan Perseroan dapat ikut terlibat dalam proses penilaian dan
        seleksi pelanggan sehingga mengurangi risiko.
Page 82
                                                                         78




Performa keuangan KAF selama lima tahun terakhir secara CAGR
menunjukkan bahwa KAF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
peningkatan. Performa keuangan KAF sedang menunjukkan penguatan yang
disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara sejak tahun
2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis walaupun tetap
bertahan di tren positif serta masifnya proyek pembangunan infrastruktur
oleh pemerintah akan mempengaruhi industri alat berat. Namun pada 2020
KAF mengalami penurunan performa keuangan yang disebabkan oleh
pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 dan 2022 performa KAF mulai
menunjukkan pemulihan walaupun belum sebaik kondisi performanya
sebelum pandemi terjadi. Pada tahun 2023 performa KAF sudah melebihi
performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan pembayaran pinjaman
pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

Berdasarkan analisis tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa risiko tidak
tertagih dan terbayarnya pinjaman dapat diminimalisasi.
Page 83
                                                                                            79




III   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
      Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
        Perseroan:
        a. Alasan dilakukannya transaksi pinjam meminjam dana antara
             Perseroan dan KAF adalah untuk mendukung kegiatan operasional
             Perseroan, dimana KAF sebagai penerima pinjaman akan
             menggunakan dana yang dipinjam untuk pembiayaan pembelian alat-
             alat berat dari konsumen Perseroan. Hal ini dilakukan agar
             pembiayaan atau program ini menarik bagi konsumen. Rencana
             Transaksi dilakukan untuk mendukung penjualan alat berat Perseroan
             pada tahun 2024 khususnya penjualan alat berat produk Komatsu tipe
             PC135, PC200, D85, UD Truck tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360;
        b. Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap
             keuangan Perseroan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam
             rasio likuiditas antara sebelum dan sesudah transaksi. Berdasarkan
             proforma posisi keuangan per 31 Desember 2023 yang diperoleh dari
             manajemen Perseroan, perbedaan ini muncul akibat dari sumber dana
             yang digunakan Perseroan untuk membiayai transaksi pinjam
             meminjam dana merupakan dana internal Perseroan.
                         Analisis rasio         Sebelum          Sesudah          Selisih

            Rasio likuditas
               Rasio lancar                               1,46             1,45        -0,41%
               Rasio cepat                                1,06             1,05        -0,56%
               Rasio kas                                  0,43             0,43        -1,37%
            Rasio solvabilitas
               Debt to equity ratio                  22,46%           22,46%            0,00%
               Long term debt to equity ratio        20,92%           20,92%            0,00%
               Debt to total assets ratio            12,25%           12,25%            0,00%
            Rasio profitabilitas
               Gross profit margin                   27,83%           27,83%            0,00%
               Net profit margin                     16,03%           16,03%            0,00%


            Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan
            Keuangan Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan
            Perseroan per 31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas
            mengalami perubahan dengan jumlah yang tidak signifikan. Sedangkan
            rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

      • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak:
        a. Berdasarkan Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dan KAF, pihak-
            pihak yang terlibat dalam transaksi adalah:
            • Perseroan sebagai pihak pemberi pinjaman;
Page 84
                                                                         80




     • KAF sebagai pihak penerima pinjaman.
  b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi Perseroan dan KAF
     serta informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, hubungan
     afiliasi antara pihak-pihak yang bertransaksi adalah sebagai berikut:
     • Perseroan dan KAF memiliki hubungan afiliasi karena kedua
        perusahaan ini tergabung dalam Grup ASTRA. 59,50% saham
        Perseroan dimiliki oleh PT Astra International Tbk, sedangkan
        50,00% saham KAF dimiliki oleh PT Sedaya Multi Investama yang
        99,99% sahamnya dimiliki oleh PT Astra International Tbk;
     • Bpk. Franciscus Xaverius Laksana Kesuma menjabat sebagai
        Presiden Direktur di Perseroan dan juga menjabat sebagai Presiden
        Komisaris di KAF per 31 Desember 2023 hingga tanggal laporan ini
        diterbitkan.

• Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati:
  a. Berdasarkan draft Amandemen IX, perubahan syarat dan ketentuan
     dalam Amandemen IX adalah bahwa:
     • Periode ketersediaan berarti periode dari dan termasuk tanggal
         perjanjian ini ditandatangani sampai dengan tanggal 30 Juni 2025
         atau periode lain yang disetujui oleh pemberi pinjaman;
     • Perubahan kalkulasi bunga , sebagai berikut:
         o Suku bunga atas setiap Pinjaman untuk setiap Periode Bunga
            adalah maksimal sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen)
            per tahun (“Suku Bunga”);
         o Ketentuan Suku Bunga sebagaimana diatur dalam poin di atas
            dapat dikecualikan berdasarkan pertimbangan Pemberi Pinjaman
            dan Pemberi Pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk
            menentukan besaran nilai pengecualian Suku Bunga tersebut
            dengan nilai tidak kurang dari 5% (lima persen) per tahun.
            Penentuan besaran Suku Bunga pada masing-masing penarikan
            Pinjaman akan ditentukan oleh kebutuhan pasar dan juga cost of
            fund pada saat permohonan penarikan Pinjaman diberikan oleh
            Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman. Suku Bunga yang
            akan diberlakukan akan diberitahukan oleh Pemberi Pinjaman
            dalam surat pemberitahuan terpisah dan akan terus berlaku
            hingga adanya pemberitahuan berikutnya. Untuk menghindari
            keragu-raguan, perhitungan bunga diatur dalam Pasal 9 (Periode-
            Periode Bunga) Perjanjian ini dan pembayaran bunga merujuk
            kepada Pasal 6.1 (Pembayaran Kembali Pinjaman-Pinjaman)
            Perjanjian ini.
Page 85
                                                                          81




  b. Berkaitan dengan transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
     dan KAF, para pihak sepakat untuk produk yang ditransaksikan yaitu
     produk Komatsu tipe PC135, PC200, D85, Truck tipe CWE370, Scania
     tipe P410 dan P360 dengan tingkat suku bunga maksimal 6,75% per
     tahun dapat dikecualikan berdasarkan pertimbangan Pemberi
     Pinjaman dan Pemberi Pinjaman atas diskresinya sendiri berhak untuk
     menentukan besaran nilai pengecualian Suku Bunga tersebut dengan
     nilai tidak kurang dari 5% per tahun. Penentuan besaran Suku Bunga
     pada masing-masing penarikan Pinjaman akan ditentukan oleh
     kebutuhan pasar dan juga cost of fund pada saat permohonan
     penarikan Pinjaman diberikan oleh Pemberi Pinjaman kepada
     Penerima Pinjaman.

• Analisis likuiditas:
  Dengan membandingkan analisis rasio keuangan antara Laporan Keuangan
  Perseroan per 31 Desember 2023 dengan proforma keuangan Perseroan
  per 31 Desember 2023, diperoleh bahwa rasio likuiditas mengalami
  perubahan dengan jumlah yang tidak signifikan.

• Analisis manfaat dan risiko:
  a. Manfaat Rencana Transaksi adalah
     • Perseroan akan mendapatkan pendapatan bunga dari KAF dan
         tambahan penjualan alat berat.
  b. Risiko Rencana Transaksi adalah:
     • Risiko tidak tercapainya target penjualan alat-alat berat Perseroan;
     • Risiko bila terjadi gagal bayar dari konsumen KAF.

• Analisis kualitatif:
  a. Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus
     menjaga dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi
     berkelanjutan. Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022
     dengan indeks harga acuan batu bara yang turun signifikan, Perseroan
     dapat mempertahankan pencapaian kinerja yang positif. Perseroan
     membukukan pendapatan konsolidasian pada tahun 2023 sebesar
     Rp128,6 triliun atau naik 4% dari Rp123,6 triliun pada tahun 2022.

      Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp92,8 triliun atau
      naik 4% dari Rp88,8 triliun dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8
      triliun, naik 3% dari Rp34,8 triliun pada tahun 2022. Perseroan
      memperoleh laba tahun berjalan tercatat pada tahun 2023 sebesar
      Rp22,1 triliun, sedikit turun sebesar 4% dari Rp23,0 triliun pada tahun
      2022. Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas
      induk sebesar Rp20,6 triliun, sedikit turun sebesar 2% dari Rp21,0
Page 86
                                                                      82




   triliun pada tahun 2022 dikarenakan adanya kenaikan biaya keuangan
   dan kerugian nilai tukar mata uang asing.

   Tren penurunan harga komoditas menyebabkan pasar alat berat
   menyusut akibat pelanggan menunda atau bahkan membatalkan
   investasi pembelian alat berat untuk menjaga profitabilitas dan
   keberlangsungan usaha. Di tengah desakan isu ESG, Perseroan
   mencermati dan mempelajari arah perubahan teknologi.
b. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
   • Untuk mengantisipasi peningkatan kompetisi karena banyaknya
      supply alat berat dari pasar global, sekaligus mengubah strategi
      penjualan. Melalui Rencana Transaksi, Perseroan bekerja sama
      dengan KAF untuk menyediakan kemudahan dalam pembiayaan alat
      berat dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif. Hal ini perlu
      dilakukan karena hampir sebagian besar dari penjualan alat berat
      didanai oleh perbankan atau lembaga pembiayaan (leasing).

     Dengan tingkat suku bunga yang kompetitif, akan memberikan
     kemudahan pembiayaan bagi pelanggan Perseroan dalam
     pembelian alat berat sehingga diharapkan dapat meningkatkan
     pangsa pasar serta penjualan alat berat produk Komatsu tipe
     PC135, PC200, D85, Truck tipe CWE370, Scania tipe P410 dan P360;
   • Melalui program fasilitas pembiayaan yang kompetitif yang dapat
     ditawarkan oleh KAF karena adanya Rencana Transaksi dan
     dikombinasikan dengan program pemasaran lainnya diharapkan
     Perseroan akan mampu mempertahankan pangsa pasar dan
     diharapkan akan mengalami peningkatan kedepannya.
c. Kerugian Rencana Transaksi adalah:
   • Saldo kas Perseroan akan mengalami penurunan;
   • Likuiditas Perseroan akan mengalami penurunan walaupun tidak
     signifikan.
d. Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara
   Perseroan dan KAF disesuaikan dengan pencapaian target penjualan.
   Sehingga jika mengalami kegagalan, atau dalam kasus ini tidak terjadi
   penjualan alat berat, maka dana pinjaman tidak disalurkan oleh
   pemberi pinjaman. Sementara untuk dana yang telah disalurkan
   namun konsumen mengalami gagal bayar, maka Perseroan akan
   memperoleh dukungan dari KAF untuk melakukan penagihannya.
   Dengan demikian risiko kegagalan ini dapat diminimalisir.
Page 87
                                                                       83




• Analisis kuantitatif:
  a. Hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa jumlah pendapatan
     yang diperoleh dari transaksi pinjam meminjam dana antara Perseroan
     dan KAF lebih menguntungkan dibandingkan dengan jumlah
     pendapatan bunga yang diperoleh dari membeli MTN dengan
     memperoleh pendapatan bunga dengan menggunakan tingkat suku
     bunga pasar dan dari pendapatan bunga yang diperoleh dari
     memberikan pinjaman dengan menggunakan tingkat suku bunga modal
     kerja Bank Indonesia;
  b. Dengan Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga dalam rentang
     sebesar 5% sampai dengan 6,75% akan diperoleh pendapatan sebesar
     Rp49.702.000.000. Dengan membeli MTN dengan tingkat suku bunga
     pasar akan diperoleh pendapatan sebesar Rp42.147.000.000 atau lebih
     rendah 17,92% dari pendapatan yang diperoleh dari Rencana
     Transaksi. Dengan memberikan pinjaman dengan menggunakan
     tingkat suku bunga modal kerja Bank Indonesia akan diperoleh
     pendapatan sebesar Rp37.330.000.000 atau lebih rendah 33,14% dari
     pendapatan yang diperoleh dari Rencana Transaksi;
  c. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa jumlah pendapatan transaksi
     pinjam meminjam dana antara Perseroan dan KAF sensitif terhadap
     tingkat suku bunga pasar dan tingkat suku bunga pinjaman modal kerja
     Bank Indonesia, serta sensitif terhadap tingkat laba penjualan dan
     sensitif terhadap perubahan tingkat suku bunga Rencana Transaksi.

• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana:
  Penyaluran dana dalam transaksi pinjam meminjam dana antara
  Perseroan dan KAF akan digunakan untuk mendukung penjualan alat berat
  sesuai dengan target penjualan. Dalam proyeksi tambahan penjualan alat
  berat sebesar Rp254.422.000.000,- diasumsikan Perseroan akan mendapat
  tambahan laba tahun berjalan sebesar 10%. Selama 5 tahun terakhir rata-
  rata net profit margin Perseroan adalah sebesar 13,86%.

• Analisis atas jaminan:
  Dalam Perjanjian Pinjaman beserta amandemen yang telah dan akan
  dilakukan atas Perjanjian Pinjaman, tidak diatur ketentuan mengenai
  jaminan. Namun di dalam Perjanjian Pinjaman diatur mengenai
  mekanisme peristiwa wanprestasi sebagai suatu jaminan hak-hak dan
  kewajiban Perseroan dan KAF dalam melaksanakan Perjanjian Pinjaman.

  Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena
  kedudukan Perseroan dan KAF dikendalikan oleh kelompok usaha yang
  sama yaitu Grup ASTRA. Dengan berada dalam satu kelompok usaha yang
Page 88
                                                                      84




  sama, diharapkan bahwa pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo lebih
  dapat dikendalikan sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.

  Disamping itu KAF dan Perseroan sepakat dana pinjaman tersebut akan
  digunakan hanya untuk membiayai pembelian alat berat oleh pelanggan
  Perseroan dan Perseroan dapat ikut terlibat dalam proses penilaian dan
  seleksi pelanggan sehingga mengurangi risiko.

  Performa keuangan KAF selama lima tahun terakhir secara CAGR
  menunjukkan bahwa KAF dalam kondisi keuangan yang sedang mengalami
  peningkatan. Performa keuangan KAF sedang menunjukkan penguatan
  yang disebabkan oleh momentum pemulihan komoditas batu bara sejak
  tahun 2016 dan masih menunjukkan pergerakan harga yang dinamis
  walaupun tetap bertahan di tren positif serta masifnya proyek
  pembangunan infrastruktur oleh pemerintah akan mempengaruhi industri
  alat berat. Namun pada 2020 KAF mengalami penurunan performa
  keuangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pada tahun 2021 dan
  2022 performa KAF mulai menunjukkan pemulihan walaupun belum sebaik
  kondisi performanya sebelum pandemi terjadi. Pada tahun 2023 performa
  KAF sudah melebihi performa sebelum pandemi terjadi serta diharapkan
  pembayaran pinjaman pada saat jatuh tempo dapat dipenuhi.

  Berdasarkan analisis tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa risiko
  tidak tertagih dan terbayarnya pinjaman dapat diminimalisasi.

Kesimpulan
Berdasarkan analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana
Transaksi, maka kami berkesimpulan bahwa Rencana Transaksi Perubahan
Syarat dan Ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara PT United
Tractors Tbk dan PT Komatsu Astra Finance per tanggal 31 Desember 2023
adalah Wajar.
Page 89

          
Page 90
                                                                                                                                                 Lampiran 1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Medium Term Note (Sorted )

 NO           Nama Surat Berharga                       Penerbit              Mata uang      Nominal     Jatuh tempo     Kupon      Pembayaran      Status
 1    MTN ASIAN BULK LOGISTICS I TAHUN      ASIAN BULK LOGISTICS, PT         Jutaan Rupiah   1.000.000    21-Jun-2027       9,00%    3 bulanan      Aktif
      2022
 2    MTN SUBORDINASI II PT BANK MANDIRI    Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT   Jutaan Rupiah     100.000    23-Jun-2028       6,95%    3 bulanan      Aktif
      (PERSERO) Tbk TAHUN 2023
 3    MTN WAHANA INTERFOOD NUSANTARA        WAHANA INTERFOOD NUSANTARA       Jutaan Rupiah     150.000    18-Apr-2028      11,25%    3 bulanan      Aktif
      TBK I TAHUN 2023 TAHAP II             Tbk, PT
 4    MTN PT DWI GUNA LAKSANA TBK TAHUN DWI GUNA LAKSANA Tbk, PT             Jutaan Rupiah     200.000     13-Jul-2027     10,00%    3 bulanan      Aktif
      2022
 5    MTN INKA MULTI SOLUSI II TAHUN 2023 Inka Multi Solusi, PT              Jutaan Rupiah     500.000    22-Nov-2028      11,58%    3 bulanan      Aktif

 6    MTN I PT LEN INDUSTRI (PERSERO)       Len Industri (Persero),PT        Jutaan Rupiah     200.000    22-Jun-2027      11,65%    3 bulanan      Aktif
      TAHUN 2023 TAHAP I SERI B
 7    MTN PAN PACIFIC INVESTAMA I TAHUN     Pan Pacific Investama, PT        Jutaan Rupiah     300.000    14-Feb-2027       9,50%    3 bulanan      Aktif
      2022
 8    MTN III PT PNM VENTURE CAPITAL        Permodalan Nasional Madani       Jutaan Rupiah     200.000    25-Jan-2026      10,25%    3 bulanan      Aktif
      TAHUN 2022 SERI A                     Venture Capital, PT
                                                                                                         Minimum            6,95%
                                                                                                         Maksimum          11,65%
                                                                                                         Median            10,13%
                                                                                                         Mean              10,02%
Page 91
                                                                                                          Lampiran 2


PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan sesuai dengan target yang ditentukan
                                                      Tingkat
     Periode         Penjualan     Laba bersih                    Diskon periode Diskon faktor Present value
                                                      diskonto
         31-Dec-23
             Jul-24          6.947          695          12,24%            1,33          0,96            667
            Aug-24          21.087        2.109          12,24%            1,67          0,95          2.005
            Sep-24          21.127        2.113          12,24%            2,00          0,94          1.989
            Oct-24          22.844        2.284          12,24%            2,33          0,93          2.129
            Nov-24          26.357        2.636          12,24%            2,67          0,92          2.432
            Dec-24          22.689        2.269          12,24%            3,00          0,91          2.073
            Jan-25          24.120        2.412          12,24%            3,33          0,90          2.182
            Feb-25          22.357        2.236          12,24%            3,67          0,90          2.002
            Mar-25          26.350        2.635          12,24%            4,00          0,89          2.336
            Apr-25          25.515        2.552          12,24%            4,33          0,88          2.239
            May-25          22.547        2.255          12,24%            4,67          0,87          1.959
            Jun-25          12.482        1.248          12,24%            5,00          0,86          1.074
Jumlah                    254.422        25.442                                                       23.087
Page 92
                                                                                                           Lampiran 2-1


PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan turun 5% dari target yang ditentukan
                                                      Tingkat
     Periode         Penjualan     Laba bersih                     Diskon periode Diskon faktor   Present value
                                                      diskonto
         31-Dec-23
             Jul-24          6.600           660          12,24%            1,33           0,96             634
            Aug-24          20.033         2.003          12,24%            1,67           0,95           1.905
            Sep-24          20.071         2.007          12,24%            2,00           0,94           1.890
            Oct-24          21.702         2.170          12,24%            2,33           0,93           2.023
            Nov-24          25.039         2.504          12,24%            2,67           0,92           2.311
            Dec-24          21.555         2.155          12,24%            3,00           0,91           1.969
            Jan-25          22.914         2.291          12,24%            3,33           0,90           2.072
            Feb-25          21.239         2.124          12,24%            3,67           0,90           1.902
            Mar-25          25.033         2.503          12,24%            4,00           0,89           2.219
            Apr-25          24.239         2.424          12,24%            4,33           0,88           2.127
            May-25          21.420         2.142          12,24%            4,67           0,87           1.861
            Jun-25          11.858         1.186          12,24%            5,00           0,86           1.020
Jumlah                    241.701        24.170                                                         21.933
Page 93
                                                                                                           Lampiran 2-2


PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Perhitungan present value pendapatan laba, penjualan turun 10% dari target yang ditentukan
                                                      Tingkat
     Periode         Penjualan     Laba bersih                     Diskon periode Diskon faktor   Present value
                                                      diskonto

         31-Dec-23
             Jul-24          6.252           625          12,24%            1,33           0,96             601
            Aug-24          18.978         1.898          12,24%            1,67           0,95           1.805
            Sep-24          19.014         1.901          12,24%            2,00           0,94           1.790
            Oct-24          20.560         2.056          12,24%            2,33           0,93           1.916
            Nov-24          23.721         2.372          12,24%            2,67           0,92           2.189
            Dec-24          20.420         2.042          12,24%            3,00           0,91           1.866
            Jan-25          21.708         2.171          12,24%            3,33           0,90           1.963
            Feb-25          20.121         2.012          12,24%            3,67           0,90           1.802
            Mar-25          23.715         2.372          12,24%            4,00           0,89           2.102
            Apr-25          22.964         2.296          12,24%            4,33           0,88           2.015
            May-25          20.292         2.029          12,24%            4,67           0,87           1.763
            Jun-25          11.234         1.123          12,24%            5,00           0,86             966

Jumlah                    228.980        22.898                                                         20.779
Page 94
                                                                                                         Lampiran 3


PT UNITED TRACTORS Tbk
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah

Perhitungan pendapatan bunga MTN, apabila mengalami kenaikan 10% dan 20% serta penurunan sebesar 10% dan 20%
                                     Pendapatan bunga MTN
     Periode
                     Naik 10%       Naik 20%      Turun 10%       Turun 20%

             Jul-24          1.312        1.439          1.062            939
            Aug-24           3.961        4.345          3.206          2.834
            Sep-24           3.948        4.330          3.195          2.824
            Oct-24           4.246        4.657          3.436          3.038
            Nov-24           4.873        5.344          3.944          3.486
            Dec-24           4.172        4.576          3.377          2.985
            Jan-25           4.412        4.839          3.571          3.156
            Feb-25           4.068        4.461          3.292          2.910
            Mar-25           4.769        5.230          3.859          3.412
            Apr-25           4.593        5.037          3.717          3.286
            May-25           4.037        4.428          3.267          2.888
            Jun-25           2.223        2.438          1.799          1.590
Jumlah                     46.613       51.124         37.726          33.349
Page 95
                                                                                                                        Lampiran 3-1

Perhitungan pendapatan bunga kredit modal kerja SEKI BI, apabila mengalami kenaikan 10% dan 20% serta penurunan sebesar 10% dan 20%
                                  Pendapatan bunga Modal Kerja
     Periode
                     Naik 10%        Naik 20%        Turun 10%       Turun 20%

            Jul-24         1.161           1.273            941             832
           Aug-24          3.507           3.844           2.841          2.513
           Sep-24          3.495           3.831           2.831          2.504
           Oct-24          3.759           4.120           3.045          2.693
           Nov-24          4.313           4.728           3.495          3.091
           Dec-24          3.693           4.049           2.992          2.647
           Jan-25          3.906           4.281           3.164          2.799
           Feb-25          3.601           3.947           2.917          2.580
           Mar-25          4.221           4.627           3.420          3.025
           Apr-25          4.066           4.457           3.294          2.914
           May-25          3.574           3.918           2.895          2.561
           Jun-25          1.968           2.157           1.594          1.410

Jumlah                   41.263          45.233          33.432         29.570

File

File Open PDF
Source IDX
Size11.2 MB
Published2 Jul 2024
Pages95
Characters184,681
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org UNITED TRACTORS Tbk p.1 ×51
linked org PT KOMATSU ASTRA FINANCE p.1 ×12
linked person Chiew Sin Cheok · Komisaris p.39 ×2
linked person Vilihati Surya · Direktur p.39 ×4
linked person Djony Bunarto Tjondro · Presiden Komisaris p.39 ×7
linked person Djoko Pranoto Santoso · Komisaris p.39 ×5
linked person Paulus Bambang Widjanarko p.39 ×4
linked person Bruce Malcolm Cox p.39 ×2
linked person Loudy Irwanto Ellias · Direktur p.39 ×5
linked person Idot Supriadi · Direktur p.39 ×5
linked person Iwan Hadiantoro · Direktur p.39 ×5
linked person Widjaja Kartika · Direktur p.39 ×5
linked org Astra International Tbk p.41 ×29
linked person Ezar Kumendong p.42 ×3
linked org II PT BANK MANDIRI p.90
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.90 ×3
linked org WAHANA INTERFOOD NUSANTARA p.90 ×2
linked org DWI GUNA LAKSANA TBK p.90 ×3
linked org PAN PACIFIC INVESTAMA p.90 ×2
linked org Permodalan Nasional Madani p.90
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.35
possible person Gidion Hasan · Presiden Komisaris p.39 ×6
possible person Rudy · Presiden Komisaris p.39 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.49
possible — Jardine Cycle & Carriage p.49 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.50 ×2
unresolved org KJPP Nirboyo Adiputro p.26 ×4
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.26 ×4
unresolved person Penilai Publik Satya Bima Nugraha p.26
unresolved org KJPP NDR p.26 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.26
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.26
unresolved — Telepon/Faks p.27
unresolved person Ramandhika p.27 ×2
unresolved person Rendih p.34
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.35
unresolved org Rintis & Rekan p.35
unresolved org Kantor Akuntan Publik Siddharta p.35
unresolved org Widjaja & Rekan p.35
unresolved org Bank Indonesia p.35 ×32
unresolved person Jose Dima Satria S.H. p.39 ×2
unresolved person Bruce Malcom Cox · Komisaris p.39
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur p.39 ×2
unresolved org PT Komatsu p.41
unresolved org PT Komatsu Indonesia p.41
unresolved org PT Sedaya Multi Investama p.41 ×4
unresolved person Benjamin Herrenden Birks · Komisaris p.43 ×6
unresolved person Edhie Sarwono · Direktur p.43 ×2
unresolved person Franciscus Xaverius Laksana Kesuma · Presiden Direktur p.43 ×15
unresolved org PT Inter Astra Motor Works p.49
unresolved person Djojo Muljadi p.49
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.49 ×2
unresolved org PT United Tractors. Anggaran Dasar p.49
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.49 ×3
unresolved person Jose Dimas Satria p.49
unresolved org Carriage Ltd p.49 ×2
unresolved org Jardine Matheson Hodings Ltd. p.49
unresolved org PT Komatsu Astra Finance KAF p.50
unresolved org PT BNP Lippo Utama Leasing p.50
unresolved person Akta Notaris Kartini Muljadi p.50
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.50
unresolved person Benny Kristianto p.50
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.51
unresolved org Aktif (PERSERO) Tbk p.90 ×2
unresolved org TAHUN DWI GUNA LAKSANA Tbk p.90
unresolved org PT LEN INDUSTRI (PERSERO) p.90
unresolved org PT PNM VENTURE CAPITAL p.90

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 11537 ms 12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result