Back to announcement
20240625_IMPC_Transaksi Material Tanpa Persetujuan RUPS_31674663_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review IMPCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 34
Page 1
Graha STH
Jl. Mandala Raya No. 20, Jakarta 11440
Tel : 021 – 563 7373 (Hunting)
Fax : 021 – 563 6404
Email : sth@kjppsth.com
Izin Usaha KJPP : No. 2.08.0007
Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
Wilayah Kerja : Indonesia
Jakarta, 24 Juni 2024
Kepada Yth.
Direksi
PT Impack Pratama Industri Tbk.
Altira Office Tower Lantai 38, Altira Business Park
Jl. Yos Sudarso Kav. 85
Jakarta Utara
Dengan hormat,
Ref : File No. 00044/2.0007-00/BS/04/0358/1/VI/2024-SF
Penilaian Kewajaran Atas Rencana Akuisisi Saham Mulford Holdings Pty.
Ltd.
Menindak lanjuti Surat Perjanjian Kerja No. STH-173/PR.057/LS/VIII/2023, kami
sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai
Publik No. 2.08.0007 dan Surat Izin Penilai Publik No. B-1.13.00358 yang
dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia serta Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB-45/PM.223/2019 yang dikeluarkan
oleh Otoritas Jasa Keuangan, telah melakukan analisis kewajaran atas rencana
PT Impack Pratama Industri Tbk. untuk melakukan akuisisi saham Mulford Holdings
Pty. Ltd.
Untuk selanjutnya, rencana akuisisi saham yang dimaksud diatas akan disebut
sebagai RencanaTransaksi.
DAFTAR ISTILAH
Pemberi Tugas / : PT Impack Pratama Industri Tbk.
Perseroan
MIN / Penjual : Mulford International Pte. Ltd.
MH : Mulford Holdings Pty. Ltd.
MPA : Mulford Plastics Pty. Ltd.
MPNZ : Mulford Plastics (NZ) Limited
Objek Transaksi : Saham Mulford Holdings Pty. Ltd. sejumlah
2.165.273 lembar saham atau setara dengan
kepemilikan saham sebesar 100%.
Pembeli : PT Impack Pratama Industri Tbk.
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 2
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
POJK 17 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tertanggal 20 April
2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
POJK 35 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 35/POJK.04/2020 tertanggal 25 Mei
2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
POJK 42 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tertanggal 1 Juli
2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan.
PPJB : Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham tertanggal
24 Juni 2024 antara MIN sebagai Penjual dan
Perseroan sebagai Pembeli atas 2.165.273 saham
biasa yang telah disetor penuh pada MH.
Rencana Transaksi : Rencana akuisisi saham Mulford Holdings Pty. Ltd.
SEOJK 17 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
SPI : Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII – 2018.
Tanggal Penilaian : 31 Desember 2023.
MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN ATAS KEWAJARAN RENCANA
TRANSAKSI
Maksud dari penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2023
yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro & Handayani dan ditandatangani
oleh Setiawati Budiman, CPA pada tanggal 28 Maret 2024, terdapat hal-hal sebagai
berikut:
- Ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp.2.487.649.831.619
- Total aset Perseroan adalah sebesar Rp.3.597.041.437.692
- Laba bersih Perseroan adalah sebesar Rp.440.542.975.412
- Pendapatan usaha Perseroan adalah sebesar Rp.2.860.388.195.952
2
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 3
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Suatu transaksi perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen operasi
dikategorikan sebagai transaksi material berdasarkan POJK 17 apabila memenuhi
hal-hal sebagai berikut:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perseroan;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perseroan nilainya
sama dengan atau lebih dari 20%;
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perseroan nilainya
sama dengan atau lebih dari 20%;
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha
Perseroan nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
Tabel berikut ini menunjukan pemenuhan masing-masing kriteria transaksi material:
Nilai
Ekuitas
Nilai Transaksi Transaksi / Pemenuhan Kriteria
Perseroan
(Rp.) Ekuitas Transaksi Material
(Rp.)
Perseroan
Nilai
808.000.000.000 2.487.649.831.619 32,48% Memenuhi
Transaksi
MH Perseroan MH / Pemenuhan Kriteria
(Rp.) (Rp.) Perseroan Transaksi Material
Total Aset 519.860.426.108 3.597.041.437.692 14,45% Tidak Memenuhi
Laba Bersih 18.941.856.268 440.542.975.412 4,30% Tidak Memenuhi
Pendapatan 852.791.102.147 2.860.388.195.952 29,81% Memenuhi
Berdasarkan data dalam tabel diatas, Rencana Transaksi merupakan transaksi
material sebagaimana didefinisikan dalam POJK 17 berdasarkan kriteria nilai
transaksi dibagi ekuitas Perseroan dan pendapatan objek transaksi dibagi dengan
pendapatan Perseroan dimana kedua nilainya lebih dari 20%.
Rencana Transaksi merupakan transaksi yang mengandung unsur transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam POJK 42.
Hubungan afiliasi pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi ini adalah terdapatnya
anggota Direksi MIN yang juga menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan, dengan
rincian sebagai berikut:
Nama Jabatan di Perseroan Jabatan di MIN
Phillip Tjipto Direktur Direktur
3
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 4
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Selain itu terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan MH yaitu adanya Direksi
MH yang juga menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan, dengan rincian sebagai
berikut:
Nama Jabatan di Perseroan Jabatan di MH
Sugiarto Romeli Direktur Direktur
Berdasarkan penjelasan manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini bukan
transaksi benturan kepentingan.
Mengingat Rencana Transaksi merupakan transaksi material dimana nilai transaksi
dibandingkan dengan ekuitas Perseroan dan juga pendapatan MH dibandingkan
pendapatan Perseroan yang lebih dari 20% namun masih berada di bawah 50%,
maka Perseroan wajib mengumumkan keterbukaan informasi terkait Rencana
Transaksi kepada masyarakat dan menyampaikan keterbukaan informasi dan
dokumen pendukungnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal
Rencana Transaksi. Jangka waktu antara Tanggal Penilaian dengan tanggal
Rencana Transaksi wajib paling lama 6 (enam) bulan.
Dengan demikian penilaian atas kewajaran transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 17.
STRUKTUR PERSEROAN
Berikut ini adalah gambaran struktur Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan dan
Melakukan Rencana Transaksi.
Struktur Perseroan dalam kondisi Tidak Melakukan Transaksi
43,85% 43,91% 11,10% 1,14%
PT Harimas Tunggal PT Tunggal Jaya Haryanto
Publik
Perkasa Investama Tjiptodihardjo
PT Impack Pratama Industri Tbk
99,9% 50,95% 99% 99,9% 100% 100% 100% 100% 100%
PT Kreasi PT Sinar PT Alsynite PT Alderon Impack Vietnam Impack One Pte Impackone Sdn Mulford Plastic (M)
Impackone Pty Ltd
Dasatama Grahamas Lestari Indonesia Pratama Indonesia Co Ltd Ltd Bhd Sdn Bhd
99,9% 99,9% 99,9% 99,9% 100%
PT Mulford PT Unipack PT OCI Material PT Sirkular Karya Impack International
Indonesia Plasindo Pratama Indonesia Pte Ltd
100% 100%
OCI International Sdn Alsynite One NZ Ltd
Bhd (Malaysia) (New Zealand)
4
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 5
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Struktur Perseroan dalam kondisi Melakukan Transaksi
43,85% 43,91% 11,10% 1,14%
PT Harimas Tunggal PT Tunggal Jaya Haryanto
Publik Tjiptodihardjo
Perkasa Investama
PT Impack Pratama Industri Tbk
99,9% 50,95% 99% 99,9% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
PT Kreasi PT Sinar PT Alsynite PT Alderon Impack Vietnam Impack One Pte Impackone Sdn Mulford Plastic (M) Mulford Holdings Pty
Impackone Pty Ltd
Dasatama Grahamas Lestari Indonesia Pratama Indonesia Co Ltd Ltd Bhd Sdn Bhd Ltd
99,9% 99,9% 99,9% 99,9% 100% 100% 100%
PT Mulford PT Unipack PT OCI Material PT Sirkular Karya Impack International Mulford Mulford
Indonesia Plasindo Pratama Indonesia Pte Ltd Plastics Pty Plastics (NZ)
Ltd Ltd
100% 100%
OCI International Sdn Alsynite One NZ Ltd
Bhd (Malaysia) (New Zealand)
PEDOMAN PENILAIAN
Dalam melakukan penilaian kewajaran ini kami berpedoman pada POJK 35 dan
SEOJK 17 serta KEPI & SPI.
IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pelaksanaan penilaian kewajaran Rencana Transaksi ini sebagai realisasi dari
penugasan untuk melakukan penilaian kewajaran dari Perseroan sesuai dengan
Surat Perjanjian Kerja No. STH-173/PR.057/LS/VIII/2023 tanggal 29 Agustus 2023.
Adapun identitas lengkap dari Pemberi Tugas, yaitu Perseroan, adalah sebagai
berikut:
Pemberi Tugas : PT Impack Pratama Industri Tbk
Altira Office Tower Lantai 38, Altira Business Park
Alamat : Jl. Yos Sudarso Kav. 85
Jakarta Utara
Telepon : 021 – 21882000
Fax : 021 – 21882002
Email : corporate.secretary@impack-pratama.com
Bidang usaha : Manufaktur
5
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 6
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
RUANG LINGKUP PENILAIAN
Sesuai dengan penugasan yang diberikan, ruang lingkup penilaian yang kami
lakukan adalah pemberian pendapat kewajaran melalui analisis kewajaran, analisis
kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
TANGGAL PENILAIAN
Penilaian kewajaran ini dilakukan per tanggal 31 Desember 2023.
HASIL PELAKSANAAN INSPEKSI
Kami telah mengadakan inspeksi ke entitas anak operasional dari MH yaitu MPA dan
MPNZ pada tanggal 12 sampai 14 Maret 2024 dan kami telah melakukan diskusi
secara daring dan menyampaikan daftar pertanyaan kepada manajemen Perseroan
berkenaan dengan aspek-aspek tertentu dari Rencana Transaksi dan kegiatan usaha
Perseroan.
PROSES PENILAIAN
Untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran Rencana Transaksi, kami
sebagai penilai independen, telah mempelajari, mempertimbangkan, atas hal-hal
berikut:
• Surat Keterbukaan Informasi yang disusun oleh manajemen Perseroan.
• Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara Perseroan dengan MIN yang dibuat pada
tanggal 24 Juni 2024.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019 yang diaudit oleh Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Benny
Andria pada tanggal 30 Maret 2020.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 yang diaudit oleh Gani Sigiro dan Handayani dengan
opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Alexander Adrianto
Tjahyadi, CPA pada tanggal 7 April 2021.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 yang diaudit oleh Gani Sigiro dan Handayani dengan
opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Alexander Adrianto
Tjahyadi, CPA pada tanggal 29 Maret 2022.
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 yang diaudit oleh Gani Sigiro & Handayani dengan
opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Alexander Adrianto
Tjahyadi, CPA pada tanggal 29 Maret 2023.
6
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 7
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 yang diaudit oleh Gani Sigiro dan Handayani dengan
opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Setiawati Budiman, CPA
pada tanggal 28 Maret 2024.
• Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma per tanggal 31 Desember 2023 yang
dilakukan reviu oleh Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro & Handayani pada tanggal
12 Juni 2024.
• Proyeksi Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode 2024-2028 untuk
Kondisi Tidak Melakukan Rencana Transaksi berikut asumsi dasarnya yang
dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
• Proyeksi Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode 2024-2028 untuk
Kondisi Melakukan Rencana Transaksi berikut asumsi dasarnya yang
dipersiapkan oleh manajemen Perseroan.
• Laporan penilaian atas Objek Transaksi yang dilakukan oleh KJPP Stefanus
Tonny Hardi dan Rekan dengan File No. 00028/2.0007-00/BS/04/0358/1/IV/2024
tanggal 23 April 2024 untuk penilaian saham Mulford Holdings Pty. Ltd.
• Surat Pernyataan Manajemen Perseroan (Management Representation Letter)
berkaitan dengan penilaian kewajaran Rencana Transaksi.
• Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan
Rencana Transaksi.
• Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan dengan
Rencana Transaksi yang kami anggap relevan.
ASUMSI ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Dalam menyusun pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi kami menggunakan
beberapa asumsi antara lain :
1. Laporan pendapat kewajaran yang dihasilkan oleh penilai bisnis bersifat non-
disclaimer opinion.
2. Penilai bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh penilai bisnis berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya
4. Penilai bisnis menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Penilai bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. Penilai bisnis menghasilkan laporan pendapat kewajaran yang terbuka untuk
publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai bisnis bertanggung jawab atas Laporan dan Kesimpulan Pendapat
Kewajaran
8. Penilai bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
pemberi tugas.
7
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 8
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kami berpegang juga kepada surat pernyataan manajemen (management
representation letter) Perseroan bahwa manajemen telah menyampaikan seluruh
informasi penting dan relevan dengan Rencana Transaksi dan sepanjang
pengetahuan manajemen Perseroan tidak ada faktor material yang belum
diungkapkan dan dapat menyesatkan.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi ini kami
telah bertindak dengan independen tanpa adanya konflik kepentingan dan tidak
terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran yang dihasilkan dari proses
analisis kewajaran ini.
PENGGUNA LAPORAN PENILAIAN
Sesuai dengan tujuan penilaian ini maka laporan penilaian akan digunakan oleh
Perseroan.
IDENTIFIKASI OBJEK PENILAIAN
Objek Transaksi adalah saham MH sejumlah 2.165.273 lembar saham atau setara
dengan kepemilikan saham sebesar 100%.
KOMPETENSI DAN STATUS PENILAI
Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh penilai KJPP Stefanus
Tonny Hardi & Rekan yang memiliki kompetensi.
BENTURAN KEPENTINGAN
Kami sebagai penilai tidak memiliki benturan kepentingan baik aktual maupun
potensial dengan para pihak yang akan bertransaksi maupun dengan obyek
penilaian.
JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN
Mata uang yang digunakan dalam penilaian kewajaran ini adalah dalam Rupiah.
8
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 9
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Kami telah mengadakan inspeksi ke Objek Transaksi pada tanggal 12 - 14 Maret
2024 dan kami telah melakukan diskusi secara daring dan menyampaikan daftar
pertanyaan kepada manajemen Perseroan berkenaan dengan aspek-aspek tertentu
dari Rencana Transaksi dan kegiatan usaha Perseroan.
Untuk penilaian kewajaran ini kami melakukan analisis berdasarkan data dan
informasi yang diperoleh dari Pemberi Tugas, akan tetapi tidak melakukan penelitian
yang mendalam atas keabsahan dokumen yang akan diterima.
SIFAT DAN SUMBER INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN
Sifat dan sumber dari informasi yang relevan digunakan didalam proses penilaian,
mencakup informasi yang dipublikasi, data riset atau data yang diperoleh dari
Pemerintah tanpa diperlukan verifikasi.
LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI
Sejalan dengan rencana Perseroan untuk memperluas ekspansi dan market usaha di
wilayah Australia dan New Zealand, Perseroan berencana untuk menambah jaringan
distribusi dan market baru di area Australia dan New Zealand. Sementara itu, Mulford
International Pte Ltd memiliki jaringan distribusi yang luas di Australia dan New
Zealand melalui entitas anaknya yaitu MH. Demikianlah Perseroan dan Mulford
International Pte Ltd mengadakan Rencana Transaksi. Saat ini, Perseroan telah
memiliki anak Perusahaaan yang bergerak dibidang manufaktur dalam pembuatan
atap fiber yang berlokasi di Australia dan New Zealand.
Perseroan mempertimbangkan untuk melakukan pembelian Objek Transaksi,
dibandingkan dengan memperbesar jaringan distribusi sendiri, karena biaya yang
dikeluarkan lebih efisien dan efektif dimana Perseroan dengan membeli kepemilikan
saham atas Mulford Holdings Pty Ltd dari Mulford International Pte Ltd maka akan
mendapatkan jaringan distribusi dalam waktu yang lebih singkat dan lebih
memudahkan perencanaan kedepannya dengan adanya market baru yang
didapatkan dengan transaksi ini.
ANALISIS DAN PROSPEK OPERASIONAL PERUSAHAAN
Berdasarkan hasil tinjauan dan prospek kedepannya, Rencana Transaksi ini dirasa
sangat penting untuk mendapatkan market di Australia dan New Zealand untuk dapat
lebih menjangkau market yang lebih besar, karena dengan dijalankannya Rencana
Transaksi, Perseroan dapat menyalurkan dan menjual hasil produksi di area pasar
yang belum terjangkau sebelumnya. Disamping itu, Perseroan juga sudah melakukan
perencanaan atas ekspansi di area market yang memiliki pangsa pasar, sehingga
diharapkan penjualan akan meningkat dan lebih efisien dengan melakukan Rencana
Transaksi ini.
9
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 10
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
METODOLOGI PENILAIAN KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Untuk mengumumkan Rencana Transaksi ini kepada publik, diperlukan penilaian
kewajaran dari penilai independen untuk melakukan analisis dan memberikan
pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi.
Analisis kewajaran atas Rencana Transaksi ini dilakukan dengan analisis transaksi
atas analisis kualitatif maupun analisis kuantitatif yang berupa analisis kinerja dan
analisis inkremental sehingga dapat ditentukan kewajaran Rencana Transaksi
ditinjau dari dampak keuangan terhadap para pemegang saham Perseroan.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Rencana Transaksi yang telah kami lakukan
dapat kami sampaikan analisis atas Rencana Transaksi tersebut sebagai berikut:
A. Analisis Rencana Transaksi
A.1. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
- MIN sebagai pihak penjual; dan
- Perseroan sebagai pihak pembeli.
Uraian Singkat Tentang Perseroan
Pendirian Perseroan
Perseroan didirikan dengan nama PT Impack Pratama Industries Co. Ltd.
berdasarkan Akta Notaris No. 55 tanggal 26 Januari 1981 oleh Abdul Latief, SH,
Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui keputusan No. Y.A5/179/4 tanggal 26
Agustus 1981 dan telah diumumkan dalam Berita Negara No. 94 tanggal 24
November 1989, Tambahan No. 3210.
Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir
melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 170 tanggal 29 Juni 2020, dibuat
dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.HUM., M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah
diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui suratnya
No. AHU-AH.01.03-0309067 tanggal 27 Juli 2020 Tentang Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta termuat pada Daftar
Perseroan No. AHU-0121057.AH.01.11 Tahun 2020 tanggal 27 Juli 2020, BNRI
tertanggal 12 Januari 2021 nomor 4, tambahan nomor 1607, juncto Akta Notaris No.
79 tanggal 8 Juni 2023, dibuat dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.HUM., M.Kn,
Notaris di Jakarta yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia melalui suratnya No. AHU-0032545.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal
12 Juni 2023 serta termuat pada Daftar Perseroan No. AHU-0108179.AH.01.11
Tahun 2023 tanggal 12 Juni 2023 dan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 65
tanggal 12 Juli 2023, dibuat dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.HUM., M.Kn,
10
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 11
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia melalui suratnya No. AHU-AH.01.03-0090619 tanggal 12 Juli 2023
Tentang Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta
termuat pada Daftar Perseroan No. AHU-0131205.AH.01.11 Tahun 2023 tanggal
12 Juli 2023, BNRI tertanggal 26 April 2024 nomor 34, tambahan nomor 012366.
Perseroan berkedudukan di Altira Office Tower Lantai 38, Altira Business Park,
Jl. Yos Sudarso Kav. 85, Jakarta Utara dan lokasi pabrik Perusahaan terletak di
Delta Silicon Industrial Park dan Hyundai Industrial Park, Cikarang, Jawa Barat.
Izin-izin Yang Diperoleh Perseroan
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin dari
instansi yang terkait, diantaranya adalah:
• Nomor Induk Berusaha dengan nomor 9120105132348.
• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): 01.361.563.8-046.000.
• Izin Usaha Industri yang diterbitkan oleh Lembaga Pengelola dan
Penyelenggara OSS yang diterbitkan pada tanggal 18 Maret 2021 untuk lokasi
pabrik di Delta Silicon, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
• Izin Usaha Industri yang diterbitkan oleh Lembaga Pengelola dan
Penyelenggara OSS yang diterbitkan pada tanggal 31 Desember 2019 untuk
lokasi pabrik di Kawasan Hyundai, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan Usaha Perseroan
Maksud dan tujuan kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar
Perseroan adalah berusaha dalam bidang industri dan perdagangan dengan material
dasar polimer dengan jenis polycarbonate, polypropylene, polyethylene dan produk
non polimer yang terdiri dari atap, fascade, perekat, kemasan, pipa dan plafon. Untuk
mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha
utama yaitu industri barang plastik lembaran, industri barang dari logam alumunium
siap pasang untuk bangunan, industri barang dari logam siap pasang untuk
konstruksi lainnya, perdagangan besar bahan konstruksi lainnya dan perdagangan
besar berbagai macam barang.
Pemegang Saham Perseroan
Susunan pemegang saham Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Persentase
Modal Disetor
Pemegang Saham Jumlah Saham Kepemilikan
(Rp)
(%)
PT Harimas Tunggal Perkasa 23.797.614.500 237.976.145.000 43,85
PT Tunggal Jaya Investama 23.829.882.494 238.298.824.940 43,91
Haryanto Tjiptodihardjo 621.258.000 6.212.580.000 1,14
Masyarakat 6.019.745.006 60.197.450.060 11,10
Jumlah Modal Ditempatkan
54.268.500.000 542.685.000.000 100,00
dan Disetor Penuh
11
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 12
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Susunan Pengurus Perseroan
Susunan pengurus Perseroan per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Lindawati
Komisaris Independen : Kelvin Choon Jhen Lee
Dewan Direksi:
Direktur Utama : Haryanto Tjiptodihardjo
Direktur : David Herman Liasdanu
Direktur : Janto Salim
Direktur : Lisan
Direktur : Sugiarto Romeli
Direktur : Wira Yuwana
Direktur : Phillip Tjipto
Uraian Singkat Tentang MIN
Pendirian MIN
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 04 Juni 1990 dengan nama Royalplast Pte Ltd
dengan UEN (Unique Entity Number) 199002702Z. Pada tanggal 12 Februari 2008,
Perusahaan mengubah nama menjadi Mulford International Pte Ltd.
MIN beralamat di 105 Cecil Street #18-21, The Octagon, Singapore (069534).
Kegiatan Usaha MIN
Kegiatan usaha utama MIN adalah sebagai perusahaan holding (investment holding
company).
Pemegang Saham MIN
Susunan pemegang saham MIN per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Nominal Kepemilikan
Keterangan Jumlah saham
(SGD) (%)
HTPI Pte Ltd. 2.511.185 3.081.955 100
JumlahModal Ditempatkan
2.511.185 3.081.955 100
dan Disetor Penuh
12
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 13
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Susunan Pengurus MIN
Susunan pengurus MIN per Tanggal Penilaian adalah sebagai berikut:
Dewan Direksi:
Direktur : Phillip Tjipto
Direktur : Daniel Trisno
A.2. Analisis Pokok-Pokok Perjanjian Yang Disepakati
Hal-hal yang diatur dalam PPJB antara lain mengenai hal-hal sebagai berikut:
Para Pihak Perseroan sebagai pembeli.
MIN sebagai penjual.
Objek Transaksi Saham MH sejumlah 2.165.273 lembar saham atau setara
dengan kepemilikan saham sebesar 100%.
2.165.273 saham biasa (yang telah disetor penuh) pada
MH yang dimiliki oleh Penjual, bersama-sama dengan
Saham Yang Dijual manfaat dari semua hak-hak (termasuk hak dividen) dan
hak-hak yang melekat atau yang harus dibayar atas
saham-saham tersebut.
Harga Pembelian Rp.808.000.000.000.
Tanggal Penyelesaian 28 Juni 2024 pada jam 12.00
Kepemilikan dan Risiko Kepemilikan dan risiko pada saham yang ditransaksikan
beralih ke Pembeli pada saat penyelesaian.
Kepemilikan Penuh Penjual menjamin bahwa Perjanjian ini mewakili jumlah
penuh yang harus dibayarkan kepada Penjual oleh Pembeli
atau Perusahaan sehubungan dengan Saham yang Dijual.
Cicilan Harga Pembelian sebesar Rp.808.000.000.000 akan dibayar
dalam bentuk cicilan sebagai berikut:
a. Rp.408.000.000.000 pada Tanggal Penyelesaian
b. Rp.200.000.000.000 pada tanggal 30 September 2024
atau 3 (tiga) bulan setelah Tanggal Penyelesaian, yang
mana yang lebih dahulu; dan
c. Rp.200.000.000.000 pada tanggal 31 Desember 2024
atau 6 (enam) bulan setelah Tanggal Penyelesaian, yang
mana yang lebih dahulu.
Setiap cicilan yang terhutang pada poin b dan c diatas, harus
dijalankan dan dibayarkan oleh Pembeli kepada Penjual
dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah adanya
pemberitahuan tertulis oleh Penjual kepada Pembeli untuk
melakukan pembayaran sesuai dengan jadwal diatas.
Setiap cicilan harus dibuktikan oleh Pembeli dengan
memberikan salinan bukti transaksi atau bukti transfer
lainnya yang dikeluarkan oleh bank Pembeli kepada Penjual
melalui email atau hardcopy dalam waktu 2 (dua) hari kerja
setelah pembayaran yang relevan dilakukan.
13
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 14
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Kewajiban Penjual pada Pada Tanggal Penyelesaian, Penjual wajib:
saat Penyelesaian (a) Mengalihkan formulir Pengalihan Saham ke pihak
Pembeli;
(b) Mengalihkan Sertifikat Saham (apabila ada) kepada
pihak Pembeli;
(c) Memastikan tidak adanya Pembebanan sehubungan
dengan Penjualan Saham;
(d) Melakukan segala hal yang perlu dilakukan Penjual
pada saat Penyelesaian termasuk segala yang
diperlukan untuk mengalihkan Saham Yang Dijual
sesuai dengan persyaratan pada perjanjian ini.
Kewajiban Pembeli pada Pada Tanggal Penyelesaian, Pembeli wajib:
saat Penyelesaian (a) Membayar sebagian dari Harga Pembelian kepada
Penjual melalui transfer elektronik
(b) Melakukan hal-hal lain yang perlu dilakukan oleh
Pembeli pada saat Penyelesaian termasuk apapun
yang diperlukan untuk mengalikan Saham Yang Dijual
sesuai dengan persyaratan pada perjanjian ini.
Kewajiban Setelah (a) Setelah Penyelesaian, MH harus dengan segera
Penyelesaian memberitahukan kepada ASIC (Australian Securities &
Investments Commission) sehubungan dengan
perubahan detil perusahaan dan melakukan pengkinian
data sehubungan dengan hal-hal dalam perjanjian ini.
(b) Pembeli harus membayar sisa cicilan dari Harga
Pembelian kepada Penjual melalui transfer elektronik
sesuai dengan perjanjian ini.
Jaminan Penjual Penjual adalah satu-satunya pemilik secara hukum dan
kepentingan dari Saham Yang Dijual dan bahwa pada saat
Penyelesaian akan bebas dan bersih dari segala
pembebanan.
Penjual mempunyai kekuasaan dan wewenang penuh untuk
mengalihkan kepada Pembeli hak milik yang sah dan adil
atas Saham Yang Dijual, bersih dan bebas dari segala
Pembebanan pada saat Penyelesaian.
Saham Yang Dijual adalah saham yang telah diterbitkan dan
disetor sepenuhnya.
A.3. Risiko dan Manfaat dari Rencana Transaksi
Manfaat dan Keuntungan bagi Perseroan atas Rencana Transaksi
Pembelian Objek Transaksi bertujuan untuk memperluas jaringan distribusi
Perseroan di wilayah Australia & New Zealand terutama dibidang bahan bangunan,
pada akhirnya sinergi ini dapat meningkatkan pendapatan Perseroan melalui
peningkatan penjualan.
14
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 15
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Manfaat-manfaat dari pembelian Objek Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai
berikut:
a. Perseroan akan memiliki jaringan distribusi yang mapan dan mumpuni;
b. Perseroan akan memperluas kendali atas jaringan distribusi di Australia dan
New Zealand sehingga Perseroan dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian
yang diperlukan dan kemungkinan pengembangan lebih lanjut di kemudian hari
untuk mendukung aktivitas penjualan Perseroan tidak hanya di saat ini tetapi
juga di masa mendatang;
c. Perseroan dapat mensinergikan dan mengintegrasikan rantai pasokan secara
vertikal sehingga meningkatkan laba grup dimasa mendatang;
d. Mendorong peningkatan efektifitas distribusi dan pelayanan yang lebih cepat
dan lebih baik ke konsumen:
e. Meningkatkan nilai tambah bagi Perseroan dalam jangka panjang;
f. Mendapatkan kesempatan untuk lebih mudah memasarkan produk baru yang
diproduksi oleh perseroan diluar Indonesia;
Risiko yang mungkin timbul dari Rencana Transaksi
Risiko-risiko yang mungkin dihadapi Perseroan antara lain sebagai berikut:
- Kondisi makro ekonomi dan geopolitik yang akan mempengaruhi laju
perekonomian Australia dan New Zealand.
B. Analisis Kualitatif
B.1. Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
Perseroan adalah perusahaan yang memproduksi beberapa macam bahan
bangunan untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga dengan material dasar
polimer dengan jenis polycarbonate, polypropylene, polyethylene dan produk non
polimer yang terdiri dari atap, fascade, perekat, kemasan, pipa dan plafon.
Selain itu Perseroan juga mengembangkan bidang usaha lainnya seperti properti dan
distribusi.
B.2. Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Hingga 31 Desember 2023, kegiatan usaha inti (core business) Perseroan adalah di
industri bahan bangunan atap berbahan plastik (polimer) dengan industri pendukung
bisnis utama di bidang bahan perekat, plafon, pipa, material lainnya, dan distribusi
kegiatan industri plastik. Di samping itu, Perseroan memiliki kegiatan usaha di bidang
lainnya meliputi produsen dan distributor produk interior maupun arsitektur serta
bidang usaha properti dan real estate.
Perseroan menjalankan 3 jenis segmen usaha yaitu segmen industri, properti dan
distribusi. Perseroan juga memproduksi berbagai produk meliputi bahan bangunan,
perekat dan material lainnya. Di samping itu, Perseroan juga memiliki bisnis dalam
bidang properti dan real estate, serta berbagai produk interior.
15
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 16
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Secara rinci, informasi mengenai segmen usaha, produk dan jasa yang dihasilkan
Perseroan sebagai berikut:
1. Industri
Kegiatan usaha Perseroan di bidang industri menghasilkan beberapa varian produk
bahan bangunan untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga dengan material
dasar polimer dengan jenis polycarbonate, polypropylene, polyethylene dan produk
non polimer berbahan logam.
2. Properti
Bidang properti dan real estate merupakan diversifikasi usaha Perseroan selain
bidang manufaktur industri plastik. Pada bidang properti dan real estate, Perseroan
memiliki Altira Business Park yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara yang dikelola
oleh anak usaha PT Sinar Grahamas Lestari, Altira Business Park. Altira Business
Park merupakan kawasan perkantoran berkonsep office tower 32 lantai serta 5 blok
office park berkonsep rukan/ruko dengan akses lift pribadi.
3. Distribusi
Perseroan mendistribusikan produk-produk atap lembaran dari plastik dan perekat,
produk interior (toilet cubicle, karpet, dan vinyl) serta produk bahan bangunan
lainnya.
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Kinerja Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
(dalam Jutaan Rupiah)
Pada tahun 2023, Perseroan berhasil meraih Jumlah Pendapatan Dalam Negeri
sebesar Rp2.285,8 miliar naik 5,37% dari tahun 2022 yang sebesar Rp2.169,3 miliar.
Sedangkan Jumlah Pendapatan Luar Negeri tahun 2023 sebesar Rp658,1 miliar
turun 7,39% dari tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp710,6 miliar.
16
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 17
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Jumlah Pendapatan Bruto tahun 2023 tercatat sebesar Rp2.943,9 miliar naik 2,22%
dari tahun 2022 sebesar Rp2.879,9 miliar. Adapun perolehan Pendapatan Bersih
Perseroan untuk tahun 2023 tercatat sebesar Rp2.860,4 miliar tumbuh 1,84%
dibandingkan pada tahun 2022 sebesar Rp2.808,7 miliar. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan pendapatan dalam negeri yang didorong oleh kenaikan
volume penjualan produk utama Perseroan untuk produk atap, serta ekspansi yang
dilakukan untuk produk uPVC Alderon
Segmen Manufaktur
Kapasitas Produksi
Perseroan menjalankan kegiatan usaha manufaktur yang meliputi produksi atap
(roofing), facade, material, pipa, dan plafon. Pada tahun 2023, kapasitas produksi
Perseroan meningkat dikarenakan penambahan lini mesin dan pengakuan kapasitas
secara tahunan penuh. Adapun volume produksi berdasarkan satuan tonase masing-
masing produk diuraikan sebagai berikut:
• Kapasitas produksi atap di tahun 2023 meningkat karena adanya
penambahan kapasitas produksi atap uPVC, serta mulainya produksi atap
PET pada kuartal III tahun 2023.
• Penurunan kapasitas produksi pipa disebabkan oleh pengalihan fungsi mesin
pipa menjadi mesin plafon di tahun 2023.
• Pada kuartal III tahun 2022, Perseroan mulai memproduksi plafon PVC
dengan kapasitas awal sebesar 2.765 ton di tahun 2022. Pada kuartal II tahun
2023, Perseroan menambahkan kapasitas produksi plafon PVC menjadi 8.332
ton untuk tahun 2023.
Pendapatan dan Penjualan
Pendapatan Perseroan dari segmen usaha Manufaktur dan Distribusi Dalam Negeri
pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp2.242,7 miliar naik 5,03% dari tahun 2022 yang
sebesar Rp2.135,3 miliar. Kenaikan pendapatan segmen manufaktur dan distribusi
dipengaruhi oleh kenaikan penjualan produk utama Perseroan dari atap.
17
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 18
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pada tahun 2023, Perseroan juga mencatat pendapatan dari segmen manufaktur
dan distribusi luar negeri sebesar Rp658,1 miliar mengalami turun 7,39% dari tahun
2022 yang sebesar Rp710,6 miliar. Penurunan pendapatan segmen manufaktur luar
negeri disebabkan oleh penurunan penjualan produk utama Perseroan dari atap.
Segmen Real Estate
Kinerja Produksi
Perseroan memulai bisnis di bidang Real Estate diawali dengan penyertaan kepada
anak Perusahaan SGL serta pembangunan kawasan perkantoran Altira Business
Park dan Altira Office Park. Pada tahun 2023, di tengah tantangan pandemi dan
perlambatan properti, SGL tetap mampu memberikan kontribusi positif di segmen
usaha Real Estate dengan kinerja sebagaimana diuraikan berikut:
18
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 19
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Pendapatan dan Penjualan
Hingga 31 Desember 2023, pendapatan dari segmen Real Estate tercatat sebesar
Rp43,1 miliar, sementara Pendapatan Real Estate tahun 2022 yang tercatat sebesar
Rp34,0 miliar.
Prospek Usaha
Pada tahun 2024, ekonomi global diprediksi hanya akan tumbuh 2,8% pada 2024
dengan siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, termasuk Fed
Funds Rate (FFR), diperkirakan telah berakhir meskipun masih bertahan tinggi pada
semester I 2024, dengan kemungkinan akan mulai menurun pada semester II 2024.
Ekonomi global juga masih akan dihadapkan pada berlanjutnya ketegangan
geopolitik, serta pelemahan ekonomi di sejumlah negara utama, termasuk Tiongkok.
Sementara dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat pada
tahun 2024 dalam kisaran 4,7-5,5% didukung oleh permintaan domestik utamanya
berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan
pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan
berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Kinerja ekspor
diperkirakan belum kuat sebagai dampak perlambatan ekonomi global dan
penurunan harga komoditas. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU
Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan Komunikasi,
Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan diperkirakan tetap tumbuh baik.
Perseroan optimis bahwa industri manufaktur di Indonesia akan terus menunjukkan
kinerja yang bertumbuh terutama untuk bahan bangunan plastik. Perseroan sebagai
salah satu pemain terbesar di industri ini, melihat hal tersebut sebagai sebuah
peluang untuk memperbaharui pendekatan-pendekatan pemasaran yang dimiliki dan
melakukan peluncuran produk-produk baru baik di dalam maupun luar negeri.
Produk-produk andalan Perseroan seperti PC dan uPVC roofing masih bertumbuh
cukup baik, baik di sektor retail maupun di sektor project. Produk FRP yang dominan
untuk sektor project mencatatkan perbaikan di tahun ini, sejalan dengan mulai
bergulir kembali project-project industrial.
Secara berkelanjutan, Perseroan akan terus memupuk dan melakukan investasi
terhadap merek-mereknya, karena Perseroan percaya bahwa kekuatan merek akan
mendatangkan keuntungan bagi para pemegang saham. Perseroan senantiasa
berkomitmen untuk mempertahankan posisi Perseroan sebagai market leader,
terutama untuk produk atap PC dan uPVC.
Perseroan juga berinovasi untuk menghadirkan produk ramah lingkungan yang
affordable, namun tetap mempertahankan kualitas premium serupa dengan produk-
produk terdahulu Perseroan. Berbekal kemampuan dan pengalaman yang
mendalam,
Perseroan diharapkan dapat mengembangkan bisnisnya melalui akuisisi
perusahaan-perusahaan lain yang sesuai dengan strategi dan bisnis yang dimiliki.
Berbekal kemampuan dan pengalaman yang mendalam, Perseroan optimis dapat
mengembangkan bisnisnya melalui penerapan strategi dan kebijakan yang tepat.
19
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 20
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Perseroan juga berkomitmen untuk mencurahkan seluruh kemampuan dan
kekuatannya untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi para pemegang
saham dan semua pihak yang berkepentingan.
Secara berkesinambungan, Perseroan menerapkan berbagai strategi pemasaran
yang agresif, di dalam maupun di luar negeri. Perseroan juga membuat dan
meluncurkan produk-produk baru seperti Alderon Papan Proyek Daur Ulang (PPDU),
Chicken Floor uPVC Alderon, Alderon ECO, Alderon Black Edition, Solartuff
Trimdeck 1000, dan Alderon TE & Alderon TC. Peluncuran seluruh produk baru
tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta nilai tambah, baik bagi
Perseroan maupun pelanggan.
B.3. Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi
Sehubungan dengan kegiatan operasional saat ini dan rencana kedepannya atas
kemungkinan ekspansi dan inovasi peluncuran produk-produk baru yang akan
diproduksi oleh Perseroan, maka Perseroan melakukan pertimbangan untuk
melakukan Rencana Transaksi, guna menunjang perluasan jaringan pemasaran
produk Perseroan bukan hanya di Indonesia saja, tetapi juga diluar Indonesia.
B.4. Keuntungan dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif atas Transaksi
Manfaat dan Keuntungan bagi Perseroan atas Rencana Transaksi
Pembelian Objek Transaksi bertujuan untuk memperluas jaringan distribusi
Perseroan di wilayah Australia & New Zealand terutama dibidang bahan bangunan,
pada akhirnya sinergi ini dapat meningkatkan pendapatan Perseroan melalui
peningkatan penjualan.
Manfaat-manfaat dari pembelian Objek Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai
berikut:
a. Perseroan akan memiliki jaringan distribusi yang mapan dan mumpuni;
b. Perseroan akan memperluas kendali atas jaringan distribusi di Australia dan New
Zealand sehingga Perseroan dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian yang
diperlukan dan kemungkinan pengembangan lebih lanjut di kemudian hari untuk
mendukung aktivitas penjualan Perseroan tidak hanya di saat ini tetapi juga di
masa mendatang;
c. Perseroan dapat mensinergikan dan mengintegrasikan rantai pasokan secara
vertikal sehingga meningkatkan laba grup dimasa mendatang;
d. Mendorong peningkatan efektifitas distribusi dan pelayanan yang lebih cepat dan
lebih baik ke konsumen:
e. Meningkatkan nilai tambah bagi Perseroan dalam jangka panjang;
f. Mendapatkan kesempatan untuk lebih mudah memasarkan produk baru yang
diproduksi oleh perseroan diluar Indonesia;
20
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 21
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Risiko yang mungkin timbul dari Rencana Transaksi
Risiko-risiko yang mungkin dihadapi Perseroan antara lain sebagai berikut:
- Kondisi makro ekonomi dan geopolitik yang akan mempengaruhi laju
perekonomian Australia dan New Zealand.
Kerugian yang mungkin timbul dari Rencana Transaksi
Tidak ada potensi kerugian dari Rencana Transaksi. Tujuan dari Rencana Transaksi
adalah untuk memperluas jaringan pemasaran Perseroan sehingga sinergi ini dapat
meningkatkan pendapatan Perseroan melalui peningkatan penjualan.
C. Analisis Kuantitatif
C.1. Penilaian Kinerja Historis Perseroan
Rasio 2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan
1.495.760 1.797.515 2.227.367 2.808.699 2.860.388
(Rp’000.000)
Laba (Rugi) bersih
93.145 115.805 188.612 312.502 440.543
(Rp’000.000)
Rasio Lancar 2,45 2,07 2,16 2,45 2,38
Rasio Utang Berbunga
52,54 47,60 33,05 22,05 16,45
Terhadap Ekuitas (%)
Net Profit Margin (%) 6,23 6,44 8,47 11,13 15,40
ROE (%) 6,61 7,69 11,17 14,05 17,71
Dari tabel tersebut diatas memberikan gambaran bahwa :
Rasio lancar historis Perseroan berada diatas 1 yang menunjukkan bahwa Perseroan
mampu memenuhi liabilitas-liabilitas jangka pendeknya dengan baik.
Rasio utang terhadap ekuitas menunjukkan bahwa sejak tahun 2020, Perseroan
lebih banyak menggunakan modal sendiri dalam pembiayaan operasional usahanya.
Profitabilitas Perseroan seperti dapat dilihat dalam rasio laba bersih terhadap
pendapatan dan rasio laba bersih terhadap ekuitas menunjukkan bahwa Perseroan
berada dalam kondisi baik dan dapat memperoleh laba dengan persentase laba yang
terus meningkat.
C.2. Analisis Berkaitan Dengan Penilaian Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam memberikan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan
Perseroan, kami juga melakukan analisis atas proyeksi keuangan konsolidasi
Perseroan dalam keadaan Tidak Melakukan Rencana Transaksi dan Melakukan
Rencana Transaksi.
21
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 22
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Asumsi-asumsi yang mendasari proyeksi adalah sebagai berikut :
a. Asumsi Untuk Proyeksi Dalam Kondisi Tidak Melakukan Rencana Transaksi
Dalam kondisi Tidak Melakukan Rencana Transaksi, diasumsikan bahwa per
Tanggal Penilaian Perseroan tidak melakukan Rencana Transaksi.
• Pendapatan Perseroan diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Pendapatan 3.150.831,64 3.465.914,80 3.812.506,28 4.193.756,91 4.613.132,60
• Beban pokok pendapatan diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Beban pokok
1.832.357,65 2.043.893,49 2.272.055,11 2.525.314,50 2.806.432,43
pendapatan
• Beban usaha terdiri dari beban penjualan, umum dan administrasi, dan
diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Beban usaha 586.725,62 614.659,83 644.052,01 674.983,10 707.538,69
• Laba bersih sebelum pajak diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Laba bersih
707.330,61 789.712,73 882.412,76 982.265,50 1.084.067,35
sebelum pajak
• Tarif pajak secara konsolidasi diperhitungkan antara 23 - 25%. Hal ini adalah
oleh karena total laba bersih Perseroan berasal dari dalam dan luar negeri,
dimana terdapat perbedaan tarif pajak perusahaan di Indonesia dan luar
negeri, dimana secara historikal, tarif pajak Perseroan yang disebabkan oleh
karena perbedaan tarif pajak tersebut pada akhirnya akan mendekati 23 -
25%. Selain itu, terdapat juga koreksi fiskal yang diperlukan sehingga terdapat
beberapa biaya yang tidak bisa menjadi pengurang pendapatan secara
langsung.
b. Asumsi Untuk Proyeksi Dalam Kondisi Melakukan Rencana Transaksi
Dalam kondisi Melakukan Rencana Transaksi, diasumsikan bahwa per Tanggal
Penilaian telah dilakukan Rencana Transaksi. Dengan demikian, diasumsikan
bahwa Perseroan sudah mengakuisisi saham MH.
22
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 23
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
• Pendapatan Perseroan diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Pendapatan 3.596.284,53 4.441.668,76 4.957.956,59 5.466.479,47 5.970.703,33
• Beban pokok pendapatan diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Beban pokok
2.147.585,67 2.728.044,13 3.065.049,34 3.377.136,59 3.698.087,25
pendapatan
• Beban usaha diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Beban usaha 693.187,11 850.769,10 921.841,31 1.023.087,43 1.033.993,75
• Laba bersih sebelum pajak diasumsikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Laba bersih
721.308,08 813.179,44 934.125,27 1.043.756,13 1.223.093,75
sebelum pajak
• Tarif pajak secara konsolidasi diperhitungkan sebesar 24 - 27%. Hal ini adalah
oleh karena total laba bersih Perseroan berasal dari dalam dan luar negeri,
dimana terdapat perbedaan tarif pajak perusahaan di Indonesia dan luar
negeri, dimana secara historikal, tarif pajak Perseroan yang disebabkan oleh
karena perbedaan tarif pajak tersebut pada akhirnya akan mendekati 24 -
27%. Selain itu, terdapat juga koreksi fiskal yang diperlukan sehingga terdapat
beberapa biaya yang tidak bisa menjadi pengurang pendapatan secara
langsung.
Pada tabel di bawah ini dapat dilihat perbandingan kondisi dan rasio keuangan
berdasarkan proyeksi Perseroan apabila Tidak Melakukan Rencana Transaksi dan
Melakukan Rencana Transaksi:
a. Tidak Melakukan Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Kas dan setara kas
110.019,56 164.593,67 182.422,86 186.167,14 188.715,38
(Rp’000.000)
Aset tetap (Rp’000.000) 1.437.459,61 1.381.572,62 1.322.352,29 1.263.131,97 1.278.911,64
Aset tidak lancar
1.984.469,46 1.922.294,39 1.847.412,25 1.769.441,58 1.776.106,58
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka pendek
792.517,24 869.380,16 869.724,06 886.614,99 1.005.030,53
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka panjang
351.301,90 310.991,40 264.456,18 241.068,61 348.328,91
(Rp’000.000)
Laba bersih sebelum pajak
707.330,61 789.712,73 882.412,76 982.265,50 1.084.067,35
(Rp’000.000)
Rasio lancar (x) 2,42 2,62 2,99 3,39 3,57
Profit Margin (%) 17,29% 17,09% 17,36% 17,57% 17,62%
Return on Equity (%) 19,73% 19,62% 19,96% 20,20% 20,29%
23
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 24
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
b. Melakukan Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Kas dan setara kas
(Rp’000.000) 148.302,56 135.974,43 98.004,49 65.302,70 24.943,01
Aset tetap
(Rp’000.000) 1.464.666,26 1.407.016,17 1.345.131,73 1.282.295,83 1.295.749,29
Aset tidak lancar
(Rp’000.000) 2.195.470,85 2.152.336,88 2.084.037,16 1.966.156,41 1.967.395,64
Liabilitas jangka
pendek
(Rp’000.000) 890.753,51 1.030.797,89 1.031.330,74 1.080.097,22 1.220.483,53
Liabilitas jangka
panjang
(Rp’000.000) 1.308.555,78 1.175.252,21 1.009.481,55 833.560,96 786.299,34
Laba bersih sebelum
pajak
(Rp’000.000) 721.308,08 813.179,44 934.125,27 1.043.756,13 1.223.093,75
Rasio lancar (x) 2,36 2,34 2,55 2,75 2,86
Profit Margin (%) 15,25% 13,40% 13,85% 14,10% 15,13%
Return on Equity (%) 26,18% 25,29% 25,68% 25,49% 26,16%
Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa proyeksi keuangan Perseroan lebih
baik dalam kondisi Melakukan Rencana Transaksi.
C.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma
Laporan Keuangan Setelah Rencana Transaksi Dilakukan
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai laporan posisi keuangan
konsolidasian Perseroan sebelum Rencana Transaksi dan proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan setelah Rencana Transaksi.
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Impack Pratama Industri Tbk
Pada Tanggal 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
PROFORMA
Sebelum
Sesudah
Keterangan Rencana
Rencana
Transaksi
Transaksi
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 263.271,40 199.532,08
Aset keuangan untuk diperdagangkan - -
Piutang usaha 517.619,11 624.090,11
Persediaan 853.965,13 1.050.861,57
Pajak dibayar dimuka 29.198,21 34.517,69
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 153.128,72 153.128,72
Aset lancar lainnya 4.715,19 3.920,23
Jumlah Aset Lancar 1.821.897,74 2.066.050,39
24
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 25
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
PROFORMA
Sebelum
Sesudah
Keterangan Rencana
Rencana
Transaksi
Transaksi
Aset Tidak Lancar
Aset tetap 1.210.090,35 1.230.603,94
Aset hak guna 68.014,94 183.114,18
Properti investasi - bersih 235.658,04 235.658,04
Goodwill 20.760,27 50.659,22
Aset takberwujud 187.456,47 187.456,47
Aset pajak tangguhan 46.763,31 57.439,53
Aset tidak lancar lainnya 6.400,30 6.400,30
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.775.143,69 1.951.331,68
Jumlah Aset 3.597.041,44 4.017.382,07
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 109.002,01 109.002,01
Utang usaha 183.331,77 317.855,22
Liabilitas keuangan lainnya 21.665,49 16.824,30
Utang pajak 65.484,93 70.597,42
Uang muka pelanggan 24.070,45 24.070,45
Beban akrual 224.532,79 233.228,92
Liabilitas yang jatuh tempo dalam satu tahun
Pinjaman bank 124.193,16 159.178,66
Liabilitas sewa 11.925,13 11.925,13
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 764.205,73 942.682,11
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas jangka panjang dikurangi bagian jatuh
tempo dalam satu tahun
Pinjaman bank 175.905,05 943.404,66
Liabilitas sewa 46.285,15 182.701,31
Liabilitas pajak tangguhan 6.343,25 6.343,25
Liabilitas imbalan kerja 116.652,43 124.556,20
Total Liabilitas Jangka Panjang 345.185,88 1.257.005,43
Ekuitas 2.487.649,83 1.817.694,53
Total Liabilitas dan Ekuitas 3.597.041,44 4.017.382,07
25
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 26
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Asumsi-asumsi dasar yang digunakan manajemen dalam penyusunan informasi
keuangan konsolidasian proforma adalah sebagai berikut:
1. Rencana Transaksi diasumsikan terjadi pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Telah dilakukan penyesuaian atas transaksi signifikan pada tanggal
31 Desember 2023 yang berpengaruh terhadap laporan proforma konsolidasian,
yaitu biaya atas 89% investasi ini didanai dari fasilitas pinjaman bank. Nilai
pinjaman yang tercantum pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Proforma merupakan nilai kontraktual dan tidak termasuk Suku Bunga Efektif
(SBE). Beban bunga pinjaman dan biaya provisi diakui 6 bulan setelah
31 Desember 2023, dikarenakan pinjaman tersebut baru diterima pada bulan
Juni 2024. Perseroan telah memperoleh surat dari PT Bank Central Asia Tbk
dengan No. 01202/SLK-KOM/2024 tanggal 6 Juni 2024 perihal pemberian kredit.
3. Berdasarkan PPJB, Perseroan melakukan akuisisi 100% saham MH sejumlah
2.165.273 lembar saham dengan nilai Rp.808.000.000.000 dan efektif akuisisi
pada tahun 2023.
4. Perseroan mengasumsikan harga pengalihan tersebut telah sepenuhnya dilunasi
melalui dana yang tersedia pada kas dan setara kas serta pinjaman bank.
5. Perseroan mengasumsikan transaksi penyertaan modal saham terjadi pada
tanggal 28 Juni 2024.
Analisis ringkas mengenai kondisi dan pengaruh terhadap proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Jumlah aset lancar mengalami peningkatan mayoritas dikarenakan penambahan
persediaan barang sehubungan dengan barang yang siap dijual ke pelanggan
atas barang jadi yang dimiliki.
2. Jumlah aset tidak lancar mengalami peningkatan mayoritas dikarenakan
penambahan aset hak guna atas sewa tempat gudang untuk di beberapa wilayah.
3. Jumlah liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan mayoritas dikarenakan
penambahan utang usaha atas ketersediaan barang untuk keperluan penjualan ke
pelanggan.
4. Jumlah liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan mayoritas dikarenakan
penambahan pinjaman bank atas transaksi akuisisi yang terjadi dan peningkatan
liabilitas sewa atas sewa tempat gudang untuk di beberapa wilayah.
5. Ekuitas mengalami penurunan atas selisih nilai transaksi dengan ekuitas MH yang
diakuisisi.
D. Analisis Inkremental
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap Rencana Transaksi yang telah kami
lakukan, dapat kami sampaikan sebagai berikut:
Atas dasar analisis arus kas bersih dan nilai kini arus kas bersih Perseroan untuk
kondisi Melakukan Rencana Transaksi dan kondisi Tidak Melakukan Rencana
Transaksi, dapat kami kemukakan sebagai berikut:
26
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 27
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
a. Analisis Arus Kas Bersih (Net Cash Flow - NCF)
Atas dasar analisis arus kas bersih dan nilai kini arus kas bersih Perseroan
untuk kondisi Melakukan Rencana Transaksi dan kondisi Tidak Melakukan
Rencana Transaksi, dapat kami kemukakan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2025 2026 2027 2028
Tidak Melakukan Rencana
266.232,55 442.640,05 438.376,28 441.430,03 358.366,90
Transaksi
Melakukan Rencana
365.996,35 517.282,56 543.785,25 581.651,44 515.542,26
Transaksi
Kenaikan arus kas bersih 99.763,80 74.642,51 105.408,98 140.221,41 157.175,36
Terminal
Value
Tidak Melakukan Rencana
4.130.923,87
Transaksi
Melakukan Rencana
5.942.696,79
Transaksi
Kenaikan arus kas bersih 1.811.772,92
b. Analisis Nilai Kini Arus Kas Bersih (Present Value Net Cash Flow –
PVNCF)
Berdasarkan proyeksi arus kas Perseroan pada kondisi Melakukan Rencana
Transaksi memberikan gambaran yang lebih baik untuk jangka panjang,
dimana berdasarkan perhitungan Nilai Kini Arus Kas Bersih (PVNCF) yang
telah kami lakukan, nilai kini arus kas bersih dalam kondisi Melakukan
Rencana Transaksi adalah sebesar Rp.5.282.334.229.334.
Sedangkan, untuk kondisi Tidak Melakukan Rencana Transaksi, Nilai Kini
Arus Kas Bersihnya adalah Rp.3.817.226.096.294, sehingga terdapat selisih
lebih sebesar Rp.1.465.108.133.039. Oleh karena itu berdasarkan analisis
Nilai Kini Arus Kas Bersih ini, Rencana Transaksi memberikan nilai tambah
kepada Perseroan.
c. Perhitungan Faktor Diskonto
Untuk menghitung PVNCF digunakan faktor diskonto (Discount Factor) atas
dasar Cost of Capital (WACC).
27
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 28
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Untuk menghitung Cost of Capital akan dihitung dengan rata-rata biaya capital
(Weighted Average Cost of Capital – WACC) dengan mendasarkan pada Cost
of Equity atas dasar perhitungan Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan
formula sebagai berikut:
E (Ri) = Rf + B (RPm)
E (Ri) = Tingkat balikan yang diharapkan (Cost of Equity)
Rf = Risk free rate
B = Beta
RPm = Equity risk premium
Ds = Default spread
Untuk menghitung Cost of Equity digunakan data-data sebagai berikut:
• Tingkat bunga tanpa resiko (risk free rate) ditetapkan berdasarkan rata-rata
yield Obligasi Pemerintah RI berdasarkan data dari Penilai Harga Efek
Indonesia (PHEI) dalam Rupiah per 31 Desember 2023 yaitu sebesar
6,8877%;
• Equity Risk Premium berdasarkan data dari Damodaran untuk Indonesia
tahun 2023 yang merupakan negara berkembang (emerging market)
sebesar 7,38% dan adanya Default Spread untuk Indonesia sebagai
negara berkembang (emerging market) sebesar 2,07% sebagai faktor
penyesuaian dari Risk Free Rate karena menggunakan Equity Risk
Premium dari Damodaran; dan
• Besarnya beta didasarkan pada beta dari Damodaran untuk industri
Building Material. Berdasarkan data tersebut, beta unleverednya adalah
sebesar 0,86 dan Debt to Equity Ratio sebesar 26,84%. Tingkat pajak yang
dipergunakan sebesar 22% sehingga menghasilkan beta levered sebesar
1,04.
Berdasarkan data-data diatas, besarnya Cost of Equity sebesar 12,48%.
Atas dasar Cost of Equity tersebut dan dengan memperhitungkan biaya bunga
9,41% serta rasio antara utang dan ekuitas sebesar 21,16% berbanding
78,84%, maka akan diperoleh Cost of Capital berdasarkan perhitungan WACC
sebesar 11,39%.
D.1. Kontribusi Nilai Tambah
Dampak dari dilakukannya Rencana Transaksi terhadap proyeksi keuangan
Perseroan adalah sebagai berikut:
28
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 29
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
a. Tidak Melakukan Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Kas dan setara kas
110.019,56 164.593,67 182.422,86 186.167,14 188.715,38
(Rp’000.000)
Aset tetap
1.437.459,61 1.381.572,62 1.322.352,29 1.263.131,97 1.278.911,64
(Rp’000.000)
Aset tidak lancar
1.984.469,46 1.922.294,39 1.847.412,25 1.769.441,58 1.776.106,58
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka
pendek 792.517,24 869.380,16 869.724,06 886.614,99 1.005.030,53
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka
panjang 351.301,90 310.991,40 264.456,18 241.068,61 348.328,91
(Rp’000.000)
Laba bersih sebelum
pajak 707.330,61 789.712,73 882.412,76 982.265,50 1.084.067,35
(Rp’000.000)
Rasio lancar (x) 2,42 2,62 2,99 3,39 3,57
Profit Margin (%) 17,29% 17,09% 17,36% 17,57% 17,62%
Return on Equity (%) 19,73% 19,62% 19,96% 20,20% 20,29%
b. Melakukan Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Kas dan setara kas
148.302,56 135.974,43 98.004,49 65.302,70 24.943,01
(Rp’000.000)
Aset tetap
1.464.666,26 1.407.016,17 1.345.131,73 1.282.295,83 1.295.749,29
(Rp’000.000)
Aset tidak lancar
2.195.470,85 2.152.336,88 2.084.037,16 1.966.156,41 1.967.395,64
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka
pendek 890.753,51 1.030.797,89 1.031.330,74 1.080.097,22 1.220.483,53
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka
panjang 1.308.555,78 1.175.252,21 1.009.481,55 833.560,96 786.299,34
(Rp’000.000)
Laba bersih sebelum
pajak 721.308,08 813.179,44 934.125,27 1.043.756,13 1.223.093,75
(Rp’000.000)
Rasio lancar (x) 2,36 2,34 2,55 2,75 2,86
Profit Margin (%) 15,25% 13,40% 13,85% 14,10% 15,13%
Return on Equity (%) 26,18% 25,29% 25,68% 25,49% 26,16%
Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa proyeksi keuangan Perseroan lebih
baik dalam kondisi Melakukan Rencana Transaksi.
29
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 30
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
Selain itu nilai tambah dari Rencana Transaksi dapat juga dilihat berdasarkan
perbandingan Nilai Kini Arus Kas Bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan dan
Tidak Melakukan Rencana Transaksi, seperti dapat dilihat dalam tabel berikut:
Nilai Kini
Kondisi
Arus Kas Bersih
Melakukan Rencana Transaksi - dalam jutaan Rupiah 5.282.334.229.334
Tidak Melakukan Rencana Transaksi - dalam jutaan Rupiah 3.817.226.096.294
Selisih Lebih – dalam jutaan Rupiah 1.465.108.133.039
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel diatas,
nilai kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Rencana Transaksi
lebih tinggi sebesar Rp.1.465.108.133.039 dibandingkan dalam kondisi Tidak
Melakukan Rencana Transaksi.
D.2. Biaya yang Relevan Dari Rencana Transaksi
Biaya yang relevan dari Rencana Transaksi adalah berupa biaya yang timbul dalam
proses dilaksanakannya Rencana Transaksi termasuk jasa profesional.
D.3. Informasi Non Keuangan Yang Relevan
Perseroan akan memperluas jaringan distribusi di Australia dan New Zealand serta
dapat mensinergikan dan mengintegrasikan rantai pasokan.
D.4. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan Dalam Menentukan
Rencana dan Nilai Rencana Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif
Lain
Perseroan tidak mempertimbangkan opsi lain untuk Rencana Transaksi ini. Pada
saat ini, Perseroan melihat bahwa dengan dilakukannya transaksi ini, Perseroan
akan dengan cepat mengembangkan market yang dimiliki oleh MH untuk area
Australia dan New Zealand dan hal ini akan bersinergi sangat baik dengan Perseroan
yang sudah berjalan di Building Industrial sehingga dapat menunjang kebutuhan
Perseroan saat ini dan rencana ekspansi kedepan di Australia dan New Zealand.
D.5. Hal-Hal Material Lainnya
Berdasarkan hasil penilaian atas Objek Transaksi sebagaimana dapat dilihat pada
laporan yang kami terbitkan dengan File No. 00028/2.0007-00/BS/04/0358/1/IV/2024
tanggal 23 April 2024, nilai pasar Objek Transaksi adalah sebesar AUD 82.603.093
atau setara dengan Rp.872.732.655.198. Sementara berdasarkan PPJB, Rencana
Transaksi akan dilakukan dengan nilai transaksi sebesar Rp.808.000.000.000.
Dengan demikian Rencana Transaksi dilakukan pada 7,42% di bawah nilai pasarnya.
Berdasarkan POJK 35, dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran
nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari nilai yang dijadikan
acuan. Dengan demikian, nilai Rencana Transaksi sebesar Rp.808.000.000.000 tidak
melebihi 7,5% dari batas yang dimaksud.
30
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 31
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
E. Analisis Kewajaran Rencana Transaksi
Atas dasar analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif yang kami lakukan
terhadap Rencana Transaksi dapat kami simpulkan sebagai berikut:
1. Sejalan dengan rencana Perseroan untuk memperluas ekspansi dan market
usaha di wilayah Australia dan New Zealand, Perseroan berencana untuk
menambah jaringan distribusi dan market baru di area Australia dan New
Zealand. Sementara itu, Mulford International Pte Ltd memiliki jaringan distribusi
yang luas di Australia dan New Zealand melalui entitas anaknya yaitu MH.
Demikianlah Perseroan dan Mulford International Pte Ltd mengadakan Rencana
Transaksi. Saat ini, Perseroan telah memiliki anak Perusahaaan yang bergerak
dibidang manufaktur dalam pembuatan atap fiber yang berlokasi di Australia dan
New Zealand.
Perseroan mempertimbangkan untuk melakukan pembelian Objek Transaksi,
dibandingkan dengan memperbesar jaringan distribusi sendiri, karena biaya yang
dikeluarkan lebih efisien dan efektif dimana Perseroan dengan membeli
kepemilikan saham atas Mulford Holdings Pty Ltd dari Mulford International Pte Ltd
maka akan mendapatkan jaringan distribusi dalam waktu yang lebih singkat dan
lebih memudahkan perencanaan ke depannya dengan adanya market baru yang
didapatkan dengan transaksi ini.
2. Pembelian Objek Transaksi bertujuan untuk memperluas jaringan distribusi
Perseroan di wilayah Australia & New Zealand terutama dibidang bahan
bangunan, pada akhirnya sinergi ini dapat meningkatkan pendapatan Perseroan
melalui peningkatan penjualan.
Manfaat-manfaat dari pembelian Objek Transaksi bagi Perseroan adalah sebagai
berikut:
a. Perseroan akan memiliki jaringan distribusi yang mapan dan mumpuni;
b. Perseroan akan memperluas kendali atas jaringan distribusi di Australia dan
New Zealand sehingga Perseroan dapat melakukan penyesuaian-
penyesuaian yang diperlukan dan kemungkinan pengembangan lebih lanjut
di kemudian hari untuk mendukung aktivitas penjualan Perseroan tidak
hanya di saat ini tetapi juga di masa mendatang;
c. Perseroan dapat mensinergikan dan mengintegrasikan rantai pasokan
secara vertikal sehingga meningkatkan laba grup dimasa mendatang;
d. Mendorong peningkatan efektifitas distribusi dan pelayanan yang lebih cepat
dan lebih baik ke konsumen:
e. Meningkatkan nilai tambah bagi Perseroan dalam jangka panjang;
f. Mendapatkan kesempatan untuk melakukan investasi;
g. Mendapatkan kesempatan untuk lebih mudah memasarkan produk baru
yang diproduksi oleh perseroan diluar Indonesia.
31
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 32
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
3. Penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi ini diperlukan dalam rangka
pemenuhan POJK 17 oleh karena nilai transaksi dibandingkan dengan ekuitas
Perseroan yang lebih dari 20% namun masih berada di bawah 50%, begitu juga
dengan pendapatan MH dibandingkan pendapatan Perseroan yang lebih dari
20% namun masih berada di bawah 50%.
4. Berdasarkan hasil penilaian atas Objek Transaksi sebagaimana dapat dilihat
pada laporan yang kami terbitkan dengan File No. 00028/2.0007-
00/BS/04/0358/1/IV/2024 tanggal 23 April 2024, nilai pasar Objek Transaksi
adalah sebesar AUD 82.603.093 atau setara dengan Rp.872.732.655.198.
Sementara berdasarkan PPJB, Rencana Transaksi akan dilakukan dengan nilai
transaksi sebesar Rp.808.000.000.000. Dengan demikian Rencana Transaksi
dilakukan pada 7,42% di bawah nilai pasarnya.
Berdasarkan POJK 35, dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada
kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari nilai
yang dijadikan acuan. Dengan demikian, nilai Rencana Transaksi sebesar
Rp.808.000.000.000 tidak melebihi 7,5% dari batas yang dimaksud.
5. Adapun dampak dari dilakukannya Rencana Transaksi terhadap proyeksi
keuangan Perseroan adalah sebagai berikut:
a. Tidak Melakukan Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Kas dan setara kas
110.019,56 164.593,67 182.422,86 186.167,14 188.715,38
(Rp’000.000)
Aset tetap
1.437.459,61 1.381.572,62 1.322.352,29 1.263.131,97 1.278.911,64
(Rp’000.000)
Aset tidak lancar
1.984.469,46 1.922.294,39 1.847.412,25 1.769.441,58 1.776.106,58
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka pendek
792.517,24 869.380,16 869.724,06 886.614,99 1.005.030,53
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka panjang
351.301,90 310.991,40 264.456,18 241.068,61 348.328,91
(Rp’000.000)
Laba bersih sebelum pajak
707.330,91 789.712,73 882.412,76 982.265,50 1.084.067,35
(Rp’000.000)
Rasio lancar (x) 2,42 2,62 2,99 3,39 3,57
Profit Margin (%) 17,29% 17,09% 17,36% 17,57% 17,62%
Return on Equity (%) 19,73% 19,62% 19,96% 20,20% 20,29%
32
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 33
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
b. Melakukan Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Kas dan setara kas
148.302,56 135.974,43 98.004,49 65.302,70 24.943,01
(Rp’000.000)
Aset tetap (Rp’000.000) 1.464.666,26 1.407.016,17 1.345.131,73 1.282.295,83 1.295.749,29
Aset tidak lancar
2.195.470,85 2.152.336,88 2.084.037,16 1.966.156,41 1.967.395,64
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka pendek
890.753,51 1.030.797,89 1.031.330,74 1.080.097,22 1.220.483,53
(Rp’000.000)
Liabilitas jangka panjang
1.308.555,78 1.175.252,21 1.009.481,55 833.560,96 786.299,34
(Rp’000.000)
Laba bersih sebelum pajak
721.308,08 813.179,44 934.125,27 1.043.756,13 1.223.093,75
(Rp’000.000)
Rasio lancar (x) 2,36 2,34 2,55 2,75 2,86
Profit Margin (%) 15,25% 13,40% 13,85% 14,10% 15,13%
Return on Equity (%) 26,18% 25,29% 25,68% 25,49% 26,16%
Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa proyeksi keuangan Perseroan
lebih baik dalam kondisi Melakukan Rencana Transaksi.
Nilai Kini
Kondisi
Arus Kas Bersih
Melakukan Rencana Transaksi - dalam jutaan Rupiah 5.282.334.229.334
Tidak Melakukan Rencana Transaksi - dalam jutaan Rupiah 3.817.226.096.294
Selisih Lebih – dalam jutaan Rupiah 1.465.108.133.039
Berdasarkan analisis arus kas bersih Perseroan seperti terlihat dalam tabel
diatas, nilai kini arus kas bersih Perseroan dalam kondisi Melakukan Rencana
Transaksi lebih tinggi sebesar Rp.1.465.108.133.039 dibandingkan dalam kondisi
Tidak Melakukan Rencana Transaksi.
Laporan lengkap dapat dilihat pada laporan dengan File No. 00044/2.0007-
00/BS/04/0358/1/VI/2024.
33
Professional Services in Valuation and Financial Consultancy
Page 34
Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Atas Rencana Akuisisi Saham Mulford Holdings Pty. Ltd.
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
Mulford Holdings Pty. Ltd.
p.1 ×6
unresolved
org
Mulford International Pte. Ltd.
p.1 ×8
unresolved
org
Mulford Plastics Pty. Ltd.
p.1
unresolved
org
Saham Mulford Holdings Pty. Ltd.
p.1
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan
p.2 ×33
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi
p.2 ×34
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro
p.2 ×2
unresolved
person
Setiawati Budiman
p.2 ×2
unresolved
org
Perkasa
p.4
unresolved
org
PT Kreasi
p.4 ×2
unresolved
org
PT Sinar
p.4 ×2
unresolved
org
PT Alsynite
p.4 ×2
unresolved
org
PT Alderon
p.4 ×2
unresolved
org
Impackone Pty Ltd
p.4
unresolved
org
Co Ltd
p.4 ×2
unresolved
org
PT Mulford
p.4 ×2
unresolved
org
PT Unipack
p.4 ×2
unresolved
org
PT OCI Material
p.4 ×2
unresolved
org
PT Sirkular Karya
p.4 ×2
unresolved
org
Pte Ltd
p.4 ×2
unresolved
org
Alsynite One NZ Ltd
p.4 ×2
unresolved
org
Mulford Holdings Pty Impackone Pty Ltd
p.5
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.6
unresolved
person
Alexander Adrianto Tjahyadi
p.6 ×3
unresolved
org
KJPP Stefanus Tonny Hardi dan Rekan
p.7
unresolved
org
PT Impack Pratama Industries Co. Ltd.
p.10
unresolved
person
Abdul Latief
· Notaris
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.10 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.10 ×3
unresolved
org
Royalplast Pte Ltd
p.12
unresolved
org
HTPI Pte Ltd.
p.12
unresolved
org
PT Sinar Grahamas Lestari
p.16
unresolved
org
Kota Nusantara
p.19
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.500
5818 ms
12 Sep 2026 23:02
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'SHARES',
'description': 'Saham Mulford Holdings Pty. Ltd. sejumlah'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'Saham Mulford Holdings Pty. Ltd. sejumlah',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2023-12-31',
'value': '20'}