Skip to content
Back to announcement

20240522_LINK_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31642391_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review LINK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 56

Page 1

          
Page 2

          
Page 3
         KJPP DSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek
         transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan
         subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk memberikan kajian objektif
         dan tidak memihak.


I.2.     PEMBERI TUGAS
         PT LINK NET Tbk
          Bidang Usaha       : Penyelenggaraan tetap berbasis kabel, Penyelenggaraan
                                jasa multimedia, jasa akses internet (internet service
                                provider) dan Jasa konsultasi manajemen bisnis.
          Alamat             : Centennial Tower Lantai 26 Unit D, Jl. Jend. Gatot Subroto
                                Kav. 24-25, Kuningan Timur – Setiabudi, Jakarta Selatan
          Nomor Telepon      : 021 5577 7755
          Website            : www.linknet.co.id
          Email              : corporate.secretary@linknet.co.id


I.3.     PENGGUNA LAPORAN
         1.   PT LINK NET Tbk
         2.   OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK)
               Alamat           : Gedung Soemitro Djojohadikusumo
                                     Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta
               Nomor Telepon : (021) 2960 0000
               Nomor faksimili : (021) 385 8321
               Email            : humas@ojk.co.id
               Website          : www.ojk.go.id


I.4.     MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN
         Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
         Rencana Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa
         Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
         Benturan      Kepentingan      dan    Peraturan    Otoritas   Jasa     Keuangan
         No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan
         Usaha.




                                                                                         - ii -
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 4
I.5.     OBYEK PENDAPAT KEWAJARAN
         Obyek pendapat kewajaran adalah Rencana Transaksi Penjualan Unit Bisnis
         Serve Co dan Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik kepada PT XL Axiata, Tbk.


I.6.     TANGGAL EFEKTIF KEWAJARAN
         Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan
         audit per tanggal 31 Desember 2023.


I.7.     PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT TRANSAKSI
         Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu :
         1. PT Link Net, Tbk. sebagai perusahaan yang berencana:
            - Menjual Unit Bisnis Serve Co.
            - Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik.
         2. PT XL Axiata, Tbk. sebagai perusahaan yang berencana:
            - Membeli Unit Bisnis Serve Co.
            - Menyewa Aset Jaringan Fiber Optik.


I.8.     PEMENUHAN STANDAR
         Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai degan Peraturan
         Otoritas Jasa Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
         Transaksi Benturan Kepentingan dan Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020
         tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dan SEOJK
         17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
         di Pasar Modal.


I.9.     BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
         PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS
         Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas,
         kecuali yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.


I.10.    PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
         Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk maksud dan tujuan serta
         pemberi tugas dan pengguna laporan sebagaimana tercantum dalam Laporan ini,
         dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya dan
         Laporan ini terbuka untuk Publik.




                                                                                     - iii -
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 5
I.11.    SUMBER DATA
         Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas
         Rencana Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan
         hal-hal sebagai berikut :
         1.   Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
         2.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
              pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 yang telah diaudit oleh Kantor
              Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini
              bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
              material.
         3.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
              pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor
              Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan
              tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
         4.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
              pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor
              Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan
              tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
         5.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
              pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor
              Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan
              tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
         6.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk per 31 Desember 2023
              dan 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
              Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan
              secara wajar dalam semua hal yang material.
         7.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
              berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 yang telah diaudit oleh
              Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
              bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
              material.
         8.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
              berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh
              Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
              bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
              material.


                                                                                  - iv -
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 6
        9.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        10. Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        11. Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        12. Laporan Keuangan (Proforma) Unit Bisnis per 31 Desember 2021 sampai
             dengan 31 Desember 2023 yang telah ditandatangani oleh PT KPMG
             Siddharta Advisory.
        13. Laporan Keuangan (Proforma) PT Link Net Tbk per 31 Desember 2023 yang
             telah ditandatangani oleh Kantor Akuntan Publik Tandiawan & Rekan
        14. Business Transfer Agreement tanggal 22 Mei 2024 antara PT XL Axiata, Tbk
             dan PT Link Net, Tbk.
        15. Master Service Agreement tanggal 22 Mei 2024 antara PT XL Axiata, Tbk dan
             PT Link Net, Tbk.
        16. Rencana bisnis (business plan) Perseroan tanpa dan dengan Rencana
             Transaksi.
        17. Surat pernyataan (representasi) manajemen Perseroan terkait dengan
             Rencana Transaksi.
        18. Wawancara dengan pihak manajemen Perseroan.
        19. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi
             pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis
             lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.




                                                                                       -v-
Laporan Pendapat Kewajaran
PT Link Net Tbk
Page 7
I.12.    METODE ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI
         Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Transaksi, kami melakukan analisis
         dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
         1.   Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara
              pihak-pihak yang terlibat Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan
              persyaratan dalam Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana
              Transaksi.
         2.   Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan
              dan kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan
              prospek Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi,
              keuntungan dan kerugian Rencana Transaksi.
         3.   Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan
              keuangan historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi
              keuangan, analisis keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan
              analisis nilai tambah.
         4.   Analisis kewajaran Rencana Transaksi.




                                                                                    - vi -
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 8

          
Page 9
                              PERNYATAAN PENILAI


KJPP Doli Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:
1.   Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian ini adalah sesuai
     dengan pemahaman terbaik dari penilaian.
2.   Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap obyek yang dinilai.
3.   Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas
     Jasa Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
     Benturan Kepentingan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.17/POJK.04/2020
     tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dan SEOJK 17
     tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian & Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
     Modal.
4.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
5.   Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.
6.   Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin
     untuk bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan
     Perseroan ataupun pihak – pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.
7.   Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.
8.   Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
     perundang – undangan yang berlaku.
9.   Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.
10. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi – asumsi dan kondisi
     pembatas.
11. Seluruh      data   dan   informasi   yang   diungkapkan    dalam     laporan   dapat
     dipertanggungjawabkan.
12. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran.
13. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.
14. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam
     pelaksanaan pengumpulan data, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini
     sebagaimana yang dinyatakan dalam laporan Pendapat Kewajaran ini.




                                                                                    - viii -
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 10

          
Page 11
                                     DAFTAR ISI


         SURAT PENGANTAR                                                             i
         Pernyataan Penilai                                                        viii
         Daftar Isi                                                                  x


1.       PENDAHULUAN                                                                 1
1.1.     Latar Belakang                                                              1
1.2.     Transaksi Afiliasi                                                          1
1.3.     Transaksi Material                                                          2
1.4.     Ruang Lingkup                                                               2
1.5.     Identitas Pemberi Tugas                                                     3
1.6.     Identitas Pengguna Laporan                                                  3
1.7.     Maksud dan Tujuan                                                           3
1.8.     Obyek Pendapat Kewajaran                                                    4
1.9.     Tanggal Efektif Kewajaran                                                   4
1.10.    Kejadian – Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)     4
1.11.    Sumber Data                                                                 4
1.12.    Asumsi – Asumsi dan Syarat Pembatas                                         6


2.       ANALISA KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI                                         1
2.1.     Metode Analisis Atas Rencana Transaksi                                      1
2.2.     Analisis Rencana Transaksi                                                  1
2.2.1.   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Terlibat Rencana Transaksi                    1
2.2.2.   Ringkasan Dokumen Business Transfer Agreement dan Master Service
         Agreement                                                                   4
2.2.3.   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi                               5
2.3.     Analisis Kualitatif Atas Rencana Transaksi                                  5
2.3.1.   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha                                5
2.3.2.   Riwayat Singkat PT XL Axiata dan Kegiatan Usaha                             7
2.3.3.   Gambaran Perekonomian Indonesia                                             8
2.3.4.   Pertumbuhan Industri Media dan Hiburan                                      8
2.3.4.1. Pasar Media dan Hiburan                                                     9
2.3.5.   Industri Fixed Broadband                                                   10
2.3.6.   Analisis Operasional                                                       12
2.3.7.   Strategi Pemasaran & Manajemen Produk                                      13
                                                                                   -x-
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 12
2.3.8.   Alasan dan Latar Belakang Dilakukannya Rencana Transaksi          15
2.3.9.   Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi                         16
2.4.     Analisis Kuantitatif                                              16
2.4.1.   Analisis Kinerja Historikal Perseroan                             16
2.4.2.   Analisis Kinerja Historikal PT XL Axiata, Tbk                     23
2.4.3.   Analisis Proforma Rencana Transaksi                               28
2.4.4.   Analisis Nilai Tambah                                             30
2.4.5.   Analisis Perbandingan Nilai Rencana Transaksi dan Nilai Pasar     33
2.4.5.1. Business Transfer Agreement (BTA)                                 33
2.4.5.2. Master Service Agreement (MSA)                                    34


3.       KESIMPULAN                                                          1
3.1.     Kesimpulan                                                          1
3.2.     Distribusi Pendapat Kewajaran                                       3




                                                                         - xi -
 Laporan Pendapat Kewajaran
 PT Link Net Tbk
Page 13
                                    BAGIAN - 1
                                 PENDAHULUAN

1.1.    Latar Belakang
        PT Link Net, Tbk., yang selanjutnya disebut “Perseroan” adalah perusahaan
        yang bergerak dibidang telekomunikasi, antara lain penyelenggaraan tetap
        berbasis kabel, penyelenggaraan jasa multimedia, jasa akses internet (internet
        service provider) dan Jasa konsultasi manajemen bisnis


        Perseroan berencana melakukan penjualan Unit Bisnis Serve Co dan
        Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik kepada PT XL Axiata, Tbk., selanjutnya
        dalam laporan ini disebut dengan “Rencana Transaksi”. PT XL Axiata, Tbk.
        adalah pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan sebesar 20,00% saham


1.2.    Transaksi Afiliasi
        Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.42/POJK.04/2020
        tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Transaksi Afiliasi
        adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
        terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau
        Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama,
        atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
        perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
        pemegang saham utama, atau Pengendali. Sedangkan Benturan Kepentingan
        adalah    perbedaan    antara   kepentingan   ekonomis    Perusahaan     dengan
        kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris, atau
        pemegang saham utama yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.


        Dalam kerangka Rencana Transaksi ini terdapat hubungan afiliasi antara
        Perseroan dengan PT XL Axiata, Tbk. Hubungan afiliasi terjadi karena PT XL
        Axiata Tbk. adalah pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan 20,00%
        saham dan terdapat kesamaan anggota dewan komisaris.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                           1
Page 14
1.3.    Transaksi Material
        Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.17/POJK.04/2020
        tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha, dimana nilai
        transaksi dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
        Publik dikategorikan sebagai transaksi material.


        Berdasarkan Business Transfer Agreement tanggal 22 Mei 2024 antara PT XL
        Axiata, Tbk dan PT Link Net, Tbk, Unit Bisnis Serve Co                      senilai
        Rp1.875.000.000.000,- (satu triliun delapan ratus tujuh puluh lima miliar rupiah) .


        Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk per 31 Desember
        2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis
        & Rekan dengan Opini Wajar tanpa pengecualian, ekuitas buku adalah sebesar
        Rp4.316.106.000.000,- (Empat Triliun Tiga Ratus Enam Belas Miliar Seratus
        Enam Juta Rupiah).


        Perbandingan antara nilai Rencana Transaksi dengan nilai ekuitas Perseroan
        adalah sebesar 43,44%, dimana nilai Rencana Transaksi tersebut lebih dari 20%
        ekuitas Perseroan, sehingga Rencana Transaksi merupakan Transaksi Material.


        Berdasarkan Laporan keuangan 31 desember 2023 Perseroan jumlah
        pendapatan adalah sebesar Rp 3.925.581.000.000,- dan berdasarkan laporan
        keuangan unit bisnis Serve Co yang telah disiapkan oleh PT KPMG Siddharta
        Advisory, pendapatan Serve Co sebesar Rp 2.918.432.279.880,-.


        Perbandingan antara nilai Pendapatan Objek Rencana Transaksi dengan
        Pendapatan Perseroan adalah sebesar 74,34%, dimana nilai Rencana Transaksi
        tersebut lebih dari 50% Pendapatan Perseroan, sehingga Rencana Transaksi
        merupakan Transaksi Material yang perlu mendapatkan Persetujuan dalam Rapat
        Umum Pemegang Saham (RUPS).


1.4.    Ruang Lingkup
        Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
        Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
        kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
        memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi
        atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                              2
Page 15
        Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana
        Transaksi adalah KJPP Doli Siregar & Rekan (DSR) yang diharapkan dapat
        melakukan kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan persetujuan
        atas    surat   penawaran     Nomor     DSR-C-C/FO/AFS/IX/23/0183        tanggal 29
        September 2023


1.5.    Identitas Pemberi Tugas
        Berikut adalah identitas pemberi tugas:
        Nama                : PT Link Net Tbk.
        Bidang Usaha        : Penyelenggaraan tetap berbasis kabel, Penyelenggaraan
                              jasa multimedia, jasa akses internet (internet service provider)
                              dan Jasa konsultasi manajemen bisnis.
        Alamat Kantor       : Centennial Tower Lantai 26 Unit D
                              Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 24-25
                              Kuningan Timur - Setiabudi
                              Jakarta Selatan
        Nomor Telepon       : 021 5577 7755
        Website             : www.linknet.co.id
        Email               : Corporate.Secretary@linknet.co.id


1.6.    Identitas Pengguna Laporan
        Berikut adalah identitas pengguna laporan :
        1. PT. Link Net, Tbk
        2. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
               Alamat                : Gedung Soemitro Djojohadikusumo
                                       Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta
               Nomor Telepon         : (021) 2960 0000
               Nomor faksimili       : (021) 385 8321
               Email                 : humas@ojk.co.id
               Website               : www.ojk.go.id


1.7.    Maksud dan Tujuan
        Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
        Rencana Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa
        Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
        Benturan        Kepentingan    dan       Peraturan    Otoritas    Jasa     Keuangan




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                                3
Page 16
        No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan
        Usaha.


1.8.    Obyek Pendapat Kewajaran
        Obyek pendapat kewajaran adalah Rencana Transaksi Penjualan Unit Bisnis
        Serve Co dan Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik kepada PT XL Axiata, Tbk.


1.9.    Tanggal Efektif Kewajaran
        Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan
        audit per tanggal 31 Desember 2023.


1.10.   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)
        Berdasarkan pengetahuan kami atas penugasan penilaian, dengan ini kami
        menyatakan bahwa tidak terdapat kejadian-kejadian penting setelah tanggal
        efektif Pendapat Kewajaran, baik yang diketahui maupun yang patut diketahui
        sampai dengan Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran (22 Mei 2024).


1.11.   Sumber Data
        Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas
        Rencana Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan
        hal-hal sebagai berikut :
        1.   Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
        2.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
             pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 yang telah diaudit oleh Kantor
             Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        3.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
             pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor
             Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan
             tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
        4.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
             pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor
             Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan
             tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
        5.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk untuk tahun yang berakhir
             pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                       4
Page 17
             Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan
             tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
        6.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT Link Net Tbk per 31 Desember 2023
             dan 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
             Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan
             secara wajar dalam semua hal yang material.
        7.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        8.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        9.   Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        10. Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        11. Laporan Keuangan Konsolidasian PT XL Axiata Tbk untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini
             bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
        12. Laporan Keuangan (Proforma) Unit Bisnis per 31 Desember 2021 sampai
             dengan 31 Desember 2023 yang telah ditandatangani oleh PT KPMG
             Siddharta Advisory.
        13. Laporan Keuangan (Proforma) PT Link Net Tbk per 31 Desember 2023 yang
             telah ditandatangani oleh Kantor Akuntan Publik Tandiawan & Rekan




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                       5
Page 18
        14. Business Transfer Agreement tanggal 22 Mei 2024 antara PT XL Axiata, Tbk
             dan PT Link Net, Tbk.
        15. Master Service Agreement tanggal 22 Mei 2024 antara PT XL Axiata, Tbk dan
             PT Link Net, Tbk.
        16. Rencana bisnis (business plan) Perseroan tanpa dan dengan Rencana
             Transaksi.
        17. Surat pernyataan (representasi) manajemen Perseroan terkait dengan
             Rencana Transaksi.
        18. Wawancara dengan pihak manajemen Perseroan.
        19. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi
             pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis
             lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.


1.12.   Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas
        Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa
        asumsi, antara lain:
        1.   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion

        2.   KJPP DSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
             digunakan dalam proses penilaian.

        3.   Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP DSR berasal dari sumber yang
             dapat dipercaya keakuratannya.

        4.   KJPP DSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
             mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
             dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).

        5.   KJPP DSR bertanggung jawab atas pelaksanaan kewajaran proyeksi
             keuangan yang telah disesuaikan.

        6.   KJPP DSR menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang terbuka untuk
             publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
             mempengaruhi operasional perusahaan.

        7.   KJPP DSR bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan
             Kesimpulan Pendapat Kewajaran.

        8.   KJPP DSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek pendapat
             kewajaran dari pemberi tugas.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                             6
Page 19
        9.   KJPP DSR mengasumsikan bahwa sejak Transaksi hingga penerbitan
             pendapat kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
             secara material terhadap Transaksi

       10.   KJPP DSR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang
             ditetapkan pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional
             Perseroan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang.

       11.   KJPP DSR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan tidak ada
             masalah baik secara hukum atau masalah lainnya baik sebelum maupun
             setelah Transaksi.

       12.   KJPP DSR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban
             yang berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan
             lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

       13.   KJPP DSR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-
             ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Transaksi dari
             Perseroan.

       14.   Laporan disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
             dicantumkan pada laporan. Kami tidak bertanggung jawab kepada pihak lain
             selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan laporan ini
             bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul.

       15.   KJPP DSR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di
             depan pengadilan atau pejabat pemerintah jika hal tersebut tidak terkait
             dengan maksud dan tujuan laporan ini serta di luar ruang lingkup dari
             penugasan.

       16.   Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan
             pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun kepada
             pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala bentuk biaya
             yang timbul menjadi beban pemberi tugas.

       17.   Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan
             stempel kantor (office seal) dari KJPP DSR.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk                                        7
Page 20
                                          BAGIAN - 2
              ANALISA KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

2.1.     Metode Analisis Atas Rencana Transaksi
         Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan
         analisis dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
          Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara
              pihak-pihak yang terlibat Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan
              persyaratan dalam Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana
              Transaksi.
          Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
              kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
              Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
              kerugian Rencana Transaksi.
          Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan
              keuangan historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi
              keuangan, analisis keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan
              analisis nilai tambah.
          Analisis kewajaran Rencana Transaksi.


2.2.     Analisis Rencana Transaksi
2.2.1.   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Terlibat Rencana Transaksi
         Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu :
         1. PT Link Net, Tbk. sebagai perusahaan yang berencana:
          -    Menjual Unit Bisnis Serve Co.
          -    Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik.
         2. PT XL Axiata, Tbk. sebagai perusahaan yang berencana:
          -    Membeli Unit Bisnis Serve Co.
          -    Menyewa Aset Jaringan Fiber Optik.


         A. PT Link Net, Tbk. (Perseroan)
              - Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan
                 Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2023,
                 susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                             1
Page 21
                                              Tabel 2.1.
                                 Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                      Jumlah Saham             Persentase
                      Pemegang Saham                                                         Jumlah
                                                           (Lembar)               (%)
           Axiata Investments (Indonesia) Sdn.
                                                             2.187.922.717          79,52    218.792
           Bhd.
           PT XL Axiata Tbk                                   550.316.196           20,00     55.032
           Masyarakat/Public                                      13.342.071         0,48      1.335
           Total                                             2.751.580.984         100,00    275.159


           - Susunan Pengurus Perseroan
              Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2023,
              susunan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut.


                                              Tabel 2.2.
                                      Susunan Pengurus Perseroan
                  Jabatan                                               Nama

                  Dewan Komisaris
                  Presiden Komisaris                 Shridhir Sariputta Hansa Wijayasuriya
                  Komisaris                          Thomas Hundt
                  Komisaris                          Dian Siswarini
                  Komisaris Independen               Jonathan Limbong Parapak
                  Komisaris Independen               Alexander S Rusli


                  Direksi
                  Presiden Direktur                  Marlo Budiman*
                  Direktur                           Kanishka Gayan Wickrama
                  Direktur                           Edward Sanusi


                  Komite Audit
                  Ketua                              Alexander S. Rusli
                  Anggota                            Tio I Huat
                  Anggota                            Barry Alfa Rattu
                  Anggota                            Willem Lucas Timmermans
              (*) Efektif mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur pada tanggal 24
              November 2023
              Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan per 31 Desember 2023.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                  2
Page 22
        B. PT XL Axiata, Tbk. (XL Axiata)
           - Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham XL Axiata
              Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian XL Axiata per 31 Desember
              2023, susunan pemegang saham XL Axiata adalah sebagai berikut:


                                                Tabel 2.3.
                              Susunan Pemegang Saham XL Axiata
                                                             Jumlah Saham      Komposisi
                             Pemegang Saham
                                                               (Lembar)           (%)
                1.   Axiata Investments (INA) Sdn. Bhd.        8.697.163.762            66,25
                2.   Dian Siswarini                              11.764.622              0,09
                3.   David Arcelus Oses                            3.534.069             0,03
                4.   Abhijit Jayant Navalekar                      3.125.421             0,02
                5.   Yessie D. Yosetya                             2.188.845             0,02
                6.   I Gede Darmayusa                               454.924              0,00
                7.   Feiruz Ikhwan bin Abdul Malek                  222.134              0,00
                8.   Masyarakat (Kepemilikan <5%)              4.353.489.088            33,16
               Jumlah Saham Beredar                           13.071.942.865            99,57


                9.   Saham Treasuri                              56.487.800              0,43
               Total                                          13.128.430.665        100,00
              Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan per 31 Desember 2023.


           - Susunan Pengurus XL Axiata
              Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT XL Axiata, Tbk. No. 50
              tanggal 23 April 2021, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., notaris di
              Jakarta yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan
              Hukum dan mendapatkan Data Perusahaan Menteri Hukum dan Hak Asasi
              Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0289683 tanggal 5 Mei
              2021, susunan pengurus XL Axiata adalah sebagai berikut:




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                               3
Page 23
                                               Tabel 2.4.
                                    Susunan Pengurus XL Axiata
               Jabatan                                                     Nama

               Dewan Komisaris
               Presiden Komisaris                       Dr. Muhamad Chatib Basri
               Komisaris                                Vivek Sood
               Komisaris                                Dr. David Robert Dean
               Komisaris                                Dr. Hans Wijayasuria
               Komisaris Independen                     Yasmin Stamboel Wirjawan
               Komisaris Independen                     Muliadi Rahardja
               Komisaris Independen                     Julianto Sidarto


               Direksi
               Presiden Direktur                        Dian Siswarini
               Direktur                                 Abhijit Jayant Navalekar
               Direktur                                 Yessie D. Yosetya
               Direktur                                 David Arcelus Oses
               Direktur                                 Budi Pramantika**
               Direktur                                 I Gede Darmayusa


               Komite Audit
               Ketua                                    Julianto Sidarto
               Anggota                                  Muliadi Rahardja
               Anggota                                  Benny Redjo Setyono
               Anggota                                  Nita Skolastika Ruslim
              **) Sudah tidak menjabat per 5 Mei 2023
              Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan per 31 Desember 2023.


         Berdasarkan indentifikasi pihak-pihak yang bertransaksi diatas, diketahui bahwa
         terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan XL Axiata yaitu XL Axiata selaku
         pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan 20,00% saham dan terdapat
         kesamaan anggota dewan komisaris.


2.2.2.   Ringkasan Dokumen Business Transfer Agreement dan Master Service
         Agreement
         1. Menerangkan bahwa Perseroan akan menjual Unit Bisnis Serve Co, yang
             selanjutnya disebut Business Transfer Agreement (BTA) kepada PT XL
             Axiata, Tbk dengan rencana nilai transaksi sebesar Rp 1,875 triliun



Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                          4
Page 24
         2. Perseroan akan menyetujui Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik kepada
             PT XL Axiata, Tbk. yang selanjutnya disebut Master Services Agreement
             (MSA) kepada PT XL Axiata, Tbk dan PT XL Axiata, Tbk. akan menyetujui
             melakukan pembayaran kepada Perseroan dengan biaya sewa Fiber Optik
             sebesar Rp120.000,- per Home Connect (“HC”) per bulan untuk tingkat
             penetrasi sampai dengan 25% dan sebesar Rp80.000,- per Home Connect
             (“HC”) per bulan untuk tingkat penetrasi lebih dari 25%


         Berdasarkan ringkasan Business Transfer Agreement dan Master Service
         Agreement diatas tidak ada persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-pihak
         yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi
         adalah wajar.


2.2.3.   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
         Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang
         akan dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.
         a. Manfaat Rencana Transaksi
            Dengan dilakukan Rencana transaksi Perseroan mendapatkan                   cash
            tambahan dari Rencana Transaksi untuk mengurangi beban keuangan dan
            mengembangkan jaringan Fiber Co.


         b. Risiko Rencana Transaksi
            Risiko tidak tercapainya proyeksi dari rencana transaksi.


2.3.     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
2.3.1.   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha
         - Riwayat Singkat Perseroan
           PT Link Net Tbk (“Perusahaan”) didirikan dengan nama PT Seruling Indah
           Permai berdasarkan Akta Notaris No. 93 tanggal 14 Maret 1996 dari Dr.
           Misahardi Wilamarta, S.H., M.H., M.Kn., LL.M., Notaris di Jakarta,
           sebagaimana diubah dengan Akta Notaris No. 304 tanggal 26 Juli 1996 dari
           Yuliandi Ermawanto,      S.H.,   Notaris   di Jakarta.   Akta   pendirian   dan
           perubahannya disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
           Surat Keputusan No. C2-8324.HT.01.01.TH.96 tanggal 7 Agustus 1996 serta
           diumumkan dalam Berita Negara No. 96 tanggal 29 November 1996,
           Tambahan No. 9456.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                             5
Page 25
           Perusahaan selanjutnya mengubah nama perusahaan menjadi PT Link Net
           dan mengubah Anggaran Dasar Perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. 35
           tanggal 28 Maret 2000 dari Myra Yuwono, S.H., Notaris di Jakarta. Akta
           tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Perundangundangan dengan Surat
           Keputusan No. C-9118.HT.01.04.TH.2000 tanggal 20 April 2000 serta
           diumumkan dalam Berita Negara No. 84 tanggal 20 Oktober 2000, Tambahan
           No. 6296.


           Anggaran Dasar Perusahaan beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan
           terakhir Anggaran Dasar Perusahaan tertuang dalam Akta Pernyataan
           Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 13 tanggal 19 Juli
           2021 oleh Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah diterima
           dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Menteri Hukum
           dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-
           AH.01.03-0429788 tanggal 19 Juli 2021.


           Perusahaan selanjutnya mengubah alamat perusahaan menjadi Centennial
           Tower Lantai 26 Unit D, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 24-25 Jakarta Selatan
           12930 berdasarkan Akta Notaris No. 11 tanggal 11 Oktober 2021 oleh Rini
           Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah diterima dan dicatat dalam
           Sistem administrasi Badan Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHUAH.01.03-0459106 tanggal 11
           Oktober 2021.


           Susunan Dewan Komisaris Perseroan terakhir sebagaimana tercantum dalam
           Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 41 tanggal 22 Juni 2022 dari Rini
           Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta Timur. Akta tersebut telah diterima dan dicatat
           dalam database Sistem administrasi Badan Hukum Menteri Hukum dan Hak
           Asasi   Manusia     Republik   Indonesia    berdasarkan     Surat    Penerimaan
           Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0025001
           tanggal 23 Juni 2022.


           Susunan Direksi Perseroan terakhir sebagaimana tercantum dalam Akta
           Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 tanggal 5 Mei 2023 dari Dahlia, S.H.,
           Notaris di Jakarta Utara. Akta tersebut telah diterima dan dicatat dalam
           database Sistem administrasi Badan Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                              6
Page 26
           Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
           Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0123770 tanggal 25 Mei 2023.


         - Kegiatan Usaha Perseroan
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan
           Perseroan adalah berusaha dalam bidang industri telekomunikasi antara lain
           penyelenggaraan aktivitas telekomunikasi dengan kabel, jasa multimedia,
           internet, perdagangan, serta jasa konsultasi manajemen bisnis.


           Perseroan berdomisili di Centennial Tower Lantai 26 Unit D, Jalan Jend. Gatot
           Subroto Kav. 24-25, Jakarta Selatan.


2.3.2.   Riwayat Singkat PT XL Axiata dan Kegiatan Usaha
         - Riwayat Singkat PT XL Axiata
           PT XL Axiata, Tbk. yang sebelumnya bernama PT Excelcomindo Pratama,
           Tbk., pertama kali didirikan dengan nama PT Grahametropolitan Lestari
           berdasarkan Akta No. 55 tanggal 6 Oktober 1989 sebagaimana diubah dengan
           Akta Perubahan No. 79 tanggal 17 Januari 1991 dari Rachmat Santoso, S.H.,
           notaris di Jakarta. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
           Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-515.HT.01.01.TH.91
           tanggal 19 Februari 1991 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik
           Indonesia No. 90, Tambahan No. 4070 tanggal 8 November 1991.


           Anggaran Dasar PT XL Axiata, Tbk. telah mengalami beberapa kali perubahan
           dan terakhir kali diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 49
           tanggal 25 Januari 2023 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., notaris di
           Jakarta dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
           0015425 tanggal 27 Januari 2023.


         - Kegiatan Usaha PT XL Axiata, Tbk.
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan PT XL
           Axiata, Tbk. adalah berusaha dalam bidang operator telekomunikasi seluler.


           PT XL Axiata, Tbk. berdomisili di PT XL Axiata, Tbk. Tower, Jalan H.R. Rasuna
           Said X-5 Kav. 11-12, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                           7
Page 27
2.3.3.   Gambaran Perekonomian Indonesia
         Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut ditopang oleh permintaan domestik.
         Pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%, didorong oleh
         konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir
         tahun dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).
         Pada 2024, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-
         5,5% didukung oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan
         konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan
         investasi khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya pembangunan PSN
         termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).


         Sementara itu, kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai dampak
         perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Berdasarkan
         Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan
         Eceran, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan
         Pergudangan diprakirakan tetap tumbuh baik. Sementara secara spasial,
         pertumbuhan yang baik diprakirakan terjadi di seluruh wilayah, terutama
         Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) sejalan dengan dampak positif hilirisasi
         mineral, serta Jawa akibat permintaan domestik yang masih kuat. Ke depan, Bank
         Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan
         stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
         ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.


2.3.4.   PERTUMBUHAN INDUSTRI MEDIA DAN HIBURAN
         Setelah pertumbuhan pesat sebesar 10,6% pada tahun 2021 dan lonjakan
         signifikan dalam pertumbuhan industri setelah pandemi mereda, laju pertumbuhan
         industri hiburan dan media diproyeksikan menurun dalam empat tahun ke depan
         – 2024 – 2027. Analis PwC memperkirakan tingkat pertumbuhan industri tahunan
         akan mencapai 2,8% pada tahun 2027, yang menggarisbawahi kalibrasi ulang
         dalam industri media dan hiburan.


         Perlambatan ini disebabkan oleh berbagai faktor, dimana sektor-sektor utama
         tertentu mengalami penurunan lonjakan pendapatan dan perhatian yang terlihat
         pada awal pandemi. Contoh penting adalah industri podcast, yang mengalami
         penurunan substansial dalam pembuatan materi podcast sebesar 80% antara
         tahun 2020 dan 2022. Tantangan utama pada tahun 2024 dan seterusnya terletak




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                        8
Page 28
        pada belanja konsumen, yang terhambat oleh inflasi, kelelahan akibat pandemi,
        dan ketidakpastian peristiwa global.


        Belanja konsumen di bidang media dan hiburan diproyeksikan tumbuh pada
        tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 2,4% antara tahun 2024
        dan 2027, sehingga menghasilkan ukuran pasar sebesar US$903,2 miliar. Seiring
        dengan meningkatnya keterlibatan e-commerce dan platform digital, perusahaan-
        perusahaan di seluruh dunia akan mengintensifkan pengeluaran untuk terhubung
        dengan konsumen pada saat pengambilan keputusan.


        Sementara itu, kita akan melihat pemimpin yang jelas di tengah perlambatan.
        Pada tahun 2025, periklanan diproyeksikan akan melampaui belanja konsumen
        sebagai kategori terbesar dalam E&M, didorong oleh pertumbuhan belanja iklan
        internet yang kuat sebesar 8,1% pada tahun 2022. Pendapatan iklan diperkirakan
        meningkat dari US$763,7 miliar menjadi US$952,6 miliar secara global selama
        periode 2022– 2027. Dengan demikian, periklanan diharapkan menjadi kategori
        E&M pertama yang mencapai pendapatan tahunan sebesar US$1 triliun.


        PwC juga memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penyedia konten
        digital, sehingga persaingan semakin ketat di lanskap yang sudah kaya akan
        konten. Akibatnya, meskipun ada peningkatan waktu yang dihabiskan untuk
        mengakses konten hiburan dan media, belanja konsumen per kapita di industri
        hiburan dan media digital diperkirakan akan menurun, turun dari 0,53% rata-rata
        pendapatan pribadi pada tahun 2023 menjadi 0,45% pada tahun 2027.


2.3.4.1. Pasar Media Dan Hiburan
        Streaming over-the-top (OTT), yang merupakan katalis penting bagi pertumbuhan
        industri, mengalami ekspansi pesat di negara-negara berkembang, khususnya di
        Indonesia dan mendisrupsi pasar PayTV eksisting. Lonjakan ini disebabkan oleh
        faktor-faktor seperti besarnya populasi pedesaan yang secara historis kurang
        terlayani, proliferasi broadband seluler, dan tingginya permintaan akan konten
        lokal dan olahraga. Setelah menghentikan sinyal siaran analog terestrial, pada
        tahun 2022 Indonesia menjadi negara dengan tingkat konsumsi video OTT
        tertinggi di Asia Tenggara. Sekitar satu dari tiga orang Indonesia terlibat dengan
        layanan streaming, sehingga menghasilkan pertumbuhan jam menonton tahunan
        yang luar biasa sebesar 40%.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                           9
Page 29
                                           Gambar 2.1
                 Total Pendapatan Industri Media dan Hiburan Secara Global




         Lanskap streaming di Indonesia adalah medan pertempuran bagi raksasa global
         seperti Netflix, Amazon Prime, Disney+, Hotstar, dan HBO Go, yang menghadapi
         persaingan dari komunitas pemain lokal dan regional yang dinamis seperti WeTV,
         GoPlay, Mola TV, dan Vidio. Prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia
         didorong oleh pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan kabel bawah
         laut untuk menyediakan akses broadband berkecepatan tinggi di seluruh
         nusantara.


         Indonesia, bersama Tiongkok dan India, menonjol di Asia karena kombinasi
         ukuran dan skala pasar yang ada, ditambah dengan antisipasi pertumbuhan pesat
         dalam belanja konsumen dan periklanan. Meskipun AS tetap menjadi pasar E&M
         terbesar, pasar E&M Indonesia mengalami kemajuan signifikan, menduduki
         peringkat ke-15 terbesar dengan pendapatan tahunan sebesar US$13 miliar dan
         menyaingi negara-negara seperti Brasil, Meksiko, dan Spanyol. Pasar Indonesia
         siap untuk mengalami pertumbuhan yang kuat, dengan perkiraan CAGR sebesar
         7,7% dalam pendapatan keseluruhan (belanja konsumen dan periklanan) hingga
         tahun 2027.


2.3.5.   INDUSTRI FIXED BROADBAND
         Menurut laporan Speedtest Global Index, nilai tengah atau median kecepatan
         download (unduh) internet fixed broadband secara global mencapai 90,93
         Megabit per detik (Mbps) pada Desember 2023. Di kelompok ASEAN, Singapura
         jadi negara dengan koneksi internet fixed broadband tercepat, yakni 270,62 Mbps


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                        10
Page 30
        dalam periode tersebut. Median kecepatannya hampir tiga kali lebih cepat dari
        rata-rata global. Lalu di urutan kedua ada Thailand yang memiliki median
        kecepatan unduh fixed broadband 221,32 Mbps. Disusul oleh Malaysia di
        peringkat ketiga dengan median kecepatan 111,70 Mbps. Indonesia sendiri
        menempati posisi ke-9 sebagai negara dengan median kecepatan unduh tercepat
        se-ASEAN, yaitu 27,87 Mbps. Median kecepatannya masih jauh dari rerata global.


                                           Grafik 2.2
       10 Negara dengan Median Kecepatan Internet Fixed Broadband Terkencang
                              di Asia Tenggara (Desember 2023)




        Persaingan bisnis di sektor layanan internet fixed broadband di Indonesia semakin
        ketat. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melihat, industri ini
        juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan ekspansi jaringan yang siginifikan
        oleh sejumlah provider. Tercatat, jumlah pelanggan internet fixed broadband
        tahun 2023 mencapai 14,91 juta. Sementara untuk tahun 2024 diprediksi
        mencapai 18,30 juta pelanggan. Berdasarkan survei APJII tahun 2023, IndiHome
        mendominasi pasar layanan fixed broadband di Indonesia dengan market share
        sebesar 54,21%, jauh melebihi pesaing terdekatnya seperti First Media (5,03%)
        dan My Republic (2,92%).


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                           11
Page 31
         Berikut jumlah total pelanggan di masing-masing provider menurut data APJII:
         1. IndiHome: Sekitar 8,08 juta pelanggan.
         2. First Media: Sekitar 750.000 pelanggan.
         3. My Republic: Sekitar 435.000 pelanggan.
         4. ICONNET: Sekitar 398.000 pelanggan.
         5. Vision: Sekitar 368.000 pelanggan.
         6. Biznet: Sekitar 349.000 pelanggan.
         7. CBN: Sekitar 227.000 pelanggan.
         8. XL Home: Sekitar 222.000 pelanggan.


2.3.6.   Analisis Operasional
         Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa internet dan televisi
         berbayar, Perseroan memberikan layanan yang berkualitas dan setara kepada
         seluruh konsumen Indonesia. Komitmen Perseroan terealisasi dengan beragam
         jenis produk dan layanan yang dapat mencakup beragam segmen konsumen
         seperti layanan perumahan, korporasi besar maupun SME (Small Medium
         Enterprise).


         Sasaran besar Perseroan melalui komitmen ini untuk memajukan tingkat
         konektivitas digital di Indonesia yang dapat memajukan literasi digital untuk
         masyarakat Indonesia.
         1. Pelanggan Perumahan
            Perseroan fokus dan memperoleh sebagian besar pendapatan dari layanan
            internet broadband, TV kabel dan IPTV/OTT kepada pelanggan perumahan.
            Pendapatan dari layanan untuk pelanggan perumahan masih menjadi
            pendapatan mayoritas bagi Perseroan yang terutama terdiri dari biaya
            berlangganan dan biaya penggunaan serta pendapatan lainnya dari bisnis
            Perseroan melalui internet broadband FastNet dan TV Kabel HomeCable.
            Perseroan mengutamakan strategi bundling produk paket internet broadband
            berkecepatan tinggi dengan TV Kabel yang diyakini merupakan proposisi nilai
            yang menarik bagi konsumen.


         2. Pelanggan Korporasi
            Perseroan menawarkan layanan konektivitas data untuk Pelanggan Korporasi
            dengan merek dan menjual waktu atauslot iklan pada kanal HomeCable,
            panduan program elektronik serta aplikasi interaktif TV Perseroan. Pelanggan
            korporasi yang dilayani oleh Perseroan tidak sebatas didalam cakupan


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                           12
Page 32
            jaringan infrastruktur kabel Perseroan, melainkan Perseroan mengambil
            langkah untuk melayani seluruh pelanggan korporasi yang ada di Indonesia.


            Sebagai penyedia jasa layanan internet terpadu, Perseroan dalam melayani
            pasar korporasi, senantiasa menempatkan diri sebagai ‘mitra bisnis’ bagi
            seluruh calon pelanggan dengan menghadirkan layanan solusi bisnis bagi
            pelanggan. Realisasi dalam memberikan solusi bisnis dengan menghadirkan
            sejumlah layanan profesional seperti layanan data komunikasi, leased line,
            corporate TV, Multiprotocol Label Switching (MPLS), cloud services, data
            center, managed services & value added services, solusi teleponi, layanan
            VSAT dan solusi industri.


2.3.7.   Strategi Pemasaran & Manajemen Produk
         Perseroan    dalam     memasarkan      produk     dan   layanannya   senantiasa
         memperhatikan aspek kualitas manajemen produk, komunikasi, penjualan, dan
         layanan pelanggan. Keempat aspek ini merupakan konsep pemasaran
         berkelanjutan dan merupakan cara yang strategis dalam membangun nilai
         kepercayaan pelanggan terhadap layanan Perseroan. Pemasaran berkelanjutan
         menjadi landasan bagi Perseroan dalam setiap perancangan rencana pemasaran
         dengan berfokus pada nilai perbedaan yang unggul disertai sikap komitmen dan
         konsisten dalam memasarkan produk dan layanan. Melalui cara ini Perseroan
         meyakini daya saing produk dan layanan Perseroan didalam industri digital
         semakin kompetitif dan berbeda dari kompetitor.


         Dalam hal aspek manajemen produk, Perseroan membagi 2 (dua) jenis produk
         layanan, yaitu produk layanan untuk pelanggan perumahan dan korporasi. Kedua
         jenis produk ini dikelola oleh Perseroan dengan target dapat menghadirkan
         layanan yang tepat guna melalui berbagai fitur-fitur yang berdampak bagi
         pelanggan dalam menyemarakan digitalisasi. Dengan mampu menciptakan
         keunggulan dari sisi produk, maka Perseroan optimis dapat mempertahankan
         loyalitas pelanggan secara berkelanjutan. Perseroan dalam mengelola aspek
         manajemen produk senantiasa berfokus atau berpedoman pada nilai-nilai sebagai
         berikut:
         1. Inovasi Teknologi
            Perseroan berupaya mempertahankan kepemimpinannya dengan terus
            menyediakan jaringan berkecepatan tinggi dan stabil guna memenuhi




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                        13
Page 33
           permintaan akan akses yang dapat diandalkan terhadap data heavy content
           melalui internet.


        2. Tren Perilaku Konsumen
            Perseroan berfokus pada inovasi produk yang selaras dengan tren konsumen.
            Keselarasan ini akan meningkatkan nilai pendapatan Perseroan dan menjadi
            produk pilihan pertama masyarakat di dalam industri digital.
        3. Diferensiasi Produk
           Pengelolaan produk dan layanan selalu diciptakan untuk menjadi berbeda di
           dalam persaingan usaha. Perseroan senantiasa menawarkan produk yang
           memiliki value proposition yang berbeda


           Dalam aspek ‘branding’ Perseroan mengupayakan untuk menciptakan merek
           yang erat untuk gaya hidup bagi pelanggan perumahan dengan menyediakan
           layanan komunikasi dan hiburan berkualitas tinggi. Perseroan bertujuan
           menciptakan merek yang progresif dan inovatif yang dapat melayani kebutuhan
           hiburan dan teknologi masyarakat urban modern di Indonesia. Harapan
           Perseroan adalah untuk menjadi pilihan pertama untuk layanan internet
           broadband berkecepatan tinggi dan media untuk mengubah kehidupan
           konsumen Indonesia dengan menyediakan layanan yang inovatif sehingga
           dapat memenuhi kebutuhan dan gaya hidup mereka. Perseroan menerapkan
           komunikasi pemasaran dengan prinsip kejelasan dan berkomitmen penuh atas
           setiap penawaran yang diberikan kepada setiap pelanggan. Melalui prinsip
           kejelasan dan berkomitmen, maka Perseroan dapat mendorong reputasi brand
           Link Net menjadi sangat memukau di benak masyarakat, sehingga dapat
           membangun keterikatan nilai yang berkelanjutan. Perseroan sangat sadar
           akan keberadaan brand merupakan suatu aset, memiliki ekuitas dan
           menggerakan strategi serta performa bisnis. Untuk mencapai tujuan ini, strategi
           branding Perseroan berfokus pada:
            -   Kualitas Pesan Komunikasi
                Perseroan senantiasa meningkatkan nilai ekuitas merek melalui setiap
                penyusunan      dan   implementasi berbagai program        pemasarannya.
                Perseroan      mengupayakan     adanya   kualitas   penyampaian    pesan
                komunikasi pemasaran diikuti dengan realitas pelayanan yang dirasakan
                oleh pelanggan.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                          14
Page 34
            -   Kegiatan Event & Experience
                Sebagai langkah membangun bond the valueantara Perseroan dengan
                masyarakat. Perseroan senantiasa melakukan micro marketing di wilayah
                perumahan pelanggan. Kegiatan ini sebagai bentuk mendekatkan diri
                kepada masyarakat, bahwa Perseroan merupakan penyedia jasa internet
                yang menjadi pelaku transformasi kehidupan digital di Indonesia


            -   Mengadakan Corporate Engagement & Gathering
                Sebagai konsistensi dukungan terhadap pengembangan dan transformasi
                digital   di     Indonesia,    Perseroan    melalui   unit    bisnis     enterprise
                menyelenggarakan berbagai corporate engagementdan gathering untuk
                lebih mengenal lebih jauh identitas bisnis Link Net Business Enteprise dan
                apa saja layanan yang dapat diberikan Perseroan kepada seluruh
                pelanggan korporasi.


            -   Program Loyalitas Pelanggan
                Pada tahun 2023, Perseroan mengadakan sejumlah customer gathering.
                Untuk pelanggan residensial, Perseroan menempatkan nama First
                Prioritas Club sebagai bagian dari program First Rewards. Perseroan
                menjadikan kegiatan ini sebagai agenda program apresiasi pelanggan
                berkelanjutan       yang      menyuguhkan     berbagai       aktivitas    menarik,
                menyenangkan, dan menyesuaikan minat pelanggan.


2.3.8.   Alasan dan Latar Belakang Dilakukannya Rencana Transaksi
         Axiata Group Berhad ("Axiata" atau "Grup") melakukan transformasi struktural
         anak perusahaannya di Indonesia, PT XL Axiata Tbk ("XL Axiata") dan PT Link
         Net Tbk ("Link Net"), untuk mempercepat perubahan strategis menjadi ServeCo
         dan FibreCo. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat posisi dalam
         mengoptimalkan peluang di pasar Fixed Broadband ("FBB") dan Fixed Mobile
         Convergence ("FMC") Indonesia yang masih rendah penetrasinya.


         Oleh karena itu, Perseroan mengambil peluang tersebut dan melihat potensi
         bisnis yang baik pada industri penyedia infrastruktur Fiber Optic dan dengan
         dilakukannnya transaksi ini, Perseroan dapat memfokuskan pengembangan pada
         unit bisnis Fiber Co.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                   15
Page 35
2.3.9.   Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi
         a. Keuntungan Rencana Transaksi
            - Perseroan mendapatkan cash tambahan dari Rencana Transaksi untuk
               mengurangi beban keuangan dan mengembangkan jaringan Fiber Co.
            - Perseroan mendapatkan           pendapatan         tambahan      yang   berasal dari
               pengembangan jaringan fiber open access.


         b. Kerugian Rencana Transaksi
            Perseroan menanggung biaya yang timbul atas Rencana Transaksi seperti
            Biaya Konsultan dan biaya perijinan.


2.4.     Analisis Kuantitatif
2.4.1.   Analisis Kinerja Historikal Perseroan
         Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan
         potensi atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil
         analisis keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan konsolidasi
         audit per 31 Desember 2019, per 31 Desember 2020, per 31 Desember 2021, 31
         Desember 2022 dan 31 Desember 2023 disajikan sebagai berikut:


                                                  Tabel 2.5.
                                      Historikal Keuangan Perseroan
                                          (Dalam Jutaan Rupiah)
                     Deskripsi              2019        2020         2021         2022        2023
          Balance Sheet
          Aset Lancar
          Kas & Bank                       298.209     359.642     270.796      155.344      236.829
          Piutang usaha - Pihak Ketiga     390.530     284.070     395.739      577.982      354.984
          Piutang Usaha - Pihak Terkait    122.415      3.581       47.458       1.893        7.708
          Pajak dibayar dimuka               31         7.451       21.935       69.068      96.055
          Biaya dibayar di muka            87.379      119.694     124.720       89.644      87.300
          Aset lancar lainnya                 -           -            -         1.135       21.280
          Total Aset Lancar                898.564     774.438     860.648      895.066      804.156


          Aset Tidak Lancar
          Aset pajak tangguhan             69.229       96.039      94.129      105.486      162.941
          Properti dan peralatan          4.993.913   5.895.148    7.195.387    8.596.043   9.394.810
          Peralatan untuk instalasi           -           -        1.212.350    1.688.239   1.960.405
          Aset tidak berwujud              102.482     114.389     133.020      168.636      133.964
          Aset tidak lancar lainnya        588.786     919.789     251.360      191.324      180.005
          Total aset tidak lancar         5.754.410   7.025.365    8.886.246   10.749.728   11.832.125


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                     16
Page 36
                      Deskripsi              2019        2020        2021        2022         2023
         Total Aset                        6.652.974   7.799.803   9.746.894   11.644.794   12.636.281


         Kewajiban
         Kewajiban Jangka Pendek
         Pinjaman bank jangka pendek       800.000     1.500.000   496.600     3.074.375    1.000.000
         Hutang usaha - pihak ketiga       554.587     660.630     480.032      858.109      848.918
         Hutang usaha - pihak berelasi      56.033     127.107     133.748       2.233       25.776
         Hutang lain-lain - pihak ketiga    1.525       2.988       4.273        7.226       11.729
         Pajak harus dibayar                52.860     143.728     125.788      30.776       24.329
         Akrual                            220.902     236.642     190.747      154.770      227.302
         Pendapatan Belum Diterima          6.512       4.999       5.618       34.565       47.914
         Liabilitas imbalan kerja jangka
                                            49.572      48.058      58.557      90.176       92.642
         pendek
         Bagian Lancar Kewajiban
         Jangka Panjang - Pinjaman             -           -       306.635      121.933      862.587
         Bank
         Bagian Lancar Kewajiban
         Jangka Panjang - Kewajiban         71.332      93.859     162.257      266.003      62.502
         Sewa
         Bagian Lancar Kewajiban
                                                           -
         Jangka Panjang - Kewajiban            -                       -         8.261       85.422
         Imbalan Kerja
         Total current liabilities         1.813.323   2.818.011   1.964.255   4.648.427    3.289.121


         Kewajiban Jangka Panjang
         pinjaman bank                         -           -       2.175.824   1.818.862    4.949.210
         Kewajiban sewa                     19.840     165.940     204.198      64.386         735
         Liabilitas imbalan kerja jangka
                                           163.396     193.138     153.275      145.079      81.109
         Panjang
         Total kewajiban jangka
                                           183.236     359.078     2.533.297   2.028.327    5.031.054
         Panjang
         Total Kewajiban                   1.996.559   3.177.089   4.497.552   6.676.754    8.320.175


         Ekuitas
         Modal Disetor                     286.320     286.320     286.320      286.320      286.320
         Tambahan Modal Disetor            1.341.144   1.341.144   1.341.144   1.341.144    1.341.144
         Saham Tresuri                     (105.088)   (410.259)   (410.259)   (410.259)    (410.259)
         Laba Ditahan                      3.134.037   3.405.506   4.032.133   3.750.830    3.098.895
         Kepentingan Non Pengendali           2           3           4            5            6
         Total Ekuitas                     4.656.415   4.622.714   5.249.342   4.968.040    4.316.106
         Total Kewajiban dan Ekuitas       6.652.974   7.799.803   9.746.894   11.644.794   12.636.281




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                       17
Page 37
         Deskripsi                          2019         2020         2021          2022           2023
         Laporan Laba Rugi
         Pendapatan                      3.755.262     4.047.964   4.464.900     4.370.781       3.925.581


         Beban
         Beban Depresiasi                 (734.712)    (884.572)   (1.108.442)   (1.427.165)    (1.623.511)
         Biaya jaringan dan biaya
                                          (747.703)    (868.743)   (963.317)      (980.189)      (825.833)
         langsung lainnya
         Beban gaji dan tunjangan
                                          (301.334)    (364.242)   (453.228)      (423.404)      (437.043)
         karyawan
         Biaya umum dan administrasi      (528.656)    (505.765)   (269.239)      (270.810)      (420.280)
         Biaya penjualan dan pemasaran        -            -       (116.865)      (300.561)      (347.063)
         Penurunan nilai piutang usaha        -            -       (171.672)      (286.335)      (284.011)
         Biaya amortisasi                 (40.451)     (46.574)     (51.471)      (63.179)       (67.802)
         Biaya keuangan                   (73.785)     (142.168)   (203.990)      (286.925)      (514.381)
         Pendapatan keuangan               18.998       15.049       13.197        4.893           6.131
         Pendapatan/(beban) lain-lain     (107.312)     (4.320)      9.004         (7.076)         1.967


         (Rugi)/laba sebelum pajak
                                         1.240.307     1.246.629   1.148.877      330.030        (586.245)
         penghasilan
         Manfaat/(beban) pajak
                                          (345.776)    (304.922)   (263.558)      (89.312)        53.262
         penghasilan


         (Rugi)/laba tahun berjalan       894.531      941.707      885.319       240.718        (532.983)



                                                  Tabel 2.6.
                                Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan
                                                  (dalam %)
                          Deskripsi                     2020        2021         2022          2023
        Total Aset Lancar                                -13,81      11,13         4,00         -10,16
        Total aset tidak lancar                          22,09       26,49        20,97         10,07
        Total Aset                                       17,24       24,96        19,47          8,51
        Total current liabilities                        55,41      -30,30       136,65         -29,24
        Total kewajiban jangka Panjang                   95,96      605,50       -19,93        148,04
        Total Kewajiban                                  59,13       41,56        48,45         24,61
        Total Ekuitas                                     -0,72      13,56        -5,36         -13,12
        Total Kewajiban dan Ekuitas                      17,24       24,96        19,47          8,51


        Pendapatan                                         7,79      10,30        -2,11         -10,19
        (Rugi)/laba sebelum pajak penghasilan              0,51       -7,84      -71,27        -277,63
        (Rugi)/laba tahun berjalan                         5,27       -5,99      -72,81        -321,41




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                         18
Page 38
        - Analisa Neraca Perseroan
            Total aset Perseroan dalam 5 periode laporan keuangan (31 Desember
              2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-rata
              sebesar 17,55% pertahun.
            Total liabilitas Perseroan dalam 5 periode laporan keuangan (31 Desember
              2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-rata
              sebesar 43,44% pertahun.
            Total ekuitas Perseroan dalam 5 periode laporan keuangan (31 Desember
              2019 - 31 Desember 2023) mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar
              1,41% pertahun.


          Adapun perkembangan neraca Perseroan dapat terlihat pada grafik berikut ini.


                                                   Grafik 2.2.
                                     Perkembangan Neraca Perseroan
                                         (Dalam Jutaan Rupiah)

                      14.000.000
                      12.000.000
                      10.000.000
                       8.000.000
                       6.000.000
                       4.000.000
                       2.000.000
                                 -
                                         2019          2020        2021        2022         2023
                    Total Aset         6.652.974     7.799.803   9.746.894   11.644.794   12.636.281
                    Ekuitas            4.656.415     4.622.714   5.249.342   4.968.040    4.316.106
                    Total Kewajiban    1.996.559     3.177.089   4.497.552   6.676.754    8.320.175




        - Analisa Laba Rugi Perseroan
            Pendapatan perusahaan dalam 5 periode laporan keuangan terakhir 2019
              hingga 2023 cukup berfluktuatif, tetapi pada 3 tahun terakhir pendapatan
              perusahaan menurun dengan penurunan sebesar 2,11% ditahun 2022 dan
              sebesar 10,19% ditahun 2023. Pada periode laporan keuangan 31
              Desember 2022, Pendapatan Usaha Perusahaan tercatat sebesar Rp.
              4.370.781.000.000,- dan adapun Pendapatan Usaha Perusahaan pada
              periode 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp.3.925.581.000.000,-
            Laba sebelum pajak perusahaan dalam 5 periode laporan keuangan terakhir
              2019 hingga 2023 cukup berfluktuatif, tetapi pada 3 tahun terakhir laba


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                      19
Page 39
                  sebelum pajak perusahaan menurun dengan penurunan sebesar 7,84%
                  ditahun 2021, sebesar 71,27% ditahun 2022 dan sebesar 277,63% ditahun
                  2023. Hal ini dikarenakan pada tahun 2023 perusahaan mencatatkan Rugi
                  Sebelum Pajak, Dimana pada periode laporan keuangan 31 Desember
                  2022,   Laba      Sebelum        Pajak      Perusahaan       tercatat     sebesar     Rp.
                  330.030.000.000,- dan Rugi Sebelum Pajak Perusahaan pada periode 31
                  Desember 2023 tercatat sebesar Rp. 586.245.000.000,-
            Laba (Rugi) Bersih perusahaan dalam 5 periode laporan keuangan terakhir
                  2019 hingga 2023 cukup berfluktuatif, tetapi pada 3 tahun terakhir Laba
                  (Rugi) Bersih perusahaan menurun dengan penurunan sebesar 5,99%
                  ditahun 2021, sebesar 72,81% ditahun 2022 dan sebesar 321,41% ditahun
                  2023. Hal ini dikarenakan pada tahun 2023 perusahaan mencatatkan Rugi
                  Bersih, Dimana pada periode laporan keuangan 31 Desember 2022, Laba
                  Bersih Perusahaan tercatat sebesar Rp. 240.718.000.000,- dan adapun
                  Rugi Bersih Perusahaan pada periode 31 Desember 2023 tercatat sebesar
                  Rp. 532.983.000.000,-


           Adapun perkembangan Laba Rugi Perseroan dapat terlihat pada grafik berikut
           ini.
                                                     Grafik 2.3.
                                    Perkembangan Laba Rugi Perseroan
                                             (Dalam Jutaan Rupiah)
                                   5.000.000

                                   4.000.000

                                   3.000.000

                                   2.000.000

                                   1.000.000

                                            -

                                   (1.000.000)
                                                    2019        2020        2021          2022      2023
                      Pendapatan                  3.755.262   4.047.964   4.464.900   4.370.781   3.925.581
                      Laba (Rugi) Sebelum Pajak   1.240.307   1.246.629   1.148.877   330.030     (586.245)
                      Laba (Rugi) Periode
                                                  894.531     941.707     885.319     240.718     (532.983)
                           Berjalan




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                              20
Page 40
        - Analisa Arus Kas Perseroan
                                                Tabel 2.7.
                                         Arus Kas Perseroan
                                        (Dalam Jutaan Rupiah)
                       Deskripsi             2019        2020              2021           2022           2023

           Arus Kas dari Aktivasi
                                         1.757.585     1.854.902       1.968.956         1.780.043     2.374.838
           Operasi
           Arus Kas dari Aktivasi
                                         -1.794.186    -1.763.808     -3.143.008         -3.055.170    -3.212.879
           Investasi
           Arus Kas dari Aktivasi
                                          -265.064       -30.209       1.084.523         1.154.451       920.574
           Pendanaan
           Kenaikan (Penurunan)
                                          -301.665        60.885           -89.529        -120.676      -120.676
           Bersih Kas dan Setara Kas
           Saldo Kas dan Setara Kas
                                             599.901     298.209           359.642         270.796       155.344
           Pada Awal Periode
           Dampak Selisih Kurs                   -27          548             683            5.224           -1.048
           Saldo Kas dan Setara Kas
                                             298.209     359.642           270.796         155.344       236.829
           Pada Akhir Periode



            Saldo Kas dan Setara Kas pada awal periode tahun 2019 sampai dengan
              2023 mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar 24,26% pertahun.
            Saldo Kas dan Setara Kas pada akhir periode tahun 2019 sampai dengan
              2023 mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 1,43 % pertahun.


        - Rasio Keuangan Perseroan


                                                 Tabel 2.8.
                                       Rasio Keuangan Perseroan
                          KETERANGAN                   2019     2020          2021         2022       2023
            Rasio Likuiditas
            Current Ratio (x)                          0,50         0,27          0,44      0,19      0,24
            Cash Ratio (x)                             0,16         0,13          0,14      0,03      0,07
            Rasio Aktivitas
            Fixed Asset Turnover (x)                   0,75         0,69          0,62      0,51      0,42
            Total Asset Turnover (x)                   0,56         0,52          0,46      0,38      0,31
            Sales to Current Asset Turnover (x)        4,18         5,23          5,19      4,88      4,88
            Rasio Solvabilitas
            Debt to Total Assets Ratio (x)             0,30         0,41          0,46      0,57      0,66
            Debt Equity Ratio (x)                      0,43         0,69          0,86      1,34      1,93



Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                            21
Page 41
            Rasio Profitabilitas
            Net Profit Margin                     23,82%    23,26%     19,83%   5,51%   -13,58%
            Return on Equity                      19,21%    20,37%     16,87%   4,85%   -12,35%
            Return on Investment                  13,45%    12,07%     9,08%    2,07%   -4,22%


            Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
              Rasio Likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan pengelola
              perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar liabilitas Jangka
              Pendeknya.


              Rasio Lancar (Current Ratio) adalah rasio yang menunjukkan nilai relatif
              antara Aset Lancar dan Liabilitas Lancar. Rasio ini dihitung dengan
              membagi nilai Aset Lancar dan Liabilitas Lancar. Rasio Lancar Perusahaan
              pada 5 tahun terakhir dibawah angka 1 yang berarti bahwa perusahaan tidak
              dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset
              lancar yang dimiliki.
              Rasio    Kas      (Cash   Ratio)   adalah    rasio     yang   digunakan   untuk
              mengidentifikasikan sejauh mana dana kas dan setara kas yang tersedia
              untuk melunasi kewajiban lancar atau hutang jangka pendeknya dengan
              membandingkan total kas dan setara kas dengan liabilitas lancar
              Perusahaan. Rasio kas Perusahaan pada 5 tahun terakhir dibawah angka 1
              yang berarti Perusahaan belum mampu membayar kewajiban lancarnya
              hanya dengan menggunakan kas dan setara kas yang tersedia.


            Rasio Aktivitas (Activity Ratio)
              Rasio Aktivitas menunjukkan efektif atau tidaknya suatu perusahaan dalam
              menggunakan sumber-sumber dana yang tersedia. Dari nilai Rasio Aktivitas
              Perusahaan pada periode 31 Desember 2023, dana yang tertanam dalam
              keseluruhan aktiva berputar sebanyak 0,31 kali sedangkan untuk
              perputaran aset tetap Perusahaan sebesar 0,42 kali dan untuk perputaran
              Penjualan perusahaan sebesar 4,88 kali.


            Rasio Solvabilitas (Solvability Ratio)
              Total Debt to Equity Ratio (DER) Perusahaan periode 31 Desember 2023
              sebesar 1,93 dan Total Debt to Asset Ratio (DAR) Perusahaan periode 31
              Desember 2023 sebesar 0,66.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                               22
Page 42
             Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio)
                  Analisis Rasio profitabilitas pada tahun 2019 hingga 2022 performa
                  perusahaan cukup bagus karena selalu mencatatkan laba bersih dengan
                  rata-rata Net Profit Margin sebesar 18,1%, Return on Equity sebesar 15,3%
                  dan Return on Asset sebesar 9,2%. Tetapi pada tahun 2023 perusahaan
                  mencatatkan rugi bersih sehingga pada rasio profitabilitas negatif.


2.4.2.   Analisis Kinerja Historikal PT XL Axiata, Tbk.
         Untuk melihat perkembangan kinerja PT XL Axiata, Tbk., seperti posisi keuangan
         dan potensi atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka
         hasil analisis keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan
         konsolidasi audit per 31 Desember 2019, per 31 Desember 2020, per 31
         Desember 2021, 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2023 disajikan sebagai
         berikut:


                                                     Tabel 2.9.
                                    Historikal Keuangan PT XL Axiata, Tbk
                                           (Dalam Jutaan Rupiah)
                    Deskripsi             2019           2020         2021         2022         2023

          Aset Lancar                    7.145.648      7.571.123    7.733.191   10.408.358    7.173.511
          Aset Tidak Lancar             55.579.594     60.173.674   65.020.091   76.869.422   80.514.573
          Total Aset                    62.725.242     67.744.797   72.753.282   87.277.780   87.688.084
          Liabilitas Lancar             21.292.684     18.857.026   20.953.921   26.350.500   20.141.984
          Liabilitas Tidak Lancar       22.310.592     29.750.405   31.710.616   35.153.054   41.041.324
          Total Liabilitas              43.603.276     48.607.431   52.664.537   61.503.554   61.183.308
          Ekuitas                       19.121.966     19.137.366   20.088.745   25.774.226   26.504.776
          Total Liabilitas & Ekuitas    62.725.242     67.744.797   72.753.282   87.277.780   87.688.084


          Pendapatan                    25.132.628     26.009.095   26.754.050   29.141.994   32.322.651
          Beban Pokok
                                        21.858.139     23.377.010   22.764.648   25.127.135   27.586.758
          Pendapatan
          Laba (Rugi) Sebelum
                                         1.144.117       146.211     1.707.540    1.353.030    1.704.517
          Pajak
          Laba (Rugi) Bersih               712.579       371.598     1.287.807    1.121.188    1.284.448




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                      23
Page 43
                                             Tabel 2.10.
                          Pertumbuhan Kinerja Keuangan PT XL Axiata, Tbk.
                                            (dalam %)
                            Deskripsi              2020        2021       2022       2023

         Aset Lancar                                    5,95      2,14      34,59     -31,08

         Aset Tidak Lancar                              8,27      8,05      18,22       4,74
         Total Aset                                     8,00      7,39      19,96       0,47
         Liabilitas Lancar                           -11,44      11,12      25,75     -23,56

         Liabilitas Tidak Lancar                     33,35        6,59      10,86      16,75

         Total Liabilitas                            11,48        8,35      16,78      -0,52
         Ekuitas                                        0,08      4,97      28,30       2,83
         Total Liabilitas & Ekuitas                     8,00      7,39      19,96       0,47


         Pendapatan                                     3,49      2,86       8,93      10,91
         Beban Pokok Pendapatan                         6,95      -2,62     10,38       9,79
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak                   -87,22    1.067,86     -20,76     25,98

         Laba (Rugi) Bersih                          -47,85     246,56      -12,94     14,56



        - Analisa Neraca PT XL Axiata, Tbk.
            Total aset PT XL Axiata, Tbk. dalam 5 periode laporan keuangan (31
              Desember 2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-
              rata sebesar 8,96% pertahun.
            Total liabilitas PT XL Axiata, Tbk. dalam 5 periode laporan keuangan (31
              Desember 2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-
              rata sebesar 9,02% pertahun.
            Total ekuitas PT XL Axiata, Tbk. dalam 5 periode laporan keuangan 31
              Desember 2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-
              rata sebesar 9,05% pertahun.


           Adapun perkembangan neraca PT XL Axiata, Tbk. dapat terlihat pada grafik
           berikut ini.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                         24
Page 44
                                                  Grafik 2.4.
                                Perkembangan Neraca PT XL Axiata, Tbk
                                          (Dalam Jutaan Rupiah)

                    100.000.000

                      90.000.000

                      80.000.000

                      70.000.000

                      60.000.000

                      50.000.000

                      40.000.000

                      30.000.000

                      20.000.000

                      10.000.000

                                0
                                       2019         2020          2021         2022         2023
                   Total Aset        62.725.242   67.744.797    72.753.282   87.277.780   87.688.084
                   Ekuitas           19.121.966   19.137.366    20.088.745   25.774.226   26.504.776
                   Total Kewajiban   43.603.276   48.607.431    52.664.537   61.503.554   61.183.308




        - Analisa Laba Rugi PT XL Axiata, Tbk.
            Pendapatan PT XL Axiata, Tbk. dalam 5 periode laporan keuangan (31
              Desember 2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-
              rata sebesar 6,55% pertahun. Pendapatan PT XL Axiata, Tbk. diperoleh dari
              jasa mobile dan jaringan telekomunikasi, managed service dan jasa
              teknologi informasi.
            Laba sebelum pajak PT XL Axiata, Tbk. dalam 5 periode laporan keuangan
              (31 Desember 2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan
              rata-rata sebesar 246,46% pertahun.
            Laba bersih PT XL Axiata, Tbk. dalam 5 periode laporan keuangan (31
              Desember 2019 - 31 Desember 2023) mengalami peningkatan dengan rata-
              rata sebesar 50,08% pertahun.


           Adapun perkembangan Laba Rugi PT XL Axiata, Tbk. dapat terlihat pada grafik
           berikut ini.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                          25
Page 45
                                                     Grafik 2.3.
                             Perkembangan Laba Rugi PT XL Axiata, Tbk
                                           (Dalam Jutaan Rupiah)
                                 35.000.000

                                 30.000.000

                                 25.000.000

                                 20.000.000

                                 15.000.000

                                 10.000.000

                                  5.000.000

                                           0
                                                    2019         2020         2021         2022            2023
                  Pendapatan                     25.132.628 26.009.095 26.754.050 29.141.994 32.322.651
                  Beban Pokok Penjualan          21.858.139 23.377.010 22.764.648 25.127.135 27.586.758
                  Laba (Rugi) Sebelum Pajak       1.144.117     146.211     1.707.540    1.353.030       1.704.517
                  Laba (Rugi) Periode Berjalan    712.579       371.598     1.287.807    1.121.188       1.284.448



        - Analisa Arus Kas PT XL Axiata, Tbk.


                                                    Tabel 2.11.
                                       Arus Kas PT XL Axiata, Tbk.
                                           (Dalam Jutaan Rupiah)
                  Deskripsi                2019               2020          2021          2022              2023

            Arus Kas dari Aktivasi
                                        12.357.027         13.949.485     11.963.257    14.104.495       16.095.538
            Operasi
            Arus Kas dari Aktivasi                                                                   -                 -
                                         -8.692.413        -5.497.947     -6.930.963
            Investasi                                                                   11.495.464       10.376.600
            Arus Kas dari Aktivasi
                                         -3.090.754         7.090.575     -5.333.962       -91.372        -9.935.085
            Pendanaan
            Kenaikan (Penurunan)
            Bersih Kas dan Setara           573.860         1.360.963       -301.669     2.517.659        -4.216.147
            Kas
            Saldo Kas dan Setara
                                          1.047.115         1.603.445      2.965.589     2.664.387         5.184.113
            Kas Pada Awal Periode
            Dampak Selisih Kurs                -17.530          1.181           466          2.067            -1.939
            Saldo Kas dan Setara
            Kas Pada Akhir                1.603.445         2.956.589      2.664.387     5.184.113          966.027
            Periode




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                                     26
Page 46
            Saldo Kas dan Setara Kas pada awal periode tahun 2019 sampai dengan
              2023 mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 55,62 % pertahun.
            Saldo Kas dan Setara Kas pada akhir periode tahun 2019 sampai dengan
              2023 mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 21,93 % per tahun.


        - Rasio Keuangan PT XL Axiata, Tbk.


                                              Tabel 2.12.
                                   Rasio Keuangan PT XL Axiata, Tbk.
                        Deskripsi               2019        2020     2021     2022     2023

            Rasio Likuiditas
            - Current Ratio (x)                   0,34        0,40     0,37     0,39     0,36
            Rasio Aktivitas
            - Fixed Asset Turnover (x)            5,03        4,41     3,72     3,39     3,44
            - Total Asset Turnover (x)            0,40        0,38     0,37     0,33     0,37
            - Sales to Current Assets (x)         3,52        3,44     3,46     2,80     4,51
            Rasio Solvabilitas
            - Debt to Total Aset Ratio (x)        0,70        0,72     0,72     0,70     0,70
            - Debt Equity Rasio                   2,28        2,54     2,62     2,39     2,31
            Rasio Profitabilitas
            - Net Profit Margin                  2,84%      1,43%    4,81%    3,85%    3,97%
            - Return on Equity (ROE)             3,73%      1,94%    6,41%    4,35%    4,85%
            - Return on Assets (ROA)             1,14%      0,55%    1,77%    1,28%    1,46%



           Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi PT XL Axiata, Tbk. adalah sebagai
           berikut:
            Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
              Rasio Likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan pengelola
              perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar liabilitas Jangka
              Pendeknya.


              Rasio Lancar (Current Ratio) adalah rasio yang menunjukkan nilai relatif
              antara Aset Lancar dan Liabilitas Lancar. Rasio ini dihitung dengan
              membagi nilai Aset Lancar dan Liabilitas Lancar. Rasio Lancar Perusahaan
              pada 5 tahun terakhir dibawah angka 1 yang berarti bahwa perusahaan tidak
              dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset
              lancar yang dimiliki.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                            27
Page 47
             Rasio Aktivitas (Activity Ratio)
               Rasio Aktivitas menunjukkan efektif atau tidaknya suatu perusahaan dalam
               menggunakan sumber-sumber dana yang tersedia. Dari nilai Rasio Aktivitas
               Perusahaan pada periode 31 Desember 2023, dana yang tertanam dalam
               keseluruhan aktiva berputar sebanyak 0,37 kali sedangkan untuk
               perputaran aset tetap Perusahaan sebesar 3,44 kali dan untuk perputaran
               Penjualan perusahaan sebesar 4,51 kali.


             Rasio Solvabilitas (Solvability Ratio)
               Total Debt to Equity Ratio (DER) Perusahaan periode 31 Desember 2023
               sebesar 0,70 dan Total Debt to Asset Ratio (DAR) Perusahaan periode 31
               Desember 2023 sebesar 2,31.


             Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio)
               Analisis Rasio profitabilitas pada tahun 2019 hingga 2023 performa
               perusahaan cukup bagus karena selalu mencatatkan laba bersih dengan
               rata-rata Net Profit Margin sebesar 16,9%, Return on Equity sebesar 4,25%
               dan Return on Asset sebesar 6,20%. Tetapi pada tahun 2023 perusahaan
               mencatatkan rugi bersih sehingga pada rasio profitabilitas negatif.


2.4.3.   Analisis Proforma Rencana Transaksi
         Berdasarkan Informasi Keuangan Proforma Perseroan yang dibuat oleh
         manajemen, dampak keuangan Rencana Transaksi terhadap Laporan Keuangan
         Perseroan adalah sebagai berikut:


                                            Tabel 2.13.
                         Ringkasan Laporan Keuangan Proforma (juta Rupiah)
                                                   Audited           AJE             Proforma
                                                                 D          K
          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan Bank                               236.829   275.000          -      511.829
          Piutang Usaha - Pihak Ketiga               354.984         -      8.375      346.609
          Piutang Usaha - Pihak Berelasi               7.708         -          -        7.708
          Pajak Dibayar Dimuka                        96.055         -          -       96.055
          Beban Dibayar Dimuka                        87.300         -          -       87.300
          Aset Lancar Lainnya                         21.280         -          -       21.280
          JUMLAH ASET LANCAR                         804.156                         1.070.781




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                            28
Page 48
                                                     Audited               AJE             Proforma
                                                                      D            K
         ASET TIDAK LANCAR
         Aset Pajak Tangguhan, Bersih                  162.941             -           -     162.941
         Aset Tetap, Bersih                           9.394.810            -           -    9.394.810
         Peralatan                                    1.960.405            -           -    1.960.405
         Aset Tak Berwujud                             133.964             -           -     133.964
         Aset Tidak Lancar Lainnya                     180.005             -           -     180.005
         JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                    11.832.125                            11.832.125
         JUMLAH ASET                                 12.636.281                            12.902.906


         LIABILITAS DAN EKUITAS
         LIABILITAS
         LIABILITAS LANCAR
         Pinjaman Bank Jangka Pendek                  1.000.000    1.000.000           -              -
         Utang Usaha Pihak Ketiga                      848.918             -           -     848.918
         Utang Usaha Pihak Berelasi                     25.776             -           -      25.776
         Utang Lainnya Pihak Ketiga                     11.729             -           -      11.729
         Utang Pajak                                    24.329             -     347.601     371.930
         Beban Akrual                                  227.302             -           -     227.302
         Biaya Langganan Diterima Dimuka                47.914       45.637            -       2.277
         Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek         92.642       32.500            -      60.142
         Bagian Jangka Pendek dari Liabilitas
         Jangka Panjang - Pinjaman Bank                862.587      600.000            -     262.587
         Bagian Jangka Pendek dari Liabilitas
         Jangka Panjang - Liabilitas Sewa               62.502             -           -      62.502
         Bagian Jangka Pendek dari Liabilitas
         Jangka Panjang - Liabilitas Imbalan Kerja      85.422             -           -      85.422
         JUMLAH LIABILITAS LANCAR                     3.289.121                             1.958.585


         LIABILITAS TIDAK LANCAR
         Pinjaman Bank                                4.949.210            -           -    4.949.210
         Liabilitas Sewa                                   735             -           -         735
         Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang        81.109       22.254                   58.855
         JUMLAH LIABILITAS TIDAK LANCAR               5.031.054                             5.008.800
         JUMLAH LIABILITAS                            8.320.175                             6.967.385


         EKUITAS
         Modal Saham                                   286.320             -           -     286.320
         Tambahan Modal Disetor                       1.341.144            -           -    1.341.144
         Saham Treasuri                                -410.259            -           -     -410.259
         Saldo Laba                                   3.625.880            -      42.867    3.668.747
         Laba / (Rugi) Tahun Berjalan                  -526.985     355.976    1.932.524    1.049.563
         Kepentingan Non Pengendali                            6           -           -              6



Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                  29
Page 49
                                                                              Audited                        AJE                     Proforma
                                                                                                     D                   K
                 JUMLAH EKUITAS                                                4.316.106                                                 5.935.521
                 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               12.636.281                                              12.902.906



                Berdasarkan proforma keuangan Perseroan diatas, terdapat dampak keuangan
                berupa penmbahan aset lancar sebesar Rp266.625.000.000, pengurangan
                liabilitas sebesar Rp1.352.790.000.000, penambahan Saldo Laba sebesar
                Rp42.867.000.000 dan penambahan Laba / (Rugi) Tahun Berjalan sebesar
                Rp1.576.548.000.000.


2.4.4.          Analisis Nilai Tambah
                Analisis nilai tambah Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat kemampuan
                menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik dengan membandingkan
                antara proyeksi keuangan tanpa dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan
                dilaksanakannya Rencana Transaksi.


                Berikut adalah Laba (Rugi) Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi selama
                periode proyeksi :


                                                                  Tabel 2.14.
                                            Proyeksi Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                             Projection
                 Desciption               2024        2025        2026        2027        2028        2029        2030        2031         2032        2033

Profit & Loss
Revenue                                  4.074.840   4.536.786   5.217.636   5.964.283   6.558.122   7.076.627   7.625.051   8.185.036    8.855.694   9.660.752

Expenses
Depreciation expenses                      -1.820.128 -1.943.815 -2.119.173 -2.232.864 -2.285.602 -2.337.297 -2.389.784 -2.440.866 -2.492.920 -2.595.871
Network expenses and other direct expenses -1.273.767 -1.474.543 -1.706.848 -1.951.905 -2.168.002 -2.297.254 -2.507.821 -2.730.764 -2.987.934 -3.281.595
Salaries and employee benefits expenses      -529.729   -521.730   -547.852   -578.535   -603.347   -622.743   -655.754   -703.913   -761.590   -830.825
General and administrative expenses          -238.266   -219.229   -251.229   -286.321   -314.232   -338.601   -364.377   -390.697   -422.218   -460.055
Sales and marketing expenses                 -122.245   -136.104   -156.529   -178.928   -183.627   -198.146   -213.501   -229.181   -247.959   -270.501
Impairment of trade receivables              -142.619   -136.104   -156.529   -178.928   -196.744   -212.299   -228.752   -245.551   -265.671   -289.823
Amortisation expenses                            -333       -333       -333       -333       -333       -333       -333          0          0          0
Finance costs                                -733.051   -971.548 -1.267.225 -1.499.267 -1.550.565 -1.559.776 -1.537.631 -1.495.706 -1.419.245 -1.306.595
Finance income                                    592        449        435        344        345        500        493        498        548        618
Other income/(expenses)                             0          0          0          0          0          0          0          0          0          0

(Loss)/profit before income tax           -784.707   -866.171    -987.646    -942.455    -743.985    -489.322    -272.411      -51.144      258.705    626.105
Income tax benefit/(expenses)                    0          0           0           0           0           0           0            0      -56.915   -137.743

Loss)/profit for the year                 -784.707   -866.171    -987.646    -942.455    -743.985    -489.322    -272.411      -51.144      201.790    488.362




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                                                                30
Page 50
              Berikut ini adalah proyeksi Laba Rugi Perseroan dengan adanya Rencana
              Transaksi:
                                                                         Tabel 2.15.
                                                  Proyeksi Setelah Rencana Transaksi
                                                                                                       Projection
                 Desciption                     2024       2025          2026          2027         2028        2029         2030        2031         2032        2033

Profit & Loss
Revenue B2S Fiber 8mn HP & Enterprise       3.095.821 3.880.932 4.822.684 5.805.710 6.510.034 7.107.425 7.867.665 8.518.907 9.257.724 10.067.605
Revenue upside from Open Access & Media Co     44.845    114.832    195.217    261.404    331.665    399.493    466.006    533.981    559.012    580.054
Expenses
Depreciation expenses                      -1.820.128 -1.944.844 -2.121.263 -2.236.149 -2.290.200 -2.343.339 -2.397.411 -2.450.228 -2.502.768 -2.606.230
Network expenses and other direct expenses -1.255.272 -1.765.086 -2.084.996 -2.409.448 -2.646.032 -2.774.516 -3.114.805 -3.378.906 -3.676.147 -3.972.506
Salaries and employee benefits expenses      -348.995   -298.398   -338.155   -377.012   -407.716   -431.359   -467.066   -517.912   -572.875   -638.017
General and administrative expenses          -261.912   -263.850   -301.175   -340.616   -368.998   -393.400   -419.364   -446.058   -477.830   -515.584
Sales and marketing expenses                  -54.551    -72.556    -95.795   -119.764   -125.412   -140.247   -155.254   -170.109   -187.622   -208.426
Impairment of trade receivables               -21.132    -21.299    -46.495    -72.147    -91.968   -108.474   -124.963   -141.029   -159.769   -181.954
Amortisation expenses                            -333       -333       -333       -333       -333       -333       -333          0          0          0
Finance costs                                -686.136   -895.418 -1.220.162 -1.468.518 -1.518.453 -1.511.074 -1.464.599 -1.391.669 -1.284.394 -1.148.501
Finance income                                    592        449        435        344        345        500        493        498        548        618
Other income/(expenses)                     1.875.320        320        320        320        320        320        320        320        320        320

(Loss)/profit before income tax                 568.120 -1.265.251 -1.189.716         -956.209     -606.746    -195.003      190.691      557.795      956.199   1.377.377
Income tax benefit/(expenses)                  -124.986          0          0                0            0           0      -41.952     -122.715     -210.364    -303.023

Loss)/profit for the year                       443.134 -1.265.251 -1.189.716         -956.209     -606.746    -195.003      148.739     435.080       745.835   1.074.354




              Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
              dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
              Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh pendapatan yang lebih tinggi
              dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp 266 miliar per tahun dibanding tidak
              melakukan Rencana Transaksi.


                                                                         Tabel 2.16
                                               Analisis Nilai Tambah dari Sisi Pendapatan
                                                                                                                                                                 Rata-
 Deskripsi                  2024       2025        2026           2027          2028             2029         2030          2031         2032            2033
                                                                                                                                                                 Rata
 Pendapatan
 (Sebelum          4.074.840       4.536.786   5.217.636   5.964.283      6.558.122       7.076.627     7.625.051      8.185.036    8.855.694        9.660.752
 Transaksi)
 Pendapatan
 (Setelah          3.140.666       3.995.764   5.017.902   6.067.113      6.841.700       7.506.919     8.333.672      9.052.888    9.816.736       10.647.658
 Transaksi)
 Nilai Tambah
 dari Sisi          -934.174        -541.023    -199.735     102.830        283.578           430.291     708.621         867.852      961.042        986.906    266.619
 Pendapatan




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                                                                           31
Page 51
              Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
              dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
              Transaksi Perseroan diperkirakan akan dapat mengurangi beban keuangan rata-
              rata sebesar Rp 75 miliar per tahun dibanding tidak melakukan Rencana
              Transaksi.


                                                                       Tabel 2.17
                                       Analisis Nilai Tambah dari Sisi Beban Keuangan
                                                                                                                                                      Rata-
 Deskripsi              2024        2025          2026         2027         2028         2029         2030         2031          2032         2033
                                                                                                                                                      Rata
 Beban
 Keuangan
                     -733.051    -971.548    -1.267.225   -1.499.267   -1.550.565   -1.559.776   -1.537.631   -1.495.706    -1.419.245   -1.306.595
 (Sebelum
 Transaksi)
 Beban
 Keuangan
                     -686.136    -895.418    -1.220.162   -1.468.518   -1.518.453   -1.511.074   -1.464.599   -1.391.669    -1.284.394   -1.148.501
 (Setelah
 Transaksi)
 Nilai Tambah
 dari Sisi Beban       46.915     76.130        47.063       30.749       32.113       48.702       73.032      104.037       134.850      158.094     75.169
 Keuangan




              Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
              dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
              Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba bersih yang lebih tinggi
              dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp 308 miliar per tahun dibanding tidak
              melakukan Rencana Transaksi.


                                                                       Tabel 2.18
                                             Analisis Nilai Tambah dari Sisi Laba Bersih
                                                                                                                                                      Rata-
 Deskripsi            2024           2025            2026         2027         2028          2029        2030       2031         2032        2033
                                                                                                                                                      Rata
 Laba
 Bersih
                   -784.707      -866.171        -987.646      -942.455     -743.985     -489.322    -272.411     -51.144     201.790     488.362
 (Sebelum
 Transaksi)
 Laba
 Bersih
                   443.134      -1.265.251     -1.189.716      -956.209     -606.746     -195.003    148.739     435.080      745.835 1.074.354
 (Setelah
 Transaksi)
 Nilai
 Tambah
 dari Sisi      1.227.841        -399.080        -202.070       -13.755     137.239       294.319    421.149     486.224      544.046     585.992     308.191
 Laba
 Bersih




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                                                                32
Page 52
                  Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
                  dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
                  Transaksi, Present Value Free Cash Flow to Firm Perseroan diperkirakan
                  meningkat sebesar yang lebih tinggi dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp 1,820
                  Triliun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.


                                                                            Tabel 2.19
                              Analisis Nilai Tambah dari Sisi Free Cash Flow to Firm (FCFF)
                                                                        Sebelum Transaksi
                           2024          2025          2026          2027           2028           2029          2030          2031          2032           2033
Arus Kas Operasi      1.917.112     2.165.322     2.290.091     2.821.201      3.072.874      3.313.153     3.576.832     3.787.618     4.213.885     4.479.783
Arus Kas Investasi   (4.316.133)   (3.994.148)   (5.443.715)   (3.533.583)    (1.669.070)    (1.616.286)   (1.627.181)   (1.577.020)   (1.553.065)   (1.581.212)
                     (2.399.021)   (1.828.826)   (3.153.624)     (712.382)     1.403.804      1.696.867     1.949.651     2.210.598     2.660.820     2.898.570
Terminal Value                                                                                                                                       40.185.635
                     (2.399.021)   (1.828.826)   (3.153.624)    (712.382)     1.403.804      1.696.867     1.949.651     2.210.598     2.660.820     43.084.205
Discount Faktor             0,91          0,82          0,75         0,68           0,61           0,56          0,50          0,46          0,41           0,38
                      -2.175.025    -1.503.256    -2.350.177     -481.320        859.919        942.387       981.677     1.009.140     1.101.254     16.166.665
NPV                  14.551.264

                                                                        Setelah Transaksi
                           2024          2025          2026          2027           2028           2029          2030          2031          2032           2033
Arus Kas Operasi      1.109.389     1.694.993     2.030.743     2.664.889      3.177.443      3.586.463     3.913.358     4.127.494     4.459.788     4.842.693
Arus Kas Investasi   (4.316.133)   (3.995.207)   (5.445.836)   (3.536.903)    (1.673.707)    (1.622.370)   (1.634.855)   (1.586.432)   (1.523.983)   (1.477.431)
                     (3.206.744)   (2.300.214)   (3.415.093)     (872.014)     1.503.736      1.964.094     2.278.503     2.541.062     2.935.805     3.365.262
                                                                                                                                                     46.655.822
                     (3.206.744)   (2.300.214)   (3.415.093)    (872.014)     1.503.736      1.964.094     2.278.503     2.541.062     2.935.805     50.021.084
Discount Faktor             0,91          0,82          0,75         0,68           0,61           0,56          0,50          0,46          0,41           0,38
                      -2.907.331    -1.890.727    -2.545.032     -589.175        921.134      1.090.796     1.147.259     1.159.998     1.215.065     18.769.619
NPV                  16.371.605




2.4.5.            Analisis Perbandingan Nilai Rencana Transaksi dan Nilai Pasar
2.4.5.1. Business Transfer Agreement (BTA)
                  Berdasarkan Business Transfer Agreement (BTA), transaksi atas Penjualan
                  Bisnis Unit memiliki rencana nilai sebesar Rp1.875.000.000.000,- (satu triliun
                  delapan ratus tujuh puluh lima miliar rupiah).


                  Berdasarkan Laporan penilaian bisnis unit yang dikeluarkan oleh KJPP Doli
                  Siregar dan Rekan, nilai pasar bisnis unit dengan nomor laporan 00048/2.0042-
                  00/BS/06/0405/1/V/2024                        tertanggal                  22      Mei         2024           adalah            sebesar
                  Rp 1.805.148.000.000,-.


                  Selisih nilai Rencana Transaksi dan nilai pasar adalah 3,87% sehingga masih
                  dalam range 7,5%, sehingga nilai Rencana Transaksi adalah Wajar.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                                                                                              33
Page 53
2.4.5.2. Master Service Agreement (MSA)
        Berdasarkan Master Service Agreement (MSA), transaksi Menyewakan Aset
        Jaringan Fiber Optik memiliki rencana nilai transaksi atas biaya sewa sebesar
        Rp120.000,- per Home Connect (“HC”) per bulan untuk tingkat penetrasi sampai
        dengan 25% dan sebesar Rp80.000,- per Home Connect (“HC”) per bulan untuk
        tingkat penetrasi lebih dari 25%.


        Berdasarkan data transaksi yang pernah terjadi dalam kurun waktu kurang dari 1
        tahun (Prior Transaction) terdapat data Prior Transaction yang terjadi.
        Berdasarkan data tersebut, nilai sewa sebesar Rp120.000,- per Home Connect
        (“HC”) per bulan untuk tingkat penetrasi sampai dengan 25% dan sebesar
        Rp80.000,- per Home Connect (“HC”) per bulan untuk tingkat penetrasi lebih dari
        25%.


        Selisih nilai Rencana Transaksi dan nilai pasar adalah 0% sehingga masih dalam
        range 7,5%, sehingga nilai Rencana Transaksi adalah Wajar.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                       34
Page 54
                                     BAGIAN - 3
                                   KESIMPULAN

3.1.    Kesimpulan
         Perseroan berencana melakukan penjualan Unit Bisnis Serve Co dan
           Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik kepada PT XL Axiata, Tbk., selanjutnya
           dalam laporan ini disebut dengan “Rencana Transaksi”. PT XL Axiata, Tbk.
           adalah pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan sebesar 20,00%
           saham
         Dalam kerangka Rencana Transaksi ini terdapat hubungan afiliasi antara
           Perseroan dengan PT XL Axiata, Tbk. Hubungan afiliasi terjadi karena PT XL
           Axiata Tbk. adalah pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan 20,00%
           saham dan terdapat kesamaan anggota dewan komisaris.
         Dalam Rencana Transaksi ini terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan
           dengan XL Axiata. Adapun sifat hubungan afiliasi adalah XL Axiata selaku
           pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan 20,00% saham.
         Perbandingan antara nilai Pendapatan Objek Rencana Transaksi dengan
           Pendapatan Perseroan adalah sebesar 74,34%, dimana nilai Rencana
           Transaksi tersebut lebih dari 50% Pendapatan Perseroan, sehingga Rencana
           Transaksi merupakan Transaksi Material yang perlu mendapatkan Persetujuan
           dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
         Menerangkan bahwa Perseroan akan menjual Unit Bisnis Serve Co, yang
           selanjutnya disebut Business Transfer Agreement (BTA) kepada PT XL Axiata,
           Tbk dengan rencana nilai transaksi sebesar Rp 1,875 triliun
         Perseroan akan menyetujui Menyewakan Aset Jaringan Fiber Optik kepada PT
           XL Axiata, Tbk. yang selanjutnya disebut Master Services Agreement (MSA)
           kepada PT XL Axiata, Tbk dan PT XL Axiata, Tbk. akan menyetujui melakukan
           pembayaran kepada Perseroan dengan biaya sewa Fiber Optik sebesar
           Rp120.000,- per Home Connect (“HC”) per bulan untuk tingkat penetrasi
           sampai dengan 25% dan sebesar Rp80.000,- per Home Connect (“HC”) per
           bulan untuk tingkat penetrasi lebih dari 25%.
         Manfaat Rencana Transaksi adalah Dengan dilakukan Rencana transaksi
           Perseroan mendapatkan cash tambahan dari Rencana Transaksi untuk
           mengurangi beban keuangan dan mengembangkan jaringan Fiber Co. Risiko
           Rencana Transaksi yaitu Risiko tidak tercapainya proyeksi dari rencana
           transaksi.


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                       1
Page 55
         Keuntungan Rencana Transaksi yaitu Perseroan mendapatkan cash tambahan
           dari   Rencana    Transaksi   untuk   mengurangi   beban     keuangan   dan
           mengembangkan jaringan Fiber Co dan Perseroan mendapatkan pendapatan
           tambahan yang berasal dari pengembangan jaringan fiber open access.
           Sedangkan Kerugian Rencana Transaksi yaitu Perseroan menanggung biaya
           yang timbul atas Rencana Transaksi seperti Biaya Konsultan dan biaya
           perijinan.
         Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan diperkirakan bahwa Perseroan
           memiliki kinerja yang bagus kedepannya, Perseroan mampu menghasilkan
           pendapatan dan laba bersih dengan pertumbuhan yang positif serta Perseroan
           mampu mengurangi Beban Keuangan. Dengan demikian Rencana Transaksi
           yang dilakukan Perseroan adalah wajar.
         Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
           dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
           Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh pendapatan yang lebih
           tinggi dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp 266 miliar per tahun dibanding
           tidak melakukan Rencana Transaksi.
         Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
           dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
           Transaksi Perseroan diperkirakan akan dapat mengurangi beban keuangan
           rata-rata sebesar Rp 75 miliar per tahun dibanding tidak melakukan Rencana
           Transaksi.
         Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
           dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
           Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba bersih yang lebih
           tinggi dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp 308 miliar per tahun dibanding
           tidak melakukan Rencana Transaksi.
         Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
           dengan Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
           Transaksi, Present Value Free Cash Flow to Firm Perseroan diperkirakan
           meningkat sebesar yang lebih tinggi dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp
           1,820 Triliun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.
         Selisih nilai Rencana Transaksi dan nilai pasar unit bisnis Serve Co adalah
           3,87% sehingga masih dalam range 7,5%, sehingga nilai Rencana Transaksi
           adalah Wajar.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                        2
Page 56
         Selisih nilai Rencana Transaksi dan nilai pasar Sewa Fiber Optik adalah 0%
           sehingga masih dalam range 7,5%, sehingga nilai Rencana Transaksi adalah
           Wajar.


3.2.    Distribusi Pendapat Kewajaran
        Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Perseroan dalam kaitannya
        dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk
        kepentingan lain.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Link Net, Tbk                                       3

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.4 MB
Published22 May 2024
Pages56
Characters130,189
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LINK NET Tbk p.3 ×66
linked org PT XL Axiata p.4 ×168
linked person Amir Abadi Jusuf p.5 ×2
linked org Axiata Investments p.21 ×2
linked person Thomas Hundt · Komisaris p.21
linked person Dian Siswarini · Komisaris p.21 ×6
linked person Alexander S Rusli · Komisaris Independen p.21 ×4
linked person Edward Sanusi · Direktur p.21
linked person Tio I Huat · Anggota p.21
linked person Barry Alfa Rattu · Anggota p.21
linked person Willem Lucas Timmermans · Anggota p.21
linked person David Arcelus Oses · Direktur p.22 ×2
linked person Yessie D. Yosetya · Direktur p.22 ×2
linked person Feiruz Ikhwan bin Abdul Malek p.22
linked person Vivek Sood · Komisaris p.23
linked person Benny Redjo Setyono · Anggota p.23
linked person Nita Skolastika Ruslim · Anggota p.23
linked org Axiata Group Berhad p.34
possible person Gatot Subroto p.3 ×4
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.3 ×9
possible person Marlo Budiman · Presiden Direktur p.21 ×2
possible person I Gede Darmayusa · Direktur p.22 ×2
possible person Dr. Muhamad Chatib Basri · Presiden Komisaris p.23 ×2
possible person Muliadi Rahardja · Komisaris Independen p.23 ×4
possible person Julianto Sidarto · Komisaris Independen p.23 ×4
possible org Negara Republik Indonesia p.26
unresolved org KJPP DSR p.3 ×15
unresolved org Mawar & Rekan p.5 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.5 ×13
unresolved org Rintis & Rekan p.5 ×13
unresolved org PT KPMG Siddharta Advisory. p.6 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tandiawan & Rekan p.6 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tandiawan p.6 ×2
unresolved org PENILAI KJPP Doli Siregar dan Rekan p.9
unresolved org KJPP Doli Siregar p.9 ×3
unresolved org KJPP Doli Siregar & Rekan p.15
unresolved org Pendapat Kewajaran – PT Link Net Tbk p.15
unresolved person Shridhir Sariputta Hansa Wijayasuriya · Presiden Komisaris p.21 ×2
unresolved person Jonathan Limbong Parapak · Komisaris Independen p.21
unresolved person Kanishka Gayan Wickrama · Direktur p.21
unresolved person Aulia Taufani p.22 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.22 ×4
unresolved person Dr. David Robert Dean · Komisaris p.23
unresolved person Dr. Hans Wijayasuria · Komisaris p.23
unresolved person Yasmin Stamboel Wirjawan · Komisaris Independen p.23 ×2
unresolved person Abhijit Jayant Navalekar · Direktur p.23
unresolved person Budi Pramantika · Direktur p.23
unresolved — Dokumen Business Transfer Agreement dan Master Service · 2.2.2. p.23
unresolved org PT Seruling Indah Permai p.24
unresolved person Dr. Misahardi Wilamarta p.24 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.24 ×2
unresolved person Myra Yuwono p.25
unresolved org Menteri Hukum dan Perundangundangan p.25
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.25 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.25 ×2
unresolved person Dahlia p.25
unresolved org PT Excelcomindo Pratama p.26
unresolved org PT Grahametropolitan Lestari p.26
unresolved person Rachmat Santoso p.26
unresolved org Kota Nusantara p.27
unresolved org Bank Indonesia p.27 ×2
unresolved org KJPP Doli Siregar dan Rekan p.52

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 2308 ms 12 Sep 2026 23:03
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': 'IDR',
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '1.875'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result