Skip to content
Back to announcement

20240514_ARTI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31638630_lamp6.pdf

Other Text extracted ARTI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
Nomor : 027/FNR/SK/IV/24                                                 1 April 2024
Hal     : Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan
           PT Ratu Prabu Energi Tbk


Yth. Bapak I Gede Nyoman Yetna
Direktur
Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
&
Yth. Ibu Lidia M. Panjaitan
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Bursa Efek Indonesia (“BEI”)




Dengan hormat,
Sehubungan dengan telah diadakannya Pelaksanaan Dengar Pendapat (Hearing) antara Bursa
Efek Indonesia (Bursa) dan Perseroan pada tanggal 22 Maret 2024, dan kami telah menerima
Surat Nomor S-03048/BEI.PP3/03-2024 tanggal 26 Maret 2024 perihal Permintaan
Penjelasan, dengan ini kami sampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan atas hal-hal
sebagaimana terlampir.


Perlu kami informasikan juga bahwa kami tidak melakukan Audit/Reviu atas Laporan
Keuangan per 30 September 2023.


Demikian hal ini yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya Kami
ucapkan terima kasih.




Hormat Kami
Page 2
                               Tanggapan atas Permintaan Penjelasan
                             Lampiran Surat Nomor 027/FNR/SK/IV/24


Sehubungan dengan surat Bapak I Gede Nyoman Yetna dengan Surat Nomor S-03048/BEI.PP3/03-
2024 yang ditujukan kepada Emiten/Perseroan PT Ratu Prabu Energi Tbk, dan di dalam surat tersebut
meminta klarifikasi Kami (Auditor Perseroan PT Ratu Prabu Energi Tbk) tahun buku 31 Desember
2022, maka Kami memberikan klarifikasi sebagai berikut:


3. Pada periode 31 Desember 2022 dan 30 September 2023, terdapat perolehan aset tetap berupa
   peralatan yang diklasifikasikan sebagai arus kas operasional. Sehubungan dengan hal tersebut agar
   disampaikan :
   a.   Latar belakang Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Ferdinand & Rekan dan Perseroan
        melakukan klasifikasi perolehan aset tetap sebagai arus kas operasional.
   c.   Dalam hal KAP Drs. Ferdinand & Rekan dan Perseroan mengonfirmasi perolehan aset tetap
        diklasifikasikan menjadi arus kas investasi, agar disampaikan kembali Laporan Keuangan
        Periode 31 Desember 2022 dan 30 September 2023 yang telah dilakukan penyesuaian.
   Tanggapan:
   a.   Pada saat periode 30 Juni 2022 tidak terdapat penambahan aset tetap, serta laporan arus kas
        tidak dibuat oleh manajemen. Kami hanya membantu manajemen atas permintaan
        penyusunan laporan arus kas dan telah mendapatkan persetujuan dari manajemen atas laporan
        arus kas tersebut (Terlampir Surat Pernyataan Direksi).
   c.   Terdapat kekeliruan atas penyajian aset tetap yang seharusnya masuk ke arus kas investasi
        sebesar Rp95.206.500 dan menurut kami nilai yang disajikan tidak material. Sedangkan atas
        Laporan Keuangan periode 30 September 2023, kami tidak melakukan Reviu maupun Audit
        sehingga Kami tidak dapat memberikan tanggapan.


6. Sehubungan dengan Tanah Proyek Apartemen Ratu Prabu 3 yang telah dilelang kepada PT Hasjrat
   Multifinance pada tahun 2021, agar disampaikan penjelasan sebagai berikut:
   a.   Latar Belakang KAP Heliantono & Rekan, KAP Drs. Ferdinand & Rekan, dan Perseroan
        menetapkan nilai Tanah Proyek Apartemen Ratu Prabu 3 senilai Rp112,6 miliar pada periode
        31 Desember 2021, 31 Desember 2022 dan 30 September 2023.
   c.   Penjelasan komprehensif atas prosedur audit yang telah dilakukan KAP Drs. Ferdinand &
        Rekan dalam membukukan nilai Tanah Proyek Apartemen Ratu Prabu 3 senilai Rp112,6
        miliar untuk periode 31 Desember 2022.
Page 3
  Tanggapan:
  a.   Kami melakukan komunikasi terkait saldo awal dengan KAP Heliantono dan Rekan (KAP
       Pendahulu) yang telah mengaudit Laporan Keuangan periode 31 Desember 2021, berdasarkan
       Kertas Kerja dan Adjustment Audit yang disampaikan kepada kami, KAP Pendahulu
       melakukan penyesuaian atas koreksi pencatatan penjualan/lelang tanah RP3 untuk
       penyelesaian utang HMF dan koreksi atas pencatatan aset settlement utang PT HMF, serta
       kami telah melakukan konfirmasi bahwa utang HMF telah lunas. Nilai estimasi yang KAP
       pendahulu terima sebagai informasi sebesar Rp145.6M sedangkan nilai tanah sebesar
       Rp258.2M sehingga KAP pendahulu melakukan koreksi atas selisih nilai tanah tersebut dan
       sebagai informasi dari KAP Pendahulu, mereka tidak mendapatkan SHGB dan dokumen legal
       lainnya sehubungan dengan lelang aset terhadap utang HMF. Sedangkan atas Laporan
       Keuangan periode 30 September 2023, kami tidak melakukan Reviu maupun Audit sehingga
       Kami tidak dapat memberikan tanggapan.
  c. Permintaan penjelasan atas saldo nilai tanah kepada pihak Manajemen Perseroan, Kami tidak
       mendapatkan penjelasan dari pihak Manajemen. Kami melakukan prosedur alternatif atas
       permintaan voucher atas transaksi tersebut namun tidak terdapat dokumen voucher terkait,
       Kami telah melakukan konfirmasi atas surat serah terima atas tanah AYDA namun jawaban
       terkait tidak ada, Kami hanya menerima surat penyelesaian hutang dari PT HMF atas Agunan
       berupa tanah dengan SHGB No. 53, 54, dan 56.


7. Dalam Laporan Keuangan Periode 31 Desember 2022 dan 30 September 2023, disampaikan
  kalimat “Berikut ini rangkuman saldo piutang dan utang kepada pihak berelasi di dalam laporan
  keuangan Perusahaan dan PT Lekom Maras (masing-masing sebelum dieliminasi) sebelum dan
  sesudah perjanjian novasi”, namun rangkuman saldo tersebut tidak dicantumkan dalam laporan
  keuangan. Sehubungan dengan hal tersebut:
  a.   Penjelasan latar belakang KAP Drs. Ferdinand & Rekan dan Perseroan tidak menyampaikan
       rangkuman saldo piutang dan utang kepada pihak berelasi yang dimaksud.
  Tanggapan:
  a.   Kami bukan tidak menyampaikan rangkuman saldo piutang dan utang kepada pihak berelasi
       yang dimaksud. Dikarenakan tidak ada perjanjian novasi terbaru dan saldonya masih sama
       nilainya pada 31 Desember 2021, kami tidak menyalin rangkuman tersebut ke Catatan atas
       Laporan Keuangan pada 31 Desember 2022. Sedangkan atas Laporan Keuangan periode 30
       September 2023, kami tidak melakukan Reviu maupun Audit sehingga Kami tidak dapat
       memberikan tanggapan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.46 MB
Published14 May 2024
Pages3
Characters6,115
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Ratu Prabu Energi Tbk p.1 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1 ×2
unresolved person Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Penilaian p.1
unresolved person Drs. Ferdinand p.2 ×8
unresolved org Drs. Ferdinand & Rekan p.2 ×5
unresolved org PT Hasjrat Multifinance p.2
unresolved org Latar Belakang KAP Heliantono & Rekan p.2
unresolved org Heliantono p.2 ×2
unresolved org Heliantono dan Rekan p.3
unresolved org Pendahulu p.3 ×3
unresolved org PT HMF p.3 ×2
unresolved org PT Lekom Maras p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result