Skip to content
Back to announcement

20240505_PTPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31634572_lamp1.pdf

Other Text extracted PTPP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                                          PRESS RELEASE
        PTPP Menyelesaikan Proyek Pelabuhan Untuk Hilirisasi Nickel di Indonesia
                   dalam Waktu 15 Bulan dengan Akses Serba Laut


     Balikpapan, 3 Mei 2024 - PT PP (Persero) Tbk, sebagai salah satu Perusahaan BUMN konstruksi dan

     investasi di Indonesia (“PTPP”) berkolaborasi dengan PT Mitra Murni Perkasa melaksanakan acara port

     handover Proyek Jetty Smelter Nickel MMP di Kariangau, Kalimantan Timur. Acara peresmian tersebut

     dihadiri oleh President Director PT MMP Adhi Dharma Mustopo beserta jajaran, Direktur Keuangan PTPP

     Agus Purbianto beserta jajaran, perwakilan MMS Group Indonesia, dan perwakilan KSOP I Balikpapan.



     Proyek Jetty Smelter Nickel MMP memiliki nilai kontrak senilai Rp 682,5 Miliar dengan sumber dana yang

     berasal dari PT Mitra Murni Perkasa yaitu perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) smelter nikel

     pertama di Indonesia. Proyek ini memiliki masa pelaksanaan konstruksi selama 15 bulan dapat diselesaikan

     oleh PTPP pada tanggal 30 April 2024 secara tepat waktu. Manfaat dari proyek ini yaitu sebagai

     pengembangan fasilitas smelter nikel kelas-1 di Balikpapan, Kalimantan Timur yang menghasilkan 27,800

     ton/tahun nickel matte dengan teknologi Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF). Nickel matte merupakan salah

     satu bahan baku utama produksi baterai untuk kendaraan listrik dan media penyimpanan energi yang

     banyak digunakan pada pembangkit listrik tenaga baru terbarukan.



     Adhi Mustopo, Presiden Direktur PT MMP, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap PTPP karena

     kolaborasinya yang sangat baik dan profesional sehingga berhasil merampung proyek secara tepat waktu

     selama 15 bulan, dimana waktu ini merupakan waktu yang relatif cepat untuk proyek dengan skala tersebut.

     Selain itu, hal lain yang patut dicatat adalah rekam jejak keselamatan kerja yang sangat baik berhasil

     dibukukan selama proses pembangunan pelabuhan ini. Hal ini terjadi berkat komitmen yang tinggi dan

     kolaborasi yang luar biasa dari kedua belah pihak dalam mengerjakan proyek ini. Adapun pelabuhan ini

PTPP MENYELESAIKAN PROYEK PELABUHAN UNTUK HILIRISASI NICKEL DI
                                                                                                                 1
INDONESIA DALAM WAKTU 15 BULAN DENGAN AKSES SERBA LAUT
Page 2
     dinilai menjadi sesuatu yang patut dibanggakan karena membawa MMP semakin dekat dengan upayanya

     untuk berkontribusi kepada agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Adhi juga menambahkan pelabuhan

     berperan penting untuk mendukung perkembangan MMP kedepannya untuk mewujudkan pembangunan

     ekosistem industri energi hijau yang berkelanjutan, “MMP sebagai bagian dari MMS Group Indonesia selalu

     berkomitmen kepada prinsip bisnis berkelanjutan yang sejalan dengan visi misi Group dalam menjalankan

     setiap kegiatannya. Kegiatan operasional kami didesain untuk dapat meminimalkan carbon footprint

     sebagai bagian untuk mewujudkan program Net Zero Emission Indonesia 2060,” ujarnya.



     Dalam kata sambutannya, Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto bangga atas kinerja tim proyek Jetty

     Smelter Nickel MMP karena dapat memegang komitmen penyelesaian proyek sesuai dengan standard

     Kualitas, safety, dan waktu penyelesaian. Selain itu, Agus juga berterima kasih untuk kepercayaan yang telah

     diberikan oleh pihak Owner PT Mitra Murni Perkasa kepada PTPP. “Kami ucapkan terima kasih Pak Adi

     beserta jajaran dari MMS Group Indonesia juga dalam memberi kepercayaan kepada PTPP untuk bisa

     berpartisipasi dalam membangun Port atau Jetty Smelter MMP. Tentunya, atas kesempatan ini, kami

     ucapakan terimakasih atas apresiasi yang diberikan kepada PTPP terkait penyelesaian proyek sesuai dengan

     standard Kualitas, Safety, dan Waktu penyelesaian. Seperti apa yang disampaikan bahwa alhamdulillah PTPP

     bisa memenuhi komitmen untuk dapat menyelesaikan proyek dengan waktu 15 bulan pekerjaan fisik.

     Memang itu adalah standart PTPP dimanapun kami bekerja, di seluruh area operasi kami, terkait dengan

     QHSE dan waktu pelaksanaan proyek menjadi concern semua karena terus terang, kepuasan Stake Holder

     ini menjadi prioritas dari kami. Dengan beroperasinya Port atau Jetty dari MMP ini harapannya yaitu

     operasional dari Smelter Nickel ini bisa berjalan optimal dan tentunya cita-cita dari Group MMS,

     terspesialisasi MMP untuk membantu program pemerintah dalam transisi energi hijau ini juga bisa segera

     terlaksana,” tutup Agus.



                                                                 --SELESAI--



     Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
     PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak
     tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream,
     yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan
     Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan,


PTPP MENYELESAIKAN PROYEK PELABUHAN UNTUK HILIRISASI NICKEL DI
                                                                                                                                               2
INDONESIA DALAM WAKTU 15 BULAN DENGAN AKSES SERBA LAUT
Page 3
     Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di
     Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di
     Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham
     entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang
     berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang
     bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan
     melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan
     sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam
     menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta
     penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang
     unggul serta excellence.




     Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
     Bakhtiyar Efendi
     Sekretaris Perusahaan
     PT PP (Persero) Tbk
     Tel : 021 – 877 84137




PTPP MENYELESAIKAN PROYEK PELABUHAN UNTUK HILIRISASI NICKEL DI
                                                                                                                                           3
INDONESIA DALAM WAKTU 15 BULAN DENGAN AKSES SERBA LAUT

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.26 MB
Published5 May 2024
Pages3
Characters7,385
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PP Properti Tbk p.3 ×2
linked org PP Presisi Tbk p.3 ×2
possible org PP (Persero) Tbk p.1 ×8
possible person Adi p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.3 ×3
unresolved org PT Mitra Murni Perkasa p.1 ×3
unresolved org PT MMP Adhi Dharma Mustopo p.1
unresolved org PT MMP p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result