Back to announcement
20240503_INKP_Informasi Transaksi Afiliasi_31633909_lamp9.pdf
Asset transaction Needs review INKPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 88
Page 1
LAPORAN
PENDAPAT KEWAJARAN (FAIRNESS OPINION)
PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK
Lokasi di:
Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lantai 9,
Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta Pusat 10350
No. File : 00374/2.0171-00/BS/04/0481/1/IV/2024
Page 2
TOBING PANUTURI DAN REKAN Kantor Pusat:
Rukan The Walk No. 38, Jakarta Garden City,
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan
Property and Business Valuation Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13910,
NIU. 2.20.0171 – Kep. Menkeu No. 387/KM.1/2020 Email: topaz-admin@kjpp-topaz.id
kjpptopaz@gmail.com;
Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia Telp (021) 4614889
Kantor Cabang :
Banjarmasin (PS) : Jl. Meranti III, Komp. Madinah No. 23, RT. 036, D.h 15a, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Email: topaz_banjarmasin@kjpp-topaz.id,
topazbjm.kjpp@gmail.com; Telp (0511) 4247394, Medan (P) : Kompleks Perumahan Villa Malina Indah, Jl. Deli Bunga No. 3, Medan, Sumatera Utara 20132, Email:
topazmdn.kjpp@gmail.com; Telp (061) 8216806, Surabaya (P) : Ruko 9M-APT Puncak CBD, Jl. Kramat I, Surabaya, Jawa Timur 60229, Email: surabaya@kjpp-topaz.id;
Telp (031) 99429111, Balikpapan (PS) : Jalan Angkasa 3B RT. 57, Balikpapan, Kalimantan Timur 76115, Email: kjpptopazbpn@gmail.com; Telp 0858 5252 3005,
Jayapura (PS) : Perumahan Yapis Entrop, Jalan Beringin I No. 10, Jayapura, Papua 99224, Email: topazjyp.kjpp@gmail.com; Telp (0967) 5782084
No. File: 00374/2.0171-00/BS/04/0481/1/IV/2024
Jakarta, 30 April 2024
Kepada Yth.
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lantai 9,
Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta Pusat 10350
Perihal : Rencana Transaksi Afiliasi berupa Pembelian (i) Mesin Power Plant dan Peralatan
Pendukungnya dengan Total Kapasitas 175,1 megawatt; (ii) Bangunan untuk
Mendukung Mesin Power Plant; dan (iii) Segala Persediaan dan Suku Cadang
Sehubungan dengan Mesin Power Plant; yang Terletak di Lokasi Pabrik-Pabrik Milik PT
Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”), yaitu di Tangerang Selatan dan Serang, Provinsi
Banten antara IKPP dan pihak terafiliasi yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (“DSSA”)
Dengan Hormat,
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOBING PANUTURI DAN REKAN (“TOPAZ”) ditunjuk oleh IKPP,
berdasarkan persetujuan atas surat penawaran jasa pendapat kewajaran No. 0201/MK.PB/KJPP-
TOPAZ/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, dengan maksud untuk memberikan pendapat kewajaran
(fairness opinion) atas rencana transaksi afiliasi berupa pembelian (i) mesin power plant dan
peralatan pendukungnya dengan total kapasitas 175,1 megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung
mesin power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin power
plant; yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang Selatan dan Serang,
Provinsi Banten antara IKPP dan pihak terafiliasi yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk,
berkedudukan di Jakarta Pusat (“DSSA”). Para pihak yang bertransaksi merupakan pihak terafiliasi
karena hubungan keluarga dengan pemegang saham akhir, tetapi tidak memiliki : (i) pengaruh
signifikan; (ii) kesamaan pengendalian & kepemilikan; dan (iii) kesamaan personil manajemen
kunci. Berdasarkan hal tersebut maka rencana transaksi ini berkaitan dengan pemenuhan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (“POJK”) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang
"Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan".
1. Status Penilai
Penilai adalah partner dari TOPAZ dengan kualifikasi sebagai berikut:
Nama Penilai : Lidia, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
No. Ijin Penilai : B-1.17.00481
No. STTD : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
No. MAPPI : 12-S-03723
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis (B)
TOPAZ adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar
Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.
Page 3
Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami bertindak secara independen
tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek
Pendapat Kewajaran ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek
Pendapat Kewajaran. TOPAZ juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
terkait dengan penugasan ini.
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh
nilai yang dihasilkan.
2. Tanggal Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku Laporan
Tanggal efektif Pendapat Kewajaran adalah per 31 Desember 2023, dimana batas tersebut
diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan pendapat kewajaran. Masa berlaku
Laporan adalah sampai dengan 30 Juni 2024, sesuai dengan Surat Edaran OJK Nomor 04
/SEOJK.04/2020 tentang perubahan relaksasi ketentuan masa berlakunya Laporan dan per
tanggal 02 Maret 2023 terdapat Surat Edaran OJK No. S-68/D.04/2023 point 4.d bahwa Surat
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal No. S-30/D.04/2021 tanggal 02 Maret 2021 perihal
Penegasan, Perpanjangan, atau Pencabutan Kebijakan Relaksasi terkait dengan Adanya
Pandemi Corona Virus Disease 2019, menjadi tidak berlaku setelah tanggal 31 Maret 2023.
3. Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi Tugas dan pengguna laporan ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Alamat : Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lantai 9,
Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta Pusat 10350
Website : www.APP.co.id
4. Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran per 31 Desember 2023
atas rencana transaksi afiliasi berupa pembelian (i) mesin power plant dan peralatan
pendukungnya dengan total kapasitas 175,1 megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung mesin
power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin power
plant; yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang Selatan dan Serang,
Provinsi Banten antara IKPP dan pihak terafiliasi yaitu DSSA, yang terletak di Serang dan
Tangerang Selatan, Provinsi Banten (“Rencana Transaksi”). Rencana Transaksi ini termasuk ke
dalam transaksi afiliasi, namun tidak mengandung benturan kepentingan, sehingga pendapat
kewajaran ini merupakan pemenuhan atas Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang
"Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan".
Page 4
5. Data dan Informasi Transaksi
Dalam melakukan penilaian ini, TOPAZ juga menggunakan informasi dari beberapa sumber
informasi yang relevan dan handal tanpa perlu melakukan verifikasi, yaitu :
• Laporan Keuangan Audit IKPP tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.
• Annual report IKPP tahun 2022
• Proyeksi keuangan IKPP tanpa dan dengan adanya Rencana Transaksi untuk 5 tahun ke
depan.
• Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
• Laporan Penilaian Aset No. 00335/2.0004-01/PI/09/0378/1/III/2024 tanggal 28 Maret
2024 yang dikeluarkan oleh KJPP Pung’s Zulkarnain.
• Laporan Penilaian Aset No. 00336/2.0004-01/PI/09/0378/1/III/2024 tanggal 28 Maret
2024 yang dikeluarkan oleh KJPP Pung’s Zulkarnain.
• Data-data Legalitas perusahaan dan perijinan terkait.
• Tinjauan terhadap kondisi fundamental entitas yang dinilai yang menyangkut sejarah
singkatnya, struktur modal dan susunan pengurus, deskripsi bidang usaha dan kinerja
keuangan, serta memperhatikan kondisi makro yang ada.
• Informasi lainnya yang didapat dari berbagai pencarian di Internet seperti BI, IDX, dan S&P
Capital IQ.
6. Asumsi dan Asumsi Khusus
Asumsi dan asumsi khusus yang akan digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan
asumsi khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan dimana Pendapat
Kewajaran diperlukan.
Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada tanggal Pendapat
Kewajaran atau hal yang tidak akan dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam suatu
transaksi pada tanggal Pendapat Kewajaran.
Asumsi khusus sering digunakan untuk menggambarkan efek dari suatu situasi yang akan
mempengaruhi nilai.
Dalam pelaksanaan penugasan, Penilai akan menggunakan asumsi yang wajar untuk diterima
sebagai fakta dalam konteks penugasan Pendapat Kewajaran tanpa penyelidikan tertentu atau
verifikasi.
7. Obyek Rencana Transaksi
Obyek pendapat kewajaran sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Pemberi Tugas adalah
Rencana Transaksi afiliasi antara IKPP dan pihak terafiliasi yaitu DSSA.
Page 5
8. Tingkat Kedalaman Investigasi
Adanya batas atau pembatasan dalam melakukan inspeksi, penelaahan, penghitungan dan
analisis akan mempengaruhi tingkat kedalaman investigasi yang dapat kami lakukan, dan akan
kami nyatakan secara terperinci dalam Laporan Pendapat Kewajaran.
Untuk pelaksanaan inspeksi, Penilai perlu didampingi oleh pejabat/ petugas yang memiliki
akses dan informasi yang diperlukan mengenai aset yang diinspeksi. Penilai harus
mendapatkan keleluasaan dalam melakukan proses inspeksi dan dokumentasi terhadap Objek
Pendapat Kewajaran.
Berita Acara Inspeksi yang menjelaskan mengenai kondisi aset dan hal-hal lain yang relevan
untuk proses pendapat kewajaran akan dibuat saat inspeksi dilakukan. Penilai dan TOPAZ
dibebaskan dari segala tanggung jawab atas akses dan informasi yang diperlukan mengenai
aset yang diinspeksi apabila timbul permasalahan pada saat melakukan inspeksi tersebut.
9. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan tidak untuk konsumsi publik.
Persetujuan Pendapat Kewajaran harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan
atau sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai
laporan keuangan perusahaan/objek pendapat kewajaran, dan/atau laporan direksi/pimpinan
perusahaan/objek pendapat kewajaran, dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau
pernyataan/edaran apapun dari perusahaan/objek pendapat kewajaran.
Tanda tangan Penilai Publik dan cap TOPAZ yang resmi merupakan syarat mutlak Laporan
Pendapat kewajaran yang dihasilkan.
10. Konfirmasi Bahwa Pendapat Kewajaran dilakukan berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020
Serta SPI
Laporan Pendapat Kewajaran ini akan dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan POJK No. 42/POJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) dan Kode Etik
Penilai Indonesia (KEPI) Edisi VII-2018 beserta Edisi Revisinya.
11. Kesimpulan Analisis Kualitatif dan Kuantitatif
A. Analisis Kewajaran Kualitatif
Keuntungan yang akan diperoleh IKPP atas Rencana Transaksi ini adalah:
1. Rencana Transaksi memberikan keuntungan karena terdapat peningkatan laba
dalam jangka panjang yang akan memberi penguatan pada posisi keuangan IKPP
kedepannya.
2. Rencana Transaksi memberikan keuntungan dalam hal peningkatan produktivitas
aset yang akan dimiliki IKPP sehingga dapat mendukung kegiatan operasional secara
langsung.
Page 6
Kerugian Rencana Transaksi:
Tidak terdapat kerugian atas Rencana Transaksi.
Manfaat yang akan diperoleh IKPP atas Rencana Transaksi ini adalah:
1. Manfaat dari Rencana Transaksi ini menyebabkan IKPP dapat secara berkelanjutan
menjamin ketersediaan energi yang merupakan komponen yang sangat penting
dalam kegiatan operasional perusahaan.
2. Dampak keuangan akan meningkatkan laba kotor karena berkurangnya beban pokok
penjualan dan memperkuat posisi aset produktif.
3. Meningkatkan kinerja keuangan IKPP terutama pada rasio profitabilitas sebagaimana
dilihat dari perbandingan rasio keuangan dengan dan tanpa adanya Rencana
Transaksi ini.
B. Analisis Kewajaran Kuantitatif
1. Dampak keuangan atas Rencana Transaksi berdasarkan proforma laporan keuangan
tahun 2023 adalah sebagai berikut:
a. Jumlah aset yang didapatkan dari laporan keuangan audit tahun 2023 adalah
sebesar USD10.125.138 ribu dan terdapat penyesuaian sebesar USD3.125 ribu,
sehingga didapatkan hasil proforma jumlah aset tahun 2023 sebesar
USD10.128.263 ribu (Sepuluh Miliar Seratus Dua Puluh Delapan Juta Dua Ratus
Enam Puluh Tiga Ribu USD).
b. Jumlah laba yang didapatkan dari laporan keuangan audit tahun 2023 adalah
sebesar USD411.423 ribu dan terdapat penyesuaian sebesar USD3.125 ribu,
sehingga didapatkan hasil proforma jumlah laba tahun 2023 sebesar USD414.548
ribu (Empat Ratus Empat Belas Juta Lima Ratus Empat Puluh Delapan Ribu USD).
c. Jumlah kas dan setara kas akhir tahun yang didapatkan dari laporan keuangan
audit tahun 2023 adalah sebesar USD1.400.029 ribu dan terdapat penyesuaian
sebesar minus USD106.507 ribu. Sehingga didapatkan hasil proforma jumlah kas
dan setara kas tahun 2023 sebesar USD1.293.522 ribu (Satu Miliar Dua Ratus
Sembilan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Dua Puluh Dua Ribu USD).
2. Berdasarkan Analisis Inkremental atas Rencana Transaksi, Nilai tambah adalah sebagai
berikut:
a. Ringkasan Nilai Tambah dalam Angka:
i. Level total aset pada tahun 2024 bertambah sebesar USD2.288 ribu dan
tahun 2025 sampai dengan 2028 total nilai tambah sebesar USD39.418 ribu.
ii. Level laba bersih dibukukan tahun 2024 sebesar USD2.288 ribu dan tahun
2025 sampai dengan 2028 total nilai tambah sebesar USD10.103 ribu.
iii. Level kas akhir pada tahun 2024 mengalami pengurangan sebesar
USD108.580 ribu dan tahun 2025 sampai dengan 2028 total nilai berkurang
sebesar USD366.960 ribu.
b. Ringkasan Analisis Nilai Tambah dalam Persentase:
i. Aset pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi bertambah 0,08%
dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
ii. Laba bersih pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi bertambah sebesar
0,03% dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
iii. Kas akhir pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi berkurang 1,66%
dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
Page 7
3. Berdasarkan rasio keuangan untuk proyeksi keuangan diketahui rasio profitabilitas IKPP
tercatat positif dan mengalami tren peningkatan hingga tahun 2028, rasio solvabilitas
yang semakin membaik setiap tahunnya karena posisi utang yang menurun dan juga
likuiditas IKPP semakin membaik.
4. Berdasarkan hasil analisis sensitivitas diketahui kenaikan Nilai Rencana Transaksi aset
fisik dan penghematan biaya jasa listrik berdampak terhadap rasio likuiditas dan
profitabilitas.
5. Berdasarkan draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar
Rp1.515.550 juta (belum termasuk uang muka dan beban dibayar di muka yang dialihkan
ke IKPP, yakni sebesar Rp25.950 juta) dan Nilai Pasar sebesar Rp1.550.900 juta, nilai
pasar diperoleh dari hasil Penilaian Aset oleh KJPP Pung’s Zulkarnain. Selisih antara Nilai
Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar adalah -2,28%. Berdasarkan POJK
35/POJK.04/2020 pasal 48 poin b dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada
kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% dari nilai pasar atau wajar. Berdasarkan
Perhitungan tersebut maka Nilai Rencana Transaksi masih dalam batas Kewajaran karena
berada di bawah 7,5% dari Nilai Pasar.
12. Pendapat Mengenai Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi yang diperoleh dan
digunakan, penelaahan atas dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan
dalam Laporan ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi ini, ditinjau dari segi ekonomis
dan keuangan, adalah wajar.
Kesimpulan akhir diatas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
pada, perubahan kondisi baik secara internal pada IKPP maupun secara eksternal yaitu kondisi
pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-
peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan ini
dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan
tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin
berbeda.
Page 8
Demikian hasil Pendapat Kewajaran kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar penilaian dan kode etik yang berlaku. Hormat kami, KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN Lidia S.T., MM., MAPPI (Cert) Partner Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis (B) Ijin Penilai : B-1.17.00481 STTD Pasar Modal : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023 MAPPI : 12-S-03723 IKNB : 158/NB.122/STTD-P/2019
Page 9
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda-tangan di bawah
ini menerangkan bahwa :
1. Pernyataan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar
dan akurat.
2. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini
dibatasi oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Pendapat
Kewajaran, yang mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak
berpihak dan tidak memiliki benturan kepentingan.
3. TOPAZ tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
objek pendapat kewajaran, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada
pihak pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap objek pendapat kewajaran.
4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Pendapat kewajaran yang
telah disepakati sebelumnya dengan pemberi tugas.
5. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan pendapat yang telah ditentukan sebelumnya atau
gambaran yang diinginkan oleh pemberi tugas, besaran opini, pencapaian hasil yang
dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang berhubungan
secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
6. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan / dilaksanakan oleh
masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
7. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan jenis industri yang dinilai.
8. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :
• Identifikasi penugasan dan Pemahaman Latar belakang Rencana Transaksi;
• Pengumpulan data dan wawancara;
• Analisis Data Internal dan Eksternal;
• Analisis Kualitatif dan kuantitatif;
• Penyusunan Laporan.
9. Penilai telah melakukan inspeksi lapangan yang merupakan objek Pendapat Kewajaran.
10. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan dan opini sebagaimana yang dinyatakan
dalam laporan pendapat kewajaran ini.
11. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan pendapat kewajaran yang
telah dibuat dengan memenuhi ketentuan kode etik penilai indonesia (KEPI) dan standar
penilaian indonesia (SPI) serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) POJK No.
42/POJK.04/2020 dan POJK 35/POJK.04/2020.
Jakarta, 30 April 2024
Lidia, ST., M.M., MAPPI (Cert) – Penanggungjawab .............................
Ijin Penilai : No. B-1.17.00481
MAPPI : No. 12-S-03723
No. STTD : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
Page 10
Panuturi L. Tobing, SP., SH., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert) – Quality Control ............................. MAPPI : No. 06-S-01967 No. Register : No. RMK-2017.00377 Immanuel Taurix Riyadi Tutuko, SE.,M.M – Penilai ............................. MAPPI : No. 13-T-04400 No. Register : No. RMK-2020.03265
Page 11
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
DAFTAR ISI
Halaman
SERTIFIKAT PENDAPAT KEWAJARAN
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI ........................................................................................................................... i
DAFTAR FIGUR.................................................................................................................... iii
1 PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang Penugasan ............................................................................................. 1
1.2 Identitas Penilai ............................................................................................................. 1
1.3 Tanggal Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku Laporan ............................................ 2
1.4 Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan .......................................................... 2
1.5 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran................................................... 2
1.6 Independensi Penilai...................................................................................................... 3
1.7 Tanggung Jawab Penilai ................................................................................................. 3
1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”)... 3
1.9 Penugasan Pendapat Kewajaran Profesional ................................................................ 5
1.10 Pernyataan Penilai ......................................................................................................... 5
1.11 Data, Informasi, dan Prosedur ....................................................................................... 6
1.12 Ruang Lingkup ................................................................................................................ 8
1.13 Asumsi dan Kondisi Pembatas ....................................................................................... 8
2 TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI ................................................... 11
2.1 Latar Belakang Rencana Transaksi ............................................................................... 11
2.2 Dasar Rencana Transaksi ............................................................................................. 11
2.3 Obyek Rencana Transaksi ............................................................................................ 11
2.4 Nilai Rencana Transaksi ............................................................................................... 12
2.5 Pertimbangan Bisnis Rencana Transaksi Jual Beli........................................................ 12
2.6 Pihak-Pihak dalam Rencana Transaksi ......................................................................... 12
2.7 Ringkasan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli .......................................................... 15
2.8 Aset yang Diperjualbelikan .......................................................................................... 16
2.9 Informasi Inspeksi Lapangan........................................................................................ 16
2.10 Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan ........................................................... 18
3 ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF IKPP ...................................................... 19
3.1 Analisis Kualitatif.......................................................................................................... 19
i
Page 12
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3.2 Analisis Kuantitatif ....................................................................................................... 30
4 KESIMPULAN ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI ......................... 52
4.1 Analisis Kewajaran Kualitatif........................................................................................ 52
4.2 Analisis Kewajaran Kuantitatif ..................................................................................... 52
5 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI .................................. 54
6 KUALIFIKASI PENILAI USAHA ................................................................................ 55
LAMPIRAN–LAMPIRAN
✓ Lampiran Keuangan
ii
Page 13
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
DAFTAR FIGUR
Halaman
Figur 1. Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi ........................................................ 3
Figur 2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Hubungan Keluarga ........................................................ 4
Figur 3. Laporan Keuangan Audit IKPP .......................................................................................... 6
Figur 4. Susunan Pemegang Saham IKPP .................................................................................... 13
Figur 5. Susunan Pemegang Saham DSSA ................................................................................... 14
Figur 6. Ringkasan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli ............................................................ 15
Figur 7. Aset yang Diperjualbelikan ............................................................................................. 16
Figur 8. Hasil Dokumentasi.......................................................................................................... 17
Figur 9. Pihak-Pihak yang Diwawancarai ..................................................................................... 17
Figur 10. Struktur Grup Perusahaan IKPP ................................................................................... 19
Figur 11. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran ..................................................................... 20
Figur 12. Ekspor dan Impor Non-Migas ...................................................................................... 21
Figur 13. Neraca Pembayaran Indonesia .................................................................................... 21
Figur 14. Cadangan Devisa Indonesia.......................................................................................... 22
Figur 15. Nilai Tukar Rupiah ........................................................................................................ 23
Figur 16. Inflasi IHK dan Komponen ............................................................................................ 23
Figur 17. Likuiditas Perbankan dan Perekonomian ..................................................................... 24
Figur 18. Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan IndONIA ................................................... 24
Figur 19. Suku Bunga Perbankan................................................................................................. 25
Figur 20. Rasio Kredit Bermasalah (NPL) ..................................................................................... 25
Figur 21. Perkembangan Kredit dan DPK .................................................................................... 26
Figur 22. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking ........................... 26
Figur 23. Laju Pertumbuhan PDB 2023 (dalam persen) .............................................................. 28
Figur 24. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan IKPP......................................................................... 30
Figur 25. Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas IKPP ............................................................ 31
Figur 26. Ikhtisar Laporan Laba (Rugi) IKPP ................................................................................. 31
Figur 27. Pertumbuhan Pendapatan, Beban Usaha dan Laba (Rugi) Tahun Berjalan ................. 32
Figur 28. Ikhtisar Laporan Arus Kas IKPP ..................................................................................... 32
Figur 29. Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan .............. 33
Figur 30. Ikhtisar Rasio Keuangan IKPP ....................................................................................... 33
Figur 31. Ringkasan Proyeksi Laba Rugi Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP ........................ 35
Figur 32. Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP ............. 35
Figur 33. Ringkasan Proyeksi Arus Kas Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP.......................... 36
Figur 34. Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP ............................... 36
Figur 35. Ringkasan Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP ..................... 37
Figur 36. Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP ........... 38
Figur 37. Ringkasan Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP ....................... 38
Figur 38. Proyeksi Rasio Keuangan Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP ............................ 39
Figur 39. Nilai Tambah Posisi Keuangan...................................................................................... 39
Figur 40. Nilai Tambah Laba (Rugi).............................................................................................. 41
Figur 41. Nilai Tambah Arus Kas .................................................................................................. 41
Figur 42. Nilai Tambah Posisi Keuangan dalam Persentase ........................................................ 43
Figur 43. Nilai Tambah Laba (Rugi) dalam Persentase ................................................................ 44
Figur 44. Nilai Tambah Arus Kas dalam Persentase .................................................................... 45
iii
Page 14
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Figur 45. Analisis Sensitivitas Terhadap Rencana Transaksi atas Faktor Kenaikan Nilai Transaksi
Aset Fisik.............................................................................................................................. 46
Figur 46. Analisis Sensitivitas Terhadap Rencana Transaksi atas Faktor Penghematan Biaya Jasa
Listrik ................................................................................................................................... 47
Figur 47. Proforma Laporan Posisi Keuangan ............................................................................. 48
Figur 48. Proforma Laporan Laba Rugi ........................................................................................ 50
Figur 50. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar ........................................................ 51
iv
Page 15
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penugasan
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOBING PANUTURI DAN REKAN (“TOPAZ”) ditunjuk oleh
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat (“IKPP”), berdasarkan
persetujuan atas surat penawaran jasa pendapat kewajaran No. 0201/MK.PB/KJPP-
TOPAZ/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, dengan maksud untuk memberikan pendapat
kewajaran (fairness opinion) atas rencana transaksi afiliasi berupa pembelian (i) mesin
power plant dan peralatan pendukungnya dengan total kapasitas 175,1 megawatt; (ii)
bangunan untuk mendukung mesin power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku
cadang sehubungan dengan mesin power plant; yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik
IKPP, yaitu di Tangerang Selatan dan Serang, Provinsi Banten antara IKPP dan pihak
terafiliasi yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat (“DSSA”).
Para pihak yang bertransaksi merupakan pihak terafiliasi karena hubungan keluarga
dengan pemegang saham akhir, tetapi tidak memiliki : (i) pengaruh signifikan; (ii)
kesamaan pengendalian & kepemilikan; dan (iii) kesamaan personil manajemen kunci.
Berdasarkan hal tersebut maka rencana transaksi ini berkaitan dengan pemenuhan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (“POJK”) Nomor 42/POJK.04/2020
tentang "Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan".
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 387/KM.1/2020 dengan nama Kantor Jasa Penilai
Publik TOPAZ dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa
Keuangan dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. S-
815/PM.223/2021 dengan Nomor Izin Usaha 2.20.0171. Penilai yang menandatangi
Laporan Pendapat Kewajaran ini telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
di Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No: STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023. Selanjutnya TOPAZ telah menyusun laporan
pendapat kewajaran terhadap rencana transaksi dengan laporan No. 00374/2.0171-
00/BS/04/0481/1/IV/2024 tanggal 30 April 2024 (“Laporan”).
1.2 Identitas Penilai
Penilai adalah partner dari TOPAZ dengan kualifikasi sebagai berikut:
Nama Penilai : Lidia, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
No. Ijin Penilai : B-1.17.00481
No. STTD : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
No. MAPPI : 12-S-03723
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis (B)
TOPAZ adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan
Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.
Dalam mempersiapkan Laporan ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Obyek Pendapat
Kewajaran ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Obyek
Halaman - 1
Page 16
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Pendapat Kewajaran. TOPAZ juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
terkait dengan penugasan ini.
Laporan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang
dihasilkan.
1.3 Tanggal Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku Laporan
Tanggal efektif Pendapat Kewajaran adalah per 31 Desember 2023, dimana batas tersebut
diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan pendapat kewajaran. Masa
berlaku Laporan adalah sampai dengan 30 Juni 2024, sesuai dengan Surat Edaran OJK
Nomor 04 /SEOJK.04/2020 tentang perubahan relaksasi ketentuan masa berlakunya
Laporan dan per tanggal 02 Maret 2023 terdapat Surat Edaran OJK No. S-68/D.04/2023
point 4.d bahwa Surat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal No. S-30/D.04/2021
tanggal 02 Maret 2021 perihal Penegasan, Perpanjangan, atau Pencabutan Kebijakan
Relaksasi terkait dengan Adanya Pandemi Corona Virus Disease 2019, menjadi tidak
berlaku setelah tanggal 31 Maret 2023.
1.4 Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi Tugas dan pengguna Laporan ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Alamat : Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lantai 9,
Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta Pusat 10350
Website : www.APP.co.id
1.5 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran per 31 Desember
2023 atas rencana transaksi afiliasi berupa pembelian (i) mesin power plant dan peralatan
pendukungnya dengan total kapasitas 175,1 megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung
mesin power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin
power plant; yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang Selatan
dan Serang, Provinsi Banten antara IKPP dan pihak terafiliasi yaitu DSSA, yang terletak di
Serang dan Tangerang Selatan, Provinsi Banten (“Rencana Transaksi”). Rencana Transaksi
ini termasuk ke dalam transaksi afiliasi, namun tidak mengandung benturan kepentingan,
sehingga pendapat kewajaran ini merupakan pemenuhan atas Peraturan OJK Nomor
42/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan".
Halaman - 2
Page 17
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
1.6 Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan ini, TOPAZ bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan IKPP ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan IKPP. TOPAZ juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan
pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali
tidak dipengaruhi oleh opini yang dihasilkan.
1.7 Tanggung Jawab Penilai
Dalam batas kemampuan dan keyakinan TOPAZ sebagai penilai, TOPAZ menyatakan
bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam penyusunan pendapat
kewajaran telah dilakukan dengan benar dan TOPAZ bertanggung jawab atas pendapat
kewajaran yang diterbitkan.
1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”)
1.8.1 Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi
IKPP berencana akan membeli (i) mesin power plant dan peralatan pendukungnya
dengan total kapasitas 175,1 megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung mesin power
plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin power
plant; yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang Selatan dan
Serang, Provinsi Banten dari DSSA, berdasarkan draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli
dengan nilai Rencana Transaksi sebesar Rp1.541.500 juta. Posisi Ekuitas IKPP per 31
Desember 2023 adalah sebesar USD6.000.052 ribu atau Rp92.496.802 juta (berdasarkan
kurs tengah Bank Indonesia per 29 Desember 2023 Rp15.416 per 1 USD), dengan
demikian Rencana Transaksi ini adalah sebesar 1,67%, yakni dibawah 20% dari total
Ekuitas IKPP per 31 Desember 2023. Rincian Rencana Transaksi adalah sebagai berikut.
Figur 1. Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi
Nilai Ekuitas IKPP
Nilai Rencana Transaksi Persentase
per 31 Desember 2023
Rp1.541.500 juta Rp92.496.802 juta 1,67%
Berdasarkan hal tersebut maka Rencana Transaksi ini tidak termasuk Transaksi Material
sebagaimana tercantum dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Halaman - 3
Page 18
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
1.8.2 Unsur Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan dalam Rencana Transaksi
Unsur Transaksi Afiliasi
Berdasarkan informasi dari manajemen, IKPP dan DSSA merupakan pihak yang terafiliasi
karena hubungan keluarga dengan pemegang saham akhir, tetapi tidak memiliki : (i)
pengaruh signifikan; (ii) kesamaan pengendalian & kepemilikan; dan (iii) kesamaan
personil manajemen kunci. Figur berikut menjelaskan hubungan afiliasi antara IKPP
dengan DSSA:
Figur 2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Hubungan Keluarga
Sumber : Manajemen IKPP
Berdasarkan hal tersebut diatas, maka Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi
yang tunduk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (“POJK”) Nomor
42/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan".
Halaman - 4
Page 19
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Unsur Benturan Kepentingan Dalam Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi dari manajemen, Rencana Transaksi melibatkan beberapa pihak
yang menunjukkan hubungan afiliasi, sedangkan secara kepentingan ekonomis dari
masing-masing pihak maupun pihak afiliasi lain tidak terdapat benturan kepentingan
antara IKPP dan DSSA. Berdasarkan manajemen IKPP, diketahui tidak ada benturan
kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan. Manajemen menilai Rencana
Transaksi tidak memiliki unsur benturan kepentingan atau adanya pihak pengambil
keputusan yang diuntungkan atas Rencana Transaksi ini.
1.9 Penugasan Pendapat Kewajaran Profesional
• Dalam menyusun Laporan ini, TOPAZ mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh IKPP dan/atau data yang diperoleh dari informasi
yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap
relevan untuk perhitungan dan analisis telah dilakukan dengan benar. TOPAZ tidak
terlibat dan tidak melakukan audit ataupun verifikasi atas informasi yang disediakan
tersebut.
• Sebagai tambahan, kami tidak terlibat dalam diskusi dengan IKPP sehubungan
dengan Rencana Transaksi tersebut dan kami tidak terlibat dalam komunikasi
ataupun interaksi apapun dalam mencapai konsensus mengenai persyaratan dan
kondisi Rencana Transaksi tersebut.
1.10 Pernyataan Penilai
• Laporan ini disusun berdasarkan permintaan dari IKPP yang dipakai semata-mata
untuk membantu IKPP dalam memberikan gambaran mengenai Rencana Transaksi
yang memerlukan pendapat dari pihak independen, pendapat tertulis yang akan
diserahkan ke OJK d/h Bapepam dan LK dan akan diumumkan kepada masyarakat,
dan tidak dapat digunakan untuk tujuan lainnya. Karena pihak lain mungkin
bermaksud untuk menggunakan Laporan ini untuk tujuan yang lain, perlu ditegaskan
bahwa Laporan ini tidak dapat dikutip, direferensikan atau diperlihatkan ke pihak lain
tanpa ijin tertulis dari kami terlebih dahulu kecuali diharuskan oleh pengadilan atau
undang-undang yang berlaku.
• IKPP telah membebaskan TOPAZ dari setiap klaim yang dapat dan akan timbul dari
kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan atau informasi yang disediakan IKPP,
anak perusahaan, Obyek Pendapat Kewajaran, konsultan atau pihak ketiga, kepada
TOPAZ dalam penyusunan Laporan ini kecuali setiap klaim yang terbukti disebabkan
karena kesalahan TOPAZ.
• TOPAZ ingin menekankan bahwa hasil analisis dan penelaahan kami secara khusus
hanya terbatas pada aspek komersial dan finansial Rencana Transaksi, di luar dari
aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di luar lingkup penugasan
TOPAZ.
• Manajemen IKPP menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
Rencana Transaksi telah diungkapkan seluruhnya kepada TOPAZ dan tidak ada
pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
Halaman - 5
Page 20
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
• Dalam mempersiapkan Laporan ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan IKPP ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan IKPP. TOPAZ juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan
pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama
sekali tidak dipengaruhi oleh pendapat kewajaran yang disimpulkan.
• Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian pendapat kewajaran telah
dilakukan dengan benar.
• TOPAZ bertanggung jawab atas Laporan ini dan kesimpulan pendapat kewajaran
yang dihasilkan.
1.11 Data, Informasi, dan Prosedur
1.11.1 Data dan Informasi Rencana Transaksi
Kami telah melakukan analisis dan mempertimbangkan data dan informasi yang
disediakan IKPP untuk tujuan penugasan ini yaitu sebagai berikut:
a. Laporan Keuangan Audit IKPP tahun 2019 sampai dengan 2023.
Figur 3. Laporan Keuangan Audit IKPP
Tahun Auditor Nomor dan Tanggal Opini
No. 0014/2.0902/AU.1/04/0384-3/1/III/2020
31-Des-19 Y. Santosa dan Rekan Wajar
Tanggal : 5 Maret 2020
No. 00020/2.0902/AU.1/04/0046-1/1/III/2021
31-Des-20 Y. Santosa dan Rekan Wajar
Tanggal : 22 Maret 2021
No. 00010/2.0902/AU.1/04/0046-2/1/III/2022
31-Des-21 Y. Santosa dan Rekan Wajar
Tanggal : 23 Maret 2022
No. 00007/2.0902/AU.1/04/1792-1/1/III/2023
31-Des-22 Y. Santosa dan Rekan Wajar
Tanggal : 10 Maret 2023
No. 00021/2.0902/AU.1/04/1792-2/1/III/2024
31-Des-23 Y. Santosa dan Rekan Wajar
Tanggal : 27 Maret 2024
b. Annual report IKPP tahun 2022.
c. Proyeksi keuangan IKPP tanpa dan dengan adanya Rencana Transaksi untuk 5 tahun
ke depan.
d. Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
e. Laporan Penilaian Aset No. 00335/2.0004-01/PI/09/0378/1/III/2024 tanggal 28
Maret 2024 yang dikeluarkan oleh KJPP Pung’s Zulkarnain.
f. Laporan Penilaian Aset No. 00336/2.0004-01/PI/09/0378/1/III/2024 tanggal 28
Maret 2024 yang dikeluarkan oleh KJPP Pung’s Zulkarnain.
g. Akta Pendirian IKPP No. 68 tanggal 07 Desember 1976 dari Ridwan Suselo, notaris di
Jakarta. Anggaran Dasar Perusahaan telah mendapat persetujuan Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/50/2 tanggal 9
Februari 1978 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18,
Tambahan No. 172 tanggal 3 Maret 1978.
Halaman - 6
Page 21
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
h. Akta Perubahan Anggaran Dasar IKPP No. 46 tanggal 10 Juni 2022 dari Aulia Taufani,
SH, notaris di Jakarta Selatan. Akta telah memperoleh persetujuan perubahan
anggaran dasar dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0047207.AH.01.02.TAHUN 2022 tertanggal 08
Juli 2022 serta telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0262569
tanggal 08 Juli 2022 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 57 tanggal 19 Juli 2022, Tambahan No. 23742/2022.
i. NPWP No. 01.000.566.8-092.000.
j. Legalitas IKPP dan perijinan terkait.
k. Tinjauan terhadap kondisi fundamental entitas yang dinilai yang menyangkut sejarah
singkatnya, struktur modal dan susunan pengurus, deskripsi bidang usaha dan kinerja
keuangan, serta memperhatikan kondisi makro yang ada.
l. Informasi lainnya yang didapat dari berbagai pencarian di Internet seperti BI, IDX dan
S&P Capital IQ.
1.11.2 Prosedur yang Digunakan Manajemen
IKPP dalam hal ini telah melakukan beberapa prosedur atas Rencana Transaksi termasuk
diantaranya mempersiapkan pelaporan ke OJK terkait transaksi afiliasi. Beberapa
prosedur tersebut adalah sebagai berikut:
1. Para Pihak (IKPP dan DSSA) sebelumnya telah bersepakat dalam rencana jual beli (i)
mesin power plant dan peralatan pendukungnya dengan total kapasitas 175,1
megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung mesin power plant; dan (iii) segala
persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin power plant; yang terletak
di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang Selatan dan Serang, Provinsi
Banten. Para Pihak telah menyusun draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
2. Para Pihak juga telah melakukan prosedur survey dan pengecekan obyek yang
ditransaksikan dan telah melakukan penilaian oleh Penilai Independen untuk
mengestimasi Nilai Pasar obyek yang ditransaksikan.
3. Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, dimana Para Pihak yang
bertransaksi merupakan pihak terafiliasi karena hubungan keluarga dengan
pemegang saham akhir, tetapi tidak memiliki : (i) pengaruh signifikan; (ii) kesamaan
pengendalian & kepemilikan; dan (iii) kesamaan personil manajemen kunci.
Rencana Transaksi ini merupakan Transaksi Afiliasi (POJK No.42/POJK.04/2020).
Manajemen IKPP perlu melakukan Keterbukaan Informasi dan menyampaikan
Laporan Penilai berupa Pendapat Kewajaran ke OJK sebagai pemenuhan Rencana
Transaksi Afiliasi. Rencana Transaksi akan melalui prosedur sebagaimana diatur
dalam Pasal 3 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
guna memastikan bahwa Rencana Transaksi telah dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan peraturan yang berlaku dan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain:
a. Rencana Transaksi dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (arm's-length principle).
b. Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara IKPP dan DSSA ini dibuat sesuai
dengan Hukum Perjanjian yang berlaku di Indonesia.
Halaman - 7
Page 22
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
c. Tidak terdapat perlakuan khusus atau perbedaan yang material terhadap
ketentuan hak dan kewajiban yang diatur dalam draft Perjanjian
Pengikatan Jual Beli ini apabila dibandingkan dengan ketentuan hak dan
kewajiban yang tercantum dalam perjanjian dengan pihak ketiga lainnya.
d. Lebih lanjut, dalam rangka memenuhi ketentuan pasal 4 ayat 1 POJK
42/2020, IKPP telah menunjuk KJPP untuk melakukan penilaian atas
kewajaran dari Rencana Transaksi dimaksud.
1.12 Ruang Lingkup
Ruang lingkup penugasan TOPAZ dalam penyusunan Laporan ini adalah:
• Melakukan analisis atas pertimbangan bisnis yang digunakan IKPP terkait dengan
Rencana Transaksi terhadap kepentingan pemegang saham.
• Melakukan analisis atas kewajaran dari Rencana Nilai Transaksi dengan hasil Pendapat
Kewajaran atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.
• Melakukan analisis dampak keuangan dari Rencana Transaksi yang dilaksanakan
melalui analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dari Rencana Transaksi.
1.13 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi
Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan Laporan ini adalah:
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
proses pendapat kewajaran.
• Dalam menyusun Laporan ini, TOPAZ mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh IKPP dan atau data yang diperoleh dari informasi yang
tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap
relevan.
• Pemberi Tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
penugasan pendapat kewajaran telah diungkapkan seluruhnya kepada TOPAZ dan
tidak ada pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
• TOPAZ menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi
serta proforma laporan keuangan yang disampaikan oleh IKPP dengan
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya
(fiduciary duty).
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional IKPP.
• TOPAZ bertanggung jawab atas Laporan dan kesimpulan yang dihasilkan.
• TOPAZ telah memperoleh informasi atas status hukum obyek pendapat kewajaran
dari Pemberi Tugas.
• Laporan ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal dan pemenuhan
aturan OJK dan tidak untuk kepentingan perpajakan.
• Laporan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi yang akan dilakukan pada tanggal Laporan ini diterbitkan.
Halaman - 8
Page 23
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
• Dalam penyusunan Laporan ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban IKPP dan semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi
yang diungkapkan oleh manajemen IKPP.
• Laporan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya
secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan
yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran. Penyusunan
pendapat kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat
dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
• TOPAZ juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Laporan ini sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam
penyusunan Laporan ini. TOPAZ tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali
atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat TOPAZ karena adanya
perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal
Laporan ini.
Batasan-batasan dalam pelaksanaan penugasan ini adalah:
• TOPAZ tidak melakukan proses due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang
melakukan Rencana Transaksi.
• Dalam melaksanakan analisis, TOPAZ mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, keandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh IKPP atau yang tersedia
secara umum yang pada hakikatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan,
dan TOPAZ tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen
terhadap informasi-informasi tersebut. TOPAZ juga bergantung kepada jaminan dari
manajemen IKPP bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada TOPAZ menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
• Analisis pendapat kewajaran atas aksi korporasi ini dipersiapkan menggunakan data
dan informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan
informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material.
Oleh karenanya, kami tidak bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan atas
pendapat kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi
tersebut.
• TOPAZ tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi
ini. Jasa-jasa yang TOPAZ berikan kepada IKPP dalam kaitan dengan Rencana
Transaksi ini hanya merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi yang akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
TOPAZ tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana Transaksi dari aspek
hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
• Pekerjaan TOPAZ yang berkaitan dengan Rencana Transaksi ini tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau
audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan.
Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan
dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan
keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, TOPAZ tidak mempunyai kewenangan
Halaman - 9
Page 24
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisa suatu bentuk
transaksi-transaksi lainnya di luar aksi korporasi yang ada dan mungkin tersedia
untuk IKPP serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap aksi korporasi
ini.
Halaman - 10
Page 25
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
2 TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI
2.1 Latar Belakang Rencana Transaksi
IKPP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha industri bubur kertas
(pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas industri (industrial paper), dan tissue secara
terpadu. Kegiatan usaha IKPP dimulai dari pengolahan kayu hingga menghasilkan pulp
dan kertas serta pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri (industrial
paper). Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas budaya
dan tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri. Saat ini, IKPP memiliki fasilitas
produksi di Perawang - Provinsi Riau, Serang serta Tangerang Selatan Provinsi Banten
dengan total kapasitas produksi sekitar 3 juta ton per tahun.
Adapun informasi mengenai aset pembangkit tenaga listrik yang akan dibeli beserta
dengan lokasi-nya adalah sebagai berikut :
• (i) mesin power plant dan peralatan pendukungnya; (ii) bangunan untuk mendukung
mesin power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan
mesin power plant; yang terdaftar atas nama DSSA yang berlokasi di Jalan Raya
Serang Km. 76, Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi
Banten.
• (i) mesin power plant dan peralatan pendukungnya; (ii) bangunan untuk mendukung
mesin power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan
mesin power plant; yang terdaftar atas nama DSSA yang berlokasi di Jalan Raya
Serpong Km. 8, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang
Selatan, Provinsi Banten.
Pertimbangan IKPP untuk melakukan pembelian aset pembangkit tenaga listrik tersebut
adalah karena semakin membaiknya likuiditas dan solvabilitas IKPP sehingga dengan
dilakukannya pembelian, IKPP dapat meningkatkan profitabilitas dengan adanya
pengurangan biaya penyediaan jasa listrik yang dibayarkan kepada DSSA.
IKPP dan DSSA merupakan pihak yang terafiliasi karena hubungan keluarga dengan
pemegang saham akhir, tetapi tidak memiliki : (i) pengaruh signifikan; (ii) kesamaan
pengendalian & kepemilikan; dan (iii) kesamaan personil manajemen kunci. Berdasarkan
POJK No 42 tahun 2020, oleh karena Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi maka
IKPP menunjuk KJPP TOPAZ untuk menyusun Laporan ini dan memberikan pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi.
2.2 Dasar Rencana Transaksi
Dasar Rencana Transaksi adalah draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
2.3 Obyek Rencana Transaksi
Obyek pendapat kewajaran sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Pemberi Tugas
adalah Rencana Transaksi afiliasi antara IKPP dan pihak terafiliasi yaitu DSSA.
Halaman - 11
Page 26
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
2.4 Nilai Rencana Transaksi
Nilai Rencana Transaksi berdasarkan draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli adalah sebesar
Rp1.541.500 juta.
2.5 Pertimbangan Bisnis Rencana Transaksi Jual Beli
Kedua belah pihak, yakni IKPP dan DSSA memiliki pertimbangan bisnis untuk menyepakati
Rencana Transaksi. Pertimbangan tersebut adalah:
1. Pertimbangan IKPP membeli dari DSSA adalah sejalan dengan strategi IKPP untuk
lebih efisien terhadap beban operasional. Manajemen mengasumsikan terdapat
penghematan biaya jasa listrik hingga 30% dari biaya awal beban listrik sebelum
Rencana Transaksi.
2. Pertimbangan dari sisi waktu dan lokasi dimana aset tersebut masih dalam kondisi
baik dan dapat langsung dipakai dibandingkan dengan membangun dari awal
membutuhkan waktu mencapai lebih dari setahun sehingga IKPP bisa mendapatkan
pendapatan lebih cepat apabila membeli langsung dari DSSA.
3. Rencana Transaksi memberikan nilai tambah dan peningkatan profitabilitas IKPP
dalam jangka panjang dikarenakan pengurangan beban operasional untuk ke
depannya.
2.6 Pihak-Pihak dalam Rencana Transaksi
2.6.1 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
IKPP didirikan di Republik Indonesia dalam kerangka Undang-undang Penanaman Modal
Asing No. 1 tahun 1967, berdasarkan Akta No. 68 tanggal 7 Desember 1976 yang dibuat
dihadapan Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta. Terhadap akta pendirian tersebut telah
beberapa kali diubah dan seluruhnya telah mendapat persetujuan Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/50/2 tanggal 9 Februari 1978 dan
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18 tanggal 3 Maret 1978,
Tambahan No. 172.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan
terakhir anggaran dasar Perusahaan sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 46 tanggal 10 Juni 2022 yang dibuat di
hadapan Aulia Taufani, SH, Notaris di Jakarta Selatan, akta mana telah memperoleh
persetujuan perubahan anggaran dasar dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0047207.AH.01.02.TAHUN
2022 tertanggal 08 Juli 2022 serta telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
0262569 tanggal 08 Juli 2022, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 57, tanggal 19 Juli 2022, Tambahan No. 23742/2022.
Halaman - 12
Page 27
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Kegiatan Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar IKPP, ruang lingkup kegiatan IKPP ada di bidang
industri, perdagangan, pertambangan dan kehutanan. Saat ini, Perusahaan bergerak di
bidang industri kertas budaya, pulp, tissue, dan kertas industri.
Susunan Pemegang Saham
Susunan pemegang saham IKPP per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Figur 4. Susunan Pemegang Saham IKPP
Total Saham
Persentase
Pemegang Saham Ditempatkan Total
Kepemilikan
Disetor Penuh
PT APP Purinusa Ekapersada 3.038.477.898 55,54% 1.215.737
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 2.432.505.043 44,46% 973.279
Total (Rp5.470.982.941.000 dalam angka penuh) 5.470.982.941 100,00% 2.189.016
Sumber: Laporan Keuangan IKPP 2023
Berdasarkan komposisi kepemilikan saham diatas, pemegang saham mayoritas IKPP
adalah PT APP Purinusa Ekapersada dengan kepemilikan saham sebesar 55,54%.
Manajemen dan Sumber Daya Manusia
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi IKPP adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Saleh Husin, S.E., M.Si.
Komisaris : Kosim Sutiono
Komisaris : Andrie Setiawan Yapsir
Komisaris : Sukirta Mangku Djaja
Komisaris Independen : DR. Ramelan, S.H., M.H.
Komisaris Independen : DR. Ir. Rizal Affandi Lukman, M.A.
Komisaris Independen : Drs. Pande Putu Raka, M.A.
Direksi
Presiden Direktur : Hendra Jaya Kosasih
Wakil Presiden Direktur : Suhendra Wiriadinata
Direktur : Didi Harsa Tanaja (Didi Harsa)
Direktur : Kurniawan Yuwono
Direktur : Lioe Djohan (Djohan Gunawan)
Direktur : Agustian Rachmansjah Partawidjaja
Direktur/Sekretaris Perusahaan : Heri Santoso, Liem
2.6.2 PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (“DSSA”)
DSSA didirikan berdasarkan Akta No. 6 tanggal 2 Agustus 1996 dari Linda Herawati, S.H.,
notaris di Jakarta, yang kemudian diubah dengan Akta Perubahan No. 35 tanggal 8
Halaman - 13
Page 28
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Oktober 1996 dari notaris yang sama. Akta pendirian dan perubahannya telah disahkan
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia) dalam Surat Keputusan No. C2-9854.HT.01.01.TH.96
tanggal 28 Oktober 1996 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
46 tanggal 10 Juni 1997, Tambahan No. 2258.
Anggaran Dasar DSSA telah beberapa kali mengalami perubahan, termasuk diantaranya
penyesuaian Anggaran Dasar DSSA terhadap Undang-Undang Republik Indonesia No. 40
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pada tahun 2008, pelaksanaan penawaran
umum perdana saham (IPO) dan perubahan status DSSA menjadi Perseroan Terbatas
Terbuka pada tahun 2009, dan perubahan yang terakhir berdasarkan Akta No. 113
tanggal 29 Juni 2020 dari Hannywati Gunawan, S.H., notaris di Jakarta, tentang
pernyataan kembali seluruh Anggaran Dasar DSSA. Perubahan Anggaran Dasar DSSA
yang terakhir tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0051729.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 28 Juli 2020 dan telah diterima dan dicatat di
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0313278 tanggal 28 Juli 2020.
Kegiatan Usaha
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar DSSA, ruang lingkup kegiatan DSSA meliputi
penyediaan tenaga listrik dan uap, perdagangan besar, jasa dan pembangunan
perumahan (real estat), infrastruktur, konsultasi manajemen, dan perusahaan holding.
Ruang lingkup kegiatan usaha grup DSSA pada saat ini meliputi penyediaan tenaga listrik,
perdagangan besar, pertambangan dan perdagangan batubara, multimedia, kehutanan,
dan infrastruktur.
Susunan Pemegang Saham
Susunan pemegang saham DSSA per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Figur 5. Susunan Pemegang Saham DSSA
Persentase Jumlah Modal Disetor
Pemegang Saham Jumlah Saham
Kepemilikan (USD)
PT Sinar Mas Tunggal 461.552.320 59,90% 48.078.367
Masyarakat lainnya (kepemilikan
154.894.673 20,10% 12.241.321
masing-masing kurang dari 5%)
Jumlah 616.446.993 80,00% 60.319.688
Saham treasuri 154.105.327 20,00% 12.178.940
Jumlah 770.552.320 100,00% 72.498.628
Sumber: Laporan Keuangan DSSA 2023
Pemegang saham mayoritas DSSA berdasarkan komposisi kepemilikan saham di atas
adalah PT Sinar Mas Tunggal dengan kepemilikan saham sebesar 59,90%.
Halaman - 14
Page 29
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Manajemen dan Sumber Daya Manusia
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DSSA adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Franky Oesman Widjaja
Komisaris Independen : Dr. Ing. Evita Herawati Legowo
Komisaris Independen : Dr. Robert Arthur Simanjuntak
Komisaris Independen : Ir. F. X. Sutijastoto, M.A.
Komisaris Independen : Dr. Hendrikus Passagi, S.Sos, S.H., M.H., M.Sc
Direksi
Presiden Direktur : Lay Krisnan Cahya
Wakil Presiden Direktur : Lokita Prasetya
Direktur : Dr. Hermawan Tarjono
Direktur : Handhianto Suryo Kentjono
Direktur : Daniel Cahya
Direktur : Alex Sutanto
2.7 Ringkasan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Berikut adalah ringkasan draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara IKPP dan DSSA :
Figur 6. Ringkasan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Para Pihak :
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Pembeli
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk – Penjual
Obyek Perjanjian :
Mesin power plant, dan peralatan pendukungnya dengan total kapasitas 175,1 MW (seratus tujuh puluh lima
koma satu megawatt) (“Mesin Power Plant");
Bangunan untuk mendukung Mesin Power Plant (“Bangunan Power Plant"); dan
Segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan Mesin Power Plant (“Persediaan");
berikut dengan setiap titel, hak, dan kepentingan yang ada atau terkait dengan hal-hal yang sebagaimana
tersebut di atas, yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik Pihak Kedua, yaitu di Tangerang Selatan dan
Serang, Provinsi Banten (selanjutnya Mesin Power Plant, Bangunan Power Plant, dan Persediaan secara
bersama-sama disebut sebagai “Obyek Jual Beli").
Harga & Cara Pembayaran :
Harga jual beli Mesin Power Plant adalah sebesar Rp. 1.373.450.000.000 (satu triliun tiga ratus tujuh puluh
tiga miliar empat ratus lima puluh juta Rupiah);
Harga jual beli Bangunan Power Plant adalah sebesar Rp. 45.100.000.000 (empat puluh lima miliar seratus
juta Rupiah); dan
Harga jual beli Persediaan adalah sebesar Rp. 97.000.000.000 (sembilan puluh tujuh miliar Rupiah);
jumlah uang mana menurut keterangan Penjual telah diterimanya semuanya dengan tunai dan dengan
sempurna dari Pembeli sesaat sebelum penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
Keterangan :
Nilai transaksi tersebut belum termasuk uang muka dan biaya yang dibayar di muka sehubungan dengan
kegiatan operasional Mesin Power Plant yang dialihkan sebesar Rp25.949.772.859 (dua puluh lima miliar
sembilan ratus empat puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh dua ribu delapan ratus lima puluh sembilan
Rupiah)
Sumber: Ringkasan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Halaman - 15
Page 30
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa draft Perjanjian Pengikatan Jual
Beli ini telah disusun berdasarkan standar yang mana pasal-pasal dalam Perjanjian
Pengikatan Jual Beli ini telah didiskusikan bersama oleh pihak yang melakukan transaksi.
Isi dalam draft Akta ini diniai telah mencakup semua ketentuan, persyaratan dan hal- hal
yang meliputi hak dan kewajiban Para Pihak.
2.8 Aset yang Diperjualbelikan
Berikut adalah Dokumentasi Aset berupa bangunan, mesin power plant, dan peralatan
pendukung milik DSSA yang dijual kepada IKPP.
Figur 7. Aset yang Diperjualbelikan
Bangunan di Serang Mesin Power Plant di Serang
Bangunan di Tangerang Selatan Mesin Power Plant di Tangerang Selatan
Sumber : Laporan Penilaian Aset
2.9 Informasi Inspeksi Lapangan
Berdasarkan Surat Tugas No. 0402/ST/KJPP-TOPAZ/IV/2024 tanggal 01 April 2024, kami
melaksanakan investigasi lapangan dan diskusi melalui online meeting pada :
Hari / Tanggal : Kamis, 04 April 2024
Lokasi : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Gedung Sinar Mas Land Plaza Tower 2 Lantai 9
Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta 10350
Tim Survei : Lidia, S.T., M.M.
Immanuel Taurix Riyadi Tutuko, S.E., M.M.
Halaman - 16
Page 31
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Figur 8. Hasil Dokumentasi
Resepsionis Ruang Kerja
Ruang Meeting Ruang Tunggu
Dalam Laporan ini, kami telah melakukan wawancara terhadap beberapa pertanyaan
diskusi melalui online meeting terkait kondisi eksisting bisnis IKPP. Berikut adalah pihak
yang menanggapi diskusi terkait pertanyaan yang kami sampaikan dalam hubungannya
dengan obyek pendapat kewajaran, yaitu:
Figur 9. Pihak-Pihak yang Diwawancarai
Pihak yang Diwawancarai Jabatan/ Divisi Perusahaan
Bapak Marzuki Manager IKPP
Ibu Marlin Sutanto Supervisor IKPP
Berdasarkan hasil diskusi diketahui hal - hal sebagai berikut:
1. Aset yang diperjualbelikan yaitu (i) mesin power plant dan peralatan pendukungnya
dengan total kapasitas 175,1 megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung mesin
power plant; dan (iii) segala persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin
power plant; yang terletak di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang
Selatan dan Serang, Provinsi Banten. Pertimbangan bisnis Rencana Transaksi adalah
untuk ketersediaan energi listrik operasional pabrik IKPP. Sumber daya energi
memakai batu bara.
2. Keuntungan Rencana Transaksi adalah sebelumnya IKPP membayar energi listrik
kepada penjual, setelah aset dibeli, aset akan diolah oleh IKPP, sehingga biaya
energi listrik IKPP kedepannya akan lebih murah.
Halaman - 17
Page 32
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3. Manfaat Rencana Transaksi yaitu IKPP akan memiliki aset dan mengolah sendiri
aset tersebut. Risiko Rencana Transaksi adalah adanya biaya pemeliharaan, dan
lain-lain.
4. Sumber dana pembelian aset dari internal kas. Rencana Transaksi sebesar
Rp1.541.500 juta.
5. Prosedur due diligence dan lain-lain sudah dijalankan IKPP.
6. PPN dan pajak lain-lain ditanggung masing-masing pihak sesuai dengan aturan
perpajakan yang berlaku.
2.10 Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan
Berdasarkan informasi dari manajemen tidak ada perubahan isi dari draft Perjanjian
Pengikatan Jual Beli yang disampaikan, dengan ini Penilai meyakini dan menggunakan
Perjanjian Pengikatan Jual Beli untuk analisis obyek Rencana Transaksi.
Halaman - 18
Page 33
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3 ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF IKPP
3.1 Analisis Kualitatif
3.1.1 Struktur Grup Perusahaan IKPP
Berikut adalah struktur grup perusahaan IKPP:
Figur 10. Struktur Grup Perusahaan IKPP
Sumber: Manajemen IKPP
3.1.2 Kinerja Operasional IKPP
Pendapatan IKPP pada tahun 2023 sebesar USD3.479.018 ribu, mengalami penurunan
sebesar 13,08% dibandingkan tahun sebelumnya tahun 2022 yaitu sebesar
USD4.002.632 ribu, pendapatan tersebut berasal dari penjualan kertas budaya, Pulp,
kertas industri, tissue, dan lain-lain. Pada tahun 2023 IKPP memperoleh keuntungan
sebesar USD411.423 ribu.
3.1.3 Prospek Bisnis IKPP
Industri Prospek IKPP diprediksi positif seiring munculnya berbagai sentimen
pendukung, salah satunya adalah pemulihan harga pulp dan paper di pasar
global. Menurut Junior Research Analyst Pilarmas Investindo Sekuritas, prospek kinerja
IKPP pada tahun 2024 akan mengalami kenaikan karena pulihnya harga pulp. Lalu
sentimen lainnya juga datang dari rencana penurunan tingkat suku bunga yang terjadi
di berbagai negara di tahun ini. Hingga adanya pertumbuhan perekonomian di Asia
terutama di Tiongkok. Selain itu, saat ini IKPP tengah menerbitkan obligasi untuk
membiayai pembangunan pabrik barunya sebesar US$3,6 miliar. Menurutnya hal itu
tidak akan mengganggu proses bisnis perseroan karena posisi IKPP sebagai market
leader di industri kertas. Prospek IKPP secara jangka panjang terbilang cukup positif,
mengingat pada tahun 2023 IKPP tengah membangun pabrik kertas industri
berkapasitas 3,9 juta ton per tahun di Karawang dan akan beroperasi di tahun 2025.
Sebagai informasi, sampai tahun 2022, segmen pulp dan cultural paper masih
mendominasi. Namun, di tahun 2025 nanti ketika pabrik kertas industri mulai
berproduksi, segmen kertas industri akan menguasai pendapatan IKPP. Sebab, kapasitas
kertas industri nantinya akan menguasai lebih dari 50% total produksi IKPP.
Halaman - 19
Page 34
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3.1.4 Tinjauan Ekonomi Makro Indonesia
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 sebesar 3,0%
dan melambat menjadi 2,8% pada 2024. Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS)
dan India tahun 2023 lebih baik dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah
tangga dan ekspansi pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring
dengan konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih di atas
sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds Rate (FFR), diprakirakan
telah mencapai puncaknya namun masih akan bertahan tinggi dalam waktu yang lama
(high for longer). Demikian pula yield obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US
Treasury, diprakirakan dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan
tinggi sejalan dengan premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya
pembiayaan fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan global.
Figur 11. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan domestik.
Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan keyakinan
masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN).
Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator utama hingga bulan Desember
2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing Managers' Index
(PMI) Manufaktur. Sementara itu, kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan
peningkatan permintaan beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India.
Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh
Perdagangan Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi.
Halaman - 20
Page 35
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Figur 12. Ekspor dan Impor Non-Migas
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)
Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mendukung tetap terjaganya stabilitas
eksternal. Penguatan nilai tukar Rupiah berlanjut sejalan dengan konsistensi kebijakan
moneter Bank Indonesia dan mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan global.
Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Bank Indonesia terus memperkuat inovasi
untuk meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dalam memastikan terkendalinya
inflasi dan tetap stabilnya nilai tukar Rupiah.
Surplus neraca perdagangan berlanjut pada November 2023 sebesar 2,4 miliar dolar AS
didukung oleh ekspor komoditas utama Indonesia, seperti batu bara, besi dan baja, serta
minyak dan lemak nabati. Aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio
ke pasar keuangan domestik terus berlanjut, dimana net inflows pada triwulan IV
(hingga 19 Desember 2023) tercatat sebesar 5,1 miliar dolar AS.
Figur 13. Neraca Pembayaran Indonesia
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Posisi cadangan devisa Indonesia akhir November 2023 naik menjadi 138,1 miliar dolar
AS, setara pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar
Halaman - 21
Page 36
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan
impor. NPI 2023 secara keseluruhan diprakirakan tetap sehat dengan transaksi berjalan
dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Kinerja positif NPI
tersebut diprakirakan berlanjut pada 2024 didukung oleh berlanjutnya aliran masuk
modal asing sejalan dengan prospek perekonomian domestik yang meningkat, serta
tetap rendahnya defisit transaksi berjalan dalam kisaran defisit 0,1% sampai dengan
defisit 0,9% dari PDB.
Figur 14. Cadangan Devisa Indonesia
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Nilai Tukar Rupiah
Penguatan nilai tukar Rupiah berlanjut sejalan dengan konsistensi kebijakan moneter
Bank Indonesia dan mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan global. Nilai tukar
Rupiah pada 20 Desember 2023 menguat secara rata-rata sebesar 0,44% dibandingkan
dengan perkembangan pada November 2023. Dengan perkembangan tersebut, nilai
tukar Rupiah menguat 0,37% dibandingkan dengan level akhir Desember 2022, lebih
baik dibandingkan dengan Peso Filipina, Rupee India, dan Baht Thailand yang masing-
masing tercatat melemah sebesar 0,05%, 0,53%, dan 0,85%. Di samping kebijakan
stabilisasi Bank Indonesia, berlanjutnya apresiasi nilai tukar Rupiah didorong oleh
masuknya aliran portofolio asing, menariknya imbal hasil aset keuangan domestik, serta
tetap positifnya prospek ekonomi. Bank Indonesia terus memperkuat inovasi untuk
meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dalam memastikan terkendalinya inflasi
dan tetap stabilnya nilai tukar Rupiah.
Halaman - 22
Page 37
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Figur 15. Nilai Tukar Rupiah
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Inflasi
Inflasi IHK November 2023 terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK
tahun 2023 akan berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh
inflasi inti yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan
suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi administered
prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food
naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor musiman yang memengaruhi produksi
beberapa komoditas hortikultura. Bank Indonesia akan terus mencermati sejumlah
risiko yang dapat mengganggu terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari
harga pangan. Untuk itu, Bank Indonesia tetap memperkuat bauran kebijakan moneter
dan mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID
melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk memastikan inflasi terkendali dalam
kisaran 2,5±1% pada 2024.
Figur 16. Inflasi IHK dan Komponen
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Halaman - 23
Page 38
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Kondisi Likuiditas
Likuiditas perbankan memadai sehingga memperkuat lending capacity perbankan. Pada
November 2023, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tetap terjaga
tinggi, yaitu 26,04%. Likuiditas perbankan yang tetap memadai tersebut didukung oleh
kebijakan makroprudensial akomodatif, antara lain implementasi Kebijakan Insentif
Likuditas Makroprudensial (KLM). Total tambahan likuiditas dari insentif KLM mencapai
Rp163,3 triliun per Desember 2023 atau meningkat sebesar Rp55 triliun sejak penerapan
KLM pada 1 Oktober 2023.
Figur 17. Likuiditas Perbankan dan Perekonomian
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Suku Bunga
Perkembangan likuiditas tersebut berdampak positif terhadap suku bunga perbankan,
dengan suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada November 2023 tetap
terjaga, masing-masing di 4,46% dan 9,29%. Likuiditas yang memadai juga didukung oleh
keberadaan SRBI yang diperdagangkan di pasar sekunder sehingga meningkatkan
fleksibilitas perbankan dalam mengelola likuiditas dan turut mendukung terjaganya
lending capacity perbankan.
Figur 18. Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan IndONIA
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Halaman - 24
Page 39
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Bank Indonesia akan terus meningkatkan efektivitas implementasi KLM untuk
mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan yang lebih tinggi pada sektor-
sektor yang memiliki daya ungkit besar dalam rangka mendukung pertumbuhan
ekonomi yang berkelanjutan.
Figur 19. Suku Bunga Perbankan
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Ketahanan Sistem Keuangan
Ketahanan perbankan tetap terjaga baik, tecermin dari permodalan yang kuat dan risiko
kredit yang rendah. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat pada
level yang tinggi sebesar 27,44% pada Oktober 2023. Risiko kredit juga tetap terkendali,
tecermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang rendah sebesar
2,42% (bruto) dan 0,77% (neto).
Figur 20. Rasio Kredit Bermasalah (NPL)
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Peningkatan intermediasi perbankan terus berlanjut. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga
(DPK) tercatat sebesar 3,04% (yoy) pada November 2023, sedangkan kredit perbankan
tumbuh 9,74% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan
sebelumnya yaitu 8,99% (yoy). Peningkatan kredit/pembiayaan didorong oleh
peningkatan permintaan kredit sejalan dengan tetap terjaganya kinerja korporasi dan
Halaman - 25
Page 40
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
rumah tangga. Secara sektoral, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh sektor
Perdagangan, Industri, dan Jasa Dunia Usaha.
Figur 21. Perkembangan Kredit dan DPK
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Sistem Pembayaran
Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem
pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Pada November 2023, nilai transaksi digital
banking tercatat Rp5.163,76 triliun atau tumbuh sebesar 13,21% (yoy), sementara itu
nilai transaksi Uang Elektronik (UE) meningkat 16,95% (yoy) sehingga mencapai Rp41,30
triliun. Nominal transaksi QRIS tercatat tumbuh 157,43% (yoy) sehingga mencapai
Rp24,90 triliun, dengan jumlah pengguna 45,03 juta dan jumlah merchant 30,12 juta
yang sebagian besar merupakan UMKM. Nilai transaksi pembayaran menggunakan
kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit mencapai Rp662,39 triliun atau turun sebesar
0,39% (yoy). Sementara dari pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang
Diedarkan (UYD) pada November 2023 meningkat 5,69% (yoy) sehingga menjadi
Rp988,40 triliun. Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam
jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah
NKRI melalui program pengedaran uang Rupiah ke daerah Terluar, Terdepan, Terpencil
(3T) serta kegiatan Kas Keliling, Kas Titipan dan Ekspedisi Rupiah Berdaulat, termasuk
pemenuhan untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Figur 22. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking
Sumber : Bank Indonesia Desember 2023
Halaman - 26
Page 41
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3.1.5 Gambaran Industri Pulp & Kertas
Pertumbuhan Industri Kertas
Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menargetkan pertumbuhan industri
kertas dapat tembus mencapai 10% (year-on-year/YoY) pada 2024. Optimisme
pertumbuhan tersebut ditopang kinerja eskpor yang cemerlang. Hal ini dibuktikan
dengan ekspor yang meningkat 12% pada 2023 dibandingkan tahun
sebelumnya. Adapun, kontestasi politik pada 2024 menjadi momentum pertumbuhan
dan perbaikan kinerja industri kertas yang sempat melambat pada akhir tahun 2022.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri kertas dan barang
dari kertas tumbuh 4,52% YoY pada 2023, meningkat dari tahun sebelumnya dengan
pertumbuhan 3,73%. Untuk dapat mewujudkan target tersebut, pengusaha industri
pulp dan kertas berharap kesiapan pemerintah menangani proses perizinan
impor (PI) bahan baku yang belum tersedia di dalam negeri.
Peluang dan Tantangan Bisnis Pulp dan Kertas
Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) mengungkapkan peluang dan tantangan bisnis
pulp dan kertas pada 2024. Pelaku industri pulp dan kertas akan memanfaatkan peluang
dan mewaspadai sejumlah tantangan yang akan dihadapi industri ini. Berdasarkan data
dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), konsumsi kertas per kapita Indonesia
tergolong rendah di angka 32 kilogram (kg) pada tahun 2022. Jika dibandingkan dengan
negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jerman, Kanada, dan Jepang, mereka
memiliki tingkat konsumsi kertas mencapai 200 kg per kapita. Hal ini menunjukkan
adanya potensi untuk peningkatan konsumsi per kapita di pasar domestik.
Selain itu, permintaan akan kertas kemasan (packaging) dan tisu terus mengalami
peningkatan di dunia. Era e-commerce dibutuhkan kemasan box atau sejenisnya kerap
digunakan untuk mengemas paket barang yang dibeli oleh masyarakat. Tren gaya hidup
sehat juga mendorong penggunaan tisu dan kertas untuk kemasan pangan yang
dianggap lebih aman dan sustainable untuk lingkungan dibandingkan plastik. Hal ini
didukung dengan data ekspor kertas kemasan pangan Indonesia sebesar 18.000 ton di
tahun 2022 di mana mengalami peningkatan sebesar 49,7% dari 12.000 ton pada tahun
2021.
Investasi pada sektor ini juga tergolong tinggi dibandingkan industri agro lainnya.
Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2023,
investasi industri kertas dan barang dari kertas di periode Januari - September 2023
mencapai Rp39,11 triliun, baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal
Dalam Negeri (PMDN) yang menempatkan sektor ini di urutan kedua investasi terbesar
di industri agro setelah industri makanan. Industri pulp dan kertas masih memiliki
peluang yang begitu besar.
Namun, industri ini juga menghadapi tantangan dan hambatan. Ada tantangan
internasional dan domestik yang harus dihadapi oleh industri pulp dan kertas. Dari sisi
tantangan Internasional, dampak dari Regional Comprehensive Economic
Partnership (RCEP). Dari sisi domestik, pemerintah mewajibkan adanya retensi atau
penahanan modal industri dari hasil ekspor sebesar 30% selama tiga bulan. Selain itu,
Halaman - 27
Page 42
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
ada Neraca Komoditas. Komoditas yang berkaitan dengan industri pulp dan kertas yang
sudah masuk NK yakni Garam Industri dan yang akan masuk dalam NK yaitu Produk
Kehutanan dan Kertas Daur Ulang.
Laju Pertumbuhan PDB Industri Kertas
Figur 23. Laju Pertumbuhan PDB 2023 (dalam persen)
Laju Pertumbuhan Kumulatif (c-to-c)
2023
PDB Lapangan Usaha (Seri 2010)
Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan
Tahunan
I II III IV
1. Industri Kertas dan Barang dari Kertas;
Percetakan dan Reproduksi Media 2,22 3,36 4,09 4,52 4,52
Rekaman
Laju Pertumbuhan Triwulanan Berantai (q-to-q)
2023
PDB Lapangan Usaha (Seri 2010)
Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan
Tahunan
I II III IV
1. Industri Kertas dan Barang dari Kertas;
Percetakan dan Reproduksi Media 0,67 2,98 3 -0,89 4,52
Rekaman
Laju Pertumbuhan Triwulanan terhadap Triwulan yang
Sama Tahun Sebelumnya (y-on-y)
PDB Lapangan Usaha (Seri 2010) 2023
Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan
Tahunan
I II III IV
1. Industri Kertas dan Barang dari Kertas;
Percetakan dan Reproduksi Media 2,22 4,5 5,49 5,83 4,52
Rekaman
Sumber : Badan Pusat Statistik
Laju Pertumbuhan Kumulatif Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan
Reproduksi Media Rekaman pada tahun 2023 sebesar 4,52%.
3.1.6 Prosedur Manajemen atas Rencana Transaksi
IKPP dalam hal ini telah melakukan beberapa prosedur atas Rencana Transaksi termasuk
diantaranya mempersiapkan pelaporan ke OJK terkait transaksi Afiliasi. Beberapa
prosedur tersebut adalah sebagai berikut:
1. Para Pihak (IKPP dan DSSA) sebelumnya telah bersepakat dalam rencana jual beli (i)
mesin power plant dan peralatan pendukungnya dengan total kapasitas 175,1
megawatt; (ii) bangunan untuk mendukung mesin power plant; dan (iii) segala
persediaan dan suku cadang sehubungan dengan mesin power plant; yang terletak
di lokasi pabrik-pabrik milik IKPP, yaitu di Tangerang Selatan dan Serang, Provinsi
Banten. Para Pihak telah menyusun draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
2. Para Pihak juga telah melakukan prosedur survey dan pengecekan obyek yang
ditransaksikan dan telah melakukan penilaian oleh Penilai Independen untuk
mengestimasi Nilai Pasar obyek yang ditransaksikan.
Halaman - 28
Page 43
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3. Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, dimana Para Pihak yang
bertransaksi merupakan pihak terafiliasi karena hubungan keluarga dengan
pemegang saham akhir, tetapi tidak memiliki : (i) pengaruh signifikan; (ii) kesamaan
pengendalian & kepemilikan; dan (iii) kesamaan personil manajemen kunci.
Rencana Transaksi ini merupakan Transaksi Afiliasi (POJK No.42/POJK.04/2020).
Manajemen IKPP perlu melakukan Keterbukaan Informasi dan menyampaikan
Laporan Penilai berupa Pendapat Kewajaran ke OJK sebagai pemenuhan Rencana
Transaksi Afiliasi. Rencana Transaksi akan melalui prosedur sebagaimana diatur
dalam Pasal 3 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
guna memastikan bahwa Rencana Transaksi telah dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan peraturan yang berlaku dan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain:
a. Rencana Transaksi dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (arm's-length principle).
b. Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara IKPP dan DSSA ini dibuat sesuai
dengan Hukum Perjanjian yang berlaku di Indonesia.
c. Tidak terdapat perlakuan khusus atau perbedaan yang material terhadap
ketentuan hak dan kewajiban yang diatur dalam draft Perjanjian
Pengikatan Jual Beli ini apabila dibandingkan dengan ketentuan hak dan
kewajiban yang tercantum dalam perjanjian dengan pihak ketiga lainnya.
d. Lebih lanjut, dalam rangka memenuhi ketentuan pasal 4 ayat 1 POJK
42/2020, IKPP telah menunjuk KJPP untuk melakukan penilaian atas
kewajaran dari Rencana Transaksi dimaksud.
3.1.7 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi
Keuntungan Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari diskusi dengan manajemen IKPP, berikut
adalah Keuntungan atas Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi memberikan keuntungan karena terdapat peningkatan laba
dalam jangka panjang yang akan memberi penguatan pada posisi keuangan IKPP
kedepannya.
2. Rencana Transaksi memberikan keuntungan dalam hal peningkatan produktivitas
aset yang akan dimiliki IKPP sehingga dapat mendukung kegiatan operasional
secara langsung.
Kerugian Rencana Transaksi
Tidak terdapat kerugian atas Rencana Transaksi.
3.1.8 Analisis Manfaat dan Risiko
Manfaat Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari diskusi dengan manajemen IKPP, berikut
adalah manfaat atas Rencana Transaksi:
Halaman - 29
Page 44
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
1. Manfaat dari Rencana Transaksi ini menyebabkan IKPP dapat secara
berkelanjutan menjamin ketersediaan energi yang merupakan komponen yang
sangat penting dalam kegiatan operasional perusahaan.
2. Dampak keuangan akan meningkatkan laba kotor karena berkurangnya beban
pokok penjualan dan memperkuat posisi aset produktif.
3. Meningkatkan kinerja keuangan IKPP terutama pada rasio profitabilitas
sebagaimana dilihat dari perbandingan rasio keuangan dengan dan tanpa adanya
Rencana Transaksi ini.
Proyeksi sebelum Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,52% 39,96% 42,09% 42,33% 42,33%
Net Profit Margin 17,64% 20,79% 24,37% 25,77% 26,42%
ROE 9,84% 13,09% 16,94% 17,46% 16,36%
ROA 5,93% 8,37% 11,68% 13,09% 12,94%
Current Ratio 2,803 2,673 3,020 4,047 4,950
Cash Ratio 0,996 0,879 1,021 1,641 2,459
Total Liabilities to Equity 0,659 0,564 0,451 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,361 0,311 0,250 0,209
Fixed Asset Turnover 0,799 0,912 1,085 1,264 1,369
Proyeksi setelah Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,61% 40,05% 42,16% 42,38% 42,34%
Net Profit Margin 17,70% 20,86% 24,42% 25,80% 26,43%
ROE 9,87% 13,13% 16,96% 17,47% 16,35%
ROA 5,95% 8,40% 11,70% 13,10% 12,93%
Current Ratio 2,763 2,639 2,989 4,014 4,919
Cash Ratio 0,945 0,836 0,981 1,598 2,418
Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209
Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352
Risiko atas Rencana Transaksi
Risiko atas Rencana Transaksi ini adalah Risiko terkait teknis operasional pengelolaan,
untuk mitigasi risiko IKPP sudah memastikan bahwa transisi kepemilikian berjalan
dengan baik tanpa menganggu operasional produksi.
3.2 Analisis Kuantitatif
3.2.1 Kinerja Historis
Tinjauan Laporan Posisi Keuangan
Figur 24. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan IKPP
(dalam Ribuan USD)
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
Aset Lancar 4.214.777 4.341.593 4.702.128 5.476.557 5.623.833
Halaman - 30
Page 45
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
Aset Tidak Lancar 4.287.273 4.154.684 4.276.317 4.164.164 4.501.305
Total Aset 8.502.050 8.496.277 8.978.445 9.640.721 10.125.138
Liabilitas Lancar 1.832.973 1.922.866 2.265.121 2.239.843 2.122.553
Liabilitas Tidak Lancar 2.663.400 2.316.744 1.948.379 1.795.674 2.002.533
Total Liabilitas 4.496.373 4.239.610 4.213.500 4.035.517 4.125.086
Total Ekuitas 4.005.677 4.256.667 4.764.945 5.605.204 6.000.052
Total Liabilitas dan Ekuitas 8.502.050 8.496.277 8.978.445 9.640.721 10.125.138
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Berdasarkan posisi keuangan IKPP, diketahui total aset pada tahun 2023 sebesar
USD10.125.138 ribu mengalami peningkatan sebesar 5,02% dari tahun 2022 yaitu
sebesar USD9.640.721 ribu.
Total liabilitas IKPP pada tahun 2023 sebesar USD4.125.086 ribu mengalami
peningkatan sebesar 2,22% dari tahun 2022 yaitu sebesar USD4.035.517 ribu,
peningkatan tersebut karena adanya peningkatan pada liabilitas tidak lancar terutama
pada utang obligasi dan Sukuk Mudharabah.
Total ekuitas IKPP pada tahun 2023 sebesar USD6.000.052 ribu mengalami peningkatan
sebesar 7,04% dari tahun 2022 yaitu sebesar USD5.605.204.
Figur 25. Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas IKPP
12.000.000
10.000.000
8.000.000
6.000.000
4.000.000
2.000.000
-
Audit Audit Audit Audit Audit
2019 2020 2021 2022 2023
Total Aset Total Liabilitas Total Ekuitas
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Tinjauan Laporan Laba (Rugi)
Figur 26. Ikhtisar Laporan Laba (Rugi) IKPP
(dalam Ribuan USD)
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
Pendapatan 3.223.153 2.986.033 3.516.586 4.002.632 3.479.018
Halaman - 31
Page 46
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
Beban Pokok Penjualan 2.346.850 2.123.326 2.288.190 2.412.693 2.346.974
Laba (Rugi) Kotor 876.303 862.707 1.228.396 1.589.939 1.132.044
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 397.897 383.437 660.747 1.047.499 549.651
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 274.390 294.041 526.359 857.462 411.423
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Berdasarkan historis laba (rugi) IKPP diketahui, pendapatan IKPP pada tahun 2023
sebesar USD3.479.018 ribu, mengalami penurunan sebesar 13,08% dibandingkan tahun
sebelumnya tahun 2022 yaitu sebesar USD4.002.632 ribu, pendapatan tersebut berasal
dari penjualan kertas budaya, pulp, kertas industri, tissue dan lain-lain. Pada tahun 2023
IKPP memperoleh keuntungan sebesar USD411.423 ribu.
Figur 27. Pertumbuhan Pendapatan, Beban Usaha dan Laba (Rugi) Tahun Berjalan
5.000.000
4.000.000
3.000.000
2.000.000
1.000.000
-
Audit Audit Audit Audit Audit
2019 2020 2021 2022 2023
Pendapatan Beban Pokok Penjualan Laba Kotor Laba Tahun Berjalan
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Tinjauan Laporan Arus Kas
Figur 28. Ikhtisar Laporan Arus Kas IKPP
(dalam Ribuan USD)
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
Arus Kas Aktivitas Operasi 524.706 543.884 678.665 405.914 862.805
Arus Kas Aktivitas Investasi 54.729 (160.697) (400.286) (145.719) (728.951)
Arus Kas Aktivitas Pendanaan (561.516) (269.865) (91.541) (65.170) 1.624
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
17.509 97.026 188.666 205.977 134.595
Setara Kas
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 756.256 773.765 870.791 1.059.457 1.265.434
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 773.765 870.791 1.059.457 1.265.434 1.400.029
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Halaman - 32
Page 47
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Dari laporan keuangan yang diperoleh, aktifitas cash flow IKPP pada tahun 2023 adalah
sebagai berikut:
• Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi IKPP tahun 2023 menunjukkan
arus kas positif sebesar USD862.805 ribu yang berasal dari penerimaan kas dari
pelanggan, pembayaran kas kepada pemasok serta karyawan dan aktivitas
operasional lainnya, penerimaan penghasilan bunga, pembayaran pajak dan
pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya.
• Arus kas bersih untuk aktivitas investasi IKPP tahun 2023 menunjukkan arus kas
negatif sebesar minus USD728.951 ribu yang berasal dari penurunan piutang
pihak berelasi, penerimaan atas penjualan aset tetap, penempatan di aset
lancar dan aset tidak lancar lainnya, pembelian aset tetap, aset dalam
pembangunan dan uang muka pembelian aset tetap.
• Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan IKPP tahun 2023 menunjukan arus
kas positif sebesar USD1.624 ribu yang berasal dari penerimaan dari: penerbitan
utang obligasi; penerbitan Sukuk Mudharabah; pinjaman bank jangka panjang,
utang Murabahah dan pembiayaan Musyarakah jangka panjang, kenaikan
(penurunan) pinjaman bank dan pembiayaan musyarakah jangka pendek-neto,
pembayaran dividen, pembayaran atas: pinjaman bank jangka panjang; utang
obligasi; pinjaman jangka panjang; sukuk mudharabah; utang murabahah dan
pembiayaan musyarakah jangka panjang; liabilitas sewa; wesel bayar; dan
penerimaan dari utang Murabahah dan pembiayaan Musyarakah jangka
panjang.
Figur 29. Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan
1.000.000
800.000
600.000
400.000
200.000
-
(200.000) Audit Audit Audit Audit Audit
(400.000) 2019 2020 2021 2022 2023
(600.000)
(800.000)
(1.000.000)
Arus Kas Aktivitas Operasi Arus Kas Aktivitas Investasi Arus Kas Aktivitas Pendanaan
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Tinjauan Rasio Keuangan
Figur 30. Ikhtisar Rasio Keuangan IKPP
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
LIQUIDITY
Current Ratio 229,94% 225,79% 207,59% 244,51% 264,96%
Cash Ratio 42,21% 45,29% 46,77% 56,50% 65,96%
Halaman - 33
Page 48
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
2019 2020 2021 2022 2023
Keterangan
Audit Audit Audit Audit Audit
SOLVABILITY
Total Liability to Equity Ratio 112,25% 99,60% 88,43% 72,00% 68,75%
Total Liability to Assets Ratio 52,89% 49,90% 46,93% 41,86% 40,74%
PROFITABILITY
Gross Profit Margin 27,19% 28,89% 34,93% 39,72% 32,54%
Net Profit Margin 8,51% 9,85% 14,97% 21,42% 11,83%
Rate of Return on Assets 3,23% 3,46% 5,86% 8,89% 4,06%
Rate of Return on Equity 6,85% 6,91% 11,05% 15,30% 6,86%
Sumber: Laporan Keuangan IKPP
Rasio Likuiditas
Pada rasio likuiditas tahun 2023 Current Ratio IKPP sebesar 264,96% mengalami
peningkatan dari tahun 2022 yaitu sebesar 244,51% dan Cash Ratio sebesar 65,96%
mengalami peningkatan dari tahun 2022 yaitu sebesar 56,50%.
Rasio Solvabilitas
Pada tahun 2023, total liablity to equity ratio dan total liability to asset ratio masing-
masing sebesar 68,75% dan 40,74% mengalami penurunan dari tahun sebelumnya
tahun 2022 yaitu sebesar 72,00% dan 41,86%.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memperoleh laba
dalam operasinya. Pada tahun 2023 rasio profitabilitas IKPP tercatat positif, hal ini
menunjukan bahwa IKPP dapat menunjukan kemampuan labanya selama periode tahun
2023.
3.2.2 Analisis Proyeksi Keuangan
A. Analisis Proyeksi Keuangan Tanpa Adanya Rencana Transaksi
Ringkasan Proyeksi Laba Rugi IKPP
Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan tanpa adanya Rencana
Transaksi. Asumsi proyeksi keuangan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Proyeksi tanpa adanya Rencana Transaksi merupakan proyeksi yang disampaikan
IKPP dengan kondisi sebelum transaksi.
2. Asumsi tingkat pertumbuhan pendapatan, beban, besarnya capex dan modal kerja
berdasarkan proyeksi yang disampaikan oleh manajemen.
3. Periode proyeksi dimulai dari tahun 2024 sampai dengan 2028.
4. Tingkat pajak adalah 22%.
Halaman - 34
Page 49
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Berikut ini merupakan proyeksi laba rugi IKPP untuk tahun 2024 hingga 2028.
Figur 31. Ringkasan Proyeksi Laba Rugi Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Total Pendapatan 3.694.058 4.770.255 6.286.258 7.357.898 7.973.322
Beban Pokok Penjualan (2.307.901) (2.864.284) (3.640.199) (4.243.100) (4.597.944)
Laba Kotor 1.386.157 1.905.971 2.646.059 3.114.798 3.375.378
Beban Operasional (355.676) (435.501) (515.168) (587.093) (631.419)
Pendapatan (Beban) lain-lain (215.848) (230.866) (216.182) (157.375) (110.275)
Laba Sebelum Pajak 814.633 1.239.604 1.914.709 2.370.330 2.633.684
Laba Bersih 651.707 991.683 1.531.767 1.896.263 2.106.947
Sumber: Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan figur di atas, diketahui total pendapatan pada tahun 2024 sebesar
USD3.694.058 ribu mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga mencapai sebesar
USD7.973.322 ribu pada tahun 2028. Laba bersih IKPP pada tahun 2024 sebesar
USD651.707 ribu hingga mencapai sebesar USD2.106.947 ribu di tahun 2028.
Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan IKPP
Berikut ini merupakan proyeksi posisi keuangan IKPP untuk tahun 2024 hingga 2028.
Figur 32. Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Total Aset 10.990.284 11.844.380 13.115.614 14.483.878 16.286.436
Total Liabilitas 4.366.009 4.270.243 4.074.308 3.626.278 3.410.745
Total Ekuitas 6.624.275 7.574.137 9.041.306 10.857.600 12.875.691
Total Liabilitas dan Ekuitas 10.990.284 11.844.380 13.115.614 14.483.878 16.286.436
Sumber : Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan figur di atas diketahui total aset IKPP pada tahun 2024 sebesar
USD10.990.284 ribu hingga mencapai sebesar USD16.286.436 ribu pada tahun 2028.
Total liabilitas pada tahun 2024 sebesar USD4.366.009 ribu mengalami penurunan
hingga sebesar USD3.410.745 ribu pada tahun 2028. Total ekuitas pada tahun 2024
sebesar USD6.624.275 ribu meningkat setiap tahunnya hingga mencapai sebesar
USD12.875.691 ribu pada tahun 2028.
Halaman - 35
Page 50
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Ringkasan Proyeksi Arus Kas IKPP
Berikut ini merupakan proyeksi laporan arus kas IKPP untuk tahun 2024 hingga 2028.
Figur 33. Ringkasan Proyeksi Arus Kas Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Arus kas operasi 1.058.561 901.830 1.418.784 1.884.544 2.274.356
Arus kas investasi (597.329) (793.032) (793.565) (290.329) (282.320)
Arus kas pendanaan 273.283 (183.986) (325.211) (578.256) (333.964)
Kas Awal Periode 1.400.029 2.134.544 2.059.356 2.359.364 3.375.323
Kenaikan (Penurunan) Kas 734.515 (75.188) 300.008 1.015.959 1.658.072
Kas Akhir Periode 2.134.544 2.059.356 2.359.364 3.375.323 5.033.395
Sumber : Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan figur di atas, diketahui arus kas dari aktivitas operasi IKPP pada tahun 2024
sebesar USD1.058.561 ribu hingga mencapai sebesar USD2.274.356 ribu di tahun 2028.
Arus kas untuk aktivitas investasi pada tahun 2024 sebesar minus USD597.329 ribu
hingga sebesar minus USD282.320 ribu di tahun 2028. Arus kas untuk aktivitas
pendanaan pada tahun 2024 sebesar USD273.283 ribu, menjadi sebesar minus
USD333.964 ribu di tahun 2028.
Analisis rasio keuangan tanpa Rencana Transaksi dapat dilihat pada Rasio keuangan IKPP
sebagai berikut :
Figur 34. Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa Adanya Rencana Transaksi IKPP
Rasio Keuangan 2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,52% 39,96% 42,09% 42,33% 42,33%
Net Profit Margin 17,64% 20,79% 24,37% 25,77% 26,42%
ROE 9,84% 13,09% 16,94% 17,46% 16,36%
ROA 5,93% 8,37% 11,68% 13,09% 12,94%
Current Ratio 2,803 2,673 3,020 4,047 4,950
Cash Ratio 0,996 0,879 1,021 1,641 2,459
Total Liabilities to Equity 0,659 0,564 0,451 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,361 0,311 0,250 0,209
Fixed Asset Turnover 0,799 0,912 1,085 1,264 1,369
Berdasarkan proyeksi rasio keuangan diatas, diketahui rasio profitabilitas IKPP tercatat
positif dan mengalami tren peningkatan hingga tahun 2028, rasio solvabilitas yang
semakin membaik setiap tahunnya karena posisi utang yang menurun dan juga likuiditas
IKPP semakin membaik.
Halaman - 36
Page 51
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
B. Analisis Proyeksi Keuangan dengan Adanya Rencana Transaksi
Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan dengan adanya Rencana
Transaksi. Asumsi proyeksi keuangan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Besarnya biaya jasa listrik pada proyeksi sebelum Rencana Transaksi adalah 0,76%
dari total penjualan. Besarnya penghematan biaya jasa listrik adalah 30% dari total
biaya jasa listrik sebelum Rencana Transaksi.
2. Besarnya penyesuaian biaya jasa listrik dan depresiasi di tahun 2024 adalah 8
(delapan) bulan.
3. Akuisisi aset fisik termasuk PPn dan BPHTB adalah USD110.954 ribu.
4. Periode depresiasi bangunan adalah 20 tahun dan periode depresiasi mesin adalah
25 tahun.
5. Tingkat pajak Badan 22%.
6. Perputaran Modal kerja proyeksi setelah Rencana Transaksi sama dengan proyeksi
sebelum Rencana Transaksi, tidak terdapat perubahan persediaan pada periode
proyeksi.
Ringkasan Proyeksi Laba Rugi IKPP
Berikut ini merupakan proyeksi laba rugi IKPP untuk tahun 2024 hingga 2028.
Figur 35. Ringkasan Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Total Pendapatan 3.694.058 4.770.255 6.286.258 7.357.898 7.973.322
Beban Pokok Penjualan (2.304.780) (2.859.631) (3.635.812) (4.239.988) (4.597.144)
Laba Kotor 1.389.278 1.910.624 2.650.446 3.117.910 3.376.178
Beban Operasional (355.822) (435.501) (515.168) (587.093) (631.419)
Pendapatan (Beban) lain-lain (215.848) (230.866) (216.182) (157.375) (110.275)
Laba Sebelum Pajak 817.608 1.244.257 1.919.096 2.373.442 2.634.484
Laba Bersih 653.995 995.312 1.535.189 1.898.690 2.107.571
Sumber: Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan figur di atas, diketahui total pendapatan pada tahun 2024 sebesar
USD3.694.058 ribu mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga mencapai sebesar
USD7.973.322 ribu pada tahun 2028. Laba bersih IKPP pada tahun 2024 sebesar
USD653.995 ribu hingga mencapai sebesar USD2.107.571 ribu di tahun 2028.
Halaman - 37
Page 52
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan IKPP
Berikut ini merupakan proyeksi posisi keuangan IKPP untuk tahun 2024 hingga 2028.
Figur 36. Ringkasan Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Total Aset 10.992.572 11.850.297 13.124.953 14.495.644 16.298.826
Total Liabilitas 4.366.009 4.270.243 4.074.308 3.626.279 3.410.745
Total Ekuitas 6.626.563 7.580.054 9.050.645 10.869.365 12.888.081
Total Liabilitas dan Ekuitas 10.992.572 11.850.297 13.124.953 14.495.644 16.298.826
Sumber : Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan figur di atas diketahui total aset IKPP pada tahun 2024 sebesar
USD10.992.572 ribu hingga mencapai sebesar USD16.298.826 ribu pada tahun 2028.
Total liabilitas pada tahun 2024 sebesar USD4.366.009 ribu mengalami penurunan
hingga sebesar USD3.410.745 ribu pada tahun 2028. Total ekuitas pada tahun 2024
sebesar USD6.626.563 ribu meningkat setiap tahunnya hingga mencapai sebesar
USD12.888.081 ribu pada tahun 2028.
Ringkasan Proyeksi Arus Kas IKPP
Berikut ini merupakan proyeksi laporan arus kas IKPP untuk tahun 2024 hingga tahun
2028.
Figur 37. Ringkasan Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Arus kas operasi 1.041.999 909.169 1.425.916 1.890.681 2.278.690
Arus kas investasi (689.347) (793.032) (793.565) (290.329) (282.320)
Arus kas pendanaan 273.283 (183.986) (325.211) (578.256) (333.964)
Kas Awal Periode 1.400.029 2.025.965 1.958.117 2.265.257 3.287.351
Kenaikan (Penurunan)
625.936 (67.848) 307.140 1.022.094 1.662.406
Kas
Kas Akhir Periode 2.025.965 1.958.117 2.265.257 3.287.351 4.949.757
Sumber : Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan figur di atas, diketahui arus kas dari aktivitas operasi IKPP pada tahun 2024
sebesar USD1.041.999 ribu hingga mencapai sebesar USD2.278.690 ribu di tahun 2028.
Arus kas untuk aktivitas investasi pada tahun 2024 sebesar minus USD689.347 ribu
hingga sebesar minus USD282.320 ribu di tahun 2028. Arus kas untuk aktivitas
pendanaan pada tahun 2024 sebesar USD273.283 ribu, menjadi sebesar minus
USD333.964 ribu di tahun 2028.
Halaman - 38
Page 53
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Analisis rasio keuangan dengan Rencana Transaksi dapat dilihat pada Rasio keuangan
IKPP sebagai berikut :
Figur 38. Proyeksi Rasio Keuangan Dengan Adanya Rencana Transaksi IKPP
Rasio Keuangan 2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,61% 40,05% 42,16% 42,38% 42,34%
Net Profit Margin 17,70% 20,86% 24,42% 25,80% 26,43%
ROE 9,87% 13,13% 16,96% 17,47% 16,35%
ROA 5,95% 8,40% 11,70% 13,10% 12,93%
Current Ratio 2,763 2,639 2,989 4,014 4,919
Cash Ratio 0,945 0,836 0,981 1,598 2,418
Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209
Fixed Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352
Berdasarkan proyeksi rasio keuangan diatas, diketahui rasio profitabilitas IKPP tercatat
positif dan mengalami tren peningkatan hingga tahun 2028, rasio solvabilitas yang
semakin membaik setiap tahunnya karena posisi utang yang menurun dan juga likuiditas
IKPP semakin membaik.
3.2.3 Analisis Inkremental
Analisis nilai tambah atau inkremental dilakukan dengan mengurangkan proyeksi
dengan adanya Rencana Transaksi dengan proyeksi tanpa adanya Rencana Transaksi.
Berikut adalah nilai tambah untuk laba (rugi), posisi keuangan dan arus kas:
Nilai Tambah Posisi Keuangan IKPP dalam Angka
Figur 39. Nilai Tambah Posisi Keuangan
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas (108.580) (101.241) (94.109) (87.972) (83.638)
Piutang Usaha
Piutang lainnya
Persediaan 8.660 8.660 8.660 8.660 8.660
Biaya dibayar di muka 1.683 1.683 1.683 1.683 1.683
Pajak dibayar di muka 10.980 10.980 10.980 10.980 10.980
Aset lancar lainnya
Total Aset Lancar (87.257) (79.918) (72.786) (66.649) (62.315)
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net
Halaman - 39
Page 54
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Uang muka pihak berelasi -
net
Investasi pada entitas
asosisasi
Aset tetap – net 89.545 85.835 82.125 78.415 74.705
Aset tidak lancar lainnya
Total Aset Tidak Lancar 89.545 85.835 82.125 78.415 74.705
Total Aset 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas Lancar
Pinjaman bank jangka
pendek
Pembiayaan musyarakah
jangka pendek
Utang usaha
Utang lainnya- pihak ketiga
Beban akrual
Utang pajak
Current maturities of long-
term liabilities
Total Liabilitas Lancar - - - - -
Liabilitas Tidak Lancar
Deferred tax liabilities - net
Long-term liabilities - net of
current maturities:
Total Liabilitas Tidak Lancar - - - - -
Total Liabilitas - - - - -
Ekuitas
Modal saham - Rp 1,000 par
value
Modal dasar -
20,000,000,000 common
shares
Issued and fully paid -
5,470,982,941 common
shares
Tambahan modal disetor -
net
Akumulasi pengukuran
kembali imbalan kerja
Saldo laba
Telah ditentukan
Belum ditentukan 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Ekuitas diatribusikan kepada
2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
entitas induk
Kepentingan non-pengendali
Total Ekuitas 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Halaman - 40
Page 55
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Total Liabilitas dan Ekuitas 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan nilai tambah pada proyeksi posisi keuangan, diketahui bahwa total aset
pada tahun 2024 bertambah sebesar USD2.288 ribu dan tahun 2025 sampai dengan
2028 total nilai tambah sebesar USD39.418 ribu.
Nilai Tambah Laba (Rugi) IKPP dalam Angka
Figur 40. Nilai Tambah Laba (Rugi)
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Penjualan Neto
Beban Pokok Penjualan 3.121 4.653 4.387 3.112 800
Laba kotor 3.121 4.653 4.387 3.112 800
Beban Usaha
Penjualan
Umum dan administrasi (146)
Total Beban Usaha (146) - - - -
Laba Usaha 2.975 4.653 4.387 3.112 800
Penghasilan (Beban) Lain-lain
Penghasilan bunga
Bagian atas laba neto entitas asosiasi
Beban bunga
Laba selisih kurs - neto
Lain-lain - neto
Beban Lain-lain - Neto - - - - -
Laba Sebelum Pajak 2.975 4.653 4.387 3.112 800
Beban Pajak Penghasilan (687) (1.024) (965) (685) (176)
Laba Tahun Berjalan 2.288 3.629 3.422 2.427 624
Sumber : Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan nilai tambah pada proyeksi laba (rugi), diketahui bahwa laba bersih
dibukukan tahun 2024 sebesar USD2.288 ribu dan tahun 2025 sampai dengan 2028 total
nilai tambah sebesar USD10.103 ribu.
Nilai Tambah Arus Kas IKPP dalam Angka
Figur 41. Nilai Tambah Arus Kas
(dalam Ribuan USD)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Cash inflow:
Penerimaan kas dari pelanggan
Halaman - 41
Page 56
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Pembayaran kas kepada pemasok dan
(15.875) 8.363 8.097 6.822 4.510
karyawan
Kas yang diperoleh dari aktivitas
(15.875) 8.363 8.097 6.822 4.510
operasi
Pembayaran bunga dan beban
keuangan lainnya
Pembayaran pajak - neto (687) (1.024) (965) (685) (176)
Penerimaan penghasilan bunga
Arus Kas Neto Diperoleh Dari Aktivitas
(16.562) 7.339 7.132 6.137 4.334
operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Pembelian aset tetap (92.018)
Penurunan piutang pihak berelasi
Penempatan di aset ancar dan aset tidak
lancar lainnya
Payment for short-term investment
Proceeds from sales of fixed assets
Arus Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas
(92.018) - - - -
Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran dividen
Pembayaran Pinjaman jangka panjang
Proceed from long term debt
Net increase (decrease) bank loans, due
to, etc
Arus Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas
- - - -
Pendanaan
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas (108.580) 7.339 7.132 6.137 4.334
Net Effect of changes - - - -
Kas dan Setara Kas Awal Tahun (108.580) (101.241) (94.109) (87.972)
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun (108.580) (101.241) (94.109) (87.972) (83.638)
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan hasil nilai tambah arus kas di atas, diketahui level kas akhir pada tahun 2024
mengalami pengurangan sebesar USD108.580 ribu dan tahun 2025 sampai dengan 2028
total nilai berkurang sebesar USD366.960 ribu.
Analisis nilai tambah atau inkremental dalam persentase dilakukan dengan
mengurangkan proyeksi dengan adanya Rencana Transaksi dengan proyeksi tanpa
adanya Rencana Transaksi kemudian hasil pengurangan ini dibagi dengan proyeksi
dengan adanya Rencana Transaksi. Berikut adalah nilai tambah yang dinyatakan dalam
persentase untuk posisi keuangan, laba (rugi), dan arus kas.
Halaman - 42
Page 57
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Nilai Tambah Posisi Keuangan dalam Persentase
Figur 42. Nilai Tambah Posisi Keuangan dalam Persentase
(dalam Persentase)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas -5,09% -4,92% -3,99% -2,61% -1,66%
Piutang Usaha 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Piutang lainnya 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Persediaan 1,80% 1,63% 1,43% 1,22% 1,13%
Biaya dibayar di muka 0,20% 0,20% 0,20% 0,20% 0,20%
Pajak dibayar di muka 34,52% 34,52% 34,52% 34,52% 34,52%
Aset lancar lainnya 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total Aset Lancar -1,45% -1,28% -1,04% -0,80% -0,61%
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Uang muka pihak berelasi - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Investasi pada entitas asosisasi 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset tetap – net 1,94% 1,64% 1,42% 1,35% 1,28%
Aset tidak lancar lainnya
Total Aset Tidak Lancar 1,80% 1,54% 1,34% 1,27% 1,21%
Total Aset 0,02% 0,05% 0,07% 0,08% 0,08%
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas Lancar
Pinjaman bank jangka pendek 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pembiayaan musyarakah jangka
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
pendek
Utang usaha 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Utang lainnya- pihak ketiga 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban akrual 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Utang pajak 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Current maturities of long-term
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
liabilities
Total Liabilitas Lancar 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Liabilitas Tidak Lancar
Deferred tax liabilities - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Long-term liabilities - net of current
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
maturities:
Total Liabilitas Tidak Lancar 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total Liabilitas 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Ekuitas
Modal saham - Rp 1,000 par value
Modal dasar - 20,000,000,000
common shares
Halaman - 43
Page 58
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Issued and fully paid - 5,470,982,941
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
common shares
Tambahan modal disetor - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Akumulasi pengukuran kembali
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
imbalan kerja
Saldo laba
Telah ditentukan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Belum ditentukan 0,05% 0,11% 0,14% 0,14% 0,12%
Ekuitas diatribusikan kepada entitas
0,03% 0,08% 0,10% 0,11% 0,10%
induk
Kepentingan non-pengendali 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total Ekuitas 0,03% 0,08% 0,10% 0,11% 0,10%
Total Liabilitas dan Ekuitas 0,02% 0,05% 0,07% 0,08% 0,08%
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Nilai Tambah Laba (Rugi) dalam Persentase
Figur 43. Nilai Tambah Laba (Rugi) dalam Persentase
(dalam Persentase)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Penjualan Neto 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban Pokok Penjualan -0,14% -0,16% -0,12% -0,07% -0,02%
Laba kotor 0,23% 0,24% 0,17% 0,10% 0,02%
Beban Usaha
Penjualan
Umum dan administrasi 0,09% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total Beban Usaha 0,04% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Laba Usaha 0,29% 0,32% 0,21% 0,12% 0,03%
Penghasilan (Beban) Lain-lain
Penghasilan bunga 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Bagian atas laba neto entitas asosiasi 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban bunga 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Laba selisih kurs - neto
Lain-lain - neto 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban Lain-lain - Neto 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Laba Sebelum Pajak 0,37% 0,38% 0,23% 0,13% 0,03%
Beban Pajak Penghasilan 0,42% 0,41% 0,25% 0,14% 0,03%
Laba Tahun Berjalan 0,35% 0,37% 0,22% 0,13% 0,03%
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Halaman - 44
Page 59
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Nilai Tambah Arus Kas dalam Persentase
Figur 44. Nilai Tambah Arus Kas dalam Persentase
(dalam Persentase)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Cash inflow:
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas kepada pemasok dan
0,59% -0,27% -0,21% -0,15% -0,09%
karyawan
Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi -1,06% 0,56% 0,38% 0,25% 0,15%
Pembayaran bunga dan beban keuangan
lainnya
Pembayaran pajak - neto 0,39% 0,34% 0,21% 0,12% 0,03%
Penerimaan penghasilan bunga
Arus Kas Neto Diperoleh Dari Aktivitas operasi -1,56% 0,81% 0,50% 0,33% 0,19%
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Pembelian aset tetap 12,67% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Penurunan piutang pihak berelasi
Penempatan di aset ancar dan aset tidak lancar
lainnya
Payment for short-term investment
Proceeds from sales of fixed assets
Arus Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas
15,40% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran dividen
Pembayaran Pinjaman jangka panjang
Proceed from long term debt
Net increase (decrease) bank loans, due to, etc
Arus Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas
- - - - -
Pendanaan
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas -14,78% -9,76% 2,38% 0,60% 0,26%
Net Effect of changes - - - - -
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 0,00% -5,09% -4,92% -3,99% -2,61%
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun -5,09% -4,92% -3,99% -2,61% -1,66%
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan hasil nilai tambah dalam persentase di atas diketahui bahwa:
1. Aset pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi bertambah 0,08% dibandingkan
tanpa adanya Rencana Transaksi.
2. Laba bersih pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi bertambah sebesar 0,03%
dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
3. Kas akhir pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi berkurang 1,66% dibandingkan
tanpa adanya Rencana Transaksi.
Halaman - 45
Page 60
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
3.2.4 Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas dilakukan terhadap faktor yang mempengaruhi hasil rasio keuangan
yang berkaitan dengan Rencana Transaksi. Analisis sensitivitas atas faktor kenaikan nilai
transaksi aset fisik dan penghematan biaya jasa listrik terhadap rasio likuiditas,
solvabilitas dan profitabilitas IKPP. Sensitivitas dilakukan atas 2 (dua) faktor yang
signifikan dalam Rencana Transaksi ini, yakni nilai transaksi aset fisik naik 10% dan 20%
dan penghematan biaya jasa listrik turun 10% dan 20% dari kondisi normal. Berikut
adalah analisis sensitivitas untuk kedua faktor tersebut:
Figur 45. Analisis Sensitivitas Terhadap Rencana Transaksi atas Faktor Kenaikan Nilai
Transaksi Aset Fisik
Nilai Transaksi Aset Fisik Naik 10% 2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,60% 40,04% 42,15% 42,36% 42,32%
Net Profit Margin 17,70% 20,85% 24,41% 25,79% 26,42%
ROE 9,87% 13,13% 16,96% 17,46% 16,35%
ROA 5,95% 8,40% 11,69% 13,09% 12,93%
Current Ratio 2,758 2,635 2,985 4,009 4,914
Cash Ratio 0,940 0,831 0,975 1,592 2,411
Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209
Fix Asset Turnover 0,782 0,896 1,069 1,245 1,350
Nilai TransaksiAset Fisik Naik 20% 2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,60% 40,03% 42,13% 42,34% 42,30%
Net Profit Margin 17,69% 20,84% 24,40% 25,78% 26,40%
ROE 9,86% 13,12% 16,95% 17,46% 16,34%
ROA 5,95% 8,39% 11,69% 13,09% 12,92%
Current Ratio 2,754 2,631 2,981 4,004 4,908
Cash Ratio 0,935 0,826 0,970 1,586 2,405
Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209
Fix Asset Turnover 0,781 0,894 1,067 1,243 1,349
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan hasil analisis sensitivitas diketahui pergerakan faktor kenaikan nilai
transaksi mulai dari 10% dan 20% pada posisi normalnya lebih memberi dampak pada
rasio likuiditas dan profitabilitas. Berdasarkan Analisis Sensitivitas di atas diketahui
bahwa kenaikan nilai transaksi berdampak atas rasio keuangan proyeksi keuangan.
Halaman - 46
Page 61
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Figur 46. Analisis Sensitivitas Terhadap Rencana Transaksi atas Faktor Penghematan
Biaya Jasa Listrik
Penghematan Biaya Jasa Listrik turun 10% 2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,59% 40,03% 42,14% 42,35% 42,32%
Net Profit Margin 17,69% 20,85% 24,40% 25,79% 26,42%
ROE 9,86% 13,12% 16,95% 17,46% 16,35%
ROA 5,95% 8,39% 11,69% 13,09% 12,93%
Current Ratio 2,762 2,639 2,988 4,012 4,917
Cash Ratio 0,945 0,835 0,979 1,596 2,415
Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209
Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352
Penghematan Biaya Jasa Listrik turun 20% 2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,58% 40,01% 42,12% 42,33% 42,30%
Net Profit Margin 17,68% 20,83% 24,39% 25,77% 26,40%
ROE 9,86% 13,11% 16,95% 17,46% 16,34%
ROA 5,94% 8,39% 11,68% 13,09% 12,92%
Current Ratio 2,762 2,638 2,987 4,011 4,914
Cash Ratio 0,944 0,835 0,978 1,595 2,413
Total Liabilities to Equity 0,659 0,564 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,311 0,250 0,209
Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352
Sumber: Laporan Keuangan IKPP dan Proyeksi Manajemen, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan hasil analisis sensitivitas diketahui pergerakan faktor penghematan biaya
jasa listrik turun 10% dan 20% pada posisi normalnya memberi dampak pada rasio
likuiditas dan profitabilitas. Berdasarkan Analisis Sensitivitas di atas diketahui bahwa
faktor penghematan biaya jasa listrik atas penambahan aset berdampak atas rasio
keuangan pada proyeksi keuangan.
3.2.5 Proforma Laporan Keuangan
Proforma laporan keuangan adalah proforma Posisi Keuangan, Laba (Rugi) dan Arus Kas
IKPP dengan adanya Rencana Transaksi yang memberikan gambaran dampak keuangan
atas Rencana Transaksi atas laporan keuangan IKPP tahun 2023. Asumsi dalam
penyusunan proforma adalah :
1. Besarnya biaya jasa listrik selama setahun pada proyeksi sebelum Rencana Transaksi
adalah 0,76% dari total penjualan. Besarnya penghematan biaya jasa listrik adalah
30% dari total biaya jasa listrik sebelum Rencana Transaksi. Perhitungan biaya pada
proforma 2023 diasumsikan selama setahun penuh atau 12 (dua belas) bulan.
2. Akuisisi aset fisik termasuk PPn dan BPHTB adalah USD110.954 ribu.
3. Periode depresiasi bangunan adalah 20 tahun dan periode depresiasi mesin adalah
25 tahun.
4. Tingkat Pajak Badan 22%.
Halaman - 47
Page 62
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Berdasarkan asumsi tersebut, Proforma Laporan Keuangan dilakukan dengan Rencana
Transaksi adalah sebagai berikut:
Proforma Laporan Posisi Keuangan
Figur 47. Proforma Laporan Posisi Keuangan
(dalam Ribuan USD)
Laporan Proforma
Keuangan Laporan
Deskripsi Penyesuaian
Audit Keuangan
2023 2023
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas
Pihak Ketiga 1.397.299 (106.507) 1.290.792
Pihak Berelasi 2.730 2.730
Piutang Usaha
Pihak ketiga – net 415.986 415.986
Pihak berelasi 1.279.357 1.279.357
Piutang lainnya
Pihak ketiga 9.141 9.141
Persediaan 369.626 8.660 378.286
Uang muka 719.395 475 719.870
Biaya dibayar di muka 106.862 1.208 108.070
Pajak dibayar di muka 31.806 10.980 42.786
Aset lancar lainnya
Pihak ketiga 1.285.273 1.285.273
Pihak berelasi 6.358 6.358
Total Aset Lancar 5.623.833 (85.184) 5.538.649
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net 58.665 58.665
Uang muka pihak berelasi - net 281.016 281.016
Investasi pada entitas asosisasi 13.121 13.121
Aset hak guna – setelah dikurangi akumulasi penyusutan 30.534 30.534
Aset tetap – net 3.299.455 88.309 3.387.764
Uang muka pembelian aset tetap – pihak ketiga 809.607 809.607
Aset tidak lancar lainnya 8.907 8.907
Total Aset Tidak Lancar 4.501.305 88.309 4.589.614
Total Aset 10.125.138 3.125 10.128.263
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas Lancar
Pinjaman bank jangka pendek 1.057.912 1.057.912
Pembiayaan musyarakah jangka pendek 21.082 21.082
Utang usaha
Pihak ketiga 227.985 227.985
Pihak berelasi 23.977 23.977
Utang lainnya- pihak ketiga 25.808 25.808
Beban akrual 56.325 56.325
Halaman - 48
Page 63
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Laporan Proforma
Keuangan Laporan
Deskripsi Penyesuaian
Audit Keuangan
2023 2023
Utang pajak 40.431 40.431
Current maturities of long-term liabilities
Liabilitas sewa 10.959 10.959
Pinjaman bank jangka panjang – pihak ketiga 161.315 161.315
Pinjaman Murabahah and Musyarakah jangka panjang –
56.436 56.436
pihak ketiga
Notes Payables 53 53
Pinjaman jangka panjang 16.963 16.963
Utang obligasi 349.304 349.304
Sukuk Mudharabah 74.003 74.003
Total Liabilitas Lancar 2.122.553 - 2.122.553
Liabilitas Tidak Lancar
Utang pihak berelasi 20.404 20.404
Liabilitas pajak tangguhan - net 221.365 221.365
Liabilitas imbalan kerja 52.693 52.693
Liabilitas jangka panjang – dikurangi jatuh tempo dalam
setahun:
Liabilitas sewa 33.996 33.996
Pinjaman bank jangka panjang – pihak ketiga 386.168 386.168
Pinjaman Murabahah and Musyarakah jangka panjang –
42.811 42.811
pihak ketiga
Notes Payables 699 699
Pinjaman jangka panjang 13.872 13.872
Utang obligasi 923.577 923.577
Sukuk Mudharabah 306.948 306.948
Total Liabilitas Tidak Lancar 2.002.533 - 2.002.533
Total Liabilitas 4.125.086 - 4.125.086
Ekuitas
Modal saham - Rp 1,000 par value
Modal dasar - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares 2.189.016 2.189.016
Tambahan modal disetor - net 5.883 5.883
Akumulasi pengukuran kembali imbalan kerja 14.315 14.315
Saldo laba
Telah ditentukan 37.000 37.000
Belum ditentukan 3.753.374 3.125 3.756.499
Ekuitas diatribusikan kepada entitas induk 5.999.588 3.125 6.002.713
Kepentingan non-pengendali 464 464
Total Ekuitas 6.000.052 3.125 6.003.177
Total Liabilitas dan Ekuitas 10.125.138 3.125 10.128.263
Sumber: Laporan Keuangan IKPP, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan proforma laporan keuangan IKPP, jumlah aset yang didapatkan dari
laporan keuangan audit tahun 2023 adalah sebesar USD10.125.138 ribu dan terdapat
penyesuaian sebesar USD3.125 ribu, sehingga didapatkan hasil proforma jumlah aset
Halaman - 49
Page 64
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
tahun 2023 sebesar USD10.128.263 ribu (Sepuluh Miliar Seratus Dua Puluh Delapan
Juta Dua Ratus Enam Puluh Tiga Ribu USD).
Proforma Laporan Laba Rugi
Figur 48. Proforma Laporan Laba Rugi
(dalam Ribuan USD)
Proforma
Laporan
Laporan
Deskripsi Keuangan Audit Penyesuaian
Keuangan
2023 2023
Penjualan Neto 3.479.018 3.479.018
Beban Pokok Penjualan (2.346.974) 4.194 (2.342.780)
Laba kotor 1.132.044 4.194 1.136.238
Beban Usaha
Penjualan (194.090) (194.090)
Umum dan administrasi (150.229) (146) (150.375)
Total Beban Usaha (344.319) (146) (344.465)
Laba Usaha 787.725 4.048 791.773
Penghasilan (Beban) Lain-lain
Penghasilan bunga 32.695 32.695
Bagian atas laba neto entitas asosiasi 858 858
Beban bunga (296.482) (296.482)
Laba selisih kurs - neto (24.535) (24.535)
Lain-lain - neto 49.390 49.390
Beban Lain-lain - Neto (238.074) - (238.074)
Laba Sebelum Pajak 549.651 4.048 553.699
Beban Pajak Penghasilan (138.228) (923) (139.151)
Laba Tahun Berjalan 411.423 3.125 414.548
Sumber: Laporan Keuangan IKPP, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan proforma laporan keuangan IKPP, jumlah laba yang didapatkan dari
laporan keuangan audit tahun 2023 adalah sebesar USD411.423 ribu dan terdapat
penyesuaian sebesar USD3.125 ribu, sehingga didapatkan hasil proforma jumlah laba
tahun 2023 sebesar USD414.548 ribu (Empat Ratus Empat Belas Juta Lima Ratus Empat
Puluh Delapan Ribu USD).
Proforma Laporan Arus Kas
Figur 49. Proforma Laporan Arus Kas
(dalam Ribuan USD)
Laporan Proforma
Keuangan Laporan
Deskripsi Audit Penyesuaian Keuangan
2023 2023
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 862.805 (14.489) 862.805
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Investasi (728.951) (92.018) (820.969)
Halaman - 50
Page 65
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
Laporan Proforma
Keuangan Laporan
Deskripsi Audit Penyesuaian Keuangan
2023 2023
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 1.624 - 1.624
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas 134.595 (106.507) 28.088
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 1.265.434 - 1.265.434
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 1.400.029 (106.507) 1.293.522
Sumber: Laporan Keuangan IKPP, diolah oleh TOPAZ
Berdasarkan proforma laporan keuangan IKPP, jumlah kas dan setara kas akhir tahun
yang didapatkan dari laporan keuangan audit tahun 2023 adalah sebesar USD1.400.029
ribu dan terdapat penyesuaian sebesar minus USD106.507 ribu. Sehingga didapatkan
hasil proforma jumlah kas dan setara kas tahun 2023 sebesar USD1.293.522 ribu (Satu
Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Dua Puluh Dua Ribu USD).
3.2.6 Analisis Kewajaran Rencana Transaksi
Berikut Analisis Kewajaran Rencana Transaksi terhadap Nilai Pasar :
Figur 50. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar
Nilai Rencana Transaksi Nilai Pasar Selisih Persentase
Rp1.515.550 Juta* Rp1.550.900 juta Rp 35.350 Juta -2,28%
Keterangan * : Nilai Rencana Transaksi tersebut belum termasuk uang muka dan beban dibayar di muka
yang dialihkan ke IKPP, yakni sebesar Rp25.950 juta.
Berdasarkan draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Nilai Rencana Transaksi adalah
sebesar Rp1.515.550 juta dan Nilai Pasar sebesar Rp1.550.900 juta, nilai pasar diperoleh
dari hasil Penilaian Aset oleh KJPP Pung’s Zulkarnain. Selisih antara Nilai Rencana
Transaksi dengan Nilai Pasar adalah -2,28%. Berdasarkan POJK 35/POJK.04/2020 pasal
48 poin b dinyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh
melebihi 7,5% dari nilai pasar atau wajar. Berdasarkan Perhitungan tersebut maka Nilai
Rencana Transaksi masih dalam batas Kewajaran karena berada di bawah 7,5% dari Nilai
Pasar.
Halaman - 51
Page 66
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
4 KESIMPULAN ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI
4.1 Analisis Kewajaran Kualitatif
Keuntungan yang akan diperoleh IKPP atas Rencana Transaksi ini adalah:
1. Rencana Transaksi memberikan keuntungan karena terdapat peningkatan laba
dalam jangka panjang yang akan memberi penguatan pada posisi keuangan IKPP
kedepannya.
2. Rencana Transaksi memberikan keuntungan dalam hal peningkatan produktivitas
aset yang akan dimiliki IKPP sehingga dapat mendukung kegiatan operasional
secara langsung.
Kerugian Rencana Transaksi:
Tidak terdapat kerugian atas Rencana Transaksi.
Manfaat yang akan diperoleh IKPP atas Rencana Transaksi ini adalah:
1. Manfaat dari Rencana Transaksi ini menyebabkan IKPP dapat secara berkelanjutan
menjamin ketersediaan energi yang merupakan komponen yang sangat penting
dalam kegiatan operasional perusahaan.
2. Dampak keuangan akan meningkatkan laba kotor karena berkurangnya beban
pokok penjualan dan memperkuat posisi aset produktif.
3. Meningkatkan kinerja keuangan IKPP terutama pada rasio profitabilitas
sebagaimana dilihat dari perbandingan rasio keuangan dengan dan tanpa adanya
Rencana Transaksi ini.
4.2 Analisis Kewajaran Kuantitatif
1. Dampak keuangan atas Rencana Transaksi berdasarkan proforma laporan keuangan
tahun 2023 adalah sebagai berikut:
a. Jumlah aset yang didapatkan dari laporan keuangan audit tahun 2023 adalah
sebesar USD10.125.138 ribu dan terdapat penyesuaian sebesar USD3.125
ribu, sehingga didapatkan hasil proforma jumlah aset tahun 2023 sebesar
USD10.128.263 ribu (Sepuluh Miliar Seratus Dua Puluh Delapan Juta Dua Ratus
Enam Puluh Tiga Ribu USD).
b. Jumlah laba yang didapatkan dari laporan keuangan audit tahun 2023 adalah
sebesar USD411.423 ribu dan terdapat penyesuaian sebesar USD3.125 ribu,
sehingga didapatkan hasil proforma jumlah laba tahun 2023 sebesar
USD414.548 ribu (Empat Ratus Empat Belas Juta Lima Ratus Empat Puluh
Delapan Ribu USD).
c. Jumlah kas dan setara kas akhir tahun yang didapatkan dari laporan keuangan
audit tahun 2023 adalah sebesar USD1.400.029 ribu dan terdapat penyesuaian
sebesar minus USD106.507 ribu. Sehingga didapatkan hasil proforma jumlah
kas dan setara kas tahun 2023 sebesar USD1.293.522 ribu (Satu Miliar Dua
Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Dua Puluh Dua Ribu USD).
Halaman - 52
Page 67
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
2. Berdasarkan Analisis Inkremental atas Rencana Transaksi, Nilai tambah adalah
sebagai berikut:
a. Ringkasan Nilai Tambah dalam Angka:
i. Level total aset pada tahun 2024 bertambah sebesar USD2.288 ribu dan
tahun 2025 sampai dengan 2028 total nilai tambah sebesar USD39.418
ribu.
ii. Level laba bersih dibukukan tahun 2024 sebesar USD2.288 ribu dan tahun
2025 sampai dengan 2028 total nilai tambah sebesar USD10.103 ribu.
iii. Level kas akhir pada tahun 2024 mengalami pengurangan sebesar
USD108.580 ribu dan tahun 2025 sampai dengan 2028 total nilai
berkurang sebesar USD366.960 ribu.
b. Ringkasan Analisis Nilai Tambah dalam Persentase:
i. Aset pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi bertambah 0,08%
dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
ii. Laba bersih pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi bertambah
sebesar 0,03% dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
iii. Kas akhir pada tahun 2028 dengan adanya Transaksi berkurang 1,66%
dibandingkan tanpa adanya Rencana Transaksi.
3. Berdasarkan rasio keuangan untuk proyeksi keuangan diketahui rasio profitabilitas
IKPP tercatat positif dan mengalami tren peningkatan hingga tahun 2028, rasio
solvabilitas yang semakin membaik setiap tahunnya karena posisi utang yang
menurun dan juga likuiditas IKPP semakin membaik.
4. Berdasarkan hasil analisis sensitivitas diketahui kenaikan Nilai Rencana Transaksi aset
fisik dan penghematan biaya jasa listrik berdampak terhadap rasio likuiditas dan
profitabilitas.
5. Berdasarkan draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Nilai Rencana Transaksi adalah
sebesar Rp1.515.550 juta (belum termasuk uang muka dan beban dibayar di muka
yang dialihkan ke IKPP, yakni sebesar Rp25.950 juta) dan Nilai Pasar sebesar
Rp1.550.900 juta, nilai pasar diperoleh dari hasil Penilaian Aset oleh KJPP Pung’s
Zulkarnain. Selisih antara Nilai Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar adalah -2,28%.
Berdasarkan POJK 35/POJK.04/2020 pasal 48 poin b dinyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% dari nilai pasar atau wajar.
Berdasarkan Perhitungan tersebut maka Nilai Rencana Transaksi masih dalam batas
Kewajaran karena berada di bawah 7,5% dari Nilai Pasar.
Halaman - 53
Page 68
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
5 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi yang diperoleh
dan digunakan, penelaahan atas dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana
diungkapkan dalam Laporan ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi ini, ditinjau
dari segi ekonomis dan keuangan, adalah wajar.
Kesimpulan akhir diatas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
pada, perubahan kondisi baik secara internal pada IKPP maupun secara eksternal yaitu
kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta
peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
Laporan ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan ini dikeluarkan terjadi
perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai kewajaran Rencana
Transaksi ini mungkin berbeda.
Halaman - 54
Page 69
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN
Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (“IKPP”)
6 KUALIFIKASI PENILAI USAHA
Penilai Usaha yang menandatangani Laporan ini merupakan Penilai Usaha bersertifikat
dengan perijinan sebagai berikut:
No. Ijin Penilai : B-1.17.00481
No. STTD : STTD.PB-04/PJ-1/PM.223/2023
No. MAPPI : 12-S-03723
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis (B)
Halaman - 55
Page 70
LAMPIRAN KEUANGAN
Page 71
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
Before
Description 2023A 2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
NET SALES 3.479.018 3.694.058 4.770.255 6.286.258 7.357.898 7.973.322
COST OF GOODS SOLD (2.346.974) (2.307.901) (2.864.284) (3.640.199) (4.243.100) (4.597.944)
GROSS PROFIT 1.132.044 1.386.157 1.905.971 2.646.059 3.114.798 3.375.378
0 0 0 0 0 0
OPERATING EXPENSES
SELLING (194.090) (201.253) (251.572) (305.422) (353.382) (384.555)
GENERAL AND ADMINISTRATIVE (150.229) (154.423) (183.929) (209.746) (233.711) (246.864)
TOTAL OPERATING EXPENSES (344.319) (355.676) (435.501) (515.168) (587.093) (631.419)
INCOME FROM OPERATIONS 787.725 1.030.481 1.470.470 2.130.891 2.527.705 2.743.959
0 0 0 0 0 0
OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME 32.695 33.676 34.686 35.727 36.799 37.902
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE 858 884 910 938 966 995
INTEREST EXPENSE (296.482) (301.279) (318.861) (306.816) (250.728) (206.429)
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net (24.535) - - - - -
OTHERS - net 49.390 50.871 52.399 53.969 55.588 57.257
TOTAL OTHER CHARGES - net (238.074) (215.848) (230.866) (216.182) (157.375) (110.275)
PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE 549.651 814.633 1.239.604 1.914.709 2.370.330 2.633.684
INCOME TAX EXPENSE (138.228) (162.926) (247.921) (382.942) (474.067) (526.737)
NET PROFIT 411.423 651.707 991.683 1.531.767 1.896.263 2.106.947
Page 72
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets
(in thousand USD)
Before
Description
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents 2.134.544 2.059.356 2.359.364 3.375.323 5.033.395
Trade receivables 1.366.061 1.758.429 2.203.252 2.526.455 2.704.161
Other receivables 9.141 9.141 9.141 9.141 9.141
Inventories 480.321 531.334 606.700 707.183 766.324
Advances & Prepaid expenses 826.257 826.257 826.257 826.257 826.257
Prepaid taxes 31.806 31.806 31.806 31.806 31.806
Other current assets 1.162.468 1.046.221 941.599 847.439 762.695
TOTAL CURRENT ASSETS 6.010.598 6.262.544 6.978.119 8.323.604 10.133.779
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net 52.799 47.519 42.767 34.213 27.371
Advances to related party - net 281.016 281.016 281.016 281.016 281.016
Investment in an associate 13.121 13.121 13.121 13.121 13.121
Fixed assets - net 4.623.843 5.231.273 5.791.684 5.823.017 5.822.242
Other non-current assets 8.907 8.907 8.907 8.907 8.907
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 4.979.686 5.581.836 6.137.495 6.160.274 6.152.657
TOTAL ASSETS 10.990.284 11.844.380 13.115.614 14.483.878 16.286.436
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans 1.090.281 1.201.417 1.238.093 1.275.869 1.314.776
Short-term Musyarakah Financing 21.082 21.082 21.082 21.082 21.082
Trade payables 192.325 238.690 303.350 353.592 383.162
Other payables - thirrd parties 25.808 25.808 25.808 25.808 25.808
Accrued expenses 56.325 56.325 56.325 56.325 56.325
Taxes payable 40.224 40.258 40.276 40.291 40.297
Current maturities of long-term liabilities 718.095 759.045 625.341 284.018 205.863
TOTAL CURRENT LIABILITIES 2.144.140 2.342.625 2.310.275 2.056.985 2.047.313
NON-CURRENT LIABILITIES
Deferred tax liabilities - net 221.365 221.365 221.365 221.365 221.365
Long-term liabilities - net of current maturities: 2.000.504 1.706.253 1.542.668 1.347.929 1.142.067
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES 2.221.869 1.927.618 1.764.033 1.569.294 1.363.432
TOTAL LIABILITIES 4.366.009 4.270.243 4.074.308 3.626.279 3.410.745
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016
Additional paid-in capital - net 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities 14.315 14.315 14.315 14.315 14.315
Retained earnings
Appropriated 37.000 37.000 37.000 37.000 37.000
Unappropriated 4.377.597 5.327.459 6.794.628 8.610.921 10.629.013
Equity attributable to owners of the parent 6.623.811 7.573.673 9.040.842 10.857.135 12.875.227
Non-controling interest 464 464 464 464 464
Total Equiity 6.624.275 7.574.137 9.041.306 10.857.599 12.875.691
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 10.990.284 11.844.380 13.115.614 14.483.878 16.286.436
Page 73
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Cash Flow Projections
(in thousand USD)
Before
DESCRIPTIONS
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
Cash Flow from Operating Activities
Cash inflow:
Receipts from customers 4.188.813 4.587.250 6.074.009 7.291.011 8.058.824
Payment to suppliers and employees (2.685.369) (3.103.029) (3.928.079) (4.607.544) (4.963.677)
Cash provided by operating activities 1.503.444 1.484.221 2.145.930 2.683.467 3.095.147
Payments for interest (301.279) (318.861) (306.816) (250.728) (206.429)
Refund (payment) for taxes (177.280) (298.216) (456.057) (584.994) (652.264)
Receipts of interest income 33.676 34.686 35.727 36.799 37.902
Net Cash Flow provided by Operating Activities 1.058.561 901.830 1.418.784 1.884.544 2.274.356
Cash Flow from Investing Activities
Payment for fixed assets (726.492) (909.279) (898.187) (384.489) (367.064)
Decrease in Due From related parties - - - - -
Decrease (Increase) in other current and non current assets 129.163 116.247 104.622 94.160 84.744
Net Cash Flow used in Investing Activities (597.329) (793.032) (793.565) (290.329) (282.320)
Cash Flow from Financing Activities
Payment of dividends (27.484) (41.821) (64.598) (79.970) (88.855)
Payment of long term debt (629.886) (718.095) (759.045) (625.341) (284.018)
Proceed from long term debt 898.283 464.794 461.757 89.280 -
Net increase (decrease) bank loans, due to, etc 32.370 111.136 36.675 37.775 38.909
Net Cash Flow used in Financing Activities 273.283 (183.986) (325.211) (578.256) (333.964)
Cash and cash equivalent - Increase (decrease) 734.515 (75.188) 300.008 1.015.959 1.658.072
Net Effect of changes - - - - -
Cash and cash equivalent - Beginning Balance 1.400.029 2.134.544 2.059.356 2.359.364 3.375.323
Cash and cash equivalent - Ending Balance 2.134.544 2.059.356 2.359.364 3.375.323 5.033.395
Page 74
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
Incremental (in Number)
Description 2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
NET SALES
COST OF GOODS SOLD 3.121 4.653 4.387 3.112 800
GROSS PROFIT 3.121 4.653 4.387 3.112 800
OPERATING EXPENSES
SELLING
GENERAL AND ADMINISTRATIVE (146)
TOTAL OPERATING EXPENSES (146) - - - -
INCOME FROM OPERATIONS 2.975 4.653 4.387 3.112 800
OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE
INTEREST EXPENSE
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net
OTHERS - net
TOTAL OTHER CHARGES - net - - - - -
PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE 2.975 4.653 4.387 3.112 800
INCOME TAX EXPENSE (687) (1.024) (965) (685) (176)
NET PROFIT 2.288 3.629 3.422 2.427 624
Page 75
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets
(in thousand USD)
Incremental (in Number)
Description
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents (108.580) (101.241) (94.109) (87.972) (83.638)
Trade receivables
Other receivables
Inventories 8.660 8.660 8.660 8.660 8.660
Advances & Prepaid expenses 1.683 1.683 1.683 1.683 1.683
Prepaid taxes 10.980 10.980 10.980 10.980 10.980
Other current assets
TOTAL CURRENT ASSETS (87.257) (79.918) (72.786) (66.649) (62.315)
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net
Advances to related party - net
Investment in an associate
Fixed assets - net 89.545 85.835 82.125 78.415 74.705
Other non-current assets
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 89.545 85.835 82.125 78.415 74.705
TOTAL ASSETS 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans
Short-term Musyarakah Financing
Trade payables
Other payables - thirrd parties
Accrued expenses
Taxes payable
Current maturities of long-term liabilities
TOTAL CURRENT LIABILITIES - - - - -
NON-CURRENT LIABILITIES
Deferred tax liabilities - net
Long-term liabilities - net of current maturities:
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES - - - - -
TOTAL LIABILITIES - - - - -
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares
Additional paid-in capital - net
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities
Retained earnings
Appropriated
Unappropriated 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Equity attributable to owners of the parent 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Non-controling interest
Total Equiity 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Page 76
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets
(in thousand USD)
Incremental (in Number)
Description
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents (108.580) (101.241) (94.109) (87.972) (83.638)
Trade receivables
Other receivables
Inventories 8.660 8.660 8.660 8.660 8.660
Advances & Prepaid expenses 1.683 1.683 1.683 1.683 1.683
Prepaid taxes 10.980 10.980 10.980 10.980 10.980
Other current assets
TOTAL CURRENT ASSETS (87.257) (79.918) (72.786) (66.649) (62.315)
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net
Advances to related party - net
Investment in an associate
Fixed assets - net 89.545 85.835 82.125 78.415 74.705
Other non-current assets
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 89.545 85.835 82.125 78.415 74.705
TOTAL ASSETS 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans
Short-term Musyarakah Financing
Trade payables
Other payables - thirrd parties
Accrued expenses
Taxes payable
Current maturities of long-term liabilities
TOTAL CURRENT LIABILITIES - - - - -
NON-CURRENT LIABILITIES
Deferred tax liabilities - net
Long-term liabilities - net of current maturities:
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES - - - - -
TOTAL LIABILITIES - - - - -
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares
Additional paid-in capital - net
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities
Retained earnings
Appropriated
Unappropriated 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Equity attributable to owners of the parent 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Non-controling interest
Total Equiity 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 2.288 5.917 9.339 11.766 12.390
Page 77
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
After
Description 2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
NET SALES 3.694.058 4.770.255 6.286.258 7.357.898 7.973.322
COST OF GOODS SOLD (2.304.780) (2.859.631) (3.635.812) (4.239.988) (4.597.144)
GROSS PROFIT 1.389.278 1.910.624 2.650.446 3.117.910 3.376.178
0 0 0 0 0
OPERATING EXPENSES
SELLING (201.253) (251.572) (305.422) (353.382) (384.555)
GENERAL AND ADMINISTRATIVE (154.569) (183.929) (209.746) (233.711) (246.864)
TOTAL OPERATING EXPENSES (355.822) (435.501) (515.168) (587.093) (631.419)
INCOME FROM OPERATIONS 1.033.456 1.475.123 2.135.278 2.530.817 2.744.759
0 0 0 0 0
OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME 33.676 34.686 35.727 36.799 37.902
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE 884 910 938 966 995
INTEREST EXPENSE (301.279) (318.861) (306.816) (250.728) (206.429)
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net - - - - -
OTHERS - net 50.871 52.399 53.969 55.588 57.257
TOTAL OTHER CHARGES - net (215.848) (230.866) (216.182) (157.375) (110.275)
PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE 817.608 1.244.257 1.919.096 2.373.442 2.634.484
INCOME TAX EXPENSE (163.613) (248.945) (383.907) (474.752) (526.913)
NET PROFIT 653.995 995.312 1.535.189 1.898.690 2.107.571
Page 78
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets
(in thousand USD)
After
Description
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents 2.025.964 1.958.115 2.265.255 3.287.351 4.949.757
Trade receivables 1.366.061 1.758.429 2.203.252 2.526.455 2.704.161
Other receivables 9.141 9.141 9.141 9.141 9.141
Inventories 488.981 539.994 615.360 715.843 774.984
Advances & Prepaid expenses 827.940 827.940 827.940 827.940 827.940
Prepaid taxes 42.786 42.786 42.786 42.786 42.786
Other current assets 1.162.468 1.046.221 941.599 847.439 762.695
TOTAL CURRENT ASSETS 5.923.341 6.182.626 6.905.333 8.256.955 10.071.464
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net 52.799 47.519 42.767 34.213 27.371
Advances to related party - net 281.016 281.016 281.016 281.016 281.016
Investment in an associate 13.121 13.121 13.121 13.121 13.121
Fixed assets - net 4.713.388 5.317.108 5.873.809 5.901.432 5.896.947
Other non-current assets 8.907 8.907 8.907 8.907 8.907
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 5.069.231 5.667.671 6.219.620 6.238.689 6.227.362
TOTAL ASSETS 10.992.572 11.850.297 13.124.953 14.495.644 16.298.826
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans 1.090.281 1.201.417 1.238.093 1.275.869 1.314.776
Short-term Musyarakah Financing 21.082 21.082 21.082 21.082 21.082
Trade payables 192.325 238.690 303.350 353.592 383.162
Other payables - thirrd parties 25.808 25.808 25.808 25.808 25.808
Accrued expenses 56.325 56.325 56.325 56.325 56.325
Taxes payable 40.224 40.258 40.276 40.291 40.297
Current maturities of long-term liabilities 718.095 759.045 625.341 284.018 205.863
TOTAL CURRENT LIABILITIES 2.144.140 2.342.625 2.310.275 2.056.985 2.047.313
NON-CURRENT LIABILITIES
Deferred tax liabilities - net 221.365 221.365 221.365 221.365 221.365
Long-term liabilities - net of current maturities: 2.000.504 1.706.253 1.542.668 1.347.929 1.142.067
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES 2.221.869 1.927.618 1.764.033 1.569.294 1.363.432
TOTAL LIABILITIES 4.366.009 4.270.243 4.074.308 3.626.279 3.410.745
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016
Additional paid-in capital - net 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities 14.315 14.315 14.315 14.315 14.315
Retained earnings
Appropriated 37.000 37.000 37.000 37.000 37.000
Unappropriated 4.379.885 5.333.376 6.803.967 8.622.687 10.641.403
Equity attributable to owners of the parent 6.626.099 7.579.590 9.050.181 10.868.901 12.887.617
Non-controling interest 464 464 464 464 464
Total Equiity 6.626.563 7.580.054 9.050.645 10.869.365 12.888.081
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 10.992.572 11.850.297 13.124.953 14.495.644 16.298.826
Page 79
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Cash Flow Projections
(in thousand USD)
After
DESCRIPTIONS
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
Cash Flow from Operating Activities
Cash inflow:
Receipts from customers 4.188.813 4.587.250 6.074.009 7.291.011 8.058.824
Payment to suppliers and employees (2.701.244) (3.094.666) (3.919.982) (4.600.722) (4.959.167)
Cash provided by operating activities 1.487.569 1.492.584 2.154.027 2.690.289 3.099.657
Payments for interest (301.279) (318.861) (306.816) (250.728) (206.429)
Refund (payment) for taxes (177.967) (299.240) (457.022) (585.679) (652.440)
Receipts of interest income 33.676 34.686 35.727 36.799 37.902
Net Cash Flow provided by Operating Activities 1.041.999 909.169 1.425.916 1.890.681 2.278.690
Cash Flow from Investing Activities
Payment for fixed assets (818.510) (909.279) (898.187) (384.489) (367.064)
Decrease in Due From related parties - - - - -
Decrease (Increase) in other current and non current assets 129.163 116.247 104.622 94.160 84.744
Net Cash Flow used in Investing Activities (689.347) (793.032) (793.565) (290.329) (282.320)
Cash Flow from Financing Activities
Payment of dividends (27.484) (41.821) (64.598) (79.970) (88.855)
Payment of long term debt (629.886) (718.095) (759.045) (625.341) (284.018)
Proceed from long term debt 898.283 464.794 461.757 89.280 -
Net increase (decrease) bank loans, due to, etc 32.370 111.136 36.675 37.775 38.909
Net Cash Flow used in Financing Activities 273.283 (183.986) (325.211) (578.256) (333.964)
Cash and cash equivalent - Increase (decrease) 625.935 (67.849) 307.140 1.022.096 1.662.406
Net Effect of changes - - - - -
Cash and cash equivalent - Beginning Balance 1.400.029 2.025.964 1.958.115 2.265.255 3.287.351
Cash and cash equivalent - Ending Balance 2.025.964 1.958.115 2.265.255 3.287.351 4.949.757
Page 80
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
Incremental (in %)
Description 2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
NET SALES 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
COST OF GOODS SOLD -0,14% -0,16% -0,12% -0,07% -0,02%
GROSS PROFIT 0,23% 0,24% 0,17% 0,10% 0,02%
OPERATING EXPENSES
SELLING
GENERAL AND ADMINISTRATIVE 0,09% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL OPERATING EXPENSES 0,04% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
INCOME FROM OPERATIONS 0,29% 0,32% 0,21% 0,12% 0,03%
OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
INTEREST EXPENSE 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net
OTHERS - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL OTHER CHARGES - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE 0,37% 0,38% 0,23% 0,13% 0,03%
INCOME TAX EXPENSE 0,42% 0,41% 0,25% 0,14% 0,03%
NET PROFIT 0,35% 0,37% 0,22% 0,13% 0,03%
Page 81
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets
(in thousand USD)
Incremental (in %)
Description
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents -5,09% -4,92% -3,99% -2,61% -1,66%
Trade receivables 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Other receivables 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Inventories 1,80% 1,63% 1,43% 1,22% 1,13%
Advances & Prepaid expenses 0,20% 0,20% 0,20% 0,20% 0,20%
Prepaid taxes 34,52% 34,52% 34,52% 34,52% 34,52%
Other current assets 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL CURRENT ASSETS -1,45% -1,28% -1,04% -0,80% -0,61%
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Advances to related party - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Investment in an associate 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Fixed assets - net 1,94% 1,64% 1,42% 1,35% 1,28%
Other non-current assets
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 1,80% 1,54% 1,34% 1,27% 1,21%
TOTAL ASSETS 0,02% 0,05% 0,07% 0,08% 0,08%
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Short-term Musyarakah Financing 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Trade payables 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Other payables - thirrd parties 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Accrued expenses 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Taxes payable 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Current maturities of long-term liabilities 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL CURRENT LIABILITIES 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
NON-CURRENT LIABILITIES
Deferred tax liabilities - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Long-term liabilities - net of current maturities: 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL LIABILITIES 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Additional paid-in capital - net 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Retained earnings
Appropriated 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Unappropriated 0,05% 0,11% 0,14% 0,14% 0,12%
Equity attributable to owners of the parent 0,03% 0,08% 0,10% 0,11% 0,10%
Non-controling interest 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total Equiity 0,03% 0,08% 0,10% 0,11% 0,10%
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 0,02% 0,05% 0,07% 0,08% 0,08%
Page 82
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Cash Flow Projections
(in thousand USD)
Incremental (in %)
DESCRIPTIONS
2024E 2025E 2026E 2027E 2028E
Cash Flow from Operating Activities
Cash inflow:
Receipts from customers
Payment to suppliers and employees 0,59% -0,27% -0,21% -0,15% -0,09%
Cash provided by operating activities
Payments for interest
Refund (payment) for taxes 0,39% 0,34% 0,21% 0,12% 0,03%
Receipts of interest income
Net Cash Flow provided by Operating Activities -1,56% 0,81% 0,50% 0,33% 0,19%
Cash Flow from Investing Activities
Payment for fixed assets 12,67% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Decrease in Due From related parties
Decrease (Increase) in other current and non current assets
Net Cash Flow used in Investing Activities 0 - - - -
Cash Flow from Financing Activities
Payment of dividends
Payment of long term debt
Proceed from long term debt
Net increase (decrease) bank loans, due to, etc
Net Cash Flow used in Financing Activities - - - - -
Cash and cash equivalent - Increase (decrease) -14,78% -9,76% 2,38% 0,60% 0,26%
Net Effect of changes - - - - -
Cash and cash equivalent - Beginning Balance
Cash and cash equivalent - Ending Balance -5,09% -4,92% -3,99% -2,61% -1,66%
Page 83
Proyeksi sebelum Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,52% 39,96% 42,09% 42,33% 42,33%
Net Profit Margin 17,64% 20,79% 24,37% 25,77% 26,42%
ROE 9,84% 13,09% 16,94% 17,46% 16,36%
ROA 5,93% 8,37% 11,68% 13,09% 12,94%
Current Ratio 2,803 2,673 3,020 4,047 4,950
Cash Ratio 0,996 0,879 1,021 1,641 2,459
Total Liabilities to Equity 0,659 0,564 0,451 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,361 0,311 0,250 0,209
Fixed Asset Turnover 0,799 0,912 1,085 1,264 1,369
Proyeksi setelah Rencana Transaksi
2024 2025 2026 2027 2028
Gross Profit Margin 37,61% 40,05% 42,16% 42,38% 42,34%
Net Profit Margin 17,70% 20,86% 24,42% 25,80% 26,43%
ROE 9,87% 13,13% 16,96% 17,47% 16,35%
ROA 5,95% 8,40% 11,70% 13,10% 12,93%
Current Ratio 2,763 2,639 2,989 4,014 4,919
Cash Ratio 0,945 0,836 0,981 1,598 2,418
Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265
Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209
Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352
Page 84
Analisis Sensitivitas Nilai Transaksi aset fisik naik 10% 2024 2025 2026 2027 2028 Gross Profit Margin 37,60% 40,04% 42,15% 42,36% 42,32% Net Profit Margin 17,70% 20,85% 24,41% 25,79% 26,42% ROE 9,87% 13,13% 16,96% 17,46% 16,35% ROA 5,95% 8,40% 11,69% 13,09% 12,93% Current Ratio 2,758 2,635 2,985 4,009 4,914 Cash Ratio 0,940 0,831 0,975 1,592 2,411 Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265 Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209 Fix Asset Turnover 0,782 0,896 1,069 1,245 1,350 Nilai Transaksi aset fisik naik 20% 2024 2025 2026 2027 2028 Gross Profit Margin 37,60% 40,03% 42,13% 42,34% 42,30% Net Profit Margin 17,69% 20,84% 24,40% 25,78% 26,40% ROE 9,86% 13,12% 16,95% 17,46% 16,34% ROA 5,95% 8,39% 11,69% 13,09% 12,92% Current Ratio 2,754 2,631 2,981 4,004 4,908 Cash Ratio 0,935 0,826 0,970 1,586 2,405 Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265 Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209 Fix Asset Turnover 0,781 0,894 1,067 1,243 1,349 Penghematan Biaya Jasa Listrik turun 10% 2024 2025 2026 2027 2028 Gross Profit Margin 37,59% 40,03% 42,14% 42,35% 42,32% Net Profit Margin 17,69% 20,85% 24,40% 25,79% 26,42% ROE 9,86% 13,12% 16,95% 17,46% 16,35% ROA 5,95% 8,39% 11,69% 13,09% 12,93% Current Ratio 2,762 2,639 2,988 4,012 4,917 Cash Ratio 0,945 0,835 0,979 1,596 2,415 Total Liabilities to Equity 0,659 0,563 0,450 0,334 0,265 Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,310 0,250 0,209 Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352 Penghematan Biaya Jasa Listrik turun 20% 2024 2025 2026 2027 2028 Gross Profit Margin 37,58% 40,01% 42,12% 42,33% 42,30% Net Profit Margin 17,68% 20,83% 24,39% 25,77% 26,40% ROE 9,86% 13,11% 16,95% 17,46% 16,34% ROA 5,94% 8,39% 11,68% 13,09% 12,92% Current Ratio 2,762 2,638 2,987 4,011 4,914 Cash Ratio 0,944 0,835 0,978 1,595 2,413 Total Liabilities to Equity 0,659 0,564 0,450 0,334 0,265 Total Liabilities to Asset 0,397 0,360 0,311 0,250 0,209 Asset Turnover 0,784 0,897 1,070 1,247 1,352
Page 85
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
Proforma Dec 31,
DESCRIPTIONS Dec 31, 2023 Adjustment
2023
US$ US$ US$
NET SALES 3.479.018 3.479.018
COST OF GOODS SOLD (2.346.974) 4.194 (2.342.780)
GROSS PROFIT 1.132.044 4.194 1.136.238
OPERATING EXPENSES
SELLING (194.090) (194.090)
GENERAL AND ADMINISTRATIVE (150.229) (146) (150.375)
TOTAL OPERATING EXPENSES (344.319) (146) (344.465)
INCOME FROM OPERATIONS 787.725 4.048 791.773
OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME 32.695 32.695
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE 858 858
INTEREST EXPENSE (296.482) (296.482)
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net (24.535) (24.535)
OTHERS - net 49.390 49.390
TOTAL OTHER CHARGES - net (238.074) - (238.074)
PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE 549.651 4.048 553.699
INCOME TAX EXPENSE (138.228) (923) (139.151)
NET PROFIT 411.423 3.125 414.548
Beginning RE 3.397.456 3.397.456
Income Tax -
Dividen kas (18.544) (18.544)
Penyesuaian PSAK -
Non Controlling Interest 39 39
Ending RE 3.790.374 3.125 3.793.499
Page 86
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets Proforma
(in thousand USD)
Proforma Dec
DESCRIPTIONS Dec 31, 2023 Adjustment
31, 2023
US$ US$ US$
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents
Third parties 1.397.299 (106.507) 1.290.792
Related party 2.730 2.730
Trade receivables
Third parties - net 415.986 415.986
Related parties 1.279.357 1.279.357
Other receivables
Third parties 9.141 9.141
Inventories 369.626 8.660 378.286
Advances 719.395 475 719.870
Prepaid expenses 106.862 1.208 108.070
Prepaid taxes 31.806 10.980 42.786
Other current assets
Third parties 1.285.273 1.285.273
Related party 6.358 6.358
TOTAL CURRENT ASSETS 5.623.833 (85.184) 5.538.649
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net 58.665 58.665
Advances to related party - net 281.016 281.016
Investment in an associate 13.121 13.121
Right of Use Assets - net Accum Depre 30.534 30.534
Fixed assets - net 3.299.455 88.309 3.387.764
Advances for purchase of fixed assets - third parties 809.607 809.607
Other non-current assets 8.907 8.907
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 4.501.305 88.309 4.589.614
TOTAL ASSETS 10.125.138 3.125 10.128.263
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans 1.057.912 1.057.912
Short-term Musyarakah Financing 21.082 21.082
Trade payables
Third parties 227.985 227.985
Related parties 23.977 23.977
Other payables - thirrd parties 25.808 25.808
Accrued expenses 56.325 56.325
Taxes payable 40.431 40.431
Current maturities of long-term liabilities
Lease Liabilities 10.959 10.959
Long Terms Bank Loans - third parties 161.315 161.315
Long Terms Murabahah and Musyarakah - third parties 56.436 56.436
Notes Payables 53 53
Long-term Loans 16.963 16.963
Bonds payable 349.304 349.304
Sukuk Mudharabah 74.003 74.003
TOTAL CURRENT LIABILITIES 2.122.553 - 2.122.553
NON-CURRENT LIABILITIES
Due to related parties 20.404 20.404
Deferred tax liabilities - net 221.365 221.365
Employee benefits liabities 52.693 52.693
Long-term liabilities - net of current maturities:
Lease Liabilities 33.996 33.996
Long Terms Bank Loans - third parties 386.168 386.168
Long Terms Murabahah and Musyarakah - third parties 42.811 42.811
Notes Payables 699 699
Long-term Loans 13.872 13.872
Bonds payable 923.577 923.577
Sukuk Mudharabah 306.948 306.948
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES 2.002.533 - 2.002.533
TOTAL LIABILITIES 4.125.086 - 4.125.086
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares 2.189.016 2.189.016
Additional paid-in capital - net 5.883 5.883
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities 14.315 14.315
Retained earnings
Appropriated 37.000 37.000
Unappropriated 3.753.374 3.125 3.756.499
Equity attributable to owners of the parent 5.999.588 3.125 6.002.713
Non-controling interest 464 464
Total Equiity 6.000.052 3.125 6.003.177
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 10.125.138 3.125 10.128.263
Page 87
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Cash Flow Proforma
(in thousand USD)
Proforma
Dec 31,
DESCRIPTIONS Adjustment Dec 31,
2023
2023
US$ US$ US$
Total Cash Flow form Operating 862.805 (14.489) 862.805
Cash Flow for Investing (728.951) (92.018) (820.969)
CashFlow from Financing 1.624 - 1.624
Increase (Decrease) in Cash 134.595 (106.507) 28.088
Beginning Cash 1.265.434 - 1.265.434
Ending Cash 1.400.029 (106.507) 1.293.522
Analisis Kewajaran
Nilai Rencana Transaksi (dalam Jutaan Rupiah) Hasil Penilaian Aset (dalam Jutaan Rupiah) %
1.515.550 1.550.900 -2,28%
(35.350)
Page 88
Kurs Transaksi 29-Dec-2023 NO Mata Uang Nilai Kurs Jual Kurs Beli 1 AUD 1 10622,06 10508,69 2 BND 1 11773,75 11649,52 3 CAD 1 11748,75 11628,32 4 CHF 1 18470,53 18278,03 5 CNH 1 2179,51 2157,59 6 CNY 1 2180,59 2158,74 7 DKK 1 2310,81 2287,48 8 EUR 1 17228,3 17050,74 9 GBP 1 19862,13 19658,36 10 HKD 1 1982,61 1962,8 11 JPY 100 11010,65 10898,76 12 KRW 1 12,03 11,91 13 KWD 1 50479,21 49960,65 14 LAK 1 0,76 0,74 15 MYR 1 3360,75 3323,71 16 NOK 1 1538,31 1522,26 17 NZD 1 9848,95 9744,82 18 PGK 1 4288,48 3985,05 19 PHP 1 279,2 276,33 20 SAR 1 4131,49 4089,72 21 SEK 1 1561,8 1546,04 22 SGD 1 11773,75 11649,52 23 THB 1 454,34 449,43 24 USD 1 15493,08 15338,92 15416 25 VND 1 0,64 0,63
Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT INDAH KIAT PULP
p.1 ×83
unresolved
org
PAPER TBK
p.1 ×83
unresolved
person
H. Thamrin
p.1 ×5
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×5
unresolved
person
Lidia
p.2 ×3
unresolved
org
Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
p.2
unresolved
org
KJPP Pung’s Zulkarnain.
p.4 ×4
unresolved
org
KJPP Pung’s Zulkarnain. Selisih
p.7 ×3
unresolved
org
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN Lidia S.T.
p.8
unresolved
person
Lidia S.T., MM., MAPPI (Cert)
· Partner
p.8
unresolved
org
KJPP TOBING PANUTURI DAN REKAN Pendapat Kewajaran
p.11 ×59
unresolved
—
Identit
· Penilai
p.11 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13 ×26
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.15
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.15
unresolved
org
Bapepam
p.19 ×2
unresolved
org
Y. Santosa dan Rekan
p.20 ×5
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.20 ×3
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.21 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.21 ×5
unresolved
org
KJPP TOPAZ
p.25
unresolved
person
Ridwan Suselo
· Notaris
p.26
unresolved
person
Linda Herawati
p.27
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.28 ×2
unresolved
person
Hannywati Gunawan
p.28
unresolved
person
Dr. Ing. Evita Herawati Legowo
p.29 ×2
unresolved
person
Ir. F. X. Sutijastoto
p.29
unresolved
person
Dr. Hendrikus Passagi
p.29 ×2
unresolved
person
Dr. Hermawan Tarjono
p.29
unresolved
person
M.M. Immanuel Taurix Riyadi Tutuko
p.30 ×2
unresolved
person
Marzuki
p.31
unresolved
person
Marlin Sutanto
p.31
unresolved
org
Bank Indonesia. Inflasi
p.37
unresolved
org
Pusat Statistik
p.41
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.41
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.41
unresolved
org
Pusat Statistik Laju Pertumbuhan Kumulatif Industri Kertas dan Barang
p.42
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.273
10929 ms
12 Sep 2026 23:05
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': 'Lidia, S.T., M.M., MAPPI (Cert)',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'AFFILIATED',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '26'}