Back to announcement
LK Konsolidasi Interim per 31 Maret 2024.pdf
Financial statement Text extracted LAPDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 53
Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TANGGAL 31 MARET 2024 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT) d1/April 30, 2024 paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 6
Page 3
Page 4
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Maret Desember
Catatan 2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank 4 33.879.740.218 30.519.731.235
Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 14.350.000.000 9.850.000.000
Piutang Usaha
Pihak Berelasi 6 4.785.674.999 3.357.428.581
Pihak Ketiga 6 11.009.395.865 27.192.588.646
Piutang Lain-lain
Pihak Berelasi 7 629.087.500 6.449.098.069
Pihak Ketiga 7 9.880.874.322 9.267.033.211
Persediaan 8 20.890.263.080 18.169.772.204
Jumlah Aset Lancar 95.425.035.984 104.805.651.945
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap 9 95.333.336.535 96.509.208.550
Aset Hak-Guna 10 803.094.965 838.012.137
Uang Jaminan 11 27.977.500 27.977.500
Investasi pada Obligasi 12 995.000.000 995.000.000
Aset Pajak Tangguhan 13c 430.977.019 424.162.536
Jumlah Aset Tidak Lancar 97.590.386.018 98.794.360.723
JUMLAH ASET 193.015.422.002 203.600.012.669
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 17 41.020.160.819 41.789.333.105
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 18 10.845.664.865 17.363.886.854
Pihak Ketiga 18 1.829.581.856 1.411.221.974
Beban Akrual 19 1.054.831.455 1.090.162.287
Utang Bank 14 22.209.636.099 23.651.641.286
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank 15 17.995.025.110 16.575.073.057
Utang Pajak 13a 424.524.184 9.488.430
Bagian Lancar Pinjaman Jangka Panjang
Utang Pembelian Aset Tetap 20 281.724.376 400.602.376
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 16 128.778.715 128.778.715
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 95.789.927.480 102.420.188.085
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -1-
Page 5
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Maret Desember
Catatan 2024 2023
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Jatuh Tempo
Dalam Satu Tahun:
Utang Pembelian Aset Tetap 20 946.627.180 946.627.180
Liabilitas Sewa Jangka Panjang kepada
Pihak Berelasi 16 787.774.914 787.774.914
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 18 54.550.000.000 54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja 21 1.277.552.069 1.223.473.896
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 57.561.954.162 57.507.875.990
JUMLAH LIABILITAS 153.351.881.642 159.928.064.075
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp100 per saham
Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
Ditempatkan dan Disetor
3.966.350.139 saham 22 396.635.013.900 396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor 23 32.548.364.560 32.548.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain 27 1.021.045.552 1.016.200.361
Akumulasi Rugi (449.141.847.475) (446.907.649.945)
Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk (18.937.423.464) (16.708.071.124)
Kepentingan Non-Pengendali 24 58.600.963.825 60.380.019.719
JUMLAH EKUITAS (DEFISIENSI MODAL) 39.663.540.359 43.671.948.594
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
(DEFISIENSI MODAL) 193.015.422.002 203.600.012.669
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -2-
Page 6
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2024 2023
PENJUALAN 25 45.655.985.581 -
BEBAN POKOK PENJUALAN 26 (46.716.015.473) -
LABA BRUTO (1.060.029.892) -
BEBAN USAHA
Beban Umum dan Administrasi 29 (2.664.828.138) (439.459.665)
Pendapatan Lain-lain - Bersih 30 485.637.434 -
Beban Bunga Keuangan 31 (781.823.652) (862.868)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (4.021.044.248) (440.322.533)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan 13b 6.814.483 -
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN (4.014.229.765) (440.322.533)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
POS YANG TIDAK AKAN
DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
Pengukuran Kembali Program
Imbalan Pasti 27 5.821.532 24.443.750
Pajak Penghasilan Terkait 13 - -
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN (4.008.408.233) (415.878.783)
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN
BERJALAN YANG DAPAT
DISTRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk (2.234.197.530) (440.322.533)
Kepentingan Non-Pengendali 24 (1.780.032.235) -
JUMLAH (4.014.229.765) (440.322.533)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk (2.229.352.339) (415.878.783)
Kepentingan Non-Pengendali 24 (1.779.055.894) -
JUMLAH (4.008.408.233) (415.878.783)
LABA (RUGI) PER SAHAM 28 (1,01) (0,11)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -3-
Page 7
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Defisiensi Modal yang
Pengukuran Akumulasi Rugi Dapat Distribusikan
Tambahan Kembali Tidak Ditentukan kepada Pemilik Kepentingan Jumlah
Modal Saham Modal Disetor Imbalan Pasti Penggunaannya Entitas Induk Non-Pengendali Defisiensi Modal
Saldo per 1 Januari 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 995.282.505 (445.604.072.929) (15.425.411.963) - (15.425.411.964)
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (440.322.533) (440.322.533) - (440.322.533)
Efek Konsolidasian - - - - - - -
Penghasilan Komprehensif Lain - - 24.443.750 - 24.443.750 - 24.443.750
Saldo per 31 Maret 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 1.019.726.255 (446.044.395.462) (15.841.290.746) - (15.841.290.747)
Saldo per 1 Januari 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 995.282.505 (445.604.072.929) (15.425.411.963) - (15.425.411.964)
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (1.303.577.016) (1.303.577.016) (2.851.612.612) (4.155.189.628)
Efek Konsolidasian - - - - - 63.227.230.872 63.227.230.872
Penghasilan Komprehensif Lain - - 20.917.856 - 20.917.856 4.401.458 25.319.314
Saldo per 31 Desember 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 1.016.200.361 (446.907.649.945) (16.708.071.124) 60.380.019.719 43.671.948.594
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (2.234.197.530) (2.234.197.530) (1.780.032.235) (4.014.229.765)
Penghasilan Komprehensif Lain - - 4.845.191 - 4.845.191 976.341 5.821.532
Saldo per 31 Maret 2024 396.635.013.900 32.548.364.560 1.021.045.552 (449.141.847.475) (18.937.423.464) 58.600.963.825 39.663.540.359
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -4-
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 6, 25 60.410.931.943 -
7,8,9,10,13b,17,
Pembayaran Kas kepada Pemasok 18, 20,26,27,29 (43.252.694.947) -
Pembayaran Kas kepada Karyawan 21, 29 (1.590.105.923) (118.950.000)
13a,13b,16,19,21,
Pembayaran Beban Lainnya 27,29,30,31 (161.023.315) (857.720.532)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 31 (781.823.652) (862.868)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan Untuk)
dari Aktivitas Operasi 14.625.284.106 (977.533.400)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 (4.500.000.000) -
Perolehan Aset Tetap 9,29 (225.000.000) (18.059.530)
Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Investasi (4.725.000.000) (18.059.530)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Pinjaman dari Bank
Utang Bank
Penerimaan 14 7.806.628.462 -
Pembayaran 14 (9.248.633.649) -
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
Penerimaan 15 29.260.954.046 -
Pembayaran 15 (27.841.001.993) -
Penerimaan Pinjaman dari Pihak Berelasi 18 - 1.010.710.000
Pembayaran Pinjaman dari Pihak Berelasi 18 (6.518.221.989) -
Penerimaan Pinjaman dari Pihak Ketiga 29 - (8.885.000)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (6.540.275.123) 1.001.825.000
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN BANK 3.360.008.983 6.232.070
KAS DAN BANK AWAL TAHUN/ PERIODE 30.519.731.235 36.553.333
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN/ PERIODE 33.879.740.218 42.785.403
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
201- 5 -
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
didirikan berdasarkan Akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
2023.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara
lain meliputi bidang aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus
pada aktivitas Perusahaan Holding dan aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia
Afrika Lot 19, Senayan, Jakarta Pusat.
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
masing-masing adalah 116 karyawan.
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rustono Fulia
Komisaris : Bobby Alianto
Komisaris Independen : Frans Saul Noija
Dewan Direksi
Direktur Utama : Bambang Rahardja Burhan
Direktur : Yehezkiel Fulia
Komite Audit
Ketua : Frans Saul Noija
Anggota : Elisabet Yunia Astriani
Anggota : Chintya Rusli
Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
International Tbk No. 02/SK/DEKOM/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 04/SK/DIR/VI/2023 tanggal
7 Juni 2023 Perusahaan menetapkan Lidiawati sebagai Audit Internal.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKEP/HRD-
DIR/IV/2015 tanggal 28 April 2015 Perusahaan menetapkan Alie Budi Susanto sebagai Sekretaris
Perusahaan.
-6-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.
Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha Layman Holding Pte Ltd dengan Tn. Leo Andyanto
sebagai pengendali terakhir.
1.c. Entitas Anak
Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham entitas anak sebagai berikut:
Jumlah Aset Persentase Tahun
Entitas Anak Domisili Sebelum Eliminasi Kepemilikan Pendirian
PT Rusindo Eka Raya Indonesia 193.972.792.224 51% 1999
Sumatera Energy Capital Pte., Ltd Singapura - 100% 2006
PT Asta Keramasan Energi *) Indonesia - 60% 2005
*) Kepemilikan Tidak Langsung sebesar 60% melalui Sumatera Energy Capital Pte., Ltd
PT Rusindo Eka Raya (RER)
RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
besar bahan makanan dan minuman.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
Internasional sebesar 15.333 saham.
PT Rusindo Eka Raya (RER), entitas anak, RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris
John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal 17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal 2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang
dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan besar bahan makanan dan minuman.
Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14. 740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.
Dari akuisisi tersebut mencatat sebagai keuntungan pembelian dengan diskon, pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember
2023.
Pada tanggal akuisisi RER, nilai wajar aset bersih dan nilai yang dibayarkan sebagai berikut:
Rupiah
Nilai Wajar Aset Bersih 60.333.000.000
Nilai Kas yang Dikeluarkan pada Saat Akuisisi 58.000.000.000
Pembelian dengan Diskon (Gain on Purcahse Bargain) 2.333.000.000
-7-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sumatera Energy Capital Pte. Ltd (SEC)
Pada tanggal 14 Pebruari 2008, Perusahaan mengakuisisi 100% kepemilikan saham SEC dengan
biaya perolehan sebesar Rp 16.362.500.000. SEC berkedudukan di Singapura. Kantor SEC
terletak di 10 Anson Road #03-05 International Plaza, Singapore.
PT Asta Keramasan Energi (AKE)
AKE didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris Hannywati Gunawan, S.H., No. 55 tanggal
30 November 2004. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-01759.HT.01.01.TH.2005 tanggal
20 Januari 2005. AKE berkedudukan di Jakarta dengan kegiatan utama dalam bidang konstruksi
dan pengoperasian di bidang pembangkit listrik. Lokasi proyek terletak di kota Medan, Palembang
dan Pontianak. AKE sudah tidak beroperasi sejak tahun 2021.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham No. 15, tanggal 29 November
2021 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., modal ditempatkan dan disetor sebesar
Rp 569.500.000. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
No. AHU-0210430.AH.01.11 Tahun 2021, tanggal 29 November 2021.
Berdasarkan Pengesahan Akta Perubahan Direksi Akta Notaris No. 10, tanggal 17 Mei 2023 yang
dibuat oleh Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., M.KN, berkedudukan di Kabupaten Karawang,
mengenai perubahan direksi dan komisaris. Akta perubahaan ini telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Persetujuan dengan
No.AHU-0098870.AH.01.11 Tahun 2023, tanggal 29 Mei 2023.
1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
Indonesia.
Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan
penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
sebesar Rp 45.256.680.
Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
Rabu tanggal 1 November 2023.
-8-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tangga 29 Maret 2024.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Pada tanggal 1 Januari 2023, Perusahaan menerapkan amendemen dan penyesuaian standar
akuntansi yang relevan dengan pelaporan keuangan Perusahaan dan efektif berlaku sejak tanggal
tersebut, sebagai berikut:
Amendemen PSAK 201, ”Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang”
Amendemen menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan liabilitas sebagai jangka pendek
atau jangka panjang. Amendemen tersebut menjelaskan:
• Apa yang dimaksud dengan hak untuk menangguhkan penyelesaian;
• Bahwa hak entitas untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas harus ada pada akhir periode
pelaporan;
• Klasifikasi tersebut tidak terpengaruh oleh kemungkinan bahwa entitas akan menggunakan
haknya untuk menangguhakan penyelesaian liabilitas;
• Hanya jika suatu derivatif melekat dalam liabilitas konvertibel merupakan instrumen ekuitas
saja, penggunaaan frasa liabilitas tidak akan memengaruhi klasifikasinya.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2023 dan harus diterapkan secara retrospektif.
Perusahaan saat ini sedang menilai dampak amendemen terhadap praktik saat ini dan apakah
negosiasi ulang atas perjanjian pinjaman yang ada mungkin diperlukan. Penerapan lebih dini
diperkenankan.
-9-
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Amendemen PSAK 201, ”Penyajian Laporan Keuangan” – Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
Amendemen tersebut mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan ”informasi kebijakan akuntansi
material” yang sebelumnya ”kebijakan akuntansi signifikan” dan mengklarifikasi bahwa tidak
seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material
lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.
Amendemen PSAK 208, ”Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”
tentang Definisi ”Estimasi Akuntansi” dan Penjelasannya
Amendemen ”Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan” – definisi
estimasi akuntansi mengklarifikasi bagaimana Perusahaan membedakan perubahan kebijakan
akuntansi dari perubahan estimasi akuntansi. Perbedaan ini penting, karena perubahan estimasi
akuntansi diterapkan secara prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa depan
lainnya, sedangkan perubahan kebijakan akuntansi umumnya diterapkan secara retrospektif
terhadap transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu lainnya serta periode berjalan.
Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” – Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
Timbul dari Transaksi Tunggal
Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” – pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang
timbul dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi
dimana pada pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat
dikurangkan dalam jumlah yang sama.
Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban
pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan.
Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” – Reformasi Pajak Internasional – Ketentuan Mode
Pilar Dua
Amendemen PSAK 212 ini diperkenalkan sebagai tanggapan terhadap aturan Model Pilar Dua
yang diterbitkan oleh Organisasi Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi atau Organization for
Economic Co-operation and Development (OECD), dan mencakup:
• Pengecualian atas pengakuan dan pengungkapan informasi mengenai aset dan liabilitas
pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan Pilar Dua;
• Persyaratan pengungkapan bagi entitas yang terkena dampak untuk membantu pengguna
laporan keuangan lebih memahami eksposur entitas terhadap pajak penghasilan Pilar Dua
yang timbul dari undang-undang tersebut, terutama sebelum tanggal berlakunya undang-
undang tersebut.
Pengecualian tersebut – yang penggunaannya harus diungkapkan – segera berlaku saat
penerbitan amendemen ini. Persyaratan pengungkapan lainnya berlaku untuk periode pelaporan
tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023.
Pada tanggal 31 Maret 2024, Perundang-undangan terkait pajak penghasilan Pilar Dua belum
diberlakukan atau secara substantif belum diberlakukan di Indonesia tempat Perushaan
beroperasi. Perusahaan masih dalam proses melakukan penilaian atas potensi eksposur pajak
penghasilan Pilar Dua. Potensi eksposur pajak penghasilan Pilar Dua, jika ada, saat ini tidak
diketahui atau dapat diperkirakan secara wajar.
Amendemen PSAK 216 ”Aset Tetap” tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan.
Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan sehingga harus diakui dalam laporan
laba rugi.
- 10 -
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
konsolidasian. kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
rugi konsolidasian.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
bank dan piutang lain-lain.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.
Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.
- 11 -
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
melalui penghasilan komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan.
Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang
dagang dan aset keuangan lainnya.
- 12 -
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
2.f. Dasar Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
disebutkan di atas.
Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
sebelumnya.
Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak
dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
mengendalikan entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Grup.
Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.
Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.
- 13 -
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan
nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan pada
saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.
2.g. Kombinasi Bisnis
Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
relevan.
Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
diskon.
Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
yang ada pada tanggal akuisisi.
- 14 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
2.h. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
dijabarkan kembali.
Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
Bank Indonesia adalah sebagai berikut:
2024 2023
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.797 15.416
2.i. Transaksi Pihak Berelasi
Pihak-Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain).
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
- 15 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian.
2.j. Kas dan Bank
Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi penggunaannya.
2.k. Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 16, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.
Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai (jika ada).
Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
secara andal.
Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Kendaraan 4
Inventaris Kantor dan Gudang 4
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.
- 16 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.
2.l. Aset Hak-Guna
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung awal
yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi
insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan aset
pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penuruan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan selama
estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak - Guna Masa Manfaat
Tanah 2 tahun
Gudang dan Ruko 3 tahun
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk aset
bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam
laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
kas atas aset.
- 17 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.
Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.
2.n. Imbalan Pascakerja
Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya sesuai
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Tidak terdapat pendanaan yang
disisihkan oleh Grup sehubungan dengan imbalan pascakerja ini.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan
penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran
kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika
ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan dalam
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di
ekuitas dan tidak akan direklas ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode
amandemen program. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode
imbalan pasti dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan
sebagai berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
dan penyelesaian).
• Beban atau pendapatan bunga neto.
• Pengukuran kembali.
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan
kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan
defisit atau surplus aktual dalam program imbalan pasti Grup. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.
2.o. Provisi dan Kontijensi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomis dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
diperoleh.
- 18 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Mulai tanggal 1 Januari 2020, Grup melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan
pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
ke pelanggan.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang dan
tingkat bunga yang berlaku.
Biaya dan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
2.q. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
biasa yang dibeli kembali.
Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.
- 19 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.r. Biaya Emisi Saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
disetor dalam laporan posisi keuangan.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
menentukan nilai sekarang.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.
Manfaat Karyawan
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
dalam Catatan 21.
- 20 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di
atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 9.
4. KAS DAN BANK
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kas 6.817.163 3.139.937
Bank
Bank OCBC NISP 2.833.232.564 30.987.248
Bank Central Asia 1.025.943.139 367.376.957
Bank CIMB Niaga 287.465.305 379.015.544
Bank Panin Indonesia 7.748.258 10.511.722
Bank Danamon - 10.166.038
Sub Jumlah 4.154.389.266 798.057.509
Deposito Berjangka
Bank CIMB Niaga 16.924.756.677 16.924.756.677
Bank Pan Indonesia 6.253.547.808 6.253.547.808
Bank Danamon 4.530.000.000 4.530.000.000
Bank OCBC Indonesia 2.000.000.000 2.000.000.000
Sub Jumlah 29.708.304.485 29.708.304.485
Reksadana
Bank BCA 10.229.304 10.229.304
Sub Jumlah 10.229.304 10.229.304
Jumlah 33.879.740.218 30.519.731.235
Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 deposito berjangka pada Bank CIMB Niaga
digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 14).
Pada tahun 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, deposito berjangka pada Bank Danamon
digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 14).
- 21 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Deposito Berjangka tersebut akan diperbarui secara otomatis dengan perjanjian sebagai berikut:
a) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000001
• Nominal : Rp 840.579.654,88
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Desember 2023 – 28 Maret 2024
• Suku Bunga : 4,63%
b) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000002
• Nominal : Rp 4.202.898.274,43
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Desember 2023 – 28 Maret 2024
• Suku Bunga : 4,63%
c) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000003
• Nominal : Rp 840.579.654,88
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Desember 2023 – 28 Maret 2024
• Suku Bunga : 4,63%
d) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 27 Februari 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5001678206000001
• Nominal : Rp 5.955.389.928,50
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27 Februari 2023 – 27 Februari 2024
• Suku Bunga : 4,75%
e) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka nomor pelanggan 11280000133915
tanggal 27 Desember 2023:
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No.5001678206000002
• Nominal : Rp 5.085.309.164,77
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27 Desember 2023 –
27 Desember 2024
• Suku Bunga : 4,50%
f) Berdasarkan Pemberitahuan Pembuatan Deposito Berjangka tanggal 28 September 2022:
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 003650526811
• Nominal : Rp 1.500.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 28 September 2022 – 28 September
2023
• Suku Bunga : 2,5%
- 22 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
g) Berdasarkan pemberitahuan pembuatan deposito berjangka tanggal 28 September 2023:
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 3650526811
• Nominal : Rp 1.530.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 28 September 2023 – 28 September
2024
• Suku Bunga : 4,75%
h) Berdasarkan pemberitahuan pembuatan deposito berjangka tanggal 27 September 2023:
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 3668482684
• Nominal : Rp 3.000.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27 September 2023 – 27 September
2024
• Suku Bunga : 4,75%
i) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka tanggal 13 Juni 2023:
• No. Deposito Berjangka : OCBC NISP 130820096720
• Nominal : Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 13 Juni 2023 – 13 September 2023
• Suku Bunga : 4,50%
j) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan deposito berjangka tanggal 13 Juni 2023:
• No. Deposito Berjangka : OCBC NISP 130820096720
• Nominal : Rp 2.036.261.515
• Jangka Waktu : 9 bulan terhitung mulai tanggal 13 Juni 2023 – 13 Maret 2024
• Suku Bunga : 4,50%
k) Berdasarkan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 19 Februari 2024:
• No. Deposito Berjangka : Pan Indonesia 0327012
• Nominal : Rp 6.253.547.808,13
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 15 Februari 2024 – 15 Mei 2024
• Suku Bunga : 4,25%
Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:
• Reksadana : Batavia Dana Kas Maxima
• Jumlah Unit : 5.966,8007
• NAB/Unit Beli Rata-rata : 1.675,9400
• NAB/Unit Pasar : 1.714,3700
• Tanggal NAB/Unit Pasar : 29 Desember 2023
• Nilai Modal : Rp 9.999.999,97
• Nilai Pasar : Rp 10.229.304,12
5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Bank Pan Indonesia 14.350.000.000 9.850.000.000
Jumlah 14.350.000.000 9.850.000.000
- 23 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening Bank Garansi pada Bank Panin. Bank tersebut
untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Perjanjian akan diperbarui setiap
awal tahun dengan perjanjian sebagai berikut:
a) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100211222BG0002 Tanggal 20 Desember 2023 perihal Bank
Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100211222BG0002
• Nominal : Rp 750.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 19-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
b) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100050419BG004-0010 Tanggal 20 Desember 2023 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100050419BG004-0009
• Nominal : Rp 900.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 19-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
c) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100050419BG003-0010 Tanggal 20 Desember 2023 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100050419BG003-0009
• Nominal : Rp 650.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 19-12-2023 s/d 23-04-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
d) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100200922BG0001-0002 Tanggal 20 Desember 2023 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100200922BG0001 - 0001
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 19-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Foods Manufacture
e) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100050419BG0002-010 Tanggal 20 Desember 2023 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100050419BG0002-010
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 19-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Foods Manufacture
f) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100201223BG0001 Tanggal 20 Desember 2023 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100201223BG0001
• Nominal : Rp 400.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 20-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Foods Manufacture
- 24 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
g) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100201223BG0002 Tanggal 20 Desember 2023 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100201223BG0002
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 20-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Asia Sakti Foods Manufacture
h) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100150419BG002-0010 Tanggal 20 Desember 2023 perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100150419BG002-0009
• Nominal : Rp 1.250.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 20-12-2023 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Energizer Indonesia
i) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100160124BG0002 Tanggal 20 Desember 2023 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100160124BG0002
• Nominal : Rp 400.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 16-1-2024 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Charoen Pokphand Indonesia
j) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100160124BG0001 Tanggal 16 Januari 2024 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100160124BG0001
• Nominal : Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 16-1-2024 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Fokus Ritel Nusaprima
k) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100100124BG0001 Tanggal 10 Januari 2024 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100160124BG0001
• Nominal : Rp 1.500.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 10-1-2024 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari
l) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100100124BG0001 Tanggal 21 Februari 2024 perihal Persetujuan
Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100160124BG0001
• Nominal : Rp 5.000.000.000
• Jangka Waktu : 1 bulan terhitung mulai tanggal 21-02-2024 s/d 23-03-2024
• Prinsipal : PT Fokus Ritel Indoprima
- 25 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
6. PIUTANG USAHA
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi
Ruscomart Online 4.820.421.932 3.392.175.514
Sub Jumlah 4.820.421.932 3.392.175.514
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (34.746.933) (34.746.933)
Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih 4.785.674.999 3.357.428.581
Pihak Ketiga
CV Raya Dipta Swastika 1.465.504.241 4.841.029.180
Toko Susu Pasir Jaya 945.079.284 2.698.304.678
Toko Natasha Susu 559.516.001 300.492.106
PT Jaya Putra Panipahan 544.310.386 1.180.207.057
Sejadah Grocery 544.234.500 -
PT Gaya Poetra Bangkit 474.140.415 -
PT Scorpicanus Gepi Jovindo 442.789.179 349.779.778
Toko Susu CS 418.871.160 1.696.353.717
Toko Yopie 297.919.592 311.312.425
PT Warung Sejahtera Maju Makmur 278.069.525 539.998.173
PT Pelanduk Jaya Bersama 270.999.965 393.152.085
PT Niceso Sukses Indonesia 233.469.169 229.448.046
Tk Murni Jaya 220.990.261 -
PT Bianca Jaya Abadi 175.631.253 -
Deraman 174.757.929 -
Global Susu Ciputat 170.587.935
Natasha Citra II 163.613.920 593.783.809
CV Cahaya Terang 142.842.743 181.102.956
PT Bintang Inti Abadi 123.190.637
PT Win Cemerlang Distribusindo 113.032.506 588.188.984
Toko Mitra Harmoni - 1.005.611.344
Global Susu CBD Ciledug - 273.783.382
CV Vio Jaya - 268.604.451
Baby Wise Shop - 253.804.216
PT Senyum Pesona Timur - 238.243.626
CV Sinar Laris Abadi - 189.541.175
Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000) 4.493.448.361 12.303.450.555
Sub Jumlah 12.252.998.962 28.436.191.743
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1.243.603.097) (1.243.603.097)
Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih 11.009.395.865 27.192.588.646
Jumlah 15.795.070.864 30.550.017.227
Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Belum Jatuh Tempo 1.794.734.609 4.023.516.385
Jatuh Tempo
30 hari 9.257.666.126 16.662.243.423
31 - 60 hari 2.174.569.483 2.201.356.986
61 - 90 hari 533.531.376 3.757.370.179
> 90 hari 3.312.919.300 5.183.880.284
Jumlah 17.073.420.894 31.828.367.257
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (1.278.350.030) (1.278.350.030)
Jumlah Bersih 15.795.070.864 30.550.017.227
- 26 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo Awal RER 1.278.350.030 1.011.065.932
Penambahan Pencadangan - 267.284.098
Jumlah 1.278.350.030 1.278.350.030
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang perusahaan menggunakan model kerugian kredit
ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang tersebut.
Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih.
7. PIUTANG LAIN-LAIN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi
PT Rusco Online Distribusi 629.087.500 680.377.500
Rustono Fulia - 5.768.720.569
Sub Jumlah 629.087.500 6.449.098.069
Pihak Ketiga
Principle DCV 6.807.215.297 7.968.814.220
Principle MRV 2.918.007.708 1.142.567.674
Karyawan 141.307.567 141.307.567
Bunga Obligasi 14.343.750 14.343.750
Sub Jumlah 9.880.874.322 9.267.033.211
Jumlah 10.509.961.822 15.716.131.280
Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan RER yang dilakukan tanpa bunga dan berjangka waktu
kurang dari 12 bulan.
Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor RER atas
program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
Perusahaan.
Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh
Perusahaan kepada pemasok.
Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER untuk
keperluan modal PT Rusco Online Distribusi yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka
waktu selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2024.
- 27 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
8. PERSEDIAAN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kebutuhan Ibu dan Anak 17.866.175.844 11.045.916.729
Peralatan Elektronik 1.654.393.101 2.873.176.350
Makanan dan Minuman 1.369.694.135 4.250.679.125
Jumlah 20.890.263.080 18.169.772.204
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen Grup
berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai dan persediaan usang pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Grup dan tidak terdapat persediaan yang
dikonsinyasikan kepada pihak lain.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 seluruh persediaan Grup diasuransikan kepada
PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk. dengan nomor polis 36011024000012 dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp 9.500.000.000 dengan jangka waktu sejak 19 Desember 2023 sampai dengan 19 Desember
2024.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan diikat dengan fidusia digunakan sebagai
jaminan utang bank (Catatan 14).
Persediaan lain-lain tersebut adalah barang konsumsi pendamping atau barang pokok yang terdiri dari
kebutuhan dapur, bumbu masak dan amunitis.
9. ASET TETAP
31 Maret 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 25.033.113.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 1.563.400.953 - - 1.563.400.953
Kendaraan 8.864.829.834 225.000.000 - 9.089.829.834
Jumlah 107.376.073.787 225.000.000 - 107.601.073.787
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 2.925.211.300 1.210.780.400 - 4.135.991.700
Peralatan Kantor 1.525.122.269 8.870.832 - 1.533.993.101
Kendaraan 6.416.531.668 181.220.783 - 6.597.752.451
Jumlah 10.866.865.237 1.400.872.015 - 12.267.737.252
Nilai Buku 96.509.208.550 95.333.336.535
31 Desember 2023
Dampak
Saldo Awal Akuisisi Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah - 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 817.505.000 24.215.608.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 152.233.200 1.393.108.223 18.059.530 - 1.563.400.953
Kendaraan - 7.126.829.834 1.738.000.000 - 8.864.829.834
Jumlah 969.738.200 104.650.276.057 1.756.059.530 - 107.376.073.787
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 817.505.000 896.925.900 1.210.780.400 - 2.925.211.300
Peralatan Kantor 152.233.200 1.290.578.139 82.310.930 - 1.525.122.269
Kendaraan - 5.747.596.785 668.934.883 - 6.416.531.668
Jumlah 969.738.200 7.935.100.824 1.962.026.213 - 10.866.865.237
Nilai Buku - 96.715.175.233 96.509.208.550
- 28 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban Pokok Penjualan (Catatan 26) 1.399.822.016 1.957.878.700
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 29) 1.049.999 4.147.513
Jumlah 1.400.872.015 1.962.026.213
RER memiliki aset tanah pada 31 Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut:
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 121 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 3.224 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 121 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 2.770 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamabil,
Kec.Legok,Tangerang dengan luas 1.390 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 195 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 601 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
dengan luas 363 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.011 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.366 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.965 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.220 m 2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 m2.
• Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 m2.
Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn.,
tanggal 19 Maret 2024 dengan rincian:
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 04/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 80/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 05/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 81/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 15/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 87/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 07/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 89/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 08/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 90/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 06/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 88/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 14/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 86/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 09/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 91/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 10/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 82/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 11/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 83/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 12/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 84/2022.
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 13/NOT/III/2024 dengan Akta Jual-Beli No. 85/2022.
- 29 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan ini, Sertifikat Hak Guna Bangunan atas bidang
tanah dan bangunan berdasarkan Akta Jual-Beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor
Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan
Pertimbangan Teknis (PERTEK).
Aset berupa kendaraan diasuransikan ke PT Mistsui Leasing Capital terhadap kecelakaan dengan jumlah
pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.738.000.000 pada tanggal 31 Desember 2023.
10. ASET HAK-GUNA
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Harga perolehan 1.396.686.896 1.341.686.896
Akumulasi Penyusutan (593.591.931) (503.674.759)
Jumlah 803.094.965 838.012.137
RER mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1860 m2 atas nama
Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
Rp 180.000.000 per tahun.
Sehubungan dengan perjanjian sewa-menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
• Perjanjian sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
menyewakan dan penyewa.
• Penyewa dilarang menggunakan Objek Sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana
disepakati pada Perjanjian Sewa.
• Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, Penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
izin dan persetujuan tertulis dari Pihak pertama.
• Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.
Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban Pokok Penjualan (Catatan 26) 34.917.172 139.668.690
Jumlah 34.917.172 139.668.690
11. UANG JAMINAN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Sewa Kantor 27.977.500 27.977.500
Jumlah 27.977.500 27.977.500
- 30 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
12. INVESTASI PADA OBLIGASI
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Bank OCBC NISP 995.000.000 995.000.000
Jumlah 995.000.000 995.000.000
Merupakan investasi RER pada obligasi yang diperoleh melalui Bank OCBC NISP dengan rincian sebagai
berikut:
Penerbit : Pemerintah Republik Indonesia
Nominal Transaksi : Rp 1.000.000.000
Harga (%) : 99,5%
Imbal Hasil/YTM (%) : 6,44352% p.a
Tingkat Kupon (%) : 6,375% p.a
Jangka Waktu : 11 April 2022 s.d 15 April 2032
13. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pajak Pertambahan Nilai-Bersih 391.654.901 1.485.030
Pajak Penghasilan:
Entitas Induk
Pasal 21 29.974.283 7.553.400
Pasal 23 2.895.000 450.000
Jumlah 424.524.184 9.488.430
b. Pajak Penghasilan Badan
Entitas Induk
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi (381.510.918) 1.700.569.897
Koreksi Fiskal:
Beda Temporer
Imbalan Pascakerja - -
Beda Tetap
Beban Pajak dan Denda Pajak - 12.309.200
Pendapatan Jasa Giro (4.397) (2.727.487)
Jumlah Koreksi Fiskal Bersih (4.397) 9.581.713
Laba (Rugi) Fiskal (381.515.315) 1.710.151.610
Akumulasi Rugi Fiskal
2021 (152.747.750) (152.747.750)
2022 (2.800.833.370) (2.800.833.370)
2023 1.710.151.610 1.710.151.610
2024 (381.515.315) -
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (1.624.944.825) (1.243.429.510)
- 31 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas Anak - AKE
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Rugi Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain - (36.141.950)
Beda Temporer:
Jumlah - (36.141.950)
Beda Tetap
Biaya Pajak - 81.854.717
Jumlah - 81.854.717
Jumlah Koreksi Fiskal - 81.854.717
Jumlah Rugi Fiskal - 45.712.767
Akumulasi Rugi Fiskal:
2018 (66.579.663.886) (66.579.663.886)
2019 (18.637.495.620) (18.637.495.620)
2020 (46.509.699.107) (46.509.699.107)
2021 (105.031.182.387) (105.031.182.387)
2022 (235.978.492.931) (235.978.492.931)
2023 45.712.767 45.712.767
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (472.690.821.164) (472.690.821.164)
Entitas Anak – RER
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Rugi Sebelum Pajak (3.639.533.330) (5.802.115.577)
Beda Temporer:
Beban Cadangan Kerugian Nilai - (743.781.833)
Beban Imbalan Pascakerja - 131.869.820
Penyusutan Aset Tetap - 55.859.750
Beda Permanen:
Pendapatan Jasa Giro (1.286.070) (5.353.106)
Beban yang tidak dapat dikurangkan menurut fiskal 65.590.866 327.222.121
Sumbangan dan Jamuan 42.500.000 126.140.604
Rugi Fiskal (3.532.728.534) (6.036.118.825)
Pembulatan (3.532.728.000) (6.036.118.000)
Beban Pajak Kini - -
Dikurangi Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka:
Pasal 23 - -
Pasal 25 - -
Jumlah Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka - -
Taksiran Utang Pajak Kini Pasal 29 - -
- 32 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Pajak Tangguhan
Dibebankan ke
Penghasilan
31 Desember Dikreditkan Komprehensif 31 Maret
2023 ke Laba Rugi Lain 2024
Imbalan Pascakerja 235.524.294 6.814.483 - 242.338.777
Cadangan Piutang 173.276.810 - - 173.276.810
Penyusutan Aset Tetap 15.361.431 - - 15.361.431
Aset Pajak Tangguhan
Bersih 424.162.536 6.814.483 - 430.977.019
14. UTANG BANK
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Bank CIMB Niaga 17.858.886.024 17.834.574.753
Bank OCBC NISP 2.866.349.899 1.467.671.414
Bank Danamon Indonesia 1.484.400.176 4.349.395.119
Jumlah Utang Bank 22.209.636.099 23.651.641.286
Tingkat suku bunga 0,75%-9,75% 0,75%-9,75%
RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:
1) Bank CIMB Niaga
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 22 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 5 Juni 2023.
Plafon : Rp 16.500.000.000
Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran
Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2023 s/d 26-12-2024
Suku Bunga : Efektif 0,75% per tahun
Agunan yang akan diserahkan:
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000.
• Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
• Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000.
- 33 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 tanggal 20 Desember 2019 Perihal
Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit
• Plafon : Rp 8.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus e-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2022 s/d 26-12-2023
• Suku Bunga : 9,75 % p.a.
Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 tanggal 20 Desember 2019 Perihal
Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit
• Plafon : Rp 13.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung dari tanggal pembukuan
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75% p.a.
• Jaminan
a) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang produk dari PT Uni-Charm Indonesia atas
nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000.
b) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang dari produk PT Uni-Charm Indonesia atas
nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000.
c) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 8.000.000.000.
d) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
e) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000.
f) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000.
g) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.000.000.000.
h) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 5.000.000.000.
i) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.500.000.000.
j) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
k) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
l) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
m) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
n) Deposito sebesar Rp 10.000.000.000.
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Bank:
a) Perusahaan dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis
dari Bank CIMB Niaga.
b) Dilarang merubah nilai saham perseroan, susunan pengurus/pemegang saham/
komisaris/direksi dan sifat perusahaan tanpa persetujuan bank CIMB Niaga.
c) Tanpa persetujuan tertulis dari Bank CIMB Niaga, Perusahaan tidak diperkenankan mengubah
status kelembagaan dan melakukan penurunan modal.
c. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 21 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 21 November 2022.
• Plafon : Rp 8.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2022 s/d 26-12-2023
• Suku Bunga : Efektif 9,75% per tahun
Dan penambahan fasilitas berupa:
• Plafon : Rp 13.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal pembukuan
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75%
- 34 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Agunan yang akan diserahkan:
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000.
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000.
• Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000.
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000.
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000.
• Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000.
Atas Perjanjian Kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:
a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan.
b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
laporan.
c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
setelah akhir kuartal.
d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-Ke-Chain.
g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
melalui Surat Pernyataan dan Kuasa e-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk Principal dengan pembiayaan dari fasilitas
PRK.
j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur.
m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran Fasilitas Kredit sebelum jatuh
tempo Fasilitas Kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
telah diterima oleh Kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta Tanah, Developer
atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Bank:
a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
tidak bergerak;
b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
sehari hari yang tidak mempengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan Perjanjian Kredit.
d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
yang setara lainnya;
- 35 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan
peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
• Merubah nilai saham perseroan;
• Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
• Menjaminkan kepada pihak ketiga;
• Merubah sifat usaha Perusahaan.
i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
K e Chain Kreditur.
j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
kreditur.
Perusahaan telah mengajukan permohonan kepada Bank CIMB Niaga untuk melakukan perubahan
susunan pemegang saham debitur dan perubahan susunan direksi dan susunan dewan komisaris di
dalam Surat Permohonan Perubahan Pembatasan, sehubungan dengan PT Rusco Logistic
Internasional dan PT Indoraya Tunggal Pratama sebagai pemegang saham, serta rencana
masuknya PT Leyand International Tbk menjadi pemegang saham mayoritas debitur.
2) Bank Danamon Indonesia
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor PP/PRP/0012/0923 tanggal 15 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : 8,00%
• Jaminan:
a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
• Ketentuan Tambahan:
a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal
menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
laporan.
d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
berwenang dari debitur.
b. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor OL/0631/0923 tanggal 20 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : 8,00%
- 36 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor OL/0631/0923 tanggal 20 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 3.000.000.000
• Jenis Kredit : Kredit Berjangka (“Fasilitas KB”) - Baru
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : TD + 0,85%
d. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor PK/0298/0923 tanggal 27 September 2023 Perihal
Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 3.000.000.000
• Jenis Kredit : Kredit Berjangka (“Fasilitas KB”)
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2023 s/d 27-09-2024
• Suku Bunga : TD + 0,85%
• Jaminan:
a) TD same currency ARO P+I atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar
Rp 3.000.000.000.
3) Bank OCBC NISP
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 038/OL/EMBTGR/SL/EG/VI/2023 tanggal 13 Juni 2023
Perihal Pemberitahuan Persetujuan Kredit.
• Plafon : Rp 4.000.000.000
• Jenis Fasilitas : EmB-DL-DF (NEW)
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 13-06-2023 s/d 13-06-2024
• Suku Bunga : 8,75% p.a.
• Jaminan:
a) Deposito atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 4.000.000.000
15. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) 14.530.608.684 16.093.021.557
PT Dipo Star Finance 3.464.416.426 482.051.500
Jumlah Utang Bank 17.995.025.110 16.575.073.057
Tingkat suku bunga 10,50% 10,50%
Berdasarkan Perjanjian No. 28802/BA/IV/2023 tanggal 28 April 2023, RER mendapatkan fasilitas
pendanaan dari PT Berdayakan Usaha Indonesia dengan tujuan untuk pembiayaan invoice. Fasilitas
pendanaan ini mempunyai jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond dan personal guarantee dari
Tn. Rustono Fulia.
• Plafon : Rp 2.000.000.000
• Jenis Kredit : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
• Jangka Waktu : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
• Suku Bunga : 10,5% p.a
- 37 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Addendum Perjanjian tanggal 11 Oktober 2023, perihal exposure kerjasama dan fitur
pinjaman.
• Plafon : Rp 20.000.000.000
• Jenis Kredit : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
• Besaran Pinjaman : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
• Suku Bunga : 10,5% p.a
• Jaminan:
a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal
c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia
RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian Pembiayaan
Investasi dengan Cara Sales and Lease Back No. 0009381/1/10/06/2023 pada tanggal
14 Juni 2023 dengan jangka waktu 11 (sebelas) bulan dengan suku bunga 2,23%. Pinjaman tersebut
menjaminkan berupa BPKB atas 9 (sembilan) unit mobil milik RER kepada PT Dipo Star Finance.
16. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
2022 180.000.000 180.000.000
2023 180.000.000 180.000.000
2024-2030 1.440.000.000 1.440.000.000
Jumlah Pembayaran Minimum Sewa 1.800.000.000 1.800.000.000
Dikurangi:
Pokok (480.133.267) (480.133.267)
Bunga (403.313.104) (403.313.104)
Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa 916.553.629 916.553.629
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: (128.778.715) (128.778.715)
Bagian Jangka Panjang 787.774.914 787.774.914
Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Bunga Sewa 51.221.285 51.221.285
Jumlah 51.221.285 51.221.285
Liabilitas Sewa merupakan liabilitas RER kepada Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
1 Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar 4,90%,
dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.
- 38 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
17. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Lucky Mom Indonesia 11.395.893.428 18.168.627.548
PT Assindo Perniagaan Internasional 6.049.949.294 6.049.949.294
PT Sinbad Karya Perdagangan 3.680.129.931 3.680.129.931
PT Asia Sakti Wahid 3.536.534.512 3.470.993.681
PT Focus Distribusi Nusantara 3.333.317.185 1.907.540.935
PT Fokus Ritel Nusaprima 3.115.474.022 -
PT Energizer Indonesia 2.967.428.032 2.047.237.867
PT Riodi Jaya 1.372.500.000 1.372.500.000
PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari 1.312.906.054 -
PT Macrosentra Niagaboga 1.277.316.617 1.825.141.206
PT Uni-charm Indonesia Tbk 791.658.800 329.860.436
PT Orion Multi Buana 492.434.000 492.434.000
Kuat Teknik 445.410.000 445.410.000
PT Pembangkit Jawa Bali Services 442.633.400 442.633.400
PT Multina Inspindo 222.113.717 222.113.717
PT Rans Nikmat Sejahtera 207.690.742 -
PT Eden Pangan Indonesia 137.185.201 -
PT Charoen Pokphand Indonesia 99.406.720 -
PT Pawprints Indonesia 79.184.168 79.184.168
PT Mega Lighterindo Internusa 60.994.996 170.000.000
PT Miwon Indonesia - 866.022.562
PT Tuang Bumi Indonesia - 128.502.000
PT Sinar Sosro - 43.103.252
PT Primafood International - 31.641.355
PT Golden Union Oil - 16.152.955
Lain-lain (dibawah Rp 5.000.000) - 154.798
Jumlah 41.020.160.819 41.789.333.105
Rincian utang usaha berdasarkan mata uang sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Rupiah 41.020.160.819 41.789.333.105
Jumlah 41.020.160.819 41.789.333.105
Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Belum Jatuh Tempo - -
Jatuh Tempo
30 hari 12.215.347.077 14.275.916.566
31 - 60 hari 11.070.187.891 16.686.473.002
61 - 90 hari 7.574.031.813 1.801.903.126
≥ 90 hari 10.160.594.038 9.025.040.411
Jumlah 41.020.160.819 41.789.333.105
- 39 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
18. UTANG LAIN-LAIN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi
Jangka Pendek
PT Parama Multidaya 4.698.508.598 4.698.508.598
Leo Andyanto 3.000.000.000 3.000.000.000
PT Blessindo Makmur Sentosa 1.650.000.000 2.150.000.000
Yehezkiel Fulia 825.514.540 825.514.540
PT Intiputera Bumitirta 450.000.000 450.000.000
PT Rusco Online Distribusi 221.641.727 6.239.863.716
Sub Jumlah 10.845.664.865 17.363.886.854
Jangka Panjang
Leo Andyanto 37.000.000.000 37.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 17.550.000.000 17.550.000.000
Sub Jumlah 54.550.000.000 54.550.000.000
Pihak Ketiga
Lain-lain 1.829.581.856 1.411.221.974
Sub Jumlah 1.829.581.856 1.411.221.974
Jumlah 67.225.246.721 73.325.108.828
RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Blessindo Makmur Sentosa berdasarkan Perjanjian Utang
No. BMS-RER/02/2023 pada tanggal 13 Februari 2023 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
pada tanggal 31 Desember 2024.
RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan Perjanjian Utang
No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
pada tanggal 31 Desember 2023. Perusahaan melakukan perpanjangan berdasarkan adendum
No. ADDM-01/RER-ROD/01/2024 dengan jangka waktu pelunasan selambat-lambatnya 31 Desember
2024.
RER mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan Perjanjian Utang No. YF-RER/
01/2022 pada tanggal 3 Januari 2022 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada tanggal
31 Desember 2024.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2023 para pihak menyetujui addendum
perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang
kepada
PT Parama Multidaya.
Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.
Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
- 40 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/02/2023 para pihak menyetujui addendum
perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang
kepada PT Parama Multidaya (Catatan 32).
19. BEBAN AKRUAL
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban Operasional Lainnya 499.779.615 467.040.447
Gaji dan Tunjangan 365.281.840 365.281.840
Jasa Profesional 131.000.000 238.250.000
Sewa 58.770.000 19.590.000
Jumlah 1.054.831.455 1.090.162.287
20. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP
Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
berikut:
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMEE71EBPK002777 4V21Z00154
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000526 4V21Z75545
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 3,59% (flat) dan
jangka waktu 24 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin M087148 kepada PT Astra Sedaya Finance
dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin M087082 kepada PT Astra Sedaya Finance
dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga
Finance dengan suku bunga 6,90% dan jangka waktu 24 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan merk ISUZU/ELF/NLR 55 TLX 4B LIGHT TRUCK kepada
PT Astra Sedaya Finance dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
tetap Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Liabilitas Sewa Pembiayaan 281.724.376 400.602.376
Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun 946.627.180 946.627.180
Nilai sekarang atas Pembayaran minimum
Utang Pembiayaan 1.228.351.556 1.347.229.556
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun (281.724.376) 400.602.376
Bagian Jangka Panjang 946.627.180 946.627.180
- 41 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 31 Desember 2023 berdasarkan perhitungan aktuaris
independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan dan dengan asumsi-
asumsi sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Jumlah Karyawan 26 26
Umur Pensiun Normal (per Tahun) 55 55
Kenaikan Gaji (per Tahun) 6,00% 6,00%
Tingkat Diskonto (per Tahun) 6,68% 6,68%
Tabel Mortalitas TMI IV TMI IV
Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
sebagai berikut:
Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo Awal Tahun 1.223.473.896 500.915.000
Efek Konsolidasi - 902.563.209
Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan 59.899.705 239.598.820
Laba Aktuaria - (396.317.000)
Pendapatan Komprehensif Lain (5.821.532) (23.286.133)
Saldo Akhir Tahun 1.277.552.069 1.223.473.896
Jumlah beban imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban Jasa Kini 59.899.705 141.533.898
Beban Bunga - 98.064.922
Laba Aktuaria - (396.317.000)
Jumlah 59.899.705 (156.718.180)
Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
dari tahun sebelumnya.
- 42 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
22. MODAL SAHAM
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Jumlah Modal
Jumlah Persentase Ditempatkan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Dan Disetor
Layman Holdings Pte Ltd 1.200.000.000 30,25% 120.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 760.254.545 19,17% 76.025.454.500
Keraton Investments Ltd 508.260.231 12,81% 50.826.023.100
Nany Indrawati Sutanto 322.438.500 8,13% 32.243.850.000
Leo Andyanto 227.328.700 5,73% 22.732.870.000
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 948.068.163 23,90% 94.806.816.300
Jumlah 3.966.350.139 100% 396.635.013.900
Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 24 Juli 2009 dari Notaris Wahyu Nuransi S.H di Jakarta, yang telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
Keputusan No. AHU-0067019.AH.01.09. Tahun 2009 tanggal 14 Oktober 2009 para pemegang saham
menyetujui modal disetor dan ditempatkan sebesar 3.965.999.000 dengan nominal Rp 100 per lembar
saham.
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR
a) Pengampunan Pajak
Merupakan tambahan modal disetor dari Aset Pengampunan Pajak sesuai dengan Surat
Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017
atas nama PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas
sebesar Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan
No. KET-230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan
sebesar Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan
pajak per tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.
b) Agio Saham
31 Maret 2024 dan
31 Desember 2023
Agio Saham
Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001 37.015.748.000
Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006 6.000.000.000
Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008 91.489.200
Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014 520.000
Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014 7.022.780
Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham (6.766.415.420)
Penerbitan Saham Bonus (4.300.000.000)
Jumlah 32.048.364.560
- 43 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
24. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Rusco Logistik International 29.991.457.101 30.901.962.237
Rustono Fulia 28.104.038.407 28.957.243.746
Yehezkiel Fulia 505.468.317 520.813.736
Jumlah 58.600.963.825 60.380.019.719
25. PENJUALAN
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Penjualan 45.655.985.581 -
Jumlah 45.655.985.581 -
Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Pihak Berelasi
PT Rusco Online Distribusi 8.367.252.062 -
Sub Jumlah 8.367.252.062 -
Pihak Ketiga
CV Raya Dipta Swastika 2.401.503.826 -
PT Gaya Poetra Bangkit 1.945.263.357 -
PT Jaya Putra Panipahan 1.864.833.832 -
Toko Susu Pasir Jaya 1.504.009.484 -
Sejadah Grocery 1.412.529.404 -
Yopie 1.138.804.521 -
Toko Susu CS 1.122.471.873 -
Baby Wise Shop 1.066.655.479 -
Lain-Lain (Masing-masing dibawah Rp1.000.000.000) 24.832.661.743 -
Sub Jumlah 37.281.986.575 -
Jumlah 45.655.985.581 -
- 44 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
26. BEBAN POKOK PENJUALAN
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Persediaan Awal 18.169.772.204 -
Pembelian 49.203.770.997 -
Barang Siap Dijual 67.373.543.201 -
Pemusnahan Barang Kadaluarsa (1.355.295.959) -
Persediaan Akhir (20.890.263.080) -
Jumlah Persediaan 45.127.984.162 -
Biaya Overhead: -
Bahan Bakar Minyak 153.292.123 -
Penyusutan Aset Hak Guna (Catatan 10) 34.917.172 -
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9) 1.399.822.016 -
Jumlah 46.716.015.473 -
Rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk tahun yang
berakhir pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
PT Sinbad Karya Perdagangan 16.370.683.876 -
PT Fokus Retail Nusaprima 7.479.960.863 -
PT Lucky Mom Indonesia 5.780.924.254 -
PT Asia Sakti Wfm 5.265.184.989 -
Jumlah 34.896.753.982 -
27. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Saldo Awal 1.016.200.361 995.282.505
Penambahan
Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
Imbalan Pasti (Catatan 21) 5.821.532 24.443.750
Saldo Akhir 1.022.021.893 1.019.726.255
28. RUGI PER SAHAM
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Rugi untuk Perhitungan Laba (Rugi) per saham (4.014.229.765) (440.322.533)
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah rata-rata saham biasa untuk perhitungan
rugi bersih per saham dasar:
Jumlah rata-rata tertimbang saham
untuk perhitungan rugi bersih per saham 3.966.350.139 3.966.350.139
Rugi per saham (Rupiah penuh) (1,01) (0,11)
- 45 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
29. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Gaji dan tunjangan 1.643.740.704 118.950.000
Jamuan dan Sumbangan 440.634.062 -
Iuran OJK 94.217.567 -
Beban BPJS Tenaga Kerja 89.448.020 -
Beban Sewa 84.180.000 -
Imbalan Pascakerja (Catatan 21) 59.899.705 8.282.500
Air, Listrik dan Telepon 38.600.366 -
Jasa Profesional 37.500.000 -
Alat Tulis Kantor 27.439.440 -
Biaya Auditor 24.298.500 -
Pemeliharaan Inventaris Kantor 16.534.418 -
PPN yang Dibiayakan 16.335.000 -
Pemeliharaan Gedung 14.142.296 -
Keperluan Kantor 8.692.764 124.776.032
Biaya Pos Materai & Foto Copy 4.218.652 -
Cetakan 1.392.000 -
Penyusutan (Catatan 9) 1.049.999 1.023.758
Surat Kabar dan Iklan 1.022.100 -
Beban BPJS Kesehatan 760.107 -
Plastik dan Karet 485.000 -
Beban Pajak - 76.927.375
Pencatatan Efek - 109.500.000
Lain-lain 60.237.438 -
Jumlah 2.664.828.138 439.459.665
30. PENDAPATAN LAIN-LAIN – BERSIH
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Pendapatan Jasa Giro (93.656.323) -
Pendapatan Lain-lain 579.293.757 -
Jumlah 485.637.434 -
31. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
2024 2023
(3 Bulan) (3 Bulan)
Beban Bunga 22.104.350 -
Beban Administrasi Bank 759.718.642 (893.000)
Pendapatan Jasa Giro - 30.132
Lain-Lain 660 -
Jumlah 781.823.652 (862.868)
- 46 -
Page 50
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
32. IKATAN
PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)
PT Parama Multidaya
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-
PM/09/2023 para pihak menyetujui adendum perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember
2023 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Parama Multidaya.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/02/2022 para pihak menyetujui adendum
perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember 2022 Perusahaan belum melunasi utang
kepada PT Parama Multidaya.
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan kepada Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu
31 Desember 2032 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan kepada PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000, dengan jangka
waktu 12 April 2033 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.
33. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Bank 33.862.693.751 30.516.591.298
Piutang Usaha dari Pihak Berelasi 4.785.674.999 3.357.428.581
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 11.009.395.865 27.192.588.646
Jumlah Aset Keuangan 49.657.764.615 61.066.608.525
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 41.020.160.819 41.789.333.105
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 10.845.664.865 17.363.886.854
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 1.829.581.856 1.411.221.974
Beban Akrual 1.054.831.455 1.090.162.287
Jumlah Liabilitas Keuangan 54.750.238.995 61.204.604.220
34. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan bank (Catatan 4) dan
ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain, saldo
laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 22).
- 47 -
Page 51
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
i. Manajemen Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.
Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.
Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
pembukuannya.
ii. Manajemen Risiko Kredit
Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.
Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
layak serta terpercaya.
Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.
iii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
keuangan.
Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
akan diminta untuk membayar.
- 48 -
Page 52
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 2024
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 – 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 41.020.160.819 - - 41.020.160.819
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 10.845.664.865 - - 10.845.664.865
Utang Lain-lain kepada
Pihak Ketiga 1.829.581.856 - - 1.829.581.856
Beban Akrual 1.054.831.455 - - 1.054.831.455
Jumlah 54.750.238.995 - - 54.750.238.995
31 Desember 2023
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 – 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga 41.789.333.105 - - 41.789.333.105
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 16.913.886.854 - - 16.913.886.854
Utang Lain-lain kepada
Pihak Ketiga 1.411.221.974 - - 1.411.221.974
Beban Akrual 1.090.162.287 - - 1.090.162.287
Jumlah 61.204.604.220 - - 61.204.604.220
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.
35. KELANGSUNGAN USAHA
Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp (449.141.847.475) pada 31 Maret 2024. Sementara itu
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Keramasan Palembang Sumatera Selatan, Pembangkit Listrik
Tenaga Diesel (PLTD) di Siantan Kalimantan Barat dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di
Sicanang Medan Sumatera Utara milik PT Asta Keramasan Energi (entitas anak) juga telah berhenti
beroperasi karena kontrak dengan PT PLN (Persero) telah berakhir (Catatan 21). Faktor-faktor ini
mempengaruhi tingkat pendapatan serta pencapaian arus kas Grup serta kemampuan untuk membayar
pinjaman sehingga menimbulkan ketidakpastian tentang kemampuan Grup untuk mempertahankan
kelangsungan usaha. Laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian yang berkaitan
dengan pemulihan dan klasifikasi atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi liabilitas yang
mungkin diperlukan dalam hal Grup tidak dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan pun memiliki
beberapa utang dari PT Parama Multidaya dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.
Mengingat PLTG Keramasan Palembang Sumatera Selatan, PLTD Siantan Kalimantan Barat dan PLTD
Sicanang Medan Sumatera Utara telah berhenti beroperasi, manajemen telah memikirkan cara dan
strategi agar Perusahaan dapat tetap bertahan dan bahkan berkembang. Beberapa langkah telah
ditempuh, salah satunya adalah melakukan upaya negosiasi untuk mendapatkan kontrak baru kepada
PT PLN (Persero) dan melakukan restrukturisasi jangka waktu pelunasan pinjaman bank. Per
31 Desember 2021, negosiasi dengan PT PLN (Persero) tidak dilanjutkan. Sebagai tambahan, dengan
adanya pelunasan pinjaman bank, manajemen berkeyakinan Grup dapat melanjutkan kelangsungan
usahanya.
- 49 -
Page 53
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2024
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Perusahaan telah mendandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto
(pemegang saham dan pengendali terakhir Perusahaan) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor
PSP-LAPD/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 dan yang telah diubah dengan Adendum
Perjanjian No. PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Perusahaan memperoleh pinjaman
dari Leo Andyanto dengan jumlah maksimum sebesar Rp 40.000.000.000 (Catatan 32).
2. Perusahaan telah mendandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
(pemegang saham pengendali Perusahaan) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor 002/PFP/LAPD-
IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP/LA-
IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana Perusahaan memperoleh pinjaman dari PT Intiputera
Bumitirta dengan jumlah maksimum sebesar Rp 18.000.000.000 (Catatan 32).
3. Kedua fasilitas pinjaman tersebut diatas akan digunakan Perusahaan untuk keperluan
pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya. Pada
30 Juni 2023 Perusahaan telah menerima pinjaman dari Leo Andyanto dan PT Intiputera Bumitirta
dan telah melakukan akuisisi terhadap RER sebesar 51% dari dana tersebut.
4. Pada tahun 2024, Perseroan akan melakukan Aksi Korporasi melalui mekanisme Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang bertujuan melakukan akuisisi mayoritas kepemilikan
PT Rusco Logistik lnternasional, sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang Pengangkutan dan
Pergudangan.
5. Akuisisi tersebut akan dilakukan pada semester kedua tahun 2024 dan ditargetkan Aksi Korporasi
dapat selesai tahap "good fund” di bulan Desember 2024.
6. Akuisisi tersebut didasarkan pada Surat Kesepakatan Perihal Aksi Korporasi PT Leyand
International Tbk pada tanggal 7 Desember 2023 yang ditandatangani Direksi dan Komisaris
Perusahaan.
Dengan adanya rencana aksi strategis korporasi di atas, Perusahaan telah menyusun proyeksi
keuangan selama 10 (sepuluh) tahun ke depan dan meyakini bahwa Perusahaan dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
- 50 -
Names mentioned 99 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Lapindo International Tbk
p.9 ×2
unresolved
person
Oriana Roosdilan
· Notaris
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×7
unresolved
org
Layman Holding Pte Ltd
p.10
unresolved
org
PT Rusindo Eka Raya
p.10 ×16
unresolved
org
PT Asta Keramasan Energi
p.10 ×3
unresolved
person
Akta Notaris John Leonard Waworuntu
p.10 ×2
unresolved
person
Dino Irwin Tengkano
p.10 ×6
unresolved
org
PT Indoraya Tunggal Pratama
p.10 ×3
unresolved
org
PT Rusco Logistik Internasional
p.10 ×2
unresolved
org
Sumatera Energy Capital Pte. Ltd
p.11
unresolved
person
Akta Notaris Hannywati Gunawan
p.11
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.11 ×3
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.11 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18
unresolved
org
Bank OCBC Indonesia
p.24
unresolved
org
Bank BCA
p.24
unresolved
org
Bank Garansi
p.27 ×27
unresolved
org
PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
p.27 ×3
unresolved
org
PT Asia Sakti Foods Manufacture
p.27 ×4
unresolved
org
PT Energizer Indonesia
p.28 ×2
unresolved
org
PT Fokus Ritel Nusaprima
p.28 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari
p.28 ×2
unresolved
org
PT Fokus Ritel Indoprima
p.28
unresolved
org
PT Jaya Putra Panipahan
p.29 ×2
unresolved
org
PT Gaya Poetra Bangkit
p.29 ×2
unresolved
org
PT Scorpicanus Gepi Jovindo
p.29
unresolved
org
PT Warung Sejahtera Maju Makmur
p.29
unresolved
org
PT Pelanduk Jaya Bersama
p.29
unresolved
org
PT Niceso Sukses Indonesia
p.29
unresolved
org
PT Bianca Jaya Abadi
p.29
unresolved
org
PT Bintang Inti Abadi
p.29
unresolved
org
PT Win Cemerlang Distribusindo
p.29
unresolved
org
PT Senyum Pesona Timur
p.29
unresolved
org
PT Rusco Online Distribusi
p.30 ×6
unresolved
person
Ari Indriyani SP.
p.32
unresolved
org
PT Mistsui Leasing Capital
p.33
unresolved
person
Rustono Fulia. Syarat
p.33 ×4
unresolved
org
Entitas Induk
p.34
unresolved
org
PT Rusco Logistic Internasional
p.39
unresolved
org
PT Berdayakan Usaha Indonesia
p.40 ×2
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.40 ×3
unresolved
person
Rustono Fulia RER
p.41
unresolved
org
PT Lucky Mom Indonesia
p.42 ×2
unresolved
org
PT Assindo Perniagaan Internasional
p.42
unresolved
org
PT Sinbad Karya Perdagangan
p.42 ×2
unresolved
org
PT Asia Sakti Wahid
p.42
unresolved
org
PT Focus Distribusi Nusantara
p.42
unresolved
org
PT Riodi Jaya
p.42
unresolved
org
PT Macrosentra Niagaboga
p.42
unresolved
org
PT Orion Multi Buana
p.42
unresolved
org
PT Pembangkit Jawa Bali Services
p.42
unresolved
org
PT Multina Inspindo
p.42
unresolved
org
PT Rans Nikmat Sejahtera
p.42
unresolved
org
PT Eden Pangan Indonesia
p.42
unresolved
org
PT Pawprints Indonesia
p.42
unresolved
org
PT Mega Lighterindo Internusa
p.42
unresolved
org
PT Miwon Indonesia
p.42
unresolved
org
PT Tuang Bumi Indonesia
p.42
unresolved
org
PT Sinar Sosro
p.42
unresolved
org
PT Primafood International
p.42
unresolved
org
PT Golden Union Oil
p.42
unresolved
org
PT Parama Multidaya
p.43 ×7
unresolved
org
PT Blessindo Makmur Sentosa
p.43 ×2
unresolved
org
PT Parama Multidaya. Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman
p.43
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital
p.44 ×5
unresolved
org
Disetor Layman Holdings Pte Ltd
p.46
unresolved
org
Layman Holdings Pte Ltd
p.46
unresolved
org
Keraton Investments Ltd
p.46
unresolved
—
Nany Indrawati Sutanto
p.46
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)
p.46
unresolved
org
Kementerian Keuangan No. KET-
p.46 ×2
unresolved
org
PT Rusco Logistik International
p.47
unresolved
org
PT Fokus Retail Nusaprima
p.48
unresolved
org
PT Asia Sakti Wfm
p.48
unresolved
org
PT Parama Multidaya Perjanjian
p.50 ×2
unresolved
org
PT Parama Multidaya. Perjanjian Fasilitas Pinjaman
p.50
unresolved
org
PT Intiputera Bumitirta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman
p.50
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.52 ×3
unresolved
org
PT Rusco Logistik
p.53
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.