Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 39
Page 1
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk
DAN ENTITAS ANAK / AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Keuangan Konsolidasian/
Consolidated Financial Statements
30 Juni 2026 / June 30, 2026
TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED
Page 2
NEXUS
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk
DAN ENTITAS ANAK / AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Keuangan Konsolidasian/
Consolidated Financial Statements
30 Juni 2026 / June 30, 2026
TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED
Page 3
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK /
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Daftar Isi Table of Content
Halaman/
Pages
Surat Pernyataan Direksi Director’s Statement
Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Consolidated Financial Statements For the
1
Periode yang berakhir 30 Juni 2026 Period ended June 30, 2026
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 2 Consolidated Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss and
3
Komprehensif Lain Konsolidasian Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4 Consolidated Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Consolidated
6-35
Konsolidasian Financial Statements
Page 4
Jakarta, 28 Agustus 2026 / August 28, 2026
Page 5
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK / PT ATLAS NEXUS
GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31
As of June 30, 2026 and December 31, 2025
Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
2026 2025
ASET ASSETS
Aset Lancar Current Assets
Kas dan setara kas 2,286,936,010 2f,4 1,290,878 Cash and cash equivalents
Piutang usaha - 2f,5 Trade receivables
Pihak ketiga 2,704,801,988 - Third party
Piutang lain-lain - 2f,6 Other receivables
Pihak berelasi 1,160,000,000 - Related party
Uang muka 400,000,000 - Advances
Persediaan 23,470,132,767 2f,7 36,113,897,256 Inventory
Pajak dibayar dimuka 76,251,329 2h,25a 127,045,525 Prepaid tax
Jumlah Aset Lancar 30,098,122,094 36,242,233,659 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non Current Assets
Aset tetap - setelah dikurangi Property, plant and equipment -
dengan akumulasi penyusutan - 2f,9 - net
Aset tak berwujud - 11 - Intangible assets
Aset hak guna - 10 - Right of use assets
Aset pajak tangguhan 4,603,913,311 2h,25b 4,603,913,311 Deferred tax asset
Jumlah Aset Tidak Lancar 4,603,913,311 4,603,913,311 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET 34,702,035,405 40,846,146,970 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
terlampir yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part
secara keseluruhan of the Financial Statements taken as a whole
1
Page 6
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK / PT ATLAS NEXUS
GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31
As of June 30, 2026 and December 31, 2025
Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
2026 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang usaha 195,200,000 2k,12 - Trade payables
Biaya yang masih harus dibayar - 13 47,739,298 Accrued expenses
Utang pajak 356,732,006 2h,25b 195,934,968 Taxes payable
Utang bank jangka pendek - 15 - Bank loan short term
Utang pemegang saham 180,182,437 3,500,000,000 Shareholder debt
Liabilitas sewa - 2i,14 - Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek 732,114,443 3,743,674,266 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Long Term Liabilities
dikurangi jatuh tempo dalam satu Long-term debt net of maturities
tahun - - of less than one year
Liabilitas sewa - 2i,14 - Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja - 2m,26 - Employee benefit liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang - - Total Long Term Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 732,114,443 3,743,674,266 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
per saham 19,000,733,140 17 19,000,733,140 Capital shares
Penyesuaian konsolidasi (9,859,999) 18 - Consolidation adjustment
Agio saham 32,514,047,435 18 32,514,047,435 Share premium
Agio waran 8,064,540 19 8,064,540 Warrant premium
Saldo laba (defisit) Retained earning (deficit)
Ditentukan penggunaannya 30,000,000 30,000,000 Appropriated
Tidak ditentukan penggunaannya (17,582,755,864) (14,460,232,411) Unappropriated
Jumlah ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Total Equity attributable to
entitas induk 33,960,229,252 37,092,612,704 owners of the parent
Kepentingan non-pengendali 9,691,710 9,860,000 Non-controlling interest
Jumlah Ekuitas 33,969,920,962 37,102,472,704 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 34,702,035,405 40,846,146,970 TOTAL LIABILITY AND EQUITY
See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
part of the Financial Statements taken as a whole
terlampir yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan
secara keseluruhan
2
Page 7
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK / PT ATLAS
NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI
DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT AND LOSS
KOMPREHENSIF LAINNYA AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk enam bulan yang berakhir 30
For the six months ended June 30, 2026 and the year ended
Juni 2026 dan tahun yang berakhir 31
December 31, 2025
Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
2026 2025
Pendapatan 11,375,999,205 2o,21 10,171,332,705 Revenue
Beban pokok pendapatan (12,643,764,489) 2o,22 (6,216,817,348) Cost of revenue
Laba (Rugi) Bruto (1,267,765,284) 3,954,515,357 Gross Profit
Beban umum dan administrasi (1,853,696,433) 2o,23 (12,264,383,135) General and administrative
Rugi Usaha (3,121,461,718) (8,309,867,778) Loss operation
Penghasilan (beban) lain-lain Other income (expenses)
Pendapatan lainnya - 2o,24 23,327,759 Other income
Beban lainnya (1,230,025) 2o,24 (2,273,747,561) Other expenses
Jumlah (1,230,025) (2,250,419,803) Total
Loss before income tax
Rugi sebelum pajak penghasilan (3,122,691,743) (10,560,287,580) expenses
Manfaat (beban) pajak
penghasilan Tax income (expenses)
Pajak kini - - Current tax
Manfaat pajak tangguhan - 2n,25d 2,310,747,369 Benefits of deferred tax
Laba (rugi) - bersih (3,122,691,743) (8,249,540,211) Net - profit income
Other Comprehensive
Penghasilan komprehensif lain - - Income
Laba (Rugi) Komprehensif (3,122,691,743) (8,249,540,211) Profit Comprehensive
Jumlah laba (rugi) bersih yang Loss for the current year
dapat diatribusikan kepada: attributable to:
Pemilik entitas induk (3,122,523,453) (8,249,462,835) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali (168,290) (77,377) Non-controlling interests
Jumlah (3,122,691,743) (8,249,540,211) Total
Laba (Rugi) per Lembar Saham
Dasar (1.64) (4.34) Profit per Share - Basic
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan See accompanying Notes to Financial Statements which are an
terlampir yang merupakan bagian yang integral part of the Financial Statements taken as a whole
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan
secara keseluruhan
3
Page 8
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK / PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 For the six months ended June 30, 2026
(Dinyatakan dalam Rupiah) (Expressed in Rupiah)
Jumlah ekuitas yang
Penyesuaian Kepentingan non-
Ditentukan Tidak ditentukan dapat diatribusikan
Modal saham/ Agio saham/ Agio waran/ konsolidasi/ pengendali/ Jumlah Ekuitas/
penggunaannya/ penggunaannya/ kepada pemilik induk/
Capital Stock Premium share warrant premium Consolidation Noncontrolling Total Equity
Appropriated Unappropriated Total equity attributable
adjustment interest
to owners of the parent
Saldo 31 Desember 2025 19,000,733,140 32,514,047,435 8,064,540 - 30,000,000 (14,460,232,411) 37,092,612,704 9,860,000 37,102,472,704 Balance as of December 31, 2025
Penyesuaian konsolidasi /
- - - (9,859,999) - - (9,859,999) - (9,859,999) Consolidation adjustment / reserve
consolidation reserve
Rugi periode berjalan - - - - - (3,122,523,453) (3,122,523,453) (168,290) (3,122,691,743) Loss for the current period
Saldo 30 Juni 2026 19,000,733,140 32,514,047,435 8,064,540 (9,859,999) 30,000,000 (17,582,755,864) 33,960,229,252 9,691,710 33,969,920,962 Balance as of June 30, 2026
Jumlah ekuitas yang
Penyesuaian Kepentingan non-
Ditentukan Tidak ditentukan dapat diatribusikan
Modal saham/ Agio saham/ Agio waran/ konsolidasi/ pengendali/ Jumlah Ekuitas/
penggunaannya/ penggunaannya/ kepada pemilik induk/
Capital Stock Premium share warrant premium Consolidation Noncontrolling Total Equity
Appropriated Unappropriated Total equity attributable
adjustment interest
to owners of the parent
Saldo 31 Desember 2024 19,000,733,140 32,514,047,435 8,064,540 (87,512,230) 30,000,000 (6,123,257,346) 45,342,075,539 9,937,377 45,352,012,916 Balance as of December 31, 2024
Consolidation adjustment / reserve
Keuntungan Aktuarial 87,512,230 (87,512,230)
Rugi periode berjalan (8,249,462,835) (8,249,462,835) (77,377) (8,249,540,211) Loss for the current period
Saldo 31 Desember 2025 19,000,733,140 32,514,047,435 8,064,540 - 30,000,000 (14,460,232,411) 37,092,612,704 9,860,000 37,102,472,704 Balance as of December 31, 2025
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the Financial Statements taken as a
secara keseluruhan whole
4
Page 9
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK / PT ATLAS NEXUS
GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk enam bulan yang berakhir 30
For the six months ended June 30, 2026 and the year ended December 31,
Juni 2026 dan tahun yang berakhir
2025
31 Desember 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah) (Expressed in Rupiah)
2026 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOW FROM OPERATING
OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan 9,922,557,128 15,200,855,214 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok - (9,927,622,258) Payment to supplier
Pembayaran beban usaha (2,553,311,996) (3,446,433,878) Payment for operating expenses
Pembayaran karyawan (185,400,000) (1,580,951,473) Payment to employees
Pembayaran bunga - (637,315,758) Interest payment
Penerimaan (pembayaran)
800,000 2,769,506,383 Other operating receipts (payments)
operasional lainnya
Kas bersih diperoleh dari Net cash provided by operating
7,184,645,132 2,378,038,230
aktivitas operasi activities
CASH FLOW FROM INVESTING
ARUS KAS DARI INVESTASI
ACTIVITIES
Penambahan aset tetap - - Addition of fixed assets
Pinjaman kepada pemegang
(1,160,000,000) - Loan advanced to shareholder / OPI
saham / OPI
Kas bersih digunakan untuk
(1,160,000,000) - Net cash used in investing activities
aktivitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOW FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan (pembayaran)
- (5,102,913,860) Receipt (payment) loan bank
utang bank
Pembayaran liabilitas sewa - (1,196,340,363) Payment of lease liabilities
Penerimaan piutang lain-lain - 76,301,611 Receipt of other receivables
Penerimaan pemegang saham 261,000,000 3,500,000,000 Receipts from shareholders
Pembayaran kepada
(4,000,000,000) - Payments to shareholders / OPI
pemegang saham / OPI
Kas bersih digunakan untuk
(3,739,000,000) (2,722,952,612) Net cash used in financing activities
aktivitas pendanaan
KENAIKAN (PENURUNAN)
INCREASE (DECREASE) IN NET
BERSIH 2,285,645,132 (344,914,382)
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND EQUIVALENTS AT
1,290,878 346,205,260
AWAL PERIODE BEGINNING OF PERIOD
KAS DAN SETARA KAS CASH AND EQUIVALENTS AT END OF
2,286,936,010 1,290,878
AKHIR PERIODE PERIOD
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Financial Statements taken as a whole
Keuangan secara keseluruhan
5
Page 10
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum a. The Company’s Establishment and General Information
PT Atlas Nexus Group Tbk ("Perusahaan") merupakan nama baru Perusahaan PT Atlas Nexus Group Tbk (the “Company”) is the new name of the
sebagaimana diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Oscar Mitra Company, as approved at the Annual General Meeting of
Sukses Sejahtera Tbk yang tertuang dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Shareholders of PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk, as set forth
Saham Tahunan PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk Nomor 39 tanggal 11 Juni 2026, in the Deed of Minutes of the Annual General Meeting of
yang dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, telah Shareholders of PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk No. 39
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan Keputusan dated June 11, 2026, executed before Elizabeth Karina Leonita,
Nomor AHU-0049144.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 9 Juli 2026. Sebelum perubahan S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. The change of name was approved
nama tersebut, Perusahaan bernama PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk yang didirikan by the Minister of Law of the Republic of Indonesia pursuant to
berdasarkan Akta Nomor 2 tanggal 1 September 2009 dari P. Suandi Halim, SH, notaris Decree No. AHU-0049144.AH.01.02.TAHUN 2026 dated July 9,
yang berkedudukan di Jakarta. Akta pendirian perusahaan telah mendapat pengesahan dari 2026. Prior to the change of name, the Company was named PT
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk, which was established pursuant
Nomor. AHU-494810.AH.01.01 Tahun 2009 tanggal 13 Oktober 2009. Anggaran dasar to Deed No. 2 dated September 1, 2009, executed before P. Suandi
Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan dengan Akta No.12 tanggal 5 Agustus Halim, S.H., Notary in Jakarta. The Company’s Deed of
2015 oleh P. Suandi Halim, SH, notaris di Jakarta mengenai perubahan Pengangkatan Establishment was approved by the Minister of Law and Human
Kembali. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Rights of the Republic of Indonesia pursuant to Decree No. AHU-
Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat 494810.AH.01.01 Tahun 2009 dated October 13, 2009.The
Penerimaan Pemberitahuan Nomor.AHU-AH.01.03-0954783 tanggal 6 Agustus 2015. Akta Company’s Articles of Association have been amended several
No.10 tanggal 5 April 2018 oleh P. Suandi Halim, SH, notaris di Jakarta mengenai mengenai times, Deed No. 12 dated August 5, 2015, executed before P.
perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Akta perubahan telah mendapat pengesahan dari Suandi Halim, S.H., Notary in Jakarta, concerning the
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan reappointment of the Company’s management. The amendment
Nomor.AHU-0007773.AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 6 April 2018. Akta No.44 tanggal 21 was accepted and recorded in the Legal Entity Administration
Desember 2018 oleh P. Suandi Halim, SH, notaris di Jakarta mengenai peningkatan modal System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
dasar dan modal disetor. Akta perubahan Perusahaan telah mendapat pengesahan dari Indonesia pursuant to Notification Receipt No. AHU-AH.01.03-
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat Keputusan 0954783 dated August 6, 2015. Deed No. 10 dated April 5, 2018,
Nomor. AHU-0002868.AH.01.02. Tahun 2019 tanggal 18 Januari 2019. Akta No.109 tanggal executed before P. Suandi Halim, S.H., Notary in Jakarta,
29 Oktober 2021 oleh Yunita Aristina, SH,M.kn., notaris di Jakarta mengenai Peningkatan concerning amendments to the Company’s Articles of Association.
Modal Ditempatkan/disetor. Akta perubahan telah mendapat pengesahan dari Kementerian The amendment was approved by the Ministry of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat Keputusan Nomor. AHU- Rights of the Republic of Indonesia pursuant to Decree No. AHU-
0060926.AH.01.02. Tahun 2021 tanggal 1 November 2021. Akta No.64 tanggal 23 0007773.AH.01.02.Tahun 2018 dated April 6, 2018. Deed No. 44
Desember 2021 oleh Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.kn., notaris di Bogor mengenai dated December 21, 2018, executed before P. Suandi Halim, S.H.,
perubahan status Perusahaan dan susunan Dewan Komisaris dan Susunan Dewan Direksi. Notary in Jakarta, concerning the increase in the Company’s
Akta perubahan telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi authorized capital and paid-up capital. The amendment was
Manusia Republik Indonesia dengan surat Keputusan Nomor. AHU-0075162.AH.01.02. approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic
tanggal 24 Desember 2021. Akta No.73 tanggal 17 Juni 2022 oleh Elizabeth Karina Leonita, of Indonesia pursuant to Decree No. AHU-
S.H.,M.kn., notaris di Bogor mengenai perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan/disetor. 0002868.AH.01.02.Tahun 2019 dated January 18, 2019. Deed No.
Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum 109 dated October 29, 2021, executed before Yunita Aristina, S.H.,
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan M.Kn., Notary in Jakarta, concerning the increase in the Company’s
Pemberitahuan Nomor.AHU-AH.01.03-0267960 tanggal 20 Juli 2022. Akta telah mengalami issued and paid-up capital. The amendment was approved by the
perubahan dengan Akta No.84 tanggal 26 November 2025 oleh Notaris Elizabeth Karina Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Leonita, S.H.M.kn., notaris di Jakarta Selatan mengenai mengenai perubahan Direksi Dan pursuant to Decree No. AHU-0060926.AH.01.02.Tahun 2021 dated
Komisaris. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi November 1, 2021. Deed No. 64 dated December 23, 2021,
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan executed before Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notary in
Surat Penerimaan Pemberitahuan Nomor.AHU-AH.01.09-0366107 tanggal 29 Desember Bogor, concerning the change in the Company’s status and the
2025. composition of the Board of Commissioners and Board of Directors.
The amendment was approved by the Ministry of Law and Human
Rights of the Republic of Indonesia pursuant to Decree No. AHU-
0075162.AH.01.02 dated December 24, 2021. Deed No. 73 dated
June 17, 2022, executed before Elizabeth Karina Leonita, S.H.,
M.Kn., Notary in Bogor, concerning the increase in the Company’s
issued and paid-up capital. The amendment was accepted and
recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of
Law and Human Rights of the Republic of Indonesia pursuant to
Notification Receipt No. AHU-AH.01.03-0267960 dated July 20,
2022. Deed No. 84 dated November 26, 2025, executed before
Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta,
concerning changes to the composition of the Board of Directors
and Board of Commissioners. The amendment was accepted and
recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of
Law and Human Rights of the Republic of Indonesia pursuant to
Notification Receipt No. AHU-AH.01.09-0366107 dated December
29, 2025.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan In accordance with Article 3 of the Company's Articles of
adalah berusaha di bidang Perdagangan besar barang keperluan rumah tangga lainnya, Association, the purposes and objectives of the Company are to
Perdagangan eceran melalui pemesanan pos atau internet, Industri furnitur, Industri barang engage in wholesale trading of other household goods, retail trade
lainnya dari kayu; Industri barang dari gabus dan barang anyaman dari jerami, rotan, bambu through postal or internet orders, furniture industry, other wood
dan sejenisnya, Penyelesaian konstruksi bangunan dan Aktivitas desain interior. Kegiatan goods industry; manufacture of goods from cork and woven goods
usaha Perusahaan saat ini terutama dibidang perdagangan besar peralatan dan from straw, rattan, bamboo and the like, Completion of building
perlengkapan rumah tangga. construction and Interior design activities. The Company's current
business activities are mainly in the wholesale trading of household
appliances and equipment.
Lokasi gudang Perusahaan berada di Jl. Raya Otista No.33 Kel. Bidara Cina, Kec. The Company's warehouse is located at Jl. Raya Otista No. 33,
Jatinegara. Jakarta Timur Bidara Cina, Jatinegara, East Jakarta, Indonesia.
Perusahaan berdomisili di Gedung Landmark Pluit Office Tower, Jalan Pluit Selatan Raya, The Company is domiciled at Landmark Pluit Office Tower, Tower
Rukun Tetangga 4, Rukun Warga 10, Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota E7, Unit 7-C, Jalan Pluit Selatan Raya, RT 004/RW 010,
Jakarta 14450, Tower E7, Unit 7-C . Perusahaan memulai kegiatan komersilnya tahun 2015. Penjaringan, North Jakarta, Special Capital Region of Jakarta
14450, Indonesia. The company started its commercial activities in
2015.
Pihak pengendali Perseroan dan pihak yang menjadi pemilik manfaat akhir (Ultimate The controlling party of the Company and the party who is the
Beneficial Owner) Perusahaan adalah PT Olive Power Invest. ultimate beneficial owner of the Company is PT Olive Power Invest.
6
Page 11
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Pencatatan Saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia b. Listing of Company’s Shares on the Indonesian Stock
Exchange
Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas The company has received an Effective Statement Letter from the
Pasar Modal atas nama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat Chief Executive of the Capital Market Supervision on behalf of the
No. S-70/D.04/2022 tanggal 27 April 2022 untuk melakukan penawaran umum saham Board of Commissioners of the Financial Services Authority ("OJK")
kepada masyarakat sebanyak 400.000.000 saham biasa dan sebanyak 400.000.000 Waran with letter No. S-70/D.04/2022 dated 27 April 2022 to conduct a
Seri I dengan nilai nominal Rp 10 per saham dengan harga penawaran Rp 100 per saham. public offering of 400,000,000 ordinary shares and 400,000,000
Saham-saham tersebut seluruhnya telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia tanggal 17 Series I Warrants with a nominal value of Rp 10 per share at an
Mei 2022. offering price of Rp 100 per share. All of these shares were listed on
the Indonesia Stock Exchange on May 17, 2022.
c. Dewan Komisaris dan Direksi, Sekretaris Korporat, Komite audit dan karyawan c. Board of Commissioners and Directors, Corporate Secretary,
Audit Committee and employees
Sesuai dengan Akta No. 39 tanggal 11 Juni 2026 oleh notaris Elizabeth Karina Leonita, In accordance with the Deed No.39 dated 11 June 2026 by notary
S.H.,M.kn., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.Kn., the composition of the
adalah sebagai berikut: Company's Board of Commissioners and Directors as of June 30,
2026 is as follows:
Komisaris Utama MELVIN JULIAN President Commissioner
Komisaris QIU SHAOHUA Commissioner
Komisaris Independen CHRISTIANDI DJAYA SURYANA Independent Commissioner
Direktur Utama ALVIEN FEBRYAN President Director
Direktur WANG XIAOXUAN Director
Direktur JAYDEN LEE Director
Sesuai dengan Akta No. 84 tanggal 26 November 2025 oleh notaris Elizabeth Karina In accordance with the Deed No.84 dated 26 November 2025 by
Leonita, S.H.,M.kn., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 notary Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.Kn., the composition of the
Desember 2025 adalah sebagai berikut: Company's Board of Commissioners and Directors as of Desember
31, 2025 is as follows:
Komisaris Utama AN, SHAOHONG President Commissioner
Komisaris QIU SHAOHUA Commissioner
Komisaris Independen SANDRA PERKASA, Independent Commissioner
Direktur Utama WANG XIAOXUAN President Director
Direktur CHEN CHUNMING Director
Direktur CHEN CHAOYING Director
Direktur HABIBI SIMORANGKIR Director
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Nomor 312202501/OMSS/XII/0025 tanggal 3 In accordance with the Decree of the Board of Directors Number
Desember 2025, Perusahaan menunjuk Stevany Putri sebagai Sekretaris Perusahaan. 312202501/OMSS/XII/2025 dated December 3, 2025, the Company
appointed Stevany Putri as Corporate Secretary.
Sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor In accordance with the Decree of the Board of Commissioner
2606202601/BOC/OMSS/VI/2026 tanggal 26 Juni 2026, Perusahaan telah membentuk Number 2606202601/BOC/OMSS/VI/2026 dated June 26, 2026, the
komite audit sebagai berikut: Company has formed an audit committee as follows:
Ketua Christiandi Djaya Suryana Chairman
Anggota Angela Claresta Foek, S.H., M.Н. Member
Anggota Adriani Member
Sesuai dengan Surat Keputusan Komisaris Nomor 312202506/OMSS/XII/2025 tanggal 3 In accordance with the Decree of the Commissioner Number
Desember 2025, Perusahaan telah membentuk komite audit sebagai berikut: 312202506/OMSS/XII/2025 dated December 3, 2025, the Company
has formed an audit committee as follows:
Ketua Sandra Perkasa Chairman
Anggota Henrika Cici Dormian Sinaga Member
Anggota Adriani Member
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 sebanyak 3 orang dan pada As of 30 June 2026, the Company employed 3 employees. As of 31
tanggal 31 Desember 2025 Perusahaan tidak memiliki karyawan (tidak diaudit). December 2025, the Company had no employees (unaudited).
d. Entitas Anak d. Consolidated Subsidiaries
Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham entitas anak secara langsung sebagai berikut: The Company has ownership interest of more than 50%, directly, in
the following Subsidiaries:
Kepemilikan (%) Total Aset (Rupiah) /
Nama / Mulai operasi / Tempat kedudukan / Jenis Usaha / Ownership (%) Total Asset (IDR) /
Name Start Operation Domicile Type of Business 30 Juni 2026 31 30 Juni 31 Desember
June 30, Desember 2026 2025
2026 2025 June 30, December 31,
December 2026 2025
PT Anak Sribu Belum operasi / Jakarta Perdagangan 99 99 xxx 499.125.000
Pulau Not commercial eceran &
yet perlengkapan
rumah tangga
7
Page 12
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Entitas Anak (lanjutan) d. Consolidated Subsidiaries (continued)
PT Archipelago Belum opearsi/ Jakarta Perdagangan 99 99 xxx 499.200.000
Khatulistiwa Not commercial eceran &
Persada yet perlengkapan
rumah tangga
PT Anak Sribu Pulau PT Anak Sribu Pulau
PT Anak Sribu Pulau (“ASP”) didirikan berdasarkan Akta No. 107 tanggal 29 Oktober 2021 PT Anak Sribu Pulau (“ASP”) was established based on Deed No.
dari Yunita Aristina, S.H., M.Kn., notaris berkedudukan di Jakarta. Akta tersebut telah 107 dated October 29, 2021 from Yunita Aristina, S.H., M.Kn.,
mendapat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. notary domiciled in Jakarta. The deed has received the Decree of
AHU- 0068797.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal 1 November 2021 tentang Pengesahan the Minister of Law and HumanRights of the Republic of Indonesia
Pendirian Badan Hukum Perusahaan PT Anak Sribu Pulau. Anggaran dasar Perusahaan No. AHU-0068797.AH.01.01. Year 2021 dated November 1, 2021
mengalami beberapa perubahan dengan Akta No. 04 Tanggal 5 Agustus 2024 yang dibuat concerning the Ratification of the Establishment of the Legal Entity
dihadapan Agung Sri Wijayanti S.H.,M.K.n, Notaris di Jakarta Timur mengenai perubahan of theCompany PT Anak Sribu Pulau. The Company's Articles of
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia). Akta perubahan Perusahaan telah Association have been amended several times. Pursuant to Deed
mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. 04 dated 5 August 2024, executed before Agung Sri Wijayanti,
dengan surat Keputusan Nomor.AHU-0047875.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 5 Agustus S.H., M.Kn., Notary in East Jakarta, the Company amended its
2024. Akta telah mengalami perubahan dengan Akta No.14 Tanggal 22 Mei 2025 yang Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI). The
dibuat dihadapan Agung Sri Wijayanti S.H., M.K.n, Notaris di Jakarta Timur. Akta perubahan amendment was approved by the Minister of Law and Human
Perusahaan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia dengan Rights of the Republic of Indonesia pursuant to Decree No. AHU-
surat Keputusan Nomor.AHU-0033383.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 22 Mei 2025. Akta 0047875.AH.01.02 of 2024 dated 5 August 2024. The Company's
telah mengalami perubahan dengan Akta No.113 Tanggal 27 Februari 2026 yang dibuat di Articles of Association were subsequently amended pursuant to
hadapan Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan mengenai Deed No. 14 dated 22 May 2025, executed before Agung Sri
perubahan Anggaran dasar Perusahaan dan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Akta Wijayanti, S.H., M.Kn., Notary in East Jakarta. The amendment was
telah mengalami perubahan terakhir dengan Akta No.114 Tanggal 27 Februari 2026 yang approved by the Minister of Law of the Republic of Indonesia
dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan pursuant to Decree No. AHU-0033383.AH.01.02 of 2025 dated 22
mengenai Pengoperan Hak Atas Saham Perusahaan.Akta perubahan Perusahaan telah May 2025. The Company's Articles of Association were further
mendapat pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia dengan surat Keputusan amended pursuant to Deed No. 113 dated 27 February 2026,
Nomor.AHU-0019367.AH.01.02.Tahun 2026 tanggal 26 Maret 2026. executed before Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notary in
South Jakarta, concerning amendments to the Company's Articles
of Association and changes to the composition of the Board of
Directors and the Board of Commissioners.The latest amendment
was effected pursuant to Deed No. 114 dated 27 February 2026,
executed before Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notary in
South Jakarta, concerning the transfer of ownership rights over the
Company's shares. This amendment was approved by the Minister
of Law of the Republic of Indonesia pursuant to Decree No. AHU-
0019367.AH.01.02 of 2026 dated 26 March 2026.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar ASP kegiatan utama saat ini adalah bidang In accordance with article 3 of the articles of association of ASP, the
Perdagangan eceran furnitur dan peralatan serta perlengkapan rumah tangga dan masih main activities at this time are in the retail trade of furniture and
berdasarkan anggaran dasar tersebut ASP juga dapat berusaha dalam bidang household appliances and equipment and still based on the articles
perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur dari plastik, of association, ASP can also do business in the retail trade of
Perdagangan eceran melalui media untuk barang perlengkapan rumah tangga dan glassware and plastic kitchen utensils, retail trade through the
perlengkapan dapur, Perdagangan eceran khusus karpet, permadani dan penutup dinding media for household goods and kitchen supplies, Retail trade in
dan lantai di toko, Perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur bukan specialized carpets, rugs and wall and floor coverings in stores,
dari plastik, batu, tanah liat, kayu, bambu atau rotan dan Perdagangan Eceran Tekstil. Retail trade in glassware and kitchen utensils not of plastic, stone,
clay, wood, bamboo or rattan and Retail trade in textiles.
ASP berkedudukan dan berdomisili Jalan Pantai Indah Utara 2, The Centro Metro Broadway ASP is domiciled and domiciled at Jalan Pantai Indah Utara 2, The
Blok B nomor 31, Kel. Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi Centro Metro Broadway Blok B nomor 31, Kel. Kapuk Muara, Kec.
DKI Jakarta. Penjaringan, Kota Adm. North Jakarta, Provence DKI Jakarta.
PT Archipelago Khatulistiwa Persada PT Archipelago Khatulistiwa Persada
PT Archipelago Khatulistiwa Persada (“AKP”) didirikan berdasarkan Akta No. 108 tanggal 29 PT Archipelago Khatulistiwa Persada (“AKP”) was established
Oktober 2021 dari Yunita Aristina, S.H., M.Kn., notaris berkedudukan di Jakarta. Akta based on Deed No. 108 dated October 29, 2021 from Yunita
pendirian perusahaan telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Aristina, S.H., M.Kn., notary domiciled in Jakarta. The deed of
Manusia Republik Indonesia dengan surat Keputusan Nomor. AHU-0068842.AH.01.01. establishment of the company has been approved by the Minister of
Tahun 2021 tanggal 1 Nopember 2021. tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree
Perusahaan PT Archipelago Khatulistiwa Persada. Anggaran dasar Perusahaan mengalami No. AHU-0068842.AH.01.01. Year 2021, Dated November 1, 2021.
perubahan dengan Akta No.115 Tanggal 27 Februari 2026 yang dibuat dihadapan concerning the Ratification of the Establishment of a Corporate
Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan mengenai perubahan Legal Entity PT Archipelago Khatulistiwa Persada.The Company's
Anggaran dasar Perusahaan, susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Akta telah mengalami Articles of Association were amended pursuant to Deed No. 115
perubahan terakhir dengan Akta No.116 Tanggal 27 Februari 2026 yang dibuat di hadapan dated 27 February 2026, executed before Elizabeth Karina Leonita,
Elizabeth Karina Leonita, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan mengenai Pengoperan Hak S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, concerning amendments to
Atas Saham Perusahaan. Akta perubahan Perusahaan telah mendapat pengesahan dari the Company's Articles of Association and changes to the
Menteri Hukum Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor.AHU- composition of the Board of Directors and the Board of
0018655.AH.01.02.Tahun 2026 tanggal 18 Maret 2026. Commissioners. The latest amendment was effected pursuant to
Deed No. 116 dated 27 February 2026, executed before Elizabeth
Karina Leonita, S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, concerning
the transfer of ownership rights over the Company's shares. This
amendment was approved by the Minister of Law of the Republic of
Indonesia pursuant to Decree No. AHU-0018655.AH.01.02 of 2026
dated 18 March 2026.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar AKP kegiatan utama saat ini adalah bidang In accordance with article 3 of the articles of association of the AKP,
Perdagangan eceran furnitur dan peralatan serta perlengkapan rumah tangga dan masih the main activities currently are the retail trade of furniture and
berdasarkan anggaran dasar tersebut AKP juga dapat berusaha dalam bidang household appliances and equipment and still based on the articles
perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur dari plastik, of association, the AKP can also engage in retail trade of glassware
Perdagangan eceran melalui media untuk barang perlengkapan rumah tangga dan and plastic kitchen utensils, retail trade through the media for
perlengkapan dapur, Perdagangan eceran khusus karpet, permadani dan penutup household goods and kitchen utensils,
8
Page 13
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Entitas Anak (lanjutan) d. Consolidated Subsidiaries (continued)
dinding dan lantai di toko, Perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan Retail trade in specialty of carpets, rugs and wall and floor coverings
dapur bukan dari plastik, batu, tanah liat, kayu, bambu atau rotan dan Perdagangan Eceran in stores, Retail trade in glassware and kitchen utensils not made of
Tekstil. plastic, stone, clay, wood, bamboo or rattan and Retail trade in
textiles.
AKP berkedudukan dan berdomisiliJalan Pantai Indah Utara 2, The Centro Metro Broadway AKP is domiciled and domiciled at Jalan Pantai Indah Utara 2, The
Blok B nomor 31, Kel. Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Kota Adm. Jakarta Utara, Provinsi Centro Metro Broadway Blok B nomor 31, Kel. Kapuk Muara, Kec.
DKI Jakarta. Penjaringan, Kota Adm. North Jakarta, Provence DKI Jakarta.
2. Informasi kebijakan akuntansi Material 2. Material accounting Policies Information
Suatu Informasi kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup, yang mempengaruhi Information on the Group's accounting policies that affect the
penentuan posisi keuangan dan hasil usahanya, dijelaskan di bawah ini. determination of the Group's financial position and results of operations
is set out below.
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan Konsolidasian disusun menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di Consolidated financial reports are prepared using Indonesian
Indonesia. Financial Accounting Standards.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian b Basis for preparation of the consolidated financial statements
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi The consolidated financial statements have been prepared in
Keuangan (”SAK”) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Indonesian Financial Accounting Standards
(”PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (”ISAK”) yang diterbitkan oleh (“SAK”), which include Statements of Financial Accounting
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Standards (“PSAK”) and Interpretations of Financial Accounting
Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator Pasar Modal. Standards (“ISAK”) issued by the Financial Accounting Standards
Board of the Indonesian Institute of Accountants and the Sharia
Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of
Accountants, as well as regulations of the Capital Market regulator.
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan PSAK 201: Penyajian The consolidated financial statements have been prepared in
Laporan Keuangan. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas, accordance with PSAK 201: Presentation of Financial Statements.
disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali The consolidatetd financial statements, except statement of cash
untuk beberapa akun tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana flows, have been prepared on the accrual basis, using the historical
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. cost basis of accounting, except for certain accounts which are
measured on the basis described in the related accounting policies
for those accounts.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan The consolidated statements of cash flows are prepared using the
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. direct method by classifying cash flows into operating, investing and
financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian The reporting currency used in the preparation of the consolidated
ini adalah mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup. financial statements is the Indonesian Rupiah, which is the
functional currency of the Group.
Struktur Entitas Anak Structure of the Company’s Subsidiary
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas bertujuan khusus) dimana Subsidiaries are all entities (including special purpose entities) over
Perusahaan memiliki kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional which the Company has the power to govern the financial and
atasnya, biasanya melalui kepemilikan lebih dari setengah hak suara. Keberadaan dan operating policies there of, usually through ownership of more than
dampak dari hak suara potensial yang saat ini dapat dilaksanakan atau dikonversi, half of the voting rights. The existence and effects of potential voting
dipertimbangkan ketika menilai apakah Perusahaan mengendalikan entitas lain. Perusahaan rights that can currently be exercised or converted are taken into
juga menilai keberadaan pengendalian ketika Perusahaan tidak memiliki lebih dari 50% hak account when assessing whether the Company controls other
suara namun dapat mengatur kebijakan keuangan dan operasional secara de-facto. entities. The Company also assesses the existence of controls
Pengendalian de-facto dapat timbul ketika jumlah hak suara yang dimiliki Perusahaan, when the Company does not have more than 50% of the voting
secara relatif terhadap jumlah dan penyebaran kepemilikan hak suara pemegang saham rights but can de-facto control financial and operational policies. De-
lain memberikan Perusahaan kemampuan untuk mengendalikan kebijakan keuangan dan facto control may arise when the number of voting rights held by the
operasi, serta kebijakan lainnya. Company, relative to the number and distribution of voting rights of
other shareholders, gives the Company the ability to control
financial and operating policies, and other policies.
c. Prinsip konsolidasian c. Principles of consolidation
Transaksi dengan Kepentingan Non-Pengendali Transactions with Non-Controlling Interests
Grup melakukan transaksi dengan kepentingan non pengendali sebagai transaksi dengan The Group applies transactions with non-controlling interest as
pemilik ekuitas Perusahaan. Untuk pembelian dari kepentingan non-pengendali, selisih transactions with the equity owner of the Group. For purchases
antara imbalan yang dibayarkan dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto from non-controlling interest, the difference between any
entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan dan kerugian pelepasan kepentingan non consideration paid and the relevant share acquired of the carrying
pengendali juga dicatat pada ekuitas. value of net assets of the subsidiary is recorded in equity. Gain or
losses on disposal to non-controlling interests are also recorded in
equity.
Ketika Perusahaan tidak lagi memiliki pengendalian atau pengaruh signifikan, kepentingan When the Company no longer has significant control or influence,
yang masih tersisa atas entitas diukur kembali berdasarkan nilai wajarnya, dan perubahan the remaining interest in the entity is remeasured at its fair value,
nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi komprehensif. and changes in carrying value are recognized in the statement of
comprehensive income.
Nilai wajar adalah nilai tercatat awal untuk kepentingan pengukuran kembali kepentingan The fair value is the initial carrying amount for the purposes of
yang tersisa sebagai entitas asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan. Di samping itu, subsequently accounting for the retained interest as an associate,
jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain sehubungan dengan joint venture or financial asset. In addition, any amounts previously
entitas tersebut dicatat seolah-olah Perusahaan telah melepas aset atau liabilitas terkait. recognized in other comprehensive income in respect of that entities
9
Page 14
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
c. Prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued)
Hal ini dapat berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif are accounted for as if the Group had directly disposed of the
lain direklasifikasi pada laporan laba rugi komprehensif. related assets or liabilities. This may mean that amounts previously
recognized in other comprehensive income are reclassified to
income statement comprehensive.
Prinsip konsolidasian Principles of consolidation
Sesuai dengan PSAK No. 110 mengenai “Laporan Keuangan Konsolidasi”, definisi Entitas In accordance with PSAK No. 110 regarding “Consolidated
Anak adalah semua Entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Perusahaan memiliki Financial Statements”, the definition of Subsidiaries is all entities
pengendalian. (including structured entities) over which the Company has control.
Dengan demikian, Entitas mengendalikan Entitas Anak jika dan hanya jika Perusahaan Accordingly, The Company controls a subsidiaries if and only if it
memiliki seluruh hal berikut ini: owns all of the following:
i. Kekuasaan atas Entitas Anak; i. Power over Subsidiaries;
ii. Ekposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan Entitas Anak; ii. Exposure or rights to variable returns from its involvement with
dan Subsidiaries; and
iii. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas Entitas Anak untuk iii. The ability to use its power over the Subsidiaries to influence the
mempengaruhi jumlah imbal hasil Entitas Anak. Subsidiaries returns.
Perusahaan menilai kembali apakah Perusahaan mengendalikan investee jika fakta dan The Company reassesses whether it controls an investee when
keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen facts and circumstances indicate a change in one or more of the
pengendalian. Ketika hak suara Perusahaan atas investee kurang dari mayoritas, three elements of control. When the Company's voting rights over
Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee ketika hak suara-nya secara sepihak an investee are less than majority, the Company has power over
mempunyai kemampuan praktikal dalam mengarahkan kegiatan relevan dari investee. the investee when its voting rights unilaterally have the practical
Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai ability to direct the relevant activities of the investee. The Company
apakah hak suara Perusahaan atas investee cukup untuk memberinya wewenang, considers all relevant facts and circumstances in assessing whether
termasuk: the Company's voting rights over an investee are sufficient to give it
such authority, including:
a. Ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan sehubungan dengan ukuran dan sebaran a. The size of the Company's voting rights holdings in relation to
pemegang suara lainnya; the size and distribution of other voting holders;
b. Hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan, pemegang suara lainnya atau pihak b. Potential voting rights held by the Company, other voting holders
lainnya; or other parties;
c. Hak yang timbul dari perjanjian kontrak lainnya; dan c. Rights arising from other contractual agreements; and
d. Fakta dan keadaan tambahan yang mengindikasikan bahwa saat ini Perusahaan d. Additional facts and circumstances that indicate that the
memiliki atau tidak memiliki kemampuan mengarahkan kegiatan yang relevan pada, Company currently has or does not have the ability to direct the
saat keputusan harus diambil, termasuk pola pemungutan suara pada pertemuan relevant activities at the time the decision is to be made,
pemegang saham sebelumnya. including voting patterns at previous shareholder meetings.
Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai sejak tanggal memperoleh pengendalian atas Entitas Consolidation of a Subsidiary begins on the date of obtaining control
Anak dan berakhir ketika kehilangan pengendalian atas Entitas Anak. Penghasilan dan over the Subsidiaries and ends when it loses control of the
beban Entitas Anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari Subsidiaries. Income and expenses of the Subsidiaries are included
tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika Entitas kehilangan or disposed of during the year in profit or loss from the date when
pengendalian atas Entitas Anak. control is acquired until the date when the Group loses control of the
Subsidiaries.
Kepentingan non pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan Non-controlling interest is presented as equity in the consolidated
konsolidasi, terpisah dari ekuitas pemilik Entitas. statement of financial position, separate from the equity of the
owner of the entity.
Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada Profit or loss and each component of other comprehensive income
pemilik Entitas Induk dan kepentingan non-pengendali, meskipun hal tersebut are attributable to owners of the Parent Entity and noncontrolling
mengakibatkan kepentingan non pengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan dilakukan interests, even though this results in non-controlling interests having
penyesuaian atas laporan keuangan Entitas Anak guna memastikan keseragaman dengan a deficit balance. If necessary, adjustments are made to the
kebijakan akuntansi Entitas dan Entitas Anak. Mengeliminasi secara penuh aset dan financial statements of the Subsidiaries to ensure uniformity with the
liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam Entitas dan Entitas Anak terkait dengan accounting policies of the Entity and Subsidiaries. Eliminate in full
transaksi antar Entitas induk dan Entitas Anak. the assets and liabilities, income, expenses and cash flows in the
Group and Subsidiaries related to transactions between the Parent
only and Subsidiarie.
d. Transaksi dan saldo mata uang asing d Transaction and balances in foreign currency
Pembukuan Grup diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan The Group's of accounts are maintained in Rupiah, the currency of
ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi the primary economic environment in which the entity operates (its
selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada functional currency). Transactions during the period in foreign
saat terjadinya transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata currencies are recorded at the exchange rates prevailing at the time
uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal the transactions are made. At the reporting date, monetary assets
tersebut.Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to
laba rugi. reflect the exchange rates prevailing at that date. The resulting
gains or losses are credited or charged to profit or loss.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah adalah kurs The exchange rate used to translate foreign currency into Rupiah is
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dengan nilai sebagai berikut: the exchange rate determined by Bank Indonesia with the following
values:
2026 2025
Dolar Amerika Serikat (USD) 17.899 16.782
10
Page 15
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi e. Related party transaction and balances
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Grup jika: A party is considered to be related to the Grup if:
(i) Langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (a) (i) Directly, or indirectly through one or more intermediaries, a party
mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, (a) controls, is controlled by, or is under common control with the
dengan Grup; (b) memiliki kepentingan dalam Grup yang memberikan pengaruh Group; (b) has an interest in the Group that has significant
signifikan atas Grup; atau (c) memiliki pengendalian bersama atas Grup; influence over the Group; or (c) has joint control over the Group;
(ii) Suatu pihak adalah Grup asosiasi Grup; (ii) One party is an associated Group of the Group;
(iii) Suatu pihak adalah ventura bersama di mana Grup sebagai venturer; (iii) The party is a joint venture in which the Group is a venturer;
(iv) Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Grup; (iv) The party is a member of the key management personnel of the
Group;
(v) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (i) (v) A party is a close family member of the individual described in (i)
atau (iv); or (iv);
(vi) Suatu pihak adalah Grup yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi (vi) A party is a Group that is controlled, jointly controlled or
signifikan oleh atau untuk di mana hak suara signifikan pada beberapa Grup, langsung significantly influenced by or for which there are significant voting
maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (iv) atau (v); atau rights in several companies, directly or indirectly, by an individual
as described in item (iv) or (v);
(vii) Suatu pihak adalah suatu program imbalan kerja untuk imbalan kerja dari Grup. (vii) A party is an employee benefit plan for the benefit of employees
of the Group.
Syarat dan kondisi dengan pihak berelasi kecuali transaksi piutang lain-lain dengan The terms and conditions with related parties, except for other
karyawan, memiliki syarat dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga. accounts receivable transactions with employees, have the same
terms and conditions as third parties.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam All significant transactions and balances with related parties are
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. disclosed in the notes to the consolidated financial statements.
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalent
Kas dan setara kas terdiri atas kas dan kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka Cash and cash equivalent consist of cash on hand and cash in
waktu tiga bulan atau kurang sejak saat penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan banks and time deposits with maturities of three months or less
atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya. from the time of placement and are not used as collateral for loans
and are not restricted in use.
g. Piutang usaha dan piutang lain-lain g. Trade receivables and other receivables
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan furnitur Account receivables represent amounts due from customers for the
dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu sale of furniture in the normal course of business. If receivables are
tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang expected to be collected within one year or less (or within the
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. normal operating cycle if longer), they are classified as current
assets. Otherwise, they are presented as non-current assets.
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya Account receivables and other receivables are recognized initially at
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, fair value and subsequently measured at amortized cost using the
apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. effective interest method, if the impact of discounting is significant,
less any provision for impairment.
h. Persediaan dan penyisihan persediaan h. Inventory and provision for supplies
Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang Inventories are stated at cost or net realizable value, whichever is
lebih rendah. Biaya perolehan ditetapkan berdasarkan metode rata-rata yang meliputi harga lower. Cost is determined based on the average method which
pembelian, biaya konversi dan biaya-biaya lainnya yang terjadi untuk memperoleh includes the purchase price, conversion costs and other costs
persediaan tersebut, serta membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang. Barang incurred in obtaining the inventory and bringing it to its current
jadi dan barang dalam proses meliputi alokasi beban pabrikasi tetap dan variabel, sebagai location and condition. Finished goods and work in progress include
tambahan atas bahan baku dan tenaga kerja langsung. allocations of fixed and variable manufacturing expenses, in addition
to raw materials and direct labor.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary
dikurangi dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan taksiran biaya yang diperlukan course of business, less the estimated costs to complete and the
untuk melakukan penjualan. estimated costs necessary to make the sale.
Penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dilakukan Allowance for obsolescence and decline in value of inventories, if
dengan mengurangi nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi bersih persediaan any, is provided by reducing the carrying value of the inventories to
berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun. their net realizable value based on a review of the condition of the
inventories at the end of the year.
i. Aset Tetap i. Fix assets
Grup menggunakan metode biaya untuk pengukuran aset tetapnya. Aset tetap, setelah The Group uses the cost method for the measurement of its
pengakuan awal, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan property and equipment. Property and equipment, after initial
dan rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode recognition, are stated at cost less accumulated depreciation and
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan. impairment losses. Depreciation of property and equipment is
Taksiran masa manfaat ekonomis untuk masing-masing aset tetap adalah sebagai berikut: computed using the straight-line method based on the estimated
useful lives of the assets. The estimated useful lives of each
property and equipment are as follows:
Tahun/Years Persentase/Percentage
Bangunan / Building 20 5%
Inventaris kantor / Office equipment 4 25%
Kendaraan / Vehicle 4-8 25% - 12,5%
Mesin dan peralatan / Machine and equipment 4-8 25% - 12,5%
11
Page 16
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
i. Aset Tetap (lanjutan) i. Fix assets (continued)
Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Umur ekonomis hak guna Land is stated at cost and is not depreciated. The economic life of
usaha, hak guna bangunan dan hak pakai, tidak disusutkan, kecuali terdapat bukti bahwa the right to cultivate, right to build and right to use, is not
perpanjangan hak kemungkinan besar tidak dapat diperoleh. Biaya pengurusan legal hak depreciated, unless there is evidence that it is unlikely that the
atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian biaya perolehan aset extension of the right is obtained. The cost of legal management of
tanah, sedangkan biaya perpanjangan atas hak, diakui sebagai aset lain-lain dan amortisasi land rights when the land is acquired is recognized as part of the
selama masa manfaat hak yang diperoleh atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih cost of acquisition of land assets, while the cost of renewal of rights
pendek. is recognized as other assets and amortized over the useful life of
the rights acquired or the economic life of the land, whichever is
shorter.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan langsung ke laporan laba rugi dan Repairs and maintenance costs are charged directly to the
penghasilan komprehensif lain saat terjadinya biaya-biaya tersebut. statement of profit or loss and other comprehensive income when
these costs are incurred.
Entitas melakukan evaluasi atas penurunan nilai aset tetap apabila terdapat peristiwa atau An entity shall evaluate the impairment of property and equipment
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tetap tersebut kemungkinan tidak when there are events or circumstances that indicate that the
dapat dipulihkan. carrying amount of the fixed assets may not be recoverable.
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi estimasi jumlah terpulihkan, nilai aset tersebut When the carrying amount of an asset exceeds the estimated
diturunkan menjadi sebesar estimasi jumlah terpulihkan, yang ditentukan berdasarkan nilai recoverable amount, the asset's value is reduced to the estimated
tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. recoverable amount, which is determined based on the higher of fair
value less costs to sell and value in use.
Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan atau dijual, nilai perolehan dan akumulasi When a fixed asset is no longer used or sold, the cost and
penyusutan aset tersebut dikeluarkan dari pencatatannya sebagai aset tetap dan accumulated depreciation of the asset is excluded from the
keuntungan atau kerugian yang terjadi diperhitungkan dalam laporan laba rugi dan recording as fixed asset and the resulting gain or loss is calculated
penghasilan komprehensif lain tahun yang bersangkutan. in the statement of profit or loss and other comprehensive income
for the year.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan di reviu setiap akhir tahun dan The economic useful lives, residual values and depreciation method
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. are reviewed at each year end and the effect of any changes in
these estimates is valid prospectively.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya-biaya yang terjadi Construction in progress is stated at cost. Costs incurred during the
selama masa pembangunan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap pada saat construction period are transferred to the respective fixed asset
selesai dan siap digunakan. accounts when completed and ready for use.
j. Penurunan nilai aset non-keuangan j. Impairment of non-financial assets
Nilai tercatat aset non keuangan Grup ditelaah pada setiap tanggal pelaporan untuk The carrying amounts of the Group’s non-financial assets are
menentukan apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut maka reviewed at each reporting date of determine whether there is any
nilai terpulihkan aset tersebut diestimasi. indication of impairment. If any indication of impairment. If any such
indication exists then the asset’s recoverable amount is estimated.
Rugi penurunan nilai diakui jika nilai tercatat unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya. An impairment loss is recognized if the carrying amount of a cash-
Unit penghasil kas adalah kelompok terkecil aset yang dapat diidentifikasi dan menghasilkan generating unit exceeds its recoverable amount. A cash-generating
arus kas yang sebagian besar independen dari aset lainnya. Rugi penurunan nilai diakui unit is the smallest identifiable assetgroup that generated cash flows
dalam laporan laba rugi. that largely are independent from other assets. Impairment losses
are recognized in profit or loss.
Nilai terpulihkan unit penghasil kas adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai The recoverable amount of a cash-generating unit is the greater of
wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual. Dalam menentukan nilai pakai, estimasi arus its value in use and its fair value less costs to sell. In assessing
kas masa depan didiskontokan ke nilai sekarang dengan menggunakan tingkat diskonto value in use, the estimated future cash flows are discounted to their
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko present value using a pre-tax discount rate that reflects current
spesifik atas aset. market assessments of the time value of money and the risks
specific to the asset.
Rugi penurunan nilai yang diakui pada periode sebelumnya dievaluasi pada setiap tanggal Impairment losses recognized in prior periods are assessed at each
pelaporan untuk indikasi apakah rugi penurunan nilai telah berkurang atau tidak ada lagi. reporting date for any indications that the loss has decreased or no
Rugi penurunan nilai dipulihkan jika terjadi perubahan dalam estimasi yang digunakan untuk longer exists. An impairment loss is reversed if there has been a
menentukan nilai terpulihkan. Rugi penurunan nilai dipulihkan sebatas nilai tercatat yang change in the estimates used to determine the recoverable amount.
seharusnya diakui, setelah dikurangi depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada rugi An impairment loss is reversed only to the extent that the asset’s
penurunan nilai yang telah diakui. carrying amount does not exceed the carrying amount that would
have been determined, net of depreciation or amortization, if no
impairment loss had been recognized.
k. Utang usaha k. Account payables
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar atas barang atau jasa yang telah diperoleh Account payables are obligations to pay for goods or services that
dalam kegiatan usaha dari pemasok. have been acquired in the ordinary course of business from
suppliers.
l. Sewa l. Lease
PSAK 116 menetapkan model komprehensif untuk mengidentifikasi perjanjian sewa dan PSAK 116 establishes a comprehensive model for identifying lease
perlakuannya dalam laporan keuangan konsolidasian Penyewa dan Pesewa. PSAK 116 agreements and their treatment in the consolidated financial
memperkenalkan model pengendalian untuk identifikasi sewa, membedakan antara sewa statements of Lessees and Lessees. PSAK 116 introduces a
dan kontrak layanan berdasarkan apakah ada aset identifikasi yang dikendalikan oleh control model for lease identification, distinguishing between leases
pelanggan. and service contracts based on whether any identifying assets are
controlled by the customer.
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, The Group assesses at the inception of the contract whether a
yaitu jika kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi contract is or contains a lease, i.e. if the contract has the right to
untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan pertimbangan. control the use of an identified asset for a specified period of
12
Page 17
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
l. Sewa (lanjutan) l. Lease (continued)
Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-masing kontrak, kecuali dalam time in exchange for consideration. The term of the lease cannot be
kasus dimana Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi perpanjangan kontrak. canceled for each contract, except in cases where the Group is
reasonably sure to exercise the option to extend the contract.
PSAK 116 juga mengizinkan Grup untuk melanjutkan penilaian sewa historis yang PSAK 116 also allows the Group to continue valuing historical
memungkinkan Grup untuk tidak menilai kembali hasil penilaian Grup sebelumnya tentang leases which allows the Group not to reassess the results of the
identifikasi sewa, klasifikasi sewa dan biaya langsung awal. Grup menerapkan definisi sewa Group's previous assessment of lease identification, lease
dan panduan terkait yang ditetapkan dalam PSAK 116 untuk semua kontrak sewa yang classification and initial direct costs. The Group applies the definition
dibuat atau dimodifikasi pada atau of lease and the related guidance set out in PSAK 116 for all lease
contracts entered into or modified on or
i. Grup sebagai lessee i. The Group as a lessee
Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, The Group applies a single recognition and measurement approach
kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui to all leases, except for short-term leases and leases of low-value
liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili assets. The Group recognizes a lease liability to make lease
hak untuk menggunakan aset yang mendasarinya. payments and a right-of-use asset that represents the right to use
the underlying asset.
Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur The Group recognizes right-of-use assets on the commencement
pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan date of the lease. Right-of-use assets are measured at cost, less
disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna accumulated amortization and impairment losses, and adjusted for
termasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, any remeasurement of the lease liability. The cost of right-of-use
biaya restorasi dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal assets includes the amount of lease liability recognized, initial direct
dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima. costs incurred, restoration costs and lease payments made on or
before the commencement date less any lease incentives received.
Aset hak guna diamortisasi dengan metode garis lurus selama masa sewa yang lebih Right-of-use assets are amortized using the straight-line method
pendek dan estimasi masa manfaat dari aset, sebagai berikut: over the shorter of the lease term and the estimated useful lives of
the assets, as follows:
Tahun/Years Persentase / Percentage
Kendaraan / Vehicle 4 25%
Bangunan /Building 5 20%
Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya If ownership of the leased asset is transferred to the Group at the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan end of the lease term or the cost reflects the exercise of a purchase
taksiran masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna mengalami penurunan nilai option, depreciation is calculated using the estimated useful life of
sesuai dengan PSAK 236 Penurunan Nilai Aset. the asset. Right to use assets is impaired in accordance with PSAK
236 Impairment of Assets Value.
Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini On the commencement date of the lease, the Group recognizes a
dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa lease liability which is measured at the present value of the lease
termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi payments to be made over the lease term. Lease payments include
piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau fixed payments (including substantive fixed payments) less rental
kurs, dan jumlah yang diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. incentive receivables, variable lease payments that depend on an
Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang wajar index or exchange rate, and amounts expected to be paid based on
dipastikan akan dilakukan oleh Grup dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, a residual value guarantee. The lease payments also include the
jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup yang melaksanakan opsi untuk mengakhiri. exercise price of a purchase option that is reasonably certain to be
Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs diakui sebagai exercised by the Group and the payment of a penalty for
beban pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. terminating the lease, if the term of the lease reflects the Group
exercising the option to terminate. Variable lease payments that are
independent of an index or exchange rate are recognized as an
expense in the period in which the event or condition that triggers
the payment occurs.
Liabilitas sewa Lease liability
Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Grup menggunakan tingkat In calculating the present value of lease payments, the Group uses
pinjaman tambahan pada tanggal dimulainya sewa karena tingkat suku bunga yang an additional borrowing rate at the commencement date of the lease
tersirat dalam sewa tidak dapat ditentukan dengan mudah. Setelah tanggal dimulainya, because the interest rate implied in the lease cannot be determined
jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan easily. After the commencement date, the amount of the lease
dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas liability is increased to reflect the increase in interest and reduced
sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan for lease payments made. In addition, the carrying amount of the
pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang lease liability is remeasured if there is a modification, a change in
mendasarinya. the term of the lease, a change in lease payments, or a change in
the valuation of the option to purchase the underlying asset.
Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan, berakhir dalam 12 Short-term leases with maturities of less than 12 months, expiring
bulan setelah 1 Januari 2020 dan sewa bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa within 12 months after January 1, 2020 and low value leases, and
tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pengakuan yang elements of the lease, which are partially or wholly not in
ditetapkan oleh PSAK 116 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Grup akan accordance with the recognition principles set out by PSAK 116 will
mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa be treated the same as operating lease. The Group will recognize
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. the lease payments on a straight-line basis over the lease term in
the consolidated statements of profit or loss and other
comprehensive income.
ii. Sebagai lessor ii. As a lessor
Berdasarkan PSAK 116, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa Under PSAK 116, lessors continue to classify leases as finance
pembiayaan atau sewa operasi dan memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut leases or operating leases and account for the two types of leases
secara berbeda. Sewa dimana Grup mentransfer secara substansial seluruh risiko differently. Leases in which the Group transfers
13
Page 18
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
l. Sewa (lanjutan) l. Lease (continued)
dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai substantially all the risks and rewards incidental to ownership of an
sewa pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi. asset are classified as finance leases, otherwise they are classified
Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal awal dan dinilai kembali hanya jika ada as operating leases. Classification of leases is made at the initial
modifikasi sewa. Pada tanggal dimulainya, Grup mengakui aset yang dimiliki dalam date and revalued only if there is a modification of the lease. On
sewa pembiayaan dengan jumlah yang sama dengan investasi bersih dalam sewa commencement date, the Group recognizes assets held in a
dan menyajikannya sebagai piutang sewa pembiayaan. Investasi bersih dalam sewa finance lease at an amount equal to the net investment in the lease
termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap dalam substansi) and presents it as receivables under a finance lease. The net
dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada investment in the lease includes fixed payments (including fixed
indeks atau kurs, dan jaminan nilai residu yang diberikan kepada lessor oleh lessee. payments in substance) less lease incentive receivables, index or
Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang wajar exchange rate dependent variable lease payments, and residual
dipastikan akan dilakukan oleh lessee dan pembayaran penalti untuk mengakhiri value guarantees provided to the lessor by the lessee. The lease
sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup yang menggunakan opsi untuk payments also include the exercise price of a purchase option that
mengakhiri. is reasonably certain to be exercised by the lessee and the payment
of a penalty for terminating the lease, if the term of the lease reflects
the Group exercising the option to terminate.
Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama Rental income arising from operating leases is recorded on a
masa sewa dan dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat straight-line basis over the lease term and is included in income in
operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk menegosiasikan dan mengatur the income statement because of the nature of the operation. Initial
sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui selama masa direct costs incurred in negotiating and arranging an operating lease
sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui are added to the carrying amount of the leased asset and
sebagai pendapatan pada periode terjadinya. recognized over the lease term on the same basis as rental income.
Contingent rents are recognized as income in the period in which
they are incurred.
Jika suatu perjanjian mengandung komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan If an agreement contains both lease and non-lease components,
pendapatan PSAK 115 dari kontrak dengan pelanggan untuk mengalokasikan the Group applies PSAK 115 revenue from contracts with
pertimbangan dalam kontrak. customers to allocate consideration in the contract.
i. Sebagai lessee i. As a lessee
Suatu sewa diklasifikasikan pada tanggal dimulainya sebagai sewa pembiayaan atau A lease is classified at the commencement date as a finance lease
sewa operasi. Sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat or an operating lease. Leases that transfer substantially all the risks
yang terkait dengan kepemilikan saham ke Grup diklasifikasikan sebagai sewa and rewards incidental to ownership of shares to the Group are
pembiayaan. classified as finance leases.
Sewa pembiayaan dikapitalisasi di awal periode sewa pada nilai wajar dari aset sewaan A finance lease is capitalized at the beginning of the lease term at
atau, jika lebih rendah, nilai kini dari pembayaran sewa minimum. Pembayaran sewa the fair value of the leased asset or, if lower, the present value of
dibagi menjadi biaya keuangan dan biaya sewa. Biaya keuangan dialokasikan ke setiap the minimum lease payments. Rental payments are divided into
periode selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang finance costs and rental fees. Finance costs are allocated to each
konstan atas saldo liabilitas yang tersisa. Biaya keuangan tersebut diakui sebagai period during the lease period so as to produce a constant periodic
beban keuangan dalam laporan laba rugi. rate of interest on the remaining balance of the liability. These
finance costs are recognized as a finance expense in the income
Grup tidak mengubah jumlah tercatat awal aset dan liabilitas yang diakui pada tanggal The Group does not change the initial carrying amount of assets
penerapan awal untuk sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa and liabilities recognized at the date of initial application for leases
pembiayaan dan liabilitas sewa sama dengan aset dan liabilitas sewa yang diakui previously classified as finance leases and lease liabilities are the
berdasarkan PSAK 30. Persyaratan PSAK 116 secara substansial telah diterapkan. same as lease assets and liabilities recognized under PSAK 30. The
requirements of PSAK 116 have been substantially applied.
Aset sewaan disusutkan berdasarkan umur manfaatnya. Akan tetapi, jika tidak terdapat Leased assets are depreciated based on their useful lives.
kepastian yang memadai bahwa Grup akan memperoleh kepemilikan pada akhir masa However, if there is no reasonable certainty that the Group will
sewa, aset sewa pembiayaan disusutkan penuh selama jangka waktu yang lebih obtain ownership at the end of the lease term, the finance lease
pendek antara masa sewa dan umur manfaatnya. asset is fully depreciated over the shorter of the lease term and its
useful life.
Sewa operasi adalah sewa selain sewa pembiayaan. Pembayaran yang dibebankan An operating lease is a lease other than a finance lease. Payments
dalam sewa operasi diakui sebagai beban dalam laba rugi dengan dasar garis lurus charged under operating leases are recognized as an expense in
selama masa sewa. profit or loss on a straight-line basis over the lease term.
Sewa dimana Grup tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat Leases in which the Group does not transfer substantially all the
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Biaya langsung awal risks and rewards of ownership of an asset are classified as
yang dikeluarkan untuk menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke operating leases. Initial direct costs incurred in negotiating and
nilai tercatat dari aset sewaan dan diakui selama masa sewa dengan dasar yang sama arranging an operating lease are added to the carrying amount of
dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode the leased asset and recognized over the lease term on the same
dimana pendapatan tersebut diperoleh. basis as rental income. Contingent rents are recognized as income
in the period in which they are earned.
Implementasi PSAK 115 dan 116 tidak mempunyai dampak signifikan atas laporan The implementation of PSAK 115 and 116 has no significant impact
keuangan konsolidasian. on the financial statements konsolidasian.
m. Liabilitas imbalan kerja m. Employee benefit liabilities
Grup mencatat liabilitas imbalan kerja yang tidak didanakan berdasarkan Undang-Undang The Group recognizes its unfunded employee benefits liability in
Republik Indonesia No. 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah accordance with Law of the Republic of Indonesia No. 6/2023 on
Republik Indonesia No. 35 tahun 2021. “Cipta Kerja” and Republic of Indonesia Government Regulation No.
35/2021.
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui Pension costs under the Group’s defined benefit pension plans are
perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit-credit determined by periodic actuarial calculation using the projected-unit-
dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun credit method and applying the assumptions on discount rate and
tahunan. annual rate of increase in compensation.
14
Page 19
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
m. Liabilitas imbalan kerja (lanjutan) m. Employee benefit liabilities (continued)
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan Remeasurement of the net defined benefit liability, which is
komprehensif lain, terdiri dari: recognized in other comprehensive income, consists of:
a. Keuntungan atau kerugian aktuarial; a. Actuarial gain or loss;
b. Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga b. Return on plan assets, excluding amounts included in net
neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto; interest on liabilities (assets) net defined benefit;
c. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam c. Any changes in the impact of asset limits, excluding amounts
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto. included in net interest on the net defined benefit liability (asset).
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti neto, yang dicatat dalam saldo laba Remeasurement of the net defined benefit liability, which is recorded
sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada tahun in retained earnings as other comprehensive income, is not
berikutnya. reclassified to profit or loss in the following year.
Biaya jasa lalu diakui pada laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara: Past service costs are recognized in profit or loss at the earlier of:
a. ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan a. when program amendments or curtailments occur; and
b. ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. b. when the entity recognizes restructuring costs or related
termination benefits.
Beban imbalan jangka panjang lainnya ditentukan dengan metode projected unit credit Other long-term benefit expenses are determined using the
dengan metode yang disederhanakan di mana metode ini tidak mengakui pengukuran projected unit credit method with a simplified method where this
kembali dalam penghasilan komprehensif lain. Biaya jasa kini, biaya bunga neto atas method does not recognize remeasurement in other comprehensive
liabilitas imbalan pasti neto dan pengukuran Kembali liabilitas imbalan pasti neto diakui pada income. Current service cost, net interest expense on the net
laba rugi tahun berjalan. defined benefit liability and remeasurement of the net defined benefit
liability are recognized in profit or loss for the year.
n. Perpajakan n. Taxation
Grup menyajikan kurang bayar/lebih bayar atas pajak penghasilan, jika ada, sebagai bagian The Group presents the underpayment/ overpayment of income
dari “Beban Pajak - Kini” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. tax, if any, as part of “Tax Expense - Current” in the statement of
profit or loss and other comprehensive income.
Pajak final Final tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, In accordance with tax regulations in Indonesia, final tax is imposed
dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami on the gross value of the transaction, and is still imposed even
kerugian. though the transaction actor suffers a loss.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212. Oleh karena itu, Final tax is not included in the scope regulated by PSAK No. 212.
Grup menyajikan beban pajak final atas pendapatan keuangan sebagai pos tersendiri. Therefore, the Group presents the final tax expense on financial
income as a separate item.
Pajak kini Current tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan Current tax assets and liabilities for the current year are measured
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan at the amount expected to be refunded from or paid to the taxation
pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau authority. The tax rates and tax regulations used to calculate the
secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. amount are those that have been enacted or substantively enacted
at the reporting date.
Penghasilan kena pajak berbeda dengan laba yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan Taxable income differs from profit reported in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain karena penghasilan kena pajak tidak termasuk bagian dari or loss and other comprehensive income because taxable income
pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun-tahun yang does not include parts of income or expenses that are taxed or
berbeda, dan juga tidak termasuk bagian-bagian yang tidak dikenakan pajak atau tidak deductible in different years, and also excludes items that are not
dapat dikurangkan. taxed or not deductible.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized using the liability method for temporary
pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah differences at the reporting date between the tax bases of assets
tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. and liabilities and their carrying amounts for financial reporting
purposes at the reporting date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary
kecuali: differences, except:
a. liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau a. deferred tax liabilities arising from the initial recognition of
liabilitas dari transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi goodwill or from an asset or liability from a transaction that is not
tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak; a business combination transaction, and at the time of the
transaction does not affect the accounting profit and taxable
profit/loss;
b. dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi, Grup asosiasi dan kepentingan b. dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi, Grup
dalam pengaturan bersama, yang saat pembalikannya dapat dikendalikan dan besar asosiasi dan kepentingan dalam pengaturan bersama, yang saat
kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat. pembalikannya dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya
bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat.
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary
saldo kredit pajak yang tidak digunakan dan akumulasi rugi fiskal yang tidak terpakai. Aktiva differences, the balance of unused tax credits and tax losses
pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa jumlah penghasilan kena pajak unused. Deferred tax assets are recognized to the extent that it is
akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, probable that the taxable income will be available against which the
dan penerapan kredit pajak yang tidak terpakai serta akumulasi rugi fiskal yang dapat deductible temporary differences and the application of unused tax
digunakan, kecuali: credits and the accumulated tax losses can be applied, except:
15
Page 20
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
n. Perpajakan (lanjutan) n. Taxation (continued)
Pajak tangguhan (lanjutan) Deferred tax (continued)
a. jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam a. if the deferred tax asset arising from the initial recognition of an
transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba asset or liability in a transaction other than a business
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak; atau combination transaction and does not affect the accounting profit
nor taxable profit / income taxes; or
b. dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas investasi, Grup asosiasi dan b. of the deductible temporary differences of investments,
kepentingan dalam pengaturan bersama, aset pajak tangguhan hanya diakui bila besar associates and interests in joint arrangements, deferred tax
kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat dan assets are only recognized when it is probable that the
laba kena pajak dapat dikompensasi dengan beda temporer tersebut. temporary differences will not reverse in the near term and
taxable profit can be compensated against the temporary
differences.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan The carrying amount of deferred tax assets is reviewed at each
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian reporting date and reduced to the extent taxable income may not be
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. sufficient to compensate for some or all of the benefits of the
deferred tax assets.
Aset pajak tangguhan yang tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan Deferred tax assets are not recognized are reviewed at each
akan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang reporting date and will be recognized when it is probable that
akan tersedia untuk pemulihannya. taxable profit in future be available for recovery.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan Deferred tax assets and liabilities are measured using the tax rates
akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif expected to apply in the year when the asset is realized or the
pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada liability is settled based on tax rates and tax regulations enacted or
tanggal pelaporan. substantively enacted at the reporting date.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disalinghapuskan jika terdapat hak Deferred tax assets and deferred tax liabilities offset if there is a
secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak legal right to offset the tax assets is now against tax liabilities
kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau present or deferred tax assets and deferred tax liabilities in the
Grup yang bermaksud untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas lancar same entity, or a Group that intends to realize the asset and settle
berdasarkan jumlah neto. current liabilities based on the net amount.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai Revenues, expenses and assets are recognized net on the amount
(PPN) kecuali: of Value Added Tax (VAT) except:
a. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh a. VAT arising from the purchase of assets or services that can not
kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset be credited by the tax office, which in this case VAT is
atau sebagai bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan recognized as part of the acquisition cost of the asset or as part
of an item loads that are applied; and
b. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN. b. Receivables and payables presented include the amount of
VAT.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk The amount of net VAT recovered from, or payable to, the tax office
sebagai bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan. is included as part of receivables or payables on the statement of
financial position.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers
Grup menerapkan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus The Group has applied PSAK No. 115, which requires revenue
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: recognition to fulfill 5 steps of assessment:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan a. Identify contract(s) with a customer
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan b. Identify the performance obligations in the contract. Performance
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik obligations are promises in a contract to transfer to a customer
berbeda ke pelanggan. goods or services that are distinct.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak c. Determine the transaction price. Transaction price is the amount
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang of consideration to which an entity expects to be entitled in
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu exchange for transferring promised goods or services to a
jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut customer. If the consideration promised in a contract includes a
sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa variable amount, the Group estimates the amount of
yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa consideration to which it expects to be entitled in exchange for
yang akan dibayarkan selama periode kontrak. transferring the promised goods or services to a customer less
the estimated amount of service level guarantee which will be
paid during the contract period.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar d. Allocate the transaction price to each performance obligation on
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif goods or services promised in the contract here these are not
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. directly observable, the relative stand-alone selling price are
estimated based on expected cost-plus margin.
e. Pengakuan pendapatan Ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan e. Recognize revenue when performance obligation is satisfied by
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah transferring a promised goods or services to a customer (which
memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut). is when the customer obtains control of that goods or services).
o. Pengakuan pendapatan dan beban o. Revenue and Expense Recognition
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni: A performance obligation may be satisfied at the following:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau a. A point in time (typically for promises to transfer goods to a
customer); or
16
Page 21
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
o. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) o. Revenue and Expense Recognition (continued)
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk b. Over time (typically for promises to transfer services to a
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran customer). For a performance obligation satisfied over time, the
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui Group selects an appropriate measure of progress to determine
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. the amount of revenue that should be recognized as the
performance obligation is satisfied.
Pendapatan dari penjualan barang merupakan penjualan putus diakui pada saat barang Revenue from sales of goods is recognized when the goods are
diserahkan kepada pelanggan. delivered to the customer.
Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual). Beban bunga dari instrumen keuangan Expenses are recognized when incurred (accrual basis). Interest
diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif. expense on financial instruments is recognized in profit or loss on an
accrual basis using the effective interest rate method.
p. Laba per saham p. Earnings per share
Grup menerapkan PSAK No. 233 “Laba per Saham”. Informasi segmen disusun sesuai The Group applies PSAK No. 233 "Earnings per Share". Segment
dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan information is prepared in accordance with the accounting policies
keuangan konsolidasian. Laba per saham dasar dihitung dengan membagi jumlah laba adopted for preparing and presenting the consolidated financial
tahun yang berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar statements. Basic earnings per share is computed by dividing the
sepanjang periode pelaporan. total profit for the year by the weighted average number of ordinary
shares outstanding during the reporting period.
q. Informasi segmen q. Segment information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup Operating segments are identified based on internal reports
yang secara regular ditelaah oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka regarding components of the Group which are regularly reviewed by
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah the chief operating decision maker in order to allocate resources
suatu komponen dari entitas: and assess the performance of the operating segments. An
operating segment is a component of the entity:
- Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan - Those involved in business activities that generate income and
menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan incur expenses (including income and expenses related to
komponen lain dari entitas yang sama); transactions with other components of the same entity);
- Yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan - Which operating results are regularly reviewed by the chief
operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada operating decision maker to make decisions about resources to
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan be allocated to the segment and assess its performance; and
- Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. - Separate financial information is available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi Information used by operational decision makers in the context of
sumber daya dan penillaian kinerja terfokus pada kategori dari setiap bisnis. resource allocation and performance assessment is focused on the
categories of each business.
r. Instrumen keuangan r. Financial instruments
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan sebagai berikut: The Group classifies financial instruments as follows:
Aset keuangan Financial assets
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur The Group classifies its financial assets into the following category:
pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui (a) financial assets measured at fair value through profit or loss, (b)
pendapatan komprehensif lainnya, dan (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan financial assets measured at fair value through other
diamortisasi. comprehensive income, and (c) financial assets measured at
amortised cost.
Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain The Group’s financial assets consist of cash and cash equivalents,
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak trade receivables and other receivables classified as financial
memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan assets at amortized cost. The Group has no financial assets
komprehensif lain. measured at fair value through profit or loss and other
comprehensive income.
Grup menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu model The Group used 2 (two) methods to classify its financial assets,
bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset based on the Group’s business model in managing the financial
keuangan (“SPPI”). assets, and the contractual cash flow of the financial assets
(“SPPI”).
Pengujian SPPI SPPI Test
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual As a first step of its classification process, the Group assesses the
keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI. contractual terms of financial to identify whether they meet the SPPI
test.
Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan Principal for the purpose of this test is defined as the fair value of
pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada the financial asset at initial recognition and may change over the life
pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon). of the financial asset (for example, if there are repayments of
principal or amortisation of the premium/discount).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas The most significant elements of interest within an arrangement are
nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan typically the consideration for the time value of money and credit
pertimbangan dan memperhatikan faktor- faktor yang relevan seperti mata uang dimana risk. To make the SPPI assessment, the Group applies judgment
aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan. and considers relevant factors such as the currency in
17
Page 22
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
r. Instrumen keuangan (lanjutan) r. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Pengujian SPPI (lanjutan) SPPI Test (continued)
which the financial asset is denominated, and the period for which
the interest rate is set.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas In contrast, contractual terms that introduce a more than de minimis
risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan exposure to risks or volatility in the contractual cash flows that are
pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual yang hanya merupakan pembayaran unrelated to a basic lending arrangement, do not give rise to
pokok dan bunga atas saldo SPPI. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan contractual cash flows that are solely payments of principal and
untuk diukur pada Fair Value through Profit or Loss (“FVTPL”). interest on the amount outstanding. In such cases, the financial
asset is required to be measured as Fair Value through Profit or
Loss (“FVTPL”).
Penilaian model bisnis Business model assessment
Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan The Group determines its business model at the level that best
bagaimana Grup mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. reflects how it manages the Group’s financial assets to achieve its
business objective.
Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada The Group’s business model is not assessed on an instrument-by-
tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang instrument basis, but at a higher level of aggregated portfolios and
dapat diamati seperti: is based on observable factors such as:
Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis How the performance of the business model and the financial
tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci; assets held within that business model are evaluated and reported
to the entity’s key management personnel;
Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam The risks that affect the performance of the business model (and
model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola; the financial assets held within that business model) and, in
particular the way those risks are managed;
• Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan • How business managers are compensated (for example,
pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih); whether the compensation is based on the fair value of the
assets managed or on the contractual cash flows collected);
• Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting • The expected frequency, value, and timing of sales are also
dari penilaian Grup. important aspects of the Group’s assessment.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa The business model assessment is based on reasonably expected
mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah scenarios without taking “worst case” or “stress case” scenarios into
pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Grup account. If cash flows after initial recognition are realised in a way
tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, that is different from the Group’s original expectations, the Group
tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang does not change the classification of the remaining financial assets
baru atau yang baru dibeli selanjutnya. held in that business model, but incorporates such information when
assessing newly originated or newly purchased financial assets
going forward.
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola Financial assets are measured at amortized cost if the financial
dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka asset is managed in a business model aimed at owning a financial
mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang asset in order to obtain a contractual cash flow and the contractual
pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan requirements of a financial asset that on a given date increases the
bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. cash flow solely from the principal and interest payments (“SPPI”) of
the amount owed.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi At initial recognition, the financial assets measured at amortized
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya cost are recognized at the fair value plus the transaction fee and
perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. subsequently measured at amortized cost by using the effective
interest rate.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Interest income from financial assets measured at amortized cost is
dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai recorded in the statements of profit and loss and other
“Pendapatan Keuangan”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui comprehensive income and is recognized as "Finance Income".
sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui didalam laporan keuangan When a decline in value occurs, the impairment loss is recognized
konsolidasian sebagai “Kerugian penurunan nilai”. as a deduction of the recorded value of the financial asset and is
acknowledged in the consolidated financial statements as
"Impairment loss".
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur The Group classified its financial assets into these categories: (a)
pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) pinjaman yang diberikan dan piutang, (c) aset financial assets measured at fair value through profit or loss, (b)
keuangan dimiliki hingga jatuh tempo dan (d) aset keuangan tersedia untuk dijual. Klasifikasi loans and receivables, (c) financial assets held to maturity, and (d)
ini tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan tersebut. Manajemen menentukan financial assets available for sale. This classification depends on the
klasifikasi aset keuangan tersebut pada saat awal pengakuannya. purpose of acquiring such financial assets. Management determines
the classification of such financial assets at the beginning of its
recognition.
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, kecuali: or specified payments and have no quotes on the active market,
except:
18
Page 23
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
r. Instrumen keuangan (lanjutan) r. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment (continued)
• yang dimaksudkan oleh Grup untuk dijual dalam waktu dekat, yang diklasifikasikan • intended by the Group for sale in the near future, which is
dalam kelompok diperdagangkan, serta yang pada saat pengakuan awal ditetapkan classified as held for trading, as well as which at the time of initial
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi; recognition is determined to be measured at fair value through
profit or loss;
• yang pada saat pengakuan awal ditetapkan dalam kelompok tersedia untuk dijual; atau • which at the time of initial recognition is set as available for sale;
or
• dalam hal Grup mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara • in the case of the Group may not obtain substantial initial
substansial kecuali yang disebabkan oleh penurunan kualitas pinjaman yang diberikan investment unless caused by a decrease in the quality of loans
dan piutang. provided and receivables.
Pada saat pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang diakui pada nilai wajarnya At the time of initial recognition, loans and receivables are
ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan recognized at their fair value plus transaction fees and are further
menggunakan metode Suku Bunga Efektif (“SBE”). Pendapatan dari aset keuangan dalam measured on amortized acquisition costs using the Effective Interest
kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang dicatat di dalam laporan laba rugi dan Rate (“EIR”) method. Income from financial assets in the category
penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan sebagai “Pendapatan Keuangan”. Dalam hal of loans and receivables is recorded in the statements of profit or
terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai pengurang dari nilai loss and other comprehensive income and is reported as "Finance
tercatat dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang dan Income". In the event of impairment, impairment losses are reported
diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai “Kerugian as a deduction from the carrying value of the financial assets in loan
penurunan nilai”. and receivables and are recognized in the statements of profit and
loss and other comprehensive income as "Impairment loss".
Metode Suku Bunga Efektif (”SBE”) Effective Interest Method (“EIR”)
SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari EIR is a method of calculating the amortised cost of a financial asset
instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode and of allocating interest income over the relevant period. The EIR
yang relevan. SBE adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts
penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan (including all fees and other forms paid or received that form an
dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan integral part of the EIR, transaction costs and other premiums or
premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih discounts) through the expected life of the financial instrument, or,
tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset where appropriate, a shorter period to the net carrying amount of
keuangan pada saat pengakuan awal. financial assets on initial recognition.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari Income is recognized on an effective interest rate basis for financial
aset keuangan FVTPL. instruments other than those financial assets at FVTPL.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai Financial assets, other than those at FVTPL, are assessed for
pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti indicators of impairment at the end of each reporting date. Financial
objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal assets are considered to be impaired when there is objective
aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas evidence that, as a result of one or more events that occurred after
masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. the initial recognition of the financial asset, the estimated future cash
flows of the investment have been affected.
Penerapan PSAK No. 109 “Instrumen Keuangan” telah mengubah metode perhitungan The adoption of PSAK No. 109 “Financial Instrument” changed the
kerugian penurunan nilai dari pendekatan kerugian yang telah terjadi (incurred loss) sesuai method of calculating impairment from incurred loss in accordance
PSAK no. 239 “Instrumen Keuangan Pengakuan dan Pengukuran” dengan pendekatan with PSAK no. 239 “Financial Instrument: Recognition and
Kerugian Kredit Ekspektasian (“ECL”). Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan Measurement” to Expected Credit Loss (“ECL”). The Group
(simplified) dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian yaitu kerugian kredit adopted the simplified expected credit loss approach which is using
ekspektasian sepanjang umur (lifetime). lifetime expected credit loss.
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Bukti objektif penurunan nilai aset keuangan termasuk sebagai berikut: Objective evidence of impairment of financial assets could include:
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam; atau • significant financial difficulty of the issuer or counterparty; or
• pelanggaran kontrak, seperti terjadinya gagal bayar atau tunggakan pembayaran pokok • breach of contract, such as default or delinquency in interest or
atau bunga; atau principal payments; or
• terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan • it becomes probable that the borrower will enter bankruptcy or
reorganisasi keuangan; atau financial re- organisation; or
• hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan keuangan. • the disappearance of an active market for that financial asset
because of financial difficulties.
Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan For certain categories of financial assets, such as receivables,
diturunkan secara individual akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti assets that are assessed not to be impaired individually are, in
objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Grup atas addition, assessed for impairment on a collective basis. Objective
tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran evidence of impairment for a portfolio of receivables could include
piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi the Group’s past experience of collecting payments, an increase in
nasional atau lokal yang berkorelasi dengan gagal bayar atas piutang. the number of delayed payments in the portfolio past the average
credit period, as well as observable changes in national or local
economic conditions that correlate with default on receivables.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian For financial assets carried at amortised cost, the amount of the
penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini impairment loss is measured as the difference between the asset’s
dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif carrying amount and the present value of estimated future cash
awal dari aset keuangan. flows, discounted at the financial asset’s original effective interest
rate.
19
Page 24
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
r. Instrumen keuangan (lanjutan) r. Financial instruments (continued)
Liabilitas Keuangan (lanjutan) Financial Liabilities (continued)
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian For financial assets carried at amortised cost, the amount of the
penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini impairment loss is measured as the difference between the asset’s
dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif carrying amount and the present value of estimated future cash
awal dari aset keuangan. flows, discounted at the financial asset’s original effective interest
rate.
Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara The carrying amount of the financial asset is reduced by the
langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi impairment loss directly for all financial assets with the exception of
melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut receivables, where the carrying amount is reduced through the use
dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang of an allowance account. When a receivable is considered
sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah uncollectible, it is written off against the allowance account.
tercatat akun cadangan piutang diakui dalam laba rugi. Subsequent recoveries of amounts previously written off are
credited against the allowance account. Changes in the carrying
amount of the allowance account are recognized in profit or loss.
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value
melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup through profit or loss or financial liabilities at amortized cost. The
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Group determines the classification of its financial liabilities at initial
recognition.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat Financial liabilities are initially measured at fair value. Transaction
diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas costs that are directly attributable to the acquisition of financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari liabilities (other than financial liabilities at fair value through profit or
nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang loss) are added to or deducted from the fair value of the financial
dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada liabilities, as appropriate, on initial recognition. Transaction costs
nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. directly attributable to the acquisition of financial liabilities at fair
value through profit or loss are recognized immediately in profit or
loss.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas The Group’s financial liabilities consist of trade payables, other
jangka pendek lainnya diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya payables, accrued expenses and other current liabilities classified
diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui as financial liabilities at amortized cost. The Group has no financial
laba rugi. liabilities measured at fair value through profit or loss.
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya After initial recognition, interest-bearing financial liabilities are
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. subsequently measured at amortized cost using the EIR method.
Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman At the reporting dates, accrued interest expenses is recorded
terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam separately from the associated borrowings within the current
laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi liabilities section. Gains and losses are recognized in profit or loss
SBE. when the liabilities are derecognized as well as through the EIR
amortisation process.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium Amortized cost is calculated by taking into account any discount or
atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. premium on acquisition and fee or costs that are an integral part of
Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban Keuangan” dalam laba rugi. the EIR. The EIR amortisation is included in “Finance Costs” in profit
or loss.
Penghentian pengakuan Derecognition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan A financial liability is derecognized when it is extinguished, that is
dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. when the obligation specified in the contract is discharged or
cancelled or expired.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi When an existing financial liability is replaced by another from the
pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila same lender on substantially different terms, or the terms of an
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran existing financial liability are substantially modified, such an
atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas exchange or modification is treated as derecognition of the original
keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat financial liability and recognition of a new financial liability, and the
masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi. difference in the respective carrying amounts is recognized in the
profit or loss.
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan Amortized cost of financial instruments
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode SBE dikurangi Amortized cost is computed using the EIR method less any
cadangan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. allowance for impairment and principal repayment or reduction. The
Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan calculation takes into account any premium or discount on
termasuk biaya transaksi dan fee yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SBE. acquisition and includes transaction costs and fees that are an
integral part of the EIR.
Saling hapus dari instrumen keuangan Offsetting of financial instruments
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi Financial assets and financial liabilities are offset and the net
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum amount reported in the consolidated statement of financial position
untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk recognized amounts and there is an intention to settle on a net
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. basis, or to realize the assets and settle the liabilities
simultaneously.
20
Page 25
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi kebijakan akuntansi Material (lanjutan) 2. Material accounting Policies Information (continued)
s. Peristiwa setelah periode pelaporan s. Events after the reporting period
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan Events occurring after the reporting period that provide additional
informasi mengenai posisi keuangan Grup pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa information about the Group's financial position at the reporting date
penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa- (adjustment events), if any, are reflected in the consolidated
peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian financial statements. Events that occurred after the reporting period
(peristiwa non penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan that did not require adjustment (non-adjustment events), if the
keuangan konsolidasian. amount is material, have been disclosed in the consolidated
financial statements.
t. Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif t. Accounting standars issued but not yet effective
Penerapan dari standar baru, interpretasi, amandemen dan penyesuaian tahunan terhadap Application of new standards, interpretations, annual amendments
standar akuntansi, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2026 tidak menyebabkan and adjustments to applicable accounting standards effective from
perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memberikan dampak January 1, 2026 no causing significant changes
yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan keuangan konsolidasian pada Company accounting policies and not have a material impact on the
tahun berjalan: amounts reported in the consolidated financial statements in the
current year:
Standar baru, amandemen dan revisi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif New standard, amendments and revisions issued but not yet
untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2026 adalah sebagai berikut: effective for the financial year beginning January 1, 2026 are as
follows:
• PSAK No. 116, “Sewa” • PSAK No. 116, “Leases”
• PSAK No. 201, “Penyajian Laporan Keuangan” • PSAK No. 201, “Presentation of Financial Statements”
• PSAK No. 207, “Laporan Arus Kas” • PSAK No. 207, “Statement of Cash Flow”
• PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” • PSAK No. 107, “Financial Instruments: Disclosures”
• PSAK No. 409, “Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah” • PSAK No. 409, “Accounting for Zakat, Infaq and Alms”
• PSAK No. 401, “Penyajian Laporan Keuangan Syariah” • PSAK No. 401, “Presentation of Islamic Financial Statements”
Standar baru, amandemen dan revisi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif New standard, amendments and revisions issued but not yet
untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2025 adalah sebagai berikut: effective for the financial year beginning January 1, 2025 are as
follows:
• PSAK No. 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” • PSAK No. 221, “The Effects of Changes in Foreign Exchange
Rates”
• PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi” • PSAK No. 117, “Insurance Contracts”
• PSAK No. 103, “Kombinasi Bisnis” • PSAK No. 103, “Business Combinations”
• PSAK No. 105, “Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang • PSAK No. 105, “Non-current Assets Held for Sale and
Dihentikan” Discontinued Operations”
• PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” • PSAK No. 107, “Financial Instruments: Disclosures”
• PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” • PSAK No. 109, “Financial Instruments”
• PSAK No. 115, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan” • PSAK No. 115, “Revenue from Contracts with Customers”
• PSAK No. 201, “Penyajian Laporan Keuangan” • PSAK No. 201, “Presentation of Financial Statements”
• PSAK No. 207, “Laporan Arus Kas” • PSAK No. 207, “Statement of Cash Flows”
• PSAK No. 216, “Aset tetap” • PSAK No. 216, “Fixed assets”
• PSAK No. 219, “Imbalan kerja” • PSAK No. 219, “Employee Benefits”
• PSAK No. 228, “Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama” • PSAK No. 228, “Investments in Associates and Joint Ventures”
• PSAK No. 232, “Instrumen Keuangan: Penyajian” • PSAK No. 232, “Financial Instruments: Presentation”
• PSAK No. 236, “Penurunan Nilai Aset” • PSAK No. 236, “Impairment of Assets”
• PSAK No. 237, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” • PSAK No. 237, “Provisions, Contingent Liabilities and Contingent
Assets”
• PSAK No. 238, “Aset Takberwujud” • PSAK No. 238, “Intangible Assets”
• PSAK No. 240, “Properti Investasi” • PSAK No. 240, “Investment Property”
• SAK Indonesia untuk Entitas Privat • Indonesian FAS for Private Entities
• PSAK No. 370, “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak” • PSAK No. 370, “Accounting for Tax Amnesty Assets and
Liabilities”
• ISAK No. 335, “Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba” • ISAK No. 335, “Presentation of Financial Statements of Not-for-
Profit Entities”
Pada tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan sedang As at the completion date of these financial statements, the
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, amandemen dan Company is evaluating the potential impact of the new standard,
revisi pada laporan keuangan konsolidasian Perusahaan. amendments, and revisions on the Company’s consolidated
financial statements.
3. Penggunaan estimasi, pertimbangan, dan asumsi manajemen 3. Use of management's estimates, judgments and assumptions
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2, pada In applying the Group's accounting policies, as disclosed in Note 2, to
laporan keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan the consolidated financial statements, management is required to make
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. estimates, judgments and assumptions about the carrying amounts of
Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang assets and liabilities that are not readily available by other sources.
dipertimbangkan relevan. These estimates and assumptions are based on historical experience
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, Management believes that the following disclosures include a summary
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap of the significant estimates, judgments and assumptions made by
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian. management that affect the reported amounts and the disclosures in
the consolidated financial statements.
Pertimbangan signifikan dalam Penerapan kebijakan akuntansi Significant considerations in the application of accounting
policies
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan Catatan 2, tidak terdapat In the process of applying the accounting policies described in Note 2,
pertimbangan signifikan yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan there are no significant judgments that have a material impact on the
keuangan konsolidasian. amounts recognized in the consolidated financial statements.
Sumber estimasi ketidakpastian Sources of estimated uncertainty
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi The main assumptions about the future and other key sources in
ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat estimating uncertainty at the reporting date that have a significant risk
21
Page 26
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. Penggunaan estimasi, pertimbangan, dan asumsi manajemen (lanjutan) 3. Use of management's estimates, judgments and assumptions
(continued)
Sumber estimasi ketidakpastian (lanjutan) Sources of estimated uncertainty (continued)
menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode of causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and
berikutnya diungkapkan dibawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter liabilities in subsequent periods are disclosed below. The Group based
yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi its assumptions and estimates on parameters available when the
mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang consolidated financial statements were prepared. Existing conditions
berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan and assumptions about future developments are subject to change due
tersebut terjadi. to changes in market situations which are beyond the control of the
Group. These changes are reflected in the assumptions when the
circumstances occurred.
a. Nilai wajar aset a. Fair value of assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus The cost of property, plant and equipment is depreciated using the
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Masa manfaat ekonomis tersebut adalah straight-line method over their estimated useful lives. These
umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan bisnisnya. economic useful lives are generally expected in the industry in
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa which the Group does business. Changes in the level of usage and
manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan technological developments may affect the economic useful lives
mungkin direvisi. and residual values of the assets, and therefore future depreciation
charges may be revised.
b. Estimasi umur manfaat aset tetap b. Estimated useful lives of fixed assets
Grup memperkirakan masa manfaat aset tetapnya berdasarkan perkiraan penggunaan yang The Group estimates the useful lives of its property, plant and
diharapkan dan penilaian aset kolektif praktek perindustrian, teknik evaluasi internal dan equipment based on the expected use and valuation of collective
pengalaman dengan penggunaan aset serupa. assets of industrial practice, internal evaluation techniques and
experience with the use of similar assets.
Perkiraan masa manfaat dikaji setidaknya setiap tahun dan diperbaharui jika perkiraan The estimated useful lives are reviewed at least annually and are
berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan kerusakan fisik dan keausan, updated if the estimates differ from previous estimates due to
keusangan teknis atau komersial dan hukum pembatasan lain dalam penggunaan aset. physical damage and wear, technical or commercial obsolescence
and other legal restrictions on the use of assets.
Tidak ada perubahan masa manfaat aset tetap selama tahun berjalan. There are no changes in the useful lives of fixed assets during the
year.
c. Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan c. Fair value of financial assets and liabilities
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan The Group accounts for certain financial assets and liabilities at fair
penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai value, which requires theuse of accounting estimates. While
wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai significant components of fair value measurement are determined
wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. using verifiable objective evidence, the amount of change in fair
Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara value would have been different if the Group used a different
langsung laba atau rugi Grup. valuation methodology. Changes in fair value of these financial
assets and liabilities could directly affect the Group's profit or loss.
d. Imbalan kerja jangka panjang d. Long term employee benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang The determination of the employee benefit liability depends on
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut choosing certain assumptions used by the actuary in calculating the
termasuk antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji yang ditentukan dengan amount of the liability. These assumptions include, among others,
mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata the discount rate and the rate of increase in salary determined by
uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu reference to the market yields on high-quality corporate bond
liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. interest in the currency of the payment of benefits and have a long-
term employee benefits obligation.
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif The actual results that differ from the Group's assumptions are
lain dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang recorded in other comprehensive income and, accordingly, have an
diakui dan liabilitas yang pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan impact on the recognized amounts of other comprehensive income
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikin perbedaan and liabilities in future periods. Management believes that the
signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat assumptions used are appropriate and fair, however that significant
berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang. differences in actual results, or significant changes in these
assumptions, could have a significant impact on the amount of long-
term employee benefit liabilities.
4. Kas dan setara kas 4. Cash and cash equivalents
2026 2025
Kas 465.627.176 381.832
465.627.176 381.832
Bank
Rupiah Indonesia Rupiah
PT. Bank Mayapada 540.505 870.505 PT. Bank Mayapada
PT Bank Central Asia Tbk 1.820.768.329 38.541 PT. Bank Central Asia Tbk
US Dollar US Dollar
PT Bank Central Asia Tbk - - PT. Bank Central Asia Tbk
1.821.308.834 909.046
Jumlah 2.286.936.010 1.290.878
Rekening bank Grup ditempatkan pada bank pihak ketiga. Pendapatan bunga atas The Group's bank accounts are maintained with third-party banks. Interest
rekening bank diakui berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada masing- income on bank accounts is recognized based on the applicable interest
masing bank. Pada tanggal 30 Juni 2026, Grup tidak memiliki deposito berjangka.. rates of the respective banks. As of June 30, 2026, the Group had no time
deposits.
22
Page 27
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. Piutang usaha – pihak ketiga 5. Trade receivables – third parties
2026 2025
Berdasarkan pelanggan
PT Lazada Indonesia - -
PT Shopee International Indonesia - -
PT Tokopedia - -
PT Yamaha Motor Indonesia - -
Matahari Mall - -
EGO ANDIKA ADI KUNCORO 1.135.677.787,00 -
FEBRIYANI 659.006.745,00 -
PT Global Digital Niaga - -
PUJI LESTARI 522.955.138,00 -
Rumah Sakit Umum Persahabatan - -
PT Mitra Bekat - -
PT Dekoruma Inovasi Lestari - -
PT Akulaku Silver Indonesia - -
LIDIA TRI REZEKI 387.162.317,00 -
UPT Puskesmas Poris GAGA - -
PT Ritel Bersama Nasional - -
PT Bukalapak.com Tbk - -
2.704.801.988,13 -
2026 2025
Bedasarkan katagori (hari)
Lewat jatuh tempo
Kurang dari 30 hari 1.569.124.200,00 -
31-60 hari - - 31-60 days
61-90 hari 1.135.677.788,13 - 61-90 days
2.704.801.988,13 -
Seluruh piutang usaha di denominasi dalam mata uang Rupiah. All trade receivables are denominated in Rupiah currency.
Manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang usaha dapat ditagih sehingga tidak Management believes that all trade receivables are collectible and
dibentuk cadangan penurunan nilai. therefore no allowance for impairment is created.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara Management also believes that there are no risks that are significantly
signifikan atas piutang tersebut di atas. concentrated above accounts receivable tementioned above.
6. Piutang lain-lain – pihak berelasi 6. Other receivables – related party
2026 2025
PT Olive Power Invest 1.160.000.000,00 -
Jumlah 1.160.000.000,00 -
Piutang lain-lain tidak dikenakan suku bunga dan tanpa jaminan. Seluruh piutang lain- Other receivables are not subject to interest and are unsecured. All other
lain di denominasi dalam mata uang Rupiah. Manajemen berpendapat bahwa seluruh receivables are denominated in Rupiah. Management believes that all
piutang lain-lain dapat ditagih sehingga tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan other receivables are collectible and therefore no allowance for impairment
nilai. losses is provided.
7. Persediaan 7. Inventories
2026 2025
Plastik 862.858.349 939.734.971
Kasur 4.432.151.276 6.773.389.808
Perabotan kantor 3.652.505.650 4.824.130.404
Aksesoris tempat tidur 1.338.631.584 1.770.368.938
Knockdown - -
Perlengkapan rumah tangga 2.838.043.298 4.378.302.519
Sofa 1.862.888.473 2.463.867.198
Lemari kayu 6.761.047.207 9.448.083.783
Accesories 12.743.404 12.743.404
Lemari pajangan kayu - -
Dinning 168.177.039 226.611.029
Laundry & cleaning 69.219.308 75.959.808
Elektronik 362.854.824 370.005.328
Perabotan bayi 226.253.893 293.435.450
Merchandise 1.403.721 206.670.080
Lainnya 881.354.741 4.330.594.538
Jumlah 23.470.132.767 36.113.897.258
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai sehingga Management believes that there is no indication of impairment so that
manajemen tidak melakukan penyisihan penurunan nilai. management does not provide allowance for impairment.
Tidak terdapat persediaan yang digunakan sebagai jaminan. There is no inventory that are used as collateral.
Pada tanggal 26 Februari 2025 persediaan telah diasuransikan kepada BCA Insurance On 26 February 2025, the inventory was insured with BCA Insurance
dengan nomor polis 012801252500042. Nilai pertanggungan asuransi sebesar Rp under policy number 012801252500042. The sum insured is Rp
19.000.000.000 (sembilan belas miliar rupiah). 19,000,000,000 (nineteen billion rupiah).
23
Page 28
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. UANG MUKA PEMBELIAN 8. PURCHASE ADVANCE
2026 2025
Hommy Bed - -
Callista Sofa - -
Dakota Sofa - -
Gussant Sofa - -
PT Garuda Sejahtera Furintraco - -
PT Palem Karya Abadi - -
PT Bagus Indah Lestari - -
PT Subaru Jaya Sukses - -
Callista Premium - -
PT Bintang Gemilang Interindo - -
PT Besar Inti Global - -
CV Della Sukses - -
PT Duta Cipta Unggul - -
Dua Saudagar - -
Cahaya Utama Jaya - -
Karya Guna - -
PT Cham - -
Lain-lain (Dibawah Rp 150 Juta) - -
Jumlah - -
9. Aset Tetap Bersih 9. Fix Assets - net
Rincian akun ini adalah sebagai berikut : The details of account are as follows :
2026
Saldo Awal / Beginning Penambahan / Additional Reklasifikasi Saldo Akhir /
Balance /Reclasificastio Ending Balance
Pemilikan langsung
n
Biaya perolehan Acquisition Cost
Tanah - Land
Gedung - Building
mesin - Vehicle
peralatan kantor - Office equipment
equipment
Peralatan pemasaran -
Jumlah - - - - Total
2025
Saldo Awal / Beginning Penambahan / Additional Reklasifikasi/ Saldo Akhir /
Pemilikan langsung Balance Reclasificastion Ending Balance
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Gedung 984.046.931 - 984.046.931 - Building
Mesin 2.400.815.496 2.400.815.496 - Vehicle
Inventaris kantor 2.438.467.348 2.438.467.348 - Office equipment
Peralatan pemasaran 1.131.099.415 - 1.131.099.415 - Marketing equipment
Jumlah 6.954.429.190 - 6.954.429.190 - Total
Nilai buku 7.236.997.784 -
2025
Saldo Awal / Beginning Penambahan / Additional Reklasifikasi / Saldo Akhir /
Pemilikan langsung Balance Reclasificastion Ending Balance
Biaya perolehan Acquisition Cost
Tanah 1.893.500.000 - 1.893.500.000 - Land
Gedung 3.045.290.313 - 3.045.290.313 - Building
Mesin 4.978.916.986 - 4.978.916.986 - Vehicle
Peralatan kantor 2.854.088.547 - 2.854.088.547 - Office equipment
Peralatan pemasaran 1.419.631.128 - 1.419.631.128 - Marketing equipment
Jumlah 14.191.426.974 - 14.191.426.974 - Total
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2026 2025
Beban usaha (Catatan 23) - -
- -
Hak atas tanah Land rights
Grup sebelumnya memiliki hak atas tanah berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan (“SHGB”) The Group previously held land rights in the form of a Building Rights
yang berlokasi di Komp. Pergudangan Bizpoint, Blok Dubai No. 12, Kel. Sukamulya, Title Certificate (“SHGB”) located at Komp. Pergudangan Bizpoint, Blok
Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dengan luas 444 m². Dubai No. 12, Kel. Sukamulya, Cikupa District, Tangerang Regency,
24
Page 29
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset Tetap Bersih (lanjutan) 9. Fix Assets - net (continued)
Biaya perolehan (lanjutan) Acquisition Cost (continued)
Hak atas tanah (lanjutan) Land rights (continued)
Hak atas tanah tersebut telah dialihkan kepada pihak lain berdasarkan Akta Pengalihan Banten Province, with a total area of 444 sqm. The land rights were
Hak atas Tanah. Dengan demikian, pada tanggal 30 Juni 2026, Grup tidak lagi memiliki hak subsequently transferred to another party pursuant to the Deed of
atas tanah tersebut. Transfer of Land Rights. Accordingly, as of June 30, 2026, the Group
no longer held such land rights.
10. Aset Hak Guna 10. Right of use assets
2026
Saldo Awal / Beginning Penambahan / Additional Reklasifikasi / Saldo Akhir /
Pemilikan langsung Balance Reclasificstion Ending Balance
Biaya perolehan Acquisition Cost
Gedung - - - - Building
Vehicle
Jumlah - - - -
Akumulasi penyusutan
Gedung - - - Building
- - - - Vehicle
Jumlah - - - -
Nilai buku - -
2025
Saldo Awal / Beginning Penambahan / Additional Reklasifikasi / Saldo Akhir /
Balance Reclasificstion Ending Balance
Pemilikan langsung
Biaya perolehan Acquisition Cost
Gedung 5.881.079.889 - - 5.881.079.889 Building
Jumlah 5.881.079.889 - 5.881.079.889
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Gedung 3.410.691.060 2.470.388.829 - 5.881.079.889 Building
Jumlah 3.410.691.060 2.470.388.829 - 5.881.079.889
2.470.388.829 -
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2026 2025
Beban usaha (Catatan 23) - 2.470.388.829
- 2.470.388.829
Aset hak guna bangunan beralamat di Jl. Raya Otista No. 33, Kel. Bidara Cina, Kec. The right-of-use asset for the building is located at Jl. Raya Otista No. 33,
Jatinegara, Jakarta Timur, yang digunakan Perusahaan sebagai gudang penyimpanan Kel. Bidara Cina, Jatinegara District, East Jakarta, and is used by the
persediaan dan untuk menunjang kegiatan operasional Perusahaan. Company as a warehouse for inventory storage and to support the
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi yang mengindikasikan adanya Management believes that there were no circumstances indicating
penurunan nilai aset hak guna pada tanggal 30 Juni 2026. impairment of the right-of-use asset as of June 30, 2026.
11. Aset Tak Berwujud 11. Intangible Assets
2026 2025
Perangkat lunak komputer
Saldo awal 171.089.527
Penambahan -
Jumlah 171.089.527
Akumulasi amortisasi
Saldo awal 60.802.365
Penambahan 110.287.162
Jumlah 171.089.527
Nilai buku - -
12. Utang Usaha - Pihak Ketiga 12. Trade payables - third parties
2026 2025
Berdasarkan pemasok
PT Gadingmas Wirajaya - -
PT Graha Seribu Satu Jaya - -
Subaru Jaya Sukses - -
PT Tanditama Mandiri - -
PT Multinugraha Kencana - -
PT Universal Furnitech Mandiri - -
PT Quantum Tosan Internasional - -
PT Pungut Permai Perkasa - -
PT Sukses Teknik Inovasi - -
25
Page 30
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. Utang Usaha - Pihak Ketiga (lanjutan) 12. Trade payables - third parties (continued)
PT Bagus Indah Lestari - -
PT Halim Jaya Pratama - -
PT Universal Furnitech Industri - -
PT Sinar Kirana Mulia - -
PT MAPOLU 195.200.000 -
Jumlah 195.200.000 -
2026 2025
Berdasarkan pemasok (hari)
Lewat jatuh tempo
Kurang dari 30 hari 99.700.000,00 -
31-60 hari 59.300.000,00 - 31-60 days
61-90 hari 36.200.000,00 - 61-90 days
lebih dari 90 hari - - More than 90 days
Jumlah 195.200.000,00 -
Seluruh utang usaha di denominasi dalam mata uang Rupiah. Utang usaha ini tidak memiliki All trade payables are denominated in Rupiah currency. These accounts
bunga dan tanpa jaminan. payable have no interest and are unsecured.
13. Biaya yang masih harus dibayar 13. Accrued expenses
2026 2025
Biaya jasa profesional - 47.739.298
Lain-lain - -
- 47.739.298
14. Liabilitas sewa 14. Lease liabilities
Jadwal pembayaran sewa minimum liabilitas sewa berdasarkan perjanjian sewa Grup pada The future minimum lease payments of lease liabilities required under the
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: Group's outstanding lease agreements as of June 30, 2026 and December
31, 2025 are as follows:
2026 2025
Dalam satu tahun - -
- -
dengan lima tahun
Jumlah - -
Bunga bersih - -
Jumlah nilai tunai - - Total cash value
Bagian liabilitas sewa - -
pembiayaan
tempo dalam waktu 1 tahun maturing within 1 year
Bagian jangka panjang - -
Liabilitas sewa menurut pesewa adalah sebagai berikut:
2026 2025
Pihak berelasi (Catatan 29) - -
dikurangi bagian bunga - -
Jumlah nilai tunai - -
Bagian liabilitas sewa yang jatuh - -
Jatuh tempo dalam waktu 1 tahun
- -
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup tidak memiliki saldo liabilitas As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Group has no outstanding
sewa. lease liabilities.
Perjanjian sewa bangunan yang berlokasi di Jl. Raya Otista No. 33, Kelurahan Bidara Cina, The lease agreement for the building located at Jl. Raya Otista No. 33, Bidara
Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, yang digunakan sebagai gudang penyimpanan Cina, Jatinegara, East Jakarta, which is used as an inventory warehouse and
persediaan dan kantor operasional, berlaku sampai dengan tanggal 4 Juli 2026. operational office, is valid until July 4, 2026.
Selama periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026, pembayaran sewa During the six-month period ended June 30, 2026, lease payments for the
atas bangunan tersebut sebesar Rp510.000.000 telah dibayarkan dan dicatat sebagai building amounting to Rp510,000,000 were paid and recognized as rental
beban sewa pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. expense in the statement of profit or loss and other comprehensive income.
Pada tanggal 30 Juni 2026, tidak terdapat saldo liabilitas sewa yang terutang sehubungan As of June 30, 2026, there was no outstanding lease liability related to these
dengan pembayaran sewa tersebut. lease payments.
.
15. Utang bank jangka pendek 15. Bank loan short term
2026 2025
PT Bank Central Asia Tbk
Akun utang - - Loan Account (PRK)
Jumlah - -
26
Page 31
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. Utang bank jangka pendek (lanjutan) 15. Bank loan short term (continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup tidak memiliki saldo utang bank As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Group had no
jangka pendek. outstanding short-term bank loans.
Pada tahun sebelumnya, Grup memiliki fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (“Bank In the previous year, the Group had a credit facility from PT Bank Central
BCA”) berupa fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran) dengan plafon sebesar Asia Tbk (“Bank BCA”) in the form of an overdraft facility with a maximum
Rp7.000.000.000 yang digunakan untuk tambahan modal kerja usaha. Fasilitas kredit limit of Rp7,000,000,000, which was used for additional working capital
tersebut telah berakhir dan seluruh saldo utang terkait telah lunas per tanggal 31 Desember purposes. The credit facility had expired and all related outstanding
2025. Dengan demikian, pada tanggal 30 Juni 2026 tidak terdapat saldo maupun fasilitas balances were fully settled as of December 31, 2025. Accordingly, as of
kredit yang masih terutang kepada Bank BCA. June 30, 2026, there were no outstanding balances or credit facilities
payable to Bank BCA.
16. Kepentingan non-pengendali 16. Non-controlling interest
Kepentingan non-pengendali atas aset bersih entitas anak yang dikonsolidasi terhadap Non-controlling interests in the net assets of the consolidated subsidiaries
laporan keuangan konsolidasian sebagai berikut: to the consolidated financial statements are as follows:
2026 2025
PT Anak Sribu Pulau 4.848.350 4.930.000 PT Anak Sribu Pulau
PT Archipelago Khatulistiwa Persada 4.843.360 4.930.000 PT Archipelago Khatulistiwa Persada
Jumlah 9.691.710 9.860.000 Total
17. Modal saham 17. Share capital
Sesuai dengan pasal 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2024, Komposisi In accordance with Article 2 of Financial Services Authority Regulation
pemegang saham Entitas Induk pada tanggal 30 Juni 2026, adalah sebagai berikut: (OJK) No. 4 of 2024, the shareholding composition of the Parent Entity as
of 30 June 2026 was as follows:
Pemegang saham / Jumlah saham/ Number Persentase kepemilikan / Jumlah/ Amount
Shareholders of Shares Percentage of Ownership
% (Rp)
PT Olive Power Invest 1.290.407.112 67,91% 12.904.071.120
Masyarakat 609.666.202 32,09% 6.096.662.020
1.900.073.314 100,00% 19.000.733.140
Komposisi pemegang saham Entitas Induk pada tanggal 30 Juni 2026 berdasarkan laporan The composition of the Company’s shareholders as of June 30, 2026
yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut: based on the reports managed by PT Bima Registra, the Securities
Administration Bureau, are as follows:
Pemegang saham / Jumlah saham/ Number Persentase kepemilikan / Jumlah/ Amount
Shareholders of Shares Percentage of Ownership
% (Rp)
PT Olive Power Invest 1.290.157.112 67,90% 12.901.571.120
PT Pacific Prima Permata 87.633.400 4,61% 876.334.000
Masyarakat 522.282.802 27,49% 5.222.828.020
1.900.073.314 100,00% 19.000.733.140
18. Agio Saham 18. Shares premium
Harga saham/ shares price 400.000.000 lembar saham/ per share Rp 100 Rp 40.000.000.000
Nilai nominal saham/ share capital at par
value 400.000.000 lembar saham/ per share Rp 10 Rp 4.000.000.000
Agio saham-Penawara umum perdana/ Rp 36.000.000.000
share premium initial publlic offering
Dikurangi/less:
Biaya emisi saham/ net of share emission
cost Rp 3.485.952.565
Total agio saham/ Total share premium Rp 32.514.047.435
Agio saham merupakan kelebihan pembayaran dari pemegang saham atas nilai nominal Share premium represents the excess of payments from shareholders
saham. over the par value of the shares.
Saldo akhir agio waran / Ending balance of warrant premium
Saldo awal / Beginning balance Rp 32.514.047.435
Penambahan / Addition Rp -
Pengurangan / Deduction Rp -
Saldo akhir / Ending balance Rp 32.514.047.435
19. Agio waran 19. Warrant Premium
Harga saham/ shares price 62.526 lembar saham/ per share x Rp 120 Rp 7.503.120
Nilai nominal saham/ share capital at par
value 62.526 lembar saham/ per share x Rp 10 Rp 625.260
Total agio waran / Total warrant agio Rp 6.877.860
Mutasi agio waran/ Mutation of warrant agio:
Saldo awal /Beginning balance Rp 8.064.540
Penambahan / addition Rp -
Saldo akhir agio waran / Ending balance of warrant premium Rp 8.064.540
27
Page 32
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. Saldo laba (defisit) – Tidak ditentukan penggunaannya 20. Retained earnings (deficit) – Unappropriated
2026 2025
Saldo laba awal tahun (14.460.232.411) (6.123.257.346) Beginning balance
Ditentukan untuk cadangan umum - - Appropriation for general reseve
Rugi bersih periode berjalan (3.122.523.453) (8.249.462.835) Net loss for the period
Penyesuaian konsolidasi - 87.512.230 Consolidation adjustment
Jumlah (17.582.755.864) (14.460.232.411) Total
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 para pemegang saham Based on the Annual General Meetings of Shareholders on 2026, the
menyetujui untuk tidak melakukan penyisihan saldo laba sebagai cadangan umum. shareholders approved not to appropriate any retained earnings as a general
reserve.
21. Penjualan 21. Sales
2026 2025
Penjualan pihak ketiga
Perabotan kantor 1.537.517.447 4.425.037.655 Office equipment
kasur 1.391.449.119 2.474.282.448 Mattress
plastik 1.434.063.198 894.247.652 Plastic
Knockdown - 600.264.474 Knockdown
sofa 492.913.335 1.100.004.935 Sofa
aksesoris tempat tidur 1.872.042.777 181.542.801 Bedding Accesoris
Laundry & Cleaning 6.958.372 184.731.053 Laundry & Cleaning
perabotan 3.597.501.082 11.458.856 Baby equipment
lain -lain 1.043.553.876 299.762.832 Others
Jumlah 11.375.999.205 10.171.332.706 Net sales – product classification
22. Beban Pokok Penjualan 22. Cost of Good Sold
2026 2025
Saldo persediaan pada awal tahun 36.113.897.256 33.514.215.436 Inventories at beginning of the year
Pembelian - bersih - 8.816.499.168 Purchases - net
Barang tersedia untuk dijual 36.113.897.256 42.330.714.604
Saldo persediaan pada akhir tahun (23.470.132.767) (36.113.897.256)
Jumlah 12.643.764.489 6.216.817.348 Total
Tidak terdapat pembelian dari pemasok tunggal yang jumlahnya melebihi 10% dari jumlah There is no purchase from a single supplier that amounts to more than 10%
pembelian. of the total purchase.
23. Beban Usaha 23. Opearting Expenses
2026 2025
Gaji dan kesejateraan karyawan 185.400.000 1.580.951.473
Penyusutan aset hak guna 2.470.388.829
(catatan 10) (Note 10)
Penyusutan aset tetap (Catatan 9) 3.343.036.167
Jasa profesional 600.277.627 2.039.195.596
Iklan dan promosi 109.624.724
Peralatan dan perlengkapan kantor -
Asuransi 34.648.300
Biaya administrasi bank 537.269.524 Bank administration
Denda Pajak 495.753.719
Telepone dan internet 48.470.737 171.815.349
Perbaikan dan pemeliharaan 5.000.000 88.123.500
Sumbangan dan perjamuan 2.241.569 91.099.344
Perijinan dan legalitas 51.456.000 115.905.400
Listrik dan air 51.625.041
Point voucher 190.692.477
Bahan bakar, tol dan parkir 51.758.015
Amortisasi aset tak berwujud 110.287.162
(catatan 11) (Note 11)
Beban pengiriman 195.200.000 21.588.036
BPJS 13.074.996 29.718.776,00
Komisi penjualan 0
Imbalan kerja (Catatan 26) 0
Transport 586.000 35.180.558
PBB 65.863.248
Keamanan dan kebersihan 5.025.000
Perjalanan dinas 0
Keperluan kantor 91.982.284 124.375.550,00
Sewa 510.000.000 204.000.000,00
Lain-lain 150.007.220 296.457.346
Jumlah 1.853.696.433 12.264.383.135
28
Page 33
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. Pendapatan (beban) lain-lain 24. Other income (expenses)
2026 2025
Penghasilan lain-lain
2.845 Interest income
23.324.914 Others
Jumlah pendapatan lain-lain - 23.327.759
Beban lain-lain
Beban bunga sewa gedung (41.298.936) Interest expense - lease building
administrasi bank (1.230.025) (20.300.521) Bank Administration
beban bungan bank (637.315.758) Interest expense bank
selisih mata uang asing (2.461) Foreign Currency Difference
laba(rugi) penjualan aset (1.461.989.961) Gain / Loss on Asset Sales
Beban piutang tak tertagih (112.739.924) Bad Debt Expense
Jumlah beban lain-lain (1.230.025) (2.273.647.561) Total Other Expenses
Jumlah (1.230.025) (2.250.319.802) Grand Total
25. Perpajakan 25. Tax
a. Uang muka pajak a. Prepaid tax
2026 2025
PPN 46.480.896 102.718.696,00
PPh 21 29.770.433 24.326.829,00
PPh 23 -
PPh 25 -
PPh 4(2) -
Jumlah 76.251.329 127.045.525,00
b. Utang pajak b. Tax Payable
2026 2025
PPN 356.644.506 195.934.968
PPh 21 -
PPh 23 -
PPh 25 -
PPh 4(2) 87.500 -
jumlah 356.732.006 195.934.968
c. Pajak penghasilan c. Income tax
Manfaat (beban) pajak : Tax benefits (expenses):
2026 2025
Pajak kini -
Pajak tangguhan 2.310.747.369
Jumlah manfaat (beban) pajak - 2.310.747.369
Pajak kini Current tax
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan The reconciliation between profit (loss) before tax according to the
komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut: statement of profit or loss and other comprehensive income with
taxable profit is as follows:
2026 2025
Laba (rugi) sebelum beban pajak (3.122.691.743) (10.560.287.580)
Menurut expense based on consolidated
laporan laba rugi dan statements
penghasilan komprehensif of profit or loss and other
lain konsolidasian comprehensive income
Rugi sebelum beban pajak (16.829.002) (7.737.693)
Penghasilan entitas anak of subsidiaries
Rugi sebelum beban pajak (3.105.862.741) (10.552.549.888)
Penghasilan Perusahaan expense the Company
Beda temporer
Beban manfaat karyawan - - Post-employment benefit
- -
Beda tetap
Sumbangan dan entertaiment 2.241.569 - Donations and entertaint
Pajak - - Tax
Penghasilan jasa giro - - Current account income
Lain - lain - - Others
PPH pasal 25 - - Income tax article 25
PPh pasal 22 - - Article 22
- -
Rugi fiskal (3.103.621.172) (10.552.549.888)
Kompensasi kerugian fiskal (10.374.328.542) (10.374.328.800)
Penghasilan kena pajak - -
29
Page 34
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. Perpajakan (lanjutan) 25. Tax (continued)
c. Pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax (continued)
Pajak kini (lanjutan) Current tax (continued)
tax-loss carryforward (13.477.949.714) (20.926.878.688)
Beban pajak kini - -
Berdasarkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan tahun 2025, Perusahaan memiliki Based on the Company's 2025 Annual Corporate Income Tax Return,
saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasikan sebesar Rp10.374.328.542. Untuk periode the Company had fiscal losses available for carryforward amounting to
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan mengalami rugi fiskal Rp10,374,328,542. For the six-month period ended June 30, 2026, the
sebesar Rp3.103.621.172. Dengan demikian, Perusahaan tidak memiliki penghasilan Company incurred a fiscal loss of Rp3,103,621,172. Accordingly, the
kena pajak dan tidak terdapat beban pajak penghasilan kini untuk periode tersebut. Company had no taxable income and no current income tax expense
for the period.
d. Aset pajak tangguhan d. Deffered tax asset
2026
Diakui pada
Diakui catat penghasilan
pada komprehensif
laba rugi / lainnya/Recognized
1 Januari 2026 / Reconized to others comprehensif Penyesuaian / 30 Juni 2026/
January, 1 2026 profit or loss Income Adjustment June, 30 2026
Imbalan kerja - - - - - Employee benefit
karyawan
Rugi fiskal 4.603.913.311 - - - 4.603.913.311
Jumlah 4.603.913.311 - - - 4.603.913.311
2025
Diakui pada
Diakui catat penghasilan
pada komprehensif
laba rugi / lainnya/Recognized
1 Januari 2025 / Reconized to others comprehensif Penyesuaian / 31 Desember 2025/
January, 1 2025 profit or loss Income Adjustment Desember, 31 2025
Imbalan kerja 10.813.684 -10.813.684 - - -
karyawan
Rugi fiskal 2.282.352.278 2.321.561.053 - - 4.603.913.331
Jumlah 2.293.165.962 2.310.747.369 - - 4.603.913.331
26. Liabilitas imbalan kerja 26. Employee benefits liabilities
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan memiliki karyawan aktif. Sampai dengan tanggal As of June 30, 2026, the Company had active employees. As of the
pelaporan, Perusahaan belum melakukan penilaian aktuaria atas liabilitas imbalan kerja reporting date, the Company had not performed an actuarial valuation of
untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026. its employee benefits liability for the six-month period ended June 30,
2026.
2026 2025
Usia pensiun normal : - - : Normal retirement age
Metode : - - : Method
-
Tingkat kenaikan gaji : - - : Salary increase rate
Bunga teknis : - - : Technical interest
Mortality : - - : Mortality
Jumlah karyawan : - - : Total of employees
a. Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain adalah: a. Amounts recognized in the statements of profit or loss and other
comprehensive income are:
2026 2025
Biaya jasa kini - - Current sevice cost
Beban bunga - - Interest cost
Jumlah - - Total
b. Jumlah diakui dalam pendapatan komprehensif lain: b. Amount recognized in other comprehensive income:
2026 2025
Keuntungan (kerugian) aktuarial Actuarial Gains or (Losses) on:
atas:
- - Changes in financial assumptions
Jumlah - - Total
2026 2025
Saldo pada awal tahun - - Beginning balance
Biaya jasa kini - - Current Sevice Cost
Biaya bunga - - Interest Cost
Dampak Kurtailment - - Impact of Curtailment
30
Page 35
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. Liabilitas imbalan kerja (lanjutan) 26. Employee benefits liabilities (continued)
b. Jumlah diakui dalam pendapatan komprehensif lain: (lanjutan) b. Amount recognized in other comprehensive income: (continued)
Pendapatan komprehensif lain - - Other Comprehensive Income
Saldo akhir - - Ending balance
27. Laba per saham dasar 27. Basic earnings per share
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
2026 2025
Nilai nominal per lembar 10 10 Nominal value per share
Rata-rata tertimbang dari jumlah saham 1.900.073.314 Weighted average number of shares for
untuk perhitungan laba (rugi) dasar per the calculation of net income (loss) basis
saham - 1.900.073.314
Rugi bersih entitas induk (3.122.523.453) (8.249.462.835) Loss of the parent entity
Rugi per saham (1,64) (4,34) Earning per shares
Grup tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni The Group had no potentially dilutive ordinary shares as of June 30, 2026
2026 dan 31 Desember 2025. and December 31, 2025.
28. Informasi segmen 28. Segment information
Segmen Usaha Business segment
Grup tidak menyajikan informasi segmen usaha karena Grup hanya memiliki satu segmen The Group does not provide information on business segments because it
usaha yaitu industry furniture . only has one business segment, namely the furniture industry
29. Transaksi dengan pihak berelasi 29. Transactions with related parties
a. Sifat dari yang terkait a. The nature of related
PT Olive Power Invest merupakan pemegang saham pengendali Perusahaan. PT Anak PT Olive Power Invest is the controlling shareholder of the Company.
Sribu Pulau dan PT Archipelago Khatulistiwa Persada merupakan entitas anak PT Anak Sribu Pulau and PT Archipelago Khatulistiwa Persada are
Perusahaan. subsidiaries of the Company.
b. Remunerasi bagi jajaran manajemen kunci b. Remuneration of key management personnel
- -
c. Saldo dan transaksi pihak terkait c. Balances and transactions of related parties
Grup mempunyai saldo dan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana diungkapkan PT Olive Power Invest is the controlling shareholder of the Company.
di bawah ini. PT Olive Power Invest merupakan pemegang saham pengendali As of June 30, 2026, the Company had a receivable from PT Olive
Perusahaan. Pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan memiliki piutang kepada PT Olive Power Invest amounting to Rp1,160,000,000 and a payable to PT Olive
Power Invest sebesar Rp1.160.000.000 dan utang kepada PT Olive Power Invest Power Invest amounting to Rp180,182,437.
sebesar Rp180.182.437.
Persentase terhadap jumlah Aset /
Percentage to total Asset 2026
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025 / 30 Juni 2026 /
June, 30 2026 December, 31 2025 30-Jun-26
Piutang pihak berelasi /
Receivable from related party 1.160.000.000 - 3,34%
PT Olive Power Invest
Persentase terhadap jumlah Liabilitas /
Percentage to total Liabilities 2026
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025 / 30 Juni 2026 /
June, 30 2026 December, 31 2025 30-Jun-26
Hutang pihak berelasi /
Due to related party 180.182.437 3.500.000.000 24,61%
PT Olive Power Invest
Transaksi pihak berelasi dilakukan dengan ketentuan yang setara dengan yang berlaku Related party transactions are carried out under conditions equivalent to
dalam transaksi yang wajar (Arm's length transaction) dimana transaksi di antara pihak - those applicable in arm's length transactions, in which transactions
pihak yang bebas, tidak saling terkait dan bertindak independen satu terhadap yang lain. between parties are independent, unrelated and act independently of one
Oleh karena itu, transaksi ini dijalankan dengan syarat dan kondisi yang terbaik untuk another. Therefore, this transaction is carried out on the best terms and
mereka masing-masing (in their best interests ). conditions for each of them (in their best interests).
30. Perikatan dan perjanjian 30. Alliances and agreements
- Perjanjian sewa - Lease agreement
Perusahaan memiliki perjanjian sewa gudang dengan pihak pengendali sebelumnya The Company has a warehouse lease agreement with the former
dengan nilai sewa sebesar Rp85.000.000 per bulan. Perjanjian tersebut berlaku controlling party with a monthly rental fee of Rp85,000,000. The
sampai dengan Juli 2026. Beban sewa untuk periode enam bulan yang berakhir agreement is effective until July 2026. Rental expenses for the six-
pada tanggal 30 Juni 2026 telah dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan month period ended June 30, 2026 have been recognized in the
komprehensif lain konsolidasian. consolidated statement of profit or loss and other comprehensive
income.
31
Page 36
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. Kelangsungan Usaha 31. Going Concern
1 Optimalisasi Aset dan Persediaan 1 Optimization of assets and inventories
Perusahaan melanjutkan program optimalisasi aset dan persediaan melalui penjualan The Company continues to optimize its assets and inventories through
persediaan yang tersedia secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan the gradual sale of available inventories. This initiative is intended to
likuiditas, mengurangi biaya penyimpanan dan pemeliharaan persediaan, serta improve liquidity, reduce inventory storage and maintenance costs, and
mendukung kebutuhan modal kerja Perusahaan. support the Company's working capital requirements..
2 Efisiensi operasional dan pengendalian biaya 2 Operational efficiency and cost control
Perusahaan melakukan evaluasi secara berkelanjutan terhadap struktur biaya dan The Company continuously evaluates its cost structure and operating
kegiatan operasional serta menerapkan langkah-langkah efisiensi untuk menyesuaikan activities and implements efficiency measures to align its expenditures
tingkat pengeluaran dengan kondisi dan kebutuhan operasional Perusahaan. with the Company's current operating conditions and requirements.
3 Strategi modal dan keuangan 3 Capital and financial strategy
Perusahaan terus memantau posisi kas, kebutuhan modal kerja, serta kewajiban The Company continues to monitor its cash position, working capital
keuangan secara berkala untuk menjaga likuiditas yang memadai. Manajemen juga requirements and financial obligations on a regular basis to maintain
mengevaluasi berbagai alternatif pendanaan dan langkah strategis lainnya yang adequate liquidity. Management also evaluates various financing
diperlukan untuk mendukung kelangsungan usaha dan rencana pengembangan usaha alternatives and other strategic measures, as necessary, to support the
Grup. Group's going concern and future business development plans.
32. Manajemen risiko keuangan 32. Financial risk management
a. Faktor dan kebijakan manajemen risiko keuangan a. Factors and financial risk management policy
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, Grup menghadapi risiko In carrying out operating, investing and financing activities, the Group
keuangan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan risiko suku bunga. faces financial risks, namely credit risk, liquidity risk, currency risk and
Grup mendefinisikan risiko-risiko tersebut sebagai berikut: interest rate risk. The Group defines these risks as follows:
- Risiko kredit merupakan risiko yang muncul dikarenakan debitur tidak membayar - Credit risk is a risk that arises because the debtor does not pay all
semua atau sebagian piutang atau tidak membayar secara tepat waktu dan akan or part of the receivable or does not pay it in a timely manner and
menyebabkan kerugian Grup. will cause the Group to lose.
- Risiko likuiditas merupakan risiko atas ketidakmampuan Grup membayar - Liquidity risk is the risk of the Group's inability to pay its liabilities at
liabilitasnya pada saat jatuh tempo. Saat ini Grup berharap dapat membayar semua maturity. Currently, the Group expects to pay all liabilities at
liabilitas pada saat jatuh tempo. maturity.
- Risiko mata uang merupakan risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang - Currency risk is the risk of fluctuations in the value of financial
disebabkan perubahan nilai tukar mata uang asing. instruments due to changes in foreign currency exchange rates.
- Risiko suku bunga terdiri dari risiko suku bunga atas nilai wajar, yaitu risiko fluktuasi - Interest rate risk consists of interest rate risk over fair value, namely
nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan suku bunga pasar, dan risiko the risk of fluctuating value of financial instruments due to changes
suku bunga atas arus kas, yaitu risiko arus kas dimasa datang akan berfluktuasi in market interest rates, and interest rate risk on cash flows, namely
karena perubahan suku bunga pasar. the risk of future cash flows that will fluctuate due to changes in
market interest rates.
Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Direksi Grup telah In order to manage this risk effectively, the Group's Board of Directors
menyetujui beberapa strategi untuk pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan has approved several strategies for financial risk management, which
tujuan Grup. Pedoman ini menetapkan tujuan dan tindakan yang harus diambil dalam are in line with the Group's objectives. This guideline sets out the
rangka mengelola risiko keuangan yang dihadapi Grup. objectives and actions that must be taken in order to manage the
financial risks faced by the Group.
Pedoman utama dari kebijakan ini adalah sebagai berikut: The main guidelines of this policy are as follows:
- Meminimalkan dampak dari perubahan mata uang dan risiko pasar atas semua jenis - Minimize the impact of currency changes and market risk on all
transaksi dengan menyediakan cadangan mata uang yang cukup. types of transactions by providing sufficient currency reserves.
- Memaksimalkan penggunaan lindung nilai alamiah yang menguntungkan sebanyak - Maximizing the use of profitable natural hedging as much as
mungkin off-setting alami antara pendapatan dan biaya dan hutang piutang dalam possible the natural off-setting between income and expenses and
mata uang yang sama; dan accounts payable in the same currency; and
- Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana, konsisten, - All financial risk management activities are carried out prudently,
dan mengikuti praktik pasar terbaik. consistently and in accordance with best market practices.
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul apabila pelanggan atau pihak Credit risk is the risk of financial loss arising when a customer or
lawan gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada Grup. Risiko kredit Grup counterparty fails to meet its contractual obligations to the Group. The
terutama berasal dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan piutang lainnya. Grup Group's credit risk primarily arises from cash and cash equivalents,
mengelola risiko kredit dengan melakukan pemantauan terhadap saldo dan kolektibilitas trade receivables and other receivables. The Group manages its credit
piutang serta menempatkan dana pada institusi keuangan yang memiliki reputasi baik. risk by monitoring outstanding balances and the collectibility of
receivables and by placing its funds with reputable financial institutions.
Terkait dengan piutang kepada pelanggan dan pihak berelasi, Grup mengelola eksposur In relation to receivables from customers and related parties, the Group
risiko kredit melalui pemantauan secara berkala atas saldo piutang, umur piutang, dan manages its credit risk exposure through regular monitoring of
kolektibilitas masing-masing pihak. Manajemen melakukan evaluasi atas kemampuan outstanding balances, aging and collectibility of each counterparty.
pelanggan dan pihak berelasi dalam memenuhi kewajibannya. Pada tanggal 30 Juni Management evaluates the ability of customers and related parties to
2026, eksposur risiko kredit Grup terutama berasal dari kas dan setara kas, piutang meet their obligations. As of June 30, 2026, the Group's credit risk
usaha pihak ketiga, dan piutang pihak berelasi. exposure primarily arises from cash and cash equivalents, trade
receivables from third parties and receivables from related parties.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah At the reporting date, the Group's maximum exposure to credit risk is
sebesar nilai tercatat masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada the carrying amount of each financial asset category is presented in the
laporan posisi keuangan. statement of financial position.
32
Page 37
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
a. Faktor dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan) a. Factors and financial risk management policy (continued)
30 Juni 2026/ June 30, 2026 31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nilai tercatat / Maksimum eksposur/ Nilai tercatat / Maksimum eksposur/
carrying value Maximum exposure carrying value Maximum exposure
Kas dan 2.286.936.010 2.286.936.010 1.290.878 1.290.878
setara kas
Piutang 2.704.801.988 2.704.801.988 - -
usaha -
pihak ketiga
Piutang 1.160.000.000 1.160.000.000 - -
lain-lain
Jumlah 6.151.737.998 6.151.737.998 1.290.878 1.290.878
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko bahwa Grup mengalami kesulitan dalam memenuhi Liquidity risk is the risk that the Group may encounter difficulty in
kewajiban keuangannya pada saat jatuh tempo. Grup mengelola risiko likuiditas dengan meeting its financial obligations as they fall due. The Group manages
melakukan pemantauan secara berkala atas posisi kas, proyeksi arus kas, kebutuhan liquidity risk by regularly monitoring its cash position, cash flow
modal kerja, dan jatuh tempo liabilitas keuangan. Grup berupaya mempertahankan projections, working capital requirements and the maturity of its
tingkat likuiditas yang memadai untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat financial liabilities. The Group seeks to maintain an adequate level of
jatuh tempo. liquidity to meet its financial obligations as they fall due.
Tabel berikut menyajikan analisis liabilitas keuangan Grup berdasarkan sisa jatuh tempo The following table presents an analysis of the Group's financial
kontraktual pada tanggal pelaporan. liabilities based on their remaining contractual maturities as of the
reporting date.
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Liabilitas Keuangan Kurang dari
1 tahun/
less than 1-2 tahun/ 2-5 Tahun/ Lebih dari 5 tahun / Jumlah/
1 years Years Years More than 5 years Amount
Utang usaha - 195.200.000,00 - - - 195.200.000,00 Account Payable -
pihak ketiga Third Party
Biaya yang masih - - - - - Accrued expenses
harus dibayar
Utang pemegang saham 180.182.437 180.182.437 Shareholder Payable
Utang bank jangka - - - - - Short term bank loan
pendek
Liabilitas sewa - - - - - Lease Liability
Jumlah 375.382.437 375.382.437
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Liabilitas Keuangan Kurang dari
1 tahun/
less than 1-2 tahun/ 2-5 Tahun/ Lebih dari 5 tahun / Jumlah/
1 years Years Years More than 5 years Amount
Utang usaha - - - - - - Account Payable -
pihak ketiga Third Party
Biaya yang masih 47.739.298 - - - 47.739.298,00 Accrued expenses
harus dibayar
Utang pemegang saham 3.500.000.000 - - - 3.500.000.000 Shareholder Payable
pendek
Liabilitas sewa - - - - - Lease Liability
Jumlah 3.547.739.298 - - - 3.547.739.298
Risiko suku bunga Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga merupakan risiko perubahan nilai wajar atau arus kas masa Interest rate risk is the risk that the fair value or future cash flows of
depan dari instrumen keuangan akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Pada financial instruments will fluctuate due to changes in market interest
tanggal 30 Juni 2026, Grup tidak memiliki pinjaman bank berbunga yang material. Oleh rates. As of June 30, 2026, the Group had no material interest-bearing
karena itu, eksposur Grup terhadap risiko tingkat suku bunga tidak signifikan. bank borrowings. Accordingly, the Group's exposure to interest rate
risk was not significant.
Risiko perubahan kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi dan sosial politik Risk of changes in government policies, economic and socio-political
conditions
Kebijakan pemerintah baik yang menyangkut ekonomi dan moneter, serta kondisi sosial Government policies related to the economy and monetary, as well as
dan politik yang kurang kondusif akan berakibat menurunnya investasi dan unfavorable social and political conditions will result in a decline in
pembangunan. Risiko ini merupakan risiko yang bersifat sistematik (Systematic Risk investment and development. This risk is a systematic risk (Systematic
dimana bila risiko ini terjadi maka akan mempengaruhi secara negatif seluruh variabel Risk) where if this risk occurs it will negatively affect all the variables
yang terlibat, sehingga membuat kinerja Grup menurun risiko ini bahkan diversifikasi involved, thus reducing the Group's performance. This risk even
pun belum mampu menghilangkan risiko ini. diversification has not been able to eliminate this risk.
Estimasi nilai wajar Estimated fair value
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan The fair values of financial assets and financial liabilities are estimated
dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan. PSAK 107, “Instrumen for recognition and measurement purposes or for disclosure purposes.
Keuangan: Pengungkapan” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar PSAK 107, "FinancialInstruments: Disclosures" requires disclosures
dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut: of fair value measurements at the fair value hierarchy level as follows:
33
Page 38
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
a. Faktor dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan) a. Factors and financial risk management policy (continued)
- Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang - Quoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or
identik (tingkat 1); liabilities (level 1);
- Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi - Inputs other than quoted prices that are included in level 1 that are
untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak observable for assets or liabilities, either directly (eg prices) or
langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2); dan indirectly (eg derivatives of
prices) (level 2); and
- Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat - Inputs for assets or liabilities that are not based on observable
diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3). market data (unobservable input) (level 3).
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari The table below presents a comparison of the carrying value to the fair
instrumen keuangan Grup yang tercatat dalam laporan keuangan konsolidasian untuk value of the Group's financial instruments recorded in the financial
tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Nilai tercatat statements for the years ended June 30, 2026 and December 31,
aset dan liabilitas keuangan jangka pendek Grup mendekati nilai wajarnya karena 2025. The carrying amounts of the Group's short-term financial assets
instrumen keuangan tersebut memiliki jangka waktu yang pendek. and liabilities approximate their fair values due to the short-term nature
of these financial instruments.
30 Juni 2026/ June 30, 2026 31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nilai tercatat / Nilai Wajar/ Nilai tercatat / Nilai Wajar/
carrying value Fair Value carrying value Fair Value
Aset
Keuangan : Assets
Kas dan Setara 2.286.936.010 2.286.936.010 1.290.878 1.290.878 Cash and
Kas Cash
Equivalent
Piutang Usaha - 2.704.801.988 2.704.801.988 - - Account
pihak Ketiga Receivable -
Third Party
Piutang Pihak 1.160.000.000 1.160.000.000 - - Account
Berelasi Receivable -
Affiliated
Jumlah 6.151.737.998 6.151.737.998 1.290.878 1.290.878
Estimasi nilai wajar (lanjutan) Estimated fair value (continued)
30 Juni 2026/ June 30, 2026 31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nilai tercatat / Nilai Wajar/ Nilai tercatat / Maksimum
Nilai Wajar/eksposur/
carrying value Fair Value carrying value Maximum
Fair Valueexposure
Liabilitas
Keuangan : Liabilities
Utang usaha 195.200.000,00 195.200.000,00 - - Account
pihak ketiga Payable
Biaya yang - - 47.739.298 47.739.298 Accured
masih Payable
harus dibayar
Utang pemegang 180.182.437 180.182.437 3.500.000.000,00 3.500.000.000 Shareholder
saham Payable
Utang bank - - - - Short-term
jangka Bank Loan
pendek
Liabilitas - - - - Lease Liability
sewa
Jumlah 375.382.437 375.382.437 3.547.739.298 3.547.739.298
b. Manajemen permodalan b. Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan terpeliharanya rasio The main objective of the Group's capital management is to ensure the
modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi maintenance of a healthy capital ratio to support its business and maximize
pemegang saham. shareholder returns.
Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan The Group manages its capital structure and makes adjustments, based
perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, on changes in economic conditions. To maintain and adjust the capital
Grup dapat menerbitkan saham baru atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. structure, the Group may issue new shares or seek funding through loans.
Kebijakan Grup adalah untuk mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk The Group's policy is to maintain a healthy capital structure in order to
mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar. secure access to finance at a reasonable cost.
Rasio Adjusted Leverage pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah The Adjusted Leverage Ratio as of June 30, 2026 and December 31, 2025
sebagai berikut: are as follows:
2026 2025
Utang bank - -
Ekuitas 33.969.920.962 37.102.472.705
33. Kontinjensi 33. Contingency
Pada tanggal 30 Juni 2026, Grup tidak memiliki perkara hukum atau kontinjensi material As of June 30, 2026, the Group had no ongoing material legal proceedings
yang masih berlangsung yang dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan or contingencies that could have a significant impact on the Group's
konsolidasian Grup. Seluruh perkara hukum dengan PT Gadingmas Wirajaya telah consolidated financial statements. All legal proceedings with PT
diselesaikan dan tidak terdapat kewajiban kontinjensi yang masih terutang sehubungan Gadingmas Wirajaya had been resolved, and there were no outstanding
dengan perkara tersebut. contingent liabilities in connection with such proceedings.
34
Page 39
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (dahulu PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) DAN ENTITAS ANAK
PT ATLAS NEXUS GROUP Tbk (formerly PT OSCAR MITRA SUKSES SEJAHTERA Tbk) AND ITS SUBSIDIARIES
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes To The Consolidated Financial Statements
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal For The Periods Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June, 30 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian 34. Completion Of the Consolidated of Financial Statements
Manajemen Grup bertanggung jawab atas laporan keuangan konsolidasian Grup dan The Group's management is responsible for the consolidated financial
entitas anak untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026. statements of the Group and its subsidiaries for the six months period ended
Manajemen menyelesaikan laporan tersebut pada tanggal 24 Agustus 2026. June 30, 2026. Management completed the report on August 24, 2026.
35. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan 35. Events After the Reporting Period
Perubahan Nama Perseroan Change of the Company's Name
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 39 tanggal Based on the Deed of Minutes of the Annual General Meeting of
11 Juni 2026, para pemegang saham menyetujui perubahan nama Perseroan dari PT Shareholders No. 39 dated June 11, 2026, the shareholders approved the
Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk menjadi PT Atlas Nexus Group Tbk. Perubahan tersebut change of the Company's name from PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera
telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Tbk to PT Atlas Nexus Group Tbk. The change was approved by the
No. AHU-0049144.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 9 Juli 2026 dan berlaku sejak tanggal Minister of Law of the Republic of Indonesia pursuant to Decision No. AHU-
tersebut. 0049144.AH.01.02.TAHUN 2026 dated July 9, 2026 and became effective
on that date.
35
Names mentioned 97 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
ATLAS NEXUS GROUP Tbk
p.1 ×156
unresolved
org
PT Oscar Mitra
p.10
unresolved
org
Sukses Sejahtera Tbk
p.10
unresolved
person
Elizabeth Karina Leonita
· Notaris
p.10 ×22
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.10 ×5
unresolved
org
Minister of Law
p.10 ×4
unresolved
person
P. Suandi Halim
· Notaris
p.10 ×7
unresolved
org
PT Menteri
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Kembali.
p.10
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10 ×6
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.10 ×6
unresolved
person
Yunita Aristina
p.10 ×5
unresolved
org
Ministry of Law and Human Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.10 ×2
unresolved
person
Leonita
p.10 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.11 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.11
unresolved
person
CHRISTIANDI DJAYA SURYANA
· Komisaris Independen
p.11 ×4
unresolved
person
Angela Claresta Foek
· Anggota
p.11
unresolved
person
Henrika Cici Dormian Sinaga
· Anggota
p.11
unresolved
org
PT Anak Sribu
p.11
unresolved
org
PT Archipelago
p.12
unresolved
org
PT Anak Sribu Pulau
p.12 ×7
unresolved
org
Minister of Law and HumanRights
p.12
unresolved
org
PT Anak Sribu Pulau. Anggaran
p.12
unresolved
person
Agung Sri Wijayanti S.H.
· Notaris
p.12 ×2
unresolved
org
PT Anak Sribu Pulau. The Company's Articles
p.12
unresolved
org
Minister of Law and Human Perusahaan
p.12
unresolved
person
Wijayanti
p.12
unresolved
org
PT Archipelago Khatulistiwa Persada
p.12 ×9
unresolved
person
Aristina
p.12
unresolved
org
Minister of Tahun
p.12
unresolved
org
PT Archipelago Khatulistiwa Persada. Anggaran
p.12
unresolved
org
Bank Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
PT. Bank Mayapada
p.26 ×2
unresolved
org
PT Lazada Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Shopee International Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Yamaha Motor Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Mitra Bekat
p.27
unresolved
org
PT Dekoruma Inovasi Lestari
p.27
unresolved
org
PT Akulaku Silver Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Garuda Sejahtera Furintraco
p.28
unresolved
org
PT Palem Karya Abadi
p.28
unresolved
org
PT Bagus Indah Lestari
p.28 ×2
unresolved
org
PT Subaru Jaya Sukses
p.28
unresolved
org
PT Bintang Gemilang Interindo
p.28
unresolved
org
PT Duta Cipta Unggul
p.28
unresolved
org
PT Cham
p.28
unresolved
org
PT Gadingmas Wirajaya
p.29 ×2
unresolved
org
PT Graha Seribu Satu Jaya
p.29
unresolved
org
PT Tanditama Mandiri
p.29
unresolved
org
PT Multinugraha Kencana
p.29
unresolved
org
PT Universal Furnitech Mandiri
p.29
unresolved
org
PT Quantum Tosan Internasional
p.29
unresolved
org
PT Pungut Permai Perkasa
p.29
unresolved
org
PT Sukses Teknik Inovasi
p.29
unresolved
org
PT Halim Jaya Pratama
p.30
unresolved
org
PT Universal Furnitech Industri
p.30
unresolved
org
PT Sinar Kirana Mulia
p.30
unresolved
org
PT MAPOLU
p.30
unresolved
org
PT Bank Central BCA
p.31
unresolved
org
Asia Tbk
p.31
unresolved
org
Bank BCA
p.31 ×3
unresolved
org
PT Bima Registra
p.31 ×2
unresolved
org
PT Pacific Prima Permata
p.31
unresolved
—
Agio saham-Penawara umum perdana/
p.31
unresolved
—
Total agio saham/ Total share premium
p.31
unresolved
—
Pengurangan / Deduction
p.31
unresolved
—
Total agio waran / Total warrant agio
p.31
unresolved
org
Bank Administration
p.33
unresolved
org
PT Olive Perusahaan.
p.35
unresolved
org
PT Olive
p.35
unresolved
org
PT Olive Power Invest Transaksi
p.35
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.