Back to announcement
20240430_SMMA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632789_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted SMMASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 115
Page 1
sinarmas multiartha
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
SERTA UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024 DAN 31 MARET 2023
dan
Entitas Anak
Menara Tekno Lantai 7
Jl. Fachruddin Nomor 19
Jakarta 10250
Telp.: (62-21) 392-5660 ( HUNTING ) ; Facs.: (62-21) 392-5788
http:// www.smma.co.id
E-mail: multiartha@smma.co.id
Page 2
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan Entitas Anak pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN – Pada tanggal 31 Maret 2024 dan
31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada
31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 9
Lampiran
Informasi Tambahan – Laporan Keuangan Entitas Induk – Pada tanggal 31
Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir
Pada 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk I.1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Entitas Induk I.3
Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk I.4
Laporan Arus Kas Entitas Induk I.5
Page 3
Page 4
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Desember
Catatan 2024 2023
ASET
Kas dan Bank 2,4,51 8,758,604 9,533,705
Investasi Jangka Pendek 2,5,51
Pihak berelasi 50 31,947,618 24,097,445
Pihak ketiga 31,885,277 38,997,564
Cadangan kerugian penurunan nilai (175,475) (175,445)
Jumlah - bersih 63,657,420 62,919,564
Piutang Pembiayaan Multiguna 2,6
Pihak berelasi 756 756
Pihak ketiga 1,339,648 2,184,858
Pendapatan yang belum diakui (355) (674,212)
Cadangan kerugian penurunan nilai (65,584) (75,376)
Jumlah - bersih 1,274,465 1,436,026
Piutang Sewa Pembiayaan 2,7
Pihak berelasi 64,787 64,763
Pihak ketiga 141,292 145,917
Nilai residu yang terjamin 65,849 65,965
Penghasilan pembiayaan tangguhan (25,688) (21,358)
Simpanan jaminan (65,849) (65,965)
Cadangan kerugian penurunan nilai (20,549) (14,025)
Jumlah - bersih 159,842 175,297
Tagihan Anjak Piutang 2,8
Pihak berelasi 14,554 14,554
Pihak ketiga 1,699,131 2,669,235
Cadangan kerugian penurunan nilai (152,394) (170,272)
Jumlah - bersih 1,561,291 2,513,517
Piutang Premi dan Reasuransi 2,9,51
Pihak berelasi 50 57,648 7,184
Pihak ketiga 2,587,906 1,867,188
Cadangan kerugian penurunan nilai (16,122) (13,323)
Jumlah - bersih 2,629,432 1,861,049
Kredit 2,10,51
Pihak berelasi 50 103,318 96,104
Pihak ketiga 16,621,857 16,680,619
Jumlah 16,725,175 16,776,723
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,598,004) (1,690,430)
Jumlah - bersih 15,127,171 15,086,293
Tagihan Akseptasi 2,11,51 75,488 78,304
Aset Ijarah 2,12
Biaya perolehan 511,050 615,525
Akumulasi penyusutan (191,257) (181,623)
Nilai tercatat 319,793 433,902
Piutang Transaksi Efek 2,13,50 248,822 154,722
Piutang Lain-lain 2,14,50,51 3,088,065 2,982,864
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-1-
Page 5
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Desember
Catatan 2024 2023
Aset Reasuransi 2,21,51 6,500,778 3,933,978
Investasi Dalam Saham 2,16 3,331,210 3,349,804
Properti Investasi 2,17
Biaya perolehan 525,610 525,500
Akumulasi penyusutan (113,489) (111,831)
Nilai Tercatat 412,121 413,669
Aset Tetap 2,18
Biaya perolehan 5,898,064 5,931,905
Akumulasi penyusutan (3,204,008) (3,186,911)
Nilai Tercatat 2,694,056 2,744,994
Agunan yang Diambil Alih 2,19 354,262 362,473
Cadangan kerugian penurunan nilai (87,442) (88,120)
Jumlah - bersih 266,820 274,353
Aset Pajak Tangguhan 2,48 363,964 375,773
Aset Lain-lain 2,20,50,51 5,706,977 5,698,196
JUMLAH ASET 116,176,319 113,966,010
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-2-
Page 6
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Desember
Catatan 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Simpanan dan Simpanan dari Bank Lain 2,21,51
Pihak berelasi 50 7,797,500 7,542,621
Pihak ketiga 31,455,202 33,407,584
Jumlah 39,252,702 40,950,205
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali 22 1,307,297 1,051,717
Utang Asuransi 2,23,51
Pihak berelasi 50 272,752 18,471
Pihak ketiga 1,735,808 1,350,255
Jumlah 2,008,560 1,368,726
Premi Diterima Dimuka 2,24,51 3,455,011 3,889,571
Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan 2,25,51 395,130 367,502
Dana Pemegang Polis - Unit Link 2,51 20,282,440 20,767,188
Liabilitas Kontrak Asuransi 2 192,696 480,686
Premi Belum Merupakan Pendapatan dan
Estimasi Liabilitas Klaim 2,26,51
Pihak berelasi 50 - -
Pihak ketiga 10,461,120 6,915,357
Jumlah 10,461,120 6,915,357
Liabilitas Akseptasi 2,11,51 77,604 79,880
Utang Transaksi Efek 2,27,51 189,355 86,341
Utang Pajak 2,28,48 121,440 120,322
Beban Akrual 2,29,50,51 201,340 332,181
Surat Berharga yang Diterbitkan 2,30 8,064,217 8,390,304
Pinjaman yang Diterima 2,31 1,665,932 2,086,386
Liabilitas Pajak Tangguhan 2,48 5,856 4,765
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2,46 144,490 148,681
Cadangan Bagi Hasil Peserta 23,033 21,614
Liabilitas Lain-lain 2,32,50,51 2,485,787 2,076,038
Jumlah Liabilitas 90,334,010 89,137,464
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-3-
Page 7
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Desember
Catatan 2024 2023
Ekuitas
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - nilai nominal Rp 5.000 (dalam Rupiah penuh) per saham
Seri A dan Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham Seri B
Modal dasar - 142.474.368 saham Seri A dan
21.371.155.200 saham Seri B
Modal ditempatkan dan disetor -
142.474.368 saham Seri A dan 6.225.190.349
saham Seri B pada tanggal 30 September 2021
dan 31 Desember 2020 34 1,824,891 1,334,891
Tambahan Modal Disetor - Bersih 2,35 1,644,248 1,647,520
Komponen Ekuitas Lainnya 36 616,816 369,386
Saldo Laba
Ditentukan penggunaannya 38 791,607 791,607
Tidak ditentukan penggunaannya 18,542,269 18,136,270
Jumlah 23,419,831 22,279,674
Kepentingan Nonpengendali 2,33 2,422,478 2,548,872
Jumlah Ekuitas 25,842,309 24,828,546
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 116,176,319 113,966,010
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-4-
Page 8
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Maret
Catatan 2024 2023
PENDAPATAN 2
Pendapatan underwriting asuransi 39 3,974,944 4,739,332
Pendapatan bunga dan bagi hasil 40 1,452,836 1,413,301
Keuntungan penjualan investasi jangka pendek - bersih - -
Pendapatan administrasi dan komisi 199,112 158,593
Penjualan 41 202,192 115,018
Pendapatan jasa penjaminan emisi dan perantara pedagang efek
serta manajer investasi 124,552 130,771
Keuntungan dari investasi pada unit reksa dana 5 122,417 149,186
Keuntungan selisih kurs mata uang asing - bersih 44,401 -
Keuntungan atas kenaikan nilai wajar efek - -
Pendapatan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi 2,567 3,644
Bagian laba anak perusahaan dan perusahaan asosiasi - bersih 15,080 -6,976
Pendapatan jasa biro administrasi efek 1,250 1,539
Pendapatan lainnya 42 115,068 47,554
Jumlah Pendapatan 6,254,419 6,751,962
BEBAN 2
Beban underwriting asuransi 43 3,978,354 4,427,771
Beban umum dan administrasi 44 414,523 499,427
Beban bunga dan bagi hasil 45 423,707 377,577
Beban gaji dan tunjangan karyawan 549,059 473,382
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
dan non-keuangan 238,109 167,525
Beban pokok penjualan 43 202,600 115,535
Kerugian atas kenaikan nilai wajar efek yang belum direalisasi 184,775 181,823
Kerugian selisih kurs mata uang asing - bersih - 78,507
Kerugian penjualan investasi jangka pendek - bersih 72,885 74,496
Beban lainnya 47 57,256 29,434
Jumlah Beban 6,121,268 6,425,477
LABA SEBELUM PAJAK 133,151 326,485
BEBAN PAJAK 2,48 (20,109) (15,817)
LABA BERSIH PERIODE BERJALAN 113,042 310,668
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti
Pajak sehubungan dengan pos yang tidak akan direklasifikasi
Keuntungan (kerugian) atas perubahan nilai wajar efek
tersedia untuk dijual dari entitas anak yang belum direalisasi 5,36 (389,792) (477,582)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Penyesuaian penjabaran dari entitas anak 36 471,630 302,090
Jumlah 81,838 (175,492)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PERIODE BERJALAN 194,880 135,176
Laba (rugi) bersih terartibusikan kepada:
Pemilik entitas induk 113,201 294,852
Kepentingan nonpengendali 2,33 (159) 15,816
113,042 310,668
Laba (rugi) komprehensif terartibusikan kepada:
Pemilik entitas induk 203,138 91,335
Kepentingan nonpengendali 2,33 (8,258) 43,841
194,880 135,176
Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah penuh) 2,49
Dasar 18 46
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-5-
Page 9
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Keuntungan
(Kerugian) atas Dampak Transaksi
Perubahan Nilai Wajar Entitas Anak
Efek yang Tersedia dan Entitas
untuk Dijual dari Asosiasi dengan
Tambahan Entitas Anak Penyesuaian Investor lain Saldo Laba
Modal Modal Disetor - yang Belum Penjabaran dari atau Kepentingan Ditentukan Tidak ditentukan Kepentingan Jumlah
Catatan Saham Bersih Direalisasi Entitas Anak Nonpengendali penggunaannya penggunaannya Jumlah Nonpengendali Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1,334,891 1,647,520 594,924 7,965 (177,073) 791,607 17,004,706 21,204,540 2,470,520 23,675,060
Penghasilan Komprehensif
Laba periode berjalan - - - - - - 294,852 294,852 15,816 310,668
Penghasilan komprehensif lain periode berjalan - - (204,513) - - 996 (203,517) 28,025 (175,492)
Saldo pada tanggal 31 Maret 2023 1,334,891 1,647,520 390,411 7,965 (177,073) 791,607 17,300,554 21,295,875 2,514,361 23,810,236
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Keuntungan
(Kerugian) atas Dampak Transaksi
Perubahan Nilai Wajar Entitas Anak
Efek yang Tersedia dan Entitas
untuk Dijual dari Asosiasi dengan
Tambahan Entitas Anak Penyesuaian Investor lain Saldo Laba
Modal Modal Disetor - yang Belum Penjabaran dari atau Kepentingan Ditentukan Tidak ditentukan Kepentingan Jumlah
Catatan Saham Bersih Direalisasi Entitas Anak Nonpengendali penggunaannya penggunaannya Jumlah Nonpengendali Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 1,334,891 1,647,520 650,295 (24,682) (256,227) 791,607 18,136,270 22,358,828 2,548,872 24,828,546
Penghasilan Komprehensif
Laba periode berjalan - - - - - - 113,201 113,201 (159) 113,042
Penghasilan komprehensif lain periode berjalan - - 55,207 - 34,730 89,937 (8,099) 81,838
Transaksi dengan pemilik
Dampak transaksi entitas anak dan entitas asosiasi dengan - - - - - -
investor lain atau kepentingan nonpengendali - - - - 192,223 - 258,068 450,291 (260,822) 189,469
Setoran modal oleh non-pengendali 490,000 - - - - - - 490,000 - 490,000
Pembelian saham dari minoritas - (3,272) - - (3,272) 142,686 139,414
Saldo pada tanggal 31 Maret 2024 1,824,891 1,644,248 705,502 (24,682) (64,004) 791,607 18,542,269 23,498,985 2,422,478 25,842,309
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-6-
Page 10
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Maret
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari jasa underwriting asuransi 4,636,524 5,255,016
Penerimaan bunga dan bagi hasil 1,527,184 1,936,731
Penerimaan dari jasa penjaminan emisi dan perantara pedagang efek
serta jasa manajer investasi 137,516 129,259
Penerimaan dari jasa biro administrasi efek 1,250 1,539
Penerimaan dari pendapatan lainnya 518,207 323,942
Pembayaran beban underwriting asuransi (4,565,906) (6,320,955)
Pembayaran beban usaha (1,111,831) (1,032,092)
Pembayaran bunga dan bagi hasil (277,913) (190,788)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs (286,375) (405,651)
Laba (rugi) operasi sebelum perubahan aset/liabilitas operasi 578,656 (302,999)
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Investasi jangka pendek (948,599) 521,875
Efek yang dibeli dengan janji jual kembali - (428,473)
Piutang pembiayaan multiguna (269,971) 87,685
Piutang sewa pembiayaan
Investasi sewa neto 8,933 17,774
Piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang 961,089 672,231
Kredit yang diberikan 45,124 (215,545)
Aset ijarah 114,109 5,926
Piutang perusahaan efek (107,063) 235,599
Piutang lain-lain (334,077) (1,057,261)
Agunan yang diambil alih 8,211 37,203
Aset lain-lain 245,257 (512,196)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Simpanan dan simpanan dari bank lain (1,697,503) (493,636)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 255,580 386,478
Premi diterima dimuka (434,560) (26,271)
Utang perusahaan efek 103,014 (242,665)
Utang pajak (9,540) (18,473)
Beban akrual (124,505) 48,584
Cadangan bagi hasil peserta 1,419 791
Liabilitas lain-lain 434,960 100,524
Kas Diperoleh dari Aktivitas Operasi sebelum Pajak Penghasilan (1,169,466) (1,182,849)
Pembayaran pajak penghasilan (1,920) (1,138)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi (1,171,386) (1,183,987)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan investasi dalam saham 4,318 (8,948)
Hasil penjualan aset tetap 35,985 23,632
Pembelian aset tetap (62,655) (90,280)
Penambahan Modal Disetor 490,000 -
Penambahan properti investasi (1,122) (1,200)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi 466,526 (76,796)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (pembayaran) pinjaman yang diterima (421,555) (938,096)
Pembayaran bunga pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan (525,173) (172,159)
Penerbitan (pelunasan) surat berharga yang diterbitkan 48,060 1,225,035
Setoran modal oleh kepentingan nonpengendali ke entitas anak 374,820 -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (523,848) 114,780
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (1,228,708) (1,146,003)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-7-
Page 11
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Maret
2024 2023
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 19,530,995 14,687,466
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 330,776 326,966
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 18,633,063 13,868,429
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN
Kas dan bank 8,759,666 5,630,313
Investasi jangka pendek - jangka waktu jatuh tempo
tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan 9,873,397 8,238,116
Jumlah Kas dan Bank 18,633,063 13,868,429
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-8-
Page 12
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Sinar Mas Multiartha Tbk (selanjutnya disebut Perusahaan) sebelumnya bernama
PT Internas Arta Leasing Company atau PT Internas Arta Finance Company, didirikan
dengan Akta No. 60 tertanggal 21 Oktober 1982 dari Benny Kristianto, S.H., notaris di Jakarta,
yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal
30 September 1983 melalui Surat Keputusan No. C2-6537.HT.01.01.Th.83 dengan nama
PT Internas Arta Leasing Company. Akta Pendirian ini telah didaftarkan ke Kantor Pengadilan
Negeri Jakarta Barat pada tanggal 17 Mei 1984 dengan No. 489/1984.
Pada tanggal 1 Mei 1989, pemegang saham mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) dan memutuskan untuk mengubah nama PT Internas Arta Leasing
Company menjadi PT Internas Arta Finance Company. Keputusan ini dituangkan dalam Akta
No. 15 tertanggal 1 Mei 1989 dari Benny Kristianto, S.H., notaris di Jakarta, dan telah
mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal 2 Agustus
1989 melalui Surat Keputusan No. C2-6968.HT.01.04.Th.89. Akta ini telah didaftarkan ke
Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tanggal 16 Agustus 1989 dengan
No. 1109/1989.
Pada tanggal 25 Februari 1995, pemegang saham mengadakan RUPSLB dan memutuskan
untuk mengubah nama Perusahaan menjadi PT Sinar Mas Multiartha. Keputusan RUPSLB
ini didokumentasikan dalam Akta No. 218 tertanggal 25 Februari 1995 dari Veronica Lily
Dharma, S.H., notaris di Jakarta, dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-5573.HT.01.04.Th.95 tanggal
5 Mei 1995.
Pada tanggal 30 Mei 1996, pemegang saham Perusahaan mengadakan RUPSLB dan
memutuskan hal-hal signifikan antara lain mengubah kegiatan usaha utama Perusahaan dari
bidang jasa keuangan dan manajemen treasuri menjadi bidang perdagangan, industri,
angkutan, real estat, dan jasa; dan mengubah Anggaran Dasar Perusahaan sesuai dengan
Peraturan Perusahaan No.1 tahun 1995, tentang Perusahaan Terbatas, termasuk
menyesuaikan nama Perusahaan menjadi PT Sinar Mas Multiartha Tbk. Risalah RUPSLB ini
didokumentasikan dalam Akta No. 143 dan 144 tertanggal 30 Mei 1996 dan Akta perubahan
No. 69 tertanggal 23 Agustus 1996 dari Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta. Persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia atas perubahan Anggaran Dasar Perusahaan ini
diperoleh melalui Surat Keputusan No. C2-8689.HT.01.04.Th.96 tanggal 30 Agustus 1996.
Anggaran Dasar Perusahaan telah bebarapa kali mengalami perubahan, terakhir
berdasarkan Akta No. 132 tertanggal 27 Juni 2023 dari Aulia Taufani, S.H, notaris di Jakarta,
antara lain tentang perubahan pasal 4 mengenai perubahan Rapat Umum Pemegang Saham;
pasal 10 mengenai Tempat, Pemberitahuan, Pengumuman, Pemanggilan dan Pimpinan
Rapat Umum Pemegang saham (RUPS); Pasal 11 mengenai Tata Tertib, Kuorum, Hak Suara
dan Keputusan RUPS; Pasal 20 mengenai Rencana Kerja, Tahun Buku dan Laporan
Tahunan; pasal 22 mengenai Penggunaan Laba dan Pembagian Dividen. Perubahan
Anggaran Dasar ini telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
dengan Surat Keputusan No. No. AHU-AH.01.03-0091781 tanggal 14 Juli 2023.
Perusahaan memulai kegiatan usaha secara komersial sejak tahun 1983, yaitu di bidang
sewa pembiayaan, anjak piutang, dan pembiayaan konsumen. Untuk melaksanakan kegiatan
usaha tersebut, Perusahaan telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik
Indonesia No. 300/KMK.013/1990 tertanggal 3 Maret 1990.
-9-
Page 13
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan usaha Perusahaan adalah
dalam bidang aktivitas keuangan dan asuransi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis serta
perdagangan besar. Perusahaan adalah perusahaan induk (Holding Company) dengan
entitas-entitas anak yang bergerak di bidang perbankan, asuransi jiwa, asuransi kerugian,
pembiayaan, sekuritas, layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi, modal ventura,
biro administrasi efek, pedagang valuta asing, bengkel, property, jasa informasi, serta
perdagangan dan jasa.
Kelompok Usaha dan Domisili
PT Sinar Mas Cakrawala merupakan pemegang saham dari Perusahaan sebesar 51,68%
pada 31 Desember 2023. Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung
dalam kelompok usaha (Grup) Sinar Mas. Pemegang saham akhir Perusahaan adalah Indra
Widjaja.
Perusahaan berdomisili di Jakarta. Kantor Pusat Perusahaan beralamat di Menara Tekno
Lantai 7, Jalan Fachruddin No. 19, Jakarta, Indonesia.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 14 Juni 1995, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal (sekarang Otorisasi Jasa Keuangan/OJK) dalam Surat Keputusan
No. S-759/PM/1995 untuk menjual sahamnya sejumlah 60.000.000 saham yang bernilai
nominal Rp 500 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan harga pelaksanaan sebesar
Rp 1.800 (dalam Rupiah penuh) per saham kepada masyarakat melalui bursa di Indonesia.
Penjualan saham ini dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 5 Juli 1995.
Pada tanggal 8 November 1996, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk
mengesahkan rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli sejumlah
663.000.000 saham yang bernilai nominal Rp 500 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan
harga pelaksanaan sebesar Rp 750 (dalam Rupiah penuh) per saham, dimana melekat
99.450.000 waran Seri I yang diterbitkan secara cuma-cuma dan dapat dikonversi
menjadisaham mulai tanggal 28 Mei 1997 sampai dengan tanggal 28 November 2001.
Risalah RUPSLB ini didokumentasikan dalam Akta No.40 tertanggal 8 November 1996 dari
Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas I ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
(sekarang OJK) pada tanggal 8 November 1996 melalui Surat Keputusan
No. S-1811/PM/1996. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas I
ini adalah sebesar Rp 497.250 dan seluruhnya telah diperoleh Perusahaan pada bulan
Januari 1997. Hasil dari Penawaran Umum Terbatas I ini meningkatkan modal disetor
Perusahaan dari Rp 331.500 menjadi Rp 663.000 dan tambahan modal disetor Perusahaan
dari Rp 1.500 menjadi Rp 167.250.
Pada tanggal 24 Juni 2003, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk mengesahkan
rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas II dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli sejumlah 2.137.115.520
saham Seri B yang bernilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan harga
pelaksanaan Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham, dimana pada setiap 15 saham Seri
B melekat 4 waran Seri II yang diberikan oleh Perusahaan secara cuma-cuma. Jumlah waran
Seri II yang diterbitkan adalah sebanyak 569.897.472 waran. Waran Seri II tersebut dapat
dikonversi menjadi saham mulai tanggal 23 Januari 2004 sampai dengan 23 Juli 2008.
Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam Akta No.
- 10 -
Page 14
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
153 tertanggal 24 Juni 2003 dari Aulia Taufani, S.H., notaris pengganti dari Sutjipto, S.H.,
notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas II ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
(sekarang OJK) pada tanggal 23 Juni 2003 melalui Surat Keputusan
No. S-1485/PM/2003. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas II
ini adalah sebesar Rp 213.711 dan seluruhnya telah diperoleh Perusahaan pada bulan
Juli 2003. Hasil dari Penawaran Umum Terbatas II ini meningkatkan modal disetor
Perusahaan dari Rp 712.372 menjadi Rp 926.083. Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran
Umum Terbatas II ini digunakan sebagai setoran modal pada anak-entitas anak serta untuk
membayar liabilitas atau pinjaman Perusahaan dalam rangka meningkatkan rasio modal
kerja Perusahaan.
Pada tanggal 28 Juni 2005, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk mengesahkan
rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas III dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli saham Seri B sebanyak-
banyaknya 991.621.601 saham yang bernilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 125 (dalam Rupiah penuh) per saham,
dimana melekat sebanyak-banyaknya 991.621.601 waran Seri III yang diberikan oleh
Perusahaan secara cuma-cuma. Waran Seri III tersebut dapat dikonversi menjadi saham
mulai tanggal 12 Januari 2006 sampai dengan 13 Juli 2010. Risalah RUPSLB ini
didokumentasikan dalam Akta No. 274 tertanggal 28 Juni 2005 dari Aulia Taufani, S.H.,
notaris pengganti dari Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas III ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
(sekarang OJK) pada tanggal 27 Juni 2005 melalui Surat Keputusan No. S-1691/PM/2005.
Jumlah saham seri B yang diterbitkan dari Penawaran Umum Terbatas III ini adalah sejumlah
991.325.341 saham, dimana melekat 991.325.341 waran seri III. Jumlah dana yang diperoleh
dari hasil Penawaran Umum Terbatas III ini adalah sebesar Rp 123.916.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas III ini digunakan sebagai setoran
modal pada entitas anak serta untuk modal kerja Perusahaan.
Pada tanggal 17 Juni 2008, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk mengesahkan
rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas IV dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli saham Seri B sebanyak-
banyaknya 966.427.608 saham yang bernilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham,
dimana melekat sebanyak-banyaknya 1.449.641.412 waran Seri IV yang diberikan oleh
Perusahaan secara cuma-cuma. Waran Seri IV tersebut dapat dikonversi menjadi saham
mulai tanggal 6 Januari 2009 sampai dengan 9 Juli 2013. Risalah Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam Akta No. 141 tertanggal 17 Juni 2008 dari
Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas IV ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua
Bapepam dan LK (sekarang OJK) pada tanggal 16 Juni 2008 melalui Surat Keputusan
No. S-3859/BL/2008. Jumlah saham Seri B yang diterbitkan dari Penawaran Umum Terbatas
IV ini adalah sejumlah 964.528.953 saham, dimana melekat 1.446.793.426 waran Seri IV.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas IV ini adalah sebesar
Rp 96.453.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas IV ini digunakan sebagai setoran
modal pada entitas anak serta untuk membayar liabilitas atau pinjaman Perusahaan dalam
rangka meningkatkan rasio modal kerja Perusahaan.
- 11 -
Page 15
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Akta No. 51 tanggal 20 November 2015 dari Aryanti Artisari, S.H, M.Kn., notaris
di Jakarta, tentang Berita Acara RUPSLB, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk
menerbitkan 623.780.871 saham baru seri B yang berasal dari saham portepel Perusahaan
dengan nilai nominal Rp 100 (dalam Rupah Penuh) melalui penambahan Modal Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Pada tanggal 16 Agustus 2016, Perusahaan melaksanakan PMTHMETD untuk saham baru
seri B sebanyak 10.000.000 saham dengan jumlah dana yang diperoleh dari pemegang
saham dalam pelaksanaan PMTHMETD adalah sebesar Rp 50.060 (Catatan 34).
Pada tanggal 2 Juni 2017, Perusahaan melaksanakan konversi Penambahan Modal Tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) untuk saham baru seri B yang telah
ditukar menjadi saham sebanyak 129.856.000 saham, sehingga jumlah saham seluruhnya
(Seri A dan Seri B) adalah sebanyak 6.367.664.717 saham (Catatan 34).
Penawaran Umum Obligasi Perusahaan
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-236/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar
Mas Multiartha Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 1.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
1. Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 125.000 yang diterbitkan dalam 3 seri
penarikan yaitu:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
13 September 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
terhutang setiap triwulan (Pada tahun 2021, Perusahaan telah melunasi Obligasi
tersebut).
b. Obligasi Seri B sebesar Rp55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun yang
terhutang setiap triwulan (Pada tahun 2022, Perusahaan telah melunasi Obligasi
tersebut).
c. Obligasi Seri C sebesar Rp15.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang
terhutang setiap triwulan (Pada tahun 2023, Perusahaan telah melunasi Obligasi
tersebut).
Pada tanggal 2 Oktober 2020, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap II
Tahun 2020.
2. Penarikan Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 875.000 yang diterbitkan dalam 2 seri
penarikan yaitu:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 1.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh tempo
11 November 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang
terhutang setiap triwulan (Pada tahun 2023, Perusahaan telah melunasi Obligasi
tersebut).
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 874.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh
tempo 11 November 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun
yang terhutang setiap triwulan.
- 12 -
Page 16
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 27 Agustus 2021 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-146/D.04/2021 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar
Mas Multiartha Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp
5.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp 705.700 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 507.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
17 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun yang
terhutang setiap triwulan (Pada tahun 2022, Perusahaan telah melunasi Obligasi
tersebut).
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 79.700 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang terhutang
setiap triwulan (Pada tahun 2023, Perusahaan telah melunasi Obligasi tersebut).
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 119.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun yang terhutang
setiap triwulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-006/KRI-DIR/VI/2021 tanggal
2 Juni 2021, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 2 Agustus 2022, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II
Tahun 2022.
Penarikan Tahap II Tahun 2022 sebesar Rp 1.849.581 yang diterbitkan dalam 4 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 429.350 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
6 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun yang
terhutang setiap triwulan (Pada tahun 2023, Perusahaan telah melunasi Obligasi
tersebut).
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 13.100 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
26 Agustus 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
terhutang setiap triwulan.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 305.131 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
26 Agustus 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang
terhutang setiap triwulan.
d. Obligasi Seri D sebesar Rp 1.102.000 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
26 Agustus 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang
terhutang setiap triwulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/VII/2022 tanggal
14 Juli 2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal 24
Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 16 September 2022, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris
di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap III
Tahun 2022.
Penarikan Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp 1.660.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
- 13 -
Page 17
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 580.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo
4 Oktober 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang terhutang
setiap triwulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 1.080.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo
4 Oktober 2032 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang
terhutang setiap triwulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/IX/2022 tanggal
8 September 2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022
tanggal 24 Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 15 Februari 2023, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris
di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap IV
Tahun 2023.
Penarikan Tahap IV Tahun 2023 sebesar Rp 784.719 yang diterbitkan pada tanggal 7 Maret
2023 dan jatuh tempo 7 Maret 2033 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun
yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/I/2023 tanggal
25 Januari 2023 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal
24 Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Seluruh obligasi Perusahaan dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Dana yang diperoleh dari utang obligasi Perusahaan digunakan untuk modal kerja
Perusahaan dan entitas anak, dan peningkatan pernyertaan saham pada entitas anak.
Perusahaan tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi
Perusahaan. Seluruh utang obligasi Perusahaan tidak dijamin.
- 14 -
Page 18
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Entitas Anak yang Dikonsolidasikan
Berikut ini adalah entitas anak yang dikonsolidasikan beserta persentase kepemilikan
Perusahaa pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023:
Tahun Persentase Kepemilikan Jumlah Aset
Operasi/ dan Hak Suara (Sebelum Eliminasi)
Domisili Jenis Usaha Pendirian 2024 2023 2024 2023
Kepemilikan Langsung
PT Bank Sinarmas Tbk (BS) Jakarta Bank 1989 59.99% 59.99% 52,221,354 52,193,606
PT Asuransi Sinar Mas (ASM) Jakarta Asuransi kerugian 1986 99.99% 99.99% 21,283,211 17,461,571
PT Sinar Mas Multifinance (SMF) Jakarta Pembiayaan 1996 99.99% 99.99% 4,995,955 5,420,108
PT Sinarmas Sekuritas (SMS) Jakarta Sekuritas 1992 99.99% 99.99% 1,792,981 1,752,975
PT AB Sinar Mas Multifinance (ABSM) Jakarta Pembiayaan 1995 99.99% 99.99% 1,035,113 1,491,451
PT Pasar Dana Pinjaman (PDP) Jakarta Layanan pinjam meminjam
uang berbasis teknologi 2017 66.66% 66.66% 542,105 623,201
PT Shinta Utama (SU) Jakarta Perdagangan umum 1991 99.95% 99.95% 3,168,491 3,165,063
PT Jakarta Teknologi Utama (JTU) Jakarta Bengkel 1999 99.99% 99.99% 695,974 628,133
PT Rizky Lancar Sentosa (RLS) Jakarta Properti 2001 99.99% 99.99% 905,211 963,068
PT Sinarmas Ventura (SMV) Jakarta Modal Ventura 2019 99.99% 99.99% 41,194 41,517
PT Sinartama Gunita (STG) Jakarta Biro administrasi efek 1992 99.99% 99.99% 286,826 346,631
PT Dana Pinjaman Inklusif (DPI) Jakarta Layanan pinjam meminjam
uang berbasis teknologi 2017 50.00% 50.00% 9,006 10,112
PT Arthamas Solusindo (AMS) Jakarta Jasa informasi 2000 99.99% 99.99% 1,755,162 1,835,175
Global Asian Investment Limited (GAI) Hong Kong Investasi 2012 100.00% 100.00% 1,113 1,113
PT Simas Money Changer (SMC) Jakarta Pedagang valuta asing 2003 99.90% 99.90% 6,365 6,258
PT Wapindo Jasaartha (WJA) Jakarta Perdagangan dan jasa 2000 99.96% 99.96% 18,024 11,322
PT Balai Lelang Sinarmas (BLS) Jakarta Balai lelang 2008 99.99% 99.99% 12,427 14,197
PT Sinar Artha Konsulindo (SAK) Jakarta Agen asuransi 2000 99.92% 99.92% 1,539 1,521
PT Arthamas Informatika (AMI)* Jakarta Perdagangan dan jasa 2000 99.60% 99.60% 841 840
PT Sinar Artha Solusindo (SAS)* Jakarta Perdagangan dan jasa 2000 99.99% 99.99% 794 794
PT Artha Bina Usaha (ABU)* Jakarta Perdagangan dan jasa 2008 92.00% 92.00% 145 145
PT Sinar Artha Inforindo (SAI)* Jakarta Jasa informasi 2000 99.60% 99.60% 215 215
PT Sinar Artha Trading (SAT)* Jakarta Perdagangan umum 2008 99.99% 99.99% 1,073 1,238
PT Dana Saham Bersama (DSB)* Jakarta Layanan urun dana
berbasis teknologi informasi 2019 99.99% 99.99% 2,528 2,591
PT Digital Solusindo Nusantara (DSN)* Jakarta Layanan pinjam meminjam
uang berbasis teknologi 2020 99.99% 99.99% 2,503 2,496
PT Pasar Gadai Digital (PGD) Jakarta Pergadaian 2022 99,97% 99,97% 2,112 2,830
*) Entitas anak yang belum beroperasi
Kepemilikan Tidak Langsung
PT Bank Sinarmas Tbk (BS)
(melalui PT Shinta Utama,
PT Sinar Mas Multifinance dan
PT Sinartama Gunita) Jakarta Bank 1989 8.73% 8.73% 51,779,962 52,193,606
PT Asuransi Simas Jiwa (ASJ)
(melalui PT Asuransi Sinar Mas) Jakarta Asuransi jiwa 1996 99.99% 99.99% 22,950,606 27,036,264
PT Reasuransi Nusantara Makmur
(melalui PT Asuransi Sinarmas) Jakarta Reasuransi 2017 99.00% 99.00% 4,463,396 4,106,826
PT Sinarmas Asset Management (SAM)
(melalui PT Sinarmas Sekuritas) Jakarta Manajemen aset 2011 99.98% 99.98% 691,368 770,350
PT Asuransi Simas Insurtech (ASI)
(melalui PT Sinar Mas Multifinance dan
PT Sinartama Gunita) Jakarta Asuransi on-line 2013 75.38% 75.38% 1,299,440 1,022,608
PT Sinarmas Futures (SF)
(melalui PT Sinarmas Sekuritas) Jakarta Perdagangan komoditi 2004 75.00% 75.00% 33,437 33,640
PT Autopro Utama Perkasa (AUP)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Bengkel 2006 99.88% 99.88% 60,750 61,174
Sinar Mas Insurance (SMI) Republik
(melalui PT Asuransi Sinar Mas Demokrasi
dan PT Shinta Utama) Timor Leste Asuransi kerugian 2011 91.42% 91.42% 237,659 197,417
Sinar Mas Life Insurance (SLI)* Republik
(melalui Sinar Mas Insurance Demokrasi
dan PT Asuransi Simas Jiwa) Timor Leste Asuransi jiwa 2021 90.00% 90.00% 1,731 1,821
PT Techno Mandiri Utama (TMU)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Perdagangan umum 2017 100.00% 100.00% 760 1,733
PT Techno Karya Utama (TKU)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Perdagangan umum 2017 100.00% 100.00% 3,501 3,727
PT Toko Onderdil (TO)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Perdagangan umum 2017 77.20% 77.20% 8,704 11,858
PT Berkat Surya Mentari (BSM)
(melalui PT Techno Karya Utama
dan Autopro Utama Perkasa) Jakarta Perdagangan umum 2022 100.00% 100.00% 131 539
PT Kebayoran Parama Propertindo (KPP)
(melalui PT Rizki Lancar Sentosa) Jakarta Properti 2011 77.20% 77.20% 360,153 468,000
PT Citra Grahareksa Abadi (CGA)
(melalui PT Rizki Lancar Sentosa) Jakarta Perhutanan 1990 75.00% 75.00% 36,108 36,837
PT Data Opal Terpadu (DOT)*
(melalui PT Arthamas Solusindo) Jakarta Perdagangan dan Jasa 2020 99,92% 99,92% 843,454 771,210
PT Zimba Onix Mustika (ZOM)* Jakarta Layanan pinjam meminjam
(melalui PT Shinta Utama) berbasis tekologi 2020 99.92% 99.92% 858,955 787,368
PT Sistem Loka Triprima (SLT)* Jakarta Layanan pinjam meminjam
(melalui PT Shinta Utama) berbasis tekologi 2020 99.92% 99.92% 732,135 362,514
PT Sinarmas Penjaminan Kredit (SPK) Jakarta Penjaminan kredit 2020 99,99% 99,99% 3,903,411 3,319,933
PT Kreasi Retail Nusantara
(KRN) (melalui
PT Sinarmas Artha Trading) Jakarta Perdagangan umum 2023 99.60% 99.60% 347 364
*) Entitas anak yang belum beroperasi
- 15 -
Page 19
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Pasar Dana Pinjaman (PDP)
PDP telah memperoleh ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk menjalankan usaha
layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi melalui Surat OJK
No. KEP-49/D.05/2017 tanggal 6 Juli 2017.
Pada tanggal 29 Agustus 2023, Perusahaan menambah setoran modal pada PDP sebesar
Rp705.250. meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada PDP dari 66,66%
menjadi 99,99%.
PT Dana Pinjaman Inklusif (DPI)
Pada bulan Januari 2018, Perusahaan melakukan setoran modal kepada DPI sebesar Rp
2.500 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada DPI dari 55,00%
menjadi 98,27%.
Pada bulan Januari 2019, DPI menerbitkan saham baru sebanyak 12.600 lembar saham
dengan nilai sebesar Rp 12.600. Saham baru tersebut diambil oleh Singapore Surmount
International Pte. Ltd. dengan nilai sebesar Rp 7.600 dan Perusahaan sebesar Rp 5.000.
Disamping itu, Perusahaan mengambil alih kepemilikan saham DPI milik PT Arthamas
Solusindo sebanyak 45 lembar saham atau sebesar Rp 45. Dengan penambahan modal dan
pengambilalihan saham dari PT Arthamas Solusindo, maka persentase kepemilikan
Perusahaan pada DPI menurun dari 98,27% menjadi 50%.
PT Jakarta Teknologi Utama (JTU)
Pada bulan November 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada JTU sebesar Rp
264.096 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada JTU dari 99,98%
menjadi 99,99%.
PT Autopro Utama Perkasa (AUP)
Pada bulan Oktober 2006, PT Autopro Utama Perkasa berkedudukan di Sidoarjo dengan
menjalankan usaha jasa perbengkelan memiliki modal dasar perseroan berjumlah Rp15.000
dari modal dasar tersebut 50% telah ditempatkan oleh para pendiri, yaitu JTU sebesar
Rp7.450 dan PT Kalibesar Raya Utama sebesar Rp50.
PT Techno Mandiri Utama (TMU)
Pada bulan Oktober 2016, PT Techno Mandiri Utama berkedudukan di Tangerang Selatan
yang bergerak di bidang perdagangan, industry, pembangunan, transportasi darat, pertanian,
percetakan dan perbengkelan, memiliki modal dasar perseroan berjumlah Rp2.000. JTU
memiliki persentase kepemilikan sebesar 99% berjumlah Rp1.980 dan AUP sebesar 1%
berjumlah Rp20.
PT Techno Karya Utama (TKU)
Pada bulan Oktober 2016, PT Techno Karya Utama berkedudukan di Jakarta Timur yang
bergerak di bidang perdagangan, industry, pembangunan, transportasi darat, pertanian,
percetakan dan perbengkelan. memiliki modal dasar perseroan berjumlah Rp1.000. JTU
sebesar memiliki persentase kepemilikan sebesar 99% berjumlah Rp990 dan AUP sebesar
1% berjumlah Rp10.
PT Bank Sinarmas Tbk (BS)
BS telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menjalankan
usaha di bidang perbankan melalui Surat Keputusan No.KEP-156/KMK.013/1990 tanggal 16
- 16 -
Page 20
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Februari 1990. Sesuai dengan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 27/156/KEP/DIR tanggal
22 Maret 1995, BS memperoleh peningkatan status menjadi Bank Devisa. BS telah
memperoleh izin usaha unit usaha syariah dari Bank Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
Deputi Gubernur Bank Indonesia No. 11/13/KEP.DpG/2009 tanggal 27 Oktober 2009.
Pada tanggal 29 November 2010, BS mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam dan
LK (sekarang OJK) melalui Surat Keputusan No. S-10683/BL/2010 atas penawaran umum
perdana saham dan telah menjadi perusahaan terbuka.
Selama tahun 2020, Perusahaan dan pemegang saham kepentingan nonpengendali
(masyarakat) BS melakukan konversi atas waran BS menjadi saham, dimana persentase
kepemilikan Perusahaan terdilusi menjadi 58,13%, sedangkan persentase kepemilikan SU
meningkat menjadi 3,50% dan persentase kepemilikan STG meningkat menjadi 2,11% pada
tanggal 31 Desember 2020. Tidak terdapat dampak dilusi yang signifikan atas persentase
kepemilikan yang dicatat pada komponen ekuitas lainnya pada bagian ekuitas dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian (Catatan 36).
Selama tahun 2021, pemegang saham kepentingan nonpengendali (masyarakat) BS
melakukan konversi atas waran BS menjadi saham, dimana persentase kepemilikan
Perusahaan meningkat menjadi 59,99%, sedangkan persentase kepemilikan SU terdilusi
menjadi 3,10%, persentase kepemilikan SMF menjadi 1,22% dan persentase kepemilikan
STG meningkat menjadi 3,49% pada tanggal 30 Juni 2021. Tidak terdapat dampak dilusi
yang signifikan atas persentase kepemilikan yang dicatat pada komponen ekuitas lainnya
pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 36). Pada
Desember 2021, SMF menambah kepemilikan BS menjadi 2,14%.
PT Asuransi Simas Jiwa (ASJ)
ASJ telah memperoleh ijin usaha dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk
menjalankan usaha asuransi berdasarkan surat keputusan Menteri Keuangan
No. 602/KMK.17/1995 tanggal 18 Desember 1995.
PT Asuransi Sinar Mas (ASM)
ASM telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat
Jenderal Moneter Dalam Negeri untuk menyelenggarakan usaha asuransi kerugian
berdasarkan Surat Keputusan No. Kep-2562/MD/1986 tanggal 21 April 1986. ASM telah
memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk membuka cabang dengan
prinsip syariah berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 253/KM.6/2004 tanggal
25 Juni 2004.
Pada tahun 2020, ASM telah membagikan kas dividen sebesar Rp 324.997 kepada para
pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan.
Pada tahun 2023 dan 2022, ASM telah membagikan kas dividen masing-masing sebesar
Rp49.950 dan Rp660.000 kepada para pemegang saham sesuai dengan persentase
kepemilikan.
PT Sinar Mas Multifinance (SMF)
SMF telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menjalankan
usaha di bidang sewa pembiayaan, anjak piutang dan pembiayaan konsumen berdasarkan
Surat Keputusan No. 441/KMK.017/1996 tanggal 21 Juni 1996.
- 17 -
Page 21
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Asuransi Simas Insurtech (ASI)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Luar Biasa No. 12 tanggal
22 November 2018 dari Syofilawati, S.H., notaris di Kota Bekasi, menyetujui perubahan nama
PT Asuransi Simas Net (ASN) menjadi PT Asuransi Simas Insurtech (ASI).
PT AB Sinar Mas Multifinance (ABSM)
ABSM telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menjalankan
usaha di bidang sewa pembiayaan, anjak piutang dan pembiayaan konsumen berdasarkan
Surat Keputusan No. 525/KMK.017/1995 tanggal 17 November 1995.
PT Sinarmas Sekuritas (SMS)
SMS telah memperoleh izin dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(Bapepam dan LK atau OJK) sebagai penjamin emisi ef ek, perantara pedagang efek dan
manajer investasi, masing-masing melalui Surat Keputusan Bapepam No. Kep-82/PM/1992
tanggal 29 Februari 1992, No. Kep-83/PM/1992 tanggal 29 Februari 1992 dan
No. Kep-02/PM/MI/2000 tanggal 15 Mei 2000.
Pada tahun 2019, SMS telah membagikan kas dividen sebesar Rp 150.000 kepada para
pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan.
PT Sinarmas Futures (SF)
SF telah memperoleh izin usaha untuk menyelenggarakan kegiatan sebagai pialang
berjangka dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi melalui surat
No. 889/BAPPEBTI/SI/3/2006 tanggal 27 Maret 2006.
PT Sinarmas Asset Management (SAM)
SAM telah memperoleh ijin usaha untuk melakukan kegiatan usaha sebagai manajer
investasi dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK atau
sekarang OJK) melalui surat No. KEP-03/BL/MI/2012 tanggal 9 April 2012.
PT Sinartama Gunita (STG)
STG telah memperoleh izin untuk melakukan kegiatan sebagai Biro Administrasi Efek dari
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK atau sekarang
OJK) melalui surat No. Kep-82/PM/1991 tanggal 30 September 1991.
Pada bulan Januari 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada STG sebesar
Rp 230.166 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada STG dari
99,80% menjadi 99,99%.
Pada bulan Mei 2021, Perusahaan menambah setoran modal pada STG sebesar
Rp 200.000. Persentase kepemilika Perusahaan pada STG tidak berubah.
PT Sinar Mas Ventura (SMV)
SMV telah memperoleh izin untuk melakukan kegiatan usaha modal ventura dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat No. Kep-3/D.05/2019 tanggal 9 Januari 2019.
PT Shinta Utama (SU)
- 18 -
Page 22
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tahun 2021, Perusahaan menambah setoran modal pada SU sebesar Rp 349.500
sehingga persentase kepemilikan Perusahaan pada SU menjadi 99,95%.
PT Sinar Artha Trading (SAT)
Pada bulan Februari 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada SAT sebesar
Rp 988 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada SAT dari 92,00%
menjadi 99,99%.
PT Rizki Lancar Sentosa (RLS)
Pada tanggal 25 Juli 2023, Perusahaan menambah setoran modal pada RLS sebesar
Rp8.000.000 sehingga persentase kepemilikan Perusahaan pada RLS menjadi 99,99%.
PT Dana Saham Bersama (DSB)
DSB berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan urun
dana berbasis teknologi informasi.
PT Digital Solusindo Nusantara (DSN)
DSN berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 23 September 2020, Perusahaan
melakukan investasi pada saham DSN sebesar Rp 2.499.
PT Kebayoran Parama Propertindo (KPP)
KPP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang properti.
Pada bulan Juli 2019, RLS membeli 308.399 saham baru yang diterbitkan oleh KPP dengan
nilai pembelian sebesar Rp 277.559 atau setara 77,20%. Pemegang saham pendiri KPP
memiliki hak opsi untuk membeli kembali saham KPP dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
sejak penerbitan saham untuk RLS.
Pada tahun 2020, pemegang saham pendiri KPP tidak melaksanakan opsi untuk membeli
kembali saham KPP, sehingga laporan keuangan KPP dikonsolidasikan ke RLS.
Pada bulan Maret 2022, RLS menambah setoran modal pada KPP sebesar Rp75.237
sehingga meningkatkan persentase kepemilikan RLS pada KPP dari 77,20% menjadi
98,12%.
PT Citra Grahareksa Abadi (CGA)
CGA merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perhutanan.
Pada bulan September 2019, RLS membeli 30.000 saham baru yang diterbitkan oleh CGA
dengan nilai pembelian sebesar Rp 3.000 atau setara 75%. Pemegang saham pendiri CGA
memiliki hak opsi untuk membeli kembali saham CGA dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
sejak penerbitan saham untuk RLS.
Pada tahun 2020, pemegang saham pendiri CGA tidak melaksanakan opsi untuk membeli
kembali saham CGA, sehingga laporan keuangan CGA dikonsolidasikan ke RLS.
- 19 -
Page 23
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Balai Lelang Sinarmas (BLS)
Pada bulan Oktober 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada BLS sebesar
Rp 9.000 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada BLS dari
99,90% menjadi 99,99%.
PT Data Opal Terpadu (DOT)
DOT berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 8 Juni 2021, AMS melakukan
investasi pada saham DOT sebesar Rp19.800 atau setara dengan 99,92% kepemilikan.
PT Zimba Onix Mustika (ZOM)
ZOM berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 8 Juni 2021, SU melakukan
investasi pada saham ZOM sebesar Rp19.800 atau setara dengan 99,92% kepemilikan.
PT Sistem Loka Triprima (SLT)
SLT berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasi teknologi. Pada tanggal 8 Juni 2021, SU melakukan investasi
pada saham SLT sebesar Rp19.800 atau setara dengan 99,92% kepemilikan.
PT Sinar Mas Life Insurance, S.A (SLI)
SLI berkedudukan di Timor Leste merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi
jiwa. Pada tanggal 9 Desember 2021, SMI dan ASJ melakukan investasi pada saham SLI
masing-masing sebesar USD 650.000 atau setara dengan 65% kepemilikan dan USD
250.000 atau setara dengan 25% kepemilikan.
d. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris
Susunan pengurus Perusahaan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham adalah
sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Komisaris Utama : Fuganto Widjaja Fuganto Widjaja
Komisaris : Howen Widjaja Howen Widjaja
Dani Lihardja Dani Lihardja
Komisaris Independen : Robinson Simbolon Robinson Simbolon
Ketut Sanjaya Ketut Sanjaya
Direktur Utama : Burhanuddin Abdullah Burhanuddin Abdullah
Direktur : Agus Leman Gunawan Agus Leman Gunawan
Felix Felix
Ferita Ferita
Lili Wijata Lili Wijata
- 20 -
Page 24
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Susunan Komite Audit pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, adalah sebagai
berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Ketua : Robinson Simbolon Robinson Simbolon
Anggota : Halim Alamsyah Halim Alamsyah
Nurhaida Nurhaida
Pembentukan Komite Audit Perusahaan telah sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK
No. IX.I.5 mengenai “Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit”.
Personel manajemen kunci Grup terdiri dari Komisaris, Direksi, Kepala Divisi, Group Head,
Koordinator Wilayah dan Pimpinan Cabang.
Jumlah karyawan tetap Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
masing-masing adalah 55 dan 56 karyawan.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan entitas anak untuk periode
yang berakhir 31 Maret 2024 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
Perusahaan pada tanggal 30 April 2024. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian tersebut.
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar
Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan,
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan
konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung
dimodifikasi dengan mengelompokan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan. Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas
terdiri dari kas, kas dibank, giro pada Bank Indonesia, simpanan yang sangat likuid dengan
jatuh tempo tiga (3) bulan atau kurang dari tanggal perolehan dan penempatan pada
perusahaan sekuritas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
untuk periode yang berakhir 31 Maret 2024 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2023.
Entitas anak yang bergerak di bidang asuransi belum menerapkan PSAK No. 71 sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
- 21 -
Page 25
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang
fungsional Perusahaan.
Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus
beroprasi secara berkesinambungan.
b. Prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak
sebagaimana diungkapkan pada Catatan 1c.
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas
(termasuk entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup).
Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
kekuasaan atas investee;
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
jumlah imbal hasil Grup.
Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas
entitas anak dan berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara
khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun
berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok
usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam
laporan keuangan konsolidasian.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan dan kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau
kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
c. Kombinasi Bisnis
Entitas Tidak Sepengendali
Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan
menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat
imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP
pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau sebesar proporsi kepemilikan KNP atas
aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disajikan sebagai beban administrasi.
- 22 -
Page 26
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset
keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada
persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal
akuisisi. Efektif 1 Januari 2021, saat penerapan amandemen PSAK No. 22 “Kombinasi
Bisnis”, Grup dapat memilih untuk menerapkan ‘pengujian konsentrasi nilai wajar’ yang
mengijinkan penilaian yang disederhanakan apakah rangkaian aktivitas dan aset yang
diakuisisi bukan merupakan suatu bisnis. Pengujian konsentrasi dapat diterapkan secara
terpisah untuk setiap transaksi. Pengujian konsentrasi opsional terpenuhi jika secara
substansial seluruh nilai wajar aset bruto yang diakuisisi terkonsentrasi dalam aset
teridentifikasi tunggal atau kelompok aset teridentifikasi serupa. Jika pengujian terpenuhi,
rangkaian aktivitas dan aset ditentukan bukan merupakan suatu bisnis dan tidak diperlukan
penilaian lanjutan. Jika pengujian tidak terpenuhi atau jika Grup memilih untuk tidak
menerapkan pengujian tersebut, penilaian yang detail harus dilakukan sesuai dengan
persyaratan normal dalam PSAK No. 22.
Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pada tanggal akuisisi pihak
pengakuisisi mengukur kembali nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya
pada pihak yang diakuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam
laba rugi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih
lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas aset
bersih teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut
lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
laba rugi.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian
penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas
(“UPK”) dari Perusahaan dan/atau entitas anak yang diharapkan akan menerima manfaat
dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut
dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut
termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Entitas Sepengendali
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang
sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga
transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap kombinasi bisnis
entitas sepengendali disajikan dalam akun tambahan modal disetor pada bagian ekuitas
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Entitas yang melepas bisnis, dalam pelepasan bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih
antara imbalan yang diterima dan jumlah tercatat bisnis yang dilepas dalam akun tambahan
modal disetor pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
- 23 -
Page 27
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
d. Penjabaran Mata Uang Asing
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata
uang fungsional).
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional dan mata uang penyajian Grup.
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan
kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi. Aset nonmoneter yang diukur pada
nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih
penjabaran akun ekuitas dan akun nonmoneter serupa yang diukur pada nilai wajar diakui
dalam laba rugi.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yang digunakan Grup
adalah kurs tengah Reuters yaitu masing-masing sebesar Rp 15,853 (dalam Rupiah penuh)
dan Rp 15.416 (dalam Rupiah penuh) per US$ 1.
Kurs yang digunakan BS, entitas anak yang bergerak di bidang perbankan, untuk
menjabarkan aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023 adalah kurs tengah Reuters pukul 16.00 WIB yaitu masing-masing adalah
sebesar Rp 15,855 (dalam Rupiah penuh) dan Rp 15.397 (dalam Rupiah penuh) per US$ 1.
Kelompok Usaha Grup
Hasil usaha dan posisi keuangan dari kelompok usaha Grup yang memiliki mata uang
fungsional yang berbeda dengan mata uang pelaporan, dijabarkan pada mata uang
pelaporan sebagai berikut:
a. aset dan liabilitas dari setiap laporan posisi keuangan yang disajikan, dijabarkan pada
kurs penutup pada tanggal laporan posisi keuangan;
b. penghasilan dan beban untuk setiap laporan laba rugi dijabarkan menggunakan kurs
rata-rata; dan
c. seluruh selisih kurs yang timbul diakui dalam komponen ekuitas yang terpisah.
Dalam proses konsolidasi, selisih kurs yang timbul dari penjabaran investasi neto dalam
kegiatan usaha luar negeri disajikan dalam ekuitas. Jika kegiatan usaha luar negeri tersebut
dilepaskan, maka selisih kurs yang berasal dari penjabaran investasi neto dalam kegiatan
usaha luar negeri tersebut, yang sebelumnya disajikan dalam ekuitas, diakui dalam laba rugi
sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian penjualan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 mata uang fungsional Global Asian
Investment Limited (GAI), entitas anak, dan Sinar Mas Insurance (SMI), entitas anak ASM,
masing-masing adalah Dolar Amerika Serikat.
Selisih kurs yang timbul dari penjabaran investasi neto dalam kegiatan usaha luar negeri
disajikan dalam ekuitas. Jika kegiatan usaha luar negeri tersebut dilepaskan, maka selisih
kurs yang berasal dari penjabaran investasi neto dalam kegiatan usaha luar negeri tersebut,
- 24 -
Page 28
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
yang sebelumnya disajikan dalam ekuitas, diakui dalam laba rugi sebagai bagian dari laba
atau rugi penjualan.
Goodwill dan penyesuaian nilai wajar yang timbul dari akuisisi kegiatan usaha luar negeri
diperlakukan sebagai aset dan liabilitas kegiatan usaha luar negeri dan dijabarkan
menggunakan kurs penutup.
e. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi
pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan
keuangan konsolidasian.
f. Kas dan Bank
Kas dan bank terdiri dari kas dan kas di bank, serta investasi jangka pendek, dengan jangka
waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya dan tidak dijaminkan
dan tidak dibatasi pencairannya.
g. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, yang menggantikan PSAK No. 55,
Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai pengaturan instrumen
keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan
akuntansi lindung nilai.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan,
sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan
menggunakan dua dasar, yaitu:
(a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
(b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada
tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi
dengan amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang
- 25 -
Page 29
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini mencakup kas
dan bank, investasi jangka pendek (berupa obligasi, deposito berjangka,
penempatan pada bank lain dan efek-efek berupa tagihan wesel ekspor), piutang
pembiayaan multiguna, piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang,
kredit, tagihan akseptasi, piutang transaksi efek, piutang lain-lain, dan aset lain-lain
(berupa uang jaminan).
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
kedua kondisi berikut terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi
dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada
tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang.
Aset keuangan berupa surat berharga utang yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sampai aset keuangan
tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, dimana pada saat itu
akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke laba rugi. Keuntungan atau
kerugian penurunan nilai dan selisih kurs dan bunga yang dihitung menggunakan
metode suku bunga efektif diakui dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan
keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau
direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini mencakup
investasi jangka pendek berupa efek-efek (berupa obligasi, unit reksadana, saham
dan waran yang diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia), investasi dalam
saham dan aset lain-lain berupa tagihan derivatif dan aset pemegang polis - unit
link.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan
tersebut diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan
posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung
diakui dalam laba rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga,
- 26 -
Page 30
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
sedangkan pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan lain-lain
sesuai dengan persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh
pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini mencakup
investasi jangka pendek berupa efek-efek (berupa obligasi, unit reksadana, saham
dan waran yang diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia), aset lain-lain berupa
tagihan derivatif dan aset pemegang polis - unit link.
Investasi saham merupakan investasi yang tidak diperoleh dari pasar modal dan
dimaksudkan untuk dimiliki untuk jangka panjang terkait dengan keanggotaan dalam
bursa efek. Grup memiliki kepemilikan kurang dari 20 persen hak suara dan investasi
pada saham tersebut diukur sebesar biaya perolehan karena informasi yang terkini tidak
tersedia untuk mengukur nilai wajarnya, dan dampaknya tidak material terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan
klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman
dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
1. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini meliputi simpanan dan
simpanan dari bank lain, efek yang dijual dengan janji beli kembali, liabilitas akseptasi,
utang transaksi efek, beban akrual, surat berharga yang diterbitkan, pinjaman yang
diterima, dan liabilitas lain-lain.
2. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
- 27 -
Page 31
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kategori ini apabila liabilitas tersebut
merupakan hasil dari aktivitas perdagangan atau transaksi derivatif yang tidak
dimaksudkan sebagai lindung nilai, atau jika Grup memilih untuk menetapkan liabilitas
keuangan tersebut dalam kategori ini.
Perubahan dalam nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini mencakup dana
pemegang polis unit link dan liabilitas lain-lain berupa liabilitas derivatif.
Instrumen Keuangan Derivatif
Dalam usaha normalnya, Grup melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif berupa
kontrak tunai dan berjangka mata uang asing. Instrumen keuangan derivatif diukur dan
disajikan di laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan menggunakan harga pasar.
Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila
memiliki nilai wajar negatif. Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan nilai wajar
diakui dalam laba/rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh
aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model
bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak
direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
mengacu pada perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian (“ECL”).
Dalam melakukan penilaian, Grup juga membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal
pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengukuran awal, maka Grup akan mengukur cadangan kerugian untuk aset
keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Jika risiko kredit atas aset keuangan meningkat
secara signifikan, maka pengukuran cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut
menggunakan ECL sepanjang umurnya (lifetime).
Grup menggunakan pendekatan 3 tahapan dalam mengukur penurunan nilai (Tahap 1, Tahap
2 dan Tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan
atas aset keuangan sejak awal atau fasilitas tersebut gagal bayar pada tanggal pelaporan.
- 28 -
Page 32
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Tahap 1 – Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) 12 bulan
Tahap 1 mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas risiko
kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan.
Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 1 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan kurang atau sama dengan 30 hari.
2. Tahap 2 - Peningkatan risiko kredit yang signifikan
Tahap 2 mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko
kredit, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai yang obyektif. Untuk aset ini, ECL
lifetime dihitung.
Aset keuangan yang dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan
dan dikategorikan sebagai Tahap 2 adalah aset keuangan dengan hari tunggakan dari
31-90 hari. Aset keuangan yang telah mengajukan program restrukturisasi, juga
dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan sehingga akan
dikategorikan sebagai Tahap 2.
3. Tahap 3 - Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar
Tahap 3 mencakup aset keuangan yang memiliki bukti obyektif penurunan nilai pada
tanggal pelaporan. Tahap ini berisi debitur yang telah impaired (gagal bayar).
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 3 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan lebih dari 90 hari.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12 bulan
(Tahap 1) atau ECL lifetime (Tahap 2) disebut dengan kriteria Peningkatan Signifikan dalam
Risiko Kredit (SICR). Penentuan kriteria peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR)
memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan pada
tanggal pelaporan.
PSAK No. 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat
ini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit
yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan
dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan ECL ini
membutuhkan estimasi forward-looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
(LGD), dan Exposure at Default (EAD).
1. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau
sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi masa
depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada suatu titik waktu (point in time)
dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
2. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan
- 29 -
Page 33
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh tempo
dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. Grup mengestimasikan LGD
berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang
berasal dari seluruh aset yang dikelola oleh Grup dengan mempertimbangkan asumsi
ekonomi masa depan.
3. Exposure of Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur laporan posisi keuangan pada saat gagal bayar dengan
mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang hampir pasti terjadi
(committed), pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat,
bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b. Grup tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas
yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu
kesepakatan; atau
c. Grup telah mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset
keuangan dan (i) telah secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mengalihkan atau tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mengalihkan
pengendalian atas aset keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut
dilepaskan, dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
h. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
- 30 -
Page 34
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input
yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau
diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level
hirarki dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode
pelaporan.
i. Efek-efek
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia, Sertifikat Deposito Bank
Indonesia, obligasi, Reksadana, surat utang jangka menengah, tagihan wesel ekspor, dan
efek-efek pasar uang dan pasar modal lainnya. Efek-efek disajikan dalam akun “Investasi
jangka pendek”.
Obligasi terdiri dari Obligasi Pemerintah dan Obligasi korporasi yang dibeli dari pasar.
Investasi Sukuk
Investasi sukuk yang diukur pada biaya perolehan pada awalnya diakui sebesar biaya
perolehan, termasuk biaya transaksi. Selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal
diamortisasi secara garis lurus selama jangka waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Rugi
penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada jumlah
tercatat.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada awalnya diakui sebesar
biaya perolehan, tidak termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal, selisih antara nilai
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam laba rugi.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada
awalnya diakui sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal,
selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal diamortisasi secara garis lurus selama jangka
waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi sukuk dihentikan
pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada
jumlah tercatat, setelah memperhitungkan saldo dalam penghasilan komprehensif lain.
- 31 -
Page 35
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
j. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali dan Efek yang Dijual dengan Janji Beli
Kembali
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali (Reverse Repo)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar
harga jual kembali yang disepakati dikurangi dengan selisih antara harga beli dan harga jual
kembali yang disepakati (pendapatan bunga yang ditangguhkan) dan cadangan kerugian
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif sebagai pendapatan bunga selama
jangka waktu sejak efek itu dibeli hingga saat dijual kembali.
Efek yang Dijual dengan Janji Beli Kembali (Repo)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali (repo) diakui sebagai liabilitas sebesar harga
pembelian kembali yang disepakati dengan nasabah dikurangi beban bunga yang belum
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali diperlakukan sebagai bunga
dibayar dimuka dan diakui sebagai beban bunga sesuai dengan jangka waktu sejak efek
dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aset dalam laporan posisi
keuangan karena kepemilikan efek tetap berada pada pihak Perusahaan sebagai penjual.
k. Pembiayaan Multiguna
Pembiayaan multiguna adalah kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan
kebutuhan konsumen dengan pembayaran secara angsuran.
Sehubungan dengan pembiayaan bersama dan penerusan kredit dengan pihak lain,
kewajiban Grup adalah melakukan penagihan dan administrasi dari piutang-piutang yang
dialihkan. Selisih antara suku bunga yang dibebankan Grup kepada nasabah dengan suku
bunga yang ditetapkan oleh investor merupakan pendapatan bagi Grup dan dikreditkan
langsung dalam akun “Pendapatan pembiayaan multiguna” pada laba rugi.
Apabila pembiayaan bersama dan penerusan kredit dilakukan secara with recourse, Grup
akan membukukan aset dan liabilitas dari transaksi tersebut. Namun apabila dilakukan secara
without recourse, aset dari transaksi tersebut akan disajikan secara bersih di laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Piutang dinyatakan tidak tertagih apabila debitur sudah tidak mampu membayar dan atau
sulit untuk ditagih, serta telah menunggak lebih dari 90 hari untuk pembiayaan motor dan
120 hari untuk pembiayaan mobil.
Grup melakukan penarikan jaminan atas kendaraan apabila setelah dikeluarkannya Surat
Peringatan (SP) sebanyak 2 kali dan konsumen tidak melakukan pembayaran. Ketika jaminan
kendaraan ditarik dari konsumen, piutang pembiayaan multiguna dihapuskan.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik
cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang tersebut dapat dihapus buku setelah semua
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan. Penerimaan
kembali atas piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan ataupun periode yang
telah lalu, dikreditkan pada akun cadangan kerugian penurunan nilai.
l. Transaksi Sewa
Sebagai penyewa
- 32 -
Page 36
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan
dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Sebagai penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Grup harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak
ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan
untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa
dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-
guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau
akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika
suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai
tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran
berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada
awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak
menghentikan lebih awal.
- 33 -
Page 37
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Sebagai pesewa
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik
sewa operasi atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan
atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti
apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.
m. Sewa Pembiayaan
Sewa pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang oleh
perusahaan pembiayaan untuk digunakan debitur selama jangka waktu tertentu, yang
mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas barang yang dibiayai.
Jumlah yang terutang dari lessee dalam sewa pembiayaan dicatat sebesar jumlah piutang
sewa pembiayaan. Piutang sewa pembiayaan terdiri dari jumlah piutang sewa ditambah nilai
residu yang dijamin (harga opsi) yang akan diterima pada akhir masa sewa, dikurangi
penghasilan pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan, dan cadangan kerugian penurunan
nilai.
Selisih antara piutang sewa pembiayaan ditambah nilai residu yang dijamin dengan biaya
perolehan aset sewaan dicatat sebagai penghasilan pembiayaan tangguhan dan dialokasikan
sebagai pendapatan selama masa sewa berdasarkan suatu tingkat pengembalian berkala
yang tetap dari piutang sewa pembiayaan. Perusahaan tidak mengakui pendapatan bunga
dari piutang sewa pembiayaan yang telah menunggak pembayaran lebih dari 90 hari.
Pendapatan tersebut diakui pada saat pendapatan tersebut diterima.
Pada awal masa sewa, apabila aset sewaan memiliki nilai residu pada akhir periode sewa,
lessee diwajibkan untuk memberikan simpanan jaminan yang akan diperhitungkan dengan
nilai aset sewa pada akhir masa sewaan, bila hak opsi dilaksanakan lessee. Apabila hak opsi
tidak dilaksanakan, simpanan jaminan tersebut akan dikembalikan kepada lessee.
Apabila aset sewaan dijual kepada lessee sebelum masa sewa berakhir, maka perbedaan
harga jual dengan investasi neto pembiayaan dicatat sebagai keuntungan atau kerugian pada
saat terjadinya.
n. Pembiayaan Modal Kerja Skema Anjak Piutang
Pembiayaan modal kerja skema anjak piutang adalah pembiayaan untuk pembiayaan modal
usaha dengan jangka waktu 1 sampai 2 tahun
Piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang dihapusbukukan dengan mendebit
cadangan kerugian penurunan nilai pada saat manajemen berpendapat bahwa konsumen
tersebut harus dihapuskan karena secara operasional konsumen sudah tidak mampu
membayar atau sulit untuk ditagih.
- 34 -
Page 38
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
o. Piutang Premi dan Reasuransi
Piutang premi meliputi tagihan premi kepada tertanggung, agen atau broker sebagai akibat
transaksi asuransi. Dalam hal Grup memberikan potongan premi kepada tertanggung, maka
potongan tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya.
Grup menelaah penurunan piutang secara berkala. Jika ada bukti objektif bahwa putang
tersebut menurun, Grup mengurangi nilai tercatat piutang sebesar yang dapat dipulihkan dan
diakui rugi penurunan nilai dalam laba rugi. Grup mengumpulkan bukti objektif bahwa
terdapat penurunan nilai piutang dalam menggunakan proses yang diterapkan untuk aset
keuangan atas biaya yang diamortisasi.
Piutang reasuransi tidak boleh dikompensasikan dengan utang reasuransi, kecuali apabila
kontrak reasuransi menyatakan adanya kompensasi. Apabila dalam kompensasi tersebut
timbul saldo kredit, maka saldo tersebut disajikan pada kelompok liabilitas sebagai utang
reasuransi.
p. Kredit Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah
Kredit diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan kas,
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang
mewajibkan debitur untuk melunasi utang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Termasuk dalam kredit yang diberikan adalah pembiayaan syariah yang terdiri dari piutang
murabahah, piutang qardh, pembiayaan musyarakah, pembiayaan mudharabah dan piutang
ijarah.
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan (marjin) yang disepakati dan penjual harus mengungkapan biaya
perolehan barang tersebut kepada pembeli.
Qardh adalah akad pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan liabilitas pihak peminjam
mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu.
Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu,
dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa
keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan sedangkan kerugian berdasarkan porsi
kontribusi dana. Dana tersebut meliputi kas atau aset nonkas yang diperkenankan oleh
syariah.
Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara bank sebagai pemilik dana (shahibul maal)
dan nasabah selaku pengelola dana (mudharib), menjalankan usaha dengan penentuan awal
keuntungan dan kerugian (nisbah). Ijarah adalah akad sewa-menyewa antara pemilik (obyek
sewa) dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya.
Pembiayaan syariah disajikan sebesar jumlah pembiayaan dikurangi dengan cadangan
kerugian penurunan nilai dengan jumlah minimum berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 2/POJK.03/2022 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah
dan Unit Usaha Syariah dan POJK No. 11/POJK.03/2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang
Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Counter Cyclical Dampak Penyebaran
Corona Virus Diseases 2019.
- 35 -
Page 39
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembiayaan syariah dengan akad murabahah disajikan sebesar jumlah pembiayaan
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sesuai dengan PSAK No. 102 (Amandemen
2016).
Ketika kredit yang diberikan tidak tertagih, kredit tersebut dihapus buku dengan menjurnal
balik cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit yang diberikan tersebut dapat dihapus buku
setelah semua prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah
ditentukan.
Kriteria debitur yang dapat dihapusbukukan meliputi:
1. Fasilitas kredit telah mengalami penurunan nilai;
2. Fasilitas kredit telah dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 100% dari
pokok kredit;
3. Telah dilakukan berbagai upaya penagihan dan pemulihan, namun tidak berhasil;
4. Usaha debitur sudah tidak mempunyai prospek atau kinerja debitur buruk atau tidak ada
kemampuan membayar;
5. Hapus buku dilakukan terhadap semua kewajiban kredit, termasuk dari fasilitas pinjaman
non tunai sehingga penghapusan tidak dapat dilakukan pada beberapa kewajiban
kreditnya (penghapusan sebagian).
Apabila aset yang dijaminkan diambil alih, maka entitas anak akan menjurnal balik cadangan
kerugian penurunan nilai dan mengakui agunan yang diambil alih yang diukur pada nilai yang
lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Ketika terjadi penerimaan kembali kredit yang dihapus buku, entitas anak mencatat
penerimaan kembali tersebut dengan mengkreditkan pemulihan kerugian penurunan nilai
aset keuangan.
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan kredit, konversi kredit menjadi saham
atau instrumen keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya. Dalam restrukturisasi
kredit yang mengkonversi kredit menjadi saham, entitas anak memperoleh penyertaan modal
sementara. Dengan mengacu pada PBI No. 15/11/PBI/2013 tentang Prinsip Kehati-hatian
dalam Kegiatan Penyertaan Modal, pelepasan atau divestasi atas penyertaan modal
sementara wajib dilakukan apabila penyertaan modal sementara telah melebihi jangka waktu
paling lama 5 (lima) tahun atau perusahaan tempat penyertaan modal sementara telah
memperoleh laba kumulatif.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui sebagai
laba/rugi. Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan yang ditetapkan dalam
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit yang diberikan dan pendapatan
bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.
q. Aset Ijarah
Aset ijarah, yakni kendaraan bermotor, mesin, alat berat dan piranti lunak, disusutkan atau
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu sewa atau umur ekonomis aset, mana yang lebih
pendek, dimana pada akhir masa akad, aset tersebut akan dihibahkan ke penyewa.
Untuk akad ijarah muntahiyah bitamlik (sewa pembiayaan), apabila pada saat perpindahan
kepemilikan aset ijarah dari pemilik kepada penyewa dilakukan dengan cara hibah, maka
jumlah tercatat aset ijarah diakui sebagai beban.
- 36 -
Page 40
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pendapatan sewa selama masa akad diakui pada saat manfaat atas aset telah diserahkan
kepada penyewa.
Pendapatan ijarah disajikan secara neto setelah dikurangi beban yang terkait yakni
penyusutan dan pemeliharaan serta perbaikan. Pendapatan ijarah neto disajikan sebagai
bagian dari “pendapatan bunga dan bagi hasil” dalam laba rugi.
r. Transaksi Efek
Transaksi pembelian dan penjualan efek baik untuk nasabah maupun untuk portofolio efek
Grup, diakui pada saat timbulnya perikatan atas transaksi efek tersebut (tanggal transaksi).
Pembelian efek untuk nasabah dicatat sebagai piutang nasabah dan utang kepada PT Kliring
Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), sedangkan penjualan efek dicatat sebagai piutang dari
KPEI dan utang nasabah.
Pada tanggal penyelesaian, kegagalan untuk menyelesaikan transaksi pembelian efek
dicatat sebagai gagal terima dan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai
liabilitas, sedangkan kegagalan untuk menyelesaikan transaksi penjualan efek dicatat
sebagai gagal serah dan disajikan sebagai aset.
Penerimaan dana dari nasabah pemilik rekening dalam rangka pembelian efek, pembayaran
dan penerimaan atas transaksi pembelian dan penjualan efek untuk nasabah pemilik
rekening dicatat sebagai rekening nasabah. Saldo dana pada rekening nasabah disajikan di
laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai liabilitas, sedangkan kekurangan dana pada
rekening nasabah disajikan sebagai aset.
s. Investasi pada Entitas Asosiasi
Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan
konsolidasian menggunakan metode ekuitas.
Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan
posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk
mengakui bagian Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi.
Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi adalah sama dengan atau melebihi
kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup menghentikan pengakuannya atas rugi
lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki kewajiban konstruktif atau
hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat menggunakan metode ekuitas sejak tanggal investasi
tersebut memenuhi definisi entitas asosiasi. Pada saat perolehan investasi, setiap selisih
lebih antara biaya perolehan investasi dengan bagian Grup atas nilai wajar neto aset dan
liabilitas teridentifikasi dari investee diakui sebagai goodwill, yang termasuk dalam nilai
tercatat investasi. Setiap selisih lebih bagian Grup atas nilai wajar neto aset dan liabilitas
teridentifikasi terhadap biaya perolehan investasi langsung diakui dalam laba rugi pada
periode perolehan investasi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang
harus diakui atas investasi Grup pada entitas asosiasi.
Ketika entitas dalam Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi milik Grup,
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dari transaksi tersebut diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian Grup hanya sebatas kepentingan para pihak dalam asosiasi yang
tidak terkait dengan Grup.
- 37 -
Page 41
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
t. Properti Investasi
Properti investasi diukur sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi, setelah
dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika ada. Jumlah
tercatat termasuk biaya penggantian untuk bagian tertentu dari properti investasi yang telah
ada pada saat beban terjadi, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya
perawatan sehari-hari properti investasi. Properti investasi berupa bangunan disusutkan
dengan metode garis lurus (straight-line method) dengan persentase penyusutan sebesar 5%
per tahun.
Properti investasi dihentikan pengakuannya (dikeluarkan dari laporan posisi keuangan
konsolidasian) pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan
lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laba rugi dalam tahun terjadinya
penghentian atau pelepasan tersebut.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan,
yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik atau dimulainya sewa operasi
ke pihak lain. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan, yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.
u. Aset Tetap
Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi
tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya
perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak
pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.
Seluruh aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, disusutkan dengan menggunakan metode
saldo menurun berganda (double declining balance method) sesuai dengan taksiran masa
manfaatnya. Bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line
method) sesuai dengan taksiran masa manfaatnya. Persentase penyusutan per tahun adalah
sebagai berikut:
Persentase
Bangunan:
Bangunan 5%
Prasarana 10%
Aset tetap diluar bangunan:
Golongan I : Dengan masa manfaat tidak lebih dari 4 tahun 50%
- 38 -
Page 42
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Golongan II : Dengan masa manfaat lebih dari 4 tahun dan tidak lebih
dari 8 tahun 25%
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak
dapat dipulihkan sepenuhnya.
Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap
sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan
yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi
signifikan berikutnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannyapada saat dilepaskan atau tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam
laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir
tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Aset Tetap dalam Pembangunan
Aset tetap dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap konstruksi, yang
dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya akan direklasifikasi
ke akun aset tetap yang bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai
secara substansial dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai tujuannya.
v. Agunan yang Diambil Alih
Agunan yang diambil alih diperoleh dalam kaitannya dengan penyelesaiannya piutang dan
kredit yang diberikan.
Agunan yang diambil alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai
wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan yang diambil alih
dengan sisa pokok pinjaman yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laba rugi.
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih dan hasil penjualannya diakui sebagai
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Biaya-biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan dan perbaikan agunan yang diambil alih
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
Manajemen melakukan evaluasi secara berkala atas nilai agunan yang diambil alih. Bila
terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
w. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
- 39 -
Page 43
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
x. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan
penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dinyatakan mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar
kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui
apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan
nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak
melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya
tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun
sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
y. Simpanan dan Simpanan dari Bank lain
Simpanan dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Lihat
Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas pengukuran instrumen keuangan.
Simpanan merupakan liabilitas kepada nasabah dalam bentuk giro, tabungan dan deposito
berjangka.
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang
penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek atau dengan cara pemindahbukuan
dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan sesuai
dengan syarat tertentu yang disepakati pada saat pembukaan rekening tabungan. Penarikan
atas tabungan tidak dapat dilakukan dengan menggunakan cek atau instrumen sejenis, tetapi
menggunakan formulir penarikan tersendiri yang hanya berlaku di bank yang bersangkutan
dan/atau menggunakan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat
dilakukan pada saat jatuh tempo sesuai dengan jangka waktu yang disepakati dengan
nasabah pada saat penempatannya, dimana nasabah akan dikenakan penalti apabila
melakukan penarikan sebelum tanggal jatuh temponya.
Simpanan termasuk simpanan syariah dan investasi tidak terikat yang terdiri dari:
Tabungan dan giro wadiah merupakan titipan dana dalam bentuk tabungan dan giro
dimana pemilik dana mendapatkan pendapatan bonus.
- 40 -
Page 44
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Investasi tidak terikat dalam bentuk giro, tabungan dan deposito berjangka mudharabah
merupakan simpanan dana pelanggan yang memberikan pemilik dana imbalan bagi
hasil dari pendapatan unit syariah atas penggunaan dana tersebut sesuai dengan nisbah
yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya.
Simpanan dari bank lain merupakan liabilitas kepada bank lain dalam bentuk giro, call money
kurang dari atau sampai dengan 90 hari, dan deposito berjangka dengan periode jatuh tempo
menurut perjanjian masing-masing.
z. Kontrak Asuransi dan Investasi
Kontrak dengan pemegang polis diklasifikasikan baik sebagai kontrak asuransi atau kontrak
investasi tergantung pada tingkat dari risiko asuransi yang dipindahkan. Risiko asuransi
adalah risiko yang terlebih dahulu ada, selain risiko keuangan, dipindahkan dari pemegang
kontrak kepada penerbit kontrak. Pada kasus dimana perlindungan asuransi yang signifikan
disediakan, kontrak digolongkan sebagai kontrak asuransi. Kontrak yang memindahkan risiko
keuangan tapi tidak risiko asuransi yang signifikan diklasifikasikan sebagai kontrak investasi,
dan dihitung sebagai utang kepada pemegang polis, sama dengan jumlah yang diterima oleh
Grup dan pengembalian diatasnya.
Manajemen meninjau berbagai produk yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan diatas
untuk menentukan klasifikasi dari kontrak baik sebagai asuransi atau portofolio investasi dari
penerbit kontrak.
Setelah kontrak memenuhi syarat sebagai kontrak asuransi, maka tetap sebagai kontrak
asuransi sampai semua hak dan kewajiban habis atau kadaluwarsa. Oleh karena itu, kontrak
asuransi tidak diklasifikasi ulang sebagai kontrak investasi selama masih berlaku bahkan jika
risiko asuransi telah dihapus.
Durasi singkat kontrak asuransi adalah kontrak asuransi yang tidak mempunyai komponen
deposit dan menyediakan perlindungan selama 12 bulan atau kurang dan khususnya
memberikan penanggung hak untuk membatalkan atau mengatur perlindungan pada saat
kontrak habis.
aa. Reasuransi
Grup mereasuransikan polis-polis yang nilai pertanggungannya melebihi retensi sendiri
kepada perusahaan-perusahaan reasuransi. Jumlah premi yang dibayarkan atau porsi premi
untuk transaksi reasuransi diakui berdasarkan perjanjian reasuransi dalam proporsi terhadap
perlindungan yang diterima. Premi reasuransi dicatat sebagai pengurang premi bruto. Klaim
reasuransi dicatat sebagai pengurang klaim bruto.
Grup tidak diperbolehkan saling hapus antara:
a. aset reasuransi dan utang asuransi terkait; atau
b. pendapatan atau beban dari kontrak reasuransi dan beban atau pendapatan dari kontrak
asuransi terkait.
Aset reasuransi terdiri dari piutang reasuransi dan premi reasuransi yang ditangguhkan dan
pemulihan estimasi klaim dari reasuransi. Berdasarkan perjanjian kontrak reasuransi, Grup
memiliki hak untuk mengakui aset reasuransi atas premi reasuransi yang ditangguhkan dan
pemulihan estimasi klaim dari reasuransi walaupun belum jatuh tempo. Kelebihan
penerimaan dari aset reasuransi atas premi reasuransi yang ditangguhkan dan pemulihan
- 41 -
Page 45
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
estimasi klaim dari reasuransi dengan yang aktual, jika ada, dicatat sebagai kelebihan deposit
untuk reasuransi dan disajikan sebagai liabilitas reasuransi.
Aset reasuransi ditelaah untuk penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan, atau lebih
sering, ketika terdapat indikasi penurunan nilai selama tahun pelaporan. Penurunan nilai
terjadi ketika terdapat bukti obyektif sebagai akibat dari suatu peristiwa yang terjadi setelah
pengakuan awal aset reasuransi bahwa Grup tidak dapat menerima seluruh jumlah tercatat
karena berdasarkan ketentuan kontrak dan hal tersebut memiliki dampak yang dapat diukur
dengan andal yang akan mempengaruhi jumlah yang akan diterima oleh Grup dari
reasuradur. Kerugian penurunan nilai dicatat dalam laba rugi.
Keuntungan atau kerugian membeli reasuransi diakui dalam laba rugi segera pada tanggal
pembelian dan tidak diamortisasi. Perjanjian reasuransi tidak membebaskan Perusahaan dari
kewajiban kepada pemegang polis.
bb. Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan
Liabilitas manfaat polis masa depan adalah nilai sekarang estimasi manfaat polis masa depan
yang akan dibayar kepada pemegang polis, dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi
premi masa depan yang akan diterima dari pemegang polis dan diakui pada saat pengakuan
pendapatan premi. Liabilitas manfaat polis masa depan dinyatakan dalam laporan posisi
keuangan berdasarkan perhitungan aktuaria. Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis
masa depan diakui sebagai beban (pendapatan) dalam laba rugi.
cc. Pinjaman Diterima dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterbitkan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan nilai perolehan pinjaman yang diterima dan surat
berharga yang diterbitkan dikurangkan dari jumlah pinjaman yang diterima dan surat berharga
yang diterbitkan.
dd. Kontrak Jaminan Keuangan dan Tagihan Komitmen Lainnya
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk melakukan
pembayaran kepada pemegang kontrak atas kerugian yang terjadi karena debitur tertentu
gagal untuk melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari
instrumen utang. Jaminan keuangan tersebut diberikan oleh Grup kepada bank, lembaga
keuangan dan badan-badan lainnya atas nama debitur untuk menjamin kredit dan fasilitas-
fasilitas perbankan lainnya dan penyediaan dana yang belum ditarik.
Pengakuan awal jaminan keuangan dalam laporan keuangan adalah sebesar nilai wajar pada
saat jaminan diberikan. Nilai wajar jaminan keuangan pada saat berlakunya transaksi pada
umumnya sama dengan premi yang diterima karena diberikan dengan syarat dan kondisi
normal dan nilai wajar awal diamortisasi sepanjang umur jaminan keuangan.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi antara
biaya perolehan diamortisasi dengan nilai kini pembayaran yang diharapkan akan terjadi
(ketika pembayaran atas jaminan menjadi besar kemungkinan terjadinya), dan selisihnya
dibebankan sebagai beban operasional lainnya pada laba rugi.
- 42 -
Page 46
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
ee. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dan tidak
diamortisasi.
ff. Pengakuan Pendapatan dan Beban
1. Pengakuan Pendapatan Bunga, Beban Bunga, Pendapatan Syariah dan Bagi Hasil
Syariah
Pendapatan dan Beban Bunga
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan diakui dalam laba rugi
secara akrual dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan dan beban syariah
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah muntahiyah
bittamlik (sewa), dan bagi hasil pembiayaan mudharabah.
Keuntungan murabahah dan pendapatan ijarah muntahiyah bittamlik diakui selama
periode akad berdasarkan konsep akrual. Pendapatan bagi hasil pembiayaan
mudharabah diakui pada saat diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai
porsi bagi hasil (nisbah) yang disepakati.
Beban berdasarkan prinsip syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah, beban bonus
wadiah dan beban bagi hasil Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank Syariah.
2. Pengakuan Pendapatan dan Beban Underwriting Asuransi
Pengakuan Pendapatan Premi
Premi dari kontrak asuransi dan reasuransi jangka pendek diakui sebagai pendapatan
sesuai periode polis (kontrak) berdasarkan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. Premi
dari polis bersama diakui sebesar pangsa premi Grup. Premi hak reasuradur diakui
sebagai premi asuransi selama periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan
proteksi yang diperoleh.
Premi belum merupakan pendapatan dari kontrak asuransi jangka pendek ditentukan
untuk masing-masing jenis pertanggungan dihitung berdasarkan premi neto sesuai
dengan proporsi jumlah hari sampai dengan polis berakhir (proporsional harian).
Kenaikan atau penurunan premi yang belum merupakan pendapatan adalah selisih antara
saldo premi yang belum merupakan pendapatan tahun berjalan dan tahun lalu.
Premi kontrak asuransi jangka panjang diakui sebagai pendapatan pada saat jatuh tempo
dari pemegang polis.
Grup mereasuransikan sebagian risiko atas akseptasi pertanggungan yang diperoleh
kepada perusahaan asuransi lain dan perusahaan reasuransi. Jumlah premi dibayar atau
bagian premi atas transaksi reasuransi prospektif diakui sebagai premi reasuransi sesuai
periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang diberikan.
Pembayaran atau kewajiban atas transaksi reasuransi retrospektif diakui sebagai piutang
reasuransi sebesar kewajiban yang dibukukan sehubungan kontrak reasuransi tersebut.
- 43 -
Page 47
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pengakuan Beban Klaim
Beban klaim meliputi klaim disetujui (settled claims), klaim dalam proses penyelesaian
termasuk klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim.
Beban klaim tersebut diakui sebagai beban pada saat timbulnya kewajiban untuk
memenuhi klaim. Bagian klaim reasuradur diakui dan dicatat sebagai pengurang beban
klaim pada periode yang sama dengan periode pengakuan beban klaim. Hak subrogasi
diakui sebagai pengurang beban klaim pada saat realisasi.
Jumlah klaim dalam proses penyelesaian (estimasi klaim) dihitung berdasarkan estimasi
kerugian dari klaim yang pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian masih
dalam proses penyelesaian, termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
Perubahan dalam estimasi klaim diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya perubahan.
Kenaikan (penurunan) estimasi klaim adalah selisih antara klaim tahun berjalan dengan
tahun lalu.
3. Pengakuan Pendapatan Jasa Biro Administrasi Efek, Jasa Penjaminan Emisi Efek
dan Jasa Perantara Pedagang Efek serta Jasa Manajer Investasi
Pendapatan atas jasa biro administrasi efek, jasa perantara pedagang efek yang diterima
dari nasabah sebagai imbalan atas transaksi jual/beli efek yang dilakukan di bursa efek
dan jasa penjaminan emisi efek diakui pada saat penyerahan jasa.
Pendapatan atas jasa manajer investasi diakui berdasarkan ketentuan yang disepakati
dalam kontrak investasi kolektif.
4. Pengakuan Pendapatan dan Beban Lainnya
Provisi dan Komisi Terkait Instrumen Keuangan
Pendapatan dan beban provisi komisi yang terkait dengan perolehan instrumen keuangan
yang terkait jangka waktu tertentu yang jumlahnya signifikan, dicatat sebagai bagian dari
nilai wajar aset atau liabilitas keuangan dan diamortisasi sesuai dengan jangka waktunya
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Provisi dan Komisi Lainnya
Provisi dan komisi lainnya yang tidak terkait dengan kegiatan perolehan instrumen
keuangan dan jangka waktu tertentu yang yang jumlahnya signifikan, ditangguhkan dan
diamortisasi menggunakan metode garis lurus sesuai dengan jangka waktu transaksi yang
bersangkutan.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya meliputi pendapatan yang tidak terkait dengan
kredit, seperti jasa banca assurance, pendapatan sebagai pemimpin sindikasi,
pendapatan terkait dengan ekspor impor dan bank garansi, diakui sebagai pendapatan
pada saat jasa diberikan.
Beban komisi
Komisi yang diberikan kepada pialang asuransi, agen dan perusahaan asuransi lain
sehubungan dengan penutupan pertanggungan dicatat sebagai beban komisi, sedangkan
komisi yang diperoleh dari transaksi reasuransi dicatat sebagai pendapatan komisi, dan
diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.
- 44 -
Page 48
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pendapatan dan Beban Lainnya
Pendapatan dari aset untuk disewakan (pendapatan sewa operasi) dibukukan dengan
menggunakan metode garis lurus selama masa periode sewa (Catatan 2k).
Pendapatan administrasi yang terjadi sehubungan dengan transaksi sewa, pembiayaan
multiguna dan pembiayaan modal kerja skema anjak piutang masing-masing diakui pada
saat terjadinya.
Pendapatan dan beban lainnya masing-masing diakui pada saat terjadinya sesuai dengan
masa manfaatnya (accrual basis).
gg. Imbalan Kerja
Liabilitas Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah
dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.
Liabilitas Imbalan kerja jangka panjang
Manfaat yang ditentukan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang
dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan
karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan
pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30
Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020.
Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan
tidak berlaku.
PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih
daya, waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi
manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.
Penyisihan dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan diterima oleh karyawan
pada umur wajar pensiun dari dana pensiun dengan manfaat yang diatur dalam Perppu Cipta
Kerja 2/2022 setelah dikurangi akumulasi kontribusi dari karyawan dan hasil investasi yang
berkaitan. Jika manfaat dana pensiun yang didanai pemberi kerja lebih kecil dari manfaat
sesuai Perppu Cipta Kerja 2/2022, Perusahaan akan menyediakan kekurangannya.
Kontribusi yang ditentukan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja iuran pasti melalui
dana pensiun dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan saat
pensiun. Jumlah iuran yang terutang diakui sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan
- 45 -
Page 49
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam
laba rugi.
Jika ada bagian iuran yang jatuh tempo dalam waktu lebih dari (12) bulan setelah tanggal
laporan posisi keuangan, maka iuran tersebut disajikan sebesar nilai kini liabilitas yang
didiskontokan.
Manfaat iuran pasti ditentukan berdasarkan akumulasi iuran dan hasil pengembangan
investasi.
hh. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang
timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap
tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba
kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika,
terdapat hak yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak
yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
ii. Distribusi Dividen
Distribusi dividen kepada pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam
laporan keuangan konsolidasian dalam periode saat dividen tersebut disetujui oleh
pemegang saham Perusahaan.
jj. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun
yang bersangkutan.
- 46 -
Page 50
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
kk. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
ll. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai liabilitas kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan
estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
mm. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi
dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan
relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan konsolidasian:
a. Mata Uang Fungsional
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat
pertimbangan untuk menentukan mata uang fungsional entitas anak luar negeri.
Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi
utama dimana masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling
mempengaruhi harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan
- 47 -
Page 51
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas,
dan merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang
ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan
kebijakan akuntansi Grup sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Grup menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
melakukan penilaian tersebut, Grup mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang
terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Grup
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal
bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi
masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking),
yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka
Grup mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah
cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap
periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian
ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada
pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
Nilai tercatat aset keuangan Grup dalam kategori aset keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kas dan bank 8,758,604 9,533,705
Efek yang dibeli dengan janji
jual kembali - -
Investasi jangka pendek
Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank lain 5,714,999 6,589,633
Deposito berjangka 4,160,928 3,406,268
Efek-efek 4,576,402 2,536,850
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 1,274,465 1,436,026
Piutang Pembiayaan Modal Kerja
skema anjak piutang - bersih 1,561,291 2,513,517
Piutang perusahaan efek 248,822 154,722
Piutang lain-lain - bersih 3,088,065 2,982,864
Kredit yang diberikan- bersih 15,127,171 15,085,409
Tagihan akseptasi - bersih 75,488 78,304
Aset lain-lain 102,586 81,477
Jumlah 44,688,821 44,398,775
- 48 -
Page 52
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
d. Komitmen Sewa
Grup Sebagai Penyewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan, kendaraan, mesin dan
peralatan. Grup menentukan bahwa sewa tersebut memenuhi kriteria pengakuan dan
pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa sesuai dengan PSAK No. 73, Sewa.
Grup Sebagai Pesewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan bahwa
sewa tersebut adalah sewa operasi karena Grup menanggung secara signifikan seluruh risiko
dan manfaat dari kepemilikan aset-aset tersebut.
e. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode
dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut
tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan
liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan
penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan
berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga),
sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
penggunaan metode penilaian yang berbeda.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 52.
b. Estimasi Masa Manfaat Properti Investasi dan Aset Tetap
Masa manfaat dari masing-masing properti investasi dan aset tetap Grup diestimasi
berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi
tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi
teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset
ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang
disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak
atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di
masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah
- 49 -
Page 53
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor yang
disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan
menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat properti investasi dan aset tetap diungkapkan pada Catatan 17 dan 18.
c. Penilaian Aset Reasuransi dan Liabilitas Kontrak Asuransi
Estimasi Liabilitas Klaim
Cadangan klaim yang sudah dilaporkan dibentuk berdasarkan estimasi pembayaran klaim di
masa datang dengan menggunakan fakta-fakta yang tersedia pada saat cadangan
ditetapkan.
Cadangan atas klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan dibentuk dengan
menggunakan metode perhitungan yang berlaku umum di Indonesia. Asumsi utama yang
mendasari metode tersebut adalah pengalaman klaim masa lalu dan tingkat diskonto.
Manfaat Polis Masa Depan
Penentuan liabilitas manfaat polis masa depan dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut, mencakup, antara lain, rasio klaim,
tingkat pembatalan polis, rasio biaya, inflasi dan tingkat diskonto.
Aset Reasuransi
Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga dihitung dengan menggunakan metode yang
sama dengan liabilitas kontrak asuransi. Selain itu, pemulihan aset ini dinilai secara periodik
untuk memastikan bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang pada akhirnya akan
diterima, mempertimbangkan faktor-faktor seperti counterparty dan risiko kredit. Penurunan
nilai diakui di mana terdapat bukti objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menerima jumlah
yang terutang untuk itu dan jumlah ini dapat diukur secara andal.
Pengujian Kecukupan Liabilitas
Pada tanggal pelaporan, keseluruhan jumlah liabilitas asuransi yang dicatat meliputi
cadangan premi dan cadangan klaim, telah dilakukan pengujian kecukupan liabilitas dengan
menggunakan perhitungan teknik aktuaria yang menggunakan asumsi dan estimasi aktuaria
masa depan. Manajemen meyakini bahwa hasil tes kecukupan liabilitas pada tanggal
pelaporan telah memadai.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut
dijelaskan dalam Catatan 46 dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat
diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada imbal atas bunga obligasi pemerintah dalam
mata uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu
yang mendekati estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil
aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain
dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui
dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan
- 50 -
Page 54
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat
berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang diungkapkan pada Catatan 46
e. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar
jumlah laba kena pajak akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui.
Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan diungkapkan pada Catatan 48
f. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset
tertentu. Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan
dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi
mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.
Nilai tercatat aset non-keuangan berupa investasi dalam saham yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain, properti investasi, aset tetap dan agunan yang diambil
alih masing-masing diungkapkan pada Catatan 16, 17, 18 dan 19.
4. Kas dan Bank
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Kas 615.691 389.822
Bank - pihak ketiga
Rupiah 752.628 503.353
Mata uang asing 1.674.422 2.617.019
Jumlah 2.427.050 3.120.372
Giro pada Bank Indonesia
Rupiah 5.242.640 5.602.465
Mata uang asing 472.359 420.348
Jumlah 5.714.999 6.022.813
Aset pemegang polis unit link, wakallah dan mudharabah
Rupiah 1.926 2.087
Jumlah 1.926 2.087
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.062) (1.389)
Jumlah 8.758.604 9.533.705
- 51 -
Page 55
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Giro pada Bank Indonesia merupakan saldo giro yang wajib ditempatkan pada Bank Indonesia
oleh BS, entitas anak, sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.
5. Investasi Jangka Pendek
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Deposito berjangka 4.160.927 3.406.268
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 5.712.469 6.589.633
Aset pemegang polis unit link 14.494.914 20.177.065
Efek-efek 39.464.585 32.922.043
Jumlah 63.832.895 63.095.009
Cadangan kerugian penurunan nilai (175.475) (175.445)
Jumlah - bersih 63.657.420 62.919.564
a. Deposito Berjangka
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Deposito berjangka
Rupiah 3,540,045 2,862,390
Mata uang asing 620,883 543,878
Jumlah 4,160,928 3,406,268
Deposito berjangka termasuk deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari 3 (tiga)
bulan dan deposito wajib untuk memenuhi ketentuan Menteri Keuangan Republik Indonesia
atas nama Menteri Keuangan qq entitas anak serta deposito SMS dan SF, entitas-entitas
anak, masing-masing pada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kliring Berjangka
Indonesia.
Suku bunga per tahun dari deposito berjangka adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Rupiah 0,00% - 6,75% 0,00% - 6,75%
Mata uang asing 0,00% - 4,50% 0,00% - 4,50%
b. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Bank Indonesia 5.664.904 6.443.373
Bank lain 47.565 146.272
Cadangan kerugian penurunan nilai - (12)
Jumlah 5.712.469 6.589.633
Penempatan pada bank lain pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
penempatan oleh BS, entitas anak, dalam bentuk call money, deposito berjangka dan
deposito on call.
- 52 -
Page 56
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Aset pemegang polis unit link
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Investasi
Unit reksa dana 18,608,046 20,177,065
Jumlah 18,608,046 20,177,065
d. Efek-efek
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
Unit reksa dana 7.750.607 8.656.919
Saham dan waran 1.546.102 1.458.977
Obligasi 5.609.887 3.739.540
Jumlah 14.906.596 13.855.436
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Obligasi 13.471.751 14.371.536
Saham 4.576.402 2.158.221
Jumlah 18.048.153 16.529.757
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi 4.576.402 2.486.703
Tagihan atas wesel ekspor 85.065 39.147
Pinjaman dan piutang
Refinancing 11.000 11.000
4.672.467 2.536.850
Jumlah 9.248.869 32.922.043
Cadangan kerugian penurunan nilai (175.475) (175.433)
Jumlah - bersih 9.073.394 32.746.610
Saldo deposito berjangka dan obligasi termasuk dana jaminan ASM, entitas anak, untuk
memenuhi ketentuan Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya efek-efek
tersebut.
- 53 -
Page 57
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Obligasi
Suku bunga per tahun dari obligasi dalam mata uang Rupiah pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023 masing-masing berkisar antara 5,50% - 11,25% per tahun dan 2,00%
- 11,58% per tahun.
Suku bunga per tahun dari obligasi dalam mata uang Dolar Amerika Serikat pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 berkisar antara 2,30% - 8,13% per tahun dan 4,55%
- 8,50% per tahun.
Unit reksa dana
Efek ekuitas diperdagangkan dalam bentuk unit penyertaan reksa dana pada pihak berelasi,
dikelola oleh SMS, entitas anak, sebagai manajer investasi.
Grup melakukan investasi pada beberapa jenis reksa dana antara lain reksa dana
pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran,reksadana terproteksi,
reksa dana saham dan reksadana penyertaan terbatas.
6. Piutang Pembiayaan Multiguna
a. Terdiri dari:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pihak berelasi - Rupiah
Piutang pembiayaan multiguna - kotor 756 756
Pihak ketiga - Rupiah
Piutang pembiayaan multiguna - kotor 3.738.124 5.180.125
Bagian yang dibiayai pihak lain (2.398.476) (2.995.267)
Jumlah 1.339.648 2.184.858
Jumlah piutang pembiayaan multiguna - bersih 1.340.404 2.185.614
Pendapatan pembiayaan multiguna yang belum diakui - kotor (355) (921.435)
Bagian yang dibiayai pihak lain - 247.223
Jumlah pendapatan pembiayaan multiguna yang belum
diakui - bersih (355) (674.212)
Jumlah 1.340.049 1.511.402
Cadangan kerugian penurunan nilai (65.584) (75.376)
Jumlah - bersih 1.274.465 1.436.026
Suku bunga per tahun
Rupiah 12,59% - 35,24% 12,59% - 35,24%
b. SMF dan ABSM, keduanya merupakan entitas anak, memberikan jasa pembiayaan untuk
kendaraan dengan jangka waktu antara 1 (satu) sampai dengan 4 (empat) tahun.
c. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat konsentrasi signifikan pada piutang
pembiayaan multiguna dari pihak ketiga.
- 54 -
Page 58
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Piutang pembiayaan multiguna dijamin dengan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB)
dari kendaraan bermotor yang dibiayai SMF dan ABSM.
d. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, terdapat piutang pembiayaan multiguna
yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 31).
e. Berikut ini disajikan rincian piutang pembiayaan multiguna konsolidasian berdasarkan umur
sampai dengan saat jatuh temponya:
2024 2023
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 43,539 1,338,553
Lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun 571,530 574,741
Lebih dari 2 tahun sampai dengan 3 tahun 448,879 197,971
Lebih dari 3 tahun sampai dengan 4 tahun 276,455 74,349
Jumlah 1,340,403 2,185,614
f. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan
multiguna.
7. Piutang Sewa Pembiayaan
a. Terdiri dari
Piutang sewa pembiayaan - pihak berelasi 64,787 64,763
Piutang sewa pembiayaan - pihak ketiga 141,292 145,917
Nilai residu yang dijamin 65,849 65,965
Penghasilan pembiayaan tangguhan (25,688) (21,358)
Simpanan jaminan (65,849) (65,965)
Jumlah 180,391 189,322
Cadangan kerugian penurunan nilai (20,549) (14,025)
Jumlah - bersih 159,842 175,297
Suku bunga per tahun 8,25% - 18,17% 9,25% - 17,77%
b. SMF dan ABSM, keduanya merupakan entitas-entitas anak, memberikan pembiayaan sewa
pembiayaan (finance lease) untuk alat-alat berat, mesin-mesin industri dan transportasi.
c. Berikut ini disajikan rincian piutang sewa pembiayaan konsolidasian berdasarkan jatuh
temponya:
- 55 -
Page 59
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
Belum jatuh tempo
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 205,976 210,668
Lebih dari 1 tahun tetapi tidak lebih dari 2 tahun 65 12
Lebih dari 2 tahun 38 -
Jumlah 206,079 210,680
d. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, terdapat piutang sewa pembiayaan yang
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 31).
e. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas investasi
sewa neto adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya
investasi sewa neto.
8. Piutang Pembiayaan Modal Kerja Skema Anjak Piutang
a. Terdiri dari:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Rupiah
Pihak berelasi 14.554 14.554
Pihak ketiga 1.699.131 2.669.235
Cadangan kerugian penurunan nilai (152.394) (170.272)
Jumlah - bersih 1.561.291 2.513.517
b. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Terdapat piutang pembiayaan modal
kerja skema anjak piutang yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima
(Catatan 31).
c. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang adalah cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya stagihan anjak piutang.
9. Piutang Premi dan Reasuransi
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Piutang premi 1.334.105 863.309
Piutang reasuransi 1.311.449 1.011.063
Jumlah 2.645.554 1.874.372
Cadangan kerugian penurunan nilai (16.122) (13.323)
Jumlah - bersih 2.629.432 1.861.049
Piutang premi dan reasuransi konsolidasian dari pihak berelasi pada tanggal 31 Maret 2024 dan
31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 57,648 dan Rp 7.184 (Catatan 50).
- 56 -
Page 60
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang premi
dan reasuransi adalah cukup untuk menutup kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya piutang
premi dan reasuransi tersebut.
10. Kredit yang Diberikan
Merupakan kredit diberikan oleh BS dan SMF, entitas anak.
a. Berdasarkan jenis kredit
31 Maret 31 December
2024 2023
Pihak berelasi (Catatan 50)
Rupiah
Pinjaman tetap 27.262 16.967
Pinjaman karyawan 61.118 62.398
Pinjaman konsumsi 6.950 8.973
Pinjaman cicilan - -
Piutang syariah - qardh 60 67
Jumlah - Rupiah 95.390 88.405
Mata uang asing (Catatan 51)
Pinjaman tetap 7.928 7.699
Jumlah - pihak berelasi 103.318 96.104
Pihak ketiga
Rupiah
Pinjaman cicilan 3.751.105 3.976.144
Pinjaman konsumsi 2.842.432 3.075.630
Piutang syriah - musyarakah 2.353.996 3.936.659
Pinjaman tetap 5.988.251 3.656.940
Pembiayaan mudharabah 642.571 -
Piutang syariah - murabahah 225.102 695.145
Piutang syariah - mudharabah - 377.007
Pinjaman rekening koran 248.428 218.699
Piutang syariah - qardh 22.091 171.840
Pinjaman karyawan 45.577 42.848
Piutang syariah - ijarah 7.875 6.980
Jumlah 16.127.428 16.157.892
Mata uang asing (Catatan 51)
Pinjaman cicilan 442.297 450.868
Pinjaman tetap 52.132 71.859
Jumlah 494.429 522.727
Jumlah 16.621.857 16.680.619
Jumlah 16.725.175 16.776.723
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.598.004) (1.690.430)
Jumlah - bersih 15.127.171 15.086.293
- 57 -
Page 61
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Berdasarkan Sektor Ekonomi
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran 9.068.571 8.344.865
Rumah tangga 2.891.883 3.108.080
Aktivitas keuangan dan Asuransi 842.442 1.093.576
Transportasi, pergudangan, dan komunikasi 807.032
Pertanian, kehutanan dan perikanan 364.575 586.588
Pertambangan dan penggalian - 780.399
Informasi dan komunikasi 652.637 706.424
Real estat, usaha persewaan, dan jasa perusahaan 638.133 621.621
Industri pengolahan 247.698 286.370
Konstruksi 165.312 111.312
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 10.337 153.779
Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum 105.811 109.477
Pengangkutan dan pergudangan 204.836 103.024
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa opsi, -
ketenagakerjaan, agen perjalanan dan -
penunjang usaha lainnya 81.085 88.335
Bukan lapangan usaha lainnya 58.119 70.774
Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis 38.191 36.311
Jasa pendidikan 14.648 14.878
Kesenian, hiburan dan rekreasi 4.563 4.444
Pengeboran air, pengelolaan air limbah, pengeloaan dan -
daur ulang sampah, dan aktivitas remediasi 2.945 2.790
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin 3.062 3.100
Aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja, aktivitas yang -
menghasilkan barang dan jasa oleh rumah tangga yang -
digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri -
Jasa perorangan yang melayani rumah tangga -
Aktivitas jasa lainnya 20.938 20.150
Jumlah 16.222.818 16.246.297
Mata uang asing (Catatan 51)
Real estate, usaha persewaan, dan jasa perusahaan 218.325
Pertambangan dan penggalian 276.104 231.070
Industri pengolahan - 291.657
Rumah tangga 7.928 7.699
Perdagangan besar dan eceran - -
Transportasi, pergudangan, dan komunikasi - -
Jumlah 502.357 530.426
Jumlah 16.725.175 16.776.723
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.598.004) (1.690.430)
Jumlah - bersih 15.127.171 15.086.293
- 58 -
Page 62
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Suku bunga per tahun kredit adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Rupiah 0,00% - 37,42% 0,00% - 37,42%
Mata uang asing 0,95% - 10,00% 0,95% - 10,00%
d. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai kredit adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Saldo awal Periode 1.690.430 2.125.418
Saldo awal kerugian kredit ekspetasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik 6.566- 11.352
Aset keuangan yang baru diperoleh 68.752 59.112
Perubahan bersih pada eksposur -
dan pengukuran kembali (39.208) 452.942
Transfer ke kerugian kredit -
ekspektasian 12 bulan -
(Tahap 1) (20.466) (60.323)
Transfer ke kerugian kredit -
ekspektasian sepanjang umurnya -
(Tahap 2) 25.685 102.513
Transfer ke penurunan kredit -
(Tahap 3) 26.969- 114.820
Penerimaan kembali pinjaman -
yang telah dihapusbukukan - -
Penghapusbukuan selama -
tahun berjalan (156.991)
- (1.220.668)
Selisih kurs 2 111.830
Kerugian kredit ekspektasian pada -
fasilitas kredit yang belum ditarik (12.735) (6.566)
Saldo akhir 1.589.004 1.690.430
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk kredit
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit
tersebut.
e. Saldo kredit channeling pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
adalah sebesar Rp 27.032 dan Rp 54.605 disalurkan melalui pihak berelasi.
f. Saldo kredit joint financing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
masing adalah sebesar Rp 2.388.554 dan Rp 2.862.913 disalurkan melalui pihak berelasi.
g. Kredit yang diberikan kepada karyawan merupakan kredit untuk membeli kendaraan, rumah
dan keperluan lainnya yang dibebani bunga 0%-12% untuk kredit dibawah 1 tahun dan 0%-
24,43% untuk kredit antara 1 sampai dengan 10 tahun.
h. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kredit non-
performing yang telah dihentikan pembebanan bunganya masing-masing sebesar Rp
122.946 dan Rp260.004.
i. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah
kredit yang direstrukturisasi masing-masing sebesar Rp 19.671 dan Rp479.140.
- 59 -
Page 63
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
j. Manajemen berkeyakinan bahwa agunan yang diterima atas kredit yang diberikan cukup
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit yang diberikan.
11. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
a. Tagihan Akseptasi
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Rupiah 38.214 29.791
Mata uang asing (Catatan 51) 39.366 50.073
Jumlah 77.581 79.864
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.093) (1.560)
Jumlah 75.488 78.304
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk tagihan
akseptasi adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya
tagihan akseptasi tersebut.
b. Liabilitas Akseptasi
Liabilitas akseptasi merupakan utang kepada bank lain – pihak ketiga masing-masing sebesar
RP 77.604 dan Rp79.880 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Tagihan akseptasi dan liabilitas akseptasi berdasarkan tanggal jatuh tempo adalah kurang
dari atau sama dengan 1 tahun.
12. Aset Ijarah
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan obyek sewa dari
transaksi ijarah muntahiyah bittamlik dengan opsi perpindahan hak milik obyek sewa dengan
hibah.
Perubahan selama periode berjalan
1 Januari Pengalihan pada 31 Maret
2024 Penambahan akhir masa akad 2024
Biaya perolehan 615.525 32.620 (137.095) 511.050
Akumulasi penyusutan 181.623 145.806 (136.172) 191.257
Nilai Tercatat 433.902 319.793
Perubahan selama periode berjalan
1 Januari Pengalihan pada 31 Desember
2023 Penambahan akhir masa akad 2023
Biaya perolehan 574.384 87.595 (46.454) 615.525
Akumulasi penyusutan 102.355 114.799 (35.531) 181.623
Nilai Tercatat 472.029 433.902
- 60 -
Page 64
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset ijarah
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya aset ijarah
tersebut.
13. Piutang Transaksi Efek
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Piutang nasabah 77.198 17.396
Piutang dari PT KPEI 121.502 74.241
Piutang manajer investasi 50.122 63.085
Jumlah 248.822 154.722
Piutang nasabah, piutang perusahaan efek lainnya dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
(KPEI) serta piutang komisi merupakan piutang yang timbul sehubungan dengan transaksi
pembelian dan penjualan saham dan efek lainnya (bersih) yang belum dilunasi pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Manajemen tidak membentuk cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang perusahaan efek
karena berdasarkan penelaahan manajemen seluruh piutang perusahaan efek tersebut dapat
ditagih.
14. Piutang Lain-lain
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Piutang bunga 498.964 573.312
Piutang hipotik 29.041 24.797
Piutang karyawan dan agen pemasaran 14.571 12.783
Piutang klaim 2.608 2.255
Piutang polis 174 203
Lain-lain 2.551.087 2.369.928
Jumlah 3.096.445 2.983.278
Cadangan kerugian penurunan nilai (8.380) (414)
Jumlah - bersih 3.088.065 2.982.864
Piutang bunga terdiri dari piutang bunga atas deposito berjangka, obligasi, pembiayaan
konsumen, investasi sewa neto dan tagihan anjak piutang.
Pinjaman hipotik merupakan pinjaman yang diberikan oleh ASM yang merupakan entitas anak,
kepada karyawan dan pihak ketiga untuk pembelian tanah atau bangunan. Pinjaman hipotik
kepada karyawan dibebani bunga khusus sedangkan untuk pihak ketiga dibebani dengan suku
bunga pasar yang berlaku. Pelunasannya dilakukan dengan cara angsuran bulanan. Pinjaman ini
dijamin dengan surat hipotik atas tanah atau bangunan yang pembeliannya dibiayai dengan
pinjaman ini.
Piutang klaim merupakan tagihan kepada tertanggung sehubungan dengan klaim yang dibayarkan
entitas anak melebihi nilai pertanggungan pemegang polis.
Pinjaman polis merupakan pinjaman yang diberikan kepada pemegang polis yang telah memiliki
nilai tunai.
- 61 -
Page 65
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk piutang lain-
lain adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang
lain-lain tersebut.
15. Aset Reasuransi
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Estimasi klaim reasuransi 1.344.944 1.542.534
Premi reasuransi belum merupakan pendapatan 5.155.835 2.391.444
Jumlah 6.500.778 3.933.978
16. Investasi Dalam Saham
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Investasi saham oleh Perusahaan
Metode ekuitas 378.280 384.371
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 2.372.526 2.379.088
Jumlah 2.750.806 2.763.459
Investasi saham oleh entitas anak
Metode ekuitas 309.479 298.717
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 278.925 295.628
Jumlah 588.404 594.345
Jumlah 3.339.210 3.357.804
Cadangan kerugian penurunan nilai (8.000) (8.000)
Jumlah 3.331.210 3.349.804
a. Investasi saham oleh Perusahaan
Entitas Asosiasi
Metode Ekuitas
PT Elang Andalan Nusantara 384,371 (6,091) - - 378,280
Metode Biaya
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk 1,581,579 (6,562) - - 1,575,017
PT Summit Oto Finance 366,309 - - - 366,309
PT Oto Multiartha 139,306 - - - 139,306
PT SGMW Multifinance Indonesia 114,000 - - - 114,000
PT Bima Multi Finance - - - -
PT Sinar Mitra Sepadan Finance 96,193 - - - 96,193
PT Sinarmas Hana Finance 52,500 - - - 52,500
PT Bank China Construction Bank Tbk 13,500 - - - 13,500
PT Otoraja Network Indonesia 10,000 - - - 10,000
PT Orientee Mas Sejahtera 5,701 - - - 5,701
Nanovest Ltd - - - -
PT Simas Sehat Sejahtera - - - -
Jumlah 2,379,088 (6,562) - - 2,372,526
- 62 -
Page 66
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2023
Kenaikan nilai
wajar pada
Nilai Ekuitas penghasilan Nilai
penyertaan Penambahan pada laba komprehensif penyertaan
awal tahun (Penjualan) (rugi) bersih lain akhir tahun
Metode Ekuitas
Entitas Asosiasi
PT Elang Andalan Nusantara 390.462 - (6.091) 384.371
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Entitas Asosiasi
PT Asuransi Jiwa
Sinarmas MSIG Tbk 1.358.453 - - 223.126 1.581.579
PT Summit Oto Finance 366.309 - - - 366.309
PT Oto Multiartha 139.306 - - - 139.306
PT SGMW Multifinance -
Indonesia 114.000 - - - 114.000
PT Bima Multi Finance 111.751 (111.751) - - -
PT Sinar Mitra Sepadan Finance 96.193 - - - 96.193
PT Sinarmas Hana Finance 52.500 - - - 52.500
PT Bank China Construction Bank -
Indonesia Tbk 13.500 - - - 13.500
PT Otoraja Network Indonesia 10.000 - - - 10.000
PT Orientee Mas Sejahtera 5.701 - - - 5.701
Nanovest Ltd 1.570 (1.570) - - -
PT Simas Sehat Sejahtera 1 (1) - - -
Jumlah 2.269.284 (113.322) - 223.126 2.379.088
Metode Ekuitas
PT Peduli Sehat Gotong Royong (PSGR)
PSGR, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang social
media crowd funding. Pada tahun 2020, Perusahaan melakukan investasi pada saham PSGR
masing-masing sebesar Rp8.000. Persentase kepemilikan pada tahun 2023 dan 2022
masing-masing sebesar 31,01%. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, ekuitas pada
rugi bersih di PSGR telah melebihi harga perolehan investasi sehingga nilai tercatat investasi
pada PSGR menjadi nihil.
PT Elang Andalan Nusantara (EAN)
EAN, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
perdagangan dan jasa. Perusahaan melakukan investasi pada saham EAN sebesar
Rp 390.462 dengan persentase kepemilikan sebesar 2,21%.
Pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (AJSM)
AJSM, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi
jiwa. Kepemilikan Perusahaan pada AJSM sebesar 12,5%.
PT Summit Oto Finance (SOF)
SOF berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan.
Pada tanggal 15 Februari 2016, Perusahaan melakukan investasi pada saham SOF sebesar
Rp 366.309, pada tanggal 31 Maret 2024 persentase kepemilikan Perusahaan adalah 15%.
- 63 -
Page 67
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Oto Multiartha (OTO)
OTO berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan
Pada tanggal 15 Februari 2016, Perusahaan melakukan investasi pada saham OTO sebesar
Rp 139.306. Pada tanggal 31 Maret 2024 persentase kepemilikan Perusahaan adalah 15%.
PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF)
SMSF, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
pembiayaan. Pada bulan Maret 2019, Perusahaan membeli saham 82.500 seri A dan
1.425.000 seri B PT Sinar Mitra Sepadan Finance dari Orix Corporation, Jepang sebesar Rp
96.193. Pada tanggal 31 Maret 2024 persentase kepemilikan Perusahaan adalah 15%.
PT Sinarmas Hana Finance (SHF)
SHF, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
pembiayaan. Perusahaan melakukan investasi pada saham SHF sebesar Rp22.500, dengan
persentase kepemilikan sebesar 15%. Pada tahun 2020, Perusahaan menambah investasi
pada saham SHF sebesar Rp30.000 dengan persentase kepemilikan yang sama.
PT SGMW Multifinance Indonesia (SGMW)
SGMW, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
pembiayaan. Pada tanggal 31 Maret 2024 persentase kepemilikan 19%.
PT Orientee Mas Sejahtera (OMS)
OMS, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam berbasis teknologi informasi. Pada tanggal 31 Maret 2024 persentase
kepemilikan 15%.
Nanovest Ltd
Nanovest, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
pembiayaan. Perusahaan melakukan investasi pada saham Nanovest sebesar Rp1.570
dengan persentase kepemilikan 15% (Pada tahun 2023, Perusahaan telah menjual investasi
tersebut).
PT Otoraja Network Indonesia (ONI)
ONI, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bengkel
sepeda motor. Perusahaan melakukan investasi pada saham ONI sebesar Rp10.000 dengan
persentase kepemilikan 40%
PT Bima Multi Finance (BMF)
BMF, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan
kredit. Perusahaan melakukan investasi pada saham BMF sebesar Rp111.751 dengan
persentase kepemilikan 40,07% (Pada tahun 2023, Perusahaan telah menjual investasi
tersebut).
- 64 -
Page 68
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Investasi saham oleh entitas-entitas anak
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Metode ekuitas
PT Bintang Rajawali Perkasa 140.210 137.755
PT Asuransi Sumit Oto 97.977 89.316
PT KB Insurance Indonesia 65.109 67.914
PT Premium Garansi Indonesia 6.183 3.732
Jumlah 309.479 298.717
Tersedia untuk dijual - biaya perolehan
PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia 17.850 17.850
PT Tugu Reasuransi Indonesia - 7.500
Fair Oil & Energy Insurance Syndicate - -
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 6.600 6.600
PT Asuransi MAIPARK Indonesia 657 5.611
PT Pemeringkat Efek Indonesia 3.500 3.500
Kapas Syariah - 2.715
Nanjing Sinar Mas & Zi Jin Private Equity 1.088 1.088
PT Bursa Efek Indonesia 7.500 7.500
PT PPPMPI 20 20
PT Bank Nano Syariah 240.000 240.000
PT Reasuransi MAIPARK Indonesia 1.710 3.244
Jumlah 278.925 295.628
Metode Ekuitas
PT Bintang Rajawali Perkasa (BRP)
PT Bintang Rajawali Perkasa (BRP) yang merupakan perusahaan patungan yang bergerak
di bidang properti. Kepemilikan SU pada KBI adalah 40%.
PT KB Insurance Indonesia (KBI)
KBII yang merupakan perusahaan patungan dengan KB Insurance, Korea yang bergerak
dalam di bidang asuransi. ABSM melakukan investasi pada saham KBII sebesar Rp39.600
dengan presentasi kepemilikan sebesar 30%.
PT Asuransi Summit Oto (ASO)
PT Asuransi Summit Oto (ASO) yang merupakan perusahaan patungan dengan Djohan
Marzuki dan PT Summit Investment Indonesia. Kepemilikan ASM pada ASO adalah 48%.
PT Setia Utama Realti (SUR)
Pada bulan Desember 2019, RLS membeli 60.000 saham baru yang diterbitkan oleh SUR
dengan nilai pembelian sebesar Rp 60.000 atau setara 40%.
Pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain
PT Al Ijarah Finance (ALIF)
- 65 -
Page 69
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada bulan Desember 2019. BSIM dan beberapa kreditur lainnya melakukan konversi
pinjaman ALIF menjadi saham, Konversi tersebut merupakan upaya entitas anak dan
beberapa kreditur lainnya untuk menyelamatkan dan mengembangkan usaha ALIF. Investasi
BSIM pada ALIF dicatat sebagai Penyertaan Modal Sementara (PMS).
PT Bima Multi Finance (BMF)
Pada tanggal 15 Maret 2019, ASJ, ASM, ASI dan beberapa kreditur lainnya telah menyetujui
konversi pinjaman jangka panjang dan Medium Term Notes BMF menjadi saham. Konversi
tersebut merupakan upaya entitas anak dan beberapa kreditur lainnya untuk menyelamatkan
dan mengembangkan usaha BMF. Grup memiliki 40,07% saham BMF setelah konversi
tersebut.
Pada bulan Desember 2019, Perusahaan mengambil alih kepemilikan ASJ pada BMF dengan
nilai sebesar Rp111.751 (Pada tahun 2023, Perusahaan telah menjual investasi tersebut).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk investasi
dalam saham adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat
penurunan nilai investasi dalam saham.
17. Properti Investasi
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan investasi pada tanah
dan bangunan.
Berikut ini adalah saldo dan mutasi properti investasi konsolidasian dan akumulasi penyusutannya:
1 Januari Perubahan selama tahun 2024 31 Maret
2024 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2024
Biaya perolehan
Bangunan 525.500 1.123 (1.013) - 525.610
Akumulasi penyusutan
Bangunan 111.831 2.671 (1.013) - 113.489
Nilai Tercatat 413.669 412.121
1 Januari Perubahan selama tahun 2023 31 Desember
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan
Bangunan 523.842 5.709 (4.051) - 525.500
Akumulasi penyusutan
Bangunan 101.158 14.724 (4.051) - 111.831
Nilai Tercatat 422.684 413.669
Beban penyusutan properti investasi konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir
31 Maret 2024 adalah sebesar Rp 2.670 sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 14.724.
Properti investasi telah diasuransikan kepada ASM, entitas anak dan perusahaanasuransi lainnya,
pihak ketiga. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi telah cukup untuk
- 66 -
Page 70
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
menutup kemungkinan kerugian atas properti investasi terhadap risiko-risiko yang
dipertanggungkan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tersebut pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
18. Aset Tetap
1 Januari Perubahan selama tahun 2024 31 Maret
2024 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2024
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Tanah 860,500 - - - 860,500
Bangunan 1,558,910 - (331) 2,805 1,561,384
Peralatan kantor 2,624,718 46,120 (23,364) (1,880) 2,645,594
Kendaraan bermotor 309,654 16,018 (8,243) - 317,429
Perlengkapan kantor 117,005 1,636 (6,057) - 112,584
Mesin dan peralatan 19,202 497 - - 19,699
Aset dalam pembangunan 57,131 - (2,475) (925) 53,731
Aset Hak Guna 384,785 21,254 (78,893) - 327,146
Jumlah 5,931,905 85,525 (119,363) - 5,898,067
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan 853,209 23,158 (309) (580) 875,478
Peralatan kantor 1,757,566 44,377 (6,038) 580 1,796,485
Kendaraan bermotor 185,502 8,132 (3,244) - 190,390
Perlengkapan kantor 92,950 1,008 (4,530) - 89,428
Mesin dan peralatan 18,237 31 - - 18,268
Aset disewakan 279,447 30,697 (76,182) - 233,962
Jumlah 3,186,911 107,403 (90,303) - 3,204,011
Nilai Tercatat 2,744,994 2,694,056
1 Januari Perubahan selama tahun 2023 31 Desember
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Tanah 860.371 129 - - 860.500
Bangunan 1.594.069 34.254 (18.807) (50.606) 1.558.910
Peralatan kantor 2.487.428 176.415 (31.752) (7.373) 2.624.718
Kendaraan bermotor 272.969 52.286 (15.596) (5) 309.654
Perlengkapan kantor 110.391 7.707 (6.591) 5.498 117.005
Mesin dan peralatan 19.699 - (497) - 19.202
Aset dalam pembangunan 52.426 3.982 (1.157) 1.880 57.131
Aset Hak Guna 294.901 135.527 (96.249) 50.606 384.785
Jumlah 5.692.254 410.300 (170.649) - 5.931.905
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan 807.529 90.110 (17.954) (26.476) 853.209
Peralatan kantor 1.610.474 178.807 (27.760) (3.955) 1.757.566
Kendaraan bermotor 164.930 36.660 (16.918) 830 185.502
Perlengkapan kantor 84.767 7.871 (4.223) 4.535 92.950
Mesin dan peralatan 18.388 598 (749) - 18.237
Aset disewakan 235.506 117.143 (98.268) 25.066 279.447
Jumlah 2.921.594 431.189 (165.872) - 3.186.911
Nilai Tercatat 2.770.660 2.744.994
Beban penyusutan aset tetap konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2024 sebesar Rp 107.403, sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 sebesar Rp 431.189.
- 67 -
Page 71
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Aset tetap telah diasuransikan kepada ASM, entitas anak. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan asuransi telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap
terhadap risiko-risiko yang dipertanggungkan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap
konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2043 dan 31 Desember 2023.
19. Agunan yang Diambil Alih
Akun ini terdiri dari tanah, rumah dan apartemen serta kendaraan bermotor yang diperoleh
SMF dan BS, keduanya merupakan entitas anak, dari penyelesaian piutang dan kredit.
Kepemilikan SMF atas aset tersebut didukung oleh Surat Peralihan Hak kepada SMF dan Surat
Kuasa Menjual. Agunan yang diambil alih tidak diasuransikan.
Saat ini SMF dan BS sedang dalam proses menjual agunan yang diambil alih, antara lain dengan
bekerja sama dengan agen pemasaran properti untuk memasarkan apartemen tersebut.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan penurunan nilai pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023 adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat
penurunan nilai agunan yang diambil alih tersebut.
20. Aset Lain-lain
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Aset kontrak 2.993.258 3.172.577
Biaya dibayar dimuka 954.793 472.721
Uang muka pembelian aset tetap 226.605 188.734
Uang jaminan 102.586 81.477
Uang muka investasi 46.520 46.520
Pajak dibayar dimuka 117.505 81.402
Persediaan 359.564 342.163
Goodwill (393.764) 497.820
Uang muka renovasi bangunan 14.148 17.583
Lain-lain 863.548 804.162
Jumlah 5.284.763 5.705.159
Cadangan kerugian penurunan nilai - (6.963)
Jumlah 5.284.763 5.698.196
Aset kontrak merupakan beban imbal jasa penjaminan kembali yang telah dibayarkan kepada
perusahaan penjaminan kembali dan diakui secara proporsional sesuai dengan persentase
penyelesaian kewajiban selama periode proteksi penjaminan yang diterima berdasarkan kontrak
penjaminan kembali.
Biaya dibayar dimuka meliputi biaya sewa kantor, biaya administrasi saham, materai dan premi
asuransi.
Uang muka pembelian aset tetap dan renovasi bangunan merupakan pembelian dan atau
pembayaran kepada pemasok dan kontraktor yang belum terselesaikan pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian.
- 68 -
Page 72
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pajak dibayar dimuka meliputi pajak badan lebih bayar dan Pajak Pertambahan Nilai.
21. Simpanan dan Simpanan dari Bank Lain
Merupakan simpanan dan simpanan dari bank lain pada BS, entitas anak.
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Giro 14.441.088 14.656.092
Tabungan 13.633.662 12.690.959
Deposito berjangka 10.578.365 13.259.941
Simpanan dari bank lain 599.587 343.213
Jumlah 39.252.702 40.950.205
a. Giro terdiri dari:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pihak berelasi
Rupiah 1.769.898 1.777.151
Mata uang asing 2.392.416 2.529.009
Jumlah 4.162.314 4.306.160
Pihak ketiga
Rupiah 8.179.475 7.421.129
Mata uang asing 2.099.299 2.928.803
Jumlah 10.278.774 10.349.932
Jumlah 14.441.088 14.656.092
Suku bunga per tahun giro adalah sebagai berikut:
Rupiah 0,00% - 5,00% 0,00% - 4,75%
Mata uang asing 0,00% - 2,00% 0,00% - 4,00%
- 69 -
Page 73
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Tabungan terdiri dari:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pihak berelasi
Rupiah 72.698 289.427
Mata uang asing 373
Jumlah 73.071 289.427
Pihak ketiga
Rupiah 13.557.822 12.401.532
Mata uang asing 2.769
Jumlah 13.560.591 12.401.532
Jumlah 13.633.662 12.690.959
Suku bunga per tahun tabunga adalah sebagai berikut:
Rupiah 0,00% - 5,00% 0,00% - 5,00%
Mata uang asing 0,00% - 5,00% 0,00% - 5,00%
c. Deposito berjangka terdiri dari:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pihak berelasi
Rupiah 3.466.097 2.393.349
Mata uang asing 96.018 553.684
Jumlah 3.562.115 2.947.033
Pihak ketiga
Rupiah 6.599.079 9.753.581
Mata uang asing 417.171 559.327
Jumlah 7.016.250 10.312.908
Jumlah 10.578.365 13.259.941
Suku bunga per tahun deposito berjangka adalah sebagai berikut:
Rupiah 0,00% - 6,75% 0,00% - 6,75%
Mata uang asing 0,00% - 4,50% 0,00% - 4,50%
Saldo deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan jaminan kredit, letters of credit dan bank
garansi pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar
Rp 82.082 dan Rp 33.181.
d. Simpanan dari bank lain
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan penempatan dari
bank lain dalam bentuk call money,giro dan deposito berjangka.
- 70 -
Page 74
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. Efek yang Dijual dengan Janji Beli Kembali
Pada tanggal 31 Maret 2024, BS memiliki efek-efek yang dijual dengan janji kembali sebesar
Rp 1.307.297. Pada tanggal 31 Desember 2023, efek-efek yang dijual dengan janji beli kembali
adalah sebagai berikut:
31-Des-23
Tanggal
Jenis Jangka waktu jatuh tempo Nilai bersih
Pihak Lawan
Rupiah
Bank BPD Jatim FR0087 7 hari 05 Januari 2024 189.364
Bank BPD Jatim FR0087 7 hari 05 Januari 2024 189.364
Bank BPD Jatim FR0087 7 hari 05 Januari 2024 189.364
Bank BPD Jatim FR0082 6 hari 03 Januari 2024 193.449
Bank BPD Jatim FR0082 6 hari 03 Januari 2024 145.088
Bank BPD Jatim FR0082 6 hari 03 Januari 2024 145.088
Jumlah 1.051.717
23. Utang Asuransi
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Utang reasuransi 1.555.165 973.816
Utang premi 163.108 126.965
Utang komisi 214.214 183.790
Utang klaim asuransi 76.073 84.155
Jumlah 2.008.560 1.368.726
Utang reasuransi merupakan bagian premi asuransi dari perusahaan reasuransi sesuai dengan
perjanjian reasuransi (treaty) untuk polis asuransi jumlah tertentu.
Utang komisi dan klaim asuransi merupakan utang komisi kepada broker dan agen asuransi serta
utang kepada pemegang polis sehubungan dengan klaim yang telah disetujui namun masih dalam
proses pembayaran.
Utang premi merupakan utang premi koasuransi kepada perusahaan anggota koasuransi yang
timbul dari transaksi penutupan asuransi bersama.
Saldo utang asuransi konsolidasian kepada pihak berelasi pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 272.752 dan Rp 18.471 (Catatan 51).
24. Premi Diterima Dimuka
Akun ini merupakan premi yang diterima dimuka oleh ASM dan ASI, entitas anak, sehubungan
dengan penerbitan polis asuransi dengan jangka waktu pertanggungan lebih dari 1 (satu) tahun.
Rincian premi diterima dimuka berdasarkan jenis asuransi adalah sebagai berikut:
- 71 -
Page 75
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Kecelakaan diri 57.384 59.530
Kendaraan bermotor 11.775 7.346
Kebakaran 13.028 47.216
Kesehatan 599 2.265
Rekayasa 10.954 10.664
Pengangkutan 1 16
Aneka 187.329 197.379
281.069 324.416
Liabilitas Kontrak Penjaminan 3.173.942 3.565.155
Jumlah 3.455.011 3.889.571
25. Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan
a. Liabilitas manfaat polis masa depan merupakan jumlah dana yang harus disediakan oleh
penanggung untuk membayar manfaat dari kIaim yang jatuh tempo di masa yang akan
datang kepada pihak sebagaimana dinyatakan dalam polis, yang ditetapkan berdasarkan
perhitungan aktuaris.
b. Rincian liabilitas manfaat polis masa depan berdasarkan jenis pertanggungan adalah sebagai
berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Dwiguna dan/atau kombinasinya 44.312 40.169
Seumur hidup dan/atau kombinasinya 349.765 326.752
Kematian 1.054 581
Jumlah 395.130 367.502
c. Perubahan liabilitas manfaat polis masa depan adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Saldo awal periode 367.502 263.801
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan 27.628 103.701
Saldo akhir periode 395.130 367.502
- 72 -
Page 76
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. Premi Belum Merupakan Pendapatan dan Estimasi Liabilitas Klaim
a. Terdiri dari:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Premi belum merupakan pendapatan 7.598.692 4.294.632
Estimasi liabilitas klaim 2.862.427 2.620.725
Jumlah 10.461.120 6.915.357
b. Perubahan premi belum merupakan pendapatan adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Saldo awal periode 4.294.632 3.894.313
Kenaikan (penurunan) premi belum merupakan pendapatan 514.726 461.690
Kenaikan (penurunan) aset reasuransi 3.959.524 1.195.133
Kenaikan (penurunan) dana tabarru (1.170.190) (1.256.504)
Saldo akhir periode 7.598.692 4.294.632
c. Perubahan estimasi liabilitas klaim adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Saldo awal periode 2.620.725 2.887.196
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim (Catatan 43) 164.626 (108.004)
Kenaikan (penurunan) aset reasuransi 387.120 584.710
Kenaikan (penurunan) dana tabarru (310.044) (743.177)
Saldo akhir periode 2.862.427 2.620.725
27. Utang Transaksi Efek
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Utang nasabah 44.179 9.182
Utang KPEI 140.538 67.966
Utang Perusahaan Efek Lainnya - -
Utang komisi 4.638 9.193
Jumlah 189.355 86.341
Utang kepada nasabah merupakan liabilitas SMS, entitas anak, sehubungan dengan transaksi
jual beli saham nasabah.
- 73 -
Page 77
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. Utang Pajak
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pajak penghasilan
Pasal 29 (Catatan 48) 33.531 25.474
Pasal 21 37.261 34.003
Pasal 4 (2) 20.023 19.941
Pasal 25 31.006 28.405
Pasal 23 dan 26 4.750 5.308
Pajak Pertambahan Nilai (5.130) 7.191
Pajak lain-lain - -
Jumlah 121.440 120.322
29. Beban Akrual
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Bunga 111.300 117.635
Lain-lain 90.040 214.546
Jumlah 201.340 332.181
Lain-lain meliputi biaya-biaya operasional yang masih harus dibayar.
30. Surat Berharga yang Diterbitkan
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Obligasi 8.067.458 8.484.950
Biaya emisi yang belum diamortisasi (3.241) (94.646)
Jumlah 8.064.217 8.390.304
Obligasi
Perusahaan
Pada tanggal 31 Agustus 2020 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-236/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar Mas
Multiartha Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 1.000.000.
PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
a. Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 125.000 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
- 74 -
Page 78
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
13 September 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 15.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
b. Pada tanggal 2 Oktober 2020, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap II
Tahun 2020.
Penarikan Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 875.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 1.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh tempo
11 November 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 874.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh tempo
11 November 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-005/KRI-DIR/X/2020 tanggal
1 Oktober 2020 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-064/KRI-DIR/V/2020 tanggal
14 Mei 2020, Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahun 2020 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 27 Agustus 2021 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-146/D.04/2021 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar Mas
Multiartha Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 5.000.000.
PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp 705.700 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 507.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
17 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 79.700 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 119.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-006/KRI-DIR/VI/2021 tanggal
2 Juni 2021, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
- 75 -
Page 79
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 2 Agustus 2022, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun
2022.
Penarikan Tahap II Tahun 2022 sebesar Rp 1.849.581 yang diterbitkan dalam 4 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 429.350 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 6
September 2023 dengan tingkat Bungan tetap sebesar 6,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 13.100 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 26 Agustus
2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 305.131 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 26
Agustus 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
d. Obligasi Seri D sebesar Rp 1.102.000 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 26
Agustus 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/VII/2022 tanggal 14 Juli
2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal 24 Juni 2022,
Obligasi Berkelanjutan II Sinarmas Multiartha Tahun 2022 Perusahaan memperoleh peringkat irAA
(Double A).
Pada tanggal 16 September 2022, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap III Tahun
2022.
Penarikan Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp 1.660.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 580.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo 4 Oktober
2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 1.080.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo 4 Oktober
2032 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/IX/2022 tanggal
8 September 2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal
24 Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 15 Februari 2023, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap IV Tahun
2023.
Penarikan Tahap IV Tahun 2023 sebesar Rp 784.719 yang diterbitkan pada tanggal 7 Maret 2023
dan jatuh tempo 7 Maret 2033 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
- 76 -
Page 80
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/I/2023 tanggal
25 Januari 2023 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal 24
Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 26 Maret 2024, sesuai dengan Akta No. 39 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun
2024.
Pada tanggal 28 Maret 2024 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-46/D.04/2024 untuk melaksanakan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas
Multiartha Tahap I Tahun 2024 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 1.500.000.
PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan obligasi Tahap III Tahun 2024 sebesar Rp 1.500.000 pada tanggal 5 April 2024 dan
jatuh tempo 5 April 2029 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-001/KRI-DIR/I/2024 tanggal
2 Januari 2024, Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2024 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Utang obligasi Perusahaan mencakup persyaratan yang membatasi hak perusahaan tanpa
persetujuan tertulis dari waliamanat, tidak akan melakukan hal-hal seperti membuat pinjaman baru
kepada kreditur lain dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain yang
mengakibatkan rasio keuangan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan tidak
dapat dipenuhi oleh Perusahaan dan sepanjang sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan
SMF
a. Pada tanggal 29 Juni 2018, SMF memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-95/D.04/2018 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar
Mas Multifinance Tahun 2018 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2018 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 100.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 21 Juli
2019 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 21 Juli 2019.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 80.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 11 Juli
2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 9 Juli 2021.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 220.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 11 Juli
2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan.
- 77 -
Page 81
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 5 Maret 2019, sesuai dengan Akta No. 16 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap II Tahun 2019.
Penarikan Tahap II Tahun 2019 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 265.000 pada tanggal 10 April 2019 dan jatuh tempo
20 April 2020 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 17 April 2020.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 135.000 pada tanggal 10 April 2019 dan jatuh tempo
10 April 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi seri Bini telah dilunasi pada tanggal 8 April 2022.
Pada tanggal 11 Juli 2019, sesuai dengan Akta No. 35 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap III Tahun 2019.
Penarikan Tahap III Tahun 2019 sebesar Rp 800.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 261.000 pada tanggal 2 Agustus 2019 dan jatuh tempo
12 Agustus 2020 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 11 Agustus 2020.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 539.000 pada tanggal 2 Agustus 2019 dan jatuh tempo
2 Agustus 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 1 Agustus 2022.
Pada tanggal 13 Januari 2020, sesuai dengan Akta No. 13 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap IV Tahun 2020.
Penarikan Tahap IV Tahun 2020 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 150.000 pada tanggal 12 Februari 2020 dan jatuh tempo
12 Februari 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 19 Februari 2021.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 250.000 pada tanggal 12 Februari 2020 dan jatuh tempo
12 Februari 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligas Seri Bi ini telah dilunasi pada tanggal 10 Februari 2023.
b. Pada tanggal 13 Juli 2020 SMF memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-189/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar
Mas Multifinance Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 708.300 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
- 78 -
Page 82
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 207.300 pada tanggal 17 Juli 2020 dan jatuh tempo 17 Juli
2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 26 Juli 2021.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 501.000 pada tanggal 17 Juli 2020 dan jatuh tempo 17 Juli
2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan.
Penarikan Tahap 2 Tahun 2020 sebesar Rp 732.500 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 348.000 pada tanggal 11 Febuari 2021 dan jatuh tempo 21
Febuari 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 18 Februari 2022.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 333.500 pada tanggal 11 Febuari 2021 dan jatuh tempo 11
Febuari 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 51.000 pada tanggal 11 Febuari 2021 dan jatuh tempo 11
Febuari 2026 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
c. SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap III tanggal 8
Februari 2022 sebesar Rp 559.200 yang terdiri dari:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 317.700 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 18
Februari 2023 dengan tingkat bunga tetap 7,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 17 Februari 2023.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 232.500 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 8
Februari 2025 dengan tingkat bunga tetap 9,00% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 9.000 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 8
Februari 2027 dengan tingkat bunga tetap 10,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Fitch Ratings Indonesia No. 031/DIR/RATLTR/III/2022 tanggal 1 Maret
2022, Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance memperoleh peringkat [Idn] BBB+
(BBB plus).
d. Pada tanggal 31 Januari 2023, SMF memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S35/D.04/2023
untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan III Obligasi Sinar Mas Multifinance
Tahun 2023 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp2.000.000. PT Bank KB
Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi ini dijamin dengan piutang SMF berupa piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6)
dan piutang pembiayaan modal kerja (Catatan 8).
Penarikan Tahap I Tahun 2023 sebesar Rp1.000.000. yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
- 79 -
Page 83
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Obligasi Seri A sebesar Rp42.700 pada tanggal 7 Februari 2023 dan jatuh tempo 17 Juli
2026 dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,50% per tahun yang terhutang setiap
triwulan
2. Obligasi Seri B sebesar Rp851.850 pada tanggal 7 Februari 2023 dan jatuh tempo 7
Februari 2026 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang terhutang
setiap triwulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp105.450 pada tanggal 7 Februari 2023 dan jatuh tempo 7
Februari 2028 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,75% per tahun yang terhutang
setiap triwulan.
Penarikan Tahap II Tahun 2023 sebesar Rp1.000.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp575.000 pada tanggal 11 Oktober 2023 dan jatuh tempo 11
Oktober 2026 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,00% per tahun yang terhutang
setiap triwulan.
2. .Obligasi Seri B sebesar Rp425.000 pada tanggal 11 Oktober 2023 dan jatuh tempo 11
Oktober 2028 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang terhutang
setiap triwulan.
Seluruh obligasi SMF dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana yang
diperoleh dari utang obligasi SMF digunakan untuk modal kerja, investasi dan multiguna. SMF
tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi SMF. Seluruh utang
obligasi SMF dijamin dengan piutang pembiayaan. Namun jika hasil pemeringkatan lebih rendah
dari A- (single A minus), maka SMF wajib menyisihkan dana yang sama nilainya dengan bunga
untuk satu periode (triwulan) yang ditempatkan dalam bentuk deposito pada bank yang
ditentukan oleh Wali Amanat dan SMF paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah
keluarnya hasil pemeringkatan tersebut dan deposito tersebut diblokir oleh Wali Amanat.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-001/KRI-DIR/XI/2022, tanggal 7 November
2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance memperoleh peringkat irA+ (Single A plus)
.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-012/KRI-DIR/VI/2021 tanggal 14 Juni 2021,
Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance memperoleh peringkat irA+ (Single A plus).
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-001/KRI-DIR/XI/2022 tanggal 7 November
2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Perusahaan memperoleh peringkat irA+
(Single A plus).
Utang obligasi SMF mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa persetujuan dari
pemegang obligasi, antara lain melakukan penggabungan atau peleburan atau pengambilalihan
perusahaan lain, mengubah kegiatan usaha, melakukan pembayaran kepada pemegang saham
SMF jika SMF lalai dalam melakukan pembayaran jumlah terutang, memberikan pinjaman kepada
pihak berelasi atau pihak ketiga kecuali dilakukan sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan
OJK No. 29/POJK.05/2014, mengalihkan/menjaminkan harta SMF, mengurangi modal dasar
dan/atau modal ditempatkan/disetor, melakukan pengeluaran obligasi atau instrumen lain yang
sejenis.
SMF dapat membeli kembali (buy back) atau menjual Obligasi baik seluruhnya maupun sebagian,
di pasar terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun setelah
Tanggal Penjatahan sebagaimana disebutkan dalam Prospektus.
ABSM
- 80 -
Page 84
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 28 Agustus 2020, ABSM memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-228/D.04/2020
untuk melaksanakan Penawaran Umum Obligasi AB Sinar Mas Multifinance I Tahun 2020 dengan
jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 175.000. PT Bank Bukopin Tbk berindak sebagai
wali amanat.
Utang obligasi ini diterbitkan dalam 3 seri dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 115.000 pada tanggal 5 September 2020 dan jangka waktu 370
hari dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 10 September 2021.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 25.000 pada tanggal 5 September 2020 dan jangka waktu
2 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,5% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 31 Agustus 2022.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 35.000 pada tanggal 5 September 2020 dan jangka waktu
3 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
Seluruh obligasi ABSM dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana yang
diperoleh dari utang obligasi ABSM digunakan untuk modal kerja, investasi dan multiguna. ABSM
tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi ABSM. Seluruh utang
obligasi ABSM dijamin dengan piutang pembiayaan.
ABSM dapat membeli kembali atau menjual Obligasi baik seluruhnya maupun sebagian, di pasar
terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun setelah Tanggal
Penjatahan sebagaimana disebutkan dalam Prospektus.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-059/KRI-DIR/V/2020 tanggal
14 Mei 2020, Obligasi AB Sinar Mas Multifinance I tahun 2020, memperoleh peringkat
irA- (Single A minus).
Seluruh obligasi Perusahaan dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana
yang diperoleh dari utang obligasi Perusahaan digunakan untuk modal kerja Perusahaan dan
entitas anak, dan peningkatan pernyertaan saham pada entitas anak. Perusahaan tidak
menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi Perusahaan. Seluruh utang
obligasi Perusahaan tidak dijamin.
BS
Pada tanggal 29 Juni 2022, BS menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Sinarmas
Tahap I Tahun 2022 sebesar Rp500.000. Obligasi subordinasi ini berjangka waktu 5 tahun yang
akan jatuh tempo pada tanggal 8 Juli 2027. Tingkat suku bunga sebesar 6,50% per tahun yang
terhutang setiap triwulan.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap I Tahun 2022 setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi
terkait, seluruhnya akan dipergunakan oleh BS untuk memperkuat permodalan yang
diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam rangka mendukung rencana penyaluran
kredit dengan tenor yang lebih panjang.
Pada Desember 2022, BS telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Subordinasi I untuk penyaluran kredit dengan tenor panjang.
PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagi Wali Amanat.
- 81 -
Page 85
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
BS wajib mengupayakan tingkat kesehatan Perusahaan minimal berada dalam peringkat komposit
3 (tiga) yang tergolong "Cukup Baik", sesuai penilaian internal berdasarkan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan.
Berdasarkan Surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-003/KRI-DIR/III/2023 tanggal 24 Maret
2023, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap I Tahun 2022 memperoleh
peringkat irA+ (Single A Plus) untuk periode 24 Maret 2023 sampai dengan 1 April 2024.
31. Pinjaman yang Diterima
Akun ini terdiri atas:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank Mega Tbk 223.611 412.500
PT Bank Neo Commerece Tbk 132.222 306.389
PT Bank Pan Indonesia Tbk 177.778 244.444
PT Bank Central Asia Tbk 208.333 233.333
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 177.778 102.779
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk 77.827 269.943
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 166.586 216.737
PT Bank Victoria International Tbk 65.000 100.000
PT Bank Ganesha Tbk 70.000 80.000
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 121.617 129.077
PT Bank Capital Indonesia Tbk 200.000 -
PT Bank Mayapada International Tbk 50.000 -
Jumlah 1.670.753 2.095.202
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (4.821) (8.816)
Jumlah 1.665.932 2.086.386
Suku bunga per tahun 3,75% - 11,00% 3,75% - 11,00%
PT Bank Mega Tbk (Bank Mega)
a. Fasilitas kredit yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
1. Pada tanggal 9 Maret 2017, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Mega, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 125.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan. Pada
tahun 2018, fasilitas ini ditingkatkan menjadi Rp 526.000 dan pada tahun 2019, fasilitas
ini ditingkatkan lagi menjadi Rp 800.000. Pada tahun 2022, fasilitas ini diturunkan menjadi
Rp 200.000 dan akan jatuh tempo tanggal 9 April 2023.
2. Pada tanggal 25 Juli 2019, SMF memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap dengan jumlah
maksimum fasilitas sebesar Rp 300.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal
25 Juli 2023.
3. Pada tanggal 29 Desember 2020, SMF memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap II dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 250.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam
29 Maret 2024.
- 82 -
Page 86
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. Pada tanggal 9 Maret 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap III dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal
9 Desember 2024.
5. Pada tanggal 14 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap IV dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 600.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal 14
Januari 2026.
Fasilitas dari Bank Mega dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6) serta
jaminan perusahaan dari Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Mega mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Mega antara lain untuk melakukan atau menyebabkan
dilakukannya penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar SMF, melakukan
perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan permohonan kepailitan atau
penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
memperoleh pinjaman, mengikatkan diri sebagai penjamin utang, menyebabkan beralihnya
saham SMF kepada pihak lain, mengalihkan aset kecuali dalam rangka kegiatan usaha,
melakukan pembayaran utang pemegang saham, dan melakukan pembayaran dipercepat
atas suatu utang atau pembayaran kewajiban lainnya yang belum jatuh tempo.
b. Pada tanggal 13 Maret 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Mega, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 200.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan. Fasilitas ini
telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 9 Maret 2024. Pada
tanggal 31 Desember 2023, saldo pinjaman ABSM dari Bank Mega sebesar Rp200.000.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang pembiayaan modal
kerja skema anjak piutang (Catatan 6 dan 8).
Pinjaman ABSM dari Bank Mega mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Mega antara lain untuk melakukan atau menyebabkan
dilakukannya penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar ABSM, melakukan
perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan permohonan kepailitan atau
penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
memperoleh pinjaman, mengikatkan diri sebagai penjamin utang, menyebabkan beralihnya
saham ABSM kepada pihak lain, mengalihkan aset kecuali dalam rangka kegiatan usaha,
melakukan pembayaran utang pemegang saham, dan melakukan pembayaran dipercepat
atas suatu utang atau pembayaran kewajiban lainnya yang belum jatuh tempo.
PT Bank Neo Commerce Tbk (Bank Neo)
a. Pada tanggal 24 Juni 2022, SMF memperoleh Fasilitas kredit dari Bank Neo dengan rincian
sebagai berikut:
1. Pinjaman Reguler dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 200.000 dan bersifat
Executing Revolving. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal 12 bulan
dan akan jatuh tempo tanggal 24 Juni 2023.
2. Pinjaman Angsuran dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000 dan bersifat
Executing Non Revolving. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal
36 bulan Serta batas waktu penarikan 3 bulan dan akan jatuh tempo tanggal
24 September 2025.
Fasilitas kredit dari Bank Neo dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 6 dan 8) serta jaminan perusahaan
dari Perusahaan.
- 83 -
Page 87
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pinjaman SMF dari Bank Neo mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Neo antara lain untuk mengubah status hukum SMF, akuisisi,
melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual saham-saham yang
telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset, mengikatkan diri sebagai penjamin
dengan nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan permohonan pailit atau permohonan
penundaan pembayaran utang, mengakibatkan terjadinya pengeluaran modal dengan nilai
lebih besar dari 50% dari total aset, membuat perjanjian yang bersifat material yang
menguntungkan anggota Direksi, Komisaris, atau Pemegang Saham.
b. Pada tanggal 20 Desember 2022, ABSM memperoleh fasilitas kredit pinjaman regular –
executing revolving dari Bank Neo, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 350.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang sewa pembiayaan (Catatan 7).
Pinjaman ABSM dari Bank Neo mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Neo antara lain untuk mengubah status hukum ABSM, akuisisi,
melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual saham-saham yang
telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset, mengikatkan diri sebagai penjamin
dengan nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan permohonan pailit atau permohonan
penundaan pembayaran utang, mengakibatkan terjadinya pengeluaran modal dengan nilai
lebih besar dari 50% dari total aset, membuat perjanjian yang bersifat material yang
menguntungkan anggota Direksi, Komisaris, atau Pemegang Saham.
PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin)
Fasilitas kredit yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap IV dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp400.000 dan
bersifat Non revolving. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2024.
b. Fasilitas Pinjaman Tetap V dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp400.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh tempo
sampai dengan 27 September 2025.
Fasilitas ini dijamin secara fidusia dengan piutang pembiayaan multiguna dan pembiayaan modal
kerja skema anjak piutang (Catatan 6 dan 8), serta jaminan dari Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Panin mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Panin antara lain untuk menerima pinjaman kredit baru dari bank
lain atau pihak ketiga atau menerbitkan surat berharga yang dapat menyebabkan dilanggarnya
rasio keuangan pada financial covenant, memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak yang
memiliki hubungan afiliasi (kecuali karyawan SMF), menjadi penjamin, mengubah anggaran dasar
SMF, memindahtangankan barang-barang yang dipergunakan sebagai jaminan, mengeluarkan
saham-saham baru dan menjual saham-saham yang telah ada, melakukan merger,
memperbolehkan pemegang saham untuk menarik modalnya dan menggadaikan saham SMF.
PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 7 April 2021, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Installment Loan dari Bank Central Asia, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 500.000.
Fasilitas ini memiliki jangka waktu 60 bulan.
- 84 -
Page 88
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Fasilitas ini dijamin dengan piutang sewa pembiayaan (Catatan 7).
Pinjaman ABSM dari Bank Central Asia mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Central Asia antara lain untuk melakukan merger, akuisisi,
mengalihkan harta kekayaan ABSM, mengubah susunan pemegang saham mayoritas,
membagikan dividen, melakukan transaksi yang merugikan ABSM, mengajukan permohonan
kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak
lain, mengikatkan diri sebagai penjamin utang, mengalihkan kepada pihak lain kewajiban ABSM.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) (d/h PT Bank Nusantara Parahyangan
Tbk)
Fasilitas kredit yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
a. Pada tanggal 15 Juni 2017, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja, dengan jumlah
fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka
waktu 12 bulan dan telah diperpanjang beberapa kali dengan jatuh tempo terakhir sampai
dengan 15 Juni 2023.
b. Pada tanggal 11 November 2021, SMF memperoleh fasilitas Kredit Angsuran Berjangka
(KAB) untuk kredit modal kerja (khusus pembiayaan konsumen) dengan jumlah maksimum
fasilitas sebesar Rp 300.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu penarikan maksimal
12 bulan sejak penandatanganan perjanjain kredit. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo hingga
11 November 2025.
c. Pada tanggal 11 November 2021, SMF memperoleh fasilitas transaksi valuta asing dengan
Pre Settlement Exposure Line (PSE Line) untuk tujuan forward, coss currency swap and
interest rate swap (plain vanilla) transactions / Hedging dengan jumlah maksimum fasilitas
sebesar USD 1.500.000. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo hingga 15 Juni 2023. Pada tanggal
31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, fasilitas ini tidak digunakan.
Fasilitas dari Bank Danamon dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6).
Pinjaman dari Danamon mencakup hal-hal dan ketentuan yang tidak boleh dilakukan SMF, kecuali
SMF wajib memberitahukan secara tertulis kepada Danamon dalam waktu paling lambat 14 hari
kerja setelah terjadinya salah satu kejadian antara lain memperoleh kredit dari pihak ketiga,
menjaminkan/menjual/memindahtangankan harta kekayaan selain yang terkait dengan usaha
SMF kepada pihak ketiga, menjual saham-sahamnya kepada pihak ketiga, mengadakan
deversifikasi usahanya atau mengubah maksud dan tujuan SMF, merger atau konsolidasi dengan
perusahaan lain, mengubah anggaran dasar, membayar dividen atau kewajiban lainnya kepada
para pendiri SMF, dan memberikan jaminan perusahaan.
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk (Bank Sampoerna)
Fasilitas yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
a. Pada tanggal 18 Juni 2020, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank
Sampoerna, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat
Nonrevolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu sampai dengan 18 Juni 2026.
b. Pada tanggal 18 Juni 2020, SMF memperoleh fasilitas Kredit Pinjaman Rekening Koran dari
Bank Sampoerna, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 150.000. Fasilitas ini memiliki jangka
waktu sampai dengan 18 Juni 2023.
- 85 -
Page 89
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Pada tanggal 25 Agsutus 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja, dengan
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 150.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki
jangka waktu 12 bulan dengan jatuh tempo terakhir sampai dengan
29 Agustus 2023.
Fasilitas dari Bank Sampoerna dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 6 dan 8), serta jaminan perusahaan dari
Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Sampoerna mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Sampoerna antara lain untuk mengubah status hukum SMF, akuisisi,
melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual saham-saham yang
telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset, mengikatkan diri sebagai penjamin dengan
nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan
pembayaran utang, mengakibatkan terjadinya pengeluaran modal dengan nilai lebih besar dari
50% dari total aset, membuat perjanjian yang bersifat material yang menguntukan anggota Direksi,
Komisaris, atau Pemegang Saham, laba bersih dalam kondisi surplus.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan jumlah maksimum sebesar
Rp350.000 dan bersifat revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 12 bulan. Fasilitas ini
telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 25 April 2024.
Fasilitas kredit dari BNI ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna untuk kredit kendaraan
bermotor serta jaminan perusahaan dari Perusahaan (Catatan 6).
Pinjaman dari BNI mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa persetujuan tertulis
dari BNI antara lain menyerahkan jaminan yang telah dijaminkan kepada BNI kepada pihak lain,
pembatasan penjaminan jaminan, melakukan interfinancing antar perusahaan dalam grup usaha
SMF, melakukan merger, akuisisi, dan investasi baru yang tidak berkaitan dengan core bisnis saat
ini.
PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria)
Pada tanggal 22 Agustus 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Victoria, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp100.000 dan
bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan, dan telah diperpanjang dengan
jatuh tempo terakhir tanggal 29 Agustus 2024.
Fasilitas diatas dijamin dengan deposito berjangka Bank Victoria sebesar Rp 100.000 atas nama
Perusahaan (Catatan 5).
Pinjaman ABSM dari Bank Victoria mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Victoria antara lain untuk melakukan merger, akuisisi, mengalihkan
harta kekayaan ABSM, mengubah susunan pemegang saham mayoritas, membagikan dividen,
melakukan transaksi yang merugikan ABSM, mengajukan permohonan kepailitan atau penundaan
kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak lain, mengikatkan diri sebagai
penjamin utang, mengalihkan kepada pihak lain kewajiban ABSM.
PT Bank Ganesha Tbk (Bank Ganesha)
ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Ganesha sebagai berikut:
- 86 -
Page 90
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Fasilitas Fixed Loan 1 (FL-1) sebesar Rp 40.000 pada tanggal 17 Mei 2019. Fasilitas ini
dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 9) dan aset
untuk disewakan berupa kendaraan bermotor.
2. Fasilitas Fixed Loan 2 (FL-2) sebesar Rp 40.000 pada tanggal 27 Juli 2020. Fasilitas ini dijamin
dengan deposito berjangka sebesar Rp 40.000 atas nama Perusahaan (Catatan 5).
Fasilitas FL-1 dan FL-2 mempunyai jangka waktu 12 bulan dan telah diperpanjang beberapa kali
dengan jatuh tempo terakhir 16 Juni 2024.
Pinjaman ABSM dari Bank Ganesha mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Ganesha antara lain untuk melakukan merger, akuisisi, konsolidasi,
mengubah anggaran dasar ABSM, mengubah susunan pemegang saham mayoritas, melakukan
perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan permohonan kepailitan atau
penundaan kewajiban pembayaran utang.
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (Bank Jtrust)
Pada tanggal 28 Januari 2022, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk kredit
atas permintaan (KAP) dari Bank JTrust, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 40.000 dan bersifat revolving, uncommitted, dan advised. Fasilitas ini memiliki jangka waktu
12 bulan, dan telah diperpanjang dengan jatuh tempo terakhir tanggal 28 Januari 2024.
Fasilitas diatas dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang
(Catatan 9).
Pinjaman ABSM dari Bank Jtrust mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Jtrust, antara lain untuk mengubah anggaran dasar ABSM,
mengikatkan diri sebagai penjamin utang, melakukan pembubaran, penggabungan usaha dan
peleburan dengan perusahaan lain, mengubah susunan dan jumlah kepemilikan pemegang
saham perseroan tertutup atau pemegang saham pengendali perusahaan, memberikan pinjaman
kepada pihak ketiga, bertindak sebagai penjamin terhadap hutang pihak lain, mengubah sifat dan
kegiatan usaha yang sedang dijalankan, menyetujui untuk mengakibatkan terjadinya pengeluaran
modal dengan total kumulatif nilai lebih besar dari 50% dari total asset, mengajukan permohonan
kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang.
PT Bank Capital Indonesia Tbk (Capital)
Pada tanggal 15 Juli 2014, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Capital, dengan
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 139.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka
waktu 12 bulan. Pada tanggal 22 Juni 2015, jumlah maksimum fasilitas ini ditingkatkan menjadi
sebesar Rp 200.000. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali dengan perpanjangan terakhir
sampai dengan 16 Desember 2023.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan aset tetap (Catatan 6 dan 18).
Pinjaman SMF dari Bank Capital mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Capital antara lain untuk melakukan merger, akuisisi, konsolidasi,
mengalihkan harta kekayaan SMF, mengubah susunan pemegang saham mayoritas,
membagikan dividen, melakukan transaksi yang merugikan SMF, mengubah status hukum SMF,
mengalihkan kepada pihak lain kewajiban SMF.
- 87 -
Page 91
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Bank Mayapada International Tbk (Bank Mayapada)
Pada tanggal 21 Juni 2022, SMF memperoleh fasilitas kredit dari Bank Mayapada, dengan rincian
sebagai berikut:
1. Fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) Line dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar
Rp 50.000 dan bersifat Executing. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 6 bulan dengan
jatuh tempo sampai dengan 23 Juni 2025.
2. Fasilitas Tetap On Demand (PTX-OD) dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar
Rp 50.000. Jangka waktu fasilitas yaitu 12 bulan dengan jatuh tempo 21 Juni 2023.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna.
Pinjaman Perusahaan dari Bank Mayapada mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Mayapada antara lain untuk melakukan merger,
akuisisi dan penjualan/ pemindahtanganan/melepaskan hak atas harta kekayaan Perusahaan,
melakukan perubahan terhadap susunan manajemen serta perubahan kepemilikan saham,
melakukan pembagian dividen tunai, mengikat diri sebagai penjamin/ penanggung terhadap pihak
lain dan/atau menjamin harta kekayaan, memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak lain,
melakukan perluasan atau penyempitan usaha yang dapat mempengaruhi pengembalian jumlah
utang, mengajukan permohonan kepailitan, serta mengalihkan sebagian atau seluruh hak
dan/atau kewajiban Perusahaan berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain. Disamping itu,
Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan berupa saldo NPL dengan tunggakan
90 hari maksimum 5%.
32. Liabilitas Lain-lain
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Titipan premi 326.322 265.306
Liabilitas segera lainnya yang masih harus dibayar 382.379 166.273
Dana tabarru 143.702 137.783
Setoran jaminan 163.028 158.927
Pendapatan diterima dimuka 11.439 7.284
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 14.082 7.640
Utang zakat 13.670 13.720
Lain-lain 1.431.165 1.319.105
Jumlah 2.485.787 2.076.038
Dana tabarru merupakan dana yang dibentuk dari konstribusi, hasil investasi dan akumulasi
surplus underwriting dan tabarru yang dialokasikan kembali ke dana tabarru.
- 88 -
Page 92
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. Kepentingan Nonpengendali atas Aset Bersih dan Laba (Rugi) Bersih Entitas Anak
a. Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
BS 2.182.675 2.251.349
PDP 164.133 221.854
RLS 69.252 69.252
DPI 4.739 4.739
AUP 1.617 1.617
JTU 62 61
Jumlah 2.422.478 2.548.872
Kepentingan nonpengendali atas laba (rugi) bersih entitas anak:
31 Maret 31 Maret
2024 2023
BS 418 22.446
AUP (259) (203)
DPI - (913)
PDP - (5.514)
JTU - -
Jumlah 159 15.816
34. Modal Saham
Susunan kepemilikan pemegang saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh
STG, Biro Administrasi Efek (entitas anak), adalah sebagai berikut:
Berdasarkan Seri Saham
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Jumlah
Nilai Nominal modal
Jenis Saham % Jumlah Saham per Saham disetor
(dalam
Rp penuh)
Saham Seri A 2,24 142.474.368 5.000 712.372
Saham Seri B 97,76 6.225.190.349 100 622.519
Jumlah 100,00 6.367.664.717 1.334.891
- 89 -
Page 93
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Kepemilikan Pemegang Saham
31 Maret 2024
Jumlah Lembar
Pemegang Saham % Saham
Bank of Singapore Limited S/A PT Sinar Mas
Cakrawala 9,42 600.000.000
PT Sinar Mas Cakrawala 41.83 2.663.638.537
Indra Widjaja (Komisaris Utama) 0,03 2.180.600
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 48.71 3.101.845.580
Jumlah 100,00 6.367.664.717
31 Desember 2023
Jumlah Lembar
Pemegang Saham % Saham
Bank of Singapore Limited S/A PT Sinar Mas
Cakrawala 9,42 600.000.000
PT Sinar Mas Cakrawala 42,26 2.690.977.644
Indra Widjaja (Komisaris Utama) 0,03 2.180.600
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 48,28 3.074.506.473
Jumlah 100,00 6.367.664.717
Semua saham yang dikeluarkan oleh Perusahaan (saham Seri A dan Seri B) adalah saham biasa.
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari manajemen permodalan Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung usaha bisnis dan
memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat
modal tertentu.
Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan
dengan perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa
gearing ratio (rasio utang terhadap modal), yakni membagi utang bersih terhadap jumlah modal.
Utang bersih adalah jumlah utang (termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang di laporan
posisi keuangan konsolidasian) dikurangi kas dan bank. Modal adalah ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham Perusahaan, yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
- 90 -
Page 94
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Rasio utang bersih terhadap modal pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Simpanan dan simpanan dari bank lain 252.702 40.950.205
Pinjaman yang diterima 1.665.932 2.086.386
Surat berharga yang diterbitkan 8.064.217 8.390.304
Kas dan bank 8.758.604 (9.533.705)
Jumlah - bersih 18.741.455 41.893.190
Jumlah ekuitas 25.842.309 24.828.546
Rasio utang bersih terhadap modal 72,52% 168,73%
35. Tambahan Modal Disetor – Bersih
Akun ini terdiri dari agio saham dan biaya emisi efek ekuitas dengan rincian sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Agio saham 1,450,716 1,450,716
Aset pengampunan pajak 106,850 106,850
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali 90,212 93,484
Biaya emisi efek ekuitas (3,530) (3,530)
1,644,248 1,647,520
a. Agio saham, terdiri dari :
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Penawaran Umum Perdana 78.000 78.000
Penawaran Umum Terbatas I 165.750 165.750
Penawaran Umum Terbatas III 24.783 24.783
Konversi waran Seri I 49.372 49.372
Konversi waran Seri III 396.353 396.353
Konversi waran Seri IV 175.884 175.884
Penawaran umum Non HMETD 637.074 637.074
Konversi ke modal saham (76.500) (76.500)
1.450.716 1.450.716
b. Biaya emisi efek ekuitas berasal dari Penawaran Umum Terbatas II, III dan IV serta
Penawaran Umum Non HMETD masing-masing sebesar Rp 904, Rp 1.060, Rp 1.173 dan
Rp 393.
c. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali.
Pada bulan Desember 2006, Perusahaan menambah setoran modal pada saham AJSM
sebesar Rp 15.000. Penambahan setoran modal tersebut telah meningkatkan persentase
kepemilikan Perusahaan pada saham AJSM yaitu dari 50,00% menjadi 73,08%, dikarenakan
- 91 -
Page 95
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
pemegang saham lainnya yaitu PT Sinarindo Gerbangmas (SG) dan PT Sinar Mas Tunggal
(SMT) (merupakan perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh Grup Sinar Mas) tidak
melakukan penyetoran modal. Selisih nilai setoran modal Perusahaan dengan nilai buku aset
bersih yang diperoleh sebesar Rp 46.028 dicatat dalam akun “Tambahan modal disetor -
selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali” dan disajikan sebagai unsur ekuitas
dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pada bulan Desember 2007, Perusahaan menambah setoran modal pada saham AJSM
sebesar Rp 20.000. Penambahan setoran modal tersebut telah meningkatkan persentase
kepemilikan Perusahaan pada saham AJSM yaitu dari 73,08% menjadi 83,33%, dikarenakan
SG dan SMT tidak melakukan penyetoran modal. Selisih nilai setoran modal Perusahaan
dengan nilai tercatat aset bersih yang diperoleh sebesar Rp 47.475 dicatat dalam akun
“Tambahan modal disetor – selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali” dan
disajikan sebagai unsur ekuitas dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pada tahun 2012, 2011, 2010, 2009 dan 2008, Perusahaan menambah setoran modal pada
saham JTUM masing-masing sebesar Rp25.000, Rp25.000, Rp15.000, Rp20.000 dan
Rp8.000. Penambahan setoran modal tersebut telah meningkatkan persentase kepemilikan
Perusahaan pada saham JTUM yaitu menjadi sebesar 99,93% pada tahun 2011, 99,90%
pada tahun 2010, 99,86% pada tahun 2009 dan 99,67% pada tahun 2008, dikarenakan
pemegang saham lainnya yaitu PT Kalibesar Raya Utama tidak melakukan penyetoran
modal. Selisih nilai tercatat aset bersih yang diperoleh dengan nilai setoran modal
Perusahaan sebesar nihil, Rp(1), Rp(1), Rp(7) dan Rp(10) dibukukan
Saldo tambahan modal disetor dari transaksi-transaksi diatas pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 93.484.
36. Komponen Ekuitas Lainnya
Akun ini merupakan perubahan nilai investasi Perusahaan sehubungan dengan perubahan
ekuitas anak dan entitas asosiasi yang menyebabkan perubahan kepemilikan pada PDP, AJSM,
BS dan OMS serta nilai wajar investasi efek yang belum direalisasi dari ASM, AJSM dan BS.
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Kerugian dari perubahan nilai wajar efek entitas anak
yang belum direalisasi (Catatan 5) 705.502 650.296
Ekuitas pada penyesuaian penjabaran dari entitas anak (24.682) (24.682)
Dampak transaksi entitas anak dan entitas asosiasi
dengan investor lain atau kepentingan nonpengendali (64.004) (256.228)
Jumlah 616.816 369.386
37. Dividen Tunai
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) yang diadakan pada
tanggal 29 Juni 2021, para pemegang saham menyetujui tidak ada pembagian dividen untuk tahun
buku 2020. Laba yang diperoleh akan dimasukkan kedalam saldo laba dan digunakan sebagai
modal kerja Perusahaan dan setoran modal pada entitas anak.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) yang diadakan pada
tanggal 27 Juni 2023, para pemegang saham menyetujui tidak ada pembagian dividen untuk tahun
buku 2022. Laba yang diperoleh akan dimasukkan kedalam saldo laba dan digunakan sebagai
modal kerja Perusahaan dan setoran modal pada entitas anak.
- 92 -
Page 96
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) yang diadakan pada
tanggal 15 Juni 2012, Perusahaan membentuk cadangan umum berdasarkan jumlah modal
ditempatkan dan disetor sebesar Rp 264.276.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo laba yang ditentukan penggunaannya
adalah sebesar Rp 791.607. Cadangan umum ini dibentuk sehubungan dengan Undang-Undang
No. 40/2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mewajibkan Perusahaan
untuk membuat cadangan umum sebesar sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal
ditempatkan dan disetor penuh. Tidak ada jangka waktu yang ditentukan untuk memenuhi
kewajiban tersebut.
39. Pendapatan Underwriting Asuransi
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Premi bruto 11.708.324 8.390.135
Premi reasuransi (7.218.495) (3.193.069)
Kenaikan premi belum merupakan pendapatan (Catatan 26) (514.726) (457.529)
Penurunan aset reasuransi (159) (205)
Jumlah 3.974.944 4.739.332
40. Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Investasi jangka pendek 655.172 657.615
Kredit 528.899 429.669
Pembiayaan multiguna 131.547 163.203
Anjak piutang 57.288 64.134
Deposito berjangka 50.709 41.917
Investasi sewa neto 16.048 29.474
Efek yang dibeli dengan janji jual kembali 1.337 17.673
Penempatan pada bank lain 11.556 9.178
Pinjaman hipotik 280 438
Lain-lain -
Jumlah 1.452.836 1.413.301
41. Penjualan
Akun ini merupakan penjualan mata uang asing oleh SMC, penjualan obat oleh WPJ.
42. Pendapatan Lainnya
Pendapatan lainnya konsolidasian antara lain merupakan pendapatan jasa bengkel, pendapatan
dividen, pendapatan imbalan jasa pengelolaan operasi asuransi, pendapatan pembagian surplus
- 93 -
Page 97
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
underwriting, pendapatan pengelolaan investasi, keuntungan dari penjualan aset tetap,
pendapatan jasa giro, pendapatan dari penggantian biaya cetak polis dan lainnya.
43. Beban Underwriting Asuransi
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Klaim bruto 3.808.885 5.417.783
Klaim reasuransi (161.217) (176.239)
Komisi - neto 637.344 789.799
Kenaikan (penurunan) dana pemegang polis Unit link (17.015) (1.760.187)
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim (Catatan 26) 164.626 162.882
Kenaikan (penurunan) liabilitas kontrak asuransi (484.747) (24.324)
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan 27.628 17.364
Beban underwriting lain 2.850 693
Jumlah 3.978.354 4.427.771
44. Beban Umum dan Administrasi
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Keperluan kantor 218.051 189.310
Penyusutan 81.040 104.722
Listrik, air dan telepon 47.599 48.107
Pemasaran dan iklan 35.757 47.193
Jasa profesional 12.673 25.503
Sewa 3.801 2.721
Imbalan pasti pasca-kerja - bersih (Catatan 46) 13.116 5.471
Lainnya 2.486 76.400
Jumlah 414.523 499.427
45. Beban Bunga
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Simpanan
Giro 28.637 27.346
Tabungan 66.341 30.506
Deposito berjangka 118.144 91.199
Simpanan dari bank lain 167 797
Pinjaman dan surat utang 149.221 190.073
Premi penjaminan Pemerintah 27.311 27.758
Lain-lain 33.886 9.898
Jumlah 423.707 377.577
- 94 -
Page 98
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Mulai tanggal 2 Februari 2021, Grup melakukan perhitungan liabilitas imbalan kerja jangka
berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta
Kerja”) dan peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu,
Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Sebelum Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 diberlakukan, perhitungan liabilitas imbalan kerja didasarkan pada
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember
2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan
berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Untuk pendanaan imbalan kerja jangka panjang tersebut, Grup menyelenggarakan program dana
pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Imbalan tersebut
akan dibayarkan pada saat karyawan pensiun, cacat tetap atau diberhentikan.
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang
adalah sebagai berikut:
Kenaikan gaji : 2,38% - 8,00% per tahun
Suku bunga diskonto : 6,50% - 8,00% per tahun
47. Beban Lainnya
Beban lainnya konsolidasian merupakan beban perbaikan dan pemeliharaan, beban pokok jasa
bengkel, beban jasa lainnya, sumbangan dan lainnya.
48. Pajak Penghasilan
Beban pajak Grup terdiri dari:
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Beban pajak kini
Perusahaan - -
Entitas anak 12.579 9.386
Jumlah 12.579 9.386
Beban pajak tangguhan
Perusahaan - -
Entitas anak 7.530 6.431
Jumlah 7.530 6.431
Jumlah 20.109 15.817
- 95 -
Page 99
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pajak Tangguhan
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Aset pajak tangguhan - bersih:
Perusahaan -
Entitas anak 363.964 346.534
Jumlah 363.964 346.534
Liabilitas pajak tangguhan - bersih:
Entitas anak 5.856 (9.936)
49. Laba per Saham
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Laba bersih untuk perhitungan laba per saham dasar dan
saham dilusian 113.201 294.852
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa untuk
perhitungan laba per saham dasar dan dilusian 6.367.664.717 6.367.664.717
50. Sifat dan Transaksi Berelasi
Sifat Berelasi
Perusahaan-perusahaan yang berada di bawah kelompok usaha (grup) Sinar Mas dan memiliki
pemegang saham atau manajemen yang sama dengan Perusahaan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, dianggap sebagai pihak-pihak berelasi.
Transaksi-transaksi Berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi.
Saldo dalam laporan posisi keuangan yang berhubungan dengan pihak-pihak berelasi dijelaskan
dalam catatan-catatan sebagai berikut: investasi jangka pendek (Catatan 5), tagihan anjak piutang
(Catatan 8), piutang premi dan reasuransi (Catatan 9), kredit (Catatan 10), piutang perusahaan
efek (Catatan 13), piutang lain-lain (Catatan 14), aset lain-lain (Catatan 20), simpanan dan
simpanan dari bank lain (Catatan 21), utang asuransi (Catatan 23), premi belum merupakan
pendapatan dan estimasi liabilitas klaim (Catatan 26), utang perusahaan efek (Catatan 27), beban
akrual (Catatan 29), dan liabilitas lain-lain (Catatan 32).
- 96 -
Page 100
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
51. Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Ekuivalen Ekuivalen Ekuivalen Ekuivalen
US$ Rp US$ Rp
Aset
Kas dan bank 105,667,894 1,675,153 201,770,758 3,110,499
Investasi jangka pendek 423,021,453 7,121,656 477,046,056 7,354,142
Piutang premi dan reasuransi 28,051,285 444,697 45,580,241 702,665
Kredit 31,688,450 502,357 34,407,499 530,426
Tagihan akseptasi 2,483,213 39,366 3,248,119 50,073
Piutang lain-lain 2,997,419 1,255 3,082,382 47,518
Aset reasuransi 64,988,869 1,030,269 233,064,349 3,592,920
Aset lain-lain 39,319,059 623,326 40,527,634 624,774
Jumlah Aset 698,217,642 11,438,079 1,038,727,038 16,013,017
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 315,905,299 5,008,047 427,006,207 6,574,615
Utang asuransi 87,406,005 1,385,647 124,537,067 1,919,863
Kewajiban Kontrak Dana Terpisah - - 13,579,060 209,335
Liabilitas manfaat polis masa depan - - - -
Premi belum merupakan pendapatan dan - -
estimasi liabilitas klaim 100,912,059 584,181 103,772,630 1,599,759
Liabilitas akseptasi 2,484,262 39,383 3,252,728 50,082
Beban akrual - - 139,379 2,146
Liabilitas lain-lain - - 10,992,430 169,271
Jumlah Liabilitas 506,707,624 7,017,258 683,279,501 10,525,071
52. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang
memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai
penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi yang dipaksakan. Nilai wajar diperoleh dari
kuotasi harga atau model arus kas diskonto.
Berikut adalah nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan Grup serta estimasi nilai wajar
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan:
- 97 -
Page 101
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 2024
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Saham dan waran 1.546.102 1.546.102 - -
Obligasi 5.609.887 5.609.887 - -
Reksadana 7.750.607 7.750.607 - -
Aset pemegang polis unit link 18.608.046 18.608.046 - -
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
Saham 4.576.402 4.576.402 - -
Obligasi 13.471.751 13.471.751 - -
Kredit yang diberikan 15.127.171 15.127.171
Tagihan akseptasi 75.488 75.488
Piutang pembiayaan modal kerja
skema anjak piutang 1.561.291 1.561.291
Aset lain-lain - Setoran jaminan
Tagihan wesel ekspor 85.065 85.065
Refinancing 11.000 11.000
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar
Dana pemegang polis unit link 20.177.085 20.177.085
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Simpanan dan simpanan dari bank lain 39.252.702 39.252.702
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 1.307.297 1.307.297
Liabilitas akseptasi 77.604 77.604
Utang transaksi efek 189.355 189.355
Surat berharga yang diterbitkan 8.064.217 8.064.217
Pinjaman yang diterima 1.665.932 1.665.932
- 98 -
Page 102
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Saham dan waran 1.458.977 1.458.977 - -
Obligasi 3.739.540 3.739.540 - -
Reksadana 7.521.198 7.521.198 - -
Aset pemegang polis unit link 20.177.065 20.177.065 - -
Tagihan Derivatif 27.502 27.502 - -
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
Saham 2.158.221 2.158.221 - -
Obligasi 14.371.536 14.371.536 - -
Investasi dalam saham 3.058.070 3.058.070 - -
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Penempatan pada Bank Indonesia 6.263.373 6.263.373
Obligasi 2.486.703 - 2.486.703 -
Piutang pembiayaan multiguna 1.436.026 - 1.436.026 -
Piutang sewa pembiayaan 175.297 175.297
Kredit yang diberikan 15.086.293 - 15.086.293 -
Tagihan akseptasi 78.304 - 78.304 -
Piutang pembiayaan modal kerja
skema anjak piutang 2.513.517 - 2.513.517 -
Aset lain-lain - Setoran jaminan
Tagihan atas wesel ekspor 39.147 - 39.147
Refinancing 11.000 - 11.000 -
31 Desember 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar
Dana pemegang polis unit link 20.767.188 20.767.188 - -
Liabilitas derivatif 3.235 3.235 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Simpanan dan simpanan dari bank lain 40.950.205 - 40.950.205 -
Liabilitas akseptasi 79.880 - 79.880 -
Utang transaksi efek 86.341 - 86.341 -
Surat berharga yang diterbitkan 8.390.304 8.390.792 - -
Pinjaman yang diterima 2.086.386 - 2.086.386 -
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan
penyedia jasa penentuan harga kelompok industri atau badan pengatur, dan harga tersebut
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi
harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Grup adalah harga
penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
- 99 -
Page 103
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki Level 2.
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka
instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 3.
Teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur estimasi nilai wajar Level 2 dan Level 3 adalah
analisa arus kas diskonto.
53. Komitmen dan Kontinjensi
a. BS memiliki komitmen pembelian dan penjualan tunai mata uang asing yang belum
terselesaikan adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Pembelian 1.637.875 523.496
Penjualan 3.182.008 2.546.597
b. BS memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi dalam rangka ekspor-impor,
pemberian garansi dan pemberian kredit kepada nasabah dengan rincian sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Komitmen
Liabilitas komitmen
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan 418.593 474.753
Irrecoverable L/C 92.673 103.015
Jumlah - bersih 511.266 577.768
Kontinjensi
Tagihan kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 32.626 32.112
Liabilitas kontinjensi
Bank garansi 960.335 924.115
Jumlah - bersih (927.709) (892.003)
54. Informasi Segmen Usaha
Informasi segmen usaha pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta untuk periode
tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
Jasa Pembiayaan
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha pembiayaan adalah SMF dan ABSM.
Berikut ini adalah ikhtisar laporan keuangan dari entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha
pembiayaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta untuk periode tiga bulan
yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
- 100 -
Page 104
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Jumlah aset 6.031.068 6.911.559
Jumlah liabilitas 4.565.418 5.464.603
Jumlah ekuitas 1.465.650 1.446.956
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Jumlah pendapatan 411.143 307.790
Jumlah beban 472.754 345.110
Laba periode berjalan (61.611) (37.320)
Perbankan
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha perbankan adalah BS.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan BS pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
2023, serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Jumlah aset 51.779.962 52.193.606
Jumlah liabilitas 43.847.746 44.823.228
Jumlah ekuitas 7.932.217 7.370.378
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Jumlah pendapatan 1.188.007 988.765
Jumlah beban 1.068.761 917.005
Laba periode berjalan 119.246 71.760
Jasa Asuransi
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha asuransi adalah ASM dan ASJ.
Berikut ini adalah ikhtisar laporan keuangan dari entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha
asuransi pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta untuk periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Jumlah aset 45.533.257 42.056.057
Jumlah liabilitas 38.846.112 35.472.970
Jumlah ekuitas 6.687.145 6.583.087
- 101 -
Page 105
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Jumlah pendapatan 4.426.211 4.878.572
Jumlah beban 4.291.069 4.689.236
Laba periode berjalan 135.142 189.336
Biro Administrasi Efek
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha biro administrasi efek adalah STG.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan STG pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31
Desember 2022, serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31
Maret 2022 adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Jumlah aset 286.826 347.631
Jumlah liabilitas 3.953 2.956
Jumlah ekuitas 282.872 344.675
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Jumlah pendapatan 4.896 4.419
Jumlah beban 2.598 1.270
Laba periode berjalan 2.299 3.149
Perantara Pedagang Efek dan Penjamin Emisi
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha perantara pedagang efek dan penjamin emisi
adalah SMS.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan SMS pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023, serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Maret 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Jumlah aset 1.792.981 1.752.975
Jumlah liabilitas 311.700 211.778
Jumlah ekuitas 1.481.282 1.541.197
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Jumlah pendapatan 156.386 129.433
Jumlah beban 76.301 66.604
Laba periode berjalan 80.086 62.829
- 102 -
Page 106
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembangunan, Perdagangan dan Jasa
Bidang usaha pembangunan, perdagangan dan jasa dijalankan oleh SU, SMC, JTU, AMS, AMK,
WJA, PDP, SAK, AMI, SAI, SAS, BLS, ABU, SAT, DSN, DSB, GAI, SMV, DPI, ZOM, SLT, DOT
dan RLS.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan entitas-entitas anak tersebut pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
2024 2023
Jumlah aset 9.601.713 9.722.025
Jumlah liabilitas 4.550.558 4.578.360
Jumlah ekuitas 5.051.155 5.143.665
31 Maret 31 Maret
2024 2023
Jumlah pendapatan 66.729 229.886
Jumlah beban 308.702 192.422
Laba (rugi) periode berjalan (241.973) 37.464
55. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Aktivitas Grup terpengaruh berbagai risiko keuangan: risiko pasar (termasuk risiko mata uang
asing, risiko suku bunga dan risiko harga), risiko kredit dan risiko likuiditas. Program manajemen
risiko Grup secara keseluruhan difokuskan pada pasar keuangan yang tidak dapat diprediksi dan
Grup menjalankan kegiatan operasional secara hati-hati untuk meminimalkan efek yang
berpotensi merugikan kinerja keuangan Grup.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Direksi bertugas menentukan prinsip dasar
kebijakan manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu seperti
risiko mata uang asing, risiko suku bunga, risiko harga, risiko kredit dan risikolikuiditas.
Dalam pelaksanaannya, penerapan manajemen risiko Grup meliputi pengawasan aktif
manajemen, penerapan kebijakan dan prosedur, penetapan limit risiko, proses identifikasi,
pengukuran dan pemantauan risiko, penerapan sistem informasi dan pengendalian risiko serta
sistem pengendalian internal.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau
pihak lawan akibat gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Grup mengendalikan risiko kredit
dengan cara melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas,
menganalisa risiko kredit pelanggan baru sebelum persyaratan pembayaran dan distribusi
ditawarkan, menetapkankebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta memantau kolektibilitas
pinjaman yang diberikan dan piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.
Berikut adalah eksposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko
kredit:
- 103 -
Page 107
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Jumlah bruto Jumlah neto Jumlah bruto Jumlah neto
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Investasi jangka pendek - efek-efek - saham dan waran 1.546.102 1.546.102 1.458.977 1.458.977
Investasi jangka pendek - efek-efek - obligasi 5.609.887 5.609.887 3.739.540 3.739.540
Investasi jangka pendek - efek-efek - reksadana 7.750.607 7.750.607 7.521.198 7.521.198
Investasi jangka pendek - aset pemegang unit link - reksadana 18.608.046 18.608.046 20.177.065 20.177.065
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Investasi jangka pendek - efek-efek - saham 4.576.402 4.576.402 2.158.221 2.158.221
Investasi jangka pendek - efek-efek - obligasi 13.471.751 13.471.751 14.371.536 14.371.536
Investasi dalam saham 3.331.210 3.331.210 3.059.070 3.059.070
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas dan bank 8.758.604 8.758.604 9.535.094 9.533.705
Investasi jangka pendek - penempatan pada bank lain 5.712.469 5.712.469 6.589.645 6.589.633
Investasi jangka pendek - deposito berjangka 4.160.927 4.160.927 3.406.268 3.406.268
Investasi jangka pendek - efek-efek - tagihan atas wesel ekspor 85.065 85.065 39.147 39.147
Investasi jangka pendek - efek-efek - refinancing 11.000 11.000 11.000 11.000
Piutang pembiayaan multiguna 1.340.049 1.340.049 1.511.401 1.436.025
Piutang sewa pembiayaan 180.391 159.842 189.322 175.297
Piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang 1.713.685 2.561.291 2.683.787 2.513.515
Piutang transaksi efek 248.822 248.822 154.722 154.722
Piutang lain-lain 3.096.445 3.088.065 2.983.278 2.982.864
Tagihan akseptasi 77.581 79.488 79.864 78.304
Kredit yang diberikan 16.725.175 15.127.171 16.776.723 15.086.293
Aset lain-lain 102.586 102.586 81.477 81.477
Jumlah Aset Keuangan 97.106.804 96.329.384 96.527.335 94.573.857
Risiko Pasar
Risiko pasar merupakan nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
keuangan yang dimiliki oleh Grup akan terpengaruh akibat perubahan variabel pasar seperti suku
bunga, nilai tukar, termasuk turunan dari kedua risiko tersebut (risiko instrumen derivatif).
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga Grup timbuldari kredit, simpanan dan simpanan dari bank lain dan
pinjaman yang diterima. Kredit, simpanan dan simpansan dari bank lain dan pinjaman yang
diterima dengansuku bunga mengambang mengakibatkan timbulnya risiko suku bunga arus
kas terhadap Grup. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan sukubunga tetap
mengakibatkan timbulnya risiko nilai wajar suku bunga terhadap Grup.
Pada akhir periode pelaporan, kredit, simpanan dan simpanan dari bank lain dan pinjaman
yang diterima dengan suku bunga mengambang adalah sebagai berikut:
Aset
Kredit 9.216.680 7.165.928
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 25.665.802 25.149.192
Pinjaman yang diterima 120.000 279.917
Grup menganalisa eksposur suku bunga secara dinamis. Berbagai skenario disimulasikan
dengan mempertimbangkan pembiayaan kembali, pembaruan posisi yang ada, serta
alternatif pembiayaan. Untuk setiap simulasi, pergerakan suku bunga yang sama digunakan
untuk seluruh mata uang. Berdasarkan skenario ini, Grup menghitung dampak laba atau rugi
- 104 -
Page 108
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dari pergerakan suku bunga. Skenario-skenario tersebut dilakukan hanya untuk liabilitas
yang mewakili posisi utama yang dikenakan bunga.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jika suku bunga atas kredit, simpanan
dan simpanan dari bank lain dan pinjaman yang diterima didenominasikan dalam Rupiah
lebih tinggi/rendah 1% dan variabel lain dianggap tetap, laba setelah pajak untuk tahun
berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar Rp14.528 dan Rp 16.427, terutama sebagai akibat
tingginya/rendahnya pendapatan bunga dari kredit dan beban bunga dari pinjaman dengan
suku bunga mengambang.
b. Risiko Nilai Tukar
Grup terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yang timbul dari berbagai eksposur mata
uang, terutama terhadap Dolar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata uang asing timbul dari
transaksi komersial di masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui.
Manajemen telah menetapkan kebijakan yang mengharuskan Grup mengelola risiko nilai
tukar mata uang asing terhadap mata uang fungsionalnya. Risiko nilai tukar mata uang asing
timbul ketika transaksi komersial masa depan atau aset dan liabilitas yang diakui
didenominasikan dalam mata uang yang bukan mata uang fungsional. Risiko diukur dengan
menggunakan proyeksi arus kas.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jika mata uang melemah/menguat
sebesar 5% terhadap Dolar Amerika Serikat dengan variabel lain konstan, laba setelah pajak
untuk tahun berjalan akan lebih rendah/tinggi sebesar Rp 42.984 dan Rp 32.855, terutama
diakibatkan keuntungan/(kerugian) dari penjabaran aset keuangan dan liabilitas keuangan.
c. Risiko Harga
Grup terpengaruh risiko harga efek ekuitas dan efek utang karena Grup memiliki investasi
yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual atau diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, Grup melakukan
diversifikasi portofolio. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan batasan yang
ditentukan oleh Grup.
Grup memiliki investasi pada saham entitas lain yang diperdagangkan di bursa, investasi
pada unit reksadana dan investasi pada obligasi yang mempunyai dampak
kenaikan/penurunan pada laba setelah pajak Grup untuk tahun berjalan dan dampak pada
komponen ekuitas lainnya.Dengan asumsi bahwa harga efek ekuitas dan efek utang - pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi telah naik/turun sebesar 1% dan seluruh variabel lain
konstan, akan berdampak terhadap laba setelah pajak untuk periode 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023 lebih tinggi/rendah sebesar Rp 80.162 dan Rp 152.864. Sedangkan apabila
harga efek ekuitas dan efek utang – tersedia untuk dijual telah naik/turun sebesar 1% dan
seluruh variabel lainkonstan, berdampak terhadap komponen ekuitas lainnya pada periode
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 lebih tinggi/rendah sebesar Rp 80.160 dan Rp
151.753. Laba setelah pajak untuk tahun berjalan akan naik/turun sebagai akibat
keuntungan/(kerugian) pada surat berharga ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi. Komponen ekuitas lainnya akan naik/turun sebagai akibat
keuntungan/(kerugian) pada surat berharga ekuitas yang tersedia untuk dijual.
- 105 -
Page 109
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Untuk mengelola risiko hargayang timbul dari investasi pada surat berharga utang, Grup
melakukan analisa terkait besaran bunga kupon yang ditawarkan dengan tingkat imbal hasil
yang diharapkan oleh pasar.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak memiliki likuiditas yang cukup
untuk memenuhi liabilitasnya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara
kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak
fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus
kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar
keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang diselesaikan secara neto yang
dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual.
Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:
31 Maret 2024
> 1 tahun > 2 tahun Biaya
< 1 tahun s.d 2 tahun s.d 5 tahun > 5 tahun Jumlah transaksi Jumlah
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 37.328.764 1.414.043 500.907 8.988 39.252.702 39.672.702
Surat berharga yang diterbitkan 51.113 1.952.326 4.199.300 1.864.719 8.067.458 (3.241) 8.064.217
Pinjaman yang diterima 1.236.314 265.079 169.360 1.670.753 (4.821) 1.665.932
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 1.307.297 1.307.297
Liabilitas akseptasi 34.821 41.159 1.624 77.604 77.604
Utang perusahaan efek 86.341 103.014 189.355 189.355
Liabilitas lain-lain 343.301 343.301 343.301
Jumlah Liabilitas 39.080.654 5.082.918 4.871.191 1.873.707 50.908.470 (8.062) 50.013.111
31 Desember 2023
> 1 tahun > 2 tahun Biaya
< 1 tahun s.d 2 tahun s.d 5 tahun > 5 tahun Jumlah transaksi Jumlah
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 40.950.205 40.950.205 40.950.205
Surat berharga yang diterbitkan 377.200 1.995.884 4.199.300 1.864.719 8.437.103 (46.799) 8.390.304
Pinjaman yang diterima 1.660.764 265.079 169.360 2.095.203 (8.816) 2.086.387
Liabilitas akseptasi 79.880 79.880 79.880
Utang transaksi efek
Beban akrual 332.181 332.181 332.181
Liabilitas lain-lain 476.703 - - - 476.703 476.703
Jumlah Liabilitas 43.876.933 2.260.963 4.368.660 1.864.719 52.371.275 (55.615) 52.315.660
56. Perkara Hukum
SAM (“Entitas Anak”) masih dalam proses perkara hukum atas dugaan tindak pidana korupsi
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”) (“Perkara Hukum Jiwasraya”).
Berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi No. 33/PID.TPK/2022/PT DKI tertanggal
18 Oktober 2022 ("Putusan Banding") memutuskan bahwa SAM tidak terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah atas pidana yang didakwakan; membebaskan dari segala dakwaan
(vrijspraak); memulihkan hak-hak SAM dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat serta
- 106 -
Page 110
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
martabatnya; dan pengembalian uang tunai oleh Jaksa Penuntut Umum (“JPU”) kepada SAM
sebesar Rp 73.938.704.154.
Sampai dengan tanggal laporan ini, terhadap Putusan Banding tersebut telah diajukan upaya
hukum Kasasi sebagai berikut:
- JPU mengajukan Memori Kasasi atas Putusan Banding pada tanggal 11 November 2022 dan
SAM telah mengajukan Kontra Memori Kasasi oleh JPU tersebut pada tanggal 1 Desember
2022.
- SAM mengajukan Memori Kasasi atas Putusan Banding pada tanggal 24 November 2022.
Dengan itikad baik, SAM telah menitipkan dana sejumlah Rp 77.000 kepada Kejaksaan Negeri
Republik Indonesia untuk menutup potensi maksimal kerugian terkait penempatan investasi oleh
Jiwasraya pada SAM. Penitipan ini bukanlah suatu kewajiban melainkan itikad baik dari SAM
sebagai warga negara yang baik untuk mendukung langkah hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan
Agung Republik Indonesia.
Sebagai tambahan informasi, tidak ada dampak material apapun terhadap aset kelolaan SAM
maupun penempatan dana nasabah lainnya pada SAM apabila Majelis Hakim Mahkamah Agung
memutus pidana denda yang dijatuhkan kepada SAM dan merujuk pada jumlah dana yang telah
SAM serahkan dengan itikad baik kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
********
- 107 -
Page 111
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk *)
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Desember
2024 2023
ASET
Kas dan Bank
Pihak berelasi 811 3,174
Pihak ketiga 1,534 1,498
Jumlah 2,345 4,672
Investasi Jangka Pendek
Pihak berelasi 2,400,238 2,225,506
Pihak ketiga 463,285 404,774
Jumlah 2,863,523 2,630,280
Piutang Lain-lain
Pihak berelasi 2,760,377 2,849,612
Pihak ketiga 358,148 279,654
Jumlah 3,118,525 3,129,266
Investasi dalam Saham 11,896,130 12,021,891
Aset tetap
Harga perolehan 44,942 44,942
Akumulasi penyusutan (18,678) (18,487)
Nilai tercatat 26,264 26,455
Aset tetap dalam Rangka Bangun, Kelola dan Serah
Harga perolehan 140,944 140,944
Akumulasi penyusutan (63,760) (62,977)
Nilai tercatat 77,184 77,967
Aset Lain-lain
Pihak berelasi - 4,879
Pihak ketiga 714,757 679,214
Jumlah 714,757 684,093
JUMLAH ASET 18,698,728 18,574,624
*) Investasi dalam saham pada biaya perolehan
- I.1 -
Page 112
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk *)
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Desember
2023 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang Pajak 1,283 567
Beban Akrual 261 73,398
Surat Berharga yang Diterbitkan 4,837,197 4,837,742
Liabilitas Lain-lain
Pihak berelasi 698 911
Pihak ketiga 1,131 1,182
Jumlah 1,829 2,093
Jumlah Liabilitas 4,840,570 4,913,800
EKUITAS
Modal Saham 1,334,891 1,334,891
Tambahan Modal Disetor - bersih 1,447,186 1,447,186
Keuntungan atas Perubahan Nilai Wajar Efek yang
Tersedia untuk Dijual 704,988 497,601
Saldo laba
Ditentukan penggunaanya 791,607 791,607
Tidak ditentukan penggunaanya 9,579,486 9,589,539
Jumlah Ekuitas 13,858,158 13,660,824
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 18,698,728 18,574,624
*) Investasi dalam saham pada biaya perolehan
- I.2 -
Page 113
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk
Untuk Periode Tiga Bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Maret
2024 2023
PENDAPATAN
Bunga 2,116 7,614
Sewa 3,999 1,175
Dividen 139,999 -
Lainnya 148 12,278
Jumlah 146,262 21,067
BEBAN
Bunga dan keuangan 49,762 50,514
Kerugian (keuntungan) kurs mata uang asing - bersih (14,233) 34,943
Umum dan administrasi 5,631 6,973
Kerugian (keuntungan) dari investasi pada unit reksadana (2,933) 5,145
Gaji dan tunjangan karyawan 6,316 4,601
Beban penyusutan 975 1,051
Kerugian (keuntungan) penjualan investasi jangka pendek - 450
Lainnya 173 233
Jumlah 45,691 103,910
LABA SEBELUM PAJAK 100,571 (82,843)
BEBAN PAJAK
Kini - -
Tangguhan - -
Jumlah - -
LABA TAHUN BERJALAN 100,571 (82,843)
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direkiasifikasi ke laba rugi
Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek tersedia untuk dijual 207,387 (272,026)
RUGI KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK 207,387 (272,026)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF 307,958 (354,869)
- I.3 -
Page 114
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk
Untuk Periode Tiga Bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Tambahan Komponen Saldo Laba
Modal Disetor - Ekuitas Ditentukan Tidak ditentukan
Modal Saham Bersih Lainnya penggunaannya penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1,334,891 1,447,186 728,508 791,607 9,561,758 13,863,950
Penghasilan komprehensif
Laba tahun berjalan - - (272,026) - (82,843) (354,869)
Saldo pada tanggal 31 Maret 2023 1,334,891 1,447,186 456,482 791,607 9,478,915 13,509,081
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 1,334,891 1,447,186 497,602 791,607 9,589,538 13,660,824
Penghasilan komprehensif
Laba tahun berjalan - - 96,763 - 100,571 197,334
Saldo pada tanggal 31 Maret 2024 1,334,891 1,447,186 594,365 791,607 9,690,109 13,858,158
- I.4 -
Page 115
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Arus Kas Entitas Induk
Untuk Periode Tiga Bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Maret 31 Maret
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga 2,116 7,614
Penerimaan dividen 139,999 -
Penerimaan dari pendapatan lainnya 4,147 13,453
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih 14,233 (34,943)
Pembayaran bunga (49,762) (50,514)
Pembayaran beban usaha (85,257) (72,317)
Rugi operasi sebelum perubahan aset/liabilitas operasi 165,475 (136,707)
Penurunan (kenaikan) aset:
Investasi jangka pendek (22,025) (115,320)
Piutang lain-lain 10,741 (514,530)
Aset lain-lain (30,664) 31,881
Kenaikan (penurunan) liabilitas:
Utang pajak 716 375
Liabilitas lain-lain (264) (198)
Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi 123,979 (734,499)
Pembayaran pajak penghasilan - -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 123,979 (734,499)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap - (87)
Penjualan (penambahan) investasi dalam saham - (450)
Penambahan (pengurangan) investasi dalam saham (125,761) -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (125,761) (537)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerbitan surat berharga (545) 779,854
Perolehan pinjaman lainnya - -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (545) 779,854
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (2,327) 44,818
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 4,672 4,371
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2,345 49,189
- I.5 -
Names mentioned 160 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Internas Arta Leasing
p.12 ×2
unresolved
org
PT Internas Arta Finance
p.12 ×2
unresolved
person
Benny Kristianto
p.12 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.12 ×4
unresolved
org
PT Internas Arta Leasing Company. Akta Pendirian
p.12
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Barat
p.12
unresolved
org
PT Sinar Mas Multiartha. Keputusan RUPSLB
p.12
unresolved
person
Veronica Lily Dharma
p.12
unresolved
person
Sutjipto
p.12 ×5
unresolved
person
Aulia Taufani
p.12 ×12
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.12
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.12 ×8
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.13
unresolved
org
Bapepam
p.13 ×18
unresolved
person
Aryanti Artisari
p.15
unresolved
org
Bank Bukopin Tbk
p.15 ×16
unresolved
org
PT Kredit Rating Indonesia No. RC-
p.16 ×8
unresolved
org
PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-
p.16 ×7
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.18 ×4
unresolved
org
PT Sinarmas Sekuritas
p.18 ×4
unresolved
org
PT AB Sinar Mas Multifinance
p.18 ×2
unresolved
org
PT Pasar Dana Pinjaman
p.18 ×2
unresolved
org
PT Shinta Utama
p.18 ×6
unresolved
org
PT Rizky Lancar Sentosa
p.18
unresolved
org
PT Sinarmas Ventura
p.18
unresolved
org
PT Dana Pinjaman Inklusif
p.18 ×2
unresolved
org
PT Arthamas Solusindo
p.18 ×4
unresolved
org
Global Asian Investment Limited
p.18 ×2
unresolved
org
PT Simas Money Changer
p.18
unresolved
org
PT Wapindo Jasaartha
p.18
unresolved
org
PT Balai Lelang Sinarmas
p.18 ×2
unresolved
org
PT Sinar Artha Konsulindo
p.18
unresolved
org
PT Arthamas Informatika
p.18
unresolved
org
PT Sinar Artha Solusindo
p.18
unresolved
org
PT Artha Bina
p.18
unresolved
org
PT Sinar Artha Inforindo
p.18
unresolved
org
PT Sinar Artha Trading
p.18 ×2
unresolved
org
PT Dana Saham Bersama
p.18 ×2
unresolved
org
PT Digital Solusindo Nusantara
p.18 ×2
unresolved
org
PT Pasar Gadai Digital
p.18
unresolved
org
PT Asuransi Simas Jiwa
p.18 ×3
unresolved
org
PT Reasuransi Nusantara Makmur
p.18
unresolved
org
PT Asuransi Simas Insurtech
p.18 ×3
unresolved
org
PT Sinarmas Futures
p.18 ×2
unresolved
org
PT Autopro Utama Perkasa
p.18 ×3
unresolved
org
PT Techno Mandiri Utama
p.18 ×3
unresolved
org
PT Techno Karya Utama
p.18 ×4
unresolved
org
PT Toko Onderdil
p.18
unresolved
org
PT Berkat Surya Mentari
p.18
unresolved
org
PT Kebayoran Parama Propertindo
p.18 ×2
unresolved
org
PT Rizki Lancar Sentosa
p.18 ×3
unresolved
org
PT Citra Grahareksa Abadi
p.18 ×2
unresolved
org
PT Data Opal Terpadu
p.18 ×2
unresolved
org
PT Zimba Onix Mustika
p.18 ×2
unresolved
org
PT Sistem Loka Triprima
p.18 ×2
unresolved
org
PT Kreasi Retail Nusantara
p.18
unresolved
org
PT Sinarmas Artha Trading
p.18
unresolved
org
Singapore Surmount International Pte. Ltd.
p.19
unresolved
org
PT Kalibesar Raya Utama
p.19 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.20 ×15
unresolved
org
Bank Devisa. BS
p.20
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.20 ×3
unresolved
person
Syofilawati
p.21
unresolved
org
PT Asuransi Simas Net
p.21
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.21 ×3
unresolved
org
Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi
p.21
unresolved
org
PT Sinar Mas Ventura
p.21
unresolved
org
PT Sinar Mas Life Insurance
p.23
unresolved
org
Bapepam-LK
p.24 ×2
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.38
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
p.40 ×5
unresolved
org
KPEI
p.40 ×5
unresolved
org
Bank Syariah.
p.46
unresolved
org
PT Kliring Berjangka Indonesia. Suku
p.55
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Manajemen
p.56
unresolved
org
PT Elang Andalan Nusantara
p.65 ×3
unresolved
org
Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
p.65 ×5
unresolved
org
PT SGMW Multifinance Indonesia
p.65 ×2
unresolved
org
PT Bima Multi Finance
p.65 ×4
unresolved
org
PT Sinar Mitra Sepadan Finance
p.65 ×4
unresolved
org
PT Sinarmas Hana Finance
p.65 ×3
unresolved
org
Bank China Construction Bank Tbk
p.65 ×3
unresolved
org
PT Otoraja Network Indonesia
p.65 ×3
unresolved
org
PT Orientee Mas Sejahtera
p.65 ×3
unresolved
org
Nanovest Ltd
p.65 ×3
unresolved
org
PT Simas Sehat Sejahtera
p.65 ×2
unresolved
org
PT SGMW Multifinance
p.66
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.66
unresolved
org
PT Peduli Sehat Gotong Royong
p.66
unresolved
org
Orix Corporation
p.67
unresolved
org
PT Bintang Rajawali Perkasa
p.68 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Sumit Oto
p.68
unresolved
org
PT KB Insurance Indonesia
p.68 ×2
unresolved
org
PT Premium Garansi Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Bursa Komoditi
p.68
unresolved
org
PT Tugu Reasuransi Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Asuransi MAIPARK Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.68
unresolved
org
PT PPPMPI
p.68
unresolved
org
PT Bank Nano Syariah
p.68
unresolved
org
PT Reasuransi MAIPARK Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Asuransi Summit Oto
p.68 ×2
unresolved
org
PT Summit Investment Indonesia. Kepemilikan ASM
p.68
unresolved
org
PT Setia Utama Realti
p.68
unresolved
org
PT Al Ijarah Finance
p.68
unresolved
org
Bank BPD Jatim
p.74 ×6
unresolved
person
Leolin Jayayanti
p.81 ×3
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.82
unresolved
org
PT BPD Jawa Barat
p.84
unresolved
org
Banten Tbk
p.84
unresolved
org
Bank Neo Commerece Tbk
p.85 ×2
unresolved
org
Bank Sahabat Sampoerna Tbk
p.85 ×4
unresolved
org
Bank Mayapada International Tbk
p.85 ×4
unresolved
org
Bank Neo
p.86 ×8
unresolved
org
Bank Nusantara Parahyangan Tbk
p.88 ×2
unresolved
org
Bank Sampoerna
p.88 ×6
unresolved
org
Bank Victoria
p.89 ×5
unresolved
org
Bank Jtrust
p.90 ×4
unresolved
org
Bank Mayapada
p.91 ×4
unresolved
org
Singapore Limited
p.93 ×2
unresolved
—
Cakrawala
p.93 ×2
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)
p.93 ×2
unresolved
org
PT Sinarindo Gerbangmas
p.95
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.110
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.