Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
Nomor Surat S.0721/IV/IIF/2024
Nama Emiten PT Indonesia Infrastructure Finance
Kode Emiten IIFF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 3 Bulan yang berakhir pada 31/03/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Indonesia Pembiayaan jakarta 2024 Aktif 14.943.356 JUTAAN IDR 100.0
Infrastructure Infrastructure
Finance
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Indonesia Infrastructure Finance yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Indonesia Infrastructure Finance bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
2024-03-31
Informasi umum General information
Nama entitas PT Indonesia Infrastructure Finance Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir periode laporan sebelumnya Explanation of change in name from the end of the preceding reporting period
Kode entitas IIFF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA735 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G22. Business Financing Industry
Subindustri G222. Specialize Business Financing Subindustry
Informasi pemegang saham pengendali No Controlling Shareholder Controlling shareholder information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat entitas tercatat Type of board on which the entity is listed
Apakah merupakan laporan keuangan satu entitas atau suatu kelompok entitas Entitas tunggal / Single entity Whether the financial statements are of an individual entity or a group of entities
Periode penyampaian laporan keuangan Kuartal I / First Quarter Period of financial statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan Direksi April 30, 2024 Date Of Board Of Directors' Statement Letter
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2024 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan March 31, 2024 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2023 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2023 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya March 31, 2023 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan jika mata uang penyajian selain rupiah 15,853.00000 Conversion rate at reporting date if presentation currency is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam penyajian jumlah dalam laporan keuangan Jutaan / In Million Level of rounding used in financial statements
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf pendapat untuk penekanan atas suatu masalah atau paragraf penjelasan lainnya, jika ada Matters disclosed in emphasis-of-matter or other-matter paragraph, if any
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil laporan review Date of auditor's opinion or result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing partner
Lama tahun penugasan partner yang menandatangani Number of years served as audit signing partner
Auditor tahun sebelumnya Purwantono, Sungkoro & Surja Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Sandy Name of prior year audit signing partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan peraturan OJK Nomor: 75/POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan Ya / Yes Whether in compliance with OJK rules No. 75/POJK.04/2017 concerning responsibilities of board of directors on financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan independensi akuntan yang memberikan jasa audit di pasar modal sesuai dengan POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dalam Ya / Yes Compliance to the independency of Accountant that provide services in Capital Market as regulated in OJK rules No. 13/POJK.03/2017 concerning The Use of Public Accountant and Auditing Firm in
Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 3
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity - Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
2024-03-31 2023-12-31
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas dan setara kas 340,860 739,713 Cash and cash equivalents
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Giro pada bank lain pihak ketiga Current accounts with other banks third parties
Giro pada bank lain pihak berelasi Current accounts with other banks related parties
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pihak ketiga Placements with Bank Indonesia and other banks third parties
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pihak berelasi Placements with Bank Indonesia and other banks related parties
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 362,817 362,817 Financial assets at fair value through profit or loss
Piutang asuransi Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan 1,409 10,064 Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan lainnya Bills and other receivables
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah pihak ketiga Murabahah receivables third parties
Piutang murabahah pihak berelasi Murabahah receivables related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak ketiga Istishna receivables third parties
Piutang istishna pihak berelasi Istishna receivables related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak ketiga Ijarah receivables third parties
Piutang ijarah pihak berelasi Ijarah receivables related parties
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen pihak ketiga Consumer financing receivables third parties
Piutang pembiayaan konsumen pihak berelasi Consumer financing receivables related parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak ketiga Lease investments third parties
Investasi sewa pihak berelasi Lease investments related parties
Investasi sewa nilai residu yang terjamin Lease investments guaranteed residual value
Investasi sewa pendapatan pembiayaan tangguhan Lease investments deferred financing income
Investasi sewa simpanan jaminan Lease investments guarantee deposits
Investasi sewa pembiayaan Lease investment in finance leases
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan pihak ketiga 7,537,332 7,528,168 Loans third parties
Pinjaman yang diberikan pihak berelasi 4,509,149 4,495,656 Loans related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan ( 484,150 ) ( 469,130 ) Allowance for impairment losses for loans
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak ketiga Qardh funds third parties
Pinjaman qardh pihak berelasi Qardh funds related parties
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pembiayaan mudharabah pihak ketiga Mudharabah financing third parties
Pembiayaan mudharabah pihak berelasi Mudharabah financing related parties
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan musyarakah pihak ketiga Musyarakah financing third parties
Pembiayaan musyarakah pihak berelasi Musyarakah financing related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang pihak ketiga Factoring receivables third parties
Tagihan anjak piutang pihak berelasi Factoring receivables related parties
Tagihan anjak piutang pada pendapatan anjak piutang tangguhan Factoring receivables on deferred factoring income
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related parties
Piutang lainnya 52,107 41,082 Other receivables
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk didistribusikan kepada pemilik Non-current assets or disposal groups classified as held-for-distribution to owners
Biaya dibayar dimuka 9,520 7,928 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka 2,858 2,750 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian pajak Claims for tax refund
Aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya 1,054,061 961,771 Financial assets fair value through other comprehensive income
Aset keuangan biaya perolehan diamortisasi 1,164,879 1,147,163 Financial assets amortized cost
Aset keuangan lainnya Other financial assets
Tagihan derivatif 12,243 0 Derivative receivables
Investasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas Investments accounted for using equity method
Investasi pada ventura bersama dan entitas asosiasi Investments in joint ventures and associates
Investasi pada entitas ventura bersama Investments in joint ventures
Investasi pada entitas asosiasi Investments in associates
Aset pajak tangguhan 10,197 19,386 Deferred tax assets
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset takberwujud selain goodwill 8,907 8,355 Intangible assets other than goodwill
Goodwill Goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset sewa operasi Operating lease assets
Aset tetap 234,469 237,347 Property, plant, and equipment
Aset hak guna Right of use assets
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Aset lainnya 126,698 16,859 Other assets
Jumlah aset 14,943,356 15,109,929 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera Obligations due immediately
Efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali Securities sold with repurchase agreement
Liabilitas derivatif 111 9,200 Derivative payables
Utang asuransi Insurance payables
Utang bunga Interest payables
Utang penjaminan Guarantee payables
Utang usaha Accounts payable
Uang muka dan angsuran Advances and installments
Utang dealer Dealer payables
Utang dividen Dividends payable
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang diterima pihak ketiga 1,299,641 1,500,776 Borrowings third parties
Pinjaman yang diterima pihak berelasi 2,470,551 2,780,915 Borrowings related parties
Utang pihak berelasi Due to related parties
Utang pemegang saham Due to stockholders
Liabilitas kontrak asuransi Insurance contract liabilities
Kewajiban imbalan pasca kerja 43,264 40,726 Post-employment benefit obligations
Provisi 1,901 1,888 Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan ditangguhkan 5,233 7,544 Deferred income
Wesel bayar Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 2,999,005 2,981,054 Bonds payable
Sukuk Sukuk
Surat utang jangka menengah Medium term notes
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek yang diterbitkan lainnya Others securities issued
Liabilitas sewa pembiayaan Finance lease liabilities
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities
Beban akrual 79,767 79,011 Accrued expenses
Utang pajak 4,615 4,857 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan Deferred tax liabilities
Liabilitas lainnya 38,304 8,020 Other liabilities
Sukuk mudharabah Mudharabah sukuk
Utang bank Bank loans
Pinjaman subordinasi 5,289,551 5,307,914 Subordinated loans
Jumlah liabilitas 12,231,943 12,721,905 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Equity attributable to equity owners of parent entity
Saham biasa 2,000,000 2,000,000 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal disetor 29,800 29,800 Additional paid-in capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka setoran modal Advances in capital stock
Opsi saham Stock options
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Cadangan revaluasi Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs penjabaran Reserve of exchange differences on translation
Page 4
Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya ( 21,348 ) ( 19,269 ) Reserve for changes in fair value of fair value through other comprehensive income financial assets
Cadangan keuntungan (kerugian) investasi pada instrumen ekuitas 33,960 33,960 Reserve of gains (losses) from investments in equity instruments
Cadangan pembayaran berbasis saham Reserve of share-based payments
Cadangan lindung nilai arus kas 0 0 Reserve of cash flow hedges
Cadangan pengukuran kembali program imbalan pasti Reserve of remeasurements of defined benefit plans
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi Difference Due to Changes of Equity in Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas lainnya 324,255 0 Other components of equity
Saldo laba (akumulasi kerugian) Retained earnings (deficit)
Saldo laba yang telah ditentukan penggunaanya Appropriated retained earnings
Cadangan umum dan wajib 54,732 44,317 General and legal reserves
Cadangan khusus Specific reserves
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya 290,014 299,216 Unappropriated retained earnings
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2,711,413 2,388,024 Total equity attributable to equity owners of parent entity
Proforma ekuitas Proforma equity
Kepentingan non-pengendali Non-controlling interests
Jumlah ekuitas 2,711,413 2,388,024 Total equity
Jumlah liabilitas dan ekuitas 14,943,356 15,109,929 Total liabilities and equity
Page 5
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
2024-03-31 2023-03-31
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan keuangan 297,675 310,919 Interest and finance income
Pendapatan dari penjaminan Income from guarantee
Pendapatan dari murabahah dan istishna Income from murabahah and istishna
Pendapatan dari bagi hasil Income from revenue sharing
Pendapatan dari ijarah Income from ijarah
Pendapatan dari pembiayaan Financing income
Pendapatan dari pembiayaan konsumen Income from consumer financing
Pendapatan dari sewa pembiayaan Income from finance lease
Pendapatan dari anjak piutang Income from factoring
Pendapatan dari sewa operasi Income from operating lease
Premi penjaminan Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari premi asuransi Income from insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance premiums
Premi retrosesi Retrocession premiums
Penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan Decrease (increase) in unearned premiums
Penurunan (kenaikan) pendapatan premi disesikan kepada reasuradur Decrease (increase) in premium income ceded to reinsurancer
Pendapatan komisi asuransi Insurance commission income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Keuntungan (kerugian) atas perdagangan aset keuangan yang telah direalisasi 0 1,270 Realised gains (losses) on trading of financial assets
Keuntungan (kerugian) atas perdagangan aset keuangan yang belum direalisasi Unrealised gains (losses) on trading of financial assets
Pendapatan administrasi Administration income
Pendapatan dari provisi dan komisi 5,575 6,455 Income from provisions and commissions
Pendapatan dividen Dividends income
Keuntungan (kerugian) yang telah direalisasi atas instrumen derivatif Realised gains (losses) from derivative instruments
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan Income from recovery of written off assets
Keuntungan (kerugian) selisih kurs mata uang asing 5,158 10,479 Gains (losses) on changes in foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) pelepasan aset tetap Gains (losses) on disposal of property and equipment
Keuntungan (kerugian) pelepasan agunan yang diambil alih Gains (losses) on disposal of foreclosed assets
Keuntungan (kerugian) pelepasan aset ijarah Gains (losses) on disposal of ijarah assets
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai Recovery of impairment losses
Bagian atas laba (rugi) entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas Share of profit (loss) of associates accounted for using equity method
Bagian atas laba (rugi) entitas ventura bersama yang dicatat menggunakan metode ekuitas Share of profit (loss) of joint ventures accounted for using equity method
Pendapatan lainnya 13,505 10,804 Other income
Keuntungan lainnya Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 197,678 ) ( 214,096 ) Interest and finance costs
Beban bagi hasil Revenue sharing expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim Increase (decrease) in estimated claims liability
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan Increase (decrease) in liability for future policy benefit
Kenaikan (penurunan) provisi yang timbul dari tes kecukupan liabilitas Increase (decrease) in provision for losses arising from liability adequacy test
Kenaikan (penurunan) liabilitas asuransi yang disesikan kepada reasuradur Increase (decrease) in insurance liabilities ceded to reinsurers
Kenaikan (penurunan) liabilitas pemegang polis pada kontrak unit-linked Increase (decrease) in liabilities to policyholder in unit-linked contracts
Beban komisi asuransi Insurance commission expenses
Beban underwriting lainnya Other underwriting expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari kontrak asuransi Acquisition costs of insurance contracts
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai ( 11,938 ) ( 11,268 ) Provision for impairment losses
Beban penjualan Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan karyawan ( 42,989 ) ( 37,122 ) Salary and employee benefit (expenses)
Beban umum dan administrasi ( 17,631 ) ( 13,029 ) General and administrative expenses
Beban penyusutan properti investasi, aset sewa, aset tetap, aset yang diambil alih dan aset ijarah ( 3,609 ) ( 3,298 ) Depreciation of investment property, lease assets, property and equipment, foreclosed assets and ijarah assets
Beban lainnya ( 3,992 ) ( 12,487 ) Other expenses
Kerugian lainnya Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 44,076 48,627 Total profit (loss) before tax
Pendapatan (beban) pajak ( 11,618 ) ( 18,956 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi yang dilanjutkan 32,458 29,671 Total profit (loss) from continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang dihentikan Profit (loss) from discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 32,458 29,671 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak Other comprehensive income, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas keuntungan (kerugian) hasil revaluasi aset tetap, setelah pajak Other comprehensive income for gains (losses) on revaluation of property and equipment, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas pengukuran kembali kewajiban manfaat pasti, setelah pajak Other comprehensive income for remeasurement of defined benefit obligation, after tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak 0 ( 882 ) Other adjustments to other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak 0 ( 882 ) Total other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Keuntungan (kerugian) selisih kurs penjabaran, setelah pajak Gains (losses) on exchange differences on translation, after tax
Penyesuaian reklasifikasi selisih kurs penjabaran, setelah pajak Reclassification adjustments on exchange differences on translation, after tax
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain, setelah pajak Unrealised gains (losses) on changes in fair value through other comprehensive income financial assets, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak Reclassification adjustments on fair value through other comprehensive income financial assets, after tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai arus kas, setelah pajak ( 2,079 ) 19 Gains (losses) on cash flow hedges, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai arus kas, setelah pajak Reclassification adjustments on cash flow hedges, after tax
Nilai tercatat dari aset (liabilitas) non-keuangan yang perolehan atau keterjadiannya merupakan suatu prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi yang dilindung nilai, setelah pajak Carrying amount of non-financial asset (liability) whose acquisition or incurrence was hedged on highly probable forecast transaction, adjusted from equity, after tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, setelah pajak Gains (losses) on hedges of net investments in foreign operations, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, setelah pajak Reclassification adjustments on hedges of net investments in foreign operations, after tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, setelah pajak Share of other comprehensive income of associates accounted for using equity method, after tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas ventura bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, setelah pajak Share of other comprehensive income of joint ventures accounted for using equity method, after tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other adjustments to other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak ( 2,079 ) 19 Total other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak ( 2,079 ) ( 863 ) Total other comprehensive income, after tax
Jumlah laba rugi komprehensif 30,379 28,808 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan Profit (loss) attributable to
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke entitas induk 32,458 29,671 Profit (loss) attributable to parent entity
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali Profit (loss) attributable to non-controlling interests
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan Comprehensive income attributable to
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke entitas induk 30,379 28,808 Comprehensive income attributable to parent entity
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali Comprehensive income attributable to non-controlling interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar diatribusikan kepada pemilik entitas induk Basic earnings per share attributable to equity owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dilanjutkan 16 15 Basic earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dihentikan Basic earnings (loss) per share from discontinued operations
Laba (rugi) per saham dilusian Diluted earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dilanjutkan Diluted earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dihentikan Diluted earnings (loss) per share from discontinued operations
Page 6
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,000,000 29,800 ( 19,269 ) 33,960
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela
Koreksi kesalahan periode lalu
Penyesuaian lainnya
Posisi ekuitas, awal periode 2,000,000 29,800 ( 19,269 ) 33,960
Laba (rugi)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 2,079 ) 0
Penjabaran laporan keuangan
Pembentukan cadangan umum
Pembentukan cadangan khusus
Distribusi dividen kas
Distribusi dividen saham
Penerbitan saham biasa
Penerbitan saham preferen
Biaya emisi efek
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi
Pelaksanaan waran
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi
Pelaksanaan opsi saham
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya
Posisi ekuitas, akhir periode 2,000,000 29,800 ( 21,348 ) 33,960
Page 7
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,000,000 29,800 ( 24,026 ) ( 8,264 ) 11,024
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela
Koreksi kesalahan periode lalu
Penyesuaian lainnya
Posisi ekuitas, awal periode 2,000,000 29,800 ( 24,026 ) ( 8,264 ) 11,024
Laba (rugi)
Pendapatan komprehensif lainnya 5,463 ( 882 ) ( 5,444 )
Penjabaran laporan keuangan
Pembentukan cadangan umum
Pembentukan cadangan khusus
Distribusi dividen kas
Distribusi dividen saham
Penerbitan saham biasa
Penerbitan saham preferen
Biaya emisi efek
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi
Pelaksanaan waran
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi
Pelaksanaan opsi saham
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya
Posisi ekuitas, akhir periode 2,000,000 29,800 ( 18,563 ) ( 9,146 ) 5,580
Page 8
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
2024-03-31 2023-03-31
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan kas dari aktivitas operasi Cash receipts from operating activities
Penerimaan dari sewa pembiayaan Receipts from finance leases
Penerimaan dari pembiayaan konsumen 383,554 1,322,514 Receipts from consumer financing
Penerimaan dari anjak piutang Receipts from factoring
Pembayaran kas dari aktivitas operasi Cash payments from operating activities
Pembayaran untuk sewa pembiayaan Payments for finance leases
Pembayaran untuk pembiayaan konsumen ( 307,754 ) ( 193,885 ) Payments for consumer financing
Pembayaran untuk anjak piutang Payments for factoring
Pembayaran beban umum dan administrasi Payments for general and administrative expense
Kas diperoleh dari (digunakan untuk) operasi 75,800 1,128,629 Cash generated from (used in) operations
Penerimaan dari kerjasama penerusan pinjaman dan pembiayaan bersama Received from loan channeling and joint financing cooperation
Pembayaran untuk kerjasama penerusan pinjaman dan pembiayaan bersama Payments for loan channeling and joint financing cooperation
Penerimaan bunga dari aktivitas operasi Interests received from operating activities
Pembayaran bunga dari aktivitas operasi ( 242,549 ) ( 205,353 ) Interests paid from operating activities
Pembayaran pajak penghasilan badan Payments for corporate income tax
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas operasi ( 2,497 ) ( 1,525 ) Income taxes refunded (paid) from operating activities
Pengembalian (penempatan) uang jaminan Repayment (placement) of refundable deposits
Penerimaan bunga pinjaman diberikan 258,286 239,459 Receipts of interest from loan receivable
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas operasi ( 92,302 ) ( 19,899 ) Other cash inflows (outflows) from operating activities
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi ( 3,262 ) 1,141,311 Net cash flows received from (used in) operating activities before changes in assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) aset operasi Decrease (increase) from operation assets
Penurunan (kenaikan) efek-efek Decrease (increase) from securities
Penurunan (kenaikan) kredit Decrease (increase) from credit
Penurunan (kenaikan) aset lainnya Decrease (increase) from other assets
Kenaikan (penurunan) liabilitas Increase (decrease) from liabilities
Kenaikan (penurunan) simpanan dan simpanan dari bank lain Increase (decrease) from deposits and deposits from other banks
Kenaikan (penurunan) liabilitas lainnya Increase (decrease) from other liabilities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi ( 3,262 ) 1,141,311 Total net cash flows received from (used in) operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Penerimaan dari penjualan properti investasi Proceeds from disposal of investment properties
Pembayaran untuk perolehan properti investasi Payments for acquisition of investment properties
Penerimaan dari penjualan aset tetap Proceeds from disposal of property and equipment
Pembayaran untuk perolehan aset tetap ( 3,253 ) ( 1,564 ) Payments for acquisition of property and equipment
Penerimaan dari penjualan aset agunan yang diambil alih Proceeds from disposal of foreclosed assets
Penerimaan dari penjualan aset non-keuangan lainnya Proceeds from disposal of other non-financial assets
Pembayaran untuk perolehan aset non-keuangan lainnya ( 1,554 ) ( 2,840 ) Payments for acquisition of other non-financial assets
Pencairan (penempatan) aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Withdrawal (placement) of financial assets fair value through other comprehensive income
Penempatan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi Placement of financial assets amotized cost investments
Pencairan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi Withdrawal of financial assets amortized cost investments
Penerimaan dari pelepasan entitas anak Proceeds from disposal of subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan entitas anak Payments for acquisition of subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan investasi Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from investing activities
Pembayaran untuk perolehan tambahan kepemilikan pada entitas anak Payments for acquisition of additional interests in subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas ventura bersama Proceeds from sales of interests in joint ventures
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas ventura bersama Payments for acquisition of interests in joint ventures
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas asosiasi Proceeds from sales of interests in associates
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas asosiasi Payments for acquisition of interests in associates
Penerimaan dari pelepasan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan operasi yang dihentikan Proceeds from disposal of non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale and discontinued operations
Penerimaan dividen dari aktivitas investasi Dividends received from investing activities
Penerimaan bunga dari aktivitas investasi Interests received from investing activities
Pembayaran bunga dari aktivitas investasi Interests paid from investing activities
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas investasi Income taxes refunded (paid) from investing activities
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas investasi ( 176,700 ) ( 47,334 ) Other cash inflows (outflows) from investing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi ( 181,507 ) ( 51,738 ) Total net cash flows received from (used in) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes payable
Pembayaran wesel bayar Payments of notes payable
Penerimaan pinjaman bank 1,637,052 250,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 2,150,000 ) ( 1,418,700 ) Payments of bank loans
Penerimaan pinjaman dari lembaga keuangan non-bank Proceeds from non-bank financial institution loan
Pembayaran pinjaman kepada lembaga keuangan non-bank Payments of non-bank financial institution loan
Penerimaan pinjaman subordinasi Proceeds from subordinated loans
Pembayaran pinjaman subordinasi ( 32,629 ) ( 28,842 ) Payments of subordinated loans
Penerimaan liabilitas sewa pembiayaan Proceeds from finance lease liabilities
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan Payments of finance lease liabilities
Penerimaan dari surat utang jangka menengah Proceeds from medium term notes
Pembayaran dari surat utang jangka menengah Payments of medium term notes
Penerbitan sukuk mudharabah Issuance of mudharabah sukuk
Pembayaran sukuk mudharabah Payments of mudharabah sukuk
Penerimaan surat berharga utang Proceeds from debt securities
Pembayaran surat berharga utang ( 37,401 ) Payments of debt securities
Obligasi subordinasi yang diterbitkan Subordinated bonds issued
Pembayaran obligasi subordinasi Payments of subordinated bonds
Pembayaran biaya emisi penerbitan obligasi Payments of bonds issuance costs
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other borrowings
Pembayaran pinjaman lainnya Payments of other borrowings
Pembayaran biaya penerbitan surat berharga utang Payments of debt securities issuance costs
Penerimaan dari penerbitan saham biasa Proceeds from issuance of common stocks
Penerimaan dari penerbitan saham preferen Proceeds from issuance of preferred stocks
Penerimaan dari penerbitan instrumen ekuitas lainnya Proceeds from issuing other equity instruments
Pembayaran biaya emisi saham Payments of stock issuance costs
Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan pendanaan Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from financing activities
Penerimaan dari penambahan kepemilikan dari non-pengendali Proceed from increase of non-controlling interest
Pembayaran untuk perolehan kepentingan pihak non-pengendali pada entitas anak Payments for acquisition of non-controlling interests in subsidiaries
Penerimaan bunga dari aktivitas pendanaan Interests received from financing activities
Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan Interests paid from financing activities
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas pendanaan Income taxes refunded (paid) from financing activities
Pembayaran dividen dari aktivitas pendanaan Dividends paid from financing activities
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas pendanaan 324,255 0 Other cash inflows (outflows) from financing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan ( 258,723 ) ( 1,197,542 ) Total net cash flows received from (used in) financing activities
Jumlah kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas ( 443,492 ) ( 107,969 ) Total net increase (decrease) in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, awal periode 739,713 923,740 Cash and cash equivalents cash flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada kas dan setara kas 44,639 ( 3,964 ) Effect of exchange rate changes on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas dari entitas anak yang didekonsolidasikan Cash and cash equivalent of deconsolidated subsidiaries
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas lainnya 0 0 Other increase (decrease) in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, akhir periode 340,860 811,807 Cash and cash equivalents cash flows, end of the period
Page 9
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2024-03-31
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian N/A Basis of preparation of consolidated financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi N/A Principles of consolidation
Kas dan setara kas Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. For cash flows presentation Cash and cash equivalents
purposes, cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all investments with maturities of three months or less from the date of placement which are not pledged as collateral and unrestricted.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait secara langsung dengan perolehan aset tidak berwujud. Amortisasi Trade and other receivables
aset tidak berwujud dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset tersebut yaitu antara 4 - 5 tahun. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa manfaat dan nilai residual ditelaah ulang dan
disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. Other assets include intangible assets that are stated at cost less amortization and impairment. Historical cost includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Amortization of intangible assets
is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the assets which range between 4 - 5 years. At the reporting period, amortization methods, estimated useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Aset tetap Aset tetap dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait secara langsung dengan perolehan aset tetap. Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Fixed assets
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah sebagaimana mestinya, hanya apabila kemungkinan besar Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur
dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset tetap sebagai berikut: Bagunan 30 tahun, Kendaraan 4 tahun, komputer 4 tahun,
peralatan kantor 4 tahun, perabotan dan peralatan kantor 4 tahun. Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali, dengan menggunakan nilai tertinggi antara
harga jual neto dan nilai pakai.Akumulasi biaya konstruksi serta pemasangan peralatan kantor dan komputer, dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau pemasangan selesai.
Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal yang sama. Biaya pemeliharaan dan perbaikan dicatat sebagai beban pada saat terjadinya. Aset tetap dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya (tidak dipergunakan lagi atau dijual), biaya perolehan beserta akumulasi penyusutan yang terkait dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan dan keuntungan
atau kerugian yang timbul diakui sebagai laba atau rugi tahun berjalan. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa manfaat dan nilai residual ditelaah ulang dan disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. Property and equipment are stated at cost less
accumulated depreciation and accumulated impairment. Historical cost includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Subsequent costs are included in the asset’s carrying amount or are recognized as a separate asset, as appropriate,
only when it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the Company and the cost of the item can be measured reliably. The carrying amount of the replaced part is derecognized. Depreciation of property and equipment is computed using
the straight-line method based on the estimated useful lives as follows: building 30 years, vehicles 4 years, computer 4 years, office equipment 4 years, office furniture and fixtures 4 years. When the carrying amount of an asset is greater than its estimated recoverable
amount, it is written down immediately to its recoverable amount, which is determined as the higher of net selling price or value in use.The accumulated costs of the construction of and the installation of office equipment and computers are capitalized as construction in
progress. These costs are reclassified to property and equipment accounts when the construction or installation is complete. Depreciation is charged from such date. Maintenance and repair cost are charged as an expense when incurred. Property and equipment in
progress is stated at cost and transferred to the respective property and equipment account when completed and ready for use. When assets are derecognized (retired or otherwise disposed of), their costs and the related accumulated depreciation are removed from the
accounts and any resulting gains or losses are recognized as profit or loss for the year. At the reporting period, amortization methods, estimated useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada tanggal pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk Impairment of non-financial assets
menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu, Perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset. Perkiraan
jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara harga jual neto atau nilai pakai. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi
sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. At reporting date, the Company reviews the carrying amounts of non-financial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an
impairment loss. If any such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Company estimates the
recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. Estimated recoverable amount is the higher of net selling price or value in use. If the recoverable amount of a non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the carrying
amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized immediately in the profit or loss.
Beban tangguhan Beban tangguhan merupakan biaya transaksi yang terjadi berkaitan dengan proses pemberian persetujuan kredit kepada debitur atau perolehan pinjaman yang diterima Perusahaan. Biaya transaksi akan disajikan secara neto dalam akun “Pinjaman diberikan” jika telah Deferred charges
dicairkan kepada debitur atau akun “Pinjaman diterima” jika telah dicairkan oleh Perusahaan. Deferred charges represent transaction costs incurred in relation to the process of loan approval to the debtors or borrowing obtained by the Company. The transaction costs will
be presented net in “Loans” account when the loan is disbursed to the debtors or in “Fund borrowings” account when the borrowing is drawn by the Company.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam FVTPL, jika liabilitas keuangan sebagai kelompok diperdagangkan atau pada saat pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada FVTPL. Liabilitas keuangan yang termasuk dalam kategori ini pada saat awal pengakuan dan Trade payables and other liabilities
selanjutnya dicatat pada nilai wajar; biaya transaksi diakui langsung pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang berasal dari perubahan nilai wajar dari liabilitas keuangan ini diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan sebagai
“keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar”. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif, dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif. Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi biaya transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan pinjaman diakui selama jangka waktu pinjaman. Financial
liabilities are classified as at FVTPL when the financial liabilities are either held-for-trading or it is designated upon initial recognition as at FVTPL. Financial liabilities included in this category are recognized initially and subsequently at fair value; transaction costs are taken
directly to profit or loss. Gains and losses arising from changes in fair value of these financial liabilities are included in the statement of profit or loss and other comprehensive income and reported as “unrealized gains/(losses) from changes in fair value”. Financial liabilities
at amortized cost are initially measured at fair value, net of transaction costs, and are subsequently measured at amortized cost, using the effective interest rate method, with interest expense recognized on an effective yield basis. Any difference between the proceeds (net
of transaction costs) and the settlement or redemption of borrowings is recognized over the term of the borrowings.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan bunga dan beban bunga diakui berdasarkan basis akrual dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Perhitungan dengan metode suku bunga efektif memperhitungkan seluruh syarat dan ketentuan kontraktual dari instrumen keuangan dan biaya Revenue and expense recognition
transaksi yang timbul secara langsung untuk instrumen tersebut dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. Perusahaan menyajikan nilai bersih keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif, termasuk keuntungan/(kerugian) kurs yang timbul, dalam
laporan laba rugi tahun berjalan. Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan dengan pemberian pinjaman diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak perjanjian seperti pendapatan jasa mandatory lead arranger, sindikasi, perencanaan model
pembiayaan, pendapatan komitmen atas fasilitas yang belum dicairkan, dan premi atas garansi kredit yang diberikan. Pendapatan jasa advisory diakui ketika jasa-jasa telah diberikan sesuai dengan kontrak perjanjian. Keuntungan/(kerugian) dari portofolio efek-efek dan
investasi saham meliputi keuntungan/ (kerugian) yang timbul dari penjualan efek-efek dan keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar efek-efek dan investasi saham. Keuntungan/(kerugian) dari transaksi derivatif meliputi
keuntungan/(kerugian) yang timbul dari penyelesaian transaksi derivatif dan keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar. Beban diakui pada saat terjadinya. Interest income and interest expense are recognized on accrual basis using the
effective interest rate method. The calculation using the effective interest rate method takes into account all contractual terms of the financial instruments and includes any transaction costs that are directly attributable to the instruments and are an integral part of the
effective interest rate. The Company disclose the net amount of gain/(loss) from derivative transactions, including the impact of its gain/(loss) from foreign currency translation, in the statement of profit or loss. Provision and commission income related to the loan
disbursement is recognized when the services are rendered in accordance with the respective engagement contracts such as income from mandatory lead arranger services, syndication, structuring of financing scheme fees, commitment fee income from undrawn facilities,
and credit guarantee premium. Advisory service income is recognized when the services are rendered in accordance with the respective engagement contracts. Gains/(losses) on securities and equity investment consist of gains/(losses) on securities sold and unrealized
gains/(losses) from changes in the fair value of securities and equity investment. Gains/(losses) on derivative transactions consist of gains/(losses) on settlement of derivative transactions and unrealized gains/(losses) from changes in the fair value of derivative
transactions. Expenses are recognized when incurred.
Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang Foreign currency translation
berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs tengah Bank Indonesia (“BI”) yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul
dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing yang dijabarkan kembali dengan nilai tukar pada saat tanggal awal transaksi. Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
2023, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat yang digunakan Perusahaan masing-masing adalah sebesar Rp15.853 dan Rp15.416 (nilai penuh). The books of accounts of the Company are maintained in Rupiah, the currency of the primary economic environment in which
the Company operates (its functional currency). Transactions during the period involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign
currencies are adjusted to reflect the middle exchange rates quoted by Bank Indonesia (“BI”) at that date. The resulting gains or losses are credited or charged to the current year profit or loss statement. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost in a
foreign currency are translated using the exchange rates at the dates of the initial transaction.The conversion rate per 1 United States Dollar used by the Company as of March 31, 2024, and December 31, 2023 were Rp15,853 and Rp15,416, respectively (full amount).
Transaksi dengan pihak berelasi a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: memiliki pengendalain atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau personil manajemen kunci entitas Transactions with related parties
pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: Entitas dan entitas pelapor adalah kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait
dengan entitas lain); Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); Kedua entitas tersebut
adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; Orangyang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Seluruh transaksi
signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, diungkapkan pada laporan keuangan. a. A person or a close member of that person's family is related to the reporting entity if that person: has control or joint control over the reporting entity; has significant influence
over the reporting entity; or is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. b. An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions apply: The entity and the reporting entity are members of the
same company (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others); One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a company of which the other entity is a member; Both
entities are joint ventures of the same third party; The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also
related to the reporting entity; The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a); and A person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or a parent of the entity).All
significant transactions with related parties, are disclosed in the financial statements.
Pajak penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas Income taxes
menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laba rugi,
kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, dalam hal ini pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda.
Perubahan atas liabilitas pajak dicatat pada saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila diajukan keberatan dan/atau banding, diakui pada saat hasil dari keberatan dan/atau banding diterima. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan bersih di laporan posisi
keuangan. Current tax expense is determined based on the taxable income for the year, computed using the prevailing tax rates. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statements
carrying amounts of assets and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences to the extent that it is probable that taxable
income will be available in future periods against which the deductible temporary differences can be utilized. Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantively enacted at the reporting date. Deferred tax is charged or credited immediately in
profit or loss, except when it relates to items charged or credited directly to equity, in which case the deferred tax is also charged or credited directly to equity. Deferred tax assets and liabilities are offset when there is a legally enforceable right to offset current tax assets
against current tax liabilities and when the deferred tax assets and liabilities relate to income taxes levied by the same tax authority on either the same taxable entity or different taxable entities Amendments to tax obligations are recorded when a tax assessment is received
or, if objected or appealed against, when the result of the objection or appeal is determined Deferred tax assets and liabilities are offset in the statement of financial position.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja karyawan jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual. Perusahaan menyediakan imbalan pasca-kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang- Undang Ketenagakerjaan yang pada dasarnya merupakan program Employee benefits
imbalan pasti. Untuk usia pensiun normal, Perusahaan menghitung imbalan kerja karyawan berdasar -kan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Beban atas pemberian imbalan dalam program imbalan manfaat pasti ditentukan dengan metode projected unit credit.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: i. Keuntungan atau kerugian aktuarial; ii. Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukan dalam bunga neto atas liabilitas
(aset); dan iii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukan dalam bunga neto atas liabilitas (aset). Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba
rugi pada periode berikutnya.Biaya jasa lalu diakui pada laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara: Tanggal amandemen atau kurtailmen program; dan Tanggal pada saat Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait. Beban imbalan jangka panjang lainnya
ditentukan dengan metode projected unit credit dengan metode yang disederhanakan dimana metode ini tidak mengakui pengukuran kembali dalam penghasilan komprehensif lain. Total nilai neto dari biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti
neto dan pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui pada laba rugi tahun berjalan. Short-term employee benefits are recognized when they become due to the employees on accrual basis. The Company provides post-employment benefits as required
under Labor Law which in substance represent a defined benefit plan. For normal pension scheme, the Company calculates the employee benefits under the Labor Law. The cost of providing benefits under the defined benefits plan is determined using the projected unit
credit method.Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive income, consists of: i. Actuarial gain and losses; ii. Return on program asset, not consist of amount included in liabilities (asset) net interest; and iii. Every
change in asset ceiling, not consist of amount included in liabilities (asset) net interest. Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive income will not be reclassified to profit or loss in the next periods. Past service
costs are recognized in profit or loss on the earlier of: The date of the plan amendment or curtailment; and The date that the Company recognizes related restructuring costs.The cost of providing other long-term employee benefits is determined using the projected unit
credit method using simplified method of not recognizing remeasurements in other comprehensive income. The net total of service cost, net interest on the net defined benefit liability (asset) and remeasurements of the net defined benefit liability (asset) are recognized in
profit or loss for the year.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun berjalan. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba Earnings per share
bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas dengan rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan mengasumsikan konversi instrumen berpotensi saham yang bersifat dilutif.
Basic earnings per share is computed by dividing income for the year attributable to ordinary equity holders of the entity by the weighted average number of shares outstanding during the year. Diluted earnings per share is computed by dividing net income for the year
attributable to ordinary equity holders of the entity by the weighted average number of shares outstanding during the year adjusted for the assumed conversion of all dilutive potential ordinary shares.
Dividen N/A Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil Segment reporting
operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil segmen yang
dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk item yang dapat diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar. Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang
dilaporkan berdasarkan jenis produk. Perusahaan menentukan dan menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang secara internal diberikan kepada pengambil keputusan operasional. An operating segment is a component of the entity that engages in business
activities from which it may earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses that relate to transactions with any of the entity’s components, whose operating results are reviewed regularly by the chief operating decision maker to make decisions about
resources allocated to the segment and assess its performance, and for which discrete financial information is available. Segment results that are reported to the chief operating decision maker include items directly attributable to a segment as well as those that can be
allocated on a reasonable basis. The Company manages its business activities and identifies its segments reported based on product categories. The Company determines and presents operating segments based on the information that is internally provided to the chief
operating decision maker.
Instrumen keuangan derivatif Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut adalah instrumen Derivative financial instruments
lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi nilainya. Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif, pertukaran (swap) tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas manajemen untuk melindungi dampak risiko tingkat suku bunga atas pinjaman
Perusahaan. Perusahaan menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Jika instrumen derivatif dirancang dan memenuhi syarat akuntansi lindung nilai, perubahan nilai wajar yang berkaitan dengan lindung nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap item yang dilindungi nilainya dalam penghasilan
komprehensif lainnya tahun berjalan atau disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis transaksi dan efektivitas dari lindung nilai tersebut. Perusahaan menetapkan derivatif sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas apabila instrumen tersebut melindungi nilai
variabilitas arus kas yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen
lindung nilai atas arus kas dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/ (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif diakui secara
langsung pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dalam tahun yang sama dimana arus kas yang dilindung nilai mempengaruhi laba
atau rugi, dan pada item yang sama dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif
yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan direklasifikasi ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ketika item yang dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain. Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung nilai tidak lagi diharapkan akan terjadi, jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Seluruh instrumen derivatif
(termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal pelaporan laporan posisi keuangan,
diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki karakteristik serupa.Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif, opsi, sebagai bagian dari aktivitas manajemen untuk
melindungi dampak risiko perubahan nilai wajar atas investasi saham Perusahaan. Perusahaan menerapkan akuntansi lindung nilai nilai wajar pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. Perusahaan menetapkan derivatif sebagai
Page 10
instrumen lindung nilai atas nilai wajar apabila instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi. Bagian
efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas nilai wajar dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/ (kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai nilai wajar,
yang merupakan bagian dari ekuitas. Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada
keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai nilai wajar dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat dalam laporan posisi keuangan
berdasarkan nilai wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal pelaporan laporan posisi keuangan, diskonto arus kas, model penentu harga opsi atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya
yang memiliki karakteristik serupa. Derivative instruments are initially recognized at fair value on the date the contracts are entered into and are subsequently remeasured at their fair values. The method of recognizing the fair value gain or loss depends on whether the
derivative is designated as a hedging instrument and, if so, the nature of the item being hedged. The Company uses derivative instruments, interest rate swap as part of its management activities to manage exposures to interest rate on the Company’s borrowing. The
Company applies cash flow hedge accounting when transactions meet the specified criteria for hedge accounting treatment. Changes in fair value of derivative instruments that do not qualify for hedge accounting are recognized in the current year statement of profit or loss
and other comprehensive income. If derivative instruments are designated and qualify for hedge accounting, changes in fair value of derivative instruments are recorded as adjustments to the items being hedged in the current year other comprehensive income or in the
equity, depending on the type of hedge transaction represented and the effectiveness of the hedge. The Company designates derivatives as the hedging instruments of cash flows hedges where the instrument hedges the variability in cash flows attributable to a particular
risk associated with a recognized asset or liability, or a highly probable forecast transaction that could affect profit or loss. The effective portion of changes in the fair value of derivatives designated as hedging instruments of cash flows hedges in qualifying hedging
relationships is deferred to the cumulative gains/(losses) on derivative instruments for cash flows hedges, which forms part of equity. Any ineffective portion is recognized immediately in the statement of profit or loss and other comprehensive income. Amounts deferred in
equity are reclassified to the statement of profit or loss and other comprehensive income as a reclassification adjustment in the same year as the hedged cash flows affect profit or loss, and in the same line item in the statement of profit or loss and other comprehensive
income. When the hedging instrument expires or sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge accounting, the cumulative amount deferred in equity remains in the cumulative gains/(losses) on derivative instruments for cash flows hedges, and is
subsequently transferred to the statement of profit or loss and other comprehensive income when the hedged item is recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income. When a forecast hedged transaction is no longer expected to occur, the
amount deferred in equity is recognized immediately in the statement of profit or loss and other comprehensive income. All derivatives instruments (including foreign exchange transactions for financing and trading) are recognized in the statement of financial position at fair
value. The fair value is based on the market rate, Reuters exchange rate at statement of financial position date, discounted cash flows, option pricing models or broker quoted price on other instruments with similar characteristics.The Company uses derivative instrument,
option, as part of its management activities to manage exposures to fair value changes on the Company’s equity investment. The Company applies fair value hedge accounting when transactions meet the specified criteria for hedge accounting treatment. The Company
designates derivatives as the hedging instruments of fair value hedges where the instrument hedges the variability in fair value attributable to a particular risk associated with a recognized asset or liability, or a highly probable forecast transaction that could affect. The
effective portion of changes in the fair value of derivatives designated as hedging instruments of fair value hedges in qualifying hedging relationships is deferred to the cumulative gains/(losses) on derivative instruments for fair value hedges, which forms part of equity.
When the hedging instrument expires or sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge accounting, the cumulative amount deferred in equity remains in the cumulative gains/(losses) on derivative instruments for fair value hedges, and will not be subsequently
transferred to profit or loss. All derivatives instruments (including foreign exchange transactions for financing and trading) are recognized in the statement of financial position at fair value. The fair value is based on the market rate, Reuters exchange rate at statement of
financial position date, discounted cash flows, option pricing models or broker quoted price on other instruments with similar characteristics.
Penerapan standar akutansi baru Efektif 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) revisi yang relevan untuk Perusahaan, sebagai berikut: •Amandemen PSAK No. 116, “Liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik”. Penerapan dari standar revisi The implementation of new statements of accounting standards
tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode berjalan atau periode sebelumnya. Effective on January 1, 2024, the Company has applied revised
Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) which are relevant to the Company, as follows: •Amendment of SFAS No. 116, “Lease liabilities and leaseback transactions”. The implementations of such revised standards did not result in substansial changes to
Company’s accounting policies and had no material effect on the amounts reported for the current or prior periods.
Kombinasi bisnis N/A Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif, seperti efek-efek, ditentukan berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal laporan posisi keuangan dari sumber-sumber yang terpercaya seperti kuotasi harga pasar dari Bloomberg, Reuters atau dari Determination of fair value
broker. Investasi pada unit reksadana dicatat pada nilai pasar, sesuai dengan nilai bersih dari aset reksadana pada tanggal laporan posisi keuangan. Instrumen keuangan dianggap menggunakan nilai kuotasi pasar aktif jika harga kuotasi tersedia dan secara regular
tersedia di bursa, dealer, broker dan harga tersebut mencerminkan harga aktual dan terbentuk melalui transaksi pasar secara regular berdasarkan “arm’s length basis”. Jika kriteria di atas tidak tercapai, pasar dianggap tidak aktif. Indikasi dari pasar tidak aktif adalah ketika
terdapat selisih penawaran dan permintaan yang besar atau terjadi kenaikan signifikan dari selisih penawaran dan permintaan atau hanya terdapat sejumlah kecil transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki kuotasi harga pasar, estimasi yang rasional dari
nilai wajar ditentukan dengan menggunakan referensi harga pasar sekarang dari instrumen lain yang memiliki karakteristik yang sama secara substansial atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus kas dari aset bersih yang mendasari instrumen keuangan tersebut.
Perusahaan menggunakan jasa penilai independen dalam mengestimasikan nilai wajar dari investasi efek-efek saham dimana harga pasar tidak tersedia. Penilaian berkala oleh jasa penilai independen dilakukan paling sedikit sekali dalam setahun. Untuk instrumen yang
lebih kompleks, Perusahaan menggunakan model penilaian internal, yang pada umumnya berdasarkan teknik dan metode penilaian yang umumnya diakui sebagai standar industri. Model penilaian terutama digunakan untuk menilai kontrak derivatif.The fair value of
financial instruments traded in active markets, such as securities, is determined based on quoted market prices at the statement of financial position date from credible sources such as quoted market prices from Bloomberg, Reuters or broker’s quoted price. Investments in
mutual funds units are stated at market value, in accordance with the net value of assets of the mutual funds at the statement of financial position date. A financial instrument is regarded as quoted in an active market, if quoted prices are readily and regularly available from
an exchange, dealer, broker and those prices represent actual and regularly occurring market transactions on an arm’s length basis. If the above criteria are not met, the market is regarded as being inactive. Indications that a market is inactive are when there is a wide
bid-offer spread or significant increase in the bid-offer spread or there are few recent transactions. For financial instruments with no quoted market price, a reasonable estimate of the fair value is determined by reference to the current market value of another instrument
which substantially has the same characteristic or calculated based on the expected cash flows of the underlying net asset base of the financial instruments. The Company uses an independent valuer in the estimation of fair value of its investment in equity securities when
the market price is not available. A regular valuation by the independent valuer is done at least once a year. For more complex instruments, the Company uses internally developed model, which is generally based on valuation method and technique generally recognized
as industry standard. Valuation model is used primarily to value derivative contracts.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsionalnya). Transaksi-transaksi selama periode berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang Foreign currency transactions and balances
berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs tengah Bank Indonesia (“BI”) yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul
dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing yang dijabarkan kembali dengan nilai tukar pada saat tanggal awal transaksi. Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
2023, kurs konversi 1 Dolar Amerika Serikat yang digunakan Perusahaan masing-masing adalah sebesar Rp15.853 dan Rp15.416 (nilai penuh). The books of accounts of the Company are maintained in Rupiah, the currency of the primary economic environment in which
the Company operates (its functional currency). Transactions during the period involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign
currencies are adjusted to reflect the middle exchange rates quoted by Bank Indonesia (“BI”) at that date. The resulting gains or losses are credited or charged to the current year profit or loss statement. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost in a
foreign currency are translated using the exchange rates at the dates of the initial transaction. The conversion rate per 1 United States Dollar used by the Company as of March 31, 2024, and December 31, 2023 were Rp15,853 and Rp15,416, respectively (full amount).
Efek-efek Setelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek-efek yang diukur pada FVOCI, setelah pengakuan awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang Securities
belum direalisasi atas perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan pada komponen terpisah pada ekuitas. Pada saat penghentian pengakuan, akumulasi keuntungan atau kerugian nilai wajar, neto setelah akumulasi
cadangan kerugian kredit ekspektasian, ditransfer ke laba rugi. Untuk efek-efek yang dipersyaratkan diukur atas nilai wajar melalui laba rugi, setelah pengakuan awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang timbul akibat perubahan nilai wajar
dicatat dalam laba rugiAfter initial recognition, securities held at amortized cost is amortized using the effective interest rate. While securities held at FVOCI are subsequently carried at fair value with all unrealized gains and losses arising from changes in fair value
recognized in other comprehensive income and accumulated in separate component of equity. On derecognition, the cumulative fair value gains or losses, net of the cumulative expected credit loss reserve, are transferred to the profit or loss. For securities mandatorily held
at fair value through profit or loss are subsequently carried at fair value with gains or losses arising from the changes in fair value recorded in profit or loss.
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Aset hak guna Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset Right of use assets
hak-guna meliputi nilai liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai sewa dan estimasi biaya restorasi. Aset hak-guna disusutkan berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa
sewa sebagai berikut: Laptop (3 tahun). The Company recognized right-of-use assets at the commencement date of the lease. Right-of-use assets are measured at cost, less any accumulated depreciation and impairment losses, if any and adjusted for any remeasurement
of lease liabilities. The cost of right-of-use assets includes the amount of lease liabilities recognized, initial direct cost incurred, lease payments made at or before the commencement date and estimated reinstatement cost. Right-of-use assets are depreciated on a
straight-line basis over the lease term as follows: Laptop (3 years).
Properti investasi N/A Investment properties
Goodwill N/A Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi N/A Investment in associates
Aset takberwujud Aset lain-lain termasuk aset tidak berwujud yang dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran yang terkait secara langsung dengan perolehan aset tidak berwujud. Amortisasi Intangible assets
aset tidak berwujud dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset tersebut yaitu antara 4 - 5 tahun. Pada tanggal pelaporan, metode amortisasi, taksiran masa manfaat dan nilai residual ditelaah ulang dan
disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. Other assets include intangible assets that are stated at cost less amortization and impairment. Historical cost includes expenditures that are directly attributable to the acquisition of the items. Amortization of intangible assets
is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of the assets which range between 4 - 5 years. At the reporting period, amortization methods, estimated useful lives and residual values are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Liabilitas atas kontrak N/A Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell agreements
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham N/A Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Page 11
Biaya emisi efek ekuitas N/A Stock issuance cost
Instrumen keuangan Terdapat tiga klasifikasi pengukuran aset keuangan: biaya perolehan diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI). Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori tersebut di Financial instruments
atas berdasarkan model bisnis dimana aset keuangan tersebut dimiliki, dan karakteristik arus kas kontraktualnya. Model bisnis merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Aset keuangan hanya dapat dikategorikan
sebagai biaya perolehan diamortisasi jika instrumen dimiliki dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual (“hold to collect”), dan dimana arus kas kontraktual tersebut semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI). Pokok merupakan nilai wajar dari instrumen pada
saat pengakuan awal. Bunga dalam hal ini merupakan kompensasi untuk nilai waktu uang dan risiko kredit terkait beserta kompensasi untuk risiko lain dan biaya yang konsisten dengan persyaratan dalam peminjaman standar dan marjin laba. Kategori aset ini
membutuhkan penilaian persyaratan kontraktual pada saat pengakuan awal untuk menentukan apakah kontrak mengandung persyaratan yang dapat mengubah waktu atau jumlah dari arus kas yang tidak konsisten dengan persyaratan SPPI. Dalam menilai apakah arus
kas kontraktual memiliki karakteristik SPPI, Perusahaan mempertimbangkan tujuan model bisnis adalah untuk memiliki aset untuk memperoleh arus kas kontraktual atau untuk memperoleh arus kas kontraktual dan dijual dan juga persyaratan kontraktual atas instrumen
tersebut. Hal ini termasuk dalam hal menilai apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak dapat memenuhi kondisi SPPI. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan
mempertimbangkan: • Hak yang dimiliki Perusahaan saat terdapat kepailitan dan keaslian kontrak. • Penentuan mata uang pada asset. • Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas; • Non-recourse arrangement; dan • Persyaratan pelunasan
dipercepat atau perpanjangan fasilitas dan juga perubahan time value of money dari jumlah bunga. Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terdapat peningkatan risiko konsentrasi kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak sering. Aset keuangan berupa instrumen utang dimana tujuan model bisnis dicapai dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset (“hold to collect and sell”) dan memiliki arus kas SPPI, diklasifikasikan
sebagai FVOCI, dengan laba rugi yang belum direalisasi ditangguhkan di penghasilan komprehensif lain sampai aset tersebut dihentikan. Seluruh aset keuangan lainnya akan dipersyaratkan diklasifikasikan sebagai FVTPL. Aset keuangan dapat ditetapkan sebagai FVTPL
hanya jika ini dapat mengeliminasi atau mengurangi accounting mismatch. Efek-efekSetelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek-efek yang diukur pada FVOCI, setelah
pengakuan awal akan diukur pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan pada komponen terpisah pada ekuitas. Pada saat penghentian
pengakuan, akumulasi keuntungan atau kerugian nilai wajar, neto setelah akumulasi cadangan kerugian kredit ekspektasian, ditransfer ke laba rugi. Untuk efek-efek yang dipersyaratkan diukur atas nilai wajar melalui laba rugi, setelah pengakuan awal akan diukur pada
nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian yang timbul akibat perubahan nilai wajar dicatat dalam laba rugi. Pinjaman diberikan setelah pengakuan awal, pinjaman diberikan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi diukur menggunakan
metode suku bunga efektif. Investasi saham Investasi saham diukur pada FVOCI, dimana keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan pada komponen terpisah pada
ekuitas. ? Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara
tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi dan
diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen
keuangan selain dari instrumen keuangan FVTPL. Penurunan nilai aset keuangan Perusahaan menggunakan model perhitungan kerugian kredit ekspektasian (ECL) yang menggunakan matriks probability of default (PD), loss given default (LGD), dan exposure at default
(EAD), yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif. Pendekatan PD dan LGD yang digunakan dibedakan untuk masing-masing segmentasi portofolio yaitu pembiayaan proyek dan pembiayaan korporasi, sesuai dengan karakteristik risiko masing-masing segmen
tersebut. a. Probability of Default (PD) Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar, diestimasi sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (stage 1) atau sepanjang umur (stage 2) dengan memperhitungkan dampak asumsi
ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. Perusahaan menggunakan basis data PD berdasarkan studi yang dilakukan oleh Moody’s dan Standard & Poor’s (S&P). b. Loss Given Default (LGD) Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami
gagal bayar, digambarkan sebagai persentase dari total paparan pada saat gagal bayar. Perusahaan menggunakan nilai LGD berdasarkan data tingkat pemulihan kredit Basel III dan Standard & Poor’s (S&P). c. Exposure at Default (EAD) Perkiraan nilai eksposur neraca
pada saat gagal bayar dengan mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang dilakukan, pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dimuka, bersama
dengan dampak asumsi ekonomi masa depan jika relevan. Untuk menentukan kerugian kredit ekspektasian, komponen-komponen ini akan diperhitungkan secara bersama-sama dan didiskontokan ke tanggal laporan keuangan menggunakan diskonto berdasarkan suku
bunga efektif. Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit Losses (ECL) diakui untuk seluruh instrumen utang keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to collect/hold to collect and sell dan memiliki arus kas SPPI.
Kerugian kredit ekspektasian tidak diakui untuk instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai FVOCI. Pencadangan berbasis ECL diakui pada saat pengakuan awal untuk seluruh instrumen keuangan yang masuk dalam cakupan ECL sehubungan dengan adanya peristiwa
gagal bayar yang dapat timbul dalam periode waktu 12 bulan ke depan (disebut sebagai stage 1 dengan cadangan kerugian senilai kerugian kredit ekspektasian 12 bulan). ECL akan terus dihitung berdasarkan basis ini sampai terdapat bukti peningkatan risiko kredit yang
signifikan (SICR) sesuai kriteria yang ditetapkan Perusahaan atau aset mengalami penurunan nilai. Jika aset keuangan (atau portofolio aset keuangan) mengalami SICR sejak pengakuan awal, kerugian kredit ekpektasian diakui untuk peristiwa default yang dapat terjadi
sepanjang umur dari aset tersebut (disebut sebagai ‘aset stage 2’ dengan cadangan kerugian sebesar kerugian kredit ekspektasian selama umur aset tersebut). Penilaian SICR dilakukan dalam konteks peningkatan risiko gagal bayar yang dapat terjadi sepanjang sisa
umur dari instrumen keuangan ketika dibandingkan dengan ekspektasi pada saat pengakuan awal untuk periode waktu yang sama. SICR tidak dinilai dalam konteks peningkatan kerugian kredit ekspektasian. Akun kredit macet dikelola oleh unit SAM. Ketika suatu akun
memerlukan penyelesaian kredit atau ada jumlah yang dianggap tidak dapat dipulihkan, dapat tetap di stage 2 (tanpa atau dengan tunggakan pembayaran sampai dengan 90 hari) atau stage 3 (adanya tunggakan pembayaran lebih dari 90 hari), namun cadangan kerugian
penurunan nilai kredit secara individual akan dibuat. Cadangan kerugian adalah perbedaan antara jumlah pinjaman yang tercatat dan probabilitas tertimbang nilai sekarang dari estimasi arus kas masa depan yang mencerminkan berbagai skenario (dari hasil pemulihan
terbaik, terburuk, dan paling mungkin). Jika arus kas mencakup jaminan yang dapat direalisasi, nilai-nilai yang digunakan akan memasukkan dampak informasi ekonomi forward looking. Keadaan individual dari masing-masing debitur dipertimbangkan ketika SAM
memperkirakan arus kas masa depan dan waktu pemulihan masa depan yang melibatkan pertimbangan yang signifikan. Periode yang diperhitungkan ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian adalah periode yang lebih pendek antara umur ekspektasian dan periode
kontrak aset keuangan. Umur ekspektasian dapat dipengaruhi oleh pembayaran dimuka dan periode kontrak maksimum melalui opsi perpanjangan kontrak. Untuk aset keuangan stage 2 dan 3, yang dinilai secara individual, penentuan kerugian kredit ekspektasian selama
umur aset akan serupa dengan pendekatan PSAK No. 55. Namun, estimasi arus kas akan berdasarkan rentang kemungkinan skenario-skenario. Ketika arus kas termasuk jaminan yang dapat direalisasi, nilai yang diperhitungkan akan termasuk informasi kedepan. Untuk
aset yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian. Untuk instrumen utang dalam kategori FVOCI, saldo di neraca mencerminkan nilai wajar dari instrumen, dengan cadangan kerugian
kredit ekspektasian dibukukan terpisah sebagai cadangan pada penghasilan komprehensif lain. Perubahan atas kerugian kredit ekspektasian diakui pada laba rugi dan terakumulasi di saldo laba. Kerugian kredit ekspektasian atas komitmen kredit yang diberikan dan
jaminan keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika instrumen keuangan mencakup komponen aset keuangan dan komitmen yang belum ditarik, dan tidak dapat dipisahkan atas kerugian kredit ekspektasian pada komponen ini, jumlah kerugian kredit atas komitmen
tersebut diakui bersamaan dengan kerugian kredit atas aset keuangan. Dalam kondisi jumlah kerugian kredit ekspektasian gabungan melebihi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan, maka kerugian kredit ekspektasian diakui sebagai liabilitas lain-lain. Instrumen
keuangan yang belum mengalami penurunan nilai pada saat pengakuan awal adalah aset stage 1 dan kerugian kredit ekspektasian 12 bulan diakui. Instrumen ini akan tetap pada stage tersebut sampai dilunasi, kecuali terdapat peningkatan risiko kredit signifikan (SICR)
(stage 2) atau mengalami penurunan nilai kredit (stage 3). Instrumen pada stage 1 akan ditransfer ke stage 2 dan cadangan kerugian kredit ekspektasian dihitung sepanjang umurnya diakui saat terdapat peningkatan signifikan atas risiko kredit dibandingkan yang
diharapkan saat pengakuan awal. Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (stage 1) Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat pengakuan awal instrumen keuangan dan merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal
bayar di masa yang akan datang dalam kurun waktu 12 bulan sejak tanggal pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan oleh dasar ini sampai timbul peningkatan risiko kredit yang signifikan pada instrumen tersebut atau instrumen tersebut telah mengalami
penurunan nilai kredit. Peningkatan risiko kredit yang signifikan (stage 2) Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR) sejak pengakuan awal, kerugian kredit ekspektasian diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi sepanjang
umur aset. Peningkatan signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan membandingkan risiko gagal bayar atas eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar saat pengakuan awal (setelah memperhitungkan perjalanan waktu dari akun tersebut). Signifikan tidak
berarti signifikan secara statistik, juga tidak dinilai dalam konteks perubahan dalam cadangan kerugian kredit ekspektasian. Perubahan atas risiko gagal bayar dinilai signifikan atau tidak, dengan menggunakan sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya
bergantung pada tipe produk dan pihak lawan. Aset keuangan tanpa adanya tunggakan pembayaran namun membutuhkan penyesuaian kredit untuk menyesuaikan dengan kemampuan mengembalikan hutang atau dengan tunggakan lebih dari 30 hari dan tidak
mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit. Penentuan pengukuran kerugian kredit ekspektasian secara individual dilakukan oleh komite investasi. Efek-efek Perusahaan menggunakan pendekatan PD dan LGD yang
berlaku untuk segmen pembiayaan korporasi dalam pengukuran kerugian kredit ekspektasian. Peningkatan risiko kredit secara signifikan Ketika menentukan apakah risiko kredit suatu instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal,
Perusahaan mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang berlebihan. Perusahaan menggunakan kriteria berikut dalam menentukan apakah peningkatan risiko kredit secara signifikan atau eksposur
telah terjadi: • Perubahan tingkat pemeringkatan risiko menjadi IIF6 atau lebih buruk; dan • Tertunggak lebih dari 30 hari. Dalam peningkatan risiko di atas, hal tersebut mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis,
penilaian saat ini dan perkiraan masa depan. Pemeringkatan risiko bervariasi dengan rentang IIF1 sampai dengan IIF10, dimana IIF1 mencerminkan tingkat risiko kredit yang paling rendah, sedangkan IIF10 mencerminkan tingkat risiko kredit yang paling tinggi. Definisi
gagal bayar (default) Dalam menilai apakah debitur dalam keadaan gagal bayar, Perusahaan mempertimbangkan 3 poin yaitu: • Prospek usaha; • Kinerja keuangan; dan • Kemampuan membayar kembali. Kondisi gagal bayar terjadi ketika debitur telah melewati jatuh
tempo lebih dari 90 hari atas kewajiban kreditnya kepada Perusahaan. Pengelompokan instrumen dalam rangka perhitungan kredit ekspektasian secara kolektif Perusahaan mengelompokan aset keuangan yang mencerminkan tingkat risiko kredit sebagai berikut: i) Stage
1 Evaluasi penurunan nilai dan risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal yang dapat dibuktikan dengan terjadinya: • Peringkat risiko antara IIF1-IIF5; dan • Tidak terjadi tunggakan lebih dari 30 hari.Perusahaan akan
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian 12 bulan. ii) Stage 2 Evaluasi penurunan nilai dan risiko kredit atas instrumen keuangan meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal yang dapat dibuktikan dengan
terjadinya: • Peringkat risiko antara IIF6-IIF7; dan/atau • Terdapat tunggakan antara 31 hari sampai dengan 90 hari.Perusahaan akan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian sepanjang umur dari instrumen
keuangan tersebut. iii) Stage 3 Evaluasi penurunan nilai dan risiko kredit atas instrumen keuangan meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal yang dapat dibuktikan dengan terjadinya: • Peringkat risiko antara IIF8-IIF10; dan/atau • Terdapat tunggakan lebih dari 90
hari. iii) Stage 3 (lanjutan) Perusahaan akan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian sepanjang umur dari instrumen keuangan tersebut. Restrukturisasi pinjaman diberikan. Restrukturisasi pinjaman diberikan
dapat meliputi penurunan suku bunga, penyesuaian waktu pembayaran, atau perpanjangan tenor. There are three measurement classifications for financial assets: amortized cost, fair value through profit or loss (FVTPL), and fair value through other comprehensive
income (FVOCI). Financial assets are classified into these categories based on the business model within which they are held, and their contractual cash flow characteristics. The business model reflects how groups of financial assets are managed to achieve a particular
business objective. Financial assets can only be held at amortized cost if the instruments are held in order to collect the contractual cash flows (“hold to collect”), and where those contractual cash flows are solely payments of principal and interest (SPPI). Principal
represents the fair value of the instrument at the time of initial recognition. Interest in this context represents compensation for the time value of money and associated credit risks together with compensation for other risks and costs consistent with a basic lending
arrangement and a profit margin. This requires an assessment at initial recognition of the contractual terms to determine whether it contains a term that could change the timing or amount of cash flows in a way that is inconsistent with the SPPI criteria.In assessing whether
the contractual cash flows have SPPI characteristics, the Company considers the objective of its business model is to hold assets only to collect cash flows, or to collect cash flows and to sell and the contractual terms of the instrument. This includes assessing whether the
financial asset contains a contractual term that could change the timing or amount of contractual cash flows such that it would not meet this condition. In making the assessment, the Company considers: • Rights in bankruptcy and genuinity of contracts. • Currency
denomination arrangement. • Contingent events that would change the amount and timing of cash flows; • Non-recourse arrangement; and • Prepayment and extension terms, as well as modification on time value of money of interest. Assets may be sold out of hold to
collect portfolios where there is an increase in credit concentration risk. Disposals for other reasons are permitted but such sales should be insignificant in value or infrequent in nature. Financial asset of debt instruments where the business model objectives are achieved
by collecting the contractual cash flows and by selling the assets (“hold to collect and sell”) and that have SPPI cash flows are held at FVOCI, with unrealized gains or losses deferred in other comprehensive income until the asset is derecognized.All other financial assets
will mandatorily be classified at FVTPL. Financial assets may be designated at FVTPL only if doing so eliminates or reduces an accounting mismatch. SecuritiesAfter initial recognition, securities held at amortized cost is amortized using the effective interest rate. While
securities held at FVOCI are subsequently carried at fair value with all unrealized gains and losses arising from changes in fair value recognized in other comprehensive income and accumulated in separate component of equity. On derecognition, the cumulative fair value
gains or losses, net of the cumulative expected credit loss reserve, are transferred to the profit or loss. For securities mandatorily held at fair value through profit or loss are subsequently carried at fair value with gains or losses arising from the changes in fair value recorded
in profit or loss.LoansSubsequent to initial recognition, loans are measured at amortized cost. Amortized cost is recognized using the effective interest method.Equity investmentsEquity investments are measured at FVOCI, where all unrealized gains and losses arising
from changes in fair value recognized in other comprehensive income and accumulated in separate component of equity.Effective interest methodThe effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial instrument and allocating interest
income over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts (including all fees and commissions paid or received that form an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or
discounts) through the expected life of the financial instrument, or, where appropriate, a shorter period to the net carrying amount on initial recognition.Revenue is recognized on an effective interest basis for financial instruments other than those financial instruments at
FVTPL.Impairment of financial assetsThe Company uses expected credit loss (ECL) models that utilize the probability of default (PD), loss given default (LGD), and exposure at default (EAD) metrics, discounted using the effective interest rate. The approach used for PD
and LGD is differentiated for each portfolio segmentation, namely project finance and corporate finance, according to risk characteristic of each segment. a. Probability of Default (PD)The probability at a point in time that a counterparty will default, estimated over up to 12
months from the reporting date (stage 1) or over the lifetime of the product (stage 2) taking into account impact of forward-looking economic assumptions that have an effect on credit risk. The Company uses a PD database based on studies conducted by Moody’s and
Standard & Poor’s (S&P). b. Loss Given Default (LGD)The loss that is expected to arise on default, depicted as a percentage of total exposure at the time of default. The Company uses LGD values based on Basel III and Standard & Poor’s (S&P) credit recovery rate data.
c. Exposure at Default (EAD)The expected balance sheet exposure at the time of default, taking into account that expected change in exposure over the lifetime of the exposure. This incorporates the impact of drawdowns of committed facilities, repayments of principal and
interest, amortization and prepayments, together with the impact of forward looking economic assumptions where relevant.To determine the expected credit loss, these components are multiplied together and discounted to the balance sheet date using the effective interest
rate as the discount rate. Expected Credit Losses (ECL) are recognized for all financial debt instruments, loan commitments and financial guarantees that are classified as hold to collect/hold to collect and sell and have cash flows that are solely payments of principal and
interest. Expected credit losses are not recognized for equity instruments designated at FVOCI. An ECL based allowance is recognized at the time of initial recognition for all financial instruments that are in the scope of ECL in respect of default events that may occur over
the next 12 months (so-called ‘stage 1 assets’ with allowances equivalent to 12-months expected credit losses). ECL continues to be determined on this basis until there is either a significant increase in credit risk (SICR) on criteria set by the Company or the asset becomes
credit impaired.If a financial asset (or portfolio of financial assets) experiences a SICR since initial recognition, an expected credit loss is recognized for default events that may occur over the lifetime of the asset (so-called ‘stage 2 assets’ with loss allowances equivalent to
lifetime expected credit losses). SICR is assessed in the context of an increase in the risk of a default occurring over the remaining life of the financial instrument when compared to that expected at the time of initial recognition for the same period. It is not assessed in the
context of an increase in the expected credit loss. Credit impaired accounts are managed by SAM unit. Where an account needs loan work-out or any amount is considered irrecoverable, it can stay at a stage 2 (with no payment overdue or overdue up to 90 days) or stage
3 (when there is more than 90 days payment overdue) but individual credit impairment provision is raised. The provision is the difference between the loan-carrying amount and the probability weighted present value of estimated future cash flows, reflecting a range of
scenarios (typically the best, worst, and most likely recovery outcomes). Where the cash flows include realizable collateral, the values used will incorporate the impact of forward looking economic information. The individual circumstances of each debtor are considered
when SAM estimates future cash flows and timing of future recoveries which involve significant judgement.The period considered when measuring expected credit loss is the shorter of the expected life and the contractual term of the financial asset. The expected life may
be impacted by prepayments and the maximum contractual term by extension options.For stage 2 and 3 financial assets that are individually assessed, the determination of lifetime expected credit losses will be similar to the SFAS No. 55 approach. The estimated cash
flows will, however, be based on a probability range of scenarios. Where the cash flows include realizable collateral, the values used will incorporate forward looking information. For assets measured at amortized cost, the balance sheet amount reflects the gross asset less
the expected credit losses. For debt instruments held at FVOCI, the balance sheet amount reflects the instrument’s fair value, with the expected credit loss allowance held as a separate reserve within other comprehensive income. Changes in expected credit losses are
recognized in the profit or loss and are accumulated in retained earnings. Expected credit loss on loan commitments and financial guarantees is recognized as other liabilities. Where a financial instrument includes both financial asset and an undrawn commitment, and it is
not possible to separately identify the expected credit loss on these components, expected credit loss amounts on the loan commitment are recognized together with expected credit loss amounts on the financial asset. To the extent the combined expected credit loss
exceeds the gross carrying amount of the financial asset, the expected credit loss is recognized as other liability.Financial instruments that are not credit-impaired are originated into stage 1 and a 12-month expected credit loss provision is recognized. Instruments will
remain in that stage until they are repaid, unless they experience significant increase in credit risk (SICR) (stage 2) or they become credit impaired (stage 3). Instruments under stage 1 will transfer to stage 2 and a lifetime expected credit loss provision recognized when
there has been a significant increase in the credit risk compared to what was expected at origination.12-month expected credit losses (stage 1)Expected credit losses are recognized at the time of initial recognition of a financial instrument and represent the lifetime cash
shortfalls arising from possible default events up to 12 months into the future from the reporting date. Expected credit losses continue to be determined on this basis until there is either a significant increase in the credit risk of an instrument or the instrument becomes
credit-impaired.Significant increase in credit risk (stage 2)If a financial asset experiences a significant increase in credit risk (SICR) since initial recognition, an expected credit loss provision is recognized for default events that may occur over the lifetime of the asset.
Significant increase in credit risk is assessed by comparing the risk of default of an exposure at the reporting date to the risk of default at origination (after taking into account the passage of time). Significant does not mean statistically significant nor it is assessed in the
context of changes in expected credit loss.Whether a change in the risk of default is significant or not is assessed using a number of quantitative and qualitative factors, the weight of which depends on the type of product and counterparty. Financial assets that are not
overdue but need to have a loan work out to adjust its debt servicing capacity or that are 30 or more days past due and not credit-impaired will always be considered to have experienced an increase in credit risk. Decision to assess ECL on individual basis is conducted by
the investment committee.SecuritiesThe Company uses PD and LGD approaches which apply for corporate finance segment in measuring the expected credit losses.Significant increase in credit riskWhen determining whether the credit risk of financial instrument has
increased significantly since initial recognition, the Company considers reasonable, supported and relevant information without undue cost or effort.The Company uses the following criteria in determining wheter a significant increase in credit risk or exposure has occurred: •
Change in the risk rating level to IIF6 or worse; and • More than 30 days arrears. In term of increase in risk above, it includes quantitative and qualitative information and analysis, based on historical expericence, current and future assessments. The risk rating vari es from
IIF1 to IIF10, where IIF1 represents the lowest level of credit risk, while IIF10 represents the highest level of credit risk. Definition of failed payment (default)In assessing whether the debtors is in default condition, the Company considers 3 points: • Business prospect; •
Financial performance; and • Repayment ability.The default condition occurs when the debtors past due for more than 90 days on credit obligation to the Company. Classification of instrument for calculating collective expected credit lossesThe Company classifies financial
assets that reflect the level of credit risk as follows: i) Stage 1Evaluation of impairment and credit risk on financial instruments does not increase significantly since initial recognition which can be proven by the occurrence of: • Risk rating between IIF1-IIF5; and • There are
no arrears for more than 30 days. ii) Stage 2The Company will measure the allowance for losses for these financial instruments at the amount of the expected credit losses of 12 months. Evaluation of impairment and credit risk on financial instruments increase significantly
since initial recognition which can be proven by the occurrence of: • Risk rating between IIF6-IIF7; and/or • There are arrears between 31 days to 90 days.The Company will measure the allowance for losses for these financial instruments at the amount of the expected
credit losses over the maturity of financial instruments. iii) Stage 3 Evaluation of impairment and credit risk on financial instruments increase significantly since initial recognition which can be proven by the occurrence of: • Risk rating between IIF8-IIF10; and/or • There are
arrears more than 90 days.Classification of instrument for calculating collective expected credit losses (continued) iv)Stage 3 (continued)The Company will measure the allowance for losses for these financial instruments at the amount of the expected credit losses over the
maturity of financial instruments.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual N/A Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan N/A Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Efektif 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) revisi yang relevan untuk Perusahaan, sebagai berikut: •Amandemen PSAK No. 116, “Liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik”. Penerapan dari standar revisi Adoption of new accounting standards
tersebut tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode berjalan atau periode sebelumnya. Effective on January 1, 2024, the Company has applied revised
Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) which are relevant to the Company, as follows: •Amendment of SFAS No. 116, “Lease liabilities and leaseback transactions”. The implementations of such revised standards did not result in substansial changes to
Company’s accounting policies and had no material effect on the amounts reported for the current or prior periods.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan, tetapi belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Perusahaan bermaksud untuk menerapkan standar tersebut, jika dipandang relevan, saat telah Accounting standards issued but not yet effective
menjadi efektif. •PSAK No. 104, “Kontrak Asuransi” Standar akuntansi tersebut memberikan penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan mitigasi dan modifikasi pada saat transisi. Perusahaan sedang mengevaluasi
dampak dari standar akutansi tersebut dan belum menentukan dampaknya terhadap laporan keuangan Perusahaan. The standard that is issued by the Board of Financial Accounting Standards, but not yet effective for current year financial statements are disclosed below.
The Company intends to adopt this standard, if applicable, when it becomes effective. •SFAS No. 104, “Insurance Contracts” The accounting standards provide additional exceptions, adjustments to the presentation of financial statements, implementation of mitigation and
modification during transition. The Company is presently evaluating and has not yet determined the effects of this accounting standard on its financial statements.
Utang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing liabilities
Page 12
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 281,843 281,843 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 39,645 10 39,655 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,726 2,726 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 17,167 159 17,326 Others, directly owned
Dimiliki langsung 341,381 169 341,550 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 683 ( 17 ) 666 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 683 ( 17 ) 666 Assets under construction
Aset tetap 342,064 169 ( 17 ) 342,216 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 51,671 2,349 54,020 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 39,022 40 39,062 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,706 2 2,708 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 11,318 639 11,957 Others, directly owned
Dimiliki langsung 104,717 3,030 107,747 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 104,717 3,030 107,747 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 237,347 ( 2,861 ) ( 17 ) 234,469 Carrying amount Carrying amount
Page 13
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 281,843 281,843 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 39,006 639 39,645 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,704 22 2,726 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 12,078 4,046 ( 286 ) 1,329 17,167 Others, directly owned
Dimiliki langsung 335,631 4,707 ( 286 ) 1,329 341,381 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 1,329 683 ( 1,329 ) 683 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 1,329 683 ( 1,329 ) 683 Assets under construction
Aset tetap 336,960 5,390 ( 286 ) 0 342,064 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 42,277 9,394 51,671 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 38,993 29 39,022 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 2,704 2 2,706 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 9,832 1,772 ( 286 ) 11,318 Others, directly owned
Dimiliki langsung 93,806 11,197 ( 286 ) 104,717 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 93,806 11,197 ( 286 ) 104,717 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 243,154 ( 5,807 ) (0) 0 237,347 Carrying amount Carrying amount
Page 14
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penyusutan aset tetap dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi Catatan 26. Tidak terdapat penjualan aset tetap untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Pada Disclosure of notes for property, plant and equipment
tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan adalah sebesar Rp48.248. Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap telah diasuransikan kepada
PT Asuransi Central Asia, PT Sompo Insurance Indonesia, PT Asuransi PFG Indonesia dan PT Great Eastern General Insurance Indonesia, yang merupakan pihak ketiga, terhadap risiko kerugian dan kehilangan dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp338.153.
Manajemen berpendapat bahwa perlindungan asuransi tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan. Berdasarkan penelaahan penurunan nilai atas aset tetap, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat terpulihkan pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Depreciation of property and equipment is charged to general and
administrative expense Note 26. There is no sale of property and equipment for the three-month period ended March 31, 2024 and for the year ended December 31, 2023. As of March 31, 2024 and December 31, 2023, the gross amount of property and equipment which
have been fully depreciated and still being used amounting to Rp48,248. As of March 31, 2024 and December 31, 2023, property and equipment were insured with PT Asuransi Central Asia, PT Sompo Insurance Indonesia, PT Asuransi PFG Indonesia and PT Great
Eastern General Insurance Indonesia, which are third parties, against damage and loss risks with sum insured of Rp338,153. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the insured assets. Based on the assessment for
impairment of the property and equipment, the Company’s management believes that there are no events or changes in circumstances, which may indicate that the carrying amounts of these assets are not recoverable as of March 31, 2024 and December 31, 2023.
Page 15
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai dalam mata uang
Nama obligasi Mata uang Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
asing
Bonds payable, amount in foreign
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
currency
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia IDR 163,465 18 Desember 2024 7.9 Tetap Bond name 1
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2019 Seri C
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia IDR 121,610 21 Oktober 2025 6.9 Tetap Bond name 2
Infrastructure Finance Tahap II
Tahun 2020 Seri C
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia IDR 160,876 2 Januari 2025 6.45 Tetap Bond name 3
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2023 Seri A
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia IDR 245,467 22 Desember 2026 6.7 Tetap Bond name 4
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2023 Seri B
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia IDR 94,488 22 Desember 2028 6.8 Tetap Bond name 5
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2023 Seri C
Nama obligasi 6 Euro Medium Term Note USD 140,426,686 2,226,183 27 Januari 2026 1.5 Tetap Bond name 6
Programme
Nama obligasi 7 Bond name 7
Nama obligasi 8 Bond name 8
Nama obligasi 9 Bond name 9
Nama obligasi 10 Bond name 10
Obligasi lainnya Other bonds
Nama obligasi 140,426,686 3,012,089 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
2024-03-31 2023-12-31
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Jumlah obligasi, kotor 3,012,089 2,994,970 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 13,084 ) ( 13,916 ) Unamortized bond issuance cost
Jumlah utang obligasi, bersih 2,999,005 2,981,054 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi 331,273 181,133 Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 2,667,732 2,799,921 Long-term bonds payable
Page 16
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry - Prior Year
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai dalam mata uang
Nama obligasi Mata uang Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
asing
Bonds payable, amount in foreign
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
currency
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia IDR 163,465 18 Desember 2024 7,9 Tetap Bond name 1
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2019 Seri C
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan I Indonesia IDR 121,610 21 Oktober 2025 6,9 Tetap Bond name 2
Infrastructure Finance Tahap II
Tahun 2020 Seri C
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia IDR 160,876 2 Januari 2025 6,45 Tetap Bond name 3
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2023 Seri A
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia IDR 245,467 22 Desember 2026 6,7 Tetap Bond name 4
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2023 Seri B
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan II Indonesia IDR 94,488 22 Desember 2028 6,8 Tetap Bond name 5
Infrastructure Finance Tahap I
Tahun 2023 Seri C
Nama obligasi 6 Euro Medium Term Note USD 143,296,902 2,209,064 27 Januari 2026 1,5 Tetap Bond name 6
Programme
Nama obligasi 7 Bond name 7
Nama obligasi 8 Bond name 8
Nama obligasi 9 Bond name 9
Nama obligasi 10 Bond name 10
Obligasi lainnya Other bonds
Nama obligasi 143,296,902 2,994,970 Bond name
Page 17
[8695000_BD] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency (breakdown) - Financing Industry
2024-03-31
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,997,760 Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 2,348,967 Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 1,997,760 Currency Mata uang 2,348,967 Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Permata Tbk IDR 999,431 Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR 998,997 Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 999,431 Currency Mata uang 998,997 Currency
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 18
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 200,413 Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang 200,413 Currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 97,592 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 98,745 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 97,592 Currency Mata uang 98,745 Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
Page 19
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank asing lainnya IDR 375,199 Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR 333,202 Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 375,199 Currency Mata uang 333,202 Currency
Bank lokal lainnya IDR 300,210 Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR 301,367 Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 300,210 Currency Mata uang 301,367 Currency
2024-03-31
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Kreditur nama bank Mata uang 3,770,192 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang 4,281,691 Creditor bank name Currency
Page 20
[8697000_BD] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information (breakdown) - Financing Industry
2024-03-31
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Utang bank berdasarkan tingkat
Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing likuiditas, nilai dalam mata uang asing
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 21
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 22
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
2024-03-31
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Utang bank berdasarkan tingkat
Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing likuiditas, nilai dalam mata uang asing
Kreditur nama bank Mata uang Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang Creditor bank name Currency
Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3 ×12
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.3
unresolved
org
PT Sompo Insurance Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
PT Asuransi PFG Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
Pinjaman Bank Central Asia Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Mandiri (Persero) Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Syariah Indonesia Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Jago Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Permata Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Mega Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Mayapada Internasional Tbk
p.17
unresolved
org
Currency Bank Danamon Indonesia Tbk
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.