Skip to content
Back to announcement

20240430_GWSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632183_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted GWSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 54

Page 1
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN INFORMASI TAMBAHAN

PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
DAN 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
Page 2
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                                             Halaman



SURAT PERNYATAAN DIREKSI                                                                          2



Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                             3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                               5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                                           6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                                    7

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                                       8



INFORMASI TAMBAHAN

Daftar I     : Informasi Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk                                   49

Daftar II    : Informasi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk       51

Daftar III   : Informasi Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk                                 52

Daftar IV    : Informasi Laporan Arus Kas Entitas Induk                                          53
Page 3

          
Page 4
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                      Catatan      (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                       4             315.929.900.019     321.175.175.172
Piutang usaha - pihak ketiga                             5                 431.849.237       1.894.370.847
Piutang lain-lain
  Pihak ketiga                                                        4.256.648.080          2.384.540.044
Persediaan                                              6         1.363.946.827.228      1.348.255.582.246
Pajak dibayar di muka                                  14a           76.542.835.403         75.679.470.157
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                   5.996.882.760          6.088.118.371

Jumlah Aset Lancar                                                1.767.104.942.727      1.755.477.256.837

ASET TIDAK LANCAR
Bagian tidak lancar
  Piutang lain-lain - pihak ketiga                                    2.948.638.168          2.948.638.168
Persediaan                                              6           293.622.897.286        293.622.897.286
Uang muka investasi saham                              31a            2.500.000.000          2.500.000.000
Investasi pada entitas asosiasi                         7         3.375.490.709.389      3.368.209.931.173
Aset pajak tangguhan                                   14d               46.042.157             46.042.157
Properti investasi - nilai wajar                        8         2.235.773.235.057      2.234.401.456.776
Aset tetap - bersih                                     9           164.832.137.282        168.350.703.878
Aset lainnya                                           10            43.278.125.841         43.664.601.612

Jumlah Aset Tidak Lancar                                          6.118.491.785.180      6.113.744.271.050

JUMLAH ASET                                                       7.885.596.727.907      7.869.221.527.887



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                        -3-
Page 5
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                        31 Maret 2024       31 Desember 2023
                                                            Catatan     (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                              Rp                   Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                       11           4.270.180.062        8.627.538.401
Utang usaha pihak ketiga                                       12          11.978.167.790       12.862.745.126
Utang lain-lain pihak ketiga                                   13           2.406.820.320        2.330.925.345
Utang pajak                                                    14b          2.341.686.778        1.554.919.505
Biaya masih harus dibayar                                       15         22.541.741.519       25.332.118.906
Uang jaminan penyewa                                            16            258.863.176          266.285.600
Uang muka penjualan                                             17          1.581.039.860        1.566.039.860
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                     17           5.298.257.614        5.528.307.818
Utang bank jangka panjang - yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun                         18, 35        95.195.799.846       90.733.544.633
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                           145.872.556.965      148.802.425.194

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Uang jaminan penyewa                                           16           2.604.632.193        2.553.152.856
Uang muka penjualan                                            17         153.934.243.195      151.507.210.798
Pendapatan diterima di muka - setelah
   dikurangi yang direalisasi
   dalam waktu satu tahun                                      17             567.733.977         517.603.697
Utang bank jangka panjang - setelah
   dikurangi bagian yang jatuh tempo
   dalam waktu satu tahun                                    18, 35       433.631.823.976      447.836.628.997
Utang pihak berelasi                                           29          22.843.832.200       21.923.832.200
Liabilitas imbalan pascakerja                                  19           8.990.815.007        8.637.649.768
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                          622.573.080.548      632.976.078.316
Jumlah Liabilitas                                                         768.445.637.513      781.778.503.510

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
     7.800.760.000 saham                                       20         780.076.000.000      780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                                    222.442.743.783      222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                            411.856.000          411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                               6.308.431.854        6.339.590.838
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                     21          55.000.000.000       55.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                        5.992.808.529.342    5.963.594.216.305
Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                                          7.057.047.560.979    7.027.864.406.926

KEPENTINGAN NONPENGENDALI                                      22          60.103.529.415       59.578.617.451
Jumlah Ekuitas                                                          7.117.151.090.394    7.087.443.024.377
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           7.885.596.727.907    7.869.221.527.887

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                         -4-
Page 6
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)



                                                                    31 Maret 2024         31 Maret 2023
                                                      Catatan       (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                          Rp                    Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                          23             14.546.165.173      11.986.384.400

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN
  BEBAN LANGSUNG                                       24,31            (7.236.605.294)     (6.292.176.553)

LABA BRUTO                                                              7.309.559.879        5.694.207.847

Beban penjualan                                         25                (345.366.176)      (587.569.393)
Beban umum dan administrasi                             26             (22.095.792.641)   (19.529.982.184)
Beban pajak final                                       14c               (214.669.172)      (246.380.167)
Beban keuangan                                                          (6.199.511.849)    (5.994.257.873)
Bagian laba bersih Entitas Asosiasi                      7              47.372.949.057     40.026.005.574
Penghasilan bunga                                       27               3.744.957.083        689.745.976
Lain-lain - bersih                                                         166.563.014     (1.035.142.316)

LABA SEBELUM PAJAK                                                     29.738.689.195      19.016.627.464

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                 14c                           -                     -

LABA PERIODE BERJALAN                                                  29.738.689.195      19.016.627.464

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
  ke laba (rugi):
  Pengukuran kembali liabilitas
      imbalan pasti                                                        (30.002.337)       317.268.746
  Bagian penghasilan komprehensif lain atas
     entitas asosiasi                                      7                 (620.841)         (10.341.484)

JUMLAH LABA RUGI KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                     29.708.066.017      19.323.554.726

LABA PERIODE BERJALAN YANG
  DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                                29.214.313.037      19.292.036.711
  Kepentingan Nonpengendali                             22                524.376.158        (275.409.247)

Jumlah                                                                 29.738.689.195      19.016.627.464

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE
  BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                                29.183.154.053      19.590.706.055
  Kepentingan Nonpengendali                                               524.911.964        (267.151.329)

Jumlah                                                                 29.708.066.017      19.323.554.726

LABA PER SAHAM DASAR                                    28                        3,75                 2,47


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                     -5-
Page 7
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)

                                                                                                                    Penghasilan komprehensif lain                                                            Ekuitas yang
                                                                                     Selisih transaksi       Bagian penghasilan       Pengukuran kembali                   Saldo laba                     dapat diatribusikan
                                                                 Tambahan           perubahan ekuitas         komprehensif lain          atas program         Ditentukan           Tidak ditentukan        kepada pemilik         Kepentingan           Jumlah
                                      Modal saham               modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi       imbalan pasti                                                       entitas induk       nonpengendali          ekuitas
                                                                                                                                                            penggunaannya          penggunaannya
                                            Rp                       Rp                     Rp                        Rp                      Rp                 Rp                     Rp                        Rp                  Rp                  Rp


Saldo per 1 Januari 2023              780.076.000.000           222.442.743.783           411.856.000             (1.505.712.946)          8.389.179.268      50.000.000.000       5.907.349.961.901       6.967.164.028.006      59.447.575.235     7.026.611.603.241
Laba periode berjalan                                 -                         -                        -                        -                    -                     -          19.292.036.711        19.292.036.711        (275.409.247)      19.016.627.464
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                   -                         -                        -           (10.341.484)           309.010.828                      -                        -          298.669.344           8.257.918          306.927.262


Saldo per 31 Maret 2023               780.076.000.000           222.442.743.783           411.856.000             (1.516.054.430)          8.698.190.096      50.000.000.000       5.926.641.998.612       6.986.754.734.061      59.180.423.906     7.045.935.157.967


Saldo per 31 Desember 2023            780.076.000.000           222.442.743.783           411.856.000             (1.927.436.208)          8.267.027.046      55.000.000.000       5.963.594.216.305       7.027.864.406.926      59.578.617.451     7.087.443.024.377
Laba periode berjalan                               -                         -                     -                          -                       -                   -          29.214.313.037          29.214.313.037         524.376.158        29.738.689.195
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                   -                         -                        -               (620.841)           (30.538.143)                    -                        -           (31.158.984)             535.806         (30.623.178)


Saldo per 31 Maret 2024               780.076.000.000           222.442.743.783           411.856.000             (1.928.057.049)          8.236.488.903      55.000.000.000       5.992.808.529.342       7.057.047.560.979      60.103.529.415     7.117.151.090.394



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian
  yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                                                                                                        -6-
Page 8
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Tidak Diaudit)

                                                                      31 Maret 2024        31 Maret 2023
                                                                      (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                            Rp                   Rp
  ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

  Penerimaan dari pelanggan                                             18.363.244.139      12.678.181.388
  Pembayaran beban pajak final                                            (245.930.717)        (62.161.641)
  Penerimaan dari pelanggan - bersih                                    18.117.313.422      12.616.019.747
  Penerimaan bunga                                                       1.598.172.068         663.427.381
  Pembayaran kas kepada karyawan                                       (12.669.350.459)    (11.951.998.113)
  Pembayaran kas kepada pemasok
    dan beban operasional lainnya                                      (37.765.675.307)    (25.027.690.712)
                                                                                                         -
  Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                         (30.719.540.276)    (23.700.241.697)

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Penerimaan dividen entitas asosiasi                                    40.091.549.997     25.360.400.000
  Perolehan properti investasi                                           (1.371.778.281)      (754.875.682)
  Penurunan deposito berjangka dan
    rekening yang dibatasi penggunaannya                                     (5.298.518)         (7.638.569)
  Perolehan aset tetap                                                      (18.405.379)                  -

  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                          38.696.067.819     24.597.885.749

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Penerimaan dari utang pihak berelasi                                     920.000.000         533.125.005
  Penerimaan utang bank                                                              -      12.800.000.000
  Pembayaran utang bank                                                (14.509.358.340)     (2.497.621.643)
  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                        (13.589.358.340)     10.835.503.362

  KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                                (5.612.830.797)    11.733.147.414
  Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                   367.555.644       (104.784.614)

  KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                      321.175.175.172      78.805.683.622

  KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                     315.929.900.019      90.434.046.422


  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                     -7-
Page 9
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

 1.   UMUM

      a. Pendirian dan Informasi Umum

         PT Greenwood Sejahtera Tbk (“Perusahaan”), didirikan berdasarkan Akta No. 20 tanggal 16 April 1990 yang
         dibuat di hadapan Hendra Karyadi, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
         Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5277.HT.01.01.TH 91 tanggal 30 September 1991 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 24 tanggal 24 Maret 1992, Tambahan No. 1276.
         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Pernyataan
         Keputusan Rapat No. 120 tanggal 24 September 2021 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa
         NG, S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta Pusat, dalam rangka perubahan anggaran dasar Perusahaan.
         Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
         Keputusan No. AHU-0055952.AH.01.02 tanggal 11 Oktober 2021.

         Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan adalah real estat yang
         dimiliki sendiri dan disewa, real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, aktivitas perusahaan holding,
         aktivitas konsultasi lainnya, hotel bintang lima, dan apartemen hotel. Kegiatan penunjang perusahaan adalah
         melakukan investasi baik secara langsung maupun melalui penyertaan (Investasi) ataupun pelepasan
         (Divestasi) modal sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dalam Perusahaan lain, melakukan
         penyertaan pada perusahaan-perusahaan lain yang memiliki kegiatan usaha yang sehubungan dengan
         kegiatan usaha Perusahaan. Proyek yang sedang dikembangkan Perusahaan adalah TCC Batavia serta
         melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.

         Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2010. Saat ini, kegiatan utama
         Perusahaan adalah pengembangan proyek TCC Batavia serta melakukan investasi pada entitas anak dan
         asosiasi.

         Perusahaan berdomisili di Jakarta Pusat dengan kantor pusat beralamat di Gedung TCC Batavia - Tower 1
         Lantai 35, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

         Perusahaan tergabung dalam Grup PT Kencana Graha Global.

         Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan adalah
         PT Prima Permata Sejahtera.

      b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

         Pada tanggal 14 Desember 2011, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
         Pasar Modal dan Lembaga Keuangan/Bapepam-LK (sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK), dengan Suratnya
         No. S-13404/BL/ 2011 untuk melakukan penawaran umum atas 1.600.000.000 saham Perusahaan kepada
         masyarakat dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga penawaran sebesar Rp 250 per saham. Pada
         tanggal 23 Desember 2011, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Selisih lebih jumlah
         yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp 240.000.000.000 dicatat dalam
         akun “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi total biaya emisi saham sebesar Rp 17.557.256.217.

         Pada tanggal 31 Maret 2024, seluruh saham Perusahaan sebanyak 7.800.760.000 saham telah tercatat pada
         Bursa Efek Indonesia.

      c. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan

         Pada tanggal 31 Desember 2014, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK dengan suratnya
         No. S-582/D.04/2014 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Greenwood Sejahtera dengan
         target dana yang dihimpun sebesar Rp 1.500.000.000.000. Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi
         Berkelanjutan I tersebut Perusahaan menawarkan dan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2014 sebesar Rp 72.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 14,25% per
         tahun. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi.

         Pada tanggal 14 Januari 2020, berdasarkan Surat No. 002/GWS-TCC/CORSEC/I/2020 tentang “Keterbukaan
         Informasi Sehubungan dengan Laporan Informasi atau Fakta Material PT Greenwood Sejahtera Tbk”,
         Perusahaan telah menyampaikan keterbukaan informasi terkait pelunasan obligasi berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2004 sebesar Rp 72.000.000.000.




                                                         -8-
Page 10
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

      d. Entitas Anak

         Informasi mengenai entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perusahaan adalah
         sebagai berikut:

                                                                      Persentase Kepemilikan                                             Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
                Anak Perusahaan                                  31 Maret 2024     31 Desember 2023    Tahun                           31 Maret 2024      31 Desember 2023
                                        Domisili   Jenis Usaha                                                     Nama Proyek
              Kepemilikan Langsung                               (Tidak Diaudit)       (Diaudit)      Operasi                          (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                       Rp                 Rp          Komersial                              Rp                 Rp




          PT Prakarsa Nusa Cemerlang   Jakarta     Pengembang       55,00%             55,00%           2003         The Peak           63.226.004.858      64.198.720.298
          (PNC)


          PT Sentra Graha Kencana      Jakarta     Perhotelan       70,75%             70,75%           2014      Hotel Holiday Inn    129.145.608.145     133.580.331.333
          (SGK)                                                                                                   Emporium Pluit


          PT Trisakti Makmur Persada   Surabaya Pengembang          99,99%             99,99%           2023      Capital Square      1.571.928.125.076   1.502.782.660.066
          (TMP)




         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)
         TMP didirikan berdasarkan Akta No. 83 tanggal 13 Maret 2013 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di
         Jakarta Pusat. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-24230.AH.01.01. Tahun 2013 tanggal 6 Mei 2013 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September 2013 TBNRI 97700.
         Anggaran dasar TMP telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 71 tanggal 14
         September 2022 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta Pusat, sehubungan dengan perubahan
         ruang lingkup kegiatan usaha. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0067162.AH.01.02.Tahun 2022
         tanggal 19 September 2022.
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)
         SGK didirikan di Jakarta pada tanggal 8 Oktober 2008, berdasarkan Akta No. 6 tanggal 8 Oktober 2008 dari
         Ira Sudjono, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-90028.AH.01.01.Tahun
         2008 tanggal 26 November 2008. Anggaran Dasar SGK telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 8 tanggal 7 Maret 2023 dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, sehubungan dengan
         perubahan ruang lingkup kegiatan usaha. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
         AHU-0014397.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 7 Maret 2023.
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)
         PNC didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 13 Mei 2003 dari Robert Purba, S.H., Notaris di
         Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-12568.HT.01.01.Th.2003 tanggal 5 Juni 2003 dan telah diumumkan
         dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 71 tanggal 3 September 2004, Tambahan No. 8635. Anggaran
         Dasar PNC telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 13 tanggal 7 September 2023
         oleh Yulia, S.H., Notaris di Jakarta selatan, sehubungan dengan perubahan ruang lingkup kegiatan usaha.
         Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0054349.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 11 September 2023.

      e. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

         Susunan Pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                              Ang Andri Pribadi
          Komisaris Independen                         Arie Kusumastuti Maria

          Direksi
          Direktur Utama                               Paulus Indra Intan
          Direktur Independen                          Suherman Anggawinata
          Direktur                                     Dedy Ismunandar Soetiarto
                                                       Anita




                                                                            -9-
Page 11
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

             Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (selain Komisaris
             dan Direktur Independen). Msanajemen kunci memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
             memimpin dan mengendalikan aktivitas utama Perusahaan. Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal
             31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

              Komite Audit
              Ketua                          Arie Kusumastuti Maria
              Anggota                        Andreas Bahana
                                             Poltak Gindo Parluhutan Tampubolon

              Sekertaris Perusahaan          Linda Halim

              Audit Internal                 Erik Kartolo

             Jumlah karyawan tetap Perusahaan dan entitas anak (“Grup”) pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
             2023, masing-masing adalah sebanyak 94 dan 95 orang (tidak diaudit).

      f.     Penerbitan Laporan Keuangan

             Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang
             bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 30 April 2024.


 2.        IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

      a.     Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
             Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
             (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
             Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
             Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

      b.     Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
             Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, kecuali untuk
             akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
             masing-masing akun terkait.

             Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian,
             dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam Catatan atas laporan
             keuangan konsolidasian yang relevan.

             Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
             arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
             mata uang fungsional Grup.

      c.     Perubahan terhadap Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
             Akuntansi Keuangan (ISAK)

             Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan
             pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 sebagai
             berikut:

             1 Januari 2023
              •   Amandemen PSAK 1 - “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
                  atau Jangka Panjang”.
              •   Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan.
              •   Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang
                  Definisi Estimasi Akuntansi”; dan
              •   Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul
                  dari Transaksi Tunggal”.

             Di samping itu, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta
             amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan namun belum
             berlaku efektif sampai dengan tanggal laporan keuangan. Standar, interpretasi, amandemen ataupun


                                                            - 10 -
Page 12
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

         penyesuaian tersebut yang akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
         2025 adalah sebagai berikut:

          1 Januari 2025
          •   PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”.
          •   Amandemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan No. 71 -
              Informasi Komparatif”.
         Grup sedang mengevaluasi dan belum menentukan dampak dari standar akuntansi yang baru dan
         diamandemen ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.

    d.   Prinsip-prinsip Konsolidasi

         Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau
         memiliki hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan
         untuk mempengaruhi imbal balik tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor
         mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini:

              i.   Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
                   mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
             ii.   Eksposur atau hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
            iii.   Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
                   hasil.

         Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
         mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki
         kekuasaan atas investee, termasuk:

              i.   Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
             ii.   Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
            iii.   Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

         Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
         perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak
         dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan
         pengendalian atas Grup. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun
         tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai
         tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

         Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk
         dan pada kepentingan non- pengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit.
         Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan
         dengan kebijakan akuntansi Grup.

         Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar Grup yang signifikan, dan laba atau rugi hasil
         transaksi dari intra Grup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.

         Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
         pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka
         Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait,
         sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada
         nilai wajar.

         Transaksi perubahan nilai investasi pada Entitas Anak yang timbul dari penerbitan saham baru oleh Entitas
         Anak kepada Perusahaan dicatat pada akun “Selisih transaksi perubahan ekuitas Entitas Anak dan dampak
         transaksi dengan kepentingan non-pengendali” sebagai bagian dari “Ekuitas” pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian.

    e.   Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

         Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
         lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

              i.   akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
             ii.   untuk diperdagangkan,


                                                         - 11 -
Page 13
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

             iii.   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang
                    dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12
                    bulan setelah tanggal pelaporan.

         Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

         Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

         Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
             i.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
            ii.   untuk diperdagangkan,
           iii.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
           iv.    tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
                  tanggal pelaporan.


    f.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi

         Grup memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7
         “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

         Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
         laporan keuangan konsolidasian.

    g.   Instrumen Keuangan

         Aset Keuangan

         Pengakuan dan Pengukuran Awal

         Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
         melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan
         (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, usaha, piutang lain-lain, dan aset lainnya-deposito berjangka
         yang dijaminkan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup
         tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian.

         Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model bisnis Grup dalam
         mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan (SPPI).

         Pengujian SPPI

         Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk
         mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

         Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal
         dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi
         premi/diskon).

         Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang
         dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-
         faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku
         bunga ditetapkan.

         Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas
         dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas
         kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair
         Value through Profit Loss (FVPL).

         Penilaian Model Bisnis

         Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Grup mengelola
         kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.

         Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara
         agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti:



                                                          - 12 -
Page 14
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

         −     Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi
               dan dilaporkan kepada personil manajemen kunci;
         −     Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
               tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
         −     Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari
               aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
         −     Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian Grup.

         Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan
         skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang
         berbeda dari yang awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam
         model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan
         yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.

         Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis
         yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan
         kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran
         pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.

         Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
         wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
         menggunakan suku bunga efektif.

         Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan
         laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai “Pendapatan Keuangan”. Ketika
         penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan
         diakui di dalam laporan keuangan sebagai “Kerugian penurunan nilai”.

         Penurunan Nilai Aset Keuangan

         Grup mengakui penyisihan untuk kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh instrumen utang yang tidak
         dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada selisih antara arus kas kontraktual yang jatuh
         tempo sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diperkirakan akan diterima Grup, didiskontokan
         dengan SBE awal. Arus kas ekspektasian akan mencakup arus kas dari penjualan agunan atau perbaikan risiko
         kredit lain yang merupakan bagian dari persyaratan kontraktual.

         ECL diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
         sejak pengakuan awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
         mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan
         risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit yang
         diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu gagal bayar (ECL sepanjang umur).

         Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena
         itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL
         sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menyusun matriks provisi berdasarkan pengalaman
         kerugian kredit historisnya, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik bagi debitur
         dan lingkungan ekonomi.

         Liabilitas keuangan

         Pengakuan dan pengukuran awal

         Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
         atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
         mereka pada saat pengakuan awal.

         Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
         langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
         laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai pada pengakuan awal.
         Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur
         pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.

         Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, biaya masih harus dibayar, uang
         jaminan penyewa dan utang pihak berelasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
         diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

         Pengukuran Selanjutnya

         Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi
         dengan menggunakan metode SBE.


                                                         - 13 -
Page 15
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

         Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian
         liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut
         dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.

         Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan
         komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban
         Keuangan” dalam laba rugi.

         Penghentian Pengakuan

         Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
         dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

         Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas
         persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
         substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
         pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
         masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

         Reklasifikasi Instrumen Keuangan

         Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model
         bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas
         liabilitas keuangan.

         Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan Grup seperti
         memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya
         perubahan tersebut kepada pihak eksternal.

         Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan
         tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu
         untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda.

         Saling hapus instrumen keuangan

         Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi
         keuangan konsolidasian jika Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
         hapus atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
         aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

         Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa
         depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar,
         peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan.

    h.   Kas dan Setara Kas

         Kas dan setara kas terdiri dari kas, rekening giro bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga (3)
         bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, tidak dipergunakan sebagai jaminan dan tidak dibatasi
         penggunaannya.

         Setara kas yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya dicatat sebagai bagian dari akun “Aset Lainnya” dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian.

    i.   Dana / Cadangan untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

         Cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel ditentukan sebesar 2% - 4% dari jumlah
         pendapatan hotel setiap bulan.

         Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga yang
         diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari cadangan dan dana.

         Beban penggantian dan penambahan perlengkapan hotel merupakan pengurangan saldo dana cadangan.

    j.   Persediaan

         Aset Real Estat
         Persediaan aset real estat terdiri dari bangunan apartemen dan perkantoran yang siap dijual, tanah yang belum
         dikembangkan dan tanah yang sedang dikembangkan, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi
         bersih, mana yang lebih rendah.


                                                         - 14 -
Page 16
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

         Tanah belum dikembangkan merupakan tanah mentah yang belum dikembangkan dan dinyatakan sebesar biaya
         perolehan atau nilai realisasi bersih mana yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         meliputi biaya pra-perolehan dan perolehan tanah. Biaya perolehan akan dipindahkan ke tanah yang sedang
         dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan yang sedang
         dikonstruksi pada saat tanah tersebut siap dibangun.

         Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada aset
         pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke
         bangunan yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan.

         Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
         dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
         pengembangan real estat dan biaya pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat selesai
         dibangun dan siap dijual.

         Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:

             •   Biaya praperolehan tanah;
             •   Biaya perolehan tanah;
             •   Biaya yang secara langsung berhubungan dengan proyek;
             •   Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat; dan
             •   Biaya pinjaman.

         Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah:

             •   Biaya praperolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh.
             •   Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersialkan, yang
                 dijual atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.

         Grup tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek pengembangan walaupun realisasi pendapatan pada masa
         depan lebih rendah dari nilai tercatat proyek, atas perbedaan yang terjadi Grup melakukan penyisihan secara
         periodik. Jumlah penyisihan tersebut akan mengurangi nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan.

         Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan
         metode identifikasi khusus.

         Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
         secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Grup akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

         Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak berhubungan dengan proyek real estat.

         Persediaan Hotel
         Persediaan hotel merupakan perlengkapan operasional dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
         realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

    k.   Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka

         Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
         garis lurus.

    l.   Investasi pada Entitas Asosiasi

         Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup memiliki pengaruh signifikan dalam bentuk kekuasaan untuk
         berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
         mengendalikan bersama kebijakan tersebut. Pengaruh signifikan tersebut dianggap timbul ketika Grup memiliki,
         baik secara langsung maupun tidak langsung, lebih dari 20% hak suara investee.

         Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas di mana investasi pada awal diakui
         sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan pasca perolehan dalam bagian
         Perusahaan atas aset neto investee setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi dan penghasilan komprehensif
         lain Grup mencakup bagiannya atas laba atau rugi dan penghasilan komprehensif lain investee.

         Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas entitas asosiasi Grup mengukur dan mengakui bagian investasi
         bersisa pada nilai wajar. Selisih antara nilai tercatat entitas asosiasi dan nilai wajar investasi yang tersisa dan
         penerimaan dari pelepasan investasi diakui pada laba rugi.

         Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Grup.



                                                          - 15 -
Page 17
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

    m. Properti Investasi

         Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan - bagian dari bangunan - atau keduanya) yang dikuasai
         (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) yang digunakan untuk menghasilkan sewa atau untuk
         kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau
         untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

         Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa depan yang
         terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan properti investasi dapat diukur
         dengan andal.

         Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembeliannya dan setiap
         pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya
         transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.

         Setelah pengakuan awal, properti investasi diukur dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian
         yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui pada laba rugi pada saat terjadinya.

         Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan
         penambahan dikapitalisasi.

         Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain.

         Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.

         Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara
         permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan
         atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan
         dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.

    n.   Aset Tetap

         Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya
         pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
         yang diperlukan. Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi,
         jika memenuhi kriteria pengakuan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya di mana
         seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
         penurunan nilai (jika ada). Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan
         diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.

         Penyusutan, dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus
         berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomi aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:

                                            Tahun
         Bangunan                          10 - 20
         Perlengkapan kantor                4-8
         Peralatan kantor                   4-8
         Kendaraan                          4-8

         Penyusutan diakui bahkan jika nilai wajar aset melebihi jumlah tercatatnya, sepanjang nilai residu aset tidak
         melebihi jumlah tercatatnya. Nilai residu suatu aset dapat meningkat menjadi suatu jumlah yang setara atau lebih
         besar daripada jumlah tercatatnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka beban penyusutan aset tersebut adalah nol,
         hingga nilai residu selanjutnya berkurang menjadi lebih rendah daripada jumlah tercatatnya.

         Penyusutan tidak dihentikan meskipun aset tidak digunakan atau dihentikan penggunaannya, kecuali telah habis
         disusutkan.

         Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari
         setiap perubahan tersebut dicatat sebagai perubahan estimasi akuntansi yang diakui secara prospektif.

         Bagian aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
         depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
         pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset
         tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.




                                                         - 16 -
Page 18
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

    o.   Biaya Pinjaman

         Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset
         kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual,
         ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai dengan saat selesainya aset secara substansial siap
         untuk digunakan atau dijual.

         Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik belum digunakan
         untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang dikapitalisasi.

         Biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga
         dan biaya lainnya yang ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.

    p.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill

         Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur
         pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
         pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang
         diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset bersih yang teridentifikasi dari
         entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban
         administrasi.

         Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Perusahaan mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
         yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
         ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

         Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
         kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
         mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba atau rugi.

         Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
         dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh
         dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang
         diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon
         setelah sebelumnya manajemen meninjau kembali identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan
         liabilitas yang diambil alih.

         Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
         Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
         akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Perusahaan yang diharapkan akan
         bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
         ditetapkan atas UPK tersebut.

         Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
         goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi
         tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
         berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.

         Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali

         Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana
         selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui
         sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Dalam
         menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur- unsur laporan keuangan dari entitas yang
         bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung
         berada dalam sepengendalian.

    q.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

         Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
         nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak mungkin
         untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan nilai terpulihkan dari Unit
         Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup (aset dari UPK).

         Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
         wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya.

         Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami
         penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya.



                                                           - 17 -
Page 19
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

         Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
         menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang
         dan risiko spesifik atas aset.

         Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika
         tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk
         menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai
         wajar lain yang tersedia.

         Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan
         fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.

         Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai
         yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin
         telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
         penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
         terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak
         rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.

         Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
         tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode
         sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut diakui, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang
         untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
         selama sisa umur manfaatnya.

    r.   Imbalan Pascakerja

         Imbalan kerja jangka pendek

         Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa
         tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.

         Imbalan pascakerja

         Grup telah menerapkan PSAK No. 24 “Imbalan Kerja”. Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan
         perhitungan aktuarial metode “Projected Unit Credit”.

         Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun
         2022 (PP 35/2022) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)
         No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja yang kemudian disahkan menjadi Undang-Undang No. 6 tahun 2023.
         Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria
         secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat
         diskonto dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.

         Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuaria, segera diakui pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan
         komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode
         berikutnya.

         Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
         i) Ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
         ii) Ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

         Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Grup
         mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan Administrasi” pada
         laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
         i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
             (curtailment) tidak rutin; dan
         ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

    s.   Tambahan Modal Disetor

         Tambahan modal disetor meliputi selisih antara modal disetor dari penerbitan saham dengan biaya-biaya yang
         terkait langsung dengan penerbitan efek ekuitas Perusahaan dalam penawaran umum (Catatan 1b).




                                                         - 18 -
Page 20
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

    t.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

         Penjualan Real Estat

         Grup mengakui pendapatan dengan melakukan analisis transaksi melalui lima langkah model pengakuan
         pendapatan sebagai berikut:
              i. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Group mencatat kontrak dengan pelanggan
                 hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
                 •    Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak;
                 •    Grup dapat mengidentifikasi hak dari para pihak terkait dan jangka waktu pembayaran atas barang
                      atau jasa yang akan dialihkan;
                 •    Kontrak memiliki substansi komersial; dan
                 •    Besar kemungkinan Grup akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan;
             ii. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
            iii. Menentukan harga transaksi;
            iv.  Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan; dan
             v.  Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau
                 sepanjang waktu).

         Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:
           •   Grup telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat kepada pembeli;
           •   Grup tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat yang dijual;
           •   Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
           •   Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
               dan
           •   Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
               andal.

         Penjualan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan surat serah terima.

         Pendapatan dari penjualan rumah, rumah toko, apartemen, perkantoran dan bangunan sejenis lainnya beserta
         tanah kavling diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) apabila seluruh kriteria berikut ini
         terpenuhi:
             • proses penjualan telah selesai;
             • harga jual akan tertagih;
             • tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain yang
               akan diperoleh pembeli; dan
             • penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
               suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
               terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.
             • biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
               andal

         Apabila persyaratan tersebut di atas tidak dapat dipenuhi, maka seluruh uang yang diterima dari pembeli
         diperlakukan sebagai uang muka dan dicatat dengan metode deposit sampai seluruh persyaratan tersebut
         dipenuhi.

         Biaya-biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat meliputi biaya perolehan tanah sebelum
         akuisisi, biaya perolehan tanah dan biaya-biaya lain yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real
         estat. Biaya- biaya yang tidak secara jelas terkait dengan proyek real estat seperti biaya umum dan administrasi
         diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

         Pendapatan Sewa

         Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
         Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat
         dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

         Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan
         akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.

         Pendapatan Hotel

         Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diberikan
         kepada pelanggan.

         Pendapatan Dividen

         Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika hak pemegang saham untuk menerima pembayaran ditetapkan.



                                                        - 19 -
Page 21
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

          Pendapatan Bunga

          Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok aset keuangan dan tingkat
          bunga yang berlaku.

    u.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

         Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan menggunakan kurs
         yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
         asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada
         tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi.

         Nilai tukar kurs mata uang asing ke dalam Rupiah yang digunakan pada tanggal 31 Maret 2024 dan
         31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                  31 Maret               31 Desember
                                                   2024                      2023
                                                     Rp                       Rp

           1 USD                                          15.853                   15.416
           1 EURO                                         17.161                   17.140


    v.   Pajak Penghasilan

         i. Pajak Penghasilan Kini

          Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan kepada) otoritas
          perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara
          substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
          tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui
          pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).

          Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Grup diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima
          dan/atau, jika Grup mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
          banding tersebut telah ditetapkan.

         ii. Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pajak
          aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.

          Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui
          atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit pajak dan akumulasi rugi fiskal yang
          belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap
          akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia
          dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku
          ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang
          berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Untuk tujuan pengukuran liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan untuk properti investasi yang
          diukur dengan menggunakan model nilai wajar, nilai tercatat properti tersebut dianggap dipulihkan seluruhnya
          melalui penjualan, kecuali praduga tersebut dibantah. Praduga tersebut dibantah ketika properti investasi dapat
          disusutkan dan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh
          manfaat ekonomi atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Direksi Perusahaan
          mereviu portofolio properti investasi Grup dan menyimpulkan bahwa tidak ada properti investasi Grup yang
          dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh manfaat ekonomik
          atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Oleh karena itu, direksi telah menentukan
          bahwa praduga penjualan yang ditetapkan dalam amandemen PSAK No. 46 tidak dibantah. Akibatnya, Grup
          tidak mengakui pajak tangguhan atas perubahan nilai wajar properti investasi karena Grup tidak dikenakan
          pajak penghasilan atas perubahan nilai wajar properti investasi.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
          tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
          mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.



                                                             - 20 -
Page 22
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

           Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode, kecuali
           sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa di luar laba rugi (baik dalam penghasilan
           komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi
           atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
           akuntansi kombinasi bisnis.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
           hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
           perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki
           intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan
           menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas
           aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.

         iii. Pajak Pertambahan Nilai

           Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) kecuali:
           •  PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang
              dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-
              beban yang diterapkan; dan
           •  Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

           Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari
           piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

         iv. Pajak Final

           Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
           dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

           Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 46: Pajak Penghasilan.

    w. Laba per Saham

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun
          berjalan.

          Sedangkan, laba per saham dilusian dihitung dan disajikan apabila Perusahaan memiliki instrumen berpotensi
          saham biasa yang bersifat dilutif.

    x.    Segmen Operasi

          Segmen operasi disajikan dengan cara yang serupa dengan pelaporan internal yang disampaikan oleh para
          manajer segmen kepada pembuat keputusan operasional. Segmen operasi tersebut dikelola secara independen
          oleh tiap-tiap manajer yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen operasi dalam lingkup
          wewenangnya. Sedangkan pembuat keputusan operasional adalah pihak yang melakukan penelaahan terhadap
          laporan segmen di mana laporan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya
          dan menilai kinerja segmen. Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka
          alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha.

    y.    Provisi

          Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat
          peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
          daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dibuat.

          Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik.
          Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
          menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.

    z.    Pengukuran Nilai Wajar

          Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi pada
          kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan
          nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal atau “FVLCD”), dan piutang yang tidak
          dikenakan bunga pada nilai wajar.




                                                          - 21 -
Page 23
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
           mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran
           nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:
             i.   Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
            ii.   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

           Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.

           Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
           menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
           ekonomi terbaiknya.

           Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
           menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau
           dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi
           dan terbaiknya.

           Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk
           mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan
           dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

           Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan
           dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran
           nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:

              i.    Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
                    dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
             ii.    Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
                    tidak langsung.
             iii.   Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
                    langsung atau tidak langsung.

           Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Grup menentukan apakah
           terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori
           (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
           keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.


 3.   PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

      Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi
      dan asumsi yang akan mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan, serta
      pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Pertimbangan dan estimasi yang digunakan
      dalam mempersiapkan laporan keuangan konsolidasian tersebut ditelaah secara berkala berdasarkan pengalaman
      historis dan berbagai faktor, termasuk ekspektasi dari kejadian-kejadian di masa depan yang mungkin terjadi.
      Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Adanya ketidakpastian terkait dengan asumsi
      dan estimasi dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode
      pelaporan berikutnya.

      Pertimbangan

      Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
      konsolidasian berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup adalah
      klasifikasi aset dan liabilitas keuangan.

      Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

      Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 71. Tiap-tiap
      kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi yang berbeda.

      Pengklasifikasian Properti

      Grup menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap
      atau persediaan:
       •     Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana (terutama kantor, gudang komersial dan
             properti retail), fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau
             dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup, tetapi digunakan untuk
             memperoleh pendapatan sewa dan peningkatan nilai.

                                                           - 22 -
Page 24
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

       •   Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor, dan
           aset dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan
           bisnis Grup. dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa.
       •   Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup. Terutama, properti
           hunian yang dikembangkan oleh Grup dan digunakan untuk dijual sebelum atau pada saat penyelesaian
           konstruksi.
      Estimasi dan Asumsi

      Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
      penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di
      bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang tersedia pada saat laporan keuangan
      konsolidasian disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa depan yang ada saat ini dapat
      berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi
      terkait pada saat terjadinya.

      Penyisihan atas ECL Piutang Usaha

      Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat
      memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi
      yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit
      dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat
      penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima
      oleh Grup. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima
      memengaruhi jumlah penyisihan atas ECL piutang usaha. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 5.

      Nilai Wajar Properti Investasi

      Nilai wajar properti investasi Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai independen
      dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat inflasi
      dan tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
      perbedaan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material nilai wajar dari
      properti investasi. Nilai wajar properti investasi diungkapkan dalam Catatan 8.

      Penyusutan Aset Tetap

      Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari
      aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan.
      Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat
      ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan
      untuk direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.

      Liabilitas imbalan pascakerja

      Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial yang
      digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat
      pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
      berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana
      diuraikan dalam Catatan 2r atas laporan keuangan konsolidasian.

      Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai, perbedaan
      signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat memengaruhi
      secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 19.

      Pertimbangan komponen pembiayaan yang signifikan dalam kontrak

      Grup menjual kantor, apartemen, dll setelah penandatanganan kontrak jual beli dengan metode pembayaran tunai
      keras dan cicilan bertahap. Jenis kontrak ini mencakup dua opsi pembayaran alternatif bagi pelanggan, yaitu
      pembayaran harga transaksi yang lebih rendah pada saat kontrak ditandatangani. Grup menyimpulkan bahwa
      terdapat komponen pembiayaan yang signifikan untuk kontrak tersebut di mana pelanggan memilih untuk
      membayar di muka dengan mempertimbangkan lamanya waktu antara pembayaran pelanggan dan pengalihan
      kantor, apartemen, dll ke pelanggan, serta suku bunga yang berlaku di pasar.

      Dalam menentukan tingkat bunga yang akan diterapkan pada jumlah imbalan. Grup menyimpulkan bahwa tingkat
      bunga implisit dalam kontrak (yaitu, tingkat bunga yang mendiskontokan harga jual kas kantor, apartemen, dll ke
      dalam jumlah yang dibayar di muka) adalah tepat karena hal ini sepadan dengan tarif yang akan tercermin dalam
      transaksi pembiayaan terpisah antara entitas dan pelanggannya pada awal kontrak.




                                                        - 23 -
Page 25
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

      Perpajakan

      Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada peraturan
      yang berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak, perhitungan pajak sampai dengan tanggal 31 Desember
      2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya perhitungan pajak dianggap benar selama belum terdapat ketetapan
      dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5)
      tahun (masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang
      terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti- bukti pajak baru dan
      perbedaan interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan
      hasil aktual dan jumlah tercatat tersebut dapat memengaruhi jumlah aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban
      pajak.

      Instrumen Keuangan

      Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
      akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif
      yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian
      yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung
      laba atau rugi Grup. Nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar dalam laporan posisi
      keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 diungkapkan dalam Catatan 32.




                                                         - 24 -
Page 26
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

4.   KAS DAN SETARA KAS
                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                       Rp                     Rp

       Kas - Rupiah                                                       62.063.100           82.000.000
       Bank
         Rupiah
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  21.255.229.533           9.504.105.388
           PT Bank Pan Indonesia Tbk                                4.795.707.878           1.544.703.294
           PT Bank Central Asia Tbk                                 4.262.308.081           6.336.872.020
           PT Bank ICBC Indonesia                                   3.376.127.150           8.325.882.613
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   2.593.864.266             395.213.520
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              649.335.187           1.368.581.969
           PT Bank Ina Perdana Tbk                                     43.875.457              23.458.853
           PT Bank Victoria International Tbk                           3.164.129              18.359.664

         Dolar Amerika Serikat
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                     406.890.232            395.942.848
           PT
           PT Bank
               Bank Negara  Indonesia
                    Pan Indonesia Tbk(Persero) Tbk                     11.831.569             11.617.498-

         Jumlah                                                    37.398.333.482          27.924.737.667

       Setara Kas
       Deposito berjangka
         Rupiah
           PT Bank Victoria International Tbk                     215.425.710.400         283.867.340.877
           PT Bank JTrust Indonesia Tbk                            53.000.000.000                       -
         Dolar Amerika Serikat
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                  12.097.944.120          11.741.022.000

         Jumlah                                                   280.523.654.520         295.608.362.877

       Jumlah                                                     317.984.051.102         323.615.100.544

       Dana/cadangan untuk penggantian
         perabotan dan perlengkapan hotel
         (Catatan 10)                                              (2.054.151.083)         (2.439.925.372)

       Bersih                                                     315.929.900.019         321.175.175.172
       Tingkat bunga deposito berjangka
         per tahun
         Rupiah                                                  3,25% - 7,00%          5,75% - 6,00%
         Dolar Amerika Serikat                                       1,00%                  1,00%


      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang ditempatkan
      pada pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, deposit berjangka yang dibatasi penggunaannya dicatat
      terpisah pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 10).




                                                     - 25 -
Page 27
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

5.    PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

      Rincian piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                        31 Maret 2024            31 Desember 2023
                                                                        (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                              Rp                        Rp
          Pendapatan
            Hotel                                                             442.299.442             1.866.606.689
            Sewa                                                               21.758.460               129.367.955
          Jumlah                                                              464.057.902             1.995.974.644
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                        (32.208.665)             (101.603.797)

          Jumlah                                                              431.849.237             1.894.370.847


         Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, semua piutang usaha Grup dari pihak ketiga dan dalam
         mata uang Rupiah.

         Piutang usaha tidak dijaminkan dan tidak dikenakan bunga.

        Rincian saldo piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                        31 Maret 2024            31 Desember 2023
                                                                        (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                              Rp                        Rp

          Belum Jatuh Tempo                                                   272.097.269               277.947.752
          Jatuh Tempo
            1 - 30 hari                                                       112.325.268               404.476.714
            31 - 60 hari                                                          150.536               285.603.480
            61 - 90 hari                                                                -                 4.865.999
            Lebih dari 90 hari                                                 79.484.829             1.023.080.699
          Jumlah                                                              464.057.902             1.995.974.644
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                        (32.208.665)             (101.603.797)

          Jumlah                                                              431.849.237             1.894.370.847

      Mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Maret 2024          31 Desember 2023
                                                                            (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                                  Rp                      Rp

         Saldo awal                                                               101.603.797           1.045.700.008
         Cadangan atas perubahan nilai
           tahun berjalan                                                         (69.395.132)           (944.096.211)

         Saldo akhir                                                               32.208.665             101.603.797

      Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan estimasi nilai tidak terpulihkan secara individual
      berdasarkan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan
      penurunan nilai atas piutang usaha tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari piutang tidak tertagih.

      Pada tanggal 31 maret 2024 dan 31 Desember 2023, piutang usaha tidak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas
      pinjaman bank.




                                                        - 26 -
Page 28
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

6.    PERSEDIAAN
      PERSEDIAAN ASET REAL ESTAT

                                                                          31 Maret 2024           31 Desember 2023
                                                                          (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                                Rp                       Rp

       Aset lancar
         Bangunan siap dijual - Apartemen The Peak                          59.141.154.287             59.141.154.287
         Proyek Capital Square                                           1.300.836.515.783          1.285.031.255.054
         Hotel                                                               3.969.157.158              4.083.172.905
         Jumlah                                                          1.363.946.827.228          1.348.255.582.246

       Aset tidak lancar
         Tanah belum dikembangkan                                          293.622.897.286            293.622.897.286


      Bangunan siap dijual

      Apartemen The Peak merupakan sisa unit apartemen siap jual milik PNC, entitas anak.

      Aset pengembangan real estat

      Aset pengembangan real estat adalah Proyek Capital Square yang merupakan proyek superblok milik TMP yang
      terdiri dari apartemen, perkantoran dan retail yang sedang dalam tahap pembangunan bersama dengan properti
      investasi dan aset tetap (Catatan 8 dan 9), terletak di Jl. HR Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya.

      Persentase penyelesaian per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, adalah 54,51% dan 54,37%.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset real estat pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
      sebesar Rp 6.903.475.265 dan Rp 27.538.483.728. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 31 Maret 2024 dan
      31 Desember 2023 masing-masing sebesar 51,66% dan 50,83%.

      Persediaan aset real estat diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa
      nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa tidak perlu
      dilakukan penurunan nilai aset real estat.

      Persediaan hotel

      Persediaan hotel merupakan persediaan milik SGK, entitas anak.

      Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen
      berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan.

      Tanah yang Belum Dikembangkan

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tanah belum dikembangkan merupakan tanah milik
      Perusahaan seluas 6.028 m2 di Jl. Lingkar Luar, Duri Kosambi dan tanah seluas 3.578 m 2 di Jl. Abdul Wahid Siamin,
      Surabaya.

      Pembayaran kepada kontraktor yang nilainya melebihi 10% dari jumlah pembayaran konstruksi dan pengembangan
      lahan aset real estat, aset tetap dan properti investasi berasal dari:

                                                                        31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                        (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                              Rp                     Rp
        PT Total Bangun Persada                                             3.651.146.529         6.832.882.883
        PT Sinar Arta Mulya                                                 1.480.320.300                     -
        PT Perintis Dinamika Sekatama                                         360.360.360         7.731.661.768
        Jumlah                                                             5.491.827.189         14.564.544.651



                                                        - 27 -
Page 29
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

       Hak legal atas tanah aset real estat sedang dalam pengembangan berupa Hak Guna Bangunan atas nama Grup
       yang akan jatuh tempo pada tahun 2026 - 2044. Pada tahun 2022, seluruh bidang tanah telah disertifikasi atas
       nama TMP, entitas anak. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam perpanjangan dan proses
       sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang
       memadai.

       Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tanah TMP seluas 12.969 m2 digunakan sebagai jaminan
       utang bank jangka panjang (Catatan 18).


  7.   INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

       Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, rincian investasi saham pada entitas asosiasi yang dicatat
       dengan metode ekuitas adalah sebagai berikut:

                                                                                           Presentase kepemilikan                                                 Jumlah Aset
                                                                              Tempat         dan hak suara yang                                 31 Maret 2024              31 Desember 2023
            Nama entitas asosiasi                  Aktivitas utama                                                        Nama Proyek
                                                                             kedudukan           dimiliki Grup                                  (Tidak Diaudit)                (Diaudit)
                                                                                         31 Mar 2024 31 Des 2023                                      Rp                          Rp

       PT Arah Sejahtera Abadi          Pusat Perbelanjaan, Apartemen         Jakarta      40,00%       40,00%           Kuningan City             727.338.574.330              746.960.120.619
        (ASA)                           dan Perkantoran
       PT Pluit Propertindo             Pusat Perbelanjaan                    Jakarta      47,17%       47,17%        Emporium Pluit Mall          570.584.238.682               565.126.929.980
        (PP)
       PT Brilliant Sakti Persada       Pusat Perbelanjaan dan Hotel         Bandung       30,00%       30,00%          Festival CityLink,         450.763.714.868              452.104.674.629
        (BSP)                                                                                                       Hotel Haris dan Hotel PoP

       PT Citra Gemilang Nusantara      Pusat Perbelanjaan                    Jakarta      23,00%       23,00%      Lindeteves Trade Center        190.602.644.511              158.084.056.340
        (CGN)
       PT Manggala Gelora Perkasa       Pusat Perbelanjaan                    Jakarta      27,40%       27,40%            Senayan City           4.729.230.506.217            4.714.558.510.431
        (MGP)

       Jumlah                                                                                                                                    6.668.519.678.607            6.636.834.291.999



       Investasi entitas asosiasi pada CGN bernilai nol dikarenakan nilai investasi pada CGN sudah melebihi
       kepentingan pada entitas asosiasi sehingga Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
       lanjut. Akumulasi rugi CGN pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
       Rp 11.144.927.453 dan Rp 11.035.508.349.

       Mutasi investasi pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut :
                                                                                                 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
                                                                                                             Bagian Penghasilan (Rugi)
                                                                    Bagian Laba             Pengurangan           komprehensif lain             Dividen yang
                                      Saldo awal                dari Entitas Asosiasi         Investasi          dari entitas asosiasi            Diterima                       Saldo akhir
                                          Rp                              Rp                                               Rp                        Rp                              Rp

       ASA                           1.189.286.606.836                  8.783.369.400                       -                  1.817.034         (15.200.000.000)               1.182.871.793.270
       PP                            1.079.118.209.417                  7.611.963.049                       -                 (2.437.875)        (10.141.550.000)               1.076.586.184.591
       BSP                             316.594.501.180                  2.681.837.350                       -                          -          (1.050.000.000)                 318.226.338.530
       CGN                                           -                              -                       -                          -                       -                                -
       MGP                             783.210.613.740                 28.295.779.258                       -                          -         (13.700.000.000)                 797.806.392.998

       Jumlah                        3.368.209.931.173                 47.372.949.057                       -                   (620.841)        (40.091.550.000)               3.375.490.709.389

                                                                                                  31 Desember 2023 (Diaudit)
                                                                                                            Bagian Penghasilan (Rugi)
                                                                Bagian Laba (Rugi)          Pengurangan          komprehensif lain              Dividen yang
                                      Saldo awal                dari Entitas Asosiasi         Investasi         dari entitas asosiasi             Diterima                       Saldo akhir
                                          Rp                              Rp                                              Rp                         Rp                              Rp

       ASA                           1.187.420.754.955                 44.102.583.277                     -                (166.731.396)         (42.070.000.000)               1.189.286.606.836
       PP                            1.099.698.245.943                 34.305.732.715                     -                (168.569.241)         (54.717.200.000)               1.079.118.209.417
       BSP                             304.644.329.730                 11.950.171.450                     -                           -                        -                  316.594.501.180
       CGN                                           -                              -                     -                           -                        -                                -
       MGP                           1.006.684.896.715                 50.612.139.650      (164.400.000.000)                (86.422.625)        (109.600.000.000)                 783.210.613.740

       Jumlah                        3.598.448.227.343               140.970.627.092       (164.400.000.000)               (421.723.262)        (206.387.200.000)               3.368.209.931.173




                                                                                           - 28 -
Page 30
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

       Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi diatas adalah sebagai berikut :
                                                                        31 Maret 2024              31 Desember 2023
                                                                        (Tidak Diaudit)                (Diaudit)
                                                                              Rp                          Rp

       Jumlah aset                                                      6.668.519.678.607           6.636.834.291.999
       Jumlah liabilitas                                               (2.150.113.953.234)         (2.142.032.432.358)
       Aset bersih                                                     4.518.405.725.373            4.494.801.859.641

       Laba periode/tahun berjalan                                       137.184.000.716              315.342.793.498

       Laba komprehensif periode/
         tahun berjalan                                                  137.183.374.661              314.055.084.539

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.

       Entitas asosiasi mengukur properti investasi menggunakan model biaya. Penyesuaian terhadap saldo laba dan
       kenaikan nilai wajar properti investasi dilakukan pada pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dalam laporan
       laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk memberikan efek pengukuran properti investasi
       menggunakan model nilai wajar yang diadopsi oleh Grup. Kenaikan nilai wajar properti investasi entitas asosiasi
       adalah sebagai berikut:
                                                   31 Desember 2023
                                                       (Diaudit)
                                                          Rp

       ASA                                            14.149.084.744
       BSP                                            14.107.055.629
       PP                                              1.324.025.654

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.


  8.   PROPERTI INVESTASI

       Rincian dan mutasi properti investasi Grup adalah sebagai berikut:
                                     1 Januari 2024         Penambahan           Pengurangan             31 Maret 2024
                                          Rp                    Rp                   Rp                       Rp

       Tanah                          273.298.480.529                     -                    -           273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                     -                    -           188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        171.937.975.141         1.371.778.281                    -           173.309.753.422
       Jumlah                         633.591.216.969         1.371.778.281                    -           634.962.995.250

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                 1.600.810.239.807                     -                   -          1.600.810.239.807
       Jumlah Tercatat               2.234.401.456.776                                                    2.235.773.235.057



                                     1 Januari 2023         Penambahan           Pengurangan           31 Desember 2023
                                          Rp                    Rp                   Rp                       Rp

       Tanah                          273.298.480.529                      -                   -           273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                      -                   -           188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        164.025.668.498                      -       7.912.306.643           171.937.975.141
       Jumlah                         625.678.910.326                      -       7.912.306.643           633.591.216.969

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                 1.599.498.734.805        1.311.505.002                               1.600.810.239.807
       Jumlah Tercatat               2.225.177.645.131                                                    2.234.401.456.776




                                                            - 29 -
Page 31
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

          a. Pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, perubahan properti investasi, terdiri dari penambahan biaya
                perolehan dan pengurangan masing-masing sebesar Rp 1.371.778.281 dan Rp 7.912.306.643.
          b. Properti investasi merupakan bagian dari unit perkantoran TCC Batavia - Tower 1 yang ditujukan untuk
                disewakan dan area perkantoran yang disewakan di Pluit.
          c.    Sampai dengan 31 Maret 2024, aset dalam penyelesaian untuk pembangunan gedung perkantoran TCC
                Batavia – Tower 2 masih belum dapat dilanjutkan oleh manajemen.
          d.    Aset dalam penyelesaian untuk pembangunan area pusat perbelanjaan Capital Square, Surabaya,
                diperkirakan akan selesai pada tahun 2026.

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, nilai tercatat aset dalam penyelesaian masing-masing meliputi
      6,79% dan 9,44% dari nilai kontrak.

      Hak legal atas tanah properti investasi berupa HGB atas nama Grup berjangka waktu 20 sampai 30 tahun yang
      akan jatuh tempo antara tahun 2032 - 2042. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan
      hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai.

      Penghasilan sewa dari properti investasi pada periode 31 Maret 2024 dan 2023, masing-masing sebesar Rp
      2.280.535.263 dan Rp 2.172.604.155 (Catatan 23).

      Perubahan nilai wajar properti investasi pada tahun 2023 dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain konsolidasian sebesar Rp 1.311.505.002.

      Properti investasi diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa nilai
      pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Rincian nilai wajar atas properti investasi Grup pada tanggal 31 Desember 2023:

                Nama proyek                 Nilai wajar                    Nama Penilai               Tanggal laporan
                                                Rp

       TCC Batavia Tower                  2.064.016.890.000        KJPP Iskandar & Rekan              10 Januari 2024

       Capital Square                      127.875.566.776         KJPP Iskandar & Rekan              12 Februari 2024
                                                                   KJPP Jimmy Prasetyo &
       Area perkantoran di Pluit            42.509.000.000                                             25 Maret 2024
                                                                           Rekan

       Jumlah                             2.234.401.456.776


      Tanggal penilaian atas nilai wajar properti investasi adalah tanggal 31 Desember 2023. Metode penilaian yang
      digunakan adalah pendekatan pasar dan pendekatan pendapatan dengan arus kas terdiskonto.

      Berikut ini adalah asumsi-asumsi signifikan yang dipakai penilai dalam menghitung nilai wajar atas properti
      investasi:

                                                          31 Desember 2023

       Tingkat bunga diskonto per tahun                   10,30% - 10,85%
       Tingkat kenaikan harga                              6,58% - 6,89%

      Rincian Properti Investasi Grup dan informasi nilai wajar pada 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                     Tingkat 1                 Tingkat 2                  Tingkat 3                 Jumlah
                                        Rp                        Rp                         Rp                       Rp

      TCC Batavia Tower                            -          988.901.000.000       1.075.115.890.000           2.064.016.890.000
      Capital Square                               -                          -       127.875.566.776            127.875.566.776
      Area perkantoran di Pluit                    -           42.509.000.000                           -         42.509.000.000

      Tidak terdapat perpindahan antara tingkat 1 dan tingkat 2 selama tahun berjalan.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke properti investasi pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
      sebesar Rp 606.423.711 dan Rp 2.419.069.938. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 31 Maret 2024 dan
      31 Desember 2023 masing-masing sebesar 4,54% dan 4,46%.




                                                          - 30 -
Page 32
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

  9.   ASET TETAP

                                     1 Januari 2024         Penambahan              Pengurangan          31 Maret 2024
                                          Rp                    Rp                      Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                        15.732.219.443                         -                     -      15.732.219.443
         Bangunan                    254.106.037.510                         -             8.378.379     254.097.659.131
         Perlengkapan kantor           3.866.820.989                         -                     -       3.866.820.989
         Peralatan kantor             14.553.320.026                18.405.379                     -      14.571.725.405
         Kendaraan                       417.382.727                         -                     -         417.382.727
       Jumlah                        288.675.780.695                18.405.379             8.378.379     288.685.807.695

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                    103.775.049.148         3.364.975.664                         -     107.140.024.812
         Perlengkapan kantor           3.033.393.990            51.789.195                         -       3.085.183.185
         Peralatan kantor             13.099.250.952           111.828.737                         -      13.211.079.689
         Kendaraan                       417.382.727                     -                         -         417.382.727
       Jumlah                        120.325.076.817         3.528.593.596                         -     123.853.670.413
       Jumlah Tercatat               168.350.703.878                                                     164.832.137.282



                                     1 Januari 2023         Penambahan              Pengurangan         31 Desember 2023
                                          Rp                    Rp                      Rp                     Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                        15.732.219.443                    -                          -       15.732.219.443
         Bangunan                    243.197.399.531       10.908.637.979                          -      254.106.037.510
         Perlengkapan kantor           3.866.820.989                    -                          -        3.866.820.989
         Peralatan kantor             13.162.461.051        1.390.858.975                          -       14.553.320.026
         Kendaraan                       417.382.727                    -                          -          417.382.727
       Jumlah                       276.376.283.741        12.299.496.954                          -      288.675.780.695

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                     91.160.127.814       12.614.921.334                          -      103.775.049.148
         Perlengkapan kantor           2.824.707.832          412.425.614                          -        3.237.133.446
         Peralatan kantor             12.686.825.338          208.686.158                          -       12.895.511.496
         Kendaraan                       416.123.977            1.258.750                          -          417.382.727
       Jumlah                       107.087.784.961        13.237.291.856                          -      120.325.076.817
       Jumlah Tercatat              169.288.498.780                                                       168.350.703.878


       Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                         31 Maret 2024             31 Maret 2023
                                                                         (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                               Rp                        Rp

       Beban pokok penjualan dan
         beban langsung (Catatan 24)                                        2.917.493.154              2.590.545.764
       Beban penjualan(Catatan 25)                                             24.927.609                 26.241.179
       Beban umum dan administrasi (Catatan 26)                               586.172.833                589.791.388

       Jumlah                                                               3.528.593.596              3.206.578.331

       Properti investasi, aset real estat dan aset tetap berupa bangunan hotel dan sebagian kendaraan milik Grup
       diasuransikan terhadap risiko-risiko antara lain asuransi property all risk, asuransi terhadap kerusakan mesin, serta
       asuransi terhadap terorisme dan sabotase kepada beberapa perusahaan asuransi pihak ketiga dengan rincian
       sebagai berikut:




                                                           - 31 -
Page 33
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                  31 Maret 2024            31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                        Rp                        Rp

      Nilai pertanggungan aset
        (Catatan 6 dan 8)                                          3.852.538.088.000          3.994.658.998.000

      Jumlah tercatat aset
        Aset tetap                                                   148.090.204.739            150.138.537.813
        Properti investasi                                         2.238.801.001.713          2.234.401.456.776
        Aset real estat                                            1.359.977.670.070          1.514.764.395.503

      Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
      aset yang dipertanggungkan.
      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat aset tetap yang tidak digunakan sementara
      dan dihentikan dari penggunaan aktif namun tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap berupa tanah dan bangunan digunakan sebagai
      jaminan atas utang bank yang diperoleh dari PT Bank Pan Indonesia dan PT Bank ICBC Indonesia (Catatan 18).
      Hak legal atas tanah milik PNC, entitas anak, berupa HGB atas nama PT Pluit Propertindo, pihak berelasi, yang
      akan jatuh tempo pada tahun 2036. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam pemecahan dan
      perpanjangan sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
      kepemilikan yang memadai.

      Nilai tercatat bangunan hotel Group pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
      Rp 116.419.609.360 dan Rp 211.214.990.484. Nilai wajar dengan pendekatan pendapatan dikategorikan sebagai
      level 3 berdasarkan tingkat input pengukuran nilai wajar.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap tersebut dapat dipulihkan dan tidak terdapat
      adanya peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai, sehingga tidak
      diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas aset tetap.


  10. ASET LAINNYA


                                                                   31 Maret 2024          31 Desember 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp

       Goodwill                                                       39.854.275.909          39.854.275.909
       Dana/cadangan untuk penggantian
         perabotan dan perlengkapan hotel (Catatan 4)                  2.054.151.083           2.439.925.372
       Deposito berjangka yang dijaminkan                              1.184.658.849           1.179.360.331
       Lain-lain                                                         185.040.000             191.040.000
       Jumlah                                                         43.278.125.841          43.664.601.612


      Goodwill

      Merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset bersih entitas anak
      pada saat akuisisi.
                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                 (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                       Rp                      Rp

       TMP                                                            39.851.112.779          39.851.112.779
       PNC                                                                 2.849.000               2.849.000
       SGK                                                                   314.130                 314.130
       Jumlah                                                         39.854.275.909          39.854.275.909




                                                        - 32 -
Page 34
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

      Deposito berjangka yang dijaminkan
      TMP, entitas anak, memiliki deposito berjangka yang dijaminkan pada PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga yang
      dijaminkan dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli unit perkantoran dan apartemen oleh Bank
      yang bersangkutan (Catatan 31c).
      Dana/cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel
      SGK, entitas anak, diwajibkan untuk membentuk cadangan rekening untuk penggantian perabot dan perlengkapan
      hotel dengan persentase sebesar 4% dari pendapatan hotel setiap bulan.


  11. UTANG BANK JANGKA PENDEK
      Berdasarkan Perjanjian Pinjaman No. 049/CIB-PK/XII/13 dengan PT Bank Pan Indonesia, SGK, entitas anak, yang
      beberapa kali telah diubah terakhir dengan Surat Perubahan Perjanjian No. 053/CIB-PK/S/IX/23 tanggal
      29 September 2023 telah setuju untuk memberikan fasilitas dari bank berupa Fasilitas Pinjaman Rekening Koran
      dengan jumlah maksimal sebesar Rp 15.000.000.000.

      Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 27 Juni 2024 dan atas fasilitas tersebut, SGK, entitas anak,
      dikenakan tingkat bunga sebesar 9,00% per tahun (floating).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin bersamaan dengan utang bank jangka panjang (Catatan 18).

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, utang bank jangka pendek masing-masing sebesar
      Rp 4.270.180.062 dan Rp 8.627.538.401.

      Biaya bunga masih harus dibayar pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
      Rp 1.213.456.089 dan Rp 1.478.504.372 (Catatan 15).


  12. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA

      Rincian dari utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                        Rp                    Rp
          Pihak ketiga
            PT Graha Tunasmekar                                      6.071.715.123              6.071.715.123
            PT Cendrawasih Farin                                     2.365.308.776                846.094.784
            PT Trimatra Tatagraha                                                -              1.185.467.806
            Lain-lain (masing-masing
              di bawah 5% dari utang usaha)                          3.541.143.891              4.759.467.413
          Jumlah                                                    11.978.167.790          12.862.745.126




      Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                        Rp                    Rp
          Rupiah                                                    11.855.786.483          12.740.891.750
          Dolar Amerika Serikat                                         14.267.700              13.874.400
          Euro                                                         108.113.607             107.978.976
          Jumlah                                                    11.978.167.790          12.862.745.126

      Tidak ada bunga ataupun jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup sehubungan dengan utang usaha di
      atas.




                                                      - 33 -
Page 35
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

  13. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA


                                                                31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                      Rp                     Rp

       Pihak ketiga
         PT SC Hotels & Resorts Indonesia                           1.244.705.412          1.061.750.996
         Lain-lain (masing-masing
           di bawah 5% dari utang lain-lain)                        1.162.114.908          1.269.174.349
         Jumlah                                                     2.406.820.320          2.330.925.345


  14. PERPAJAKAN

      A. Pajak Dibayar di Muka

         Akun ini terdiri dari:
                                                                  31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                        Rp                     Rp

         Pajak pertambahan nilai
           Entitas Induk                                             3.647.803.635           3.534.122.592
           Perusahaan Anak                                          65.465.683.782          64.716.516.076
         Pajak Final
           Perusahaan                                                   526.195.139            513.178.715
           Entitas Anak                                               6.903.152.847          6.915.652.774

         Jumlah                                                     76.542.835.403          75.679.470.157


      B. Utang Pajak

         Akun ini terdiri dari:
                                                               31 Maret 2024          31 Desember 2023
                                                               (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                     Rp                      Rp

         Pajak penghasilan
           Pasal 21                                                1.745.424.960            770.939.977
           Pasal 23                                                   17.392.559            111.471.847
         Persewaan dan pengalihan
           Hak atas tanah dan/atau bangunan                            3.514.571             34.259.619
           Jasa konstruksi                                            62.896.416             78.529.473
         Pajak hotel dan restoran                                    512.458.272            559.718.589
         Jumlah                                                    2.341.686.778           1.554.919.505


      C. Beban Pajak Final dan Beban Pajak Penghasilan

          Beban pajak final sehubungan dengan penyewaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 masing-
          masing sebesar Rp 214.669.172 dan Rp 246.380.167.

          Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:




                                                     - 34 -
Page 36
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                         31 Maret 2024                31 Maret 2023
                                                                         (Tidak Diaudit)              (Tidak Diaudit)
                                                                               Rp                           Rp

       Laba sebelum pajak menurut
         laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain konsolidasian                                   29.738.689.195               19.016.627.464
       Pendapatan dividen dari entitas
         asosiasi (Catatan 7)                                               40.091.550.000              25.360.400.000
       Rugi sebelum pajak entitas anak                                       6.757.022.899              14.941.014.821
       Laba entitas asosiasi (Catatan 7)                                   (47.372.949.057)            (40.026.005.574)
       Laba sebelum pajak - Perusahaan                                     29.214.313.037               19.292.036.711
       Pendapatan yang sudah diperhitungkan
         atau dibayar pajak final                                          (29.214.313.037)            (19.292.036.711)
       Laba sebelum pajak dari pendapatan
         yang tidak terutang pajak
         penghasilan final                                                                 -                            -

       Beban pajak kini                                                                    -                            -
       Dikurangi pajak penghasilan dibayar
         Pasal 23                                                                          -                            -
         Pasal 25                                                                          -                            -
       Utang pajak kini                                                                    -                            -


      Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

      D. Pajak Tangguhan
      Rincian aset pajak tangguhan Grup terdiri dari:

                                                              31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
                                                                              Dibebankan ke
                                                           Dikreditkan ke       Penghasilan
                                       1 Januari 2024         laba rugi      komprehensif lain             31 Maret 2024
                                            Rp                   Rp                 Rp                          Rp


       Liabilitas imbalan pascakerja         30.775.227                      -                    -            30.775.227
       Penyisihan penurunan
          piutang usaha                      15.266.930                      -                    -            15.266.930

       Jumlah                                46.042.157                      -                    -            46.042.157



                                                               31 Desember 2023 (Diaudit)
                                                                                  Dibebankan ke
                                                           Dikreditkan ke           Penghasilan
                                       1 Januari 2023          laba rugi         komprehensif lain       31 Desember 2023
                                              Rp                    Rp                     Rp                    Rp

       Liabilitas imbalan pascakerja         34.106.028            (3.121.679)             (209.122)           30.775.227
       Penyisihan penurunan
         piutang usaha                   212.876.228          (197.609.298)                       -            15.266.930

       Jumlah                            246.982.256          (200.730.977)                (209.122)           46.042.157




                                                          - 35 -
Page 37
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

  15. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR


                                                                31 Maret 2024           31 Desember 2023
                                                                (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                      Rp                      Rp
       Service charge                                              15.746.687.335           16.789.696.574
       Jasa manajemen                                               1.537.956.686            1.537.956.686
       Bunga atas utang bank (Catatan 11 dan 18)                    1.213.456.089            1.478.504.372
       Utilitas                                                       607.304.441            1.679.044.034
       Bonus                                                          358.029.374              529.919.084
       Jasa profesional                                               183.500.000              276.000.000
       Lain-lain                                                    2.894.807.594            3.040.998.156
       Total                                                       22.541.741.519           25.332.118.906


  16. UANG JAMINAN PENYEWA

      Uang jaminan penyewa merupakan uang yang diterima Perusahaan dan PNC, entitas anak, sehubungan dengan
      penyewaan unit apartemen dan perkantoran.


  17. UANG MUKA PENJUALAN DAN PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

      Uang muka penjualan

                                                                  31 Maret 2024           31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                        Rp                       Rp

       Penjualan apartemen                                           85.515.283.055           83.073.250.658
       Penjualan kantor (Catatan 31e)                                70.000.000.000           70.000.000.000
       Jumlah                                                       155.515.283.055          153.073.250.658
       Dikurang bagian jangka pendek                                 (1.581.039.860)          (1.566.039.860)
       Bagian jangka panjang                                        153.934.243.195           151.507.210.798

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Uang muka titipan pelanggan merupakan penerimaan dari calon pembeli yang masih dapat dibatalkan sewaktu-
      waktu.

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Pendapatan diterima dimuka

                                                                  31 Maret 2024           31 Desember 2023
                                                                  (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                        Rp                       Rp

       Pendapatan sewa diterima dimuka                                5.865.991.591             6.045.911.515
       Bagian yang direalisasi dalam satu tahun                      (5.298.257.614)           (5.528.307.818)
       Bagian yang direalisasi lebih dari satu tahun                      567.733.977              517.603.697

      Pendapatan sewa diterima dimuka merupakan uang muka sewa yang diterima dari penyewa.




                                                       - 36 -
Page 38
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

18.    UTANG BANK JANGKA PANJANG
                                                                       31 Maret 2024          31 Desember 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                             Rp                      Rp

        PT Bank ICBC Indonesia                                          277.808.333.231           278.408.333.231
        PT Bank Ina Perdana Tbk                                         216.648.000.000           225.000.000.000
        PT Bank Pan Indonesia Tbk                                        35.699.851.731            36.899.851.731
        Jumlah                                                          530.156.184.962           540.308.184.962
        Biaya transaksi yang belum diamortisasi                          (1.328.561.140)           (1.738.011.332)
        Bersih                                                          528.827.623.822           538.570.173.630
        Dikurangi:
        Jatuh tempo dalam satu tahun                                     (95.195.799.846)         (90.733.544.633)
        Bagian jangka panjang - bersih                                  433.631.823.976           447.836.628.997


       PT Bank ICBC Indonesia

       Pada tanggal 8 Oktober 2015 berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 7, dari Notaris Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn.,
       TMP, entitas anak memperoleh fasilitas kredit Fasilitas Pinjaman Tetap on Installment (PTI) dengan plafon
       maksimal sebesar Rp 400.000.000.000 dan sub limit fasilitas Letter of Credit (L/C) serta fasilitas Trust Receipt (TR)
       dengan plafon maksimal US$ 6.000.000 dari PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga, untuk pembangunan konstruksi
       proyek “Capital Square”. Fasilitas tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun.

       Perjanjian kredit tersebut telah beberapa kali diubah, terakhir pada tanggal 23 Juni 2023, berdasarkan Perubahan
       Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR4, di mana PT Bank ICBC Indonesia telah setuju untuk
       melakukan restrukturisasi ketiga dengan perubahan jangka waktu fasilitas PTI sampai dengan 20 Februari 2026
       dengan tingkat suku bunga sebesar 10,50% per tahun (floating). Terdapat perubahan atas perjanjian kredit setelah
       Laporan Keuangan ini diterbitkan sesuai dengan Perubahan Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR5
       tanggal 22 April 2024 (Catatan 35).

       Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
       − HGB tanah atas nama TMP, entitas anak, seluas 12.969 m2 terletak di Jalan HR. Muhammad, Surabaya. Dari
          HGB yang dijaminkan tersebut telah diroya seluas 276 m2 yang diperuntukkan untuk pelebaran jalan.
       − Pembangunan yang akan datang dari Proyek Capital Square.
       − Fidusia atas tagihan yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari yang berasal dari proyek Capital
          Square.
       − Surat Pernyataan, Janji dan Kesanggupan dari GWS untuk melunasi kewajiban TMP.
       Perjanjian pinjaman mencakup beberapa persyaratan yang mengharuskan TMP, entitas anak, untuk:
       − Mempertahankan collateral leverage sebesar 250%;
       − Rasio utang terhadap ekuitas Maksimal 1,50x;
       − Mempertahankan ekuitas positif minimal Rp 500.600.000.000; dan
       − Financial covenant akan direview setiap 3 bulan sekali.
       Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, TMP, entitas anak, telah mematuhi seluruh ketentuan
       perjanjian bank.

       PT Bank Pan Indonesia Tbk

        Pada bulan September 2012, SGK, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit dari Bank Pan dengan jumlah
        maksimum sebesar Rp 120.000.000.000 yang terbagi atas:
        1. Pinjaman jangka panjang dengan jumlah maksimum sebesar Rp 38.499.851.731. Jangka waktu pinjaman
           sampai dengan 27 September 2027 dan harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dengan tingkat bunga 9%
           per tahun (floating).
      2. Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah maksimum sebesar Rp 15.000.000.000. Jangka waktu pinjaman 12
           bulan sampai dengan September 2023 dan telah diperpanjang sampai dengan 27 Juni 2024 dengan tingkat
           bunga 9,00% per tahun (Floating).
       Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan :
       − Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas tanah dan bangunan (Hotel Holiday Inn), hasil pecahan SHGB
          No. 6127, Proyek Emporium Pluit di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta Utara, dengan nilai hak tanggungan sebesar
          Rp 144.000.000.000 (Catatan 9).
       − Fiduciaire Eigendomsoverdracht (FEO) mesin dan peralatan Hotel Holiday Inn di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta
          Utara dengan nilai Rp 50.000.000.000 (Catatan 9).




                                                           - 37 -
Page 39
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain membatasi hak SGK untuk mengadakan merger, akuisisi, konsolidasi,
      menjual, mengalihkan, menyewakan atau melepaskan harta kekayaan SGK kecuali untuk transaksi-transaksi yang
      umum, mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham; menjaminkan harta
      kekayaan; mengajukan permohonan kepailitan; mendapat pinjaman uang atau kredit dari pihak lain; memberikan
      pinjaman kepada pihak lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada direksi, komisaris, pemegang saham, entitas anak
      dan/atau perusahaan afiliasinya; melakukan pembagian dividen; serta mengadakan penyertaan investasi pada
      perusahaan lain.

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, SGK, entitas anak, telah mematuhi seluruh ketentuan
      perjanjian bank.

      PT Bank INA Perdana Tbk

      Berdasarkan akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 27 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman
      “Refinancing” pada tanggal 27 April 2022 dengan jumlah pokok yang tidak lebih dari Rp 250.000.000.000. Fasilitas
      tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 9% per tahun yang dihitung dari jumlah baki debet (outstanding)
      fasilitas pinjamannya dengan ketentuan tingkat bunga tersebut dapat berubah dan akan ditinjau setiap saat oleh
      Bank (floating rate). Jangka waktu fasilitas maksimum fasilitas pinjaman yaitu selama 4 (empat) tahun termasuk
      Masa Tenggang Waktu dan Jangka Waktu Penarikan yang dimulai sejak tanggal Perjanjian sampai dengan Tanggal
      Akhir. Jangka Waktu Penarikan selama 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal perjanjian.

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
      − 41 Unit kantor TCC Batavia Tower 1 di Jalan K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah
         Abang, Jakarta Pusat, atas nama PT Greenwood Sejahtera Tbk dengan total luas 10.039 m2.

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain melakukan penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar, struktur
      modal, pemegang saham dan pengurus, mengubah usaha dan badan hukum, mengajukan permohonan kepailitan
      atau penundaan kewajiban pembayaran hutang, membubarkan perusahaan serta melakukan penggabungan
      usaha, pengambilalihan usaha, pemisahan atau peleburan usaha, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
      memperoleh pinjaman uang atau kredit baru dari pihak lain, menggadaikan dan mengalihkan saham, bertindak
      sebagai penjamin dengan mengikatkan diri sebagai penjamin hutang, memberikan garansi atau menjamin harta
      kekayaan untuk kepentingan pihak lain, menjual dan menyewakan aset, mengalihkan usaha, mengalihkan usaha
      kepada pihak lain, mengadakan penyertaan modal dan investasi di perusahaan lain, melakukan pembayaran baik
      pokok, bunga maupun pembayaran lain atas hutang Pemegang Saham, melakukan pembelian harta tetap
      sepanjang tidak mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan pembayaran dipercepat atas
      suatu hutang yang belum jatuh tempo, kecuali berhubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dan tidak
      mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan transaksi tidak wajar dengan pihak lain termasuk
      kepada perusahaan afiliasi atau kepada Pemegang Saham dan harus berdasarkan praktek dan kebiasaan usaha
      serta prinsip perdagangan yang bebas, mengalihkan dan menyewakan jaminan.

      Pada tanggal 31 Maret 2024, Perusahaan telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.


 19. ESTIMASI LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pascakerja
      berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh KKA Setyo Widodo dan KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan,
      Aktuaris Independen, masing-masing tertanggal 13 Maret 2024 dan 27 Februari 2023, di mana disusun
      menggunakan metode aktuarial “Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                               31 Desember 2023
       Tingkat pensiun normal                       55-56 tahun
       Tingkat diskonto per tahun                 6,69% - 6,73%
       Tingkat kenaikan gaji per tahun            8,00%-10,00%
       Tingkat mortalitas                            TMV 2019
       Tingkat cacat                            10 % TMI IV (2019)
       Tingkat pengunduran diri             5% pada umur 26 tahun
                                               dan menurun secara
                                             linier sampai 0% pada
                                                  umur 56 tahun




                                                        - 38 -
Page 40
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

      Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                       31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                             Rp                     Rp

       Saldo awal                                                          8.637.649.768          7.280.698.441
       Beban imbalan kerja karyawan
         tahun berjalan (Catatan 24)                                         323.162.902          1.292.651.572
       Beban imbalan pasti yang
         diakui dalam penghasilan komprehensif lain                           30.002.337             119.799.755
       Pembayaran imbalan kerja                                                        -             (55.500.000)

       Jumlah                                                              8.990.815.007          8.637.649.768

      Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.
      Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, dengan variabel lain
      dianggap tetap, terhadap kewajiban imbalan pascakerja dan beban jasa kini, pada tanggal 31 Desember 2023:
                                                               31 Desember 2023
                                                    Kewajiban imbalan   Beban jasa kini dan
                                                       pascakerja           beban bunga
       Tingkat diskonto
         Kenaikan 1%                                      8.087.271.799             704.368.698
         Penurunan 1%                                     9.254.077.057             854.225.825

       Tingkat kenaikan gaji per tahun
         Kenaikan 1%                                      9.205.709.039             848.538.677
         Penurunan 1%                                     6.746.903.549             707.760.517

      Analisis sensitivitas disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam liabilitas imbalan
      pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi
      tersebut mungkin berkorelasi.


 20. MODAL SAHAM

      Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 berdasarkan laporan
      yang disusun oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                          31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
       Nama Pemegang Saham                                  Jumlah                Persentase             Jumlah Modal
                                                            Saham                 Kepemilikan               Disetor
                                                                                        %                     Rp

       PT Prima Permata Sejahtera                            4.387.657.776                   56,25         438.765.777.600
       PT Kencana Graha Nusamandiri                          1.813.102.224                   23,24         181.310.222.400
       Ang Andri Pribadi - Komisaris Utama                         969.000                    0,01              96.900.000
       Masyarakat umum
        (masing-masing dibawah 5%)                           1.599.031.000                   20,50         159.903.100.000

       Jumlah                                                7.800.760.000                  100,00         780.076.000.000


      Berdasarkan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) No. 188 tanggal 30 Juni 2023 dari
      Notaris Buntario Tigris, S.H. S.E., M.H, para pemegang saham telah menyetujui penggunaan alokasi laba bersih
      tahun 2022 sebesar Rp 5.000.000.000 ditetapkan sebagai dana cadangan sesuai dengan Anggaran Dasar
      Perusahaan. Sisa laba bersih sebesar Rp 26.096.724.286 akan digunakan untuk keperluan modal kerja
      Perusahaan dan dicatat sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.




                                                            - 39 -
Page 41
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

 21. CADANGAN UMUM

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 188 tanggal
      30 Juni 2023 dari Buntario Tigris Darmawa NG, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Hukum, notaris di
      Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk membentuk cadangan umum sebesar
      Rp 5.000.000.000.


 22. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

      Kepentingan nonpengendali atas aset bersih Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                    31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                          Rp                     Rp

       a. Kepentingan nonpengendali atas
            Aset bersih Entitas Anak
          PT Sentra Graha Kencana (SGK)                                35.833.353.990         35.212.830.278
          PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                             24.331.329.457         24.426.933.822
          PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                                (61.154.032)           (61.146.649)
          Jumlah                                                       60.103.529.415          59.578.617.451


      Kepentingan Nonpengendali atas Laba (Rugi) Komprehensif Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                    31 Maret 2024           31 Maret 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                          Rp                      Rp

       b. Kepentingan nonpengendali atas
            Laba (Rugi) bersih Entitas Anak
          PT Sentra Graha Kencana (SGK)                                   619.987.881            (201.888.994)
          PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                                     (7.363)            (73.509.334)
          PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                                (95.604.360)                (10.899)
          Jumlah                                                          524.376.158            (275.409.227)


 23. PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA

      Rincian penjualan dan pendapatan usaha adalah sebagai berikut:

                                                                       31 Maret 2024          31 Maret 2023
                                                                       (Tidak Diaudit)        (Tidak Diaudit)
                                                                             Rp                     Rp

        Pendapatan:
          Sewa                                                            2.280.535.263           2.289.923.247
          Hotel                                                          12.265.629.910           9.696.461.153
          Jumlah                                                         14.546.165.173          11.986.384.400
        Jumlah                                                           14.546.165.173          11.986.384.400



      Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan maupun penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan dan
      pendapatan untuk periode 31 Maret 2024 dan 2023.




                                                       - 40 -
Page 42
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

 24. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG

      Rincian beban pokok penjualan dan beban langsung adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Maret 2024        31 Maret 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                   Rp
       Beban langsung:
         Penyusutan (Catatan 9)                                        2.917.493.154       2.590.545.764
         Utilitas                                                        997.820.259         846.556.500
         Gaji dan tunjangan                                              933.276.930       1.001.843.539
         Lain-lain                                                     2.388.014.951       1.853.230.750
       Jumlah                                                          7.236.605.294       6.292.176.553



 25. BEBAN PENJUALAN

                                                                   31 Maret 2024        31 Maret 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                   Rp
       Komisi                                                             214.423.066        142.830.283
       Gaji dan tunjangan                                                  81.270.855                  -
       Penyusutan (Catatan 9)                                              24.927.609         26.241.179
       Iklan dan promosi                                                   24.744.646         31.308.800
       Lain-lain                                                                    -        387.189.131
       Jumlah                                                             345.366.176        587.569.393



26.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                     31 Maret 2024      31 Maret 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)    (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                 Rp

      Gaji dan tunjangan                                              12.629.286.798      10.351.653.574
      Perbaikan dan pemeliharaan                                       2.865.097.458         295.565.095
      Sewa dan jasa layanan                                            2.591.246.443         409.423.294
      Jasa manajemen (Catatan 31)                                      1.239.176.502         935.047.850
      Jasa keamanan                                                      614.373.552         516.400.582
      Penyusutan (Catatan 9)                                             586.172.833         589.791.388
      Utilitas                                                           498.634.380         413.023.440
      Beban kantor                                                       468.825.727         533.800.811
      Imbalan pascakerja (Catatan 19)                                    323.162.902         290.538.194
      Biaya konversi pembangunan rumah Susun                             218.953.542       4.386.802.781
      Lain-lain                                                           60.862.504         807.935.175

      Jumlah                                                          22.095.792.641      19.529.982.184


 27. PENGHASILAN BUNGA
                                                                   31 Maret 2024        31 Maret 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                   Rp
       Deposito berjangka                                              3.669.549.450         653.984.053
       Jasa giro                                                          75.407.633          35.761.923
       Jumlah                                                          3.744.957.083         689.745.976




                                                     - 41 -
Page 43
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

 28. LABA PER SAHAM

                                                                   31 Maret 2024            31 Maret 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)          (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                       Rp
       Laba
       Laba bersih yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik entitas induk                                 29.214.313.037          19.292.036.711
       Jumlah Saham
       Jumlah rata-rata tertimbang saham
         untuk tujuan perhitungan laba
         bersih per saham dasar                                        7.800.760.000            7.800.760.000
       Laba Per Saham Dasar                                                      3,75                     2,47

      Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang
      bersifat dilutif.


 29. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      a. PT Kencana Graha Nusamandiri dan PT Prima Permata Sejahtera adalah pemegang saham utama
         Perusahaan.

      b. PT Karya Multi Makmur adalah pemegang saham minoritas entitas anak, SGK.

      c. Pihak berelasi yang merupakan entitas yang dikendalikan personil manajemen kunci Perusahaan:
         − PT Langgeng Gemilang Sejahtera

      d. Pihak berelasi yang merupakan entitas asosiasi Perusahaan:
         − PT Arah Sejahtera Abadi
         − PT Briliant Sakti Persada
         − PT Pluit Propertindo
         − PT Manggala Gelora Perkasa
         − PT Citra Gemilang Nusantara

      Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi

      Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara lain:
           a.   Sejak tahun 2013, Perusahaan mengadakan perjanjian pengelolaan Perkantoran TCC Batavia - Tower 1
                dengan PT Langgeng Gemilang Sejahtera. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 10 Februari
                2026.

           b.   Pada tanggal 7 Januari 2009, ASA, entitas asosiasi, mengadakan perjanjian jasa konsultasi manajemen
                dengan PNC, entitas anak, untuk memberi jasa konsultasi manajemen. Perjanjian ini telah diperpanjang
                beberapa kali terakhir pada tanggal 13 April 2023 yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2023.

           c.   Perusahaan menerima dividen dari CGN, entitas asosiasi, akan tetapi bagian Perusahaan atas rugi CGN
                sudah melebihi kepentingannya, maka Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
                lanjut (berdasarkan PSAK No. 15). Dividen yang sudah diterima oleh Perusahaan disajikan pada akun
                "Utang Pihak Berelasi". Saldo pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
                sebesar Rp 22.843.832.200 dan Rp 21.923.832.200.


 30. INFORMASI SEGMEN

      Grup menetapkan segmen berdasarkan unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan
      mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau rugi operasi
      dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan konsolidasian.

      Segmen Usaha

      Grup melakukan kegiatan usaha sebagai berikut
      I. Penjualan dan pendapatan sewa
         − Apartemen
         − Perkantoran
      II. Pendapatan
          − Hotel

                                                       - 42 -
Page 44
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

      Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                                                    31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
                                                                                                      Tidak dapat
                                     Perkantoran          Apartemen                Hotel             dialokasikan                Eliminasi             Konsolidasian
                                         Rp                  Rp                     Rp                    Rp                        Rp                     Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                           2.166.816.171       113.719.092          12.265.629.910                            -                       -      14.546.165.173

      Hasil
       Hasil segmen                    2.166.816.171       113.719.092           5.029.024.616                            -                       -       7.309.559.879

      Beban penjualan                     (20.651.443)     (259.106.419)            82.662.721            (148.271.035)                           -        (345.366.176)
      Beban umum dan administrasi     (16.327.367.987)      (68.974.358)        (2.170.720.020)         (3.528.730.276)                           -     (22.095.792.641)
      Beban pajak final                  (193.438.056)      (11.371.908)            (9.859.208)                      -                            -        (214.669.172)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi               47.372.949.057                 -                       -                       -                            -      47.372.949.057
      Pendapatan bunga                 3.426.252.978        12.433.596              13.249.021             293.021.488                            -       3.744.957.083
      Beban bunga dan keuangan        (5.073.496.714)         (230.000)           (997.737.619)           (128.047.516)                           -      (6.199.511.849)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                    344.496.020          6.000.000                          -        (183.933.006)                           -         166.563.014

      Laba (rugi) sebelum pajak       31.695.560.026       (207.529.997)         1.946.619.511          (3.695.960.345)                           -      29.738.689.195

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.268.224.317.772    63.226.004.858        129.145.608.145       1.571.928.125.076         853.072.672.056        7.885.596.727.907
      Liabilitas segmen               251.928.579.434     9.424.332.294         45.692.794.806         439.618.526.052          21.781.404.927          768.445.637.513
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                       562.223.747                      -      2.921.630.779              44.739.070                            -       3.528.593.596


                                                                                    31 Maret 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                                                      Tidak dapat
                                     Perkantoran         Apartemen                Hotel               dialokasikan              Eliminasi             Konsolidasian
                                         Rp                 Rp                     Rp                      Rp                      Rp                     Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                            2.172.604.155       117.319.092          9.696.461.153                       -                        -         11.986.384.400

      Hasil
       Hasil segmen                     2.171.055.184       117.319.092          3.405.833.571                       -                        -          5.694.207.847

      Beban penjualan                      (3.955.555)     (247.734.510)          (284.582.024)            (51.297.304)                       -            (587.569.393)
      Beban umum dan administrasi     (13.215.928.475)     (420.707.618)        (2.546.498.033)         (3.346.848.058)                       -         (19.529.982.184)
      Beban pajak final                  (227.674.621)      (11.731.908)            (6.973.638)                      -                        -            (246.380.167)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi                40.026.005.574                 -                      -                       -                        -         40.026.005.574
      Pendapatan bunga                    653.759.934        14.157.870                      -              21.828.172                        -            689.745.976
      Beban bunga dan keuangan         (4.808.371.343)         (723.240)        (1.015.563.291)           (169.599.999)                       -         (5.994.257.873)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                     735.263.078        18.926.517                      -          (1.789.331.911)                       -          (1.035.142.316)

      Laba (rugi) sebelum pajak        25.330.153.776      (530.493.797)          (447.783.415)         (5.335.249.100)                       -         19.016.627.464

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.106.074.510.023    63.880.665.582        126.202.598.493       1.443.691.518.523        1.077.194.746.625       7.817.044.039.246
      Liabilitas segmen               241.195.815.305     8.117.995.937         49.016.717.648         455.410.592.419           17.367.759.970         771.108.881.279
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                        563.068.035          112.486           2.593.304.181              50.093.629                        -          3.206.578.331



 31. IKATAN

      a. Akta Kesepakatan Bersama II No. 138 tanggal 24 Agustus 2009 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris, S.H.,
         S.E., M.H., notaris di Jakarta, oleh dan antara Ny. Betty Donna Christina Siahaan (Betty) dan Tn. DR. Tunggul
         Simanjuntak (Tunggul) (yang dalam hal ini bertindak masing-masing sebagai pemegang dan pemilik hak atas
         seluruh saham sejumlah 50.000 lembar dalam PT Sinar Bonana Jaya (SBJ)) dan PT Kawasan Industri
         Jababeka Tbk (KIJA) dengan Perusahaan. Betty dan Tunggul setuju dan sepakat untuk menjual seluruh saham
         dan tagihan yang dimiliki oleh mereka terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang ditunjuk oleh
         Perusahaan dengan harga penjualan masing masing sebesar Rp 5.000.000.000 dan Rp 17.500.000.000. KIJA
         setuju dan sepakat untuk menjual tagihan miliknya terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang
         ditunjuk oleh Perusahaan sebesar Rp 50.000.000.000. Pembayaran oleh Perusahaan kepada Betty dan Tunggul
         dilakukan secara bertahap sebanyak 8 kali (dalam PPJB No. 139 tanggal 24 Agustus 2009, pembayaran
         dilakukan 7 kali, dimana pada pembayaran ketiga dilakukan secara 2 tahap) sesuai dengan pemenuhan kondisi
         tertentu oleh pihak Betty dan Tunggul. Sedangkan pembayaran kepada KIJA dilakukan secara bertahap
         sebanyak 5 kali sesuai dengan pemenuhan kondisi tertentu oleh pihak KIJA.

           Pada tanggal 15 Desember 2014, Betty dan Tunggul (Pemohon) mengajukan Permohonan Arbitrase
           No. 640/XII/ARB-BANI/2014 melawan Perusahaan (Termohon) dan Buntario Tigris, SH., S.E., M.H. (selaku turut
           Termohon) di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), untuk melakukan pembatalan perjanjian pengikatan
           jual beli saham dan tagihan PT Sinar Bonana Jaya (SBJ) yang dinyatakan dalam Akta No. 139 tanggal 24
           Agustus 2009. Perkara ini telah diputus oleh Mahkamah Arbitrase BANI pada tanggal 4 Februari 2016 dengan
           putusan menolak seluruhnya permohonan Pemohon. Dengan demikian, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham
           dan Tagihan PT SBJ antara Perusahaan dengan Betty dan Tunggul dinyatakan sah dan masih mengikat kedua
           belah pihak.




                                                                      - 43 -
Page 45
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

           Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, Perusahaan telah membayar sebesar
           Rp 2.850.000.000 kepada Betty dan Tunggul, yang dicatat pada akun piutang lain-lain sebesar Rp 350.000.000
           dan akun uang muka investasi sebesar Rp 2.500.000.000 dan sebesar Rp 2.500.000.000 kepada KIJA yang
           dicatat sebagai bagian piutang lain-lain.

      b. Pada 27 Oktober 2003, PNC mengadakan perjanjian jual beIi dengan PT Graha Tunasmekar selaku pemilik
         tunggal yang sah dan memiliki hak penuh untuk unit yang sedang dibangun, dan merupakan kontraktor dan
         pengembang rumah susun apartemen “The Peak di Sudirman” (The Peak) yang telah diubah dengan adendum
         pada tanggal 2 Desember 2004.

      c. Grup mengadakan perjanjian dengan beberapa bank dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli
         untuk pemilikan perkantoran dan apartemen milik Grup sebagai berikut:
          1. Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan perkantoran (KPK)
              dengan PT Bank Central Asia Tbk.
          2. PNC, entitas anak, mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan apartemen
              (KPA) dengan Bank Pan Indonesia, Bank CIMB Niaga dan Bank OCBC NISP.
          3. TMP, entitas anak, mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan apartemen
              (KPA) dengan PT Bank Central Asia Tbk.

           Dalam perjanjian kerjasama tersebut, Grup menjamin pembayaran jumlah yang terutang atas pembelian unit
           perkantoran dan unit apartemen oleh pembeli kepada bank – bank pemberi KPK dan KPA melalui penempatan
           dana pada bank yang bersangkutan (Catatan 10). Penjaminan ini berlaku sampai dengan Akta Jual beli (AJB)
           dan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas unit perkantoran dan unit apartemen tersebut
           ditandatangani.

      d. Pada tahun 2012, SGK mengadakan perjanjian kerja sama dengan Intercontinental Hotel Group
         (PT SC Hotels & Resorts Indonesia) untuk pengawasan, pengarahan dan untuk mengelola Hotel Holiday Inn
         Express. Perjanjian ini berlaku selama 15 tahun. SGK diwajibkan untuk membayar:
           1. Biaya dasar manajemen sebesar 2 % dari dari pendapatan kotor hotel.
           2. Biaya insentif manajemen sebesar persentase tertentu dari laba operasi kotor yang telah disesuaikan
              (AGOP).
           Pada periode 31 Maret 2024 dan 2023, beban jasa manajemen masing-masing sebesar Rp 1.239.176.502 dan
           Rp 935.047.850 dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 26).

      e. Pada tanggal 30 Juli 2013 dengan addendum tertanggal 11 April 2014, TMP, entitas anak, melakukan transaksi
         pembelian tanah dengan PT Equator Paradise, dengan penandatanganan surat pesanan dan/atau Perjanjian
         Pengikatan Jual Beli atas unit-unit kantor oleh PT Eastern Star Capital (ESC), segera setelah didirikannya
         proyek Capital Square, proses balik nama keatas nama TMP dan setelah mendapatkan Izin Mendirikan
         Bangunan. Atas perjanjian ini, TMP, entitas anak, mencatat utang sebesar Rp 70.000.000.000 yang disajikan
         sebagai bagian dari uang muka penjualan (Catatan 17).

      f.   Pada tanggal 19 November 2019, berdasarkan hasil pembahasan perhitungan nilai konversi sesuai dengan
           Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 112 Tahun 2019, tentang Tata Cara Pemenuhan Kewajiban
           Pembiayaan dan Pembangunan Rumah Susun Murah/Sederhana Melalui Konversi oleh para Pemegang Izin
           Pemanfaatan Ruang, Perusahaan sebagai pemegang Izin Pemanfaatan Ruang telah menyepakati jumlah nilai
           konversi sebesar Rp 42.260.447.250 melalui Surat Pernyataan No. 8 tanggal 4 Juni 2021. Nilai konversi
           didasarkan oleh Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada tahun 2019 sebesar Rp 55.923.000/m2 dan luas lahan
           yang ditunjuk oleh Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT) sebesar +/- 24.173 m2. Selanjutnya,
           berdasarkan Surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus
           Ibukota Jakarta No. 32/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/- 1.711.32/2021 tanggal 21 Oktober 2021
           memutuskan memberikan izin prinsip konversi kepada Perusahaan sebesar nilai konversi melalui
           pembangunan fasilitas publik dalam bentuk Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium Tahap Dua, yang
           meliputi biaya KJPP dan Konsultan Manajemen untuk Blok A, E dan C, Konstruksi Blok A dan E serta konstruksi
           lansekap, di mana konstruksi pembangunan Blok A dan E diselesaikan paling lambat pada tanggal 20 Juni 2022
           dan serah terima kepada Walikota Jakarta Utara paling lambat bulan Oktober 2022 melalui Berita Acara Serah
           Terima.

           Pada tanggal 14 Maret 2022, berdasarkan Surat No. 024-002/GWS-TCC/DIR/III/2022, Perusahaan melakukan
           permohonan untuk membangun satu Blok terlebih dahulu atas Rumah Susun Kampung Akuarium, hal tersebut
           dikarenakan sesuai dengan Surat No. 025-002/GWS-TCC/DIR/III/2022 tanggal 18 Maret 2022 sehubungan
           dengan kesanggupan Perusahaan untuk mendanai pembangunan konstruksi pembangunan Rumah Susun
           Kampung Akuarium sebesar Rp 21.500.000.000.

           Berdasarkan Surat No. 1105/-1.796.32 tanggal 23 Maret 2022 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas
           Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Perusahaan diminta untuk segera menerbitkan Surat
           Kerjasama dengan PT Prosys Eka Persada sebagai Manajemen Konstruksi dan penunjukkan penyedia jasa
           konstruksi dengan PT Totalindo Eka Persada.

           Selanjutnya, pada tanggal 5 Oktober 2022 berdasarkan surat No. 076-012/GWS- RKA/DIR/X/2022, Perusahaan
           mengajukan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip kepada Dinas

                                                        - 44 -
Page 46
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta. Dan pada tanggal 13 Oktober 2022, Dinas
         Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat keputusan No.
         43/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/-.711.32/202 tentang perpanjangan izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi, dimana konstruksi pembangunan diselesaikan paling lambat Februari 2023 dan serah terima kepada
         Walikota Jakarta Utara paling lambat April 2023. Selanjutnya, atas izin prinsip yang telah berakhir tersebut,
         Perusahaan mengirimkan Surat No. 042-008/GWS-RKA/PRO/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 sehubungan
         dengan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

         Perusahaan sudah memulai proses konstruksi pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium.
         Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium dilaksanakan oleh kontraktor yang penyelesaiannya
         berdasarkan progress proyek serta nilai proyek tersebut nilainya akan diverifikasi oleh pihak KJPP. (Manajemen
         Konstruksi yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah).


 32. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

      Selain dari piutang usaha dan utang bank jangka panjang, seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang
      diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, telah
      mendekati nilai wajarnya karena merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek.

      Jumlah tercatat piutang lain-lain, aset lainnya, uang jaminan penyewa, utang bank jangka panjang dan utang pihak
      berelasi diakui berdasarkan arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat bunga pasar yang
      mencerminkan risiko kredit dengan mengacu pada instrumen keuangan yang serupa. Dengan demikian, jumlah
      tercatat utang tersebut juga telah mendekati nilai wajarnya.

 33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan
      yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing,
      risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko suku bunga. Grup beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
      Direksi.

      I. Manajemen risiko mata uang asing

         Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional dari
         Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata uang asing tersebut. Volatilitas
         ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.

         Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari aktivitas operasi dan
         pendanaan dalam mata uang yang sama.

         Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan pembukuannya.

         Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata
         uang asing sebagai berikut:


                                                               31 Maret 2024                     31 Desember 2023
                                                               (Tidak Diaudit)                       (Diaudit)
                                                       Mata Uang         Ekuivalen         Mata Uang        Ekuivalen
                                                         Asing              Rp               Asing             Rp
          Aset Moneter
          Kas dan setara kas                    US$       789.546       12.516.665.921        772.270        12.148.582.346

          Jumlah aset                                                   12.516.665.921                       12.148.582.346

          Liabilitas Moneter
          Utang usaha kepada
            pihak ketiga                        US$           900            14.267.700            900           13.874.400
                                               EURO         6.300           108.113.607          6.300          107.978.976
          Jumlah Liabilitas Moneter                                        122.381.307                          121.853.376
          Jumlah Aset Neto Moneter                                      12.394.284.614                       12.026.728.970


                                                         - 45 -
Page 47
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

          II. Manajemen risiko kredit

              Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya yang
              mengakibatkan kerugian bagi Grup.

              Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha dan lain-lain.
              Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang layak serta terpercaya.
              Grup meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang timbul dari pembeli properti dengan mengenakan
              denda atas keterlambatan pembayaran, pembatalan penjualan dengan denda pembatalan dan apabila
              penjualan belum dilunasi tidak dilakukan serah terima unit yang dijual sehingga dapat dilakukan penjualan
              kembali properti dengan dikenakan klaim atas kerugian yang timbul dari penjualan kembali tersebut. Untuk
              risiko kredit yang timbul dari penyewa properti investasi dilakukan dengan cara meminta penyewa untuk
              memberikan deposit dalam bentuk tunai atau bank garansi untuk sewa selama 3 bulan, serta membayar
              uang muka sewa sebelum masa sewa berlaku.

              Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan
              meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup memiliki kebijakan untuk
              memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki sejarah dan reputasi kredit yang baik.
              Manajemen melakukan pengawasan secara terus menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit. Piutang
              usaha atas penjualan perkantoran dan apartemen Grup pada tanggal pelaporan sebagian besar merupakan
              selisih pengakuan pendapatan setelah dikurangi dengan bagian yang telah dibayar oleh pembeli sehingga
              pembayarannya belum jatuh tempo.

       III.   Manajemen risiko suku bunga

              Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu
              instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Grup yang
              terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan utang bank.

              Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Grup mengelola beban bunga melalui kombinasi pembiayaan
              melalui perbankan dan institusi keuangan yang kredibel. Manajemen juga melakukan penelaahan berbagai
              suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan sebelum
              mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.

              Manajemen tidak menganggap perlunya melakukan swap suku bunga pada saat ini.

              Tidak ada analisis sensitivitas yang dilakukan karena Grup tidak memperkirakan adanya dampak material
              terhadap laba atau rugi Grup yang timbul dari dampak perubahan suku bunga yang wajar pada instrumen
              keuangan berbunga pada akhir periode pelaporan.

       IV.    Manajemen risiko likuiditas

              Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada direksi, yang telah membangun kerangka
              manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka
              pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan
              simpanan, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman cadangan dengan terus menerus memonitor perkiraan dan
              arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo liabilitas keuangan.

              Tabel risiko likuiditas dan suku bunga

              Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan nonderivatif dengan periode
              pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang tidak terdiskontokan dari
              liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta untuk membayar. Tabel
              mencakup arus kas bunga dan pokok. Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak
              didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan
              pada tanggal terawal di mana Grup mungkin akan diminta untuk membayar.




                                                         - 46 -
Page 48
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                                                             31 Maret 2024 (Tidak Diaudit)
                                      Tingkat bunga
                                         efektif              Kurang dari
                                                                                       1 - 3 bulan                 3 bulan - 1 tahun            1 - 5 tahun              Di atas 5 tahun            Jumlah
                                        rata-rata               1 bulan
                                       tertimbang
                                           Rp                     Rp                      Rp                              Rp                        Rp                         Rp                     Rp
             Tanpa bunga
             Utang usaha
               Pihak ketiga                            -                     -         11.973.703.846                                  -              4.463.944                            -        11.978.167.790
             Utang lain-lain kepada
               pihak ketiga                            -                     -                          -              2.406.820.320                             -                         -         2.406.820.320
             Biaya yang masih
               harus dibayar                           -                     -         22.541.741.519                                  -                         -                         -        22.541.741.519
             Uang jaminan
               penyewa                                 -                     -            258.863.176                                  -          2.604.632.193                            -         2.863.495.369
             Instrumen tingkat
               bunga variabel
             Utang bank jangka
               pendek                               9,00%                    -                          -                              -          4.270.180.062                            -         4.270.180.062
             Utang bank jangka
               panjang                9,00% - 10,50%                         -          1.800.000.000                 19.700.000.000            507.327.623.822                            -       528.827.623.822

             Jumlah                                                          -         36.574.308.541                 22.106.820.320            514.206.900.021                            -       572.888.028.882


                                                                                                               31 Desember 2023 (Diaudit)
                                        Tingkat bunga
                                           efektif                Kurang dari
                                                                                               1 - 3 bulan              3 bulan - 1 tahun          1 - 5 tahun            Di atas 5 tahun            Jumlah
                                          rata-rata                 1 bulan
                                         tertimbang
                                              Rp                        Rp                         Rp                           Rp                       Rp                     Rp                     Rp
             Tanpa bunga
             Utang usaha
               Pihak berelasi                   -                                  -                        -                               -                   -                              -                  -
               Pihak ketiga                     -                                  -            5.506.302.003                               -       7.356.443.123                              -     12.862.745.126
             Utang lain-lain -
               pihak ketiga                     -                      1.108.586.848              176.891.023                               -       1.045.447.474                              -      2.330.925.345
             Biaya masih
               harus dibayar                    -                      8.019.173.571              529.919.084               16.783.026.251                           -                         -     25.332.118.906
             Uang jaminan
               penyewa                          -                                  -              266.285.600                               -       2.553.152.856                              -      2.819.438.456

             Instrumen tingkat
                bunga variabel
             Utang bank jangka
                pendek                                9,00%                        -                           -               8.627.538.401                         -                         -      8.627.538.401
             Utang bank jangka
                panjang                  9,00% - 10,50%                4.404.775.346           23.438.996.971              161.455.355.210        443.827.769.824          (94.556.723.721)         538.570.173.630

             Jumlah                                                 13.532.535.765             29.918.394.681              186.865.919.862        454.782.813.277          (94.556.723.721)         590.542.939.864



             Jumlah yang dicantum di atas untuk instrumen suku bunga mengambang untuk liabilitas keuangan harus
             berubah jika perubahan suku bunga mengambang berbeda dengan estimasi suku bunga yang ditentukan
             pada akhir periode pelaporan.

             Grup memiliki fasilitas pembiayaan dari bank sebagaimana dijelaskan dalam catatan di bawah ini, yang tidak
             digunakan untuk mengurangi risiko likuiditas pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

                                                                                                                                31 Maret 2024                            31 Desember 2023
                                                                                                                                (Tidak Diaudit)                               (Diaudit)
                                                                                                                                      Rp                                         Rp
             Fasilitas utang dengan
               jaminan dan tanggal jatuh tempo yang berbeda
               mulai tahun 2024 dan 2023 yang diperpanjang
               dengan perjanjian bersama:
               Jumlah yang digunakan                                                                                              540.308.184.962                              540.308.184.962
               Jumlah yang belum digunakan                                                                                        166.941.666.769                              166.941.666.769
             Jumlah                                                                                                               707.249.851.731                              707.249.851.731


             Grup memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.


 34. TUNTUTAN HUKUM

      Pada tanggal 25 Januari 2024, Perusahaan menerima surat panggilan Sidang dari Hakim Ketua Majelis Pengadilan
      Negeri Jakarta Pusat terkait Perkara No. 48/Pdt.G/2024/PN Jkt.Pst. antara Tabrani M. Harun sebagai Penggugat
      melawan PT Suluh Dwipantara dan lainnya sebagai Para Tergugat, dalam hal ini Perusahaan sebagai Tergugat II
      atas sengketa tanah yang beralamat di Jl. KH Mas Mansyur Kav 126 RT 09/RW 04, Kelurahan Karet Tengsin,
      Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sampai pada tanggal laporan keuangan, proses panggilan sidang masih
      berjalan.



                                                                                           - 47 -
Page 49
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) (Lanjutan)

 35. PERISTIWA PENTING SETELAH PERIODE PELAPORAN

      Pada tanggal 22 April 2024 berdasarkan Perubahan Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR5, Entitas
      Anak, TMP, melakukan perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi dimana atas Fasilitas tersebut dikenakan
      Tingkat suku bunga sebesar 9,00% per tahun dan jangka waktu fasilitas PTI sampai dengan 20 Desember 2028.


 36. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI PERUSAHAAN

      Informasi keuangan tersendiri entitas induk menyajikan informasi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, dimana penyertaan saham pada
      entitas anak dan asosiasi.

      Laporan keuangan tersendiri entitas induk disajikan dari halaman 49 sampai dengan 53. Informasi laporan
      keuangan induk tersendiri mengikuti kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
      konsolidasian seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2, kecuali untuk investasi pada entitas anak dan asosiasi yang
      dicatat menggunakan metode ekuitas.




                                                        - 48 -
Page 50
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                   31 Maret 2024       31 Desember 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                         Rp                   Rp
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                  249.391.147.812       305.647.677.011
Piutang usaha kepada pihak ketiga                                        13.701.660            13.701.660
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                      3.685.097.218         1.538.312.203
Pajak dibayar di muka                                                 3.647.803.635         4.047.301.307
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                     638.953.624           262.436.714

Jumlah Aset Lancar                                                  257.376.703.949       311.509.428.895

Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                      2.948.638.168         2.948.638.168
Persediaan                                                          293.622.897.287       293.622.897.286
Uang muka investasi saham                                           916.494.849.502       845.494.849.502
Investasi pada entitas asosiasi
   dan anak                                                        3.771.277.618.519    3.766.311.919.647
Properti investasi - nilai wajar                                   2.058.379.306.516    2.058.379.306.517
Aset tetap - neto                                                     30.799.954.931       31.352.151.678

Jumlah Aset Tidak Lancar                                           7.073.523.264.923    6.998.109.762.798

JUMLAH ASET                                                        7.330.899.968.872    7.309.619.191.693

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                         - 49 -
Page 51
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                    31 Maret 2024      31 Desember 2023
                                                                    (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                          Rp                   Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga                                              761.065.689          761.065.689
Utang lain-lain - pihak ketiga                                                    -        1.045.447.474
Utang pajak                                                           1.264.751.852          631.820.196
Biaya yang masih harus dibayar                                       17.837.860.502       18.420.809.856
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                             5.222.444.886       5.081.295.002
Utang bank jangka panjang yang jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun                                             83.475.601.093       83.320.204.918

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     108.561.724.022      109.260.643.135

Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan penyewa                                                   2.368.160.509       2.316.681.172
Pendapatan diterima di muka - dikurangi
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                              452.758.981          517.603.697
Utang pihak berelasi                                                 22.843.832.200       21.923.832.200
Utang Bank                                                          133.128.000.000      141.480.000.000
Estimasi Liabilitas imbalan kerja karyawan                            6.497.932.181        6.256.484.563

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    165.290.683.871      172.494.601.632

Jumlah Liabilitas                                                   273.852.407.893      281.755.244.767

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal - Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  7.800.760.000 saham                                               780.076.000.000      780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                              222.442.743.783      222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                       411.856.000         411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                          6.308.431.854       6.339.590.838
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                           55.000.000.000       55.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                   5.992.808.529.342   5.963.594.216.305

Jumah Ekuitas                                                      7.057.047.560.979   7.027.864.406.926

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      7.330.899.968.872   7.309.619.651.693

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                    - 50 -
Page 52
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR II : INFORMASI LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                   31 Maret 2024         31 Maret 2023
                                                                   (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                    Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                                        1.988.793.152         2.023.419.521

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG                                             -                     -

LABA BRUTO                                                            1.988.793.152         2.023.419.521

Beban penjualan                                                        (20.651.443)           (3.955.555)
Beban umum dan administrasi                                        (16.327.367.987)      (13.215.928.475)
Beban pajak final                                                     (193.438.056)         (227.674.621)
Bagian rugi bersih entitas anak                                     (2.303.223.970)       (5.890.481.402)
Bagian laba bersih entitas asosiasi                                 47.372.949.057        40.026.005.574
Penghasilan bunga                                                    3.426.252.978           653.759.934
Beban bunga dan keuangan                                            (5.073.496.714)       (4.808.371.343)
Keuntungan dan kerugian lain-lain-neto                                 344.496.020           735.263.078

LABA SEBELUM PAJAK                                                  29.214.313.037        19.292.036.711

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                              -                     -

LABA PERIODE BERJALAN                                               29.214.313.037        19.292.036.711

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi :
  Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                         (31.158.984)         298.669.344

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                  29.183.154.053        19.590.706.055

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                     - 51 -
Page 53
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR III : INFORMASI LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)


                                                                                                                         Komponen ekuitas lainnya
                                                                                        Selisih transaksi        Bagian penghasilan                                              Saldo laba
                                                                    Tambahan           perubahan ekuitas          komprehensif lain         Penghasilan             Ditentukan          Tidak ditentukan          Jumlah
                                             Modal disetor         modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi     komprehensif lain       penggunaannya         penggunaannya             ekuitas
                                                  Rp                    Rp                     Rp                                                                      Rp                    Rp                     Rp


Saldo per 1 Januari 2023                    780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.505.712.946)          8.389.179.268        50.000.000.000        5.907.349.961.901     6.967.164.028.006
Cadangan umum                                                -                     -                        -                         -                       -                   -                        -                   -
Laba tahun berjalan                                          -                     -                        -                         -                       -                   -           19.292.036.711     19.292.036.711
Penghasilan komprehensif lain                                -                     -                        -            (10.341.484)           309.010.828                       -                        -        298.669.344

Saldo per 31 Desember 2023                  780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.516.054.430)          8.698.190.096        50.000.000.000        5.926.641.998.612     6.986.754.734.061


Saldo per 31 Desember 2023                  780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.927.436.208)          8.267.027.046        55.000.000.000        5.963.594.216.305     7.027.864.406.926
Saldo per 1 Januari 2024
  setelah penyesuaian                       780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.927.436.208)          8.267.027.046        55.000.000.000        5.963.594.216.305     7.027.864.406.926
Cadangan umum                                                -                     -                        -                         -                       -                   -                        -                   -
Laba tahun berjalan                                          -                     -                        -                         -                       -                   -           29.184.756.437     29.184.756.437
Penghasilan komprehensif lain                                -                     -                        -              (620.841)            (30.538.143)                      -                        -         (31.158.984)

Saldo per 31 Maret 2024                     780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.928.057.049)          8.236.488.903        55.000.000.000        5.992.778.972.742     7.057.018.004.379


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas.




                                                                                                                - 52 -
Page 54
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR IV : INFORMASI LAPORAN ARUS KAS ENTITAS INDUK
Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)

                                                                     31 Maret 2024       31 Maret 2023
                                                                     (Tidak Diaudit)     (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                  Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                               2.075.989.972       2.240.735.865
Penerimaan bunga                                                        1.279.467.963         627.441.339
Pembayaran kas kepada karyawan                                         (8.110.641.221)     (7.089.576.433)
Pembayaran pajak penghasilan                                             (204.496.980)        (36.522.939)
Pembayaran kas kepada pemasok
  dan untuk beban operasional lainnya                                  (8.582.153.957)     (6.535.694.871)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                           (13.541.834.223)    (10.793.617.039)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dividen entitas asosiasi                                   40.091.550.000      25.360.400.000
Penerimaan pengembalian investasi saham                                  920.000.000                   -
Penempatan uang muka investasi saham                                 (71.000.000.000)    (12.340.000.000)
Perolehan aset tetap dan properti investasi                               (10.027.000)       145.188.584

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi        (29.998.477.000)     13.165.588.584


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang pihak berelasi                                                     -        460.000.000
Penerimaan utang bank                                                  (8.196.603.825)    12.954.109.589
Pembayaran bunga utang bank                                            (4.853.124.999)    (4.589.400.000)

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                          (13.049.728.824)       8.824.709.589


KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                              (56.590.040.047)     11.196.681.134
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                  333.510.848       (1.091.864.652)

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                      305.647.677.011      69.514.705.674

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                     249.391.147.812      79.619.522.156


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                            - 53 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.02 MB
Published30 Apr 2024
Pages54
Characters227,139
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 79 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GREENWOOD SEJAHTERA Tbk p.1 ×155
linked org Kencana Graha p.9 ×3
linked org Prima Permata p.9 ×3
linked person Ang Andri Pribadi · Komisaris Utama p.10 ×2
linked person Paulus Indra Intan · Direktur Utama p.10
linked person Suherman Anggawinata · Direktur Independen p.10
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.26 ×7
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.26 ×6
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×8
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.26 ×2
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.26 ×8
linked org Bank Victoria International Tbk p.26 ×5
linked org Bank JTrust Indonesia Tbk p.26 ×2
linked org PT Total Bangun Persada p.28
linked org Kawasan Industri Jababeka Tbk p.44 ×2
linked org Bank OCBC NISP. p.45
linked org Pemerintah Provinsi p.45
linked org Totalindo Eka Persada. p.45
possible org Negara Republik Indonesia p.9 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.26 ×4
possible org PT Citra Gemilang Nusantara p.29
possible org KJPP Iskandar p.31 ×2
unresolved person Hendra Karyadi p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved person Buntario Tigris Darmawa NG p.9 ×6
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×6
unresolved person K.H. Mas Mansyur p.9 ×3
unresolved org PT Kencana Graha Global. p.9
unresolved org PT Prima Permata Sejahtera. p.9 ×3
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×2
unresolved org PT Prakarsa Nusa Cemerlang p.10 ×4
unresolved org PT Sentra Graha Kencana p.10 ×4
unresolved org PT Trisakti Makmur Persada p.10 ×4
unresolved person Ira Sudjono p.10
unresolved person Yulia · Notaris p.10 ×2
unresolved person Robert Purba p.10
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10
unresolved person Arie Kusumastuti Maria · Komisaris Independen p.10 ×4
unresolved person Dedy Ismunandar Soetiarto · Direktur p.10 ×2
unresolved person Andreas Bahana · Anggota p.11
unresolved org Bank Indonesia p.21
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.25
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia p.26 ×7
unresolved org Bank Bank Negara Indonesia Pan Indonesia Tbk(Persero) Tbk p.26 ×2
unresolved org PT Sinar Arta Mulya p.28
unresolved org PT Perintis Dinamika Sekatama p.28
unresolved org PT Arah Sejahtera Abadi p.29 ×2
unresolved org PT Pluit Propertindo p.29 ×3
unresolved org PT Brilliant Sakti Persada p.29
unresolved org PT Manggala Gelora Perkasa p.29 ×2
unresolved org KJPP Iskandar & Rekan p.31 ×2
unresolved org KJPP Jimmy Prasetyo p.31
unresolved org PT Graha Tunasmekar p.34 ×2
unresolved org PT Cendrawasih Farin p.34
unresolved org PT Trimatra Tatagraha p.34
unresolved org PT SC Hotels p.35 ×2
unresolved person Deni Thanur p.38
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.40
unresolved org PT Kencana Graha Nusamandiri p.40 ×2
unresolved — (masing-masing dibawah 5%) p.40
unresolved org PT Karya Multi Makmur p.43
unresolved org PT Langgeng Gemilang Sejahtera p.43
unresolved org PT Briliant Sakti Persada p.43
unresolved org PT Citra Gemilang Nusantara Transaksi-transaksi p.43
unresolved org PT Langgeng Gemilang Sejahtera. Perjanjian p.43
unresolved person Betty Donna Christina Siahaan p.44
unresolved person DR. Tunggul Simanjuntak p.44
unresolved org PT Sinar Bonana Jaya p.44 ×2
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.44
unresolved org PT SBJ p.44
unresolved org PT Equator Paradise p.45
unresolved org PT Eastern Star Capital p.45
unresolved org Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman p.45
unresolved org PT Prosys Eka Persada p.45
unresolved org PT Totalindo Eka Persada. Selanjutnya p.45
unresolved org PT Suluh Dwipantara p.48

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result