Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
Nomor Surat 00061/WFI/IV/2024
Nama Emiten PT Woori Finance Indonesia Tbk
Kode Emiten BPFI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 3 Bulan yang berakhir pada 31/03/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Woori Finance Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Woori Finance Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
2024-03-31
Informasi umum General information
Nama entitas PT Woori Finance Indonesia Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir periode laporan sebelumnya 0 Explanation of change in name from the end of the preceding reporting period
Kode entitas BPFI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA530 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham pengendali Foreign Corporation Controlling shareholder information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat entitas tercatat Pengembangan / Development Type of board on which the entity is listed
Apakah merupakan laporan keuangan satu entitas atau suatu kelompok entitas Entitas tunggal / Single entity Whether the financial statements are of an individual entity or a group of entities
Periode penyampaian laporan keuangan Kuartal I / First Quarter Period of financial statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan Direksi April 29, 2024 Date Of Board Of Directors' Statement Letter
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2024 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan March 31, 2024 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2023 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2023 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya March 31, 2023 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan jika mata uang penyajian selain rupiah 0.00000 Conversion rate at reporting date if presentation currency is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam penyajian jumlah dalam laporan keuangan Satuan Penuh / Full Amount Level of rounding used in financial statements
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Unqualified Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf pendapat untuk penekanan atas suatu masalah atau paragraf penjelasan lainnya, jika ada 0 Matters disclosed in emphasis-of-matter or other-matter paragraph, if any
Hasil penugasan review 0 Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 3 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama 0 Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil laporan review 0 Date of auditor's opinion or result of review report
Auditor tahun berjalan KAP Suharli, Sugiharto, dan Rekan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Riki Afrianof, CPA Name of current year audit signing partner
Lama tahun penugasan partner yang menandatangani 3 Number of years served as audit signing partner
Auditor tahun sebelumnya KAP Suharli, Sugiharto, dan Rekan Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Riki Afrianof, CPA Name of prior year audit signing partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan peraturan OJK Nomor: 75/POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan Ya / Yes Whether in compliance with OJK rules No. 75/POJK.04/2017 concerning responsibilities of board of directors on financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan independensi akuntan yang memberikan jasa audit di pasar modal sesuai dengan POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dalam Ya / Yes Compliance to the independency of Accountant that provide services in Capital Market as regulated in OJK rules No. 13/POJK.03/2017 concerning The Use of Public Accountant and Auditing Firm in
Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 3
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity - Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
2024-03-31 2023-12-31
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas dan setara kas 28,716,773,136 19,064,704,737 Cash and cash equivalents
Giro pada Bank Indonesia 0 0 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Giro pada bank lain pihak ketiga 0 0 Current accounts with other banks third parties
Giro pada bank lain pihak berelasi 0 0 Current accounts with other banks related parties
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pihak ketiga 0 0 Placements with Bank Indonesia and other banks third parties
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pihak berelasi 0 0 Placements with Bank Indonesia and other banks related parties
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 0 0 Financial assets at fair value through profit or loss
Piutang asuransi 0 0 Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan 0 0 Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 0 0 Securities purchased under agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 0 0 Bills and other receivables
Tagihan akseptasi 0 0 Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah pihak ketiga 0 0 Murabahah receivables third parties
Piutang murabahah pihak berelasi 0 0 Murabahah receivables related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak ketiga 0 0 Istishna receivables third parties
Piutang istishna pihak berelasi 0 0 Istishna receivables related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak ketiga 0 0 Ijarah receivables third parties
Piutang ijarah pihak berelasi 0 0 Ijarah receivables related parties
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen pihak ketiga 1,366,085,299,705 1,317,995,920,482 Consumer financing receivables third parties
Piutang pembiayaan konsumen pihak berelasi 0 0 Consumer financing receivables related parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak ketiga 325,434,986,659 300,750,055,655 Lease investments third parties
Investasi sewa pihak berelasi 0 0 Lease investments related parties
Investasi sewa nilai residu yang terjamin 0 0 Lease investments guaranteed residual value
Investasi sewa pendapatan pembiayaan tangguhan 0 0 Lease investments deferred financing income
Investasi sewa simpanan jaminan 0 0 Lease investments guarantee deposits
Investasi sewa pembiayaan 0 0 Lease investment in finance leases
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan pihak ketiga 0 0 Loans third parties
Pinjaman yang diberikan pihak berelasi 0 0 Loans related parties
Cadangan kerugian penurunan nilai pada pinjaman yang diberikan (0) (0) Allowance for impairment losses for loans
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak ketiga 0 0 Qardh funds third parties
Pinjaman qardh pihak berelasi 0 0 Qardh funds related parties
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pembiayaan mudharabah pihak ketiga 0 0 Mudharabah financing third parties
Pembiayaan mudharabah pihak berelasi 0 0 Mudharabah financing related parties
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan musyarakah pihak ketiga 0 0 Musyarakah financing third parties
Pembiayaan musyarakah pihak berelasi 0 0 Musyarakah financing related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang pihak ketiga 37,088,787,426 41,793,953,187 Factoring receivables third parties
Tagihan anjak piutang pihak berelasi 0 0 Factoring receivables related parties
Tagihan anjak piutang pada pendapatan anjak piutang tangguhan 0 0 Factoring receivables on deferred factoring income
Piutang dari pihak berelasi 0 0 Receivables from related parties
Piutang lainnya 42,949,315,939 37,879,806,055 Other receivables
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual 0 0 Non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk didistribusikan kepada pemilik 0 0 Non-current assets or disposal groups classified as held-for-distribution to owners
Biaya dibayar dimuka 4,554,536,222 1,580,719,492 Prepaid expenses
Jaminan 0 0 Guarantees
Pajak dibayar dimuka 464,429,990 489,232,953 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian pajak 0 0 Claims for tax refund
Aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya 0 0 Financial assets fair value through other comprehensive income
Aset keuangan biaya perolehan diamortisasi 0 0 Financial assets amortized cost
Aset keuangan lainnya 0 0 Other financial assets
Tagihan derivatif 0 0 Derivative receivables
Investasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas 0 0 Investments accounted for using equity method
Investasi pada ventura bersama dan entitas asosiasi Investments in joint ventures and associates
Investasi pada entitas ventura bersama 0 0 Investments in joint ventures
Investasi pada entitas asosiasi 0 0 Investments in associates
Aset pajak tangguhan 0 0 Deferred tax assets
Aset reasuransi 0 0 Reinsurance assets
Aset takberwujud selain goodwill 0 0 Intangible assets other than goodwill
Goodwill 0 0 Goodwill
Properti investasi 0 0 Investment properties
Aset ijarah 0 0 Ijarah assets
Aset sewa operasi 0 0 Operating lease assets
Aset tetap 125,117,186,487 128,152,846,568 Property, plant, and equipment
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Agunan yang diambil alih 0 0 Foreclosed assets
Aset lainnya 2,611,781,351 2,697,086,229 Other assets
Jumlah aset 1,933,023,096,915 1,850,404,325,358 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 35,348,760,007 34,722,928,533 Obligations due immediately
Efek yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali 0 0 Securities sold with repurchase agreement
Liabilitas derivatif 0 0 Derivative payables
Utang asuransi 0 0 Insurance payables
Utang bunga 0 0 Interest payables
Utang penjaminan 0 0 Guarantee payables
Utang usaha 0 0 Accounts payable
Uang muka dan angsuran 0 0 Advances and installments
Utang dealer 0 0 Dealer payables
Utang dividen 0 0 Dividends payable
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang diterima pihak ketiga 150,592,365,991 150,790,039,909 Borrowings third parties
Pinjaman yang diterima pihak berelasi 0 0 Borrowings related parties
Utang pihak berelasi 0 0 Due to related parties
Utang pemegang saham 0 0 Due to stockholders
Liabilitas kontrak asuransi 0 0 Insurance contract liabilities
Kewajiban imbalan pasca kerja 8,453,507,929 7,046,287,707 Post-employment benefit obligations
Provisi 0 0 Provisions
Liabilitas atas kontrak 0 0 Contract liabilities
Pendapatan ditangguhkan 0 0 Deferred income
Wesel bayar 0 0 Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 0 0 Bonds payable
Sukuk 0 0 Sukuk
Surat utang jangka menengah 0 0 Medium term notes
Obligasi subordinasi 0 0 Subordinated bonds
Efek yang diterbitkan lainnya 0 0 Others securities issued
Liabilitas sewa pembiayaan 0 0 Finance lease liabilities
Liabilitas keuangan lainnya 0 0 Other financial liabilities
Beban akrual 0 0 Accrued expenses
Utang pajak 10,728,529,004 8,992,507,528 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan 3,413,003,125 4,026,735,200 Deferred tax liabilities
Liabilitas lainnya 6,246,326,680 7,314,131,418 Other liabilities
Sukuk mudharabah 0 0 Mudharabah sukuk
Utang bank 637,033,498,491 578,999,016,195 Bank loans
Pinjaman subordinasi 0 0 Subordinated loans
Jumlah liabilitas 851,815,991,227 791,891,646,490 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Equity attributable to equity owners of parent entity
Saham biasa 267,399,536,200 267,399,536,200 Common stocks
Saham preferen 0 0 Preferred stocks
Tambahan modal disetor 174,181,212,208 174,181,212,208 Additional paid-in capital
Saham treasuri (0) (0) Treasury stocks
Uang muka setoran modal 0 0 Advances in capital stock
Opsi saham 0 0 Stock options
Penjabaran laporan keuangan 0 0 Translation adjustment
Cadangan revaluasi 48,723,068,884 49,362,192,016 Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs penjabaran 0 0 Reserve of exchange differences on translation
Page 4
Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya 0 0 Reserve for changes in fair value of fair value through other comprehensive income financial assets
Cadangan keuntungan (kerugian) investasi pada instrumen ekuitas 0 0 Reserve of gains (losses) from investments in equity instruments
Cadangan pembayaran berbasis saham 0 0 Reserve of share-based payments
Cadangan lindung nilai arus kas 0 0 Reserve of cash flow hedges
Cadangan pengukuran kembali program imbalan pasti 0 0 Reserve of remeasurements of defined benefit plans
Cadangan lainnya 0 0 Other reserves
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi 0 0 Difference Due to Changes of Equity in Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas lainnya 0 0 Other components of equity
Saldo laba (akumulasi kerugian) Retained earnings (deficit)
Saldo laba yang telah ditentukan penggunaanya Appropriated retained earnings
Cadangan umum dan wajib 400,000,000 400,000,000 General and legal reserves
Cadangan khusus 0 0 Specific reserves
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya 590,503,288,396 567,169,738,444 Unappropriated retained earnings
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1,081,207,105,688 1,058,512,678,868 Total equity attributable to equity owners of parent entity
Proforma ekuitas 0 0 Proforma equity
Kepentingan non-pengendali 0 0 Non-controlling interests
Jumlah ekuitas 1,081,207,105,688 1,058,512,678,868 Total equity
Jumlah liabilitas dan ekuitas 1,933,023,096,915 1,850,404,325,358 Total liabilities and equity
Page 5
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
2024-03-31 2023-03-31
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan keuangan 0 0 Interest and finance income
Pendapatan dari penjaminan 0 0 Income from guarantee
Pendapatan dari murabahah dan istishna 0 0 Income from murabahah and istishna
Pendapatan dari bagi hasil 0 0 Income from revenue sharing
Pendapatan dari ijarah 0 0 Income from ijarah
Pendapatan dari pembiayaan Financing income
Pendapatan dari pembiayaan konsumen 59,567,952,148 40,833,766,985 Income from consumer financing
Pendapatan dari sewa pembiayaan 12,129,294,209 10,493,143,171 Income from finance lease
Pendapatan dari anjak piutang 1,500,559,719 1,245,625,103 Income from factoring
Pendapatan dari sewa operasi 0 0 Income from operating lease
Premi penjaminan 0 0 Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari premi asuransi 0 0 Income from insurance premiums
Premi reasuransi (0) (0) Reinsurance premiums
Premi retrosesi (0) (0) Retrocession premiums
Penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan 0 0 Decrease (increase) in unearned premiums
Penurunan (kenaikan) pendapatan premi disesikan kepada reasuradur (0) (0) Decrease (increase) in premium income ceded to reinsurancer
Pendapatan komisi asuransi 0 0 Insurance commission income
Penerimaan ujrah 0 0 Ujrah received
Keuntungan (kerugian) atas perdagangan aset keuangan yang telah direalisasi 0 0 Realised gains (losses) on trading of financial assets
Keuntungan (kerugian) atas perdagangan aset keuangan yang belum direalisasi 0 0 Unrealised gains (losses) on trading of financial assets
Pendapatan administrasi 28,375,890,013 29,358,961,384 Administration income
Pendapatan dari provisi dan komisi 0 0 Income from provisions and commissions
Pendapatan dividen 0 0 Dividends income
Keuntungan (kerugian) yang telah direalisasi atas instrumen derivatif 0 0 Realised gains (losses) from derivative instruments
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 0 0 Income from recovery of written off assets
Keuntungan (kerugian) selisih kurs mata uang asing 0 0 Gains (losses) on changes in foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) pelepasan aset tetap 0 0 Gains (losses) on disposal of property and equipment
Keuntungan (kerugian) pelepasan agunan yang diambil alih 0 0 Gains (losses) on disposal of foreclosed assets
Keuntungan (kerugian) pelepasan aset ijarah 0 0 Gains (losses) on disposal of ijarah assets
Pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai 0 0 Recovery of impairment losses
Bagian atas laba (rugi) entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas 0 0 Share of profit (loss) of associates accounted for using equity method
Bagian atas laba (rugi) entitas ventura bersama yang dicatat menggunakan metode ekuitas 0 0 Share of profit (loss) of joint ventures accounted for using equity method
Pendapatan lainnya 4,726,991,442 3,054,913,814 Other income
Keuntungan lainnya 0 0 Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 15,119,556,627 ) ( 7,409,685,071 ) Interest and finance costs
Beban bagi hasil (0) (0) Revenue sharing expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim (0) (0) Claim expenses
Klaim reasuransi 0 0 Reinsurance claims
Klaim retrosesi 0 0 Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim (0) (0) Increase (decrease) in estimated claims liability
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan (0) (0) Increase (decrease) in liability for future policy benefit
Kenaikan (penurunan) provisi yang timbul dari tes kecukupan liabilitas (0) (0) Increase (decrease) in provision for losses arising from liability adequacy test
Kenaikan (penurunan) liabilitas asuransi yang disesikan kepada reasuradur 0 0 Increase (decrease) in insurance liabilities ceded to reinsurers
Kenaikan (penurunan) liabilitas pemegang polis pada kontrak unit-linked (0) (0) Increase (decrease) in liabilities to policyholder in unit-linked contracts
Beban komisi asuransi (0) (0) Insurance commission expenses
Beban underwriting lainnya (0) (0) Other underwriting expenses
Ujrah dibayar (0) (0) Ujrah paid
Beban akuisisi dari kontrak asuransi (0) (0) Acquisition costs of insurance contracts
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai ( 13,420,265,828 ) ( 3,000,920,399 ) Provision for impairment losses
Beban penjualan ( 6,334,406,224 ) ( 5,697,479,413 ) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan karyawan ( 28,765,412,427 ) ( 25,318,365,759 ) Salary and employee benefit (expenses)
Beban umum dan administrasi ( 14,009,995,141 ) ( 14,016,216,034 ) General and administrative expenses
Beban penyusutan properti investasi, aset sewa, aset tetap, aset yang diambil alih dan aset ijarah (0) (0) Depreciation of investment property, lease assets, property and equipment, foreclosed assets and ijarah assets
Beban lainnya (0) (0) Other expenses
Kerugian lainnya (0) (0) Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 28,651,051,284 29,543,743,781 Total profit (loss) before tax
Pendapatan (beban) pajak ( 6,136,889,962 ) ( 5,404,388,832 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi yang dilanjutkan 22,514,161,322 24,139,354,949 Total profit (loss) from continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang dihentikan 0 0 Profit (loss) from discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 22,514,161,322 24,139,354,949 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak Other comprehensive income, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas keuntungan (kerugian) hasil revaluasi aset tetap, setelah pajak 180,265,498 390,980,069 Other comprehensive income for gains (losses) on revaluation of property and equipment, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas pengukuran kembali kewajiban manfaat pasti, setelah pajak 0 0 Other comprehensive income for remeasurement of defined benefit obligation, after tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak 0 0 Other adjustments to other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak 180,265,498 390,980,069 Total other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Keuntungan (kerugian) selisih kurs penjabaran, setelah pajak 0 0 Gains (losses) on exchange differences on translation, after tax
Penyesuaian reklasifikasi selisih kurs penjabaran, setelah pajak (0) (0) Reclassification adjustments on exchange differences on translation, after tax
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain, setelah pajak 0 0 Unrealised gains (losses) on changes in fair value through other comprehensive income financial assets, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak (0) (0) Reclassification adjustments on fair value through other comprehensive income financial assets, after tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai arus kas, setelah pajak 0 0 Gains (losses) on cash flow hedges, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai arus kas, setelah pajak Reclassification adjustments on cash flow hedges, after tax
Nilai tercatat dari aset (liabilitas) non-keuangan yang perolehan atau keterjadiannya merupakan suatu prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi yang dilindung nilai, setelah pajak 0 0 Carrying amount of non-financial asset (liability) whose acquisition or incurrence was hedged on highly probable forecast transaction, adjusted from equity, after tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, setelah pajak 0 0 Gains (losses) on hedges of net investments in foreign operations, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, setelah pajak (0) (0) Reclassification adjustments on hedges of net investments in foreign operations, after tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, setelah pajak 0 0 Share of other comprehensive income of associates accounted for using equity method, after tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas ventura bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, setelah pajak 0 0 Share of other comprehensive income of joint ventures accounted for using equity method, after tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak 0 0 Other adjustments to other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak 0 0 Total other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak 180,265,498 390,980,069 Total other comprehensive income, after tax
Jumlah laba rugi komprehensif 22,694,426,820 24,530,335,018 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan Profit (loss) attributable to
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke entitas induk 22,514,161,322 24,139,354,949 Profit (loss) attributable to parent entity
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali 0 0 Profit (loss) attributable to non-controlling interests
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan Comprehensive income attributable to
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke entitas induk 22,694,426,820 24,530,335,018 Comprehensive income attributable to parent entity
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali 0 0 Comprehensive income attributable to non-controlling interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar diatribusikan kepada pemilik entitas induk Basic earnings per share attributable to equity owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dilanjutkan 8.42 9.03 Basic earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dihentikan 0 0 Basic earnings (loss) per share from discontinued operations
Laba (rugi) per saham dilusian Diluted earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dilanjutkan 0 0 Diluted earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dihentikan 0 0 Diluted earnings (loss) per share from discontinued operations
Page 6
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 267,399,536,200 0 174,181,212,208 0 0 0 0 49,362,192,016 0 0 0 0 0 0 0
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Penyesuaian lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Posisi ekuitas, awal periode 267,399,536,200 0 174,181,212,208 0 0 0 0 49,362,192,016 0 0 0 0 0 0 0
Laba (rugi) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pendapatan komprehensif lainnya 0 0 0 0 0 0 0 ( 639,123,132 ) 0 0 0 0 0 0 0
Penjabaran laporan keuangan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembentukan cadangan umum 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembentukan cadangan khusus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Distribusi dividen kas (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Distribusi dividen saham (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Penerbitan saham biasa 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Penerbitan saham preferen 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Biaya emisi efek (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pelaksanaan waran 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Pelaksanaan opsi saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Posisi ekuitas, akhir periode 267,399,536,200 0 174,181,212,208 0 0 0 0 48,723,068,884 0 0 0 0 0 0 0
Page 7
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 267,399,536,200 0 174,181,212,208 0 0 0 0 48,680,917,079 0 0 0 0 0 0 0
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Penyesuaian lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Posisi ekuitas, awal periode 267,399,536,200 0 174,181,212,208 0 0 0 0 48,680,917,079 0 0 0 0 0 0 0
Laba (rugi) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pendapatan komprehensif lainnya 0 0 0 0 0 0 0 ( 337,249,671 ) 0 0 0 0 0 0 0
Penjabaran laporan keuangan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembentukan cadangan umum 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembentukan cadangan khusus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Distribusi dividen kas (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Distribusi dividen saham (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Penerbitan saham biasa 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Penerbitan saham preferen 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Biaya emisi efek (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pelaksanaan waran 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Pelaksanaan opsi saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Posisi ekuitas, akhir periode 267,399,536,200 0 174,181,212,208 0 0 0 0 48,343,667,408 0 0 0 0 0 0 0
Page 8
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
2024-03-31 2023-03-31
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan kas dari aktivitas operasi Cash receipts from operating activities
Penerimaan dari sewa pembiayaan 282,620,234,435 286,998,857,233 Receipts from finance leases
Penerimaan dari pembiayaan konsumen 67,063,111,093 71,052,487,963 Receipts from consumer financing
Penerimaan dari anjak piutang 6,380,469,246 4,850,799,705 Receipts from factoring
Pembayaran kas dari aktivitas operasi Cash payments from operating activities
Pembayaran untuk sewa pembiayaan ( 84,091,387,530 ) ( 72,953,515,000 ) Payments for finance leases
Pembayaran untuk pembiayaan konsumen ( 260,908,637,008 ) ( 306,439,383,316 ) Payments for consumer financing
Pembayaran untuk anjak piutang ( 121,000,000 ) (0) Payments for factoring
Pembayaran beban umum dan administrasi (0) (0) Payments for general and administrative expense
Kas diperoleh dari (digunakan untuk) operasi 10,942,790,236 ( 16,490,753,415 ) Cash generated from (used in) operations
Penerimaan dari kerjasama penerusan pinjaman dan pembiayaan bersama 0 0 Received from loan channeling and joint financing cooperation
Pembayaran untuk kerjasama penerusan pinjaman dan pembiayaan bersama (0) (0) Payments for loan channeling and joint financing cooperation
Penerimaan bunga dari aktivitas operasi 43,268,174 215,894,958 Interests received from operating activities
Pembayaran bunga dari aktivitas operasi ( 6,383,830,902 ) ( 3,535,940,750 ) Interests paid from operating activities
Pembayaran pajak penghasilan badan ( 12,539,755,000 ) ( 6,534,293,699 ) Payments for corporate income tax
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas operasi 0 0 Income taxes refunded (paid) from operating activities
Pengembalian (penempatan) uang jaminan 0 0 Repayment (placement) of refundable deposits
Penerimaan bunga pinjaman diberikan 0 0 Receipts of interest from loan receivable
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas operasi ( 38,628,390,854 ) ( 35,414,630,979 ) Other cash inflows (outflows) from operating activities
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi ( 46,565,918,346 ) ( 61,759,723,885 ) Net cash flows received from (used in) operating activities before changes in assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) aset operasi Decrease (increase) from operation assets
Penurunan (kenaikan) efek-efek 0 0 Decrease (increase) from securities
Penurunan (kenaikan) kredit 0 0 Decrease (increase) from credit
Penurunan (kenaikan) aset lainnya 0 0 Decrease (increase) from other assets
Kenaikan (penurunan) liabilitas Increase (decrease) from liabilities
Kenaikan (penurunan) simpanan dan simpanan dari bank lain 0 0 Increase (decrease) from deposits and deposits from other banks
Kenaikan (penurunan) liabilitas lainnya 0 0 Increase (decrease) from other liabilities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi ( 46,565,918,346 ) ( 61,759,723,885 ) Total net cash flows received from (used in) operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Penerimaan dari penjualan properti investasi 0 0 Proceeds from disposal of investment properties
Pembayaran untuk perolehan properti investasi (0) (0) Payments for acquisition of investment properties
Penerimaan dari penjualan aset tetap 559,000,000 369,000,000 Proceeds from disposal of property and equipment
Pembayaran untuk perolehan aset tetap ( 1,711,154,967 ) ( 2,369,574,168 ) Payments for acquisition of property and equipment
Penerimaan dari penjualan aset agunan yang diambil alih 0 0 Proceeds from disposal of foreclosed assets
Penerimaan dari penjualan aset non-keuangan lainnya 0 0 Proceeds from disposal of other non-financial assets
Pembayaran untuk perolehan aset non-keuangan lainnya (0) (0) Payments for acquisition of other non-financial assets
Pencairan (penempatan) aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya 0 0 Withdrawal (placement) of financial assets fair value through other comprehensive income
Penempatan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi (0) (0) Placement of financial assets amotized cost investments
Pencairan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi 0 0 Withdrawal of financial assets amortized cost investments
Penerimaan dari pelepasan entitas anak 0 0 Proceeds from disposal of subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan entitas anak (0) (0) Payments for acquisition of subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan investasi 0 0 Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from investing activities
Pembayaran untuk perolehan tambahan kepemilikan pada entitas anak (0) (0) Payments for acquisition of additional interests in subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas ventura bersama 0 0 Proceeds from sales of interests in joint ventures
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas ventura bersama (0) (0) Payments for acquisition of interests in joint ventures
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas asosiasi 0 0 Proceeds from sales of interests in associates
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas asosiasi (0) (0) Payments for acquisition of interests in associates
Penerimaan dari pelepasan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan operasi yang dihentikan 0 0 Proceeds from disposal of non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale and discontinued operations
Penerimaan dividen dari aktivitas investasi 0 0 Dividends received from investing activities
Penerimaan bunga dari aktivitas investasi 0 0 Interests received from investing activities
Pembayaran bunga dari aktivitas investasi (0) (0) Interests paid from investing activities
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas investasi 0 0 Income taxes refunded (paid) from investing activities
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas investasi 0 0 Other cash inflows (outflows) from investing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi ( 1,152,154,967 ) ( 2,000,574,168 ) Total net cash flows received from (used in) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Penerimaan wesel bayar 0 0 Proceeds from notes payable
Pembayaran wesel bayar (0) (0) Payments of notes payable
Penerimaan pinjaman bank 60,901,148,963 65,084,236,629 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 3,531,007,251 ) ( 3,184,794,048 ) Payments of bank loans
Penerimaan pinjaman dari lembaga keuangan non-bank 0 0 Proceeds from non-bank financial institution loan
Pembayaran pinjaman kepada lembaga keuangan non-bank (0) (0) Payments of non-bank financial institution loan
Penerimaan pinjaman subordinasi 0 0 Proceeds from subordinated loans
Pembayaran pinjaman subordinasi (0) (0) Payments of subordinated loans
Penerimaan liabilitas sewa pembiayaan 0 0 Proceeds from finance lease liabilities
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan (0) (0) Payments of finance lease liabilities
Penerimaan dari surat utang jangka menengah 0 0 Proceeds from medium term notes
Pembayaran dari surat utang jangka menengah (0) (0) Payments of medium term notes
Penerbitan sukuk mudharabah 0 0 Issuance of mudharabah sukuk
Pembayaran sukuk mudharabah (0) (0) Payments of mudharabah sukuk
Penerimaan surat berharga utang 0 0 Proceeds from debt securities
Pembayaran surat berharga utang (0) (0) Payments of debt securities
Obligasi subordinasi yang diterbitkan 0 0 Subordinated bonds issued
Pembayaran obligasi subordinasi (0) (0) Payments of subordinated bonds
Pembayaran biaya emisi penerbitan obligasi (0) (0) Payments of bonds issuance costs
Penerimaan pinjaman lainnya 0 0 Proceeds from other borrowings
Pembayaran pinjaman lainnya (0) (0) Payments of other borrowings
Pembayaran biaya penerbitan surat berharga utang (0) (0) Payments of debt securities issuance costs
Penerimaan dari penerbitan saham biasa 0 0 Proceeds from issuance of common stocks
Penerimaan dari penerbitan saham preferen 0 0 Proceeds from issuance of preferred stocks
Penerimaan dari penerbitan instrumen ekuitas lainnya 0 0 Proceeds from issuing other equity instruments
Pembayaran biaya emisi saham (0) (0) Payments of stock issuance costs
Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan pendanaan 0 0 Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from financing activities
Penerimaan dari penambahan kepemilikan dari non-pengendali 0 0 Proceed from increase of non-controlling interest
Pembayaran untuk perolehan kepentingan pihak non-pengendali pada entitas anak (0) (0) Payments for acquisition of non-controlling interests in subsidiaries
Penerimaan bunga dari aktivitas pendanaan 0 0 Interests received from financing activities
Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan (0) (0) Interests paid from financing activities
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas pendanaan 0 0 Income taxes refunded (paid) from financing activities
Pembayaran dividen dari aktivitas pendanaan (0) (0) Dividends paid from financing activities
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas pendanaan 0 0 Other cash inflows (outflows) from financing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan 57,370,141,712 61,899,442,581 Total net cash flows received from (used in) financing activities
Jumlah kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas 9,652,068,399 ( 1,860,855,472 ) Total net increase (decrease) in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, awal periode 19,064,704,737 22,831,390,154 Cash and cash equivalents cash flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada kas dan setara kas 0 0 Effect of exchange rate changes on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas dari entitas anak yang didekonsolidasikan 0 0 Cash and cash equivalent of deconsolidated subsidiaries
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas lainnya 0 0 Other increase (decrease) in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, akhir periode 28,716,773,136 20,970,534,682 Cash and cash equivalents cash flows, end of the period
Page 9
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2024-03-31
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia yang terdiri dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Basis of preparation of consolidated financial statements
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No. VIII G.7 Pedoman Penyajian dan Pengungkapan laporan keuangan serta peraturan regulator pasar modal. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah
selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi
yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023. Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi akun tersebut. Laporan arus kas disusun dan disajikan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang
digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Perusahaan, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item
pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi 0 Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas dan bank dalam laporan posisi keuangan terdiri atas kas dan bank yang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya. Perusahaan mengakui cerukannya (jika ada) sebagai pinjaman/kewajiban bank jangka pendek karena Cash and cash equivalents
berdasarkan pengalaman Perusahaan, saldo akun ini paling sering ditarik lebih.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang sewa pembiayaan pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi pendapatan administrasi dan ditambah biaya-biaya transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya perolehan diamortisasi menggunakan Trade and other receivables
metode suku bunga efektif. Pada saat pengakuan awal, nilai wajar piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa yang akan diterima oleh Perusahaan pada akhir masa sewa pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa
pembiayaan yang ditangguhkan dan simpanan jaminan. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui. Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui dialokasikan sebagai pendapatan tahun
berjalan menggunakan metode suku bunga efektif. Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi yang timbul dibebankan pada laporan laba rugi tahun berjalan pada tanggal terjadinya
transaksi. Sesuai dengan PSAK No. 73, klasifikasi sewa didasarkan atas sejauh mana risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee. Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan
bagian pembiayaan bersama di mana risiko kredit ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya (without recourse), pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai. Penyelesaian kontrak sebelum masa
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan yang timbul diakui pada laba rugi. Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi, yang setelah pengakuan awal dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang
akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, yang diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga efektif dari piutang pembiayaan konsumen. Biaya-biaya yang timbul pertama kali yang terkait langsung dengan
fasilitas pembiayaan konsumen ditangguhkan dan disajikan sebagai biaya transaksi ditangguhkan sebagai bagian dari piutang pembiayaan konsumen pada laporan posisi keuangan dan diakui sebagai penyesuaian selama periode pembiayaan konsumen. Tagihan anjak
piutang merupakan piutang yang dibeli dari Perusahaan lain. Tagihan anjak piutang diklasifikasikan dalam aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penurunan nilai
dan penghentian pengakuan tagihan anjak piutang mengacu pada Catatan 2d. Piutang dalam penyelesaian agunan sehubungan dengan penyelesaian piutang pembiayaan konsumen dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara nilai tercatat piutang pembiayaan
konsumen terkait atau nilai realisasi neto dari aset tarikan. Selisih antara nilai tercatat dan nilai realisasi neto dicatat sebagai kerugian penurunan nilai atas piutang dalam penyelesaian agunan dan dibebankan pada laba rugi. Perusahaan menerima aset yang didanai oleh
Perusahaan dari konsumen dan membantu untuk menjual aset tersebut sehingga konsumen dapat melunasi utangnya. Beban sehubungan dengan perolehan dan pemeliharaan piutang dalam penyelesaian agunan tersebut dibebankan pada saat terjadinya. Konsumen
memberi kuasa kepada Perusahaan untuk menjual piutang dalam penyelesaian agunan ataupun melakukan tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian piutang pembiayaan konsumen bila terjadi wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Konsumen berhak atas
selisih lebih antara nilai penjualan dengan saldo piutang. Jika terjadi selisih kurang, kerugian yang terjadi dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif tahun berjalan. Piutang dalam penyelesaian agunan disajikan sebagai bagian dari akun “Piutang
lain-lain - pihak ketiga” dalam laporan posisi keuangan.
Aset tetap Tanah dan kendaraan disajikan sebesar nilai revaluasian, nilai wajar pada tanggal revaluasi, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai setelah tanggal revaluasi, kecuali untuk tanah yang tidak disusutkan. Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara Fixed assets
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak berbeda secara material dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan. Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan kendaraan langsung dikreditkan ke akun Keuntungan revaluasi aset
tetap” pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas pada bagian Cadangan Revaluasi Aset Tetap, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi sehingga sebesar
penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi. Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari revaluasi tanah dan kendaraaan dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi saldo cadangan revaluasi aset tetap yang
bersangkutan, jika ada. Selain itu, akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi dieliminasi terhadap jumlah tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi disajikan kembali sebesar jumlah revaluasi dari aset tersebut. Pada saat penghentian aset,
cadangan revaluasi untuk aset tetap yang dijual dipindahkan ke saldo laba. Aset tetap lainnya seperti bangunan dan inventaris kantor dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya
penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria
pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Tanah dinyatakan berdasarkan nilai wajar dan tidak disusutkan. Setelah penerapan PSAK No. 73, Perusahaan
menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut (jika ada) sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Perusahaan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa
berdasarkan PSAK No. 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 “Aset tetap”. Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Bangunan
(“HGB”), dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun aset tetap. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya. Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila
terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir tahun, bila diperlukan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan Impairment of non-financial assets
aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk
yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar dari pada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan
nilai dari operasi yang dilanjutkan diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai rugi penurunan nilai. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut,
Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia. Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah
terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini,
jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk
aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat
aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Beban tangguhan 0 Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain 0 Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Perusahaan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau Revenue and expense recognition
jasa kepada pelanggan. Perusahaan mengakui pendapatan dari sumber utama berikut: Pendapatan Pembiayaan Konsumen, Pendapatan Sewa Pembiayaan, Pendapatan Anjak Piutang dan Pendapatan Bunga. Pendapatan diakui dengan menggunakan metode suku
bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran dan penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari aset keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan mengestimasi arus kas di masa datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian di masa mendatang. Perhitungan suku bunga efektif mencakup seluruh biaya dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, termasuk biaya transaksi.
Penghasilan Lain-lain. Pendapatan administrasi diakui pada saat perjanjian sewa pembiayaan dan pembiayaan konsumen ditandatangani. Pendapatan denda keterlambatan dan pinalti diakui pada saat denda keterlambatan dan pinalti diterima. Beban. Beban diakui pada
saat terjadinya dengan dasar akrual.
Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Foreign currency translation
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Rupiah diakui dalam laba rugi tahun
berjalan.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan: a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut: (i) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan; (ii) Memiliki Transactions with related parties
pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau (iii) Personel manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan. b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) Entitas dan Perusahaan adalah anggota dari grup yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya); (ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); (iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; (iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; (v) Entitas tersebut
adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari karyawan Perusahaan atau entitas yang terkait dengan Perusahaan; (vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a; (vii) Orang yang diidentifikasi
dalam huruf a (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personel manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa
personel manajemen kunci kepada Perusahaan atau kepada entitas induk dari Perusahaan. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, di mana persyaratan tersebut sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan
pihak-pihak yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri atas pajak kini dan pajak tangguhan. Beban pajak diakui dalam laba rugi kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui di luar laba atau rugi, baik dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Pajak Kini Beban Income taxes
pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan
(SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat
surat ketetapan pajak diterima. Jika Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Perusahaan. Pajak
Tangguhan Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai
untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan
tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada
akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, kecuali untuk
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum ada untuk
saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan Employee benefits
memberikan jasa kepada Perusahaan di mana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. Manfaat Imbalan Pasti Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tanggal
25 Maret 2003 tentang “Ketenagakerjaan” (“UU Ketenagakerjaan”) pada tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Pasal 81 dan Pasal 185(b) Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang “Cipta Kerja” pada
tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan
manfaat pasti pensiun tahunan. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto
terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian); • Beban atau pendapatan bunga neto; dan • Pengukuran
kembali. Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Laba per saham Jumlah laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Earnings per share
Dividen 0 Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang secara regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi Segment reporting
adalah suatu komponen dari entitas: a. Yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); b. Yang hasil operasinya dikaji
ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan c. Di mana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang digunakan
oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara langsung kepada
suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut.
Instrumen keuangan derivatif 0 Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 namun tidak berdampak The implementation of new statements of accounting standards
secara material terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut: • Amendemen PSAK No. 1 tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”; • Amendemen PSAK No. 16 tentang “Aset Tetap - Hasil
Sebelum Penggunaan yang Diintensikan”; • Amendemen PSAK No. 25 tentang “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan - Definisi Estimasi Akuntansi”; dan • Amendemen PSAK No. 46 tentang “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait
Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal”. Sehubungan dengan pengesahan Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia pada tanggal 12 Desember 2022, DSAK-IAI telah melakukan perubahan terhadap penomoran PSAK dan ISAK yang akan
berlaku efektif pada 1 Januari 2024. Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan lainnya yang telah
diterbitkan namun belum berlaku efektif. Standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian tersebut akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 dan 2025, sebagai berikut: 1 Januari 2024 • Amendemen PSAK No. 201
(sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”; • Amendemen PSAK No. 201 (sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan”; • Amendemen PSAK No. 116 (sebelumnya PSAK No. 73) tentang “Sewa - Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-balik”; dan • Amendemen PSAK No. 207 (sebelumnya PSAK No. 2), “Laporan Arus Kas” dan PSAK No. 107 (sebelumnya PSAK No. 60), “Instrumen
Keuangan: Pengungkapan“, tentang “PSAK No. 207 dan PSAK No. 107 - Pengaturan Pembiayaan Pemasok”. 1 Januari 2025 • PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang “Kontrak Asuransi”; • Amendemen PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang
Page 10
“Kontrak Asuransi - Penerapan Awal PSAK No. 117 dan PSAK No. 109 (sebelumnya PSAK No. 71) - Informasi Komparatif”; dan • Amendemen PSAK No. 221 (sebelumnya PSAK No. 10) tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran”.
Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan di atas diperkenankan. Manajemen masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian tersebut dan belum
dapat menentukan dampak yang mungkin timbul terhadap pelaporan keuangan Perusahaan secara keseluruhan.
Kombinasi bisnis 0 Business combination
Penentuan nilai wajar 0 Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Foreign currency transactions and balances
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Rupiah diakui dalam laba rugi tahun
berjalan.
Efek-efek 0 Securities
Investasi jangka pendek 0 Short-term investment
Aset hak guna Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa Right of use assets
jangka pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis lurus selama
masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.
Properti investasi 0 Investment properties
Goodwill 0 Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi 0 Investment in associates
Aset takberwujud 0 Intangible assets
Beban dibayar dimuka Uang muka merupakan pembayaran untuk pembelian aset Perusahaan. Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi 0 Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian pembiayaan bersama di mana risiko kredit ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya (without recourse), pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Consumer financing receivables
diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan yang timbul diakui pada laba rugi. Piutang pembiayaan konsumen
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, yang setelah pengakuan awal dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, yang diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga efektif dari piutang pembiayaan
konsumen. Biaya-biaya yang timbul pertama kali yang terkait langsung dengan fasilitas pembiayaan konsumen ditangguhkan dan disajikan sebagai biaya transaksi ditangguhkan sebagai bagian dari piutang pembiayaan konsumen pada laporan posisi keuangan dan diakui
sebagai penyesuaian selama periode pembiayaan konsumen.
Liabilitas atas kontrak 0 Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain 0 Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi 0 Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali 0 Securities purchased under resell agreements
Saham treasuri 0 Treasury stock
Modal saham 0 Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham 0 Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas 0 Stock issuance cost
Instrumen keuangan Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. Financial instruments
Klasifikasi i. Aset Keuangan Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI) dan (iii) nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). Perusahaan
mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan • Persyaratan kontraktual
dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Perusahaan mengklasifikasikan instrumen utang pada FVOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi: • Aset keuangan dikelola
dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan
bunga dari jumlah pokok terutang. Pada saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset
keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai FVTPL. Saat pengakuan awal Perusahaan dapat
membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut
mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”). Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan bank, piutang sewa pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen, tagihan anjak
piutang, piutang lain-lain, dan aset lain-lain - sewa deposito yang diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. ii. Liabilitas Keuangan Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya pada pengakuan awal sebagai (i) liabilitas
keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang bank, pinjaman pihak ketiga, biaya masih harus dibayar dan liabilitas sewa yang diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Pengakuan dan Pengukuran i. Aset Keuangan Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset
keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal
aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 72.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and
interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar
(pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. • Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi
Perusahaan. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (SBE) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan
pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. • Aset keuangan diukur pada FVOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang
tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan dalam FVOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK No. 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level
instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas
mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut dicatat dalam penghasilan komprehensif lain. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. ii. Liabilitas Keuangan Instrumen keuangan yang
diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Perusahaan untuk
Page 11
menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Pengukuran liabilitas
keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: • Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau
premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. Saling Hapus dari Instrumen
Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan
liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang
diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang
tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market
transactions); penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain. Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara andal, aset
keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau
perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian
dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Penurunan Nilai Aset Keuangan Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya
default (sepanjang umur ECL). Untuk piutang usaha, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang
umur. Perusahaan telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. Perusahaan mempertimbangkan aset
keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan tidak
mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah
sepenuhnya dilakukan penyisihan. Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau pokok, kemungkinan bahwa mereka akan
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan di mana data yang dapat diobservasi mengindikasikan bahwa ada terukur penurunan arus kas estimasi masa mendatang, seperti perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi yang berkorelasi dengan
wanprestasi. Penghentian Pengakuan i. Aset Keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari
aset keuangan tersebut berakhir; atau (b) Perusahaan mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga
melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan
tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak
mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali. Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang
ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Perusahaan. Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang
diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang diakui pada penghasilan komprehensif lain harus diakui pada laba rugi. ii. Liabilitas Keuangan Liabilitas
keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara
substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual 0 Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, Events after reporting period
diungkapkan dalam laporan keuangan.
Penerapan standar akuntansi baru Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 namun tidak berdampak Adoption of new accounting standards
secara material terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut: • Amendemen PSAK No. 1 tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”; • Amendemen PSAK No. 16 tentang “Aset Tetap - Hasil
Sebelum Penggunaan yang Diintensikan”; • Amendemen PSAK No. 25 tentang “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan - Definisi Estimasi Akuntansi”; dan • Amendemen PSAK No. 46 tentang “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait
Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal”. Sehubungan dengan pengesahan Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia pada tanggal 12 Desember 2022, DSAK-IAI telah melakukan perubahan terhadap penomoran PSAK dan ISAK yang akan
berlaku efektif pada 1 Januari 2024. Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan lainnya yang telah
diterbitkan namun belum berlaku efektif. Standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian tersebut akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 dan 2025, sebagai berikut: 1 Januari 2024 • Amendemen PSAK No. 201
(sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”; • Amendemen PSAK No. 201 (sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan”; • Amendemen PSAK No. 116 (sebelumnya PSAK No. 73) tentang “Sewa - Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-balik”; dan • Amendemen PSAK No. 207 (sebelumnya PSAK No. 2), “Laporan Arus Kas” dan PSAK No. 107 (sebelumnya PSAK No. 60), “Instrumen
Keuangan: Pengungkapan“, tentang “PSAK No. 207 dan PSAK No. 107 - Pengaturan Pembiayaan Pemasok”. 1 Januari 2025 • PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang “Kontrak Asuransi”; • Amendemen PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang
“Kontrak Asuransi - Penerapan Awal PSAK No. 117 dan PSAK No. 109 (sebelumnya PSAK No. 71) - Informasi Komparatif”; dan • Amendemen PSAK No. 221 (sebelumnya PSAK No. 10) tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran”.
Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan di atas diperkenankan. Manajemen masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian tersebut dan belum
dapat menentukan dampak yang mungkin timbul terhadap pelaporan keuangan Perusahaan secara keseluruhan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian tersebut akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 dan 2025, sebagai berikut: 1 Januari 2024 • Amendemen PSAK No. 201 (sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Accounting standards issued but not yet effective
Laporan Keuangan - Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”; • Amendemen PSAK No. 201 (sebelumnya PSAK No. 1) tentang “Penyajian Laporan Keuangan - Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”; • Amendemen PSAK No. 116
(sebelumnya PSAK No. 73) tentang “Sewa - Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-balik”; dan • Amendemen PSAK No. 207 (sebelumnya PSAK No. 2), “Laporan Arus Kas” dan PSAK No. 107 (sebelumnya PSAK No. 60), “Instrumen Keuangan: Pengungkapan“, tentang
“PSAK No. 207 dan PSAK No. 107 - Pengaturan Pembiayaan Pemasok”. 1 Januari 2025 • PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang “Kontrak Asuransi”; • Amendemen PSAK No. 117 (sebelumnya PSAK No. 74) tentang “Kontrak Asuransi - Penerapan Awal
PSAK No. 117 dan PSAK No. 109 (sebelumnya PSAK No. 71) - Informasi Komparatif”; dan • Amendemen PSAK No. 221 (sebelumnya PSAK No. 10) tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran”. Penerapan dini untuk standar, interpretasi,
amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan di atas diperkenankan. Manajemen masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian tersebut dan belum dapat menentukan dampak yang mungkin
timbul terhadap pelaporan keuangan Perusahaan secara keseluruhan.
Utang pembiayaan konsumen 0 Consumer financing liabilities
Page 12
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 61,807,190,400 0 (0) 0 0 0 0 (0) 61,807,190,400 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 46,126,312,668 0 (0) 0 0 0 0 (0) 46,126,312,668 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 51,093,189,771 337,198,800 (0) 0 0 0 0 (0) 51,430,388,571 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 14,569,700,000 523,956,168 ( 659,400,000 ) 0 0 0 0 (0) 14,434,256,168 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 173,596,392,839 861,154,968 ( 659,400,000 ) 0 0 0 0 (0) 173,798,147,807 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 25,061,186,300 849,999,999 (0) 0 0 0 0 (0) 25,911,186,299 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 25,061,186,300 849,999,999 (0) 0 0 0 0 (0) 25,911,186,299 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Assets under construction
Aset tetap 198,657,579,139 1,711,154,967 ( 659,400,000 ) 0 0 0 0 (0) 199,709,334,106 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 18,559,409,526 576,578,924 (0) 0 0 0 0 (0) 19,135,988,450 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 42,747,753,625 889,208,541 (0) 0 0 0 0 (0) 43,636,962,166 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 0 723,329,107 ( 15,851,667 ) 0 0 0 0 (0) 707,477,440 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 61,307,163,151 2,189,116,572 ( 15,851,667 ) 0 0 0 0 (0) 63,480,428,056 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 9,197,569,420 1,914,150,143 (0) 0 0 0 0 (0) 11,111,719,563 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 9,197,569,420 1,914,150,143 (0) 0 0 0 0 (0) 11,111,719,563 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Assets under construction
Aset tetap 70,504,732,571 4,103,266,715 ( 15,851,667 ) 0 0 0 0 (0) 74,592,147,619 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 128,152,846,568 ( 2,392,111,748 ) ( 643,548,333 ) 0 0 0 0 (0) 125,117,186,487 Carrying amount Carrying amount
Page 13
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 61,395,690,000 0 (0) 0 0 0 411,500,400 (0) 61,807,190,400 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 46,126,312,668 0 (0) 0 0 0 0 (0) 46,126,312,668 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 49,493,848,917 1,600,115,854 ( 775,000 ) 0 0 0 0 (0) 51,093,189,771 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 15,107,300,000 1,699,663,438 ( 1,497,076,471 ) 0 0 0 ( 740,186,967 ) (0) 14,569,700,000 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 172,123,151,585 3,299,779,292 ( 1,497,851,471 ) 0 0 0 ( 328,686,567 ) (0) 173,596,392,839 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 22,592,974,374 6,241,394,368 ( 3,773,182,442 ) 0 0 0 0 (0) 25,061,186,300 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 22,592,974,374 6,241,394,368 ( 3,773,182,442 ) 0 0 0 0 (0) 25,061,186,300 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Assets under construction
Aset tetap 194,716,125,959 9,541,173,660 ( 5,271,033,913 ) 0 0 0 ( 328,686,567 ) (0) 198,657,579,139 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 16,253,093,891 2,306,315,635 (0) 0 0 0 0 (0) 18,559,409,526 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 38,682,024,066 4,066,504,559 ( 775,000 ) 0 0 0 0 (0) 42,747,753,625 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 0 3,018,924,639 ( 170,722,649 ) 0 0 0 ( 2,848,201,990 ) (0) 0 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 54,935,117,957 9,391,744,833 ( 171,497,649 ) 0 0 0 ( 2,848,201,990 ) (0) 61,307,163,151 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 6,435,018,860 6,507,874,772 ( 3,745,324,212 ) 0 0 0 0 (0) 9,197,569,420 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 6,435,018,860 6,507,874,772 ( 3,745,324,212 ) 0 0 0 0 (0) 9,197,569,420 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 Assets under construction
Aset tetap 61,370,136,817 15,899,619,605 ( 3,916,821,861 ) 0 0 0 ( 2,848,201,990 ) (0) 70,504,732,571 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 133,345,989,142 ( 6,358,445,945 ) ( 1,354,212,052 ) 0 0 0 2,519,515,423 (0) 128,152,846,568 Carrying amount Carrying amount
Page 14
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki 26 (dua puluh enam) bidang tanah yang terletak di Jakarta, Bekasi, Tegal, Yogyakarta, Semarang, Kudus, Sidoarjo, Surabaya, Bali, Lubuk Linggau, Palembang, Bandar Lampung, Baturaja, Samarinda, Disclosure of notes for property, plant and equipment
Banjarmasin, Manado, Makassar, Medan, Mataram, Pontianak, Bandung, Jambi dan Pekanbaru dengan hak legal berupa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang berjangka waktu 20 (dua puluh) sampai 30 (tiga puluh) tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2028 -
2050. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan HGB, karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. Jumlah nilai perolehan aset tetap Perusahaan yang telah disusutkan penuh namun
masih digunakan dalam aktivitas operasional Perusahaan adalah berupa inventaris kantor dengan nilai masing-masing sebesar Rp 38.092.132.137 dan Rp 36.464.373.131 pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Penilaian atas nilai wajar tanah dan kendaraan pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dilakukan oleh penilai independen Jeffry I. Benyamin, S.T., S.E., MAPPI dari KJPP Budi, Edy, Saptono & Rekan dalam laporannya masing-masing tertanggal 22 Februari 2024 dan 1 Februari 2023. Penilaian tanah dan kendaraan
menggunakan laporan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Metode penilaian yang digunakan adalah pendekatan pendapatan dan nilai pasar. Jumlah nilai wajar tanah setelah penilaian kembali aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
masing-masing sebesar Rp 61.807.190.400 dan Rp 61.395.690.000, sedangkan jumlah nilai wajar kendaraan setelah penilaian kembali aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp 14.569.700.000 dan Rp 15.107.300.000.
Keuntungan atas revaluasi aset tetap timbul dari selisih nilai wajar aset dengan nilai tercatat pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 2.519.515.425 dan Rp 2.317.987.726, dikurangi dengan efek pajak terkait masing-masing sebesar Rp 477.384.515
dan Rp 509.957.300, yang dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan akumulasinya dicatat dalam ekuitas pada bagian “Cadangan Revaluasi Aset Tetap”. Kerugian atas selisih antara nilai wajar aset dengan nilai tercatat untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar nihil dan dibukukan pada beban lain-lain. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi aset tetap tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Manajemen
berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Page 15
[8697000_BD] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information (breakdown) - Financing Industry
2024-03-31
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Utang bank berdasarkan tingkat
Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing likuiditas, nilai dalam mata uang asing
Bank Central Asia Tbk IDR 0 Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR 0 Bank Central Asia Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR 0 Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR 0 Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 0 Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 0 Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR 0 Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR 0 Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 0 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 0 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Jago Tbk IDR 0 Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR 0 Bank Jago Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Permata Tbk IDR 0 Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR 0 Bank Permata Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Mega Tbk IDR 0 Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR 0 Bank Mega Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR 0 Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR 0 Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 0 Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 0 Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR 0 Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR 0 Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
Page 16
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 0 Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR 0 Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 0 Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR 0 Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 0 Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR 0 Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR 0 Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR 0 Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Btpn Tbk IDR 16,666,666,686 Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR 20,000,000,019 Bank Btpn Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 0 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR 0 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 0 Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR 0 Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR 87,000,000,000 Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR 72,000,000,000 Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR 0 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR 0 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Pinjaman sindikasi IDR 0 Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR 0 Syndicated bank loans IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank asing lainnya IDR 0 Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR 0 Other foreign banks IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
Page 17
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
Bank lokal lainnya IDR 534,344,609,583 Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR 488,443,460,620 Other local banks IDR
AUD 0 AUD AUD 0 AUD
CAD 0 CAD CAD 0 CAD
CNY 0 CNY CNY 0 CNY
EUR 0 EUR EUR 0 EUR
HKD 0 HKD HKD 0 HKD
GBP 0 GBP GBP 0 GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD 0 SGD SGD 0 SGD
THB 0 THB THB 0 THB
USD 0 USD USD 0 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency Mata uang lainnya 0 Other currency
2024-03-31
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Utang bank berdasarkan tingkat
Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing likuiditas, nilai dalam mata uang asing
Kreditur nama bank Mata uang 638,011,276,269 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang 580,443,460,639 Creditor bank name Currency
Names mentioned 20 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Foreign Corporation
p.2
unresolved
org
Suharli
p.2 ×2
unresolved
person
Riki Afrianof
p.2 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3 ×10
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.3
unresolved
person
Jeffry I. Benyamin
p.14
unresolved
org
Saptono & Rekan
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.