Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 297
Page 1
Resilience
with Integrity
PT BUMA Internasional Grup Tbk
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 1
Page 2
Daftar Isi
Table of Content
SAMBUTAN DIREKSI Target dan Peta Jalan ESG
2 56
LETTER FROM THE BOARD ESG Targets and Roadmap
Manajemen Risiko
58
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN Risk Management
SUSTAINABILITY PERFORMANCE 12 Tata Kelola Keberlanjutan
63
HIGHLIGHT Sustainability Governance
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
76
TENTANG LAPORAN INI Stakeholder Engagement
18
ABOUT THIS REPORT
Penjelasan Tema TATA KELOLA
20 80
About Theme GOVERNANCE
Dampak Ekonomi
82
TENTANG PERSEROAN Economic Impact
ABOUT THE COMPANY Anti Korupsi dan Kepatuhan
93
Profil Perusahaan Anti Corruption and Compliance
26
Company Profile Keberlanjutan Rantai Pasok
106
Proses Bisnis Kami Supply Chain Sustainability
40
Our Business Process
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami STRATEGI IKLIM
44 116
Vision, Mission and Core Values CLIMATE STRATEGY
Resiko Iklim, Adaptasi, Ketahanan dan
PENDEKATAN KAMI TERHADAP Transisi
119
KEBERLANJUTAN 46 Climate Risk, Adaptation, Resilience and
OUR APPROACH TO SUSTAINABILITY Transition
Topik Material Kami Energi dan Emissi GRK
48 133
Our Material Topics Energy and GHG Emissions
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi
Emisi Udara
ESG 144
52 Emisi Udara
ESG Strategy Framework and
Mencapai Aspirasi Iklim
Approaches 146
Achieving Climate Aspirations
Pengelolaan Lingkungan
150
Environmental Stewardship
2 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 3
Daftar Isi
Table of Content
Pengelolaan Air Mengembangkan Dampak melalui BIRU
151 262
Water Management Scaling Impact through BIRU
Pengelolaan Limbah Transformasi Masyarakat
159
Waste Management Community Transformation
Keanekaragaman
172
Hayati Biodiversity FORMULIR UMPAN BALIK
270
FEEDBACK FORM
FOKUS TERHADAP KARYAWAN
178
EMPLOYEE FOCUS PERNYATAAN PENJAMINAN
271
Hak Asasi Manusia, Keberagaman dan ASSURANCE STATEMENT
Inklusi 180
Human Rights, Diversity and Inclusion INDEKS OJK
272
Pengelolaan Talenta OJK INDEX
190
Talent Management
Inisiatif dalam Mendukung Karyawan INDEKS GRI
195 275
Initiatives in Supporting Our Employee GRI INDEX
Sumber Daya Manusia Kami
198
Our People GLOSARIUM
284
Membangun Kesehatan dan GLOSSARY
Keselamatan Kerja 208
Fostering Health and Safety
TRANSFORMASI MASYARAKAT
234
COMMUNITY TRANSFORMATION
Kerangka Dampak Sosial
244
Social Impact Theory of Change
Kinerja Transformasi Masyarakat
Community Transformation 248
Performance
Program Pengembangan Masyarakat
Utama
250
Key Community Development
Program
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 1
Page 4
Sambutan Direksi [OJK D.1]
Letter from the Board [OJK D.1]
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Ronald Sutardja
Direktur Utama
President Director
Berangkat dari awal tahun yang penuh tantangan, kami
menutup 2025 dengan momentum operasional yang lebih kuat,
didukung oleh eksekusi yang disiplin dan peningkatan efisiensi.
Pada saat yang sama, kami terus mendorong komitmen
keberlanjutan, memastikan arah jangka panjang kami tetap
jelas dan konsisten.
From a challenging start, we ended 2025 with stronger
operational momentum, supported by disciplined execution and
improving efficiency. At the same time, we continued advancing
our sustainability commitments, ensuring our long-term direction
remains clear and consistent.
2 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 5
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Para Pemangku Kepentingan yang Dear stakeholders,
terhormat,
2025 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi Looking back on 2025, it has been a demanding year
sektor pertambangan batu bara global. Kuartal for the global coal mining sector. The first quarter
pertama menjadi periode yang penuh tantangan bagi was particularly challenging for our operations, as
operasional kami, di mana kondisi cuaca ekstrem prolonged extreme weather and an unprecedented
yang berkepanjangan serta beberapa gangguan operational disruption significantly impacted
operasional memberikan dampak signifikan terhadap production and overall site performance. At the same
produksi dan kinerja tambang secara keseluruhan. Di time, we navigated evolving regulatory frameworks
saat yang sama, kami juga harus beradaptasi dengan as global uncertainty led to a challenging market.
dinamika kerangka regulasi yang terus berkembang According to the IEA, global thermal coal consumption
di tengah ketidakpastian global yang turut menekan is expected to plateau in 2025, attributed to a decline in
kondisi pasar. Berdasarkan data dari International the use of coal as a source power in Europe, Australia,
Energy Agency (IEA), konsumsi batu bara termal Japan, and Korea1. These trends are indicative of
global diperkirakan akan mencapai titik stabil pada a broader structural shift in the global coal mining
tahun 2025, seiring dengan menurunnya penggunaan landscape, requiring resilience, adaptability, and
batu bara sebagai sumber pembangkit listrik di Eropa, disciplined operational management.
Australia, Jepang, dan Korea1. Perkembangan ini
mencerminkan adanya pergeseran struktural yang
lebih luas dalam lanskap industri pertambangan batu
bara global, yang menuntut ketahanan, kemampuan
beradaptasi, serta disiplin dalam pengelolaan
operasional.
Di tengah kondisi yang penuh tantangan tersebut, Despite the challenging condition, the Company
Perseroan tetap teguh dalam menjalankan prioritas remains steadfast in pursuing its strategic priorities
strategis dan komitmen keberlanjutan. Kami and sustainability commitments. Our focus has been
mengarahkan fokus kami pada hal-hal yang berada on what we can control: strengthening operational
dalam kendali: memperkuat eksekusi operasional, execution, improving productivity, building a more
meningkatkan produktivitas, membangun organisasi resilient organization, and advancing our sustainability
yang lebih tangguh, serta mendorong kemajuan commitments. Our track record across industry cycles
komitmen keberlanjutan kami. Rekam jejak kami dalam demonstrates a consistent ability to stay the course
menghadapi berbagai siklus industri menunjukkan with discipline and focus, even amid uncertainty.
kemampuan yang konsisten untuk tetap berada pada While market conditions may fluctuate, our principles
jalur yang tepat dengan disiplin dan fokus, bahkan di and long-term direction remain unchanged.
tengah ketidakpastian.
Sejalan dengan hal tersebut, sejak kuartal kedua, Reflecting that, from the second quarter onward, the
Perseroan mulai menunjukkan pemulihan yang Company demonstrated a consistent and measurable
konsisten dan terukur, yang didorong oleh penguatan recovery, driven by strengthening operational
disiplin operasional, peningkatan efisiensi biaya, discipline, improving cost efficiency, and a deliberate
serta fokus yang terarah pada kualitas eksekusi. focus on execution quality. This momentum carried
Momentum ini berlanjut hingga paruh kedua 2025, through the second half of the year, and we entered
memungkinkan kami memasuki tahun 2026 dengan 2026 with a stronger operational foundation, a more
fondasi operasional yang lebih kuat, neraca yang lebih resilient balance sheet, and a more secured contract
tangguh, serta basis kontrak yang lebih terjamin. base.
1
https://iea.blob.core.windows.net/assets/113a8274-500c-4684-951f-947d25bef3c9/Coal2025.pdf
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 3
Page 6
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Kami memandang periode ini bukan sebagai We view this period not as a deviation from our
penyimpangan dari jalan yang telah ditetapkan, path, but as an opportunity to reinforce operational
melainkan sebagai peluang untuk semakin excellence, strengthen governance, and further embed
memperkuat keunggulan operasional, memperkokoh responsible mining practices across our business.
tata kelola, serta menanamkan praktik pertambangan We firmly believe that durable business performance
yang bertanggung jawab di seluruh lini bisnis. Kami is achieved through sustainable and responsible
meyakini bahwa kinerja usaha yang berkelanjutan operations. With resilience and clarity of purpose,
hanya dapat dicapai melalui operasional yang we will continue to be a reliable contributor to the
bertanggung jawab dan berkesinambungan. Dengan economies of Indonesia, Australia, and the United
ketangguhan dan kejelasan arah, kami akan terus States.
hadir sebagai mitra yang andal serta memberikan
kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia,
Australia, dan Amerika Serikat.
2025 menandai untuk pertama kalinya Atlantic Carbon In advancing our sustainability journey, this year marks
Group (ACG), unit usaha kami yang berbasis di Amerika the first inclusion of Atlantic Carbon Group (ACG), our
Serikat, disertakan dalam Laporan Keberlanjutan US-based business unit, in our Sustainability Report.
kami. Mengingat ini merupakan tahun awal integrasi, As this is the initial year of integration, disclosures
pengungkapan yang disampaikan terbatas pada are currently limited to selected material aspects
aspek material tertentu, yaitu energi, emisi, demografi — energy, emissions, employee demography, and
karyawan, serta kesehatan dan keselamatan kerja. occupational health & safety. This phased approach
Pendekatan bertahap ini mencerminkan komitmen reflects our commitment to progressively align ACG
kami untuk secara progresif menyelaraskan ACG with our Group reporting framework and sustainability
dengan kerangka pelaporan dan standar keberlanjutan standards. As ACG continues to support our portfolio
Grup. Seiring dengan peran ACG dalam mendukung diversification beyond thermal coal, we remain focused
diversifikasi portofolio kami di luar batu bara termal, on ensuring that this transition is accompanied by
kami tetap berfokus memastikan bahwa proses consistent and responsible sustainability practices
transisi ini berjalan seiring dengan penerapan praktik across all our operations in Indonesia, Australia, and
keberlanjutan yang konsisten dan bertanggung jawab the United States.
di seluruh operasi kami di Indonesia, Australia, dan
Amerika Serikat.
Menjaga Konsistensi dalam Keberlanjutan Staying on Course in Sustainability
Di tengah dinamika pasar batu bara yang semakin In an increasingly complex coal market, sustainability
kompleks, keberlanjutan terus menjadi bagian yang remains embedded in how we govern, manage risk,
terintegrasi dalam tata kelola, pengelolaan risiko, and run our operations. Maintaining our license to
serta pelaksanaan operasional kami. Upaya untuk operate requires rigorous environmental management,
menjaga license to operate menuntut pengelolaan responsible community engagement, and governance
lingkungan yang disiplin, keterlibatan masyarakat standards that meet stakeholder expectations. As
yang bertanggung jawab, serta standar tata kelola our ESG performance is closely tied to operational
yang selaras dengan ekspektasi para pemangku outcomes, these aspects are naturally reflected in the
kepentingan. Seiring dengan keterkaitan yang erat operational performance discussions at Board and
antara kinerja ESG dan hasil operasional, aspek- management levels. This ensures that sustainability
aspek tersebut secara alami menjadi bagian dari considerations are addressed in a practical and
pembahasan kinerja operasional di tingkat Dewan dan performance-driven manner.
manajemen. Hal ini memastikan bahwa pertimbangan
keberlanjutan senantiasa diintegrasikan secara
praktis serta mendukung dan berorientasi pada
kinerja bisnis.
4 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 7
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Kerangka Keberlanjutan kami memberikan arah Our Sustainability has been providing a structure and
yang jelas dan disiplin dalam penerapannya, yang anchors us on four long-term targets:
berlandaskan pada empat target jangka panjang:
• Mencapai Net Zero pada tahun 2050 • Net Zero by 2050
• Menjaga nihil fatalitas • Zero fatalities
• Meningkatkan taraf hidup lebih dari 1 juta orang • Improving the lives of more than 1 million people
pada tahun 2050 by 2050
• Mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan • Profitable growth through strong governance
melalui tata kelola yang kuat
Target-target ini menjadi landasan dalam penetapan These targets guide operational priorities, capital
prioritas operasional, alokasi modal, serta evaluasi allocation, and performance evaluation across the
kinerja di seluruh Grup. Seluruh target ini juga Group. They are aligned with the objectives of the
diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan United Nations Sustainable Development Goals.
Berkelanjutan Persatuan Bangsa-Bangsa (UN SDG).
Pada tahun 2025 kami memfokuskan upaya pada In 2025 we focused on establishing short- and
penetapan target ESG jangka pendek dan menengah medium-term ESG targets that support our long-term
yang mendukung komitmen jangka panjang kami. commitments. Our approach has been to first set
Pendekatan yang kami terapkan dimulai dengan internal targets, allowing us to test, verify, and validate
penetapan target secara internal, untuk kemudian them before public disclosure. Insights from surveys
melalui proses pengujian, verifikasi, dan validasi and consultations with management across our
sebelum diungkapkan kepada publik. Masukan yang operations ensured these objectives are ambitious
diperoleh melalui survei serta konsultasi dengan yet grounded in the company’s current capabilities
manajemen di seluruh lini operasional memastikan and market requirement.
bahwa target yang ditetapkan bersifat ambisius,
namun tetap realistis dan selaras dengan kapabilitas
Perseroan saat ini serta kebutuhan pasar.
Membangun Ketangguhan melalui Achieving Resilience through our Climate
Pengelolaan Dampak Iklim Impact
Pada tahun 2025, pengelolaan iklim tetap terkait In 2025, climate management remained closely
dengan kinerja operasional. Peningkatan efisiensi linked to operational performance. Improving energy
energi dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) efficiency and reducing greenhouse gas (GHG)
tidak dipandang sebagai inisiatif yang berdiri sendiri, emissions are not treated as standalone initiatives,
melainkan sebagai bagian dari disiplin pengelolaan but as part of disciplined cost management and
biaya serta upaya menjaga keandalan operasional di operational reliability in a volatile market environment.
tengah kondisi pasar yang bergejolak.
Sejalan dengan dinamika operasional tersebut, di In line with our operational dynamics, our absolute
Indonesia yang merupakan area operasional terbesar emissions decreased by 9% compared to 2024, largely
kami, total emisi absolut kami menurun sebesar 9% driven by the ramp-down process at several sites in
dibandingkan tahun 2024, yang terutama didorong Indonesia and the end of contract of Burton site in
oleh proses penurunan aktivitas di beberapa lokasi di Australia. Emissions intensity, however, remains an
Indonesia. Namun demikian, intensitas emisi masih area requiring continued improvement.
menjadi area yang memerlukan peningkatan kinerja.
Di dua lokasi terbesar kami di Indonesia, kami terus In two of our biggest sites in Indonesia, we made
mendorong program peningkatan efisiensi energi dan progress in structuring energy efficiency and GHG
pengelolaan emisi GRK secara terstruktur, dengan improvement programmes, with efforts focusing on
fokus pada langkah-langkah operasional yang practical operational measures, including improving
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 5
Page 8
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Sambutan Direksi
Letter from the Board
praktis. Upaya tersebut mencakup perbaikan kondisi mine road conditions, optimising fleet management
jalan tambang, optimalisasi pengelolaan armada to reduce queuing and dumping time, and minimising
untuk mengurangi antrean dan waktu dumping, equipment idle time through auxiliary tracking
serta meminimalkan waktu idle peralatan melalui systems. These initiatives are supported by our
sistem pelacakan pendukung. Inisiatif-inisiatif ini Control Tower platform, which integrates operational
didukung oleh platform Control Tower kami yang data to strengthen real-time performance oversight.
mengintegrasikan data operasional guna memperkuat
pemantauan kinerja secara real-time.
Meskipun berbagai kemajuan telah dicapai, kami While progress has been made, we recognize that the
menyadari bahwa hasil yang diperoleh sepanjang 2025 outcomes in 2025 have not yet met our expectations.
belum sepenuhnya memenuhi harapan. Memasuki In 2026, we will sharpen our approach, with greater
2026, kami akan mempertajam pendekatan yang ada, emphasis on addressing root causes to unlock
dengan penekanan lebih besar pada penanganan akar consistent and tangible performance improvements.
permasalahan guna mendorong peningkatan kinerja
yang lebih konsisten dan terukur.
Untuk operasi kami di Amerika Serikat, 2025 For our operations in the United States, 2025 marks
merupakan tahun fondasional. Kami telah a foundational year. We completed a comprehensive
menyelesaikan penilaian baseline emisi secara baseline assessment to establish clear performance
komprehensif untuk menetapkan tolok ukur kinerja benchmarks. The data gathered will serve as the
yang jelas. Data yang diperoleh akan menjadi foundation for delivering our climate ambitions in the
landasan dalam mendorong pencapaian target iklim US, providing a disciplined basis for target-setting
kami di Amerika Serikat, sekaligus menyediakan and performance tracking.
dasar yang terstruktur dan disiplin untuk penetapan
target serta pemantauan kinerja ke depan.
Komposisi portofolio kam mengalami perubahan, Lastly, our portfolio composition has portfolio
dimana pada 2025, kontribusi batu bara non-termal composition also evolved during the year. In 2025,
terhadap total pendapatan tercatat sebesar 24%, non-thermal coal contributed 24% of our overall
dibandingkan 26% pada akhir 2024. Perubahan ini revenue mix, compared to 26% at the end of 2024.
mencerminkan selesainya masa kontrak di tambang The change reflects the completion of operations at
Burton di Australia, serta meningkatnya produksi dari the Burton site in Australia as it reached the end of its
sejumlah lokasi di Indonesia. Meskipun pergeseran contract, alongside increased production from sites
ini memengaruhi komposisi portofolio dalam jangka in Indonesia. While this shift affected the short-term
pendek, upaya diversifikasi di luar batu bara termal composition of our portfolio, diversification beyond
tetap menjadi bagian penting dari strategi jangka thermal coal remains an important part of our longer-
panjang kami. term strategy.
Membangun Ketangguhan melalui Building Resilience Through People and
Penguatan SDM dan Masyarakat Communities
Di BUMA International Group, kami menyadari At BUMA International Group, we recognise that the
bahwa kegiatan pertambangan memiliki dampak impact of mining extends well beyond the boundaries
yang melampaui batas-batas operasional kami. of our operations. The wellbeing of our employees
Kesejahteraan karyawan serta masyarakat di sekitar and the communities around us is closely linked
wilayah operasi memiliki keterkaitan erat dengan to the long-term strength of our business. Our
kekuatan jangka panjang bisnis kami. Oleh karena approach is therefore practical and focused: creating
itu, pendekatan yang kami terapkan bersifat praktis opportunities that support stronger livelihoods and
dan terarah, yakni dengan menciptakan peluang more resilient communities.
yang mendukung penghidupan yang lebih baik serta
membangun komunitas yang lebih Tangguh.
6 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 9
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Dampak positif yang ingin kami ciptakan, baik bagi The positive impact we seek to create, within our
karyawan maupun masyarakat di sekitar wilayah workforce and in the communities around us, depends
operasi, sangat bergantung pada kemampuan on maintaining safe and responsible operations. Safety
kami dalam menjaga operasional yang aman dan therefore remains our most fundamental priority. It
bertanggung jawab. Oleh karena itu, keselamatan is with deep regret that I report we experienced one
tetap menjadi prioritas paling mendasar bagi kami. fatality in 2025. Our thoughts remain with the family
Dengan rasa duka yang mendalam, kami melaporkan and loved ones affected, to whom we have provided
bahwa pada tahun 2025 terjadi satu insiden fatalitas. support during this difficult time.
Doa kami senantiasa bersama keluarga serta orang-
orang terdekat yang terdampak. Perusahaan telah
menyediakan dukungan dan pendampingan dalam
masa sulit ini kepada keluarga yang terdampak.
Berdasarkan hasil investigasi menyeluruh, kami telah Following a thorough investigation, we have
menindaklanjuti perbaikan yang perlu dilakukan addressed the safety gaps identified by strengthening
melalui penguatan pengendalian operasional, operational controls, reinforcing safety protocols, and
penegakan protokol keselamatan, serta peningkatan enhancing supervision where required. This tragic
pengawasan di area yang diperlukan. Insiden ini incident reinforces the need for constant vigilance,
menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan strong safety discipline, and continuous learning.
yang berkelanjutan, disiplin keselamatan yang We remain committed to embedding these lessons
kuat, serta komitmen untuk terus belajar dan across all operations to prevent recurrence.
melakukan perbaikan. Kami tetap bertekad untuk
menginternalisasikan pembelajaran ini di seluruh
operasi guna mencegah kejadian serupa di masa
mendatang.
Pada tahun 2025, kami memperkuat cara kami In 2025, we strengthened the way we manage and
mengelola dan mengevaluasi inisiatif sosial melalui evaluate our social initiatives by introducing a Social
penerapan Social Impact Framework yang berbasis Impact Framework based on the Theory of Change
pada model Theory of Change. Kerangka ini telah model. The framework has been developed and
dikembangkan dan diterapkan di BUMA dan BIRU, applied across BUMA and BIRU, the two business
dua unit usaha yang memberikan kontribusi terbesar units that generate the majority of our social impact.
terhadap dampak sosial kami. Pendekatan ini This allows us to move beyond measuring program
memungkinkan kami untuk melampaui sekadar activity and focus instead on the outcomes our
pengukuran aktivitas program, dan lebih berfokus initiatives deliver. Our objective is not simply to run
pada hasil nyata yang dihasilkan oleh setiap inisiatif. programs, but to ensure they lead to meaningful and
Tujuan kami bukan hanya menjalankan program, lasting improvements in people’s lives.
tetapi memastikan bahwa program tersebut mampu
menghadirkan perubahan yang bermakna dan
berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.
Di Indonesia, upaya kami terus difokuskan pada In Indonesia, our efforts remain focused on expanding
perluasan akses pendidikan serta penguatan peluang access to education and strengthening local livelihood
penghidupan masyarakat lokal. Sepanjang 2025, opportunities. During 2025, BUMA supported 440
BUMA telah mendukung 440 peserta program BUMA participants through BUMA School as well as the Basic
School serta program pelatihan Basic Operator dan Operator and Basic Mechanic training programs. BIRU
Basic Mechanic. Sementara itu, BIRU menjangkau reached a further 900 participants through its virtual
tambahan 900 peserta melalui sekolah vokasi vocational school.
virtualnya.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 7
Page 10
Sambutan Direksi
Letter from the Board
Sambutan Direksi
Letter from the Board
BIRU terus memainkan peran penting dalam BIRU continues to play a central role in scaling our
memperluas dampak sosial kami secara terstruktur social impact in a structured and measurable way.
dan terukur. BIRU juga bekerja di area di luar BIRU supports areas beyond mining and beyond
pertambangan dan di luar Indonesia, di mana peluang Indonesia where employment demand is growing.
kerja terus meningkat. Hal ini mencakup pelatihan These include training for solar panel technicians in
untuk teknisi panel surya di sektor energi terbarukan, the renewable sector and building cleaning services
dan pelatihan layanan kebersihan gedung untuk for the hospitality industry in Japan. Further, BIRU
Industri perhotelan di Jepang. Lebih lanjut, BIRU launched FutureHub, a platform designed to connect
meluncurkan FutureHub, sebuah platform yang graduates of its virtual vocational school with
dirancang untuk menghubungkan lulusan pelatihan employment opportunities. To date, approximately 30%
vokasinya dengan peluang kerja. Hingga saat ini, dari of graduates tracked through FutureHub have secured
seluruh lulusan yang terpantau melalui FutureHub, employment, with average salaries significantly above
sekitar 30% telah berhasil memperoleh pekerjaan, the local minimum wage threshold.
dengan tingkat penghasilan rata-rata yang berada
jauh di atas upah minimum setempat.
Ke depan, BIRU akan terus menjalin kolaborasi BIRU will continue working with like-minded
dengan berbagai organisasi yang memiliki visi organisations to extend its reach and strengthen
sejalan untuk memperluas jangkauan program serta employment outcomes for participants. This year also
memperkuat hasil penyerapan tenaga kerja bagi para marks the first publication of BIRU’s Impact Report,
peserta. Tahun ini juga menandai penerbitan perdana providing stakeholders with greater transparency on
Impact Report BIRU, yang memberikan transparansi its work and the impact achieved to date.
yang lebih baik kepada para pemangku kepentingan
mengenai kinerja dan dampak yang telah dihasilkan
hingga saat ini.
Memperkuat Fondasi Bisnis melalui Tata Strengthening Business Foundations
Kelola yang Berkelanjutan Through Sustainable Governance
Tata kelola yang kuat memastikan bahwa komitmen Strong governance ensures that our sustainability
keberlanjutan kami tercermin dalam pengambilan commitments translate into responsible and
keputusan yang bertanggung jawab dan konsisten. consistent decision-making. Governance provides
Tata kelola menjadi fondasi yang memungkinkan the structure through which environmental, social, and
integrasi aspek lingkungan, sosial, dan etika ke ethical considerations are integrated into strategy,
dalam strategi, pengelolaan risiko, serta pengawasan risk management, and operational oversight.
operasional.
Pada tahun 2025, kami memperdalam pemahaman In 2025, we strengthened our understanding of
terhadap risiko dan peluang terkait perubahan climate-related risks and opportunities. Building on
iklim. Melanjutkan penilaian risiko fisik iklim yang the physical climate risk assessment completed in the
telah dilakukan pada tahun sebelumnya, kami previous year, we conducted a climate transition risk
melaksanakan kajian risiko dan peluang transisi and opportunity assessment across our operations in
iklim di seluruh operasi kami di Indonesia, Australia, Indonesia, Australia, and the United States. This work
dan Amerika Serikat. Kajian ini membantu kami helps us better understand how policy developments,
memahami secara lebih komprehensif bagaimana market shifts, and technological changes associated
perkembangan kebijakan, dinamika pasar, serta with the global energy transition may affect our
perubahan teknologi yang terkait dengan transisi business, and supports more informed strategic
energi global dapat memengaruhi bisnis kami, planning and capital allocation. The results reaffirmed
8 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 11
Sambutan Direksi
Letter from the Board
sekaligus mendukung proses perencanaan strategis that these risks are consistent with those already
dan alokasi modal yang lebih tepat. Hasil yang monitored through our business continuity planning
diperoleh menegaskan bahwa risiko-risiko tersebut processes. Together, these assessments strengthen
selaras dengan yang telah kami pantau melalui our ability to anticipate change, manage downside
proses perencanaan keberlangsungan usaha risk, and position the Group to respond proactively to
(business continuity planning). Secara keseluruhan, the evolving climate landscape.
rangkaian penilaian ini memperkuat kemampuan
kami dalam mengantisipasi perubahan, mengelola
risiko secara lebih terukur, serta memposisikan Grup
untuk merespons secara proaktif terhadap dinamika
lanskap iklim yang terus berkembang.
Menjaga standar integritas yang tinggi merupakan Maintaining high standards of integrity is fundamental
fondasi utama dalam pendekatan tata kelola to our governance approach. During the year, we
kami. Sepanjang tahun, kami terus memperkuat continued strengthening the implementation of our
implementasi kerangka kerja anti-penyuapan anti-bribery and corruption (ABC) framework across
dan korupsi (ABC) di seluruh Grup, termasuk the Group, including expanding its scope to our
memperluas cakupannya ke operasi kami di Amerika operations in the United States. While formal training
Serikat. Meskipun program pelatihan formal belum programs were not conducted due to operational
dilaksanakan karena prioritas operasional, kami priorities, we continued active communication and
tetap menjalankan komunikasi aktif serta sosialisasi internal socialisation of our ABC policy and campaign
internal atas kebijakan dan kampanye ABC guna to reinforce expectations around ethical conduct.
memperkuat pemahaman dan ekspektasi terhadap
perilaku etis di seluruh organisasi.
Pengawasan terhadap aspek keberlanjutan tetap Oversight of sustainability remains a responsibility of
menjadi tanggung jawab Direksi, khususnya dalam the Board, particularly in ensuring that key risks and
memastikan bahwa risiko dan prioritas utama telah priorities are appropriately considered. Given the close
dipertimbangkan secara memadai. Sejalan dengan link between ESG performance and our operational
keterkaitan yang erat antara kinerja ESG dan indikator metrics, these topics are typically addressed through
operasional, isu-isu tersebut umumnya dibahas dalam operational performance discussions, making them
konteks kinerja operasional, sehingga lebih aplikatif more practical and easier to cascade across the
dan mudah diturunkan ke seluruh lini organisasi. organisation. Clear lines of responsibility are in
Struktur tanggung jawab yang jelas telah ditetapkan place across our operations, supported by internal
di seluruh operasi kami, didukung oleh proses reporting processes that enable management to track
pelaporan internal yang memungkinkan manajemen performance and respond to emerging risks.
untuk memantau kinerja serta merespons risiko yang
muncul secara tepat waktu.
Langkah Kami Ke Depan Charting our Course Forward
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kami Despite the headwinds, we remain committed to
tetap berkomitmen untuk melanjutkan implementasi advancing our ESG. We recognise that sustainability is
ESG kami. Kami menyadari bahwa keberlanjutan a long-term journey, and our focus is on getting it right.
merupakan perjalanan jangka panjang, sehingga In 2026, we will continue piloting and testing solutions
fokus kami adalah memastikan setiap langkah across our operations to ensure that programs,
dijalankan dengan tepat. Memasuki tahun 2026, kami whether in energy efficiency, fleet decarbonisation,
akan terus melakukan uji coba dan pengembangan emission management, or workforce and community
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 9
Page 12
Sambutan Direksi
Letter from the Board
berbagai solusi di seluruh operasi untuk memastikan initiatives, are suitable for our business and deliver
bahwa program-program yang ada, baik dalam meaningful ESG impact.
efisiensi energi, dekarbonisasi armada, pengelolaan
emisi maupun inisiatif bagi karyawan dan
masyarakat, benar-benar relevan dengan kebutuhan
bisnis serta mampu memberikan dampak ESG yang
nyata.
Pada saat yang sama, kami akan terus mendorong At the same time, we will continue diversifying our
diversifikasi portofolio di luar batu bara termal, dengan portfolio beyond thermal coal to achieve our target of
target meningkatkan kontribusi pendapatan non- increasing non-thermal coal revenue share to be more
termal hingga melampaui 50% dari total pendapatan than 50% of the Group’s overall revenue mix.
Grup.
Sebagai refleksi tahun 2025, kami terus menjaga Reflecting on 2025, we sustained focus on our
fokus pada prioritas keberlanjutan di tengah sustainability priorities while navigating uncertainty,
berbagai ketidakpastian, sehingga memungkinkan equipping us to manage ongoing market challenges
kami untuk menghadapi tantangan pasar secara responsibly. We are grateful for the continued
bertanggung jawab. Kami menyampaikan rasa support of our Board, employees, customers,
terima kasih dan penghargaan kami atas dukungan investors, partners, and host communities, whose
dari Direksi, karyawan, pelanggan, investor, mitra, trust and collaboration continue to be central to our
serta masyarakat di sekitar wilayah operasi, yang progress. With these partnerships, we enter 2026
kepercayaan dan kolaborasinya menjadi kunci bagi focusing on transparency, resilience, and continuous
kemajuan kami. Bersama, kita masuki tahun 2026 improvement.
dengan fokus pada transparansi, ketangguhan, dan
perbaikan yang berkelanjutan.
Hormat kami,
Yours sincerely,
Ronald Sutardja
President Director
President director
10 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 13
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 11
Page 14
About Buma International Group
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
IKHTISAR KINERJA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY
PERFORMANCE HIGHLIGHT
12 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 15
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 13
Page 16
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlight
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
About Buma International Group
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi Secara Keseluruhan
Overall Economic Performance
Total Produksi* Pendapatan Laba (Rugi)
Total Production Revenue Net Profit (Loss)
2025 881.427.421 Ton
Tons 2025 1.480 Juta USD Million USD 2025 US$
(122) Juta USD
Million USD
2024 1.285.726.196 Ton
Tons 2024 US$
1.756 Juta USD
Million USD
2024 US$
(54) Juta USD
Million USD
2023 1.445.977.081 Ton
Tons 2023
US$
1.833 Juta USD
Million USD 2023 US$
50,7 Juta USD
Million USD
*Total produksi adalah akumulasi dari total Batubara yang di tambang dan total lapisan tanah yang dikupas.
*The production unit is the accumulation of total coal extraction and Overburden removal.
Kinerja Pemasok - Indonesia
Supplier Performance - Indonesia
Persentase Pemasok Persentase Pemasok Nilai Pembelian dari
Lokal untuk Barang Lokal untuk Jasa Pemasok Lokal
Percentage of Local Percentage of Local Value of Purchases from
Suppliers for Goods Suppliers for Services Local Supplier
2025 18,51% 2025 24,91% 2025 35.839.423 USD
2024 19,4% 2024 23,2% 2024 70.629.576 USD
2023 18,3% 2023 22,5% 2023 60.769.533 USD
Produk Ramah Lingkungan
Environmentally Friendly Product
Unit usaha sosial Perseroan, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU), melalui program Karya BISA, telah menjalin kemitraan
dengan enam sekolah menengah kejuruan (SMK) serta pelaku UMKM di Jawa dan Kalimantan. Program ini bertujuan
membekali siswa dengan pemahaman dan praktik ekonomi sirkular, antara lain melalui pendampingan dalam proses
daur ulang 1.366 ton limbah tembaga yang berasal dari BUMA dan sumber lainnya, yang sebagian besar dimanfaatkan
untuk memproduksi lebih dari 566 palu tembaga berkualitas tinggi.
The Company’s social enterprise, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU), through Karya BISA program, partners with 6 vocational high
schools and MSMEs in Java and Kalimantan. The program aims to teach students about adopting the circular economy by guiding them
through the process of recycling 1,366 tons of copper waste from BUMA and other sources, the majority of which is used to produce over
566 high-quality copper hammers.
14 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 17
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlight
Aspek Lingkungan Hidup
Environmental Aspect
Kinerja Energi Kinerja Emisi
Energy Performance Emission Performance
Penggunaan BBM Emisi Cakupan 1 Emisi Cakupan 2
Fuel Consumption (Diesel) (Emisi Langsung) (Emisi Daya yang Dibeli)
Scope 1 Emissions (Direct Scope 2 Emissions (Purchased
Emissions) Power Emissions)
2025 22.607.788 (GJ)
2025 1.490.862 (tCO2e) 2025 92.934 (tCO2e)
2024 30.129.809 (GJ)
2024 1.818.777 (tCO e) 2 2024 117.318 (tCO e) 2
2023 31.747.580 (GJ)
2023 1.910.474 (tCO e) 2 2023 104.310 (tCO e) 2
Penggunaan Listrik
Electricity Consumption
Emisi Cakupan 3 Emisi Total (Cakupan 1,
(Emisi Rantai Nilai) 2, dan 3)
2025 241.926 (GJ)
(GJ) Scope 3 Emissions (Value Total Emission (Scope 1, 2,
Chain Emissions) and 3)
2024 371.861 (GJ)
2025 671.497 (tCO2e) 2025 2.255.291 (tCO2e)
2023 336.420 (GJ)
2024 720.636 (tCO e) 2 2024 2.656.731 (tCO e) 2
Total Penggunaan Energi 2023 755.311 (tCO e) 2 2023 2.770.095 (tCO e) 2
Total Energy Consumption
2025 22.849.714 (GJ)
Intensitas Emisi
Emission Intensity
2024 30.501.670 (GJ)
2025 0,00199 of(tCOproduction)
e/ton2
2023 32.084.000 (GJ)
2024 0,00176 (tCO2 e/ton
of production)
Intensitas Energi
Energy Intensity (tCO2 e/ton
2023 0,00161 of production)
(GJ/ton of
2025 0,029 production)
2024 0,024 (GJ/ton of production)
2023 0,022 (GJ/ton of production)
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 15
Page 18
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlight
Aspek Lingkungan Hidup
Environmental Aspect
About Buma International Group
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Kinerja Pengelolaan Limbah
Waste Management Performance
Limbah Berbahaya (B3) Limbah Padat Tidak Limbah yang
yang Dihasilkan Berbahaya yang Dialihkan dari Tempat
Hazardous Waste Generated Dihasilkan Pembuangan Akhir
Non-Hazardous Solid Waste Diverted from
Waste Generated Landfill
2025 6,992.10 Ton
Tons 2025 9,930.17 Ton Tons 2025 10,424.95 Ton Tons
2024 8.703,72 Ton
Tons 2024 13.319,68 Ton
Tons
2024 15.639,54 Ton
Tons
2023 8.863,42 Ton
Tons 2023 19.629,10 Ton
Tons 2023 7.062,13 Ton
Tons
Kinerja
Kinerja Keanekaragaman Hayati
Pengelolaan Air Biodiversity Performance
Water Management
Performance Perseroan telah berkontribusi dalam melindungi dan meningkatkan
keanekaragaman hayati di sekitarnya. Kegiatankegiatan ini meliputi:
• Program kampung iklim, yang dikenal sebagai Proklim, mencakup berbagai
Konsumsi Air
kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan
Water Consumption
iklim di wilayah setempat. Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa
di Kalimantan Selatan yang telah menyelesaikan proses seleksi oleh dinas
2025 7,002.70 lingkungan hidup setempat. Kegiatan dalam Proklim meliputi penanaman
(Megaliter | Megaliters) pohon, pembersihan sungai, serta penanaman bambu di sepanjang bantaran
sungai.
2024 12.934 • Perseroan melaksanakan program penutupan dan rehabilitasi lahan di
Megaliter | Megaliters Indonesia dan Australia. Kegiatan ini dilakukan pada lokasi atau pit tambang
yang telah mencapai akhir masa operasionalnya, dengan tujuan memulihkan
9.633
2023 Megaliter | Megaliters
ekosistem serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan
lingkungan. Pada tahun 2025, Perseroan telah mengembalikan 335,37 hektare
lapisan tanah pucuk (topsoil) di seluruh wilayah operasional di Indonesia. Di
Australia, secara kumulatif total luas kumulatif area yang telah direhabilitasi
oleh Perseroan mencapai 6.583 hektare hingga akhir tahun 2025.
The Company has contributed to protecting and improving the surrounding biodiversity.
These activities include:
• The climate village program, known as Proklim, involves various activities that are
aimed at improving climate resilience in local areas. In 2025, the Company supported
five villages in South Kalimantan that have completed the selection process by the local
environmental agency. Activities related to Proklim include tree planting, river clean ups,
bamboo planting along riverbanks.
• The Company conducts closure and rehabilitation programs in both Indonesia and
Australia. These activities are done on sites or mine pits that are at the end of their
lifecycle and are aimed at restoring the ecosystem and providing benefits to both the
local communities and to the environment. In 2025, 335.37 hectares of topsoil has been
returned across the Company’s operation areas in Indonesia. In Australia, the total
cumulative area rehabilitated by the Company reached 6,583 hectares as of the end of
2025.
16 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 19
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlight
Aspek Sosial
Social Aspect
Kinerja Keselamatan
Safety Performance
Tingkat Frekuensi Kecelakaan Tingkat Frekuensi Keseluruhan
Kerja yang Menyebabkan Cedera Kerja yang Tercatat (TRIFR)
Hilangnya Jam Kerja (LTIFR) Total Recordable Injury Frequency Rate
Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) (TRIFR)
2025 0,1 2025 0,31
2024 0,05 2024 0,20
2023 0,07 2023 0,26
Kesetaraan Gender Kinerja Transformasi
Gender Equality Masyarakat
Community Transformation
Komposisi Gender pada Posisi Performance
Level Direksi, di Seluruh Grup
Gender Comparison within Director-level
Position, Group-wide (%) Dana Kegiatan CSR
Funds for CSR Activities
Laki-Laki
Man
2025 1 Juta USD
Million USD
2025 73%
2024 1 Juta USD
Million USD
2024 63%
2023 0,8 Juta USD
Million USD
2023 70%
Perempuan
Woman
2025 27%
2024 37%
2023 30%
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 17
Page 20
About This Report
Tentang Laporan ini
TENTANG LAPORAN INI
ABOUT THIS REPORT
18 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 21
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 19
Page 22
Penjelasan Tema
About The Theme
“Ketangguhan dengan Integritas”
Tahun 2025 menunjukan meningkatnya tantangan yang dihadapi sektor pertambangan. Kondisi cuaca
About This Report
Tentang Laporan ini
yang semakin ekstrem dan tidak dapat diprediksi dapat mengganggu kegiatan operasional, mempengaruhi
produktivitas, serta memperlambat laju upaya dekarbonisasi. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya bagi
Perseroan untuk tetap adaptif, fokus, dan disiplin dalam menjalankan operasinya.
Tema laporan tahun ini mencerminkan respons Perseroan terhadap lingkungan operasi yang penuh
tantangan. Ketangguhan tercermin dari kemampuan Perseroan untuk mempertahankan efektivitas operasional,
dan pada saat yang sama beradaptasi terhadap perubahan kondisi, dan tetap teguh berfokus pada prioritas
jangka panjang. Integritas mendefinisikan cara Perseroan menjalankan hal tersebut — dengan menjunjung
tinggi praktik pertambangan yang bertanggung jawab, memelihara transparansi kepada para pemangku
kepentingan, serta terus memenuhi komitmen terhadap target bisnis maupun ESG.
Pendekatan Perseroan senantiasa berlandaskan pada keunggulan operasional. Melalui penguatan keandalan,
peningkatan efisiensi, dan pengelolaan risiko secara proaktif, Perseroan tidak hanya merespons tantangan
jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kokoh untuk masa depan.
“Resilience with Integrity”
The year 2025 highlighted the increasing challenges facing the mining sector. Unpredictable and extreme
weather conditions disrupted operations, affecting productivity and slowing the pace of our decarbonisation
efforts. These realities reinforced the need to remain adaptive, focused, and disciplined in how we operate.
The theme of this year’s report reflects how the Company is responding to this environment. Resilience is
demonstrated in our ability to continue operating effectively while adapting to changing conditions, and
staying focused on long-term priorities. Integrity defines how we do so, by upholding responsible mining
practices, remaining transparent with stakeholders, and continuing to honour our commitments to our
business and ESG targets.
Our approach remains grounded in operational excellence. By strengthening reliability, improving efficiency,
and managing risks proactively, we are addressing immediate challenges while building a more robust
foundation for the future.
20 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 23
Tentang Laporan Ini
About This Report
Tentang Laporan Ini [GRI 2-3] [GRI 2-4] About This Report [GRI 2-3] [GRI 2-4]
Laporan Keberlanjutan ini merupakan sarana utama This Sustainability Report serves as a key channel
Perseroan dalam mengkomunikasikan upaya dan for the Company to communicate its sustainability
kinerja keberlanjutan kepada seluruh pemangku efforts and performance to all stakeholders, including
kepentingan, termasuk kinerja entitas anak. its subsidiaries. Published annually, it provides an
Diterbitkan setiap tahun, laporan ini menyajikan overview of its governance, economic, social, and
gambaran kinerja tata kelola, ekonomi, sosial, dan environmental performance for the period from
lingkungan Perseroan untuk periode 1 Januari hingga January 1, 2025, to December 31, 2025. The data
31 Desember 2025. Data yang berkaitan dengan related to the financial statements are consolidated
laporan keuangan disusun secara konsolidasi dari from the Company and its subsidiaries for the same
Perseroan dan entitas anak untuk periode yang period. Through this report, The Company aims to
sama. Melalui laporan ini, Perseroan bertujuan untuk showcase its ongoing commitment to sustainability,
menunjukkan komitmen yang berkelanjutan terhadap highlight progress, and demonstrate how it is
keberlanjutan, menyoroti capaian yang telah diraih, advancing towards its sustainability objectives.
serta menguraikan langkah-langkah yang ditempuh
dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan.
Dalam penyusunan laporan ini, Perseroan In preparing this Sustainability Report, the Company
berpedoman pada sejumlah regulasi dan standar is guided by key regulations and global standards,
global yang relevan, meliputi Peraturan Otoritas Jasa including the Financial Services Authority Regulation
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017, Standar GRI No. 51/POJK.03/2017, the 2021 GRI Standards
2021 (khususnya GRI 2: Universal Standards, GRI 3: (specifically GRI 2: Universal Standards, GRI 3: Material
Material Topics, dan GRI 12: Coal Sector Standard), Topics, and GRI 12: Coal Sector Standard), and the
serta persyaratan pengungkapan IFRS S2. Kerangka IFRS S2 disclosure requirements. This ensures that
acuan ini memastikan pelaporan Perseroan selaras the Company’s reporting reflects both local regulatory
dengan ketentuan regulasi lokal sekaligus standar expectations and internationally recognized
keberlanjutan yang diakui secara internasional. frameworks for sustainability performance.
Apabila terdapat data dari laporan sebelumnya yang If any data from previous reports requires restatement,
memerlukan penyajian kembali, setiap perubahan revisions will be clearly indicated with transparent
akan ditandai secara jelas disertai penjelasan explanations for such changes, adjacent to the
yang transparan, dan disajikan berdekatan dengan contents or paragraphs of restatements. Recognizing
konten atau paragraf terkait. Mengingat karakteristik the unique nature of the Company’s operations,
unik kegiatan operasional Perseroan, data kinerja consolidated performance data will be presented
konsolidasi akan disajikan bersama data kinerja alongside individual performance data for each
masing-masing unit usaha. Pemisahan ini dilakukan business unit. This distinction is made to account
untuk mengakomodasi perbedaan persyaratan for different regulatory requirements, as well as the
regulasi serta variasi pendekatan dalam pengumpulan varied approaches to data collection and presentation
dan penyajian data di berbagai wilayah dan konteks in different regions and contexts.
operasional.
Sejalan dengan perkembangan portofolio bisnis In line with the Company’s evolving business portfolio
dan cakupan pelaporan Perseroan, laporan ini and reporting scope, this report also includes Atlantic
turut mencakup kinerja Atlantic Carbon Group, Inc. Carbon Group, Inc. (ACG), a US-based entity acquired in
(ACG), entitas berbasis di Amerika Serikat yang 2024. The acquisition marked a significant milestone
diakuisisi pada tahun 2024. Akuisisi ini menandai in the Group’s transformation from a mining services
tonggak penting dalam transformasi Grup — dari provider toward becoming a producer of ultra-high-
penyedia jasa pertambangan menjadi produsen grade (UHG) anthracite. As ACG is included for the
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 21
Page 24
Tentang Laporan Ini
About This Report
antrasit ultra high grade (UHG). Mengingat ACG baru first time, disclosures are currently limited to energy,
pertama kali dimasukkan dalam cakupan laporan ini, emission, human capital, and occupational health &
pengungkapan saat ini masih terbatas pada kinerja safety performance. Broader reporting coverage will
energi, emisi, sumber daya manusia, serta kesehatan be progressively incorporated in future sustainability
dan keselamatan kerja. Cakupan pelaporan yang lebih reports.
About This Report
Tentang Laporan ini
komprehensif akan diintegrasikan secara bertahap
dalam laporan keberlanjutan Perseroan pada periode
mendatang.
Ruang Lingkup Pengungkapan Data ESG dalam The coverage disclosure of the ESG data in
Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 Sustainability Report 2025
Lingkungan Sosial Ekonomi
Environment Social Economic
Kesehatan dan
Anak Perusahaan Hubungan Etika Bisnis
Keselamatan Kinerja
Subsidiaries dengan / Kepatuhan
Energi Emisi Limbah Air Karyawan Kerja Ekonomi
Masyarakat Business
Energy Emissions Waste Water Employee Occupational Economic
Community Ethic/
Health and Performance
Relation Compliance
Safety
PT Bukit Makmur √ √ √ √ √ √ √ √ √
Mandiri Utama
(BUMA Indonesia)
BUMA Australia √ √ √ √ √ √ √ √ √
Pty Ltd
(BUMA Australia)
PT Buket √ √ √ √ √ √ √ √ √
Teknologi Digital
(BTech)
PT BISA Ruang √ √ √ √ √ √ √ √ √
Nuswantara
(BIRU)
Atlantic Carbon √ √ o o √ √ o o o
Group, Inc.
Remark:
• Seluruh entitas anak berada di bawah kendali manajemen penuh BUMA International Group.
• √ = Informasi diungkapkan dalam laporan.
• o = Informasi belum diungkapkan dalam laporan ini karena kesiapan data masih terbatas. Perusahaan sedang dalam proses pengumpulan
data untuk pengungkapan pada periode mendatang.
• Data kinerja ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merupakan kinerja satu tahun penuh ACG di bawah BUMA International. Data kinerja
ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini.
• The subsidiaries are under full management control of BUMA International Group
• √ = Information is disclosed in the report
• o = Information is not included in this report due to the readiness of the information. The Company is in the process of gathering information
for future disclosures.
• The coverage of the specific indicators might differ and will be stated in the remark in each chapter
• The performance data from ACG will only cover year 2025, in which it represents a full year performance data under BUMA International.
The ACG’s performance data in 2023 and 2024 will not be included in this year report.
Pendekatan komprehensif ini mencerminkan This comprehensive approach reflects the Company’s
komitmen berkelanjutan Perseroan terhadap ongoing commitment to transparency, accountability,
transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kinerja and continuous improvement in sustainability
keberlanjutan secara terus menerus, seiring dengan performance, as it aims to meet the evolving
upaya untuk memenuhi ekspektasi para pemangku expectations of our stakeholders.
kepentingan yang terus berkembang.
22 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 25
Tentang Laporan Ini
About This Report
Pedoman Kualitas Laporan [GRI 2-5] [GRI Report Quality Guidelines [GRI 2-5] [GRI
2-14] 2-14]
Wakil Direktur ESG terlibat secara langsung dalam The Deputy Director of ESG has been directly involved
proses penelaahan, persetujuan, dan pengarahan in reviewing, approving, and guiding the preparation
penyusunan laporan ini, termasuk dalam identifikasi of this report, including the identification and approval
dan penetapan pemangku kepentingan utama serta of key stakeholders and material topics. This includes
topik material, sehingga memberikan landasan yang shaping the selection of relevant stakeholders and
kuat bagi pemilihan pemangku kepentingan dan material topics.
penentuan topik material yang relevan.
Untuk memastikan laporan ini memenuhi standar To ensure this report meets the highest standards
kualitas tertinggi serta memungkinkan pembaca of quality and empowers readers to make informed,
melakukan penilaian yang objektif dan berbasis objective assessments, in developing this report the
informasi, Perseroan mengacu pada AA1000 Company adheres to the AA1000 Assurance Standard,
Assurance Standard dengan menerapkan prinsip- by applying the following core principles:
prinsip utama sebagai berikut:
• Inklusivitas • Inclusivity
• Materialitas • Materiality
• Kelengkapan • Comprehensiveness
• Dampak • Impact
• Akurasi • Accuracy
• Keseimbangan • Balance
• Kejelasan • Clarity
• Keterbandingan • Comparability
• Konteks Keberlanjutan • Sustainability Context
• Ketepatan Waktu • Timeliness
• Verifikasi • Verification
Selain itu, guna meningkatkan kredibilitas, assurance In addition, to further enhance credibility, this report
eksternal akan dilaksanakan untuk laporan ini untuk will be subjected to external assurance, confirming the
memastikan akurasi dan keandalan informasi yang accuracy and reliability of the disclosed information.
diungkapkan. Pelaksanaan assurance eksternal atas The external assurance for this report is planned to be
laporan ini direncanakan pada bulan Mei–Juni 2026. conducted in May-June 2026.
Hubungi Kami [GRI 2-26] [GRI 2-3] Contact Us [GRI 2-26] [GRI 2-3]
Pertanyaan, saran, atau masukan terkait laporan Questions, suggestions, or feedback on this
keberlanjutan ini dapat disampaikan kepada: sustainability report can be sent to:
PT BUMA Internasional Grup Tbk. PT BUMA Internasional Grup Tbk.
Corporate Secretary Corporate Secretary
South Quarter Tower C, 5th Floor South Quarter Tower C, 5th Floor
Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat, Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Jakarta 12430 – Indonesia Jakarta 12430 – Indonesia
Email : corpsec@bumainternational.com, ir@ Email : corpsec@bumainternational.com, ir@
bumainternational.com bumainternational.com
Phone : +62 21 3043 2080 Phone : +62 21 3043 2080
Fax : +62 21 3043 2081 Fax : +62 21 3043 2081
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 23
Page 26
About This Report
Tentang Laporan ini
TENTANG
PERSEROAN
ABOUT THE COMPANY
24 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 27
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 25
Page 28
Profil Perusahaan
Company Profile
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]
PT BUMA Internasional Grup Tbk
Nama Perseroan previously known as
The Company Name PT Delta Dunia Makmur Tbk
About This Report
Tentang Laporan ini
Negara/Wilayah Operasional
Country/Operational Area
Tanggal Pendirian PT BUMA Internasional Grup Tbk melalui anak perusahaannya menyediakan
Date of Establishment jasa kontraktor pertambangan batubara di Indonesia dan Australia, serta
26 November 1990 kegiatan pertambangan batubara di Amerika Serikat (AS).
November 26, 1990
PT BUMA Internasional Grup Tbk through its subsidiaries provides coal
mining contractor services in Indonesia and Australia, as well as coal mining
activities in The United States of America (USA).
Dasar Hukum Pendirian Modal Dasar
Legal Basis for Establishment
Authorized Capital
Akta Pendirian No. 117 tanggal 26 November 1990, oleh Notaris 27.000.000 saham dengan nilai
Edison Sianipar, S.H., dengan nama PT Daeyu Poleko Indonesia, dan nominal Rp50 per saham
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. C2-1823.HT.01.01.Th.91 tanggal 31 Mei 1991 27,000,000 shares with a
serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63, nominal value of Rp50 per share
Tambahan No. 3649 tanggal 7 Agustus 1992.
Deed of Establishment No. 117 dated November 26, 1990, by Notary
Edison Sianipar, S.H., under the name PT Daeyu Poleko Indonesia
and has been ratified by the Minister of Justice of the Republic of
Indonesia through its Decree No. C2-1823.HT.01.01.Th.91 dated 31
May 1991 and announced in the State Gazette of the Republic of Modal Ditempatkan
Issued Capital
Indonesia No. 63, Supplement No. 3649 dated August 7, 1992.
7.651.007.132 saham per 31
Desember 2025
7,651,007,132 shares on
Tanggal Go Public December 31, 2025
Go Public Date Ticker Code
15 Juni 2001 DOID
June 15, 2001
PT BUMA Internasional Grup Tbk
South Quarter Tower C, 5th Floor
Jl. R. A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
Alamat Kantor Pusat Jakarta 12430 – Indonesia
Head Office Address Phone: +6221 3043 2080
Facsimile: +6221 3043 2081
Email: corpsec@bumainternational.com / ir@bumainternational.com
Web: https://bumainternational.com/
26 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 29
Profil Perusahaan
Company Profile
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]
PT BUMA Internasional Grup Tbk, sebelumnya PT BUMA Internasional Grup Tbk previously known
dikenal sebagai PT Delta Dunia Makmur Tbk as PT Delta Dunia Makmur Tbk (“the Company”)
(“Perseroan”), telah bertransformasi dari perusahaan has transformed from its establishment as a textile
manufaktur tekstil menjadi salah satu penyedia jasa manufacturer into one of Indonesia’s leading mining
pertambangan terkemuka di Indonesia. Perseroan services providers. The Company listed on the
tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2001 dan Indonesia Stock Exchange in 2001 and subsequently
selanjutnya mengubah arah bisnisnya pada tahun shifted its business direction in 2009 by acquiring
2009 melalui akuisisi 99,99% saham PT Bukit Makmur 99.99% of PT Bukit Makmur Mandiri Utama
Mandiri Utama (BUMA). Akuisisi ini membentuk arah (BUMA). This acquisition shaped the Company’s
pertumbuhan Perseroan yang kini mengoperasikan growth trajectory who now operates 9 mining sites
sembilan lokasi tambang di seluruh Kalimantan dan throughout Kalimantan and is the second largest
merupakan kontraktor pertambangan terbesar kedua mining contractor in Indonesia.
di Indonesia.
Perseroan terus berkembang melalui berbagai akuisisi The Company has expanded through multiple
dan kemitraan strategis. Perseroan memasuki pasar acquisitions and partnerships. It entered the Australian
Australia pada tahun 2021 melalui akuisisi Open market in 2021 through the acquisition of Open Cut
Cut Mining East via BUMA Australia Pty. Ltd., yang Mining East via BUMA Australia Pty. Ltd., marking its
menandai masuknya Perseroan ke dalam operasi entry into metallurgical coal operations. This move
batubara metalurgi. Langkah ini sekaligus membuka also allows for the expansion of the Company’s
peluang perluasan bisnis inti dari Perseroan core business through geographical diversification
melalui diversifikasi geografis di luar Indonesia, beyond Indonesia and strengthens its customer base
serta memperkuat basis pelanggan di pasar-pasar penetration in the key global mining markets.
pertambangan kunci global.
Sejak tahun 2022, Perseroan memulai perjalanan Since 2022, the Company embarked on its transition
transisinya menuju ekonomi rendah karbon dengan journey toward a low-carbon economy by diversifying
melakukan diversifikasi produk dan bisnis ke sektor its products and businesses into non-coal sector
non-batubara melalui kemitraan strategis dengan through strategic partnerships with Asiamet
Asiamet Resources Limited, Solar United Network Resources Limited, Solar United Network Pte. Ltd.,
Pte. Ltd., dan Alchemo Pte. Ltd. and Alchemo Pte. Ltd.
Dua anak perusahaan didirikan pada tahun 2023 Two subsidiaries were established in 2023 to further
untuk memperluas portofolio bisnis Perseroan lebih diversify the Company’s business portfolio. PT Bukit
lanjut. Anak-anak perusahaan ini adalah PT Bukit Teknologi Digital (BTech) is our technology-driven
Teknologi Digital (BTech) anak usaha kami di bidang subsidiary specializes in deep learning solutions to
teknologi dengan spesialisasi pada solusi deep enhance operational efficiency while PT BISA Ruang
learning untuk meningkatkan efisiensi operasional Nuswantara (BIRU) is our social enterprise, focused
dan PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU) yang fokus on reducing youth unemployment in Indonesia
untuk mengurangi pengangguran pada kalangan through vocational education.
anak muda melalui pendidikan vokasi.
Tahun 2024 menjadi babak transformasi penting 2024 marked another significant transformation for
selanjutnya bagi Perseroan. Akuisisi strategis the Company. The strategic acquisition of Atlantic
Atlantic Carbon Group, Inc. di Pennsylvania, AS, yang Carbon Grup, Inc in Pennsylvania, USA, completed in
diselesaikan pada pertengahan tahun, merupakan the mid-year, represents a pivotal milestone for the
tonggak penting bagi Perseroan dalam transisinya Company, as it transitions from a mining services
dari penyedia jasa pertambangan menjadi produsen provider to an Ultra-High-Grade (UHG) anthracite
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 27
Page 30
Profil Perusahaan
Company Profile
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]
antrasit Ultra High Grade (UHG). Akuisisi strategis ini producer. This strategic acquisition marked a
menandai pencapaian signifikan dalam transformasi significant milestone in the Group’s transformation,
Grup, mendukung peralihannya dari penyedia jasa supporting its transition from a mining services
pertambangan menjadi produsen antrasit ultra provider toward becoming a producer of ultra-high-
high grade (UHG). Melalui investasi ini, Perseroan grade (UHG) anthracite. Through this investment,
About This Report
Tentang Laporan ini
mengamankan kepemilikan atas empat tambang the Company secured ownership of four producing
antrasit UHG yang sedang berproduksi di Pennsylvania, UHG anthracite mines in Pennsylvania, United States,
Amerika Serikat, sehingga memperkuat posisinya di strengthening its position in the global anthracite
pasar antrasit global sekaligus mendukung produksi market and supporting the production of low-carbon
baja rendah karbon. [OJK C.6] steel. [OJK C.6]
Kerangka kerja ESG Perseroan menjadi panduan bagi The Company’s ESG framework guides its ESG
komitmen dan inisiatif ESG-nya. Menyadari lanskap commitment and initiatives. Recognizing the evolving
ESG yang terus berkembang, Perseroan melakukan ESG landscape, the Company conducted a materiality
pembaruan asesmen materialitas guna memastikan assessment refresher to ensure continued relevance.
relevansi yang berkelanjutan. Upaya ini tidak This effort not only aimed to maintain alignment but
hanya bertujuan menjaga keselarasan, tetapi juga also to set more ambitious sustainability goals and
menetapkan target keberlanjutan yang lebih ambisius integrate ESG into the Company’s strategy and KPIs
serta mengintegrasikan ESG ke dalam strategi dan for key material topics.
KPI Perseroan untuk topik-topik material yang utama.
Dalam hal target lingkungan, Perseroan berkomitmen For environmental targets, the Company is committed
untuk mengurangi proporsi pendapatan dari batubara to reducing the proportion of revenue from thermal
termal hingga di bawah 50% pada tahun 2028 dan coal below 50% by 2028 and achieving net zero
mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Pada emissions by 2050. In 2025, we completed the Scope
tahun 2025, Perseroan menyelesaikan penetapan 1 and Scope 2 emissions baseline for ACG operations,
baseline emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 untuk providing a more complete and reliable view of the
operasional ACG, sehingga menghasilkan gambaran emission footprint in its operation. The Company
jejak emisi yang lebih lengkap dan andal. Perseroan also progressed the implementation of site-specific
juga memajukan implementasi inisiatif dekarbonisasi decarbonization initiatives across its major sites in
spesifik per lokasi di seluruh lokasi utamanya di Indonesia. Key actions included road improvements
Indonesia. Langkah-langkah utama yang dilakukan to reduce rolling resistance, optimization of support
mencakup perbaikan jalan untuk mengurangi rolling equipment, and reduction of idle hours, all of which
resistance, optimalisasi peralatan pendukung, contributed to fuel efficiency improvements. However,
dan pengurangan jam idle, yang keseluruhannya the overall impact of these initiatives has not yet been
berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan bakar. fully reflected due to challenging operating conditions
Namun demikian, dampak keseluruhan dari inisiatif- in 2025, including extreme weather disruptions in the
inisiatif tersebut belum sepenuhnya tercermin akibat first quarter of the year. These challenges highlight
kondisi operasional yang penuh tantangan pada the need for more consistent execution and stronger
tahun 2025, termasuk gangguan cuaca ekstrem pada integration at site level.
kuartal pertama tahun ini. Tantangan-tantangan
ini menegaskan perlunya pelaksanaan yang lebih
konsisten dan integrasi yang lebih kuat di tingkat
lokasi.
Perseroan juga menargetkan peningkatan taraf The Company also targets to improve the lives of over
hidup lebih dari 1.000.000 orang pada tahun 2050 1,000,000 people by 2050 as part of its Corporate
sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Social Responsibility (CSR). In 2025, the Company
28 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 31
Profil Perusahaan
Company Profile
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]
Sosial Perseroan (CSR). Pada tahun 2025, Perseroan completed the development of a social impact
menyelesaikan pengembangan kerangka dampak framework based on a theory of change approach,
sosial berbasis pendekatan teori perubahan, yang providing a clearer link between resources deployed
memberikan keterkaitan lebih jelas antara sumber daya and the outcomes achieved. This shifts the focus
yang dikerahkan dengan hasil yang dicapai. Pendekatan from simply tracking the number of beneficiaries
ini menggeser fokus dari sekadar menghitung jumlah to measuring how programs contribute to tangible
penerima manfaat menjadi mengukur bagaimana improvements in people’s lives. In parallel, BIRU, the
program-program tersebut berkontribusi pada Company’s social enterprise unit, made progress
peningkatan nyata dalam kehidupan masyarakat. Secara in scaling its impact, including expanding its reach
paralel, BIRU, unit perusahaan sosial milik Perseroan, into overseas markets, marking an initial step toward
mencatatkan kemajuan dalam memperluas dampaknya, broader replication of its model.
termasuk ekspansi ke pasar luar negeri, yang menandai
langkah awal menuju replikasi model yang lebih luas.
Dalam hal tata kelola, Perseroan telah menerapkan In terms of governance, the Company has implemented
langkah-langkah yang kokoh untuk memastikan robust measures to ensure transparency and ethical
transparansi dan praktik etis. Hal ini mencakup practices. This includes the adoption of an Anti-Fraud
penerapan Sistem Manajemen Anti-Fraud berdasarkan Management System based on ISO 37001 principles,
prinsip-prinsip ISO 37001, sosialisasi anti-penyuapan socialization on anti-bribery and corruption, and
dan korupsi, serta kepatuhan ketat terhadap strict compliance with applicable tax regulations.
regulasi perpajakan yang berlaku. Perseroan juga The Company has also established a Whistleblowing
telah membangun Sistem Whistleblowing yang System, empowering employees and stakeholders to
memungkinkan karyawan dan pemangku kepentingan report violations confidently and securely.
untuk melaporkan pelanggaran dengan aman dan penuh
keyakinan.
Melalui upaya-upaya yang mencakup pilar Through its efforts across environmental, social,
lingkungan, sosial, dan tata kelola, Perseroan terus and governance pillars, the Company continues to
memperkuat pendekatannya terhadap praktik bisnis strengthen its approach to responsible business
yang bertanggung jawab. Komitmen-komitmen ini practices. These commitments reflect an ongoing
mencerminkan fokus yang berkelanjutan dalam focus on creating long-term value for stakeholders
menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku while contributing to a more sustainable future.
kepentingan, sekaligus berkontribusi pada masa depan
yang lebih berkelanjutan.
Gambaran Umum Perusahaan Company Overview
Bagian ini mencakup skala bisnis, struktur pemegang This section covers the Company’s business scale,
saham dan kepemilikan saham, wilayah operasional, shareholder and share ownership structure, operating
struktur perusahaan grup, serta data karyawan areas, the group company structure, and employee
Perseroan. Bagian ini bertujuan memberikan informasi data. It aims to provide stakeholder with valuable
kepada para pemangku kepentingan mengenai jejak insights on the Company’s operational footprint,
operasional, kesehatan keuangan, dan dinamika tenaga financial health, and workforce dynamics, providing
kerja Perseroan, sekaligus menyajikan gambaran umum an overview of its performance and strategic direction
kinerja dan arah strategis selama setahun terakhir. over the past year. For more information on The
Informasi lebih lanjut mengenai tonggak pencapaian Company’s key milestones and developments, please
dan perkembangan utama Perseroan dapat ditemukan refer to the Company’s Annual Report 2025, which is
dalam Laporan Tahunan Perusahaan 2025 yang published separately.
diterbitkan secara terpisah.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 29
Page 32
Skala Bisnis
Business Scale
[OJK C.3]
Indikator Satuan
2023 2024 2025
Items Unit
Jumlah Karyawan* Orang
16.904 15.537 12.202
Number of Employees Persons
Jumlah Wilayah Operasional Lokasi
16 15 18
Number of Operational Areas Sites
About This Report
Tentang Laporan ini
Pendapatan Bersih
1.833 1.756 1.480
Net Revenue
Jumlah Aset
1.874 1.587 1.528
Total Assets Juta USD$
Total Liabilitas Million US$
1.602 1.394 1.479
Total Liabilities
Jumlah Ekuitas
273 193 49
Total Equity
Volume Produksi Produksi Batu Bara (Juta Ton)
85 90 84
Production Volume Coal Production (Million Tons)
Pemegang Saham dan Kepemilikan Saham
Shareholder and Share Ownership
[GRI12.20.3] [OJK C.3]
Pemegang Sham Total Shares Kepemilikan Saham (%)
Shareholder Total Shares Shareholding (%)
Northstar Tambang Persada Ltd. 2.924.000.000 38,21
Six sis Ltd. 432.100.000 5,65
PT Trimegah Sekuritas 504.580.000 6,59
The Company (Treasury Stock) 293.837.700 3,84
Public 3.496.489.432 45,70
Total 7.651.007.132 100
Catatan: Saham publik mencakup kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi.
Note: Public shares include share ownership of Board of Commissioners and Board of Directors
30 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 33
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 31
Page 34
Wilayah Operasional
Operating Area
[OJK C.3]
Indonesia
About This Report
Tentang Laporan ini
2
1
3
Kalimantan Utara
North Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Timur
West Kalimantan East Kalimantan
9
Kalimantan Tengah
Central Kalimantan
4 5
Kalimantan Selatan
South Kalimantan
8
10 6 7
PT Persada Kapuas Prima (PKP)
Pelanggan Daerah Operasi Tambang Lokasi Jenis Batu Bara Periode Kontrak
Customers Mine Operation Area Location Type of Coal Contract Period
BUMA Indonesia
1 Bayan Resources Indonesia Pratama (IPR) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2024-2035
2 Berau Coal Lati Kalimantan Timur | East Kalimantan 2012-2025¹
3 Berau Coal Binungan Kalimantan Timur | East Kalimantan 2003-2025¹
4 Adaro Tutupan Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2021-2026
5 Adaro Tutupan Selatan Kalimantan Selatan | South Kalimantan Batu Bara Termal 2026-2030
6 Geo Energy Tanah Bumbu Resources (TBR) Kalimantan Selatan | South Kalimantan Thermal Coal 2018-2028¹
7 Geo Energy Sungai Danau Jaya (SDJ) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2015-2027¹
8 Angsana Jaya Energi Angsana Jaya Energi (AJE) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2018-2025
9 Resource Alam Indonesia (RAIN) Insani Baraperkasa (IBP) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2018-2026
10 Singaraja Putra Persada Persada Kapuas Prima (PKP) Kalimantan Tengah | Central Kalimantan 2024-20331
1
Life of Mine Contract
2
Opsi perpanjangan 2 tahun | 2 years option to extend
3
Opsi Perpanjangan 1 tahun | 1 year extension option
4
Berakhir pada Juni 2025 | Ended on June 2025
32 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 35
Wilayah Operasional
Operating Area
[OJK C.3]
Australia United States
4
3 2
5 1
3
4 Vermont
New hampshire
Northterm
Territory
New York
Massachusetts
Rhode Island
Connecticut
South
Australia
New South Hazleton
Wales
1
2
Pennsylvania
New Jersey
Tasmania Maryland
Pelanggan Daerah Operasi Tambang Lokasi Jenis Batu Bara Periode Kontrak
Customers Mine Operation Area Location Type of Coal Contract Period
BUMA Australia
1 Whitehaven Coal Pty. Ltd Blackwater Central Queensland 2025-2030
2 BHP Mitsubishi Alliance Goonyella Riverside Central Queensland Bata Bara Metalurgi 2022-20272
3 Bowen Coking Coal Broadmeadow East Central Queensland Metallurgical Coal 2022-20254
4 Bowen Coking Coal Burton Central Queensland 2023-20254
Stanwell Corporation
Batu Bara Termal
5 (Queensland government-owned Meandu South Burnett Queensland 2020-20253
Thermal Coal
corporation) (Meandu)
Atlantic Carbon Group Inc.
1 Jeddo Pit Antrasit Berkadar
2 Stockton Pit Sangat Tinggi
Atlantic Carbon Group Inc. Hazleton, Pennsylvania, USA (UHG)
3 Jeansville Pit Ultra-High-Grade
4 Spring Mountain Pit Anthracite (UHG)
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 33
Page 36
Struktur Grup Perusahaan
Group Company Structure
[GRI 2-2]
Persentase
Kepemilikan Saham
Anak Perusahaan oleh Perseroan Bidang Usaha Status Operasional Lokasi
Subsidiary Shareholding Line of Business Operational Status Location
Percentage by The
About This Report
Tentang Laporan ini
Company
Anak Perusahaan yang Dimiliki Langsung
Directly Owned Subsidiaries
South Quarter Tower A Penthouse
PT Bukit Makmur Mandiri Jasa Pertambangan Aktif Floor
99,99%
(BUMA) Mining Services Active Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Jakarta 12430, Indonesia
Pacific Century Place 38th Floor,
Dalam Proses
Pertambangan Batubara SCBD Lot 10
PT Banyubiru Sakti (BBS) 99,99% Likuidasi
Coal Mining Jl. Jend. Sudirman Kav. 53-54
At Liquidation State
Jakarta 12190
Dalam Proses
Likuidasi Pacific Century Place 38th Floor,
PT Pulau Mutiara Persada Pertambangan Batubara At Liquidation SCBD Lot 10
99,99%
(PMP) Coal Mining Jl. Jend. Sudirman Kav. 53-54
State
Jakarta 12190
South Quarter Tower A Penthouse
PT Bukit Teknologi Digital Jasa Teknologi Aktif Floor
99,99%
(Btech) Technology Services Active Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Jakarta 12430, Indonesia
South Quarter Tower A Penthouse
PT BISA Ruang Pendidikan Vokasi Aktif Floor
99,99%
Nuswantara (BIRU) Vocational Education Active Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Jakarta 12430, Indonesia
Jasa Konsultansi
South Quarter Tower A, Penthouse
PT Katalis Investama Manajemen Aktif
99,99% Floor, Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak
Mandiri Management Active
Barat, Jakarta 12430, Indonesia
Consultancy Services
Anak Perusahaan yang Dimiliki Tidak Langsung
Indirectly Owned Subsidiaries
BUMA Australia Pty. Ltd. Pertambangan Batubara Aktif QLD 4101 Level 11, 199 Grey Street,
99,99%
(BUMA Australia) Mining Services Active Brisbane, Australia
Bukit Makmur Mandiri
Jasa Konsultansi
Utama Pte. Ltd. (formerly
Manajemen Aktif 10 Collyer Quay #40-01 Ocean
known as 100%
Management Active Financial Centre Singapore
Delta Dunia Makmur Pte.
Consultancy Services
Ltd.)
Jasa Konsultansi South Quarter Tower A Penthouse
PT Bukit Makmur Manajemen Aktif Floor
99,99%
Internasional Management Active Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Consultancy Services Jakarta 12430, Indonesia
Jasa Konsultansi
The Corporation Trust Center, 1209
American Anthracite Manajemen Aktif
70,99% Orange Street, Wilmington, Delaware
Holdings, LLC Management Active
19801, USA
Consultancy Services
Anak Perusahaan yang Dimiliki Tidak Langsung
Indirectly Owned Subsidiaries
Jasa Konsultansi
The Corporation Trust Center, 1209
American Anthracite Manajemen Aktif
70,99% Orange Street, Wilmington, Delaware
Group, LLC (AAG) Management Active
19801, USA
Consultancy Services
Jasa Konsultansi
The Corporation Trust Center, 1209
American Anthracite SPV Manajemen Aktif
70,99% Orange Street, Wilmington, Delaware
I, LLC (AAS) Management Active
19801, USA
Consultancy Services
Pertambangan Batubara Aktif 100 Hazle Brook Road, Hazelton, PA
Atlantic Carbon Group, Inc 70,99%
Coal Mining Active 18201, USA
Wildcat Carbon Pertambangan Batubara Aktif 251 Little Falls Drive, Wilmington,
70,99%
Processing, LLC (WCP) Coal Mining Active New Castle 19808, USA
34 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 37
Struktur Grup Perusahaan
Group Company Structure
[OJK C.3]
Persentase
Kepemilikan Saham
Anak Perusahaan oleh Perseroan Bidang Usaha Status Operasional Lokasi
Subsidiary Shareholding Line of Business Operational Status Location
Percentage by The
Company
3 Embarcadero CTR, STE 550,
American Carbon Pertambangan Batubara Tidak Aktif
70,99% San Fransisco, CA 94111, USA1-
Warehousing, LLC Coal Mining Inactive
404840484048
Newcastle Anthracite Pertambangan Batubara Tidak Aktif 203 North East Front Street, Suite
70,99%
Company Coal Mining Inactive 101, Milford, Kent 19983, USA
The Central Pennsylvania Pertambangan Batubara Tidak Aktif 100 Stockton #7 Road, Hazelton,
70,99%
Anthracite Company, LLC Coal Mining Inactive Pennsylvania 18201, USA
100 Hazlebrook Road, Hazle
Hazleton Shaft Division, Pertambangan Batubara Tidak Aktif
70,99% Township, Luzerne County,
LLC Coal Mining Inactive
Pennsylvania 18201, USA
100 Hazlebrook Road, Hazle
Ebervale Mining Division, Pertambangan Batubara Tidak Aktif
70,99% Township, Luzerne County,
LLC Coal Mining Inactive
Pennsylvania 18201, USA
Jasa Konsultansi
Moura Materials HoldCo Manajemen Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
100%
Pty. Ltd Management Inactive JE4 8PX, Channel Islands. Australia
Consultancy Services
Jasa Konsultansi
Moura Materials MidCo Manajemen Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
100%
Pty. Ltd Management Inactive JE4 8PX, Channel Islands. Australia
Consultancy Services
Jasa Konsultansi
Moura Materials BidCo Manajemen Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
100%
Pty. Ltd Management Inactive JE4 8PX, Channel Islands. Australia
Consultancy Services
Jasa Konsultansi
Moura Materials Services Manajemen Tidak Aktif 22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
100%
Pty. Ltd Management Inactive JE4 8PX, Channel Islands. Australia
Consultancy Services
South Quarter Tower A, Lantai
Pelatihan Vokasi Belum Aktif Penthouse, Jl. R.A. Kartini Kav.
PT Biru Edu Praktik 100%
Vocational Training Not yet Active 8, Cilandak Barat, Jakarta 12430,
Indonesia
Laporan Keberlanjutan ini menyajikan data, informasi, This Sustainability Report presents data, information,
kebijakan, dan kegiatan dari PT BUMA Internasional policies, and activities from PT BUMA Internasional
Grup Tbk beserta anak perusahaannya, meliputi PT Grup Tbk and its subsidiaries, including PT Bukit
Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), BUMA Australia Makmur Mandiri Utama (BUMA), BUMA Australia Pty.
Pty. Ltd. (BUMA Australia), Atlantic Carbon Group, Ltd. (BUMA Australia), Atlantic Carbon Group, Inc., PT
Inc., PT Bukit Teknologi Digital (BTech), dan PT BISA Bukit Teknologi Digital (BTech), and PT BISA Ruang
Ruang Nuswantara (BIRU). Laporan ini mencakup Nuswantara (BIRU). This includes both consolidated
data kinerja konsolidasian di bawah perusahaan performance data under the holding company, as
induk, sekaligus data dan kebijakan terpisah yang well as separate data and policies specific to each
spesifik untuk masing-masing anak perusahaan. subsidiary. As ACG is included for the first time,
Mengingat ACG baru pertama kali dicakup dalam disclosures are currently limited to energy, emission,
laporan ini, pengungkapan saat ini masih terbatas human capital, and occupational health & safety
pada kinerja energi, emisi, sumber daya manusia, performance. Broader reporting coverage will be
serta kesehatan dan keselamatan kerja. Cakupan progressively incorporated in future sustainability
pelaporan yang lebih luas akan diintegrasikan secara reports.
bertahap dalam laporan keberlanjutan Perseroan
pada periode mendatang.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 35
Page 38
Karyawan
Employees
[GRI 2-7]
Karyawan [GRI 2-7] Employees [GRI 2-7]
Berikut adalah rincian tenaga kerja Perseroan The following is a breakdown of the Company’s
berdasarkan jenis kelamin. Rincian lebih lanjut workforce, divided by each gender. Further breakdown
mengenai demografi karyawan berdasarkan jabatan of employee demographics based on position and
dan tingkat pendidikan dapat ditemukan dalam education level can be found in the Employee Focus
About This Report
Tentang Laporan ini
bagian Fokus Karyawan. [GRI 405-1]. section. [GRI 405-1].
Pada tahun 2025, tidak terdapat pekerja alih daya, In 2025, there were no outsourced workers, part-time
karyawan paruh waktu, maupun karyawan dengan employees and non-guaranteed hours employees.
jam kerja tidak terjamin. [GRI 2-8] [GRI 2-8]
Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kepegawaian
Number of Employees Based on Gender and Employment Status
2023 2024 2025
Status Kepegawaian
Employment Status Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Tetap
15.896 732 14.573 690 11.578 522
Permanent
Tidak Tetap
210 66 234 40 94 8
Non-Permanent
Total 16.106 798 14.807 730 11.672 530
Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Kepegawaian per Entitas Tahun 2025
Number of Employees Based on Gender and Employment Status in Each Entities for 2025
Tetap Tidak Tetap
Total
Entitas Permanent Non-Permanent
Entities Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
PT BUMA Internasional Group Tbk 13 17 1 0 14 17
PT Bukit makmur Mandiri Utama (BUMA) 10.433 244 84 0 10.517 244
PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) 9 10 2 2 11 12
PT Bukit Teknologi Digital (BTech) 37 7 7 6 44 13
BUMA Australia Pty. Ltd (BUMA Australia) 959 232 0 0 959 232
Atlantic Carbon Group (ACG) 127 12 0 0 127 12
Total 11.578 522 94 8 11.672 530
Data karyawan berikut mencakup seluruh wilayah The following employee data encompasses all the
operasional Perseroan Company’s operating areas.
36 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 39
Karyawan
Employees
[GRI 2-7]
Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Wilayah Operasional: Buma International Group (Indonesia)
Number of Employees Based on Gender and Operational Area: Buma International Group (Indonesia)
2023 2024 2025
Wilayah Operasi
Operating Area Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Wilayah Indonesia 14.844 497 13.682 449 10.586 286
Indonesia Area
Wilayah Australia 1.263 302 1.125 281 959 232
Australia Area
Wilayah AS N/A N/A N/A N/A 127 12
US Area
Total 16.106 799 14.807 730 11.672 530
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 37
Page 40
Keanggotaan Asosiasi
Association membership
[GRI 2-28] [OJK C.5]
Per 31 Desember 2025, Perseroan dan/atau anak As of 31 December 2025, the Company and/or
perusahaannya terdaftar sebagai anggota pada its subsidiaries are registered as members of the
asosiasi atau organisasi berikut: following associations or organizations:
About This Report
Tentang Laporan ini
Keanggotaan Asosiasi
Association Membership
Nama Asosiasi Nama Perusahaan Posisi
Association Name Company Name Position
Anggota
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) BIG
Member
Anggota
AVPN (Asian Venture Philanthropy Network) BIG
Member
Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association BIG
Member
Anggota
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) BUMA
Member
Extraordinary Member 1
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) BUMA
Anggota Luar Biasa1
Anggota
Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) BUMA
Member
Anggota
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) BUMA
Member
Anggota Associate
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Indonesia Mining Association BUMA
Associate Member
Anggota
Queensland Resources Council BUMA Australia
Member
Anggota
Queensland Mines Rescue Service BUMA Australia
Member
Anggota
Association Asset Management Professional (AMP) BTech
Member
Anggota
Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI) BTech
Member
Anggota
Society for Maintenance & Reliability Professionals (SMRP) BTech
Member
Anggota
IBCWE (Indonesia Business Coalition for Women Empowerment) BIRU
Member
Anggota
UNGC (United Nations Global Compact) BIRU
Member
Anggota
Perhimpunan Filantropi Indonesia BIRU
Member
Skema keanggotaan APINDO terdiri dari dua jenis: Anggota Luar Biasa untuk perusahaan dan Anggota Khusus untuk asosiasi industri.
1
APINDO’s membership scheme consists of two types: Extraordinary Members for companies and Special Member for industry associations.
1
38 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 41
Sertifikasi
Certifications
Perseroan mematuhi standar internasional yang The Company demonstrates its commitment
diakui secara global, seperti ISO 14001:2015 dan to sustainability by adhering to internationally
ISO 45001:2018. Sertifikasi ini mencerminkan recognized standards, such as ISO 14001:2015
upaya Perseroan dalam mengurangi dampak and ISO 45001:2018. These certifications reflect
lingkungan, memastikan kesejahteraan karyawan, the Company’s efforts to reduce environmental
dan mempertahankan standar praktik berkelanjutan impact, ensure employee well-being, and maintain
yang tinggi di seluruh operasinya. Dengan high standards of sustainable practices across
mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam strategi all operations. By integrating these principles into
intinya, Perseroan bertujuan untuk menciptakan its core strategies, the Company aims to create a
dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan positive and lasting impact on the environment and
dan masyarakat yang dilayaninya. the communities it serves.
Daftar Sertifikasi
List of Certifications
Jenis Sertifikasi Area Kerja Otoritas Penerbit Masa berlaku
Type of Certification Job Site Issuing Authority Validity Period
ISO 45001:2018 BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ), 12 Januari 2025 – 12 April 2028
Lati, Binungan, Indonesia Pratama, SGS 12 January 2024 – 12 April 2025
Insani Baraperkasa, Adaro Tutupan,
BUMA Rebuild Center
ISO 14001:2015 BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ), SGS 13 Juni 2025 – 13 Juni 2028
Lati, Binungan, Indonesia Pratama, 13 June 2022 – 13 June 2025
Insani Baraperkasa, Adaro Tutupan,
BUMA Rebuild Center
ISO 45001:2018 All Mining Contract Projects of BUMA Bureau Veritas 13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
Australia Pty Ltd in Australia 13 January 2025 – 16 February 2028
ISO 14001:2015 All Mining Contract Projects of BUMA Bureau Veritas 13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
Australia Pty Ltd in Australia 13 January 2025 – 16 February 2028
ISO 9001:2015 All Mining Contract Projects of BUMA Bureau Veritas 13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
Australia Pty Ltd in Australia 13 January 2025 – 16 February 2028
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 39
Page 42
Penghargaan
Awards
Pada tahun 2025, Perseroan mendapatkan In 2025, the Company continues to receive recognition
pengakuan atas kinerjanya. Perseroan menerima for its achievements in sustainability, community
sejumlah penghargaan yang menegaskan komitmen development, and operational excellence. It is honored
berkelanjutannya dalam menghasilkan dampak with several awards, underscoring its sustained
lingkungan yang positif, mendukung pendidikan, serta commitment to delivering positive environmental
berperan aktif bersama masyarakat setempat. outcomes, supporting education, and actively
About This Report
Tentang Laporan ini
engaging with local communities.
Penghargaan Utama yang Diterima Pada tahun 2025
Key Awards Recieved in 2025
Tanggal Penghargaan Penyelenggara
Date Award Organizer
23 Juni 2025 Sertifikat PROPER – Biru (BUMA Rebuild Center) Gubernur Kalimantan Timur
23 June 2025 PROPER Certificate - Blue (BUMA Rebuild Center) The Governor of East Kalimantan
26 Juni 2025 Penghargaan Zero Incident (Lokasi LATI) Gubernur Kalimantan Timur
26 June 2025 Zero Incident Award (LATI Site) The Governor of East Kalimantan
26 Juni 2025 Penghargaan Zero Incident (BUMA Rebuild Center) Gubernur Kalimantan Timur
26 June 2025 Zero Incident Award (BUMA Rebuild Center) The Governor of East Kalimantan
26 Juni 2025 Penghargaan Zero Incident (Lokasi IBP) Gubernur Kalimantan Timur
26 June 2025 Zero Incident Award (IBP Site) The Governor of East Kalimantan
30 September 2025 Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver Bisnis Indonesia
Champion
Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver
Champion
Desember 2025 Penghargaan atas Komitmen Pelaksanaan Program CSR untuk Bupati Tabalong
December 2025 Pembangunan Kabupaten Tabalong (Lokasi Adaro Tutupan) Regent of Tabalong
Award for Commitment to the Implementation of CSR programs for
Development in Tabalong Regency (Adaro Tutupan Site)
Desember 2025 Penghargaan Mitra Pendukung Program PROKLIM (Lokasi Adaro Tutupan) Gubernur Kalimantan Selatan
December 2025 Award for Supporting Partner for the PROKLIM Program (Adaro Tutupan The Governor of South Kalimantan
Site)
2025 Bayan Internal Fire Rescue Challenge BIFRC
Bayan Internal Fire Rescue Challenge
2025 Sertifikat Perusahaan Sosial oleh People Planet First (BIRU) People Planet First
Social Enterprise Certificate by People Planet First (BIRU)
Proses Bisnis Kami
Our Business Process
[GRI 2-6] [OJK C.4]
Perseroan memiliki portofolio bisnis yang The Company has a diversified business portfolio
terdiversifikasi, mencakup jasa kontraktor that includes coal mining contractor services and
pertambangan batubara serta investasi di sektor both mining and non-mining investment. It serves its
pertambangan maupun non-pertambangan, dan clients across multiple locations.
melayani klien-kliennya di berbagai lokasi.
40 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 43
Proses Bisnis Kami
Our Business Process
[GRI 2-6] [OJK C.4]
Lokasi Operasional
Operating Locations
Pelanggan – Nama Lokasi Lokasi/Provinsi Periode Kontrak
Pelanggan – Nama Lokasi Location/Province Contract Period
BUMA
Adaro-Tutupan (ADT) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2021-2026
Angsana Jaya Energi (AJE) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2022-2025
Bayan-Indonesia Pratama (IPR) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2018-2035
Berau Coal-Lati (LAT) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2012-20261
Berau Coal-Binungan (BIN) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2003-20251
Geo Energy-Sungai Danau Jaya (SDJ) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2015-20271
Geo Energy-Tanah Bumbu Resources (TBR) Kalimantan Selatan | South Kalimantan 2018-20281
Singaraja Putra - Persada Kapuas Prima (PKP) Kalimantan Tengah | Central Kalimantan 2024 - 20331
RAIN-Insani Baraperkasa (IBP) Kalimantan Timur | East Kalimantan 2018-2026
BUMA Australia
BHP Mitsubishi Alliance (Goonyella Riverside) Queensland Tengah | Central Queensland 2022-20272
BHP Mitsubishi Alliance (Saraji) Queensland Tengah | Central Queensland 2022-20253
Bowen Coking Coal (Broadmeadow East & Burton) Queensland Tengah | Central Queensland 2023-20253
Stanwell Corporation (Perusahaan milik Pemerintah Queensland) - Queensland Burnett Selatan | South 2020-20263
(Meandu) Burnett Queensland
Whitehaven Coal (Blackwater) Queensland Tengah | Central Queensland 2024- 2030
Atlantic Carbon Group Inc
Jeddo Pit
Stockton Pit Hazleton, Pennsylvania, USA
Jeansville Pit
Spring Mountain Pit
Note I Note:
1. Kontrak Seumur Tambang | Life of Mine Contract
2. Opsi Perpanjangan 2 Tahun | 2-Year Extension Option
3. Opsi Perpanjangan 1 Tahun | 1-Year Extension Option
Selain lokasi-lokasi di atas, Perseroan In addition to the above, the Company operates the
mengoperasikan BUMA Rebuild Center (BRC) di BUMA Rebuild Center (BRC) in Balikpapan, East
Balikpapan, Kalimantan Timur, yang memainkan Kalimantan, which plays a key role in supporting
peran penting dalam mendukung efisiensi operasional operational efficiency and asset maintenance.
dan pemeliharaan aset.
Kegiatan Lain, Rantai Nilai, dan Hubungan Other Activities, Chain Values, and
Bisnis [GRI 2-6] Business Relations [GRI 2-6]
Melalui anak perusahaannya, Perseroan menyediakan Through its subsidiaries, the Company offers
jasa kontraktor pertambangan batubara yang comprehensive coal mining contractor services in
komprehensif di Indonesia maupun Australia. both Indonesia and Australia. These services cover
Layanan ini mencakup keseluruhan proses kegiatan the full spectrum of mining activities, including
pertambangan, mulai dari pengupasan lapisan overburden removal, coal extraction, hauling, as well
penutup, penambangan batubara, hauling, hingga as land reclamation and rehabilitation.
reklamasi dan rehabilitasi lahan.
Melalui akuisisi Atlantic Carbon Group, Inc. Through the acquisition of Atlantic Carbon Group,
(ACG), produsen antrasit Ultra High Grade (UHG) Inc. (ACG), the second-largest producer of Ultra-
terbesar kedua di Amerika Serikat, Perseroan High-Grade (UHG) anthracite in the United States,
semakin mendiversifikasi dirinya dari penyedia the Company further diversify from mining service
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 41
Page 44
Proses Bisnis Kami
Our Business Process
[GRI 2-6] [OJK C.4]
jasa pertambangan menjadi pemilik tambang yang provider to mine ownership, producing the highest-
memproduksi produk antrasit berkualitas tertinggi quality anthracite products worldwide, marked by
di dunia, yang ditandai dengan kandungan karbon high fixed carbon content, low volatility, and minimal
tetap yang tinggi, volatilitas rendah, serta kadar sulphur and ash. The anthracite coal is further
belerang dan abu yang minimal. Batubara antrasit processed into graded products at local facilities
About This Report
Tentang Laporan ini
tersebut selanjutnya diproses menjadi produk-produk to meet various industrial needs, including steel
bermutu di fasilitas lokal guna memenuhi berbagai recycling, water filtration, and other manufacturing
kebutuhan industri, termasuk daur ulang baja, filtrasi applications. Finished anthracite products are then
air, dan aplikasi manufaktur lainnya. Produk antrasit distributed to customers through established logistics
jadi kemudian didistribusikan kepada pelanggan channels, supported by long-term contracts with key
melalui jalur logistik yang telah terbangun, didukung industrial partners. ACG’s position in a well-developed
oleh kontrak jangka panjang dengan mitra industri anthracite region with existing infrastructure helps
utama. Posisi ACG di kawasan antrasit yang telah streamline its supply chain from extraction through
berkembang dengan baik beserta infrastruktur yang processing to end-use delivery.
ada membantu memperlancar rantai pasokannya
dari ekstraksi hingga pemrosesan dan pengiriman ke
pengguna akhir.
Di luar bisnis pertambangan inti, Perseroan memiliki Beyond its mining core, the Company has subsidiaries
anak perusahaan yang menawarkan layanan offering specialized support services for sustainability:
pendukung khusus di bidang keberlanjutan:
• BTech, anak Perusahaan berbasis teknologi, • BTech, a technology-driven subsidiary, specializes
mengkhususkan diri dalam pengembangan in deep learning solutions to enhance operational
solusi deep learning untuk meningkatkan efficiency. A key milestone in 2025 was the
efisiensi operasional. Pencapaian penting pada successful acquisition of its first external
tahun 2025 adalah keberhasilan BTech dalam customer with the contract signed in 2025 and
mendapatkan pelanggan eksternal pertamanya project execution scheduled to commence in
dengan kontrak yang ditandatangani pada tahun 2026. This marks an important step in validating
2025 dan pelaksanaan proyek yang dijadwalkan BTech’s capabilities in the open market and
dimulai pada tahun 2026. Hal ini menjadi langkah diversifying its revenue base. In parallel, BTech
penting dalam memvalidasi kemampuan BTech initiated a partnership with Institut Teknologi
di pasar terbuka sekaligus mendiversifikasi Bandung (ITB) to advance predictive maintenance
basis pendapatannya. Secara paralel, BTech capabilities, with an initial focus on optimizing
menginisiasi kemitraan dengan Institut the remanufactured engines for the Company’s
Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan selective fleets. This collaboration is expected
kemampuan predictive maintenance, dengan to strengthen BTech’s technical depth while
fokus awal pada optimalisasi mesin remanufaktur supporting more efficient and data-driven
untuk armada tertentu. Kolaborasi ini diharapkan maintenance practices.
dapat memperkuat kedalaman teknis BTech
sekaligus mendukung praktik pemeliharaan yang
lebih efisien dan berbasis data.
42 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 45
Proses Bisnis Kami
Our Business Process
[GRI 2-6] [OJK C.4]
• BIRU adalah perusahaan sosial yang berfokus • BIRU is a social enterprise focused on reducing
pada penanggulangan pengangguran pemuda youth unemployment in Indonesia through
di melalui pendidikan vokasi. Inisiatif utamanya vocational education. Its key initiatives include
mencakup BISA Ruang Vokasi (BRV), platform BISA Ruang Vokasi (BRV), a vocational learning
pembelajaran vokasi yang bertujuan menjembatani platform that aims to bridge the gap between
kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri education and industry with specialized industrial
melalui kurikulum industri yang terkhususkan, curricula, and Karya BISA (KRB), which focuses on
serta Karya BISA (KRB), yang berfokus pada solusi engineering solutions and advancing the circular
rekayasa dan pengembangan ekonomi sirkular economy through waste-to-product initiatives. In
melalui inisiatif pengolahan limbah menjadi 2025, BIRU achieved a key milestone by expanding
produk. Pada tahun 2025, BIRU mencapai tonggak its market reach through a partnership with
penting dengan memperluas jangkauan pasarnya Japan’s Building Maintenance Training Centre
melalui kemitraan dengan Building Maintenance (BMTC), creating a direct pathway for Indonesian
Training Centre (BMTC) Jepang, yang membuka youth to access employment opportunities in
jalur langsung bagi pemuda Indonesia untuk Japan under the Special Skilled Worker (SSW)
mengakses peluang kerja di Jepang melalui scheme.
skema Pekerja Berketerampilan Khusus (Special
Skilled Worker/SSW).
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 43
Page 46
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
Vision, Mission, and Values
[GRI 2-23] [OJK C.1]
About This Report
Tentang Laporan ini
Visi MISI
Vision Mission
Menjadi penyedia solusi • Memenuhi kebutuhan sumber
pertambangan dan daya dunia secara efisien
dan bertanggung jawab
energi kelas dunia yang melalui solusi inovatif dan
bertanggung jawab kepada berkelanjutan.
lingkungan. • Meminimalkan dampak
lingkungan di area operasi
kami.
To be a world class and • Memaksimalkan kontribusi
environmentally responsible sosial dan ekonomi untuk
mining and energy solution memajukan generasi masa
provider. depan.
• To responsibly and efficiently
meet the world’s resource
needs through innovative and
sustainable solutions.
• To minimize environmental
impact in our operation.
• To maximize social and
economy contribution to
advance future generation.
44 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 47
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
Vision, Mission, and Values
[GRI 2-23] [OJK C.1]
Nilai-Nilai Inti | Core Values:
Manajemen Perseroan telah menetapkan nilai-nilai perusahaan yang menjadi pedoman bagi seluruh
jajaran karyawan, termasuk Direksi dan Dewan Komisaris, dalam menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya. Nilai-nilai perusahaan ini senantiasa ditanamkan di internal organisasi agar terwujud
kesamaan pandangan di antara karyawan untuk mendukung Perseroan merealisasikan visi dan misi
yang ditetapkan. Adapun nilai-nilai perusahaan tersebut adalah sebagai berikut:
To support the achievement of its vision and mission, the Company’s management has implemented a set of corporate
values that serve as guiding principles for all employees, including the Board of Directors and Board of Commissioners.
These values are cultivated within its organization to foster a unified perspective, promoting a sense of togetherness and
collaboration in fulfilling its collective responsibilities. The Company’s corporate values are:
Integritas Keunggulan Kepemimpinan
Integrity Excellence Leadership
Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan mengutamakan Keberanian dan integritas pribadi
Perseroan berlandaskan pada pelayanan terbaik dengan standar adalah prinsip-prinsip panduan
nilai-nilai integritas, kejujuran, profesional tertinggi dalam setiap kami dalam kepemimpinan untuk
kepercayaan, dan akuntabilitas. kegiatan usaha melalui evaluasi, mencapai visi Perseroan yaitu
perbaikan dan pembelajaran yang menjadi yang terdepan di industri jasa
In carrying out its business, berkesinambungan. pertambangan. Melalui visi tersebut,
the Company is grounded Perseroan berupaya menginspirasi
by the values of integrity, The Company prioritizes delivering dan memotivasi orang-orang di
honesty, trustworthiness and the highest professional service sekitar Perseroan untuk maju tumbuh
accountability. in every business activity bersama.
through continuous evaluation,
improvement, and learning. Personal courage and integrity are
our guiding principles in leadership,
to achieve the Company’s vision
of becoming a leader in the mining
services industry. Through this
vision, the Company strives to
inspire and motivate the people
around the Company to grow
together
Kompetensi Daya Tanggap Kerja Sama Tim
Competence dan Kecermatan Teamwork
Kekuatan Perseroan terletak Responsiveness Perseroan menjunjung tinggi
pada Sumber Daya Manusia yang and Thoroughness prinsip gotong royong dan
kompeten dan berdedikasi. Oleh kolaborasi bersama, serta
Bertindak tanggap dan cermat senantiasa melakukan komunikasi
karena itu, Perseroan memahami
dalam setiap kegiatan usaha terbuka yang intensif, dengan
pentingnya membangun
merupakan bentuk penghargaan berbagi pengetahuan dan
lingkungan yang mendorong
Perseroan kepada para pemangku kemampuan untuk mewujudkan
pertumbuhan dan pengembangan
kepentingan. visi dan misinya dalam lingkungan
yang berkelanjutan.
yang kompetitif.
Being responsive and thorough
The Company’s strength lies in
in every business activity reflects The Company upholds the
the competent and dedicated
the Company’s appreciation to principle of mutual cooperation
Human Resources. Therefore,
honouring its stakeholders. and collaboration, as well as
the Company comprehends
the importance of nurturing an consistently maintains an
environment that encourages intensive open communication by
sustainable growth and sharing knowledge and skills to
development. realize its vision and mission in a
competitive environment.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 45
Page 48
About This Report
Tentang Laporan ini
PENDEKATAN KAMI
TERHADAP KEBERLANJUTAN
OUR APPROACH TO SUSTAINABILITY
46 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 49
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 47
Page 50
Topik Material Kami
Our Material Topics
Topik material kami Our Material Topics
Prioritas keberlanjutan Perseroan dipandu oleh The Company’s sustainability priorities are guided
serangkaian isu lingkungan, sosial, dan tata kelola by a set of material environmental, social, and
yang material, yang sangat penting bagi ketahanan governance issues that are critical to its long-term
bisnis jangka panjang serta pemenuhan ekspektasi business resilience and to meeting stakeholder
para pemangku kepentingan. Berdasarkan penilaian expectations. Based on comprehensive materiality
materialitas komprehensif yang dilakukan di seluruh assessments carried out across its operations in
operasional Perseroan di Indonesia dan Australia Indonesia and Australia in 2024, the Company has
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
pada tahun 2024, Perseroan telah mengidentifikasi identified key priority areas that address its distinct
area-area prioritas utama yang mencerminkan operational contexts while aligning with wider global
konteks operasional masing-masing wilayah sustainability challenges.
sekaligus selaras dengan tantangan keberlanjutan
global yang lebih luas.
Penilaian Materialitas [GRI 3-1] [GRI 3-2] Materiality Assessment [GRI 3-1] [GRI 3-2]
Penilaian materialitas merupakan elemen inti dari A materiality assessment is a core element of the
perjalanan transformasi keberlanjutan Perseroan Company’s sustainable transformation journey and
dan komitmennya untuk menjadi organisasi its commitment to becoming a sustainability-oriented
yang berorientasi pada keberlanjutan. Penilaian organization. The assessment helps ensure that the
ini membantu memastikan bahwa strategi ESG Company’s ESG strategy remains aligned with the
Perseroan tetap selaras dengan medan ESG yang terus evolving ESG landscape, stakeholder expectations,
berkembang, ekspektasi para pemangku kepentingan, and the overall business strategy. Materiality topics
serta strategi bisnis secara keseluruhan. Topik-topik in 2025 remain unchanged from the 2024. The
materialitas di tahun 2025 tidak mengalami perubahan assessment process was carried out in three stages:
dari tahun 2024. Proses penilaian dilaksanakan dalam
tiga tahap:
Identifikasi Topik Keberlanjutan yang Sedang Berkembang
1. Identifying Emerging Sustainability Topics
Melalui penelitian desktop yang komprehensif, Perseroan meninjau tren terkini dalam kerangka pelaporan
keberlanjutan, standar keberlanjutan yang spesifik untuk sektor batu bara dan pertambangan, serta
regulasi lokal dan internasional di seluruh negara tempat Perseroan beroperasi. Proses ini menghasilkan
daftar 27 topik ESG yang relevan bagi Perseroan dan menjadi perhatian berbagai pemangku kepentingan.
Through comprehensive desktop research, the Company reviewed current trends in reporting frameworks,
sustainability standards specific to the coal and mining sectors, and both local and international
regulations across our countries of operation. This process resulted in a list of 27 ESG topics relevant to
the Company and of interest to a wide range of stakeholders.
48 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 51
Topik Material Kami
Our Material Topics
Survei dan Wawancara Penilaian Materialitas
2. Materiality Assessment Survey and Interviews
Wawancara mendalam dilakukan bersama sepuluh pemangku kepentingan internal dan empat pemangku
kepentingan eksternal, termasuk CEO Perseroan serta CEO BUMA Indonesia dan BUMA Australia. Hal ini
memastikan Perseroan mendapatkan wawasan dari seluruh tingkatan struktur tata kelola Perseroan, maupun
dari pemangku kepentingan eksternal, termasuk mitra bisnis, klien, dan investor di Indonesia dan Australia.
Penilaian terperinci atas aspirasi dan tujuan ESG yang tersedia secara publik dari para pelanggan dan investor
Perseroan juga turut diikutsertakan untuk memperkaya hasil asesmen materialitas. Bersamaan dengan
pelaksanaan wawancara, Perseroan menyelenggarakan survei daring yang ditujukan kepada pemangku
kepentingan internal terpilih, terutama dari tingkat manajemen menengah, untuk mengumpulkan perspektif
mereka mengenai topik-topik ESG yang signifikan dan praktik manajemen yang berlaku saat ini. Peserta survei
memberikan penilaian terhadap 27 topik ESG yang telah diidentifikasi berdasarkan tingkat kepentingannya
bagi Perseroan. Mengingat akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG) di Amerika Serikat (AS) masih dalam proses
pada saat asesmen materialitas dilaksanakan, pemangku kepentingan dari operasional AS tidak diikutsertakan
dalam asesmen ini.
In-depth interviews were carried out with ten internal and four external stakeholders, including the Group
CEO, as well as the CEOs of BUMA Indonesia and Australia. This ensured that insights were captured from all
levels of BUMA International’s governance structure as well as from external stakeholders, including business
partners, clients, and investors in both Indonesia and Australia. Detailed assessments of publicly available
ESG aspirations and goals from the Company’s customers and investors were also incorporated to enrich
the materiality assessment results. In parallel with the interviews, the Company conducted an online survey
targeting selected internal stakeholders, primarily from middle management, to gather their perspectives
on significant ESG topics and current management practices. Survey participants ranked the 27 identified
ESG topics based on their importance to the Company. As the acquisition of Atlantic Carbon Group (ACG) in
the United States was still in progress during the materiality assessment process, stakeholders from the US
operations were not included in this assessment.stakeholders from the US operations were not included in
this assessment.
3. Hasil dan Analisis Penilaian
Result Assessment and Analysis
Umpan balik yang terkumpul dianalisis secara cermat untuk memprioritaskan 15 dari 27 topik ESG utama
menggunakan sistem penilaian yang telah ditetapkan. Topik-topik tersebut selanjutnya dikategorikan ke
dalam tiga pilar di bawah Kerangka ESG. Dibandingkan dengan asesmen tahun 2021 yang terutama mengacu
pada Standar Sektor Batu Bara GRI, asesmen tahun 2024 mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dengan
mempertimbangkan berbagai standar industri dan praktik sejawat. Hasilnya, topik-topik material yang
diprioritaskan lebih terfokus, menitikberatkan pada isu-isu kritis dalam dimensi Lingkungan, Sosial, dan Tata
Kelola.
Topik-topik material Perseroan pada tahun 2025 tidak mengalami perubahan dari tahun 2024, karena
konteks bisnis, ekspektasi pemangku kepentingan, lanskap regulasi, dan profil risiko operasional tidak
mengalami perubahan signifikan yang memerlukan penilaian ulang atau penetapan ulang prioritas atas isu-
isu materialitas keberlanjutan.
The feedback collected was rigorously analyzed to prioritize 15 out of the 27 key ESG topics using an
established scoring system. These topics were subsequently categorized into three pillars under the ESG
Framework. Compared to the 2021 assessment, which primarily relied on the GRI Coal Sector Standards,
the 2024 assessment adopted a more holistic approach, considering multiple industry standards and peer
practices. As a result, the prioritized material topics are more streamlined, focusing on critical issues within
the Environment, Social, and Governance.
The Company’s material topics in 2025 remain unchanged from 2024, as the business context, stakeholder
expectations, regulatory landscape, and operational risk profile did not experience any significant shifts that
would warrant a reassessment or reprioritization of material sustainability issues.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 49
Page 52
Topik Material Kami
Our Material Topics
Material Topics
Emisi Gas Rumah Kaca
dan Aksi Iklim
GHG Emissions &
Climate Action
Manajemen Energi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Energy Management (untuk karyawan dan masyarakat)
Health and Safety (for
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Pemberdayaan employees and community)
Kinerja dan
pertumbuhan Masyarakat Lokal
bisnis Local Community
Business Development
performance
and growth
Tata Kelola Keberlanjutan (termasuk GCG)
Stakeholders Concern
Sustainability Governance (including GCG)
Pengelolaan Air
Water Management
Pelatihan/Pengembangan Bakat
Pengelolaan Limbah dan Ekonomi Sirkular
Training & Talent Development
Waste Management and Circular Economy
Penggunaan dan Inovasi Teknologi
Technology Use and Innovation
Ketenagakerjaan, Keberagaman, Kesetaraan, Inklusi (“Diversity,
Equity, dan Inclusion” atau DEI), dan praktik-praktik non-diskriminasi
Antikorupsi dan
Etika Bisnis Employment, Diversity, Equity, Inclusion (DEI),
Pengadaan Berkelanjutan/ and non-discrimination practices
Anti-corruption and
Manajemen Rantai Pasokan business ethics
Sustainable Procurement /
Supply Chain Management
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pembayaran kepada pemerintah
Stakeholder Engagement and Payments to governments
Paling Tinggi Lingkungan
Kepatuhan terhadap Hukum dan Highest Environment
Peraturan Cukup tinggi Sosial
Compliance to Laws and Regulation
Higher Social
Tinggi Tata Kelola
High Governance
Business Impact
TOPIK MATERIAL YANG DIPRIORITASKAN PRIORITIZED MATERIAL TOPICS
Penilaian materialitas tahun 2024 mengidentifikasi The 2024 materiality assessment identified 15 highly
15 topik ESG yang sangat material bagi BUMA material ESG topics for BUMA International, as shown
International, sebagaimana ditunjukkan dalam in as shown in the picture above These material topics
gambar di atas Topik-topik material ini akan will guide the Company in navigating its sustainability
menjadi panduan bagi Perseroan dalam menjalani transformation, shaping future initiatives and long-
transformasi keberlanjutannya, membentuk inisiatif- term strategic priorities.
inisiatif ke depan serta prioritas strategis jangka
panjang.
Definisi dari setiap topik ESG utama dapat ditemukan The definition of each key ESG topics can be found in
dalam dalam tabel di bawah ini di bawah ini. the table below.
50 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 53
Topik Material Kami
Our Material Topics
Definisi Topik Material
Material Topic Definitions
Topik-topik Utama ESG Definisi
Key ESG Topics Definition
Lingkungan | Environmental
Emisi Gas Rumah Kaca & Aksi Iklim Pemantauan dan pengurangan emisi untuk memerangi perubahan iklim.
GHG Emissions & Climate Action The monitoring and reduction of GHG emissions to combat climate change.
Manajemen Energi Pengelolaan sumber daya energi yang efektif dan efisien untuk mengurangi biaya
Energy Management dan dampak lingkungan.
The efficient management of energy resources to reduce costs and environmental
impact.
Pengelolaan Air Penggunaan, pengolahan, dan daur ulang sumber daya air yang bertanggung jawab
Water Management untuk melindungi ekosistem setempat.
The responsible use, treatment, and recycling of water resources to protect local
ecosystems.
Pengelolaan Limbah dan Ekonomi Sirkular Mempromosikan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan penggunaan
Waste Management and Circular Economy kembali material untuk meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan
keberlanjutan.
The promotion of responsible waste management and material reuse to minimize
environmental impact and enhance sustainability.
Sosial | Social
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (untuk karyawan Menjaga kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar melalui praktik
dan masyarakat) keselamatan yang kuat.
Health and Safety (for employees and community) The safeguarding of employees’ and surrounding communities’ well-being through
robust safety practices.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dukungan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi dan
Local Community Empowerment sosial terkait dengan kegiatan pertambangan.
The support for and engagement of local communities in economic and social
development in relation to mining activities.
Pelatihan/Pengembangan Bakat Penyediaan kesempatan bagi karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan
Training/ Talent Development mengembangkan karir mereka di Perseroan
The provision of opportunities for employees to upskill and grow their careers in the
Company.
Ketenagakerjaan, Keberagaman, Kesetaraan, Inklusi Mempromosikan praktik ketenagakerjaan yang adil sekaligus mendorong tempat
(“Diversity, Equity, dan Inclusion” atau DEI), dan kerja yang beragam, adil, dan inklusif.
praktik-praktik non-diskriminasi The promotion of fair employment practices while fostering a diverse, equitable, and
Employment, Diversity, Equity, Inclusion (DEI), and inclusive workplace.
non-discrimination practices
Economic & Governance | Ekonomi & Tata Kelola
Kinerja dan pertumbuhan bisnis Memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap menyeimbangkan
Business performance and growth prioritas ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ensuring sustainable business growth while balancing economic, social, and
environmental priorities.
Tata Kelola Keberlanjutan (termasuk GCG) Integrasi keberlanjutan ke dalam struktur tata kelola melalui Tata Kelola Perseroan
Sustainability Governance (including GCG) yang Baik (“Good Corporate Governance” atau GCG)
The integration of sustainability into governance structures through Good Corporate
Governance (GCG).
Penggunaan dan Inovasi Teknologi Penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja
Technology Use and Innovation lingkungan.
The use of technology to enhance efficiency, safety, and environmental performance.
Antikorupsi dan etika bisnis Penegakan praktik bisnis yang beretika dan pencegahan korupsi.
Anti-corruption and business ethics The upholding of ethical business practices and preventing corruption.
Pengadaan Berkelanjutan / Manajemen Rantai Memastikan pemasok dan kontraktor mematuhi praktik-praktik yang berkelanjutan.
Pasokan Ensuring suppliers and contractors adhere to sustainable practices.
Sustainable Procurement / Supply Chain
Management
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pembayaran Melibatkan para pemangku kepentingan dan melaporkan pembayaran kepada
kepada pemerintah pemerintah secara transparan.
Stakeholder Engagement and Payments to Engaging stakeholders and transparently reporting government payments.
governments
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan Kepatuhan terhadap semua hukum dan peraturan yang relevan untuk menjaga
Compliance to Laws and Regulation standar hukum dan etika.
The adherence to all relevant laws and regulations to maintain legal and ethical
standards.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 51
Page 54
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
ESG Strategy Framework and Approaches
[GRI 2-22] [GRI 3-3] [GRI 2-23] [OJK A.1]
Bisnis yang benar-benar berkelanjutan dapat A truly sustainable business creates long-term
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh value for all stakeholders. The Company recognises
pemangku kepentingan. Perseroan mengakui bahwa that operating sustainably requires progressive and
beroperasi secara berkelanjutan memerlukan tindakan measurable actions in response to a rapidly evolving
yang progresif dan terukur sebagai respons terhadap global landscape. Guided by ethical conduct, the
medan bisnis global yang berkembang dengan Company is committed to identifying and mitigating
pesat. Berlandaskan pada perilaku etis, Perseroan risks, safeguarding people and the environment,
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
berkomitmen untuk mengidentifikasi dan memitigasi and exercising responsible stewardship across its
risiko, melindungi manusia dan lingkungan, serta operations. This commitment underpins efforts to
menjalankan pengelolaan yang bertanggung jawab protect stakeholders from potential adverse impacts
di seluruh operasionalnya. Komitmen ini menjadi while supporting resilient, long-term growth.
landasan upaya untuk melindungi para pemangku
kepentingan dari potensi dampak negatif sekaligus
mendukung pertumbuhan jangka panjang yang
tangguh.
Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan yang As part of its ongoing sustainability journey, since
berkelanjutan, sejak tahun 2022 Perseroan telah 2022 the Company has strengthened its sustainability
memperkuat fondasi keberlanjutannya melalui foundation through the implementation of key policies
penerapan kebijakan dan sistem utama yang and systems that support business transformation.
mendukung transformasi bisnis. Upaya-upaya These efforts include:
tersebut meliputi:
• Penetapan Kerangka Strategi ESG yang dipandu • Established an ESG Strategy Framework, informed
oleh topik-topik ESG material prioritas yang telah by refreshed priority material ESG topics.
diperbarui.
• Pengembangan struktur tata kelola keberlanjutan. • Developed sustainability governance structure.
• Pembudayaan budaya berorientasi keberlanjutan • Promote sustainability-oriented culture across
di seluruh Perseroan dan anak perusahaannya. the Company and its subsidiaries.
• Penetapan tujuan yang jelas, rencana aksi, dan • Established clear objectives, action plans, and
indikator terukur untuk memantau kinerja ESG. measurable indicators to track ESG performance
• Pelaksanaan sosialisasi inisiatif dan kemajuan • Conduct socialisation of ESG initiatives and
ESG kepada pemangku kepentingan internal. progress with internal stakeholders
• Penyampaian laporan kemajuan secara • Communicate progress transparently to external
transparan kepada pemangku kepentingan stakeholders
eksternal.
Perseroan telah menetapkan target keberlanjutan The Company has established long-term sustainability
jangka panjang yang selaras dengan tren industri, targets aligned with industry trends, business
relevansi bisnis, dan sumber daya yang tersedia, relevance, and available resources, following strategic
mengikuti prioritas strategis berikut: priorities:
52 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 55
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
ESG Strategy Framework And Approaches
Kerangka Kerja ESG dan Sasaran Net-Zero: Sejak tahun 2022, Perseroan telah
menerapkan kerangka kerja ESG dengan target jangka panjang untuk mencapai
emisi karbon nol bersih (net-zero carbon emission) pada tahun 2050 dan
memberikan dampak positif bagi satu juta orang.
ESG Framework and Net-Zero Goals: Since 2022, the Company has implemented an ESG
framework with long-term commitments to achieve net-zero carbon emissions by 2050 and to
positively impact one million people.
Diversifikasi Portofolio: Perseroan memperluas bisnis pada industri terkait
dengan tujuan mengurangi pendapatan batu bara termal hingga di bawah 50%
pada tahun 2028. Salah satunya melalui akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG)
di AS pada tahun 2024, produsen utama batubara antrasit Ultra-High Grade
yang penting untuk produksi baja rendah karbon. Perseroan juga menjajaki
peluang di sektor pertambangan dan mineral lainnya.
Portfolio Diversification: The Company is expanding into adjacent industries to reduce
reliance on thermal coal, targeting a reduction of thermal coal revenue to below 50 per cent by
2028. This includes the 2024 acquisition of Atlantic Carbon Group (ACG) in the United States,
a producer of ultra-high-grade anthracite coal used in low-carbon steel production. The
Company continues to assess opportunities in mine concessions and other mineral sectors.
Anak Perusahaan Berorientasi ESG:
Anak perusahaan berbasis teknologi dan pembelajaran vokasional telah
didirikan untuk meningkatkan proposisi nilai Perseroan dalam hal keunggulan
operasional sekaligus memperluas dampak lingkungan dan sosial di luar
operasi inti.
ESG-Focused Subsidiaries: Technology-driven and vocational learning subsidiaries have
been established to enhance the Company’s value proposition operational excellence while
extending environmental and social impact beyond core operations.
Komitmen-komitmen ini mencerminkan kepatuhan These commitments demonstrate the Company’s
Perseroan terhadap prinsip-prinsip ESG dan adherence to ESG principles and its contribution to
kontribusinya terhadap Tujuan Pembangunan the United Nations Sustainable Development Goals
Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa. (SDGs).
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 53
Page 56
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
ESG Strategy Framework And Approaches
KERANGKA KERJA ESG
ESG Framework
CLIMATE CHANGE SAFE & HEALTH PEOPLE AND COMMUNITY GCG
STRATEGIC
Sustainable, profitable and
AMBITION Mantain Net Zero Fatality and Improving the lives of 1,000,000+
Toward Net Zero by 2050 resilient gowth with best-in-class
industry-leading performance people by 2050
GCG practice
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Deversification Empowering
Fostering DEI
Technology-led to low carbon (Diversity, Equity community
and Efficiency- business (incl and Inclusion) and and society Mantaining best-in-class ESG-
Providing safe and healthy
STRATEGIC centric Operation metallurgical competencies, as through strategic focused GCG operation to sustain
workplace through robust safety
PLAN to reduce coal, non-coal well as developing partnership strong corporate brand and
culture and technology future talent
carbon footprint commodities, focusing on reputation
aggresively and non pipeline within livelihood and
ecosystem
commodities education
ESG KEY
ESG focused Organizational Culture & Capability | Technology-led | Collaborationwithin Ecosytem | Sustainable Financing
ENABLERS
KEY Growing Together witth All Stakeholders
PRINCIPLES Resilient and Sustainable Toward Low Carbon Economy
SDG
Perseroan telah membangun kerangka ESG yang The Company has established a comprehensive
komprehensif sebagai cerminan komitmennya ESG framework that reflects its commitment to
terhadap praktik bisnis berkelanjutan dan tata kelola sustainable business practices and responsible
perusahaan yang bertanggung jawab. Kerangka corporate governance. The framework is structured
ini disusun berdasarkan empat pilar strategis yang around four strategic pillars which are supported by
didukung oleh inisiatif-inisiatif strategis yang strategic initiatives encompassing carbon-efficient
mencakup operasi yang efisien karbon, tempat kerja operations, safe and healthy workplaces, community
yang aman dan sehat, pemberdayaan masyarakat, empowerment, employee welfare and talent
kesejahteraan karyawan dan pengembangan development, and strengthened governance through
talenta, serta penguatan tata kelola melalui praktik ESG-based management practices.
manajemen berbasis ESG.
Pelaksanaan kerangka ini didukung oleh empat faktor Implementation of the framework is enabled by four
pengungkit utama: kemampuan organisasi yang key enablers: ESG-focused organisational capability,
berorientasi ESG, kemajuan teknologi, kolaborasi technological advancement, ecosystem collaboration,
ekosistem, dan keuangan berkelanjutan. Secara and sustainable financing. Together, these elements
keseluruhan, elemen-elemen ini mendukung prinsip support the principle of growing together with
tumbuh bersama para pemangku kepentingan stakeholders towards a sustainable future and a low-
menuju masa depan yang berkelanjutan dan ekonomi carbon economy.
rendah karbon.
54 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 57
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
ESG Strategy Framework And Approaches
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Stakeholder Engagement and Transparency
Transparansi
Dengan mengakui peran penting para pemangku Recognising the integral role of stakeholders in
kepentingan dalam transformasi keberlanjutannya, its sustainability transformation, the Company
Perseroan memiliki mekanisme keterlibatan yang maintains comprehensive engagement mechanisms
komprehensif di seluruh rantai nilainya. Perseroan across its value chain. It actively fosters relationships
secara aktif membangun hubungan dengan pemegang with shareholders, local communities, customers,
saham, komunitas lokal, pelanggan, karyawan, dan employees, and strategic partners through structured
mitra strategis melalui platform keterlibatan yang engagement platforms.
terstruktur.
Pendekatan komunikasi multi-saluran yang mencakup The multi-channel communication approach including
sistem pelaporan pelanggaran yang didedikasikan, dedicated whistleblowing systems, public grievance
mekanisme pengaduan publik, dan sesi dialog mechanisms, and regular dialogue sessions enables
rutin memungkinkan para pemangku kepentingan stakeholders to contribute meaningfully by sharing
untuk berkontribusi secara bermakna dengan insights, expectations, and feedback. The Company
berbagi wawasan, ekspektasi, dan umpan balik. upholds high standards of transparency through
Perseroan menjunjung standar transparansi yang systematic disclosure of sustainability performance
tinggi melalui pengungkapan kinerja keberlanjutan via the Annual Report, Sustainability Report, and
secara sistematis melalui Laporan Tahunan, Laporan other public communications. This commitment
Keberlanjutan, dan komunikasi publik lainnya. to open dialogue and regular reporting reinforces
Komitmen Perseroan terhadap dialog terbuka dan accountability and strengthens stakeholder trust.
pelaporan berkala ini memperkuat akuntabilitas dan
membangun kepercayaan pemangku kepentingan.
Inisiatif Utama Key Initiatives
Untuk lebih memajukan agenda keberlanjutannya, To further advance its sustainability agenda, the
Perseroan telah mengimplementasikan inisiatif- Company has implemented key initiatives and
inisiatif utama dan mencapai tonggak-tonggak achieved the following milestones.
pencapaian berikut:
• Penyelesaian penilaian baseline emisi GRK yang • Completion of a GHG emissions baseline
mencakup emisi Cakupan 1 dan 2 dalam operasi assessment covering Scope 1, 2, and 3
Perseroan di Amerika Serikat, menyusul penilaian emissions in its operation in the United States,
baseline serupa di seluruh wilayah operasional di following similar baseline assessment across all
Indonesia dan Australia pada tahun 2024. operational areas in Indonesia and Australia in
2024.
• Diversifikasi pendapatan yang terus berlanjut, • Continued revenue diversification, with 24 per
dengan 24 persen dari total pendapatan cent of total revenue generated from non-
bersumber dari sumber-sumber non-batu bara thermal coal sources, supporting the target to
termal, sehingga mendukung target penurunan reduce thermal coal revenue to below 50 per
pendapatan batu bara termal hingga di bawah 50 cent by 2028.
persen pada tahun 2028.
• Pengembangan Control Tower sebagai platform • Development of Control Tower as a centralize
analisis data terpusat untuk mendukung strategi data analysis platform to enable data-
dan pengambilan keputusan berbasis data dalam driven strategy and decision-making in the
keunggulan operasional Perseroan, termasuk Company’s operational excellence, including
dekarbonisasi. decarbonisation.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 55
Page 58
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
ESG Strategy Framework And Approaches
• Penyelesaian asesmen risiko iklim yang mencakup • Completion of climate risk assessment covering
risiko iklim fisik di 25 aset di Indonesia, Australia, physical climate risks across 25 assets in
dan Amerika Serikat, serta risiko dan peluang Indonesia, Australia and the USA, as well as
transisi iklim yang berkaitan dengan peralihan transition risks and opportunities associated
menuju ekonomi rendah karbon. with the shift to a low-carbon economy.
• Penyelesaian
kerangka dampak sosial • Completion of a social impact framework
sekaligus mempertahankan kemajuan dalam while maintaining progress in development of
pengembangan peta jalan dampak sosial untuk social impact roadmap to achieve one million
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
mencapai satu juta penerima manfaat pada tahun beneficiaries by 2050.
2050.
Secara keseluruhan, inisiatif-inisiatif ini Collectively, these initiatives demonstrate the
mencerminkan komitmen Perseroan yang Company’s continued commitment to embedding
berkelanjutan untuk mengintegrasikan keberlanjutan sustainability across its operations, governance, and
ke dalam seluruh aspek operasional, tata kelola, dan stakeholder engagement.
keterlibatan pemangku kepentingan.
Target dan Peta Jalan ESG [OJK E.1] ESG Targets and Roadmap [OJK E.1]
01. 02. 03. 04.
ESG FOUNDATION MONITORING & STRATEGIC INTEGRATION ESG Pathways
2022 - 2025 VERIFICATION 2027 - 2028 2029 - beyond
2025 - 2026
ESG Framework Decarbonisation in ADT Short to Medium Term Long Term Decarbonization
& IPR Emission Targets Roadmap
Materiality Refresh
Social Impact Monitoring Targets and KPIs to be Climate Resilience Actions
Aligned with Priority Topics
Emission Baseline
Data driven organisation
Social Impact Theory (Control Tower) Social Impact Roadmap
of Change
Governance Structure
Perseroan telah menyusun perjalanan ESG-nya The Company has structured its ESG journey in
menjadi beberapa fase untuk memastikan bahwa phases to ensure that targets are backed by sufficient
target-target yang ada didukung oleh data, sistem, data, systems, and execution capability.
dan kemampuan pelaksanaan yang memadai.
56 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 59
Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
ESG Strategy Framework And Approaches
Fokus awal telah diarahkan pada pembangunan The initial focus has been on building a strong
fondasi yang kuat. Antara tahun 2022 hingga 2025, foundation. Between 2022 – 2025, the Company
Perseroan telah membangun fondasi strategi ESG- has established the foundation for its ESG strategy,
nya, yang mencakup kerangka ESG, pembaruan which includes the ESG framework, refreshing
penilaian materialitas untuk mencerminkan prioritas materiality assessment to reflect current priorities,
terkini, serta penyelesaian faktor-faktor pengungkit and completing key enablers such as emissions
utama seperti baseline emisi untuk Indonesia dan baselines for Indonesia and Australia, as well as the
Australia, maupun pengembangan Teori Perubahan development of a Theory of Change to guide social
untuk memandu dampak sosial. Struktur tata impact. A clearer governance structure has also
kelola yang lebih jelas juga telah ditetapkan guna been put in place to strengthen accountability and
memperkuat akuntabilitas dan pengawasan. oversight.
Dengan terbentuknya fondasi-fondasi tersebut, With these building blocks in place, the focus has now
fokus Perseroan kini beralih ke arah peningkatan shifted toward improving monitoring and verification.
pemantauan dan verifikasi. Inisiatif-inisiatif Decarbonisation initiatives are now being tracked
dekarbonisasi kini dipantau secara lebih konsisten more consistently at the operational level, particularly
di tingkat operasional, khususnya di ADT dan IPR, in ADT and IPR, while approaches to social impact
sementara pendekatan terhadap pengukuran dampak measurement are being strengthened. At the same
sosial terus diperkuat. Pada saat yang sama, terdapat time, efforts are underway to build a more data-
upaya-upaya untuk membangun organisasi yang driven organisation, including the establishment of
lebih berbasis data, termasuk melalui pembentukan the Control Tower system to improve visibility and
sistem Control Tower untuk meningkatkan visibilitas consistency of ESG performance tracking.
dan konsistensi pemantauan kinerja ESG.
Langkah berikutnya adalah menetapkan target emisi The next step is to set internal emissions targets and
internal dan menyelaraskannya dengan topik-topik aligning them with priority ESG topics, ensuring that
ESG prioritas, guna memastikan bahwa keberlanjutan sustainability is embedded into planning processes
tertanam dalam proses perencanaan dan pelaksanaan and operational execution.
operasional.
Seiring berjalannya waktu, Perseroan akan bertransisi Over time, the Company will transition toward executing
ke arah pelaksanaan jalur-jalur ESG yang telah defined ESG pathways, including a more structured
ditetapkan, termasuk peta jalan dekarbonisasi yang decarbonisation roadmap, climate resilience actions,
lebih terstruktur, tindakan ketahanan iklim, dan and a scaled social impact roadmap. The focus at
peta jalan dampak sosial yang lebih besar. Fokus this stage is on delivering consistent and measurable
pada tahap ini adalah pada pencapaian hasil yang outcomes.
konsisten dan terukur.
Struktur tata kelola ESG yang sistematik akan A systematised ESG governance structure will
mengawasi pelaksanaan target-target ini melalui oversee the implementation of these targets through
tinjauan kinerja berkala dan keterlibatan pemangku regular performance reviews and ongoing stakeholder
kepentingan yang berkelanjutan. Perseroan juga akan engagement. The Company will also leverage
memanfaatkan teknologi untuk memantau kinerja technology to monitor ESG performance, refine
ESG, menyempurnakan strategi, serta mendukung strategies, and support continuous improvement and
peningkatan berkelanjutan dan akuntabilitas. accountability.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 57
Page 60
Manajemen Risiko
Risk Management
[GRI 2-24] [OJK E.3]
Sistem manajemen risiko Perseroan dirancang untuk The Company’s risk management system is
mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko secara designed to identify, assess, and manage risks
efektif, melindungi para pemangku kepentingan serta effectively, safeguarding stakeholders and supporting
mendukung pertumbuhan jangka panjang yang sustainable, long-term growth. The system comprises
berkelanjutan. Sistem ini terdiri dari proses-proses structured processes for establishing the context;
terstruktur untuk penetapan konteks; Penilaian Risk Assessment, including risk identification,
Risiko, mencakup identifikasi, analisis, dan evaluasi analysis, and evaluation; monitoring and review; and
risiko; pemantauan dan tinjauan; serta komunikasi communication and consultation. These processes
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
dan konsultasi. Proses-proses ini mengintegrasikan integrate key policy commitments on business ethics,
komitmen kebijakan utama mengenai etika bisnis, regulatory compliance, environmental responsibility,
kepatuhan regulasi, tanggung jawab lingkungan, and safety, ensuring that risk management principles
dan keselamatan, guna memastikan bahwa prinsip- are embedded across all operations.
prinsip manajemen risiko tertanam di seluruh
operasional Perseroan.
Sistem ini menangani risiko-risiko yang memiliki The system addresses risks with significant
dampak operasional signifikan dan secara sistematis operational impact and systematically maps potential
memetakan potensi risiko menggunakan matriks risks using a risk assessment matrix aligned with
penilaian risiko yang selaras dengan ISO 31000:2018. ISO 31000:2018. It is integrated with the Company’s
Sistem ini terintegrasi dengan kerangka kerja internal control framework and applied consistently
pengendalian internal Perseroan dan diterapkan across all operational areas, with additional country-
secara konsisten di seluruh wilayah operasional, specific risk management measures implemented
didukung dengan penerapan langkah-langkah where required.
manajemen risiko tambahan yang bersifat spesifik
per negara apabila diperlukan.
Aspek kunci dari manajemen risiko adalah budaya, The key aspect of risk management is culture,
khususnya “budaya sadar risiko” dengan akuntabilitas specifically a ‘risk-aware culture’ where accountability
yang jelas dan manajemen risiko Perseroan yang is clear and risk management is integrated into
terintegrasi ke dalam strategi keseluruhan Perseroan. the organization’s overall strategy. Cultivating a
Memupuk budaya sadar risiko memungkinkan risk-aware culture enables a company to achieve
perusahaan untuk mencapai pengambilan keputusan better risk-informed decision-making, increased
yang dipandu oleh pertimbangan risiko, peningkatan organizational resilience, and a stronger competitive
ketahanan organisasi, dan keunggulan kompetitif yang advantage built on trust. The Company maintains and
lebih kuat yang dibangun atas dasar kepercayaan. improves this culture through leadership commitment,
Perseroan mempertahankan dan meningkatkan practical integration into daily operations, and
budaya ini melalui komitmen manajemen, integrasi continuous education.
yang praktis ke dalam kegiatan operasional sehari-
hari, dan pendidikan yang berkelanjutan.
Mengingat paparan industri pertambangan batu Given the coal mining industry’s exposure to
bara terhadap risiko operasional, perubahan iklim, operational, climate change, market, competitive,
pasar, persaingan usaha, dan regulasi, yang banyak di and regulatory risks, many of which involve factors
antaranya melibatkan faktor-faktor yang ada di luar beyond the company’s direct control, the Company is
kendali langsung Perseroan, Perseroan senantiasa committed to continuously strengthening its internal
berkomitmen untuk terus memperkuat pengendalian controls and risk management capabilities. These
internal dan kemampuan manajemen risikonya. efforts support timely identification of emerging risks
58 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 61
Manajemen Risiko
Risk Managemen
Upaya-upaya ini mendukung identifikasi dini atas and the implementation of appropriate mitigation
risiko-risiko yang muncul serta penerapan langkah- measures.
langkah mitigasi yang tepat.
Prioritas diberikan pada pengelolaan risiko Priority is given to managing risks related
yang berkaitan dengan operasional, integritas to operations, asset integrity, environmental
aset, pengelolaan lingkungan, dan keselamatan. stewardship, and safety, in line with the Company’s
Pendekatan ini selaras dengan visi dan nilai-nilai vision and values for sustainable business practices.
Perseroan dalam praktik bisnis yang berkelanjutan. All strategies and activities are assessed for potential
Seluruh strategi dan kegiatan Perseroan dinilai risks and opportunities, with mitigation measures
terhadap potensi risiko dan peluang, lengkap dengan identified in advance. Risk management processes
proses identifikasi langkah-langkah mitigasi yang are regularly monitored and evaluated across all
sesuai. Proses manajemen risiko dipantau dan business functions to ensure ongoing effectiveness. In
dievaluasi secara berkala di seluruh fungsi bisnis addition, the Company actively engages stakeholders
untuk memastikan efektivitasnya yang berkelanjutan. and local communities through regular visits and
Selain itu, Perseroan secara aktif melibatkan communication to gather relevant input and enhance
pemangku kepentingan dan komunitas lokal melalui risk awareness.
kunjungan dan komunikasi rutin untuk memperoleh
masukan yang relevan dan meningkatkan kesadaran
terhadap risiko.
STRUKTUR MANAJEMEN RISIKO [GRI STRUCTURE OF RISK MANAGEMENT [GRI
2-12] [GRI 2-13] 2-12] [GRI 2-13]
Dewan Direksi mengawasi pelaksanaan sistem The Board of Directors oversees the implementation
manajemen risiko Perseroan, memastikan bahwa of the Company’s risk management system, ensuring
risiko bisnis dipertimbangkan dalam pengambilan that business risks are integrated into decision-
keputusan dan bahwa langkah-langkah mitigasi yang making and that effective mitigation measures
efektif dijalankan melalui kerangka pengendalian are maintained through a robust internal control
internal yang kokoh. framework.
Dewan Komisaris memiliki peran pelengkap dengan The Board of Commissioners plays a complementary
meninjau dan memahami sifat serta ruang lingkup role by reviewing and understanding the nature and
risiko-risiko utama Perseroan. Dewan Komisaris scope of the Company’s primary risks. It regularly
secara berkala meninjau proses Manajemen Risiko reviews Company’s Risk Management process,
Perseroan, memberikan pengawasan dan panduan providing oversight and guidance to ensure that risk
untuk memastikan bahwa kebijakan manajemen management policies:
risiko:
•
selaras dengan tujuan, sasaran, dan strategi • align with the Company’s goals, objectives, and
Perseroan; strategies
•
memberikan sinyal peringatan dini atas risiko- • provide early warning signals for material risks;
risiko material; dan and
• ditinjau secara berkala, minimal setiap tahun. • are reviewed periodically, at least annually.
Untuk mendukung identifikasi, penilaian, dan mitigasi To support the effective identification, assessment,
risiko yang efektif, Perseroan telah membentuk Unit and mitigation of risks, the Company has established
Manajemen Risiko khusus, dikelola oleh orang- a dedicated Risk Management Unit, staffed with
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 59
Page 62
Manajemen Risiko
Risk Managemen
orang berkualifikasi yang bekerja untuk mengawasi qualified professionals who oversee the application
penerapan proses manajemen risiko di seluruh of risk management processes across all operations.
operasi Perseroan.
Unit Manajemen Risiko
Risk Management Unit
Position Jumlah Personil
Position Number of Personnel
Kepala Manajemen Risiko 1
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Head of Risk Management
Superintendent Pemantauan Risiko 1
Superintendent Risk Monitoring
Officer Manajemen Kelangsungan Bisnis 1
Officer Business Continuity Management System
Total 3
Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification
Sertifikasi Jumlah Personil
Certification Number of Personnel
Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP) 2
Professional” atau ERMCP) Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)
Qualified Risk Management Professional (QRMP) 2
Qualified Risk Management Professional (QRMP)
Total 4
PROFIL RISIKO TAHUN 2025 DAN RISK PROFILES IN 2025 AND MITIGATION
LANGKAH-LANGKAH MITIGASI [GRI 2-25] MEASURES [GRI 2-25]
Dalam menyusun profil risikonya, Perseroan In developing its risk profile, the Company prioritises
memprioritaskan risiko-risiko tinggi dan ekstrem high and extreme risks across its business units,
di seluruh unit bisnisnya, dengan perhatian khusus with a particular focus on operating companies with
ditempatkan pada unit bisnis dengan skala operasional significant operational size, particularly BUMA’s
yang signifikan, khususnya operasional BUMA di operations in Indonesia and Australia. The most
Indonesia dan Australia. Risiko-risiko paling kritis critical risks are those with a significant impact on
adalah risiko yang berdampak signifikan terhadap operational efficiency, specifically physical availability
efisiensi operasional, khususnya ketersediaan fisik (PA), utilization of availability (UA), and productivity
(physical availability/PA), pemanfaatan ketersediaan (PTY). These factors directly impact performance
(utilisation of availability/UA), dan produktivitas and are therefore key priorities for risk management.
(PTY). Faktor-faktor ini berdampak langsung terhadap By proactively managing these risks, the Company
kinerja Perseroan dan oleh karena itu, faktor-faktor safeguards productivity and strengthens operational
ini menjadi prioritas utama dalam manajemen risiko. resilience.
Dengan mengelola risiko-risiko ini secara proaktif,
Perseroan melindungi produktivitas dan memperkuat
ketahanan operasional.
Strategi Mitigasi Risiko Strategy to Mitigate Risk
Perseroan menyusun Strategi Mitigasi Risiko The Company develops its Risk Mitigation Strategy
berdasarkan Matriks Risiko yang mengkategorikan based on a Risk Matrix which categorizes actions into
tindakan ke dalam empat strategi utama: four primary strategies: Risk Avoidance, Risk Transfer,
Penghindaran Risiko, Transfer Risiko, Pengurangan Risk Reduction, and Risk Acceptance. In addition to
Risiko, dan Penerimaan Risiko. Selain Matriks Risiko, the Risk Matrix, these strategies are evaluated against
60 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 63
Manajemen Risiko
Risk Managemen
strategi-strategi ini dievaluasi terhadap faktor- critical factors such as Cost-Benefit Analysis, Risk
faktor kritis seperti Analisis Biaya-Manfaat, Selera Appetite, Resource Availability, and Legal Compliance.
Risiko, Ketersediaan Sumber Daya, dan Kepatuhan To ensure rigorous implementation, the company has
Hukum. Untuk memastikan implementasi yang established a robust Action Plan as detailed in the
ketat, Perseroan telah menetapkan Rencana Aksi table below.
yang komprehensif sebagaimana dirinci dalam tabel
berikut.
Rencana Aksi Mitigasi Risiko
Mitigaton Risk Action Plan
Fase Langkah Aksi Tugas Implementasi Hasil
Phase Action Step Implementation Task Deliverable
Fase 1 Dokumentasi Mengkompilasi seluruh risiko yang teridentifikasi (Keselamatan, Register Risiko Terpusat
Phase 1 Register Risiko Operasional, Keuangan, Iklim, Hukum) ke dalam log digital terpusat. (Dokumen Induk)
Risk Register Compile all identified risks (Safety, Operational, Financial, Climate, Centralized Risk
Documentation Legal) into a centralized digital log. Register (Master Document)
Fase 2 Penunjukan Menugaskan Manajer atau Kepala Departemen tertentu (misalnya, Matriks Tanggung Jawab
Phase 2 Pemilik Risiko Manajer SHE, Manajer Pabrik) untuk bertanggung jawab atas setiap (Bagan RACI)
Appointing Risk kategori risiko. Responsibility Matrix (RACI
Owners Assign specific Managers or Department Heads (e.g., SHE Manager, Chart)
Plant Manager) to be accountable for each risk category.
Fase 3 Pemantauan Melaksanakan tinjauan berkala dan audit internal yang komprehensif Laporan Berkala (minimal
Phase 3 Berkala (minimal tahunan). tahunan)
Periodic Execute periodical reviews and conduct comprehensive internal Periodic Reports (minimum
Monitoring audits (minimum annually) annually)
Fase 4 Pelaporan & Menyiapkan dan mempresentasikan laporan “Status Risiko Kritis” Papan Pandu Risiko
Phase 4 Komunikasi kepada Direksi untuk memastikan keselarasan dengan selera risiko Eksekutif
Reporting & perusahaan. Executive Risk Dashboard
Communication Prepare and present "Critical Risk Status" reports to the Board of
Directors to ensure alignment with company risk appetite.
Fase 5 Peningkatan Memperbarui Register Risiko berdasarkan temuan audit dan Strategi Mitigasi yang
Phase 5 Berkelanjutan perubahan kondisi lapangan (misalnya, cuaca atau regulasi baru). Diperbarui
Continuous Update the Risk Register based on audit findings and changing field Updated Mitigation Strategy
Improvement conditions (e.g., weather or new regulations).
Integrasi Penilaian Risiko Terkait Iklim Integration of Climate-related Risk
Assessments
Pada tahun 2025, Perseroan semakin memperkuat In 2025, the Company further strengthened its risk
kerangka manajemen risikonya dengan management framework by incorporating climate-
mengintegrasikan pertimbangan-pertimbangan related considerations. The findings from the climate
terkait iklim. Temuan-temuan dari penilaian risk assessments, both physical and transition, are
risiko iklim, baik fisik maupun transisi, sedang being integrated into the existing businesses risk
diintegrasikan ke dalam sistem dan proses management systems and processes. This includes
manajemen risiko bisnis yang telah ada. Hal ini adopting the recommended mitigation measures
mencakup penerapan langkah-langkah mitigasi yang to address identified climate risks, ensuring that
direkomendasikan untuk menangani risiko-risiko climate considerations are embedded into operational
iklim yang teridentifikasi agar pertimbangan iklim decision-making and long-term strategic planning. By
tertanam dalam pengambilan keputusan operasional formalising the integration of climate-related risks, the
dan perencanaan strategis jangka panjang. Dengan Company enhances its ability to anticipate, manage,
mengintegrasikan risiko-risiko terkait iklim, and mitigate potential impacts on operations, asset
Perseroan meningkatkan kemampuannya untuk integrity, and overall business resilience.
mengantisipasi, mengelola, dan memitigasi potensi
dampak terhadap operasional, integritas aset, dan
ketahanan bisnis secara keseluruhan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 61
Page 64
Manajemen Risiko
Risk Managemen
Perseroan juga menunjuk salah satu firma audit big- The Company also engaged a big-four auditing firm to
four untuk menilai pelaporan Perseroan berdasarkan assess the Company’s reporting under the Australian
Standar 2 Dewan Standar Akuntansi Australia Accounting Standards Board Standard 2 (AASB S2),
(Australian Accounting Standards Board Standard 2 providing guidance on a structured approach to
/ AASB S2) dimana firma audit tersebut memberikan managing climate-related risks.
panduan mengenai pendekatan terstruktur untuk
mengelola risiko-risiko terkait iklim.
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
SISTEM WHISTLEBLOWING WHISTLEBLOWING SYSTEM [GRI 2-25]
[GRI 2-25] [GRI 2-26] [GRI 2-26]
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan praktik The Company is committed to transparent and
bisnis yang transparan dan bertanggungjawab, accountable business practices, as reflected in its
sebagaimana tercermin dalam upayanya untuk efforts to foster a work environment grounded in
memupuk lingkungan kerja yang berlandaskan integrity, protect its reputation, and ensure compliance
integritas, melindungi reputasinya, dan memastikan with applicable laws and regulations in accordance
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan with the principles of Good Corporate Governance.
yang berlaku sesuai dengan prinsip-prinsip Tata
Kelola Perusahaan yang Baik.
Mekanisme utama yang mendukung komitmen A key mechanism supporting this commitment is
ini adalah Sistem Whistleblowing (WBS), yang the Whistleblowing System (WBS), which provides
menyediakan saluran yang aman dan rahasia a secure and confidential channel for members of
bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, the Board of Commissioners, the Board of Directors,
dan para pemangku kepentingan eksternal untuk employees, and external stakeholders to report
melaporkan dugaan penipuan, pelanggaran, transaksi suspected fraud, violations, improper transactions, or
yang tidak semestinya, atau pelanggaran terhadap breaches of the Company’s code of ethics. Reports
kode etik Perseroan. Laporan dapat disampaikan may be submitted through the following channels:
melalui saluran-saluran berikut:
Email: d_fence@bumainternational.com WhatsApp: 0813-188-70034 (24 hours)
Perseroan menjaga kerahasiaan identitas pelapor dan The Company safeguards the confidentiality of
memberikan perlindungan terhadap intimidasi atau whistleblowers’ identities and provides protection
segala bentuk tindakan balasan. against intimidation or any form of retaliation.
Pada tahun 2025, Perseroan menerima 13 laporan In 2025, the Company received 13 whistleblowing
whistleblowing, yang seluruhnya telah ditinjau dan reports, all of which were reviewed and investigated
diselidiki oleh Unit Anti-Fraud. Enam kasus terbukti by the Anti-Fraud Unit. 6 cases were substantiated as
sebagai pelanggaran, dan sanksi yang sesuai telah violations, and appropriate sanctions were imposed
dijatuhkan sesuai dengan kebijakan internal dan in accordance with internal policies and applicable
peraturan yang berlaku. regulations.
62 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 65
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pedoman tata kelola perusahaan yang baik, yang The Company recognises that good corporate
diterapkan secara konsisten dari badan tata kelola governance guidelines, applied consistently from the
tertinggi hingga seluruh karyawan, merupakan hal highest governance bodies through to all employees,
yang sangat penting dalam memajukan perjalanan are essential to advancing its sustainability journey.
keberlanjutan Perseroan. Pedoman-pedoman ini These guidelines foster a business environment
menciptakan lingkungan bisnis yang mengedepankan that promotes integrity, reduces risk, and enhances
integritas, mengurangi risiko, serta meningkatkan operational efficiency and effectiveness, thereby
efisiensi dan efektivitas operasional, sehingga supporting long-term resilience and sustainable
mendukung ketahanan jangka panjang dan penciptaan value creation.
nilai yang berkelanjutan.
Dalam struktur tata kelola, Direktur Utama memegang Within the governance structure, the President
tanggung jawab keseluruhan atas keberlanjutan, Director holds overall responsibility for sustainability,
didukung oleh Wakil Direktur ESG dan General supported by the Deputy Director of ESG and the
Manager ESG. Bersama-sama, mereka memantau General Manager of ESG. Together, they oversee the
pengembangan dan implementasi strategi ESG di development and implementation of ESG strategies
seluruh kegiatan operasional Perseroan serta bekerja across the Company operations and work closely
sama erat dengan tim Engineering, Keselamatan, with the Engineering, Safety, Health and Environment,
Kesehatan dan Lingkungan, serta tim CSR dalam and Corporate Social Responsibility teams within the
unit-unit bisnis pertambangan Perseroan untuk Company’s mining business units to ensure effective
memastikan pelaksanaan program yang efektif dan and consistent programme delivery.
konsisten.
Keberlanjutan tertanam dalam visi, misi, dan nilai- Sustainability is embedded in the Company’s vision,
nilai inti Perseroan melalui berbagai kebijakan internal mission, and core values through internal policies
seperti Kode Etik, Prosedur Operasi Standar (SOP), such as the Code of Conduct, Standard Operating
dan perjanjian integritas. Kerangka tata kelola ini Procedures (SOPs), and integrity agreements.
semakin diperkuat melalui pelatihan karyawan yang This governance framework is further reinforced
terarah dan program sosialisasi yang memperkuat through targeted employee training and awareness
budaya tanggung jawab dan akuntabilitas di seluruh programmes, strengthening a culture of responsibility
organisasi. [OJK F.1] and accountability across the organisation. [OJK F.1]
Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang In accordance with applicable laws and regulations,
berlaku, Perseroan menerapkan tata kelola perusahaan the Company implements good corporate governance
yang baik yang berlandaskan pada prinsip-prinsip guided by the principles of Ethical Behaviour,
Perilaku Etis, Akuntabilitas, Transparansi, dan Accountability, Transparency, and Sustainability.
Keberlanjutan. Komitmen Perseroan terhadap Its commitment to ethical business practices is
praktik bisnis yang etis diperkuat melalui mekanisme reinforced through comprehensive grievance and
pengaduan dan anti-korupsi yang komprehensif. anti-corruption mechanisms, providing confidential
Mekanisme pengaduan tersebut menyediakan and non-retaliatory channels for stakeholders to
saluran yang bersifat rahasia dan bebas pembalasan report concerns. Anti-corruption policies, compliance
bagi para pemangku kepentingan untuk melaporkan assessments, and risk-based due diligence
kekhawatiran mereka. Kebijakan anti-korupsi, processes ensure robust oversight of sustainability
penilaian kepatuhan, dan proses uji tuntas berbasis risks. Continuous monitoring and evaluation further
risiko memastikan pengawasan yang ketat terhadap strengthen governance practices and support
risiko-risiko keberlanjutan. Pemantauan dan evaluasi responsible business operations.
yang berkelanjutan semakin memperkuat praktik tata
kelola dan mendukung kegiatan operasional bisnis
yang bertanggung jawab.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 63
Page 66
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pedoman dan prinsip yang mendasari tata kelola The guidelines and principles underpinning the
perusahaan Perseroan diuraikan secara rinci Company’s corporate governance are detailed
dalam Laporan Tahunan 2025 halaman 183. Daftar in the 2025 Annual Report page 183. A full list of
lengkap kebijakan Perseroan tersedia di https:// the Company’s policies is available at https://
bumainternational.com/esg-policies. bumainternational.com/esg-policies.
Struktur Tata Kelola Governance Structure
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Audit
Nomination and Remuneration
Audit Committee
Committee
Kepala Audit Internal
Head of Internal Audit
Lucky Meirina
Direktur Utama
President Director
Ronald Sutardja
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Olga Oktavia Patuwo
Direktur Direktur
Director Director
Iwan Fuad Salim Dian Paramita
Deputi Direktur Grup ESG Deputi Direktur Grup CFO
Deputy Director Group ESG Deputy Director Group CFO
Anggred Sutardja Hasan Widjaya
Struktur Organisasi per 31 Desember 2025
Organizational Structure per 31 December 2025
PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS CODE OF CONDUCT [GRI 2-23] [GRI 2-24]
[GRI 2-23] [GRI 2-24]
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan The Company’s Business Code of Conduct provides
memberikan panduan bagi seluruh karyawan, guidance for all employees, including staff,
termasuk staf, manajemen, Direksi, dan Dewan management, the Board of Directors and the Board
Komisaris, untuk bertindak selaras dengan nilai-nilai of Commissioners, to act in alignment with the
Perseroan serta menjunjung tinggi komitmennya Company’s values and uphold its commitment to
terhadap praktik bisnis yang etis dan bertanggung ethical and responsible business practices.
jawab.
64 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 67
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis BUMA Internasional
BUMA International’s Code Of Conduct
Perilaku Individu Setiap individu dituntut untuk berperilaku profesional, penuh integritas, saling
Individual Behavior menghargai, bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, dan menjunjung
tinggi nilai-nilai Perseroan agar tercipta lingkungan kerja yang kondusif.
Every individual is required to behave professionally, full of integrity, respect
each other, be responsible in carrying out their duties, and uphold the Company’s
values in order to create a conducive work environment.
Perlindungan Aset Perseroan Setiap karyawan harus menjaga, melindungi dan bertanggung jawab dalam
Protection of the Company’s menggunakan aset Perseroan.
Assets Every employee must maintain, protect and be responsible in using the
Company’s assets
Pemanfaatan Saluran Komunikasi Fasilitas komunikasi yang disediakan oleh Perseroan harus digunakan secara
Utilization of Communication efektif, efisien dan bertanggung jawab.
Channels The communication facilities provided by the Company should be used effectively,
efficiently and responsibly.
Kejujuran Setiap karyawan harus jujur dan berterus terang dalam menjalankan tugas dan
Honesty tanggung jawab mereka.
Every employee must be honest and upfront in carrying out their duties and
responsibilities.
Konflik Kepentingan Seluruh karyawan dilarang terlibat dalam berbagai kegiatan yang berpotensi
Conflict of Interest menimbulkan benturan kepentingan antara kepentingan pribadi dan kepentingan
Perseroan.
All employees are prohibited from engaging in various activities that have the
potential to cause conflicts of interest between personal interests and the
Company’s interests.
Pencegahan Penipuan Setiap karyawan wajib menjaga tindakannya dan menahan diri untuk tidak
Prevention of Fraud merugikan Perseroan. Segala bentuk kecurangan tidak akan ditoleransi.
Every employee is obliged to take care of his/her actions and refrain from causing
harm to the Company. Any form of fraud will not be tolerated.
Kerahasiaan, Akses, dan Setiap karyawan wajib menjaga kerahasiaan semua akses yang berhubungan
Pengungkapan Informasi dengan Perseroan yang diperoleh selama masa kerjanya.
Information Confidentiality, Access Every employee is obliged to maintain the confidentiality of all access related to
and Disclosure the Company obtained during his/her employment period.
Publisitas Karyawan yang tidak berwenang dilarang membuat pernyataan mengenai
Publicity Perseroan kepada publik.
Unauthorized employees are prohibited from making statements concerning the
Company to the public.
Kepatuhan terhadap Peraturan/ Setiap karyawan wajib mematuhi semua peraturan yang berlaku di Perseroan
Pelaksana Peraturan sebagai Perseroan Terbuka.
Compliance with Regulations/ Every employee must comply with all regulations that are applicable to the
Regulators Company as a Public Company.
Konsekuensi dari Pelanggaran Segala bentuk pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis akan
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis ditindaklanjuti sesuai dengan keputusan manajemen berdasarkan peraturan
Consequences of Violating Code of perundang-undangan yang berlaku.
Conduct
Any form of violation of the Code of Conduct will be followed up in accordance
with management decisions based on applicable laws and regulations.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 65
Page 68
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Perseroan mendorong kesadaran terhadap Kode Etik The Company promotes awareness of the Code
melalui sesi pelatihan dan sosialisasi bagi karyawan, through training and awareness sessions for
serta dengan mencantumkan Kode Etik dalam Buku employees and by including the Code in the
Peraturan Perseroan yang diberikan kepada seluruh Company’s Rulebook, which is provided to all staff.
staf. Langkah-langkah ini memastikan bahwa These measures ensure that employees understand
karyawan memahami dan menerapkan nilai-nilai and apply the Company’s values in their daily work.
Perseroan dalam pekerjaan sehari-hari mereka. The Company’s Code of Conduct can be accessed at:
Kode Etik Perseroan dapat diakses di: https:// https://bumainternational.com/attachment/Code_
bumainternational.com/attachment/Code_of_ of_Conduct_EN.pdf
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Conduct_EN.pdf
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
(RUPS) (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
otoritas tertinggi Perseroan yang memiliki Company’s highest authority, holding powers not
kewenangan yang tidak diberikan kepada Direksi granted to the Board of Directors or the Board of
maupun Dewan Komisaris, dalam batas-batas yang Commissioners, within the limits of applicable law
ditentukan oleh hukum yang berlaku dan anggaran and the Company’s articles of association. The
dasar Perseroan. RUPS menyediakan forum bagi GMS provides a forum for shareholders to exercise
para pemegang saham untuk menggunakan hak-hak their rights collectively, particularly in making key
mereka secara kolektif, khususnya dalam penyusunan corporate decisions as defined by law and the
keputusan-keputusan penting sebagaimana diatur articles of association. Through the GMS, the Board
dalam hukum dan anggaran dasar. Melalui RUPS, of Directors and the Board of Commissioners present
Direksi dan Dewan Komisaris menyampaikan laporan accountability reports on the performance of their
pertanggungjawaban atas kinerja tugas pengawasan supervisory and managerial duties.
dan manajemen mereka.
Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan dan Further details on the provisions and implementation
pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham tersedia of the General Meeting of Shareholders are available
dalam Laporan Tahunan 2025 Perseroan halaman in the Company’s 2025 Annual Report page 191.
191.
DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS (BOC)
Sebagai badan pengawas dalam struktur tata kelola As a supervisory body within the corporate
perusahaan, Dewan Komisaris mengawasi dan governance structure, the Board of Commissioners
mengevaluasi kinerja Direksi serta implementasi (BoC) oversees and evaluates the performance of
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik the Board of Directors (BoD) and the implementation
dan praktik bisnis terbaik. Dewan Komisaris juga of Good Corporate Governance (GCG) principles
memberikan panduan dan persetujuan kepada Direksi and best business practices. The BoC also provides
mengenai strategi, kebijakan, dan rencana kegiatan guidance and approval to the BoD on short- and long-
Perseroan di jangka pendek maupun jangka panjang. term strategies, policies, and corporate activity plans.
Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi, Detailed information on the BoC’s profile,
tugas, tanggung jawab, hak, kewenangan, serta competencies, duties, responsibilities, rights,
pelaksanaan rapat dan pelatihan Dewan Komisaris authorities, and the conduct of its meetings and
tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 halaman 217. training is available in the 2025 Annual Report page
217.
66 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 69
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
KOMISARIS INDEPENDEN INDEPENDENT COMMISSIONER
Per tanggal 31 Desember 2025, Dewan Komisaris As of 31 December 2025, the Company’s Board of
Perseroan terdiri dari empat anggota, dua di Commissioners (BoC) comprises four members,
antaranya adalah Komisaris Independen. Komposisi two of whom are Independent Commissioners.
ini memenuhi persyaratan bagi perusahaan publik This composition fulfils the requirement for public
bahwa setidaknya 30 persen anggota Dewan companies that at least 30 percent of BoC members
Komisaris bersifat independen. be independent.
DEWAN DIREKSI [GRI 2-12] BOARD OF DIRECTORS (BOD) [GRI 2-12]
Sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar As set out in the Company’s Articles of Association
Perseroan dan peraturan perundang-undangan and applicable laws and regulations, the Board of
yang berlaku, Direksi merupakan organ manajemen Directors (BoD) is the Company’s management body,
Perseroan yang secara kolektif bertanggung jawab collectively responsible for managing the Company
dalam mengelola Perseroan selaras dengan tujuan in alignment with the objectives and interests of its
dan kepentingan para pemangku kepentingannya, stakeholders, particularly shareholders and investors.
khususnya pemegang saham dan investor. Direksi The BoD is also authorised to represent the Company
juga berwenang untuk mewakili Perseroan baik di both in and out of court, in accordance with the
dalam maupun di luar pengadilan, sesuai dengan Articles of Association.
Anggaran Dasar.
Pengawasan Tata Kelola: Peran dan Governance Oversight: Board Roles and
Pengawasan Direksi atas Topik-Topik ESG Oversight on ESG topics
Direksi memiliki tanggung jawab menyeluruh dalam The Board of Directors has overall responsibility
mengawasi topik-topik material ESG, termasuk for overseeing ESG material topics, including the
risiko dan peluang terkait iklim sebagai bagian dari climate-related risks and opportunities as part of the
kerangka manajemen risiko perusahaan. Hal-hal Company’s enterprise risk management framework.
yang berkaitan dengan ESG dan iklim diintegrasikan ESG and climate-related matters are incorporated
ke dalam register risiko Perseroan dan menjadi subjek into the Company’s risk register and are subject to
tinjauan berkala oleh Direksi. periodic Board review.
Direksi mengawasi identifikasi, penilaian, dan The Board oversees the identification, assessment
pengelolaan risiko-risiko terkait iklim, termasuk: and management of climate-related risks, including:
Physical risks Transition risks
e.g. extreme weather impacts on operations e.g. coal price volatility arising from market
and asset utilisation decarbonisation trends and regulatory
requirements
Peluang-peluang terkait iklim yang diidentifikasi Climate-related opportunities identified through
melalui penilaian transisi juga turut dipertimbangkan. transition assessments are also considered.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 67
Page 70
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Manajemen bertanggung jawab atas implementasi Management is responsible for implementing the risk
proses manajemen risiko dan integrasi hasil management processes and integrating the results
penilaian risiko iklim fisik serta penilaian risiko dan of the Company’s physical climate risk and climate
peluang transisi iklim Perseroan ke dalam register transition risk and opportunity assessments into the
risiko. Direksi memantau proses-proses ini untuk risk register. The Board monitors these processes to
memastikan bahwa pertimbangan terkait iklim ensure climate-related considerations are embedded
tertanam dalam pengambilan keputusan strategis in strategic and operational decision-making.
dan operasional.
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi, Detailed information on the BoD’s profile,
tugas, tanggung jawab, hak, kewenangan, serta rapat competencies, duties, responsibilities, rights,
dan pelatihan Direksi dapat ditemukan dalam Laporan authorities, and its meetings and training is available
Tahunan 2025 Perseroan halaman 225. [GRI 2-12] in the Company’s 2025 Annual Report page 225. [GRI
2-12]
NOMINASI DAN SELEKSI BADAN TATA NOMINATION AND SELECTION OF THE
KELOLA TERTINGGI [GRI 2-10] HIGHEST GOVERNANCE BODIES [GRI 2-10]
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung The Nomination and Remuneration Committee is
jawab untuk menetapkan prosedur dan kriteria responsible for establishing the procedures and
pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, criteria for appointing members of the Board of
sebagaimana diuraikan dalam Kebijakan Nominasi Commissioners (BoC) and the Board of Directors
dan Remunerasi. Kandidat dapat dinominasikan oleh (BoD), as outlined in the Nomination and Remuneration
pemegang saham utama, Komisaris, Direktur, atau Policy. Prospective members may be nominated by
sumber profesional lain yang memiliki reputasi dan major shareholders, Commissioners, Directors, or
akuntabilitas yang baik. other reputable and accountable professionals.
Setiap kandidat akan menjalani proses seleksi yang Each member undergoes a selection process
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, conducted by the Committee, including qualification
yang terdiri atas tinjauan kualifikasi, wawancara, dan review, interviews, and evaluation. The assessment
evaluasi. Hasil penilaian dilaporkan kepada Dewan results are reported to the BoC for consideration and
Komisaris untuk dipertimbangkan dan selanjutnya subsequently submitted to the General Meeting of
disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan Shareholders (GMS) for approval of appointment or
persetujuan pengangkatan atau pemberhentian. dismissal.
Dalam proses nominasi, Dewan Komisaris In its nomination process, the BoC emphasises
menekankan prinsip keberagaman, non-diskriminasi, diversity, non-discrimination, and equal opportunity,
dan kesempatan yang setara, tanpa memandang irrespective of ethnicity, religion, race, gender, or
suku, agama, ras, jenis kelamin, atau afiliasi kelompok, group affiliation, while ensuring that candidates meet
sembari memastikan bahwa para kandidat memenuhi the required qualifications. The BoC ensures that
kualifikasi yang dipersyaratkan. Dewan Komisaris the nomination and selection process is formal and
memastikan bahwa proses nominasi dan seleksi transparent, enabling shareholders to make informed
bersifat formal dan transparan, sehingga pemegang decisions through the GMS.
saham dapat mengambil keputusan yang tepat
melalui RUPS.
Informasi lebih lanjut mengenai proses nominasi Further details on the nomination process for the BoC
Dewan Komisaris dan Direksi tersedia dalam Laporan and BoD are available in the 2025 Annual Report page
Tahunan 2025 halaman 239. 239.
68 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 71
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
KETUA BADAN TATA KELOLA TERTINGGI CHAIRMAN OF THE HIGHEST
[GRI 2-11] GOVERNANCE BODIES [GRI 2-11]
Badan tata kelola tertinggi dipimpin oleh Presiden The highest governance bodies are led by the
Komisaris, yang juga menjabat sebagai Komisaris President Commissioner, who also serves as an
Independen. Dalam menjalankan tugasnya, beliau Independent Commissioner. In performing his duties,
menjunjung tinggi prinsip integritas dan berkomitmen he upholds the principle of integrity and is committed
untuk menghindari konflik kepentingan, sesuai to avoiding conflicts of interest, in accordance with
dengan Piagam Dewan Komisaris. Presiden Komisaris the BoC Charter. The President Commissioner does
tidak memegang jabatan eksekutif senior lainnya di not hold any other senior executive positions within
dalam Perseroan, sehingga memastikan tata kelola the Company, ensuring impartial governance of the
yang tidak memihak atas kegiatan operasional Company’s operations.
Perseroan.
KONFLIK KEPENTINGAN YANG TERKAIT CONFLICT OF INTEREST RELATED TO
DENGAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI THE HIGHEST GOVERNANCE BODIES
[GRI 2-15] [GRI 2-15]
Perseroan telah menetapkan Pedoman dan Tata The Company has established a Board of Directors
Tertib Kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang (BoD) and Board of Commissioners (BoC) Charter,
mengatur kode etik bagi pimpinan Perseroan. Selain which governs the code of conduct for its leadership.
itu, Perseroan mengimplementasikan program In addition, it implements an Anti-Fraud Management
Sistem Manajemen Anti-Fraud yang dirancang untuk System programme designed to prevent fraud.
mencegah kecurangan.
Pengelolaan konflik kepentingan diatur dalam Kode Management of conflicts of interest is addressed
Etik Perseroan, yang menetapkan pelarangan bagi in the Company’s Code of Conduct, which prohibits
karyawan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan employees from engaging in activities that could
yang dapat menimbulkan konflik antara kepentingan create conflicts between their personal interests and
pribadi mereka dan kepentingan Perseroan. Kode those of the Company. The Code is communicated to
Etik disosialisasikan kepada seluruh karyawan untuk all employees to ensure understanding and proper
memastikan pemahaman dan implementasi yang implementation, including awareness of conflict-
tepat, termasuk kesadaran terhadap berbagai kriteria of-interest requirements. Violations of the Code of
dari konflik kepentingan. Pelanggaran terhadap Kode Conduct may result in sanctions, including penalties,
Etik dapat mengakibatkan sanksi, termasuk denda, formal warnings, demotion, or termination of
peringatan resmi, penurunan jabatan, atau pemutusan employment.
hubungan kerja.
KOMUNIKASI ISU-ISU PENTING [GRI 2-16] COMMUNICATION OF IMPORTANT
ISSUES [GRI 2-16]
Perseroan senantiasa memantau segala The Company continuously monitors developments
perkembangan di seluruh aspek operasionalnya. across all aspects of its operations. Information and
Informasi dan masukan dikumpulkan dari berbagai inputs are collected from multiple communication
saluran dan mekanisme komunikasi, termasuk call channels and mechanisms, including the Company’s
center Perseroan, WBS, komunikasi dari dan dengan call centre, Whistleblowing System (WBS),
regulator, serta laporan manajemen mengenai correspondence from regulators, and management
tren bisnis terkini. Temuan-temuan yang telah reports on current business trends. Consolidated
dikonsolidasikan lalu dibahas secara bertahap findings are discussed through tiered meetings up to
melalui rapat berjenjang hingga mencapai badan- the highest governance bodies.
badan tata kelola tertinggi.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 69
Page 72
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Mekanisme-mekanisme utama yang digunakan Key mechanisms for raising important issues,
menyampaikan isu-isu penting, termasuk topik- including ESG topics, to the highest governance
topik ESG, kepada badan-badan tata kelola tertinggi bodies include:
meliputi:
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Komite Dewan Komite Independen Rapat Dewan Direksi Rapat Dewan
Direksi Independent Board of Directors Komisaris
Board of Directors’ Committee Meeting (BoD Board of
Committee Meeting) Commissioners
Meeting (BoC Meeting)
Komite Etik bertanggung jawab Komite Audit adalah sebuah Direksi mengadakan Dewan Komisaris mengadakan
untuk menangani masalah- badan independen yang rapat setiap bulan untuk rapat setiap empat bulan untuk
masalah yang berkaitan dibentuk sesuai dengan membahas isu-isu penting, meninjau kinerja Perseroan,
dengan etika, pelanggaran peraturan Otoritas Jasa termasuk kinerja operasional termasuk laporan keuangan
PKB, Pedoman Perilaku, dan Keuangan (OJK). Komite dan keselamatan, hal-hal dan audit, serta perencanaan
hal-hal lain yang terkait. tersebut mengawasi fungsi keuangan, dan isu-isu bisnis jangka pendek dan menengah.
pengawasan, pengendalian, lainnya.
The Ethics Committee dan pelaporan keuangan, serta The BoC meets every four
addresses matters related memantau kegiatan audit The BoD meets monthly months to review company
to ethics, violations of the internal Perseroan. to discuss critical matters, performance, including
Company’s Labour Agreement, including operational and financial statements and
the Code of Conduct, and other The Audit Committee, an safety performance, financial audits, as well as short- and
related issues. independent body established matters, and other business medium-term planning.
in accordance with Financial issues.
Services Authority (OJK)
regulations, oversees
supervisory, control, and
financial reporting functions,
and monitors the Company’s
internal audit activities.
Sesuai dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi In accordance with the Board of Directors Charter
dan POJK 33/2014, Direksi wajib mengadakan and POJK 33/2014, the BoD must meet at least once
rapat setidaknya sekali dalam sebulan dan dapat a month and may convene additional meetings if
menyelenggarakan rapat tambahan apabila diminta requested by one or more members. Meetings require
oleh satu atau lebih anggota. Rapat memerlukan the presence or representation of the majority of
kehadiran atau keterwakilan dari mayoritas anggota. members. The BoD also participates in joint meetings
Direksi juga ikut serta dalam rapat gabungan dengan with the BoC at least once every four months.
Dewan Komisaris setidaknya sekali setiap empat
bulan.
Sepanjang 2025, Direksi telah menyelenggarakan Throughout 2025, the Board of Directors convened
17 kali rapat, yang terdiri dari 9 rapat formal dan 8 17 meetings, comprising 8 formal meetings and 9
rapat melalui Keputusan Sirkuler Direksi. Informasi meetings conducted through Board of Directors’
lebih lanjut tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 Circular Resolutions. Further details are available in
Perseroan halaman 228. the Company’s 2025 Annual Report page 228.
70 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 73
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN REMUNERATION POLICY FOR THE BOARD
KOMISARIS DAN DIREKSI [GRI 2-19] [GRI OF COMMISSIONERS AND BOARD OF
2-20] [GRI 2-21] DIRECTORS [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]
Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris Remuneration for the Board of Directors (BoD) and
ditetapkan atas rekomendasi dari Komite Nominasi Board of Commissioners (BoC) is determined based
dan Remunerasi. Faktor-faktor utama yang on recommendations from the Nomination and
dipertimbangkan meliputi pemenuhan tugas dan Remuneration Committee. Key factors considered
tanggung jawab, kinerja individu, serta kondisi include the fulfilment of duties and responsibilities,
keuangan Perseroan. Penilaian kinerja juga individual performance, and the Company’s financial
mempertimbangkan komitmen setiap anggota dalam condition. Performance assessments also take into
mengimplementasikan dan mengawasi program- account each member’s commitment to implementing
program ESG, khususnya yang berkaitan dengan and overseeing ESG programmes, particularly those
kesehatan dan keselamatan kerja. related to occupational health and safety.
Informasi lebih lanjut tersedia dalam Laporan Further details are available in the Company’s 2025
Tahunan 2025 Perseroan halaman 239. Annual Report page 239.
4.5.11 KEBIJAKAN PENILAIAN KINERJA PERFORMANCE ASSESSMENT POLICY
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI [GRI OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
2-18] AND BOARD OF DIRECTORS [GRI 2-18]
Untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan To enhance governance quality and ensure
memastikan pengawasan yang efektif, Perseroan effective supervision, the Company evaluates the
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris secara berkala. performance of the Board of Commissioners (BoC).
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung The Nomination and Remuneration Committee
jawab untuk melakukan penilaian internal tahunan conducts an annual internal assessment based on
berdasarkan pencapaian kinerja Perseroan. Penilaian the Company’s performance achievements, covering
ini mencakup kinerja kolektif maupun individual. Hasil both collegial and individual performance. The results
dari penilaian tersebut kemudian didokumentasikan are documented in the BoC’s Supervisory Duty Report
dalam Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris and submitted to the General Meeting of Shareholders
dan disampaikan kepada RUPS. (GMS).
Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk The BoC is also responsible for assessing the
menilai kinerja Direksi. Evaluasi ini dilakukan pada performance of the Board of Directors (BoD). This
akhir setiap tahun anggaran dengan evaluation is conducted at the end of each financial
mempertimbangkan pencapaian indikator kinerja year, based on the achievement of key performance
utama (Key Performance Indicator atau KPI) indicators (KPIs) agreed at the start of the year. The
yang telah disepakati pada awal tahun. KPI yang KPIs encompass financial performance, operations,
disepakati mencakup kinerja keuangan, operasional, investments, implementation of Good Corporate
investasi, implementasi Tata Kelola Perusahaan Governance, and business growth. The assessment
yang Baik, dan pertumbuhan bisnis. Penilaian considers both collegial and individual performance
juga mempertimbangkan kinerja kolektif maupun of BoD members.
individual anggota Direksi.
Hasil Penilaian Assessment Results
Berdasarkan penilaian kinerja tahun 2025, baik Dewan Based on the 2025 performance assessments, both
Komisaris maupun Direksi telah memenuhi tugas dan the Board of Commissioners (BoC) and the Board of
tanggung jawab masing-masing sesuai dengan peran Directors (BoD) have fulfilled their respective duties
pengawasan dan manajemen mereka. and responsibilities in line with their supervisory and
management roles.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 71
Page 74
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Komite Pendukung dan Badan Tata Kelola Supporting Committees and Governance
Bodies
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris In performing its duties, the BoC is supported
didukung oleh Komite Audit serta Komite Nominasi by the Audit Committee and the Nomination and
dan Remunerasi. Direksi dibantu oleh unit-unit Remuneration Committee. The BoD is assisted by
kerja yang dipimpin oleh Wakil Direktur. Setiap unit work units led by the Deputy Director, with each unit
melaporkan pertanggungjawaban kepada Direksi accountable to the BoD on a periodic basis for its
secara berkala atas kinerjanya. performance.
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
Informasi lebih lanjut mengenai struktur, mencangkup Further details on the structure, chairpersons and
ketua dan anggota, profil, kompetensi, pelatihan, serta members, profiles, competencies, training, and other
rincian lainnya tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 relevant information are provided in the 2025 Annual
halaman 236. Report page 236.
PENANGGUNG JAWAB IMPLEMENTASI PERSON IN CHARGE OF SUSTAINABILITY
KEBERLANJUTAN [OJK E.1] [GRI 2-13] IMPLEMENTATION [OJK E.1] [GRI 2-13]
Perseroan memiliki Divisi ESG yang bertanggung The Company maintains an ESG Division responsible
jawab untuk mengembangkan, mengkoordinasikan, for developing, coordinating and monitoring the
dan memantau strategi lingkungan, sosial, dan tata Company’s environmental, social and governance
kelola Perseroan, guna memastikan keselarasan strategy, ensuring alignment with regulatory
dengan persyaratan regulasi, ekspektasi pemangku requirements, stakeholder expectations and
kepentingan, dan tujuan Perseroan. Tanggung jawab corporate objectives. The team supports key areas
tim ini mencangkup dukungan untuk aspek-aspek including environmental management, climate-
penting, termasuk pengelolaan lingkungan, risiko related risks and opportunities, occupational health
dan peluang terkait iklim, integrasi kesehatan dan and safety integration, and community engagement.
keselamatan kerja, serta keterlibatan komunitas. The ESG team supports management and the Board
Tim ESG mendukung manajemen dan Direksi dengan by providing performance data, risk assessments and
menyediakan data kinerja ESG, penilaian risiko, sustainability disclosures, and by embedding ESG
dan pengungkapan keberlanjutan, serta dengan considerations into operational decision-making and
mengintegrasikan pertimbangan-pertimbangan ESG risk management processes.
ke dalam pengambilan keputusan operasional dan
proses manajemen risiko.
Akuntabilitas Manajemen Management Accountabilities
• Wakil Direktur ESG bertanggung jawab • The Deputy Director of ESG is responsible for
atas implementasi strategi ESG Perseroan, implementing the Company’s ESG strategy,
termasuk berbagai prioritas-prioritas iklim dan including climate and broader sustainability
keberlanjutan, pemantauan kinerja ESG, dan priorities, monitoring performance, and preparing
persiapan pengungkapan keberlanjutan. Laporan disclosures. ESG and climate performance
kinerja ESG dan iklim disampaikan kepada reports are submitted to the President Director
Direktur Utama dan Dewan di setiap kuartal. and the Board on a quarterly basis.
• Direktur Utama memegang tanggung jawab • The President Director holds ultimate
tertinggi atas keseluruhan isu ESG Perseroan, responsibility for the Company’s overall ESG,
termasuk strategi dan kinerja iklim. Hal-hal including climate, strategy and performance.
tersebut dilaporkan kepada Dewan Komisaris These are reported to the Board of Commissioners
sebagai bagian dari pelaporan rutin terkait kinerja as part of regular updates on business and
bisnis dan kegiatan operasional Perseroan yang operational performance minimum annually,
dilakukan minimal sekali setiap tahun. Proses ini thereby enabling effective Board oversight of ESG
memungkinkan pengawasan Direksi yang efektif and climate-related risks and opportunities.
atas risiko dan peluang ESG serta iklim.
72 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 75
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Keahlian dan Kompetensi Skills and Competencies
• Divisi ESG mencakup karyawan dengan • The ESG division includes personnel with relevant
keahlian yang relevan, termasuk spesialis yang expertise, including a specialist responsible for
bertanggung jawab atas manajemen inventaris greenhouse gas (GHG) inventory management
GRK dan pelaporan emisi. and emissions reporting.
• Kemampuan internal memungkinkan manajemen • Internal capabilities allow management to
untuk secara efektif menilai risiko dan peluang effectively assess climate-related risks and
terkait iklim serta memberikan pelaporan opportunities and provide informed reporting
yang tepat kepada Direktur Utama dan Dewan to the President Director and the Board of
Komisaris. Commissioners.
• Apabila diperlukan kemampuan teknis • Where additional technical knowledge is required,
tambahan, Perseroan melibatkan spesialis iklim the Company engages external climate and
dan keberlanjutan eksternal untuk memberikan sustainability specialists to provide advisory
dukungan konsultasi mengenai penilaian risiko, support on risk assessments, regulatory
perkembangan regulasi, dan praktik terbaik yang developments and emerging best practices.
sedang berkembang.
• Kombinasi dari keahlian internal dan eksternal • This combination of internal and external
ini memastikan bahwa manajemen dan Dewan expertise ensures management and the Board
Komisaris memiliki akses terhadap keahlian dan of Commissioners have access to the skills
kompetensi yang diperlukan untuk mengawasi and competencies necessary to oversee
strategi, risiko, dan kinerja terkait iklim secara climate-related strategy, risks, and performance
efektif. effectively.
Pengawasan dan Integrasi Risiko Risk Oversight and Integration
Risiko-risiko ESG dan iklim diidentifikasi, dipantau, ESG and Climate-related risks are identified, monitored,
dan dikelola dalam kerangka manajemen risiko and managed within the Company’s broader enterprise
perusahaan Perseroan. Perseroan menjalankan risk management framework. Regular monitoring and
pemantauan dan pelaporan yang rutin untuk reporting ensure effective oversight by the Board
menjalankan pengawasan yang efektif oleh Direksi and senior management, reinforcing accountability
dan manajemen senior, sehingga memperkuat for ESG and climate-related matters. This integrated
akuntabilitas atas isu-isu terkait ESG dan iklim. approach involves relevant committees, clearly
Pendekatan terpadu ini melibatkan komite-komite defined accountability mechanisms, and alignment
yang relevan, mekanisme akuntabilitas yang with the Company’s overall corporate governance
jelas, dan keselarasan dengan struktur tata kelola structure, enabling consistent and informed decision-
perusahaan Perseroan secara keseluruhan, sehingga making on climate-related risks.
memungkinkan adanya pengambilan keputusan yang
konsisten dan terinformasi mengenai risiko-risiko
terkait iklim.
Anggota Divisi ESG
ESG Division Members
Nama Posisi Periode dan Masa Jabatan
Name Position Period and Term of Office
Anggred Sutardja Deputy Director ESG 2023 - Sekarang
Deputy Director ESG 2023 - ongoing
Neglasari Martini General Manager ESG 2022 - Sekarang
General Manager ESG 2022 - ongoing
Mularoy Marpaung Group Governance & Policy Manager 2021 - Sekarang
Group Governance & Policy Manager 2021 - ongoing
Achmad Zulfikar Khomaini ESG PMO and Business Portfolios Manager 2024 - Sekarang
ESG PMO and Business Portfolios Manager 2024 - ongoing
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 73
Page 76
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
KOMUNIKASI ISU-ISU SIGNIFIKAN YANG COMMUNICATION OF SIGNIFICANT
TERKAIT DENGAN KEBERLANJUTAN ISSUES RELATED TO SUSTAINABILITY
ATAU ESG [GRI 2-16] OR ESG [GRI 2-16]
Perseroan menyediakan wadah bagi para pemangku The Company provides stakeholders with a platform
kepentingan untuk menyampaikan pengaduan atau to submit complaints or feedback related to issues
umpan balik terkait isu-isu atau kinerja yang dapat or performance that may have actual or potential
memiliki dampak negatif nyata atau potensial yang negative impacts arising from both operational
timbul dari kegiatan operasional maupun hubungan activities and business relationships. Multiple
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
bisnis. Perseroan menyediakan berbagai saluran communication channels are available, including the
komunikasi, termasuk WBS dan saluran pengaduan Whistleblowing System (WBS) and public complaint
publik di setiap lokasi operasional Perseroan. channels at each operational site.
Proses ini mendukung integrasi budaya keberlanjutan This process supports the integration of a
di seluruh Perseroan. Setiap isu ditangani pada tingkat sustainability culture across the Company. Each
yang sesuai berdasarkan tanggung jawab divisi yang issue is addressed at the appropriate level according
bersangkutan. Apabila diperlukan, isu-isu tersebut to the responsibilities of the relevant division. Where
dapat dieskalasikan kepada Dewan Komisaris atau necessary, matters may be escalated to the Board of
Direksi untuk ditinjau dan diselesaikan lebih lanjut. Commissioners (BoC) or Board of Directors (BoD) for
further review and resolution.
Dalam rangka mendukung inisiatif perubahan In supporting climate change initiatives, the
iklimnya, Perseroan secara berkala meninjau potensi Company periodically reviews the potential risks
risiko dan peluang yang berkaitan dengan perubahan and opportunities associated with climate change,
iklim, termasuk risiko fisik dan transisi, dengan including both physical and transition risks by
mengintegrasikan agenda-agenda terkait iklim ke incorporating climate-related agendas into the
dalam agenda pembahasan Komite Manajemen Risiko, discussions of the Risk Management Committee,
minimal sekali setiap tahun. Hasil penilaian risiko at minimum annually. The results of these risk
ini digunakan untuk pertimbangan pengembangan assessments are considered in the development
rencana mitigasi terkait iklim, sehingga memperkuat of climate-related mitigation plans, thereby
strategi iklim Perseroan secara keseluruhan. strengthening the Company’s overall climate strategy
of the Company.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Further details on the climate change risks and
risiko dan peluang perubahan iklim, silakan kunjungi opportunities, please visit Climate Change Topic and
Topik Perubahan Iklim dan Topik Manajemen Risiko. Risk Management Topic.
74 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 77
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT DEVELOPMENT OF SUSTAINABILITY-
KEBERLANJUTAN [GRI 2-17] [OJK E.2] [GRI RELATED COMPETENCIES [GRI 2-17] [OJK
2-24] E.2] [GRI 2-24]
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk The Company is committed to strengthening the ESG
memperkuat kemampuan ESG dan iklim dari para and climate-related capabilities of our leadership and
pimpinan dan karyawan kunci kami. Perseroan key personnels, recognising that such expertise is
mengakui bahwa keahlian tersebut sangat penting critical to effective oversight, risk management, and
untuk pengawasan yang efektif, manajemen risiko, long-term value creation. While targeted training and
dan penciptaan nilai jangka panjang. Meskipun capacity-building initiatives were planned for 2025,
pelatihan yang terarah dan inisiatif peningkatan these have been deferred to 2026 following careful
kapasitas telah direncanakan untuk tahun 2025, consideration of prevailing business conditions and
rencana tersebut telah ditunda ke tahun 2026 organisational priorities. This was not a decision
setelah mempertimbangkan kondisi bisnis yang taken lightly. We continue to recognise the importance
berlaku dan rencana organisasi. Keputusan ini tidak of advancing ESG and climate competencies and
diambil dengan mudah. Perseroan terus mengakui are taking steps to ensure that these initiatives will
pentingnya memajukan kompetensi ESG dan iklim be delivered in 2026 in a structured and impactful
serta terus mengambil langkah-langkah yang sesuai manner.
untuk memastikan bahwa inisiatif-inisiatif ini akan
dilaksanakan pada tahun 2026 secara terstruktur dan
berdampak.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 75
Page 78
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
[GRI 2-29] [GRI 2-30] [OJK E.4]
Strategi keberlanjutan Perseroan sangat erat The Company’s sustainability strategy is closely
kaitannya dengan keterlibatan pemangku linked to stakeholder engagement, recognising
kepentingan. Perseroan mengakui bahwa kegiatan that its operations can generate both positive and
operasionalnya dapat menghasilkan dampak negative impacts. Accordingly, the Company actively
positif maupun negatif. Oleh karena itu, Perseroan involves stakeholders in policy decisions by listening
secara aktif melibatkan pemangku kepentingannya to and addressing their expectations through a
dalam pengambilan keputusan kebijakan dengan variety of communication channels and engagement
mendengarkan dan menanggapi harapan mereka approaches.
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
melalui berbagai saluran komunikasi dan pendekatan
komunikasi.
Pemangku kepentingan diidentifikasi berdasarkan Stakeholders are identified based on their level
tingkat keterlibatan, kontribusi, serta sejauh mana of involvement, contributions, and the extent to
mereka terdampak secara langsung maupun tidak which they are directly or indirectly affected by the
langsung oleh kegiatan operasional Perseroan. Company’s operations. The table below summarises
Tabel di bawah ini merangkum para pemangku the stakeholders, the criteria used for their
kepentingan Perseroan, kriteria identifikasi, serta identification, and the engagement channels and key
saluran komunikasi dan topik-topik diskusi untuk discussion topics for each group.
setiap kelompok.
Daftar Pemangku Kepentingan
List of Stakeholders
Dasar Keterlibatan Identifikasi Metode Keterlibatan/ Tujuan keterlibatan topik yang
Pemangku
(Legenda di bawah) Komunikasi Frekuensi Pertemuan dibahas
kepentingan
Basis of Identification Engagement/ Meeting Frequency Purpose of engagement of
Stakeholders
Engagement (Legend Below) Communication Method topics discussed
Pemegang Saham Pengaruh pemegang saham RUPS dan paparan publik Setidaknya setahun • Akuntabilitas dalam
Shareholders terhadap perencanaan dan GMS and public expose sekali pengelolaan Perseroan
pengambilan keputusan At least once a year • Pengungkapan informasi
Perseroan yang berkaitan • Meningkatkan nilai investasi
dengan manajemen. [D.R.I.P] • Accountability in the
Shareholders influence on Company management
the Company’s planning and • Information disclosure
decisions making related to • Enhancing investment values
management. [D.R.I.P]
Pelanggan atau Pelanggan mendukung bisnis Rapat koordinasi Sesuai kebutuhan • Memastikan pencapaian SLA
pemilik konsesi melalui perjanjian kontrak. Coordination meetings As needed (Perjanjian Tingkat Layanan)
Customers or D.R.I.P] • Memastikan kepatuhan
concession owners Customers support the terhadap prosedur K3,
business through contractual lingkungan, dan masyarakat
agreements. D.R.I.P] • Ensuring SLA (Service Level
Agreement) achievement
• Ensuring compliance with
OHS, environmental, and
community procedures
Regulator Regulator mempengaruhi Rapat laporan berkala Sesuai kebutuhan • Berkoordinasi untuk
(Termasuk Perseroan melalui peraturan Periodic report meetings As needed memastikan kejelasan
Pemerintah Daerah) yang berlaku. [D.R.T.I.DP] dan kepatuhan terhadap
Regulators Regulators influence the peraturan
(Including Local Company through applicable • Berkontribusi pada
Government) regulations. [D.R.T.I.DP] pengembangan masyarakat
dan pel estarian lingkungan
• Coordinating to ensure
regulatory clarity and
compliance
• Contributing to community
development and
environmental conservation
76 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 79
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Dasar Keterlibatan Identifikasi Metode Keterlibatan/ Tujuan keterlibatan topik yang
Pemangku
(Legenda di bawah) Komunikasi Frekuensi Pertemuan dibahas
kepentingan
Basis of Identification Engagement/ Meeting Frequency Purpose of engagement of
Stakeholders
Engagement (Legend Below) Communication Method topics discussed
Karyawan Karyawan berdampak Pertemuan konsultasi, Sesuai kebutuhan • Memastikan produktivitas
Employees pada kinerja Perseroan pertemuan keluarga, sesi As needed tinggi
dan merupakan pemangku pelatihan • Mengembangkan tenaga
kepentingan utama karena Consultation meetings, kerja yang sejahtera dan
afiliasi mereka. [D.R.T.I.] family gatherings, training berkinerja tinggi
Employees impact the sessions • Ensuring high productivity
Company’s performance and • Developing a prosperous and
are key stakeholders due to high-performing workforce
their affiliation. [D.R.T.I.]
Mitra Bisnis atau Mitra bisnis berkontribusi Pertemuan konsultasi Sesuai kebutuhan • Membangun kemitraan
pemasok terhadap target dan kinerja Consultation meetings As needed yang saling menguntungkan
Business Partners Perseroan melalui hubungan yang memenuhi kriteria
or suppliers yang saling ketergantungan. teknis, ekonomi, sosial, dan
[D.R.T.DP] lingkungan
Business partners contribute • Mendukung mitra bisnis
to the Company’s targets lokal
and performance through an • Establishing mutually
interdependent relationship. beneficial partnerships that
[D.R.T.DP] meet technical, economic,
social, and environmental
criteria
• Supporting local business
partners
Komunitas Masyarakat yang berada Rapat Sesuai kebutuhan • Meminimalkan dampak
Community di sekitar wilayah operasi Meetings As needed operasional yang negatif
Perseroan [D.R.T.I.DP] sekaligus menciptakan nilai
The community is located near bagi masyarakat
the Company’s operations • Minimizing negative
[D.R.T.I.DP] operational impa
Keterangan: Legenda Identifikasi Keterlibatan
Remark: Legend for Engagement Identification
• Ketergantungan (D): Kelompok atau individu yang • Dependency (D): Groups or individuals who rely on
bergantung pada kegiatan, produk, layanan, atau the organization’s activities, products, services,
kinerja organisasi, atau yang menjadi tempat or performance, or on whom the organisation
bergantungnya organisasi untuk beroperasi. depends to operate.
• Tanggung Jawab (R): Kelompok atau individu • Responsibility (R): Groups or individuals to
yang memiliki tanggung jawab hukum, komersial, whom the organization has current or potential
operasional, atau etika saat ini atau yang mungkin legal, commercial, operational, or ethical
terjadi. responsibilities.
• Ketegangan (T): Kelompok atau individu yang • Tension (T): Groups or individuals needing
membutuhkan perhatian segera karena masalah immediate attention due to financial, economic,
keuangan, ekonomi, sosial, atau lingkungan. social, or environmental concerns.
• Pengaruh (I): Kelompok atau individu yang • Influence (I): Groups or individuals capable
mampu mempengaruhi keputusan strategis atau of affecting the organisation’s strategic or
operasional organisasi. operational decisions.
• Perspektif Beragam (DP): Kelompok atau • Diverse Perspectives (DP): Groups or individuals
individu yang menawarkan beragam sudut offering varied viewpoints that foster new insights
pandang yang menumbuhkan wawasan baru and identify untapped opportunities.
dan mengidentifikasi peluang yang belum
dimanfaatkan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 77
Page 80
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Perseroan mendorong adanya komunikasi terbuka The Company promotes open, two-way
dua arah dengan seluruh pemangku kepentingan communication with all stakeholders by providing
dengan menyediakan informasi yang jelas melalui transparent information through multiple platforms.
berbagai wadah. Wadah-wadah ini memungkinkan These platforms allow the Company to share updates
Perseroan untuk berbagi berita terkini mengenai on its progress, particularly regarding sustainability
kemajuannya, khususnya terkait inisiatif-inisiatif initiatives. The following resources are available for
keberlanjutan. Sumber daya berikut tersedia bagi stakeholders to access the latest information about
para pemangku kepentingan untuk mendapatkan the Company:
Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan
informasi terkini tentang Perseroan:
Sumber Informasi Akses ke Informasi Perseroan
Information Sources Access to the Company’s Information
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) 1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan
GMS 2. RUPS Luar Biasa
1. Annual GMS
2. Extraordinary GMS
Paparan Publik Paparan publik tahunan sebagaimana disyaratkan oleh BEI
Public Exposure Annual public exposure as required by IDX
Situs Web Perseroan https://www.bumainternational.com
Company Website
Situs web Perseroan disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi, situs web kami
diperbarui secara berkala.
The Company’s website is presented in Bahasa Indonesia and English
Language. To improve the quality of information disclosure, our website is
updated regularly.
e-mail 1. Sekretaris Perseroan: corpsec@bumainternational.com
2. Hubungan Investor: ir@bumainternational.com
1. Corporate Secretary: corpsec@bumainternational.com
2. Investor Relation: ir@bumainternational.com
Publikasi 1. Laporan Tahunan
Publications 2. Laporan Keberlanjutan
3. Laporan Produksi
4. Buletin
5. Siaran Pers
6. Presentasi Perseroan
7. Laporan Keuangan
8. Laporan atau fakta material lainnya
1. Annual Report
2. Sustainability Report
3. Production Report
4. Newsletter
5. Press Release
6. Company Presentation
7. Financial Statements
8. Other reports or material facts
Media Sosial LinkedIn
Social Media • The Company: https://www.linkedin.com/ company/buma-international-
group/
• BUMA: https://www.linkedin.com/company/pt- bukit-makmur-mandiri-
utama/
• BUMA Australia: https://www.linkedin.com/ company/buma-australia/
Instagram
• BUMA: https://instragram.com/buma.official
78 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 81
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Sumber Informasi Akses ke Informasi Perseroan
Information Sources Access to the Company’s Information
Media Lainnya 1. Pertemuan analisis
Other Media 2. Roadshow non-deal
3. Konferensi investor
4. Konferensi media
1. Analysis meetings
2. Non-deal roadshow
3. Investor conference
4. Media conference
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 79
Page 82
Tata Kelola
Governance
TATA KELOLA
GOVERNANCE
80 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 83
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 81
Page 84
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Perseroan menghasilkan pendapatan melalui The Company generates revenue through its role as
perannya sebagai penyedia jasa pertambangan a contract mining services provider in Indonesia and
kontrak di Indonesia dan Australia, serta sebagai Australia and, in the United States, as a mine owner
pemilik dan operator tambang di Amerika Serikat. and operator. Through its contract mining operations,
Melalui operasional pertambangan kontraknya, the Company delivers end-to-end mining services,
Perseroan memberikan layanan pertambangan dari including mine development, overburden removal,
hulu ke hilir, mencakup pengembangan tambang, coal production, and rehabilitation activities, while
pengupasan tanah penutup, produksi batu bara, its U.S. operations contribute to coal supply through
dan kegiatan rehabilitasi, sementara operasional owned mining assets. These activities support the
di Amerika Serikat berkontribusi pada pasokan provision of energy for households and industrial
batu bara melalui aset pertambangan yang dimiliki. users in the markets it serves and contribute to
Kegiatan-kegiatan ini mendukung penyediaan employment generation, workforce development,
Tata Kelola
Governance
energi bagi rumah tangga dan pengguna industri di supplier engagement, and local economic activity in
pasar yang dilayaninya, serta berkontribusi pada the communities where the Company operates.
penciptaan lapangan kerja, pengembangan tenaga
kerja, keterlibatan pemasok, dan aktivitas ekonomi
lokal di komunitas tempat Perseroan beroperasi.
Perseroan mendistribusikan nilai ekonomi kepada The Company distributes economic value to key
kelompok-kelompok pemangku kepentingan utama, stakeholder groups, including employees, providers of
termasuk karyawan, penyedia modal, pemasok, capital, suppliers, and governments, through wages and
dan pemerintah, melalui upah dan tunjangan, benefits, payments to suppliers, shareholder returns,
pembayaran kepada pemasok, imbal hasil pemegang and taxes and other statutory payments, thereby
saham, serta pajak dan pembayaran wajib lainnya, contributing to public revenues and broader economic
sehingga berkontribusi pada pendapatan publik development. In addition to financial performance, the
dan pembangunan ekonomi yang lebih luas. Selain Company recognizes that its operations may give rise
kinerja keuangan, Perseroan menyadari bahwa to indirect economic and social impacts. Accordingly,
operasionalnya dapat menimbulkan dampak ekonomi it implements responsible business practices,
dan sosial tidak langsung. Oleh karena itu, Perseroan operational controls, and governance mechanisms
menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, designed to avoid, mitigate, and minimize potential
pengendalian operasional, dan mekanisme tata kelola adverse impacts while supporting sustainable long-
yang dirancang untuk menghindari, memitigasi, dan term value creation.
meminimalkan potensi dampak negatif sekaligus
mendukung penciptaan nilai jangka panjang yang
berkelanjutan.
Pada saat yang sama, Perseroan mengakui adanya At the same time, the Company recognizes
ketidakpastian yang dapat memengaruhi kinerja uncertainties that may influence its financial
keuangan dan kontribusi ekonomi, termasuk performance and broader economic contributions,
volatilitas harga komoditas, perkembangan kebijakan including commodity price volatility, evolving energy
transisi energi, perubahan regulasi, dan dinamika transition policies, regulatory changes, and market
pasar. Seiring dengan berkembangnya sistem dynamics. As the global energy system evolves,
energi global, faktor-faktor ini dapat memengaruhi these factors may affect revenue, cost structures,
pendapatan, struktur biaya, dan daya saing, sehingga and competitiveness, and the Company seeks to
Perseroan berupaya memperkuat ketahanannya strengthen resilience through operational efficiency,
melalui efisiensi operasional, inovasi teknologi, technological innovation, responsible supply chain
praktik rantai pasokan yang bertanggung jawab, dan practices, and workforce capability development.
pengembangan kemampuan tenaga kerja.
PEKERJAAN LAYAK INDUSTRI, INOVASI
DAN PERTUMBUHAN DAN INFRASTRUKTUR
EKONOMI
82 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 85
Dampak Ekonomi
Economic Impact
KINERJA BISNIS BUSINESS PERFORMANCE
Kinerja Perseroan pada tahun 2025 mencerminkan The Company’s performance in 2025 reflected
kondisi yang menantang, terutama akibat gangguan a challenging year, driven by early operational
operasional di awal tahun, cuaca ekstrem, serta disruptions, extreme weather conditions, and contract
selesainya beberapa kontrak. Pendapatan tercatat completions at several sites. Revenue is down 16%
turun 16% secara tahunan, dengan 14% EBITDA year-on-year, with 14% EBITDA margin, and was
margin, yang juga dipengaruhi oleh pencadangan further impacted by provisions and asset impairments.
piutang dan penurunan nilai aset.
Meski demikian, kinerja operasional menunjukkan Despite this, performance improved steadily from
pemulihan yang konsisten sejak kuartal kedua, the second quarter onward, supported by stronger
didorong oleh penguatan disiplin operasional, efisiensi operational discipline, cost efficiency, and productivity
biaya, dan peningkatan produktivitas. Perseroan gains. The Company also delivered positive free cash
juga berhasil membukukan arus kas bebas positif, flow, indicating improving earnings quality. Overall,
mencerminkan perbaikan kualitas kinerja. Secara the Company closed 2025 with stronger recovery
keseluruhan, 2025 ditutup dengan momentum yang momentum and a more solid operational foundation
lebih kuat dan fondasi operasional yang lebih solid heading into the next year.
untuk mendukung kinerja ke depan.
PENDEKATAN MANAJEMEN [OJK B.1] MANAGEMENT APPROACH [OJK B.1]
Transisi menuju pencapaian emisi Nol Bersih (Net Zero The transition toward achieving Net Zero emissions is
emission) merupakan prioritas global yang berfokus a global priority focused on reducing carbon footprints
pada pengurangan jejak karbon dan penanggulangan and addressing climate change. This transition entails
perubahan iklim. Transisi ini memerlukan pergeseran a gradual shift away from fossil fuels, including
bertahap dari bahan bakar fosil, termasuk batu coal, toward cleaner and renewable energy sources.
bara, menuju sumber energi yang lebih bersih dan However, in several regions, particularly Indonesia
terbarukan. Namun demikian, di beberapa wilayah— and Australia, coal continues to play a vital role in
khususnya Indonesia dan Australia—batu bara tetap the energy mix and remains a significant contributor
memainkan peran penting dalam bauran energi dan to economic growth, employment generation, and
menjadi kontributor signifikan bagi pertumbuhan government revenues. Given its importance in
ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan maintaining energy security and supporting local
pemerintah. Mengingat perannya yang terus berlanjut economies, the coal sector remains essential. Given
dalam menjaga ketahanan energi dan mendukung its continued role in maintaining energy security
perekonomian lokal, produksi batu bara yang and supporting local economies, it is essential
dilaksanakan secara berkelanjutan dan bertanggung that coal production is carried out in a sustainable
jawab menjadi sangat penting. Bentuk produksi yang and responsible manner. This includes optimizing
bekelanjutan dan bertanggung jawab dapat mencakup operational efficiency, generating broader economic
adopsi teknologi canggih untuk mengurangi dampak and social benefits for local communities.
lingkungan, meningkatkan efisiensi operasional, dan
menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih
luas bagi komunitas lokal.
Posisi Perseroan dalam industri pertambangan The Company’s strategic position within the mining
tercermin melalui operasionalnya di Indonesia dan industry is demonstrated through its operations
Australia. Masing-masing pasar tersebut merupakan in Indonesia and Australia, which are respectively
eksportir batu bara termal dan batu bara metalurgi the world’s largest exporters of thermal coal
terbesar di dunia. Pada tahun 2025, produksi batu bara and metallurgical coal. In 2025, Indonesia’s coal
Indonesia mencapai 73 juta ton. Dari total tersebut, production reached 73 million tons. Of this total,
setidaknya 50% diekspor. Hal ini menegaskan at least 50% was exported, underscoring both the
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 83
Page 86
Dampak Ekonomi
Economic Impact
besarnya kontribusi industri batu bara dan Perseroan industry’s and the Company’s significant contribution
terhadap perekonomian nasional. to the national economy.
Di Australia, Perseroan terlibat dalam produksi batu In Australia, the Company is engaged in the
bara metalurgi, sebuah bahan baku penting bagi production of metallurgical coal, a critical input for
produksi baja global. Dengan mempertahankan global steel manufacturing. By maintaining high
standar produksi yang tinggi, aktivitas operasional production standards, the Company’s operations
dan kontribusi Perseroan memperkuat posisi Australia and contributions strengthen Australia’s position
di pasar batu bara metalurgi global, sekaligus in the global metallurgical coal market, while also
mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan global. supporting local and global economic growth.
Di Amerika Serikat, operasional Perseroan berfokus In the United States, the Company’s operations focused
Tata Kelola
Governance
pada produksi batu bara antrasit berkualitas sangat on the production of ultra high grade anthracite
tinggi (ultra high grade). Pada tahun 2025, produksi coal. In 2025, coal production delivered through the
batu bara melalui operasional Perseroan di Amerika Company’s U.S. operations totaled 262,464 tons, with
Serikat berjumlah 262.464 ton, dengan 254.311 ton 254,311 tons of coal sold. These activities contribute
batu bara terjual. Kegiatan-kegiatan ini berkontribusi to local employment, supply chain engagement, and
pada pewujudan lapangan kerja lokal, rantai pasokan, the broader regional economy in the areas where the
dan perekonomian regional di area tempat Perseroan Company operates.
beroperasi.
Di seluruh operasional Perseroan di Indonesia Across the Company’s operations in Indonesia and
dan Australia, total batu bara yang terjual selama Australia, total coal getting during the reporting year
tahun pelaporan berjumlah 84 juta ton, sementara amounted to 84 million tons, while its US operation
operasional di Amerika Serikat menjual 254.311 sold 254,311 tons of anthracite coal, reflecting the
ton batu bara antrasit. Hal ini mencerminkan skala scale of the Company’s service delivery and its role
layanan Perseroan dan perannya dalam mendukung in supporting energy provision for households and
penyediaan energi bagi rumah tangga dan pengguna industrial users across multiple jurisdictions.
industri di berbagai yurisdiksi.
Di luar produksi batu bara, Perseroan berkomitmen Beyond coal production, the Company is committed
untuk mewujudkan nilai yang berkelanjutan bagi to creating sustainable value for all stakeholders by
seluruh pemangku kepentingan melalui kontribusi contributing to long-term economic development
pada pembangunan ekonomi jangka panjang di in the communities where it operates, enhancing
komunitas tempat Perseroan beroperasi, peningkatan stakeholder welfare, and ensuring business resilience.
kesejahteraan pemangku kepentingan, dan pemastian Value creation is shared across its stakeholder base
ketahanan bisnis. Pewujudan nilai dibagikan kepada through competitive employee remuneration, dividend
seluruh pemangku kepentingan melalui remunerasi distribution to shareholders, local recruitment
karyawan yang kompetitif, distribusi dividen kepada practices that support community employment,
pemegang saham, praktik rekrutmen lokal yang tax contributions to national and local economies,
mendukung pertumbuhan lapangan kerja komunitas and investments in community development. For
lokal, kontribusi pajak kepada perekonomian nasional its customers and mine owners, the Company
dan lokal, serta investasi dalam pengembangan creates value through reliable contract delivery,
komunitas. Bagi pelanggan dan pemilik tambang, cost-effective operations, and adherence to agreed
Perseroan menciptakan nilai melalui pelaksanaan safety, environmental, and production standards. The
kontrak yang baik, operasional yang efisien dari segi Company also collaborates with business partners
biaya, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan, and suppliers to promote responsible practices
lingkungan, dan produksi yang telah disepakati. across its value chain.
Perseroan juga berkolaborasi dengan mitra bisnis dan
pemasok untuk mendorong praktik yang bertanggung
jawab di seluruh rantai nilainya.
84 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 87
Dampak Ekonomi
Economic Impact
DATA KINERJA BISNIS [GRI 201-1] [GRI 12.8.2] BUSINESS PERFORMANCE DATA [GRI 201-1]
[OJK B.1] [OJK F.4] [GRI 207-4] [GRI 12.8.2] [OJK B.1] [OJK F.4] [GRI 207-4]
Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan, Konsolidasi (Dalam Juta USD)
Direct Economic Value Generated And Distributed, Consolidated (In USD Million)
Keterangan
2023 2024 2025
Description
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (Juta USD)
Direct Economic Value Generated (USD million)
Pendapatan (A)
1.899 1.767 1.526
Revenue (A)
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan (Juta USD)
Direct Economic Value Distributed (USD million)
Biaya Operasional, Upah, dan Tunjangan Karyawan (1)
1.788 1.845 1.680
Operating costs, Employee Wages, and Benefits (1)
Pembayaran kepada penyedia modal (2)
7 5 0
Payments to providers of capital (2)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (Australia)
4 (4) 1
Tax payments to government (Australia)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (Indonesia)
20 (7) (18)
Tax payments to government (Indonesia)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (United States)
0 (1) (9)
Tax payments to government (United States)
Total pembayaran pajak kepada pemerintah (3)
(24) (12) (26)
Total tax payments to governments (3)
Investasi Komunitas (4)
0.8 1 1
Community Investments (4)
(B) Total nilai ekonomi yang didistribusikan (1+2+3+4)
1.820 1.839 1.654
(B) Total economic value distributed (1+2+3+4)
Total nilai ekonomi yang dipertahankan (A-B)
29 (72) (128)
Total economic value retained (A-B)
Catatan : Pendapatan merupakan total pendapatan yang terdiri dari penjualan bersih serta pendapatan dari investasi keuangan dan penjualan
aset.
Note : The above revenue represents revenues as net sales plus revenues from financial investments and sales of assets.
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Dalam Juta USD) Berdasarkan Proyek
Direct economic value generated and distributed (In USD Million) by project
2023 2024 2025
Total Total Total
Proyek Negara Total Nilai yang Total Nilai yang
Nilai yang Nilai yang Total Nilai yang Nilai yang
Project Country Dihasilkan DihasilkanTotal
Didistribusikan Didistribusikan DihasilkanTotal Didistribusikan
Total Value Value
Total Value Total Value Value Generated Total Value
Generated Generated
Distributed Distributed Distributed
PT Bukit Makmur
Indonesia 1.353 1.333 1.228 1.328 1.037 1.139
Mandiri Utama
BUMA Australia Pty.
Australia 515 507 525 530 410 443
Ltd.
Atlantic Carbon
USA - - 35* 42* 64 93
Group, Inc
(*) = dalam 6 bulan sejak selesainya akuisisi ACG | In 6 months from the completion of ACG acquisition
Perbandingan Target Dan Realisasi Produksi, Pendapatan, dan Laba/Rugi, Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Comparison of Production Targets and Performance, Revenue, and Profit/Loss, Consolidated
[OJK F.2]
Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi
Perbandingan Target dan
Produksi (bcm)* Pendapatan (Juta USD)
Realisasi Laba/Rugi (Juta USD)**
Tahun Comparison of Production Targets and Comparison of Target and Actual Revenue
Profit/Loss (US$ Million)**
Year Performance (bcm)* (US$ Million)
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
Target Realization Target Realization Target Realization
2023 530 – 630 621 1.525 – 1.675 1.833 335 – 390 412
2024 530 – 580 545 1.725 – 1.825 1.756 300 – 350 314
2025 440 - 470 439 1.500 – 1.600 1.480 160 - 210 175
* Berdasarkan volume pengupasan tanah penutup. | Based on volume of overburden removal.
** Berdasarkan EBITDA..| Based on EBITDA.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 85
Page 88
Dampak Ekonomi
Economic Impact
Perseroan telah menilai signifikansi geografis dari The Company has assessed the geographic
penciptaan dan distribusi nilai ekonominya, dan significance of its economic value generation and
menetapkan Indonesia, Australia, dan Amerika distribution and identified Indonesia, Australia, and
Serikat sebagai pasar-pasar yang paling signifikan, the United States as its most significant markets,
berdasarkan jumlah aset, tenaga kerja, dan based on its asset base, workforce size, and presence
keberadaan operasional pelanggannya. of its customers operation.
Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan Economic value generated and distributed is
disajikan secara terkonsolidasi, yang mencerminkan presented on a consolidated basis, reflecting the
integrasi aspek-aspek operasional, pembiayaan, highly integrated nature of the Company’s operations,
pengadaan, dan layanan bersama (shared services) di financing arrangements, procurement activities,
berbagai yurisdiksi. Karena alur keuangan ini dikelola and shared services across jurisdictions. As these
Tata Kelola
Governance
secara terpusat dan seringkali saling terhubung, economic flows are managed centrally and are often
penyajian data ekonomi yang terkonsolidasi dapat interdependent, a consolidated presentation provides
memberikan representasi yang lebih akurat dan a more accurate and meaningful representation of the
bermakna mengenai kinerja ekonomi Perseroan Company’s overall economic performance.
secara keseluruhan.
Pada tahun 2025, Perseroan mencapai kemajuan In 2025, the Company advanced a range of ESG
dalam serangkaian inisiatif ESG yang menjadi initiatives that represented foundational steps toward
langkah awal untuk membawa Perseroan menuju broader, company-wide sustainability transformation.
transformasi keberlanjutan yang lebih luas. Inisiatif- These efforts included the completion of a greenhouse
inisiatif ini antara lain penyelesaian studi dasar gas (GHG) emissions baseline study covering
(baseline) emisi GRK yang mencakup operasional di operations in the United States, the implementation
Amerika Serikat, implementasi inisiatif pengurangan of site-specific carbon reduction initiatives at its two
karbon berbasis lokasi di dua lokasi site Perseroan largest long-term sites in Indonesia, the completion
dengan kontrak jangka panjang terbesar di Indonesia, of a social impact framework, and the completion of
penyelesaian kerangka kerja dampak sosial, dan a climate transition risk and opportunity assessment
penyelesaian penilaian risiko dan peluang transisi for the first time. Collectively, these initiatives are
iklim untuk pertama kalinya. Secara keseluruhan, expected to inform and guide the Company’s future
inisiatif-inisiatif ini diharapkan dapat memandu strategy in progressing toward its long-term ESG
strategi Perseroan ke depan dalam mencapai tujuan objectives. Further information on these initiatives is
ESG jangka panjangnya. Informasi lebih lanjut presented across the relevant ESG topics within this
mengenai inisiatif-inisiatif ini disajikan di seluruh report. [OJK F.3]
topik ESG yang berkaitan di dalam laporan ini. [OJK
F.3]
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mengelola As part of its commitment to managing its
dampak lingkungan, Perseroan menanggung environmental impact, the Company incurred
pengeluaran lingkungan sebesar USD 6.133.387,26 environmental expenditures totaling USD 6,133,387.26
untuk mendukung pengelolaan lingkungan di sekitar to support the management of environments
operasionalnya. Biaya-biaya ini mencakup kegiatan surrounding its operations. These costs encompassed
seperti pengelolaan limbah dan air, pelatihan activities such as waste and water management,
lingkungan, pemantauan lingkungan, dan upaya environmental training, environmental monitoring,
pengelolaan lingkungan yang lebih luas. [OJK F.4] and broader environmental management efforts. [OJK
F.4]
86 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 89
Dampak Ekonomi
Economic Impact
KONTRIBUSI PADA PENDAPATAN NASIONAL CONTRIBUTING TO NATIONAL INCOME
[GRI 201-4] [GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 201-4] [GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3]
[GRI 207-4] [GRI 207-4]
Pajak merupakan sumber pendanaan utama bagi Taxes constitute a key source of funding for national
program-program pembangunan nasional. Di development programs. In Indonesia, where the
Indonesia, dimana kantor pusat Perseroan berada, Company is headquartered, tax revenues represent
pendapatan dari pajak mewakili sekitar 70% dari approximately 70% of the State Budget (APBN),
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), alongside Non-Tax State Revenue (PNBP) derived
di samping Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) from natural resources and state asset management.
yang berasal dari sumber daya alam dan pengelolaan As a responsible corporate entity, the Company
aset negara. Sebagai entitas yang bertanggung jawab, is committed to fulfilling its tax obligations and
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban complying with all applicable tax laws, while upholding
perpajakannya dan mematuhi seluruh peraturan high standards of integrity and continuously aligning
perpajakan yang berlaku, sambil menjunjung tinggi its practices with prevailing laws and regulatory
standar integritas dan terus menyelaraskan praktik- requirements.
praktiknya dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Pengawasan terkait isu-isu perpajakan dipimpin oleh Oversight of tax matters is led by the President
Direktur Utama dan didukung oleh Direktur Keuangan. Director, supported by the Chief Financial Officer, who
Direktur Utama dan Direktur Keuangan bertanggung are accountable for managing tax compliance and
jawab atas pengelolaan kepatuhan perpajakan dan reviewing the tax strategy. The strategy is reviewed
peninjauan strategi perpajakan. Strategi ini ditinjau whenever the Government issues new or revised tax
setiap kali Pemerintah menerbitkan peraturan regulations may impact the Company’s operations.
perpajakan baru atau melakukan revisi ke peraturan
yang sudah ada dan dapat menimbulkan dampak
pada operasional Perseroan.
Perseroan menjaga komunikasi yang terbuka dengan The Company maintains open communication
otoritas perpajakan dan senantiasa berkonsultasi with tax authorities and consults with tax offices or
dengan kantor pajak atau konsultan pajak eksternal external tax consultants, particularly when new tax
apabila dibutuhkan, khususnya ketika peraturan regulations are introduced. Where tax regulations
perpajakan baru diperkenalkan. Apabila peraturan have operational implications, internal assessments
perpajakan memiliki implikasi operasional, penilaian are conducted, including discussions with tax
internal akan dilakukan, termasuk diskusi dengan consultants, industry associations, and relevant
konsultan pajak, asosiasi industri, dan otoritas terkait. authorities. When clarification is required on specific
Ketika diperlukan klarifikasi mengenai transaksi transactions, the Company corresponds directly with
tertentu, Perseroan berkomunikasi langsung dengan tax authorities and implements the guidance received.
otoritas perpajakan dan menerapkan panduan terkait The Company does not engage in tax-related public
dari otoritas terkait. Perseroan tidak terlibat dalam policy advocacy.
advokasi kebijakan publik terkait perpajakan.
Risiko perpajakan diidentifikasi, dimitigasi, dan Tax risks are identified, mitigated, and monitored
dipantau melalui Risk and Control Matrix (RCM). through the Risk and Control Matrix (RCM), which
Melalui RCM, Perseroan menetapkan langkah- establishes structured control measures to support
langkah pengendalian terstruktur untuk mendukung effective tax governance. The effectiveness of the
tata kelola perpajakan yang efektif. Efektivitas tata Company’s tax governance and control framework is
kelola perpajakan dan kerangka kerja pengendalian evaluated through periodic reviews of tax compliance.
Perseroan dievaluasi melalui tinjauan berkala atas In addition, outcomes from tax audits and tax dispute
kepatuhan perpajakan. Selain itu, hasil dari audit pajak resolution processes with tax authorities are used as
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 87
Page 90
Dampak Ekonomi
Economic Impact
dan proses penyelesaian sengketa pajak dengan inputs for continuous improvement of the Company’s
otoritas perpajakan digunakan sebagai masukan tax governance framework.
untuk peningkatan kualitas kerangka kerja tata kelola
perpajakan Perseroan.
Pengungkapan perpajakan Perseroan harus The Company’s tax disclosures are subject to internal
melewati proses peninjauan internal sebagai bagian review processes as part of its overall governance
dari kerangka kerja tata kelola dan pengendalian. and control framework. External assurance over tax-
Penjaminan eksternal atas pengungkapan terkait related disclosures is provided in conjunction with the
perpajakan dilakukan bersamaan dengan audit Company’s financial statement audits by independent
laporan keuangan Perseroan oleh auditor independen, auditors, as part of the broader accounting and
sebagai bagian dari proses penjaminan akuntansi financial reporting assurance process.
Tata Kelola
Governance
dan pelaporan keuangan yang lebih luas.
Perseroan bekerja bersama otoritas perpajakan, The Company engages with tax authorities,
diwakili oleh departemen-departemen terkait dari represented by the relevant departments of the Tax
Kantor Pajak, ketika timbul permasalahan mengenai Office, when issues arise regarding the interpretation
interpretasi atau penerapan peraturan perpajakan. or application of tax regulations. Engagement with
Hal ini mencakup pengajuan permohonan untuk tax authorities includes submitting applications for
fasilitas atau insentif perpajakan yang relevan dan relevant tax facilities or incentives, where appropriate,
pelaksanaan konsultasi untuk memperoleh klarifikasi and conducting consultations to obtain clarification
atas hal-hal terkait perpajakan. on tax-related matters.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menghadapi In 2025 the Company did not face any legal issues
permasalahan hukum apapun yang berkaitan dengan related to taxation. As a result of losses incurred
perpajakan. Sebagai akibat dari kerugian yang terjadi during the year, the Company was not subject to
selama tahun berjalan, Perseroan tidak dikenakan corporate income tax in certain jurisdictions.
pajak penghasilan badan di yurisdiksi tertentu.
Perseroan menerima bantuan keuangan pemerintah The Company received limited government financial
yang terbatas selama periode pelaporan, yang hanya assistance during the reporting period, consisting
terdiri dari pembebasan pajak di Indonesia. Pada solely of tax relief in Indonesia. In FY 2025, the
Tahun Anggaran 2025, Perseroan mendapatkan Company benefited from a tax exemption on the
manfaat dari pembebasan pajak atas Natura dan Benefit-in-Kind received by employees in remote
Kenikmatan yang diterima oleh karyawan di daerah areas (SKDT), with a total monetary value of USD
terpencil (SKDT). Total nilai moneter dari pembebasan 327,964.
pajak ini sebesar USD 327.964.
Tidak ada bantuan keuangan pemerintah yang No government financial assistance was received
diterima selama periode pelaporan di Australia, during the reporting period in Australia, the United
Amerika Serikat, atau Singapura. Tidak ada entitas States, or Singapore. Government entities were not
pemerintah dalam struktur kepemilikan saham present in the Company’s shareholding structure
Perseroan selama periode pelaporan. Untuk informasi during the reporting period. For more information
lebih lanjut, laporan laba rugi Perseroan dapat of the Tax Related details, income statement can be
ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025. found in the Company’s 2025 Annual Report.
88 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 91
Dampak Ekonomi
Economic Impact
MEMIMPIN DENGAN INOVASI LEADING WITH INNOVATION
Pendekatan Manajemen Management Approach
Sebagai kontraktor pertambangan batu bara, As a coal mining contractor, the Company aspires
Perseroan senantiasa berusaha untuk menjadi to be a world-class provider of responsible mining
penyedia solusi pertambangan dan energi berkelas and energy solutions, while generating sustainable
dunia yang bertanggung jawab, sembari menghasilkan long-term value. This commitment is demonstrated
nilai jangka panjang yang berkelanjutan. Komitmen through a strong emphasis on delivering superior
ini diwujudkan melalui penekanan Perseroan pada customer service, supported by high standards of
pemberian layanan pelanggan yang unggul, didukung quality, technical expertise, and the adoption of
oleh standar kualitas yang tinggi, keahlian teknis, dan advanced technologies.
adopsi teknologi canggih.
Inovasi berfungsi sebagai pendorong kritis bagi Innovation serves as a critical enabler for the Company
Perseroan dan pelanggannya untuk mencapai and its customers to achieve greater operational
efisiensi dan efektivitas operasional yang lebih efficiency and effectiveness, while simultaneously
besar, sekaligus mengelola risiko keselamatan dan managing occupational health and safety (OHS)
kesehatan kerja (K3) serta pengelolaan lingkungan and environmental risks in a sustainable manner.
secara berkelanjutan. Inovasi-inovasi yang tertanam The innovations embedded within the Company’s
dalam operasional Perseroan didominasi oleh operations are predominantly technology-driven,
pendekatan berbasis teknologi dan memanfaatkan leveraging advanced information technology solutions
solusi teknologi informasi canggih untuk mendukung to support safe, efficient, and responsible operations.
operasional yang aman, efisien, dan bertanggung
jawab.
Inisiatif Kami dalam Memanfaatkan Inovasi Our Initiatives In Harnessing Innovation –
– Didukung oleh Teknologi [F.26] Powered By Technology [F.26]
Anak usaha Perseroan, khususnya BUMA Indonesia The Company’s operating companies, particularly
dan BUMA Australia, serta BTech (Anak perusahaan BUMA Indonesia and BUMA Australia, and BTech
Perseroan yang berfokus pada inovasi teknologi) terus (the Company’s technology innovation arm)
berkolaborasi dalam transformasi digital Perseroan. collaborated on the Company’s digital and analytics
Perseroan meyakini pentingnya kekuatan teknologi transformation. The Company believes in the power of
untuk menyediakan analitik dan wawasan yang technology to provide advanced analytics and insights
dapat memperkuat keandalan operasional, efektivitas that strengthen operational reliability, workforce
tenaga kerja, kinerja keselamatan, dan efisiensi biaya effectiveness, safety performance, and cost discipline
di seluruh operasional pertambangan Perseroan. across the Group’s mining operations. The Company
Perseroan memili tujuan untuk bertransisi menuju aims to transition toward a structured, data-driven
model operasi yang terstruktur dan berbasis data, operating model grounded in real-time visibility,
yang berlandaskan data real-time, tata kelola yang standardized governance, and scalable architecture.
terstandarisasi, dan arsitektur yang dapat diperluas.
Analitik Operasional: Sistem Produksi BUMA Operational Analytics: BUMA Production
(BPS) System (BPS)
Sebagai bagian dari upayanya untuk memimpin As part of its effort to strengthen operational
dengan inovasi, Perseroan telah mengembangkan performance through innovation, the Company has
BUMA Production System (BPS), sebuah aplikasi developed the BUMA Production System (BPS), a
berbasis mobile dan web yang dirancang sebagai mobile and web-based application that functions as
menara kendali (control tower) dari operasi Perseroan. an operational control tower. BPS was designed to
BPS dibangun untuk memenuhi kebutuhan akan address the need for better integration across people,
integrasi yang lebih baik antara sumber daya manusia, processes, and equipment, while maintaining a strong
proses, dan peralatan, sembari menjaga fokus focus on cost-effectiveness. It provides real-time
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 89
Page 92
Dampak Ekonomi
Economic Impact
pada efektivitas biaya. Platform ini memungkinkan visibility across all levels of operations, enabling faster
pemantauan real-time terhadap operasi Perseroan di and more informed decision-making on the ground.
tiap tingkatan organisasi, dari Project Manager hingga
operator, sehingga memungkinkan pengambilan
keputusan yang lebih cepat dan berwawasan di
lapangan.
Sistem ini menyederhanakan pemantauan The system simplifies operational monitoring by
operasional dengan mengurangi proses manual reducing manual processes and improving the speed
serta meningkatkan kecepatan dan konsistensi and consistency of execution. By streamlining task
pelaksanaan. Melalui penyederhanaan penugasan, assignment, tracking, and escalation, BPS supports
pemantauan, dan eskalasi tugas, BPS mendukung more efficient field operations. In practice, it has
Tata Kelola
Governance
operasi lapangan yang lebih efisien. Dalam improved coordination and accountability, enhanced
implementasinya, sistem ini telah meningkatkan equipment utilisation, and reduced idle time and fuel
koordinasi dan akuntabilitas, mengoptimalkan wastage—contributing to tighter cost control and
pemanfaatan peralatan, serta mengurangi waktu more disciplined operations.
menganggur dan pemborosan bahan bakar, sehingga
berkontribusi pada pengendalian biaya yang lebih
ketat dan operasional yang lebih disiplin.
Manajemen Aset & Penelitian dan Asset Management & R&D: Component
Pengembangan: Analitik Kesehatan Health Analytics (CHA)
Komponen (CHA)
Melalui BTech, Perseroan terus memajukan Through BTech, the Company continues to advance
kemampuan Manajemen Asetnya melalui analitik its Asset Management capability in 2025 through
operasional yang lebih mendalam beserta integrasi deeper operational analytics, and tighter integration
yang lebih erat dengan Equipment Health Monitoring with Equipment Health Monitoring Systems and
Systems dan Component Health Analytics. Platform- Component Health Analytics. The platform digitizes
platform ini mendigitalisasi dan mengatur siklus and governs the end-to-end maintenance lifecycle,
pemeliharaan dari hulu ke hilir, memperkuat strengthening control over maintenance execution,
pengendalian atas pelaksanaan pemeliharaan, planning, and performance monitoring across
perencanaan, dan pemantauan kinerja di seluruh operations.
operasional Perseroan.
Peningkatan utama difokuskan pada peningkatan Key improvements focused on better visibility and
visibilitas dan disiplin eksekusi, termasuk execution discipline, including backlog monitoring,
pemantauan backlog, penyempurnaan Digital enhancements to the Digital Maintenance Breakdown
Maintenance Breakdown Board, serta pengembangan Board, and web-based planning and forecasting
alat perencanaan dan proyeksi berbasis web. Sistem tools. Equipment Health Monitoring Systems were
Equipment Health Monitoring juga diaktifkan kembali also reactivated and refined to enable more detailed
dan disempurnakan untuk memungkinkan analisis component analysis and condition-based alerts.
komponen yang lebih rinci serta pemberian peringatan
berbasis kondisi.
Salah satu pencapaian penting adalah implementasi A key milestone was the rollout of Component Health
model Component Health Analytics melalui kemitraan Analytics models in partnership with Institut Teknologi
dengan Institut Teknologi Bandung. Model ini Bandung, covering selected equipment. These models
mendukung analisis tren, evaluasi potensi kegagalan, support trend analysis, failure assessment, and
serta pengambilan keputusan berbasis kondisi, condition-based decision-making, helping improve
90 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 93
Dampak Ekonomi
Economic Impact
sehingga membantu meningkatkan ketersediaan equipment availability and optimise repair and
peralatan serta mengoptimalkan biaya perbaikan dan maintenance costs.
pemeliharaan.
Manajemen Sumber Daya Manusia: ETAM People Management: Etam Kawa
KAWA
Melalui BTech, Etam Kawa terus berkembang Through BTech, Etam Kawa continues to evolve as
sebagai platform inti pengelolaan SDM BUMA BUMA Indonesia’s core people management platform,
Indonesia, dengan memperkuat skalabilitas, strengthening scalability, leadership visibility, and
visibilitas kepemimpinan, serta kesiapan analitik, analytics readiness while reinforcing its Safe, Smart,
sekaligus meneguhkan filosofi Safe, Smart, and and Happy People philosophy. The platform supports
Happy People. Platform ini mendukung transformasi structured behaviour transformation, mission-based
perilaku yang terstruktur, pelaksanaan berbasis execution, and performance monitoring, helping align
misi, serta pemantauan kinerja, sehingga membantu frontline activities with operational priorities.
menyelaraskan aktivitas lini terdepan dengan prioritas
operasional.
Pada tahun 2025, pengembangan difokuskan In 2025, enhancements focused on increasing
pada peningkatan partisipasi, serta memperkuat participation, and improving monitoring of behaviour
pemantauan perilaku dan kinerja di seluruh tim. and performance across teams. Leadership visibility
Visibilitas kepemimpinan juga semakin ditingkatkan was further strengthened through mobile features and
melalui fitur mobile dan dashboard khusus yang a dedicated dashboard, providing detailed insights
menyediakan wawasan mendalam terkait kehadiran, into attendance, safety performance, fatigue, and
kinerja keselamatan, tingkat kelelahan, serta coaching history. These improvements enable more
riwayat pembinaan. Peningkatan ini memungkinkan targeted oversight and support better-informed
pengawasan yang lebih terarah dan mendukung decisions on team readiness and performance.
pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait
kesiapan dan kinerja tim.
Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan: Safety, health and enviroment: iCheck
iCheck
Perusahaan terus mengembangkan Sistem The Company advanced the iCheck Safety
Manajemen Keselamatan iCheck untuk memperkuat Management System to strengthen proactive risk
pengendalian risiko secara proaktif, akuntabilitas control, leadership accountability, and data-driven
kepemimpinan, serta penerapan manajemen safety management across operations. As a unified
keselamatan berbasis data di seluruh operasi. and scalable platform, iCheck integrates key safety
Sebagai platform yang terintegrasi dan skalabel, processes, including hazard identification, risk
iCheck menggabungkan proses-proses keselamatan assessment, inspections, and incident management
utama, termasuk identifikasi bahaya, penilaian risiko, with structured investigation and follow-up tracking.
inspeksi, serta manajemen insiden yang dilengkapi
dengan investigasi terstruktur dan pemantauan
tindak lanjut.
Sepanjang tahun berjalan, pengembangan difokuskan Enhancements during the year focused on improving
pada peningkatan visibilitas dan kemudahan visibility and usability, with upgraded dashboards
penggunaan, melalui pembaruan dashboard dan and mobile features to support adoption at the
fitur mobile guna mendorong adopsi di lini terdepan. frontline. These capabilities enable more consistent
Kapabilitas ini memungkinkan pemantauan yang monitoring, better traceability of safety activities, and
lebih konsisten, peningkatan keterlacakan aktivitas timely escalation of risks. As a result, iCheck supports
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 91
Page 94
Dampak Ekonomi
Economic Impact
keselamatan, serta eskalasi risiko yang lebih tepat more disciplined safety execution and reinforces a
waktu. Dengan demikian, iCheck mendukung structured, data-driven approach to safety leadership
pelaksanaan keselamatan yang lebih disiplin serta across operational levels.
memperkuat pendekatan kepemimpinan keselamatan
yang terstruktur dan berbasis data di seluruh tingkat
operasional.
Peningkatan yang dilakukan pada tahun 2025 The 2025 enhancements mark meaningful progress
mencerminkan kemajuan yang signifikan menuju toward a more integrated and analytics-driven
model operasi yang lebih terintegrasi dan berbasis operating model, where asset performance, workforce
analitik, di mana kinerja aset, efektivitas tenaga effectiveness, and safety risk control are managed in
kerja, serta pengendalian risiko keselamatan dikelola a coordinated and systematic manner. By reinforcing
Tata Kelola
Governance
secara terkoordinasi dan sistematis. Dengan digital infrastructure and strengthening analytics
memperkuat infrastruktur digital serta kapabilitas capabilities across all streams, the Company
analitik di seluruh lini, Perseroan telah membangun has established a scalable foundation to support
fondasi yang skalabel untuk mendukung pencapaian operational excellence.
keunggulan operasional.
92 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 95
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Komitmen terhadap praktik anti-penipuan, anti- Commitments to anti-fraud, anti-bribery, and
penyuapan, dan anti-korupsi, serta kepatuhan anti-corruption practices, as well as compliance
terhadap peraturan perundang-undangan yang with applicable laws and regulations, are central
berlaku, merupakan elemen-elemen utama dari elements of the Company’s Code of Conduct and are
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan serta fundamental to achieving sustainable governance. By
menjadi landasan utama dalam mewujudkan tata maintaining high ethical standards and transparency
kelola yang berkelanjutan. Dengan mempertahankan across operations, the Company promotes a culture
standar etika yang tinggi dan transparansi di of integrity and accountability. These efforts help
seluruh kegiatan operasional, Perseroan mendorong reduce ethical and corruption-related risks while
terbentuknya budaya integritas dan akuntabilitas. strengthening stakeholder trust and confidence.
Upaya-upaya ini membantu mengurangi risiko terkait The Code of Conduct also reflects the Company’s
etika dan korupsi sekaligus memperkuat kepercayaan commitment to respect internationally recognized
para pemangku kepentingan terhadap Perseroan. human rights, including fundamental labour rights,
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis juga mencerminkan and applied across its operations and business
komitmen Perseroan untuk menghormati hak asasi relationships in line with applicable international
manusia yang diakui secara internasional, termasuk standards. As the Company advances its transition
hak-hak ketenagakerjaan yang mendasar, dan toward a more sustainable business model,
Perseroan menerapkan komitmen ini di seluruh strong anti-corruption measures and compliance
operasional serta hubungan bisnisnya sesuai dengan frameworks remain critical to supporting long-term
standar internasional yang berlaku. Seiring dengan operational performance and contributing to wider
kemajuan Perseroan dalam transisinya menuju model social and environmental objectives.
bisnis yang lebih berkelanjutan, langkah-langkah
anti-korupsi yang kuat dan kerangka kerja kepatuhan
adalah komponen-komponen yang sangat penting
dalam mendukung kinerja operasional jangka panjang
Perseroan dan memungkinkan Perseroan untuk
berkontribusi pada tujuan sosial dan lingkungan.
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis serta kebijakan- The Code of Conduct and related ethics, anti-fraud,
kebijakan terkait mengenai etika, anti-penipuan, bribery and corruption, and whistleblowing policies
penyuapan dan korupsi, serta kebijakan pelaporan described in this chapter were reviewed by the Ethics
pelanggaran yang diuraikan dalam bab ini telah Committee and approved by the Company’s President
ditinjau oleh Komite Etika dan disetujui oleh Direktur Director, which represents the most senior level of
Utama Perseroan, yang merupakan tingkat tertinggi governance within the Company and are reviewed at
dalam tata kelola Perseroan, dan ditinjau setidaknya least every three years to ensure continued relevance
setiap tiga tahun untuk memastikan relevansi dan and effectiveness.
efektivitasnya yang berkelanjutan.
Selain itu, Perseroan juga mengambil tindakan dini In addition, the Company applies a precautionary
dan proporsional untuk mencegah atau memitigasi approach in relevant areas of its operations, taking
potensi dampak negatif dari bagian-bagian early and proportionate action to prevent or mitigate
operasionalnya, khusunya apabila terdapat risiko potential adverse impacts where there is a reasonable
kerugian serius dan bahkan dalam situasi yang risk of serious harm, even in the absence of complete
memiliki ketidakpastian. certainty.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 93
Page 96
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
ANTI-PENIPUAN, ANTI-PENYUAPAN, DAN ANTI-FRAUD, ANTI-BRIBERY, AND ANTI-
ANTI-KORUPSI CORRUPTION
Perseroan berkomitmen untuk mempertahankan The Company is committed to maintaining high
standar perilaku etis yang tinggi dan lingkungan kerja standards of ethical conduct and a workplace free
yang bebas dari penipuan, penyuapan, dan korupsi. from fraud, bribery, and corruption. To support this,
Untuk mendukung komitmen ini, Perseroan telah the Company has established an Anti-Fraud, Bribery
menetapkan Kebijakan Sistem Manajemen Anti- and Corruption Management System Policy, aligned
Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi, yang diselaraskan with ISO 37001 principles and approved by the Board
dengan prinsip-prinsip ISO 37001 dan disetujui oleh of Directors and senior management.
Direksi serta manajemen senior.
Tata Kelola
Governance
Kebijakan ini menetapkan ekspektasi yang jelas This policy sets out clear expectations for both
mengenai perilaku individu maupun organisasi, sesuai individual and organisational conduct, in line with
dengan nilai-nilai Perseroan dan praktik bisnis yang the Company’s values and responsible business
bertanggung jawab di seluruh kegiatan operasional. practices across all operations. It also establishes
Kebijakan ini juga membangun mekanisme a structured mechanism for reporting suspected
terstruktur untuk melaporkan dugaan pelanggaran, misconduct, including cases involving subsidiaries,
termasuk kasus yang melibatkan anak usaha, employees, management, business partners, or other
karyawan, manajemen, mitra bisnis, atau pihak terkait related parties, ensuring that concerns can be raised
lainnya, guna memastikan bahwa kekhawatiran dapat and addressed consistently and appropriately.
disampaikan dan ditangani secara konsisten dan
tepat.
Implementasi kebijakan ini ditujukan untuk The implementation of this policy is intended to
menghasilkan beberapa hasil sebagaimana berikut: deliver several core outcomes:
1. Membangun budaya etis: Dengan memitigasi 1. Fostering an ethical culture: By mitigating
risiko yang berkaitan dengan penipuan dan risks associated with fraud and corruption,
korupsi, Perseroan memperkuat komitmennya the Company reinforces its commitment to
dalam mempertahankan budaya etis yang sehat. maintaining a healthy ethical culture, which is
Hal ini sangat penting bagi operasional bisnis critical for sustainable business operations.
yang berkelanjutan. Perseroan berkomitmen The Company aims to instil strong antifraud
menanamkan perilaku anti-penipuan yang behaviour among all employees, by enhancing
kuat di seluruh karyawan melalui sosialisasi awareness and commitment to ethical practices.
berkelanjutan serta penguatan komitmen
terhadap praktik etis.
2. Meningkatkan akuntabilitas: Kebijakan ini 2. Enhancing accountability: The policy increases the
meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran responsibility and awareness of all stakeholders
seluruh pemangku kepentingan mengenai regarding compliance with applicable procedures
kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan and regulations, to enforce clear accountability
yang berlaku, guna menegakkan akuntabilitas and responsibility of relevant partes in relation to
dan tanggung jawab yang jelas terkait dengan anti-corruption management.
manajemen anti-korupsi.
3. Menetapkan tanggung jawab yang jelas: 3. Establishing clear responsibilities: The Company
Perseroan menguraikan peran dan tanggung delineates roles and responsibilities for the
jawab dalam pencegahan, deteksi, respons, dan prevention, detection, response, and reporting
pelaporan penipuan, penyuapan, dan korupsi, of fraud, bribery and corruption, making the
sehingga proses-proses tersebut menjadi processes transparent and holding individuals
transparan dan individu-individu dapat dimintai accountable for their actions in line with good
pertanggungjawaban atas tindakan mereka governance practices.
sesuai dengan praktik tata kelola yang baik.
94 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 97
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kebijakan For more information of Anti-Fraud, Bribery,
Anti-Penipuan, Anti-Penyuapan, dan Anti- and Corruption Policy, please visit https://
Korupsi Perseroan, silakan kunjungi https:// bumainternational.com/attachment/X7l1TB8YB4A.
bumainternational.com/attachment/X7l1TB8YB4A. pdf
pdf
MANAJEMEN ANTI-PENIPUAN, ANTI-FRAUD, BRIBERY AND CORRUPTION
PENYUAPAN, DAN KORUPSI [GRI 2-23] [GRI MANAGEMENT [GRI 2-23] [GRI 205]
205]
Tahap Manajemen Anti-
Pilar Tujuan
Korupsi
Pillar Purpose
Stage of Anti-Corruption
Management
1. Menerapkan program manajemen risiko anti-penipuan,
penyuapan, dan korupsi.
2. Mendidik karyawan untuk memupuk kesadaran anti-
penipuan, penyuapan, dan korupsi.
3. Bersama dengan Divisi Pengendalian Internal,
mengembangkan sistem pengendalian internal untuk
menangani risiko anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
Pencegahan
1. Prevention
4. Menerapkan tindakan-tindakan lain yang dianggap perlu
oleh Perseroan.
1. Implementing anti‑fraud, bribery and corruption risk
management program.
2. Educating employees to foster anti‑fraud, bribery and
corruption awareness.
3. Together with the Internal Control Division, developing an
internal control system to address anti‑fraud, bribery and
corruption risks.
4. Implementing other actions deemed necessary by the
Company.
Mengidentifikasi, menggali informasi, dan mengungkap
penipuan, penyuapan, atau korupsi dalam kegiatan bisnis
Perseroan melalui kebijakan WBS, pemeriksaan mendadak,
2.
sistem pemantauan, investigasi, dan pelaporan.
Deteksi
Detection Identifying, extracting information and discovering fraud,
bribery or corruption in the Company’s business activities
through the Whistleblowing System (WBS) policy, surprise
audits, monitoring systems, investigations and reporting.
Menjatuhkan sanksi atas pelanggaran. Hal ini dapat
mencakup tindakan disipliner, termasuk surat peringatan,
hingga pemecatan atau pemutusan kontrak atas
3. Penegakan
Enforcement
pelanggaran yang dilakukan.
Imposing sanctions for committing, which may include
disciplinary actions, including warning letter to dismissal or
contract termination for misconduct.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 95
Page 98
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Memantau dan mengevaluasi tindakan-tindakan yang
Pemantauan, tindak lanjut, melanggar ketentuan serta menerapkan tindak lanjut yang
dan pemulihan diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di
4. Monitoring, follow up, and
recovery
masa mendatang.
Monitoring and evaluating contravening acts as well as
any necessary follow‑up improvements to prevent future
re‑occurrence.
Pada tahun 2025, Perseroan terus menjalankan In 2025, the Company maintained the socialization of
kegiatan sosialisasi kebijakan dan prosedur Sistem its Anti-Fraud, Bribery and Corruption Management
Manajemen Anti-Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi System policy and procedures to all employees,
kepada seluruh karyawan, termasuk para dewan including executives, using multiple communication
Tata Kelola
Governance
eksekutif, melalui berbagai wadah komunikasi seperti platforms such as periodic email communications,
komunikasi email berkala, portal web internal, poster, the internal web portal, posters, videos, and other
video, dan media peningkatan kesadaran lainnya. awareness media. These awareness activities are
Kegiatan peningkatan kesadaran ini diikutsertakan embedded into new employee induction programs
ke dalam program induksi karyawan baru dan and reiterated during routine re-inductions when
dilakukan kembali saat induksi rutin bagi karyawan employees returned to work following leave,
yang kembali bekerja setelah cuti, guna mendukung supporting the implementation of the Company’s
penerapan penuh dari kerangka kerja anti-penipuan, anti-fraud, bribery, and corruption due diligence
penyuapan, dan korupsi Perseroan. framework.
Perseroan menunjukkan komitmennya terhadap The Company further demonstrated its commitment
praktik anti-penipuan dan anti-korupsi lebih to anti-fraud and anti-corruption practices by
lanjut dengan memperluas penerapan sosialisasi extending the socialization of these policies and
kebijakan dan prosedur ini kepada seluruh mitra procedures to all business partners within its
bisnis dalam operasionalnya di Indonesia. Hal ini Indonesia operations. This was carried out through
dilaksanakan melalui korespondensi tertulis formal formal written correspondence and incorporated into
dan diikutsertakan ke dalam proses tender. the tender process.
Dalam operasional Perseroan di Australia, kesadaran Within the Company’s Australia operations, anti-
anti-penyuapan dan korupsi (Anti-Bribery and bribery and corruption (ABC) awareness is supported
Corruption/ABC) didukung melalui inisiatif sosialisasi through employee socialization and education
dan pendidikan karyawan. Pelatihan mengenai initiatives. Training on the ABC policy and system
kebijakan dan sistem ABC merupakan bagian dari forms part of the induction process for new employees
proses induksi bagi karyawan baru dan diikuti oleh and is supplemented by refresher training conducted
pelatihan ulang yang dilaksanakan setiap dua tahun every two years.
sekali.
96 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 99
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
KINERJA ANTI-KORUPSI ANTI-CORRUPTION PERFORMANCE
[GRI 205-1] [GRI 205-2] [GRI 205-3] [GRI 205-1] [GRI 205-2] [GRI 205-3]
Operasional yang dinilai atas Risiko Terkait Assessed Operations for Corruption
Korupsi [GRI 205-1] Related Risks [GRI 205-1]
Di Indonesia, Perseroan mengintegrasikan penilaian In Indonesia, the Company embedded corruption
risiko korupsi ke dalam kerangka kerja manajemen risk assessment within its overall operational risk
risiko operasionalnya secara keseluruhan. Integrasi management framework. This integration enabled
ini memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi the Company to pinpoint significant risk areas and
area-area risiko yang signifikan dan merancang design focused mitigation action plans. Management,
rencana aksi mitigasi yang sesuai. Manajemen supported by the risk management unit, closely
Perseroan, didukung oleh unit manajemen risiko, oversees the execution of these plans to confirm
secara ketat mengawasi pelaksanaan rencana- their effectiveness. In addition, the Company carries
rencana tersebut untuk memastikan efektivitasnya. out surveys every 6 months involving employees and
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan survei business partners to identify and address potential
setiap 6 bulan untuk mengidentifikasi dan menangani fraud and corruption risks. These actions demonstrate
potensi risiko penipuan dan korupsi dan melibatkan the Company’s strong commitment to upholding high
karyawan serta mitra bisnis. Tindakan-tindakan ini standards of integrity and ethical behaviour across
mencerminkan komitmen kuat Perseroan dalam the organization.
menjunjung tinggi standar integritas dan perilaku etis
yang tinggi di seluruh organisasi.
Di Australia, BUMA Australia terus melakukan In Australia, BUMA Australia consistently evaluates
evaluasi risiko korupsi melalui penilaian risiko, corruption risks through risk assessments, risk
dokumentasi risiko, serta audit internal dan documentation, and both internal and external
eksternal. Sebagai bagian dari kegiatan manajemen audits. As part of BUMA Australia’s risk management
risiko BUMA Australia, pengadaan dan manajemen activities, procurement and contract management
kontrak diidentifikasi sebagai area dengan paparan were identified as areas with high exposure to bribery,
yang tinggi terhadap risiko penyuapan, korupsi, dan corruption, and fraud risks. To mitigate these risks,
penipuan. Untuk memitigasi risiko-risiko ini, BUMA BUMA Australia applies robust controls, including
Australia menerapkan sistem pengendalian yang transparent procurement practices, enhanced due
ketat, termasuk praktik pengadaan yang transparan, diligence, and mandatory Code of Conduct, including
peningkatan uji tuntas, dan pelatihan wajib mengenai ABC, training for employees. These measures support
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis, termasuk the Company’s commitment to strong corporate
ABC, bagi karyawan. Langkah-langkah ini adalah governance and integrity throughout its operations.
bentuk komitmen Perseroan dalam mewujudkan The Company also undertakes audits and evaluations
tata kelola perusahaan dan integritas yang kuat di of corruption risks across BUMA Australia’s activities.
seluruh kegiatan operasionalnya. Perseroan juga
melaksanakan audit dan evaluasi atas risiko korupsi
di seluruh kegiatan BUMA Australia.
Penilaian risiko korupsi dilakukan di seluruh Corruption risk assessments are conducted across
operasional Perseroan sebagai bagian dari proses the Company’s operations as part of its enterprise
manajemen risiko perusahaan. Sepanjang periode risk management processes. During the reporting
pelaporan, penilaian risiko korupsi dilaksanakan di period, corruption risk assessments were undertaken
tingkat lokasi operasional, mencakup lokasi-lokasi at the operational site level, covering locations where
di mana Perseroan memiliki kendali operasional, the Company exercises operational control, including
termasuk kantor, lokasi pertambangan, bengkel, offices, mining sites, workshops, and other operational
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 97
Page 100
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
dan fasilitas operasional lainnya. Seluruh lokasi facilities. All of the Company’s operational sites in
operasional Perseroan di Indonesia dan Australia Indonesia and Australia were assessed throughout
telah dinilai sepanjang tahun pelaporan. the reporting year.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, tidak ada risiko Based on the outcomes of these assessments, no
korupsi yang signifikan yang ditemukan selama significant corruption risks were identified during
periode pelaporan. Perseroan terus menerapkan the reporting period. The Company continues to
pengendalian yang bersifat preventif, detektif, dan apply preventive and detective controls, including
korektif, termasuk praktik pengadaan yang transparan, transparent procurement practices, enhanced due
peningkatan uji tuntas, pelatihan karyawan mengenai diligence, employee training on anti-bribery and
anti-penyuapan dan korupsi, serta pemantauan corruption, and ongoing monitoring through internal
berkelanjutan melalui pengendalian internal, controls and audits to maintain a strong control
Tata Kelola
Governance
pelaksanaan audit dan whistleblowing system untuk environment.
mempertahankan lingkungan pengendalian yang
kuat.
Kasus Korupsi dan Penipuan [GRI 205-3] Cases of Corruption and Fraud
[GRI 205-3]
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap perilaku As part of its commitment to ethical conduct
etis dan tata kelola yang baik, Perseroan menjalankan and robust governance, the Company upholds
langkah-langkah yang menyeluruh untuk mencegah comprehensive measures to prevent and address
dan menangani penipuan, penyuapan, dan korupsi. fraud, bribery, and corruption, supported by active
Langkah-langkah ini didukung oleh mekanisme enforcement mechanisms.
penegakan yang aktif.
Perseroan telah menerima laporan kasus korupsi dan The cases are received through Whistleblowing
pelanggaran etik melalui mekanisme WBS di seluruh Mechanism throughout the Indonesia, Australia and
operasional Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat United States operations. The total receiving cases
sepanjang tahun 2025. Total kasus yang diterima are as below:
adalah sebagai berikut:
Uraian
2023 2024 2025
Description
Jumlah Laporan Kasus Korupsi 14 26 13
Number of Corruption Case Reports
Dalam Proses 2 0 0
On Process
Terselesaikan 12 26 13
Resolved
Pada tahun 2025, Perseroan telah mencatat adanya In 2025, the Company recorded 13 cases reported
13 kasus yang dilaporkan melalui WBS, di mana satu through the whistleblowing system, of which one was
di antaranya telah terkonfirmasi sebagai insiden confirmed as a corruption incident. Appropriate action
korupsi. Tindakan yang tepat telah diambil, termasuk was taken, including the termination of the employees
pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan yang involved.
terlibat.
98 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 101
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Selain itu, di tingkat Grup, hasil-hasil berikut tercatat In addition, at the Group level, the following outcomes
selama periode pelaporan: were recorded during the reporting period:
• Tidak ada kontrak dengan mitra bisnis yang diputus • No contracts with business partners were
atau tidak diperpanjang akibat pelanggaran terkait terminated or not renewed due to corruption-
korupsi; dan related violations; and
• Tidak ada kasus hukum publik yang berkaitan • No public legal cases related to bribery or
dengan penyuapan atau korupsi yang diajukan corruption were brought against the Company or
terhadap Perseroan atau karyawannya selama its employees during the year.
tahun pelaporan.
Peningkatan kinerja Perseroan dalam upaya anti- The strengthened performance in anti-corruption
korupsinya dapat dikaitkan dengan sosialisasi efforts is attributed to increased awareness and
dan meningkatnya kesadaran atas WBS, disertai socialisation of the whistleblowing system, together
dengan penanganan kasus yang cepat dan tegas, with prompt and decisive handling of reported cases,
serta peningkatan pengendalian internal dan as well as enhanced internal controls and compliance
program kepatuhan. Peningkatan-peningkatan ini programmes. These improvements demonstrate
menunjukkan efektivitas kerangka kerja anti-korupsi the effectiveness of the Company’s reinforced anti-
Perseroan dan menegaskan kembali sikap Perseroan corruption framework and reaffirm its zero-tolerance
yang tidak mentoleransi korupsi dalam bentuk stance toward corruption in any form.
apapun.
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan Compliance to Law and Regulation
Pada tahun 2025, Perseroan mempertahankan In 2025, the Company maintained its commitment to
komitmennya untuk mematuhi seluruh peraturan complying with all applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku. Selama tahun During the year, neither the Company, the Board
berjalan, baik Perseroan, Direksi, maupun anggota of Directors, nor the members of the Board of
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam prosesi Commissioners were involved in any material legal
hukum yang material dan yang dapat berdampak proceedings that could have adversely affected
negatif terhadap operasional atau posisi keuangan the Company’s operations or financial position.
Perseroan. Untuk mendukung kepatuhan, Perseroan This outcome demonstrates the effectiveness of
mengimplementasikan langkah-langkah proaktif, the Company’s governance framework and risk
termasuk penilaian risiko hukum secara berkala dan management approach in reducing legal exposure.
pelatihan bagi Dewan serta karyawan mengenai To support compliance, the Company implemented
peraturan perundang-undangan yang relevan, yang proactive measures, including regular legal risk
disampaikan oleh fungsi internal yang sesuai. assessments and ongoing training for the Board
and employees on relevant laws and regulatory
requirements, delivered by the appropriate internal
functions.
Kinerja Terkait Kepatuhan [GRI 2-27] Compliance Related Performance [GRI 2-27]
Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal yang The Company has put in place an Internal Audit
bertanggung jawab untuk menerima, mengelola, Unit that is responsible for receiving, managing, and
dan menangani laporan WBS serta laporan dugaan addressing whistleblowing reports as well as other
pelanggaran lainnya. Setelah laporan diterima, Unit reports of alleged misconduct. Once a report is
tersebut melakukan tinjauan menyeluruh untuk received, the Unit carries out a comprehensive review
menilai kebenaran dan akurasinya. Apabila terdapat to assess its validity and accuracy. Where there is
bukti awal yang memadai yang menandakan adequate preliminary evidence suggesting a potential
adanya potensi pelanggaran, maka investigasi breach, the investigation will continue; however, if the
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 99
Page 102
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
akan dilanjutkan; namun, jika bukti dianggap tidak evidence is considered insufficient or not credible,
mencukupi atau tidak kredibel, proses tersebut akan the process will be discontinued. If the investigation
dihentikan. Jika investigasi membuktikan kebenaran substantiates the report, the results are submitted
laporan tersebut, hasilnya disampaikan kepada to the Board of Directors for further action, including
Direksi untuk ditindak lebih lanjut. Tindakan lanjut the determination and application of sanctions in
dapat termasuk penetapan dan penerapan sanksi accordance with applicable regulations and the
sesuai dengan peraturan yang berlaku dan Perjanjian Collective Labor Agreement (CLA). This mechanism
Kerja Bersama (PKB). Mekanisme ini mendukung supports compliance with laws and regulations
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan related to ethical behaviour within the organization.
yang berkaitan dengan perilaku etis dalam organisasi. The enforcement of sanctions and resolution of
Penegakan sanksi dan penyelesaian pelanggaran violations are undertaken in line with the Company’s
dilaksanakan sesuai dengan peraturan internal internal regulations and the relevant laws of the
Tata Kelola
Governance
Perseroan dan hukum yang berlaku di yurisdiksi jurisdiction in which the breach occurs.
tempat terjadinya pelanggaran.
Selain itu, melalui Unit Audit Internal dan Komite In addition, through the Internal Audit Unit and the
Etik, Perseroan secara aktif menerapkan upaya- Ethics Committee, the Company actively implements
upaya preventif untuk memitigasi pelanggaran etika. preventive efforts to mitigate ethical violations. These
Inisiatif-inisiatif ini mencakup program sosialisasi initiatives include awareness programs targeted at
yang ditujukan kepada para badan eksekutif dan executives and all employees to strengthen ethical
seluruh karyawan untuk memperkuat kesadaran awareness and reinforce appropriate conduct, thereby
etis dan memperkokoh perilaku yang tepat diantara promoting and sustaining a culture of integrity across
anggota Perseroan, sehingga mendorong dan the organization.
mempertahankan budaya integritas di seluruh
organisasi.
Aktivitas yang dilaporkan dapat diuraikan ke dalam The report activities can be broken down into several
beberapa topik, antara lain: topics including:
Tuduhan Hubungan Tidak
Pantas di Lingkup Kerja
Discriminatioan/Intimidate
(1 Kasus | Case) 7,7%
Pernyataan Palsu
15,4%
Pemerasan
Date/False Statement
(1 Kasus | Case)
7,7% Discriminatioan/Intimidate
(2 Kasus | Case)
Keluhan
Gambling 7,7%
Kategori
(1 Kasus | Case)
61,5% Pelanggaran
Penyalahgunaan Wewenang
Misconduct
38,5% 15,4%
Information Leak
(1 Kasus | Case)
7,7% Penyalahgunaan Aset
Category Asset Misappropriation
Perjudian (2 Kasus | Case)
Breach Confidentiality
(1 Kasus | Case)
7,7%
Langgaran Kerahasiaan
Breach Confidentiality
7,7% 7,7%
(1 Kasus | Case) Penipuan
Scamming
Pelecehan (1 Kasus | Case)
Sexual Harassment 7,7%
(1 Kasus | Case)
Etika Penipuan
Ethic Fraud
100 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 103
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Pelanggaran signifikan diidentifikasi apabila terjadi Significant instances of non-compliance are identified
pelanggaran terhadap peraturan perundang- where confirmed breaches of applicable laws or
undangan yang berlaku dan mengakibatkan tindakan regulations result in formal enforcement actions,
penegakan yang formal. Tindakan ini termasuk sanksi including sanctions or fines imposed by authorities.
atau denda yang dijatuhkan oleh pihak berwenang.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat nol Throughout 2025, the Company recorded zero
insiden pelanggaran signifikan terhadap peraturan significant instances of non-compliance with
perundang-undangan yang berlaku, dan tidak ada applicable laws and regulations, and no fines or non-
denda atau sanksi non-moneter yang dijatuhkan oleh monetary sanctions were imposed by capital market
otoritas pasar modal atau badan regulasi lainnya. authorities or other regulatory bodies.
Pelaporan Kepatuhan Lingkungan dan Environment and Social Compliance
Sosial [OJK F.16] Reporting [OJK F.16]
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban The Company demonstrates a strong commitment to
lingkungan dan sosialnya. Perseroan telah upholding its environmental and social obligations.
menyiapkan berbagai mekanisme komunikasi The Company has set up various communication
untuk mengelola dan menanggapi isu-isu yang mechanisms to manage and respond to concerns that
dapat berdampak negatif terhadap lingkungan atau may adversely affect the environment or surrounding
komunitas sekitar. Para pemangku kepentingan communities. Stakeholders are able to raise
dapat menyampaikan informasi, umpan balik, atau information, feedback, or complaints regarding the
pengaduan mengenai kinerja lingkungan dan sosial Company’s environmental and social performance
Perseroan melalui saluran-saluran berikut: through the following channels:
1. Kegiatan Keterlibatan Rutin: Tim Hubungan 1. Routine Engagement Activities: The External
Eksternal (External Relations/ER) di setiap lokasi Relations (ER) team at each of the Company’s
kerja Perseroan di Indonesia secara proaktif job sites in Indonesia proactively engages
melibatkan komunitas lokal, setidaknya setiap with local communities, at least on quarterly
kuartal, untuk membangun hubungan yang kuat basis, fostering strong relationships and open
dan komunikasi yang terbuka. Pengaduan dan communication. Complaints and expectations
harapan dari komunitas dikumpulkan selama from the community are collected during these
keterlibatan rutin ini, yang dikenal sebagai routine engagements, known as “Anjangsana,”
“Anjangsana”, maupun melalui korespondensi as well as through written correspondence.
tertulis. Umpan balik dan pengaduan dari para Feedback and complaints from stakeholders are
pemangku kepentingan ditangani secara tepat addressed appropriately according to established
sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan dan priorities and current circumstances, always
kondisi yang ada. Penanganan umpan balik dan with a commitment to fairness and justice for all
pengaduan dipandu oleh komitmen Perseroan parties involved.
pada keadilan dan kejujuran bagi semua pihak
yang terlibat.
Selain kegiatan “Anjangsana”, tim ER In addition to “Anjangsana” activities, the ER team
melaksanakan konsultasi yang melibatkan conducts consultations that involve the broader
komunitas yang lebih luas, termasuk kelompok community, including vulnerable groups. This
rentan. Proses ini dilaksanakan sesuai dengan process is implemented in accordance with the
Prosedur Operasi Standar (SOP) yang berkaitan Standard Operating Procedure (SOP) related to
dengan keterlibatan pemangku kepentingan, stakeholder engagement, ensuring that diverse
untuk memastikan bahwa beragam perspektif perspectives are considered in decision-making.
dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 101
Page 104
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
2. Whistleblowing Platform: Perseroan menyediakan 2. Whistleblowing Platform: The Company provides
WBS di Indonesia dan layanan penanganan a whistleblowing platform in Indonesia and
pengaduan eksternal di Australia sebagai saluran an external complaint handling services in
tambahan untuk menyampaikan pengaduan Australia as additional channels for submitting
yang berkaitan dengan pemangku kepentingan complaints related to external stakeholders and
eksternal dan karyawan. Hal ini memberikan para employees. This allows stakeholders to have
pemangku kepentingan berbagai saluran untuk multiple avenues to voice concerns regarding
menyuarakan kekhawatiran mereka mengenai environmental performance and related issues.
kinerja lingkungan dan isu-isu terkait.
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima During the reporting period, the Company did
pengaduan apapun yang berkaitan dengan isu-isu not receive any complaint related to social or
Tata Kelola
Governance
sosial atau lingkungan. environmental matters.
Proses Mitigasi dan Pencegahan Anti- Anti-Bribery and Corruption Mitigation and
Penyuapan dan Korupsi [GRI 205-2] Prevention Process [GRI 205-2]
Salah satu faktor utama dari peningkatan kinerja anti- A significant contributor to the Company’s
penipuan, penyuapan, dan korupsi Perseroan adalah strengthened anti-fraud, bribery, and corruption
cakupannya yang melingkupi seluruh tenaga kerja performance is the broad and comprehensive
Perseroan. Perseroan mengomunikasikan kebijakan coverage across its workforce. The Company
dan prosedur anti-korupsinya kepada seluruh communicated its anti-corruption policies and
karyawan, menggunakan kombinasi dari komunikasi procedures to all employees, using a combination
email bagi karyawan Kantor Pusat dan sesi induksi of email communications for Head Office personnel
tatap muka bagi karyawan lapangan yang kembali and in-person induction sessions for site-based
dari cuti yang terjadwal. employees returning from scheduled leave.
Sebagai bagian dari proses orientasi, BUMA As part of the onboarding process, BUMA Australia
Australia mewajibkan seluruh karyawan baru untuk requires all new employees to complete Code of
menyelesaikan pelatihan Pedoman Perilaku dan Etika Conduct training, which includes ABC training. Online
Bisnis, yang mencakup pelatihan ABC. Pelatihan training was implemented for all employees starting
daring diterapkan bagi seluruh karyawan mulai tahun in 2023 and refresher training is conducted every two
2023 dan pelatihan penyegaran dilaksanakan setiap years.
dua tahun sekali.
Di Indonesia, Perseroan tidak menyelenggarakan In Indonesia, the Company did not conduct formal
pelatihan ABC yang formal bagi karyawan selama anti-bribery and corruption (ABC) training for
tahun 2025 berdasarkan pertimbangan manajemen employees during 2025 based on management’s
atas prioritas operasional selama periode pelaporan. assessment of operational priorities during the
Sebagai gantinya, Perseroan berfokus pada reporting period. Instead, the Company focused on
sosialisasi kebijakan anti-penipuan, penyuapan, dan communicating its anti-fraud, bribery, and corruption
korupsinya serta memperkuat kesadaran mengenai policies and reinforcing awareness of the Code
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis dan WBS untuk of Conduct (CoC) and the Whistleblowing System
mendorong perilaku etis dan mendorong pelaporan (WBS) to promote ethical conduct and encourage
dugaan pelanggaran. Pelatihan Pedoman Perilaku the reporting of suspected violations. CoC training
dan Etika Bisnis telah diimplementasikan sebagai has been implemented as part of new employees on-
bagian dari proses orientasi karyawan baru di tingkat boarding process at headquarter level, and will be
kantor pusat, dan akan diperluas ke lokasi-lokasi rolled out to the sites in 2026.
operasional pada tahun 2026.
102 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 105
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Informasi mengenai perilaku yang diharapkan dari Information on expected standards of conduct
karyawan Perseroan serta mekanisme pelaporan and reporting mechanisms was communicated
pelanggaran telah dikomunikasikan kepada karyawan to employees through internal communications
melalui komunikasi internal dan proses orientasi. and onboarding processes. Business partners and
Mitra bisnis dan kontraktor juga dijelaskan mengenai contractors are similarly informed of the Company’s
ekspektasi etika Perseroan melalui ketentuan ethical expectations through contractual provisions,
kontraktual, pedoman etika pemasok, dan keterlibatan supplier codes of conduct, and ongoing engagement.
yang berkelanjutan.
Komunikasi Anti-Penipuan & Anti-Korupsi yang dilaksanakan pada tahun 2025
Anti-Fraud & Anti-Corruption communication conducted in 2025
Tugas/Proses
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Task/Process
Pembuatan katalog kampanye untuk 1 tahun
Set up campaigns catalogue for a year
Mendaftarkan dan meningkatkan program Anti-
Fraud Apprentice
Enroll and enhance Anti-Fraud Apprentice
Program
Mengabarkan COO & Menetapkan program
sosialisasi COC dan pemeriksaan kepatuhan di
2025
Updating COO & Setting COC escalation and
monitoring check in 2025
Pembuatan register Risiko penipuan dari COC
Drafting Fraud Risk Register from COC
Melakukan Analisa Iklim Etis
Conducting Ethical Climate Analysis
Penyelidikan tepat waktu
Timely Investigations
Dedikasi Perseroan terhadap perilaku bisnis yang The Company’s dedication to ethical business
etis tidak hanya berlaku pada kegiatan internalnya, conduct applies not only to its internal activities but
tetapi juga pada hubungannya dengan mitra bisnis. also to its relationships with business partners. In its
Dalam interaksinya dengan pemasok, Perseroan interactions with suppliers, the Company consistently
secara konsisten mengomunikasikan kebijakan anti- communicated the policy on anti-fraud and anti-
penipuan dan anti-korupsi. Dalam operasionalnya corruption. Within its Indonesia operations, all
di Indonesia, seluruh pemasok diwajibkan untuk suppliers are required to submit a signed statement
menyerahkan surat pernyataan yang ditandatangani letter confirming their commitment to anti-fraud and
yang mengonfirmasi komitmen mereka terhadap anti-corruption principles, which are in alignment with
prinsip-prinsip anti-penipuan dan anti-korupsi, the Company’s policies.
selaras dengan kebijakan Perseroan.
Di Australia, BUMA Australia telah In Australia, BUMA Australia has implemented a
mengimplementasikan sistem manajemen vendor vendor management system that requires all suppliers
yang mewajibkan seluruh pemasok untuk mengisi to complete a comprehensive questionnaire, which
kuesioner komprehensif, yang mencakup: includes:
a. jaminan yang berkaitan dengan sistem pelatihan a. assurances relating the supplier’s systems
pemasok dan proses penilaian risiko internal training and internal risk assessment process for
untuk penyuapan dan penipuan; bribery and fraud;
b. pengungkapan benturan kepentingan; b. disclosure of any conflicts of interest;
c. pengungkapan hal-hal yang merugikan. c. disclosure of adverse matters.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 103
Page 106
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Uji tuntas yang diperkuat dilaksanakan sebagai Enhanced due diligence is conducted as part of the
bagian dari proses orientasi pemasok untuk supplier onboarding process to identify any historical
mengidentifikasi setiap isu historis atau terkini yang or current issues related to a supplier’s ethical
berkaitan dengan perilaku etis, reputasi, atau kondisi behaviour, reputation, or overall standing. In addition,
keseluruhan pemasok. Selain itu, ketika BUMA when BUMA Australia enters into agreements using
Australia menandatangani perjanjian menggunakan its standard contract templates, all contracts include
kontrak standarnya, semua kontrak mencakup klausul a comprehensive clause addressing ABC.
komprehensif yang mengatur ABC.
Berdasarkan mekanisme-mekanisme tersebut, Building on these mechanisms, the Company’s
kebijakan dan prosedur anti-korupsi Perseroan anti-corruption policies and procedures were
dikomunikasikan kepada mitra bisnis di seluruh communicated to business partners across its
Tata Kelola
Governance
operasionalnya di Indonesia dan Australia. operations in Indonesia and Australia. Communication
Komunikasi dilaksanakan berdasarkan jenis mitra was undertaken by type of business partner and
bisnis dan pemasok, dan diimplementasikan dengan suppliers, and implemented in a manner appropriate
cara yang sesuai dengan sifat hubungan bisnis dan to the nature of the business relationship and the
konteks operasional regional. regional operating context.
PENGARUH KEBIJAKAN DAN KONTRIBUSI POLICY INFLUENCE AND POLITICAL
POLITIK [GRI 415-1] CONTRIBUTIONS [GRI 415-1]
Sebagai penyedia jasa pertambangan multinasional, The Company recognises the importance of
Perseroan menyadari pentingnya keterlibatan yang responsible and transparent engagement in public
bertanggung jawab dan transparan dalam proses policy processes, particularly in shaping regulations
kebijakan publik, khususnya dalam pembentukan and standards relevant to the mining sector. BUMA’s
regulasi dan standar yang relevan dengan sektor public policy engagement is conducted in accordance
pertambangan. Keterlibatan Perseroan dalam with its overarching ethical and governance
kebijakan publik dilaksanakan sejalan dengan commitments, including the Company’s Group-wide
komitmen etika dan tata kelola yang menyeluruh, Code of Conduct and related internal policies. These
termasuk Kode Etik yang berlaku di seluruh Grup frameworks set clear expectations regarding integrity,
serta kebijakan internal terkait. Kerangka kerja ini transparency, and compliance with applicable laws
menetapkan ekspektasi yang jelas terkait integritas, and regulations in all external engagements.
transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku dalam seluruh
bentuk keterlibatan eksternal.
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak melakukan During the reporting period, the Company did not
advokasi kebijakan publik secara langsung maupun undertake direct public policy advocacy or make
memberikan kontribusi politik. Pendekatan yang political contributions. Our current approach is to
saat ini diterapkan adalah melalui keterlibatan engage indirectly through participation in relevant
tidak langsung dengan berpartisipasi dalam industry and trade associations. Through these
asosiasi industri dan perdagangan yang relevan. platforms, we stay informed of regulatory, technical,
Melalui platform tersebut, Perseroan memperoleh and operational developments, contribute to industry
informasi terkait perkembangan regulasi, teknis, dialogue where appropriate, and ensure that we
dan operasional, berkontribusi dalam dialog industri remain aligned with evolving expectations. This
sesuai kebutuhan, serta memastikan keselarasan allows us to maintain awareness of key policy issues
dengan ekspektasi yang terus berkembang. while leveraging collective industry representation.
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk
tetap memahami isu-isu kebijakan utama sekaligus
memanfaatkan representasi kolektif industri.
104 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 107
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
Selain itu, Perseroan terus memperkuat tata kelola In addition, the Company is continuing to strengthen
internal serta kerangka ESG. Sebagai bagian its internal governance and ESG frameworks. As part of
dari pengembangan berkelanjutan ini, Perseroan this ongoing development, we have taken a measured
menerapkan pendekatan yang terukur terhadap approach to direct public policy engagement to
keterlibatan langsung dalam kebijakan publik guna ensure that any future involvement is conducted in a
memastikan bahwa setiap keterlibatan di masa structured, consistent, and responsible manner.
mendatang dilakukan secara terstruktur, konsisten,
dan bertanggung jawab.
Perseroan meyakini bahwa pendekatan ini The Company believes this approach reflects prudent
mencerminkan praktik tata kelola yang prudent, governance—prioritising awareness, preparedness,
dengan memprioritaskan peningkatan pemahaman, and capability-building—while maintaining flexibility
kesiapan, dan penguatan kapabilitas, serta tetap to enhance our level of engagement over time.
menjaga fleksibilitas untuk meningkatkan tingkat
keterlibatan secara bertahap di masa depan.
Daftar Kontribusi Kepada Asosiasi Perdagangan dan Industri
List of Contributions to Trade and Industry Association
Daftar Organisasi Tipe Organisasi Jumlah Total Pembayaran (IDR) 2025
List of Organizations Type of Organization Total Amount Paid (IDR) 2025
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) Asosiasi Industri
75.000.000
Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) Industry Association
Asosiasi Pengusaha Indonesia Asosiasi Dagang
27.500.000
Asosiasi Pengusaha Indonesia Trade Association
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Asosiasi Industri
15.000.000
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Industry Association
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Asosiasi Industri
30.000.000
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Industry Association
Indonesia Australia Business Council Sosiasi Dagang
6.500.000
Indonesia Australia Business Council Trade Association
Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Asosiasi Industri
302.500
Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Industry Association
Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia Asosiasi Industri
400.000
Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia Industry Association
Total 154.702.500
Catatan: Jumlah merupakan biaya keanggotaan dan kontribusi terkait.
Note: Amounts represent membership fees and related contributions.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 105
Page 108
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
Perseroan mengakui bahwa rantai pasokan dan The Company recognizes that both its supply chain and
hubungan dengan pelanggannya merupakan hal yang customer relationships are essential to the effective
sangat penting bagi keberhasilan penyediaan jasa delivery of its mining services and significantly
pertambangan, serta memiliki pengaruh yang besar influence economic, social, and environmental
terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan outcomes beyond its direct operations. Through the
di luar aktivitas operasionalnya. Melalui pengadaan procurement of goods and services from suppliers
barang dan jasa dari pemasok di Indonesia, Australia, across Indonesia, Australia, and the United States,
dan Amerika Serikat, manajemen rantai pasokan responsible supply chain management remains
yang bertanggung jawab adalah bagian yang penting integral to operational performance, risk management,
dari kinerja operasional, manajemen risiko, dan and long-term business sustainability. The Company
keberlanjutan bisnis jangka panjang. Oleh karena therefore integrates sustainability considerations into
itu, Perseroan mengikutsertakan pertimbangan procurement and supplier engagement practices in
Tata Kelola
Governance
keberlanjutan ke dalam praktik pengadaan dan accordance with applicable laws, regulations, and
keterlibatan pemasok sesuai dengan peraturan internal standards.
perundang-undangan dan standar internal yang
berlaku.
Manajemen pelanggan merupakan hal yang penting Customer management is equally important in shaping
dalam menciptakan dampak di hilir. Dengan menjaga downstream impacts. By maintaining transparent
relasi yang transparan dengan pelanggan, memberikan engagement, delivering high-quality services, and
layanan berkualitas tinggi, dan menyelaraskan aligning with clients on ESG expectations, the
dengan ekspektasi ESG dari pelanggan, Perseroan Company supports improved operational reliability,
mendukung peningkatan keandalan operasional, environmental performance, and safety standards.
kinerja lingkungan, dan standar keselamatan. Both supplier and customer relationships can
Hubungan dengan pemasok maupun pelanggan dapat generate positive impacts, including support for
menghasilkan dampak positif, antara lain dukungan local economies, job creation, strengthened industry
terhadap perekonomian lokal, penciptaan lapangan practices, and improved environmental and social
kerja, penguatan praktik industri, serta peningkatan performance.
kinerja lingkungan dan sosial.
Namun demikian, potensi risiko dapat timbul dalam hal However, potential risks may arise in areas such as
praktik ketenagakerjaan, keselamatan dan kesehatan labour practices, occupational health and safety,
kerja, pengelolaan lingkungan, serta perilaku etis environmental management, and ethical conduct
dalam aktivitas operasional pemasok atau pelanggan. within supplier or customer operations. By embedding
Dengan menanamkan kriteria keberlanjutan ke sustainability criteria into procurement decisions
dalam keputusan pengadaan dan menjaga relasi and fostering responsible customer engagement,
yang bertanggungjawab dengan para pelanggan, the Company seeks to manage value chain risks
Perseroan berupaya untuk mengelola risiko rantai while creating long-term value for its business and
nilai sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi stakeholders
bisnis dan para pemangku kepentingannya.
106 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 109
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
MANAJEMEN RANTAI PASOK SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
[GRI 3-3] [GRI 204] [GRI 308] [GRI 408] [GRI 409] [GRI 3-3] [GRI 204] [GRI 308] [GRI 408] [GRI 409]
[GRI 414] [GRI 418-1] [GRI 414] [GRI 418-1]
Pendekatan Manajemen Management Approach
Perseroan berkomitmen untuk selalu mewujudkan The Company is committed to creating positive
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif di economic, social, and environmental impacts across
sepanjang rantai nilainya, termasuk melalui pemasok its value chain, including through its suppliers and
dan komunitas tempat Perseroan beroperasi. Barang the communities in which it operates. Goods and
dan jasa yang diperoleh dari pemasok merupakan hal services procured from suppliers are essential to the
yang sangat penting bagi keberhasilan operasional effective delivery of the Company’s mining operations.
pertambangan Perseroan. Melalui keterlibatan yang Through structured engagement and responsible
terstruktur dan praktik pengadaan yang bertanggung procurement practices, the Company seeks to
jawab, Perseroan berupaya memastikan efektivitas ensure operational effectiveness while upholding
operasional sekaligus menjunjung tinggi standar high standards of ethical conduct and sustainability.
perilaku etis dan keberlanjutan yang tinggi. Hubungan Collaborative relationships with suppliers generate
kolaboratif dengan pemasok menghasilkan nilai yang mutual value and support the Company in fulfilling its
saling menguntungkan dan mendukung Perseroan commitments to responsible business practices and
dalam memenuhi komitmennya terhadap praktik local economic development. Additional information
bisnis yang bertanggung jawab dan pengembangan regarding the Company’s policies is available at
ekonomi lokal. Informasi tambahan mengenai https://bumainternational.com/esg-policies.
kebijakan-kebijakan Perseroan tersedia https://
bumainternational.com/esg-policies.
Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan Compliance with applicable national and
nasional dan standar internasional yang diakui internationally recognized laws, regulations, and
merupakan persyaratan yang mendasar. Sebagai standards is a fundamental requirement. As a
syarat untuk menjalin hubungan bisnis dengan condition of doing business with the Company,
Perseroan, para pemasok diwajibkan untuk mematuhi suppliers are required to comply with the principles
prinsip-prinsip yang tercantum dalam Standar set out in the Supplier’s Social Compliance Standard,
Kepatuhan Sosial Pemasok, yang mendefinisikan which defines the core expectations applicable to all
ekspektasi utama yang berlaku bagi seluruh pemasok suppliers to ensure responsible business conduct.
guna memastikan perilaku bisnis yang bertanggung These principles require suppliers to meet all relevant
jawab. Prinsip-prinsip ini mewajibkan pemasok untuk legal obligations, respect fair labour practices, provide
memenuhi seluruh kewajiban hukum yang relevan, safe and healthy working environments, minimize
menghormati praktik ketenagakerjaan yang adil, environmental impacts, and uphold the highest
menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, standards of integrity by preventing fraud, bribery,
meminimalkan dampak lingkungan, serta menjunjung and corruption. The Suppliers’ Social Compliance
tinggi standar integritas tertinggi dengan mencegah Standards comprise of
penipuan, penyuapan, dan korupsi. Standar Kepatuhan
Sosial Pemasok terdiri dari:
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 107
Page 110
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
Standar Kepatuhan Sosial Pemasok terdiri dari:
Standar Kepatuhan Sosial Pemasok terdiri dari:
The Suppliers’
The Suppliers’Social Compliance
Social Compliance Standards
Standards
Kepatuhan Hukum Praktik bisnis dan operasi para pemasok harus sepenuhnya mematuhi semua
Legality hukum dan peraturan yang berlaku di yurisdiksi tempat mereka beroperasi.
Suppliers’ business practices and operations must fully comply with all applicable
laws and regulations in the jurisdiction where they operate.
Tenaga Kerja • Kepatuhan penuh dengan hukum yang mengatur tentang pekerja di bawah
Labour umur, termasuk Konvensi ILO tahun 1993 tentang usia minimum dan Konvensi
Worst Forms of Child Labor tahun 1999.
• Tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk-bentuk kerja paksa di
seluruh proses operasional.
Kepatuhan penuh terhadap hukum dan peraturan yang relevan mengenai
Tata Kelola
Governance
•
jam kerja, lembur, upah minimum, dan tunjangan di yurisdiksi tempat mereka
beroperasi.
• Tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk-bentuk pelecehan dan/
atau diskriminasi seperti diskriminasi jenis kelamin, etnis, agama, ras, atau
disabilitas seluruh operasi.
• Full compliance with child labour laws, including the ILO’s 1993 Convention on
minimum age and the 1999 Worst Forms of Child Labour Convention.
• Zero tolerance for any form of forced labour throughout operations.
• Full compliance with the relevant laws and regulations governing work hours,
overtime, minimum wage, and benefits in the jurisdictions where they operate.
• Zero tolerance for any form of harassment and/or discrimination such as
gender, ethnicity, religion, race, or disabilities throughout operations.
Lingkungan Kerja yang Aman dan •
Kepatuhan penuh terhadap semua hukum dan peraturan kesehatan dan
Sehat keselamatan kerja lokal yang berlaku di yurisdiksi tempat mereka beroperasi.
Safe and Healthy Workplace • Mitigasi risiko terhadap kecelakaan, cedera, dan risiko kesehatan kerja dengan
menerapkan sistem kesehatan dan keselamatan di seluruh operasi, termasuk
memberikan layanan medis yang dapat diakses oleh semua pekerja.
• Full compliance with all local health and safety laws and regulations regarding
the workplace in the jurisdiction where they operate.
• Mitigate the risks of accidents, injury and occupational health risk by
implementing a health and safety system across operations, including
providing accessible medical services for all workers.
Lingkungan • Kepatuhan penuh terhadap semua hukum dan peraturan yang berlaku tentang
Environmental perlindungan dan pengelolaan lingkungan di yurisdiksi tempat mereka
beroperasi.
• Menerapkan upaya-upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasi
mereka.
• Manajemen yang bertanggung jawab terhadap pengadaan, penanganan,
penyimpanan, dan penggunaan bahan berbahaya di fasilitas dan operasi.
• Full compliance with all applicable laws and regulations on environmental
protection and management in the jurisdictions where they operate.
• Implement efforts to reduce the environmental impact of their operations.
•
Responsible management of procurement, handling, storage, and use of
hazardous material in the facilities and operations.
Pencegahan Penipuan, Penyuapan, •
Kepatuhan penuh terhadap seluruh undang-undang yang berlaku terkait
dan Korupsi penyuapan, pencucian uang, dan/atau korupsi.
Anti-Fraud, Anti Bribery, Anti- • Pelarangan pertukaran uang atau barang berharga apapun dengan siapa pun,
Corruption termasuk pejabat pemerintah, dengan tujuan memengaruhi tindakan atau
memperoleh keuntungan yang tidak wajar.
• Full compliance with all applicable laws relating to bribery, money laundering
and/or corruption.
• Prohibit the exchange of money or anything else of value to or from anyone,
including government officials, for the purpose of influencing actions or gaining
an unfair advantage.
108 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 111
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
Untuk mendukung komitmen ini, Perseroan To support this commitment, the Company applies
menerapkan kriteria seleksi pemasok yang comprehensive supplier selection criteria that take
komprehensif dengan mempertimbangkan kualitas, into account quality, cost competitiveness, delivery
daya saing biaya, kinerja pengiriman, reputasi, performance, reputation, and ESG performance.
dan kinerja ESG. Kriteria keberlanjutan, termasuk Sustainability criteria, including occupational health,
keselamatan, kesehatan, dan lingkungan (K3L), hak safety, and environment (HSE), human rights, anti-
asasi manusia, anti-korupsi, dan kepatuhan hukum, corruption, and legal compliance, are integrated into
juga diikutsertakan ke dalam proses penilaian the supplier evaluation process.
pemasok.
Hasil Penilaian Dampak Sosial dan Supplier Social and Environmental
Lingkungan Pemasok [GRI 308] [GRI 414] Impact Assessment Outcomes [GRI 308]
[GRI 414]
Penyaringan Pemasok Baru New Supplier Screening
Perseroan melakukan penyaringan sosial terhadap The Company conducts social screening of all
seluruh pemasok baru sebelum penandatanganan new suppliers prior to contract engagement. The
kontrak. Proses penyaringan mencakup aspek screening process covers human rights, occupational
hak asasi manusia, keselamatan dan kesehatan health and safety, labour compliance, and anti-
kerja, kepatuhan ketenagakerjaan, dan anti- corruption, and takes into account the types of goods
korupsi, serta mempertimbangkan jenis barang and services provided as well as the regulatory and
dan jasa yang disediakan beserta kerangka kerja labour frameworks in the jurisdiction where the
regulasi dan ketenagakerjaan di yurisdiksi tempat Company operates. This screening is conducted as
Perseroan beroperasi. Penyaringan ini dilakukan a prerequisite to establishing a business relationship
sebagai prasyarat untuk menjalin hubungan bisnis and forms part of the Company’s broader due diligence
dan merupakan bagian dari pendekatan uji tuntas approach to responsible procurement.
Perseroan yang lebih luas terhadap pengadaan yang
bertanggung jawab.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian In 2025, BUMA assessed 100% of new suppliers
terhadap 100% pemasok baru di Indonesia dan in Indonesia and Australia against relevant
Australia berdasarkan kriteria lingkungan dan sosial environmental and social criteria as part of its supplier
yang relevan sebagai bagian dari proses orientasi onboarding and due diligence processes. In Indonesia,
dan uji tuntas pemasok. Di Indonesia, proses ini this included assessment of significant suppliers for
mencakup penilaian terhadap pemasok yang memiliki actual or potential environmental and social impacts.
dampak lingkungan dan sosial yang signifikan, baik Based on these assessments, the Company did not
aktual maupun potensial. Berdasarkan penilaian- identify any actual or potential negative environmental
penilaian tersebut, Perseroan tidak mengidentifikasi or social impacts attributable to suppliers during the
adanya dampak lingkungan atau sosial negatif yang reporting year.
aktual maupun potensial yang dapat dikaitkan dengan
pemasok selama tahun pelaporan.
Di Australia, seluruh pemasok baru diminta untuk In Australia, all new suppliers were asked
menjawab pertanyaan-pertanyaan penyaringan environmental and social screening questions during
terkait aspek lingkungan dan sosial selama proses the onboarding process. These questions were used
orientasi. Pertanyaan-pertanyaan ini digunakan to support the Company’s understanding of supplier-
untuk mendukung pemahaman Perseroan mengenai related risks at the point of engagement, and the
risiko-risiko terkait pemasok pada saat keterlibatan, same approach will be repeated in 2026 as part of the
dan pendekatan yang sama akan diterapkan kembali Company’s ongoing supplier due diligence process.
pada tahun 2026 sebagai bagian dari proses uji tuntas
pemasok Perseroan yang berkelanjutan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 109
Page 112
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
Evaluasi Lingkungan dan Sosial Rantai Pasokan Supply Chain Environmental and Social Evaluation
Perseroan melakukan penilaian berkala atas kinerja The Company conducts regular assessments of
pemasok, dan ketidakpatuhan terhadap persyaratan supplier performance, and any non-compliance with
yang telah ditetapkan dapat mengakibatkan established requirements may result in the termination
pemutusan hubungan bisnis. Standar Kepatuhan of the business relationship. The Supplier’s Social
Sosial Pemasok berfungsi tidak hanya sebagai Compliance Standard serves not only as a compliance
mekanisme kepatuhan, tetapi juga sebagai kerangka mechanism but also as a framework for encouraging
kerja untuk mendorong adopsi praktik bisnis yang the adoption of sustainable and responsible business
berkelanjutan dan bertanggung jawab di kalangan practices among suppliers.
pemasok.
Evaluasi pemasok dilaksanakan secara berkala Supplier evaluations are conducted periodically to
Tata Kelola
Governance
untuk mengidentifikasi risiko sosial dan lingkungan, identify social and environmental risks, including
termasuk perilaku tidak etis, pelanggaran keselamatan unethical behaviour, occupational health and safety
dan kesehatan kerja (K3L), ketidakpatuhan terhadap (HSE) violations, environmental non-compliance,
peraturan lingkungan, dan ketidakpatuhan terhadap and non-compliance with labour regulations.
peraturan ketenagakerjaan. Evaluasi-evaluasi These evaluations are supported by the Company’s
ini didukung oleh Sistem Pelaporan Pelanggaran Whistleblowing System, supplier audits, and the
Perseroan, audit pemasok, dan implementasi implementation of corrective actions proportionate
tindakan korektif yang proporsional dengan tingkat to the level of risk identified. Anti-fraud policies and
risiko yang teridentifikasi. Kebijakan anti-penipuan the Code of Ethics provide the basis for addressing
dan Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis menjadi dasar identified violations and reinforcing responsible
untuk menangani pelanggaran yang teridentifikasi supplier conduct.
dan memperkuat perilaku pemasok yang bertanggung
jawab.
Pada tahun 2025, sebanyak 114 pemasok dievaluasi In 2025, a total of 114 suppliers were evaluated as part
sebagai bagian dari proses penilaian pemasok of the Company’s supplier assessment processes.
Perseroan. Risiko sosial dapat mencakup perilaku Social risks could include unethical behaviour,
tidak etis, pelanggaran keselamatan dan kesehatan occupational health and safety (HSE) violations, or
kerja (K3L), atau masalah kepatuhan ketenagakerjaan, labour compliance issues, including risks related to
termasuk risiko yang berkaitan dengan pekerja anak, child labour, hazardous work involving young workers,
pekerjaan berbahaya yang melibatkan pekerja muda, or forced or compulsory labour. Environmental
atau kerja paksa maupun wajib. Risiko lingkungan risk may include significant breaches of applicable
dapat mencakup pelanggaran signifikan terhadap environmental laws or permit conditions, illegal
peraturan lingkungan atau kondisi izin yang berlaku, discharges or releases, improper handling or disposal
pembuangan atau pelepasan ilegal, penanganan atau of hazardous waste, uncontrolled air emissions,
pembuangan limbah berbahaya yang tidak tepat, material pollution incidents (e.g., spills), or repeated
emisi udara yang tidak terkendali, insiden pencemaran environmental non-compliance.
material (misalnya, tumpahan), atau ketidakpatuhan
lingkungan yang berulang.
Berdasarkan pengetahuan terbaik Perseroan, pada To the best of the Company’s knowledge, in 2025
tahun 2025 tidak ada dampak lingkungan atau sosial no negative environmental or social impacts were
yang negatif yang dikaitkan dengan pemasoknya attributed to its suppliers in Indonesia or Australia.
di Indonesia maupun Australia. Tidak ada pemasok No supplier relationships were terminated during the
yang mengalami pemutusan hubungan selama reporting year as a result of environmental or social
tahun pelaporan sebagai hasil dari temuan penilaian assessment findings.
lingkungan atau sosial.
110 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 113
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
KINERJA TERKAIT RANTAI PASOKAN SUPPLY CHAIN RELATED PERFORMANCE
[GRI 204-1] [OJK B.1E] [GRI 204-1] [OJK B.1E]
Proporsi Pengeluaran Pengadaan Berdasarkan Jenis Pemasok, Lokasi Operasional Signifikan
Proportion of Procurement Spending on Different Type of Suppliers, Significant Operational Locations
2023 2024 2025
Persentase Persentase
Persentase
Total Total
Persentase Persentase Persentase Total
Pengeluaran Pengeluaran
Jenis Pemasok Total Pemasok Total Pemasok Total Pemasok Pengeluaran
Pengadaan (%) Pengadaan (%)
Type of Supplier (%) (%) (%) Pengadaan (%)
Percentage Percentage
Percentage of Percentage of Percentage of Percentage
of Total of Total
Total Suppliers Total Suppliers Total Suppliers of Total
Procurement Procurement
(%) (%) (%) Procurement
Spending (%) Spending (%)
Spending (%)
Indonesia
Barang | Goods
Lokal | Local* 18,30% 5,10% 19,40% 3,70% 18,51% 1,55%
Nasional | National 80,30% 87,70% 79,00% 92,40% 79,70% 95,44%
Internasional | International 1,50% 7,20% 1,60% 3,90% 1,78% 3,01%
Jasa
Lokal | Local 22,50% 19,40% 23,20% 20,10% 24,91% 19,51%
Nasional | National 75,40% 79,90% 75,30% 79,40% 72,78% 79,81%
Internasional | International 2,00% 0,70% 1,50% 0,40% 2,31% 0,68%
Australia
Barang | Goods
Lokal | Local 9,44% 2,09% 8,31% 2,09% 10,45% 2,55%
Nasional | National 90,56% 97,91% 91,69% 97,91% 89,55% 97,45%
Internasional | International 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Jasa
Lokal | Local 13,67% 5,65% 13,74% 2,12% 14,00% 9,33%
Nasional | National 85,71% 93,26% 85,25% 96,90% 85,33% 90,27%
Internasional | International 0,61% 1,09% 1,01% 0,97% 0,67% 0,40%
Keterangan: Remark:
- Pemasok lokal didefinisikan sebagai pemasok yang berlokasi di provinsi atau negara bagian yang sama dengan operasional pertambangan
Perseroan.| Local suppliers are defined as suppliers located within the same province or state as the Company’s mining operations.
- D ata ACG tidak disertakan dan akan dilaporkan mulai Laporan Keberlanjutan berikutnya. | ACG data is not included, and will be reported
starting the next Sustainability Report.
Perseroan mendefinisikan lokasi dan negara The Company defines its significant operational
operasional yang signifikan sebagai daerah di mana locations and countries based on the areas where
aktivitas operasional dan keterlibatan pemasok the Company’s operations and supplier engagement
Perseroan memiliki dampak yang material terhadap are most material to its business activities and local
kegiatan bisnis Perseroan dan ekonomi lokal. economic impacts.
Pada tahun 2025, mayoritas dari pengadaan barang In 2025, procurement of goods for the Company’s
untuk aktivitas operasional pertambangan Perseroan mining operations in Indonesia was primarily sourced
di Indonesia bersumber dari pemasok nasional. from national suppliers, which accounted for 79.70%
Pemasok nasional menyumbang 79,70% dari jumlah of suppliers by number and represented 95.44% of the
pemasok dan mewakili 95,44% dari total nilai total procurement value. Local suppliers constituted
pengadaan. Pemasok lokal menyumbang 18,51% 18.51% of suppliers, contributing 1.55% of the total
dari jumlah pemasok dengan kontribusi sebesar value, while international suppliers comprised
1,55% dari total nilai pengadaan, sementara pemasok the smallest proportion. The majority of procured
internasional memiliki proporsi terkecil jadi jumlah services were also sourced from national providers,
pemasok Perseroan di Indonesia. Sebagian besar representing 79.81% of total value, with local service
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 111
Page 114
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
jasa yang diperoleh juga bersumber dari penyedia providers accounting for 19.51%. The proportion of
nasional, mewakili 79,81% dari total nilai, dengan services sourced from local suppliers decreased in
penyedia jasa lokal menyumbang 19,51%. Proporsi 2025 compared to 2024.
jasa yang bersumber dari pemasok lokal mengalami
penurunan pada tahun 2025 dibandingkan tahun
2024.
Di aktivitas operasionalnya di Australia, Perseroan Within its Australian operations, the Company
terus memperkuat keterlibatan pemasok lokal continued to strengthen the inclusion of local
dalam seluruh kegiatan pengadaannya. Pada tahun suppliers across its procurement activities. In 2025,
2025, persentase pemasok lokal dalam total nilai the share of local suppliers slightly increased to 2.55%
pengadaan barang Perseroan meningkat menjadi of total procurement value for goods and tripled to
Tata Kelola
Governance
2,55% dan kriteria yang sama meningkat tiga kali lipat 9.33% for services, compared to 2024.
menjadi 9,33% untuk pengadaan jasa. Peningkatan ini
menunjukan angka di 2025 jika dibandingkan dengan
tahun 2024.
Secara keseluruhan, persentase pengadaan dari Overall, procurement from local and national
Pemasok lokal dan nasional di seluruh operasional suppliers across both Indonesian and Australian
Indonesia dan Australia tetap konsisten di tahun 2025. operations remained broadly consistent in 2025. This
Tingkat keterlibatan yang stabil ini mencerminkan steady level of engagement reflects the Company’s
komitmen Perseroan yang berkelanjutan dalam continued commitment to maintaining the role of local
mempertahankan peran pemasok lokal dan nasional and national suppliers within its business processes,
dalam proses bisnisnya, sekaligus mendukung while supporting positive economic contributions in
kontribusi ekonomi yang positif di wilayah-wilayah the regions where it operates.
tempat Perseroan beroperasi.
MANAJEMEN PELANGGAN [OJK F.17] [OJK CUSTOMER MANAGEMENT [OJK F.17] [OJK
F.26] [OJK F.27] [OJK F.30] F.26] [OJK F.27] [OJK F.30]
Operasional Perseroan dilandasi oleh komitmen untuk The Company’s operations are guided by a commitment
menyediakan jasa pertambangan yang konsisten dan to delivering consistent and dependable mining
andal kepada pelanggan di pasar batu bara termal services to customers in the thermal and metallurgical
dan metalurgi, sembari menjunjung tinggi standar coal markets, while upholding environmental, social,
lingkungan, sosial, dan keselamatan kerja di seluruh and occupational safety standards across the
negara tempat Perseroan beroperasi. Penyampaian countries in which it operates. Service delivery is
layanan didukung oleh evaluasi kinerja dan inisiatif supported by continuous performance evaluation
peningkatan yang berkelanjutan, termasuk penerapan and improvement initiatives, including the application
pengendalian operasional yang disiplin, penyediaan of disciplined operational controls, the provision of
keahlian teknis khusus, dan integrasi praktik specialised technical expertise, and the integration of
pertambangan yang bertanggung jawab. responsible mining practices.
Perseroan menjalankan kegiatannya dalam kerangka The Company conducts its activities within a
kerja manajemen risiko yang komprehensif dan comprehensive risk management framework and in
sepenuhnya selaras dengan persyaratan hukum full alignment with applicable legal and regulatory
dan regulasi yang berlaku, dengan tujuan untuk requirements, with the objective of minimising adverse
meminimalkan dampak negatif terhadap komunitas impacts on surrounding communities and the natural
dan lingkungan alam di sekitar operasional environment. By embedding operational excellence,
perseroan. Dengan menanamkan keunggulan process optimisation, and innovation across its
112 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 115
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
operasional, optimalisasi proses, dan inovasi di activities, the Company seeks to sustain a high level
seluruh tingkatan kegiatannya, Perseroan berupaya of performance within the coal mining industry.
untuk mempertahankan tingkat kinerja yang tinggi
dalam industri pertambangan batu bara.
Bersamaan dengan itu, Perseroan secara aktif In parallel, the Company actively supports local
mendukung komunitas lokal dan berkontribusi pada communities and contributes to regional economic
pembangunan ekonomi regional melalui implementasi development through the implementation of corporate
program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). social responsibility (CSR) programmes. During the
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mencatat reporting period, the Company recorded no penalties,
adanya denda, sanksi finansial, atau sanksi lainnya fines, or sanctions associated with environmental or
yang berkaitan dengan ketidakpatuhan terhadap community-related non-compliance.
peraturan lingkungan atau komunitas.
Pengendalian operasional ditopang oleh penerapan Operational controls are underpinned by the
praktik industri yang terbukti. Hal ini mencakup application of established industry practices covering
manajemen peralatan, kerangka kerja keselamatan equipment management, occupational health and
dan kesehatan kerja (K3), dan proses penjaminan safety (OHS) frameworks, and coal quality assurance
kualitas batu bara. Perseroan secara sistematis processes. The Company systematically reviews the
meninjau kondisi dan kinerja aset operasional, condition and performance of operational assets,
mengevaluasi efektivitas sistem manajemen K3- evaluates the effectiveness of its OHS management
nya, serta mengelola kegiatan pengupasan tanah systems, and manages overburden removal and
penutup dan produksi batu bara untuk memastikan coal production activities to ensure alignment with
keselarasan dengan komitmen kontraktual. contractual commitments.
Di luar manajemen kinerja operasional, hubungan Beyond operational performance management,
pelanggan diperkuat melalui keterlibatan yang customer relationships are strengthened through
berkelanjutan dan penyelesaian masalah yang ongoing engagement and responsive issue resolution
responsif di tingkat operasional. Seluruh umpan balik at the operational level. All customer feedback is
pelanggan diproses oleh Divisi Pengembangan Bisnis coordinated by the Business Development Division
dan Manajer Proyek melalui pendekatan PICA (Problem and Project Managers through the PICA (Problem
Identification and Corrective Action), dengan tujuan Identification and Corrective Action) approach, with
untuk menyelesaikan masalah yang teridentifikasi the objective of resolving identified issues within three
dalam waktu tiga hari. Kepatuhan terhadap Perjanjian days. Compliance with Service Level Agreements
Tingkat Layanan (SLA) dipantau secara berkelanjutan, (SLA) is monitored on an ongoing basis, and
dan penilaian kinerja dilaksanakan secara berkala performance assessments are conducted periodically
sesuai dengan ekspektasi pelanggan. in line with customer expectations.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive any
pengaduan pelanggan yang berkaitan dengan customer complaints related to service delivery.
penyampaian layanan. Kepuasan pelanggan dipantau Customer satisfaction is monitored through
melalui keterlibatan yang terstruktur dan evaluasi structured engagement and periodic performance
kinerja berkala yang dilaksanakan sesuai dengan evaluations conducted in accordance with contractual
persyaratan kontraktual. requirements.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 113
Page 116
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
Melindungi Privasi Pelanggan Kami Protecting The Privacy Of Our Customers
[GRI 418-1] [OJK F.28]
Perlindungan informasi pelanggan merupakan The safeguarding of customer information is a critical
prioritas bagi Perseroan. Pengendalian keamanan priority for the Company. Robust information security
informasi yang kuat diterapkan untuk melindungi controls are in place to protect client data, supported
data klien, didukung oleh peningkatan sistem by the regular enhancement of data protection
perlindungan data secara berkala agar selaras dengan systems to align with leading industry practices. The
praktik industri termuka. Perseroan menerapkan Company applies these controls consistently across
pengendalian-pengendalian ini secara konsisten di its operations and complies with applicable data
seluruh operasionalnya dan mematuhi peraturan protection legislation to preserve the confidentiality
perundang-undangan perlindungan data yang berlaku and integrity of customer information.
untuk menjaga kerahasiaan dan integritas informasi
Tata Kelola
Governance
pelanggan.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerima In 2025, the Company did not receive any substantiated
pengaduan yang terbukti mengenai pelanggaran complaints concerning breaches of customer privacy,
privasi pelanggan, termasuk tidak adanya pengaduan including no substantiated complaints received from
yang terbukti dari pihak luar maupun dari badan outside parties and no complaints from regulatory
regulasi. Selain itu, Perseroan tidak mengidentifikasi bodies. In addition, the Company did not identify any
adanya kebocoran, pencurian, atau kehilangan data leaks, thefts, or losses of customer data during the
pelanggan selama periode pelaporan. Perseroan juga reporting period. The Company also confirms that
menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran privasi no customer privacy breaches was identified in 2025
pelanggan yang teridentifikasi pada tahun 2025 yang related to events occurring in preceding years.
berkaitan dengan kejadian-kejadian yang terjadi pada
tahun-tahun sebelumnya.
Inisiatif Kami Menuju Pembangunan Our Initiatives Towards Building A
Rantai Pasokan yang Berkelanjutan Sustainable Supply Chain
Perseroan mengakui bahwa kegiatan dan kinerja The Company acknowledges that the activities
rantai pasokannya dapat menghasilkan dampak and performance of its supply chain can generate
yang menguntungkan maupun merugikan di luar both beneficial and adverse impacts beyond the
batas-batas operasionalnya sendiri. Oleh karena itu, boundaries of its own operations. Accordingly,
Perseroan secara konsisten mencari peluang untuk the Company continuously seeks opportunities to
meningkatkan keberlanjutan rantai pasokan dengan enhance supply chain sustainability by amplifying
memperkuat kontribusi positif sekaligus memitigasi positive contributions while mitigating potential
potensi dampak negatif. negative effects.
Dalam mendukung tujuan ini, Perseroan terus In support of this objective, the Company continues
mengimplementasikan program strategis yang to implement a strategic programme, initiated in
dimulai pada tahun 2024. Program ini bertujuan 2024, aimed at working collaboratively with national
untuk bekerja sama dengan pemasok nasional vendors to replace imported genuine spare parts with
guna menggantikan suku cadang asli impor domestically manufactured alternatives. This initiative
dengan alternatif yang diproduksi secara domestik. is intended to improve cost efficiency while increasing
Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi the proportion of locally sourced products used
biaya sekaligus meningkatkan proporsi produk within the Company’s mining operations. Through
yang bersumber secara lokal dalam operasional partnerships with qualified national suppliers, the
pertambangan Perseroan. Melalui kemitraan Company ensures that substitute components meet
dengan pemasok nasional yang memiliki kualifikasi, established operational and performance standards
Perseroan memastikan bahwa komponen pengganti without compromising safety, reliability, or quality. In
memenuhi standar operasional dan kinerja yang addition, the initiative contributes to the strengthening
telah ditetapkan tanpa mengorbankan performa of domestic supply chains, supports technology
114 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 117
Keberlanjutan Rantai Pasok
Supply Chain Sustainability
keselamatan, keandalan, atau kualitas. Selain itu, transfer, and enhances the competitiveness of local
inisiatif ini berkontribusi pada penguatan rantai manufacturers. The localisation of spare parts
pasokan domestik, mendukung transfer teknologi, sourcing also reduces transportation requirements,
dan meningkatkan daya saing produsen lokal. thereby lowering associated greenhouse gas (GHG)
Lokalisasi pengadaan suku cadang juga mengurangi emissions. Collectively, these outcomes enable
kebutuhan transportasi, sehingga menurunkan emisi the Company to extend its positive impact on
gas rumah kaca yang berkaitan. Secara keseluruhan, local communities, regional economies, and the
hasil-hasil ini memungkinkan Perseroan untuk environment.
memperluas dampak positifnya terhadap komunitas
lokal, perekonomian regional, dan lingkungan.
Sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas As part of its broader commitment to sustainable
terhadap operasional yang berkelanjutan, Perseroan operations, the Company is also advancing the
juga sedang memajukan pengembangan kerangka development of a comprehensive capital planning
kerja perencanaan modal yang komprehensif untuk framework to support the transition of its fleet
mendukung transisi armadanya menuju teknologi toward next-generation technologies. This includes
generasi berikutnya. Hal ini mencakup harmonisasi harmonising fleet requirements across its Indonesian
kebutuhan armada di seluruh operasional Indonesia and Australian operations and aligning future capital
dan Australia serta penyelarasan investasi modal investments with the adoption of low- and zero-
di masa mendatang dengan adopsi peralatan emisi emission equipment. Since 2024, the Company
rendah dan nol emisi. Sejak tahun 2024, Perseroan participates in a multi-year collaborative study by
berpartisipasi dalam studi kolaboratif jangka panjang a leading global original equipment manufacturer
yang dilakukan oleh produsen peralatan asli (original (OEM) to assess decarbonisation pathways, including
equipment manufacturer/OEM) terkemuka global the deployment of more fuel-efficient and electric-
untuk menilai opsi-opsi dekarbonisasi, termasuk powered machinery, as well as evaluating fleet
penerapan mesin yang lebih hemat bahan bakar rebuild strategies. In parallel, the Company continues
dan bertenaga listrik, serta mengevaluasi strategi to engage with multiple OEMs to assess available
peremajaan armada. Di waktu yang bersamaan, technologies and establish long-term strategic
Perseroan juga terus melibatkan berbagai OEM partnerships, including piloting the use of hybrid
untuk menilai teknologi yang tersedia dan menjalin trucks as part of our fleet decarbonisation strategy.
kemitraan strategis jangka panjang, termasuk
pelaksanaan uji coba penggunaan truk hibrida
sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi armada
Perseroan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 115
Page 118
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
STRATEGI IKLIM
CLIMATE STRATEGY
116 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 119
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 117
Page 120
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Selama beberapa tahun ini, Perseroan telah Over the years, the Company has positioned
memposisikan topik perubahan iklim sebagai climate change as one of the core pillars of its ESG
salah satu pilar utama dalam Kerangka ESG-nya. Framework, with a clear focus on reducing energy
Fokus utama diarahkan pada upaya pengurangan consumption and greenhouse gas (GHG) emissions
konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca (GRK) across its operations globally, while proactively
di seluruh wilayah operasional secara global, dan addressing climate-related risks and opportunities.
juga pengelolaan risiko dan pemanfaatan peluang Effective climate risk management strengthens
terkait perubahan iklim secara proaktif. Pengelolaan long-term business resilience, enhances operational
risiko iklim yang efektif diyakini dapat memperkuat performance, and creates added value for increasingly
ketahanan bisnis jangka panjang, meningkatkan climate-conscious customers.
kinerja operasional, serta menciptakan nilai tambah
bagi pelanggan yang semakin memiliki kepedulian
terhadap isu iklim.
Strategi Iklim
Climate Strategy
SOROTAN KINERJA [GRI 3-3] PERFORMANCE HIGHLIGHT [GRI 3-3]
9% 24% Penyelesaian asesmen
risiko dan peluang
Penurunan emisi Pendapatan dari transisi iklim
Cakupan 1 dan 2 batubara non-termal
dibandingkan tahun Non-thermal coal revenue Completed climate
2024 transition risks and
opportunities assessment
Lower Scope 1 & 2
emission compared to
2024
(Mining Contractor Business)
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat strategi In 2025, the Company further advanced its climate
perubahan iklimnya dengan menyelesaikan asesmen strategy by building on its inaugural climate transition
awal terkait risiko dan peluang transisi iklim, serta risk and opportunity assessment and continuing to
terus melanjutkan pemantauan inventaris emisi GRK track its Scope 1, 2 and 3 GHG inventories across
Cakupan 1, 2, dan 3 di seluruh wilayah operasional operations in Indonesia and Australia. During the year,
Perseroan di Indonesia dan Australia. Pada the Company also conducted a baseline assessment
tahun yang sama, Perseroan juga melaksanakan of Scope 1 and 2 emissions for its operations in the
asesmen dasar pada emisi Cakupan 1 dan 2 untuk United States. Climate-related disclosures were
wilayah operasionalnya di Amerika Serikat (AS). further strengthened through alignment with IFRS
Pengungkapan iklim diperkuat melalui penyelarasan S2 Climate-related Disclosures (which incorporates
dengan IFRS S2 Climate‑related Disclosures, yang the former TCFD framework), enabling a more robust
mengintegrasikan kerangka kerja TCFD, sehingga assessment of climate-related financial risks and
memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif opportunities, supporting compliance with regulatory
atas risiko dan peluang keuangan terkait iklim, requirements in key markets such as the Australian
118 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 121
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
mendukung kepatuhan terhadap persyaratan regulasi Sustainability Reporting Standards (ASRS), and
di pasar utama seperti Australian Sustainability ensuring alignment with global best practice.
Reporting Standards (ASRS), serta memastikan [GRI 3-3]
keselarasan dengan praktik terbaik global. [GRI 3-3]
RISIKO IKLIM, ADAPTASI, KETAHANAN, DAN CLIMATE RISK AND ADAPTATION,
TRANSISI RESILIENT, AND TRANSITION
Perubahan iklim merupakan tantangan global yang Climate change is a pressing global challenge
mendesak dengan dampak yang luas terhadap with far reaching impacts on ecosystems, human
ekosistem, kesejahteraan manusia, dan kegiatan wellbeing, and business operations. Mine owners
operasional bisnis. Pemilik tambang semakin are increasingly prioritising service providers that
memprioritaskan penyedia jasa yang mampu can enhance climate performance and operational
meningkatkan kinerja iklim serta ketahanan resilience. Amid evolving market expectations,
operasional. Seiring dengan berkembangnya the mining industry, including the Company, has
ekspektasi pasar, industri pertambangan, termasuk experienced the physical impacts of climate change,
Perseroan, telah mengalami dampak fisik dari such as unpredictable weather patterns that disrupt
perubahan iklim, seperti pola cuaca yang semakin coal mining operations and supply chains.
tidak terprediksi yang dapat mengganggu kegiatan
penambangan batubara dan rantai pasok.
Sebagai respons atas tantangan tersebut, Perseroan In response to these challenges, the Company
berkomitmen untuk mengidentifikasi, memahami, is committed to identifying, understanding, and
dan mengelola risiko terkait perubahan iklim guna managing climate related risks to strengthen its
memperkuat ketahanan jangka panjang. Sebagai long-term resilience. As a mining services provider,
penyedia jasa pertambangan, Perseroan mendukung the Company supports customers in decarbonising
para pelanggan dalam upaya dekarbonisasi their operations and improving climate adaptation by
operasional dan peningkatan kemampuan adaptasi delivering low carbon and climate resilient solutions.
terhadap perubahan iklim melalui penyediaan solusi This approach not only safeguards business continuity
rendah karbon dan berketahanan iklim. Pendekatan but also contributes to the transition towards a more
ini tidak hanya menjaga keberlangsungan bisnis, sustainable mining industry
tetapi juga berkontribusi terhadap transisi menuju
industri pertambangan yang lebih berkelanjutan.
Proses identifikasi dan pengelolaan risiko terkait The identification and management of climate related
perubahan iklim dijelaskan lebih lanjut dalam bagian risks are addressed in the risk management section of
manajemen risiko pada Laporan Keberlanjutan this Sustainability Report. These efforts demonstrate
ini. Upaya tersebut mencerminkan komitmen the Company’s ongoing commitment to mitigating
berkelanjutan Perseroan dalam melakukan mitigasi and adapting to climate change in a responsible and
dan adaptasi terhadap perubahan iklim secara proactive manner. The current physical climate risk
bertanggung jawab dan proaktif. Saat ini, asesmen assessment is qualitative in nature, with financial
risiko fisik perubahan iklim masih bersifat kualitatif, quantification to be undertaken in future quantitative
dengan kuantifikasi dampak keuangan yang akan assessments of physical and transition related
dilakukan pada asesmen kuantitatif selanjutnya climate risks and opportunities. [GRI 3-3]
terhadap risiko dan peluang perubahan iklim, baik
fisik maupun transisi. [GRI 3-3]
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 119
Page 122
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Penilaian Resiko dan Peluang Iklim Climate Risk and Opportunities Assessment
[GRI 201-2] [IFRS S2] [GRI 201-2] [IFRS S2]
Seiring dengan perubahan iklim yang terus menjadi As climate change remains a critical global issue,
isu global yang kritis, Perseroan berkomitmen untuk the Company is committed to enhancing its climate-
memperkuat pengungkapan terkait iklim sejalan related disclosures in line with global standards. To
dengan standar global. Untuk mendukung komitmen support this commitment, the Company is aligning its
tersebut, Perseroan menyelaraskan pelaporan reporting with IFRS S2 Climate-related Disclosures.
keberlanjutannya dengan IFRS S2 Climate-related
Disclosures.
IFRS Sustainability Disclosure Standard S2 Climate- IFRS Sustainability Disclosure Standard S2
related Disclosures (IFRS S2) menyediakan kerangka Climate-related Disclosures (IFRS S2) provides a
kerja yang komprehensif untuk mengungkapkan comprehensive framework for disclosing climate-
risiko dan peluang terkait iklim beserta dampak related risks, opportunities, and their financial impacts.
keuangannya. Standar ini juga mengatur bagaimana It also outlines how climate issues are integrated into
cara isu iklim diintegrasikan ke dalam tata kelola, governance, strategy, risk management, and metrics
strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target. and targets.
Strategi Iklim
Climate Strategy
Dengan mengadopsi IFRS S2, Perseroan memperkuat By adopting IFRS S2, the Company strengthens
strategi perubahan iklimnya serta memenuhi its climate strategy and meets evolving regulatory
ekspektasi regulasi yang terus berkembang, sekaligus expectations, demonstrating improved transparency
menunjukkan peningkatan transparansi dan and resilience. The table below summarises the
ketahanan. Tabel di bawah ini merangkum capaian Company’s progress in aligning with the standard.
Perseroan dalam menyelaraskan pengungkapan
dengan standar tersebut.
Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements
Elemen Inti IFRS S2 Pengungkapan yang Direkomendasikan Ringkasan Kemajuan hingga 2024 Tautan
IFRS S2 Core Element Recommended Disclosure Summary of Progress by 2025 Link
Tata Kelola a. Badan pengelola atau individu yang Pengawasan Tata Kelola: Bab Pendekatan
Governance bertanggung jawab dalam melakukan Peran dan Pengawasan Dewan terhadap terhadap Keberlanjutan
pengawasan atas risiko dan peluang Risiko Iklim halaman 46 dan
terkait iklim. • Dewan Direksi melakukan pengawasan bab Tata Kelola
b. Peran manajemen dalam tata kelola, atas risiko dan peluang terkait iklim Keberlanjutan halaman
pengendalian, dan prosedur yang dalam kerangka manajemen risiko 63
digunakan untuk memantau serta Perseroan, termasuk risiko fisik dan
mengelola risiko dan peluang terkait risiko transisi. Chapter Our Approach
iklim Akuntabilitas Manajemen: to Sustainability
• Deputi Direktur ESG bertanggung page 46 and Chapter
a. The governing body or individuals Sustainability
jawab atas pelaksanaan strategi iklim,
responsible for overseeing climate- Governance Page 63
pemantauan kinerja, dan penyusunan
related risks and opportunities.
pengungkapan, serta melaporkannya
b. Management’s role in the governance,
secara berkala kepada Presiden
controls, and procedures used to
monitor and manage climate-related Direktur yang memiliki tanggung
risks and opportunities.. jawab keseluruhan dan menyampaikan
pembaruan kepada Dewan Komisaris
untuk mendukung pengawasan yang
efektif.
Keterampilan dan Kompetensi:
• Divisi ESG, dengan dukungan spesialis
internal dan eksternal, menyediakan
keahlian yang diperlukan untuk
pengelolaan strategi iklim, asesmen
risiko dan peluang, serta penyampaian
informasi kepada Presiden Direktur
dan Dewan Komisaris.
120 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 123
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Elemen Inti IFRS S2 Pengungkapan yang Direkomendasikan Ringkasan Kemajuan hingga 2024 Tautan
IFRS S2 Core Element Recommended Disclosure Summary of Progress by 2025 Link
Pengawasan dan Integrasi Risiko:
• Risiko iklim telah diintegrasikan ke
dalam kerangka tata kelola Perseroan,
dengan pengawasan oleh komite dan
manajemen terkait, guna memastikan
transparansi, akuntabilitas, serta
keselarasan dengan standar pelaporan
global.
Governance Oversight:
Board Roles and Oversight on Climate
Risks
• The Board oversees climate-related
risks and opportunities within
the Company’s risk management
framework, including physical and
transition risks.
Management Accountabilities
• The Deputy Director of ESG
implements climate strategy,
monitors performance, and prepares
disclosures, reporting regularly to the
President Director, who holds overall
responsibility and updates the Board
of Commissioners to enable effective
oversight.
Skills and Competencies
• The ESG Division, supported by
internal and external specialists,
provides the expertise needed for
managing climate strategy, assessing
risks and opportunities, and informing
the President Director and Board of
Commissioners.
Risk Oversight and Integration:
• Climate risks are integrated into the
Company’s governance framework,
with oversight from relevant
committees and management,
ensuring transparency, accountability,
and alignment with global reporting
standards.
Strategi Risiko dan peluang terkait iklim yang Risiko dan Pelulang Terkait Iklim: Bab Climate Strategy,
Strategy mencakup: • Perusahaan telah melaksanakan Halaman 116
a. Risiko dan peluang terkait iklim yang asesmen risiko dan peluang transisi Chapter Climate
secara wajar dapat memengaruhi iklim yang mencakup operasional Strategy, Page 116
prospek Perseroan. dan rantai nilainya di Indonesia dan
b. Model bisnis dan rantai nilai: dampak Australia.
saat ini dan yang diantisipasi dari Strategi dan Mitigasi:
risiko dan peluang terkait iklim • Inisiatif pengurangan konsumsi
terhadap model bisnis dan rantai nilai bahan bakar sedang dilaksanakan
Perseroan. di dua lokasi terbesar Perusahaan di
c. Strategi dan pengambilan keputusan, Indonesia, yaitu Adaro Tutupan (ADT)
termasuk rencana transisi terkait iklim. dan Indonesia Pratama (IPR).
d. Posisi keuangan, kinerja keuangan, • Target sementara efisiensi
dan arus kas serta dampak yang energi dan penurunan emisi
diantisipasi dalam jangka pendek, sedang dikembangkan. Peta
menengah, dan panjang. jalan dekarbonisasi akan disusun
e. Ketahanan iklim dari strategi dan setelahnya.
model bisnis Perseroan terhadap Ketahanan Iklim:
perubahan iklim. • Kepatuhan proaktif Perseroan
terhadap standar iklim yang terus
The climate-related risks and berkembang mencerminkan
opportunities on: pendekatan strategis dalam mengelola
a. Climate-related risks and risiko dan peluang terkait iklim.
opportunities that could reasonably • Langkah-langkah adaptif dan
be expected to affect the company’s pengalokasian sumber daya telah
prospects. diterapkan untuk memitigasi risiko
b. Business model and value chain: serta memanfaatkan peluang yang
The current and anticipated effects berasal dari faktor iklim fisik maupun
of those climate-related risks and transisi, guna mendukung ketahanan
opportunities on the company’s
jangka panjang.
business model and value chain.
c. Strategy and decision-making,
including climate-related transition
plans.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 121
Page 124
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Elemen Inti IFRS S2 Pengungkapan yang Direkomendasikan Ringkasan Kemajuan hingga 2024 Tautan
IFRS S2 Core Element Recommended Disclosure Summary of Progress by 2025 Link
d. Financial position, financial Climate-related Risks and Opportunities:
performance, and cash flows and their • The Company conducted a climate
anticipated effects over the short, transition risk and opportunities
medium and long term. assessment covering its operations
e. Climate resilience of the company’s and value chains in Indonesia and
strategies and its business model to Australia.
climate-related changes. Strategy and Mitigation:
• Fuel consumption reduction initiatives
are underway at the Company’s two
largest sites in Indonesia: Adaro
Tutupan (ADT) and Indonesia Pratama
(IPR).
• A decarbonisation roadmap is being
developed, alongside interim energy
efficiency and emission reduction
targets.
Climate Resilience:
• The Company’s proactive compliance
with evolving climate standards
reflects a strategic approach
to managing climate risks and
opportunities.
• Adaptive measures and resource
allocation are being implemented
to mitigate risks and leverage
opportunities from both physical and
Strategi Iklim
Climate Strategy
transition climate factors, supporting
long-term resilience.
Manajemen Risiko a. Proses dan kebijakan yang digunakan Integrasi dalam Managemen Risiko Bab Pendekatan
Risk Management untuk mengidentifikasi, menilai, Perseroan: terhadap Keberlanjutan
memprioritaskan, dan memantau • Perusahaan telah mengintegrasikan halaman 46 dan
risiko dan peluang terkait iklim, hasil asesmen risiko iklim dan bab Tata Kelola
termasuk penggunaan skenario iklim. langkah-langkah mitigasinya ke dalam Keberlanjutan halaman
b. Tingkat integrasi dan pemanfaatan sistem manajemen risiko yang telah 63
proses pengelolaan risiko dan peluang ada.
terkait iklim dalam sistem manajemen Chapter Our Approach
risiko Perseroan secara keseluruhan. Integration into Overall Risk Management: to Sustainability
• The Company has incorporated page 46 and Chapter
a. The processes and policies used climate risk assessment findings and Sustainability
to identify, assess, prioritize and mitigation measures into its existing Governance Page 63
monitor climate-related risks and risk management systems.
opportunities, including if and how
the company uses climate-related
scenarios.
b. To which extent the company integrates
and uses its processes to manage
climate-related risks and opportunities
in its overall risk management system.
Metrik dan Target a. Metrik terkait iklim, termasuk emisi Metrik dan Target Terkait Iklim: Bab 6.1, Climate
Metric and Target GRK Cakupan 1, Cakupan 2, dan • Target sementara pengurangan emisi Strategy, Halaman 116
Cakupan 3; risiko transisi dan fisik; sedang dikembangkan, termasuk Chapter 6.1, Climate
serta peluang. untuk emisi Cakupan 1, 2, dan 3. Strategy, Page 116
b. Target terkait iklim, baik kuantitatif Target-target ini saat ini ditetapkan
maupun kualitatif, untuk memantau sebagai target internal untuk menguji
kemajuan. implementasi inisiatif dekarbonisasi
c. Pendekatan dalam penetapan, Perseroan. Publikasi target akan
peninjauan, dan pemantauan capaian dilakukan setelah melalui proses
masing-masing target terkait iklim. validasi internal.
• Strategi dekarbonisasi saat ini
dikembangkan dengan fokus awal
a. Climate-related metrics: Scope 1, 2,
pada pengurangan konsumsi bahan
and 3 GHG emissions; transitions and
bakar (material untuk emisi Cakupan 1
physical risks; opportunities.
dan Cakupan 3).
b. Climate-related targets: Quantitative
and qualitative targets to monitor
Climate-related metrics and targets:
progress.
• Interim emissions reduction targets
c. Climate-related targets: Approaches
are being developed, including for
to setting and reviewing each target
Scope 1, 2, and 3 emissions. These
and monitoring progress against each
are currently being set as internal
target.
target to test the implementation of its
decarbonisation initiatives. Publication
of these targets will follow the internal
validation of these targets.
• The decarbonisation strategy is
currently being developed with an
initial focus on fuel consumption
reduction (material to its Scope 1 and
3).
122 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 125
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Penilaian Risiko Iklim Fisik Physical Climate Risks Assessment
Perseroan telah menyelesaikan asesmen awal terkait The Company recently completed a screening-
risiko fisik perubahan iklim yang mencakup 25 aset, level physical risk assessment covering 25 assets,
terdiri atas 14 aset di Indonesia, 4 aset di Australia, consisting of 14 assets in Indonesia, 4 in Australia and
dan 7 aset di Amerika Serikat. Asesmen ini mencakup 7 in the United States of America. The assessment
aset yang dimiliki oleh Perseroan maupun aset covered both the Company’s assets and customer-
milik pelanggan yang memiliki signifikansi strategis owned assets that are critical to the Company’s
terhadap keberlangsungan bisnis Perseroan. Aset business. The assets assessed included open pit
yang dinilai meliputi tambang terbuka, gedung mines, offices, mess halls, and a workshop. These
perkantoran, akomodasi pekerja, serta fasilitas assets represent 100% of the Company’s operations
bengkel. Seluruh aset yang dinilai tersebut in these three markets.
merepresentasikan 100% dari total operasional
Perseroan di ketiga wilayah tersebut.
Penilaian ini menggunakan data iklim komprehensif The assessment used comprehensive climate data
dan proyeksi dari model global. Penilaian berbasis and projections from global models. This desk-based
desktop ini berfokus pada identifikasi potensi review focused on identifying potential vulnerabilities
kerentanan dan dampak dari bahaya fisik iklim. Ruang and impacts from physical climate hazards. The
lingkup penilaian risiko fisik meliputi: scope of the assessment also included:
3 Negara 2 Jenis Kepemilikan 25 Aset
3 Countries 2 Ownership Types 25 Assets
• Indonesia • BUMA International Group – Aset Milik • 1 Tanah Terbuka
• Australia Perseroan • 3 Ruang Mess
• USA • Client – Aset yang Milik Klien • 3 Kantor
• 14 Tambang Terbuka
• Indonesia • BUMA International Group – Owned Assets • 1 Bengkel (BUMA Rebuild Centre)
• Australia • Client-Owned Assets • 3 Fasilitas Pengelolahan Logam dan Mineral
• USA
• 1 Open Land
• 3 Mess Halls
• 3 Offices
• 14 Open Pit Mines
• 1 Workshop (BUMA Rebuild Centre)
• 3 Metals and minerals processing plants
2 Time Horizon 2 Scenarios 9 Climate Hazards
2 Time Horizon 2 Scenarios 9 Climate Hazards
• Decade 2030-an (jangka pendek • SSP1-2.6 (Skenario Emisi Rendah) • Suhu Ekstrem Panas
hingga menengah) • SSP5-8.5 (Skenario Emisi Tinggi) • Suhu Ekstrem Dingin
• Dekade 2050-an (jangka panjang) • Banjir Sungai
• Skenario disusun berdasarkan Shared • Banjir Akibat Curah Hujan Ekstrem
• 2030s (short-to-medium-term) Socioeconomic Pathways (SSP) yang • Banjir Pesisir
• 2050s (long-term) dikembangkan oleh Intergovernmental Panel • Angin Kencang Dan Badai
on Climate Change (IPCC). • Longsor Akibat Hujan
• Kebakaran Hutan
• SSP1-2.6 (Low Emission Scenario) • Stres Air Dan Kekeringan
• SSP5-8.5 (High Emission Scenario)
• Extreme Heat
Scenarios are based on the Intergovernmental • Extreme Cold
Panel on Climate Change’s (IPCC) Shared • River Flooding
Socioeconomic Pathways (SSP). • Extreme Rainfall Flooding
• Coastal Flooding
• Extreme Winds and Storms
• Rainfall-induced Landslides
• Wildfires
• Water Stress and Drought
Tabel di bawah ini menyajikan hasil penilaian risiko The table below presents results of the Company’s
iklim fisik Perseroan untuk aset-asetnya di Indonesia, physical climate risks assessment for its Indonesian
Australia, dan Amerika Serikat (AS) serta aset- and Australian assets and the assets of the Company’s
aset pelanggan Perseroan yang penting bagi bisnis customers that are important to the Company’s
Perseroan. business.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 123
Page 126
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Potensi Risiko Tertinggi di Masa Depan
Highest Potential Future Risk
Risiko di Baseline Jangka Pendek
Bahaya Iklim Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi Baseline Risk higga Menengah Jangka Panjang
Climate Hazard Potential Business Impact and Adaptation Measures (hingga 2030-an) (hingga 2050-an)
Short- to Medium- Long Term
Term (by 2050s)
(by 2030s)
Panas Ekstrem • Dampak: Peningkatan tingkat kerusakan mesin, Rendah untuk Sangat Tinggi Sangat Tinggi
Extreme Heat biaya pemeliharaan akibat panas berlebih, dan Indonesia dan untuk Indonesia untuk Indonesia,
kerugian finansial akibat penghentian produksi. Australia Tinggi untuk Australia dan AS
Adaptasi: Memasang sensor suhu dan sistem Australia Very High for
pemantauan cuaca untuk memberikan data Minimal untuk AS Sedang untuk AS Indonesia, Australia
langsung dan mengeluarkan peringatan kejadian and USA
panas ekstrim tepat waktu. Low for Indonesia Very High for
• Dampak: Penurunan produktivitas personel, and Australia Indonesia
meningkatnya penyakit dan cedera diakibatkan High for Australia
panas. Minimal for USA Moderate for USA
Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi panas
ekstrem dan pencegahan stres terkait panas ke
dalam pedoman keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) aset.
• Impact: Increased breakdown rates of machinery,
maintenance costs from overheating, and financial
losses due to production halts.
Adaptation: Install temperature sensors and
Strategi Iklim
Climate Strategy
weather monitoring systems to provide real-time
data and issue timely heat warnings.
• Impact: Reduced productivity of asset personnel,
heat-related illnesses and injuries.
Adaptation: Integrate extreme heat mitigation and
heat stress prevention into the assets’ work health
and safety guidelines.
Dingin Extrem • Dampak: Penurunan produktivitas personel aset Sedang untuk Rendah untuk Minimal untuk
Extreme Cold dan peningkatan tingkat hipotermia dan penyakit Indonesia, Australia Indonesia dan
terkait dingin lainnya. Australia, dan AS Minimal untuk Australia
Adaptasi: Menyediakan pakaian dan perlengkapan Indonesia dan AS Rendah untuk AS
cuaca dingin untuk personel aset. Moderate for
• Dampak: Peningkatan tingkat terpeleset dan Indonesia, Australia Low for Australia Minimal for
jatuh serta peningkatan tingkat cedera akibat and USA Minimal for Indonesia and
penumpukan es. Indonesia and USA Australia
Adaptasi: Mengintegrasikan cuaca dingin ekstrem Low for USA
ke dalam pedoman kesehatan dan keselamatan
aset, termasuk ambang suhu untuk menghentikan
operasi luar ruangan.
• Impact: Reduced productivity of asset personnel
and increased rates of hypothermia and other cold-
related illnesses.
Adaptation: Provide cold weather clothing and gear
to assets personnel.
• Impact: Increased rate of slips and falls and
increased rates of injury from frost buildup.
Adaptation: Integrate extreme cold into the assets’
health and safety guidelines, including temperature
thresholds for halting outdoor operations.
Banjir • Dampak: Kerusakan pada mesin (terutama Minimal untuk Indonesia dan Australia
Flooding peralatan listrik sensitif) dan bangunan, Sangat Tinggi untuk AS
mengakibatkan naiknya biaya pemeliharaan dan
penggantian serta biaya dari penghentian produksi. Minimal for Indonesia and Australia
Adaptasi: Meninggikan atau melindungi Very high for USA
mesin dan sistem listrik penting dari air serta
mengembangkan protokol untuk menghentikan
aktivitas dengan aman jika banjir akan terjadi.
• Dampak: Gangguan operasi dari potensi
pemblokiran akses kendaraan dan personel.
Adaptation: Identifikasi jalur dan akses alternatif
untuk memastikan keberlanjutan operasi.
• Dampak: Peningkatan risiko cedera dan kematian,
termasuk penyakit.
Adaptasi: Melatih pekerja tentang risiko banjir dan
protokol respons yang sesuai.
124 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 127
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Potensi Risiko Tertinggi di Masa Depan
Highest Potential Future Risk
Risiko di Baseline Jangka Pendek
Bahaya Iklim Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi Baseline Risk higga Menengah Jangka Panjang
Climate Hazard Potential Business Impact and Adaptation Measures (hingga 2030-an) (hingga 2050-an)
Short- to Medium- Long Term
Term (by 2050s)
(by 2030s)
• Impact: Damages towards machinery (especially
sensitive electrical equipment) and structures,
followed by maintenance and replacement costs
and costs from production halts.
Adaptation: Elevate or waterproof critical
machinery and electrical systems and develop
protocols to safely shut down any activity in case
of imminent flooding.
• Impact: Disruption of operations from potential
blocking of vehicle and personnel access points.
Adaptation: Identify alternate routes and access
points to allow for operational continuity.
• Impact: Increased risk of injuries and fatalities,
including diseases.
Adaptation: Train workers on flood-specific risks
and the appropriate response protocols.
Angin Kencang • Dampak: Kerusakan fasilitas pengolahan, Sangat Tinggi untuk Australia
dan Badai area penyimpanan, gedung kantor dan sistem Minimal untuk Indonesia
Extreme Winds transportasi. Rendah untuk AS
and Storms Adaptasi: Memasang pemecah angin atau struktur
penghalang angin sementara di sekitar peralatan Very High for Australia
dan struktur sensitif sebelum terjadinya badai. Minimal for Indonesia
• Dampak: Peningkatan tingkat cedera dari puing- Low for USA
puing.
Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi siklon tropis
kedalam pedoman operasi aset, termasuk protokol
untuk menghentikan operasi dengan aman selama
terjadinya angin kencang.
• Dampak: Puing-puing dan angin kencang dapat
mengganggu transportasi barang dan personel ke
dan dari aset.
Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan
rute cadangan atau jalan sementara untuk
mempertahankan akses ke lokasi setelah peristiwa
siklon tropis.
• Impact: Damage of processing facilities, storage
areas, office building and transport systems.
Adaptation: Install windbreaks or temporary
barriers around sensitive equipment and structures
ahead of storms.
• Impact: Increased rate of injuries from
accompanied debris.
Adaptation: Integrate tropical cyclone mitigation,
including protocols for safely shutting down
operations during high winds, in the assets’
operating guideline.
• Impact: Debris and strong winds may disrupt the
transportation of goods and personnels to and
from the assets.
Adaptation: Identify and prepare backup routes
or temporary roads to maintain site access after
tropical cyclone events.
Tanah Longsor • Dampak: Kerusakan aset dan infrastruktur Minimal untuk Minimal untuk Indonesia dan Australia
Akibat Hujan sehingga meningkatkan biaya pemeliharaan dan Indonesia dan Sedang untuk AS
penggantian terutama di tambang. Australia
Rainfall- Adaptasi: Memasang struktur geotekstil dan Rendah untuk AS Minimal for Indonesia and Australia
Induced penguatan tanah untuk memperkuat lereng dan Moderate for USA
Landslides mengurangi kerentanan terhadap erosi dan longsor. Minimal for
• Dampak: Titik akses yang terblokir ke dan dari Indonesia and
aset sehingga mencegah transportasi barang dan Australia
personel serta mengganggu operasi. Low for USA
Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan
rute cadangan atau jalan sementara untuk
mempertahankan akses ke lokasi selama keadaan
darurat.
• Dampak: Peningkatan tingkat cedera dan kematian.
Adaptasi: Mengembangkan dan mengintegrasikan
rencana tanggap darurat tanah longsor dalam
pedoman operasional aset.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 125
Page 128
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Potensi Risiko Tertinggi di Masa Depan
Highest Potential Future Risk
Risiko di Baseline Jangka Pendek
Bahaya Iklim Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi Baseline Risk higga Menengah Jangka Panjang
Climate Hazard Potential Business Impact and Adaptation Measures (hingga 2030-an) (hingga 2050-an)
Short- to Medium- Long Term
Term (by 2050s)
(by 2030s)
• Impact: Damaged assets and infrastructure,
increasing maintenance and replacement costs
especially in mining pits.
Adaptation: Install geotextile and soil reinforcement
structures to strengthen the slopes and reduce the
susceptibility to erosion and failure.
• Impact: Blocked access points to and from assets,
preventing the transport of goods and personnel
and disrupting operations.
Adaptation: Identify and prepare backup routes or
temporary roads to maintain site access during
emergencies.
• Impact: Increased rate of injuries and fatalities.
Adaptation: Develop and integrate landslide
emergency response plan in the assets’ operational
guidelines.
Stress Air & • Dampak: Konflik dengan masyarakat lokal dari Rendah untuk Rendah untuk Australia
Kekeringan konsumsi air yang tidak proporsional. Australia dan AS Minimal untuk Indonesia
Water Stress & Adaptasi: Secara rutin melibatkan masyarakat lokal Minimal untuk Sangat Tinggi untuk AS
Strategi Iklim
Climate Strategy
Drought untuk menjelaskan penggunaan air dan berbagi Indonesia
informasi tentang upaya mitigasi kekeringan. Low for Australia
• Dampak: Penurunan efisiensi operasional Low for Australia Minimal for Indonesia
dari proses yang bergantung pada air seperti and USA Very High for USA
pengolahan bijih dan sistem pendinginan peralatan Minimal for
dan kantor. Indonesia
Adaptasi: Berinvestasi dalam sistem daur ulang
dan penggunaan kembali air untuk menyediakan
sumber air tambahan dan penyangga terhadap
peristiwa stres air.
• Impact: Conflicts with local communities from
disproportionate water consumption.
Adaptation: Regularly engage with local
communities to explain water usage and share
information about mitigation efforts.
• Impact: Reduced operational efficiency from water-
reliant processes such as ore processing and
cooling systems of equipment and offices.
Adaptation: Invest in water recycling and reuse
systems to provide additional sources of water and
a buffer against water stress events.
Kebakaran • Dampak: Kerusakan pada pabrik pengolahan dan Tinggi untuk Sangat Tinggi Sangat Tinggi
Hutan infrastruktur pendukung. Australia untuk Australia untuk Australia
Wildfires Adaptasi: Memelihara sekat bakar di sekitar Minimal untuk Minimal untuk Minimal untuk
peralatan dan infrastruktur sensitif untuk Indonesia dan AS Indonesia Indonesia
mencegah paparan terhadap kebakaran hutan. Sedang untuk AS Tinggi untuk AS
Juga memasang sistem pemadam kebakaran di High for Australia
sekitar peralatan penting. Minimal for Very High for Very High for
• Dampak: Peningkatan risiko kesehatan bagi pekerja Indonesia and USA Australia Australia
dan penurunan jarak pandang, menghambat Minimal for Minimal for
operasi. Indonesia Indonesia
Adaptasi: Mengintegrasikan bahaya kebakaran Moderate for USA High for USA
hutan ke dalam pedoman kesehatan dan
keselamatan aset.
• Impact: Damaged processing plants and
supporting infrastructure.
Adaptation: Maintain firebreaks around sensitive
equipment and infrastructure to prevent their
exposure to wildfire. Also install fire-suppression
systems around critical equipment.
• Impact: Increased health risks to workers and
reduced visibility, hindering operations.
Adaptation: Integrate wildfire hazards into the
assets’ health and safety guidelines.
126 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 129
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Sebagai respons terhadap bahaya iklim fisik yang In response to the identified physical climate hazards
teridentifikasi yang dapat mempengaruhi aset- affecting its assets, as well as customer-owned
asetnya di Indonesia, Australia dan AS serta aset- assets that are integral to its business, the Company
aset yang dimiliki oleh pelanggan yang penting untuk has identified a range of short-term and long-term
bisnisnya, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai adaptation measures to minimise the impacts of
langkah adaptasi yang relevan. Langkah-langkah ini these hazards and adapt to anticipated physical
mencakup jangka pendek maupun jangka panjang changes. The physical risk assessment indicates
dan dibuat untuk meminimalkan dampak dari bahaya that adaptation measures should primarily focus on
iklim yang teridentifikasi dan beradaptasi dengan mining pits, as these assets are the most exposed to
perubahan fisik yang disebabkan oleh perubahan climate hazards and generate the greatest business
iklim. Penilaian risiko fisik menunjukan bahwa value for the Company and its clients. In addition,
langkah-langkah adaptasi utama harus diarahkan extreme heat has been identified as the highest-risk
pada aset tambang terbuka karena ini adalah aset climate hazard across assets in Indonesia, Australia
yang paling terpapar terhadap bahaya iklim dan and USA. By contrast, flooding and rainfall-induced
menghasilkan nilai bisnis terbesar bagi Perseroan landslides present the lowest climate-related risks to
dan kliennya. Selanjutnya, Perseroan harus berfokus the Company.
pada panas ekstrem karena secara keseluruhan,
inilah bahaya iklim yang menimbulkan risiko tertinggi
di semua aset Perseroan, baik di Indonesia, Australia
dan AS. Di sisi lain, banjir dan tanah longsor akibat
hujan keduanya menimbulkan risiko terkait iklim
terendah bagi Perseroan.
Penilaian Risiko dan peluang transisi Transition Risks and Opportunities Assessment
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan asesmen In 2025, the Company assessed their transition
terhadap risiko dan peluang transisi yang didorong risks and opportunities that are driven by climate
oleh perubahan iklim. Sejalan dengan kerangka TCFD/ change. Aligned with the TCFD/IFRS S2 framework,
IFRS S2, Perseroan secara sistematis menganalisis the Company systematically analysed potential
potensi risiko terkait dengan perubahan kebijakan dan risks related to policy and legal changes, technology,
regulasi, perkembangan teknologi, dinamika pasar, market, and reputational drivers, alongside
serta faktor reputasi, sekaligus mengidentifikasi opportunities in resource efficiency, alternative,
peluang pada aspek efisiensi sumber daya, produk products and services, markets expansion, and supply
dan layanan, ekspansi pasar, dan ketahanan rantai chain resilience. Emphasis is placed on how the risks
pasok. Asesmen ini menitikberatkan pada bagaimana and opportunities from these drivers may financially
risiko dan peluang yang berasal dari factor-faktor impact the Company.
tersebut dapat berdampak pada Perseroan secara
finansial.
Sebagai perseroan jasa pertambangan yang As a diversified mining services company operating
terdiversifikasi dan beroperasi di Indonesia, Australia, in Indonesia and Australia, and as a mine owner the
serta AS, Perseroan menghadapi berbagai risiko US, the Company faces a range of climate-related
transisi akibat pergeseran global menuju ekonomi transition risks arising from the global shift toward
rendah karbon. Risiko utama terkait dengan perubahan a low-carbon economy. These risks mainly relate
permintaan pasar, perkembangan kebijakan dan to changing market demand, evolving policies and
regulasi, kemajuan teknologi, serta meningkatnya regulations, technological advancements, and rising
ekspektasi para pemangku kepentingan. stakeholder expectations.
Perseroan menilai risiko transisi ini dalam jangka The Company assesses transition risks across both
waktu pendek (2030) dan jangka waktu panjang (2050) short-term (2030) and long-term (2050) horizons
dengan mempertimbangkan skenario emisi tinggi dan under high and low emissions scenarios. The
rendah. Tabel di bawah ini merangkum hasil asesmen table below presents the results of the Company’s
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 127
Page 130
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
atas dua peluang transisi terkait iklim dan sembilan assessment of two transition climate opportunities
risiko utama yang relevan bagi operasional Perseroan and nine risks for its assets in Indonesia, Australia,
di Indonesia, Australia, dan AS, termasuk aset milik and the US, including those of its key customers.
pelanggan utama Perseroan.
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Risiko/Peluang Dampak Rantai Dampak Bisnis Potensial Periode Jangka
Periode Jangka
Transisi Pasok dan Langkah Adaptasi Pendek-Menegah
Baseline Risiko/ Panjang
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and (pada dekade
Peluang (pada dekade
/Opportunity Impact Adaptation Measures 2030-an)
Baseline Risk/ 2050-an)
Short- to Medium-
Opportunity Long Term
Term
(by 2050s)
(by 2030s)
Peluang | Opportunities
1. Pemanfaatan Operasional • Dampak: Penangkapan Dapat Diabaikan Dapat Diabaikan Dapat Diabaikan
Metana dan Langsung dan metana dari kegiatan untuk Indonesia untuk Indonesia untuk Indonesia
Teknologi CCS Hilir pertambangan berpotensi dan Australia dan Australia dan Australia
menciptakan sumber Kecil untuk AS Sedang untuk AS Besar untuk AS
Methane Recovery Direct pendapatan tambahan,
and Utilisation of Operations and menurunkan emisi, serta Negligible for Negligible for Negligible for
CCS Technology Downstream mendukung pembangkitan Indonesia and Indonesia and Indonesia and
kredit karbon, khususnya di Australia Australia Australia
Strategi Iklim
Climate Strategy
Amerika Serikat. Minor for the US Moderate for the US Major for the US
Adaptasi: Pelaksanaan uji
coba bertahap dan studi
kelayakan, pemantauan
insentif regulasi, serta
integrasi elektrifikasi ke
dalam perencanaan jangka
panjang peralatan.
• Impact: Methane capture
from mining operations
may create additional
revenue streams, reduce
emissions, and support
carbon credit generation,
particularly in the US.
Adaptation: Conduct
phased pilots and feasibility
studies, monitor regulatory
incentives, and integrate
electrification into long term
equipment planning.
2. Efisiensi Biaya Operasional • Dampak: Elektrifikasi Dapat Diabaikan Kecil untuk Sangat Besar untuk
Operasional Langsung dan armada pertambangan untuk Indonesia, Indonesia, Australia Indonesia
melalui Hulu berpotensi menurunkan Australia, dan AS dan AS Besar untuk
Elektrifikasi biaya bahan bakar, emisi, Australia dan AS
Armada Direct serta eksposur terhadap Negligible for Minor for Indonesia,
Operations and volatilitas harga bahan Indonesia, Australia and, the Extensive for
Operational Upstream bakar fosil dalam jangka Australia, and the US Indonesia
Savings from Fleet panjang. US Major for Australia
Electrification Adaptasi: Pelaksanaan uji and the US
coba bertahap dan studi
kelayakan, pemantauan
insentif regulasi, serta
integrasi elektrifikasi
dalam perencanaan jangka
panjang peralatan.
• Impact: Electrification of
mining fleets may reduce
fuel costs, emissions, and
exposure to fossil fuel price
volatility over the long term.
Adaptation: Conduct
phased pilots and feasibility
studies, monitor regulatory
incentives, and integrate
electrification into long term
equipment planning.
128 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 131
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Risiko/Peluang Dampak Rantai Dampak Bisnis Potensial Periode Jangka
Periode Jangka
Transisi Pasok dan Langkah Adaptasi Pendek-Menegah
Baseline Risiko/ Panjang
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and (pada dekade
Peluang (pada dekade
/Opportunity Impact Adaptation Measures 2030-an)
Baseline Risk/ 2050-an)
Short- to Medium-
Opportunity Long Term
Term
(by 2050s)
(by 2030s)
Risiko | Risks
1. Penurunan Operasional • Dampak: Penurunan Tidak Signifikan Tidak Signifikan Sangat Tinggi
Permintaan Langsung permintaan batubara untuk Indonesia untuk Indonesia untuk Indonesia,
Batubara dalam skenario rendah Ringan untuk Sedang untuk AS Australia, dan AS
Direct karbon dalam jangka Australia, dan AS Tinggi untuk
Reduction in Coal Operations panjang dapat menurunkan Australia
Demand pendapatan dan Insignificant for Extreme for
meningkatkan risiko aset Indonesia Insignificant for Indonesia,
terdampar, terutama di Minor for Australia, Indonesia Australia, and the
Australia dan AS. and the US Moderate for the US US
Adaptasi: Diversifikasi Major for Australia
jenis batubara, komoditas
pertambangan lain, dan
wilayah operasi; penguatan
kontrak jangka panjang;
serta evaluasi peluang
usaha di luar batubara
secara bertahap.
• Impact: Longterm decline
in coal demand under
low carbon scenarios
may reduce revenue and
increase stranded asset
risk, particularly in Australia
and the US.
Adaptation: Diversify
across coal types, other
mining commodities, and
geographies, strengthen
long-term contracts, and
assess opportunities
beyond coal over time
2. Kenaikan Biaya Operasional • Dampak: Regulasi karbon, Sedang untuk Sedang untuk Sedang untuk
Transportasi Langsung standar bahan bakar, dan Indonesia, Indonesia Indonesia dan AS
disrupsi logistik dapat Australia, dan AS Tinggi untuk Tinggi untuk
Rising Direct meningkatkan biaya Australia dan AS Australia
Transportation Operations transportasi dan menekan Moderate for
Price margin. Indonesia, Moderate for Moderate for
Adaptasi: Optimalisasi Australia, and the Indonesia Indonesia and
perencanaan logistik, US Major for Australia the US
peningkatan efisiensi and the US Major for Australia
armada, serta evaluasi opsi
transportasi rendah emisi
atau alternatif.
• Impact: Carbon regulation,
fuel standards, and logistics
disruptions may increase
transport costs and reduce
margins.
Adaptation: Optimise
logistics planning, improve
fleet efficiency, and
assess lower emission
or alternative transport
options over time.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 129
Page 132
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Risiko/Peluang Dampak Rantai Dampak Bisnis Potensial Periode Jangka
Periode Jangka
Transisi Pasok dan Langkah Adaptasi Pendek-Menegah
Baseline Risiko/ Panjang
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and (pada dekade
Peluang (pada dekade
/Opportunity Impact Adaptation Measures 2030-an)
Baseline Risk/ 2050-an)
Short- to Medium-
Opportunity Long Term
Term
(by 2050s)
(by 2030s)
3. Kenaikan Biaya Operasional • Dampak: Dinamika transisi Rendah untuk Tidak Signifikan untuk Australia
Energi Langsung energi dapat meningkatkan Indonesia, Sedang untuk Indonesia dan AS
biaya listrik dan bahan Australia, dan AS
Rising Energy Cost Direct bakar, sehingga berdampak Insignificant for Australia
Operations pada biaya operasional. Minor for Indonesia, Moderate for Indonesia and the US
Adaptasi: Peningkatan Australis, and the
efisiensi energi, optimalisasi US
penggunaan bahan bakar,
serta evaluasi pemanfaatan
energi terbarukan atau
alternatif yang layak secara
operasional.
• Impact: Energy transition
dynamics may increase
electricity and fuel costs,
affecting operating
expenditures over time.
Strategi Iklim
Climate Strategy
Adaptation: Improve energy
efficiency, optimise fuel use,
and evaluate renewable or
alternative energy solutions
where operationally
feasible.
4. Penerapan Operasional • Dampak: Perluasan Tidak Signifikan Ringan untuk Sedang untuk AS
Mekanisme Harga Langsung kebijakan harga karbon untuk Indonesia, Indonesia, Ekstrem untuk
Karbon dapat meningkatkan biaya Australia, dan AS Australia, dan AS Indonesia dan
Direct operasional secara material, Australia
Carbon Pricing Operations terutama bagi kegiatan Insignificant Minor for Indonesia,
Mechanism dengan intensitas emisi for Indonesia, Australia, and the Moderate for the US
Cakupan 1 yang tinggi. Australia, and the US Extreme for
Adaptasi: Peningkatan US Indonesia and
pengelolaan emisi, integrasi Australia
biaya karbon ke dalam
perencanaan bisnis, serta
pelaksanaan inisiatif
efisiensi operasional dan
pengurangan emisi.
• Impact: Expanding
carbon pricing policies
could materially increase
operating costs, especially
given Scope 1 intensive
operations.
Adaptation: Improve
emissions management,
integrate carbon costs
into planning, and pursue
operational efficiency
and emissions reduction
initiatives.
5. Peningkatan Operasional • Dampak: Meningkatnya Tidak Signifikan Ringan untuk Sedang untuk
Kewajiban Langsung tuntutan pelaporan dari untuk Indonesia, Indonesia Indonesia,
Pelaporan Emisi regulator dan investor Australia, dan AS Sedang untuk Australia, dan AS
dan Iklim Direct berpotensi meningkatkan Australia dan AS
Operations biaya kepatuhan dan Insignificant Moderate for
Enhanced risiko hukum apabila tidak for Indonesia, Minor for Indonesia Indonesia,
Emissions and dipenuhi. Australia, and the Moderate for Australia, and the
Climate -Related Adaptasi: Penguatan US Australia and the US
Reporting tata kelola iklim, sistem US
Obligations pelaporan emisi, serta
penyelarasan berkelanjutan
dengan IFRS S2 dan
standar relevan lainnya.
130 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 133
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Risiko/Peluang Dampak Rantai Dampak Bisnis Potensial Periode Jangka
Periode Jangka
Transisi Pasok dan Langkah Adaptasi Pendek-Menegah
Baseline Risiko/ Panjang
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and (pada dekade
Peluang (pada dekade
/Opportunity Impact Adaptation Measures 2030-an)
Baseline Risk/ 2050-an)
Short- to Medium-
Opportunity Long Term
Term
(by 2050s)
(by 2030s)
• Impact: Increasing
regulatory and investor
disclosure requirements
may raise compliance costs
and legal exposure if not
met.
Adaptation: Continue
to strengthen climate
governance, emissions
reporting systems, and
alignment with IFRS S2 and
other relevant standards.
6. Dampak Operasional • Dampak: Pengawasan yang Tidak Signifikan Sedang untuk Tinggi untuk
Reputasi akibat Langsung semakin ketat terhadap untuk Indonesia, Indonesia, Indonesia,
Stigmatisasi sektor batubara dapat Australia, dan AS Australia, dan AS Australia, dan AS
Sektor Direct memengaruhi kepercayaan
Operations investor, perizinan sosial Insignificant Moderate for Major for Indonesia,
Reputational untuk beroperasi, serta for Indonesia, Indonesia, Australia, and the
Impacts from kemampuan menarik Australia, and the Australia, and the US
Stigmatisation of talenta. US US
Sector Adaptasi: Penguatan kinerja
ESG, transparansi, dan
keterlibatan pemangku
kepentingan yang selaras
dengan TCFD/IFRS S2.
• Impact: Heightened scrutiny
of the coal sector may
affect investor confidence,
social licence to operate,
and talent attraction.
Adaptation: Strengthen ESG
performance, transparency,
and stakeholder
engagement aligned with
TCFD / IFRS S2.
7. Kenaikan Premi Operasional • Dampak: Evaluasi ulang Tidak Signifikan Ringan untuk Sedang untuk
Asuransi Langsung eksposur terhadap untuk Indonesia, Indonesia, Indonesia,
sektor batubara oleh Australia, dan AS Australia, dan AS Australia, dan AS
Rising Insurance Direct perusahaan asuransi dapat
Premium Price Operations meningkatkan premi atau Insignificant Minor for Indonesia, Moderate for
menurunkan ketersediaan for Indonesia, Australia, and the Indonesia,
perlindungan. Australia, and the US Australia, and the
Adaptasi: Penguatan US US
manajemen risiko
operasional, praktik
keselamatan, serta
keterlibatan aktif dengan
perusahaan asuransi untuk
memastikan perlindungan
yang memadai dan efisien
biaya.
• Impact: Insurers’
reassessment of coal
related exposure may
lead to higher premiums
or reduced coverage
availability.
Adaptation: Strengthen
operational risk
management, safety
practices, and engage
regularly with insurers to
maintain adequate and
cost-effective coverage.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 131
Page 134
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
Highest Potential Future Risk/Opportunity
Risiko/Peluang Dampak Rantai Dampak Bisnis Potensial Periode Jangka
Periode Jangka
Transisi Pasok dan Langkah Adaptasi Pendek-Menegah
Baseline Risiko/ Panjang
Transition Risk Value Chain Potential Business Impact and (pada dekade
Peluang (pada dekade
/Opportunity Impact Adaptation Measures 2030-an)
Baseline Risk/ 2050-an)
Short- to Medium-
Opportunity Long Term
Term
(by 2050s)
(by 2030s)
8. Terbatasnya Akses Operasional • Dampak: Pembatasan Tidak Signifikan Ringan untuk Tinggi untuk
Pembiayaan Langsung dari lembaga keuangan untuk Indonesia Indonesia Indonesia, Australia
Batubara dan asuransi dapat Ringan untuk Sedang untuk dan AS
Direct meningkatkan biaya modal Australia dan AS Australia dan AS
Reduced Access to Operations dan membatasi investasi Major for Indonesia,
Coal Financing jangka panjang terkait Insignificant for Minor for Indonesia Australia and the
batubara. Indonesia Moderate for US
Adaptasi: Pengelolaan Minor for Australia Australia and the
hubungan yang kuat and the US US
dengan pemberi pinjaman,
manajemen modal yang
pruden, serta penyelarasan
pembiayaan secara
bertahap dengan kegiatan
yang siap transisi.
• Impact: Tightening lender
and insurer restrictions may
Strategi Iklim
Climate Strategy
increase cost of capital and
constrain long-term coal
related investment.
Adaptation: Maintain strong
lender engagement, prudent
capital management, and
gradually align financing
with transitionready
activities.
9. Transisi ke Operasional • Dampak: Kebutuhan Tidak Signifikan Sedang untuk Sedang untuk
Teknologi Rendah Langsung dan belanja modal yang lebih untuk Indonesia, Indonesia, Australia Indonesia
Emisi Hilir tinggi serta ketidakpastian Australia dan AS dan AS Tinggi untuk
teknologi akibat peralihan Australia dan AS
Transition to Direct ke solusi pertambangan Insignificant for Moderate for
Lower-Emissions Operations and rendah emisi. Indonesia, Australia Indonesia, Australia Moderate for
Technology Downstream Adaptasi: Penerapan and the US and the US Indonesia
bertahap teknologi, dengan Major for Australia
prioritas pada proyek and the US
percontohan dan asesmen
biaya‑manfaat sebelum
dilakukan skala penuh.
• Impact: Increased
capital requirements and
technology uncertainty
from the shift to low
emissions mining solutions.
Adaptation: Adopt a phased
approach to technology
deployment, prioritising
pilots and cost benefit
assessments before
scaling.
Catatan | Notes:
Skala Risiko: Sangat Tinggi (Extreme), Tinggi (Major), Sedang (Moderate), Ringan (Minor), Tidak Signifikan (Insignificant).
Risk Scale: Extreme, Major, Moderate, Minor, Insignificant.
Skala Peluang: Sangat Besar (Extensive), Besar (Major), Sedang (Moderate), Kecil (Minor). Dapat Diabaikan (Negligible).
Opportunity Scale: Extensive, Major, Moderate, Minor, Negligible.
Secara keseluruhan, eksposur Perseroan terhadap Overall, the Company’s exposure to climate related
risiko transisi terkait iklim masih berada pada tingkat transition risks remains manageable at the 2025
yang dapat dikelola pada kondisi dasar tahun 2025. baseline, with more significant impacts expected to
Namun demikian, dampak yang lebih signifikan emerge progressively toward the 2030s and 2050s
diperkirakan akan muncul secara bertahap menuju under low carbon scenarios. The most material future
dekade 2030‑an dan 2050‑an, khususnya dalam risks relate to carbon pricing, declining coal demand,
skenario rendah karbon. Risiko masa depan yang and access to capital, while operational efficiency and
132 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 135
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
paling material berkaitan dengan penerapan harga emissions reduction initiatives present meaningful
karbon, penurunan permintaan batubara, serta long term opportunities.
keterbatasan akses terhadap pembiayaan, sementara
inisiatif peningkatan efisiensi operasional dan
pengurangan emisi menghadirkan peluang jangka
panjang yang bermakna.
Temuan dari asesmen risiko transisi iklim ini turut The findings from this climate transition risk
memvalidasi risiko serupa yang sebelumnya telah assessment further validate the similar risks
diidentifikasi dalam asesmen risiko bisnis internal previously identified in the Company’s internal
Perseroan, sehingga memperkuat keandalan dan business risk assessment, reinforcing the robustness
konsistensi proses identifikasi risiko yang diterapkan. and consistency of its risk identification processes.
Melalui pemantauan risiko secara proaktif, pengelolaan Through proactive risk monitoring, disciplined capital
permodalan yang disiplin, adopsi teknologi secara management, phased technology adoption, and
bertahap, serta penguatan tata kelola iklim, Perseroan enhanced climate governance, the Company will
akan terus meningkatkan ketahanan dan kemampuan continue to strengthen its resilience and adaptability
adaptasinya guna mendukung keberlanjutan usaha in support of long term business sustainability amid a
jangka panjang di tengah sistem energi global yang transitioning global energy system.
sedang bertransisi.
ENERGI DAN EMISI GRK [GRI 3-3] [GRI 302-1] ENERGY AND GHG EMISSIONS [GRI 3-3] [GRI
[GRI 302-3] [OJK F.5] [OJK F.6] 302-1] [GRI 302-3] [OJK F.5] [OJK F.6]
Sejalan dengan komitmen Indonesia dan Australia In line with Indonesia’s and Australia’s commitments
dalam menurunkan emisi gas rumah kaca serta to reducing greenhouse gas emissions and achieving
mencapai target net zero masing-masing pada net zero targets by 2060 and 2050 respectively, as
tahun 2060 dan 2050, sebagaimana tertuang dalam set out in each country’s Nationally Determined
Nationally Determined Contribution, Perseroan turut Contribution, the Company actively contributes to
berkontribusi aktif dalam upaya penurunan emisi. emissions reduction efforts. It has implemented a
Perseroan telah mengimplementasikan berbagai range of initiatives to reduce its emissions footprint
inisiatif untuk mengurangi jejak emisi sekaligus while delivering both environmental and operational
memberikan peningkatan kinerja lingkungan dan improvements. In 2025, the Company continues to
operasional. Pada tahun 2025, Perseroan terus implement decarbonisation initiatives in its operation,
melaksanakan inisiatif dekarbonisasi di seluruh strengthened by the recently introduced Control Tower
operasinya, yang diperkuat oleh penerapan sistem system, enabling data-driven strategy and decision-
Control Tower untuk mendukung strategi dan making in the Company’s decarbonisation efforts.
pengambilan keputusan berbasis data dalam upaya This initiative reinforces the Company’s commitment
dekarbonisasi. Inisiatif ini menegaskan komitmen to structured and measurable decarbonisation
Perseroan terhadap perjalanan dekarbonisasi yang journey. [OJK F.5].
terstruktur dan terukur.[OJK F.5].
Perseroan mengukur dan mengelola dampak emisinya The Company quantifies and manages its emissions
melalui penilaian komprehensif terhadap emisi gas impacts through a comprehensive assessment of
rumah kaca Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan Scope 1, Scope 2, and Scope 3 greenhouse gas
3. Dengan mengacu pada inventarisasi yang telah emissions. Building on the inventory completed for
diselesaikan untuk operasi di Indonesia dan Australia, its Indonesian and Australian operations, with 2023
dengan tahun dasar 2023, Perseroan terus memantau selected as the baseline year, the Company continues
dan menyempurnakan data emisi gas rumah kaca to monitor and refine its greenhouse gas data in
pada tahun 2025. Selain itu, Perseroan juga telah 2025. Further, the Company conducted the baseline
melakukan penilaian baseline untuk emisi Cakupan 1 assessment for Scope 1 and 2 for its operation in the
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 133
Page 136
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
dan Cakupan 2 pada operasinya di Amerika Serikat. United States. This inventory covers the full scope of
Inventarisasi ini mencakup seluruh lingkup operasi the Company’s operations, providing a holistic view
Perseroan, memberikan gambaran yang komprehensif of its carbon footprint and supporting more informed
atas jejak karbon serta mendukung pengelolaan emisi and effective emissions management.
yang lebih terinformasi dan efektif.
Di saat yang bersamaan, Perseroan mengerti The Company recognises that reductions in Scope
bahwa pengurangan emisi Cakupan 1 dan 2 sangat 1 and Scope 2 emissions are closely linked to
bergantung dengan pengurangan penggunaan energy consumption. As such, it remains committed
energi. Maka dari itu, Perseroan tetap berkomitmen to responsible energy use across all operations,
pada penggunaan energi yang bertanggung jawab including office electricity consumption and fuel use
di seluruh operasinya, termasuk listrik kantor dan for site activities. To reduce its carbon footprint and
konsumsi bahan bakar untuk kegiatan lapangan. mitigate greenhouse gas emissions, the Company
Untuk mengurangi jejak karbon dan memitigasi prioritises energy efficiency, particularly in relation to
emisi GRK, Perseroan memprioritaskan efisiensi non-renewable energy sources. This commitment is
energi, khususnya dalam penggunaan sumber energi formally articulated in the Company’s environmental
non-terbarukan. Komitmen ini diformalisasikan policy.
dalam kebijakan lingkungan Perseroan (https://
Strategi Iklim
Climate Strategy
bumainternational.com/esg-policies).
Peningkatan efisiensi bahan bakar didorong oleh Fuel efficiency improvements are driven by
perbaikan kondisi jalan tambang, optimalisasi improved road conditions, optimisation of the Fleet
Fleet Management System, serta penguatan Management System, and the promotion of efficient
praktik berkendara yang efisien. Secara paralel, driving behaviour. In parallel, the Company reviews
Perseroan melakukan peninjauan atas konsumsi electricity and fuel consumption across its operations
listrik dan bahan bakar di seluruh operasinya untuk to identify further optimisation opportunities. As part
mengidentifikasi peluang optimalisasi lebih lanjut. of its transition towards a lower-carbon economy, the
Sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi rendah Company is also exploring other energy solutions,
karbon, Perseroan juga mengeksplorasi solusi energi including the deployment of electrified heavy
lainnya, termasuk penerapan alat berat bertenaga equipment, as and when it becomes commercially
listrik, jika telah tercapai kelayakan secara komersial. viable.
Dengan lebih dari 90% emisi Perseroan berkaitan With more than 90% of the Company’s emissions
langsung dengan konsumsi bahan bakar dalam directly linked to fuel consumption, discussions at the
operasionalnya, pembahasan di tingkat Direksi dan Board level on emissions performance are integrated
manajemen senior mengenai kinerja emisi terintegrasi into operational metrics that drive these outcomes.
dalam metrik operasional. Keselarasan antara metrik This alignment between operational and emissions
operasional dan kinerja emisi ini memungkinkan performance metrics enables more effective planning,
perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan kinerja execution, and ongoing monitoring. [GRI 3-3].
yang lebih efektif secara berkelanjutan. [GRI 3-3].
134 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 137
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Energi dan Emisi Cakupan 1 Dan 2 Emisi Scope 1 and 2 Emissions and Energy
Kinerja Energi [GRI 302-1] [GRI 302-3] Energy Performance [GRI 302-1] [GRI 302-3]
Praktik pengelolaan energi Perseroan di Indonesia The Company’s energy management practices
telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Energi in Indonesia comply with Minister of Energy and
dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 8 Tahun 2025 Mineral Resources (MEMR) No. 8 of 2025 on Energy
tentang Manajemen Energi. Di Australia, praktik Management. In Australia, the Company’s energy
pengelolaan energi Perseroan telah mematuhi management practices comply with the National
National Greenhouse and Energy Reporting Act 2007 Greenhouse and Energy Reporting Act 2007 Cth,
(CTH), National Greenhouse and Energy Reporting the National Greenhouse and Energy Reporting
Regulations 2008 (CTH), serta National Greenhouse Regulations 2008 Cth, and the National Greenhouse and
and Energy Reporting Measurement Determination Energy Reporting Measurement Determination 2008
2008 (CTH). Di Amerika Serikat, praktik pengelolaan Cth. In the US, the Company’s energy management
energi Perseroan telah mematuhi peraturan energi practices comply with applicable federal and state
dan lingkungan hidup yang berlaku di tingkat energy and environmental regulations, including
federal maupun negara bagian, termasuk kewajiban reporting and emissions monitoring requirements
pelaporan dan pemantauan emisi berdasarkan under relevant US Environmental Protection Agency
program-program yang relevan dari Amerika Serikat di (EPA) programmes and energy efficiency standards.
bawah Environmental Protection Agency (EPA) terkait The Company implements structured energy tracking
serta standar tentang efisiensi energi. Perseroan and reporting procedures to support operational
menerapkan prosedur pemantauan dan pelaporan efficiency and regulatory compliance.
energi yang terstruktur guna mendukung efisiensi
operasional serta kepatuhan terhadap ketentuan
regulasi.
Untuk tujuan kejelasan, Perseroan membedakan For the purpose of clarity, the Company differentiate
pelaporan energi dan emisi antara unit usaha the energy and emission reporting between the
kontraktor pertambangan (operasi di Indonesia dan mining contractor business units (Indonesia and
Australia) dan unit usaha pertambangan (operasi di Australia operation) and the mining business unit
Amerika Serikat). (United States operation)
Data Konsumsi Energi
Energy Consumption Data
Energi Unit
2023 2024 2025
Energy Unit
Indonesia
Listrik
GJ 176.979 221.434 241.492
Electricity
Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
GJ 26.627.094 24.970.674 22.606.725
Fuel (Including Solar for Genset)
Total Energi
GJ 26.804.073 25.192.108 22.848.217
Total Energy
Total Produksi
Ton | Tons 1.089.447.364 937.796.433 795.613.909
Total Production
Intensitas Energi GJ/Ton Produksi
0,0246 0,0269 0,0287
Energy Intensity GJ/Ton Production
Australia
Listrik
GJ 159.441 150.427 434
Electricity
Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
GJ 5.120.486 5.159.135 1.063
Fuel (Including Solar for Genset)
Total Energi
GJ 5.279.927 5.309.562 1.497
Total Energy
Total Produksi
Tons 356.529.717 347.929.763 -
Total Production
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 135
Page 138
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Energi Unit
2023 2024 2025
Energy Unit
Intensitas Energi GJ/Ton Produksi
0,0148 0,0153 -
Energy Intensity GJ/Ton Production
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Unit *
Listrik
GJ 336.420 371.861 241.926
Electricity
Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
GJ 31.747.580 30.129.809 22.607.788
Fuel (Including Solar for Genset)
Total Energi
GJ 32.084.000 30.501.670 22.849.714
Total Energy
Total Produksi
Tons 1.445.977.081 1.285.726.196 795.613.909
Total Production
Intensitas Energi GJ/Ton Produksi
0,022188 0,023723 0,028720
Energy Intensity GJ/Ton Production
Total Unit Usaha Pertambangan (AS)** | Total Mining Business Unit (US)**
Listrik
GJ N/A N/A 48.668,73
Electricity
Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
GJ N/A N/A 344.760,78
Fuel (Including Solar for Genset)
Total Energi
GJ N/A N/A 393.429,51
Total Energy
Strategi Iklim
Climate Strategy
Total Production
Tons N/A N/A 621.585
Total Produksi
Intensitas Emisi GJ/Ton Produksi
N/A N/A 0,63
Emission Intensity GJ/Ton Production
Catatan | Note:
Indonesia
• Energi dihitung dengan mengonversi konsumsi energi, yaitu bahan bakar (dalam KL) dan listrik (dalam kWh), ke dalam satuan gigajoule (GJ).
• Faktor konversi dari kWh ke joule adalah 3,60 × 106, sedangkan faktor konversi dari liter ke joule adalah 0,04 (mengacu pada Appendix 1. Energy Conversion Table,
Guidelines for Calculation and Reporting of Energy Sector GHG Emissions Inventory yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral, 2018).
• Satuan produksi merupakan akumulasi dari total penambangan batubara dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal).
• Jenis bahan bakar yang digunakan oleh Perusahaan adalah High Speed Diesel (HSD).
• Konsumsi energi bahan bakar (B35 dan B40) berasal dari lokasi operasi Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, serta penggunaan Pertamina Dex di Kantor Pusat
(termasuk HO‑BIG).
• Konsumsi energi listrik berasal dari lokasi ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
• Tidak terdapat perubahan dalam metode perhitungan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
• Energy is calculated by converting energy consumption (KL of fuel and kWh of electricity) into GJ.
• The conversion factor of kWh to Joules is 3.60 x 106 and the conversion factor of Liters to Joules is 0.04 (refer to Appendix 1. Energy Conversion Table, Guidelines for
Calculation and Reporting of Energy Sector GHG Emissions Inventory, published by the Directorate General of Electricity, Ministry of Energy and Mineral Resources,
2018).
• The production unit is the accumulation of total coal extraction and Overburden removal.
• The type of fuel used by the Company is HSD.
• Fuel energy consumption (B35, B40) comes from Site Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, and Pertamina Dex at HO (including HO-BIG).
• Electricity energy consumption is from ADT, SDJ, IBP, BRC and HO sites.
• There is no changes in calculation from the previous year.
Australia
• Faktor konversi energi yang digunakan mengacu pada National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme – Measurement Determination: 2025 Emissions
Factors.
• Konsumsi energi bahan bakar berasal dari Brisbane Office (AU01).
• Penggunaan listrik berasal dari Brisbane Office (AU01), serta rumah sewaan.
• Pada tahun 2025, berdasarkan pendekatan Operational Control dalam GHG Protocol, tidak ada lokasi tambang yang dimasukkan dalam batas pelaporan BUMA
Australia. Oleh karena itu, produksi dan intensitas energi BUM Australia tidak dihitung.
• Energy conversion factors used are sourced from National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme - Measurement Determination: 2025 Emissions
Factors.
• Fuel energy consumption is from Brisbane Office (AU01).
• Electricity usage from Brisbane Office (AU01), as well as the rental houses.
• In 2025, based on GHG Protocol Operational Control approach, no site is included in BUMA Australia reporting boundaries. Therefore, BUMA Australia production
and energy intensity are not calculated.
Amerika Serikat | United States
• Data kinerja dari ACG (operasi Amerika Serikat) hanya mencakup tahun 2025, yang merepresentasikan periode kinerja penuh di bawah BUMA International. Oleh
karena itu, data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini.
• The performance data from ACG will only cover year 2025 in which it represents the full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023
and 2024 will not be included in this year report.
136 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 139
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Nilai yang disajikan mencerminkan konsumsi energi The values presented reflect energy consumption
dalam aktivitas operasional Perseroan. Saat ini, within the Company’s operations. At present, the
Perseroan belum menghitung konsumsi energi Company has not calculated energy consumption
yang terjadi di luar organisasi, termasuk aktivitas occurring outside the organisation, including
transportasi dan distribusi yang dilakukan oleh transportation and distribution activities undertaken
mitra usaha atau pihak eksternal lainnya. Selain by business partners or other external parties. In
itu, Perseroan tidak menggunakan energi untuk addition, the Company does not utilise heating,
pemanasan, pendinginan, maupun uap dalam cooling, or steam in its operational activities. [GRI
kegiatan operasionalnya. [GRI 302-1] [GRI 302-2] 302-1] [GRI 302-2]
Kinerja Emisi Cakupan 1 dan 2 Scope 1 and 2 Emissions Performance
Emisi gas rumah kaca Perseroan dihitung sesuai The Company’s greenhouse gas emissions were
dengan Greenhouse Gas Protocol menggunakan calculated in accordance with the Greenhouse Gas
pendekatan kendali operasional (operational control Protocol using the operational control approach.
approach). Faktor emisi yang digunakan untuk Emission factors applied for Indonesia were sourced
Indonesia bersumber dari Kementerian Energi dan from the Ministry of Energy and Mineral Resources,
Sumber Daya Mineral, sedangkan faktor emisi untuk while those for Australia were derived from the
Australia mengacu pada National Greenhouse and National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
Energy Reporting (NGER) Measurement Determination Measurement Determination 2008. Where NGER
2008. Jika tidak tersedia, maka digunakan faktor emission factors were not available, including for
emisi dari U.S. EPA atau data emisi yang dilaporkan most Scope 3 categories such as purchased goods
oleh pemasok termasuk untuk sebagian besar and services, emission factors from the United States
kategori Emisi Cakupan 3 seperti barang dan jasa Environmental Protection Agency or supplier reported
yang dibeli. Nilai global warming potential (GWP) yang emissions data were used. Global warming potential
digunakan dalam perhitungan ini mengacu pada Fifth values applied in the assessment are based on the
Assessment Report dari Intergovernmental Panel on Fifth Assessment Report of the Intergovernmental
Climate Change (IPCC). Untuk operasional di Amerika Panel on Climate Change. For operations in the
Serikat, faktor emisi diperoleh dari U.S. Environmental US, emission factors were obtained from the U.S.
Protection Agency (EPA) atau dari data emisi yang Environmental Protection Agency (EPA) or from
dilaporkan oleh pemasok, apabila tersedia. supplier-reported emissions data where available.
Gas rumah kaca yang dicakup dalam asesmen ini The greenhouse gases included in this assessment
adalah gas-gas yang termasuk dalam Protokol Kyoto, are those covered under the Kyoto Protocol,
yaitu karbon dioksida, metana, dan dinitrogen oksida. namely carbon dioxide, methane, and nitrous oxide.
Hidrofluorokarbon dan perfluorokarbon dikecualikan Hydrofluorocarbons and perfluorocarbons were
dari perhitungan pada periode pelaporan ini karena excluded from the calculation for this reporting period,
penggunaan refrigeran dalam operasional Perseroan as refrigerant use within the Company’s operations is
dinilai tidak material. Emisi biogenik juga dinilai considered immaterial. Biogenic emissions were also
tidak material, sementara sulfur heksafluorida tidak assessed as immaterial, while sulphur hexafluoride
relevan dengan kegiatan operasional Perseroan. Oleh is not applicable to the Company’s operations,
karena itu, gas-gas tersebut tidak dimasukkan dalam and therefore these gases were not included in the
inventaris emisi. emissions inventory.
Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan tidak As a mining contractor, the Company does not account
menghitung emisi yang berasal dari perubahan for emissions arising from land use change in its
penggunaan lahan, karena tanggung jawab atas Indonesia and Australia operation, as responsibility
emisi tersebut berada pada pemilik tambang. for such emissions rests with the mine owner. There
Pengungkapan emisi dilakukan sesuai dengan GRI is no land use change taking place in the Company’s
305‑1 dan GRI 305‑2. US operation in 2024 and 2025 since its acquisition.
Disclosures are made in accordance with GRI 305-1
and GRI 305-2.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 137
Page 140
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Emisi gas rumah kaca Perseroan untuk tahun 2023, The Company’s greenhouse gas emissions for the
2024, dan 2025 ditampilkan pada tabel berikut. years 2023, 2024, and 2025 are presented in the
following table.
Emisi GRK Cakupan 1
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Langsung (Cakupan 1) 2023 2024 2025
Direct GHG Emissions (Scope 1)
Indonesia
Bahan bakar (ton CO2 eq)
1.761.775 1.650.481 1.490.788
Fuel (ton CO2 eq)
Australia
Bahan Bakar (ton CO2 eq)
87.978 82.015 75
Fuel (ton CO2 eq)
Emisi Fugitive (ton CO2 eq)
2.464 2.450 0
Fugitive Emission (ton CO2 eq)
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Total Mining Contractor Business Units
Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
1.852.271 1.734.946 1.490.863
Total Scope 1 (ton CO2 eq)
United States
Bahan bakar (ton CO2 eq)
Strategi Iklim
Climate Strategy
N/A N/A 24.028
Fuel (ton CO2 eq)
Peledak (ton CO2 eq)
N/A N/A 1.502
Explosives (ton CO2 eq)
Total Mining Business Unit
Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
N/A N/A 25.530
Total Scope 1 (ton CO2 eq)
Note:
INDONESIA
• Faktor emisi bahan bakar lokal (tier 2) merupakan faktor emisi nasional yang digunakan dengan mengacu pada Intergovernmental Panel on Climate Change
(IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas (2019), dan Puslitbang Tekmira (2018), sebagaimana tercantum dalam
Inventarisasi Emisi GRK Sektor Energi yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral (2020).
• Emisi Cakupan 1 yang dilaporkan berasal dari sumber pembakaran stasioner (genset) dan pembakaran bergerak (kendaraan operasional dan alat berat).
• Total emisi dihitung dengan mengalikan total konsumsi bahan bakar (kL) dengan faktor konversi
• Faktor emisi B0 = 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter.
• Total emisi Cakupan 1 berasal dari area kerja LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, dan HO (termasuk HO-BIG)
• The local fuel emission factor (tier 2) is a national emission factor, which is used with reference to the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)
Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas (2019) and Puslitbang Tekmira (2018) listed in the Energy Sector GHG Emissions
Inventory published by the Center for Energy and Mineral Resources Data and Information Technology, Ministry of Energy and Mineral Resources (2020).
• Scope 1 emissions listed are generated from stationary (generator sets) and mobile combustion (operational vehicles and heavy equipment) sources
• Total emissions are calculated by multiplying total fuel usage (Kl) with conversion factor.
• B0 emission factor= 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter.
• Total Scope 1 emissions from Sites LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, and HO (including HO-BIG)
AUSTRALIA
• BUMA Australia menerapkan pendekatan operational control dalam menentukan batas organisasi untuk seluruh emisi GRK. Pada tahun 2025, lokasi-lokasi yang
dikontrakkan kepada BUMA Australia ditetapkan berada di luar batas pelaporan emisinya.
• Untuk BUMA Australia, emisi Cakupan 1 mencakup penggunaan bahan bakar untuk kendaraan ringan dalam operasional kantor pusat.
• Dalam perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2, BUMA Australia menggunakan faktor emisi terbaru dari National Greenhouse Accounts Factors (2025) yang diterbitkan
oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) sebagai acuan dalam penyusunan inventaris emisi.
• BUMA Australia applies the operational control approach to determine its organisational boundary for all GHG emission. In 2025 the sites contracted to BUMA
Australia are determined to be outside of its emission reporting boundaries.
• For BUMA Australia Scope 1 includes fuel for light vehicle in head office operation.
• For the calculation of the Scope 1 and 2 emissions BUMA Australia applies the most recent National Greenhouse Accounts Factors (2025) published by the
Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) in its selection of the emissions factors adopted in the calculation of the inventory.
AMERIKA SERIKAT
• Data kinerja dari ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merepresentasikan kinerja penuh di bawah BUMA International. Oleh karena itu, data ACG untuk tahun
2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini.
• The performance data from ACG will only cover year 2025 that represents the full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023 and
2024 will not be included in this year report.
Emisi GRK Cakupan 2
Scope 2 GHG Emissions
Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 2)
2023 2024 2025
Indirect GHG Emissions (Scope 2)
Indonesia
Listrik (ton CO2 eq)
72.881 87.651 92.853
Electricity (ton CO2 eq)
138 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 141
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 2)
2023 2024 2025
Indirect GHG Emissions (Scope 2)
Australia
Listrik (ton CO2 eq)
29.084 28.004 81
Electricity (ton CO2 eq)
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Units
Listrik (ton CO2 eq)
101.965 115.655 92.934
Electricity (ton CO2 eq)
United States
Listrik (ton CO2 eq)
N/A N/A 4.380
Electricity (ton CO2 eq)
Total Unit Usaha Pertambangan (AS)** | Total Mining Business Unit
Listrik (ton CO2 eq)
N/A N/A 4.380
Electricity (ton CO2 eq)
Catatan | Note:
• Faktor emisi sistem kelistrikan yang digunakan mengacu pada jaringan listrik PLN, yaitu jaringan Mahakam (lokasi BRC, SDJ, IBP), jaringan
Barito (ADT, PKP), jaringan Jamali (Kantor Pusat/HO), serta jaringan PLTU PT AEI berbahan bakar batubara (area operasional ADT).
• Faktor emisi Jaringan Mahakam: 1,14 ton CO2e/MWh
• Faktor emisi Jaringan Barito: 1,31 ton CO2e/MWh
• Faktor emisi Jaringan Jamali: 0,87 ton CO2e/MWh
• Faktor emisi PT AEI (2023): 1,496 ton CO2e/MWh
• Faktor emisi PT AEI (2024): 1,434 ton CO2e/MWh
• Faktor emisi PT AEI (2025): 1,391 ton CO2e/MWh
• Data kinerja ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena baru dilakukan akuisisi di 2024..
• Using the electricity system GHG emission factor for PLN electricity network from Mahakam grid (BRC, SDJ, IBP sites), the Barito grid (ADT,
PKP), the Jamali grid (Site HO), and the PT AEI coal-fired power plant (PLTU) grid (Site ADT operational area).
• Mahakam electricity grid emission factor = 1.14 tons CO2e/MWh.
• Barito electricity grid emission factor = 1.31 tons CO2e/MWh.
• Jamali electricity grid emission factor = 0.87 tons CO2e/MWh.
• PT AEI 2023 electricity grid emission factor = 1.496 tons CO2e/MWh.
• PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.434 tons CO2e/MWh.
• PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.391 tons CO2e/MWh.
• Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-4]
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity [GRI 305-4]
Intensitas Emisi
2023 2024 2025
Emission Intensity
Indonesia
Total Emisi (ton CO2 eq)
1.834.656 1.738.132 1.583.641
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
1.089.447.364 937.796.433 795.613.909
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
0,00185 0,00199
Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production) 0,00168
Australia
Total Emisi (ton CO2 eq)
117.601 110.019 155
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
120.653.038 87.429.793 _
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
0,0010 0,0013 _
Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Units
Total Emisi (ton CO2 eq)
2.014.785 1.936.095 1.583.796
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
1.252.927.526 1.101.223.588 795.613.909
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
0,00161 0,00176 0,00199
Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)
United States
Total Emisi (ton CO2 eq)
N/A N/A 29.910
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
N/A N/A 621.585
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
N/A N/A 0,0481
Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 139
Page 142
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Intensitas Emisi
2023 2024 2025
Emission Intensity
Total Unit Usaha Pertambangan | Total Mining Business Unit
Total Emisi (ton CO2 eq)
N/A N/A 29.910
Total Emissions (ton CO2 eq)
Total Produksi (ton)
N/A N/A 621.585
Total Production (ton)
Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
N/A 0,0481
Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production) N/A
Catatan: | Note:
Data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena diakuisisi di tahun 2024
Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.
Pada tahun 2025, Perusahaan mencatat penurunan In 2025, the Company recorded a 9% reduction in
emisi GRK absolut Cakupan 1 dan 2 di Indonesia absolute Scope 1 and 2 GHG emission in Indonesia.
sebesar 9%. Penurunan ini terutama disebabkan A significant portion of the Company’s Scope 1
oleh penurunan bertahap (ramping down) kegiatan emissions reduction in 2025 resulted from the ramp
operasional di Binungan, IBP, dan Lati di Indonesia, down of operations at the Binungan, IBP and Lati sites
yang periode kontraknya masing-masing akan in Indonesia, with the respective contracts scheduled
berakhir di 2025, 2026 dan 2027. to conclude in 2025, 2026 and 2027 respectively.
Strategi Iklim
Climate Strategy
Pada operasi di Indonesia, Perseroan melaksanakan In Indonesia operation, the Company conducted
berbagai inisiatif terarah untuk menurunkan konsumsi targeted initiatives to reduce fuel consumption,
bahan bakar, antara lain: including:
• Meningkatkan kondisi jalan tambang untuk • Improving mine road conditions to enhance fuel
mendukung efisiensi bahan bakar efficiency
• Mengoptimalkan Fleet Management System untuk • Optimising the Fleet Management System to
mengurangi waktu antri dan dumping reduce queueing and dumping time
• Mendorong praktik operasional yang efisien dalam • Promoting fuel efficient operating practices
penggunaan bahan bakar
• Mengoptimalkan ukuran dan jenis peralatan untuk • Optimising equipment size and type to achieve
mencapai rasio konsumsi bahan bakar yang lebih lower fuel ratios
rendah
• Mengelola peralatan pendukung melalui Auxiliary • Managing support equipment through the Auxiliary
Tracking System guna meminimalkan waktu idle Tracking System to minimise idle time
• Melakukan pemantauan konsumsi bahan bakar • Closely monitoring fuel use to ensure alignment
secara ketat untuk memastikan keselarasan with operational plans.
dengan rencana operasional.
Meskipun inisiatif-inisiatif tersebut berjalan sesuai While these initiatives are progressing, their full
rencana, hasilnya belum sepenuhnya terealisasi benefits have not yet been realized at the portfolio level.
pada tingkat portofolio. Walaupun inisiatif untuk Despite ongoing efforts to reduce fuel consumption,
menurunkan konsumsi bahan bakar terus diterapkan both energy and emissions intensity per tonne of
sepanjang tahun, namun intensitas energi dan emisi product increased over the same period. This was
per ton produksi mengalami peningkatan dalam primarily driven by extreme wet weather during much
periode yang sama. Hal ini terutama dipengaruhi of the first quarter of 2025, which resulted in softer pit
oleh kondisi cuaca basah ekstrem sepanjang surfaces and more challenging operating conditions.
sebagian besar kuartal pertama tahun 2025, yang Haulage activities required additional time and energy
menyebabkan kondisi tanah di area pit menjadi lebih to maintain safe operations, leading to lower overall
lunak dan menantang secara operasional. Aktivitas productivity. In addition, higher fuel use from non-
pengangkutan membutuhkan waktu dan energi productive support equipment—particularly during
140 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 143
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
tambahan untuk menjaga keselamatan operasional, post-rain clean-up activities—further contributed to
sehingga berdampak pada penurunan produktivitas the increase in emissions intensity.
secara keseluruhan. Selain itu, peningkatan konsumsi
bahan bakar dari peralatan pendukung yang tidak
produktif—terutama selama kegiatan pembersihan
pascahujan—turut berkontribusi terhadap kenaikan
intensitas emisi.
Secara keseluruhan, Perseroan memandang tahun Overall, the Company considers 2025 a year of
2025 sebagai fase penguatan baseline emisi, strengthening its emissions baseline, improving
peningkatan visibilitas terhadap faktor operasional visibility into key operational drivers, and refining
utama, serta penyempurnaan fokus eksekusi. execution priorities. Despite challenging operating
Di tengah kondisi operasional yang menantang, conditions, we remained focused on advancing our
Perseroan tetap konsisten dalam menjalankan upaya emissions reduction efforts.
penurunan emisi.
Implementasi berbagai inisiatif sepanjang tahun 2025 The initiatives implemented throughout the year
memberikan pembelajaran penting dalam memahami have provided valuable insights into operational
faktor yang memengaruhi kinerja di tingkat operasional. performance. In 2026, we will build on these learnings
Berbekal pembelajaran tersebut, pada tahun 2026 to optimise our approach, address root causes more
Perseroan akan mengoptimalkan pendekatan kami effectively, and deliver tangible emissions reductions.
untuk menangani akar permasalahan secara lebih With continued focus on efficiency, the Company
efektif dan menghasilkan penurunan emisi yang lebih expects emissions intensity to improve, supporting a
nyata. Fokus berkelanjutan pada efisiensi, Perseroan gradual reduction in its operational carbon footprint.
berharap akan menunjukkan perbaikan intensitas [OJK F.11]
emisi, yang secara bertahap akan berkontribusi dalam
menurunkan jejak karbon operasional.[OJK F.11]
Emisi Cakupan 3 Scope 3 emissions
Emisi Cakupan 3 merupakan fokus utama dalam Scope 3 emissions are a key focus of the Company’s
transformasi iklim Perseroan, mengingat emisi ini climate transformation, as they represent indirect
mencerminkan emisi GRK tidak langsung di sepanjang greenhouse gas emissions across the value chain
rantai nilai dan umumnya menjadi kontributor terbesar and typically account for the largest share of the
terhadap jejak karbon Perseroan. Oleh karena itu, Company’s carbon footprint. Effective management
pengelolaan emisi Cakupan 3 secara efektif menjadi of these emissions is therefore critical to achieving
faktor yang sangat penting dalam pencapaian ambisi the Company’s climate ambitions.
iklim Perseroan.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian In 2025, the Company assessed eight of the fifteen
terhadap delapan dari lima belas kategori emisi Scope 3 emissions categories across its operations
Cakupan 3 di seluruh operasional Perseroan di in Indonesia and Australia. Among the categories
Indonesia dan Australia. Pada tahun yang sama, evaluated, Category 3 (fuel- and energy-related
Kategori 3, yaitu aktivitas terkait bahan bakar dan activities not included in Scope 1 or Scope 2) was
energi yang tidak termasuk dalam Cakupan 1 maupun identified as the largest contributor. This was primarily
Cakupan 2, diidentifikasi sebagai kontributor terbesar. driven by emissions associated with vehicles and
Hal ini terutama berasal dari penggunaan kendaraan heavy equipment that are critical to operations but fall
dan alat berat yang esensial bagi kegiatan operasional outside the Company’s direct operational control.
namun berada di luar kendali langsung Perseroan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 141
Page 144
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Operasi Perseroan di Amerika Serikat belum The Company’s U.S. operations are not yet included
termasuk dalam pelaporan Cakupan 3 tahun 2025, in Scope 3 reporting for 2025, as the focus during
mengingat fokus utama pada periode tersebut adalah the year was on establishing a robust baseline for
membangun baseline yang kuat untuk emisi Cakupan Scope 1 and Scope 2 emissions. Scope 3 coverage is
1 dan Cakupan 2. Ke depan, Cakupan 3 akan diperluas expected to expand in line with improvements in data
secara bertahap seiring dengan peningkatan availability and reporting processes.
ketersediaan data serta penyempurnaan proses
pelaporan.
Emisi GRK Cakupan 3
Scope 3 GHG Emissions
2023
Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung /
Rantai Nilai (Cakupan 3) (ton CO2e) Total Unit Usaha Kontraktor Total Unit Usaha
Indirect /Value Chain GHG Emissions Pertambangan* Pertambangan (AS)**
ID AU ID
(Scope 3) (tonCO2e) Total Mining Contractor Total Mining Business
Business (AS)**
Kategori 1: Barang dan Jasa yang Dibeli
184.332 77.521 261.853 N/A 160.707
Category 1: Purchased Goods and Services
Kategori 2: Barang Modal
25.631 5.601 31.232 N/A 37.283
Category 2: Capital Goods
Strategi Iklim
Climate Strategy
Kategori 3: Aktivitas Terkait Bahan Bakar dan
Energi (tidak termasuk Cakupan 1 dan 2)
409.737 11.311 421.048 N/A 365.323
Category 3: Fuel and Energy-related Activities
(not included in scope 1 or scope 2)
Kategori 4: Transportasi dan Distribusi Hulu
Category 4: Upstream Transportation and 10.703 5.742 16.445 N/A 14.574
Distribution
Kategori 5: Limbah yang Dihasilkan dari
Operasi 5.157 2.158 7.315 N/A 3.930
Category 5: Waste Generated in Operations
Kategori 6: Perjalanan Dinas
1.528 473 2.001 N/A 623
Category 6: Business Travel
Kategori 7: Perjalanan Karyawan
7.660 5.231 12.891 N/A 11.242
Category 7: Employee Commute
Kategori 8: Aset Sewa Hulu
2.464 62 2.526 N/A 2.868
Category 8: Upstream Leased Assets
Total 647.212 108.099 755.311 N/A 596.550
Catatan:
Indonesia
Perhitungan emisi Cakupan 3 menggunakan faktor emisi sebagai berikut:
• Kategori 1, 2, 4, 6, dan 8 menggunakan Supply Chain GHG Emission Factors v1.2 by NAICS-6
• Kategori 3 menggunakan UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting
• Kategori 5, 7, dan 8 menggunakan EPA 2023 Emission Factors Hub
Australia
• Faktor emisi untuk Barang dan Jasa yang Dibeli mengacu pada U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), karena tidak tersedia faktor yang sesuai dalam
skema National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
• Untuk perjalanan dinas, digunakan data emisi yang dihitung oleh penyedia jasa
Amerika Serikat
• Data tahun 2023 dan 2024 belum tersedia karena entitas baru diakuisisi pada tahun 2024. Pada tahun 2025, Perseroan berfokus pada pemetaan emisi Cakupan 1
dan Cakupan 2 untuk operasi di Amerika Serikat, sementara Cakupan 3 akan dikembangkan pada tahun berikutnya.
142 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 145
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
2024 2025
Total Unit Usaha Kontraktor Total Unit Usaha Total Unit Usaha Kontraktor Total Unit Usaha
Pertambangan* Pertambangan (AS)** Pertambangan* Pertambangan (AS)**
AU ID AU
Total Mining Contractor Total Mining Business Total Mining Contractor Total Mining Business
Business (AS)** Business (AS)**
15.042 175.749 N/A 154.091 33.672 187.763 N/A
3.971 41.254 N/A 36.942 2.774 39.716 N/A
95.703 461.026 N/A 346.020 62.744 408.764 N/A
2.227 16.801 N/A 7.734 4.622 12.356 N/A
1.115 5.045 N/A 1.997 1.349 3.346 N/A
734 1.357 N/A 900 1.152 2.052 N/A
5.231 16.473 N/A 10.919 4.003 14.922 N/A
63 2.931 N/A 1.893 685 2.578 N/A
124.086 720.636 N/A 560.497 111.001 671.497 N/A
Note:
Indonesia
Scope 3 emission calculated using following emission factors:
• Categories 1, 2, 4, 6, and 8 using Supply Chain GHG Emission Factors v1.2 by NAICS-6
• Category 3 using UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting
• Categories 5, 7, and 8 using EPA 2023 Emission Factors Hub
Australia
• Emission factors for Purchased Goods and Services were sourced from the U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), where no applicable factors were
available under the National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme.
• For Business Travel, calculated emissions from the service provider were used.
United Stated
• 2023 and 2024 data is unavailable as the entity was only acquired in 2024. In 2025 the Company focuses on the Scope 1 and Scope 2 mapping of the US operation,
and Scope 3 will follow in the coming year.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 143
Page 146
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Penurunan emisi Cakupan 3 Perseroan pada tahun The reduction in the company’s Scope 3 emissions
2025 terutama disebabkan oleh berkurangnya in 2025 is mainly due to decreased upstream
aktivitas transportasi dan distribusi hulu di lokasi transportation and distribution activities at the Lati,
Lati, IBP, dan SDJ di Indonesia, seiring dengan fase IBP, and SDJ sites in Indonesia, as these sites are in a
penurunan operasi (ramp-down) di lokasi-lokasi ramp-down phase during the year.
tersebut sepanjang tahun.
Reduksi Emisi [GRI 305-5] [OJK F.12] Emissions Reduction [GRI 305-5] [OJK F.12]
Reduksi Emisi GRK
GHG Emissions Reduction
Perubahan Tahun Perubahan Tahun
Deskripsi Unit 2023–2024 2024–2025
2023 2024 2025
Description Unit Changes between Changes between
2023 to 2024 2024 to 2025
Indonesia
Cakupan 1
1.761.775 -111.294 1.650.481 -159.698.8158 1.490.786
Scope 1
Cakupan 2
Ton CO2e
72.881 +14.770 87.651 +5.202.5800 92.853
Scope 2
Cakupan 3
Strategi Iklim
Climate Strategy
647.212 -50.662 596.550 -37.371.2536 559.177.6405
Scope 3
Total 2.481.868 -147.186 2.334.682 -191.867 2.142.816
Australia
Cakupan 1 90.442 -5.977 84.465 -84.391 74
Scope 1
Cakupan 2 28.004 -27.923 81
Ton CO2e
29.084 -1.080
Scope 2
Cakupan 3 108.099 +15.987 -13.085 111.001
124.086
Scope 3
Total 227.625 +8.930 236.555 -125.399 111.001
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Consolidated
Cakupan 1 -117.325 1.734.946 -244.086 1.490.860
1.852.217
Scope 1
Cakupan 2 +13.690 115.655 -22.721 92.934
Ton CO2e
101.965
Scope 2
Cakupan 3 755.311 -34.675 720.636 -49.139 671.497
Scope 3
Total 2.770.095 -113.364 2.656.731 -401.440 2.255.291
Antara tahun 2023 dan 2025, total emisi Perseroan Between 2023 and 2025, the Company’s total
tercatat menurun seiring dengan dimasukkannya emissions decreased following the inclusion of Scope
emisi Cakupan 3 dari seluruh operasional di Indonesia 3 emissions across operations in Indonesia, Australia.
dan Australia. Hal ini merupakan langkah penting This marks an important step in strengthening the
dalam memperkuat pemahaman Perseroan atas Company’s understanding of its full emissions profile
profil emisi secara menyeluruh serta mendukung and advancing its sustainability journey.
perjalanan keberlanjutan Perseroan.
Emisi Udara [GRI 305-7] Air Emissions [GRI 305-7]
Perseroan memantau pencemar udara non‑GRK, The Company monitors non GHG air pollutants,
termasuk nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida including nitrogen oxides, sulphur oxides, carbon
(SOx), karbon monoksida (CO), dan total partikulat monoxide, and total particulate matter, to comply
tersuspensi (total particulate matter/TPM), untuk with Indonesia’s Minister of Environment and Forestry
memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Regulation No. 11 of 2021. The Company’s Australian
144 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 147
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
Hidup dan Kehutanan No. 11 Tahun 2021. Operasional operations do not control licensed generators and
Perseroan di Australia tidak mengendalikan generator therefore do not monitor these emissions. [GRI 305-7]
berizin sehingga tidak melakukan pemantauan
terhadap emisi tersebut. [GRI 305-7]
Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta The Occupational Health, Safety, and Environment
Lingkungan (SHE) di setiap lokasi kerja melaporkan (SHE) team at each job site reports non GHG air
emisi udara non‑GRK sesuai dengan ketentuan emissions as required by government regulations,
peraturan perundang‑undangan yang berlaku, tracking emissions by concentration levels.
dengan melakukan pemantauan emisi berdasarkan
kadar konsentrasi.
Jumlah Kejadian Perhitungan Emisi Udara yang Melebihi Baku Mutu Emisi berdasarkan Peraturan Indonesia pada Tahun 2025
Number of Instances when Air Emissions Calculation exceeds Emission Limits set by Indonesia Regulations in 2025
Baku Mutu Emisi berdasarkan Peraturan (mg/Nm3)* Jumlah Kasus Melebihi
Emission Limits based on Regulation (mg/Nm3)* Baku Mutu
Jenis Emisi Udara Satuan Cases where Air
Kapasitas Generator Set (kW)**
Air Emission Type Unit Emissions Exceed
Generator Set Capacity (kW)**
Regulatory Limits
101-500 501-1000 (Number of Cases)
Nitrogen Oksida (NOx) Mg/Nm3
- 160 0
Nitrogen Oxides (NOx)
Sulphur Oksida (SOx) Mg/Nm3
170 77 0
Sulphur Oxides (SOx)
Karbon Monoksida (CO) Mg/Nm3
3.400 1.850 0
Carbon Monoxide (CO)
Karbon Monoksida (CO) Mg/Nm3
- 95 0
Total Particulate Matter (TPM)
* Baku mutu emisi mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 11 Tahun 2021.
Emission limits are governed by Indonesia Minister of Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021
** Baku mutu emisi berlaku untuk generator yang menggunakan bahan bakar diesel.
Emission limits are for generators that uses Diesel
Mengurangi emisi udara Reducing Air Pollution
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja The Company is committed to improving emissions
pengendalian emisi melalui penguatan pemantauan performance by enhancing monitoring through regular
yang didukung oleh kegiatan pemeliharaan rutin yang maintenance tailored to each service type, supported
disesuaikan dengan jenis layanan masing‑masing, by mechanical inspections, especially of oil filters.
serta pemeriksaan mekanis secara berkala,
khususnya pada filter oli.
Debu yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan Dust from mining activities remains a key
masih menjadi perhatian utama lingkungan karena environmental concern due to its potential impact on
potensi dampaknya terhadap kesehatan dan health and ecosystems. To manage this, the Company
ekosistem. Untuk mengendalikan hal tersebut, continues to use water trucks to control dust,
Perseroan terus menggunakan truk penyiraman air reducing its environmental footprint and supporting
guna mengendalikan debu, sehingga mengurangi jejak responsible mining practices.
lingkungan dan mendukung praktik pertambangan
yang bertanggung jawab.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 145
Page 148
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
MENCAPAI ASPIRASI IKLIM [GRI 201-2] ACHIEVING CLIMATE ASPIRATIONS [GRI 201-2]
Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan aksi In 2025, the Company continued its climate efforts
iklimnya dengan menyelaraskan kegiatan operasional by aligning its operations with national and global
dengan target iklim nasional dan global. Peta jalan climate goals. It will develop a decarbonisation
dekarbonisasi akan dikembangkan untuk memandu roadmap to guide progress toward its net-zero target
Perseroan dalam mencapai target net‑zero pada by 2050.
tahun 2050.
Perseroan telah mengidentifikasi berbagai inisiatif Currently, at the operational level, the Company has
di tingkat lokasi untuk menurunkan emisi gas GRK, identified practical initiatives to reduce greenhouse
dengan fokus pada peningkatan efisiensi bahan bakar gas (GHG) emissions, with a focus on improving
pada peralatan berat seperti loader dan hauler, dan fuel efficiency in heavy equipment such as loaders
telah menetapkan target internal terkait pengurangan and haulers, and has set internal emission reduction
emisi berdasarkan inisiatif-inisiatif ini. targets based on these efforts.
Selain itu, Perseroan juga memperkuat sistem The Company also strengthened its GHG measurement
pengukuran dan pemantauan emisi GRK dengan and monitoring processes, building on improvements
Strategi Iklim
Climate Strategy
melanjutkan kemajuan yang telah dicapai sejak tahun made since 2023.
2023.
Peta Jalan dan Target Dekarbonisasi Decarbonisation Roadmap and Targets
Sebagai bagian dari kerangka ESG‑nya, Perseroan As part of its ESG framework, the Company has set
telah menetapkan tujuan jangka panjang untuk a long-term goal of achieving Net Zero by 2050. To
mencapai Net Zero pada tahun 2050. Untuk support this, it plans to develop short- and mid-term
mendukung pencapaian tujuan tersebut, Perseroan decarbonisation roadmaps and targets aimed at
akan mengembangkan peta jalan dan target reducing its carbon footprint and improving energy
dekarbonisasi guna menurunkan jejak karbon, efficiency. Emissions intensity remains a key metric
mengoptimalkan penggunaan energi. Intensitas to track both carbon reduction and operational
emisi tetap menjadi metrik utama untuk memantau performance. The Company also recognises the need
penurunan emisi karbon dan efisiensi operasional. to address Scope 3 emissions. While initial efforts have
Perseroan juga menyadari pentingnya pengelolaan focused on emissions within site boundaries, further
emisi Cakupan 3. Meskipun upaya awal difokuskan work is required to better understand and reduce
pada emisi dalam batas operasional lokasi, masih emissions across the upstream and downstream
diperlukan langkah lanjutan untuk mengidentifikasi value chain.
dan menurunkan emisi di sepanjang rantai nilai hulu
dan hilir.
Pada tahun 2025, Perseroan menyusun dan In 2025, the Company continued to develop and
mengimplementasikan berbagai inisiatif pengurangan implement carbon reduction initiatives and assessed
emisi karbon dan menghitung dampaknya pada their impact at its largest operations in Indonesia,
operasi terbesar di Indonesia, khususnya di lokasi particularly the Adaro Tutupan and IPR sites. These
Adaro Tutupan dan IPR. Inisiatif‑inisiatif tersebut efforts support the establishment of internal emission
mendukung penetapan target jangka pendek reduction targets, which are currently being used
penurunan intensitas emisi. Upaya-upaya ini menjadi to test the effectiveness of identified initiatives.
dasar dalam penetapan target internal penurunan These targets will be disclosed publicly once
emisi. Saat ini, target tersebut digunakan untuk internal validation is completed. Similar initiatives
146 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 149
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
menguji sejauh mana efektivitas inisiatif yang telah are expected to be progressively rolled out across
diidentifikasi dalam menurunkan emisi. Perseroan operations in Indonesia, Australia, and the US.
akan mengungkapkan target tersebut secara publik
setelah proses validasi internal selesai dilakukan.
Inisiatif serupa akan diterapkan secara bertahap di
seluruh operasional Perseroan di Indonesia, Australia,
dan Amerika Serikat pada tahun‑tahun mendatang.
Pada tahun 2026, Perseroan akan terus melakukan In 2026, the Company will continue reviewing its
peninjauan operasional guna mengidentifikasi operations to identify opportunities for process
peluang optimalisasi proses, dekarbonisasi aset, optimisation, asset decarbonisation, and improved
dan peningkatan ketahanan iklim. Upaya‑upaya ini climate resilience. This approach is intended to
dimaksudkan untuk mendukung keberlanjutan jangka support long-term sustainability while reducing
panjang serta memperkuat komitmen Perseroan overall environmental impact.
dalam mengurangi dampak lingkungan.
Inisiatif Pengurangan Energi dan Emisi GRK Energy and GHG Emissions Reduction
[OJK F.12] [OJK F.7] Initiatives [OJK F.12] [OJK F.7]
Hampir 99% emisi Cakupan 1 Perseroan berasal Nearly 99% of the Company’s Scope 1 emissions come
dari penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu, from fuel use. Therefore, reducing fuel consumption
pengurangan konsumsi bahan bakar menjadi salah was a key priority in 2025. In Indonesia, this effort was
satu prioritas utama pada tahun 2025. Di Indonesia, aligned with Good Mining Practice principles, which
upaya ini diselaraskan dengan prinsip Good Mining focus on lowering fuel use per unit of production.
Practice, yang berfokus pada penurunan konsumsi
bahan bakar per satuan produksi.
Pemantauan Konsumsi Bahan Bakar per Peralatan Fuel Burn per equipment monitoring
Untuk memperkuat pengelolaan bahan bakar, To strengthen fuel management, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan pemantauan yang introduced enhanced monitoring approaches across
ditingkatkan di seluruh operasional Indonesia pada its Indonesia operations in Q3–Q4 2025, combining
kuartal III–IV tahun 2025, dengan mengombinasikan equipment-level fuel burn analysis with engine
analisis konsumsi bahan bakar di tingkat peralatan load monitoring to address inefficiencies at source.
dan pemantauan beban mesin guna mengatasi Fuel consumption was monitored at the individual
inefisiensi langsung dari sumbernya. Konsumsi equipment level to identify underperforming units
bahan bakar dipantau pada tingkat masing‑masing and classify inefficiency drivers, including operator
peralatan untuk mengidentifikasi unit yang berkinerja behaviour, mechanical conditions, and operational
kurang optimal serta mengklasifikasikan penyebab practices. Based on these findings, targeted
inefisiensi, termasuk perilaku operator, kondisi interventions were implemented, such as continuing
mekanis, dan praktik operasional. Berdasarkan eco-mode enforcement, structured operator coaching,
temuan tersebut, Perseroan menerapkan berbagai preventive maintenance checks, and operational
intervensi yang terarah, seperti melanjutkan adjustments to improve overall fuel efficiency.
penggunaan eco-mode, pelatihan operator secara
terstruktur, pemeriksaan pemeliharaan preventif,
serta penyesuaian operasional guna meningkatkan
efisiensi bahan bakar secara keseluruhan.
Pendekatan ini memungkinkan identifikasi dini This enabled early identification of high fuel-burn
atas peralatan dengan tingkat konsumsi bahan units, strengthened operator discipline, improved
bakar yang tinggi, memperkuat disiplin operator, equipment performance, and supported reductions in
meningkatkan kinerja peralatan, serta mendukung fuel consumption and associated emissions through
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 147
Page 150
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
penurunan konsumsi bahan bakar dan emisi terkait data-driven optimisation. In parallel, engine data
melalui optimalisasi berbasis data. Secara paralel, monitoring was used to detect shockload events that
pemantauan data mesin digunakan untuk mendeteksi lead to inefficient engine loading and fuel spikes.
kejadian shock load yang menyebabkan pembebanan The data informed corrective actions to stabilise
mesin tidak efisien dan lonjakan konsumsi bahan engine load, reduce excess fuel use, lower equipment
bakar. Data tersebut menjadi dasar bagi tindakan stress, and mitigate maintenance risk, contributing
korektif untuk menstabilkan beban mesin, mengurangi to improved fuel efficiency and extended component
konsumsi bahan bakar berlebih, menurunkan life. Mechanisms to quantify the full impact of these
tingkat keausan peralatan, serta memitigasi initiatives are currently being developed.
risiko pemeliharaan, sehingga berkontribusi pada
peningkatan efisiensi bahan bakar dan perpanjangan
usia komponen. Mekanisme untuk mengukur dampak
keseluruhan dari inisiatif‑inisiatif ini saat ini sedang
dikembangkan.
Sistem Manajemen Armada (Fleet Management Fleet Management System (FMS)
System/FMS)
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat inisiatif In 2025, the Company strengthened fuel efficiency
Strategi Iklim
Climate Strategy
efisiensi bahan bakar di seluruh operasional Indonesia initiatives across its Indonesia operations by improving
melalui perbaikan geometri dan kondisi jalan angkut haul road geometry and road conditions to increase
guna meningkatkan kecepatan hauler, menstabilkan hauler speed, stabilise operations, and optimise
operasi, dan mengoptimalkan produktivitas armada. fleet productivity. Road widening, straightening,
Pelebaran, pelurusan, dan pelapisan ulang jalan and resurfacing reduced rolling resistance and
mengurangi hambatan gulir serta konsumsi bahan unnecessary fuel consumption. The initiative also
bakar yang tidak diperlukan. Inisiatif ini juga standardised payload to avoid underloading and
melakukan standarisasi muatan untuk menghindari maximise material transported per trip, improving
underloading dan memaksimalkan jumlah material fuel efficiency per unit of production. Supported
yang diangkut per perjalanan, sehingga meningkatkan by automated haulage assignment within the fleet
efisiensi bahan bakar per satuan produksi. Dengan management system to minimise queuing and waiting
dukungan penugasan angkut otomatis melalui sistem times, in the two pilot sites, the initiative resulted in
manajemen armada untuk meminimalkan antrean a 1.3% decrease in average diesel consumption per
dan waktu tunggu, di kedua lokasi pilot, inisiatif ini unit of production and a 3.71% increase in hauling
menghasilkan penurunan rata‑rata konsumsi diesel productivity compared to previous year.
sebesar 1,3% per satuan produksi serta peningkatan
produktivitas pengangkutan sebesar 3,71%
dibandingkan tahun sebelumnya.
Penetapan Ulang Pekerjaan Pendukung dan Reprioritize support work and Use auxiliary tracking
Pemanfaatan Auxiliary Tracking System (ATS) system (ATS)
Peralatan pendukung memiliki peran penting dalam Support equipment plays a critical role in enabling
menunjang kegiatan pertambangan, termasuk mining operations, including road construction, pit
konstruksi jalan, pembentukan area pit dan disposal, and disposal shaping, land clearing, and dewatering.
pembersihan lahan, serta kegiatan dewatering. However, support units do not directly generate
Namun demikian, peralatan pendukung tidak secara production volume and therefore must be tightly
langsung menghasilkan volume produksi sehingga controlled.
perlu dikendalikan secara ketat.
Inisiatif ini berfokus pada pemetaan, pelacakan, This initiative focuses on mapping, tracking, and
dan analisis pemanfaatan peralatan pendukung analyzing support equipment utilization using
menggunakan Auxiliary Tracking System (ATS) untuk the Auxiliary Tracking System (ATS) to identify
mengidentifikasi inefisiensi, mengurangi waktu tidak inefficiencies, reduce idle time, and optimize the
148 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 151
Strategi Perubahan Iklim
Climate Strategy
produktif (idle time), serta mengoptimalkan jumlah number of units and operating hours.
unit dan jam operasi. Result / Impact:
Hasil / Dampak:
• Penurunan waktu tidak produktif peralatan • Reduced idle time of support equipment
pendukung;
• Penurunan konsumsi bahan bakar dari aktivitas • Lower fuel consumption from non-productive
yang tidak produktif; activities
• Penurunan emisi karbon; • Reduced carbon emissions
• Peningkatan disiplin operasional dan • Improved operational discipline and cost control
pengendalian biaya.
Inisiatif ini menghasilkan penurunan rata‑rata The initiative resulted in a 3.35% decrease in average
konsumsi diesel sebesar 3,35% per satuan produksi diesel consumption per unit of production and a
serta peningkatan produktivitas pengangkutan 0.08% increase in hauling productivity compared to
sebesar 0,08% dibandingkan tahun sebelumnya. previous year.
Mempromosikan Ketahanan Iklim Promoting Climate Resilience
Ketahanan iklim merupakan elemen utama dalam Climate resilience is central to the Company’s climate
ambisi iklim Perseroan. Pada tahun 2025, Perseroan ambition. In 2025, the Company worked with local
bekerja sama dengan masyarakat lokal, pelanggan, communities, customers, and value chain partners
serta mitra rantai nilai untuk mengimplementasikan to implement climate resilience initiatives across
berbagai inisiatif ketahanan iklim di seluruh kegiatan its operations. The Company will further strengthen
operasional. Ke depan, Perseroan akan semakin its resilience commitments by implementing the
memperkuat komitmen ketahanannya melalui recommended actions from the climate change risk
penerapan tindakan‑tindakan yang direkomendasikan assessment.
dari hasil asesmen risiko perubahan iklim.
Program Kampung Iklim (ProKlim) di Sekitar Wilayah Fostering Climate Village Program (ProKlim) Around
Operasional di Indonesia Operational Areas in Indonesia
ProKlim merupakan inisiatif pemerintah yang ProKlim is a government initiative that promotes
mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan climate change adaptation and mitigation at local,
iklim pada tingkat regional, nasional, dan global. national, and global levels. The Company participates
Dalam program ini, Perseroan berkolaborasi dengan in this programme by working with communities, local
masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, governments, businesses, universities, and non-profit
perguruan tinggi, serta organisasi nirlaba. organisations.
Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa In 2025, the Company supported eight villages in
di Kalimantan Selatan yang dipilih oleh instansi South Kalimantan selected by the local environmental
lingkungan hidup setempat. Dukungan Perseroan agency. Its contribution focused on hydroponic
difokuskan pada pengembangan pertanian farming to improve food security and strengthen
hidroponik untuk meningkatkan ketahanan pangan community resilience to climate-related disruptions.
serta membantu masyarakat menjadi lebih tangguh
terhadap gangguan yang terkait dengan perubahan
iklim.
Melalui entitas anak usahanya, Perseroan juga Through its subsidiaries, the Company also carried
mendukung berbagai kegiatan ketahanan iklim out practical climate resilience activities, including
lainnya, seperti penanaman pohon, pembersihan tree planting, river clean-ups, and bamboo planting
sungai, serta penanaman bambu di sepanjang along riverbanks to help reduce flood risks for nearby
bantaran sungai, guna mengurangi risiko banjir bagi communities.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 149
Page 152
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Perseroan menyadari bahwa transformasi The company recognises that its sustainability
keberlanjutan tidak akan tercapai secara utuh transformation will not be complete without strong
tanpa adanya pengelolaan lingkungan yang kuat and disciplined environmental stewardship. As a
dan disiplin. Sebagai penyedia jasa pertambangan, mining services provider, the Company acknowledges
Perseroan menyadari bahwa kegiatan operasionalnya that its activities interact directly with land, water,
berinteraksi secara langsung dengan lahan, air, biodiversity and local communities. These interactions
keanekaragaman hayati, serta masyarakat sekitar. create both environmental impacts and strategic
Interaksi ini menimbulkan baik dampak lingkungan opportunities, from managing emissions, water use
maupun peluang strategis, mulai dari pengelolaan and waste responsibly, to strengthening operational
emisi, penggunaan air, dan pengelolaan limbah resilience and supporting ecosystem restoration.
secara bertanggung jawab, hingga penguatan
ketahanan operasional serta dukungan terhadap
upaya pemulihan ekosistem.
Pada tahun 2025, Perseroan terus meningkatkan In 2025, the Company continued to advance initiatives
berbagai inisiatif untuk mengelola jejak air, limbah to manage its water footprint, operational waste and
operasional, dan risiko keanekaragaman hayati biodiversity risks across sites. The Company remains
di seluruh lokasi operasional. Perseroan terus firmly committed to complying with applicable
Strategi Iklim
Climate Strategy
berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh environmental laws and regulations in all jurisdictions
peraturan perundang-undangan lingkungan yang of operation, embedding regulatory compliance as a
berlaku di setiap yurisdiksi tempat Perseroan minimum standard rather than end goal.
beroperasi, dengan menjadikan kepatuhan terhadap
regulasi sebagai standar minimum, bukan sebagai
tujuan akhir.
Selain kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan Beyond compliance, the Company has strengthened
memperkuat kapabilitas internal melalui peningkatan internal capability by building employee awareness
kesadaran dan pemahaman teknis karyawan terkait and technical understanding of environmental
praktik pengelolaan lingkungan. Melalui program practices. Through training, operational guidelines
pelatihan, pedoman operasional, dan implementasi and site-level implementation, employees are
di tingkat lokasi kerja, karyawan dibekali untuk equipped to integrate environmental considerations
mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam into day-to-day decision making. This capacity-
pengambilan keputusan sehari-hari. Pendekatan building approach supports consistent performance,
peningkatan kapasitas ini mendukung kinerja risk mitigation and continuous improvement.
yang konsisten, mitigasi risiko, serta perbaikan
berkelanjutan.
Strategi lingkungan Perseroan pada akhirnya The Company’s environmental strategy ultimately
bertujuan untuk meminimalkan dampak terhadap aims to minimize impacts to the ecosystems and
ekosistem dan komunitas di sekitar wilayah communities surrounding its operations, while
operasional, sekaligus mengidentifikasi peluang identifying opportunities to improve efficiency, reduce
untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi jejak environmental footprint and create long-term value
lingkungan, dan menciptakan nilai jangka panjang through responsible resource management. The
melalui pengelolaan sumber daya yang bertanggung Company actively supports relevant UN SDGs and
jawab. Perseroan secara aktif mendukung Tujuan received no sanction for environmental damage or
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable pollution during 2025. [OJK F.16]
Development Goals/SDGs) Perserikatan Bangsa-
Bangsa yang relevan dan tidak menerima pengaduan
maupun sanksi terkait kerusakan atau pencemaran
lingkungan selama tahun 2025. [OJK F.16]
150 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 153
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
PENGELOLAAN AIR [GRI 303-1] WATER MANAGEMENT [GRI 303-1]
Pendekatan Pengelolaan Air [GRI 303-1] [GRI Water Management Approach [GRI 303-1] [GRI
3-3] 3-3]
Pengelolaan air diidentifikasi sebagai salah satu topik Water management is identified as one of the
ESG yang paling material bagi Perseroan berdasarkan Company’s most material ESG topics based on the
hasil penilaian materialitas terbaru. Mengingat peran latest materiality assessment. Given the critical role
penting air dalam kegiatan pertambangan, Perseroan of water in mining operations, the Company places
menempatkan pengelolaan penggunaan air secara strong emphasis on managing water use responsibly.
bertanggung jawab sebagai prioritas utama. Air untuk Water for operations is sourced from multiple
kegiatan operasional bersumber dari berbagai lokasi, locations, including groundwater, reservoirs, and
termasuk air tanah, waduk, dan penyedia pihak ketiga. third-party providers. Across operations in Indonesia
Di seluruh operasi di Indonesia dan Australia, seluruh and Australia, all domestic water is treated through
air domestik diolah terlebih dahulu melalui instalasi water treatment plants (WTP) prior to distribution.
pengolahan air (water treatment plant/WTP) sebelum The Company also works with local water utilities and
didistribusikan. Perseroan juga bekerja sama dengan village-owned enterprises to distribute treated water
perusahaan penyedia air setempat serta badan usaha to employee housing and operational areas.
milik desa dalam mendistribusikan air olahan ke area
hunian karyawan dan wilayah operasional.
Penggunaan air secara bertanggung jawab dan efisien Responsible and efficient water use is a core
merupakan prioritas operasional utama, dengan operational priority, with practices aligned to
praktik yang diselaraskan dengan ketentuan hukum applicable legal and regulatory requirements.
dan peraturan yang berlaku. Air limbah yang dihasilkan Wastewater generated from operations is managed
dari kegiatan operasional dikelola melalui instalasi through wastewater treatment plants and settling
pengolahan air limbah dan kolam endapan untuk ponds to treat acid mine drainage and remove
memroses air asam tambang serta menghilangkan contaminants prior to discharge, ensuring compliance
kontaminan sebelum dilepaskan ke lingkungan, with local environmental standards in both Indonesia
sehingga memastikan kepatuhan terhadap standar and Australia. Water-related risks and impacts are
lingkungan yang berlaku di Indonesia dan Australia. identified and evaluated through site-specific Hazard
Risiko dan dampak terkait air diidentifikasi dan Identification, Risk Assessment and Determining
dievaluasi melalui Identifikasi Bahaya, Penilaian Control (HIRADC), which define appropriate controls
Risiko dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) yang to manage physical and administrative risks, including
spesifik untuk setiap lokasi kerja. HIRADC menetapkan compliance with licence conditions and water quality
pengendalian yang diperlukan untuk mengelola risiko requirements.
fisik dan administratif, termasuk kepatuhan terhadap
persyaratan perizinan dan standar kualitas air.
Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan As a mining contractor, the Company implements
menerapkan pengelolaan air di lokasi kerja sesuai on-site water management in accordance with
dengan persyaratan pelanggan. Keterlibatan client requirements. Stakeholder engagement
pemangku kepentingan terkait pengelolaan air related to water management is led by clients, while
dipimpin oleh pelanggan, sementara Perseroan the Company maintains compliance and supports
memastikan kepatuhan serta mendukung pengelolaan responsible water resource management in line with
sumber daya air yang bertanggung jawab sejalan regulatory obligations and stakeholder expectations.
dengan kewajiban regulasi dan ekspektasi pemangku
kepentingan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 151
Page 154
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Di lokasi operasional di Indonesia, pengambilan air At Indonesian operational sites, groundwater
tanah dilakukan sesuai dengan batas kuota yang extraction is conducted within the quota limits
ditetapkan dalam izin pengusahaan air tanah (SIPA). stipulated in groundwater utilisation permits (SIPA).
Penggunaan air di area operasional mengikuti Water use within operational areas follows the
Persetujuan Teknis (Pertek) yang dimiliki oleh Technical Approvals (Pertek) held by clients. The
pelanggan. Perseroan juga berinteraksi dengan Company engages with key stakeholders, including
pemangku kepentingan utama, termasuk pemerintah local authorities, environmental agencies, and
daerah, instansi lingkungan, dan organisasi community organisations, to address water-related
masyarakat, untuk menangani isu‑isu terkait air issues and enhance water quality management.
serta meningkatkan pengelolaan kualitas air. Inisiatif Efficiency initiatives include the reuse of acid mine
efisiensi mencakup pemanfaatan kembali air asam drainage for road maintenance and other operational
tambang untuk pemeliharaan jalan, menerapkan activities to reduce freshwater demand.
penggunaan Kembali air dengan system closed loop
di area workshop, dan kegiatan operasional lainnya
guna mengurangi kebutuhan air tawar.
Di Australia, sumber daya air dikelola sesuai dengan In Australia, water resources are managed in
rencana pengelolaan lingkungan di tingkat lokasi, accordance with site-specific environmental
Strategi Iklim
Climate Strategy
ketentuan perizinan, dan persyaratan pelanggan. management plans, licence conditions, and client
Perseroan secara aktif mengelola air permukaan dan requirements. The Company actively manages
air yang terdampak kegiatan pertambangan melalui surface water and mine-affected water through
sistem pemantauan dan mitigasi yang komprehensif. comprehensive monitoring and mitigation systems.
Setiap pembuangan air ke luar lokasi dikendalikan Any off-site discharges are controlled to meet
agar memenuhi standar peraturan yang berlaku serta regulatory standards and protect water quality and
melindungi kualitas air dan ekosistem di sekitarnya. surrounding ecosystems. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
Sebagai bagian dari penilaian risiko perubahan As part of the Company’s climate change risk
iklim Perseroan, tingkat tekanan air (water stress) assessment, water stress has been evaluated across
telah dievaluasi di seluruh lokasi operasional. Hasil all operational sites. The assessment indicates
penilaian menunjukkan bahwa risiko tekanan air di minimal water stress risk for Indonesian operations
operasi Indonesia tergolong minimal, sementara risiko and generally low water stress risk for Australian
tekanan air di operasi Australia secara umum berada operations. Notwithstanding these findings, the
pada tingkat rendah. Meskipun demikian, Perseroan Company continues to monitor water availability
tetap melakukan pemantauan terhadap ketersediaan and will provide updates to stakeholders should
air dan akan menyampaikan pembaruan kepada conditions change.
pemangku kepentingan apabila terjadi perubahan
kondisi.
Pengelolaan Dampak Terkait Pembuangan Management of Impacts Related to Water
Air Limbah [GRI 303-2] [OJK F.14] DisposaL [GRI 303-2] [OJK F.14]
Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa The Company is committed to ensuring that
praktik pembuangan air limbah (efluen) dilakukan wastewater (effluent) disposal practices comply
sesuai dengan seluruh ketentuan hukum dan standar with all applicable legal requirements and industry
industri yang berlaku. Kualitas air limbah dikelola standards. Wastewater quality is managed in
berdasarkan peraturan perundang-undangan nasional accordance with national legislation and energy
dan regulasi sektor energi, termasuk ketentuan yang sector regulations, including those specific to mining
secara khusus mengatur kegiatan pertambangan, operations, to prevent environmental contamination.
guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Compliance is guided by the following relevant
Kepatuhan tersebut mengacu pada peraturan yang regulations:
relevan sebagai berikut:
152 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 155
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Operasi Indonesia Indonesia Operations
1. Standar mutu air limbah domestik sesuai dengan 1. Domestic wastewater quality standards in
Lampiran I Peraturan Menteri Lingkungan Hidup accordance with Appendix I of the Republic
dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/ of Indonesia Minister of Environment and
Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016. Forestry Regulation No. P.68/Menlhk/Setjen/
Kum.1/8/2016.
2. Standar mutu air sungai sebagaimana diatur 2. River water quality standards as stipulated
dalam Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik in Appendix VI of the Republic of Indonesia
Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Government Regulation No. 22 of 2021.
3. Standar mutu air asam tambang sebagaimana 3. Quality standards for acid mine drainage, as
diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan regulated under the Republic of Indonesia Minister
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor of Environment and Forestry Regulation No. P.80
P.80 Tahun 2019, serta peraturan pendukung dan of 2019, together with other applicable supporting
peraturan daerah lainnya yang relevan, termasuk and local regulations, including the Minister of
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 113 Environment Decree No. 113 of 2003 (Appendix
Tahun 2003 (Lampiran I) dan Peraturan Menteri I) and the Ministry of Environment and Forestry
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun Regulation No. 5 of 2022 (Appendix II).
2022 (Lampiran II).
Operasi Australia Australia Operations
1. Environmental Protection Act Queensland Tahun 1. Queensland’s Environmental Protection Act 1994
1994.
2. Federal Environment Protection and Biodiversity 2. Federal Environment Protection and Biodiversity
Conservation Act Tahun 1999 (EPBC Act 1999). Conservation Act 1999 (EPBC Act 1999)
Untuk meminimalkan risiko pencemaran lingkungan, To minimise environmental contamination risks, the
Perseroan telah memasang sistem closed-loop Company has installed closed-loop oil trap systems
oil trap di area pabrik dan bengkel di seluruh lokasi in plant and workshop areas across all operational
operasional di Indonesia. Inisiatif ini mendukung sites in Indonesia. This initiative supports responsible
pengelolaan air yang bertanggung jawab melalui water management by treating and recycling
pengolahan dan daur ulang air limbah untuk digunakan wastewater for reuse within contained operational
kembali di area operasional tertutup, sehingga areas, reducing discharge and promoting resource
mengurangi volume pembuangan dan meningkatkan efficiency. The Safety, Health, and Environment (SHE)
efisiensi sumber daya. Tim Keselamatan, Kesehatan, team conducts daily monitoring of wastewater and
dan Lingkungan (Safety, Health, and Environment/ surrounding surface water as part of the Environmental
SHE) melaksanakan pemantauan harian terhadap Management and Monitoring Plan (RKL-RPL) matrix.
kualitas air limbah dan air permukaan di sekitar These practices ensure compliance with national
lokasi sebagai bagian dari Rencana Pengelolaan and regional water quality standards and relevant
dan Pemantauan Lingkungan (RKL RPL). Praktik environmental approvals, including the Technical
ini memastikan kepatuhan terhadap standar mutu Approval (Pertek), Environmental Impact Assessment
air nasional dan daerah serta perizinan lingkungan (AMDAL), and Environmental Management and
yang relevan, termasuk Persetujuan Teknis (Pertek), Monitoring Plan (UKL/UPL).
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),
serta Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UKL UPL).
Di seluruh titik pengolahan, Standar Operasional At all treatment points, the Company’s Standard
Prosedur (SOP) Perseroan untuk Pengelolaan Dampak Operating Procedures (SOPs) for Environmental
Lingkungan mewajibkan pemantauan dan pencatatan Impact Management require routine water quality
kualitas air secara rutin, baik harian maupun bulanan. monitoring and recording on both daily and monthly
Ketentuan ini mendukung pengelolaan air limbah schedules. This supports effective wastewater
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 153
Page 156
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
yang efektif serta memastikan kepatuhan terhadap management and ensures compliance with regulatory
persyaratan regulasi dan izin penggunaan air, baik requirements and water use licences for both the
untuk Perseroan maupun pelanggan. Perseroan juga Company and its clients. The Company also engages
bekerja sama dengan laboratorium yang tersertifikasi a KAN (National Accreditation Committee)–certified
oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk laboratory to regularly test effluent quality.
melakukan pengujian kualitas efluen secara berkala.
Di Queensland, kegiatan pertambangan yang In Queensland, mining operations require an
mengajukan Environmental Authority (EA) kepada Environmental Authority (EA) from the Department
Department of Environment and Science (DES) pada of Environment, Tourism, Science and Innovation
umumnya diwajibkan untuk menyusun Environmental (DETSI) and are typically subject to an Environmental
Impact Statement (EIS). Dokumen EIS tersebut Impact Statement (EIS). The EIS assesses potential
mengevaluasi potensi dampak lingkungan dari suatu environmental impacts, including water quality,
proyek yang diusulkan, termasuk dampak terhadap ecosystems, and surrounding communities.
kualitas air, ekosistem, dan masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari penilaian tersebut, parameter These WQVs are established to protect ecological
pembuangan yang berpotensi timbul diidentifikasi health and the cultural, recreational, and economic
Strategi Iklim
Climate Strategy
dan dianalisis untuk menentukan risiko terhadap uses of water bodies, and form the basis for setting
sumber daya air. Rencana pembuangan, termasuk discharge limits under the EA. At Meandu Mine, mine-
pembuangan dari kegiatan pertambangan, dievaluasi affected water—comprising groundwater seepage
berdasarkan Water Quality Values (WQV) pada into mine voids and rainfall runoff from active areas—
lingkungan penerima. WQV ditetapkan untuk is managed in line with these requirements. The
melindungi kesehatan ekologi serta mempertahankan operation is permitted to discharge this water into
fungsi budaya, rekreasi, dan ekonomi dari badan air an adjacent dam, where it is subsequently utilised
terkait. Melalui proses persetujuan EIS dan EA, batas by Tarong Power Station, ensuring that discharge
pembuangan kemudian ditetapkan selaras dengan remains controlled and aligned with regulatory
WQV yang berlaku guna memastikan kualitas air tetap standards.
terjaga atau meningkat pada ekosistem perairan,
sumber air minum, dan lingkungan sensitif lainnya.
Pengambilan air [GRI 303-3] Water Extraction [GRI 303-3]
Data Pengambilan Air
Water Extraction Data
Tipe Satuan
2023 2024 2025
Water Extraction Unit
Indonesia
Air Permukaan
5.531 4.713 2.714
Surface Water
Air Tanah
179 194 200
Groundwater
Air Laut
- - -
Seawater
Air yang di Produksi
- - -
Produced Water
Megalitres
Air yang Berasal dari Pihak Ketiga (Air PAM)
22 20 28
Water Sourced from Third Party (State Water Company
Total
5.731 4.927 2.942
Total
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Padatan Terlarut)
5.531 4.713 2.942
Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L Total Total Padatan)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
154 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 157
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Tipe Satuan
2023 2024 2025
Water Extraction Unit
Australia
Air Permukaan
5.308 - 6.532
Surface Water
Air Tanah
2.536 1.502 2.668
Groundwater
Air Laut
- - -
Seawater
Air yang di Produksi
- 10.339 -
Produced Water
Megalitres
Air yang Berasal dari Pihak Ketiga (Air PAM)
139 - 2.005
Water Sourced from Third Party (State Water Company
Total
7.983 11.841 11.205
Total
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Padatan Terlarut)
7.983 11.841 11.205
Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L Total Total Padatan)
- -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids) -
Total Mining Contractor Business Unit*
Air Permukaan
10.839 4.713 9.246
Surface Water
Air Tanah
2.715 1.696 2.868
Groundwater
Air Laut
- - -
Seawater
Air yang di Produksi
- 10.339 -
Produced Water
Megalitres
Air yang Berasal dari Pihak Ketiga (Air PAM)
148 535 2.033
Water Sourced from Third Party (State Water Company
Total
13.701 16.753 14.147
Total
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Padatan Terlarut)
13.701 16.753 14.147
Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L Total Total Padatan)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Note:
• Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
• Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini.
• Data pengambilan air BUMA Australia hanya mencakup site Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 dihitung Kembali menggunakan pelaporan Water Accounting
Framework (WAF) untuk menjamin konsistensi dan tranparansi.
• The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
• The performance data from ACG (US Operation) is not disclosed this year
• BUMA Australia water data includes Meandu Mine only. the data for 2023 and 2024 was changed using the Water Accounting Framework (WAF) report for
consistency and transparency. Commodore mine data for 2023 and 2024 is unavailable.
Data pengambilan air di seluruh operasi Perseroan Water extraction data across the Company’s
dikonsolidasikan menggunakan sistem pengukuran operations are consolidated using accurately
yang telah dikalibrasi secara akurat. Sistem tersebut calibrated measurement systems. These include
mencakup pembacaan water flow meter pada inlet water flow meter readings at water treatment plant
instalasi pengolahan air, tagihan air bersih dari inlets, clean water invoices from water providers in
penyedia layanan air di Indonesia dan Australia, serta Indonesia and Australia, and recorded groundwater
pencatatan volume pengambilan air tanah. Data ini extraction volumes. The data are used to monitor total
digunakan untuk memantau total konsumsi air dan water consumption and support efficient resource
mendukung pengelolaan sumber daya yang efisien. management.
Untuk mengelola risiko terkait air, Perseroan telah To manage water-related risks, the Company has
menetapkan SOP yang komprehensif dalam kerangka established comprehensive Standard Operating
Keselamatan Pertambangan, Manajemen Risiko Procedures (SOPs) under its Mining Safety,
Lingkungan, dan Pengelolaan Lingkungan. Setiap Environmental Risk Management, and Environmental
lokasi operasional secara berkala melaksanakan Management frameworks. Each operational site
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 155
Page 158
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
penilaian risiko lingkungan melalui proses Identifikasi conducts regular environmental risk assessments
Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA), yang dilakukan through the Hazard Identification, Risk Assessment
setiap tahun atau apabila terjadi perubahan yang dapat and Determining Control (HIRADC) process, carried
memengaruhi tingkat risiko. Pemicu pelaksanaan out annually or when changes occur that may affect
HIRA meliputi perubahan kondisi bahaya, pembaruan risk levels. Triggers include changes in hazard
langkah mitigasi risiko, persyaratan regulasi baru, conditions, updates to risk mitigation measures, new
atau insiden yang dapat mengubah profil risiko lokasi. regulatory requirements, or incidents that may alter
the site’s risk profile.
Proses HIRA mengevaluasi faktor internal dan The HIRA process assesses both internal and external
eksternal, termasuk aspek lingkungan, kepatuhan factors, including environmental aspects, legal and
terhadap ketentuan hukum dan peraturan, serta regulatory compliance, and operational controls. The
pengendalian operasional. Penilaian ini diselaraskan assessment is aligned with the Company’s Risk and
dengan Matriks Penilaian Risiko dan Peluang, Opportunity Assessment Matrix, enabling systematic
sehingga memungkinkan identifikasi yang sistematis identification and proactive management of potential
serta pengelolaan risiko dan peluang secara proaktif. risks and opportunities.
Pembuangan Air [GRI 303-4] [OJK F.13] Water Disposal [GRI 303-4] [OJK F.13]
Strategi Iklim
Climate Strategy
Data berikut menampilkan rincian pembuangan air The following data outlines the water discharge
yang dikelompokkan berdasarkan lokasi pembuangan details, categorised by the disposal location and the
serta kualitas air yang dilepas ke lingkungan. quality of the water being discharged.
Data Pembuangan Air
Water Discharge Data
Pembuangan Air Jenis Air Satuan
2023 2024 2025
Water Disposal Type of Water Unit
Indonesia
Air permukaan
3.169,19 2.708,83 1.102,30
Surface Water
Air tanah
Pembuangan air limbah - - -
Groundwater
berdasarkan tujuan
Water discharged based on the Air pihak ketiga yang dibuang
destination untuk digunakan oleh organisasi
lain - - -
Third party water discharged to
be used by other organisation
Total Megaliter 3.169,19 2.708,83 1.102,30
Air tawar (≤1.000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
3.169,19 2.708,83 1.102,30
Pembuangan air limbah Freshwater (≤1,000 mg/L Total
berdasarkan kualitas air Dissolved Solids)
Water discharged based on the Air lainnya (>1.000 mg/L Total
water quality Padatan Terlarut)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L Total
Dissolved Solids)
Total 3.169,19 2.708,83 1.102,30
Australia
Air permukaan
840 1.110,03 5,443
Surface Water
Air tanah
Pembuangan air limbah 62 - 41
Groundwater
berdasarkan tujuan
Water discharged based on the Air pihak ketiga yang dibuang Megaliter
destination untuk digunakan oleh organisasi
lain - - 558
Third party water discharged to
be used by other organisation
Total 902 1.110,03 6.042
156 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 159
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Pembuangan Air Jenis Air Satuan
2023 2024 2025
Water Disposal Type of Water Unit
Air tawar (≤1.000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
902 6.042
Pembuangan air limbah Freshwater (≤1,000 mg/L Total
berdasarkan kualitas air Dissolved Solids)
Water discharged based on the Air lainnya (>1.000 mg/L Total Megaliter
water quality Padatan Terlarut)
- -
Other Water (≤1,000 mg/L Total
Dissolved Solids)
Total 902 1.110,03 6.042
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Total Mining Contractor Business Unit*
Air permukaan
4.009,19 3.818,86 6.545,30
Surface Water
Air tanah
Pembuangan air limbah 62 - 41
Groundwater
berdasarkan tujuan
Water discharged based on the Air pihak ketiga yang dibuang
destination untuk digunakan oleh organisasi
lain - - 558
Third party water discharged to
be used by other organisation
Total Megaliter 4.071,19 3.818,86 7.144,30
Air tawar (≤1.000 mg/L Total
Padatan Terlarut)
4.071,19 3.818,86 7.144,30
Pembuangan air limbah Freshwater (≤1,000 mg/L Total
berdasarkan kualitas air Dissolved Solids)
Water discharged based on the Air lainnya (>1.000 mg/L Total
water quality Padatan Terlarut)
- - -
Other Water (≤1,000 mg/L Total
Dissolved Solids)
Total 4,071.19 3.818,86 7.144,30
Catatan:
• *Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
• Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini.
• Data pembuangan air BUMA Australia hanya mencakup site Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 dihitung Kembali menggunakan pelaporan Water Accounting
Framework (WAF) untuk menjamin konsistensi dan tranparansi
Note:
• *The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
• The performance data from ACG (US Operation) will not be disclosed this year.
• BUMA Australia water data includes Meandu Mine only. the data for 2023 and 2024 was changed using the Water Accounting Framework (WAF) report for consistency
and transparency. Commodore mine data for 2023 and 2024 is unavailable.
Konsumsi Air [GRI 303-5] [OJK F.8] Water Consumption [GRI 303-5] [OJK F.8]
Data Konsumsi Air
Water Consumption Data
Konsumsi Air
Satuan 2023 2024 2025
Water Consumption
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
Semua Wilayah
5.731 4.927 2.942
All Areas
Megaliter
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 5.731 4.927 2.942
Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
Semua Wilayah
3.169,19 2.708,83 1.102,30
All Areas
Megaliter
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 3.169,19 2.708,83 1.102,30
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 157
Page 160
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Konsumsi Air
Satuan 2023 2024 2025
Water Consumption
Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah
2.561,81 2.218,17. 1.839,70
All Areas
Megaliter
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 2.561,81 2.218,17 1.839,70
Operasi Australia | Australia Operations
Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
Semua Wilayah
7.983 11.841 11.205
All Areas
Megaliter
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 7.983 11.841 11.205
Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
Semua Wilayah
902 1.110 6.042
All Areas
Megaliter
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Strategi Iklim
Climate Strategy
Total 902 1.110 6.042
Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah
7.081 10.731 5.163
All Areas
Megaliter
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 7.081 10.731 5.163
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit*
Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
Semua Wilayah
13.714 16.768 14.147
All Areas
Megalitres
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 13.714 16.768 14.147
Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
Semua Wilayah
4.071,19 3.818,83 7.144,30
All Areas
Megalitres
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 4.071,19 3.818,83 7.144,30
Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
Semua Wilayah
9.642,81 12.949,17 7.002,70
All Areas
Megalitres
Wilayang dengan Stres air
Megalitres - - -
Water Stressed Areas
Total 9.642,81 12.949,17 7.002.70
Catatan:
• Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
• Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini.
Note:
• *The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
• The performance data from ACG (US Operation) will not be disclosed this year
158 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 161
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
PENGELOLAAN LIMBAH WASTE MANAGEMENT
Pendekatan Pengelolaan [GRI 306-2] [Gri 3-3] Waste Management Approach [GRI 306-2] [GRI
[OJK F.14] 3-3] [OJK F.14]
Pengelolaan limbah yang efektif merupakan bagian Effective waste management is integral to the
integral dari komitmen Perseroan terhadap tanggung Company’s commitment to environmental
jawab lingkungan. Penanganan limbah yang tidak responsibility. Inadequate handling of waste,
memadai, khususnya limbah berbahaya, dapat particularly hazardous materials, may result in
menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan significant environmental and public health impacts.
dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi risiko To address these risks, the Company has implemented
tersebut, Perseroan telah menerapkan sistem waste management system aligned with applicable
pengelolaan limbah yang diselaraskan dengan environmental standards.
standar lingkungan yang berlaku.
Pendekatan Perseroan berlandaskan Kebijakan The Company’s approach is guided by its
Lingkungan dan mencakup pengelolaan limbah Environmental Policy and encompasses the
berbahaya dan tidak berbahaya sesuai dengan management of both hazardous and non-hazardous
prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). SOP waste in accordance with the principles of Reduce,
Pengelolaan Lingkungan telah ditetapkan guna Reuse and Recycle (3R). Environmental Management
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan Standard Operating Procedures (SOPs) have been
perundang‑undangan yang berlaku, sekaligus established to ensure compliance with relevant
mendorong praktik penanganan limbah yang aman, laws and regulations, promoting safe, systematic
sistematis, dan efisien di seluruh operasi. Partisipasi and efficient waste handling practices across
karyawan tetap menjadi faktor pendukung utama all operations. Employee participation remains a
dalam efektivitas pengelolaan limbah. Perseroan key enabler of effective waste management. The
secara rutin menyelenggarakan program peningkatan Company conducts regular awareness programmes
kesadaran untuk memperkuat pemahaman mengenai to strengthen understanding of waste reduction
praktik pengurangan limbah dan metode pembuangan practices and proper disposal methods.
yang tepat.
Untuk pengelolaan limbah berbahaya, Perseroan For hazardous waste management, the Company
bekerja sama dengan penyedia jasa pihak ketiga engages licensed third-party service providers
berizin yang memperoleh otorisasi dari Kementerian authorised by the Indonesia’s Ministry of Environment.
Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Tim Logistik The Logistics and SHE teams oversee and monitor
dan SHE mengawasi serta memantau seluruh all related waste handling activities, including
aktivitas penanganan limbah terkait, termasuk proses transportation, to ensure proper documentation and
pengangkutan, guna memastikan dokumentasi yang full compliance with regulatory requirements.
memadai dan kepatuhan penuh terhadap persyaratan
regulasi.
Data limbah berbahaya dicatat secara sistematis di Hazardous waste data is systematically recorded at
setiap lokasi operasional sesuai dengan prosedur each operational site in accordance with following
yang telah ditetapkan, sebagai berikut: established procedures.
1. Limbah berbahaya dicatat pada saat masuk 1. Hazardous waste is logged upon entry into one of
ke salah satu dari 17 Fasilitas Penyimpanan the Company’s 17 Temporary Storage Facilities
Sementara (TPS) milik Perseroan. (TPS).
2. Pengelola TPS di setiap lokasi bertanggung jawab 2. Each site’s TPS manager is responsible for
untuk memastikan kondisi penyimpanan yang ensuring safe storage conditions.
aman.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 159
Page 162
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
3. Catatan limbah berbahaya dan log inventaris 3. Hazardous waste records and inventory logs are
diperbarui setiap bulan untuk menjaga akurasi updated on a monthly basis to maintain accuracy
dan keterlacakan. and traceability.
Untuk limbah tidak berbahaya, Perseroan menerapkan For non-hazardous waste, the Company adopts
pendekatan sirkular yang bertujuan meminimalkan a circular approach aimed at minimising landfill
pembuangan ke tempat pembuangan akhir. Limbah disposal. Organic waste is repurposed through
organik dimanfaatkan kembali melalui berbagai several initiatives.
inisiatif, antara lain:
• Pengomposan: Perseroan mengoperasikan • Composting: The Company operates a composting
fasilitas pengomposan di BUMA untuk mengolah facility at BUMA, converting organic waste into
limbah organik menjadi pupuk. Pada tahun 2025, fertiliser. In 2025, a total of 2.99 tonnes of organic
sebanyak 2,99 ton limbah organik, termasuk waste, including kitchen waste from catering
limbah dapur dari mitra katering di berbagai lokasi partners across various job sites, was processed
kerja, diolah melalui proses pengomposan. through composting.
• Budidaya larva Black Soldier Fly (BSF): Limbah • Black soldier fly (BSF) larvae farming: Organic
organik dimanfaatkan untuk budidaya larva BSF waste is utilised in BSF larvae farming, where
yang selanjutnya diolah menjadi pakan ikan. larvae are cultivated and processed into fish feed.
Inisiatif ini berlanjut pada tahun 2025 di lokasi This initiative continued in 2025 at Lati, Binungan,
Strategi Iklim
Climate Strategy
kerja BUMA Lati, Binungan, dan ADT, dengan and ADT job sites, with ongoing efforts to measure
upaya berkelanjutan untuk mengukur kinerja dan performance and expand implementation.
memperluas penerapannya.
• Ban bekas: Perseroan memanfaatkan kembali • Used tires: The Company also repurposed
sebanyak 13 ton ban bekas untuk pengendalian 13 tonnes of used tyres for erosion control,
erosi, kebutuhan operasional, dan rambu operational applications and safety signage at
keselamatan di lokasi Binungan. Binungan site.
• Pemanfaatan oleh pihak ketiga: Lebih dari 2.500 • Re-used by third parties: More than 2,500 tons
ton logam bekas yang dihasilkan dari kegiatan of scrap metal generated from operations was
operasional dijual atau dimanfaatkan kembali sold to or reused by third parties, primarily local
oleh pihak ketiga, terutama masyarakat lokal di communities surrounding the operational areas.
sekitar wilayah operasional.
Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan As a mining contractor, the Company does not manage
tidak mengelola tailing karena tanggung jawab tailings, as responsibility for tailings management
pengelolaannya berada pada pelanggan. Namun rests with its customers. Nevertheless, the Company
demikian, Perseroan mendukung upaya pengelolaan supports customers in their tailings management
tailing oleh pelanggan sesuai dengan standar dan efforts in accordance with applicable standards
ketentuan regulasi yang berlaku. Limbah batuan and regulatory requirements. Rock waste generated
yang dihasilkan dari kegiatan operasional disimpan from operations is stored in designated dumping
di area pembuangan yang ditetapkan dan selanjutnya areas and subsequently repurposed as construction
dimanfaatkan kembali sebagai material konstruksi material for hauling roads. Overburden produced
untuk jalan angkut. Tanah penutup (overburden) during mining activities is backfilled into mining pits
yang dihasilkan selama kegiatan penambangan upon completion of operations. Accordingly, rock and
dikembalikan ke dalam pit tambang setelah kegiatan overburden materials are reutilised within the mining
selesai. Dengan demikian, material batuan dan cycle and are not classified as waste by the Company.
tanah penutup dimanfaatkan kembali dalam siklus [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
penambangan dan tidak diklasifikasikan sebagai
limbah oleh Perseroan. [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI
306-5]
160 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 163
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat 2 insiden Throughout 2025, the Company recorded 2 minor
tumpahan hidrokarbon berskala kecil dengan total hydrocarbon spill incidents, with a total volume
20 liter volum. Dalam seluruh kejadian tersebut, Tim of 20 litres. In all cases, the Emergency Response
Tanggap Darurat segera melakukan penanganan Team responded promptly to contain and remediate
untuk membatasi dan memulihkan dampak tumpahan the spills in accordance with established hazardous
sesuai dengan prosedur penanganan limbah waste handling procedures.[OJK F.15]
berbahaya yang telah ditetapkan. [OJK F.15]
Timbulan Limbah dan Dampaknya [GRI 306-1] Waste Generation and Impacts [GRI 306-1]
[OJK F.13] [OJK F.13]
Kegiatan pertambangan batu bara menghasilkan Coal mining generates diverse types of waste
beragam jenis limbah sepanjang proses ekstraksi throughout extraction and distribution, making
hingga distribusi, sehingga pengelolaan limbah yang effective waste management critical to mitigating
efektif menjadi aspek yang krusial untuk memitigasi potential impacts to the surrounding communities
potensi dampak terhadap masyarakat sekitar dan and the environment.
lingkungan.
Limbah operasional Perseroan berasal dari berbagai The Company’s operational waste arises from several
sumber, antara lain: sources, including:
1. Pengoperasian alat berat dan mesin pendukung, 1. Operation of heavy equipment and support
seperti generator listrik; machinery, such as power generators;
2. Kegiatan pemeliharaan di bengkel untuk mesin 2. Maintenance activities in workshops for machines
dan peralatan berat; and heavy equipment;
3. Penyimpanan hidrokarbon dan bahan berbahaya 3. Storage of hydrocarbons and hazardous materials
di gudang yang ditetapkan; serta in designated warehouses; and
4. Fasilitas pendukung, termasuk perkantoran, 4. Supporting facilities, including offices, employee
asrama karyawan, klinik, dan kantin. dormitories, clinics, and canteens.
Sumber limbah tersebut berpotensi menimbulkan These waste sources may lead to environmental and
dampak terhadap lingkungan dan kesehatan, yang health impacts, including:
meliputi:
1. Kebocoran atau tumpahan limbah berbahaya yang 1. Potential leakage or spillage of hazardous waste,
dapat mencemari tanah dan sumber air; which could contaminate soil and water sources;
2. Peningkatan risiko vektor penyakit akibat 2. Increased risk of disease vectors resulting from
pengelolaan limbah domestik yang tidak memadai; improperly managed domestic waste;
3. Emisi gas beracun, seperti amonia (NH3) dan 3. Emission of toxic gases, such as ammonia (NH3)
metana (CH4), dari limbah domestik yang tidak and methane (CH4), from inadequately handled
ditangani dengan baik; serta domestic waste; and
4. Dampak sosial yang memengaruhi pemangku 4. Social impacts affecting both internal stakeholders
kepentingan internal (karyawan) maupun (employees) and external stakeholders
eksternal (masyarakat sekitar). (surrounding communities).
Untuk memitigasi risiko‑risiko tersebut, Perseroan To mitigate these risks, the Company continues
secara berkelanjutan menerapkan strategi to implement comprehensive waste management
pengelolaan limbah yang komprehensif di seluruh strategies across its operations in Indonesia and
operasi di Indonesia dan Australia. Australia.
Di Indonesia, strategi pengelolaan limbah mencakup In Indonesia, the waste management strategy
penyimpanan sementara di Tempat Penyimpanan encompasses temporary storage at Temporary
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 161
Page 164
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Sementara (TPS), pemanfaatan kembali limbah, Storage Sites (TPS), waste repurposing, and transfer to
serta pengalihan limbah kepada kontraktor pengelola licensed third-party waste management contractors.
limbah pihak ketiga yang berizin. Perseroan The Company maintains 29 TPS locations, including
mengoperasikan 29 lokasi TPS, yang terdiri atas 17 17 for hazardous waste and 12 for non-hazardous
TPS untuk limbah berbahaya dan 12 TPS untuk limbah waste. Hazardous waste is initially stored at
tidak berbahaya. Limbah berbahaya terlebih dahulu designated TPS within legally mandated timeframes
disimpan di TPS yang ditetapkan sesuai dengan before being transferred to licensed transporters
jangka waktu yang diatur dalam ketentuan peraturan and waste management operators authorised by the
perundang‑undangan sebelum diangkut oleh pihak Indonesian Ministry of Environment. Monthly reporting
pengangkut dan pengelola limbah berizin yang on both hazardous and non-hazardous waste is
memperoleh otorisasi dari Kementerian Lingkungan submitted to customers and relevant government
Hidup Republik Indonesia. Pelaporan bulanan atas authorities, including the Regional Environmental
limbah berbahaya dan tidak berbahaya disampaikan Service overseeing the operational areas.
kepada pelanggan serta instansi pemerintah terkait,
termasuk dinas lingkungan hidup daerah yang
membawahi wilayah operasional.
Selain itu, di Lokasi kerja Adaro Tutupan, Perseroan Additionally, in Adaro Tutupan site, the Company
Strategi Iklim
Climate Strategy
bekerja sama dengan kontraktor pihak ketiga yang collaborates with customer-designated third-party
ditunjuk oleh pelanggan untuk memanfaatkan kembali contractors to repurpose used lubricants as a fuel
pelumas bekas sebagai bahan bakar pengganti dalam substitute in the production of Ammonium Nitrate
produksi bahan peledak Ammonium Nitrate Fuel Oil Fuel Oil (ANFO) explosives for blasting operations.
(ANFO) untuk kegiatan peledakan.
Di Australia, limbah terutama dihasilkan dari bahan In Australia, waste is primarily generated from
habis pakai dan material yang digunakan dalam consumables and materials used across the
kegiatan operasional Perseroan. Jenis‑jenis limbah Company’s operations. The types of waste produced
yang dihasilkan dari operasi di Australia meliputi: in Australian operations include:
Jenis Limbah yang Dihasilkan dari Kegiatan Operasional
Type of Waste Generated from Operations
KEGIATAN LIMBAH BERBAHAYA LIMBAH TIDAK BERBAHAYA
Operations Hazardous Waste Non-Hazardous Waste
Operasi Pertambangan • Pelumas bekas • Bahan bekas dari suku cadang yang tidak
Mining Operations • Bahan bakar terpakai untuk alat berat, seperti haul truck
• Bahan peledak dan excavator
• Alat Pelindung Diri (APD)
• Air Terkontaminasi • Scrap from unused spare parts for heavy
• Kain lap terkontaminasi equipment such as haul trucks and excavators.
• Used Lubricants
• Fuels
• Explosives
• Personal Protective Equipment (PPE)
• Contaminated Water
• Contaminated Rags
Aktivitas Pemeliharaan • Pelumas bekas • Bahan bekas dari komponen mesin yang aus
Maintenance Activity • Cairan hidraulik • Kayu
• Filter bahan bakar dan oli bekas • Ban
• Kain lap dan material terkontaminasi
• Cairan pendingin bekas • Scrap from worn machinery components
• Air terkontaminasi • Timber
• Tyres
• Used Lubricants
• Hydraulic Fluids
• Fuel and Oil Filters
• Used Accu
• Contaminated Rags & Materials
• Used Coolants
• Contaminated Water
162 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 165
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
KEGIATAN LIMBAH BERBAHAYA LIMBAH TIDAK BERBAHAYA
Operations Hazardous Waste Non-Hazardous Waste
Kantor, Bengkel, Gudang, dan • Pelumas bekas • Bahan kemasan
Klinik • Kain lap dan material terkontaminasi • Logam bekas
Site Offices, Workshops, • Limbah medis • Kertas
Warehouse and Clinics • Limbah elektronik • Plastik
• Limbah organic
• Used Lubricants • Ban
• Contaminated Rags & Materials
• Medical Waste • Packaging materials
• Electronic Waste • Scrap Metal
• Paper
• Plastics
• Organic Waste
• Tyres
Aktivitas Pengeringan Sedimen atau lumpur berbahaya
N/A
Dewatering Activities Hazardous Sediment or Sludge
Pengelolaan limbah yang tidak memadai dapat Improper management of waste could result in
mengakibatkan pencemaran tanah, air, dan ekosistem contamination of soil, water, and local ecosystems.
lokal. Pemilahan limbah yang tidak efektif juga Inadequate waste segregation may also lead to non-
berpotensi menyebabkan material yang tidak dapat recyclable materials entering landfills, contributing to
didaur ulang masuk ke tempat pembuangan akhir, resource depletion and greenhouse gas emissions.
sehingga berkontribusi pada penipisan sumber daya Additionally, mishandling hazardous waste could
dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Selain itu, result in regulatory violations, fines, and reputational
penanganan limbah berbahaya yang tidak tepat dapat risks.
menimbulkan pelanggaran regulasi, denda, serta
risiko reputasi.
Untuk mengatasi risiko tersebut, BUMA Australia To address these risks, BUMA Australia works
bekerja sama secara erat dengan pelanggan closely with clients and licensed waste management
dan kontraktor pengelola limbah berlisensi guna contractors to ensure compliance with site-specific
memastikan kepatuhan terhadap rencana pengelolaan waste management plans and environmental
limbah spesifik lokasi dan peraturan lingkungan regulations. Waste is rigorously segregated to
yang berlaku. Limbah dipilah secara ketat untuk facilitate recycling and safe disposal, with hazardous
mendukung proses daur ulang dan pembuangan materials managed by authorised disposal providers.
yang aman, dengan limbah berbahaya dikelola oleh Regular audits of waste management practices are
penyedia jasa pengolahan yang berwenang. Audit conducted, and incidents are reported to clients for
rutin atas praktik pengelolaan limbah juga dilakukan, prompt corrective action.
dan setiap insiden dilaporkan kepada pelanggan
untuk ditindaklanjuti melalui tindakan korektif secara
tepat waktu.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatat insiden In 2025, the Company recorded no significant waste-
signifikan terkait limbah di seluruh area operasinya. related incidents across its contracted operations. At
Di Meandu, pelepasan rutin dari penanganan Produk Meandu, routine releases associated with the handling
Pembakaran Batubara adalah hal normal. Meskipun of Coal Combustion Products occurred as part of
bukan insiden, hal ini tetap dilaporkan kepada normal system design. While these are not considered
otoritas sesuai ketentuan Environmental Authority incidents, they are reported to the Administering
(EA), tanpa memerlukan tindak lanjut. Perbaikan telah Authority in accordance with specific Environmental
dilakukan dalam praktik pemilahan dan pembuangan Authority (EA) requirements, with no further action
limbah. Namun demikian, upaya pengurangan required. Progress has been made in improving
limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir waste segregation and disposal practices; however,
masih dipengaruhi oleh pemasok di hulu dan pilihan further reductions in landfill waste remain dependent
material yang digunakan. Oleh karena itu, Perseroan on upstream suppliers and material choices. The
tetap berkomitmen untuk berkolaborasi di seluruh Company remains committed to collaborating
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 163
Page 166
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
rantai pasok guna meminimalkan dampak limbah, across the supply chain to minimise waste impacts,
meningkatkan tingkat pengalihan limbah dari TPA, increase landfill diversion rates, and support clients in
serta mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan achieving their sustainability objectives.
pelanggan.
Waste management initiatives Waste Management Initiatives
Daur Ulang Logam Bekas melalui BIRU Metal Scrap Recycling through BIRU
Salah satu inisiatif utama pengurangan limbah A key waste reduction initiative is implemented
dilaksanakan melalui kemitraan Perseroan dengan through the Company’s partnership with BIRU, its
BIRU, unit usaha sosial Perseroan. Melalui kolaborasi social enterprise arm. Through this collaboration,
ini, limbah logam yang dihasilkan dari kegiatan metal waste generated by the Company is repurposed
operasional Perseroan dimanfaatkan kembali into value-added products, notably copper hammers
menjadi produk bernilai tambah, khususnya palu for industrial use. In 2025, in collaboration with six
tembaga untuk keperluan industri. Pada tahun 2025, vocational schools and micro, small, and medium
BIRU bekerja sama dengan enam sekolah vokasi enterprises (MSMEs) in Indonesia, BIRU recycled
serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di more than 1,360 tonnes of copper waste sourced from
Indonesia untuk mendaur ulang lebih dari 1.360 ton the Company and other contributors. This initiative
Strategi Iklim
Climate Strategy
limbah tembaga yang bersumber dari Perseroan dan resulted in the production of over 566 high-quality
kontributor lainnya. Inisiatif ini menghasilkan produksi copper hammers that meet industry standards. The
lebih dari 566 unit palu tembaga berkualitas tinggi products have been distributed and sold nationwide,
yang memenuhi standar industri. Produk‑produk including for use within the Company’s own mining
tersebut didistribusikan dan dipasarkan secara operations, demonstrating a closed-loop approach to
nasional, termasuk untuk digunakan dalam kegiatan resource use while supporting local skills development
operasional pertambangan Perseroan, sehingga and livelihoods.
mencerminkan penerapan pendekatan sirkular
(closed‑loop) dalam pemanfaatan sumber daya
sekaligus mendukung pengembangan keterampilan
serta penghidupan masyarakat lokal.
Inisiatif Pengelolaan Limbah di BUMA Australia Waste Management Initiatives at BUMA Australia
BUMA Australia menerapkan berbagai praktik BUMA Australia implements a range of on-site waste
pengelolaan limbah di tingkat lokasi kerja, termasuk management practices, including waste segregation,
pemilahan limbah, pembuangan limbah secara responsible disposal, and collaboration with
bertanggung jawab, serta kerja sama dengan licensed waste management service providers. The
penyedia jasa pengelolaan limbah berlisensi. effectiveness of these measures is influenced by the
Efektivitas dari langkah‑langkah tersebut dipengaruhi availability of recycling and recovery infrastructure,
oleh ketersediaan infrastruktur daur ulang dan which is often dependent on the type and composition
pemulihan, yang umumnya bergantung pada jenis dan of materials supplied. For example, the use of single-
komposisi material yang digunakan. Sebagai contoh, use packaging by vendors contributes to higher
penggunaan kemasan sekali pakai oleh pemasok volumes of non-recyclable waste, while complex
berkontribusi terhadap meningkatnya volume limbah product designs and mixed materials can further
yang tidak dapat didaur ulang, sementara desain limit recycling potential. In addition, the sustainability
produk yang kompleks dan penggunaan material practices of suppliers play a significant role in
campuran turut membatasi potensi daur ulang. Selain determining the lifecycle impacts and waste outcomes
itu, praktik keberlanjutan para pemasok memiliki of materials used across operations.
peran penting dalam menentukan dampak siklus
hidup dan hasil pengelolaan limbah dari material yang
digunakan dalam kegiatan operasional.
164 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 167
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Untuk mengatasi tantangan sosial dan To address the social and environmental challenges
lingkungan terkait pengelolaan limbah, BUMA associated with waste management, BUMA Australia
Australia menerapkan pendekatan proaktif yang adopts a proactive approach that considers the
mempertimbangkan dampak dari aktivitas di impacts of upstream activities. The Company actively
hulu. Perseroan secara aktif melibatkan pemasok engages with suppliers to encourage more sustainable
untuk mendorong pemilihan material yang lebih material selection and reduced packaging, while
berkelanjutan serta pengurangan penggunaan internally prioritising waste segregation, recycling,
kemasan, sembari memprioritaskan pemilahan and the safe handling and disposal of hazardous
limbah, proses daur ulang, serta penanganan dan materials. These efforts are supported through close
pembuangan limbah berbahaya yang aman di collaboration with specialised waste contractors
internal Perseroan. Upaya‑upaya tersebut didukung to maximise landfill diversion rates. Furthermore,
melalui kolaborasi yang erat dengan kontraktor BUMA Australia works with clients and supply chain
pengelola limbah khusus guna memaksimalkan partners to advocate for improved product design and
tingkat pengalihan limbah dari tempat pembuangan packaging solutions that enhance recyclability and
akhir (TPA). Selain itu, BUMA Australia bekerja sama reduce waste generation across the value chain.
dengan pelanggan dan mitra rantai pasok untuk
mendorong perbaikan desain produk dan solusi
kemasan yang meningkatkan kemampuan daur ulang
serta mengurangi timbulan limbah di sepanjang
rantai nilai.
Kinerja Terkait pengelolaan limbah GRI 306- Waste Related Performance [GRI 306-3] [GRI
3] [GRI 306-4] [GRI 306-5] 306-4] [GRI 306-5]
Tim Logistik mengawasi proses penimbangan dan The Logistics Team oversees the weighing and
pendokumentasian seluruh limbah yang dikumpulkan documentation of all collected waste prior to transfer
sebelum diserahkan ke fasilitas pembuangan yang to authorised disposal sites by licensed third-party
disetujui dan dikelola oleh penyedia jasa pengelolaan hazardous waste management providers. The
limbah berbahaya pihak ketiga yang berizin. Perseroan Company strictly prohibits open burning of waste
secara tegas melarang praktik pembakaran limbah and ensures segregation of hazardous and non-
terbuka serta memastikan pemilahan antara limbah hazardous waste.
berbahaya dan tidak berbahaya dilakukan secara
konsisten.
Untuk limbah tidak berbahaya, volume limbah domestik For non-hazardous waste, the domestic waste
diestimasi berdasarkan tingkat pengumpulan harian volumes are estimated using daily collection rates
serta kapasitas bak limbah pada truk pengangkut. and the capacity of transport trucks’ waste bins.
Sementara itu, limbah berbahaya diklasifikasikan Meanwhile, hazardous waste is categorised according
berdasarkan tingkat bahayanya (Kategori 1 atau to its hazard classification (Category 1 or 2) and
Kategori 2) dan disimpan sementara sesuai dengan temporarily stored in accordance with designated
ketentuan kapasitas dan jangka waktu penyimpanan storage capacities, as follows:
yang ditetapkan, sebagai berikut:
1. Limbah berbahaya dengan timbulan 50 kg atau 1. Hazardous waste generation of 50 kg or more
lebih per hari disimpan paling lama 90 hari sejak per day – stored up to 90 days from the date of
tanggal dihasilkan. generation.
2. Limbah berbahaya Kategori 1 dengan timbulan di 2. Category 1 hazardous waste below 50 kg per day –
bawah 50 kg per hari disimpan paling lama 180 stored up to 180 days from the date of generation.
hari sejak tanggal dihasilkan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 165
Page 168
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
3. Limbah berbahaya Kategori 2 dengan timbulan 3. Category 2 hazardous waste below 50 kg per day
di bawah 50 kg per hari yang berasal dari sumber (from unspecified or general sources) – stored up
tidak spesifik atau umum disimpan paling lama to 365 days from the date of generation.
365 hari sejak tanggal dihasilkan.
4. Limbah berbahaya Kategori 2 yang berasal dari 4. Category 2 hazardous waste from specific
sumber spesifik disimpan paling lama 365 hari sources – stored up to 365 days from the date of
sejak tanggal dihasilkan. generation.
Ketentuan jangka waktu penyimpanan tersebut The specified storage durations comply with the
telah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Republic of Indonesia Minister of Environment and
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Forestry Regulation No. 6 of 2021, ensuring hazardous
Tahun 2021, sehingga memastikan limbah berbahaya waste is stored and managed safely in accordance
disimpan dan dikelola secara aman sesuai dengan with applicable standards.
standar yang berlaku.
Sebagai bagian dari upaya keselamatan, seluruh For safety, all hazardous waste is clearly labelled with
limbah berbahaya diberi label yang jelas dengan appropriate symbols on each package. Following
simbol yang sesuai pada setiap kemasan. Setelah temporary storage, the waste is transported to
Strategi Iklim
Climate Strategy
melewati masa penyimpanan sementara, limbah authorised disposal sites by licensed contractors.
tersebut diangkut ke fasilitas pembuangan yang
berizin oleh kontraktor pengelola limbah yang
berwenang.
Limbah berbahaya yang dihasilkan
Hazardous Waste Generated Data
Jenis Limbah Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Hazardous Waste Unit
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Limbah Medis
18,28 0,67 0,70
Medical Waste
Filter Bekas
470,70 409,41 349,70
Used Filters
Pelumas Bekas
6.254,97 6.216,10 5.053,93
Used Lubricants
Batere Bekas
169,31 142,63 132,18
Used Batteries
Selang Terkontaminasi
150,25 134,81 114,90
Contaminated Hose
Kain Lap Bekas Ton
442,69 277,63 198,55
Contaminated Rags Tons
Material Terkontaminasi
445,87 491,45 430,08
Contaminated Materials
Minyak Gemuk Bekas
76,32 106,22 65,39
Used Grease
Coolant Bekas
10,80 0,90 0,74
Used Coolant
Air Terkontaminasi B3/Sludge
82,27 61,69 91,46
Contaminated Water/Sludge
Elektronik
0,76 0,05 0,45
Electronic
Cartridge Toner Bekas
0 0 0,02
Used Toner Cartridges
Total 8.122,22 7.841,56 6.438,10
166 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 169
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Jenis Limbah Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Hazardous Waste Unit
Operasi Australia | Australia Operations
Filter Bekas
16,3 34,13 14
Used Filters
Oil/Pelumas Bekas
618,41 748,09 432
Used Lubricants
Limbah Sanitasi
0,022 0,036 0,004
Sanitary
Batere Bekas
18,55 25,66 5
Used Batteries Ton
Coolant Bekas Tons
13 30,12 36
Used Coolant
Limbah Medis
0,42 0,12 1
Medical Waste
Bahan Kimia
74 24 24
Chemicals
Asbestos
0,5 0 1
Asbestos
Lainnya
0 0 41
Others
Total 741,2 862,45 554,004
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangn* | Total Mining Contractor Business Unit *
Limbah Medis
18,7 0.79 1,70
Medical Waste
Filter Bekas
487 443,54 363,70
Used Filters
Pelumas Bekas
6.873,38 6.964,19 5.485,93
Used Lubricants
Batere Bekas
187,86 168,29 137,18
Used Batteries
Selang Terkontaminasi
150,25 134,81 114,90
Contaminated Hose
Kain Lap Bekas
442,69 277,63 198,55
Contaminated Rags
Material Terkontaminasi
445,87 491,45 430,08
Contaminated Materials
Minyak Gemuk Bekas Ton 76,32 106,22 65,39
Used Grease Tons
Coolant Bekas
23,80 31,02 36,74
Used Coolant
Air Terkontaminasi B3/Sludge
82,27 61,69 91,46
Contaminated Water/Sludge
Elektronik
0,76 0,05 0,45
Electronic
Cartidge toner bekas
0 0 0,02
Used toner cartridges
Limbah Sanitasi
0,02 0.04 0
Sanitary
Bahan Kimia
74 24 24,00
Chemicals
Asbestos
0.5 0 1,00
Asbestos
Lainnya
0 0 41,00
Others
Total 8.863,42 8.703,72 6.992,10
Catatan:
• Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor
Pertambangan.
• Data mencakup limbah berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
• Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini.
Notes:
• Consolidated figures represent the combined data of BUMA Indonesia and BUMA Australia, reflecting the Mining Contractor Business Unit.
• The data includes hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, and the Head Office (HO).
• ACG performance data (United States operations) is not included in this report.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 167
Page 170
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Limbah Padat Tidak Berbahaya yang Dihasilkan
Non-Hazardous Solid Waste Generated Data
Jenis Limbah Tidak Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Non-Hazardous Waste Unit
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Limbah Organik
3.399,42 5.084,13 5.386,26
Organic Waste
Logam Bekas
11.774,10 3.870,02 2.595,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
145,12 995,19 128,69
Cardboard/Plastic Ton
Ban Bekas Tons
2.136,84 1.909,56 441,67
Used Tires
Kayu Bekas
66,30 181,67 104,66
Used Woods
Lainnya*
0 8,00 0,00
Others*
Total 17.521,77 12.048,57 8.657,18
Operasi Australia | Australia Operations
Ban Bekas
896,24 0,00 163,00
Used Tyres
Strategi Iklim
Climate Strategy
Kardus/Campuran
92,73 78,45 22,00
Cardboard/co-mingled
Garnet
7,51 7,52 6,00
Garnet
Limbah Umum
584,02 574,10 245,00
General Waste
Kerikil/Puing
0,79 0,52 1,00
Gravel/Rubble
Logam Bekas Ton
468,47 495,90 620,00
Metal Scrap Tons
Kayu/Palet
20,35 19,79 2,00
Timber/Pallets
Wadah Limbah
1,24 0,07 0,00
Waste Containers
Air berminyak
0,00 0,00 177,00
Oily Water
Air limbah
0,00 0,00 10,00
Sewage
Lainnya
0,79 0,52 27,00
Other
Total 2.072,14 1.176,87 1.273,00
168 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 171
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Jenis Limbah Tidak Berbahaya Satuan
2023 2024 2025
Type of Non-Hazardous Waste Unit
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
Limbah Umum & Organik
3.983,44 5.658,23 5.631,26
General & Organic Waste
Logam Bekas
12.242,57 4.365,92 3.215,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
237,85 1.073,64 150,69
Cardboard/Plastic Ton
Ban Bekas Tons
3.033,08 1.909,56 604,67
Used Tires
Kayu Bekas
86,65 201,46 106,66
Used Woods
Kerikil/Puing
0,79 0,52 1,00
Gravel/Rubble
Garnet
7,51 7,52 6,00
Garnet
Wadah Limbah
1,24 0,07 0,00
Waste Containers
Lainnya*
0,79 8,52 187,00
Other*
Total 19.629,10 13.225,44 9.930,17
Note:
• Data mencakup limbah non‑berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
• Meskipun tidak diklasifikasikan sebagai limbah berbahaya, berdasarkan regulasi di Australia ban merupakan limbah yang pengelolaan dan pembuangannya diatur
secara ketat.
• Pada tahun 2024, tidak terdapat peluang pembuangan ban di dalam pit (in‑pit disposal) akibat perkembangan pit dan kondisi cuaca basah.
• BUMA Australia memasukkan data air berminyak dan ban sebagai limbah tidak berbahaya di 2025. Limbah tambang di area Burton dimasukkan sampai Juni 2025.
Note:
• Indonesia operation data represents non-hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
• While not classified as hazardous waste, by Australian regulation tyre is considered a tightly regulated waste which disposal in closely regulated.
• In 2024 due to pit progress and wet weather there were no opportunities for in pit disposal of tyres.
• BUMA Australia includes Oily water and Tyres as non-hazardous waste stream in 2025. Burton mine waste data was included until June 2025.
Pada tahun 2025, Perseroan berhasil mencatatkan In 2025, the Company achieved a 25% reduction
penurunan limbah tidak berbahaya sebesar 25% in non-hazardous waste compared to 2024. This
dibandingkan tahun 2024. Perbaikan ini terutama improvement was primarily due to significant
didorong oleh penurunan signifikan limbah ban reduction of used tyres waste and metal scrap in
bekas dan scrap logam pada operasi di Indonesia, Indonesia operation as well as significant reduction in
serta penurunan signifikan limbah karton/plastik di cardboard/plastic waste in both operations.
Indonesia dan Australia.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 169
Page 172
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Limbah dialihkan dari pembuangan akhir (TPA) [GRI Waste Diverted from Landfill [GRI 306-4]
306-4]
Data Limbah dialihkan dari pembuangan akhir tahun 2025
Waste Diverted from Landfill Data in 2025
Di Tempat | On-Site Di Luar | Off-Site Total | Total
Deskripsi Satuan Limbah Tidak Limbah Tidak Limbah Tidak
Limbah Limbah Limbah
Description Unit Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Non- Non- Non-
Hazardous Hazardous Hazardous
Hazardous Hazardous Hazardous
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Persiapan untuk
penggunaan ulang - - - - - -
Preparation for Reuse
Daur ulang
267,48 64,059 - - 267,48 64.059
Recycling
Pengerjaan pemulihan Ton
lainnya (Dikelola Tons
oleh Pihak Ketiga
Berwenang)
- - 6.170,62 2.596,79 6.170,62 2.596,79
Other Processing
Methods (Managed
by Authorised Third
Parties)
Strategi Iklim
Climate Strategy
Total 267,48 64.059 6.170,62 2.596,79 6.438,10 2.660,85
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 9.098,95
Operasi Australia | Australia Operations
Persiapan untuk
penggunaan ulang - - - - - -
Preparation for Reuse
Daur ulang
- - 505 821 505 821
Recycling
Pengerjaan pemulihan Ton
lainnya (Dikelola Tons
oleh Pihak Ketiga
Berwenang)
- - - - - -
Other Processing
Methods (Managed
by Authorised Third
Parties)
Total - - 505 821 505 821
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 1.326
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
Preparation for Reuse
- - - - - -
Preparation for Reuse
Recycling
267,48 64,06 505 821 772,48 885,06
Recycling
Other Processing
Methods (Managed Tons
by Authorised Third
Parties)
- - 6.170,62 2.596,79 6.170,62 2.596,79
Other Processing
Methods (Managed
by Authorised Third
Parties)
Total 267,48 64,06 6.672,62 3.417,79 6.943,10 3.481,85
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 10.424,95
Catatan:
• Data limbah berbahaya mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
• Data tonase limbah non‑berbahaya yang dialihkan dari TPA mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan HO.
• Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini.
Note:
• Data represents hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
• Non-Hazardous waste tonnage data that are diverted from landfills comes from the Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, HO sites.
• ACG performance data (United States operations) is not included in this report.
170 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 173
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Waste Directed to Disposal [GRI 306-5] Waste Directed to Disposal [GRI 306-5]
Waste Directed to Disposal Data in 2025
Waste Directed to Disposal Data in 2025
Di Tempat | On-Site Di Luar | Off-Site Total
Deskripsi Satuan Limbah Tidak Limbah Tidak Limbah Tidak
Limbah Limbah Limbah
Description Unit Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Berbahaya Berbahaya Berbahaya
Non- Non- Non-
Hazardous Hazardous Hazardous
Hazardous Hazardous Hazardous
Operasi Indonesia | Indonesia Operations
Penimbunan di TPA
- 5.996,32 - - - 5.996,32
Landfilling
Pengerjaan
pembuangan
lainnya (Dikelola
oleh Pihak Ketiga Tons
Berwenang) - - - - - -
Other Processing
Methods (Managed
by Authorized Third
Parties)
Total - 5.996,32 - - - 5.996,32
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 5.996,32
Operasi Australia | Australis Operations
Penimbunan di TPA
- - 42 453 42 453
Landfilling
Pengerjaan
pembuangan
lainnya (Dikelola
oleh Pihak Ketiga Tons
Berwenang) - - - - - -
Other Processing
Methods (Managed
by Authorized Third
Parties)
Total - - 42 453 42 453
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) 495
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | The Mining Contractor Business Unit
Penimbunan di TPA
- 5.996,32 42 453 42 6.449,32
Landfilling
Pengerjaan
pembuangan
lainnya (Dikelola
oleh Pihak Ketiga Tons
Berwenang) - - - - - -
Other Processing
Methods (Managed
by Authorized Third
Parties)
Total - 5.996,32 42 453 42 6.449,32
Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons) 6.491,32
Untuk limbah yang diarahkan ke pembuangan akhir, For waste directed to disposal, non-hazardous waste
limbah non‑berbahaya di Indonesia dikelola di lokasi in Indonesia is managed onsite through a landfilling
operasional melalui sistem penimbunan di tempat system, while in Australia it is disposed of offsite
pembuangan akhir (TPA), sedangkan di Australia at government-designated facilities. All hazardous
limbah tersebut dibuang di luar lokasi operasional waste is treated offsite by licensed third-party
pada fasilitas yang ditetapkan oleh pemerintah. contractors. This approach ensures that all waste is
Seluruh limbah berbahaya dikelola di luar lokasi managed responsibly and safely.
oleh kontraktor pihak ketiga berizin. Pendekatan ini
memastikan bahwa seluruh limbah dikelola secara
bertanggung jawab dan aman.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 171
Page 174
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Terkait insinerasi, Perseroan saat ini tengah Regarding incineration, the Company is currently
berkoordinasi dengan penyedia jasa pengelolaan engaging with third-party waste service providers
limbah pihak ketiga untuk memetakan metode to map the methods used, including incineration.
pengolahan yang digunakan, termasuk insinerasi. Following the completion of this process, the Company
Setelah proses tersebut selesai, Perseroan akan will disclose the volume of incinerated waste in future
mengungkapkan volume limbah yang diolah reports. [GRI 306-5]
melalui insinerasi pada laporan‑laporan berikutnya.
[GRI 306-5]
KEANEKARAGAMAN HAYATI [GRI 3-3] [OJK F.9] BIODIVERSITY [GRI 3-3] [OJK F.9] [OJK F.10] [GRI
[OJK F.10] [GRI 101] 101]
Pendekatan Managemen Management Approach
Perseroan mengakui tanggung jawabnya sebagai The Company acknowledges its responsibility as an
pengelola lingkungan dan berkomitmen untuk environmental steward and is committed to conducting
menjalankan kegiatan pertambangan yang responsible mining operations in accordance with its
bertanggung jawab sesuai dengan Kebijakan Environmental Policy. All operational sites are located
Strategi Iklim
Climate Strategy
Lingkungan Perseroan. Seluruh lokasi operasional outside government-designated high biodiversity
Perseroan berada di luar kawasan dengan nilai value areas. Nevertheless, the Company recognises
keanekaragaman hayati tinggi yang ditetapkan that mining activities may still affect local ecosystems,
oleh pemerintah. Meskipun demikian, Perseroan particularly in relation to potential land degradation
menyadari bahwa kegiatan pertambangan tetap following the cessation of mining operations. Such
berpotensi memengaruhi ekosistem lokal, khususnya impacts may result in habitat loss or ecosystem
terkait degradasi lahan yang dapat terjadi setelah fragmentation, which can isolate species and reduce
kegiatan pertambangan berakhir. Dampak tersebut genetic diversity and population resilience. [GRI 3-3]
berpotensi menyebabkan hilangnya habitat atau
fragmentasi ekosistem, yang dapat mengisolasi
spesies serta menurunkan keanekaragaman genetik
dan ketahanan populasi. [GRI 3-3]
Walaupun pengelolaan keanekaragaman hayati saat Although biodiversity management is not currently
ini belum diidentifikasi sebagai tanggung jawab identified as a direct operational responsibility, the
operasional langsung Perseroan, Perseroan tetap Company remains committed to mitigating potential
berkomitmen untuk memitigasi potensi dampak adverse impacts within its areas of influence by
negatif dalam wilayah pengaruhnya melalui dukungan supporting rehabilitation initiatives undertaken by its
terhadap inisiatif rehabilitasi yang dilaksanakan oleh customers.
pelanggan.
Inisiatif Pengelolaan Air, Limbah, dan Our Initiative for Water, Waste, and
Keanekaragaman Hayati Biodiversity Management
Inisiatif Keanekaragaman Hayati [OJK F.10] Biodiversity Management Initiatives [OJK F.10]
Penutupan Tambang dan Rehabilitasi di Indonesia Closing and Rehabilitation in Indonesia
Perseroan mendukung pelanggan dalam menerapkan The Company supports its clients in implementing
prosedur penutupan tambang dan rencana mine closure procedures and rehabilitation plans
rehabilitasi yang menekankan komunikasi yang that emphasise transparent communication and
transparan serta kolaborasi dengan masyarakat collaboration with surrounding communities, in
di sekitar wilayah operasional, sejalan dengan line with the Company’s Social and Environmental
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Responsibility Program. Effective mine closure
172 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 175
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
Perseroan. Pessnutupan tambang dan rehabilitasi and rehabilitation are essential to restoring stable
yang efektif merupakan elemen penting dalam ecosystems and ensuring that post-mining land can
pemulihan ekosistem yang stabil serta memastikan continue to meet the needs of local communities.
bahwa lahan pascatambang dapat terus memenuhi Inadequate planning or execution may result in
kebutuhan masyarakat setempat. Perencanaan atau degraded soil quality, contamination risks, and
pelaksanaan yang tidak memadai dapat menyebabkan health and safety concerns arising from hazardous
penurunan kualitas tanah, risiko pencemaran, serta materials. The Company also recognises that abrupt
permasalahan kesehatan dan keselamatan yang mine closures may adversely affect the livelihoods
timbul dari keberadaan material berbahaya. Perseroan of workers and communities that depend on mining
juga menyadari bahwa penutupan tambang yang activities.
dilakukan secara mendadak dapat berdampak negatif
terhadap mata pencaharian pekerja dan masyarakat
yang bergantung pada aktivitas pertambangan.
Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan As a mining contractor, the Company supports
mendukung dan melaksanakan rencana penutupan and implements closure and rehabilitation plans
dan rehabilitasi yang disusun oleh pelanggan. Untuk developed by its clients. To manage workforce impacts
mengelola dampak terhadap tenaga kerja akibat associated with significant operational changes, the
perubahan operasional yang signifikan, Perseroan Company applies a minimum four-week notification
menerapkan masa pemberitahuan minimum selama period for employees and their representatives.
empat minggu bagi karyawan dan perwakilannya. This practice is formalised in the Collective Labor
Ketentuan ini diformalkan dalam Perjanjian Kerja Agreement (CLA), which requires advance notice prior
Bersama (PKB) yang mewajibkan pemberitahuan to changes in working hours or the introduction of
terlebih dahulu sebelum adanya perubahan jam kerja new work schedules.
atau penerapan pengaturan kerja baru.
Kegiatan penutupan tambang Perseroan terutama The Company’s closure-related activities primarily
berfokus pada pengembalian tanah pucuk (topsoil) focus on the return of topsoil and the formal handover
serta penyerahan resmi lahan yang telah direhabilitasi of rehabilitated land to the mine concession owner,
kepada pemegang konsesi tambang untuk who subsequently undertakes revegetation. During
selanjutnya dilakukan revegetasi. Selama kegiatan mining operations, stripped topsoil is carefully stored
penambangan, tanah pucuk yang dikupas disimpan in designated topsoil banks and protected from
secara hati‑hati di lokasi penimbunan khusus (topsoil erosion and degradation through the application
bank) dan dilindungi dari erosi serta degradasi melalui of cover crops. In designated reclamation areas,
penerapan tanaman penutup (cover crops). Di area this topsoil is later reapplied to support effective
reklamasi yang telah ditetapkan, tanah pucuk tersebut revegetation and ecological recovery. In 2025, topsoil
kemudian digunakan kembali untuk mendukung was returned across 335.37 hectares of operational
keberhasilan revegetasi dan pemulihan ekologi. Pada areas in Lati, Binungan, and IPR.
tahun 2025, pengembalian tanah pucuk dilakukan
pada lahan operasional seluas 335,37 hektare di Lati,
Binungan dan IPR.
Penutupan Tambang dan Rehabilitasi di Australia Closing and Rehabilitation in Australia
Di tambang Commodore dan Meandu, tim lingkungan At the Commodore and Meandu mines, the Company’s
dan operasional Perseroan memegang peran penting environmental and operations teams play a critical role
dalam mendorong praktik pengelolaan lingkungan in promoting environmental stewardship throughout
sepanjang siklus hidup tambang. Setelah proses the mine lifecycle. Following coal extraction, disturbed
penambangan batu bara, lahan yang terdampak land is progressively rehabilitated to restore areas
direhabilitasi secara bertahap guna memulihkan toward their natural condition. These activities are
kondisi lahan agar mendekati kondisi alaminya.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Rehabilitation
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 173
Page 176
Strategi Iklim
Climate Strategy
Management Plan yang selaras dengan Progressive Guided by a Rehabilitation Management Plan, which
Rehabilitation and Closure Plan (PRCP) di is aligned with each site’s Progressive Rehabilitation
masing‑masing lokasi. and Closure Plan (PRCP).
PRCP merupakan kerangka regulasi di Australia yang The PRCP is an Australian regulatory framework
memungkinkan kegiatan rehabilitasi dilakukan secara that enables rehabilitation to be undertaken
bertahap sepanjang umur tambang. PRCP terdiri dari progressively over the life of a mine. It comprises two
dua komponen utama, yaitu perencanaan rehabilitasi key components: rehabilitation planning and a PRCP
dan jadwal PRCP. Komponen perencanaan rehabilitasi schedule. The rehabilitation planning component
menjabarkan profil tambang serta strategi rehabilitasi outlines the mine profile and the overall progressive
progresif secara keseluruhan, sedangkan jadwal rehabilitation strategy, while the PRCP schedule
PRCP menetapkan tonggak pencapaian utama dan defines key milestones and timelines for rehabilitation
kerangka waktu pelaksanaan kegiatan rehabilitasi. activities.
Di tahun 2025, BUMA Australia telah merehabilitasi By 2025, BUMA Australia has rehabilitated 20.6
lahan eks-tambang seluas 20,6 hektar dan hectares of post-mining land for grazing as well as
merehabilitasi ekosistem asli seluas 21,5 hektar, 21.5 hectares of native ecosystem rehabilitation,
menjadikan total lahan yang telah direhabilitasi hingga bringing the total cumulative rehabilitated area 6,583
akhir 2025 seluas 6.583 hektar. Melalui upaya‑upaya hectares by end of 2025. Through these efforts, the
tersebut, Perseroan berupaya meminimalkan dampak Company aims to minimise adverse impacts on local
negatif terhadap habitat lokal sekaligus meningkatkan habitats while enhancing opportunities for the re-
peluang pemulihan kembali spesies tumbuhan dan establishment of native plant and animal species.
satwa asli.
174 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 177
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 175
Page 178
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance
DAMPAK SOSIAL
SOCIAL IMPACT
176 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 179
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 177
Page 180
Dampak Sosial
Social Impact
FOKUS PADA
KARYAWAN
EMPLOYEE FOCUS
178 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 181
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
FOKUS PADA KARYAWAN EMPLOYEE FOCUS
Menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan Recognizing its people are its most valuable
aset paling berharga, BUMA International Group asset, BUMA International Group adopts a human-
menerapkan pendekatan bisnis yang berpusat pada centric approach to business. The Company is
manusia. Perseroan berkomitmen untuk membangun committed to cultivating a high-performing, safe
lingkungan kerja yang berkinerja tinggi, aman, dan and inclusive work environment where employees
inklusif, di mana setiap karyawan merasa dihargai feel valued and empowered. This commitment to
dan diberdayakan. Komitmen terhadap kesejahteraan employee wellbeing extends beyond compliance with
karyawan ini melampaui kepatuhan terhadap labor regulations, encompassing the active promotion
peraturan ketenagakerjaan, dengan secara aktif of collaboration, mutual respect, and continuous
mendorong kolaborasi, saling menghormati, dan learning. Through these efforts, the Company seeks to
pembelajaran berkelanjutan. Melalui upaya tersebut, strengthen employee engagement, drive innovation,
Perseroan berupaya memperkuat keterlibatan and support the long-term, sustainable growth of
karyawan, mendorong inovasi, serta mendukung both the business and the communities in which it
pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi operates.
bisnis dan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Penciptaan lingkungan kerja yang positif dan Creating a positive and inclusive work
inklusif menjadi fondasi utama dalam menarik, environment is therefore central to attracting,
mengembangkan, dan mempertahankan developing, and retaining top talent. Its commitment
talenta terbaik. Komitmen Perseroan terhadap to employee development focuses on:
pengembangan karyawan difokuskan pada:
• Membangun budaya berkinerja tinggi: • Fostering a high-performance culture:
Penekanan pada pembelajaran berkelanjutan, Encouraging continuous learning, capability
peningkatan kapabilitas, serta penyediaan jalur building, and clear career development
pengembangan karier yang jelas bagi seluruh opportunities for all employees.
karyawan.
• Mengutamakan kesejahteraan karyawan: • Prioritizing employee wellbeing:
Memastikan lingkungan kerja yang aman, sehat, Promoting a safe, healthy and supportive work
dan mendukung, sepenuhnya sesuai dengan environment in full compliance with applicable
peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan labor laws and regulations, underpinned by a
yang berlaku, serta menerapkan kebijakan tanpa strict zero-tolerance policy for child and forced
toleransi terhadap pekerja anak dan kerja paksa. labor.
• Mewujudkan tenaga kerja yang inklusif: • Building an inclusive workforce:
Secara aktif memajukan keberagaman dan Actively advancing diversity and inclusion
inklusi melalui berbagai inisiatif, termasuk through initiatives such as the Company’s
Program Respectful Workplace yang dijalankan Respectful Workplace program.
oleh Perseroan.
Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat The Company remains committed to strengthening
keterlibatan tenaga kerja sebagai dasar pertumbuhan workforce engagement as a foundation for
yang berkelanjutan serta kontribusi terhadap pasar sustainable growth and for contributing to a resilient
tenaga kerja yang tangguh di Indonesia dan Australia. labor market in Indonesia and Australia. In line with
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan secara this commitment, it actively supports the following UN
aktif mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs. [GRI 3-3]
(SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa berikut. [GRI
3-3]
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 179
Page 182
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Dampak Sosial
Social Impact
HAK ASASI MANUSIA, KEBERAGAMAN, HUMAN RIGHTS, DIVERSITY AND
DAN INKLUSI INCLUSION
Komitmen Terhadap Hak Asasi Manusia Our Respect to Human Rights
[GRI 2-23] [GRI 406-1] [GRI 407-1] [GRI 408-1] [GRI [GRI 2-23] [GRI 406-1] [GRI 407-1] [GRI 408-1] [GRI
409-1] [OJK F.18] [OJK F.19] 409-1] [OJK F.18] [OJK F.19]
Perseroan menjunjung tinggi perlindungan hak asasi The Company firmly upholds the protection of
manusia sebagai tanggung jawab fundamental human rights as a fundamental responsibility across
di seluruh kegiatan operasionalnya. Perseroan all its operations. It is committed to aligning with
berkomitmen untuk menyelaraskan praktik bisnis international human rights standards, safeguarding
dengan standar hak asasi manusia internasional, freedom of association and collective bargaining
menjamin kebebasan berserikat dan perundingan as well as eliminating forced and child labour, in
bersama, serta mencegah praktik kerja paksa dan accordance with the International Labor Organization
pekerja anak, sesuai dengan ketentuan International (ILO) and United Nations Guiding Principles on
Labour Organization (ILO) dan United Nations Guiding Business and Human Rights (UNGPs).
Principles on Business and Human Rights (UNGPs).
Melalui penerapan Kebijakan Hak Asasi Manusia, Through the implementation of its Human Rights
Kode Etik, serta prosedur operasional standar terkait, Policy, Code of Conduct, and related Standard
Perseroan mendorong kesetaraan kesempatan, Operating Procedures, the Company promotes equal
perlakuan yang adil, dan penghormatan terhadap opportunity, fair treatment, and respect for diversity
keberagaman di seluruh tingkatan organisasi serta across all levels of the organization and throughout its
180 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 183
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
sepanjang rantai pasok. Kerangka kerja tersebut juga supply chain. These frameworks also set expectations
menetapkan ekspektasi atas praktik ketenagakerjaan for responsible labour practices and support efforts to
yang bertanggung jawab guna mencegah terjadinya prevent discrimination, forced labour, and child labour
diskriminasi, kerja paksa, dan pekerja anak dalam in the Company’s operations and supply chain.
kegiatan operasional dan rantai pasok Perseroan.
Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme In addition, the Company provides grievance channels,
pengaduan, termasuk Sistem Pelaporan Pelanggaran including a confidential Whistleblowing System
(Whistleblowing System) yang bersifat rahasia accessible to employees and relevant stakeholders,
dan dapat diakses oleh karyawan serta pemangku to support the reporting and handling of potential
kepentingan terkait, untuk mendukung pelaporan concerns in accordance with established procedures.
dan penanganan potensi pelanggaran sesuai dengan Through ongoing training, communication, and
prosedur yang berlaku. Melalui pelatihan, komunikasi, employee engagement, the Company seeks to foster
dan keterlibatan karyawan secara berkelanjutan, an inclusive and respectful working environment.
Perseroan berupaya menumbuhkan lingkungan kerja
yang inklusif dan saling menghormati.
Pada tahun 2025, tidak terdapat kasus diskriminasi In 2025, no discrimination cases occurred in the
yang terjadi dalam operasional Perseroan di Company’s operations in Indonesia, Australia and
Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. [GRI 3-3] United States. [GRI 3-3]
Keberagaman Karyawan [GRI 405-1] Employee Diversity [GRI 405-1]
Perseroan memandang keberagaman sebagai The Company recognizes diversity as a key driver
pendorong utama kinerja, inovasi, dan kreativitas. of performance, innovation, and creativity. It is
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan committed to fostering an inclusive and equitable
lingkungan kerja yang inklusif dan berkeadilan, di workplace in which all employees are valued and
mana setiap karyawan dihargai dan diperlakukan respected, regardless of race, gender, ethnicity,
secara setara tanpa memandang ras, gender, etnis, disability, or other personal characteristics.
disabilitas, maupun karakteristik pribadi lainnya.
Perseroan menerapkan kebijakan tanpa toleransi The Company enforces a zero-tolerance policy toward
terhadap segala bentuk diskriminasi di seluruh discrimination across all aspects of employment. Its
aspek ketenagakerjaan. Upaya untuk membangun efforts to build an inclusive workplace include:
lingkungan kerja yang inklusif antara lain meliputi:
• Mendorong kesetaraan kesempatan bagi seluruh • Promoting equal opportunities for all employees.
karyawan.
• Memelihara lingkungan kerja yang saling • Maintaining a respectful and inclusive work
menghormati dan inklusif sehingga setiap environment where everyone can thrive.
individu dapat berkembang secara optimal.
• Mendukung peningkatan keterwakilan • Actively supporting the representation of women
perempuan di semua jenjang organisasi. at all levels of the organization.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 181
Page 184
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pada tahun 2025, 27% posisi setara Direksi di seluruh In 2025, women held 27% of the Company’s leadership
Dampak Sosial
Social Impact
Grup dipegang oleh perempuan. Meskipun Perseroan positions. While this represents a slight decrease
mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun from 2024 due to workforce movements, it remains
2024 akibat dinamika pergerakan karyawan, significantly higher than the global mining industry
persentase tersebut tetap lebih tinggi dibandingkan average of approximately 14% (based on S&P Global’s
rata-rata keterwakilan perempuan dalam posisi 2023 data). At the same time, the proportion of senior
kepemimpinan di industri pertambangan global, yang roles held by women across the Company and its
tercatat sekitar 14% berdasarkan data S&P Global business units increased from 24% in 2024 to 29%
tahun 2023. Pada saat yang sama, proporsi posisi in 2025, reflecting continued progress in advancing
senior yang diisi oleh perempuan di seluruh Perseroan women into more senior positions.
dan unit usahanya meningkat dari 24% pada tahun
2024 menjadi 29% pada tahun 2025, mencerminkan
kemajuan yang berkelanjutan dalam mendorong
peningkatan peran perempuan ke posisi yang lebih
senior.
Di Australia, Perseroan terus mempertahankan In Australia, the Company continues to maintain strong
keterwakilan perempuan yang kuat di seluruh female representation across all levels of employment.
jenjang pekerjaan. Sektor pertambangan semakin The mining sector has become increasingly accessible
terbuka terhadap partisipasi perempuan, didukung to women, supported by technological advancements,
oleh kemajuan teknologi, kebijakan ketenagakerjaan progressive workplace policies, and a broader cultural
yang progresif, serta pergeseran budaya menuju shift towards inclusivity. These developments have
lingkungan kerja yang lebih inklusif. Perkembangan opened opportunities for women to participate in
ini membuka peluang bagi perempuan untuk berperan operational, managerial, and technical roles that were
dalam fungsi operasional, manajerial, dan teknis yang historically male-dominated.
sebelumnya didominasi oleh laki-laki.
182 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 185
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Perseroan tetap berkomitmen untuk mengembangkan The Company remains committed to advancing
berbagai inisiatif yang mendukung kesetaraan gender initiatives that support gender equality and increase
dan meningkatkan partisipasi perempuan di industri. women’s participation in the industry. It will continue
Perseroan akan terus memantau dan mengevaluasi to track and monitor diversity and inclusion data to
data keberagaman dan inklusi untuk menilai kemajuan evaluate progress and identify further opportunities
serta mengidentifikasi peluang perbaikan lebih for improvement. Through cultivating an inclusive
lanjut. Melalui penguatan budaya kerja yang inklusif, workplace, the Company seeks to develop a more
Perseroan berupaya membangun tenaga kerja yang dynamic and equitable workforce that delivers lasting
lebih dinamis dan berkeadilan, serta menciptakan value to its employees, business, and the communities
nilai jangka panjang bagi karyawan, bisnis, dan it serves.
masyarakat di wilayah operasionalnya.
Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Work-Life Balance
Pribadi
Perseroan mendorong terciptanya keseimbangan The Company promotes a healthy work-life balance to
kehidupan kerja dan pribadi yang sehat guna support employee wellbeing, morale, and productivity.
mendukung kesejahteraan, semangat kerja, dan By fostering this balance, employees are better able to
produktivitas karyawan. Dengan keseimbangan achieve personal fulfilment while meeting professional
tersebut, karyawan dapat mencapai pemenuhan responsibilities, thereby reducing potential conflicts
pribadi sekaligus menjalankan tanggung jawab between work and personal life.
profesional secara optimal, sehingga meminimalkan
potensi konflik antara pekerjaan dan kehidupan
pribadi.
Di seluruh lokasi operasional, Perseroan mendukung Across its operational sites, the Company supports
berbagai klub dan komunitas karyawan, termasuk a variety of employee clubs and groups, including
kegiatan olahraga, musik, fotografi, dan hobi lainnya. sports, music, photography and other hobbies.
Kegiatan ini memberikan ruang bagi karyawan untuk These groups provide employees with opportunities
bersosialisasi serta mengembangkan minat bersama to socialize and pursue shared interests beyond
di luar lingkungan kerja. Selain itu, Perseroan secara the workplace. Additionally, the Company regularly
rutin menyelenggarakan sesi edukasi dan seminar conducts educational sessions and seminars on
dengan topik-topik relevan, seperti kesehatan dan relevant topics, such as health and wellness, as well
kebugaran serta pengelolaan keuangan. as financial management.
Perseroan juga mengadakan kegiatan yang The Company also organizes family-oriented activities
melibatkan keluarga di lokasi operasional untuk at its operational sites to strengthen employee
memperkuat keterlibatan karyawan dan hubungan engagement and community ties. Family day events
sosial. Kegiatan family day diselenggarakan untuk are held to foster a strong sense of community among
menumbuhkan rasa kebersamaan antara karyawan employees and their families. In addition, BUMA
dan keluarganya. Di BUMA Indonesia, Perseroan Indonesia maintains employee community groups
memfasilitasi komunitas karyawan yang melibatkan involving spouses and immediate family members,
pasangan dan keluarga inti, yang dikenal sebagai known locally as “paguyuban”, which foster strong
paguyuban, guna mempererat hubungan dan relationships and a sense of familial spirit among
membangun semangat kekeluargaan. employees and their families.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 183
Page 186
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Hak Cuti Orang Tua [GRI 401-3] Parental Leave Entitlement [GRI 401-3]
Perseroan berkomitmen untuk menyediakan waktu The Company is committed to providing employees
dan dukungan yang memadai bagi karyawan dalam with adequate time and support to navigate childbirth,
menghadapi proses kelahiran, pemulihan, serta masa recovery, and early bonding with their newborns prior
awal ikatan dengan anak sebelum kembali bekerja. to returning to work. This support is extended to both
Dukungan ini diberikan kepada karyawan perempuan mothers and fathers, allowing all parents to care for
maupun laki-laki, sehingga seluruh orang tua memiliki their child and strengthen family relationships. The
kesempatan untuk merawat anak dan memperkuat Company believes this approach supports family
hubungan keluarga. Pendekatan ini diyakini dapat wellbeing, enables women to sustain long-term
mendukung kesejahteraan keluarga, memungkinkan careers, and contributes to higher levels of employee
perempuan untuk mempertahankan karier jangka engagement, productivity, and retention. [GRI 3-3]
panjang, serta berkontribusi terhadap peningkatan
keterlibatan, produktivitas, dan retensi karyawan. [GRI
3-3]
Perseroan menyediakan berbagai skema cuti yang The Company offers diverse leave entitlements
selaras dengan ketentuan peraturan perundang- aligned with relevant regulations across its operating
undangan di masing-masing wilayah operasional. areas. In Indonesia, female employees are entitled
Di Indonesia, karyawan perempuan berhak atas cuti to three months of maternity leave, while male
melahirkan selama tiga bulan, sementara karyawan employees receive two days of paid leave to support
laki-laki memperoleh dua hari cuti berbayar untuk their partners during childbirth. In Australia, female
Dampak Sosial
Social Impact
mendampingi pasangan saat persalinan. Di Australia, employees are eligible to take maternity leave for
karyawan perempuan berhak mengambil cuti up to one year to support their personal and family
melahirkan hingga satu tahun untuk mendukung needs. The Company encourages employees to make
kebutuhan pribadi dan keluarga. Perseroan full use of their leave entitlements.
mendorong seluruh karyawan untuk memanfaatkan
hak cuti yang tersedia.
Tingkat kembali bekerja secara gabungan (laki-laki The combined return-to-work rate for men and
dan perempuan) setelah cuti melahirkan tercatat women following maternity leave stands at 100%
100% di seluruh operasional Perseroan di Indonesia, for employees across all the Company’s Indonesian
serta sebesar 74% di Australia. Tingkat di Australia operations, and 74% in Australia. The Australian rate
mencerminkan karyawan yang belum kembali reflects employees who had not yet returned to work by
bekerja hingga akhir periode pelaporan tahun 2025 the end of the 2025 reporting period and are expected
dan diproyeksikan kembali bekerja pada tahun 2026. to resume their roles in 2026. This demonstrates the
Capaian ini menunjukkan dukungan Perseroan Company’s support for employees to thrive in their
bagi karyawan dalam menyeimbangkan kehidupan professional and personal lives. [GRI 3-3].
profesional dan pribadi. [GRI 3-3].
184 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 187
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Rekapitulasi cuti orang tua berdasarkan gender pada tahun 2025
Parental Leave Rate based on Gender in 2025
[GRI 401-3]
Keterangan ID AU
Total
Total Number of Employees Entitled for Parental Leave L/M P/F L/M P/F
Jumlah karyawan yang berhak mengambil cuti orang tua (berdasarkan
kebijakan Perseroan)
8.378 148 771 170 9.467
Total number of employees who are entitled to take parental (Company
Policy)
Jumlah karyawan yang mengambil cuti orang tua
531 18 25 17 591
Total number of employees who took parental leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan setelah
cuti orang tua berakhir
531 18 23 8 580
Total number of employees who returned to work in the reporting period
after their parental leave ended
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua dan masih
bekerja setelah 12 bulan
531 18 17 6 572
Total number of employees that returned to work after parental leave
ended that were still employed 12 months after their return to work
Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua
100% 100% 92% 47% 98%
Ratio of employees who took parental leave and returned to work
Tingkat retensi (setelah 12 bulan)
100% 100% 68% 35% 97%
Retention Rate (after 12 months)
Catatan: Data tahun 2025 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), mengingat entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan
dikonsolidasikan mulai tahun 2026.
Remark: Data for 2025 does not include ACG (United States Operations). Data from ACG will be consolidated starting in 2026
Tinjauan Kinerja dan Pengembangan Karier Performance Review and Career
[GRI 404-3] Development [GRI 404-3]
Perseroan mendorong terciptanya lingkungan The Company promotes an inclusive work
kerja yang inklusif serta secara aktif mendukung environment and actively supports employee growth
pengembangan karyawan melalui pelatihan through continuous training and career development
berkelanjutan dan program pengembangan opportunities. Through its talent management
karier. Melalui proses manajemen talenta, process, the Company identifies, develops, and
Perseroan mengidentifikasi, mengembangkan, dan prepares employees for future leadership roles. The
mempersiapkan karyawan untuk peran kepemimpinan Talent Committee is responsible for overseeing this
di masa depan. Proses ini diawasi oleh Komite Talenta process, which comprises the General Manager of
yang terdiri atas General Manager Human Resources HR from each subsidiary and the Board of Directors
dari masing-masing entitas anak dan Dewan Direksi of the Company. The Committee meets biannually to
Perseroan. Komite Talenta melakukan pertemuan dua review employee performance, development needs,
kali dalam setahun untuk meninjau kinerja karyawan, and future career prospects.
kebutuhan pengembangan, serta prospek karier ke
depan.
Pada tahun 2025, 100% karyawan telah mengikuti In 2025, 100% of employees have undergone a formal
penilaian kinerja formal. performance review.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 185
Page 188
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Remunerasi yang Adil dan Upah Minimum Fair Remuneration and Minimum Wage
[GRI 202-1] [GRI 405-2] [F.20] [GRI 202-1] [GRI 405-2] [F.20]
Perseroan menetapkan remunerasi karyawan The Company determines employee remuneration
berdasarkan kinerja individu dengan tetap memastikan based on individual performance, while ensuring
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan compliance with the relevant laws and regulations
yang berlaku di setiap wilayah operasional. Di in each of its operating regions. In Indonesia, it
Indonesia, Perseroan mengacu pada Upah Minimum follows the applicable Provincial Minimum Wage
Provinsi (UMP) sesuai dengan Peraturan Menteri (UMP) as outlined in the Minister of Manpower
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013, and Transmigration Regulation No. 7 of 2013. The
yang dirancang untuk mencerminkan Kebutuhan UMP is designed to reflect the Decent Living Needs
Hidup Layak (KHL) di masing-masing wilayah. Dalam (Kebutuhan Hidup Layak or KHL) of each region. In its
operasionalnya di Indonesia, upah terendah yang Indonesian operations, the Company’s lowest-paid
dibayarkan Perseroan adalah sebesar 1,6 kali Upah wage is 1.6 times the applicable Provincial Minimum
Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku. [GRI 202-1] Wage. [GRI 202-1]
Di Australia, Perseroan menerapkan ketentuan upah In Australia, the Company follows minimum
minimum sesuai dengan Fair Work Act yang dikelola wage regulations set under the Fair Work Act and
oleh Fair Work Commission. Sementara itu, di Amerika administered by the Fair Work Commission. In the
Serikat, Perseroan mengacu pada ketentuan upah United States, the Company refers to the federal
minimum yang berlaku di masing-masing lokasi minimum wage standard as determined in Fair Labor
operasional. Setiap tahun, upah terendah yang Standard Acts. Each year, the lowest wage paid by
dibayarkan oleh Perseroan secara konsisten berada the Company consistently exceeds the applicable
Dampak Sosial
Social Impact
di atas upah minimum yang berlaku. minimum wage requirements.
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan praktik The Company is committed to fairness and
remunerasi yang adil dan setara, dengan memastikan equality in its remuneration practices, ensuring that
bahwa penetapan kompensasi tidak dipengaruhi oleh compensation is not influenced by factors such as
faktor etnis, latar belakang sosial, agama, maupun ethnicity, social background, religion, or gender. It
gender. Perseroan menghargai kontribusi dan kinerja recognizes the contributions and performance of its
karyawan serta memberikan kompensasi yang setara employees and provides equitable compensation for
atas pekerjaan yang dilakukan. their work.
Lokasi operasi signifikan merujuk pada negara-negara Significant locations of operation refer to countries
tempat Perseroan memiliki aktivitas operasional dan where the Company has substantial operational
jumlah tenaga kerja yang material selama tahun activities and workforce presence during the reporting
pelaporan, yaitu Indonesia, Australia, dan Amerika year, namely Indonesia, Australia, and the United
Serikat. Apabila terdapat perbedaan tingkat upah States. Where minimum wage levels vary across
minimum antarwilayah, maka upah minimum yang locations, the relevant minimum wage applicable to
berlaku di lokasi kerja karyawan digunakan sebagai the employee’s work location is used as the reference
dasar perhitungan. [GRI 3-3] for calculation. [GRI 3-3]
Perseroan juga memantau kesetaraan remunerasi The Company also monitors equitable remuneration
berdasarkan kategori karyawan dan lokasi across employee categories and locations of
operasional. Pada tahun 2025, Perseroan operation. In 2025, the Company maintained a 1 to 1
mempertahankan rasio gaji dan remunerasi sebesar ratio of salary and remuneration between female and
1:1 antara karyawan perempuan dan laki-laki. [GRI male employees. [GRI 405-2]
405-2]
186 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 189
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Perjanjian Kerja Bersama [GRI 2-30] [GRI 402- Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30]
1] [GRI 407-1] [GRI 402-1] [GRI 407-1]
Sebagai bagian dari komitmen dalam menjunjung As part of its commitment to upholding human
tinggi hak asasi manusia, Perseroan menghormati rights, the Company respects employees’ freedom of
kebebasan berserikat serta hak karyawan untuk association and their right to express opinions through
menyampaikan pendapat melalui Serikat Pekerja. the Labor Union. The Company promotes harmonious
Perseroan mendorong terwujudnya hubungan industrial relations, as reflected in the Collective Labor
industrial yang harmonis, yang tercermin dalam Agreement (CLA), in effect for the 2023-2025 period.
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku untuk The CLA sets out the working conditions, rights, and
periode 2023–2025. PKB tersebut mengatur ketentuan obligations of both the Company and its employees,
kerja, hak, dan kewajiban Perseroan serta karyawan, with the aim of promoting mutual welfare. The key
dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan bersama. provisions of the CLA include:
Ketentuan utama dalam PKB antara lain meliputi:
a. Pengakuan terhadap Serikat Pekerja serta a. Recognition of Trade Unions and the guarantee
jaminan kebebasan berserikat di lingkungan of freedom of association within the Company, as
Perseroan, termasuk penyediaan fasilitas serikat well as the provision of Union facilities in line with
sesuai dengan peraturan perundang-undangan applicable laws and regulations;
yang berlaku;
b. Pemberian waktu khusus bagi pengurus Serikat b. Allocation of time off for Trade Union
Pekerja untuk menjalankan kegiatan organisasi; representatives to manage their organizational
dan activities; and
c. Keterlibatan Serikat Pekerja dalam pembahasan c. Involvement of the Trade Union in discussions
terkait perubahan jam kerja atau pengaturan regarding changes to working hours or work
jadwal kerja. schedules.
Perseroan memberitahukan kepada seluruh karyawan The Company notifies all employees and the Labor
dan Serikat Pekerja paling lambat empat minggu Union at least four weeks in advance of any changes
sebelumnya atas setiap perubahan jam kerja atau to working hours or rosters.
jadwal kerja.
PKB ini berlaku bagi karyawan entitas anak Perseroan, The CLA applies to employees of the Company’s
yaitu BUMA, baik karyawan tetap (PKWTT) maupun subsidiary, BUMA, including both permanent (PKWTT)
karyawan kontrak (PKWT). Dengan demikian, 100% and contract (PKWT) employees, and thus, 100% of
tenaga kerja BUMA tercakup dalam PKB. Perjanjian the BUMA’s workforce is covered by the CLA. This
ini mengatur berbagai aspek, antara lain: agreement governs a range of topics, including:
1. Hak dan kewajiban Perseroan dan karyawan; 1. Rights and responsibilities of both the Company
and employees;
2. Pengakuan, fasilitas, serta tanggung jawab 2. Recognition, facilities, and responsibilities of
Serikat Pekerja; labor unions;
3. Hubungan kerja yang mencakup proses 3. Employment relations covering recruitment,
rekrutmen, penempatan, status kepegawaian, placement, employment status, probation,
masa percobaan, rotasi, promosi, dan demosi; rotations, promotions, and demotions;
4. Jam kerja, waktu istirahat, serta pengaturan 4. Working hours, break times, and work schedules;
jadwal kerja;
5. Etika bisnis, pelanggaran, dan sanksi; 5. Business ethics, violations, and sanctions;
6. Upah dan kesejahteraan karyawan, termasuk 6. Wages and employee welfare, including benefits
manfaat bagi karyawan dan keluarganya; for employees and their families;
7. Standar keselamatan dan kesehatan kerja serta 7. Occupational safety, health, and environmental
lingkungan; standards;
8. Hari libur, cuti, dan izin tidak masuk kerja; 8. Holidays, leave, and permission to take time off
work;
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 187
Page 190
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
9. Prosedur penyelesaian perselisihan dan 9. Procedures for resolving disputes and grievances;
pengaduan; serta and
10. Ketentuan mengenai pemutusan hubungan kerja. 10. Conditions under which layoffs may occur.
Di Australia, sekitar 75% tenaga kerja Perseroan In Australia operation, 75% of our workforce are
tercakup dalam Enterprise Agreement yang bersifat covered by legally binding Enterprise Agreements
mengikat secara hukum antara pemberi kerja dan between the employer and employee, while the
karyawan, sedangkan 25% sisanya diatur melalui remaining 25% have their employment governed by
kontrak kerja berdasarkan common law. Perjanjian common law contracts. These individual agreements
kerja tersebut dilaksanakan dalam kerangka Fair operate within the framework of the Fair Work Act
Work Act 2009 (Cth) serta modern award yang relevan 2009 (Cth) and any applicable modern award relevant
dengan masing-masing peran. to their role.
Bagi karyawan Perseroan dan entitas anak lainnya For employees of the Company and its other
yang tidak memiliki Serikat Pekerja, hubungan kerja subsidiaries without a labor union, employment
diatur berdasarkan Peraturan Perseroan. contracts are governed by the Company’s Regulations.
Perselisihan Hubungan Industrial Industrial Relations Disputes
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan The Company is dedicated to cultivating a supportive,
lingkungan kerja yang suportif, aman, dan nyaman, safe, and comfortable work environment, and to
serta mendorong hubungan kerja yang harmonis promoting harmonious workplace relationships
melalui berbagai inisiatif, antara lain: through various initiatives. These include:
Dampak Sosial
Social Impact
1. Kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan 1. Adherence to Labor Laws and the Collective Labor
dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), disertai Agreement (CLA), while enhancing employee
peningkatan kesejahteraan karyawan melalui welfare through comprehensive Company
kebijakan Perseroan yang komprehensif; policies;
2. Fasilitasi dialog sosial yang konstruktif melalui 2. Facilitating constructive social dialogue through
forum hubungan industrial, seperti Lembaga Kerja industrial relations platforms, such as the Site
Sama (LKS) Bipartit di setiap lokasi operasional Bipartite Cooperation Institution (LKS Bipartit)
di Indonesia serta LKS Bipartit Nasional, guna at each operational site in Indonesia and the
mendorong komunikasi yang efektif antara National Bipartite LKS. These forums enable
Manajemen dan Serikat Pekerja serta mencegah effective communication between Management
eskalasi perselisihan; and the Trade Union/Labor Union to address
workplace matters and prevent escalation into
disputes;
3. Pelaksanaan pertemuan informal secara 3. Conducting regular informal engagements
berkala dengan perwakilan Serikat Pekerja with Trade Union/Labor Union representatives
untuk menyerap masukan, membahas isu to gather feedback, discuss concerns, and
ketenagakerjaan, dan memperkuat hubungan collaboratively strengthen employee welfare and
industrial; industrial relations;
4. Kerja sama erat dengan Serikat Pekerja dalam 4. Collaborating closely with the Trade Union/Labor
mendorong keselamatan kerja, khususnya di Union to promote workplace safety, particularly
lokasi operasional Perseroan, melalui program at the Company’s operational sites, through the
kampanye SHE dan pelaksanaan safety briefing SHE campaign program and safety briefings for
bagi seluruh pekerja; dan all workers; and
5. Pelibatan Serikat Pekerja dalam berbagai 5. Engaging the Trade Union/Labor Union in
program Perseroan guna mendorong partisipasi various Company programs to encourage active
aktif dalam inisiatif Perseroan. participation in the Company’s initiatives.
Perseroan mengedepankan pendekatan berbasis The Company emphasizes a consensus-based
musyawarah mufakat dalam penyelesaian approaches to resolving industrial relations matters.
188 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 191
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
permasalahan hubungan industrial. Karyawan Employees are encouraged to voice their opinions,
didorong untuk menyampaikan pendapat, meminta seek clarification, and raise concerns related to their
klarifikasi, serta mengajukan keluhan atau masukan work or workplace relationships in accordance with
terkait pekerjaan maupun hubungan kerja sesuai established Company guidelines. Feedback may
dengan pedoman Perseroan yang berlaku. Masukan be submitted verbally or in writing to an immediate
dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis supervisor, who will then forward the concerns to the
kepada atasan langsung, yang selanjutnya akan appropriate department for follow-up.
diteruskan kepada unit terkait untuk ditindaklanjuti.
Adapun tahapan penyelesaian permasalahan The procedure for addressing issues is as follows:
hubungan industrial adalah sebagai berikut:
1. Perundingan Bipartit 1. Bipartite Negotiation
Perundingan dilakukan antara pemberi kerja atau Negotiations take place between the employer
perwakilannya dengan Serikat Pekerja. Apabila or employer group and the labor union. If an
tidak tercapai kesepakatan, permasalahan agreement is not reached, the matter moves to
dilanjutkan ke tahap perundingan tripartit. tripartite negotiations. If both parties reach an
Apabila tercapai kesepakatan, hasil perundingan agreement, the collective agreement is formalized
dituangkan dalam perjanjian bersama dan and registered with the Industrial Relations Court
didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial in the Company’s jurisdiction.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Perundingan Tripartit 2. Tripartite Negotiation
Perundingan melibatkan karyawan dan pemberi This involves negotiations between employees
kerja dengan fasilitasi pihak ketiga, umumnya and the employer, facilitated by a third party,
instansi ketenagakerjaan setempat. typically the local Manpower Office.
3. Pengadilan Hubungan Industrial 3. Industrial Relations Court
Apabila para pihak tidak dapat menerima If parties disagree with the recommendations of
rekomendasi dari mediator atau konsiliator, maka the mediator or conciliator, they may escalate the
permasalahan dapat diajukan ke Pengadilan issue to the Industrial Relations Court, as outlined
Hubungan Industrial sebagaimana diatur dalam in Article 56 of Law No. 2 of 2004 concerning the
Pasal 56 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 Resolution of Industrial Relations Disputes.
tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan
Industrial.
Selain itu, karyawan juga dapat menyampaikan Employees can also anonymously submit
pengaduan dan saran secara anonim melalui complaints and suggestions through the Company’s
mekanisme Whistleblowing System Perseroan Whistleblowing mechanism, an additional platform
sebagai saluran tambahan untuk penyampaian for feedback and resolution.
masukan dan penyelesaian permasalahan.
Program Pensiun dan Dukungan Transisi Retirement and Transitional Assistance
[GRI 201-3] [GRI 404-2] Programs [GRI 201-3] [GRI 404-2]
Perseroan berkomitmen kuat untuk menjaga The Company is deeply committed to safeguarding
kesejahteraan keuangan jangka panjang karyawan, the long-term financial wellbeing of its employees,
termasuk dalam mendukung persiapan masa including support for their retirement. It is dedicated
pensiun. Perseroan memastikan kepatuhan penuh to complying fully with government-mandated social
terhadap program jaminan sosial yang diwajibkan security programs that offer employees peace of mind
oleh pemerintah guna memberikan rasa aman bagi as they plan for their future.
karyawan dalam merencanakan masa depan mereka.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 189
Page 192
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Di Indonesia, karyawan berhak mengikuti program- Employees in Indonesia are eligible to participate in
program berikut: the following programs:
1. BPJS Jaminan Pensiun (JP), dengan iuran 1. BPJS Pension Insurance (JP), with an employee
karyawan sebesar 1% dari gaji pokok bulanan contribution of 1% of their monthly basic salary,
dan kontribusi Perseroan sebesar 2% dari gaji and a Company contribution of 2% of the monthly
pokok bulanan (hingga batas maksimum gaji basic salary (up to a maximum basic salary of
pokok sebesar Rp9,7 juta); Rp9.7 million).
2. BPJS Jaminan Hari Tua (JHT), dengan iuran 2. BPJS Old Age Security (JHT), where employees
karyawan sebesar 2% dari gaji pokok bulanan contribute 2% of their monthly base salary, and
dan kontribusi Perseroan sebesar 3,7% dari gaji the Company contributes 3.7% of the basic salary
pokok setiap bulannya. each month.
Di Australia, karyawan menerima kontribusi dana In Australia, employees receive employer-funded
pensiun yang sepenuhnya didanai oleh pemberi kerja contributions to a Superannuation Fund to support
melalui Superannuation Fund untuk mendukung their retirement savings. These contributions are
tabungan pensiun. Kontribusi tersebut dihitung calculated as a percentage of their salary, subject to a
sebagai persentase dari gaji karyawan, dengan maximum limit set by the government. Currently, the
mengikuti batas maksimum yang ditetapkan Company contributes 11.5% of each employee’s wage
oleh pemerintah. Saat ini, Perseroan memberikan directly to their superannuation fund.
kontribusi sebesar 11.5% dari upah setiap karyawan
yang disalurkan langsung ke dana superannuation
mereka.
Dampak Sosial
Social Impact
Selain skema pensiun tersebut, Perseroan menyadari Beyond these pension schemes, the Company
pentingnya persiapan non-finansial dalam recognizes the importance of preparing employees
menghadapi masa pensiun. Mulai satu tahun sebelum for retirement. Beginning a year prior to retirement,
masa pensiun, karyawan diberikan pelatihan khusus employees are offered specialized training that
yang mencakup topik kewirausahaan dan bidang cover topics such as entrepreneurship and other
relevan lainnya untuk mendukung perencanaan relevant areas to support post-retirement planning.
pascapensiun. Karyawan yang memasuki masa Retiring employees are also provided with a fully
pensiun juga memperoleh masa transisi dengan paid transition period, during which they continue to
pembayaran penuh, di mana karyawan tetap receive their basic salary but are not required to work.
menerima gaji pokok tanpa kewajiban bekerja. Selain The Company also offers repatriation assistance for
itu, Perseroan menyediakan dukungan repatriasi retiring employees and their families, including the
bagi karyawan yang pensiun beserta keluarganya, relocation of personal belonging, upon request. [GRI
termasuk bantuan relokasi barang pribadi, atas 3-3]
permintaan. [GRI 3-3]
MANAJEMEN TALENTA TALENT MANAGEMENT
[GRI 404-1] [GRI 404-2] [OJK F.22] [OJK E.2] [GRI 404-1] [GRI 404-2] [OJK F.22] [OJK E.2]
Tenaga kerja yang terampil dan kompeten merupakan A skilled and capable workforce is essential to the
fondasi utama keberhasilan Perseroan serta daya Company’s success and to sustaining its competitive
saing berkelanjutan di tengah pasar global yang advantage in an increasingly globalized market.
semakin dinamis. Oleh karena itu, Perseroan The Company is committed to the continuous
berkomitmen untuk mengembangkan karyawan development of its employees through a range of
secara berkelanjutan melalui berbagai inisiatif training and professional development initiatives,
pelatihan dan pengembangan profesional yang designed to align with strategic priorities and address
dirancang selaras dengan prioritas strategis serta identified competency gaps.
untuk menutup kesenjangan kompetensi yang
teridentifikasi.
190 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 193
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Operasi Indonesia Indonesia Operations
Pengembangan kompetensi karyawan, yang Employee competency development, encompassing
mencakup keterampilan lunak (soft skills) dan both soft and technical skills, is conducted regularly
keterampilan teknis, dilaksanakan secara berkala in line with the Individual Performance Development
melalui Siklus Individual Performance Development (IPD) Cycle. This full year cycle begins with planning
(IPD). Siklus tahunan ini dimulai dengan tahap (IPD Plan) at the start, continues with monitoring
perencanaan (IPD Plan) di awal tahun, dilanjutkan (IPD Monitoring) throughout, and concludes with
dengan pemantauan kinerja (IPD Monitoring) evaluation (IPD Final) at the end of the year.
sepanjang tahun, dan ditutup dengan evaluasi kinerja
(IPD Final) pada akhir tahun.
Proses pengembangan karyawan BUMA mencakup BUMA’s employee development process encompasses
berbagai metode pembelajaran yang terstandarisasi a range of standardized learning methods tailored to
dan disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi the competency requirements of each role and job
pada setiap peran dan jenjang jabatan metode level these learning methods include, among others:
pembelajaran tersebut, antara lain:
Metode Pengembangan Karyawan
Employee Development Methods
Pembelajaran Mandiri Pembelajaran Dalam Kelas
Self Learning In-Class Training
Pelatihan dan Pendampingan Pelatihan di Tempat Kerja
Coaching and Mentoring On-The-Job Training
1. Pembelajaran Mandiri (Self-learning) 1. Self-learning
Karyawan mengikuti pembelajaran mandiri yang Employees engage flexible, self-directed learning
fleksibel dan dapat diakses kapan saja dan di that can be accessed anytime and anywhere. This
mana saja, seperti e-book, modul pembelajaran includes e-books, interactive learning modules,
interaktif, video edukasi, serta perangkat berbasis educational videos, and virtual reality-based
virtual reality, untuk mendukung pencapaian tools, all designed to support the achievement of
kompetensi yang ditargetkan. targeted competencies.
2. Pembelajaran dalam Kelas (In-Class Training) 2. In-Class Training
Program pelatihan terstruktur yang disampaikan Structured training programs are delivered by
oleh instruktur kompeten berdasarkan kurikulum qualified instructors based on a defined syllabus
dan tujuan pembelajaran yang jelas, baik melalui with specific learning objectives. These sessions
tatap muka maupun platform daring. may be conducted either in-person or through
online platforms.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 191
Page 194
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
3. Pelatihan dan Pendampingan (Coaching and 3. Coaching and mentoring
mentoring)
Penguatan kapabilitas karyawan melalui Employee capability is strengthened through
pengalaman langsung yang terarah, dengan guided, hands-on experience, where individuals
dukungan dan umpan balik selama pelaksanaan receive direct support and feedback while
tugas kerja yang membangun keterampilan undertaking job assignments that build practical
praktis. skills.
4. Pelatihan di Tempat Kerja (On-the-Job Training 4. On-the-Job Training (OJT)
/ OJT)
Pendampingan terfokus melalui penugasan Targeted mentorship is provided through
kerja, khususnya di operasional pertambangan, assignments, particularly within mining
untuk memungkinkan karyawan menerapkan operations, enabling employees to apply
pembelajaran dalam situasi nyata serta learnings to real-world situations and enhance
meningkatkan kompetensi spesifik sesuai fungsi job-specific competencies.
pekerjaan.
Operasi Australia Australia Operations
BUMA Australia menyadari bahwa tenaga kerja yang The Company recognizes that a skilled, knowledgeable,
terampil, berpengetahuan, dan berfokus merupakan and focused workforce is fundamental to maintaining
elemen kunci dalam menjaga keselamatan kerja dan safety and achieving project efficiency. Its training
meningkatkan efisiensi proyek. Kerangka pelatihan framework is designed to ensure that both employees
dirancang untuk memastikan bahwa karyawan dan and contractors possess the competencies required
Dampak Sosial
Social Impact
kontraktor memiliki kompetensi yang diperlukan untuk to perform their roles safely, productively, and in an
menjalankan peran mereka secara aman, produktif, environmentally responsible manner.
dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Dengan berlandaskan komitmen terhadap perbaikan Guided by a commitment to continuous improvement,
berkelanjutan, BUMA Australia menerapkan program the Company has implemented structured, practical
pelatihan keterampilan praktis yang terstruktur, skills training programs that utilize a range of learning
dengan memanfaatkan berbagai pendekatan approaches, including video-based e-learning,
pembelajaran, termasuk e-learning berbasis video, interactive modules and external training courses.
modul interaktif, serta pelatihan eksternal. Program Key programs offered include:
utama yang dijalankan antara lain:
1. Supervisor Development Module 1. Supervisor Development Module
Program untuk meningkatkan produktivitas dan This program aims to improve productivity
pemanfaatan peralatan, sekaligus memperkuat and equipment utilization while strengthening
kemampuan supervisor dalam resolusi konflik supervisors’ capabilities in conflict resolution
dan pengelolaan sumber daya manusia secara and effective people management.
efektif.
2. Pelatihan Operator Multikeahlian (Multi-skilled 2. Training for Multi-skilled Operators
Operators)
Inisiatif pengembangan internal untuk An internal development initiative designed
meningkatkan keterampilan operator agar to upskill operators into multi-skilled roles,
mampu menjalankan berbagai peran, sehingga enhancing their versatility and improving
meningkatkan fleksibilitas tenaga kerja dan operational efficiency.
efisiensi operasional.
3. Pelatihan Kompetensi bagi Operator Baru 3. Competency Training for New Operators
Program pelatihan komprehensif bagi operator A comprehensive training program for new
baru untuk mencapai tingkat kompetensi operators, focused on achieving safe and
yang aman dan andal, guna mendukung competent proficiency levels to ensure confidence
kepercayaan diri dan produktivitas di lingkungan and productivity in the mining environment.
pertambangan.
192 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 195
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
4. Integrated Management System Lead Auditor 4. Integrated Management System Lead Auditor
Sebagai bagian dari upaya perbaikan As part of its continuous improvement efforts,
berkelanjutan, BUMA Australia mengembangkan BUMA Australia has developed its internal
kapabilitas audit internal dengan melatih auditing capability by training team members to
karyawan menjadi Lead Auditor yang kompeten, become Skilled Lead Auditors, strengthening the
sehingga memperkuat proses audit internal Company’s internal auditing processes.
Perseroan.
Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Gender dan Kategori Karyawan, Indonesia
Number of Employee Trained Based on Gender and employee Category, Indonesia
[GRI 404-1] [OJK.F.22]
2023 2024 2025
Katergori Karyawan
Employee Category Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Senior Manajemen
15 5 15 5 15 8
Senior Management
Middle Manajemen
340 59 322 60 264 55
Middle Management
Staf | Staf 3.535 262 3.271 246 2.447 183
Pekerja Lapangan
10.881 136 10.000 95 7.800 3
Blue-Collar
14.771 462 13.608 406 10.526 249
Total
15.233 14.104 10.775
Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Kelompok Usia dan Kategori Karyawan, Indonesia
Number of Employee Trained Based on Gender and employee Category, Indonesia
[GRI 404-1] [OJK.F.22]
2023 2024 2025
Kategori Karyawan
Employee Category Kelompok Usia | Age Range
<30 30-50 >50 <30 30-50 >50 <30 30-50 >50
Indonesia
Senior Manajemen
0 16 4 0 12 8 0 15 8
Senior Management
Middle Manajemen
11 359 29 8 344 30 4 290 25
Middle Management
Staf | Staff 701 2.919 177 554 2.805 158 231 2.294 105
Pekerja Lapangan
5.092 5.789 136 4.432 5.518 145 3.055 4.660 88
Blue-Collar
Total 5.804 9.083 346 4.994 8.679 341 3.290 7.259 226
15.233 14.104 10.775
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 193
Page 196
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Total Jam Pelatihan yang Diberikan kepada Karyawan Berdasarkan Gender, Indonesia
Total Training Hours Provided to Employees Based on Gender, Indonesia
2023 2024 2025
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Total jam pelatihan
yang diberikan
kepada karyawan
berdasarkan
gender (jam)
660.580,0 6.977,0 667.557,0 771.349,5 6.567,0 777.916,5 499.367,0 15.452,0 514.819,0
Total number of
training hours
provided to
employees, by
gender (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Manajemen
Senior (jam)
Total number of 0,0 0,0 0,0 0,0 8,0 8,0 22,0 22,0 44,0
training hours
provided to Senior
Management (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Manajemen
Menengah (jam)
Total number of 3.995,0 417,0 4.412,0 4.874,0 799,5 5.673,5 2.514,0 929,0 3.443,0
training hours
Dampak Sosial
Social Impact
provided to Middle
Management (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Staf (jam)
Total number of
73.326,0 5.201,0 78.527,0 69.401,5 5.042,0 74.443,5 41.464,0 3.583,0 45.047,0
training hours
provided to Staff
(hr.)
Total jam pelatihan
untuk Pekerja
Lapangan (jam)
Total number of 581.755,0 774,0 582.529,0 697.074,0 717,5 697.791,5 455.367,0 10.918,0 466.285,0
training hours
provided to Blue
Collar (hr.)
194 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 197
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan Berdasarkan Gender, Indonesia
Average Training Hours Provided to Employees Based on Gender, Indonesia
2023 2024 2025
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Total jam pelatihan
yang diberikan
kepada karyawan
berdasarkan
gender (jam) 108,6 76,8 121,7 52,4 14,4 51,3 47,4 62,1 47,8
Average training
hours per
employee, by
gender (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Manajemen
Senior (jam)
Average training 100,0 7,5 101,0 405,5 305,3 687,2 1,5 2,8 1,9
hours provided
to Senior
management (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Manajemen
Menengah (jam)
Average training 246,4 132,8 303,6 598,6 510,9 1124,5 9,5 16,9 10,8
hours provided
to Middle
management (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Staf (jam)
Average training 740,7 211,9 932,7 671,8 201,0 848,6 16,9 19,6 17,1
hours provided to
Staff (hr.)
Total jam pelatihan
untuk Pekerja
Lapangan (jam)
53,5 5,7 52,9 26,9 6,5 26,7 58,4 3639,3 59,8
Average training
hours provided to
Blue Collar (hr.)
INISIATIF DALAM MENDUKUNG OUR INITIATIVES IN SUPPORTING OUR
KARYAWAN EMPLOYEES
BUMA Leadership Academy BUMA Leadership Academy
BUMA Leadership Academy dirancang untuk The BUMA Leadership Academy is designed to
mengembangkan kapabilitas kepemimpinan dan develop the leadership and management capabilities
manajerial para peserta guna mempersiapkan mereka of participants, preparing them to lead BUMA
memimpin operasional BUMA Indonesia. Program Indonesia’s operations. The program offers a range
ini mencakup berbagai kegiatan pengembangan of activities aimed at enhancing the competencies
kompetensi di bidang bisnis dan kepemimpinan, of participants across business and leadership,
dengan fokus pada wawasan bisnis, pemecahan with a focus on business acumen, problem-solving,
masalah, kemampuan analitis, serta etika profesional. analytical thinking, and professional etiquette. A
Kekuatan utama program ini terletak pada kolaborasi key strength of the program lies in its strategic
strategis dengan mitra universitas terkemuka, yang collaboration with a reputable university partner,
mengombinasikan keunggulan akademik dengan combining academic expertise with global leadership
kerangka kerja kepemimpinan global. frameworks.
Pada tahun 2025, program ini diselenggarakan In 2025, the program was delivered through two tailored
melalui dua jalur pengembangan yang disesuaikan, streams: the Business Leadership Development
yaitu Business Leadership Development Program Program (BLDP) for Superintendent-level leaders and
(BLDP) bagi pemimpin setingkat Superintendent the Managerial Leadership Development Program
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 195
Page 198
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
dan Managerial Leadership Development Program (MLDP) for Supervisor-level employees. The program
(MLDP) bagi karyawan setingkat Supervisor. Program was joined by high-potential participants, selected
ini diikuti oleh peserta berpotensi tinggi, yang dipilih based on their readiness to take on broader leadership
berdasarkan kesiapan mereka untuk mengemban responsibilities.
tanggung jawab kepemimpinan yang lebih luas.
Leadership Academy menerapkan pendekatan The Leadership Academy employs a blended learning
blended learning yang mengombinasikan sesi approach, combining expert-led sessions, a digital
pembelajaran yang dipandu oleh para ahli, platform learning platform called Cakrawala, and application-
pembelajaran digital Cakrawala, serta proyek berbasis based projects. Participants tackle real business
penerapan. Para peserta dihadapkan pada tantangan challenges, applying classroom knowledge to drive
bisnis nyata dan menerapkan pengetahuan yang operational improvements. These projects have
diperoleh di kelas untuk mendorong perbaikan generated measurable results, including enhanced
operasional. Proyek-proyek tersebut menghasilkan equipment performance, improved safety outcomes,
dampak yang terukur, antara lain peningkatan kinerja optimized maintenance strategies, and increased
peralatan, perbaikan capaian keselamatan kerja, team productivity.
optimalisasi strategi pemeliharaan, serta peningkatan
produktivitas tim.
BUMA Management Development Program BUMA Management Development Program
(BMDP) (BMDP)
Pada tahun 2025, Perseroan kembali In 2025, the Company successfully delivered another
Dampak Sosial
Social Impact
menyelenggarakan BUMA Management Development round of the BUMA Management Development
Program (BMDP), yaitu program strategis yang Program (BMDP), a strategic program aimed at
bertujuan mengembangkan calon pemimpin masa developing future leaders by identifying high-potential
depan dengan mengidentifikasi lulusan baru fresh graduates and equipping them with essential
berpotensi tinggi serta membekali mereka dengan managerial, leadership, and operational skills. Since
keterampilan manajerial, kepemimpinan, dan its launch in 2003, BMDP has been a cornerstone of the
operasional yang esensial. Sejak diluncurkan pada Company’s leadership pipeline, supporting long-term
tahun 2003, BMDP telah menjadi bagian penting business growth through early talent development.
dari jalur pengembangan kepemimpinan Perseroan
dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang
melalui pengembangan talenta sejak tahap awal
karier.
Pada tahun 2025, program ini diikuti oleh 10 peserta. In 2025, 10 participants joined the program.
Peserta memperoleh pelatihan kepemimpinan, Participants undergo leadership training, learn
pengembangan keterampilan manajerial, serta managerial skills, and get hands-on operational
pengalaman operasional secara langsung. exposure. This integrated approach allows
Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan peserta participants to gain both theoretical and practical
untuk memperoleh pengetahuan teoretis dan praktis knowledge, preparing them to contribute meaningfully
secara seimbang, sehingga siap memberikan to the Company’s culture from the start of their career.
kontribusi yang bermakna terhadap budaya Perseroan
sejak awal karier mereka.
Technical Competency Academy Technical Competency Academy
Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat kapabilitas In 2025, the Company strengthened its technical
teknis melalui Technical Competency Academy, capabilities through the Technical Competency
yaitu program terstruktur yang dirancang untuk Academy, a structured program designed to enhance
meningkatkan keahlian spesifik dan mendukung specialized expertise and support operational
keunggulan operasional di seluruh organisasi. excellence across the organization. The Academy
196 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 199
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Akademi ini berfokus pada pengembangan focuses on developing key technical competencies
kompetensi teknis utama yang dibutuhkan untuk required for safe, efficient, and data-driven mining
mendukung operasional pertambangan yang aman, operations, with initial programs centred on Haul Road
efisien, dan berbasis data, dengan program awal yang Management (HRM) and Data Analytics & Science.
mencakup Haul Road Management (HRM) serta Data
Analytics & Science.
Haul Road Management (HRM) Advanced Haul Road Management (HRM) Advanced
Kondisi jalan angkut yang terkelola dengan baik Well-maintained haul roads are critical to ensuring
merupakan faktor penting dalam menjamin employee safety and optimizing the operational
keselamatan karyawan serta mengoptimalkan efficiency of heavy equipment. Delivered in
efisiensi operasional alat berat. Program HRM collaboration with the Ministry of Energy and
Advanced, yang diselenggarakan bekerja sama Mineral Resources’ Human Resources Development
dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Center (PPSDM Geominerba), the HRM Advanced
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral program equips supervisors and operational
(PPSDM Geominerba), membekali para supervisor leaders with practical competencies in haul road
dan pemimpin operasional dengan kompetensi praktis design, maintenance techniques, and maintenance
dalam perancangan jalan angkut, teknik pemeliharaan, technologies.
serta teknologi pendukung pemeliharaan.
Program ini mengombinasikan pembelajaran di kelas, The program combines classroom learning, field
praktik lapangan, pendampingan pascapelatihan oleh practice, post-training mentoring by industry
praktisi industri, serta penugasan proyek di tempat practitioners, and workplace project assignments
kerja untuk memastikan penerapan yang efektif. to ensure practical implementation. Through this
Melalui program ini, para peserta meningkatkan program, participants strengthened their technical
keahlian teknis sekaligus berkontribusi pada expertise while contributing to improved safety
peningkatan kinerja keselamatan, produktivitas performance, operational productivity, and fuel
operasional, dan efisiensi bahan bakar. efficiency.
Data Analytics & Science Data Analytics & Science
Untuk mendukung transformasi Perseroan menuju To support the Company’s transition toward more
operasional yang semakin berbasis data, Technical data-driven operations, the Technical Competency
Competency Academy juga mencakup program Data Academy also includes a Data Analytics & Science
Analytics & Science. Inisiatif ini bertujuan memperkuat program. This initiative aims to strengthen
kapabilitas organisasi dalam penerapan analitik data organizational capability in data-driven mining
pada operasional pertambangan dan pemeliharaan operations and equipment maintenance.
peralatan.
Program ini dirancang bagi karyawan dengan Designed for employees in analytics-related roles, the
peran yang berkaitan dengan analitik data, program integrates business process understanding,
dengan mengintegrasikan pemahaman proses theoretical foundations, and practical application
bisnis, landasan teoretis, serta penerapan using real company data and operational use cases.
praktis menggunakan data Perseroan dan studi The program includes in-class workshops followed
kasus operasional nyata. Program ini mencakup by a 10-week group mentoring phase to support on-
lokakarya tatap muka yang dilanjutkan dengan the-job implementation and impact.
fase pendampingan kelompok selama 10 minggu
untuk mendukung implementasi di tempat kerja dan
memastikan dampak yang berkelanjutan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 197
Page 200
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pada tahun 2025, sebanyak 48 karyawan dari In 2025, 48 employees from the Head Office, BUMA
Kantor Pusat, BUMA Rebuild Center, dan berbagai Rebuild Center, and various job sites participated in
lokasi kerja mengikuti program ini, yang mewakili the Academy, representing managerial, supervisory,
peran manajerial, supervisi, dan analis. Program ini and analyst roles. The program strengthened cross-
memperkuat kapabilitas teknis lintas fungsi serta functional technical capabilities and supported
mendukung peningkatan kinerja operasional secara continuous operational improvement across the
berkelanjutan di seluruh organisasi. sumber daya organization.
manusia kami
SUMBER DAYA MANUSIA KAMI OUR PEOPLE
Data Dewan Direksi (BOD) [GRI 405-1] Board of Directors Data (BOD) [GRI 405-1]
Komposisi Dewan Direksi Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
Kategori 2023 2024 2025
Category ID AU US Total ID AU US Total ID AU US Total
Jenis Kelamin | Gender
Pria
6 5 N/A 11 13 4 N/A 17 10 2 4 16
Male
Wanita
5 2 N/A 7 7 2 N/A 9 5 0 1 6
Female
Dampak Sosial
Social Impact
Total 11 7 N/A 18 20 6 N/A 26 15 2 5 22
Usia | Age
<30 0 0 N/A 0 0 0 N/A 0 0 0 0 0
30-50 5 3 N/A 8 12 3 N/A 15 8 0 0 8
>50 6 4 N/A 10 8 3 N/A 11 7 2 5 14
Total 11 7 N/A 18 20 6 N/A 26 15 2 5 22
Note:
ID = Indonesia, AU = Australia, US = Amerika Serikat.
Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data ACG akan dikonsolidasikan
sejak tanggal akuisisi.
Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States operations), as the entity was acquired in 2024. ACG data will be consolidated from the date of
acquisition.
Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Indonesia
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 14.843 97% 13.682 97% 10.586 97%
Wanita | Female 496 3% 449 3% 286 3%
Total 15.339 100% 14.131 100% 10.872 100%
Usia | Age
<30 5.026 33% 5.029 36% 3.746 34%
30-50 9.961 65% 8.760 62% 6.893 63%
>50 352 2% 349 2% 233 2%
Total 15.339 100% 14.131 100% 10.872 100%
198 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 201
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent 15.166 98% 13.884 98% 10.770 99%
Tidak permanen | Non-permanent 173 2% 247 2% 102 1%
Total 15.339 100% 14.131 100% 10.872 100%
Australia
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 1.263 81% 1.125 80% 959 81%
Wanita | Female 302 19% 281 20% 232 19%
Total 1.565 100% 1.406 100% 1.191 100%
Usia | Age
<30 283 18% 240 17% 191 18%
30-50 819 52% 699 50% 634 52%
>50 463 30% 467 33% 366 30%
Total 1.565 100% 1.406 100% 1.191 100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent 1.462 93% 1.379 98% 1.191 100%
Tidak permanen | Non-permanent 103 7% 27 2% 0 0%
Total 1.565 100% 1.406 100% 1.191 100%
Amerika Serikat | United States
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male N/A N/A N/A N/A 127 91%
Wanita | Female N/A N/A N/A N/A 12 9%
Total N/A N/A N/A N/A 139 100%
Usia | Age
<30 N/A N/A N/A N/A 27 22%
30-50 N/A N/A N/A N/A 58 42%
>50 N/A N/A N/A N/A 54 36%
Total N/A N/A N/A N/A 139 100%
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent N/A N/A N/A N/A 139 100%
Tidak permanen | Non-permanent N/A N/A N/A N/A 0 0%
Total N/A N/A N/A N/A 139 100%
Konsolidasi | Consolidated
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 16.106 95% 14.807 95% 11.672 96%
Wanita | Female 798 5% 730 5% 530 4%
Total 16.904 100% 15.537 100% 12.202 100%
Usia | Age
<30 5.309 31% 5.260 34% 3.964 33%
30-50 10.780 64% 9.461 61% 7.585 62%
>50 815 5% 816 5% 653 5%
Total 16.904 100% 15.537 100% 12.202 100%
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 199
Page 202
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent 16.628 98% 15.263 98% 12.100 99%
Tidak permanen | Non-permanent 276 2% 274 2% 102 1%
Total 16.904 100% 15.537 100% 12.202 100%
Catatan | Remark:
• Persentase dihitung berdasarkan perbandingan setiap kategori terhadap total jumlah karyawan pada tahun berjalan. | Percentages are
derived from the division of each category to the total employees in the current year.
• Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data
ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the
entity was acquired in 2024. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan melekat Despite the inherent challenges of mining operations,
dalam kegiatan pertambangan, yang umumnya often characterized by remote locations, physically
ditandai oleh lokasi operasional yang terpencil, demanding work, and traditionally male-dominated
tuntutan pekerjaan fisik yang tinggi, serta karakteristik workforce, the Company remains firmly committed
tenaga kerja yang secara tradisional didominasi oleh to advancing gender diversity across all levels of
laki-laki, Perseroan tetap berkomitmen kuat untuk the organization. It acknowledges the structural
mendorong peningkatan keberagaman gender di and cultural barriers that have historically limited
Dampak Sosial
Social Impact
seluruh jenjang organisasi. Perseroan menyadari women’s participation in the mining sector and
adanya hambatan struktural dan budaya yang is actively addressing these challenges through
secara historis membatasi partisipasi perempuan di inclusive policies and initiatives designed to promote
sektor pertambangan, serta secara aktif menanggapi equal opportunity.
tantangan tersebut melalui penerapan kebijakan
dan inisiatif yang inklusif guna mempromosikan
kesetaraan kesempatan.
Komitmen Perseroan terhadap pengembangan The Company’s commitment to developing and
dan kemajuan talenta perempuan tercermin pada advancing female talent is evident at the leadership
tingkat kepemimpinan, di mana perempuan saat ini level, where women currently represent 27% of
mewakili 27% posisi setingkat direktur. Capaian ini director-level positions. This representation
menegaskan keyakinan Perseroan bahwa underscores the Company’s belief that diverse
kepemimpinan yang beragam dapat meningkatkan leadership enhances decision-making and
kualitas pengambilan keputusan dan ketahanan organizational resilience and reaffirms its long-
organisasi, sekaligus menegaskan komitmen jangka term commitment to fostering a more equitable
panjang Perseroan dalam menciptakan lingkungan and inclusive workplace, even amid industry-wide
kerja yang lebih adil dan inklusif, di tengah berbagai challenges.
tantangan industri.
200 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 203
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Kategori Karyawan Employee Category
Jumlah Karyawan Berdasarkan Kategori Karyawan
Number of Employees Based on Employee Category
2023 2024 2025
Kategori Karyawan
Employee Category Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Indonesia
Manajemen Senior 23 14 25 13 24 12
Senior Management
Manajemen Menengah 372 69 351 74 290 70
Middle Management
Staf | Staff 14.448 413 13.306 362 10.272 204
Total 14.843 496 13.682 449 10.586 286
Australia
Manajemen Senior 5 2 11 3 2 0
Senior Management
Manajemen Menengah 51 13 32 8 45 10
Middle Management
Staf | Staff 1.207 287 1.082 270 912 222
Total 1.253 302 1.125 281 959 232
Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan*
Total Mining Contractor Business Unit*
Manajemen Senior 28 16 36 16 26 12
Senior Management
Manajemen Menengah 423 82 383 82 332 65
Middle Management
Staf | Staff 15.655 700 14.388 632 11.261 403
Total 16.106 798 14.807 730 11.615 476
Catatan | Remark:
*A
ngka konsolidasian berasal dari BUMA Indonesia dan BUMA Australia, yang mewakili Unit Usaha Kontraktor Pertambangan. | Percentages
are derived from the division of each category to the total employees in the current year.
-D
ata tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data
ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States
Operation), as the entity was acquired in 2024. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward
-R
incian data karyawan berdasarkan kategori karyawan tahun 2025 dari ACG (operasional Amerika Serikat) belum memadai. Perseroan
berencana untuk menghimpun data tersebut dan mengungkapkannya pada tahun pelaporan berikutnya. | The breakdown of employee
data by employee category for 2025 from ACG (United States operations) is not yet sufficient. The Company plans to compile this data and
disclose it in the next reporting period.
Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan [OJK C.3] Employee By Education [OJK C.3]
Perseroan mempekerjakan karyawan dengan latar The Company employs individuals from a diverse
belakang pendidikan yang beragam. Dari seluruh range of educational background. Of all employees
karyawan pada operasional Perseroan di Indonesia in Indonesia’s operations in 2025, 1% are middle
pada tahun 2025, 1% lulusan sekolah menengah school graduates, 83% are high school graduates, 6%
pertama, 83% lulusan sekolah menengah atas, 6% are vocational school graduates, 10% are bachelor’s
lulusan sekolah menengah kejuruan, 10% lulusan degree holders, and 1% have a master’s degree.
program sarjana, dan 1% lulusan program magister.
Entitas anak Perseroan di Australia dan Amerika The Company’s subsidiaries in Australia and US does
Serikat tidak mencatat data tingkat pendidikan not record their employees’ educational background.
karyawan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 201
Page 204
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Rekrutmen dan Tingkat Perputaran Karyawan Employee Recruitment and Turnover
[GRI 401-1] [GRI 401-1]
Perseroan menerapkan praktik terbaik industri The Company adheres to industry best practices in its
dalam proses rekrutmen dengan mengutamakan recruitment processes, prioritizing internal mobility
mobilitas internal dan pengembangan karier secara and organic career progression when possible. For
organik apabila memungkinkan. Untuk rekrutmen external recruitment, it maintains a transparent
eksternal, Perseroan menerapkan proses seleksi and objective selection process, that evaluates
yang transparan dan objektif, dengan menilai all candidates fairly and equitably based on their
seluruh kandidat secara adil dan setara berdasarkan qualifications, experience and potential.
kualifikasi, pengalaman, dan potensi.
Untuk mendukung pengembangan tenaga kerja, To support workforce development, particularly the
khususnya operator dan mekanik, Perseroan terus Company’s operators and mechanics, the Company
berinvestasi dalam program BISA Ruang Vokasi continues to invest in the BISA Ruang Vokasi (BRV)
(BRV) yang dijalankan oleh BIRU. Program ini program, run by BIRU. This initiative integrates
mengintegrasikan pembelajaran berbasis industri industry-based learning into the curriculum of
ke dalam kurikulum sekolah menengah kejuruan, vocational high schools, bridging the gap between
sehingga menjembatani kesenjangan antara education and industry by providing students with
dunia pendidikan dan industri melalui penyediaan practical, hands-on experience aligned with workforce
pengalaman praktik langsung yang selaras dengan requirements.
kebutuhan tenaga kerja.
Dampak Sosial
Social Impact
BUMA Australia menjaga integritas proses BUMA Australia maintains integrity of its onboarding
onboarding melalui penerapan berkelanjutan modul process through the continued implementation of
SuccessFactors. Platform ini memungkinkan SuccessFactors module. This platform enables
karyawan baru untuk menerima penawaran kerja, new hires to accept offers, input personal details,
mengisi data pribadi, serta mengakses sumber and access key company resources—such as the
daya Perseroan—termasuk Visi dan Nilai Perseroan, Company’s Vision and Values, policies, Referral
kebijakan, Program Rujukan (Referral Program), Program, and Life @ BUMA—prior to their first day,
dan Life @ BUMA—sebelum hari pertama bekerja. supporting a smooth and informed transition into the
Pendekatan ini mendukung proses transisi yang organization. [GRI 3-3]
lancar dan terinformasi ke dalam organisasi. [GRI 3-3]
Rekrutmen Karyawan Employee Recruitment
Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender, Age and operating area
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Indonesia
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 1.448 95% 1.101 96% 436 96%
Wanita | Female 70 5% 46 4% 24 4%
Total 1.518 100% 1.147 100% 460 100%
Usia | Age
<30 1.020 67% 709 62% 297 65%
30-50 483 32% 428 37% 161 34%
>50 15 1% 10 1% 2 1%
Total 1.518 100% 1.147 100% 460 100%
202 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 205
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender, Age and operating area
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Australia
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 613 77% 409 78,5% 251 76%
Wanita | Female 188 23% 112 21,5% 78 24%
Total 801 100% 521 100% 329 100%
Usia | Age
<30 183 23% 111 21,3% 83 25%
30-50 430 54% 265 50,9% 183 55%
>50 188 23% 145 27,8% 63 20%
Total 801 100% 521 100% 329 100%
Amerika Serikat
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male N/A N/A N/A N/A 105 92%
Wanita | Female N/A N/A N/A N/A 9 8%
Total N/A N/A N/A N/A 114 100%
Usia | Age
<30 N/A N/A N/A N/A 39 35%
30-50 N/A N/A N/A N/A 54 47%
>50 N/A N/A N/A N/A 21 18%
Total N/A N/A N/A N/A 114 100%
Konsolidasi | Consolidated
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 2.061 89% 1.510 90,5% 792 88%
Wanita | Female 258 11% 158 9,5% 111 12%
Total 2.319 100% 1.668 100% 903 100%
Usia | Age
<30 1.230 52% 820 50% 419 46%
30-50 913 39% 693 41% 398 44%
>50 203 9% 155 9% 86 10%
Total 2.319 100% 1.668 100% 903 100%
Catatan:
Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data ACG
akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (Amerika Serikat Operation), as the entity was
acquired in 2024. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 203
Page 206
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
The Perseroan juga sepenuhnya mendukung The Company also fully supports local economic
pengembangan ekonomi lokal dengan merekrut development by hiring employees from the
karyawan dari masyarakat di sekitar wilayah communities surrounding its site. In 2025, 35%
operasionalnya. Pada tahun 2025, 35% manajemen of senior management in headquarter and 22%
senior di kantor pusat dan 22% manajemen senior of senior management at the sites are hired from
di lokasi operasional berasal dari komunitas lokal. local communities. In the future, we will expand our
Ke depan, Perseroan akan memperluas pemantauan monitoring to also include the proportion of overall
untuk mencakup proporsi seluruh karyawan yang employees. [GRI 202-2]
direkrut dari komunitas lokal. [GRI 202-2]
Perputaran Karyawan (Employee Turnover) Employee Turnover
Pada tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan In 2025, there was a significant increase in turnover
tingkat perputaran karyawan di Perseroan. Kondisi rate in the Company. This is primarily due to the
ini terutama disebabkan oleh rencana penurunan planned ramp down of several sites under BUMA
bertahap (ramp down) sejumlah lokasi operasional Indonesia and Australia, where contracts are
di BUMA Indonesia dan Australia, seiring dengan approaching expiration. As these projects conclude,
mendekatnya masa akhir kontrak. Seiring berakhirnya workforce adjustments are a necessary part of the
proyek-proyek tersebut, penyesuaian tenaga kerja transition.
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses
transisi.
Dampak Sosial
Social Impact
Perseroan tetap berkomitmen kuat terhadap prinsip The Company remains firmly committed to the
transisi yang adil (just transition), sembari terus principles of a just transition even as it continues
mengejar peluang pertumbuhan dan ekspansi. to pursue growth and expansion opportunities.
Seluruh pengakhiran hubungan kerja dilakukan All employment terminations are conducted in full
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang compliance with applicable laws and regulations, with
berlaku, dengan menekankan perlakuan yang adil a strong emphasis on fair treatment and employee
serta dukungan bagi karyawan terdampak. Melalui support. Through BIRU TalentHub, the Company
BIRU TalentHub, Perseroan memberikan dukungan further assists affected employees by providing career
tambahan berupa bimbingan karier, layanan guidance, job-matching services, and access to skills
pencocokan pekerjaan, serta akses ke sumber daya development resources, supporting their transition
pengembangan keterampilan, guna membantu into new employment opportunities.
karyawan bertransisi ke peluang kerja baru.
Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Turnover Based on Gender and Age
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Indonesia
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 1.500 95% 2.256 96% 3.564 96%
Wanita | Female 72 5% 89 4% 176 4%
Total 1.572 100% 2.345 100% 3.740 100%
Usia | Age
<30 556 35% 585 25% 895 24%
30-50 924 59% 1.566 67% 2.614 70%
>50 92 6% 194 8% 231 6%
Total 1.572 100% 2.345 100% 3.740 100%
204 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 207
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Turnover Based on Gender and Age
2023 2024 2025
Kategori
Category Karyawan Persentase Karyawan Persentase Karyawan Persentase
Employee Percentage Employee Percentage Employee Percentage
Australia
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 305 78% 482 79,3% 399 76%
Wanita | Female 85 22% 126 20,7% 125 24%
Total 390 100% 608 100% 524 100%
Usia | Age
<30 61 16% 112 18,4% 105 20%
30-50 220 56% 309 50,8% 238 45%
>50 109 28% 187 30,7% 181 35%
Total 390 100% 608 100% 524 100%
Amerika Serikat
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male N/A N/A N/A N/A 169 97%
Wanita | Female N/A N/A N/A N/A 4 3%
Total N/A N/A N/A N/A 173 100%
Usia | Age
<30 N/A N/A N/A N/A N/A N/A
30-50 N/A N/A N/A N/A N/A N/A
>50 N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Total N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Konsolidasi | Consolidated
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 1.805 92% 2.738 93% 4.132 93%
Wanita | Female 157 8% 215 7% 305 7%
Total 1.962 100% 2.953 100% 4.437 100%
Usia | Age
<30 617 32% 697 24% 1.000 23%
30-50 1.144 58% 1.875 64% 2.852 67%
>50 201 10% 381 12% 412 10%
Total 1.962 100% 2.953 100% 4.437 100%
Catatan:
-D
ata tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data
ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity
was acquired in 2024.
-R
incian tingkat perputaran karyawan berdasarkan kelompok usia untuk operasional Amerika Serikat pada tahun 2025 belum tersedia.
Detailed employee turnover data by age group for the United States operations in 2025 is not yet available.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 205
Page 208
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Tingkat Rekrutmen dan Perputaran Karyawan
Employee Recruitment & Turnover Rate
Deskripsi Unit
2023 2024 2025
Description Unit
Indonesia
Total Rekrutmen Karyawan (a)
Person 1.518 1.147 460
Total Employee Recruitment (a)
Total Perputaran Karyawan (b)
Person 1.572 2.345 3.740
Total Employee Turnover (b)
Total Karyawan pada Akhir (c)
Person 15.339 14.131 10.872
Total Employees at the end of the year (c)
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100) 9,9% 8,1% 4,2%
%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100) 10,2% 16,6% 34,3%
%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Australia
Total Rekrutmen Karyawan (a) 801 521 329
Person
Total Employee Recruitment (a)
Total Perputaran Karyawan (b) 390 608 524
Person
Total Employee Turnover (b)
Total Karyawan pada Akhir (c) 1.565 1.406 1.191
Person
Total Employees at the end of the year (c)
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100) 51% 37% 27,6%
%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Dampak Sosial
Social Impact
Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100) 25% 43% 44%
%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Amerika Serikat
Total Rekrutmen Karyawan (a) N/A N/A 114
Person
Total Employee Recruitment (a)
Total Perputaran Karyawan (b) N/A N/A 173
Person
Total Employee Turnover (b)
Total Karyawan pada Akhir (c) N/A N/A 139
Person
Total Employees at the end of the year (c)
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100) N/A N/A 82%
%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100) N/A N/A 124,5%
%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
Terkonsolidasi | Consolidated
Total Rekrutmen Karyawan (a) 2,319 1.668 903
Person
Total Employee Recruitment (a)
Total Perputaran Karyawan (b) 1.962 2.953 4.437
Person
Total Employee Turnover (b)
Total Karyawan pada Akhir (c) 16.904 15.537 12.202
Person
Total Employees at the end of the year (c)
Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100) 13% 10,7% 7,4%
%
Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100) 11% 19% 36,4%
%
Employee Turnover Ratio (b/c*100)
206 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 209
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Fasilitas, Manfaat, dan Remunerasi [GRI 401-2] Facilities, Benefits, and Remuneration [GRI 401-2]
Perseroan berkomitmen terhadap kesejahteraan The Company is dedicated to employee well-being
karyawan dan menyediakan berbagai manfaat untuk and offers a range of benefits to support employee
mendukung loyalitas serta produktivitas karyawan. loyalty and productivity. These benefits include:
Fasilitas dan manfaat tersebut meliputi:
Facilities, Benefits, and Remuneration
Facilities, Benefits, and Remuneration
Wilayah Operasi Indonesia Wilayah Operasi Australia
Type of Benefits
Indonesia Operating Area Australia Operating Area
Asuransi Jiwa | Life Insurance √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Perawatan Kesehatan | Healthcare √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Cakupan Disabilitas dan Kecacatan | Disability and Invalidity √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Coverage
Cuti Orang Tua | Parental Leave √ (Berlaku/Applicable) √ (Berlaku/Applicable)
Ketentuan Pensiun | Retirement Provision √ (Berlaku/Applicable) √ (Berlaku/Applicable)
√ (Applicable for permanent X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Kepemilikan Saham | Stock Ownership employee with specific level and
tenure)
Asuransi Kesehatan | Health Insurance √ (Berlaku/Applicable) √ (Berlaku/Applicable)
Tunjangan Pernikahan | Marriage Benefit √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Duka | Grief Benefit √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Bencana | Disaster Benefit √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Hari Raya (THR) | Holiday Allowance (THR) √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Kesejahteraan | Welfare Allowance X (Tidak Berlaku/Not Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Cuti | Leave Allowance √ (Berlaku/Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Pajak Penghasilan | Income Tax Allowance X (Tidak Berlaku/Not Applicable) X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
√ (Berlaku/Applicable, kecuali/ √ (Berlaku/Applicable)
Tunjangan Perumahan | Housing Allowance
Except HO, BRC, dan/and INFRA)
√ (Berlaku/Applicable, kecuali/ √ (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Transportasi | Transportation Allowance
Except HO dan/ and BRC)
√ (Berlaku/Applicable, kecuali/ √ (Tidak Berlaku/Not Applicable)
Tunjangan Makan | Meal Allowance
Except HO, BRC, dan/and INFRA)
Catatan:
• Skema ini berlaku di seluruh Perseroan dan entitas anak.| This scheme is applicable across the Company and its subsidiary.
• Kepemilikan saham berlaku bagi karyawan tetap dengan tingkat jabatan dan masa kerja tertentu. | Stock Ownership is applicable for
permanent employee with specific level and tenure
• ADT, SDJ, IPR, IBP, LATI, BINSUA, dan PKP berlokasi di wilayah Kalimantan dan dikategorikan sebagai lokasi kerja (job sites). | ADT, SDJ,
IPR, IBP, LATI, BINSUA, and PKP are located in the Kalimantan area and are categorized as job sites.
• Lokasi kerja IPR dan PKP diklasifikasikan sebagai wilayah terpencil, sehingga seluruh pekerja—baik lokal maupun non-lokal—tinggal
di area mess. | The IPR & PKP job sites are classified as remote areas, meaning all workers, both local and non-local, stay in the Mess
area.
• Lokasi BRC berada di Kalimantan dan berfungsi sebagai kantor perwakilan dari Kantor Pusat. | The BRC location is in Kalimantan and
serves as a representative office of the Head Office.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 207
Page 210
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
MENDORONG KESEHATAN DAN FOSTERING HEALTH AND SAFETY
KESELAMATAN KERJA [GRI 403] [OJK F.21] [GRI 403] [OJK F.21]
Lingkungan Kerja yang Aman Safe Working Environment
Keselamatan karyawan tetap menjadi prioritas Employees’ safety remains a fundamental priority for
utama bagi Perseroan. Pada tahun 2025, Perseroan the Company. In 2025, the Company experienced one
mengalami satu insiden fatal. Segera setelah fatal accident. Immediately following the incident, a
kejadian tersebut, Perseroan melakukan investigasi thorough investigation was conducted to identify
menyeluruh untuk mengidentifikasi akar penyebab root causes and contributing factors, and corrective
dan faktor-faktor yang berkontribusi, serta segera actions were promptly implemented. These actions
menerapkan tindakan perbaikan. Tindakan tersebut included strengthening critical controls, reinforcing
mencakup penguatan pengendalian risiko kritis, safety procedures, enhancing supervision, and
penegasan prosedur keselamatan, peningkatan ensuring lessons learned were communicated and
pengawasan, serta memastikan pembelajaran dari embedded across operations. This approach reflects
insiden dikomunikasikan dan diintegrasikan ke seluruh the Company’s accountability and its commitment
kegiatan operasional. Pendekatan ini mencerminkan to learning from incidents to strengthen its safety
akuntabilitas Perseroan dan komitmennya untuk management practices.
belajar dari setiap insiden guna memperkuat praktik
manajemen keselamatan.
Dampak dari insiden fatal tersebut tercermin dalam The impact of this fatal incident is reflected in the
Dampak Sosial
Social Impact
indikator kinerja keselamatan Perseroan, di mana Company’s safety performance indicators, with the
Tingkat Frekuensi Cedera yang Mengakibatkan Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) increasing
Kehilangan Waktu Kerja (LTIFR) meningkat dari from 0.05 in 2024 to 0.10 in 2025, and the Total
0,05 pada tahun 2024 menjadi 0,10 pada tahun Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR) rising
2025, serta Tingkat Frekuensi Cedera Tercatat Total from 0.20 to 0.31 over the same period. While this
(TRIFR) naik dari 0,20 menjadi 0,31 pada periode represents a setback compared to the previous year,
yang sama. Meskipun hal ini merupakan kemunduran management has treated the outcome as a catalyst
dibandingkan tahun sebelumnya, manajemen for reinforcing a more disciplined and sustainable
memandang hasil tersebut sebagai pemicu untuk safety approach.
memperkuat pendekatan keselamatan yang lebih
disiplin dan berkelanjutan.
Sebagai respons, Perseroan mempertegas In response, the Company has strengthened its focus
fokusnya dalam tahun 2026 dengan pada kehadiran in 2026 on leadership presence in the field, critical
kepemimpinan di lapangan, verifikasi pengendalian risk control verification, frontline risk recognition,
risiko kritis, pengenalan risiko di tingkat operasional, and structured incident learning—ensuring that
serta pembelajaran insiden yang terstruktur. Upaya proactive safety actions are practical, consistently
ini bertujuan untuk memastikan bahwa tindakan implemented, and embedded into daily operations to
keselamatan yang bersifat proaktif bersifat praktis, support continuous improvement and a safer working
diterapkan secara konsisten, dan terintegrasi dalam environment.
aktivitas operasional sehari-hari guna mendukung
perbaikan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan
kerja yang lebih aman.
208 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 211
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
LTIFR dan TRIFR Tahun 2023–2025
LTIFR And TRIR Throughout The Year Of 2023-2025
2023 2024 2025
Tingkat Cedera Kerja Berat, Tidak Termasuk Fatalitas
(LTIFR)
0,07 0,05 0,1
Rate of High-Consequence Work-Related Injuries,
Excluding Fatalities (LTIFR)
Tingkat Cedera Kerja Tercatat (TRIFR)
0,26 0,2 0,31
Rate of Recordable Work-Related Injuries (TRIFR)
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan Employee Health and Safety
[OJK F.21] [OJK F.21]
Sektor pertambangan, khususnya operasi tambang The mining sector, particularly open-pit operations,
terbuka, memiliki risiko inheren, antara lain potensi involves inherent risks such as high accident rates,
kecelakaan yang tinggi, longsoran lereng, kecelakaan slope collapses, vehicle accidents, exposure to
kendaraan, paparan debu dan gas berbahaya, hazardous dust and gases, waste leakage, and fall
kebocoran limbah, serta risiko jatuh. Pekerja juga hazards. Workers may also face extreme weather
dapat terpapar kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan conditions, including heavy rain or intense heat.
lebat atau panas yang intens.
Untuk menjawab tantangan tersebut dan To address these challenges and demonstrate
menegaskan komitmen terhadap keselamatan, its commitment to workplace safety, health, and
kesehatan, dan kepedulian lingkungan, Perseroan environmental stewardship, the Company strictly
menerapkan kebijakan kesehatan dan keselamatan follows its health and safety policies in both
kerja secara konsisten di Indonesia dan Australia. Indonesia and Australia. These policies ensure the
Kebijakan ini memastikan pelaksanaan program implementation of comprehensive workplace safety
kesehatan dan keselamatan kerja yang komprehensif and health programs at every stage of operations,
di seluruh tahapan operasi—sebelum, selama, dan before, during, and after work, with a goal to maintain a
setelah pekerjaan—dengan tujuan menciptakan safe, efficient, and productive work environment while
lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif, complying with all relevant laws and regulations.
serta senantiasa mematuhi peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority
prioritas utama Perseroan. Perseroan secara proaktif for the company. It proactively identifies, assesses,
mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko, and mitigates risks, complemented by ongoing OHS
yang didukung oleh pelatihan K3 berkelanjutan serta training and strict adherence to safety standards for
penerapan standar keselamatan yang ketat untuk equipment and work environments. Effective OHS
peralatan dan lingkungan kerja. Pengelolaan K3 yang management safeguards the wellbeing of employees,
efektif bertujuan untuk melindungi kesejahteraan business partners, and visitors across the Company’s
karyawan, mitra bisnis, dan pengunjung di seluruh operational areas. The Company’s Occupational
wilayah operasional Perseroan. Sistem Manajemen Health and Safety Management System (OHSMS)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Perseroan serves as the foundation for maintaining a safe
menjadi fondasi dalam menjaga lingkungan kerja yang workplace while achieving operational excellence.
aman sekaligus mencapai keunggulan operasional. [GRI 403-1]
[GRI 403-1]
SMK3 Perseroan dibangun dengan mengedepankan The Company’s OHSMS is built on strict regulatory
kepatuhan terhadap regulasi serta praktik terbaik compliance and international best practices. In
internasional. Di Indonesia, operasional mengacu Indonesia, operations adhere to the Mining Safety
pada pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Management System guidelines under the Minister of
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 209
Page 212
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pertambangan sesuai Peraturan Menteri Energi dan Energy and Mineral Resources Regulation No. 38 of
Sumber Daya Mineral No. 38 Tahun 2014 serta Pedoman 2014 and the Good Mining Practice Implementation
Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik Guidelines under Regulation No. 1827 of 2018. The
berdasarkan Peraturan No. 1827 Tahun 2018. Sistem system is also certified under ISO 45001:2018 for OHS
ini juga telah tersertifikasi ISO 45001:2018 untuk management and ISO 14001:2015 for environmental
manajemen K3 dan ISO 14001:2015 untuk sistem management systems, underpinning the company’s
manajemen lingkungan, yang memperkuat komitmen dedication to meeting global standards.
Perseroan dalam memenuhi standar global.
Di Australia, BUMA Australia menerapkan SMK3 yang In Australia, BUMA Australia operates a comprehensive
komprehensif dan selaras dengan praktik terbaik OHSMS aligned with international best practices
internasional serta telah tersertifikasi ISO 45001. and ISO 45001 certified, ensuring systematic risk
Penerapan ini memastikan pengelolaan risiko yang management, a strong safety culture, and continuous
sistematis, penguatan budaya keselamatan, serta improvement in line with the Queensland Coal Mining
perbaikan berkelanjutan, sejalan dengan ketentuan Safety and Health Act and Regulation 2017Queensland
Queensland Coal Mining Safety and Health Act and Coal Mining Safety and Health Act and Regulation of
Regulation 2017. 2017.
Di Indonesia, Perseroan terus menetapkan In its Indonesian operation, the Company continues
dan mengejar target kinerja K3 jangka pendek to establish and pursue short-term OHS performance
sebagaimana diringkas berikut. targets, as outlined below:
Dampak Sosial
Social Impact
Target Jangka Pendek K3
Short Term OHS Targets
Kategori
2024 2025 2026
Category
· Pencapaian target · Peningkatan bertahap Target K3 Jangka Pendek Tahun 2026 (4 Fokus
awal Program Safety tingkat kematangan Utama)
Maturity Model (SMM) keselamatan menuju level · FU 1 – Kepemimpinan untuk Produksi
dan keselarasan dengan proaktif serta konsistensi yang Aman: Memperkuat kematangan
regulasi Indonesia penerapan SMM keselamatan secara proaktif melalui
· Penyusunan profil risiko · Pencapaian analitik budaya pelaporan yang telah terbangun dan
per area operasional prediktif berbasis profil keterlibatan aktif pimpinan, yang didukung
· Integrasi teknologi oleh dasbor pemetaan keselamatan secara
risiko
keselamatan real-time.
· FU 2 – Pengendalian Risiko Kritis:
· Achievement of the initial Meningkatkan efektivitas pengendalian
· Increasing safety
target of Safety Maturity melalui pemantauan real-time cakupan
maturity level gradually to
Model (SMM) Program and inspeksi P1 serta integrasi DOP–IoT dalam
proactive level & maintain
alignment to Indonesia’s Critical Risk Assessment (CRA), yang
consistency of Safety
Regulation didukung oleh analisis tren insiden secara
Maturity Model (SMM)
Keselamatan · Establishment of risk terstruktur untuk mengidentifikasi faktor
Interpretation
Safety profiling per operational penggerak risiko utama.
· Achievement of predictive
area · FU 3 – Respons dan Pembelajaran Insiden:
analytics based on risk
· Integration of safety Meningkatkan kecepatan respons dan
profile
technology pencegahan melalui analisis tren insiden
yang sistematis, investigasi yang tepat
waktu, serta pembelajaran terstruktur guna
mendukung perbaikan berkelanjutan.
· FU 4 – Pengenalan Risiko di Lini Terdepan:
Memperkuat deteksi dini risiko melalui
pemetaan profil operator secara bulanan
berdasarkan parameter perilaku, operasional,
dan kesehatan yang telah ditetapkan, serta
didukung oleh peningkatan pemantauan
kesehatan termasuk kategorisasi risiko
penyakit kardiovaskular (CVD) berdasarkan
data Medical Check-Up (MCU).
210 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 213
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Target Jangka Pendek K3
Short Term OHS Targets
Kategori
2024 2025 2026
Category
· Penyusunan profil · Peningkatan bertahap 2026 OHS ShortTerm Targets (4 Key Focus)
kelelahan dan kesehatan tingkat kematangan · KF 1 – Leadership for Safe Production:
· Optimalisasi peran keselamatan menuju level Strengthen proactive safety maturity through
konselor sebaya proaktif serta konsistensi an established reporting culture and active
· Penerapan alat personal penerapan SMM leadership engagement supported by
dimension · Pencapaian analitik realtime safety profiling dashboards.
· Program kebugaran fisik prediktif berbasis profil · KF 2 – Critical Risk Control:
Enhance control effectiveness through
risiko
· Establishment of fatigue realtime monitoring of P1 inspection
and health profiling coverage and DOP–IoT CRA integration,
· Increasing safety
· Peer counsellor supported by structured incident trend
maturity level gradually to
optimization analysis to identify key risk drivers.
Kesehatan proactive level & maintain
· Implementation of · KF 3 – Incident Response and Learning:
Health consistency of Safety
personal dimension tools Improve responsiveness and prevention
Maturity Model (SMM)
· Physical activity wellness through systematic incident trend analysis,
Interpretation
program timely investigation, and structured learning
· Achievement of predictive
to support continuous improvement.
analytics based on risk
· KF 4 – Frontline Risk Recognition:
profile
Strengthen early risk detection through
monthly operator profiling using defined
behavioral, operational, and healthrelated
parameters, supported by improved health
profiling including CVD risk categorization
based on MCU data.
Pada tahun 2026, Perseroan akan mempertahankan For 2026, the Company will maintain its existing
target Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/OHS) short-term Occupational Health and Safety (OHS)
jangka pendek yang telah ditetapkan sebelumnya, targets while reorganizing their presentation under
dengan melakukan penataan ulang penyajiannya four Key Focus areas (4KF). This restructuring does
ke dalam empat Area Fokus Utama (Four Key not introduce new commitments but consolidates
Focus/4KF). Penataan ini tidak memperkenalkan ongoing initiatives into a clearer and more integrated
komitmen baru, melainkan mengonsolidasikan framework. The 4KF approach emphasizes leadership
inisiatif yang sedang berjalan ke dalam kerangka kerja accountability, effectiveness of controls, timely
yang lebih jelas dan terintegrasi. Pendekatan 4KF incident response, and stronger frontline risk
menekankan akuntabilitas kepemimpinan, efektivitas recognition, reinforcing execution discipline and the
pengendalian risiko, ketepatan respons terhadap sustainability of implementation across Indonesian
insiden, serta penguatan pengenalan risiko di lini operations.
terdepan, guna memperkuat disiplin pelaksanaan dan
keberlanjutan implementasi di seluruh operasional
Perseroan di Indonesia.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 211
Page 214
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pada tahun 2025, dengan sedikit penyesuaian In 2025, following a slight operational adjustment,
operasional, sebagian besar target keselamatan most health and safety targets were successfully
dan kesehatan kerja berhasil dicapai. Di seluruh achieved. Across Indonesian operations, all OHS
operasional Indonesia, seluruh target K3 yang targets set for the 2024–2026 period have been met,
ditetapkan untuk periode 2024–2026 telah terpenuhi, supported by improved safety maturity, enhanced
didukung oleh peningkatan tingkat kematangan monitoring systems, and proactive reporting culture.
keselamatan, penguatan sistem pemantauan, serta [GRI 403-1]
budaya pelaporan yang proaktif. [GRI 403-1]
Pada tahun 2025, BUMA Australia In 2025, BUMA Australia implemented MYOSH, a
mengimplementasikan MYOSH, sebuah sistem unified software system that provides real time data
perangkat lunak terpadu yang menyediakan data and helps all operations manage Incidents, Hazards,
secara real-time dan mendukung seluruh operasi Actions, Critical Risk, Training, Health and Injury
dalam pengelolaan insiden, bahaya, tindakan korektif, Management, Contractor Management and Change
risiko kritis, pelatihan, kesehatan dan cedera kerja, Management.
manajemen kontraktor, serta manajemen perubahan.
Efektivitas kerangka manajemen keselamatan The effectiveness of the Company’s safety
Perseroan didukung oleh tiga pilar utama sebagai management framework is built on three key pillars:
berikut:
1. Manajemen Risiko yang Sistematis 1. Systematic Risk Management
Dampak Sosial
Social Impact
Perseroan menerapkan protokol penilaian risiko The Company applies comprehensive risk
yang komprehensif di seluruh area operasional, assessment protocols across all operational
yang dilengkapi dengan langkah-langkah areas, complemented by preventive measures
pencegahan serta prosedur tanggap darurat and clear emergency response procedures. Each
yang jelas. Setiap lokasi kerja menjalani audit job site undergoes annual internal audits to
internal tahunan untuk memastikan kepatuhan ensure compliance and identify opportunities for
dan mengidentifikasi peluang perbaikan. improvement.
2. Komitmen Kepemimpinan dan Keterlibatan 2. Leadership Commitment and Employee
Karyawan Engagement
Manajemen senior secara aktif mendukung Senior management actively supports the
inisiatif keselamatan Perseroan melalui Company’s safety initiatives through regular site
inspeksi lapangan secara berkala, rapat komite inspections, safety committee meetings, and
keselamatan, serta penyediaan sumber daya allocation of resources for improvements. The
untuk peningkatan kinerja K3. Perseroan Company fosters a collaborative safety culture
mendorong budaya keselamatan yang kolaboratif, where employees at all levels are encouraged to
di mana karyawan di seluruh tingkatan dilibatkan participate in safety discussions and contribute
dalam diskusi keselamatan dan kontribusi to preventive measures.
terhadap upaya pencegahan.
3. Pembelajaran dan Pengembangan Berkelanjutan 3. Continuous Learning and Development
Perseroan menyelenggarakan program pelatihan The Company maintains a comprehensive training
yang komprehensif, mencakup sertifikasi program that includes both mandatory safety
keselamatan wajib serta pengembangan certifications and specialized skill development.
keterampilan khusus. Safety briefing rutin, Regular safety briefings, emergency drills, and
simulasi tanggap darurat, dan lokakarya workshops are conducted so the workforce
dilaksanakan secara berkala untuk memastikan stays up to date with safety protocols and best
tenaga kerja senantiasa mengikuti protokol practices.
keselamatan dan praktik terbaik terbaru.
212 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 215
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Melalui penerapan ketiga pilar tersebut secara Through these integrated pillars, the Company
terintegrasi, Perseroan terus meningkatkan kinerja continues to enhance its safety performance while
keselamatan kerja sekaligus beradaptasi terhadap adapting to emerging challenges in the mining
tantangan yang berkembang dalam industri industry. This commitment extends beyond regulatory
pertambangan. Komitmen ini melampaui kepatuhan compliance, as the Company aims to create a
terhadap regulasi, dengan tujuan membangun workplace where safety is embedded into every
lingkungan kerja di mana aspek keselamatan operation and decision-making process. [GRI 3-3]
terintegrasi dalam setiap aktivitas operasional dan
proses pengambilan keputusan. [GRI 3-3]
Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan
Safety Management System Certification
Ruang Lingkup Periode Berlaku
Sertifikasi K Nomor Registrasi Validity Period Lembaga Sertifikasi
Scope of
OHS Certification Registration Number Certifying Agencies
Certification Mulai | Start Akhir | End
BUMA HO, Sungai
Danau Jaya (SDJ),
Lati, Binungan,
Indonesia Pratama, 12 April, 2025 12 April, 2025
ISO 45001:2018 ID19/05088 SGS Indonesia
Insani Baraperkasa, April 12, 2025 April 12, 2025
Adaro Tutupan,
BUMA Rebuild
Center
Perancangan dan
Kontrak Proyek
Pertambangan di
Seluruh Australia 13 Januari 2025 16 Februari 2028
ISO 45001:2018 AU006331-1 Bureau Veritas
Design and Contract January 13, 2025 February 16,2028
Mining Projects
Throughout
Australia
Sejalan dengan tiga pilar utama, pengelolaan Aligned with the three pillars, OHS for both employees
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi karyawan and subcontractors (business partners) within the
dan subkontraktor (mitra usaha) di seluruh wilayah Company’s operational areas focuses on the following
operasional Perseroan berfokus pada prinsip-prinsip principles:
berikut:
• Mematuhi seluruh peraturan perundang- • Adhering to all applicable laws, regulations, and
undangan, regulasi, dan persyaratan K3 yang other OHS-related requirements;
berlaku;
• Mengidentifikasi potensi bahaya K3 di lingkungan • Identifying potential OHS hazards in the work
kerja serta menilai risiko dan dampak yang environment and assessing the associated risks
terkait; and impacts;
• Menerapkan langkah pengendalian untuk • Implementing control measures to eliminate OHS
menghilangkan bahaya K3 dan memitigasi risiko hazards and mitigate risks and impacts;
serta dampaknya;
• Memastikan prosedur kerja aman ditetapkan dan • Ensuring that safe work procedures are
dipatuhi dalam setiap aktivitas karyawan dan established and followed for every task performed
subkontraktor; by employees and subcontractors;
• Mendorong perbaikan berkelanjutan sistem • Promoting continuous improvement of the OHS
manajemen K3 melalui pemanfaatan management system through the exploration
perkembangan ilmiah, teknologi, dan penerapan of scientific advancements, technology, and
praktik terbaik terkini; adoption of the latest best practices;
• Meningkatkan kualitas pengawasan lapangan • Enhancing field supervision quality by
melalui penerapan program akuntabilitas K3; establishing an OHS accountability program;
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 213
Page 216
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
• Mengalokasikan anggaran yang memadai untuk • Allocating sufficient budget to effectively
penerapan sistem manajemen K3 secara efektif; implement the OHS management system; and
dan
• Menyediakan sarana konsultasi serta mendorong • Providing avenues for consultation and
partisipasi aktif karyawan dan perwakilannya. active participation for employees and their
representatives.
Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Commitment
Occupational Health and Safety Commitment
Pengelolaan K3 Perseroan berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman serta memastikan
Management of OHS tersedianya sistem yang mendorong perilaku kerja aman bagi karyawan, subkontraktor, dan
pihak ketiga terkait melalui:
a. Pembangunan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh pihak secara aktif dan
kolaboratif;
b. Penerapan sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk mengidentifikasi risiko
keselamatan dan menerapkan mitigasi yang memadai;
c. Implementasi standar manajemen keselamatan kerja global;
d. Penetapan akuntabilitas penuh pimpinan atas kinerja keselamatan, kesehatan, dan
kesejahteraan di seluruh operasional;
e. Penyediaan arahan, informasi, dan pengawasan yang memungkinkan pekerja
melaksanakan tugas secara aman dan efektif; serta
Penerapan komunikasi yang terbuka dan jelas untuk penanganan insiden serta pengembangan
tindakan korektif.
The Company is committed to providing a safe working environment and ensuring the availability
of systems that promote safe behaviour for employees, subcontractors, and other third parties
Dampak Sosial
Social Impact
involved with the Company’s activities by:
a. Building a safety culture where everyone is actively and collaboratively involved;
b. Establishing a comprehensive risk management system to identify safety-related risks and
implement adequate mitigation;
c. Implementing the global occupational safety management standard;
d. Holding the leaders fully accountable for safety, health, and wellbeing performance across
the operations;
e. Providing direction, information, and supervision that enables workers to perform tasks
safely and effectively; and
f. Providing clear and open communication to address and manage incidents and develop
corrective actions.
Pengelolaan Kesehatan Perseroan berkomitmen untuk menurunkan tingkat morbiditas karyawan dan hari kerja hilang
Health Management akibat penyakit melalui:
a. Penyediaan program kesejahteraan yang efektif dan tepat sasaran;
b. Implementasi program kesehatan mental serta penyusunan prosedur pencegahan dan
penanganan wabah, kejadian luar biasa, endemi, epidemi, dan pandemi guna memastikan
lingkungan kerja yang sehat;
c. Peningkatan kesadaran dan promosi kesehatan untuk mencegah penyakit akibat kerja
serta mengurangi penyakit di luar hubungan kerja.
The Company is committed to reducing employee morbidity rate and lost days due to illness
through:
a. Providing effective and targeted well-being programs;
b. Implementing mental health programs, developing procedures to prevent and manage
outbreaks, extraordinary events, endemics, epidemics, and pandemics, ensuring a healthy
workplace.
c. Implementing health awareness and promotion to prevent work related illness and reduce
non –work-related illness.
214 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 217
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Perseroan menerapkan struktur tata kelola K3 yang The Company maintains a comprehensive OHS
komprehensif dengan akuntabilitas yang jelas. governance structure with clear accountability.
Pada tingkat tertinggi, Presiden Direktur memegang At the top, the President Director holds ultimate
tanggung jawab utama atas standar keselamatan responsibility for organizational safety standards. The
organisasi. Kerangka operasional dijalankan melalui operational framework is executed through a dual-tier
sistem dua lapis, di mana General Manager Safety, system, where the General Managers of Safety, Health
Health & Environment (SHE) di BUMA Indonesia, & Environment (SHE) at BUMA Indonesia, BUMA
BUMA Australia, dan ACG masing-masing mengawasi Australia and ACG respectively oversee the OHSMS
OHSMS dan Mining Safety Management System and Mining Safety Management System (MSMS) at
(MSMS) pada tingkat korporasi. Di tingkat proyek, the corporate level. At individual project sites, Project
Project Manager (PM) bertanggung jawab atas Managers (PMs) are responsible for implementing
penerapan protokol dan prosedur keselamatan. safety protocols and procedures.
Untuk operasional di Indonesia, Perseroan membentuk For Indonesia operations, the Company has
Dewan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan established the Mining Safety and Environment (KPLH)
(KPLH) di tingkat BUMA Indonesia sesuai dengan Board at the BUMA Indonesia (as the mining service
ketentuan keselamatan yang berlaku. Dewan ini contractor) level in accordance with applicable safety
terdiri atas Presiden Direktur BUMA Indonesia (atau regulations. The Board includes BUMA Indonesia’s
perwakilan yang ditunjuk), Site Project Manager, serta President Director (or a designated representative),
General Manager atau Manager dari fungsi-fungsi Site Project Manager, as well as General Managers
utama. Untuk memperkuat kinerja K3, Perseroan juga or Managers from key departments. To further
bekerja sama dengan spesialis eksternal, termasuk strengthen the Company’s OHS performance, the
akademisi dan konsultan industri, yang memberikan Company collaborates with external specialists,
panduan strategis dalam pengelolaan risiko dan including academic experts and industry consultants,
peningkatan keselamatan operasional. Pendekatan who provide strategic guidance on risk management
multi-pemangku kepentingan ini memperkuat and operational safety improvements. This multi-
kemampuan Perseroan dalam mengidentifikasi, stakeholder approach enhances the Company’s ability
menilai, dan memitigasi risiko keselamatan di seluruh to identify, assess, and mitigate safety risks across all
kegiatan pertambangan. mining operations.
Operasional Perseroan di Australia menerapkan The Company’s operation in Australia has a similar
struktur tata kelola yang serupa dan berada di bawah governance structure, reporting to the BUMA Australia
koordinasi BUMA Australia Safety Board, dengan tim Safety Board with the leadership team consisting of
pimpinan yang terdiri atas CEO BUMA Australia serta the BUMA Australia CEO, and representatives at the
perwakilan pada tingkat General Manager dari fungsi General Manager (GM) level for Assets, People and
Assets, People and Culture, HS&T (Health, Safety, and Culture, HS&T (Health, Safety, and Training), Finance
Training), Finance, dan Legal. and Legal.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 215
Page 218
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Proses Evaluasi Sistem K3 OHS System Evaluation Process
Pada tingkat entitas anak, Perseroan secara At the subsidiary level, the Company actively monitors
aktif memantau dan mengevaluasi efektivitas and evaluates the effectiveness and efficiency of its
serta efisiensi Sistem Manajemen Keselamatan OHSMS. This includes audits, workplace inspections
dan Kesehatan Kerja (SMK3/OHSMS). Proses ini covering factors such as noise, lighting, and general
mencakup pelaksanaan audit, inspeksi tempat kerja working conditions, on-site observations, verification
yang meliputi aspek kebisingan, pencahayaan, dan through discussion with responsible personnel, and
kondisi kerja umum, observasi langsung di lapangan, analysis of workplace accident data. All monitoring
verifikasi melalui diskusi dengan personel yang efforts are carried out in strict compliance with
bertanggung jawab, serta analisis data kecelakaan applicable laws and industry regulations to maintain
kerja. Seluruh kegiatan pemantauan dilaksanakan a safe and healthy workplace for all employees.
dengan mematuhi secara ketat peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan standar industri guna
memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat
bagi seluruh karyawan.
Penghargaan Kinerja K3: OHS Performance Awards:
Daftar Penghargaan Kinerja di Wilayah Operasi Indonesia dan Australia
List of Performance Awards for Indonesia and australia operating areas
Lokasi Kerja Jenis Penghargaan Tahun Pemberi Penghargaan Capaian
No.
Jobsite Award Title Year Organization Issuer Achievement
Dampak Sosial
Social Impact
South Kalimantan
1 Adaro Tutupan (ADT) Zero Incident Award 2025 -
Provincial Government
East Kalimantan
2 BUMA Rebuild Center Zero Incident Award 2025 -
Governor
East Kalimantan
Provincial
3 BUMA Rebuild Center PROPER 2025 Blue
Environmental Office
/ DLHK
East Kalimantan
Insani Baraperkasa
4 Zero Incident Award 2025 Provincial Manpower -
(IBP)
Office
Indonesia Pratama Bayan International
5 1st place RAR & Fire Rescue 2025 -
(IPR) Fire Rescue Challenge
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Hazard Identification, Risk Assessment,
Investigasi Insiden [GRI 403-2] and Incident Investigation [GRI 403-2]
Perseroan menerapkan pendekatan yang sistematis The Company employs a systematic approach
dalam pengelolaan risiko keselamatan dan kesehatan to occupational risk management, combining
kerja dengan mengombinasikan strategi pencegahan comprehensive prevention and mitigation
dan mitigasi yang komprehensif. Inti dari pendekatan strategies. At the core of this approach is the Hazard
ini adalah proses Identifikasi Bahaya dan Penilaian Identification and Risk Assessment (HIRA) process,
Resiko, yang menjadi dasar pengembangan program which underpins the development of targeted
pencegahan yang terarah dan terintegrasi ke dalam prevention programs integrated into the Company’s
Standar Operasional Prosedur (SOP) Perseroan untuk Standard Operating Procedures (SOPs) for Mining
pengelolaan risiko keselamatan pertambangan dan and Environmental Safety Risk Management, as well
lingkungan, serta protokol manajemen insiden. as incident management protocols.
Proses HIRA ditinjau sedikitnya sekali dalam setahun The HIRA process is reviewed at least annually, with
dan diperbarui apabila terdapat perubahan kondisi additional assessments conducted in response to
lokasi kerja, metode kerja, persyaratan regulasi, changes in site conditions, work methods, regulatory
216 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 219
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
ataupun temuan audit. Metodologi HIRA yang requirements, or audit findings. The Company’s HIRA
diterapkan Perseroan telah selaras dengan ketentuan methodology aligns with both national regulations
nasional serta praktik terbaik internasional, termasuk and international best practices, including the ISO
standar ISO 31000. 31000 standards.
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan kegiatan The Company conducted hazard identification, risk
identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan analisis assessment, and incident investigation analysis.
investigasi insiden. Hasil analisis tersebut digunakan These analyses informed updates to the Company’s
sebagai dasar pembaruan Code of Practice Perseroan, Code of Practice, which provides essential guidelines
yang menyediakan pedoman utama dalam pemetaan for effectively mapping and mitigating these risks.
dan mitigasi risiko secara efektif. Code of Practice The Code of Practice forms the cornerstone of the
ini menjadi fondasi utama protokol keselamatan Company’s safety protocols, ensuring consistent
Perseroan guna memastikan pengelolaan risiko yang and effective risk management across all operational
konsisten dan efektif di seluruh wilayah operasional. areas.
CRITICAL RISK MANAGEMENT
.01 .06
Jalan Tambang Pengangkatan Beban
Mine Haul Road Lifting Operations
.02 .07
Pemeliharaan Unit Pengangkatan Beban
Unit Maintenance Lifting Operations
.03 .08
Penanganan Ban Bekerja di Ketinggian
Tyres Handling Working at Heighs
.04
.09
Bekerja di Dekat Dinding
Bekerja dekat Air
Galian yang Mudah Longsor
Working near Water Bodies
Working near a Mineslope
.05 .10
Penanganan dan Penggunaan Pekerjaan Listrik
Alat dan Bahan Peledak Working with Electricity
Handling of and Working with
Explosives
Program Manajemen Risiko Kritis di Australia The Critical Risk Management Program in Australia
mengidentifikasi 132 Pengendalian Risiko Kritis identified 132 Critical Controls, of which 75 were
(Critical Controls), di mana 75 di antaranya classified as High Reliability Controls.
dikategorikan sebagai Pengendalian dengan Tingkat
Keandalan Tinggi (High Reliability Controls).
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 217
Page 220
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Untuk mengendalikan dan meminimalkan aktivitas To control and minimize high-risk activities in the
berisiko tinggi di wilayah operasional, Perseroan operating areas, the Company implements a system
menerapkan sistem pengendalian aktivitas berisiko of high-risk control activities which includes:
tinggi yang meliputi:
1. Daily Schedule Plan (DSP): DSP berfokus pada 1. Daily Schedule Plan (DSP): The DSP primarily
rencana produksi harian serta Daily Operational concerns the production for the day, as well
Plan (DOP). DOP mencakup seluruh aktivitas as the Daily Operational Plan (DOP). The DOP
yang dilakukan dalam satu hari operasional encompasses all activities that occur during
dan diimplementasikan melalui Critical Risk the day and will be implemented through CRA or
Assessment (CRA) atau pemetaan aktivitas serta as the mapping of high-risk activities and work
area kerja berisiko tinggi. Perlu dicatat bahwa areas. It should be noted that not all DOPs will be
tidak seluruh DOP wajib dikenakan CRA.DSP subjected to CRA.
primarily concerns the production for the day, as
well as the Daily Operational Plan (DOP).
2. Last Minute Check: Pemeriksaan yang dilakukan 2. Last Minute Check: Inspection prior to performing
sebelum memulai pekerjaan untuk memastikan work to ensure all safe work requirements are in
seluruh persyaratan keselamatan kerja telah place.
terpenuhi.
3. Critical Risk Assessment: Observasi yang 3. Critical Risk Assessment: Observation during
dilakukan selama pekerjaan berisiko tinggi untuk high-risk work to ensure the implementation of
memastikan penerapan prosedur kerja di area work procedures in the work area against the CRA
kerja sesuai dengan CRA yang mengacu pada based on the day’s DSP.
Dampak Sosial
Social Impact
DSP harian.
Pelaporan dan Investigasi Insiden Accident Reporting and Investigation
Perseroan memiliki sistem manajemen insiden The Company maintains a comprehensive incident
yang komprehensif untuk menyelidiki dan management system that thoroughly investigates
mendokumentasikan seluruh insiden di tempat kerja and document all workplace incidents. Incidents are
secara menyeluruh. Insiden pertama kali dilaporkan first reported by any employee present at the scene
oleh karyawan yang berada di lokasi kejadian kepada to the Emergency Management Team (EMT). The SHE
Tim Manajemen Darurat (Emergency Management Department then prepares a preliminary report, which
Team/EMT). Selanjutnya, Departemen Safety, Health, is escalated according to the designated hierarchy
and Environment (SHE) menyusun laporan awal yang matrix—including, but is not limited to, the immediate
kemudian ditingkatkan sesuai dengan matriks hierarki supervisor, site manager, project manager, relevant
yang telah ditetapkan, termasuk namun tidak terbatas general managers, and the Board of Directors.
pada atasan langsung, manajer lokasi, manajer Following this, a dedicated investigation team is
proyek, manajer umum terkait, hingga Dewan Direksi. established to analyze the incident’s circumstances,
Setelah itu, Perseroan membentuk tim investigasi timing, and severity. The team conducts thorough
khusus untuk menganalisis kondisi, waktu kejadian, fact-finding to identify root causes and develop
dan tingkat keparahan insiden. Tim melakukan preventive recommendations. All findings from these
penelusuran fakta secara menyeluruh untuk investigations are documented on the Company’s
mengidentifikasi akar penyebab serta menyusun digital platform and shared with relevant stakeholders
rekomendasi pencegahan. Seluruh hasil investigasi to promote organizational learning and continuous
didokumentasikan dalam platform digital Perseroan improvement.
dan dibagikan kepada pemangku kepentingan terkait
guna mendorong pembelajaran organisasi dan
perbaikan berkelanjutan.
218 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 221
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pendekatan proaktif Perseroan dalam pencegahan The Company’s proactive approach to incident
insiden didukung oleh tiga inisiatif utama berikut: prevention is supported by three key initiatives:
1. Program Manajemen Risiko Kritis: Program ini 1. Critical Risk Management Program: This includes
mencakup kunjungan wajib dari pimpinan dan a mandatory visit from both leaders and workers
pekerja untuk mengamati serta memperkuat to observe and reinforce safety practices during
penerapan praktik keselamatan selama critical risk activities.
pelaksanaan aktivitas berisiko kritis.
2. Pelacakan dan Pelaporan Insiden: Seluruh 2. Incident Tracking and Reporting: All incidents,
insiden, termasuk kejadian nyaris celaka (near including near misses, are reported and recorded
miss), dilaporkan dan dicatat menggunakan using digital applications, such as iCheck in
aplikasi digital, seperti iCheck pada operasional Indonesia operation and MYOSH in Australia
Indonesia dan MYOSH pada operasional operation. This helps to improve tracking and
Australia. Sistem ini meningkatkan efektivitas preventive measures, providing valuable insight
pemantauan dan pencegahan melalui penyediaan into on-the-ground conditions and allows the
informasi kondisi lapangan secara real-time, company to take necessary safety measures.
sehingga Perseroan dapat mengambil langkah
keselamatan yang diperlukan secara tepat.
Pemenuhan Hak Karyawan untuk Menolak Pekerjaan Upholding Employee Right to Refuse Unsafe Work
Tidak Aman
Karyawan berhak menolak pekerjaan apabila Workers can refuse tasks where safety, health, or
standar keselamatan, kesehatan, atau lingkungan environmental standards are not met. Its reporting
tidak terpenuhi. Sistem pelaporan Perseroan system allows workers to immediately flag unsafe
memungkinkan karyawan untuk segera melaporkan conditions or behavior to their supervisors.
kondisi atau perilaku tidak aman kepada atasan. Subsequently, control actions are implemented based
Tindakan pengendalian kemudian diterapkan on established hazard codes within the reporting
berdasarkan kode bahaya yang telah ditetapkan system. To ensure the system’s integrity, supervisors
dalam sistem pelaporan. Untuk menjamin integritas conduct a three-point verification process for all
sistem, atasan melakukan proses verifikasi tiga hazard reports by assessing the correlation between
tahap terhadap seluruh laporan bahaya yang reported and actual hazards, the accuracy of report
meliputi, kesesuaian antara bahaya yang dilaporkan content, and the appropriate categorization of hazards,
dan kondisi actual, keakuratan isi laporan, serta including risk codes and responsibility assignments.
ketepatan klasifikasi bahaya, termasuk kode risiko This comprehensive approach ensures that all safety
dan penetapan tanggung jawab. Pendekatan ini concerns are addressed and effectively managed
memastikan seluruh isu keselamatan dikelola secara within the Company’s operational framework.
efektif dalam kerangka operasional Perseroan.
Field warden memiliki peran penting dalam Field wardens play a key role in enforcing safety
memastikan kepatuhan terhadap protokol protocols and cultivating a safety-first culture—one
keselamatan serta membangun budaya keselamatan where all workers are encouraged to voice concerns
yang mengutamakan keterbukaan, di mana seluruh freely and without fear of repercussions. Workers
pekerja didorong untuk menyampaikan kekhawatiran are required to report any hazardous or unsuitable
tanpa rasa takut akan konsekuensi. Setiap pekerja working conditions to their field warden and must
wajib melaporkan kondisi kerja yang berbahaya refrain from performing any tasks until the area is
atau tidak layak kepada field warden dan dilarang confirmed safe.
melanjutkan pekerjaan hingga area tersebut
dinyatakan aman.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 219
Page 222
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Apabila field warden menemukan anggota tim yang Similarly, if a field warden observes a team member
bekerja dalam kondisi tidak aman, field warden operating under unsafe conditions, they are obligated
berkewajiban menghentikan pekerjaan tersebut to halt the task until it can be carried out safely. This
hingga dapat dilaksanakan secara aman. Protokol protocol is fully aligned with relevant regulatory
ini sepenuhnya selaras dengan ketentuan peraturan requirements.
yang berlaku.
Perseroan menjamin perlindungan bagi setiap individu The Company guarantees the protection of those who
yang menyampaikan permasalahan keselamatan raise safety concerns and strictly prohibits any form
serta melarang secara tegas segala bentuk intimidasi of intimidation or retaliation. All reports are treated
atau tindakan balasan. Seluruh laporan diperlakukan with confidentiality, and employees are assured that
secara rahasia, dan karyawan dijamin bahwa hak their right to speak up will be respected and protected.
mereka untuk menyampaikan pendapat akan
dihormati dan dilindungi.
Setiap tindakan intimidasi atau ancaman dapat Any incidents of intimidation or threats can be
dilaporkan kepada Dfence Team melalui email reported to the Dfence Team by contacting them via
dfence@bumainternational.com atau WhatsApp +62 email at dfence@bumainternational.com or through
813-1887-0034. WhatsApp at +62 813-1887-0034.
Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-3] Occupational Health Services [GRI 403-3]
Dampak Sosial
Social Impact
Perseroan menyediakan berbagai layanan dan The Company provides occupational health services
program kesehatan kerja untuk melindungi and programs to safeguard employee well-being
kesejahteraan karyawan serta meningkatkan kondisi and improve working environment conditions. The
lingkungan kerja. Berikut adalah daftar layanan following is a list of services and programs provided.
dan program kesehatan kerja yang disediakan oleh
Perseroan.
Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025
Jenis Layanan Kesehatan Kerja Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
No
Types of Occupational Health Services Permanent Employee Contract Employee
Indonesia
Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
1 Y Y
Annual Medical Check Ups
Asuransi Kesehatan
2 Y Y
Health Insurance
BPJS Kesehatan
3 Y Y
BPJS Kesehatan
Tunjangan Kacamata
4 Y Y
Glasses Allowance
Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
5 Y Y
Health Benefits for Spouses and Children
Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi
karyawan dengan penyakit kronis
6 Y T
Assistance for medical costs from the Company
for workers who have chronic illnesses
Australia
Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
1 Y Y
Annual Medical Check Ups
Asuransi Kesehatan
2 T T
Health Insurance
220 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 223
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025
Jenis Layanan Kesehatan Kerja Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
No
Types of Occupational Health Services Permanent Employee Contract Employee
Tunjangan Kacamata
3 Y Y
Glasses Allowance
Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
4 T T
Health Benefits for Spouses and Children
Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi
karyawan dengan penyakit kronis
5 Y (hanya jika terkait pekerjaan) T
Assistance for medical costs from the Company
for workers who have chronic illnesses
Catatan: (Y) = Ya; (T) = Tidak | Catatan: (Y) = Ya; (T) = Tidak
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Employee Participation, Consultation and
Karyawan terkait Keselamatan dan Communication on Occupational Health
Kesehatan Kerja (K3) [GRI 403-4] and Safety [GRI 403-4]
Enhancing Peningkatan kualitas Keselamatan dan Enhancing OHS quality requires fostering awareness
Kesehatan Kerja (K3) memerlukan peningkatan and collaboration among all stakeholders, including
kesadaran serta kolaborasi yang erat di antara the Company, employees, and contractors. To
seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perseroan, achieve this, the Company has implemented a variety
karyawan, dan kontraktor. Untuk mendukung hal of communication, consultation, and evaluation
tersebut, Perseroan telah menerapkan berbagai initiatives designed to raise OHS awareness and
inisiatif komunikasi, konsultasi, dan evaluasi encourage active participation in OHS management.
yang bertujuan meningkatkan kesadaran K3 serta
mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan K3.
Berbagai kegiatan sebagaimana dirangkum dalam The following activities listed in Table have been
Tabel berikut telah dilaksanakan sebagai bagian dari undertaken.
upaya tersebut.
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety
Partisipan- Partisipan - Partisipan-
Nama Forum K Aspek K3 yang Dibahas Frekuensi Manajemen Karyawan Kontraktor
No
OHS Forum Name OHS Aspects in Focus Frequency Participants- Participants - Participants-
Management Employees Contractors
Sesuai agenda minimum
yang diatur dalam
SHE/2022/002/SOP
Organisasi Keselamatan
Pertambangan dan
Rapat Komite KPLH
Lingkungan (KPLH) serta isu
Tingkat 1 Bulanan
1 KPLH terkait lainnya √ √
KPLH Committee Monthly
According to Minimum
Meeting Level 1
Agenda regulated in
SHE/2022/002/SOP Mining
Safety and Environmental
Organization (KPLH) & other
related KPLH issues
Rapat Komite KPLH
Tingkat 2 Bulanan
2 √ √
KPLH Committee Monthly
Meeting Level 2
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 221
Page 224
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety
Partisipan- Partisipan - Partisipan-
Nama Forum K Aspek K3 yang Dibahas Frekuensi Manajemen Karyawan Kontraktor
No
OHS Forum Name OHS Aspects in Focus Frequency Participants- Participants - Participants-
Management Employees Contractors
Rapat Komite KPLH
Subkontraktor Bulanan
3 √ √
KPLH Subcontractor Monthly
Committee Meeting
Tinjauan kinerja tahun
sebelumnya dan
Rapat Kerja Lokasi
perencanaan tahun
dan Unit Tahunan
4 berikutnya √
Jobsite & Section Work Annually
Previous Year Performance
Meeting
Review and Next Year
Planning
Berbagi program prioritas
Organisasi Keselamatan
Forum Diskusi Pertambangan dan
Triwulanan
Supervisor Lingkungan (KPLH)
5 Quarterly √ √
Supervisor Discussion Sharing of Mining Safety
Forum and Environmental
Organization (KPLH) focus
programs
Tinjauan kinerja dan target
Rapat Mingguan program Mingguan
6 √
Weekly Meeting Performance Review & Weekly
Program Target Objectives
Rapat K3 dengan Mitra
Dampak Sosial
Social Impact
Kerja Program strategis KPLH
Work Partners dan tinjauan kinerja mitra
Mining Safety and kerja Bulanan
7 √ √ √
Mining Safety and Work Partners KPLH Monthly
Environmental Strategic Program &
Organization (KPLH) Performance Review
Meeting
Tinjauan Manajemen Kinerja SHE Tahunan
8 √
Management Review SHE Performance Annually
Kinerja SHE dan materi
Safety Talk Mingguan/Area
9 Safety Talk √ √ √
SHE Performance, Safety Weekly/Area
Talk Materials
Kinerja SHE, materi HSE, isu Setiap
P5M (Pertemuan
HSE per area, serta umpan pergantian
Keselamatan Pra-
balik karyawan shift per sub-
10 Kerja) √ √
SHE Performance, HSE area
P5M (Pre-work Safety
Materials, HSE Issues per Once per shift
Meeting)
area, employee feedback per subarea
Sosialisasi Dokumen SOP, HIRA, dan dokumen
Triwulanan
11 Document terkait lainnya √ √
Quarterly
Socialization SOP, HIRA, dll
Kinerja SHE, materi HSE,
Safety Talk
serta isu HSE subkontraktor
Subkontraktor Mingguan
12 SHE Performance, HSE √ √
Subcontractor Safety Weekly
Materials, Subcontractor
Talk
HSE Issues
Kebijakan dan peraturan
KPLH, sosialisasi izin
tambang/SIMPER, APD,
Golden Rules, CRF, prosedur
tanggap darurat, Safety
Induksi Organisasi
Alert, dan Lesson Learned
Keselamatan
Safety Alert & Lesson
Pertambangan dan
Learned Sesuai
Lingkungan (KPLH)
13 Mining Safety and kebutuha √ √ √
Mining Safety and
Environmental Organization Conditional
Environmental
(KPLH) Policy, KPLH
Organization (KPLH)
Regulations, Mine Permit/
Induction
Simper Socialization,
PPE, Golden Rules, CRF,
Emergency Procedures,
Safety Alert & Lesson
Learned
222 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 225
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pelatihan Karyawan terkait Keselamatan Employee Training on Occupational Health
dan Kesehatan Kerja (K3) [GRI 403-5] and Safety [GRI 403-5]
Perseroan menyadari bahwa pelatihan Keselamatan The Company recognizes that OHS training is vital
dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting for raising employee awareness and minimizing risks
dalam meningkatkan kesadaran karyawan serta that may arise in the workplace. The training covers
meminimalkan risiko yang dapat timbul di tempat education, introduction, awareness building, while
kerja. Pelatihan ini mencakup pemberian edukasi, developing the skills needed to prevent and manage
pengenalan, dan peningkatan kesadaran, sekaligus hazards that may occur during daily work activities.
pengembangan keterampilan yang diperlukan untuk
mencegah serta mengelola potensi bahaya dalam
aktivitas kerja sehari-hari.
Perseroan telah melaksanakan pelatihan K3 sesuai The Company has conducted OHS training in
dengan standar dan peraturan yang berlaku, dengan accordance with applicable standards and regulations:
ketentuan sebagai berikut:
• Seluruh karyawan yang melakukan aktivitas di • All employees whose activities are in the
wilayah pertambangan Perseroan di Indonesia Company’s mining areas in Indonesia (100%)
(100%) wajib mengikuti program induksi serta are required to attend induction and Mandatory
Pelatihan Kompetensi Wajib (PKW). Competency Training (PKW).
• Para pengawas (supervisor) yang beraktivitas di • Supervisors whose activities are in the Company’s
wilayah pertambangan Perseroan di Indonesia mining areas in Indonesia are required to attend
wajib mengikuti Pelatihan Kompetensi Pengawas Supervisory Competency Training (PKP) and
(PKP) serta Pelatihan Kompetensi Spesifik Specific Competency Training (PKS) to fulfil
(PKS) untuk memenuhi ketentuan peraturan specific regulations applicable to their respective
yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab jobs.
masing-masing.
• Seluruh pekerja tambang batubara pada • All Coal Mine Workers in BUMA Australia operation
operasional BUMA Australia wajib mengikuti must be trained to perform the job requirements
pelatihan sesuai persyaratan peran kerja mereka of their role (operator or maintainer) and must
(operator atau maintainer), termasuk Pelatihan include mandatory recognised Induction Training
Induksi Wajib yang Diakui (Recognised Induction (what is known as Standard 11 Induction
Training/Standard 11). Training).
• BUMA Australia juga wajib memenuhi ketentuan • BUMA Australia must meet the requirements of
Recognised Standard 22 – Management Structure Recognised Standard 22 – Management Structure
dalam pengembangan dan penerapan Sistem for the development and implementation of the
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Safety and Health Management System. This
Ketentuan ini mencakup pelatihan kompetensi includes mandatory competency training for
wajib bagi supervisor dan posisi senior di Supervisors and Senior Positions on a coal mine
tambang batubara, termasuk kompetensi dalam that includes competency for investigations, risk
investigasi, penilaian risiko, dan komunikasi. assessment and communication
Program-program pelatihan tersebut bertujuan These training programs aim to equip employees
untuk membekali karyawan dan supervisor dengan and supervisors with the skills needed to prevent and
pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan manage any risks or hazards that may arise in the
guna mencegah dan mengelola risiko maupun bahaya workplace.
yang dapat terjadi di tempat kerja.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 223
Page 226
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Peningkatan Kualitas Kesehatan Karyawan Improvement of Employee Health Quality
[GRI 403-6] [GRI 403-6]
Perseroan menyadari pentingnya tenaga kerja The Company acknowledges the importance of
yang sehat dalam meningkatkan kualitas hidup a healthy workforce to improve quality of life, as
karyawan sekaligus mendukung produktivitas. Untuk well as to increase productivity. To fulfil this, the
mewujudkan hal tersebut, Perseroan menyediakan Company provides the following health facilities to its
berbagai fasilitas dan program kesehatan bagi employees:
karyawan, antara lain:
1. Fasilitas layanan kesehatan di lokasi operasional 1. Health facilities at operational sites (Medsite
(Medsite Clinic) dengan dukungan dokter dan Clinic) with doctors and paramedics available
paramedis yang siaga selama 24 jam. 24/7.
2. Ketersediaan obat-obatan bebas (over-the- 2. Availability of over-the-counter medicines at
counter) di Medsite Clinic. Medsite Clinic.
3. Kepesertaan asuransi kesehatan wajib (BPJS 3. Compulsory health insurance (Indonesia’s BPJS
Kesehatan dan Jamsostek di Indonesia) serta and Jamsostek) and private health insurance for
asuransi kesehatan swasta untuk layanan rawat outpatient and inpatient care.
jalan dan rawat inap.
4. Fasilitasi evakuasi medis ke rumah sakit rujukan 4. Medical evacuation to a referral hospital if further
apabila diperlukan penanganan lanjutan. treatment is required.
5. Program Wellness. 5. Wellness Program.
6. Program kesehatan mental yang mencakup 6. Mental health program, which includes mental
survei kesehatan mental dan asesmen perilaku health surveys and risk-taking behavior
Dampak Sosial
Social Impact
berisiko. assessments.
7. Pemeriksaan kesehatan tahunan (medical check- 7. Annual medical check-up (MCU) for employees,
up/MCU), MCU awal bagi calon karyawan, serta initial MCU for prospective employees, and pre-
MCU pra-pensiun. retirement MCU.
Selain fasilitas tersebut, Perseroan juga melaksanakan Beyond these facilities, the Company also implement
berbagai inisiatif tambahan untuk meningkatkan additional initiatives to improve employee health,
kualitas kesehatan karyawan, di antaranya: such as:
1. Program preventif dan promotif untuk mendukung 1. Preventive and promotive programs that support
peningkatan kualitas kesehatan, seperti Program the improvement of health quality, such as the
Wellness serta berbagai kegiatan dan kompetisi Wellness Program and various competitions like
kesehatan, termasuk Weight Loss Competition. the Weight Loss Competition.
2. Penyediaan fasilitas pusat kebugaran (gym) 2. Gyms and sports clubs available in each working
dan klub olahraga di setiap wilayah kerja untuk area to support health programs.
mendukung program kesehatan karyawan.
3. Program penilaian gizi dan keamanan pangan 3. Nutrition and food safety assessment programs
untuk mengevaluasi layanan katering di lokasi to evaluate local catering services and ensure
kerja serta memastikan kualitas dan keamanan food quality and safety.
makanan.
4. Pelaksanaan kegiatan olahraga bersama secara 4. Monthly joint exercise programs.
rutin setiap bulan.
224 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 227
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pencegahan dan Mitigasi Dampak Prevention and Mitigation of Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Health and Safety Impacts
[GRI 403-7] [GRI 403-7]
Perseroan memprioritaskan pencegahan dampak The Company prioritizes the prevention of health and
keselamatan dan kesehatan kerja melalui penerapan safety impacts through systematic risk management
manajemen risiko serta strategi mitigasi yang and mitigation strategies. Workplace risks control is
sistematis. Pengendalian risiko di tempat kerja implemented in accordance with HIRA and Job Safety
dilaksanakan sesuai dengan dokumen Identifikasi Analysis (JSA) documents, which are integrated into
Bahaya dan Penilaian Resiko (HIRA) dan Job Safety the work instructions and disseminated across all
Analysis (JSA), yang terintegrasi ke dalam instruksi operational areas.
kerja serta disosialisasikan di seluruh wilayah
operasional.
Dokumen HIRA mencatat bahaya yang teridentifikasi, HIRA documents specifically record identified hazards,
hasil penilaian risiko, serta rencana pencegahan risk assessment, and outlines prevention plans for
untuk setiap proses kerja secara spesifik. Pada specific processes. For BUMA Indonesia operation,
operasional BUMA Indonesia, strategi mitigasi risiko the risk mitigation strategies derived from the HIRA
yang disusun berdasarkan HIRA dijabarkan melalui are detailed in the following programs:
program-program berikut:
1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): Program 1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): A safety
induksi keselamatan bagi karyawan baru induction for new employees on the hazards
mengenai potensi bahaya di lingkungan kerja present in their work environment and the
serta langkah-langkah pencegahan yang harus preventive measures to be taken.
diterapkan.
2. Safety Talk: Program mingguan yang memberikan 2. Safety Talk: A weekly program that provides
edukasi keselamatan dan kesehatan kerja education on occupational health and safety
dengan materi yang relevan dan aplikatif untuk to prevent workplace accidents. This program
mencegah kecelakaan kerja. delivers materials that are relevant and applied in
operations.
3. Ngobras and GENBA: Forum diskusi keselamatan 3. Ngobras and GENBA: A forum to discuss
dan kesehatan kerja yang mengedepankan occupational health and safety by prioritizing
partisipasi karyawan. Dalam kegiatan ini, materi employee participation. In this program, KPLH
Organisasi Keselamatan Pertambangan dan material is delivered in each work area and
Lingkungan (KPLH) disampaikan di setiap area includes field inspections involving management.
kerja serta mencakup inspeksi lapangan yang
melibatkan manajemen.
4. Pelatihan: Berbagai pelatihan yang 4. Training: Various trainings organized to improve
diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi the skills and safety awareness of employees.
dan kesadaran keselamatan karyawan, guna These trainings aim to improve work efficiency
meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja and effectiveness and reduce the risk of work
sekaligus menurunkan risiko kecelakaan kerja. accidents.
5. Program Akuntabilitas Keselamatan (Inspeksi 5. Safety Accountability Program (Inspection and
dan Observasi): Program inspeksi dan observasi Observation): An inspection and observation
untuk memastikan kesesuaian antara kondisi program to ensure compliance between field
di lapangan dengan standar keselamatan yang events and predetermined safety standards. The
telah ditetapkan. Hasil inspeksi dan observasi results of the inspections and observations are
didokumentasikan dalam laporan dan wajib compiled into reports that must be followed up.
ditindaklanjuti.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 225
Page 228
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
BUMA Australia menerapkan langkah-langkah Similarly, BUMA Australia implements the following
pencegahan dan mitigasi risiko keselamatan dan prevention and mitigation measures:
kesehatan kerja sebagai berikut:
1. Pemanfaatan Teknologi: Integrasi sistem MYOSH 1. Use of technology: The integration of MYOSH into
ke dalam sistem manajemen keselamatan the Company’s safety management system will
Perseroan untuk menyederhanakan pelaporan streamline incident reporting, risk assessments,
insiden, penilaian risiko, audit, dan pengelolaan audits, and training management. This cloud-
pelatihan. Platform berbasis cloud ini based platform provides real-time safety data,
menyediakan data keselamatan secara real- enabling faster incident response, improved
time, sehingga memungkinkan respons insiden performance tracking, and proactive risk
yang lebih cepat, pemantauan kinerja yang lebih mitigation.
efektif, serta mitigasi risiko yang proaktif.
2. 4D Leader-Led Conversation: Pendekatan 2. 4D Leader-led Conversation: 4D Leader Led
dialog keselamatan terstruktur yang membekali Conversations equip leaders to hold structured,
pimpinan untuk berdiskusi secara bermakna meaningful safety dialogues with their teams—
dengan tim, guna mengidentifikasi risiko, helping identify risks, reinforce protocols, and
memperkuat kepatuhan terhadap protokol remove unnecessary barriers. This approach
keselamatan, serta menghilangkan hambatan strengthens safety leadership, accountability,
yang tidak diperlukan. Pendekatan ini and shared commitment across the organization.
memperkuat kepemimpinan keselamatan,
akuntabilitas, dan komitmen bersama di seluruh
organisasi.
Dampak Sosial
Social Impact
3. Edukasi dan Pelatihan Operasional: Berbagai 3. Operational education and training: A range of
program pelatihan dilaksanakan untuk training programs are conducted to enhance
meningkatkan keterampilan dan kesadaran employees’ skills and safety awareness, aiming
keselamatan karyawan, sehingga dapat to boost work efficiency while minimizing the risk
meningkatkan efisiensi kerja sekaligus of workplace accidents.
meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
4. Tinjauan dan Penilaian Berkala: Evaluasi rutin 4. Regular reviews and assessments to evaluate
dilakukan untuk menilai efektivitas inisiatif progress and identify areas for improvement:
keselamatan dan kesehatan kerja, memantau Regular reviews and assessments are conducted
kemajuan, serta mengidentifikasi area yang to evaluate the effectiveness of the Company’s
memerlukan perbaikan. Proses evaluasi OHS initiatives, ensuring progress is tracked and
berkelanjutan ini mendukung pendekatan proaktif areas for improvement are promptly identified.
dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan This continuous evaluation supports a proactive
sehat. approach to maintaining a safe and healthy work
environment.
Proyek Unggulan Keselamatan dan Highlight Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja di Indonesia project in Indonesia.
iCheck – Safety Management System iCheck – Safety Management System
BTech melanjutkan pengembangan platform digital BTech progressed the development of a unified
terpadu Safety, Health and Environment (SHE) untuk Safety, Health and Environment (SHE) digital platform
memperkuat pengendalian risiko secara proaktif, to strengthen proactive risk control, leadership
meningkatkan akuntabilitas dan pengawasan accountability and oversight, also frontline safety
pimpinan, serta mendukung penerapan keselamatan execution. The focus was on building a consistent
di lini terdepan. Fokus pengembangan diarahkan and scalable safety management foundation.
pada pembentukan fondasi sistem manajemen
keselamatan yang konsisten dan dapat diterapkan
secara luas.
226 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 229
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Platform ini mengintegrasikan modul keselamatan The platform integrated core safety modules including
utama, antara lain Hazard Identification, Risk Hazard Identification, Risk Assessment & Determining
Assessment & Determining Control (HIRADC), Control (HIRADC), Planned Risk Observation
Planned Risk Observation (PRO), Genba Management (PRO), Genba Management and Inspection,
dan Inspection, serta Incident Management yang and comprehensive Incident Management with
komprehensif dengan pelacakan investigasi dan investigation and follow-up tracking while initiating
tindak lanjut, sekaligus memulai penerapan Critical Critical Control Management (CCM) processes.
Control Management (CCM). Dashboard manajemen Enhanced safety management dashboards improved
keselamatan yang ditingkatkan memperkuat multi-level oversight and transparency, enabling
pengawasan di berbagai tingkatan dan meningkatkan leaders to monitor performance and intervene early.
transparansi, sehingga pimpinan dapat memantau A revamped mobile application and strengthened
kinerja dan melakukan intervensi dini. Aplikasi seluler administrative controls further supported frontline
yang diperbarui serta penguatan pengendalian adoption and governance.
administratif turut mendorong adopsi di lini terdepan
dan memperkuat tata kelola.
Secara keseluruhan, inisiatif ini meningkatkan Together, these initiatives improved hazard
kualitas identifikasi bahaya, ketertelusuran insiden, identification, incident traceability, and structured
dan penerapan pengendalian kritis secara terstruktur, critical control implementation, enabling data-driven
serta memungkinkan kepemimpinan keselamatan safety leadership and establishing a robust digital
berbasis data dan membangun fondasi digital yang backbone for consistent SHE performance and
kuat untuk kinerja SHE yang konsisten dan perbaikan continuous improvement.
berkelanjutan.
Karyawan yang Dicakup dalam Sistem Employees Covered by the Occupational
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Health and Safety Management System
Kerja [GRI 403-8] [GRI 403-8]
Kebijakan dan Sistem Manajemen Keselamatan The Company’s OHS Policy and Management System
dan Kesehatan Kerja (K3) Perseroan berlaku bagi applies to all employees, contractors, and visitors
seluruh karyawan, kontraktor, serta pengunjung di within the Company and its operational areas. To
lingkungan Perseroan dan wilayah operasionalnya. ensure the ongoing effectiveness of the OHS Policy and
Untuk memastikan efektivitas penerapan kebijakan Management System, the Company systematically
dan sistem K3 secara berkelanjutan, Perseroan collects data samples, with support from external
secara sistematis mengumpulkan sampel data— professionals, covering various aspects and activities
dengan dukungan tenaga profesional eksternal— associated with the implementation of the OHS
yang mencakup berbagai aspek dan aktivitas terkait system. The collected data are thoroughly analyzed
pelaksanaan sistem K3. Data yang dihimpun dianalisis to assess the effectiveness of OHS policies and
secara menyeluruh untuk menilai efektivitas kebijakan procedures, and to identify any areas that may require
dan prosedur K3, serta mengidentifikasi area yang enhancement. Following the analysis, the Company
memerlukan peningkatan. Berdasarkan hasil analisis conducts a comprehensive evaluation to ascertain
tersebut, Perseroan melakukan evaluasi komprehensif the necessary corrective actions. This may include
guna menetapkan tindakan yang diperlukan. Tindakan refining OHS policies and procedures, enhancing
ini dapat mencakup penyempurnaan kebijakan training programs for employees and contractors, or
dan prosedur K3, peningkatan program pelatihan upgrading infrastructure and equipment to improve
bagi karyawan dan kontraktor, serta peningkatan workplace safety.
infrastruktur dan peralatan untuk mendukung
terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 227
Page 230
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system
2023 2024 2025
Keterangan
Items Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Number Percentage Number Percentage Number Percentage
Indonesia
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
serta pekerja non-karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya berada di bawah
kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
16.798 100% 19.664 100% 11.371 100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled
by the organization, who are covered by such
a system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit
secara internal
The number and percentage of all employees
16.798 100% 19.664 100% 11.371 100%
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit atau
disertifikasi oleh pihak eksternal
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but 16.798 100% 19.664 100% 11.371 100%
whose work and/or workplace is controlled by
Dampak Sosial
Social Impact
the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by
an external party
Australia
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
serta pekerja non-karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya berada di bawah
kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
1.462 100% 1.127 100% 1.191 100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled
by the organization, who are covered by such
a system
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit
secara internal
The number and percentage of all employees
1.462 100% 1.127 100% 1.191 100%
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit atau
disertifikasi oleh pihak eksternal
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but 1.462 100% 1.127 100% 1.191 100%
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by
an external party
Amerika Serikat
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
serta pekerja non-karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya berada di bawah
kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
manajemen K3
N/A N/A N/A N/A 139 100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled
by the organization, who are covered by such
a system
228 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 231
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system
2023 2024 2025
Keterangan
Items Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Number Percentage Number Percentage Number Percentage
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit
secara internal
The number and percentage of all employees
N/A N/A N/A N/A 139 100%
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit atau
disertifikasi oleh pihak eksternal
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but N/A N/A N/A N/A 139 100%
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by
an external party
Terkonsolidasi | Consolidated
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
dan pekerja bukan karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya dikendalikan oleh
organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut.
18.224 100% 20.791 100% 12.701 100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled
by the organization, who are covered by such
a system
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
dan pekerja bukan karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya dikendalikan oleh
organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut dan telah diaudit secara internal.
18.224 100% 20.791 100% 12.701 100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
dan pekerja bukan karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya dikendalikan oleh
organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut dan telah diaudit atau disertifikasi
oleh pihak eksternal.
18.224 100% 20.791 100% 12.701 100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by
an external party
Catatan | Remark:
Data tahun 2023 dan 2024 belum mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG
akan dikonsolidasikan sejak tanggal | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in
2025. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 229
Page 232
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Cedera Akibat Kerja [GRI 403-9] Work-Related Injuries [GRI 403-9]
Perseroan tetap berkomitmen terhadap keselamatan The Company remains committed to workplace
kerja melalui pengelolaan risiko kritis yang safety through focused critical risk management,
terfokus, penguatan peran kepemimpinan, serta strengthened leadership, and disciplined daily risk
penerapan disiplin pengelolaan risiko harian. management. In its Indonesia operation, safety
Pada operasional Indonesia, kinerja keselamatan performance in 2025 reflected increased operational
tahun 2025 mencerminkan peningkatan paparan risk exposure, including one work-related fatality,
risiko operasional, termasuk satu fatalitas terkait a rise in recordable injuries, and more dangerous
pekerjaan, peningkatan jumlah cedera yang dapat occurrences and near misses compared with 2024.
dicatat (recordable injuries), serta lebih banyak While high-consequence injury rates remained low
kejadian berbahaya dan nyaris celaka (near misses) and controlled, these trends underscore the need
dibandingkan tahun 2024. Meskipun tingkat cedera for stronger preventive measures. In response, the
dengan konsekuensi tinggi tetap rendah dan terkendali, Company reinforced its safety approach through the
tren ini menegaskan perlunya penguatan langkah- implementation of the Four Key Focus (4KF), aimed
langkah pencegahan. Sebagai respons, Perseroan at enhancing risk controls, incident learning, frontline
memperkuat pendekatan keselamatannya melalui supervision, and overall execution discipline.
penerapan Four Key Focus (4KF), yang bertujuan
meningkatkan pengendalian risiko, pembelajaran dari
insiden, pengawasan di lini terdepan, serta disiplin
pelaksanaan secara keseluruhan.
Investigasi menyeluruh atas kejadian fatalitas telah
Dampak Sosial
Social Impact
A comprehensive investigation into the fatality was
dilakukan dan diikuti dengan tindakan korektif conducted, followed by prompt corrective actions
yang cepat untuk mengatasi akar penyebab serta to address root causes and close identified gaps.
menutup celah yang teridentifikasi. Berdasarkan hal Building on this, the Company continues to strengthen
tersebut, Perseroan terus memperkuat pendekatan its safety approach through improved frontline
keselamatannya melalui peningkatan pelaksanaan execution, consistent application of risk management
di lini terdepan, penerapan praktik manajemen risiko practices, and enhanced learning from incidents.
yang konsisten, serta penguatan pembelajaran dari These efforts are supported by ongoing development
insiden. Upaya ini didukung oleh pengembangan of workforce capability, increased use of data-driven
kapabilitas tenaga kerja secara berkelanjutan, insights, and a more proactive, people-centered safety
peningkatan pemanfaatan wawasan berbasis culture to prevent recurrence and drive continuous
data, serta penguatan budaya keselamatan yang improvement across operations. [OJK F.21]
lebih proaktif dan berfokus pada manusia, guna
mencegah kejadian serupa dan mendorong perbaikan
berkelanjutan di seluruh operasional. [OJK F.21]
Pada operasional Australia, Perseroan berhasil In the Australia operations, the Company maintained
mempertahankan nihil fatalitas akibat kerja selama zero work-related fatalities throughout the 2022–
periode 2022–2025, yang mencerminkan kuatnya 2025 period, reflecting the strength of its safety
penerapan protokol keselamatan. Pada tahun 2025, protocols. Total recordable injuries are halved in 2025
jumlah cedera yang dapat dicatat berkurang hingga compared to 2024, while lost days has decreased by
50% dibandingkan tahun 2024, sementara jumlah hari 75% in 2025 compared to 2024, demonstrating an
kerja hilang menurun sebesar 75% dibandingkan tahun ongoing commitment in ensuring a safe and healthy
sebelumnya, menunjukkan komitmen berkelanjutan operation for its employees.
dalam memastikan operasional yang aman dan sehat
bagi karyawan.
230 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 233
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Ke depan, Perseroan tetap berkomitmen untuk Moving forward, the Company remains dedicated
mewujudkan lingkungan kerja tanpa kecelakaan di to fostering a zero-harm environment across all
seluruh operasional melalui investasi berkelanjutan operations through continued investments in safety
dalam peningkatan kematangan keselamatan, maturity, employee wellness and wellbeing programs,
program kesehatan dan kesejahteraan karyawan, enhanced analytical capabilities, and technological
penguatan kapabilitas analisis, serta optimalisasi optimization. The goal remains clear: to protect the
teknologi. Tujuan utama tetap jelas, yaitu melindungi Company’s workforce while building a resilient safety
seluruh tenaga kerja Perseroan sekaligus membangun culture that supports sustainable transformation.
budaya keselamatan yang tangguh untuk mendukung
transformasi yang berkelanjutan.
Kecelakaan Kerja di Seluruh Operasional
Occupational Accidents across all operations
Item Unit
2023 2024 2025
Item Unit
Indonesia
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
kasus/case 1 0 1
Number of fatalities as a result of work-related injury
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
Number of high-consequence work-related injuries (excluding kasus/case 1 1 1
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat
kasus/case 5 3 10
Number of recordable work-related injuries
Jumlah jam kerja
jam/hour 71.340.308,76 7.866.043,61 67.668.056,18
Number of hours worked
Jumlah penyakit akibat kerja
kasus/case 0 0 0
Number of occupational diseases
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
kasus/case 190 214 273
Number of dangerous occurrences/near misses
Jumlah hari kerja hilang
jam/hour 6.019 6 6.017
Number of lost days
Australia
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
kasus/case 0 0 0
Number of fatalities as a result of work-related injury
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
Number of high-consequence work-related injuries (excluding kasus/case 4 3 2
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat
kasus/case 13 12 6
Number of recordable work-related injuries
Jumlah jam kerja
jam/hour 2.936.993,76 2.961.519,85 2.632.353
Number of hours worked
Jumlah penyakit akibat kerja
kasus/case 0 1 1
Number of occupational diseases
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
kasus/case 1 1 114
Number of dangerous occurrences/near misses
Jumlah hari kerja hilang
jam/hour 91 66 14
Number of lost days
Amerika Serikat | United States
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
kasus/case N/A N/A 0
Number of fatalities as a result of work-related injury
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
Number of high-consequence work-related injuries (excluding kasus/case N/A N/A 4
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat
kasus/case N/A N/A 6
Number of recordable work-related injuries
Jumlah jam kerja
jam/hour N/A N/A 437.106
Number of hours worked
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 231
Page 234
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
Kecelakaan Kerja di Seluruh Operasional
Occupational Accidents across all operations
Item Unit
2023 2024 2025
Item Unit
Jumlah penyakit akibat kerja
kasus/case N/A N/A 0
Number of occupational diseases
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
kasus/case N/A N/A 33
Number of dangerous occurrences/near misses
Jumlah hari kerja hilang
jam/hour N/A N/A 165
Number of lost days
Terkonsolidasi | Consolidated
Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
kasus/case 1 0 1
Number of fatalities as a result of work-related injury
Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
Number of high-consequence work-related injuries (excluding kasus/case 5 4 7
fatalities)
Jumlah cedera kerja tercatat
kasus/case 19 15 22
Number of recordable work-related injuries
Jumlah jam kerja
jam/hour 74.277.302,52 74.827.563,46 68.105.162
Number of hours worked
Jumlah penyakit akibat kerja
kasus/case 0 1 1
Number of occupational diseases
Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
kasus/case 191 215 306
Number of dangerous occurrences/near misses
Jumlah hari kerja hilang
Dampak Sosial
Social Impact
jam/hour 6.110 72 6.196
Number of lost days
Catatan | Remark:
Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG
akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was
acquired in 2024.
232 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 235
Fokus pada Karyawan
Employee Focus
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 233
Page 236
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
TRANSFORMASI
MASYARAKAT
COMMUNITY
TRANSFORMATION
234 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 237
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
[GRI 413-1] [OJK F.23]
Masyarakat merupakan pemangku kepentingan yang Communities are a vital stakeholder group for the
sangat penting bagi Perseroan. Sebagai bagian dari Company. As part of its sustainability journey,
perjalanan keberlanjutan, Perseroan berkomitmen the Company is committed to delivering positive
untuk memberikan dampak sosial yang positif social outcomes that improve the wellbeing of local
guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, communities, especially those residing near its
khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional mining operations. Priority is placed on minimizing
pertambangan. Perseroan memprioritaskan upaya any potential negative effects on these communities,
untuk meminimalkan potensi dampak negatif while fostering strong, harmonious relationships
terhadap masyarakat, sekaligus membangun support the long-term continuity of its operations.
hubungan yang kuat dan harmonis demi mendukung
keberlanjutan jangka panjang operasional Perseroan.
Dengan beroperasi di Indonesia, Australia, dan Operating across Indonesia, Australia and the United
Amerika Serikat, Perseroan menyesuaikan pendekatan States of America (USA), the Company tailors its
dukungan kepada masyarakat berdasarkan konteks approach to community support to reflect the specific
sosial dan ekonomi di masing-masing negara. social and economic contexts of each country.
Di Indonesia, program Tanggung Jawab Sosial In Indonesia, the Company’s Corporate Social
Perseroan (Corporate Social Responsibility/CSR) Responsibility (CSR) program increasingly emphasize
semakin difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, community empowerment, in particular education
khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan and livelihood development. In Australia and the US,
mata pencaharian. Sementara itu, di Australia, CSR efforts primarily centre on sponsorships and
pelaksanaan CSR terutama dilakukan melalui donations that address local needs.
program sponsorship dan donasi yang disesuaikan
dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Melalui inisiatif CSR dan Pengembangan Masyarakat, Through its CSR and Community Development
Perseroan berupaya menciptakan nilai bersama initiatives, the Company strives to create shared value
serta berkontribusi secara bermakna terhadap and contribute meaningfully to societal progress.
kemajuan sosial. Upaya tersebut sejalan dengan These efforts are aligned with the Government’s
tujuan Pemerintah dalam mendukung pencapaian objectives to achieve the United Nations Sustainable
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals (SDGs). [GRI 3-3]
Development Goals/SDGs). [GRI 3-3]
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 235
Page 238
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Target Sorotan Kinerja
Targets Highlight Performance
1. Tidak terdapat keluhan atau pengaduan yang meningkat menjadi
Memberikan dampak sengketa dengan masyarakat setempat.
positif kepada lebih 2. Tidak ada sanksi atau denda yang dikenakan atas pelanggaran
dari satu juta jiwa pada
peraturan maupun hukum.
tahun 2050.
Tidak terdapat keluhan 3. Investasi sebesar Rp14,6 miliar untuk inisiatif dan donasi CSR.
atau pengaduan yang 4. 100% personel keamanan telah menerima pelatihan hak asasi
meningkat menjadi manusia.
sengketa dengan 5. Dukungan terhadap 10 inisiatif fasilitas layanan kesehatan dengan
masyarakat setempat.
total investasi Rp201,55 juta, termasuk rehabilitasi fasilitas dan
Delivering positive penyediaan peralatan medis.
impact to more than 6. 139 rumah tangga memperoleh akses air bersih melalui inisiatif
one million people by yang dilaksanakan bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
2050. No complaints or 7. 1.123 peserta didik terlibat dalam berbagai program Sekolah Vokasi
grievances escalated
into disputes with local Virtual BIRU pada tahun 2025, serta dukungan pengembangan
communities. kapasitas bagi 48 tenaga pendidik.
1. 0 complaints or grievances escalated into disputes with local
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
communities
2. 0 sanctions or fines imposed for regulatory or legal violations
3. IDR 14.6 billion invested in CSR initiatives and donations in
Indonesia operation
4. 100% of security personnel trained in human rights
5. Support for 10 healthcare facility initiatives with a total investment
of Rp201.55 million, including facility rehabilitation and the provision
of medical equipment.
6. 139 households gained access to clean water through initiatives
implemented in collaboration with the Regional Water Supply
Company (PDAM).
7. 1,123 students engaged across BIRU’s virtual vocational school
streams in 2025, plus 48 teachers supported for capacity
development.
DASAR KEBIJAKAN CSR [GRI 2-23] BASIS OF CSR POLICY [GRI 2-23]
Kebijakan CSR di Indonesia
Basis of CSR policy in Indonesia
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat,
In addition to providing benefits for the community,
kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perseroan
the Company’s CSR policy in Indonesia is also based
(Corporate Social Responsibility/CSR) di Indonesia
on the following provisions and regulations:
didasarkan pada ketentuan dan peraturan perundang-
undangan berikut:
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 • Indonesia Law No. 40 Year 2007 concerning
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Limited Liability Company
236 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 239
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor • Indonesia Law No. 25 Year 2007 concerning
25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Investment, Article 15 letter b states that every
khususnya Pasal 15 huruf b yang mewajibkan investor is obliged to carry out CSR program
setiap penanam modal untuk melaksanakan
program CSR.
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor • Government Regulation of the Republic of
47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Indonesia No. 47 Year 2012 concerning Social and
dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Environmental Responsibility of Limited Liability
Company
• Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya • Indonesia Minister of Energy and Mineral
Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/ Resources Decree No. 1827 K/30/MEM/2018
MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah concerning the Implementation Guidelines of
Teknik Pertambangan yang Baik. Good Mining Engineering Standard
• Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya • Indonesia Minister of Energy and Mineral
Mineral Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 Resources Regulation No. 26 Year 2018 Concerning
tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang the Implementation of Good Mining Standards and
Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Monitoring of Mineral and Coal Mining
Batubara.
• Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan • Decree of the Director General of Mineral and Coal
Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya of the Ministry of Energy and Mineral Resources of
Mineral Republik Indonesia Nomor 185.K/37.04/ Indonesia No. 185.K/37.04/ DJB/2019 – Technical
DJB/2019 tentang Pedoman Teknis Keselamatan Guidelines of Mining Safety and Implementation,
Pertambangan serta Penerapan, Penilaian, dan Assessment, and Reporting of Mineral and Coal
Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan Mining Safety Management System
Pertambangan Mineral dan Batubara.
Dasar Kebijakan CSR di Australia Basis of CSR policy in Australia
Untuk operasional di Australia, kebijakan CSR In the Australia operation, the CSR policies are based
Perseroan didasarkan pada Corporations Act 2001 on the Corporation Act 2001 (Cth).
(Cth).
Dalam penerapannya, Perseroan mengacu pada The Company follows the principles mentioned above
prinsip-prinsip tersebut dengan memperhatikan hal- and takes the following into account:
hal berikut:
• Mematuhi standar etika yang ditetapkan dalam • Complying with the ethical standards set forth in
Kode Etik Perseroan. the corporate code of conduct.
• Menghormati hak asasi manusia, termasuk hak- • Respecting human rights, including the rights of
hak masyarakat adat, serta berkontribusi secara indigenous people, and actively contributing to the
aktif kepada komunitas di wilayah operasional. communities where the Company operates. This
Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan commitment is demonstrated through policies
dan inisiatif yang mendorong pengembangan and initiatives that promote socio-economic
sosial-ekonomi, pemberdayaan masyarakat, development, community empowerment, and
serta program filantropi untuk meningkatkan philanthropic programs designed to enhance
kesejahteraan. overall well-being.
• Mendorong keterlibatan pemangku kepentingan • Fostering continuous, open and constructive
secara berkelanjutan, terbuka, dan konstruktif. engagement with stakeholders.
Kebijakan CSR Perseroan dapat diakses melalui situs The Company’s CSR policy can be found on its website
web: https://bumainternational.com/esg-policies. at https://bumainternational.com/esg-policies.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 237
Page 240
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
TEORI PERUBAHAN THEORY OF CHANGE
Pendekatan dampak sosial Perseroan difokuskan The Company’s social impact approach is focused on
pada dua tema prioritas, yaitu pendidikan dengan two priority themes, education, focusing on improving
penekanan pada peningkatan akses dan kualitas access to and of quality education, and livelihood,
pendidikan serta mata pencaharian, melalui dukungan supporting communities to have opportunities for
bagi masyarakat agar memiliki peluang kerja dan better job and entrepreneurship to build financial
kewirausahaan yang lebih baik guna membangun independence and resilience. These two themes
kemandirian dan ketangguhan ekonomi. Kedua tema guide the Company and its subsidiaries’ approach in
ini menjadi landasan bagi Perseroan dan entitas developing their social impact initiatives.
anak dalam merancang serta melaksanakan inisiatif
dampak sosial.
Pada tahun 2025, Perseroan mengadopsi kerangka In 2025, the Company adopted the Theory of Change
Theory of Change (ToC) untuk memastikan keterkaitan (ToC) framework to ensure continuity between the
yang jelas antara sumber daya yang dialokasikan resources deployed and the social impacts generated.
dan dampak sosial yang dihasilkan. Kerangka ini The framework helps to define the problems to
membantu mendefinisikan permasalahan yang be addressed, the outcomes and the pathway to
dihadapi, hasil yang ingin dicapai, serta jalur achieve them. Developed over the course of one
pencapaiannya. Dikembangkan selama satu tahun year which included several field interviews and
melalui berbagai wawancara lapangan dan diskusi FGDs, this framework moves the Company beyond
kelompok terarah (Focus Group Discussions/FGD), just measuring how many people benefitted from a
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
kerangka ToC mendorong Perseroan untuk tidak program, to assessing how their lives are improved as
hanya mengukur jumlah penerima manfaat, tetapi a result.
juga menilai sejauh mana kualitas hidup mereka
mengalami peningkatan.
Saat ini, Perseroan telah menyelesaikan kerangka Currently the Company has completed the social
teori perubahan dampak sosial untuk dua entitas impact theory of change for two of its subsidiaries
anak, yaitu BUMA dan PT BISA Ruang Nuswantara that generate the majority of the Company’s social
(BIRU). Kerangka ini memberikan pendekatan yang impact, BUMA and PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU),
lebih terarah dan terukur dalam pengembangan serta providing a more focused and measurable approach
pelaksanaan inisiatif sosial. in developing and implementing social initiatives.
238 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 241
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Theory of Change - BUMA Indonesia
Problems
Theme Category Beneficiaries Output Outcomes
Theme Problems Beneficiaries Output Outcomes
Category
Student #student received scholarship; #students completed higher education;
Student #student received scholarship; #students completed higher education;
Education Access #teacher who obtains certificate of
EDUCATION and Quality competence specific about teaching
EDUCATION Education Access Teacher #teacher received training certificate
and Quality Teacher #teacher received training #teacher who obtains certificate of
competence specific about teaching
certificate
#job seeker received training in job seeker who obtains jobs in mining
Life in Mining Job Seeker mining competence (e.g. BUMA School)
Life in Mining Job Seeker #job seeker received training in job seeker who obtains jobs in mining
mining competence (e.g. BUMA School)
#local vendor that have an local vendor whose revenue is stable or
Local Vendor agreement with BIG’s growing during the engaged by BIG
Local Vendor #local vendor that have an local vendor whose revenue is stable or
agreement with BIG’s growing during the engaged by BIG
#job seeker who obtains jobs beyond
mining (e.g: JIKAMAKA, BLK)
#job seeker received training #job seeker who obtains jobs beyond
Job Seeker beyond mining competence mining (e.g: JIKAMAKA, BLK)
Job Seeker #job seeker received training #Job seeker establishes new business
beyond mining competence beyond mining
LIVELIHOOD #Job seeker establishes new business
beyond mining
#entrepreneur obtain income standard
based on the District Minimum Wage
Life Beyond #entrepreneur received training
Entrepreneur (UMK) (e.g: Wifepreneur)
Mining #job seeker received training
Entrepreneur #entrepreneur obtain income standard
beyond mining competence
based on the District Minimum Wage
(UMK) (e.g: Wifepreneur)
#farmers who have increase productivity
(“mandatory”)
#farmers who have increase productivity
Farmer #farmer received training #farmer (“mandatory”)
Farmer received training #farmers who have increase income
(“situational”)
#farmers who have increase income
(“situational”)
Employee
Wellbeing &
EDUCATION & Development BGE Employee #BIG’s employee #employees satisfied
LIVELIHOOD Employee BGE Employee #BIG’s employee #employees satisfied
Wellbeing &
Development
#received financial support
#received tools, equipment, and
supplies
Social License to Operate Social Others #etc
-
License to Operate Others #received financial support
#received tools, equipment, and
supplies
#etc
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 239
Page 242
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Theory of Change - BIRU
Problem Input & Activity Beneficiaries Beneficiaries Output Outcome
Problem Input & Activity Output Outcome
Inequality in access BISA URANG VOKASI (BRV) SMK Students Number of students • Number of graduates
to and quality of A program to holistically develop SMK receiving vocational or obtaining national and
education for vocational currica, targeting students, teachers, SMK Students technical training during international certifications;
high schools (SMK) and schools. Key Activities: the reporting period • Number of graduates
Unemployed Youth (min.
student due to limited • Training modules and learning (PI3867)* & (4.3.1)** receiving on-the-job
grade 12)
knowledge, resources, and support tools; training (PI9465)* & (8.5)**
competencies of teachers • Technical experts; Number of students
Unemployed Youth (min.
and schools • Specialized skills training and receiving vocational or • Number of graduates
grade 12)
practice for teachers; technical training during obtaining national and
Inequality in access • On-the-job training; the reporting period international certifications;
to and quality of • Certification for students and (PI3867)* & (4.3.1)** • Number of graduates
education for vocational teachers receiving on-the-job
high schools (SMK) training (PI9465)* & (8.5)**
student due to limited BISA URANG VOKASI (BRV)
Vocational High School Number of teachers Number of teachers obtaining
knowledge, resources, and A program to holistically develop SMK
Teachers receiving specialized minimum local qualifications
competencies of teachers currica, targeting students, teachers,
industry skills training or certifications (PI1902)*
and schools and schools. Key Activities:
Vocational High School to increase capacity
• Training modules and learning
Teachers (4.c.1)**&(4.3.1)** Number of teachers obtaining
support tools;
minimum local qualifications
• Technical experts;
Number of teachers or certifications (PI1902)*
• Specialized skills training and
receiving specialized
practice for teachers;
industry skills training
• On-the-job training;
to increase capacity
• Certification for students and
(4.c.1)**&(4.3.1)**
teachers
Participation of SMKs Number of schools Number of schools awarded
in the Teaching Factory involved in the Virtual “Excellent SMKs” status after
Program Vocational School partnering with BIRU (4.a.1)**
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Participation of SMKs Number of schools Number of schools awarded
in the Teaching Factory involved in the Virtual “Excellent SMKs” status after
Program Vocational School partnering with BIRU (4.a.1)**
KARYA BISA (KBR): Collaboration on SMEs in Machine and Tools • Number of SMEs Number of hammers producing
metal waste recycling with SMEs and Industry partnering (PI940)*; industrial waste
SMKs to convert waste into products • Amount of industrial
SMEs in Machine and Tools waste recycled Number of hammers producing
KARYA BISA (KBR): Collaboration on Industry (OI2535) industrial waste
metal waste recycling with SMEs and
SMKs to convert waste into products • Number of SMEs
partnering (PI940)*;
• Amount of industrial
waste recycled
(OI2535)
Limited job opportunities FUTURE HUB: BIRU Alumni • Number of alumni Number of alumni job
for youth aged 15–24 years A program to increase job and joining Future Hub; placements supported by BIRU
and due to lack of access to education opportunities for youth aged BIRU Alumni • Number of events in through Future Hub activities
employment opportunities 15–24 years old. Future Hub (8.6.1)**
and work readiness • Key Activities:
• Scholarship; Community Alumni • Number of alumni Number of alumni job
Limited job opportunities • Talent Hub joining Future Hub; placements supported by BIRU
for youth aged 15–24 years • Number of events in through Future Hub activities
and due to lack of access to FUTURE HUB: Future Hub (8.6.1)**
employment opportunities A program to increase job and
Unemployed Youth (min. Number of youth obtaining • Percentage toward the
and work readiness education opportunities for youth aged
grade 12) jobs (PI9465)* target of 80,000 youth
15–24 years old.
employed by 2030
• Key Activities:
(8.6.1)**
• Scholarship; Community Alumni
• Number of youths
• Talent Hub
employed in specific
industries
• Percentage toward the
target of 80,000 youth
employed by 2030
(8.6.1)**
• Number of youths
employed in specific
industries
Scholarship Providers Number of scholarship Number of students receiving
Scholarship Providers partnership agreements scholarships (PI4509)* &
Number of scholarship (4.b)**
partnership agreements Number of students receiving
scholarships (PI4509)* &
(4.b)**
*IRIS+ stands for Impact Reporting and Investment Standards; impact reporting and investment standards developed by the Global Impact Investing
Network (GIIN).
**SDG refers to Sustainable Development Goals established by the United Nations.
240 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 243
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Perseroan menyadari bahwa inisiatif filantropi The Company recognizes that philanthropic
tetap memiliki peran penting dalam membangun initiatives remain important in building trust with
kepercayaan dengan para pemangku kepentingan local stakeholders. These activities are incorporated
lokal. Kegiatan ini diintegrasikan dalam Theory of into BUMA’s TOC under the Social License to
Change (ToC) BUMA pada kategori Social License to Operate category. In BIRU’s ToC, philanthropic and
Operate. Sementara itu, dalam ToC BIRU, dukungan partnership-based support is reflected through
filantropi dan berbasis kemitraan tercermin melalui its programs that strengthen access to vocational
berbagai program yang memperkuat akses terhadap education and employment pathways. The Company
pendidikan vokasi dan jalur ketenagakerjaan. will continue to review and refine the framework to
Perseroan akan terus meninjau dan menyempurnakan ensure it remains suitable and applicable across the
kerangka tersebut untuk memastikan kesesuaiannya Company’s other business units.
serta penerapannya di seluruh unit usaha Perseroan
lainnya.
Tata Kelola Program CSR [GRI 413-1] CSR Program Governance [GRI 413-1]
Sebagian besar program Tanggung Jawab Sosial Most of the Company’s CSR programs are done
Perseroan (Corporate Social Responsibility/CSR) through two if its subsidiaries, BUMA and BIRU. To
dilaksanakan melalui entitas anak Perseroan, yaitu strengthen the effectiveness of its on-going CSR
BUMA dan BIRU. Untuk meningkatkan efektivitas programs, an External Relations (ER) Team has
pelaksanaan program CSR yang berkelanjutan, BUMA long been established within its subsidiary, BUMA,
telah membentuk Tim External Relations (ER) yang operating both at the office and at project sites. The
beroperasi baik di kantor maupun di lokasi proyek. ER Team works closely with mine owners and local
Tim ER bekerja secara erat dengan pemilik tambang government authorities and is responsible for:
dan pemerintah daerah, serta memiliki tanggung
jawab sebagai berikut:
a. Melakukan pemetaan dan analisis sosial, serta a. Conducting social mapping and analysis, as
menilai pelaksanaan dan hasil program CSR dan well as assessing the implementation and
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat outcomes of CSR and Community Development &
(PPM) di seluruh lokasi proyek dan unit usaha. Empowerment (PPM) programs across all project
locations and business units.
b. Menetapkan fokus program CSR di setiap lokasi b. Determining CSR focus areas at project sites and
proyek dan mengelompokkannya ke dalam categorizing them into three zones, Ring 1, Ring 2,
tiga zona—Ring 1, Ring 2, dan Ring 3—sebagai and Ring 3, to provide a structured approach for
pendekatan terstruktur dalam menjawab addressing community needs impacted by the
kebutuhan masyarakat yang terdampak oleh Company’s operations.
kegiatan operasional Perseroan.
c. Memprioritaskan inisiatif komunikasi serta c. Prioritizing communication initiatives and
memperbarui catatan kegiatan dan dokumentasi updating the CSR activity records and budget
anggaran CSR. documentation.
d. Menyusun kegiatan dan anggaran program CSR/ d. Establishing CSR/PPM program activities and
PPM dengan mempertimbangkan pemetaan budgets by considering social and stakeholder
sosial dan pemangku kepentingan, program CSR/ mapping, customer CSR/PPM programs, ESG and
PPM pelanggan, aspek ESG dan SDGs, serta faktor SDG considerations, and other relevant factors.
relevan lainnya.
e. Melaporkan hasil dan temuan pelaksanaan e. Reporting the results and findings from the CSR/
program CSR/PPM PPM Programs
Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas The Company regularly evaluates the effectiveness of
kegiatan CSR melalui proses pemantauan dan its CSR activities through structured monitoring and
pelaporan yang terstruktur. Setiap triwulan, Tim ER reporting processes. Every quarter, BUMA’s ER team
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 241
Page 244
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
BUMA menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan submits reports on its responsibilities and progress to
tugas dan kemajuan program kepada kantor pusat, the head office, which subsequently provides updates
yang selanjutnya memberikan pembaruan kepada to the local government’s Investment Coordinating
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Board (BKPM).
tingkat daerah.
Untuk operasional di Australia, pengelolaan kegiatan In the Company’s Australian operations, CSR activities
CSR dilakukan secara langsung oleh Project Manager are managed directly by the Project Manager of
di masing-masing lokasi proyek guna memastikan each site to ensure that sponsorship is given to
bahwa program yang dilaksanakan selaras dengan programs that address the needs of the surrounding
kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional. communities.
Pedoman Konsultasi Masyarakat Community Consultation Guidelines
Sebelum melaksanakan inisiatif CSR, Perseroan Before implementing CSR initiatives, the Company first
terlebih dahulu mengidentifikasi kebutuhan, harapan, identifies the needs, expectations, and challenges faced
dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Proses ini by the community. This process includes engagement
mencakup pelibatan pemangku kepentingan lokal, with local stakeholders, including relevant institutions
termasuk institusi terkait (seperti pemerintah daerah), (such as the local regional government), community
tokoh masyarakat, dan kelompok masyarakat. leaders, and community groups. By understanding
Dengan memahami prioritas dan keterbatasan local priorities and constraints, the Company seeks to
lokal, Perseroan berupaya merancang program CSR develop CSR programs that deliver practical solutions
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
yang memberikan solusi praktis serta manfaat yang and meaningful benefits to the community.
bermakna bagi masyarakat.
Perencanaan dan pelaksanaan program CSR di The planning and implementation of CSR programs
seluruh operasional BUMA dipandu oleh Prosedur across the Company’s operations are guided by
Operasional Standar (SOP) internal yang menetapkan internal SOPs that define a consistent approach to
pendekatan yang konsisten dalam pemetaan stakeholder profiling, engagement delivery, dispute
pemangku kepentingan, pelaksanaan keterlibatan, management, and outcome evaluation to support
pengelolaan sengketa, serta evaluasi hasil guna continuous improvement.
mendukung perbaikan berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang terstruktur dan partisipatif Through this structured and participatory approach,
ini, Perseroan bertujuan memastikan bahwa inisiatif the Company aims to ensure that its community
pengembangan masyarakat bersifat responsif, initiatives are responsive, transparent, and capable of
transparan, serta mampu menciptakan nilai sosial generating sustainable, long-term social value.
yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Pelibatan Pemangku Kepentingan dalam Stakeholders Involvement in Community
Perencanaan Program Masyarakat [GRI 413-1] Program Planning [GRI 413-1]
Perseroan memandang pelibatan pemangku The Company views stakeholder involvement in the
kepentingan dalam perencanaan dan pelaksanaan planning and implementation of community programs
program masyarakat sebagai elemen kunci dalam as a key aspect of community engagement. Through
keterlibatan dengan komunitas. Melalui kolaborasi active collaboration with relevant stakeholders
aktif dengan pemangku kepentingan terkait dan and vulnerable groups and the identification and
kelompok rentan, serta pengidentifikasian dan mitigasi mitigation of potential negative impacts, the Company
potensi dampak negatif, Perseroan memastikan ensures that its initiatives are aligned with the needs
bahwa inisiatif yang dijalankan selaras dengan and expectations of the local communities. This
kebutuhan dan harapan masyarakat setempat. proactive approach enhances program effectiveness,
242 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 245
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Pendekatan proaktif ini meningkatkan efektivitas strengthens community relationships, and supports
program, memperkuat hubungan dengan masyarakat, sustainable development while delivering positive
serta mendukung pembangunan berkelanjutan social outcomes.
dengan menghasilkan dampak sosial yang positif.
Pada operasional BUMA di Indonesia, pelibatan In BUMA’s Indonesia operation particularly,
pemangku kepentingan diintegrasikan ke dalam tiga stakeholder involvement is integrated across three
tahap utama pelaksanaan program CSR, yaitu: key phases of CSR program implementation:
1. Tahap Pendahuluan (Pra-Pelaksanaan): 1. Antecedent Phase (Pre-Implementation):
Perseroan mengumpulkan data kebutuhan During this phase, the Company gathers data
masyarakat melalui berbagai forum, seperti on community needs through various platforms,
musyawarah perencanaan pembangunan such as government-led village development
desa (Musrenbangdes), forum koordinasi CSR, planning meetings (Musrenbangdes), CSR
pertemuan resmi ad hoc, serta diskusi informal coordination forums, ad hoc official meetings,
dengan tokoh masyarakat setempat. and informal discussions with local community
leaders.
2. Transaction Phase (Implementation): 2. Transaction Phase (Implementation):
Pada tahap ini, intensitas keterlibatan dengan At this stage, engagement with relevant
pemangku kepentingan meningkat, dan tim CSR stakeholders increases, and the CSR team
menyusun kerangka program CSR. Pelaksanaan develops the CSR program framework. Program
program dapat dilakukan melalui: delivery may involve:
· Kolaborasi dengan pakar atau mitra eksternal · Collaborating with subject matter experts
untuk program yang bersifat teknis atau or external partners for technical or
transformatif; transformational programs,
· Kemitraan dengan institusi pemerintah daerah · Partnerships with local government institutions
untuk inisiatif yang sejalan dengan prioritas for initiatives aligned with public priorities
publik (misalnya pencegahan stunting dan (e.g., stunting prevention, infrastructure
pengembangan infrastruktur); atau development), or
· Pelaksanaan langsung oleh tim internal · Direct implementation by internal teams for
Perseroan untuk kegiatan berbasis donasi donation-based activities (e.g., provision of
(misalnya bantuan kebutuhan pokok dan basic food assistance, road repairs using
perbaikan jalan menggunakan peralatan milik Company-owned equipment).
Perseroan).
3. Tahap Hasil (Pasca-Pelaksanaan): 3. Outcomes Phase (Post-Implementation):
Dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai Monitoring and evaluation are conducted to
efektivitas program, termasuk penggunaan assess program effectiveness, including the use
sumber daya keuangan, ketepatan sasaran of financial resources, accuracy of beneficiary
penerima manfaat, dampak sosial yang dihasilkan, targeting, positive social impact, and any issues
serta isu yang muncul selama pelaksanaan. encountered during implementation.
Sementara itu, pada operasional Perseroan di In the Company’s Australian operations, community
Australia, keterlibatan masyarakat terutama dilakukan engagement is primarily conducted through
melalui program sponsorship dan donasi. Setiap sponsorship and donation programs. Proposals are
proposal dinilai berdasarkan kebutuhan masyarakat assessed based on demonstrated community needs,
yang teridentifikasi, keselarasan dengan prioritas alignment with local priorities near operational areas,
lokal di sekitar wilayah operasional, serta potensi and the potential social benefit of the initiative.
manfaat sosial dari inisiatif yang diusulkan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 243
Page 246
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
KESEHATAN DAN KESELAMATAN COMMUNITY HEALTH AND SAFETY
MASYARAKAT
Dampak Operasional Negatif Aktual Significant Actual and Potential Operational
dan Potensial yang Signifikan terhadap Negative Impacts on Surrounding
Masyarakat Sekitar [GRI 413-2] [OJK F.23] Communities [GRI 413-2] [OJK F.23]
Menyadari bahwa kegiatan operasional dapat The Company acknowledges the potential
berdampak terhadap masyarakat di sekitar wilayah risks associated with its operations, including
kerja, Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan environmental disturbances such as air pollution,
seluruh aktivitas sesuai dengan praktik terbaik water quality and quantity, road access, noise, and
industri. Untuk mengelola potensi dampak tersebut, safety concerns, that may affect the surrounding
Perseroan menerapkan berbagai langkah mitigasi communities. Recognizing this, the Company is
melalui kerangka manajemen risiko yang juga committed to conducting all activities in accordance
diadopsi oleh entitas anak yang bergerak di bidang with industry best practices. To address these
jasa pertambangan. Langkah-langkah tersebut potential impacts, the Company implements a range
meliputi: of mitigation measures through its risk management
framework, which is also adopted by its mining
contracting subsidiaries. These measures include:
· Tim SHE bertanggung jawab mengelola risiko · The Safety, Health & Environment (SHE) Team at
lingkungan yang berkaitan dengan kualitas air, the site is responsible for managing environmental
tanah, dan udara. Perseroan telah menetapkan risks related to water, soil, and air quality. The
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Company has established comprehensive
serta Lingkungan (Occupational Health, Safety, Occupational Health, Safety, and Environment
and Environment/OHSE) yang komprehensif guna (OHSE) policies aimed at minimizing risks that
meminimalkan risiko yang dapat berdampak could adversely affect stakeholders.
negatif terhadap para pemangku kepentingan.
· Tim Operasional mengawasi kegiatan penyiraman · The operations team oversees road watering, safe
jalan, peledakan yang aman dan terkontrol, serta and controlled blasting, and maintaining clear and
pemeliharaan akses jalan agar tetap aman dan accessible roads for local communities.
dapat digunakan oleh masyarakat.
· Tim External Relations (ER) secara aktif mengelola · The External Relation (ER) team actively manages
dan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan and responds to complaints from communities
oleh masyarakat di sekitar lokasi pertambangan. surrounding the mining sites.
Berdasarkan pemantauan berkala yang dilakukan Based on ongoing monitoring by the Company’s ER
oleh Tim ER dan divalidasi oleh Project Manager di team and validated by each site’s Project Manager,
masing-masing lokasi, tidak terdapat dampak negatif no significant negative impacts on surrounding
yang signifikan terhadap masyarakat sekitar. communities have been identified in 2025.
244 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 247
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Hak atas Tanah, Sumber Daya, dan Hak Rights to Land, Resources and Rights of
Masyarakat Adat [GRI 411-1] [OJK F.24] Indigenous People [GRI 411-1] [OJK F.24]
Perseroan berkomitmen untuk menghormati dan The Company is committed to respecting and
menjunjung tinggi hak asasi manusia masyarakat upholding the human rights of the communities
di wilayah operasional, termasuk hak atas tanah, where it operates, including rights to land, cultural
warisan budaya, dan struktur sosial setempat. Sebagai heritage, and local social structures. As a coal mining
kontraktor pertambangan batubara, Perseroan tidak contractor, the Company does not directly engage
memiliki keterlibatan langsung dalam kepemilikan with land ownership or resource rights at the project
tanah maupun hak atas sumber daya di lokasi proyek, sites, nor is it involved in land acquisition activities.
serta tidak terlibat dalam kegiatan pembebasan Furthermore, the Company also does not have direct
lahan. Selain itu, Perseroan juga tidak memiliki responsibility over the relocation, remediation, and
tanggung jawab langsung atas relokasi, pemulihan, compensation of affected communities. However, it
maupun kompensasi masyarakat terdampak. remains fully committed to supporting the relocation,
Namun demikian, Perseroan tetap berkomitmen remediation, and compensation programs of mine
untuk mendukung program relokasi, pemulihan, dan owners in accordance with global best practice.
kompensasi yang dilaksanakan oleh pemegang izin
tambang sesuai dengan praktik terbaik global.
Sepanjang pengetahuan Perseroan, para pemegang To the best of the Company’s knowledge, concession
konsesi menerapkan prinsip Persetujuan atas holders implement the Free, Prior and Informed
dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (FPIC) guna Consent (FPIC) process to ensure that the rights of
memastikan bahwa hak-hak masyarakat lokal dan local and indigenous communities are respected and
masyarakat adat dihormati dan dilindungi. upheld.
Beberapa kegiatan pertambangan memerlukan akses Certain mining activities require access to land for
lahan untuk eksplorasi, penyimpanan batubara dan prospecting, exploration, coal and waste storage,
limbah, pengolahan, transportasi, serta distribusi, processing, transportation, and distribution.
yang berpotensi berdampak pada masyarakat sekitar. These activities may affect local communities.
Tanggung jawab atas pengelolaan dampak tersebut Responsibility for managing these impacts rests
berada pada pemilik tambang. Meski demikian, with the mine owners. Nevertheless, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan kolaboratif adopts a collaborative approach by engaging with
dengan melibatkan para pemangku kepentingan affected stakeholders and supporting mine owners in
terdampak serta mendukung pemilik tambang initiatives that generate positive community impacts,
dalam berbagai inisiatif yang memberikan dampak including community development programs.
positif bagi masyarakat, termasuk melalui program
pengembangan masyarakat.
Pada tahun 2025, tidak terdapat laporan insiden yang In 2025, there were no reported incidents of
terkait dengan pemindahan paksa, konflik, maupun displacement, conflict, or tension related to land
ketegangan yang berhubungan dengan hak atas rights or Indigenous peoples’ rights.
tanah atau hak masyarakat adat.
Konflik dan Keamanan [GRI 410-1] Conflicts and Security [GRI 410-1]
Salah satu tujuan utama Perseroan adalah A key goal of the Company is to ensure safe and
memastikan kegiatan operasional pertambangan efficient mining operations. Security personnel play
berjalan secara aman dan efisien. Personel keamanan a critical role in safeguarding operational areas and
memiliki peran penting dalam menjaga area preventing potential risks. However, the Company
operasional dan mencegah potensi risiko. Namun, recognizes that the actions of security personnel,
Perseroan menyadari bahwa tindakan personel if not carefully managed, could unintentionally lead
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 245
Page 248
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
keamanan, apabila tidak dikelola dengan baik, dapat to conflicts, especially if they infringe on the human
berpotensi menimbulkan konflik, khususnya apabila rights of local communities.
melanggar hak asasi manusia masyarakat setempat.
Perseroan mempekerjakan personel keamanan The Company employs security personnels primarily
terutama untuk operasional di Indonesia dan bekerja for its operations in Indonesia and works closely with
sama dengan penyedia jasa keamanan pihak ketiga. third-party security providers. All security officers are
Seluruh petugas keamanan diwajibkan memenuhi required to meet the minimum standards of the Gada
standar minimum Sertifikasi Satpam Gada Pratama, Pratama Security Guard certification, which includes
yang mencakup pelatihan dan kebijakan terkait hak comprehensive training and policies on human rights
asasi manusia guna memastikan praktik pengamanan to ensure that security practices are conducted
dilaksanakan secara etis dan bertanggung jawab. ethically and responsibly. Training provided to security
Materi pelatihan bagi personel keamanan meliputi: personnel covers the following areas:
1. Pengembangan Interpersonal: peningkatan 1. Interpersonal Development: Strengthening
keterampilan komunikasi, etika profesional, serta interpersonal skills, professional ethics, and
pemahaman peran dan tanggung jawab personel awareness of the roles and responsibilities of
keamanan. security personnel.
2. Pengetahuan dan Keterampilan: pelatihan 2. Knowledge and Skills: Training in areas such
terkait kemampuan kepolisian terbatas, bela as limited police capabilities, self-defense,
diri, pengenalan bahan peledak dan barang recognition of explosive and valuables, drug
berharga, kewaspadaan terhadap narkotika, awareness, use of batons and handcuffs, marching
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
penggunaan tongkat dan borgol, baris-berbaris and saluting, basic English, OHSE principles, basic
dan penghormatan, bahasa Inggris dasar, prinsip radio communication, emergency response (fire,
OHSE, komunikasi radio dasar, tanggap darurat first aid), conflict de-escalation and use of security
(kebakaran dan pertolongan pertama), de-eskalasi technology.
konflik, serta penggunaan teknologi keamanan.
3. Pengetahuan Hukum: pemahaman kerangka 3. Legal Knowledge: Familiarization with applicable
hukum yang berlaku, termasuk Kitab Undang- legal frameworks, including the Criminal Code
Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang- (KUHP), Criminal Procedure Code (KUHAP), and
Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), peraturan other relevant regulations, human rights principles.
terkait, serta prinsip-prinsip hak asasi manusia.
4. Kebugaran: pemeriksaan kesehatan dan penilaian 4. Fitness: Regular medical examinations and
kebugaran fisik secara berkala untuk memastikan physical fitness assessments to ensure the
personel keamanan mampu menjalankan security personnel are capable of performing their
tugasnya secara optimal. duties effectively.
Perseroan tidak mempekerjakan personel keamanan The Company does not employ security personnel for
untuk operasional di Australia dan Amerika Serikat. its operation in Australia and United States.
Petugas Keamanan dan Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk operasional buma indonesia
Security Officers and Human Rights Training for BUMA Indonesia Operations
Jumlah Petugas Keamanan yang Persentase Petugas Keamanan yang
Jumlah Petugas
Telah Menerima Pelatihan HAM Telah Menerima Pelatihan HAM
Lokasi Kerja Keamanan
Vendor 2025 Number of Security Officers that % of Security Officers that Have
Jobsite Number of
Have Received Human Rights Received Human Rights Training
Security Officers
Training
LAT Global Arrow 91 91 100%
BIN Global Arrow 36 36 100%
BIN Menara Borneo Jaya 29 29 100%
IPR Nawakara 101 101 100%
IPR Global Arrow 37 37 100%
IBP Nawakara 28 28 100%
246 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 249
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Jumlah Petugas Keamanan yang Persentase Petugas Keamanan yang
Jumlah Petugas
Telah Menerima Pelatihan HAM Telah Menerima Pelatihan HAM
Lokasi Kerja Keamanan
Vendor 2025 Number of Security Officers that % of Security Officers that Have
Jobsite Number of
Have Received Human Rights Received Human Rights Training
Security Officers
Training
SDJ Nawakara 49 49 100%
ADT DKP (A5) 42 42 100%
ADT KJB 11 11 100%
PKP Servanda 40 40 100%
BRC Global Arrow 25 25 100%
Total 489 489 100%
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden Throughout 2025, there were no incidents of human
pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan rights violations by the Company’s security officers.
petugas keamanan Perseroan.
PENGADUAN PUBLIK [OJK F.24] [GRI 2-26] [GRI PUBLIC COMPLAINTS [OJK F.24] [GRI 2-26]
413-1] [GRI 413-1]
Perseroan menyediakan saluran komunikasi yang The Company maintains open and accessible
terbuka dan mudah diakses untuk menerima communication channels to receive feedback
masukan maupun pengaduan dari publik, khususnya or complaints from the public, particularly from
masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional. communities located near its operational areas.
Dalam mengelola dan menindaklanjuti pengaduan In managing and resolving public concerns, the
publik, Perseroan menekankan pentingnya menjaga Company places strong emphasis on maintaining
hubungan yang harmonis dengan masyarakat harmonious relationships with local communities,
setempat, yang didukung melalui: supported through:
· Kunjungan rutin pelibatan masyarakat · Regular community engagement visits
(Anjangsana) yang dilaksanakan sekurang- (Anjangsana) conducted at least once a month
kurangnya satu kali setiap bulan oleh Tim External by the ER Team in communities surrounding each
Relations (ER) di sekitar setiap area operasional; operational area;
· Komunikasi berkelanjutan melalui Tim External · Ongoing communication via the External Relations
Relations dan Tim Keamanan; serta and Security Teams; and
· Penyelenggaraan pertemuan formal maupun · The organization of both formal and informal
informal dengan masyarakat setempat. meetings with local communities.
Selain itu, publik dan pemangku kepentingan dapat Additionally, the public and stakeholders can utilize
memanfaatkan Sistem Pelaporan Pelanggaran the Whistleblowing System, which serves as a
(Whistleblowing System) sebagai sarana platform for submitting feedback and complaints.
penyampaian masukan dan pengaduan, yang dapat Complaints can be directed to:
disampaikan melalui:
Situs Web : www.bumainternational.com Website : www.bumainternational.com
Email : d_fence@bumainternational.com Email : d_fence@bumainternational.com
Whatsapp : +62 813 188 70034 (24 Hours) Whatsapp : +62 813 188 70034 (24 Hours)
Setiap pengaduan yang diterima ditangani melalui Complaints received will be addressed through
proses penilaian yang komprehensif dengan a comprehensive assessment that considers
mempertimbangkan karakteristik permasalahan, the nature of the issue, stakeholder profiles, risk
profil pemangku kepentingan, langkah mitigasi risiko, mitigation measures and a Strengths, Weaknesses,
serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis. Issues
and Threats (SWOT). Isu yang berdampak langsung with direct community impact, such as dust and
terhadap masyarakat, seperti debu dan kondisi jalan muddy roads, are prioritized and addressed promptly.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 247
Page 250
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
berlumpur, diprioritaskan untuk ditangani secara To date, no complaints or grievances have escalated
cepat. Hingga saat ini, tidak terdapat pengaduan atau into disputes with local communities.
keluhan yang berkembang menjadi sengketa dengan
masyarakat setempat.
Di luar penanganan pengaduan publik, Perseroan Beyond addressing public concerns, the Company
memprioritaskan penerapan praktik terbaik dalam prioritizes the adoption of best practices in its mining
operasional pertambangan untuk meminimalkan operations to minimize risks and potential public
risiko dan potensi kritik publik. Sepanjang tahun criticism. Throughout 2025, the Company did not
2025, Perseroan tidak menerima pengaduan publik receive any public complaints in Indonesia, Australia
di wilayah operasional Indonesia, Australia, maupun or USA operating areas, nor were any sanctions or
Amerika Serikat, serta tidak dikenakan sanksi atau fines imposed for regulatory or legal violations.
denda atas pelanggaran ketentuan peraturan maupun
hukum.
Seluruh pengaduan publik juga dapat disampaikan All forms of public complaint can be submitted to:
kepada:
PT BUMA Internasional Grup Tbk. PT BUMA Internasional Grup Tbk.
South Quarter Tower A, Penthouse Floor South Quarter Tower A, Penthouse Floor
Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat
Jakarta 12430 – Indonesia Jakarta 12430 – Indonesia
Email : corpsec@bumainternational.com, Email : corpsec@bumainternational.com,
ir@bumainternational.com ir@bumainternational.com
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Phone : +62 21 3043 2080 Phone : +62 21 3043 2080
Fax : +62 21 3043 2081 Fax : +62 21 3043 2081
DATA KINERJA TRANSFORMASI COMMUNITY TRANSFORMATION
MASYARAKAT [OJK F.25] PERFORMANCE DATA [OJK F.25]
Seluruh program Pengembangan dan Pemberdayaan All Community Development & Empowerment
Masyarakat dirancang selaras dengan pilar utama programs are developed in alignment with the
Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate Company’s key CSR pillars. As the characteristics of
Social Responsibility/CSR). Mengingat karakteristik the communities around the Company’s operation in
masyarakat di sekitar wilayah operasional Perseroan Indonesia and Australia differs, there are variations in
di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat berbeda, the CSR pillars for different countries.
maka terdapat variasi pilar CSR yang diterapkan di
masing-masing negara.
Economic
Education& Development
Health Education & Healthy
(Livelihood)
Education& Training Communities
Economic
Health Education& Healthy
Development
Training Communities
(Livelihood)
Infrastructue & Social-cultural
Environment & Religious Economic Prosperity
Infrastructue & Social-cultural and Resilience First Nation
Environment & Religious Economic Prospey First Nation
and resilience
BUMA INDONESIA BUMA AUSTRALIA
248 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 251
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Data program Tanggung Jawab Sosial Perseroan Data on the Company’s CSR programs are collected
(Corporate Social Responsibility/CSR) dikumpulkan and monitored to track progress. The tables below
dan dipantau secara berkala untuk menilai capaian details the initiatives conducted in the reporting year.
kinerja. Tabel-tabel berikut menyajikan rincian inisiatif
CSR yang dilaksanakan selama tahun pelaporan.
Program CSR Tahun 2025, Operasional Indonesia CSR [GRI 203-1]
CSR Programs in 2025, Indonesia Operations [GRI 203-1]
Deskripsi Jumlah Kegiatan Investasi
Description Number of Activities Investment
Inisiatif dna Kegiatan Pengembangan Masyarakat (termasuk Donasi)
Community Development Initiatives and Activities, include Donation
Pengembangan Ekonomi
138 kegiatan/events IDR 2,14 miliar/billion
Economic Development
Pendidikan dan Kesehatan 168 kegiatan/events
IDR 3,46 miliar/billion
Education and Health
Infrastruktur dan Linkungan 139 kegiatan/events
IDR 5,22 miliar/billion
Infrastructure and Environment
Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan 527 kegiatan/events
IDR 3,80 miliar/billion
Socio-cultural and Religious Support
Total 972 kegiatan/events IDR 14,61 miliar/billion
Program CSR tahun 2025, Operasi Australia [GRI 203-1]
CSR Programs in 2025, Australia Operations [GRI 203-1]
Proyek/Wilayah/Komunitas yang Didukung melalui Layanan dan Investasi Infrastruktur Perseroan Biaya (USD) Durasi (Hari)
Project/Area/Community supported by the Company’s services and infrastructure investments Cost (USD) Duration (Days)
Sponsor Program Pedal Prix 2025 2.727,27 161
2025 Pedal Prix Program Sponsorship
Sponsor Crushers Blackwater U13 4.000 12
Crushers Blackwater U13 Sponsorship
Sponsor Liga Junior Rugby CH 2025 / Blackwater 1.250 1
CH Junior Rugby League Sponsorship 2025 / Blackwater
Turnamen Pro AM Blackwater Golf Club 2025 6.500 1
Blackwater Golf Club Pro AM 2025
PCYC – Program After Dark & Drop In / Blackwater 20.000 365
PCYC - After Dark & Drop In Programs / Blackwater
Bluff/Blackwater Amateur Race Club (April) 1.000 1
Bluff/Blackwater Amateur Race Club (Apr)
Cause for George / Moranbah 1.000 1
Cause for George / Moranbah
Sponsor Pemutaran Film Komunitas / Blackwater 6.000 6
Community Cinema Screening Sponsorship / Blackwater
Donasi Jersey – Nebo Basketball Clinics 3.760 18
Donation of Jerseys - Nebo Basketball Clinics /
Gala dinner Young Mining Professionals 3.500 1
Young Mining Professionals Gala dinner
Pink Out Cancer - Goonyella 1.000 1
Pink Out Cancer - Goonyella
Blackwater Junior Motor Cross Club 5.000 2
Blackwater Junior Motor Cross Club
Kingaroy BaconFest 5.000 2
Kingaroy BaconFest
Program Beasiswa Pendidikan Tinggi & Kejuruan BUMA 15.000 92
BUMA Tertiary & Trade Scholarship Program
Nebo Basketball Clinics Termin I 4.400 10
Nebo Basketball Clinics Term I
Blackwater Rugby Union Football Club – Charity Day 2025 3.000 1
Blackwater Rugby Union Football Club’s 2025 - Charity Day
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 249
Page 252
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Proyek/Wilayah/Komunitas yang Didukung melalui Layanan dan Investasi Infrastruktur Perseroan Biaya (USD) Durasi (Hari)
Project/Area/Community supported by the Company’s services and infrastructure investments Cost (USD) Duration (Days)
Sponsor AusIMM 2025 1.090 304
AusIMM Sponsorship 2025
Industry UQ MAMA BBQ 1.000 1
Industry UQ MAMA BBQ
Kompetisi FAST 4 Kesehatan Mental Moranbah Touch 2.000 1
Moranbah Touch FAST 4 Mental Health Competition
Stanwell Charity Open Day 2.500 1
Stanwell Charity Open Day
Sponsor Festival Warba Wangarunya 1.500 1
Sponsorship Warba Wangarunya Carnival
South Burnett Rugby League (Beyond the Nest) 3.000 3
South Burnett Rugby League (Beyond the Nest)
Donasi Tas Ransel – South Burnett Rugby League (Beyond the Nest) 4.000 3
Donation backpacks - South Burnett Rugby League (Beyond the Nest)
Bingkisan Natal – CTC South Burnett 2.800 1
Christmas Hampers - CTC South Burnett
Nebo Basketball Clinics Termin II 3.600 8
Nebo Basketball Clinics Term II
Nebo Basketball Clinics Termin II – Donasi Botol Minum 965 8
Nebo Basketball Clinics Term II - Sports Bottles Donation
Braking the Cycle – PCYC* 10.000 365
Braking the cycle - PCYC*
Total 105.592,27 914
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT KEY COMMUNITY DEVELOPMENT
UTAMA TAHUN 2025 [GRI 203-2] [GRI 413-1] PROGRAMS OF 2025 [GRI 203-2] [GRI 413-1]
Perseroan tetap berkomitmen terhadap pembangunan The Company remains committed to sustainable
berkelanjutan melalui berbagai program berdampak development through a range of impactful programs
yang dirancang untuk menjawab kebutuhan lokal, designed to address local needs, enhance educational
meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, opportunities, and promote economic empowerment.
serta mendorong pemberdayaan ekonomi. Melalui Through collaborations with educational institutions,
kolaborasi dengan institusi pendidikan, instansi government agencies and industry partners, the
pemerintah, dan mitra industri, Perseroan berhasil Company successfully implemented projects that
melaksanakan berbagai inisiatif yang menjembatani bridged skill gaps, supported vocational training, and
kesenjangan keterampilan, mendukung pendidikan improved the overall quality of life in the communities
vokasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat where it operates. These efforts underscore the
di wilayah operasional. Upaya ini menegaskan Company’s commitment to create lasting, positive
komitmen Perseroan dalam menciptakan perubahan changes and contribute to the holistic development of
positif yang berkelanjutan serta mendukung its operational regions.
pembangunan sosial yang menyeluruh di wilayah
operasionalnya.
Seiring dengan kegiatan filantropi, Perseroan Along with its philanthropic activities, the Company
menerapkan pendekatan pengembangan masyarakat adopted a more focused approach to community
yang lebih terarah dengan memfokuskan program development by concentrating on four key themes:
pada empat tema utama, yaitu Pendidikan dan Education & Health, Economic Development,
Kesehatan, Pengembangan Ekonomi, Infrastruktur Infrastructure & Environment and Socio-Cultural
dan Lingkungan, serta Sosial, Budaya, dan & Religious. This strategic focus was designed to
Keagamaan. Fokus strategis ini ditetapkan untuk maximize positive impacts for local communities by
memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat addressing their critical social needs and creating
dengan menjawab kebutuhan sosial yang paling sustainable value.
krusial serta menciptakan nilai yang berkelanjutan.
250 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 253
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Inisiatif di bidang pendidikan mencakup pemberian Education initiatives included scholarships, improved
beasiswa, penyempurnaan kurikulum sekolah vokasi learning curriculum of vocational schools to align
agar selaras dengan kebutuhan industri, penyediaan with industry requirement, providing learning
sarana pembelajaran, serta dukungan bagi tenaga infrastructure and teachers support, while Economic
pendidik. Sementara itu, program pengembangan Development programs focused on supporting local
ekonomi difokuskan pada penciptaan lapangan kerja jobs and entrepreneurship. The infrastructure is
lokal dan penguatan kewirausahaan masyarakat. aimed to support the local economic development
Program infrastruktur diarahkan untuk mendukung through local infrastructure development, while the
pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembangunan socio-cultural development is aimed to fostering and
dan peningkatan infrastruktur dasar, sedangkan preserve local culture and wisdom.
program sosial, budaya, dan keagamaan ditujukan
untuk melestarikan budaya serta kearifan lokal.
Setiap inisiatif dipetakan berdasarkan dampaknya, Each initiative was mapped to its impact, allowing
sehingga Perseroan dapat mengukur efektivitas the Company to measure effectiveness and ensure
program serta memastikan keselarasan dengan alignment with community needs. By concentrating
kebutuhan masyarakat. Dengan memfokuskan upaya on education and livelihood, the Company not only
pada pendidikan dan mata pencaharian, Perseroan contributed to the welfare of local communities but also
tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan supported long-term socio-economic development.
kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung By integrating these diverse approaches, the roadmap
pembangunan sosial-ekonomi jangka panjang. aims to strategically guide the Company’s social
Melalui pendekatan terintegrasi ini, peta jalan initiatives, to ensure that they can create sustainable,
dampak sosial Perseroan dirancang untuk memandu scalable impact to achieve the Company’s ambition
pelaksanaan inisiatif sosial secara strategis, guna of positively impacting over one million lives by 2050.
memastikan terciptanya dampak yang berkelanjutan
dan dapat ditingkatkan skalanya, sejalan dengan
ambisi Perseroan untuk memberikan dampak positif
kepada lebih dari satu juta jiwa pada tahun 2050.
Pendidikan & Kesehatan [GRI 203-2] Education & Health [GRI 203-2]
Perseroan memberikan perhatian yang tinggi pada The Company places a strong emphasis on education
pendidikan dan kesehatan dengan mengakui keduanya and health, recognizing them as fundamental human
sebagai hak asasi manusia yang fundamental rights and essential building blocks for thriving,
serta fondasi utama bagi terwujudnya masyarakat resilient communities. Access to quality education
yang tangguh dan berdaya saing. Akses terhadap empowers individuals with the knowledge and skills
pendidikan berkualitas membekali individu dengan needed to participate in and contribute to economic
pengetahuan dan keterampilan untuk berpartisipasi growth, while robust healthcare ensures that
dalam pertumbuhan ekonomi, sementara layanan community members can lead healthy, productive
kesehatan yang memadai memungkinkan lives. By investing in these two critical areas, the
masyarakat menjalani kehidupan yang sehat dan Company not only supports the well-being of the
produktif. Melalui investasi di dua bidang strategis communities surrounding its operations but also
ini, Perseroan mendukung kesejahteraan masyarakat helps foster long-term socio-economic development.
di sekitar wilayah operasional sekaligus mendorong
pembangunan sosial-ekonomi jangka panjang.
Di Indonesia, Perseroan mengalokasikan dana sebesar In Indonesia, the company has spent IDR 3.46
Rp3,46 miliar untuk berbagai inisiatif pendidikan billion towards education and health initiatives that
dan kesehatan. Investasi ini menghasilkan capaian positively generated outputs including 261 education
positif, antara lain 261 penerima manfaat di bidang beneficiaries, comprising scholarship recipients and
pendidikan, yang terdiri atas penerima beasiswa participants in vocational education programs, as
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 251
Page 254
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
dan peserta program pendidikan vokasi, serta ribuan well as thousands of beneficiaries from healthcare
penerima manfaat dari program layanan kesehatan and stunting prevention initiatives.
dan pencegahan stunting.
Program Utama Pendidikan di Indonesia Key Education Programs in Indonesia
BUMA SCHOOL BUMA SCHOOL
Pertumbuhan industri pertambangan membuka The growth of the mining industry presents significant
peluang kerja yang signifikan bagi generasi muda. employment opportunities for the younger generation.
Namun, tanpa persiapan kompetensi yang memadai, However, without adequate competency preparation,
peluang tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara these opportunities cannot be fully realized. A gap
optimal. Kesenjangan antara kurikulum pendidikan between vocational education curricula and industry
vokasi dan kebutuhan industry, yang mencakup requirements, covering technical skills, occupational
keterampilan teknis, keselamatan kerja, dan soft safety, and soft skills, limits graduates’ access
skills, masih menjadi hambatan bagi lulusan untuk to quality jobs. To support this, BUMA has been
memperoleh pekerjaan yang layak. Untuk menjawab implementing a dedicated vocational partnership
tantangan tersebut, BUMA mengembangkan inisiatif initiative, collaborating with 17 Vocational High
kemitraan pendidikan vokasi dengan menggandeng Schools (SMKs) throughout Indonesia. Since 2024,
17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di berbagai the BUMA School program has been run by BIRU, the
wilayah Indonesia. Sejak tahun 2024, program BUMA Company’s dedicated social impact-scaling entity,
School dikelola oleh BIRU, entitas Perseroan yang through its virtual vocational school program.
berfokus pada perluasan dampak sosial, melalui
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
program sekolah vokasi virtual.
Pada tahun 2025, program ini difokuskan pada The 2025 program focused on developing entry-
pengembangan kompetensi mekanik tingkat dasar level mechanical competencies through structured
melalui pembelajaran terstruktur berbasis industri, industry-based learning. This includes initial
yang mencakup pelatihan awal, penguatan literasi, training, literacy development, classroom learning
pembelajaran dan evaluasi di kelas, serta on-the- and evaluation, and on-the-job training (OJT) with
job training (OJT) dengan penugasan lapangan field assignments and performance assessments.
dan penilaian kinerja. Program ini dilaksanakan The program is implemented in partnership with any
bekerja sama dengan berbagai SMK dengan tujuan vocational high school (SMKs), aiming to produce
menghasilkan lulusan yang siap kerja, kompeten, graduates who are work-ready, competent, and
dan selaras dengan standar industri pertambangan. aligned with mining industry standards. Beyond
Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia enhancing the quality of local human resources, the
lokal, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat initiative is expected to have long-term benefits,
jangka panjang berupa peningkatan produktivitas including increased industrial productivity, reduced
industri, pengurangan kesenjangan kompetensi, serta competency gaps, and strengthened BIRU’s role in
penguatan peran BIRU dalam pengembangan talenta sustainable talent development.
berkelanjutan.
Lulusan yang bergabung dengan BUMA melalui proses Graduates who join BUMA through the recruitment
rekrutmen selanjutnya memperoleh dukungan melalui process are further supported by a structured,
program pengembangan berbasis kompetensi sesuai competency-based development program tailored to
minat, yaitu Basic Operator atau Basic Mechanic. their interests—Basic Operator or Basic Mechanic.
Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan These training courses are designed to upskill non-
keterampilan tenaga kerja belum terampil di lokasi skilled workers at BUMA sites and are also open to
operasional BUMA, serta terbuka bagi lulusan SMA/ graduates from general high schools or equivalent
SMK atau sederajat. Pada tahun 2025, sebanyak institutions. In 2025, a combined total of 440
440 peserta telah mengikuti Program BUMA School people have participated in either BUMA School
maupun program Basic Operator dan Basic Mechanic, program or the Basic Operator and Basic Mechanic
252 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 255
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
sehingga memperoleh keterampilan praktis dan program, providing them with the practical skills and
sertifikasi yang mendukung transisi mereka ke dunia credentials needed to transition into the workforce
kerja. with confidence.
Program Pendidikan dan Kesehatan Key Education & Health Programs in
Utama di Australia Australia
Program Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Kejuruan Tertiary & Trade Scholarship Program
BUMA Australia meluncurkan Program Beasiswa BUMA Australia launched the Tertiary & Trade
Pendidikan Tinggi dan Kejuruan untuk meningkatkan Scholarship Program to improve access to tertiary
akses terhadap pendidikan tinggi dan vokasi bagi and vocational education for students from rural
pelajar dari komunitas perdesaan, termasuk Nebo, communities, including Nebo, Clarke Creek, Belyando,
Clarke Creek, Belyando, Mount Coolon, serta wilayah Mt Coolon and the wider Capricornia region.
Capricornia secara lebih luas.
Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Delivered in partnership with the Isolated Children’s
Isolated Children’s Parents’ Association (ICPA) Parents’ Association (ICPA) Queensland, the program
Queensland, dengan memberikan enam beasiswa awarded six one-off scholarships of AUD 2,500 each
satu kali masing-masing sebesar AUD 2.500 for Semester 2, 2025. The initiative directly supported
untuk Semester 2 Tahun 2025. Inisiatif ini secara six rural students, helping reduce barriers associated
langsung mendukung enam pelajar dari daerah with geographic isolation and contributing to long-
terpencil, membantu mengurangi hambatan akibat term community development through enhanced
keterbatasan geografis, serta berkontribusi pada skills and future workforce participation.
pembangunan masyarakat jangka panjang melalui
peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja di masa
depan.
Dukungan terhadap Keterlibatan Pemuda di Supporting Youth Engagement in Blackwater
Blackwater
BUMA Kemitraan BUMA Australia dengan PCYC BUMA Australia’s partnership with PCYC Blackwater
Blackwater mencerminkan komitmen Perseroan demonstrates its commitment to youth wellbeing
terhadap kesejahteraan pemuda dan ketangguhan and community resilience. In addition to supporting
komunitas. Selain mendukung program Braking the the Braking the Cycle program—where employees
Cycle—di mana karyawan Perseroan berperan sebagai volunteer as driving mentors—BUMA expanded its
relawan mentor mengemudi—pada tahun 2025 BUMA involvement in 2025 to include the Drop-In and After
memperluas dukungannya melalui program Drop-In Dark initiatives, providing safe and structured sports
dan After Dark. Program-program ini menyediakan and recreational activities for young people. More
kegiatan olahraga dan rekreasi yang aman, terstruktur, than 30 participants benefited from these programs
dan positif bagi generasi muda, dengan lebih dari 30 in 2025.
peserta memperoleh manfaat sepanjang tahun 2025.
Inisiatif tersebut turut mendukung keluarga serta The initiative supports families and strengthens
memperkuat kohesi sosial di komunitas Blackwater. community cohesion in Blackwater. BUMA also
Selain itu, BUMA juga menyelenggarakan Turnamen introduced a Pool Tournament to encourage positive
Biliar sebagai sarana mendorong interaksi positif dan engagement and connection among youth, with active
keterhubungan antar pemuda, dengan keterlibatan involvement from its Blackwater and Brisbane teams
aktif dari tim BUMA di Blackwater dan Brisbane reinforcing its people-led approach to community
yang menegaskan pendekatan investasi sosial investment.
yang berorientasi pada partisipasi langsung insan
Perseroan.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 253
Page 256
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Pengembangan Ekonomi [GRI 203-2] Economic Development [GRI 203-2]
Perseroan mengakui bahwa akses terhadap The Company recognizes that access to decent and
sumber penghidupan yang layak dan bermartabat dignified livelihoods is a fundamental human right
merupakan hak asasi manusia yang fundamental and a critical foundation for long-term community
sekaligus fondasi penting bagi kesejahteraan wellbeing. By supporting local economic development,
masyarakat dalam jangka panjang. Melalui dukungan the Company helps enable financial stability for
terhadap pengembangan ekonomi lokal, Perseroan families, creating pathways to improved quality of life
berkontribusi dalam memperkuat stabilitas keuangan and to prepare for life after mine.
keluarga, membuka peluang peningkatan kualitas
hidup, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi
kehidupan pascatambang.
Di Indonesia, Perseroan telah mengalokasikan Rp2,14 In Indonesia, the Company has contributed IDR 2.14
miliar untuk mendukung pengembangan ekonomi billion towards local economic development, with
lokal, dengan estimasi dampak positif bagi 440 an estimated positive impact on 440 job seeker
pencari kerja, 29 pelaku usaha, dan 4 petani. beneficiaries, 29 entrepreneurs, and 4 farmers.
254 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 257
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Program Utama Pengembangan Key Economic Development Programs
Ekonomi di Indonesia in Indonesia
Usaha Berbasis Komunitas Community-based Business
Program Usaha Berbasis Komunitas berfokus pada The Company’s Community-Based Business
penguatan ekonomi lokal melalui peningkatan programme focuses on strengthening local economic
kapasitas usaha kolektif, usaha mikro, kecil, dan activity by supporting MSMEs and community-based
menengah (UMKM), serta pengembangan potensi enterprises. The approach is practical, centred on
ekonomi berbasis komunitas dan wilayah. Intervensi providing basic infrastructure, improving market
dilakukan melalui penyediaan ruang usaha, fasilitasi access, and supporting group-based business
akses pasar, serta penguatan kegiatan ekonomi activities that are managed directly by local
berbasis kelompok. communities.
Dukungan Modal UMKM MSME Capital Support
Program ini memfasilitasi 21 UMKM untuk memperoleh In 2025, the Company supported 21 MSMEs through
dukungan permodalan serta berpartisipasi dalam capital assistance and facilitated their participation
pameran dan kanal pemasaran, dengan tujuan in expos and other marketing channels to improve
memperluas akses pasar dan meningkatkan visibilitas product visibility and access to broader markets.
produk UMKM di tingkat lokal dan regional.
Penyediaan Gerai Produk UMKM di Ruang Publik Provision of MSME Product Outlets in Public Spaces
Dukungan terhadap 50 UMKM melalui penyediaan This was complemented by the provision of permanent
gerai permanen atau semi permanen sebagai sarana and semi-permanent booths for 50 MSMEs in public
promosi dan penjualan, sehingga UMKM dapat spaces, enabling them to operate from more stable
beroperasi di ruang usaha yang lebih representatif and designated selling locations.
dan berkelanjutan.
Program Wifepreneur Wifepreneur Program
Program pemberdayaan kewirausahaan yang The Company also continued the Wifepreneur
berfokus pada perempuan dengan menyasar Program, which focuses on women-led MSMEs
kelompok UMKM perempuan untuk memperkuat to strengthen household income. Building on the
peran ekonomi keluarga dan komunitas. Program ini previous year’s initiative, around 15 MSMEs are
merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun sebelumnya, currently supported through a dedicated outlet at
di mana Perseroan saat ini mendukung sekitar 15 Kalimarau Airport in Berau, East Kalimantan, providing
UMKM melalui gerai khusus di Bandara Kalimarau, a consistent platform for product sales.
Berau, Kalimantan Timur.
Pengembangan Desa Wisata dan Usaha Masyarakat Development of Tourism Villages and Local
Lokal Community Enterprises
Program pengembangan fasilitas desa wisata dan In parallel, the Company supported the development
usaha berbasis komunitas—termasuk desa wisata of tourism villages and community-based enterprises,
dan usaha masyarakat berbasis perikanan—dengan including small-scale tourism and fisheries activities.
melibatkan kelompok masyarakat desa sebagai These initiatives are managed by local community
pengelola utama. groups and are intended to build sustainable income
sources at the village level.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 255
Page 258
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Melalui inisiatif Usaha Berbasis Komunitas, Overall, these efforts are aimed at improving income
BUMA berperan sebagai katalis dalam penguatan opportunities and supporting the development of
ekonomi kolektif. Program-program ini tidak hanya local business activities through access to facilities,
mendorong peningkatan pendapatan UMKM, tetapi market channels, and practical forms of support.
juga memperkuat ekosistem usaha lokal melalui
penyediaan fasilitas, akses pasar, dan ruang ekonomi
yang dikelola langsung oleh masyarakat.
Program Pertanian Agricultural Program
Program Pertanian diarahkan untuk memperkuat The Company’s Agricultural Program focuses
ketahanan pangan dan sumber mata pencaharian on strengthening food security while supporting
berbasis agribisnis melalui dukungan kepada income generation from agriculture, livestock, and
kelompok tani, peternak, dan komunitas perikanan. aquaculture. The approach is centred on working with
farmer groups, livestock breeders, and aquaculture
communities to improve productivity and sustain
local livelihoods.
Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Economic Empowerment and Food Security
Program ini menjangkau masyarakat desa dengan In 2025, the program was implemented across multiple
memperkuat kegiatan pertanian dan peternakan regions, supporting village communities whose
sebagai sumber mata pencaharian utama. primary income depends on farming and livestock
Pelaksanaannya dilakukan pada beberapa kelompok activities. The Company worked with farmer groups
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
tani di berbagai wilayah dengan fokus pada to improve agricultural practices and increase output,
peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan. with the aim of supporting food self-sufficiency at the
community level.
Bantuan Peternakan dan Pengembangan Ternak Livestock Assistance and Village Livestock
Desa Development
Program peternakan yang melibatkan kelompok tani Support was also provided through livestock
dan peternak lokal sebagai penerima manfaat, dengan assistance programs, where local farmer and breeder
tujuan meningkatkan produksi sebagai sumber groups received inputs to help increase production
pendapatan rumah tangga yang berkelanjutan. and establish more stable sources of household
income.
Penyediaan Bibit Ikan dan Sarana Budidaya Perikanan Provision of Fish Seed and Aquaculture Facilities
Dukungan kepada kelompok pembudidaya ikan In parallel, aquaculture groups were supported
melalui penyediaan bibit ikan serta sarana dasar through the provision of fish seed and basic facilities
budidaya untuk meningkatkan hasil produksi. to improve farming outcomes and consistency of
supply.
Melalui Program Pertanian, BUMA memperkuat Overall, these initiatives are intended to strengthen
ketahanan pangan sekaligus menciptakan sumber food availability while creating more reliable income
pendapatan yang berkelanjutan. Inisiatif ini streams for communities, particularly in areas with
berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi rumah strong potential in agriculture, livestock, and fisheries.
tangga dan desa, khususnya di wilayah dengan
potensi pertanian, peternakan, dan perikanan yang
kuat.
256 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 259
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Pengembangan Kompetensi Tenaga Workforce Competency Development
Kerja
Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja merupakan The Company’s Workforce Competency Development
investasi BUMA dalam peningkatan kualitas sumber program focuses on improving the quality of local
daya manusia untuk mempersiapkan masyarakat human resources to better prepare communities
menghadapi peluang kerja maupun kewirausahaan for employment and small business opportunities.
mandiri. Program ini mencakup pelatihan teknis, The approach combines technical, vocational, and
vokasi, dan kewirausahaan. entrepreneurship training, with an emphasis on
practical skills that can be applied directly in the local
job market.
Pelatihan Pengelasan (SMAW 4G dan 5G) Welding Training (SMAW 4G and 5G)
Program pelatihan teknis yang dilaksanakan bekerja In 2025, the Company implemented a range of training
sama dengan balai latihan kerja dan institusi terkait, programmes in collaboration with vocational training
melibatkan puluhan peserta yang mengikuti pelatihan centres and relevant institutions. This included
pengelasan bersertifikat. certified welding training (SMAW 4G and 5G), attended
by dozens of participants to build technical skills
aligned with industry needs.
Program Pelatihan Keterampilan dan Kewirausahaan Skills and Entrepreneurship Training Program
(JIKAMAKA) (JIKAMAKA)
Program berskala besar yang menjangkau sekitar The Company also continued the Skills and
±2.500 peserta, mencakup pelatihan keterampilan Entrepreneurship Training Program (JIKAMAKA) in
kerja dan kewirausahaan untuk meningkatkan South Kalimantan, which reached approximately
kesiapan kerja dan kemandirian ekonomi. 2,500 participants. The program covered both job
readiness and basic entrepreneurship, aimed at
supporting participants in entering the workforce or
starting small businesses.
Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Motorcycle Mechanic Training
A Program pelatihan vokasi bagi 10 peserta, dengan Additional vocational training included motorcycle
fokus pada keterampilan teknis yang memiliki potensi mechanic training for 10 participants and barber shop
serapan tenaga kerja lokal yang tinggi. training for 6 participants.
Pelatihan Usaha Barbershop Barbershop Business Training
Program pelatihan berbasis jasa yang melibatkan These programmes were selected based on their
6 peserta, dirancang untuk mengembangkan relevance to local demand and their potential to
keterampilan praktis yang dapat segera diterapkan support immediate employment or self-employment.
untuk usaha mandiri di masyarakat.
Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja Overall, these efforts are intended to improve
memperkuat kapasitas sumber daya manusia lokal workforce readiness and support income generation,
agar adaptif terhadap kebutuhan pasar tenaga kerja either through job placement or small-scale business
dan peluang usaha. Program ini menjadi fondasi activities.
penting bagi mobilitas ekonomi, baik melalui
penempatan kerja maupun pengembangan usaha
mandiri.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 257
Page 260
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Dukungan terhadap Kegiatan Ekonomi Support for Community Economic
Masyarakat Activities
Tema Dukungan terhadap Kegiatan Ekonomi The Company supports community economic
Masyarakat berfokus pada penguatan langsung activities by focusing on how local economies
aktivitas ekonomi desa dan komunitas melalui function on a day-to-day basis. The programme
pembangunan partisipatif, penguatan kelembagaan, is designed to keep these activities running while
serta dukungan operasional bagi inisiatif ekonomi gradually strengthening the structures that support
lokal. them, such as village institutions and community-led
initiatives.
Pembangunan Desa Partisipatif Participatory Village Development
Dilaksanakan di beberapa desa, antara lain Desa During 2025, the Company worked with several
Gunung Riut, Desa Dahai, Desa Lamida Bawah, villages, including Gunung Riut, Dahai Village, Lamida
Desa Mangkayahu, dan Desa Sungai Ketapi, dengan Bawah Village, Mangkayahu Village, and Sungai
melibatkan seluruh masyarakat desa sebagai Ketapi Village, using a participatory approach.
penerima manfaat utama. Communities were involved in identifying priorities
and implementing activities that reflect local
economic conditions and needs.
Pengendalian Inflasi Daerah melalui Pasar Murah Regional Inflation Control through Affordable Markets
Programs Program yang menyasar masyarakat Support was also provided through affordable market
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
umum untuk menjaga daya beli dan akses terhadap programmes, aimed at helping communities access
kebutuhan pokok di tingkat komunitas. basic goods at more stable prices.
Penguatan Kelembagaan Koperasi Desa Strengthening Village Cooperative Institutions
Kegiatan peningkatan kapasitas bagi pengelolaan This was complemented by capacity-building for
koperasi desa untuk memperbaiki tata kelola dan village cooperatives, with a focus on improving basic
memperkuat peran koperasi dalam ekonomi lokal. governance and day-to-day management so they can
play a more active role in local economic activity.
Melalui dukungan terhadap kegiatan ekonomi Taken together, these efforts are intended to keep local
masyarakat, BUMA menjaga kesinambungan dan economies functioning while gradually improving their
ketahanan ekonomi lokal. Program-program ini tidak resilience through stronger community participation
hanya membangun fondasi jangka panjang melalui and more effective local institutions.
pembangunan desa partisipatif dan penguatan
kelembagaan, tetapi juga memastikan aktivitas
ekonomi sehari-hari di komunitas tetap berjalan
secara efektif melalui dukungan operasional yang
berkelanjutan.
258 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 261
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Pengembangan Infrastruktur dan Infrastructure and Environmental
Lingkungan [GRI 203-2] Development [GRI 203-2]
Dalam pilar Pengembangan Infrastruktur dan Under the Infrastructure & Environmental Development
Lingkungan, BUMA melaksanakan pembangunan pillar, BUMA implemented the construction and
dan peningkatan infrastruktur dasar serta layanan improvement of basic infrastructure and public
publik, termasuk fasilitas kesehatan, akses air bersih, services such as healthcare facilities, access to clean
serta berbagai inisiatif konservasi lingkungan dan water, as well as various environmental conservation
penanganan bencana. Total investasi pada program- and disaster response initiatives. The investment in
program tersebut mencapai sekitar Rp5,22 miliar, the related programs is approximately IDR 5.22 billion,
menjadikannya salah satu pilar investasi terbesar representing one of the largest investment pillars in
pada tahun 2025. 2025.
Program Utama Pengembangan Infrastruktur dan Key Infrastructure and Environmental Development
Lingkungan di Indonesia Programs in Indonesia
Akses Jalan dan Konektivitas Masyarakat Road Access and Community Connectivity
Komponen terbesar dalam pilar infrastruktur The largest component within the infrastructure pillar
adalah pembangunan dan rehabilitasi jalan, was road construction and rehabilitation, accounting
yang menyumbang sekitar 64% dari total belanja for approximately 64% of total infrastructure
infrastruktur dan dilaksanakan melalui 11 inisiatif. expenditures and delivered through 11 separate
Proyek utama mencakup pembangunan sekitar 14 initiatives. The main project involved the construction
km akses jalan desa yang menghubungkan dua of approximately 14 km of village road access
desa Ring 1, yaitu Desa Karukus – Desa Manis di connecting two Ring-1 villages (Karukus Village –
Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Inisiatif ini Manis Village) in Kapuas Regency, Central Kalimantan.
dirancang untuk memperkuat konektivitas harian, This initiative was designed to strengthen everyday
meningkatkan akses terhadap layanan esensial, serta connectivity, enhance access to essential services,
mendukung pergerakan barang dan logistik desa. and facilitate the movement of goods and village
Selain itu, berbagai kegiatan rehabilitasi jalan dan logistics.In addition, various road rehabilitation and
peningkatan akses transportasi—termasuk jembatan transportation access improvements, including
dan jalur penghubung utama—dilaksanakan di bridges and key connecting routes, were implemented
sejumlah lokasi. Upaya ini meningkatkan kualitas across several locations. These efforts upgraded
jalan desa dan koridor komunitas, khususnya akses village roads and community corridors, particularly
masuk utama desa, sehingga memperbaiki mobilitas main village entry roads, improving mobility for
masyarakat, petani, dan pelaku usaha kecil. Dengan residents, farmers and small businesses. By
peningkatan infrastruktur transportasi, Perseroan enhancing transport infrastructure, the Company
turut mempercepat arus barang dan manusia, helps accelerate the flow of people and goods,
membuka akses pasar, serta berkontribusi pada unlock market access and contribute to broader local
pengembangan ekonomi lokal secara lebih luas. economic development.
Akses Air Bersih dan Layanan Utilitas Dasar Access to Clean Water and Basic Utility Services
BUMA meningkatkan akses air bersih melalui enam BUMA advanced access to clean water through six
inisiatif yang ditargetkan, dengan total investasi targeted initiatives, with a total investment of IDR
sebesar Rp298.880.000. Program-program ini 298,880,000. These efforts focused on strengthening
berfokus pada penguatan infrastruktur utilitas air water utility infrastructure and expanding service
serta perluasan sambungan layanan ke komunitas connections to underserved communities.
yang belum terlayani secara memadai.
Salah satu inisiatif mencakup pemasangan One initiative involved the installation of household
sambungan air rumah tangga dan jaringan perpipaan water connections and pipeline networks in
bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum collaboration with the local water utility (PDAM),
(PDAM) setempat, yang memberikan manfaat bagi benefiting 139 households. The Company also
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 259
Page 262
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
139 rumah tangga. Selain itu, Perseroan mendukung supported the development of community-level water
pembangunan fasilitas penampungan air skala storage facilities and improvements to clean water
komunitas serta peningkatan infrastruktur air bersih infrastructure. These initiatives will help to improve
lainnya. Inisiatif ini berkontribusi pada peningkatan public health quality, reduce the risk of waterborne
kualitas kesehatan masyarakat, pengurangan risiko diseases and strengthen community resilience,
penyakit berbasis air, serta penguatan ketahanan especially in areas requiring support for basic utilities
masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan infrastructure.
dukungan infrastruktur utilitas dasar.
Penguatan Infrastruktur Kesehatan dan Layanan Strengthening Healthcare Infrastructure & Community
Kesehatan Masyarakat Health Services
BUMA mengalokasikan dana sebesar Rp201.550.000 BUMA allocated IDR 201,550,000 across 10 initiatives
untuk 10 inisiatif guna meningkatkan infrastruktur to enhance healthcare infrastructure in communities
layanan kesehatan di masyarakat sekitar wilayah surrounding its operational areas. The support
operasionalnya. Dukungan tersebut terutama primarily included the procurement and rehabilitation
mencakup pengadaan dan rehabilitasi fasilitas of healthcare facilities, such as community health
kesehatan, seperti pusat kesehatan masyarakat centers (puskesmas), as well as the provision of
(puskesmas), serta penyediaan peralatan medis dan medical equipment and other essential infrastructure
infrastruktur penting lainnya untuk meningkatkan to improve service delivery. These efforts contribute
kualitas layanan. Upaya ini berkontribusi pada to strengthening access to and the quality of basic
peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan healthcare services, particularly in areas where
dasar, khususnya di wilayah yang masih memerlukan infrastructure enhancements are needed to better
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
penguatan infrastruktur untuk melayani masyarakat serve local communities.
secara lebih optimal.
Dukungan Program Lingkungan dan Penanggulangan Supporting Environmental Programs and Disaster
Bencana Management
BUMA juga memberikan perhatian pada inisiatif BUMA also places emphasis on disaster response
tanggap bencana untuk memperkuat ketahanan initiatives to strengthen community resilience and
masyarakat dan meningkatkan kesiapsiagaan enhance emergency preparedness in affected areas.
darurat. Selama periode pelaporan, Perseroan During the reporting period, the Company allocated
mengalokasikan Rp174.820.000 untuk dukungan IDR 174,820,000 for Disaster Management Support
penanggulangan bencana melalui sejumlah through several programs focused on emergency
program yang berfokus pada penguatan kapasitas response capacity and disaster preparedness within
tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana di its operational areas and other impacted regions.
wilayah operasional maupun wilayah terdampak This support included the provision of rescue boats
lainnya. Dukungan tersebut mencakup penyediaan and related equipment to improve rapid response
perahu penyelamat dan peralatan pendukung guna capabilities.
meningkatkan kecepatan respons darurat.
Di luar wilayah operasional, BUMA melaksanakan Beyond its operational areas, BUMA also implemented
program “BUMA Peduli Bencana Sumatera” yang the “BUMA Peduli Bencana Sumatera” program,
dikoordinasikan oleh Kantor Pusat sebagai respons coordinated by the Head Office, in response to
terhadap banjir dan tanah longsor di Sumatra. Melalui flooding and landslides in Sumatra. Through this
inisiatif ini, Perseroan menyalurkan bantuan senilai initiative, the Company distributed relief assistance
Rp316.885.338, baik dalam bentuk tunai maupun totaling IDR 316,885,338, comprising both cash and
non-tunai, untuk memenuhi kebutuhan mendesak in-kind contributions to address the immediate needs
masyarakat terdampak. of affected communities.
Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat This support is aimed at facilitating early post-
pemulihan pascabencana, memenuhi kebutuhan disaster recovery, fulfilling the basic needs of affected
260 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 263
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
dasar masyarakat terdampak, serta memperkuat communities, and reinforcing the Company’s role in
peran Perseroan dalam respons kemanusiaan lintas cross-regional humanitarian response. The initiative
wilayah. Program ini berkontribusi pada peningkatan contributes to faster response times, reduced
kecepatan respons, pengurangan risiko bencana, serta disaster risks, and minimized potential loss of life and
minimisasi potensi kehilangan jiwa dan harta benda. property. Beyond immediate emergency response,
Di luar respons darurat, inisiatif ini juga memperkuat the program also reinforces community resilience,
ketahanan masyarakat, mendorong kolaborasi dengan fosters collaboration between the Company and local
pemerintah daerah, serta meningkatkan kepercayaan authorities, and strengthens trust and social cohesion
dan kohesi sosial di wilayah operasional. within the operational area.
Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan Socio-cultural & Religious Support [GRI 203-
[GRI 203-2] 2]
Pilar Sosial, Budaya, dan Keagamaan mencerminkan The Socio-Cultural & Religious pillar reflects the
dukungan Perseroan terhadap kegiatan sosial, Company’s support for social, cultural, religious,
budaya, keagamaan, olahraga, dan kemanusiaan. sports, and humanitarian activities. In 2025, programs
Pada tahun 2025, program-program dalam kategori under this category reached more than 6,400
ini menjangkau lebih dari 6.400 penerima manfaat, beneficiaries, including community service initiatives
termasuk kegiatan pengabdian masyarakat dan and disaster response activities.
respons bencana.
Dalam kerangka Theory of Change (ToC), inisiatif Within the Theory of Change (ToC) framework,
sosial dan budaya berperan penting dalam menjaga social and cultural initiatives play an important role
hubungan yang harmonis antara Perseroan dan in maintaining harmonious relationships between
masyarakat sekitar, yang menghasilkan penguatan the Company and local communities, resulting in
kohesi sosial serta peningkatan Social License to outcomes such as strengthened social cohesion
Operate (SLO) bagi BUMA. and an enhanced Social License to Operate (SLO) for
BUMA.
Program Utama Dukungan Sosial, Budaya, dan Key Socio-Cultural & Religious Support Programs in
Keagamaan di Australia australia
Keterlibatan Masyarakat First Nations [GRI 203-2] First Nations Engagement [GRI 203-2]
BUMA Australia berkomitmen untuk menciptakan BUMA Australia is committed to fostering a workplace
lingkungan kerja di mana individu dan komunitas where people and communities can grow and thrive
dapat tumbuh dan berkembang bersama. Perseroan together. The Company creates long-term value for
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat local communities by prioritizing local employment,
lokal melalui prioritas pada penyerapan tenaga kerja sourcing goods and services from regional
lokal, pengadaan barang dan jasa dari pemasok suppliers, providing sponsorships and donations,
regional, pemberian sponsorship dan donasi, serta and establishing meaningful partnerships with the
pembentukan kemitraan yang bermakna dengan communities in which it operates. Central to this
komunitas di wilayah operasional. Komitmen commitment is the Company’s engagement with
ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif dengan First Nations communities, guided by the Company’s
komunitas First Nations, yang dipandu oleh First First Nations Peoples Policy and First Nations Affairs,
Nations Peoples Policy dan strategi First Nations which promotes the respectful inclusion of First
Affairs Perseroan, guna mendorong inklusi yang Nations people across its operations.
saling menghormati di seluruh operasional.
Strategi First Nations Affairs Perseroan didasarkan The Company’s First Nations Affairs strategy is
pada tiga prinsip utama, yaitu rasa hormat, founded on three key principles: respect, relationship-
pembangunan hubungan, dan pembangunan yang building, and inclusive development. These principles
inklusif. Prinsip-prinsip ini menjadi panduan dalam guide the Company’s efforts to educate and
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 261
Page 264
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
upaya Perseroan untuk mengedukasi dan mendukung support businesses in engaging with First Nations
dunia usaha dalam berinteraksi dengan komunitas communities, foster strong internal and external
First Nations, membangun hubungan internal dan relationships, and create employment and enterprise
eksternal yang kuat, serta menciptakan peluang opportunities for Indigenous peoples. Through
kerja dan usaha bagi masyarakat adat. Melalui collaboration with employees, local communities, and
kolaborasi dengan karyawan, komunitas lokal, dan First Nations groups, BUMA Australia strives to make
kelompok First Nations, BUMA Australia berupaya a positive impact via open communication, ongoing
memberikan dampak positif melalui komunikasi community engagement, participation in local
terbuka, keterlibatan komunitas yang berkelanjutan, events, and responsive support for community-led
partisipasi dalam kegiatan lokal, serta dukungan yang initiatives—always with a deep respect for the culture,
responsif terhadap inisiatif yang dipimpin komunitas, rights, and aspirations of First Nations peoples.
dengan tetap menjunjung tinggi budaya, hak, dan
aspirasi masyarakat First Nations.
BUMA Blackwater – Perayaan NAIDOC Week 2025 BUMA Blackwater – Celebrating NAIDOC Week 2025
Pada Juli 2025, tim BUMA Blackwater bergabung In July 2025, the BUMA Blackwater team joined the
dengan komunitas Blackwater dalam merayakan Blackwater community in celebrating NAIDOC Week,
NAIDOC Week, yang menandai 50 tahun penghormatan marking 50 years of honoring Indigenous voices,
terhadap suara, budaya, dan ketangguhan masyarakat cultures, and resilience. For the sixth consecutive
adat. Untuk tahun keenam berturut-turut, BUMA year, BUMA Blackwater contributed to the planning
Blackwater berkontribusi dalam panitia perencanaan, committee, supporting a celebration that recognizes
mendukung perayaan yang mengakui sejarah, the histories, cultures, and achievements of Aboriginal
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
budaya, dan pencapaian masyarakat Aboriginal dan and Torres Strait Islander peoples.
Torres Strait Islander.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 800 anggota The event brought together over 800 community
komunitas, karyawan BUMA, dan pelaku usaha members, BUMA team members, and local businesses
lokal di Blackwater Lions Park. Para tetua adat at Blackwater Lions Park. Local Elders shared stories,
berbagi kisah, disertai upacara pengibaran bendera, and the program included a flag-raising ceremony,
pemotongan kue, serta pertunjukan musik oleh Edgar cake cutting, and a live performance by musician
Conlan. Berbagai stan, pameran, dan jamuan bersama Edgar Conlan. Stalls, displays, and shared meals
mendorong interaksi serta keterlibatan komunitas, encouraged community connection and engagement,
menciptakan ruang yang hidup untuk perayaan, creating a vibrant space for celebration, learning, and
pembelajaran, dan pertukaran budaya. cultural exchange.
Melalui kegiatan tahunan ini, BUMA Blackwater Through this annual event, BUMA Blackwater
menegaskan komitmennya dalam mendukung reinforces its commitment to supporting Indigenous
komunitas adat, meningkatkan kesadaran budaya, communities, fostering cultural awareness, and
dan memperkuat kohesi sosial di wilayah tersebut. strengthening social cohesion in the region.
MEMPERLUAS DAMPAK MASYARAKAT SCALING COMMUNITY IMPACT THROUGH
MELALUI BIRU BIRU
PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) diluncurkan PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) was launched in
pada April 2023 sebagai Perseroan sosial untuk April 2023 as a social enterprise to bridge the gap
menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan between education and industry and create access
dan industri serta membuka akses terhadap peluang to quality employment opportunities. As a distinct
kerja yang berkualitas. Sebagai entitas tersendiri, BIRU entity, BIRU embodies The Company’s commitment
mencerminkan komitmen Perseroan terhadap prinsip to ESG principles and aims to expand reach beyond
ESG dan bertujuan memperluas dampak di luar sektor the mining sector to support government initiatives
262 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 265
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
pertambangan untuk mendukung inisiatif pemerintah in reducing unemployment rate, particularly amongst
dalam menurunkan tingkat pengangguran, khususnya youth.
di kalangan generasi muda.
Dengan fokus pada pendidikan vokasi, inovasi Focusing on vocational education, circular economy
ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat, innovation, and community empowerment, BIRU
BIRU membekali generasi muda dan komunitas equips young people and communities with essential
dengan keterampilan dan sertifikasi yang relevan, skills and certifications, partners with universities on
menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi waste recycling research, and nurtures MSMEs to
dalam riset daur ulang limbah, serta mendukung create sustainable economic opportunities.
UMKM dalam menciptakan peluang ekonomi yang
berkelanjutan.
Di tingkat nasional, BIRU memperkuat kapasitas At the national level, BIRU strengthens the capacity of
generasi muda dan tenaga kerja Indonesia melalui young people and the Indonesian workforce through
pelatihan yang sensitif terhadap gender, program gender-sensitive training, innovation mentoring
pendampingan inovasi yang selaras dengan Tujuan programs aligned with the UNGC Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan UNGC, serta partisipasi Development Goals, and active participation in policy
aktif dalam dialog kebijakan dengan kementerian, dialogue with ministries such as the Indonesian
termasuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Ministry of Migrant Worker Protection (KP2MI). These
Indonesia (KP2MI). Upaya ini memperkuat peran BIRU efforts reinforce BIRU’s role as a strategic partner in
sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber human resource development, expanding access to
daya manusia, perluasan akses terhadap pekerjaan decent work, and promoting worker protection.
layak, dan promosi perlindungan tenaga kerja.
Di tingkat internasional, BIRU mendorong kolaborasi Internationally, BIRU fosters cross-border
lintas negara melalui konferensi, forum pemuda, dan collaboration through conferences, youth forums, and
berbagai acara global yang berfokus pada pendidikan, global events focused on education, innovation, and
inovasi, dan keberlanjutan. Partisipasi dalam sustainability. Participation in the Australia-Indonesia
Australia–Indonesia Youth Association Congress Youth Association Congress 2025, New South Wales
2025, New South Wales International Education International Education Summit 2025, Indonesia-
Summit 2025, Indonesia–Australia Business Australia Business Conference 2025, Japan Building
Conference 2025, Japan Building Maintenance Expo, Maintenance Expo, and other international platforms
serta forum internasional lainnya menegaskan peran highlights BIRU’s role in sharing Indonesia’s best
BIRU dalam membagikan praktik terbaik Indonesia practices while integrating global vocational insights
sekaligus mengintegrasikan wawasan vokasi global to strengthen domestic programs.
untuk memperkuat program domestik.
Inisiatif nasional dan internasional ini selaras dengan These national and international initiatives align with
sejumlah SDGs, yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), key SDGs—SDG 4 (Quality Education), SDG 5 (Gender
SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak Equality), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth),
dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Kemitraan and SDG 17 (Partnerships for the Goals). Through a
untuk Mencapai Tujuan). Melalui pendekatan collaborative, impact-driven approach, BIRU actively
kolaboratif berbasis dampak, BIRU juga berkontribusi contributes to events such as International Women’s
aktif dalam berbagai forum seperti International Day 2025, SDG Innovation 2025, and the Philanthropy
Women’s Day 2025, SDG Innovation 2025, dan Festival Indonesia, advancing skills development and
Philanthropy Festival Indonesia, guna mendorong inclusive growth.
pengembangan keterampilan dan pertumbuhan yang
inklusif.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 263
Page 266
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Program Pelatihan Vokasi BIRU BIRU Vocational Training Program
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
BIRU menyelenggarakan Program Pelatihan Vokasi BIRU runs an innovative Virtual Vocational School
Virtual yang inovatif dengan mengombinasikan program, combining online and offline learning
pembelajaran daring dan luring untuk menjawab to address Indonesia’s skills gap. The program
kesenjangan keterampilan di Indonesia. Program focuses on developing practical industry skills, soft
ini berfokus pada pengembangan keterampilan skills, entrepreneurship capabilities, and national
industri praktis, soft skills, kewirausahaan, serta certification. This comprehensive approach ensures
sertifikasi nasional, guna memastikan penduduk that Indonesia’s working age population, particularly
usia kerja—khususnya generasi muda—memiliki youth, are well-equipped to meet evolving economic
kesiapan menghadapi tantangan ekonomi yang terus challenges while creating meaningful employment
berkembang dan memperoleh peluang kerja yang opportunities aligned with future industry needs.
bermakna sesuai kebutuhan industri masa depan.
Pada tahun 2025, BIRU bermitra dengan 6 sekolah In 2025, BIRU engages with 6 vocational school with
vokasi dengan 1.123 siswa yang berpartisipasi 1,123 students participating in various streams of
dalam berbagai jalur program pelatihan vokasi. BIRU’s vocational training. In addition, BIRU also
BIRU juga mendukung pengembangan kapasitas supports the capacity development of 48 vocational
48 guru SMK serta menyelenggarakan 6 kurikulum, school teachers, and runs 6 curriculums, which
yaitu Heavy Equipment Maintenance Mechanic, are Heavy Equipment Maintenance Mechanic,
Overhaul Mechanic, Heavy Equipment Operator, Overhaul Mechanic, Heavy Equipment Operator,
Entrepreneurship, CNC Operator, and Microsoft AI Entrepreneurship, CNC Operator, and Microsoft AI
Teach. Teach.
Kualitas program pelatihan vokasi BIRU juga The quality of BIRU vocational training is enhanced
ditingkatkan melalui kemitraan strategis dengan through strategic partnerships with educational
institusi pendidikan dan dunia usaha, yang institutions and businesses, providing practice-based
menyediakan pelatihan berbasis praktik dan peluang training and specialization opportunities.
spesialisasi.
264 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 267
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Program Pelatihan Energi Terbarukan Renewable Energy Training Program
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi Amid rapid technological advancement and growing
dan meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan awareness of environmental sustainability, renewable
lingkungan, energi terbarukan, khususnya energi energy, especially solar power, has emerged as
surya, menjadi salah satu pendorong utama a key driver in the transformation of the national
transformasi sistem energi nasional. Letak geografis energy system. Indonesia’s equatorial location
Indonesia di garis khatulistiwa memberikan potensi provides significant solar potential, with average
tenaga surya yang besar, dengan rata-rata radiasi solar radiation of 4–6 kWh/m²/day throughout
matahari sebesar 4–6 kWh/m² per hari sepanjang the year. However, this potential has yet to be fully
tahun. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya realized due to a shortage of skilled human resources
dimanfaatkan akibat keterbatasan sumber daya with professional competencies in the installation,
manusia yang memiliki kompetensi profesional dalam operation, and maintenance of photovoltaic systems.
instalasi, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem
fotovoltaik.
Keterbatasan jumlah teknisi surya terlatih tidak The limited availability of trained solar technicians not
hanya memperlambat pengembangan proyek energi only slows the deployment of clean energy projects
bersih, tetapi juga membatasi kesempatan kerja but also restricts employment opportunities and
dan pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda, economic empowerment for young people, especially
khususnya mereka yang berasal dari kelompok those from underprivileged backgrounds who have
kurang mampu. Untuk mengatasi tantangan tersebut, limited access to affordable, high-quality technical
Program Pelatihan Teknisi Panel Surya dikembangkan training. To address these challenges, the Solar
oleh BIRU sebagai inisiatif berkelanjutan, bekerja Panel Technician Training Program was developed
sama dengan sebuah yayasan berbasis crowdfunding as an ongoing initiative by BIRU, in collaboration
yang berperan sebagai mitra filantropi. Yayasan with a crowdfunding-based foundation acting as
tersebut mendukung inklusi sosial melalui pemberian a philanthropic partner. The foundation supports
beasiswa dan pendampingan bagi peserta dari latar social inclusion through scholarships and mentoring
belakang ekonomi kurang mampu. Seluruh pendanaan for participants from economically disadvantaged
program disediakan oleh Perseroan sebagai bagian backgrounds. Full funding for the program is
dari komitmen CSR dan pengembangan industri yang provided by the Company as part of its commitment
berkelanjutan, mencakup seluruh tahapan mulai dari to corporate social responsibility and sustainable
penyusunan kurikulum hingga pelatihan praktik di industry development, covering all stages from
lapangan. curriculum design to hands-on field training.
Program ini terbuka bagi pemuda berusia 18–35 The program is open to youth aged 18–35 who have
tahun yang telah menyelesaikan pendidikan SMA/ completed senior high school or vocational education
SMK atau sederajat, khususnya di wilayah DKI Jakarta (or equivalent), particularly in the DKI Jakarta
dan sekitarnya. Pada angkatan pertama, sebanyak 30 area and surrounding regions. In its first batch, 30
peserta mengikuti program ini. Selain menyiapkan students have joined the program. Beyond preparing
tenaga kerja terampil di sektor energi surya, inisiatif a skilled workforce for the solar energy sector, the
ini bertujuan memperkuat pemberdayaan ekonomi initiative aims to strengthen sustainable economic
yang berkelanjutan serta mendukung transisi energi empowerment and support an inclusive, long-term
yang inklusif dalam jangka panjang. energy transition.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 265
Page 268
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Pembelajaran Global tentang Pertambangan Global Learning in Sustainable Mining with Central
Berkelanjutan bersama Central Queensland University Queensland University (Australia)
(Australia)
Sebanyak 100 siswa dari 10 SMK binaan BIRU—yang A total of 100 students from 10 BIRU-supported
berlokasi di Jawa dan Kalimantan—telah berhasil Vocational High Schools (SMK), namely SMKN 1
menyelesaikan program Short Skills Certificate Balikpapan, SMKN 1 Blora, SMKN 1 Singosari, SMKN
(micro-credential) yang diselenggarakan oleh Central 2 Cilacap, SMKN 5 Sidrap, SMKN 6 Bandung, SMKN
Queensland University (CQU), Australia, dengan fokus Central Java, SMKS Tabalong, SMKS Warga Surakarta,
pada tema lingkungan dan keberlanjutan. Program ini and SMKN 3 Tanah Grogot, located across Java and
disampaikan sepenuhnya dalam Bahasa Indonesia Kalimantan, have successfully completed the Short
melalui platform Be Different milik CQU dan mencakup Skills Certificate (micro-credential) program offered
topik-topik utama seperti perubahan iklim, ekonomi by Central Queensland University (CQU), Australia,
sirkular, penerapan keberlanjutan dalam praktik with a focus on environmental and sustainability
sehari-hari, serta relevansinya dengan dunia kerja. themes.
Setelah menyelesaikan program, para peserta Delivered entirely in Indonesian through CQU’s Be
memperoleh sertifikat resmi dan digital badges dari Different platform, the program covers key topics
CQU yang memperkuat portofolio akademik dan including climate change, the circular economy,
profesional mereka dalam melanjutkan pendidikan practical sustainability applications, and their
maupun memasuki dunia kerja. Inisiatif ini merupakan relevance to everyday life and the world of work.
bagian dari kolaborasi strategis antara BIRU dan CQU Upon completion, participants receive official
untuk memperluas akses terhadap pembelajaran certificates and digital badges from CQU, enhancing
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
global bagi siswa pendidikan vokasi di Indonesia. their academic and professional portfolios as they
pursue further education and enter the workforce.
This initiative forms part of the strategic collaboration
between BIRU and CQU to expand access to global
learning opportunities for vocational education
students in Indonesia.
266 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 269
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Program Pelatihan Computer Numerical Control (CNC) Computer Numerical Control (CNC) Training Program
The Program Teaching Factory di SMKN 1 Ketapang, The Teaching Factory Program at SMKN 1 Ketapang,
Kota Bandung menunjukkan kapasitas pendidikan Bandung City demonstrates the capacity of vocational
vokasi dalam menyediakan pelatihan yang relevan education to deliver industry-relevant training aligned
dengan kebutuhan industri dan pasar kerja. Melalui with workforce needs. Through BIRU the program
keterlibatan aktif BIRU, program ini mencerminkan reflects a strong commitment to developing a skilled,
komitmen kuat untuk mengembangkan generasi work-ready, and competitive generation. Implemented
yang terampil, siap kerja, dan berdaya saing. Program through close collaboration among teachers,
ini dilaksanakan melalui kolaborasi erat antara guru, students, and industry partners, the initiative provides
peserta didik, dan mitra industri, serta memberikan students with hands-on exposure to real industrial
pengalaman praktik langsung kepada siswa terhadap processes, quality standards, and the critical role of
proses industri nyata, standar kualitas, serta peran innovation and sustainability in modern industry.
penting inovasi dan keberlanjutan dalam industri
modern.
Peluang Global untuk Anak Muda Indonesia Global Opportunity for Indonesian Youth - Japan
BIRU mempersiapkan tenaga kerja Indonesia untuk BIRU prepares Indonesian workers for participation
berpartisipasi dalam program Specified Skilled in Japan’s Specified Skilled Workers (SSW) program
Workers (SSW) Jepang di sektor building cleaning in the building cleaning sector by adopting Japanese
dengan mengadopsi standar kualitas dan kinerja quality and performance standards. Leveraging
Jepang. Dengan memanfaatkan besarnya populasi Indonesia’s large working-age population, BIRU
usia produktif di Indonesia, BIRU melihat peluang recognizes a significant opportunity to channel this
strategis untuk menyalurkan potensi demografis demographic potential into global career pathways.
tersebut ke dalam jalur karier global.
Inisiatif ini sejalan dengan misi BIRU untuk membekali This initiative aligns with BIRU’s mission to equip
generasi muda Indonesia dengan keterampilan young Indonesians with relevant skills and tangible
yang relevan dan akses nyata terhadap lapangan access to employment, while supporting its long-term
kerja, sekaligus mendukung tujuan jangka panjang goal of reducing youth unemployment in Indonesia by
untuk menurunkan tingkat pengangguran pemuda di at least 1% by 2035.
Indonesia setidaknya 1% pada tahun 2035.
Pada tahun 2025, BIRU menjadi mitra resmi tunggal In 2025, BIRU becomes the sole official partner of the
Japan Building Maintenance Training Center (BMTC) Japan Building Maintenance Training Center (BMTC)
di Indonesia dan mengimplementasikan secara in Indonesia and fully implements Japanese training
penuh standar pelatihan Jepang. Melalui kemitraan standards. Through this partnership, BIRU ensures
ini, kurikulum, metodologi pelatihan, serta sistem that its curriculum, training methodologies, and
penjaminan mutu BIRU diselaraskan sepenuhnya quality assurance systems are fully aligned with the
dengan kebutuhan industri perawatan bangunan di requirements of the Japanese building maintenance
Jepang. industry.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, To support this effort, BIRU operates a Training Centre
BIRU mengoperasikan Pusat Pelatihan yang that follows the Japanese training framework and
menerapkan kerangka pelatihan Jepang dan is equipped with industry-standard tools sourced
dilengkapi dengan peralatan standar industri yang directly from Japan designed to replicate real
didatangkan langsung dari Jepang. Fasilitas ini workplace conditions, enabling participants to gain
dirancang untuk mereplikasi kondisi kerja nyata, hands-on, practical experience.
sehingga peserta memperoleh pengalaman praktik
yang komprehensif.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 267
Page 270
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
Penempatan tenaga kerja selanjutnya difasilitasi Worker placement is subsequently facilitated through
melalui Perseroan Penempatan Pekerja Migran licensed Indonesian labour placement companies
Indonesia (P3MI) berizin dan organisasi pengirim (P3MI) and accredited sending organizations,
yang terakreditasi, guna memastikan kepatuhan ensuring compliance with regulatory and quality
terhadap ketentuan regulasi serta standar kualitas requirements.
yang berlaku.
BIRU Future Hub BIRU Future Hub
BIRU memperkuat komitmennya terhadap penciptaan BIRU reinforces its commitment to sustainable
lapangan kerja berkelanjutan melalui BIRU Future employment through the BIRU Future Hub, which
Hub, yang berfokus pada tiga inisiatif utama, yaitu focuses on three key initiatives: the BIRU Alumni
BIRU Alumni Community, Talent Hub, dan Program Community, Talent Hub, and Scholarship programs.
Beasiswa.
Komunitas Alumni dirancang untuk mempererat The Alumni Community is designed to strengthen
hubungan dengan lulusan pelatihan BIRU melalui relationships with BIRU training graduates through
berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan various programs that support skills development,
keterampilan, berbagi pengalaman, dan jejaring experience sharing, and professional networking.
profesional. Inisiatif utama meliputi kegiatan Key initiatives include career preparation events
persiapan karier yang memberikan panduan praktis offering practical guidance on interviews, work ethics,
terkait wawancara kerja, etika kerja, dan kesiapan and workforce readiness, fostering a collaborative
memasuki dunia kerja, serta mendorong lingkungan environment where members can share opportunities
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
kolaboratif untuk berbagi peluang dan wawasan. and insights.
Melalui Talent Hub, BIRU menghubungkan para lulusan Through the Talent Hub, BIRU connects graduates
dengan peluang kerja di berbagai sektor utama di with employment opportunities across Indonesia’s
Indonesia, termasuk pertambangan, jasa engineering, key sectors including mining, engineering services
dan teknologi informasi. Sebagian besar lulusan telah and IT. A significant proportion have secured roles with
memperoleh pekerjaan di Perseroan pertambangan leading mining companies in Indonesia, reflecting the
terkemuka di Indonesia, yang mencerminkan kuatnya strong alignment between BIRU’s training programs
keselarasan antara program pelatihan BIRU dan and industry needs.
kebutuhan industri.
Pada tahun 2025, BIRU meluncurkan Program In 2025, BIRU launched its D3/D4/S1 undergraduate
Beasiswa D3/D4/S1 bekerja sama dengan Yayasan scholarship program in partnership with Yayasan
Karya Salemba Empat (KSE), yang direncanakan Karya Salemba Empat (KSE), with plans to continue
berlanjut hingga periode 2026–2027. Program ini through 2026–2027. The program is designed to
bertujuan meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi increase access to higher education for the next
generasi muda, khususnya dari kelompok kurang generation, especially those from underprivileged
mampu. Selain menghasilkan lulusan berkualitas, communities. This program not only aims to produce
program ini juga diarahkan untuk membentuk calon quality graduates, but also to build a future generation
pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi of leaders who can contribute to Indonesia’s economic
terhadap transformasi ekonomi dan sosial Indonesia. and social transformation.
268 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 271
APPENDIX LAMPIRAN 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 269
Page 272
Formulir Umpan Balik
Feedback Form
Kami menganggap suara para pemangku We consider the voice of our stakeholders as a vital
kepentingan sebagai bagian penting dalam mengukur part in measuring the success of sustainability-
keberhasilan transformasi keberlanjutan. Hal ini focused transformation. This extends to what our
termasuk pendapat pemangku kepentingan terhadap stakeholders think of our sustainability reporting.
pelaporan keberlanjutan kami. Oleh karena itu, untuk Therefore, in order for us to improve the quality of
meningkatkan kualitas laporan di masa mendatang, future reports, we would like to ask our stakeholder
kami ingin mengajukan pertanyaan-pertanyaan the following questions:
berikut kepada para pemangku kepentingan:
Pertanyaan Ya Tidak
Question Yes No
Laporan ini memberikan informasi yang berguna
This report provides useful information
Isi Laporan ini mudah dipahami
This report is easy to understand
Laporan ini mendorong Anda untuk
berkontribusi pada kinerja
This report has encouraged you to contribute to
the Company’s sustainability performance
Silakan nilai seberapa penting atau menarik topik- Please rate the importance or attractiveness the
topik berikut: following topics:
Nilai
Topik (1 – 10, dimana 10 itu paling penting/menarik)
Topic Rating
(1 – 10, where 10 is the most important/attractive)
Appendix
Appendix
Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan
Our Approach to Sustainability
Topik mengenai Lingkungan
Environment Topics
Topik mengenai Sosial
Social Topics
Topik mengenai Tata Kelola
Governance Topics
Perbaikan ke Depan: Perbaikan ke Depan:
Pertanyaan Tanggapan
Question Response
Isu atau topik terkait keberlanjutan apa lagi yang
ingin Anda lihat dalam Laporan Keberlanjutan mendatang?
What other sustainability related issues or topics that you would like
us to include in future SRs?
Isu atau topik terkait keberlanjutan apa lagi yang
ingin Anda lihat dalam Laporan Keberlanjutan mendatang?
What kind of contribution to ESG that the Company should persue or
improve in the future?
Silakan berikan saran perbaikan lainnya untuk
Perusahaan
Please provice any other improvements for the Company
Profil Pemangku Kepentingan (Mohon centang yang Profil Pemangku Kepentingan (Mohon centang yang
berlaku): berlaku):
Pemegang Saham/Investor Karyawan Pelanggan
Shareholder/Investor Employee Customer
Masyarakan Umum Pemerintah Mitra Bisnis
Public Government Business Parner
Media LSM Lainnya (harap disebutkan)
Media NGO Others (please specify)
270 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 273
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan tahun Sebelumnya
The Company did not receive any feedback for the previous year’s sustainability
report.
Perseroan tidak menerima umpan balik atas laporan The Company did not receive any feedback for the
keberlanjutan tahun sebelumnya. previous year’s sustainability report.
Assurance Statement
Assurance Statement
Laporan ini akan menjalani proses assurance pada Mei This report will undergo an assurance process in May
2026. Bagian ini akan diperbarui dengan pernyataan 2026. This section will be updated with the assurance
jaminan setelah dijalaninya proses tersebut. statement after the process.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 271
Page 274
Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
(SEOJK NO.16/2021)
OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK NO.16/2021)
No. Topik No. Pengungkapan Halaman
Topic Disclosure Page
Strategi Keberlanjutan Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A A.1 52- 57
Corporate sustainability strategy Explanation of the sustainability strategy
Aspek Ekonomi 14 – 17, 83 –
B.1
Economic aspect 86, 111
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Aspek Lingkungan Hidup
B Summary of sustainability B.2 14 – 17
Environmental aspect
performance
Aspek Sosial
B.3 14 – 17
Social aspect
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 44 - 45
Vision, mission, and sustainability values
Alamat Perusahaan
C.2 26 - 27
Company’s address
Alamat Perusahaan
C.3 30, 32-37, 201
Profil Perusahaan Business scale
C
Summary of company profile Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 40-43
Products, services, and business activities conducted
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 38
Association memberships
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6 26 – 29
Significant changes to the company
Penjelasan Direksi Penjelasan Direksi
D D.1 2 - 10
Letter from Board/Director(s) Letter from the Board/Director(s)
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Appendix
Appendix
E.1 Responsibility for the implementation of sustainable finance/ 72 - 73
operations
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 Competency development pertaining to sustainable finance/ 75, 190 - 195
operations
Tata Kelola Keberlanjutan
E Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Sustainability governance
E.3 Risk assessment on the implementation of sustainable finance/ 58 - 62
operations
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 76 - 79
Stakeholder relations
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 89 - 90
Issues on implementation of sustainable finance/operations
Kinerja Keberlanjutan Tata Kelola Keberlanjutan
F F.1 63
Sustainability performance Initiatives in building a culture of sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target
Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 85
Economic comparison of production targets and performance
portfolio, financing target, or investment, income and profit/loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan,
atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang
Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 86
Economic comparison of target and portfolio performance,
financing target, or investments in financial instruments or
projects relating to sustainable operations
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental performance
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 85 - 86
Environmental cost
Aspek Material
Material aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 133
Use of environmentally-firendly materials
272 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 275
Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
(SEOJK NO.16/2021)
OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK No.16/2021)
No. Topik No. Pengungkapan Halaman
Topic Disclosure Page
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 133 – 137
Amount and intensity of energy usage
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi
134 – 137,
F.7 Terbarukan
147 - 149
Efforts and initiatives for energy efficiency and renewable energy
Aspek Air
Water aspect
Penggunaan Air
F.8 157 - 158
Water usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di
Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9 172 - 175
Impacts of operations near or within a conservation area/areas
rich in biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 172 - 175
Initiatives for biodiversity conservation
Aspek Emisi
Emission aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan
F.11 Jenisnya 133 - 143
Amount and intensity of emissions produced by type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 144 - 149
Initiatives and achievements for emission reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and effluent aspect
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 156 – 157,
F.13
Amount of waste and effluent produced by type 161 - 164
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 152 – 154,
F.14
Waste and effluent management mechanism 159 – 161
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 161
Spills that occurred (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Complaints regarding the environment aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima
dan Diselesaikan 101 – 102,
F.16
Number and material of environmental complaints received and 150
resolve
Kinerja Sosial
Social performance
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
yang Setara kepada Konsumen
F.17 112 - 113
Commitment in providing services on products and/or equivalent
services to consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employee aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 180 - 181
Equal employee opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 180 - 181
Child and forced labour
Upah Minimum Regional
F.20 186
Regional minimum wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 208 - 231
Decent and safe working environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 190 - 195
Employee capabilities training
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 273
Page 276
Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
(SEOJK NO.16/2021)
OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK No.16/2021)
No. Topik No. Pengungkapan Halaman
Topic Disclosure Page
Community aspect
Aspek Masyarakat
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 235 - 270
Impact of operations on surrounding communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 247 - 248
Public complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
(Berhubungan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)
F.25 248 - 270
Corporate environmental and social responsibility initiatives
(related to UN SDGs)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for the development of sustainable products and services
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 112 - 113
Innovation and development of sustainable products and services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi
Pelanggan
F.27 112 - 113
Products and services that have been evaluated for customer
safety
Dampak Produk/Jasa
F.28 114
Impacts of products and services
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 112 - 113
Number of products recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa
Keuangan Berkelanjutan
F.30 112 - 113
Appendix
Appendix
Customer satisfaction survey on sustainable products and
services
Written verification from an Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G G.1
independent party Written verification from an independent party (if any)
Lembar Umpan Balik
H Feedback form G.2
Feedback form
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun
G.3 Sebelumnya
Responses to the previous year’s report feedback
Responses to the previous year’s Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
I Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
report feedback
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan
G.4
Perusahaan Publik
List of disclosures according to Circular Letter of Financial Service
Authority Regulations (OJK) Number 51/POJK.03/2017
274 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 277
GRI Index
GRI Index
Pernyataan Penggunaan PT BUMA Internasional Grup Tbk Telah Melaporkan Sesuai
Statement of Use dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2025
PT BUMA Internasional Grup Tbk Has Reported in Accordance with GRI
Standards for the period from January 1 - December 31 2025
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Reference GRI 1:Foundation 2021
Standar sektor GRI yang GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
berlaku GRI 12: Coal Sector 2022
Applicable GRI Sector Standard
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
Pengungkapan Umum
General Disclosure
GRI 2: Pengungkapan Umum 2-1 Rincian organisasi
2021 2-1 Organizational details
26-30
GRI 2: General Disclosures
2021
2-2 Entitas yang dimasukkan dalam
pelaporan keberlanjutan organisasi
22
2-2 Entities included in the organization’s
sustainability reporting
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak
pelaporan
23
2-3 Reporting period, frequency and
contact point
2-4 Penyajian kembali informasi
21
2-4 Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal
23
2-5 External assurance
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan
bisnis lainnya
40-41
2-6 Activities, value chain and other
business relationships
2-7 Tenaga kerja
193-207
2-7 Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
193-207
2-8 Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
64
2-9 Governance structure and composition
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
kelola tertinggi
68
2-10 Nomination and selection of the
highest governance body
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
kelola tertinggi 69
2-11 Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam mengawasi manajemen dampak
67
2-12 Role of the highest governance body
in overseeing the management of impacts
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam mengawasi manajemen dampak
73
2-13 Delegation of responsibility for
managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam pelaporan keberlanjutan
72-73
2-14 Role of the highest governance body
in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan
69
2-15 Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting
69-70
2-16 Communication of critical concerns
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 275
Page 278
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata
kelola tertinggi
75
2-17 Collective knowledge of the highest
governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola
tertinggi
71
2-18 Evaluation of the performance of the
highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi
71
2-19 Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan
remunerasi 71
2-20 Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan
71
2-21 Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan tentang strategi
pembangunan berkelanjutan
52-53
2-22 Statement on sustainable
development strategy
2-23 Komitmen kebijakan 52, 64, 95,
2-23 Policy commitments 180, 236
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 52, 64, 95,
2-24 Embedding policy commitments 180, 236
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak
negatif
Appendix
Appendix
60-61
2-25 Processes to remediate negative
impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat
dan mengemukakan masalah
62
2-26 Mechanisms for seeking advice and
raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan
99
2-27 Compliance with laws and
regulations
2-28 Asosiasi keanggotaan
38
2-28 Membership associations
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan
pemangku kepentingan 76-79
2-29 Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif
187-188
2-30 Collective bargaining agreements
3-1 Proses untuk menentukan topik
GRI 3: Material Topics 2021 material 48-49
3-1 Process to determine material topics
3-2 Daftar topik material
50-51
3-2 List of material topics
Dampak Ekonomi
Economic Impact
GRI 3-3: Manajemen Topik 3-3 Manajemen topik material 12.8.1, 12.21.1
Material 3-3 Management of material topics
82-96
GRI 3-3: Management of
material topics
276 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 279
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
GRI 201: Kinerja Ekonomi 201-1 Nilai ekonomi langsung yang 12.8.2, 12.21.2
GRI 201: Economic dihasilkan dan didistribusikan
85
Performance 201-1 Direct economic value generated
and distributed
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan 12.21.2
peluang lain akibat dari perubahan iklim
201-2 Financial implications and other 120-123
risks and opportunities due to climate
change
201-3 Kewajiban program pensiun
manfaat pasti dan program pensiun
lainnya 189-190
201-3 Defined benefit plan obligations and
other retirement plans
201-4 Bantuan keuangan yang diterima 12.21.3
dari pemerintah
87-88
201-4 Financial assistance received from
government
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak 12.21.4
87-88
GRI 207: Tax Strategy 2019 207-1 Approach to tax
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan 12.21.5
manajemen risiko pajak
87-88
207-2 Tax Governance, Control, and risk
management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan 12.21.6
dan pengelolaan kepedulian yang
berkaitan dengan pajak 87-88
207-3 Stakeholder engagement and
management of concerns to tax
207-4 Laporan per negara 12.21.7
85
207-4 Country-by-Country reporting
GRI 12.21 Pembayaran 12.21.8 Usaha Perseroan tidak 12.21.8
kepada pemerintah Untuk batubara yang dibeli dari negara, melibatkan pembelian
GRI 12.21 Payments to atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh batu bara dari pemerintah
governments negara untuk menjual atas nama mereka, ataupun pihak ketiga yang
laporkan: ditunjuk oleh pemerintah
• volume dan jenis batubara yang dibeli; untuk menjual batu bara
• nama lengkap entitas pembeli dan atas nama mereka.
penerima pembayaran; The Company’s business
• pembayaran yang dilakukan untuk does not involve coal
-
pembelian purchases from the state
12.21.8 or from third parties
For coal purchased from the state or from appointed by the state to
third parties appointed by the state to sell sell on their behalf
on their behalf, report:
• volumes and types of coal purchased;
• full names of the buying entity and the
recipient of the payment;
• payments made for the purchase
Etika Bisnis
Business Ethics
GRI 3-3: Manajemen Topik 3-3 Manajemen topik material 12.20.1, 12.22.1
Material 3-3 Management of material topics
97-105
GRI 3-3: Management of
material topics
GRI 205: Anti-Korupsi GRI 205-1 Operasi-operasi yang dinilai 12.20.2
205: Anti-Corruption memiliki risiko terkait korupsi
97-98
205-1 Operations assessed for risks
related to corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang 12.20.3
kebijakan dan prosedur anti-korupsi
102-103
205-2 Communication and training about
anti-corruption policies and procedures
205-1 Operasi-operasi yang dinilai 12.20.4
memiliki risiko terkait korupsi
97-100
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
tindakan yang diambil
GRI 415: Kebijakan Publik 415-1 Kontribusi Politik 12.22.2
2016 415-1 Political Contributions 104 - 105
GRI 415: Public Policy 2016
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 277
Page 280
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
GRI 12.20 Anti-corruption 12.20.5 12.20.5
Menjelaskan pendekatan terhadap
transparansi kontrak, termasuk:
• apakah kontrak dan izin disediakan
secara publik dan, jika demikian,
di mana kontrak dan izin tersebut
dipublikasikan;
• jika kontrak atau izin tidak tersedia
secara publik, alasan atas hal ini
dan tindakan yang dilakukan untuk
menjadikannya tersedia secara publik
97-105
di masa depan.
12.20.5
Describe the approach to contract
transparency, including:
• whether contracts and licenses are
made publicly available and, if so,
where they are published;
• if contracts or licenses are not publicly
available, the reason for this and
actions taken to make them public in
the future
12.20.6 12.20.6
Mencantumkan pihak yang berhak atas
manfaat organisasi dan menjelaskan
bagaimana organisasi mengidentifikasi
pihak yang berhak atas manfaat mitra
bisnis, termasuk usaha bersama dan
Appendix
Appendix
30-37
pemasok
12.20.6
List the organization’s beneficial owners
and explain how the organization identifies
the beneficial owners of business partners,
including joint ventures and suppliers
Pengelolaan Rantai Pasok
Supply Chain Management
GRI 204: Praktik Pengadaan 204-1 Proporsi pengeluaran untuk 12.8.6
GRI 204: Procurement pemasok lokal
111
Practices 2016 204-1 Proportion of spending on local
suppliers
GRI 308: Penilaian 308-1 Seleksi pemasok baru dengan -
Lingkungan Pemasok 2016 menggunakan kriteria lingkungan
GRI 308: Supplier 308-1 New Suppliers that were screened 109-110
Environmental Assessment using environmental criteria
2016
308-2 Dampak lingkungan negatif dalam -
rantai pasokan dan tindakan yang telah
diambil 109-110
308-2 Negative environmental impacts in
the supply chain and actions taken
GRI 408: Pekerja Anak 2016 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 12.16.2
GRI 408: Child Labor 2016 signifikan terhadap insiden pekerja anak
180-181
408-1 Operations and suppliers at
significant risk for incidents of child labor
GRI 409: Kerja Paksa atau 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 12.17.2
Wajib Kerja 2016 signifikan terhadap insiden kerja paksa
GRI 409: Forced and atau wajib kerja
180-181
Compulsory Labour 2016 409-1 Operations and suppliers at
significant risk for incidents of forced or
compulsory labor
GRI 414: Penilaian Sosial 414-1 Seleksi pemasok baru dengan 12.15.8
Pemasok menggunakan kriteria sosial
109-110
GRI 414: Supplier Social 414-1 New suppliers that were screened
Assessment 2016 using social criteria
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai 12.15.9
pasokan dan tindakan yang telah diambil
109-110
414-2 Negative social impacts in the
supply chain and actions taken
278 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 281
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
pasokan dan tindakan yang 418-1 Keluhan yang tidak berdasar -
telah diambil mengenai pelanggaran privasi pelanggan
GRI 418: Customer Privacy dan kerugian pelanggan data pelanggan
107-108
2016 418-1 Substantiated complaints
concerning breaches of customer privacy
and losses of customer data
Perubahan Iklim
Climate Change
GRI 3-3: Manajemen Topik 3-3 Manajemen topik material 12.1.1, 12.2.1
Material 3-3 Management of material topics 118-119,
GRI 3-3: Management of 133-134,
material topics
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 12.1.2
133-134,
GRI 302: Energy 302-1 Energy consumption within the
135-137
organization
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 12.1.3
302-2 Energy consumption outside of the 137
organization
302-3 Intensitas energi 133-134, 12.1.4
302-3 Energy intensity 135-137
302-4 Pengurangan konsumsi energi Perseroan belum -
302-4 Reduction of energy consumption mengawasi pengurangan
dari penggunaan energi di
N/A saat ini.
The company does not
monitor reductions in
energy use at this time
302-5 Pengurangan pada energi yang Konsumsi energi -
dibutuhkan untuk produk dan jasa yang bertujuan untuk
302-5 Reductions in energy requirements pembuatan barang dan
of products and services jasa tidak dapat di atur
secara langsung oleh
Perseroan, tetapi hal hal ini
diatur oleh vendor sebagai
mitra dari Perseroan.
Maka dari itu, program
untuk mengurangi
konsumsi energi belum
N/A
di implementasikan.
Energy consumption
to generate products
and services cannot be
controlled directly by
the Company, but by
vendors as the Company’s
partners. Therefore, the
program to reduce energy
consumption has yet to be
implemented.
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 12.1.5
137
GRI 305: Emissions 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak 12.1.6
langsung
137
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 12.1.7
langsung lainnya
N/A
305-3 Other indirect (Scope 3) GHG
emissions
305-4 Intensitas emisi GRK 12.1.8
139-140
305-4 GHG emissions intensity
305-4 Intensitas emisi GRK 12.2.3
144
305-5 Reduction of GHG emissions
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 279
Page 282
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) Perseroan belum
305-6 Emissions of ozone-depleting melakukan pengawasan
substances (ODS) terkait emisi perusak ozon
karena emisi jenis ini
hanya merupakan bagian
yang sangat kecil di dalam
N/A
operasi perseroan.
The Company has yet to
conduct monitoring on
ozone depleting emissions
as it is a negligible part of
its operations.
305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang
oksida (SOx), dan emisi udara signifikan
lainnya 144,145
305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
(SOx), and other significant air emissions
GRI 12.2 Climate adaptation, Describe the organization’s approach to 12.2.4
resilience, and transition public policy development and lobbying on
climate change, including:
• t he organization’s stance on significant
issues related to climate change that are
the focus of its participation in public
policy development and lobbying, and
any differences between these positions
and its stated policies, goals, or other
public positions;
• W hether it is a member of, or contributes
Appendix
Appendix
N/A
to, any representative associations or
committees that participate in public
policy development and lobbying on
climate change, including:
1. the nature of this contribution.
2. any differences between the
organization’s stated policies, goals,
or other public positions on significant
issues related to climate change; and
the positions of the representative
associations or committees.
Pengelolaan Lingkungan
Environmental Stewardship
GRI 3-3: Manajemen Topik 3-3 Manajemen topik material 12.6.1, 12.7.1
Material 3-3 Management of material topics 151-152,
GRI 3-3: Management of 159-161, 172
material topics
3-3 Manajemen topik 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber 12.7.2
material daya bersama
151-152,
GRI 303: Water and Effluent 303-1 Interactions with water as a shared
resource
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan 12.7.3
dengan pembuangan air
152-154
303-2 Management of water discharge-
related impacts
303-3 Pengambilan air 12.7.4
154-156
303-3 Water withdrawal
303-4 Pembuangan air 12.7.5
156-157
303-4 Water discharge
303-5 Konsumsi air 12.7.6
157-158
303-5 Water consumption
GRI 304: Keanekaragaman 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki,
Hayati 2016 disewa, dikelola, atau berdekatan dengan,
GRI 304: Biodiversity 2016 kawasan lindung dan kawasan dengan
nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar
kawasan lindung N/A
304-1 Operational sites owned, leased,
managed in, or adjacent to, protected
areas and areas of high biodiversity value
outside protected areas
280 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 283
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
304-2 Dampak signifikan dari aktivitas,
produk, dan jasa pada keanekaragaman
hayati N/A
304-2 Significant impacts of activities,
products and services on biodiversity
304-3 Habitat yang dilindungi atau
direstorasi N/A
304-3 Habitats protected or restored
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan Perseroan di saat ini belum
spesies daftar konservasi nasional dengan melakukan pelacakan
habitat dalam wilayah yang terkena efek spesies yang ada di dalam
operasi Daftar Merah IUCN dan
304-4 IUCN Red List species and national daftar konservasi nasional
conservation list species with habitats in karena tanggungjawab
areas affected by operations pengelolaan
keanekaragaman hayati
terletak pada pemiliki
N/A
tambang.
The Company currently
does not track IUCN
Red List and national
conservation list Species
in their operations as
the responsibility for
biodiversity management
lies with the mine owners
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan dampak 12.6.2
GRI 306: Waste signifikan terkait limbah
161-164
306-1 Waste generation and significant
waste-related impacts
306-2 Manajemen dampak signifikan 12.6.3
terkait limbah
159-161
306-2 Management of significant waste-
related impacts
306-3 Timbulan limbah 160, 165- 12.6.4
306-3 Waste generated 172
306-4 Limbah yang dialihkan dari 12.6.5
160, 165-
pembuangan akhir
172
306-4 Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke 12.6.6
160, 165-
pembuangan akhir
172,
306-5 Waste directed to disposal
Fokus kepada Pekerja
Employee Focus
GRI 3-3: Manajemen Topik 3-3 Manajemen topik material 12.14.1, 12.15.1,
Material 3-3 Management of material topics 179-192, 12.16.1, 12.17.1,
GRI 3-3: Management of 195-198 12.18.1, 12.19.1
material topics
GRI 202: Kehadiran Pasar 202-1 Rasio upah entry level standar 12.19.2
GRI 202: Market Presence berdasarkan jenis kelamin dibandingkan
2016 dengan upah minimum lokal
202-1 Ratios of standard entry level wage 186
by gender compared to local minimum
wage
202-2 Proporsi manajemen senior yang 12.19.3
berasal dari masyarakat lokal
204
202-2 Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan karyawan baru dan 12.15.2
GRI 401: Employment pergantian karyawan
202-206
401-1 New employee hires and employee
turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada 12.15.3
karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
kepada karyawan pada kurun waktu
tertentu atau paruh waktu 207
401-2 Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan 12.15.4, 12.19.4
185
401-3 Parental leave
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 281
Page 284
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
GRI 402: Hubungan Tenaga 402-1 Periode pemberitahuan minimum 12.15.5
Kerja/ Manajemen terkait perubahan operasional
187
GRI 402: Labor/Management 402-1 Minimum notice periods regarding
Relations operational changes
402-1 Periode 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan 12.14.2
pemberitahuan minimum keselamatan kerja
terkait perubahan 403-1 Occupational health and safety
209
operasional management system
GRI 403: Occupational
Health & Safety
403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian 12.14.3
risiko, dan investigasi insiden
216
403-2 Hazard identification, risk
assessment, and incident investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja 12.14.4
220
403-3 Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan 12.14.5
komunikasi pekerja tentang kesehatan dan
keselamatan kerja
221
403-4 Worker participation, consultation,
and communication on occupational
health and safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai 12.14.6
kesehatan dan keselamatan kerja
223
403-5 Worker training on occupational
health and safety
Appendix
Appendix
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan 12.14.7
pekerja 224
403-6 Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak- 12.14.8
dampak kesehatan dan keselamatan kerja
yang secara langsung terkait hubungan
bisnis 225
403-7 Prevention and mitigation of
occupational health and safety impacts
directly linked by business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem 12.14.9
manajemen kesehatan dan keselamatan
kerja 227-229
403-8 Workers covered by an occupational
health and safety management system
403-9 Kecelakaan kerja 12.14.10
230-232
403-9 Work-related injuries
403-10 Penyakit Akibat Kerja 12.14.11
230-232
403-10 Work-related ill health
GRI 404: Pelatihan dan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun 12.15.6, 12.19.5
Pendidikan per karyawan
190-192
GRI 404: Training and 404-1 Average hours of training per year
Education per employee
404-2 Program untuk meningkatkan 12.15.7
keterampilan karyawan dan program
bantuan peralihan 189-190
404-2 Programs for upgrading employee
skills and transition assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang
menerima tinjauan kinerja dan
pengembangan karier secara berkala
185
404-3 Percentage of employees
receiving regular performance and career
development reviews
GRI 405: Keanekargaman 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola 12.19.6
dan Peluang Setara dan karyawan
198-200
GRI 405: Diversity and Equal 405-1 Diversity of governance bodies and
Opportunity employees
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi 12.19.7
perempuan dibandingkan laki-laki
186
405-2 Ratio of basic salary and
remuneration of women to men
282 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 285
GRI Index
GRI INDEX
Yang tidak Dicantumkan Rujukan Standar
Standar GRI Pengungkapan GRI Halaman dan Sektor GRI
GRI Standard GRI Disclosure Page Alasannya GRI Standard
Omission and Reason Sector Reference
GRI 406: Non-diskriminasi 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan 12.19.8
GRI 406: Non- perbaikan yang dilakukan
180-181
Discrimination 406-1 Incidents of discrimination and
corrective actions taken
GRI 407: Kebebasan 407-1 Operasi dan pemasok di mana 12.18.2
Berserikat dan Perundingan hak atas kebebasan berserikat dan
Kolektif perundingan kolektif mungkin berisiko
180-181
GRI 407: Freedom of 407-1 Operations and suppliers in which
Association and Collective the right to freedom of association and
Bargaining 2016 collective bargaining may be at risk
Transformasi Komunitas
Community Transformation
GRI 3-3: Manajemen Topik 3-3 Manajemen topik material 12.8.1, 12.9.1
Material 3-3 Management of material topics
235-270
GRI 3-3: Management of
material topics
GRI 203: Dampak Ekonomi 203-1 Investasi infrastruktur dan 12.8.4
Tidak Langsung dukungan layanan
249
GRI 203: Indirect Economic 203-1 Infrastructure investments and
Impact services supported
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung 12.8.5
yang signifikan
250-251
203-2 Significant indirect economic
impacts
GRI 411: Hak Masyarakat 411-1 Insiden pelanggaran yang
Adat melibatkan hak-hak masyarakat adat
245
GRI 411: Rights of 411-1 Incidents of violations involving
Indigenous People rights of indigenous peoples
GRI 413: Komunitas Lokal 413-1 Operasi dengan keterlibatan 12.9.2
GRI 413: Local Communities masyarakat setempat, penilaian dampak,
dan program pengembangan
247-249
413-1 Operations with local community
engagement, impact assessments, and
development programs
413-2 Operasi yang secara aktual dan 12.9.3
yang berpotensi memiliki dampak negatif
signifikan terhadap masyarakat setempat
244
413-2 Operations with significant actual
and potential negative impacts on local
communities
GRI 12.9 Komunitas lokal 12.9.4 12.9.4
GRI 12.9 Local Communities Melaporkan jumlah dan jenis pengaduan
dari komunitas lokal yang diidentifikasi,
yang meliputi:
• persentase pengaduan yang ditangani
dan diselesaikan;
• persentasi pengaduan yang
diselesaikan melalui remediasi.
245-246
12.9.4
Report the number and type of grievances
from local communities identified,
including:
• the percentage of grievances that were
addressed and resolved;
• the percentage of grievances resolved
through remediation
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 283
Page 286
Glosarium
Glossary
Kecerdasan Buatan (AI) Artificial Intelligence (AI)
Teknologi yang memungkinkan mesin melakukan A technology that enables machines to perform tasks
tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan that typically require human intelligence, such as
manusia, seperti belajar, bernalar, dan memecahkan learning, reasoning, and problem-solving. It involves
masalah. AI melibatkan pengembangan sistem developing computer systems that can simulate
komputer yang dapat meniru proses kognitif manusia human cognitive processes and make decisions
dan dapat membuat keputusan berdasarkan data based on data and algorithms.
dan algoritma.
Standar Pelaporan Keberlanjutan Australia (ASRS) Australian Sustainability Reporting Standards (ASRS)
Seperangkat persyaratan wajib yang harus diikuti A set of mandatory disclosure requirements that
perusahaan Australia untuk melaporkan risiko dan Australian companies must follow to report on climate-
peluang terkait iklim dan keberlanjutan dalam laporan and sustainability-related risks and opportunities in
keuangan dan tahunan mereka. Laporan ASRS their financial statements and annual reports. The
pertama harus diserahkan mulai 1 Januari 2025. first ASRS aligned report should be submitted starting
in 1 January 2025.
Tahun Dasar Baseline Year
Periode historis yang ditentukan sebagai Historical period specified for the purpose of
perbandingan untuk mengukur penambahan atau comparing GHG emissions or removals, or other
pengurangan emisi GRK atau informasi terkait GRK GHG-related information over time. The base year
lainnya dari waktu ke waktu. Tahun dasar dapat emissions or removals may be quantified using a
Appendix
Appendix
berbentuk suatu tahun atau rata-rata dari beberapa specific period (e.g., year) or averaged from several
tahun. Tahun dasar dapat direvisi jika terdapat alasan periods (e.g. several years). The base year may be
yang cukup untuk menjustifikasi revisi tersebut. revised at a later date provided sufficient justification
is recorded for the change.
Biodiesel B35 Biodiesel B35
Jenis biodiesel dengan campuran bahan bakar A type of biodiesel with a fuel blend containing bio
yang mengandung 35% kandungan bio. Program content of 35%. This was rolled out by the Indonesian
ini diluncurkan pemerintah Indonesia pada Februari government in February, as the continuation of B30
sebagai kelanjutan dari program B30. program.
Karbon Dioksida Ekuivalen (CO2e) Carbon Dioxide Equivalent (CO2e)
Satuan CO2 untuk membandingkan efek pemanasan CO2 unit for comparing the radiative forcing of a GHG
gas rumah kaca dengan karbon dioksida. Dihitung to carbon dioxide. The carbon dioxide equivalent is
menggunakan massa gas rumah kaca dikalikan calculated using the mass of a given GHG multiplied
dengan potensi pemanasan globalnya. by its global warming potential (GWP).
Direktur Utama (CEO) Chief executive Officer (CEO)
Eksekutif tertinggi dalam perusahaan yang The highest-ranking executive in a company and
bertanggung jawab atas arah, strategi, dan kinerja the ultimate leader, responsible for the company’s
perusahaan secara keseluruhan. Mereka mengawasi overall direction, strategy, and performance. They
operasi, mengelola sumber daya, dan membuat oversee operations, manage resources, and make
keputusan-keputusan besar untuk memastikan major decisions to ensure the company’s success
keberhasilan dan adanya pertumbuhan perusahaan. and growth.
Penilaian Risiko Perubahan Iklim (CCRA) Climate Change Risk Assessment (CCRA)
Penilaian yang dilakukan perusahaan untuk An assessment a company do to study the impact of
mempelajari dampak risiko fisik dan transisi physical and transition climate change risks towards
perubahan iklim terhadap bisnis perusahaan, the company’s business, specifically the financial
284 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 287
Glosarium
Glossary
terutama dampak keuangannya. Studi CCRA dalam impact of said risks. CCRA studies in the case of this
laporan ini berdasarkan panduan TCFD dan IFRS S2. report are based on TCFD and IFRS S2 guidelines.
Risiko Fisik Terkait Iklim Climate-related Physical Risk
Risiko yang disebabkan oleh bahaya alam akibat Risks that are caused by climate change-driven
perubahan iklim, seperti suhu ekstrem, banjir, kenaikan natural hazards, such as extreme temperatures,
permukaan laut, siklon tropis, kebakaran hutan, stres flooding, sea level rise, tropical cyclones, wildfires,
air, dan tanah longsor. water stress, and rainfall-induced landslides.
Risiko dan Peluang Transisi Terkait Iklim Climate-related Transition Risk and Opportunities
Risiko dan peluang yang muncul dari transisi global Risks and opportunities that are attributed to the
menuju ekonomi rendah karbon. Contohnya termasuk global society’s transition towards a lower-carbon
penurunan permintaan bahan bakar fosil, kenaikan economy. Examples include lower demand for
harga karbon, dan tekanan regulasi. fossil fuels, increased carbon prices, and regulatory
pressures among others.
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Collective Labour Agreement (CLA)
Kontrak tertulis hasil negosiasi antara serikat pekerja A written contract negotiated through collective
dengan manajemen perusahaan yang mengatur bargaining for employees by one or more trade
syarat dan kondisi kerja karyawan, termasuk upah, unions with the management of a company (or with
tunjangan, tanggung jawab dari pekerja dan pemberi an employers’ association) that regulates the terms
kerja, dan peraturan untuk menyelesaikan sengketa. and conditions of employees at work. This includes
regulating the wages, benefits, and duties of the
employees and the duties and responsibilities of the
employer or employers and often includes rules for a
dispute resolution process.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) Corporate Social Responsibility (CSR)
Konsep manajemen di mana perusahaan A management concept whereby companies integrate
mengintegrasikan kepedulian sosial dan lingkungan social and environmental concerns in their business
ke dalam operasi bisnis serta interaksi mereka operations and interactions with their stakeholders.
dengan para pemangku kepentingan. CSR umumnya CSR is generally understood as being the way
dipahami sebagai cara perusahaan mencapai through which a company achieves a balance of
keseimbangan antara tujuan ekonomi, lingkungan, economic, environmental and social imperatives
dan sosial (“Pendekatan Triple Bottom Line”), (“Triple-Bottom-Line- Approach”), while at the same
sekaligus memenuhi harapan para pemegang saham time addressing the expectations of shareholders
dan pemangku kepentingan. Dalam hal ini, penting and stakeholders. In this sense it is important to
untuk membedakan antara CSR, yang dapat menjadi draw a distinction between CSR, which can be a
konsep manajemen bisnis strategis, dengan kegiatan strategic business management concept, and charity,
amal, sponsorship, atau filantropi. sponsorships or philanthropy.
Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Criminal Code (Kitab Undang-undang Hukum Pidana,
Undang-undang yang mengatur tindak pidana dan KUHP)
sanksi yang berlaku di Indonesia. KUHP ini digunakan A law that regulates criminal acts and sanctions
sebagai dasar dalam penegakan hukum pidana that apply in Indonesia. This Criminal Code is used
di Indonesia. Secara sederhana, KUHP mengatur as a basis for enforcing criminal law in Indonesia
tindakan-tindakan yang dilarang, dan apabila country. In simple terms, the Criminal Code regulates
dilanggar, pelaku akan dikenai sanksi pidana. prohibited actions and if violated, the perpetrators will
be subject to criminal sanctions.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 285
Page 288
Glosarium
Glossary
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Criminal Procedure Code (Kitab Undang-Undang
Hukum Acara Pidana, KUHAP)
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) A law and regulation in Indonesia that regulates
adalah peraturan perundang- undangan di Indonesia the implementation of criminal law, especially the
yang mengatur pelaksanaan hukum pidana, procedures or legal procedures that apply in handling
khususnya tata cara atau prosedur hukum yang criminal cases.
berlaku dalam penanganan perkara pidana.
Risiko Kritis Critical Risk
Risiko yang jika tidak dikelola dengan efektif dapat Risks that, if not effectively managed, could lead to
menyebabkan konsekuensi parah seperti kematian severe consequences like worker fatality or permanent
pekerja atau cacat permanen, atau gangguan bisnis disability, or significant business disruption. It’s
yang signifikan. Pada dasarnya, Risiko Kritis adalah essentially a high-impact risk, regardless of how likely
risiko yang memiliki dampak yang besar dan tidak it is to occur.
memperhitungkan kemungkinan terjadinya.
Faktor Emisi Emission Factor
Koefisien yang menghubungkan data aktivitas GRK Coefficient relating GHG activity data with the GHG
dengan emisi GRK, misalnya emisi GRK dalam kg emission e.g. GHG emission in kgCO2e per liter of fuel
CO2e per liter bahan bakar yang dikonsumsi. consumed.
Environmental Authority (EA) Environmental Authority (EA)
Appendix
Appendix
Izin di Queensland, Australia yang diajukan Permits in Queensland, Australia that companies
perusahaan untuk melakukan kegiatan yang apply in order to undertake environmentally relevant
berpotensi melepaskan zat pencemar ke lingkungan. activities, or activities that have the potential to
release contaminants into the environment.
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Environmental Impact Assessment (EIA)
Penilaian dampak lingkungan dari suatu proyek An assessment by which the anticipated impacts
atau kegiatan pembangunan yang diusulkan. on the environment of a proposed development
Jika dampaknya tidak dapat diterima, langkah- or project are measured. If the likely impacts are
langkah design atau mitigasi dapat diambil untuk unacceptable, design measures or other relevant
meminimalisir dampaknya. mitigation measures can be taken to reduce or avoid
these effects.
Environmental Impact Statement (EIS) Environmental Impact Statement (EIS)
Dokumen yang menguraikan bagaimana suatu proyek A document that outlines how a project may impact
dapat berdampak pada lingkungan dan langkah- the environment and what are the measures that will
langkah yang akan diambil untuk menghindari atau be taken to avoid or minimised the impact.
meminimalkan dampak.
Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana Environmental Management and Monitoring Plan
Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) (Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana
Dokumen lingkungan Indonesia yang menguraikan Pemantauan Lingkungan Hidup, RKL-RPL)
strategi untuk mengelola dan memantau dampak Indonesian environmental documents consisting
lingkungan dari kegiatan usaha sebagai bagian dari of the Environmental Management Plan (Rencana
kerangka regulasi AMDAL. Pengelolaan Lingkungan Hidup) and Environmental
Monitoring Plan (Rencana Pemantauan Lingkungan
Hidup) that outline strategies for managing and
monitoring environmental impacts of business
activities as part of the Environmental Impact Analysis
(AMDAL) regulatory framework.
286 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 289
Glosarium
Glossary
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) Environmental, Social, and Governance (ESG)
Seperangkat standar yang mengacu pada tiga kriteria A set of standards that refers to the three main
utama dalam mengukur keberlanjutan. ESG sering criteria in measuring sustainability. ESG is often used
digunakan dalam bisnis sebagai metrik utama dalam in business as a key metric in making investment
pengambilan keputusan investasi dan sebagai tolak decisions and also serves as a reference for
ukur perusahaan dalam melaporkan dampak mereka. companies reporting the impacts of their business.
Perjanjian Kerja Waktu Tetap (PKWT) Fixed-Time Employment Agreement (Perjanjian Kerja
Perjanjian kerja yang memiliki jangka waktu tertentu Waktu Tetap, PKWT)
atau berdasarkan penyelesaian suatu pekerjaan An employment agreement that has a term or is based
tertentu. on the completion of a certain job.
Sistem Manajemen Armada (FMS) Fleet Management System (FMS)
Solusi perangkat lunak terintegrasi yang An integrated software solution that enables
memungkinkan organisasi melacak, memantau, dan organizations to track, monitor, and optimize their
mengoptimalkan operasi kendaraan mereka termasuk vehicle operations including maintenance, fuel usage,
pemeliharaan dan penggunaan bahan bakar. driver performance, and logistics across their entire
fleet.
Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Free, Prior, and Informed Consent (FPIC)
Paksaan (FPIC) A specific right that pertains to indigenous peoples
Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa and is recognised in the United Nations Declaration on
Paksaan (Free, Prior and Informed Consent/FPIC) the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP). It allows
adalah hak khusus yang dimiliki oleh masyarakat adat them to give or withhold consent to a project that
dan diakui dalam Deklarasi Perserikatan Bangsa- may affect them or their territories. Once they have
Bangsa tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP). given their consent, they can withdraw it at any stage.
Hak ini memungkinkan mereka untuk memberikan Furthermore, FPIC enables them to negotiate the
atau menolak persetujuan terhadap suatu proyek yang conditions under which the project will be designed,
dapat mempengaruhi mereka atau wilayah mereka. implemented, monitored and evaluated.
Setelah memberikan persetujuan, mereka berhak
untuk menarik kembali persetujuan tersebut kapan
saja. Selain itu, FPIC juga memungkinkan mereka
untuk merundingkan syarat-syarat di mana proyek
tersebut akan dirancang, dilaksanakan, dipantau, dan
dievaluasi.
Gas Rumah Kaca (GRK) Greenhouse Gas (GHG)
Istilah “gas rumah kaca” atau disingkat “GRK” Gaseous constituents of the atmosphere, both of
umumnya merujuk pada unsur gas di atmosfer, natural and anthropogenic origins, which absorb
baik yang berasal dari alam maupun dari aktivitas and emit radiation at specific wavelengths within the
manusia, yang menyerap dan memancarkan radiasi spectrum of infrared radiation emitted by the Earth’s
pada panjang gelombang tertentu dalam spektrum surface, atmosphere, and clouds. In this standard,
radiasi inframerah yang dipancarkan oleh permukaan the term only covers seven types of greenhouse
Bumi, atmosfer, dan awan. Dalam standar ini, istilah gases defined by the Kyoto Protocol – i.e., carbon
tersebut hanya mencakup tujuh jenis gas rumah kaca dioxide (CO2), methane (CH4), nitrous oxide (N2O),
yang didefinisikan dalam Protokol Kyoto, yaitu karbon hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs),
dioksida (CO2), metana (CH2), dinitrogen oksida (N2O), sulphur hexafluoride (SF6), and nitrogen trifluoride
hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sulfur (NF 3).
heksafluorida (SF6), dan nitrogen trifluorida (NF3).
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 287
Page 290
Glosarium
Glossary
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA) Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA)
Proses sistematis untuk mengidentifikasi potensi A systematic process for identifying potential hazards
bahaya di tempat kerja atau lingkungan lain serta in the workplace or other environments and assessing
menilai risiko yang terkait dengannya. Ini melibatkan the risks associated with them. It involves a structured
pendekatan terstruktur untuk mengidentifikasi potensi approach to identify potential hazards, analyze the
bahaya, menganalisis risiko yang ditimbulkan, dan risks they pose, and implement measures to mitigate
menerapkan langkah-langkah untuk mengurangi atau or eliminate those risks, ensuring a safer environment.
menghilangkan risiko tersebut demi menciptakan
lingkungan yang lebih aman.
Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3L) Health, Safety, and Environment (HSE) or Safety,
Health, and Environment (SHE) or Occupational
Health, Safety and Environment (OHSE)
Bidang interdisipliner yang berfokus pada studi dan An interdisciplinary field focused on the study and
penerapan aspek praktis perlindungan lingkungan implementation of practical aspects environmental
serta perlindungan kesehatan dan keselamatan protection and safeguard of people’s health and
manusia, khususnya dalam konteks ketenagakerjaan. safety, especially in an occupational context. It is
Ini mencakup upaya organisasi untuk memastikan what organizations must do to make sure that their
bahwa kegiatan mereka tidak menimbulkan bahaya. activities do not cause harm.
Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) Indefinite Time Work Agreement (Perjanjian Kerja
Perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja Waktu Tidak Tertentu, PKWTT)
Appendix
Appendix
yang tidak memiliki batas waktu tertentu, sehingga A work agreement between workers and employers
hubungan kerja bersifat tetap atau permanen. that does not have a specific time limit, so that the
employment relationship is permanent.
International Financial Reporting Standards (IFRS) S2 International Financial Reporting Standard (IFRS) S2
Standar pelaporan keberlanjutan global yang A global sustainability reporting standard that
mengharuskan perusahaan mengungkapkan requires companies to disclose information about
informasi terkait risiko iklim, peluang, tata kelola, their climate-related risks, opportunities, governance,
strategi, dan metrik untuk membantu investor strategy, and metrics to help investors make informed
membuat keputusan yang lebih tepat. decisions.
International Labour Organization (ILO) The International Labour Organization (ILO)
Badan khusus PBB yang berfokus pada kondisi kerja A specialized agency of the United Nations that
yang layak dan keadilan sosial bagi semua pekerja. ILO focuses on promoting decent work conditions and
menetapkan standar ketenagakerjaan internasional, social justice for all workers. It sets international
mengembangan kebijakan, dan merancang program- labour standards, develops policies, and designs
program untuk mendorong pekerjaan layak. programs to encourage decent work.
Standar International Standardization Organization International Standardization Organization (ISO)
(ISO) Standards
Standar internasional yang disepakati oleh para ahli International standards agreed upon by experts,
dan mencakup berbagai bidang untuk memastikan covering a wide range of activities to ensure quality,
kualitas, keselamatan, efisiensi, dan interoperabilitas. safety, efficiency, and interoperability.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Investment Coordinating Board (BKPM)
Lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas A Non-Departmental Government Institution that is
mengoordinasikan kebijakan dan layanan di bidang responsible for coordinating policies and services in
288 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 291
Glosarium
Glossary
penanaman modal di Indonesia, baik penanaman the field of investment in Indonesia, both domestic
modal dalam negeri maupun asing. investment and foreign investment.
Analisis Keselamatan Kerja (JSA) Job Safety Analysis (JSA)
Juga dikenal sebagai Job Hazard Analysis (JHA), Also known as a Job Hazard Analysis (JHA), it is a
adalah proses yang membagi suatu pekerjaan process that breaks down a specific job or task into its
atau tugas menjadi langkah-langkah individu, individual steps, identifies potential hazards at each
mengidentifikasi potensi bahaya di setiap langkah, step, and recommends control measures to minimize
dan merekomendasikan tindakan pengendalian untuk or eliminate those hazards
meminimalkan atau menghilangkan bahaya tersebut.
Cedera Waktu Hilang/Loss Time Injury (LTI) Lost Time Injury (LTI)
Cedera yang terjadi di tempat kerja yang An injury sustained on the job that results in the loss
mengakibatkan hilangnya waktu kerja produktif, of productive work time. A lost-time injury is one
termasuk cedera yang menyebabkan ketidakhadiran that resulted in time lost from work of one day/shift
selama satu hari/shift atau lebih, kecacatan or more. This includes injuries resulting in fatality or
permanen, atau kematian. permanent disability.
Tingkat Frekuensi Cedera Waktu Hilang/Loss Time Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)
Injury Frequency Rate (LTIFR) A measure of the number of lost-time injuries per
Metode pengukuran jumlah cedera yang million hours worked during a single financial year.
menyebabkan kehilangan waktu kerja per satu juta LTIFRs are useful for drawing conclusions about the
jam kerja dalam satu tahun keuangan. LTIFR berguna factors that contribute to lost productivity, including
untuk memahami faktor- faktor yang berkontribusi inadequate injury prevention. However, they should
terhadap hilangnya produktivitas, namun tidak boleh not be used to evaluate WHS performance.
menjadi satu-satunya dasar untuk mengevaluasi
kinerja keselamatan dan kesehatan kerja.
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mining Safety Management Systems (MSMS)
(SMKP)
Sistem manajemen yang mengatur keselamatan A management system that regulates the management
pertambangan mineral dan batu bara serta sistem of mineral and coal mining safety and a mining safety
keselamatan khusus untuk proses pengolahan dan/ management system specifically for processing and/
atau pemurnian. or refining.
Pelaporan Gas Rumah Kaca dan Energi Nasional National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
(NGER) Australia’s national framework for companies to report
Kerangka kerja nasional Australia yang mengharuskan their greenhouse gas emissions, energy production,
perusahaan melaporkan emisi gas rumah kaca, and energy consumption to meet both domestic and
produksi energi, dan konsumsi energi untuk memenuhi international reporting obligations. Companies are
kewajiban pelaporan domestik dan internasional. obliged to register under the scheme and report the
required disclosure if they meet the threshold required
by the scheme.
Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC) Nationally Determined Contribution (NDC)
Rencana aksi iklim resmi dari suatu negara di bawah A country’s official climate action plan submitted
Perjanjian Paris, yang menetapkan target, kebijakan, under the Paris Agreement that outlines its specific
dan langkah-langkah untuk mengurangi emisi gas targets, policies, and measures to reduce greenhouse
rumah kaca dan beradaptasi terhadap dampak gas emissions and adapt to climate change impacts.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 289
Page 292
Glosarium
Glossary
perubahan iklim. NDC harus disampaikan setiap lima Every company would need to submit their NDCs to
tahun kepada Sekretariat UNFCCC. the United Nations Framework Convention on Climate
Change (UNFCCC) secretariat every five years.
Net Zero Net Zero
Target untuk meniadakan emisi gas rumah kaca dari A target of completely negating the amount of
aktivitas manusia, dicapai dengan mengurangi emisi greenhouse gases produced by human activity, to be
dan menerapkan metode untuk menyerap karbon achieved by reducing emissions and implementing
dioksida dari atmosfer. methods of absorbing carbon dioxide from the
atmosphere.
Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Non-Tax State Revenue (Pendapatan Negara Bukan
Pendapatan negara di Indonesia yang tidak berasal Pajak, PNBP)
dari pajak, dan merupakan bagian dari Anggaran A term for a form of state revenue in Indonesia that is
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bersama not sourced from taxes. PNBP is one of the elements
dengan penerimaan pajak dan hibah. of the State Revenue and Expenditure Budget (APBN),
in addition to tax revenues and grant receipts (both
domestic and foreign).
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Management System
(SMK3) (OHSMS)
Kerangka kerja terstruktur yang digunakan organisasi A structured framework that organizations use to
Appendix
Appendix
untuk mengelola dan meningkatkan keselamatan manage and improve the safety and health of their
dan kesehatan karyawan mereka, bertujuan untuk employees. It involves a systematic process of
mematuhi peraturan, mengurangi cedera dan penyakit identifying hazards, assessing risks, implementing
di tempat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja control measures, and continuously improving
yang lebih aman. performance. OHSMS helps organizations comply
with relevant legislation, reduce workplace injuries
and illnesses, and create a safer working environment.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Occupational Health and Safety (OHS) or Occupational
Safety and Health (OSH)
Praktik dan bidang studi yang bertujuan untuk A practice and a field of study aimed at improving
melindungi pekerja dari bahaya di tempat kerja, health and safety standards in the workplace. As a
mencegah cedera dan penyakit akibat kerja, serta practice and a profession, OHS aims at protecting
memastikan kesejahteraan pekerja di organisasi. workers from workplace hazards, preventing work-
related injuries and illnesses, and ensuring the well-
being of all employees within an organization. As a
field of study, OHS is concerned with tracking work-
related injuries and illnesses in the worker population,
testing the effectiveness of risk mitigation measures,
and assessing emerging safety risks.
Produsen Peralatan Asli (OEM) Original Equipment Manufacturer (OEM)
Perusahaan yang memproduksi komponen atau A company that produces components or products
produk yang digunakan dalam produk akhir for use in other companies’ end products.
perusahaan lain.
Identifikasi Masalah dan Tindakan Perbaikan (PICA) Problem Identification and Corrective Action (PICA)
Pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi A systematic approach to identifying issues or
masalah atau penyimpangan dalam suatu proses deviations in a process and implementing actions to
290 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 293
Glosarium
Glossary
dan melaksanakan tindakan korektif untuk mengatasi correct them. It involves clearly defining the problem,
serta mencegah masalah serupa di masa depan. determining its root cause, and then implementing
a corrective action plan to address the issue and
prevent recurrence.
Sistem Manajemen Bahan Bakar RFID Radio Frequency Identification (RFID) Fuel
Management System
Sistem manajemen bahan bakar yang menggunakan A fuel management system powered by RFID
teknologi RFID untuk secara otomatis mengidentifikasi technology. RFID is a wireless system that uses
dan melacak penggunaan bahan bakar dengan raio waves to automatically identify and track tags
memasang tag informasi elektronik pada peralatan. containing electronically stored information attached
to equipments.
Ramp-up/Ramp-down Ramp-up /Ramp-down
Peningkatan (ramp-up) atau penurunan (ramp-down) Systematically increase/scale up (ramp-up) or
kegiatan bisnis, tingkat produksi, atau layanan secara decrease/scale down (ramp-down) business
sistematis dan terkontrol dalam operasi perusahaan. activities, production levels, or services in a controlled
and deliberate manner within the Company’s
operations.
Sertifikat Transfer Pelaporan (RTC) Reporting Transfer Certificate (RTC)
Sertifikat di Australia yang memungkinkan perusahaan A certificate in Australia that allows for a corporation
yang memiliki kendali operasional untuk mentransfer with operational control to transfer their NGER
kewajiban pelaporan NGER kepada perusahaan yang reporting obligations to a corporation that have
memiliki kendali keuangan atas suatu aset. financial control over a particular asset.
Cakupan 1 (Emisi Gas Rumah Kaca Langsung) Scope 1 (Direct Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari sumber yang dimiliki atau GHG emissions from GHG sources owned or controlled
dikendalikan oleh entitas dalam batas organisasi. by entities within the organisational boundary. The
Laporan ini menggunakan istilah Cakupan 1 sesuai GHG Protocol uses the term ‘scope 1’, while ISO
dengan terminologi GHG Protocol. 14064 uses the term ‘Direct GHG Emissions’. This
report adopts the GHG Protocol’s terminology scope
1, which is more commonly used in corporate GHG
accounting.
Cakupan 2 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung) Scope 2 (Indirect Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari pembangkitan listrik, GHG emissions from the generation of imported
panas, atau uap yang diimpor dan dikonsumsi oleh electricity, heat or steam consumed by the Company.
perusahaan, mengacu pada istilah Cakupan 2 dari The GHG Protocol uses the term ‘scope 2’, while ISO
GHG Protocol. 14064 uses the term ‘Energy Indirect GHG Emissions’.
This report adopts the GHG Protocol’s terminology
scope 2, which is more commonly used in corporate
GHG accounting.
Cakupan 3 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung Scope 3 (Other Indirect Greenhouse Gas Emission)
Lainnya)
Emisi gas rumah kaca yang timbul akibat aktivitas GHG emissions, other than energy-related indirect
perusahaan namun berasal dari sumber yang dimiliki GHG emissions, which are a consequence of the
atau dikendalikan oleh pihak lain. Cakupan 3 terbagi Company’s activities, but arise from GHG sources
dalam 8 kategori hulu dan 7 kategori hilir rantai nilai. that are owned or controlled by other organisations.
The GHG Protocol uses the term ‘scope 3’, while ISO
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 291
Page 294
Glosarium
Glossary
14064 uses the term ‘Other Indirect GHG Emissions’.
This report adopts the GHG Protocol’s terminology
scope 3, which is more commonly used in corporate
GHG accounting. Scope 3 emissions are further
broken down into 8 upstream value chain categories
and 7 downstream categories.
Perjanjian Tingkat Layanan/Service Level Agreement Service Level Agreement (SLA)
(SLA)
Kontrak antara penyedia layanan dan pelanggan (atau A contract between a service provider and a customer
tim internal) yang menetapkan tingkat layanan yang (or internal team) that outlines the expected
diharapkan, termasuk metrik kinerja, tanggung jawab, level of service, including performance metrics,
dan sanksi jika layanan tidak memenuhi standar yang responsibilities, and remedies if the service doesn’t
disepakati. meet agreed-upon standards. It defines the scope of
services, quality expectations, and how performance
will be measured.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Social Security Administration Agency (Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial, BPJS)
Lembaga di Indonesia yang bertugas An institution established to administer social security
menyelenggarakan program jaminan sosial, dibentuk programs in Indonesia according to Law (UU) Number
berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 40 of 2004 concerning the National Social Security
Appendix
Appendix
tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang- System and Law Number 24 of 2011 concerning the
Undang Nomor 24 Tahun 2011. Social Security Administration Agency. In accordance
with Law Number 40 of 2004, BPJS is a non-profit
legal entity.
Software as a Service (SaaS) Software as a Service (SaaS)
Model layanan komputasi awan di mana penyedia A cloud computing service model where the provider
menawarkan penggunaan perangkat lunak aplikasi offers use of application software to a client and
melalui internet, tanpa pengguna harus memiliki manages all needed physical and software resources.
perangkat lunak tersebut. SaaS is usually accessed via a web application. Unlike
other software delivery models, it separates “the
possession and ownership of software from its use”.
Pemangku Kepentingan Stakeholder(s)
Individu atau organisasi yang secara langsung atau Individual or organisation that is directly or indirectly
tidak langsung dipengaruhi oleh tindakan perusahaan. affected by the Company’s actions.
Prosedur Operasi Standar (SOP) Standard Operating Procedures (SOP)
Instruksi langkah-demi-langkah yang disusun oleh A set of step-by-step instructions compiled by
organisasi untuk membantu karyawan melaksanakan an organization to help workers carry out routine
operasi rutin secara efisien, konsisten, dan sesuai operations. SOPs aim to achieve efficiency, quality
dengan peraturan. output, and uniformity of performance, while reducing
miscommunication and failure to comply with
industry regulations
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) The State Revenue and Expenditure Budget (Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara, APBN)
Rencana keuangan tahunan Pemerintah Indonesia The annual financial plan of the Government of
yang disetujui oleh DPR, memuat daftar rinci Indonesia approved by the House of Representatives.
292 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 295
Glosarium
Glossary
penerimaan dan pengeluaran negara untuk satu The State Budget contains a systematic and
tahun anggaran (1 Januari – 31 Desember). detailed list of state revenue and expenditure plans
for one fiscal year (January 1 - December 31). The
State Budget, changes to the State Budget, and the
accountability of the State Budget each year are
determined by the Law
Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman (SWOT) Strength, Weakness, Opportunities, and Threats
Kerangka kerja perencanaan strategis untuk menilai (SWOT)
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu A strategic planning framework used to assess an
organisasi dalam rangka mengembangkan strategi organization’s internal strengths and weaknesses,
yang efektifl. as well as external opportunities and threats. It helps
businesses understand their competitive position and
develop effective strategies.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs)
17 tujuan global yang diadopsi oleh Perserikatan A set of 17 interconnected goals adopted by the
Bangsa-Bangsa pada tahun 2015 untuk mengatasi United Nations in 2015. They aim to address global
tantangan seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, challenges like poverty, inequality, and climate
dan perubahan iklim menuju dunia yang lebih change, with the goal of achieving a more sustainable
berkelanjutan pada tahun 2030. and prosperous world by 2030.
Sustainalytics Sustainalytics
Penyedia riset, penilaian, dan data lingkungan, sosial, A provider of environmental, social, and governance
dan tata kelola (ESG) yang mendukung pengambilan (ESG) research, ratings, and data.
keputusan investasi berkelanjutan.
Task Force on Climate-related Financial Disclosures The Task Force on Climate-related Financial
(TCFD) Disclosures (TCFD)
Kerangka kerja yang memandu perusahaan dalam A framework that guides companies to disclose
mengungkapkan risiko keuangan terkait iklim kepada climate-related financial risks to investors, lenders,
investor, pemberi pinjaman, dan perusahaan asuransi, and insurers, helping markets properly assess and
membantu pasar menilai dan menentukan harga price these risks.
risiko ini dengan benar.
Tingkat Frekuensi Cedera Total yang Dapat Dicatat Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
(TRIFR) A metric used to gauge an organization’s safety
Metode pengukuran kinerja keselamatan organisasi performance. It reflects the number of fatalities, lost
berdasarkan jumlah kematian, cedera kehilangan time injuries, substitute work, and injuries requiring
waktu, pekerjaan pengganti, dan cedera yang treatment by a medical professional per million
memerlukan perawatan medis per satu juta jam kerja. hours worked. TRIFR is a lagging indicator of safety,
meaning that it reflects an organization’s past
safety performance and may not be a solid basis for
predicting its future incident rate.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) United Nations (UN)
Organisasi antar pemerintah yang bertujuan An intergovernmental organization that aims to
menjaga perdamaian dan keamanan internasional, maintain international peace and security, develop
mengembangkan hubungan persahabatan antar friendly relations between countries, enhance
negara, dan meningkatkan kerja sama internasional. international cooperation, and serve as a center for
coordinating global action.
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk 293
Page 296
Glosarium
Glossary
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (US United States’ Environmental Protection Agency (U.S.
EPA) EPA)
Badan federal independen Amerika Serikat yang An independent federal government agency of the
bertugas melindungi kesehatan manusia dan United States that is responsible for protecting
lingkungan melalui bantuan teknis pemulihan, human health and the environment by Providing
pembersihan jangka panjang, dan pengawasan technical assistance to support recovery planning of
lingkungan. public health and infrastructure, long-term cleanup
to minimize public health threats, and environmental
surveillance.
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Village Development Planning Deliberation
(Musrenbangdes) (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa,
Musrenbangdes)
Forum musyawarah tahunan desa yang melibatkan The annual deliberation forum that involves all village
seluruh pemangku kepentingan desa untuk stakeholders to agree on the Village Development
menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa Work Plan (RKPDes) for the upcoming fiscal year. The
(RKPDes) tahun berikutnya, memastikan rencana Village Musrenbang aims to ensure that the village
pembangunan mencerminkan kebutuhan masyarakat. development plan reflects the needs and aspirations
of the community, as well as to agree on development
priorities to be implemented.
Sistem Whistleblowing Whistleblowing System
Appendix
Appendix
Kegiatan seseorang, sering kali karyawan, yang An activity of a person, often an employee, revealing
mengungkapkan informasi tentang aktivitas dalam information about activity within a private or public
organisasi swasta atau publik yang dianggap ilegal, organization that is deemed illegal, immoral, illicit,
tidak bermoral, tidak sah, tidak aman, tidak etis, atau unsafe, unethical or fraudulent.
curang.
294 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 297
PT BUMA Internasional Grup Tbk Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report PT BUMA Internasional Grup Tbk South Quarter Tower A, Penthouse Floor Jl. R. A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat Jakarta 12430 – Indonesia Phone : +6221 3043 2080 Facsimile : +6221 3043 2081 Email : corpsec@deltadunia.com ir@deltadunia.com Web : https://bumainternational.com/
Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Internasional Grup Tbk
p.1 ×108
unresolved
org
PT Bisa Ruang Nuswantara
p.16 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.23
unresolved
org
PT Bukit Makmur
p.24 ×3
unresolved
org
Pty Ltd
p.24 ×5
unresolved
org
PT Buket
p.24
unresolved
org
PT Daeyu Poleko Indonesia
p.28 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.28
unresolved
person
Notary Edison Sianipar
p.28 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.28
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.29
unresolved
org
BUMA Australia Pty. Ltd.
p.29 ×4
unresolved
org
Asiamet Asiamet Resources Limited
p.29
unresolved
org
Solar United Network Pte. Ltd.
p.29
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.29
unresolved
org
Alchemo Pte. Ltd.
p.29 ×2
unresolved
org
PT Bukit
p.29 ×3
unresolved
org
PT Persada Kapuas Prima
p.34
unresolved
org
Whitehaven Coal Pty. Ltd
p.35
unresolved
org
Stanwell Corporation
p.35 ×2
unresolved
org
Atlantic Carbon Group Inc.
p.35 ×2
unresolved
org
Sangat Tinggi Atlantic Carbon Group Inc.
p.35
unresolved
org
PT Bukit Makmur Mandiri
p.36
unresolved
org
PT Banyubiru Sakti
p.36
unresolved
org
PT Pulau Mutiara Persada
p.36
unresolved
org
PT Bukit Teknologi Digital
p.36 ×3
unresolved
org
PT Katalis Investama
p.36
unresolved
org
Langsung Indirectly Owned Subsidiaries BUMA Australia Pty. Ltd.
p.36
unresolved
org
Australia Bukit Makmur Mandiri Jasa Konsultansi Utama Pte. Ltd.
p.36
unresolved
org
Singapore Delta Dunia Makmur Pte. Consultancy Services Ltd.
p.36
unresolved
org
Indonesia Jasa Konsultansi The Corporation
p.36
unresolved
org
Langsung Indirectly Owned Subsidiaries Jasa Konsultansi The Corporation
p.36
unresolved
org
USA Consultancy Services Jasa Konsultansi The Corporation
p.36
unresolved
person
San Fransisco
p.37
unresolved
org
PT Biru Edu Praktik
p.37
unresolved
org
PT BUMA Internasional
p.37
unresolved
org
Grup Tbk
p.37
unresolved
org
PT Inc.
p.37
unresolved
org
PT BISA Ruang Ruang Nuswantara
p.37
unresolved
org
PT BUMA Internasional Group Tbk
p.38
unresolved
org
Internasional Group Tbk
p.38
unresolved
org
Nasional Sertifikasi
p.40
unresolved
org
Australia Pty Ltd
p.41 ×3
unresolved
person
Deputi
· Direktur
p.66 ×2
unresolved
org
Tata Kelola
p.74
unresolved
—
Anggred Sutardja
· Deputy Director ESG
p.75
unresolved
—
Neglasari Martini
· General Manager ESG
p.75
unresolved
—
Mularoy Marpaung
· Group Governance & Policy Manager
p.75
unresolved
person
Achmad Zulfikar Khomaini
· ESG PMO and Business Portfolios Manager
p.75 ×2
unresolved
—
pemilik konsesi
p.78
unresolved
org
Departemen Safety
p.220
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.