Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-DOID-att2.pdf

Other Text extracted DOID

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 297

Page 1
Resilience
with Integrity




        PT BUMA Internasional Grup Tbk
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
         2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   1
Page 2
    Daftar Isi
    Table of Content




    SAMBUTAN DIREKSI                                                    Target dan Peta Jalan ESG
                                                           2                                                        56
    LETTER FROM THE BOARD                                               ESG Targets and Roadmap
                                                                        Manajemen Risiko
                                                                                                                    58
    IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN                                    Risk Management
    SUSTAINABILITY PERFORMANCE                            12            Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                    63
    HIGHLIGHT                                                           Sustainability Governance
                                                                        Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                                                                                    76
    TENTANG LAPORAN INI                                                 Stakeholder Engagement
                                                          18
     ABOUT THIS REPORT
      Penjelasan Tema                                                TATA KELOLA
                                                          20                                                        80
      About Theme                                                    GOVERNANCE
                                                                        Dampak Ekonomi
                                                                                                                    82
    TENTANG PERSEROAN                                                   Economic Impact
     ABOUT THE COMPANY                                                  Anti Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                                                    93
      Profil Perusahaan                                                 Anti Corruption and Compliance
                                                          26
      Company Profile                                                   Keberlanjutan Rantai Pasok
                                                                                                                   106
      Proses Bisnis Kami                                                Supply Chain Sustainability
                                                          40
      Our Business Process
      Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami                               STRATEGI IKLIM
                                                          44                                                       116
      Vision, Mission and Core Values                                CLIMATE STRATEGY
                                                                        Resiko Iklim, Adaptasi, Ketahanan dan
    PENDEKATAN KAMI TERHADAP                                            Transisi
                                                                                                                   119
    KEBERLANJUTAN                                         46            Climate Risk, Adaptation, Resilience and
    OUR APPROACH TO SUSTAINABILITY                                      Transition
      Topik Material Kami                                               Energi dan Emissi GRK
                                                          48                                                       133
      Our Material Topics                                               Energy and GHG Emissions
      Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi
                                                                        Emisi Udara
      ESG                                                                                                          144
                                                          52            Emisi Udara
      ESG Strategy Framework and
                                                                        Mencapai Aspirasi Iklim
      Approaches                                                                                                   146
                                                                        Achieving Climate Aspirations
                                                                        Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                   150
                                                                        Environmental Stewardship




2                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 3
                                                                                                    Daftar Isi
                                                                                                 Table of Content




 Pengelolaan Air                                                   Mengembangkan Dampak melalui BIRU
                                                    151                                                      262
 Water Management                                                  Scaling Impact through BIRU
 Pengelolaan Limbah                                                Transformasi Masyarakat
                                                    159
 Waste Management                                                  Community Transformation
 Keanekaragaman
                                                    172
 Hayati Biodiversity                                             FORMULIR UMPAN BALIK
                                                                                                             270
                                                                 FEEDBACK FORM
FOKUS TERHADAP KARYAWAN
                                                    178
EMPLOYEE FOCUS                                                   PERNYATAAN PENJAMINAN
                                                                                                             271
 Hak Asasi Manusia, Keberagaman dan                              ASSURANCE STATEMENT
 Inklusi                                            180
 Human Rights, Diversity and Inclusion                           INDEKS OJK
                                                                                                             272
 Pengelolaan Talenta                                             OJK INDEX
                                                    190
 Talent Management
 Inisiatif dalam Mendukung Karyawan                              INDEKS GRI
                                                    195                                                      275
 Initiatives in Supporting Our Employee                          GRI INDEX
 Sumber Daya Manusia Kami
                                                    198
 Our People                                                      GLOSARIUM
                                                                                                             284
 Membangun Kesehatan dan                                         GLOSSARY
 Keselamatan Kerja                                  208
 Fostering Health and Safety


TRANSFORMASI MASYARAKAT
                                                    234
COMMUNITY TRANSFORMATION
 Kerangka Dampak Sosial
                                                    244
 Social Impact Theory of Change
 Kinerja Transformasi Masyarakat
 Community Transformation                           248
 Performance
 Program Pengembangan Masyarakat
 Utama
                                                    250
 Key Community Development
 Program




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                          1
Page 4
                                          Sambutan Direksi [OJK D.1]
                                          Letter from the Board [OJK D.1]
Sambutan Direksi
              Letter from the Board




                                                    Ronald Sutardja
                                                             Direktur Utama
                                                          President Director




                                                         Berangkat dari awal tahun yang penuh tantangan, kami
                                                         menutup 2025 dengan momentum operasional yang lebih kuat,
                                                         didukung oleh eksekusi yang disiplin dan peningkatan efisiensi.
                                                         Pada saat yang sama, kami terus mendorong komitmen
                                                         keberlanjutan, memastikan arah jangka panjang kami tetap
                                                         jelas dan konsisten.


                                                         From a challenging start, we ended 2025 with stronger
                                                         operational momentum, supported by disciplined execution and
                                                         improving efficiency. At the same time, we continued advancing
                                                         our sustainability commitments, ensuring our long-term direction
                                                         remains clear and consistent.




                                      2                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 5
                                                                                                      Sambutan Direksi
                                                                                                         Letter from the Board



Para Pemangku Kepentingan yang                                           Dear stakeholders,
terhormat,

2025 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi                           Looking back on 2025, it has been a demanding year
sektor pertambangan batu bara global. Kuartal                            for the global coal mining sector. The first quarter
pertama menjadi periode yang penuh tantangan bagi                        was particularly challenging for our operations, as
operasional kami, di mana kondisi cuaca ekstrem                          prolonged extreme weather and an unprecedented
yang berkepanjangan serta beberapa gangguan                              operational     disruption    significantly     impacted
operasional memberikan dampak signifikan terhadap                        production and overall site performance. At the same
produksi dan kinerja tambang secara keseluruhan. Di                      time, we navigated evolving regulatory frameworks
saat yang sama, kami juga harus beradaptasi dengan                       as global uncertainty led to a challenging market.
dinamika kerangka regulasi yang terus berkembang                         According to the IEA, global thermal coal consumption
di tengah ketidakpastian global yang turut menekan                       is expected to plateau in 2025, attributed to a decline in
kondisi pasar. Berdasarkan data dari International                       the use of coal as a source power in Europe, Australia,
Energy Agency (IEA), konsumsi batu bara termal                           Japan, and Korea1. These trends are indicative of
global diperkirakan akan mencapai titik stabil pada                      a broader structural shift in the global coal mining
tahun 2025, seiring dengan menurunnya penggunaan                         landscape, requiring resilience, adaptability, and
batu bara sebagai sumber pembangkit listrik di Eropa,                    disciplined operational management.
Australia, Jepang, dan Korea1. Perkembangan ini
mencerminkan adanya pergeseran struktural yang
lebih luas dalam lanskap industri pertambangan batu
bara global, yang menuntut ketahanan, kemampuan
beradaptasi, serta disiplin dalam pengelolaan
operasional.

Di tengah kondisi yang penuh tantangan tersebut,                         Despite the challenging condition, the Company
Perseroan tetap teguh dalam menjalankan prioritas                        remains steadfast in pursuing its strategic priorities
strategis dan komitmen keberlanjutan. Kami                               and sustainability commitments. Our focus has been
mengarahkan fokus kami pada hal-hal yang berada                          on what we can control: strengthening operational
dalam kendali: memperkuat eksekusi operasional,                          execution, improving productivity, building a more
meningkatkan produktivitas, membangun organisasi                         resilient organization, and advancing our sustainability
yang lebih tangguh, serta mendorong kemajuan                             commitments. Our track record across industry cycles
komitmen keberlanjutan kami. Rekam jejak kami dalam                      demonstrates a consistent ability to stay the course
menghadapi berbagai siklus industri menunjukkan                          with discipline and focus, even amid uncertainty.
kemampuan yang konsisten untuk tetap berada pada                         While market conditions may fluctuate, our principles
jalur yang tepat dengan disiplin dan fokus, bahkan di                    and long-term direction remain unchanged.
tengah ketidakpastian.

Sejalan dengan hal tersebut, sejak kuartal kedua,                        Reflecting that, from the second quarter onward, the
Perseroan mulai menunjukkan pemulihan yang                               Company demonstrated a consistent and measurable
konsisten dan terukur, yang didorong oleh penguatan                      recovery, driven by strengthening operational
disiplin operasional, peningkatan efisiensi biaya,                       discipline, improving cost efficiency, and a deliberate
serta fokus yang terarah pada kualitas eksekusi.                         focus on execution quality. This momentum carried
Momentum ini berlanjut hingga paruh kedua 2025,                          through the second half of the year, and we entered
memungkinkan kami memasuki tahun 2026 dengan                             2026 with a stronger operational foundation, a more
fondasi operasional yang lebih kuat, neraca yang lebih                   resilient balance sheet, and a more secured contract
tangguh, serta basis kontrak yang lebih terjamin.                        base.




1
    https://iea.blob.core.windows.net/assets/113a8274-500c-4684-951f-947d25bef3c9/Coal2025.pdf



                                        2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   3
Page 6
                                          Sambutan Direksi
                                          Letter from the Board
Sambutan Direksi
              Letter from the Board




                                          Kami memandang periode ini bukan sebagai                        We view this period not as a deviation from our
                                          penyimpangan dari jalan yang telah ditetapkan,                  path, but as an opportunity to reinforce operational
                                          melainkan sebagai peluang untuk semakin                         excellence, strengthen governance, and further embed
                                          memperkuat keunggulan operasional, memperkokoh                  responsible mining practices across our business.
                                          tata kelola, serta menanamkan praktik pertambangan              We firmly believe that durable business performance
                                          yang bertanggung jawab di seluruh lini bisnis. Kami             is achieved through sustainable and responsible
                                          meyakini bahwa kinerja usaha yang berkelanjutan                 operations. With resilience and clarity of purpose,
                                          hanya dapat dicapai melalui operasional yang                    we will continue to be a reliable contributor to the
                                          bertanggung jawab dan berkesinambungan. Dengan                  economies of Indonesia, Australia, and the United
                                          ketangguhan dan kejelasan arah, kami akan terus                 States.
                                          hadir sebagai mitra yang andal serta memberikan
                                          kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia,
                                          Australia, dan Amerika Serikat.

                                          2025 menandai untuk pertama kalinya Atlantic Carbon             In advancing our sustainability journey, this year marks
                                          Group (ACG), unit usaha kami yang berbasis di Amerika           the first inclusion of Atlantic Carbon Group (ACG), our
                                          Serikat, disertakan dalam Laporan Keberlanjutan                 US-based business unit, in our Sustainability Report.
                                          kami. Mengingat ini merupakan tahun awal integrasi,             As this is the initial year of integration, disclosures
                                          pengungkapan yang disampaikan terbatas pada                     are currently limited to selected material aspects
                                          aspek material tertentu, yaitu energi, emisi, demografi         — energy, emissions, employee demography, and
                                          karyawan, serta kesehatan dan keselamatan kerja.                occupational health & safety. This phased approach
                                          Pendekatan bertahap ini mencerminkan komitmen                   reflects our commitment to progressively align ACG
                                          kami untuk secara progresif menyelaraskan ACG                   with our Group reporting framework and sustainability
                                          dengan kerangka pelaporan dan standar keberlanjutan             standards. As ACG continues to support our portfolio
                                          Grup. Seiring dengan peran ACG dalam mendukung                  diversification beyond thermal coal, we remain focused
                                          diversifikasi portofolio kami di luar batu bara termal,         on ensuring that this transition is accompanied by
                                          kami tetap berfokus memastikan bahwa proses                     consistent and responsible sustainability practices
                                          transisi ini berjalan seiring dengan penerapan praktik          across all our operations in Indonesia, Australia, and
                                          keberlanjutan yang konsisten dan bertanggung jawab              the United States.
                                          di seluruh operasi kami di Indonesia, Australia, dan
                                          Amerika Serikat.


                                          Menjaga Konsistensi dalam Keberlanjutan                         Staying on Course in Sustainability
                                          Di tengah dinamika pasar batu bara yang semakin                 In an increasingly complex coal market, sustainability
                                          kompleks, keberlanjutan terus menjadi bagian yang               remains embedded in how we govern, manage risk,
                                          terintegrasi dalam tata kelola, pengelolaan risiko,             and run our operations. Maintaining our license to
                                          serta pelaksanaan operasional kami. Upaya untuk                 operate requires rigorous environmental management,
                                          menjaga license to operate menuntut pengelolaan                 responsible community engagement, and governance
                                          lingkungan yang disiplin, keterlibatan masyarakat               standards that meet stakeholder expectations. As
                                          yang bertanggung jawab, serta standar tata kelola               our ESG performance is closely tied to operational
                                          yang selaras dengan ekspektasi para pemangku                    outcomes, these aspects are naturally reflected in the
                                          kepentingan. Seiring dengan keterkaitan yang erat               operational performance discussions at Board and
                                          antara kinerja ESG dan hasil operasional, aspek-                management levels. This ensures that sustainability
                                          aspek tersebut secara alami menjadi bagian dari                 considerations are addressed in a practical and
                                          pembahasan kinerja operasional di tingkat Dewan dan             performance-driven manner.
                                          manajemen. Hal ini memastikan bahwa pertimbangan
                                          keberlanjutan senantiasa diintegrasikan secara
                                          praktis serta mendukung dan berorientasi pada
                                          kinerja bisnis.




                                      4                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 7
                                                                                               Sambutan Direksi
                                                                                                  Letter from the Board



Kerangka Keberlanjutan kami memberikan arah                       Our Sustainability has been providing a structure and
yang jelas dan disiplin dalam penerapannya, yang                  anchors us on four long-term targets:
berlandaskan pada empat target jangka panjang:
• Mencapai Net Zero pada tahun 2050                               • Net Zero by 2050
• Menjaga nihil fatalitas                                         • Zero fatalities
• Meningkatkan taraf hidup lebih dari 1 juta orang                • Improving the lives of more than 1 million people
    pada tahun 2050                                                   by 2050
• Mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan                        •   Profitable growth through strong governance
    melalui tata kelola yang kuat

Target-target ini menjadi landasan dalam penetapan                These targets guide operational priorities, capital
prioritas operasional, alokasi modal, serta evaluasi              allocation, and performance evaluation across the
kinerja di seluruh Grup. Seluruh target ini juga                  Group. They are aligned with the objectives of the
diselaraskan     dengan     Tujuan    Pembangunan                 United Nations Sustainable Development Goals.
Berkelanjutan Persatuan Bangsa-Bangsa (UN SDG).

Pada tahun 2025 kami memfokuskan upaya pada                       In 2025 we focused on establishing short- and
penetapan target ESG jangka pendek dan menengah                   medium-term ESG targets that support our long-term
yang mendukung komitmen jangka panjang kami.                      commitments. Our approach has been to first set
Pendekatan yang kami terapkan dimulai dengan                      internal targets, allowing us to test, verify, and validate
penetapan target secara internal, untuk kemudian                  them before public disclosure. Insights from surveys
melalui proses pengujian, verifikasi, dan validasi                and consultations with management across our
sebelum diungkapkan kepada publik. Masukan yang                   operations ensured these objectives are ambitious
diperoleh melalui survei serta konsultasi dengan                  yet grounded in the company’s current capabilities
manajemen di seluruh lini operasional memastikan                  and market requirement.
bahwa target yang ditetapkan bersifat ambisius,
namun tetap realistis dan selaras dengan kapabilitas
Perseroan saat ini serta kebutuhan pasar.

Membangun Ketangguhan melalui                                     Achieving Resilience through our Climate
Pengelolaan Dampak Iklim                                          Impact
Pada tahun 2025, pengelolaan iklim tetap terkait                  In 2025, climate management remained closely
dengan kinerja operasional. Peningkatan efisiensi                 linked to operational performance. Improving energy
energi dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK)                   efficiency and reducing greenhouse gas (GHG)
tidak dipandang sebagai inisiatif yang berdiri sendiri,           emissions are not treated as standalone initiatives,
melainkan sebagai bagian dari disiplin pengelolaan                but as part of disciplined cost management and
biaya serta upaya menjaga keandalan operasional di                operational reliability in a volatile market environment.
tengah kondisi pasar yang bergejolak.

Sejalan dengan dinamika operasional tersebut, di                  In line with our operational dynamics, our absolute
Indonesia yang merupakan area operasional terbesar                emissions decreased by 9% compared to 2024, largely
kami, total emisi absolut kami menurun sebesar 9%                 driven by the ramp-down process at several sites in
dibandingkan tahun 2024, yang terutama didorong                   Indonesia and the end of contract of Burton site in
oleh proses penurunan aktivitas di beberapa lokasi di             Australia. Emissions intensity, however, remains an
Indonesia. Namun demikian, intensitas emisi masih                 area requiring continued improvement.
menjadi area yang memerlukan peningkatan kinerja.

Di dua lokasi terbesar kami di Indonesia, kami terus              In two of our biggest sites in Indonesia, we made
mendorong program peningkatan efisiensi energi dan                progress in structuring energy efficiency and GHG
pengelolaan emisi GRK secara terstruktur, dengan                  improvement programmes, with efforts focusing on
fokus pada langkah-langkah operasional yang                       practical operational measures, including improving




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                    5
Page 8
                                          Sambutan Direksi
                                          Letter from the Board
Sambutan Direksi
              Letter from the Board




                                          praktis. Upaya tersebut mencakup perbaikan kondisi             mine road conditions, optimising fleet management
                                          jalan tambang, optimalisasi pengelolaan armada                 to reduce queuing and dumping time, and minimising
                                          untuk mengurangi antrean dan waktu dumping,                    equipment idle time through auxiliary tracking
                                          serta meminimalkan waktu idle peralatan melalui                systems. These initiatives are supported by our
                                          sistem pelacakan pendukung. Inisiatif-inisiatif ini            Control Tower platform, which integrates operational
                                          didukung oleh platform Control Tower kami yang                 data to strengthen real-time performance oversight.
                                          mengintegrasikan data operasional guna memperkuat
                                          pemantauan kinerja secara real-time.

                                          Meskipun berbagai kemajuan telah dicapai, kami                 While progress has been made, we recognize that the
                                          menyadari bahwa hasil yang diperoleh sepanjang 2025            outcomes in 2025 have not yet met our expectations.
                                          belum sepenuhnya memenuhi harapan. Memasuki                    In 2026, we will sharpen our approach, with greater
                                          2026, kami akan mempertajam pendekatan yang ada,               emphasis on addressing root causes to unlock
                                          dengan penekanan lebih besar pada penanganan akar              consistent and tangible performance improvements.
                                          permasalahan guna mendorong peningkatan kinerja
                                          yang lebih konsisten dan terukur.

                                          Untuk operasi kami di Amerika Serikat, 2025                    For our operations in the United States, 2025 marks
                                          merupakan      tahun   fondasional.    Kami    telah           a foundational year. We completed a comprehensive
                                          menyelesaikan penilaian baseline emisi secara                  baseline assessment to establish clear performance
                                          komprehensif untuk menetapkan tolok ukur kinerja               benchmarks. The data gathered will serve as the
                                          yang jelas. Data yang diperoleh akan menjadi                   foundation for delivering our climate ambitions in the
                                          landasan dalam mendorong pencapaian target iklim               US, providing a disciplined basis for target-setting
                                          kami di Amerika Serikat, sekaligus menyediakan                 and performance tracking.
                                          dasar yang terstruktur dan disiplin untuk penetapan
                                          target serta pemantauan kinerja ke depan.

                                          Komposisi portofolio kam mengalami perubahan,                  Lastly, our portfolio composition has portfolio
                                          dimana pada 2025, kontribusi batu bara non-termal              composition also evolved during the year. In 2025,
                                          terhadap total pendapatan tercatat sebesar 24%,                non-thermal coal contributed 24% of our overall
                                          dibandingkan 26% pada akhir 2024. Perubahan ini                revenue mix, compared to 26% at the end of 2024.
                                          mencerminkan selesainya masa kontrak di tambang                The change reflects the completion of operations at
                                          Burton di Australia, serta meningkatnya produksi dari          the Burton site in Australia as it reached the end of its
                                          sejumlah lokasi di Indonesia. Meskipun pergeseran              contract, alongside increased production from sites
                                          ini memengaruhi komposisi portofolio dalam jangka              in Indonesia. While this shift affected the short-term
                                          pendek, upaya diversifikasi di luar batu bara termal           composition of our portfolio, diversification beyond
                                          tetap menjadi bagian penting dari strategi jangka              thermal coal remains an important part of our longer-
                                          panjang kami.                                                  term strategy.

                                          Membangun      Ketangguhan                   melalui           Building Resilience Through People and
                                          Penguatan SDM dan Masyarakat                                   Communities
                                          Di BUMA International Group, kami menyadari                    At BUMA International Group, we recognise that the
                                          bahwa kegiatan pertambangan memiliki dampak                    impact of mining extends well beyond the boundaries
                                          yang melampaui batas-batas operasional kami.                   of our operations. The wellbeing of our employees
                                          Kesejahteraan karyawan serta masyarakat di sekitar             and the communities around us is closely linked
                                          wilayah operasi memiliki keterkaitan erat dengan               to the long-term strength of our business. Our
                                          kekuatan jangka panjang bisnis kami. Oleh karena               approach is therefore practical and focused: creating
                                          itu, pendekatan yang kami terapkan bersifat praktis            opportunities that support stronger livelihoods and
                                          dan terarah, yakni dengan menciptakan peluang                  more resilient communities.
                                          yang mendukung penghidupan yang lebih baik serta
                                          membangun komunitas yang lebih Tangguh.




                                      6                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 9
                                                                                               Sambutan Direksi
                                                                                                 Letter from the Board



Dampak positif yang ingin kami ciptakan, baik bagi                The positive impact we seek to create, within our
karyawan maupun masyarakat di sekitar wilayah                     workforce and in the communities around us, depends
operasi, sangat bergantung pada kemampuan                         on maintaining safe and responsible operations. Safety
kami dalam menjaga operasional yang aman dan                      therefore remains our most fundamental priority. It
bertanggung jawab. Oleh karena itu, keselamatan                   is with deep regret that I report we experienced one
tetap menjadi prioritas paling mendasar bagi kami.                fatality in 2025. Our thoughts remain with the family
Dengan rasa duka yang mendalam, kami melaporkan                   and loved ones affected, to whom we have provided
bahwa pada tahun 2025 terjadi satu insiden fatalitas.             support during this difficult time.
Doa kami senantiasa bersama keluarga serta orang-
orang terdekat yang terdampak. Perusahaan telah
menyediakan dukungan dan pendampingan dalam
masa sulit ini kepada keluarga yang terdampak.

Berdasarkan hasil investigasi menyeluruh, kami telah              Following a thorough investigation, we have
menindaklanjuti perbaikan yang perlu dilakukan                    addressed the safety gaps identified by strengthening
melalui penguatan pengendalian operasional,                       operational controls, reinforcing safety protocols, and
penegakan protokol keselamatan, serta peningkatan                 enhancing supervision where required. This tragic
pengawasan di area yang diperlukan. Insiden ini                   incident reinforces the need for constant vigilance,
menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan                     strong safety discipline, and continuous learning.
yang berkelanjutan, disiplin keselamatan yang                     We remain committed to embedding these lessons
kuat, serta komitmen untuk terus belajar dan                      across all operations to prevent recurrence.
melakukan perbaikan. Kami tetap bertekad untuk
menginternalisasikan pembelajaran ini di seluruh
operasi guna mencegah kejadian serupa di masa
mendatang.

Pada tahun 2025, kami memperkuat cara kami                        In 2025, we strengthened the way we manage and
mengelola dan mengevaluasi inisiatif sosial melalui               evaluate our social initiatives by introducing a Social
penerapan Social Impact Framework yang berbasis                   Impact Framework based on the Theory of Change
pada model Theory of Change. Kerangka ini telah                   model. The framework has been developed and
dikembangkan dan diterapkan di BUMA dan BIRU,                     applied across BUMA and BIRU, the two business
dua unit usaha yang memberikan kontribusi terbesar                units that generate the majority of our social impact.
terhadap dampak sosial kami. Pendekatan ini                       This allows us to move beyond measuring program
memungkinkan kami untuk melampaui sekadar                         activity and focus instead on the outcomes our
pengukuran aktivitas program, dan lebih berfokus                  initiatives deliver. Our objective is not simply to run
pada hasil nyata yang dihasilkan oleh setiap inisiatif.           programs, but to ensure they lead to meaningful and
Tujuan kami bukan hanya menjalankan program,                      lasting improvements in people’s lives.
tetapi memastikan bahwa program tersebut mampu
menghadirkan perubahan yang bermakna dan
berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.

Di Indonesia, upaya kami terus difokuskan pada                    In Indonesia, our efforts remain focused on expanding
perluasan akses pendidikan serta penguatan peluang                access to education and strengthening local livelihood
penghidupan masyarakat lokal. Sepanjang 2025,                     opportunities. During 2025, BUMA supported 440
BUMA telah mendukung 440 peserta program BUMA                     participants through BUMA School as well as the Basic
School serta program pelatihan Basic Operator dan                 Operator and Basic Mechanic training programs. BIRU
Basic Mechanic. Sementara itu, BIRU menjangkau                    reached a further 900 participants through its virtual
tambahan 900 peserta melalui sekolah vokasi                       vocational school.
virtualnya.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                7
Page 10
                                          Sambutan Direksi
                                          Letter from the Board
Sambutan Direksi
              Letter from the Board




                                          BIRU terus memainkan peran penting dalam                        BIRU continues to play a central role in scaling our
                                          memperluas dampak sosial kami secara terstruktur                social impact in a structured and measurable way.
                                          dan terukur. BIRU juga bekerja di area di luar                  BIRU supports areas beyond mining and beyond
                                          pertambangan dan di luar Indonesia, di mana peluang             Indonesia where employment demand is growing.
                                          kerja terus meningkat. Hal ini mencakup pelatihan               These include training for solar panel technicians in
                                          untuk teknisi panel surya di sektor energi terbarukan,          the renewable sector and building cleaning services
                                          dan pelatihan layanan kebersihan gedung untuk                   for the hospitality industry in Japan. Further, BIRU
                                          Industri perhotelan di Jepang. Lebih lanjut, BIRU               launched FutureHub, a platform designed to connect
                                          meluncurkan FutureHub, sebuah platform yang                     graduates of its virtual vocational school with
                                          dirancang untuk menghubungkan lulusan pelatihan                 employment opportunities. To date, approximately 30%
                                          vokasinya dengan peluang kerja. Hingga saat ini, dari           of graduates tracked through FutureHub have secured
                                          seluruh lulusan yang terpantau melalui FutureHub,               employment, with average salaries significantly above
                                          sekitar 30% telah berhasil memperoleh pekerjaan,                the local minimum wage threshold.
                                          dengan tingkat penghasilan rata-rata yang berada
                                          jauh di atas upah minimum setempat.

                                          Ke depan, BIRU akan terus menjalin kolaborasi                   BIRU will continue working with like-minded
                                          dengan berbagai organisasi yang memiliki visi                   organisations to extend its reach and strengthen
                                          sejalan untuk memperluas jangkauan program serta                employment outcomes for participants. This year also
                                          memperkuat hasil penyerapan tenaga kerja bagi para              marks the first publication of BIRU’s Impact Report,
                                          peserta. Tahun ini juga menandai penerbitan perdana             providing stakeholders with greater transparency on
                                          Impact Report BIRU, yang memberikan transparansi                its work and the impact achieved to date.
                                          yang lebih baik kepada para pemangku kepentingan
                                          mengenai kinerja dan dampak yang telah dihasilkan
                                          hingga saat ini.

                                          Memperkuat Fondasi Bisnis melalui Tata                          Strengthening   Business    Foundations
                                          Kelola yang Berkelanjutan                                       Through Sustainable Governance
                                          Tata kelola yang kuat memastikan bahwa komitmen                 Strong governance ensures that our sustainability
                                          keberlanjutan kami tercermin dalam pengambilan                  commitments translate into responsible and
                                          keputusan yang bertanggung jawab dan konsisten.                 consistent decision-making. Governance provides
                                          Tata kelola menjadi fondasi yang memungkinkan                   the structure through which environmental, social, and
                                          integrasi aspek lingkungan, sosial, dan etika ke                ethical considerations are integrated into strategy,
                                          dalam strategi, pengelolaan risiko, serta pengawasan            risk management, and operational oversight.
                                          operasional.

                                          Pada tahun 2025, kami memperdalam pemahaman                     In 2025, we strengthened our understanding of
                                          terhadap risiko dan peluang terkait perubahan                   climate-related risks and opportunities. Building on
                                          iklim. Melanjutkan penilaian risiko fisik iklim yang            the physical climate risk assessment completed in the
                                          telah dilakukan pada tahun sebelumnya, kami                     previous year, we conducted a climate transition risk
                                          melaksanakan kajian risiko dan peluang transisi                 and opportunity assessment across our operations in
                                          iklim di seluruh operasi kami di Indonesia, Australia,          Indonesia, Australia, and the United States. This work
                                          dan Amerika Serikat. Kajian ini membantu kami                   helps us better understand how policy developments,
                                          memahami secara lebih komprehensif bagaimana                    market shifts, and technological changes associated
                                          perkembangan kebijakan, dinamika pasar, serta                   with the global energy transition may affect our
                                          perubahan teknologi yang terkait dengan transisi                business, and supports more informed strategic
                                          energi global dapat memengaruhi bisnis kami,                    planning and capital allocation. The results reaffirmed




                                      8                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 11
                                                                                              Sambutan Direksi
                                                                                                 Letter from the Board



sekaligus mendukung proses perencanaan strategis                 that these risks are consistent with those already
dan alokasi modal yang lebih tepat. Hasil yang                   monitored through our business continuity planning
diperoleh menegaskan bahwa risiko-risiko tersebut                processes. Together, these assessments strengthen
selaras dengan yang telah kami pantau melalui                    our ability to anticipate change, manage downside
proses    perencanaan       keberlangsungan    usaha             risk, and position the Group to respond proactively to
(business continuity planning). Secara keseluruhan,              the evolving climate landscape.
rangkaian penilaian ini memperkuat kemampuan
kami dalam mengantisipasi perubahan, mengelola
risiko secara lebih terukur, serta memposisikan Grup
untuk merespons secara proaktif terhadap dinamika
lanskap iklim yang terus berkembang.

Menjaga standar integritas yang tinggi merupakan                 Maintaining high standards of integrity is fundamental
fondasi utama dalam pendekatan tata kelola                       to our governance approach. During the year, we
kami. Sepanjang tahun, kami terus memperkuat                     continued strengthening the implementation of our
implementasi kerangka kerja anti-penyuapan                       anti-bribery and corruption (ABC) framework across
dan korupsi (ABC) di seluruh Grup, termasuk                      the Group, including expanding its scope to our
memperluas cakupannya ke operasi kami di Amerika                 operations in the United States. While formal training
Serikat. Meskipun program pelatihan formal belum                 programs were not conducted due to operational
dilaksanakan karena prioritas operasional, kami                  priorities, we continued active communication and
tetap menjalankan komunikasi aktif serta sosialisasi             internal socialisation of our ABC policy and campaign
internal atas kebijakan dan kampanye ABC guna                    to reinforce expectations around ethical conduct.
memperkuat pemahaman dan ekspektasi terhadap
perilaku etis di seluruh organisasi.

Pengawasan terhadap aspek keberlanjutan tetap                    Oversight of sustainability remains a responsibility of
menjadi tanggung jawab Direksi, khususnya dalam                  the Board, particularly in ensuring that key risks and
memastikan bahwa risiko dan prioritas utama telah                priorities are appropriately considered. Given the close
dipertimbangkan secara memadai. Sejalan dengan                   link between ESG performance and our operational
keterkaitan yang erat antara kinerja ESG dan indikator           metrics, these topics are typically addressed through
operasional, isu-isu tersebut umumnya dibahas dalam              operational performance discussions, making them
konteks kinerja operasional, sehingga lebih aplikatif            more practical and easier to cascade across the
dan mudah diturunkan ke seluruh lini organisasi.                 organisation. Clear lines of responsibility are in
Struktur tanggung jawab yang jelas telah ditetapkan              place across our operations, supported by internal
di seluruh operasi kami, didukung oleh proses                    reporting processes that enable management to track
pelaporan internal yang memungkinkan manajemen                   performance and respond to emerging risks.
untuk memantau kinerja serta merespons risiko yang
muncul secara tepat waktu.

Langkah Kami Ke Depan                                            Charting our Course Forward
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kami                 Despite the headwinds, we remain committed to
tetap berkomitmen untuk melanjutkan implementasi                 advancing our ESG. We recognise that sustainability is
ESG kami. Kami menyadari bahwa keberlanjutan                     a long-term journey, and our focus is on getting it right.
merupakan perjalanan jangka panjang, sehingga                    In 2026, we will continue piloting and testing solutions
fokus kami adalah memastikan setiap langkah                      across our operations to ensure that programs,
dijalankan dengan tepat. Memasuki tahun 2026, kami               whether in energy efficiency, fleet decarbonisation,
akan terus melakukan uji coba dan pengembangan                   emission management, or workforce and community




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   9
Page 12
Sambutan Direksi
              Letter from the Board




                                      berbagai solusi di seluruh operasi untuk memastikan               initiatives, are suitable for our business and deliver
                                      bahwa program-program yang ada, baik dalam                        meaningful ESG impact.
                                      efisiensi energi, dekarbonisasi armada, pengelolaan
                                      emisi maupun inisiatif bagi karyawan dan
                                      masyarakat, benar-benar relevan dengan kebutuhan
                                      bisnis serta mampu memberikan dampak ESG yang
                                      nyata.

                                      Pada saat yang sama, kami akan terus mendorong                    At the same time, we will continue diversifying our
                                      diversifikasi portofolio di luar batu bara termal, dengan         portfolio beyond thermal coal to achieve our target of
                                      target meningkatkan kontribusi pendapatan non-                    increasing non-thermal coal revenue share to be more
                                      termal hingga melampaui 50% dari total pendapatan                 than 50% of the Group’s overall revenue mix.
                                      Grup.

                                      Sebagai refleksi tahun 2025, kami terus menjaga                   Reflecting on 2025, we sustained focus on our
                                      fokus pada prioritas keberlanjutan di tengah                      sustainability priorities while navigating uncertainty,
                                      berbagai ketidakpastian, sehingga memungkinkan                    equipping us to manage ongoing market challenges
                                      kami untuk menghadapi tantangan pasar secara                      responsibly. We are grateful for the continued
                                      bertanggung jawab. Kami menyampaikan rasa                         support of our Board, employees, customers,
                                      terima kasih dan penghargaan kami atas dukungan                   investors, partners, and host communities, whose
                                      dari Direksi, karyawan, pelanggan, investor, mitra,               trust and collaboration continue to be central to our
                                      serta masyarakat di sekitar wilayah operasi, yang                 progress. With these partnerships, we enter 2026
                                      kepercayaan dan kolaborasinya menjadi kunci bagi                  focusing on transparency, resilience, and continuous
                                      kemajuan kami. Bersama, kita masuki tahun 2026                    improvement.
                                      dengan fokus pada transparansi, ketangguhan, dan
                                      perbaikan yang berkelanjutan.




                                                                                              Hormat kami,
                                                                                             Yours sincerely,




                                                                                           Ronald Sutardja
                                                                                           President Director
                                                                                           President director




                          10                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 13
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   11
Page 14
                          About Buma International Group
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




                                                           IKHTISAR KINERJA
                                                           KEBERLANJUTAN
                                                           SUSTAINABILITY
                                                           PERFORMANCE HIGHLIGHT




                                           12                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 15
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   13
Page 16
                                                           Ikhtisar Keberlanjutan
                                                           Sustainability Performance Highlight

                                                           Aspek Ekonomi
                                                           Economic Aspect
                          About Buma International Group
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




                                                                          Kinerja Ekonomi Secara Keseluruhan
                                                                          Overall Economic Performance


                                                                      Total Produksi*                                              Pendapatan                                       Laba (Rugi)
                                                                      Total Production                                             Revenue                                          Net Profit (Loss)



                                                            2025          881.427.421 Ton
                                                                                      Tons                         2025               1.480 Juta USD Million USD         2025    US$
                                                                                                                                                                                       (122) Juta USD
                                                                                                                                                                                                    Million USD




                                                            2024 1.285.726.196 Ton
                                                                               Tons                                2024             US$
                                                                                                                                         1.756 Juta  USD
                                                                                                                                               Million USD
                                                                                                                                                                         2024          US$
                                                                                                                                                                                             (54) Juta  USD
                                                                                                                                                                                                  Million USD




                                                            2023           1.445.977.081 Ton
                                                                                         Tons                      2023
                                                                                                                                   US$
                                                                                                                                        1.833 Juta  USD
                                                                                                                                              Million USD                2023          US$
                                                                                                                                                                                           50,7 Juta  USD
                                                                                                                                                                                                Million USD



                                                            *Total produksi adalah akumulasi dari total Batubara yang di tambang dan total lapisan tanah yang dikupas.
                                                            *The production unit is the accumulation of total coal extraction and Overburden removal.




                                                                          Kinerja Pemasok - Indonesia
                                                                          Supplier Performance - Indonesia

                                                                      Persentase Pemasok                                       Persentase Pemasok                               Nilai Pembelian dari
                                                                      Lokal untuk Barang                                       Lokal untuk Jasa                                 Pemasok Lokal
                                                                      Percentage of Local                                      Percentage of Local                              Value of Purchases from
                                                                      Suppliers for Goods                                      Suppliers for Services                           Local Supplier


                                                            2025                         18,51%                    2025                          24,91%                  2025 35.839.423 USD

                                                            2024                                19,4%              2024                                23,2%             2024        70.629.576 USD


                                                            2023                                18,3%              2023                                22,5%             2023        60.769.533 USD




                                                                           Produk Ramah Lingkungan
                                                                           Environmentally Friendly Product

                                                            Unit usaha sosial Perseroan, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU), melalui program Karya BISA, telah menjalin kemitraan
                                                            dengan enam sekolah menengah kejuruan (SMK) serta pelaku UMKM di Jawa dan Kalimantan. Program ini bertujuan
                                                            membekali siswa dengan pemahaman dan praktik ekonomi sirkular, antara lain melalui pendampingan dalam proses
                                                            daur ulang 1.366 ton limbah tembaga yang berasal dari BUMA dan sumber lainnya, yang sebagian besar dimanfaatkan
                                                            untuk memproduksi lebih dari 566 palu tembaga berkualitas tinggi.

                                                            The Company’s social enterprise, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU), through Karya BISA program, partners with 6 vocational high
                                                            schools and MSMEs in Java and Kalimantan. The program aims to teach students about adopting the circular economy by guiding them
                                                            through the process of recycling 1,366 tons of copper waste from BUMA and other sources, the majority of which is used to produce over
                                                            566 high-quality copper hammers.




                                           14                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 17
                                                                                                Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                        Sustainability Performance Highlight


  Aspek Lingkungan Hidup
  Environmental Aspect


           Kinerja Energi                                  Kinerja Emisi
           Energy Performance                              Emission Performance


      Penggunaan BBM                                    Emisi Cakupan 1                              Emisi Cakupan 2
      Fuel Consumption (Diesel)                         (Emisi Langsung)                             (Emisi Daya yang Dibeli)
                                                        Scope 1 Emissions (Direct                    Scope 2 Emissions (Purchased
                                                        Emissions)                                   Power Emissions)
2025 22.607.788 (GJ)
                                               2025 1.490.862 (tCO2e)                           2025        92.934 (tCO2e)
2024      30.129.809            (GJ)

                                               2024           1.818.777 (tCO e)     2           2024          117.318 (tCO e)      2


2023      31.747.580            (GJ)

                                               2023           1.910.474 (tCO e)     2           2023          104.310 (tCO e)      2



      Penggunaan Listrik
      Electricity Consumption
                                                        Emisi Cakupan 3                              Emisi Total (Cakupan 1,
                                                        (Emisi Rantai Nilai)                         2, dan 3)
2025         241.926 (GJ)
                      (GJ)                              Scope 3 Emissions (Value                     Total Emission (Scope 1, 2,
                                                        Chain Emissions)                             and 3)


2024             371.861 (GJ)
                                              2025         671.497 (tCO2e)                      2025 2.255.291 (tCO2e)

2023             336.420 (GJ)
                                              2024              720.636 (tCO e)     2           2024        2.656.731 (tCO e)  2




    Total Penggunaan Energi                   2023              755.311 (tCO e)    2            2023       2.770.095 (tCO e)       2
    Total Energy Consumption


2025 22.849.714 (GJ)
                                                       Intensitas Emisi
                                                       Emission Intensity
2024        30.501.670 (GJ)
                                               2025           0,00199 of(tCOproduction)
                                                                               e/ton2


2023        32.084.000 (GJ)
                                               2024            0,00176         (tCO2 e/ton
                                                                               of production)

       Intensitas Energi
       Energy Intensity                                                        (tCO2 e/ton
                                               2023            0,00161         of production)


                  (GJ/ton of
2025       0,029 production)

2024 0,024 (GJ/ton of production)

2023 0,022 (GJ/ton of production)



                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                     15
Page 18
                                                           Ikhtisar Keberlanjutan
                                                           Sustainability Performance Highlight



                                                           Aspek Lingkungan Hidup
                                                           Environmental Aspect
                          About Buma International Group
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




                                                                           Kinerja Pengelolaan Limbah
                                                                           Waste Management Performance

                                                                    Limbah Berbahaya (B3)                               Limbah Padat Tidak                             Limbah yang
                                                                    yang Dihasilkan                                     Berbahaya yang                                 Dialihkan dari Tempat
                                                                    Hazardous Waste Generated                           Dihasilkan                                     Pembuangan Akhir
                                                                                                                        Non-Hazardous Solid                            Waste Diverted from
                                                                                                                        Waste Generated                                Landfill


                                                               2025                6,992.10 Ton
                                                                                            Tons            2025           9,930.17 Ton         Tons          2025         10,424.95 Ton           Tons




                                                               2024                 8.703,72 Ton
                                                                                             Tons           2024              13.319,68 Ton
                                                                                                                                        Tons
                                                                                                                                                              2024               15.639,54 Ton
                                                                                                                                                                                           Tons



                                                               2023                   8.863,42 Ton
                                                                                               Tons         2023              19.629,10 Ton
                                                                                                                                        Tons                  2023                 7.062,13 Ton
                                                                                                                                                                                            Tons




                                                                    Kinerja
                                                                                                                          Kinerja Keanekaragaman Hayati
                                                                    Pengelolaan Air                                       Biodiversity Performance
                                                                    Water Management
                                                                    Performance                             Perseroan telah berkontribusi dalam melindungi dan meningkatkan
                                                                                                            keanekaragaman hayati di sekitarnya. Kegiatankegiatan ini meliputi:
                                                                                                            • Program kampung iklim, yang dikenal sebagai Proklim, mencakup berbagai
                                                                  Konsumsi Air
                                                                                                              kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan
                                                                  Water Consumption
                                                                                                              iklim di wilayah setempat. Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa
                                                                                                              di Kalimantan Selatan yang telah menyelesaikan proses seleksi oleh dinas
                                                           2025 7,002.70                                      lingkungan hidup setempat. Kegiatan dalam Proklim meliputi penanaman
                                                                    (Megaliter | Megaliters)                  pohon, pembersihan sungai, serta penanaman bambu di sepanjang bantaran
                                                                                                              sungai.
                                                           2024     12.934                                  • Perseroan melaksanakan program penutupan dan rehabilitasi lahan di
                                                                    Megaliter | Megaliters                    Indonesia dan Australia. Kegiatan ini dilakukan pada lokasi atau pit tambang
                                                                                                              yang telah mencapai akhir masa operasionalnya, dengan tujuan memulihkan
                                                                    9.633
                                                           2023     Megaliter | Megaliters
                                                                                                              ekosistem serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan
                                                                                                              lingkungan. Pada tahun 2025, Perseroan telah mengembalikan 335,37 hektare
                                                                                                              lapisan tanah pucuk (topsoil) di seluruh wilayah operasional di Indonesia. Di
                                                                                                              Australia, secara kumulatif total luas kumulatif area yang telah direhabilitasi
                                                                                                              oleh Perseroan mencapai 6.583 hektare hingga akhir tahun 2025.

                                                                                                            The Company has contributed to protecting and improving the surrounding biodiversity.
                                                                                                            These activities include:
                                                                                                            • The climate village program, known as Proklim, involves various activities that are
                                                                                                              aimed at improving climate resilience in local areas. In 2025, the Company supported
                                                                                                              five villages in South Kalimantan that have completed the selection process by the local
                                                                                                              environmental agency. Activities related to Proklim include tree planting, river clean ups,
                                                                                                              bamboo planting along riverbanks.
                                                                                                            • The Company conducts closure and rehabilitation programs in both Indonesia and
                                                                                                              Australia. These activities are done on sites or mine pits that are at the end of their
                                                                                                              lifecycle and are aimed at restoring the ecosystem and providing benefits to both the
                                                                                                              local communities and to the environment. In 2025, 335.37 hectares of topsoil has been
                                                                                                              returned across the Company’s operation areas in Indonesia. In Australia, the total
                                                                                                              cumulative area rehabilitated by the Company reached 6,583 hectares as of the end of
                                                                                                              2025.



                                           16                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 19
                                                                                       Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                               Sustainability Performance Highlight



Aspek Sosial
Social Aspect


            Kinerja Keselamatan
            Safety Performance

        Tingkat Frekuensi Kecelakaan                                       Tingkat Frekuensi Keseluruhan
        Kerja yang Menyebabkan                                             Cedera Kerja yang Tercatat (TRIFR)
        Hilangnya Jam Kerja (LTIFR)                                        Total Recordable Injury Frequency Rate
        Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)                            (TRIFR)



         2025                    0,1                              2025                       0,31

         2024                    0,05                             2024                        0,20


         2023                     0,07                            2023                        0,26




            Kesetaraan Gender                                                     Kinerja Transformasi
            Gender Equality                                                       Masyarakat
                                                                                  Community Transformation
        Komposisi Gender pada Posisi                                              Performance
        Level Direksi, di Seluruh Grup
        Gender Comparison within Director-level
        Position, Group-wide (%)                                                Dana Kegiatan CSR
                                                                                Funds for CSR Activities

        Laki-Laki
        Man
                                                                          2025                   1 Juta  USD
                                                                                                   Million USD


         2025                   73%
                                                                          2024                   1 Juta  USD
                                                                                                   Million USD



         2024                    63%
                                                                          2023                 0,8   Juta USD
                                                                                                     Million USD



         2023                     70%


        Perempuan
        Woman


          2025                 27%

          2024                    37%


          2023                    30%




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                            17
Page 20
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    TENTANG LAPORAN INI
                                    ABOUT THIS REPORT




                         18               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 21
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   19
Page 22
                                    Penjelasan Tema
                                    About The Theme




                                      “Ketangguhan dengan Integritas”
                                     Tahun 2025 menunjukan meningkatnya tantangan yang dihadapi sektor pertambangan. Kondisi cuaca
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                     yang semakin ekstrem dan tidak dapat diprediksi dapat mengganggu kegiatan operasional, mempengaruhi
                                     produktivitas, serta memperlambat laju upaya dekarbonisasi. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya bagi
                                     Perseroan untuk tetap adaptif, fokus, dan disiplin dalam menjalankan operasinya.


                                     Tema laporan tahun ini mencerminkan respons Perseroan terhadap lingkungan operasi yang penuh
                                     tantangan. Ketangguhan tercermin dari kemampuan Perseroan untuk mempertahankan efektivitas operasional,
                                     dan pada saat yang sama beradaptasi terhadap perubahan kondisi, dan tetap teguh berfokus pada prioritas
                                     jangka panjang. Integritas mendefinisikan cara Perseroan menjalankan hal tersebut — dengan menjunjung
                                     tinggi praktik pertambangan yang bertanggung jawab, memelihara transparansi kepada para pemangku
                                     kepentingan, serta terus memenuhi komitmen terhadap target bisnis maupun ESG.


                                     Pendekatan Perseroan senantiasa berlandaskan pada keunggulan operasional. Melalui penguatan keandalan,
                                     peningkatan efisiensi, dan pengelolaan risiko secara proaktif, Perseroan tidak hanya merespons tantangan
                                     jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kokoh untuk masa depan.



                                     “Resilience with Integrity”
                                     The year 2025 highlighted the increasing challenges facing the mining sector. Unpredictable and extreme
                                     weather conditions disrupted operations, affecting productivity and slowing the pace of our decarbonisation
                                     efforts. These realities reinforced the need to remain adaptive, focused, and disciplined in how we operate.

                                     The theme of this year’s report reflects how the Company is responding to this environment. Resilience is
                                     demonstrated in our ability to continue operating effectively while adapting to changing conditions, and
                                     staying focused on long-term priorities. Integrity defines how we do so, by upholding responsible mining
                                     practices, remaining transparent with stakeholders, and continuing to honour our commitments to our
                                     business and ESG targets.


                                     Our approach remains grounded in operational excellence. By strengthening reliability, improving efficiency,
                                     and managing risks proactively, we are addressing immediate challenges while building a more robust
                                     foundation for the future.




                         20                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 23
                                                                                              Tentang Laporan Ini
                                                                                                        About This Report



Tentang Laporan Ini [GRI 2-3] [GRI 2-4]                          About This Report [GRI 2-3] [GRI 2-4]
Laporan Keberlanjutan ini merupakan sarana utama                 This Sustainability Report serves as a key channel
Perseroan dalam mengkomunikasikan upaya dan                      for the Company to communicate its sustainability
kinerja keberlanjutan kepada seluruh pemangku                    efforts and performance to all stakeholders, including
kepentingan,   termasuk     kinerja    entitas     anak.         its subsidiaries. Published annually, it provides an
Diterbitkan setiap tahun, laporan ini menyajikan                 overview of its governance, economic, social, and
gambaran kinerja tata kelola, ekonomi, sosial, dan               environmental performance for the period from
lingkungan Perseroan untuk periode 1 Januari hingga              January 1, 2025, to December 31, 2025. The data
31 Desember 2025. Data yang berkaitan dengan                     related to the financial statements are consolidated
laporan keuangan disusun secara konsolidasi dari                 from the Company and its subsidiaries for the same
Perseroan dan entitas anak untuk periode yang                    period. Through this report, The Company aims to
sama. Melalui laporan ini, Perseroan bertujuan untuk             showcase its ongoing commitment to sustainability,
menunjukkan komitmen yang berkelanjutan terhadap                 highlight progress, and demonstrate how it is
keberlanjutan, menyoroti capaian yang telah diraih,              advancing towards its sustainability objectives.
serta menguraikan langkah-langkah yang ditempuh
dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan.


Dalam    penyusunan       laporan     ini,    Perseroan          In preparing this Sustainability Report, the Company
berpedoman pada sejumlah regulasi dan standar                    is guided by key regulations and global standards,
global yang relevan, meliputi Peraturan Otoritas Jasa            including the Financial Services Authority Regulation
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017, Standar GRI                      No. 51/POJK.03/2017, the 2021 GRI Standards
2021 (khususnya GRI 2: Universal Standards, GRI 3:               (specifically GRI 2: Universal Standards, GRI 3: Material
Material Topics, dan GRI 12: Coal Sector Standard),              Topics, and GRI 12: Coal Sector Standard), and the
serta persyaratan pengungkapan IFRS S2. Kerangka                 IFRS S2 disclosure requirements. This ensures that
acuan ini memastikan pelaporan Perseroan selaras                 the Company’s reporting reflects both local regulatory
dengan ketentuan regulasi lokal sekaligus standar                expectations        and       internationally   recognized
keberlanjutan yang diakui secara internasional.                  frameworks for sustainability performance.


Apabila terdapat data dari laporan sebelumnya yang               If any data from previous reports requires restatement,
memerlukan penyajian kembali, setiap perubahan                   revisions will be clearly indicated with transparent
akan ditandai secara jelas disertai penjelasan                   explanations for such changes, adjacent to the
yang transparan, dan disajikan berdekatan dengan                 contents or paragraphs of restatements. Recognizing
konten atau paragraf terkait. Mengingat karakteristik            the unique nature of the Company’s operations,
unik kegiatan operasional Perseroan, data kinerja                consolidated performance data will be presented
konsolidasi akan disajikan bersama data kinerja                  alongside individual performance data for each
masing-masing unit usaha. Pemisahan ini dilakukan                business unit. This distinction is made to account
untuk   mengakomodasi       perbedaan        persyaratan         for different regulatory requirements, as well as the
regulasi serta variasi pendekatan dalam pengumpulan              varied approaches to data collection and presentation
dan penyajian data di berbagai wilayah dan konteks               in different regions and contexts.
operasional.


Sejalan dengan perkembangan portofolio bisnis                    In line with the Company’s evolving business portfolio
dan cakupan pelaporan Perseroan, laporan ini                     and reporting scope, this report also includes Atlantic
turut mencakup kinerja Atlantic Carbon Group, Inc.               Carbon Group, Inc. (ACG), a US-based entity acquired in
(ACG), entitas berbasis di Amerika Serikat yang                  2024. The acquisition marked a significant milestone
diakuisisi pada tahun 2024. Akuisisi ini menandai                in the Group’s transformation from a mining services
tonggak penting dalam transformasi Grup — dari                   provider toward becoming a producer of ultra-high-
penyedia jasa pertambangan menjadi produsen                      grade (UHG) anthracite. As ACG is included for the



                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   21
Page 24
                                    Tentang Laporan Ini
                                    About This Report



                                    antrasit ultra high grade (UHG). Mengingat ACG baru                         first time, disclosures are currently limited to energy,
                                    pertama kali dimasukkan dalam cakupan laporan ini,                          emission, human capital, and occupational health &
                                    pengungkapan saat ini masih terbatas pada kinerja                           safety performance. Broader reporting coverage will
                                    energi, emisi, sumber daya manusia, serta kesehatan                         be progressively incorporated in future sustainability
                                    dan keselamatan kerja. Cakupan pelaporan yang lebih                         reports.
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    komprehensif akan diintegrasikan secara bertahap
                                    dalam laporan keberlanjutan Perseroan pada periode
                                    mendatang.


                                    Ruang Lingkup Pengungkapan Data ESG dalam                                   The coverage disclosure of the ESG data in
                                    Laporan Keberlanjutan Tahun 2025                                            Sustainability Report 2025


                                                                         Lingkungan                                        Sosial                                  Ekonomi
                                                                         Environment                                       Social                                  Economic
                                                                                                                      Kesehatan dan
                                     Anak Perusahaan                                                                                    Hubungan                         Etika Bisnis
                                                                                                                       Keselamatan                         Kinerja
                                       Subsidiaries                                                                                      dengan                          / Kepatuhan
                                                           Energi        Emisi       Limbah     Air     Karyawan          Kerja                           Ekonomi
                                                                                                                                        Masyarakat                         Business
                                                           Energy      Emissions      Waste    Water    Employee       Occupational                      Economic
                                                                                                                                        Community                           Ethic/
                                                                                                                        Health and                      Performance
                                                                                                                                         Relation                        Compliance
                                                                                                                          Safety
                                    PT Bukit Makmur           √            √            √        √          √               √                √                √               √
                                    Mandiri Utama

                                    (BUMA Indonesia)
                                    BUMA Australia            √            √            √        √          √               √                √                √               √
                                    Pty Ltd

                                    (BUMA Australia)
                                    PT Buket                  √            √            √        √          √               √                √                √               √
                                    Teknologi Digital
                                    (BTech)




                                    PT BISA Ruang             √            √            √        √          √               √                √                √               √
                                    Nuswantara
                                    (BIRU)
                                    Atlantic Carbon           √            √            o        o          √               √                o                o               o
                                    Group, Inc.
                                    Remark:
                                    •   Seluruh entitas anak berada di bawah kendali manajemen penuh BUMA International Group.
                                    •   √ = Informasi diungkapkan dalam laporan.
                                    •   o = Informasi belum diungkapkan dalam laporan ini karena kesiapan data masih terbatas. Perusahaan sedang dalam proses pengumpulan
                                             data untuk pengungkapan pada periode mendatang.
                                    •   Data kinerja ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merupakan kinerja satu tahun penuh ACG di bawah BUMA International. Data kinerja
                                        ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini.
                                    •   The subsidiaries are under full management control of BUMA International Group
                                    •   √ = Information is disclosed in the report
                                    •   o = Information is not included in this report due to the readiness of the information. The Company is in the process of gathering information
                                        for future disclosures.
                                    •   The coverage of the specific indicators might differ and will be stated in the remark in each chapter
                                    •   The performance data from ACG will only cover year 2025, in which it represents a full year performance data under BUMA International.
                                        The ACG’s performance data in 2023 and 2024 will not be included in this year report.


                                    Pendekatan          komprehensif           ini   mencerminkan               This comprehensive approach reflects the Company’s
                                    komitmen          berkelanjutan        Perseroan          terhadap          ongoing commitment to transparency, accountability,
                                    transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kinerja                        and     continuous        improvement         in     sustainability
                                    keberlanjutan secara terus menerus, seiring dengan                          performance, as it aims to meet the evolving
                                    upaya untuk memenuhi ekspektasi para pemangku                               expectations of our stakeholders.
                                    kepentingan yang terus berkembang.




                         22                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 25
                                                                                                 Tentang Laporan Ini
                                                                                                         About This Report



Pedoman Kualitas Laporan [GRI 2-5] [GRI                             Report Quality Guidelines [GRI 2-5] [GRI
2-14]                                                               2-14]
Wakil Direktur ESG terlibat secara langsung dalam                   The Deputy Director of ESG has been directly involved
proses penelaahan, persetujuan, dan pengarahan                      in reviewing, approving, and guiding the preparation
penyusunan laporan ini, termasuk dalam identifikasi                 of this report, including the identification and approval
dan penetapan pemangku kepentingan utama serta                      of key stakeholders and material topics. This includes
topik material, sehingga memberikan landasan yang                   shaping the selection of relevant stakeholders and
kuat bagi pemilihan pemangku kepentingan dan                        material topics.
penentuan topik material yang relevan.


Untuk memastikan laporan ini memenuhi standar                       To ensure this report meets the highest standards
kualitas tertinggi serta memungkinkan pembaca                       of quality and empowers readers to make informed,
melakukan penilaian yang objektif dan berbasis                      objective assessments, in developing this report the
informasi,      Perseroan   mengacu       pada     AA1000           Company adheres to the AA1000 Assurance Standard,
Assurance Standard dengan menerapkan prinsip-                       by applying the following core principles:
prinsip utama sebagai berikut:
•     Inklusivitas                                                  •     Inclusivity
•     Materialitas                                                  •     Materiality
•     Kelengkapan                                                   •     Comprehensiveness
•     Dampak                                                        •     Impact
•     Akurasi                                                       •     Accuracy
•     Keseimbangan                                                  •     Balance
•     Kejelasan                                                     •     Clarity
•     Keterbandingan                                                •     Comparability
•     Konteks Keberlanjutan                                         •     Sustainability Context
•     Ketepatan Waktu                                               •     Timeliness
•     Verifikasi                                                    •     Verification


Selain itu, guna meningkatkan kredibilitas, assurance               In addition, to further enhance credibility, this report
eksternal akan dilaksanakan untuk laporan ini untuk                 will be subjected to external assurance, confirming the
memastikan akurasi dan keandalan informasi yang                     accuracy and reliability of the disclosed information.
diungkapkan. Pelaksanaan assurance eksternal atas                   The external assurance for this report is planned to be
laporan ini direncanakan pada bulan Mei–Juni 2026.                  conducted in May-June 2026.


Hubungi Kami [GRI 2-26] [GRI 2-3]                                   Contact Us [GRI 2-26] [GRI 2-3]
Pertanyaan, saran, atau masukan terkait laporan                     Questions,      suggestions,    or   feedback   on   this
keberlanjutan ini dapat disampaikan kepada:                         sustainability report can be sent to:


PT BUMA Internasional Grup Tbk.                                     PT BUMA Internasional Grup Tbk.
Corporate Secretary                                                 Corporate Secretary
South Quarter Tower C, 5th Floor                                    South Quarter Tower C, 5th Floor
Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,                             Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
Jakarta 12430 – Indonesia                                           Jakarta 12430 – Indonesia
Email     : corpsec@bumainternational.com, ir@                      Email      : corpsec@bumainternational.com, ir@
bumainternational.com                                               bumainternational.com
Phone     : +62 21 3043 2080                                        Phone      : +62 21 3043 2080
Fax       : +62 21 3043 2081                                        Fax        : +62 21 3043 2081




                                   2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  23
Page 26
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    TENTANG
                                    PERSEROAN
                                    ABOUT THE COMPANY




                         24               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 27
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   25
Page 28
                                    Profil Perusahaan
                                    Company Profile
                                    [GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]




                                                               PT BUMA Internasional Grup Tbk
                                       Nama Perseroan          previously known as
                                       The Company Name        PT Delta Dunia Makmur Tbk
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                                                         Negara/Wilayah Operasional
                                                                         Country/Operational Area

                                       Tanggal Pendirian                 PT BUMA Internasional Grup Tbk melalui anak perusahaannya menyediakan
                                       Date of Establishment             jasa kontraktor pertambangan batubara di Indonesia dan Australia, serta
                                       26 November 1990                  kegiatan pertambangan batubara di Amerika Serikat (AS).
                                       November 26, 1990
                                                                         PT BUMA Internasional Grup Tbk through its subsidiaries provides coal
                                                                         mining contractor services in Indonesia and Australia, as well as coal mining
                                                                         activities in The United States of America (USA).




                                      Dasar Hukum Pendirian                                                                     Modal Dasar
                                      Legal Basis for Establishment
                                                                                                                                Authorized Capital
                                      Akta Pendirian No. 117 tanggal 26 November 1990, oleh Notaris                             27.000.000 saham dengan nilai
                                      Edison Sianipar, S.H., dengan nama PT Daeyu Poleko Indonesia, dan                         nominal Rp50 per saham
                                      telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui
                                      Surat Keputusan No. C2-1823.HT.01.01.Th.91 tanggal 31 Mei 1991                            27,000,000 shares with a
                                      serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63,                            nominal value of Rp50 per share
                                      Tambahan No. 3649 tanggal 7 Agustus 1992.

                                      Deed of Establishment No. 117 dated November 26, 1990, by Notary
                                      Edison Sianipar, S.H., under the name PT Daeyu Poleko Indonesia
                                      and has been ratified by the Minister of Justice of the Republic of
                                      Indonesia through its Decree No. C2-1823.HT.01.01.Th.91 dated 31
                                      May 1991 and announced in the State Gazette of the Republic of                            Modal Ditempatkan
                                                                                                                                Issued Capital
                                      Indonesia No. 63, Supplement No. 3649 dated August 7, 1992.
                                                                                                                                7.651.007.132 saham per 31
                                                                                                                                Desember 2025

                                                                                                                                7,651,007,132 shares on
                                      Tanggal Go Public                                                                         December 31, 2025
                                      Go Public Date                            Ticker Code

                                       15 Juni 2001                             DOID
                                       June 15, 2001

                                                                            PT BUMA Internasional Grup Tbk
                                                                            South Quarter Tower C, 5th Floor
                                                                            Jl. R. A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
                                      Alamat Kantor Pusat                   Jakarta 12430 – Indonesia
                                      Head Office Address                   Phone: +6221 3043 2080
                                                                            Facsimile: +6221 3043 2081
                                                                            Email: corpsec@bumainternational.com / ir@bumainternational.com
                                                                            Web: https://bumainternational.com/




                         26                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 29
                                                                                                     Profil Perusahaan
                                                                                                              Company Profile
                                                                                        [GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]


PT BUMA Internasional Grup Tbk, sebelumnya                           PT BUMA Internasional Grup Tbk previously known
dikenal sebagai PT Delta Dunia Makmur Tbk                            as PT Delta Dunia Makmur Tbk (“the Company”)
(“Perseroan”), telah bertransformasi dari perusahaan                 has transformed from its establishment as a textile
manufaktur tekstil menjadi salah satu penyedia jasa                  manufacturer into one of Indonesia’s leading mining
pertambangan terkemuka di Indonesia. Perseroan                       services providers. The Company listed on the
tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2001 dan                 Indonesia Stock Exchange in 2001 and subsequently
selanjutnya mengubah arah bisnisnya pada tahun                       shifted its business direction in 2009 by acquiring
2009 melalui akuisisi 99,99% saham PT Bukit Makmur                   99.99%     of    PT    Bukit    Makmur      Mandiri    Utama
Mandiri Utama (BUMA). Akuisisi ini membentuk arah                    (BUMA). This acquisition shaped the Company’s
pertumbuhan Perseroan yang kini mengoperasikan                       growth trajectory who now operates 9 mining sites
sembilan lokasi tambang di seluruh Kalimantan dan                    throughout Kalimantan and is the second largest
merupakan kontraktor pertambangan terbesar kedua                     mining contractor in Indonesia.
di Indonesia.


Perseroan terus berkembang melalui berbagai akuisisi                 The Company has expanded through multiple
dan kemitraan strategis. Perseroan memasuki pasar                    acquisitions and partnerships. It entered the Australian
Australia pada tahun 2021 melalui akuisisi Open                      market in 2021 through the acquisition of Open Cut
Cut Mining East via BUMA Australia Pty. Ltd., yang                   Mining East via BUMA Australia Pty. Ltd., marking its
menandai masuknya Perseroan ke dalam operasi                         entry into metallurgical coal operations. This move
batubara metalurgi. Langkah ini sekaligus membuka                    also allows for the expansion of the Company’s
peluang   perluasan     bisnis   inti    dari    Perseroan           core business through geographical diversification
melalui diversifikasi geografis di luar Indonesia,                   beyond Indonesia and strengthens its customer base
serta memperkuat basis pelanggan di pasar-pasar                      penetration in the key global mining markets.
pertambangan kunci global.


Sejak tahun 2022, Perseroan memulai perjalanan                       Since 2022, the Company embarked on its transition
transisinya menuju ekonomi rendah karbon dengan                      journey toward a low-carbon economy by diversifying
melakukan diversifikasi produk dan bisnis ke sektor                  its products and businesses into non-coal sector
non-batubara melalui kemitraan strategis dengan                      through      strategic       partnerships    with     Asiamet
Asiamet Resources Limited, Solar United Network                      Resources Limited, Solar United Network Pte. Ltd.,
Pte. Ltd., dan Alchemo Pte. Ltd.                                     and Alchemo Pte. Ltd.


Dua anak perusahaan didirikan pada tahun 2023                        Two subsidiaries were established in 2023 to further
untuk memperluas portofolio bisnis Perseroan lebih                   diversify the Company’s business portfolio. PT Bukit
lanjut. Anak-anak perusahaan ini adalah PT Bukit                     Teknologi Digital (BTech) is our technology-driven
Teknologi Digital (BTech) anak usaha kami di bidang                  subsidiary specializes in deep learning solutions to
teknologi dengan spesialisasi pada solusi deep                       enhance operational efficiency while PT BISA Ruang
learning untuk meningkatkan efisiensi operasional                    Nuswantara (BIRU) is our social enterprise, focused
dan PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU) yang fokus                       on reducing youth unemployment in Indonesia
untuk mengurangi pengangguran pada kalangan                          through vocational education.
anak muda melalui pendidikan vokasi.


Tahun 2024 menjadi babak transformasi penting                        2024 marked another significant transformation for
selanjutnya     bagi   Perseroan.     Akuisisi     strategis         the Company. The strategic acquisition of Atlantic
Atlantic Carbon Group, Inc. di Pennsylvania, AS, yang                Carbon Grup, Inc in Pennsylvania, USA, completed in
diselesaikan pada pertengahan tahun, merupakan                       the mid-year, represents a pivotal milestone for the
tonggak penting bagi Perseroan dalam transisinya                     Company, as it transitions from a mining services
dari penyedia jasa pertambangan menjadi produsen                     provider to an Ultra-High-Grade (UHG) anthracite



                                    2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                      27
Page 30
                                    Profil Perusahaan
                                    Company Profile
                                    [GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]

                                    antrasit Ultra High Grade (UHG). Akuisisi strategis ini            producer. This strategic acquisition marked a
                                    menandai pencapaian signifikan dalam transformasi                  significant milestone in the Group’s transformation,
                                    Grup, mendukung peralihannya dari penyedia jasa                    supporting its transition from a mining services
                                    pertambangan         menjadi   produsen     antrasit   ultra       provider toward becoming a producer of ultra-high-
                                    high grade (UHG). Melalui investasi ini, Perseroan                 grade (UHG) anthracite. Through this investment,
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    mengamankan kepemilikan atas empat tambang                         the Company secured ownership of four producing
                                    antrasit UHG yang sedang berproduksi di Pennsylvania,              UHG anthracite mines in Pennsylvania, United States,
                                    Amerika Serikat, sehingga memperkuat posisinya di                  strengthening its position in the global anthracite
                                    pasar antrasit global sekaligus mendukung produksi                 market and supporting the production of low-carbon
                                    baja rendah karbon. [OJK C.6]                                      steel. [OJK C.6]


                                    Kerangka kerja ESG Perseroan menjadi panduan bagi                  The Company’s ESG framework guides its ESG
                                    komitmen dan inisiatif ESG-nya. Menyadari lanskap                  commitment and initiatives. Recognizing the evolving
                                    ESG yang terus berkembang, Perseroan melakukan                     ESG landscape, the Company conducted a materiality
                                    pembaruan asesmen materialitas guna memastikan                     assessment refresher to ensure continued relevance.
                                    relevansi     yang    berkelanjutan.   Upaya     ini   tidak       This effort not only aimed to maintain alignment but
                                    hanya bertujuan menjaga keselarasan, tetapi juga                   also to set more ambitious sustainability goals and
                                    menetapkan target keberlanjutan yang lebih ambisius                integrate ESG into the Company’s strategy and KPIs
                                    serta mengintegrasikan ESG ke dalam strategi dan                   for key material topics.
                                    KPI Perseroan untuk topik-topik material yang utama.


                                    Dalam hal target lingkungan, Perseroan berkomitmen                 For environmental targets, the Company is committed
                                    untuk mengurangi proporsi pendapatan dari batubara                 to reducing the proportion of revenue from thermal
                                    termal hingga di bawah 50% pada tahun 2028 dan                     coal below 50% by 2028 and achieving net zero
                                    mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Pada                    emissions by 2050. In 2025, we completed the Scope
                                    tahun 2025, Perseroan menyelesaikan penetapan                      1 and Scope 2 emissions baseline for ACG operations,
                                    baseline emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 untuk                       providing a more complete and reliable view of the
                                    operasional ACG, sehingga menghasilkan gambaran                    emission footprint in its operation. The Company
                                    jejak emisi yang lebih lengkap dan andal. Perseroan                also progressed the implementation of site-specific
                                    juga memajukan implementasi inisiatif dekarbonisasi                decarbonization initiatives across its major sites in
                                    spesifik per lokasi di seluruh lokasi utamanya di                  Indonesia. Key actions included road improvements
                                    Indonesia. Langkah-langkah utama yang dilakukan                    to reduce rolling resistance, optimization of support
                                    mencakup perbaikan jalan untuk mengurangi rolling                  equipment, and reduction of idle hours, all of which
                                    resistance,     optimalisasi    peralatan      pendukung,          contributed to fuel efficiency improvements. However,
                                    dan pengurangan jam idle, yang keseluruhannya                      the overall impact of these initiatives has not yet been
                                    berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan bakar.              fully reflected due to challenging operating conditions
                                    Namun demikian, dampak keseluruhan dari inisiatif-                 in 2025, including extreme weather disruptions in the
                                    inisiatif tersebut belum sepenuhnya tercermin akibat               first quarter of the year. These challenges highlight
                                    kondisi operasional yang penuh tantangan pada                      the need for more consistent execution and stronger
                                    tahun 2025, termasuk gangguan cuaca ekstrem pada                   integration at site level.
                                    kuartal pertama tahun ini. Tantangan-tantangan
                                    ini menegaskan perlunya pelaksanaan yang lebih
                                    konsisten dan integrasi yang lebih kuat di tingkat
                                    lokasi.


                                    Perseroan juga menargetkan peningkatan taraf                       The Company also targets to improve the lives of over
                                    hidup lebih dari 1.000.000 orang pada tahun 2050                   1,000,000 people by 2050 as part of its Corporate
                                    sebagai bagian dari program Tanggung Jawab                         Social Responsibility (CSR). In 2025, the Company



                         28                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 31
                                                                                                     Profil Perusahaan
                                                                                                               Company Profile
                                                                                           [GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.6] [GRI 2-7]

Sosial Perseroan (CSR). Pada tahun 2025, Perseroan                      completed the development of a social impact
menyelesaikan      pengembangan         kerangka       dampak           framework based on a theory of change approach,
sosial berbasis pendekatan teori perubahan, yang                        providing a clearer link between resources deployed
memberikan keterkaitan lebih jelas antara sumber daya                   and the outcomes achieved. This shifts the focus
yang dikerahkan dengan hasil yang dicapai. Pendekatan                   from simply tracking the number of beneficiaries
ini menggeser fokus dari sekadar menghitung jumlah                      to measuring how programs contribute to tangible
penerima manfaat menjadi mengukur bagaimana                             improvements in people’s lives. In parallel, BIRU, the
program-program        tersebut       berkontribusi       pada          Company’s social enterprise unit, made progress
peningkatan nyata dalam kehidupan masyarakat. Secara                    in scaling its impact, including expanding its reach
paralel, BIRU, unit perusahaan sosial milik Perseroan,                  into overseas markets, marking an initial step toward
mencatatkan kemajuan dalam memperluas dampaknya,                        broader replication of its model.
termasuk ekspansi ke pasar luar negeri, yang menandai
langkah awal menuju replikasi model yang lebih luas.


Dalam hal tata kelola, Perseroan telah menerapkan                       In terms of governance, the Company has implemented
langkah-langkah     yang      kokoh     untuk    memastikan             robust measures to ensure transparency and ethical
transparansi dan praktik etis. Hal ini mencakup                         practices. This includes the adoption of an Anti-Fraud
penerapan Sistem Manajemen Anti-Fraud berdasarkan                       Management System based on ISO 37001 principles,
prinsip-prinsip ISO 37001, sosialisasi anti-penyuapan                   socialization on anti-bribery and corruption, and
dan     korupsi,   serta     kepatuhan       ketat    terhadap          strict compliance with applicable tax regulations.
regulasi perpajakan yang berlaku. Perseroan juga                        The Company has also established a Whistleblowing
telah     membangun        Sistem     Whistleblowing       yang         System, empowering employees and stakeholders to
memungkinkan karyawan dan pemangku kepentingan                          report violations confidently and securely.
untuk melaporkan pelanggaran dengan aman dan penuh
keyakinan.


Melalui      upaya-upaya       yang         mencakup       pilar        Through its efforts across environmental, social,
lingkungan, sosial, dan tata kelola, Perseroan terus                    and governance pillars, the Company continues to
memperkuat pendekatannya terhadap praktik bisnis                        strengthen its approach to responsible business
yang bertanggung jawab. Komitmen-komitmen ini                           practices. These commitments reflect an ongoing
mencerminkan       fokus     yang     berkelanjutan      dalam          focus on creating long-term value for stakeholders
menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku                     while contributing to a more sustainable future.
kepentingan, sekaligus berkontribusi pada masa depan
yang lebih berkelanjutan.


Gambaran Umum Perusahaan                                                Company Overview
Bagian ini mencakup skala bisnis, struktur pemegang                     This section covers the Company’s business scale,
saham dan kepemilikan saham, wilayah operasional,                       shareholder and share ownership structure, operating
struktur   perusahaan       grup,   serta    data    karyawan           areas, the group company structure, and employee
Perseroan. Bagian ini bertujuan memberikan informasi                    data. It aims to provide stakeholder with valuable
kepada para pemangku kepentingan mengenai jejak                         insights on the Company’s operational footprint,
operasional, kesehatan keuangan, dan dinamika tenaga                    financial health, and workforce dynamics, providing
kerja Perseroan, sekaligus menyajikan gambaran umum                     an overview of its performance and strategic direction
kinerja dan arah strategis selama setahun terakhir.                     over the past year. For more information on The
Informasi lebih lanjut mengenai tonggak pencapaian                      Company’s key milestones and developments, please
dan perkembangan utama Perseroan dapat ditemukan                        refer to the Company’s Annual Report 2025, which is
dalam Laporan Tahunan Perusahaan 2025 yang                              published separately.
diterbitkan secara terpisah.



                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   29
Page 32
                                    Skala Bisnis
                                    Business Scale
                                    [OJK C.3]


                                                   Indikator                        Satuan
                                                                                                                   2023                 2024                 2025
                                                     Items                           Unit

                                    Jumlah Karyawan*                                 Orang
                                                                                                                          16.904               15.537               12.202
                                    Number of Employees                             Persons
                                    Jumlah Wilayah Operasional                       Lokasi
                                                                                                                             16                   15                     18
                                    Number of Operational Areas                       Sites
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    Pendapatan Bersih
                                                                                                                           1.833                1.756                1.480
                                    Net Revenue
                                    Jumlah Aset
                                                                                                                           1.874                1.587                1.528
                                    Total Assets                                  Juta USD$
                                    Total Liabilitas                              Million US$
                                                                                                                           1.602                1.394                1.479
                                    Total Liabilities
                                    Jumlah Ekuitas
                                                                                                                            273                  193                     49
                                    Total Equity
                                    Volume Produksi                      Produksi Batu Bara (Juta Ton)
                                                                                                                             85                   90                     84
                                    Production Volume                    Coal Production (Million Tons)




                                    Pemegang Saham dan Kepemilikan Saham
                                    Shareholder and Share Ownership
                                    [GRI12.20.3] [OJK C.3]


                                                               Pemegang Sham                                         Total Shares               Kepemilikan Saham (%)
                                                                 Shareholder                                         Total Shares                  Shareholding (%)

                                    Northstar Tambang Persada Ltd.                                                           2.924.000.000                           38,21
                                    Six sis Ltd.                                                                               432.100.000                              5,65
                                    PT Trimegah Sekuritas                                                                      504.580.000                              6,59
                                    The Company (Treasury Stock)                                                               293.837.700                              3,84
                                    Public                                                                                   3.496.489.432                           45,70
                                    Total                                                                                    7.651.007.132                              100
                                    Catatan: Saham publik mencakup kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi.
                                    Note: Public shares include share ownership of Board of Commissioners and Board of Directors




                         30                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 33
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   31
Page 34
                                             Wilayah Operasional
                                             Operating Area
                                             [OJK C.3]




                                             Indonesia
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                                                                                                                                                            2
                                                                                                                                                                        1
                                                                                                                                                                                3




                                                                                                                                                              Kalimantan Utara
                                                                                                                                                              North Kalimantan




                                                                                                        Kalimantan Barat                                      Kalimantan Timur
                                                                                                        West Kalimantan                                       East Kalimantan

                                                                                                                                                                                                       9

                                                                                                                            Kalimantan Tengah
                                                                                                                            Central Kalimantan

                                                                                                                                                                                                       4 5

                                                                                                                                                   Kalimantan Selatan
                                                                                                                                                   South Kalimantan

                                                                                                                                                                                            8
                                                                                                                                  10                                                       6 7
                                                                                                                       PT Persada Kapuas Prima (PKP)



                                                     Pelanggan                            Daerah Operasi Tambang                                 Lokasi                              Jenis Batu Bara       Periode Kontrak

                                                     Customers                               Mine Operation Area                                 Location                             Type of Coal         Contract Period
                                        BUMA Indonesia
                                         1   Bayan Resources                       Indonesia Pratama (IPR)                 Kalimantan Timur | East Kalimantan                                                2024-2035
                                         2   Berau Coal                            Lati                                    Kalimantan Timur | East Kalimantan                                                2012-2025¹
                                         3   Berau Coal                            Binungan                                Kalimantan Timur | East Kalimantan                                                2003-2025¹
                                         4   Adaro                                 Tutupan                                 Kalimantan Selatan | South Kalimantan                                             2021-2026
                                         5   Adaro                                 Tutupan Selatan                         Kalimantan Selatan | South Kalimantan                    Batu Bara Termal         2026-2030
                                         6   Geo Energy                            Tanah Bumbu Resources (TBR)             Kalimantan Selatan | South Kalimantan                    Thermal Coal             2018-2028¹
                                         7   Geo Energy                            Sungai Danau Jaya (SDJ)                 Kalimantan Selatan | South Kalimantan                                             2015-2027¹
                                         8   Angsana Jaya Energi                   Angsana Jaya Energi (AJE)               Kalimantan Selatan | South Kalimantan                                             2018-2025
                                         9   Resource Alam Indonesia (RAIN) Insani Baraperkasa (IBP)                       Kalimantan Timur | East Kalimantan                                                2018-2026
                                        10   Singaraja Putra Persada               Persada Kapuas Prima (PKP)              Kalimantan Tengah | Central Kalimantan                                           2024-20331

                                    1
                                      Life of Mine Contract
                                    2
                                      Opsi perpanjangan 2 tahun | 2 years option to extend
                                    3
                                      Opsi Perpanjangan 1 tahun | 1 year extension option
                                    4
                                      Berakhir pada Juni 2025 | Ended on June 2025




                         32                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 35
                                                                                                                  Wilayah Operasional
                                                                                                                                          Operating Area
                                                                                                                                                        [OJK C.3]




Australia                                                                     United States


                                     4
                                 3             2
                                         5            1


                                                                                                                        3
                                                                                                                  4                 Vermont


                                                                                                                                              New hampshire
            Northterm
             Territory
                                                                                                                         New York


                                                                                                                                               Massachusetts


                                                                                                                                                            Rhode Island
                                                                                                                                              Connecticut
                    South
                   Australia


                                                New South                                              Hazleton
                                                  Wales
                                                                                                                                                               1
                                                                                                                                                                   2
                                                                                        Pennsylvania
                                                                                                                                    New Jersey




                                                Tasmania                                                              Maryland




             Pelanggan                       Daerah Operasi Tambang                    Lokasi                               Jenis Batu Bara             Periode Kontrak
             Customers                         Mine Operation Area                    Location                               Type of Coal               Contract Period
BUMA Australia
1   Whitehaven Coal Pty. Ltd                 Blackwater                Central Queensland                                                                   2025-2030
2   BHP Mitsubishi Alliance                  Goonyella Riverside       Central Queensland                                Bata Bara Metalurgi                2022-20272
3   Bowen Coking Coal                        Broadmeadow East          Central Queensland                                Metallurgical Coal                 2022-20254
4   Bowen Coking Coal                        Burton                    Central Queensland                                                                   2023-20254
    Stanwell Corporation
                                                                                                                         Batu Bara Termal
5   (Queensland government-owned             Meandu                    South Burnett Queensland                                                             2020-20253
                                                                                                                         Thermal Coal
    corporation) (Meandu)
Atlantic Carbon Group Inc.
1                                            Jeddo Pit                                                                   Antrasit Berkadar
2                                            Stockton Pit                                                                Sangat Tinggi
    Atlantic Carbon Group Inc.                                         Hazleton, Pennsylvania, USA                       (UHG)
3                                            Jeansville Pit                                                              Ultra-High-Grade
4                                            Spring Mountain Pit                                                         Anthracite (UHG)




                                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                                33
Page 36
                                    Struktur Grup Perusahaan
                                    Group Company Structure
                                    [GRI 2-2]



                                                                      Persentase
                                                                  Kepemilikan Saham
                                        Anak Perusahaan             oleh Perseroan           Bidang Usaha         Status Operasional                     Lokasi
                                           Subsidiary                Shareholding           Line of Business      Operational Status                    Location
                                                                  Percentage by The
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                                                       Company
                                    Anak Perusahaan yang Dimiliki Langsung
                                    Directly Owned Subsidiaries
                                                                                                                                         South Quarter Tower A Penthouse
                                    PT Bukit Makmur Mandiri                            Jasa Pertambangan          Aktif                  Floor
                                                                 99,99%
                                    (BUMA)                                             Mining Services            Active                 Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
                                                                                                                                         Jakarta 12430, Indonesia
                                                                                                                                         Pacific Century Place 38th Floor,
                                                                                                                  Dalam Proses
                                                                                       Pertambangan Batubara                             SCBD Lot 10
                                    PT Banyubiru Sakti (BBS)     99,99%                                           Likuidasi
                                                                                       Coal Mining                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 53-54
                                                                                                                  At Liquidation State
                                                                                                                                         Jakarta 12190
                                                                                                                  Dalam Proses
                                                                                                                  Likuidasi              Pacific Century Place 38th Floor,
                                    PT Pulau Mutiara Persada                           Pertambangan Batubara      At Liquidation         SCBD Lot 10
                                                                 99,99%
                                    (PMP)                                              Coal Mining                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 53-54
                                                                                                                  State
                                                                                                                                         Jakarta 12190

                                                                                                                                         South Quarter Tower A Penthouse
                                    PT Bukit Teknologi Digital                         Jasa Teknologi             Aktif                  Floor
                                                                 99,99%
                                    (Btech)                                            Technology Services        Active                 Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
                                                                                                                                         Jakarta 12430, Indonesia
                                                                                                                                         South Quarter Tower A Penthouse
                                    PT BISA Ruang                                      Pendidikan Vokasi          Aktif                  Floor
                                                                 99,99%
                                    Nuswantara (BIRU)                                  Vocational Education       Active                 Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
                                                                                                                                         Jakarta 12430, Indonesia
                                                                                       Jasa Konsultansi
                                                                                                                                         South Quarter Tower A, Penthouse
                                    PT Katalis Investama                               Manajemen                  Aktif
                                                                 99,99%                                                                  Floor, Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak
                                    Mandiri                                            Management                 Active
                                                                                                                                         Barat, Jakarta 12430, Indonesia
                                                                                       Consultancy Services
                                    Anak Perusahaan yang Dimiliki Tidak Langsung
                                    Indirectly Owned Subsidiaries
                                    BUMA Australia Pty. Ltd.                           Pertambangan Batubara      Aktif                  QLD 4101 Level 11, 199 Grey Street,
                                                                 99,99%
                                    (BUMA Australia)                                   Mining Services            Active                 Brisbane, Australia
                                    Bukit Makmur Mandiri
                                                                                       Jasa Konsultansi
                                    Utama Pte. Ltd. (formerly
                                                                                       Manajemen                  Aktif                  10 Collyer Quay #40-01 Ocean
                                    known as                     100%
                                                                                       Management                 Active                 Financial Centre Singapore
                                    Delta Dunia Makmur Pte.
                                                                                       Consultancy Services
                                    Ltd.)
                                                                                       Jasa Konsultansi                                  South Quarter Tower A Penthouse
                                    PT Bukit Makmur                                    Manajemen                  Aktif                  Floor
                                                                 99,99%
                                    Internasional                                      Management                 Active                 Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat,
                                                                                       Consultancy Services                              Jakarta 12430, Indonesia
                                                                                       Jasa Konsultansi
                                                                                                                                         The Corporation Trust Center, 1209
                                    American Anthracite                                Manajemen                  Aktif
                                                                 70,99%                                                                  Orange Street, Wilmington, Delaware
                                    Holdings, LLC                                      Management                 Active
                                                                                                                                         19801, USA
                                                                                       Consultancy Services
                                    Anak Perusahaan yang Dimiliki Tidak Langsung
                                    Indirectly Owned Subsidiaries
                                                                                       Jasa Konsultansi
                                                                                                                                         The Corporation Trust Center, 1209
                                    American Anthracite                                Manajemen                  Aktif
                                                                 70,99%                                                                  Orange Street, Wilmington, Delaware
                                    Group, LLC (AAG)                                   Management                 Active
                                                                                                                                         19801, USA
                                                                                       Consultancy Services
                                                                                       Jasa Konsultansi
                                                                                                                                         The Corporation Trust Center, 1209
                                    American Anthracite SPV                            Manajemen                  Aktif
                                                                 70,99%                                                                  Orange Street, Wilmington, Delaware
                                    I, LLC (AAS)                                       Management                 Active
                                                                                                                                         19801, USA
                                                                                       Consultancy Services
                                                                                       Pertambangan Batubara      Aktif                  100 Hazle Brook Road, Hazelton, PA
                                    Atlantic Carbon Group, Inc   70,99%
                                                                                       Coal Mining                Active                 18201, USA
                                    Wildcat Carbon                                     Pertambangan Batubara      Aktif                  251 Little Falls Drive, Wilmington,
                                                                 70,99%
                                    Processing, LLC (WCP)                              Coal Mining                Active                 New Castle 19808, USA




                         34                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 37
                                                                                       Struktur Grup Perusahaan
                                                                                                    Group Company Structure
                                                                                                                                [OJK C.3]




                                 Persentase
                             Kepemilikan Saham
    Anak Perusahaan            oleh Perseroan          Bidang Usaha           Status Operasional                   Lokasi
       Subsidiary               Shareholding          Line of Business        Operational Status                  Location
                             Percentage by The
                                  Company
                                                                                                   3 Embarcadero CTR, STE 550,
American Carbon                                   Pertambangan Batubara       Tidak Aktif
                            70,99%                                                                 San Fransisco, CA 94111, USA1-
Warehousing, LLC                                  Coal Mining                 Inactive
                                                                                                   404840484048
Newcastle Anthracite                              Pertambangan Batubara       Tidak Aktif          203 North East Front Street, Suite
                            70,99%
Company                                           Coal Mining                 Inactive             101, Milford, Kent 19983, USA
The Central Pennsylvania                          Pertambangan Batubara       Tidak Aktif          100 Stockton #7 Road, Hazelton,
                            70,99%
Anthracite Company, LLC                           Coal Mining                 Inactive             Pennsylvania 18201, USA
                                                                                                   100 Hazlebrook Road, Hazle
Hazleton Shaft Division,                          Pertambangan Batubara       Tidak Aktif
                            70,99%                                                                 Township, Luzerne County,
LLC                                               Coal Mining                 Inactive
                                                                                                   Pennsylvania 18201, USA
                                                                                                   100 Hazlebrook Road, Hazle
Ebervale Mining Division,                         Pertambangan Batubara       Tidak Aktif
                            70,99%                                                                 Township, Luzerne County,
LLC                                               Coal Mining                 Inactive
                                                                                                   Pennsylvania 18201, USA
                                                  Jasa Konsultansi
Moura Materials HoldCo                            Manajemen                   Tidak Aktif          22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
                            100%
Pty. Ltd                                          Management                  Inactive             JE4 8PX, Channel Islands. Australia
                                                  Consultancy Services
                                                  Jasa Konsultansi
Moura Materials MidCo                             Manajemen                   Tidak Aktif          22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
                            100%
Pty. Ltd                                          Management                  Inactive             JE4 8PX, Channel Islands. Australia
                                                  Consultancy Services
                                                  Jasa Konsultansi
Moura Materials BidCo                             Manajemen                   Tidak Aktif          22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
                            100%
Pty. Ltd                                          Management                  Inactive             JE4 8PX, Channel Islands. Australia
                                                  Consultancy Services
                                                  Jasa Konsultansi
Moura Materials Services                          Manajemen                   Tidak Aktif          22 Grenville Street, St Helier, Jersey,
                            100%
Pty. Ltd                                          Management                  Inactive             JE4 8PX, Channel Islands. Australia
                                                  Consultancy Services
                                                                                                   South Quarter Tower A, Lantai
                                                  Pelatihan Vokasi            Belum Aktif          Penthouse, Jl. R.A. Kartini Kav.
PT Biru Edu Praktik         100%
                                                  Vocational Training         Not yet Active       8, Cilandak Barat, Jakarta 12430,
                                                                                                   Indonesia




Laporan Keberlanjutan ini menyajikan data, informasi,                   This Sustainability Report presents data, information,
kebijakan, dan kegiatan dari PT BUMA Internasional                      policies, and activities from PT BUMA Internasional
Grup Tbk beserta anak perusahaannya, meliputi PT                        Grup Tbk and its subsidiaries, including PT Bukit
Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), BUMA Australia                       Makmur Mandiri Utama (BUMA), BUMA Australia Pty.
Pty. Ltd. (BUMA Australia), Atlantic Carbon Group,                      Ltd. (BUMA Australia), Atlantic Carbon Group, Inc., PT
Inc., PT Bukit Teknologi Digital (BTech), dan PT BISA                   Bukit Teknologi Digital (BTech), and PT BISA Ruang
Ruang Nuswantara (BIRU). Laporan ini mencakup                           Nuswantara (BIRU). This includes both consolidated
data kinerja konsolidasian di bawah perusahaan                          performance data under the holding company, as
induk, sekaligus data dan kebijakan terpisah yang                       well as separate data and policies specific to each
spesifik untuk masing-masing anak perusahaan.                           subsidiary. As ACG is included for the first time,
Mengingat ACG baru pertama kali dicakup dalam                           disclosures are currently limited to energy, emission,
laporan ini, pengungkapan saat ini masih terbatas                       human capital, and occupational health & safety
pada kinerja energi, emisi, sumber daya manusia,                        performance. Broader reporting coverage will be
serta kesehatan dan keselamatan kerja. Cakupan                          progressively incorporated in future sustainability
pelaporan yang lebih luas akan diintegrasikan secara                    reports.
bertahap dalam laporan keberlanjutan Perseroan
pada periode mendatang.




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                             35
Page 38
                                    Karyawan
                                    Employees
                                    [GRI 2-7]


                                    Karyawan [GRI 2-7]                                                            Employees [GRI 2-7]
                                    Berikut adalah rincian tenaga kerja Perseroan                                 The following is a breakdown of the Company’s
                                    berdasarkan jenis kelamin. Rincian lebih lanjut                               workforce, divided by each gender. Further breakdown
                                    mengenai demografi karyawan berdasarkan jabatan                               of employee demographics based on position and
                                    dan tingkat pendidikan dapat ditemukan dalam                                  education level can be found in the Employee Focus
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    bagian Fokus Karyawan. [GRI 405-1].                                           section. [GRI 405-1].


                                    Pada tahun 2025, tidak terdapat pekerja alih daya,                            In 2025, there were no outsourced workers, part-time
                                    karyawan paruh waktu, maupun karyawan dengan                                  employees and non-guaranteed hours employees.
                                    jam kerja tidak terjamin. [GRI 2-8]                                           [GRI 2-8]



                                    Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kepegawaian
                                    Number of Employees Based on Gender and Employment Status
                                                                                       2023                                    2024                               2025
                                             Status Kepegawaian
                                             Employment Status             Laki-Laki          Perempuan            Laki-Laki           Perempuan      Laki-Laki          Perempuan
                                                                             Male               Female               Male                Female         Male               Female
                                     Tetap
                                                                            15.896                 732              14.573                690          11.578               522
                                     Permanent
                                     Tidak Tetap
                                                                                210                66                234                  40             94                  8
                                     Non-Permanent
                                     Total                                  16.106               798                14.807               730           11.672               530


                                    Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Kepegawaian per Entitas Tahun 2025
                                    Number of Employees Based on Gender and Employment Status in Each Entities for 2025

                                                                                                 Tetap                           Tidak Tetap
                                                                                                                                                                    Total
                                                        Entitas                                Permanent                        Non-Permanent
                                                        Entities                       Laki-Laki         Perempuan         Laki-Laki      Perempuan     Laki-Laki        Perempuan
                                                                                         Male              Female            Male           Female        Male             Female
                                     PT BUMA Internasional Group Tbk                      13                17                 1                0          14               17

                                     PT Bukit makmur Mandiri Utama (BUMA)               10.433              244                84               0        10.517             244

                                     PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU)                      9                 10                 2                2          11               12
                                     PT Bukit Teknologi Digital (BTech)                   37                 7                 7                6          44               13
                                     BUMA Australia Pty. Ltd (BUMA Australia)            959                232                0                0          959              232
                                     Atlantic Carbon Group (ACG)                         127                12                 0                0          127              12
                                     Total                                              11.578              522                94               8        11.672             530



                                    Data karyawan berikut mencakup seluruh wilayah                                The following employee data encompasses all the
                                    operasional Perseroan                                                         Company’s operating areas.




                         36                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 39
                                                                                                                    Karyawan
                                                                                                                        Employees
                                                                                                                             [GRI 2-7]


Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Wilayah Operasional: Buma International Group (Indonesia)
Number of Employees Based on Gender and Operational Area: Buma International Group (Indonesia)
                                                             2023                          2024                       2025
                Wilayah Operasi
                Operating Area                   Laki-Laki      Perempuan      Laki-Laki      Perempuan   Laki-Laki      Perempuan
                                                   Male           Female         Male           Female      Male           Female
 Wilayah Indonesia                                14.844            497         13.682              449    10.586             286
 Indonesia Area
 Wilayah Australia                                 1.263            302          1.125              281     959               232
 Australia Area
 Wilayah AS                                         N/A             N/A           N/A               N/A     127               12
 US Area
 Total                                            16.106            799         14.807              730    11.672             530




                                      2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        37
Page 40
                                    Keanggotaan Asosiasi
                                    Association membership
                                    [GRI 2-28] [OJK C.5]

                                    Per 31 Desember 2025, Perseroan dan/atau anak                                    As of 31 December 2025, the Company and/or
                                    perusahaannya terdaftar sebagai anggota pada                                     its subsidiaries are registered as members of the
                                    asosiasi atau organisasi berikut:                                                following associations or organizations:
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                     Keanggotaan Asosiasi
                                     Association Membership
                                                                       Nama Asosiasi                                               Nama Perusahaan                          Posisi
                                                                      Association Name                                              Company Name                           Position
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                                        BIG
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     AVPN (Asian Venture Philanthropy Network)                                                              BIG
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Indonesia Corporate Secretary Association                                                              BIG
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO)                                                       BUMA
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Extraordinary Member 1
                                     Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)                                                                BUMA
                                                                                                                                                               Anggota Luar Biasa1
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)                                                            BUMA
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)                                           BUMA
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota Associate
                                     Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Indonesia Mining Association                                   BUMA
                                                                                                                                                               Associate Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Queensland Resources Council                                                                    BUMA Australia
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Queensland Mines Rescue Service                                                                 BUMA Australia
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Association Asset Management Professional (AMP)                                                      BTech
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI)                                              BTech
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Society for Maintenance & Reliability Professionals (SMRP)                                           BTech
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     IBCWE (Indonesia Business Coalition for Women Empowerment)                                            BIRU
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     UNGC (United Nations Global Compact)                                                                  BIRU
                                                                                                                                                               Member
                                                                                                                                                               Anggota
                                     Perhimpunan Filantropi Indonesia                                                                      BIRU
                                                                                                                                                               Member
                                     Skema keanggotaan APINDO terdiri dari dua jenis: Anggota Luar Biasa untuk perusahaan dan Anggota Khusus untuk asosiasi industri.
                                     1

                                     APINDO’s membership scheme consists of two types: Extraordinary Members for companies and Special Member for industry associations.
                                     1




                         38                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 41
Sertifikasi
Certifications


Perseroan mematuhi standar internasional yang                          The Company demonstrates its commitment
diakui secara global, seperti ISO 14001:2015 dan                       to sustainability by adhering to internationally
ISO 45001:2018. Sertifikasi ini mencerminkan                           recognized standards, such as ISO 14001:2015
upaya Perseroan dalam mengurangi dampak                                and ISO 45001:2018. These certifications reflect
lingkungan, memastikan kesejahteraan karyawan,                         the Company’s efforts to reduce environmental
dan mempertahankan standar praktik berkelanjutan                       impact, ensure employee well-being, and maintain
yang tinggi di seluruh operasinya. Dengan                              high standards of sustainable practices across
mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam strategi                 all operations. By integrating these principles into
intinya, Perseroan bertujuan untuk menciptakan                         its core strategies, the Company aims to create a
dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan                      positive and lasting impact on the environment and
dan masyarakat yang dilayaninya.                                       the communities it serves.



 Daftar Sertifikasi
 List of Certifications
     Jenis Sertifikasi                    Area Kerja                      Otoritas Penerbit                  Masa berlaku
   Type of Certification                   Job Site                       Issuing Authority                  Validity Period
 ISO 45001:2018            BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),                                     12 Januari 2025 – 12 April 2028
                           Lati, Binungan, Indonesia Pratama,         SGS                        12 January 2024 – 12 April 2025
                           Insani Baraperkasa, Adaro Tutupan,
                           BUMA Rebuild Center
 ISO 14001:2015            BUMA HO, Sungai Danau Jaya (SDJ),          SGS                        13 Juni 2025 – 13 Juni 2028
                           Lati, Binungan, Indonesia Pratama,                                    13 June 2022 – 13 June 2025
                           Insani Baraperkasa, Adaro Tutupan,
                           BUMA Rebuild Center
 ISO 45001:2018            All Mining Contract Projects of BUMA       Bureau Veritas             13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
                           Australia Pty Ltd in Australia                                        13 January 2025 – 16 February 2028
 ISO 14001:2015            All Mining Contract Projects of BUMA       Bureau Veritas             13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
                           Australia Pty Ltd in Australia                                        13 January 2025 – 16 February 2028
ISO 9001:2015              All Mining Contract Projects of BUMA       Bureau Veritas             13 Januari 2025 – 16 Februari 2028
                           Australia Pty Ltd in Australia                                        13 January 2025 – 16 February 2028




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                    39
Page 42
                                    Penghargaan
                                    Awards


                                    Pada tahun 2025, Perseroan mendapatkan                                   In 2025, the Company continues to receive recognition
                                    pengakuan atas kinerjanya. Perseroan menerima                            for its achievements in sustainability, community
                                    sejumlah penghargaan yang menegaskan komitmen                            development, and operational excellence. It is honored
                                    berkelanjutannya dalam menghasilkan dampak                               with several awards, underscoring its sustained
                                    lingkungan yang positif, mendukung pendidikan, serta                     commitment to delivering positive environmental
                                    berperan aktif bersama masyarakat setempat.                              outcomes, supporting education, and actively
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                                                                                             engaging with local communities.

                                    Penghargaan Utama yang Diterima Pada tahun 2025
                                    Key Awards Recieved in 2025

                                            Tanggal                                           Penghargaan                                            Penyelenggara
                                             Date                                                Award                                                 Organizer
                                     23 Juni 2025            Sertifikat PROPER – Biru (BUMA Rebuild Center)                              Gubernur Kalimantan Timur
                                     23 June 2025            PROPER Certificate - Blue (BUMA Rebuild Center)                             The Governor of East Kalimantan
                                     26 Juni 2025            Penghargaan Zero Incident (Lokasi LATI)                                     Gubernur Kalimantan Timur
                                     26 June 2025            Zero Incident Award (LATI Site)                                             The Governor of East Kalimantan
                                     26 Juni 2025            Penghargaan Zero Incident (BUMA Rebuild Center)                             Gubernur Kalimantan Timur
                                     26 June 2025            Zero Incident Award (BUMA Rebuild Center)                                   The Governor of East Kalimantan
                                     26 Juni 2025            Penghargaan Zero Incident (Lokasi IBP)                                      Gubernur Kalimantan Timur
                                     26 June 2025            Zero Incident Award (IBP Site)                                              The Governor of East Kalimantan
                                     30 September 2025       Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver          Bisnis Indonesia
                                                             Champion
                                                             Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2025 – Silver
                                                             Champion
                                     Desember 2025           Penghargaan atas Komitmen Pelaksanaan Program CSR untuk                     Bupati Tabalong
                                     December 2025           Pembangunan Kabupaten Tabalong (Lokasi Adaro Tutupan)                       Regent of Tabalong
                                                             Award for Commitment to the Implementation of CSR programs for
                                                             Development in Tabalong Regency (Adaro Tutupan Site)
                                     Desember 2025           Penghargaan Mitra Pendukung Program PROKLIM (Lokasi Adaro Tutupan)          Gubernur Kalimantan Selatan
                                     December 2025           Award for Supporting Partner for the PROKLIM Program (Adaro Tutupan         The Governor of South Kalimantan
                                                             Site)
                                     2025                    Bayan Internal Fire Rescue Challenge                                        BIFRC
                                                             Bayan Internal Fire Rescue Challenge
                                     2025                    Sertifikat Perusahaan Sosial oleh People Planet First (BIRU)                People Planet First
                                                             Social Enterprise Certificate by People Planet First (BIRU)




                                    Proses Bisnis Kami
                                    Our Business Process
                                    [GRI 2-6] [OJK C.4]


                                    Perseroan         memiliki    portofolio         bisnis      yang         The Company has a diversified business portfolio
                                    terdiversifikasi,      mencakup           jasa       kontraktor           that includes coal mining contractor services and
                                    pertambangan batubara serta investasi di sektor                           both mining and non-mining investment. It serves its
                                    pertambangan         maupun      non-pertambangan,            dan         clients across multiple locations.
                                    melayani klien-kliennya di berbagai lokasi.




                         40                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 43
                                                                                                            Proses Bisnis Kami
                                                                                                                  Our Business Process
                                                                                                                           [GRI 2-6] [OJK C.4]


Lokasi Operasional
Operating Locations

                             Pelanggan – Nama Lokasi                                           Lokasi/Provinsi                 Periode Kontrak
                             Pelanggan – Nama Lokasi                                          Location/Province                Contract Period
 BUMA

 Adaro-Tutupan (ADT)                                                              Kalimantan Selatan | South Kalimantan          2021-2026
 Angsana Jaya Energi (AJE)                                                        Kalimantan Selatan | South Kalimantan          2022-2025
 Bayan-Indonesia Pratama (IPR)                                                    Kalimantan Timur | East Kalimantan             2018-2035
 Berau Coal-Lati (LAT)                                                            Kalimantan Timur | East Kalimantan             2012-20261
 Berau Coal-Binungan (BIN)                                                        Kalimantan Timur | East Kalimantan             2003-20251
 Geo Energy-Sungai Danau Jaya (SDJ)                                               Kalimantan Selatan | South Kalimantan          2015-20271
 Geo Energy-Tanah Bumbu Resources (TBR)                                           Kalimantan Selatan | South Kalimantan          2018-20281
 Singaraja Putra - Persada Kapuas Prima (PKP)                                     Kalimantan Tengah | Central Kalimantan        2024 - 20331
 RAIN-Insani Baraperkasa (IBP)                                                    Kalimantan Timur | East Kalimantan             2018-2026
 BUMA Australia
 BHP Mitsubishi Alliance (Goonyella Riverside)                                    Queensland Tengah | Central Queensland         2022-20272
 BHP Mitsubishi Alliance (Saraji)                                                 Queensland Tengah | Central Queensland         2022-20253
 Bowen Coking Coal (Broadmeadow East & Burton)                                    Queensland Tengah | Central Queensland         2023-20253
 Stanwell Corporation (Perusahaan milik Pemerintah Queensland) -                  Queensland Burnett Selatan | South             2020-20263
 (Meandu)                                                                         Burnett Queensland
 Whitehaven Coal (Blackwater)                                                     Queensland Tengah | Central Queensland         2024- 2030
 Atlantic Carbon Group Inc
 Jeddo Pit
 Stockton Pit                                                                     Hazleton, Pennsylvania, USA
 Jeansville Pit
 Spring Mountain Pit
 Note I Note:
 1. Kontrak Seumur Tambang | Life of Mine Contract
 2. Opsi Perpanjangan 2 Tahun | 2-Year Extension Option
 3. Opsi Perpanjangan 1 Tahun | 1-Year Extension Option



Selain        lokasi-lokasi            di       atas,        Perseroan         In addition to the above, the Company operates the
mengoperasikan BUMA Rebuild Center (BRC) di                                    BUMA Rebuild Center (BRC) in Balikpapan, East
Balikpapan, Kalimantan Timur, yang memainkan                                   Kalimantan, which plays a key role in supporting
peran penting dalam mendukung efisiensi operasional                            operational efficiency and asset maintenance.
dan pemeliharaan aset.


Kegiatan Lain, Rantai Nilai, dan Hubungan                                      Other Activities, Chain Values, and
Bisnis [GRI 2-6]                                                               Business Relations [GRI 2-6]
Melalui anak perusahaannya, Perseroan menyediakan                              Through      its   subsidiaries,    the     Company       offers
jasa     kontraktor         pertambangan             batubara      yang        comprehensive coal mining contractor services in
komprehensif           di    Indonesia         maupun        Australia.        both Indonesia and Australia. These services cover
Layanan ini mencakup keseluruhan proses kegiatan                               the full spectrum of mining activities, including
pertambangan,           mulai       dari     pengupasan         lapisan        overburden removal, coal extraction, hauling, as well
penutup, penambangan batubara, hauling, hingga                                 as land reclamation and rehabilitation.
reklamasi dan rehabilitasi lahan.


Melalui      akuisisi        Atlantic       Carbon        Group,   Inc.        Through the acquisition of Atlantic Carbon Group,
(ACG), produsen antrasit Ultra High Grade (UHG)                                Inc. (ACG), the second-largest producer of Ultra-
terbesar      kedua         di   Amerika       Serikat,      Perseroan         High-Grade (UHG) anthracite in the United States,
semakin        mendiversifikasi            dirinya    dari    penyedia         the Company further diversify from mining service



                                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                         41
Page 44
                                    Proses Bisnis Kami
                                    Our Business Process
                                    [GRI 2-6] [OJK C.4]

                                    jasa pertambangan menjadi pemilik tambang yang                     provider to mine ownership, producing the highest-
                                    memproduksi produk antrasit berkualitas tertinggi                  quality anthracite products worldwide, marked by
                                    di dunia, yang ditandai dengan kandungan karbon                    high fixed carbon content, low volatility, and minimal
                                    tetap yang tinggi, volatilitas rendah, serta kadar                 sulphur and ash. The anthracite coal is further
                                    belerang dan abu yang minimal. Batubara antrasit                   processed into graded products at local facilities
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    tersebut selanjutnya diproses menjadi produk-produk                to meet various industrial needs, including steel
                                    bermutu di fasilitas lokal guna memenuhi berbagai                  recycling, water filtration, and other manufacturing
                                    kebutuhan industri, termasuk daur ulang baja, filtrasi             applications. Finished anthracite products are then
                                    air, dan aplikasi manufaktur lainnya. Produk antrasit              distributed to customers through established logistics
                                    jadi kemudian didistribusikan kepada pelanggan                     channels, supported by long-term contracts with key
                                    melalui jalur logistik yang telah terbangun, didukung              industrial partners. ACG’s position in a well-developed
                                    oleh kontrak jangka panjang dengan mitra industri                  anthracite region with existing infrastructure helps
                                    utama. Posisi ACG di kawasan antrasit yang telah                   streamline its supply chain from extraction through
                                    berkembang dengan baik beserta infrastruktur yang                  processing to end-use delivery.
                                    ada membantu memperlancar rantai pasokannya
                                    dari ekstraksi hingga pemrosesan dan pengiriman ke
                                    pengguna akhir.


                                    Di luar bisnis pertambangan inti, Perseroan memiliki               Beyond its mining core, the Company has subsidiaries
                                    anak   perusahaan       yang     menawarkan        layanan         offering specialized support services for sustainability:
                                    pendukung khusus di bidang keberlanjutan:
                                    • BTech, anak Perusahaan berbasis teknologi,                      • BTech, a technology-driven subsidiary, specializes
                                       mengkhususkan        diri     dalam    pengembangan                 in deep learning solutions to enhance operational
                                       solusi   deep      learning    untuk    meningkatkan                efficiency. A key milestone in 2025 was the
                                       efisiensi operasional. Pencapaian penting pada                      successful      acquisition    of     its   first   external
                                       tahun 2025 adalah keberhasilan BTech dalam                          customer with the contract signed in 2025 and
                                       mendapatkan pelanggan eksternal pertamanya                          project execution scheduled to commence in
                                       dengan kontrak yang ditandatangani pada tahun                       2026. This marks an important step in validating
                                       2025 dan pelaksanaan proyek yang dijadwalkan                        BTech’s capabilities in the open market and
                                       dimulai pada tahun 2026. Hal ini menjadi langkah                    diversifying its revenue base. In parallel, BTech
                                       penting dalam memvalidasi kemampuan BTech                           initiated a partnership with Institut Teknologi
                                       di pasar terbuka sekaligus mendiversifikasi                         Bandung (ITB) to advance predictive maintenance
                                       basis pendapatannya. Secara paralel, BTech                          capabilities, with an initial focus on optimizing
                                       menginisiasi       kemitraan       dengan        Institut           the remanufactured engines for the Company’s
                                       Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan                         selective fleets. This collaboration is expected
                                       kemampuan       predictive     maintenance,     dengan              to strengthen BTech’s technical depth while
                                       fokus awal pada optimalisasi mesin remanufaktur                     supporting      more      efficient    and     data-driven
                                       untuk armada tertentu. Kolaborasi ini diharapkan                    maintenance practices.
                                       dapat memperkuat kedalaman teknis BTech
                                       sekaligus mendukung praktik pemeliharaan yang
                                       lebih efisien dan berbasis data.




                         42                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 45
                                                                                             Proses Bisnis Kami
                                                                                                Our Business Process
                                                                                                      [GRI 2-6] [OJK C.4]

• BIRU adalah perusahaan sosial yang berfokus                  • BIRU is a social enterprise focused on reducing
   pada penanggulangan pengangguran pemuda                          youth     unemployment      in   Indonesia   through
   di melalui pendidikan vokasi. Inisiatif utamanya                 vocational education. Its key initiatives include
   mencakup BISA Ruang Vokasi (BRV), platform                       BISA Ruang Vokasi (BRV), a vocational learning
   pembelajaran vokasi yang bertujuan menjembatani                  platform that aims to bridge the gap between
   kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri                 education and industry with specialized industrial
   melalui kurikulum industri yang terkhususkan,                    curricula, and Karya BISA (KRB), which focuses on
   serta Karya BISA (KRB), yang berfokus pada solusi                engineering solutions and advancing the circular
   rekayasa dan pengembangan ekonomi sirkular                       economy through waste-to-product initiatives. In
   melalui inisiatif pengolahan limbah menjadi                      2025, BIRU achieved a key milestone by expanding
   produk. Pada tahun 2025, BIRU mencapai tonggak                   its market reach through a partnership with
   penting dengan memperluas jangkauan pasarnya                     Japan’s Building Maintenance Training Centre
   melalui kemitraan dengan Building Maintenance                    (BMTC), creating a direct pathway for Indonesian
   Training Centre (BMTC) Jepang, yang membuka                      youth to access employment opportunities in
   jalur langsung bagi pemuda Indonesia untuk                       Japan under the Special Skilled Worker (SSW)
   mengakses peluang kerja di Jepang melalui                        scheme.
   skema Pekerja Berketerampilan Khusus (Special
   Skilled Worker/SSW).




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  43
Page 46
                                    Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
                                    Vision, Mission, and Values
                                    [GRI 2-23] [OJK C.1]
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                         Visi                                                   MISI
                                         Vision                                                 Mission
                                         Menjadi penyedia solusi                                •    Memenuhi kebutuhan sumber
                                         pertambangan dan                                            daya dunia secara efisien
                                                                                                     dan bertanggung jawab
                                         energi kelas dunia yang                                     melalui solusi inovatif dan
                                         bertanggung jawab kepada                                    berkelanjutan.
                                         lingkungan.                                            •    Meminimalkan dampak
                                                                                                     lingkungan di area operasi
                                                                                                     kami.
                                         To be a world class and                                •    Memaksimalkan kontribusi
                                         environmentally responsible                                 sosial dan ekonomi untuk
                                         mining and energy solution                                  memajukan generasi masa
                                         provider.                                                   depan.

                                                                                                •    To responsibly and efficiently
                                                                                                     meet the world’s resource
                                                                                                     needs through innovative and
                                                                                                     sustainable solutions.
                                                                                                •    To minimize environmental
                                                                                                     impact in our operation.
                                                                                                •    To maximize social and
                                                                                                     economy contribution to
                                                                                                     advance future generation.




                         44                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 47
                                                                                 Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Kami
                                                                                                      Vision, Mission, and Values
                                                                                                                 [GRI 2-23] [OJK C.1]




Nilai-Nilai Inti | Core Values:
Manajemen Perseroan telah menetapkan nilai-nilai perusahaan yang menjadi pedoman bagi seluruh
jajaran karyawan, termasuk Direksi dan Dewan Komisaris, dalam menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya. Nilai-nilai perusahaan ini senantiasa ditanamkan di internal organisasi agar terwujud
kesamaan pandangan di antara karyawan untuk mendukung Perseroan merealisasikan visi dan misi
yang ditetapkan. Adapun nilai-nilai perusahaan tersebut adalah sebagai berikut:
To support the achievement of its vision and mission, the Company’s management has implemented a set of corporate
values that serve as guiding principles for all employees, including the Board of Directors and Board of Commissioners.
These values are cultivated within its organization to foster a unified perspective, promoting a sense of togetherness and
collaboration in fulfilling its collective responsibilities. The Company’s corporate values are:



   Integritas                                    Keunggulan                                     Kepemimpinan
   Integrity                                     Excellence                                     Leadership
   Dalam menjalankan bisnisnya,                  Perseroan mengutamakan                         Keberanian dan integritas pribadi
   Perseroan berlandaskan pada                   pelayanan terbaik dengan standar               adalah prinsip-prinsip panduan
   nilai-nilai integritas, kejujuran,            profesional tertinggi dalam setiap             kami dalam kepemimpinan untuk
   kepercayaan, dan akuntabilitas.               kegiatan usaha melalui evaluasi,               mencapai visi Perseroan yaitu
                                                 perbaikan dan pembelajaran yang                menjadi yang terdepan di industri jasa
   In carrying out its business,                 berkesinambungan.                              pertambangan. Melalui visi tersebut,
   the Company is grounded                                                                      Perseroan berupaya menginspirasi
   by the values of integrity,                   The Company prioritizes delivering             dan memotivasi orang-orang di
   honesty, trustworthiness and                  the highest professional service               sekitar Perseroan untuk maju tumbuh
   accountability.                               in every business activity                     bersama.
                                                 through continuous evaluation,
                                                 improvement, and learning.                     Personal courage and integrity are
                                                                                                our guiding principles in leadership,
                                                                                                to achieve the Company’s vision
                                                                                                of becoming a leader in the mining
                                                                                                services industry. Through this
                                                                                                vision, the Company strives to
                                                                                                inspire and motivate the people
                                                                                                around the Company to grow
                                                                                                together



   Kompetensi                                    Daya Tanggap                                   Kerja Sama Tim
   Competence                                    dan Kecermatan                                 Teamwork
   Kekuatan Perseroan terletak                   Responsiveness                                 Perseroan menjunjung tinggi
   pada Sumber Daya Manusia yang                 and Thoroughness                               prinsip gotong royong dan
   kompeten dan berdedikasi. Oleh                                                               kolaborasi bersama, serta
                                                 Bertindak tanggap dan cermat                   senantiasa melakukan komunikasi
   karena itu, Perseroan memahami
                                                 dalam setiap kegiatan usaha                    terbuka yang intensif, dengan
   pentingnya membangun
                                                 merupakan bentuk penghargaan                   berbagi pengetahuan dan
   lingkungan yang mendorong
                                                 Perseroan kepada para pemangku                 kemampuan untuk mewujudkan
   pertumbuhan dan pengembangan
                                                 kepentingan.                                   visi dan misinya dalam lingkungan
   yang berkelanjutan.
                                                                                                yang kompetitif.
                                                 Being responsive and thorough
   The Company’s strength lies in
                                                 in every business activity reflects            The Company upholds the
   the competent and dedicated
                                                 the Company’s appreciation to                  principle of mutual cooperation
   Human Resources. Therefore,
                                                 honouring its stakeholders.                    and collaboration, as well as
   the Company comprehends
   the importance of nurturing an                                                               consistently maintains an
   environment that encourages                                                                  intensive open communication by
   sustainable growth and                                                                       sharing knowledge and skills to
   development.                                                                                 realize its vision and mission in a
                                                                                                competitive environment.




                                        2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                      45
Page 48
                About This Report
Tentang Laporan ini




                                    PENDEKATAN KAMI
                                    TERHADAP KEBERLANJUTAN
                                    OUR APPROACH TO SUSTAINABILITY




                         46               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 49
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   47
Page 50
                                                                  Topik Material Kami
                                                                  Our Material Topics


                                                                  Topik material kami                                                 Our Material Topics
                                                                  Prioritas keberlanjutan Perseroan dipandu oleh                      The Company’s sustainability priorities are guided
                                                                  serangkaian isu lingkungan, sosial, dan tata kelola                 by a set of material environmental, social, and
                                                                  yang material, yang sangat penting bagi ketahanan                   governance issues that are critical to its long-term
                                                                  bisnis jangka panjang serta pemenuhan ekspektasi                    business resilience and to meeting stakeholder
                                                                  para pemangku kepentingan. Berdasarkan penilaian                    expectations. Based on comprehensive materiality
                                                                  materialitas komprehensif yang dilakukan di seluruh                 assessments carried out across its operations in
                                                                  operasional Perseroan di Indonesia dan Australia                    Indonesia and Australia in 2024, the Company has
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  pada tahun 2024, Perseroan telah mengidentifikasi                   identified key priority areas that address its distinct
                                                                  area-area     prioritas   utama     yang   mencerminkan             operational contexts while aligning with wider global
                                                                  konteks       operasional     masing-masing         wilayah         sustainability challenges.
                                                                  sekaligus selaras dengan tantangan keberlanjutan
                                                                  global yang lebih luas.


                                                                  Penilaian Materialitas [GRI 3-1] [GRI 3-2]                          Materiality Assessment [GRI 3-1] [GRI 3-2]
                                                                  Penilaian materialitas merupakan elemen inti dari                   A materiality assessment is a core element of the
                                                                  perjalanan transformasi keberlanjutan Perseroan                     Company’s sustainable transformation journey and
                                                                  dan     komitmennya         untuk   menjadi      organisasi         its commitment to becoming a sustainability-oriented
                                                                  yang berorientasi pada keberlanjutan. Penilaian                     organization. The assessment helps ensure that the
                                                                  ini membantu memastikan bahwa strategi ESG                          Company’s ESG strategy remains aligned with the
                                                                  Perseroan tetap selaras dengan medan ESG yang terus                 evolving ESG landscape, stakeholder expectations,
                                                                  berkembang, ekspektasi para pemangku kepentingan,                   and the overall business strategy. Materiality topics
                                                                  serta strategi bisnis secara keseluruhan. Topik-topik               in 2025 remain unchanged from the 2024. The
                                                                  materialitas di tahun 2025 tidak mengalami perubahan                assessment process was carried out in three stages:
                                                                  dari tahun 2024. Proses penilaian dilaksanakan dalam
                                                                  tiga tahap:




                                                                                Identifikasi Topik Keberlanjutan yang Sedang Berkembang
                                                                        1.      Identifying Emerging Sustainability Topics

                                                                        Melalui penelitian desktop yang komprehensif, Perseroan meninjau tren terkini dalam kerangka pelaporan
                                                                        keberlanjutan, standar keberlanjutan yang spesifik untuk sektor batu bara dan pertambangan, serta
                                                                        regulasi lokal dan internasional di seluruh negara tempat Perseroan beroperasi. Proses ini menghasilkan
                                                                        daftar 27 topik ESG yang relevan bagi Perseroan dan menjadi perhatian berbagai pemangku kepentingan.

                                                                        Through comprehensive desktop research, the Company reviewed current trends in reporting frameworks,
                                                                        sustainability standards specific to the coal and mining sectors, and both local and international
                                                                        regulations across our countries of operation. This process resulted in a list of 27 ESG topics relevant to
                                                                        the Company and of interest to a wide range of stakeholders.




                                                  48                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 51
                                                                                               Topik Material Kami
                                                                                                    Our Material Topics




           Survei dan Wawancara Penilaian Materialitas
   2.      Materiality Assessment Survey and Interviews
Wawancara mendalam dilakukan bersama sepuluh pemangku kepentingan internal dan empat pemangku
kepentingan eksternal, termasuk CEO Perseroan serta CEO BUMA Indonesia dan BUMA Australia. Hal ini
memastikan Perseroan mendapatkan wawasan dari seluruh tingkatan struktur tata kelola Perseroan, maupun
dari pemangku kepentingan eksternal, termasuk mitra bisnis, klien, dan investor di Indonesia dan Australia.
Penilaian terperinci atas aspirasi dan tujuan ESG yang tersedia secara publik dari para pelanggan dan investor
Perseroan juga turut diikutsertakan untuk memperkaya hasil asesmen materialitas. Bersamaan dengan
pelaksanaan wawancara, Perseroan menyelenggarakan survei daring yang ditujukan kepada pemangku
kepentingan internal terpilih, terutama dari tingkat manajemen menengah, untuk mengumpulkan perspektif
mereka mengenai topik-topik ESG yang signifikan dan praktik manajemen yang berlaku saat ini. Peserta survei
memberikan penilaian terhadap 27 topik ESG yang telah diidentifikasi berdasarkan tingkat kepentingannya
bagi Perseroan. Mengingat akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG) di Amerika Serikat (AS) masih dalam proses
pada saat asesmen materialitas dilaksanakan, pemangku kepentingan dari operasional AS tidak diikutsertakan
dalam asesmen ini.

In-depth interviews were carried out with ten internal and four external stakeholders, including the Group
CEO, as well as the CEOs of BUMA Indonesia and Australia. This ensured that insights were captured from all
levels of BUMA International’s governance structure as well as from external stakeholders, including business
partners, clients, and investors in both Indonesia and Australia. Detailed assessments of publicly available
ESG aspirations and goals from the Company’s customers and investors were also incorporated to enrich
the materiality assessment results. In parallel with the interviews, the Company conducted an online survey
targeting selected internal stakeholders, primarily from middle management, to gather their perspectives
on significant ESG topics and current management practices. Survey participants ranked the 27 identified
ESG topics based on their importance to the Company. As the acquisition of Atlantic Carbon Group (ACG) in
the United States was still in progress during the materiality assessment process, stakeholders from the US
operations were not included in this assessment.stakeholders from the US operations were not included in
this assessment.




3.     Hasil dan Analisis Penilaian
       Result Assessment and Analysis

Umpan balik yang terkumpul dianalisis secara cermat untuk memprioritaskan 15 dari 27 topik ESG utama
menggunakan sistem penilaian yang telah ditetapkan. Topik-topik tersebut selanjutnya dikategorikan ke
dalam tiga pilar di bawah Kerangka ESG. Dibandingkan dengan asesmen tahun 2021 yang terutama mengacu
pada Standar Sektor Batu Bara GRI, asesmen tahun 2024 mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dengan
mempertimbangkan berbagai standar industri dan praktik sejawat. Hasilnya, topik-topik material yang
diprioritaskan lebih terfokus, menitikberatkan pada isu-isu kritis dalam dimensi Lingkungan, Sosial, dan Tata
Kelola.

Topik-topik material Perseroan pada tahun 2025 tidak mengalami perubahan dari tahun 2024, karena
konteks bisnis, ekspektasi pemangku kepentingan, lanskap regulasi, dan profil risiko operasional tidak
mengalami perubahan signifikan yang memerlukan penilaian ulang atau penetapan ulang prioritas atas isu-
isu materialitas keberlanjutan.

The feedback collected was rigorously analyzed to prioritize 15 out of the 27 key ESG topics using an
established scoring system. These topics were subsequently categorized into three pillars under the ESG
Framework. Compared to the 2021 assessment, which primarily relied on the GRI Coal Sector Standards,
the 2024 assessment adopted a more holistic approach, considering multiple industry standards and peer
practices. As a result, the prioritized material topics are more streamlined, focusing on critical issues within
the Environment, Social, and Governance.

The Company’s material topics in 2025 remain unchanged from 2024, as the business context, stakeholder
expectations, regulatory landscape, and operational risk profile did not experience any significant shifts that
would warrant a reassessment or reprioritization of material sustainability issues.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                              49
Page 52
                                                                                         Topik Material Kami
                                                                                         Our Material Topics



                                                                                         Material Topics


                                                                                                                                                                                                              Emisi Gas Rumah Kaca
                                                                                                                                                                                                              dan Aksi Iklim
                                                                                                                                                                                                              GHG Emissions &
                                                                                                                                                                                                              Climate Action


                                                                                                                                                Manajemen Energi                                       Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                                                                                                                                Energy Management                                      (untuk karyawan dan masyarakat)
                                                                                                                                                                                                       Health and Safety (for
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                                                                                                                          Pemberdayaan                 employees and community)
                                                                                                                                                      Kinerja dan
                                                                                                                                                      pertumbuhan         Masyarakat Lokal
                                                                                                                                                      bisnis              Local Community
                                                                                                                                                      Business            Development
                                                                                                                                                      performance
                                                                                                                                                      and growth

                                                                                                                                                               Tata Kelola Keberlanjutan (termasuk GCG)
                                                                  Stakeholders Concern




                                                                                                                                                               Sustainability Governance (including GCG)


                                                                                                                                  Pengelolaan Air
                                                                                                                                  Water Management

                                                                                                                                                                            Pelatihan/Pengembangan Bakat
                                                                                                        Pengelolaan Limbah dan Ekonomi Sirkular
                                                                                                                                                                            Training & Talent Development
                                                                                                        Waste Management and Circular Economy
                                                                                                                                                             Penggunaan dan Inovasi Teknologi
                                                                                                                                                             Technology Use and Innovation
                                                                                                                                                Ketenagakerjaan, Keberagaman, Kesetaraan, Inklusi (“Diversity,
                                                                                                                                                Equity, dan Inclusion” atau DEI), dan praktik-praktik non-diskriminasi
                                                                                                                            Antikorupsi dan
                                                                                                                                Etika Bisnis    Employment, Diversity, Equity, Inclusion (DEI),
                                                                                          Pengadaan Berkelanjutan/                              and non-discrimination practices
                                                                                                                        Anti-corruption and
                                                                                          Manajemen Rantai Pasokan          business ethics
                                                                                          Sustainable Procurement /
                                                                                          Supply Chain Management
                                                                                                                               Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pembayaran kepada pemerintah
                                                                                                                               Stakeholder Engagement and Payments to governments

                                                                                                                                                                                              Paling Tinggi          Lingkungan
                                                                                                                                               Kepatuhan terhadap Hukum dan                   Highest                Environment
                                                                                                                                               Peraturan                                      Cukup tinggi           Sosial
                                                                                                                                               Compliance to Laws and Regulation
                                                                                                                                                                                              Higher                 Social
                                                                                                                                                                                              Tinggi                 Tata Kelola
                                                                                                                                                                                              High                   Governance



                                                                                                                                               Business Impact

                                                                                         TOPIK MATERIAL YANG DIPRIORITASKAN                                        PRIORITIZED MATERIAL TOPICS

                                                                                         Penilaian materialitas tahun 2024 mengidentifikasi                        The 2024 materiality assessment identified 15 highly
                                                                                         15 topik ESG yang sangat material bagi BUMA                               material ESG topics for BUMA International, as shown
                                                                                         International,    sebagaimana          ditunjukkan        dalam           in as shown in the picture above These material topics
                                                                                         gambar di atas Topik-topik material ini akan                              will guide the Company in navigating its sustainability
                                                                                         menjadi panduan bagi Perseroan dalam menjalani                            transformation, shaping future initiatives and long-
                                                                                         transformasi keberlanjutannya, membentuk inisiatif-                       term strategic priorities.
                                                                                         inisiatif ke depan serta prioritas strategis jangka
                                                                                         panjang.


                                                                                         Definisi dari setiap topik ESG utama dapat ditemukan                      The definition of each key ESG topics can be found in
                                                                                         dalam dalam tabel di bawah ini di bawah ini.                              the table below.




                                                  50                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 53
                                                                                                        Topik Material Kami
                                                                                                                    Our Material Topics



Definisi Topik Material
Material Topic Definitions

                  Topik-topik Utama ESG                                                         Definisi
                     Key ESG Topics                                                            Definition

Lingkungan | Environmental
Emisi Gas Rumah Kaca & Aksi Iklim                         Pemantauan dan pengurangan emisi untuk memerangi perubahan iklim.
GHG Emissions & Climate Action                            The monitoring and reduction of GHG emissions to combat climate change.

Manajemen Energi                                          Pengelolaan sumber daya energi yang efektif dan efisien untuk mengurangi biaya
Energy Management                                         dan dampak lingkungan.
                                                          The efficient management of energy resources to reduce costs and environmental
                                                          impact.
Pengelolaan Air                                           Penggunaan, pengolahan, dan daur ulang sumber daya air yang bertanggung jawab
Water Management                                          untuk melindungi ekosistem setempat.
                                                          The responsible use, treatment, and recycling of water resources to protect local
                                                          ecosystems.
Pengelolaan Limbah dan Ekonomi Sirkular                   Mempromosikan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan penggunaan
Waste Management and Circular Economy                     kembali material untuk meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan
                                                          keberlanjutan.
                                                          The promotion of responsible waste management and material reuse to minimize
                                                          environmental impact and enhance sustainability.
Sosial | Social
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (untuk karyawan           Menjaga kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar melalui praktik
dan masyarakat)                                           keselamatan yang kuat.
Health and Safety (for employees and community)           The safeguarding of employees’ and surrounding communities’ well-being through
                                                          robust safety practices.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal                             Dukungan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi dan
Local Community Empowerment                               sosial terkait dengan kegiatan pertambangan.
                                                          The support for and engagement of local communities in economic and social
                                                          development in relation to mining activities.
Pelatihan/Pengembangan Bakat                              Penyediaan kesempatan bagi karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan
Training/ Talent Development                              mengembangkan karir mereka di Perseroan
                                                          The provision of opportunities for employees to upskill and grow their careers in the
                                                          Company.
Ketenagakerjaan, Keberagaman, Kesetaraan, Inklusi         Mempromosikan praktik ketenagakerjaan yang adil sekaligus mendorong tempat
(“Diversity, Equity, dan Inclusion” atau DEI), dan        kerja yang beragam, adil, dan inklusif.
praktik-praktik non-diskriminasi                          The promotion of fair employment practices while fostering a diverse, equitable, and
Employment, Diversity, Equity, Inclusion (DEI), and       inclusive workplace.
non-discrimination practices
Economic & Governance | Ekonomi & Tata Kelola
Kinerja dan pertumbuhan bisnis                            Memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap menyeimbangkan
Business performance and growth                           prioritas ekonomi, sosial, dan lingkungan.
                                                          Ensuring sustainable business growth while balancing economic, social, and
                                                          environmental priorities.
Tata Kelola Keberlanjutan (termasuk GCG)                  Integrasi keberlanjutan ke dalam struktur tata kelola melalui Tata Kelola Perseroan
Sustainability Governance (including GCG)                 yang Baik (“Good Corporate Governance” atau GCG)
                                                          The integration of sustainability into governance structures through Good Corporate
                                                          Governance (GCG).
Penggunaan dan Inovasi Teknologi                          Penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja
Technology Use and Innovation                             lingkungan.
                                                          The use of technology to enhance efficiency, safety, and environmental performance.
Antikorupsi dan etika bisnis                              Penegakan praktik bisnis yang beretika dan pencegahan korupsi.
Anti-corruption and business ethics                       The upholding of ethical business practices and preventing corruption.

Pengadaan Berkelanjutan / Manajemen Rantai                Memastikan pemasok dan kontraktor mematuhi praktik-praktik yang berkelanjutan.
Pasokan                                                   Ensuring suppliers and contractors adhere to sustainable practices.
Sustainable Procurement / Supply Chain
Management
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pembayaran          Melibatkan para pemangku kepentingan dan melaporkan pembayaran kepada
kepada pemerintah                                         pemerintah secara transparan.
Stakeholder Engagement and Payments to                    Engaging stakeholders and transparently reporting government payments.
governments
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan                    Kepatuhan terhadap semua hukum dan peraturan yang relevan untuk menjaga
Compliance to Laws and Regulation                         standar hukum dan etika.
                                                          The adherence to all relevant laws and regulations to maintain legal and ethical
                                                          standards.




                                          2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                             51
Page 54
                                                                  Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
                                                                  ESG Strategy Framework and Approaches
                                                                  [GRI 2-22] [GRI 3-3] [GRI 2-23] [OJK A.1]




                                                                  Bisnis   yang     benar-benar      berkelanjutan     dapat         A truly sustainable business creates long-term
                                                                  menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh                      value for all stakeholders. The Company recognises
                                                                  pemangku kepentingan. Perseroan mengakui bahwa                     that operating sustainably requires progressive and
                                                                  beroperasi secara berkelanjutan memerlukan tindakan                measurable actions in response to a rapidly evolving
                                                                  yang progresif dan terukur sebagai respons terhadap                global landscape. Guided by ethical conduct, the
                                                                  medan bisnis global yang berkembang dengan                         Company is committed to identifying and mitigating
                                                                  pesat. Berlandaskan pada perilaku etis, Perseroan                  risks, safeguarding people and the environment,
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  berkomitmen untuk mengidentifikasi dan memitigasi                  and exercising responsible stewardship across its
                                                                  risiko, melindungi manusia dan lingkungan, serta                   operations. This commitment underpins efforts to
                                                                  menjalankan pengelolaan yang bertanggung jawab                     protect stakeholders from potential adverse impacts
                                                                  di seluruh operasionalnya. Komitmen ini menjadi                    while supporting resilient, long-term growth.
                                                                  landasan upaya untuk melindungi para pemangku
                                                                  kepentingan dari potensi dampak negatif sekaligus
                                                                  mendukung pertumbuhan jangka panjang yang
                                                                  tangguh.


                                                                  Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan yang                  As part of its ongoing sustainability journey, since
                                                                  berkelanjutan, sejak tahun 2022 Perseroan telah                    2022 the Company has strengthened its sustainability
                                                                  memperkuat        fondasi     keberlanjutannya     melalui         foundation through the implementation of key policies
                                                                  penerapan    kebijakan      dan   sistem    utama     yang         and systems that support business transformation.
                                                                  mendukung        transformasi     bisnis.   Upaya-upaya            These efforts include:
                                                                  tersebut meliputi:
                                                                  •   Penetapan Kerangka Strategi ESG yang dipandu                   •    Established an ESG Strategy Framework, informed
                                                                      oleh topik-topik ESG material prioritas yang telah                  by refreshed priority material ESG topics.
                                                                      diperbarui.
                                                                  •   Pengembangan struktur tata kelola keberlanjutan.               •    Developed sustainability governance structure.
                                                                  •   Pembudayaan budaya berorientasi keberlanjutan                  •    Promote sustainability-oriented culture across
                                                                      di seluruh Perseroan dan anak perusahaannya.                        the Company and its subsidiaries.
                                                                  •   Penetapan tujuan yang jelas, rencana aksi, dan                 •    Established clear objectives, action plans, and
                                                                      indikator terukur untuk memantau kinerja ESG.                       measurable indicators to track ESG performance
                                                                  •   Pelaksanaan sosialisasi inisiatif dan kemajuan                 •    Conduct socialisation of ESG initiatives and
                                                                      ESG kepada pemangku kepentingan internal.                           progress with internal stakeholders
                                                                  •   Penyampaian         laporan     kemajuan        secara         •    Communicate progress transparently to external
                                                                      transparan       kepada     pemangku     kepentingan                stakeholders
                                                                      eksternal.


                                                                  Perseroan telah menetapkan target keberlanjutan                    The Company has established long-term sustainability
                                                                  jangka panjang yang selaras dengan tren industri,                  targets aligned with industry trends, business
                                                                  relevansi bisnis, dan sumber daya yang tersedia,                   relevance, and available resources, following strategic
                                                                  mengikuti prioritas strategis berikut:                             priorities:




                                                  52                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 55
                                          Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
                                                                       ESG Strategy Framework And Approaches




                   Kerangka Kerja ESG dan Sasaran Net-Zero: Sejak tahun 2022, Perseroan telah
                   menerapkan kerangka kerja ESG dengan target jangka panjang untuk mencapai
                   emisi karbon nol bersih (net-zero carbon emission) pada tahun 2050 dan
                   memberikan dampak positif bagi satu juta orang.

    ESG Framework and Net-Zero Goals: Since 2022, the Company has implemented an ESG
    framework with long-term commitments to achieve net-zero carbon emissions by 2050 and to
    positively impact one million people.




                   Diversifikasi Portofolio: Perseroan memperluas bisnis pada industri terkait
                   dengan tujuan mengurangi pendapatan batu bara termal hingga di bawah 50%
                   pada tahun 2028. Salah satunya melalui akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG)
                   di AS pada tahun 2024, produsen utama batubara antrasit Ultra-High Grade
                   yang penting untuk produksi baja rendah karbon. Perseroan juga menjajaki
                   peluang di sektor pertambangan dan mineral lainnya.

    Portfolio Diversification: The Company is expanding into adjacent industries to reduce
    reliance on thermal coal, targeting a reduction of thermal coal revenue to below 50 per cent by
    2028. This includes the 2024 acquisition of Atlantic Carbon Group (ACG) in the United States,
    a producer of ultra-high-grade anthracite coal used in low-carbon steel production. The
    Company continues to assess opportunities in mine concessions and other mineral sectors.




                   Anak Perusahaan Berorientasi ESG:
                   Anak perusahaan berbasis teknologi dan pembelajaran vokasional telah
                   didirikan untuk meningkatkan proposisi nilai Perseroan dalam hal keunggulan
                   operasional sekaligus memperluas dampak lingkungan dan sosial di luar
                   operasi inti.

    ESG-Focused Subsidiaries: Technology-driven and vocational learning subsidiaries have
    been established to enhance the Company’s value proposition operational excellence while
    extending environmental and social impact beyond core operations.



Komitmen-komitmen ini mencerminkan kepatuhan                   These commitments demonstrate the Company’s
Perseroan   terhadap   prinsip-prinsip    ESG      dan         adherence to ESG principles and its contribution to
kontribusinya   terhadap   Tujuan     Pembangunan              the United Nations Sustainable Development Goals
Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa.               (SDGs).




                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                            53
Page 56
                                                                  Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
                                                                  ESG Strategy Framework And Approaches



                                                                  KERANGKA KERJA ESG
                                                                  ESG Framework



                                                                                             CLIMATE CHANGE                           SAFE & HEALTH                    PEOPLE AND COMMUNITY                                GCG

                                                                      STRATEGIC
                                                                                                                                                                                                                Sustainable, profitable and
                                                                      AMBITION                                                  Mantain Net Zero Fatality and         Improving the lives of 1,000,000+
                                                                                            Toward Net Zero by 2050                                                                                          resilient gowth with best-in-class
                                                                                                                                industry-leading performance                   people by 2050
                                                                                                                                                                                                                        GCG practice
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                                                           Deversification                                                                 Empowering
                                                                                                                                                                      Fostering DEI
                                                                                       Technology-led       to low carbon                                           (Diversity, Equity     community
                                                                                        and Efficiency-     business (incl                                         and Inclusion) and      and society        Mantaining best-in-class ESG-
                                                                                                                                  Providing safe and healthy
                                                                      STRATEGIC        centric Operation    metallurgical                                          competencies, as      through strategic   focused GCG operation to sustain
                                                                                                                               workplace through robust safety
                                                                        PLAN              to reduce         coal, non-coal                                         well as developing      partnership          strong corporate brand and
                                                                                                                                   culture and technology             future talent
                                                                                       carbon footprint     commodities,                                                                   focusing on                  reputation
                                                                                         aggresively           and non                                               pipeline within      livelihood and
                                                                                                                                                                       ecosystem
                                                                                                            commodities                                                                     education



                                                                       ESG KEY
                                                                                                        ESG focused Organizational Culture & Capability | Technology-led | Collaborationwithin Ecosytem | Sustainable Financing
                                                                      ENABLERS


                                                                         KEY                                                                    Growing Together witth All Stakeholders
                                                                      PRINCIPLES                                                        Resilient and Sustainable Toward Low Carbon Economy



                                                                         SDG




                                                                  Perseroan telah membangun kerangka ESG yang                                                  The Company has established a comprehensive
                                                                  komprehensif         sebagai             cerminan           komitmennya                      ESG framework that reflects its commitment to
                                                                  terhadap praktik bisnis berkelanjutan dan tata kelola                                        sustainable business practices and responsible
                                                                  perusahaan yang bertanggung jawab. Kerangka                                                  corporate governance. The framework is structured
                                                                  ini disusun berdasarkan empat pilar strategis yang                                           around four strategic pillars which are supported by
                                                                  didukung      oleh      inisiatif-inisiatif               strategis      yang                strategic initiatives encompassing carbon-efficient
                                                                  mencakup operasi yang efisien karbon, tempat kerja                                           operations, safe and healthy workplaces, community
                                                                  yang aman dan sehat, pemberdayaan masyarakat,                                                empowerment,               employee            welfare          and        talent
                                                                  kesejahteraan         karyawan               dan           pengembangan                      development, and strengthened governance through
                                                                  talenta, serta penguatan tata kelola melalui praktik                                         ESG-based management practices.
                                                                  manajemen berbasis ESG.


                                                                  Pelaksanaan kerangka ini didukung oleh empat faktor                                          Implementation of the framework is enabled by four
                                                                  pengungkit utama: kemampuan organisasi yang                                                  key enablers: ESG-focused organisational capability,
                                                                  berorientasi ESG, kemajuan teknologi, kolaborasi                                             technological advancement, ecosystem collaboration,
                                                                  ekosistem, dan keuangan berkelanjutan. Secara                                                and sustainable financing. Together, these elements
                                                                  keseluruhan, elemen-elemen ini mendukung prinsip                                             support the principle of growing together with
                                                                  tumbuh       bersama        para         pemangku             kepentingan                    stakeholders towards a sustainable future and a low-
                                                                  menuju masa depan yang berkelanjutan dan ekonomi                                             carbon economy.
                                                                  rendah karbon.




                                                  54                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 57
                                                   Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
                                                                                ESG Strategy Framework And Approaches



Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan                                   Stakeholder Engagement and Transparency
Transparansi
Dengan mengakui peran penting para pemangku                             Recognising the integral role of stakeholders in
kepentingan dalam transformasi keberlanjutannya,                        its   sustainability     transformation,   the   Company
Perseroan memiliki mekanisme keterlibatan yang                          maintains comprehensive engagement mechanisms
komprehensif di seluruh rantai nilainya. Perseroan                      across its value chain. It actively fosters relationships
secara aktif membangun hubungan dengan pemegang                         with shareholders, local communities, customers,
saham, komunitas lokal, pelanggan, karyawan, dan                        employees, and strategic partners through structured
mitra strategis melalui platform keterlibatan yang                      engagement platforms.
terstruktur.


Pendekatan komunikasi multi-saluran yang mencakup                       The multi-channel communication approach including
sistem pelaporan pelanggaran yang didedikasikan,                        dedicated whistleblowing systems, public grievance
mekanisme pengaduan publik, dan sesi dialog                             mechanisms, and regular dialogue sessions enables
rutin memungkinkan para pemangku kepentingan                            stakeholders to contribute meaningfully by sharing
untuk   berkontribusi      secara       bermakna       dengan           insights, expectations, and feedback. The Company
berbagi wawasan, ekspektasi, dan umpan balik.                           upholds high standards of transparency through
Perseroan menjunjung standar transparansi yang                          systematic disclosure of sustainability performance
tinggi melalui pengungkapan kinerja keberlanjutan                       via the Annual Report, Sustainability Report, and
secara sistematis melalui Laporan Tahunan, Laporan                      other public communications. This commitment
Keberlanjutan,       dan   komunikasi       publik     lainnya.         to open dialogue and regular reporting reinforces
Komitmen Perseroan terhadap dialog terbuka dan                          accountability and strengthens stakeholder trust.
pelaporan berkala ini memperkuat akuntabilitas dan
membangun kepercayaan pemangku kepentingan.


Inisiatif Utama                                                         Key Initiatives
Untuk lebih memajukan agenda keberlanjutannya,                          To further advance its sustainability agenda, the
Perseroan      telah    mengimplementasikan           inisiatif-        Company has implemented key initiatives and
inisiatif utama dan mencapai tonggak-tonggak                            achieved the following milestones.
pencapaian berikut:
•   Penyelesaian penilaian baseline emisi GRK yang                     •     Completion of a GHG emissions baseline
    mencakup emisi Cakupan 1 dan 2 dalam operasi                              assessment covering Scope 1, 2, and 3
    Perseroan di Amerika Serikat, menyusul penilaian                          emissions in its operation in the United States,
    baseline serupa di seluruh wilayah operasional di                         following similar baseline assessment across all
    Indonesia dan Australia pada tahun 2024.                                  operational areas in Indonesia and Australia in
                                                                              2024.
•   Diversifikasi pendapatan yang terus berlanjut,                     •     Continued revenue diversification, with 24 per
    dengan      24     persen   dari     total    pendapatan                  cent of total revenue generated from non-
    bersumber dari sumber-sumber non-batu bara                                thermal coal sources, supporting the target to
    termal, sehingga mendukung target penurunan                               reduce thermal coal revenue to below 50 per
    pendapatan batu bara termal hingga di bawah 50                            cent by 2028.
    persen pada tahun 2028.
•   Pengembangan Control Tower sebagai platform                        •     Development of Control Tower as a centralize
    analisis data terpusat untuk mendukung strategi                           data analysis platform to enable data-
    dan pengambilan keputusan berbasis data dalam                             driven strategy and decision-making in the
    keunggulan operasional Perseroan, termasuk                                Company’s operational excellence, including
    dekarbonisasi.                                                            decarbonisation.




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  55
Page 58
                                                                  Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
                                                                  ESG Strategy Framework And Approaches



                                                                  •   Penyelesaian asesmen risiko iklim yang mencakup                    •     Completion of climate risk assessment covering
                                                                      risiko iklim fisik di 25 aset di Indonesia, Australia,                    physical climate risks across 25 assets in
                                                                      dan Amerika Serikat, serta risiko dan peluang                             Indonesia, Australia and the USA, as well as
                                                                      transisi iklim yang berkaitan dengan peralihan                            transition risks and opportunities associated
                                                                      menuju ekonomi rendah karbon.                                             with the shift to a low-carbon economy.
                                                                  •   Penyelesaian
                                                                                             kerangka       dampak           sosial      •     Completion of a social impact framework
                                                                      sekaligus mempertahankan kemajuan dalam                                   while maintaining progress in development of
                                                                      pengembangan peta jalan dampak sosial untuk                               social impact roadmap to achieve one million
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                      mencapai satu juta penerima manfaat pada tahun                            beneficiaries by 2050.
                                                                      2050.


                                                                  Secara        keseluruhan,            inisiatif-inisiatif        ini    Collectively,      these      initiatives   demonstrate       the
                                                                  mencerminkan               komitmen       Perseroan          yang       Company’s continued commitment to embedding
                                                                  berkelanjutan untuk mengintegrasikan keberlanjutan                      sustainability across its operations, governance, and
                                                                  ke dalam seluruh aspek operasional, tata kelola, dan                    stakeholder engagement.
                                                                  keterlibatan pemangku kepentingan.


                                                                  Target dan Peta Jalan ESG [OJK E.1]                                     ESG Targets and Roadmap [OJK E.1]




                                                                                   01.                                02.                                 03.                                04.




                                                                      ESG FOUNDATION                        MONITORING &                 STRATEGIC INTEGRATION                        ESG Pathways
                                                                           2022 - 2025                       VERIFICATION                         2027 - 2028                         2029 - beyond
                                                                                                               2025 - 2026

                                                                       ESG Framework                      Decarbonisation in ADT              Short to Medium Term               Long Term Decarbonization
                                                                                                          & IPR                               Emission Targets                   Roadmap
                                                                       Materiality Refresh
                                                                                                          Social Impact Monitoring            Targets and KPIs to be             Climate Resilience Actions
                                                                                                                                              Aligned with Priority Topics
                                                                       Emission Baseline
                                                                                                          Data driven organisation
                                                                       Social Impact Theory               (Control Tower)                     Social Impact Roadmap
                                                                       of Change

                                                                       Governance Structure




                                                                  Perseroan telah menyusun perjalanan ESG-nya                             The Company has structured its ESG journey in
                                                                  menjadi beberapa fase untuk memastikan bahwa                            phases to ensure that targets are backed by sufficient
                                                                  target-target yang ada didukung oleh data, sistem,                      data, systems, and execution capability.
                                                                  dan kemampuan pelaksanaan yang memadai.




                                                  56                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 59
                                              Kerangka Kerja dan Pendekatan Strategi ESG
                                                                           ESG Strategy Framework And Approaches



Fokus awal telah diarahkan pada pembangunan                        The initial focus has been on building a strong
fondasi yang kuat. Antara tahun 2022 hingga 2025,                  foundation. Between 2022 – 2025, the Company
Perseroan telah membangun fondasi strategi ESG-                    has established the foundation for its ESG strategy,
nya, yang mencakup kerangka ESG, pembaruan                         which includes the ESG framework, refreshing
penilaian materialitas untuk mencerminkan prioritas                materiality assessment to reflect current priorities,
terkini, serta penyelesaian faktor-faktor pengungkit               and completing key enablers such as emissions
utama seperti baseline emisi untuk Indonesia dan                   baselines for Indonesia and Australia, as well as the
Australia, maupun pengembangan Teori Perubahan                     development of a Theory of Change to guide social
untuk memandu dampak sosial. Struktur tata                         impact. A clearer governance structure has also
kelola yang lebih jelas juga telah ditetapkan guna                 been put in place to strengthen accountability and
memperkuat akuntabilitas dan pengawasan.                           oversight.


Dengan    terbentuknya     fondasi-fondasi       tersebut,         With these building blocks in place, the focus has now
fokus Perseroan kini beralih ke arah peningkatan                   shifted toward improving monitoring and verification.
pemantauan      dan      verifikasi.    Inisiatif-inisiatif        Decarbonisation initiatives are now being tracked
dekarbonisasi kini dipantau secara lebih konsisten                 more consistently at the operational level, particularly
di tingkat operasional, khususnya di ADT dan IPR,                  in ADT and IPR, while approaches to social impact
sementara pendekatan terhadap pengukuran dampak                    measurement are being strengthened. At the same
sosial terus diperkuat. Pada saat yang sama, terdapat              time, efforts are underway to build a more data-
upaya-upaya untuk membangun organisasi yang                        driven organisation, including the establishment of
lebih berbasis data, termasuk melalui pembentukan                  the Control Tower system to improve visibility and
sistem Control Tower untuk meningkatkan visibilitas                consistency of ESG performance tracking.
dan konsistensi pemantauan kinerja ESG.


Langkah berikutnya adalah menetapkan target emisi                  The next step is to set internal emissions targets and
internal dan menyelaraskannya dengan topik-topik                   aligning them with priority ESG topics, ensuring that
ESG prioritas, guna memastikan bahwa keberlanjutan                 sustainability is embedded into planning processes
tertanam dalam proses perencanaan dan pelaksanaan                  and operational execution.
operasional.


Seiring berjalannya waktu, Perseroan akan bertransisi              Over time, the Company will transition toward executing
ke arah pelaksanaan jalur-jalur ESG yang telah                     defined ESG pathways, including a more structured
ditetapkan, termasuk peta jalan dekarbonisasi yang                 decarbonisation roadmap, climate resilience actions,
lebih terstruktur, tindakan ketahanan iklim, dan                   and a scaled social impact roadmap. The focus at
peta jalan dampak sosial yang lebih besar. Fokus                   this stage is on delivering consistent and measurable
pada tahap ini adalah pada pencapaian hasil yang                   outcomes.
konsisten dan terukur.


Struktur tata kelola ESG yang sistematik akan                      A systematised ESG governance structure will
mengawasi pelaksanaan target-target ini melalui                    oversee the implementation of these targets through
tinjauan kinerja berkala dan keterlibatan pemangku                 regular performance reviews and ongoing stakeholder
kepentingan yang berkelanjutan. Perseroan juga akan                engagement. The Company will also leverage
memanfaatkan teknologi untuk memantau kinerja                      technology to monitor ESG performance, refine
ESG, menyempurnakan strategi, serta mendukung                      strategies, and support continuous improvement and
peningkatan berkelanjutan dan akuntabilitas.                       accountability.




                                  2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 57
Page 60
                                                                  Manajemen Risiko
                                                                  Risk Management
                                                                  [GRI 2-24] [OJK E.3]

                                                                  Sistem manajemen risiko Perseroan dirancang untuk                The      Company’s      risk     management          system     is
                                                                  mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko secara           designed to identify, assess, and manage risks
                                                                  efektif, melindungi para pemangku kepentingan serta              effectively, safeguarding stakeholders and supporting
                                                                  mendukung pertumbuhan jangka panjang yang                        sustainable, long-term growth. The system comprises
                                                                  berkelanjutan. Sistem ini terdiri dari proses-proses             structured processes for establishing the context;
                                                                  terstruktur untuk penetapan konteks; Penilaian                   Risk     Assessment,          including     risk   identification,
                                                                  Risiko, mencakup identifikasi, analisis, dan evaluasi            analysis, and evaluation; monitoring and review; and
                                                                  risiko; pemantauan dan tinjauan; serta komunikasi                communication and consultation. These processes
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  dan konsultasi. Proses-proses ini mengintegrasikan               integrate key policy commitments on business ethics,
                                                                  komitmen kebijakan utama mengenai etika bisnis,                  regulatory compliance, environmental responsibility,
                                                                  kepatuhan regulasi, tanggung jawab lingkungan,                   and safety, ensuring that risk management principles
                                                                  dan keselamatan, guna memastikan bahwa prinsip-                  are embedded across all operations.
                                                                  prinsip manajemen risiko tertanam di seluruh
                                                                  operasional Perseroan.


                                                                  Sistem ini menangani risiko-risiko yang memiliki                 The      system    addresses        risks     with    significant
                                                                  dampak operasional signifikan dan secara sistematis              operational impact and systematically maps potential
                                                                  memetakan potensi risiko menggunakan matriks                     risks using a risk assessment matrix aligned with
                                                                  penilaian risiko yang selaras dengan ISO 31000:2018.             ISO 31000:2018. It is integrated with the Company’s
                                                                  Sistem ini terintegrasi dengan kerangka kerja                    internal control framework and applied consistently
                                                                  pengendalian internal Perseroan dan diterapkan                   across all operational areas, with additional country-
                                                                  secara konsisten di seluruh wilayah operasional,                 specific risk management measures implemented
                                                                  didukung    dengan     penerapan        langkah-langkah          where required.
                                                                  manajemen risiko tambahan yang bersifat spesifik
                                                                  per negara apabila diperlukan.


                                                                  Aspek kunci dari manajemen risiko adalah budaya,                 The key aspect of risk management is culture,
                                                                  khususnya “budaya sadar risiko” dengan akuntabilitas             specifically a ‘risk-aware culture’ where accountability
                                                                  yang jelas dan manajemen risiko Perseroan yang                   is clear and risk management is integrated into
                                                                  terintegrasi ke dalam strategi keseluruhan Perseroan.            the organization’s overall strategy. Cultivating a
                                                                  Memupuk     budaya     sadar   risiko    memungkinkan            risk-aware culture enables a company to achieve
                                                                  perusahaan untuk mencapai pengambilan keputusan                  better    risk-informed        decision-making,        increased
                                                                  yang dipandu oleh pertimbangan risiko, peningkatan               organizational resilience, and a stronger competitive
                                                                  ketahanan organisasi, dan keunggulan kompetitif yang             advantage built on trust. The Company maintains and
                                                                  lebih kuat yang dibangun atas dasar kepercayaan.                 improves this culture through leadership commitment,
                                                                  Perseroan   mempertahankan        dan     meningkatkan           practical integration into daily operations, and
                                                                  budaya ini melalui komitmen manajemen, integrasi                 continuous education.
                                                                  yang praktis ke dalam kegiatan operasional sehari-
                                                                  hari, dan pendidikan yang berkelanjutan.


                                                                  Mengingat paparan industri pertambangan batu                     Given the coal mining industry’s exposure to
                                                                  bara terhadap risiko operasional, perubahan iklim,               operational, climate change, market, competitive,
                                                                  pasar, persaingan usaha, dan regulasi, yang banyak di            and regulatory risks, many of which involve factors
                                                                  antaranya melibatkan faktor-faktor yang ada di luar              beyond the company’s direct control, the Company is
                                                                  kendali langsung Perseroan, Perseroan senantiasa                 committed to continuously strengthening its internal
                                                                  berkomitmen untuk terus memperkuat pengendalian                  controls and risk management capabilities. These
                                                                  internal dan kemampuan manajemen risikonya.                      efforts support timely identification of emerging risks




                                                  58                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 61
                                                                                                          Manajemen Risiko
                                                                                                                  Risk Managemen



Upaya-upaya ini mendukung identifikasi dini atas                        and the implementation of appropriate mitigation
risiko-risiko yang muncul serta penerapan langkah-                      measures.
langkah mitigasi yang tepat.


Prioritas         diberikan     pada   pengelolaan        risiko        Priority    is    given      to    managing     risks   related
yang      berkaitan      dengan    operasional,      integritas         to    operations,      asset       integrity,   environmental
aset, pengelolaan lingkungan, dan keselamatan.                          stewardship, and safety, in line with the Company’s
Pendekatan ini selaras dengan visi dan nilai-nilai                      vision and values for sustainable business practices.
Perseroan dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.                      All strategies and activities are assessed for potential
Seluruh strategi dan kegiatan Perseroan dinilai                         risks and opportunities, with mitigation measures
terhadap potensi risiko dan peluang, lengkap dengan                     identified in advance. Risk management processes
proses identifikasi langkah-langkah mitigasi yang                       are regularly monitored and evaluated across all
sesuai. Proses manajemen risiko dipantau dan                            business functions to ensure ongoing effectiveness. In
dievaluasi secara berkala di seluruh fungsi bisnis                      addition, the Company actively engages stakeholders
untuk memastikan efektivitasnya yang berkelanjutan.                     and local communities through regular visits and
Selain     itu,     Perseroan    secara   aktif    melibatkan           communication to gather relevant input and enhance
pemangku kepentingan dan komunitas lokal melalui                        risk awareness.
kunjungan dan komunikasi rutin untuk memperoleh
masukan yang relevan dan meningkatkan kesadaran
terhadap risiko.


STRUKTUR MANAJEMEN RISIKO [GRI                                          STRUCTURE OF RISK MANAGEMENT [GRI
2-12] [GRI 2-13]                                                        2-12] [GRI 2-13]

Dewan Direksi mengawasi pelaksanaan sistem                              The Board of Directors oversees the implementation
manajemen risiko Perseroan, memastikan bahwa                            of the Company’s risk management system, ensuring
risiko bisnis dipertimbangkan dalam pengambilan                         that business risks are integrated into decision-
keputusan dan bahwa langkah-langkah mitigasi yang                       making and that effective mitigation measures
efektif dijalankan melalui kerangka pengendalian                        are maintained through a robust internal control
internal yang kokoh.                                                    framework.

Dewan Komisaris memiliki peran pelengkap dengan                         The Board of Commissioners plays a complementary
meninjau dan memahami sifat serta ruang lingkup                         role by reviewing and understanding the nature and
risiko-risiko utama Perseroan. Dewan Komisaris                          scope of the Company’s primary risks. It regularly
secara berkala meninjau proses Manajemen Risiko                         reviews Company’s Risk Management process,
Perseroan, memberikan pengawasan dan panduan                            providing oversight and guidance to ensure that risk
untuk memastikan bahwa kebijakan manajemen                              management policies:
risiko:
• 
  selaras dengan tujuan, sasaran, dan strategi                          • align with the Company’s goals, objectives, and
    Perseroan;                                                               strategies
• 
  memberikan sinyal peringatan dini atas risiko-                        • provide early warning signals for material risks;
    risiko material; dan                                                     and
• ditinjau secara berkala, minimal setiap tahun.                  • are reviewed periodically, at least annually.

Untuk mendukung identifikasi, penilaian, dan mitigasi                   To support the effective identification, assessment,
risiko yang efektif, Perseroan telah membentuk Unit                     and mitigation of risks, the Company has established
Manajemen Risiko khusus, dikelola oleh orang-                           a dedicated Risk Management Unit, staffed with




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        59
Page 62
                                                                  Manajemen Risiko
                                                                  Risk Managemen



                                                                  orang berkualifikasi yang bekerja untuk mengawasi                     qualified professionals who oversee the application
                                                                  penerapan proses manajemen risiko di seluruh                          of risk management processes across all operations.
                                                                  operasi Perseroan.


                                                                  Unit Manajemen Risiko
                                                                  Risk Management Unit
                                                                                                                     Position                                                  Jumlah Personil
                                                                                                                     Position                                                Number of Personnel
                                                                  Kepala Manajemen Risiko                                                                                             1
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  Head of Risk Management
                                                                  Superintendent Pemantauan Risiko                                                                                    1
                                                                  Superintendent Risk Monitoring
                                                                  Officer Manajemen Kelangsungan Bisnis                                                                               1
                                                                  Officer Business Continuity Management System
                                                                  Total                                                                                                               3


                                                                  Sertifikasi Manajemen Risiko
                                                                  Risk Management Certification
                                                                                                                    Sertifikasi                                                Jumlah Personil
                                                                                                                   Certification                                             Number of Personnel
                                                                  Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)                                                          2
                                                                  Professional” atau ERMCP) Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)
                                                                  Qualified Risk Management Professional (QRMP)                                                                      2
                                                                  Qualified Risk Management Professional (QRMP)
                                                                  Total                                                                                                              4



                                                                  PROFIL RISIKO TAHUN 2025 DAN                                          RISK PROFILES IN 2025 AND MITIGATION
                                                                  LANGKAH-LANGKAH MITIGASI [GRI 2-25]                                   MEASURES [GRI 2-25]

                                                                  Dalam      menyusun       profil    risikonya,      Perseroan         In developing its risk profile, the Company prioritises
                                                                  memprioritaskan risiko-risiko tinggi dan ekstrem                      high and extreme risks across its business units,
                                                                  di seluruh unit bisnisnya, dengan perhatian khusus                    with a particular focus on operating companies with
                                                                  ditempatkan pada unit bisnis dengan skala operasional                 significant operational size, particularly BUMA’s
                                                                  yang signifikan, khususnya operasional BUMA di                        operations in Indonesia and Australia. The most
                                                                  Indonesia dan Australia. Risiko-risiko paling kritis                  critical risks are those with a significant impact on
                                                                  adalah risiko yang berdampak signifikan terhadap                      operational efficiency, specifically physical availability
                                                                  efisiensi operasional, khususnya ketersediaan fisik                   (PA), utilization of availability (UA), and productivity
                                                                  (physical availability/PA), pemanfaatan ketersediaan                  (PTY). These factors directly impact performance
                                                                  (utilisation of availability/UA), dan produktivitas                   and are therefore key priorities for risk management.
                                                                  (PTY). Faktor-faktor ini berdampak langsung terhadap                  By proactively managing these risks, the Company
                                                                  kinerja Perseroan dan oleh karena itu, faktor-faktor                  safeguards productivity and strengthens operational
                                                                  ini menjadi prioritas utama dalam manajemen risiko.                   resilience.
                                                                  Dengan mengelola risiko-risiko ini secara proaktif,
                                                                  Perseroan melindungi produktivitas dan memperkuat
                                                                  ketahanan operasional.


                                                                  Strategi Mitigasi Risiko                                              Strategy to Mitigate Risk
                                                                  Perseroan     menyusun          Strategi   Mitigasi      Risiko       The Company develops its Risk Mitigation Strategy
                                                                  berdasarkan Matriks Risiko yang mengkategorikan                       based on a Risk Matrix which categorizes actions into
                                                                  tindakan     ke    dalam        empat      strategi     utama:        four primary strategies: Risk Avoidance, Risk Transfer,
                                                                  Penghindaran Risiko, Transfer Risiko, Pengurangan                     Risk Reduction, and Risk Acceptance. In addition to
                                                                  Risiko, dan Penerimaan Risiko. Selain Matriks Risiko,                 the Risk Matrix, these strategies are evaluated against



                                                  60                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 63
                                                                                                           Manajemen Risiko
                                                                                                                      Risk Managemen



strategi-strategi ini dievaluasi terhadap faktor-                          critical factors such as Cost-Benefit Analysis, Risk
faktor kritis seperti Analisis Biaya-Manfaat, Selera                       Appetite, Resource Availability, and Legal Compliance.
Risiko, Ketersediaan Sumber Daya, dan Kepatuhan                            To ensure rigorous implementation, the company has
Hukum. Untuk memastikan implementasi yang                                  established a robust Action Plan as detailed in the
ketat, Perseroan telah menetapkan Rencana Aksi                             table below.
yang komprehensif sebagaimana dirinci dalam tabel
berikut.

Rencana Aksi Mitigasi Risiko
Mitigaton Risk Action Plan
       Fase           Langkah Aksi                                Tugas Implementasi                                        Hasil
      Phase            Action Step                               Implementation Task                                     Deliverable

 Fase 1             Dokumentasi         Mengkompilasi seluruh risiko yang teridentifikasi (Keselamatan,          Register Risiko Terpusat
 Phase 1            Register Risiko     Operasional, Keuangan, Iklim, Hukum) ke dalam log digital terpusat.      (Dokumen Induk)
                    Risk Register       Compile all identified risks (Safety, Operational, Financial, Climate,   Centralized Risk
                    Documentation       Legal) into a centralized digital log.                                   Register (Master Document)
 Fase 2             Penunjukan          Menugaskan Manajer atau Kepala Departemen tertentu (misalnya,            Matriks Tanggung Jawab
 Phase 2            Pemilik Risiko      Manajer SHE, Manajer Pabrik) untuk bertanggung jawab atas setiap         (Bagan RACI)
                    Appointing Risk     kategori risiko.                                                         Responsibility Matrix (RACI
                    Owners              Assign specific Managers or Department Heads (e.g., SHE Manager,         Chart)
                                        Plant Manager) to be accountable for each risk category.
 Fase 3             Pemantauan          Melaksanakan tinjauan berkala dan audit internal yang komprehensif       Laporan Berkala (minimal
 Phase 3            Berkala             (minimal tahunan).                                                       tahunan)
                    Periodic            Execute periodical reviews and conduct comprehensive internal            Periodic Reports (minimum
                    Monitoring          audits (minimum annually)                                                annually)
 Fase 4             Pelaporan &         Menyiapkan dan mempresentasikan laporan “Status Risiko Kritis”           Papan Pandu Risiko
 Phase 4            Komunikasi          kepada Direksi untuk memastikan keselarasan dengan selera risiko         Eksekutif
                    Reporting &         perusahaan.                                                              Executive Risk Dashboard
                    Communication       Prepare and present "Critical Risk Status" reports to the Board of
                                        Directors to ensure alignment with company risk appetite.
 Fase 5             Peningkatan         Memperbarui Register Risiko berdasarkan temuan audit dan                 Strategi Mitigasi yang
 Phase 5            Berkelanjutan       perubahan kondisi lapangan (misalnya, cuaca atau regulasi baru).         Diperbarui
                    Continuous          Update the Risk Register based on audit findings and changing field      Updated Mitigation Strategy
                    Improvement         conditions (e.g., weather or new regulations).



Integrasi Penilaian Risiko Terkait Iklim                                   Integration of Climate-related Risk
                                                                           Assessments
Pada tahun 2025, Perseroan semakin memperkuat                              In 2025, the Company further strengthened its risk
kerangka          manajemen            risikonya           dengan          management framework by incorporating climate-
mengintegrasikan               pertimbangan-pertimbangan                   related considerations. The findings from the climate
terkait    iklim.     Temuan-temuan           dari        penilaian        risk assessments, both physical and transition, are
risiko iklim, baik fisik maupun transisi, sedang                           being integrated into the existing businesses risk
diintegrasikan       ke      dalam     sistem     dan       proses         management systems and processes. This includes
manajemen risiko bisnis yang telah ada. Hal ini                            adopting the recommended mitigation measures
mencakup penerapan langkah-langkah mitigasi yang                           to address identified climate risks, ensuring that
direkomendasikan untuk menangani risiko-risiko                             climate considerations are embedded into operational
iklim yang teridentifikasi agar pertimbangan iklim                         decision-making and long-term strategic planning. By
tertanam dalam pengambilan keputusan operasional                           formalising the integration of climate-related risks, the
dan perencanaan strategis jangka panjang. Dengan                           Company enhances its ability to anticipate, manage,
mengintegrasikan             risiko-risiko      terkait      iklim,        and mitigate potential impacts on operations, asset
Perseroan      meningkatkan           kemampuannya           untuk         integrity, and overall business resilience.
mengantisipasi, mengelola, dan memitigasi potensi
dampak terhadap operasional, integritas aset, dan
ketahanan bisnis secara keseluruhan.




                                        2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                            61
Page 64
                                                                  Manajemen Risiko
                                                                  Risk Managemen



                                                                  Perseroan juga menunjuk salah satu firma audit big-                The Company also engaged a big-four auditing firm to
                                                                  four untuk menilai pelaporan Perseroan berdasarkan                 assess the Company’s reporting under the Australian
                                                                  Standar 2 Dewan Standar Akuntansi Australia                        Accounting Standards Board Standard 2 (AASB S2),
                                                                  (Australian Accounting Standards Board Standard 2                  providing guidance on a structured approach to
                                                                  / AASB S2) dimana firma audit tersebut memberikan                  managing climate-related risks.
                                                                  panduan mengenai pendekatan terstruktur untuk
                                                                  mengelola risiko-risiko terkait iklim.
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  SISTEM WHISTLEBLOWING                                              WHISTLEBLOWING                SYSTEM       [GRI    2-25]
                                                                  [GRI 2-25] [GRI 2-26]                                              [GRI 2-26]
                                                                  Perseroan berkomitmen untuk menjalankan praktik                    The Company is committed to transparent and
                                                                  bisnis yang transparan dan bertanggungjawab,                       accountable business practices, as reflected in its
                                                                  sebagaimana tercermin dalam upayanya untuk                         efforts to foster a work environment grounded in
                                                                  memupuk     lingkungan     kerja   yang     berlandaskan           integrity, protect its reputation, and ensure compliance
                                                                  integritas, melindungi reputasinya, dan memastikan                 with applicable laws and regulations in accordance
                                                                  kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                    with the principles of Good Corporate Governance.
                                                                  yang berlaku sesuai dengan prinsip-prinsip Tata
                                                                  Kelola Perusahaan yang Baik.


                                                                  Mekanisme utama yang mendukung komitmen                            A key mechanism supporting this commitment is
                                                                  ini adalah Sistem Whistleblowing (WBS), yang                       the Whistleblowing System (WBS), which provides
                                                                  menyediakan saluran yang aman dan rahasia                          a secure and confidential channel for members of
                                                                  bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi, karyawan,                   the Board of Commissioners, the Board of Directors,
                                                                  dan para pemangku kepentingan eksternal untuk                      employees, and external stakeholders to report
                                                                  melaporkan dugaan penipuan, pelanggaran, transaksi                 suspected fraud, violations, improper transactions, or
                                                                  yang tidak semestinya, atau pelanggaran terhadap                   breaches of the Company’s code of ethics. Reports
                                                                  kode etik Perseroan. Laporan dapat disampaikan                     may be submitted through the following channels:
                                                                  melalui saluran-saluran berikut:




                                                                          Email: d_fence@bumainternational.com                                  WhatsApp: 0813-188-70034 (24 hours)



                                                                  Perseroan menjaga kerahasiaan identitas pelapor dan                The Company safeguards the confidentiality of
                                                                  memberikan perlindungan terhadap intimidasi atau                   whistleblowers’ identities and provides protection
                                                                  segala bentuk tindakan balasan.                                    against intimidation or any form of retaliation.


                                                                  Pada tahun 2025, Perseroan menerima 13 laporan                     In 2025, the Company received 13 whistleblowing
                                                                  whistleblowing, yang seluruhnya telah ditinjau dan                 reports, all of which were reviewed and investigated
                                                                  diselidiki oleh Unit Anti-Fraud. Enam kasus terbukti               by the Anti-Fraud Unit. 6 cases were substantiated as
                                                                  sebagai pelanggaran, dan sanksi yang sesuai telah                  violations, and appropriate sanctions were imposed
                                                                  dijatuhkan sesuai dengan kebijakan internal dan                    in accordance with internal policies and applicable
                                                                  peraturan yang berlaku.                                            regulations.




                                                  62                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 65
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance


Pedoman tata kelola perusahaan yang baik, yang                    The Company recognises that good corporate
diterapkan secara konsisten dari badan tata kelola                governance guidelines, applied consistently from the
tertinggi hingga seluruh karyawan, merupakan hal                  highest governance bodies through to all employees,
yang sangat penting dalam memajukan perjalanan                    are essential to advancing its sustainability journey.
keberlanjutan Perseroan. Pedoman-pedoman ini                      These guidelines foster a business environment
menciptakan lingkungan bisnis yang mengedepankan                  that promotes integrity, reduces risk, and enhances
integritas, mengurangi risiko, serta meningkatkan                 operational efficiency and effectiveness, thereby
efisiensi dan efektivitas operasional, sehingga                   supporting long-term resilience and sustainable
mendukung ketahanan jangka panjang dan penciptaan                 value creation.
nilai yang berkelanjutan.

Dalam struktur tata kelola, Direktur Utama memegang               Within the governance structure, the President
tanggung jawab keseluruhan atas keberlanjutan,                    Director holds overall responsibility for sustainability,
didukung oleh Wakil Direktur ESG dan General                      supported by the Deputy Director of ESG and the
Manager ESG. Bersama-sama, mereka memantau                        General Manager of ESG. Together, they oversee the
pengembangan dan implementasi strategi ESG di                     development and implementation of ESG strategies
seluruh kegiatan operasional Perseroan serta bekerja              across the Company operations and work closely
sama erat dengan tim Engineering, Keselamatan,                    with the Engineering, Safety, Health and Environment,
Kesehatan dan Lingkungan, serta tim CSR dalam                     and Corporate Social Responsibility teams within the
unit-unit bisnis pertambangan Perseroan untuk                     Company’s mining business units to ensure effective
memastikan pelaksanaan program yang efektif dan                   and consistent programme delivery.
konsisten.

Keberlanjutan tertanam dalam visi, misi, dan nilai-               Sustainability is embedded in the Company’s vision,
nilai inti Perseroan melalui berbagai kebijakan internal          mission, and core values through internal policies
seperti Kode Etik, Prosedur Operasi Standar (SOP),                such as the Code of Conduct, Standard Operating
dan perjanjian integritas. Kerangka tata kelola ini               Procedures (SOPs), and integrity agreements.
semakin diperkuat melalui pelatihan karyawan yang                 This governance framework is further reinforced
terarah dan program sosialisasi yang memperkuat                   through targeted employee training and awareness
budaya tanggung jawab dan akuntabilitas di seluruh                programmes, strengthening a culture of responsibility
organisasi. [OJK F.1]                                             and accountability across the organisation. [OJK F.1]

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang                   In accordance with applicable laws and regulations,
berlaku, Perseroan menerapkan tata kelola perusahaan              the Company implements good corporate governance
yang baik yang berlandaskan pada prinsip-prinsip                  guided by the principles of Ethical Behaviour,
Perilaku Etis, Akuntabilitas, Transparansi, dan                   Accountability, Transparency, and Sustainability.
Keberlanjutan. Komitmen Perseroan terhadap                        Its commitment to ethical business practices is
praktik bisnis yang etis diperkuat melalui mekanisme              reinforced through comprehensive grievance and
pengaduan dan anti-korupsi yang komprehensif.                     anti-corruption mechanisms, providing confidential
Mekanisme pengaduan tersebut menyediakan                          and non-retaliatory channels for stakeholders to
saluran yang bersifat rahasia dan bebas pembalasan                report concerns. Anti-corruption policies, compliance
bagi para pemangku kepentingan untuk melaporkan                   assessments, and risk-based due diligence
kekhawatiran mereka. Kebijakan anti-korupsi,                      processes ensure robust oversight of sustainability
penilaian kepatuhan, dan proses uji tuntas berbasis               risks. Continuous monitoring and evaluation further
risiko memastikan pengawasan yang ketat terhadap                  strengthen governance practices and support
risiko-risiko keberlanjutan. Pemantauan dan evaluasi              responsible business operations.
yang berkelanjutan semakin memperkuat praktik tata
kelola dan mendukung kegiatan operasional bisnis
yang bertanggung jawab.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  63
Page 66
                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance



                                                                  Pedoman dan prinsip yang mendasari tata kelola                                 The guidelines and principles underpinning the
                                                                  perusahaan Perseroan diuraikan secara rinci                                    Company’s       corporate   governance       are       detailed
                                                                  dalam Laporan Tahunan 2025 halaman 183. Daftar                                 in the 2025 Annual Report page 183. A full list of
                                                                  lengkap kebijakan Perseroan tersedia di https://                               the Company’s policies is available at https://
                                                                  bumainternational.com/esg-policies.                                            bumainternational.com/esg-policies.



                                                                   Struktur Tata Kelola                                                         Governance Structure
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                                                                                 Dewan Komisaris
                                                                                                                              Board of Commissioners




                                                                  Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                                                                                                                                                  Komite Audit
                                                                   Nomination and Remuneration
                                                                                                                                                                                 Audit Committee
                                                                            Committee



                                                                                                                                                                               Kepala Audit Internal
                                                                                                                                                                               Head of Internal Audit
                                                                                                                                                                                  Lucky Meirina
                                                                                                                                    Direktur Utama
                                                                                                                                   President Director
                                                                                                                                    Ronald Sutardja
                                                                                                                                                                              Sekretaris Perusahaan
                                                                                                                                                                               Corporate Secretary
                                                                                                                                                                               Olga Oktavia Patuwo



                                                                                                                        Direktur                          Direktur
                                                                                                                        Director                          Director
                                                                                                                     Iwan Fuad Salim                    Dian Paramita




                                                                        Deputi Direktur Grup ESG                 Deputi Direktur Grup CFO
                                                                       Deputy Director Group ESG                Deputy Director Group CFO
                                                                             Anggred Sutardja                        Hasan Widjaya




                                                                    Struktur Organisasi per 31 Desember 2025
                                                                    Organizational Structure per 31 December 2025



                                                                  PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS                                             CODE OF CONDUCT [GRI 2-23] [GRI 2-24]
                                                                  [GRI 2-23] [GRI 2-24]

                                                                  Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan                                   The Company’s Business Code of Conduct provides
                                                                  memberikan panduan bagi seluruh karyawan,                                     guidance for all employees, including staff,
                                                                  termasuk staf, manajemen, Direksi, dan Dewan                                  management, the Board of Directors and the Board
                                                                  Komisaris, untuk bertindak selaras dengan nilai-nilai                         of Commissioners, to act in alignment with the
                                                                  Perseroan serta menjunjung tinggi komitmennya                                 Company’s values and uphold its commitment to
                                                                  terhadap praktik bisnis yang etis dan bertanggung                             ethical and responsible business practices.
                                                                  jawab.




                                                  64                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 67
                                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                               Sustainability Governance




                                Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis BUMA Internasional
                                      BUMA International’s Code Of Conduct

Perilaku Individu                     Setiap individu dituntut untuk berperilaku profesional, penuh integritas, saling
Individual Behavior                   menghargai, bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, dan menjunjung
                                      tinggi nilai-nilai Perseroan agar tercipta lingkungan kerja yang kondusif.
                                      Every individual is required to behave professionally, full of integrity, respect
                                      each other, be responsible in carrying out their duties, and uphold the Company’s
                                      values in order to create a conducive work environment.

Perlindungan Aset Perseroan           Setiap karyawan harus menjaga, melindungi dan bertanggung jawab dalam
Protection of the Company’s           menggunakan aset Perseroan.
Assets                                Every employee must maintain, protect and be responsible in using the
                                      Company’s assets

Pemanfaatan Saluran Komunikasi        Fasilitas komunikasi yang disediakan oleh Perseroan harus digunakan secara
Utilization of Communication          efektif, efisien dan bertanggung jawab.
Channels                              The communication facilities provided by the Company should be used effectively,
                                      efficiently and responsibly.

Kejujuran                             Setiap karyawan harus jujur dan berterus terang dalam menjalankan tugas dan
Honesty                               tanggung jawab mereka.
                                      Every employee must be honest and upfront in carrying out their duties and
                                      responsibilities.

Konflik Kepentingan                   Seluruh karyawan dilarang terlibat dalam berbagai kegiatan yang berpotensi
Conflict of Interest                  menimbulkan benturan kepentingan antara kepentingan pribadi dan kepentingan
                                      Perseroan.
                                      All employees are prohibited from engaging in various activities that have the
                                      potential to cause conflicts of interest between personal interests and the
                                      Company’s interests.

Pencegahan Penipuan                   Setiap karyawan wajib menjaga tindakannya dan menahan diri untuk tidak
Prevention of Fraud                   merugikan Perseroan. Segala bentuk kecurangan tidak akan ditoleransi.
                                      Every employee is obliged to take care of his/her actions and refrain from causing
                                      harm to the Company. Any form of fraud will not be tolerated.

Kerahasiaan, Akses, dan               Setiap karyawan wajib menjaga kerahasiaan semua akses yang berhubungan
Pengungkapan Informasi                dengan Perseroan yang diperoleh selama masa kerjanya.
Information Confidentiality, Access   Every employee is obliged to maintain the confidentiality of all access related to
and Disclosure                        the Company obtained during his/her employment period.

Publisitas                            Karyawan yang tidak berwenang dilarang membuat pernyataan mengenai
Publicity                             Perseroan kepada publik.
                                      Unauthorized employees are prohibited from making statements concerning the
                                      Company to the public.

Kepatuhan terhadap Peraturan/         Setiap karyawan wajib mematuhi semua peraturan yang berlaku di Perseroan
Pelaksana Peraturan                   sebagai Perseroan Terbuka.
Compliance with Regulations/          Every employee must comply with all regulations that are applicable to the
Regulators                            Company as a Public Company.

Konsekuensi dari Pelanggaran          Segala bentuk pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis akan
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis     ditindaklanjuti sesuai dengan keputusan manajemen berdasarkan peraturan
Consequences of Violating Code of     perundang-undangan yang berlaku.
Conduct
                                      Any form of violation of the Code of Conduct will be followed up in accordance
                                      with management decisions based on applicable laws and regulations.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               65
Page 68
                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance



                                                                  Perseroan mendorong kesadaran terhadap Kode Etik               The Company promotes awareness of the Code
                                                                  melalui sesi pelatihan dan sosialisasi bagi karyawan,          through training and awareness sessions for
                                                                  serta dengan mencantumkan Kode Etik dalam Buku                 employees and by including the Code in the
                                                                  Peraturan Perseroan yang diberikan kepada seluruh              Company’s Rulebook, which is provided to all staff.
                                                                  staf. Langkah-langkah ini memastikan bahwa                     These measures ensure that employees understand
                                                                  karyawan memahami dan menerapkan nilai-nilai                   and apply the Company’s values in their daily work.
                                                                  Perseroan dalam pekerjaan sehari-hari mereka.                  The Company’s Code of Conduct can be accessed at:
                                                                  Kode Etik Perseroan dapat diakses di: https://                 https://bumainternational.com/attachment/Code_
                                                                  bumainternational.com/attachment/Code_of_                      of_Conduct_EN.pdf
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  Conduct_EN.pdf

                                                                  RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                                      GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
                                                                  (RUPS)                                                         (GMS)

                                                                  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan                     The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
                                                                  otoritas   tertinggi    Perseroan   yang   memiliki            Company’s highest authority, holding powers not
                                                                  kewenangan yang tidak diberikan kepada Direksi                 granted to the Board of Directors or the Board of
                                                                  maupun Dewan Komisaris, dalam batas-batas yang                 Commissioners, within the limits of applicable law
                                                                  ditentukan oleh hukum yang berlaku dan anggaran                and the Company’s articles of association. The
                                                                  dasar Perseroan. RUPS menyediakan forum bagi                   GMS provides a forum for shareholders to exercise
                                                                  para pemegang saham untuk menggunakan hak-hak                  their rights collectively, particularly in making key
                                                                  mereka secara kolektif, khususnya dalam penyusunan             corporate decisions as defined by law and the
                                                                  keputusan-keputusan penting sebagaimana diatur                 articles of association. Through the GMS, the Board
                                                                  dalam hukum dan anggaran dasar. Melalui RUPS,                  of Directors and the Board of Commissioners present
                                                                  Direksi dan Dewan Komisaris menyampaikan laporan               accountability reports on the performance of their
                                                                  pertanggungjawaban atas kinerja tugas pengawasan               supervisory and managerial duties.
                                                                  dan manajemen mereka.

                                                                  Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan dan                  Further details on the provisions and implementation
                                                                  pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham tersedia                 of the General Meeting of Shareholders are available
                                                                  dalam Laporan Tahunan 2025 Perseroan halaman                   in the Company’s 2025 Annual Report page 191.
                                                                  191.

                                                                  DEWAN KOMISARIS                                                BOARD OF COMMISSIONERS (BOC)

                                                                  Sebagai badan pengawas dalam struktur tata kelola              As a supervisory body within the corporate
                                                                  perusahaan, Dewan Komisaris mengawasi dan                      governance structure, the Board of Commissioners
                                                                  mengevaluasi kinerja Direksi serta implementasi                (BoC) oversees and evaluates the performance of
                                                                  prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik               the Board of Directors (BoD) and the implementation
                                                                  dan praktik bisnis terbaik. Dewan Komisaris juga               of Good Corporate Governance (GCG) principles
                                                                  memberikan panduan dan persetujuan kepada Direksi              and best business practices. The BoC also provides
                                                                  mengenai strategi, kebijakan, dan rencana kegiatan             guidance and approval to the BoD on short- and long-
                                                                  Perseroan di jangka pendek maupun jangka panjang.              term strategies, policies, and corporate activity plans.

                                                                  Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi,              Detailed information on the BoC’s profile,
                                                                  tugas, tanggung jawab, hak, kewenangan, serta                  competencies,      duties,    responsibilities, rights,
                                                                  pelaksanaan rapat dan pelatihan Dewan Komisaris                authorities, and the conduct of its meetings and
                                                                  tersedia dalam Laporan Tahunan 2025 halaman 217.               training is available in the 2025 Annual Report page
                                                                                                                                 217.




                                                  66                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 69
                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                              Sustainability Governance



KOMISARIS INDEPENDEN                                             INDEPENDENT COMMISSIONER

Per tanggal 31 Desember 2025, Dewan Komisaris                    As of 31 December 2025, the Company’s Board of
Perseroan terdiri dari empat anggota, dua di                     Commissioners (BoC) comprises four members,
antaranya adalah Komisaris Independen. Komposisi                 two of whom are Independent Commissioners.
ini memenuhi persyaratan bagi perusahaan publik                  This composition fulfils the requirement for public
bahwa setidaknya 30 persen anggota Dewan                         companies that at least 30 percent of BoC members
Komisaris bersifat independen.                                   be independent.

DEWAN DIREKSI [GRI 2-12]                                         BOARD OF DIRECTORS (BOD) [GRI 2-12]

Sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar                       As set out in the Company’s Articles of Association
Perseroan dan peraturan perundang-undangan                       and applicable laws and regulations, the Board of
yang berlaku, Direksi merupakan organ manajemen                  Directors (BoD) is the Company’s management body,
Perseroan yang secara kolektif bertanggung jawab                 collectively responsible for managing the Company
dalam mengelola Perseroan selaras dengan tujuan                  in alignment with the objectives and interests of its
dan kepentingan para pemangku kepentingannya,                    stakeholders, particularly shareholders and investors.
khususnya pemegang saham dan investor. Direksi                   The BoD is also authorised to represent the Company
juga berwenang untuk mewakili Perseroan baik di                  both in and out of court, in accordance with the
dalam maupun di luar pengadilan, sesuai dengan                   Articles of Association.
Anggaran Dasar.

Pengawasan Tata Kelola: Peran dan                                Governance Oversight: Board Roles and
Pengawasan Direksi atas Topik-Topik ESG                          Oversight on ESG topics
Direksi memiliki tanggung jawab menyeluruh dalam                 The Board of Directors has overall responsibility
mengawasi topik-topik material ESG, termasuk                     for overseeing ESG material topics, including the
risiko dan peluang terkait iklim sebagai bagian dari             climate-related risks and opportunities as part of the
kerangka manajemen risiko perusahaan. Hal-hal                    Company’s enterprise risk management framework.
yang berkaitan dengan ESG dan iklim diintegrasikan               ESG and climate-related matters are incorporated
ke dalam register risiko Perseroan dan menjadi subjek            into the Company’s risk register and are subject to
tinjauan berkala oleh Direksi.                                   periodic Board review.

Direksi mengawasi identifikasi, penilaian, dan                   The Board oversees the identification, assessment
pengelolaan risiko-risiko terkait iklim, termasuk:               and management of climate-related risks, including:




                  Physical risks                                                Transition risks

    e.g. extreme weather impacts on operations                  e.g. coal price volatility arising from market
                and asset utilisation                              decarbonisation trends and regulatory
                                                                                requirements


Peluang-peluang terkait iklim yang diidentifikasi                Climate-related       opportunities   identified   through
melalui penilaian transisi juga turut dipertimbangkan.           transition assessments are also considered.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   67
Page 70
                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance



                                                                  Manajemen bertanggung jawab atas implementasi                    Management is responsible for implementing the risk
                                                                  proses manajemen risiko dan integrasi hasil                      management processes and integrating the results
                                                                  penilaian risiko iklim fisik serta penilaian risiko dan          of the Company’s physical climate risk and climate
                                                                  peluang transisi iklim Perseroan ke dalam register               transition risk and opportunity assessments into the
                                                                  risiko. Direksi memantau proses-proses ini untuk                 risk register. The Board monitors these processes to
                                                                  memastikan bahwa pertimbangan terkait iklim                      ensure climate-related considerations are embedded
                                                                  tertanam dalam pengambilan keputusan strategis                   in strategic and operational decision-making.
                                                                  dan operasional.
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  Informasi terperinci mengenai profil, kompetensi,                Detailed information on the BoD’s profile,
                                                                  tugas, tanggung jawab, hak, kewenangan, serta rapat              competencies,      duties,  responsibilities,   rights,
                                                                  dan pelatihan Direksi dapat ditemukan dalam Laporan              authorities, and its meetings and training is available
                                                                  Tahunan 2025 Perseroan halaman 225. [GRI 2-12]                   in the Company’s 2025 Annual Report page 225. [GRI
                                                                                                                                   2-12]

                                                                  NOMINASI DAN SELEKSI BADAN TATA                                  NOMINATION AND SELECTION OF THE
                                                                  KELOLA TERTINGGI [GRI 2-10]                                      HIGHEST GOVERNANCE BODIES [GRI 2-10]

                                                                  Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung                       The Nomination and Remuneration Committee is
                                                                  jawab untuk menetapkan prosedur dan kriteria                     responsible for establishing the procedures and
                                                                  pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi,                criteria for appointing members of the Board of
                                                                  sebagaimana diuraikan dalam Kebijakan Nominasi                   Commissioners (BoC) and the Board of Directors
                                                                  dan Remunerasi. Kandidat dapat dinominasikan oleh                (BoD), as outlined in the Nomination and Remuneration
                                                                  pemegang saham utama, Komisaris, Direktur, atau                  Policy. Prospective members may be nominated by
                                                                  sumber profesional lain yang memiliki reputasi dan               major shareholders, Commissioners, Directors, or
                                                                  akuntabilitas yang baik.                                         other reputable and accountable professionals.

                                                                  Setiap kandidat akan menjalani proses seleksi yang               Each member undergoes a selection process
                                                                  dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi,                   conducted by the Committee, including qualification
                                                                  yang terdiri atas tinjauan kualifikasi, wawancara, dan           review, interviews, and evaluation. The assessment
                                                                  evaluasi. Hasil penilaian dilaporkan kepada Dewan                results are reported to the BoC for consideration and
                                                                  Komisaris untuk dipertimbangkan dan selanjutnya                  subsequently submitted to the General Meeting of
                                                                  disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan                        Shareholders (GMS) for approval of appointment or
                                                                  persetujuan pengangkatan atau pemberhentian.                     dismissal.

                                                                  Dalam      proses    nominasi,     Dewan       Komisaris         In its nomination process, the BoC emphasises
                                                                  menekankan prinsip keberagaman, non-diskriminasi,                diversity, non-discrimination, and equal opportunity,
                                                                  dan kesempatan yang setara, tanpa memandang                      irrespective of ethnicity, religion, race, gender, or
                                                                  suku, agama, ras, jenis kelamin, atau afiliasi kelompok,         group affiliation, while ensuring that candidates meet
                                                                  sembari memastikan bahwa para kandidat memenuhi                  the required qualifications. The BoC ensures that
                                                                  kualifikasi yang dipersyaratkan. Dewan Komisaris                 the nomination and selection process is formal and
                                                                  memastikan bahwa proses nominasi dan seleksi                     transparent, enabling shareholders to make informed
                                                                  bersifat formal dan transparan, sehingga pemegang                decisions through the GMS.
                                                                  saham dapat mengambil keputusan yang tepat
                                                                  melalui RUPS.

                                                                  Informasi lebih lanjut mengenai proses nominasi                  Further details on the nomination process for the BoC
                                                                  Dewan Komisaris dan Direksi tersedia dalam Laporan               and BoD are available in the 2025 Annual Report page
                                                                  Tahunan 2025 halaman 239.                                        239.




                                                  68                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 71
                                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                             Sustainability Governance



KETUA BADAN TATA KELOLA TERTINGGI                               CHAIRMAN OF THE HIGHEST
[GRI 2-11]                                                      GOVERNANCE BODIES [GRI 2-11]

Badan tata kelola tertinggi dipimpin oleh Presiden              The highest governance bodies are led by the
Komisaris, yang juga menjabat sebagai Komisaris                 President Commissioner, who also serves as an
Independen. Dalam menjalankan tugasnya, beliau                  Independent Commissioner. In performing his duties,
menjunjung tinggi prinsip integritas dan berkomitmen            he upholds the principle of integrity and is committed
untuk menghindari konflik kepentingan, sesuai                   to avoiding conflicts of interest, in accordance with
dengan Piagam Dewan Komisaris. Presiden Komisaris               the BoC Charter. The President Commissioner does
tidak memegang jabatan eksekutif senior lainnya di              not hold any other senior executive positions within
dalam Perseroan, sehingga memastikan tata kelola                the Company, ensuring impartial governance of the
yang tidak memihak atas kegiatan operasional                    Company’s operations.
Perseroan.

KONFLIK KEPENTINGAN YANG TERKAIT                                CONFLICT OF INTEREST RELATED TO
DENGAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI                              THE HIGHEST GOVERNANCE BODIES
[GRI 2-15]                                                      [GRI 2-15]

Perseroan telah menetapkan Pedoman dan Tata                     The Company has established a Board of Directors
Tertib Kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang                   (BoD) and Board of Commissioners (BoC) Charter,
mengatur kode etik bagi pimpinan Perseroan. Selain              which governs the code of conduct for its leadership.
itu, Perseroan mengimplementasikan program                      In addition, it implements an Anti-Fraud Management
Sistem Manajemen Anti-Fraud yang dirancang untuk                System programme designed to prevent fraud.
mencegah kecurangan.

Pengelolaan konflik kepentingan diatur dalam Kode               Management of conflicts of interest is addressed
Etik Perseroan, yang menetapkan pelarangan bagi                 in the Company’s Code of Conduct, which prohibits
karyawan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan                 employees from engaging in activities that could
yang dapat menimbulkan konflik antara kepentingan               create conflicts between their personal interests and
pribadi mereka dan kepentingan Perseroan. Kode                  those of the Company. The Code is communicated to
Etik disosialisasikan kepada seluruh karyawan untuk             all employees to ensure understanding and proper
memastikan pemahaman dan implementasi yang                      implementation, including awareness of conflict-
tepat, termasuk kesadaran terhadap berbagai kriteria            of-interest requirements. Violations of the Code of
dari konflik kepentingan. Pelanggaran terhadap Kode             Conduct may result in sanctions, including penalties,
Etik dapat mengakibatkan sanksi, termasuk denda,                formal warnings, demotion, or termination of
peringatan resmi, penurunan jabatan, atau pemutusan             employment.
hubungan kerja.

KOMUNIKASI ISU-ISU PENTING [GRI 2-16]                           COMMUNICATION OF IMPORTANT
                                                                ISSUES [GRI 2-16]

Perseroan      senantiasa    memantau       segala              The Company continuously monitors developments
perkembangan di seluruh aspek operasionalnya.                   across all aspects of its operations. Information and
Informasi dan masukan dikumpulkan dari berbagai                 inputs are collected from multiple communication
saluran dan mekanisme komunikasi, termasuk call                 channels and mechanisms, including the Company’s
center Perseroan, WBS, komunikasi dari dan dengan               call   centre,   Whistleblowing     System     (WBS),
regulator, serta laporan manajemen mengenai                     correspondence from regulators, and management
tren bisnis terkini. Temuan-temuan yang telah                   reports on current business trends. Consolidated
dikonsolidasikan lalu dibahas secara bertahap                   findings are discussed through tiered meetings up to
melalui rapat berjenjang hingga mencapai badan-                 the highest governance bodies.
badan tata kelola tertinggi.




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               69
Page 72
                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance


                                                                  Mekanisme-mekanisme utama yang digunakan                              Key mechanisms for raising important issues,
                                                                  menyampaikan isu-isu penting, termasuk topik-                         including ESG topics, to the highest governance
                                                                  topik ESG, kepada badan-badan tata kelola tertinggi                   bodies include:
                                                                  meliputi:
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                        Komite Dewan                  Komite Independen                 Rapat Dewan Direksi                 Rapat Dewan
                                                                           Direksi                      Independent                      Board of Directors                   Komisaris
                                                                      Board of Directors’                Committee                         Meeting (BoD                        Board of
                                                                         Committee                                                           Meeting)                      Commissioners
                                                                                                                                                                        Meeting (BoC Meeting)
                                                                    Komite Etik bertanggung jawab      Komite Audit adalah sebuah            Direksi mengadakan         Dewan Komisaris mengadakan
                                                                     untuk menangani masalah-            badan independen yang             rapat setiap bulan untuk     rapat setiap empat bulan untuk
                                                                       masalah yang berkaitan            dibentuk sesuai dengan          membahas isu-isu penting,        meninjau kinerja Perseroan,
                                                                      dengan etika, pelanggaran          peraturan Otoritas Jasa        termasuk kinerja operasional      termasuk laporan keuangan
                                                                     PKB, Pedoman Perilaku, dan          Keuangan (OJK). Komite           dan keselamatan, hal-hal       dan audit, serta perencanaan
                                                                       hal-hal lain yang terkait.      tersebut mengawasi fungsi        keuangan, dan isu-isu bisnis    jangka pendek dan menengah.
                                                                                                       pengawasan, pengendalian,                   lainnya.
                                                                         The Ethics Committee         dan pelaporan keuangan, serta                                       The BoC meets every four
                                                                      addresses matters related         memantau kegiatan audit            The BoD meets monthly         months to review company
                                                                       to ethics, violations of the        internal Perseroan.           to discuss critical matters,      performance, including
                                                                    Company’s Labour Agreement,                                           including operational and       financial statements and
                                                                    the Code of Conduct, and other        The Audit Committee, an       safety performance, financial    audits, as well as short- and
                                                                             related issues.          independent body established      matters, and other business        medium-term planning.
                                                                                                       in accordance with Financial                issues.
                                                                                                          Services Authority (OJK)
                                                                                                           regulations, oversees
                                                                                                          supervisory, control, and
                                                                                                       financial reporting functions,
                                                                                                       and monitors the Company’s
                                                                                                          internal audit activities.




                                                                  Sesuai dengan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi                   In accordance with the Board of Directors Charter
                                                                  dan POJK 33/2014, Direksi wajib mengadakan                            and POJK 33/2014, the BoD must meet at least once
                                                                  rapat setidaknya sekali dalam sebulan dan dapat                       a month and may convene additional meetings if
                                                                  menyelenggarakan rapat tambahan apabila diminta                       requested by one or more members. Meetings require
                                                                  oleh satu atau lebih anggota. Rapat memerlukan                        the presence or representation of the majority of
                                                                  kehadiran atau keterwakilan dari mayoritas anggota.                   members. The BoD also participates in joint meetings
                                                                  Direksi juga ikut serta dalam rapat gabungan dengan                   with the BoC at least once every four months.
                                                                  Dewan Komisaris setidaknya sekali setiap empat
                                                                  bulan.

                                                                  Sepanjang 2025, Direksi telah menyelenggarakan                        Throughout 2025, the Board of Directors convened
                                                                  17 kali rapat, yang terdiri dari 9 rapat formal dan 8                 17 meetings, comprising 8 formal meetings and 9
                                                                  rapat melalui Keputusan Sirkuler Direksi. Informasi                   meetings conducted through Board of Directors’
                                                                  lebih lanjut tersedia dalam Laporan Tahunan 2025                      Circular Resolutions. Further details are available in
                                                                  Perseroan halaman 228.                                                the Company’s 2025 Annual Report page 228.




                                                  70                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 73
                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                              Sustainability Governance



KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN                                       REMUNERATION POLICY FOR THE BOARD
KOMISARIS DAN DIREKSI [GRI 2-19] [GRI                            OF COMMISSIONERS AND BOARD OF
2-20] [GRI 2-21]                                                 DIRECTORS [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]

Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris                      Remuneration for the Board of Directors (BoD) and
ditetapkan atas rekomendasi dari Komite Nominasi                 Board of Commissioners (BoC) is determined based
dan Remunerasi. Faktor-faktor utama yang                         on recommendations from the Nomination and
dipertimbangkan meliputi pemenuhan tugas dan                     Remuneration Committee. Key factors considered
tanggung jawab, kinerja individu, serta kondisi                  include the fulfilment of duties and responsibilities,
keuangan Perseroan. Penilaian kinerja juga                       individual performance, and the Company’s financial
mempertimbangkan komitmen setiap anggota dalam                   condition. Performance assessments also take into
mengimplementasikan dan mengawasi program-                       account each member’s commitment to implementing
program ESG, khususnya yang berkaitan dengan                     and overseeing ESG programmes, particularly those
kesehatan dan keselamatan kerja.                                 related to occupational health and safety.

Informasi lebih lanjut tersedia dalam Laporan                    Further details are available in the Company’s 2025
Tahunan 2025 Perseroan halaman 239.                              Annual Report page 239.

4.5.11 KEBIJAKAN PENILAIAN KINERJA                               PERFORMANCE ASSESSMENT POLICY
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI [GRI                                 OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
2-18]                                                            AND BOARD OF DIRECTORS [GRI 2-18]

Untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan                      To enhance governance quality and ensure
memastikan pengawasan yang efektif, Perseroan                    effective supervision, the Company evaluates the
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris secara berkala.             performance of the Board of Commissioners (BoC).
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung                       The Nomination and Remuneration Committee
jawab untuk melakukan penilaian internal tahunan                 conducts an annual internal assessment based on
berdasarkan pencapaian kinerja Perseroan. Penilaian              the Company’s performance achievements, covering
ini mencakup kinerja kolektif maupun individual. Hasil           both collegial and individual performance. The results
dari penilaian tersebut kemudian didokumentasikan                are documented in the BoC’s Supervisory Duty Report
dalam Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris                   and submitted to the General Meeting of Shareholders
dan disampaikan kepada RUPS.                                     (GMS).

Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk                     The BoC is also responsible for assessing the
menilai kinerja Direksi. Evaluasi ini dilakukan pada             performance of the Board of Directors (BoD). This
akhir     setiap     tahun     anggaran       dengan             evaluation is conducted at the end of each financial
mempertimbangkan pencapaian indikator kinerja                    year, based on the achievement of key performance
utama (Key Performance Indicator atau KPI)                       indicators (KPIs) agreed at the start of the year. The
yang telah disepakati pada awal tahun. KPI yang                  KPIs encompass financial performance, operations,
disepakati mencakup kinerja keuangan, operasional,               investments, implementation of Good Corporate
investasi, implementasi Tata Kelola Perusahaan                   Governance, and business growth. The assessment
yang Baik, dan pertumbuhan bisnis. Penilaian                     considers both collegial and individual performance
juga mempertimbangkan kinerja kolektif maupun                    of BoD members.
individual anggota Direksi.

Hasil Penilaian                                                  Assessment Results
Berdasarkan penilaian kinerja tahun 2025, baik Dewan             Based on the 2025 performance assessments, both
Komisaris maupun Direksi telah memenuhi tugas dan                the Board of Commissioners (BoC) and the Board of
tanggung jawab masing-masing sesuai dengan peran                 Directors (BoD) have fulfilled their respective duties
pengawasan dan manajemen mereka.                                 and responsibilities in line with their supervisory and
                                                                 management roles.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                71
Page 74
                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance



                                                                  Komite Pendukung dan Badan Tata Kelola                          Supporting Committees and Governance
                                                                                                                                  Bodies
                                                                  Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris                     In performing its duties, the BoC is supported
                                                                  didukung oleh Komite Audit serta Komite Nominasi                by the Audit Committee and the Nomination and
                                                                  dan Remunerasi. Direksi dibantu oleh unit-unit                  Remuneration Committee. The BoD is assisted by
                                                                  kerja yang dipimpin oleh Wakil Direktur. Setiap unit            work units led by the Deputy Director, with each unit
                                                                  melaporkan pertanggungjawaban kepada Direksi                    accountable to the BoD on a periodic basis for its
                                                                  secara berkala atas kinerjanya.                                 performance.
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  Informasi lebih lanjut mengenai struktur, mencangkup            Further details on the structure, chairpersons and
                                                                  ketua dan anggota, profil, kompetensi, pelatihan, serta         members, profiles, competencies, training, and other
                                                                  rincian lainnya tersedia dalam Laporan Tahunan 2025             relevant information are provided in the 2025 Annual
                                                                  halaman 236.                                                    Report page 236.

                                                                  PENANGGUNG JAWAB IMPLEMENTASI                                   PERSON IN CHARGE OF SUSTAINABILITY
                                                                  KEBERLANJUTAN [OJK E.1] [GRI 2-13]                              IMPLEMENTATION [OJK E.1] [GRI 2-13]

                                                                  Perseroan memiliki Divisi ESG yang bertanggung                  The Company maintains an ESG Division responsible
                                                                  jawab untuk mengembangkan, mengkoordinasikan,                   for developing, coordinating and monitoring the
                                                                  dan memantau strategi lingkungan, sosial, dan tata              Company’s environmental, social and governance
                                                                  kelola Perseroan, guna memastikan keselarasan                   strategy, ensuring alignment with regulatory
                                                                  dengan persyaratan regulasi, ekspektasi pemangku                requirements,     stakeholder    expectations   and
                                                                  kepentingan, dan tujuan Perseroan. Tanggung jawab               corporate objectives. The team supports key areas
                                                                  tim ini mencangkup dukungan untuk aspek-aspek                   including environmental management, climate-
                                                                  penting, termasuk pengelolaan lingkungan, risiko                related risks and opportunities, occupational health
                                                                  dan peluang terkait iklim, integrasi kesehatan dan              and safety integration, and community engagement.
                                                                  keselamatan kerja, serta keterlibatan komunitas.                The ESG team supports management and the Board
                                                                  Tim ESG mendukung manajemen dan Direksi dengan                  by providing performance data, risk assessments and
                                                                  menyediakan data kinerja ESG, penilaian risiko,                 sustainability disclosures, and by embedding ESG
                                                                  dan pengungkapan keberlanjutan, serta dengan                    considerations into operational decision-making and
                                                                  mengintegrasikan pertimbangan-pertimbangan ESG                  risk management processes.
                                                                  ke dalam pengambilan keputusan operasional dan
                                                                  proses manajemen risiko.

                                                                  Akuntabilitas Manajemen                                         Management Accountabilities
                                                                  •   Wakil Direktur ESG bertanggung jawab                        •    The Deputy Director of ESG is responsible for
                                                                      atas implementasi strategi ESG Perseroan,                        implementing the Company’s ESG strategy,
                                                                      termasuk berbagai prioritas-prioritas iklim dan                  including climate and broader sustainability
                                                                      keberlanjutan, pemantauan kinerja ESG, dan                       priorities, monitoring performance, and preparing
                                                                      persiapan pengungkapan keberlanjutan. Laporan                    disclosures. ESG and climate performance
                                                                      kinerja ESG dan iklim disampaikan kepada                         reports are submitted to the President Director
                                                                      Direktur Utama dan Dewan di setiap kuartal.                      and the Board on a quarterly basis.
                                                                  •   Direktur Utama memegang tanggung jawab                      •    The      President    Director   holds   ultimate
                                                                      tertinggi atas keseluruhan isu ESG Perseroan,                    responsibility for the Company’s overall ESG,
                                                                      termasuk strategi dan kinerja iklim. Hal-hal                     including climate, strategy and performance.
                                                                      tersebut dilaporkan kepada Dewan Komisaris                       These are reported to the Board of Commissioners
                                                                      sebagai bagian dari pelaporan rutin terkait kinerja              as part of regular updates on business and
                                                                      bisnis dan kegiatan operasional Perseroan yang                   operational performance minimum annually,
                                                                      dilakukan minimal sekali setiap tahun. Proses ini                thereby enabling effective Board oversight of ESG
                                                                      memungkinkan pengawasan Direksi yang efektif                     and climate-related risks and opportunities.
                                                                      atas risiko dan peluang ESG serta iklim.




                                                  72                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 75
                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                  Sustainability Governance



Keahlian dan Kompetensi                                              Skills and Competencies
•      Divisi ESG mencakup karyawan dengan                           •    The ESG division includes personnel with relevant
       keahlian yang relevan, termasuk spesialis yang                     expertise, including a specialist responsible for
       bertanggung jawab atas manajemen inventaris                        greenhouse gas (GHG) inventory management
       GRK dan pelaporan emisi.                                           and emissions reporting.
•      Kemampuan internal memungkinkan manajemen                     •    Internal capabilities allow management to
       untuk secara efektif menilai risiko dan peluang                    effectively assess climate-related risks and
       terkait iklim serta memberikan pelaporan                           opportunities and provide informed reporting
       yang tepat kepada Direktur Utama dan Dewan                         to the President Director and the Board of
       Komisaris.                                                         Commissioners.
•      Apabila      diperlukan     kemampuan        teknis           •    Where additional technical knowledge is required,
       tambahan, Perseroan melibatkan spesialis iklim                     the Company engages external climate and
       dan keberlanjutan eksternal untuk memberikan                       sustainability specialists to provide advisory
       dukungan konsultasi mengenai penilaian risiko,                     support on risk assessments, regulatory
       perkembangan regulasi, dan praktik terbaik yang                    developments and emerging best practices.
       sedang berkembang.
•      Kombinasi dari keahlian internal dan eksternal                •    This combination of internal and external
       ini memastikan bahwa manajemen dan Dewan                           expertise ensures management and the Board
       Komisaris memiliki akses terhadap keahlian dan                     of Commissioners have access to the skills
       kompetensi yang diperlukan untuk mengawasi                         and competencies necessary to oversee
       strategi, risiko, dan kinerja terkait iklim secara                 climate-related strategy, risks, and performance
       efektif.                                                           effectively.

Pengawasan dan Integrasi Risiko                                      Risk Oversight and Integration
Risiko-risiko ESG dan iklim diidentifikasi, dipantau,                ESG and Climate-related risks are identified, monitored,
dan dikelola dalam kerangka manajemen risiko                         and managed within the Company’s broader enterprise
perusahaan Perseroan. Perseroan menjalankan                          risk management framework. Regular monitoring and
pemantauan dan pelaporan yang rutin untuk                            reporting ensure effective oversight by the Board
menjalankan pengawasan yang efektif oleh Direksi                     and senior management, reinforcing accountability
dan manajemen senior, sehingga memperkuat                            for ESG and climate-related matters. This integrated
akuntabilitas atas isu-isu terkait ESG dan iklim.                    approach involves relevant committees, clearly
Pendekatan terpadu ini melibatkan komite-komite                      defined accountability mechanisms, and alignment
yang relevan, mekanisme akuntabilitas yang                           with the Company’s overall corporate governance
jelas, dan keselarasan dengan struktur tata kelola                   structure, enabling consistent and informed decision-
perusahaan Perseroan secara keseluruhan, sehingga                    making on climate-related risks.
memungkinkan adanya pengambilan keputusan yang
konsisten dan terinformasi mengenai risiko-risiko
terkait iklim.

Anggota Divisi ESG
ESG Division Members
                  Nama                                          Posisi                              Periode dan Masa Jabatan
                  Name                                         Position                             Period and Term of Office
    Anggred Sutardja                  Deputy Director ESG                                               2023 - Sekarang
                                      Deputy Director ESG                                                2023 - ongoing
    Neglasari Martini                 General Manager ESG                                               2022 - Sekarang
                                      General Manager ESG                                                2022 - ongoing
    Mularoy Marpaung                  Group Governance & Policy Manager                                 2021 - Sekarang
                                      Group Governance & Policy Manager                                  2021 - ongoing
    Achmad Zulfikar Khomaini          ESG PMO and Business Portfolios Manager                           2024 - Sekarang
                                      ESG PMO and Business Portfolios Manager                            2024 - ongoing




                                    2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 73
Page 76
                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                  Sustainability Governance



                                                                  KOMUNIKASI ISU-ISU SIGNIFIKAN YANG                              COMMUNICATION     OF SIGNIFICANT
                                                                  TERKAIT DENGAN KEBERLANJUTAN                                    ISSUES RELATED TO SUSTAINABILITY
                                                                  ATAU ESG [GRI 2-16]                                             OR ESG [GRI 2-16]

                                                                  Perseroan menyediakan wadah bagi para pemangku                  The Company provides stakeholders with a platform
                                                                  kepentingan untuk menyampaikan pengaduan atau                   to submit complaints or feedback related to issues
                                                                  umpan balik terkait isu-isu atau kinerja yang dapat             or performance that may have actual or potential
                                                                  memiliki dampak negatif nyata atau potensial yang               negative impacts arising from both operational
                                                                  timbul dari kegiatan operasional maupun hubungan                activities and business relationships. Multiple
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  bisnis. Perseroan menyediakan berbagai saluran                  communication channels are available, including the
                                                                  komunikasi, termasuk WBS dan saluran pengaduan                  Whistleblowing System (WBS) and public complaint
                                                                  publik di setiap lokasi operasional Perseroan.                  channels at each operational site.

                                                                  Proses ini mendukung integrasi budaya keberlanjutan             This process supports the integration of a
                                                                  di seluruh Perseroan. Setiap isu ditangani pada tingkat         sustainability culture across the Company. Each
                                                                  yang sesuai berdasarkan tanggung jawab divisi yang              issue is addressed at the appropriate level according
                                                                  bersangkutan. Apabila diperlukan, isu-isu tersebut              to the responsibilities of the relevant division. Where
                                                                  dapat dieskalasikan kepada Dewan Komisaris atau                 necessary, matters may be escalated to the Board of
                                                                  Direksi untuk ditinjau dan diselesaikan lebih lanjut.           Commissioners (BoC) or Board of Directors (BoD) for
                                                                                                                                  further review and resolution.

                                                                  Dalam rangka mendukung inisiatif perubahan                      In supporting climate change initiatives, the
                                                                  iklimnya, Perseroan secara berkala meninjau potensi             Company periodically reviews the potential risks
                                                                  risiko dan peluang yang berkaitan dengan perubahan              and opportunities associated with climate change,
                                                                  iklim, termasuk risiko fisik dan transisi, dengan               including both physical and transition risks by
                                                                  mengintegrasikan agenda-agenda terkait iklim ke                 incorporating climate-related agendas into the
                                                                  dalam agenda pembahasan Komite Manajemen Risiko,                discussions of the Risk Management Committee,
                                                                  minimal sekali setiap tahun. Hasil penilaian risiko             at minimum annually. The results of these risk
                                                                  ini digunakan untuk pertimbangan pengembangan                   assessments are considered in the development
                                                                  rencana mitigasi terkait iklim, sehingga memperkuat             of climate-related mitigation plans, thereby
                                                                  strategi iklim Perseroan secara keseluruhan.                    strengthening the Company’s overall climate strategy
                                                                                                                                  of the Company.

                                                                  Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai               Further details on the climate change risks and
                                                                  risiko dan peluang perubahan iklim, silakan kunjungi            opportunities, please visit Climate Change Topic and
                                                                  Topik Perubahan Iklim dan Topik Manajemen Risiko.               Risk Management Topic.




                                                  74                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 77
                                                                               Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                            Sustainability Governance



PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT                                DEVELOPMENT OF SUSTAINABILITY-
KEBERLANJUTAN [GRI 2-17] [OJK E.2] [GRI                        RELATED COMPETENCIES [GRI 2-17] [OJK
2-24]                                                          E.2] [GRI 2-24]

Perseroan     senantiasa    berkomitmen       untuk            The Company is committed to strengthening the ESG
memperkuat kemampuan ESG dan iklim dari para                   and climate-related capabilities of our leadership and
pimpinan dan karyawan kunci kami. Perseroan                    key personnels, recognising that such expertise is
mengakui bahwa keahlian tersebut sangat penting                critical to effective oversight, risk management, and
untuk pengawasan yang efektif, manajemen risiko,               long-term value creation. While targeted training and
dan penciptaan nilai jangka panjang. Meskipun                  capacity-building initiatives were planned for 2025,
pelatihan yang terarah dan inisiatif peningkatan               these have been deferred to 2026 following careful
kapasitas telah direncanakan untuk tahun 2025,                 consideration of prevailing business conditions and
rencana tersebut telah ditunda ke tahun 2026                   organisational priorities. This was not a decision
setelah mempertimbangkan kondisi bisnis yang                   taken lightly. We continue to recognise the importance
berlaku dan rencana organisasi. Keputusan ini tidak            of advancing ESG and climate competencies and
diambil dengan mudah. Perseroan terus mengakui                 are taking steps to ensure that these initiatives will
pentingnya memajukan kompetensi ESG dan iklim                  be delivered in 2026 in a structured and impactful
serta terus mengambil langkah-langkah yang sesuai              manner.
untuk memastikan bahwa inisiatif-inisiatif ini akan
dilaksanakan pada tahun 2026 secara terstruktur dan
berdampak.




                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               75
Page 78
                                                                  Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                                  Stakeholder Engagement
                                                                  [GRI 2-29] [GRI 2-30] [OJK E.4]


                                                                  Strategi    keberlanjutan       Perseroan        sangat       erat        The Company’s sustainability strategy is closely
                                                                  kaitannya          dengan      keterlibatan             pemangku          linked      to   stakeholder        engagement,       recognising
                                                                  kepentingan. Perseroan mengakui bahwa kegiatan                            that its operations can generate both positive and
                                                                  operasionalnya        dapat      menghasilkan            dampak           negative impacts. Accordingly, the Company actively
                                                                  positif maupun negatif. Oleh karena itu, Perseroan                        involves stakeholders in policy decisions by listening
                                                                  secara aktif melibatkan pemangku kepentingannya                           to and addressing their expectations through a
                                                                  dalam pengambilan keputusan kebijakan dengan                              variety of communication channels and engagement
                                                                  mendengarkan dan menanggapi harapan mereka                                approaches.
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  melalui berbagai saluran komunikasi dan pendekatan
                                                                  komunikasi.


                                                                  Pemangku kepentingan diidentifikasi berdasarkan                           Stakeholders are identified based on their level
                                                                  tingkat keterlibatan, kontribusi, serta sejauh mana                       of involvement, contributions, and the extent to
                                                                  mereka terdampak secara langsung maupun tidak                             which they are directly or indirectly affected by the
                                                                  langsung oleh kegiatan operasional Perseroan.                             Company’s operations. The table below summarises
                                                                  Tabel di bawah ini merangkum para pemangku                                the       stakeholders,      the    criteria   used     for    their
                                                                  kepentingan Perseroan, kriteria identifikasi, serta                       identification, and the engagement channels and key
                                                                  saluran komunikasi dan topik-topik diskusi untuk                          discussion topics for each group.
                                                                  setiap kelompok.


                                                                   Daftar Pemangku Kepentingan
                                                                   List of Stakeholders
                                                                                        Dasar Keterlibatan Identifikasi      Metode Keterlibatan/                                 Tujuan keterlibatan topik yang
                                                                       Pemangku
                                                                                             (Legenda di bawah)                  Komunikasi              Frekuensi Pertemuan                 dibahas
                                                                      kepentingan
                                                                                            Basis of Identification             Engagement/               Meeting Frequency         Purpose of engagement of
                                                                      Stakeholders
                                                                                         Engagement (Legend Below)          Communication Method                                        topics discussed
                                                                   Pemegang Saham       Pengaruh pemegang saham            RUPS dan paparan publik       Setidaknya setahun      • Akuntabilitas dalam
                                                                   Shareholders         terhadap perencanaan dan           GMS and public expose         sekali                    pengelolaan Perseroan
                                                                                        pengambilan keputusan                                            At least once a year    • Pengungkapan informasi
                                                                                        Perseroan yang berkaitan                                                                 • Meningkatkan nilai investasi
                                                                                        dengan manajemen. [D.R.I.P]                                                              • Accountability in the
                                                                                        Shareholders influence on                                                                  Company management
                                                                                        the Company’s planning and                                                               • Information disclosure
                                                                                        decisions making related to                                                              • Enhancing investment values
                                                                                        management. [D.R.I.P]
                                                                   Pelanggan atau       Pelanggan mendukung bisnis         Rapat koordinasi              Sesuai kebutuhan        • Memastikan pencapaian SLA
                                                                   pemilik konsesi      melalui perjanjian kontrak.        Coordination meetings         As needed                 (Perjanjian Tingkat Layanan)
                                                                   Customers or         D.R.I.P]                                                                                 • Memastikan kepatuhan
                                                                   concession owners    Customers support the                                                                      terhadap prosedur K3,
                                                                                        business through contractual                                                               lingkungan, dan masyarakat
                                                                                        agreements. D.R.I.P]                                                                     • Ensuring SLA (Service Level
                                                                                                                                                                                   Agreement) achievement
                                                                                                                                                                                 • Ensuring compliance with
                                                                                                                                                                                   OHS, environmental, and
                                                                                                                                                                                   community procedures
                                                                   Regulator            Regulator mempengaruhi             Rapat laporan berkala         Sesuai kebutuhan        • Berkoordinasi untuk
                                                                   (Termasuk            Perseroan melalui peraturan        Periodic report meetings      As needed                 memastikan kejelasan
                                                                   Pemerintah Daerah)   yang berlaku. [D.R.T.I.DP]                                                                 dan kepatuhan terhadap
                                                                   Regulators           Regulators influence the                                                                   peraturan
                                                                   (Including Local     Company through applicable                                                               • Berkontribusi pada
                                                                   Government)          regulations. [D.R.T.I.DP]                                                                  pengembangan masyarakat
                                                                                                                                                                                   dan pel estarian lingkungan
                                                                                                                                                                                 • Coordinating to ensure
                                                                                                                                                                                   regulatory clarity and
                                                                                                                                                                                   compliance
                                                                                                                                                                                 • Contributing to community
                                                                                                                                                                                   development and
                                                                                                                                                                                   environmental conservation




                                                  76                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 79
                                                                         Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                                                                             Stakeholder Engagement



                          Dasar Keterlibatan Identifikasi     Metode Keterlibatan/                               Tujuan keterlibatan topik yang
        Pemangku
                               (Legenda di bawah)                 Komunikasi              Frekuensi Pertemuan               dibahas
       kepentingan
                              Basis of Identification            Engagement/               Meeting Frequency       Purpose of engagement of
       Stakeholders
                           Engagement (Legend Below)         Communication Method                                      topics discussed
    Karyawan             Karyawan berdampak                 Pertemuan konsultasi,         Sesuai kebutuhan       • Memastikan produktivitas
    Employees            pada kinerja Perseroan             pertemuan keluarga, sesi      As needed                tinggi
                         dan merupakan pemangku             pelatihan                                            • Mengembangkan tenaga
                         kepentingan utama karena           Consultation meetings,                                 kerja yang sejahtera dan
                         afiliasi mereka. [D.R.T.I.]        family gatherings, training                            berkinerja tinggi
                         Employees impact the               sessions                                             • Ensuring high productivity
                         Company’s performance and                                                               • Developing a prosperous and
                         are key stakeholders due to                                                               high-performing workforce
                         their affiliation. [D.R.T.I.]
    Mitra Bisnis atau    Mitra bisnis berkontribusi         Pertemuan konsultasi          Sesuai kebutuhan       • Membangun kemitraan
    pemasok              terhadap target dan kinerja        Consultation meetings         As needed                yang saling menguntungkan
    Business Partners    Perseroan melalui hubungan                                                                yang memenuhi kriteria
    or suppliers         yang saling ketergantungan.                                                               teknis, ekonomi, sosial, dan
                         [D.R.T.DP]                                                                                lingkungan
                         Business partners contribute                                                            • Mendukung mitra bisnis
                         to the Company’s targets                                                                  lokal
                         and performance through an                                                              • Establishing mutually
                         interdependent relationship.                                                              beneficial partnerships that
                         [D.R.T.DP]                                                                                meet technical, economic,
                                                                                                                   social, and environmental
                                                                                                                   criteria
                                                                                                                 • Supporting local business
                                                                                                                   partners
    Komunitas            Masyarakat yang berada             Rapat                         Sesuai kebutuhan       • Meminimalkan dampak
    Community            di sekitar wilayah operasi         Meetings                      As needed                operasional yang negatif
                         Perseroan [D.R.T.I.DP]                                                                    sekaligus menciptakan nilai
                         The community is located near                                                             bagi masyarakat
                         the Company’s operations                                                                • Minimizing negative
                         [D.R.T.I.DP]                                                                              operational impa
    Keterangan: Legenda Identifikasi Keterlibatan
    Remark: Legend for Engagement Identification


•       Ketergantungan (D): Kelompok atau individu yang                       •     Dependency (D): Groups or individuals who rely on
        bergantung pada kegiatan, produk, layanan, atau                             the organization’s activities, products, services,
        kinerja organisasi, atau yang menjadi tempat                                or performance, or on whom the organisation
        bergantungnya organisasi untuk beroperasi.                                  depends to operate.
•       Tanggung Jawab (R): Kelompok atau individu                            •     Responsibility (R): Groups or individuals to
        yang memiliki tanggung jawab hukum, komersial,                              whom the organization has current or potential
        operasional, atau etika saat ini atau yang mungkin                          legal,   commercial,        operational,      or    ethical
        terjadi.                                                                    responsibilities.
•       Ketegangan (T): Kelompok atau individu yang                           •     Tension (T): Groups or individuals needing
        membutuhkan perhatian segera karena masalah                                 immediate attention due to financial, economic,
        keuangan, ekonomi, sosial, atau lingkungan.                                 social, or environmental concerns.
•       Pengaruh (I): Kelompok atau individu yang                             •     Influence (I): Groups or individuals capable
        mampu mempengaruhi keputusan strategis atau                                 of affecting the organisation’s strategic or
        operasional organisasi.                                                     operational decisions.
•       Perspektif      Beragam       (DP):     Kelompok        atau          •     Diverse Perspectives (DP): Groups or individuals
        individu yang menawarkan beragam sudut                                      offering varied viewpoints that foster new insights
        pandang yang menumbuhkan wawasan baru                                       and identify untapped opportunities.
        dan     mengidentifikasi       peluang       yang     belum
        dimanfaatkan.




                                           2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                            77
Page 80
                                                                  Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                                  Stakeholder Engagement



                                                                  Perseroan mendorong adanya komunikasi terbuka                    The      Company          promotes      open,   two-way
                                                                  dua arah dengan seluruh pemangku kepentingan                     communication with all stakeholders by providing
                                                                  dengan menyediakan informasi yang jelas melalui                  transparent information through multiple platforms.
                                                                  berbagai wadah. Wadah-wadah ini memungkinkan                     These platforms allow the Company to share updates
                                                                  Perseroan untuk berbagi berita terkini mengenai                  on its progress, particularly regarding sustainability
                                                                  kemajuannya, khususnya terkait inisiatif-inisiatif               initiatives. The following resources are available for
                                                                  keberlanjutan. Sumber daya berikut tersedia bagi                 stakeholders to access the latest information about
                                                                  para pemangku kepentingan untuk mendapatkan                      the Company:
                                 Our Approach to Sustainability
Pendekatan kami terhadap Keberlanjutan




                                                                  informasi terkini tentang Perseroan:


                                                                              Sumber Informasi                                          Akses ke Informasi Perseroan
                                                                             Information Sources                                     Access to the Company’s Information
                                                                  RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)              1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan
                                                                  GMS                                           2. RUPS Luar Biasa
                                                                                                                1. Annual GMS
                                                                                                                2. Extraordinary GMS
                                                                  Paparan Publik                                Paparan publik tahunan sebagaimana disyaratkan oleh BEI
                                                                  Public Exposure                               Annual public exposure as required by IDX
                                                                  Situs Web Perseroan                           https://www.bumainternational.com
                                                                  Company Website
                                                                                                                Situs web Perseroan disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
                                                                                                                Untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi, situs web kami
                                                                                                                diperbarui secara berkala.
                                                                                                                The Company’s website is presented in Bahasa Indonesia and English
                                                                                                                Language. To improve the quality of information disclosure, our website is
                                                                                                                updated regularly.
                                                                  e-mail                                        1. Sekretaris Perseroan: corpsec@bumainternational.com
                                                                                                                2. Hubungan Investor: ir@bumainternational.com
                                                                                                                1. Corporate Secretary: corpsec@bumainternational.com
                                                                                                                2. Investor Relation: ir@bumainternational.com
                                                                  Publikasi                                     1. Laporan Tahunan
                                                                  Publications                                  2. Laporan Keberlanjutan
                                                                                                                3. Laporan Produksi
                                                                                                                4. Buletin
                                                                                                                5. Siaran Pers
                                                                                                                6. Presentasi Perseroan
                                                                                                                7. Laporan Keuangan
                                                                                                                8. Laporan atau fakta material lainnya

                                                                                                                1. Annual Report
                                                                                                                2. Sustainability Report
                                                                                                                3. Production Report
                                                                                                                4. Newsletter
                                                                                                                5. Press Release
                                                                                                                6. Company Presentation
                                                                                                                7. Financial Statements
                                                                                                                8. Other reports or material facts
                                                                  Media Sosial                                  LinkedIn
                                                                  Social Media                                  • The Company: https://www.linkedin.com/ company/buma-international-
                                                                                                                  group/
                                                                                                                • BUMA: https://www.linkedin.com/company/pt- bukit-makmur-mandiri-
                                                                                                                  utama/
                                                                                                                • BUMA Australia: https://www.linkedin.com/ company/buma-australia/
                                                                                                                Instagram
                                                                                                                • BUMA: https://instragram.com/buma.official




                                                  78                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 81
                                                            Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                                                              Stakeholder Engagement



           Sumber Informasi                                          Akses ke Informasi Perseroan
          Information Sources                                     Access to the Company’s Information
Media Lainnya                                1. Pertemuan analisis
Other Media                                  2. Roadshow non-deal
                                             3. Konferensi investor
                                             4. Konferensi media
                                             1. Analysis meetings
                                             2. Non-deal roadshow
                                             3. Investor conference
                                             4. Media conference




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                            79
Page 82
Tata Kelola
         Governance




                      TATA KELOLA
                      GOVERNANCE




              80           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 83
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   81
Page 84
                      Dampak Ekonomi
                      Economic Impact


                      Perseroan menghasilkan pendapatan melalui                            The Company generates revenue through its role as
                      perannya sebagai penyedia jasa pertambangan                          a contract mining services provider in Indonesia and
                      kontrak di Indonesia dan Australia, serta sebagai                    Australia and, in the United States, as a mine owner
                      pemilik dan operator tambang di Amerika Serikat.                     and operator. Through its contract mining operations,
                      Melalui operasional pertambangan kontraknya,                         the Company delivers end-to-end mining services,
                      Perseroan memberikan layanan pertambangan dari                       including mine development, overburden removal,
                      hulu ke hilir, mencakup pengembangan tambang,                        coal production, and rehabilitation activities, while
                      pengupasan tanah penutup, produksi batu bara,                        its U.S. operations contribute to coal supply through
                      dan kegiatan rehabilitasi, sementara operasional                     owned mining assets. These activities support the
                      di Amerika Serikat berkontribusi pada pasokan                        provision of energy for households and industrial
                      batu bara melalui aset pertambangan yang dimiliki.                   users in the markets it serves and contribute to
                      Kegiatan-kegiatan ini mendukung penyediaan                           employment generation, workforce development,
Tata Kelola
         Governance




                      energi bagi rumah tangga dan pengguna industri di                    supplier engagement, and local economic activity in
                      pasar yang dilayaninya, serta berkontribusi pada                     the communities where the Company operates.
                      penciptaan lapangan kerja, pengembangan tenaga
                      kerja, keterlibatan pemasok, dan aktivitas ekonomi
                      lokal di komunitas tempat Perseroan beroperasi.

                      Perseroan mendistribusikan nilai ekonomi kepada                      The Company distributes economic value to key
                      kelompok-kelompok pemangku kepentingan utama,                        stakeholder groups, including employees, providers of
                      termasuk karyawan, penyedia modal, pemasok,                          capital, suppliers, and governments, through wages and
                      dan pemerintah, melalui upah dan tunjangan,                          benefits, payments to suppliers, shareholder returns,
                      pembayaran kepada pemasok, imbal hasil pemegang                      and taxes and other statutory payments, thereby
                      saham, serta pajak dan pembayaran wajib lainnya,                     contributing to public revenues and broader economic
                      sehingga berkontribusi pada pendapatan publik                        development. In addition to financial performance, the
                      dan pembangunan ekonomi yang lebih luas. Selain                      Company recognizes that its operations may give rise
                      kinerja keuangan, Perseroan menyadari bahwa                          to indirect economic and social impacts. Accordingly,
                      operasionalnya dapat menimbulkan dampak ekonomi                      it implements responsible business practices,
                      dan sosial tidak langsung. Oleh karena itu, Perseroan                operational controls, and governance mechanisms
                      menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab,                    designed to avoid, mitigate, and minimize potential
                      pengendalian operasional, dan mekanisme tata kelola                  adverse impacts while supporting sustainable long-
                      yang dirancang untuk menghindari, memitigasi, dan                    term value creation.
                      meminimalkan potensi dampak negatif sekaligus
                      mendukung penciptaan nilai jangka panjang yang
                      berkelanjutan.

                      Pada saat yang sama, Perseroan mengakui adanya                       At the same time, the Company recognizes
                      ketidakpastian yang dapat memengaruhi kinerja                        uncertainties that may influence its financial
                      keuangan dan kontribusi ekonomi, termasuk                            performance and broader economic contributions,
                      volatilitas harga komoditas, perkembangan kebijakan                  including commodity price volatility, evolving energy
                      transisi energi, perubahan regulasi, dan dinamika                    transition policies, regulatory changes, and market
                      pasar. Seiring dengan berkembangnya sistem                           dynamics. As the global energy system evolves,
                      energi global, faktor-faktor ini dapat memengaruhi                   these factors may affect revenue, cost structures,
                      pendapatan, struktur biaya, dan daya saing, sehingga                 and competitiveness, and the Company seeks to
                      Perseroan berupaya memperkuat ketahanannya                           strengthen resilience through operational efficiency,
                      melalui efisiensi operasional, inovasi teknologi,                    technological innovation, responsible supply chain
                      praktik rantai pasokan yang bertanggung jawab, dan                   practices, and workforce capability development.
                      pengembangan kemampuan tenaga kerja.

                                                                         PEKERJAAN LAYAK   INDUSTRI, INOVASI
                                                                         DAN PERTUMBUHAN   DAN INFRASTRUKTUR
                                                                         EKONOMI




              82                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 85
                                                                                               Dampak Ekonomi
                                                                                                      Economic Impact



KINERJA BISNIS                                                    BUSINESS PERFORMANCE

Kinerja Perseroan pada tahun 2025 mencerminkan                    The Company’s performance in 2025 reflected
kondisi yang menantang, terutama akibat gangguan                  a challenging year, driven by early operational
operasional di awal tahun, cuaca ekstrem, serta                   disruptions, extreme weather conditions, and contract
selesainya beberapa kontrak. Pendapatan tercatat                  completions at several sites. Revenue is down 16%
turun 16% secara tahunan, dengan 14% EBITDA                       year-on-year, with 14% EBITDA margin, and was
margin, yang juga dipengaruhi oleh pencadangan                    further impacted by provisions and asset impairments.
piutang dan penurunan nilai aset.

Meski demikian, kinerja operasional menunjukkan                   Despite this, performance improved steadily from
pemulihan yang konsisten sejak kuartal kedua,                     the second quarter onward, supported by stronger
didorong oleh penguatan disiplin operasional, efisiensi           operational discipline, cost efficiency, and productivity
biaya, dan peningkatan produktivitas. Perseroan                   gains. The Company also delivered positive free cash
juga berhasil membukukan arus kas bebas positif,                  flow, indicating improving earnings quality. Overall,
mencerminkan perbaikan kualitas kinerja. Secara                   the Company closed 2025 with stronger recovery
keseluruhan, 2025 ditutup dengan momentum yang                    momentum and a more solid operational foundation
lebih kuat dan fondasi operasional yang lebih solid               heading into the next year.
untuk mendukung kinerja ke depan.

PENDEKATAN MANAJEMEN [OJK B.1]                                    MANAGEMENT APPROACH [OJK B.1]

Transisi menuju pencapaian emisi Nol Bersih (Net Zero             The transition toward achieving Net Zero emissions is
emission) merupakan prioritas global yang berfokus                a global priority focused on reducing carbon footprints
pada pengurangan jejak karbon dan penanggulangan                  and addressing climate change. This transition entails
perubahan iklim. Transisi ini memerlukan pergeseran               a gradual shift away from fossil fuels, including
bertahap dari bahan bakar fosil, termasuk batu                    coal, toward cleaner and renewable energy sources.
bara, menuju sumber energi yang lebih bersih dan                  However, in several regions, particularly Indonesia
terbarukan. Namun demikian, di beberapa wilayah—                  and Australia, coal continues to play a vital role in
khususnya Indonesia dan Australia—batu bara tetap                 the energy mix and remains a significant contributor
memainkan peran penting dalam bauran energi dan                   to economic growth, employment generation, and
menjadi kontributor signifikan bagi pertumbuhan                   government revenues. Given its importance in
ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan                maintaining energy security and supporting local
pemerintah. Mengingat perannya yang terus berlanjut               economies, the coal sector remains essential. Given
dalam menjaga ketahanan energi dan mendukung                      its continued role in maintaining energy security
perekonomian lokal, produksi batu bara yang                       and supporting local economies, it is essential
dilaksanakan secara berkelanjutan dan bertanggung                 that coal production is carried out in a sustainable
jawab menjadi sangat penting. Bentuk produksi yang                and responsible manner. This includes optimizing
bekelanjutan dan bertanggung jawab dapat mencakup                 operational efficiency, generating broader economic
adopsi teknologi canggih untuk mengurangi dampak                  and social benefits for local communities.
lingkungan, meningkatkan efisiensi operasional, dan
menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih
luas bagi komunitas lokal.

Posisi Perseroan dalam industri pertambangan                      The Company’s strategic position within the mining
tercermin melalui operasionalnya di Indonesia dan                 industry is demonstrated through its operations
Australia. Masing-masing pasar tersebut merupakan                 in Indonesia and Australia, which are respectively
eksportir batu bara termal dan batu bara metalurgi                the world’s largest exporters of thermal coal
terbesar di dunia. Pada tahun 2025, produksi batu bara            and metallurgical coal. In 2025, Indonesia’s coal
Indonesia mencapai 73 juta ton. Dari total tersebut,              production reached 73 million tons. Of this total,
setidaknya 50% diekspor. Hal ini menegaskan                       at least 50% was exported, underscoring both the




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  83
Page 86
                      Dampak Ekonomi
                      Economic Impact



                      besarnya kontribusi industri batu bara dan Perseroan            industry’s and the Company’s significant contribution
                      terhadap perekonomian nasional.                                 to the national economy.

                      Di Australia, Perseroan terlibat dalam produksi batu            In Australia, the Company is engaged in the
                      bara metalurgi, sebuah bahan baku penting bagi                  production of metallurgical coal, a critical input for
                      produksi baja global. Dengan mempertahankan                     global steel manufacturing. By maintaining high
                      standar produksi yang tinggi, aktivitas operasional             production standards, the Company’s operations
                      dan kontribusi Perseroan memperkuat posisi Australia            and contributions strengthen Australia’s position
                      di pasar batu bara metalurgi global, sekaligus                  in the global metallurgical coal market, while also
                      mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan global.                 supporting local and global economic growth.

                      Di Amerika Serikat, operasional Perseroan berfokus              In the United States, the Company’s operations focused
Tata Kelola
         Governance




                      pada produksi batu bara antrasit berkualitas sangat             on the production of ultra high grade anthracite
                      tinggi (ultra high grade). Pada tahun 2025, produksi            coal. In 2025, coal production delivered through the
                      batu bara melalui operasional Perseroan di Amerika              Company’s U.S. operations totaled 262,464 tons, with
                      Serikat berjumlah 262.464 ton, dengan 254.311 ton               254,311 tons of coal sold. These activities contribute
                      batu bara terjual. Kegiatan-kegiatan ini berkontribusi          to local employment, supply chain engagement, and
                      pada pewujudan lapangan kerja lokal, rantai pasokan,            the broader regional economy in the areas where the
                      dan perekonomian regional di area tempat Perseroan              Company operates.
                      beroperasi.

                      Di seluruh operasional Perseroan di Indonesia                   Across the Company’s operations in Indonesia and
                      dan Australia, total batu bara yang terjual selama              Australia, total coal getting during the reporting year
                      tahun pelaporan berjumlah 84 juta ton, sementara                amounted to 84 million tons, while its US operation
                      operasional di Amerika Serikat menjual 254.311                  sold 254,311 tons of anthracite coal, reflecting the
                      ton batu bara antrasit. Hal ini mencerminkan skala              scale of the Company’s service delivery and its role
                      layanan Perseroan dan perannya dalam mendukung                  in supporting energy provision for households and
                      penyediaan energi bagi rumah tangga dan pengguna                industrial users across multiple jurisdictions.
                      industri di berbagai yurisdiksi.

                      Di luar produksi batu bara, Perseroan berkomitmen               Beyond coal production, the Company is committed
                      untuk mewujudkan nilai yang berkelanjutan bagi                  to creating sustainable value for all stakeholders by
                      seluruh pemangku kepentingan melalui kontribusi                 contributing to long-term economic development
                      pada pembangunan ekonomi jangka panjang di                      in the communities where it operates, enhancing
                      komunitas tempat Perseroan beroperasi, peningkatan              stakeholder welfare, and ensuring business resilience.
                      kesejahteraan pemangku kepentingan, dan pemastian               Value creation is shared across its stakeholder base
                      ketahanan bisnis. Pewujudan nilai dibagikan kepada              through competitive employee remuneration, dividend
                      seluruh pemangku kepentingan melalui remunerasi                 distribution to shareholders, local recruitment
                      karyawan yang kompetitif, distribusi dividen kepada             practices that support community employment,
                      pemegang saham, praktik rekrutmen lokal yang                    tax contributions to national and local economies,
                      mendukung pertumbuhan lapangan kerja komunitas                  and investments in community development. For
                      lokal, kontribusi pajak kepada perekonomian nasional            its customers and mine owners, the Company
                      dan lokal, serta investasi dalam pengembangan                   creates value through reliable contract delivery,
                      komunitas. Bagi pelanggan dan pemilik tambang,                  cost-effective operations, and adherence to agreed
                      Perseroan menciptakan nilai melalui pelaksanaan                 safety, environmental, and production standards. The
                      kontrak yang baik, operasional yang efisien dari segi           Company also collaborates with business partners
                      biaya, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan,              and suppliers to promote responsible practices
                      lingkungan, dan produksi yang telah disepakati.                 across its value chain.
                      Perseroan juga berkolaborasi dengan mitra bisnis dan
                      pemasok untuk mendorong praktik yang bertanggung
                      jawab di seluruh rantai nilainya.




              84                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 87
                                                                                                                    Dampak Ekonomi
                                                                                                                              Economic Impact



DATA KINERJA BISNIS [GRI 201-1] [GRI 12.8.2]                                  BUSINESS PERFORMANCE DATA [GRI 201-1]
[OJK B.1] [OJK F.4] [GRI 207-4]                                               [GRI 12.8.2] [OJK B.1] [OJK F.4] [GRI 207-4]

Nilai Ekonomi Langsung Yang Dihasilkan dan Didistribusikan, Konsolidasi (Dalam Juta USD)
Direct Economic Value Generated And Distributed, Consolidated (In USD Million)
                               Keterangan
                                                                                       2023                       2024                       2025
                               Description
                                             Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (Juta USD)
                                                Direct Economic Value Generated (USD million)
Pendapatan (A)
                                                                                       1.899                      1.767                  1.526
Revenue (A)
                                          Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan (Juta USD)
                                               Direct Economic Value Distributed (USD million)
Biaya Operasional, Upah, dan Tunjangan Karyawan (1)
                                                                                       1.788                      1.845                  1.680
Operating costs, Employee Wages, and Benefits (1)
Pembayaran kepada penyedia modal (2)
                                                                                           7                       5                          0
Payments to providers of capital (2)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (Australia)
                                                                                           4                       (4)                        1
Tax payments to government (Australia)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (Indonesia)
                                                                                          20                       (7)                       (18)
Tax payments to government (Indonesia)
Pembayaran pajak kepada pemerintah (United States)
                                                                                           0                       (1)                        (9)
Tax payments to government (United States)
Total pembayaran pajak kepada pemerintah (3)
                                                                                          (24)                    (12)                       (26)
Total tax payments to governments (3)
Investasi Komunitas (4)
                                                                                          0.8                      1                          1
Community Investments (4)
(B) Total nilai ekonomi yang didistribusikan (1+2+3+4)
                                                                                       1.820                      1.839                  1.654
(B) Total economic value distributed (1+2+3+4)
Total nilai ekonomi yang dipertahankan (A-B)
                                                                                          29                      (72)                       (128)
Total economic value retained (A-B)
Catatan : Pendapatan merupakan total pendapatan yang terdiri dari penjualan bersih serta pendapatan dari investasi keuangan dan penjualan
aset.
Note : The above revenue represents revenues as net sales plus revenues from financial investments and sales of assets.


Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Dalam Juta USD) Berdasarkan Proyek
Direct economic value generated and distributed (In USD Million) by project

                                                      2023                                      2024                                  2025
                                                                Total                            Total                           Total
       Proyek             Negara      Total Nilai yang                     Total Nilai yang
                                                              Nilai yang                       Nilai yang   Total Nilai yang   Nilai yang
       Project            Country       Dihasilkan                         DihasilkanTotal
                                                           Didistribusikan                  Didistribusikan DihasilkanTotal Didistribusikan
                                        Total Value                             Value
                                                             Total Value                      Total Value   Value Generated   Total Value
                                        Generated                            Generated
                                                             Distributed                      Distributed                     Distributed
PT Bukit Makmur
                         Indonesia           1.353             1.333               1.228                  1.328            1.037                    1.139
Mandiri Utama
BUMA Australia Pty.
                         Australia           515                507                525                    530               410                     443
Ltd.
Atlantic Carbon
                            USA                -                 -                  35*                    42*              64                       93
Group, Inc
(*) = dalam 6 bulan sejak selesainya akuisisi ACG | In 6 months from the completion of ACG acquisition


 Perbandingan Target Dan Realisasi Produksi, Pendapatan, dan Laba/Rugi, Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
 Comparison of Production Targets and Performance, Revenue, and Profit/Loss, Consolidated
 [OJK F.2]
                       Perbandingan Target dan Realisasi             Perbandingan Target dan Realisasi
                                                                                                              Perbandingan Target dan
                                Produksi (bcm)*                           Pendapatan (Juta USD)
                                                                                                          Realisasi Laba/Rugi (Juta USD)**
      Tahun           Comparison of Production Targets and        Comparison of Target and Actual Revenue
                                                                                                             Profit/Loss (US$ Million)**
       Year                   Performance (bcm)*                               (US$ Million)
                          Target                Realisasi                 Target                   Realisasi               Target              Realisasi
                          Target               Realization                Target                  Realization              Target             Realization
      2023              530 – 630                    621               1.525 – 1.675                   1.833              335 – 390                  412
      2024              530 – 580                    545               1.725 – 1.825                   1.756              300 – 350                  314
      2025               440 - 470                   439               1.500 – 1.600                   1.480              160 - 210                  175

* Berdasarkan volume pengupasan tanah penutup. | Based on volume of overburden removal.
** Berdasarkan EBITDA..| Based on EBITDA.




                                        2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                         85
Page 88
                      Dampak Ekonomi
                      Economic Impact



                      Perseroan telah menilai signifikansi geografis dari             The Company has assessed the geographic
                      penciptaan dan distribusi nilai ekonominya, dan                 significance of its economic value generation and
                      menetapkan Indonesia, Australia, dan Amerika                    distribution and identified Indonesia, Australia, and
                      Serikat sebagai pasar-pasar yang paling signifikan,             the United States as its most significant markets,
                      berdasarkan jumlah aset, tenaga kerja, dan                      based on its asset base, workforce size, and presence
                      keberadaan operasional pelanggannya.                            of its customers operation.

                      Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan               Economic value generated and distributed is
                      disajikan secara terkonsolidasi, yang mencerminkan              presented on a consolidated basis, reflecting the
                      integrasi aspek-aspek operasional, pembiayaan,                  highly integrated nature of the Company’s operations,
                      pengadaan, dan layanan bersama (shared services) di             financing arrangements, procurement activities,
                      berbagai yurisdiksi. Karena alur keuangan ini dikelola          and shared services across jurisdictions. As these
Tata Kelola
         Governance




                      secara terpusat dan seringkali saling terhubung,                economic flows are managed centrally and are often
                      penyajian data ekonomi yang terkonsolidasi dapat                interdependent, a consolidated presentation provides
                      memberikan representasi yang lebih akurat dan                   a more accurate and meaningful representation of the
                      bermakna mengenai kinerja ekonomi Perseroan                     Company’s overall economic performance.
                      secara keseluruhan.

                      Pada tahun 2025, Perseroan mencapai kemajuan                    In 2025, the Company advanced a range of ESG
                      dalam serangkaian inisiatif ESG yang menjadi                    initiatives that represented foundational steps toward
                      langkah awal untuk membawa Perseroan menuju                     broader, company-wide sustainability transformation.
                      transformasi keberlanjutan yang lebih luas. Inisiatif-          These efforts included the completion of a greenhouse
                      inisiatif ini antara lain penyelesaian studi dasar              gas (GHG) emissions baseline study covering
                      (baseline) emisi GRK yang mencakup operasional di               operations in the United States, the implementation
                      Amerika Serikat, implementasi inisiatif pengurangan             of site-specific carbon reduction initiatives at its two
                      karbon berbasis lokasi di dua lokasi site Perseroan             largest long-term sites in Indonesia, the completion
                      dengan kontrak jangka panjang terbesar di Indonesia,            of a social impact framework, and the completion of
                      penyelesaian kerangka kerja dampak sosial, dan                  a climate transition risk and opportunity assessment
                      penyelesaian penilaian risiko dan peluang transisi              for the first time. Collectively, these initiatives are
                      iklim untuk pertama kalinya. Secara keseluruhan,                expected to inform and guide the Company’s future
                      inisiatif-inisiatif ini diharapkan dapat memandu                strategy in progressing toward its long-term ESG
                      strategi Perseroan ke depan dalam mencapai tujuan               objectives. Further information on these initiatives is
                      ESG jangka panjangnya. Informasi lebih lanjut                   presented across the relevant ESG topics within this
                      mengenai inisiatif-inisiatif ini disajikan di seluruh           report. [OJK F.3]
                      topik ESG yang berkaitan di dalam laporan ini. [OJK
                      F.3]

                      Sebagai bagian dari komitmennya dalam mengelola                 As part of its commitment to managing its
                      dampak     lingkungan,   Perseroan     menanggung               environmental impact, the Company incurred
                      pengeluaran lingkungan sebesar USD 6.133.387,26                 environmental expenditures totaling USD 6,133,387.26
                      untuk mendukung pengelolaan lingkungan di sekitar               to support the management of environments
                      operasionalnya. Biaya-biaya ini mencakup kegiatan               surrounding its operations. These costs encompassed
                      seperti pengelolaan limbah dan air, pelatihan                   activities such as waste and water management,
                      lingkungan, pemantauan lingkungan, dan upaya                    environmental training, environmental monitoring,
                      pengelolaan lingkungan yang lebih luas. [OJK F.4]               and broader environmental management efforts. [OJK
                                                                                      F.4]




              86                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 89
                                                                                                Dampak Ekonomi
                                                                                                      Economic Impact



KONTRIBUSI PADA PENDAPATAN NASIONAL                                CONTRIBUTING TO NATIONAL INCOME
[GRI 201-4] [GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3]                    [GRI 201-4] [GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3]
[GRI 207-4]                                                        [GRI 207-4]

Pajak merupakan sumber pendanaan utama bagi                        Taxes constitute a key source of funding for national
program-program pembangunan nasional. Di                           development programs. In Indonesia, where the
Indonesia, dimana kantor pusat Perseroan berada,                   Company is headquartered, tax revenues represent
pendapatan dari pajak mewakili sekitar 70% dari                    approximately 70% of the State Budget (APBN),
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),                     alongside Non-Tax State Revenue (PNBP) derived
di samping Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)                    from natural resources and state asset management.
yang berasal dari sumber daya alam dan pengelolaan                 As a responsible corporate entity, the Company
aset negara. Sebagai entitas yang bertanggung jawab,               is committed to fulfilling its tax obligations and
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban                     complying with all applicable tax laws, while upholding
perpajakannya dan mematuhi seluruh peraturan                       high standards of integrity and continuously aligning
perpajakan yang berlaku, sambil menjunjung tinggi                  its practices with prevailing laws and regulatory
standar integritas dan terus menyelaraskan praktik-                requirements.
praktiknya dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.

Pengawasan terkait isu-isu perpajakan dipimpin oleh                Oversight of tax matters is led by the President
Direktur Utama dan didukung oleh Direktur Keuangan.                Director, supported by the Chief Financial Officer, who
Direktur Utama dan Direktur Keuangan bertanggung                   are accountable for managing tax compliance and
jawab atas pengelolaan kepatuhan perpajakan dan                    reviewing the tax strategy. The strategy is reviewed
peninjauan strategi perpajakan. Strategi ini ditinjau              whenever the Government issues new or revised tax
setiap kali Pemerintah menerbitkan peraturan                       regulations may impact the Company’s operations.
perpajakan baru atau melakukan revisi ke peraturan
yang sudah ada dan dapat menimbulkan dampak
pada operasional Perseroan.

Perseroan menjaga komunikasi yang terbuka dengan                   The Company maintains open communication
otoritas perpajakan dan senantiasa berkonsultasi                   with tax authorities and consults with tax offices or
dengan kantor pajak atau konsultan pajak eksternal                 external tax consultants, particularly when new tax
apabila dibutuhkan, khususnya ketika peraturan                     regulations are introduced. Where tax regulations
perpajakan baru diperkenalkan. Apabila peraturan                   have operational implications, internal assessments
perpajakan memiliki implikasi operasional, penilaian               are conducted, including discussions with tax
internal akan dilakukan, termasuk diskusi dengan                   consultants, industry associations, and relevant
konsultan pajak, asosiasi industri, dan otoritas terkait.          authorities. When clarification is required on specific
Ketika diperlukan klarifikasi mengenai transaksi                   transactions, the Company corresponds directly with
tertentu, Perseroan berkomunikasi langsung dengan                  tax authorities and implements the guidance received.
otoritas perpajakan dan menerapkan panduan terkait                 The Company does not engage in tax-related public
dari otoritas terkait. Perseroan tidak terlibat dalam              policy advocacy.
advokasi kebijakan publik terkait perpajakan.

Risiko perpajakan diidentifikasi, dimitigasi, dan                  Tax risks are identified, mitigated, and monitored
dipantau melalui Risk and Control Matrix (RCM).                    through the Risk and Control Matrix (RCM), which
Melalui RCM, Perseroan menetapkan langkah-                         establishes structured control measures to support
langkah pengendalian terstruktur untuk mendukung                   effective tax governance. The effectiveness of the
tata kelola perpajakan yang efektif. Efektivitas tata              Company’s tax governance and control framework is
kelola perpajakan dan kerangka kerja pengendalian                  evaluated through periodic reviews of tax compliance.
Perseroan dievaluasi melalui tinjauan berkala atas                 In addition, outcomes from tax audits and tax dispute
kepatuhan perpajakan. Selain itu, hasil dari audit pajak           resolution processes with tax authorities are used as




                                  2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                87
Page 90
                      Dampak Ekonomi
                      Economic Impact



                      dan proses penyelesaian sengketa pajak dengan                  inputs for continuous improvement of the Company’s
                      otoritas perpajakan digunakan sebagai masukan                  tax governance framework.
                      untuk peningkatan kualitas kerangka kerja tata kelola
                      perpajakan Perseroan.

                      Pengungkapan     perpajakan     Perseroan     harus            The Company’s tax disclosures are subject to internal
                      melewati proses peninjauan internal sebagai bagian             review processes as part of its overall governance
                      dari kerangka kerja tata kelola dan pengendalian.              and control framework. External assurance over tax-
                      Penjaminan eksternal atas pengungkapan terkait                 related disclosures is provided in conjunction with the
                      perpajakan dilakukan bersamaan dengan audit                    Company’s financial statement audits by independent
                      laporan keuangan Perseroan oleh auditor independen,            auditors, as part of the broader accounting and
                      sebagai bagian dari proses penjaminan akuntansi                financial reporting assurance process.
Tata Kelola
         Governance




                      dan pelaporan keuangan yang lebih luas.

                      Perseroan bekerja bersama otoritas perpajakan,                 The Company engages with tax authorities,
                      diwakili oleh departemen-departemen terkait dari               represented by the relevant departments of the Tax
                      Kantor Pajak, ketika timbul permasalahan mengenai              Office, when issues arise regarding the interpretation
                      interpretasi atau penerapan peraturan perpajakan.              or application of tax regulations. Engagement with
                      Hal ini mencakup pengajuan permohonan untuk                    tax authorities includes submitting applications for
                      fasilitas atau insentif perpajakan yang relevan dan            relevant tax facilities or incentives, where appropriate,
                      pelaksanaan konsultasi untuk memperoleh klarifikasi            and conducting consultations to obtain clarification
                      atas hal-hal terkait perpajakan.                               on tax-related matters.

                      Pada tahun 2025, Perseroan tidak menghadapi                    In 2025 the Company did not face any legal issues
                      permasalahan hukum apapun yang berkaitan dengan                related to taxation. As a result of losses incurred
                      perpajakan. Sebagai akibat dari kerugian yang terjadi          during the year, the Company was not subject to
                      selama tahun berjalan, Perseroan tidak dikenakan               corporate income tax in certain jurisdictions.
                      pajak penghasilan badan di yurisdiksi tertentu.

                      Perseroan menerima bantuan keuangan pemerintah                 The Company received limited government financial
                      yang terbatas selama periode pelaporan, yang hanya             assistance during the reporting period, consisting
                      terdiri dari pembebasan pajak di Indonesia. Pada               solely of tax relief in Indonesia. In FY 2025, the
                      Tahun Anggaran 2025, Perseroan mendapatkan                     Company benefited from a tax exemption on the
                      manfaat dari pembebasan pajak atas Natura dan                  Benefit-in-Kind received by employees in remote
                      Kenikmatan yang diterima oleh karyawan di daerah               areas (SKDT), with a total monetary value of USD
                      terpencil (SKDT). Total nilai moneter dari pembebasan          327,964.
                      pajak ini sebesar USD 327.964.

                      Tidak ada bantuan keuangan pemerintah yang                     No government financial assistance was received
                      diterima selama periode pelaporan di Australia,                during the reporting period in Australia, the United
                      Amerika Serikat, atau Singapura. Tidak ada entitas             States, or Singapore. Government entities were not
                      pemerintah dalam struktur kepemilikan saham                    present in the Company’s shareholding structure
                      Perseroan selama periode pelaporan. Untuk informasi            during the reporting period. For more information
                      lebih lanjut, laporan laba rugi Perseroan dapat                of the Tax Related details, income statement can be
                      ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025.                          found in the Company’s 2025 Annual Report.




              88                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 91
                                                                                               Dampak Ekonomi
                                                                                                     Economic Impact



MEMIMPIN DENGAN INOVASI                                           LEADING WITH INNOVATION

Pendekatan Manajemen                                              Management Approach
Sebagai kontraktor pertambangan batu bara,                        As a coal mining contractor, the Company aspires
Perseroan senantiasa berusaha untuk menjadi                       to be a world-class provider of responsible mining
penyedia solusi pertambangan dan energi berkelas                  and energy solutions, while generating sustainable
dunia yang bertanggung jawab, sembari menghasilkan                long-term value. This commitment is demonstrated
nilai jangka panjang yang berkelanjutan. Komitmen                 through a strong emphasis on delivering superior
ini diwujudkan melalui penekanan Perseroan pada                   customer service, supported by high standards of
pemberian layanan pelanggan yang unggul, didukung                 quality, technical expertise, and the adoption of
oleh standar kualitas yang tinggi, keahlian teknis, dan           advanced technologies.
adopsi teknologi canggih.

Inovasi berfungsi sebagai pendorong kritis bagi                   Innovation serves as a critical enabler for the Company
Perseroan dan pelanggannya untuk mencapai                         and its customers to achieve greater operational
efisiensi dan efektivitas operasional yang lebih                  efficiency and effectiveness, while simultaneously
besar, sekaligus mengelola risiko keselamatan dan                 managing occupational health and safety (OHS)
kesehatan kerja (K3) serta pengelolaan lingkungan                 and environmental risks in a sustainable manner.
secara berkelanjutan. Inovasi-inovasi yang tertanam               The innovations embedded within the Company’s
dalam operasional Perseroan didominasi oleh                       operations are predominantly technology-driven,
pendekatan berbasis teknologi dan memanfaatkan                    leveraging advanced information technology solutions
solusi teknologi informasi canggih untuk mendukung                to support safe, efficient, and responsible operations.
operasional yang aman, efisien, dan bertanggung
jawab.

Inisiatif Kami dalam Memanfaatkan Inovasi                         Our Initiatives In Harnessing Innovation –
– Didukung oleh Teknologi [F.26]                                  Powered By Technology [F.26]
Anak usaha Perseroan, khususnya BUMA Indonesia                    The Company’s operating companies, particularly
dan BUMA Australia, serta BTech (Anak perusahaan                  BUMA Indonesia and BUMA Australia, and BTech
Perseroan yang berfokus pada inovasi teknologi) terus             (the Company’s technology innovation arm)
berkolaborasi dalam transformasi digital Perseroan.               collaborated on the Company’s digital and analytics
Perseroan meyakini pentingnya kekuatan teknologi                  transformation. The Company believes in the power of
untuk menyediakan analitik dan wawasan yang                       technology to provide advanced analytics and insights
dapat memperkuat keandalan operasional, efektivitas               that strengthen operational reliability, workforce
tenaga kerja, kinerja keselamatan, dan efisiensi biaya            effectiveness, safety performance, and cost discipline
di seluruh operasional pertambangan Perseroan.                    across the Group’s mining operations. The Company
Perseroan memili tujuan untuk bertransisi menuju                  aims to transition toward a structured, data-driven
model operasi yang terstruktur dan berbasis data,                 operating model grounded in real-time visibility,
yang berlandaskan data real-time, tata kelola yang                standardized governance, and scalable architecture.
terstandarisasi, dan arsitektur yang dapat diperluas.

Analitik Operasional: Sistem Produksi BUMA                        Operational Analytics: BUMA Production
(BPS)                                                             System (BPS)
Sebagai bagian dari upayanya untuk memimpin                       As part of its effort to strengthen operational
dengan inovasi, Perseroan telah mengembangkan                     performance through innovation, the Company has
BUMA Production System (BPS), sebuah aplikasi                     developed the BUMA Production System (BPS), a
berbasis mobile dan web yang dirancang sebagai                    mobile and web-based application that functions as
menara kendali (control tower) dari operasi Perseroan.            an operational control tower. BPS was designed to
BPS dibangun untuk memenuhi kebutuhan akan                        address the need for better integration across people,
integrasi yang lebih baik antara sumber daya manusia,             processes, and equipment, while maintaining a strong
proses, dan peralatan, sembari menjaga fokus                      focus on cost-effectiveness. It provides real-time




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                89
Page 92
                      Dampak Ekonomi
                      Economic Impact



                      pada efektivitas biaya. Platform ini memungkinkan               visibility across all levels of operations, enabling faster
                      pemantauan real-time terhadap operasi Perseroan di              and more informed decision-making on the ground.
                      tiap tingkatan organisasi, dari Project Manager hingga
                      operator, sehingga memungkinkan pengambilan
                      keputusan yang lebih cepat dan berwawasan di
                      lapangan.

                      Sistem     ini    menyederhanakan         pemantauan            The system simplifies operational monitoring by
                      operasional dengan mengurangi proses manual                     reducing manual processes and improving the speed
                      serta meningkatkan kecepatan dan konsistensi                    and consistency of execution. By streamlining task
                      pelaksanaan. Melalui penyederhanaan penugasan,                  assignment, tracking, and escalation, BPS supports
                      pemantauan, dan eskalasi tugas, BPS mendukung                   more efficient field operations. In practice, it has
Tata Kelola
         Governance




                      operasi lapangan yang lebih efisien. Dalam                      improved coordination and accountability, enhanced
                      implementasinya, sistem ini telah meningkatkan                  equipment utilisation, and reduced idle time and fuel
                      koordinasi dan akuntabilitas, mengoptimalkan                    wastage—contributing to tighter cost control and
                      pemanfaatan peralatan, serta mengurangi waktu                   more disciplined operations.
                      menganggur dan pemborosan bahan bakar, sehingga
                      berkontribusi pada pengendalian biaya yang lebih
                      ketat dan operasional yang lebih disiplin.

                      Manajemen Aset & Penelitian dan                                 Asset Management & R&D: Component
                      Pengembangan:  Analitik Kesehatan                               Health Analytics (CHA)
                      Komponen (CHA)
                      Melalui BTech, Perseroan terus memajukan                        Through BTech, the Company continues to advance
                      kemampuan Manajemen Asetnya melalui analitik                    its Asset Management capability in 2025 through
                      operasional yang lebih mendalam beserta integrasi               deeper operational analytics, and tighter integration
                      yang lebih erat dengan Equipment Health Monitoring              with Equipment Health Monitoring Systems and
                      Systems dan Component Health Analytics. Platform-               Component Health Analytics. The platform digitizes
                      platform ini mendigitalisasi dan mengatur siklus                and governs the end-to-end maintenance lifecycle,
                      pemeliharaan dari hulu ke hilir, memperkuat                     strengthening control over maintenance execution,
                      pengendalian atas pelaksanaan pemeliharaan,                     planning, and performance monitoring across
                      perencanaan, dan pemantauan kinerja di seluruh                  operations.
                      operasional Perseroan.

                      Peningkatan utama difokuskan pada peningkatan                   Key improvements focused on better visibility and
                      visibilitas dan    disiplin    eksekusi,   termasuk             execution discipline, including backlog monitoring,
                      pemantauan backlog, penyempurnaan Digital                       enhancements to the Digital Maintenance Breakdown
                      Maintenance Breakdown Board, serta pengembangan                 Board, and web-based planning and forecasting
                      alat perencanaan dan proyeksi berbasis web. Sistem              tools. Equipment Health Monitoring Systems were
                      Equipment Health Monitoring juga diaktifkan kembali             also reactivated and refined to enable more detailed
                      dan disempurnakan untuk memungkinkan analisis                   component analysis and condition-based alerts.
                      komponen yang lebih rinci serta pemberian peringatan
                      berbasis kondisi.

                      Salah satu pencapaian penting adalah implementasi               A key milestone was the rollout of Component Health
                      model Component Health Analytics melalui kemitraan              Analytics models in partnership with Institut Teknologi
                      dengan Institut Teknologi Bandung. Model ini                    Bandung, covering selected equipment. These models
                      mendukung analisis tren, evaluasi potensi kegagalan,            support trend analysis, failure assessment, and
                      serta pengambilan keputusan berbasis kondisi,                   condition-based decision-making, helping improve




              90                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 93
                                                                                               Dampak Ekonomi
                                                                                                      Economic Impact



sehingga membantu meningkatkan ketersediaan                       equipment availability and optimise repair and
peralatan serta mengoptimalkan biaya perbaikan dan                maintenance costs.
pemeliharaan.

Manajemen Sumber Daya Manusia: ETAM                               People Management: Etam Kawa
KAWA
Melalui BTech, Etam Kawa terus berkembang                         Through BTech, Etam Kawa continues to evolve as
sebagai platform inti pengelolaan SDM BUMA                        BUMA Indonesia’s core people management platform,
Indonesia,    dengan     memperkuat       skalabilitas,           strengthening scalability, leadership visibility, and
visibilitas kepemimpinan, serta kesiapan analitik,                analytics readiness while reinforcing its Safe, Smart,
sekaligus meneguhkan filosofi Safe, Smart, and                    and Happy People philosophy. The platform supports
Happy People. Platform ini mendukung transformasi                 structured behaviour transformation, mission-based
perilaku yang terstruktur, pelaksanaan berbasis                   execution, and performance monitoring, helping align
misi, serta pemantauan kinerja, sehingga membantu                 frontline activities with operational priorities.
menyelaraskan aktivitas lini terdepan dengan prioritas
operasional.

Pada tahun 2025, pengembangan difokuskan                          In 2025, enhancements focused on increasing
pada peningkatan partisipasi, serta memperkuat                    participation, and improving monitoring of behaviour
pemantauan perilaku dan kinerja di seluruh tim.                   and performance across teams. Leadership visibility
Visibilitas kepemimpinan juga semakin ditingkatkan                was further strengthened through mobile features and
melalui fitur mobile dan dashboard khusus yang                    a dedicated dashboard, providing detailed insights
menyediakan wawasan mendalam terkait kehadiran,                   into attendance, safety performance, fatigue, and
kinerja keselamatan, tingkat kelelahan, serta                     coaching history. These improvements enable more
riwayat pembinaan. Peningkatan ini memungkinkan                   targeted oversight and support better-informed
pengawasan yang lebih terarah dan mendukung                       decisions on team readiness and performance.
pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait
kesiapan dan kinerja tim.

Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan:                           Safety, health and enviroment: iCheck
iCheck
Perusahaan      terus    mengembangkan        Sistem              The Company advanced the iCheck Safety
Manajemen Keselamatan iCheck untuk memperkuat                     Management System to strengthen proactive risk
pengendalian risiko secara proaktif, akuntabilitas                control, leadership accountability, and data-driven
kepemimpinan,      serta  penerapan     manajemen                 safety management across operations. As a unified
keselamatan berbasis data di seluruh operasi.                     and scalable platform, iCheck integrates key safety
Sebagai platform yang terintegrasi dan skalabel,                  processes, including hazard identification, risk
iCheck menggabungkan proses-proses keselamatan                    assessment, inspections, and incident management
utama, termasuk identifikasi bahaya, penilaian risiko,            with structured investigation and follow-up tracking.
inspeksi, serta manajemen insiden yang dilengkapi
dengan investigasi terstruktur dan pemantauan
tindak lanjut.

Sepanjang tahun berjalan, pengembangan difokuskan                 Enhancements during the year focused on improving
pada peningkatan visibilitas dan kemudahan                        visibility and usability, with upgraded dashboards
penggunaan, melalui pembaruan dashboard dan                       and mobile features to support adoption at the
fitur mobile guna mendorong adopsi di lini terdepan.              frontline. These capabilities enable more consistent
Kapabilitas ini memungkinkan pemantauan yang                      monitoring, better traceability of safety activities, and
lebih konsisten, peningkatan keterlacakan aktivitas               timely escalation of risks. As a result, iCheck supports




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  91
Page 94
                      Dampak Ekonomi
                      Economic Impact



                      keselamatan, serta eskalasi risiko yang lebih tepat            more disciplined safety execution and reinforces a
                      waktu. Dengan demikian, iCheck mendukung                       structured, data-driven approach to safety leadership
                      pelaksanaan keselamatan yang lebih disiplin serta              across operational levels.
                      memperkuat pendekatan kepemimpinan keselamatan
                      yang terstruktur dan berbasis data di seluruh tingkat
                      operasional.

                      Peningkatan yang dilakukan pada tahun 2025                     The 2025 enhancements mark meaningful progress
                      mencerminkan kemajuan yang signifikan menuju                   toward a more integrated and analytics-driven
                      model operasi yang lebih terintegrasi dan berbasis             operating model, where asset performance, workforce
                      analitik, di mana kinerja aset, efektivitas tenaga             effectiveness, and safety risk control are managed in
                      kerja, serta pengendalian risiko keselamatan dikelola          a coordinated and systematic manner. By reinforcing
Tata Kelola
         Governance




                      secara terkoordinasi dan sistematis. Dengan                    digital infrastructure and strengthening analytics
                      memperkuat infrastruktur digital serta kapabilitas             capabilities across all streams, the Company
                      analitik di seluruh lini, Perseroan telah membangun            has established a scalable foundation to support
                      fondasi yang skalabel untuk mendukung pencapaian               operational excellence.
                      keunggulan operasional.




              92                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 95
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
Anti-corruption and Compliance


Komitmen terhadap praktik anti-penipuan, anti-                   Commitments to anti-fraud, anti-bribery, and
penyuapan, dan anti-korupsi, serta kepatuhan                     anti-corruption practices, as well as compliance
terhadap peraturan perundang-undangan yang                       with applicable laws and regulations, are central
berlaku, merupakan elemen-elemen utama dari                      elements of the Company’s Code of Conduct and are
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Perseroan serta                fundamental to achieving sustainable governance. By
menjadi landasan utama dalam mewujudkan tata                     maintaining high ethical standards and transparency
kelola yang berkelanjutan. Dengan mempertahankan                 across operations, the Company promotes a culture
standar etika yang tinggi dan transparansi di                    of integrity and accountability. These efforts help
seluruh kegiatan operasional, Perseroan mendorong                reduce ethical and corruption-related risks while
terbentuknya budaya integritas dan akuntabilitas.                strengthening stakeholder trust and confidence.
Upaya-upaya ini membantu mengurangi risiko terkait               The Code of Conduct also reflects the Company’s
etika dan korupsi sekaligus memperkuat kepercayaan               commitment to respect internationally recognized
para pemangku kepentingan terhadap Perseroan.                    human rights, including fundamental labour rights,
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis juga mencerminkan              and applied across its operations and business
komitmen Perseroan untuk menghormati hak asasi                   relationships in line with applicable international
manusia yang diakui secara internasional, termasuk               standards. As the Company advances its transition
hak-hak ketenagakerjaan yang mendasar, dan                       toward a more sustainable business model,
Perseroan menerapkan komitmen ini di seluruh                     strong anti-corruption measures and compliance
operasional serta hubungan bisnisnya sesuai dengan               frameworks remain critical to supporting long-term
standar internasional yang berlaku. Seiring dengan               operational performance and contributing to wider
kemajuan Perseroan dalam transisinya menuju model                social and environmental objectives.
bisnis yang lebih berkelanjutan, langkah-langkah
anti-korupsi yang kuat dan kerangka kerja kepatuhan
adalah komponen-komponen yang sangat penting
dalam mendukung kinerja operasional jangka panjang
Perseroan dan memungkinkan Perseroan untuk
berkontribusi pada tujuan sosial dan lingkungan.

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis serta kebijakan-               The Code of Conduct and related ethics, anti-fraud,
kebijakan terkait mengenai etika, anti-penipuan,                 bribery and corruption, and whistleblowing policies
penyuapan dan korupsi, serta kebijakan pelaporan                 described in this chapter were reviewed by the Ethics
pelanggaran yang diuraikan dalam bab ini telah                   Committee and approved by the Company’s President
ditinjau oleh Komite Etika dan disetujui oleh Direktur           Director, which represents the most senior level of
Utama Perseroan, yang merupakan tingkat tertinggi                governance within the Company and are reviewed at
dalam tata kelola Perseroan, dan ditinjau setidaknya             least every three years to ensure continued relevance
setiap tiga tahun untuk memastikan relevansi dan                 and effectiveness.
efektivitasnya yang berkelanjutan.

Selain itu, Perseroan juga mengambil tindakan dini               In addition, the Company applies a precautionary
dan proporsional untuk mencegah atau memitigasi                  approach in relevant areas of its operations, taking
potensi dampak negatif dari bagian-bagian                        early and proportionate action to prevent or mitigate
operasionalnya, khusunya apabila terdapat risiko                 potential adverse impacts where there is a reasonable
kerugian serius dan bahkan dalam situasi yang                    risk of serious harm, even in the absence of complete
memiliki ketidakpastian.                                         certainty.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                              93
Page 96
                      Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                      Anti-corruption and Compliance



                      ANTI-PENIPUAN, ANTI-PENYUAPAN, DAN                              ANTI-FRAUD, ANTI-BRIBERY, AND ANTI-
                      ANTI-KORUPSI                                                    CORRUPTION

                      Perseroan berkomitmen untuk mempertahankan                      The Company is committed to maintaining high
                      standar perilaku etis yang tinggi dan lingkungan kerja          standards of ethical conduct and a workplace free
                      yang bebas dari penipuan, penyuapan, dan korupsi.               from fraud, bribery, and corruption. To support this,
                      Untuk mendukung komitmen ini, Perseroan telah                   the Company has established an Anti-Fraud, Bribery
                      menetapkan Kebijakan Sistem Manajemen Anti-                     and Corruption Management System Policy, aligned
                      Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi, yang diselaraskan             with ISO 37001 principles and approved by the Board
                      dengan prinsip-prinsip ISO 37001 dan disetujui oleh             of Directors and senior management.
                      Direksi serta manajemen senior.
Tata Kelola
         Governance




                      Kebijakan ini menetapkan ekspektasi yang jelas                  This policy sets out clear expectations for both
                      mengenai perilaku individu maupun organisasi, sesuai            individual and organisational conduct, in line with
                      dengan nilai-nilai Perseroan dan praktik bisnis yang            the Company’s values and responsible business
                      bertanggung jawab di seluruh kegiatan operasional.              practices across all operations. It also establishes
                      Kebijakan ini juga membangun mekanisme                          a structured mechanism for reporting suspected
                      terstruktur untuk melaporkan dugaan pelanggaran,                misconduct, including cases involving subsidiaries,
                      termasuk kasus yang melibatkan anak usaha,                      employees, management, business partners, or other
                      karyawan, manajemen, mitra bisnis, atau pihak terkait           related parties, ensuring that concerns can be raised
                      lainnya, guna memastikan bahwa kekhawatiran dapat               and addressed consistently and appropriately.
                      disampaikan dan ditangani secara konsisten dan
                      tepat.

                      Implementasi kebijakan ini ditujukan untuk                      The implementation of this policy is intended to
                      menghasilkan beberapa hasil sebagaimana berikut:                deliver several core outcomes:
                      1. Membangun budaya etis: Dengan memitigasi                     1. Fostering an ethical culture: By mitigating
                          risiko yang berkaitan dengan penipuan dan                        risks associated with fraud and corruption,
                          korupsi, Perseroan memperkuat komitmennya                        the Company reinforces its commitment to
                          dalam mempertahankan budaya etis yang sehat.                     maintaining a healthy ethical culture, which is
                          Hal ini sangat penting bagi operasional bisnis                   critical for sustainable business operations.
                          yang berkelanjutan. Perseroan berkomitmen                        The Company aims to instil strong antifraud
                          menanamkan perilaku anti-penipuan yang                           behaviour among all employees, by enhancing
                          kuat di seluruh karyawan melalui sosialisasi                     awareness and commitment to ethical practices.
                          berkelanjutan serta penguatan komitmen
                          terhadap praktik etis.
                      2. Meningkatkan akuntabilitas: Kebijakan ini                    2.    Enhancing accountability: The policy increases the
                          meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran                         responsibility and awareness of all stakeholders
                          seluruh pemangku kepentingan mengenai                             regarding compliance with applicable procedures
                          kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan                         and regulations, to enforce clear accountability
                          yang berlaku, guna menegakkan akuntabilitas                       and responsibility of relevant partes in relation to
                          dan tanggung jawab yang jelas terkait dengan                      anti-corruption management.
                          manajemen anti-korupsi.
                      3. Menetapkan tanggung jawab yang jelas:                        3.    Establishing clear responsibilities: The Company
                          Perseroan menguraikan peran dan tanggung                          delineates roles and responsibilities for the
                          jawab dalam pencegahan, deteksi, respons, dan                     prevention, detection, response, and reporting
                          pelaporan penipuan, penyuapan, dan korupsi,                       of fraud, bribery and corruption, making the
                          sehingga proses-proses tersebut menjadi                           processes transparent and holding individuals
                          transparan dan individu-individu dapat dimintai                   accountable for their actions in line with good
                          pertanggungjawaban atas tindakan mereka                           governance practices.
                          sesuai dengan praktik tata kelola yang baik.




              94                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 97
                                                   Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                    Anti-corruption and Compliance




Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kebijakan               For more information of Anti-Fraud, Bribery,
Anti-Penipuan,   Anti-Penyuapan,   dan     Anti-              and Corruption Policy, please visit https://
Korupsi Perseroan, silakan kunjungi https://                  bumainternational.com/attachment/X7l1TB8YB4A.
bumainternational.com/attachment/X7l1TB8YB4A.                 pdf
pdf

MANAJEMEN ANTI-PENIPUAN,                                      ANTI-FRAUD, BRIBERY AND CORRUPTION
PENYUAPAN, DAN KORUPSI [GRI 2-23] [GRI                        MANAGEMENT [GRI 2-23] [GRI 205]
205]


                   Tahap Manajemen Anti-
       Pilar                                                                        Tujuan
                           Korupsi
       Pillar                                                                      Purpose
                   Stage of Anti-Corruption
                        Management


                                                        1.   Menerapkan program manajemen risiko anti-penipuan,
                                                             penyuapan, dan korupsi.
                                                        2.   Mendidik karyawan untuk memupuk kesadaran anti-
                                                             penipuan, penyuapan, dan korupsi.
                                                        3.   Bersama dengan Divisi Pengendalian Internal,
                                                             mengembangkan sistem pengendalian internal untuk
                                                             menangani risiko anti-penipuan, penyuapan, dan korupsi.
                        Pencegahan
        1.               Prevention
                                                        4.   Menerapkan tindakan-tindakan lain yang dianggap perlu
                                                             oleh Perseroan.


                                                        1. Implementing anti‑fraud, bribery and corruption risk
                                                           management program.
                                                        2. Educating employees to foster anti‑fraud, bribery and
                                                           corruption awareness.
                                                        3. Together with the Internal Control Division, developing an
                                                           internal control system to address anti‑fraud, bribery and
                                                           corruption risks.
                                                        4. Implementing other actions deemed necessary by the
                                                           Company.




                                                         Mengidentifikasi, menggali informasi, dan mengungkap
                                                         penipuan, penyuapan, atau korupsi dalam kegiatan bisnis
                                                         Perseroan melalui kebijakan WBS, pemeriksaan mendadak,

        2.
                                                         sistem pemantauan, investigasi, dan pelaporan.
                           Deteksi
                          Detection                      Identifying, extracting information and discovering fraud,
                                                         bribery or corruption in the Company’s business activities
                                                         through the Whistleblowing System (WBS) policy, surprise
                                                         audits, monitoring systems, investigations and reporting.




                                                         Menjatuhkan sanksi atas pelanggaran. Hal ini dapat
                                                         mencakup tindakan disipliner, termasuk surat peringatan,
                                                         hingga pemecatan atau pemutusan kontrak atas
        3.               Penegakan
                        Enforcement
                                                         pelanggaran yang dilakukan.
                                                         Imposing sanctions for committing, which may include
                                                         disciplinary actions, including warning letter to dismissal or
                                                         contract termination for misconduct.




                             2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  95
Page 98
                      Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                      Anti-corruption and Compliance




                                                                                 Memantau dan mengevaluasi tindakan-tindakan yang
                                         Pemantauan, tindak lanjut,              melanggar ketentuan serta menerapkan tindak lanjut yang
                                              dan pemulihan                      diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di

                            4.           Monitoring, follow up, and
                                                 recovery
                                                                                 masa mendatang.
                                                                                 Monitoring and evaluating contravening acts as well as
                                                                                 any necessary follow‑up improvements to prevent future
                                                                                 re‑occurrence.



                      Pada tahun 2025, Perseroan terus menjalankan                    In 2025, the Company maintained the socialization of
                      kegiatan sosialisasi kebijakan dan prosedur Sistem              its Anti-Fraud, Bribery and Corruption Management
                      Manajemen Anti-Penipuan, Penyuapan, dan Korupsi                 System policy and procedures to all employees,
                      kepada seluruh karyawan, termasuk para dewan                    including executives, using multiple communication
Tata Kelola
         Governance




                      eksekutif, melalui berbagai wadah komunikasi seperti            platforms such as periodic email communications,
                      komunikasi email berkala, portal web internal, poster,          the internal web portal, posters, videos, and other
                      video, dan media peningkatan kesadaran lainnya.                 awareness media. These awareness activities are
                      Kegiatan peningkatan kesadaran ini diikutsertakan               embedded into new employee induction programs
                      ke dalam program induksi karyawan baru dan                      and reiterated during routine re-inductions when
                      dilakukan kembali saat induksi rutin bagi karyawan              employees returned to work following leave,
                      yang kembali bekerja setelah cuti, guna mendukung               supporting the implementation of the Company’s
                      penerapan penuh dari kerangka kerja anti-penipuan,              anti-fraud, bribery, and corruption due diligence
                      penyuapan, dan korupsi Perseroan.                               framework.

                      Perseroan menunjukkan komitmennya terhadap                      The Company further demonstrated its commitment
                      praktik anti-penipuan dan anti-korupsi lebih                    to anti-fraud and anti-corruption practices by
                      lanjut dengan memperluas penerapan sosialisasi                  extending the socialization of these policies and
                      kebijakan dan prosedur ini kepada seluruh mitra                 procedures to all business partners within its
                      bisnis dalam operasionalnya di Indonesia. Hal ini               Indonesia operations. This was carried out through
                      dilaksanakan melalui korespondensi tertulis formal              formal written correspondence and incorporated into
                      dan diikutsertakan ke dalam proses tender.                      the tender process.

                      Dalam operasional Perseroan di Australia, kesadaran             Within the Company’s Australia operations, anti-
                      anti-penyuapan dan korupsi (Anti-Bribery and                    bribery and corruption (ABC) awareness is supported
                      Corruption/ABC) didukung melalui inisiatif sosialisasi          through employee socialization and education
                      dan pendidikan karyawan. Pelatihan mengenai                     initiatives. Training on the ABC policy and system
                      kebijakan dan sistem ABC merupakan bagian dari                  forms part of the induction process for new employees
                      proses induksi bagi karyawan baru dan diikuti oleh              and is supplemented by refresher training conducted
                      pelatihan ulang yang dilaksanakan setiap dua tahun              every two years.
                      sekali.




              96                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 99
                                                      Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                       Anti-corruption and Compliance



KINERJA ANTI-KORUPSI                                             ANTI-CORRUPTION PERFORMANCE
[GRI 205-1] [GRI 205-2] [GRI 205-3]                              [GRI 205-1] [GRI 205-2] [GRI 205-3]

Operasional yang dinilai atas Risiko Terkait                     Assessed Operations for Corruption
Korupsi [GRI 205-1]                                              Related Risks [GRI 205-1]
Di Indonesia, Perseroan mengintegrasikan penilaian               In Indonesia, the Company embedded corruption
risiko korupsi ke dalam kerangka kerja manajemen                 risk assessment within its overall operational risk
risiko operasionalnya secara keseluruhan. Integrasi              management framework. This integration enabled
ini memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi                the Company to pinpoint significant risk areas and
area-area risiko yang signifikan dan merancang                   design focused mitigation action plans. Management,
rencana aksi mitigasi yang sesuai. Manajemen                     supported by the risk management unit, closely
Perseroan, didukung oleh unit manajemen risiko,                  oversees the execution of these plans to confirm
secara ketat mengawasi pelaksanaan rencana-                      their effectiveness. In addition, the Company carries
rencana tersebut untuk memastikan efektivitasnya.                out surveys every 6 months involving employees and
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan survei                   business partners to identify and address potential
setiap 6 bulan untuk mengidentifikasi dan menangani              fraud and corruption risks. These actions demonstrate
potensi risiko penipuan dan korupsi dan melibatkan               the Company’s strong commitment to upholding high
karyawan serta mitra bisnis. Tindakan-tindakan ini               standards of integrity and ethical behaviour across
mencerminkan komitmen kuat Perseroan dalam                       the organization.
menjunjung tinggi standar integritas dan perilaku etis
yang tinggi di seluruh organisasi.

Di Australia, BUMA Australia terus melakukan                     In Australia, BUMA Australia consistently evaluates
evaluasi risiko korupsi melalui penilaian risiko,                corruption risks through risk assessments, risk
dokumentasi risiko, serta audit internal dan                     documentation, and both internal and external
eksternal. Sebagai bagian dari kegiatan manajemen                audits. As part of BUMA Australia’s risk management
risiko BUMA Australia, pengadaan dan manajemen                   activities, procurement and contract management
kontrak diidentifikasi sebagai area dengan paparan               were identified as areas with high exposure to bribery,
yang tinggi terhadap risiko penyuapan, korupsi, dan              corruption, and fraud risks. To mitigate these risks,
penipuan. Untuk memitigasi risiko-risiko ini, BUMA               BUMA Australia applies robust controls, including
Australia menerapkan sistem pengendalian yang                    transparent procurement practices, enhanced due
ketat, termasuk praktik pengadaan yang transparan,               diligence, and mandatory Code of Conduct, including
peningkatan uji tuntas, dan pelatihan wajib mengenai             ABC, training for employees. These measures support
Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis, termasuk                      the Company’s commitment to strong corporate
ABC, bagi karyawan. Langkah-langkah ini adalah                   governance and integrity throughout its operations.
bentuk komitmen Perseroan dalam mewujudkan                       The Company also undertakes audits and evaluations
tata kelola perusahaan dan integritas yang kuat di               of corruption risks across BUMA Australia’s activities.
seluruh kegiatan operasionalnya. Perseroan juga
melaksanakan audit dan evaluasi atas risiko korupsi
di seluruh kegiatan BUMA Australia.

Penilaian risiko korupsi dilakukan di seluruh                    Corruption risk assessments are conducted across
operasional Perseroan sebagai bagian dari proses                 the Company’s operations as part of its enterprise
manajemen risiko perusahaan. Sepanjang periode                   risk management processes. During the reporting
pelaporan, penilaian risiko korupsi dilaksanakan di              period, corruption risk assessments were undertaken
tingkat lokasi operasional, mencakup lokasi-lokasi               at the operational site level, covering locations where
di mana Perseroan memiliki kendali operasional,                  the Company exercises operational control, including
termasuk kantor, lokasi pertambangan, bengkel,                   offices, mining sites, workshops, and other operational




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                97
Page 100
                      Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                      Anti-corruption and Compliance



                      dan fasilitas operasional lainnya. Seluruh lokasi                facilities. All of the Company’s operational sites in
                      operasional Perseroan di Indonesia dan Australia                 Indonesia and Australia were assessed throughout
                      telah dinilai sepanjang tahun pelaporan.                         the reporting year.

                      Berdasarkan hasil penilaian tersebut, tidak ada risiko           Based on the outcomes of these assessments, no
                      korupsi yang signifikan yang ditemukan selama                    significant corruption risks were identified during
                      periode pelaporan. Perseroan terus menerapkan                    the reporting period. The Company continues to
                      pengendalian yang bersifat preventif, detektif, dan              apply preventive and detective controls, including
                      korektif, termasuk praktik pengadaan yang transparan,            transparent procurement practices, enhanced due
                      peningkatan uji tuntas, pelatihan karyawan mengenai              diligence, employee training on anti-bribery and
                      anti-penyuapan dan korupsi, serta pemantauan                     corruption, and ongoing monitoring through internal
                      berkelanjutan     melalui    pengendalian    internal,           controls and audits to maintain a strong control
Tata Kelola
         Governance




                      pelaksanaan audit dan whistleblowing system untuk                environment.
                      mempertahankan lingkungan pengendalian yang
                      kuat.

                      Kasus Korupsi dan Penipuan [GRI 205-3]                           Cases          of      Corruption    and      Fraud
                                                                                       [GRI 205-3]
                      Sebagai bagian dari komitmennya terhadap perilaku                As part of its commitment to ethical conduct
                      etis dan tata kelola yang baik, Perseroan menjalankan            and robust governance, the Company upholds
                      langkah-langkah yang menyeluruh untuk mencegah                   comprehensive measures to prevent and address
                      dan menangani penipuan, penyuapan, dan korupsi.                  fraud, bribery, and corruption, supported by active
                      Langkah-langkah ini didukung oleh mekanisme                      enforcement mechanisms.
                      penegakan yang aktif.

                      Perseroan telah menerima laporan kasus korupsi dan               The cases are received through Whistleblowing
                      pelanggaran etik melalui mekanisme WBS di seluruh                Mechanism throughout the Indonesia, Australia and
                      operasional Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat            United States operations. The total receiving cases
                      sepanjang tahun 2025. Total kasus yang diterima                  are as below:
                      adalah sebagai berikut:


                                         Uraian
                                                                               2023                        2024               2025
                                       Description
                       Jumlah Laporan Kasus Korupsi                             14                          26                  13
                       Number of Corruption Case Reports
                       Dalam Proses                                              2                           0                  0
                       On Process
                       Terselesaikan                                            12                          26                  13
                       Resolved


                      Pada tahun 2025, Perseroan telah mencatat adanya                 In 2025, the Company recorded 13 cases reported
                      13 kasus yang dilaporkan melalui WBS, di mana satu               through the whistleblowing system, of which one was
                      di antaranya telah terkonfirmasi sebagai insiden                 confirmed as a corruption incident. Appropriate action
                      korupsi. Tindakan yang tepat telah diambil, termasuk             was taken, including the termination of the employees
                      pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan yang                  involved.
                      terlibat.




              98                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 101
                                                        Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                         Anti-corruption and Compliance



Selain itu, di tingkat Grup, hasil-hasil berikut tercatat          In addition, at the Group level, the following outcomes
selama periode pelaporan:                                          were recorded during the reporting period:
• Tidak ada kontrak dengan mitra bisnis yang diputus              •    No contracts with business partners were
    atau tidak diperpanjang akibat pelanggaran terkait                  terminated or not renewed due to corruption-
    korupsi; dan                                                        related violations; and
•  Tidak ada kasus hukum publik yang berkaitan                    •    No public legal cases related to bribery or
    dengan penyuapan atau korupsi yang diajukan                         corruption were brought against the Company or
    terhadap Perseroan atau karyawannya selama                          its employees during the year.
    tahun pelaporan.

Peningkatan kinerja Perseroan dalam upaya anti-                    The strengthened performance in anti-corruption
korupsinya dapat dikaitkan dengan sosialisasi                      efforts is attributed to increased awareness and
dan meningkatnya kesadaran atas WBS, disertai                      socialisation of the whistleblowing system, together
dengan penanganan kasus yang cepat dan tegas,                      with prompt and decisive handling of reported cases,
serta peningkatan pengendalian internal dan                        as well as enhanced internal controls and compliance
program kepatuhan. Peningkatan-peningkatan ini                     programmes. These improvements demonstrate
menunjukkan efektivitas kerangka kerja anti-korupsi                the effectiveness of the Company’s reinforced anti-
Perseroan dan menegaskan kembali sikap Perseroan                   corruption framework and reaffirm its zero-tolerance
yang tidak mentoleransi korupsi dalam bentuk                       stance toward corruption in any form.
apapun.

Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan                             Compliance to Law and Regulation
Pada tahun 2025, Perseroan mempertahankan                          In 2025, the Company maintained its commitment to
komitmennya untuk mematuhi seluruh peraturan                       complying with all applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku. Selama tahun                      During the year, neither the Company, the Board
berjalan, baik Perseroan, Direksi, maupun anggota                  of Directors, nor the members of the Board of
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam prosesi                       Commissioners were involved in any material legal
hukum yang material dan yang dapat berdampak                       proceedings that could have adversely affected
negatif terhadap operasional atau posisi keuangan                  the Company’s operations or financial position.
Perseroan. Untuk mendukung kepatuhan, Perseroan                    This outcome demonstrates the effectiveness of
mengimplementasikan langkah-langkah proaktif,                      the Company’s governance framework and risk
termasuk penilaian risiko hukum secara berkala dan                 management approach in reducing legal exposure.
pelatihan bagi Dewan serta karyawan mengenai                       To support compliance, the Company implemented
peraturan perundang-undangan yang relevan, yang                    proactive measures, including regular legal risk
disampaikan oleh fungsi internal yang sesuai.                      assessments and ongoing training for the Board
                                                                   and employees on relevant laws and regulatory
                                                                   requirements, delivered by the appropriate internal
                                                                   functions.

Kinerja Terkait Kepatuhan [GRI 2-27]                               Compliance Related Performance [GRI 2-27]
Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal yang                 The Company has put in place an Internal Audit
bertanggung jawab untuk menerima, mengelola,                       Unit that is responsible for receiving, managing, and
dan menangani laporan WBS serta laporan dugaan                     addressing whistleblowing reports as well as other
pelanggaran lainnya. Setelah laporan diterima, Unit                reports of alleged misconduct. Once a report is
tersebut melakukan tinjauan menyeluruh untuk                       received, the Unit carries out a comprehensive review
menilai kebenaran dan akurasinya. Apabila terdapat                 to assess its validity and accuracy. Where there is
bukti awal yang memadai yang menandakan                            adequate preliminary evidence suggesting a potential
adanya potensi pelanggaran, maka investigasi                       breach, the investigation will continue; however, if the




                                  2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 99
Page 102
                       Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                       Anti-corruption and Compliance



                       akan dilanjutkan; namun, jika bukti dianggap tidak                    evidence is considered insufficient or not credible,
                       mencukupi atau tidak kredibel, proses tersebut akan                   the process will be discontinued. If the investigation
                       dihentikan. Jika investigasi membuktikan kebenaran                    substantiates the report, the results are submitted
                       laporan tersebut, hasilnya disampaikan kepada                         to the Board of Directors for further action, including
                       Direksi untuk ditindak lebih lanjut. Tindakan lanjut                  the determination and application of sanctions in
                       dapat termasuk penetapan dan penerapan sanksi                         accordance with applicable regulations and the
                       sesuai dengan peraturan yang berlaku dan Perjanjian                   Collective Labor Agreement (CLA). This mechanism
                       Kerja Bersama (PKB). Mekanisme ini mendukung                          supports compliance with laws and regulations
                       kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                       related to ethical behaviour within the organization.
                       yang berkaitan dengan perilaku etis dalam organisasi.                 The enforcement of sanctions and resolution of
                       Penegakan sanksi dan penyelesaian pelanggaran                         violations are undertaken in line with the Company’s
                       dilaksanakan sesuai dengan peraturan internal                         internal regulations and the relevant laws of the
Tata Kelola
         Governance




                       Perseroan dan hukum yang berlaku di yurisdiksi                        jurisdiction in which the breach occurs.
                       tempat terjadinya pelanggaran.

                       Selain itu, melalui Unit Audit Internal dan Komite                    In addition, through the Internal Audit Unit and the
                       Etik, Perseroan secara aktif menerapkan upaya-                        Ethics Committee, the Company actively implements
                       upaya preventif untuk memitigasi pelanggaran etika.                   preventive efforts to mitigate ethical violations. These
                       Inisiatif-inisiatif ini mencakup program sosialisasi                  initiatives include awareness programs targeted at
                       yang ditujukan kepada para badan eksekutif dan                        executives and all employees to strengthen ethical
                       seluruh karyawan untuk memperkuat kesadaran                           awareness and reinforce appropriate conduct, thereby
                       etis dan memperkokoh perilaku yang tepat diantara                     promoting and sustaining a culture of integrity across
                       anggota Perseroan, sehingga mendorong dan                             the organization.
                       mempertahankan budaya integritas di seluruh
                       organisasi.

                       Aktivitas yang dilaporkan dapat diuraikan ke dalam                    The report activities can be broken down into several
                       beberapa topik, antara lain:                                          topics including:




                        Tuduhan Hubungan Tidak
                          Pantas di Lingkup Kerja
                       Discriminatioan/Intimidate
                                 (1 Kasus | Case)   7,7%
                                Pernyataan Palsu
                                                                                                                              15,4%
                                                                                                                              Pemerasan
                            Date/False Statement
                                 (1 Kasus | Case)
                                                    7,7%                                                                      Discriminatioan/Intimidate
                                                                                                                              (2 Kasus | Case)
                                        Keluhan
                                       Gambling     7,7%
                                                                                     Kategori
                                 (1 Kasus | Case)
                                                                    61,5%          Pelanggaran
                      Penyalahgunaan Wewenang
                                                                                   Misconduct
                                                                                                          38,5%               15,4%
                                Information Leak
                                 (1 Kasus | Case)
                                                    7,7%                                                                      Penyalahgunaan Aset
                                                                                    Category                                  Asset Misappropriation
                                       Perjudian                                                                              (2 Kasus | Case)
                           Breach Confidentiality
                                (1 Kasus | Case)
                                                    7,7%
                          Langgaran Kerahasiaan
                           Breach Confidentiality
                                                    7,7%                                                                      7,7%
                                (1 Kasus | Case)                                                                              Penipuan
                                                                                                                              Scamming
                                      Pelecehan                                                                               (1 Kasus | Case)
                              Sexual Harassment     7,7%
                                 (1 Kasus | Case)

                                                                                     Etika        Penipuan
                                                                                     Ethic        Fraud




          100                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 103
                                                       Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                        Anti-corruption and Compliance



Pelanggaran signifikan diidentifikasi apabila terjadi             Significant instances of non-compliance are identified
pelanggaran   terhadap     peraturan    perundang-                where confirmed breaches of applicable laws or
undangan yang berlaku dan mengakibatkan tindakan                  regulations result in formal enforcement actions,
penegakan yang formal. Tindakan ini termasuk sanksi               including sanctions or fines imposed by authorities.
atau denda yang dijatuhkan oleh pihak berwenang.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat nol                      Throughout 2025, the Company recorded zero
insiden pelanggaran signifikan terhadap peraturan                 significant instances of non-compliance with
perundang-undangan yang berlaku, dan tidak ada                    applicable laws and regulations, and no fines or non-
denda atau sanksi non-moneter yang dijatuhkan oleh                monetary sanctions were imposed by capital market
otoritas pasar modal atau badan regulasi lainnya.                 authorities or other regulatory bodies.

Pelaporan Kepatuhan             Lingkungan           dan          Environment and               Social    Compliance
Sosial [OJK F.16]                                                 Reporting [OJK F.16]
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban                    The Company demonstrates a strong commitment to
lingkungan dan sosialnya. Perseroan telah                         upholding its environmental and social obligations.
menyiapkan berbagai mekanisme komunikasi                          The Company has set up various communication
untuk mengelola dan menanggapi isu-isu yang                       mechanisms to manage and respond to concerns that
dapat berdampak negatif terhadap lingkungan atau                  may adversely affect the environment or surrounding
komunitas sekitar. Para pemangku kepentingan                      communities. Stakeholders are able to raise
dapat menyampaikan informasi, umpan balik, atau                   information, feedback, or complaints regarding the
pengaduan mengenai kinerja lingkungan dan sosial                  Company’s environmental and social performance
Perseroan melalui saluran-saluran berikut:                        through the following channels:
1.   Kegiatan Keterlibatan Rutin: Tim Hubungan                    1. Routine Engagement Activities: The External
     Eksternal (External Relations/ER) di setiap lokasi                Relations (ER) team at each of the Company’s
     kerja Perseroan di Indonesia secara proaktif                      job sites in Indonesia proactively engages
     melibatkan komunitas lokal, setidaknya setiap                     with local communities, at least on quarterly
     kuartal, untuk membangun hubungan yang kuat                       basis, fostering strong relationships and open
     dan komunikasi yang terbuka. Pengaduan dan                        communication. Complaints and expectations
     harapan dari komunitas dikumpulkan selama                         from the community are collected during these
     keterlibatan rutin ini, yang dikenal sebagai                      routine engagements, known as “Anjangsana,”
     “Anjangsana”, maupun melalui korespondensi                        as well as through written correspondence.
     tertulis. Umpan balik dan pengaduan dari para                     Feedback and complaints from stakeholders are
     pemangku kepentingan ditangani secara tepat                       addressed appropriately according to established
     sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan dan                 priorities and current circumstances, always
     kondisi yang ada. Penanganan umpan balik dan                      with a commitment to fairness and justice for all
     pengaduan dipandu oleh komitmen Perseroan                         parties involved.
     pada keadilan dan kejujuran bagi semua pihak
     yang terlibat.


     Selain   kegiatan     “Anjangsana”,  tim   ER                     In addition to “Anjangsana” activities, the ER team
     melaksanakan konsultasi yang melibatkan                           conducts consultations that involve the broader
     komunitas yang lebih luas, termasuk kelompok                      community, including vulnerable groups. This
     rentan. Proses ini dilaksanakan sesuai dengan                     process is implemented in accordance with the
     Prosedur Operasi Standar (SOP) yang berkaitan                     Standard Operating Procedure (SOP) related to
     dengan keterlibatan pemangku kepentingan,                         stakeholder engagement, ensuring that diverse
     untuk memastikan bahwa beragam perspektif                         perspectives are considered in decision-making.
     dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 101
Page 104
                      Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                      Anti-corruption and Compliance



                      2.   Whistleblowing Platform: Perseroan menyediakan             2.   Whistleblowing Platform: The Company provides
                           WBS di Indonesia dan layanan penanganan                         a whistleblowing platform in Indonesia and
                           pengaduan eksternal di Australia sebagai saluran                an external complaint handling services in
                           tambahan untuk menyampaikan pengaduan                           Australia as additional channels for submitting
                           yang berkaitan dengan pemangku kepentingan                      complaints related to external stakeholders and
                           eksternal dan karyawan. Hal ini memberikan para                 employees. This allows stakeholders to have
                           pemangku kepentingan berbagai saluran untuk                     multiple avenues to voice concerns regarding
                           menyuarakan kekhawatiran mereka mengenai                        environmental performance and related issues.
                           kinerja lingkungan dan isu-isu terkait.

                      Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima              During the reporting period, the Company did
                      pengaduan apapun yang berkaitan dengan isu-isu                  not receive any complaint related to social or
Tata Kelola
         Governance




                      sosial atau lingkungan.                                         environmental matters.

                      Proses Mitigasi dan Pencegahan Anti-                            Anti-Bribery and Corruption Mitigation and
                      Penyuapan dan Korupsi [GRI 205-2]                               Prevention Process [GRI 205-2]
                      Salah satu faktor utama dari peningkatan kinerja anti-          A significant contributor to the Company’s
                      penipuan, penyuapan, dan korupsi Perseroan adalah               strengthened anti-fraud, bribery, and corruption
                      cakupannya yang melingkupi seluruh tenaga kerja                 performance is the broad and comprehensive
                      Perseroan. Perseroan mengomunikasikan kebijakan                 coverage across its workforce. The Company
                      dan prosedur anti-korupsinya kepada seluruh                     communicated its anti-corruption policies and
                      karyawan, menggunakan kombinasi dari komunikasi                 procedures to all employees, using a combination
                      email bagi karyawan Kantor Pusat dan sesi induksi               of email communications for Head Office personnel
                      tatap muka bagi karyawan lapangan yang kembali                  and in-person induction sessions for site-based
                      dari cuti yang terjadwal.                                       employees returning from scheduled leave.

                      Sebagai bagian dari proses orientasi, BUMA                      As part of the onboarding process, BUMA Australia
                      Australia mewajibkan seluruh karyawan baru untuk                requires all new employees to complete Code of
                      menyelesaikan pelatihan Pedoman Perilaku dan Etika              Conduct training, which includes ABC training. Online
                      Bisnis, yang mencakup pelatihan ABC. Pelatihan                  training was implemented for all employees starting
                      daring diterapkan bagi seluruh karyawan mulai tahun             in 2023 and refresher training is conducted every two
                      2023 dan pelatihan penyegaran dilaksanakan setiap               years.
                      dua tahun sekali.

                      Di Indonesia, Perseroan tidak menyelenggarakan                  In Indonesia, the Company did not conduct formal
                      pelatihan ABC yang formal bagi karyawan selama                  anti-bribery and corruption (ABC) training for
                      tahun 2025 berdasarkan pertimbangan manajemen                   employees during 2025 based on management’s
                      atas prioritas operasional selama periode pelaporan.            assessment of operational priorities during the
                      Sebagai gantinya, Perseroan berfokus pada                       reporting period. Instead, the Company focused on
                      sosialisasi kebijakan anti-penipuan, penyuapan, dan             communicating its anti-fraud, bribery, and corruption
                      korupsinya serta memperkuat kesadaran mengenai                  policies and reinforcing awareness of the Code
                      Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis dan WBS untuk                 of Conduct (CoC) and the Whistleblowing System
                      mendorong perilaku etis dan mendorong pelaporan                 (WBS) to promote ethical conduct and encourage
                      dugaan pelanggaran. Pelatihan Pedoman Perilaku                  the reporting of suspected violations. CoC training
                      dan Etika Bisnis telah diimplementasikan sebagai                has been implemented as part of new employees on-
                      bagian dari proses orientasi karyawan baru di tingkat           boarding process at headquarter level, and will be
                      kantor pusat, dan akan diperluas ke lokasi-lokasi               rolled out to the sites in 2026.
                      operasional pada tahun 2026.




          102                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 105
                                                              Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                             Anti-corruption and Compliance



Informasi mengenai perilaku yang diharapkan dari                       Information on expected standards of conduct
karyawan Perseroan serta mekanisme pelaporan                           and reporting mechanisms was communicated
pelanggaran telah dikomunikasikan kepada karyawan                      to employees through internal communications
melalui komunikasi internal dan proses orientasi.                      and onboarding processes. Business partners and
Mitra bisnis dan kontraktor juga dijelaskan mengenai                   contractors are similarly informed of the Company’s
ekspektasi etika Perseroan melalui ketentuan                           ethical expectations through contractual provisions,
kontraktual, pedoman etika pemasok, dan keterlibatan                   supplier codes of conduct, and ongoing engagement.
yang berkelanjutan.


Komunikasi Anti-Penipuan & Anti-Korupsi yang dilaksanakan pada tahun 2025
Anti-Fraud & Anti-Corruption communication conducted in 2025
                 Tugas/Proses
                                                Jan     Feb    Mar     Apr    May    Jun     Jul    Aug   Sep   Oct   Nov   Dec
                 Task/Process
Pembuatan katalog kampanye untuk 1 tahun
Set up campaigns catalogue for a year
Mendaftarkan dan meningkatkan program Anti-
Fraud Apprentice
Enroll and enhance Anti-Fraud Apprentice
Program
Mengabarkan COO & Menetapkan program
sosialisasi COC dan pemeriksaan kepatuhan di
2025
Updating COO & Setting COC escalation and
monitoring check in 2025
Pembuatan register Risiko penipuan dari COC
Drafting Fraud Risk Register from COC
Melakukan Analisa Iklim Etis
Conducting Ethical Climate Analysis
Penyelidikan tepat waktu
Timely Investigations




Dedikasi Perseroan terhadap perilaku bisnis yang                       The Company’s dedication to ethical business
etis tidak hanya berlaku pada kegiatan internalnya,                    conduct applies not only to its internal activities but
tetapi juga pada hubungannya dengan mitra bisnis.                      also to its relationships with business partners. In its
Dalam interaksinya dengan pemasok, Perseroan                           interactions with suppliers, the Company consistently
secara konsisten mengomunikasikan kebijakan anti-                      communicated the policy on anti-fraud and anti-
penipuan dan anti-korupsi. Dalam operasionalnya                        corruption. Within its Indonesia operations, all
di Indonesia, seluruh pemasok diwajibkan untuk                         suppliers are required to submit a signed statement
menyerahkan surat pernyataan yang ditandatangani                       letter confirming their commitment to anti-fraud and
yang mengonfirmasi komitmen mereka terhadap                            anti-corruption principles, which are in alignment with
prinsip-prinsip anti-penipuan dan anti-korupsi,                        the Company’s policies.
selaras dengan kebijakan Perseroan.

Di      Australia,   BUMA       Australia    telah                     In Australia, BUMA Australia has implemented a
mengimplementasikan sistem manajemen vendor                            vendor management system that requires all suppliers
yang mewajibkan seluruh pemasok untuk mengisi                          to complete a comprehensive questionnaire, which
kuesioner komprehensif, yang mencakup:                                 includes:
a. jaminan yang berkaitan dengan sistem pelatihan                     a. assurances relating the supplier’s systems
    pemasok dan proses penilaian risiko internal                            training and internal risk assessment process for
    untuk penyuapan dan penipuan;                                           bribery and fraud;
b. pengungkapan benturan kepentingan;                                  b. disclosure of any conflicts of interest;
c. pengungkapan hal-hal yang merugikan.                                c. disclosure of adverse matters.




                                      2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 103
Page 106
                      Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                      Anti-corruption and Compliance



                      Uji tuntas yang diperkuat dilaksanakan sebagai                  Enhanced due diligence is conducted as part of the
                      bagian dari proses orientasi pemasok untuk                      supplier onboarding process to identify any historical
                      mengidentifikasi setiap isu historis atau terkini yang          or current issues related to a supplier’s ethical
                      berkaitan dengan perilaku etis, reputasi, atau kondisi          behaviour, reputation, or overall standing. In addition,
                      keseluruhan pemasok. Selain itu, ketika BUMA                    when BUMA Australia enters into agreements using
                      Australia menandatangani perjanjian menggunakan                 its standard contract templates, all contracts include
                      kontrak standarnya, semua kontrak mencakup klausul              a comprehensive clause addressing ABC.
                      komprehensif yang mengatur ABC.

                      Berdasarkan     mekanisme-mekanisme      tersebut,              Building on these mechanisms, the Company’s
                      kebijakan dan prosedur anti-korupsi Perseroan                   anti-corruption policies and procedures were
                      dikomunikasikan kepada mitra bisnis di seluruh                  communicated to business partners across its
Tata Kelola
         Governance




                      operasionalnya di Indonesia dan Australia.                      operations in Indonesia and Australia. Communication
                      Komunikasi dilaksanakan berdasarkan jenis mitra                 was undertaken by type of business partner and
                      bisnis dan pemasok, dan diimplementasikan dengan                suppliers, and implemented in a manner appropriate
                      cara yang sesuai dengan sifat hubungan bisnis dan               to the nature of the business relationship and the
                      konteks operasional regional.                                   regional operating context.

                      PENGARUH KEBIJAKAN DAN KONTRIBUSI                               POLICY INFLUENCE AND POLITICAL
                      POLITIK [GRI 415-1]                                             CONTRIBUTIONS [GRI 415-1]

                      Sebagai penyedia jasa pertambangan multinasional,               The Company recognises the importance of
                      Perseroan menyadari pentingnya keterlibatan yang                responsible and transparent engagement in public
                      bertanggung jawab dan transparan dalam proses                   policy processes, particularly in shaping regulations
                      kebijakan publik, khususnya dalam pembentukan                   and standards relevant to the mining sector. BUMA’s
                      regulasi dan standar yang relevan dengan sektor                 public policy engagement is conducted in accordance
                      pertambangan. Keterlibatan Perseroan dalam                      with its overarching ethical and governance
                      kebijakan publik dilaksanakan sejalan dengan                    commitments, including the Company’s Group-wide
                      komitmen etika dan tata kelola yang menyeluruh,                 Code of Conduct and related internal policies. These
                      termasuk Kode Etik yang berlaku di seluruh Grup                 frameworks set clear expectations regarding integrity,
                      serta kebijakan internal terkait. Kerangka kerja ini            transparency, and compliance with applicable laws
                      menetapkan ekspektasi yang jelas terkait integritas,            and regulations in all external engagements.
                      transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan
                      perundang-undangan yang berlaku dalam seluruh
                      bentuk keterlibatan eksternal.

                      Selama periode pelaporan, Perseroan tidak melakukan             During the reporting period, the Company did not
                      advokasi kebijakan publik secara langsung maupun                undertake direct public policy advocacy or make
                      memberikan kontribusi politik. Pendekatan yang                  political contributions. Our current approach is to
                      saat ini diterapkan adalah melalui keterlibatan                 engage indirectly through participation in relevant
                      tidak langsung dengan berpartisipasi dalam                      industry and trade associations. Through these
                      asosiasi industri dan perdagangan yang relevan.                 platforms, we stay informed of regulatory, technical,
                      Melalui platform tersebut, Perseroan memperoleh                 and operational developments, contribute to industry
                      informasi terkait perkembangan regulasi, teknis,                dialogue where appropriate, and ensure that we
                      dan operasional, berkontribusi dalam dialog industri            remain aligned with evolving expectations. This
                      sesuai kebutuhan, serta memastikan keselarasan                  allows us to maintain awareness of key policy issues
                      dengan ekspektasi yang terus berkembang.                        while leveraging collective industry representation.
                      Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk
                      tetap memahami isu-isu kebijakan utama sekaligus
                      memanfaatkan representasi kolektif industri.




          104                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 107
                                                               Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                                                                                                Anti-corruption and Compliance



Selain itu, Perseroan terus memperkuat tata kelola                        In addition, the Company is continuing to strengthen
internal serta kerangka ESG. Sebagai bagian                               its internal governance and ESG frameworks. As part of
dari pengembangan berkelanjutan ini, Perseroan                            this ongoing development, we have taken a measured
menerapkan pendekatan yang terukur terhadap                               approach to direct public policy engagement to
keterlibatan langsung dalam kebijakan publik guna                         ensure that any future involvement is conducted in a
memastikan bahwa setiap keterlibatan di masa                              structured, consistent, and responsible manner.
mendatang dilakukan secara terstruktur, konsisten,
dan bertanggung jawab.

Perseroan     meyakini    bahwa    pendekatan ini                         The Company believes this approach reflects prudent
mencerminkan praktik tata kelola yang prudent,                            governance—prioritising awareness, preparedness,
dengan memprioritaskan peningkatan pemahaman,                             and capability-building—while maintaining flexibility
kesiapan, dan penguatan kapabilitas, serta tetap                          to enhance our level of engagement over time.
menjaga fleksibilitas untuk meningkatkan tingkat
keterlibatan secara bertahap di masa depan.

Daftar Kontribusi Kepada Asosiasi Perdagangan dan Industri
List of Contributions to Trade and Industry Association

                        Daftar Organisasi                               Tipe Organisasi           Jumlah Total Pembayaran (IDR) 2025
                      List of Organizations                           Type of Organization           Total Amount Paid (IDR) 2025

 Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO)                     Asosiasi Industri
                                                                                                                              75.000.000
 Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO)                     Industry Association
 Asosiasi Pengusaha Indonesia                                       Asosiasi Dagang
                                                                                                                              27.500.000
 Asosiasi Pengusaha Indonesia                                       Trade Association
 Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia                   Asosiasi Industri
                                                                                                                              15.000.000
 Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia                   Industry Association
 Asosiasi Pertambangan Indonesia (API)                              Asosiasi Industri
                                                                                                                              30.000.000
 Asosiasi Pertambangan Indonesia (API)                              Industry Association
 Indonesia Australia Business Council                               Sosiasi Dagang
                                                                                                                               6.500.000
 Indonesia Australia Business Council                               Trade Association
 Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia                            Asosiasi Industri
                                                                                                                                 302.500
 Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia                            Industry Association
 Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia                       Asosiasi Industri
                                                                                                                                 400.000
 Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia                       Industry Association
 Total                                                                                                                       154.702.500

Catatan: Jumlah merupakan biaya keanggotaan dan kontribusi terkait.
Note: Amounts represent membership fees and related contributions.




                                         2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                       105
Page 108
                      Keberlanjutan Rantai Pasok
                      Supply Chain Sustainability


                      Perseroan mengakui bahwa rantai pasokan dan                    The Company recognizes that both its supply chain and
                      hubungan dengan pelanggannya merupakan hal yang                customer relationships are essential to the effective
                      sangat penting bagi keberhasilan penyediaan jasa               delivery of its mining services and significantly
                      pertambangan, serta memiliki pengaruh yang besar               influence economic, social, and environmental
                      terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan                outcomes beyond its direct operations. Through the
                      di luar aktivitas operasionalnya. Melalui pengadaan            procurement of goods and services from suppliers
                      barang dan jasa dari pemasok di Indonesia, Australia,          across Indonesia, Australia, and the United States,
                      dan Amerika Serikat, manajemen rantai pasokan                  responsible supply chain management remains
                      yang bertanggung jawab adalah bagian yang penting              integral to operational performance, risk management,
                      dari kinerja operasional, manajemen risiko, dan                and long-term business sustainability. The Company
                      keberlanjutan bisnis jangka panjang. Oleh karena               therefore integrates sustainability considerations into
                      itu, Perseroan mengikutsertakan pertimbangan                   procurement and supplier engagement practices in
Tata Kelola
         Governance




                      keberlanjutan ke dalam praktik pengadaan dan                   accordance with applicable laws, regulations, and
                      keterlibatan pemasok sesuai dengan peraturan                   internal standards.
                      perundang-undangan dan standar internal yang
                      berlaku.

                      Manajemen pelanggan merupakan hal yang penting                 Customer management is equally important in shaping
                      dalam menciptakan dampak di hilir. Dengan menjaga              downstream impacts. By maintaining transparent
                      relasi yang transparan dengan pelanggan, memberikan            engagement, delivering high-quality services, and
                      layanan berkualitas tinggi, dan menyelaraskan                  aligning with clients on ESG expectations, the
                      dengan ekspektasi ESG dari pelanggan, Perseroan                Company supports improved operational reliability,
                      mendukung peningkatan keandalan operasional,                   environmental performance, and safety standards.
                      kinerja lingkungan, dan standar keselamatan.                   Both supplier and customer relationships can
                      Hubungan dengan pemasok maupun pelanggan dapat                 generate positive impacts, including support for
                      menghasilkan dampak positif, antara lain dukungan              local economies, job creation, strengthened industry
                      terhadap perekonomian lokal, penciptaan lapangan               practices, and improved environmental and social
                      kerja, penguatan praktik industri, serta peningkatan           performance.
                      kinerja lingkungan dan sosial.

                      Namun demikian, potensi risiko dapat timbul dalam hal          However, potential risks may arise in areas such as
                      praktik ketenagakerjaan, keselamatan dan kesehatan             labour practices, occupational health and safety,
                      kerja, pengelolaan lingkungan, serta perilaku etis             environmental management, and ethical conduct
                      dalam aktivitas operasional pemasok atau pelanggan.            within supplier or customer operations. By embedding
                      Dengan menanamkan kriteria keberlanjutan ke                    sustainability criteria into procurement decisions
                      dalam keputusan pengadaan dan menjaga relasi                   and fostering responsible customer engagement,
                      yang bertanggungjawab dengan para pelanggan,                   the Company seeks to manage value chain risks
                      Perseroan berupaya untuk mengelola risiko rantai               while creating long-term value for its business and
                      nilai sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi          stakeholders
                      bisnis dan para pemangku kepentingannya.




          106                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 109
                                                                             Keberlanjutan Rantai Pasok
                                                                                              Supply Chain Sustainability



MANAJEMEN RANTAI PASOK                                           SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
[GRI 3-3] [GRI 204] [GRI 308] [GRI 408] [GRI 409]                [GRI 3-3] [GRI 204] [GRI 308] [GRI 408] [GRI 409]
[GRI 414] [GRI 418-1]                                            [GRI 414] [GRI 418-1]

Pendekatan Manajemen                                             Management Approach
Perseroan berkomitmen untuk selalu mewujudkan                    The Company is committed to creating positive
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif di           economic, social, and environmental impacts across
sepanjang rantai nilainya, termasuk melalui pemasok              its value chain, including through its suppliers and
dan komunitas tempat Perseroan beroperasi. Barang                the communities in which it operates. Goods and
dan jasa yang diperoleh dari pemasok merupakan hal               services procured from suppliers are essential to the
yang sangat penting bagi keberhasilan operasional                effective delivery of the Company’s mining operations.
pertambangan Perseroan. Melalui keterlibatan yang                Through structured engagement and responsible
terstruktur dan praktik pengadaan yang bertanggung               procurement practices, the Company seeks to
jawab, Perseroan berupaya memastikan efektivitas                 ensure operational effectiveness while upholding
operasional sekaligus menjunjung tinggi standar                  high standards of ethical conduct and sustainability.
perilaku etis dan keberlanjutan yang tinggi. Hubungan            Collaborative relationships with suppliers generate
kolaboratif dengan pemasok menghasilkan nilai yang               mutual value and support the Company in fulfilling its
saling menguntungkan dan mendukung Perseroan                     commitments to responsible business practices and
dalam memenuhi komitmennya terhadap praktik                      local economic development. Additional information
bisnis yang bertanggung jawab dan pengembangan                   regarding the Company’s policies is available at
ekonomi lokal. Informasi tambahan mengenai                       https://bumainternational.com/esg-policies.
kebijakan-kebijakan Perseroan tersedia https://
bumainternational.com/esg-policies.

Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                  Compliance      with     applicable      national    and
nasional dan standar internasional yang diakui                   internationally recognized laws, regulations, and
merupakan persyaratan yang mendasar. Sebagai                     standards is a fundamental requirement. As a
syarat untuk menjalin hubungan bisnis dengan                     condition of doing business with the Company,
Perseroan, para pemasok diwajibkan untuk mematuhi                suppliers are required to comply with the principles
prinsip-prinsip yang tercantum dalam Standar                     set out in the Supplier’s Social Compliance Standard,
Kepatuhan Sosial Pemasok, yang mendefinisikan                    which defines the core expectations applicable to all
ekspektasi utama yang berlaku bagi seluruh pemasok               suppliers to ensure responsible business conduct.
guna memastikan perilaku bisnis yang bertanggung                 These principles require suppliers to meet all relevant
jawab. Prinsip-prinsip ini mewajibkan pemasok untuk              legal obligations, respect fair labour practices, provide
memenuhi seluruh kewajiban hukum yang relevan,                   safe and healthy working environments, minimize
menghormati praktik ketenagakerjaan yang adil,                   environmental impacts, and uphold the highest
menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,                standards of integrity by preventing fraud, bribery,
meminimalkan dampak lingkungan, serta menjunjung                 and corruption. The Suppliers’ Social Compliance
tinggi standar integritas tertinggi dengan mencegah              Standards comprise of
penipuan, penyuapan, dan korupsi. Standar Kepatuhan
Sosial Pemasok terdiri dari:




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  107
Page 110
                      Keberlanjutan Rantai Pasok
                      Supply Chain Sustainability


                                             Standar Kepatuhan Sosial Pemasok terdiri dari:
                                                    Standar Kepatuhan Sosial Pemasok terdiri dari:
                                               The Suppliers’
                                                     The Suppliers’Social    Compliance
                                                                    Social Compliance         Standards
                                                                                      Standards

                        Kepatuhan Hukum                   Praktik bisnis dan operasi para pemasok harus sepenuhnya mematuhi semua
                        Legality                          hukum dan peraturan yang berlaku di yurisdiksi tempat mereka beroperasi.

                                                          Suppliers’ business practices and operations must fully comply with all applicable
                                                          laws and regulations in the jurisdiction where they operate.

                        Tenaga Kerja                      •     Kepatuhan penuh dengan hukum yang mengatur tentang pekerja di bawah
                        Labour                                   umur, termasuk Konvensi ILO tahun 1993 tentang usia minimum dan Konvensi
                                                                 Worst Forms of Child Labor tahun 1999.
                                                          •   Tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk-bentuk kerja paksa di
                                                               seluruh proses operasional.
                                                               Kepatuhan penuh terhadap hukum dan peraturan yang relevan mengenai
                                                               
Tata Kelola
         Governance




                                                          •
                                                               jam kerja, lembur, upah minimum, dan tunjangan di yurisdiksi tempat mereka
                                                               beroperasi.
                                                          •    Tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk-bentuk pelecehan dan/
                                                                atau diskriminasi seperti diskriminasi jenis kelamin, etnis, agama, ras, atau
                                                                disabilitas seluruh operasi.

                                                          •   Full compliance with child labour laws, including the ILO’s 1993 Convention on
                                                               minimum age and the 1999 Worst Forms of Child Labour Convention.
                                                          •    Zero tolerance for any form of forced labour throughout operations.
                                                          •     Full compliance with the relevant laws and regulations governing work hours,
                                                                 overtime, minimum wage, and benefits in the jurisdictions where they operate.
                                                          •      Zero tolerance for any form of harassment and/or discrimination such as
                                                                  gender, ethnicity, religion, race, or disabilities throughout operations.



                        Lingkungan Kerja yang Aman dan    •   
                                                              Kepatuhan penuh terhadap semua hukum dan peraturan kesehatan dan
                        Sehat                                 keselamatan kerja lokal yang berlaku di yurisdiksi tempat mereka beroperasi.
                        Safe and Healthy Workplace        •   Mitigasi risiko terhadap kecelakaan, cedera, dan risiko kesehatan kerja dengan
                                                               menerapkan sistem kesehatan dan keselamatan di seluruh operasi, termasuk
                                                               memberikan layanan medis yang dapat diakses oleh semua pekerja.

                                                          •   Full compliance with all local health and safety laws and regulations regarding
                                                               the workplace in the jurisdiction where they operate.
                                                          •    Mitigate the risks of accidents, injury and occupational health risk by
                                                               
                                                               implementing a health and safety system across operations, including
                                                               providing accessible medical services for all workers.

                        Lingkungan                        •   Kepatuhan penuh terhadap semua hukum dan peraturan yang berlaku tentang
                        Environmental                          perlindungan dan pengelolaan lingkungan di yurisdiksi tempat mereka
                                                               beroperasi.
                                                          •    Menerapkan upaya-upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasi
                                                                mereka.
                                                          •     Manajemen yang bertanggung jawab terhadap pengadaan, penanganan,
                                                                
                                                                penyimpanan, dan penggunaan bahan berbahaya di fasilitas dan operasi.
                                                          
                                                          •   Full compliance with all applicable laws and regulations on environmental
                                                               protection and management in the jurisdictions where they operate.
                                                          •    Implement efforts to reduce the environmental impact of their operations.
                                                          •     
                                                                Responsible management of procurement, handling, storage, and use of
                                                                hazardous material in the facilities and operations.

                        Pencegahan Penipuan, Penyuapan,   •   
                                                              Kepatuhan penuh terhadap seluruh undang-undang yang berlaku terkait
                        dan Korupsi                           penyuapan, pencucian uang, dan/atau korupsi.
                        Anti-Fraud, Anti Bribery, Anti-   •   Pelarangan pertukaran uang atau barang berharga apapun dengan siapa pun,
                        Corruption                             termasuk pejabat pemerintah, dengan tujuan memengaruhi tindakan atau
                                                               memperoleh keuntungan yang tidak wajar.
                                                          •    Full compliance with all applicable laws relating to bribery, money laundering
                                                                and/or corruption.
                                                          •     Prohibit the exchange of money or anything else of value to or from anyone,
                                                                 including government officials, for the purpose of influencing actions or gaining
                                                                 an unfair advantage.




          108                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 111
                                                                             Keberlanjutan Rantai Pasok
                                                                                              Supply Chain Sustainability



Untuk mendukung komitmen ini, Perseroan                          To support this commitment, the Company applies
menerapkan kriteria seleksi pemasok yang                         comprehensive supplier selection criteria that take
komprehensif dengan mempertimbangkan kualitas,                   into account quality, cost competitiveness, delivery
daya saing biaya, kinerja pengiriman, reputasi,                  performance, reputation, and ESG performance.
dan kinerja ESG. Kriteria keberlanjutan, termasuk                Sustainability criteria, including occupational health,
keselamatan, kesehatan, dan lingkungan (K3L), hak                safety, and environment (HSE), human rights, anti-
asasi manusia, anti-korupsi, dan kepatuhan hukum,                corruption, and legal compliance, are integrated into
juga diikutsertakan ke dalam proses penilaian                    the supplier evaluation process.
pemasok.

Hasil Penilaian Dampak Sosial dan                                Supplier Social and Environmental
Lingkungan Pemasok [GRI 308] [GRI 414]                           Impact Assessment Outcomes [GRI 308]
                                                                 [GRI 414]

Penyaringan Pemasok Baru                                         New Supplier Screening
Perseroan melakukan penyaringan sosial terhadap                  The Company conducts social screening of all
seluruh pemasok baru sebelum penandatanganan                     new suppliers prior to contract engagement. The
kontrak. Proses penyaringan mencakup aspek                       screening process covers human rights, occupational
hak asasi manusia, keselamatan dan kesehatan                     health and safety, labour compliance, and anti-
kerja, kepatuhan ketenagakerjaan, dan anti-                      corruption, and takes into account the types of goods
korupsi, serta mempertimbangkan jenis barang                     and services provided as well as the regulatory and
dan jasa yang disediakan beserta kerangka kerja                  labour frameworks in the jurisdiction where the
regulasi dan ketenagakerjaan di yurisdiksi tempat                Company operates. This screening is conducted as
Perseroan beroperasi. Penyaringan ini dilakukan                  a prerequisite to establishing a business relationship
sebagai prasyarat untuk menjalin hubungan bisnis                 and forms part of the Company’s broader due diligence
dan merupakan bagian dari pendekatan uji tuntas                  approach to responsible procurement.
Perseroan yang lebih luas terhadap pengadaan yang
bertanggung jawab.

Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian                   In 2025, BUMA assessed 100% of new suppliers
terhadap 100% pemasok baru di Indonesia dan                      in Indonesia and Australia against relevant
Australia berdasarkan kriteria lingkungan dan sosial             environmental and social criteria as part of its supplier
yang relevan sebagai bagian dari proses orientasi                onboarding and due diligence processes. In Indonesia,
dan uji tuntas pemasok. Di Indonesia, proses ini                 this included assessment of significant suppliers for
mencakup penilaian terhadap pemasok yang memiliki                actual or potential environmental and social impacts.
dampak lingkungan dan sosial yang signifikan, baik               Based on these assessments, the Company did not
aktual maupun potensial. Berdasarkan penilaian-                  identify any actual or potential negative environmental
penilaian tersebut, Perseroan tidak mengidentifikasi             or social impacts attributable to suppliers during the
adanya dampak lingkungan atau sosial negatif yang                reporting year.
aktual maupun potensial yang dapat dikaitkan dengan
pemasok selama tahun pelaporan.

Di Australia, seluruh pemasok baru diminta untuk                 In Australia, all new suppliers were asked
menjawab       pertanyaan-pertanyaan    penyaringan              environmental and social screening questions during
terkait aspek lingkungan dan sosial selama proses                the onboarding process. These questions were used
orientasi. Pertanyaan-pertanyaan ini digunakan                   to support the Company’s understanding of supplier-
untuk mendukung pemahaman Perseroan mengenai                     related risks at the point of engagement, and the
risiko-risiko terkait pemasok pada saat keterlibatan,            same approach will be repeated in 2026 as part of the
dan pendekatan yang sama akan diterapkan kembali                 Company’s ongoing supplier due diligence process.
pada tahun 2026 sebagai bagian dari proses uji tuntas
pemasok Perseroan yang berkelanjutan.



                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  109
Page 112
                      Keberlanjutan Rantai Pasok
                      Supply Chain Sustainability



                      Evaluasi Lingkungan dan Sosial Rantai Pasokan                   Supply Chain Environmental and Social Evaluation
                      Perseroan melakukan penilaian berkala atas kinerja              The Company conducts regular assessments of
                      pemasok, dan ketidakpatuhan terhadap persyaratan                supplier performance, and any non-compliance with
                      yang telah ditetapkan dapat mengakibatkan                       established requirements may result in the termination
                      pemutusan hubungan bisnis. Standar Kepatuhan                    of the business relationship. The Supplier’s Social
                      Sosial Pemasok berfungsi tidak hanya sebagai                    Compliance Standard serves not only as a compliance
                      mekanisme kepatuhan, tetapi juga sebagai kerangka               mechanism but also as a framework for encouraging
                      kerja untuk mendorong adopsi praktik bisnis yang                the adoption of sustainable and responsible business
                      berkelanjutan dan bertanggung jawab di kalangan                 practices among suppliers.
                      pemasok.

                      Evaluasi pemasok dilaksanakan secara berkala                    Supplier evaluations are conducted periodically to
Tata Kelola
         Governance




                      untuk mengidentifikasi risiko sosial dan lingkungan,            identify social and environmental risks, including
                      termasuk perilaku tidak etis, pelanggaran keselamatan           unethical behaviour, occupational health and safety
                      dan kesehatan kerja (K3L), ketidakpatuhan terhadap              (HSE) violations, environmental non-compliance,
                      peraturan lingkungan, dan ketidakpatuhan terhadap               and non-compliance with labour regulations.
                      peraturan     ketenagakerjaan.       Evaluasi-evaluasi          These evaluations are supported by the Company’s
                      ini didukung oleh Sistem Pelaporan Pelanggaran                  Whistleblowing System, supplier audits, and the
                      Perseroan, audit pemasok, dan implementasi                      implementation of corrective actions proportionate
                      tindakan korektif yang proporsional dengan tingkat              to the level of risk identified. Anti-fraud policies and
                      risiko yang teridentifikasi. Kebijakan anti-penipuan            the Code of Ethics provide the basis for addressing
                      dan Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis menjadi dasar             identified violations and reinforcing responsible
                      untuk menangani pelanggaran yang teridentifikasi                supplier conduct.
                      dan memperkuat perilaku pemasok yang bertanggung
                      jawab.

                      Pada tahun 2025, sebanyak 114 pemasok dievaluasi                In 2025, a total of 114 suppliers were evaluated as part
                      sebagai bagian dari proses penilaian pemasok                    of the Company’s supplier assessment processes.
                      Perseroan. Risiko sosial dapat mencakup perilaku                Social risks could include unethical behaviour,
                      tidak etis, pelanggaran keselamatan dan kesehatan               occupational health and safety (HSE) violations, or
                      kerja (K3L), atau masalah kepatuhan ketenagakerjaan,            labour compliance issues, including risks related to
                      termasuk risiko yang berkaitan dengan pekerja anak,             child labour, hazardous work involving young workers,
                      pekerjaan berbahaya yang melibatkan pekerja muda,               or forced or compulsory labour. Environmental
                      atau kerja paksa maupun wajib. Risiko lingkungan                risk may include significant breaches of applicable
                      dapat mencakup pelanggaran signifikan terhadap                  environmental laws or permit conditions, illegal
                      peraturan lingkungan atau kondisi izin yang berlaku,            discharges or releases, improper handling or disposal
                      pembuangan atau pelepasan ilegal, penanganan atau               of hazardous waste, uncontrolled air emissions,
                      pembuangan limbah berbahaya yang tidak tepat,                   material pollution incidents (e.g., spills), or repeated
                      emisi udara yang tidak terkendali, insiden pencemaran           environmental non-compliance.
                      material (misalnya, tumpahan), atau ketidakpatuhan
                      lingkungan yang berulang.

                      Berdasarkan pengetahuan terbaik Perseroan, pada                 To the best of the Company’s knowledge, in 2025
                      tahun 2025 tidak ada dampak lingkungan atau sosial              no negative environmental or social impacts were
                      yang negatif yang dikaitkan dengan pemasoknya                   attributed to its suppliers in Indonesia or Australia.
                      di Indonesia maupun Australia. Tidak ada pemasok                No supplier relationships were terminated during the
                      yang mengalami pemutusan hubungan selama                        reporting year as a result of environmental or social
                      tahun pelaporan sebagai hasil dari temuan penilaian             assessment findings.
                      lingkungan atau sosial.




          110                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 113
                                                                                         Keberlanjutan Rantai Pasok
                                                                                                      Supply Chain Sustainability



KINERJA TERKAIT RANTAI PASOKAN                                            SUPPLY CHAIN RELATED PERFORMANCE
[GRI 204-1] [OJK B.1E]                                                    [GRI 204-1] [OJK B.1E]


Proporsi Pengeluaran Pengadaan Berdasarkan Jenis Pemasok, Lokasi Operasional Signifikan
Proportion of Procurement Spending on Different Type of Suppliers, Significant Operational Locations
                                                 2023                                2024                               2025
                                                       Persentase                           Persentase
                                                                                                                              Persentase
                                                          Total                                Total
                                     Persentase                          Persentase                         Persentase           Total
                                                      Pengeluaran                          Pengeluaran
        Jenis Pemasok              Total Pemasok                       Total Pemasok                      Total Pemasok      Pengeluaran
                                                     Pengadaan (%)                        Pengadaan (%)
        Type of Supplier                 (%)                                 (%)                                (%)         Pengadaan (%)
                                                       Percentage                           Percentage
                                   Percentage of                       Percentage of                      Percentage of       Percentage
                                                        of Total                             of Total
                                   Total Suppliers                     Total Suppliers                    Total Suppliers      of Total
                                                      Procurement                          Procurement
                                         (%)                                 (%)                                (%)          Procurement
                                                      Spending (%)                         Spending (%)
                                                                                                                             Spending (%)

                                                                 Indonesia
                                                              Barang | Goods
          Lokal | Local*                   18,30%             5,10%            19,40%             3,70%           18,51%             1,55%
       Nasional | National                 80,30%            87,70%            79,00%            92,40%           79,70%            95,44%
   Internasional | International             1,50%            7,20%             1,60%             3,90%             1,78%            3,01%
                                                                   Jasa
          Lokal | Local                    22,50%            19,40%            23,20%            20,10%           24,91%            19,51%
       Nasional | National                 75,40%            79,90%            75,30%            79,40%           72,78%            79,81%
   Internasional | International             2,00%            0,70%             1,50%             0,40%             2,31%            0,68%
                                                                 Australia
                                                              Barang | Goods
          Lokal | Local                      9,44%            2,09%             8,31%             2,09%           10,45%             2,55%
       Nasional | National                 90,56%            97,91%            91,69%            97,91%           89,55%            97,45%
   Internasional | International             0,00%            0,00%             0,00%             0,00%             0,00%            0,00%
                                                                   Jasa
          Lokal | Local                    13,67%             5,65%            13,74%             2,12%           14,00%             9,33%
       Nasional | National                 85,71%            93,26%            85,25%            96,90%           85,33%            90,27%
   Internasional | International             0,61%            1,09%             1,01%             0,97%             0,67%            0,40%
Keterangan: Remark:
- Pemasok lokal didefinisikan sebagai pemasok yang berlokasi di provinsi atau negara bagian yang sama dengan operasional pertambangan
    Perseroan.| Local suppliers are defined as suppliers located within the same province or state as the Company’s mining operations.
- D  ata ACG tidak disertakan dan akan dilaporkan mulai Laporan Keberlanjutan berikutnya. | ACG data is not included, and will be reported
    starting the next Sustainability Report.


Perseroan mendefinisikan lokasi dan negara                                The Company defines its significant operational
operasional yang signifikan sebagai daerah di mana                        locations and countries based on the areas where
aktivitas operasional dan keterlibatan pemasok                            the Company’s operations and supplier engagement
Perseroan memiliki dampak yang material terhadap                          are most material to its business activities and local
kegiatan bisnis Perseroan dan ekonomi lokal.                              economic impacts.

Pada tahun 2025, mayoritas dari pengadaan barang                          In 2025, procurement of goods for the Company’s
untuk aktivitas operasional pertambangan Perseroan                        mining operations in Indonesia was primarily sourced
di Indonesia bersumber dari pemasok nasional.                             from national suppliers, which accounted for 79.70%
Pemasok nasional menyumbang 79,70% dari jumlah                            of suppliers by number and represented 95.44% of the
pemasok dan mewakili 95,44% dari total nilai                              total procurement value. Local suppliers constituted
pengadaan. Pemasok lokal menyumbang 18,51%                                18.51% of suppliers, contributing 1.55% of the total
dari jumlah pemasok dengan kontribusi sebesar                             value, while international suppliers comprised
1,55% dari total nilai pengadaan, sementara pemasok                       the smallest proportion. The majority of procured
internasional memiliki proporsi terkecil jadi jumlah                      services were also sourced from national providers,
pemasok Perseroan di Indonesia. Sebagian besar                            representing 79.81% of total value, with local service



                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                            111
Page 114
                      Keberlanjutan Rantai Pasok
                      Supply Chain Sustainability



                      jasa yang diperoleh juga bersumber dari penyedia                providers accounting for 19.51%. The proportion of
                      nasional, mewakili 79,81% dari total nilai, dengan              services sourced from local suppliers decreased in
                      penyedia jasa lokal menyumbang 19,51%. Proporsi                 2025 compared to 2024.
                      jasa yang bersumber dari pemasok lokal mengalami
                      penurunan pada tahun 2025 dibandingkan tahun
                      2024.

                      Di aktivitas operasionalnya di Australia, Perseroan             Within its Australian operations, the Company
                      terus memperkuat keterlibatan pemasok lokal                     continued to strengthen the inclusion of local
                      dalam seluruh kegiatan pengadaannya. Pada tahun                 suppliers across its procurement activities. In 2025,
                      2025, persentase pemasok lokal dalam total nilai                the share of local suppliers slightly increased to 2.55%
                      pengadaan barang Perseroan meningkat menjadi                    of total procurement value for goods and tripled to
Tata Kelola
         Governance




                      2,55% dan kriteria yang sama meningkat tiga kali lipat          9.33% for services, compared to 2024.
                      menjadi 9,33% untuk pengadaan jasa. Peningkatan ini
                      menunjukan angka di 2025 jika dibandingkan dengan
                      tahun 2024.

                      Secara keseluruhan, persentase pengadaan dari                   Overall, procurement from local and national
                      Pemasok lokal dan nasional di seluruh operasional               suppliers across both Indonesian and Australian
                      Indonesia dan Australia tetap konsisten di tahun 2025.          operations remained broadly consistent in 2025. This
                      Tingkat keterlibatan yang stabil ini mencerminkan               steady level of engagement reflects the Company’s
                      komitmen Perseroan yang berkelanjutan dalam                     continued commitment to maintaining the role of local
                      mempertahankan peran pemasok lokal dan nasional                 and national suppliers within its business processes,
                      dalam proses bisnisnya, sekaligus mendukung                     while supporting positive economic contributions in
                      kontribusi ekonomi yang positif di wilayah-wilayah              the regions where it operates.
                      tempat Perseroan beroperasi.


                      MANAJEMEN PELANGGAN [OJK F.17] [OJK                             CUSTOMER MANAGEMENT [OJK F.17] [OJK
                      F.26] [OJK F.27] [OJK F.30]                                     F.26] [OJK F.27] [OJK F.30]

                      Operasional Perseroan dilandasi oleh komitmen untuk             The Company’s operations are guided by a commitment
                      menyediakan jasa pertambangan yang konsisten dan                to delivering consistent and dependable mining
                      andal kepada pelanggan di pasar batu bara termal                services to customers in the thermal and metallurgical
                      dan metalurgi, sembari menjunjung tinggi standar                coal markets, while upholding environmental, social,
                      lingkungan, sosial, dan keselamatan kerja di seluruh            and occupational safety standards across the
                      negara tempat Perseroan beroperasi. Penyampaian                 countries in which it operates. Service delivery is
                      layanan didukung oleh evaluasi kinerja dan inisiatif            supported by continuous performance evaluation
                      peningkatan yang berkelanjutan, termasuk penerapan              and improvement initiatives, including the application
                      pengendalian operasional yang disiplin, penyediaan              of disciplined operational controls, the provision of
                      keahlian teknis khusus, dan integrasi praktik                   specialised technical expertise, and the integration of
                      pertambangan yang bertanggung jawab.                            responsible mining practices.

                      Perseroan menjalankan kegiatannya dalam kerangka                The Company conducts its activities within a
                      kerja manajemen risiko yang komprehensif dan                    comprehensive risk management framework and in
                      sepenuhnya selaras dengan persyaratan hukum                     full alignment with applicable legal and regulatory
                      dan regulasi yang berlaku, dengan tujuan untuk                  requirements, with the objective of minimising adverse
                      meminimalkan dampak negatif terhadap komunitas                  impacts on surrounding communities and the natural
                      dan lingkungan alam di sekitar operasional                      environment. By embedding operational excellence,
                      perseroan. Dengan menanamkan keunggulan                         process optimisation, and innovation across its




          112                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 115
                                                                             Keberlanjutan Rantai Pasok
                                                                                              Supply Chain Sustainability



operasional, optimalisasi proses, dan inovasi di                 activities, the Company seeks to sustain a high level
seluruh tingkatan kegiatannya, Perseroan berupaya                of performance within the coal mining industry.
untuk mempertahankan tingkat kinerja yang tinggi
dalam industri pertambangan batu bara.

Bersamaan dengan itu, Perseroan secara aktif                     In parallel, the Company actively supports local
mendukung komunitas lokal dan berkontribusi pada                 communities and contributes to regional economic
pembangunan ekonomi regional melalui implementasi                development through the implementation of corporate
program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).                  social responsibility (CSR) programmes. During the
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mencatat               reporting period, the Company recorded no penalties,
adanya denda, sanksi finansial, atau sanksi lainnya              fines, or sanctions associated with environmental or
yang berkaitan dengan ketidakpatuhan terhadap                    community-related non-compliance.
peraturan lingkungan atau komunitas.

Pengendalian operasional ditopang oleh penerapan                 Operational controls are underpinned by the
praktik industri yang terbukti. Hal ini mencakup                 application of established industry practices covering
manajemen peralatan, kerangka kerja keselamatan                  equipment management, occupational health and
dan kesehatan kerja (K3), dan proses penjaminan                  safety (OHS) frameworks, and coal quality assurance
kualitas batu bara. Perseroan secara sistematis                  processes. The Company systematically reviews the
meninjau kondisi dan kinerja aset operasional,                   condition and performance of operational assets,
mengevaluasi efektivitas sistem manajemen K3-                    evaluates the effectiveness of its OHS management
nya, serta mengelola kegiatan pengupasan tanah                   systems, and manages overburden removal and
penutup dan produksi batu bara untuk memastikan                  coal production activities to ensure alignment with
keselarasan dengan komitmen kontraktual.                         contractual commitments.

Di luar manajemen kinerja operasional, hubungan                  Beyond operational performance management,
pelanggan diperkuat melalui keterlibatan yang                    customer relationships are strengthened through
berkelanjutan dan penyelesaian masalah yang                      ongoing engagement and responsive issue resolution
responsif di tingkat operasional. Seluruh umpan balik            at the operational level. All customer feedback is
pelanggan diproses oleh Divisi Pengembangan Bisnis               coordinated by the Business Development Division
dan Manajer Proyek melalui pendekatan PICA (Problem              and Project Managers through the PICA (Problem
Identification and Corrective Action), dengan tujuan             Identification and Corrective Action) approach, with
untuk menyelesaikan masalah yang teridentifikasi                 the objective of resolving identified issues within three
dalam waktu tiga hari. Kepatuhan terhadap Perjanjian             days. Compliance with Service Level Agreements
Tingkat Layanan (SLA) dipantau secara berkelanjutan,             (SLA) is monitored on an ongoing basis, and
dan penilaian kinerja dilaksanakan secara berkala                performance assessments are conducted periodically
sesuai dengan ekspektasi pelanggan.                              in line with customer expectations.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima                   Throughout 2025, the Company did not receive any
pengaduan pelanggan yang berkaitan dengan                        customer complaints related to service delivery.
penyampaian layanan. Kepuasan pelanggan dipantau                 Customer satisfaction is monitored through
melalui keterlibatan yang terstruktur dan evaluasi               structured engagement and periodic performance
kinerja berkala yang dilaksanakan sesuai dengan                  evaluations conducted in accordance with contractual
persyaratan kontraktual.                                         requirements.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  113
Page 116
                      Keberlanjutan Rantai Pasok
                      Supply Chain Sustainability



                      Melindungi Privasi Pelanggan Kami                               Protecting The Privacy Of Our Customers
                      [GRI 418-1] [OJK F.28]
                      Perlindungan informasi pelanggan merupakan                      The safeguarding of customer information is a critical
                      prioritas bagi Perseroan. Pengendalian keamanan                 priority for the Company. Robust information security
                      informasi yang kuat diterapkan untuk melindungi                 controls are in place to protect client data, supported
                      data klien, didukung oleh peningkatan sistem                    by the regular enhancement of data protection
                      perlindungan data secara berkala agar selaras dengan            systems to align with leading industry practices. The
                      praktik industri termuka. Perseroan menerapkan                  Company applies these controls consistently across
                      pengendalian-pengendalian ini secara konsisten di               its operations and complies with applicable data
                      seluruh operasionalnya dan mematuhi peraturan                   protection legislation to preserve the confidentiality
                      perundang-undangan perlindungan data yang berlaku               and integrity of customer information.
                      untuk menjaga kerahasiaan dan integritas informasi
Tata Kelola
         Governance




                      pelanggan.

                      Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerima                       In 2025, the Company did not receive any substantiated
                      pengaduan yang terbukti mengenai pelanggaran                    complaints concerning breaches of customer privacy,
                      privasi pelanggan, termasuk tidak adanya pengaduan              including no substantiated complaints received from
                      yang terbukti dari pihak luar maupun dari badan                 outside parties and no complaints from regulatory
                      regulasi. Selain itu, Perseroan tidak mengidentifikasi          bodies. In addition, the Company did not identify any
                      adanya kebocoran, pencurian, atau kehilangan data               leaks, thefts, or losses of customer data during the
                      pelanggan selama periode pelaporan. Perseroan juga              reporting period. The Company also confirms that
                      menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran privasi                  no customer privacy breaches was identified in 2025
                      pelanggan yang teridentifikasi pada tahun 2025 yang             related to events occurring in preceding years.
                      berkaitan dengan kejadian-kejadian yang terjadi pada
                      tahun-tahun sebelumnya.

                      Inisiatif Kami Menuju Pembangunan                               Our Initiatives Towards                 Building       A
                      Rantai Pasokan yang Berkelanjutan                               Sustainable Supply Chain
                      Perseroan mengakui bahwa kegiatan dan kinerja                   The Company acknowledges that the activities
                      rantai pasokannya dapat menghasilkan dampak                     and performance of its supply chain can generate
                      yang menguntungkan maupun merugikan di luar                     both beneficial and adverse impacts beyond the
                      batas-batas operasionalnya sendiri. Oleh karena itu,            boundaries of its own operations. Accordingly,
                      Perseroan secara konsisten mencari peluang untuk                the Company continuously seeks opportunities to
                      meningkatkan keberlanjutan rantai pasokan dengan                enhance supply chain sustainability by amplifying
                      memperkuat kontribusi positif sekaligus memitigasi              positive contributions while mitigating potential
                      potensi dampak negatif.                                         negative effects.

                      Dalam mendukung tujuan ini, Perseroan terus                     In support of this objective, the Company continues
                      mengimplementasikan program strategis yang                      to implement a strategic programme, initiated in
                      dimulai pada tahun 2024. Program ini bertujuan                  2024, aimed at working collaboratively with national
                      untuk bekerja sama dengan pemasok nasional                      vendors to replace imported genuine spare parts with
                      guna menggantikan suku cadang asli impor                        domestically manufactured alternatives. This initiative
                      dengan alternatif yang diproduksi secara domestik.              is intended to improve cost efficiency while increasing
                      Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi            the proportion of locally sourced products used
                      biaya sekaligus meningkatkan proporsi produk                    within the Company’s mining operations. Through
                      yang bersumber secara lokal dalam operasional                   partnerships with qualified national suppliers, the
                      pertambangan        Perseroan.  Melalui   kemitraan             Company ensures that substitute components meet
                      dengan pemasok nasional yang memiliki kualifikasi,              established operational and performance standards
                      Perseroan memastikan bahwa komponen pengganti                   without compromising safety, reliability, or quality. In
                      memenuhi standar operasional dan kinerja yang                   addition, the initiative contributes to the strengthening
                      telah ditetapkan tanpa mengorbankan performa                    of domestic supply chains, supports technology




          114                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 117
                                                                             Keberlanjutan Rantai Pasok
                                                                                              Supply Chain Sustainability



keselamatan, keandalan, atau kualitas. Selain itu,               transfer, and enhances the competitiveness of local
inisiatif ini berkontribusi pada penguatan rantai                manufacturers. The localisation of spare parts
pasokan domestik, mendukung transfer teknologi,                  sourcing also reduces transportation requirements,
dan meningkatkan daya saing produsen lokal.                      thereby lowering associated greenhouse gas (GHG)
Lokalisasi pengadaan suku cadang juga mengurangi                 emissions. Collectively, these outcomes enable
kebutuhan transportasi, sehingga menurunkan emisi                the Company to extend its positive impact on
gas rumah kaca yang berkaitan. Secara keseluruhan,               local communities, regional economies, and the
hasil-hasil ini memungkinkan Perseroan untuk                     environment.
memperluas dampak positifnya terhadap komunitas
lokal, perekonomian regional, dan lingkungan.

Sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas                     As part of its broader commitment to sustainable
terhadap operasional yang berkelanjutan, Perseroan               operations, the Company is also advancing the
juga sedang memajukan pengembangan kerangka                      development of a comprehensive capital planning
kerja perencanaan modal yang komprehensif untuk                  framework to support the transition of its fleet
mendukung transisi armadanya menuju teknologi                    toward next-generation technologies. This includes
generasi berikutnya. Hal ini mencakup harmonisasi                harmonising fleet requirements across its Indonesian
kebutuhan armada di seluruh operasional Indonesia                and Australian operations and aligning future capital
dan Australia serta penyelarasan investasi modal                 investments with the adoption of low- and zero-
di masa mendatang dengan adopsi peralatan emisi                  emission equipment. Since 2024, the Company
rendah dan nol emisi. Sejak tahun 2024, Perseroan                participates in a multi-year collaborative study by
berpartisipasi dalam studi kolaboratif jangka panjang            a leading global original equipment manufacturer
yang dilakukan oleh produsen peralatan asli (original            (OEM) to assess decarbonisation pathways, including
equipment manufacturer/OEM) terkemuka global                     the deployment of more fuel-efficient and electric-
untuk menilai opsi-opsi dekarbonisasi, termasuk                  powered machinery, as well as evaluating fleet
penerapan mesin yang lebih hemat bahan bakar                     rebuild strategies. In parallel, the Company continues
dan bertenaga listrik, serta mengevaluasi strategi               to engage with multiple OEMs to assess available
peremajaan armada. Di waktu yang bersamaan,                      technologies and establish long-term strategic
Perseroan juga terus melibatkan berbagai OEM                     partnerships, including piloting the use of hybrid
untuk menilai teknologi yang tersedia dan menjalin               trucks as part of our fleet decarbonisation strategy.
kemitraan strategis jangka panjang, termasuk
pelaksanaan uji coba penggunaan truk hibrida
sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi armada
Perseroan.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 115
Page 118
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                              Anti-corruption and Compliance




                                                               STRATEGI IKLIM
                                                               CLIMATE STRATEGY




                                  116                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 119
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   117
Page 120
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy


                               Selama beberapa tahun ini, Perseroan telah                          Over the years, the Company has positioned
                               memposisikan topik perubahan iklim sebagai                          climate change as one of the core pillars of its ESG
                               salah satu pilar utama dalam Kerangka ESG-nya.                      Framework, with a clear focus on reducing energy
                               Fokus utama diarahkan pada upaya pengurangan                        consumption and greenhouse gas (GHG) emissions
                               konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca (GRK)                      across its operations globally, while proactively
                               di seluruh wilayah operasional secara global, dan                   addressing climate-related risks and opportunities.
                               juga pengelolaan risiko dan pemanfaatan peluang                     Effective climate risk management strengthens
                               terkait perubahan iklim secara proaktif. Pengelolaan                long-term business resilience, enhances operational
                               risiko iklim yang efektif diyakini dapat memperkuat                 performance, and creates added value for increasingly
                               ketahanan bisnis jangka panjang, meningkatkan                       climate-conscious customers.
                               kinerja operasional, serta menciptakan nilai tambah
                               bagi pelanggan yang semakin memiliki kepedulian
                               terhadap isu iklim.
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               SOROTAN KINERJA [GRI 3-3]                                           PERFORMANCE HIGHLIGHT [GRI 3-3]




                                                           9%                             24%                        Penyelesaian asesmen
                                                                                                                       risiko dan peluang
                                                   Penurunan emisi                     Pendapatan dari                    transisi iklim
                                                    Cakupan 1 dan 2                  batubara non-termal
                                                  dibandingkan tahun               Non-thermal coal revenue             Completed climate
                                                         2024                                                           transition risks and
                                                                                                                     opportunities assessment
                                                   Lower Scope 1 & 2
                                                  emission compared to
                                                          2024
                                                  (Mining Contractor Business)




                               Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat strategi                      In 2025, the Company further advanced its climate
                               perubahan iklimnya dengan menyelesaikan asesmen                     strategy by building on its inaugural climate transition
                               awal terkait risiko dan peluang transisi iklim, serta               risk and opportunity assessment and continuing to
                               terus melanjutkan pemantauan inventaris emisi GRK                   track its Scope 1, 2 and 3 GHG inventories across
                               Cakupan 1, 2, dan 3 di seluruh wilayah operasional                  operations in Indonesia and Australia. During the year,
                               Perseroan di Indonesia dan Australia. Pada                          the Company also conducted a baseline assessment
                               tahun yang sama, Perseroan juga melaksanakan                        of Scope 1 and 2 emissions for its operations in the
                               asesmen dasar pada emisi Cakupan 1 dan 2 untuk                      United States. Climate-related disclosures were
                               wilayah operasionalnya di Amerika Serikat (AS).                     further strengthened through alignment with IFRS
                               Pengungkapan iklim diperkuat melalui penyelarasan                   S2 Climate-related Disclosures (which incorporates
                               dengan IFRS S2 Climate‑related Disclosures, yang                    the former TCFD framework), enabling a more robust
                               mengintegrasikan kerangka kerja TCFD, sehingga                      assessment of climate-related financial risks and
                               memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif                      opportunities, supporting compliance with regulatory
                               atas risiko dan peluang keuangan terkait iklim,                     requirements in key markets such as the Australian



              118                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 121
                                                                                    Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                     Climate Strategy



mendukung kepatuhan terhadap persyaratan regulasi                 Sustainability Reporting Standards (ASRS), and
di pasar utama seperti Australian Sustainability                  ensuring alignment with global best practice.
Reporting Standards (ASRS), serta memastikan                      [GRI 3-3]
keselarasan dengan praktik terbaik global. [GRI 3-3]

RISIKO IKLIM, ADAPTASI, KETAHANAN, DAN                            CLIMATE RISK AND ADAPTATION,
TRANSISI                                                          RESILIENT, AND TRANSITION

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang                   Climate change is a pressing global challenge
mendesak dengan dampak yang luas terhadap                         with far reaching impacts on ecosystems, human
ekosistem, kesejahteraan manusia, dan kegiatan                    wellbeing, and business operations. Mine owners
operasional bisnis. Pemilik tambang semakin                       are increasingly prioritising service providers that
memprioritaskan penyedia jasa yang mampu                          can enhance climate performance and operational
meningkatkan kinerja iklim serta ketahanan                        resilience. Amid evolving market expectations,
operasional.    Seiring   dengan   berkembangnya                  the mining industry, including the Company, has
ekspektasi pasar, industri pertambangan, termasuk                 experienced the physical impacts of climate change,
Perseroan, telah mengalami dampak fisik dari                      such as unpredictable weather patterns that disrupt
perubahan iklim, seperti pola cuaca yang semakin                  coal mining operations and supply chains.
tidak terprediksi yang dapat mengganggu kegiatan
penambangan batubara dan rantai pasok.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, Perseroan                In response to these challenges, the Company
berkomitmen untuk mengidentifikasi, memahami,                     is committed to identifying, understanding, and
dan mengelola risiko terkait perubahan iklim guna                 managing climate related risks to strengthen its
memperkuat ketahanan jangka panjang. Sebagai                      long-term resilience. As a mining services provider,
penyedia jasa pertambangan, Perseroan mendukung                   the Company supports customers in decarbonising
para pelanggan dalam upaya dekarbonisasi                          their operations and improving climate adaptation by
operasional dan peningkatan kemampuan adaptasi                    delivering low carbon and climate resilient solutions.
terhadap perubahan iklim melalui penyediaan solusi                This approach not only safeguards business continuity
rendah karbon dan berketahanan iklim. Pendekatan                  but also contributes to the transition towards a more
ini tidak hanya menjaga keberlangsungan bisnis,                   sustainable mining industry
tetapi juga berkontribusi terhadap transisi menuju
industri pertambangan yang lebih berkelanjutan.

Proses identifikasi dan pengelolaan risiko terkait                The identification and management of climate related
perubahan iklim dijelaskan lebih lanjut dalam bagian              risks are addressed in the risk management section of
manajemen risiko pada Laporan Keberlanjutan                       this Sustainability Report. These efforts demonstrate
ini. Upaya tersebut mencerminkan komitmen                         the Company’s ongoing commitment to mitigating
berkelanjutan Perseroan dalam melakukan mitigasi                  and adapting to climate change in a responsible and
dan adaptasi terhadap perubahan iklim secara                      proactive manner. The current physical climate risk
bertanggung jawab dan proaktif. Saat ini, asesmen                 assessment is qualitative in nature, with financial
risiko fisik perubahan iklim masih bersifat kualitatif,           quantification to be undertaken in future quantitative
dengan kuantifikasi dampak keuangan yang akan                     assessments of physical and transition related
dilakukan pada asesmen kuantitatif selanjutnya                    climate risks and opportunities. [GRI 3-3]
terhadap risiko dan peluang perubahan iklim, baik
fisik maupun transisi. [GRI 3-3]




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               119
Page 122
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               Penilaian Resiko dan Peluang Iklim                                    Climate Risk and Opportunities Assessment
                               [GRI 201-2] [IFRS S2]                                                 [GRI 201-2] [IFRS S2]

                               Seiring dengan perubahan iklim yang terus menjadi                     As climate change remains a critical global issue,
                               isu global yang kritis, Perseroan berkomitmen untuk                   the Company is committed to enhancing its climate-
                               memperkuat pengungkapan terkait iklim sejalan                         related disclosures in line with global standards. To
                               dengan standar global. Untuk mendukung komitmen                       support this commitment, the Company is aligning its
                               tersebut, Perseroan menyelaraskan pelaporan                           reporting with IFRS S2 Climate-related Disclosures.
                               keberlanjutannya dengan IFRS S2 Climate-related
                               Disclosures.

                               IFRS Sustainability Disclosure Standard S2 Climate-                   IFRS Sustainability Disclosure Standard S2
                               related Disclosures (IFRS S2) menyediakan kerangka                    Climate-related Disclosures (IFRS S2) provides a
                               kerja yang komprehensif untuk mengungkapkan                           comprehensive framework for disclosing climate-
                               risiko dan peluang terkait iklim beserta dampak                       related risks, opportunities, and their financial impacts.
                               keuangannya. Standar ini juga mengatur bagaimana                      It also outlines how climate issues are integrated into
                               cara isu iklim diintegrasikan ke dalam tata kelola,                   governance, strategy, risk management, and metrics
                               strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target.                  and targets.
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Dengan mengadopsi IFRS S2, Perseroan memperkuat                       By adopting IFRS S2, the Company strengthens
                               strategi perubahan iklimnya serta memenuhi                            its climate strategy and meets evolving regulatory
                               ekspektasi regulasi yang terus berkembang, sekaligus                  expectations, demonstrating improved transparency
                               menunjukkan      peningkatan     transparansi    dan                  and resilience. The table below summarises the
                               ketahanan. Tabel di bawah ini merangkum capaian                       Company’s progress in aligning with the standard.
                               Perseroan dalam menyelaraskan pengungkapan
                               dengan standar tersebut.


                               Kemajuan Aksi Iklim Berdasarkan Persyaratan Pengungkapan IFRS S2
                               Climate Action Progress Guided by IFRS S2 Disclosure Requirements

                                  Elemen Inti IFRS S2     Pengungkapan yang Direkomendasikan           Ringkasan Kemajuan hingga 2024                   Tautan
                                 IFRS S2 Core Element          Recommended Disclosure                    Summary of Progress by 2025                     Link

                                Tata Kelola              a. Badan pengelola atau individu yang     Pengawasan Tata Kelola:                      Bab Pendekatan
                                Governance                  bertanggung jawab dalam melakukan      Peran dan Pengawasan Dewan terhadap          terhadap Keberlanjutan
                                                            pengawasan atas risiko dan peluang     Risiko Iklim                                 halaman 46 dan
                                                            terkait iklim.                         • Dewan Direksi melakukan pengawasan         bab Tata Kelola
                                                         b. Peran manajemen dalam tata kelola,         atas risiko dan peluang terkait iklim    Keberlanjutan halaman
                                                            pengendalian, dan prosedur yang            dalam kerangka manajemen risiko          63
                                                            digunakan untuk memantau serta             Perseroan, termasuk risiko fisik dan
                                                            mengelola risiko dan peluang terkait       risiko transisi.                         Chapter Our Approach
                                                            iklim                                  Akuntabilitas Manajemen:                     to Sustainability
                                                                                                   • Deputi Direktur ESG bertanggung            page 46 and Chapter
                                                         a. The governing body or individuals                                                   Sustainability
                                                                                                       jawab atas pelaksanaan strategi iklim,
                                                            responsible for overseeing climate-                                                 Governance Page 63
                                                                                                       pemantauan kinerja, dan penyusunan
                                                            related risks and opportunities.
                                                                                                       pengungkapan, serta melaporkannya
                                                         b. Management’s role in the governance,
                                                                                                       secara berkala kepada Presiden
                                                            controls, and procedures used to
                                                            monitor and manage climate-related         Direktur yang memiliki tanggung
                                                            risks and opportunities..                  jawab keseluruhan dan menyampaikan
                                                                                                       pembaruan kepada Dewan Komisaris
                                                                                                       untuk mendukung pengawasan yang
                                                                                                       efektif.
                                                                                                   Keterampilan dan Kompetensi:
                                                                                                   • Divisi ESG, dengan dukungan spesialis
                                                                                                       internal dan eksternal, menyediakan
                                                                                                       keahlian yang diperlukan untuk
                                                                                                       pengelolaan strategi iklim, asesmen
                                                                                                       risiko dan peluang, serta penyampaian
                                                                                                       informasi kepada Presiden Direktur
                                                                                                       dan Dewan Komisaris.




              120                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 123
                                                                                            Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                      Climate Strategy



  Elemen Inti IFRS S2    Pengungkapan yang Direkomendasikan                Ringkasan Kemajuan hingga 2024                   Tautan
 IFRS S2 Core Element         Recommended Disclosure                         Summary of Progress by 2025                     Link

                                                                       Pengawasan dan Integrasi Risiko:
                                                                       • Risiko iklim telah diintegrasikan ke
                                                                          dalam kerangka tata kelola Perseroan,
                                                                          dengan pengawasan oleh komite dan
                                                                          manajemen terkait, guna memastikan
                                                                          transparansi, akuntabilitas, serta
                                                                          keselarasan dengan standar pelaporan
                                                                          global.

                                                                       Governance Oversight:
                                                                       Board Roles and Oversight on Climate
                                                                       Risks
                                                                       • The Board oversees climate-related
                                                                          risks and opportunities within
                                                                          the Company’s risk management
                                                                          framework, including physical and
                                                                          transition risks.
                                                                       Management Accountabilities
                                                                       • The Deputy Director of ESG
                                                                          implements climate strategy,
                                                                          monitors performance, and prepares
                                                                          disclosures, reporting regularly to the
                                                                          President Director, who holds overall
                                                                          responsibility and updates the Board
                                                                          of Commissioners to enable effective
                                                                          oversight.
                                                                       Skills and Competencies
                                                                       • The ESG Division, supported by
                                                                          internal and external specialists,
                                                                          provides the expertise needed for
                                                                          managing climate strategy, assessing
                                                                          risks and opportunities, and informing
                                                                          the President Director and Board of
                                                                          Commissioners.
                                                                       Risk Oversight and Integration:
                                                                       • Climate risks are integrated into the
                                                                          Company’s governance framework,
                                                                          with oversight from relevant
                                                                          committees and management,
                                                                          ensuring transparency, accountability,
                                                                          and alignment with global reporting
                                                                          standards.
Strategi                Risiko dan peluang terkait iklim yang          Risiko dan Pelulang Terkait Iklim:           Bab Climate Strategy,
Strategy                mencakup:                                      • Perusahaan telah melaksanakan              Halaman 116
                        a. Risiko dan peluang terkait iklim yang           asesmen risiko dan peluang transisi      Chapter Climate
                            secara wajar dapat memengaruhi                 iklim yang mencakup operasional          Strategy, Page 116
                            prospek Perseroan.                             dan rantai nilainya di Indonesia dan
                        b. Model bisnis dan rantai nilai: dampak           Australia.
                            saat ini dan yang diantisipasi dari         Strategi dan Mitigasi:
                            risiko dan peluang terkait iklim           • Inisiatif pengurangan konsumsi
                            terhadap model bisnis dan rantai nilai         bahan bakar sedang dilaksanakan
                            Perseroan.                                     di dua lokasi terbesar Perusahaan di
                        c. Strategi dan pengambilan keputusan,             Indonesia, yaitu Adaro Tutupan (ADT)
                            termasuk rencana transisi terkait iklim.       dan Indonesia Pratama (IPR).
                        d. Posisi keuangan, kinerja keuangan,          • Target sementara efisiensi
                            dan arus kas serta dampak yang                 energi dan penurunan emisi
                            diantisipasi dalam jangka pendek,              sedang dikembangkan. Peta
                            menengah, dan panjang.                         jalan dekarbonisasi akan disusun
                        e. Ketahanan iklim dari strategi dan               setelahnya.
                            model bisnis Perseroan terhadap            Ketahanan Iklim:
                            perubahan iklim.                           • Kepatuhan proaktif Perseroan
                                                                           terhadap standar iklim yang terus
                        The climate-related risks and                      berkembang mencerminkan
                        opportunities on:                                  pendekatan strategis dalam mengelola
                        a. Climate-related risks and                       risiko dan peluang terkait iklim.
                           opportunities that could reasonably         • Langkah-langkah adaptif dan
                           be expected to affect the company’s             pengalokasian sumber daya telah
                           prospects.                                      diterapkan untuk memitigasi risiko
                        b. Business model and value chain:                 serta memanfaatkan peluang yang
                           The current and anticipated effects             berasal dari faktor iklim fisik maupun
                           of those climate-related risks and              transisi, guna mendukung ketahanan
                           opportunities on the company’s
                                                                           jangka panjang.
                           business model and value chain.
                        c. Strategy and decision-making,
                           including climate-related transition
                           plans.




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                            121
Page 124
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                 Elemen Inti IFRS S2    Pengungkapan yang Direkomendasikan               Ringkasan Kemajuan hingga 2024                      Tautan
                                IFRS S2 Core Element         Recommended Disclosure                        Summary of Progress by 2025                        Link

                                                       d. Financial position, financial              Climate-related Risks and Opportunities:
                                                          performance, and cash flows and their      • The Company conducted a climate
                                                          anticipated effects over the short,            transition risk and opportunities
                                                          medium and long term.                          assessment covering its operations
                                                       e. Climate resilience of the company’s            and value chains in Indonesia and
                                                          strategies and its business model to           Australia.
                                                          climate-related changes.                   Strategy and Mitigation:
                                                                                                     • Fuel consumption reduction initiatives
                                                                                                         are underway at the Company’s two
                                                                                                         largest sites in Indonesia: Adaro
                                                                                                         Tutupan (ADT) and Indonesia Pratama
                                                                                                         (IPR).
                                                                                                     • A decarbonisation roadmap is being
                                                                                                         developed, alongside interim energy
                                                                                                         efficiency and emission reduction
                                                                                                         targets.
                                                                                                     Climate Resilience:
                                                                                                     • The Company’s proactive compliance
                                                                                                         with evolving climate standards
                                                                                                         reflects a strategic approach
                                                                                                         to managing climate risks and
                                                                                                         opportunities.
                                                                                                     • Adaptive measures and resource
                                                                                                         allocation are being implemented
                                                                                                         to mitigate risks and leverage
                                                                                                         opportunities from both physical and
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                                                                         transition climate factors, supporting
                                                                                                         long-term resilience.
                               Manajemen Risiko        a. Proses dan kebijakan yang digunakan        Integrasi dalam Managemen Risiko                Bab Pendekatan
                               Risk Management            untuk mengidentifikasi, menilai,           Perseroan:                                      terhadap Keberlanjutan
                                                          memprioritaskan, dan memantau              • Perusahaan telah mengintegrasikan             halaman 46 dan
                                                          risiko dan peluang terkait iklim,              hasil asesmen risiko iklim dan              bab Tata Kelola
                                                          termasuk penggunaan skenario iklim.            langkah-langkah mitigasinya ke dalam        Keberlanjutan halaman
                                                       b. Tingkat integrasi dan pemanfaatan              sistem manajemen risiko yang telah          63
                                                          proses pengelolaan risiko dan peluang          ada.
                                                          terkait iklim dalam sistem manajemen                                                       Chapter Our Approach
                                                          risiko Perseroan secara keseluruhan.       Integration into Overall Risk Management:       to Sustainability
                                                                                                     • The Company has incorporated                  page 46 and Chapter
                                                       a. The processes and policies used                climate risk assessment findings and        Sustainability
                                                           to identify, assess, prioritize and           mitigation measures into its existing       Governance Page 63
                                                           monitor climate-related risks and             risk management systems.
                                                           opportunities, including if and how
                                                           the company uses climate-related
                                                           scenarios.
                                                       b. To which extent the company integrates
                                                           and uses its processes to manage
                                                           climate-related risks and opportunities
                                                           in its overall risk management system.
                               Metrik dan Target       a. Metrik terkait iklim, termasuk emisi       Metrik dan Target Terkait Iklim:                Bab 6.1, Climate
                               Metric and Target          GRK Cakupan 1, Cakupan 2, dan              • Target sementara pengurangan emisi            Strategy, Halaman 116
                                                          Cakupan 3; risiko transisi dan fisik;         sedang dikembangkan, termasuk                Chapter 6.1, Climate
                                                          serta peluang.                                untuk emisi Cakupan 1, 2, dan 3.             Strategy, Page 116
                                                       b. Target terkait iklim, baik kuantitatif        Target-target ini saat ini ditetapkan
                                                          maupun kualitatif, untuk memantau             sebagai target internal untuk menguji
                                                          kemajuan.                                     implementasi inisiatif dekarbonisasi
                                                       c. Pendekatan dalam penetapan,                   Perseroan. Publikasi target akan
                                                          peninjauan, dan pemantauan capaian            dilakukan setelah melalui proses
                                                          masing-masing target terkait iklim.           validasi internal.
                                                                                                     • Strategi dekarbonisasi saat ini
                                                                                                        dikembangkan dengan fokus awal
                                                       a. Climate-related metrics: Scope 1, 2,
                                                                                                        pada pengurangan konsumsi bahan
                                                          and 3 GHG emissions; transitions and
                                                                                                        bakar (material untuk emisi Cakupan 1
                                                          physical risks; opportunities.
                                                                                                        dan Cakupan 3).
                                                       b. Climate-related targets: Quantitative
                                                          and qualitative targets to monitor
                                                                                                     Climate-related metrics and targets:
                                                          progress.
                                                                                                     • Interim emissions reduction targets
                                                       c. Climate-related targets: Approaches
                                                                                                         are being developed, including for
                                                          to setting and reviewing each target
                                                                                                         Scope 1, 2, and 3 emissions. These
                                                          and monitoring progress against each
                                                                                                         are currently being set as internal
                                                          target.
                                                                                                         target to test the implementation of its
                                                                                                         decarbonisation initiatives. Publication
                                                                                                         of these targets will follow the internal
                                                                                                         validation of these targets.
                                                                                                     • The decarbonisation strategy is
                                                                                                         currently being developed with an
                                                                                                         initial focus on fuel consumption
                                                                                                         reduction (material to its Scope 1 and
                                                                                                         3).




              122                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 125
                                                                                            Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                     Climate Strategy



Penilaian Risiko Iklim Fisik                                              Physical Climate Risks Assessment
Perseroan telah menyelesaikan asesmen awal terkait                        The Company recently completed a screening-
risiko fisik perubahan iklim yang mencakup 25 aset,                       level physical risk assessment covering 25 assets,
terdiri atas 14 aset di Indonesia, 4 aset di Australia,                   consisting of 14 assets in Indonesia, 4 in Australia and
dan 7 aset di Amerika Serikat. Asesmen ini mencakup                       7 in the United States of America. The assessment
aset yang dimiliki oleh Perseroan maupun aset                             covered both the Company’s assets and customer-
milik pelanggan yang memiliki signifikansi strategis                      owned assets that are critical to the Company’s
terhadap keberlangsungan bisnis Perseroan. Aset                           business. The assets assessed included open pit
yang dinilai meliputi tambang terbuka, gedung                             mines, offices, mess halls, and a workshop. These
perkantoran, akomodasi pekerja, serta fasilitas                           assets represent 100% of the Company’s operations
bengkel. Seluruh aset yang dinilai tersebut                               in these three markets.
merepresentasikan 100% dari total operasional
Perseroan di ketiga wilayah tersebut.

Penilaian ini menggunakan data iklim komprehensif                         The assessment used comprehensive climate data
dan proyeksi dari model global. Penilaian berbasis                        and projections from global models. This desk-based
desktop ini berfokus pada identifikasi potensi                            review focused on identifying potential vulnerabilities
kerentanan dan dampak dari bahaya fisik iklim. Ruang                      and impacts from physical climate hazards. The
lingkup penilaian risiko fisik meliputi:                                  scope of the assessment also included:

                  3 Negara                              2 Jenis Kepemilikan                                    25 Aset
                 3 Countries                            2 Ownership Types                                     25 Assets
 •   Indonesia                           •     BUMA International Group – Aset Milik        •   1 Tanah Terbuka
 •   Australia                                 Perseroan                                    •   3 Ruang Mess
 •   USA                                 •     Client – Aset yang Milik Klien               •   3 Kantor
                                                                                            •   14 Tambang Terbuka
 •   Indonesia                           •     BUMA International Group – Owned Assets      •   1 Bengkel (BUMA Rebuild Centre)
 •   Australia                           •     Client-Owned Assets                          •   3 Fasilitas Pengelolahan Logam dan Mineral
 •   USA
                                                                                            •   1 Open Land
                                                                                            •   3 Mess Halls
                                                                                            •   3 Offices
                                                                                            •   14 Open Pit Mines
                                                                                            •   1 Workshop (BUMA Rebuild Centre)
                                                                                            •   3 Metals and minerals processing plants
             2 Time Horizon                                 2 Scenarios                                   9 Climate Hazards
             2 Time Horizon                                 2 Scenarios                                   9 Climate Hazards
 •   Decade 2030-an (jangka pendek       •     SSP1-2.6 (Skenario Emisi Rendah)             •   Suhu Ekstrem Panas
     hingga menengah)                    •     SSP5-8.5 (Skenario Emisi Tinggi)             •   Suhu Ekstrem Dingin
 •   Dekade 2050-an (jangka panjang)                                                        •   Banjir Sungai
 •                                           Skenario disusun berdasarkan Shared            •   Banjir Akibat Curah Hujan Ekstrem
 •   2030s (short-to-medium-term)            Socioeconomic Pathways (SSP) yang              •   Banjir Pesisir
 •   2050s (long-term)                       dikembangkan oleh Intergovernmental Panel      •   Angin Kencang Dan Badai
                                             on Climate Change (IPCC).                      •   Longsor Akibat Hujan
                                                                                            •   Kebakaran Hutan
                                         •     SSP1-2.6 (Low Emission Scenario)             •   Stres Air Dan Kekeringan
                                         •     SSP5-8.5 (High Emission Scenario)
                                                                                            •   Extreme Heat
                                             Scenarios are based on the Intergovernmental   •   Extreme Cold
                                             Panel on Climate Change’s (IPCC) Shared        •   River Flooding
                                             Socioeconomic Pathways (SSP).                  •   Extreme Rainfall Flooding
                                                                                            •   Coastal Flooding
                                                                                            •   Extreme Winds and Storms
                                                                                            •   Rainfall-induced Landslides
                                                                                            •   Wildfires
                                                                                            •   Water Stress and Drought


Tabel di bawah ini menyajikan hasil penilaian risiko                      The table below presents results of the Company’s
iklim fisik Perseroan untuk aset-asetnya di Indonesia,                    physical climate risks assessment for its Indonesian
Australia, dan Amerika Serikat (AS) serta aset-                           and Australian assets and the assets of the Company’s
aset pelanggan Perseroan yang penting bagi bisnis                         customers that are important to the Company’s
Perseroan.                                                                business.




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                           123
Page 126
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                                                                                                                     Potensi Risiko Tertinggi di Masa Depan
                                                                                                                                         Highest Potential Future Risk
                                                                                                              Risiko di Baseline      Jangka Pendek
                                 Bahaya Iklim           Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi              Baseline Risk        higga Menengah        Jangka Panjang
                                Climate Hazard       Potential Business Impact and Adaptation Measures                              (hingga 2030-an)      (hingga 2050-an)
                                                                                                                                    Short- to Medium-         Long Term
                                                                                                                                           Term               (by 2050s)
                                                                                                                                        (by 2030s)
                               Panas Ekstrem     •     Dampak: Peningkatan tingkat kerusakan mesin,          Rendah untuk           Sangat Tinggi        Sangat Tinggi
                               Extreme Heat            biaya pemeliharaan akibat panas berlebih, dan         Indonesia dan          untuk Indonesia      untuk Indonesia,
                                                       kerugian finansial akibat penghentian produksi.       Australia              Tinggi untuk         Australia dan AS
                                                       Adaptasi: Memasang sensor suhu dan sistem                                    Australia            Very High for
                                                       pemantauan cuaca untuk memberikan data                Minimal untuk AS       Sedang untuk AS      Indonesia, Australia
                                                       langsung dan mengeluarkan peringatan kejadian                                                     and USA
                                                       panas ekstrim tepat waktu.                            Low for Indonesia      Very High for
                                                 •     Dampak: Penurunan produktivitas personel,             and Australia          Indonesia
                                                       meningkatnya penyakit dan cedera diakibatkan                                 High for Australia
                                                       panas.                                                Minimal for USA        Moderate for USA
                                                       Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi panas
                                                       ekstrem dan pencegahan stres terkait panas ke
                                                       dalam pedoman keselamatan dan kesehatan kerja
                                                       (K3) aset.

                                                 •     Impact: Increased breakdown rates of machinery,
                                                       maintenance costs from overheating, and financial
                                                       losses due to production halts.
                                                       Adaptation: Install temperature sensors and
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                       weather monitoring systems to provide real-time
                                                       data and issue timely heat warnings.
                                                 •     Impact: Reduced productivity of asset personnel,
                                                       heat-related illnesses and injuries.
                                                       Adaptation: Integrate extreme heat mitigation and
                                                       heat stress prevention into the assets’ work health
                                                       and safety guidelines.
                               Dingin Extrem     •     Dampak: Penurunan produktivitas personel aset         Sedang untuk           Rendah untuk         Minimal untuk
                               Extreme Cold            dan peningkatan tingkat hipotermia dan penyakit       Indonesia,             Australia            Indonesia dan
                                                       terkait dingin lainnya.                               Australia, dan AS      Minimal untuk        Australia
                                                       Adaptasi: Menyediakan pakaian dan perlengkapan                               Indonesia dan AS     Rendah untuk AS
                                                       cuaca dingin untuk personel aset.                     Moderate for
                                                 •     Dampak: Peningkatan tingkat terpeleset dan            Indonesia, Australia   Low for Australia    Minimal for
                                                       jatuh serta peningkatan tingkat cedera akibat         and USA                Minimal for          Indonesia and
                                                       penumpukan es.                                                               Indonesia and USA    Australia
                                                       Adaptasi: Mengintegrasikan cuaca dingin ekstrem                                                   Low for USA
                                                       ke dalam pedoman kesehatan dan keselamatan
                                                       aset, termasuk ambang suhu untuk menghentikan
                                                       operasi luar ruangan.

                                                 •     Impact: Reduced productivity of asset personnel
                                                       and increased rates of hypothermia and other cold-
                                                       related illnesses.
                                                       Adaptation: Provide cold weather clothing and gear
                                                       to assets personnel.
                                                 •     Impact: Increased rate of slips and falls and
                                                       increased rates of injury from frost buildup.
                                                       Adaptation: Integrate extreme cold into the assets’
                                                       health and safety guidelines, including temperature
                                                       thresholds for halting outdoor operations.
                               Banjir            •     Dampak: Kerusakan pada mesin (terutama                Minimal untuk Indonesia dan Australia
                               Flooding                peralatan listrik sensitif) dan bangunan,             Sangat Tinggi untuk AS
                                                       mengakibatkan naiknya biaya pemeliharaan dan
                                                       penggantian serta biaya dari penghentian produksi.    Minimal for Indonesia and Australia
                                                       Adaptasi: Meninggikan atau melindungi                 Very high for USA
                                                       mesin dan sistem listrik penting dari air serta
                                                       mengembangkan protokol untuk menghentikan
                                                       aktivitas dengan aman jika banjir akan terjadi.
                                                 •     Dampak: Gangguan operasi dari potensi
                                                       pemblokiran akses kendaraan dan personel.
                                                       Adaptation: Identifikasi jalur dan akses alternatif
                                                       untuk memastikan keberlanjutan operasi.
                                                 •     Dampak: Peningkatan risiko cedera dan kematian,
                                                       termasuk penyakit.
                                                       Adaptasi: Melatih pekerja tentang risiko banjir dan
                                                       protokol respons yang sesuai.




              124                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 127
                                                                                             Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                          Climate Strategy



                                                                                                       Potensi Risiko Tertinggi di Masa Depan
                                                                                                           Highest Potential Future Risk
                                                                             Risiko di Baseline         Jangka Pendek
 Bahaya Iklim           Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi             Baseline Risk           higga Menengah         Jangka Panjang
Climate Hazard       Potential Business Impact and Adaptation Measures                                (hingga 2030-an)       (hingga 2050-an)
                                                                                                      Short- to Medium-          Long Term
                                                                                                             Term                (by 2050s)
                                                                                                          (by 2030s)
                 •     Impact: Damages towards machinery (especially
                       sensitive electrical equipment) and structures,
                       followed by maintenance and replacement costs
                       and costs from production halts.
                       Adaptation: Elevate or waterproof critical
                       machinery and electrical systems and develop
                       protocols to safely shut down any activity in case
                       of imminent flooding.
                 •     Impact: Disruption of operations from potential
                       blocking of vehicle and personnel access points.
                       Adaptation: Identify alternate routes and access
                       points to allow for operational continuity.
                 •     Impact: Increased risk of injuries and fatalities,
                       including diseases.
                       Adaptation: Train workers on flood-specific risks
                       and the appropriate response protocols.
Angin Kencang    •     Dampak: Kerusakan fasilitas pengolahan,              Sangat Tinggi untuk Australia
dan Badai              area penyimpanan, gedung kantor dan sistem           Minimal untuk Indonesia
Extreme Winds          transportasi.                                        Rendah untuk AS
and Storms             Adaptasi: Memasang pemecah angin atau struktur
                       penghalang angin sementara di sekitar peralatan      Very High for Australia
                       dan struktur sensitif sebelum terjadinya badai.      Minimal for Indonesia
                 •     Dampak: Peningkatan tingkat cedera dari puing-       Low for USA
                       puing.
                       Adaptasi: Mengintegrasikan mitigasi siklon tropis
                       kedalam pedoman operasi aset, termasuk protokol
                       untuk menghentikan operasi dengan aman selama
                       terjadinya angin kencang.
                 •     Dampak: Puing-puing dan angin kencang dapat
                       mengganggu transportasi barang dan personel ke
                       dan dari aset.
                       Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan
                       rute cadangan atau jalan sementara untuk
                       mempertahankan akses ke lokasi setelah peristiwa
                       siklon tropis.

                 •     Impact: Damage of processing facilities, storage
                       areas, office building and transport systems.
                       Adaptation: Install windbreaks or temporary
                       barriers around sensitive equipment and structures
                       ahead of storms.
                 •     Impact: Increased rate of injuries from
                       accompanied debris.
                       Adaptation: Integrate tropical cyclone mitigation,
                       including protocols for safely shutting down
                       operations during high winds, in the assets’
                       operating guideline.
                 •     Impact: Debris and strong winds may disrupt the
                       transportation of goods and personnels to and
                       from the assets.
                       Adaptation: Identify and prepare backup routes
                       or temporary roads to maintain site access after
                       tropical cyclone events.
Tanah Longsor    •     Dampak: Kerusakan aset dan infrastruktur             Minimal untuk             Minimal untuk Indonesia dan Australia
Akibat Hujan           sehingga meningkatkan biaya pemeliharaan dan         Indonesia dan             Sedang untuk AS
                       penggantian terutama di tambang.                     Australia
Rainfall-              Adaptasi: Memasang struktur geotekstil dan           Rendah untuk AS           Minimal for Indonesia and Australia
Induced                penguatan tanah untuk memperkuat lereng dan                                    Moderate for USA
Landslides             mengurangi kerentanan terhadap erosi dan longsor.    Minimal for
                 •     Dampak: Titik akses yang terblokir ke dan dari       Indonesia and
                       aset sehingga mencegah transportasi barang dan       Australia
                       personel serta mengganggu operasi.                   Low for USA
                       Adaptasi: Mengidentifikasi dan mempersiapkan
                       rute cadangan atau jalan sementara untuk
                       mempertahankan akses ke lokasi selama keadaan
                       darurat.
                 •     Dampak: Peningkatan tingkat cedera dan kematian.
                       Adaptasi: Mengembangkan dan mengintegrasikan
                       rencana tanggap darurat tanah longsor dalam
                       pedoman operasional aset.




                                        2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                             125
Page 128
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                                                                                                                      Potensi Risiko Tertinggi di Masa Depan
                                                                                                                                          Highest Potential Future Risk
                                                                                                                Risiko di Baseline     Jangka Pendek
                                 Bahaya Iklim           Potensi Dampak Bisnis dan Langkah Adaptasi                Baseline Risk       higga Menengah           Jangka Panjang
                                Climate Hazard       Potential Business Impact and Adaptation Measures                               (hingga 2030-an)         (hingga 2050-an)
                                                                                                                                     Short- to Medium-            Long Term
                                                                                                                                            Term                  (by 2050s)
                                                                                                                                         (by 2030s)
                                                 •     Impact: Damaged assets and infrastructure,
                                                       increasing maintenance and replacement costs
                                                       especially in mining pits.
                                                       Adaptation: Install geotextile and soil reinforcement
                                                       structures to strengthen the slopes and reduce the
                                                       susceptibility to erosion and failure.
                                                 •     Impact: Blocked access points to and from assets,
                                                       preventing the transport of goods and personnel
                                                       and disrupting operations.
                                                       Adaptation: Identify and prepare backup routes or
                                                       temporary roads to maintain site access during
                                                       emergencies.
                                                 •     Impact: Increased rate of injuries and fatalities.
                                                       Adaptation: Develop and integrate landslide
                                                       emergency response plan in the assets’ operational
                                                       guidelines.
                               Stress Air &      •     Dampak: Konflik dengan masyarakat lokal dari            Rendah untuk          Rendah untuk Australia
                               Kekeringan              konsumsi air yang tidak proporsional.                   Australia dan AS      Minimal untuk Indonesia
                               Water Stress &          Adaptasi: Secara rutin melibatkan masyarakat lokal      Minimal untuk         Sangat Tinggi untuk AS
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Drought                 untuk menjelaskan penggunaan air dan berbagi            Indonesia
                                                       informasi tentang upaya mitigasi kekeringan.                                  Low for Australia
                                                 •     Dampak: Penurunan efisiensi operasional                 Low for Australia     Minimal for Indonesia
                                                       dari proses yang bergantung pada air seperti            and USA               Very High for USA
                                                       pengolahan bijih dan sistem pendinginan peralatan       Minimal for
                                                       dan kantor.                                             Indonesia
                                                       Adaptasi: Berinvestasi dalam sistem daur ulang
                                                       dan penggunaan kembali air untuk menyediakan
                                                       sumber air tambahan dan penyangga terhadap
                                                       peristiwa stres air.

                                                 •     Impact: Conflicts with local communities from
                                                       disproportionate water consumption.
                                                       Adaptation: Regularly engage with local
                                                       communities to explain water usage and share
                                                       information about mitigation efforts.
                                                 •     Impact: Reduced operational efficiency from water-
                                                       reliant processes such as ore processing and
                                                       cooling systems of equipment and offices.
                                                       Adaptation: Invest in water recycling and reuse
                                                       systems to provide additional sources of water and
                                                       a buffer against water stress events.
                               Kebakaran         •     Dampak: Kerusakan pada pabrik pengolahan dan            Tinggi untuk          Sangat Tinggi           Sangat Tinggi
                               Hutan                   infrastruktur pendukung.                                Australia             untuk Australia         untuk Australia
                               Wildfires               Adaptasi: Memelihara sekat bakar di sekitar             Minimal untuk         Minimal untuk           Minimal untuk
                                                       peralatan dan infrastruktur sensitif untuk              Indonesia dan AS      Indonesia               Indonesia
                                                       mencegah paparan terhadap kebakaran hutan.                                    Sedang untuk AS         Tinggi untuk AS
                                                       Juga memasang sistem pemadam kebakaran di               High for Australia
                                                       sekitar peralatan penting.                              Minimal for           Very High for           Very High for
                                                 •     Dampak: Peningkatan risiko kesehatan bagi pekerja       Indonesia and USA     Australia               Australia
                                                       dan penurunan jarak pandang, menghambat                                       Minimal for             Minimal for
                                                       operasi.                                                                      Indonesia               Indonesia
                                                       Adaptasi: Mengintegrasikan bahaya kebakaran                                   Moderate for USA        High for USA
                                                       hutan ke dalam pedoman kesehatan dan
                                                       keselamatan aset.

                                                 •     Impact: Damaged processing plants and
                                                       supporting infrastructure.
                                                       Adaptation: Maintain firebreaks around sensitive
                                                       equipment and infrastructure to prevent their
                                                       exposure to wildfire. Also install fire-suppression
                                                       systems around critical equipment.
                                                 •     Impact: Increased health risks to workers and
                                                       reduced visibility, hindering operations.
                                                       Adaptation: Integrate wildfire hazards into the
                                                       assets’ health and safety guidelines.




              126                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 129
                                                                                    Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                     Climate Strategy



Sebagai respons terhadap bahaya iklim fisik yang                  In response to the identified physical climate hazards
teridentifikasi yang dapat mempengaruhi aset-                     affecting its assets, as well as customer-owned
asetnya di Indonesia, Australia dan AS serta aset-                assets that are integral to its business, the Company
aset yang dimiliki oleh pelanggan yang penting untuk              has identified a range of short-term and long-term
bisnisnya, Perseroan telah mengidentifikasi berbagai              adaptation measures to minimise the impacts of
langkah adaptasi yang relevan. Langkah-langkah ini                these hazards and adapt to anticipated physical
mencakup jangka pendek maupun jangka panjang                      changes. The physical risk assessment indicates
dan dibuat untuk meminimalkan dampak dari bahaya                  that adaptation measures should primarily focus on
iklim yang teridentifikasi dan beradaptasi dengan                 mining pits, as these assets are the most exposed to
perubahan fisik yang disebabkan oleh perubahan                    climate hazards and generate the greatest business
iklim. Penilaian risiko fisik menunjukan bahwa                    value for the Company and its clients. In addition,
langkah-langkah adaptasi utama harus diarahkan                    extreme heat has been identified as the highest-risk
pada aset tambang terbuka karena ini adalah aset                  climate hazard across assets in Indonesia, Australia
yang paling terpapar terhadap bahaya iklim dan                    and USA. By contrast, flooding and rainfall-induced
menghasilkan nilai bisnis terbesar bagi Perseroan                 landslides present the lowest climate-related risks to
dan kliennya. Selanjutnya, Perseroan harus berfokus               the Company.
pada panas ekstrem karena secara keseluruhan,
inilah bahaya iklim yang menimbulkan risiko tertinggi
di semua aset Perseroan, baik di Indonesia, Australia
dan AS. Di sisi lain, banjir dan tanah longsor akibat
hujan keduanya menimbulkan risiko terkait iklim
terendah bagi Perseroan.

Penilaian Risiko dan peluang transisi                             Transition Risks and Opportunities Assessment
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan asesmen                      In 2025, the Company assessed their transition
terhadap risiko dan peluang transisi yang didorong                risks and opportunities that are driven by climate
oleh perubahan iklim. Sejalan dengan kerangka TCFD/               change. Aligned with the TCFD/IFRS S2 framework,
IFRS S2, Perseroan secara sistematis menganalisis                 the Company systematically analysed potential
potensi risiko terkait dengan perubahan kebijakan dan             risks related to policy and legal changes, technology,
regulasi, perkembangan teknologi, dinamika pasar,                 market, and reputational drivers, alongside
serta faktor reputasi, sekaligus mengidentifikasi                 opportunities in resource efficiency, alternative,
peluang pada aspek efisiensi sumber daya, produk                  products and services, markets expansion, and supply
dan layanan, ekspansi pasar, dan ketahanan rantai                 chain resilience. Emphasis is placed on how the risks
pasok. Asesmen ini menitikberatkan pada bagaimana                 and opportunities from these drivers may financially
risiko dan peluang yang berasal dari factor-faktor                impact the Company.
tersebut dapat berdampak pada Perseroan secara
finansial.

Sebagai perseroan jasa pertambangan yang                          As a diversified mining services company operating
terdiversifikasi dan beroperasi di Indonesia, Australia,          in Indonesia and Australia, and as a mine owner the
serta AS, Perseroan menghadapi berbagai risiko                    US, the Company faces a range of climate-related
transisi akibat pergeseran global menuju ekonomi                  transition risks arising from the global shift toward
rendah karbon. Risiko utama terkait dengan perubahan              a low-carbon economy. These risks mainly relate
permintaan pasar, perkembangan kebijakan dan                      to changing market demand, evolving policies and
regulasi, kemajuan teknologi, serta meningkatnya                  regulations, technological advancements, and rising
ekspektasi para pemangku kepentingan.                             stakeholder expectations.

Perseroan menilai risiko transisi ini dalam jangka                The Company assesses transition risks across both
waktu pendek (2030) dan jangka waktu panjang (2050)               short-term (2030) and long-term (2050) horizons
dengan mempertimbangkan skenario emisi tinggi dan                 under high and low emissions scenarios. The
rendah. Tabel di bawah ini merangkum hasil asesmen                table below presents the results of the Company’s




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               127
Page 130
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               atas dua peluang transisi terkait iklim dan sembilan                           assessment of two transition climate opportunities
                               risiko utama yang relevan bagi operasional Perseroan                           and nine risks for its assets in Indonesia, Australia,
                               di Indonesia, Australia, dan AS, termasuk aset milik                           and the US, including those of its key customers.
                               pelanggan utama Perseroan.

                                                                                                                            Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                                                          Highest Potential Future Risk/Opportunity

                                  Risiko/Peluang         Dampak Rantai       Dampak Bisnis Potensial                                  Periode Jangka
                                                                                                                                                             Periode Jangka
                                      Transisi               Pasok             dan Langkah Adaptasi                                  Pendek-Menegah
                                                                                                                 Baseline Risiko/                                Panjang
                                  Transition Risk         Value Chain      Potential Business Impact and                               (pada dekade
                                                                                                                    Peluang                                   (pada dekade
                                   /Opportunity             Impact             Adaptation Measures                                        2030-an)
                                                                                                                  Baseline Risk/                                 2050-an)
                                                                                                                                     Short- to Medium-
                                                                                                                   Opportunity                                 Long Term
                                                                                                                                            Term
                                                                                                                                                                (by 2050s)
                                                                                                                                         (by 2030s)
                               Peluang | Opportunities
                               1. Pemanfaatan            Operasional       • Dampak: Penangkapan               Dapat Diabaikan      Dapat Diabaikan        Dapat Diabaikan
                                  Metana dan             Langsung dan        metana dari kegiatan              untuk Indonesia      untuk Indonesia        untuk Indonesia
                                  Teknologi CCS          Hilir               pertambangan berpotensi           dan Australia        dan Australia          dan Australia
                                                                             menciptakan sumber                Kecil untuk AS       Sedang untuk AS        Besar untuk AS
                                  Methane Recovery       Direct              pendapatan tambahan,
                                  and Utilisation of     Operations and      menurunkan emisi, serta           Negligible for       Negligible for         Negligible for
                                  CCS Technology         Downstream          mendukung pembangkitan            Indonesia and        Indonesia and          Indonesia and
                                                                             kredit karbon, khususnya di       Australia            Australia              Australia
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                                             Amerika Serikat.                  Minor for the US     Moderate for the US    Major for the US
                                                                             Adaptasi: Pelaksanaan uji
                                                                             coba bertahap dan studi
                                                                             kelayakan, pemantauan
                                                                             insentif regulasi, serta
                                                                             integrasi elektrifikasi ke
                                                                             dalam perencanaan jangka
                                                                             panjang peralatan.

                                                                           • Impact: Methane capture
                                                                             from mining operations
                                                                             may create additional
                                                                             revenue streams, reduce
                                                                             emissions, and support
                                                                             carbon credit generation,
                                                                             particularly in the US.
                                                                             Adaptation: Conduct
                                                                             phased pilots and feasibility
                                                                             studies, monitor regulatory
                                                                             incentives, and integrate
                                                                             electrification into long term
                                                                             equipment planning.
                               2. Efisiensi Biaya        Operasional       • Dampak: Elektrifikasi             Dapat Diabaikan      Kecil untuk            Sangat Besar untuk
                                  Operasional            Langsung dan        armada pertambangan               untuk Indonesia,     Indonesia, Australia   Indonesia
                                  melalui                Hulu                berpotensi menurunkan             Australia, dan AS    dan AS                 Besar untuk
                                  Elektrifikasi                              biaya bahan bakar, emisi,                                                     Australia dan AS
                                  Armada                 Direct              serta eksposur terhadap           Negligible for       Minor for Indonesia,
                                                         Operations and      volatilitas harga bahan           Indonesia,           Australia and, the     Extensive for
                                  Operational            Upstream            bakar fosil dalam jangka          Australia, and the   US                     Indonesia
                                  Savings from Fleet                         panjang.                          US                                          Major for Australia
                                  Electrification                            Adaptasi: Pelaksanaan uji                                                     and the US
                                                                             coba bertahap dan studi
                                                                             kelayakan, pemantauan
                                                                             insentif regulasi, serta
                                                                             integrasi elektrifikasi
                                                                             dalam perencanaan jangka
                                                                             panjang peralatan.

                                                                           • Impact: Electrification of
                                                                             mining fleets may reduce
                                                                             fuel costs, emissions, and
                                                                             exposure to fossil fuel price
                                                                             volatility over the long term.
                                                                             Adaptation: Conduct
                                                                             phased pilots and feasibility
                                                                             studies, monitor regulatory
                                                                             incentives, and integrate
                                                                             electrification into long term
                                                                             equipment planning.




              128                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 131
                                                                                               Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                        Climate Strategy



                                                                                         Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                       Highest Potential Future Risk/Opportunity

   Risiko/Peluang      Dampak Rantai      Dampak Bisnis Potensial                                  Periode Jangka
                                                                                                                           Periode Jangka
       Transisi            Pasok            dan Langkah Adaptasi                                  Pendek-Menegah
                                                                            Baseline Risiko/                                   Panjang
   Transition Risk      Value Chain     Potential Business Impact and                               (pada dekade
                                                                               Peluang                                      (pada dekade
    /Opportunity          Impact            Adaptation Measures                                        2030-an)
                                                                             Baseline Risk/                                    2050-an)
                                                                                                  Short- to Medium-
                                                                              Opportunity                                    Long Term
                                                                                                         Term
                                                                                                                              (by 2050s)
                                                                                                      (by 2030s)
Risiko | Risks
1. Penurunan           Operasional     • Dampak: Penurunan                 Tidak Signifikan       Tidak Signifikan       Sangat Tinggi
   Permintaan          Langsung          permintaan batubara               untuk Indonesia        untuk Indonesia        untuk Indonesia,
   Batubara                              dalam skenario rendah             Ringan untuk           Sedang untuk AS        Australia, dan AS
                       Direct            karbon dalam jangka               Australia, dan AS      Tinggi untuk
   Reduction in Coal   Operations        panjang dapat menurunkan                                 Australia
   Demand                                pendapatan dan                    Insignificant for                             Extreme for
                                         meningkatkan risiko aset          Indonesia              Insignificant for      Indonesia,
                                         terdampar, terutama di            Minor for Australia,   Indonesia              Australia, and the
                                         Australia dan AS.                 and the US             Moderate for the US    US
                                         Adaptasi: Diversifikasi                                  Major for Australia
                                         jenis batubara, komoditas
                                         pertambangan lain, dan
                                         wilayah operasi; penguatan
                                         kontrak jangka panjang;
                                         serta evaluasi peluang
                                         usaha di luar batubara
                                         secara bertahap.

                                       • Impact: Longterm decline
                                         in coal demand under
                                         low carbon scenarios
                                         may reduce revenue and
                                         increase stranded asset
                                         risk, particularly in Australia
                                         and the US.
                                         Adaptation: Diversify
                                         across coal types, other
                                         mining commodities, and
                                         geographies, strengthen
                                         long-term contracts, and
                                         assess opportunities
                                         beyond coal over time
2. Kenaikan Biaya      Operasional     • Dampak: Regulasi karbon,          Sedang untuk           Sedang untuk           Sedang untuk
   Transportasi        Langsung          standar bahan bakar, dan          Indonesia,             Indonesia              Indonesia dan AS
                                         disrupsi logistik dapat           Australia, dan AS      Tinggi untuk           Tinggi untuk
   Rising              Direct            meningkatkan biaya                                       Australia dan AS       Australia
   Transportation      Operations        transportasi dan menekan          Moderate for
   Price                                 margin.                           Indonesia,             Moderate for           Moderate for
                                         Adaptasi: Optimalisasi            Australia, and the     Indonesia              Indonesia and
                                         perencanaan logistik,             US                     Major for Australia    the US
                                         peningkatan efisiensi                                    and the US             Major for Australia
                                         armada, serta evaluasi opsi
                                         transportasi rendah emisi
                                         atau alternatif.

                                       • Impact: Carbon regulation,
                                         fuel standards, and logistics
                                         disruptions may increase
                                         transport costs and reduce
                                         margins.
                                         Adaptation: Optimise
                                         logistics planning, improve
                                         fleet efficiency, and
                                         assess lower emission
                                         or alternative transport
                                         options over time.




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                               129
Page 132
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                                                                                                         Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                                                       Highest Potential Future Risk/Opportunity

                                  Risiko/Peluang       Dampak Rantai      Dampak Bisnis Potensial                                  Periode Jangka
                                                                                                                                                           Periode Jangka
                                      Transisi             Pasok            dan Langkah Adaptasi                                  Pendek-Menegah
                                                                                                            Baseline Risiko/                                   Panjang
                                  Transition Risk       Value Chain     Potential Business Impact and                               (pada dekade
                                                                                                               Peluang                                      (pada dekade
                                   /Opportunity           Impact            Adaptation Measures                                        2030-an)
                                                                                                             Baseline Risk/                                    2050-an)
                                                                                                                                  Short- to Medium-
                                                                                                              Opportunity                                    Long Term
                                                                                                                                         Term
                                                                                                                                                              (by 2050s)
                                                                                                                                      (by 2030s)
                               3. Kenaikan Biaya       Operasional      • Dampak: Dinamika transisi        Rendah untuk           Tidak Signifikan untuk Australia
                                  Energi               Langsung           energi dapat meningkatkan        Indonesia,             Sedang untuk Indonesia dan AS
                                                                          biaya listrik dan bahan          Australia, dan AS
                                  Rising Energy Cost   Direct             bakar, sehingga berdampak                               Insignificant for Australia
                                                       Operations         pada biaya operasional.          Minor for Indonesia,   Moderate for Indonesia and the US
                                                                          Adaptasi: Peningkatan            Australis, and the
                                                                          efisiensi energi, optimalisasi   US
                                                                          penggunaan bahan bakar,
                                                                          serta evaluasi pemanfaatan
                                                                          energi terbarukan atau
                                                                          alternatif yang layak secara
                                                                          operasional.

                                                                        • Impact: Energy transition
                                                                          dynamics may increase
                                                                          electricity and fuel costs,
                                                                          affecting operating
                                                                          expenditures over time.
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                                          Adaptation: Improve energy
                                                                          efficiency, optimise fuel use,
                                                                          and evaluate renewable or
                                                                          alternative energy solutions
                                                                          where operationally
                                                                          feasible.
                               4. Penerapan            Operasional      • Dampak: Perluasan                Tidak Signifikan       Ringan untuk           Sedang untuk AS
                                  Mekanisme Harga      Langsung           kebijakan harga karbon           untuk Indonesia,       Indonesia,             Ekstrem untuk
                                  Karbon                                  dapat meningkatkan biaya         Australia, dan AS      Australia, dan AS      Indonesia dan
                                                       Direct             operasional secara material,                                                   Australia
                                  Carbon Pricing       Operations         terutama bagi kegiatan           Insignificant          Minor for Indonesia,
                                  Mechanism                               dengan intensitas emisi          for Indonesia,         Australia, and the     Moderate for the US
                                                                          Cakupan 1 yang tinggi.           Australia, and the     US                     Extreme for
                                                                          Adaptasi: Peningkatan            US                                            Indonesia and
                                                                          pengelolaan emisi, integrasi                                                   Australia
                                                                          biaya karbon ke dalam
                                                                          perencanaan bisnis, serta
                                                                          pelaksanaan inisiatif
                                                                          efisiensi operasional dan
                                                                          pengurangan emisi.

                                                                        • Impact: Expanding
                                                                          carbon pricing policies
                                                                          could materially increase
                                                                          operating costs, especially
                                                                          given Scope 1 intensive
                                                                          operations.
                                                                          Adaptation: Improve
                                                                          emissions management,
                                                                          integrate carbon costs
                                                                          into planning, and pursue
                                                                          operational efficiency
                                                                          and emissions reduction
                                                                          initiatives.
                               5. Peningkatan          Operasional      • Dampak: Meningkatnya             Tidak Signifikan       Ringan untuk           Sedang untuk
                                  Kewajiban            Langsung           tuntutan pelaporan dari          untuk Indonesia,       Indonesia              Indonesia,
                                  Pelaporan Emisi                         regulator dan investor           Australia, dan AS      Sedang untuk           Australia, dan AS
                                  dan Iklim            Direct             berpotensi meningkatkan                                 Australia dan AS
                                                       Operations         biaya kepatuhan dan              Insignificant                                 Moderate for
                                  Enhanced                                risiko hukum apabila tidak       for Indonesia,         Minor for Indonesia    Indonesia,
                                  Emissions and                           dipenuhi.                        Australia, and the     Moderate for           Australia, and the
                                  Climate -Related                        Adaptasi: Penguatan              US                     Australia and the      US
                                  Reporting                               tata kelola iklim, sistem                               US
                                  Obligations                             pelaporan emisi, serta
                                                                          penyelarasan berkelanjutan
                                                                          dengan IFRS S2 dan
                                                                          standar relevan lainnya.




              130                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 133
                                                                                            Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                     Climate Strategy



                                                                                      Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                    Highest Potential Future Risk/Opportunity

   Risiko/Peluang      Dampak Rantai      Dampak Bisnis Potensial                               Periode Jangka
                                                                                                                        Periode Jangka
       Transisi            Pasok            dan Langkah Adaptasi                               Pendek-Menegah
                                                                          Baseline Risiko/                                  Panjang
   Transition Risk      Value Chain     Potential Business Impact and                            (pada dekade
                                                                             Peluang                                     (pada dekade
    /Opportunity          Impact            Adaptation Measures                                     2030-an)
                                                                           Baseline Risk/                                   2050-an)
                                                                                               Short- to Medium-
                                                                            Opportunity                                   Long Term
                                                                                                      Term
                                                                                                                           (by 2050s)
                                                                                                   (by 2030s)
                                       • Impact: Increasing
                                         regulatory and investor
                                         disclosure requirements
                                         may raise compliance costs
                                         and legal exposure if not
                                         met.
                                         Adaptation: Continue
                                         to strengthen climate
                                         governance, emissions
                                         reporting systems, and
                                         alignment with IFRS S2 and
                                         other relevant standards.
6. Dampak              Operasional     • Dampak: Pengawasan yang        Tidak Signifikan      Sedang untuk            Tinggi untuk
   Reputasi akibat     Langsung          semakin ketat terhadap         untuk Indonesia,      Indonesia,              Indonesia,
   Stigmatisasi                          sektor batubara dapat          Australia, dan AS     Australia, dan AS       Australia, dan AS
   Sektor              Direct            memengaruhi kepercayaan
                       Operations        investor, perizinan sosial     Insignificant         Moderate for            Major for Indonesia,
   Reputational                          untuk beroperasi, serta        for Indonesia,        Indonesia,              Australia, and the
   Impacts from                          kemampuan menarik              Australia, and the    Australia, and the      US
   Stigmatisation of                     talenta.                       US                    US
   Sector                                Adaptasi: Penguatan kinerja
                                         ESG, transparansi, dan
                                         keterlibatan pemangku
                                         kepentingan yang selaras
                                         dengan TCFD/IFRS S2.

                                       • Impact: Heightened scrutiny
                                         of the coal sector may
                                         affect investor confidence,
                                         social licence to operate,
                                         and talent attraction.
                                         Adaptation: Strengthen ESG
                                         performance, transparency,
                                         and stakeholder
                                         engagement aligned with
                                         TCFD / IFRS S2.
7. Kenaikan Premi      Operasional     • Dampak: Evaluasi ulang         Tidak Signifikan      Ringan untuk            Sedang untuk
   Asuransi            Langsung          eksposur terhadap              untuk Indonesia,      Indonesia,              Indonesia,
                                         sektor batubara oleh           Australia, dan AS     Australia, dan AS       Australia, dan AS
   Rising Insurance    Direct            perusahaan asuransi dapat
   Premium Price       Operations        meningkatkan premi atau        Insignificant         Minor for Indonesia,    Moderate for
                                         menurunkan ketersediaan        for Indonesia,        Australia, and the      Indonesia,
                                         perlindungan.                  Australia, and the    US                      Australia, and the
                                         Adaptasi: Penguatan            US                                            US
                                         manajemen risiko
                                         operasional, praktik
                                         keselamatan, serta
                                         keterlibatan aktif dengan
                                         perusahaan asuransi untuk
                                         memastikan perlindungan
                                         yang memadai dan efisien
                                         biaya.

                                       • Impact: Insurers’
                                         reassessment of coal
                                         related exposure may
                                         lead to higher premiums
                                         or reduced coverage
                                         availability.
                                         Adaptation: Strengthen
                                         operational risk
                                         management, safety
                                         practices, and engage
                                         regularly with insurers to
                                         maintain adequate and
                                         cost-effective coverage.




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                             131
Page 134
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                                                                                                                           Risiko/Peluang Masa Depan Tertinggi
                                                                                                                                         Highest Potential Future Risk/Opportunity

                                    Risiko/Peluang            Dampak Rantai          Dampak Bisnis Potensial                                            Periode Jangka
                                                                                                                                                                               Periode Jangka
                                        Transisi                  Pasok                dan Langkah Adaptasi                                            Pendek-Menegah
                                                                                                                             Baseline Risiko/                                      Panjang
                                    Transition Risk            Value Chain         Potential Business Impact and                                         (pada dekade
                                                                                                                                Peluang                                         (pada dekade
                                     /Opportunity                Impact                Adaptation Measures                                                  2030-an)
                                                                                                                              Baseline Risk/                                       2050-an)
                                                                                                                                                       Short- to Medium-
                                                                                                                               Opportunity                                       Long Term
                                                                                                                                                              Term
                                                                                                                                                                                  (by 2050s)
                                                                                                                                                           (by 2030s)
                                8. Terbatasnya Akses          Operasional          • Dampak: Pembatasan                    Tidak Signifikan           Ringan untuk           Tinggi untuk
                                   Pembiayaan                 Langsung               dari lembaga keuangan                 untuk Indonesia            Indonesia              Indonesia, Australia
                                   Batubara                                          dan asuransi dapat                    Ringan untuk               Sedang untuk           dan AS
                                                              Direct                 meningkatkan biaya modal              Australia dan AS           Australia dan AS
                                    Reduced Access to         Operations             dan membatasi investasi                                                                 Major for Indonesia,
                                    Coal Financing                                   jangka panjang terkait                Insignificant for          Minor for Indonesia    Australia and the
                                                                                     batubara.                             Indonesia                  Moderate for           US
                                                                                     Adaptasi: Pengelolaan                 Minor for Australia        Australia and the
                                                                                     hubungan yang kuat                    and the US                 US
                                                                                     dengan pemberi pinjaman,
                                                                                     manajemen modal yang
                                                                                     pruden, serta penyelarasan
                                                                                     pembiayaan secara
                                                                                     bertahap dengan kegiatan
                                                                                     yang siap transisi.

                                                                                   • Impact: Tightening lender
                                                                                     and insurer restrictions may
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                                                     increase cost of capital and
                                                                                     constrain long-term coal
                                                                                     related investment.
                                                                                     Adaptation: Maintain strong
                                                                                     lender engagement, prudent
                                                                                     capital management, and
                                                                                     gradually align financing
                                                                                     with transitionready
                                                                                     activities.
                                9. Transisi ke                Operasional          • Dampak: Kebutuhan                     Tidak Signifikan           Sedang untuk           Sedang untuk
                                   Teknologi Rendah           Langsung dan           belanja modal yang lebih              untuk Indonesia,           Indonesia, Australia   Indonesia
                                   Emisi                      Hilir                  tinggi serta ketidakpastian           Australia dan AS           dan AS                 Tinggi untuk
                                                                                     teknologi akibat peralihan                                                              Australia dan AS
                                    Transition to             Direct                 ke solusi pertambangan                Insignificant for          Moderate for
                                    Lower-Emissions           Operations and         rendah emisi.                         Indonesia, Australia       Indonesia, Australia   Moderate for
                                    Technology                Downstream             Adaptasi: Penerapan                   and the US                 and the US             Indonesia
                                                                                     bertahap teknologi, dengan                                                              Major for Australia
                                                                                     prioritas pada proyek                                                                   and the US
                                                                                     percontohan dan asesmen
                                                                                     biaya‑manfaat sebelum
                                                                                     dilakukan skala penuh.

                                                                                   • Impact: Increased
                                                                                     capital requirements and
                                                                                     technology uncertainty
                                                                                     from the shift to low
                                                                                     emissions mining solutions.
                                                                                     Adaptation: Adopt a phased
                                                                                     approach to technology
                                                                                     deployment, prioritising
                                                                                     pilots and cost benefit
                                                                                     assessments before
                                                                                     scaling.
                                Catatan | Notes:
                                Skala Risiko: Sangat Tinggi (Extreme), Tinggi (Major), Sedang (Moderate), Ringan (Minor), Tidak Signifikan (Insignificant).
                                Risk Scale: Extreme, Major, Moderate, Minor, Insignificant.
                                Skala Peluang: Sangat Besar (Extensive), Besar (Major), Sedang (Moderate), Kecil (Minor). Dapat Diabaikan (Negligible).
                                Opportunity Scale: Extensive, Major, Moderate, Minor, Negligible.



                               Secara keseluruhan, eksposur Perseroan terhadap                                          Overall, the Company’s exposure to climate related
                               risiko transisi terkait iklim masih berada pada tingkat                                  transition risks remains manageable at the 2025
                               yang dapat dikelola pada kondisi dasar tahun 2025.                                       baseline, with more significant impacts expected to
                               Namun demikian, dampak yang lebih signifikan                                             emerge progressively toward the 2030s and 2050s
                               diperkirakan akan muncul secara bertahap menuju                                          under low carbon scenarios. The most material future
                               dekade 2030‑an dan 2050‑an, khususnya dalam                                              risks relate to carbon pricing, declining coal demand,
                               skenario rendah karbon. Risiko masa depan yang                                           and access to capital, while operational efficiency and



              132                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 135
                                                                                     Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                      Climate Strategy



paling material berkaitan dengan penerapan harga                   emissions reduction initiatives present meaningful
karbon, penurunan permintaan batubara, serta                       long term opportunities.
keterbatasan akses terhadap pembiayaan, sementara
inisiatif peningkatan efisiensi operasional dan
pengurangan emisi menghadirkan peluang jangka
panjang yang bermakna.

Temuan dari asesmen risiko transisi iklim ini turut                The findings from this climate transition risk
memvalidasi risiko serupa yang sebelumnya telah                    assessment further validate the similar risks
diidentifikasi dalam asesmen risiko bisnis internal                previously identified in the Company’s internal
Perseroan, sehingga memperkuat keandalan dan                       business risk assessment, reinforcing the robustness
konsistensi proses identifikasi risiko yang diterapkan.            and consistency of its risk identification processes.
Melalui pemantauan risiko secara proaktif, pengelolaan             Through proactive risk monitoring, disciplined capital
permodalan yang disiplin, adopsi teknologi secara                  management, phased technology adoption, and
bertahap, serta penguatan tata kelola iklim, Perseroan             enhanced climate governance, the Company will
akan terus meningkatkan ketahanan dan kemampuan                    continue to strengthen its resilience and adaptability
adaptasinya guna mendukung keberlanjutan usaha                     in support of long term business sustainability amid a
jangka panjang di tengah sistem energi global yang                 transitioning global energy system.
sedang bertransisi.



ENERGI DAN EMISI GRK [GRI 3-3] [GRI 302-1]                         ENERGY AND GHG EMISSIONS [GRI 3-3] [GRI
[GRI 302-3] [OJK F.5] [OJK F.6]                                    302-1] [GRI 302-3] [OJK F.5] [OJK F.6]

Sejalan dengan komitmen Indonesia dan Australia                    In line with Indonesia’s and Australia’s commitments
dalam menurunkan emisi gas rumah kaca serta                        to reducing greenhouse gas emissions and achieving
mencapai target net zero masing-masing pada                        net zero targets by 2060 and 2050 respectively, as
tahun 2060 dan 2050, sebagaimana tertuang dalam                    set out in each country’s Nationally Determined
Nationally Determined Contribution, Perseroan turut                Contribution, the Company actively contributes to
berkontribusi aktif dalam upaya penurunan emisi.                   emissions reduction efforts. It has implemented a
Perseroan telah mengimplementasikan berbagai                       range of initiatives to reduce its emissions footprint
inisiatif untuk mengurangi jejak emisi sekaligus                   while delivering both environmental and operational
memberikan peningkatan kinerja lingkungan dan                      improvements. In 2025, the Company continues to
operasional. Pada tahun 2025, Perseroan terus                      implement decarbonisation initiatives in its operation,
melaksanakan inisiatif dekarbonisasi di seluruh                    strengthened by the recently introduced Control Tower
operasinya, yang diperkuat oleh penerapan sistem                   system, enabling data-driven strategy and decision-
Control Tower untuk mendukung strategi dan                         making in the Company’s decarbonisation efforts.
pengambilan keputusan berbasis data dalam upaya                    This initiative reinforces the Company’s commitment
dekarbonisasi. Inisiatif ini menegaskan komitmen                   to structured and measurable decarbonisation
Perseroan terhadap perjalanan dekarbonisasi yang                   journey. [OJK F.5].
terstruktur dan terukur.[OJK F.5].

Perseroan mengukur dan mengelola dampak emisinya                   The Company quantifies and manages its emissions
melalui penilaian komprehensif terhadap emisi gas                  impacts through a comprehensive assessment of
rumah kaca Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan                       Scope 1, Scope 2, and Scope 3 greenhouse gas
3. Dengan mengacu pada inventarisasi yang telah                    emissions. Building on the inventory completed for
diselesaikan untuk operasi di Indonesia dan Australia,             its Indonesian and Australian operations, with 2023
dengan tahun dasar 2023, Perseroan terus memantau                  selected as the baseline year, the Company continues
dan menyempurnakan data emisi gas rumah kaca                       to monitor and refine its greenhouse gas data in
pada tahun 2025. Selain itu, Perseroan juga telah                  2025. Further, the Company conducted the baseline
melakukan penilaian baseline untuk emisi Cakupan 1                 assessment for Scope 1 and 2 for its operation in the




                                  2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                133
Page 136
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               dan Cakupan 2 pada operasinya di Amerika Serikat.                United States. This inventory covers the full scope of
                               Inventarisasi ini mencakup seluruh lingkup operasi               the Company’s operations, providing a holistic view
                               Perseroan, memberikan gambaran yang komprehensif                 of its carbon footprint and supporting more informed
                               atas jejak karbon serta mendukung pengelolaan emisi              and effective emissions management.
                               yang lebih terinformasi dan efektif.

                               Di saat yang bersamaan, Perseroan mengerti                       The Company recognises that reductions in Scope
                               bahwa pengurangan emisi Cakupan 1 dan 2 sangat                   1 and Scope 2 emissions are closely linked to
                               bergantung dengan pengurangan penggunaan                         energy consumption. As such, it remains committed
                               energi. Maka dari itu, Perseroan tetap berkomitmen               to responsible energy use across all operations,
                               pada penggunaan energi yang bertanggung jawab                    including office electricity consumption and fuel use
                               di seluruh operasinya, termasuk listrik kantor dan               for site activities. To reduce its carbon footprint and
                               konsumsi bahan bakar untuk kegiatan lapangan.                    mitigate greenhouse gas emissions, the Company
                               Untuk mengurangi jejak karbon dan memitigasi                     prioritises energy efficiency, particularly in relation to
                               emisi GRK, Perseroan memprioritaskan efisiensi                   non-renewable energy sources. This commitment is
                               energi, khususnya dalam penggunaan sumber energi                 formally articulated in the Company’s environmental
                               non-terbarukan. Komitmen ini diformalisasikan                    policy.
                               dalam kebijakan lingkungan Perseroan (https://
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               bumainternational.com/esg-policies).

                               Peningkatan efisiensi bahan bakar didorong oleh                  Fuel efficiency improvements are driven by
                               perbaikan kondisi jalan tambang, optimalisasi                    improved road conditions, optimisation of the Fleet
                               Fleet Management System, serta penguatan                         Management System, and the promotion of efficient
                               praktik berkendara yang efisien. Secara paralel,                 driving behaviour. In parallel, the Company reviews
                               Perseroan melakukan peninjauan atas konsumsi                     electricity and fuel consumption across its operations
                               listrik dan bahan bakar di seluruh operasinya untuk              to identify further optimisation opportunities. As part
                               mengidentifikasi peluang optimalisasi lebih lanjut.              of its transition towards a lower-carbon economy, the
                               Sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi rendah               Company is also exploring other energy solutions,
                               karbon, Perseroan juga mengeksplorasi solusi energi              including the deployment of electrified heavy
                               lainnya, termasuk penerapan alat berat bertenaga                 equipment, as and when it becomes commercially
                               listrik, jika telah tercapai kelayakan secara komersial.         viable.

                               Dengan lebih dari 90% emisi Perseroan berkaitan                  With more than 90% of the Company’s emissions
                               langsung dengan konsumsi bahan bakar dalam                       directly linked to fuel consumption, discussions at the
                               operasionalnya, pembahasan di tingkat Direksi dan                Board level on emissions performance are integrated
                               manajemen senior mengenai kinerja emisi terintegrasi             into operational metrics that drive these outcomes.
                               dalam metrik operasional. Keselarasan antara metrik              This alignment between operational and emissions
                               operasional dan kinerja emisi ini memungkinkan                   performance metrics enables more effective planning,
                               perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan kinerja                 execution, and ongoing monitoring. [GRI 3-3].
                               yang lebih efektif secara berkelanjutan. [GRI 3-3].




              134                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 137
                                                                                          Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                    Climate Strategy



Energi dan Emisi Cakupan 1 Dan 2 Emisi                                 Scope 1 and 2 Emissions and Energy

Kinerja Energi [GRI 302-1] [GRI 302-3]                                 Energy Performance [GRI 302-1] [GRI 302-3]
Praktik pengelolaan energi Perseroan di Indonesia                      The Company’s energy management practices
telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Energi                      in Indonesia comply with Minister of Energy and
dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 8 Tahun 2025                        Mineral Resources (MEMR) No. 8 of 2025 on Energy
tentang Manajemen Energi. Di Australia, praktik                        Management. In Australia, the Company’s energy
pengelolaan energi Perseroan telah mematuhi                            management practices comply with the National
National Greenhouse and Energy Reporting Act 2007                      Greenhouse and Energy Reporting Act 2007 Cth,
(CTH), National Greenhouse and Energy Reporting                        the National Greenhouse and Energy Reporting
Regulations 2008 (CTH), serta National Greenhouse                      Regulations 2008 Cth, and the National Greenhouse and
and Energy Reporting Measurement Determination                         Energy Reporting Measurement Determination 2008
2008 (CTH). Di Amerika Serikat, praktik pengelolaan                    Cth. In the US, the Company’s energy management
energi Perseroan telah mematuhi peraturan energi                       practices comply with applicable federal and state
dan lingkungan hidup yang berlaku di tingkat                           energy and environmental regulations, including
federal maupun negara bagian, termasuk kewajiban                       reporting and emissions monitoring requirements
pelaporan dan pemantauan emisi berdasarkan                             under relevant US Environmental Protection Agency
program-program yang relevan dari Amerika Serikat di                   (EPA) programmes and energy efficiency standards.
bawah Environmental Protection Agency (EPA) terkait                    The Company implements structured energy tracking
serta standar tentang efisiensi energi. Perseroan                      and reporting procedures to support operational
menerapkan prosedur pemantauan dan pelaporan                           efficiency and regulatory compliance.
energi yang terstruktur guna mendukung efisiensi
operasional serta kepatuhan terhadap ketentuan
regulasi.

Untuk tujuan kejelasan, Perseroan membedakan                           For the purpose of clarity, the Company differentiate
pelaporan energi dan emisi antara unit usaha                           the energy and emission reporting between the
kontraktor pertambangan (operasi di Indonesia dan                      mining contractor business units (Indonesia and
Australia) dan unit usaha pertambangan (operasi di                     Australia operation) and the mining business unit
Amerika Serikat).                                                      (United States operation)

Data Konsumsi Energi
Energy Consumption Data
                     Energi                             Unit
                                                                                2023                2024                  2025
                     Energy                             Unit
                                                               Indonesia
 Listrik
                                                         GJ                         176.979            221.434               241.492
 Electricity
 Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
                                                         GJ                      26.627.094          24.970.674            22.606.725
 Fuel (Including Solar for Genset)
 Total Energi
                                                         GJ                      26.804.073          25.192.108            22.848.217
 Total Energy
 Total Produksi
                                                     Ton | Tons               1.089.447.364         937.796.433           795.613.909
 Total Production
 Intensitas Energi                                GJ/Ton Produksi
                                                                                       0,0246              0,0269                0,0287
 Energy Intensity                                GJ/Ton Production
                                                               Australia
 Listrik
                                                         GJ                         159.441            150.427                     434
 Electricity
 Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
                                                         GJ                       5.120.486           5.159.135                  1.063
 Fuel (Including Solar for Genset)
 Total Energi
                                                         GJ                       5.279.927           5.309.562                  1.497
 Total Energy
 Total Produksi
                                                        Tons                    356.529.717         347.929.763                       -
 Total Production




                                      2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                         135
Page 138
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                                        Energi                                        Unit
                                                                                                                                   2023                       2024                       2025
                                                        Energy                                        Unit
                               Intensitas Energi                                               GJ/Ton Produksi
                                                                                                                                          0,0148                     0,0153                            -
                               Energy Intensity                                               GJ/Ton Production
                                                                 Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Unit *
                               Listrik
                                                                                                       GJ                                336.420                    371.861                    241.926
                               Electricity
                               Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
                                                                                                       GJ                            31.747.580                 30.129.809                 22.607.788
                               Fuel (Including Solar for Genset)
                               Total Energi
                                                                                                       GJ                            32.084.000                 30.501.670                 22.849.714
                               Total Energy
                               Total Produksi
                                                                                                      Tons                       1.445.977.081              1.285.726.196                 795.613.909
                               Total Production
                               Intensitas Energi                                               GJ/Ton Produksi
                                                                                                                                       0,022188                   0,023723                   0,028720
                               Energy Intensity                                               GJ/Ton Production
                                                                        Total Unit Usaha Pertambangan (AS)** | Total Mining Business Unit (US)**
                               Listrik
                                                                                                       GJ                           N/A                        N/A                           48.668,73
                               Electricity
                               Bahan Bakar (termasuk Solar untuk Genset)
                                                                                                       GJ                           N/A                        N/A                         344.760,78
                               Fuel (Including Solar for Genset)
                               Total Energi
                                                                                                       GJ                           N/A                        N/A                         393.429,51
                               Total Energy
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Total Production
                                                                                                      Tons                          N/A                        N/A                             621.585
                               Total Produksi

                               Intensitas Emisi                                                GJ/Ton Produksi
                                                                                                                                    N/A                        N/A                                 0,63
                               Emission Intensity                                             GJ/Ton Production

                               Catatan | Note:
                               Indonesia
                               • Energi dihitung dengan mengonversi konsumsi energi, yaitu bahan bakar (dalam KL) dan listrik (dalam kWh), ke dalam satuan gigajoule (GJ).
                               • Faktor konversi dari kWh ke joule adalah 3,60 × 106, sedangkan faktor konversi dari liter ke joule adalah 0,04 (mengacu pada Appendix 1. Energy Conversion Table,
                                  Guidelines for Calculation and Reporting of Energy Sector GHG Emissions Inventory yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi
                                  dan Sumber Daya Mineral, 2018).
                               • Satuan produksi merupakan akumulasi dari total penambangan batubara dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal).
                               • Jenis bahan bakar yang digunakan oleh Perusahaan adalah High Speed Diesel (HSD).
                               • Konsumsi energi bahan bakar (B35 dan B40) berasal dari lokasi operasi Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, serta penggunaan Pertamina Dex di Kantor Pusat
                                  (termasuk HO‑BIG).
                               • Konsumsi energi listrik berasal dari lokasi ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
                               • Tidak terdapat perubahan dalam metode perhitungan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
                               • Energy is calculated by converting energy consumption (KL of fuel and kWh of electricity) into GJ.
                               • The conversion factor of kWh to Joules is 3.60 x 106 and the conversion factor of Liters to Joules is 0.04 (refer to Appendix 1. Energy Conversion Table, Guidelines for
                                   Calculation and Reporting of Energy Sector GHG Emissions Inventory, published by the Directorate General of Electricity, Ministry of Energy and Mineral Resources,
                                   2018).
                               •   The production unit is the accumulation of total coal extraction and Overburden removal.
                               •   The type of fuel used by the Company is HSD.
                               •   Fuel energy consumption (B35, B40) comes from Site Lati, Binsua, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, and Pertamina Dex at HO (including HO-BIG).
                               •   Electricity energy consumption is from ADT, SDJ, IBP, BRC and HO sites.
                               •   There is no changes in calculation from the previous year.

                               Australia
                               • Faktor konversi energi yang digunakan mengacu pada National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme – Measurement Determination: 2025 Emissions
                                   Factors.
                               • Konsumsi energi bahan bakar berasal dari Brisbane Office (AU01).
                               • Penggunaan listrik berasal dari Brisbane Office (AU01), serta rumah sewaan.
                               • Pada tahun 2025, berdasarkan pendekatan Operational Control dalam GHG Protocol, tidak ada lokasi tambang yang dimasukkan dalam batas pelaporan BUMA
                                   Australia. Oleh karena itu, produksi dan intensitas energi BUM Australia tidak dihitung.

                               • Energy conversion factors used are sourced from National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme - Measurement Determination: 2025 Emissions
                                   Factors.
                               • Fuel energy consumption is from Brisbane Office (AU01).
                               • Electricity usage from Brisbane Office (AU01), as well as the rental houses.
                               • In 2025, based on GHG Protocol Operational Control approach, no site is included in BUMA Australia reporting boundaries. Therefore, BUMA Australia production
                                   and energy intensity are not calculated.

                               Amerika Serikat | United States
                               • Data kinerja dari ACG (operasi Amerika Serikat) hanya mencakup tahun 2025, yang merepresentasikan periode kinerja penuh di bawah BUMA International. Oleh
                                 karena itu, data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini.

                               • The performance data from ACG will only cover year 2025 in which it represents the full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023
                                   and 2024 will not be included in this year report.




              136                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 139
                                                                                    Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                      Climate Strategy



Nilai yang disajikan mencerminkan konsumsi energi                 The values presented reflect energy consumption
dalam aktivitas operasional Perseroan. Saat ini,                  within the Company’s operations. At present, the
Perseroan belum menghitung konsumsi energi                        Company has not calculated energy consumption
yang terjadi di luar organisasi, termasuk aktivitas               occurring outside the organisation, including
transportasi dan distribusi yang dilakukan oleh                   transportation and distribution activities undertaken
mitra usaha atau pihak eksternal lainnya. Selain                  by business partners or other external parties. In
itu, Perseroan tidak menggunakan energi untuk                     addition, the Company does not utilise heating,
pemanasan, pendinginan, maupun uap dalam                          cooling, or steam in its operational activities. [GRI
kegiatan operasionalnya. [GRI 302-1] [GRI 302-2]                  302-1] [GRI 302-2]

Kinerja Emisi Cakupan 1 dan 2                                     Scope 1 and 2 Emissions Performance
Emisi gas rumah kaca Perseroan dihitung sesuai                    The Company’s greenhouse gas emissions were
dengan Greenhouse Gas Protocol menggunakan                        calculated in accordance with the Greenhouse Gas
pendekatan kendali operasional (operational control               Protocol using the operational control approach.
approach). Faktor emisi yang digunakan untuk                      Emission factors applied for Indonesia were sourced
Indonesia bersumber dari Kementerian Energi dan                   from the Ministry of Energy and Mineral Resources,
Sumber Daya Mineral, sedangkan faktor emisi untuk                 while those for Australia were derived from the
Australia mengacu pada National Greenhouse and                    National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
Energy Reporting (NGER) Measurement Determination                 Measurement Determination 2008. Where NGER
2008. Jika tidak tersedia, maka digunakan faktor                  emission factors were not available, including for
emisi dari U.S. EPA atau data emisi yang dilaporkan               most Scope 3 categories such as purchased goods
oleh pemasok termasuk untuk sebagian besar                        and services, emission factors from the United States
kategori Emisi Cakupan 3 seperti barang dan jasa                  Environmental Protection Agency or supplier reported
yang dibeli. Nilai global warming potential (GWP) yang            emissions data were used. Global warming potential
digunakan dalam perhitungan ini mengacu pada Fifth                values applied in the assessment are based on the
Assessment Report dari Intergovernmental Panel on                 Fifth Assessment Report of the Intergovernmental
Climate Change (IPCC). Untuk operasional di Amerika               Panel on Climate Change. For operations in the
Serikat, faktor emisi diperoleh dari U.S. Environmental           US, emission factors were obtained from the U.S.
Protection Agency (EPA) atau dari data emisi yang                 Environmental Protection Agency (EPA) or from
dilaporkan oleh pemasok, apabila tersedia.                        supplier-reported emissions data where available.

Gas rumah kaca yang dicakup dalam asesmen ini                     The greenhouse gases included in this assessment
adalah gas-gas yang termasuk dalam Protokol Kyoto,                are those covered under the Kyoto Protocol,
yaitu karbon dioksida, metana, dan dinitrogen oksida.             namely carbon dioxide, methane, and nitrous oxide.
Hidrofluorokarbon dan perfluorokarbon dikecualikan                Hydrofluorocarbons and perfluorocarbons were
dari perhitungan pada periode pelaporan ini karena                excluded from the calculation for this reporting period,
penggunaan refrigeran dalam operasional Perseroan                 as refrigerant use within the Company’s operations is
dinilai tidak material. Emisi biogenik juga dinilai               considered immaterial. Biogenic emissions were also
tidak material, sementara sulfur heksafluorida tidak              assessed as immaterial, while sulphur hexafluoride
relevan dengan kegiatan operasional Perseroan. Oleh               is not applicable to the Company’s operations,
karena itu, gas-gas tersebut tidak dimasukkan dalam               and therefore these gases were not included in the
inventaris emisi.                                                 emissions inventory.

Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan tidak                  As a mining contractor, the Company does not account
menghitung emisi yang berasal dari perubahan                      for emissions arising from land use change in its
penggunaan lahan, karena tanggung jawab atas                      Indonesia and Australia operation, as responsibility
emisi tersebut berada pada pemilik tambang.                       for such emissions rests with the mine owner. There
Pengungkapan emisi dilakukan sesuai dengan GRI                    is no land use change taking place in the Company’s
305‑1 dan GRI 305‑2.                                              US operation in 2024 and 2025 since its acquisition.
                                                                  Disclosures are made in accordance with GRI 305-1
                                                                  and GRI 305-2.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 137
Page 140
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               Emisi gas rumah kaca Perseroan untuk tahun 2023,                                        The Company’s greenhouse gas emissions for the
                               2024, dan 2025 ditampilkan pada tabel berikut.                                          years 2023, 2024, and 2025 are presented in the
                                                                                                                       following table.

                               Emisi GRK Cakupan 1
                               Scope 1 GHG Emissions
                                              Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)                                         2023                            2024                            2025
                                                  Direct GHG Emissions (Scope 1)
                                                                                                              Indonesia
                                Bahan bakar (ton CO2 eq)
                                                                                                                            1.761.775                      1.650.481                       1.490.788
                                Fuel (ton CO2 eq)
                                                                                                              Australia
                                Bahan Bakar (ton CO2 eq)
                                                                                                                               87.978                          82.015                              75
                                Fuel (ton CO2 eq)
                                Emisi Fugitive (ton CO2 eq)
                                                                                                                                2.464                           2.450                                 0
                                Fugitive Emission (ton CO2 eq)
                                                                    Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Total Mining Contractor Business Units
                                Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
                                                                                                                            1.852.271                      1.734.946                       1.490.863
                                Total Scope 1 (ton CO2 eq)
                                                                                                            United States
                                Bahan bakar (ton CO2 eq)
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                                                                                                  N/A                             N/A                           24.028
                                Fuel (ton CO2 eq)
                                Peledak (ton CO2 eq)
                                                                                                                                  N/A                             N/A                            1.502
                                Explosives (ton CO2 eq)
                                                                                                    Total Mining Business Unit
                                Total Cakupan 1 (ton CO2 eq)
                                                                                                                                  N/A                             N/A                           25.530
                                Total Scope 1 (ton CO2 eq)
                                Note:
                                INDONESIA
                                • Faktor emisi bahan bakar lokal (tier 2) merupakan faktor emisi nasional yang digunakan dengan mengacu pada Intergovernmental Panel on Climate Change
                                   (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas (2019), dan Puslitbang Tekmira (2018), sebagaimana tercantum dalam
                                   Inventarisasi Emisi GRK Sektor Energi yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Energi dan Sumber
                                   Daya Mineral (2020).
                                • Emisi Cakupan 1 yang dilaporkan berasal dari sumber pembakaran stasioner (genset) dan pembakaran bergerak (kendaraan operasional dan alat berat).
                                • Total emisi dihitung dengan mengalikan total konsumsi bahan bakar (kL) dengan faktor konversi
                                • Faktor emisi B0 = 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter.
                                • Total emisi Cakupan 1 berasal dari area kerja LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, dan HO (termasuk HO-BIG)
                                • The local fuel emission factor (tier 2) is a national emission factor, which is used with reference to the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)
                                    Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006), Puslitbang Lemigas (2019) and Puslitbang Tekmira (2018) listed in the Energy Sector GHG Emissions
                                    Inventory published by the Center for Energy and Mineral Resources Data and Information Technology, Ministry of Energy and Mineral Resources (2020).
                                •   Scope 1 emissions listed are generated from stationary (generator sets) and mobile combustion (operational vehicles and heavy equipment) sources
                                •   Total emissions are calculated by multiplying total fuel usage (Kl) with conversion factor.
                                •   B0 emission factor= 2.69 kg CO2e-/liter; B20 = 2.66 kg CO2e-/liter; B30 = 2.65 kg CO2e-/liter; B35=2.64 kg CO2e-/liter; B40 = 2.64 kg CO2e-/liter.
                                •   Total Scope 1 emissions from Sites LATI, BIN, ADT, IPR, SDJ, IBP, PKP, BRC, and HO (including HO-BIG)

                                AUSTRALIA
                                • BUMA Australia menerapkan pendekatan operational control dalam menentukan batas organisasi untuk seluruh emisi GRK. Pada tahun 2025, lokasi-lokasi yang
                                    dikontrakkan kepada BUMA Australia ditetapkan berada di luar batas pelaporan emisinya.
                                • Untuk BUMA Australia, emisi Cakupan 1 mencakup penggunaan bahan bakar untuk kendaraan ringan dalam operasional kantor pusat.
                                • Dalam perhitungan emisi Cakupan 1 dan 2, BUMA Australia menggunakan faktor emisi terbaru dari National Greenhouse Accounts Factors (2025) yang diterbitkan
                                    oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) sebagai acuan dalam penyusunan inventaris emisi.

                                • BUMA Australia applies the operational control approach to determine its organisational boundary for all GHG emission. In 2025 the sites contracted to BUMA
                                    Australia are determined to be outside of its emission reporting boundaries.
                                • For BUMA Australia Scope 1 includes fuel for light vehicle in head office operation.
                                • For the calculation of the Scope 1 and 2 emissions BUMA Australia applies the most recent National Greenhouse Accounts Factors (2025) published by the
                                    Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) in its selection of the emissions factors adopted in the calculation of the inventory.

                                AMERIKA SERIKAT
                                • Data kinerja dari ACG hanya mencakup tahun 2025 yang merepresentasikan kinerja penuh di bawah BUMA International. Oleh karena itu, data ACG untuk tahun
                                    2023 dan 2024 tidak disertakan dalam laporan tahun ini.

                                • The performance data from ACG will only cover year 2025 that represents the full performance under BUMA International. Therefore, the ACG’s data in 2023 and
                                    2024 will not be included in this year report.

                               Emisi GRK Cakupan 2
                               Scope 2 GHG Emissions
                                             Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 2)
                                                                                                                     2023                            2024                            2025
                                               Indirect GHG Emissions (Scope 2)
                                                                                                              Indonesia
                                Listrik (ton CO2 eq)
                                                                                                                               72.881                          87.651                           92.853
                                Electricity (ton CO2 eq)




              138                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 141
                                                                                                Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                         Climate Strategy



            Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 2)
                                                                           2023                       2024                      2025
              Indirect GHG Emissions (Scope 2)
                                                                     Australia
 Listrik (ton CO2 eq)
                                                                                     29.084                    28.004                       81
 Electricity (ton CO2 eq)
                             Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Units
 Listrik (ton CO2 eq)
                                                                                    101.965                   115.655                   92.934
 Electricity (ton CO2 eq)
                                                                   United States
 Listrik (ton CO2 eq)
                                                                                        N/A                       N/A                     4.380
 Electricity (ton CO2 eq)
                                      Total Unit Usaha Pertambangan (AS)** | Total Mining Business Unit
 Listrik (ton CO2 eq)
                                                                                        N/A                       N/A                     4.380
 Electricity (ton CO2 eq)
 Catatan | Note:
 • Faktor emisi sistem kelistrikan yang digunakan mengacu pada jaringan listrik PLN, yaitu jaringan Mahakam (lokasi BRC, SDJ, IBP), jaringan
   Barito (ADT, PKP), jaringan Jamali (Kantor Pusat/HO), serta jaringan PLTU PT AEI berbahan bakar batubara (area operasional ADT).
 • Faktor emisi Jaringan Mahakam: 1,14 ton CO2e/MWh
 • Faktor emisi Jaringan Barito: 1,31 ton CO2e/MWh
 • Faktor emisi Jaringan Jamali: 0,87 ton CO2e/MWh
 • Faktor emisi PT AEI (2023): 1,496 ton CO2e/MWh
 • Faktor emisi PT AEI (2024): 1,434 ton CO2e/MWh
 • Faktor emisi PT AEI (2025): 1,391 ton CO2e/MWh
 • Data kinerja ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena baru dilakukan akuisisi di 2024..

 • Using the electricity system GHG emission factor for PLN electricity network from Mahakam grid (BRC, SDJ, IBP sites), the Barito grid (ADT,
   PKP), the Jamali grid (Site HO), and the PT AEI coal-fired power plant (PLTU) grid (Site ADT operational area).
 • Mahakam electricity grid emission factor = 1.14 tons CO2e/MWh.
 • Barito electricity grid emission factor = 1.31 tons CO2e/MWh.
 • Jamali electricity grid emission factor = 0.87 tons CO2e/MWh.
 • PT AEI 2023 electricity grid emission factor = 1.496 tons CO2e/MWh.
 • PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.434 tons CO2e/MWh.
 • PT AEI 2024 electricity grid emission factor = 1.391 tons CO2e/MWh.
 • Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.

Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 [GRI 305-4]
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity [GRI 305-4]
                        Intensitas Emisi
                                                                           2023                       2024                      2025
                       Emission Intensity
                                                                    Indonesia
 Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                                   1.834.656                 1.738.132              1.583.641
 Total Emissions (ton CO2 eq)
 Total Produksi (ton)
                                                                           1.089.447.364                  937.796.433             795.613.909
 Total Production (ton)
 Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
                                                                                                              0,00185                   0,00199
 Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)                                   0,00168
                                                                     Australia
 Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                                    117.601                   110.019                      155
 Total Emissions (ton CO2 eq)
 Total Produksi (ton)
                                                                             120.653.038                   87.429.793                         _
 Total Production (ton)
 Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
                                                                                     0,0010                    0,0013                         _
 Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)
                             Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan * | Total Mining Contractor Business Units
 Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                                   2.014.785                 1.936.095              1.583.796
 Total Emissions (ton CO2 eq)
 Total Produksi (ton)
                                                                           1.252.927.526               1.101.223.588              795.613.909
 Total Production (ton)
 Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
                                                                                    0,00161                   0,00176                   0,00199
 Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)
                                                                   United States
 Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                            N/A                        N/A                     29.910
 Total Emissions (ton CO2 eq)
 Total Produksi (ton)
                                                                            N/A                        N/A                    621.585
 Total Production (ton)
 Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
                                                                            N/A                        N/A                     0,0481
 Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)




                                            2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                           139
Page 142
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                                                        Intensitas Emisi
                                                                                                                  2023                       2024                2025
                                                       Emission Intensity
                                                                             Total Unit Usaha Pertambangan | Total Mining Business Unit
                               Total Emisi (ton CO2 eq)
                                                                                                                   N/A                       N/A                29.910
                               Total Emissions (ton CO2 eq)
                               Total Produksi (ton)
                                                                                                                   N/A                       N/A               621.585
                               Total Production (ton)
                               Intensitas Emisi (ton CO2 eq/tons produksi)
                                                                                                                                             N/A                0,0481
                               Emissions Intensity (ton CO2 eq/tons production)                                    N/A
                               Catatan: | Note:
                               Data ACG untuk tahun 2023 dan 2024 tidak disajikan dalam laporan tahun ini, karena diakuisisi di tahun 2024
                               Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in 2024.



                               Pada tahun 2025, Perusahaan mencatat penurunan                                       In 2025, the Company recorded a 9% reduction in
                               emisi GRK absolut Cakupan 1 dan 2 di Indonesia                                       absolute Scope 1 and 2 GHG emission in Indonesia.
                               sebesar 9%. Penurunan ini terutama disebabkan                                        A significant portion of the Company’s Scope 1
                               oleh penurunan bertahap (ramping down) kegiatan                                      emissions reduction in 2025 resulted from the ramp
                               operasional di Binungan, IBP, dan Lati di Indonesia,                                 down of operations at the Binungan, IBP and Lati sites
                               yang periode kontraknya masing-masing akan                                           in Indonesia, with the respective contracts scheduled
                               berakhir di 2025, 2026 dan 2027.                                                     to conclude in 2025, 2026 and 2027 respectively.
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Pada operasi di Indonesia, Perseroan melaksanakan                                    In Indonesia operation, the Company conducted
                               berbagai inisiatif terarah untuk menurunkan konsumsi                                 targeted initiatives to reduce fuel consumption,
                               bahan bakar, antara lain:                                                            including:
                               • Meningkatkan kondisi jalan tambang untuk                                           • Improving mine road conditions to enhance fuel
                                  mendukung efisiensi bahan bakar                                                       efficiency
                               • Mengoptimalkan Fleet Management System untuk                                       • Optimising the Fleet Management System to
                                  mengurangi waktu antri dan dumping                                                    reduce queueing and dumping time
                               • Mendorong praktik operasional yang efisien dalam                                   • Promoting fuel efficient operating practices
                                  penggunaan bahan bakar
                               • Mengoptimalkan ukuran dan jenis peralatan untuk                                    •    Optimising equipment size and type to achieve
                                  mencapai rasio konsumsi bahan bakar yang lebih                                         lower fuel ratios
                                  rendah
                               • Mengelola peralatan pendukung melalui Auxiliary                                    •    Managing support equipment through the Auxiliary
                                  Tracking System guna meminimalkan waktu idle                                           Tracking System to minimise idle time
                               • Melakukan pemantauan konsumsi bahan bakar                                          •    Closely monitoring fuel use to ensure alignment
                                  secara ketat untuk memastikan keselarasan                                              with operational plans.
                                  dengan rencana operasional.

                               Meskipun inisiatif-inisiatif tersebut berjalan sesuai                                While these initiatives are progressing, their full
                               rencana, hasilnya belum sepenuhnya terealisasi                                       benefits have not yet been realized at the portfolio level.
                               pada tingkat portofolio. Walaupun inisiatif untuk                                    Despite ongoing efforts to reduce fuel consumption,
                               menurunkan konsumsi bahan bakar terus diterapkan                                     both energy and emissions intensity per tonne of
                               sepanjang tahun, namun intensitas energi dan emisi                                   product increased over the same period. This was
                               per ton produksi mengalami peningkatan dalam                                         primarily driven by extreme wet weather during much
                               periode yang sama. Hal ini terutama dipengaruhi                                      of the first quarter of 2025, which resulted in softer pit
                               oleh kondisi cuaca basah ekstrem sepanjang                                           surfaces and more challenging operating conditions.
                               sebagian besar kuartal pertama tahun 2025, yang                                      Haulage activities required additional time and energy
                               menyebabkan kondisi tanah di area pit menjadi lebih                                  to maintain safe operations, leading to lower overall
                               lunak dan menantang secara operasional. Aktivitas                                    productivity. In addition, higher fuel use from non-
                               pengangkutan membutuhkan waktu dan energi                                            productive support equipment—particularly during




              140                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 143
                                                                                    Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                       Climate Strategy



tambahan untuk menjaga keselamatan operasional,                   post-rain clean-up activities—further contributed to
sehingga berdampak pada penurunan produktivitas                   the increase in emissions intensity.
secara keseluruhan. Selain itu, peningkatan konsumsi
bahan bakar dari peralatan pendukung yang tidak
produktif—terutama selama kegiatan pembersihan
pascahujan—turut berkontribusi terhadap kenaikan
intensitas emisi.

Secara keseluruhan, Perseroan memandang tahun                     Overall, the Company considers 2025 a year of
2025 sebagai fase penguatan baseline emisi,                       strengthening its emissions baseline, improving
peningkatan visibilitas terhadap faktor operasional               visibility into key operational drivers, and refining
utama, serta penyempurnaan fokus eksekusi.                        execution priorities. Despite challenging operating
Di tengah kondisi operasional yang menantang,                     conditions, we remained focused on advancing our
Perseroan tetap konsisten dalam menjalankan upaya                 emissions reduction efforts.
penurunan emisi.

Implementasi berbagai inisiatif sepanjang tahun 2025              The initiatives implemented throughout the year
memberikan pembelajaran penting dalam memahami                    have provided valuable insights into operational
faktor yang memengaruhi kinerja di tingkat operasional.           performance. In 2026, we will build on these learnings
Berbekal pembelajaran tersebut, pada tahun 2026                   to optimise our approach, address root causes more
Perseroan akan mengoptimalkan pendekatan kami                     effectively, and deliver tangible emissions reductions.
untuk menangani akar permasalahan secara lebih                    With continued focus on efficiency, the Company
efektif dan menghasilkan penurunan emisi yang lebih               expects emissions intensity to improve, supporting a
nyata. Fokus berkelanjutan pada efisiensi, Perseroan              gradual reduction in its operational carbon footprint.
berharap akan menunjukkan perbaikan intensitas                    [OJK F.11]
emisi, yang secara bertahap akan berkontribusi dalam
menurunkan jejak karbon operasional.[OJK F.11]

Emisi Cakupan 3                                                   Scope 3 emissions

Emisi Cakupan 3 merupakan fokus utama dalam                       Scope 3 emissions are a key focus of the Company’s
transformasi iklim Perseroan, mengingat emisi ini                 climate transformation, as they represent indirect
mencerminkan emisi GRK tidak langsung di sepanjang                greenhouse gas emissions across the value chain
rantai nilai dan umumnya menjadi kontributor terbesar             and typically account for the largest share of the
terhadap jejak karbon Perseroan. Oleh karena itu,                 Company’s carbon footprint. Effective management
pengelolaan emisi Cakupan 3 secara efektif menjadi                of these emissions is therefore critical to achieving
faktor yang sangat penting dalam pencapaian ambisi                the Company’s climate ambitions.
iklim Perseroan.

Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penilaian                    In 2025, the Company assessed eight of the fifteen
terhadap delapan dari lima belas kategori emisi                   Scope 3 emissions categories across its operations
Cakupan 3 di seluruh operasional Perseroan di                     in Indonesia and Australia. Among the categories
Indonesia dan Australia. Pada tahun yang sama,                    evaluated, Category 3 (fuel- and energy-related
Kategori 3, yaitu aktivitas terkait bahan bakar dan               activities not included in Scope 1 or Scope 2) was
energi yang tidak termasuk dalam Cakupan 1 maupun                 identified as the largest contributor. This was primarily
Cakupan 2, diidentifikasi sebagai kontributor terbesar.           driven by emissions associated with vehicles and
Hal ini terutama berasal dari penggunaan kendaraan                heavy equipment that are critical to operations but fall
dan alat berat yang esensial bagi kegiatan operasional            outside the Company’s direct operational control.
namun berada di luar kendali langsung Perseroan.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  141
Page 144
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               Operasi Perseroan di Amerika Serikat belum                                          The Company’s U.S. operations are not yet included
                               termasuk dalam pelaporan Cakupan 3 tahun 2025,                                      in Scope 3 reporting for 2025, as the focus during
                               mengingat fokus utama pada periode tersebut adalah                                  the year was on establishing a robust baseline for
                               membangun baseline yang kuat untuk emisi Cakupan                                    Scope 1 and Scope 2 emissions. Scope 3 coverage is
                               1 dan Cakupan 2. Ke depan, Cakupan 3 akan diperluas                                 expected to expand in line with improvements in data
                               secara bertahap seiring dengan peningkatan                                          availability and reporting processes.
                               ketersediaan data serta penyempurnaan proses
                               pelaporan.


                               Emisi GRK Cakupan 3
                               Scope 3 GHG Emissions
                                                                                                                                 2023
                                  Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung /
                                    Rantai Nilai (Cakupan 3) (ton CO2e)                                          Total Unit Usaha Kontraktor           Total Unit Usaha
                                   Indirect /Value Chain GHG Emissions                                                 Pertambangan*                 Pertambangan (AS)**
                                                                                          ID           AU                                                                               ID
                                            (Scope 3) (tonCO2e)                                                    Total Mining Contractor           Total Mining Business
                                                                                                                          Business                           (AS)**
                               Kategori 1: Barang dan Jasa yang Dibeli
                                                                                        184.332        77.521                           261.853                 N/A                   160.707
                               Category 1: Purchased Goods and Services
                               Kategori 2: Barang Modal
                                                                                          25.631        5.601                            31.232                 N/A                    37.283
                               Category 2: Capital Goods
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Kategori 3: Aktivitas Terkait Bahan Bakar dan
                               Energi (tidak termasuk Cakupan 1 dan 2)
                                                                                        409.737        11.311                           421.048                 N/A                   365.323
                               Category 3: Fuel and Energy-related Activities
                               (not included in scope 1 or scope 2)
                               Kategori 4: Transportasi dan Distribusi Hulu
                               Category 4: Upstream Transportation and                    10.703        5.742                            16.445                 N/A                    14.574
                               Distribution
                               Kategori 5: Limbah yang Dihasilkan dari
                               Operasi                                                     5.157        2.158                             7.315                 N/A                     3.930
                               Category 5: Waste Generated in Operations
                               Kategori 6: Perjalanan Dinas
                                                                                           1.528          473                             2.001                 N/A                          623
                               Category 6: Business Travel
                               Kategori 7: Perjalanan Karyawan
                                                                                           7.660        5.231                            12.891                 N/A                    11.242
                               Category 7: Employee Commute
                               Kategori 8: Aset Sewa Hulu
                                                                                           2.464            62                            2.526                 N/A                     2.868
                               Category 8: Upstream Leased Assets
                               Total                                                    647.212      108.099                           755.311                  N/A                  596.550
                               Catatan:
                               Indonesia
                               Perhitungan emisi Cakupan 3 menggunakan faktor emisi sebagai berikut:
                               • Kategori 1, 2, 4, 6, dan 8 menggunakan Supply Chain GHG Emission Factors v1.2 by NAICS-6
                               • Kategori 3 menggunakan UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting
                               • Kategori 5, 7, dan 8 menggunakan EPA 2023 Emission Factors Hub

                               Australia
                               • Faktor emisi untuk Barang dan Jasa yang Dibeli mengacu pada U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), karena tidak tersedia faktor yang sesuai dalam
                                 skema National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
                               • Untuk perjalanan dinas, digunakan data emisi yang dihitung oleh penyedia jasa

                               Amerika Serikat
                               • Data tahun 2023 dan 2024 belum tersedia karena entitas baru diakuisisi pada tahun 2024. Pada tahun 2025, Perseroan berfokus pada pemetaan emisi Cakupan 1
                                 dan Cakupan 2 untuk operasi di Amerika Serikat, sementara Cakupan 3 akan dikembangkan pada tahun berikutnya.




              142                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 145
                                                                                                          Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                                       Climate Strategy




                                 2024                                                                             2025
             Total Unit Usaha Kontraktor   Total Unit Usaha                                         Total Unit Usaha Kontraktor          Total Unit Usaha
                   Pertambangan*         Pertambangan (AS)**                                              Pertambangan*                Pertambangan (AS)**
   AU                                                                         ID           AU
               Total Mining Contractor   Total Mining Business                                        Total Mining Contractor          Total Mining Business
                      Business                   (AS)**                                                      Business                          (AS)**

   15.042                          175.749               N/A                154.091       33.672                           187.763               N/A


    3.971                            41.254              N/A                 36.942         2.774                           39.716               N/A



   95.703                          461.026               N/A                346.020       62.744                           408.764               N/A



    2.227                            16.801              N/A                   7.734        4.622                           12.356               N/A



    1.115                             5.045              N/A                   1.997        1.349                            3.346               N/A


      734                             1.357              N/A                       900      1.152                            2.052               N/A


    5.231                            16.473              N/A                 10.919         4.003                           14.922               N/A


        63                            2.931              N/A                   1.893          685                            2.578               N/A

 124.086                           720.636               N/A                560.497      111.001                          671.497                N/A
Note:
Indonesia
Scope 3 emission calculated using following emission factors:
• Categories 1, 2, 4, 6, and 8 using Supply Chain GHG Emission Factors v1.2 by NAICS-6
• Category 3 using UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting
• Categories 5, 7, and 8 using EPA 2023 Emission Factors Hub

Australia
• Emission factors for Purchased Goods and Services were sourced from the U.S. Environmental Protection Agency (U.S. EPA), where no applicable factors were
  available under the National Greenhouse and Energy Reporting (NGER) Scheme.
• For Business Travel, calculated emissions from the service provider were used.

United Stated
• 2023 and 2024 data is unavailable as the entity was only acquired in 2024. In 2025 the Company focuses on the Scope 1 and Scope 2 mapping of the US operation,
   and Scope 3 will follow in the coming year.




                                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                          143
Page 146
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               Penurunan emisi Cakupan 3 Perseroan pada tahun                    The reduction in the company’s Scope 3 emissions
                               2025 terutama disebabkan oleh berkurangnya                        in 2025 is mainly due to decreased upstream
                               aktivitas transportasi dan distribusi hulu di lokasi              transportation and distribution activities at the Lati,
                               Lati, IBP, dan SDJ di Indonesia, seiring dengan fase              IBP, and SDJ sites in Indonesia, as these sites are in a
                               penurunan operasi (ramp-down) di lokasi-lokasi                    ramp-down phase during the year.
                               tersebut sepanjang tahun.

                               Reduksi Emisi [GRI 305-5] [OJK F.12]                              Emissions Reduction [GRI 305-5] [OJK F.12]
                               Reduksi Emisi GRK
                               GHG Emissions Reduction
                                                                              Perubahan Tahun                               Perubahan Tahun
                                    Deskripsi       Unit                         2023–2024                                     2024–2025
                                                               2023                                       2024                                   2025
                                   Description      Unit                      Changes between                               Changes between
                                                                                2023 to 2024                                  2024 to 2025
                                                                                        Indonesia
                                Cakupan 1
                                                                1.761.775               -111.294           1.650.481            -159.698.8158      1.490.786
                                Scope 1
                                Cakupan 2
                                                    Ton CO2e




                                                                  72.881                 +14.770              87.651              +5.202.5800        92.853
                                Scope 2
                                Cakupan 3
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                                 647.212                 -50.662             596.550             -37.371.2536   559.177.6405
                                Scope 3
                                Total                           2.481.868               -147.186           2.334.682                 -191.867      2.142.816
                                                                                         Australia
                                Cakupan 1                         90.442                   -5.977             84.465                  -84.391            74
                                Scope 1
                                Cakupan 2                                                                     28.004                  -27.923            81
                                                    Ton CO2e




                                                                  29.084                   -1.080
                                Scope 2
                                Cakupan 3                        108.099                 +15.987                                      -13.085       111.001
                                                                                                             124.086
                                Scope 3
                                Total                            227.625                  +8.930             236.555                 -125.399       111.001
                                                                  Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Consolidated
                                Cakupan 1                                               -117.325           1.734.946                 -244.086      1.490.860
                                                                1.852.217
                                Scope 1
                                Cakupan 2                                                +13.690             115.655                  -22.721        92.934
                                                    Ton CO2e




                                                                 101.965
                                Scope 2
                                Cakupan 3                        755.311                 -34.675             720.636                  -49.139       671.497
                                Scope 3
                                Total                           2.770.095               -113.364           2.656.731                 -401.440      2.255.291


                               Antara tahun 2023 dan 2025, total emisi Perseroan                 Between 2023 and 2025, the Company’s total
                               tercatat menurun seiring dengan dimasukkannya                     emissions decreased following the inclusion of Scope
                               emisi Cakupan 3 dari seluruh operasional di Indonesia             3 emissions across operations in Indonesia, Australia.
                               dan Australia. Hal ini merupakan langkah penting                  This marks an important step in strengthening the
                               dalam memperkuat pemahaman Perseroan atas                         Company’s understanding of its full emissions profile
                               profil emisi secara menyeluruh serta mendukung                    and advancing its sustainability journey.
                               perjalanan keberlanjutan Perseroan.

                               Emisi Udara [GRI 305-7]                                           Air Emissions [GRI 305-7]

                               Perseroan memantau pencemar udara non‑GRK,                        The Company monitors non GHG air pollutants,
                               termasuk nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida                     including nitrogen oxides, sulphur oxides, carbon
                               (SOx), karbon monoksida (CO), dan total partikulat                monoxide, and total particulate matter, to comply
                               tersuspensi (total particulate matter/TPM), untuk                 with Indonesia’s Minister of Environment and Forestry
                               memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan                   Regulation No. 11 of 2021. The Company’s Australian




              144                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 147
                                                                                                               Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                                           Climate Strategy



Hidup dan Kehutanan No. 11 Tahun 2021. Operasional                                    operations do not control licensed generators and
Perseroan di Australia tidak mengendalikan generator                                  therefore do not monitor these emissions. [GRI 305-7]
berizin sehingga tidak melakukan pemantauan
terhadap emisi tersebut. [GRI 305-7]

Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta                                             The Occupational Health, Safety, and Environment
Lingkungan (SHE) di setiap lokasi kerja melaporkan                                    (SHE) team at each job site reports non GHG air
emisi udara non‑GRK sesuai dengan ketentuan                                           emissions as required by government regulations,
peraturan perundang‑undangan yang berlaku,                                            tracking emissions by concentration levels.
dengan melakukan pemantauan emisi berdasarkan
kadar konsentrasi.

Jumlah Kejadian Perhitungan Emisi Udara yang Melebihi Baku Mutu Emisi berdasarkan Peraturan Indonesia pada Tahun 2025
Number of Instances when Air Emissions Calculation exceeds Emission Limits set by Indonesia Regulations in 2025
                                                                     Baku Mutu Emisi berdasarkan Peraturan (mg/Nm3)*      Jumlah Kasus Melebihi
                                                                      Emission Limits based on Regulation (mg/Nm3)*             Baku Mutu
           Jenis Emisi Udara                      Satuan                                                                      Cases where Air
                                                                                Kapasitas Generator Set (kW)**
           Air Emission Type                       Unit                                                                      Emissions Exceed
                                                                                Generator Set Capacity (kW)**
                                                                                                                             Regulatory Limits
                                                                            101-500                            501-1000     (Number of Cases)

 Nitrogen Oksida (NOx)                           Mg/Nm3
                                                                                 -                               160               0
 Nitrogen Oxides (NOx)
 Sulphur Oksida (SOx)                            Mg/Nm3
                                                                               170                               77                0
 Sulphur Oxides (SOx)
 Karbon Monoksida (CO)                           Mg/Nm3
                                                                              3.400                             1.850              0
 Carbon Monoxide (CO)
 Karbon Monoksida (CO)                           Mg/Nm3
                                                                                 -                               95                0
 Total Particulate Matter (TPM)
 * Baku mutu emisi mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 11 Tahun 2021.
    Emission limits are governed by Indonesia Minister of Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021
 ** Baku mutu emisi berlaku untuk generator yang menggunakan bahan bakar diesel.
    Emission limits are for generators that uses Diesel



Mengurangi emisi udara                                                                Reducing Air Pollution
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja                                      The Company is committed to improving emissions
pengendalian emisi melalui penguatan pemantauan                                       performance by enhancing monitoring through regular
yang didukung oleh kegiatan pemeliharaan rutin yang                                   maintenance tailored to each service type, supported
disesuaikan dengan jenis layanan masing‑masing,                                       by mechanical inspections, especially of oil filters.
serta pemeriksaan mekanis secara berkala,
khususnya pada filter oli.

Debu yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan                                       Dust from mining activities remains a key
masih menjadi perhatian utama lingkungan karena                                       environmental concern due to its potential impact on
potensi dampaknya terhadap kesehatan dan                                              health and ecosystems. To manage this, the Company
ekosistem. Untuk mengendalikan hal tersebut,                                          continues to use water trucks to control dust,
Perseroan terus menggunakan truk penyiraman air                                       reducing its environmental footprint and supporting
guna mengendalikan debu, sehingga mengurangi jejak                                    responsible mining practices.
lingkungan dan mendukung praktik pertambangan
yang bertanggung jawab.




                                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        145
Page 148
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               MENCAPAI ASPIRASI IKLIM [GRI 201-2]                            ACHIEVING CLIMATE ASPIRATIONS [GRI 201-2]

                               Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan aksi                    In 2025, the Company continued its climate efforts
                               iklimnya dengan menyelaraskan kegiatan operasional             by aligning its operations with national and global
                               dengan target iklim nasional dan global. Peta jalan            climate goals. It will develop a decarbonisation
                               dekarbonisasi akan dikembangkan untuk memandu                  roadmap to guide progress toward its net-zero target
                               Perseroan dalam mencapai target net‑zero pada                  by 2050.
                               tahun 2050.

                               Perseroan telah mengidentifikasi berbagai inisiatif            Currently, at the operational level, the Company has
                               di tingkat lokasi untuk menurunkan emisi gas GRK,              identified practical initiatives to reduce greenhouse
                               dengan fokus pada peningkatan efisiensi bahan bakar            gas (GHG) emissions, with a focus on improving
                               pada peralatan berat seperti loader dan hauler, dan            fuel efficiency in heavy equipment such as loaders
                               telah menetapkan target internal terkait pengurangan           and haulers, and has set internal emission reduction
                               emisi berdasarkan inisiatif-inisiatif ini.                     targets based on these efforts.

                               Selain itu, Perseroan juga memperkuat sistem                   The Company also strengthened its GHG measurement
                               pengukuran dan pemantauan emisi GRK dengan                     and monitoring processes, building on improvements
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               melanjutkan kemajuan yang telah dicapai sejak tahun            made since 2023.
                               2023.

                               Peta Jalan dan Target Dekarbonisasi                            Decarbonisation Roadmap and Targets

                               Sebagai bagian dari kerangka ESG‑nya, Perseroan                As part of its ESG framework, the Company has set
                               telah menetapkan tujuan jangka panjang untuk                   a long-term goal of achieving Net Zero by 2050. To
                               mencapai Net Zero pada tahun 2050. Untuk                       support this, it plans to develop short- and mid-term
                               mendukung pencapaian tujuan tersebut, Perseroan                decarbonisation roadmaps and targets aimed at
                               akan mengembangkan peta jalan dan target                       reducing its carbon footprint and improving energy
                               dekarbonisasi guna menurunkan jejak karbon,                    efficiency. Emissions intensity remains a key metric
                               mengoptimalkan penggunaan energi. Intensitas                   to track both carbon reduction and operational
                               emisi tetap menjadi metrik utama untuk memantau                performance. The Company also recognises the need
                               penurunan emisi karbon dan efisiensi operasional.              to address Scope 3 emissions. While initial efforts have
                               Perseroan juga menyadari pentingnya pengelolaan                focused on emissions within site boundaries, further
                               emisi Cakupan 3. Meskipun upaya awal difokuskan                work is required to better understand and reduce
                               pada emisi dalam batas operasional lokasi, masih               emissions across the upstream and downstream
                               diperlukan langkah lanjutan untuk mengidentifikasi             value chain.
                               dan menurunkan emisi di sepanjang rantai nilai hulu
                               dan hilir.

                               Pada tahun 2025, Perseroan menyusun dan                        In 2025, the Company continued to develop and
                               mengimplementasikan berbagai inisiatif pengurangan             implement carbon reduction initiatives and assessed
                               emisi karbon dan menghitung dampaknya pada                     their impact at its largest operations in Indonesia,
                               operasi terbesar di Indonesia, khususnya di lokasi             particularly the Adaro Tutupan and IPR sites. These
                               Adaro Tutupan dan IPR. Inisiatif‑inisiatif tersebut            efforts support the establishment of internal emission
                               mendukung penetapan target jangka pendek                       reduction targets, which are currently being used
                               penurunan intensitas emisi. Upaya-upaya ini menjadi            to test the effectiveness of identified initiatives.
                               dasar dalam penetapan target internal penurunan                These targets will be disclosed publicly once
                               emisi. Saat ini, target tersebut digunakan untuk               internal validation is completed. Similar initiatives




              146                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 149
                                                                                   Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                      Climate Strategy



menguji sejauh mana efektivitas inisiatif yang telah             are expected to be progressively rolled out across
diidentifikasi dalam menurunkan emisi. Perseroan                 operations in Indonesia, Australia, and the US.
akan mengungkapkan target tersebut secara publik
setelah proses validasi internal selesai dilakukan.
Inisiatif serupa akan diterapkan secara bertahap di
seluruh operasional Perseroan di Indonesia, Australia,
dan Amerika Serikat pada tahun‑tahun mendatang.

Pada tahun 2026, Perseroan akan terus melakukan                  In 2026, the Company will continue reviewing its
peninjauan operasional guna mengidentifikasi                     operations to identify opportunities for process
peluang optimalisasi proses, dekarbonisasi aset,                 optimisation, asset decarbonisation, and improved
dan peningkatan ketahanan iklim. Upaya‑upaya ini                 climate resilience. This approach is intended to
dimaksudkan untuk mendukung keberlanjutan jangka                 support long-term sustainability while reducing
panjang serta memperkuat komitmen Perseroan                      overall environmental impact.
dalam mengurangi dampak lingkungan.

Inisiatif Pengurangan Energi dan Emisi GRK                       Energy and GHG Emissions Reduction
[OJK F.12] [OJK F.7]                                             Initiatives [OJK F.12] [OJK F.7]

Hampir 99% emisi Cakupan 1 Perseroan berasal                     Nearly 99% of the Company’s Scope 1 emissions come
dari penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu,                    from fuel use. Therefore, reducing fuel consumption
pengurangan konsumsi bahan bakar menjadi salah                   was a key priority in 2025. In Indonesia, this effort was
satu prioritas utama pada tahun 2025. Di Indonesia,              aligned with Good Mining Practice principles, which
upaya ini diselaraskan dengan prinsip Good Mining                focus on lowering fuel use per unit of production.
Practice, yang berfokus pada penurunan konsumsi
bahan bakar per satuan produksi.

Pemantauan Konsumsi Bahan Bakar per Peralatan                    Fuel Burn per equipment monitoring
Untuk memperkuat pengelolaan bahan bakar,                        To strengthen fuel management, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan pemantauan yang                  introduced enhanced monitoring approaches across
ditingkatkan di seluruh operasional Indonesia pada               its Indonesia operations in Q3–Q4 2025, combining
kuartal III–IV tahun 2025, dengan mengombinasikan                equipment-level fuel burn analysis with engine
analisis konsumsi bahan bakar di tingkat peralatan               load monitoring to address inefficiencies at source.
dan pemantauan beban mesin guna mengatasi                        Fuel consumption was monitored at the individual
inefisiensi langsung dari sumbernya. Konsumsi                    equipment level to identify underperforming units
bahan bakar dipantau pada tingkat masing‑masing                  and classify inefficiency drivers, including operator
peralatan untuk mengidentifikasi unit yang berkinerja            behaviour, mechanical conditions, and operational
kurang optimal serta mengklasifikasikan penyebab                 practices. Based on these findings, targeted
inefisiensi, termasuk perilaku operator, kondisi                 interventions were implemented, such as continuing
mekanis, dan praktik operasional. Berdasarkan                    eco-mode enforcement, structured operator coaching,
temuan tersebut, Perseroan menerapkan berbagai                   preventive maintenance checks, and operational
intervensi yang terarah, seperti melanjutkan                     adjustments to improve overall fuel efficiency.
penggunaan eco-mode, pelatihan operator secara
terstruktur, pemeriksaan pemeliharaan preventif,
serta penyesuaian operasional guna meningkatkan
efisiensi bahan bakar secara keseluruhan.

Pendekatan ini memungkinkan identifikasi dini                    This enabled early identification of high fuel-burn
atas peralatan dengan tingkat konsumsi bahan                     units, strengthened operator discipline, improved
bakar yang tinggi, memperkuat disiplin operator,                 equipment performance, and supported reductions in
meningkatkan kinerja peralatan, serta mendukung                  fuel consumption and associated emissions through



                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  147
Page 150
                               Strategi Perubahan Iklim
                               Climate Strategy



                               penurunan konsumsi bahan bakar dan emisi terkait                 data-driven optimisation. In parallel, engine data
                               melalui optimalisasi berbasis data. Secara paralel,              monitoring was used to detect shockload events that
                               pemantauan data mesin digunakan untuk mendeteksi                 lead to inefficient engine loading and fuel spikes.
                               kejadian shock load yang menyebabkan pembebanan                  The data informed corrective actions to stabilise
                               mesin tidak efisien dan lonjakan konsumsi bahan                  engine load, reduce excess fuel use, lower equipment
                               bakar. Data tersebut menjadi dasar bagi tindakan                 stress, and mitigate maintenance risk, contributing
                               korektif untuk menstabilkan beban mesin, mengurangi              to improved fuel efficiency and extended component
                               konsumsi bahan bakar berlebih, menurunkan                        life. Mechanisms to quantify the full impact of these
                               tingkat keausan peralatan, serta memitigasi                      initiatives are currently being developed.
                               risiko pemeliharaan, sehingga berkontribusi pada
                               peningkatan efisiensi bahan bakar dan perpanjangan
                               usia komponen. Mekanisme untuk mengukur dampak
                               keseluruhan dari inisiatif‑inisiatif ini saat ini sedang
                               dikembangkan.

                               Sistem Manajemen Armada (Fleet Management                        Fleet Management System (FMS)
                               System/FMS)
                               Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat inisiatif                  In 2025, the Company strengthened fuel efficiency
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               efisiensi bahan bakar di seluruh operasional Indonesia           initiatives across its Indonesia operations by improving
                               melalui perbaikan geometri dan kondisi jalan angkut              haul road geometry and road conditions to increase
                               guna meningkatkan kecepatan hauler, menstabilkan                 hauler speed, stabilise operations, and optimise
                               operasi, dan mengoptimalkan produktivitas armada.                fleet productivity. Road widening, straightening,
                               Pelebaran, pelurusan, dan pelapisan ulang jalan                  and resurfacing reduced rolling resistance and
                               mengurangi hambatan gulir serta konsumsi bahan                   unnecessary fuel consumption. The initiative also
                               bakar yang tidak diperlukan. Inisiatif ini juga                  standardised payload to avoid underloading and
                               melakukan standarisasi muatan untuk menghindari                  maximise material transported per trip, improving
                               underloading dan memaksimalkan jumlah material                   fuel efficiency per unit of production. Supported
                               yang diangkut per perjalanan, sehingga meningkatkan              by automated haulage assignment within the fleet
                               efisiensi bahan bakar per satuan produksi. Dengan                management system to minimise queuing and waiting
                               dukungan penugasan angkut otomatis melalui sistem                times, in the two pilot sites, the initiative resulted in
                               manajemen armada untuk meminimalkan antrean                      a 1.3% decrease in average diesel consumption per
                               dan waktu tunggu, di kedua lokasi pilot, inisiatif ini           unit of production and a 3.71% increase in hauling
                               menghasilkan penurunan rata‑rata konsumsi diesel                 productivity compared to previous year.
                               sebesar 1,3% per satuan produksi serta peningkatan
                               produktivitas    pengangkutan        sebesar     3,71%
                               dibandingkan tahun sebelumnya.

                               Penetapan Ulang Pekerjaan Pendukung dan                          Reprioritize support work and Use auxiliary tracking
                               Pemanfaatan Auxiliary Tracking System (ATS)                      system (ATS)
                               Peralatan pendukung memiliki peran penting dalam                 Support equipment plays a critical role in enabling
                               menunjang kegiatan pertambangan, termasuk                        mining operations, including road construction, pit
                               konstruksi jalan, pembentukan area pit dan disposal,             and disposal shaping, land clearing, and dewatering.
                               pembersihan lahan, serta kegiatan dewatering.                    However, support units do not directly generate
                               Namun demikian, peralatan pendukung tidak secara                 production volume and therefore must be tightly
                               langsung menghasilkan volume produksi sehingga                   controlled.
                               perlu dikendalikan secara ketat.

                               Inisiatif ini berfokus pada pemetaan, pelacakan,                 This initiative focuses on mapping, tracking, and
                               dan analisis pemanfaatan peralatan pendukung                     analyzing support equipment utilization using
                               menggunakan Auxiliary Tracking System (ATS) untuk                the Auxiliary Tracking System (ATS) to identify
                               mengidentifikasi inefisiensi, mengurangi waktu tidak             inefficiencies, reduce idle time, and optimize the




              148                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 151
                                                                                   Strategi Perubahan Iklim
                                                                                                    Climate Strategy



produktif (idle time), serta mengoptimalkan jumlah               number of units and operating hours.
unit dan jam operasi.                                            Result / Impact:
Hasil / Dampak:
• Penurunan waktu tidak produktif peralatan                      • Reduced idle time of support equipment
    pendukung;
• Penurunan konsumsi bahan bakar dari aktivitas                  • Lower fuel consumption from non-productive
    yang tidak produktif;                                          activities
• Penurunan emisi karbon;                                        • Reduced carbon emissions
• Peningkatan disiplin operasional dan                           • Improved operational discipline and cost control
    pengendalian biaya.

Inisiatif ini menghasilkan penurunan rata‑rata                   The initiative resulted in a 3.35% decrease in average
konsumsi diesel sebesar 3,35% per satuan produksi                diesel consumption per unit of production and a
serta peningkatan produktivitas pengangkutan                     0.08% increase in hauling productivity compared to
sebesar 0,08% dibandingkan tahun sebelumnya.                     previous year.

Mempromosikan Ketahanan Iklim                                    Promoting Climate Resilience

Ketahanan iklim merupakan elemen utama dalam                     Climate resilience is central to the Company’s climate
ambisi iklim Perseroan. Pada tahun 2025, Perseroan               ambition. In 2025, the Company worked with local
bekerja sama dengan masyarakat lokal, pelanggan,                 communities, customers, and value chain partners
serta mitra rantai nilai untuk mengimplementasikan               to implement climate resilience initiatives across
berbagai inisiatif ketahanan iklim di seluruh kegiatan           its operations. The Company will further strengthen
operasional. Ke depan, Perseroan akan semakin                    its resilience commitments by implementing the
memperkuat komitmen ketahanannya melalui                         recommended actions from the climate change risk
penerapan tindakan‑tindakan yang direkomendasikan                assessment.
dari hasil asesmen risiko perubahan iklim.

Program Kampung Iklim (ProKlim) di Sekitar Wilayah               Fostering Climate Village Program (ProKlim) Around
Operasional di Indonesia                                         Operational Areas in Indonesia
ProKlim merupakan inisiatif pemerintah yang                      ProKlim is a government initiative that promotes
mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan                  climate change adaptation and mitigation at local,
iklim pada tingkat regional, nasional, dan global.               national, and global levels. The Company participates
Dalam program ini, Perseroan berkolaborasi dengan                in this programme by working with communities, local
masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha,                      governments, businesses, universities, and non-profit
perguruan tinggi, serta organisasi nirlaba.                      organisations.

Pada tahun 2025, Perseroan mendukung lima desa                   In 2025, the Company supported eight villages in
di Kalimantan Selatan yang dipilih oleh instansi                 South Kalimantan selected by the local environmental
lingkungan hidup setempat. Dukungan Perseroan                    agency. Its contribution focused on hydroponic
difokuskan    pada   pengembangan      pertanian                 farming to improve food security and strengthen
hidroponik untuk meningkatkan ketahanan pangan                   community resilience to climate-related disruptions.
serta membantu masyarakat menjadi lebih tangguh
terhadap gangguan yang terkait dengan perubahan
iklim.

Melalui entitas anak usahanya, Perseroan juga                    Through its subsidiaries, the Company also carried
mendukung berbagai kegiatan ketahanan iklim                      out practical climate resilience activities, including
lainnya, seperti penanaman pohon, pembersihan                    tree planting, river clean-ups, and bamboo planting
sungai, serta penanaman bambu di sepanjang                       along riverbanks to help reduce flood risks for nearby
bantaran sungai, guna mengurangi risiko banjir bagi              communities.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               149
Page 152
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship


                               Perseroan      menyadari   bahwa      transformasi             The company recognises that its sustainability
                               keberlanjutan tidak akan tercapai secara utuh                  transformation will not be complete without strong
                               tanpa adanya pengelolaan lingkungan yang kuat                  and disciplined environmental stewardship. As a
                               dan disiplin. Sebagai penyedia jasa pertambangan,              mining services provider, the Company acknowledges
                               Perseroan menyadari bahwa kegiatan operasionalnya              that its activities interact directly with land, water,
                               berinteraksi secara langsung dengan lahan, air,                biodiversity and local communities. These interactions
                               keanekaragaman hayati, serta masyarakat sekitar.               create both environmental impacts and strategic
                               Interaksi ini menimbulkan baik dampak lingkungan               opportunities, from managing emissions, water use
                               maupun peluang strategis, mulai dari pengelolaan               and waste responsibly, to strengthening operational
                               emisi, penggunaan air, dan pengelolaan limbah                  resilience and supporting ecosystem restoration.
                               secara bertanggung jawab, hingga penguatan
                               ketahanan operasional serta dukungan terhadap
                               upaya pemulihan ekosistem.

                               Pada tahun 2025, Perseroan terus meningkatkan                  In 2025, the Company continued to advance initiatives
                               berbagai inisiatif untuk mengelola jejak air, limbah           to manage its water footprint, operational waste and
                               operasional, dan risiko keanekaragaman hayati                  biodiversity risks across sites. The Company remains
                               di seluruh lokasi operasional. Perseroan terus                 firmly committed to complying with applicable
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh                       environmental laws and regulations in all jurisdictions
                               peraturan perundang-undangan lingkungan yang                   of operation, embedding regulatory compliance as a
                               berlaku di setiap yurisdiksi tempat Perseroan                  minimum standard rather than end goal.
                               beroperasi, dengan menjadikan kepatuhan terhadap
                               regulasi sebagai standar minimum, bukan sebagai
                               tujuan akhir.

                               Selain kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan                  Beyond compliance, the Company has strengthened
                               memperkuat kapabilitas internal melalui peningkatan            internal capability by building employee awareness
                               kesadaran dan pemahaman teknis karyawan terkait                and technical understanding of environmental
                               praktik pengelolaan lingkungan. Melalui program                practices. Through training, operational guidelines
                               pelatihan, pedoman operasional, dan implementasi               and site-level implementation, employees are
                               di tingkat lokasi kerja, karyawan dibekali untuk               equipped to integrate environmental considerations
                               mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam                 into day-to-day decision making. This capacity-
                               pengambilan keputusan sehari-hari. Pendekatan                  building approach supports consistent performance,
                               peningkatan kapasitas ini mendukung kinerja                    risk mitigation and continuous improvement.
                               yang konsisten, mitigasi risiko, serta perbaikan
                               berkelanjutan.

                               Strategi lingkungan Perseroan pada akhirnya                    The Company’s environmental strategy ultimately
                               bertujuan untuk meminimalkan dampak terhadap                   aims to minimize impacts to the ecosystems and
                               ekosistem dan komunitas di sekitar wilayah                     communities surrounding its operations, while
                               operasional, sekaligus mengidentifikasi peluang                identifying opportunities to improve efficiency, reduce
                               untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi jejak                 environmental footprint and create long-term value
                               lingkungan, dan menciptakan nilai jangka panjang               through responsible resource management. The
                               melalui pengelolaan sumber daya yang bertanggung               Company actively supports relevant UN SDGs and
                               jawab. Perseroan secara aktif mendukung Tujuan                 received no sanction for environmental damage or
                               Pembangunan         Berkelanjutan     (Sustainable             pollution during 2025. [OJK F.16]
                               Development Goals/SDGs) Perserikatan Bangsa-
                               Bangsa yang relevan dan tidak menerima pengaduan
                               maupun sanksi terkait kerusakan atau pencemaran
                               lingkungan selama tahun 2025. [OJK F.16]




              150                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 153
                                                                                    Pengelolaan Lingkungan
                                                                                               Environmental Stewardship




PENGELOLAAN AIR [GRI 303-1]                                       WATER MANAGEMENT [GRI 303-1]

Pendekatan Pengelolaan Air [GRI 303-1] [GRI                       Water Management Approach [GRI 303-1] [GRI
3-3]                                                              3-3]

Pengelolaan air diidentifikasi sebagai salah satu topik           Water management is identified as one of the
ESG yang paling material bagi Perseroan berdasarkan               Company’s most material ESG topics based on the
hasil penilaian materialitas terbaru. Mengingat peran             latest materiality assessment. Given the critical role
penting air dalam kegiatan pertambangan, Perseroan                of water in mining operations, the Company places
menempatkan pengelolaan penggunaan air secara                     strong emphasis on managing water use responsibly.
bertanggung jawab sebagai prioritas utama. Air untuk              Water for operations is sourced from multiple
kegiatan operasional bersumber dari berbagai lokasi,              locations, including groundwater, reservoirs, and
termasuk air tanah, waduk, dan penyedia pihak ketiga.             third-party providers. Across operations in Indonesia
Di seluruh operasi di Indonesia dan Australia, seluruh            and Australia, all domestic water is treated through
air domestik diolah terlebih dahulu melalui instalasi             water treatment plants (WTP) prior to distribution.
pengolahan air (water treatment plant/WTP) sebelum                The Company also works with local water utilities and
didistribusikan. Perseroan juga bekerja sama dengan               village-owned enterprises to distribute treated water
perusahaan penyedia air setempat serta badan usaha                to employee housing and operational areas.
milik desa dalam mendistribusikan air olahan ke area
hunian karyawan dan wilayah operasional.

Penggunaan air secara bertanggung jawab dan efisien               Responsible and efficient water use is a core
merupakan prioritas operasional utama, dengan                     operational priority, with practices aligned to
praktik yang diselaraskan dengan ketentuan hukum                  applicable legal and regulatory requirements.
dan peraturan yang berlaku. Air limbah yang dihasilkan            Wastewater generated from operations is managed
dari kegiatan operasional dikelola melalui instalasi              through wastewater treatment plants and settling
pengolahan air limbah dan kolam endapan untuk                     ponds to treat acid mine drainage and remove
memroses air asam tambang serta menghilangkan                     contaminants prior to discharge, ensuring compliance
kontaminan sebelum dilepaskan ke lingkungan,                      with local environmental standards in both Indonesia
sehingga memastikan kepatuhan terhadap standar                    and Australia. Water-related risks and impacts are
lingkungan yang berlaku di Indonesia dan Australia.               identified and evaluated through site-specific Hazard
Risiko dan dampak terkait air diidentifikasi dan                  Identification, Risk Assessment and Determining
dievaluasi melalui Identifikasi Bahaya, Penilaian                 Control (HIRADC), which define appropriate controls
Risiko dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) yang                   to manage physical and administrative risks, including
spesifik untuk setiap lokasi kerja. HIRADC menetapkan             compliance with licence conditions and water quality
pengendalian yang diperlukan untuk mengelola risiko               requirements.
fisik dan administratif, termasuk kepatuhan terhadap
persyaratan perizinan dan standar kualitas air.

Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan                        As a mining contractor, the Company implements
menerapkan pengelolaan air di lokasi kerja sesuai                 on-site water management in accordance with
dengan    persyaratan    pelanggan.    Keterlibatan               client requirements. Stakeholder engagement
pemangku kepentingan terkait pengelolaan air                      related to water management is led by clients, while
dipimpin oleh pelanggan, sementara Perseroan                      the Company maintains compliance and supports
memastikan kepatuhan serta mendukung pengelolaan                  responsible water resource management in line with
sumber daya air yang bertanggung jawab sejalan                    regulatory obligations and stakeholder expectations.
dengan kewajiban regulasi dan ekspektasi pemangku
kepentingan.

                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               151
Page 154
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               Di lokasi operasional di Indonesia, pengambilan air             At Indonesian operational sites, groundwater
                               tanah dilakukan sesuai dengan batas kuota yang                  extraction is conducted within the quota limits
                               ditetapkan dalam izin pengusahaan air tanah (SIPA).             stipulated in groundwater utilisation permits (SIPA).
                               Penggunaan air di area operasional mengikuti                    Water use within operational areas follows the
                               Persetujuan Teknis (Pertek) yang dimiliki oleh                  Technical Approvals (Pertek) held by clients. The
                               pelanggan. Perseroan juga berinteraksi dengan                   Company engages with key stakeholders, including
                               pemangku kepentingan utama, termasuk pemerintah                 local authorities, environmental agencies, and
                               daerah, instansi lingkungan, dan organisasi                     community organisations, to address water-related
                               masyarakat, untuk menangani isu‑isu terkait air                 issues and enhance water quality management.
                               serta meningkatkan pengelolaan kualitas air. Inisiatif          Efficiency initiatives include the reuse of acid mine
                               efisiensi mencakup pemanfaatan kembali air asam                 drainage for road maintenance and other operational
                               tambang untuk pemeliharaan jalan, menerapkan                    activities to reduce freshwater demand.
                               penggunaan Kembali air dengan system closed loop
                               di area workshop, dan kegiatan operasional lainnya
                               guna mengurangi kebutuhan air tawar.

                               Di Australia, sumber daya air dikelola sesuai dengan            In Australia, water resources are managed in
                               rencana pengelolaan lingkungan di tingkat lokasi,               accordance     with   site-specific environmental
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               ketentuan perizinan, dan persyaratan pelanggan.                 management plans, licence conditions, and client
                               Perseroan secara aktif mengelola air permukaan dan              requirements. The Company actively manages
                               air yang terdampak kegiatan pertambangan melalui                surface water and mine-affected water through
                               sistem pemantauan dan mitigasi yang komprehensif.               comprehensive monitoring and mitigation systems.
                               Setiap pembuangan air ke luar lokasi dikendalikan               Any off-site discharges are controlled to meet
                               agar memenuhi standar peraturan yang berlaku serta              regulatory standards and protect water quality and
                               melindungi kualitas air dan ekosistem di sekitarnya.            surrounding ecosystems. [GRI 3-3]
                               [GRI 3-3]

                               Sebagai bagian dari penilaian risiko perubahan                  As part of the Company’s climate change risk
                               iklim Perseroan, tingkat tekanan air (water stress)             assessment, water stress has been evaluated across
                               telah dievaluasi di seluruh lokasi operasional. Hasil           all operational sites. The assessment indicates
                               penilaian menunjukkan bahwa risiko tekanan air di               minimal water stress risk for Indonesian operations
                               operasi Indonesia tergolong minimal, sementara risiko           and generally low water stress risk for Australian
                               tekanan air di operasi Australia secara umum berada             operations. Notwithstanding these findings, the
                               pada tingkat rendah. Meskipun demikian, Perseroan               Company continues to monitor water availability
                               tetap melakukan pemantauan terhadap ketersediaan                and will provide updates to stakeholders should
                               air dan akan menyampaikan pembaruan kepada                      conditions change.
                               pemangku kepentingan apabila terjadi perubahan
                               kondisi.

                               Pengelolaan Dampak Terkait Pembuangan                           Management of Impacts Related to Water
                               Air Limbah [GRI 303-2] [OJK F.14]                               DisposaL [GRI 303-2] [OJK F.14]

                               Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa                    The Company is committed to ensuring that
                               praktik pembuangan air limbah (efluen) dilakukan                wastewater (effluent) disposal practices comply
                               sesuai dengan seluruh ketentuan hukum dan standar               with all applicable legal requirements and industry
                               industri yang berlaku. Kualitas air limbah dikelola             standards. Wastewater quality is managed in
                               berdasarkan peraturan perundang-undangan nasional               accordance with national legislation and energy
                               dan regulasi sektor energi, termasuk ketentuan yang             sector regulations, including those specific to mining
                               secara khusus mengatur kegiatan pertambangan,                   operations, to prevent environmental contamination.
                               guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.                 Compliance is guided by the following relevant
                               Kepatuhan tersebut mengacu pada peraturan yang                  regulations:
                               relevan sebagai berikut:



              152                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 155
                                                                                   Pengelolaan Lingkungan
                                                                                              Environmental Stewardship



Operasi Indonesia                                                Indonesia Operations
1. Standar mutu air limbah domestik sesuai dengan                1. Domestic wastewater quality standards in
   Lampiran I Peraturan Menteri Lingkungan Hidup                    accordance with Appendix I of the Republic
   dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/                     of Indonesia Minister of Environment and
   Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016.                                      Forestry Regulation No. P.68/Menlhk/Setjen/
                                                                    Kum.1/8/2016.
2. Standar mutu air sungai sebagaimana diatur                    2. River water quality standards as stipulated
   dalam Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik                  in Appendix VI of the Republic of Indonesia
   Indonesia Nomor 22 Tahun 2021.                                   Government Regulation No. 22 of 2021.
3. Standar mutu air asam tambang sebagaimana                     3. Quality standards for acid mine drainage, as
   diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan                        regulated under the Republic of Indonesia Minister
   Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor                     of Environment and Forestry Regulation No. P.80
   P.80 Tahun 2019, serta peraturan pendukung dan                   of 2019, together with other applicable supporting
   peraturan daerah lainnya yang relevan, termasuk                  and local regulations, including the Minister of
   Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 113                     Environment Decree No. 113 of 2003 (Appendix
   Tahun 2003 (Lampiran I) dan Peraturan Menteri                    I) and the Ministry of Environment and Forestry
   Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun                     Regulation No. 5 of 2022 (Appendix II).
   2022 (Lampiran II).

Operasi Australia                                                Australia Operations
1. Environmental Protection Act Queensland Tahun                 1. Queensland’s Environmental Protection Act 1994
   1994.
2. Federal Environment Protection and Biodiversity               2. Federal Environment Protection and Biodiversity
   Conservation Act Tahun 1999 (EPBC Act 1999).                     Conservation Act 1999 (EPBC Act 1999)

Untuk meminimalkan risiko pencemaran lingkungan,                 To minimise environmental contamination risks, the
Perseroan telah memasang sistem closed-loop                      Company has installed closed-loop oil trap systems
oil trap di area pabrik dan bengkel di seluruh lokasi            in plant and workshop areas across all operational
operasional di Indonesia. Inisiatif ini mendukung                sites in Indonesia. This initiative supports responsible
pengelolaan air yang bertanggung jawab melalui                   water management by treating and recycling
pengolahan dan daur ulang air limbah untuk digunakan             wastewater for reuse within contained operational
kembali di area operasional tertutup, sehingga                   areas, reducing discharge and promoting resource
mengurangi volume pembuangan dan meningkatkan                    efficiency. The Safety, Health, and Environment (SHE)
efisiensi sumber daya. Tim Keselamatan, Kesehatan,               team conducts daily monitoring of wastewater and
dan Lingkungan (Safety, Health, and Environment/                 surrounding surface water as part of the Environmental
SHE) melaksanakan pemantauan harian terhadap                     Management and Monitoring Plan (RKL-RPL) matrix.
kualitas air limbah dan air permukaan di sekitar                 These practices ensure compliance with national
lokasi sebagai bagian dari Rencana Pengelolaan                   and regional water quality standards and relevant
dan Pemantauan Lingkungan (RKL RPL). Praktik                     environmental approvals, including the Technical
ini memastikan kepatuhan terhadap standar mutu                   Approval (Pertek), Environmental Impact Assessment
air nasional dan daerah serta perizinan lingkungan               (AMDAL), and Environmental Management and
yang relevan, termasuk Persetujuan Teknis (Pertek),              Monitoring Plan (UKL/UPL).
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),
serta Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UKL UPL).

Di seluruh titik pengolahan, Standar Operasional                 At all treatment points, the Company’s Standard
Prosedur (SOP) Perseroan untuk Pengelolaan Dampak                Operating Procedures (SOPs) for Environmental
Lingkungan mewajibkan pemantauan dan pencatatan                  Impact Management require routine water quality
kualitas air secara rutin, baik harian maupun bulanan.           monitoring and recording on both daily and monthly
Ketentuan ini mendukung pengelolaan air limbah                   schedules. This supports effective wastewater




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 153
Page 156
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               yang efektif serta memastikan kepatuhan terhadap                       management and ensures compliance with regulatory
                               persyaratan regulasi dan izin penggunaan air, baik                     requirements and water use licences for both the
                               untuk Perseroan maupun pelanggan. Perseroan juga                       Company and its clients. The Company also engages
                               bekerja sama dengan laboratorium yang tersertifikasi                   a KAN (National Accreditation Committee)–certified
                               oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk                            laboratory to regularly test effluent quality.
                               melakukan pengujian kualitas efluen secara berkala.

                               Di Queensland, kegiatan pertambangan yang                              In Queensland, mining operations require an
                               mengajukan Environmental Authority (EA) kepada                         Environmental Authority (EA) from the Department
                               Department of Environment and Science (DES) pada                       of Environment, Tourism, Science and Innovation
                               umumnya diwajibkan untuk menyusun Environmental                        (DETSI) and are typically subject to an Environmental
                               Impact Statement (EIS). Dokumen EIS tersebut                           Impact Statement (EIS). The EIS assesses potential
                               mengevaluasi potensi dampak lingkungan dari suatu                      environmental impacts, including water quality,
                               proyek yang diusulkan, termasuk dampak terhadap                        ecosystems, and surrounding communities.
                               kualitas air, ekosistem, dan masyarakat sekitar.

                               Sebagai bagian dari penilaian tersebut, parameter                      These WQVs are established to protect ecological
                               pembuangan yang berpotensi timbul diidentifikasi                       health and the cultural, recreational, and economic
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               dan dianalisis untuk menentukan risiko terhadap                        uses of water bodies, and form the basis for setting
                               sumber daya air. Rencana pembuangan, termasuk                          discharge limits under the EA. At Meandu Mine, mine-
                               pembuangan dari kegiatan pertambangan, dievaluasi                      affected water—comprising groundwater seepage
                               berdasarkan Water Quality Values (WQV) pada                            into mine voids and rainfall runoff from active areas—
                               lingkungan penerima. WQV ditetapkan untuk                              is managed in line with these requirements. The
                               melindungi kesehatan ekologi serta mempertahankan                      operation is permitted to discharge this water into
                               fungsi budaya, rekreasi, dan ekonomi dari badan air                    an adjacent dam, where it is subsequently utilised
                               terkait. Melalui proses persetujuan EIS dan EA, batas                  by Tarong Power Station, ensuring that discharge
                               pembuangan kemudian ditetapkan selaras dengan                          remains controlled and aligned with regulatory
                               WQV yang berlaku guna memastikan kualitas air tetap                    standards.
                               terjaga atau meningkat pada ekosistem perairan,
                               sumber air minum, dan lingkungan sensitif lainnya.

                               Pengambilan air [GRI 303-3]                                            Water Extraction [GRI 303-3]
                               Data Pengambilan Air
                               Water Extraction Data
                                                                Tipe                                    Satuan
                                                                                                                          2023           2024         2025
                                                          Water Extraction                               Unit
                                Indonesia
                                Air Permukaan
                                                                                                                              5.531         4.713        2.714
                                Surface Water
                                Air Tanah
                                                                                                                                 179            194          200
                                Groundwater
                                Air Laut
                                                                                                                                     -            -            -
                                Seawater
                                Air yang di Produksi
                                                                                                                                     -            -            -
                                Produced Water
                                                                                                      Megalitres
                                Air yang Berasal dari Pihak Ketiga (Air PAM)
                                                                                                                                    22           20           28
                                Water Sourced from Third Party (State Water Company
                                Total
                                                                                                                              5.731         4.927        2.942
                                Total
                                Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                              5.531         4.713        2.942
                                Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
                                Air Lainnya (≤1,000 mg/L Total Total Padatan)
                                                                                                                                     -            -            -
                                Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)




              154                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 157
                                                                                                   Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                              Environmental Stewardship



                                   Tipe                                          Satuan
                                                                                                     2023               2024               2025
                             Water Extraction                                     Unit
 Australia
 Air Permukaan
                                                                                                          5.308                   -             6.532
 Surface Water
 Air Tanah
                                                                                                          2.536              1.502              2.668
 Groundwater
 Air Laut
                                                                                                               -                  -                 -
 Seawater
 Air yang di Produksi
                                                                                                               -           10.339                   -
 Produced Water
                                                                               Megalitres
 Air yang Berasal dari Pihak Ketiga (Air PAM)
                                                                                                            139                   -             2.005
 Water Sourced from Third Party (State Water Company
 Total
                                                                                                          7.983            11.841             11.205
 Total
 Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                          7.983            11.841             11.205
 Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
 Air Lainnya (≤1,000 mg/L Total Total Padatan)
                                                                                                               -                                    -
 Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)                                                                                 -
 Total Mining Contractor Business Unit*
 Air Permukaan
                                                                                                        10.839               4.713              9.246
 Surface Water
 Air Tanah
                                                                                                          2.715              1.696              2.868
 Groundwater
 Air Laut
                                                                                                               -                  -                 -
 Seawater
 Air yang di Produksi
                                                                                                               -           10.339                   -
 Produced Water
                                                                               Megalitres
 Air yang Berasal dari Pihak Ketiga (Air PAM)
                                                                                                            148                535              2.033
 Water Sourced from Third Party (State Water Company
Total
                                                                                                        13.701             16.753             14.147
Total
Air Tawar (≤1,000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                        13.701             16.753             14.147
Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
Air Lainnya (≤1,000 mg/L Total Total Padatan)
                                                                                                               -                  -                 -
Other Water (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
 Note:
 • Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
 • Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini.
 • Data pengambilan air BUMA Australia hanya mencakup site Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 dihitung Kembali menggunakan pelaporan Water Accounting
     Framework (WAF) untuk menjamin konsistensi dan tranparansi.

 •   The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
 •   The performance data from ACG (US Operation) is not disclosed this year
 •   BUMA Australia water data includes Meandu Mine only. the data for 2023 and 2024 was changed using the Water Accounting Framework (WAF) report for
     consistency and transparency. Commodore mine data for 2023 and 2024 is unavailable.



Data pengambilan air di seluruh operasi Perseroan                              Water extraction data across the Company’s
dikonsolidasikan menggunakan sistem pengukuran                                 operations are consolidated using accurately
yang telah dikalibrasi secara akurat. Sistem tersebut                          calibrated measurement systems. These include
mencakup pembacaan water flow meter pada inlet                                 water flow meter readings at water treatment plant
instalasi pengolahan air, tagihan air bersih dari                              inlets, clean water invoices from water providers in
penyedia layanan air di Indonesia dan Australia, serta                         Indonesia and Australia, and recorded groundwater
pencatatan volume pengambilan air tanah. Data ini                              extraction volumes. The data are used to monitor total
digunakan untuk memantau total konsumsi air dan                                water consumption and support efficient resource
mendukung pengelolaan sumber daya yang efisien.                                management.

Untuk mengelola risiko terkait air, Perseroan telah                            To manage water-related risks, the Company has
menetapkan SOP yang komprehensif dalam kerangka                                established comprehensive Standard Operating
Keselamatan Pertambangan, Manajemen Risiko                                     Procedures (SOPs) under its Mining Safety,
Lingkungan, dan Pengelolaan Lingkungan. Setiap                                 Environmental Risk Management, and Environmental
lokasi operasional secara berkala melaksanakan                                 Management frameworks. Each operational site




                                           2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                   155
Page 158
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               penilaian risiko lingkungan melalui proses Identifikasi                  conducts regular environmental risk assessments
                               Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA), yang dilakukan                       through the Hazard Identification, Risk Assessment
                               setiap tahun atau apabila terjadi perubahan yang dapat                   and Determining Control (HIRADC) process, carried
                               memengaruhi tingkat risiko. Pemicu pelaksanaan                           out annually or when changes occur that may affect
                               HIRA meliputi perubahan kondisi bahaya, pembaruan                        risk levels. Triggers include changes in hazard
                               langkah mitigasi risiko, persyaratan regulasi baru,                      conditions, updates to risk mitigation measures, new
                               atau insiden yang dapat mengubah profil risiko lokasi.                   regulatory requirements, or incidents that may alter
                                                                                                        the site’s risk profile.

                               Proses HIRA mengevaluasi faktor internal dan                             The HIRA process assesses both internal and external
                               eksternal, termasuk aspek lingkungan, kepatuhan                          factors, including environmental aspects, legal and
                               terhadap ketentuan hukum dan peraturan, serta                            regulatory compliance, and operational controls. The
                               pengendalian operasional. Penilaian ini diselaraskan                     assessment is aligned with the Company’s Risk and
                               dengan Matriks Penilaian Risiko dan Peluang,                             Opportunity Assessment Matrix, enabling systematic
                               sehingga memungkinkan identifikasi yang sistematis                       identification and proactive management of potential
                               serta pengelolaan risiko dan peluang secara proaktif.                    risks and opportunities.

                               Pembuangan Air [GRI 303-4] [OJK F.13]                                    Water Disposal [GRI 303-4] [OJK F.13]
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Data berikut menampilkan rincian pembuangan air                          The following data outlines the water discharge
                               yang dikelompokkan berdasarkan lokasi pembuangan                         details, categorised by the disposal location and the
                               serta kualitas air yang dilepas ke lingkungan.                           quality of the water being discharged.

                               Data Pembuangan Air
                               Water Discharge Data
                                        Pembuangan Air                         Jenis Air                  Satuan
                                                                                                                            2023           2024        2025
                                         Water Disposal                      Type of Water                 Unit
                                Indonesia
                                                                   Air permukaan
                                                                                                                             3.169,19       2.708,83    1.102,30
                                                                   Surface Water
                                                                   Air tanah
                                Pembuangan air limbah                                                                                  -           -            -
                                                                   Groundwater
                                berdasarkan tujuan
                                Water discharged based on the      Air pihak ketiga yang dibuang
                                destination                        untuk digunakan oleh organisasi
                                                                   lain                                                                -           -            -
                                                                   Third party water discharged to
                                                                   be used by other organisation
                                                                Total                                    Megaliter           3.169,19       2.708,83    1.102,30
                                                                   Air tawar (≤1.000 mg/L Total
                                                                   Padatan Terlarut)
                                                                                                                             3.169,19       2.708,83    1.102,30
                                Pembuangan air limbah              Freshwater (≤1,000 mg/L Total
                                berdasarkan kualitas air           Dissolved Solids)
                                Water discharged based on the      Air lainnya (>1.000 mg/L Total
                                water quality                      Padatan Terlarut)
                                                                                                                                       -           -            -
                                                                   Other Water (≤1,000 mg/L Total
                                                                   Dissolved Solids)
                                                                Total                                                        3.169,19       2.708,83    1.102,30
                                Australia
                                                                   Air permukaan
                                                                                                                                   840      1.110,03       5,443
                                                                   Surface Water
                                                                   Air tanah
                                Pembuangan air limbah                                                                                 62           -           41
                                                                   Groundwater
                                berdasarkan tujuan
                                Water discharged based on the      Air pihak ketiga yang dibuang         Megaliter
                                destination                        untuk digunakan oleh organisasi
                                                                   lain                                                                -           -          558
                                                                   Third party water discharged to
                                                                   be used by other organisation
                                Total                                                                                              902      1.110,03      6.042




              156                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 159
                                                                                                          Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                     Environmental Stewardship



          Pembuangan Air                              Jenis Air                       Satuan
                                                                                                           2023                  2024               2025
           Water Disposal                           Type of Water                      Unit
                                         Air tawar (≤1.000 mg/L Total
                                         Padatan Terlarut)
                                                                                                                   902                                   6.042
 Pembuangan air limbah                   Freshwater (≤1,000 mg/L Total
 berdasarkan kualitas air                Dissolved Solids)
 Water discharged based on the           Air lainnya (>1.000 mg/L Total              Megaliter
 water quality                           Padatan Terlarut)
                                                                                                                      -                                       -
                                         Other Water (≤1,000 mg/L Total
                                         Dissolved Solids)
                                     Total                                                                         902            1.110,03               6.042
                                 Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan | Total Mining Contractor Business Unit*
                                         Air permukaan
                                                                                                               4.009,19           3.818,86            6.545,30
                                         Surface Water
                                         Air tanah
 Pembuangan air limbah                                                                                              62                    -                  41
                                         Groundwater
 berdasarkan tujuan
 Water discharged based on the           Air pihak ketiga yang dibuang
 destination                             untuk digunakan oleh organisasi
                                         lain                                                                         -                   -                558
                                         Third party water discharged to
                                         be used by other organisation
                                     Total                                           Megaliter                 4.071,19           3.818,86            7.144,30
                                         Air tawar (≤1.000 mg/L Total
                                         Padatan Terlarut)
                                                                                                               4.071,19           3.818,86            7.144,30
 Pembuangan air limbah                   Freshwater (≤1,000 mg/L Total
 berdasarkan kualitas air                Dissolved Solids)
 Water discharged based on the           Air lainnya (>1.000 mg/L Total
 water quality                           Padatan Terlarut)
                                                                                                                      -                   -                   -
                                         Other Water (≤1,000 mg/L Total
                                         Dissolved Solids)
                                     Total                                                                     4,071.19           3.818,86            7.144,30
 Catatan:
 • *Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
 • Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini.
 • Data pembuangan air BUMA Australia hanya mencakup site Meandu. Data tahun 2023 dan 2024 dihitung Kembali menggunakan pelaporan Water Accounting
    Framework (WAF) untuk menjamin konsistensi dan tranparansi

 Note:
 • *The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
 • The performance data from ACG (US Operation) will not be disclosed this year.
 • BUMA Australia water data includes Meandu Mine only. the data for 2023 and 2024 was changed using the Water Accounting Framework (WAF) report for consistency
   and transparency. Commodore mine data for 2023 and 2024 is unavailable.



Konsumsi Air [GRI 303-5] [OJK F.8]                                                  Water Consumption [GRI 303-5] [OJK F.8]
Data Konsumsi Air
Water Consumption Data
                    Konsumsi Air
                                                                    Satuan                     2023                       2024                   2025
                  Water Consumption
 Operasi Indonesia | Indonesia Operations
                                                   Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
 Semua Wilayah
                                                                                                      5.731                      4.927                   2.942
 All Areas
                                                                  Megaliter
 Wilayang dengan Stres air
                                                                  Megalitres                               -                         -                        -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                                5.731                      4.927                   2.942
                                                 Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
 Semua Wilayah
                                                                                                   3.169,19                  2.708,83                 1.102,30
 All Areas
                                                                  Megaliter
 Wilayang dengan Stres air
                                                                  Megalitres                               -                         -                        -
 Water Stressed Areas
 Total                                                                                             3.169,19                 2.708,83                 1.102,30




                                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                          157
Page 160
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                                                  Konsumsi Air
                                                                                                 Satuan                    2023                     2024              2025
                                                Water Consumption
                                                                          Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                               2.561,81                  2.218,17.        1.839,70
                               All Areas
                                                                                               Megaliter
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
                               Total                                                                                           2.561,81                   2.218,17        1.839,70
                               Operasi Australia | Australia Operations
                                                                                Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                                   7.983                   11.841            11.205
                               All Areas
                                                                                               Megaliter
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
                               Total                                                                                               7.983                   11.841            11.205
                                                                               Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                                     902                     1.110            6.042
                               All Areas
                                                                                               Megaliter
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Total                                                                                                 902                    1.110             6.042
                                                                          Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                                   7.081                   10.731             5.163
                               All Areas
                                                                                               Megaliter
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
                               Total                                                                                               7.081                   10.731             5.163
                               Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit*
                                                                                Total Air yang Diambil (a) | Total Water Extracted (a)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                                  13.714                   16.768            14.147
                               All Areas
                                                                                               Megalitres
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
                               Total                                                                                              13.714                   16.768            14.147
                                                                               Total Air yang Dibuang (b) | Total Water Discharged (b)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                               4.071,19                   3.818,83        7.144,30
                               All Areas
                                                                                               Megalitres
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
                               Total                                                                                           4.071,19                   3.818,83        7.144,30
                                                                          Total Konsumsi Air (c=a-b) | Total Water Consumption (c=a-b)
                               Semua Wilayah
                                                                                                                               9.642,81                  12.949,17        7.002,70
                               All Areas
                                                                                               Megalitres
                               Wilayang dengan Stres air
                                                                                               Megalitres                               -                        -                -
                               Water Stressed Areas
                               Total                                                                                           9.642,81                  12.949,17        7.002.70
                               Catatan:
                               • Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor Pertambangan.
                               • Data kinerja dari ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak diungkapkan pada tahun pelaporan ini.

                               Note:
                               • *The Consolidated figures are from BUMA Indonesia and BUMA Australia, which represent Mining Contractor Business Unit
                               • The performance data from ACG (US Operation) will not be disclosed this year




              158                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 161
                                                                                    Pengelolaan Lingkungan
                                                                                               Environmental Stewardship



PENGELOLAAN LIMBAH                                                WASTE MANAGEMENT

Pendekatan Pengelolaan [GRI 306-2] [Gri 3-3]                      Waste Management Approach [GRI 306-2] [GRI
[OJK F.14]                                                        3-3] [OJK F.14]

Pengelolaan limbah yang efektif merupakan bagian                  Effective waste management is integral to the
integral dari komitmen Perseroan terhadap tanggung                Company’s       commitment      to    environmental
jawab lingkungan. Penanganan limbah yang tidak                    responsibility. Inadequate handling of waste,
memadai, khususnya limbah berbahaya, dapat                        particularly hazardous materials, may result in
menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan                 significant environmental and public health impacts.
dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi risiko                  To address these risks, the Company has implemented
tersebut, Perseroan telah menerapkan sistem                       waste management system aligned with applicable
pengelolaan limbah yang diselaraskan dengan                       environmental standards.
standar lingkungan yang berlaku.

Pendekatan Perseroan berlandaskan Kebijakan                       The Company’s approach is guided by its
Lingkungan dan mencakup pengelolaan limbah                        Environmental Policy and encompasses the
berbahaya dan tidak berbahaya sesuai dengan                       management of both hazardous and non-hazardous
prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). SOP                      waste in accordance with the principles of Reduce,
Pengelolaan Lingkungan telah ditetapkan guna                      Reuse and Recycle (3R). Environmental Management
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan                 Standard Operating Procedures (SOPs) have been
perundang‑undangan yang berlaku, sekaligus                        established to ensure compliance with relevant
mendorong praktik penanganan limbah yang aman,                    laws and regulations, promoting safe, systematic
sistematis, dan efisien di seluruh operasi. Partisipasi           and efficient waste handling practices across
karyawan tetap menjadi faktor pendukung utama                     all operations. Employee participation remains a
dalam efektivitas pengelolaan limbah. Perseroan                   key enabler of effective waste management. The
secara rutin menyelenggarakan program peningkatan                 Company conducts regular awareness programmes
kesadaran untuk memperkuat pemahaman mengenai                     to strengthen understanding of waste reduction
praktik pengurangan limbah dan metode pembuangan                  practices and proper disposal methods.
yang tepat.

Untuk pengelolaan limbah berbahaya, Perseroan                     For hazardous waste management, the Company
bekerja sama dengan penyedia jasa pihak ketiga                    engages licensed third-party service providers
berizin yang memperoleh otorisasi dari Kementerian                authorised by the Indonesia’s Ministry of Environment.
Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Tim Logistik                 The Logistics and SHE teams oversee and monitor
dan SHE mengawasi serta memantau seluruh                          all related waste handling activities, including
aktivitas penanganan limbah terkait, termasuk proses              transportation, to ensure proper documentation and
pengangkutan, guna memastikan dokumentasi yang                    full compliance with regulatory requirements.
memadai dan kepatuhan penuh terhadap persyaratan
regulasi.

Data limbah berbahaya dicatat secara sistematis di                Hazardous waste data is systematically recorded at
setiap lokasi operasional sesuai dengan prosedur                  each operational site in accordance with following
yang telah ditetapkan, sebagai berikut:                           established procedures.
1. Limbah berbahaya dicatat pada saat masuk                       1. Hazardous waste is logged upon entry into one of
    ke salah satu dari 17 Fasilitas Penyimpanan                      the Company’s 17 Temporary Storage Facilities
    Sementara (TPS) milik Perseroan.                                 (TPS).
2. Pengelola TPS di setiap lokasi bertanggung jawab               2. Each site’s TPS manager is responsible for
    untuk memastikan kondisi penyimpanan yang                        ensuring safe storage conditions.
    aman.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               159
Page 162
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               3. Catatan limbah berbahaya dan log inventaris                  3. Hazardous waste records and inventory logs are
                                   diperbarui setiap bulan untuk menjaga akurasi                  updated on a monthly basis to maintain accuracy
                                   dan keterlacakan.                                              and traceability.
                               Untuk limbah tidak berbahaya, Perseroan menerapkan              For non-hazardous waste, the Company adopts
                               pendekatan sirkular yang bertujuan meminimalkan                 a circular approach aimed at minimising landfill
                               pembuangan ke tempat pembuangan akhir. Limbah                   disposal. Organic waste is repurposed through
                               organik dimanfaatkan kembali melalui berbagai                   several initiatives.
                               inisiatif, antara lain:
                               • Pengomposan:           Perseroan    mengoperasikan            •   Composting: The Company operates a composting
                                   fasilitas pengomposan di BUMA untuk mengolah                    facility at BUMA, converting organic waste into
                                   limbah organik menjadi pupuk. Pada tahun 2025,                  fertiliser. In 2025, a total of 2.99 tonnes of organic
                                   sebanyak 2,99 ton limbah organik, termasuk                      waste, including kitchen waste from catering
                                   limbah dapur dari mitra katering di berbagai lokasi             partners across various job sites, was processed
                                   kerja, diolah melalui proses pengomposan.                       through composting.
                               • Budidaya larva Black Soldier Fly (BSF): Limbah                •   Black soldier fly (BSF) larvae farming: Organic
                                   organik dimanfaatkan untuk budidaya larva BSF                   waste is utilised in BSF larvae farming, where
                                   yang selanjutnya diolah menjadi pakan ikan.                     larvae are cultivated and processed into fish feed.
                                   Inisiatif ini berlanjut pada tahun 2025 di lokasi               This initiative continued in 2025 at Lati, Binungan,
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                   kerja BUMA Lati, Binungan, dan ADT, dengan                      and ADT job sites, with ongoing efforts to measure
                                   upaya berkelanjutan untuk mengukur kinerja dan                  performance and expand implementation.
                                   memperluas penerapannya.
                               • Ban bekas: Perseroan memanfaatkan kembali                     •   Used tires: The Company also repurposed
                                   sebanyak 13 ton ban bekas untuk pengendalian                    13 tonnes of used tyres for erosion control,
                                   erosi, kebutuhan operasional, dan rambu                         operational applications and safety signage at
                                   keselamatan di lokasi Binungan.                                 Binungan site.
                               • Pemanfaatan oleh pihak ketiga: Lebih dari 2.500               •   Re-used by third parties: More than 2,500 tons
                                   ton logam bekas yang dihasilkan dari kegiatan                   of scrap metal generated from operations was
                                   operasional dijual atau dimanfaatkan kembali                    sold to or reused by third parties, primarily local
                                   oleh pihak ketiga, terutama masyarakat lokal di                 communities surrounding the operational areas.
                                   sekitar wilayah operasional.

                               Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan                      As a mining contractor, the Company does not manage
                               tidak mengelola tailing karena tanggung jawab                   tailings, as responsibility for tailings management
                               pengelolaannya berada pada pelanggan. Namun                     rests with its customers. Nevertheless, the Company
                               demikian, Perseroan mendukung upaya pengelolaan                 supports customers in their tailings management
                               tailing oleh pelanggan sesuai dengan standar dan                efforts in accordance with applicable standards
                               ketentuan regulasi yang berlaku. Limbah batuan                  and regulatory requirements. Rock waste generated
                               yang dihasilkan dari kegiatan operasional disimpan              from operations is stored in designated dumping
                               di area pembuangan yang ditetapkan dan selanjutnya              areas and subsequently repurposed as construction
                               dimanfaatkan kembali sebagai material konstruksi                material for hauling roads. Overburden produced
                               untuk jalan angkut. Tanah penutup (overburden)                  during mining activities is backfilled into mining pits
                               yang dihasilkan selama kegiatan penambangan                     upon completion of operations. Accordingly, rock and
                               dikembalikan ke dalam pit tambang setelah kegiatan              overburden materials are reutilised within the mining
                               selesai. Dengan demikian, material batuan dan                   cycle and are not classified as waste by the Company.
                               tanah penutup dimanfaatkan kembali dalam siklus                 [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
                               penambangan dan tidak diklasifikasikan sebagai
                               limbah oleh Perseroan. [GRI 306-3] [GRI 306-4] [GRI
                               306-5]




              160                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 163
                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                             Environmental Stewardship



Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat 2 insiden              Throughout 2025, the Company recorded 2 minor
tumpahan hidrokarbon berskala kecil dengan total                hydrocarbon spill incidents, with a total volume
20 liter volum. Dalam seluruh kejadian tersebut, Tim            of 20 litres. In all cases, the Emergency Response
Tanggap Darurat segera melakukan penanganan                     Team responded promptly to contain and remediate
untuk membatasi dan memulihkan dampak tumpahan                  the spills in accordance with established hazardous
sesuai dengan prosedur penanganan limbah                        waste handling procedures.[OJK F.15]
berbahaya yang telah ditetapkan. [OJK F.15]

Timbulan Limbah dan Dampaknya [GRI 306-1]                       Waste Generation and Impacts [GRI 306-1]
[OJK F.13]                                                      [OJK F.13]

Kegiatan pertambangan batu bara menghasilkan                    Coal mining generates diverse types of waste
beragam jenis limbah sepanjang proses ekstraksi                 throughout extraction and distribution, making
hingga distribusi, sehingga pengelolaan limbah yang             effective waste management critical to mitigating
efektif menjadi aspek yang krusial untuk memitigasi             potential impacts to the surrounding communities
potensi dampak terhadap masyarakat sekitar dan                  and the environment.
lingkungan.

Limbah operasional Perseroan berasal dari berbagai              The Company’s operational waste arises from several
sumber, antara lain:                                            sources, including:
1. Pengoperasian alat berat dan mesin pendukung,                1. Operation of heavy equipment and support
   seperti generator listrik;                                      machinery, such as power generators;
2. Kegiatan pemeliharaan di bengkel untuk mesin                 2. Maintenance activities in workshops for machines
   dan peralatan berat;                                            and heavy equipment;
3. Penyimpanan hidrokarbon dan bahan berbahaya                  3. Storage of hydrocarbons and hazardous materials
   di gudang yang ditetapkan; serta                                in designated warehouses; and
4. Fasilitas pendukung, termasuk perkantoran,                   4. Supporting facilities, including offices, employee
   asrama karyawan, klinik, dan kantin.                            dormitories, clinics, and canteens.

Sumber limbah tersebut berpotensi menimbulkan                   These waste sources may lead to environmental and
dampak terhadap lingkungan dan kesehatan, yang                  health impacts, including:
meliputi:
1. Kebocoran atau tumpahan limbah berbahaya yang                1. Potential leakage or spillage of hazardous waste,
   dapat mencemari tanah dan sumber air;                           which could contaminate soil and water sources;
2. Peningkatan risiko vektor penyakit akibat                    2. Increased risk of disease vectors resulting from
   pengelolaan limbah domestik yang tidak memadai;                 improperly managed domestic waste;

3. Emisi gas beracun, seperti amonia (NH3) dan                  3. Emission of toxic gases, such as ammonia (NH3)
   metana (CH4), dari limbah domestik yang tidak                   and methane (CH4), from inadequately handled
   ditangani dengan baik; serta                                    domestic waste; and
4. Dampak sosial yang memengaruhi pemangku                      4. Social impacts affecting both internal stakeholders
   kepentingan    internal    (karyawan) maupun                    (employees)      and     external      stakeholders
   eksternal (masyarakat sekitar).                                 (surrounding communities).

Untuk memitigasi risiko‑risiko tersebut, Perseroan              To mitigate these risks, the Company continues
secara      berkelanjutan   menerapkan     strategi             to implement comprehensive waste management
pengelolaan limbah yang komprehensif di seluruh                 strategies across its operations in Indonesia and
operasi di Indonesia dan Australia.                             Australia.

Di Indonesia, strategi pengelolaan limbah mencakup              In Indonesia, the waste management strategy
penyimpanan sementara di Tempat Penyimpanan                     encompasses temporary storage at Temporary




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               161
Page 164
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               Sementara (TPS), pemanfaatan kembali limbah,                             Storage Sites (TPS), waste repurposing, and transfer to
                               serta pengalihan limbah kepada kontraktor pengelola                      licensed third-party waste management contractors.
                               limbah pihak ketiga yang berizin. Perseroan                              The Company maintains 29 TPS locations, including
                               mengoperasikan 29 lokasi TPS, yang terdiri atas 17                       17 for hazardous waste and 12 for non-hazardous
                               TPS untuk limbah berbahaya dan 12 TPS untuk limbah                       waste. Hazardous waste is initially stored at
                               tidak berbahaya. Limbah berbahaya terlebih dahulu                        designated TPS within legally mandated timeframes
                               disimpan di TPS yang ditetapkan sesuai dengan                            before being transferred to licensed transporters
                               jangka waktu yang diatur dalam ketentuan peraturan                       and waste management operators authorised by the
                               perundang‑undangan sebelum diangkut oleh pihak                           Indonesian Ministry of Environment. Monthly reporting
                               pengangkut dan pengelola limbah berizin yang                             on both hazardous and non-hazardous waste is
                               memperoleh otorisasi dari Kementerian Lingkungan                         submitted to customers and relevant government
                               Hidup Republik Indonesia. Pelaporan bulanan atas                         authorities, including the Regional Environmental
                               limbah berbahaya dan tidak berbahaya disampaikan                         Service overseeing the operational areas.
                               kepada pelanggan serta instansi pemerintah terkait,
                               termasuk dinas lingkungan hidup daerah yang
                               membawahi wilayah operasional.

                               Selain itu, di Lokasi kerja Adaro Tutupan, Perseroan                     Additionally, in Adaro Tutupan site, the Company
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               bekerja sama dengan kontraktor pihak ketiga yang                         collaborates with customer-designated third-party
                               ditunjuk oleh pelanggan untuk memanfaatkan kembali                       contractors to repurpose used lubricants as a fuel
                               pelumas bekas sebagai bahan bakar pengganti dalam                        substitute in the production of Ammonium Nitrate
                               produksi bahan peledak Ammonium Nitrate Fuel Oil                         Fuel Oil (ANFO) explosives for blasting operations.
                               (ANFO) untuk kegiatan peledakan.

                               Di Australia, limbah terutama dihasilkan dari bahan                      In Australia, waste is primarily generated from
                               habis pakai dan material yang digunakan dalam                            consumables and materials used across the
                               kegiatan operasional Perseroan. Jenis‑jenis limbah                       Company’s operations. The types of waste produced
                               yang dihasilkan dari operasi di Australia meliputi:                      in Australian operations include:


                               Jenis Limbah yang Dihasilkan dari Kegiatan Operasional
                               Type of Waste Generated from Operations
                                           KEGIATAN                              LIMBAH BERBAHAYA                                LIMBAH TIDAK BERBAHAYA
                                           Operations                              Hazardous Waste                                 Non-Hazardous Waste
                                Operasi Pertambangan              •   Pelumas bekas                                  •    Bahan bekas dari suku cadang yang tidak
                                Mining Operations                 •   Bahan bakar                                         terpakai untuk alat berat, seperti haul truck
                                                                  •   Bahan peledak                                       dan excavator
                                                                  •   Alat Pelindung Diri (APD)
                                                                  •   Air Terkontaminasi                             •   Scrap from unused spare parts for heavy
                                                                  •   Kain lap terkontaminasi                            equipment such as haul trucks and excavators.

                                                                  •   Used Lubricants
                                                                  •   Fuels
                                                                  •   Explosives
                                                                  •   Personal Protective Equipment (PPE)
                                                                  •   Contaminated Water
                                                                  •   Contaminated Rags
                                Aktivitas Pemeliharaan            •   Pelumas bekas                                  •   Bahan bekas dari komponen mesin yang aus
                                Maintenance Activity              •   Cairan hidraulik                               •   Kayu
                                                                  •   Filter bahan bakar dan oli bekas               •   Ban
                                                                  •   Kain lap dan material terkontaminasi
                                                                  •   Cairan pendingin bekas                         •   Scrap from worn machinery components
                                                                  •   Air terkontaminasi                             •   Timber
                                                                                                                     •   Tyres
                                                                  •   Used Lubricants
                                                                  •   Hydraulic Fluids
                                                                  •   Fuel and Oil Filters
                                                                  •   Used Accu
                                                                  •   Contaminated Rags & Materials
                                                                  •   Used Coolants
                                                                  •   Contaminated Water




              162                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 165
                                                                                        Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                   Environmental Stewardship



           KEGIATAN                            LIMBAH BERBAHAYA                                   LIMBAH TIDAK BERBAHAYA
           Operations                            Hazardous Waste                                    Non-Hazardous Waste
 Kantor, Bengkel, Gudang, dan   •   Pelumas bekas                                   •   Bahan kemasan
 Klinik                         •   Kain lap dan material terkontaminasi            •   Logam bekas
 Site Offices, Workshops,       •   Limbah medis                                    •   Kertas
 Warehouse and Clinics          •   Limbah elektronik                               •   Plastik
                                                                                    •   Limbah organic
                                •   Used Lubricants                                 •   Ban
                                •   Contaminated Rags & Materials
                                •   Medical Waste                                   •   Packaging materials
                                •   Electronic Waste                                •   Scrap Metal
                                                                                    •   Paper
                                                                                    •   Plastics
                                                                                    •   Organic Waste
                                                                                    •   Tyres
 Aktivitas Pengeringan          Sedimen atau lumpur berbahaya
                                                                                    N/A
 Dewatering Activities          Hazardous Sediment or Sludge



Pengelolaan limbah yang tidak memadai dapat                           Improper management of waste could result in
mengakibatkan pencemaran tanah, air, dan ekosistem                    contamination of soil, water, and local ecosystems.
lokal. Pemilahan limbah yang tidak efektif juga                       Inadequate waste segregation may also lead to non-
berpotensi menyebabkan material yang tidak dapat                      recyclable materials entering landfills, contributing to
didaur ulang masuk ke tempat pembuangan akhir,                        resource depletion and greenhouse gas emissions.
sehingga berkontribusi pada penipisan sumber daya                     Additionally, mishandling hazardous waste could
dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Selain itu,                     result in regulatory violations, fines, and reputational
penanganan limbah berbahaya yang tidak tepat dapat                    risks.
menimbulkan pelanggaran regulasi, denda, serta
risiko reputasi.

Untuk mengatasi risiko tersebut, BUMA Australia                       To address these risks, BUMA Australia works
bekerja sama secara erat dengan pelanggan                             closely with clients and licensed waste management
dan kontraktor pengelola limbah berlisensi guna                       contractors to ensure compliance with site-specific
memastikan kepatuhan terhadap rencana pengelolaan                     waste management plans and environmental
limbah spesifik lokasi dan peraturan lingkungan                       regulations. Waste is rigorously segregated to
yang berlaku. Limbah dipilah secara ketat untuk                       facilitate recycling and safe disposal, with hazardous
mendukung proses daur ulang dan pembuangan                            materials managed by authorised disposal providers.
yang aman, dengan limbah berbahaya dikelola oleh                      Regular audits of waste management practices are
penyedia jasa pengolahan yang berwenang. Audit                        conducted, and incidents are reported to clients for
rutin atas praktik pengelolaan limbah juga dilakukan,                 prompt corrective action.
dan setiap insiden dilaporkan kepada pelanggan
untuk ditindaklanjuti melalui tindakan korektif secara
tepat waktu.

Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatat insiden                     In 2025, the Company recorded no significant waste-
signifikan terkait limbah di seluruh area operasinya.                 related incidents across its contracted operations. At
Di Meandu, pelepasan rutin dari penanganan Produk                     Meandu, routine releases associated with the handling
Pembakaran Batubara adalah hal normal. Meskipun                       of Coal Combustion Products occurred as part of
bukan insiden, hal ini tetap dilaporkan kepada                        normal system design. While these are not considered
otoritas sesuai ketentuan Environmental Authority                     incidents, they are reported to the Administering
(EA), tanpa memerlukan tindak lanjut. Perbaikan telah                 Authority in accordance with specific Environmental
dilakukan dalam praktik pemilahan dan pembuangan                      Authority (EA) requirements, with no further action
limbah. Namun demikian, upaya pengurangan                             required. Progress has been made in improving
limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir                        waste segregation and disposal practices; however,
masih dipengaruhi oleh pemasok di hulu dan pilihan                    further reductions in landfill waste remain dependent
material yang digunakan. Oleh karena itu, Perseroan                   on upstream suppliers and material choices. The
tetap berkomitmen untuk berkolaborasi di seluruh                      Company remains committed to collaborating



                                    2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  163
Page 166
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               rantai pasok guna meminimalkan dampak limbah,                    across the supply chain to minimise waste impacts,
                               meningkatkan tingkat pengalihan limbah dari TPA,                 increase landfill diversion rates, and support clients in
                               serta mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan                  achieving their sustainability objectives.
                               pelanggan.

                               Waste management initiatives                                     Waste Management Initiatives

                               Daur Ulang Logam Bekas melalui BIRU                              Metal Scrap Recycling through BIRU
                               Salah satu inisiatif utama pengurangan limbah                    A key waste reduction initiative is implemented
                               dilaksanakan melalui kemitraan Perseroan dengan                  through the Company’s partnership with BIRU, its
                               BIRU, unit usaha sosial Perseroan. Melalui kolaborasi            social enterprise arm. Through this collaboration,
                               ini, limbah logam yang dihasilkan dari kegiatan                  metal waste generated by the Company is repurposed
                               operasional Perseroan dimanfaatkan kembali                       into value-added products, notably copper hammers
                               menjadi produk bernilai tambah, khususnya palu                   for industrial use. In 2025, in collaboration with six
                               tembaga untuk keperluan industri. Pada tahun 2025,               vocational schools and micro, small, and medium
                               BIRU bekerja sama dengan enam sekolah vokasi                     enterprises (MSMEs) in Indonesia, BIRU recycled
                               serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di                 more than 1,360 tonnes of copper waste sourced from
                               Indonesia untuk mendaur ulang lebih dari 1.360 ton               the Company and other contributors. This initiative
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               limbah tembaga yang bersumber dari Perseroan dan                 resulted in the production of over 566 high-quality
                               kontributor lainnya. Inisiatif ini menghasilkan produksi         copper hammers that meet industry standards. The
                               lebih dari 566 unit palu tembaga berkualitas tinggi              products have been distributed and sold nationwide,
                               yang memenuhi standar industri. Produk‑produk                    including for use within the Company’s own mining
                               tersebut didistribusikan dan dipasarkan secara                   operations, demonstrating a closed-loop approach to
                               nasional, termasuk untuk digunakan dalam kegiatan                resource use while supporting local skills development
                               operasional pertambangan Perseroan, sehingga                     and livelihoods.
                               mencerminkan penerapan pendekatan sirkular
                               (closed‑loop) dalam pemanfaatan sumber daya
                               sekaligus mendukung pengembangan keterampilan
                               serta penghidupan masyarakat lokal.

                               Inisiatif Pengelolaan Limbah di BUMA Australia                   Waste Management Initiatives at BUMA Australia
                               BUMA Australia menerapkan berbagai praktik                       BUMA Australia implements a range of on-site waste
                               pengelolaan limbah di tingkat lokasi kerja, termasuk             management practices, including waste segregation,
                               pemilahan limbah, pembuangan limbah secara                       responsible disposal, and collaboration with
                               bertanggung jawab, serta kerja sama dengan                       licensed waste management service providers. The
                               penyedia jasa pengelolaan limbah berlisensi.                     effectiveness of these measures is influenced by the
                               Efektivitas dari langkah‑langkah tersebut dipengaruhi            availability of recycling and recovery infrastructure,
                               oleh ketersediaan infrastruktur daur ulang dan                   which is often dependent on the type and composition
                               pemulihan, yang umumnya bergantung pada jenis dan                of materials supplied. For example, the use of single-
                               komposisi material yang digunakan. Sebagai contoh,               use packaging by vendors contributes to higher
                               penggunaan kemasan sekali pakai oleh pemasok                     volumes of non-recyclable waste, while complex
                               berkontribusi terhadap meningkatnya volume limbah                product designs and mixed materials can further
                               yang tidak dapat didaur ulang, sementara desain                  limit recycling potential. In addition, the sustainability
                               produk yang kompleks dan penggunaan material                     practices of suppliers play a significant role in
                               campuran turut membatasi potensi daur ulang. Selain              determining the lifecycle impacts and waste outcomes
                               itu, praktik keberlanjutan para pemasok memiliki                 of materials used across operations.
                               peran penting dalam menentukan dampak siklus
                               hidup dan hasil pengelolaan limbah dari material yang
                               digunakan dalam kegiatan operasional.




              164                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 167
                                                                                   Pengelolaan Lingkungan
                                                                                              Environmental Stewardship




Untuk      mengatasi      tantangan     sosial    dan            To address the social and environmental challenges
lingkungan terkait pengelolaan limbah, BUMA                      associated with waste management, BUMA Australia
Australia menerapkan pendekatan proaktif yang                    adopts a proactive approach that considers the
mempertimbangkan dampak dari aktivitas di                        impacts of upstream activities. The Company actively
hulu. Perseroan secara aktif melibatkan pemasok                  engages with suppliers to encourage more sustainable
untuk mendorong pemilihan material yang lebih                    material selection and reduced packaging, while
berkelanjutan serta pengurangan penggunaan                       internally prioritising waste segregation, recycling,
kemasan, sembari memprioritaskan pemilahan                       and the safe handling and disposal of hazardous
limbah, proses daur ulang, serta penanganan dan                  materials. These efforts are supported through close
pembuangan limbah berbahaya yang aman di                         collaboration with specialised waste contractors
internal Perseroan. Upaya‑upaya tersebut didukung                to maximise landfill diversion rates. Furthermore,
melalui kolaborasi yang erat dengan kontraktor                   BUMA Australia works with clients and supply chain
pengelola limbah khusus guna memaksimalkan                       partners to advocate for improved product design and
tingkat pengalihan limbah dari tempat pembuangan                 packaging solutions that enhance recyclability and
akhir (TPA). Selain itu, BUMA Australia bekerja sama             reduce waste generation across the value chain.
dengan pelanggan dan mitra rantai pasok untuk
mendorong perbaikan desain produk dan solusi
kemasan yang meningkatkan kemampuan daur ulang
serta mengurangi timbulan limbah di sepanjang
rantai nilai.

Kinerja Terkait pengelolaan limbah GRI 306-                      Waste Related Performance [GRI 306-3] [GRI
3] [GRI 306-4] [GRI 306-5]                                       306-4] [GRI 306-5]

Tim Logistik mengawasi proses penimbangan dan                    The Logistics Team oversees the weighing and
pendokumentasian seluruh limbah yang dikumpulkan                 documentation of all collected waste prior to transfer
sebelum diserahkan ke fasilitas pembuangan yang                  to authorised disposal sites by licensed third-party
disetujui dan dikelola oleh penyedia jasa pengelolaan            hazardous waste management providers. The
limbah berbahaya pihak ketiga yang berizin. Perseroan            Company strictly prohibits open burning of waste
secara tegas melarang praktik pembakaran limbah                  and ensures segregation of hazardous and non-
terbuka serta memastikan pemilahan antara limbah                 hazardous waste.
berbahaya dan tidak berbahaya dilakukan secara
konsisten.

Untuk limbah tidak berbahaya, volume limbah domestik             For non-hazardous waste, the domestic waste
diestimasi berdasarkan tingkat pengumpulan harian                volumes are estimated using daily collection rates
serta kapasitas bak limbah pada truk pengangkut.                 and the capacity of transport trucks’ waste bins.
Sementara itu, limbah berbahaya diklasifikasikan                 Meanwhile, hazardous waste is categorised according
berdasarkan tingkat bahayanya (Kategori 1 atau                   to its hazard classification (Category 1 or 2) and
Kategori 2) dan disimpan sementara sesuai dengan                 temporarily stored in accordance with designated
ketentuan kapasitas dan jangka waktu penyimpanan                 storage capacities, as follows:
yang ditetapkan, sebagai berikut:
1. Limbah berbahaya dengan timbulan 50 kg atau                   1. Hazardous waste generation of 50 kg or more
    lebih per hari disimpan paling lama 90 hari sejak               per day – stored up to 90 days from the date of
    tanggal dihasilkan.                                             generation.
2. Limbah berbahaya Kategori 1 dengan timbulan di                2. Category 1 hazardous waste below 50 kg per day –
    bawah 50 kg per hari disimpan paling lama 180                   stored up to 180 days from the date of generation.
    hari sejak tanggal dihasilkan.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               165
Page 168
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               3. Limbah berbahaya Kategori 2 dengan timbulan                             3. Category 2 hazardous waste below 50 kg per day
                                  di bawah 50 kg per hari yang berasal dari sumber                           (from unspecified or general sources) – stored up
                                  tidak spesifik atau umum disimpan paling lama                              to 365 days from the date of generation.
                                  365 hari sejak tanggal dihasilkan.
                               4. Limbah berbahaya Kategori 2 yang berasal dari                           4. Category 2 hazardous waste from specific
                                  sumber spesifik disimpan paling lama 365 hari                              sources – stored up to 365 days from the date of
                                  sejak tanggal dihasilkan.                                                  generation.

                               Ketentuan jangka waktu penyimpanan tersebut                                The specified storage durations comply with the
                               telah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan                           Republic of Indonesia Minister of Environment and
                               Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6                             Forestry Regulation No. 6 of 2021, ensuring hazardous
                               Tahun 2021, sehingga memastikan limbah berbahaya                           waste is stored and managed safely in accordance
                               disimpan dan dikelola secara aman sesuai dengan                            with applicable standards.
                               standar yang berlaku.

                               Sebagai bagian dari upaya keselamatan, seluruh                             For safety, all hazardous waste is clearly labelled with
                               limbah berbahaya diberi label yang jelas dengan                            appropriate symbols on each package. Following
                               simbol yang sesuai pada setiap kemasan. Setelah                            temporary storage, the waste is transported to
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               melewati masa penyimpanan sementara, limbah                                authorised disposal sites by licensed contractors.
                               tersebut diangkut ke fasilitas pembuangan yang
                               berizin oleh kontraktor pengelola limbah yang
                               berwenang.

                               Limbah berbahaya yang dihasilkan
                               Hazardous Waste Generated Data
                                               Jenis Limbah Berbahaya                        Satuan
                                                                                                                   2023                 2024            2025
                                               Type of Hazardous Waste                        Unit
                                                                                   Operasi Indonesia | Indonesia Operations
                                Limbah Medis
                                                                                                                           18,28                 0,67            0,70
                                Medical Waste
                                Filter Bekas
                                                                                                                          470,70               409,41          349,70
                                Used Filters
                                Pelumas Bekas
                                                                                                                       6.254,97            6.216,10        5.053,93
                                Used Lubricants
                                Batere Bekas
                                                                                                                          169,31               142,63          132,18
                                Used Batteries
                                Selang Terkontaminasi
                                                                                                                          150,25               134,81          114,90
                                Contaminated Hose
                                Kain Lap Bekas                                                Ton
                                                                                                                          442,69               277,63          198,55
                                Contaminated Rags                                             Tons
                                Material Terkontaminasi
                                                                                                                          445,87               491,45          430,08
                                Contaminated Materials
                                Minyak Gemuk Bekas
                                                                                                                           76,32               106,22           65,39
                                Used Grease
                                Coolant Bekas
                                                                                                                           10,80                 0,90            0,74
                                Used Coolant
                                Air Terkontaminasi B3/Sludge
                                                                                                                           82,27                61,69           91,46
                                Contaminated Water/Sludge
                                Elektronik
                                                                                                                              0,76               0,05            0,45
                                Electronic
                                Cartridge Toner Bekas
                                                                                                                                0                  0             0,02
                                Used Toner Cartridges
                                                                  Total                                                8.122,22           7.841,56        6.438,10




              166                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 169
                                                                                                 Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                        Environmental Stewardship



               Jenis Limbah Berbahaya                        Satuan
                                                                                     2023                2024               2025
               Type of Hazardous Waste                        Unit
                                                    Operasi Australia | Australia Operations
Filter Bekas
                                                                                                16,3              34,13               14
Used Filters
Oil/Pelumas Bekas
                                                                                            618,41              748,09               432
Used Lubricants
Limbah Sanitasi
                                                                                               0,022              0,036             0,004
Sanitary
Batere Bekas
                                                                                               18,55              25,66                5
Used Batteries                                                Ton
Coolant Bekas                                                 Tons
                                                                                                 13               30,12               36
Used Coolant
Limbah Medis
                                                                                                0,42               0,12                1
Medical Waste
Bahan Kimia
                                                                                                 74                 24                24
Chemicals
Asbestos
                                                                                                 0,5                 0                 1
Asbestos
Lainnya
                                                                                                  0                  0                41
Others
                                  Total                                                        741,2            862,45          554,004
                             Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangn* | Total Mining Contractor Business Unit *
Limbah Medis
                                                                                                18,7               0.79              1,70
Medical Waste
Filter Bekas
                                                                                                487             443,54             363,70
Used Filters
Pelumas Bekas
                                                                                         6.873,38           6.964,19            5.485,93
Used Lubricants
Batere Bekas
                                                                                            187,86              168,29             137,18
Used Batteries
Selang Terkontaminasi
                                                                                            150,25              134,81             114,90
Contaminated Hose
Kain Lap Bekas
                                                                                            442,69              277,63             198,55
Contaminated Rags
Material Terkontaminasi
                                                                                            445,87              491,45             430,08
Contaminated Materials
Minyak Gemuk Bekas                                            Ton                              76,32            106,22              65,39
Used Grease                                                   Tons
Coolant Bekas
                                                                                               23,80              31,02             36,74
Used Coolant
Air Terkontaminasi B3/Sludge
                                                                                               82,27              61,69             91,46
Contaminated Water/Sludge
Elektronik
                                                                                                0,76               0,05              0,45
Electronic
Cartidge toner bekas
                                                                                                  0                  0               0,02
Used toner cartridges
Limbah Sanitasi
                                                                                                0,02               0.04                0
Sanitary
Bahan Kimia
                                                                                                 74                 24              24,00
Chemicals
Asbestos
                                                                                                 0.5                 0               1,00
Asbestos
Lainnya
                                                                                                  0                  0              41,00
Others
                                  Total                                                  8.863,42           8.703,72           6.992,10
Catatan:
• Angka konsolidasi merupakan gabungan data BUMA Indonesia dan BUMA Australia yang merepresentasikan Unit Usaha Kontraktor
   Pertambangan.
• Data mencakup limbah berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
• Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini.

Notes:
• Consolidated figures represent the combined data of BUMA Indonesia and BUMA Australia, reflecting the Mining Contractor Business Unit.
• The data includes hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, and the Head Office (HO).
• ACG performance data (United States operations) is not included in this report.




                                          2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                       167
Page 170
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               Limbah Padat Tidak Berbahaya yang Dihasilkan
                               Non-Hazardous Solid Waste Generated Data
                                             Jenis Limbah Tidak Berbahaya                     Satuan
                                                                                                                      2023               2024            2025
                                             Type of Non-Hazardous Waste                       Unit
                                                                                    Operasi Indonesia | Indonesia Operations
                                Limbah Organik
                                                                                                                          3.399,42          5.084,13        5.386,26
                                Organic Waste
                                Logam Bekas
                                                                                                                         11.774,10          3.870,02        2.595,89
                                Metal Scrap
                                Kardus/Plastik
                                                                                                                             145,12             995,19          128,69
                                Cardboard/Plastic                                              Ton
                                Ban Bekas                                                      Tons
                                                                                                                          2.136,84          1.909,56            441,67
                                Used Tires
                                Kayu Bekas
                                                                                                                                66,30           181,67          104,66
                                Used Woods
                                Lainnya*
                                                                                                                                   0              8,00            0,00
                                Others*
                                                                   Total                                                 17.521,77        12.048,57        8.657,18
                                                                                     Operasi Australia | Australia Operations
                                Ban Bekas
                                                                                                                             896,24               0,00          163,00
                                Used Tyres
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                Kardus/Campuran
                                                                                                                                92,73            78,45           22,00
                                Cardboard/co-mingled
                                Garnet
                                                                                                                                 7,51             7,52            6,00
                                Garnet
                                Limbah Umum
                                                                                                                             584,02             574,10          245,00
                                General Waste
                                Kerikil/Puing
                                                                                                                                 0,79             0,52            1,00
                                Gravel/Rubble
                                Logam Bekas                                                    Ton
                                                                                                                             468,47             495,90          620,00
                                Metal Scrap                                                    Tons
                                Kayu/Palet
                                                                                                                                20,35            19,79            2,00
                                Timber/Pallets
                                Wadah Limbah
                                                                                                                                 1,24             0,07            0,00
                                Waste Containers
                                Air berminyak
                                                                                                                                 0,00             0,00          177,00
                                Oily Water
                                Air limbah
                                                                                                                                 0,00             0,00           10,00
                                Sewage
                                Lainnya
                                                                                                                                 0,79             0,52           27,00
                                Other
                                                                   Total                                                  2.072,14         1.176,87        1.273,00




              168                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 171
                                                                                                              Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                                          Environmental Stewardship



            Jenis Limbah Tidak Berbahaya                               Satuan
                                                                                                   2023                       2024                      2025
            Type of Non-Hazardous Waste                                 Unit
                                  Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
Limbah Umum & Organik
                                                                                                        3.983,44                  5.658,23                 5.631,26
General & Organic Waste
Logam Bekas
                                                                                                      12.242,57                   4.365,92                 3.215,89
Metal Scrap
Kardus/Plastik
                                                                                                          237,85                  1.073,64                     150,69
Cardboard/Plastic                                                        Ton
Ban Bekas                                                                Tons
                                                                                                        3.033,08                  1.909,56                     604,67
Used Tires
Kayu Bekas
                                                                                                           86,65                     201,46                    106,66
Used Woods
Kerikil/Puing
                                                                                                             0,79                       0,52                     1,00
Gravel/Rubble
Garnet
                                                                                                             7,51                       7,52                     6,00
Garnet
Wadah Limbah
                                                                                                             1,24                       0,07                     0,00
Waste Containers
Lainnya*
                                                                                                             0,79                       8,52                   187,00
Other*
                                        Total                                                         19.629,10                 13.225,44                 9.930,17
Note:
• Data mencakup limbah non‑berbahaya dari Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
• Meskipun tidak diklasifikasikan sebagai limbah berbahaya, berdasarkan regulasi di Australia ban merupakan limbah yang pengelolaan dan pembuangannya diatur
  secara ketat.
• Pada tahun 2024, tidak terdapat peluang pembuangan ban di dalam pit (in‑pit disposal) akibat perkembangan pit dan kondisi cuaca basah.
• BUMA Australia memasukkan data air berminyak dan ban sebagai limbah tidak berbahaya di 2025. Limbah tambang di area Burton dimasukkan sampai Juni 2025.

Note:
• Indonesia operation data represents non-hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
• While not classified as hazardous waste, by Australian regulation tyre is considered a tightly regulated waste which disposal in closely regulated.
• In 2024 due to pit progress and wet weather there were no opportunities for in pit disposal of tyres.
• BUMA Australia includes Oily water and Tyres as non-hazardous waste stream in 2025. Burton mine waste data was included until June 2025.



Pada tahun 2025, Perseroan berhasil mencatatkan                                        In 2025, the Company achieved a 25% reduction
penurunan limbah tidak berbahaya sebesar 25%                                           in non-hazardous waste compared to 2024. This
dibandingkan tahun 2024. Perbaikan ini terutama                                        improvement was primarily due to significant
didorong oleh penurunan signifikan limbah ban                                          reduction of used tyres waste and metal scrap in
bekas dan scrap logam pada operasi di Indonesia,                                       Indonesia operation as well as significant reduction in
serta penurunan signifikan limbah karton/plastik di                                    cardboard/plastic waste in both operations.
Indonesia dan Australia.




                                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                             169
Page 172
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               Limbah dialihkan dari pembuangan akhir (TPA) [GRI                                     Waste Diverted from Landfill [GRI 306-4]
                               306-4]

                               Data Limbah dialihkan dari pembuangan akhir tahun 2025
                               Waste Diverted from Landfill Data in 2025
                                                                                 Di Tempat | On-Site                        Di Luar | Off-Site                           Total | Total

                                       Deskripsi              Satuan                           Limbah Tidak                             Limbah Tidak                             Limbah Tidak
                                                                             Limbah                                   Limbah                                    Limbah
                                      Description              Unit                             Berbahaya                                Berbahaya                                Berbahaya
                                                                            Berbahaya                                Berbahaya                                 Berbahaya
                                                                                                  Non-                                     Non-                                     Non-
                                                                            Hazardous                                Hazardous                                 Hazardous
                                                                                                Hazardous                                Hazardous                                Hazardous
                                                                                         Operasi Indonesia | Indonesia Operations
                                Persiapan untuk
                                penggunaan ulang                                          -                   -                    -                    -                    -                   -
                                Preparation for Reuse
                                Daur ulang
                                                                                   267,48               64,059                     -                    -               267,48             64.059
                                Recycling
                                Pengerjaan pemulihan           Ton
                                lainnya (Dikelola              Tons
                                oleh Pihak Ketiga
                                Berwenang)
                                                                                          -                   -           6.170,62             2.596,79             6.170,62              2.596,79
                                Other Processing
                                Methods (Managed
                                by Authorised Third
                                Parties)
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                                                Total                              267,48              64.059             6.170,62             2.596,79             6.438,10              2.660,85
                                                        Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                 9.098,95
                                                                                          Operasi Australia | Australia Operations
                                Persiapan untuk
                                penggunaan ulang                                          -                   -                    -                    -                    -                   -
                                Preparation for Reuse
                                Daur ulang
                                                                                          -                   -                 505                  821                  505                 821
                                Recycling
                                Pengerjaan pemulihan           Ton
                                lainnya (Dikelola              Tons
                                oleh Pihak Ketiga
                                Berwenang)
                                                                                          -                   -                    -                    -                    -                   -
                                Other Processing
                                Methods (Managed
                                by Authorised Third
                                Parties)
                                                Total                                     -                   -                 505                  821                  505                 821
                                                        Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                   1.326
                                                                 Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | Total Mining Contractor Business Unit
                                Preparation for Reuse
                                                                                          -                   -                    -                    -                    -                   -
                                Preparation for Reuse
                                Recycling
                                                                                   267,48                64,06                  505                  821                772,48              885,06
                                Recycling
                                Other Processing
                                Methods (Managed               Tons
                                by Authorised Third
                                Parties)
                                                                                          -                   -           6.170,62             2.596,79             6.170,62              2.596,79
                                Other Processing
                                Methods (Managed
                                by Authorised Third
                                Parties)
                                                Total                              267,48                64,06            6.672,62             3.417,79             6.943,10              3.481,85
                                                        Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                                                10.424,95
                                Catatan:
                                • Data limbah berbahaya mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan Kantor Pusat (HO).
                                • Data tonase limbah non‑berbahaya yang dialihkan dari TPA mencakup lokasi Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, dan HO.
                                • Data kinerja ACG (Operasi Amerika Serikat) tidak disertakan dalam laporan ini.

                                Note:
                                • Data represents hazardous waste from Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, PKP, HO.
                                • Non-Hazardous waste tonnage data that are diverted from landfills comes from the Lati, Binungan, IPR, ADT, SDJ, IBP, BRC, HO sites.
                                • ACG performance data (United States operations) is not included in this report.




              170                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 173
                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                           Environmental Stewardship



Waste Directed to Disposal [GRI 306-5]                                      Waste Directed to Disposal [GRI 306-5]

Waste Directed to Disposal Data in 2025
Waste Directed to Disposal Data in 2025
                                              Di Tempat | On-Site                 Di Luar | Off-Site                           Total

       Deskripsi             Satuan                      Limbah Tidak                           Limbah Tidak                       Limbah Tidak
                                          Limbah                             Limbah                                 Limbah
      Description             Unit                        Berbahaya                              Berbahaya                          Berbahaya
                                         Berbahaya                          Berbahaya                              Berbahaya
                                                            Non-                                   Non-                               Non-
                                         Hazardous                          Hazardous                              Hazardous
                                                          Hazardous                              Hazardous                          Hazardous
                                                     Operasi Indonesia | Indonesia Operations
 Penimbunan di TPA
                                                     -         5.996,32                    -               -                   -        5.996,32
 Landfilling
 Pengerjaan
 pembuangan
 lainnya (Dikelola
 oleh Pihak Ketiga            Tons
 Berwenang)                                          -                -                    -               -                   -               -
 Other Processing
 Methods (Managed
 by Authorized Third
 Parties)
               Total                                 -         5.996,32                    -                   -               -       5.996,32
                       Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                               5.996,32
                                                     Operasi Australia | Australis Operations
 Penimbunan di TPA
                                                     -                -                42                453               42               453
 Landfilling
 Pengerjaan
 pembuangan
 lainnya (Dikelola
 oleh Pihak Ketiga            Tons
 Berwenang)                                          -                -                    -               -                   -               -
 Other Processing
 Methods (Managed
 by Authorized Third
 Parties)
               Total                                 -                -                42                453               42               453
                                      Total Limbah yang Dihasilkan (Ton)                                                                    495
                                Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan* | The Mining Contractor Business Unit
 Penimbunan di TPA
                                                     -         5.996,32                42                453               42           6.449,32
 Landfilling
 Pengerjaan
 pembuangan
 lainnya (Dikelola
 oleh Pihak Ketiga            Tons
 Berwenang)                                          -                -                    -               -                   -               -
 Other Processing
 Methods (Managed
 by Authorized Third
 Parties)
               Total                                 -         5.996,32                42                453               42          6.449,32
                       Total Limbah yang Dihasilkan (Ton) | Total Waste Generated (Tons)                                   6.491,32


Untuk limbah yang diarahkan ke pembuangan akhir,                            For waste directed to disposal, non-hazardous waste
limbah non‑berbahaya di Indonesia dikelola di lokasi                        in Indonesia is managed onsite through a landfilling
operasional melalui sistem penimbunan di tempat                             system, while in Australia it is disposed of offsite
pembuangan akhir (TPA), sedangkan di Australia                              at government-designated facilities. All hazardous
limbah tersebut dibuang di luar lokasi operasional                          waste is treated offsite by licensed third-party
pada fasilitas yang ditetapkan oleh pemerintah.                             contractors. This approach ensures that all waste is
Seluruh limbah berbahaya dikelola di luar lokasi                            managed responsibly and safely.
oleh kontraktor pihak ketiga berizin. Pendekatan ini
memastikan bahwa seluruh limbah dikelola secara
bertanggung jawab dan aman.




                                           2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                             171
Page 174
                               Pengelolaan Lingkungan
                               Environmental Stewardship



                               Terkait insinerasi, Perseroan saat ini tengah                   Regarding incineration, the Company is currently
                               berkoordinasi dengan penyedia jasa pengelolaan                  engaging with third-party waste service providers
                               limbah pihak ketiga untuk memetakan metode                      to map the methods used, including incineration.
                               pengolahan yang digunakan, termasuk insinerasi.                 Following the completion of this process, the Company
                               Setelah proses tersebut selesai, Perseroan akan                 will disclose the volume of incinerated waste in future
                               mengungkapkan volume limbah yang diolah                         reports. [GRI 306-5]
                               melalui insinerasi pada laporan‑laporan berikutnya.
                               [GRI 306-5]

                               KEANEKARAGAMAN HAYATI [GRI 3-3] [OJK F.9]                       BIODIVERSITY [GRI 3-3] [OJK F.9] [OJK F.10] [GRI
                               [OJK F.10] [GRI 101]                                            101]

                               Pendekatan Managemen                                            Management Approach

                               Perseroan mengakui tanggung jawabnya sebagai                    The Company acknowledges its responsibility as an
                               pengelola lingkungan dan berkomitmen untuk                      environmental steward and is committed to conducting
                               menjalankan     kegiatan     pertambangan    yang               responsible mining operations in accordance with its
                               bertanggung jawab sesuai dengan Kebijakan                       Environmental Policy. All operational sites are located
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Lingkungan Perseroan. Seluruh lokasi operasional                outside government-designated high biodiversity
                               Perseroan berada di luar kawasan dengan nilai                   value areas. Nevertheless, the Company recognises
                               keanekaragaman hayati tinggi yang ditetapkan                    that mining activities may still affect local ecosystems,
                               oleh pemerintah. Meskipun demikian, Perseroan                   particularly in relation to potential land degradation
                               menyadari bahwa kegiatan pertambangan tetap                     following the cessation of mining operations. Such
                               berpotensi memengaruhi ekosistem lokal, khususnya               impacts may result in habitat loss or ecosystem
                               terkait degradasi lahan yang dapat terjadi setelah              fragmentation, which can isolate species and reduce
                               kegiatan pertambangan berakhir. Dampak tersebut                 genetic diversity and population resilience. [GRI 3-3]
                               berpotensi menyebabkan hilangnya habitat atau
                               fragmentasi ekosistem, yang dapat mengisolasi
                               spesies serta menurunkan keanekaragaman genetik
                               dan ketahanan populasi. [GRI 3-3]

                               Walaupun pengelolaan keanekaragaman hayati saat                 Although biodiversity management is not currently
                               ini belum diidentifikasi sebagai tanggung jawab                 identified as a direct operational responsibility, the
                               operasional langsung Perseroan, Perseroan tetap                 Company remains committed to mitigating potential
                               berkomitmen untuk memitigasi potensi dampak                     adverse impacts within its areas of influence by
                               negatif dalam wilayah pengaruhnya melalui dukungan              supporting rehabilitation initiatives undertaken by its
                               terhadap inisiatif rehabilitasi yang dilaksanakan oleh          customers.
                               pelanggan.

                               Inisiatif Pengelolaan Air,           Limbah,        dan         Our Initiative for Water, Waste, and
                               Keanekaragaman Hayati                                           Biodiversity Management

                               Inisiatif Keanekaragaman Hayati [OJK F.10]                      Biodiversity Management Initiatives [OJK F.10]

                               Penutupan Tambang dan Rehabilitasi di Indonesia                 Closing and Rehabilitation in Indonesia
                               Perseroan mendukung pelanggan dalam menerapkan                  The Company supports its clients in implementing
                               prosedur penutupan tambang dan rencana                          mine closure procedures and rehabilitation plans
                               rehabilitasi yang menekankan komunikasi yang                    that emphasise transparent communication and
                               transparan serta kolaborasi dengan masyarakat                   collaboration with surrounding communities, in
                               di sekitar wilayah operasional, sejalan dengan                  line with the Company’s Social and Environmental
                               Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                    Responsibility Program. Effective mine closure




              172                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 175
                                                                                    Pengelolaan Lingkungan
                                                                                               Environmental Stewardship



Perseroan. Pessnutupan tambang dan rehabilitasi                   and rehabilitation are essential to restoring stable
yang efektif merupakan elemen penting dalam                       ecosystems and ensuring that post-mining land can
pemulihan ekosistem yang stabil serta memastikan                  continue to meet the needs of local communities.
bahwa lahan pascatambang dapat terus memenuhi                     Inadequate planning or execution may result in
kebutuhan masyarakat setempat. Perencanaan atau                   degraded soil quality, contamination risks, and
pelaksanaan yang tidak memadai dapat menyebabkan                  health and safety concerns arising from hazardous
penurunan kualitas tanah, risiko pencemaran, serta                materials. The Company also recognises that abrupt
permasalahan kesehatan dan keselamatan yang                       mine closures may adversely affect the livelihoods
timbul dari keberadaan material berbahaya. Perseroan              of workers and communities that depend on mining
juga menyadari bahwa penutupan tambang yang                       activities.
dilakukan secara mendadak dapat berdampak negatif
terhadap mata pencaharian pekerja dan masyarakat
yang bergantung pada aktivitas pertambangan.

Sebagai kontraktor pertambangan, Perseroan                        As a mining contractor, the Company supports
mendukung dan melaksanakan rencana penutupan                      and implements closure and rehabilitation plans
dan rehabilitasi yang disusun oleh pelanggan. Untuk               developed by its clients. To manage workforce impacts
mengelola dampak terhadap tenaga kerja akibat                     associated with significant operational changes, the
perubahan operasional yang signifikan, Perseroan                  Company applies a minimum four-week notification
menerapkan masa pemberitahuan minimum selama                      period for employees and their representatives.
empat minggu bagi karyawan dan perwakilannya.                     This practice is formalised in the Collective Labor
Ketentuan ini diformalkan dalam Perjanjian Kerja                  Agreement (CLA), which requires advance notice prior
Bersama (PKB) yang mewajibkan pemberitahuan                       to changes in working hours or the introduction of
terlebih dahulu sebelum adanya perubahan jam kerja                new work schedules.
atau penerapan pengaturan kerja baru.

Kegiatan penutupan tambang Perseroan terutama                     The Company’s closure-related activities primarily
berfokus pada pengembalian tanah pucuk (topsoil)                  focus on the return of topsoil and the formal handover
serta penyerahan resmi lahan yang telah direhabilitasi            of rehabilitated land to the mine concession owner,
kepada pemegang konsesi tambang untuk                             who subsequently undertakes revegetation. During
selanjutnya dilakukan revegetasi. Selama kegiatan                 mining operations, stripped topsoil is carefully stored
penambangan, tanah pucuk yang dikupas disimpan                    in designated topsoil banks and protected from
secara hati‑hati di lokasi penimbunan khusus (topsoil             erosion and degradation through the application
bank) dan dilindungi dari erosi serta degradasi melalui           of cover crops. In designated reclamation areas,
penerapan tanaman penutup (cover crops). Di area                  this topsoil is later reapplied to support effective
reklamasi yang telah ditetapkan, tanah pucuk tersebut             revegetation and ecological recovery. In 2025, topsoil
kemudian digunakan kembali untuk mendukung                        was returned across 335.37 hectares of operational
keberhasilan revegetasi dan pemulihan ekologi. Pada               areas in Lati, Binungan, and IPR.
tahun 2025, pengembalian tanah pucuk dilakukan
pada lahan operasional seluas 335,37 hektare di Lati,
Binungan dan IPR.

Penutupan Tambang dan Rehabilitasi di Australia                   Closing and Rehabilitation in Australia
Di tambang Commodore dan Meandu, tim lingkungan                   At the Commodore and Meandu mines, the Company’s
dan operasional Perseroan memegang peran penting                  environmental and operations teams play a critical role
dalam mendorong praktik pengelolaan lingkungan                    in promoting environmental stewardship throughout
sepanjang siklus hidup tambang. Setelah proses                    the mine lifecycle. Following coal extraction, disturbed
penambangan batu bara, lahan yang terdampak                       land is progressively rehabilitated to restore areas
direhabilitasi secara bertahap guna memulihkan                    toward their natural condition. These activities are
kondisi lahan agar mendekati kondisi alaminya.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Rehabilitation




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 173
Page 176
Strategi Iklim
            Climate Strategy




                               Management Plan yang selaras dengan Progressive                 Guided by a Rehabilitation Management Plan, which
                               Rehabilitation and Closure Plan (PRCP) di                       is aligned with each site’s Progressive Rehabilitation
                               masing‑masing lokasi.                                           and Closure Plan (PRCP).

                               PRCP merupakan kerangka regulasi di Australia yang              The PRCP is an Australian regulatory framework
                               memungkinkan kegiatan rehabilitasi dilakukan secara             that enables rehabilitation to be undertaken
                               bertahap sepanjang umur tambang. PRCP terdiri dari              progressively over the life of a mine. It comprises two
                               dua komponen utama, yaitu perencanaan rehabilitasi              key components: rehabilitation planning and a PRCP
                               dan jadwal PRCP. Komponen perencanaan rehabilitasi              schedule. The rehabilitation planning component
                               menjabarkan profil tambang serta strategi rehabilitasi          outlines the mine profile and the overall progressive
                               progresif secara keseluruhan, sedangkan jadwal                  rehabilitation strategy, while the PRCP schedule
                               PRCP menetapkan tonggak pencapaian utama dan                    defines key milestones and timelines for rehabilitation
                               kerangka waktu pelaksanaan kegiatan rehabilitasi.               activities.

                               Di tahun 2025, BUMA Australia telah merehabilitasi              By 2025, BUMA Australia has rehabilitated 20.6
                               lahan eks-tambang seluas 20,6 hektar dan                        hectares of post-mining land for grazing as well as
                               merehabilitasi ekosistem asli seluas 21,5 hektar,               21.5 hectares of native ecosystem rehabilitation,
                               menjadikan total lahan yang telah direhabilitasi hingga         bringing the total cumulative rehabilitated area 6,583
                               akhir 2025 seluas 6.583 hektar. Melalui upaya‑upaya             hectares by end of 2025. Through these efforts, the
                               tersebut, Perseroan berupaya meminimalkan dampak                Company aims to minimise adverse impacts on local
                               negatif terhadap habitat lokal sekaligus meningkatkan           habitats while enhancing opportunities for the re-
                               peluang pemulihan kembali spesies tumbuhan dan                  establishment of native plant and animal species.
                               satwa asli.




              174                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 177
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   175
Page 178
Pemberantasan Korupsi dan Kepatuhan
                              Anti-corruption and Compliance




                                                               DAMPAK SOSIAL
                                                               SOCIAL IMPACT




                                  176                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 179
2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   177
Page 180
Dampak Sosial
           Social Impact




                                                           FOKUS PADA
                                                           KARYAWAN
                                                           EMPLOYEE FOCUS


             178           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 181
Fokus pada Karyawan
Employee Focus


FOKUS PADA KARYAWAN                                              EMPLOYEE FOCUS

Menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan                    Recognizing its people are its most valuable
aset paling berharga, BUMA International Group                   asset, BUMA International Group adopts a human-
menerapkan pendekatan bisnis yang berpusat pada                  centric approach to business. The Company is
manusia. Perseroan berkomitmen untuk membangun                   committed to cultivating a high-performing, safe
lingkungan kerja yang berkinerja tinggi, aman, dan               and inclusive work environment where employees
inklusif, di mana setiap karyawan merasa dihargai                feel valued and empowered. This commitment to
dan diberdayakan. Komitmen terhadap kesejahteraan                employee wellbeing extends beyond compliance with
karyawan ini melampaui kepatuhan terhadap                        labor regulations, encompassing the active promotion
peraturan ketenagakerjaan, dengan secara aktif                   of collaboration, mutual respect, and continuous
mendorong kolaborasi, saling menghormati, dan                    learning. Through these efforts, the Company seeks to
pembelajaran berkelanjutan. Melalui upaya tersebut,              strengthen employee engagement, drive innovation,
Perseroan berupaya memperkuat keterlibatan                       and support the long-term, sustainable growth of
karyawan, mendorong inovasi, serta mendukung                     both the business and the communities in which it
pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi               operates.
bisnis dan masyarakat di wilayah operasionalnya.

Penciptaan lingkungan kerja yang positif dan                     Creating    a    positive   and     inclusive   work
inklusif menjadi fondasi utama dalam menarik,                    environment is therefore central to attracting,
mengembangkan,        dan      mempertahankan                    developing, and retaining top talent. Its commitment
talenta terbaik. Komitmen Perseroan terhadap                     to employee development focuses on:
pengembangan karyawan difokuskan pada:

•   Membangun budaya berkinerja tinggi:                          •    Fostering a high-performance culture:
    Penekanan pada pembelajaran berkelanjutan,                        Encouraging continuous learning, capability
    peningkatan kapabilitas, serta penyediaan jalur                   building, and clear career development
    pengembangan karier yang jelas bagi seluruh                       opportunities for all employees.
    karyawan.
•   Mengutamakan kesejahteraan karyawan:                         •    Prioritizing employee wellbeing:
    Memastikan lingkungan kerja yang aman, sehat,                     Promoting a safe, healthy and supportive work
    dan mendukung, sepenuhnya sesuai dengan                           environment in full compliance with applicable
    peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan                      labor laws and regulations, underpinned by a
    yang berlaku, serta menerapkan kebijakan tanpa                    strict zero-tolerance policy for child and forced
    toleransi terhadap pekerja anak dan kerja paksa.                  labor.
•   Mewujudkan tenaga kerja yang inklusif:                       •    Building an inclusive workforce:
    Secara aktif memajukan keberagaman dan                            Actively advancing diversity and inclusion
    inklusi melalui berbagai inisiatif, termasuk                      through initiatives such as the Company’s
    Program Respectful Workplace yang dijalankan                      Respectful Workplace program.
    oleh Perseroan.

Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat                     The Company remains committed to strengthening
keterlibatan tenaga kerja sebagai dasar pertumbuhan              workforce engagement as a foundation for
yang berkelanjutan serta kontribusi terhadap pasar               sustainable growth and for contributing to a resilient
tenaga kerja yang tangguh di Indonesia dan Australia.            labor market in Indonesia and Australia. In line with
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan secara               this commitment, it actively supports the following UN
aktif mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                 SDGs. [GRI 3-3]
(SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa berikut. [GRI
3-3]




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               179
Page 182
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus
Dampak Sosial
           Social Impact




                           HAK ASASI MANUSIA, KEBERAGAMAN,                                 HUMAN RIGHTS, DIVERSITY AND
                           DAN INKLUSI                                                     INCLUSION

                           Komitmen Terhadap Hak Asasi Manusia                             Our Respect to Human Rights
                           [GRI 2-23] [GRI 406-1] [GRI 407-1] [GRI 408-1] [GRI             [GRI 2-23] [GRI 406-1] [GRI 407-1] [GRI 408-1] [GRI
                           409-1] [OJK F.18] [OJK F.19]                                    409-1] [OJK F.18] [OJK F.19]
                           Perseroan menjunjung tinggi perlindungan hak asasi              The Company firmly upholds the protection of
                           manusia sebagai tanggung jawab fundamental                      human rights as a fundamental responsibility across
                           di seluruh kegiatan operasionalnya. Perseroan                   all its operations. It is committed to aligning with
                           berkomitmen untuk menyelaraskan praktik bisnis                  international human rights standards, safeguarding
                           dengan standar hak asasi manusia internasional,                 freedom of association and collective bargaining
                           menjamin kebebasan berserikat dan perundingan                   as well as eliminating forced and child labour, in
                           bersama, serta mencegah praktik kerja paksa dan                 accordance with the International Labor Organization
                           pekerja anak, sesuai dengan ketentuan International             (ILO) and United Nations Guiding Principles on
                           Labour Organization (ILO) dan United Nations Guiding            Business and Human Rights (UNGPs).
                           Principles on Business and Human Rights (UNGPs).

                           Melalui penerapan Kebijakan Hak Asasi Manusia,                  Through the implementation of its Human Rights
                           Kode Etik, serta prosedur operasional standar terkait,          Policy, Code of Conduct, and related Standard
                           Perseroan mendorong kesetaraan kesempatan,                      Operating Procedures, the Company promotes equal
                           perlakuan yang adil, dan penghormatan terhadap                  opportunity, fair treatment, and respect for diversity
                           keberagaman di seluruh tingkatan organisasi serta               across all levels of the organization and throughout its




             180                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 183
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                     Employee Focus



sepanjang rantai pasok. Kerangka kerja tersebut juga             supply chain. These frameworks also set expectations
menetapkan ekspektasi atas praktik ketenagakerjaan               for responsible labour practices and support efforts to
yang bertanggung jawab guna mencegah terjadinya                  prevent discrimination, forced labour, and child labour
diskriminasi, kerja paksa, dan pekerja anak dalam                in the Company’s operations and supply chain.
kegiatan operasional dan rantai pasok Perseroan.


Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme                      In addition, the Company provides grievance channels,
pengaduan, termasuk Sistem Pelaporan Pelanggaran                 including a confidential Whistleblowing System
(Whistleblowing System) yang bersifat rahasia                    accessible to employees and relevant stakeholders,
dan dapat diakses oleh karyawan serta pemangku                   to support the reporting and handling of potential
kepentingan terkait, untuk mendukung pelaporan                   concerns in accordance with established procedures.
dan penanganan potensi pelanggaran sesuai dengan                 Through ongoing training, communication, and
prosedur yang berlaku. Melalui pelatihan, komunikasi,            employee engagement, the Company seeks to foster
dan keterlibatan karyawan secara berkelanjutan,                  an inclusive and respectful working environment.
Perseroan berupaya menumbuhkan lingkungan kerja
yang inklusif dan saling menghormati.

Pada tahun 2025, tidak terdapat kasus diskriminasi               In 2025, no discrimination cases occurred in the
yang terjadi dalam operasional Perseroan di                      Company’s operations in Indonesia, Australia and
Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. [GRI 3-3]             United States. [GRI 3-3]

Keberagaman Karyawan [GRI 405-1]                                 Employee Diversity [GRI 405-1]
Perseroan memandang keberagaman sebagai                          The Company recognizes diversity as a key driver
pendorong utama kinerja, inovasi, dan kreativitas.               of performance, innovation, and creativity. It is
Perseroan      berkomitmen     untuk      menciptakan            committed to fostering an inclusive and equitable
lingkungan kerja yang inklusif dan berkeadilan, di               workplace in which all employees are valued and
mana setiap karyawan dihargai dan diperlakukan                   respected, regardless of race, gender, ethnicity,
secara setara tanpa memandang ras, gender, etnis,                disability, or other personal characteristics.
disabilitas, maupun karakteristik pribadi lainnya.

Perseroan menerapkan kebijakan tanpa toleransi                   The Company enforces a zero-tolerance policy toward
terhadap segala bentuk diskriminasi di seluruh                   discrimination across all aspects of employment. Its
aspek ketenagakerjaan. Upaya untuk membangun                     efforts to build an inclusive workplace include:
lingkungan kerja yang inklusif antara lain meliputi:
•    Mendorong kesetaraan kesempatan bagi seluruh                •    Promoting equal opportunities for all employees.
     karyawan.
•    Memelihara lingkungan kerja yang saling                     •    Maintaining a respectful and inclusive work
     menghormati dan inklusif sehingga setiap                         environment where everyone can thrive.
     individu dapat berkembang secara optimal.
•    Mendukung         peningkatan        keterwakilan           •    Actively supporting the representation of women
     perempuan di semua jenjang organisasi.                           at all levels of the organization.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                181
Page 184
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus




                           Pada tahun 2025, 27% posisi setara Direksi di seluruh          In 2025, women held 27% of the Company’s leadership
Dampak Sosial
           Social Impact




                           Grup dipegang oleh perempuan. Meskipun Perseroan               positions. While this represents a slight decrease
                           mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun                 from 2024 due to workforce movements, it remains
                           2024 akibat dinamika pergerakan karyawan,                      significantly higher than the global mining industry
                           persentase tersebut tetap lebih tinggi dibandingkan            average of approximately 14% (based on S&P Global’s
                           rata-rata keterwakilan perempuan dalam posisi                  2023 data). At the same time, the proportion of senior
                           kepemimpinan di industri pertambangan global, yang             roles held by women across the Company and its
                           tercatat sekitar 14% berdasarkan data S&P Global               business units increased from 24% in 2024 to 29%
                           tahun 2023. Pada saat yang sama, proporsi posisi               in 2025, reflecting continued progress in advancing
                           senior yang diisi oleh perempuan di seluruh Perseroan          women into more senior positions.
                           dan unit usahanya meningkat dari 24% pada tahun
                           2024 menjadi 29% pada tahun 2025, mencerminkan
                           kemajuan yang berkelanjutan dalam mendorong
                           peningkatan peran perempuan ke posisi yang lebih
                           senior.

                           Di Australia, Perseroan terus mempertahankan                   In Australia, the Company continues to maintain strong
                           keterwakilan perempuan yang kuat di seluruh                    female representation across all levels of employment.
                           jenjang pekerjaan. Sektor pertambangan semakin                 The mining sector has become increasingly accessible
                           terbuka terhadap partisipasi perempuan, didukung               to women, supported by technological advancements,
                           oleh kemajuan teknologi, kebijakan ketenagakerjaan             progressive workplace policies, and a broader cultural
                           yang progresif, serta pergeseran budaya menuju                 shift towards inclusivity. These developments have
                           lingkungan kerja yang lebih inklusif. Perkembangan             opened opportunities for women to participate in
                           ini membuka peluang bagi perempuan untuk berperan              operational, managerial, and technical roles that were
                           dalam fungsi operasional, manajerial, dan teknis yang          historically male-dominated.
                           sebelumnya didominasi oleh laki-laki.




             182                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 185
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                     Employee Focus




Perseroan tetap berkomitmen untuk mengembangkan                  The Company remains committed to advancing
berbagai inisiatif yang mendukung kesetaraan gender              initiatives that support gender equality and increase
dan meningkatkan partisipasi perempuan di industri.              women’s participation in the industry. It will continue
Perseroan akan terus memantau dan mengevaluasi                   to track and monitor diversity and inclusion data to
data keberagaman dan inklusi untuk menilai kemajuan              evaluate progress and identify further opportunities
serta mengidentifikasi peluang perbaikan lebih                   for improvement. Through cultivating an inclusive
lanjut. Melalui penguatan budaya kerja yang inklusif,            workplace, the Company seeks to develop a more
Perseroan berupaya membangun tenaga kerja yang                   dynamic and equitable workforce that delivers lasting
lebih dinamis dan berkeadilan, serta menciptakan                 value to its employees, business, and the communities
nilai jangka panjang bagi karyawan, bisnis, dan                  it serves.
masyarakat di wilayah operasionalnya.

Keseimbangan Kehidupan Kerja dan                                 Work-Life Balance
Pribadi
Perseroan mendorong terciptanya keseimbangan                     The Company promotes a healthy work-life balance to
kehidupan kerja dan pribadi yang sehat guna                      support employee wellbeing, morale, and productivity.
mendukung kesejahteraan, semangat kerja, dan                     By fostering this balance, employees are better able to
produktivitas karyawan. Dengan keseimbangan                      achieve personal fulfilment while meeting professional
tersebut, karyawan dapat mencapai pemenuhan                      responsibilities, thereby reducing potential conflicts
pribadi sekaligus menjalankan tanggung jawab                     between work and personal life.
profesional secara optimal, sehingga meminimalkan
potensi konflik antara pekerjaan dan kehidupan
pribadi.

Di seluruh lokasi operasional, Perseroan mendukung               Across its operational sites, the Company supports
berbagai klub dan komunitas karyawan, termasuk                   a variety of employee clubs and groups, including
kegiatan olahraga, musik, fotografi, dan hobi lainnya.           sports, music, photography and other hobbies.
Kegiatan ini memberikan ruang bagi karyawan untuk                These groups provide employees with opportunities
bersosialisasi serta mengembangkan minat bersama                 to socialize and pursue shared interests beyond
di luar lingkungan kerja. Selain itu, Perseroan secara           the workplace. Additionally, the Company regularly
rutin menyelenggarakan sesi edukasi dan seminar                  conducts educational sessions and seminars on
dengan topik-topik relevan, seperti kesehatan dan                relevant topics, such as health and wellness, as well
kebugaran serta pengelolaan keuangan.                            as financial management.

Perseroan juga mengadakan kegiatan yang                          The Company also organizes family-oriented activities
melibatkan keluarga di lokasi operasional untuk                  at its operational sites to strengthen employee
memperkuat keterlibatan karyawan dan hubungan                    engagement and community ties. Family day events
sosial. Kegiatan family day diselenggarakan untuk                are held to foster a strong sense of community among
menumbuhkan rasa kebersamaan antara karyawan                     employees and their families. In addition, BUMA
dan keluarganya. Di BUMA Indonesia, Perseroan                    Indonesia maintains employee community groups
memfasilitasi komunitas karyawan yang melibatkan                 involving spouses and immediate family members,
pasangan dan keluarga inti, yang dikenal sebagai                 known locally as “paguyuban”, which foster strong
paguyuban, guna mempererat hubungan dan                          relationships and a sense of familial spirit among
membangun semangat kekeluargaan.                                 employees and their families.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                183
Page 186
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus




                           Hak Cuti Orang Tua [GRI 401-3]                                  Parental Leave Entitlement [GRI 401-3]
                           Perseroan berkomitmen untuk menyediakan waktu                   The Company is committed to providing employees
                           dan dukungan yang memadai bagi karyawan dalam                   with adequate time and support to navigate childbirth,
                           menghadapi proses kelahiran, pemulihan, serta masa              recovery, and early bonding with their newborns prior
                           awal ikatan dengan anak sebelum kembali bekerja.                to returning to work. This support is extended to both
                           Dukungan ini diberikan kepada karyawan perempuan                mothers and fathers, allowing all parents to care for
                           maupun laki-laki, sehingga seluruh orang tua memiliki           their child and strengthen family relationships. The
                           kesempatan untuk merawat anak dan memperkuat                    Company believes this approach supports family
                           hubungan keluarga. Pendekatan ini diyakini dapat                wellbeing, enables women to sustain long-term
                           mendukung kesejahteraan keluarga, memungkinkan                  careers, and contributes to higher levels of employee
                           perempuan untuk mempertahankan karier jangka                    engagement, productivity, and retention. [GRI 3-3]
                           panjang, serta berkontribusi terhadap peningkatan
                           keterlibatan, produktivitas, dan retensi karyawan. [GRI
                           3-3]

                           Perseroan menyediakan berbagai skema cuti yang                  The Company offers diverse leave entitlements
                           selaras dengan ketentuan peraturan perundang-                   aligned with relevant regulations across its operating
                           undangan di masing-masing wilayah operasional.                  areas. In Indonesia, female employees are entitled
                           Di Indonesia, karyawan perempuan berhak atas cuti               to three months of maternity leave, while male
                           melahirkan selama tiga bulan, sementara karyawan                employees receive two days of paid leave to support
                           laki-laki memperoleh dua hari cuti berbayar untuk               their partners during childbirth. In Australia, female
Dampak Sosial
           Social Impact




                           mendampingi pasangan saat persalinan. Di Australia,             employees are eligible to take maternity leave for
                           karyawan perempuan berhak mengambil cuti                        up to one year to support their personal and family
                           melahirkan hingga satu tahun untuk mendukung                    needs. The Company encourages employees to make
                           kebutuhan pribadi dan keluarga. Perseroan                       full use of their leave entitlements.
                           mendorong seluruh karyawan untuk memanfaatkan
                           hak cuti yang tersedia.

                           Tingkat kembali bekerja secara gabungan (laki-laki              The combined return-to-work rate for men and
                           dan perempuan) setelah cuti melahirkan tercatat                 women following maternity leave stands at 100%
                           100% di seluruh operasional Perseroan di Indonesia,             for employees across all the Company’s Indonesian
                           serta sebesar 74% di Australia. Tingkat di Australia            operations, and 74% in Australia. The Australian rate
                           mencerminkan karyawan yang belum kembali                        reflects employees who had not yet returned to work by
                           bekerja hingga akhir periode pelaporan tahun 2025               the end of the 2025 reporting period and are expected
                           dan diproyeksikan kembali bekerja pada tahun 2026.              to resume their roles in 2026. This demonstrates the
                           Capaian ini menunjukkan dukungan Perseroan                      Company’s support for employees to thrive in their
                           bagi karyawan dalam menyeimbangkan kehidupan                    professional and personal lives. [GRI 3-3].
                           profesional dan pribadi. [GRI 3-3].




             184                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 187
                                                                                                               Fokus pada Karyawan
                                                                                                                                      Employee Focus



 Rekapitulasi cuti orang tua berdasarkan gender pada tahun 2025
 Parental Leave Rate based on Gender in 2025
 [GRI 401-3]

                               Keterangan                                                          ID                            AU
                                                                                                                                                   Total
           Total Number of Employees Entitled for Parental Leave                          L/M            P/F            L/M             P/F

 Jumlah karyawan yang berhak mengambil cuti orang tua (berdasarkan
 kebijakan Perseroan)
                                                                                         8.378           148            771             170        9.467
 Total number of employees who are entitled to take parental (Company
 Policy)
 Jumlah karyawan yang mengambil cuti orang tua
                                                                                          531             18             25             17         591
 Total number of employees who took parental leave
 Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan setelah
 cuti orang tua berakhir
                                                                                          531             18             23              8         580
 Total number of employees who returned to work in the reporting period
 after their parental leave ended
 Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua dan masih
 bekerja setelah 12 bulan
                                                                                          531             18             17              6         572
 Total number of employees that returned to work after parental leave
 ended that were still employed 12 months after their return to work
 Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua
                                                                                         100%           100%            92%            47%         98%
 Ratio of employees who took parental leave and returned to work
 Tingkat retensi (setelah 12 bulan)
                                                                                         100%           100%            68%            35%         97%
 Retention Rate (after 12 months)
 Catatan: Data tahun 2025 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), mengingat entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG akan
 dikonsolidasikan mulai tahun 2026.
 Remark: Data for 2025 does not include ACG (United States Operations). Data from ACG will be consolidated starting in 2026




Tinjauan Kinerja dan Pengembangan Karier                                            Performance Review and Career
[GRI 404-3]                                                                         Development [GRI 404-3]

Perseroan mendorong terciptanya lingkungan                                          The Company promotes an inclusive work
kerja yang inklusif serta secara aktif mendukung                                    environment and actively supports employee growth
pengembangan        karyawan     melalui    pelatihan                               through continuous training and career development
berkelanjutan     dan     program     pengembangan                                  opportunities. Through its talent management
karier.   Melalui    proses    manajemen      talenta,                              process, the Company identifies, develops, and
Perseroan mengidentifikasi, mengembangkan, dan                                      prepares employees for future leadership roles. The
mempersiapkan karyawan untuk peran kepemimpinan                                     Talent Committee is responsible for overseeing this
di masa depan. Proses ini diawasi oleh Komite Talenta                               process, which comprises the General Manager of
yang terdiri atas General Manager Human Resources                                   HR from each subsidiary and the Board of Directors
dari masing-masing entitas anak dan Dewan Direksi                                   of the Company. The Committee meets biannually to
Perseroan. Komite Talenta melakukan pertemuan dua                                   review employee performance, development needs,
kali dalam setahun untuk meninjau kinerja karyawan,                                 and future career prospects.
kebutuhan pengembangan, serta prospek karier ke
depan.

Pada tahun 2025, 100% karyawan telah mengikuti                                      In 2025, 100% of employees have undergone a formal
penilaian kinerja formal.                                                           performance review.




                                             2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                   185
Page 188
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Remunerasi yang Adil dan Upah Minimum                          Fair Remuneration and Minimum Wage
                           [GRI 202-1] [GRI 405-2] [F.20]                                 [GRI 202-1] [GRI 405-2] [F.20]
                           Perseroan menetapkan remunerasi karyawan                       The Company determines employee remuneration
                           berdasarkan kinerja individu dengan tetap memastikan           based on individual performance, while ensuring
                           kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                compliance with the relevant laws and regulations
                           yang berlaku di setiap wilayah operasional. Di                 in each of its operating regions. In Indonesia, it
                           Indonesia, Perseroan mengacu pada Upah Minimum                 follows the applicable Provincial Minimum Wage
                           Provinsi (UMP) sesuai dengan Peraturan Menteri                 (UMP) as outlined in the Minister of Manpower
                           Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013,              and Transmigration Regulation No. 7 of 2013. The
                           yang dirancang untuk mencerminkan Kebutuhan                    UMP is designed to reflect the Decent Living Needs
                           Hidup Layak (KHL) di masing-masing wilayah. Dalam              (Kebutuhan Hidup Layak or KHL) of each region. In its
                           operasionalnya di Indonesia, upah terendah yang                Indonesian operations, the Company’s lowest-paid
                           dibayarkan Perseroan adalah sebesar 1,6 kali Upah              wage is 1.6 times the applicable Provincial Minimum
                           Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku. [GRI 202-1]               Wage. [GRI 202-1]

                           Di Australia, Perseroan menerapkan ketentuan upah              In Australia, the Company follows minimum
                           minimum sesuai dengan Fair Work Act yang dikelola              wage regulations set under the Fair Work Act and
                           oleh Fair Work Commission. Sementara itu, di Amerika           administered by the Fair Work Commission. In the
                           Serikat, Perseroan mengacu pada ketentuan upah                 United States, the Company refers to the federal
                           minimum yang berlaku di masing-masing lokasi                   minimum wage standard as determined in Fair Labor
                           operasional. Setiap tahun, upah terendah yang                  Standard Acts. Each year, the lowest wage paid by
                           dibayarkan oleh Perseroan secara konsisten berada              the Company consistently exceeds the applicable
Dampak Sosial
           Social Impact




                           di atas upah minimum yang berlaku.                             minimum wage requirements.

                           Perseroan berkomitmen untuk menerapkan praktik                 The Company is committed to fairness and
                           remunerasi yang adil dan setara, dengan memastikan             equality in its remuneration practices, ensuring that
                           bahwa penetapan kompensasi tidak dipengaruhi oleh              compensation is not influenced by factors such as
                           faktor etnis, latar belakang sosial, agama, maupun             ethnicity, social background, religion, or gender. It
                           gender. Perseroan menghargai kontribusi dan kinerja            recognizes the contributions and performance of its
                           karyawan serta memberikan kompensasi yang setara               employees and provides equitable compensation for
                           atas pekerjaan yang dilakukan.                                 their work.

                           Lokasi operasi signifikan merujuk pada negara-negara           Significant locations of operation refer to countries
                           tempat Perseroan memiliki aktivitas operasional dan            where the Company has substantial operational
                           jumlah tenaga kerja yang material selama tahun                 activities and workforce presence during the reporting
                           pelaporan, yaitu Indonesia, Australia, dan Amerika             year, namely Indonesia, Australia, and the United
                           Serikat. Apabila terdapat perbedaan tingkat upah               States. Where minimum wage levels vary across
                           minimum antarwilayah, maka upah minimum yang                   locations, the relevant minimum wage applicable to
                           berlaku di lokasi kerja karyawan digunakan sebagai             the employee’s work location is used as the reference
                           dasar perhitungan. [GRI 3-3]                                   for calculation. [GRI 3-3]

                           Perseroan juga memantau kesetaraan remunerasi                  The Company also monitors equitable remuneration
                           berdasarkan kategori karyawan dan lokasi                       across employee categories and locations of
                           operasional.   Pada   tahun    2025,  Perseroan                operation. In 2025, the Company maintained a 1 to 1
                           mempertahankan rasio gaji dan remunerasi sebesar               ratio of salary and remuneration between female and
                           1:1 antara karyawan perempuan dan laki-laki. [GRI              male employees. [GRI 405-2]
                           405-2]




             186                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 189
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                       Employee Focus



Perjanjian Kerja Bersama [GRI 2-30] [GRI 402-                    Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30]
1] [GRI 407-1]                                                   [GRI 402-1] [GRI 407-1]
Sebagai bagian dari komitmen dalam menjunjung                    As part of its commitment to upholding human
tinggi hak asasi manusia, Perseroan menghormati                  rights, the Company respects employees’ freedom of
kebebasan berserikat serta hak karyawan untuk                    association and their right to express opinions through
menyampaikan pendapat melalui Serikat Pekerja.                   the Labor Union. The Company promotes harmonious
Perseroan mendorong terwujudnya hubungan                         industrial relations, as reflected in the Collective Labor
industrial yang harmonis, yang tercermin dalam                   Agreement (CLA), in effect for the 2023-2025 period.
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku untuk                The CLA sets out the working conditions, rights, and
periode 2023–2025. PKB tersebut mengatur ketentuan               obligations of both the Company and its employees,
kerja, hak, dan kewajiban Perseroan serta karyawan,              with the aim of promoting mutual welfare. The key
dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan bersama.                provisions of the CLA include:
Ketentuan utama dalam PKB antara lain meliputi:
a. Pengakuan terhadap Serikat Pekerja serta                      a.   Recognition of Trade Unions and the guarantee
     jaminan kebebasan berserikat di lingkungan                       of freedom of association within the Company, as
     Perseroan, termasuk penyediaan fasilitas serikat                 well as the provision of Union facilities in line with
     sesuai dengan peraturan perundang-undangan                       applicable laws and regulations;
     yang berlaku;
b. Pemberian waktu khusus bagi pengurus Serikat                  b.   Allocation of time off for Trade Union
     Pekerja untuk menjalankan kegiatan organisasi;                   representatives to manage their organizational
     dan                                                              activities; and
c. Keterlibatan Serikat Pekerja dalam pembahasan                 c.   Involvement of the Trade Union in discussions
     terkait perubahan jam kerja atau pengaturan                      regarding changes to working hours or work
     jadwal kerja.                                                    schedules.

Perseroan memberitahukan kepada seluruh karyawan                 The Company notifies all employees and the Labor
dan Serikat Pekerja paling lambat empat minggu                   Union at least four weeks in advance of any changes
sebelumnya atas setiap perubahan jam kerja atau                  to working hours or rosters.
jadwal kerja.

PKB ini berlaku bagi karyawan entitas anak Perseroan,            The CLA applies to employees of the Company’s
yaitu BUMA, baik karyawan tetap (PKWTT) maupun                   subsidiary, BUMA, including both permanent (PKWTT)
karyawan kontrak (PKWT). Dengan demikian, 100%                   and contract (PKWT) employees, and thus, 100% of
tenaga kerja BUMA tercakup dalam PKB. Perjanjian                 the BUMA’s workforce is covered by the CLA. This
ini mengatur berbagai aspek, antara lain:                        agreement governs a range of topics, including:
1. Hak dan kewajiban Perseroan dan karyawan;                     1. Rights and responsibilities of both the Company
                                                                     and employees;
2.   Pengakuan, fasilitas, serta tanggung jawab                  2. Recognition, facilities, and responsibilities of
     Serikat Pekerja;                                                labor unions;
3.   Hubungan kerja yang mencakup proses                         3. Employment relations covering recruitment,
     rekrutmen, penempatan, status kepegawaian,                      placement, employment status, probation,
     masa percobaan, rotasi, promosi, dan demosi;                    rotations, promotions, and demotions;
4.   Jam kerja, waktu istirahat, serta pengaturan                4. Working hours, break times, and work schedules;
     jadwal kerja;
5.   Etika bisnis, pelanggaran, dan sanksi;                      5.   Business ethics, violations, and sanctions;
6.   Upah dan kesejahteraan karyawan, termasuk                   6.   Wages and employee welfare, including benefits
     manfaat bagi karyawan dan keluarganya;                           for employees and their families;
7.   Standar keselamatan dan kesehatan kerja serta               7.   Occupational safety, health, and environmental
     lingkungan;                                                      standards;
8.   Hari libur, cuti, dan izin tidak masuk kerja;               8.   Holidays, leave, and permission to take time off
                                                                      work;




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                    187
Page 190
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           9.  Prosedur   penyelesaian   perselisihan  dan                9.  Procedures for resolving disputes and grievances;
                               pengaduan; serta                                               and
                           10. Ketentuan mengenai pemutusan hubungan kerja.               10. Conditions under which layoffs may occur.

                           Di Australia, sekitar 75% tenaga kerja Perseroan               In Australia operation, 75% of our workforce are
                           tercakup dalam Enterprise Agreement yang bersifat              covered by legally binding Enterprise Agreements
                           mengikat secara hukum antara pemberi kerja dan                 between the employer and employee, while the
                           karyawan, sedangkan 25% sisanya diatur melalui                 remaining 25% have their employment governed by
                           kontrak kerja berdasarkan common law. Perjanjian               common law contracts. These individual agreements
                           kerja tersebut dilaksanakan dalam kerangka Fair                operate within the framework of the Fair Work Act
                           Work Act 2009 (Cth) serta modern award yang relevan            2009 (Cth) and any applicable modern award relevant
                           dengan masing-masing peran.                                    to their role.

                           Bagi karyawan Perseroan dan entitas anak lainnya               For employees of the Company and its other
                           yang tidak memiliki Serikat Pekerja, hubungan kerja            subsidiaries without a labor union, employment
                           diatur berdasarkan Peraturan Perseroan.                        contracts are governed by the Company’s Regulations.

                           Perselisihan Hubungan Industrial                               Industrial Relations Disputes
                           Perseroan      berkomitmen       untuk   menciptakan           The Company is dedicated to cultivating a supportive,
                           lingkungan kerja yang suportif, aman, dan nyaman,              safe, and comfortable work environment, and to
                           serta mendorong hubungan kerja yang harmonis                   promoting harmonious workplace relationships
                           melalui berbagai inisiatif, antara lain:                       through various initiatives. These include:
Dampak Sosial
           Social Impact




                           1. Kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan                1. Adherence to Labor Laws and the Collective Labor
                                dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), disertai                  Agreement (CLA), while enhancing employee
                                peningkatan kesejahteraan karyawan melalui                    welfare through comprehensive Company
                                kebijakan Perseroan yang komprehensif;                        policies;
                           2. Fasilitasi dialog sosial yang konstruktif melalui           2. Facilitating constructive social dialogue through
                                forum hubungan industrial, seperti Lembaga Kerja              industrial relations platforms, such as the Site
                                Sama (LKS) Bipartit di setiap lokasi operasional              Bipartite Cooperation Institution (LKS Bipartit)
                                di Indonesia serta LKS Bipartit Nasional, guna                at each operational site in Indonesia and the
                                mendorong komunikasi yang efektif antara                      National Bipartite LKS. These forums enable
                                Manajemen dan Serikat Pekerja serta mencegah                  effective communication between Management
                                eskalasi perselisihan;                                        and the Trade Union/Labor Union to address
                                                                                              workplace matters and prevent escalation into
                                                                                              disputes;
                           3.   Pelaksanaan      pertemuan      informal secara           3. Conducting regular informal engagements
                                berkala dengan perwakilan Serikat Pekerja                     with Trade Union/Labor Union representatives
                                untuk menyerap masukan, membahas isu                          to gather feedback, discuss concerns, and
                                ketenagakerjaan, dan memperkuat hubungan                      collaboratively strengthen employee welfare and
                                industrial;                                                   industrial relations;
                           4.   Kerja sama erat dengan Serikat Pekerja dalam              4. Collaborating closely with the Trade Union/Labor
                                mendorong keselamatan kerja, khususnya di                     Union to promote workplace safety, particularly
                                lokasi operasional Perseroan, melalui program                 at the Company’s operational sites, through the
                                kampanye SHE dan pelaksanaan safety briefing                  SHE campaign program and safety briefings for
                                bagi seluruh pekerja; dan                                     all workers; and
                           5.   Pelibatan Serikat Pekerja dalam berbagai                  5. Engaging the Trade Union/Labor Union in
                                program Perseroan guna mendorong partisipasi                  various Company programs to encourage active
                                aktif dalam inisiatif Perseroan.                              participation in the Company’s initiatives.

                           Perseroan mengedepankan pendekatan berbasis                    The Company emphasizes a consensus-based
                           musyawarah   mufakat   dalam    penyelesaian                   approaches to resolving industrial relations matters.




             188                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 191
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                      Employee Focus



permasalahan hubungan industrial. Karyawan                       Employees are encouraged to voice their opinions,
didorong untuk menyampaikan pendapat, meminta                    seek clarification, and raise concerns related to their
klarifikasi, serta mengajukan keluhan atau masukan               work or workplace relationships in accordance with
terkait pekerjaan maupun hubungan kerja sesuai                   established Company guidelines. Feedback may
dengan pedoman Perseroan yang berlaku. Masukan                   be submitted verbally or in writing to an immediate
dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis                   supervisor, who will then forward the concerns to the
kepada atasan langsung, yang selanjutnya akan                    appropriate department for follow-up.
diteruskan kepada unit terkait untuk ditindaklanjuti.

Adapun tahapan penyelesaian permasalahan                         The procedure for addressing issues is as follows:
hubungan industrial adalah sebagai berikut:

1.   Perundingan Bipartit                                        1.   Bipartite Negotiation
     Perundingan dilakukan antara pemberi kerja atau                  Negotiations take place between the employer
     perwakilannya dengan Serikat Pekerja. Apabila                    or employer group and the labor union. If an
     tidak tercapai kesepakatan, permasalahan                         agreement is not reached, the matter moves to
     dilanjutkan ke tahap perundingan tripartit.                      tripartite negotiations. If both parties reach an
     Apabila tercapai kesepakatan, hasil perundingan                  agreement, the collective agreement is formalized
     dituangkan dalam perjanjian bersama dan                          and registered with the Industrial Relations Court
     didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial                    in the Company’s jurisdiction.
     sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2.   Perundingan Tripartit                                       2.   Tripartite Negotiation
     Perundingan melibatkan karyawan dan pemberi                      This involves negotiations between employees
     kerja dengan fasilitasi pihak ketiga, umumnya                    and the employer, facilitated by a third party,
     instansi ketenagakerjaan setempat.                               typically the local Manpower Office.

3.   Pengadilan Hubungan Industrial                              3.   Industrial Relations Court
     Apabila para pihak tidak dapat menerima                          If parties disagree with the recommendations of
     rekomendasi dari mediator atau konsiliator, maka                 the mediator or conciliator, they may escalate the
     permasalahan dapat diajukan ke Pengadilan                        issue to the Industrial Relations Court, as outlined
     Hubungan Industrial sebagaimana diatur dalam                     in Article 56 of Law No. 2 of 2004 concerning the
     Pasal 56 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004                        Resolution of Industrial Relations Disputes.
     tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan
     Industrial.

Selain itu, karyawan juga dapat menyampaikan                     Employees     can    also    anonymously  submit
pengaduan dan saran secara anonim melalui                        complaints and suggestions through the Company’s
mekanisme Whistleblowing System Perseroan                        Whistleblowing mechanism, an additional platform
sebagai saluran tambahan untuk penyampaian                       for feedback and resolution.
masukan dan penyelesaian permasalahan.

Program Pensiun dan Dukungan Transisi                            Retirement and Transitional Assistance
[GRI 201-3] [GRI 404-2]                                          Programs [GRI 201-3] [GRI 404-2]
Perseroan berkomitmen kuat untuk menjaga                         The Company is deeply committed to safeguarding
kesejahteraan keuangan jangka panjang karyawan,                  the long-term financial wellbeing of its employees,
termasuk dalam mendukung persiapan masa                          including support for their retirement. It is dedicated
pensiun. Perseroan memastikan kepatuhan penuh                    to complying fully with government-mandated social
terhadap program jaminan sosial yang diwajibkan                  security programs that offer employees peace of mind
oleh pemerintah guna memberikan rasa aman bagi                   as they plan for their future.
karyawan dalam merencanakan masa depan mereka.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  189
Page 192
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Di Indonesia, karyawan berhak mengikuti program-               Employees in Indonesia are eligible to participate in
                           program berikut:                                               the following programs:
                           1. BPJS Jaminan Pensiun (JP), dengan iuran                     1. BPJS Pension Insurance (JP), with an employee
                                karyawan sebesar 1% dari gaji pokok bulanan                    contribution of 1% of their monthly basic salary,
                                dan kontribusi Perseroan sebesar 2% dari gaji                  and a Company contribution of 2% of the monthly
                                pokok bulanan (hingga batas maksimum gaji                      basic salary (up to a maximum basic salary of
                                pokok sebesar Rp9,7 juta);                                     Rp9.7 million).
                           2. BPJS Jaminan Hari Tua (JHT), dengan iuran                   2. BPJS Old Age Security (JHT), where employees
                                karyawan sebesar 2% dari gaji pokok bulanan                    contribute 2% of their monthly base salary, and
                                dan kontribusi Perseroan sebesar 3,7% dari gaji                the Company contributes 3.7% of the basic salary
                                pokok setiap bulannya.                                         each month.

                           Di Australia, karyawan menerima kontribusi dana                In Australia, employees receive employer-funded
                           pensiun yang sepenuhnya didanai oleh pemberi kerja             contributions to a Superannuation Fund to support
                           melalui Superannuation Fund untuk mendukung                    their retirement savings. These contributions are
                           tabungan pensiun. Kontribusi tersebut dihitung                 calculated as a percentage of their salary, subject to a
                           sebagai persentase dari gaji karyawan, dengan                  maximum limit set by the government. Currently, the
                           mengikuti batas maksimum yang ditetapkan                       Company contributes 11.5% of each employee’s wage
                           oleh pemerintah. Saat ini, Perseroan memberikan                directly to their superannuation fund.
                           kontribusi sebesar 11.5% dari upah setiap karyawan
                           yang disalurkan langsung ke dana superannuation
                           mereka.
Dampak Sosial
           Social Impact




                           Selain skema pensiun tersebut, Perseroan menyadari             Beyond these pension schemes, the Company
                           pentingnya    persiapan     non-finansial    dalam             recognizes the importance of preparing employees
                           menghadapi masa pensiun. Mulai satu tahun sebelum              for retirement. Beginning a year prior to retirement,
                           masa pensiun, karyawan diberikan pelatihan khusus              employees are offered specialized training that
                           yang mencakup topik kewirausahaan dan bidang                   cover topics such as entrepreneurship and other
                           relevan lainnya untuk mendukung perencanaan                    relevant areas to support post-retirement planning.
                           pascapensiun. Karyawan yang memasuki masa                      Retiring employees are also provided with a fully
                           pensiun juga memperoleh masa transisi dengan                   paid transition period, during which they continue to
                           pembayaran penuh, di mana karyawan tetap                       receive their basic salary but are not required to work.
                           menerima gaji pokok tanpa kewajiban bekerja. Selain            The Company also offers repatriation assistance for
                           itu, Perseroan menyediakan dukungan repatriasi                 retiring employees and their families, including the
                           bagi karyawan yang pensiun beserta keluarganya,                relocation of personal belonging, upon request. [GRI
                           termasuk bantuan relokasi barang pribadi, atas                 3-3]
                           permintaan. [GRI 3-3]

                           MANAJEMEN TALENTA                                              TALENT MANAGEMENT
                           [GRI 404-1] [GRI 404-2] [OJK F.22] [OJK E.2]                   [GRI 404-1] [GRI 404-2] [OJK F.22] [OJK E.2]
                           Tenaga kerja yang terampil dan kompeten merupakan              A skilled and capable workforce is essential to the
                           fondasi utama keberhasilan Perseroan serta daya                Company’s success and to sustaining its competitive
                           saing berkelanjutan di tengah pasar global yang                advantage in an increasingly globalized market.
                           semakin dinamis. Oleh karena itu, Perseroan                    The Company is committed to the continuous
                           berkomitmen untuk mengembangkan karyawan                       development of its employees through a range of
                           secara berkelanjutan melalui berbagai inisiatif                training and professional development initiatives,
                           pelatihan dan pengembangan profesional yang                    designed to align with strategic priorities and address
                           dirancang selaras dengan prioritas strategis serta             identified competency gaps.
                           untuk menutup kesenjangan kompetensi yang
                           teridentifikasi.




             190                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 193
                                                                                          Fokus pada Karyawan
                                                                                                      Employee Focus



Operasi Indonesia                                                  Indonesia Operations
Pengembangan       kompetensi    karyawan,     yang                Employee competency development, encompassing
mencakup keterampilan lunak (soft skills) dan                      both soft and technical skills, is conducted regularly
keterampilan teknis, dilaksanakan secara berkala                   in line with the Individual Performance Development
melalui Siklus Individual Performance Development                  (IPD) Cycle. This full year cycle begins with planning
(IPD). Siklus tahunan ini dimulai dengan tahap                     (IPD Plan) at the start, continues with monitoring
perencanaan (IPD Plan) di awal tahun, dilanjutkan                  (IPD Monitoring) throughout, and concludes with
dengan pemantauan kinerja (IPD Monitoring)                         evaluation (IPD Final) at the end of the year.
sepanjang tahun, dan ditutup dengan evaluasi kinerja
(IPD Final) pada akhir tahun.

Proses pengembangan karyawan BUMA mencakup                         BUMA’s employee development process encompasses
berbagai metode pembelajaran yang terstandarisasi                  a range of standardized learning methods tailored to
dan disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi                        the competency requirements of each role and job
pada setiap peran dan jenjang jabatan metode                       level these learning methods include, among others:
pembelajaran tersebut, antara lain:

                                                Metode Pengembangan Karyawan
                                                Employee Development Methods




                         Pembelajaran Mandiri                       Pembelajaran Dalam Kelas
                                Self Learning                             In-Class Training




                     Pelatihan dan Pendampingan                     Pelatihan di Tempat Kerja
                           Coaching and Mentoring                       On-The-Job Training




1.   Pembelajaran Mandiri (Self-learning)                          1.   Self-learning
     Karyawan mengikuti pembelajaran mandiri yang                       Employees engage flexible, self-directed learning
     fleksibel dan dapat diakses kapan saja dan di                      that can be accessed anytime and anywhere. This
     mana saja, seperti e-book, modul pembelajaran                      includes e-books, interactive learning modules,
     interaktif, video edukasi, serta perangkat berbasis                educational videos, and virtual reality-based
     virtual reality, untuk mendukung pencapaian                        tools, all designed to support the achievement of
     kompetensi yang ditargetkan.                                       targeted competencies.
2.   Pembelajaran dalam Kelas (In-Class Training)                  2.   In-Class Training
     Program pelatihan terstruktur yang disampaikan                     Structured training programs are delivered by
     oleh instruktur kompeten berdasarkan kurikulum                     qualified instructors based on a defined syllabus
     dan tujuan pembelajaran yang jelas, baik melalui                   with specific learning objectives. These sessions
     tatap muka maupun platform daring.                                 may be conducted either in-person or through
                                                                        online platforms.




                                  2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               191
Page 194
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus


                           3.   Pelatihan dan Pendampingan (Coaching and                   3.   Coaching and mentoring
                                mentoring)
                                Penguatan     kapabilitas  karyawan    melalui                  Employee capability is strengthened through
                                pengalaman langsung yang terarah, dengan                        guided, hands-on experience, where individuals
                                dukungan dan umpan balik selama pelaksanaan                     receive direct support and feedback while
                                tugas kerja yang membangun keterampilan                         undertaking job assignments that build practical
                                praktis.                                                        skills.
                           4.   Pelatihan di Tempat Kerja (On-the-Job Training             4.   On-the-Job Training (OJT)
                                / OJT)
                                Pendampingan terfokus melalui penugasan                         Targeted mentorship is provided through
                                kerja, khususnya di operasional pertambangan,                   assignments,     particularly   within  mining
                                untuk memungkinkan karyawan menerapkan                          operations, enabling employees to apply
                                pembelajaran dalam situasi nyata serta                          learnings to real-world situations and enhance
                                meningkatkan kompetensi spesifik sesuai fungsi                  job-specific competencies.
                                pekerjaan.

                           Operasi Australia                                               Australia Operations
                           BUMA Australia menyadari bahwa tenaga kerja yang                The Company recognizes that a skilled, knowledgeable,
                           terampil, berpengetahuan, dan berfokus merupakan                and focused workforce is fundamental to maintaining
                           elemen kunci dalam menjaga keselamatan kerja dan                safety and achieving project efficiency. Its training
                           meningkatkan efisiensi proyek. Kerangka pelatihan               framework is designed to ensure that both employees
                           dirancang untuk memastikan bahwa karyawan dan                   and contractors possess the competencies required
Dampak Sosial
           Social Impact




                           kontraktor memiliki kompetensi yang diperlukan untuk            to perform their roles safely, productively, and in an
                           menjalankan peran mereka secara aman, produktif,                environmentally responsible manner.
                           dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

                           Dengan berlandaskan komitmen terhadap perbaikan                 Guided by a commitment to continuous improvement,
                           berkelanjutan, BUMA Australia menerapkan program                the Company has implemented structured, practical
                           pelatihan keterampilan praktis yang terstruktur,                skills training programs that utilize a range of learning
                           dengan     memanfaatkan       berbagai   pendekatan             approaches, including video-based e-learning,
                           pembelajaran, termasuk e-learning berbasis video,               interactive modules and external training courses.
                           modul interaktif, serta pelatihan eksternal. Program            Key programs offered include:
                           utama yang dijalankan antara lain:

                           1.   Supervisor Development Module                              1.   Supervisor Development Module
                                Program untuk meningkatkan produktivitas dan                    This program aims to improve productivity
                                pemanfaatan peralatan, sekaligus memperkuat                     and equipment utilization while strengthening
                                kemampuan supervisor dalam resolusi konflik                     supervisors’ capabilities in conflict resolution
                                dan pengelolaan sumber daya manusia secara                      and effective people management.
                                efektif.
                           2.   Pelatihan Operator Multikeahlian (Multi-skilled            2.   Training for Multi-skilled Operators
                                Operators)
                                Inisiatif   pengembangan       internal    untuk                An internal development initiative designed
                                meningkatkan keterampilan operator agar                         to upskill operators into multi-skilled roles,
                                mampu menjalankan berbagai peran, sehingga                      enhancing their versatility and improving
                                meningkatkan fleksibilitas tenaga kerja dan                     operational efficiency.
                                efisiensi operasional.
                           3.   Pelatihan Kompetensi bagi Operator Baru                    3.   Competency Training for New Operators
                                Program pelatihan komprehensif bagi operator                    A comprehensive training program for new
                                baru untuk mencapai tingkat kompetensi                          operators, focused on achieving safe and
                                yang aman dan andal, guna mendukung                             competent proficiency levels to ensure confidence
                                kepercayaan diri dan produktivitas di lingkungan                and productivity in the mining environment.
                                pertambangan.


             192                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 195
                                                                                                         Fokus pada Karyawan
                                                                                                                               Employee Focus



4.   Integrated Management System Lead Auditor                               4.     Integrated Management System Lead Auditor
     Sebagai    bagian   dari    upaya  perbaikan                                   As part of its continuous improvement efforts,
     berkelanjutan, BUMA Australia mengembangkan                                    BUMA Australia has developed its internal
     kapabilitas audit internal dengan melatih                                      auditing capability by training team members to
     karyawan menjadi Lead Auditor yang kompeten,                                   become Skilled Lead Auditors, strengthening the
     sehingga memperkuat proses audit internal                                      Company’s internal auditing processes.
     Perseroan.

 Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Gender dan Kategori Karyawan, Indonesia
 Number of Employee Trained Based on Gender and employee Category, Indonesia
 [GRI 404-1] [OJK.F.22]
                                                   2023                                     2024                                  2025
         Katergori Karyawan
         Employee Category               Pria                Wanita               Pria                Wanita          Pria                    Wanita
                                         Male                Female               Male                Female          Male                    Female
                                                                      Indonesia
 Senior Manajemen
                                                 15                    5                  15                    5               15                      8
 Senior Management
 Middle Manajemen
                                                340                   59                 322                   60              264                     55
 Middle Management
 Staf | Staf                                   3.535              262                   3.271              246                2.447                183
 Pekerja Lapangan
                                              10.881              136               10.000                     95             7.800                     3
 Blue-Collar
                                              14.771              462               13.608                 406            10.526                   249
 Total
                                                                15.233                                   14.104                                  10.775


 Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Kelompok Usia dan Kategori Karyawan, Indonesia
 Number of Employee Trained Based on Gender and employee Category, Indonesia
 [GRI 404-1] [OJK.F.22]

                                                  2023                                     2024                                   2025
         Kategori Karyawan
         Employee Category                                                   Kelompok Usia | Age Range
                                   <30           30-50          >50          <30           30-50         >50        <30          30-50           >50
                                                                      Indonesia
 Senior Manajemen
                                          0            16             4            0            12             8          0             15              8
 Senior Management
 Middle Manajemen
                                         11            359            29           8            344            30         4            290             25
 Middle Management
 Staf | Staff                        701           2.919          177             554       2.805          158        231             2.294        105
 Pekerja Lapangan
                                    5.092          5.789          136         4.432         5.518          145      3.055             4.660            88
 Blue-Collar
 Total                             5.804           9.083          346        4.994          8.679          341      3.290             7.259        226
                                                               15.233                                   14.104                                   10.775




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                                            193
Page 196
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                            Total Jam Pelatihan yang Diberikan kepada Karyawan Berdasarkan Gender, Indonesia
                            Total Training Hours Provided to Employees Based on Gender, Indonesia

                                                                2023                                  2024                                 2025

                                                    Pria       Wanita                    Pria        Wanita                      Pria      Wanita
                                                                             Total                                Total                                 Total
                                                    Male       Female                    Male        Female                      Male      Female
                                                                                         Indonesia
                            Total jam pelatihan
                            yang diberikan
                            kepada karyawan
                            berdasarkan
                            gender (jam)
                                                  660.580,0     6.977,0   667.557,0    771.349,5      6.567,0   777.916,5      499.367,0   15.452,0   514.819,0
                            Total number of
                            training hours
                            provided to
                            employees, by
                            gender (hr.)
                            Total jam pelatihan
                            untuk Manajemen
                            Senior (jam)
                            Total number of             0,0         0,0          0,0          0,0         8,0          8,0          22,0       22,0        44,0
                            training hours
                            provided to Senior
                            Management (hr.)
                            Total jam pelatihan
                            untuk Manajemen
                            Menengah (jam)
                            Total number of         3.995,0       417,0      4.412,0     4.874,0        799,5      5.673,5       2.514,0     929,0      3.443,0
                            training hours
Dampak Sosial
           Social Impact




                            provided to Middle
                            Management (hr.)
                            Total jam pelatihan
                            untuk Staf (jam)
                            Total number of
                                                   73.326,0     5.201,0     78.527,0    69.401,5      5.042,0     74.443,5      41.464,0    3.583,0    45.047,0
                            training hours
                            provided to Staff
                            (hr.)
                            Total jam pelatihan
                            untuk Pekerja
                            Lapangan (jam)
                            Total number of       581.755,0       774,0   582.529,0    697.074,0        717,5   697.791,5      455.367,0   10.918,0   466.285,0
                            training hours
                            provided to Blue
                            Collar (hr.)




             194                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 197
                                                                                                 Fokus pada Karyawan
                                                                                                             Employee Focus



 Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan Berdasarkan Gender, Indonesia
 Average Training Hours Provided to Employees Based on Gender, Indonesia
                                     2023                                    2024                            2025
                        Pria        Wanita                     Pria         Wanita                  Pria     Wanita
                                                  Total                                  Total                          Total
                        Male        Female                     Male         Female                  Male     Female
                                                               Indonesia
 Total jam pelatihan
 yang diberikan
 kepada karyawan
 berdasarkan
 gender (jam)             108,6         76,8        121,7         52,4         14,4         51,3      47,4      62,1       47,8
 Average training
 hours per
 employee, by
 gender (hr.)
 Total jam pelatihan
 untuk Manajemen
 Senior (jam)
 Average training         100,0          7,5        101,0        405,5        305,3        687,2       1,5       2,8        1,9
 hours provided
 to Senior
 management (hr.)
 Total jam pelatihan
 untuk Manajemen
 Menengah (jam)
 Average training         246,4        132,8        303,6        598,6        510,9       1124,5       9,5      16,9       10,8
 hours provided
 to Middle
 management (hr.)
 Total jam pelatihan
 untuk Staf (jam)
 Average training         740,7        211,9        932,7        671,8        201,0        848,6      16,9      19,6       17,1
 hours provided to
 Staff (hr.)
 Total jam pelatihan
 untuk Pekerja
 Lapangan (jam)
                           53,5          5,7         52,9         26,9          6,5         26,7      58,4    3639,3       59,8
 Average training
 hours provided to
 Blue Collar (hr.)


INISIATIF DALAM MENDUKUNG                                                OUR INITIATIVES IN SUPPORTING OUR
KARYAWAN                                                                 EMPLOYEES

BUMA Leadership Academy                                                  BUMA Leadership Academy
BUMA Leadership Academy dirancang untuk                                  The BUMA Leadership Academy is designed to
mengembangkan kapabilitas kepemimpinan dan                               develop the leadership and management capabilities
manajerial para peserta guna mempersiapkan mereka                        of participants, preparing them to lead BUMA
memimpin operasional BUMA Indonesia. Program                             Indonesia’s operations. The program offers a range
ini mencakup berbagai kegiatan pengembangan                              of activities aimed at enhancing the competencies
kompetensi di bidang bisnis dan kepemimpinan,                            of participants across business and leadership,
dengan fokus pada wawasan bisnis, pemecahan                              with a focus on business acumen, problem-solving,
masalah, kemampuan analitis, serta etika profesional.                    analytical thinking, and professional etiquette. A
Kekuatan utama program ini terletak pada kolaborasi                      key strength of the program lies in its strategic
strategis dengan mitra universitas terkemuka, yang                       collaboration with a reputable university partner,
mengombinasikan keunggulan akademik dengan                               combining academic expertise with global leadership
kerangka kerja kepemimpinan global.                                      frameworks.

Pada tahun 2025, program ini diselenggarakan                             In 2025, the program was delivered through two tailored
melalui dua jalur pengembangan yang disesuaikan,                         streams: the Business Leadership Development
yaitu Business Leadership Development Program                            Program (BLDP) for Superintendent-level leaders and
(BLDP) bagi pemimpin setingkat Superintendent                            the Managerial Leadership Development Program



                                      2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  195
Page 198
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           dan Managerial Leadership Development Program                    (MLDP) for Supervisor-level employees. The program
                           (MLDP) bagi karyawan setingkat Supervisor. Program               was joined by high-potential participants, selected
                           ini diikuti oleh peserta berpotensi tinggi, yang dipilih         based on their readiness to take on broader leadership
                           berdasarkan kesiapan mereka untuk mengemban                      responsibilities.
                           tanggung jawab kepemimpinan yang lebih luas.

                           Leadership Academy menerapkan pendekatan                         The Leadership Academy employs a blended learning
                           blended learning yang mengombinasikan sesi                       approach, combining expert-led sessions, a digital
                           pembelajaran yang dipandu oleh para ahli, platform               learning platform called Cakrawala, and application-
                           pembelajaran digital Cakrawala, serta proyek berbasis            based projects. Participants tackle real business
                           penerapan. Para peserta dihadapkan pada tantangan                challenges, applying classroom knowledge to drive
                           bisnis nyata dan menerapkan pengetahuan yang                     operational improvements. These projects have
                           diperoleh di kelas untuk mendorong perbaikan                     generated measurable results, including enhanced
                           operasional. Proyek-proyek tersebut menghasilkan                 equipment performance, improved safety outcomes,
                           dampak yang terukur, antara lain peningkatan kinerja             optimized maintenance strategies, and increased
                           peralatan, perbaikan capaian keselamatan kerja,                  team productivity.
                           optimalisasi strategi pemeliharaan, serta peningkatan
                           produktivitas tim.

                           BUMA Management Development Program                              BUMA Management Development Program
                           (BMDP)                                                           (BMDP)
                           Pada      tahun    2025,    Perseroan      kembali               In 2025, the Company successfully delivered another
Dampak Sosial
           Social Impact




                           menyelenggarakan BUMA Management Development                     round of the BUMA Management Development
                           Program (BMDP), yaitu program strategis yang                     Program (BMDP), a strategic program aimed at
                           bertujuan mengembangkan calon pemimpin masa                      developing future leaders by identifying high-potential
                           depan dengan mengidentifikasi lulusan baru                       fresh graduates and equipping them with essential
                           berpotensi tinggi serta membekali mereka dengan                  managerial, leadership, and operational skills. Since
                           keterampilan    manajerial,  kepemimpinan,    dan                its launch in 2003, BMDP has been a cornerstone of the
                           operasional yang esensial. Sejak diluncurkan pada                Company’s leadership pipeline, supporting long-term
                           tahun 2003, BMDP telah menjadi bagian penting                    business growth through early talent development.
                           dari jalur pengembangan kepemimpinan Perseroan
                           dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang
                           melalui pengembangan talenta sejak tahap awal
                           karier.

                           Pada tahun 2025, program ini diikuti oleh 10 peserta.            In 2025, 10 participants joined the program.
                           Peserta memperoleh pelatihan kepemimpinan,                       Participants undergo leadership training, learn
                           pengembangan keterampilan manajerial, serta                      managerial skills, and get hands-on operational
                           pengalaman       operasional    secara     langsung.             exposure. This integrated approach allows
                           Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan peserta                 participants to gain both theoretical and practical
                           untuk memperoleh pengetahuan teoretis dan praktis                knowledge, preparing them to contribute meaningfully
                           secara seimbang, sehingga siap memberikan                        to the Company’s culture from the start of their career.
                           kontribusi yang bermakna terhadap budaya Perseroan
                           sejak awal karier mereka.

                           Technical Competency Academy                                     Technical Competency Academy
                           Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat kapabilitas                In 2025, the Company strengthened its technical
                           teknis melalui Technical Competency Academy,                     capabilities through the Technical Competency
                           yaitu program terstruktur yang dirancang untuk                   Academy, a structured program designed to enhance
                           meningkatkan keahlian spesifik dan mendukung                     specialized expertise and support operational
                           keunggulan operasional di seluruh organisasi.                    excellence across the organization. The Academy




             196                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 199
                                                                                         Fokus pada Karyawan
                                                                                                     Employee Focus



Akademi ini berfokus pada pengembangan                            focuses on developing key technical competencies
kompetensi teknis utama yang dibutuhkan untuk                     required for safe, efficient, and data-driven mining
mendukung operasional pertambangan yang aman,                     operations, with initial programs centred on Haul Road
efisien, dan berbasis data, dengan program awal yang              Management (HRM) and Data Analytics & Science.
mencakup Haul Road Management (HRM) serta Data
Analytics & Science.

Haul Road Management (HRM) Advanced                               Haul Road Management (HRM) Advanced
Kondisi jalan angkut yang terkelola dengan baik                   Well-maintained haul roads are critical to ensuring
merupakan faktor penting dalam menjamin                           employee safety and optimizing the operational
keselamatan karyawan serta mengoptimalkan                         efficiency of heavy equipment. Delivered in
efisiensi operasional alat berat. Program HRM                     collaboration with the Ministry of Energy and
Advanced, yang diselenggarakan bekerja sama                       Mineral Resources’ Human Resources Development
dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia                     Center (PPSDM Geominerba), the HRM Advanced
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral                        program equips supervisors and operational
(PPSDM Geominerba), membekali para supervisor                     leaders with practical competencies in haul road
dan pemimpin operasional dengan kompetensi praktis                design, maintenance techniques, and maintenance
dalam perancangan jalan angkut, teknik pemeliharaan,              technologies.
serta teknologi pendukung pemeliharaan.

Program ini mengombinasikan pembelajaran di kelas,                The program combines classroom learning, field
praktik lapangan, pendampingan pascapelatihan oleh                practice, post-training mentoring by industry
praktisi industri, serta penugasan proyek di tempat               practitioners, and workplace project assignments
kerja untuk memastikan penerapan yang efektif.                    to ensure practical implementation. Through this
Melalui program ini, para peserta meningkatkan                    program, participants strengthened their technical
keahlian teknis sekaligus berkontribusi pada                      expertise while contributing to improved safety
peningkatan kinerja keselamatan, produktivitas                    performance, operational productivity, and fuel
operasional, dan efisiensi bahan bakar.                           efficiency.

Data Analytics & Science                                          Data Analytics & Science
Untuk mendukung transformasi Perseroan menuju                     To support the Company’s transition toward more
operasional yang semakin berbasis data, Technical                 data-driven operations, the Technical Competency
Competency Academy juga mencakup program Data                     Academy also includes a Data Analytics & Science
Analytics & Science. Inisiatif ini bertujuan memperkuat           program. This initiative aims to strengthen
kapabilitas organisasi dalam penerapan analitik data              organizational capability in data-driven mining
pada operasional pertambangan dan pemeliharaan                    operations and equipment maintenance.
peralatan.

Program ini dirancang bagi karyawan dengan                        Designed for employees in analytics-related roles, the
peran yang berkaitan dengan analitik data,                        program integrates business process understanding,
dengan mengintegrasikan pemahaman proses                          theoretical foundations, and practical application
bisnis,  landasan  teoretis,  serta   penerapan                   using real company data and operational use cases.
praktis menggunakan data Perseroan dan studi                      The program includes in-class workshops followed
kasus operasional nyata. Program ini mencakup                     by a 10-week group mentoring phase to support on-
lokakarya tatap muka yang dilanjutkan dengan                      the-job implementation and impact.
fase pendampingan kelompok selama 10 minggu
untuk mendukung implementasi di tempat kerja dan
memastikan dampak yang berkelanjutan.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               197
Page 200
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Pada tahun 2025, sebanyak 48 karyawan dari                                                 In 2025, 48 employees from the Head Office, BUMA
                           Kantor Pusat, BUMA Rebuild Center, dan berbagai                                            Rebuild Center, and various job sites participated in
                           lokasi kerja mengikuti program ini, yang mewakili                                          the Academy, representing managerial, supervisory,
                           peran manajerial, supervisi, dan analis. Program ini                                       and analyst roles. The program strengthened cross-
                           memperkuat kapabilitas teknis lintas fungsi serta                                          functional technical capabilities and supported
                           mendukung peningkatan kinerja operasional secara                                           continuous operational improvement across the
                           berkelanjutan di seluruh organisasi. sumber daya                                           organization.
                           manusia kami

                           SUMBER DAYA MANUSIA KAMI                                                                   OUR PEOPLE

                           Data Dewan Direksi (BOD) [GRI 405-1]                                                       Board of Directors Data (BOD) [GRI 405-1]

                            Komposisi Dewan Direksi Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
                            Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations

                                          Kategori                                   2023                                       2024                                      2025
                                          Category                    ID        AU          US        Total      ID        AU          US      Total        ID       AU          US   Total
                                                                                                  Jenis Kelamin | Gender
                            Pria
                                                                       6         5          N/A          11      13        4           N/A      17          10       2           4       16
                            Male
                            Wanita
                                                                       5         2          N/A          7       7         2           N/A       9          5        0           1       6
                            Female
Dampak Sosial
           Social Impact




                            Total                                     11         7          N/A          18      20        6           N/A      26          15       2           5       22
                                                                                                         Usia | Age
                            <30                                        0         0          N/A          0       0         0           N/A       0          0        0           0       0
                            30-50                                      5         3          N/A          8       12        3           N/A      15          8        0           0       8
                            >50                                        6         4          N/A          10      8         3           N/A      11          7        2           5       14
                            Total                                     11         7          N/A          18      20        6           N/A      26          15       2           5       22
                            Note:
                            ID = Indonesia, AU = Australia, US = Amerika Serikat.
                            Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data ACG akan dikonsolidasikan
                            sejak tanggal akuisisi.
                            Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States operations), as the entity was acquired in 2024. ACG data will be consolidated from the date of
                            acquisition.



                            Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
                            Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
                                                                                                  2023                                 2024                                 2025
                                               Kategori
                                               Category                           Karyawan            Persentase         Karyawan            Persentase          Karyawan        Persentase
                                                                                  Employee            Percentage         Employee            Percentage          Employee        Percentage
                                                                                                         Indonesia
                                                                                                  Jenis Kelamin | Gender
                            Pria | Male                                                14.843                  97%             13.682                97%            10.586               97%
                            Wanita | Female                                                 496                 3%               449                   3%                286             3%
                            Total                                                      15.339                 100%             14.131                100%           10.872            100%
                                                                                                         Usia | Age
                            <30                                                          5.026                 33%              5.029                36%             3.746               34%
                            30-50                                                        9.961                 65%              8.760                62%             6.893               63%
                            >50                                                             352                 2%               349                   2%                233             2%
                            Total                                                      15.339                 100%             14.131                100%           10.872            100%




             198                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 201
                                                                                                Fokus pada Karyawan
                                                                                                                 Employee Focus



Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
                                                        2023                             2024                           2025
                  Kategori
                  Category                   Karyawan       Persentase       Karyawan        Persentase      Karyawan       Persentase
                                             Employee       Percentage       Employee        Percentage      Employee       Percentage
                                                 Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent                             15.166              98%           13.884          98%          10.770            99%
Tidak permanen | Non-permanent                      173               2%              247            2%            102              1%
Total                                            15.339             100%           14.131          100%         10.872           100%
                                                               Australia
                                                        Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                        1.263             81%             1.125          80%            959             81%
Wanita | Female                                     302              19%              281           20%            232             19%
Total                                             1.565             100%             1.406         100%          1.191           100%
                                                               Usia | Age
<30                                                 283              18%              240           17%            191             18%
30-50                                               819              52%              699           50%            634             52%
>50                                                 463              30%              467           33%            366             30%
Total                                              1.565            100%             1.406         100%          1.191           100%
                                                 Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent                               1.462             93%             1.379          98%          1.191           100%
Tidak permanen | Non-permanent                      103               7%               27            2%                 0           0%
Total                                              1.565            100%             1.406         100%          1.191           100%
                                                   Amerika Serikat | United States
                                                        Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                         N/A              N/A              N/A           N/A            127             91%
Wanita | Female                                     N/A              N/A              N/A           N/A             12              9%
Total                                               N/A              N/A              N/A           N/A            139           100%
                                                               Usia | Age
<30                                                 N/A              N/A              N/A           N/A             27             22%
30-50                                               N/A              N/A              N/A           N/A             58             42%
>50                                                 N/A              N/A              N/A           N/A             54             36%
Total                                               N/A              N/A              N/A           N/A            139           100%
                                                 Jenis Pekerjaan | Employment Type
Permanen | Permanent                                N/A              N/A              N/A           N/A            139           100%
Tidak permanen | Non-permanent                      N/A              N/A              N/A           N/A                 0           0%
Total                                               N/A              N/A              N/A           N/A            139           100%
                                                      Konsolidasi | Consolidated
                                                        Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                      16.106              95%           14.807           95%         11.672             96%
Wanita | Female                                     798               5%              730            5%            530              4%
Total                                            16.904             100%           15.537          100%         12.202           100%
                                                               Usia | Age
<30                                                5.309             31%             5.260          34%          3.964             33%
30-50                                            10.780              64%             9.461          61%          7.585             62%
>50                                                 815               5%              816            5%            653              5%
Total                                            16.904             100%           15.537          100%         12.202           100%




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                         199
Page 202
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                            Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia, Operasi Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat
                            Board of Directors Based on Gender and Age Range, Indonesia, Australia and United States Operations
                                                                                     2023                            2024                           2025
                                            Kategori
                                            Category                      Karyawan       Persentase       Karyawan       Persentase      Karyawan       Persentase
                                                                          Employee       Percentage       Employee       Percentage      Employee       Percentage
                                                                              Jenis Pekerjaan | Employment Type
                            Permanen | Permanent                               16.628            98%          15.263            98%          12.100             99%
                            Tidak permanen | Non-permanent                        276             2%              274            2%             102              1%
                            Total                                             16.904            100%          15.537            100%         12.202           100%
                            Catatan | Remark:
                            •    Persentase dihitung berdasarkan perbandingan setiap kategori terhadap total jumlah karyawan pada tahun berjalan. | Percentages are
                                 derived from the division of each category to the total employees in the current year.
                            •    Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data
                                 ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the
                                 entity was acquired in 2024. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward.




                           Meskipun menghadapi berbagai tantangan melekat                          Despite the inherent challenges of mining operations,
                           dalam kegiatan pertambangan, yang umumnya                               often characterized by remote locations, physically
                           ditandai oleh lokasi operasional yang terpencil,                        demanding work, and traditionally male-dominated
                           tuntutan pekerjaan fisik yang tinggi, serta karakteristik               workforce, the Company remains firmly committed
                           tenaga kerja yang secara tradisional didominasi oleh                    to advancing gender diversity across all levels of
                           laki-laki, Perseroan tetap berkomitmen kuat untuk                       the organization. It acknowledges the structural
                           mendorong peningkatan keberagaman gender di                             and cultural barriers that have historically limited
Dampak Sosial
           Social Impact




                           seluruh jenjang organisasi. Perseroan menyadari                         women’s participation in the mining sector and
                           adanya hambatan struktural dan budaya yang                              is actively addressing these challenges through
                           secara historis membatasi partisipasi perempuan di                      inclusive policies and initiatives designed to promote
                           sektor pertambangan, serta secara aktif menanggapi                      equal opportunity.
                           tantangan tersebut melalui penerapan kebijakan
                           dan inisiatif yang inklusif guna mempromosikan
                           kesetaraan kesempatan.

                           Komitmen Perseroan terhadap pengembangan                                The Company’s commitment to developing and
                           dan kemajuan talenta perempuan tercermin pada                           advancing female talent is evident at the leadership
                           tingkat kepemimpinan, di mana perempuan saat ini                        level, where women currently represent 27% of
                           mewakili 27% posisi setingkat direktur. Capaian ini                     director-level   positions.   This    representation
                           menegaskan        keyakinan     Perseroan       bahwa                   underscores the Company’s belief that diverse
                           kepemimpinan yang beragam dapat meningkatkan                            leadership     enhances     decision-making     and
                           kualitas pengambilan keputusan dan ketahanan                            organizational resilience and reaffirms its long-
                           organisasi, sekaligus menegaskan komitmen jangka                        term commitment to fostering a more equitable
                           panjang Perseroan dalam menciptakan lingkungan                          and inclusive workplace, even amid industry-wide
                           kerja yang lebih adil dan inklusif, di tengah berbagai                  challenges.
                           tantangan industri.




             200                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 203
                                                                                                 Fokus pada Karyawan
                                                                                                                      Employee Focus




Kategori Karyawan                                                         Employee Category

 Jumlah Karyawan Berdasarkan Kategori Karyawan
 Number of Employees Based on Employee Category
                                                 2023                                  2024                             2025
         Kategori Karyawan
         Employee Category              Pria             Wanita               Pria            Wanita           Pria            Wanita
                                        Male             Female               Male            Female           Male            Female
                                                                  Indonesia
 Manajemen Senior                              23                 14                 25                13              24               12
 Senior Management
 Manajemen Menengah                            372                69                 351               74             290               70
 Middle Management
 Staf | Staff                              14.448               413             13.306               362          10.272              204
 Total                                     14.843               496             13.682               449         10.586               286
                                                                  Australia
 Manajemen Senior                                5                 2                 11                 3               2                0
 Senior Management
 Manajemen Menengah                            51                 13                 32                 8              45               10
 Middle Management
 Staf | Staff                               1.207               287              1.082               270              912             222
 Total                                      1.253               302              1.125               281              959             232
                                                Total Unit Usaha Kontraktor Pertambangan*
                                                  Total Mining Contractor Business Unit*
 Manajemen Senior                               28                16                  36               16              26               12
 Senior Management
 Manajemen Menengah                            423                82                 383               82             332               65
 Middle Management
 Staf | Staff                              15.655               700             14.388               632          11.261              403
 Total                                     16.106               798             14.807               730         11.615               476
 Catatan | Remark:
 *A
   ngka konsolidasian berasal dari BUMA Indonesia dan BUMA Australia, yang mewakili Unit Usaha Kontraktor Pertambangan. | Percentages
  are derived from the division of each category to the total employees in the current year.
 -D
   ata tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data
  ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States
 Operation), as the entity was acquired in 2024. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward
 -R
   incian data karyawan berdasarkan kategori karyawan tahun 2025 dari ACG (operasional Amerika Serikat) belum memadai. Perseroan
  berencana untuk menghimpun data tersebut dan mengungkapkannya pada tahun pelaporan berikutnya. | The breakdown of employee
  data by employee category for 2025 from ACG (United States operations) is not yet sufficient. The Company plans to compile this data and
  disclose it in the next reporting period.




Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan [OJK C.3]                         Employee By Education [OJK C.3]
Perseroan mempekerjakan karyawan dengan latar                             The Company employs individuals from a diverse
belakang pendidikan yang beragam. Dari seluruh                            range of educational background. Of all employees
karyawan pada operasional Perseroan di Indonesia                          in Indonesia’s operations in 2025, 1% are middle
pada tahun 2025, 1% lulusan sekolah menengah                              school graduates, 83% are high school graduates, 6%
pertama, 83% lulusan sekolah menengah atas, 6%                            are vocational school graduates, 10% are bachelor’s
lulusan sekolah menengah kejuruan, 10% lulusan                            degree holders, and 1% have a master’s degree.
program sarjana, dan 1% lulusan program magister.

Entitas anak Perseroan di Australia dan Amerika                           The Company’s subsidiaries in Australia and US does
Serikat tidak mencatat data tingkat pendidikan                            not record their employees’ educational background.
karyawan.




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                           201
Page 204
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Rekrutmen dan Tingkat Perputaran Karyawan                               Employee Recruitment and Turnover
                           [GRI 401-1]                                                             [GRI 401-1]
                           Perseroan menerapkan praktik terbaik industri                           The Company adheres to industry best practices in its
                           dalam proses rekrutmen dengan mengutamakan                              recruitment processes, prioritizing internal mobility
                           mobilitas internal dan pengembangan karier secara                       and organic career progression when possible. For
                           organik apabila memungkinkan. Untuk rekrutmen                           external recruitment, it maintains a transparent
                           eksternal, Perseroan menerapkan proses seleksi                          and objective selection process, that evaluates
                           yang transparan dan objektif, dengan menilai                            all candidates fairly and equitably based on their
                           seluruh kandidat secara adil dan setara berdasarkan                     qualifications, experience and potential.
                           kualifikasi, pengalaman, dan potensi.

                           Untuk mendukung pengembangan tenaga kerja,                              To support workforce development, particularly the
                           khususnya operator dan mekanik, Perseroan terus                         Company’s operators and mechanics, the Company
                           berinvestasi dalam program BISA Ruang Vokasi                            continues to invest in the BISA Ruang Vokasi (BRV)
                           (BRV) yang dijalankan oleh BIRU. Program ini                            program, run by BIRU. This initiative integrates
                           mengintegrasikan pembelajaran berbasis industri                         industry-based learning into the curriculum of
                           ke dalam kurikulum sekolah menengah kejuruan,                           vocational high schools, bridging the gap between
                           sehingga    menjembatani   kesenjangan    antara                        education and industry by providing students with
                           dunia pendidikan dan industri melalui penyediaan                        practical, hands-on experience aligned with workforce
                           pengalaman praktik langsung yang selaras dengan                         requirements.
                           kebutuhan tenaga kerja.
Dampak Sosial
           Social Impact




                           BUMA Australia menjaga integritas proses                                BUMA Australia maintains integrity of its onboarding
                           onboarding melalui penerapan berkelanjutan modul                        process through the continued implementation of
                           SuccessFactors.     Platform    ini  memungkinkan                       SuccessFactors module. This platform enables
                           karyawan baru untuk menerima penawaran kerja,                           new hires to accept offers, input personal details,
                           mengisi data pribadi, serta mengakses sumber                            and access key company resources—such as the
                           daya Perseroan—termasuk Visi dan Nilai Perseroan,                       Company’s Vision and Values, policies, Referral
                           kebijakan, Program Rujukan (Referral Program),                          Program, and Life @ BUMA—prior to their first day,
                           dan Life @ BUMA—sebelum hari pertama bekerja.                           supporting a smooth and informed transition into the
                           Pendekatan ini mendukung proses transisi yang                           organization. [GRI 3-3]
                           lancar dan terinformasi ke dalam organisasi. [GRI 3-3]

                           Rekrutmen Karyawan                                                      Employee Recruitment

                            Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
                            Employee Recruitment Based on Gender, Age and operating area
                                                                          2023                                 2024                           2025
                                          Kategori
                                          Category             Karyawan          Persentase         Karyawan          Persentase   Karyawan          Persentase
                                                               Employee          Percentage         Employee          Percentage   Employee          Percentage
                                                                                           Indonesia
                                                                                   Jenis Kelamin | Gender
                            Pria | Male                               1.448                95%           1.101               96%         436                96%
                            Wanita | Female                              70                5%                46               4%          24                 4%
                            Total                                     1.518            100%              1.147              100%         460               100%
                                                                                           Usia | Age
                            <30                                       1.020                67%              709              62%         297                65%
                            30-50                                      483                 32%              428              37%         161                34%
                            >50                                          15                1%               10                1%              2              1%
                            Total                                     1.518            100%              1.147              100%         460               100%




             202                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 205
                                                                                                  Fokus pada Karyawan
                                                                                                                       Employee Focus



Rekrutmen Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Gender, Age and operating area
                                                 2023                                 2024                               2025
              Kategori
              Category                Karyawan          Persentase        Karyawan           Persentase       Karyawan          Persentase
                                      Employee          Percentage        Employee           Percentage       Employee          Percentage
                                                                 Australia
                                                          Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                   613               77%                409             78,5%              251               76%
Wanita | Female                               188               23%                112             21,5%                78              24%
Total                                         801              100%                521             100%               329              100%
                                                                 Usia | Age
<30                                           183               23%                111             21,3%                83              25%
30-50                                         430               54%                265             50,9%              183               55%
>50                                           188               23%                145             27,8%                63              20%
Total                                         801              100%                521             100%               329              100%
                                                              Amerika Serikat
                                                          Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                   N/A               N/A                N/A               N/A              105               92%
Wanita | Female                               N/A               N/A                N/A               N/A                 9               8%
Total                                         N/A               N/A                N/A               N/A              114              100%
                                                                 Usia | Age
<30                                           N/A               N/A                N/A               N/A                39              35%
30-50                                         N/A               N/A                N/A               N/A                54              47%
>50                                           N/A               N/A                N/A               N/A                21              18%
Total                                         N/A               N/A                N/A               N/A              114              100%
                                                         Konsolidasi | Consolidated
                                                          Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                  2.061              89%              1.510             90,5%              792               88%
Wanita | Female                               258               11%                158              9,5%              111               12%
Total                                       2.319              100%             1.668              100%               903              100%
                                                                 Usia | Age
<30                                          1.230              52%                820              50%               419               46%
30-50                                         913               39%                693              41%               398               44%
>50                                           203                9%                155               9%                 86              10%
Total                                       2.319              100%             1.668              100%               903              100%
Catatan:
Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasi Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2024. Data ACG
akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (Amerika Serikat Operation), as the entity was
acquired in 2024. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                            203
Page 206
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           The Perseroan juga sepenuhnya mendukung                              The Company also fully supports local economic
                           pengembangan ekonomi lokal dengan merekrut                           development by hiring employees from the
                           karyawan dari masyarakat di sekitar wilayah                          communities surrounding its site. In 2025, 35%
                           operasionalnya. Pada tahun 2025, 35% manajemen                       of senior management in headquarter and 22%
                           senior di kantor pusat dan 22% manajemen senior                      of senior management at the sites are hired from
                           di lokasi operasional berasal dari komunitas lokal.                  local communities. In the future, we will expand our
                           Ke depan, Perseroan akan memperluas pemantauan                       monitoring to also include the proportion of overall
                           untuk mencakup proporsi seluruh karyawan yang                        employees. [GRI 202-2]
                           direkrut dari komunitas lokal. [GRI 202-2]


                           Perputaran Karyawan (Employee Turnover)                              Employee Turnover
                           Pada tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan                      In 2025, there was a significant increase in turnover
                           tingkat perputaran karyawan di Perseroan. Kondisi                    rate in the Company. This is primarily due to the
                           ini terutama disebabkan oleh rencana penurunan                       planned ramp down of several sites under BUMA
                           bertahap (ramp down) sejumlah lokasi operasional                     Indonesia and Australia, where contracts are
                           di BUMA Indonesia dan Australia, seiring dengan                      approaching expiration. As these projects conclude,
                           mendekatnya masa akhir kontrak. Seiring berakhirnya                  workforce adjustments are a necessary part of the
                           proyek-proyek tersebut, penyesuaian tenaga kerja                     transition.
                           menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses
                           transisi.
Dampak Sosial
           Social Impact




                           Perseroan tetap berkomitmen kuat terhadap prinsip                    The Company remains firmly committed to the
                           transisi yang adil (just transition), sembari terus                  principles of a just transition even as it continues
                           mengejar peluang pertumbuhan dan ekspansi.                           to pursue growth and expansion opportunities.
                           Seluruh pengakhiran hubungan kerja dilakukan                         All employment terminations are conducted in full
                           sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang                      compliance with applicable laws and regulations, with
                           berlaku, dengan menekankan perlakuan yang adil                       a strong emphasis on fair treatment and employee
                           serta dukungan bagi karyawan terdampak. Melalui                      support. Through BIRU TalentHub, the Company
                           BIRU TalentHub, Perseroan memberikan dukungan                        further assists affected employees by providing career
                           tambahan berupa bimbingan karier, layanan                            guidance, job-matching services, and access to skills
                           pencocokan pekerjaan, serta akses ke sumber daya                     development resources, supporting their transition
                           pengembangan keterampilan, guna membantu                             into new employment opportunities.
                           karyawan bertransisi ke peluang kerja baru.

                            Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
                            Employee Turnover Based on Gender and Age
                                                                         2023                                2024                           2025
                                          Kategori
                                          Category            Karyawan          Persentase       Karyawan           Persentase   Karyawan          Persentase
                                                              Employee          Percentage       Employee           Percentage   Employee          Percentage
                                                                                        Indonesia
                                                                                  Jenis Kelamin | Gender
                            Pria | Male                             1.500              95%             2.256               96%        3.564               96%
                            Wanita | Female                            72               5%                  89              4%         176                 4%
                            Total                                   1.572              100%            2.345              100%        3.740              100%
                                                                                        Usia | Age
                            <30                                       556              35%                 585             25%         895                24%
                            30-50                                     924              59%             1.566               67%        2.614               70%
                            >50                                        92               6%                 194              8%         231                 6%
                            Total                                   1.572              100%            2.345              100%        3.740              100%




             204                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 207
                                                                                                  Fokus pada Karyawan
                                                                                                                      Employee Focus



Perputaran Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Usia
Employee Turnover Based on Gender and Age
                                                 2023                                 2024                               2025
              Kategori
              Category                Karyawan          Persentase        Karyawan           Persentase       Karyawan          Persentase
                                      Employee          Percentage        Employee           Percentage       Employee          Percentage
                                                                 Australia
                                                          Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                   305               78%                482             79,3%              399               76%
Wanita | Female                                85               22%                126             20,7%              125               24%
Total                                         390              100%                608             100%               524             100%
                                                                 Usia | Age
<30                                            61               16%                112             18,4%              105               20%
30-50                                         220               56%                309             50,8%              238               45%
>50                                           109               28%                187             30,7%              181               35%
Total                                         390             100%                 608             100%               524             100%
                                                              Amerika Serikat
                                                          Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                   N/A               N/A                N/A               N/A              169               97%
Wanita | Female                               N/A               N/A                N/A               N/A                 4                  3%
Total                                         N/A               N/A                N/A               N/A              173             100%
                                                                 Usia | Age
<30                                           N/A               N/A                N/A               N/A              N/A               N/A
30-50                                         N/A               N/A                N/A               N/A              N/A               N/A
>50                                           N/A               N/A                N/A               N/A              N/A               N/A
Total                                         N/A               N/A                N/A               N/A              N/A               N/A
                                                         Konsolidasi | Consolidated
                                                          Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                 1.805               92%             2.738               93%             4.132               93%
Wanita | Female                               157                8%                215               7%               305                   7%
Total                                       1.962              100%             2.953              100%             4.437             100%
                                                                 Usia | Age
<30                                           617               32%                697              24%             1.000               23%
30-50                                       1.144               58%             1.875               64%             2.852               67%
>50                                           201               10%                381              12%               412               10%
Total                                       1.962             100%              2.953              100%             4.437             100%
Catatan:
-D
  ata tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat), karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data
 ACG akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity
 was acquired in 2024.
-R
  incian tingkat perputaran karyawan berdasarkan kelompok usia untuk operasional Amerika Serikat pada tahun 2025 belum tersedia.
 Detailed employee turnover data by age group for the United States operations in 2025 is not yet available.




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                               205
Page 208
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                            Tingkat Rekrutmen dan Perputaran Karyawan
                            Employee Recruitment & Turnover Rate

                                              Deskripsi                         Unit
                                                                                                     2023                   2024            2025
                                             Description                        Unit

                                                                                              Indonesia
                            Total Rekrutmen Karyawan (a)
                                                                               Person                         1.518                 1.147            460
                            Total Employee Recruitment (a)
                            Total Perputaran Karyawan (b)
                                                                               Person                         1.572                 2.345           3.740
                            Total Employee Turnover (b)
                            Total Karyawan pada Akhir (c)
                                                                               Person                        15.339                14.131          10.872
                            Total Employees at the end of the year (c)
                            Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)                                               9,9%                  8,1%            4,2%
                                                                                 %
                            Employee Recruitment Rate (a/c*100)
                            Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100)                                              10,2%                 16,6%            34,3%
                                                                                 %
                            Employee Turnover Ratio (b/c*100)
                                                                                               Australia
                            Total Rekrutmen Karyawan (a)                                                       801                   521             329
                                                                              Person
                            Total Employee Recruitment (a)
                            Total Perputaran Karyawan (b)                                                      390                   608             524
                                                                              Person
                            Total Employee Turnover (b)
                            Total Karyawan pada Akhir (c)                                                     1.565                 1.406           1.191
                                                                              Person
                            Total Employees at the end of the year (c)
                            Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)                                               51%                   37%            27,6%
                                                                                 %
                            Employee Recruitment Rate (a/c*100)
Dampak Sosial
           Social Impact




                            Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100)                                                25%                   43%             44%
                                                                                 %
                            Employee Turnover Ratio (b/c*100)
                                                                                           Amerika Serikat
                            Total Rekrutmen Karyawan (a)                                                       N/A                   N/A             114
                                                                                Person
                            Total Employee Recruitment (a)
                            Total Perputaran Karyawan (b)                                                      N/A                   N/A             173
                                                                                Person
                            Total Employee Turnover (b)
                            Total Karyawan pada Akhir (c)                                                      N/A                   N/A             139
                                                                                Person
                            Total Employees at the end of the year (c)
                            Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)                                               N/A                   N/A             82%
                                                                                       %
                            Employee Recruitment Rate (a/c*100)
                            Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100)                                                N/A                   N/A           124,5%
                                                                                       %
                            Employee Turnover Ratio (b/c*100)
                                                                                     Terkonsolidasi | Consolidated
                            Total Rekrutmen Karyawan (a)                                                      2,319                 1.668            903
                                                                                Person
                            Total Employee Recruitment (a)
                            Total Perputaran Karyawan (b)                                                     1.962                 2.953           4.437
                                                                                Person
                            Total Employee Turnover (b)
                            Total Karyawan pada Akhir (c)                                                    16.904                15.537          12.202
                                                                                Person
                            Total Employees at the end of the year (c)
                            Tingkat Rekrutmen Karyawan (a/c*100)                                               13%                 10,7%             7,4%
                                                                                       %
                            Employee Recruitment Rate (a/c*100)
                            Rasio Perputaran Karyawan (b/c*100)                                                11%                   19%            36,4%
                                                                                       %
                            Employee Turnover Ratio (b/c*100)




             206                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 209
                                                                                                    Fokus pada Karyawan
                                                                                                                         Employee Focus



Fasilitas, Manfaat, dan Remunerasi [GRI 401-2]                             Facilities, Benefits, and Remuneration [GRI 401-2]
Perseroan berkomitmen terhadap kesejahteraan                               The Company is dedicated to employee well-being
karyawan dan menyediakan berbagai manfaat untuk                            and offers a range of benefits to support employee
mendukung loyalitas serta produktivitas karyawan.                          loyalty and productivity. These benefits include:
Fasilitas dan manfaat tersebut meliputi:

 Facilities, Benefits, and Remuneration
 Facilities, Benefits, and Remuneration

                                                                             Wilayah Operasi Indonesia           Wilayah Operasi Australia
                           Type of Benefits
                                                                             Indonesia Operating Area            Australia Operating Area

 Asuransi Jiwa | Life Insurance                                          √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Perawatan Kesehatan | Healthcare                                        √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Cakupan Disabilitas dan Kecacatan | Disability and Invalidity           √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Coverage
 Cuti Orang Tua | Parental Leave                                         √ (Berlaku/Applicable)               √ (Berlaku/Applicable)
 Ketentuan Pensiun | Retirement Provision                                √ (Berlaku/Applicable)               √ (Berlaku/Applicable)
                                                                         √ (Applicable for permanent          X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Kepemilikan Saham | Stock Ownership                                     employee with specific level and
                                                                         tenure)
 Asuransi Kesehatan | Health Insurance                                   √ (Berlaku/Applicable)               √ (Berlaku/Applicable)
 Tunjangan Pernikahan | Marriage Benefit                                 √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Duka | Grief Benefit                                          √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Bencana | Disaster Benefit                                    √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Hari Raya (THR) | Holiday Allowance (THR)                     √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Kesejahteraan | Welfare Allowance                             X (Tidak Berlaku/Not Applicable)     X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Cuti | Leave Allowance                                        √ (Berlaku/Applicable)               X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Pajak Penghasilan | Income Tax Allowance                      X (Tidak Berlaku/Not Applicable)     X (Tidak Berlaku/Not Applicable)
                                                                         √ (Berlaku/Applicable, kecuali/      √ (Berlaku/Applicable)
 Tunjangan Perumahan | Housing Allowance
                                                                         Except HO, BRC, dan/and INFRA)
                                                                         √ (Berlaku/Applicable, kecuali/      √ (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Transportasi | Transportation Allowance
                                                                         Except HO dan/ and BRC)
                                                                         √ (Berlaku/Applicable, kecuali/      √ (Tidak Berlaku/Not Applicable)
 Tunjangan Makan | Meal Allowance
                                                                         Except HO, BRC, dan/and INFRA)
 Catatan:
 •    Skema ini berlaku di seluruh Perseroan dan entitas anak.| This scheme is applicable across the Company and its subsidiary.
 •    Kepemilikan saham berlaku bagi karyawan tetap dengan tingkat jabatan dan masa kerja tertentu. | Stock Ownership is applicable for
      permanent employee with specific level and tenure
 •    ADT, SDJ, IPR, IBP, LATI, BINSUA, dan PKP berlokasi di wilayah Kalimantan dan dikategorikan sebagai lokasi kerja (job sites). | ADT, SDJ,
      IPR, IBP, LATI, BINSUA, and PKP are located in the Kalimantan area and are categorized as job sites.
 •    Lokasi kerja IPR dan PKP diklasifikasikan sebagai wilayah terpencil, sehingga seluruh pekerja—baik lokal maupun non-lokal—tinggal
      di area mess. | The IPR & PKP job sites are classified as remote areas, meaning all workers, both local and non-local, stay in the Mess
      area.
 •    Lokasi BRC berada di Kalimantan dan berfungsi sebagai kantor perwakilan dari Kantor Pusat. | The BRC location is in Kalimantan and
      serves as a representative office of the Head Office.




                                          2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                             207
Page 210
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           MENDORONG KESEHATAN DAN                                          FOSTERING HEALTH AND SAFETY
                           KESELAMATAN KERJA [GRI 403] [OJK F.21]                           [GRI 403] [OJK F.21]

                           Lingkungan Kerja yang Aman                                       Safe Working Environment
                           Keselamatan karyawan tetap menjadi prioritas                     Employees’ safety remains a fundamental priority for
                           utama bagi Perseroan. Pada tahun 2025, Perseroan                 the Company. In 2025, the Company experienced one
                           mengalami satu insiden fatal. Segera setelah                     fatal accident. Immediately following the incident, a
                           kejadian tersebut, Perseroan melakukan investigasi               thorough investigation was conducted to identify
                           menyeluruh untuk mengidentifikasi akar penyebab                  root causes and contributing factors, and corrective
                           dan faktor-faktor yang berkontribusi, serta segera               actions were promptly implemented. These actions
                           menerapkan tindakan perbaikan. Tindakan tersebut                 included strengthening critical controls, reinforcing
                           mencakup penguatan pengendalian risiko kritis,                   safety procedures, enhancing supervision, and
                           penegasan prosedur keselamatan, peningkatan                      ensuring lessons learned were communicated and
                           pengawasan, serta memastikan pembelajaran dari                   embedded across operations. This approach reflects
                           insiden dikomunikasikan dan diintegrasikan ke seluruh            the Company’s accountability and its commitment
                           kegiatan operasional. Pendekatan ini mencerminkan                to learning from incidents to strengthen its safety
                           akuntabilitas Perseroan dan komitmennya untuk                    management practices.
                           belajar dari setiap insiden guna memperkuat praktik
                           manajemen keselamatan.

                           Dampak dari insiden fatal tersebut tercermin dalam               The impact of this fatal incident is reflected in the
Dampak Sosial
           Social Impact




                           indikator kinerja keselamatan Perseroan, di mana                 Company’s safety performance indicators, with the
                           Tingkat Frekuensi Cedera yang Mengakibatkan                      Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) increasing
                           Kehilangan Waktu Kerja (LTIFR) meningkat dari                    from 0.05 in 2024 to 0.10 in 2025, and the Total
                           0,05 pada tahun 2024 menjadi 0,10 pada tahun                     Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR) rising
                           2025, serta Tingkat Frekuensi Cedera Tercatat Total              from 0.20 to 0.31 over the same period. While this
                           (TRIFR) naik dari 0,20 menjadi 0,31 pada periode                 represents a setback compared to the previous year,
                           yang sama. Meskipun hal ini merupakan kemunduran                 management has treated the outcome as a catalyst
                           dibandingkan tahun sebelumnya, manajemen                         for reinforcing a more disciplined and sustainable
                           memandang hasil tersebut sebagai pemicu untuk                    safety approach.
                           memperkuat pendekatan keselamatan yang lebih
                           disiplin dan berkelanjutan.

                           Sebagai        respons,   Perseroan       mempertegas            In response, the Company has strengthened its focus
                           fokusnya dalam tahun 2026 dengan pada kehadiran                  in 2026 on leadership presence in the field, critical
                           kepemimpinan di lapangan, verifikasi pengendalian                risk control verification, frontline risk recognition,
                           risiko kritis, pengenalan risiko di tingkat operasional,         and structured incident learning—ensuring that
                           serta pembelajaran insiden yang terstruktur. Upaya               proactive safety actions are practical, consistently
                           ini bertujuan untuk memastikan bahwa tindakan                    implemented, and embedded into daily operations to
                           keselamatan yang bersifat proaktif bersifat praktis,             support continuous improvement and a safer working
                           diterapkan secara konsisten, dan terintegrasi dalam              environment.
                           aktivitas operasional sehari-hari guna mendukung
                           perbaikan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan
                           kerja yang lebih aman.




             208                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 211
                                                                                                Fokus pada Karyawan
                                                                                                               Employee Focus



 LTIFR dan TRIFR Tahun 2023–2025
 LTIFR And TRIR Throughout The Year Of 2023-2025

                                                                       2023                      2024               2025

 Tingkat Cedera Kerja Berat, Tidak Termasuk Fatalitas
 (LTIFR)
                                                                                 0,07                   0,05                 0,1
 Rate of High-Consequence Work-Related Injuries,
 Excluding Fatalities (LTIFR)
 Tingkat Cedera Kerja Tercatat (TRIFR)
                                                                                 0,26                    0,2                0,31
 Rate of Recordable Work-Related Injuries (TRIFR)



Kesehatan dan Keselamatan Karyawan                                       Employee Health and Safety
[OJK F.21]                                                               [OJK F.21]
Sektor pertambangan, khususnya operasi tambang                           The mining sector, particularly open-pit operations,
terbuka, memiliki risiko inheren, antara lain potensi                    involves inherent risks such as high accident rates,
kecelakaan yang tinggi, longsoran lereng, kecelakaan                     slope collapses, vehicle accidents, exposure to
kendaraan, paparan debu dan gas berbahaya,                               hazardous dust and gases, waste leakage, and fall
kebocoran limbah, serta risiko jatuh. Pekerja juga                       hazards. Workers may also face extreme weather
dapat terpapar kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan                      conditions, including heavy rain or intense heat.
lebat atau panas yang intens.

Untuk    menjawab     tantangan    tersebut   dan                        To address these challenges and demonstrate
menegaskan komitmen terhadap keselamatan,                                its commitment to workplace safety, health, and
kesehatan, dan kepedulian lingkungan, Perseroan                          environmental stewardship, the Company strictly
menerapkan kebijakan kesehatan dan keselamatan                           follows its health and safety policies in both
kerja secara konsisten di Indonesia dan Australia.                       Indonesia and Australia. These policies ensure the
Kebijakan ini memastikan pelaksanaan program                             implementation of comprehensive workplace safety
kesehatan dan keselamatan kerja yang komprehensif                        and health programs at every stage of operations,
di seluruh tahapan operasi—sebelum, selama, dan                          before, during, and after work, with a goal to maintain a
setelah pekerjaan—dengan tujuan menciptakan                              safe, efficient, and productive work environment while
lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif,                      complying with all relevant laws and regulations.
serta senantiasa mematuhi peraturan perundang-
undangan yang berlaku.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan                           Occupational Health and Safety (OHS) is a top priority
prioritas utama Perseroan. Perseroan secara proaktif                     for the company. It proactively identifies, assesses,
mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko,                     and mitigates risks, complemented by ongoing OHS
yang didukung oleh pelatihan K3 berkelanjutan serta                      training and strict adherence to safety standards for
penerapan standar keselamatan yang ketat untuk                           equipment and work environments. Effective OHS
peralatan dan lingkungan kerja. Pengelolaan K3 yang                      management safeguards the wellbeing of employees,
efektif bertujuan untuk melindungi kesejahteraan                         business partners, and visitors across the Company’s
karyawan, mitra bisnis, dan pengunjung di seluruh                        operational areas. The Company’s Occupational
wilayah operasional Perseroan. Sistem Manajemen                          Health and Safety Management System (OHSMS)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Perseroan                         serves as the foundation for maintaining a safe
menjadi fondasi dalam menjaga lingkungan kerja yang                      workplace while achieving operational excellence.
aman sekaligus mencapai keunggulan operasional.                          [GRI 403-1]
[GRI 403-1]

SMK3 Perseroan dibangun dengan mengedepankan                             The Company’s OHSMS is built on strict regulatory
kepatuhan terhadap regulasi serta praktik terbaik                        compliance and international best practices. In
internasional. Di Indonesia, operasional mengacu                         Indonesia, operations adhere to the Mining Safety
pada pedoman Sistem Manajemen Keselamatan                                Management System guidelines under the Minister of




                                        2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  209
Page 212
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Pertambangan sesuai Peraturan Menteri Energi dan                        Energy and Mineral Resources Regulation No. 38 of
                           Sumber Daya Mineral No. 38 Tahun 2014 serta Pedoman                     2014 and the Good Mining Practice Implementation
                           Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik                        Guidelines under Regulation No. 1827 of 2018. The
                           berdasarkan Peraturan No. 1827 Tahun 2018. Sistem                       system is also certified under ISO 45001:2018 for OHS
                           ini juga telah tersertifikasi ISO 45001:2018 untuk                      management and ISO 14001:2015 for environmental
                           manajemen K3 dan ISO 14001:2015 untuk sistem                            management systems, underpinning the company’s
                           manajemen lingkungan, yang memperkuat komitmen                          dedication to meeting global standards.
                           Perseroan dalam memenuhi standar global.

                           Di Australia, BUMA Australia menerapkan SMK3 yang                       In Australia, BUMA Australia operates a comprehensive
                           komprehensif dan selaras dengan praktik terbaik                         OHSMS aligned with international best practices
                           internasional serta telah tersertifikasi ISO 45001.                     and ISO 45001 certified, ensuring systematic risk
                           Penerapan ini memastikan pengelolaan risiko yang                        management, a strong safety culture, and continuous
                           sistematis, penguatan budaya keselamatan, serta                         improvement in line with the Queensland Coal Mining
                           perbaikan berkelanjutan, sejalan dengan ketentuan                       Safety and Health Act and Regulation 2017Queensland
                           Queensland Coal Mining Safety and Health Act and                        Coal Mining Safety and Health Act and Regulation of
                           Regulation 2017.                                                        2017.

                           Di Indonesia, Perseroan terus menetapkan                                In its Indonesian operation, the Company continues
                           dan mengejar target kinerja K3 jangka pendek                            to establish and pursue short-term OHS performance
                           sebagaimana diringkas berikut.                                          targets, as outlined below:
Dampak Sosial
           Social Impact




                            Target Jangka Pendek K3
                            Short Term OHS Targets

                              Kategori
                                                         2024                               2025                                       2026
                              Category

                                            ·    Pencapaian target            ·    Peningkatan bertahap          Target K3 Jangka Pendek Tahun 2026 (4 Fokus
                                                 awal Program Safety               tingkat kematangan            Utama)
                                                 Maturity Model (SMM)              keselamatan menuju level      ·    FU 1 – Kepemimpinan untuk Produksi
                                                 dan keselarasan dengan            proaktif serta konsistensi         yang Aman: Memperkuat kematangan
                                                 regulasi Indonesia                penerapan SMM                      keselamatan secara proaktif melalui
                                            ·    Penyusunan profil risiko     ·    Pencapaian analitik                budaya pelaporan yang telah terbangun dan
                                                 per area operasional              prediktif berbasis profil          keterlibatan aktif pimpinan, yang didukung
                                            ·    Integrasi teknologi                                                  oleh dasbor pemetaan keselamatan secara
                                                                                   risiko
                                                 keselamatan                                                          real-time.
                                                                                                                 ·    FU 2 – Pengendalian Risiko Kritis:
                                            ·    Achievement of the initial                                           Meningkatkan efektivitas pengendalian
                                                                              ·    Increasing safety
                                                 target of Safety Maturity                                            melalui pemantauan real-time cakupan
                                                                                   maturity level gradually to
                                                 Model (SMM) Program and                                              inspeksi P1 serta integrasi DOP–IoT dalam
                                                                                   proactive level & maintain
                                                 alignment to Indonesia’s                                             Critical Risk Assessment (CRA), yang
                                                                                   consistency of Safety
                                                 Regulation                                                           didukung oleh analisis tren insiden secara
                                                                                   Maturity Model (SMM)
                            Keselamatan     ·    Establishment of risk                                                terstruktur untuk mengidentifikasi faktor
                                                                                   Interpretation
                            Safety               profiling per operational                                            penggerak risiko utama.
                                                                              ·    Achievement of predictive
                                                 area                                                            ·    FU 3 – Respons dan Pembelajaran Insiden:
                                                                                   analytics based on risk
                                            ·    Integration of safety                                                Meningkatkan kecepatan respons dan
                                                                                   profile
                                                 technology                                                           pencegahan melalui analisis tren insiden
                                                                                                                      yang sistematis, investigasi yang tepat
                                                                                                                      waktu, serta pembelajaran terstruktur guna
                                                                                                                      mendukung perbaikan berkelanjutan.
                                                                                                                 ·    FU 4 – Pengenalan Risiko di Lini Terdepan:
                                                                                                                      Memperkuat deteksi dini risiko melalui
                                                                                                                      pemetaan profil operator secara bulanan
                                                                                                                      berdasarkan parameter perilaku, operasional,
                                                                                                                      dan kesehatan yang telah ditetapkan, serta
                                                                                                                      didukung oleh peningkatan pemantauan
                                                                                                                      kesehatan termasuk kategorisasi risiko
                                                                                                                      penyakit kardiovaskular (CVD) berdasarkan
                                                                                                                      data Medical Check-Up (MCU).




             210                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 213
                                                                                               Fokus pada Karyawan
                                                                                                                    Employee Focus



 Target Jangka Pendek K3
 Short Term OHS Targets

   Kategori
                              2024                                2025                                       2026
   Category

                 ·    Penyusunan profil             ·    Peningkatan bertahap          2026 OHS ShortTerm Targets (4 Key Focus)
                      kelelahan dan kesehatan            tingkat kematangan            ·    KF 1 – Leadership for Safe Production:
                 ·    Optimalisasi peran                 keselamatan menuju level           Strengthen proactive safety maturity through
                      konselor sebaya                    proaktif serta konsistensi         an established reporting culture and active
                 ·    Penerapan alat personal            penerapan SMM                      leadership engagement supported by
                      dimension                     ·    Pencapaian analitik                realtime safety profiling dashboards.
                 ·    Program kebugaran fisik            prediktif berbasis profil     ·    KF 2 – Critical Risk Control:
                                                                                            Enhance control effectiveness through
                                                         risiko
                 ·    Establishment of fatigue                                              realtime monitoring of P1 inspection
                      and health profiling                                                  coverage and DOP–IoT CRA integration,
                                                    ·    Increasing safety
                 ·    Peer counsellor                                                       supported by structured incident trend
                                                         maturity level gradually to
                      optimization                                                          analysis to identify key risk drivers.
 Kesehatan                                               proactive level & maintain
                 ·    Implementation of                                                ·    KF 3 – Incident Response and Learning:
 Health                                                  consistency of Safety
                      personal dimension tools                                              Improve responsiveness and prevention
                                                         Maturity Model (SMM)
                 ·    Physical activity wellness                                            through systematic incident trend analysis,
                                                         Interpretation
                      program                                                               timely investigation, and structured learning
                                                    ·    Achievement of predictive
                                                                                            to support continuous improvement.
                                                         analytics based on risk
                                                                                       ·    KF 4 – Frontline Risk Recognition:
                                                         profile
                                                                                            Strengthen early risk detection through
                                                                                            monthly operator profiling using defined
                                                                                            behavioral, operational, and healthrelated
                                                                                            parameters, supported by improved health
                                                                                            profiling including CVD risk categorization
                                                                                            based on MCU data.




Pada tahun 2026, Perseroan akan mempertahankan                           For 2026, the Company will maintain its existing
target Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/OHS)                          short-term Occupational Health and Safety (OHS)
jangka pendek yang telah ditetapkan sebelumnya,                          targets while reorganizing their presentation under
dengan melakukan penataan ulang penyajiannya                             four Key Focus areas (4KF). This restructuring does
ke dalam empat Area Fokus Utama (Four Key                                not introduce new commitments but consolidates
Focus/4KF). Penataan ini tidak memperkenalkan                            ongoing initiatives into a clearer and more integrated
komitmen baru, melainkan mengonsolidasikan                               framework. The 4KF approach emphasizes leadership
inisiatif yang sedang berjalan ke dalam kerangka kerja                   accountability, effectiveness of controls, timely
yang lebih jelas dan terintegrasi. Pendekatan 4KF                        incident response, and stronger frontline risk
menekankan akuntabilitas kepemimpinan, efektivitas                       recognition, reinforcing execution discipline and the
pengendalian risiko, ketepatan respons terhadap                          sustainability of implementation across Indonesian
insiden, serta penguatan pengenalan risiko di lini                       operations.
terdepan, guna memperkuat disiplin pelaksanaan dan
keberlanjutan implementasi di seluruh operasional
Perseroan di Indonesia.




                                      2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                           211
Page 214
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Pada tahun 2025, dengan sedikit penyesuaian                     In 2025, following a slight operational adjustment,
                           operasional, sebagian besar target keselamatan                  most health and safety targets were successfully
                           dan kesehatan kerja berhasil dicapai. Di seluruh                achieved. Across Indonesian operations, all OHS
                           operasional Indonesia, seluruh target K3 yang                   targets set for the 2024–2026 period have been met,
                           ditetapkan untuk periode 2024–2026 telah terpenuhi,             supported by improved safety maturity, enhanced
                           didukung oleh peningkatan tingkat kematangan                    monitoring systems, and proactive reporting culture.
                           keselamatan, penguatan sistem pemantauan, serta                 [GRI 403-1]
                           budaya pelaporan yang proaktif. [GRI 403-1]

                           Pada        tahun       2025,     BUMA      Australia           In 2025, BUMA Australia implemented MYOSH, a
                           mengimplementasikan MYOSH, sebuah sistem                        unified software system that provides real time data
                           perangkat lunak terpadu yang menyediakan data                   and helps all operations manage Incidents, Hazards,
                           secara real-time dan mendukung seluruh operasi                  Actions, Critical Risk, Training, Health and Injury
                           dalam pengelolaan insiden, bahaya, tindakan korektif,           Management, Contractor Management and Change
                           risiko kritis, pelatihan, kesehatan dan cedera kerja,           Management.
                           manajemen kontraktor, serta manajemen perubahan.

                           Efektivitas kerangka manajemen keselamatan                      The effectiveness of the Company’s safety
                           Perseroan didukung oleh tiga pilar utama sebagai                management framework is built on three key pillars:
                           berikut:

                           1.   Manajemen Risiko yang Sistematis                           1.   Systematic Risk Management
Dampak Sosial
           Social Impact




                                Perseroan menerapkan protokol penilaian risiko                  The Company applies comprehensive risk
                                yang komprehensif di seluruh area operasional,                  assessment protocols across all operational
                                yang dilengkapi dengan langkah-langkah                          areas, complemented by preventive measures
                                pencegahan serta prosedur tanggap darurat                       and clear emergency response procedures. Each
                                yang jelas. Setiap lokasi kerja menjalani audit                 job site undergoes annual internal audits to
                                internal tahunan untuk memastikan kepatuhan                     ensure compliance and identify opportunities for
                                dan mengidentifikasi peluang perbaikan.                         improvement.

                           2.   Komitmen Kepemimpinan dan Keterlibatan                     2.   Leadership      Commitment      and    Employee
                                Karyawan                                                        Engagement
                                Manajemen senior secara aktif mendukung                         Senior management actively supports the
                                inisiatif  keselamatan    Perseroan      melalui                Company’s safety initiatives through regular site
                                inspeksi lapangan secara berkala, rapat komite                  inspections, safety committee meetings, and
                                keselamatan, serta penyediaan sumber daya                       allocation of resources for improvements. The
                                untuk peningkatan kinerja K3. Perseroan                         Company fosters a collaborative safety culture
                                mendorong budaya keselamatan yang kolaboratif,                  where employees at all levels are encouraged to
                                di mana karyawan di seluruh tingkatan dilibatkan                participate in safety discussions and contribute
                                dalam diskusi keselamatan dan kontribusi                        to preventive measures.
                                terhadap upaya pencegahan.

                           3.   Pembelajaran dan Pengembangan Berkelanjutan                3.   Continuous Learning and Development
                                Perseroan menyelenggarakan program pelatihan                    The Company maintains a comprehensive training
                                yang komprehensif, mencakup sertifikasi                         program that includes both mandatory safety
                                keselamatan    wajib   serta     pengembangan                   certifications and specialized skill development.
                                keterampilan khusus. Safety briefing rutin,                     Regular safety briefings, emergency drills, and
                                simulasi tanggap darurat, dan lokakarya                         workshops are conducted so the workforce
                                dilaksanakan secara berkala untuk memastikan                    stays up to date with safety protocols and best
                                tenaga kerja senantiasa mengikuti protokol                      practices.
                                keselamatan dan praktik terbaik terbaru.




             212                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 215
                                                                                                Fokus pada Karyawan
                                                                                                                 Employee Focus




Melalui penerapan ketiga pilar tersebut secara                        Through these integrated pillars, the Company
terintegrasi, Perseroan terus meningkatkan kinerja                    continues to enhance its safety performance while
keselamatan kerja sekaligus beradaptasi terhadap                      adapting to emerging challenges in the mining
tantangan yang berkembang dalam industri                              industry. This commitment extends beyond regulatory
pertambangan. Komitmen ini melampaui kepatuhan                        compliance, as the Company aims to create a
terhadap regulasi, dengan tujuan membangun                            workplace where safety is embedded into every
lingkungan kerja di mana aspek keselamatan                            operation and decision-making process. [GRI 3-3]
terintegrasi dalam setiap aktivitas operasional dan
proses pengambilan keputusan. [GRI 3-3]

 Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan
 Safety Management System Certification

                                               Ruang Lingkup                         Periode Berlaku
    Sertifikasi K       Nomor Registrasi                                             Validity Period             Lembaga Sertifikasi
                                                 Scope of
  OHS Certification    Registration Number                                                                       Certifying Agencies
                                                Certification             Mulai | Start            Akhir | End
                                             BUMA HO, Sungai
                                             Danau Jaya (SDJ),
                                             Lati, Binungan,
                                             Indonesia Pratama,     12 April, 2025            12 April, 2025
 ISO 45001:2018        ID19/05088                                                                                SGS Indonesia
                                             Insani Baraperkasa,    April 12, 2025            April 12, 2025
                                             Adaro Tutupan,
                                             BUMA Rebuild
                                             Center
                                             Perancangan dan
                                             Kontrak Proyek
                                             Pertambangan di
                                             Seluruh Australia      13 Januari 2025           16 Februari 2028
 ISO 45001:2018        AU006331-1                                                                                Bureau Veritas
                                             Design and Contract    January 13, 2025          February 16,2028
                                             Mining Projects
                                             Throughout
                                             Australia


Sejalan dengan tiga pilar utama, pengelolaan                          Aligned with the three pillars, OHS for both employees
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi karyawan                    and subcontractors (business partners) within the
dan subkontraktor (mitra usaha) di seluruh wilayah                    Company’s operational areas focuses on the following
operasional Perseroan berfokus pada prinsip-prinsip                   principles:
berikut:
•    Mematuhi seluruh peraturan perundang-                            •      Adhering to all applicable laws, regulations, and
     undangan, regulasi, dan persyaratan K3 yang                             other OHS-related requirements;
     berlaku;
•    Mengidentifikasi potensi bahaya K3 di lingkungan                 •      Identifying potential OHS hazards in the work
     kerja serta menilai risiko dan dampak yang                              environment and assessing the associated risks
     terkait;                                                                and impacts;
•    Menerapkan langkah pengendalian untuk                            •      Implementing control measures to eliminate OHS
     menghilangkan bahaya K3 dan memitigasi risiko                           hazards and mitigate risks and impacts;
     serta dampaknya;
•    Memastikan prosedur kerja aman ditetapkan dan                    •      Ensuring that safe work procedures are
     dipatuhi dalam setiap aktivitas karyawan dan                            established and followed for every task performed
     subkontraktor;                                                          by employees and subcontractors;
•    Mendorong perbaikan berkelanjutan sistem                         •      Promoting continuous improvement of the OHS
     manajemen         K3     melalui   pemanfaatan                          management system through the exploration
     perkembangan ilmiah, teknologi, dan penerapan                           of scientific advancements, technology, and
     praktik terbaik terkini;                                                adoption of the latest best practices;
•    Meningkatkan kualitas pengawasan lapangan                        •      Enhancing     field   supervision     quality  by
     melalui penerapan program akuntabilitas K3;                             establishing an OHS accountability program;




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                       213
Page 216
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus


                           •      Mengalokasikan anggaran yang memadai untuk                            •    Allocating sufficient budget to effectively
                                  penerapan sistem manajemen K3 secara efektif;                              implement the OHS management system; and
                                  dan
                           •      Menyediakan sarana konsultasi serta mendorong                         •    Providing avenues for consultation and
                                  partisipasi aktif karyawan dan perwakilannya.                              active participation for employees and their
                                                                                                             representatives.

                               Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                               Occupational Health and Safety Commitment

                                                                             Occupational Health and Safety Commitment

                               Pengelolaan K3                              Perseroan berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman serta memastikan
                               Management of OHS                           tersedianya sistem yang mendorong perilaku kerja aman bagi karyawan, subkontraktor, dan
                                                                           pihak ketiga terkait melalui:
                                                                           a.    Pembangunan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh pihak secara aktif dan
                                                                                 kolaboratif;
                                                                           b.    Penerapan sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk mengidentifikasi risiko
                                                                                 keselamatan dan menerapkan mitigasi yang memadai;
                                                                           c.    Implementasi standar manajemen keselamatan kerja global;
                                                                           d.    Penetapan akuntabilitas penuh pimpinan atas kinerja keselamatan, kesehatan, dan
                                                                                 kesejahteraan di seluruh operasional;
                                                                           e.    Penyediaan arahan, informasi, dan pengawasan yang memungkinkan pekerja
                                                                                 melaksanakan tugas secara aman dan efektif; serta
                                                                           Penerapan komunikasi yang terbuka dan jelas untuk penanganan insiden serta pengembangan
                                                                           tindakan korektif.

                                                                           The Company is committed to providing a safe working environment and ensuring the availability
                                                                           of systems that promote safe behaviour for employees, subcontractors, and other third parties
Dampak Sosial
           Social Impact




                                                                           involved with the Company’s activities by:
                                                                           a.    Building a safety culture where everyone is actively and collaboratively involved;
                                                                           b.    Establishing a comprehensive risk management system to identify safety-related risks and
                                                                                 implement adequate mitigation;
                                                                           c.    Implementing the global occupational safety management standard;
                                                                           d.    Holding the leaders fully accountable for safety, health, and wellbeing performance across
                                                                                 the operations;
                                                                           e.    Providing direction, information, and supervision that enables workers to perform tasks
                                                                                 safely and effectively; and
                                                                           f.    Providing clear and open communication to address and manage incidents and develop
                                                                                 corrective actions.
                               Pengelolaan Kesehatan                       Perseroan berkomitmen untuk menurunkan tingkat morbiditas karyawan dan hari kerja hilang
                               Health Management                           akibat penyakit melalui:
                                                                           a.   Penyediaan program kesejahteraan yang efektif dan tepat sasaran;
                                                                           b.   Implementasi program kesehatan mental serta penyusunan prosedur pencegahan dan
                                                                                penanganan wabah, kejadian luar biasa, endemi, epidemi, dan pandemi guna memastikan
                                                                                lingkungan kerja yang sehat;
                                                                           c.   Peningkatan kesadaran dan promosi kesehatan untuk mencegah penyakit akibat kerja
                                                                                serta mengurangi penyakit di luar hubungan kerja.

                                                                           The Company is committed to reducing employee morbidity rate and lost days due to illness
                                                                           through:
                                                                           a.   Providing effective and targeted well-being programs;
                                                                           b.   Implementing mental health programs, developing procedures to prevent and manage
                                                                                outbreaks, extraordinary events, endemics, epidemics, and pandemics, ensuring a healthy
                                                                                workplace.
                                                                           c.   Implementing health awareness and promotion to prevent work related illness and reduce
                                                                                non –work-related illness.




             214                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 217
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                      Employee Focus


Perseroan menerapkan struktur tata kelola K3 yang                The Company maintains a comprehensive OHS
komprehensif dengan akuntabilitas yang jelas.                    governance structure with clear accountability.
Pada tingkat tertinggi, Presiden Direktur memegang               At the top, the President Director holds ultimate
tanggung jawab utama atas standar keselamatan                    responsibility for organizational safety standards. The
organisasi. Kerangka operasional dijalankan melalui              operational framework is executed through a dual-tier
sistem dua lapis, di mana General Manager Safety,                system, where the General Managers of Safety, Health
Health & Environment (SHE) di BUMA Indonesia,                    & Environment (SHE) at BUMA Indonesia, BUMA
BUMA Australia, dan ACG masing-masing mengawasi                  Australia and ACG respectively oversee the OHSMS
OHSMS dan Mining Safety Management System                        and Mining Safety Management System (MSMS) at
(MSMS) pada tingkat korporasi. Di tingkat proyek,                the corporate level. At individual project sites, Project
Project Manager (PM) bertanggung jawab atas                      Managers (PMs) are responsible for implementing
penerapan protokol dan prosedur keselamatan.                     safety protocols and procedures.

Untuk operasional di Indonesia, Perseroan membentuk              For Indonesia operations, the Company has
Dewan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan                    established the Mining Safety and Environment (KPLH)
(KPLH) di tingkat BUMA Indonesia sesuai dengan                   Board at the BUMA Indonesia (as the mining service
ketentuan keselamatan yang berlaku. Dewan ini                    contractor) level in accordance with applicable safety
terdiri atas Presiden Direktur BUMA Indonesia (atau              regulations. The Board includes BUMA Indonesia’s
perwakilan yang ditunjuk), Site Project Manager, serta           President Director (or a designated representative),
General Manager atau Manager dari fungsi-fungsi                  Site Project Manager, as well as General Managers
utama. Untuk memperkuat kinerja K3, Perseroan juga               or Managers from key departments. To further
bekerja sama dengan spesialis eksternal, termasuk                strengthen the Company’s OHS performance, the
akademisi dan konsultan industri, yang memberikan                Company collaborates with external specialists,
panduan strategis dalam pengelolaan risiko dan                   including academic experts and industry consultants,
peningkatan keselamatan operasional. Pendekatan                  who provide strategic guidance on risk management
multi-pemangku kepentingan ini memperkuat                        and operational safety improvements. This multi-
kemampuan Perseroan dalam mengidentifikasi,                      stakeholder approach enhances the Company’s ability
menilai, dan memitigasi risiko keselamatan di seluruh            to identify, assess, and mitigate safety risks across all
kegiatan pertambangan.                                           mining operations.

Operasional Perseroan di Australia menerapkan                    The Company’s operation in Australia has a similar
struktur tata kelola yang serupa dan berada di bawah             governance structure, reporting to the BUMA Australia
koordinasi BUMA Australia Safety Board, dengan tim               Safety Board with the leadership team consisting of
pimpinan yang terdiri atas CEO BUMA Australia serta              the BUMA Australia CEO, and representatives at the
perwakilan pada tingkat General Manager dari fungsi              General Manager (GM) level for Assets, People and
Assets, People and Culture, HS&T (Health, Safety, and            Culture, HS&T (Health, Safety, and Training), Finance
Training), Finance, dan Legal.                                   and Legal.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  215
Page 218
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Proses Evaluasi Sistem K3                                                 OHS System Evaluation Process
                           Pada tingkat entitas anak, Perseroan secara                               At the subsidiary level, the Company actively monitors
                           aktif memantau dan mengevaluasi efektivitas                               and evaluates the effectiveness and efficiency of its
                           serta efisiensi Sistem Manajemen Keselamatan                              OHSMS. This includes audits, workplace inspections
                           dan Kesehatan Kerja (SMK3/OHSMS). Proses ini                              covering factors such as noise, lighting, and general
                           mencakup pelaksanaan audit, inspeksi tempat kerja                         working conditions, on-site observations, verification
                           yang meliputi aspek kebisingan, pencahayaan, dan                          through discussion with responsible personnel, and
                           kondisi kerja umum, observasi langsung di lapangan,                       analysis of workplace accident data. All monitoring
                           verifikasi melalui diskusi dengan personel yang                           efforts are carried out in strict compliance with
                           bertanggung jawab, serta analisis data kecelakaan                         applicable laws and industry regulations to maintain
                           kerja. Seluruh kegiatan pemantauan dilaksanakan                           a safe and healthy workplace for all employees.
                           dengan mematuhi secara ketat peraturan perundang-
                           undangan yang berlaku dan standar industri guna
                           memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat
                           bagi seluruh karyawan.

                           Penghargaan Kinerja K3:                                                   OHS Performance Awards:

                            Daftar Penghargaan Kinerja di Wilayah Operasi Indonesia dan Australia
                            List of Performance Awards for Indonesia and australia operating areas

                                          Lokasi Kerja                Jenis Penghargaan               Tahun       Pemberi Penghargaan             Capaian
                             No.
                                            Jobsite                       Award Title                  Year        Organization Issuer          Achievement
Dampak Sosial
           Social Impact




                                                                                                                 South Kalimantan
                              1     Adaro Tutupan (ADT)        Zero Incident Award                     2025                              -
                                                                                                                 Provincial Government

                                                                                                                 East Kalimantan
                              2     BUMA Rebuild Center        Zero Incident Award                     2025                              -
                                                                                                                 Governor

                                                                                                                 East Kalimantan
                                                                                                                 Provincial
                              3     BUMA Rebuild Center        PROPER                                  2025                              Blue
                                                                                                                 Environmental Office
                                                                                                                 / DLHK
                                                                                                                 East Kalimantan
                                    Insani Baraperkasa
                              4                                Zero Incident Award                     2025      Provincial Manpower     -
                                    (IBP)
                                                                                                                 Office

                                    Indonesia Pratama                                                            Bayan International
                              5                                1st place RAR & Fire Rescue             2025                              -
                                    (IPR)                                                                        Fire Rescue Challenge




                           Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan                                Hazard Identification, Risk Assessment,
                           Investigasi Insiden [GRI 403-2]                                           and Incident Investigation [GRI 403-2]
                           Perseroan menerapkan pendekatan yang sistematis                           The Company employs a systematic approach
                           dalam pengelolaan risiko keselamatan dan kesehatan                        to occupational risk management, combining
                           kerja dengan mengombinasikan strategi pencegahan                          comprehensive        prevention     and      mitigation
                           dan mitigasi yang komprehensif. Inti dari pendekatan                      strategies. At the core of this approach is the Hazard
                           ini adalah proses Identifikasi Bahaya dan Penilaian                       Identification and Risk Assessment (HIRA) process,
                           Resiko, yang menjadi dasar pengembangan program                           which underpins the development of targeted
                           pencegahan yang terarah dan terintegrasi ke dalam                         prevention programs integrated into the Company’s
                           Standar Operasional Prosedur (SOP) Perseroan untuk                        Standard Operating Procedures (SOPs) for Mining
                           pengelolaan risiko keselamatan pertambangan dan                           and Environmental Safety Risk Management, as well
                           lingkungan, serta protokol manajemen insiden.                             as incident management protocols.

                           Proses HIRA ditinjau sedikitnya sekali dalam setahun                      The HIRA process is reviewed at least annually, with
                           dan diperbarui apabila terdapat perubahan kondisi                         additional assessments conducted in response to
                           lokasi kerja, metode kerja, persyaratan regulasi,                         changes in site conditions, work methods, regulatory




             216                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 219
                                                                                            Fokus pada Karyawan
                                                                                                       Employee Focus



ataupun temuan audit. Metodologi HIRA yang                           requirements, or audit findings. The Company’s HIRA
diterapkan Perseroan telah selaras dengan ketentuan                  methodology aligns with both national regulations
nasional serta praktik terbaik internasional, termasuk               and international best practices, including the ISO
standar ISO 31000.                                                   31000 standards.

Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan kegiatan                     The Company conducted hazard identification, risk
identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan analisis                  assessment, and incident investigation analysis.
investigasi insiden. Hasil analisis tersebut digunakan               These analyses informed updates to the Company’s
sebagai dasar pembaruan Code of Practice Perseroan,                  Code of Practice, which provides essential guidelines
yang menyediakan pedoman utama dalam pemetaan                        for effectively mapping and mitigating these risks.
dan mitigasi risiko secara efektif. Code of Practice                 The Code of Practice forms the cornerstone of the
ini menjadi fondasi utama protokol keselamatan                       Company’s safety protocols, ensuring consistent
Perseroan guna memastikan pengelolaan risiko yang                    and effective risk management across all operational
konsisten dan efektif di seluruh wilayah operasional.                areas.




      CRITICAL RISK MANAGEMENT

           .01                                         .06
           Jalan Tambang                               Pengangkatan Beban
           Mine Haul Road                              Lifting Operations



           .02                                         .07
           Pemeliharaan Unit                           Pengangkatan Beban
           Unit Maintenance                            Lifting Operations



           .03                                         .08
           Penanganan Ban                              Bekerja di Ketinggian
           Tyres Handling                              Working at Heighs


           .04
                                                       .09
           Bekerja di Dekat Dinding
                                                       Bekerja dekat Air
           Galian yang Mudah Longsor
                                                       Working near Water Bodies
           Working near a Mineslope


           .05                                         .10
           Penanganan dan Penggunaan                   Pekerjaan Listrik
           Alat dan Bahan Peledak                      Working with Electricity
           Handling of and Working with
           Explosives




Program Manajemen Risiko Kritis di Australia                         The Critical Risk Management Program in Australia
mengidentifikasi 132 Pengendalian Risiko Kritis                      identified 132 Critical Controls, of which 75 were
(Critical Controls), di mana 75 di antaranya                         classified as High Reliability Controls.
dikategorikan sebagai Pengendalian dengan Tingkat
Keandalan Tinggi (High Reliability Controls).




                                    2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                              217
Page 220
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Untuk mengendalikan dan meminimalkan aktivitas                  To control and minimize high-risk activities in the
                           berisiko tinggi di wilayah operasional, Perseroan               operating areas, the Company implements a system
                           menerapkan sistem pengendalian aktivitas berisiko               of high-risk control activities which includes:
                           tinggi yang meliputi:
                           1. Daily Schedule Plan (DSP): DSP berfokus pada                 1.   Daily Schedule Plan (DSP): The DSP primarily
                                rencana produksi harian serta Daily Operational                 concerns the production for the day, as well
                                Plan (DOP). DOP mencakup seluruh aktivitas                      as the Daily Operational Plan (DOP). The DOP
                                yang dilakukan dalam satu hari operasional                      encompasses all activities that occur during
                                dan diimplementasikan melalui Critical Risk                     the day and will be implemented through CRA or
                                Assessment (CRA) atau pemetaan aktivitas serta                  as the mapping of high-risk activities and work
                                area kerja berisiko tinggi. Perlu dicatat bahwa                 areas. It should be noted that not all DOPs will be
                                tidak seluruh DOP wajib dikenakan CRA.DSP                       subjected to CRA.
                                primarily concerns the production for the day, as
                                well as the Daily Operational Plan (DOP).
                           2. Last Minute Check: Pemeriksaan yang dilakukan                2.   Last Minute Check: Inspection prior to performing
                                sebelum memulai pekerjaan untuk memastikan                      work to ensure all safe work requirements are in
                                seluruh persyaratan keselamatan kerja telah                     place.
                                terpenuhi.
                           3. Critical Risk Assessment: Observasi yang                     3.   Critical Risk Assessment: Observation during
                                dilakukan selama pekerjaan berisiko tinggi untuk                high-risk work to ensure the implementation of
                                memastikan penerapan prosedur kerja di area                     work procedures in the work area against the CRA
                                kerja sesuai dengan CRA yang mengacu pada                       based on the day’s DSP.
Dampak Sosial
           Social Impact




                                DSP harian.

                           Pelaporan dan Investigasi Insiden                               Accident Reporting and Investigation
                           Perseroan memiliki sistem manajemen insiden                     The Company maintains a comprehensive incident
                           yang    komprehensif      untuk   menyelidiki    dan            management system that thoroughly investigates
                           mendokumentasikan seluruh insiden di tempat kerja               and document all workplace incidents. Incidents are
                           secara menyeluruh. Insiden pertama kali dilaporkan              first reported by any employee present at the scene
                           oleh karyawan yang berada di lokasi kejadian kepada             to the Emergency Management Team (EMT). The SHE
                           Tim Manajemen Darurat (Emergency Management                     Department then prepares a preliminary report, which
                           Team/EMT). Selanjutnya, Departemen Safety, Health,              is escalated according to the designated hierarchy
                           and Environment (SHE) menyusun laporan awal yang                matrix—including, but is not limited to, the immediate
                           kemudian ditingkatkan sesuai dengan matriks hierarki            supervisor, site manager, project manager, relevant
                           yang telah ditetapkan, termasuk namun tidak terbatas            general managers, and the Board of Directors.
                           pada atasan langsung, manajer lokasi, manajer                   Following this, a dedicated investigation team is
                           proyek, manajer umum terkait, hingga Dewan Direksi.             established to analyze the incident’s circumstances,
                           Setelah itu, Perseroan membentuk tim investigasi                timing, and severity. The team conducts thorough
                           khusus untuk menganalisis kondisi, waktu kejadian,              fact-finding to identify root causes and develop
                           dan tingkat keparahan insiden. Tim melakukan                    preventive recommendations. All findings from these
                           penelusuran fakta secara menyeluruh untuk                       investigations are documented on the Company’s
                           mengidentifikasi akar penyebab serta menyusun                   digital platform and shared with relevant stakeholders
                           rekomendasi pencegahan. Seluruh hasil investigasi               to promote organizational learning and continuous
                           didokumentasikan dalam platform digital Perseroan               improvement.
                           dan dibagikan kepada pemangku kepentingan terkait
                           guna mendorong pembelajaran organisasi dan
                           perbaikan berkelanjutan.




             218                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 221
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                     Employee Focus



Pendekatan proaktif Perseroan dalam pencegahan                   The Company’s proactive approach to incident
insiden didukung oleh tiga inisiatif utama berikut:              prevention is supported by three key initiatives:
1. Program Manajemen Risiko Kritis: Program ini                  1. Critical Risk Management Program: This includes
     mencakup kunjungan wajib dari pimpinan dan                      a mandatory visit from both leaders and workers
     pekerja untuk mengamati serta memperkuat                        to observe and reinforce safety practices during
     penerapan      praktik     keselamatan    selama                critical risk activities.
     pelaksanaan aktivitas berisiko kritis.
2. Pelacakan dan Pelaporan Insiden: Seluruh                      2.   Incident Tracking and Reporting: All incidents,
     insiden, termasuk kejadian nyaris celaka (near                   including near misses, are reported and recorded
     miss), dilaporkan dan dicatat menggunakan                        using digital applications, such as iCheck in
     aplikasi digital, seperti iCheck pada operasional                Indonesia operation and MYOSH in Australia
     Indonesia dan MYOSH pada operasional                             operation. This helps to improve tracking and
     Australia. Sistem ini meningkatkan efektivitas                   preventive measures, providing valuable insight
     pemantauan dan pencegahan melalui penyediaan                     into on-the-ground conditions and allows the
     informasi kondisi lapangan secara real-time,                     company to take necessary safety measures.
     sehingga Perseroan dapat mengambil langkah
     keselamatan yang diperlukan secara tepat.

Pemenuhan Hak Karyawan untuk Menolak Pekerjaan                   Upholding Employee Right to Refuse Unsafe Work
Tidak Aman
Karyawan berhak menolak pekerjaan apabila                        Workers can refuse tasks where safety, health, or
standar keselamatan, kesehatan, atau lingkungan                  environmental standards are not met. Its reporting
tidak terpenuhi. Sistem pelaporan Perseroan                      system allows workers to immediately flag unsafe
memungkinkan karyawan untuk segera melaporkan                    conditions or behavior to their supervisors.
kondisi atau perilaku tidak aman kepada atasan.                  Subsequently, control actions are implemented based
Tindakan     pengendalian   kemudian      diterapkan             on established hazard codes within the reporting
berdasarkan kode bahaya yang telah ditetapkan                    system. To ensure the system’s integrity, supervisors
dalam sistem pelaporan. Untuk menjamin integritas                conduct a three-point verification process for all
sistem, atasan melakukan proses verifikasi tiga                  hazard reports by assessing the correlation between
tahap terhadap seluruh laporan bahaya yang                       reported and actual hazards, the accuracy of report
meliputi, kesesuaian antara bahaya yang dilaporkan               content, and the appropriate categorization of hazards,
dan kondisi actual, keakuratan isi laporan, serta                including risk codes and responsibility assignments.
ketepatan klasifikasi bahaya, termasuk kode risiko               This comprehensive approach ensures that all safety
dan penetapan tanggung jawab. Pendekatan ini                     concerns are addressed and effectively managed
memastikan seluruh isu keselamatan dikelola secara               within the Company’s operational framework.
efektif dalam kerangka operasional Perseroan.

Field warden memiliki peran penting dalam                        Field wardens play a key role in enforcing safety
memastikan      kepatuhan     terhadap   protokol                protocols and cultivating a safety-first culture—one
keselamatan serta membangun budaya keselamatan                   where all workers are encouraged to voice concerns
yang mengutamakan keterbukaan, di mana seluruh                   freely and without fear of repercussions. Workers
pekerja didorong untuk menyampaikan kekhawatiran                 are required to report any hazardous or unsuitable
tanpa rasa takut akan konsekuensi. Setiap pekerja                working conditions to their field warden and must
wajib melaporkan kondisi kerja yang berbahaya                    refrain from performing any tasks until the area is
atau tidak layak kepada field warden dan dilarang                confirmed safe.
melanjutkan pekerjaan hingga area tersebut
dinyatakan aman.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                219
Page 222
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Apabila field warden menemukan anggota tim yang                       Similarly, if a field warden observes a team member
                           bekerja dalam kondisi tidak aman, field warden                        operating under unsafe conditions, they are obligated
                           berkewajiban menghentikan pekerjaan tersebut                          to halt the task until it can be carried out safely. This
                           hingga dapat dilaksanakan secara aman. Protokol                       protocol is fully aligned with relevant regulatory
                           ini sepenuhnya selaras dengan ketentuan peraturan                     requirements.
                           yang berlaku.

                           Perseroan menjamin perlindungan bagi setiap individu                  The Company guarantees the protection of those who
                           yang menyampaikan permasalahan keselamatan                            raise safety concerns and strictly prohibits any form
                           serta melarang secara tegas segala bentuk intimidasi                  of intimidation or retaliation. All reports are treated
                           atau tindakan balasan. Seluruh laporan diperlakukan                   with confidentiality, and employees are assured that
                           secara rahasia, dan karyawan dijamin bahwa hak                        their right to speak up will be respected and protected.
                           mereka untuk menyampaikan pendapat akan
                           dihormati dan dilindungi.

                           Setiap tindakan intimidasi atau ancaman dapat                         Any incidents of intimidation or threats can be
                           dilaporkan kepada Dfence Team melalui email                           reported to the Dfence Team by contacting them via
                           dfence@bumainternational.com atau WhatsApp +62                        email at dfence@bumainternational.com or through
                           813-1887-0034.                                                        WhatsApp at +62 813-1887-0034.



                           Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-3]                                   Occupational Health Services [GRI 403-3]
Dampak Sosial
           Social Impact




                           Perseroan menyediakan berbagai layanan dan                            The Company provides occupational health services
                           program kesehatan kerja untuk melindungi                              and programs to safeguard employee well-being
                           kesejahteraan karyawan serta meningkatkan kondisi                     and improve working environment conditions. The
                           lingkungan kerja. Berikut adalah daftar layanan                       following is a list of services and programs provided.
                           dan program kesehatan kerja yang disediakan oleh
                           Perseroan.


                            Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
                            Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025


                                             Jenis Layanan Kesehatan Kerja                      Karyawan Tetap                   Karyawan Kontrak
                             No
                                          Types of Occupational Health Services               Permanent Employee                 Contract Employee

                                                                                         Indonesia

                                    Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
                              1                                                                         Y                               Y
                                    Annual Medical Check Ups
                                    Asuransi Kesehatan
                              2                                                                         Y                               Y
                                    Health Insurance
                                    BPJS Kesehatan
                              3                                                                         Y                               Y
                                    BPJS Kesehatan
                                    Tunjangan Kacamata
                              4                                                                         Y                               Y
                                    Glasses Allowance
                                    Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
                              5                                                                         Y                               Y
                                    Health Benefits for Spouses and Children
                                    Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi
                                    karyawan dengan penyakit kronis
                              6                                                                         Y                               T
                                    Assistance for medical costs from the Company
                                    for workers who have chronic illnesses
                                                                                         Australia
                                    Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahunan
                              1                                                                         Y                                Y
                                    Annual Medical Check Ups
                                    Asuransi Kesehatan
                              2                                                                         T                                T
                                    Health Insurance




             220                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 223
                                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                                       Employee Focus



 Layanan Kesehatan Kerja, Operasional Indonesia Tahun 2025
 Occupational Health Services, Indonesia Operations in 2025


                    Jenis Layanan Kesehatan Kerja                          Karyawan Tetap                        Karyawan Kontrak
  No
                 Types of Occupational Health Services                   Permanent Employee                      Contract Employee

          Tunjangan Kacamata
   3                                                                                Y                                       Y
          Glasses Allowance
          Manfaat Kesehatan bagi Pasangan dan Anak
   4                                                                                T                                       T
          Health Benefits for Spouses and Children
          Bantuan biaya pengobatan dari Perseroan bagi
          karyawan dengan penyakit kronis
   5                                                                 Y (hanya jika terkait pekerjaan)                       T
          Assistance for medical costs from the Company
          for workers who have chronic illnesses
 Catatan: (Y) = Ya; (T) = Tidak | Catatan: (Y) = Ya; (T) = Tidak



Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi                                     Employee Participation, Consultation and
Karyawan terkait Keselamatan dan                                            Communication on Occupational Health
Kesehatan Kerja (K3) [GRI 403-4]                                            and Safety [GRI 403-4]
Enhancing Peningkatan kualitas Keselamatan dan                              Enhancing OHS quality requires fostering awareness
Kesehatan Kerja (K3) memerlukan peningkatan                                 and collaboration among all stakeholders, including
kesadaran serta kolaborasi yang erat di antara                              the Company, employees, and contractors. To
seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perseroan,                           achieve this, the Company has implemented a variety
karyawan, dan kontraktor. Untuk mendukung hal                               of communication, consultation, and evaluation
tersebut, Perseroan telah menerapkan berbagai                               initiatives designed to raise OHS awareness and
inisiatif komunikasi, konsultasi, dan evaluasi                              encourage active participation in OHS management.
yang bertujuan meningkatkan kesadaran K3 serta
mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan K3.

Berbagai kegiatan sebagaimana dirangkum dalam                               The following activities listed in Table have been
Tabel berikut telah dilaksanakan sebagai bagian dari                        undertaken.
upaya tersebut.

 Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
 Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety

                                                                                            Partisipan-     Partisipan -         Partisipan-
              Nama Forum K               Aspek K3 yang Dibahas          Frekuensi          Manajemen         Karyawan            Kontraktor
  No
             OHS Forum Name               OHS Aspects in Focus          Frequency          Participants-   Participants -       Participants-
                                                                                           Management       Employees           Contractors

                                       Sesuai agenda minimum
                                       yang diatur dalam
                                       SHE/2022/002/SOP
                                       Organisasi Keselamatan
                                       Pertambangan dan
          Rapat Komite KPLH
                                       Lingkungan (KPLH) serta isu
          Tingkat 1                                                   Bulanan
   1                                   KPLH terkait lainnya                                      √               √
          KPLH Committee                                              Monthly
                                       According to Minimum
          Meeting Level 1
                                       Agenda regulated in
                                       SHE/2022/002/SOP Mining
                                       Safety and Environmental
                                       Organization (KPLH) & other
                                       related KPLH issues
          Rapat Komite KPLH
          Tingkat 2                                                   Bulanan
   2                                                                                             √               √
          KPLH Committee                                              Monthly
          Meeting Level 2




                                           2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                          221
Page 224
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                            Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Karyawan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                            Employee Participation, Consultation and Communication on Occupational Health and Safety

                                                                                                                Partisipan-     Partisipan -     Partisipan-
                                        Nama Forum K            Aspek K3 yang Dibahas          Frekuensi       Manajemen         Karyawan        Kontraktor
                             No
                                       OHS Forum Name            OHS Aspects in Focus          Frequency       Participants-   Participants -   Participants-
                                                                                                               Management       Employees       Contractors

                                    Rapat Komite KPLH
                                    Subkontraktor                                            Bulanan
                              3                                                                                        √                             √
                                    KPLH Subcontractor                                       Monthly
                                    Committee Meeting
                                                              Tinjauan kinerja tahun
                                                              sebelumnya dan
                                    Rapat Kerja Lokasi
                                                              perencanaan tahun
                                    dan Unit                                                 Tahunan
                              4                               berikutnya                                               √
                                    Jobsite & Section Work                                   Annually
                                                              Previous Year Performance
                                    Meeting
                                                              Review and Next Year
                                                              Planning
                                                              Berbagi program prioritas
                                                              Organisasi Keselamatan
                                    Forum Diskusi             Pertambangan dan
                                                                                             Triwulanan
                                    Supervisor                Lingkungan (KPLH)
                              5                                                              Quarterly                 √             √
                                    Supervisor Discussion     Sharing of Mining Safety
                                    Forum                     and Environmental
                                                              Organization (KPLH) focus
                                                              programs
                                                              Tinjauan kinerja dan target
                                    Rapat Mingguan            program                        Mingguan
                              6                                                                                        √
                                    Weekly Meeting            Performance Review &           Weekly
                                                              Program Target Objectives
                                    Rapat K3 dengan Mitra
Dampak Sosial
           Social Impact




                                    Kerja                     Program strategis KPLH
                                    Work Partners             dan tinjauan kinerja mitra
                                    Mining Safety and         kerja                          Bulanan
                              7                                                                                        √             √               √
                                    Mining Safety and         Work Partners KPLH             Monthly
                                    Environmental             Strategic Program &
                                    Organization (KPLH)       Performance Review
                                    Meeting
                                    Tinjauan Manajemen        Kinerja SHE                    Tahunan
                              8                                                                                        √
                                    Management Review         SHE Performance                Annually
                                                              Kinerja SHE dan materi
                                                              Safety Talk                    Mingguan/Area
                              9     Safety Talk                                                                        √             √               √
                                                              SHE Performance, Safety        Weekly/Area
                                                              Talk Materials
                                                              Kinerja SHE, materi HSE, isu   Setiap
                                    P5M (Pertemuan
                                                              HSE per area, serta umpan      pergantian
                                    Keselamatan Pra-
                                                              balik karyawan                 shift per sub-
                             10     Kerja)                                                                                           √               √
                                                              SHE Performance, HSE           area
                                    P5M (Pre-work Safety
                                                              Materials, HSE Issues per      Once per shift
                                    Meeting)
                                                              area, employee feedback        per subarea
                                    Sosialisasi Dokumen       SOP, HIRA, dan dokumen
                                                                                             Triwulanan
                             11     Document                  terkait lainnya                                                        √               √
                                                                                             Quarterly
                                    Socialization             SOP, HIRA, dll
                                                              Kinerja SHE, materi HSE,
                                    Safety Talk
                                                              serta isu HSE subkontraktor
                                    Subkontraktor                                            Mingguan
                             12                               SHE Performance, HSE                                                   √               √
                                    Subcontractor Safety                                     Weekly
                                                              Materials, Subcontractor
                                    Talk
                                                              HSE Issues
                                                              Kebijakan dan peraturan
                                                              KPLH, sosialisasi izin
                                                              tambang/SIMPER, APD,
                                                              Golden Rules, CRF, prosedur
                                                              tanggap darurat, Safety
                                    Induksi Organisasi
                                                              Alert, dan Lesson Learned
                                    Keselamatan
                                                              Safety Alert & Lesson
                                    Pertambangan dan
                                                              Learned                        Sesuai
                                    Lingkungan (KPLH)
                             13                               Mining Safety and              kebutuha                  √             √               √
                                    Mining Safety and
                                                              Environmental Organization     Conditional
                                    Environmental
                                                              (KPLH) Policy, KPLH
                                    Organization (KPLH)
                                                              Regulations, Mine Permit/
                                    Induction
                                                              Simper Socialization,
                                                              PPE, Golden Rules, CRF,
                                                              Emergency Procedures,
                                                              Safety Alert & Lesson
                                                              Learned




             222                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 225
                                                                                      Fokus pada Karyawan
                                                                                                    Employee Focus



Pelatihan Karyawan terkait Keselamatan                         Employee Training on Occupational Health
dan Kesehatan Kerja (K3) [GRI 403-5]                           and Safety [GRI 403-5]
Perseroan menyadari bahwa pelatihan Keselamatan                The Company recognizes that OHS training is vital
dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting              for raising employee awareness and minimizing risks
dalam meningkatkan kesadaran karyawan serta                    that may arise in the workplace. The training covers
meminimalkan risiko yang dapat timbul di tempat                education, introduction, awareness building, while
kerja. Pelatihan ini mencakup pemberian edukasi,               developing the skills needed to prevent and manage
pengenalan, dan peningkatan kesadaran, sekaligus               hazards that may occur during daily work activities.
pengembangan keterampilan yang diperlukan untuk
mencegah serta mengelola potensi bahaya dalam
aktivitas kerja sehari-hari.

Perseroan telah melaksanakan pelatihan K3 sesuai               The Company has conducted OHS training in
dengan standar dan peraturan yang berlaku, dengan              accordance with applicable standards and regulations:
ketentuan sebagai berikut:
•   Seluruh karyawan yang melakukan aktivitas di               •    All employees whose activities are in the
    wilayah pertambangan Perseroan di Indonesia                     Company’s mining areas in Indonesia (100%)
    (100%) wajib mengikuti program induksi serta                    are required to attend induction and Mandatory
    Pelatihan Kompetensi Wajib (PKW).                               Competency Training (PKW).
•   Para pengawas (supervisor) yang beraktivitas di            •    Supervisors whose activities are in the Company’s
    wilayah pertambangan Perseroan di Indonesia                     mining areas in Indonesia are required to attend
    wajib mengikuti Pelatihan Kompetensi Pengawas                   Supervisory Competency Training (PKP) and
    (PKP) serta Pelatihan Kompetensi Spesifik                       Specific Competency Training (PKS) to fulfil
    (PKS) untuk memenuhi ketentuan peraturan                        specific regulations applicable to their respective
    yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab                    jobs.
    masing-masing.
•   Seluruh pekerja tambang batubara pada                      •    All Coal Mine Workers in BUMA Australia operation
    operasional BUMA Australia wajib mengikuti                      must be trained to perform the job requirements
    pelatihan sesuai persyaratan peran kerja mereka                 of their role (operator or maintainer) and must
    (operator atau maintainer), termasuk Pelatihan                  include mandatory recognised Induction Training
    Induksi Wajib yang Diakui (Recognised Induction                 (what is known as Standard 11 Induction
    Training/Standard 11).                                          Training).
•   BUMA Australia juga wajib memenuhi ketentuan               •    BUMA Australia must meet the requirements of
    Recognised Standard 22 – Management Structure                   Recognised Standard 22 – Management Structure
    dalam pengembangan dan penerapan Sistem                         for the development and implementation of the
    Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.                      Safety and Health Management System. This
    Ketentuan ini mencakup pelatihan kompetensi                     includes mandatory competency training for
    wajib bagi supervisor dan posisi senior di                      Supervisors and Senior Positions on a coal mine
    tambang batubara, termasuk kompetensi dalam                     that includes competency for investigations, risk
    investigasi, penilaian risiko, dan komunikasi.                  assessment and communication

Program-program pelatihan tersebut bertujuan                   These training programs aim to equip employees
untuk membekali karyawan dan supervisor dengan                 and supervisors with the skills needed to prevent and
pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan                 manage any risks or hazards that may arise in the
guna mencegah dan mengelola risiko maupun bahaya               workplace.
yang dapat terjadi di tempat kerja.




                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 223
Page 226
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Peningkatan Kualitas Kesehatan Karyawan                         Improvement of Employee Health Quality
                           [GRI 403-6]                                                     [GRI 403-6]
                           Perseroan menyadari pentingnya tenaga kerja                     The Company acknowledges the importance of
                           yang sehat dalam meningkatkan kualitas hidup                    a healthy workforce to improve quality of life, as
                           karyawan sekaligus mendukung produktivitas. Untuk               well as to increase productivity. To fulfil this, the
                           mewujudkan hal tersebut, Perseroan menyediakan                  Company provides the following health facilities to its
                           berbagai fasilitas dan program kesehatan bagi                   employees:
                           karyawan, antara lain:
                           1. Fasilitas layanan kesehatan di lokasi operasional            1.   Health facilities at operational sites (Medsite
                                (Medsite Clinic) dengan dukungan dokter dan                     Clinic) with doctors and paramedics available
                                paramedis yang siaga selama 24 jam.                             24/7.
                           2. Ketersediaan obat-obatan bebas (over-the-                    2.   Availability of over-the-counter medicines at
                                counter) di Medsite Clinic.                                     Medsite Clinic.
                           3. Kepesertaan asuransi kesehatan wajib (BPJS                   3.   Compulsory health insurance (Indonesia’s BPJS
                                Kesehatan dan Jamsostek di Indonesia) serta                     and Jamsostek) and private health insurance for
                                asuransi kesehatan swasta untuk layanan rawat                   outpatient and inpatient care.
                                jalan dan rawat inap.
                           4. Fasilitasi evakuasi medis ke rumah sakit rujukan             4.   Medical evacuation to a referral hospital if further
                                apabila diperlukan penanganan lanjutan.                         treatment is required.
                           5. Program Wellness.                                            5.   Wellness Program.
                           6. Program kesehatan mental yang mencakup                       6.   Mental health program, which includes mental
                                survei kesehatan mental dan asesmen perilaku                    health surveys and risk-taking behavior
Dampak Sosial
           Social Impact




                                berisiko.                                                       assessments.
                           7. Pemeriksaan kesehatan tahunan (medical check-                7.   Annual medical check-up (MCU) for employees,
                                up/MCU), MCU awal bagi calon karyawan, serta                    initial MCU for prospective employees, and pre-
                                MCU pra-pensiun.                                                retirement MCU.

                           Selain fasilitas tersebut, Perseroan juga melaksanakan          Beyond these facilities, the Company also implement
                           berbagai inisiatif tambahan untuk meningkatkan                  additional initiatives to improve employee health,
                           kualitas kesehatan karyawan, di antaranya:                      such as:
                           1. Program preventif dan promotif untuk mendukung               1. Preventive and promotive programs that support
                               peningkatan kualitas kesehatan, seperti Program                 the improvement of health quality, such as the
                               Wellness serta berbagai kegiatan dan kompetisi                  Wellness Program and various competitions like
                               kesehatan, termasuk Weight Loss Competition.                    the Weight Loss Competition.
                           2. Penyediaan fasilitas pusat kebugaran (gym)                   2. Gyms and sports clubs available in each working
                               dan klub olahraga di setiap wilayah kerja untuk                 area to support health programs.
                               mendukung program kesehatan karyawan.
                           3. Program penilaian gizi dan keamanan pangan                   3.   Nutrition and food safety assessment programs
                               untuk mengevaluasi layanan katering di lokasi                    to evaluate local catering services and ensure
                               kerja serta memastikan kualitas dan keamanan                     food quality and safety.
                               makanan.
                           4. Pelaksanaan kegiatan olahraga bersama secara                 4.   Monthly joint exercise programs.
                               rutin setiap bulan.




             224                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 227
                                                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                                                      Employee Focus



Pencegahan dan Mitigasi Dampak                                   Prevention and Mitigation of Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                  Health and Safety Impacts
[GRI 403-7]                                                      [GRI 403-7]
Perseroan memprioritaskan pencegahan dampak                      The Company prioritizes the prevention of health and
keselamatan dan kesehatan kerja melalui penerapan                safety impacts through systematic risk management
manajemen risiko serta strategi mitigasi yang                    and mitigation strategies. Workplace risks control is
sistematis. Pengendalian risiko di tempat kerja                  implemented in accordance with HIRA and Job Safety
dilaksanakan sesuai dengan dokumen Identifikasi                  Analysis (JSA) documents, which are integrated into
Bahaya dan Penilaian Resiko (HIRA) dan Job Safety                the work instructions and disseminated across all
Analysis (JSA), yang terintegrasi ke dalam instruksi             operational areas.
kerja serta disosialisasikan di seluruh wilayah
operasional.


Dokumen HIRA mencatat bahaya yang teridentifikasi,               HIRA documents specifically record identified hazards,
hasil penilaian risiko, serta rencana pencegahan                 risk assessment, and outlines prevention plans for
untuk setiap proses kerja secara spesifik. Pada                  specific processes. For BUMA Indonesia operation,
operasional BUMA Indonesia, strategi mitigasi risiko             the risk mitigation strategies derived from the HIRA
yang disusun berdasarkan HIRA dijabarkan melalui                 are detailed in the following programs:
program-program berikut:
1. SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): Program                1.   SHE Induction and 5-Minute Talk (P5M): A safety
    induksi keselamatan bagi karyawan baru                            induction for new employees on the hazards
    mengenai potensi bahaya di lingkungan kerja                       present in their work environment and the
    serta langkah-langkah pencegahan yang harus                       preventive measures to be taken.
    diterapkan.
2. Safety Talk: Program mingguan yang memberikan                 2.   Safety Talk: A weekly program that provides
    edukasi keselamatan dan kesehatan kerja                           education on occupational health and safety
    dengan materi yang relevan dan aplikatif untuk                    to prevent workplace accidents. This program
    mencegah kecelakaan kerja.                                        delivers materials that are relevant and applied in
                                                                      operations.
3.   Ngobras and GENBA: Forum diskusi keselamatan                3.   Ngobras and GENBA: A forum to discuss
     dan kesehatan kerja yang mengedepankan                           occupational health and safety by prioritizing
     partisipasi karyawan. Dalam kegiatan ini, materi                 employee participation. In this program, KPLH
     Organisasi Keselamatan Pertambangan dan                          material is delivered in each work area and
     Lingkungan (KPLH) disampaikan di setiap area                     includes field inspections involving management.
     kerja serta mencakup inspeksi lapangan yang
     melibatkan manajemen.
4.   Pelatihan:       Berbagai   pelatihan      yang             4.   Training: Various trainings organized to improve
     diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi                    the skills and safety awareness of employees.
     dan kesadaran keselamatan karyawan, guna                         These trainings aim to improve work efficiency
     meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja                     and effectiveness and reduce the risk of work
     sekaligus menurunkan risiko kecelakaan kerja.                    accidents.
5.   Program Akuntabilitas Keselamatan (Inspeksi                 5.   Safety Accountability Program (Inspection and
     dan Observasi): Program inspeksi dan observasi                   Observation): An inspection and observation
     untuk memastikan kesesuaian antara kondisi                       program to ensure compliance between field
     di lapangan dengan standar keselamatan yang                      events and predetermined safety standards. The
     telah ditetapkan. Hasil inspeksi dan observasi                   results of the inspections and observations are
     didokumentasikan dalam laporan dan wajib                         compiled into reports that must be followed up.
     ditindaklanjuti.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 225
Page 228
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           BUMA Australia menerapkan langkah-langkah                         Similarly, BUMA Australia implements the following
                           pencegahan dan mitigasi risiko keselamatan dan                    prevention and mitigation measures:
                           kesehatan kerja sebagai berikut:
                           1. Pemanfaatan Teknologi: Integrasi sistem MYOSH                  1.   Use of technology: The integration of MYOSH into
                               ke dalam sistem manajemen keselamatan                              the Company’s safety management system will
                               Perseroan untuk menyederhanakan pelaporan                          streamline incident reporting, risk assessments,
                               insiden, penilaian risiko, audit, dan pengelolaan                  audits, and training management. This cloud-
                               pelatihan.      Platform     berbasis     cloud    ini             based platform provides real-time safety data,
                               menyediakan data keselamatan secara real-                          enabling faster incident response, improved
                               time, sehingga memungkinkan respons insiden                        performance tracking, and proactive risk
                               yang lebih cepat, pemantauan kinerja yang lebih                    mitigation.
                               efektif, serta mitigasi risiko yang proaktif.
                           2. 4D Leader-Led Conversation: Pendekatan                         2.   4D Leader-led Conversation: 4D Leader Led
                               dialog keselamatan terstruktur yang membekali                      Conversations equip leaders to hold structured,
                               pimpinan untuk berdiskusi secara bermakna                          meaningful safety dialogues with their teams—
                               dengan tim, guna mengidentifikasi risiko,                          helping identify risks, reinforce protocols, and
                               memperkuat kepatuhan terhadap protokol                             remove unnecessary barriers. This approach
                               keselamatan, serta menghilangkan hambatan                          strengthens safety leadership, accountability,
                               yang      tidak    diperlukan.     Pendekatan      ini             and shared commitment across the organization.
                               memperkuat          kepemimpinan        keselamatan,
                               akuntabilitas, dan komitmen bersama di seluruh
                               organisasi.
Dampak Sosial
           Social Impact




                           3. Edukasi dan Pelatihan Operasional: Berbagai                    3.   Operational education and training: A range of
                               program       pelatihan      dilaksanakan       untuk              training programs are conducted to enhance
                               meningkatkan keterampilan dan kesadaran                            employees’ skills and safety awareness, aiming
                               keselamatan        karyawan,      sehingga      dapat              to boost work efficiency while minimizing the risk
                               meningkatkan         efisiensi    kerja     sekaligus              of workplace accidents.
                               meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
                           4. Tinjauan dan Penilaian Berkala: Evaluasi rutin                 4.   Regular reviews and assessments to evaluate
                               dilakukan untuk menilai efektivitas inisiatif                      progress and identify areas for improvement:
                               keselamatan dan kesehatan kerja, memantau                          Regular reviews and assessments are conducted
                               kemajuan, serta mengidentifikasi area yang                         to evaluate the effectiveness of the Company’s
                               memerlukan         perbaikan.     Proses     evaluasi              OHS initiatives, ensuring progress is tracked and
                               berkelanjutan ini mendukung pendekatan proaktif                    areas for improvement are promptly identified.
                               dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan                       This continuous evaluation supports a proactive
                               sehat.                                                             approach to maintaining a safe and healthy work
                                                                                                  environment.

                           Proyek Unggulan Keselamatan dan                                   Highlight Occupational Health and Safety
                           Kesehatan Kerja di Indonesia                                      project in Indonesia.

                           iCheck – Safety Management System                                 iCheck – Safety Management System
                           BTech melanjutkan pengembangan platform digital                   BTech progressed the development of a unified
                           terpadu Safety, Health and Environment (SHE) untuk                Safety, Health and Environment (SHE) digital platform
                           memperkuat pengendalian risiko secara proaktif,                   to strengthen proactive risk control, leadership
                           meningkatkan akuntabilitas dan pengawasan                         accountability and oversight, also frontline safety
                           pimpinan, serta mendukung penerapan keselamatan                   execution. The focus was on building a consistent
                           di lini terdepan. Fokus pengembangan diarahkan                    and scalable safety management foundation.
                           pada pembentukan fondasi sistem manajemen
                           keselamatan yang konsisten dan dapat diterapkan
                           secara luas.




             226                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 229
                                                                                         Fokus pada Karyawan
                                                                                                     Employee Focus



Platform ini mengintegrasikan modul keselamatan                   The platform integrated core safety modules including
utama, antara lain Hazard Identification, Risk                    Hazard Identification, Risk Assessment & Determining
Assessment & Determining Control (HIRADC),                        Control (HIRADC), Planned Risk Observation
Planned Risk Observation (PRO), Genba Management                  (PRO), Genba Management and Inspection,
dan Inspection, serta Incident Management yang                    and comprehensive Incident Management with
komprehensif dengan pelacakan investigasi dan                     investigation and follow-up tracking while initiating
tindak lanjut, sekaligus memulai penerapan Critical               Critical Control Management (CCM) processes.
Control Management (CCM). Dashboard manajemen                     Enhanced safety management dashboards improved
keselamatan      yang    ditingkatkan    memperkuat               multi-level oversight and transparency, enabling
pengawasan di berbagai tingkatan dan meningkatkan                 leaders to monitor performance and intervene early.
transparansi, sehingga pimpinan dapat memantau                    A revamped mobile application and strengthened
kinerja dan melakukan intervensi dini. Aplikasi seluler           administrative controls further supported frontline
yang diperbarui serta penguatan pengendalian                      adoption and governance.
administratif turut mendorong adopsi di lini terdepan
dan memperkuat tata kelola.

Secara keseluruhan, inisiatif ini meningkatkan                    Together, these initiatives improved hazard
kualitas identifikasi bahaya, ketertelusuran insiden,             identification, incident traceability, and structured
dan penerapan pengendalian kritis secara terstruktur,             critical control implementation, enabling data-driven
serta memungkinkan kepemimpinan keselamatan                       safety leadership and establishing a robust digital
berbasis data dan membangun fondasi digital yang                  backbone for consistent SHE performance and
kuat untuk kinerja SHE yang konsisten dan perbaikan               continuous improvement.
berkelanjutan.

Karyawan yang Dicakup dalam Sistem                                Employees Covered by the Occupational
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan                               Health and Safety Management System
Kerja [GRI 403-8]                                                 [GRI 403-8]
Kebijakan dan Sistem Manajemen Keselamatan                        The Company’s OHS Policy and Management System
dan Kesehatan Kerja (K3) Perseroan berlaku bagi                   applies to all employees, contractors, and visitors
seluruh karyawan, kontraktor, serta pengunjung di                 within the Company and its operational areas. To
lingkungan Perseroan dan wilayah operasionalnya.                  ensure the ongoing effectiveness of the OHS Policy and
Untuk memastikan efektivitas penerapan kebijakan                  Management System, the Company systematically
dan sistem K3 secara berkelanjutan, Perseroan                     collects data samples, with support from external
secara sistematis mengumpulkan sampel data—                       professionals, covering various aspects and activities
dengan dukungan tenaga profesional eksternal—                     associated with the implementation of the OHS
yang mencakup berbagai aspek dan aktivitas terkait                system. The collected data are thoroughly analyzed
pelaksanaan sistem K3. Data yang dihimpun dianalisis              to assess the effectiveness of OHS policies and
secara menyeluruh untuk menilai efektivitas kebijakan             procedures, and to identify any areas that may require
dan prosedur K3, serta mengidentifikasi area yang                 enhancement. Following the analysis, the Company
memerlukan peningkatan. Berdasarkan hasil analisis                conducts a comprehensive evaluation to ascertain
tersebut, Perseroan melakukan evaluasi komprehensif               the necessary corrective actions. This may include
guna menetapkan tindakan yang diperlukan. Tindakan                refining OHS policies and procedures, enhancing
ini dapat mencakup penyempurnaan kebijakan                        training programs for employees and contractors, or
dan prosedur K3, peningkatan program pelatihan                    upgrading infrastructure and equipment to improve
bagi karyawan dan kontraktor, serta peningkatan                   workplace safety.
infrastruktur dan peralatan untuk mendukung
terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               227
Page 230
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                            Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                            Workers covered by an occupational health and safety management system
                                                                                      2023                           2024                        2025
                                            Keterangan
                                              Items                          Jumlah          Persentase     Jumlah       Persentase    Jumlah       Persentase
                                                                             Number          Percentage     Number       Percentage    Number       Percentage
                                                                                            Indonesia
                            Jumlah dan persentase seluruh karyawan
                            serta pekerja non-karyawan yang pekerjaan
                            dan/atau tempat kerjanya berada di bawah
                            kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
                            manajemen K3
                                                                                 16.798             100%       19.664           100%    11.371           100%
                            The number and percentage of all employees
                            and workers who are not employees but
                            whose work and/or workplace is controlled
                            by the organization, who are covered by such
                            a system
                            Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
                            sistem manajemen K3 yang telah diaudit
                            secara internal
                            The number and percentage of all employees
                                                                                 16.798             100%       19.664           100%    11.371           100%
                            and workers who are not employees but
                            whose work and/or workplace is controlled by
                            the organization, who are covered by such a
                            system that has been internally audited
                            Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
                            sistem manajemen K3 yang telah diaudit atau
                            disertifikasi oleh pihak eksternal
                            The number and percentage of all employees
                            and workers who are not employees but                16.798             100%       19.664           100%    11.371           100%
                            whose work and/or workplace is controlled by
Dampak Sosial
           Social Impact




                            the organization, who are covered by such a
                            system that has been audited or certified by
                            an external party
                                                                                             Australia
                            Jumlah dan persentase seluruh karyawan
                            serta pekerja non-karyawan yang pekerjaan
                            dan/atau tempat kerjanya berada di bawah
                            kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
                            manajemen K3
                                                                                  1.462             100%        1.127           100%     1.191           100%
                            The number and percentage of all employees
                            and workers who are not employees but
                            whose work and/or workplace is controlled
                            by the organization, who are covered by such
                            a system
                            Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
                            sistem manajemen K3 yang telah diaudit
                            secara internal
                            The number and percentage of all employees
                                                                                  1.462             100%        1.127           100%     1.191           100%
                            and workers who are not employees but
                            whose work and/or workplace is controlled by
                            the organization, who are covered by such a
                            system that has been internally audited
                            Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
                            sistem manajemen K3 yang telah diaudit atau
                            disertifikasi oleh pihak eksternal
                            The number and percentage of all employees
                            and workers who are not employees but                 1.462             100%        1.127           100%     1.191           100%
                            whose work and/or workplace is controlled by
                            the organization, who are covered by such a
                            system that has been audited or certified by
                            an external party
                                                                                          Amerika Serikat
                            Jumlah dan persentase seluruh karyawan
                            serta pekerja non-karyawan yang pekerjaan
                            dan/atau tempat kerjanya berada di bawah
                            kendali Perseroan dan tercakup dalam sistem
                            manajemen K3
                                                                                   N/A               N/A          N/A            N/A       139           100%
                            The number and percentage of all employees
                            and workers who are not employees but
                            whose work and/or workplace is controlled
                            by the organization, who are covered by such
                            a system




             228                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 231
                                                                                                Fokus pada Karyawan
                                                                                                                    Employee Focus



Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an occupational health and safety management system
                                                            2023                            2024                            2025
                 Keterangan
                   Items                          Jumlah         Persentase       Jumlah        Persentase       Jumlah        Persentase
                                                  Number         Percentage       Number        Percentage       Number        Percentage
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit
secara internal
The number and percentage of all employees
                                                         N/A             N/A             N/A            N/A           139            100%
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase yang tercakup dalam
sistem manajemen K3 yang telah diaudit atau
disertifikasi oleh pihak eksternal
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but                    N/A             N/A             N/A            N/A           139            100%
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by
an external party
                                                      Terkonsolidasi | Consolidated
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
dan pekerja bukan karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya dikendalikan oleh
organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut.
                                                      18.224           100%           20.791           100%        12.701            100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled
by the organization, who are covered by such
a system
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
dan pekerja bukan karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya dikendalikan oleh
organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut dan telah diaudit secara internal.
                                                      18.224           100%           20.791           100%        12.701            100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been internally audited
Jumlah dan persentase seluruh karyawan
dan pekerja bukan karyawan yang pekerjaan
dan/atau tempat kerjanya dikendalikan oleh
organisasi, yang tercakup dalam sistem
tersebut dan telah diaudit atau disertifikasi
oleh pihak eksternal.
                                                      18.224           100%           20.791           100%        12.701            100%
The number and percentage of all employees
and workers who are not employees but
whose work and/or workplace is controlled by
the organization, who are covered by such a
system that has been audited or certified by
an external party
Catatan | Remark:
Data tahun 2023 dan 2024 belum mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG
akan dikonsolidasikan sejak tanggal | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was acquired in
2025. The Data from ACG will be consolidated from the date of acquisition onward




                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                           229
Page 232
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                           Cedera Akibat Kerja [GRI 403-9]                                 Work-Related Injuries [GRI 403-9]
                           Perseroan tetap berkomitmen terhadap keselamatan                The Company remains committed to workplace
                           kerja melalui pengelolaan risiko kritis yang                    safety through focused critical risk management,
                           terfokus, penguatan peran kepemimpinan, serta                   strengthened leadership, and disciplined daily risk
                           penerapan disiplin pengelolaan risiko harian.                   management. In its Indonesia operation, safety
                           Pada operasional Indonesia, kinerja keselamatan                 performance in 2025 reflected increased operational
                           tahun 2025 mencerminkan peningkatan paparan                     risk exposure, including one work-related fatality,
                           risiko operasional, termasuk satu fatalitas terkait             a rise in recordable injuries, and more dangerous
                           pekerjaan, peningkatan jumlah cedera yang dapat                 occurrences and near misses compared with 2024.
                           dicatat (recordable injuries), serta lebih banyak               While high-consequence injury rates remained low
                           kejadian berbahaya dan nyaris celaka (near misses)              and controlled, these trends underscore the need
                           dibandingkan tahun 2024. Meskipun tingkat cedera                for stronger preventive measures. In response, the
                           dengan konsekuensi tinggi tetap rendah dan terkendali,          Company reinforced its safety approach through the
                           tren ini menegaskan perlunya penguatan langkah-                 implementation of the Four Key Focus (4KF), aimed
                           langkah pencegahan. Sebagai respons, Perseroan                  at enhancing risk controls, incident learning, frontline
                           memperkuat pendekatan keselamatannya melalui                    supervision, and overall execution discipline.
                           penerapan Four Key Focus (4KF), yang bertujuan
                           meningkatkan pengendalian risiko, pembelajaran dari
                           insiden, pengawasan di lini terdepan, serta disiplin
                           pelaksanaan secara keseluruhan.

                           Investigasi menyeluruh atas kejadian fatalitas telah
Dampak Sosial
           Social Impact




                                                                                           A comprehensive investigation into the fatality was
                           dilakukan dan diikuti dengan tindakan korektif                  conducted, followed by prompt corrective actions
                           yang cepat untuk mengatasi akar penyebab serta                  to address root causes and close identified gaps.
                           menutup celah yang teridentifikasi. Berdasarkan hal             Building on this, the Company continues to strengthen
                           tersebut, Perseroan terus memperkuat pendekatan                 its safety approach through improved frontline
                           keselamatannya melalui peningkatan pelaksanaan                  execution, consistent application of risk management
                           di lini terdepan, penerapan praktik manajemen risiko            practices, and enhanced learning from incidents.
                           yang konsisten, serta penguatan pembelajaran dari               These efforts are supported by ongoing development
                           insiden. Upaya ini didukung oleh pengembangan                   of workforce capability, increased use of data-driven
                           kapabilitas tenaga kerja secara berkelanjutan,                  insights, and a more proactive, people-centered safety
                           peningkatan pemanfaatan wawasan berbasis                        culture to prevent recurrence and drive continuous
                           data, serta penguatan budaya keselamatan yang                   improvement across operations. [OJK F.21]
                           lebih proaktif dan berfokus pada manusia, guna
                           mencegah kejadian serupa dan mendorong perbaikan
                           berkelanjutan di seluruh operasional. [OJK F.21]

                           Pada operasional Australia, Perseroan berhasil                  In the Australia operations, the Company maintained
                           mempertahankan nihil fatalitas akibat kerja selama              zero work-related fatalities throughout the 2022–
                           periode 2022–2025, yang mencerminkan kuatnya                    2025 period, reflecting the strength of its safety
                           penerapan protokol keselamatan. Pada tahun 2025,                protocols. Total recordable injuries are halved in 2025
                           jumlah cedera yang dapat dicatat berkurang hingga               compared to 2024, while lost days has decreased by
                           50% dibandingkan tahun 2024, sementara jumlah hari              75% in 2025 compared to 2024, demonstrating an
                           kerja hilang menurun sebesar 75% dibandingkan tahun             ongoing commitment in ensuring a safe and healthy
                           sebelumnya, menunjukkan komitmen berkelanjutan                  operation for its employees.
                           dalam memastikan operasional yang aman dan sehat
                           bagi karyawan.




             230                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 233
                                                                                                    Fokus pada Karyawan
                                                                                                                       Employee Focus



Ke depan, Perseroan tetap berkomitmen untuk                                   Moving forward, the Company remains dedicated
mewujudkan lingkungan kerja tanpa kecelakaan di                               to fostering a zero-harm environment across all
seluruh operasional melalui investasi berkelanjutan                           operations through continued investments in safety
dalam peningkatan kematangan keselamatan,                                     maturity, employee wellness and wellbeing programs,
program kesehatan dan kesejahteraan karyawan,                                 enhanced analytical capabilities, and technological
penguatan kapabilitas analisis, serta optimalisasi                            optimization. The goal remains clear: to protect the
teknologi. Tujuan utama tetap jelas, yaitu melindungi                         Company’s workforce while building a resilient safety
seluruh tenaga kerja Perseroan sekaligus membangun                            culture that supports sustainable transformation.
budaya keselamatan yang tangguh untuk mendukung
transformasi yang berkelanjutan.

 Kecelakaan Kerja di Seluruh Operasional
 Occupational Accidents across all operations

                                  Item                                            Unit
                                                                                                2023            2024            2025
                                  Item                                            Unit

                                                                     Indonesia

 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
                                                                             kasus/case                   1              0              1
 Number of fatalities as a result of work-related injury
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                 kasus/case                   1              1              1
 fatalities)
 Jumlah cedera kerja tercatat
                                                                             kasus/case                   5              3             10
 Number of recordable work-related injuries
 Jumlah jam kerja
                                                                              jam/hour       71.340.308,76    7.866.043,61   67.668.056,18
 Number of hours worked
 Jumlah penyakit akibat kerja
                                                                             kasus/case                   0              0              0
 Number of occupational diseases
 Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
                                                                             kasus/case                 190            214             273
 Number of dangerous occurrences/near misses
 Jumlah hari kerja hilang
                                                                              jam/hour              6.019                6          6.017
 Number of lost days
                                                                      Australia
 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
                                                                             kasus/case                   0              0               0
 Number of fatalities as a result of work-related injury
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                 kasus/case                   4              3               2
 fatalities)

 Jumlah cedera kerja tercatat
                                                                             kasus/case                  13             12               6
 Number of recordable work-related injuries

 Jumlah jam kerja
                                                                              jam/hour        2.936.993,76    2.961.519,85      2.632.353
 Number of hours worked
 Jumlah penyakit akibat kerja
                                                                             kasus/case                   0              1               1
 Number of occupational diseases
 Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
                                                                             kasus/case                   1              1             114
 Number of dangerous occurrences/near misses
 Jumlah hari kerja hilang
                                                                              jam/hour                   91             66              14
 Number of lost days
                                                           Amerika Serikat | United States
 Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
                                                                             kasus/case                 N/A            N/A               0
 Number of fatalities as a result of work-related injury
 Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
 Number of high-consequence work-related injuries (excluding                 kasus/case                 N/A            N/A              4
 fatalities)
 Jumlah cedera kerja tercatat
                                                                             kasus/case                 N/A            N/A              6
 Number of recordable work-related injuries
 Jumlah jam kerja
                                                                              jam/hour                  N/A            N/A        437.106
 Number of hours worked




                                          2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        231
Page 234
                           Fokus pada Karyawan
                           Employee Focus



                            Kecelakaan Kerja di Seluruh Operasional
                            Occupational Accidents across all operations

                                                             Item                                          Unit
                                                                                                                          2023             2024            2025
                                                             Item                                          Unit

                            Jumlah penyakit akibat kerja
                                                                                                       kasus/case                N/A              N/A               0
                            Number of occupational diseases
                            Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
                                                                                                       kasus/case                N/A              N/A              33
                            Number of dangerous occurrences/near misses
                            Jumlah hari kerja hilang
                                                                                                        jam/hour                 N/A              N/A             165
                            Number of lost days
                                                                                      Terkonsolidasi | Consolidated
                            Jumlah fatalitas akibat cedera terkait kerja
                                                                                                       kasus/case                  1                0               1
                            Number of fatalities as a result of work-related injury
                            Jumlah cedera kerja berdampak tinggi (tidak termasuk fatalitas)
                            Number of high-consequence work-related injuries (excluding                kasus/case                  5                4               7
                            fatalities)
                            Jumlah cedera kerja tercatat
                                                                                                       kasus/case                 19               15              22
                            Number of recordable work-related injuries
                            Jumlah jam kerja
                                                                                                        jam/hour      74.277.302,52    74.827.563,46      68.105.162
                            Number of hours worked
                            Jumlah penyakit akibat kerja
                                                                                                       kasus/case                  0                1               1
                            Number of occupational diseases
                            Jumlah kejadian berbahaya/nyaris celaka (near miss)
                                                                                                       kasus/case                191              215             306
                            Number of dangerous occurrences/near misses
                            Jumlah hari kerja hilang
Dampak Sosial
           Social Impact




                                                                                                        jam/hour             6.110                 72          6.196
                            Number of lost days
                            Catatan | Remark:
                            Data tahun 2023 dan 2024 tidak mencakup ACG (operasional Amerika Serikat) karena entitas tersebut diakuisisi pada tahun 2025. Data ACG
                            akan dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi. | Data for 2023 and 2024 does not include ACG (United States Operation), as the entity was
                            acquired in 2024.




             232                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 235
                                                        Fokus pada Karyawan
                                                                Employee Focus




2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                      233
Page 236
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                                                               TRANSFORMASI
                                                                               MASYARAKAT
                                                                               COMMUNITY
                                                                               TRANSFORMATION
                       234                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 237
Transformasi Masyarakat
Community Transformation
[GRI 413-1] [OJK F.23]



Masyarakat merupakan pemangku kepentingan yang                 Communities are a vital stakeholder group for the
sangat penting bagi Perseroan. Sebagai bagian dari             Company. As part of its sustainability journey,
perjalanan keberlanjutan, Perseroan berkomitmen                the Company is committed to delivering positive
untuk memberikan dampak sosial yang positif                    social outcomes that improve the wellbeing of local
guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,                    communities, especially those residing near its
khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional           mining operations. Priority is placed on minimizing
pertambangan. Perseroan memprioritaskan upaya                  any potential negative effects on these communities,
untuk meminimalkan potensi dampak negatif                      while fostering strong, harmonious relationships
terhadap    masyarakat, sekaligus       membangun              support the long-term continuity of its operations.
hubungan yang kuat dan harmonis demi mendukung
keberlanjutan jangka panjang operasional Perseroan.

Dengan beroperasi di Indonesia, Australia, dan                 Operating across Indonesia, Australia and the United
Amerika Serikat, Perseroan menyesuaikan pendekatan             States of America (USA), the Company tailors its
dukungan kepada masyarakat berdasarkan konteks                 approach to community support to reflect the specific
sosial dan ekonomi di masing-masing negara.                    social and economic contexts of each country.

Di Indonesia, program Tanggung Jawab Sosial                    In Indonesia, the Company’s Corporate Social
Perseroan (Corporate Social Responsibility/CSR)                Responsibility (CSR) program increasingly emphasize
semakin difokuskan pada pemberdayaan masyarakat,               community empowerment, in particular education
khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan                and livelihood development. In Australia and the US,
mata pencaharian. Sementara itu, di Australia,                 CSR efforts primarily centre on sponsorships and
pelaksanaan CSR terutama dilakukan melalui                     donations that address local needs.
program sponsorship dan donasi yang disesuaikan
dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui inisiatif CSR dan Pengembangan Masyarakat,             Through its CSR and Community Development
Perseroan berupaya menciptakan nilai bersama                   initiatives, the Company strives to create shared value
serta berkontribusi secara bermakna terhadap                   and contribute meaningfully to societal progress.
kemajuan sosial. Upaya tersebut sejalan dengan                 These efforts are aligned with the Government’s
tujuan Pemerintah dalam mendukung pencapaian                   objectives to achieve the United Nations Sustainable
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable                  Development Goals (SDGs). [GRI 3-3]
Development Goals/SDGs). [GRI 3-3]




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               235
Page 238
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation




                                                          Target                                                    Sorotan Kinerja
                                                          Targets                                                Highlight Performance


                                                                                1.   Tidak terdapat keluhan atau pengaduan yang meningkat menjadi
                                                  Memberikan dampak                  sengketa dengan masyarakat setempat.
                                                  positif kepada lebih          2.   Tidak ada sanksi atau denda yang dikenakan atas pelanggaran
                                                  dari satu juta jiwa pada
                                                                                     peraturan maupun hukum.
                                                  tahun 2050.
                                                  Tidak terdapat keluhan        3.   Investasi sebesar Rp14,6 miliar untuk inisiatif dan donasi CSR.
                                                  atau pengaduan yang           4.   100% personel keamanan telah menerima pelatihan hak asasi
                                                  meningkat menjadi                  manusia.
                                                  sengketa dengan               5.   Dukungan terhadap 10 inisiatif fasilitas layanan kesehatan dengan
                                                  masyarakat setempat.
                                                                                     total investasi Rp201,55 juta, termasuk rehabilitasi fasilitas dan
                                                  Delivering positive                penyediaan peralatan medis.
                                                  impact to more than           6.   139 rumah tangga memperoleh akses air bersih melalui inisiatif
                                                  one million people by              yang dilaksanakan bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
                                                  2050. No complaints or        7.   1.123 peserta didik terlibat dalam berbagai program Sekolah Vokasi
                                                  grievances escalated
                                                  into disputes with local           Virtual BIRU pada tahun 2025, serta dukungan pengembangan
                                                  communities.                       kapasitas bagi 48 tenaga pendidik.

                                                                                1.   0 complaints or grievances escalated into disputes with local
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                                                                     communities
                                                                                2.   0 sanctions or fines imposed for regulatory or legal violations
                                                                                3.   IDR 14.6 billion invested in CSR initiatives and donations in
                                                                                     Indonesia operation
                                                                                4.   100% of security personnel trained in human rights
                                                                                5.   Support for 10 healthcare facility initiatives with a total investment
                                                                                     of Rp201.55 million, including facility rehabilitation and the provision
                                                                                     of medical equipment.
                                                                                6.   139 households gained access to clean water through initiatives
                                                                                     implemented in collaboration with the Regional Water Supply
                                                                                     Company (PDAM).
                                                                                7.   1,123 students engaged across BIRU’s virtual vocational school
                                                                                     streams in 2025, plus 48 teachers supported for capacity
                                                                                     development.




                                               DASAR KEBIJAKAN CSR [GRI 2-23]                                BASIS OF CSR POLICY [GRI 2-23]
                                               Kebijakan CSR di Indonesia
                                                                                                             Basis of CSR policy in Indonesia
                                               Selain memberikan manfaat bagi masyarakat,
                                                                                                             In addition to providing benefits for the community,
                                               kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perseroan
                                                                                                             the Company’s CSR policy in Indonesia is also based
                                               (Corporate Social Responsibility/CSR) di Indonesia
                                                                                                             on the following provisions and regulations:
                                               didasarkan pada ketentuan dan peraturan perundang-
                                               undangan berikut:
                                               • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40                   •     Indonesia Law No. 40 Year 2007 concerning
                                                  Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.                           Limited Liability Company




                       236                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 239
                                                                                Transformasi Masyarakat
                                                                                             Community Transformation



•   Undang-Undang Republik Indonesia Nomor                      •   Indonesia Law No. 25 Year 2007 concerning
    25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal,                          Investment, Article 15 letter b states that every
    khususnya Pasal 15 huruf b yang mewajibkan                      investor is obliged to carry out CSR program
    setiap penanam modal untuk melaksanakan
    program CSR.
•   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor               •   Government Regulation of the Republic of
    47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial                     Indonesia No. 47 Year 2012 concerning Social and
    dan Lingkungan Perseroan Terbatas.                              Environmental Responsibility of Limited Liability
                                                                    Company
•   Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya                    •   Indonesia Minister of Energy and Mineral
    Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/                     Resources Decree No. 1827 K/30/MEM/2018
    MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah                     concerning the Implementation Guidelines of
    Teknik Pertambangan yang Baik.                                  Good Mining Engineering Standard
•   Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya                    •   Indonesia Minister of Energy and Mineral
    Mineral Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018                  Resources Regulation No. 26 Year 2018 Concerning
    tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang                    the Implementation of Good Mining Standards and
    Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan                    Monitoring of Mineral and Coal Mining
    Batubara.
•   Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan                     •   Decree of the Director General of Mineral and Coal
    Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya                     of the Ministry of Energy and Mineral Resources of
    Mineral Republik Indonesia Nomor 185.K/37.04/                   Indonesia No. 185.K/37.04/ DJB/2019 – Technical
    DJB/2019 tentang Pedoman Teknis Keselamatan                     Guidelines of Mining Safety and Implementation,
    Pertambangan serta Penerapan, Penilaian, dan                    Assessment, and Reporting of Mineral and Coal
    Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan                          Mining Safety Management System
    Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dasar Kebijakan CSR di Australia                                Basis of CSR policy in Australia
Untuk operasional di Australia, kebijakan CSR                   In the Australia operation, the CSR policies are based
Perseroan didasarkan pada Corporations Act 2001                 on the Corporation Act 2001 (Cth).
(Cth).

Dalam penerapannya, Perseroan mengacu pada                      The Company follows the principles mentioned above
prinsip-prinsip tersebut dengan memperhatikan hal-              and takes the following into account:
hal berikut:
• Mematuhi standar etika yang ditetapkan dalam                  •   Complying with the ethical standards set forth in
    Kode Etik Perseroan.                                            the corporate code of conduct.
• Menghormati hak asasi manusia, termasuk hak-                  •   Respecting human rights, including the rights of
    hak masyarakat adat, serta berkontribusi secara                 indigenous people, and actively contributing to the
    aktif kepada komunitas di wilayah operasional.                  communities where the Company operates. This
    Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan                       commitment is demonstrated through policies
    dan inisiatif yang mendorong pengembangan                       and initiatives that promote socio-economic
    sosial-ekonomi,    pemberdayaan      masyarakat,                development, community empowerment, and
    serta program filantropi untuk meningkatkan                     philanthropic programs designed to enhance
    kesejahteraan.                                                  overall well-being.
• Mendorong keterlibatan pemangku kepentingan                   •   Fostering continuous, open and constructive
    secara berkelanjutan, terbuka, dan konstruktif.                 engagement with stakeholders.

Kebijakan CSR Perseroan dapat diakses melalui situs             The Company’s CSR policy can be found on its website
web: https://bumainternational.com/esg-policies.                at https://bumainternational.com/esg-policies.




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                237
Page 240
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               TEORI PERUBAHAN                                               THEORY OF CHANGE

                                               Pendekatan dampak sosial Perseroan difokuskan                 The Company’s social impact approach is focused on
                                               pada dua tema prioritas, yaitu pendidikan dengan              two priority themes, education, focusing on improving
                                               penekanan pada peningkatan akses dan kualitas                 access to and of quality education, and livelihood,
                                               pendidikan serta mata pencaharian, melalui dukungan           supporting communities to have opportunities for
                                               bagi masyarakat agar memiliki peluang kerja dan               better job and entrepreneurship to build financial
                                               kewirausahaan yang lebih baik guna membangun                  independence and resilience. These two themes
                                               kemandirian dan ketangguhan ekonomi. Kedua tema               guide the Company and its subsidiaries’ approach in
                                               ini menjadi landasan bagi Perseroan dan entitas               developing their social impact initiatives.
                                               anak dalam merancang serta melaksanakan inisiatif
                                               dampak sosial.

                                               Pada tahun 2025, Perseroan mengadopsi kerangka                In 2025, the Company adopted the Theory of Change
                                               Theory of Change (ToC) untuk memastikan keterkaitan           (ToC) framework to ensure continuity between the
                                               yang jelas antara sumber daya yang dialokasikan               resources deployed and the social impacts generated.
                                               dan dampak sosial yang dihasilkan. Kerangka ini               The framework helps to define the problems to
                                               membantu mendefinisikan permasalahan yang                     be addressed, the outcomes and the pathway to
                                               dihadapi, hasil yang ingin dicapai, serta jalur               achieve them. Developed over the course of one
                                               pencapaiannya. Dikembangkan selama satu tahun                 year which included several field interviews and
                                               melalui berbagai wawancara lapangan dan diskusi               FGDs, this framework moves the Company beyond
                                               kelompok terarah (Focus Group Discussions/FGD),               just measuring how many people benefitted from a
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               kerangka ToC mendorong Perseroan untuk tidak                  program, to assessing how their lives are improved as
                                               hanya mengukur jumlah penerima manfaat, tetapi                a result.
                                               juga menilai sejauh mana kualitas hidup mereka
                                               mengalami peningkatan.

                                               Saat ini, Perseroan telah menyelesaikan kerangka              Currently the Company has completed the social
                                               teori perubahan dampak sosial untuk dua entitas               impact theory of change for two of its subsidiaries
                                               anak, yaitu BUMA dan PT BISA Ruang Nuswantara                 that generate the majority of the Company’s social
                                               (BIRU). Kerangka ini memberikan pendekatan yang               impact, BUMA and PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU),
                                               lebih terarah dan terukur dalam pengembangan serta            providing a more focused and measurable approach
                                               pelaksanaan inisiatif sosial.                                 in developing and implementing social initiatives.




                       238                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 241
                                                                                        Transformasi Masyarakat
                                                                                                   Community Transformation




Theory of Change - BUMA Indonesia
                      Problems
    Theme             Category          Beneficiaries                   Output                                Outcomes
    Theme             Problems          Beneficiaries                   Output                                Outcomes
                      Category
                                    Student                #student received scholarship;      #students completed higher education;
                                    Student                #student received scholarship;      #students completed higher education;
                 Education Access                                                              #teacher who obtains certificate of
EDUCATION        and Quality                                                                   competence specific about teaching
EDUCATION        Education Access   Teacher                #teacher received training          certificate
                 and Quality        Teacher                #teacher received training          #teacher who obtains certificate of
                                                                                               competence specific about teaching
                                                                                               certificate
                                                           #job seeker received training in    job seeker who obtains jobs in mining
                 Life in Mining     Job Seeker             mining competence                   (e.g. BUMA School)
                 Life in Mining     Job Seeker             #job seeker received training in    job seeker who obtains jobs in mining
                                                           mining competence                   (e.g. BUMA School)
                                                           #local vendor that have an          local vendor whose revenue is stable or
                                    Local Vendor           agreement with BIG’s                growing during the engaged by BIG
                                    Local Vendor           #local vendor that have an          local vendor whose revenue is stable or
                                                           agreement with BIG’s                growing during the engaged by BIG
                                                                                               #job seeker who obtains jobs beyond
                                                                                               mining (e.g: JIKAMAKA, BLK)
                                                           #job seeker received training       #job seeker who obtains jobs beyond
                                    Job Seeker             beyond mining competence            mining (e.g: JIKAMAKA, BLK)
                                    Job Seeker             #job seeker received training       #Job seeker establishes new business
                                                           beyond mining competence            beyond mining
LIVELIHOOD                                                                                     #Job seeker establishes new business
                                                                                               beyond mining
                                                                                               #entrepreneur obtain income standard
                                                                                               based on the District Minimum Wage
                 Life Beyond                               #entrepreneur received training
                                    Entrepreneur                                               (UMK) (e.g: Wifepreneur)
                 Mining                                    #job seeker received training
                                    Entrepreneur                                               #entrepreneur obtain income standard
                                                           beyond mining competence
                                                                                               based on the District Minimum Wage
                                                                                               (UMK) (e.g: Wifepreneur)
                                                                                               #farmers who have increase productivity
                                                                                               (“mandatory”)
                                                                                               #farmers who have increase productivity
                                    Farmer                 #farmer received training #farmer   (“mandatory”)
                                    Farmer                 received training                   #farmers who have increase income
                                                                                               (“situational”)
                                                                                               #farmers who have increase income
                                                                                               (“situational”)
                 Employee
                 Wellbeing &
EDUCATION &      Development        BGE Employee           #BIG’s employee                     #employees satisfied
LIVELIHOOD       Employee           BGE Employee           #BIG’s employee                     #employees satisfied
                 Wellbeing &
                 Development
                                                           #received financial support
                                                           #received tools, equipment, and
                                                           supplies
Social License to Operate Social    Others                 #etc
                                                                                               -
License to Operate                  Others                 #received financial support
                                                           #received tools, equipment, and
                                                           supplies
                                                           #etc




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                         239
Page 242
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation


                                                Theory of Change - BIRU
                                                         Problem                           Input & Activity             Beneficiaries Beneficiaries              Output                      Outcome
                                                         Problem                           Input & Activity                                                      Output                      Outcome

                                                Inequality in access           BISA URANG VOKASI (BRV)                  SMK Students                  Number of students          •   Number of graduates
                                                to and quality of              A program to holistically develop SMK                                  receiving vocational or         obtaining national and
                                                education for vocational       currica, targeting students, teachers,   SMK Students                  technical training during       international certifications;
                                                high schools (SMK)             and schools. Key Activities:                                           the reporting period        •   Number of graduates
                                                                                                                        Unemployed Youth (min.
                                                student due to limited         •   Training modules and learning                                      (PI3867)* & (4.3.1)**           receiving on-the-job
                                                                                                                        grade 12)
                                                knowledge, resources, and          support tools;                                                                                     training (PI9465)* & (8.5)**
                                                competencies of teachers       •   Technical experts;                                                 Number of students
                                                                                                                        Unemployed Youth (min.
                                                and schools                    •   Specialized skills training and                                    receiving vocational or     •   Number of graduates
                                                                                                                        grade 12)
                                                                                   practice for teachers;                                             technical training during       obtaining national and
                                                Inequality in access           •   On-the-job training;                                               the reporting period            international certifications;
                                                to and quality of              •   Certification for students and                                     (PI3867)* & (4.3.1)**       •   Number of graduates
                                                education for vocational           teachers                                                                                           receiving on-the-job
                                                high schools (SMK)                                                                                                                    training (PI9465)* & (8.5)**
                                                student due to limited         BISA URANG VOKASI (BRV)
                                                                                                                        Vocational High School        Number of teachers          Number of teachers obtaining
                                                knowledge, resources, and      A program to holistically develop SMK
                                                                                                                        Teachers                      receiving specialized       minimum local qualifications
                                                competencies of teachers       currica, targeting students, teachers,
                                                                                                                                                      industry skills training    or certifications (PI1902)*
                                                and schools                    and schools. Key Activities:
                                                                                                                        Vocational High School        to increase capacity
                                                                               •   Training modules and learning
                                                                                                                        Teachers                      (4.c.1)**&(4.3.1)**         Number of teachers obtaining
                                                                                   support tools;
                                                                                                                                                                                  minimum local qualifications
                                                                               •   Technical experts;
                                                                                                                                                      Number of teachers          or certifications (PI1902)*
                                                                               •   Specialized skills training and
                                                                                                                                                      receiving specialized
                                                                                   practice for teachers;
                                                                                                                                                      industry skills training
                                                                               •   On-the-job training;
                                                                                                                                                      to increase capacity
                                                                               •   Certification for students and
                                                                                                                                                      (4.c.1)**&(4.3.1)**
                                                                                   teachers
                                                                                                                        Participation of SMKs         Number of schools           Number of schools awarded
                                                                                                                        in the Teaching Factory       involved in the Virtual     “Excellent SMKs” status after
                                                                                                                        Program                       Vocational School           partnering with BIRU (4.a.1)**
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                                                                                                        Participation of SMKs         Number of schools           Number of schools awarded
                                                                                                                        in the Teaching Factory       involved in the Virtual     “Excellent SMKs” status after
                                                                                                                        Program                       Vocational School           partnering with BIRU (4.a.1)**

                                                                               KARYA BISA (KBR): Collaboration on       SMEs in Machine and Tools     •   Number of SMEs          Number of hammers producing
                                                                               metal waste recycling with SMEs and      Industry                          partnering (PI940)*;    industrial waste
                                                                               SMKs to convert waste into products                                    •   Amount of industrial
                                                                                                                        SMEs in Machine and Tools         waste recycled          Number of hammers producing
                                                                               KARYA BISA (KBR): Collaboration on       Industry                          (OI2535)                industrial waste
                                                                               metal waste recycling with SMEs and
                                                                               SMKs to convert waste into products                                    •   Number of SMEs
                                                                                                                                                          partnering (PI940)*;
                                                                                                                                                      •   Amount of industrial
                                                                                                                                                          waste recycled
                                                                                                                                                          (OI2535)

                                                Limited job opportunities      FUTURE HUB:                              BIRU Alumni                   •   Number of alumni        Number of alumni job
                                                for youth aged 15–24 years     A program to increase job and                                              joining Future Hub;     placements supported by BIRU
                                                and due to lack of access to   education opportunities for youth aged   BIRU Alumni                   •   Number of events in     through Future Hub activities
                                                employment opportunities       15–24 years old.                                                           Future Hub              (8.6.1)**
                                                and work readiness             •   Key Activities:
                                                                               •   Scholarship; Community Alumni                                      •   Number of alumni        Number of alumni job
                                                Limited job opportunities      •   Talent Hub                                                             joining Future Hub;     placements supported by BIRU
                                                for youth aged 15–24 years                                                                            •   Number of events in     through Future Hub activities
                                                and due to lack of access to   FUTURE HUB:                                                                Future Hub              (8.6.1)**
                                                employment opportunities       A program to increase job and
                                                                                                                        Unemployed Youth (min.        Number of youth obtaining   •   Percentage toward the
                                                and work readiness             education opportunities for youth aged
                                                                                                                        grade 12)                     jobs (PI9465)*                  target of 80,000 youth
                                                                               15–24 years old.
                                                                                                                                                                                      employed by 2030
                                                                               •   Key Activities:
                                                                                                                                                                                      (8.6.1)**
                                                                               •   Scholarship; Community Alumni
                                                                                                                                                                                  •   Number of youths
                                                                               •   Talent Hub
                                                                                                                                                                                      employed in specific
                                                                                                                                                                                      industries
                                                                                                                                                                                  •   Percentage toward the
                                                                                                                                                                                      target of 80,000 youth
                                                                                                                                                                                      employed by 2030
                                                                                                                                                                                      (8.6.1)**
                                                                                                                                                                                  •   Number of youths
                                                                                                                                                                                      employed in specific
                                                                                                                                                                                      industries

                                                                                                                        Scholarship Providers         Number of scholarship       Number of students receiving
                                                                                                                        Scholarship Providers         partnership agreements      scholarships (PI4509)* &
                                                                                                                                                      Number of scholarship       (4.b)**
                                                                                                                                                      partnership agreements      Number of students receiving
                                                                                                                                                                                  scholarships (PI4509)* &
                                                                                                                                                                                  (4.b)**

                                               *IRIS+ stands for Impact Reporting and Investment Standards; impact reporting and investment standards developed by the Global Impact Investing
                                                   Network (GIIN).
                                               **SDG refers to Sustainable Development Goals established by the United Nations.




                       240                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 243
                                                                               Transformasi Masyarakat
                                                                                            Community Transformation


Perseroan menyadari bahwa inisiatif filantropi                 The Company recognizes that philanthropic
tetap memiliki peran penting dalam membangun                   initiatives remain important in building trust with
kepercayaan dengan para pemangku kepentingan                   local stakeholders. These activities are incorporated
lokal. Kegiatan ini diintegrasikan dalam Theory of             into BUMA’s TOC under the Social License to
Change (ToC) BUMA pada kategori Social License to              Operate category. In BIRU’s ToC, philanthropic and
Operate. Sementara itu, dalam ToC BIRU, dukungan               partnership-based support is reflected through
filantropi dan berbasis kemitraan tercermin melalui            its programs that strengthen access to vocational
berbagai program yang memperkuat akses terhadap                education and employment pathways. The Company
pendidikan vokasi dan jalur ketenagakerjaan.                   will continue to review and refine the framework to
Perseroan akan terus meninjau dan menyempurnakan               ensure it remains suitable and applicable across the
kerangka tersebut untuk memastikan kesesuaiannya               Company’s other business units.
serta penerapannya di seluruh unit usaha Perseroan
lainnya.

Tata Kelola Program CSR [GRI 413-1]                            CSR Program Governance [GRI 413-1]

Sebagian besar program Tanggung Jawab Sosial                   Most of the Company’s CSR programs are done
Perseroan (Corporate Social Responsibility/CSR)                through two if its subsidiaries, BUMA and BIRU. To
dilaksanakan melalui entitas anak Perseroan, yaitu             strengthen the effectiveness of its on-going CSR
BUMA dan BIRU. Untuk meningkatkan efektivitas                  programs, an External Relations (ER) Team has
pelaksanaan program CSR yang berkelanjutan, BUMA               long been established within its subsidiary, BUMA,
telah membentuk Tim External Relations (ER) yang               operating both at the office and at project sites. The
beroperasi baik di kantor maupun di lokasi proyek.             ER Team works closely with mine owners and local
Tim ER bekerja secara erat dengan pemilik tambang              government authorities and is responsible for:
dan pemerintah daerah, serta memiliki tanggung
jawab sebagai berikut:
a. Melakukan pemetaan dan analisis sosial, serta               a. Conducting social mapping and analysis, as
    menilai pelaksanaan dan hasil program CSR dan                 well as assessing the implementation and
    Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat                      outcomes of CSR and Community Development &
    (PPM) di seluruh lokasi proyek dan unit usaha.                Empowerment (PPM) programs across all project
                                                                  locations and business units.
b. Menetapkan fokus program CSR di setiap lokasi               b. Determining CSR focus areas at project sites and
   proyek dan mengelompokkannya ke dalam                          categorizing them into three zones, Ring 1, Ring 2,
   tiga zona—Ring 1, Ring 2, dan Ring 3—sebagai                   and Ring 3, to provide a structured approach for
   pendekatan      terstruktur dalam   menjawab                   addressing community needs impacted by the
   kebutuhan masyarakat yang terdampak oleh                       Company’s operations.
   kegiatan operasional Perseroan.
c. Memprioritaskan inisiatif komunikasi serta                  c. Prioritizing communication initiatives and
   memperbarui catatan kegiatan dan dokumentasi                   updating the CSR activity records and budget
   anggaran CSR.                                                  documentation.
d. Menyusun kegiatan dan anggaran program CSR/                 d. Establishing CSR/PPM program activities and
   PPM dengan mempertimbangkan pemetaan                           budgets by considering social and stakeholder
   sosial dan pemangku kepentingan, program CSR/                  mapping, customer CSR/PPM programs, ESG and
   PPM pelanggan, aspek ESG dan SDGs, serta faktor                SDG considerations, and other relevant factors.
   relevan lainnya.
e. Melaporkan hasil dan temuan pelaksanaan                     e. Reporting the results and findings from the CSR/
   program CSR/PPM                                                PPM Programs

Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas              The Company regularly evaluates the effectiveness of
kegiatan CSR melalui proses pemantauan dan                     its CSR activities through structured monitoring and
pelaporan yang terstruktur. Setiap triwulan, Tim ER            reporting processes. Every quarter, BUMA’s ER team




                              2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                               241
Page 244
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               BUMA menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan                  submits reports on its responsibilities and progress to
                                               tugas dan kemajuan program kepada kantor pusat,                 the head office, which subsequently provides updates
                                               yang selanjutnya memberikan pembaruan kepada                    to the local government’s Investment Coordinating
                                               Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di                      Board (BKPM).
                                               tingkat daerah.

                                               Untuk operasional di Australia, pengelolaan kegiatan            In the Company’s Australian operations, CSR activities
                                               CSR dilakukan secara langsung oleh Project Manager              are managed directly by the Project Manager of
                                               di masing-masing lokasi proyek guna memastikan                  each site to ensure that sponsorship is given to
                                               bahwa program yang dilaksanakan selaras dengan                  programs that address the needs of the surrounding
                                               kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.            communities.

                                               Pedoman Konsultasi Masyarakat                                   Community Consultation Guidelines

                                               Sebelum melaksanakan inisiatif CSR, Perseroan                   Before implementing CSR initiatives, the Company first
                                               terlebih dahulu mengidentifikasi kebutuhan, harapan,            identifies the needs, expectations, and challenges faced
                                               dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Proses ini              by the community. This process includes engagement
                                               mencakup pelibatan pemangku kepentingan lokal,                  with local stakeholders, including relevant institutions
                                               termasuk institusi terkait (seperti pemerintah daerah),         (such as the local regional government), community
                                               tokoh masyarakat, dan kelompok masyarakat.                      leaders, and community groups. By understanding
                                               Dengan memahami prioritas dan keterbatasan                      local priorities and constraints, the Company seeks to
                                               lokal, Perseroan berupaya merancang program CSR                 develop CSR programs that deliver practical solutions
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               yang memberikan solusi praktis serta manfaat yang               and meaningful benefits to the community.
                                               bermakna bagi masyarakat.

                                               Perencanaan dan pelaksanaan program CSR di                      The planning and implementation of CSR programs
                                               seluruh operasional BUMA dipandu oleh Prosedur                  across the Company’s operations are guided by
                                               Operasional Standar (SOP) internal yang menetapkan              internal SOPs that define a consistent approach to
                                               pendekatan yang konsisten dalam pemetaan                        stakeholder profiling, engagement delivery, dispute
                                               pemangku kepentingan, pelaksanaan keterlibatan,                 management, and outcome evaluation to support
                                               pengelolaan sengketa, serta evaluasi hasil guna                 continuous improvement.
                                               mendukung perbaikan berkelanjutan.

                                               Melalui pendekatan yang terstruktur dan partisipatif            Through this structured and participatory approach,
                                               ini, Perseroan bertujuan memastikan bahwa inisiatif             the Company aims to ensure that its community
                                               pengembangan masyarakat bersifat responsif,                     initiatives are responsive, transparent, and capable of
                                               transparan, serta mampu menciptakan nilai sosial                generating sustainable, long-term social value.
                                               yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

                                               Pelibatan Pemangku Kepentingan dalam                            Stakeholders Involvement in Community
                                               Perencanaan Program Masyarakat [GRI 413-1]                      Program Planning [GRI 413-1]

                                               Perseroan     memandang      pelibatan     pemangku             The Company views stakeholder involvement in the
                                               kepentingan dalam perencanaan dan pelaksanaan                   planning and implementation of community programs
                                               program masyarakat sebagai elemen kunci dalam                   as a key aspect of community engagement. Through
                                               keterlibatan dengan komunitas. Melalui kolaborasi               active collaboration with relevant stakeholders
                                               aktif dengan pemangku kepentingan terkait dan                   and vulnerable groups and the identification and
                                               kelompok rentan, serta pengidentifikasian dan mitigasi          mitigation of potential negative impacts, the Company
                                               potensi dampak negatif, Perseroan memastikan                    ensures that its initiatives are aligned with the needs
                                               bahwa inisiatif yang dijalankan selaras dengan                  and expectations of the local communities. This
                                               kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.                      proactive approach enhances program effectiveness,




                       242                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 245
                                                                                 Transformasi Masyarakat
                                                                                              Community Transformation



Pendekatan proaktif ini meningkatkan efektivitas                 strengthens community relationships, and supports
program, memperkuat hubungan dengan masyarakat,                  sustainable development while delivering positive
serta mendukung pembangunan berkelanjutan                        social outcomes.
dengan menghasilkan dampak sosial yang positif.

Pada operasional BUMA di Indonesia, pelibatan                    In BUMA’s Indonesia operation particularly,
pemangku kepentingan diintegrasikan ke dalam tiga                stakeholder involvement is integrated across three
tahap utama pelaksanaan program CSR, yaitu:                      key phases of CSR program implementation:
1. Tahap     Pendahuluan       (Pra-Pelaksanaan):                1. Antecedent Phase (Pre-Implementation):
   Perseroan mengumpulkan data kebutuhan                            During this phase, the Company gathers data
   masyarakat melalui berbagai forum, seperti                       on community needs through various platforms,
   musyawarah     perencanaan       pembangunan                     such as government-led village development
   desa (Musrenbangdes), forum koordinasi CSR,                      planning meetings (Musrenbangdes), CSR
   pertemuan resmi ad hoc, serta diskusi informal                   coordination forums, ad hoc official meetings,
   dengan tokoh masyarakat setempat.                                and informal discussions with local community
                                                                    leaders.
2. Transaction         Phase       (Implementation):             2. Transaction Phase (Implementation):
   Pada tahap ini, intensitas keterlibatan dengan                   At this stage, engagement with relevant
   pemangku kepentingan meningkat, dan tim CSR                      stakeholders increases, and the CSR team
   menyusun kerangka program CSR. Pelaksanaan                       develops the CSR program framework. Program
   program dapat dilakukan melalui:                                 delivery may involve:
   · Kolaborasi dengan pakar atau mitra eksternal                   · Collaborating with subject matter experts
       untuk program yang bersifat teknis atau                          or external partners for technical or
       transformatif;                                                   transformational       programs,
   · Kemitraan dengan institusi pemerintah daerah                   · Partnerships with local government institutions
       untuk inisiatif yang sejalan dengan prioritas                    for initiatives aligned with public priorities
       publik (misalnya pencegahan stunting dan                         (e.g., stunting prevention, infrastructure
       pengembangan infrastruktur); atau                                development), or
   · Pelaksanaan langsung oleh tim internal                         · Direct implementation by internal teams for
       Perseroan untuk kegiatan berbasis donasi                         donation-based activities (e.g., provision of
       (misalnya bantuan kebutuhan pokok dan                            basic food assistance, road repairs using
       perbaikan jalan menggunakan peralatan milik                      Company-owned equipment).
       Perseroan).
3. Tahap Hasil (Pasca-Pelaksanaan):                              3. Outcomes Phase (Post-Implementation):
   Dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai                  Monitoring and evaluation are conducted to
   efektivitas program, termasuk penggunaan                         assess program effectiveness, including the use
   sumber daya keuangan, ketepatan sasaran                          of financial resources, accuracy of beneficiary
   penerima manfaat, dampak sosial yang dihasilkan,                 targeting, positive social impact, and any issues
   serta isu yang muncul selama pelaksanaan.                        encountered during implementation.

Sementara itu, pada operasional Perseroan di                     In the Company’s Australian operations, community
Australia, keterlibatan masyarakat terutama dilakukan            engagement is primarily conducted through
melalui program sponsorship dan donasi. Setiap                   sponsorship and donation programs. Proposals are
proposal dinilai berdasarkan kebutuhan masyarakat                assessed based on demonstrated community needs,
yang teridentifikasi, keselarasan dengan prioritas               alignment with local priorities near operational areas,
lokal di sekitar wilayah operasional, serta potensi              and the potential social benefit of the initiative.
manfaat sosial dari inisiatif yang diusulkan.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                243
Page 246
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               KESEHATAN DAN KESELAMATAN                                       COMMUNITY HEALTH AND SAFETY
                                               MASYARAKAT

                                               Dampak Operasional Negatif Aktual                               Significant Actual and Potential Operational
                                               dan Potensial yang Signifikan terhadap                          Negative Impacts on Surrounding
                                               Masyarakat Sekitar [GRI 413-2] [OJK F.23]                       Communities [GRI 413-2] [OJK F.23]

                                               Menyadari bahwa kegiatan operasional dapat                      The     Company       acknowledges     the     potential
                                               berdampak terhadap masyarakat di sekitar wilayah                risks associated with its operations, including
                                               kerja, Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan                 environmental disturbances such as air pollution,
                                               seluruh aktivitas sesuai dengan praktik terbaik                 water quality and quantity, road access, noise, and
                                               industri. Untuk mengelola potensi dampak tersebut,              safety concerns, that may affect the surrounding
                                               Perseroan menerapkan berbagai langkah mitigasi                  communities. Recognizing this, the Company is
                                               melalui kerangka manajemen risiko yang juga                     committed to conducting all activities in accordance
                                               diadopsi oleh entitas anak yang bergerak di bidang              with industry best practices. To address these
                                               jasa pertambangan. Langkah-langkah tersebut                     potential impacts, the Company implements a range
                                               meliputi:                                                       of mitigation measures through its risk management
                                                                                                               framework, which is also adopted by its mining
                                                                                                               contracting subsidiaries. These measures include:
                                               · Tim SHE bertanggung jawab mengelola risiko                    · The Safety, Health & Environment (SHE) Team at
                                                   lingkungan yang berkaitan dengan kualitas air,                  the site is responsible for managing environmental
                                                   tanah, dan udara. Perseroan telah menetapkan                    risks related to water, soil, and air quality. The
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                                   kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja                       Company has established comprehensive
                                                   serta Lingkungan (Occupational Health, Safety,                  Occupational Health, Safety, and Environment
                                                   and Environment/OHSE) yang komprehensif guna                    (OHSE) policies aimed at minimizing risks that
                                                   meminimalkan risiko yang dapat berdampak                        could adversely affect stakeholders.
                                                   negatif terhadap para pemangku kepentingan.
                                               ·   Tim Operasional mengawasi kegiatan penyiraman               · The operations team oversees road watering, safe
                                                   jalan, peledakan yang aman dan terkontrol, serta                and controlled blasting, and maintaining clear and
                                                   pemeliharaan akses jalan agar tetap aman dan                    accessible roads for local communities.
                                                   dapat digunakan oleh masyarakat.
                                               ·   Tim External Relations (ER) secara aktif mengelola          · The External Relation (ER) team actively manages
                                                   dan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan                    and responds to complaints from communities
                                                   oleh masyarakat di sekitar lokasi pertambangan.                 surrounding the mining sites.

                                               Berdasarkan pemantauan berkala yang dilakukan                   Based on ongoing monitoring by the Company’s ER
                                               oleh Tim ER dan divalidasi oleh Project Manager di              team and validated by each site’s Project Manager,
                                               masing-masing lokasi, tidak terdapat dampak negatif             no significant negative impacts on surrounding
                                               yang signifikan terhadap masyarakat sekitar.                    communities have been identified in 2025.




                       244                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 247
                                                                                Transformasi Masyarakat
                                                                                             Community Transformation



Hak atas Tanah, Sumber Daya, dan Hak                            Rights to Land, Resources and Rights of
Masyarakat Adat [GRI 411-1] [OJK F.24]                          Indigenous People [GRI 411-1] [OJK F.24]

Perseroan berkomitmen untuk menghormati dan                     The Company is committed to respecting and
menjunjung tinggi hak asasi manusia masyarakat                  upholding the human rights of the communities
di wilayah operasional, termasuk hak atas tanah,                where it operates, including rights to land, cultural
warisan budaya, dan struktur sosial setempat. Sebagai           heritage, and local social structures. As a coal mining
kontraktor pertambangan batubara, Perseroan tidak               contractor, the Company does not directly engage
memiliki keterlibatan langsung dalam kepemilikan                with land ownership or resource rights at the project
tanah maupun hak atas sumber daya di lokasi proyek,             sites, nor is it involved in land acquisition activities.
serta tidak terlibat dalam kegiatan pembebasan                  Furthermore, the Company also does not have direct
lahan. Selain itu, Perseroan juga tidak memiliki                responsibility over the relocation, remediation, and
tanggung jawab langsung atas relokasi, pemulihan,               compensation of affected communities. However, it
maupun kompensasi masyarakat terdampak.                         remains fully committed to supporting the relocation,
Namun demikian, Perseroan tetap berkomitmen                     remediation, and compensation programs of mine
untuk mendukung program relokasi, pemulihan, dan                owners in accordance with global best practice.
kompensasi yang dilaksanakan oleh pemegang izin
tambang sesuai dengan praktik terbaik global.

Sepanjang pengetahuan Perseroan, para pemegang                  To the best of the Company’s knowledge, concession
konsesi menerapkan prinsip Persetujuan atas                     holders implement the Free, Prior and Informed
dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (FPIC) guna                  Consent (FPIC) process to ensure that the rights of
memastikan bahwa hak-hak masyarakat lokal dan                   local and indigenous communities are respected and
masyarakat adat dihormati dan dilindungi.                       upheld.

Beberapa kegiatan pertambangan memerlukan akses                 Certain mining activities require access to land for
lahan untuk eksplorasi, penyimpanan batubara dan                prospecting, exploration, coal and waste storage,
limbah, pengolahan, transportasi, serta distribusi,             processing,      transportation,    and  distribution.
yang berpotensi berdampak pada masyarakat sekitar.              These activities may affect local communities.
Tanggung jawab atas pengelolaan dampak tersebut                 Responsibility for managing these impacts rests
berada pada pemilik tambang. Meski demikian,                    with the mine owners. Nevertheless, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan kolaboratif                     adopts a collaborative approach by engaging with
dengan melibatkan para pemangku kepentingan                     affected stakeholders and supporting mine owners in
terdampak serta mendukung pemilik tambang                       initiatives that generate positive community impacts,
dalam berbagai inisiatif yang memberikan dampak                 including community development programs.
positif bagi masyarakat, termasuk melalui program
pengembangan masyarakat.

Pada tahun 2025, tidak terdapat laporan insiden yang            In 2025, there were no reported incidents of
terkait dengan pemindahan paksa, konflik, maupun                displacement, conflict, or tension related to land
ketegangan yang berhubungan dengan hak atas                     rights or Indigenous peoples’ rights.
tanah atau hak masyarakat adat.

Konflik dan Keamanan [GRI 410-1]                                Conflicts and Security [GRI 410-1]

Salah satu tujuan utama Perseroan adalah                        A key goal of the Company is to ensure safe and
memastikan kegiatan operasional pertambangan                    efficient mining operations. Security personnel play
berjalan secara aman dan efisien. Personel keamanan             a critical role in safeguarding operational areas and
memiliki peran penting dalam menjaga area                       preventing potential risks. However, the Company
operasional dan mencegah potensi risiko. Namun,                 recognizes that the actions of security personnel,
Perseroan menyadari bahwa tindakan personel                     if not carefully managed, could unintentionally lead




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  245
Page 248
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               keamanan, apabila tidak dikelola dengan baik, dapat                   to conflicts, especially if they infringe on the human
                                               berpotensi menimbulkan konflik, khususnya apabila                     rights of local communities.
                                               melanggar hak asasi manusia masyarakat setempat.

                                               Perseroan mempekerjakan personel keamanan                             The Company employs security personnels primarily
                                               terutama untuk operasional di Indonesia dan bekerja                   for its operations in Indonesia and works closely with
                                               sama dengan penyedia jasa keamanan pihak ketiga.                      third-party security providers. All security officers are
                                               Seluruh petugas keamanan diwajibkan memenuhi                          required to meet the minimum standards of the Gada
                                               standar minimum Sertifikasi Satpam Gada Pratama,                      Pratama Security Guard certification, which includes
                                               yang mencakup pelatihan dan kebijakan terkait hak                     comprehensive training and policies on human rights
                                               asasi manusia guna memastikan praktik pengamanan                      to ensure that security practices are conducted
                                               dilaksanakan secara etis dan bertanggung jawab.                       ethically and responsibly. Training provided to security
                                               Materi pelatihan bagi personel keamanan meliputi:                     personnel covers the following areas:

                                               1. Pengembangan         Interpersonal:   peningkatan                  1. Interpersonal         Development:     Strengthening
                                                  keterampilan komunikasi, etika profesional, serta                     interpersonal skills, professional ethics, and
                                                  pemahaman peran dan tanggung jawab personel                           awareness of the roles and responsibilities of
                                                  keamanan.                                                             security personnel.
                                               2. Pengetahuan dan Keterampilan: pelatihan                            2. Knowledge and Skills: Training in areas such
                                                  terkait kemampuan kepolisian terbatas, bela                           as limited police capabilities, self-defense,
                                                  diri, pengenalan bahan peledak dan barang                             recognition of explosive and valuables, drug
                                                  berharga, kewaspadaan terhadap narkotika,                             awareness, use of batons and handcuffs, marching
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                                  penggunaan tongkat dan borgol, baris-berbaris                         and saluting, basic English, OHSE principles, basic
                                                  dan penghormatan, bahasa Inggris dasar, prinsip                       radio communication, emergency response (fire,
                                                  OHSE, komunikasi radio dasar, tanggap darurat                         first aid), conflict de-escalation and use of security
                                                  (kebakaran dan pertolongan pertama), de-eskalasi                      technology.
                                                  konflik, serta penggunaan teknologi keamanan.
                                               3. Pengetahuan Hukum: pemahaman kerangka                              3. Legal Knowledge: Familiarization with applicable
                                                  hukum yang berlaku, termasuk Kitab Undang-                            legal frameworks, including the Criminal Code
                                                  Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-                             (KUHP), Criminal Procedure Code (KUHAP), and
                                                  Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), peraturan                          other relevant regulations, human rights principles.
                                                  terkait, serta prinsip-prinsip hak asasi manusia.
                                               4. Kebugaran: pemeriksaan kesehatan dan penilaian                     4. Fitness: Regular medical examinations and
                                                  kebugaran fisik secara berkala untuk memastikan                       physical fitness assessments to ensure the
                                                  personel     keamanan      mampu     menjalankan                      security personnel are capable of performing their
                                                  tugasnya secara optimal.                                              duties effectively.

                                               Perseroan tidak mempekerjakan personel keamanan                       The Company does not employ security personnel for
                                               untuk operasional di Australia dan Amerika Serikat.                   its operation in Australia and United States.

                                               Petugas Keamanan dan Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk operasional buma indonesia
                                               Security Officers and Human Rights Training for BUMA Indonesia Operations
                                                                                                              Jumlah Petugas Keamanan yang         Persentase Petugas Keamanan yang
                                                                                         Jumlah Petugas
                                                                                                               Telah Menerima Pelatihan HAM          Telah Menerima Pelatihan HAM
                                                 Lokasi Kerja                              Keamanan
                                                                    Vendor 2025                               Number of Security Officers that       % of Security Officers that Have
                                                   Jobsite                                 Number of
                                                                                                                Have Received Human Rights          Received Human Rights Training
                                                                                         Security Officers
                                                                                                                         Training
                                                LAT             Global Arrow                      91                        91                                   100%
                                                BIN             Global Arrow                      36                        36                                   100%
                                                BIN             Menara Borneo Jaya                29                        29                                   100%
                                                IPR             Nawakara                        101                        101                                   100%
                                                IPR             Global Arrow                      37                        37                                   100%
                                                IBP             Nawakara                          28                        28                                   100%




                       246                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 249
                                                                                      Transformasi Masyarakat
                                                                                                   Community Transformation



                                                               Jumlah Petugas Keamanan yang        Persentase Petugas Keamanan yang
                                        Jumlah Petugas
                                                                Telah Menerima Pelatihan HAM         Telah Menerima Pelatihan HAM
  Lokasi Kerja                            Keamanan
                       Vendor 2025                             Number of Security Officers that      % of Security Officers that Have
    Jobsite                               Number of
                                                                 Have Received Human Rights         Received Human Rights Training
                                        Security Officers
                                                                          Training
 SDJ             Nawakara                        49                          49                                  100%
 ADT             DKP (A5)                        42                          42                                  100%
 ADT             KJB                             11                          11                                  100%
 PKP             Servanda                        40                          40                                  100%
 BRC             Global Arrow                    25                          25                                  100%
 Total                                          489                         489                                  100%


Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden                          Throughout 2025, there were no incidents of human
pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan                         rights violations by the Company’s security officers.
petugas keamanan Perseroan.

PENGADUAN PUBLIK [OJK F.24] [GRI 2-26] [GRI                           PUBLIC COMPLAINTS [OJK F.24] [GRI 2-26]
413-1]                                                                [GRI 413-1]

Perseroan menyediakan saluran komunikasi yang                         The Company maintains open and accessible
terbuka dan mudah diakses untuk menerima                              communication channels to receive feedback
masukan maupun pengaduan dari publik, khususnya                       or complaints from the public, particularly from
masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.                communities located near its operational areas.
Dalam mengelola dan menindaklanjuti pengaduan                         In managing and resolving public concerns, the
publik, Perseroan menekankan pentingnya menjaga                       Company places strong emphasis on maintaining
hubungan yang harmonis dengan masyarakat                              harmonious relationships with local communities,
setempat, yang didukung melalui:                                      supported through:
· Kunjungan        rutin     pelibatan    masyarakat                  · Regular      community    engagement       visits
    (Anjangsana) yang dilaksanakan sekurang-                             (Anjangsana) conducted at least once a month
    kurangnya satu kali setiap bulan oleh Tim External                   by the ER Team in communities surrounding each
    Relations (ER) di sekitar setiap area operasional;                   operational area;
· Komunikasi berkelanjutan melalui Tim External                       · Ongoing communication via the External Relations
    Relations dan Tim Keamanan; serta                                    and Security Teams; and
· Penyelenggaraan pertemuan formal maupun                             · The organization of both formal and informal
    informal dengan masyarakat setempat.                                 meetings with local communities.

Selain itu, publik dan pemangku kepentingan dapat                     Additionally, the public and stakeholders can utilize
memanfaatkan Sistem Pelaporan Pelanggaran                             the Whistleblowing System, which serves as a
(Whistleblowing        System)     sebagai    sarana                  platform for submitting feedback and complaints.
penyampaian masukan dan pengaduan, yang dapat                         Complaints can be directed to:
disampaikan      melalui:
Situs Web          : www.bumainternational.com                        Website		             : www.bumainternational.com
Email		            : d_fence@bumainternational.com                    Email		               : d_fence@bumainternational.com
Whatsapp           : +62 813 188 70034 (24 Hours)                     Whatsapp              : +62 813 188 70034 (24 Hours)

Setiap pengaduan yang diterima ditangani melalui                      Complaints received will be addressed through
proses penilaian yang komprehensif dengan                             a comprehensive assessment that considers
mempertimbangkan karakteristik permasalahan,                          the nature of the issue, stakeholder profiles, risk
profil pemangku kepentingan, langkah mitigasi risiko,                 mitigation measures and a Strengths, Weaknesses,
serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities,                  Opportunities, and Threats (SWOT) analysis. Issues
and Threats (SWOT). Isu yang berdampak langsung                       with direct community impact, such as dust and
terhadap masyarakat, seperti debu dan kondisi jalan                   muddy roads, are prioritized and addressed promptly.




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        247
Page 250
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               berlumpur, diprioritaskan untuk ditangani secara                   To date, no complaints or grievances have escalated
                                               cepat. Hingga saat ini, tidak terdapat pengaduan atau              into disputes with local communities.
                                               keluhan yang berkembang menjadi sengketa dengan
                                               masyarakat setempat.

                                               Di luar penanganan pengaduan publik, Perseroan                     Beyond addressing public concerns, the Company
                                               memprioritaskan penerapan praktik terbaik dalam                    prioritizes the adoption of best practices in its mining
                                               operasional pertambangan untuk meminimalkan                        operations to minimize risks and potential public
                                               risiko dan potensi kritik publik. Sepanjang tahun                  criticism. Throughout 2025, the Company did not
                                               2025, Perseroan tidak menerima pengaduan publik                    receive any public complaints in Indonesia, Australia
                                               di wilayah operasional Indonesia, Australia, maupun                or USA operating areas, nor were any sanctions or
                                               Amerika Serikat, serta tidak dikenakan sanksi atau                 fines imposed for regulatory or legal violations.
                                               denda atas pelanggaran ketentuan peraturan maupun
                                               hukum.
                                               Seluruh pengaduan publik juga dapat disampaikan                    All forms of public complaint can be submitted to:
                                               kepada:
                                               PT BUMA Internasional Grup Tbk.                                    PT BUMA Internasional Grup Tbk.
                                               South Quarter Tower A, Penthouse Floor                             South Quarter Tower A, Penthouse Floor
                                               Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat                            Jl. R.A. Kartini Kav 8., Cilandak Barat
                                               Jakarta 12430 – Indonesia                                          Jakarta 12430 – Indonesia
                                               Email     : corpsec@bumainternational.com,                         Email     : corpsec@bumainternational.com,
                                               		ir@bumainternational.com                                         		ir@bumainternational.com
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               Phone : +62 21 3043 2080                                           Phone : +62 21 3043 2080
                                               Fax       : +62 21 3043 2081                                       Fax       : +62 21 3043 2081

                                               DATA KINERJA TRANSFORMASI                                          COMMUNITY TRANSFORMATION
                                               MASYARAKAT [OJK F.25]                                              PERFORMANCE DATA [OJK F.25]

                                               Seluruh program Pengembangan dan Pemberdayaan                      All Community Development & Empowerment
                                               Masyarakat dirancang selaras dengan pilar utama                    programs are developed in alignment with the
                                               Tanggung Jawab Sosial Perseroan (Corporate                         Company’s key CSR pillars. As the characteristics of
                                               Social Responsibility/CSR). Mengingat karakteristik                the communities around the Company’s operation in
                                               masyarakat di sekitar wilayah operasional Perseroan                Indonesia and Australia differs, there are variations in
                                               di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat berbeda,              the CSR pillars for different countries.
                                               maka terdapat variasi pilar CSR yang diterapkan di
                                               masing-masing negara.




                                                                                     Economic
                                                                   Education&        Development
                                                                       Health                                                  Education &          Healthy
                                                                                     (Livelihood)
                                                                   Education&                                                    Training         Communities
                                                                                     Economic
                                                                       Health                                                  Education&           Healthy
                                                                                     Development
                                                                                                                                 Training         Communities
                                                                                     (Livelihood)



                                                                Infrastructue &      Social-cultural
                                                                   Environment       & Religious                            Economic Prosperity
                                                                Infrastructue &      Social-cultural                           and Resilience     First Nation
                                                                   Environment       & Religious                             Economic Prospey     First Nation
                                                                                                                               and resilience




                                                                    BUMA INDONESIA                                              BUMA AUSTRALIA


                       248                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 251
                                                                                           Transformasi Masyarakat
                                                                                                        Community Transformation



Data program Tanggung Jawab Sosial Perseroan                               Data on the Company’s CSR programs are collected
(Corporate Social Responsibility/CSR) dikumpulkan                          and monitored to track progress. The tables below
dan dipantau secara berkala untuk menilai capaian                          details the initiatives conducted in the reporting year.
kinerja. Tabel-tabel berikut menyajikan rincian inisiatif
CSR yang dilaksanakan selama tahun pelaporan.



Program CSR Tahun 2025, Operasional Indonesia CSR [GRI 203-1]
CSR Programs in 2025, Indonesia Operations [GRI 203-1]
                    Deskripsi                                      Jumlah Kegiatan                                 Investasi
                   Description                                    Number of Activities                            Investment
 Inisiatif dna Kegiatan Pengembangan Masyarakat (termasuk Donasi)
 Community Development Initiatives and Activities, include Donation
 Pengembangan Ekonomi
                                                                         138 kegiatan/events                    IDR 2,14 miliar/billion
 Economic Development
 Pendidikan dan Kesehatan                                                168 kegiatan/events
                                                                                                                IDR 3,46 miliar/billion
 Education and Health
 Infrastruktur dan Linkungan                                             139 kegiatan/events
                                                                                                                IDR 5,22 miliar/billion
 Infrastructure and Environment
 Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan                                  527 kegiatan/events
                                                                                                                IDR 3,80 miliar/billion
 Socio-cultural and Religious Support

                      Total                                              972 kegiatan/events                   IDR 14,61 miliar/billion


Program CSR tahun 2025, Operasi Australia [GRI 203-1]
CSR Programs in 2025, Australia Operations [GRI 203-1]

 Proyek/Wilayah/Komunitas yang Didukung melalui Layanan dan Investasi Infrastruktur Perseroan           Biaya (USD)         Durasi (Hari)
  Project/Area/Community supported by the Company’s services and infrastructure investments             Cost (USD)         Duration (Days)

 Sponsor Program Pedal Prix 2025                                                                              2.727,27           161
 2025 Pedal Prix Program Sponsorship
 Sponsor Crushers Blackwater U13                                                                                 4.000            12
 Crushers Blackwater U13 Sponsorship
 Sponsor Liga Junior Rugby CH 2025 / Blackwater                                                                  1.250            1
 CH Junior Rugby League Sponsorship 2025 / Blackwater
 Turnamen Pro AM Blackwater Golf Club 2025                                                                       6.500            1
 Blackwater Golf Club Pro AM 2025
 PCYC – Program After Dark & Drop In / Blackwater                                                              20.000            365
 PCYC - After Dark & Drop In Programs / Blackwater
 Bluff/Blackwater Amateur Race Club (April)                                                                      1.000            1
 Bluff/Blackwater Amateur Race Club (Apr)
 Cause for George / Moranbah                                                                                     1.000            1
 Cause for George / Moranbah
 Sponsor Pemutaran Film Komunitas / Blackwater                                                                   6.000            6
 Community Cinema Screening Sponsorship / Blackwater
 Donasi Jersey – Nebo Basketball Clinics                                                                         3.760            18
 Donation of Jerseys - Nebo Basketball Clinics /
 Gala dinner Young Mining Professionals                                                                          3.500            1
 Young Mining Professionals Gala dinner
 Pink Out Cancer - Goonyella                                                                                     1.000            1
 Pink Out Cancer - Goonyella
 Blackwater Junior Motor Cross Club                                                                              5.000            2
 Blackwater Junior Motor Cross Club
 Kingaroy BaconFest                                                                                              5.000            2
 Kingaroy BaconFest
 Program Beasiswa Pendidikan Tinggi & Kejuruan BUMA                                                            15.000             92
 BUMA Tertiary & Trade Scholarship Program
 Nebo Basketball Clinics Termin I                                                                                4.400            10
 Nebo Basketball Clinics Term I
 Blackwater Rugby Union Football Club – Charity Day 2025                                                         3.000            1
 Blackwater Rugby Union Football Club’s 2025 - Charity Day




                                          2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        249
Page 252
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                                Proyek/Wilayah/Komunitas yang Didukung melalui Layanan dan Investasi Infrastruktur Perseroan        Biaya (USD)       Durasi (Hari)
                                                 Project/Area/Community supported by the Company’s services and infrastructure investments          Cost (USD)       Duration (Days)

                                               Sponsor AusIMM 2025                                                                                           1.090        304
                                               AusIMM Sponsorship 2025
                                               Industry UQ MAMA BBQ                                                                                          1.000         1
                                               Industry UQ MAMA BBQ
                                               Kompetisi FAST 4 Kesehatan Mental Moranbah Touch                                                              2.000         1
                                               Moranbah Touch FAST 4 Mental Health Competition
                                               Stanwell Charity Open Day                                                                                     2.500         1
                                               Stanwell Charity Open Day
                                               Sponsor Festival Warba Wangarunya                                                                             1.500         1
                                               Sponsorship Warba Wangarunya Carnival
                                               South Burnett Rugby League (Beyond the Nest)                                                                  3.000         3
                                               South Burnett Rugby League (Beyond the Nest)
                                               Donasi Tas Ransel – South Burnett Rugby League (Beyond the Nest)                                              4.000         3
                                               Donation backpacks - South Burnett Rugby League (Beyond the Nest)
                                               Bingkisan Natal – CTC South Burnett                                                                           2.800         1
                                               Christmas Hampers - CTC South Burnett
                                               Nebo Basketball Clinics Termin II                                                                             3.600         8
                                               Nebo Basketball Clinics Term II
                                               Nebo Basketball Clinics Termin II – Donasi Botol Minum                                                         965          8
                                               Nebo Basketball Clinics Term II - Sports Bottles Donation
                                               Braking the Cycle – PCYC*                                                                                   10.000         365
                                               Braking the cycle - PCYC*
                                               Total                                                                                                   105.592,27         914
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT                                        KEY COMMUNITY DEVELOPMENT
                                               UTAMA TAHUN 2025 [GRI 203-2] [GRI 413-1]                               PROGRAMS OF 2025 [GRI 203-2] [GRI 413-1]

                                               Perseroan tetap berkomitmen terhadap pembangunan                       The Company remains committed to sustainable
                                               berkelanjutan melalui berbagai program berdampak                       development through a range of impactful programs
                                               yang dirancang untuk menjawab kebutuhan lokal,                         designed to address local needs, enhance educational
                                               meningkatkan akses dan kualitas pendidikan,                            opportunities, and promote economic empowerment.
                                               serta mendorong pemberdayaan ekonomi. Melalui                          Through collaborations with educational institutions,
                                               kolaborasi dengan institusi pendidikan, instansi                       government agencies and industry partners, the
                                               pemerintah, dan mitra industri, Perseroan berhasil                     Company successfully implemented projects that
                                               melaksanakan berbagai inisiatif yang menjembatani                      bridged skill gaps, supported vocational training, and
                                               kesenjangan keterampilan, mendukung pendidikan                         improved the overall quality of life in the communities
                                               vokasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat                   where it operates. These efforts underscore the
                                               di wilayah operasional. Upaya ini menegaskan                           Company’s commitment to create lasting, positive
                                               komitmen Perseroan dalam menciptakan perubahan                         changes and contribute to the holistic development of
                                               positif yang berkelanjutan serta mendukung                             its operational regions.
                                               pembangunan sosial yang menyeluruh di wilayah
                                               operasionalnya.

                                               Seiring dengan kegiatan filantropi, Perseroan                          Along with its philanthropic activities, the Company
                                               menerapkan pendekatan pengembangan masyarakat                          adopted a more focused approach to community
                                               yang lebih terarah dengan memfokuskan program                          development by concentrating on four key themes:
                                               pada empat tema utama, yaitu Pendidikan dan                            Education & Health, Economic Development,
                                               Kesehatan, Pengembangan Ekonomi, Infrastruktur                         Infrastructure & Environment and Socio-Cultural
                                               dan Lingkungan, serta Sosial, Budaya, dan                              & Religious. This strategic focus was designed to
                                               Keagamaan. Fokus strategis ini ditetapkan untuk                        maximize positive impacts for local communities by
                                               memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat                           addressing their critical social needs and creating
                                               dengan menjawab kebutuhan sosial yang paling                           sustainable value.
                                               krusial serta menciptakan nilai yang berkelanjutan.



                       250                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 253
                                                                                Transformasi Masyarakat
                                                                                             Community Transformation



Inisiatif di bidang pendidikan mencakup pemberian               Education initiatives included scholarships, improved
beasiswa, penyempurnaan kurikulum sekolah vokasi                learning curriculum of vocational schools to align
agar selaras dengan kebutuhan industri, penyediaan              with industry requirement, providing learning
sarana pembelajaran, serta dukungan bagi tenaga                 infrastructure and teachers support, while Economic
pendidik. Sementara itu, program pengembangan                   Development programs focused on supporting local
ekonomi difokuskan pada penciptaan lapangan kerja               jobs and entrepreneurship. The infrastructure is
lokal dan penguatan kewirausahaan masyarakat.                   aimed to support the local economic development
Program infrastruktur diarahkan untuk mendukung                 through local infrastructure development, while the
pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembangunan                   socio-cultural development is aimed to fostering and
dan peningkatan infrastruktur dasar, sedangkan                  preserve local culture and wisdom.
program sosial, budaya, dan keagamaan ditujukan
untuk melestarikan budaya serta kearifan lokal.

Setiap inisiatif dipetakan berdasarkan dampaknya,               Each initiative was mapped to its impact, allowing
sehingga Perseroan dapat mengukur efektivitas                   the Company to measure effectiveness and ensure
program serta memastikan keselarasan dengan                     alignment with community needs. By concentrating
kebutuhan masyarakat. Dengan memfokuskan upaya                  on education and livelihood, the Company not only
pada pendidikan dan mata pencaharian, Perseroan                 contributed to the welfare of local communities but also
tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan                  supported long-term socio-economic development.
kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung                 By integrating these diverse approaches, the roadmap
pembangunan sosial-ekonomi jangka panjang.                      aims to strategically guide the Company’s social
Melalui pendekatan terintegrasi ini, peta jalan                 initiatives, to ensure that they can create sustainable,
dampak sosial Perseroan dirancang untuk memandu                 scalable impact to achieve the Company’s ambition
pelaksanaan inisiatif sosial secara strategis, guna             of positively impacting over one million lives by 2050.
memastikan terciptanya dampak yang berkelanjutan
dan dapat ditingkatkan skalanya, sejalan dengan
ambisi Perseroan untuk memberikan dampak positif
kepada lebih dari satu juta jiwa pada tahun 2050.

Pendidikan & Kesehatan [GRI 203-2]                              Education & Health [GRI 203-2]
Perseroan memberikan perhatian yang tinggi pada                 The Company places a strong emphasis on education
pendidikan dan kesehatan dengan mengakui keduanya               and health, recognizing them as fundamental human
sebagai hak asasi manusia yang fundamental                      rights and essential building blocks for thriving,
serta fondasi utama bagi terwujudnya masyarakat                 resilient communities. Access to quality education
yang tangguh dan berdaya saing. Akses terhadap                  empowers individuals with the knowledge and skills
pendidikan berkualitas membekali individu dengan                needed to participate in and contribute to economic
pengetahuan dan keterampilan untuk berpartisipasi               growth, while robust healthcare ensures that
dalam pertumbuhan ekonomi, sementara layanan                    community members can lead healthy, productive
kesehatan      yang     memadai      memungkinkan               lives. By investing in these two critical areas, the
masyarakat menjalani kehidupan yang sehat dan                   Company not only supports the well-being of the
produktif. Melalui investasi di dua bidang strategis            communities surrounding its operations but also
ini, Perseroan mendukung kesejahteraan masyarakat               helps foster long-term socio-economic development.
di sekitar wilayah operasional sekaligus mendorong
pembangunan sosial-ekonomi jangka panjang.

Di Indonesia, Perseroan mengalokasikan dana sebesar             In Indonesia, the company has spent IDR 3.46
Rp3,46 miliar untuk berbagai inisiatif pendidikan               billion towards education and health initiatives that
dan kesehatan. Investasi ini menghasilkan capaian               positively generated outputs including 261 education
positif, antara lain 261 penerima manfaat di bidang             beneficiaries, comprising scholarship recipients and
pendidikan, yang terdiri atas penerima beasiswa                 participants in vocational education programs, as




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 251
Page 254
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               dan peserta program pendidikan vokasi, serta ribuan           well as thousands of beneficiaries from healthcare
                                               penerima manfaat dari program layanan kesehatan               and stunting prevention initiatives.
                                               dan pencegahan stunting.

                                               Program Utama Pendidikan di Indonesia                         Key Education Programs in Indonesia

                                               BUMA SCHOOL                                                   BUMA SCHOOL
                                               Pertumbuhan industri pertambangan membuka                     The growth of the mining industry presents significant
                                               peluang kerja yang signifikan bagi generasi muda.             employment opportunities for the younger generation.
                                               Namun, tanpa persiapan kompetensi yang memadai,               However, without adequate competency preparation,
                                               peluang tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara              these opportunities cannot be fully realized. A gap
                                               optimal. Kesenjangan antara kurikulum pendidikan              between vocational education curricula and industry
                                               vokasi dan kebutuhan industry, yang mencakup                  requirements, covering technical skills, occupational
                                               keterampilan teknis, keselamatan kerja, dan soft              safety, and soft skills, limits graduates’ access
                                               skills, masih menjadi hambatan bagi lulusan untuk             to quality jobs. To support this, BUMA has been
                                               memperoleh pekerjaan yang layak. Untuk menjawab               implementing a dedicated vocational partnership
                                               tantangan tersebut, BUMA mengembangkan inisiatif              initiative, collaborating with 17 Vocational High
                                               kemitraan pendidikan vokasi dengan menggandeng                Schools (SMKs) throughout Indonesia. Since 2024,
                                               17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di berbagai                the BUMA School program has been run by BIRU, the
                                               wilayah Indonesia. Sejak tahun 2024, program BUMA             Company’s dedicated social impact-scaling entity,
                                               School dikelola oleh BIRU, entitas Perseroan yang             through its virtual vocational school program.
                                               berfokus pada perluasan dampak sosial, melalui
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               program sekolah vokasi virtual.

                                               Pada tahun 2025, program ini difokuskan pada                  The 2025 program focused on developing entry-
                                               pengembangan kompetensi mekanik tingkat dasar                 level mechanical competencies through structured
                                               melalui pembelajaran terstruktur berbasis industri,           industry-based learning. This includes initial
                                               yang mencakup pelatihan awal, penguatan literasi,             training, literacy development, classroom learning
                                               pembelajaran dan evaluasi di kelas, serta on-the-             and evaluation, and on-the-job training (OJT) with
                                               job training (OJT) dengan penugasan lapangan                  field assignments and performance assessments.
                                               dan penilaian kinerja. Program ini dilaksanakan               The program is implemented in partnership with any
                                               bekerja sama dengan berbagai SMK dengan tujuan                vocational high school (SMKs), aiming to produce
                                               menghasilkan lulusan yang siap kerja, kompeten,               graduates who are work-ready, competent, and
                                               dan selaras dengan standar industri pertambangan.             aligned with mining industry standards. Beyond
                                               Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia              enhancing the quality of local human resources, the
                                               lokal, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat            initiative is expected to have long-term benefits,
                                               jangka panjang berupa peningkatan produktivitas               including increased industrial productivity, reduced
                                               industri, pengurangan kesenjangan kompetensi, serta           competency gaps, and strengthened BIRU’s role in
                                               penguatan peran BIRU dalam pengembangan talenta               sustainable talent development.
                                               berkelanjutan.

                                               Lulusan yang bergabung dengan BUMA melalui proses             Graduates who join BUMA through the recruitment
                                               rekrutmen selanjutnya memperoleh dukungan melalui             process are further supported by a structured,
                                               program pengembangan berbasis kompetensi sesuai               competency-based development program tailored to
                                               minat, yaitu Basic Operator atau Basic Mechanic.              their interests—Basic Operator or Basic Mechanic.
                                               Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan            These training courses are designed to upskill non-
                                               keterampilan tenaga kerja belum terampil di lokasi            skilled workers at BUMA sites and are also open to
                                               operasional BUMA, serta terbuka bagi lulusan SMA/             graduates from general high schools or equivalent
                                               SMK atau sederajat. Pada tahun 2025, sebanyak                 institutions. In 2025, a combined total of 440
                                               440 peserta telah mengikuti Program BUMA School               people have participated in either BUMA School
                                               maupun program Basic Operator dan Basic Mechanic,             program or the Basic Operator and Basic Mechanic




                       252                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 255
                                                                                 Transformasi Masyarakat
                                                                                              Community Transformation



sehingga memperoleh keterampilan praktis dan                     program, providing them with the practical skills and
sertifikasi yang mendukung transisi mereka ke dunia              credentials needed to transition into the workforce
kerja.                                                           with confidence.



Program Pendidikan dan Kesehatan                                 Key Education & Health Programs in
Utama di Australia                                               Australia

Program Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Kejuruan                  Tertiary & Trade Scholarship Program
BUMA Australia meluncurkan Program Beasiswa                      BUMA Australia launched the Tertiary & Trade
Pendidikan Tinggi dan Kejuruan untuk meningkatkan                Scholarship Program to improve access to tertiary
akses terhadap pendidikan tinggi dan vokasi bagi                 and vocational education for students from rural
pelajar dari komunitas perdesaan, termasuk Nebo,                 communities, including Nebo, Clarke Creek, Belyando,
Clarke Creek, Belyando, Mount Coolon, serta wilayah              Mt Coolon and the wider Capricornia region.
Capricornia secara lebih luas.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan                     Delivered in partnership with the Isolated Children’s
Isolated Children’s Parents’ Association (ICPA)                  Parents’ Association (ICPA) Queensland, the program
Queensland, dengan memberikan enam beasiswa                      awarded six one-off scholarships of AUD 2,500 each
satu kali masing-masing sebesar AUD 2.500                        for Semester 2, 2025. The initiative directly supported
untuk Semester 2 Tahun 2025. Inisiatif ini secara                six rural students, helping reduce barriers associated
langsung mendukung enam pelajar dari daerah                      with geographic isolation and contributing to long-
terpencil, membantu mengurangi hambatan akibat                   term community development through enhanced
keterbatasan geografis, serta berkontribusi pada                 skills and future workforce participation.
pembangunan masyarakat jangka panjang melalui
peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja di masa
depan.

Dukungan terhadap Keterlibatan Pemuda di                         Supporting Youth Engagement in Blackwater
Blackwater
BUMA Kemitraan BUMA Australia dengan PCYC                        BUMA Australia’s partnership with PCYC Blackwater
Blackwater mencerminkan komitmen Perseroan                       demonstrates its commitment to youth wellbeing
terhadap kesejahteraan pemuda dan ketangguhan                    and community resilience. In addition to supporting
komunitas. Selain mendukung program Braking the                  the Braking the Cycle program—where employees
Cycle—di mana karyawan Perseroan berperan sebagai                volunteer as driving mentors—BUMA expanded its
relawan mentor mengemudi—pada tahun 2025 BUMA                    involvement in 2025 to include the Drop-In and After
memperluas dukungannya melalui program Drop-In                   Dark initiatives, providing safe and structured sports
dan After Dark. Program-program ini menyediakan                  and recreational activities for young people. More
kegiatan olahraga dan rekreasi yang aman, terstruktur,           than 30 participants benefited from these programs
dan positif bagi generasi muda, dengan lebih dari 30             in 2025.
peserta memperoleh manfaat sepanjang tahun 2025.

Inisiatif tersebut turut mendukung keluarga serta                The initiative supports families and strengthens
memperkuat kohesi sosial di komunitas Blackwater.                community cohesion in Blackwater. BUMA also
Selain itu, BUMA juga menyelenggarakan Turnamen                  introduced a Pool Tournament to encourage positive
Biliar sebagai sarana mendorong interaksi positif dan            engagement and connection among youth, with active
keterhubungan antar pemuda, dengan keterlibatan                  involvement from its Blackwater and Brisbane teams
aktif dari tim BUMA di Blackwater dan Brisbane                   reinforcing its people-led approach to community
yang menegaskan pendekatan investasi sosial                      investment.
yang berorientasi pada partisipasi langsung insan
Perseroan.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                253
Page 256
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               Pengembangan Ekonomi [GRI 203-2]                              Economic Development [GRI 203-2]
                                               Perseroan mengakui bahwa akses terhadap                       The Company recognizes that access to decent and
                                               sumber penghidupan yang layak dan bermartabat                 dignified livelihoods is a fundamental human right
                                               merupakan hak asasi manusia yang fundamental                  and a critical foundation for long-term community
                                               sekaligus fondasi penting bagi kesejahteraan                  wellbeing. By supporting local economic development,
                                               masyarakat dalam jangka panjang. Melalui dukungan             the Company helps enable financial stability for
                                               terhadap pengembangan ekonomi lokal, Perseroan                families, creating pathways to improved quality of life
                                               berkontribusi dalam memperkuat stabilitas keuangan            and to prepare for life after mine.
                                               keluarga, membuka peluang peningkatan kualitas
                                               hidup, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi
                                               kehidupan pascatambang.

                                               Di Indonesia, Perseroan telah mengalokasikan Rp2,14           In Indonesia, the Company has contributed IDR 2.14
                                               miliar untuk mendukung pengembangan ekonomi                   billion towards local economic development, with
                                               lokal, dengan estimasi dampak positif bagi 440                an estimated positive impact on 440 job seeker
                                               pencari kerja, 29 pelaku usaha, dan 4 petani.                 beneficiaries, 29 entrepreneurs, and 4 farmers.




                       254                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 257
                                                                                 Transformasi Masyarakat
                                                                                              Community Transformation



Program Utama Pengembangan                                       Key Economic Development Programs
Ekonomi di Indonesia                                             in Indonesia
Usaha Berbasis Komunitas                                         Community-based Business
Program Usaha Berbasis Komunitas berfokus pada                   The     Company’s     Community-Based     Business
penguatan ekonomi lokal melalui peningkatan                      programme focuses on strengthening local economic
kapasitas usaha kolektif, usaha mikro, kecil, dan                activity by supporting MSMEs and community-based
menengah (UMKM), serta pengembangan potensi                      enterprises. The approach is practical, centred on
ekonomi berbasis komunitas dan wilayah. Intervensi               providing basic infrastructure, improving market
dilakukan melalui penyediaan ruang usaha, fasilitasi             access, and supporting group-based business
akses pasar, serta penguatan kegiatan ekonomi                    activities that are managed directly by local
berbasis kelompok.                                               communities.

Dukungan Modal UMKM                                              MSME Capital Support
Program ini memfasilitasi 21 UMKM untuk memperoleh               In 2025, the Company supported 21 MSMEs through
dukungan permodalan serta berpartisipasi dalam                   capital assistance and facilitated their participation
pameran dan kanal pemasaran, dengan tujuan                       in expos and other marketing channels to improve
memperluas akses pasar dan meningkatkan visibilitas              product visibility and access to broader markets.
produk UMKM di tingkat lokal dan regional.

Penyediaan Gerai Produk UMKM di Ruang Publik                     Provision of MSME Product Outlets in Public Spaces
Dukungan terhadap 50 UMKM melalui penyediaan                     This was complemented by the provision of permanent
gerai permanen atau semi permanen sebagai sarana                 and semi-permanent booths for 50 MSMEs in public
promosi dan penjualan, sehingga UMKM dapat                       spaces, enabling them to operate from more stable
beroperasi di ruang usaha yang lebih representatif               and designated selling locations.
dan berkelanjutan.

Program Wifepreneur                                              Wifepreneur Program
Program pemberdayaan kewirausahaan yang                          The Company also continued the Wifepreneur
berfokus pada perempuan dengan menyasar                          Program, which focuses on women-led MSMEs
kelompok UMKM perempuan untuk memperkuat                         to strengthen household income. Building on the
peran ekonomi keluarga dan komunitas. Program ini                previous year’s initiative, around 15 MSMEs are
merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun sebelumnya,            currently supported through a dedicated outlet at
di mana Perseroan saat ini mendukung sekitar 15                  Kalimarau Airport in Berau, East Kalimantan, providing
UMKM melalui gerai khusus di Bandara Kalimarau,                  a consistent platform for product sales.
Berau, Kalimantan Timur.

Pengembangan Desa Wisata dan Usaha Masyarakat                    Development of Tourism Villages and Local
Lokal                                                            Community          Enterprises
Program pengembangan fasilitas desa wisata dan                   In parallel, the Company supported the development
usaha berbasis komunitas—termasuk desa wisata                    of tourism villages and community-based enterprises,
dan usaha masyarakat berbasis perikanan—dengan                   including small-scale tourism and fisheries activities.
melibatkan kelompok masyarakat desa sebagai                      These initiatives are managed by local community
pengelola utama.                                                 groups and are intended to build sustainable income
                                                                 sources at the village level.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                255
Page 258
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               Melalui inisiatif Usaha Berbasis Komunitas,                   Overall, these efforts are aimed at improving income
                                               BUMA berperan sebagai katalis dalam penguatan                 opportunities and supporting the development of
                                               ekonomi kolektif. Program-program ini tidak hanya             local business activities through access to facilities,
                                               mendorong peningkatan pendapatan UMKM, tetapi                 market channels, and practical forms of support.
                                               juga memperkuat ekosistem usaha lokal melalui
                                               penyediaan fasilitas, akses pasar, dan ruang ekonomi
                                               yang dikelola langsung oleh masyarakat.

                                               Program Pertanian                                             Agricultural Program
                                               Program Pertanian diarahkan untuk memperkuat                  The Company’s Agricultural Program focuses
                                               ketahanan pangan dan sumber mata pencaharian                  on strengthening food security while supporting
                                               berbasis agribisnis melalui dukungan kepada                   income generation from agriculture, livestock, and
                                               kelompok tani, peternak, dan komunitas perikanan.             aquaculture. The approach is centred on working with
                                                                                                             farmer groups, livestock breeders, and aquaculture
                                                                                                             communities to improve productivity and sustain
                                                                                                             local livelihoods.

                                               Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan                     Economic Empowerment and Food Security
                                               Program ini menjangkau masyarakat desa dengan                 In 2025, the program was implemented across multiple
                                               memperkuat kegiatan pertanian dan peternakan                  regions, supporting village communities whose
                                               sebagai sumber mata pencaharian utama.                        primary income depends on farming and livestock
                                               Pelaksanaannya dilakukan pada beberapa kelompok               activities. The Company worked with farmer groups
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               tani di berbagai wilayah dengan fokus pada                    to improve agricultural practices and increase output,
                                               peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan.             with the aim of supporting food self-sufficiency at the
                                                                                                             community level.

                                               Bantuan Peternakan dan Pengembangan Ternak                    Livestock Assistance and Village Livestock
                                               Desa                                                          Development
                                               Program peternakan yang melibatkan kelompok tani              Support was also provided through livestock
                                               dan peternak lokal sebagai penerima manfaat, dengan           assistance programs, where local farmer and breeder
                                               tujuan meningkatkan produksi sebagai sumber                   groups received inputs to help increase production
                                               pendapatan rumah tangga yang berkelanjutan.                   and establish more stable sources of household
                                                                                                             income.

                                               Penyediaan Bibit Ikan dan Sarana Budidaya Perikanan           Provision of Fish Seed and Aquaculture Facilities
                                               Dukungan kepada kelompok pembudidaya ikan                     In parallel, aquaculture groups were supported
                                               melalui penyediaan bibit ikan serta sarana dasar              through the provision of fish seed and basic facilities
                                               budidaya untuk meningkatkan hasil produksi.                   to improve farming outcomes and consistency of
                                                                                                             supply.

                                               Melalui Program Pertanian, BUMA memperkuat                    Overall, these initiatives are intended to strengthen
                                               ketahanan pangan sekaligus menciptakan sumber                 food availability while creating more reliable income
                                               pendapatan yang berkelanjutan. Inisiatif ini                  streams for communities, particularly in areas with
                                               berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi rumah               strong potential in agriculture, livestock, and fisheries.
                                               tangga dan desa, khususnya di wilayah dengan
                                               potensi pertanian, peternakan, dan perikanan yang
                                               kuat.




                       256                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 259
                                                                                 Transformasi Masyarakat
                                                                                              Community Transformation



Pengembangan            Kompetensi           Tenaga              Workforce Competency Development
Kerja
Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja merupakan                   The Company’s Workforce Competency Development
investasi BUMA dalam peningkatan kualitas sumber                 program focuses on improving the quality of local
daya manusia untuk mempersiapkan masyarakat                      human resources to better prepare communities
menghadapi peluang kerja maupun kewirausahaan                    for employment and small business opportunities.
mandiri. Program ini mencakup pelatihan teknis,                  The approach combines technical, vocational, and
vokasi, dan kewirausahaan.                                       entrepreneurship training, with an emphasis on
                                                                 practical skills that can be applied directly in the local
                                                                 job market.

Pelatihan Pengelasan (SMAW 4G dan 5G)                            Welding Training (SMAW 4G and 5G)
Program pelatihan teknis yang dilaksanakan bekerja               In 2025, the Company implemented a range of training
sama dengan balai latihan kerja dan institusi terkait,           programmes in collaboration with vocational training
melibatkan puluhan peserta yang mengikuti pelatihan              centres and relevant institutions. This included
pengelasan bersertifikat.                                        certified welding training (SMAW 4G and 5G), attended
                                                                 by dozens of participants to build technical skills
                                                                 aligned with industry needs.

Program Pelatihan Keterampilan dan Kewirausahaan                 Skills and Entrepreneurship Training Program
(JIKAMAKA)                                                       (JIKAMAKA)
Program berskala besar yang menjangkau sekitar                   The Company also continued the Skills and
±2.500 peserta, mencakup pelatihan keterampilan                  Entrepreneurship Training Program (JIKAMAKA) in
kerja dan kewirausahaan untuk meningkatkan                       South Kalimantan, which reached approximately
kesiapan kerja dan kemandirian ekonomi.                          2,500 participants. The program covered both job
                                                                 readiness and basic entrepreneurship, aimed at
                                                                 supporting participants in entering the workforce or
                                                                 starting small businesses.

Pelatihan Mekanik Sepeda Motor                                   Motorcycle Mechanic Training
A Program pelatihan vokasi bagi 10 peserta, dengan               Additional vocational training included motorcycle
fokus pada keterampilan teknis yang memiliki potensi             mechanic training for 10 participants and barber shop
serapan tenaga kerja lokal yang tinggi.                          training for 6 participants.

Pelatihan Usaha Barbershop                                       Barbershop Business Training
Program pelatihan berbasis jasa yang melibatkan                  These programmes were selected based on their
6 peserta, dirancang untuk mengembangkan                         relevance to local demand and their potential to
keterampilan praktis yang dapat segera diterapkan                support immediate employment or self-employment.
untuk usaha mandiri di masyarakat.

Pengembangan       Kompetensi     Tenaga     Kerja               Overall, these efforts are intended to improve
memperkuat kapasitas sumber daya manusia lokal                   workforce readiness and support income generation,
agar adaptif terhadap kebutuhan pasar tenaga kerja               either through job placement or small-scale business
dan peluang usaha. Program ini menjadi fondasi                   activities.
penting bagi mobilitas ekonomi, baik melalui
penempatan kerja maupun pengembangan usaha
mandiri.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   257
Page 260
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               Dukungan terhadap Kegiatan Ekonomi                           Support for               Community       Economic
                                               Masyarakat                                                   Activities
                                               Tema Dukungan terhadap Kegiatan Ekonomi                      The Company supports community economic
                                               Masyarakat berfokus pada penguatan langsung                  activities by focusing on how local economies
                                               aktivitas ekonomi desa dan komunitas melalui                 function on a day-to-day basis. The programme
                                               pembangunan partisipatif, penguatan kelembagaan,             is designed to keep these activities running while
                                               serta dukungan operasional bagi inisiatif ekonomi            gradually strengthening the structures that support
                                               lokal.                                                       them, such as village institutions and community-led
                                                                                                            initiatives.

                                               Pembangunan Desa Partisipatif                                Participatory Village Development
                                               Dilaksanakan di beberapa desa, antara lain Desa              During 2025, the Company worked with several
                                               Gunung Riut, Desa Dahai, Desa Lamida Bawah,                  villages, including Gunung Riut, Dahai Village, Lamida
                                               Desa Mangkayahu, dan Desa Sungai Ketapi, dengan              Bawah Village, Mangkayahu Village, and Sungai
                                               melibatkan seluruh masyarakat desa sebagai                   Ketapi Village, using a participatory approach.
                                               penerima manfaat utama.                                      Communities were involved in identifying priorities
                                                                                                            and implementing activities that reflect local
                                                                                                            economic conditions and needs.

                                               Pengendalian Inflasi Daerah melalui Pasar Murah              Regional Inflation Control through Affordable Markets
                                               Programs Program yang menyasar masyarakat                    Support was also provided through affordable market
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               umum untuk menjaga daya beli dan akses terhadap              programmes, aimed at helping communities access
                                               kebutuhan pokok di tingkat komunitas.                        basic goods at more stable prices.

                                               Penguatan Kelembagaan Koperasi Desa                          Strengthening Village Cooperative Institutions
                                               Kegiatan peningkatan kapasitas bagi pengelolaan              This was complemented by capacity-building for
                                               koperasi desa untuk memperbaiki tata kelola dan              village cooperatives, with a focus on improving basic
                                               memperkuat peran koperasi dalam ekonomi lokal.               governance and day-to-day management so they can
                                                                                                            play a more active role in local economic activity.

                                               Melalui dukungan terhadap kegiatan ekonomi                   Taken together, these efforts are intended to keep local
                                               masyarakat, BUMA menjaga kesinambungan dan                   economies functioning while gradually improving their
                                               ketahanan ekonomi lokal. Program-program ini tidak           resilience through stronger community participation
                                               hanya membangun fondasi jangka panjang melalui               and more effective local institutions.
                                               pembangunan desa partisipatif dan penguatan
                                               kelembagaan, tetapi juga memastikan aktivitas
                                               ekonomi sehari-hari di komunitas tetap berjalan
                                               secara efektif melalui dukungan operasional yang
                                               berkelanjutan.




                       258                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 261
                                                                                  Transformasi Masyarakat
                                                                                               Community Transformation



Pengembangan Infrastruktur dan                                    Infrastructure and Environmental
Lingkungan [GRI 203-2]                                            Development [GRI 203-2]

Dalam pilar Pengembangan Infrastruktur dan                        Under the Infrastructure & Environmental Development
Lingkungan, BUMA melaksanakan pembangunan                         pillar, BUMA implemented the construction and
dan peningkatan infrastruktur dasar serta layanan                 improvement of basic infrastructure and public
publik, termasuk fasilitas kesehatan, akses air bersih,           services such as healthcare facilities, access to clean
serta berbagai inisiatif konservasi lingkungan dan                water, as well as various environmental conservation
penanganan bencana. Total investasi pada program-                 and disaster response initiatives. The investment in
program tersebut mencapai sekitar Rp5,22 miliar,                  the related programs is approximately IDR 5.22 billion,
menjadikannya salah satu pilar investasi terbesar                 representing one of the largest investment pillars in
pada tahun 2025.                                                  2025.

Program Utama Pengembangan Infrastruktur dan                      Key Infrastructure and Environmental Development
Lingkungan di Indonesia                                           Programs in Indonesia
Akses Jalan dan Konektivitas Masyarakat                           Road Access and Community Connectivity
Komponen terbesar dalam pilar infrastruktur                       The largest component within the infrastructure pillar
adalah pembangunan dan rehabilitasi jalan,                        was road construction and rehabilitation, accounting
yang menyumbang sekitar 64% dari total belanja                    for approximately 64% of total infrastructure
infrastruktur dan dilaksanakan melalui 11 inisiatif.              expenditures and delivered through 11 separate
Proyek utama mencakup pembangunan sekitar 14                      initiatives. The main project involved the construction
km akses jalan desa yang menghubungkan dua                        of approximately 14 km of village road access
desa Ring 1, yaitu Desa Karukus – Desa Manis di                   connecting two Ring-1 villages (Karukus Village –
Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Inisiatif ini                Manis Village) in Kapuas Regency, Central Kalimantan.
dirancang untuk memperkuat konektivitas harian,                   This initiative was designed to strengthen everyday
meningkatkan akses terhadap layanan esensial, serta               connectivity, enhance access to essential services,
mendukung pergerakan barang dan logistik desa.                    and facilitate the movement of goods and village
Selain itu, berbagai kegiatan rehabilitasi jalan dan              logistics.In addition, various road rehabilitation and
peningkatan akses transportasi—termasuk jembatan                  transportation access improvements, including
dan jalur penghubung utama—dilaksanakan di                        bridges and key connecting routes, were implemented
sejumlah lokasi. Upaya ini meningkatkan kualitas                  across several locations. These efforts upgraded
jalan desa dan koridor komunitas, khususnya akses                 village roads and community corridors, particularly
masuk utama desa, sehingga memperbaiki mobilitas                  main village entry roads, improving mobility for
masyarakat, petani, dan pelaku usaha kecil. Dengan                residents, farmers and small businesses. By
peningkatan infrastruktur transportasi, Perseroan                 enhancing transport infrastructure, the Company
turut mempercepat arus barang dan manusia,                        helps accelerate the flow of people and goods,
membuka akses pasar, serta berkontribusi pada                     unlock market access and contribute to broader local
pengembangan ekonomi lokal secara lebih luas.                     economic development.

Akses Air Bersih dan Layanan Utilitas Dasar                       Access to Clean Water and Basic Utility Services
BUMA meningkatkan akses air bersih melalui enam                   BUMA advanced access to clean water through six
inisiatif yang ditargetkan, dengan total investasi                targeted initiatives, with a total investment of IDR
sebesar Rp298.880.000. Program-program ini                        298,880,000. These efforts focused on strengthening
berfokus pada penguatan infrastruktur utilitas air                water utility infrastructure and expanding service
serta perluasan sambungan layanan ke komunitas                    connections to underserved communities.
yang belum terlayani secara memadai.

Salah satu inisiatif mencakup pemasangan                          One initiative involved the installation of household
sambungan air rumah tangga dan jaringan perpipaan                 water connections and pipeline networks in
bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum                   collaboration with the local water utility (PDAM),
(PDAM) setempat, yang memberikan manfaat bagi                     benefiting 139 households. The Company also




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                259
Page 262
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               139 rumah tangga. Selain itu, Perseroan mendukung              supported the development of community-level water
                                               pembangunan fasilitas penampungan air skala                    storage facilities and improvements to clean water
                                               komunitas serta peningkatan infrastruktur air bersih           infrastructure. These initiatives will help to improve
                                               lainnya. Inisiatif ini berkontribusi pada peningkatan          public health quality, reduce the risk of waterborne
                                               kualitas kesehatan masyarakat, pengurangan risiko              diseases and strengthen community resilience,
                                               penyakit berbasis air, serta penguatan ketahanan               especially in areas requiring support for basic utilities
                                               masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan              infrastructure.
                                               dukungan infrastruktur utilitas dasar.

                                               Penguatan Infrastruktur Kesehatan dan Layanan                  Strengthening Healthcare Infrastructure & Community
                                               Kesehatan Masyarakat                                           Health Services
                                               BUMA mengalokasikan dana sebesar Rp201.550.000                 BUMA allocated IDR 201,550,000 across 10 initiatives
                                               untuk 10 inisiatif guna meningkatkan infrastruktur             to enhance healthcare infrastructure in communities
                                               layanan kesehatan di masyarakat sekitar wilayah                surrounding its operational areas. The support
                                               operasionalnya. Dukungan tersebut terutama                     primarily included the procurement and rehabilitation
                                               mencakup pengadaan dan rehabilitasi fasilitas                  of healthcare facilities, such as community health
                                               kesehatan, seperti pusat kesehatan masyarakat                  centers (puskesmas), as well as the provision of
                                               (puskesmas), serta penyediaan peralatan medis dan              medical equipment and other essential infrastructure
                                               infrastruktur penting lainnya untuk meningkatkan               to improve service delivery. These efforts contribute
                                               kualitas layanan. Upaya ini berkontribusi pada                 to strengthening access to and the quality of basic
                                               peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan                   healthcare services, particularly in areas where
                                               dasar, khususnya di wilayah yang masih memerlukan              infrastructure enhancements are needed to better
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               penguatan infrastruktur untuk melayani masyarakat              serve local communities.
                                               secara lebih optimal.

                                               Dukungan Program Lingkungan dan Penanggulangan                 Supporting Environmental Programs and Disaster
                                               Bencana                                                        Management
                                               BUMA juga memberikan perhatian pada inisiatif                  BUMA also places emphasis on disaster response
                                               tanggap bencana untuk memperkuat ketahanan                     initiatives to strengthen community resilience and
                                               masyarakat dan meningkatkan kesiapsiagaan                      enhance emergency preparedness in affected areas.
                                               darurat. Selama periode pelaporan, Perseroan                   During the reporting period, the Company allocated
                                               mengalokasikan Rp174.820.000 untuk dukungan                    IDR 174,820,000 for Disaster Management Support
                                               penanggulangan    bencana    melalui   sejumlah                through several programs focused on emergency
                                               program yang berfokus pada penguatan kapasitas                 response capacity and disaster preparedness within
                                               tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana di                   its operational areas and other impacted regions.
                                               wilayah operasional maupun wilayah terdampak                   This support included the provision of rescue boats
                                               lainnya. Dukungan tersebut mencakup penyediaan                 and related equipment to improve rapid response
                                               perahu penyelamat dan peralatan pendukung guna                 capabilities.
                                               meningkatkan kecepatan respons darurat.

                                               Di luar wilayah operasional, BUMA melaksanakan                 Beyond its operational areas, BUMA also implemented
                                               program “BUMA Peduli Bencana Sumatera” yang                    the “BUMA Peduli Bencana Sumatera” program,
                                               dikoordinasikan oleh Kantor Pusat sebagai respons              coordinated by the Head Office, in response to
                                               terhadap banjir dan tanah longsor di Sumatra. Melalui          flooding and landslides in Sumatra. Through this
                                               inisiatif ini, Perseroan menyalurkan bantuan senilai           initiative, the Company distributed relief assistance
                                               Rp316.885.338, baik dalam bentuk tunai maupun                  totaling IDR 316,885,338, comprising both cash and
                                               non-tunai, untuk memenuhi kebutuhan mendesak                   in-kind contributions to address the immediate needs
                                               masyarakat terdampak.                                          of affected communities.

                                               Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat                  This support is aimed at facilitating early post-
                                               pemulihan pascabencana, memenuhi kebutuhan                     disaster recovery, fulfilling the basic needs of affected




                       260                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 263
                                                                                 Transformasi Masyarakat
                                                                                              Community Transformation



dasar masyarakat terdampak, serta memperkuat                     communities, and reinforcing the Company’s role in
peran Perseroan dalam respons kemanusiaan lintas                 cross-regional humanitarian response. The initiative
wilayah. Program ini berkontribusi pada peningkatan              contributes to faster response times, reduced
kecepatan respons, pengurangan risiko bencana, serta             disaster risks, and minimized potential loss of life and
minimisasi potensi kehilangan jiwa dan harta benda.              property. Beyond immediate emergency response,
Di luar respons darurat, inisiatif ini juga memperkuat           the program also reinforces community resilience,
ketahanan masyarakat, mendorong kolaborasi dengan                fosters collaboration between the Company and local
pemerintah daerah, serta meningkatkan kepercayaan                authorities, and strengthens trust and social cohesion
dan kohesi sosial di wilayah operasional.                        within the operational area.

Dukungan Sosial, Budaya, dan Keagamaan                           Socio-cultural & Religious Support [GRI 203-
[GRI 203-2]                                                      2]

Pilar Sosial, Budaya, dan Keagamaan mencerminkan                 The Socio-Cultural & Religious pillar reflects the
dukungan Perseroan terhadap kegiatan sosial,                     Company’s support for social, cultural, religious,
budaya, keagamaan, olahraga, dan kemanusiaan.                    sports, and humanitarian activities. In 2025, programs
Pada tahun 2025, program-program dalam kategori                  under this category reached more than 6,400
ini menjangkau lebih dari 6.400 penerima manfaat,                beneficiaries, including community service initiatives
termasuk kegiatan pengabdian masyarakat dan                      and disaster response activities.
respons bencana.

Dalam kerangka Theory of Change (ToC), inisiatif                 Within the Theory of Change (ToC) framework,
sosial dan budaya berperan penting dalam menjaga                 social and cultural initiatives play an important role
hubungan yang harmonis antara Perseroan dan                      in maintaining harmonious relationships between
masyarakat sekitar, yang menghasilkan penguatan                  the Company and local communities, resulting in
kohesi sosial serta peningkatan Social License to                outcomes such as strengthened social cohesion
Operate (SLO) bagi BUMA.                                         and an enhanced Social License to Operate (SLO) for
                                                                 BUMA.

Program Utama Dukungan Sosial, Budaya, dan                       Key Socio-Cultural & Religious Support Programs in
Keagamaan di Australia                                           australia
Keterlibatan Masyarakat First Nations [GRI 203-2]                First Nations Engagement [GRI 203-2]
BUMA Australia berkomitmen untuk menciptakan                     BUMA Australia is committed to fostering a workplace
lingkungan kerja di mana individu dan komunitas                  where people and communities can grow and thrive
dapat tumbuh dan berkembang bersama. Perseroan                   together. The Company creates long-term value for
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat                 local communities by prioritizing local employment,
lokal melalui prioritas pada penyerapan tenaga kerja             sourcing goods and services from regional
lokal, pengadaan barang dan jasa dari pemasok                    suppliers, providing sponsorships and donations,
regional, pemberian sponsorship dan donasi, serta                and establishing meaningful partnerships with the
pembentukan kemitraan yang bermakna dengan                       communities in which it operates. Central to this
komunitas di wilayah operasional. Komitmen                       commitment is the Company’s engagement with
ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif dengan                 First Nations communities, guided by the Company’s
komunitas First Nations, yang dipandu oleh First                 First Nations Peoples Policy and First Nations Affairs,
Nations Peoples Policy dan strategi First Nations                which promotes the respectful inclusion of First
Affairs Perseroan, guna mendorong inklusi yang                   Nations people across its operations.
saling menghormati di seluruh operasional.

Strategi First Nations Affairs Perseroan didasarkan              The Company’s First Nations Affairs strategy is
pada tiga prinsip utama, yaitu rasa hormat,                      founded on three key principles: respect, relationship-
pembangunan hubungan, dan pembangunan yang                       building, and inclusive development. These principles
inklusif. Prinsip-prinsip ini menjadi panduan dalam              guide the Company’s efforts to educate and




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 261
Page 264
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               upaya Perseroan untuk mengedukasi dan mendukung                  support businesses in engaging with First Nations
                                               dunia usaha dalam berinteraksi dengan komunitas                  communities, foster strong internal and external
                                               First Nations, membangun hubungan internal dan                   relationships, and create employment and enterprise
                                               eksternal yang kuat, serta menciptakan peluang                   opportunities for Indigenous peoples. Through
                                               kerja dan usaha bagi masyarakat adat. Melalui                    collaboration with employees, local communities, and
                                               kolaborasi dengan karyawan, komunitas lokal, dan                 First Nations groups, BUMA Australia strives to make
                                               kelompok First Nations, BUMA Australia berupaya                  a positive impact via open communication, ongoing
                                               memberikan dampak positif melalui komunikasi                     community engagement, participation in local
                                               terbuka, keterlibatan komunitas yang berkelanjutan,              events, and responsive support for community-led
                                               partisipasi dalam kegiatan lokal, serta dukungan yang            initiatives—always with a deep respect for the culture,
                                               responsif terhadap inisiatif yang dipimpin komunitas,            rights, and aspirations of First Nations peoples.
                                               dengan tetap menjunjung tinggi budaya, hak, dan
                                               aspirasi masyarakat First Nations.

                                               BUMA Blackwater – Perayaan NAIDOC Week 2025                      BUMA Blackwater – Celebrating NAIDOC Week 2025
                                               Pada Juli 2025, tim BUMA Blackwater bergabung                    In July 2025, the BUMA Blackwater team joined the
                                               dengan komunitas Blackwater dalam merayakan                      Blackwater community in celebrating NAIDOC Week,
                                               NAIDOC Week, yang menandai 50 tahun penghormatan                 marking 50 years of honoring Indigenous voices,
                                               terhadap suara, budaya, dan ketangguhan masyarakat               cultures, and resilience. For the sixth consecutive
                                               adat. Untuk tahun keenam berturut-turut, BUMA                    year, BUMA Blackwater contributed to the planning
                                               Blackwater berkontribusi dalam panitia perencanaan,              committee, supporting a celebration that recognizes
                                               mendukung perayaan yang mengakui sejarah,                        the histories, cultures, and achievements of Aboriginal
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               budaya, dan pencapaian masyarakat Aboriginal dan                 and Torres Strait Islander peoples.
                                               Torres Strait Islander.

                                               Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 800 anggota                The event brought together over 800 community
                                               komunitas, karyawan BUMA, dan pelaku usaha                       members, BUMA team members, and local businesses
                                               lokal di Blackwater Lions Park. Para tetua adat                  at Blackwater Lions Park. Local Elders shared stories,
                                               berbagi kisah, disertai upacara pengibaran bendera,              and the program included a flag-raising ceremony,
                                               pemotongan kue, serta pertunjukan musik oleh Edgar               cake cutting, and a live performance by musician
                                               Conlan. Berbagai stan, pameran, dan jamuan bersama               Edgar Conlan. Stalls, displays, and shared meals
                                               mendorong interaksi serta keterlibatan komunitas,                encouraged community connection and engagement,
                                               menciptakan ruang yang hidup untuk perayaan,                     creating a vibrant space for celebration, learning, and
                                               pembelajaran, dan pertukaran budaya.                             cultural exchange.

                                               Melalui kegiatan tahunan ini, BUMA Blackwater                    Through this annual event, BUMA Blackwater
                                               menegaskan komitmennya dalam mendukung                           reinforces its commitment to supporting Indigenous
                                               komunitas adat, meningkatkan kesadaran budaya,                   communities, fostering cultural awareness, and
                                               dan memperkuat kohesi sosial di wilayah tersebut.                strengthening social cohesion in the region.

                                               MEMPERLUAS DAMPAK                    MASYARAKAT                  SCALING COMMUNITY IMPACT THROUGH
                                               MELALUI BIRU                                                     BIRU

                                               PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) diluncurkan                      PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) was launched in
                                               pada April 2023 sebagai Perseroan sosial untuk                   April 2023 as a social enterprise to bridge the gap
                                               menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan                 between education and industry and create access
                                               dan industri serta membuka akses terhadap peluang                to quality employment opportunities. As a distinct
                                               kerja yang berkualitas. Sebagai entitas tersendiri, BIRU         entity, BIRU embodies The Company’s commitment
                                               mencerminkan komitmen Perseroan terhadap prinsip                 to ESG principles and aims to expand reach beyond
                                               ESG dan bertujuan memperluas dampak di luar sektor               the mining sector to support government initiatives




                       262                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 265
                                                                                  Transformasi Masyarakat
                                                                                               Community Transformation



pertambangan untuk mendukung inisiatif pemerintah                 in reducing unemployment rate, particularly amongst
dalam menurunkan tingkat pengangguran, khususnya                  youth.
di kalangan generasi muda.

Dengan fokus pada pendidikan vokasi, inovasi                      Focusing on vocational education, circular economy
ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat,                    innovation, and community empowerment, BIRU
BIRU membekali generasi muda dan komunitas                        equips young people and communities with essential
dengan keterampilan dan sertifikasi yang relevan,                 skills and certifications, partners with universities on
menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi                        waste recycling research, and nurtures MSMEs to
dalam riset daur ulang limbah, serta mendukung                    create sustainable economic opportunities.
UMKM dalam menciptakan peluang ekonomi yang
berkelanjutan.

Di tingkat nasional, BIRU memperkuat kapasitas                    At the national level, BIRU strengthens the capacity of
generasi muda dan tenaga kerja Indonesia melalui                  young people and the Indonesian workforce through
pelatihan yang sensitif terhadap gender, program                  gender-sensitive training, innovation mentoring
pendampingan inovasi yang selaras dengan Tujuan                   programs aligned with the UNGC Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan UNGC, serta partisipasi                 Development Goals, and active participation in policy
aktif dalam dialog kebijakan dengan kementerian,                  dialogue with ministries such as the Indonesian
termasuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran                   Ministry of Migrant Worker Protection (KP2MI). These
Indonesia (KP2MI). Upaya ini memperkuat peran BIRU                efforts reinforce BIRU’s role as a strategic partner in
sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber                 human resource development, expanding access to
daya manusia, perluasan akses terhadap pekerjaan                  decent work, and promoting worker protection.
layak, dan promosi perlindungan tenaga kerja.

Di tingkat internasional, BIRU mendorong kolaborasi               Internationally,     BIRU      fosters     cross-border
lintas negara melalui konferensi, forum pemuda, dan               collaboration through conferences, youth forums, and
berbagai acara global yang berfokus pada pendidikan,              global events focused on education, innovation, and
inovasi, dan keberlanjutan. Partisipasi dalam                     sustainability. Participation in the Australia-Indonesia
Australia–Indonesia Youth Association Congress                    Youth Association Congress 2025, New South Wales
2025, New South Wales International Education                     International Education Summit 2025, Indonesia-
Summit      2025,    Indonesia–Australia   Business               Australia Business Conference 2025, Japan Building
Conference 2025, Japan Building Maintenance Expo,                 Maintenance Expo, and other international platforms
serta forum internasional lainnya menegaskan peran                highlights BIRU’s role in sharing Indonesia’s best
BIRU dalam membagikan praktik terbaik Indonesia                   practices while integrating global vocational insights
sekaligus mengintegrasikan wawasan vokasi global                  to strengthen domestic programs.
untuk memperkuat program domestik.

Inisiatif nasional dan internasional ini selaras dengan           These national and international initiatives align with
sejumlah SDGs, yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas),              key SDGs—SDG 4 (Quality Education), SDG 5 (Gender
SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak                 Equality), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth),
dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Kemitraan                 and SDG 17 (Partnerships for the Goals). Through a
untuk Mencapai Tujuan). Melalui pendekatan                        collaborative, impact-driven approach, BIRU actively
kolaboratif berbasis dampak, BIRU juga berkontribusi              contributes to events such as International Women’s
aktif dalam berbagai forum seperti International                  Day 2025, SDG Innovation 2025, and the Philanthropy
Women’s Day 2025, SDG Innovation 2025, dan                        Festival Indonesia, advancing skills development and
Philanthropy Festival Indonesia, guna mendorong                   inclusive growth.
pengembangan keterampilan dan pertumbuhan yang
inklusif.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 263
Page 266
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation


                                               Program Pelatihan Vokasi BIRU                                   BIRU Vocational Training Program
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               BIRU menyelenggarakan Program Pelatihan Vokasi                  BIRU runs an innovative Virtual Vocational School
                                               Virtual yang inovatif dengan mengombinasikan                    program, combining online and offline learning
                                               pembelajaran daring dan luring untuk menjawab                   to address Indonesia’s skills gap. The program
                                               kesenjangan keterampilan di Indonesia. Program                  focuses on developing practical industry skills, soft
                                               ini berfokus pada pengembangan keterampilan                     skills, entrepreneurship capabilities, and national
                                               industri praktis, soft skills, kewirausahaan, serta             certification. This comprehensive approach ensures
                                               sertifikasi nasional, guna memastikan penduduk                  that Indonesia’s working age population, particularly
                                               usia kerja—khususnya generasi muda—memiliki                     youth, are well-equipped to meet evolving economic
                                               kesiapan menghadapi tantangan ekonomi yang terus                challenges while creating meaningful employment
                                               berkembang dan memperoleh peluang kerja yang                    opportunities aligned with future industry needs.
                                               bermakna sesuai kebutuhan industri masa depan.

                                               Pada tahun 2025, BIRU bermitra dengan 6 sekolah                 In 2025, BIRU engages with 6 vocational school with
                                               vokasi dengan 1.123 siswa yang berpartisipasi                   1,123 students participating in various streams of
                                               dalam berbagai jalur program pelatihan vokasi.                  BIRU’s vocational training. In addition, BIRU also
                                               BIRU juga mendukung pengembangan kapasitas                      supports the capacity development of 48 vocational
                                               48 guru SMK serta menyelenggarakan 6 kurikulum,                 school teachers, and runs 6 curriculums, which
                                               yaitu Heavy Equipment Maintenance Mechanic,                     are Heavy Equipment Maintenance Mechanic,
                                               Overhaul Mechanic, Heavy Equipment Operator,                    Overhaul Mechanic, Heavy Equipment Operator,
                                               Entrepreneurship, CNC Operator, and Microsoft AI                Entrepreneurship, CNC Operator, and Microsoft AI
                                               Teach.                                                          Teach.

                                               Kualitas program pelatihan vokasi BIRU juga                     The quality of BIRU vocational training is enhanced
                                               ditingkatkan melalui kemitraan strategis dengan                 through strategic partnerships with educational
                                               institusi pendidikan dan dunia usaha, yang                      institutions and businesses, providing practice-based
                                               menyediakan pelatihan berbasis praktik dan peluang              training and specialization opportunities.
                                               spesialisasi.




                       264                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 267
                                                                                  Transformasi Masyarakat
                                                                                               Community Transformation



Program Pelatihan Energi Terbarukan                               Renewable Energy Training Program
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi                    Amid rapid technological advancement and growing
dan meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan                 awareness of environmental sustainability, renewable
lingkungan, energi terbarukan, khususnya energi                   energy, especially solar power, has emerged as
surya, menjadi salah satu pendorong utama                         a key driver in the transformation of the national
transformasi sistem energi nasional. Letak geografis              energy system. Indonesia’s equatorial location
Indonesia di garis khatulistiwa memberikan potensi                provides significant solar potential, with average
tenaga surya yang besar, dengan rata-rata radiasi                 solar radiation of 4–6 kWh/m²/day throughout
matahari sebesar 4–6 kWh/m² per hari sepanjang                    the year. However, this potential has yet to be fully
tahun. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya                   realized due to a shortage of skilled human resources
dimanfaatkan akibat keterbatasan sumber daya                      with professional competencies in the installation,
manusia yang memiliki kompetensi profesional dalam                operation, and maintenance of photovoltaic systems.
instalasi, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem
fotovoltaik.

Keterbatasan jumlah teknisi surya terlatih tidak                  The limited availability of trained solar technicians not
hanya memperlambat pengembangan proyek energi                     only slows the deployment of clean energy projects
bersih, tetapi juga membatasi kesempatan kerja                    but also restricts employment opportunities and
dan pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda,                      economic empowerment for young people, especially
khususnya mereka yang berasal dari kelompok                       those from underprivileged backgrounds who have
kurang mampu. Untuk mengatasi tantangan tersebut,                 limited access to affordable, high-quality technical
Program Pelatihan Teknisi Panel Surya dikembangkan                training. To address these challenges, the Solar
oleh BIRU sebagai inisiatif berkelanjutan, bekerja                Panel Technician Training Program was developed
sama dengan sebuah yayasan berbasis crowdfunding                  as an ongoing initiative by BIRU, in collaboration
yang berperan sebagai mitra filantropi. Yayasan                   with a crowdfunding-based foundation acting as
tersebut mendukung inklusi sosial melalui pemberian               a philanthropic partner. The foundation supports
beasiswa dan pendampingan bagi peserta dari latar                 social inclusion through scholarships and mentoring
belakang ekonomi kurang mampu. Seluruh pendanaan                  for participants from economically disadvantaged
program disediakan oleh Perseroan sebagai bagian                  backgrounds. Full funding for the program is
dari komitmen CSR dan pengembangan industri yang                  provided by the Company as part of its commitment
berkelanjutan, mencakup seluruh tahapan mulai dari                to corporate social responsibility and sustainable
penyusunan kurikulum hingga pelatihan praktik di                  industry development, covering all stages from
lapangan.                                                         curriculum design to hands-on field training.

Program ini terbuka bagi pemuda berusia 18–35                     The program is open to youth aged 18–35 who have
tahun yang telah menyelesaikan pendidikan SMA/                    completed senior high school or vocational education
SMK atau sederajat, khususnya di wilayah DKI Jakarta              (or equivalent), particularly in the DKI Jakarta
dan sekitarnya. Pada angkatan pertama, sebanyak 30                area and surrounding regions. In its first batch, 30
peserta mengikuti program ini. Selain menyiapkan                  students have joined the program. Beyond preparing
tenaga kerja terampil di sektor energi surya, inisiatif           a skilled workforce for the solar energy sector, the
ini bertujuan memperkuat pemberdayaan ekonomi                     initiative aims to strengthen sustainable economic
yang berkelanjutan serta mendukung transisi energi                empowerment and support an inclusive, long-term
yang inklusif dalam jangka panjang.                               energy transition.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  265
Page 268
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation



                                               Pembelajaran      Global    tentang     Pertambangan           Global Learning in Sustainable Mining with Central
                                               Berkelanjutan bersama Central Queensland University            Queensland University (Australia)
                                               (Australia)
                                               Sebanyak 100 siswa dari 10 SMK binaan BIRU—yang                A total of 100 students from 10 BIRU-supported
                                               berlokasi di Jawa dan Kalimantan—telah berhasil                Vocational High Schools (SMK), namely SMKN 1
                                               menyelesaikan program Short Skills Certificate                 Balikpapan, SMKN 1 Blora, SMKN 1 Singosari, SMKN
                                               (micro-credential) yang diselenggarakan oleh Central           2 Cilacap, SMKN 5 Sidrap, SMKN 6 Bandung, SMKN
                                               Queensland University (CQU), Australia, dengan fokus           Central Java, SMKS Tabalong, SMKS Warga Surakarta,
                                               pada tema lingkungan dan keberlanjutan. Program ini            and SMKN 3 Tanah Grogot, located across Java and
                                               disampaikan sepenuhnya dalam Bahasa Indonesia                  Kalimantan, have successfully completed the Short
                                               melalui platform Be Different milik CQU dan mencakup           Skills Certificate (micro-credential) program offered
                                               topik-topik utama seperti perubahan iklim, ekonomi             by Central Queensland University (CQU), Australia,
                                               sirkular, penerapan keberlanjutan dalam praktik                with a focus on environmental and sustainability
                                               sehari-hari, serta relevansinya dengan dunia kerja.            themes.

                                               Setelah menyelesaikan program, para peserta                    Delivered entirely in Indonesian through CQU’s Be
                                               memperoleh sertifikat resmi dan digital badges dari            Different platform, the program covers key topics
                                               CQU yang memperkuat portofolio akademik dan                    including climate change, the circular economy,
                                               profesional mereka dalam melanjutkan pendidikan                practical sustainability applications, and their
                                               maupun memasuki dunia kerja. Inisiatif ini merupakan           relevance to everyday life and the world of work.
                                               bagian dari kolaborasi strategis antara BIRU dan CQU           Upon completion, participants receive official
                                               untuk memperluas akses terhadap pembelajaran                   certificates and digital badges from CQU, enhancing
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               global bagi siswa pendidikan vokasi di Indonesia.              their academic and professional portfolios as they
                                                                                                              pursue further education and enter the workforce.
                                                                                                              This initiative forms part of the strategic collaboration
                                                                                                              between BIRU and CQU to expand access to global
                                                                                                              learning opportunities for vocational education
                                                                                                              students in Indonesia.




                       266                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 269
                                                                                 Transformasi Masyarakat
                                                                                              Community Transformation



Program Pelatihan Computer Numerical Control (CNC)               Computer Numerical Control (CNC) Training Program
The Program Teaching Factory di SMKN 1 Ketapang,                 The Teaching Factory Program at SMKN 1 Ketapang,
Kota Bandung menunjukkan kapasitas pendidikan                    Bandung City demonstrates the capacity of vocational
vokasi dalam menyediakan pelatihan yang relevan                  education to deliver industry-relevant training aligned
dengan kebutuhan industri dan pasar kerja. Melalui               with workforce needs. Through BIRU the program
keterlibatan aktif BIRU, program ini mencerminkan                reflects a strong commitment to developing a skilled,
komitmen kuat untuk mengembangkan generasi                       work-ready, and competitive generation. Implemented
yang terampil, siap kerja, dan berdaya saing. Program            through close collaboration among teachers,
ini dilaksanakan melalui kolaborasi erat antara guru,            students, and industry partners, the initiative provides
peserta didik, dan mitra industri, serta memberikan              students with hands-on exposure to real industrial
pengalaman praktik langsung kepada siswa terhadap                processes, quality standards, and the critical role of
proses industri nyata, standar kualitas, serta peran             innovation and sustainability in modern industry.
penting inovasi dan keberlanjutan dalam industri
modern.

Peluang Global untuk Anak Muda Indonesia                         Global Opportunity for Indonesian Youth - Japan
BIRU mempersiapkan tenaga kerja Indonesia untuk                  BIRU prepares Indonesian workers for participation
berpartisipasi dalam program Specified Skilled                   in Japan’s Specified Skilled Workers (SSW) program
Workers (SSW) Jepang di sektor building cleaning                 in the building cleaning sector by adopting Japanese
dengan mengadopsi standar kualitas dan kinerja                   quality and performance standards. Leveraging
Jepang. Dengan memanfaatkan besarnya populasi                    Indonesia’s large working-age population, BIRU
usia produktif di Indonesia, BIRU melihat peluang                recognizes a significant opportunity to channel this
strategis untuk menyalurkan potensi demografis                   demographic potential into global career pathways.
tersebut ke dalam jalur karier global.

Inisiatif ini sejalan dengan misi BIRU untuk membekali           This initiative aligns with BIRU’s mission to equip
generasi muda Indonesia dengan keterampilan                      young Indonesians with relevant skills and tangible
yang relevan dan akses nyata terhadap lapangan                   access to employment, while supporting its long-term
kerja, sekaligus mendukung tujuan jangka panjang                 goal of reducing youth unemployment in Indonesia by
untuk menurunkan tingkat pengangguran pemuda di                  at least 1% by 2035.
Indonesia setidaknya 1% pada tahun 2035.

Pada tahun 2025, BIRU menjadi mitra resmi tunggal                In 2025, BIRU becomes the sole official partner of the
Japan Building Maintenance Training Center (BMTC)                Japan Building Maintenance Training Center (BMTC)
di Indonesia dan mengimplementasikan secara                      in Indonesia and fully implements Japanese training
penuh standar pelatihan Jepang. Melalui kemitraan                standards. Through this partnership, BIRU ensures
ini, kurikulum, metodologi pelatihan, serta sistem               that its curriculum, training methodologies, and
penjaminan mutu BIRU diselaraskan sepenuhnya                     quality assurance systems are fully aligned with the
dengan kebutuhan industri perawatan bangunan di                  requirements of the Japanese building maintenance
Jepang.                                                          industry.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut,                    To support this effort, BIRU operates a Training Centre
BIRU mengoperasikan Pusat Pelatihan yang                         that follows the Japanese training framework and
menerapkan kerangka pelatihan Jepang dan                         is equipped with industry-standard tools sourced
dilengkapi dengan peralatan standar industri yang                directly from Japan designed to replicate real
didatangkan langsung dari Jepang. Fasilitas ini                  workplace conditions, enabling participants to gain
dirancang untuk mereplikasi kondisi kerja nyata,                 hands-on, practical experience.
sehingga peserta memperoleh pengalaman praktik
yang komprehensif.




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 267
Page 270
                                               Transformasi Masyarakat
                                               Community Transformation


                                               Penempatan tenaga kerja selanjutnya difasilitasi               Worker placement is subsequently facilitated through
                                               melalui Perseroan Penempatan Pekerja Migran                    licensed Indonesian labour placement companies
                                               Indonesia (P3MI) berizin dan organisasi pengirim               (P3MI) and accredited sending organizations,
                                               yang terakreditasi, guna memastikan kepatuhan                  ensuring compliance with regulatory and quality
                                               terhadap ketentuan regulasi serta standar kualitas             requirements.
                                               yang berlaku.


                                               BIRU Future Hub                                                BIRU Future Hub
                                               BIRU memperkuat komitmennya terhadap penciptaan                BIRU reinforces its commitment to sustainable
                                               lapangan kerja berkelanjutan melalui BIRU Future               employment through the BIRU Future Hub, which
                                               Hub, yang berfokus pada tiga inisiatif utama, yaitu            focuses on three key initiatives: the BIRU Alumni
                                               BIRU Alumni Community, Talent Hub, dan Program                 Community, Talent Hub, and Scholarship programs.
                                               Beasiswa.

                                               Komunitas Alumni dirancang untuk mempererat                    The Alumni Community is designed to strengthen
                                               hubungan dengan lulusan pelatihan BIRU melalui                 relationships with BIRU training graduates through
                                               berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan                  various programs that support skills development,
                                               keterampilan, berbagi pengalaman, dan jejaring                 experience sharing, and professional networking.
                                               profesional. Inisiatif utama meliputi kegiatan                 Key initiatives include career preparation events
                                               persiapan karier yang memberikan panduan praktis               offering practical guidance on interviews, work ethics,
                                               terkait wawancara kerja, etika kerja, dan kesiapan             and workforce readiness, fostering a collaborative
                                               memasuki dunia kerja, serta mendorong lingkungan               environment where members can share opportunities
Transformasi Masyarakat
                    Community Transformation




                                               kolaboratif untuk berbagi peluang dan wawasan.                 and insights.

                                               Melalui Talent Hub, BIRU menghubungkan para lulusan            Through the Talent Hub, BIRU connects graduates
                                               dengan peluang kerja di berbagai sektor utama di               with employment opportunities across Indonesia’s
                                               Indonesia, termasuk pertambangan, jasa engineering,            key sectors including mining, engineering services
                                               dan teknologi informasi. Sebagian besar lulusan telah          and IT. A significant proportion have secured roles with
                                               memperoleh pekerjaan di Perseroan pertambangan                 leading mining companies in Indonesia, reflecting the
                                               terkemuka di Indonesia, yang mencerminkan kuatnya              strong alignment between BIRU’s training programs
                                               keselarasan antara program pelatihan BIRU dan                  and industry needs.
                                               kebutuhan industri.

                                               Pada tahun 2025, BIRU meluncurkan Program                      In 2025, BIRU launched its D3/D4/S1 undergraduate
                                               Beasiswa D3/D4/S1 bekerja sama dengan Yayasan                  scholarship program in partnership with Yayasan
                                               Karya Salemba Empat (KSE), yang direncanakan                   Karya Salemba Empat (KSE), with plans to continue
                                               berlanjut hingga periode 2026–2027. Program ini                through 2026–2027. The program is designed to
                                               bertujuan meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi            increase access to higher education for the next
                                               generasi muda, khususnya dari kelompok kurang                  generation, especially those from underprivileged
                                               mampu. Selain menghasilkan lulusan berkualitas,                communities. This program not only aims to produce
                                               program ini juga diarahkan untuk membentuk calon               quality graduates, but also to build a future generation
                                               pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi                   of leaders who can contribute to Indonesia’s economic
                                               terhadap transformasi ekonomi dan sosial Indonesia.            and social transformation.




                       268                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 271
APPENDIX
LAMPIRAN




2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk   269
Page 272
                  Formulir Umpan Balik
                  Feedback Form



                  Kami    menganggap      suara    para    pemangku                         We consider the voice of our stakeholders as a vital
                  kepentingan sebagai bagian penting dalam mengukur                         part in measuring the success of sustainability-
                  keberhasilan transformasi keberlanjutan. Hal ini                          focused transformation. This extends to what our
                  termasuk pendapat pemangku kepentingan terhadap                           stakeholders think of our sustainability reporting.
                  pelaporan keberlanjutan kami. Oleh karena itu, untuk                      Therefore, in order for us to improve the quality of
                  meningkatkan kualitas laporan di masa mendatang,                          future reports, we would like to ask our stakeholder
                  kami ingin mengajukan pertanyaan-pertanyaan                               the following questions:
                  berikut kepada para pemangku kepentingan:

                                      Pertanyaan                                            Ya                                          Tidak
                                       Question                                             Yes                                          No
                   Laporan ini memberikan informasi yang berguna
                   This report provides useful information
                   Isi Laporan ini mudah dipahami
                   This report is easy to understand
                   Laporan ini mendorong Anda untuk
                   berkontribusi pada kinerja
                   This report has encouraged you to contribute to
                   the Company’s sustainability performance


                  Silakan nilai seberapa penting atau menarik topik-                        Please rate the importance or attractiveness the
                  topik berikut:                                                            following topics:
                                                                                                                           Nilai
                                                    Topik                                            (1 – 10, dimana 10 itu paling penting/menarik)
                                                    Topic                                                                 Rating
                                                                                                   (1 – 10, where 10 is the most important/attractive)
Appendix
       Appendix




                   Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan
                   Our Approach to Sustainability
                   Topik mengenai Lingkungan
                   Environment Topics
                   Topik mengenai Sosial
                   Social Topics
                   Topik mengenai Tata Kelola
                   Governance Topics


                  Perbaikan ke Depan:                                                       Perbaikan ke Depan:
                                                Pertanyaan                                                            Tanggapan
                                                 Question                                                             Response
                   Isu atau topik terkait keberlanjutan apa lagi yang
                   ingin Anda lihat dalam Laporan Keberlanjutan mendatang?
                   What other sustainability related issues or topics that you would like
                   us to include in future SRs?
                   Isu atau topik terkait keberlanjutan apa lagi yang
                   ingin Anda lihat dalam Laporan Keberlanjutan mendatang?
                   What kind of contribution to ESG that the Company should persue or
                   improve in the future?
                   Silakan berikan saran perbaikan lainnya untuk
                   Perusahaan
                   Please provice any other improvements for the Company


                  Profil Pemangku Kepentingan (Mohon centang yang                           Profil Pemangku Kepentingan (Mohon centang yang
                  berlaku):                                                                 berlaku):

                  Pemegang Saham/Investor                               Karyawan                                   Pelanggan
                  Shareholder/Investor                                  Employee                                   Customer
                  Masyarakan Umum                                       Pemerintah                                 Mitra Bisnis
                  Public                                                Government                                 Business Parner
                  Media                                                 LSM                                        Lainnya (harap disebutkan)
                  Media                                                 NGO                                        Others (please specify)




        270                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 273
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan tahun Sebelumnya
The Company did not receive any feedback for the previous year’s sustainability
report.

Perseroan tidak menerima umpan balik atas laporan               The Company did not receive any feedback for the
keberlanjutan tahun sebelumnya.                                 previous year’s sustainability report.




Assurance Statement
Assurance Statement

Laporan ini akan menjalani proses assurance pada Mei            This report will undergo an assurance process in May
2026. Bagian ini akan diperbarui dengan pernyataan              2026. This section will be updated with the assurance
jaminan setelah dijalaninya proses tersebut.                    statement after the process.




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                              271
Page 274
                  Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
                  (SEOJK NO.16/2021)
                  OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK NO.16/2021)


                  No.   Topik                                   No.      Pengungkapan                                                           Halaman
                        Topic                                            Disclosure                                                              Page
                        Strategi Keberlanjutan                           Penjelasan Strategi Keberlanjutan
                  A                                             A.1                                                                              52- 57
                        Corporate sustainability strategy                Explanation of the sustainability strategy
                                                                         Aspek Ekonomi                                                        14 – 17, 83 –
                                                                B.1
                                                                         Economic aspect                                                         86, 111
                        Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                                                                         Aspek Lingkungan Hidup
                  B     Summary of sustainability               B.2                                                                              14 – 17
                                                                         Environmental aspect
                        performance
                                                                         Aspek Sosial
                                                                B.3                                                                              14 – 17
                                                                         Social aspect
                                                                         Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                                                C.1                                                                              44 - 45
                                                                         Vision, mission, and sustainability values
                                                                         Alamat Perusahaan
                                                                C.2                                                                              26 - 27
                                                                         Company’s address
                                                                         Alamat Perusahaan
                                                                C.3                                                                           30, 32-37, 201
                        Profil Perusahaan                                 Business scale
                  C
                        Summary of company profile                       Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                                                                C.4                                                                               40-43
                                                                         Products, services, and business activities conducted
                                                                         Keanggotaan pada Asosiasi
                                                                C.5                                                                                38
                                                                         Association memberships
                                                                         Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
                                                                C.6                                                                              26 – 29
                                                                         Significant changes to the company
                        Penjelasan Direksi                               Penjelasan Direksi
                  D                                             D.1                                                                               2 - 10
                        Letter from Board/Director(s)                    Letter from the Board/Director(s)
                                                                         Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Appendix
       Appendix




                                                                E.1      Responsibility for the implementation of sustainable finance/           72 - 73
                                                                         operations
                                                                         Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                E.2      Competency development pertaining to sustainable finance/            75, 190 - 195
                                                                         operations
                        Tata Kelola Keberlanjutan
                  E                                                      Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                        Sustainability governance
                                                                E.3      Risk assessment on the implementation of sustainable finance/           58 - 62
                                                                         operations
                                                                         Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                E.4                                                                              76 - 79
                                                                         Stakeholder relations
                                                                         Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                E.5                                                                              89 - 90
                                                                         Issues on implementation of sustainable finance/operations
                        Kinerja Keberlanjutan                            Tata Kelola Keberlanjutan
                  F                                             F.1                                                                                63
                        Sustainability performance                       Initiatives in building a culture of sustainability
                                                                Kinerja Ekonomi
                                                                Economic performance
                                                                         Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target
                                                                         Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                                                                F.2                                                                                85
                                                                         Economic comparison of production targets and performance
                                                                         portfolio, financing target, or investment, income and profit/loss
                                                                         Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan,
                                                                         atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang
                                                                         Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
                                                                F.3                                                                                86
                                                                         Economic comparison of target and portfolio performance,
                                                                         financing target, or investments in financial instruments or
                                                                         projects relating to sustainable operations
                                                                Kinerja Lingkungan Hidup
                                                                Environmental performance
                                                                         Biaya Lingkungan Hidup
                                                                F.4                                                                              85 - 86
                                                                         Environmental cost
                                                                Aspek Material
                                                                Material aspect
                                                                         Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
                                                                F.5                                                                                133
                                                                         Use of environmentally-firendly materials




        272                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 275
                   Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
                                                 (SEOJK NO.16/2021)
              OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK No.16/2021)

No.   Topik                 No.      Pengungkapan                                                         Halaman
      Topic                          Disclosure                                                            Page
                            Aspek Energi
                            Energy Aspect
                                     Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                            F.6                                                                           133 – 137
                                     Amount and intensity of energy usage
                                     Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi
                                                                                                          134 – 137,
                            F.7      Terbarukan
                                                                                                          147 - 149
                                     Efforts and initiatives for energy efficiency and renewable energy
                            Aspek Air
                            Water aspect
                                     Penggunaan Air
                            F.8                                                                           157 - 158
                                     Water usage
                            Aspek Keanekaragaman Hayati
                            Biodiversity aspect
                                     Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di
                                     Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
                            F.9                                                                           172 - 175
                                     Impacts of operations near or within a conservation area/areas
                                     rich in biodiversity
                                     Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
                            F.10                                                                          172 - 175
                                     Initiatives for biodiversity conservation
                            Aspek Emisi
                            Emission aspect
                                     Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan
                            F.11     Jenisnya                                                             133 - 143
                                     Amount and intensity of emissions produced by type
                                     Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
                            F.12                                                                          144 - 149
                                     Initiatives and achievements for emission reduction
                            Aspek Limbah dan Efluen
                            Waste and effluent aspect
                                     Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis            156 – 157,
                            F.13
                                     Amount of waste and effluent produced by type                        161 - 164
                                     Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                               152 – 154,
                            F.14
                                     Waste and effluent management mechanism                              159 – 161
                                     Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
                            F.15                                                                             161
                                     Spills that occurred (if any)
                            Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                            Complaints regarding the environment aspect
                                     Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima
                                     dan Diselesaikan                                                     101 – 102,
                            F.16
                                     Number and material of environmental complaints received and            150
                                     resolve
                            Kinerja Sosial
                            Social performance
                                     Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
                                     yang Setara kepada Konsumen
                            F.17                                                                          112 - 113
                                     Commitment in providing services on products and/or equivalent
                                     services to consumers
                            Aspek Ketenagakerjaan
                            Employee aspect
                                     Kesetaraan Kesempatan Bekerja
                            F.18                                                                          180 - 181
                                     Equal employee opportunity
                                     Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                            F.19                                                                          180 - 181
                                     Child and forced labour
                                     Upah Minimum Regional
                            F.20                                                                             186
                                     Regional minimum wage
                                     Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
                            F.21                                                                          208 - 231
                                     Decent and safe working environment
                                     Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
                            F.22                                                                          190 - 195
                                     Employee capabilities training




                    2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                        273
Page 276
                  Standar dan Ketentuan Pelaporan Keberlanjutan OJK
                  (SEOJK NO.16/2021)
                  OJK Sustainability Reporting Standards and Requirements (SEOJK No.16/2021)


                  No.   Topik                                  No.      Pengungkapan                                                            Halaman
                        Topic                                           Disclosure                                                               Page
                                                               Community aspect
                                                               Aspek Masyarakat
                                                                        Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
                                                               F.23                                                                             235 - 270
                                                                        Impact of operations on surrounding communities
                                                                        Pengaduan Masyarakat
                                                               F.24                                                                             247 - 248
                                                                        Public complaints
                                                                        Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
                                                                        (Berhubungan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)
                                                               F.25                                                                             248 - 270
                                                                        Corporate environmental and social responsibility initiatives
                                                                        (related to UN SDGs)
                                                               Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                                                               Responsibility for the development of sustainable products and services
                                                                        Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                               F.26                                                                             112 - 113
                                                                        Innovation and development of sustainable products and services
                                                                        Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi
                                                                        Pelanggan
                                                               F.27                                                                             112 - 113
                                                                        Products and services that have been evaluated for customer
                                                                        safety
                                                                        Dampak Produk/Jasa
                                                               F.28                                                                               114
                                                                        Impacts of products and services
                                                                        Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                                               F.29                                                                             112 - 113
                                                                        Number of products recalled
                                                                        Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa
                                                                        Keuangan Berkelanjutan
                                                               F.30                                                                             112 - 113
Appendix
       Appendix




                                                                        Customer satisfaction survey on sustainable products and
                                                                        services
                        Written verification from an                    Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
                  G                                            G.1
                        independent party                               Written verification from an independent party (if any)
                                                                        Lembar Umpan Balik
                  H     Feedback form                          G.2
                                                                        Feedback form
                                                                        Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun
                                                               G.3      Sebelumnya
                                                                        Responses to the previous year’s report feedback

                        Responses to the previous year’s                Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                  I                                                     Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                        report feedback
                                                                        Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan
                                                               G.4
                                                                        Perusahaan Publik
                                                                        List of disclosures according to Circular Letter of Financial Service
                                                                        Authority Regulations (OJK) Number 51/POJK.03/2017




        274                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 277
GRI Index
GRI Index



Pernyataan Penggunaan                           PT BUMA Internasional Grup Tbk Telah Melaporkan Sesuai
Statement of Use                                dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2025
                                                PT BUMA Internasional Grup Tbk Has Reported in Accordance with GRI
                                                Standards for the period from January 1 - December 31 2025
GRI 1 yang digunakan                            GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Reference                                 GRI 1:Foundation 2021
Standar sektor GRI yang                         GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
berlaku                                         GRI 12: Coal Sector 2022
Applicable GRI Sector Standard


                                                                                         Yang tidak Dicantumkan   Rujukan Standar
       Standar GRI                       Pengungkapan GRI                  Halaman                 dan               Sektor GRI
       GRI Standard                        GRI Disclosure                   Page                Alasannya          GRI Standard
                                                                                          Omission and Reason     Sector Reference
Pengungkapan Umum
General Disclosure
GRI 2: Pengungkapan Umum     2-1 Rincian organisasi
2021                         2-1 Organizational details
                                                                            26-30
GRI 2: General Disclosures
2021
                             2-2 Entitas yang dimasukkan dalam
                             pelaporan keberlanjutan organisasi
                                                                              22
                             2-2 Entities included in the organization’s
                             sustainability reporting
                             2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak
                             pelaporan
                                                                              23
                             2-3 Reporting period, frequency and
                             contact point
                             2-4 Penyajian kembali informasi
                                                                              21
                             2-4 Restatements of information
                             2-5 Penjaminan eksternal
                                                                              23
                             2-5 External assurance
                             2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan
                             bisnis lainnya
                                                                            40-41
                             2-6 Activities, value chain and other
                             business relationships
                             2-7 Tenaga kerja
                                                                           193-207
                             2-7 Employees
                             2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
                                                                           193-207
                             2-8 Workers who are not employees
                             2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                              64
                             2-9 Governance structure and composition
                             2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
                             kelola tertinggi
                                                                              68
                             2-10 Nomination and selection of the
                             highest governance body
                             2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
                             kelola tertinggi                                 69
                             2-11 Chair of the highest governance body
                             2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
                             dalam mengawasi manajemen dampak
                                                                              67
                             2-12 Role of the highest governance body
                             in overseeing the management of impacts
                             2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
                             dalam mengawasi manajemen dampak
                                                                              73
                             2-13 Delegation of responsibility for
                             managing impacts
                             2-14 Peran badan tata kelola tertinggi
                             dalam pelaporan keberlanjutan
                                                                            72-73
                             2-14 Role of the highest governance body
                             in sustainability reporting
                             2-15 Konflik kepentingan
                                                                              69
                             2-15 Conflicts of interest
                             2-16 Komunikasi masalah penting
                                                                            69-70
                             2-16 Communication of critical concerns




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                     275
Page 278
                  GRI Index
                  GRI INDEX



                                                                                                           Yang tidak Dicantumkan    Rujukan Standar
                         Standar GRI                        Pengungkapan GRI                Halaman                  dan                Sektor GRI
                         GRI Standard                         GRI Disclosure                 Page                 Alasannya           GRI Standard
                                                                                                            Omission and Reason      Sector Reference
                                                2-17 Pengetahuan kolektif badan tata
                                                kelola tertinggi
                                                                                               75
                                                2-17 Collective knowledge of the highest
                                                governance body
                                                2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola
                                                tertinggi
                                                                                                71
                                                2-18 Evaluation of the performance of the
                                                highest governance body
                                                2-19 Kebijakan remunerasi
                                                                                                71
                                                2-19 Remuneration policies
                                                2-20 Proses untuk menentukan
                                                remunerasi                                      71
                                                2-20 Process to determine remuneration
                                                2-21 Rasio kompensasi total tahunan
                                                                                                71
                                                2-21 Annual total compensation ratio
                                                2-22 Pernyataan tentang strategi
                                                pembangunan berkelanjutan
                                                                                              52-53
                                                2-22 Statement on sustainable
                                                development strategy
                                                2-23 Komitmen kebijakan                     52, 64, 95,
                                                2-23 Policy commitments                     180, 236
                                                2-24 Menanamkan komitmen kebijakan          52, 64, 95,
                                                2-24 Embedding policy commitments           180, 236
                                                2-25 Proses untuk memperbaiki dampak
                                                negatif
Appendix
       Appendix




                                                                                              60-61
                                                2-25 Processes to remediate negative
                                                impacts
                                                2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat
                                                dan mengemukakan masalah
                                                                                                62
                                                2-26 Mechanisms for seeking advice and
                                                raising concerns
                                                2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan
                                                peraturan
                                                                                                99
                                                2-27 Compliance with laws and
                                                regulations
                                                2-28 Asosiasi keanggotaan
                                                                                                38
                                                2-28 Membership associations
                                                2-29 Pendekatan untuk keterlibatan
                                                pemangku kepentingan                          76-79
                                                2-29 Approach to stakeholder engagement
                                                2-30 Perjanjian perundingan kolektif
                                                                                             187-188
                                                2-30 Collective bargaining agreements
                                                3-1 Proses untuk menentukan topik
                  GRI 3: Material Topics 2021   material                                      48-49
                                                3-1 Process to determine material topics
                                                3-2 Daftar topik material
                                                                                              50-51
                                                3-2 List of material topics
                  Dampak Ekonomi
                  Economic Impact
                  GRI 3-3: Manajemen Topik      3-3 Manajemen topik material                                                        12.8.1, 12.21.1
                  Material                      3-3 Management of material topics
                                                                                              82-96
                  GRI 3-3: Management of
                  material topics




        276                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 279
                                                                                                                         GRI Index
                                                                                                                             GRI INDEX



                                                                                             Yang tidak Dicantumkan      Rujukan Standar
       Standar GRI                         Pengungkapan GRI                     Halaman                dan                  Sektor GRI
       GRI Standard                          GRI Disclosure                      Page               Alasannya             GRI Standard
                                                                                              Omission and Reason        Sector Reference
GRI 201: Kinerja Ekonomi      201-1 Nilai ekonomi langsung yang                                                         12.8.2, 12.21.2
GRI 201: Economic             dihasilkan dan didistribusikan
                                                                                   85
Performance                   201-1 Direct economic value generated
                              and distributed
                              201-2 Implikasi finansial serta risiko dan                                                12.21.2
                              peluang lain akibat dari perubahan iklim
                              201-2 Financial implications and other            120-123
                              risks and opportunities due to climate
                              change
                              201-3 Kewajiban program pensiun
                              manfaat pasti dan program pensiun
                              lainnya                                           189-190
                              201-3 Defined benefit plan obligations and
                              other retirement plans
                              201-4 Bantuan keuangan yang diterima                                                      12.21.3
                              dari pemerintah
                                                                                 87-88
                              201-4 Financial assistance received from
                              government
GRI 207: Pajak 2019           207-1 Pendekatan terhadap pajak                                                           12.21.4
                                                                                 87-88
GRI 207: Tax Strategy 2019    207-1 Approach to tax
                              207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan                                                      12.21.5
                              manajemen risiko pajak
                                                                                 87-88
                              207-2 Tax Governance, Control, and risk
                              management
                              207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan                                                   12.21.6
                              dan pengelolaan kepedulian yang
                              berkaitan dengan pajak                             87-88
                              207-3 Stakeholder engagement and
                              management of concerns to tax
                              207-4 Laporan per negara                                                                  12.21.7
                                                                                   85
                              207-4 Country-by-Country reporting
GRI 12.21 Pembayaran          12.21.8                                                       Usaha Perseroan tidak       12.21.8
kepada pemerintah             Untuk batubara yang dibeli dari negara,                       melibatkan pembelian
GRI 12.21 Payments to         atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh                          batu bara dari pemerintah
governments                   negara untuk menjual atas nama mereka,                        ataupun pihak ketiga yang
                              laporkan:                                                     ditunjuk oleh pemerintah
                              •    volume dan jenis batubara yang dibeli;                   untuk menjual batu bara
                              •    nama lengkap entitas pembeli dan                        atas nama mereka.
                                    penerima pembayaran;                                    The Company’s business
                              •     pembayaran yang dilakukan untuk                        does not involve coal
                                                                                    -
                                     pembelian                                              purchases from the state
                              12.21.8                                                       or from third parties
                              For coal purchased from the state or from                     appointed by the state to
                              third parties appointed by the state to sell                  sell on their behalf
                              on their behalf, report:
                              •      volumes and types of coal purchased;
                              •      full names of the buying entity and the
                                      recipient of the payment;
                              •       payments made for the purchase
Etika Bisnis
Business Ethics
GRI 3-3: Manajemen Topik      3-3 Manajemen topik material                                                              12.20.1, 12.22.1
Material                      3-3 Management of material topics
                                                                                 97-105
GRI 3-3: Management of
material topics
GRI 205: Anti-Korupsi GRI     205-1 Operasi-operasi yang dinilai                                                        12.20.2
205: Anti-Corruption          memiliki risiko terkait korupsi
                                                                                 97-98
                              205-1 Operations assessed for risks
                              related to corruption
                              205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang                                                    12.20.3
                              kebijakan dan prosedur anti-korupsi
                                                                                102-103
                              205-2 Communication and training about
                              anti-corruption policies and procedures
                              205-1 Operasi-operasi yang dinilai                                                        12.20.4
                              memiliki risiko terkait korupsi
                                                                                 97-100
                              205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
                              tindakan yang diambil
GRI 415: Kebijakan Publik     415-1 Kontribusi Politik                                                                  12.22.2
2016                          415-1 Political Contributions                     104 - 105
GRI 415: Public Policy 2016


                                       2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                          277
Page 280
                  GRI Index
                  GRI INDEX



                                                                                                          Yang tidak Dicantumkan       Rujukan Standar
                         Standar GRI                       Pengungkapan GRI                    Halaman              dan                   Sektor GRI
                         GRI Standard                        GRI Disclosure                     Page             Alasannya              GRI Standard
                                                                                                           Omission and Reason         Sector Reference
                  GRI 12.20 Anti-corruption    12.20.5                                                                             12.20.5
                                               Menjelaskan pendekatan terhadap
                                               transparansi kontrak, termasuk:
                                               • apakah kontrak dan izin disediakan
                                                   secara publik dan, jika demikian,
                                                   di mana kontrak dan izin tersebut
                                                   dipublikasikan;
                                               • jika kontrak atau izin tidak tersedia
                                                   secara publik, alasan atas hal ini
                                                   dan tindakan yang dilakukan untuk
                                                   menjadikannya tersedia secara publik
                                                                                               97-105
                                                   di masa depan.
                                               12.20.5
                                               Describe the approach to contract
                                               transparency, including:
                                               • whether contracts and licenses are
                                                   made publicly available and, if so,
                                                   where they are published;
                                               • if contracts or licenses are not publicly
                                                   available, the reason for this and
                                                   actions taken to make them public in
                                                   the future
                                               12.20.6                                                                             12.20.6
                                               Mencantumkan pihak yang berhak atas
                                               manfaat organisasi dan menjelaskan
                                               bagaimana organisasi mengidentifikasi
                                               pihak yang berhak atas manfaat mitra
                                               bisnis, termasuk usaha bersama dan
Appendix
       Appendix




                                                                                                30-37
                                               pemasok
                                               12.20.6
                                               List the organization’s beneficial owners
                                               and explain how the organization identifies
                                               the beneficial owners of business partners,
                                               including joint ventures and suppliers
                  Pengelolaan Rantai Pasok
                  Supply Chain Management
                  GRI 204: Praktik Pengadaan   204-1 Proporsi pengeluaran untuk                                                    12.8.6
                  GRI 204: Procurement         pemasok lokal
                                                                                                 111
                  Practices 2016               204-1 Proportion of spending on local
                                               suppliers
                  GRI 308: Penilaian           308-1 Seleksi pemasok baru dengan                                                   -
                  Lingkungan Pemasok 2016      menggunakan kriteria lingkungan
                  GRI 308: Supplier            308-1 New Suppliers that were screened          109-110
                  Environmental Assessment     using environmental criteria
                  2016
                                               308-2 Dampak lingkungan negatif dalam                                               -
                                               rantai pasokan dan tindakan yang telah
                                               diambil                                         109-110
                                               308-2 Negative environmental impacts in
                                               the supply chain and actions taken
                  GRI 408: Pekerja Anak 2016   408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko                                             12.16.2
                  GRI 408: Child Labor 2016    signifikan terhadap insiden pekerja anak
                                                                                               180-181
                                               408-1 Operations and suppliers at
                                               significant risk for incidents of child labor
                  GRI 409: Kerja Paksa atau    409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko                                             12.17.2
                  Wajib Kerja 2016             signifikan terhadap insiden kerja paksa
                  GRI 409: Forced and          atau wajib kerja
                                                                                               180-181
                  Compulsory Labour 2016       409-1 Operations and suppliers at
                                               significant risk for incidents of forced or
                                               compulsory labor
                  GRI 414: Penilaian Sosial    414-1 Seleksi pemasok baru dengan                                                   12.15.8
                  Pemasok                      menggunakan kriteria sosial
                                                                                               109-110
                  GRI 414: Supplier Social     414-1 New suppliers that were screened
                  Assessment 2016              using social criteria
                                               414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai                                            12.15.9
                                               pasokan dan tindakan yang telah diambil
                                                                                               109-110
                                               414-2 Negative social impacts in the
                                               supply chain and actions taken




        278                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 281
                                                                                                                       GRI Index
                                                                                                                           GRI INDEX



                                                                                        Yang tidak Dicantumkan         Rujukan Standar
       Standar GRI                     Pengungkapan GRI                  Halaman                  dan                     Sektor GRI
       GRI Standard                      GRI Disclosure                   Page                 Alasannya                GRI Standard
                                                                                         Omission and Reason           Sector Reference
pasokan dan tindakan yang   418-1 Keluhan yang tidak berdasar                                                         -
telah diambil               mengenai pelanggaran privasi pelanggan
GRI 418: Customer Privacy   dan kerugian pelanggan data pelanggan
                                                                         107-108
2016                        418-1 Substantiated complaints
                            concerning breaches of customer privacy
                            and losses of customer data
Perubahan Iklim
Climate Change
GRI 3-3: Manajemen Topik    3-3 Manajemen topik material                                                              12.1.1, 12.2.1
Material                    3-3 Management of material topics            118-119,
GRI 3-3: Management of                                                   133-134,
material topics
GRI 302: Energi             302-1 Konsumsi energi dalam organisasi                                                    12.1.2
                                                                         133-134,
GRI 302: Energy             302-1 Energy consumption within the
                                                                         135-137
                            organization
                            302-1 Konsumsi energi dalam organisasi                                                    12.1.3
                            302-2 Energy consumption outside of the         137
                            organization
                            302-3 Intensitas energi                      133-134,                                     12.1.4
                            302-3 Energy intensity                       135-137
                            302-4 Pengurangan konsumsi energi                         Perseroan belum                 -
                            302-4 Reduction of energy consumption                     mengawasi pengurangan
                                                                                      dari penggunaan energi di
                                                                            N/A       saat ini.
                                                                                      The company does not
                                                                                      monitor reductions in
                                                                                      energy use at this time
                            302-5 Pengurangan pada energi yang                        Konsumsi energi                 -
                            dibutuhkan untuk produk dan jasa                          yang bertujuan untuk
                            302-5 Reductions in energy requirements                   pembuatan barang dan
                            of products and services                                  jasa tidak dapat di atur
                                                                                      secara langsung oleh
                                                                                      Perseroan, tetapi hal hal ini
                                                                                      diatur oleh vendor sebagai
                                                                                      mitra dari Perseroan.
                                                                                      Maka dari itu, program
                                                                                      untuk mengurangi
                                                                                      konsumsi energi belum
                                                                            N/A
                                                                                      di implementasikan.
                                                                                      Energy consumption
                                                                                      to generate products
                                                                                      and services cannot be
                                                                                      controlled directly by
                                                                                      the Company, but by
                                                                                      vendors as the Company’s
                                                                                      partners. Therefore, the
                                                                                      program to reduce energy
                                                                                      consumption has yet to be
                                                                                      implemented.
GRI 305: Emisi              305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                                      12.1.5
                                                                            137
GRI 305: Emissions          305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
                            305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak                                                  12.1.6
                            langsung
                                                                            137
                            305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG
                            emissions
                            305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak                                                         12.1.7
                            langsung lainnya
                                                                            N/A
                            305-3 Other indirect (Scope 3) GHG
                            emissions
                            305-4 Intensitas emisi GRK                                                                12.1.8
                                                                          139-140
                            305-4 GHG emissions intensity
                            305-4 Intensitas emisi GRK                                                                12.2.3
                                                                            144
                            305-5 Reduction of GHG emissions




                                    2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                           279
Page 282
                  GRI Index
                  GRI INDEX



                                                                                                                   Yang tidak Dicantumkan          Rujukan Standar
                         Standar GRI                          Pengungkapan GRI                      Halaman                  dan                      Sektor GRI
                         GRI Standard                           GRI Disclosure                       Page                 Alasannya                 GRI Standard
                                                                                                                    Omission and Reason            Sector Reference
                                                 305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)                               Perseroan belum
                                                 305-6 Emissions of ozone-depleting                               melakukan pengawasan
                                                 substances (ODS)                                                 terkait emisi perusak ozon
                                                                                                                  karena emisi jenis ini
                                                                                                                  hanya merupakan bagian
                                                                                                                  yang sangat kecil di dalam
                                                                                                       N/A
                                                                                                                  operasi perseroan.
                                                                                                                  The Company has yet to
                                                                                                                  conduct monitoring on
                                                                                                                  ozone depleting emissions
                                                                                                                  as it is a negligible part of
                                                                                                                  its operations.
                                                 305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang
                                                 oksida (SOx), dan emisi udara signifikan
                                                 lainnya                                             144,145
                                                 305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                                                 (SOx), and other significant air emissions
                  GRI 12.2 Climate adaptation,   Describe the organization’s approach to                                                          12.2.4
                  resilience, and transition     public policy development and lobbying on
                                                 climate change, including:
                                                 •  t he organization’s stance on significant
                                                     issues related to climate change that are
                                                     the focus of its participation in public
                                                     policy development and lobbying, and
                                                     any differences between these positions
                                                     and its stated policies, goals, or other
                                                     public positions;
                                                  • W  hether it is a member of, or contributes
Appendix
       Appendix




                                                                                                       N/A
                                                     to, any representative associations or
                                                     committees that participate in public
                                                     policy development and lobbying on
                                                     climate change, including:
                                                 1. the nature of this contribution.
                                                 2. any differences between the
                                                 organization’s stated policies, goals,
                                                 or other public positions on significant
                                                 issues related to climate change; and
                                                 the positions of the representative
                                                 associations or committees.
                  Pengelolaan Lingkungan
                  Environmental Stewardship
                  GRI 3-3: Manajemen Topik       3-3 Manajemen topik material                                                                     12.6.1, 12.7.1
                  Material                       3-3 Management of material topics                   151-152,
                  GRI 3-3: Management of                                                           159-161, 172
                  material topics
                  3-3 Manajemen topik            303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber                                                        12.7.2
                  material                       daya bersama
                                                                                                     151-152,
                  GRI 303: Water and Effluent    303-1 Interactions with water as a shared
                                                 resource
                                                 303-2 Manajemen dampak yang berkaitan                                                            12.7.3
                                                 dengan pembuangan air
                                                                                                     152-154
                                                 303-2 Management of water discharge-
                                                 related impacts
                                                 303-3 Pengambilan air                                                                            12.7.4
                                                                                                     154-156
                                                 303-3 Water withdrawal
                                                 303-4 Pembuangan air                                                                             12.7.5
                                                                                                     156-157
                                                 303-4 Water discharge
                                                 303-5 Konsumsi air                                                                               12.7.6
                                                                                                     157-158
                                                 303-5 Water consumption
                  GRI 304: Keanekaragaman        304-1 Lokasi operasi yang dimiliki,
                  Hayati 2016                    disewa, dikelola, atau berdekatan dengan,
                  GRI 304: Biodiversity 2016     kawasan lindung dan kawasan dengan
                                                 nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar
                                                 kawasan lindung                                       N/A
                                                 304-1 Operational sites owned, leased,
                                                 managed in, or adjacent to, protected
                                                 areas and areas of high biodiversity value
                                                 outside protected areas




        280                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 283
                                                                                                                    GRI Index
                                                                                                                        GRI INDEX



                                                                                       Yang tidak Dicantumkan       Rujukan Standar
       Standar GRI                     Pengungkapan GRI                 Halaman                  dan                   Sektor GRI
       GRI Standard                      GRI Disclosure                  Page                 Alasannya              GRI Standard
                                                                                        Omission and Reason         Sector Reference
                           304-2 Dampak signifikan dari aktivitas,
                           produk, dan jasa pada keanekaragaman
                           hayati                                          N/A
                           304-2 Significant impacts of activities,
                           products and services on biodiversity
                           304-3 Habitat yang dilindungi atau
                           direstorasi                                     N/A
                           304-3 Habitats protected or restored
                           304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan                       Perseroan di saat ini belum
                           spesies daftar konservasi nasional dengan                 melakukan pelacakan
                           habitat dalam wilayah yang terkena efek                   spesies yang ada di dalam
                           operasi                                                   Daftar Merah IUCN dan
                           304-4 IUCN Red List species and national                  daftar konservasi nasional
                           conservation list species with habitats in                karena tanggungjawab
                           areas affected by operations                              pengelolaan
                                                                                     keanekaragaman hayati
                                                                                     terletak pada pemiliki
                                                                           N/A
                                                                                     tambang.
                                                                                     The Company currently
                                                                                     does not track IUCN
                                                                                     Red List and national
                                                                                     conservation list Species
                                                                                     in their operations as
                                                                                     the responsibility for
                                                                                     biodiversity management
                                                                                     lies with the mine owners
GRI 306: Limbah            306-1 Timbulan limbah dan dampak                                                        12.6.2
GRI 306: Waste             signifikan terkait limbah
                                                                         161-164
                           306-1 Waste generation and significant
                           waste-related impacts
                           306-2 Manajemen dampak signifikan                                                       12.6.3
                           terkait limbah
                                                                         159-161
                           306-2 Management of significant waste-
                           related impacts
                           306-3 Timbulan limbah                        160, 165-                                  12.6.4
                           306-3 Waste generated                          172
                           306-4 Limbah yang dialihkan dari                                                        12.6.5
                                                                        160, 165-
                           pembuangan akhir
                                                                          172
                           306-4 Waste diverted from disposal
                           306-5 Limbah yang dikirimkan ke                                                         12.6.6
                                                                        160, 165-
                           pembuangan akhir
                                                                          172,
                           306-5 Waste directed to disposal
Fokus kepada Pekerja
Employee Focus
GRI 3-3: Manajemen Topik   3-3 Manajemen topik material                                                            12.14.1, 12.15.1,
Material                   3-3 Management of material topics            179-192,                                   12.16.1, 12.17.1,
GRI 3-3: Management of                                                  195-198                                    12.18.1, 12.19.1
material topics
GRI 202: Kehadiran Pasar   202-1 Rasio upah entry level standar                                                    12.19.2
GRI 202: Market Presence   berdasarkan jenis kelamin dibandingkan
2016                       dengan upah minimum lokal
                           202-1 Ratios of standard entry level wage      186
                           by gender compared to local minimum
                           wage
                           202-2 Proporsi manajemen senior yang                                                    12.19.3
                           berasal dari masyarakat lokal
                                                                           204
                           202-2 Proportion of senior management
                           hired from the local community
GRI 401: Kepegawaian       401-1 Perekrutan karyawan baru dan                                                      12.15.2
GRI 401: Employment        pergantian karyawan
                                                                         202-206
                           401-1 New employee hires and employee
                           turnover
                           401-2 Tunjangan yang diberikan kepada                                                   12.15.3
                           karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
                           kepada karyawan pada kurun waktu
                           tertentu atau paruh waktu                       207
                           401-2 Benefits provided to full-time
                           employees that are not provided to
                           temporary or part-time employees
                           401-3 Cuti melahirkan                                                                   12.15.4, 12.19.4
                                                                           185
                           401-3 Parental leave

                                   2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                         281
Page 284
                  GRI Index
                  GRI INDEX



                                                                                                            Yang tidak Dicantumkan    Rujukan Standar
                         Standar GRI                         Pengungkapan GRI                 Halaman                 dan                Sektor GRI
                         GRI Standard                          GRI Disclosure                  Page                Alasannya           GRI Standard
                                                                                                             Omission and Reason      Sector Reference
                  GRI 402: Hubungan Tenaga       402-1 Periode pemberitahuan minimum                                                 12.15.5
                  Kerja/ Manajemen               terkait perubahan operasional
                                                                                                187
                  GRI 402: Labor/Management      402-1 Minimum notice periods regarding
                  Relations                      operational changes
                  402-1 Periode                  403-1 Sistem manajemen kesehatan dan                                                12.14.2
                  pemberitahuan minimum          keselamatan kerja
                  terkait perubahan              403-1 Occupational health and safety
                                                                                                209
                  operasional                    management system
                  GRI 403: Occupational
                  Health & Safety
                                                 403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian                                          12.14.3
                                                 risiko, dan investigasi insiden
                                                                                                216
                                                 403-2 Hazard identification, risk
                                                 assessment, and incident investigation
                                                 403-3 Layanan kesehatan kerja                                                       12.14.4
                                                                                                220
                                                 403-3 Occupational health services
                                                 403-4 Partisipasi, konsultasi, dan                                                  12.14.5
                                                 komunikasi pekerja tentang kesehatan dan
                                                 keselamatan kerja
                                                                                                221
                                                 403-4 Worker participation, consultation,
                                                 and communication on occupational
                                                 health and safety
                                                 403-5 Pelatihan pekerja mengenai                                                    12.14.6
                                                 kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                223
                                                 403-5 Worker training on occupational
                                                 health and safety
Appendix
       Appendix




                                                 403-6 Peningkatan kualitas kesehatan                                                12.14.7
                                                 pekerja                                        224
                                                 403-6 Promotion of worker health
                                                 403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-                                               12.14.8
                                                 dampak kesehatan dan keselamatan kerja
                                                 yang secara langsung terkait hubungan
                                                 bisnis                                         225
                                                 403-7 Prevention and mitigation of
                                                 occupational health and safety impacts
                                                 directly linked by business relationships
                                                 403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem                                            12.14.9
                                                 manajemen kesehatan dan keselamatan
                                                 kerja                                        227-229
                                                 403-8 Workers covered by an occupational
                                                 health and safety management system
                                                 403-9 Kecelakaan kerja                                                              12.14.10
                                                                                              230-232
                                                 403-9 Work-related injuries
                                                 403-10 Penyakit Akibat Kerja                                                        12.14.11
                                                                                              230-232
                                                 403-10 Work-related ill health
                  GRI 404: Pelatihan dan         404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun                                             12.15.6, 12.19.5
                  Pendidikan                     per karyawan
                                                                                              190-192
                  GRI 404: Training and          404-1 Average hours of training per year
                  Education                      per employee
                                                 404-2 Program untuk meningkatkan                                                    12.15.7
                                                 keterampilan karyawan dan program
                                                 bantuan peralihan                            189-190
                                                 404-2 Programs for upgrading employee
                                                 skills and transition assistance programs
                                                 404-3 Persentase karyawan yang
                                                 menerima tinjauan kinerja dan
                                                 pengembangan karier secara berkala
                                                                                                185
                                                 404-3 Percentage of employees
                                                 receiving regular performance and career
                                                 development reviews
                  GRI 405: Keanekargaman         405-1 Keanekaragaman badan tata kelola                                              12.19.6
                  dan Peluang Setara             dan karyawan
                                                                                              198-200
                  GRI 405: Diversity and Equal   405-1 Diversity of governance bodies and
                  Opportunity                    employees
                                                 405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi                                               12.19.7
                                                 perempuan dibandingkan laki-laki
                                                                                                186
                                                 405-2 Ratio of basic salary and
                                                 remuneration of women to men




        282                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 285
                                                                                                                   GRI Index
                                                                                                                       GRI INDEX



                                                                                         Yang tidak Dicantumkan    Rujukan Standar
       Standar GRI                       Pengungkapan GRI                 Halaman                  dan                Sektor GRI
       GRI Standard                        GRI Disclosure                  Page                 Alasannya           GRI Standard
                                                                                          Omission and Reason      Sector Reference
GRI 406: Non-diskriminasi    406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan                                              12.19.8
GRI 406: Non-                perbaikan yang dilakukan
                                                                           180-181
Discrimination               406-1 Incidents of discrimination and
                             corrective actions taken
GRI 407: Kebebasan           407-1 Operasi dan pemasok di mana                                                    12.18.2
Berserikat dan Perundingan   hak atas kebebasan berserikat dan
Kolektif                     perundingan kolektif mungkin berisiko
                                                                           180-181
GRI 407: Freedom of          407-1 Operations and suppliers in which
Association and Collective   the right to freedom of association and
Bargaining 2016              collective bargaining may be at risk
Transformasi Komunitas
Community Transformation
GRI 3-3: Manajemen Topik     3-3 Manajemen topik material                                                         12.8.1, 12.9.1
Material                     3-3 Management of material topics
                                                                           235-270
GRI 3-3: Management of
material topics
GRI 203: Dampak Ekonomi      203-1 Investasi infrastruktur dan                                                    12.8.4
Tidak Langsung               dukungan layanan
                                                                             249
GRI 203: Indirect Economic   203-1 Infrastructure investments and
Impact                       services supported
                             203-2 Dampak ekonomi tidak langsung                                                  12.8.5
                             yang signifikan
                                                                           250-251
                             203-2 Significant indirect economic
                             impacts
GRI 411: Hak Masyarakat      411-1 Insiden pelanggaran yang
Adat                         melibatkan hak-hak masyarakat adat
                                                                             245
GRI 411: Rights of           411-1 Incidents of violations involving
Indigenous People            rights of indigenous peoples
GRI 413: Komunitas Lokal     413-1 Operasi dengan keterlibatan                                                    12.9.2
GRI 413: Local Communities   masyarakat setempat, penilaian dampak,
                             dan program pengembangan
                                                                           247-249
                             413-1 Operations with local community
                             engagement, impact assessments, and
                             development programs
                             413-2 Operasi yang secara aktual dan                                                 12.9.3
                             yang berpotensi memiliki dampak negatif
                             signifikan terhadap masyarakat setempat
                                                                             244
                             413-2 Operations with significant actual
                             and potential negative impacts on local
                             communities
GRI 12.9 Komunitas lokal     12.9.4                                                                               12.9.4
GRI 12.9 Local Communities   Melaporkan jumlah dan jenis pengaduan
                             dari komunitas lokal yang diidentifikasi,
                             yang meliputi:
                             • persentase pengaduan yang ditangani
                                 dan diselesaikan;
                             • persentasi pengaduan yang
                                 diselesaikan melalui remediasi.
                                                                          245-246
                             12.9.4
                             Report the number and type of grievances
                             from local communities identified,
                             including:
                             • the percentage of grievances that were
                                 addressed and resolved;
                             • the percentage of grievances resolved
                                 through remediation




                                     2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                      283
Page 286
                  Glosarium
                  Glossary



                  Kecerdasan Buatan (AI)                                          Artificial Intelligence (AI)
                  Teknologi yang memungkinkan mesin melakukan                     A technology that enables machines to perform tasks
                  tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan                      that typically require human intelligence, such as
                  manusia, seperti belajar, bernalar, dan memecahkan              learning, reasoning, and problem-solving. It involves
                  masalah. AI melibatkan pengembangan sistem                      developing computer systems that can simulate
                  komputer yang dapat meniru proses kognitif manusia              human cognitive processes and make decisions
                  dan dapat membuat keputusan berdasarkan data                    based on data and algorithms.
                  dan algoritma.

                  Standar Pelaporan Keberlanjutan Australia (ASRS)                Australian Sustainability Reporting Standards (ASRS)
                  Seperangkat persyaratan wajib yang harus diikuti                A set of mandatory disclosure requirements that
                  perusahaan Australia untuk melaporkan risiko dan                Australian companies must follow to report on climate-
                  peluang terkait iklim dan keberlanjutan dalam laporan           and sustainability-related risks and opportunities in
                  keuangan dan tahunan mereka. Laporan ASRS                       their financial statements and annual reports. The
                  pertama harus diserahkan mulai 1 Januari 2025.                  first ASRS aligned report should be submitted starting
                                                                                  in 1 January 2025.

                  Tahun Dasar                                                     Baseline Year
                  Periode    historis  yang     ditentukan      sebagai           Historical period specified for the purpose of
                  perbandingan untuk mengukur penambahan atau                     comparing GHG emissions or removals, or other
                  pengurangan emisi GRK atau informasi terkait GRK                GHG-related information over time. The base year
                  lainnya dari waktu ke waktu. Tahun dasar dapat                  emissions or removals may be quantified using a
Appendix
       Appendix




                  berbentuk suatu tahun atau rata-rata dari beberapa              specific period (e.g., year) or averaged from several
                  tahun. Tahun dasar dapat direvisi jika terdapat alasan          periods (e.g. several years). The base year may be
                  yang cukup untuk menjustifikasi revisi tersebut.                revised at a later date provided sufficient justification
                                                                                  is recorded for the change.

                  Biodiesel B35                                                   Biodiesel B35
                  Jenis biodiesel dengan campuran bahan bakar                     A type of biodiesel with a fuel blend containing bio
                  yang mengandung 35% kandungan bio. Program                      content of 35%. This was rolled out by the Indonesian
                  ini diluncurkan pemerintah Indonesia pada Februari              government in February, as the continuation of B30
                  sebagai kelanjutan dari program B30.                            program.

                  Karbon Dioksida Ekuivalen (CO2e)                                Carbon Dioxide Equivalent (CO2e)
                  Satuan CO2 untuk membandingkan efek pemanasan                   CO2 unit for comparing the radiative forcing of a GHG
                  gas rumah kaca dengan karbon dioksida. Dihitung                 to carbon dioxide. The carbon dioxide equivalent is
                  menggunakan massa gas rumah kaca dikalikan                      calculated using the mass of a given GHG multiplied
                  dengan potensi pemanasan globalnya.                             by its global warming potential (GWP).

                  Direktur Utama (CEO)                                            Chief executive Officer (CEO)
                  Eksekutif tertinggi dalam perusahaan yang                       The highest-ranking executive in a company and
                  bertanggung jawab atas arah, strategi, dan kinerja              the ultimate leader, responsible for the company’s
                  perusahaan secara keseluruhan. Mereka mengawasi                 overall direction, strategy, and performance. They
                  operasi, mengelola sumber daya, dan membuat                     oversee operations, manage resources, and make
                  keputusan-keputusan besar untuk memastikan                      major decisions to ensure the company’s success
                  keberhasilan dan adanya pertumbuhan perusahaan.                 and growth.

                  Penilaian Risiko Perubahan Iklim (CCRA)                         Climate Change Risk Assessment (CCRA)
                  Penilaian yang dilakukan perusahaan untuk                       An assessment a company do to study the impact of
                  mempelajari dampak risiko fisik dan transisi                    physical and transition climate change risks towards
                  perubahan iklim terhadap bisnis perusahaan,                     the company’s business, specifically the financial




        284                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 287
                                                                                                         Glosarium
                                                                                                                Glossary


terutama dampak keuangannya. Studi CCRA dalam                     impact of said risks. CCRA studies in the case of this
laporan ini berdasarkan panduan TCFD dan IFRS S2.                 report are based on TCFD and IFRS S2 guidelines.

Risiko Fisik Terkait Iklim                                        Climate-related Physical Risk
Risiko yang disebabkan oleh bahaya alam akibat                    Risks that are caused by climate change-driven
perubahan iklim, seperti suhu ekstrem, banjir, kenaikan           natural hazards, such as extreme temperatures,
permukaan laut, siklon tropis, kebakaran hutan, stres             flooding, sea level rise, tropical cyclones, wildfires,
air, dan tanah longsor.                                           water stress, and rainfall-induced landslides.

Risiko dan Peluang Transisi Terkait Iklim                         Climate-related Transition Risk and Opportunities
Risiko dan peluang yang muncul dari transisi global               Risks and opportunities that are attributed to the
menuju ekonomi rendah karbon. Contohnya termasuk                  global society’s transition towards a lower-carbon
penurunan permintaan bahan bakar fosil, kenaikan                  economy. Examples include lower demand for
harga karbon, dan tekanan regulasi.                               fossil fuels, increased carbon prices, and regulatory
                                                                  pressures among others.

Perjanjian Kerja Bersama (PKB)                                    Collective Labour Agreement (CLA)
Kontrak tertulis hasil negosiasi antara serikat pekerja           A written contract negotiated through collective
dengan manajemen perusahaan yang mengatur                         bargaining for employees by one or more trade
syarat dan kondisi kerja karyawan, termasuk upah,                 unions with the management of a company (or with
tunjangan, tanggung jawab dari pekerja dan pemberi                an employers’ association) that regulates the terms
kerja, dan peraturan untuk menyelesaikan sengketa.                and conditions of employees at work. This includes
                                                                  regulating the wages, benefits, and duties of the
                                                                  employees and the duties and responsibilities of the
                                                                  employer or employers and often includes rules for a
                                                                  dispute resolution process.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)                            Corporate Social Responsibility (CSR)
Konsep     manajemen    di    mana     perusahaan                 A management concept whereby companies integrate
mengintegrasikan kepedulian sosial dan lingkungan                 social and environmental concerns in their business
ke dalam operasi bisnis serta interaksi mereka                    operations and interactions with their stakeholders.
dengan para pemangku kepentingan. CSR umumnya                     CSR is generally understood as being the way
dipahami sebagai cara perusahaan mencapai                         through which a company achieves a balance of
keseimbangan antara tujuan ekonomi, lingkungan,                   economic, environmental and social imperatives
dan sosial (“Pendekatan Triple Bottom Line”),                     (“Triple-Bottom-Line- Approach”), while at the same
sekaligus memenuhi harapan para pemegang saham                    time addressing the expectations of shareholders
dan pemangku kepentingan. Dalam hal ini, penting                  and stakeholders. In this sense it is important to
untuk membedakan antara CSR, yang dapat menjadi                   draw a distinction between CSR, which can be a
konsep manajemen bisnis strategis, dengan kegiatan                strategic business management concept, and charity,
amal, sponsorship, atau filantropi.                               sponsorships or philanthropy.

Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)                           Criminal Code (Kitab Undang-undang Hukum Pidana,
Undang-undang yang mengatur tindak pidana dan                     KUHP)
sanksi yang berlaku di Indonesia. KUHP ini digunakan              A law that regulates criminal acts and sanctions
sebagai dasar dalam penegakan hukum pidana                        that apply in Indonesia. This Criminal Code is used
di Indonesia. Secara sederhana, KUHP mengatur                     as a basis for enforcing criminal law in Indonesia
tindakan-tindakan yang dilarang, dan apabila                      country. In simple terms, the Criminal Code regulates
dilanggar, pelaku akan dikenai sanksi pidana.                     prohibited actions and if violated, the perpetrators will
                                                                  be subject to criminal sanctions.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                  285
Page 288
                  Glosarium
                  Glossary



                  Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)                 Criminal Procedure Code (Kitab Undang-Undang
                                                                                 Hukum Acara Pidana, KUHAP)
                  Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)                 A law and regulation in Indonesia that regulates
                  adalah peraturan perundang- undangan di Indonesia              the implementation of criminal law, especially the
                  yang mengatur pelaksanaan hukum pidana,                        procedures or legal procedures that apply in handling
                  khususnya tata cara atau prosedur hukum yang                   criminal cases.
                  berlaku dalam penanganan perkara pidana.

                  Risiko Kritis                                                  Critical Risk
                  Risiko yang jika tidak dikelola dengan efektif dapat           Risks that, if not effectively managed, could lead to
                  menyebabkan konsekuensi parah seperti kematian                 severe consequences like worker fatality or permanent
                  pekerja atau cacat permanen, atau gangguan bisnis              disability, or significant business disruption. It’s
                  yang signifikan. Pada dasarnya, Risiko Kritis adalah           essentially a high-impact risk, regardless of how likely
                  risiko yang memiliki dampak yang besar dan tidak               it is to occur.
                  memperhitungkan kemungkinan terjadinya.

                  Faktor Emisi                                                   Emission Factor
                  Koefisien yang menghubungkan data aktivitas GRK                Coefficient relating GHG activity data with the GHG
                  dengan emisi GRK, misalnya emisi GRK dalam kg                  emission e.g. GHG emission in kgCO2e per liter of fuel
                  CO2e per liter bahan bakar yang dikonsumsi.                    consumed.

                  Environmental Authority (EA)                                   Environmental Authority (EA)
Appendix
       Appendix




                  Izin di Queensland, Australia yang diajukan                    Permits in Queensland, Australia that companies
                  perusahaan untuk melakukan kegiatan yang                       apply in order to undertake environmentally relevant
                  berpotensi melepaskan zat pencemar ke lingkungan.              activities, or activities that have the potential to
                                                                                 release contaminants into the environment.

                  Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)                    Environmental Impact Assessment (EIA)
                  Penilaian dampak lingkungan dari suatu proyek                  An assessment by which the anticipated impacts
                  atau kegiatan pembangunan yang diusulkan.                      on the environment of a proposed development
                  Jika dampaknya tidak dapat diterima, langkah-                  or project are measured. If the likely impacts are
                  langkah design atau mitigasi dapat diambil untuk               unacceptable, design measures or other relevant
                  meminimalisir    dampaknya.                                    mitigation measures can be taken to reduce or avoid
                                                                                 these effects.

                  Environmental Impact Statement (EIS)                           Environmental Impact Statement (EIS)
                  Dokumen yang menguraikan bagaimana suatu proyek                A document that outlines how a project may impact
                  dapat berdampak pada lingkungan dan langkah-                   the environment and what are the measures that will
                  langkah yang akan diambil untuk menghindari atau               be taken to avoid or minimised the impact.
                  meminimalkan dampak.

                  Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana                 Environmental Management and Monitoring Plan
                  Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL)                          (Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana
                  Dokumen lingkungan Indonesia yang menguraikan                  Pemantauan Lingkungan Hidup, RKL-RPL)
                  strategi untuk mengelola dan memantau dampak                   Indonesian environmental documents consisting
                  lingkungan dari kegiatan usaha sebagai bagian dari             of the Environmental Management Plan (Rencana
                  kerangka regulasi AMDAL.                                       Pengelolaan Lingkungan Hidup) and Environmental
                                                                                 Monitoring Plan (Rencana Pemantauan Lingkungan
                                                                                 Hidup) that outline strategies for managing and
                                                                                 monitoring environmental impacts of business
                                                                                 activities as part of the Environmental Impact Analysis
                                                                                 (AMDAL) regulatory framework.



        286                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 289
                                                                                                       Glosarium
                                                                                                             Glossary



Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)                        Environmental, Social, and Governance (ESG)
Seperangkat standar yang mengacu pada tiga kriteria              A set of standards that refers to the three main
utama dalam mengukur keberlanjutan. ESG sering                   criteria in measuring sustainability. ESG is often used
digunakan dalam bisnis sebagai metrik utama dalam                in business as a key metric in making investment
pengambilan keputusan investasi dan sebagai tolak                decisions and also serves as a reference for
ukur perusahaan dalam melaporkan dampak mereka.                  companies reporting the impacts of their business.

Perjanjian Kerja Waktu Tetap (PKWT)                              Fixed-Time Employment Agreement (Perjanjian Kerja
Perjanjian kerja yang memiliki jangka waktu tertentu             Waktu Tetap, PKWT)
atau berdasarkan penyelesaian suatu pekerjaan                    An employment agreement that has a term or is based
tertentu.                                                        on the completion of a certain job.

Sistem Manajemen Armada (FMS)                                    Fleet Management System (FMS)
Solusi   perangkat   lunak    terintegrasi  yang                 An integrated software solution that enables
memungkinkan organisasi melacak, memantau, dan                   organizations to track, monitor, and optimize their
mengoptimalkan operasi kendaraan mereka termasuk                 vehicle operations including maintenance, fuel usage,
pemeliharaan dan penggunaan bahan bakar.                         driver performance, and logistics across their entire
                                                                 fleet.

Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa                      Free, Prior, and Informed Consent (FPIC)
Paksaan (FPIC)                                                   A specific right that pertains to indigenous peoples
Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa                      and is recognised in the United Nations Declaration on
Paksaan (Free, Prior and Informed Consent/FPIC)                  the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP). It allows
adalah hak khusus yang dimiliki oleh masyarakat adat             them to give or withhold consent to a project that
dan diakui dalam Deklarasi Perserikatan Bangsa-                  may affect them or their territories. Once they have
Bangsa tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP).                 given their consent, they can withdraw it at any stage.
Hak ini memungkinkan mereka untuk memberikan                     Furthermore, FPIC enables them to negotiate the
atau menolak persetujuan terhadap suatu proyek yang              conditions under which the project will be designed,
dapat mempengaruhi mereka atau wilayah mereka.                   implemented, monitored and evaluated.
Setelah memberikan persetujuan, mereka berhak
untuk menarik kembali persetujuan tersebut kapan
saja. Selain itu, FPIC juga memungkinkan mereka
untuk merundingkan syarat-syarat di mana proyek
tersebut akan dirancang, dilaksanakan, dipantau, dan
dievaluasi.

Gas Rumah Kaca (GRK)                                             Greenhouse Gas (GHG)
Istilah “gas rumah kaca” atau disingkat “GRK”                    Gaseous constituents of the atmosphere, both of
umumnya merujuk pada unsur gas di atmosfer,                      natural and anthropogenic origins, which absorb
baik yang berasal dari alam maupun dari aktivitas                and emit radiation at specific wavelengths within the
manusia, yang menyerap dan memancarkan radiasi                   spectrum of infrared radiation emitted by the Earth’s
pada panjang gelombang tertentu dalam spektrum                   surface, atmosphere, and clouds. In this standard,
radiasi inframerah yang dipancarkan oleh permukaan               the term only covers seven types of greenhouse
Bumi, atmosfer, dan awan. Dalam standar ini, istilah             gases defined by the Kyoto Protocol – i.e., carbon
tersebut hanya mencakup tujuh jenis gas rumah kaca               dioxide (CO2), methane (CH4), nitrous oxide (N2O),
yang didefinisikan dalam Protokol Kyoto, yaitu karbon            hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs),
dioksida (CO2), metana (CH2), dinitrogen oksida (N2O),           sulphur hexafluoride (SF6), and nitrogen trifluoride
hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sulfur           (NF 3).
heksafluorida (SF6), dan nitrogen trifluorida (NF3).




                                2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                287
Page 290
                  Glosarium
                  Glossary


                  Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRA)                  Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA)
                  Proses sistematis untuk mengidentifikasi potensi                 A systematic process for identifying potential hazards
                  bahaya di tempat kerja atau lingkungan lain serta                in the workplace or other environments and assessing
                  menilai risiko yang terkait dengannya. Ini melibatkan            the risks associated with them. It involves a structured
                  pendekatan terstruktur untuk mengidentifikasi potensi            approach to identify potential hazards, analyze the
                  bahaya, menganalisis risiko yang ditimbulkan, dan                risks they pose, and implement measures to mitigate
                  menerapkan langkah-langkah untuk mengurangi atau                 or eliminate those risks, ensuring a safer environment.
                  menghilangkan risiko tersebut demi menciptakan
                  lingkungan yang lebih aman.

                  Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3L)                     Health, Safety, and Environment (HSE) or Safety,
                                                                                   Health, and Environment (SHE) or Occupational
                                                                                   Health, Safety and Environment (OHSE)
                  Bidang interdisipliner yang berfokus pada studi dan              An interdisciplinary field focused on the study and
                  penerapan aspek praktis perlindungan lingkungan                  implementation of practical aspects environmental
                  serta perlindungan kesehatan dan keselamatan                     protection and safeguard of people’s health and
                  manusia, khususnya dalam konteks ketenagakerjaan.                safety, especially in an occupational context. It is
                  Ini mencakup upaya organisasi untuk memastikan                   what organizations must do to make sure that their
                  bahwa kegiatan mereka tidak menimbulkan bahaya.                  activities do not cause harm.

                  Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)                    Indefinite Time Work Agreement (Perjanjian Kerja
                  Perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja                Waktu Tidak Tertentu, PKWTT)
Appendix
       Appendix




                  yang tidak memiliki batas waktu tertentu, sehingga               A work agreement between workers and employers
                  hubungan kerja bersifat tetap atau permanen.                     that does not have a specific time limit, so that the
                                                                                   employment relationship is permanent.

                  International Financial Reporting Standards (IFRS) S2            International Financial Reporting Standard (IFRS) S2
                  Standar pelaporan keberlanjutan global yang                      A global sustainability reporting standard that
                  mengharuskan        perusahaan       mengungkapkan               requires companies to disclose information about
                  informasi terkait risiko iklim, peluang, tata kelola,            their climate-related risks, opportunities, governance,
                  strategi, dan metrik untuk membantu investor                     strategy, and metrics to help investors make informed
                  membuat keputusan yang lebih tepat.                              decisions.

                  International Labour Organization (ILO)                          The International Labour Organization (ILO)
                  Badan khusus PBB yang berfokus pada kondisi kerja                A specialized agency of the United Nations that
                  yang layak dan keadilan sosial bagi semua pekerja. ILO           focuses on promoting decent work conditions and
                  menetapkan standar ketenagakerjaan internasional,                social justice for all workers. It sets international
                  mengembangan kebijakan, dan merancang program-                   labour standards, develops policies, and designs
                  program untuk mendorong pekerjaan layak.                         programs to encourage decent work.

                  Standar International Standardization Organization               International Standardization Organization (ISO)
                  (ISO)                                                            Standards
                  Standar internasional yang disepakati oleh para ahli             International standards agreed upon by experts,
                  dan mencakup berbagai bidang untuk memastikan                    covering a wide range of activities to ensure quality,
                  kualitas, keselamatan, efisiensi, dan interoperabilitas.         safety, efficiency, and interoperability.

                  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)                          Investment Coordinating Board (BKPM)
                  Lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas                 A Non-Departmental Government Institution that is
                  mengoordinasikan kebijakan dan layanan di bidang                 responsible for coordinating policies and services in




        288                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 291
                                                                                                       Glosarium
                                                                                                             Glossary


penanaman modal di Indonesia, baik penanaman                    the field of investment in Indonesia, both domestic
modal dalam negeri maupun asing.                                investment and foreign investment.

Analisis Keselamatan Kerja (JSA)                                Job Safety Analysis (JSA)
Juga dikenal sebagai Job Hazard Analysis (JHA),                 Also known as a Job Hazard Analysis (JHA), it is a
adalah proses yang membagi suatu pekerjaan                      process that breaks down a specific job or task into its
atau tugas menjadi langkah-langkah individu,                    individual steps, identifies potential hazards at each
mengidentifikasi potensi bahaya di setiap langkah,              step, and recommends control measures to minimize
dan merekomendasikan tindakan pengendalian untuk                or eliminate those hazards
meminimalkan atau menghilangkan bahaya tersebut.

Cedera Waktu Hilang/Loss Time Injury (LTI)                      Lost Time Injury (LTI)
Cedera yang terjadi di tempat kerja yang                        An injury sustained on the job that results in the loss
mengakibatkan hilangnya waktu kerja produktif,                  of productive work time. A lost-time injury is one
termasuk cedera yang menyebabkan ketidakhadiran                 that resulted in time lost from work of one day/shift
selama satu hari/shift atau lebih, kecacatan                    or more. This includes injuries resulting in fatality or
permanen, atau kematian.                                        permanent disability.

Tingkat Frekuensi Cedera Waktu Hilang/Loss Time                 Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)
Injury Frequency Rate (LTIFR)                                   A measure of the number of lost-time injuries per
Metode      pengukuran     jumlah   cedera     yang             million hours worked during a single financial year.
menyebabkan kehilangan waktu kerja per satu juta                LTIFRs are useful for drawing conclusions about the
jam kerja dalam satu tahun keuangan. LTIFR berguna              factors that contribute to lost productivity, including
untuk memahami faktor- faktor yang berkontribusi                inadequate injury prevention. However, they should
terhadap hilangnya produktivitas, namun tidak boleh             not be used to evaluate WHS performance.
menjadi satu-satunya dasar untuk mengevaluasi
kinerja keselamatan dan kesehatan kerja.

Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan                       Mining Safety Management Systems (MSMS)
(SMKP)
Sistem manajemen yang mengatur keselamatan                      A management system that regulates the management
pertambangan mineral dan batu bara serta sistem                 of mineral and coal mining safety and a mining safety
keselamatan khusus untuk proses pengolahan dan/                 management system specifically for processing and/
atau pemurnian.                                                 or refining.

Pelaporan Gas Rumah Kaca dan Energi Nasional                    National Greenhouse and Energy Reporting (NGER)
(NGER)                                                          Australia’s national framework for companies to report
Kerangka kerja nasional Australia yang mengharuskan             their greenhouse gas emissions, energy production,
perusahaan melaporkan emisi gas rumah kaca,                     and energy consumption to meet both domestic and
produksi energi, dan konsumsi energi untuk memenuhi             international reporting obligations. Companies are
kewajiban pelaporan domestik dan internasional.                 obliged to register under the scheme and report the
                                                                required disclosure if they meet the threshold required
                                                                by the scheme.

Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC)                Nationally Determined Contribution (NDC)
Rencana aksi iklim resmi dari suatu negara di bawah             A country’s official climate action plan submitted
Perjanjian Paris, yang menetapkan target, kebijakan,            under the Paris Agreement that outlines its specific
dan langkah-langkah untuk mengurangi emisi gas                  targets, policies, and measures to reduce greenhouse
rumah kaca dan beradaptasi terhadap dampak                      gas emissions and adapt to climate change impacts.




                               2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                 289
Page 292
                  Glosarium
                  Glossary



                  perubahan iklim. NDC harus disampaikan setiap lima             Every company would need to submit their NDCs to
                  tahun kepada Sekretariat UNFCCC.                               the United Nations Framework Convention on Climate
                                                                                 Change (UNFCCC) secretariat every five years.

                  Net Zero                                                       Net Zero
                  Target untuk meniadakan emisi gas rumah kaca dari              A target of completely negating the amount of
                  aktivitas manusia, dicapai dengan mengurangi emisi             greenhouse gases produced by human activity, to be
                  dan menerapkan metode untuk menyerap karbon                    achieved by reducing emissions and implementing
                  dioksida dari atmosfer.                                        methods of absorbing carbon dioxide from the
                                                                                 atmosphere.

                  Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)                           Non-Tax State Revenue (Pendapatan Negara Bukan
                  Pendapatan negara di Indonesia yang tidak berasal              Pajak, PNBP)
                  dari pajak, dan merupakan bagian dari Anggaran                 A term for a form of state revenue in Indonesia that is
                  Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bersama                   not sourced from taxes. PNBP is one of the elements
                  dengan penerimaan pajak dan hibah.                             of the State Revenue and Expenditure Budget (APBN),
                                                                                 in addition to tax revenues and grant receipts (both
                                                                                 domestic and foreign).

                  Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja               Occupational Health and Safety Management System
                  (SMK3)                                                         (OHSMS)
                  Kerangka kerja terstruktur yang digunakan organisasi           A structured framework that organizations use to
Appendix
       Appendix




                  untuk mengelola dan meningkatkan keselamatan                   manage and improve the safety and health of their
                  dan kesehatan karyawan mereka, bertujuan untuk                 employees. It involves a systematic process of
                  mematuhi peraturan, mengurangi cedera dan penyakit             identifying hazards, assessing risks, implementing
                  di tempat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja            control measures, and continuously improving
                  yang lebih aman.                                               performance. OHSMS helps organizations comply
                                                                                 with relevant legislation, reduce workplace injuries
                                                                                 and illnesses, and create a safer working environment.

                  Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)                           Occupational Health and Safety (OHS) or Occupational
                                                                                 Safety and Health (OSH)
                  Praktik dan bidang studi yang bertujuan untuk                  A practice and a field of study aimed at improving
                  melindungi pekerja dari bahaya di tempat kerja,                health and safety standards in the workplace. As a
                  mencegah cedera dan penyakit akibat kerja, serta               practice and a profession, OHS aims at protecting
                  memastikan kesejahteraan pekerja di organisasi.                workers from workplace hazards, preventing work-
                                                                                 related injuries and illnesses, and ensuring the well-
                                                                                 being of all employees within an organization. As a
                                                                                 field of study, OHS is concerned with tracking work-
                                                                                 related injuries and illnesses in the worker population,
                                                                                 testing the effectiveness of risk mitigation measures,
                                                                                 and assessing emerging safety risks.

                  Produsen Peralatan Asli (OEM)                                  Original Equipment Manufacturer (OEM)
                  Perusahaan yang memproduksi komponen atau                      A company that produces components or products
                  produk yang digunakan dalam produk akhir                       for use in other companies’ end products.
                  perusahaan    lain.

                  Identifikasi Masalah dan Tindakan Perbaikan (PICA)             Problem Identification and Corrective Action (PICA)
                  Pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi                   A systematic approach to identifying issues or
                  masalah atau penyimpangan dalam suatu proses                   deviations in a process and implementing actions to




        290                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 293
                                                                                                          Glosarium
                                                                                                                 Glossary



dan melaksanakan tindakan korektif untuk mengatasi                correct them. It involves clearly defining the problem,
serta mencegah masalah serupa di masa depan.                      determining its root cause, and then implementing
                                                                  a corrective action plan to address the issue and
                                                                  prevent recurrence.

Sistem Manajemen Bahan Bakar RFID                                 Radio    Frequency     Identification   (RFID)    Fuel
                                                                  Management System
Sistem manajemen bahan bakar yang menggunakan                     A fuel management system powered by RFID
teknologi RFID untuk secara otomatis mengidentifikasi             technology. RFID is a wireless system that uses
dan melacak penggunaan bahan bakar dengan                         raio waves to automatically identify and track tags
memasang tag informasi elektronik pada peralatan.                 containing electronically stored information attached
                                                                  to equipments.

Ramp-up/Ramp-down                                                 Ramp-up /Ramp-down
Peningkatan (ramp-up) atau penurunan (ramp-down)                  Systematically increase/scale up (ramp-up) or
kegiatan bisnis, tingkat produksi, atau layanan secara            decrease/scale      down      (ramp-down)        business
sistematis dan terkontrol dalam operasi perusahaan.               activities, production levels, or services in a controlled
                                                                  and deliberate manner within the Company’s
                                                                  operations.

Sertifikat Transfer Pelaporan (RTC)                               Reporting Transfer Certificate (RTC)
Sertifikat di Australia yang memungkinkan perusahaan              A certificate in Australia that allows for a corporation
yang memiliki kendali operasional untuk mentransfer               with operational control to transfer their NGER
kewajiban pelaporan NGER kepada perusahaan yang                   reporting obligations to a corporation that have
memiliki kendali keuangan atas suatu aset.                        financial control over a particular asset.

Cakupan 1 (Emisi Gas Rumah Kaca Langsung)                         Scope 1 (Direct Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari sumber yang dimiliki atau               GHG emissions from GHG sources owned or controlled
dikendalikan oleh entitas dalam batas organisasi.                 by entities within the organisational boundary. The
Laporan ini menggunakan istilah Cakupan 1 sesuai                  GHG Protocol uses the term ‘scope 1’, while ISO
dengan terminologi GHG Protocol.                                  14064 uses the term ‘Direct GHG Emissions’. This
                                                                  report adopts the GHG Protocol’s terminology scope
                                                                  1, which is more commonly used in corporate GHG
                                                                  accounting.

Cakupan 2 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung)                   Scope 2 (Indirect Greenhouse Gas Emission)
Emisi gas rumah kaca dari pembangkitan listrik,                   GHG emissions from the generation of imported
panas, atau uap yang diimpor dan dikonsumsi oleh                  electricity, heat or steam consumed by the Company.
perusahaan, mengacu pada istilah Cakupan 2 dari                   The GHG Protocol uses the term ‘scope 2’, while ISO
GHG Protocol.                                                     14064 uses the term ‘Energy Indirect GHG Emissions’.
                                                                  This report adopts the GHG Protocol’s terminology
                                                                  scope 2, which is more commonly used in corporate
                                                                  GHG accounting.

Cakupan 3 (Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung                    Scope 3 (Other Indirect Greenhouse Gas Emission)
Lainnya)
Emisi gas rumah kaca yang timbul akibat aktivitas                 GHG emissions, other than energy-related indirect
perusahaan namun berasal dari sumber yang dimiliki                GHG emissions, which are a consequence of the
atau dikendalikan oleh pihak lain. Cakupan 3 terbagi              Company’s activities, but arise from GHG sources
dalam 8 kategori hulu dan 7 kategori hilir rantai nilai.          that are owned or controlled by other organisations.
                                                                  The GHG Protocol uses the term ‘scope 3’, while ISO




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                   291
Page 294
                  Glosarium
                  Glossary



                                                                                 14064 uses the term ‘Other Indirect GHG Emissions’.
                                                                                 This report adopts the GHG Protocol’s terminology
                                                                                 scope 3, which is more commonly used in corporate
                                                                                 GHG accounting. Scope 3 emissions are further
                                                                                 broken down into 8 upstream value chain categories
                                                                                 and 7 downstream categories.

                  Perjanjian Tingkat Layanan/Service Level Agreement             Service Level Agreement (SLA)
                  (SLA)
                  Kontrak antara penyedia layanan dan pelanggan (atau            A contract between a service provider and a customer
                  tim internal) yang menetapkan tingkat layanan yang             (or internal team) that outlines the expected
                  diharapkan, termasuk metrik kinerja, tanggung jawab,           level of service, including performance metrics,
                  dan sanksi jika layanan tidak memenuhi standar yang            responsibilities, and remedies if the service doesn’t
                  disepakati.                                                    meet agreed-upon standards. It defines the scope of
                                                                                 services, quality expectations, and how performance
                                                                                 will be measured.

                  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)                      Social Security Administration Agency (Badan
                                                                                 Penyelenggara Jaminan Sosial, BPJS)
                  Lembaga      di    Indonesia     yang      bertugas            An institution established to administer social security
                  menyelenggarakan program jaminan sosial, dibentuk              programs in Indonesia according to Law (UU) Number
                  berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004                  40 of 2004 concerning the National Social Security
Appendix
       Appendix




                  tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-             System and Law Number 24 of 2011 concerning the
                  Undang Nomor 24 Tahun 2011.                                    Social Security Administration Agency. In accordance
                                                                                 with Law Number 40 of 2004, BPJS is a non-profit
                                                                                 legal entity.

                  Software as a Service (SaaS)                                   Software as a Service (SaaS)
                  Model layanan komputasi awan di mana penyedia                  A cloud computing service model where the provider
                  menawarkan penggunaan perangkat lunak aplikasi                 offers use of application software to a client and
                  melalui internet, tanpa pengguna harus memiliki                manages all needed physical and software resources.
                  perangkat lunak tersebut.                                      SaaS is usually accessed via a web application. Unlike
                                                                                 other software delivery models, it separates “the
                                                                                 possession and ownership of software from its use”.

                  Pemangku Kepentingan                                           Stakeholder(s)
                  Individu atau organisasi yang secara langsung atau             Individual or organisation that is directly or indirectly
                  tidak langsung dipengaruhi oleh tindakan perusahaan.           affected by the Company’s actions.

                  Prosedur Operasi Standar (SOP)                                 Standard Operating Procedures (SOP)
                  Instruksi langkah-demi-langkah yang disusun oleh               A set of step-by-step instructions compiled by
                  organisasi untuk membantu karyawan melaksanakan                an organization to help workers carry out routine
                  operasi rutin secara efisien, konsisten, dan sesuai            operations. SOPs aim to achieve efficiency, quality
                  dengan peraturan.                                              output, and uniformity of performance, while reducing
                                                                                 miscommunication and failure to comply with
                                                                                 industry regulations

                  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)                  The State Revenue and Expenditure Budget (Anggaran
                                                                                 Pendapatan dan Belanja Negara, APBN)
                  Rencana keuangan tahunan Pemerintah Indonesia                  The annual financial plan of the Government of
                  yang disetujui oleh DPR, memuat daftar rinci                   Indonesia approved by the House of Representatives.




        292                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 295
                                                                                                        Glosarium
                                                                                                              Glossary



penerimaan dan pengeluaran negara untuk satu                      The State Budget contains a systematic and
tahun anggaran (1 Januari – 31 Desember).                         detailed list of state revenue and expenditure plans
                                                                  for one fiscal year (January 1 - December 31). The
                                                                  State Budget, changes to the State Budget, and the
                                                                  accountability of the State Budget each year are
                                                                  determined by the Law

Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman (SWOT)                  Strength, Weakness, Opportunities, and Threats
Kerangka kerja perencanaan strategis untuk menilai                (SWOT)
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu                   A strategic planning framework used to assess an
organisasi dalam rangka mengembangkan strategi                    organization’s internal strengths and weaknesses,
yang efektifl.                                                    as well as external opportunities and threats. It helps
                                                                  businesses understand their competitive position and
                                                                  develop effective strategies.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)                            Sustainable Development Goals (SDGs)
17 tujuan global yang diadopsi oleh Perserikatan                  A set of 17 interconnected goals adopted by the
Bangsa-Bangsa pada tahun 2015 untuk mengatasi                     United Nations in 2015. They aim to address global
tantangan seperti kemiskinan, ketidaksetaraan,                    challenges like poverty, inequality, and climate
dan perubahan iklim menuju dunia yang lebih                       change, with the goal of achieving a more sustainable
berkelanjutan pada tahun 2030.                                    and prosperous world by 2030.

Sustainalytics                                                    Sustainalytics
Penyedia riset, penilaian, dan data lingkungan, sosial,           A provider of environmental, social, and governance
dan tata kelola (ESG) yang mendukung pengambilan                  (ESG) research, ratings, and data.
keputusan investasi berkelanjutan.

Task Force on Climate-related Financial Disclosures               The Task Force on Climate-related Financial
(TCFD)                                                            Disclosures (TCFD)
Kerangka kerja yang memandu perusahaan dalam                      A framework that guides companies to disclose
mengungkapkan risiko keuangan terkait iklim kepada                climate-related financial risks to investors, lenders,
investor, pemberi pinjaman, dan perusahaan asuransi,              and insurers, helping markets properly assess and
membantu pasar menilai dan menentukan harga                       price these risks.
risiko ini dengan benar.

Tingkat Frekuensi Cedera Total yang Dapat Dicatat                 Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR)
(TRIFR)                                                           A metric used to gauge an organization’s safety
Metode pengukuran kinerja keselamatan organisasi                  performance. It reflects the number of fatalities, lost
berdasarkan jumlah kematian, cedera kehilangan                    time injuries, substitute work, and injuries requiring
waktu, pekerjaan pengganti, dan cedera yang                       treatment by a medical professional per million
memerlukan perawatan medis per satu juta jam kerja.               hours worked. TRIFR is a lagging indicator of safety,
                                                                  meaning that it reflects an organization’s past
                                                                  safety performance and may not be a solid basis for
                                                                  predicting its future incident rate.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)                                  United Nations (UN)
Organisasi antar pemerintah yang bertujuan                        An intergovernmental organization that aims to
menjaga perdamaian dan keamanan internasional,                    maintain international peace and security, develop
mengembangkan hubungan persahabatan antar                         friendly relations between countries, enhance
negara, dan meningkatkan kerja sama internasional.                international cooperation, and serve as a center for
                                                                  coordinating global action.




                                 2025 Sustainability Report | PT BUMA Internasional Grup Tbk                                293
Page 296
                  Glosarium
                  Glossary



                  Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (US               United States’ Environmental Protection Agency (U.S.
                  EPA)                                                            EPA)
                  Badan federal independen Amerika Serikat yang                   An independent federal government agency of the
                  bertugas melindungi kesehatan manusia dan                       United States that is responsible for protecting
                  lingkungan melalui bantuan teknis pemulihan,                    human health and the environment by Providing
                  pembersihan jangka panjang, dan pengawasan                      technical assistance to support recovery planning of
                  lingkungan.                                                     public health and infrastructure, long-term cleanup
                                                                                  to minimize public health threats, and environmental
                                                                                  surveillance.

                  Musyawarah Perencanaan          Pembangunan        Desa         Village     Development     Planning      Deliberation
                  (Musrenbangdes)                                                 (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa,
                                                                                  Musrenbangdes)
                  Forum musyawarah tahunan desa yang melibatkan                   The annual deliberation forum that involves all village
                  seluruh pemangku kepentingan desa untuk                         stakeholders to agree on the Village Development
                  menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa                       Work Plan (RKPDes) for the upcoming fiscal year. The
                  (RKPDes) tahun berikutnya, memastikan rencana                   Village Musrenbang aims to ensure that the village
                  pembangunan mencerminkan kebutuhan masyarakat.                  development plan reflects the needs and aspirations
                                                                                  of the community, as well as to agree on development
                                                                                  priorities to be implemented.

                  Sistem Whistleblowing                                           Whistleblowing System
Appendix
       Appendix




                  Kegiatan seseorang, sering kali karyawan, yang                  An activity of a person, often an employee, revealing
                  mengungkapkan informasi tentang aktivitas dalam                 information about activity within a private or public
                  organisasi swasta atau publik yang dianggap ilegal,             organization that is deemed illegal, immoral, illicit,
                  tidak bermoral, tidak sah, tidak aman, tidak etis, atau         unsafe, unethical or fraudulent.
                  curang.




        294                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT BUMA Internasional Grup Tbk
Page 297
PT BUMA Internasional Grup Tbk
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




 PT BUMA Internasional Grup Tbk

 South Quarter Tower A, Penthouse Floor
 Jl. R. A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat
 Jakarta 12430 – Indonesia
 Phone       : +6221 3043 2080
 Facsimile : +6221 3043 2081
 Email       : corpsec@deltadunia.com
 		 ir@deltadunia.com
 Web         : https://bumainternational.com/

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.9 MB
Published2 May 2026
Pages297
Characters1,627,179
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT BUMA Internasional Grup Tbk p.1 ×215
linked person Ronald Sutardja · President Director p.4 ×3
linked org Delta Dunia Makmur Tbk p.28 ×9
linked org PT Trimegah Sekuritas p.32
linked org Bayan Resources p.34
linked org Geo Energy p.34 ×2
linked org Resource Alam Indonesia p.34
linked org Singaraja Putra p.34 ×2
linked person Iwan Fuad Salim p.66
linked person Dian Paramita p.66
possible org Negara Republik Indonesia p.28
possible org Bursa Efek Indonesia p.29
unresolved org Internasional Grup Tbk p.1 ×108
unresolved org PT Bisa Ruang Nuswantara p.16 ×4
unresolved org Financial Services Authority p.23
unresolved org PT Bukit Makmur p.24 ×3
unresolved org Pty Ltd p.24 ×5
unresolved org PT Buket p.24
unresolved org PT Daeyu Poleko Indonesia p.28 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.28
unresolved person Notary Edison Sianipar p.28 ×2
unresolved org Minister of Justice p.28
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.29
unresolved org BUMA Australia Pty. Ltd. p.29 ×4
unresolved org Asiamet Asiamet Resources Limited p.29
unresolved org Solar United Network Pte. Ltd. p.29
unresolved org Pte. Ltd. p.29
unresolved org Alchemo Pte. Ltd. p.29 ×2
unresolved org PT Bukit p.29 ×3
unresolved org PT Persada Kapuas Prima p.34
unresolved org Whitehaven Coal Pty. Ltd p.35
unresolved org Stanwell Corporation p.35 ×2
unresolved org Atlantic Carbon Group Inc. p.35 ×2
unresolved org Sangat Tinggi Atlantic Carbon Group Inc. p.35
unresolved org PT Bukit Makmur Mandiri p.36
unresolved org PT Banyubiru Sakti p.36
unresolved org PT Pulau Mutiara Persada p.36
unresolved org PT Bukit Teknologi Digital p.36 ×3
unresolved org PT Katalis Investama p.36
unresolved org Langsung Indirectly Owned Subsidiaries BUMA Australia Pty. Ltd. p.36
unresolved org Australia Bukit Makmur Mandiri Jasa Konsultansi Utama Pte. Ltd. p.36
unresolved org Singapore Delta Dunia Makmur Pte. Consultancy Services Ltd. p.36
unresolved org Indonesia Jasa Konsultansi The Corporation p.36
unresolved org Langsung Indirectly Owned Subsidiaries Jasa Konsultansi The Corporation p.36
unresolved org USA Consultancy Services Jasa Konsultansi The Corporation p.36
unresolved person San Fransisco p.37
unresolved org PT Biru Edu Praktik p.37
unresolved org PT BUMA Internasional p.37
unresolved org Grup Tbk p.37
unresolved org PT Inc. p.37
unresolved org PT BISA Ruang Ruang Nuswantara p.37
unresolved org PT BUMA Internasional Group Tbk p.38
unresolved org Internasional Group Tbk p.38
unresolved org Nasional Sertifikasi p.40
unresolved org Australia Pty Ltd p.41 ×3
unresolved person Deputi · Direktur p.66 ×2
unresolved org Tata Kelola p.74
unresolved — Anggred Sutardja · Deputy Director ESG p.75
unresolved — Neglasari Martini · General Manager ESG p.75
unresolved — Mularoy Marpaung · Group Governance & Policy Manager p.75
unresolved person Achmad Zulfikar Khomaini · ESG PMO and Business Portfolios Manager p.75 ×2
unresolved — pemilik konsesi p.78
unresolved org Departemen Safety p.220

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result